Page 1

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

SABTU, 27 MARET 2010

Gayus Dipecat Tidak Hormat

INDEKS Angka Perceraian Tinggi HAL. METROPOLIS

RuasBumiayu-BantarkawungRawan HAL. BREBES DAN BUMIAYU

34 Siswa Tidak Ikut UN HAL. PEMALANG

Sebagian Besar Ngaku Pernah Nyontek HAL. XPRESI

APA MANING...

Irjen Temukan Banyak Transaksi Mencurigakan

RAMDHANI/RADAR BANDUNG ISMAIL FUAD/RATEG

SINDIR KPK- Spanduk bergambar orang utan di pertigaan Jalan Jenderal Sudirman curi perhatian. Spanduk ini menyindir KPK

Spanduk Sindiran Curi Perhatian BREBES - Sebuah spanduk sindiran kepada KPK terpampang di pertigaan bangjo jalan Jenderal Soedirman Brebes, tepatnya depan SDN Brebes 02. Spanduk yang disinyalir dipasang oleh Gerakan Pemuda Nusantara (GPN) Brebes tersebut mencuri perhatian warga, maupun pengguna jalan sejak tiga hari terakhir ini. Dalam spanduk berukuran meter 3x3 meter itu, terlihat ilustrasi bergambar orang utan yang disimbolkan koruptor Brebes. Dan satu kalimat dengan tanya, “Daning Enyong ora Ditangkep, Dalang Koruptor Brebes Esih Ngantor?” Ketua GPN Cabang Brebes Tajuz Syarofi ketika dikonfirmasi Radar membenarkan pihaknya sebagai pemilik spanduk tersebut. Spanduk itu, menurut Tajuz, sebagai simbol dukungan sekaligus sindiran kepada KPK yang belum menindak pelaku lain yang terlibat korupsi berjamaan dalam pengadaan tanah Pemkab Brebes yang telah merugikan Negara Rp 5 milliar. ke hal 19 kol 1

SEMOK

Dewi Persik

MOBIL PERAMPOK - Sejumlah warga dan polisi menyaksikan mobil kawanan perampok yang berhasil diringkus aparat Polda di Jalan Pasirluyu Timur, Bandung kemarin.

Tiga Perampok Tewas Ditembak Polisi BANDUNG – Tiga pria yang diduga pelaku perampokan tewas akibat terkena muntahan peluru senjata beberapa anggota Tim Cepat Tindak (TCT) Dit Reskrim Polda Jawa Barat di Jalan Pasirluyu Timur, kemarin (26/3) sekitar pukul 12.20. Tiga pelaku tersebut

merupakan anggota kawanan perampok yang baru saja beraksi di rumah pengacara Jefri Sinaga di Jalan Pasir Salam Raya II Nomor 19 RT 4 RW 7 Kelurahan Ancol Kecamatan Regol Kota Bandung. Selain menewaskan tiga pelaku, polisi berhasil mengamankan tiga

ke hal 19 kol 1

ke hal 19 kol 4

ke hal 19 kol 4

Merasa Malu, Andi Kosasih Serahkan Diri

TERPERIKSA Mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji usai ke Mabes Polri sebagai terperiksa. Dalam terminologi Polri, terperiksa adalah tersangka.

Susno Tolak Diperiksa, Polri Rancang Sidang In Absentia

RAKA DENNY/JAWAPOS

Pamer Sensasi

DEWI Persik tak pernah bosan bikin sensasi di jagat hiburan. Setelah bercerai, bahkan Dewi telah menikah dengan Aldi Taher dan bercerai, Dewi kembali tampil mesra dengan Bekas suaminya, Siaful Jamil. Dalam konser Spektakuler Kilau 17 ANTV, kemarin malam, Dewi dan Saipul tampil mesra menyanyikan lagu Hikayat Cinta. Sai-

pelaku lainnya. Sementara empat pelaku berhasil kabur menggunakan Suzuki APV. Akibat kejadian itu, Bayu, 29, seorang anggota keluarga Jefri harus dilarikan ke RS Sartika Asih karena luka disabet clurit pelaku.

JAKARTA - Tamat sudah karir Gayus Tambunan. Pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak golongan III A yang tersangkut kasus mafia pajak tersebut dipastikan bakal dipecat dengan tidak hormat. Dirjen Pajak Mochamad Tjiptardjo mengatakan, berdasar pemeriksaan oleh Direktorat Kepatuhan Internal Transformasi Sumberdaya Aparatur (KITSDA) selama dua hari pada Senin DOK.RATEG dan Selasa lalu, ditemukan Gayus Tambunan berbagai pelanggaran. “Hukumannya diberhentikan dengan tidak hormat. Paling lambat Senin (pekan depan),” ujarnya usai menghadiri pelantikan Komite Pengawas Perpajakan (KPP) di Kantor Kementerian Keuangan kemarin (26/3). Menurut Tjiptardjo, dugaan pelanggaran yang dilakukan Gayus komplet. Mulai dari pidana pajak, korupsi, maupun money laundering atau pencucian

JAKARTA - Setelah sempat buron dan ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polisi, Andi Kosasih akhirnya menyerahkan diri. Pria yang diduga

terlibat dalam rencana aksi rekayasa perkara Gayus Tambunan itu menyerahkan diri ke Mabes Polri, kemarin (26/3). Dia menyerahkan diri lantaran merasa malu dengan pihak keluarganya sendiri. “Dia merasa malu karena keluarganya, bahkan cucunya merasa kok tidak seperti itu,” ujar Kadiv Humas Polri, Irjen (pol) Edward Aritonang, kemarin petang di Mabes Polri. ke hal 19 kol 4

Grow with Character! (63/100) Series by Hermawan Kartajaya

Meyakinkan Philip Kotler, Membela Asia, Merapatkan Barisan! PERJUANGAN saya “menyelamatkan” Asia Pacific Marketing Federation pada 1998-2000 memang menguras energi dan pikiran. Tapi, cukup berbuah! Pertama, sampai sekarang pun, periode sulit ketika saya dibantu dua Sekjen dari Indonesia masih dikenang teman-teman di Asia. Sekjen pertama selama 1998 sampai 1999 adalah Enny Hardjanto, yang waktu itu sudah tidak di Citibank lagi. Sekjen kedua yang bekerja keras mendampingi saya pada 1999 sampai 2000 adalah Y.W. Junardy, bekas CEO IBM Indonesia. Sekarang Pak Junardy jadi presiden Asia Marketing Federation (AMF) nama baru APMF- untuk periode 2008 sampai 2010. Indonesia sampai sekarang merupakan satu-satunya negara yang pernah menjabat ketua di institusi regional ini sampai dua kali! Pada

akhir Mei ini, Japan Marketing Association (JMA) menjadi ketua lagi, untuk yang kedua, periode 2010-2012. Kedua, network di Asia itulah yang memungkinkan saya “go international”. Menjadi ketua sebuah organisasi regional di masa sulit memberikan kesempatan kepada saya untuk justru menunjukkan “leadership” kepada teman-teman di luar. Para profesional dan profesor marketing paling top di semua negara Asia jadi kenal. Begitu juga semua sekolah bisnis terkemuka di region saya jadi punya akses. Hal itu juga memberikan kesempatan kepada saya untuk memakai “panggung” di luar negeri untuk mengetes semua konsep yang dibikin dari Indonesia. Di situ pula saya jadi punya kesempatan untuk bicara di sekolah-sekolah bisnis terkemuka seperti Asian Institute of Management

( AIM ) di Manila. Juga NUS dan NTU di Singapura, juga NIDA di Bangkok. Chulalongkorn MBA Alumni Association pun pernah mengundang saya untuk berseminar sehari di Bangkok. Melalui organisasi itulah, saya lantas jadi punya wawasan internasional. Dengan demikian, arek Suroboyo yang semula cuma bandha nekad sudah bukan “jago kandang” lagi! Padahal, banyak yang punya gelar profesor dan doktor di marketing, tapi “grogi” di luar negeri. Ketiga, inilah “return on investment” yang paling besar: jadi presiden APMF pada masa krisis! Dapat undangan jadi pembicara di World Marketing Conference di Moskow. Ceriteranya, presiden Russia Marketing Federation hadir di pelantikan saya di Tokyo pada Juni 1998. Di situ saya juga menyebarkan konsep Mar-

keting Plus 2000 yang sudah masuk di buku teks Prof Warren Keegan dalam bentuk buku tipis. Mereka sangat tertarik pada “konsep praktis” itu, plus karena saya ketua APMF dari Indonesia. Mereka juga ingin dengar cerita krisis Asia dari orang Indonesia yang paling “hebat” krisisnya. Nah, Cri- s i s is Wei-Ji kan? Dangerous and Opportunity! Kalau saja saya bukan presiden APMF !,kalau ke hal 19 kol 1

Nok Slentik Gayus Dipecat Tidak Hormat * Tapi dunyane wis luwah-luwih! Tiga Perampok Tewas Ditembak Polisi * Urung sugih wis mati!

CMYK


WACANA

2

SABTU 27 MARET 2010

RADAR TEGAL

NU dan Politik Kebijakan Moral Gayus Oleh: Muh. Abduh SAPA sing ora pengin dadi wong sugih? Tapi hindarilah menjadi kaya mendadak. Nanti bisa menjadi tanda tanya warga. Suara minir bisa berhembus dari kanan kiri, belakang, depan rumah sampeyan. “Kae tah nyupang o! Ning ora ya nglakoni pesugihan.” Begitulah suara minir yang terdengar bila sampeyan sugih dalam waktu singkat. Padahal bisa saja, sampeyan sukses menghimpun materi karena keuletan sampeyan. Tapi memang, perilaku mencari pesugihan masih mewarnai kehidupan penduduk negeri ini. Beberapa tempat yang mitosnya dapat untuk mencari pesugihan, cukup banyak. Makam keramat, gua angker, pohon wingit, sendang ajaib, misalnya, sering dianggap jadi ‘pemberi’ harta. Masing-masing tempat, punya ‘cara’ dan syarat rata-rata hampir sama. Dari sekian tempat, tempat mencari pesugihan yang paling kondang di Indonesia adalah Gunung Kawi! Begitu populernya tempat ngalab berkah ini, maka peziarahnya datang dari seantero Nusantara. “Sampeyan pernah mana wa?” tanya Panjul. “Hus sampeyan salah wong ngger takon kaya kuwe. Memange aku penganut pesugihan apa?” jawab Dalipan. Ia agak tersinggung dengan pertanyaan itu. Balik maning soal kaya mendadak. Kalau sampeyan pejabat, kekayaan mencolok juga bisa dipertanyakan. Jangan-jangan sampeyan main proyek, atau korupsi. Meski sampeyan sebenarnya juga memiliki usaha sampingan, selain pegawai. Atau kebalik? pegawai menjadi sampingan, usaha yang utama. Sudah banyak cerita pegawai yang kekayaan berlimpah dari hasil korupsi. Dan sudah banyak pula yang harus meringkuk di tahanan. Yang paling gres, sampeyan cepat kaya karena menjadi maklar kasus. Adalah Gayus Halomoan P. Tambunan yang bisa menggapai kekayaan dalam waktu singkat. Hanya butuh kurang dari lima tahun, Gayus menikmati hidup dengan elit. Sebelum nangkring di Direktorat Pajak, lelaki yang dituding terlibat penggelapan pajak senilai Rp 25 miliar dan terkait makelar kasus di tubuh Polri itu tinggal di gang sempit. Ia besar di perkampungan padat di Warakas, Jakarta Utara. Tapi, itu dulu. Kini Gayus tinggal di perumahan elite berharga miliaran rupiah di Gading Park View, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Di Warakas, Gayus muda tinggal di rumah sederhana. Luasnya cuma selapangan bulu tangkis. Di pintu depannya tertempel stiker: Diploma Pajak STAN Jakarta. Bagian belakang rumah dibuat dua lantai, namun hanya berdinding tripleks. Sejak namanya disebut oleh mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Komisaris Jenderal Susno Duadji, rumah itu jadi buruan wartawan. “Dadi markus, bisa ngungkuli nyupang ya?” celetuk Dalipan. Kisah Gayus Tambunan, kini menjadi perbincangan hangat masyarakat. Gayus yang PNS golongan III ternyata memiliki kekayaan luar biasa, yang diduga sebagai hasil perbuatan tidak sah. Padahal, kesejahteraan para PNS atau aparat negara di bawah Kementerian Keuangan, baik Ditjen Pajak, Bea Cukai, dan sebagainya, jauh di atas kesejahteraan PNS unit kerja yang lain. Lebih pentol lagi, Gayus pun ternyata cukup pandai belajar dengan para koruptor yang licin. Ia kini entah di mana dan dikabarkan sudah lari keluar negeri. Informasi tersebut didapat dari hasil pelacakan nomor telepon seluler Gayus. Beberapa hari terakhir, nomor telepon Gayus memang tidak aktif. Bahkan, beberapa saat setelah Gayus dihubungi oleh salah satu televisi swasta untuk wawancara via telepon, nomor tersebut langsung tidak aktif. Namun, kemarin, nomor Gayus 085810480XXX kembali aktif. Saat dihubungi, terdengar nada sambung roaming internasional dan saat di SMS, pesan pun terkirim. Berdasar informasi dari salah satu sumber terpercaya, keberadaan telepon seluler milik Gayus berhasil dilacak. Hasilnya: 6285810480XXX (nomor telepon seluler Gayus, Red). 510011030529345 VLR 6598540009 CTC 525 MNC 5 LAC 506 CID 21260 SS 81 Hp. Active : SINGAPORE. “Kueh apa ora pentol?” Bisane esih ana model semacam Gayus? Jangan-jangan Gayus-Gayus yang lain juga masih banyak di Direktorat Pajak? Moral Gayus harus diberantas,” kata Panjul dengan nada gregetan. Tentu hal tersebut benar-benar menyedihkan. Apalagi saat gencar bagaimana menciptakan kesadaran membayar pajak. Kalau kenyataannya, di antara mereka yang mengelola pajak, ada yang bermoral Gayus seperti itu, wajar rakyat kini bertanya: apakah pajak yang mereka berikan telah digunakan semestinya? Untuk pembangunankah? Atau hanya dinikmati orang-orang seperti Gayus? (*)

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Suyuti Abdul Ghofir. Redaktur: Hesti Prastyani, Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi. Sekretaris Redaksi/Persh: Kharisma Dewi. Kota Tegal: Hermas Purwadi, M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan. Brebes: Abidin Abror. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Agus Wibowo, Khikmah Wati, Arief Nur Rahardian Sidiq, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Ali Basara, Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, Dian Prayudi Aji, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Moch. Arifin (Manajer Tegal), Yully Trieyani, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Yuyuk Darwati, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: Anang Bastomi. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 33.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

Oleh: Kacung Marijan HAMPIR semua muktamirin sepakat agar Muktamar Ke-32 NU menyerukan adanya peneguhan kembali ke Khitah 1926. Artinya, NU lebih baik kembali ke jati dirinya sebagai jam’iyyah dinniyah ijtima’iyah. NU lebih banyak mengurusi kegiatan sosial keagamaan dan pendidikan, bahkan ekonomi. Politik paktis lebih baik diserahkan kepada jama’ah. Seruan itu sekaligus menjadi otokritik bahwa dalam satu dekade belakangan para petinggi NU tidak sepenuhnya menjalankan khitah. Dengan dalih bahwa yang dilakukan itu ‘’atas nama pribadi’’, sejumlah elite NU terlibat dukung-mendukung dalam pemilu. Namun, apakah seruan tersebut realistis? Pertanyaan demikian tidak lepas dari realitas bahwa selama ini ‘’syahwat politik’’ para petinggi NU itu cukup tinggi. Jadi, apakah mereka bisa sabar mengendalikannya? Bagi para pendukung pemurnian kembali ke khitah,

jawabannya sederhana: harus bisa. Manakala para petinggi NU itu tidak bisa, terdapat pilihan yang jelas. Ada partai politik yang bisa menjadi saluran aspirasi. Bagi para penganut gerakan itu, energi NU lebih baik diarahkan untuk kegiatan-kegiatan yang bersentuhan dengan umat secara langsung. Sebagai jam’iyah yang berpedoman pada paham ahlusunnah wal jamaah, sudah seharusnya para petinggi NU menaruh kegiatan pada upaya mempertahankan dan mengembangkan paham tersebut. Hal itu tidak lepas dari realitas munculnya gerakangerakan keagamaan Islam yang berseberangan dengan paham NU tersebut. Di lain pihak, agar warga NU bisa survive dan mampu berkompetisi dalam persaingan global, sudah seharusnya NU menaruh perhatian pada kegiatan-kegiatan yang memungkinkan warganya memiliki kualitas SDM yang andal, sehingga menjadi warga yang

kompetitif. Sektor pendidikan, kesehatan, dan pengembangan ekonomi kerakyatan merupakan sektor-sektor yang seharusnya menjadi prioritas kegiatan NU. Pengembangan sektor-sektor itu sekaligus memungkinkan NU menjadi jam’iyah yang relatif mandiri. Pengembangan sektor ekonomi, misalnya, akan memungkinkan jama’ah dan jam’iyah NU memiliki keunggulan dalam penguasaan alatalat produksi, baik di sektor industri manufaktur, jasa, maupun pertanian. Konsekuensinya, biaya kegiatan operasional dan pengembangan bisa dicukupi NU dan warganya tanpa harus bergantung pada orang atau lembaga di luarnya, termasuk pemerintah. Para penganut gerakan pemurnian khitah berpandangan, NU memang boleh berpolitik, tapi politik kebangsaan atau kenegaraan. Maksudnya, NU bisa terlibat dalam politik asalkan hal itu diarahkan untuk meneguhkan serta mempertahankan negara-bangsa Indonesia yang

berkarakter bhineka tunggal ika. Kerangka politik semacam itu memang tidak salah. Tapi, ketika dikaitkan dengan tuntutan agar NU memiliki manfaat yang lebih besar kepada umat, dari ulama untuk umat, kerangka semacam itu perlu diperluas. Bahwa NU harus menghindari kegiatan politik praktis, itu memang benar. Tapi, NU juga tidak boleh lepas dari tanggung jawab sebagai pengayom dan pembimbing umat. Dalam konteks semacam itu, NU juga tidak bisa lepas dari politik yang lebih ‘’praksis’’. Warga NU, misalnya, tidak lepas dari kebijakan-kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan sektor pertanian serta pendidikan. Adanya kebijakan yang propetani dan sistem pendidikan yang mengakui tradisi pesantren sangat menguntungkan warga NU. Kebijakan-kebijakan semacam itu tidak akan muncul begitu saja tanpa adanya tuntutan dan dukungan dari kelompok-kelompok yang berke-

pentingan. Manakala NU memberi makna politik kebangsaan dalam arti sempit, upaya memperjuangkan kepentingan-kepentingan semacam itu akan lebih sulit dilakukan. Selain itu, pengalaman dalam sepuluh tahun terakhir ini menunjukkan, sebagai jam’iyah, NU masih sangat sedikit terlibat upaya memengaruhi kebijakankebijakan publik yang menguntungkan warga NU. Kegiatan politik yang dilakukan lebih terfokus pada upaya mendukung calon atau partai. Padahal, melalui politik kebijakan, NU bisa memperjuangkan kepentingan warga NU khususnya dan warga lain pada umumnya agar tidak dirugikan oleh kebijakan-kebijakan yang dibuat pemerintah, baik di pusat maupun daerah. Hal itu tidak lepas dari realitas yang dibuat pemerintah itu akan berpengaruh terhadap kehidupan warga negara. (*) *) Kacung Marijan, guru besar FISIP Universitas Airlangga.

Malaikat Kepentingan Publik Oleh: Moh. Samsul Arifin BUKAN perkara mudah mengemban kekuasaan. Michael K. Powell merasakannya ketika memimpin Komisi Komunikasi Federal (FFC) -regulator media di Amerika Serikat. Pada 5 April 1998, putra Menlu Colin Powell ini di hadapan Asosiasi Pengacara Amerika berseloroh, ‘’Malam setelah saya disumpah, saya menunggu malaikat kepentingan publik. Saya menunggu semalaman, tapi ia tak datang. Dan kenyataannya, lima bulan setelah menjalani pekerjaan ini, surga belum menggugah saya dan belum ada yang meramalkan kepentingan publik untuk saya’’ (Amy & David Goodman, 2004). Tak urung selorohan Powell

mengundang protes. Seiring waktu gelombang demo meluas. Alhasil, malaikat yang ditunggu Powell berkunjung lebih kerap dari yang diinginkannya. Massa menyoal kebijakan pemerintah federal yang melepas sama sekali tanggung jawab untuk mengatur gelombang radio dan industri siaran. Pokok soal berhulu dari UU Telekomunikasi (TCA) 1996 yang dinilai menghambat demokratisasi media. Analogi malaikat Michael K. Powell itu cermin untuk memahami polemic rancangan peraturan menteri (RPM) tentang konten multimedia belum lama berselang. RPM ini dinilai sebagai bentuk pembatasan. Pemerintah ingin mengatur soal

konten (isi) multimedia, padahal media online sesungguhnya langsung terikat dengan UU 40/1999 tentang pers sehingga tak perlu lagi regulasi dari Menkominfo. Pas di sini, kebebasan pers kerap bertemu dengan hal semu. Sesuatu yang menyerupai fatamorgana, tapi terus-menerus menyelinap dalam relasi pers, Negara, dan demokrasi. Buku Kebebasan Semu karya Agus Sudibyo mencatat sejumlah tengara bahwa semangat antikebebasan bukan isapan jempol. Pada awal reformasi (1999-2002), kelompok massa, ormas, dan satgas adalah ancaman paling serius terhadap kebebasan pers pasca-Soe-

harto. Tapi belakangan Negara (pemerintah) selalu mencari celah untuk membatasi pers. Pasal 4 ayat 5 RUU Pers menunjukkan tendensi bredel, sensor, dan larangan siaran untuk: ‘’Pers yang memuat berita atau gambar atau iklan yang merendahkan martabat suatu agama dan atau mengganggu kerukunan hidup antarumat beragama...’’ Menurut Agus Sudibyo, tak jelas apa yang dimaksud ‘’merendahkan martabat suatu agama’’, ‘’mengganggu kerukunan hidup antarumat beragama’’, dst. Yang jelas, draf revisi UU Pers ini, kata Agus, sama sekali tak disadari imperasi untuk menciptakan ruang publik me-

Gawe KTP Susah Nemen

Piere Tendean Slawi (Pabrik gopek s/d PLN), Dishubkominfo melalui Tim Lalu Lintas Terpadu Kab. Tegal telah mengambil langkah-langkah guna menertibkan kegiatan di sepanjang Jln Piere Tendean. Sampai saat ini terus memantau perkembangan kegiatan di sepanjang jalan tersebut. 08179587xxx

PIMEN kyeh yth anggota DPRD Kab. Tegal. Bisane gawe KTP en KK ko susah nemen. Gelem ana KTP sementara sing ditandatangani Capil. Gene dipungut biaya neng Kec. Slawi. Ngenes kiye aq dadi warga Slawi. 081567977xxx

USG Antri Seminggu

Urusi Kae Dalan

MOHON penjelasan kepada RSUD Kardinah. Untuk bagian Radiologi kenapa untuk USG harus antri sampe 1 minggu? Apa iya wong wis cekik2 kudu ngenteni? Melas oh pak... 081228833xxx

DALAN neng Slawi Post ngenteni ana korban apa? Jeglongan jero nemen n ambane mbangkanane ka ra ditambaltambal? Mbahayani Kang, akeh mobil gede lewat mono ngguling pimen? Isin oh. Tulung len pihak terkaite durusi kae dalan. Makasih. 085742056xxx

Malah Diwei Sertifikasi ASSALAMUALAIKM. Pemerintah piben sih ya. Guru wis negri sing wis ana gajiane malah diwei sertifikasi. Aturan duite nggo penjga SD sing ngarya o. Ben aja 15 teruz perwulanne. 081911460xxx

Dalan Ambrol Ora Didandani KEPRIBE kiye Pemerentah Brebes, bisane ka dalan Desa Grinting Kec. Bulakamba wis ambrol kaya kae ora dandani2. Kuwe tah ngisin2na oh. Mangkane ana SD sing wis tarape nasional sing sering ditekani tamu sing adoh2. Tolonglah pemerentah aja nutup mata, kiye kan apike go sakabehe. Matur suwun... 085642667xxx

Kacamata Ireng INYONG pan melu ngresula ah, buat para pemerentah supaya aja nganggo kacamata ireng lah, soale ari ana keluhane rakyat ora dilirik, sing dilirik wadonan tok! Soale ari nglirik matane ora katon. 085226746xxx

Wis Rong Taun Ora Diurusi TULUNG Mas, domongna maring Pemda Brebes: Dalan sepanjang Desa Tanjungsari, Dukuh Wringin, Tegalgandu sampe nang Desa Gamprit rusak nemen. Wis rong taun ora diurusi padahal nggo lewat angkot. Angger udan kadang banjir. Matur suwun. 081808877xxx

Ora Ketinggalan Nemen TERTUJU buat instansi pendidikan dan Pemda Brebes. Sabenere wong Brebes apa laka sing pinter maning apa ya? Buktine wis puluhan tahun ora teyeng mendirikan siji bae Politeknik neng bidang teknologi. Arep digawa

dia yang demokratis-deliberatif, melainkan strategi mengarahkan praktik media bagi kepentingan dan legitimasi politik pemerintah. Politik kebijakan pemerintah di bidang media kembali pada politik kontrol dan pembatasan (hal 9293). Tendensi yang berpeluang mengancam institusionalisasi kebebasan pers juga dapat ditelisik dari semangat dan substansi RUU KUHP, RUU Rahasia Negara, RUU Intelijen, RUU Antipornografi, RUU Kebahasaan dan lain-lain. Serangkaian RUU ini memuat empat watak yang layak diwaspadai. (*) *) Moh. Samsul Arifin, Pecinta Buku tinggal di Jakarta.

Gawenane Asal-asalan mendi masa depan Brebes angger generasi enome wis kalah saing neng SDM me, monggo bareng2 dipikirna endah ora kayong ketinggalan nemen... 087882522xxx

Ndonga Sing Khusuk YUH pada ndonga maring Gusti Allah sing khusuk, muga2 pemimpin sing rakus, korupsi, dholim, endah cepet2 sadar lan pemimpin sing ju2r, tanggung-jawab lan ati2, moga2 gusti Allah maringi berkah lan karire kinclong kuwe nembe bisa diarani ngangeni lan mbetahi, ya om? 085842052xxx

Mangsude Apa? MINGGU esuk kami berpa2san dengan gerombolan sepeda onthel melintas di Prapatan Veteran, namun sayang dg sombongya lampu merah diterjang terus, maksude apa? 081808081xxx

Polisi Sejati Apa Sejatine Polisi NENG kene liku ana polisi sejati, sawise dinonjob Pak Susno nembang sing tembangane mau dadi mumete para pejabat kepolisian. Saiki katon kabeh boroke. Lha kiye apa sing diarani polisi

sejati/sejatine polisi. 085869219xxx

KEPIMEN gawene program PNPM ning Wanatawang Songgom, durung 5 bulan wis ancur lan brantakan. 085810301xxx

Kepriben Diknas Pemalang?

Ora Sida Stress MATURNUWUUUN... Om Radar rasane senenge por, sung! Bisa ngresula maring Radar, plong ora sida stress! 081902674xxx

Pan Jaluk Tulung Sapa? AKU penjaga SD kaya kiye pan ngomong karo sapa? Wong ora duwe kenalan pejabat, olih susah payah endas go sikil sikil go endas barang wis pada rampung luruh Wiyata Bakti laka sing nganggep babar pisan. Kayong pan setres toli pan jaluk tulung sapa yah... 081542395xxx

BOCAH lagi UN ora pada sinau. Sinaune mengko ning pas UMPTN. Ning pas UN entuk warah-warahan, entuk jawaban liwat SMS. Kepriben donge Diknas Pemalang? 085292285xxx

Isin Karo Kebo KA Disdukcapil Kab. Tegal primen kyeh? Enyong arep gawe KTP blangkone laka terus, enyong nganti isin karo kebo. Kebo be duwe surat loken enyong ora? 087830193xxx

PENGIRIM NGRESULA YANG BERUNTUNG :

Luru Kerja Ora Olih BPK bupati yang terhormat, priben keh aku njaluk tulung, aku lulus STM nganggur, luruh kerja ora olih? 087830179xxx

Tanggapan dari Dishubkominfo MENANGGAPI Ngresula tentang penanganan kegiatan sepanjang Jln

1. 2. 3.

085842277280 087882522336 085725888286

Anda mendapatkan Hadiah masing-masing 1 dus Susu Bubuk Kedelai AFIS, hadiah dapat diambil di Harian Pagi Radar Tegal dengan melampirkan fotokopi KTP dan menunjukan no HP anda.

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS 08159440722, Kota Tegal SMS ke (0283) 9136789, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Bagi tiga pengirim Ngresula yang beruntung masing-masing mendapatkan satu dus (200 gr) susu bubuk kedelai produk AFIS Tiap Harinya. Produk tersebut dapat diambil di Kantor Radar Tegal dengan menyerahkan fotocopy KTP dan menunjukan no HP anda.


CMYK

SABTU, 27 MARET 2010

METROPOLIS

3

RADAR TEGAL

Melihat dari Dekat Kantor KPU Kota Tegal

RUANGAN TERBATAS Aula Disulap Jadi Gudang SEPINTAS bangunan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tegal, yang terletak di Jl Sumbodro cukup megah. Namun, ternyata fasilitas yanga ada tak lengkap, salah satunya gudang. Sehingga untuk menyimpan eks logistik Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2009, baik berupa surat suara maupun eks logistik lainnya terpaksa menggunakan aula yang semestinya sebagai ruang pertemuan.

M SAEKHUN/RATEG

HARI TERAKHIR - Hari terakhir UN SMA, para peserta UN serius menjawab soal yang diujikan.

Kebocoran Hanya Isu

ke hal 9 kol 5

UN SMA/SMK Berakhir Sukses SESUAI hasil pantauan tim pengawas independen, pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMA/SMK/MAN yang berlangsung sejak, Senin (22/3) lalu, sampai hari ini (Jumat, red) tidak ada temuan pembocoran soal UN, baik yang dilakukan

ALTERNATIF - Untuk melakukan fungsi kantor, KPU Kota Tegal memanfaatkan beberapa ruang yang ada, lantaran keterabatasan alokasi ruangan. M SAEKHUN/RATEG

METRO

WATCH Problem Pasar Kimpling RELOKASI Pasar Kimpling sampai saat ini belum tuntas. Setelah dibangun pasar baru, pedagang pasar tersebut semula mau menempatinya. Namun ketika ternyata dagangan tak menguntungkan di pasar batu itu, mereka menuntut kembali berdagang di pasar lama. Beberapa kali mereka audiensi dengan DPRD Kota Tegal untuk mengadukan nasibnya paska pemindahan pasar. Mereka tetap menuntut diperbolehkan kembali berdagang di pasar lama. Tentu hal tersebut akan membuat pembangunan pasar baru sia-sia. Akhirnya dilakukan audiensi dengan pemerintah setempat untuk mencari jalan keluar yang terbaik. Namun audiensi tersebut belum menemukan jalan keluar. Mengatasi persoalan tersebut, apa yang seharusnya dilakukan pemerintah kota? Sampaikan komentar Anda ke No:

08159440722

Sampah Terminal Dikosek Habis Kerja Bakti Masal Seluruh Instansi PEMANDANGAN Terminal Bus yang terlihat kumuh dalam sekejab berubah menjadi bersih dan enak dipandang mata. Sebab, sampahsampah yang berserakan dan benda yang menimbulkan kekumuhan, Jumat (26/3) di kosek habis dalam kerja bakti massal yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal. Kegiatan diikuti ratusan peserta dari seluruh instansi pemerintah, TNI, POLRI, BUMN, BUMD, lembaga keuangan dan masyarakat diwilayah pemkot Tegal. Ini merupakan rangkaian kegiatan peringatan hari jadi Kota Tegal dan mendongktak nilai Adipraja serta Adipura. ke hal 9 kol 5

ke hal 9 kol 1

Lebih Ketat dari Tahun 2009 Lalu PELAKSANAAN Ujian Nasional (UN) baik SMA/MA maupun SMK sudah selesai. Banyak isu-isu yang beredar saat pelaksanaan. Mulai dari rumors bocornya jawaban dan kecurangan lainnya. Bagaimana komentar masyarakat tentang gelaran pendidikan nasional itu di tahun ini? Rahardian SN Psi Guru SMK Dinamika

ADI MULYADI/RATEG

DIBERSIHKAN - Seluruh wilayah Terminal Bus Kota Tegal dibersihkan melalui kegiatan kerja bakti missal, Jumat (26/3).

UN tahun 2010 lebih ketat pelaksanaannya dibandingkan tahun sebelumnya. Itu dapat terlihat dari keamanan serta pengawasannya. “Tahun kemarin dalam pelaksanaan hanya dijaga 2 orang polisi saja satu sekolah. Namun sekarang sampi lima orang polisi mengawasi jalannya ujian,” katanya. Selain itu dari direktorat jenderal pusat juga langsung memantau. Dengan mendatangi langsung ke setiap sekolah. Dari pemantau inde penden pun langsung mengawasi jalannya UN. Terkait isu kebocoran, baginya sangat tidak mungkin terjadi. Sebab, jeda waktu antara pembagian soal dan pelaksanaan sangat pendek. Tahapan-tahapan itu pun diawasi terus pengawas independen dari perguruan tinggi. (adi) ke hal 9 kol 1

Hipnobirthing, Teknik Persalinan yang Bisa Meminimalisasi Rasa Sakit

RAZIA

Melahirkan dengan Relaksasi Penambahan Sugesti Melalui Usapan Proses persalinan atau melahirkan bagi kaum hawa terkadang menjadi sesuatu yang menakutkan. Namun itu semua bisa hilang dengan menggunakan metode terbaru yakni hypnobirthing. Seperti apa? HERMAS PURWADI/RATEG

TAK BISA MENGELAK – Penyidik tengah mengorek keterangan siswa pembawa samurai.

BawaSamurai,SiswaDikeler APES! Itulah nasib yang dialami Sadikun (17), warga Jl Perjuangan, Desa Karya Bakti RT 04 RW 10 Kecamatan Karang Mulyo Cirebon. Remaja yang juga tercatat sebagai siswa kelas X SMK PUI Cirebon itu, terpaksa harus bermalam di sel tahanan Mapolresta Tegal. Dia tertangkap petugas bersama puluhan rekan sekolahnya di Pos Polisi Gudang Garam. Dari penggeledahan, Sadikun kepergok membawa sebilah samurai.

ke hal 9 kol 1

CMYK

oknum kepala sekolah (kasek), guru, siswa maupun elemen masyarakat lainnya. Kalaupun ada catatan pelanggaran, itu sifatnya ringan. Demikian dikatakan Sekretaris Tim Pengawas Independen, yang juga Ketua Dewan Pendidikan Kota Tegal, H Sisdiono Ahmad SPd, Jumat (26/3).

LAPORAN: ADI MULYADI JUMAT (26/3), sekitar 20 bidan dari Tegal dan sekitarnya mengikuti pelatihan hypnobirthing di lantai 2 Hotel Plaza Kota Tegal. Mereka diberi pengetahuan tentang bagaimana menangani persalinan, hingga menghasilkan bayi sehat fisik dan mental. Kemudian bagaimana mempersiapkan melahirkan alami lancar dan aman. Meningkatkan produksi Air Susu Ibu (ASI) serta mencegah postpartum depression. Clinical Hypnotherapist, Lanny Kuswandi, mengatakan, hypnobir-

thing adalah relaksasi dengan penambahan sugesti melalui usapan. Tangan menjadi sarana untuk mengusap daerah bawah payudara hingga perut. “Sebenarnya cara ini telah dilakukan secara natural oleh ibu-ibu hamil saat janinnya meronta dalam kandungan. Ketika itu ibuakan mengusap perut sambil membisikkan kata-kata lembut yang menenangkan,” katanya. Dijelaskan, rasa nyeri saat melahirkan bisa disebabkan oleh ketakutan. Namun, rasa nyeri itu kini dapat dikurangi atau bahkan dihilangkan sama sekali. Di antaranya melalui sebuah proses latihan relaksasi dan metode hypnobirthing Pada beberapa penelitian di negara Barat membuktikan, ibu hamil yang mengikuti latihan mengalami lebih sedikit komplikasi dibandingkan dengan yang tidak terbiasa melakukan relaksasi secara teratur. Adanya rasa nyeri yang berlebihan lebih disebabkan adanya rekaman di alam bawah sadarnya. “Kontraksi otot pada saat persalinan adalah sebagai upaya mem-

ADI MULYADI/RATEG

ANTUSIAS – Peserta pelatihan hipnobirthing antusias mendengarkan pemaparan dari nara sumber.

bantu terbukanya jalan lahir. Karena kontraksi itu, leher rahim akan menjadi lunak, menipis, dan mendatar, kemudian menarik leher rahim. Saat itulah kepala janin menekan mulut rahim sehingga membuka,” ujarnya lagi.

