Page 1

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

SABTU, 27 FEBRUARI 2010

INDEKS

Dua Wanita Jadi Kurir Heroin Rp 1,6 M

Siswa MI Demo Pabrik Baja HAL. BREBES DAN BUMIAYU

Lagi, Dua Mantan Asisten I Diperiksa HAL. BREBES DAN BUMIAYU

Komisi II Butuh Kepastian HAL. METROPOLIS

Butuh Belajar Maknai Maulid Nabi HAL. XPRESI

APA MANING...

ADRIANTO/INDOPOS

DIGAGALKAN - Dua orang WNI bernama Meta Barta (kiri) dan Tabita (kanan) bersama barang bukti heroin yang dikemas dalam kapsul yang tertata dalam laptop Toshiba, Jum’at (26/2).

TANGERANG - Dua wanita Indonesia kembali diperalat sindikat internasional untuk menyelundupkan narkoba ke tanah air. Mereka adalah Meta Berta, 28, dan Tabita, 28, yang mencoba menyelundupkan 668 gram heroin senilai Rp 1,6 miliar. Barang terlarang itu coba diselundupkan dengan cara disimpan dalam 62 paket kapsul di laptop. Tapi, aksi dua wanita yang bekerja sebagai pemandu karaoke di salah satu tempat hiburan di ke hal 19 kol 4

Sikap Golkar Sudah Final KPK Anggap Pansus Tidak Fair

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

IDENTIFIKASI - Petugas saat melakukan identifikasi terhadap kondisi mayat Kisno yang ditemukan tewas gantung diri di pohon pinus.

Depresi, Kisno Akhiri Hidup di Pohon Pinus PAGUYANGAN - Diduga depresi akibat tertekan persoalan ekonomi, Kisno alias Tutur (27) warga RT 01 RW 02 Dukuh Tretepan, Desa Pandansari, Kecamatan Paguyangan, nekat mengakhiri hidupnya dengann jalan gantung diri. Tubuh Kisno di temukan telah menggantung dengan menggunakan tali rafia di sebatang pohon di kawasan hutan pinus oleh Raswad (45), warga sekitar yang sedang mengangkut hasil tanamannya Kamis (25/2) sekitar pukul 10.00 WIB. Temuan itu selanjutnya dilaporkan Raswad ke pemerintahan desa, dan segera mendatangi lokasi yang disebutkan Raswad. Warga saat itu tidak berani menurunkan tubuh Kisno yang masih menggantung, mereka menunggu kedatangan petuga dari Polsek Paguyangan yang ke hal 19 kol 1

JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie menegaskan, sikap Partai Beringin terhadap hasil investigasi Pansus Angket Bank Century sudah final. Kesimpulan akhir Fraksi Golkar yang disampaikan di sidang Pansus Century sudah

sesuai dengan koridor dan merupakan komitmen Partai. Dia menegaskan, tidak akan ada perubahan sikap bagi partai yang dipimpinnya itu terkait kasus Century. “Saya tegaskan lagi, sikap Golkar tidak pernah berubah. Golkar akan tetap berada dalam posisi membela kepentingan rakyat. Karena itu, dalam masalah Bank Century Golkar secara aktif

melakukan koreksi terhadap fakta dan data yang kita anggap salah. Komitmen kami, Golkar melalui wakilnya di pansus akan konsisten menuntaskan kasus ini,” kata Ical di Jakarta kemarin (26/2). Ical mengatakan, saat bertemu dengan inisiator angket yang tergabung dalam Tim Sembilan Century, Selasa (23/2) lalu sempat mendapat pertanyaan yang menggelitik. Dia ditanyai apakah

sebagai pemimpin partai koalisi pernah diajak bertemu empat mata dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan diminta mengubah sikap. Dia pun membenarkan ada beberapa kali pertemuan dengan SBY dan sempat berdiskusi. “Namun, perlu saya tegaskan di sini, tidak ada tekanan apapun dari Presiden untuk mengubah sikap Partai Golkar. Di sisi lain, sikap kami

SBY: Demokrasi Beretika, Bukan Saling Menjatuhkan JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menghadiri zikir bersama puluhan ribu orang yang tergabung dalam jamaah Majelis Rasulullah di Lapangan Monumen Nasional, Jakarta, kemarin (26/2). Zikir bersama tersebut dilakukan dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW. Selain Presiden, hadir pula Wapres Boediono, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menko Kesra Agung Laksono, Menteri Agama Suryadharma Ali, dan Mensesneg Sudi Silalahi. Zikir dan ceramah disampaikan pimpinan Majelis Rasulullah Habib Munzir Al Musawa. Dalam sambutannya, Presiden mengatakan, untuk membawa masyarakat ke dalam perubahan yang lebih baik, Muhamad telah menemui banyak kesulitan dan cobaan. Namun dengan kesabaran dan ketegaran Muhamad, serta mengajak semua pihak untuk menjalankan tugas, ke hal 19 kol 1

tentang kasus Century tidak pernah berubah,” terang mantan orang terkaya di Asia Tenggara itu. Ical juga membantah isu yang beredar bahwa Partai Golkar merancang deal dengan SBY terkait isu Century. Dia menegaskan bahwa partainya masih nyaman berada dalam koalisi dan berkomitmen mengawal pemerintahan dengan solid. ke hal 19 kol 4

Imbau Daerah Teken Pakta Kejujuran Laksanaan Unas Jujur dan Kredibel

MUSTAFA RAMLI/JAWA POS

MAULID NABI - Presiden SBY dan Wakil Presiden Boediono, serta jajaran Kabinet Indonesia Bersatu II, bersama ribuan umat islam dan jemaah Majelis Dzikir Rosulullah, melakukan dzikir akbar di silang Monas, Jumat (26/2) di Jakarta.

JAKARTA - Pelaksanaan ujian nasional (unas) tinggal menghitung hari. Pemerintah sibuk menyosialisasikan tema unas jujur dan kredibel. Badan standarisasi nasional pendidikan (BSNP) mengimbau agar daerah mau meneken pakta integritas kejujuran. Kordinator Tim Pemantau Independen (TPI) dan Pengawas Nasional Haris Supratna mengatakan, beberapa daerah telah menandatangani komitmen untuk melaksanakan unas dengan jujur dan kredibel. Antara lain daerah di Jawa ke hal 19 kol 4

Nok Slentik Imbau Daerah Teken Pakta Kejujuran * Esih ana sing dipercaya jujure? Dua Wanita Jadi Kurir Heroin Rp 1,6 M * Pantes dinobatkan duo ratu heroin!

CMYK


WACANA

2

SABTU 27 FEBRUARI 2010

RADAR TEGAL

Negeri Kaya Bencana Oleh: Muh. Abduh BISANE negeri ini terus dilanda bencana wa? Bencana tanah longsor di Kampung Dewata, Desa Tenjolaya, Kecamatan Pasir Jambu Kabupaten Bandung, yang sudah memakan 30 orang, menambah deretan peristiwa bencana yang melanda negeri 1001 bencana. Apakah itu menjadi suratan takdir, atau salah kita sendiri dalam mengelola alam? Lalu apakah bencana itu bisa berakhir? “Jare sampeyan pimen wa? Bisane bencana ana terus?” tanya Panjul, sesaat setelah mendengar berita bencana tanah longsor di Kampung Dewata. Dalipan menghela napas panjang. Ia ikut prihatin dengan musibah yang telah memakan banyak korban. Sejenak ia teringat rentetan bencana negeri zamrud khatulistiwa. Angin puting beliung, gempa, tsunami, gunung meletus, dan banjir serta kekeringan begitu akrab melanda. Dan, selalu menyisakan duka dan mengakibatkan trauma psikologis yang mendalam bagi rakyat. “Pimen wa, apa memang ora bisa diatasi? Apa pan delengna bae, idep-idep mengurangi kepadatan penduduk? Janganjangan memang betul semua bencana; gempa, tsunami, banjir, tanah longsor, dan busung lapar merupakan azab Tuhan akibat perbuatan maksiat yang telah dilakukan oleh masyarakat Indonesia?” Dalipan masih terdiam. Terlalu banyak luapan pertanyaan Panjul. Dan yang paling membuat jantung bergetar adalah pertanyaan Panjul yang menyentuh area teologis itu. Memang saat sedang ramai-ramainya memperingati maulid Nabi Muhammad SAW, merenungi bencana dengan masuk wilayah teologis agak relevan. Namun Dalipan tak mau buru-buru menyimpulkan bahwa bencana itu merupakan bentuk murka Tuhan terhadap umat republik ini. Tapi dengan pertanyaan-pertanyaan itu, Dalipan merasa lega. Mengapa? Pertanyaan-pertanyaan itu tentu merupakan bentuk kesadaran bahwa Indonesia memang negeri 1001 bencana. Indonesia tercatat sebagai salah satu negara paling rawan bencana di dunia. Sudah bukan waktunya lagi menanamkan “kebanggaan” sumir pada pelajaran-pelajaran di SD, SMP, SMA bahkan mungkin di perguruan tinggi, akan posisi strategis Indonesia di antara dua benua, Australia dan Asia. Segera tanamkan pemahaman yang menunjukkan Indonesia “kaya” bencana. “Maksude dudu pan medeni anake sampeyan kabeh. Tetapi menumbuhkembangkan kesadaran kayanya negeri ini akan bencana sehingga perlu membangun budaya baru. Budaya bagaimana cara menghindari bencana, bukan melawan bencana,” jelas Dalipan. Menghindari artinya melakukan cara-cara sistematis dalam mengurangi dampak yang ditimbulkan bencana. Bagaimana masyarakat sadar bahwa wilayahnya sangat rentan bencana gempa dan paham apa yang terjadi jika kekuatan gempa sangat dahsyat melanda wilayah mereka? Termasuk paham apa yang harus dilakukan. Dadi ora usah mitigasi, wis pada pinter carane menghadapi bencana. “Ngger wis sadar, mbangun gedung ora asal mbangun gedung. Tapi gedung sing tahan gempa. Ora asal nebang hutan sehingga sampai gundul. Sregep mbersihi kali, eben ora kena banjir. Dudu barang wis kena bencana, tembe kemutan penyebabe.” Selain paham akan pentingnya kesadaran bencana, masyarakat juga mesti paham “karakteristik” tempat tinggal dan tempat mereka beraktivitas. Yang paling sederhana adalah dimana rumah mereka berada? Apakah berada di samping rumah si A, dekat sungai, dekat tebing, dekat pertokoan, berada di bukit, dan sebagainya. Ini yang disebut dengan memahami lokasi dan posisi suatu wilayah. “Wong gunung, gimeyen umahe nganggo kayu. Begitu ana lindu, umahe cuma mung goyang sedelat. Ora langsung ambruk kaya umah sing nganggo semen. Apa berarti mereka sudah paham lokasi dan posisi wa?” Dalipan mengangguk pelan. Lalu ia terdiam lagi dan ikut larut dengan kesedihan keluarga korban yang ditayangkan televisi. Tangis, cucuran air mata menyertai evakuasi korban, yang satu persatu ditemukan. Mereka kehilangan sanak saudara dan harta benda. Mudah-mudahan mereka diberi kesabaran dan ketabahan. Pemerintah tak bisa berpangku tangan terhadap bencana yang terus terjadi. Harus ada langkah nyata untuk mengantisipasi musibah tersebut. (*)