Bila si ibu sudah terbiasa relaksasi, jalan lahir akan lebih mudah terbuka. Keuntungan lain dari teknik ini adalah mencegah kelelahan yang berlebihan saat persalinan. Fasilitator Pelatihan Bidan,

Rugayah, menuturkan, pelatihan metode ini juga perlu di pahami oleh para bidan. Sebab, bidan merupakan tenaga kesehatan yang menangani orang melahirkan. ke hal 9 kol 5


PEMALANG

4

SABTU 27 MARET 2010

RADAR TEGAL

NGENDONG Bidik Kalangan Dokter MUNDURNYA Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pemalang Sumadi Sugondo SE MM MSi dari pencalonan Pilkada oleh Forum Komunikasi Lintas Partai (FKLP) dijadikan momentum untuk memunculkan wacana baru, guna memasangkannya dengan bakal calon (balon) wakil bupati baru yang telah disiapkannya untuk maju dalam Pilkada 2010 mendatang. Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu FKLP Nurdin Iskhak mengatakan, pernyataan DOK RADAR PEMALANG mundurnya Sekda Sumadi Sugondo memang Nurdin cukup mengagetkan masyarakat, terutama bagi yang sudah kadung tresno (terlanjur cinta). Bahkan, FKLP ingin melamarnya untuk tetap maju kembali di bursa pencalonan Pilkada. Nurdin juga menegaskan, FKLP sampai sekarang masih eksis dan konsisten akan mengusung balon bupati di Pilkada mendatang. Untuk mendapatkan pasangan balon bupati yang betul-betul berkualitas, menurut Nurdin, akan mencoba untuk melakukan pendekatan dengan salah satu balon bupati yang sekarang ini dikabarkan telah mundur dari pencalonan yaitu Sumadi Sugondo. Terkait upaya menyiapkan balon wakil bupati ini, lanjut Nurdin, pihaknya bersama anggota forum lainnya akan memunculkan nama balon wakil bupati yang namanya sudah tidak asing dan bekerja sebagai dokter, untuk bisa berpasangan dengan Sumadi Sugondo. ’’Untuk pasangan, itu nanti akan dicari yang lebih tepat, apa G1nya Sumadi Sugondo atau dr Bowo, dan sebaliknya untuk G2-nya,’’ ujarnya kepada Radar beberapa waktu lalu. Disinggung lebih lanjut mengenai balon wakil bupati, menurut Nurdin, pihaknya menyiapkan balon dari kalangan profesi dokter dan keberadaannya sudah cukup dikenal oleh masyarakat. ’’Kami akan mencoba untuk menarik Sumadi Sugondo untuk tetap maju melalui FKLP, yang secara legalitas juga memenuhi syarat untuk mengusung balon bupati. Karena punya dukungan suara kurang lebih 17,5 persen dari kurang lebih 12 partai yang telah ikut bergabung,” jelasnya. (mg1)

PERTANIAN

34 Siswa Tidak Ikut UN Dua Tewas karena Kecelakaan PEMALANG - Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/MA/ SMK sudah berakhir dengan aman dan lancar. Dari jumlah peserta UN sebanyak 4.995 untuk tingkat SMA/MA dan 4.104 tingkat SMK, 34 di antaranya tidak mengikuti UN de-

ngan bermacam alasan. Ke-34 siswa ini diperbolehkan mengikuti UN susulan, kecuali dua siswa SMA Negeri 1 Petarukan yang karena tewas akibat kecelakaan beberapa waktu lalu. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpora) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang Drs Sapardi MSi dalam siaran pers

melalui Sekretaris Dinas (Sekdin) Drs HM. Wismo MPd kepada Radar mengatakan, keberhasilan pelaksanaan UN tingkat SMA/MA dan SMK ini. ’’Secara umum, pelaksanaan UN berjalan dengan aman dan lancar, meski memang ada sedikit kendala transportasi karena lokasi sekolah yang jauh sehingga sedikit terlambat. Lainnya tidak ada masalah,’’

tandas Wismo Jumat (26/3). Dijelaskan Wismo, dalam pelaksanaa UN, ada sejumlah siswa tidak bisa ikut UN yang teridiri dari siswa SMA jurusan IPA sebanyak tiga orang dan jurusan IPS 13 orang. ’’Jurusan IPS ini dua di antaranya meninggal dunia saat pulang sekolah melintasi rel kereta api. Keduanya adalah pelajar SMA Negeri 1 Petarukan

yang tewas seketika karena disambar kereta barang, tak jauh dari sekolahnya. Sedangkan siswa SMK yang tidak ikut UN jumlahnya mencapai 18 orang,’’ jelas Wismo. Mereka yang tidak ikut UN ini, lanjut Wismo, selain karena meninggal dunia juga karena alasan sakit yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter. (ali)

Anggota Dewan Dilarang Merokok PEMALANG - Larangan merokok yang kini telah diberlakukan di tengah ’warga’ Muhammadiyah, ternyata berlaku juga bagi kalangan anggota DPRD di Kabupaten Pemalang. Meskipun larangan itu bukan karena alasan haram ataupun halal, namun demi untuk menjaga ketertiban saat rapat paripurna. Dengan alasan inilah aturan pelarangan merokok bagi anggota DPRD diberlakukan. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang Muntoha SH MHum menjelaskan, untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan semua anggota dan peserta rapat dewan maupun paripurna, maka dalam pembuatan tata tertib dan etika DPRD perlu adanya larangan merokok bagi semua anggota dewan. ’’Larangan untuk tidak merokok bagi anggota dewan dituangkan dalam pasal demi pasal, yang mempunyai tujuan bukan karena sepaham dengan penilian halal atau haram. Melainkan hanya untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan anggota dewan saat mengikuti rapat dewan,’’ tandas Muntoha ketika dikonfirmasi Radar usai

memimpin rapat paripurna DPRD dengan agenda penetapan peraturan DPRD tentang tata tertib dan kode etik DPRD, serta penetapan pimpinan dan anggota Panitia Khusus (Pansus) LKPJ di Gedung DPRD Kabupaten Pemalang kemarin (26/3). ’’Di samping itu, karena ruang rapat itu area bebas asap rokok, maka demi kenyamanam bersama pelarangan merokok bagi anggota DPRD ditetapkan dalam tata tertib dewan,” lanjutnya. Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Pemalang Wijo Purnomo BA menyatakan, pihaknya setuju dengan pemberlakukan larangan merokok bagi anggota dewan. Meskipun, diakui Wijo, dirinya termasuk perokok. ’’Saya sangat setuju larangan merokok itu diberlakukan. Sebab, jika tidak, kasihan anggota dewan atau peserta rapat lainnya yang terganggu akibat kepulan asap rokok yang memenuhi ruangan rapat dewan,’’ tandas Wijo.’’Yang pasti, saya setuju. Meskipun dengan sangat terpaksa (saya) harus berhenti merokok sementara,” tandasnya. (agus pratikno)

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

RAPAT PARIPURNA – Wakil Ketua DPRD Pemalang Muntoha SH MHum didampingi Wakil Bupati Pemalang H Junaedi SH MM saat memimpin rapat paripurna penetapan tata tertib dan etika DPRD kemarin (26/3).

Aneka Produk Andalan Gerai Rabbani Pemalang AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

PANEN RAYA – Wakil Bupati Pemalang H Junaedi SH MM dalam acara panen raya padi organik di Desa Babakan, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang.

Padi Organik Dinilai Lebih Unggul PEMALANG – Pengembangan tanaman padi organik yang kini sedang digalakan oleh pemerintah, ternyata cukup banyak diminati petani. Pasalnya, padi jenis ini memiliki nilai lebih dibanding dengan jenis lainnya. Bahkan, jenis padi yang satu ini juga betul-betul mempunyai keunggulan, baik kualitas padi dan berasnya yang tidak mengandung unsur kimia, juga harganya lebih mahal. Sehingga sangat menguntungkan bagi petani. Pengembangan padi organik ini juga tengah dikembangkan warga Desa Babakan, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang. Terutama kelompok tani yang ada di desa ini. Dengan menanam padi organik seluas 6,8 hektar, hasilnya sangat menggembirakan karena produksi padinya mencapai 7,4 ton per hektar. Meski pun jumlah ini masih di bawah standar padi non organik yang mencapai 8,6 ton per hektarnya. Di sisi lain, meski biaya produksi pengolahannya juga masih seimbang, dalam setiap hektarnya antara Rp 2,8 juta hingga Rp 2,9 juta. Namun, yang membuat para petani merasa senang adalah harga jual padi dan beras organik jauh di atas harga non organik. Kepala Desa (Kades) Babakan Kustoni B.R. menuturkan, warga desa ini sekarang sedang melakukan pengembangan padi organik. Dengan lahan seluas 6,8 hektar dikelola oleh 2 kolompok tani, dengan masing-masing kelompok beranggotakan 23 orang. ’’Mereka secara bersama-sama memeliharanya hingga panen dan hasilnya cukup mengembirakan, karena produksi padinya bisa mencapai 7,4 ton per hektar. Meski pun masih di bawah standar produksi padi non organik,” tandas Kustoni usai melakukan panen raya padi organik di desanya Kamis (25/3) lalu. (mg1)

Percantik Kaum Hawa dengan Produk Profesor Kerudung Indonesia Semakin banyaknya wanita yang menutupi aurat dengan kerudung (jilbab) dan balutan busana muslimah, beragam produk pun gencar dihadirkan di pasaran. Ini pula yang dipersembahkan Gerai Rabbani Pemalang, Jalan Jendral Sudirman No. 173, Pemalang. Apa saja produk tersebut? LAPORAN: SUMITRO WAJAH ayu artis ibukota Astri Ivo begitu melekat sebagai ikon aneka produk yang terpampang di Gerai Rabbani di berbagai kota. Wajahnya yang ayu nan mempesona dengan balutan baju muslimah dan pernak-perniknya, menghiasi produk-produk lama maupun

baru keluaran Rabbani. Ini pula yang terlihat saat konsumen mengunjungi Gerai Rabbani Pemalang. Dengan produk unggulan kerudung, CV Rabbani Asysa Bandung pimpinan Hj Nia ini melebarkan sayapnya di Pemalang pada Agustus 2009 lalu. Kedatangannya, selain untuk menjajaki pangsa pasar baru, juga untuk lebih mendekatkan konsumen setianya di Kabupaten Pemalang. Hal ini diungkapkan Store Manager Rabbani Pemalang Dedi Taufik Rahman kepada Radar Jumat (26/3). ’’Pelanggan Rabbani di Pemalang cukup banyak. Sebelum dibuka di sini, mereka (konsumen, Red) kerap mendatangi gerai kami di kota lain.’’ Di samping itu, lanjut Dedi, ekspansi Rabbani sekaligus untuk menjawab keinginan masyarakat akan kebutuhan perlengkapan busana muslimah. Dedi menjelaskan, kehadirannya juga tidak bisa

FOTO-FOTO: SUMITRO/RADAR PEMALANG

LAYANI KONSUMEN – Karyawati Rabbani Pemalang saat melayani konsumen yang tengah memilik aneka produk Jumat (26/3). Sementara, sejumlah karyawati Rabbani berpose bersama.

dilepaskan dari misi Rabbani ketika didirikan, yakni menyebarluaskan Islam kepada umat Islam dan masyarakat pada umumnya. Terutama, melalui pemakaian jilbab bagi kaum Hawa (wanita, Red). Lebih lanjut dijelaskan Dedi, Gerai Rabbani Pemalang mena-

warkan berbagai produk perlengkapan busana muslimah dengan harga yang relatif murah. Harga kerudung, misalnya, hanya dengan merogoh kocek Rp 14 ribu, konsumen bisa mendapatkan kerudung cantik nan indah. Bagi mereka yang meng-

inginkan variasi dan modelmodel terbaru keluaran Rabbani, lanjut Dedi, konsumen juga bisa memilihnya sesuka hati yang disesuaikan dengan anggaran (keuangan) yang dimiliki. ’’Harganya sangat bervariasi, dari Rp 14 ribu sampai Rp 70-an ribu. (*)


METROPOLIS

SABTU 27 MARET 2010

5

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING Hotel Bahari Inn Tegal Hotel Karlita

(0283) 343399 (0283) 358050

Perkara Perceraian Meningkat ANGKA perceraian pasangNamun, khusus perceraian an suami istri (pasutri) di Kota pada tahun 2008, perkara yang Tegal, dalam kurun dua tahun masuk sebanyak 388. Rincianterakhir meningkat jumlahnya. nya, dari Tegal Selatan 75, Tegal Kebanyakan kasusnya, dido- Timur 108, Tegal Barat 112 dan minasi cerai gugat dengan Margadana 93 kasus. Dari jumalasan faktor ekolah tersebut yang nomi dan lepas diputus mencapai tanggung jawab. 325 perkara cerai. Ketua Peng“Yang sampai adilan Agama diputus dari Tegal (PA) Kota Tegal, Selatan 61, Tegal Drs H Agus BuTimur 95, Tegal diadji SH MH, JuBarat 96, dan Marmat (26/3), megadana 73 kasus ngatakan, dari cerai. Ini meningdata yang ada, kat pada 2009, tiap tahunnya kaangka total persus pecahnya rukara cerai hingga mah tangga itu 467. Rinciannya selalu mengalami Tegal Selatan 89, DOK.RATEG peningkatan jumTegal Timur 130, Drs H Agus Budiadji SH lah atau angka. Tegal Barat 121 Sementara dari sekian banyak- dan Margadana 127,” ujarnya. nya kasus perceraian perbanLebih lanjut Agus menjelasdingannya lebih banyak cerai kan, terkait usianya lebih bagugat atau pihak perempuan nyak dibawah 40 tahun. Ratayang mengajukan perceraian. rata usianya masih 30 tahun ke Jumlah total perkara yang di- bawah. Kenapa? karena pada terima kantornya pada 2008 lalu usia-usia tersebut memang samencapai 544. Jumlah tersebut ngat rawan sekali dengan permeningkat menjadi 677 perkara ceraian. Berbeda jika diatas 40 pada tahun 2009. Sementara tahun. mereka sudah banyak memasuki awal tahun 2010 sam- makan sam garam, sehingga bipai dengan Maret jumlah per- sa menyelesaikan masalah dekara yang sudah diterima ku- ngan kepala dingin tanpa emosi. rang lebihnya mencapai 150-an. “Kasus perceraian juga Lebih detail, lanjut Agus, dari umumnya terjadi pada keluarga 544 perkara yang diputus pada kalangan menengah kebawah. tahun 2008 sebanyak 560. “Ini Sebab, alasannya klise yakni termasuk tunggakan perkara ekonomi atau kebutuhan hitahun 2007 sebanyak 115, yang dupnya tidak tercukupi. Selain belum sampai putus pada wak- itu, juga perselingkuhan yang tu itu,” katanya. dilakukan pihak laki-laki. KareKemudian total perkara ta- nannya komposisi semua anghun 2009 yang sampai diputus ka-angka tadi didominasi oleh mencapai 632. Perkara disini cerai gugat. Sementara cerai maksudnya tidak hanya kasus talak sendiri sangat kecil. dari perceraian saja. Namun terma- jumlah tadi, tak jarang pula dari suk didalamnya tentang waris, kalangan Pegawai Negeri Sipil gono gini, dan lainnya. (PNS),” imbuhnya. (adi)

WILAYAH

DOK./RATEG

KEMBANG KEMPIS – Industri logam di Kota Tegal selalu terkendala naiknya harga bahan baku.

Bahan Baku Naik, Produksi Terhambat KENAIKAN bahan baku industri logam membuat sejumlah perajin di Kota Tegal mengurangi produksi. Ini dilakukan untuk menekan kerugian karena harga besi yang terus berubah. Apalagi, sejumlah perajin menjual produknya dengan sistem kredit sehingga perputaran modal menjadi terhambat. Budi (38), salah seorang perajin logam mengatakan, untuk menutupi biaya operasional saja pihaknya mengalami kesulitan. Akibat kenaikan bahan baku, kini dia hanya menyelesaikan pesanan dan belum berani berproduksi. Pasalnya, saat bahan baku naik, harga jual produk

buatannya tetap sama. Meski sudah melakukan aksi jemput bola dengan memasarkan contoh produk seperti beberapa komponen mesin, kendaran bermotor, baut, mur dan sebagainya. Tetapi serbuan produk luar yang dijual lebih murah membuat usahanya sulit untuk bertahan. Jika sebelumnya dia memiliki 7-8 karyawan, kini dengan 2 karyawan saja terkadang sulit untuk membagi keuntungan. “Kenaikan bahan baku sangat mempengaruhi produksi kami,” terangnya. Hal senada diungkapan, Fahriar. Menurutnya, bahan baku

seperti besi beton ukuran 8 milimeter sebelumnya Rp 30.000 per batang kini naik menjadi Rp 34.000 hingga Rp 35.000 per batang. Sedangkan besi ukuran 12 milimeter sebelumnya Rp 72.000 per batang saat ini naik menjadi Rp 75.000 per batang. Belum lagi harga plat besi, kawat las, biaya listrik dan sebagainya terus membengkak. Saat ini, pihaknya bertahan dengan membuat teralis besi dan memasarkan ke sejumlah sekolah yang melakukan rehab. “Beruntung kami masih memiliki stok bahan baku sehingga bsia terus berproduksi,’ tandasnya. (gun)

HERMAS PURWADI/RATEG

LEPAS SEPATU - Siswa SD Mintaragen IX saat hendak pulang sekolah, kemarin.

51 Kasek Dilatih Susun RKS

Hujan Semalaman, Halmahera Terendam HUJAN semalam yang sempat membasahi metropolis, menyisakan penderitaan bagi siswa SDN Mintaragen IX, dan siswa SMA PGRI di Jl Halmahera. Mereka harus berangkat dan pulang sekolah dengan menenteng sepatu, karena genangan air hujan menutup badan jalan yang penuh dengan lubang. Ini masih diperparah dengan percikan air kotor tersebut, yang siap menerpa baju sekolah mereka ketika mobil dan motor melintas dikubangan air. Kondisi ini sepertinya belum akan terpecahkan solusinya ditahun ini. Pasalnya, alokasi dana untuk peninggian jalan dan perbaikan selokan sepanjang Halmahera akan dijadikan prioritas utama dengan sokongan dana APBD di tahun 2011 mendatang. Yadi (9) bersama dua rekannya, yang merupakan siswa SD Mintaragen IX, mengaku tersiksa bila hujan turun di malam hari, yang menyisakan genangan air di bahu jalan. “Kami biasanya kalau banjir enggn naik sepeda. Sebab kami tidak tahu jalan mana yang berlubang, karena tertutup air. Berulang kali rekan kami terjerembab karena naik sepeda. Resikonya dengan jalan kaki kami harus copot sepatu agar tidak basah,” terangnya, Jumat (26/3) kemarin. Rupanya kondisi genangan air disepanjang Halmahera juga dirasa mereka yang menempuh studi di Universitas Pancasakti. Banyak mahasiswa yang mengeluh harus mengalami kerusakan pada motor tumpangannya, karena melewati kubangan air. “Ini belum seberapa mas. Kondisi makin parah bila rob datang dimalam hari. Bisa dipastikan jalan akses ke kampus terendam dan menyulitkan teman- teman yang menggunakan ranmor,” ujar salah satu mahasiswa kampus tersebut. Lurah Mintaragen, Imron Rosadfi, melalui sekretarisnya, Nuryan,i menyatakan upaya mengajukan peningggian jalan dan perbaikan selokan lewat ubahan anggaran tahun ini dipastikan tidak bisa. “Perbaikan akan menjadikan prioritas utama di anggaran 2011 mendatang. Dimana pengerjaan sepenuhnya akan ditangani oleh DPU,” tegasnya. Pihaknya berharap dinas terkait bisa melakukan upaya taktis berupa penambalan lubang untuk kenyamamnan pengguna akses jalan yang sebagian besar para pelajar dan mahasiswa. (her)

UKM Sekar Jagad Sambangi Sampurna UPAYA melihat dari dekat proses pembuatan tenun konvesional yang dilakukan pertenunan Sampurna, mendorong Paguyuban Pecinta Batik Indonesia Sekar Jagad mendatangi lokasi tersebut kemarin. Ketua Paguyuban, Ir Dra Larasati Suliantoro, mengaku, sangat memberikan apresiasi terhadap pertenunan Sampurna yang mampu melestarikan kekayaan budaya, sekaligus memaksimalkan potensi tenaga kerja disekitarnya. “Kami berharap usaha pertenunan in kedepan bisa berjalan seiring dengan usaha batik konvensional untuk maju bersama,” terangnya. Sementara itu Pemilik Pertenunan Sampurna, Husein Afiff, menyatakan pihaknya punya tanggung jawab moral untuk ikut memasarkan batik. “Kami turut menjadi bapak angkat untuk membantu pemasaran produk batik konvensial yang dihasilkan perajin Tegal. Diharapkan produk unggulan batik dan tenun konvensional metropolis bisa berkembang secara bersama-sama,” terangnya, Jumat (26/ 3) kemarin. Dia mengakui, untuk pewarna tenun konvensionalnya kini masih menggunkaan bahan impor dari India , Korea, China, dan Polandia. “Ini merupakan terobosan yang kami ambil setelah sebelumnya hanya berkutat pada produk zat pewarna dari Jerman,” ujarnya. Husien berharap dengan kedatangan paguyuban ini bisa membuka kran komunikasi terkait penyebaran informasi pada produk tenun konvensional yang dihasilkannya. Setidaknya produk tenun konvensional wong Tegal tidak hanya dikenal dimancanegara, namun juga bisa menjadi raja dinegerinya sendiri. (her)

M SAEKHUN/RATEG

CEK PENGADAAN MOBIL - Rombongan Komisi III DPRD Kota Tegal mengecek pengadaan mobil operasional untuk Satpol PP dan Kesbangpolinmas yang dibiayai APBD 2009.

Proyek Semrawut, SKPD Bertanggung AGAR kesemrawutan pelaksanaan tahun 2009 tidak terulang lagi pada tahun 2010, walupun ada beberapa kejanggalan dalam proses lelang. Pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bersama rekanan harus bertanggungjawab, baik atas mutu pekerjaan maupun akibat hukum dari pelaksanan proyek tahun 2010. DPRD Kota Tegal akan memperketat fungsi pengawasan, tanpa ada toleransi. Anggota Komisi III DPRD Kota Tegal, Abdullah Sungkar, Jumat (26/3), mengatakan, agar hasil proyek tahun 2010 bisa dipertaanggungjawabkan, baik dari susi mutu maupun waktu maka perlu ada komitmen bersama antara pimpinan SKPD dan rekanan. Dia juga minta jangan sampai ada pelaksanan proyek tahun 2010 yang disubkan, karena tidak diatur dalam kotrak dan itu melanggar aturan. Sehingga siapapun yang dinyatakan sebagai pemenang, maka harus komitmen untuk mengerjakan proyek sendiri. “Kami tidak akan melakukan proses lelang, karena itu bukan wewenang DPRD. Tapi kami akan memperketat pengawasan penggunaan APBD, kaitannya dalam pelaksanaan atau penggunaan anggaran untuk pembangunan salah satu proyek. Karenanya, kami minta pimpian SKPD dan rekanan harus bertanggung jawab,” kata Sungkar. Dijelaskan Sungkar, kalau

sistem p e n g a w a s a n b i s a maksimal, maka pihaknya yakin tidak akan ada Walikota atau pejabat yang marah-marah saat melakukan tinjauan atau Sidak proyek. Sebab pengawasan pelaksanaan proyek lapis 4, bahkan kalau proyek diatas Rp 1 miliar bisa lapis 5. Empat lapis pengawasan, yakni SKPD terkait, Inspektorat, pengendali dari Bappeda, panitia pengawas pekerjaan. Bahkan kalau nilai proyeknya besar, ada konsultan pengawas. “Kami rasa posisi inspektorat sangat menentukan, sehingga kalau pengawasan dari inspektorat ketat. Mungkin pada tahun 2010 tidak ada proyek yang amburadul, apalagi tidak sesuai DED atau bestek. Karena dalam proses pelaksanaanya, inspektorat memantau secara rinci mulai dari awal sampai akhir,” jelasnya. Kepala DPU Kota Tegal, Gito Mursriyono, mengungkapkan, agar hasil pekerjaan tahun 2010 bisa maksimal, yakni tepat mutu dan waktu, maka pihaknya minta peran serta anggota DPRD, dan elemen masyarakat untuk ikut mengawasi. Sehingga dalam pelaksananya, rekanan akan ekstra hati-hati dan tidak asal-asalan dalam mengerkan proyek. “Kami mempersilahkan anggota DPRD dan elemen masyarakat untuk ikut mengawasi pelaksanaan proyek tahun 2010, sehingga hasilnya bisa maksimal,” ungkap Gito. (hun)

AGAR kegiatan yang dilaksanakan sekolah bisa terencana, terprogram dan terealisir Unit Pelayanan Pendidikan Dasar (UPPD)Kecamatan Tegal Timur bekerjasama dengan DBE USAID (From The AMerican People Indonesa) melaksanakan Bintek pendampingan penyusunan Rencana Kegiatan Sekolah (RKS) dan RKT. Selain diikuti 51 Kepala Sekolah (Kasek) SD/MI, pelatihan ini juga diikuti 51 guru, dan 51 Komite Sekolah. Ketua UPPD Kecamatan Tegal Timur, Drs Mursalin, Jumat (26/3), mengatakan, kemampuan SD membuat perencanan masih lemah, sehingga perencanaan yang dilakukan belum sepenuhnya sesuai dengan situasi, kondisi, masalah riil yang dihadapi masing-masing SD.

Kemampuan perencanaan yang baru sebatas meniru sekolah lain dan bersifat parsial spontanitas. Menyikapi situasi semacam ini, pihaknya sengaja menggelar Bintet pendampingan penyusunan RKS dan RKT SD/MI se Kecamatan Tegal Timur. Untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) Kasek, guru, dan komite sekolah, maka pihaknya menggandeng narasumber dari DBE USAID Jawa Tengah melaksanakan Bintek penyusunan RKS dan RKT, yang dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 25 sampai 27 Maret 2010. Dijelaskan Mursalin, Bintek ini sangat perlu, karena berdasarkan standar nasional pendidikan (Permendiknas nomor 69 tahun 2009, biaya operasional

penyelenggaraan SD di Kota Tegal posisinya sudah diatas standar nasional. Oleh karena itu, manajemen atau pengelolaan sekolah juga harus akuntabel, transparan dan partisipatif dengan diwujudkan dalam bentuk RKS dan KRT. Sebab kewajiban sekolah membuat RKS dan RKT merupakan amanat PP nomor 19 tahun 2006 dan Permendiknas nomor 19 tahun 2007, yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. “Kami minta semua tindakan SD harus akuntabel dan transparan, agar SD memperoleh kepercayaan (trust) dari semua pemangku kepentingan. Karenanya kami minta SD harus berpikir, sebelum bertindak harus melakukan perencanan atas semua hal dengan baik dan teliti,” kata Mursalin. (hun)


BREBES & BUMIAYU

6

SABTU 27 MARET 2010

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes RSU Bhakti Asih

(0283) 671431 (0283) 671279 / 673481

Polresta Bangun Pos Polisi Di Sekitar Gerbang Tol Pejagan

AKSI MASSA

ISMAIL FUAD/RATEG

TABUR BUNGA - Sejumlah aktivis Forum Peduli Keadilan (FPK) Kabupaten Brebes menggelar aksi tabor bunga di halaman KPUD Brebes Jumat (26/3).

TANJUNG - Sebagai bagian dari pengamanan sekaligus untuk kelancaran lalulintas (lalin), Polres Brebes membangun Pos Polisi baru Jumat (26/3). Pos pengamanan dengan dua lantai tersebut dibangun tak jauh dari pintu Tol Pejagan, Tanjung. Pembangunan pos baru ini diawali dengan peletakan batu pertama yang dilakukan langsung Kapolwil Pekalongan Kombes Pol. Fakthurrahman MM. Menurut Fakthurrahman, Pos Polisi Baru di dekat pintu Tol Pejagan memiliki nilai sangat strategis. ’’Kalau sekarang keadaannya masih sepi, namun ke depan terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri akan terjadi peningkatan arus kendaraan,” kata Fatkhurrahman didampingi Kapolres Brebes AKBP Beno Louhenapessy SH MH. Diharapkannya, dengan adanya jalan tol, volume kendaraan yang melewati jalan raya pantura, terutama menjelang Idul Fitri bisa, terkurangi. Para pengendara kendaraan roda empat yang selanjutnya dapat mengalihkan kendaraannya lewat jalan tol. Pembangunan Pos Polisi ditargetkan selesai dalam tiga bulan, dan langsung dimanfaatkan untuk pengamanan kendaraan. Adapun sarana yang dibangun di antaranya, ruang istirahat, rapat, serba guna, data, pengawas, dan

Ketua KPUD Dinilai Lalai BREBES - Sejumlah aktivis Forum Peduli Keadilan (FPK) Kabupaten Brebes menyebar bunga di halaman Komisi Pemilihan Umum (KPU) Brebes Jumat (26/3). Aksi itu sebagai sombol duka atas dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh Ketua KPUD Brebes Mahfudin SS. Menurut Koordinator Aksi Subhan, ketua KPUD Brebes telah melakukan kesalahan besar dan melanggar kode etik sebagai ketua lembaga penyelenggara Pemilu itu. Ini, menurutnya, karena ada kebijakan dan perbuatan yang bersangkutan menyalahi aturan. Di antaranya, adanya indikasi telah terjadi manipulasi dalam kasus pelipatan suara pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2009 dengan anggaran lebih dari Rp 850 juta. Pelipatan suara ini, kasusnya tengah ditangani Polres Brebes. FPK Keadilan Brebes juga menganggap ketua KPUD telah melalaikan tugasnya karena pergi ke Makassar dari tanggal 22-28 Maret 2010 tanpa ada izin dari KPU Propinsi Jawa Tengah (Jateng). ’’Mahfudin harus bertanggungjawab atas kondisi KPUD Brebes yang kurang optimal,” katanya. Sedangkan dua hal lain yang dituduhkan Subhan adalah ketua KPUD sebagai pejabat Negara telah mencampuri urusan politik melalui FuCK, serta menggunakan anggaran dari warga NU dalam muktamar yang telah ditinggalkan sebelum waktunya. ’’Saudara Mahfudin telah melakukan indisipliner sebagai ketua KPUD dan dia harus mengganti anggaran PCNU kepada warga Nahdiyin,” tandasnya. Dalam aksi yang berlangsung sekitar 10 menit itu, aktivis dikawal tukang becak dan tiba di Sekretariat KPU Brebes sekitar pukul 14.00 WIB. TELAH DIPLENOKAN Ketua KPUD Brebes Mahfudin ketika dihubungi Radar membantah tuduhan-tuduhan tersebut. Menurutnya, pelipatan suara Pileg 2009 telah disepakati dan diplenokan sehingga tidak ada masalah. Dia juga mengaku, telah izin kepada KPU Propinsi Jateng terkait keikutsertaannya dalam Muktamar NU di Makassar. ’’Harus diketahui, saya ikut Muktamar itu atas biaya pribadi dan telah izin kepada ketua KPU Propinsi Jawa Tengah,” tegasnya. (cw1)

ABIDIN ABROR/RATEG

POS BARU - Kapolwil Pekalongan Kombes Pol. Fatkhurrahman meletakkan batu pertama mengawali pembangunan Pos Polisi depan pintu Tol Pejagan, Kecamatan Tanjung, Jumat (26/3).

sarana peribadatan. Peletakkan batu pertama pembangunan Pos Polisi tersebut dihadiri Asisten

I Pemkab Brebes Supriyono, Kasat Lantas Polres Brebes AKP Martinus, Kasat Reskrim Polres Brebes AKP

Sugeng, selain juga dihadiri tokoh agama dan tokoh masyarakat, termasuk dari pengembang jalan tol. (din)

Kehebatan Seni Akrobatik dari Randusanga Kulon

Naik Sepeda Onthel dengan Kepala Menjuntai ke Bawah Desa Randusanga Kulon, Kecamatan Brebes, diakui memiliki banyak potensi. Selain potensi sumber daya laut, daerah ini juga menyimpan potensi dibidang seni akrobatik. Seperti apa? LAPORAN: ABIDIN ABROR MENDEBARKAN! Itulah yang dapat disampaikan oleh penonton saat menyaksikan seorang wanita lanjut usia mengenakan celana super ketat dan make up mencolok dengan enaknya tampil di atas sepeda. Umumnya orang naik sepeda posisi kedua kaki berada di bawah, tapi permainan yang satu ini keadaanya justru berbalik. Kedua kaki wanita yang mengenakan celana model pulpen ini dengan nekad kakinya itu diletakkan di atas stang. Kini, yang mengendalikan sepeda bututnya itu bukan lagi tangan, melainkan kedua kakinya. Gilanya lagi, wanita pemain akrobatik asal Randusanga Kulon ini duduk di atas sepeda sambil menghisap rokok. Tanpa rasa takut atau canggung, wanita ini terus memamerkan aksinya. Per-

ABIDIN ABROR/RATEG

BERANI - Ny Wati tengah beratraksi dari atas sepeda. Aksinya ini berlangsung di Pantai Randusanga Kulon.

mainan lain mengayuh sepeda dengan kedua tangan. Sepeda dimainkan tanpa bantuan kaki, melainkan dengan kedua tangan. Sedangkan kedua ka-

kinya dijulurkan ke arah belakang. Sementara, kedua kaki diangkatnya tinggi-tinggi. Untuk memancing perhatian, wanita

lanjut usia ini mempersilakan penonton meletakkan uang recehannya di lantai panggung. Dengan tanpa ragu, uang recehan langsung disambarnya. Tidak menggunakan tangan maupun kaki, namun uang kertas diambil menggunakan mulut. Kepala di bawah kedua kakinya berada di atas, dan aksi itu berlangsung mulus. Inilah permainan akrobatik dari Group Genjring Dangdut asal Randusanga Kulon, yang kerap tampil kesempatan Hari Raya Idul Fitri atau event lainnya, baik acara hajatan maupun kesempatan festival seperti yang kerap dilakukan. Permainan lain meloncat sambil mulutnya menjepit kayu, yang kanan kirinya diberi kobaran api. Sebagai pemain aksi ini Sarah (18). Seperti permainan loncat tali yang banyak dimainkan anak-anak, dan begitu abaaba dimulai gadis ini cepat membalikan tubuh. Tanpa gentar Sarah langsung salto, sambil mulutnya menjepit bola api. Permainan lain berupa permainan tangga, dan masih banyak lagi. Kepala Desa (Kades) Randusanga Kulon Ahmad Zaini mengakui, Group Genjring Sulap yang dimiliki warganya itu kemunculannya sudah lama. ’’Kalau Idul Fitri, saya nanggapnya genjring dangdut,” kata Ahmad Zaeni. (*)


BREBES & BUMIAYU

SABTU 27 MARET 2010

7

RADAR TEGAL

DAMKAR Diusulkan, Hydran Air di Setiap Kecamatan BUMIAYU- Dari enam wilayah kecamatan di selatan Kabupaten Brebes, ternyata baru satu ibukota kecamatan yang dilengkapi fasilitas hydran air, yakni Kecamatan Bumiayu. Lima kecamatan lainnya yakni Sirampog, Tonjong, Paguyangan, Bantarkawung, dan Salem belum memiliki. Kondisi tersebut menyulitkan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) saat melaksanakan tugas ketika terjadi kebakaran di luar wilayah Bumiayu. dok/rateg ’’Pernah terjadi saat kami memaFarikhin damkan api yang membakar kios ek Pasar Sayur di Kecamatan Paguyangan. Kami harus bolak-balik ke Bumiayu karena kehabisan air, karena di kecamatan tersebut tidak ada hydran air,” ungkap Farikhin SH, koordinator Damkar di Kecamatan Bumiayu. Menurut Farikhin, keberadaan hydran air akan memudahkan tugastugas pemadam kebakaran saat terjadi peristiwa kebakaran. Hydran air tersebut bisa ditempatkan di tengah kota atau jika dimungkinkan di tempat umum, seperti pasar. ’’Pengadaan hydran air sangat mungkin untuk dilaksanakan, apalagi di setiap kecamatan sudah tersedia jaringan PDAM,” katanya. Memasuki musim kemarau ini, Farikhin mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk mewaspadai peristiwa kebakaran. ’’Saat musim kemarau, biasanya Agustus, rawan terjadi kebakaran. Untuk itu kami mengimbau kepada warga masyarakat untuk waspada,” katanya. Menurut Farikhin, dari sejumlah peristiwa kebakaran yang ditangani, umumnya disebabkan oleh arus pendek atau korsleting listrik. Untuk diketahui, satu unit mobil berikut petugas pemadam kebakaran mulai dioperasikan pada 2003. Berawal ketika Pasar Induk Bumiayu terbakar pada September 2002 lalu. Paska kejadian itu, Pemkab Brebes menempatkan satu unit mobil pemadam kebakaran yang disiagakan di Kecamatan Bumiayu. Mobil pemadam kebakaran berkapasitas 5.000 liter air dengan jangkauan 300 meter tersebut diawaki 8 personel pemadam kebakaran yang mayoritas adalah pegawai Kantor Kecamatan Bumiayu yang telah mendapatkan pelatihan. ’’Mobil Damkar ini disiagakan di kecamatan Bumiayu ini untuk menangani peristiwa kebakaran yang terjadi di wilayah selatan Kabupaten Brebes,” tandas Farikhin. Anggota DPRD Kabupaten Brebes Imam Sairi BA menyambut baik usulan pembangunan hydran air di setiap kecamatan wilayah selatan Brebes. (pri)