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Suyuti Abdul Ghofir. Redaktur: Hesti Prastyani, Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi. Sekretaris Redaksi/Persh: Kharisma Dewi. Kota Tegal: Hermas Purwadi, M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan. Brebes: Abidin Abror. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Agus Wibowo, Khikmah Wati, Arief Nur Rahardian Sidiq, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Ali Basara, Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan (Koordinator), Dian Prayudi Aji, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Moch. Arifin (Manajer Tegal), Yully Trieyani, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Yuyuk Darwati, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: Anang Bastomi. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 33.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

Pemuda Sekarang, Pemimpin Mendatang Oleh: Rizal Fahmi SHI DALAM pandangan umum eksistensi pemuda selalu mendapat posisi sentral dan strategis di antara dua kutub generasi “young generation dan out going generation”. Arti strategi ini meletakan pemuda pada alih generasi, di mana pemuda praktis merupakan pemegang akses suksesi kepemimpinan mendatang. Dalam konteks kenegaraan, proses alih generasi kepemimpinan secara umum dapat dilihat dari perspektif kuantitatif dan kualitatif kelompok out going generation yang ada sekarang hanya tinggal beberapa dekade mendatang. Dalam konteks umum, pemuda merupakan sebuah amanat dari out going generation seba-

gai penggalan esai masa depan yang harus dibina dan diarahkan. Di mana dalam gerakannya perlu diajak dialog secara dewasa, didukung secara penuh atau paling tidak didenggarkan. Dengan kata lain sebuah komunikasi yang baik harus dilakukan. Dalam strategi ini tidaklah serta merta menempatkan pemuda secara gampang menjadikan dirinya adalah pemegang tampuk masa depan, bila dalam alih suksesi ini pemuda masih saja berada pada kualitas yang memprihatinkan karena tereksploitasi secara besar-besaran dengan mengabaikan akibat-akibat yang jauh dalam jangka panjang. Maka tidaklah salah jika dari

dini memikirkan masa sekarang pemuda kita untuk tujuan masa depan bangsa kita mendatang, apakah sudah terarahkan dengan benar, berprospekkah, bagaimana pembinaanya atau bahkan lebih mendalam lagi sejauh mana kualitas keimanan dari pemegang tampuk masa depan ini. Atau dengan kata lain, jika hendak melihat prospek dari masa depan bangsa, maka lihatlah pada kinerja pemudanya. Kemandirian juga harus ada pada pemuda, karena tanpa kemandirian pembinaanpembinaan yang dilakukan akan sia-sia belaka. Menyadari missi dan eksistensinya maka tidak salah jika Pemuda Muhammadiyah harus semakin intensif dan tidak

hanya ikut memikirkannya saja tetapi juga lebih proaktif memberdayakan pemuda secara luas. Dalam hal ini Pemuda Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah amar ma’ruf nahi mungkar di kalangan pemuda bisa berperan dalam lini terdepan. Paling tidak dari hasil sarasehan yang selenggarakan di sebuah Hotel Kota Tegal ahad 21 Februari lalu mampu diaplikasikan secara nyata, di mana sebagai gerakan dakwah yang commited terhadap segala usaha dalam mewujudkan kesadaran beragama dan akhlak yang tinggi bagi tercapainya cita-cita pemuda yang bisa diandalkan bisa tercapai. Pemuda Muhammadiyah dalam setiap gerakanya adalah se-

buah komitmen bersama dari sebuah organisasi dengan sistem kolektif kolegian. Pencapaianpencapaian perjuangan Pemuda Muhammadiya sekarang adalah tahap awal dari masa depan perjuangan organisasi ini. Program-program pra muktamar yang sedang berlangsung adalah tahap awal dari pelaksanaan program jangka panjang yang berkelanjutan. Selamat berjuang Pemuda Muhammadiyah Kota Tegal, mari sukseskan Muktamar Ke-XIV Pemuda Muhammadiyah di Jakarta Mei mendatang . Fastabiqulkhoirot! (*) Penulis adalah Sekretaris Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Tegal

Supaya Disengget

Tolong Razia Warnet

IBU Kepala LHKP Kab Tegal, aku pan wadul. Kae palem-palem neng Jl A Yani Slawi akeh pelepah sing pada garing, kewel-kewel kayong pan pada tiba, len prentah ning petugase supaya sing kaya kuwe disengget, nimbangane weruh-weruh nibani wong utawane mobil. Makasih ya Bu. 085870118XXX

BUAT Bapak Polisi Kota Tegal, tolong dong razia warnet-warnet, banyak anakanak sekolah pada nongkrong di warnet. Ada juga buat tempat mesum. 087833801XXX

Sekarang Malah Dikotori

PAK Wali pimen kiye! Masa Pasar Esuk blok B sing nang nduwur banjir? Kae Pak Wali sing nang mburine mol! Enyong wis ngomong maring tukang karcis, ketuane pasar ana apa daning ora dibener-benerna! Kae Pak Wali, pas tundagan sing pan temurun maring blok B sing mol pd bocor. Tulung ya Pak Wali dibenerna. Ben aku bisa luruh duit. Anake aku butuh mangan karo bayar sekolah. Suwun ya Pak Wali. 087868674XXX

KENAPA harus Tegal ya Pak, yang dulunya kota bersih sekarang malah dikotori dengan adanya lesehan di Kota Tegal yang menyediakan jasa esekesek, dengan sistem wanita panggilan, tak hayal malah banyak juga oknum pejabat yang meminta wanita tersebut. 085870110XXX

Sepenake Boyok Mandeke SADURUNGE aku matur nuwun karo Radar Tegal, soale bisa melu Ngresula, Pak Polisi Lalu Lintas Kota/ Kab Tegal, tolong sopir elf ditegur soale sepenake boyok mandeke. 02836035XXX

Wis Susah Aja Digawe Susah LURUH duit, malah ngetokna duit. Pak Bupati jaman wis susah aja digawe susah, wong pan ndaftar kerja kon metu duit, wis kaya kue ora kerjakerja malah ditampung nang penampungan. Tolong wa, wong ra nyekel duit mumet, sing pada sugih aja gaya duit diguang-guang nggo dugem, truz esih akeh sing butuh dudu sampeyan tok. 081902676XXX

Dudu Mung Dipindah DONGE pimen?? Aku pan ngresula keh, bisane malah baleg pan ngresmikna salah siji lokasi neng Cacaban nggo lokalisasi ... sing arane ditertibna kue dudu mung dipindah tempate, tapi dibrantas kabeh Pak Pejabat. Mumpung penjara neng Tegal esih lega ka, ben pada kapok,... 085742082XXX

Daning Ora DibenerBenerna!

Dukung MUI

Yen Perlu Digaruki

SAYA mendukung MUI bahwa facebook diharamkan. Ayo masyarakat Tegal dan sekitarnya, qta dukung keputusan MUI. Di Tegal sdh banyak prostitusi terselubung lebih mudah pemasarannya dgn facebook, qta dukung MUI n qta brantas facebook karena banyak negatifnya daripada positipnya. 0818286XXX

TULUNG len Kasatpol apa sapa lah sing berwenang, kuwe lesehan sing sadawane dalan A Yani Slawi ditertibna, yen perlu digaruki bae, jarene Slawi Ayu tapi kok sing ayu ABG-ABG sing pada mangkal nang lesehan sih? Terus kanggo anggota Dewan sing bener bae kweh, masa cacaban pan digawe tempat prostitusi??? 081390012XXX

Kok Diloncat? Ass.. Pak Bupati Tegal, dalan ning endi-endi pada ditambal, kok sampe dalan Gunung Kyai Prupuk Selatan kok diloncat, padahal korban sing tiba wis akeh kepriben sih karepe. 0815427080XXX

Tolong Dibetulin Dong SAYA sangat berharap jalan di Desa Kebandingan Kec. Kedungbanteng yang arah ke timur sampe Desa Dukuhrandu Kec. Suradadi tolong dibetulin dong, padahal saya kalo bayar pajak enggak pernah telat, terus uangnya buat apa yah? Ady. 085226768XXX

Ganing Langka Tindakane? PAK Agus, kiye pimen neng Balamoa dalan sing neng prapatan wis rusak ganing langka tindakane. 085642912XXX

Pengalaman Kerja Ya Ana SALAM hormat Kota Tegal, ku pan ngresua berhubung perusahaane bangkrut, aku jadi pengangguran. Tapi bisane yah lowongan kerja nang Tegal akehe go umur 27 ke bawah. Sedangkan aku umure 30, pan kerja langka kesempatan, padahal pengalaman kerja ya ana. 081902732XXX

Gendenge Pada Bocor PAK Wali pibe kiye? Aku wis bolakbalik ngomong petugase tapi ora diurusi! Gendenge blok A Pasar Pagi sebelah mburi pada bocor. Banyune maring blok B lantai 2 alias Tegal gubugan. Dodolane dadi kebanjiran, dagangane pada teles kabeh, kapan dibenerna? Aja mung retribusine tok sing ditariki terus. 087868674XXX

Lapangan Kerja Diakehi PAK Bupati Tegal, tolong ndeleh lapangan kerja diakehi, lowongan kerja nggo S1 be jarang, apa maning nggo SMA, SMP pa maning SD. 081931773XXX

Tangkap Maling Helm PAK, tolong tangkap wong sing sering nyolong helm nang parkiran Rita, masa aku maring Rita Mall mesti helm ilang treus, padahal helm biasa, Satpame keprimen ora tau ngawasi, aja jagongan bae, melasi sing balike adoh. Makasih. 081902676XXX

PENGIRIM NGRESULA YANG BERUNTUNG 1. 2. 3.

087868674088 087861003078 02836030045

Anda mendapatkan Hadiah masing-masing 1 dus Susu Bubuk Kedelai AFIS, hadiah dapat diambil di Harian Pagi Radar Tegal dengan melampirkan fotokopi KTP dan menunjukan no HP anda.

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS 08159440722, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Bagi tiga pengirim Ngresula yang beruntung masing-masing mendapatkan satu dus (200 gr) susu bubuk kedelai produk AFIS Tiap Harinya. Produk tersebut dapat diambil di Kantor Radar Tegal dengan menyerahkan fotocopy KTP dan menunjukan no HP anda.


CMYK

SABTU, 27 FEBRUARI 2010

METROPOLIS RADAR TEGAL

Dewan Minta UN Diperketat

METRO

WATCH Kebingungan Pedagang Kimpling PERSOALAN pedagang Pasar Kimpling yang baru saja direlokasi ke tempat baru beberapa waktu lalu bertambah. Selain soal pintu keluar, kali ini sebagian dari memilih menjual barang dagangan ke lahan lama. Menyikapi itu, Dewan meminta Dinas Koperasi UMKM Perindustrian Perdagangan bertindak tegas. Alasan Dewan, jika hal itu dibiarkan maka akan menambah masalah baru. Selain itu, Dewan menyatakan lahan lama harus kosong dan tidak ada aktivitas jual beli. Bagaimana komentar Anda dengan langkah-langkah pedagang yang memilih kembali berjualan di lahan lama? Jika ada solusi, apa solusinya? Perlukah Dewan meminta dinas terkait melakukan langkah-langkah tegas? Silakan kirim komentar Anda.

Disinyalir Ada Pembocoran Soal

Sampaikan komentar Anda ke No:

08159440722

PAJAK M SAEKHUN/RATEG

TANYA JAWAB - Para siswa SMPN 15 melakukan tanya jawab dengan salah satu anggota KPU Kota Tegal, Saefur Rokhim MSi, saat berkunjung ke Kantor KPU.

SMP 15 Belajar Demokrasi ke KPU

Diajarkan Tata Cara ROCHMAN GUNAWAN / RATEG SIMAK

PENJELASAN – Peserta ngisi bareng SPT menyimak penjelasan nara sumber, Selasa (23/ 2) di KPP Pratama Tegal.

Ngisi Bareng SPT SEDIKITNYA 25 instansi atau perusahaan di Kota Tegal, Selasa (23/2) menghadiri acara ngisi bareng SPT Pph Tahun 2009 di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tegal. Seluruh peserta nampak serius menyimak penjelas yang diberikan nara sumber tentang tata cara pengisian SPT Pph yang benar dan sesuai dengan ketentuan. Kepala KPP Pratama Tegal Drs Suwarno MBA mengatakan, dalam ngisi bareng kali ini. Setiap instansi mewakilkan 10 peserta sehingga total peserta yang datang 250 orang. Di sini, peserta akan dijelaskan secara gambling tentang tata cara pengambilan SPT, pengisian hingga pengumpulan kembali sebelum batas akhir baik untuk orang pribadi maupun badan. ke hal 9 kol 1

AGENDA RektorBukaEnglishContest DENGAN menguasai bahasa Inggris, kelak akan memudahkan membuka peluang bersaing dengan bursa tenaga kerja luar negeri. Hal itu dilontarkan rektor UPS Prof Dr H Tri Jak Kartana disela- sela membuka English Contets 2010 di ruang audotorium Kampus UPS Jalan Halmahera. Ajang adu kreatifitas berbahasa Inggris untuk tingkat pelajar SMA dan MA se- eks Karesidenan Pekalongan tersebut digagas Himpunan Mahasiswa Program Studi Pelajaran Bahasa Inggris (HMPS PBI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pancasakti (UPS) Tegal. Hampir 200 peserta siap bersaing dalam ajang English Contest 2010 tersebut. Ketua HMPS PBI FKIP Herry Kuspriyan menyatakan, untuk ajang kali ini pihaknya bakal menggelar dua jenis lomba masing- masing speech contest atau pidato bahasa Inggris dan quicky macky atau cerdas cermat. “Kami telah menyediakan trophy rektor dan uang pembinaan untuk sang juara. Jumlah peserta speech contest sendiri hingga kini sudah mencapai 84 siswa. Sementara untuk kategori quicky macky tercatat ada 34 regu, masing-masing regu 3 siswa. Jadi total ada sekiar 102 siswa yang terjun di kategori cerdas cermat,” terangnya, Rabu (24/2), disela-sela technical meeting di ruang FKIP. ke hal 9 kol 1

SUASANA kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tegal tampak berberda saat siswa-siswi SMP Negeri 15 datang ke sana. Selain diwarnai pertanyaan struktur dan nama anggota KPU, ratusan siswa secara aktif mencatat semua hasil pelaksanaan pesta demokrasi yang di-

laksanakan. Mulai dari hasil pelaksanaan Pemilihan Gubernur Jawa Tengah Juni 2008 lalu, Pemilihan Walikota 26 Oktober 2008, Pemilihan Umum April 2009, hingga pelaksanaan Pemilihan Presiden yang baru dilaksanakan beberapa bulan lalu.

ke hal 9 kol 5

M SAEKHUN/RATEG

TINJAU LATIHAN UN - Rombongan Komisi I DPRD meninjau pelatihan UN yang dilaksanakan MAN Kota Tegal.

ke hal 9 kol 1

Limbah Filet 16.011 Paket Rastis Siap Dibagikan Kembali Dikeluhkan SEBAGAI bentuk perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal terhadap warga miskin, melalui APBD 2010 telah dialokasikan anggaran sebesar Rp 2 miliar untuk pembelian 16.011 paket beras gratis (rastis). Pembagian rastis dibagi tiga tahap, yakni saat peringatan hari jadi Kota Tegal, HUT RI, dan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosna-

kertrans) Kkota Tegal Sumito SIP, mengatakan, dalam waktu dekat Rastis akan dibagikan pada warga miskin yang berhak, bersamaam dengan peringatan hari jadi Kota Tegal yang jatuh pada tanggal 11 April. Pembagian rastis tidak hanya satu kali dalam setahun, tapi dibagi tiga tahap. Sehingga dengan harapan, penyaluran rastis bisa sedikit membantu masyarakat miskin yang membutuhkan saat perayaan hari

besar yang harus kita syukuri. “Rastis berbeda dengan Raskin, karena pemberian Rastisa tidak dipungut biaya sepeserpun. Namun karena keterbatasan jumlah paket, maka rastis hanya diberikan kepada warga miskin. APpalagi tujuan kami menyalurkan Rastis untuk sedikit membantu masyarakat, yang benar-benar membutuhkan,” kata Sumito. ke hal 9 kol 5

Liburan, PAI Diserbu Pengunjung LIBURAN panjang bertepatan dengan akhir pekan membuat pengunjung Pantai Alam Indah (PAI) meningkat dibandingkan biasanya. Antrian kendaraan, Jumat (26/2) mulai memadati pintu masuk. Pengunjung yang datang bersama anggota keluarga menikmati berbagai fasilitas yang ada. Walaupun cuaca buruk membuat ombak cukup besar, pengunjung nampak tenang menikmati deburan ombak sembari menikmati aneka hidangan yang disiapkan dari rumah. Tati (32), salah seorang pengunjung mengaku senang bisa mengajak keluarga menikmati liburan ke PAI. Selain biaya yang murah dan dekat dari tempat tinggal. Berbagai ke hal 9 kol 5

DOK.RATEG

RATEG MENINGKAT – Pengunjung PAI meningkat memasuki libur panjang akhir pekan ini.

Jadi Pusat Fesyen, Harga Bersahabat Sebagian orang mungkin malu atau gengsi jika harus berburu aneka pakaian di dalam pasar. Tetapi, tidak demikian yang terjadi di Blok A Pasar Pagi Kota Tegal. Di sini aneka pakaian mulai anak-anak hingga dewasa segala merek terpajang rapi dengan harga bersahabat. Apa saja daya tarik dan kelebihannya dibandingkan pusat perbelanjaan modern? ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

CMYK

UNTUK mengantisipasi terjadinya pembocoran soal dalam pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMA/SMK/MAN 2010, Komisi I DPRD meminta ada pengetatan pengawasan. Bahkan, jika perlu soal diamankan di kantor kepolisian, bukan di rayon. Sehingga mutu pendidikan bisa terjamin karena hasil UN mutlak karena kemampuan para siswa. Anggota Komisi I DPRD Kota Tegal H Harun Abdi Manap SH, Kamis (25/2) mengatakan, hasil tinjauan latihan UN

ternyata soal cukup susah. Ada kemungkinan tingkat kelulusan UN tahun ini bisa turun. Oleh karenanya, dia meminta waktu yang hanya tinggal hitungan hari—karena UN tahun 2010 dilaksanakan akhir Maret— bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para siswa dan sekolah untuk meningkatkan kemampuan. Sehingga, lanjutnya, kelemahan saat pelaksanaan latihan UN bisa ditekan. Agar mutu pendidikan di sini tidak dikotori dengan langkah-langkah kurang terpuji, yakni pembocoran soal, maka dia minta ada pengetatan pengawasan.

MEMILIH

Menilik Blok A Pasar Pagi Kota Tegal

LAPORAN: R GUNAWAN

3

PILIH PAKAIAN – Seorang pengunjung memilih aneka pakaian yang ditawarkan di Blok A Pasar Pagi Kota Tegal.

CUACA Jumat (26/2) cukup terik di Kota Tegal. Tetapi kondisi tersebut tidak menyurutkan ratusan pengunjung Blok A Pasar Pagi. Dengan wajah berseri, pengunjung yang didominasi kaum hawa nampak hilir mudik sembari menebarkan pandangan ke segala jurusan untuk mencari pakaian yang diinginkan. Lainnya, terlihat membolakbalik deretan dan tumpukan pakaan sembai menanyakan harga yang dibanderol kepada pedagang. Maklum, di sini setiap item tidak ditempeli label harga seperti di mall dan pusat perbelanjaan modern. Linda (29), salah seorang pengunjung mengaku sengaja datang bersama beberapa re-

kannya untuk mencari pakaian model terbaru. Menurutnya, selama menjadi pelanggan di Blok A Pasar Pagi, dia bisa mendapatkan berbagai model terbaru dengan harga terjangkau. Jika di tempat lain dia hanya mendapatkan satu stel pakaian, tetapi dengan anggaran yang sama di sini dia bisa mendapatkan dua stel pakaian. Meski aalnya sedikit minder karena harus membeli pakaian di pasar. Tetapi dengan kualitas yang ditawarkan dan dibuktikannya sendiri, dia sekarang mengaku menjadi pelanggan tetap Blok A. Bahkan, saat keluarga atau temannya datang dari luar kota, dia selalu mengajak untuk berkeliling dan melihat aneka ke hal 9 kol 1

AROMA tidak sedap akibat limbah filet di sekitar PPI Tegalsari kembali dkeluhkan warga. Pasalnya, persoalan tersebut sudah terjadi lama dan hingga kini belum ada penyelesaian yang bisa menghilangkan atau mengurangi bau limbat tersebut. Dahori (48), warga sekitar mengatakan, persoalan limbah filet tidak hanya dirasakan warga sekitar tetapi hingga pusat Kota Tegal. Saat angin berhembus, bau busuk dan amis dari limbah filet tersebut sangat menusuk sehingga mengganggu dan mengakibatkan polusi udara. Meski mengaku terbiasa dengan kondisi tersebut, tetapi pihaknya dan warga lain terus berharap agar pemerintah melalui instansi terkait segera menyelesaikan persoalan tersebut hingga tuntas. Menurutnya, warga dengan senang hati akan membantu dan turut mensukseskan program atau langkah penanganan yang akan diambil oleh pemerintah “Kami akan melakukan apa saja asalkan persoalan limbah filet segera diatasi dengan cepat dan tuntas,” katanya. Hal senada diungkapkan Mamat (45), menurutnya, penanganan limbah filet tidak hanya

diharapkan masyarakat sekitar tetapi warga Kota Tegal pada umumnya. Pasalnya, limbah tersebut menimbulkan aroma tidak sedap sehingga mengganggu kenyamanan warga meskipun sedang berada di dalam rumah. Dengan rencana penataan ulangs aluran pembuangan, diharapkan persoalan klasik yang sudah lama terjadi tersebut bisa segera ditangani hingga tuntas. “Sudah lama kami menanti penyelesaian persoalan ini,” tukasnya. Walikota Tegal H Ikmal Jaya SE Akt mengungkapkan, saat ini Pemkot Tegal menggandeng Universitas Trisaksi untuk menangani bau tidak sedap yang disebabkan limbah filet. Langkah konkret lainnya adalah membersihkan pelabuhan serta menata saluran pembuangan sehingga bau tidak sedap tersebut tidak lagi mengganggu masyarakat Kota Tegal. Apalagi di tahun 2010 dicanangkan program Tegal Sehat 2010 sehingga persoalan tersebut menjadi salah satu agenda yang akan dijalankan. Pihaknya juga berharap partisipasi dari masyarkat sekitar untuk selalu menjaga kebersihan khususnya limbah filet sehingga bisa ditangani dengan baik. (gun)