Ruas Bumiayu-Bantarkawung Rawan Akibat Minim PJU BANTARKAWUNG - Ruas jalur Bumiayu-Bantarkawung sepanjang lebih kurang 15 kilometer saat ini kondisinya sangat minim dari pengadaan sarana Penerangan Jalan Umum (PJU). Kondisi tersebut memicu kekhawatiran para pengguna jalan terutama yang melintas di malam hari. Di ruas jalan yang juga sering digunakan sebagai jalur alternatif Bumiayu-SalemBrebes atau Bumiayu-SalemMajenang tersebut, sarana PJU hanya terdapat di beberapa titik yang berdekatan dengan pemukiman warga. Salah satu daerah yang dianggap rawan kecelakaan lalulintas (lakalantas) terutama di malam hari ialah tikungan jurang jero di Desa Kalilangkap, Kecamatan Bumiayu, dengan posisi tikungan menyerupai huruf ’S’. ’’Di sini sering terjadi kecelakaan laulintas terutama jika malam hari, beberapa di antaranya hingga merengut korban jiwa. Posisinya yang jauh dari pemukiman warga menjadikan lokasi ini sepi, ditambah lagi dengan minimnya sarana PJU. Sehingga pandangan pengendara sangat terbatas,” jelas Abdul Ghafi (43), warga Desa Buaran yang sering melintas jalur tersebut. Akibat dari minimnya PJU, warga yang berasal dari wilayah Kecamatan Bantarkawung me-

rasa enggan melalui jalur tersebut untuk menuju Kecamatan Bumiayu dan sekitarnya. ’’Kami warga yang tinggal di sini merasa kesulitan jika harus ke luar malam hari, seperti untuk memeriksakan kesehatan maupun keperluan lainnya. Padahal, hanya di Kecamatan Bumiayu yang ada rumah sakit buka 24 Jam,” keluh Yanti (35), warga Desa Pangebatan, Kecamatan Bantarkawung. Baik Abdul Ghafi maupun Yanti menyayangkan kondisi yang ada saat ini. Menurut mereka, sebagai warga yang taat membayar rekening listrik, mereka menganggap berhak mendapatkan fasilitas PJU dengan ditariknya melalui pajak PJU setiap membayar rekening listrik. ’’Saat ini, pemasangan PJU seolah dipusatkan di beberapa titik yang berlokasi di tengah kota. Sementara, lokasi yang benar-benar memerlukan fasilitas tersebut kurang mendapat perhatian,” ujar Abdul Ghafi. Sementara, Maskun Edi, petugas DKP KUPTD PU Kecamatan Bumiayu saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya tidak dapat berbuat banyak, mengingat kewenangan pemasangan PJU ada ditangan Subdin DKP Kabupaten Brebes. ’’Kami di sini hanya melaksanakan pemeliharaan. Sedangkan untuk pengajuan pemasangan, itu adalah diluar wewenang kami,” jelasnya. (pri)

Anggota TPI Diharapkan Mampu Jeli BREBES - Anggota Tim Pengawas Independen (TPI) yang akan diturunkan memantau pelaksaan Unjian Nasional (UN) 2010 tingkat SMP/MTs mendatang diminta untuk lebih jeli. Kejelian itu diperlukan untuk mengantisipasi tindak kecurangan dalam proses dan tahapan pelaksanaan UN di masing-masing sekolah. ’’Anggota TPI jangan sampai kecolongan, karenanya

harus lebih jeli, khususnya terkait dengan sisa soal dan LJK yang rawan kecurangan. TPI juga harus jeli memastikan segel amplop naskah,” tutur Koordinator TPI Kabupaten Brebes Ir H Iskandar SH MM dalam pembekalan anggota TPI UN SMP/MTs di Aula Bappeda Brebes Jumat (26/3). Kejelian itu, menurut Iskandar, juga harus diiringi dengan kedisiplinan dan

menjaga kesuksesan UN dengan memathui ketentuan dari Pemerintah. TPI Kabupaten Brebes sendiri, lanjut dia, siap menerjunkan 246 pada UN tingkat SMP/MTs dari Senin (29/ 3) hingga Kamis (1/4) mendatang. Iskandar mengungkapkan, pihaknya siap mengawal realisasi dan komitmen Menteri Pendidikan Nasional yang tertuang dalam pakta integritas

untuk kejujuran UN 2010. ’’Kami siap untuk melakukan pemantauan UN di Kabupaten Brebes, khususnya tingkat SMP/MTs dan SMK,” tandasnya. Meski demikian, dia me-nambahkan, keberadaan TPI akan bekerja sesuai dengan koridornya, yakni memantau, melihat, mendengar dan mencatat segala aktivitas proses UN di masing-masing satuan tingkat pendidikan. (cw1)

Menilik Kondisi UKM di Desa Langkap, Kecamatan Bumiayu

Terkesan Mati Suri karena Minim Akses Pemasaran Ibarat pepatah, hidup segan matipun tak mau. Kondisi itulah yang tepat menggambarkan keberadaan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang terjadi di Desa Langkap, Kecamatan Bumiayu. Sejauhmana kondisinya?

yang ketat dalam mendapatkan bahan baku,” jelasnya. Dari kondisi tersebut, pihaknya berharap para pelaku UKM ini mendapat pembinaan. ’’Khususnya, terkait pengolahan menejemen serta bentuan teknologi tepatguna demi peningkatan mutu serta kualitas hasil dari produksinya,” urai Taryono. (*)

LAPORAN: TEGUH S. PADAHAL, UKM telah terbukti sebagai penopang ekonomi kerayatan yang kuat pada saat krisis ekonomi melanda Indonesia. Jika dikelola dengan baik, UKM dipastikan mampu menggerakan ekonomi berbasis kerakyatan. Hal ini diungkapkan Kepala Desa (Kades) Langkap Taryono, menyikapi kondisi yang saat ini dihadapi oleh para pelaku UKM, khususnya di Desa Langkap yang masih kesulitan dalam mengembangkan usahanya. ’’Rendahnya pengetahuan pelaku UKM juga menjadi keterbatasan yang perlu mendapat pembinaan yang serius dari pemerintah. Di Desa Langkap sendiri terdapat dua jenis UKM yang menjadi andalan warga desanya, yakni usaha

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

MINIM AKSES - Perajin tenggok asal Desa Langkap, Kecamatan Bumiayu, sulit berkembang akibat minimnya akses pemasaran..

pembuatan gula kelapa dan rinjing (keranjang anyaman bambu, Red),’’ jelas Taryono. ’’Namun, mereka yang telah menggeluti usaha selama puluhan tahun tersebut hingga saat ini kesulitan untuk mengembangkannya,” lanjutnya. Kondisi tersebut dapat terlihat dari masih belum dapatnya para pelaku UKM untuk memasarkan hasil ke luar daerah, juga sulitnya mereka untuk meningkatkan produksi akibat minimnya bahan baku serta permo-

dalan yang dimiliki. Di Desa Langkap sendiri terdapat sedikitnya 40 perajin gula merah dan sekitar 20 perajin rinjing bambu yang berada di Dukuh Planjan. ’’Kebanyakan UKM mengeluh prosedur mendapatkan kredit yang berbelit, agunan tidak memenuhi syarat, dan tingkat bunga dinilai terlalu tinggi. Selain itu, meraka juga kesulitan mengakses terhadap teknologi, memperoleh bahan baku, terutama karena adanya persaingan

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

RAWAN - Ruas jalan Bumiayu-Bantarkawung masih minim PJU. Kondisi ini sangat rawan terjadinya kecelakaan.

Kretek-Ragatunjung Butuh Penanganan PAGUYANGAN -Ruas jalan Kretek-Ragatujung, Kecamatan paguyangan, telah lama dalam kondisi rusak. Keadaan itu sangat dikeluhkan oleh pengguna jalan, terutama warga yang setiap hari melakukan aktivitas ke luar wilayah. Kerusakan dimulai dari simpang tiga Kretek-Kaligua yang berada di Dukuh Duren, Desa Kretek. Di lokasi ini terdapat beberapa lubang yang cukup lebar ,selain beberapa bagian aspal yang telah mengelupas dan meninggalkan batu. Sehingga, membahayakan pengguna kendaraan bermotor roda dua. Kerusakan terlihat lebih parah saat memasuki tanjakan Dukuh Duren, sebab di lokasi tersebut terdapat lubang sehingga sangat membahayakan pengguna jalan. ’’Terutama saat hujan, karena posisi tanjakan yang menjadi licin sangat berbahaya dengan adanya lubang di badan jalan,” keluh Tarno, seorang guru yang setiap hari melalui jalur tersebut. Keluhan senada juga dilontarkan sejumlah sopir angkutan pedesaan (angdes) dengan trayek Bumiayu-Ragatunjung yang melintas di jalur ini. Selain waktu tempuh yang menjadi lebih lama, kerusakan jalan juga berakibat pada kondisi mesin armadanya. ’’Akibat kondisi seperti ini, kami dihadapkan pada biaya perawatan kendaraan membengkak. Selain itu, dengan keadaan jalan yang rusak, kinerja mesin memerlukan lebih

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

RUSAK - Ruas jalan Kretek-Ragatunjung yang rusak sangat dikeluhkan oleh pengguna jalan.

banyak bahan baker. Sementara kami tidak mungkin menaikan tarif seenaknya,” kata Majid (42), seorang sopir angkudes kemarin. Kondisi jalan yang rusak semakin sulit dilalui akibat lebar badan jalan yang tidak lebih dari tiga meter. Akibatnya, jika kendaraan roda empat berpapasan, maka salah satu di antaranya harus berhenti dan mengambil bahu jalan tersebut. Warga meminta kondisi tersebut segera diperbaiki, karena jalur tersebut merupakan lalulintas ekonomi masyarakat yang akan menuju Kecamatam Paguyangan maupun Bumiayu. ’’Jalan ini menjadi jalur utama

distribusi hasil bumi dan aktivitas warga menuju Paguyangan dan Bumiayu,” ujar Majid. Dasori, kepala Desa Kretek menyikapi kondisi yang terjadi di ruas jalan tersebut mengatakan, pihaknya sudah melakukan beberapa kali pengajuan perbaikan. Namun, hingga saat ini belum dapat terealisasi. ’’Perbaikan jalan menjadi prioritas kami yang diupayakan dalam beberapa usulan termasuk Musrenbang. Bagaimanapun juga jalur tersebut sangat dirasakan manfaatnya oleh warga, sehingga kami berharap akan segera mendapat perbaikan,” ucap Dasori. (pri)


SLAWI METROPOLIS

8

SABTU 27 MARET 2010

RADAR TEGAL

Proyek Diduga Digarap Tanpa SPMK

RSI PKU Muhammadiyah Kab.Tegal

0283-3448131

Asslkm, Bpk/Ibu anggota dewan yg trhormat, mhn infrmasinya knp skg proses pmbuatan KTP mnjd lm bgt,pdhl kmi dah mengjukan pmbuatan ktp dr bln januari smpe skg blm jd. Dr pihak kcmtn ktny blanko dr kabptn kosong? Sy sdh bolak balik k kcmtn ktny nanti2 bln dpn trus g da kpstian. Mhn dtindak lanjuti. Trmksh heri 081326998XXX

Komisi IV Bakal Sidak

OLAHRAGA Wartawan Dirikan Klik Futsal SLAWI – Lucu dan seru berbaur menjadi satu kalau melihat temanteman wartawan latihan di gedung futsal Kudaile setiap hari Sabtu. Lucu, karena hampir dipastikan tingkah polah mereka selalu mengundang tawa. Bahkan ada yang baru main dua menit minta diganti dengan alasan tidak kuat lari. Tapi itu dulu, ketika pertama kali teman-teman wartawan melakukan latihan futsal. Sekarang, malah teman-teman wartawan Slawi mendirikan klub tersendiri. Klik futsal, itulah nama yang dipilih teman-teman. Manajer Klik Futsal, Dwi Ariadi yang juga Redaktur di Harian Umum Suara Merdeka mengaku didirikannya klub futsal bagi teman-teman wartawan yang liputan di Slawi, salah satunya sebagai wahana mengakrabkan teman-teman yang ada di lapangan. Juga sebagai media refreshing setelah berkutat dengan pekerjaannya. “Nama Klik futsal diambil dari profesi teman-teman sendiri. Klik itu kami identikan dengan kamera. Untuk sementara, kami latihan bareng dengan teman-teman purna praja STPDN dan anggota dewan. Dan saat ini sudah banyak kemajuan dari teman-teman,” katanya. Soal pelatih, kata Dwi, klik futsal menunjuk Lugiono untuk membimbing teman-teman di lapangan. Karena Lugiono juga salah satu pelatih bola di Persekat, sehingga cocok untuk mendampingi teman-teman klik futsal latihan. Dan nyatanya, berkat gemblengan dari Lugiono, sekarang teman-teman sudah menunjukkan kemajuannya. “Soal bola dan kaos tim sudah diusahakan. Bahkan tempat latihan juga sudah ada. Soal anggaran, setiap latihan kami patungan Rp 20 ribu. Rp 10 ribu untuk membayar gedung dan sisanya untuk beli minuman dan kas. Harap maklum, karena latihan di gedung futsal Kudaile per jam Rp 85 ribu,” sambungnya. Klik futsal juga mengundang pada teman-teman yang belum bergabung untuk latihan bersama. Karena selain menjaga kesehatan, juga untuk mengakraban sesama kuli disket yang ada di lapangan. Dengan kekompakan ini, tentu saja sangat mendukung kinerja wartawan yang melakukan peliputan. “Silahkan saja teman-teman wartawan yang mau bergabung. Wong ini wadah kita untuk bersamasama menjaga kesehatan dan mempererat persaudaraan kok. Jadi kami terbuka pada siapa saja yang mau bergabung,” urainya. Sementara itu, salah satu pemain klik futsal, Castro dari wartawan Harian Sore Wawasan mengaku senang dengan olahraga ini. Selain dapat berkumpul dengan teman-teman, juga sekalian menjaga kesehatan lewat olahraga futsal. “Jujur saya senang, apalagi di lapangan ada juga dari kalangan eksekutif dan legislatif. Jadi kalau ada yang perlu saya tanyakan seputar pemberitaan, saya tinggal mendekati untuk dikonfirmasi,” ucapnya. Castro mengusulkan, agar latihan futsal ke depan menyewa di gedung Radja Futsal yang akan diresmikan hari Minggu ini. Selain gedungnya berstandar internasional, juga lapangannya pakai rumput sintetis. Sehingga sangat nyaman digunakan teman-teman untuk latihan. (guh)

CMYK

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

KELILING – Kapolres Tegal AKBP Wahyu handoyo bersama sejumlah perwira tengah berkeliling menuju ke lingkungan Pemkab Tegal.

Patroli Sambil Bersepeda Antisipasi Global Warming Aparat Kepolisian SETELAH berhasil dalam kebijakan lain dalam kinerjanya sebagai pelayan masyarakat, jajaran Polres Tegal kembali melakukan kegiatan barunya dalam upaya mengkondusifkan wilayah. Dengan melakukan patroli sepeda onthel, jajaran kepolisian Resor Tegal setiap Jumat melakukan patroli bersepeda sambil berolahraga. Selain anggota yang sengaja dibekali dengan sepeda onthel, sejumlah perwira termasuk Kapolres Tegal AKBP Wahyu Handoyo juga ikut pula melakukan patroli secara langsung dengan menaiki sepeda yang memang sudah dipasangi stiker bertulis-

kan polisi. Ya, dengan mengitari ruas jalan Kota Slawi, termasuk berkeliling di lingkungan Pemkab Tegal, dan juga memasuki sejumlah gang di perkampungan. Kegiatan patroli bersepeda ini juga diciptakan untuk mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga dengan bersepeda. Selain itu juga sebagai salah satu upaya untuk lebih mendekatkan polisi dengan masyarakat. ‘’Ya, kegiatan patroli bersepeda sudah merupakan agenda kami tiap hari Jumat pagi. Hal ini dilakukan setelah berolahraga bersama yang langsung dilanjutkan dengan melakukan patroli ke sudut kota Slawi,’’ kata Kapolres Tegal AKBP Wahyu Handoyo SE melalui Kasat Lantas AKP Yuliantoro didampingi Kaur Regident Ipda Marjuni, kemarin. Menurutnya, banyak manfaat

dalam patroli bersepeda. Sebab, selain bisa langsung berkomunikasi dengan masyarakat. Kegiatan patroli bersepeda pada pagi hari juga bisa menyehatkan. ‘’Tak hanya itu, patroli bersepeda ini juga dalam rangka global warming. Sebab, dengan tidak menggunakan ranmor, paling tidak juga bisa mengurangi adanya polusi udara. Bahkan, kami juga pernah mengadakan kegiatan menutup jalan terkait hari bebas kendaraan,’’ tandasnya. Diharapkan dengan kegiatan tersebut, upaya pihak kepolisian dalam mengantisipasi global warming ini mendapat dukungan masyarakat. Karena selain itu, kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari upaya mendekatkan dengan masyarakat melalui patroli yang digelar secara rutin. (agus wibowo)

SLAWI - Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal berjanji akan segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke semua proyek Dinas Kesehatan tahun anggaran 2010 nanti. Karena ada dugaan beberapa proyek penunjukan langsung di Dinkes sudah mulai dikerjakan tanpa ada Surat Perintah Melaksanakan Kerja (SPMK). Hal ini dikatakan Sekretaris Komisi IV, Teguh Widiarso SKom, Jumat (26/3) kemarin di ruang komisi. Kata Widi, salah satu proyek penunjukkan langsung yang diduga sudah dikerjakan tanpa ada SPMK adalah proyek pavingisasi senilai Rp 50 juta di eks kantor Kecamatan Adiwerna, yang rencananya akan dijadikan Puskesmas. Kalau dalam sidak nanti ternyata benar proyek pavingisasi sudah dikerjakan tanpa SPK, Komisi IV akan segera memanggil Dinkes untuk klarifikasi. “Ini memang aduan murni dari masyarakat. Makanya kami akan langsung mensikapi ini dengan serius. Kalau dugaan itu benar, kami patut mempertanyakan apa maksud semua ini. Dan persoalan ini akan dibahas serius oleh teman-teman di Komisi IV,” katanya. Dalam sidak nanti, lanjut Widi, Komisi IV akan melihat berapa meter proyek paving yang menelan anggaran Rp 50 juta ini. Kalau memang sudah sesuai, baru melangkah kenapa belum diterbitkan SPMK. Kalau nanti alasannya masuk diakal, Komisi IV akan memaklumi. Tapi kalau tidak, pemegang kebijakan harus bertindak tegas. “Dalam melangkah kami tidak mau gegabah, kami akan cek dulu ke lapangan. Benar tidak proyek ini sudah dikerjakan, dan apa benar proyek ini belum memiliki SPMK. Mudah-mudahan aduan yang masuk tidak benar. Karena kalau benar, akan muncul pertanyaan dari kami, kenapa bisa begitu. Karena aturan tentang itu sudah ada,” imbuhnya. MELANGGAR ATURAN Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Tegal Rojikin AH akan terus memberi semangat pada lembaga yang dipimpinnya untuk terus berbuat kritis dalam mensikapi kebijakan yang dilakukan eksekutif. Kalau dalam sidak nanti benar ada penyimpangan, dewan tidak segan-segan untuk memanggil Dinkes untuk dimintai keterangan. “Kalau dugaan itu benar, berarti Dinkes melanggar aturan. Dan tentu sanksinya sudah jelas diatur di sana. Mudahmudahan saja dugaan ini salah, jadi tidak persoalkan. Dan kami akan terus melakukan sidak, baik ada aduan maupun tidak, karena itu sudah menjadi tugas kami melakukan pemantauan,” akunya. Soal aduan, kata Rojikin, Dewan sering mendapat surat aduan, baik dari masyarakat maupun dari dalam lingkungan eksekutif sendiri. Semua aduan itu akan ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan komisi. Hanya saja, tentunya akan dipilah mana yang menjadi prioritas untuk disikapi dulu. Namun pada dasarnya, semua aduan masyarakat akan tetap disikapi oleh dewan. Demikian juga dengan persoalan dugaan proyek paving puskesmas yang belum mengantongi SPMK di Dinkes. (guh)


ENTERTAINMENT

SABTU 27 MARET 2010

9

RADAR TEGAL

MAIA ESTIANTY

Imam S Arifin

Punya 7 Ribu Karyawan

Diancam 12 Tahun

TAK banyak yang tahu ternyata selain menjadi musisi, Maia Estianty juga sebagai seorang pengusaha. Ia mengaku mempunyai tujuh ribu karyawan di perusahaan bidang penyalur tenaga kerja. “Orang mungkin berpikir aku hanya seorang musisi dan penyanyi, tapi di luar itu aku juga punya perusahaan outsourcing yang kini sudah ada tujuh ribu karyawan dan tersebar di beberapa perusahaan,” akunya. Maia mengakui profesinya itu saat ditanya wartawan soal niat membantu perempuan yang menjadi kepala keluarga seperti dirinya. Tak hanya sebatas niat, Maia pun mengaku sedang membantu seorang perempuan kepala keluarga. Perempuan itu adalah kakaknya sendiri yang mempunyai suami tak

mampu bekerja. “Aku nggak mau bilang janda, tapi Pekka (Perempuan Kepala Keluarga-red),” kata Maia saat ditemui di acara ‘Dove Sisterhood’ di Plaza Senayan XXI Lounge, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (26/3). Maia pun memberi tahu salah satu perempuan yang dikaguminya, yaitu mamanya sendiri. Bagi Maia, mamanya adalah perempuan yang luar biasa karena telah berhasil membesarkan anak-anaknya, termasuk dirinya hingga sukses menjadi musisi ternama. Melihat pengorbanan sang mama dan merasakan perjuangan dirinya sebagai Pekka, Maia pun berniat membantu Pekka lainnya. Salah satunya dengan memperkerjakan para Pekka di perusahaan outsourcingnya. (ebi/eny)

POLISI akhirnya memberikan keterangan terkait hasil pemeriksaan pedangdut Imam S Arifin, setelah melakukan pengembangan kasus sekitar 12 jam. Polisi dapat memastikan bahwa selain barang bukti viagra juga ditemukan serbuk putih jenis amphetamine yang masuk dalam golongan narkoba. “Dari hasil penangkapan kemarin yang kita temukan viagra dan satu paket serbuk putih, setelah itu barang bukti tersebut kita cek ke labkrim (laboratorium kriminal, red) dan hasilnya positif,” ungkap Wakapolsek Sawah Besar Ajun Komisaris Polisi Prasetio, SH. Mantan suami Nana Mardiana resmi menjadi tersangka dan akan dijerat dengan pasal 112 UU Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal empat tahun dan maksimal 12 tahun. Selain itu, setelah polisi melakukan pengembangan kasusnya juga ditemukan barang bukti lain yang ditemukan di tempat tinggalnya di Gading Mediteranian Apartemen, Kelapa Gading Blok G No. 6 Jakarta. “Kita temukan adanya penambahan barang bukti berupa tiga cangklok (alat penghisap, red) sekarang masih di BNN sedang diperiksa, tiga alat penghisap atau bong, ada kompornya dan ini sisa narkoba sekitar 8 paket abis pakai, satu sedotan panjang putih, 3 alumunium foil bekas pakai,” ungkap Wakapolsek. “Semua barang bukti yang ada di atas belum termasuk dari hasil penangkapan kemarin berupa satu paket serbuk putih seberat 0,5 gram dan 4 butir viagra,” tambahnya menegaskan. Saat memberikan keterangan Imam S Arifin duduk di tengah, didampingi Kanit Narkoba Aulia Manaf, SH dan Wakapolsek Sawah Besar Ajun Komisaris Polisi Prasetio, SH. Namun yang bersangkutan menolak untuk memberikan komentar. “Saya no comment saja dan ada waktunya saya akan bicara,” ungkap ayah satu anak ini. (kpl/hen/dar)

DEMIAN ADITYA

Sebarkan Visi Sulap ke Surabaya DEMIAN Aditya tampaknya semakin serius terjun di dunia pendidikan kursus sulap. Setelah beberapa cabang di Jakarta dibuka, suami Yulia Rachman ini kembali meresmikan Demian’s Magic Academy Surabaya yang berada di Graha Insan Mulia, Jalan Medokan, Semampir Indah No. 99-101. Menurut Demian, untuk mewujudkan visinya menyebarluaskan ilmu sulap, dirinya membuat terobosan baru dengan menggabungkan dunia pendidikan dengan sulap. Konsep pengajaran Demian sendiri menerapkan pengenalan diri, kreativitas dan psikologis dengan bermain, jadi berbeda dengan pendidikan formal. “Untuk mewujudkan visi tersebut, Demian melakukan terobosan dalam dunia sulap dengan menggabungkan aspek-aspek pendidikan di dalamnya.” (kpl/buj/bun)

Ruangan Terbatas Aula Disulap jadi ... dari halaman 3

Bawa Samurai, Siswa Dikeler dari halaman 3 Pelaku bersama 82 rekan sekolahnya sempat dihentikan petugas Pos Polisi Gudang Garam, ketika menumpang mobil bak terbuka. Mereka berencana meluncur ke Pantai Alam Indah (PAI) menghabiskan waktu libur, saat kakak kelasnya menjalani UN. Ketika dihentikan petugas, Kanit Laka Iptu Awang dan Ka-

sat Intelkam AKP Suwartoyo langsung melakukan identifikasi dan mendata pelajar secara detail. Hingga giliran pemeriksaan pada diri pelaku, keduanya menemukan sebilah samurai yang diselipkan di celana seragam sekolahnya. Kapolresta AKBP Drs Ahmad Husni melalui KBO Reskrim Iptu Heriyanto SH menyatakan, paska pendataan dilokasi 83 siswa SMK tersebut digiring Kasat

Intelkam ke mapolresta. “Dia sempat diberi arahan langsung oleh Kapolresta sebelum diijinkan pulang. Untuk pemilik samurai, tetap kami tahan dan akan diproses sesuai ketentuan hukum yang ada,” terangnya, Jumat (26/3). Dia juga menyatakan proses penyidikan awal dilakukan Unit 1 Reskrim untuk selanjutnya bakal dilimpahkan pada Unit Perlindungan Perempuan dan

Anak (PPA). “Dalam kasus ini yang bersangkutan bakal dijerat dengan pasal 2 UU Darurat nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam. Dari pengakuan sementara dia sengaja membawa samurai untuk berjaga-jaga selama berada di wilayah orang lain. Dia bersama rekan-rekannya berniat menuju PAI untuk mandi dan berenang. (her)

UN di Kota Tegal berjalan sangat jujur. Kalaupun ada temuan pelanggaran, kami rasa itu masih batas kewajaran. Temuan kami hanya ada siswa yang masih membawa Hand Phone (Hp) dan saling contek dengan sesama peserta UN. Itupun jumlahnya sangat minim, hanya satu sampai tiga orang saja,” jelasnya. Ditambahan Sisidiono, kondusifitas pelaksanan UN SMA/ SMK/MAN harus bisa dipertahankan, sampai dalam pelaksanan UN SMP/Mts dan SD/ MI mendatang. Kesiapan panitia, dalam hal ini Dinas Pendidikan (Disdik) UPPD, serta elemen terkait lainnya harus benar-benar disiapkan jauh-jauh hari. Sehingga dalam pelaksanaan UN SMP/ MTs, dan SD/MI bisa berlangsung seperti dalam pelaksanan UN SMA/SMK/MAN. “Dalam pelaksanaan UN SMP/MTs, dan SD/MI kami juga akan menerjunkan tim pengawas independen, untuk menekan terjadi kecurangan

dan pembocoran soal. Seperti dalam pelaksanaan UN SMA/ SMK/MAN, untuk kondusifitas serta agar siswa tidak terganggu dalam pelaksanan UN SMP/MTs dan SD/MI kami minta pejabat dan anggota DPRD tidak masuk ruangan,” tambahnya. Anggota Komisi I DPRD Kota Tegal, H Harun Abdi Manap, mengungkapkan, pelaksanaan UN SMA/SMK/MAN yang dinilai kondusif, dan diyakini tidak ada kecurangan atau pembocoran soal diharapkan bisa diterapkan pada pelaksanaan UN SMP/MTs dan SD/ MI. Hal ini perlu, sehingga tingkat kelulusan di Kota Tegal benar-benar sesuai kemapuan siswa. Bukan karena rekayasa, ataupun kecurangan dari oknum. “Kami rasa semua pihak, harus ikut andil dalam pelaksanan UN. Sehingga UN bisa berlangsung aman dan jujur, tanpa ada kecurangan apapun,” ungkap Harun. (hun)

Kebocoran Hanya Isu dari halaman 3 Menurut Sisdiono, tim pengawas independen yang berasal dari Dewan Pendidikan dan lima perguruan tinggi yang ada di Kota Tegal, antara lain UPS Tegal, PGSD UNES, STMIK AMIK, Akper Pemkot, dan Politeknik Harapan Bersama menerjunkan 51 personil pengawas. Secara bergiliran, tim pengawas independen bertugas mengawasi proses pelaksanaan UN 15 SMK, 12 SMA dan 1 MAN. Pengawasan dilaksanakan baik saat proses pengerjaan soal, peng am bilan soal di sub rayon maupun mengantarkan Lembar Jawaban Ujian (LJU) ke sub rayon. “Walaupun diluar senter diberitakan adanya dugaan bocoran soal, tapi kami jamin proses pelaksanan UN SMA/ SMK/MAN di Kota Tegal berjalan dengan jujur dengan tetap memperhatikan penandatangan fakta integritas beberapa waktu

lalu. Sehingga kami jamin dalam pelaksanaan UN tahun ini tidak ada kecurangan, apalagi sampai pembocoran soal,” tutur Sisdiono. Dijelaskan Sisdiono, pengamanan soal UN sangat ketat, karena soal berada di salah satu ruangan sub rayon dengan jumlah pengamanan tiga pintu. Dan masing-masing kunci pintu dipegang orang yang berbeda, sehingga sangat mustahil ada pemmbocoran soal. Belum lagi proses pengambilan soal, saat pengambilan soal semua Kepala Sekolah dikawal tim pengawas independen. Sedangkan untuk keamanan soal di sekolah, minimal tiga persinil aparat kepolisian berjaga-jaga. Belum lagi proses pengantaran LJU, sekolah hanya diberi waktu sekitar dua belas menit untuk menata LJU. Selanjutnya, dengan pengawalan dan pengawasan ketat LJU dikirim ke sub rayon. “Ini riil berdasarkan hasil pengawasan kami, pelaksanan

dari halaman 3 Rukayah Ibu Rumah Tangga KENDATI masih menjadi momok bagi pelajar, pelaksanaan UN SMA/ MA dan SMK tahun ini memang sangat berbeda dengan tahun sebelumnya. Karena, tahun ini diadakan ujian ulangan. Dengan demikian mental siswa tidak begitu nerves. Karena jika tidak lulus bisa langsung mengikuti ujian ulangan. “Untuk mempersiapkannya, anak kita jaga kesehatannya. Kemudian diberikan waktu yang cukup untuk belajar. Baik disekolah ataupun di tempat bimbingan belajar. Saya memprediksi tingkat kelulusan tahun ini akan meningkat dan hasilnya berkualitas,” ujarnya. (adi)

MEMANG soal-soal UN kali ini lebih mudah daripada soalsoal try out. Namun, dalam mengerjakannya, tetap membutuhkan konsentrasi tinggi. Meski begitu, dia optimis bisa lulus, tanpa harus mengikuti ujian susulan. Mengenai banyaknya isu kebocoran, menurutnya itu sudah pasti akan terjadi. Karena melihat tahun-tahun sebelumnya pun pasti muncul isu tersebut. Namun kenyataannya tidak ada yang bisa dibuktikan. “Kalau kita memang benar-benar belajar, saya rasa bisa menghadapi semua soal ujian. Karena soalnya lebih mudah dari saat latihan. Yang penting belajar-dan belajar serta diiringi doa,” tuturnya. Dia juga berharap bisa lulus dengan nilai yang memuaskan. Karena dia memiliki tarjet masuk PTN terkemuka. (adi)

gub, Pilwalkot, Pileg maupun Pilpres mendatang. Sedangkan aset lainnya yang dimiliki KPU, antara lain 3 unit mobil dan beberapa sepeda motor. Sedang gedung hanya pinjam pakai, karena sebenarnya milik PU Pengairan,” tuturnya. Ketua KPU Kota Tegal, KH Saifudin Zuhri Madrais, mengungkapkan, walaupun aula KPU sudah beralih fungsi jadi gudang, untuk menyimpan eks logistik Pileg dan Pilpres. Tapi kondisi semacam ini tak menganggu aktivitas kegiatan KPU, semua rencana kegiatan KPU pada tahun 2010 tetap bisa dilaksanakan sesuai perencanaan awal. Sambil menunggu proses lelang eks logistik, pihaknya memanfaatkan ruang anggota KPU untuk jadi ruang rapat sementara. “Kami berharap eks logistik Pileg dan Pilpres dilelangkan, apalagi sudah ada surat dari Sekjen. Dengan begitu, kami bisa kembali memanfatkan aula sebagai ruang pertemuan. Agar hal ini tidak terulang lagi, kami butuh perhatian pemerintah untuk menyediakan gudang. Sehingga logistik atau eks logistik bisa tersimpan dengan aman, tanpa harus menggusur fungsi ruangan yang ada,” ungkap Saifudin. (m saekhun)

Melahirkan dengan Relaksasi ... dari halaman 3 Jika sudah memahaminya hamper dipastikan, persalinan yang ditanganinya pasti berjalan lancar dan hasilnya maksimal. “Di daerah-daerah bidan masih merupakan tujuan utama orang yang akan melahirkan. Karenannya sangat perlu sekali mendapatkan

metode tersebut,” urai dia. Dia mengaku sudah merasakannya sendiri saat sebelum menggunakan metode ini dan sesudahnya. Hasil yang didapatkan sangat menunjukan angka kenaikan yang signifikan. Dimana ibu melahirkan bisa tidak merasakan sakit. Ketika saat persalinan metode ini di-

gunakan. “Pelatihan ini merupakan kali kedua yang digelar. Nantinya masih ada pelatihan-pelatihan lainnya. Diharapkan bidan-bidan di Tegal dan sekitarnya bisa mengikutinya. Karena metode ini sangat efektif mengurangi angka kematian saat melahirkan,” pungkasnya. (*)

Sampah Terminal Dikosek Habis

Lebih Ketat dari Tahun 2009 Lalu Apoen Siswa SMK Dinamika Kelas III Otomotif 1

Tak mustahil, beberapa tamu sempat kaget. Karena gunungan eks logistik Pileg dan Pilpres hampir memenuhi ruangan aula, sehingga membuat suasana kumuh. Untung saja akhir-akhir aktivitas KPU minim, karena hanya program tahunan saja. Sedangkan agenda pesta demokrasi, paling terdekat pada tahun 2013, yakni Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng dan Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Tegal. Sehingga pengalihan fungsi aula jadi gudang tak pengaruhi kinerja KPU, selaku pelaksana pesta demokrasi. Sekretaris KPU Kota Tegal, Ali Rosydi, Jumat (26/3), mengatakan, karena tidak memiliki gudang, maka terpaksa sambil menunggu proses lelang semua eks logistik disimpan dalam aula. Karena jumlah ekl logistik cukup banyak, sehingga hampir semua ruangan aula dipenuhi eks logistik. Tapi hal ini masih untung, karena Kota Tegal hanya ada 4 kecamatan. Kalau wilayahnya seperti Kabupaten Tegal atau Brebes, mungkin aula tak bisa menampung eks logistik Pileg dan Pilpres. “Pemanfaatan aula untuk gudang itu hanya bersifat sementara, karena kalau tidak

ditaruh di aula bisa-bisa eks logistik rusak. Sebab eks logistik mayoritas kertas, sehingga kalau kena hujan atau air dapat dipastikan rusak dan tidak bisa dimanmfaatkan lagi. Atas kondisi ini, kami rasa keberadaan gudang KPU sangat dibutuhkan,” kata Ali. Dijelaskan Ali, pemanfaatan aula untuk gudang sementara juga sudah melalui persetujuan anggota KPU, apalagi saat ini kegiatan rapat-rapat anggota KPU tidak terlalu padat. Sehingga untuk sementara kegiatan rapat dialihkan ke ruang anggota KPU, sehingga aktivitas KPU tak terganggu. Walaupun aula sudah beralih fungsi, jadi gudang eks logistik. Menurutnya, sesuai surat dari Sekjen KPU Pusat yang diterima beberapa waktu lalu, sudah diperbolehkan eks logistik Pileg dan Pilpres dilelang. Namun untuk teknis pelelangannya, pihaknya sedang melakukan konsultasi ke kantor Pelayanan Piutang dan Lelang Negara (KP2LN) Tegal, yang berada di Jl KS Tubun. “Setelah ada jawaban, kami akan langsung melakukan proses lelang eks logistik Pileg dan Pilpres. Sedangkan untuk kotak daan bilik suara tetap disimpan, untuk dijadikan aset. Sebab akan dimanfaatkan lagi, saat Pil-