PEMALANG

4

SABTU 27 FEBRUARI 2010

RADAR TEGAL

PERDA SeringTidakMemenuhiUnsurPokok PENOLAKAN terhadap sejumlah Peraturan Daerah (Perda) kerap terjadi dan sering dilakukan masyarakat di daerah-daerah, termasuk di Kabupaten Pemalang. Salah satunya Perda Nomor 18 tahun 2006 tentang Tata Cara Pemilihan, Pencalonan, Pengangkatan, Pelantikan dan Pemberhentian Kepala Desa yang diminta direvisi oleh masyarakat. Hal ini terkait sering munculnya desakan warga yang meminta kepala desa mundur dari jabatanya. Kondisi ini dinilai Wakil Ketua DPRD Muntoha SH MHum, sebagai akibat pembuatan peraturan tersebut tidak dilakukan penelitihan terlebih dahulu. SUMITRO/RADAR PEMALANG Sehingga produk hukumnya tidak meMuntoha SH MHum menuhi tiga unsur pokok, yaitu unsur filosofis, sosiologis dan yuridis. “Ketika Peraturan Daerah (Perda) akan dibuat, mestinya harus didahulu dengan adanya penelitian, guna memenuhi unsur-unsur yang ada yaitu unsur filosofis, sosiologi dan unsur yuridis,” kata Muntoha, kepada Radar di ruang kerjanya Rabu (24/2). (mg1)

PENDIDIKAN Buka Program Paket C Kejuruan PEMALANG – Bidang Pendidikan Non Formal dan Informal (PNFI) Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Pemalang mengadakan Publikasi dan Sosialisasi PNFI di Aula SMAN 1 Pemalang Kamis (25/2) kemarin. Kegiatan diselenggarakan untuk mempersiapkan pelaksanaan Ujian Nasional Maret mendatang, sekaligus sosialisasi program kerja bidang PNFI. “Pesertanya adalah Penilik PLS, Tenaga Lapangan Dikmas atau TLD, PKBM, dan tutor pendidik kesetaraan,” terang Kasie Pendidikan Kesetaraan Elly Ratnawati di sela-sela diskusi kelompok kepada Radar kemarin. Peserta sosialisasi lanjut dia, adalah 25 orang penilik perwakilan dari masing-masing Unit Pengelola Pendidikan Kecamatan (UPPK), TLD 13 orang, perwakilan PKBM 14 orang, dan sisanya dari tutortutor PKBM se-Kabupaten Pemalang. Dalam pembinaan tersebut, pihaknya memberikan arahan dan bimbingan terkait tata aturan dan teknis pelaksanaan Ujian Nasional bagi peserta didiknya. Salah satunya bagaimana merumuskan dan membuat kisi-kisi materi UN melalui diskusi kelompok. “Diskusi dipandu oleh salah satu tutor, bagaimana membuat kisi-kisi materi UN,” kata dia. Selain itu, dalam kegiatan yang dibuka Kepala Bidang PNFI Drs Muhtarom mewakili Kepala Dindikpora Kabupaten Pemalang Drs Sapardi MSi yang berhalangan hadir tersebut, pihaknya juga sekaligus membeberkan program atau rencana bidang PNFI Dindikpora pada tahun ajaran 2010/2011. (mg6)

Penduduk Miskin Capai 339.455 Pengangguran Mencapai 25,7 Persen PEMALANG - Upaya penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Pemalang tak hentihentinya dilakukan. Di antaranya dengan menurunkan angka kemiskinan yang sudah sebesar 21,5 persen menjadi 7,5 persen, ditargetkan pada tahun 2015. Kegiatan untuk mencapai target tersebut adalah melalui perencanaan jangka menengah program penaggulangan kemiskinan (PJM Pronangkis) dalam bentuk Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perkotaan. Wakil Bupati H Junaedi SH MM saat membuka Bazaar PJM Pronangkis PNPM Mandiri di Gedung Kridanggo Kamis (25/ 2) kemarin mengemukakan adanya upaya dalam menurunkan angka kemiskinan tersebut. Menurutnya jumlah penduduk Kabupaten Pemalang pada tahun 2008 mencapai 1.371.757 jiwa, penduduk miskinnya mencapai 339.455 jiwa atau 24,75 persen. “Sudah ada penurunan jumlah pendudu k m i s k i n d a r i tahun sebelumnya, yaitu sebesar 32 persen,” kata dia saat menyampaikan sambutan Bupati Pemalang. Penduduk miskin di Kabupaten Pemalang lanjut dia, tersebar di perkotaan sebesar 152.755 jiwa atau 45 perrsen. Sedangkan di pedesaan mencapai 186.700 jiwa, sekitar 55 persennya. Begitu pula angka pengangguran yang masih relatif tinggi mencapai 232.849 jiwa atau 25,7 persen dari jumlah angkatan kerja. “Pemerintah terus berupaya menurunkan angka kemis-

kinan dan pengurangan pengangguran melalui perluasan kesempatan kerja dengan menitikberatkan pada upayaupaya optimalisasi dan harmonisasi kemiskinan,” tambah Junaedi. Harmonisasi tersebut terbagi dalam tiga kelompok, yaitu program bantuan dan perlindungan sosial, pemberdayaan masyarakat, dan pemberdayaan usaha mikro. Salah satu program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan adalah PNPM Mandiri Perkotaan. Sementara Kepala Bapeda Ir Asik Waluyo MSi mengemukakan angka kemiskinan di Pemalang yang sebesar 24,75 persen masih berada di atas rata-rata angka kemiskinan di Jawa Tengah. “Angka kemiskinan di Jawa Tengah mencapai 19 persen, sehingga kemiskinan di Kabupaten Pemalang masih lebih besar dari angka rata-rata tersebut,” kata dia. Dengan angka tersebut, Asik menilai penanggulangan kemiskinan harus menjadi perhatian serius bersama agar angka kemiskinan terus berkurang. Dia berharap PNPM Mandiri menjadi program utama tidak seperti sebelumnya yang hanya merupakan program sampingan. Sementara bazaar yang digelar itu menampilkan belasan stan dari LKM-LKM Kecamatan Pemalang dan Taman. Ketua Panitia Bazaar Windu Roso mengemukakan bazaar berlangsung dalam satu hari. “Diikuti 6 LKM dari Kecamatan Taman dan 5 dari Kecamatan Pemalang,” ujarnya. Usai membuka acara Wabup didampingi sejumlah kepala dinas dan instansi melakukan peninjauan dari stan satu ke stan lainnya, diikuti ratusan pengurus LKM dan tamu undangan lainnya. (ali)

Nenek Kritis Dimartil Tetangga PEMALANG -Malang menimpa Tumninah (65), warga Kelurahan Beji RT 2 RW 16 Kecamatan Taman. Dia ditemukan tak berdaya bersimbah darah di rumahnya oleh warga Kamis (25/2) kemarin sekitar pukul 11.30 WIB. Di dekatnya ditemukan sebuah martil dan perhiasan yang ada padanya raib. Hanya ada anting-anting dan cincin yang masih tertinggal. Oleh warga nenek ini dilarikan ke RSI Al Ikhlas yang berada hanya 1,5 km dari lokasi kejadian. Meski dalam keadaan kritis nenek ini, masih bisa menceritakan peristiwa yang menimpanya. Dalam waktu satu

jam sejak kejadian polisi berhasil meringkus penganiayaan di siang bolong tersebut. Pelakunya adalah Rakhaeni (33) warga RT 1 RW 3 Kelurahan Beji Kecamatan Taman, yang juga tetangganya sendiri. Semula ibu menyusui bayi dua bulan ini mengelak saat didatangi polisi, bahkan berani membentak Kapolsek Taman AKP Utomo SH. Kapolres Pemalang AKBP Burhanudin SIK melalui Kapolsek Taman AKP Utomo SH mengemukakan adanya pengungkapan kasus penganiayaan tersebut. “Kami mengungkap pencurian dengan kekerasan dengan korban se-

orang nenek yaitu Tuminah dan dalam waktu kurang dari dua jam kami menangkap pelakunya., Rokhaeni,” kata dia. Di depan penyidik Rokhaeni mengakui tindakan dilakukan karena ingin menguasai barangbarang milik nenek yang pernah tinggal berdekatan rumah itu. “Tersangka terlilit utang dan sudah merencakan aksi tersebut sejak semalam dengan menyiapkan martil,” tambah Kapolsek. Saat ditangkap tersangka masih menimang-nimang anaknya di warungnya. Sementara barang bukti yang diamankan di lokasi kejadian berupa martil dan perhiasan berupa

anting-anting dan cincin. Kedua barang ini sudah dilucuti dari tubuh korban namun tertinggal karena tertutup tubuh korban. Sedangkan barang bukti lainnya berupa kalung dan gelang didapat dari kolong rumah tersangka. “Barang bukti lain sudah diambil tersangka dan dibungkus dengan celananya serta disembunyikan di kolong warungnya,” jelasnya. Celana untuk membungkus barang bukti ini masih berlepotan darah korban. Saat ditangkap, tersangka sudah mengganti celananya yang dipakai sewaktu menjalankan aksi jahatnya tersebut. (ali)

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

TINJAU STAND - Wabup Junaedi SH MM saat mneninjau stan salah satu LKM dalam bazaar PJM Pronangkis PNPM Mandiri Perkotaan.

Sering Ikut, Biar Tambah Pintar Merias KEBIJAKAN pendidikan nasional diarahkan untuk mewujudkan pendidikan yang berkeadilan, bermutu dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Karenanya dalam penyelenggaraan pendidikan nasional, selama ini bertumpu pada ketersediaan berbagai program layanan pendidikan, terjangkaunya biaya pendidikan, berkualitas dari setiap jenis dan jenjang pendidikan. Disamping itu, pendidikan untuk seluruh lapisan masyarakat, tanpa adanya pembedaan layanan dan jaminan lulusan untuk keselarasan dengan dunia kerja juga menjadi tumpuan utama dalam penyelenggaraan pendidikan nasional. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga (Kadindikpora) Kabupaten Pemalang Drs Sapardi MSi melalui Kasie Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Sugiono SPd, saat menyampaikan sambutannya dalam Seminar Sehari dan Lomba Tata Rias di Gedung Serba Guna Pemalang Kamis (25/2) kemarin. Dalam kegiatan yang diselenggarakan Lembaga Pendidikan Ketrampilan (LPK) Citra