Sisdiono Ahmad Ketua DPK Kota Tegal WALAUPUN di luar senter diberitakan adanya dugaan bocoran soal, tapi UN kali ini dijamin berjalan jujur. Dasarnya, sudah dilakukan penandatanganan fakta integritas. Sehingga, DPK berani menjamin pelaksanaan UN tidak akan ada kecurangan, apalagi sampai pembocoran soal. Pengamanan soal UN juga sangat ketat, karena soal berada di salah satu ruangan sub rayon dengan jumlah pengamanan tiga pintu. Dan masing-masing kunci pintu dipegang orang yang berbeda, sehingga sangat mustahil ada pemmbocoran soal. Belum lagi proses pengambilan soal, saat pengambilan soal semua kepala sekolah dikawal tim pengawas independen. Sedangkan untuk keamanan soal di sekolah, minimal tiga persinil aparat kepolisian berjag-jaga. Belum lagi proses pengantaran LJU, sekolah hanya diberi waktu sekitar 12 menit untuk menata LJU. Selanjutnya, dengan pengawalan dan pengawasan ketat LJU dikirim ke sub rayon. (hun)

dari halaman 3 Ketua Pania yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Permukiman dan Tata Ruang (Diskimtaru), A Sugeng Prihadi, mengatakan, kegiatan dilaksanakan mulai pukul 07.00 WIB sampai selesai diikuti sebanyak 500 peserta dari berbagai instansi. “Kerja bakti massal ini tidak pandang bulu. Jadi, baik itu pejabat ataupun bawahan, semua turun langsung kelapangan. Mereka membersihkan seluruh areal Terminal Bus. Karena di situ merupakan salah satu titik pantau penilaian Adipura,” katanya disela-sela kegiatan. Dari jumlah peserta tadi, lanjut Sugeng, dibagi menjadi 14 kelompok. Sedangkan lokasi yang dibersihkan sebanyak 8 tempat. Di Antaranya jalur Pantura depan Terminal, bagian dalam dan belakang Terminal, ruas jalan depan Kantor Pengadilan Agama (PA), dan lainnya. Selain kerja bakti massal dari Kantor Lingkungan Hidup (KLH) juga menanam 50 pohon

di wilayah yang sama. Kepala KLH, Sugeng Suwaryo, menjelaskan, penanaman pohon ini guna kesejukan di wilayah terminal. Sebab, di sini masuk dalam daerah yang tingkat polusi udaranya tinggi. “Jenis pohon yang ditanam antara lain Glodogan, Mahoni, dan Tanjung. Di tanam di beberapa lokasi yang penghijauannya kurang,” tuturnya. Sementara Walikota Tegal, Ikmal Jaya, menyampaikan, kerja bakti massal ini sebagai motifasi bagi masyarakat. Yang

nantinya juga akan diteruskan masyarakat secara rutin didaerah masing-masing melalui kecamatan dan kelurahan. “Bagi semua SKPD diharapkan memantau titk-titik yang sudah menjadi tanggung jawabnya, setelah kegiatan ini. sehingga kebersihannya bisa tetap terjaga, tidak hanya pada saat sekarang saja, tetapi berkelanjutan. Kerja bakti masal ini juga merupakan wujud kekompakan antara pemerintah daerah dan instansi lainnya,” paparnya. (adi)


CMYK

10

SABTU, 27 MARET 2010

RADAR TEGAL

PROFIL Soekartono Widjojo

Bermanfaat Bagi yang Lain USIA senja bukan suatu halangan bagi Soekartono Widjojo untuk bisa membantu orang lain. Jika dapat menolong, pria kelahiran 9 September 1935 ini merasa sangat senang. Pensiunan BRI Cabang Tegal tahun 1991 ini pantang untuk menerima imbalan dari orang yang ditolongnya. Sebab, semua dilakukannya dengan tulus ikhlas tanpa pamrih. ‘’Niat saya hanya menolong, selebihnya ya tidak ada,’’ ungkapnya. Misalnya saat diminta untuk menyembuhkan sakit seseorang, pria yang memiliki nama udara Anjar ini hanya sebagai perantara atau alat dari Tuhan saja. Sehingga berkah atau kemampuan ini memang harus diamalkan dan dimanfaatkan untuk orang lain. Ayah Retno Larasati, Sri Haryanti dan Indro Gunawan ini, menyukai, langgam jawa atau campursari sejak lama. Menurutnya, ada ketenangan yang didapatkan dengan mendengarkan tembang-tembang daerah ini. Sehingga hampir semua program yang mengusung tembang jawa atau campursari diikutinya. Tidak hanya fanatik pada satu stasiun radio saja, namun beberapa yang lain juga diikutinya. ‘’Kebetulan

LAELA NURCHAYATI/RATEG

jamnya berbeda, jadi bisa didengarkan semua,’’ tambahnya. Koleksi tembang jawa di rumahnya juga tidak sedikit. Bahkan beberapa diantaranya berada di tempat lain karena dipinjam teman. Kecintaannya dan kesukaannya akan tembang jawa dan campursari ini sempat menarik perhatian salah satu anggota dari luar kota. Dia sengaja mencari informasi hanya untuk menemui dan berkenalan dengan kakek satu ini. Saat ini, Soekartono berharap aset daerah tersebut bisa dilestarikan oleh generasi penerus. Di mana mereka bisa menyukai atau menggemari tembang-tembang jawa ini sejak muda. Hal ini sebagai upaya regeanerasi khususnya untuk melestarikan budaya daerah kita. (ela)

Komunitas Penggemar Musik Radio

WADAH SILATURAHMI Hingga Ajang Cari Jodoh

KEMAJUAN teknologi mendobrak batasan manusia dalam bersosialisasi. Hanya melalui sambungan udara, kita bisa berkomunikasi dan menambah banyak teman. Salah satunya lewat sarana stasiun radio sebagai wadah komunitas pecinta musik, khususnya beberapa jenis musik. Di antaranya adalah musik campursari dan musik india. Masing-masing jenis musik ini memiliki penggemar tersendiri dengan segmentasi yang berbeda. Bahkan komunitas ini membentuk wadah sesama pehobi dengan segudang kegiatan yang dilakukannya. ‘’Untuk pecinta musik campursari, langsung membentuk paguyuban dengan nama Sekar Wangi tiga bulan setelah program senggal senggol di La Bamba FM diudarakan tahun 2006 lalu,’’ ungkap Soekartono W. Ketua paguyuban ini ditunjuk secara aklamasi hingga sekarang belum berganti kepengurusan. Sebelumnya sempat ada kelompok sama dari program radio swasta lainnya. Hanya saja intensitas pertemuan dan jumlah anggota yang semakin sedikit mengharuskan paguyuban bernama Puspito Arum ini berhenti atau vakum beberapa waktu. Paguyuban yang beranggotakan seratusan penggemar tersebut merupakan wadah silaturahmi bagi sesama penyuka tembang jawa. Disini

LAELA N/RATEG

JALINAN PERSAHABATAN – Keakraban sesama pendengar radio, kerap berlanjut hingga ke jenjang yang lebih tinggi seperti pernikahan.

mereka bisa berinteraksi dengan sesama penggemar atau penyiarnya. Bahkan, pertemuan mereka tidak hanya lewat udara saja. Namun sudah pada pertemua fisik sebenarnya, dengan menggelar kegiatan rutin tiap dua bulan sekali. Kegiatan ini dilaksanakan dengan lokasi berbeda, bergilir diantara anggota. ‘’Jadi kami tahu dimana tempat tinggal anggota lainnya,’’ kata

Soekartono. Dengan demikian, hubungan yang terjalin antar anggota paguyuban Sekar Wangi ini tidak sekedar hobi saja. Namun, sudah seperti saudara atau keluarga sendiri. Awalnya paguyuban ini hanya beranggotakan 15 orang. Namun ternyata banyak sekali penggemar yang tersebar di wilayah eks karisidenan Pekalongan. Sebab, Radio La Bamba

bisa terdengar di wilayah pantura mulai Brebes hingga Batang. Pria dengan nama udara Anjar ini mengakui sebagian besar anggota paguyuban sudah lanjut usia. Namun tak jarang juga yang masih muda menyukai lagu-lagu tradisional ini. Selain untuk melestarikan budaya jawa, pihaknya juga berkeinginan untuk mengajak yang lebih muda agar me-

nyukai salah satu warisan leluhur tersebut. Salah satunya dengan mengajari bahasa jawa sedikit demi sedikit saat on line. Sehingga penyiarnya pun mendapatkan ilmu tambahan, sekaligus juga pendengar di rumah. Terlebih saat ini bahasa jawa semakin sedikit digunakan di lingkungan masyarakat jawa itu sendiri. Dengan langkah ini, diharapkan bahasa jawa tetap digunakan dan dikenalkan dalam kehidupan sehari-hari. Komunitas pecinta musik ini tidak sekedar ajang silaturahmi saja. Namun tak jarang digunakan sebagai langkah mencari jodoh. Seperti yang banyak terjadi di Fans Berat India (FBI) radio Sebayu FM Tegal. Beberapa anggota menemukan jodohnya setelah bergabung dengan kelompok ini. ‘’Sebagian besar memang hanya menjalin sebagai kekasih saja, tapi nggak sedikit juga yang sampai ke pelaminan,’’ ungkap Govandi selaku koordinator FBI Sebayu Tegal. Saat ini, sedikitnya 500 anggota tergabung dalam komunitas pecinta hits india di Slawi, Brebes dan Tegal. Mereka bersatu dengan sarana hobi yang sama. Kelompok ini juga menjadi ajang pembelajaran atau sharing informasi dan pengetahuan antar sesama anggota baik dalam hal pendidikan, pekerjaan maupun keseharian. (laela nurchayati)

Perjalanan Musik Campursari

LAELA NURCHAYATI/RATEG

PENTAS – Kelompok Seni Cakra Budaya menunjukkan eksistensinya melalui pertunjukkan yang tak pernah lekang oleh jaman.

Beri Informasi Melalui Musik dan Peran KEMAJUAN peradaban diiringi pergeseran budaya tidak menghalangi sejumlah pertunjukan rakyat tardisional menunjukkan eksistensinya. Seperti yang dibuktikan kelompok seni Cakra Budaya. Kelompok seni ini memberikan informasi melalui pertunjukkan musik dan peran. Cara ini merupakan salah satu alternatif yang digunakan pemerintah atau lembaga tertentu dalam menyampaikan pesan atau materi kepada masyarakat. Sehingga tidak monoton dan menjemukan bagi sasaran yang dituju. Dengan penampilan musik dan seni peran yang dimainkan, bisa menjelaskan program ataupun informasi kepada masyarakat sehingga mudah dan enak dipahami. Salah satu kelompok seni tradisional yang mulai menjalankan misi ini yaitu Cakra Budaya. Kelompok seni ini bermarkas di Jl Bawal Gang 8 RT 09 RW 03 Kelurahan Tegalsari Kecamatan Tegal Barat. Dengan kekuatan sekitar 20 personel, mereka menunjukkan eksistensinya sejak tahun 1984. Di bawah pimpinan Ragil Suloso, Cakra Budaya menyu-

guhkan kepiawaiannya di atas panggung seluruh Jawa Tengah. Sejak awal kelompok ini sudah mengelilingi Jawa Tengah di bawah bendera Cakra Budaya. Awalnya grup tersebut hanya kelompok campursari dan jaipong saja. Seiring meningkatnya jam terbang di sejumlah wilayah, kelompok seni tersebut mampu membawakan beragam pertunjukkan atau biasa disebut all round. Di antaranya pementasan wayang, ketoprak, hingga lawak atau komedi bahasa Portugal alias Purwokerta dan Tegal. Saat ini personel yang masih aktif dalam tiap pertunjukan sekitar 12 orang saja. Masingmasing membawakan alat atau menjadi lakon dalam cerita yang dibawakan. Instrumen yang melengkapi pementasan ini antara lain, gamelan, kendang, gong, serta organ. Salah satu aksi kelompok seni tradisional Cakra Budaya dipanggung tatkala membawakan tema pencegahan bahaya narkoba. Dengan bahasa seharihari masyarakat serta pembawaan pemain yang lucu memudahkan pesan tersebut sampai ke sasaran. (ela)

ISTILAH campursari dalam dunia musik nasional Indonesia mengacu pada campuran atau crossover beberapa genre musik kontemporer Indonesia. Nama campursari diambil dari bahasa Jawa yang sebenarnya bersifat umum. Musik campursari di wilayah Jawa bagian tengah hingga timur khususnya, terkait dengan modifikasi alat-alat musik gamelan. Sehingga dapat dikombinasi dengan instrumen musik barat, atau sebaliknya. Dalam kenyataannya, instrumen-instrumen ‘asing’ ini ‘tunduk’ pada pakem musik yang disukai masyarakat setempat seperti langgam Jawa dan gending. Campursari pertama kali dipopulerkan oleh Manthous dengan memasukkan keyboard ke dalam orkestrasi gamelan pada sekitar akhir dekade 1980-an melalui kelompok gamelan “Maju Lancar”. Kemudian secara pesat masuk unsur-unsur baru seperti langgam Jawa atau keroncong serta akhirnya dangdut. Pada dekade 2000-an telah dikenal

bentuk-bentuk campursari y ang merupakan campuran gamelan dan keroncong misalnya Kena Goda dari Nurhana, campuran gamelan dan dangdut, serta campuran keroncong dan dangdut atau congdut yang lebih populer dari lagulagu Didi Kempot. Meskipun perkembangan campursari banyak dikritik oleh para pendukung kemurnian aliran-aliran musik ini, semua pihak sepakat bahwa campursari merevitalisasi musik-musik tradisional di wilayah tanah Jawa. Ada beberapa tokoh campursari, namun yang patut untuk dibicarakan di sini karena pengaruhnya yang cukup kuat adalah Manthous dan Didi Kempot. Pria kelahiran Desa Playen, Gunung Kidul tahun 1950 ini mulai menjajaki karirnya di Jakarta ketika berusia 16 tahun. Manthous sempat bergabung dengan orkes keroncong Bintang Jakarta pimpinan Budiman BJ. Kemudian, pada tahun tahun 1976, mendirikan grup band Bieb Blues berciri

DOK./RATEG

MELEGENDA – Jenis musik campursari menjadi alternatif pilihan yang diprediksi bakal melegenda.

funky rock bersama dengan Bieb anak Benyamin S. Bieb Blues bertahan hingga tahun 1980. Kemudian, Manthous bergabung dengan Idris Sardi, dalam grup Gambang Kromong Benyamin S. Selain itu, sebelumnya ia pernah juga menjadi pengiring Bing Slamet ketika tampil melawak dalam Grup Kwartet Jaya. Pada tahun 1993, Manthous mendirikan Grup Musik Campursari Maju Lancar Gunung Kidul. Garapannya menampilkan kekhasan campursari dengan langgam-langgam Jawa yang sudah ada. Ada warna rock, reggae, gambang kromong, dan lainnya. Ada juga tembang Jawa murni seperti Kutut Manggung, atau Bowo Asmorondono, dengan gamelan yang diwarnai keyboard dan gitar bas. Omzet penjualan mencapai 50.000 kaset setiap volume, tertinggi dibanding kaset langgam atau keroncong umumnya pada tah u n - t a h u n p e r t e n g a h a n 1990-an. Karya besarnya yang banyak dikenal oleh orang Indonesia adalah Getuk yang pertama kali dipopulerkan oleh Nurafni Octavia. Sampai sebelum akhirnya terkena serangan stroke, Manthous bersama Grup Campursari Maju Lancar Gunungkidul menjadi kiblat bagi para pencinta lagu-lagu langgam Jawa dan campursari. Didi Prasetyo atau Didi Kempot, adalah tokoh campursari paska-Manthous. Didi Kempot yang lahir di Solo, 31 Desember 1966, hanya jebolan kelas II SMA. Awalnya anak dari Ranto Eddy Gudel itu adalah seorang pengamen. Dari dunia “jalanan” itulah, lahir lagu-lagunya yang kemudian menjadi hit. Saat ini, nama Didi Kempot sangat terkenal dan selalu dikaitkan dengan langgam Jawa dan Campursari. (*)

LAELA NURCHAYATI/RATEG

KOMPAK - Fans Berat India (FBI) Sebayu Tegal tampil kompak saat foto bersama usia nonton bareng (nobar) Film Jeet di Bioskop Maya.

FBI Nonton Bareng ‘Jeet’ SELAIN menjalin hubungan lewat udara, anggota Fans Berat India (FBI) Radio Sebayu FM juga kerap mengadakan kopi darat. Diantaranya bertemu saat program favorit mereka, yaitu goyang bombay. Namun tak jarang juga FBI Sebayu ini menggelar acara yang cukup besar. Salah satunya dengan nonton bareng film Jeet di Bioskop Maya bulan Januari 2010 kemarin. Kegiatan ini diikuti puluhan anggota FBI yang tersebar di Tegal, Brebes, Slawi dan Pemalang. ‘’Ini salah satu langkah kami agar tetap solid,’’ ungkap Govandi, koordinator FBI Sebayu Tegal. Sehingga komunikasi atau pertemuan yang dilakukan tidak sebatas di udara saja dan tentang tembang-tembang hits india saja. Namun juga dengan kegiatan sekaligus refreshing

untuk semakin mengakrabkan masing-masing anggota. Rencananya, kegiatan serupa akan dilaksanakan kembali bulan mendatang. ‘’Untuk filmnya masih dirahasiakan, biar surprise nanti,’’ tambah Govandi. Pria yang sekaligus berprofesi sebagai penyiar acara goyang bombay ini cukup memanjakan penggemarnya. Diantaranya dengan up date tembang-tembang negeri Taj Mahal yang tengah hits. S elain itu dengan membacakan atau memutar lagi yang di request pendengar Goyang Bombay sebanyak mungkin. Sehingga semua permintaan penggemarnya bisa tersampaikan. ‘’Hanya saja terkadang waktu yang tidak memungkinkan, karena kita juga terbatas dengan durasi,’’ pungkasnya. (ela)


CMYK

SABTU, 27 MARET 2010

OLAHRAGA RADAR TEGAL

11

BEREBUT Kapten kesebelasan Real Madrid, Raul Gonzales (kanan) saling berebut bola dengan bek Getafe, Rafael Lopez (kiri) dalam putaran Liga Spanyol yang digelar di Stadion Alfonso Perez di Getafe, (25/3)

BELUM MAU DIGUSUR

MADRID - Omelan pelatih Real Madrid Manuel Pellegrini jelang laga melawan Getafe ternyata efektif untuk mendongkrak performa Cristiano Ronaldo dkk. Mereka bermain jauh lebih baik daripada saat mengal a hk a n S p orting Gijon Sabtu pekan lalu (20/3). Berkat penampilan prima itu, mereka sukses mempermalukan tuan rumah Getafe 4-2 di Coliseum Alfonso Perez dini hari kemarin (26/3). Victory dengan margin dua gol itu membuat skuadra Los Merengues -sebutan Real- kembali ke puncak klasemen sementara, menggusur Barcelona. Meski samasama mengumpulkan nilai 71 poin, lagi-lagi Real unggul pro-

2 GETAFE VS REAL MADRID 4

CMYK

duktivitas gol (5452). Untuk itu, Real harus bersyukur punya Ronaldo dan Gonzalo Higuain. Kedua legiun asing itu mencetak masing-masing dua gol yang semuanya dicetak di babak pertama. Tidak seperti pekan lalu, kali ini Pellegrini sangat puas dengan penampilan anak buahnya. Karena sudah unggul jauh sejak babak pembuka, mereka bahkan bisa mengendurkan tekanan demi menghemat tenaga. Maklum, Senin dini hari WIB besok mereka menghadapi derby berat melawan Atletico Madrid. “Kami berhasil memetik kemenangan di Coliseum, dan kembali ke puncak, rasanya memuaskan,”

ungkap Pellegrini, seperti dilansir AFP. Terakhir bentrok di Coliseum musim lalu, Real dipukul 3-1 oleh tuan rumah. Mengambil inisiatif serangan sejak awal laga, Real membuka skor saat laga baru berjalan 13 menit. Yakni lewat tendangan bebas superkeras Ronaldo dari jarak dekat yang menaklukkan kiper Getafe Oscar Ustari. Tujuh menit berselang, giliran Higuain menjebol gawang Ustari, setelah memanfaatkan umpan Rafael van der Vaart. Serbuan Real belum berakhir. Hanya selang tiga menit kemudian, Higuain memperbesar keunggulan mereka menjadi 3-0, kali ini menyelesaikan umpan Fernando Gago. Pada menit ke37, aksi individual Ronaldo dari sayap kanan menggenapi pesta Real. Namun, selang semenit kemudian, Getafe memperkecil ketertinggalan lewat Daniel Parejo. Penurunan intensitas Real di babak kedua sebenarnya cukup dimanfaatkan Getafe. Namun, barisan pertahanan baja Los Blancos tidak semudah itu ditembus. Azulones -sebutan Getafe- baru bisa mencetak gol kedua sepuluh menit jelang laga berakhir, yakni via gol Pedro Leon. Entrenador El Geta -julukan lain Getafe- Michel menyesal habis-habisan. Dia mengaku pasukannya memang tidak punya determinasi tinggi di babak pertama. Mereka bahkan tidak mencoba menghentikan Real, sehingga ketika tertinggal empat gol, timnya sangat sulit membalikkan keadaan. Kiper Real Iker Casillas sempat murka saat wasit David Borbalan mengesahkan gol pertama Getafe yang dicetak Parejo. Sebab, dalam proses gol itu, Parejo melakukan pelanggaran keras terhadapnya. Dia berupaya merebut bola yag sudah berada di dekapan Casillas dengan menekling kiper timnas Spanyol tersebut. Pellegrini sependapat dengan anak buahnya, bahwa wasit mestinya menganulir gol Parejo. “Saya tidak melihat tekling itu sebagai pelanggaran, gol itu sah,” kilah Michel. (na/jpnn)

Nani Teken Kontrak, Giggs Lirik Timnas MANCHESTER - Luis Carlos Almeida da Cunha atau yang familier dengan nama Nani memastikan masa depannya masih di Manchester United. Itu seiring kontrak empat tahun yang diteken Nani bersama United kemarin WIB (26/3). Nani akan berkostum Setan Merah - sebutan United - sampai Juni 2014. Karir Nani di United mengalami pasang surut. Dia digadang-gadang mengikuti jejak Cristiano Ronaldo ketika digaet dari Sporting Lisbon pada 2007. Tapi, penampilannya belum memuaskan sehingga jarang dimainkan sebagai starting eleven. Nani juga dinilai terlalu egois di lapangan. Nani tak kunjung menemukan performa terbaiknya sekalipun Ronaldo hengkang ke Real Madrid awal musim ini. Sempat beredar kabar winger 23 tahun itu bakal dilego musim depan. Tapi, penampilannya mulai meningkat dalam dua bulan terakhir. Kendati tidak mencetak banyak gol, Nani menyumbang banyak assist. “Nani merupakan pemain bertalenta dan dia banyak belajar dari pengalaman tiga tahun di klub kami,” kata Sir Alex Ferguson, pelatih United, sebagaimana dilansir MUTV Online. “Kami senang dia meneken kontrak baru dan saya yakin dia bakal mencetak banyak sukses di Manchester United,” tambahnya. Dalam kesempatan terpisah, Nani girang masih dipercaya United. “Di United, saya bisa terus bermain dengan para pemain terbaik dunia. Saya keranjingan meraih gelar demi gelar bersama klub ini,” tutur pemain yang mencetak 97 laga dan 12 gol di ajang resmi bersama United. Sementara itu, winger United lainnya, Ryan Giggs, tertarik kembali ke level internasional. Dengan kata lain, Giggs tengah memikirkan kemungkinan membela timnas Wales lagi. Giggs yang kini berusia 36 tahun itu pensiun dari Wales tiga tahun lalu dengan torehan 64 caps dan 12 gol. Kenapa tertarik comeback - Itu tak lepas dari cederanya Aaron Ramsey. Gelandang 19 tahun Arsenal itu mengalami cedera patah kaki kanan bulan lalu dan bisa absen sampai Oktober nanti. Di sisi lain, Wales sudah memulai kualifikasi Euro 2012 September mendatang. Lawan perdana The Dragons - julukan Wales - adalah Montenegro (3/9). Dengan kemampuannya yang masih lumayan kompetitif, Giggs dianggap bisa menutup absennya Ramsey. “Jika saya mendapat panggilan dari pelatih (pelatih Wales John Toshack, Red), saya bakal mempertimbangkannya. Seiring kegagalan Wales menembus Euro dalam 50 tahun terakhir, saya tidak bisa menutup peluang panggilan negara,” ujar Giggs seperti disitir dari The Western Mail. (dns/jpnn)


ALL SPORTS

12

SABTU 27 MARET 2010

RADAR TEGAL

SEPAK POJOK

Totti Inginkan Gelar Sebelum Pensiun KAPTEN sekaligus simbol AS Roma Francesco Totti telah pulih dari cedera lutut kambuhan. Striker berusia 33 tahun itu sudah menjalani latihan bersama rekan-rekannya dan diperkirakan dapat bermain saat menjamu Inter Milan, dini hari nanti. Memang, belum dipastikan apakah dia akan turun sebagai starter atau hanya sebagai pemain pengganti, tapi Totti menyatakan siap tampil. “Saya belum pastikan dia (Totti, Red) ikut bermain. Dia bilang siap, tapi kita lihat saja,” papar Claudio Ranieri, pelatih Roma, kepada Sky Sport. Bila Totti turun lapangan, tentu bisa menjadi tambahan ancaman bagi Inter. Sebab, kendati kerap cedera, Totti tetap menjadi pemain terproduktif di Roma. Buktinya, dia telah mencetak sepuluh gol di Serie A, lebih banyak daripada Mirko Vucinic (9 gol). Selain itu, tentu saja memberikan suntikan motivasi kepada Daniele De Rossi dkk. “Kapten kami telah kembali dan itu akan menjadi keuntungan besar bagi kami. Mari berharap dia bisa bermain sesuai standarnya,” harap Juan, defender Roma. Di sisi lain, Totti sangat ingin tampil dan menghadirkan kemenangan kepada timnya. Dengan begitu, jalan mereka menuju perburuan scudetto di Serie A semakin lapang. Apalagi, Totti sudah berambisi untuk merebut satu gelar lagi sebelum pensiun. “Pertandingan melawan Nerazzurri -julukan Inter- adalah salah satu laga paling spesial bagi kami dan seluruh kota ini. Selain itu, sebelum saya pensiun, saya ingin memenangkan sbuah gelar sekali lagi,? bilang Totti, seperti dilansir Tribalfootball. Dia menjelaskan, secara umum dia sudah menjalani karir yang hebat dan kehidupan pribadi yang menyenangkan. “Dalam kehidupan pribadi, saya telah memiliki segalanya. Sekalipun saya masih menginginkan anak lagi,” papar Totti. Sedangkan dari sisi profesional sebagai pemain, Totti ingin kembali memenangkan gelar penting seperti scudetto atau Coppa Italia. Kebetulan, pada musim ini, Giallorossi (julukan Roma) memiliki peluang di dua ajang tersebut. (ham/jpnn)

Alvarez Isi Pos Jimenez MADRID - Sevilla tidak butuh waktu lama untuk menemukan suksesor Manolo Jimenez. Direksi klub menunjuk Antonio Alvarez untuk menangani Frederick Kanoute dkk hingga akhir musim. “Presiden Sevilla Jose Maria del Nido telah mengumumkan pergantian ini kepada tim sebelum sesi latihan Jumat pagi (kemarin, Red). Setelah itu, dia langsung memimpin latihan skuad utama,” demikian pernyataan juru bicara Sevilla sebagaimana dilansir situs resmi klub. Alvarez bukan orang baru di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan. Sebaliknya, keberadaan dia di klub itu justru jauh lebih lama daripada Jimenez. Dia sudah menjadi asisten pelatih ketika tim ditangani Joaquin Caparros (2000-2005). Sempat keluar, dia kembali lagi menjadi asisten Juande Ramos (2005-2007). Saat Sevillistas -sebutan Sevilla- ditangani Jimenez, dia beralih fungsi menjadi staf teknis. Dengan begitu, dia sangat mengenal gaya dan kondisi internal Sevilla. Alvarez sudah dinanti tugas berat. Dia harus menuntaskan misi yang sudah di depan mata, yakni memenangkan Copa del Rey. Sevilla bentrok dengan Atletico Madrid di final Mei mendatang. Selain itu, dia harus bisa membawa kembali Kanoute dkk ke zona Liga Champions. Saat ini, mereka melorot ke peringkat kelima setelah digusur Mallorca. Penunjukkan Alvarez ini termasuk keputusan yang terburu-buru. Sebab, sebelumnya Del Nido mengincar mantan pelatih timnas Spanyol Jose Luis Aragones untuk mengambil alih tugas Jimenez. Namun, setelah negosiasi panjang selama dua hari ini, kesepakatan tak kunjung tercapai. Pelatih sepuh itu resmi menolak tawaran Sevilla kemarin malam. (na/jpnn)

Boca Menangi Superclasico BUENOS AIRES - Gary medel menjadi bintang dalam Superclasico ke-326. Gelandang bertahan asal Cile itu memborong dua gol kemenangan Boca Juniors atas River Plate di Stadion La Bombonera kemarin WIB (26/3). Itu kemenangan ke-120 Boca di Superclasico, sedangkan River mencatat 104 kemenangan. Gol Medel tercipta pada menit ke-23 lewat deflected free kick dan tendangan dari jarak 15 meter di menit ke-53. Sayang, aksi impresif Medel di hadapan sekitar 50 ribu penonton itu ternoda pada menit ke-80. Yakni saat pemain 22 tahun itu diusir keluar lapangan karena kartu kuning kedua. Superclasico ke-326 semestinya dihelat Minggu lalu (21/ 3). Tapi, baru memasuki menit kesepuluh, laga ditunda karena hujan deras. Penundaan itu merupakan yang pertama dalam sejarah Superclasico. Di sisi lain, hasil Superclasico tidak terlalu signifikan terhadap posisi kedua tim di klasemen sementara Torneo Clausura 2010. Boca kini hanya menghuni di peringkat kesebelas dengan 11 poin dari 10 laga. Terpaut satu poin dengan River yang berada satu tingkat di atas. Pimpinan klasemen masih dikuasai Independiente dengan

23 poin. Kemenangan Boca kemarin ikut disaksikan pelatih timnas Argentina sekaligus legenda Boca, Diego Maradona. Kehadiran Maradona di La Bombonera adalah yang pertama dalam setahun terakhir. Itu seiring friksi antara Maradona dengan bintang Boca Juan Roman Riquelme. (dns/jpnn)

PINALTI Pemain depan Napoli, Marek Hamsik (kiri) sukses memperdaya kiper Juventus Alexander Manninger saat mengeksekusi pinalti dalam putaran Seri A Liga Italia.

TERLEMPAR DARI ZONA EROPA NAPLES - Tren negatif Juventus berlanjut. Tim berjuluk Nyonya Tua itu kembali menelan kekalahan pada pekan ke30 Serie A Liga Italia. Mereka takluk dari tuan rumah Napoli 3-1 (0-1) di San Paolo, kemarin dini hari (26/3). Kekalahan ketiga beruntun Juve di semua ajang. Dampak dari hasil buruk tersebut, Juve terpental dari zona Eropa. Posisi mereka diambil alih Napoli yang mengoleksi 45 poin. Koleksi poin mereka sama, tapi Napoli unggul selisih gol. Pukulan telak bagi Juve.

Apalagi, di saat kompetisi tinggal delapan pertandingan lagi. Semakin sulit bagi Juve memenuhi target finis di empat besar. Namun, peluang masih terbuka lantaran hanya tertinggal tiga angka dari Palermo yang berada di posisi keempat. “Target minimum sejak awal musim, yakni finis di peringkat empat klasemen sementara masih terbuka jika kami bermain dengan kebanggaan dan pengorbanan,” kata Jean-Claude Blanc, presiden Juve, seperti dikutip Football Italia. Meski tetap percaya diri,

kalau Juve kembali tergelincir pada partai berikutnya, maka semakin sulit target tercapai. “Sekarang yang terpenting kami tidak terus kehilangan pemain. Dengan lima atau enam pemain yang cedera, segalanya menjadi sulit,” ujar Alberto Zaccheroni, pelatih Juve. Bermain di San Paolo, Juve tampil cukup baik pada babak pertama. Bahkan, mereka sudah lebih dahulu unggul ketika laga baru berjalan tujuh menit lewat gol Giorgio Chiellini. Sayang, dua menit berikutnya mereka kehilangan Christian Poulsen

yang cedera. “Saya merasa memiliki peluang dengan memainkan pola 4-4-2 dan menempatkan Claudio Marchisio di kiri dan Mauro Camoranesi di posisi aslinya. Kemudian kehilangan Poulsen dan kami harus berubah,” ungkap Zaccheroni. Hanya sampai babak pertama Juve bisa menahan Napoli, di babak kedua, mereka keteteran. Napoli sudah punya peluang unggul pada menit ke-47 melalui eksekusi penalti. Sayang, tendangan Marek Hamsik hanya mengenai tiang gawang. Setelah itu, Hamsik mem-

bayar kegagalannya mengeksekusi penalti dengan membobol gawang Juve yang dikawal Alex Manninger pada menit ke-50. Berikutnya, gol Fabio Quagliarella (72'), dan Ezequiel Lavezzi (88') membawa Napoli unggul. Kemenangan yang membuat motivasi Partenopei (julukan Napoli) berlipat. Mereka berambisi finis di empat besar. “Kami inginkan menang dan para pemain memberikan segalanya. Delapan laga tersisa dan semua layaknya final bagi kami,” papar Walter Mazzarri, pelatih Napoli. (ham/jpnn)

Carvalho Lengkapi Final Ideal Piala Belanda Krisis Benteng Chelsea LONDON - Gelombang cedera masih menerjang Chelsea, khususnya di lini pertahanan. Ricardo Carvalho menambah daftar absen Chelsea karena bermasalah dengan ligamen engkel. Defender 31 tahun Portugal itu bahkan divonis out sampai sebulan. Carvalho mengalami cedera itu saat ambil bagian dalam kemenangan 5-0 The Pensioners - sebutan Chelsea - atas Portsmouth di Fratton Park Rabu lalu (24/3). Dalam laga tersebut, Carvalho hanya bermain 36 menit sebelum digantikan Alex. Cedera Carvalho menambah krisisi di benteng Chelsea. Sebab, Carvalho merupakan pemain belakang kelima The Pensioners yang cedera setelah Jose Bosingwa (lutut), Ashley Cole (retak engkel), Branislav Ivanovic (lutut), dan Juliano Belletti (kaki).Belum lagi gelandang bertahan Michael Essien yang absen sejak Desember lalu karena cedera lutut. “Kami masih menunggu dalam 24 jam ke depan apakah Ricardo (Carvalho) perlu ope-

rasi atau tidak,” kata juru bicara Chelsea sebagaimana dilansir di situs resmi klub. “Terlepas hal itu, kami bisa memastikan bahwa dia bakal beristirahat selama empat pekan ke depan,” tambahnya. Seiring cedera itu, Carvalho bakal absen dalam laga krusial lawan Manchester United di Old Trafford dua pekan ke depan (3/4). Juga dua laga kontra Aston Villa, masingmasing di Premier League malam nanti (27/3) dan di semifinal Piala FA (10/4). (dns/jpnn)

DEVENTER - Final ideal terealisasi di Piala Belanda (KNVB Beker) 2010. Ajax Amsterdam bakal menantang Feyenoord Rotterdam di Stadion De Kuip 25 April mendatang. Keduanya merupakan tim tersukses di ajang yang memasuki edisi ke-92. Ajax juara 17 kali, sedangkan Feyenoord memenanginya 11 kali. Ajax lolos ke final setelah menghancurkan Go Ahead Eagles 6-0 di Stadion Adelaarshorts kemarin WIB (26/3). Godenzonen - sebutan Ajax - menyusul Feyenoord yang lolos sehari sebelumnya setelah memperdaya pimpinan klasemen sementara Eredivisie FC Twente 2-1. Kendati bermain away, Ajax masih lebih tangguh dibandingkan Eagles. Setengah lusin gol tim tamu dicatat enam pemain berbeda. Antara lain Demy De Zeeuw pada menit kesebelas, Marko Pantelic (38'), Siem de Jong (75'), Christian Eriksen (77'), Dennis Rommedahl (78'), dan Nicolas Lodeiro (85'). “Saya puas dengan hasil ini. Kami mencetak enam gol tanpa balas dan itu berarti kami telah menuntaskan tugas dengan baik,” terang Martin Jol, arsitek Ajax, sebagaimana dilansir Associated Press. Duel Ajax versus Feyenoord di final merupakan kali kedua. Pada 1980, Feyenoord berhasil mengalahkan Ajax 3-1. “Kami akan membalas kekalahan 20 tahun lalu meski final dimainkan di kandang Feyenoord,” sambung Jol. (dns/jpnn)

TUMPUAN Dua punggawa Feyenoord Rotterdam, Jon Dahl Tomasson (kiri) dan Roy Makay (kanan) bakal menjadi tumpuan serangan saat menghadapi Ajax dalam final Piala Belanda.