Kamas Adhi tersebut, pihaknya menyambut baik apa yang telah dilaksanakan Hj Asri Meiati selaku pimpinan LPK Citra Kamas Adhi. Karena kegiatan itu sejalan dengan misi dan tujuan dari pendidikan. Yakni memberi bekal pendidikan yang bermutu dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. “Dindikpora sangat mendukung karena melalui kursus dan pelatihan tata rias, membekali remaja-remaja dan masyarakat pada umumnya untuk dapat bekerja dan berusaha mandiri,” terang dia. Sementara itu Pimpinan LPK Citra Kamas Adhi Hj Asri Meiati mengatakan, kegiatan yang diselenggarakannya adalah bagian dari upaya membangun dan mengembangkan sumber daya manusia remaja-remaja di Kabupaten Pemalang, khususnya dalam bidang tata rias pengantin. “Seminar dan lomba tata rias digelar untuk meningkatkan kreativitas perias pengantin,” ungkapnya. Lebih lanjut pimpinan LPK Citra Kamas Adhi yang beralamatkan di depan Pemkab Pemalang tersebut, mengucapkan rasa terimakasihnya kepada

pihak-pihak yang turut mendukung dan membantu suksesnya kegiatan tersebut. Di antaranya Rivera Cosmetik dan Pengurus Perias Pengantin Modifikasi dan Modern Katalia. Pembinaan dan arahan dari Dinas Pendidikan dan PKK Kabupaten Pemalang lanjut Asri, selama ini juga turut memberikan dorongan dan semangat bagi pihaknya untuk lebih kreatif dalam bidang rias pengantin. Dari sini pula, Hj Asri kemudian berinisiatif mengundang pakar tata rias dari Jakarta Kun Mulyono SE MA sebagai pembicara dalam seminarnya. Salah satu peserta termuda dari Tegal Aulia (10), menjadi pusat perhatian peserta yang memenuhi gedung yang terletak di depan Polres Pemalang tersebut. Tangannya yang mungil dengan lihainya memoles dan mempermak modelnya. Aulia yang sedari kecil tergabung dalam Bali Modification Tegal ini berharap keikutsertaannya dalam lomba tersebut dapat mengembangkan bakatnya di bidang rias pengantin. “Yang penting ikut tampil di berbagai lomba, biar tambah pinter merias,” ungkapnya. (mg6)


METROPOLIS

SABTU 27 FEBRUARI 2010

5

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING Hotel Bahari Inn Tegal

(0283) 343399

Komisi II Butuh Kepastian Soal Bantuan APBN Rp 43 M

KIPRAH MemperdalamPemahamanDosen BERANGKAT dari upaya peningkatan produktifitas dan kualitas penelitian dosen, sebagai satu dharma dari Tri dharma Perguruan Tinggi, dimana dana peruntukan kegiatan penelitian dosen yang disediakan oleh universirtas belum terserap secara maksimal, menjadi pijakan Lembaga Penelitian Universitas Pancasakti untuk menggelar kegiatan workshop Penelitian Dosen Muda, Selasa (23/2). Rektor UPS Prof Dr Tri Jaka Kartana Msi yang berkesempatan membuka gelar penelitian dosen muda menyatakan giat kali ini semata sebagai upaya meningkatkan kwalitas sumber daya manusia khususnya tenaga pengajar muda yang menjadi tonggak keberhasilan dalam pendidikan. “Ini juga dalam rangka melengkapi kredit point maisng-masing dosen sebagai upaya meningkatkan profesionalisme dosen muda. Selebihnya sebagi upaya meningkatkan kepedulaian dosen muda terhadap dunia ilmiah terutama penelitian,” ujarnya. Sementara Kepala Litbang UPS Siswanto SH MH menyatakan tujuan works shop kali ini lebih mengacu pada upaya menyegarkan persepsi dosen muda terhadap kebijakan lemlit dan pentingnya mentradisikan kegiatan penelitian. “Selain itu juga sebagai media memperdalam dan mengkomprehensifkan pemahaman dosen terhadap aspek metodologi penelitian, serta memampukan dosen khususnya dalam menyusun proposal penelitian dosen muda yang sesuai dengan panduan dari DP2M Dikti,” terangnya. Dalam work shop kali ini diikuti 41 dosen muda dilingkup UPS. Sementara lingkup materi yang dikupas meliputi kebijakan peningkatan produktifitas penelitian dosen, paradigm, ilmu sosial dan ilmu kealaman, konsep dan operasi metode penelitian kuantitatif dan kualitatif, model analisis statistika berbasis komputer, aspek kebahasaan dalam penelitian, dan elemen proposal penelitian dosen muda. Narasumber yang didaulat mengisi materi diantaranya Siswanto SH MH, Drs Sana Prabowo Msi, Ir Nur Isdarmawan, Dr Yayat Hidayat AMir, Mpd, Dr KRT Purwosansongko ,M.Pd, Drs Burhan Mpd, dan Drs Gunistyo. (her)

MENYIKAPI belum adanya kepastian bantuan APBN sebesar Rp 43 miliar yang diperuntukan peningkatan pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tegal, membuat Komisi II DPRD Kota Tegal harus proaktif mempertanyakan langsung dengan Departemen Pekerjaan Umum (PU). Pasalnya, imbas dari penyaluran bantuan tersebut Pemkot melalui perubahan APBD 2010 harus mengalokasikan anggaran pendamping 10 persen atau sebesar Rp 4,3 miliar. Ketua Komisi II DPRD Kota Tegal Hendria Priatmana SE, mengatakan, kedatangan rombongan Komisi II dan PDAM Kota Tegal ke Departemen PU adalah untuk memastikan bantuan tersebut, sehingga kalau benar pihaknya akan meng-

alokasikan anggaran pendampingan APBD sebesar Rp 4,3 miliar. Kalau tidak, maka pihaknya juga tidak akan mengalokasikan anggaran pendampingan untuk PDAM. “Agar dalam membahas perubahan APBD 2010 kami tidak bingung, maka kami butuh kepastian dari Departemen PU. Jangan sampai kami sudah menganggarkan dana pendamping, bantuan dari APBN tidak jadi,” kata Hendria. Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tegal Rachmat Rahardjo, mengungkapkan, jadi atau tidaknya bantuan dari APBN untuk PDAM, pihaknya minta PDAM tetap memperhatikan pelayanan terhadap pelanggan. Sebab, selama ini pelayanan PDSM selalu dikeluhkan. “Kami minta PDAM terus meningkatkan pelayanan, agar tidak ada komplain lagi dari pelanggan,” ungkap Rachmat. (hun) HERMAS PURWADI/RATEG

DIAMANKAN - Usai menganiayai temannya dengan linggis, pelaku diringkus satuan Resintel Polsek Tegal Timur, kemarin.

Dicurigai Mencuri, Linggis ‘Bicara’

WACANA HERMAS PURWADI/RATEG

Dukung Tegal Maritim LANGKAH Walikota Tegal untuk mewujudkan pembangunan pelabuhan niaga, guna mendukung program Tegal Maritim tahun 2013 mendapat dukungan Komisi III DPRD Kota Tegal. Bahkan komisi III akan membantu upaya lobi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), yang saat ini sedang menyusun tata ruang wilayah Jawa-Bali. Ketua Komisi III DPRD Kota Tegal Drs HM Nursholeh MMPd mengatakan, keberadaan pelabuhan niaga di Kota Tegal sangat berpotensi, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Sebab kedepan, setelah proyek pembangunan Jalan Lingkar Utara (Jalingkut) selesai dan jalan tol Pejagan-Pemalang selesai. Maka transportasi darat di wilayah Kota Tegal akan berkurang, dan kalau hal ini tidak dilakukan tindakan antisipasi bisa-bisa kekhawatirkan Kota Tegal menjadi kota mati bisa terwujud. Namun dengan keberadaan pelabuhan niaga, maka aktivitas keramaian ekonomi akan beralih ke pelabuhan. Belum keberadaan pelabuhan yang dikelola Pelindo, yang kembali ada aktivitas bongkar muat kayu dari kalimantan. “Sebagai perwakilan rakyat kami akan mendukung program Pemkot, yang arahnya untuk peningkatan tarap kesejahteraan maasyarakat, seperti rencana pembangunan pelabuhan niaga. Apalagi sesuai penuturan Walikota, saat ini sudah ada tiga investor yang siap untuk membangun,” kata Nursholeh. Menurut Nursholeh, agar keberadaan pelabuhan niaga bisa berfungsi maksimal, maka Pemkot harus ‘belajar’ soal pengelolaan pelabuhn ke wilayah lain. Selain itu, Pemkot harus menginventarisir sisi positif dan negatif atas pembangunan pelabuhan niaga. Jangan sampai pelabuhan yang dibangun dengan anggaran triliunan, ternyata manfaatknya kurang maksimal. “Kami minta pembangunan pelabuhan niaga harus direncanakan secara matang, agar hasil pembangunannya bisa maksimal,” tuturnya. Secara terpisah, anggota Komisi III DPRD Kota Tegal Heri Budiman, menyatakan siap bekerjasama, untuk mewujudkan pembangunan pelabuhan niaga di Kota Tegal. Sebab, multiplayer efek sangat mempengaruhi perekonomian masyarakat Kota Tegal. (hun)

REGENERASI - Petenis muda metropolis yang hendak terjun di kancah turnamen nasional.

LANGKAH regenerasi petenis metroplis digagas Disporabudpar dengan menerjunkan petenis usia muda dikancah pertandingan tingkat nasional. Kali ini delapan petenis putra dan putri gemblengan Tegal Tenis Club dan Sebayu PU Tenis Club diterjunkan diajang Kejurnas Tenis Yunior Kelompok Umur Rogo Kencono Cup 2010 yang akan dilangsungkan di Depok Jawa Barat. Kepala Disporabudpar Ir HM Wahyudi didampingi arsitek pelatih Pengkot Pelti Tegal Purnomo SH menyatakan pemberangkatan petenis muda ini sebagai ajang awal bagi petenis muda metropolis atau sebagai sasaran antara membidik prestasi puncak ditingkat nasional. “Kami ingin anak- anak sepanjang 2010 ini bisa bertengger ditahta juara yang gretnya lebih tinggi dari sekian kejurnas yang ada sepanjang tahun. Dan ini juga sebagai media per-

siapan merebut juara nasional dikandang sendiri, dimana Tegal ditunjuk PB Pelti untuk menggelar kejurnas Tegal Open 2010 usai piala Tamrin Jakarta, dan One Jack Bandung,” terangnya Jumat (26/2). Kedelapan petenis yang akan diturunkan diajang Kejurnas Rogo Kencono Depok 25 Februari 2009 diantaranya Arum Damarsari, Rista Septiayu, Nanda Ayu, Rasita untuk putri. Sementara disektor putra akan diberangkatkan Dwi Arief, Dani Putra, Jemargi, dan Marcell. “Mudah- mudahan lewat jam terbang yang signifikan anakanak bisa meraih prestasi tertinggi diperhelatan nasional. Khusus event tahunan kejurnas Tegal Open, kami juga telah melakukan pendekantan dengan PB Pelti agar agenda bisa digelar sesuai jadwal. Dengan demikian baik peserta maupun sponsor bisa mengatur ritme dukungan,” tegasnya. (her)

DOK.RATEG

TAK MELAUT - Cuaca buruk disertai hujan mengakibatkan nelayan Kota Tegal tidak bisa melaut.

istri nelayan di Tegal langsung menyerbu sembako tersebut. Anto (45) warga sekitar pelabuhan mengatakan, kondisi para keluarga nelayan ini sangat memprihatinkan. Banyak dari mereka yang terlihat lemah karena belum makan, sedangkan suami mereka tidak memiliki

WIB kemairn. Korban malam itu sedang mencuci muka dan gosok gigi ditempat wudhu. Dia sempat melihat ada orang yang lewat dari arah belakang. Tak berselang lama ketika korban hendak menoleh, sebuah linggis langsung menghantam wajahnya. Kapolresta Tegal AKBP Drs Ahmad Husni melalui Kapolsekta Tegal Timur AKP Anggiat Siringoringo menyatakan, pelaku teridentifikasi bernama Abdulrachman (22) warga Desa Bumiayu RT 01 RW 04 Kelurahan Buniwah Sirampog Brebes. “Diantara korban dan pelaku sudah saling kenal dan bersa-

habat. Hingga suatu ketika pelaku kehilangan barang dan menduga yang mengambil adalah korban. Pelaku sempat mendiamkan korban beberapa hari, sebelum akhirnya puncak kekesalan itu dilampiaskan dengan linggis,” terangnya, Jumat (26/2). Pelaku yang mendatangi korban dari arah belakang, membuat korban menoleh dan linggis bersarang disebelah pelipis kanannya. Dalam kasus ini pelaku dipastikan bakal dijerat dengan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan. Barang bukti linggis turut diamankan petugas dari lokasi kejadian. (her)

TUJUH kelurahan se-Kecamatan Tegal Barat mengusulkan berbagai pembangunan dan penambahan sarana-prasarana lainnya. Usulan tersebut mengemuka dalan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tegal Barat tahun 2010. Kelurahan Kemandungan misalnya, mengusulkan penanganan sungai yang ada di lokasi tersebut hingga perpindahan kantor kelurahan ke lokasi yang lebih strategis. Kegiatan tersebut dibagi menjadi dua kelompok sehingga bisa fokus sesuai dengan bidang masing-

masing. Camat Tegal Barat H Drajat BA mengatakan, Musrenbangkec merupakan agenda rutin untuk menyerap aspirasi dari setiap keluarahan. Sebelumnya, di tingkat kelurahan dilakukan Musrenbangkel dengan menyerap aspirasi dari RT dan RW. Setelah melewati Musrenbangkec, selanjutnya aspirasi tersebut akan dibawa dalam Musrenbang kota sehingga semua masukan dan usulan masyarakat bisa segera direalisasikan. Menurutnya, berbagai usulan yang masuk merupakan ba-

gian dari kepedulian masyarakat akan pembangunan di wilayah masing-masing. Usulan tersebut diharapkan bsia menjadi masukan yang baik karena masyarakatlah yang mengetahui secara pasti kebutuhan apa yang diperlukan di wilayahnya. Mngenai usulan mana ang akan direalisasikan lebih dulu tentu saja bergantung dari program yang diajukan serta melihat anggaran yang tersedianya. Jika usulan tersebut memberikan manfaat luas bagi masyarakat, maka bisa menjadi skala prioritas. (gun)

Berangkatkan Petenis Muda Prestasi Usul Penambahan Sarana

Nelayan Tegal Terjerat Rentenir CUACA buruk yang disertai hujan yang terjadi berkepanjangan selama satu bulan ini, mengakibatkan nelayan Kota Tegal tidak bisa melaut. Akibatnya nasib mereka pun semakin tidak menentu, karena tidak memiliki penghasilan. Aktivitas pelelangan ikan pun lumpuh karena tidak ada pasokan ikan dari para nelayan. Ratusan kapal di pelabuhan Tegal, Jawa Tengah, hampir tiga pekan ini tidak beroperasi. Ribuan nelayan ini pun terpaksa kehilangan pekerjaan, sedangkan jika bekerja di tempat lain mereka tidak memiliki keterampilan. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari banyak diantara nelayan yang meminjam uang kepada rentenir dan akhirnya terjerat utang. Data di kantor HNSI (Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia) cabang Tegal menyebutkan, jumlah nelayan Tegal yang tidak melaut saat ini mencapai sekitar 1300 nelayan, dan 200 nelayan lainnya saat ini terjebak di beberapa pulau di tengah laut. Ketika diadakan pembagian sembako oleh sebuah organisasi masyarakat di kantor HSNI setempat, ratusan

TRAGIS! Berawal dari kecurigan teman, gebugan linggis bersarang diwajah Wahyu Nurhidayat (19) warga Desa Senden RT 02 RW 01 Kecamatan Mungkid Magelang. Dia sempat dilarikan kerumah sakit untuk menambal luka bocor yang bersarang dipelis mata kirinya. Sementara tak berselang lama, pelaku berhasil diringkus petugas resintel Polsekta Tegal Timur. Informasi yang berhasil dihimpun, insiden itu terjadi dimess karyawan toko Aromatif yang berlokasi di Jalan Pangeran Diponegoro Kelurahan Mangkukusuman Kecamatan Tegal Timur sekitar pukul 21.30

pekerjaan, sehingga pemberian sembako ini diharapkan bisa membantu para nelayan hingga beberapa hari ke depan. Para nelayan juga berharap adanya bantuan sembako dari pemerintah kota Tegal, yang hingga saat ini belum pernah diberikan. Karena menurut dia,

bantuan pemerintah tersebut diperlukan sampai cuaca kembali membaik, juga agar para nelayan tidak terus berutang kepada rentenir. Namun para nelayan berharap, cuaca akan cepat membaik sehingga mereka dapat kembali melaut dan mencari nafkah. (hun)


BREBES & BUMIAYU

6

SABTU 27 FEBRUARI 2010

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes RSU Bhakti Asih

(0283) 671431 (0283) 671279 / 673481

LINTAS Jalur Tembus PadakatonBulakelor Diusulkan BREBES – Guna mengurangi kepadatan arus lalulintas di ruas Ketanggungan-Pejagan, warga setempat mengusulkan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes untuk membangun jalur tembus Desa Padakaton-Bulakelor, Kecamatan Ketanggungan, sepanjang lebih dari 5 kilometer. Hal itu, menurut Kades Padakaton Tasdiq, dinilai efektif untuk mengalihkan arus kendaraan sehingga tidak menumpuk di ibukota Kecamatan Ketanggungan. ’’Pasar Ketanggungan dan Jembatan Kabuyutan sudah tidak layak lagi karena sempit dan sesak.’’ Usulan tersebut muncul dalam dalam kunjungan kerja (kunker) Komisi 1 DPRD Kabupaten Brebes di Kecamatan Ketanggungan dan Kersana baru-baru ini. Anggota Komisi 1 DPRD Kabupaten Brebes Pamor Wicaksono mengatakan, pihaknya mendukung usulan jalur tembus untuk mengurangi kemcetan lalulintas di Ketanggungan. ’’Kami sudah membahas dengan anggota komisi yang lain. Insya Allah, usulan tersebut akan terealisasi melalui APBD tahun 2010 dengan plafon sekitar Rp 20 miliar,” bebernya. (mg7)

Siswa MI Demo Pabrik Baja BREBES - Pembangunan pabrik baja ringan di Jalan Ronggowarsito RT 04 RW 04 Desa Pebatan, Kecamatan Wanasari, didemo oleh ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Suriyah Kamis (25/2). Siswa MI Suriyah didampingi gurunya itu memprotes pembangunan pabrik baja ringan ini karena dianggap menganggu kegiatan belajar mengajar di sekolah, mengingat posisinya bersebelahan dengan gedung MI tersebut. ’’Kami sudah berkali-kali mengklarifikasikan pembangunan pabrik baja tersebut karena mengganggu kegiatan belajar siswa. Apalagi tanah tersebut rencananya juga akan dijadikan lahan perluasan MI. Tapi pemilik sangat sombong dan meremehkan ajakan musyawarah kami. Jadi terpaksa menggelar demo,” ungkap Kepala MI Dian Rahmawati Mardillah. Di samping itu, lanjut Dian, mereka menganggap pemilik usaha tidak pernah melakukan musyawarah dengan pihak sekolah maupun warga setempat. Akibatnya, pihak pemilik terpaksa mendapat teguran dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PPI Kabupaten Brebes dan petugas Kantor Pelayanan Perijznan Terpadu Kabupaten Brebes saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi.

TAK KANTONGI IZIN Kepada petugas Satpol PP, pemilik usaha H Jamhari membantah jika bangunan yang sedang dikerjakan adalah pabrik baja ringan. ’’Bukan pabrik baja ringan, tapi untuk usaha meubelair,” ujar Jamhari. Dia juga mengaku, sama sekali tidak bermaksud mengganggu kegiatan belajar siswa. Meski demikian, diakuinya, untuk pembangunan dirinya belum melakukan prosedur yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. ’’Saya juga salah karena tidak membuat Izin Mendirikan Bangunan (IMB), HO (izin gangguan, Red), dan sebagainya. Tapi daripada karyawan nganggur dan bahan materialnya sudah tersedia, jadi digarap dulu,” ujarnya. Kepala Seksi (Kasi) Penegakan Peraturan Daerah (Perda) dan Operasi Satpol PP Pemkab Brebes Abdul Ghofir SH langsung menindak pelaku dengan menghentikan sementara kegiatan pembangunan pabrik. ’’Sebelum ada IMB dan HO kami tidak izinkan mereka meneruskan pembangunan. Apalagi lokasinya tidak sesuai dengan kaidah lingkungan warga, sebab dekat sekolah yang bisa menganggu kegiatan pendidikan,” tandas Abdul Ghofir. (mg7)

Menilik Potensi Pantai Randusanga, Brebes

Lokasi Strategis dan Berpotensi untuk Pelabuhan Kawasan Pantai Randusanga, Kabupaten Brebes, tak hanya memiliki keunggulan dari segi pariwisata, namun juga cukup potensial untuk dijadikan pelabuhan. Benarkah? LAPORAN: ABIDIN ABROR UNTUK mendongkrak kemajuan ekonomi, kabupaten/kota di Indonesia sejak digulirkan otonomi daerah (otda) saling berlomba menggali potensi yang ada. Termasuk tentang bagaimana menarik investor agar menanamkan modalnya di daerah tersebut. Dengan cara demikian diharapkan pertumbuhan ekonomi dapat meningkat. Salah satu potensi kemajuan tersebut adalah dengan dibangunnya suatu kawasan pelabuhan, yang memungkinkan ke luar masuknya kapal. Dengan banyaknya kapal masuk, se-

hingga perekonomian di daerah tersebut akan mengalami kemajuan. Kabupaten Brebes pun memiliki potensi untuk dibangunnya suatu kawasan pelabuhan. Dengan panjang pantai sekitar 25 km dan bergaris pantai sekitar 37 mil, memanjang dari Pantai Losari hingga berbatasan dengan Jawa Barat (Jabar), serta sebelah timur berbatasan dengan Kota Tegal. Sejauh ini, potensi yang dimiliki itu belum dikembangkan secara maksimal. Kalau pun ada, masih berupa Tempat Pelelangan Ikan (TPI), dengan lebih mengandalkan aliran sungai. Sedang yang berlabuh pun sebagian besarnya itu kapal-kapal tradisional, dengan bobot sangat terbatas. Sebuah kawasan pantai yang potensial untuk dibangun suatu kawasan pelabuhan niaga adalah Pantai Randusanga. Selain lahannya cukup luas, kedalaman pantainya pun cukup ideal untuk dibangunnya sebuah dermaga pelabuhan. Potensi lain berupa akses

jalan dari jalan raya pantura yang hanya berjarak sekitar 3 km menuju pantai, sehingga memudahkan untuk pengiriman barang. Tokoh masyarakat setempat Slamet Winoto (41) yang juga aparat Desa Randusanga Kulon mendukung daerahnya untuk dibangun kawasan pelabuhan niaga. ’’Lahan di sini sangatlah luas, dan kami mendukung sepenuhnya,” kata Slamet. Dengan adanya pelabuhan,

lanjutnya, untuk pengiriman hasil bumi dari wilayah selatan berupa jamur, gondorukem, teh, karet, serta hasil hutan lainnya tidak lagi melalui pelabuhan niaga Semarang atau Cirebon, seperti yang berjalan selama ini. Termasuk untuk pengiriman ikan. Jadi, menurutnya, cukup dengan melalui Pelabuhan Randusanga. Selain menghemat biaya, lanjut Slamet, dari pendapatan daerah pun akan meningkat. (*)

ABIDIN ABROR/RATEG

POTENSIAL - Pantai Randusanga Kulon menunggu investor untuk dijadikan pelabuhan.