ALL SPORTS

SABTU 27 MARET 2010

13

RADAR TEGAL

Danur Tiba di Surabaya

AFP PHOTO

SURABAYA - Danurwindo sudah merapat ke Surabaya. Tapi belum untuk Persebaya. Ya, pria yang akrab disapa Danur tersebut tiba di Surabaya kemarin (26/3). Ini tak lepas dari keterlibatan Danur sebagai salah satu pembicara dalam Rembuk Sepak Bola Nasional (RSN) di Shangri-la Hotel Surabaya 27-29 Maret mendatang. Dalam acara yang digelar oleh PWI Jatim itu, Danur memberikan pandangan soal sepak bola nasional bersama pesepak bola kawakan lainnya. Di antaranya, Sartono Anwar serta Herna Pardede. Ketika disinggung soal jabatan barunya di Persebaya, Danur mengaku ingin berbicara dengan Saleh Ismail Mukadar, manajer Persebaya. “Karena jabatan direktur teknik perlu diperjelas

bagaimana detilnya,” jelas mantan pelatih Persebaya yang kini menjadi direktur Persebaya itu. Menurutnya, seorang direktur teknik, lazimnya lebih banyak berfokus pada pembinaan usia muda. Di sisi lain, manajemen Persebaya justru mengaku tidak mengetahui kehadiran Danur di Kota Pahlawan. Asisten Manajer Bidang Teknik Persebaya Cholid Ghoromah menyatakan bahwa dirinya belum mendapatkan kabar tersebut. “Kok saya belum tahu. Padahal, seharusnya Danur perlu memberitahukan hal itu pada kami. Karena dia masih terikat kontrak,” ungkap pria yang juga menjabat sebagai ketua harian Pengcab PSSI Surabaya itu. Namun demikian, ungkapan Cholid tersebut bukan

berarti melarang Danur untuk hadir dalam acara RSN. Cholid menyatakan bahwa pihaknya tetap akan mendukung Danur jika keterlibatannya memang untuk mendukung perbaikan sepak bola nasional. Lutfil Hakim ketua panpel RSN menolak jika acaranya disebut untuk menandingi Konggres Sepak Bola Nasional (KSN) yang rencananya akan dihelat di Malang 30-31 Maret. Dia menyatakan bahwa acara berdurasi tiga hari itu dimaksudkan untuk memberikan rekomendasi pada peserta KSN. Salah satunya diisi dengan diskusi bertema “Kerangka Strategi Pencapaian Prestasi Menuju Pentas Dunia” yang menghadirkan Ketua Umum PSSI Nurdin Halid dan Ketua PWI Pusat Margiono. (uan/jpnn)

KO - Petinju Bernard Hopkins (kiri) dan Roy Jones Jr (kanan) saling berhadapan usai menggelar konfrensi pers menjelang pertarungan mereka di Mandalay Bay Events Center, Las Vegas, Nevada, 3 April 2010 mendatang.

JANJI KO DARI PETINJU GAEK

MIAMI - Dua petinju gaek yang juga mantan juara dunia bakal menunjukkan kemampuan terbaiknya. Dua petinju Amerika Serikat (AS), Bernard Hopkins dan Roy Jones Jr akan saling berhadapan di Mandalay Bay Events Center, Las Vegas, Nevada, 3 April. Meski samasama sudah mencapai kepala empat, keduanya berjanji menyuguhkan pertarungan yang keras. “Ini bukanlah sebuah reality show yang menyguhkan dua badut atau dua penghibur. Ini adalah pertarungan sesungguhnya,” ucap Hopkins yang kini berusia 45 tahun pada Reuters. Hopkins menegaskan bahwa

dirinya tidak akan menganggap enteng Jones Jr dalam pertarungan kedua mereka yang bakal dilaksanakan pada 3 April 2010. Pertemuan pertama kedua petinju ini terjadi pada Mei 1993. Saat itu Jones yang kini berusia 41 tahun, memenangi 1aga dengan kemenangan angka. Kemenangan itu sekaligus berbuah gelar juara dunia kelas menengah versi IBF. “Karier tinju dia sudah berakhir. Sekarang, setelah 17 tahun berselang, tentu semuanya sudah berakhir. Namun, dia tetap akan berusaha untuk menghidupkannya kembali. Semoga keinginan tersebut bisa terwujud,” tutur Hopkins. Hopkins pernah menjadi

juara dunia di kelas berat ringan dan kelas menengah. Dalam laga terakhirnya pada 2 Desember 2009, melawan petinju Meksiko, Enrique Ornelas, Hopkins mampu keluar sebagai pemenang sekalipun hanya menang angka dalam laga nongelar tersebut. Berbeda dengan Hopkins, Jones mendapatkan kekalahan pada laga terakhirnya. Dia hanya mampu bertahan berdiri selama 2 menit 2 detik saat perebutan gelar IBO di kelas penjelajah melawan Danny Green (Australia). “Ketika saya mendengar dia KO pada 2 Desember tahun lalu, saya pikir dia hanya sekadar jatuh terkena pukulan dan

berdiri lagi. Tapi, saat saya melihat rekamannya, ternyata Jones KO saat ronde pertama belum berakhir. Itu menjadi motivasi bagi saya,” ujar Hopkins. Tapi, Jones tak kekurangan sesumbar. Baginya, motivasi melawan Hopkins akan berbeda dengan motivasi saat melawan petinju lain. Dia akan membuktikan dirinya belum habis meski di pertandingan terakhir mendapatkan kekalahan yang buruk. “Saya akan memberinya pukulan dan senjata rahasia saya dan jaminan akan menghentikannya. Dia akan tertidur karena KO dan tak ada yang bisa dilakukannya untuk menang,” kata Jones. (ady/jpnn)

Persija Terima Bonus Setara Kemenangan JAKARTA - Persija Jakarta memang hanya menuai hasil seri 2-2 saat menghadapi Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta pada Kamis (25/3) lalu. Namun torehan Bambang Pamungkas dkk tetap menerima apresiasi dari manajer Hariyanto Badjuri. Masing-masing pemain yang turun ke lapangan menerima Rp 4 juta. Pemain cadangan separonya dan sisanya mendapatkan Rp 1 juta. Nilai itu cukup besar, karena jumlah tersebut merupakan bonus kemenangan, bukan hasil seri. “Pak Manajer puas dengan penampilan para pemain pada pertandingan itu. Mereka bisa menunjukkan perjuangan dengan sangat ngotot di lapangan,” ujar Ferry Indrasjarief, asisten manajer Persija Jakarta di Jakarta kemarin (26/3). Ironisnya bonus itu turun di saat manajemen belum bisa membayar gaji pemain selama tiga bulan terakhir. Sebelumnya pihak manajemen beralasan APBD sebagai sumber pendapatan Persija belum mencairkan anggaran. “Ini kebijakan pribadi dari manajer dan dari kantongnya sendiri, tidak ada san g k u t p a u t n y a d e n g a n APBD,” ujar Ferry. Bagi pemain kucuran bonus itu menjadi angin segar. Tak hanya bagi para pemain yang memiliki nilai kontrak paspasan. Malah Aliyudin yang

CMYK

memiliki nilai kontrak sampai Rp 795 juta pertahun juga sempat kaget. Dia tak menyangka mendapatkan bonus setara nilai kemenangan. Selain masih dipusingkan dengan APBD yang belum turun, manajemen Persija juga masih menanti jawaban dari Ketua Umum Nudin Halid menyangkut kekalahan 0-3 dari Persiwa Wamena. Persija keberatan dengan keputusan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI tersebut. “Tidak adil jika kami dinyatakan kalah 0-3 karena pertandingan Persitara melawan kami pun bisa diubah jadwal pertandingannya. Juga begitu pada musim lalu, setelah kami sampai di Persik dan mereka tak bisa menyelenggarakan pertandingan kami juga tak dimenangkan,” sesal Ferry. Pihaknya akan tetap menunggu apapun hasil yang diberikan Nurdin. “Kami akan tunggu sampai kapanpun,” tukas Ferry. (vem/jpnn)

CHARLIE LOPULUA/INDOPOS

KERAS - Pemain Persib Bandung Maman Abdulrahman nampak menarik kaos pemain belakang Persija Jakarta Baihaki Khaizan, dalam partai big match yang berakhir imbang 2-2.

Genjot Persiapan Bulan Depan Tim Thomas-Uber Akan Simulasi JAKARTA - April akan menjadi bulan krusial bagi tim Piala Thomas dan Uber Indonesia. Sebulan menjelang berlangsungnya even di Kuala Lumpur , 9-16 Mei PB PBSI selaku otoritas bulu tangkis di Indonesia akan mempersiapkan tim dengan intensif. Yacob Rusdianto, sekjen PB PBSI mengatakan, tim akan dikumpulkan usai Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2010 di New Delhi, 12-18 April mendatang. “Pemain pelatnas dan nonpelatnas akan berkumpul untuk persiapan Thomas-Uber setelah Kejuaraan Asia,” ujarnya, kemarin (26/3). Pria yang juga menjabat Ketua Umum Pengprov PBSI Jatim menyatakan, skuad yang diturunkan masih bisa berubah. Kendati demikian, tampaknya perubahannya tidak akan drastis. Salah satu hal yang hampir pasti adalah masuknya Hendra Setiawan, duet Markis Kido di ganda pria. Hendra terpaksa ditinggal kala kualifikasi Asia 21-28 Februari lalu karena menderita Demam Berdarah Dengue (DBD). Saat ini, dia sudah siap tampil. “Untuk memantapkan performa, Tim Thomas-Uber akan melakukan simulasi di Solo, 25 April nanti,” terangnya. Pelatih Kepala Pelatnas Cipayung Christian Hadinata mengatakan dalam simulasi itu, mereka akan melawan sesama pemain tim Thomas-Uber. “Seperti simulasi untuk Thomas-

HENDRA EKA/JAWA POS

TIM THOMAS - Tommy Sugiarto saat pelepasan tim Thomas Cup dan Uber Cup Indonesia di Pelatnas Cipayung, Jakarta sebelum menjalani babak kualifikasi di Nakhon Ratcasima Thailand, (17/2) lalu.

Uber 2008 di Bandung, anakanak akan dibagi dalam dua tim dan ditandingkan,” terangnya. Mengenai pemain asing, Christian menyatakan, akan sulit untuk mengundang mereka, karena memerlukan urusan administrasi yang rumit. Sementara itu, rencana tim bulu tangkis proyeksi Asian Games (AG) XVI/2010 untuk melakukan tes kesehatan di PPITKON (Pusat Pengembangan

IPTEK dan Kesehatan Olahraga Nasional) diurungkan. Christian mengatakan, itu karena masalah administrasi. “Kami baru menerima surat Kamis (25/3) siang untuk tes kesehatan pagi ini,” ucap Sumarno, salah seorang staf tata usaha PP-ITKON. Dia menambahkan, tes itu akan dijadwal ulang, tapi pihaknya belum tahu kapan akan terlaksana. (nar/jpnn)


CMYK

18

SABTU, 27 MARET 2010

RADAR TEGAL

REBANA SMK MAARIF NU TALANG

Dilatih Lulusan dari Kairo MESKI kesenian tradisional rebana sudah banyak dijadikan ekstra kurikuler (ekskul) di sekolah namun tak banyak yang punya kesempatan seperti ekskul rebana di SMK Maarif NU Talang Kabupaten Tegal. Kelompok rebana sekolah ini dilatih dan dibina pengajar lulusan Kairo yakni H Masruri Syaerozi dan Taufik Saman SPd. Dengan pelatih yang berkualitas, tentunya kelompok ini memiliki kualitas yang berbeda dengan kelompok rebana yang lain. Grup ini berdiri di awal tahun 2008 dengan pemain dari siswa kelas XII diantaranya M Firdaus, Soleh Faizi, Yogi Firmansyah, Ihya Ulumudin, Imam Sayuti dan Azka Salam. “Kita biasa latihan setiap Rabu pukul 16.00 sampai 17.00 WIB, kadang kita juga latihan sehabis pulang sekolah. Biasanya untuk persiapan mengisi acara,” terang Sholeh Faizi, salah satu personil rebana. Menurutnya, grup dia lebih sering mengisi pada acara pengajian atau khaul serta acara perpisahan kelas XII di sekolahnya. “Alasan saya aktif di kegiatan rebana karena saya suka lagu Islami,” tambah Firdaus, personil rebana lainnya. Dikatakan dia, persiapan Ujian Nasional (UN) beberapa waktu lalu sempat mengganggu rutinitas latihan. Beberapa temannya kesulitan membagi waktu antara latihan dengan belajar untuk ujian. Pengalaman menarik selama mengisi acara di luar sekolah juga sempat didapatkan personil kelompok ini. (anam)

UJIAN Nasional (UN) bagi SMA dan SMK sudah berakhir. Selain bocoran soal, cerita contek mencontek juga ikut mewarnai pelaksanaan ujian akhir tersebut. Kebiasaan mencontek agaknya masih menjadi hal yang sulit diberantas dari dunia pendidikan kita. Ironisnya, beberapa kalangan menganggap itu sebagai kewajaran bahkan sebuah tradisi. Dari survei yang dilakukan Tim Xpresi di sekolah Kota dan Kabupaten Tegal. Sebagian besar ResponX mengaku pernah melakukannya. Ini diketahui dari prosentase jawaban itu yang mencapai 75 persen. “Ya iyalah, semua pelajar pasti pernah mencontek walaupun cuma sekali, kalau nggak percaya tanyain aja,” kata Nisa, siswi kelas XI IPA S M A Negeri

3 Kota Tegal dengan santainya. Alasan mencontek pun beraneka ragam. Sebanyak 71,4 persen ResponX melakukannya karena susah menjawab. Seperti

yang dialami Anis Komariah dan Dwi Sintia Rosana, siswi kelas VII SMP Negeri 3 Talang Kabupaten Tegal. “Karena materi yang dipelajari

nggak keluar,” ujar Dwi. Kegiatan mencontek tentu saja tak selamanya lancar tanpa hambatan. Sebanyak 50 persen ResponX mengaku pernah ketahuan

Kenapa kamu mencontek ? Susah jawabannya 71,4 % Nggak bisa mikir 14,3 % Bingung 14,3 % Apakah kamu pernah ketahuan oleh guru ketika sedang mencontek ? Pernah 50 % Kadang 7,1 % Nggak pernah 42,9 % Kalau ketahuan, apa yang dilakukan gurumu ? Mencabut hasil tugasnya 28,5 % Dikasih nasihat 50 % Disobek hasil ulangannya 21,4 % Apa yang kamu lakukan, bila teman kamu mencontek hasil jawabanmu ? Nggak papa 35,7 % Saya amankan 35,7 % Ga tahu 28,6 %

guru saat melakukan aksinya. Seperti yang diakui Afriani, pelajar kelas IX SMP Muhamadiyah 1 Kota Tegal. “Karena waktu mencontek ngomongnya keras jadi kedengeran deh sama pengawasnya,” ceritanya lugu. Kalo sudah begitu, 50 persen ResponX mengaku harus mendengarkan nasihat dan teguran sang guru. Selain teguran, 28,5 persen ResponX mengaku pernah dicabut hasil tugasnya karena ketahuan nyontek sama gurunya. “Itu dilakukan supaya tidak mengulanginya lagi,” terang Fitria Tresningsih, siswi kelas VII SMP Negeri 4 Kota Tegal. Lalu kalo temanmu mencontek tugasmu gimana? Sebanyak 35,7 persen mengaku tidak keberatan dicontek teman. “Sebenarnya agak marah, tapi karena rasa solidaritas sesama teman tak apa deh,” kata Muhamad Thoha, siswa kelas X TAV SMK Ma’arif NU Talang Kabupaten Tegal. Tapi 35,7 persen lainnya menjawab sebaliknya. (tim)

TIM XPRESI KOORDINATOR : Khikmah Wati ANGGOTA TIM1: Nur Irma Rahmawati, Hendra Apriyadi , Mufrodi TIM 2: M Khaerul Anam, Intan Aji Purnawati, Ikhsan Bukhori

PROFIL USIA :

JUMLAH :

13 - 17 tahun

28 ResponX di Kota/ Kabupaten Tegal

JENIS KELAMIN : PENDIDIKAN : Cewek 50 persen Cowok 50 persen

SMP 50 Persen SMA 50 Persen Metode : Random sampling

ILUSTRASI: DNP/RATEG

-X DAG DIG DUG, perasaan itu S P muncul ketika ujian tiba. Hal itu TI pula yang dialami Bunga Maharani, Sinar Pahlawanku ST12 [chorus] C jangan menangis sayang Gm A Dm ini hanyalah cobaan Tuhan Fm C hadapi semua dengan senyuman Dm G dengan senyuman dengan senyuman C jangan menangis sayang Gm A Dm sinarmu tetap harus bersinar Fm C Dm G tabahkan hatimu demi ibu, itu surgamu C Em kuteriris mendengar kisahnya Am Em bocah kecil merawat ibunya Gm A Dm sinar mata dan baik hatinya G yang tak berdaya C Em telah lama dia menderita Am Em sang ayahpun meninggalkan dia Gm A Dm mengisi hidup hanya berdua G kuatkan sinar [chorus] C jangan menangis sayang Gm A Dm ini hanyalah cobaan Tuhan Fm C hadapi semua dengan senyuman Dm G dengan senyuman dengan senyuman

CMYK

Apakah kamu pernah mencontek ? Pernah 75 % Kadang 25 %

siswi Kelas XI IPA SMA Negeri 4 Kota Tegal. Namun, perasaan itu bisa hilang manakala Bunga sudah mempersiapkan segala sesuatunya sebelum ujian menghampiri. Bagi cewek kelahiran Tegal, 11 April 1993 ini, persiapan menghadapi ulangan ataupun ujian harus benar-benar diperhatikan. ”Biar nggak nyontek dong,” ujar aktivis Rohis sekolahnya ini. Pernah suatu waktu dia mendapati temannya sedang nyontek ketika ujian semester dan ketahuan pengawas. ”Padahal itu pengawas, guru killer banget. Mejanya digebrak dan temenku itu langsung

BELAJAR ITU HARGA MA TI MATI ditegur,” tambahnya. Nah, buat kalian yang sebentar lagi ujian akhir semester, ada baiknya simak tips dari

Bunga Maharani Siswi Kelas XI IPA SMA Negeri 4 Kota Tegal

pelajar yang beralamatkan di Jalan Ambon 2 RT 15/2 Kelurahan Mintaragen Kecamatan Tegal Timur Kota Tegal berikut

ini; 1. Belajar itu harga mati. Persiapan utamanya adalah berikhtiar dengan belajar. Lanjutkan dengan berdoa. 2. Bagaimanapun nyontek itu nggak bisa dibenarkan, karena kalau kita nyontek berarti kita nggak percaya dengan kemampuan yang kita miliki. 3. Susunlah jadwal belajar kita. Sesuaikan dengan yang terlaksana. Jadi kita bisa mengevaluasi apa yang udah kita rencanakan. (irma)

SRI MUL YADI, MULY RAIH PREST ASI DI KARA TE PRESTASI KARATE PENGALAMAN juara pasti membanggakan. Hal ini pula yang diakui Sri Mulyadi, siswa SMK Islamiyah Adiwerna Kabupaten Tegal yang berhasil meraih prestasi di kegiatan ekstra kurikuler (ekskul) beladiri di sekolahnya. Beberapa prestasi tersebut diantaranya Juara II dalam Pemalang Cup, Juara III Cirebon Cup, dan Juara Harapan I saat Purwokerto Cup. Dan prestasi di Purwokerto tersebut merupakan momen bertanding yang paling berkesan bagi dia.

“Ya karena waktu itu sangat susah menjatuhkan lawan untuk memperoleh poin,” ceritanya. Sri yang bergabung dalam Inkai (Institut Karate Do-Indonesia) sekolahnya ini sekarang duduk di kelas XIII Otomotif I. Dalam ekskul yang banyak diminati siswasiswi sekolahnya ini, dia tergolong berbakat. Menurutnya, rajin latihan sesering mungkin bersama teman-temannya membuat dia yakin bisa meraih juara. “Walau kadang kaki cidera dalam bertanding, namun semangat untuk jadi

X-SPORT yang terbaik dalam seni bela diri Inkai tak boleh surut,” tutur Yadi tegas yang memiliki motto hidup ‘Pantang Surut Bila Layar Telah Terkembang’ ini. Maksudnya, lebih baik mandi keringat karena latihan daripada mandi darah di arena pertandingan. Jadi, semangat yang kuat berlatih itu bagaikan sarapan yang harus dia makan juga. Bakat seni bela diri, lanjut dia, patut dikembangkan dengan baik. “Kalau sudah dikembangkan dengan baik, maka bersiaplah jadi juara,” tandas cowok asal Desa Yamansari ini. (iksan)


SAMBUNGAN

SABTU 27 MARET 2010

19

RADAR TEGAL

Meyakinkan Philip Kotler, ... dari halaman 1 saja saya belum punya model sendiri yang praktis!, kalau saja saya gak berani menawarkannya kepada Prof Warren Keegan untuk “masuk” ke buku teksnya, kalau saja saya bukan orang Indonesia!, kalau, kalau, kalau, kalau itu semua secara “kumulatif” akan jadi “pintu penghalang” ke Pentas Dunia! Semua itu saya rintis, upayakan dengan susah payah tanpa mengharapkan “dampak langsung”. Tapi, seperti Anda lihat, kalau Anda fokus, akan ada impact yang strategis akhirnya. Rusia sendiri waktu itu sempat melakukan devaluasi rubel pas 17 Agustus 1998, tiga bulan setelah Jakarta Riot! Nah, karena mereka kawatir kena “domino effect” dari krisis Asia, makanya mengundang saya! Pas kan... Saya sangat bersemangat ke Moskow waktu itu; bukan hanya karena tiket pesawat dan hotel dibayari, tapi juga karena Philip Kotler jadi pembicara utama. Event-nya bernama World Marketing Conference! Prof Kotler adalah pembicara pertama, saya dipasang yang kedua!Bahkan, sebelum makan siang, hanya kami berdua, dari sepuluh pembicara, yang diminta bertemu dengan pers! Saya masih ingat, waktu itu pertanyaan wartawan lebih fokus pada krisis Asia! Saya dengan tegas mengatakan bahwa Asia akan bangkit lagi! K1onglomerat Asia yang besar karena KKN akan “sadar” dan “bangkit”. Saya bilang bahwa itu adalah feeling saya sebagai orang marketing dan presiden APMF! Saya sadar bahwa waktu itu saya tidak hanya mewakili Indonesia, tapi Asia secara total! Besoknya, panitia menunjukkan liputan koran tentang komentar saya itu. Mereka berterima kasih kepada saya karena memberikan komentar positif sehingga orang Rusia tidak terlalu khawatir terus terimbas krisis yang berasal dari Asia itu.

Tapi, rupanya, Philip Kotler yang duduk di sebelah saya sewaktu konferensi pers jadi sangat tertarik akan “statement” saya yang optimistis itu. Pada waktu makan siang, kami ditinggal berdua saja di ruang khusus. Semua sibuk ngurusin konferensi dan waktu itu tidak banyak orang Rusia yang bisa berbahasa Inggris sehingga malu bertemu dengan Kotler! Jadi, itu benar-benar merupakan “golden moment of truth” buat saya! Saya harus mengambilnya dengan “cantik” atau “tidak akan pernah datang” lagi. The Window of Opportunity is very small! Apalagi dia lantas menanyakan dasar keyakinan saya atas “statement” saya yang optimis itu. Dengan hati-hati, saya menjelaskan terjadinya krisis Asia dari pandangan saya sendiri. Banyak Konglomerat Asia yang tidak pakai “marketing”, hanya ber-KKN-ria, akhirnya hancur ketika nilai tukar mata uang Asia hancur. Ketika ada krisis kepercayaan terhadap Asia. Tapi, saya jelaskan bahwa orang Asia pekerja keras, tidak gampang menyerah, penabung yang baik, juga fleksibel dalam berubah! Karena itu, saya yakin, justru itulah turn around bagi Asia untuk sadar dan pakai marketing! Itu bahkan merupakan “wake up call bagi Asia. Apalagi beberapa negara Asia seperti Jepang dan Korea sudah punya infrastruktur yang kuat. Belum lagi Singapura, Hongkong, dan Taiwan yang sering disebut sebagai the New Asian Tiger! Wah, mendengar penjelasan “simple”, tapi masuk akal itu, Philip Kotler jadi makin percaya kepada saya! Apalagi dia lantas ingat akan model saya di buku Warren Keegan yang dipakainya untuk mengajar international marketing di Kellogg! Dia tidak bisa lupa akan model itu karena pernah ditanya oleh Victor Hartono -sekarang COO Djarum- yang ketika itu “ambil”

kelas Philip Kotler. Seperti yang sudah saya ceritakan pada tulisan-tulisan terdahulu, selama hampir dua jam, saya merasa “diuji” oleh sang Maha Guru tentang model saya. Kemudian, dinyatakan “lulus”, karena itu langsung diajak nulis buku pertama saya bersama dia, Repositioning Asia: From Bubble to Sustainable Economy. I love Moscow! Sebab, itulah awal saya masuk ke panggung dunia! Itulah return on investment atau ROI terbesar saya sebagai presiden APMF. Buku pertama saya yang akhirnya diterbitkan oleh John Wiley (Asia) dan di support Andersen Consulting, tempat Michael bekerja itu, terbit pada 2000. Tapi, tahun 1998 itulah awalnya! Untuk menulis buku itu, Mike mendapat izin dari bosnya di Asia Pasifik untuk membantu melakukan riset dan menulisnya walaupun tetap sebagai business analyst Andersen Consulting selama satu tahun. Taufik pun, yang waktu itu masih jadi junior consultant di MarkPlus, saya perbantukan “full” juga. Mumpung klien pun tambah sepi aja, waktu itu. Dengan melakukan seperti itu, staf MarkPlus pun jadi bangga! Walaupun Indonesia lagi krisis, klien sepi, ternyata kami dapat satu proyek yang sangat “prestigius”. Ini penting Anda lakukan untuk mem-solidkan internal customer pada waktu krisis! Jangan cuma “kalap” banting harga di waktu sulit, toh belum tentu bisa terjual. Ada banyak cara yang bisa dilakukan asal Anda tidak pernah menyerah! Jangan cuma kirim staf Anda ke seminar motivasional karena tidak akan menyelesaikan masalah. Tapi, ajari mereka untuk bisa memotivasi diri sendiri dan carilah cara yang bisa membangkitkan semangat ke dalam di masa sulit. Semua itu juga akan saya ceriterakan pada MarkPlus Festival pada 1 Mei nanti! (*)

Pamer Sensasi dari halaman 1 pul menggendong Dewi dan mencium perut serta memeluknya tanpa sungkan. “Deg-degan harus duet dengan Papi Ipul, karena kita sudah tidak berdua kayak dulu lagi. Kalau sekarang eventnya bagus, saya yakin Papi Ipul professional. Saya juga berikan yang terbaik untuk dia,” tutur

Dewi di belakang panggung. Saipul sendiri mengaku spontan menggendong Dewi di atas panggung. “Spontan aja ngangkat dia. Diakan orangnya kecil, jadi tidak saya rencanakan, saya angkat aja Dewi. Semua sudah tercurahkan di atas panggung,” tutur Saipul. Selama di atas panggung, Saipul memang lebih banyak

tersenyum memperhatikan Dewi yang atarktif. Dewi dengan lihai menggoyang perutnya dan menari erotis. “Saya jadi speechless lihat dia. Bagus sekali dia di atas panggung. Pokoknya aku sudah kasih yang terbaik untuk Dewi,” terang Saipul. Dewi sendiri mengaku lebih dewasa dengan masalah yang sering dihadapinya. (jpnn)

Spanduk Sindiran Curi Perhatian dari halaman 1 Dia berharap KPK secepatnya menindak tanpa tebang pilih, Brebes bersih dari korupsi. “Masyarakat juga harus mengawal proses hukum

karena kasus korupsi yang terjadi adalah penyalahgunaan jabatan yang dilakukan secara bersama-sama,” tandasnya. Sementara itu, Komandan Satuan Polisi Pamong Praja

(Satpol PP) Kabupaten Brebes Lies Guntoro ketika hendak dikonfirmasi terkait dengan ijin pemasangan spanduk itu, yang bersangkutan sedang tidak berada di ruangannya. (cw1)

Merasa Malu, Andi Kosasih Serahkan Diri dari halaman 1 Menurut Edward, Andi Kosasih datang dengan kesadaran sendiri sekitar pukul 17.00 Wib dan disambut baik oleh polisi. “Baru (saja), masih ngobrolngobrol, ngopi-ngopi,” tambah Edward. Untuk pemeriksaan kali ini, status tersangka yang pernah disematkan pada Andi tak digunakan sementara. Pengusaha yang disebut punya area pelabuhan seluas 200 hektar di Batam itu sementara diperiksa sebagai saksi. Dalam pemeriksaan itu, Andi mengaku pernah berkomunikasi dengan Gayus Tambunan, beberapa waktu lalu. “Sementara beliau katakan pernah beberapa hari lalu (komunikasi dengan Gayus), setelah itu lost contact (hilang kontak),” papar

Edward. Dijelaskan, Tim independen yang dibentuk Mabes Polri tengah merampungkan penyelidikan siapa yang bertanggung jawab terhadap tak ditahannya Gayus Tambunan, dalam penanganan kasusnya beberapa waktu lalu. Soalnya, Kapolri telah menyebut bahwa tak ditahannya seseorang yang terindikasi terlibat kasus korupsi itu, merupakan satu pelanggaran. Sementara lebih jauh lagi, menurut Kapolri korupsi merupakan salah satu kasus dengan predikat prime (utama), dengan tersangka (yang) harus ditahan. Dalam kasus ini, Polri disebutkan akan memeriksa para penyidik yang bertanggung jawab dalam kasus itu. “Kalau ada kesalahan penyidik, atasan penyidik kita

tanya. Kan itu ada pengawas. Penyidik siapa, apa perannya. Penahanan itu kewenangan penyidik,” ujar Edward Aritonang. Artinya, kata Edward lagi, dengan kasus ini, seluruh penyidik di lingkungan Direktorat Ekonomi Khusus (Direksus) akan diperiksa. Termasuk juga Komjen (Pol) Susno Duadji, yang kala itu menjabat Kabareskrim. “Ketika itu siapa? Kalau dia tidak melaksanakan tugas, itu ada struktur. Itu masih didalami (oleh) tim independen,” ujarnya. Lalu, apakah Polri tak mempertimbangkan penonaktifan Direksus Bareskrim Polri, Brigjen (Pol) Raja Erizman, serta Direksus sebelumnya Brigjen (Pol) Edmon Ilyas, untuk mempermudah penyidikan? “Kita

lakukan penelitian. Petunjuk ke arah itu yang kita cek. Kita harus hormati asas praduga tak bersalah,” ujarnya. Sementara itu, tampaknya Polisi tak kehilangan akal untuk bisa memeriksa Komjen (pol) Susno Duaji yang sempat menolak untuk diperiksa Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri, kemarin pagi. Mabes Polri langsung menyiapkan skenario sidang in absentia (tanpa kehadiran terdakwa) jika Susno terus menerus menolak pemanggilan. “In absentia tetap berjalan,” ujar Edward Aritonang. Pasalnya, Mabes Polri menganggap Susno tak bersikap kooperatif untuk memenuhi panggilan pemeriksaan terkait kasus dugaan pelanggaran disiplin dan kode etik. (zul/ jpnn)

Gayus Dipecat Tidak Hormat dari halaman 1 uang. “Jadi, KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) bisa masuk karena kejadiannya kan saat dia menjadi PNS (Pegawa Negeri Sipil). Sedangkan money laundering bisa jadi urusan polisi,” katanya. Direktur KITSDA Ditjen Pajak Bambang Basuki mengatakan, Gayus terbukti telah melakukan pelanggaran kode etik dan pelanggaran peraturan PNS PP 33. “Dipandang dari tingkat peraturan, masuk katefori pelanggaran berat,” ucapnya. Menurut Bambang, saat diperiksa KITSDA, Gayus mengaku menerima uang suap dari klien banding. Saat itu, Gayus memang menjadi penelaah keberatan pajak. Klien yang dimaksud adalah PT Megah Citra Jaya Garmindo yang menurut data Pusat Pelaporan dan

Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyetor dana Rp 370 juta ke rekening milik Gayus. “Kami tidak peduli berapa kali dia melakukan. Sekali saja melakukan, itu adalah larangan keras, pelanggaran berat,” tegasnya. Bambang memaparkan, sepanjang karirnya di Ditjen Pajak, Gayus memang banyak menangani kasus keberatan maupun banding oleh Wajib Pajak (WP) Badan atau perusahaan. “Yang ditangani GT (Gayus Tambunan) memang yang besarbesar,” ujarnya. Sejak awal 2007 hingga pertengahan 2007, Gayus bertugas di Sub Direktorat Bidang Keberatan Pajak. Selanjutnya, Gayus pindah ke Sub Direktorat Banding hingga sekarang. Bambang mengakui, saat berperkara dengan WP di pengadilan, Gayus memenangkan penola-

kan Ditjen Pajak atas keberatan yang diajukan WP. “Dari 17 proses keberatan pajak yang ditanaganinya, 15 kasus ditolak oleh pengadilan. Artinya pihak Ditjen Pajak menang,” katanya. Namun saat Gayus menangani kasus banding dari pertengahan 2007 hingga awal 2010, hasilnya mengejutkan. Dari 51 kasus banding, sebanyak 40 kasus dikabulkan oleh pengadilan. Artinya, 40 kali Ditjen Pajak kalah. “Karena itu, penyelidikan akan diperluas untuk mengetahui apakah ada keterlibatan pihak lain, baik WP (perusahaan) maupun PNS (pegawai Ditjen Pajak lain),” terangnya. Sementara itu, penyelidikan oleh Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Keuangan terhadap Gayus juga menemukan fakta-fakta menarik. Irjen Kementerian Keuangan yang

kemarin juga dilantik sebagai Anggota Komite Pengawas Perpajakan mengatakan, berdasar data yang diperoleh dari PPATK, pihaknya menemukan banyak transaksi mencurigakan dalam jumlah besar dari rekening milik Gayus. “Transaksinya tidak hanya yang Rp 25 miliar itu. Sebab, selama beberapa tahun terakhir, kami temukan banyak transaksi menarik untuk diselidiki,” ujarnya. Menurut Hekinus, penelusuran atas transaksi yang dilakukan Gayus akan sangat berguna untuk mengungkap kasus dugaan mafia pajak ini secara keseluruhan, mulai dari darimana saja uang itu berasal dan kemana saja uang itu akhirnya dialirkan. “Saat ini, kita fokus dulu ke yang bersangkutan. Nanti, bisa saja penyelidikan diperluas,” katanya. (owi)

Tiga Perampok Tewas Ditembak Polisi dari halaman 1 Dari pantauan di lokasi, mobil Avanza milik pelaku tampak hancur di beberapa bagian. Semua kaca jendelanya berlubang dan pecah ditembus peluru. Ada juga lubang bekas peluru yang memenuhi beberapa badan mobil. Setidaknya ada 15 lubang bekas peluru yang menembus badan mobil. Di pintu supir, terdapat ceceran darah yang diduga berasal dari sang sopir. Lalu ada pula ceceran darah di dalam mobil. Pada mobil Avanza tersebut, terdapat dua plat nomor polisi yang berbeda. Satu nopol Jakarta B 1537 TFS dan satu lagi dari Bandung D 1651 SY. Diduga, nopol asli adalah mobil Jakarta yakni B 1537 TFS. Polisi membenarkan jika pelaku merupakan pelaku perampokan di rumah pengacara Jefri