ISMAIL FUAD/RATEG

UNJUK RASA – Ratusan siswa MI Suriyah saat menggelar aksi yang menuntut pembangunan pabrik baja ringan di Jalan Ronggowarsito RT 04 RW 04 Desa Pebatan, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes.

Petani dan Pengusaha Tuntut Perda Bawang Merah BREBES - Wacana dan usulan pembuatan Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur tentang Tata Kelola Bawang Merah kembali disuarakan oleh para petani dan pengusaha bawang di Kabupaten Brebes. Keberadaa Perda ini dinili sudah sangat dibutuhkan, sebagai bentuk perlindungan terhadap petani ditengah gempuran bawang impor. ’’Kami sama sekali tidak menolak dengan diberlakukannya perdagangan bebas. Namun, bukan berarti pemerintah tinggal diam saja. Perlu diikuti dengan kebijakan yang bisa meng-cover perdagangan bebas itu sendiri,” tandas H Saifuddin Zuhri, pengusaha bawang asal Pesantunan, Brebes, Jumat (26/2). Menurutnya, pemkab harus memprioritaskan pertanian sebagai tulang punggung kesejahteraan masyarakat, yakni dengan membuat kebijakan yang melindungi mereka. ’’Salah satunya, dengan segera membentuk Perda tentang Tata Kelola Bawang Merah,” ujarnya. Dengan Perda tersebut, lanjut dia, diharapkan akan ada pengawasan pendistrubusian bawang impor dan lokal yang lebih terorganisir. Melalui pera-

turan itu juga, ungkap dia, bawang impor yang dinilai menjadi pemicu turunya harga lokal pengawasannya bisa diperketat. ’’Keberadaan Perda itu paling tidak sebagai upaya pemkab dalam menangulangi fluktuatif harga yang drastis akibat pengaruh psikologi pasar. Terbukti, setiap bawang impor masuk, harga bawang lokal turun,” paparnya. Dia juga menyarankan pemkab dan DPRD untuk melakukan kunjungan ke Probolinggo maupun DIJ yang sudah ada Perda-nya. Wacana pembuatan Perda ini sudah bertahun-tahun dimunculkan, namun selalu mental di

tengah jalan. ’’Dengan anggota DPRD yang baru, lanjutnya, diharapkan bisa menjadikan perlindungan petani bawang merah menjadi skala prioritas yang mendesak dengan payung hukum yang jelas,” tegas Saiful. ’’Petani Brebes pada lari ke luar kota karena irigasinya jelek dan mahal. Di luar kota, meski tanahnya kurang bagus tapi irigasinya baik. Lama-lama kan bawang merah jadi merambah kemana-mana di bawa oleh orang Brebes sendiri. Lalu kebanggaan Brebes apa?” Sayangnya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan saat dikonfirmasi handphonenya tidak aktif. (mg7)

ISMAIL FUAD/RATEG

TINGKATKAN HASIL - Seorang petani bawang merah saat menyirami tanaman salah satu komodisi pertanian unggulan Kabupaten Brebes.


BREBES & BUMIAYU

SABTU 27 FEBRUARI 2010

7

RADAR TEGAL

PENDIDIKAN

Lagi, Dua Mantan Asisten I Diperiksa Oleh KPK

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

SOSIALISASI - Mahasiswa IMBS saat melakukan sosialisasi kegiatan seminar 100 persen lulus di hadapan para siswa.

Tingkatkan Kelulusan Melalui Seminar BUMIAYU - Sebagai upaya meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan khususnya di Kabupaten Brebes, Ikatan Mahasiswa Brebes Selatan (IMBS) akan menggelar kegiatan seminar 100 persen lulus ujian khusus bagi siswa-siswi yang akan menghadapi Ujian Nasional (UN). Ketua Panitia Kegiatan Seminar Ilman Shukuf Al Husain mengatakan, seminar yang akan digelar tersebut berisi pelatihan motivasi dan pengembangan diri yang terbukti dan teruji mampu meningkatkan daya kerja otak, meningkatkan citra diri dan keyakinan secara signifikan, serta meningkatkan motivasi pencapaian hasil secara revolusioner, permanen, dan kontinyu. Output-nya 100 persen lulus ujian. ’’Kegiatan ini juga merupakan kepedulian kami pada dunia pendidikan, khususnya bagi siswa SMA yang akan menghadap ujian. Sehingga mereka mampu dan siap ikut ujian dengan hasil kelulusan yang baik,” jelasnya. Dikatakannya, seminar yang akan dilaksanakan di salah satu hotel di Kecamatan Bumiayu tersebut akan menghadirkan pembicara yang juga motivator nasional, yakni Ryan Martian SP yang juga merupakan penulis buku Funtastic Learning dan Smart Parenting Membentuk Anak Jenius. ’’Dari hasil sosialisasi yang kami laksanakan, acara tersebut mendapat sambutan sangat baik dari sekolah-sekolah yang kami datangi,” lanjut dia. H Tasripin Sagito SPd, kepala SMA Islam Ta’alumul Huda Bumiayu mengatakan, kegiatan tersebut akan dapat membantu para siswa, khususnya untuk mendapatkan motivasi dan kesiapan menghadapi ujian. ’’Seminar ini akan membantu pihak sekolah untuk mewujudkan harapan sekolah, yaitu siswanya 100 persen sukses ujian” tutur Tasripin. (pri)

INSIDEN WanitaTuaDitemukanTewasdiPinggirRel TONJONG - Warga Desa Kalijurang, Kecamatan Tonjong, gempar menyusul penemuan sesosok mayat di pinggir rel kereta api KM 311 + 6 jalur Stasiun Tonjong-Bumiayu, Jumat (26/2) sekitar pukul 16.00 WIB. Keterangan yang berhasil dihimpun dari lokasi penemuan menyebutkan, mayat tersebut kali pertama ditemukan Syamsudin (45) warga sekitar. ’’Semula dari kejauhan saya tidak mengira bahwa itu adalah sosok mayat manusia, namun setelah dekat baru saya mengetahui bahwa yang tergeletak di pinggir rel itu adalah mayat manusia,” ungkap Syamsudin. Temuan tersebut selanjutnya disampaikan kepada warga sekitar yang kemudian dilaporkan ke pemerintah desa setempat, untuk dilanjutkan ke petugas Polsek Tonjong. Tidak lama kemudian petugas tiba di lokasi di dampingi petugas kesehatan dari Puskesmas Tonjong untuk melakukan identifikasi. Dari hasil identifikasi petugas akhirnya diketahui identitas korban, yakni Tiuk (65) wanita tua warga RT 03 RW 04 Desa Kalijurang. Petugas juga tidak menemukan adanya tanda-tanda mencurigakan di tubuh korban. Selain melakukan identifikasi terhadap kondisi korban, petugas juga mencari informasi ke stasiun terdekat untuk mengetahui ada tidaknya kereta api yang menabrak. Kapolres Brebes AKBP Benno Louhenapessy SIK MH melalui Kapolsek Paguyangan AKP Dasrun saat dikonfirmasi mengatakan, diduga korban tewas akibat penyakit yang dideritanya. Sehingga, saat dia berjalan di pinggir rel korban kaget dan tewas. ’’Dari stasiun terdekat tidak didapati adanya laporan korban tertabrak KA. Selain itu, tidak ada tanda-tanda di tubuh korban yang mengarah pada bekas tertabrak. Sehingga, dugaan korban tewas akibat penyakit yang dideritanya,” jelas Dasrun. (pri)

BREBES - Selama tiga hari berturut-turut, Senin (22/2) Rabu (24/2), dua mantan Asisten I Pemkab Brebes Karsono serta Amin Suwarjo memenuhi pemanggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Mapolres Brebes. Selain mereka, ikut pula dipanggil seorang staf pemerintahan Abdul Bawon. Pemanggilan ini terkait dugaan kasus tanah di dua lokasi Jalan Yani dan tanah eks Pegadaian Jalan Jenderal Sudirman, Brebes. Pemeriksaan ketiganya dimulai sekitar pukul 09.00 WIB hingga pukul 19.00 WIB, secara tertutup di lantai 2 Mapolres Brebes. Pada pemanggilan hari ketiga tersebut, baik Amin Suwarjo maupun Abdul Bawon lebih duluan pulang sekitar pukul 13. 00 WIB. Sementara, pemeriksaan terhadap Karsono, yang juga menjabat anggota DPRD Kabupaten Brebes hingga pukul 15.00 WIB masih berlangsung. Saat dikonfirmasi, Amin Suwarjo memilih diam dan menolak

berkomentar apa pun. Saat didesak mengenai materi pertanyaan KPK, Amin pun memilih diam. ’’Mumet. Mumet. Wislah aja takon maning (Pusing, pusing. Sudahlah jangan tanya lagi, Red),” kata Amin Suwarjo didampingi Abdul Bawon sembari meninggalkan halaman Mapolres. Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar kemarin (26/2), pemeriksaan hari ketiga itu sebagai pemeriksaan terakhir. Sejauh ini belum diketahui secara pasti apakah akan ada atau tidaknya pemeriksaan lanjutan. Dari informasi pemeriksaan selama tiga hari tersebut, diprediksi sebagai pemeriksaan akhir dengan bukti yang sudah terkumpul sekitar 90 persen. Sementara, Bupati Brebes Indra Kusuma sudah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Sedangkan, dari pihak Badan Pekerja Anti Korupsi (Gebrak) Brebes yang diwakilkan Darwanto sangat berharap agar kasus dugaan mark up tanah di dua lokasi berbeda itu dapat secepatnya dituntaskan. (din)

ABIDIN ABROR/RATEG

PENUHI PANGGILAN - Mantan Asisten I Pemkab Brebes Amin Suwarjo saat menuju lantai dua Mapolres Brebes untuk memenuhi panggilan KPK.

Peringatan Maulid Nabi dan Mujahadah di Ponpes Alhikmah I Benda

Sebarkan Nilai-Nilai Keteladanan Nabi dalam Bahasa Tegalan Ada yang berbeda dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diadakan di Pondok Pesantren (Ponpes) Alhikmah I, Desa Benda, Kecamatan Sirampog, Kamis (25/2) malam. Apakah itu? LAPORAN: TEGUH S SUASANA lebih santai diselingi gelak tawa, menyatu tanpa memudarkan nilai-nilai ketauladanan Nabi Muhammad SAW. Salah satu refleksi peringatan Maulid Nabi adalah mengambil keteladanan Nabi Muhammad SAW yang telah mengeluarkan umat manusia dari lembah kemiskinan harta, kemiskinan ilmu, kemelaratan mental maupun spiritual, serta kemiskinan komunnikasi. Hal ini disampaikan Ki Enthus Susmono yang dikenal sebagai dalang kondang, saat di daulat memberikan ceramahnya di hadapan ribuan santri dan tamu undangan dalam peringatan Mualid Nabi Muhammad SAW di Ponpes Alhikmah I, Desa Benda.