Sinaga yang tak jauh dari lokasi. Sebenarnya ada 2 mobil yang menjadi sasaran polisi, namun mobil AVP pelaku yang dinaiki empat orang berhasil meloloskan diri dari kejaran petugas. Kapolda Jabar Irjen Pol Timur Pradopo mengatakan, para pelaku baru saja melakukan aksi perampokan di rumah Jefry Sinaga di Kompleks Pasirsalam Raya II RT 4 RW 7 Kelurahan Ancol Kecamatan Regol. Polisi sedang mengejar pelaku lainnya yang menggunakan mobil AVP. “Kejadiannya sekitar pukul 12.20. Saat itu di rumah korban hanya ada empat orang. Kita masih memburu pelaku lainnya,” tegas Timur saat meninjau lokasi. Kapolwiltabes Bandung Kombes Pol Imam Budi Supeno menuturkan, untuk melancarkan aksinya, para perampok yang

berjumlah sepuluh orang menggunakan dua mobil yaitu Suzuki AVP dan Toyota Avanza. Mereka pun membekali diri dengan senjata api, golok, clurit, dan linggis. “Untuk melumpuhkan korban, pelaku sempat memuntahkan tembakan dua kali. Mereka membawa sejumlah perhiasan, uang tunai, jam tangan mewah, dan ponsel dari rumah korban. Saya belum bisa berkomentar banyak. Semuanya masih dalam pendalaman,” jelasnya. Imam juga enggan memberikan identitas tiga perampok yang tewas dan tiga perampok lain yang berhasil diamankan. “Kami belum tahu persis identitas yang tewas dan yang diamankan. Yang pasti kita sedang melakukan pengejaran terhadap empat pelaku lainnya. Tunggu saja karena masih

dalam pengembangan.” Sementara itu, salah satu keluarga korban perampokan, Minar Rohman, 30, mengatakan, saat kejadian di dalam ada lima orang yaitu Bayu, Doni, Darsim, Hendra, dan Maryati. “Bayu sempat berteriak minta ampun. Mungkin Bayu sempat melakukan perlawanan. Tangannya kena sabetan senjata tajam pelaku. Ada satu kali suara tembakan di dalam rumah yang dilakukan pelaku.” Sementara itu, anak Jefry, Doni, 30, mengaku sempat menyekap dirinya dan Darsim menggunakan tali sepatu. Saat kejadian, Doni dan Darsim sedang berada di ruang tengah lantai dasar. “Tiba-tiba ada delapan orang masuk. Seorang di antaranya menodongkan pistol. Lalu yang lainnya mengikat tangan kami menggunakan tali sepatu,” jelas Doni. (jpnn)

Maag pergi, Kerja oke lagi Bekerja sebagai ibu rumah-tangga bukanlah pekerjaan ringan. Dengan jam kerja 24 jam sehari dan kesibukan yang padat terkadang membuat ibu rumah-tangga mudah terganggu kesehatannya. Sebagaimana ibu rumah-tangga lainnya, Endang Kurniati (42 th) warga Bedeng, Desa Purwodadi, Kec Trimurjo, Lampung Tengah-Lampung, juga padat kesibukannya. Karena makan yang kurang teratur dan sering terlambat membuat Endang mengalami gejala Maag berupa perut kembung dan perih. “...saat maag datang, perut terasa diiris pisau dan kerja terpaksa terhenti..” keluh Endang. Tak hanya itu, dirinya juga acap terserang masuk angin. Endang sudah mencoba mengatasi gangguan tersebut denganpergi ke dokter dan minum obat-obatan yang dijual bebas, namun hasilnya kurang memuaskan. Suatu hari putranya membawakan suplemen kesehatan Gentong Mas untuknya. Empat minggu setelah rutin minum Gentong Mas, Endang langsung merasakan manfaatnya. Gejala maag berupa rasa perih dilambung perlahan mereda dan sekarang hilang. Begitu juga dengan masuk angin yang acap dialaminya tak pernah datang lagi. menimbulkan pening kepala juga berkurang Manfaat lain Gentong Mas yang dirasakan adalah

bertambahnya gairah hubungan pasutri yang membuat keluarganya bertambah mesra. Setelah merasakan sendiri khasiatnya, kini Endang Kurniati rutin minum Gentong Mas tiap pagi dan sore. “.....selain bermanfaat untuk kesehatan, rasa lezat Gentong Mas membuat saya tak per-nah bosan meminumnya .. “ ucap Endang menutup pembi-caraan. Gentong Mas dengan Gula Aren dan Nigella Sativa

(Habbatussauda) sebagai bahan utamanya terbukti banyak manfaatnya. Menurut Dr Stanlet K dari USA, habbatussauda , yang dikandung Gentong Mas, mengandung Fiber yang berfungsi mencegah dan mengatasi Maag, selain itu kandungan lain dalam habbatussauda memperbaiki dan meningkatkan imunitas tubuh. Sementara Jeff Nugent dalam bukunya “ Permaculture Plants (2004) “ gula aren yang dikandung Gentong Mas mengandung Riboflavin dan Ascorbic Acid yang melancarkan metabolisme dan meningkat-kan

imunitas. Gentong Mas juga mengandung banyak unsur bermanfaat lainnya seperti Kalsium yang bermanfaat memulihkan dan meningkatkan gairah seksual secara alami. Untuk mengoptimal kesehatan, pola hidup sehat yaitu olahraga teratur, mengurangi rokok dan banyak minum air putih juga perlu dilakukan. Gentong Mas dibuat dari bahan murni pilihan dan diproses alami tanpa campuran bahan kimia dan pengawet. Menurut Ridwan Alawi, Eksekutif Marketing PD Gentong Mas, semakin banyaknya masyarakat yang merasakan manfaat Gentong Mas membuat tingkat permintaan selalu meningkat secara signifikan. Untuk informasi lebih lanjut hubungi: 081313322669 / / 08156406404/ Tegal 081990879809, Apt. Medika Farma Ks. Tubun Tegal, Kabupaten Tegal : Apt.Ayu Farma 1 Jl. Raya Singkil Adiwerna,Apt. Ayu Farma Jl. Dr Sutomo Slawi, Apt Duta Sehat Jl. Raya Pagongan, Apt. kaliratu Jl. Raya Timur Banjaran. Apt. Adiwerna, Jl. Raya Adiwerna. Pemalang: Apotik Sari Waras, Jl. Jend. Sudirman No. 143. Telp. (0284) 321197, Apotik Hikmah, Jl. Jend. Sudirman No. 275, Telp. (0284) 321116

P-IRT No. 812320501114 www.gentongmas.com


SABTU, 27 MARET 2010

KOMBIS

20

RADAR TEGAL

Inovasi Flexi, Bukan Inovasi Biasa TEGAL- Seabreg layanan inovatif dari Telkom Flexi terus digulirkan sebagai wujud kepedulian Telkom terhadap pelanggan. Tentu saja, inovasi yang dimunculkan Flexi bukan inovasi biasa, karena Flexi memang bukan telepon biasa. Setelah sukses dengan paket layanan FlexiCOMBO, perusahaan negara tersebut terus memunculkan berbagai bentuk pelayanan, promo maupun fitur-fitur paling mutakhir nan canggih. Seperti FlexiNet Unlimited, layanan akses data Flexi bagi pelanggan Flexi pra bayar (Trendy) dan pelanggan Flexi paska bayar (Classy) melalui jaringan Telkom Flexi dengan penawaran tarif khusus berlangganan PDN secara harian, mingguan dan bulanan dengan cara melakukan registrasi terlebih dahulu. “Pelanggan dapat memperoleh layanan akses data unlimited dengan harga terjangkau. Memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk memilih layanan akses data sesuai de-

DOK.RATEG

MITRA BINAAN - PT Telkom memberikan pelatihan kepada mitra binaan dengan mengambil tema ‘ Pemberdayaan UMKM dalam Menghadapi Tantangan dan Meraih Peluang’.

UMKM dan Tantangan dalam Meraih Peluang

ngan kebutuhan baik harian maupun mingguan. Di samping itu, kecepatan akses up to 153 Kbps (single speed),” terang Amer Fadillah, Manager Flexi Wilayah eks-Karesidenan Pekalongan dalam Telkom Flexi Gathering di Kantor Telkom Tegal, Kamis (25/3) malam lalu. Selain itu, tersedia pula Flexi Add On yang akan mempermudah pelanggan Flexi melakukan panggilan ke telepon rumah, Flexi Add On menerapkan pola tarif flat atau tagihan tetap. “Program Flexi Add-on PTT (Paket Tagihan Tetap) merupakan program paket tagihan tetap untuk panggilan dari nomor Flexi ke nomor PSTN (telepon rumah),” jelas Amer. Dalam kesempatan tersebut, dijelaskan pula berbagai program layanan terbaru dari Flexi, seperti Flexinet Unlimited, Bebas Bicara, FlexiSPSI, FlexiDiskon, Flexi ngROOMpi, Flexi Chatting dan sebagainya. “Banyak fitur canggih yang akan segera dilaunching seperti Flexi

ISMAIL FUAD/RATEG

SOSIALISASI - Telkom Flexi Gathering yang digelar di Kantor Telkom Tegal, Kamis (25/3) malam lalu menjadi salah satu langkah sosialisasi inovasi Flexi.

Cinta, di mana sepasang mudamudi hingga menjadi suami isteri bisa ngobrol gratis seumur hidup. Flexi memang bu-

Karpan Raih Hadiah SMART Rejeki Senilai Rp. 50 Juta

PADUKAN Manajemen dan Marketing

SEKITAR 45 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) se-eks Karesidenan Pekalongan, Jumat (26/3) berkumpul di Bahari Room, Bahari Inn Tegal. Mereka hadir dalam pelatihan dan sarasehan mitra binaan Telkom. Apa saja kiat yang diberikan sehingga UMKM bisa tetap eksis di tahun 2010 ? UMKM di wilayah eks-Karesidenan Pekalongan hingga kini terus bermunculan. Tetapi, tidak semuanya bisa bertahan lama karena ketatnya persaingan untuk merebut pangsa pasar yang ada. Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, PT Telkom memberikan pelatihan kepada mitra binaan dengan mengambil tema ‘Pemberdayaan UMKM dalam Menghadapi Tantangan dan Meraih Peluang’. Hadir dalam kesempatan tersebut Manajer Komdev Telkom Divre IV Jatang-DIY Drs Agus Suhartoto MM yang memberikan materi tentang peran marketing dalam wira usaha. Menurutnya, marketing merupakan ujung tombak dalam menyebarluaskan setiap produk yang dihasilkan. Jika marketing berjalan dengan baik dan bisa melihat peluang yang ada di pasar, maka untuk mendapatkan pelanggan bukanlah sesuatu yang sulit. Hanya saja, marketing yang diterapkan UMKM sebagian masih konvensional. Untuk itu diperlukan sebuah manajemen yang baik sehingga bisa bertahan di tengah persaingan

CMYK

yang ketat. Sarasehan dan pelatihan mitra binaan Telkom dilakukan agar UMKM bisa terus eksis dan berkembang dengan baik. “Dengan pelatihan dan pembinaan yang baik, UMKM bisa tumbuh dan berkembang sehingga mampun menggerakkan ekonomi mikro di wilayah masingmasing,” katanya. Sementara Bambang Sugeng memberikan materi tentang prosedur pembukuan sederhana yang bisa diterapkan UMKM. Menurutnya, dengan pembukuan yang baik maka aliran kas masuk maupun keluar, stok barang dan sebagainya bisa dikontrol dan dipantau dengan baik. Pembukuan yang sederhana diharapkan bisa dijalankan dan diterapkan UMKM untuk mengelola asset yang ada. Pasalnya, pembukuan yang baik dan benar bisa dijadikan patokan dalam melihat kemajuan usaha serta mengecek keuangan yang ada. “Prosedur pembukuan sederhana tidak sulit dan bisa dijalankan dengan mudah,” terangnya. Agus, salah seorang peserta mengaku senang karena kegiatan tersebut bisa menambah pengetahuan. Materi yang diberikan narasumber dipaparkan dengan mudah dan jelas sehingga bisa ditangkap serta diharapkan bisa segera diaplikasikan sehingga UMKM yang ada bisa tumbuh dan berkembang dengan pesat. (rochman gunawan)

kan telepon biasa,” ujarnya sembari mengutip tagline Telkom Flexi yang kerap hadir di media promosinya. (cw1)

TEGAL – Perasaan haru bercampur gembira dirasakan Karpan, warga Jalan KH Zaenal Mustofa Desa Debong Kidul RT 01 RW III Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal, karena ketiban hadiah dari Program SMART Rejeki ‘Bisa menang setiap minggu dan bulan’ senilai total Rp. 50 juta (potong PPN 25 persen). Bersama sang istri, Jamiah, Karpan langsung menuju Galeri Smart Tegal di Jalan Letjen Suprapto, Jumat (26/3) kemarin. ”Sebenarnya yang memakai HP Smart anak saya, Mujiati, yang sekarang duduk di kelas 2 SMK Negeri Tegal. Kebetulan waktu diregistrasi menggunakan KTP milik saya. Berarti dia sudah pakai HP itu kurang lebih 3 tahun,” ucap Karpan seraya mengucapkan terima kasih kepada Smart atas hadiah yang diperolehnya tersebut. Awalnya, tandas lelaki setengah baya ini, teman maupun seluruh keluarganya tidak ada yang percaya kalau memperoleh hadiah. Tapi begitu dicek ke Galeri Smart Tegal, mereka baru yakin bahwa itu bukan

penipuan. ”Beberapa hari sebelum ada pemberitahuan dari Smart, istri saya memang pernah mimpi didatangi ular naga raksasa. Namun anehnya binatang tersebut menyemburkan asap berwarna kuning keemasan. Tapi waktu itu dia tidak berpikiran yang macam-macam, namanya juga mimpi. Eh, rupanya ini merupakan firasat dari Allah SWT bahwa kami akan ketiban rejeki.” Ketika ditanya untuk apa hadiah yang diperoleh dari Smart, Karpan menjawab, ”Kalau laptop memang sudah diimpikan anak saya dari dulu. Tapi karena penghasilan saya tidak begitu besar, mana mungkin mampu membelikan barang mahal seperti itu. Alhamdulillah dapat dari Smart gratis. Kalau untuk HP yang jumlahnya banyak ini mungkin akan kami bagi-bagikan kepada saudara atau teman dekat,” tukasnya mantap. Sementara itu, Supervisor Galeri Smart Tegal-Pekalongan Arya Wirana Andiono menegaskan, dari total hadiah Program SMART Rejeki yang diperoleh Karpan tidak semua-

nya berbentuk uang tunai. Ada 1 unit netbook Smart, 3 buah HP modem, 14 unit handphone Haier D1100P, 6 buah handphone ZTE x-series, dan uang Rp. 27,5 juta dalam bentuk tabungan. ”Ini merupakan bentuk apresiasi kami kepada warga Kota Tegal yang representatif. Sedangkan ke depan sedikit memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang teknologi internet. Sebab rata-rata pengetahuan mereka tentang hal itu masih kurang, terutama berkaitan dengan kecepatan internet yang ada saat ini. Contohnya yang dimiliki Smart yaitu EVDO berkecepatan hingga 3,1 Mb,” paparnya. Lebih lanjut dia menuturkan, bagi pelanggan Smart maka cara berpartisipasi dalam Program SMART Rejeki mencakup tiga hal. Pertama, setiap melakukan isi ulang, pembayaran tagihan pascabayar atau aktivasi nomor perdana, pelanggan bakal menerima SMS nomor undian (SMS notifikasi yang kedua) yang berisi 8 digit nomor undian SMART Rejeki. ”Kedua, untuk konfirmasi

partisipasi Program SMART Rejeki, pelanggan cukup membalas SMS nomor undian sebelum pukul 8 pagi keesokan hari, dengan cara ketik YES, kirim ke nomor tujuan yang tertera di SMS. Adapun ketiga, pelanggan kemudian akan menerima SMS konfirmasi nomor undian.” Untuk proses pengundian program tersebut, tandas Arya, terdiri dari dua periode. Untuk periode bulanan maka hadiah yang diundi yaitu 1 hadiah senilai @ Rp. 100 juta, 2 hadiah senilai @ Rp. 50 juta, 3 hadiah senilai @ Rp. 25 juta, 4 hadiah senilai @ Rp. 10 juta, 20 hadiah senilai @ Rp. 5 juta, 200 HP Smart Modem, dan 300 HP Smart ZTE X-178. ”Untuk periode pengundian mingguan, yang disediakan berupa 16 hadiah senilai @ Rp. 1 juta serta 32 hadiah senilai @ Rp. 500 ribu. Satu nomor undian berlaku untuk 1 kali periode pengundian mingguan, dan 1 kali periode pengundian bulanan. Nomor undian tidak berlaku pada periode minggu dan bulan berikutnya,” imbuhnya. Arya menjelaskan, batas akhir pengiriman SMS konfirmasi nomor undian untuk pengundian hadiah mingguan dan bulanan setiap hari Selasa pukul 22.59.59 WIB. Pengundian pemenang mingguan dan bulanan SMART Rejeki akan dilakukan setiap hari Kamis. ”Pelanggan dapat memperoleh informasi pemenang melalui website www.smarttelecom.co.id atau SMS dengan cara ketik: menang(spasi)(minggu/bulan), kirim ke 189. Tarif Rp. 100/SMS sudah termasuk PPN. Contoh: menang minggu, kirim ke 189. Pelanggan kemudian akan mendapatkan SMS informasi pemenang. Tarif Rp. 500/SMS sudah termasuk PPN.” (arifin)


CMYK

SABTU, 27 MARET 2010

RADAR SLAWI

BERLANGGANAN (0283) 340 900 / SMS ke 0815.5643.6843

Proyek Diduga Digarap Tanpa SPMK

RSI PKU Muhammadiyah Kab.Tegal

0283-3448131

PRASARANA Jalan Propinsi Rusak PANGKAH - Jalan propinsi sepanjang kurang lebih 17 kilometer yang menghubungkan wilayah Kecamatan Pangkah-Jatinegara kondisinya rusak parah. Hampir di seluruh badan jalan sudah banyak lubang dan bergelombang. Rukmono (34) warga Jatinegara mengatakan, selain berlubang dan bergelombang, kondisi jalan juga sangat labil sehingga pengguna jalan yang melintas kesana harus ekstra hati-hati. Selain itu, kanan-kiri jalan yang dipenuhi dengan hutan juga rawan dengan longsor. “Saya itu bingung harus mengadu pada siapa. Padahal jalan itu merupakan jalan perekonomian bagi masyarakat Jatinegara. Kalau mengadu ke kabupaten, jelas keliru, karena itu jalan propinsi. Tapi kalau langsung mengadu ke propinsi, saya ini tidak memiliki daya apapun. Paling yang bisa saya lakukan adalah berkeluh kesah dengan pengguna jalan lainnya,” katanya. Rukmono hanya bisa berharap pada wakil rakyat yang ada di propinsi Jawa Tengah untuk bisa meneruskan aspirasi ini ke gubernur agar ada perbaikan jalan. Karena kalau terus dibiarkan rusak, akan ada berapa puluh lagi pengguna jalan di sana yang akan mengalami kecelakaan. Sehingga jelas merugikan masyarakat itu sendiri. “Mudah-mudahan anggota dewan dari propinsi mau mendengar keluh kesah saya dan masyarakat lainnya. Agar jalan Raya PangkahJatinegara segera ada perbaikan. Dengan demikian, sarana transpotasi masyarakat akan lancar dan tingkat pendapatan akan bertambah. Tapi kalau dibiarkan, perekonomian masyarakat Jatinegara dan sekitarnya akan terganggu. Demikian pula dengan anak-anak sekolah akan merasa terganggu,” tambahnya. Sementara itu, anggota dewan dari wilayah Jatinegara, Bambang Iriawan mengaku keluhan warga sudah disampaikan pada salah satu wakil rakyat yang ada di propinsi. Dan wakil rakyat di sana berjanji akan meneruskan keluhan warga ke gubernur pada pembahasan anggaran tahun depan. Mudah-mudahan wakil rakyat yang ada di sana bisa memperjuangkan aspirasi make hal 9 kol 4 syarakat disini.

KIYE LIKUH...

YANVERA/RADAR SLAWI

MAIN FUTSAL – Sejumlah wartawan liputan Slawi asyik bermain futsal untuk olahraga dan silaturahim.

Komisi IV Bakal Sidak

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

KELILING – Kapolres Tegal AKBP Wahyu Handoyo bersama sejumlah perwira tengah berkeliling menuju ke lingkungan Pemkab Tegal.

Antisipasi Global Warming Aparat Kepolisian

Patroli Sambil

ke hal 9 kol 4

BERSEPEDA SETELAH berhasil dalam kebijakan lain dalam kinerjanya sebagai pelayan masyarakat, jajaran Polres Tegal kembali melakukan kegiatan barunya dalam upaya mengkondusifkan wilayah. Dengan melakukan patroli sepeda onthel, jajaran kepolisian Resor Tegal setiap Jumat melakukan patroli bersepeda sambil berolahraga. Selain anggota yang sengaja dibekali dengan sepeda onthel, sejumlah perwira termasuk Kapolres Tegal AKBP Wahyu Handoyo juga ikut pula melakukan patroli secara langsung dengan menaiki sepeda yang memang sudah dipasangi stiker bertuliskan polisi. Ya, dengan mengitari ruas jalan Kota Slawi, termasuk berkeliling di lingkungan Pemkab Tegal, dan juga memasuki sejumlah gang di perkampungan. Kegiatan patroli bersepeda ini

juga diciptakan untuk mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga dengan bersepeda. Selain itu juga sebagai salah satu upaya untuk lebih mendekatkan polisi dengan masyarakat. ‘’Ya, kegiatan patroli bersepeda sudah merupakan agenda kami tiap hari Jumat pagi. Hal ini dilakukan setelah berolahraga bersama yang langsung dilanjutkan dengan melakukan patroli

SLAWI - Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal berjanji akan segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke semua proyek Dinas Kesehatan tahun anggaran 2010 nanti. Karena ada dugaan beberapa proyek penunjukan langsung di Dinkes sudah mulai dikerjakan tanpa ada Surat Perintah Melaksanakan Kerja (SPMK). Hal ini dikatakan Sekretaris Komisi IV, Teguh Widiarso DOK.RATEG SKom, Jumat (26/3) kemarin di Rojikin AH ruang komisi. Kata Widi, salah satu proyek penunjukkan langsung yang diduga sudah dikerjakan tanpa ada SPMK adalah proyek pavingisasi senilai Rp 50 juta di eks kantor Kecamatan Adiwerna, yang rencananya akan dijadikan Puskesmas. Kalau dalam sidak nanti ternyata benar proyek pavingisasi sudah dikerjakan tanpa SPK, Komisi IV akan segera memanggil Dinkes

ke sudut kota Slawi,’’ kata Kapolres Tegal AKBP Wahyu Handoyo SE melalui Kasat Lantas AKP Yuliantoro didampingi Kaur Regident Ipda Marjuni, kemarin. Menurutnya, banyak manfaat dalam patroli bersepeda. Sebab, selain bisa langsung berkomunikasi dengan masyarakat. Kegiatan patroli bersepeda pada pagi hari juga bisa menyehatkan. ‘’Tak hanya itu, patroli bersepeda ini juga dalam rangka global warming. Sebab, dengan tidak menggunakan ranmor, paling tidak juga bisa mengurangi adanya polusi udara. Bahkan, kami juga pernah mengadakan kegiatan menutup jalan terkait hari bebas kendaraan,’’ tandasnya. Diharapkan dengan kegiatan tersebut, upaya pihak kepolisian dalam mengantisipasi global ke hal 9 kol 1

Kejari Optimis Kinerja Kejati Bisa Ungkap Kasus Jalingkos SLAWI - Kejaksaan Negeri (Kejari) Slawi optimis kalau Kejaksaan Tinggi (Kejati) Semarang akan berhasil mengungkap kasus korupsi Jalan Lingkar Kota Slawi (Jalingkos) yang kini ditangani. Meski salah satu saksi penting yang akan dihadirkan kini telah meninggal dunia. Ya, saksi penting kasus Jalingkos yang meninggal adalah Kades Dukuhsalam Non Aktif Teguh Mulyadi, yang juga tersangkut kasus korupsi tukar guDOK.RATEG ling tanah. Nursodik SH ‘’Di kasus Jalingkos, Teguh Mulyadi memang salah satu saksi yang memiliki peran. Sedangkan di kasus tukar guling, almarhum menjadi terdakwa yang sebelumnya divonis bersalah melakukan tindak pidana korupsi tukar guling tanah dengan putusan

Wartawan Dirikan Klik Futsal SLAWI – Lucu dan seru berbaur menjadi satu kalau melihat teman-teman wartawan latihan di gedung futsal Kudaile setiap hari Sabtu. Lucu, karena hampir dipastikan tingkah polah mereka selalu mengundang tawa. Bahkan ada yang baru main dua menit minta diganti dengan alasan tidak kuat lari. Tapi itu dulu, ketika pertama kali teman-teman wartawan melakukan latihan futsal. Sekarang, malah teman-teman wartawan Slawi mendirikan klub tersendiri. Klik futsal, itulah nama yang dipilih teman-teman. Manajer Klik Futsal, Dwi Ariadi yang juga Redaktur di Harian Umum Suara Merdeka mengaku didirikannya klub futsal bagi temanteman wartawan yang liputan di Slawi, salah satunya sebagai wahana mengakrabkan temanteman yang ada di lapangan. Juga sebagai media refreshing setelah berkutat dengan pekerjaannya. “Nama Klik futsal diambil dari profesi temanteman sendiri. Klik itu kami identikan dengan kamera. Untuk sementara, kami latihan bareng dengan teman-teman purna praja STPDN dan anggota dewan. Dan saat ini sudah banyak kemajuan dari teman-teman,” katanya. Soal pelatih, kata Dwi, klik futsal menunjuk Lugiono untuk membimbing teman-teman di lapangan. Karena Lugiono juga salah satu pelatih bola di Persekat, sehingga cocok untuk mendampingi teman-teman klik futsal latihan. Dan nyatanya, berkat gemblengan dari Lugiono, sekarang teman-teman sudah menunjukkan ke hal 9 kol 4 kemajuannya.

CMYK

ke hal 9 kol 1

Empat Tahun Jalan Dibiarkan Rusak

Warga Mengeluh, Sudah Sering Usulkan Perbaikan Warga Desa Kertayasa Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal mengeluh dengan kondisi jalan perekonomian di wilayahnya yang hingga kini belum juga diperbaiki. Kerusakan jalan yang hampir merata di desa tersebut hampir tidak ada yang mulus. Bagaimana keadannya? LAPORAN: AGUS WIBOWO Kondisi kerusakan jalan di Desa Kertayasa ini terjadi kurang lebih selama empat tahun. Bahkan kerusakan jalan semakin parah pada saat musim hujan yang saat ini hampir tiap hari turun. Tentu saja kondisi ini pun banyak dikeluhkan masyarakat.

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

RUSAK PARAH - Kerusakan jalan desa Kertayasa nampak hampir merata di sepanjang jalan yang ada dan digenangi air hujan.

‘’Sudah empat tahun kondisi jalan perekonomian desa kami seperti ini mas. Apalagi pada musim hujan saat ini, jalan yang

berlubang juga secara otomatis akan digenangi oleh air hujan. Parahnya, genangan air hujan yang merata di jalan Kertayasa

akan kering setelah tiga hingga empat hari. Namun jika hujan terus menerus turun, maka genangan air juga tidak akan kering,’’ kata Sukar

(39) warga setempat. Menurutnya, dalam rapat perkumpulan warga dengan desa, masyarakat juga sudah berulangkali mengusulkan agar kondisi jalan utamanya harus diutamakan diperbaiki terlebih dulu. Sebab, kerusakan jalan hampir semuanya merata di Desa Kertayasa. ‘’Kami jelas iri dengan desa lain yang kondisi jalannya baik. Karenanya, kami mengharap agar desa maupun dinas terkait untuk bisa segera memperbaikinya. Sebab kalau tidak warga juga akan melakukan aksi untuk bisa membuat pemerintah desa memperbaikinya,’’ jelasnya. Kepala Desa Kertayasa Sutejo Jumat (26/3) kemarin saat dikonfirmasi membenarkan kalau selama ini pihaknya juga sudah menerima keluhan dari warganya terkait jalan rusak. ‘’Kami sendiri juga sudah berusaha berkordinasi dengan dinas ke hal 9 kol 4


KABUPATEN TEGAL

8

SABTU 27 MARET 2010

RADAR TEGAL

Polisi Juga Bisa Ditilang Razia Anggota Polres

Asslkm, Bpk/Ibu anggota dewan yg trhormat, mhn infrmasinya knp skg proses pmbuatan KTP mnjd lm bgt,pdhl kmi dah mengjukan pmbuatan ktp dr bln januari smpe skg blm jd. Dr pihak kcmtn ktny blanko dr kabptn kosong? Sy sdh bolak balik k kcmtn ktny nanti2 bln dpn trus g da kpstian. Mhn dtindak lanjuti. Trmksh heri 081326998XXX

BUMIJAWA Ratusan Petani Bawang Putih Merugi PWTANI bawang putih di wilayah Bojong dan Bumijawa saat ini terancam gagal panen dan merugi besar. Hal ini sebagai dampak dari ketidakstabilan iklim yang kemudian berpengaruh pada curah hujan. Sehingga terjadi hujan pada malam hari, yang bisa menyebabkan kematian tanaman sayur dan bawang putih. Sampai saat ini petani tersebut belum menemukan jalan keluar terbaik. Hal ini seperti diungkapkan Wakhid (56) salah seorang petani bawang putih asal Desa Tuwel Kecamatan Bojong. Menurutnya, hujan yang seringkali turun pada malam hari dalam beberapa hari belakangan, dapat mengakibatkan tanaman sayur dan bawang putih, mati. ‘’Air hujan yang turun malam hari, bisa membuat tanaman sayur mati secara perlahan. Khusus pada tanaman bawang putih, bisa menyebabkan pengelupasan pada bagian kulit dan selanjutnya terjadi pembusukan,’’ jelasnya. Waridin (60) petani lainnya dari Desa Muncanglarang Kecamatan Bumijawa, mengeluhkan hal senada. Menurutnya, selain faktor cuaca, masih ditambah dengan faktor non teknis lainnya. Yakni, masuknya bawang putih import ke Kecamatan Bojong dan Bumijawa. masuknya bawang putih import itupun kemudian berdampak pada turunya harga bawang putih lokal. ‘’Selain perubahan cuaca, masuknya bawang putih impor juga jelas membuat harga bawang putih lokal jatuh. Sehingga, banyak petani bawang putih yang merugi,’’ ungkapnya. Kondisi tersebut dibenarkan Helmi Amrulloh, anggota DPRD Kabupaten Tegal dari Fraksi PAN asal Bumijawa. Menurutnya, saat ini petani sayur maupun bawang putih di wilayah Bojong dan Bumijawa, mengeluh akibat cuaca dan curah hujan yang tidak stabil. hal ini masih diperparah dengan membanjirnya produk bawang putih impor ke kedua Kecamatan yang merupakan daerah penghasil bawang putih tersebut. ‘’Kondisi alam yang demikian sangat berpengaruh bagi petani. Kondisi petani semakin jatuh dengan masuknya bawang putih impor,’’ ujarnya. Terkait adanya kondisi ini, Helmi berjanji akan berupaya menyampaikan keluhan dari petani tersebut kepada dinas dan instansi terkait. Diharapkan, Pemkab Tegal melalui instansi terkait dapat memberikan solusi terbaik untuk mencegah kerugian lebih besar yang diderita petani bawang putih tersebut. ‘’Saya akan berusaha menyampaikan aspirasi petani tersebut. Syukur ada solusi terbaik untuk mereka,’’ ujarnya. Sejumlah petani berharap, Pemkab Tegal dapat lebih memperhatikan kondisi riil petani di lapangan. terkait masuknya bawang putih impor, petani mengharapkan agar Pemkab dapat mengendalikan kondisi itu. Sehingga diharapkan produksi bawang putih lokal dapat lebih terlindungi. (k1)

SLAWI - Upaya penertiban akan kendaraan bermotor (ranmor), baik roda dua maupun lebih, rupanya bukan ditujukan kepada masyarakat umum saja. Sebab, jajaran anggota kepolisian yang bertugas menindak tilang, juga ikut menjalani pemeriksaan kelengkapan surat bermotor termasuk, kelengkapan fungsi kondisi ranmor yang dikendarainya. Dalam pemeriksan ranmor anggota pada Jumat (26/3) pagi kemarin, memang dilakukan secara mendadak. Hal ini dilakukan guna menghindari adanya kesiapan anggota. Tak pelak pemeriksaan razia anggota Polres Tegal ini sempat membuat anggota yang mengemudikan ranmor yang bersalah, panik dan hanya bisa pasrah. Dari catatan tim pemeriksa ranmor terdapat delapan anggota yang melanggar aturan. Di antaranya, masa SIM yang telah habis, STNK belum diperpanjang, termasuk pajak yang belum dibayar. Kapolres Tegal AKBP Wahyu Handoyo SE didampingi Waka Polres Kompol Daniel Mucharam SIK menyatakan bahwa ada delapan anggotanya yang terpaksa ditilang, lantaran melanggar aturan dalam mengendarai kendaraan bermotor. “Anggota yang melanggar

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

PERIKSA – Wakapolres Kompol Daniel Mucharam SIK saat memeriksa kelengkapan surat bermotor anggotanya.

juga langsung kami tilang. Jadi, penindakan tegas atau tilang juga bukan dilakukan kepada masyarakat umum saja. Karena polisi yang melanggar juga ada hukuman dan sanksinya,” tegasnya. Ditambahkan, selain ditilang

anggota yang melakukan pelanggaran tersebut juga dalam profesinya sebagai polisi akan sedikit tersendat. Sebab, salah satu contohnya ketika ada promosi kenaikan jabatan ataupun yang lain, anggota yang melanggar ter-

sebut tidak akan mendapatkan hak itu. Hal itu sebagai ganjaran karena telah melakukan pelanggaran meski dalam berkendara. “Polisi kan sebagai contoh masyarakat. Makanya, sebagai seorang polisi juga harus

bisa memberikan contoh yang baik, meski dalam berkendara ataupun berada di jalan raya. Jadi jangan sampai, ketika mengendarai kendaraan tidak ada kata lupa atau tidak membawa SIM,” pungkasnya. (gus)

Usulan Pelebaran Jalan ke Obyek Wisata Guci

Memberi Rasa Nyaman Wisatawan dan Dongkrak PAD Usulan anggota dewan agar jalan menuju ke Obyek Wisata Guci diperlebar kian senter disuarakan. Dewan memprediksi, dengan diperlebarnya jalan ke arah obyek wisata akan mampu memancing animo wisatawan untuk berkunjung kesana. Akankah niat baik itu dapat terealisasi? LAPORAN: IMAN TEGUH S RUPANYA, gagasan supaya jalan menuju ke Obyek Wisata Guci diperlebar yang digagas anggota dewan disambut positif, bukan saja oleh wisatawan tapi pengguna jalan pun memberi apresiasi positif. Mereka rata-rata berpendapat, sudah selayaknya kalau jalan menuju

DOK/RADAR SLAWI

BAKAL DIPERLEBAR – Jalan menuju Obyek Wisata Guci ini sudah diusulakn untuk diperlebar.

ke obyek wisata diperlebar mengingat medan yang dilalui sangat berbahaya. “Kalau saya sangat menyambut positif usulan anggota dewan itu. Coba bayangkan, di jalur sana medannya cukup

berbahaya, apalagi bagi pengendara yang baru bisa. Jalan di sana berkelok dan banyak tanjakan yang curam sehingga kalau tidak hati-hati bisa membahayakan diri sendiri. Apalagi kalau pas ditanjakan ada sim-

pangan, jelas sangat berbahaya,” kata Ahmad Mukrodi (46) warga Desa Penusupan, Kecamatan Pangkah, Jumat (26/ 3) kemarin. Kata Ahmad, rute menuju ke obyek wisata memang sangat mengasyikkan tapi juga sekaligus membahayakan bagi pengguna jalan. Apalagi katanya dalam usulan anggota dewan supaya jalan diperlebar sampai empat meter. Jelas ke depan nantinya pengguna jalan atau wisatawan luar daerah yang akan berkunjung ke Guci merasa nyaman. “Coba bayangkan, Obyek Wisata Guci sering dikunjungi wisatawan luar daerah yang menggunakan bus, kalau pas terjadi simpangan salah satu bus harus berhenti. Dan kernet harus turun untuk mengganjal ban. Tapi kalau diperlebar, tidak ada lagi kendaraan yang simpangan akan berhenti. Sehingga wisatawan akan merasa

nyaman,” tambahnya. Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tegal, Nursidik menilai pelebaran jalan arah Obyek Wisata Guci merupakan sebuah keharusan. Karena itu salah satu prasarana yang harus dipenuhi pemerintah dalam memberi rasa nyaman bagi wisatawan. Kalau semua prasarana penunjang pariwisata terpenuhi, tinggal nanti pemerintah menentukan target pendapatan yang disesuaikan dengan kondisi obyek wisata. “Sebelum kita mengarah pada target pendapatan, tentunya kita bicara dulu sarana dan prasarana yang ada di obyek wisata. Kalau semuanya bagus, tidak ada salahnya kalau kemudian target PAD dari sektor pariwisata ditambah. Dan untuk kearah sana, tentunya perlu pembenahan dari pemerintah. Terpenting, antar SKPD harus saling mendukung supaya PAD dari sektor pariwisata naik. (*)


ENTERTAINMENT

SABTU 27 MARET 2010

9

RADAR TEGAL

Punya 7 Ribu Karyawan TAK banyak yang tahu ternyata selain menjadi musisi, Maia Estianty juga sebagai seorang pengusaha. Ia mengaku mempunyai tujuh ribu karyawan di perusahaan bidang penyalur tenaga kerja. “Orang mungkin berpikir aku hanya seorang musisi dan penyanyi, tapi di luar itu aku juga punya perusahaan outsourcing yang kini sudah ada tujuh ribu karyawan dan tersebar di beberapa perusahaan,” akunya. Maia mengakui profesinya itu saat ditanya wartawan soal niat membantu perempuan yang menjadi kepala keluarga seperti dirinya. Tak hanya sebatas niat, Maia pun mengaku sedang membantu seorang perempuan kepala keluarga. Perempuan itu adalah kakaknya sendiri yang mempunyai suami tak mampu bekerja. “Aku nggak mau bilang janda, tapi Pekka (Perempuan Kepala Keluarga-red),” kata Maia saat ditemui di acara ‘Dove Sisterhood’ di Plaza Senayan XXI Lounge, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (26/3). Maia pun memberi tahu salah satu perempuan yang dikaguminya, yaitu mamanya sendiri. Bagi Maia, mamanya adalah perempuan yang luar biasa karena telah berhasil membesarkan anak-anaknya, termasuk dirinya hingga sukses menjadi musisi ternama. Melihat pengorbanan sang mama dan merasakan perjuangan dirinya sebagai Pekka, Maia pun berniat membantu Pekka lainnya. Salah satunya dengan memperkerjakan para Pekka di perusahaan outsourcingnya. (ebi/ eny)

MILEY CYRUS

Tunda Naik Pesawat Demi ke Salon SUNGGUH menyenangkan menjadi artis Hollywood. Lihat saja aktris Miley Cyrus. Hanya karena ingin ke salon, dia bisa seenaknya menunda penerbangan. Untungnya penerbangan yang ditunda bukanlah penerbangan umum. Miley bisa sesuka hati karena memang dia terbang dengan jet pribadinya. Dilansir Ace Showbiz, Jumat (26/3), peristiwa di atas terjadi 23 Maret lalu. Saat itu Miley yang tengah berada di New York akan berangkat ke Los Angeles untuk menghadiri American Idol. Namun saat pesawat dan para kru sudah menunggu di bandara, Miley memilih ke salon dulu. Ia merasa perlu melakukan berdandan di menit-menit terakhir. Bintang ‘Hannah Montana’ itu pun kemudian mampir ke Salon Gemini 14 yang ada di Manhattan, New York. Di salon tersebut ia menyambung dan mewarnai rambutnya. (eny/eny)

SHELOMITA

Larang Anak Nonton Shin-Chan dan Smackdown SHELOMITA benar-benar menjaga anak-anaknya dari tontonan yang tidak mendidik. Shelomita menuturkan kalau ia melarang keempat anaknya untuk menyaksikan serial kartun ‘Crayon Shin-Chan’ dan acara gulat ‘Smackdown’. “Acara olahraga asal Amerika yang berantem bohongan Smackdown, itu saya langsung larang. Ada juga film kartun tentang anak yang jahil dan kurang sopan ke ibunya, kayak Sinchan, itu juga saya larang,” jelasnya saat ditemui di acara jumpa pers Live Show ‘Ben 10’ di Planet Hollywood, Jl Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Jumat (26/3). Shelomita khawatir anak-anaknya, Arya Fattah Muhammad Diah, Shanata Sakinah Diah, Shakira Shafia Efrona Diah dan Shafana Rucitra Shalmia Diah, meniru perkataan atau perilaku tokoh-tokoh di acara tersebut. Kekhawatiran Shelomita beralasan karena keempat buah hatinya tipikal anak-anak yang cepat menyerap hal-hal yang baru. Istri Arya Fajar Faizal Diah itu tak hanya melarang anak-anaknya, tapi ia juga mendampingi saat menyaksikan acara televisi. Tujuannya untuk memberikan bimbingan soal materi acara televisi yang sedang disaksikan oleh keempat anaknya. “Iya dong, anak-anak kalau nonton harus ditemani,” pungkasnya. (fjr/fjr)

IMAM S ARIFIN

Diancam 12 Tahun

Maia Estianty DEMIAN ADITYA

Sebarkan Visi Sulap ke Surabaya

DEMIAN Aditya tampaknya semakin serius terjun di dunia pendidikan kursus sulap. Setelah beberapa cabang di Jakarta dibuka, suami Yulia Rachman ini kembali meresmikan Demian’s Magic Academy Surabaya yang berada di Graha Insan Mulia,

Jalan Medokan, Semampir Indah No. 99-101. Menurut Demian, untuk mewujudkan visinya menyebarluaskan ilmu sulap, dirinya membuat terobosan baru dengan menggabungkan dunia pendidikan dengan sulap. Konsep pengajaran Demian sendiri menerapkan pengenalan diri, kreativitas dan psikologis dengan bermain, jadi berbeda dengan pendidikan formal. “Untuk mewujudkan visi tersebut, Demian melakukan terobosan dalam dunia sulap dengan menggabungkan aspek-aspek pendidikan di dalamnya, yaitu dengan mendirikan Demian’s Magic Academy,” jelas Demian saat dihubungi, Kamis (25/3). “Berbeda dengan pengajaran sulap yang selama ini ada, Demian’s Magic Academy sup-

ported by Primagama adalah lembaga pendidikan yang khusus bergerak di bidang pendidikan sulap,” imbuhnya. “Kami mengajarkan kepada generasi muda pendidikan sulap yang menitikberatkan pada penerapan ilmu psikologi, kreativitas dan pengenalan kepribadian secara positif yang dikemas dalam proses belajar yang menyenangkan, seperti layaknya sedang bermain. Karena sulap itu pembelajarannya tidaklah jauh dari kehidupan layaknya pendidikan formal yang menuntut ketekunan dan kedisiplinan diri,” tandas Demian. Kesuksesan akademi sulap yang didirikannya di Jakarta, Yogjakarta dan Surabaya, Demian mengaku masih akan terus mengembangkan usahanya tersebut di berbagai kota di Indonesia.(kpl/buj/bun)

Kejari Optimis Kinerja Kejati dari halaman 3 setahun. Namun, almarhum memilih kasasi ke Mahkamah Agung (MA). Namun demikian, sebelum putusna turun dari MA, Teguh meninggal terlebih dulu,’’ kata Kasi Pidsus Nursodik SH. Namun demikian, lanjut Nursodik, meski saksi penting ini memiliki peran dalam mengungkap Jalingkos, pihaknya yakin Kejati bisa mengungkap

kasus tersebut. Sebab pihaknya juga melihat ada sejumlah saksi lain yang bisa mengungkapnya. Apalagi, kasusnya terus dikembangkan. ‘’Termasuk para saksi yang dimintai keterangan dalam kasus Jalingkos juga hingga kini masih terus estafet diperiksa oleh Tim Pidsus Kejati,’’ bebernya. Ditambahkan, dalam kasus Jalingkos jilid II, pihaknya maupun jaksa lain di Kejari

Slawi memang saat ini tidak memiliki kewenangan apapun. Sebab, kasus tersebut sudah ditangani penuh oleh Kejati Semarang. Namun memang, terkadang kantor Kejari Slawi dijadikan sebagai tempat pemeriksaan para saksi. ‘’Termasuk dua saksi diantaranya Edi Prayitno dan Budi Haryono kemarin juga habis dimintai keterangan oleh Tim Pidsus Kejati sampai sore hari,’’ pungkasnya. (gus)

Jalan Propinsi Rusak dari halaman 3 “Mudah-mudahan saja aspirasi masyarakat dapat direalisasikan.

Dan itu menjadi harapan kita semua, baik warga Jatinegara maupun pengguna jalan lainnya. Apalagi jalan ini juga menghu-

bungkan wilayah Kabupaten Tegal dengan Pemalang. Sehingga akan mendapat perhatian yang serius dari propinsi,” ungkapnya. (guh)

Patroli Sambil Bersepeda dari halaman 3 warming ini mendapat duku-

ngan masyarakat. Karena selain itu, kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari upaya

mendekatkan dengan masyarakat melalui patroli yang digelar secara rutin. (agus wibowo)

POLISI akhirnya memberikan keterangan terkait hasil pemeriksaan pedangdut Imam S Arifin, setelah melakukan pengembangan kasus sekitar 12 jam. Polisi dapat memastikan bahwa selain barang bukti viagra juga ditemukan serbuk putih jenis amphetamine yang masuk dalam golongan narkoba. “Dari hasil penangkapan kemarin yang kita temukan viagra dan satu paket serbuk putih, setelah itu barang bukti tersebut kita cek ke labkrim (laboratorium kriminal, red) dan hasilnya positif,” ungkap Wakapolsek Sawah Besar Ajun Komisaris Polisi Prasetio, SH.

Mantan suami Nana Mardiana resmi menjadi tersangka dan akan dijerat dengan pasal 112 UU Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal empat tahun dan maksimal 12 tahun. Selain itu, setelah polisi melakukan pengembangan kasusnya juga ditemukan barang bukti lain yang ditemukan di tempat tinggalnya di Gading Mediteranian Apartemen, Kelapa Gading Blok G No. 6 Jakarta. “Kita temukan adanya penambahan barang bukti berupa tiga cangklok (alat penghisap, red) sekarang masih di BNN sedang diperiksa, tiga alat penghisap atau bong, ada

kompornya dan ini sisa narkoba sekitar 8 paket abis pakai, satu sedotan panjang putih, 3 alumunium foil bekas pakai,” ungkap Wakapolsek. “Semua barang bukti yang ada di atas belum termasuk dari hasil penangkapan kemarin berupa satu paket serbuk putih seberat 0,5 gram dan 4 butir viagra,” tambahnya menegaskan. Saat memberikan keterangan Imam S Arifin duduk di tengah, didampingi Kanit Narkoba Aulia Manaf, SH dan Wakapolsek Sawah Besar Ajun Komisaris Polisi Prasetio, SH. Namun yang bersangkutan menolak untuk memberikan komentar.. (kpl/hen/dar)

Proyek Diduga Digarap Tanpa SPMK dari halaman 3 untuk klarifikasi. “Ini memang aduan murni dari masyarakat. Makanya kami akan langsung mensikapi ini dengan serius. Kalau dugaan itu benar, kami patut mempertanyakan apa maksud semua ini. Dan persoalan ini akan dibahas serius oleh temanteman di Komisi IV,” katanya. Dalam sidak nanti, lanjut Widi, Komisi IV akan melihat berapa meter proyek paving yang menelan anggaran Rp 50 juta ini. Kalau memang sudah sesuai, baru melangkah kenapa belum diterbitkan SPMK. Kalau

nanti alasannya masuk diakal, Komisi IV akan memaklumi. Tapi kalau tidak, pemegang kebijakan harus bertindak tegas. “Dalam melangkah kami tidak mau gegabah, kami akan cek dulu ke lapangan. Benar tidak proyek ini sudah dikerjakan, dan apa benar proyek ini belum memiliki SPMK. Mudah-mudahan aduan yang masuk tidak benar. Karena kalau benar, akan muncul pertanyaan dari kami, kenapa bisa begitu. Karena aturan tentang itu sudah ada,” imbuhnya. MELANGGAR ATURAN Sementara itu, Ketua DPRD

Kabupaten Tegal Rojikin AH akan terus memberi semangat pada lembaga yang dipimpinnya untuk terus berbuat kritis dalam mensikapi kebijakan yang dilakukan eksekutif. Kalau dalam sidak nanti benar ada penyimpangan, dewan tidak segansegan untuk memanggil Dinkes untuk dimintai keterangan. “Kalau dugaan itu benar, berarti Dinkes melanggar aturan. Dan tentu sanksinya sudah jelas diatur di sana. Mudahmudahan saja dugaan ini salah, jadi tidak persoalkan. Dan kami akan terus melakukan sidak, baik ada aduan maupun tidak, karena itu sudah menjadi tugas

kami melakukan pemantauan,” akunya. Soal aduan, kata Rojikin, Dewan sering mendapat surat aduan, baik dari masyarakat maupun dari dalam lingkungan eksekutif sendiri. Semua aduan itu akan ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan komisi. Hanya saja, tentunya akan dipilah mana yang menjadi prioritas untuk disikapi dulu. Namun pada dasarnya, semua aduan masyarakat akan tetap disikapi oleh dewan. Demikian juga dengan persoalan dugaan proyek paving puskesmas yang belum mengantongi SPMK di Dinkes. (guh)

Wartawan Dirikan Klik Futsal dari halaman 3 “Soal bola dan kaos tim sudah diusahakan. Bahkan tempat latihan juga sudah ada. Soal anggaran, setiap latihan kami patungan Rp 20 ribu. Rp 10 ribu untuk membayar gedung dan sisanya untuk beli minuman dan kas. Harap maklum, karena latihan di gedung futsal Kudaile per jam Rp 85 ribu,” sambungnya. Klik futsal juga mengundang

pada teman-teman yang belum bergabung untuk latihan bersama. Karena selain menjaga kesehatan, juga untuk mengakraban sesama kuli disket yang ada di lapangan. Dengan kekompakan ini, tentu saja sangat mendukung kinerja wartawan yang melakukan peliputan. “Silahkan saja temanteman wartawan yang mau bergabung. Wong ini wadah kita untuk bersama-sama menjaga kesehatan dan mempererat

persaudaraan kok. Jadi kami terbuka pada siapa saja yang mau bergabung,” urainya. Sementara itu, salah satu pemain klik futsal, Castro dari wartawan Harian Sore Wawasan mengaku senang dengan olahraga ini. Selain dapat berkumpul dengan teman-teman, juga sekalian menjaga kesehatan lewat olahraga futsal. “Jujur saya senang, apalagi di lapangan ada juga dari kalangan eksekutif dan legislatif. Jadi kalau

ada yang perlu saya tanyakan seputar pemberitaan, saya tinggal mendekati untuk dikonfirmasi,” ucapnya. Castro mengusulkan, agar latihan futsal ke depan menyewa di gedung Radja Futsal yang akan diresmikan hari Minggu ini. Selain gedungnya berstandar internasional, juga lapangannya pakai rumput sintetis. Sehingga sangat nyaman digunakan teman-teman untuk latihan. (guh)

Warga Mengeluh, Sudah Sering Usulkan ... dari halaman 3 terkait masalah perbaikan jalan di desa kami. Bahkan, kami juga sudah mengajukan proposal ataupun syarat kepengurusan untuk memperbaiki jalan,’’ terangnya.

Ditambahkan, jalan yang rusak di desanya sepanjang 6 km. Mulai dari perbatasan antara Desa Kertayasa dengan Bongkok, perbatasan dengan Kramat, di dukuh Klepuh, Dukuh Klaban, dan jalan menuju Bumi Perkemahan juga rusak.

‘’Jalan rusak ini mulai terlihat pada tahun 2006 hingga tahun 2010 kian parah. Sedangkan upaya kami juga sudah melakukan kordinasi dengan dinas terkait untuk bisa segera memperbaikinya,’’ bebernya. Sutejo menambahkan bahwa

kondisi jalan yang rusak akan semakin parah saat musim hujan. Sedangkan upayanya sambil menunggu perbaikan juga terkadang bersama dengan warganya melakukan kerja bakti, dan menambala jalan berlubang dengan bebatuan. (*)


CMYK

SABTU, 27 MARET 2010

METRO SLAWI

10

RADAR TEGAL

Pendidikan Butuh Peran Serta Masyarakat

YANVERA/RADAR SLAWI

PERAN SERTA MASYARAKAT – Untuk meningkatkan mutu pendidikan, peran serta masyarakat sangat diperlukan.

Kepsek, Guru dan Masyarakat Diminta Kompak UNTUK mewujudkan realisasi peningkatan mutu pendidikan di wilayah Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal dengan waktu singkat, dibutuhkan kerjasama yang baik. Kerjasama itu melibatkan semua pihak, yakni kepala sekolah, guru, dinas dan masyarakat. Dimana tujuan adalah membentuk kesepahaman bersama mengenai sasaran dan tujuan program dimaksud. Hal itu dikatakan Kepala UPTD Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Dikpora) Kecamatan Bumijawa Drs.Sunarta kepada Radar Jumat (26/3) kemarin. Menurut Sunarta, kesepahaman bersama sangat penting untuk merumuskan implementasi program di lapangan, yang dilandasi kepentingan para peserta didik serta demi masa depannya. Dan ujung tombak dari menjalin kerjasama itu ada pada peranan kepemimpinan profesional seorang kepala sekolah. Terutama menyangkut peran yang dimainkan,

gaya kepemimpinan, pemahaman dan kemampuan menerjemahkan visi, nilai dan tujuan sekolah dalam program atau aksi serta responsif terhadap perubahan. “Artinya kehandalan dalam menata organisasi sekolah, termasuk masyarakat sekitar lingkungan yang berorientasi diri pada tujuan memiliki sikap atau perilaku demokratis dalam penerapan pendekatan partisipatoris dalam pengambilan keputusan untuk program kebaikan peserta didik di sekolah,” katanya. Selain kepemimpinan lanjut Sunarta, kesamaan pandangan seluruh komponen sekolah terhadap visi dan tujuan bersama sangatlah penting. Karena itu, guna menemukan kata sepakat dan komitmen terhadap tujuan dan nilai-nilai yang menjadi landasan sekolah sehingga kohesivitas personel, hubungan kolegial dan kerja sama antara unsur-unsur atau fungsi yang ada dalam sekolah terbangun dengan baik. “Di sini lah letak penting-

nya. Di mana semua pihak tidak bisa berjalan dengan sendiri-sendiri, lantaran semuanya saling membutuhkan antara satu sama lainnya. Kepala sekolah tidak dapat bekerja sendiri kalau tidak dibantu guru, dinas dan warga, begitu juga sebaliknya,” tandas Sunarta. Ia menjelaskan, kalau dasar-dasar persyaratan tersebut sudah dipenuhi atau dijalankan dengan baik, segala rumusan peningkatan mutu pendidikan di tingkat sekolah dipastikan bisa terwujud. Apalagi berdasarkan pada program pemberdayaan mutu sekolah yang memiliki strategi intervensi yang membumi dan sesuai dengan kemampuan sekolah itu sendiri. Karena tidak ada paksaan yang berimbas terhadap terciptanya kondusifitas lingkungan sekolah. “Sekolah adalah milik bersama. Dan tentunya harus dijaga secara bersama-sama melalui kerja keras sesuai tupoksinya masing-masing.

Guru memberikan pelajaran secara serius dan senang, terus kepala sekolah dapat mengakomodir setiap keluh kesah siswa maupun guru. Sedangkan dinas dan masyarakat harus mampu menyetujui setiap usulan-usulan positif yang dilandasi kepentingan siswa,” urainya. Dia menambahkan, kerjasama baik antar semua komponen, kalau bisa dilaksanakan dengan baik dan efektif. Secara langsung akan bisa menghapus paradigma yang sudah terlanjur mengakar. Yaitu melupakan penyertaan orang tua siswa atau masyarakat dalam proses pembelajaran. “Kerjasama sekolah dan orang tua merupakan strategi yang baik untuk digunakan dalam upaya peningkatan mutu pendidikan. Lantaran itu sebagai prasyarat untuk mewujudkan good education governance, yakni terselenggaranya pelayanan pendidikan yang baik dan amanah,” tambah Sunarta. (k1)

Kedung Banteng Pertahankan Prestasi UASBN MEMPERTAHANKAN prestasi tinggi terasa sulit jika dibandingkan saat hendak menggapai prestasi tersebut. Karena sangat membutuhkan konsistensi yang cukup besar dalam hal kedisiplinan berlatih, belajar maupun lainnya. Kenyataan itulah yang kini tengah dialami para pengelola dunia pendidikan di wilayah Kecamatan Kedung Banteng. Di mana predikat peringkat pertama prestasi hasil UASBN tahun ajaran 2008/2009 harus dipertahankan dalam pelaksanaan UASBN tahun 2009/ 2010 mendatang. Hal itu dikatakan Kepala UPTD Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Dikpora) Kecamatan Kedung Banteng Subiyanto SPd, kepada Radar Jumat (26/3) kemarin. Kata Subiyanto, beban mental untuk mempertahankan prestasi baik ini bisa dikatakan makin bertambah berat saja. Lantaran hal ini sangat menuntut kerja keras dan semangat tinggi dalam menciptakan kesiapan matang siswasiswi. Artinya para guru, kepala sekolah, dinas serta masyarakat diwajibkan bekerjasama dengan baik setiap harinya. “Mepertahankan prestasi tinggi di tengah persaingan yang begitu ketat, memang tidaklah mudah seperti membalikkan kedua telapak tangan. Karena beban mentalnya bakal

semakin bertambah berat,” tandas Subiyanto. Di sini nilai kepercayaan semua pihak atas kefektifan penerapan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang sudah digulirkan para pengelola dunia pendidikan di wilayah Kedung Banteng lanjut Subiyanto, adalah sebuah pertaruhan. Sehingga kalau dilihat dari sudut pandang ini memang begitu mendebarkan. Pasalnya jika pada pelaksanaan UASBN

tahun ajaran ini tidak berhasil atau jeblok, pandangan miring semua orang dipastikan bakalan beraneka macam. “Coba bayangkan saja jika hasinya tidak seperti tahun sebelumnya. Dan begitu pula kalau hasil prestasinya stganan atau sama, juga bisa jadi dilema. Inilah letak susahnya mempertahankan prestasi,” ujarnya. Untuk itu, persiapannya pun tambah Subiyanto, melebihi daripada persiapan saat hendak

menggapai sebuah prestasi atau istilah katanya sepuluh kali lipat diatas lainnya. “Kalau dahulu para guru dan kepala sekolah hanya menerapkan terobosan sesuai kebutuhan dilapangan. Tapi sekarang harus sepenuhnya dipikirkan dan digulirkan semua secara serempak. Sehingga tidak ada kata waktu untuk berleha-leha (santai-red) dalam meningkatkan kecerdasan anak didik,” pungkasnya. (k1)

KEPALA Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Dikpora) Kecamatan Kedung Banteng Subiyanto SPd mengungkapkan, makna dibalik program peningkatan mutu pendidikan adalah adanya tanggung jawab bersama. Tanggung jawab ini untuk menunjang keberhasilan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di segala bidang. “Kami sadari bahwa tanggung jawab memajukan kualitas pendidikan adalah para pengelola pendidikan baik itu, kepala sekolah, guru dan dinas. Tetapi kalau dilihat secara garis besarnya hal itu merupakan tanggung jawab bersama, karena bukan hanya pemerintah se-

PROGRAM penerapan keefektifan dan profesionalitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di wilayah UPT Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Dikpora) Kecamatan Bumijawa, tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan prestasi anak didik, baik di bidang akademik maupun non akademik. Tapi seiring berjalannya waktu, penerapan program tersebut diarahkan juga guna mempertahankan prestasi tertinggi di dalam UASBN yang pada Tahun ajaran 2008/2009 diraih. Disadari atau pun tidak, kenyataan itu secara langsung membuat guru dan kepala sekolah serta dinas dituntut bekerja keras tanpa mengenal kata lelah. Karena penerapan program itu menitikberatkan pada pengoptimalan pencurahan fungsi kerja guru. “Kalau diambil benang merahnya, tujuan dari penerapan program itu merupakan pengoptimalan tugas dan kinerja guru, kepala sekolah serta dinas dalam mendidik siswa-siswinya supaya berprestasi tinggi di segala bidang,” ujar Pengawas Pembina TK/SD UPTD Dikpora Kecamatan Kedung Banteng Sudarto.

Pengoptimalan kinerja guru disini, menurut Sudarto, bisa dikatakan sangat beragam. Dan salah satu di antaranya adalah pemahaman para anggota Kelompok Kerja Guru (KKG) dalam mengimplementasikan program peningkatan mutu pendidikan melalui terobosan atau penyelarasan-penyelarasan tata cara pendidikan, yang sesuai keinginan dari para siswa-siswi, terutama untuk kelas 6 Sekolah Dasar (SD). “Artinya para guru diwajibkan menciptakan tingginya tingkat kecerdasan peserta didik sejak dini. Dan tentunya bukan instansi,” katanya. Lebih lanjut dia menjelaskan, kreatif, inofatif, produktif dan professional harus dimiliki para guru sekolah dasar di wilayah Kedung Banteng, dalam merangsang minat belajar para peserta didik, supaya mau dan mampu menyerap setiap sistem pembelajaran yang diberikan dilingkungan sekolah. “Guru harus mampu memahami kemauan peserta didik di bidang kegiatan belajar. Sebab, hal itu sangat penting untuk menghilangkan efek kejenuhan di lingkungan sekolah,” tandasnya. Kondusifitas lingkungan

sekolah yang dilandasi atas pemahaman kegemaran para peserta didik, tambah Sudarto, bisa dimaksudkan initi sari dari semuanya. Lantaran kenyataan itu adalah semata-mata untuk mewujudkan prestasi dan mempertahankan prestasi, yang benar-benar diraih dari hasil jerih payah sendiri. “Memang kalau dilihat dengan seksama, tugas para guru di wilayah ini sangat berat. Karena selain diberikan tanggung jawab mendidik generasi muda secara benar dan sabar. Juga diharuskan menciptakan prestasi siswa serta mempertahankannya sekuat tenaga,” paparnya. Dia menambahkan, dari sekitar 24 Sekolah Dasar (SD) yang dibawah naungan kerja UPTD Dikora Kedung Banteng, keseluruhannya dapat dikatakan telah menerapkan programprogram pendidikan dengan baik. Sebab kalau dilihat dari segi prestasi akademik maupun non akademik sangat berimbang. “Berdasarkan pengawasan saya di lapangan selama menjalankan tugas di wilayah ini. guru dan kepala sekolah dapat dikatagorikan termasuk pekerja keras,” tambah Sudarto singkat. (k1)

Pendidikan Berkualitas Adalah Jati Diri Bangsa

Helmi Amrulloh

YANVERA/RADAR SLAWI

sekolah. Di mana kondisi itu sendiri sangat diharapkan peserta didik,” tegasnya. Dalam sasaran dan tujuan program lanjut Subiyanto, dititikberatkan pada peningkatan prestasi peserta didik, baik di bidang akademik maupun non akademik. Tapi itu juga tidak akan berhasil tercapai kalau dinas maupun pihak sekolah berjalan sendiri tanpa ada dukungan atau peran serta masyarakat. Untuk itu, dari sekarang semua pihak bersatu padu membangun kemajuan pendidikan untuk generasi penerus bangsa. Sebab bagaimana pun juga masa depan bangsa ada di tangan mereka. (k1)

Kerja Keras Guru untuk Prestasi Anak Didik

DOK RATEG

KOMPAK - Kepala UPTD Dikpora Kecamatan Kedung Banteng Suiyanto (pake topi) terlihat kompak dengan para bawahannya dalam yang tengah mencoba mempertahankan prestasi UASBN melalaui keseriusan penerapan KBM.

mata. Oleh sebab itu marilah saling bekerja sama agar pendidikan di Kabupaten Tegal ini, khususnya di Kedung Banteng bisa sejajar dengan daerah lain yang telah lebih dulu maju,” ujarnya, kepada Radar Jumat (26/3) kemarin. Subiyanto mengatakan, kepedulian masyarakat dalam memajukan dunia pendidikan di wilayah Kedung Banteng sangat dibutuhkan. Sebab hal itu adalah syarat utamanya untuk menjalankan implementasi program di lapangan, yang dilandasi kebutuhan dan keinginan peserta didik. “Besarnya kepedulian masyarakat juga dapat menciptakan iklim kondusif di lingkungan

TERCAPAINYA program peningkatan mutu pendidikan, bisa dikata merupakan jati diri suatu bangsa. Mengingat pendidikan merupakan sebuah kebutuhan seluruh elemen masyarakat. Sehingga, untuk mewujudkan semua itu diperlukan kesamaan peran serta nyata terhadap pengelolaan pendidikan. Dengan begitu, pengelolaan pendidikan yang bertumpu

pada dukungan masyarakat dapat mengawal program pengentasan buta aksara daerah Kabupaten Tegal yang masih terbilang cukup tinggi. Hal itu dikatakan Anggota DPRD Kabupaten Tegal Helmi Amruloh kepada Radar beberapa waktu lalu. Tepenuhinya pelayanan pendidikan yang berkualitas untuk masyarakat, lanjutnya, adalah dasar acuan akan keberhasilan dari sebuah program. Lantaran tujuan dan sasaran dari program itu adalah untuk kepentingan masyarakat. Di mana diantara masyarakat itu sendiri kalau sudah pada bisa merasakan nikmatnya sebuah

program pendidikan secara sempurna, dipastikan bakal mempengaruhi satu sama lainya untuk belajar. “Artinya, pendidikan ya untuk masyarakat di semua kalangan dan tidak ada batasan. Maka itu, sangat wajib kiranya peran sertanya untuk mendukung yang lainnya dilaksanakan,” katanya. Ia mengatakan, kenyataan di lapangan menunjukkan masyarakat buta aksara (membaca, menulis, dan berhitung) pada umumnya berada dalam garis kebodohan, kemiskinan, keterbelakangan, dan tertinggal. Dia berharap semua pihak dapat bekerja sama dengan baik. (k1)


CMYK

RADAR PEMALANG

BERLANGGANAN (0284) 323575 / SMS ke 0815.4801.5578

SABTU, 27 MARET 2010

34 Siswa Tidak Ikut UN AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

RAPAT PARIPURNA – Wakil Ketua DPRD Pemalang Muntoha SH MHum didampingi Wakil Bupati Pemalang H Junaedi SH MM saat memimpin rapat paripurna penetapan tata tertib dan etika DPRD kemarin (26/3).

Tata Tertib dan Kode Etik DPRD

Anggota Dewan

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

TEKEN BERKAS - Bupati HM. Machroes SH membubuhkan tanda tangan di berkas berita acara dalam kunjungannya ke SMA Negeri 2 Pemalang untuk memantau UN 2010 beberapa waktu lalu.

Dua Tewas karena Kecelakaan PEMALANG - Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/MA/ SMK sudah berakhir dengan aman dan lancar. Dari jumlah peserta UN sebanyak 4.995 untuk tingkat SMA/MA dan 4.104 tingkat SMK, 34 di antaranya tidak mengikuti UN dengan bermacam alasan. Ke-34 siswa ini diperbolehkan mengikuti UN susulan, kecuali dua siswa SMA Negeri 1 Petarukan yang karena tewas akibat kecelakaan beberapa

waktu lalu. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpora) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang Drs Sapardi MSi dalam siaran pers melalui Sekretaris Dinas (Sekdin) Drs HM. Wismo MPd kepada Radar mengatakan, keberhasilan pelaksanaan UN tingkat SMA/MA dan SMK ini. ’’Secara umum, pelaksanaan UN berjalan dengan aman dan lancar, meski memang ada sedikit kendala transportasi karena lokasi sekolah yang jauh sehingga sedikit terlambat.

DILARANG MEROKOK PEMALANG - Larangan merokok yang kini telah diberlakukan di tengah ’warga’ Muhammadiyah, ternyata berlaku juga bagi kalangan anggota DPRD di Kabupaten Pemalang. Meskipun larangan itu bukan karena alasan haram ataupun halal, namun demi untuk menjaga ketertiban saat rapat paripurna. De-

adanya larangan merokok bagi semua anggota dewan. ’’Larangan untuk tidak merokok bagi anggota dewan dituangkan dalam pasal demi pasal, yang mempunyai tujuan bukan karena sepaham dengan penilian halal atau haram. Melainkan hanya untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan ke hal 9 kol 1

ke hal 9 kol 4

TELP PENTING

Padi Organik Dinilai Lebih Unggul

RSUD Dr. M. Ashari (0284) 32161 RSU Santa Maria Pemalang (0284) 321251 / 5862051 (IGD)

Kualitas Padi Tanpa Unsur Kimia

NGENDONG Bidik Kalangan Dokter MUNDURNYA Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pemalang Sumadi Sugondo SE MM MSi dari pencalonan Pilkada oleh Forum Komunikasi Lintas Partai (FKLP) dijadikan momentum untuk memunculkan wacana baru, guna memasangkannya dengan bakal calon (balon) wakil DOK RADAR PEMALANG bupati baru yang telah Nurdin disiapkannya untuk maju dalam Pilkada 2010 mendatang. Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu FKLP Nurdin Iskhak mengatakan, pernyataan mundurnya Sekda Sumadi Sugondo memang cukup mengagetkan masyarakat, terutama bagi yang sudah kadung tresno (terlanjur cinta). Bahkan, FKLP ingin melamarnya untuk tetap maju kembali di bursa pencalonan Pilkada. ke hal 9 kol 4

PENTOL RAH... Polisi Siapkan Penyidik Pelanggaran Pilkada PEMALANG - Pilkada Kabupaten Pemalang 2010 mulai disikapi berbagai pihak, mulai dari partai politik (parpol), penyelenggara KPU, hingga masyarakat. Termasuk jajaran Kepolisian. Polres Pemalang pun tak ketinggalan untuk ikut menyikapinya, meskipun tahapan baru pada rekrutmen Panitia Pengawas (Panwas). Polisi menyiapkan penyidiknya untuk menghadapi terjadinya pelanggaran Pilkada. Kapolres Pemalang AKBP Burhanudin SIK melalui Kasatreskrim AKP Suwarto SH MH mengatakan, jajarannya siap menghadapi Pilkada Kabupaten Pemalang mendatang. ’’Kami menyiapkan penyidik-penyidik untuk ke hal 9 kol 1

CMYK CMYK

ngan alasan inilah aturan pelarangan merokok bagi anggota DPRD diberlakukan. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang Muntoha SH MHum menjelaskan, untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan semua anggota dan peserta rapat dewan maupun paripurna, maka dalam pembuatan tata tertib dan etika DPRD perlu

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

PANEN RAYA – Wakil Bupati Pemalang H Junaedi SH MM dalam acara panen raya padi organik di Desa Babakan, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang.

PEMALANG – Pengembangan tanaman padi organik yang kini sedang digalakan oleh pemerintah, ternyata cukup banyak diminati petani. Pasalnya, padi jenis ini memiliki nilai lebih dibanding dengan jenis lainnya. Bahkan, jenis padi yang satu ini juga betul-betul mempunyai keunggulan, baik kualitas padi dan berasnya yang tidak mengandung unsur kimia, juga harganya lebih mahal. Sehingga

sangat menguntungkan bagi petani. Pengembangan padi organik ini juga tengah dikembangkan warga Desa Babakan, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang. Terutama kelompok tani yang ada di desa ini. Dengan menanam padi organik seluas 6,8 hektar, hasilnya sangat menggembirakan karena produksi padinya mencapai 7,4 ton per hektar. Meski pun jumlah ini masih di bawah standar padi non organik yang mencapai 8,6 ton per hektarnya. Di sisi lain, meski biaya produksi pengolahannya juga

masih seimbang, dalam setiap hektarnya antara Rp 2,8 juta hingga Rp 2,9 juta. Namun, yang membuat para petani merasa senang adalah harga jual padi dan beras organik jauh di atas harga non organik. Kepala Desa (Kades) Babakan Kustoni B.R. menuturkan, warga desa ini sekarang sedang melakukan pengembangan padi organik. Dengan lahan seluas 6,8 hektar dikelola oleh 2 kolompok tani, dengan masing-masing kelompok beranggotakan 23 orang. ’’Mereka secara bersamake hal 9 kol 1

Aneka Produk Andalan Gerai Rabbani Pemalang

Percantik Kaum Hawa dengan Produk Profesor Kerudung Indonesia Semakin banyaknya wanita yang menutupi aurat dengan kerudung (jilbab) dan balutan busana muslimah, beragam produk pun gencar dihadirkan di pasaran. Ini pula yang dipersembahkan Gerai Rabbani Pemalang, Jalan Jendral Sudirman No. 173, Pemalang. Apa saja produk tersebut? LAPORAN: SUMITRO WAJAH ayu artis ibukota Astri Ivo begitu melekat sebagai ikon aneka produk yang terpampang di Gerai Rabbani di berbagai kota. Wajahnya yang ayu nan mempesona dengan balutan baju muslimah dan pernak-perniknya, menghiasi produk-produk lama maupun baru keluaran Rabbani. Ini pula yang terlihat saat kon-

FOTO-FOTO: SUMITRO/RADAR PEMALANG

LAYANI KONSUMEN – Karyawati Rabbani Pemalang saat melayani konsumen yang tengah memilik aneka produk Jumat (foto kiri). Sementara, sejumlah karyawati Rabbani berpose bersama (foto kanan).

sumen mengunjungi Gerai Rabbani Pemalang. Dengan produk unggulan kerudung, CV Rabbani Asysa Bandung pimpinan Hj Nia ini melebarkan sayapnya di Pemalang pada Agustus 2009 lalu. Kedatangannya, selain untuk menjajaki pangsa pasar baru, juga

untuk lebih mendekatkan konsumen setianya di Kabupaten Pemalang. Hal ini diungkapkan Store Manager Rabbani Pemalang Dedi Taufik Rahman kepada Radar Jumat (26/3). ’’Pelanggan Rabbani di Pemalang cukup banyak. Sebelum

dibuka di sini, mereka (konsumen, Red) kerap mendatangi gerai kami di kota lain,” terang dia. Di samping itu, lanjut Dedi, ekspansi Rabbani sekaligus untuk menjawab keinginan masyarakat akan kebutuhan perlengkapan busana muslimah. Dedi menjelaskan, kehadirannya juga

tidak bisa dilepaskan dari misi Rabbani ketika didirikan, yakni menyebarluaskan Islam kepada umat Islam dan masyarakat pada umumnya. Terutama, melalui pemakaian jilbab bagi kaum Hawa (wanita, Red). Lebih lanjut dijelaskan Dedi, ke hal 9 kol 1


METRO TEGAL

4

SABTU 27 MARET 2010

RADAR TEGAL

RAZIA

Bocoran Soal Hanya Isu UN SMA/SMK Berakhir Sukses

HERMAS PURWADI/RATEG

TAK BISA MENGELAK – Penyidik tengah mengorek keterangan siswa pembawa samurai.

Bawa Samurai, Siswa Dikeler APES! Itulah nasib yang dialami Sadikun (17), warga Jl Perjuangan, Desa Karya Bakti RT 04 RW 10 Kecamatan Karang Mulyo Cirebon. Remaja yang juga tercatat sebagai siswa kelas X SMK PUI Cirebon itu, terpaksa harus bermalam di sel tahanan Mapolresta Tegal. Dia tertangkap petugas bersama puluhan rekan sekolahnya di Pos Polisi Gudang Garam. Dari penggeledahan, Sadikun kepergok membawa sebilah samurai. Pelaku bersama 82 rekan sekolahnya sempat dihentikan petugas Pos Polisi Gudang Garam, ketika menumpang mobil bak terbuka. Mereka berencana meluncur ke Pantai Alam Indah (PAI) menghabiskan waktu libur, saat kakak kelasnya menjalani UN. Ketika dihentikan petugas, Kanit Laka Iptu Awang dan Kasat Intelkam AKP Suwartoyo langsung melakukan identifikasi dan mendata pelajar secara detail. Hingga giliran pemeriksaan pada diri pelaku, keduanya menemukan sebilah samurai yang diselipkan di celana seragam sekolahnya. Kapolresta AKBP Drs Ahmad Husni melalui KBO Reskrim Iptu Heriyanto SH menyatakan, paska pendataan dilokasi 83 siswa SMK tersebut digiring Kasat Intelkam ke mapolresta. “Dia sempat diberi arahan langsung oleh Kapolresta sebelum diijinkan pulang. Untuk pemilik samurai, tetap kami tahan dan akan diproses sesuai ketentuan hukum yang ada,” terangnya, Jumat (26/3). Dia juga menyatakan proses penyidikan awal dilakukan Unit 1 Reskrim untuk selanjutnya bakal dilimpahkan pada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). “Dalam kasus ini yang bersangkutan bakal dijerat dengan pasal 2 UU Darurat nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam. Dari pengakuan sementara dia sengaja membawa samurai untuk berjaga-jaga selama berada di wilayah orang lain. Dia bersama rekanrekannya berniat menuju PAI untuk mandi dan berenang. (her)

LINGKUNGAN Sampah Terminal Dikosek Habis PEMANDANGAN Terminal Bus yang terlihat kumuh dalam sekejab berubah menjadi bersih dan enak dipandang mata. Sebab, sampahsampah yang berserakan dan benda yang menimbulkan kekumuhan, Jumat (26/3) di kosek habis dalam kerja bakti massal yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal. Kegiatan diikuti ratusan peserta dari seluruh instansi pemerintah, TNI, POLRI, BUMN, BUMD, lembaga keuangan dan masyarakat diwilayah pemkot Tegal. Ini merupakan rangkaian kegiatan peringatan hari jadi Kota Tegal dan mendongktak nilai Adipraja serta Adipura. Ketua Pania yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Permukiman dan Tata Ruang (Diskimtaru), A Sugeng Prihadi, mengatakan, kegiatan dilaksanakan mulai pukul 07.00 WIB sampai selesai diikuti sebanyak 500 peserta dari berbagai instansi. “Kerja bakti massal ini tidak pandang bulu. Jadi, baik itu pejabat ataupun bawahan, semua turun langsung kelapangan. Mereka membersihkan seluruh areal Terminal Bus. Karena di situ merupakan salah satu titik pantau penilaian Adipura,” katanya disela-sela kegiatan. Dari jumlah peserta tadi, lanjut Sugeng, dibagi menjadi 14 kelompok. Sedangkan lokasi yang dibersihkan sebanyak 8 tempat. Di Antaranya jalur Pantura depan Terminal, bagian dalam dan belakang Terminal, ruas jalan depan Kantor Pengadilan Agama (PA), dan lainnya. Selain kerja bakti massal dari Kantor Lingkungan Hidup (KLH) juga menanam 50 pohon di wilayah yang sama. Kepala KLH, Sugeng Suwaryo, menjelaskan, penanaman pohon ini guna kesejukan di wilayah terminal. Sebab, di sini masuk dalam daerah yang tingkat polusi udaranya tinggi. “Jenis pohon yang ditanam antara lain Glodogan, Mahoni, dan Tanjung. Di tanam di beberapa lokasi yang penghijauannya kurang,” tuturnya. Sementara Walikota Tegal, Ikmal Jaya, menyampaikan, kerja bakti massal ini sebagai motifasi bagi masyarakat. Yang nantinya juga akan diteruskan masyarakat secara rutin didaerah masing-masing melalui kecamatan dan kelurahan. “Bagi semua SKPD diharapkan memantau titk-titik yang sudah menjadi tanggung jawabnya, setelah kegiatan ini,” paparnya. (adi)

SESUAI hasil pantauan tim pengawas independen, pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMA/SMK/MAN yang berlangsung sejak, Senin (22/3) lalu, sampai hari ini (Jumat, red) tidak ada temuan pembocoran soal UN, baik yang dilakukan oknum kepala sekolah (kasek), guru, siswa maupun elemen masyarakat lainnya. Kalaupun ada catatan pelanggaran, itu sifatnya ringan. Demikian dikatakan Sekretaris Tim Pengawas Independen, yang juga Ketua Dewan Pendidikan Kota Tegal, H Sisdiono Ahmad SPd, Jumat (26/3). Menurut Sisdiono, tim pengawas independen yang berasal dari Dewan Pendidikan dan lima perguruan tinggi yang ada di Kota Tegal, antara lain UPS Tegal, PGSD UNES, STMIK AMIK, Akper Pemkot, dan Politeknik Harapan Bersama menerjunkan 51 personil pengawas. Secara bergiliran, tim pengawas independen bertugas mengawasi proses pelaksanaan UN 15 SMK, 12 SMA dan 1 MAN. Pengawasan dilaksanakan baik saat proses pengerjaan soal, pengambilan soal di sub rayon maupun mengantarkan Lembar Jawaban Ujian (LJU) ke sub rayon. “Walaupun diluar senter diberitakan adanya dugaan bocoran soal, tapi kami jamin proses pelaksanan UN SMA/ SMK/MAN di Kota Tegal berjalan dengan jujur dengan tetap memperhatikan penandatangan fakta integritas beberapa waktu lalu. Sehingga kami jamin dalam pelaksanaan UN tahun ini tidak ada kecurangan, apalagi sampai pembocoran soal,” tutur Sisdiono.

M SAEKHUN/RATEG

HARI TERAKHIR - Hari terakhir UN SMA, para peserta UN serius menjawab soal yang diujikan.

Dijelaskan Sisdiono, pengamanan soal UN sangat ketat, karena soal berada di salah satu ruangan sub rayon dengan jumlah pengamanan tiga pintu. Dan masing-masing kunci pintu dipegang orang yang berbeda, sehingga sangat mustahil ada pemmbocoran soal. Belum lagi proses pengambilan soal, saat pengambilan soal semua Kepala Sekolah dikawal tim pengawas independen. Sedangkan untuk keamanan soal di sekolah, minimal tiga persinil aparat kepolisian berjaga-jaga. Belum lagi proses pengantaran LJU, sekolah hanya diberi waktu sekitar dua belas menit untuk menata LJU. Selanjutnya, dengan pengawalan dan peng-

awasan ketat LJU dikirim ke sub rayon. “Ini riil berdasarkan hasil pengawasan kami, pelaksanan UN di Kota Tegal berjalan sangat jujur. Kalaupun ada temuan pelanggaran, kami rasa itu masih batas kewajaran. Temuan kami hanya ada siswa yang masih membawa Hand Phone (Hp) dan saling contek dengan sesama peserta UN. Itupun jumlahnya sangat minim, hanya satu sampai tiga orang saja,” jelasnya. Ditambahan Sisidiono, kondusifitas pelaksanan UN SMA/ SMK/MAN harus bisa dipertahankan, sampai dalam pelaksanan UN SMP/Mts dan SD/ MI mendatang. Kesiapan panitia, dalam hal

ini Dinas Pendidikan (Disdik) UPPD, serta elemen terkait lainnya harus benar-benar disiapkan jauh-jauh hari. Sehingga dalam pelaksanaan UN SMP/MTs, dan SD/MI bisa berlangsung seperti dalam pelaksanan UN SMA/SMK/ MAN. “Dalam pelaksanaan UN SMP/MTs, dan SD/MI kami juga akan menerjunkan tim pengawas independen, untuk menekan terjadi kecurangan dan pembocoran soal. Seperti dalam pelaksanaan UN SMA/ SMK/MAN, untuk kondusifitas serta agar siswa tidak terganggu dalam pelaksanan UN SMP/MTs dan SD/MI kami minta pejabat dan anggota DPRD tidak masuk ruangan,”

tambahnya. Anggota Komisi I DPRD Kota Tegal, H Harun Abdi Manap, mengungkapkan, pelaksanaan UN SMA/SMK/MAN yang dinilai kondusif, dan diyakini tidak ada kecurangan atau pembocoran soal diharapkan bisa diterapkan pada pelaksanaan UN SMP/MTs dan SD/MI. Hal ini perlu, sehingga tingkat kelulusan di Kota Tegal benar-benar sesuai kemapuan siswa. Bukan karena rekayasa, ataupun kecurangan dari oknum. “Kami rasa semua pihak, harus ikut andil dalam pelaksanan UN. Sehingga UN bisa berlangsung aman dan jujur, tanpa ada kecurangan apapun,” ungkap Harun. (hun)

Hipnobirthing, Teknik Persalinan yang Bisa Meminimalisasi Rasa Sakit

Melahirkan dengan Relaksasi Penambahan Sugesti Melalui Usapan Proses persalinan atau melahirkan bagi kaum hawa terkadang menjadi sesuatu yang menakutkan. Namun itu semua bisa hilang dengan menggunakan metode terbaru yakni hypnobirthing. Seperti apa? LAPORAN: ADI MULYADI JUMAT (26/3), sekitar 20 bidan dari Tegal dan sekitarnya mengikuti pelatihan hypnobirthing di lantai 2 Hotel Plaza Kota Tegal. Mereka diberi pengetahuan tentang bagaimana menangani persalinan, hingga menghasilkan bayi sehat fisik dan mental. Kemudian bagaimana mempersiapkan melahirkan alami lancar dan aman. Meningkatkan produksi Air Susu Ibu (ASI) serta mencegah postpartum depression. Clinical Hypnotherapist, Lanny Kuswandi, mengatakan, hypnobirthing adalah relaksasi

dengan penambahan sugesti melalui usapan. Tangan menjadi sarana untuk mengusap daerah bawah payudara hingga perut. “Sebenarnya cara ini telah dilakukan secara natural oleh ibu-ibu hamil saat janinnya meronta dalam kandungan. Ketika itu ibuakan mengusap perut sambil membisikkan katakata lembut yang menenangkan,” katanya. Dijelaskan, rasa nyeri saat melahirkan bisa disebabkan oleh ketakutan. Namun, rasa nyeri itu kini dapat dikurangi atau bahkan dihilangkan sama sekali. Di antaranya melalui sebuah proses latihan relaksasi dan metode hypnobirthing Pada beberapa penelitian di negara Barat membuktikan, ibu hamil yang mengikuti latihan mengalami lebih sedikit komplikasi dibandingkan dengan yang tidak terbiasa melakukan relaksasi secara teratur. Adanya rasa nyeri yang berlebihan lebih disebabkan adanya rekaman di alam bawah sadarnya. “Kontraksi otot pada saat persalinan adalah sebagai upa-

ya membantu terbukanya jalan lahir. Karena kontraksi itu, leher rahim akan menjadi lunak, menipis, dan mendatar, kemudian menarik leher rahim. Saat itulah kepala janin menekan mulut rahim sehingga membuka,” ujarnya lagi. Bila si ibu sudah terbiasa relaksasi, jalan lahir akan lebih mudah terbuka. Keuntungan lain dari teknik ini adalah mencegah kelelahan yang berlebihan saat persalinan. Fasilitator Pelatihan Bidan, Rugayah, menuturkan, pelatihan metode ini juga perlu di pahami oleh para bidan. Sebab, bidan merupakan tenaga kesehatan yang menangani orang melahirkan. Jika sudah memahaminya hamper dipastikan, persalinan yang ditanganinya pasti berjalan lancar dan hasilnya maksimal. “Di daerah-daerah bidan masih merupakan tujuan utama orang yang akan melahirkan. Karenannya sangat perlu sekali mendapatkan metode tersebut,” urai dia. Dia mengaku sudah merasa-

ADI MULYADI/RATEG

ANTUSIAS – Peserta pelatihan hipnobirthing antusias mendengarkan pemaparan dari nara sumber.

kannya sendiri saat sebelum menggunakan metode ini dan sesudahnya. Hasil yang didapatkan sangat menunjukan angka kenaikan yang signifikan. Dimana ibu melahirkan bisa tidak merasakan sakit. Ketika saat persalinan metode ini digunakan.

“Pelatihan ini merupakan kali kedua yang digelar. Nantinya masih ada pelatihan-pelatihan lainnya. Diharapkan bidan-bidan di Tegal dan sekitarnya bisa mengikutinya. Karena metode ini sangat efektif mengurangi angka kematian saat melahirkan,” pungkasnya. (*)


SAMBUNGAN

SABTU 27 MARET 2010

9

RADAR TEGAL

Kemampuan Fisik Linmas Inti Diasah Jelang HUT ke-47 PEMALANG – Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Perlindungan Masyarakat (Linmas) ke-47 tingkat Jawa Tengah (Jateng), anggota Linmas inti Kabupaten Pemalang menjalani serangkaian latihan. Kegiatan tersebut mulai digelar Senin (22/3) lalu. Serangkaian latihan olah fisik ini dilaksanakan mulai di Kantor Kesatuan Bangsa Politik dan

Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas), dan mereka bergerak ke Alun-Alun Pemalang. ’’HUT Linmas tingkat Jateng akan diselenggarakan di Kudus pada 19 April mendatang, sehingga kami menyiapkan Linmas melalui latihan-latihan agar bisa tampil membawa nama baik Kabupaten Pemalang saat di Kudus nanti,” jelas Kepala Kesbangpolinmas Pemkab Pemalang Drs Wahyu Sukarno AP kepada Radar kemarin.

Lebih lanjut dijelaskannya, anggota Linmas yang mengikuti latihan tersebut berjumlah 37 orang dan beberapa di antaranya adalah wanita. Untuk tenaga instruktur, selain dari staf Kesbangpolinmas, juga dari anggota TNI. Mereka, lanjut Wahyu, menjalani latihan mulai pukul 08.00 WIB, dan menurut rencana serangkaian latihan fisik tersebut bakal dilakukan sebanyak empat kali hingga menjelang hari H. (ali)

Kuota Pupuk Bersubsidi Meningkat PEMALANG - Pada tahun 2010, kuota pupuk pertanian bersubsidi di Kabupaten Pemalang mengalami penambahan yang berarti. Meski demikian, walau pun secara jumlah meningkat namun dibandingkan dengan kebutuhan masih kurang. Ini karena kebutuhan pupuk di sektor lain dimasukkan dalam kuota tersebut. Di antaranya, menyangkut kebutuhan pupuk perikanan

dan tumpangsari lahan hutan yang dikelola Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH). Petugas Komisi Pengawasan dan Pendistribusian Pupuk (KP3) Suwarto kepada Radar menjelaskan, pada tahun 2008 kuota pupuk Kabupaten Pemalang untuk lahan seluas 38.000 hektar mencapai 26.000 ton. Menurutnya, adanya kasus kelangkaan pupuk menyebabkan pemerintah memberikan kebijakan penambahan kuota

pupuk menjadi 29.108 ton. ’’Pada tahun 2010 kuota kembali ditambah menjadi 33.188 ton, namun jumlah ini tidak hanya untuk pertanian karena kebutuhan pupuk sektor perikanan dan pertanian yang dikelola LMDH dimasukkan dalam kuota ini,” tandasnya. Untuk mendapatkan pupuk bersubsidi ini, menurutnya, disyaratkan melampirkan Rencana Dasar Kebutuhan Kelompok (RDKK). (ali)

Padi Organik Dinilai Lebih Unggul dari halaman 9 sama memeliharanya hingga panen dan hasilnya cukup mengembirakan, karena produksi padinya bisa mencapai 7,4 ton per hektar. Meski pun masih di bawah standar produksi padi non organik,” tandas Kustoni usai melakukan panen raya padi organik di desanya Kamis (25/3) lalu. Dijelaskannya, untuk biaya produksi dalam penanaman padi organik, masih relatif sama

besarnya dengan jenis non organik. Untuk padi organik sebesar Rp 2,8 juta, sedangkan padi non organik Rp 2,9 juta. Itu untuk pembelian saprodi, yang meliputi pupuk dan obatobatan pertanian. Hanya saja, lanjut Kustoni, meski biayanya ralatif sama besar, namun petani merasa cukup puas karena mendapatkan untung lebih besar dibanding dengan menanam padi non organik. Keuntungan yang bisa dilihat pada harga

jualnya yang sangat tinggi, baik harga gabah maupun berasnya. ’’Harga gabah padi organik mencapai Rp 3.500 per kilogram, padi non organik Rp 1.750 per kilogramnya. Sedangkan harga berasnya, untuk organik mencapai Rp 10.000 dan non organik hanya mencapai sebesar 4.500 per kilogramnya. Di situlah yang membuat petani semakin tertarik untuk terus mengembangkannya,” terangnya. (mg1)

Polisi Siapkan Penyidik Pelanggaran... dari halaman 9 menyidik tindak pidana pelanggaran Pilkada dan pelanggaran lain, yang berpotensi mengganggu Kamtibmas,’’ kata Suwarto kepada Radar Jumat (26/3). Tindak pidana yang terjadi pada saat Pilkada, lanjut Suwarto, di antaranya adalah

money politik berupa pemberian sesuatu dengan maksud untuk menyukseskan (mendukung dan memenangkan, Red) calon tertentu. Pelanggaran lainnya, menurut Suwarto, bisa berupa ancaman maupun kekerasan. Kesiapan penyidik ini juga didukung personel yang ada di lapangan guna memantau pe-

laksanaan kegiatan Pilkada, seperti sosialisasi calon. Hingga saat ini, dikatakan Suwarto, situasi kamtibmas Pemalang berkaitan dengan Pilkada masih dalam keadaan kondusif. Meski pun, lanj u t n y a, suhu politik cenderung ekstrim karena dapat terjadi perubahan sewaktuwaktu. (ali)

Percantik Kaum Hawa dengan Produk... dari halaman 9 Gerai Rabbani Pemalang menawarkan berbagai produk perlengkapan busana muslimah dengan harga yang relatif murah. Harga kerudung, misalnya, hanya dengan merogoh kocek Rp 14 ribu, konsumen bisa mendapatkan kerudung cantik nan indah. Bagi mereka yang menginginkan variasi dan modelmodel terbaru keluaran Rabbani, lanjut Dedi, konsumen juga bisa memilihnya sesuka hati yang disesuaikan dengan anggaran (keuangan) yang dimiliki. ’’Harganya sangat bervariasi, dari Rp 14 ribu sampai Rp 70-an ribu,” ujarnya. Secara kualitas, menurut Dedi, konsumen tidak perlu takut karena barang-barang yang disediakan Rabbani bu-

kanlah barang ’kacangan’. Karena, lanjutnya, berbagai kerudung yang dipajang di gerai merupakan hasil produksi Rabbani di Bandung. Sehingga, secara kualitas tidak kalah dari kerudung lain yang dijajakan di luaran. Dengan mempekerjakan 4 karyawati, Gerai Rabbani Pemalang yang buka pukul 09.00 WIB hingga 21.00 WIB juga menyediakan baju koko dan gamis, manshet, bros, ciput (dalaman kerudung/jilbab), dan lainnya. Untuk masing-masing produk, dijelaskan Dedi, jenis dan modelnya cukup bervariasif. Ciput, misalnya, ada model konde, renda, tali-topi, kaos kaki, dan lainnya. ’’Rabbani juga mengadakan promo dengan diskon 50 persen untuk produk kerudung

pada item-item tertentu,” imbuh Dedi seraya menambahkan, promo ini berlaku hingga April mendatang. GT SERIES Untuk memenuhi kebutuhan pasar yang sesuai dengan tren masyarakat, Rabbani dalam slogannya ’Profesor Kerudung Indonesia’ juga memperkenalkan produk barunya yakni kerudung GT Series. Dijelaskan Dedi, produk baru ini konsepnya diambil dengan mengeksplorasi bentuk kerah, dengan mencoba menyesuaikan semua karakter wanita. Memakai kerudung seri terbaru, lanjut Dedi, efek hypnofashionnya mampu menampilkan bentuk badan menjadi lebih cantik dan proporsional. ’’Produk baru GT Series ada 3 jenis, harganya dibandrol Rp 38 ribu saja,” ujarnya. (*)

Anggota Dewan Dilarang Merokok dari halaman 9 anggota dewan saat mengikuti rapat dewan,’’ tandas Muntoha ketika dikonfirmasi Radar usai memimpin rapat paripurna DPRD dengan agenda penetapan peraturan DPRD tentang tata tertib dan kode etik DPRD, serta penetapan pimpinan dan anggota Panitia Khusus (Pansus) LKPJ di Gedung DPRD Kabupaten Pemalang kemarin (26/3). ’’Di samping itu, karena ruang rapat itu area bebas asap rokok, maka demi kenyamanam ber-

sama pelarangan merokok bagi anggota DPRD ditetapkan dalam tata tertib dewan,” lanjutnya. Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Pemalang Wijo Purnomo BA menyatakan, pihaknya setuju dengan pemberlakukan larangan merokok bagi anggota dewan. Meskipun, diakui Wijo, dirinya termasuk perokok. ’’Saya sangat setuju larangan merokok itu diberlakukan. Sebab, jika tidak, kasihan anggota dewan atau peserta rapat

lainnya yang terganggu akibat kepulan asap rokok yang memenuhi ruangan rapat dewan,’’ tandas Wijo.’’Yang pasti, saya setuju. Meskipun dengan sangat terpaksa (saya) harus berhenti merokok sementara,” tandasnya. (agus pratikno) KOMPUTER IAN COMP-Termurah!!! Hp. 081803977939.Jual-BeliService-Upgrade Komputer /LapTop/Monitor/Printer Dll. Antar-Jemput.Garansi

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

BERSEMANGAT - Puluhan anggota Linmas Inti Pemkab Pemalang bersemangat saat melakukan latihan fisik.

Pencairan BOS MI/MTs Tunggu Juknis PEMALANG – Mekanisme atau pola pencairan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan laporan pertanggungjawaban madrasah negeri di lingkungan Departemen Agama (Depag) pada tahun 2010 ini berubah. Bila sebelumnya pencairan dan laporan pertanggungjawaban (LPJ) dilaksanakan melalui Depag kabupaten dilanjutkan ke Kanwil Depag dan KPPN, tahun ini akan langsung ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN). Namun, perubahan ini tidak

berlaku bagi madrasah swasta, karena dana BOS-nya tidak masuk dalam Daftar Isian Penggunaan Anggaran (DIPA). S e h i n g g a , p e n g a juannya masih menggunakan pola lama, yakni melalui Depag kabupaten yang dilanjutkan ke Kanwil Depag serta ke KPPN. Hal ini disampaikan Kepala Kantor Departemen Agama (Depag) Kabupaten Pemalang Drs Masduki MSi melalui Kepala Seksi (Kasi) Madrasah Pendidikan Agama HA. Kodir Maruzi kepada Radar Kamis (18/3).

Dijelaskan dia, perubahan tersebut merupakan hasil rapat kerja kasi mapenda dan kepala sekolah yang diadakan Kanwil Depag Jateng pada 1516 Maret lalu di Semarang. Dalam rapat tersebut, selain membahas persiapan pelaksanaan UN, juga menyinggung perubahan teknis pencairan BOS bagi madrasah negeri dan swasta. ’’Ada yang berubah, tapi kami belum bisa menjelaskan lebih jauh karena petunjuk teknis atau juknisnya belum disampaikan,” terang Maruzi kepada Radar.

Juknis sebagai acuan atau pedoman dari DIPA, menurut dia, seharusnya sudah disampaikan ke masing-masing daerah. Sehingga, pihaknya dapat memberikan gambaran atau jawaban bagi madrasahmadrasah saat menanyakan perubahan tersebut. Pada intinya, lanjut Maruzi, perubahan ini berlaku bagi madrasah setingkat SD dan SMP, yakni Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs). ’’Rincinya, nanti kalau juknisnya sudah sampai,” tandas dia. (cw2)

34 Siswa Tidak Ikut UN dari halaman 9 Lainnya tidak ada masalah,’’ tandas Wismo Jumat (26/3). Dijelaskan Wismo, dalam pelaksanaa UN, ada sejumlah siswa tidak bisa ikut UN yang teridiri dari siswa SMA jurusan IPA sebanyak tiga orang dan jurusan IPS 13 orang. ’’Jurusan IPS ini dua di antaranya meninggal dunia saat pulang sekolah melintasi rel kereta api. Keduanya adalah pelajar SMA Negeri 1 Petarukan yang tewas seketika karena disambar kereta barang, tak jauh dari sekolahnya. Sedang-

kan siswa SMK yang tidak ikut UN jumlahnya mencapai 18 orang,’’ jelas Wismo. Mereka yang tidak ikut UN ini, lanjut Wismo, selain karena meninggal dunia juga karena alasan sakit yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter. Termasuk di antaranya izin karena masih bekerja. ’’Untuk siswa yang bekerja ini berasal dari SMA terbuka dan dibuktikan dari keterangan perusahaan tempatnya bekerja,’’ terang Wismo seraya mengatakan, mereka akan menjalani UN susulan di SMA Negeri 2 Pemalang pada pekan

ini. Wismo juga mengatakan, dinas menyampaikan terimakasih kepada semua elemen masyarakat yang turut membantu dan memberikan dukungan dalam pelaksanaan UN tersebut. ’’Semua elemen yang telah mendukung kami menyampaikan terimakasih baik kepada masyarakat, LSM, DPRD, maupun Polisi yang ikut mengamankan soal-soal UN selama 24 jam,’’ kata dia. Dalam siaran pers ini, Wismo juga menyampaikan kesiapan dinas terkait untuk melaksa-

nakan UN tingkat SMP/MTs mulai 29 Maret hingga 1 April mendatang. Selain itu, dinas berharap, UN SMP/MTs bisa terlaksana dengan baik seperti halnya UN SMA/MA/SMK, serta bisa memenuhi target kelulusan yang lebih baik dari tingkat kelulusan UN tahun 2009. Pada tahun 2009, tingkat kelulusan SMA/MA mencapai 99,58 persen, SMK 99,34, dan SMP 98,96. Sedangkan untuk UN SMP, dijelaskannya, sudah dimulai tahapannya dengan penjemputan soal mulai Jumat (26/3) ke Kudus. (ali)

untuk G2-nya,’’ ujarnya kepada Radar beberapa waktu lalu. Disinggung lebih lanjut mengenai balon wakil bupati, menurut Nurdin, pihaknya menyiapkan balon dari kalangan profesi dokter dan keberadaannya sudah cukup dikenal oleh masyarakat. ’’Kami akan mencoba un-

tuk menarik Sumadi Sugondo untuk tetap maju melalui FKLP, yang secara legalitas juga memenuhi syarat untuk meng u sung balon bupati. Karena punya dukungan suara kurang lebih 17,5 persen dari kurang lebih 12 partai yang telah ikut bergabung,” jelas Nurdin. (mg1)

Bidik Kalangan Dokter dari halaman 9 Nurdin juga menegaskan, FKLP sampai sekarang masih eksis dan konsisten akan mengusung balon bupati di Pilkada mendatang. Untuk mendapatkan pasangan balon bupati yang betul-betul berkualitas, menurut Nurdin, akan mencoba untuk melakukan pendekatan dengan salah satu balon bupati yang sekarang ini dikabarkan telah mundur dari pencalonan yaitu Sumadi Sugondo. Terkait upaya menyiapkan IAN COMP: Mbthkn karywn /krywti usia min 20 Thn,Dom Pemalang & sktrnya,Lmrn dikrm ke Jl. Raya Ds. Losari No. 106 Ampelgading Pema-lang. Jam 9-11 Wib 15.3

balon wakil bupati ini, lanjut Nurdin, pihaknya bersama anggota forum lainnya akan memunculkan nama balon wakil bupati yang namanya sudah tidak asing dan bekerja sebagai dokter, untuk bisa berpasangan dengan Sumadi Sugondo. ’’Untuk pasangan, itu nanti akan dicari yang lebih tepat, apa G1-nya Sumadi Sugondo atau dr Bowo, dan sebaliknya

SOKA 31 CELL Bagi yang berminat bisnis PPOB u/ tranaksi tagihan listrik, telepon, speedy,FIF, Adira, isi pulsa dll. jual perdana, voucher & HP flexi/Tsel htt//WWW.kartu pulsa.com kode aktivasi 2234561589. Hub : (0284) 5803000 / 081326873333


CMYK

SABTU, 27 MARET 2010

MENUJU

G1-G2

10

RADAR TEGAL

PAN-PKS Rayu Golkar Bentuk Koalisi Besar PEMALANG – Koalisi Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) makin percaya diri menghadapi Pilkada tahun 2010 ini. Bahkan koalisi tersebut akan merayu Partai Golkar agar turut bergabung mengusung balon bupati dan wakil bupati dr Kun Sari Wibowo dan Drs Agus Khozim. “Koalisi PAN-PKS akan minta Partai Golkar agar bisa bergabung dengan kami,” kata Ketua DPD PAN Kabupaten Pemalang Drs Bambang Agus Rohim kepada Radar, Jumat (26/3). Menurut BAR, panggilan akrab ketua DPD PAN ini, aja-

dok/radar pemalang

Bambang Agus rohim

kan kepada Partai Golkar membetuk koalisi besar itu untuk memperkuat peta politik yang sedang dibangun. “Daripada mengusung sendirian mendingan kita berga-

bung untuk memenangkan pasangan balon bupati yang sudah ada dan jelas kesiapannya,” ujar dia. Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Golkar Pemalang Ujianto MR menganggap wajar ajakan tersebut dan hak semua partai demi memenangkan pasangan balon bupati. Upaya tersebut juga sama halnya apa yang akan dilakukan Partai Golkar, yaitu akan mengajak partai lain untuk bisa bergabung membentuk koalisi besar. “Partai Golkar sampai saat ini masih tetap konsisten dan akan mengusung balon bupati sendiri sesuai petunjuk dari DPP. Ajakan koalisi PAN-PKS tetap tidak akan mempengaruhi sikap dan arah Partai Golkar dalam Pilkada,” paparnya. (mg1)

HASAN/RADAR PEMALANG

SUMBANGAN - Kepala Desa Loning Nurmanto SE menerima sumbangan TV 21 dari Anugrah Motor Pemalang

Hari Ini, Supermi Gelar Gila Bola Sumbang TV 21” ke Desa Loning PEMALANG – Tujuh puluh tim futsal se-Kabupaten Pemalang, hari ini, Sabtu (27/3) akan menunjukkan kebolehannya dalam menggocek dan membantai lawannya di Mall Sirandu Pemalang. Kegiatan yang diselenggarakan Supermi dengan tajuk Crazy Soccer (Gila Bola) itu rencananya akan dihadiri langsung oleh Abdurrahmat, selaku General Manager PT Indofood CBP Sukses Makmur Jawa Tengah. “Tim-tim yang mendaftar ada 70-an, mereka diberikan hal-hal teknis yang menyangkut pertandingan Supermi Gila Bola besok (hari ini; red),” terang Area Sales & Promotion Supervisor (ASPS) Pekalongan, Fajariyanto, kepada Radar di selasela Technical Meeting peserta Supermi Gila Bola di Aula Balai Kelurahan Mulyoharjo, Kecamatan Pemalang, Jumat (26/3) kemarin. Technical Meeting yang dimulai pukul 15.00 WIB kemarin, merupakan tahapan yang harus diikuti peserta dalam memperebutkan hadiah puluhan juta rupiah yang disediakan Supermi. Sebelumnya, tim-tim dipersyaratkan melampirkan surat rekomendasi dari ketua RT dan mengumpulkan 5 bungkus Supermi untuk selanjutnya mendaftar ke panitia. Dijelaskan Fajariyanto, acara yang digelar sebagai wujud rasa terimakasih PT Indofood pada masyarakat di Kabupaten Pemalang. Bukan hanya Crazy Soccer, berbagai acara untuk menyemarakkan juga telah disiapkan pihaknya. Diantaranya hiburan musik, crazy bazar,

CMYK

Anugrah Peduli dan Berbagi

PEMALANG - Berbagai terobosan dilakukan Anugrah Motor Group untuk memperkenalkan produk Yamaha yang baru direlease pada tahun ini seperti New Jupiter Z dan New Vega ZRD. Di antaranya dengan menggelar event Anugrah Peduli dan Berbagi. Acara yang difokuskan di kantor Kelurahan Loning Kecamatan Petarukan ini berlangsung meriah, dengan hadirnya hiburan kesenian rebana yang dipertontonkan SUMITRO / RADAR PEMALANG

TECNICAL MEETING – Tujuh puluh tim peserta Gila Bola Supermi sedang mengikuti Technical Meeting di Aula Balai Kelurahan Mulyoharjo, Jumat (26/3) kemarin.

dan crazy game, kesemuanya akan dilangsungkan di Mall Sirandu sejak pukul 09.00 hingga 21.00 WIB. Crazy bazar, kata dia, menampilkan produk-produk dari Indofood CBP Sukses Makmur, seperti mie, minyak goreng, aneka macam snack, pepsi, dan lain sebagainya. Produk-produk tersebut nantinya berderet di masing-masing stan. Pengunjung dan peserta tidak hanya diajak untuk membeli saja, karena dengan membeli produk minimal 5 ribu, pembeli dapat mengikuti crazy game. “Setiap mengikuti crazy game, pasti akan mendapatkan hadiah,” ungkap Fajarianto kepada Radar. Pembelian produk tersebut berlaku untuk kelipatannya, sehingga pembeli mempunyai

kesempatan besar untuk memenangkan berbagai hadiah yang telah disediakan PT Indofood. Peserta crazy soccer sendiri sebagaimana dikemukakan Fajarianto, nantinya akan diajak bermain futsal secara fair play. Tim-tim yang mampu menunjukkan kebolehannya dalam menggocek bola dan juara, akan mendapatkan hadiah dan tropy. Juara 1 memperoleh hadiah 5 juta, tropy, dan dukungan bagi pembenahan fasilitas olahraga di RT-nya. Sedangkan Juara II dan III, masing-masing akan mendapatkan hadiah 2 dan 1 juta. “Untuk yang Juara I, akan ditambah dengan pemberian bantuan berupa perbaikan fasilitas olahraga di RT-nya,” kata dia. (cw2)

warga setempat serta musik dangdut yang meramaikan sepanjang acara. Herman, General Manager Anugrah Motor Yamaha kepada Radar Kamis (25/3) menerangkan, acara yang bertepatan untuk menyongsong ulang tahun Anugrah yang ke-25 tahun ini mengambil tema Anugrah peduli dan berbagi. Kepedulian terhadap konsumen setia dalam acara ini dibuktikan oleh Anugrah dengan memberikan 1 buah TV 21" kepada warga Desa Loning untuk dipasang di komplek kantor desa. “Selain Anugrah berbagi,

kami juga menghibur masyarakat Desa Loning dengan kesenian rebana, sebagai perwujudan melestarikan budaya bangsa,” paparnya. Dalam acara ini, pihak Anugrah menyediakan test ride bagi pengunjung yang ingin mencoba produk terbaru Yamaha New Jupiter Z dan New Vega ZRD, seperti Yanto pedagang tahu yang kebetulan berjualan di acara ini mengakui bahwa New Jupiter Z berbeda dengan motor lainya. “Selain kekar juga gasnya panjang,” ujarnya setelah mencoba test ride. Kepala Desa Loning Nur-

manto SE menyatakan mendukung promo Anugrah yang telah memberikan kesempatan kepada Desa Loning untuk menyediakan tempat acara Anugrah Peduli dan Berbagi .“Event ini sangat positif untuk warga kami yang sedang menjalani masa panen,” terangnya. Dia juga berterima akasih atas Anugrah peduli dengan memberikan bantuan berupa TV 21” yang nantinya akan dipasang di pos ronda yang setiap malamnya selalu dipenuhi warga karena di komplek kantor Desa Loning juga di buat lapangan bulu tangkis. (hasan)

Radar Tegal 27 Maret 2010  

Radar Tegal 27 Maret 2010

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you