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

MAULIDAN - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan mujahadah di masjid sekitar lingkungan Ponpes Alhikmah I Benda dihadiri Ki Enthus Susmono dan pengamat budaya pantura Drs Atmo Tan Sidik.

Didampingi KH Labib Shodiq selaku pengasuh ponpes dan Pemerhati Budaya Pantura Drs Atmo Tan Sidik, Ki Enthus menyampaikan nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam bahasa Tegalan. Dikatakan Ki Enthus, banyak hal dapat diteladani dari nabi, terutama menyangkut kapasitas pemimpin yang baik. Dalam teladan nabi, kejujuran mengatasi segalanya yang merupakan kunci terbesar kesuksesan dalam memimpin.

’’Dalam konsep kenabian, itu dikenal sebagai shidiq (kejujuran), kapasitas pribadi yang tak memberi ruang bagi kebohongan. Kejujuran yang demikianlah yang menurunkan kapasitas unggul lain dalam diri nabi, yakni amanah (pemangku amanat),’’ jelasnya. ’’Dalam memimpin, selain seorang komunikator yang baik (tabligh), beliau adalah mubaligh (penyambung lidah),” lanjutnya. Keteladanan Rasulullah Muhammad SAW dalam kehi-

dupan sehari-hari, menurutnya, didasari oleh rasa kemanusiaan, keadilan, dan persaudaraan. Dalam kehidupan sehari-hari, sikap dan prilaku yang mulia Nabi Muhammad SAW tidak hanya mencerminkan ketinggian moral seorang manusia. Namun, merupakan wujud dari keindahan dan kemuliaan akhlak junjungan yang sangat kita cintai ini. ’’Dari kemuliaan akhlak itu pulalah nabi mampu merubah orang-orang yang semula merupakan ahli maksiat menjadi ahli ibadah. Yang kita perlukan adalah mengubah perilaku tanpa merusak potensi yang telah ada. Satu contoh, bagaimana mengubah mereka yang dengan tekun duduk bersila berjam-jam untuk bermain judi, namun diganti dengan duduk sambil ber-dzikir atau beribadah dan pasti mereka mampu,” terangnya. Keteladanan Rasulullah Muhammad SAW sebagai seorang pemimpin umat dan pemimpin bangsa, menurutnya, memperlihatkan betapa nabi sesungguhnya adalah manusia yang diberi Allah SWT kesempurnaan, sebagai seorang pemimpin yang diberi tanggungjawab dalam membimbing kehi-

dupan umat dengan adil dan bijaksana, serta menjalankan roda pemerintahan dengan caracara yang maruf, baik, dan benar. ’’Jadi, nabi itu ibarat bengkel bagi orang-orang bagi orangorang yang rusak. Sebab, orang yang pernah melakukan kesalahan lalu kemudian dia taubat dan menjadi baik, itu berada dalam naungan Islam.’’ Dalam mencapai kondisi peningkatan akhlak sebagaimana dicontohkan nabi, menurut Ki Enthus, saat ini diperlukan sejumlah langkah penanganan guna menyelamatkan generasi muda. Di antaranya, dengan memberikan ruang lebih kepada pendidikan agama. ’’Pertama yakni dengan mengalokasikan sebanyak 20 persen anggaran pendidikan untuk pesantren, lalu penambahan terhadap kurikulum pendidikan agama di sekolah-sekolah yang saat ini hanya 1 jam pendidikan agama dalam satu minggu untuk menambah pendidikan akhlak. Dan terakhir adalah menanamkan nilai budaya sebagai perekat bangsa.’’ Kegiatan ini dilanjutkan dengan doa bersama (mujahadah) yang dipimpin KH Labib Shodiq. (*)


8

KABUPATEN TEGAL

SABTU 27 FEBRUARI 2010

RADAR TEGAL

DOK.RADAR SLAWI

BEKAS BANJIR - Inilah kondisi paska hujan, jalan desa terlihat bekas banjir.

Empat Desa Rawan Banjir Sering Tergenang Saat Hujan SURADADI - Sebanyak empat desa dari sebelas desa yang ada di Kecamatan Suradadi saat ini masih rawan banjir. Dari data Kecamatan Suradadi, desa rawan banjir tersebut meliputi, Desa Sidoarjo, Desa Suradadi, Desa Kertasari dan Desa Jatimulya. Empat Desa tersebut sering tergenang banjir saat musim penghujan. Camat Suradadi Moh Soleh

SSos MSi mengatakan, dari jumlah desa yang ada di wilayahnya, empat desa dinyatakan berstatus rawan banjir. “Empat desa yang dianggap rawan banjir meliputi Desa Sidoarjo, Suradadi, Kertasari dan Jatimulya,” terangnya. Namun dari keempat desa yang dianggap rawan banjir tersebut, hanya dua desa yaitu Desa Sidoarjo dan Desa Suradadi yang setiap tahun selalu tergenang banjir. Bahkan, tambah Soleh, pada musim penghujan tahun 2008,

banjir sempat melanda dua desa tersebut dengan ketinggian mencapai satu meter. Mahkan masyarakat desa tersebut sempat diungsikan guna mengantisipasi terjadinya korban. Diakui dia,banjir yang kerap terjadi di wilayahnya lebih disebabkan oleh luapan air kiriman dari daerah atas. Tingginya curah hujan, menyebabkan debit air sangat banyak. Disamping itu, Kecamatan Suradadi yang terletak di daerah pantai juga berpotensi terkena luapan air laut saat

terjadi pasang. “Banjir pada tahun-tahun sebelumnya memang terjadi lantaran adanya kiriman air dari daerah atas. Kondisi diperparah dengan adanya luapan air laut utara jawa saat terjadi pasang,” terangnya. Menurutnya, banjir yang kerap melanda di wilayah Suradadi juga disebabkan drainase yang kurang baik. Beberapa saluran bahkan dalam kondisi tersumbat. Sehingga air sulit untuk mengalir, apalagi saat terjadi musim penghujan.

“Tapi sekarang pemerintah sudah mulai melakukan upaya perbaikan guna meminimalisasi terjadinya banjir di wilayah Kecamatan Suradadi. Beberapa saluran air sudah mulai diperbaiki,” ujarnya seraya menambahkan, bahkan pemerintah juga sudah berusaha untuk mensosialisasikan pola hidup sehat, yaitu agar masyarakat tidak membuang limbah rumah tangga secara sembarangan. “Kami berharap masyarakat sadar akan kebersihan dalam hidup,” tambah Sholeh. (cw3)

Dewan Harus Kawal APBD Jalan Kabupaten di Maribaya Tidak Maksimal KRAMAT - Kondisi jalan Kabupaten yang ada di Desa Maribaya saat ini sulit dilalui. Masyarakat lebih memilih menggunakan jalan tembus jalan Maribaya Timur dengan Dukuh Pengasinan. Kurang maksimalnya jalan kabupaten t e r s ebut, lantaran jalan itu berada di bawah rel kereta. Akibatnya beberapa kendaraan roda empat pengangkut pertanian tidak bisa melintas dengan lancar. Sekretaris Camat (Sekcam) Akhmad Tohir mengatakan, saat ini jalan Kabupaten yang ada di Desa Maribaya pemanfaatannya kurang maksimal. Hal itu lantaran kondisi jalan yang berada di bawah rel kereta. Warga terutama para angkutan

pertanian sudah jarang memanfaatkan jalan tersebut. “Masyarakat lebih memilih menggunakan jalan tembus. Meski kondisinya masih belum sempurna, namun warga lebih memilih jalan itu lantaran aksesnya lebih mudah dibandingkan dengan melintas di jalan kabupaten,” ujarnya. Dia menambahkan, letak jalan kabupaten yang berada di bawah rel membuat warga khususnya para petani enggan memanfaatkannya, sehingga warga lebih memilih menggunakan jalan tembus untuk beraktivitas. Meski masyarakat lebih memilih jalan tembus, lanjut dia, namun hingga kini jalan tersebut belum diaspal. “Meski sudah dipadatkan de-

ngan menggunakan dana PNPM, namun kondisinya jalan belum terlalu baik. Bahkan sebagian jalan belum dilakukan pengaspalan.” Menurutnya, jalan sepanjang 1.552 meter tersebut masih diupayakan untuk dilakukan peningkatan perbaikan. Bahkan dalam pengajuan Musrenbang tahun 2010 ini, Desa mengusulkan alokasi anggaran guna pengaspalan dan melanjutkan pembangunan talud. “Desa saat ini masih memprioritaskan peningkatan jalan tembus. Bahkan dalam pengajuan Musrenbang tahun 2010, pihak desa mengusulkan pengaspalan dan melanjutkan pembangunan talud dengan alokasi dana Rp 200 juta.” (cw3)

SLAWI - Anggota DPRD harus mengawal pelaksanaan hingga tuntas keberadaan APBD Kabupaten Tegal. Hal ini untuk menggambarkan proporsionalitas kebutuhan kesejahteraan masyarakat secara langsung di lapangan. “Pengefektifan anggaran yang sesuai kebutuhan prioritas di lapangan merupakan salah satu tujuan utama pengoptimalan peran dan fungsi DPRD” tandas Wakil Ketua DPRD A Firdaus Assyairozi SE. Firdaus menjelaskan, hakekat APBD yang dibalut dengan otonomi daerah, adalah alat untuk meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat. “Itulah makna yang harus dikaji dan digali.” Sedangkan untuk mengoptimlkan peran dan fungsi DPRD tersebut, lanjut dia, dibutuhkan pemahaman antar anggota yang

mempunyai trik sendiri-sendiri dalam mebela kepentingan masyarakat. Agar tidak terjadi tumpang tindih kepentingan saat mempersiapkan penyusunanan sebuah anggaran. “Tentunya, ini benar-benar dilandasi prioritas di lapangan, sesuai dari pedoman pengelolaan keuangan daerah. Sehingga bisa mendesak pihak eksekutif supaya mau melibatkan DPRD dalam merumuskan kebijakan umum APBD, penetapan prioritas anggaran dan platfon anggaran.” Di sini, tambah dia, kejelian DPRD dalam membahas program maupun kebijakan pemerintah, sangat menuntut. Hal ini guna mengimplementasikan tujuannya, sehingga manakala melakukan evaluasi dapat menelaah dengan cermat keberhasilan dari program tersebut. (k1)


ENTERTAINMENT

SABTU 27 FEBRUARI 2010

9

RADAR TEGAL

Gita Gutawa

Be3

Belum Puas, Rencanakan Konser Lagi KONSER Kotak Musik Gita yang digelar di Balai Sarbini, Jakarta, pada Kamis (25/2) malam ini benar-benar memuaskan. Tampil dengan 4 kali ganti kostum membuat sekitar 1.000an penonton yang datang merasa puas. Walaupun sempat membuat sang ayah, Erwin Gutawa, deg-degan namun Gita Gutawa bisa menguasai keadaan dengan bakatnya. Ia lega konsernya sempurna meski agak capek dan sempat ada kekhawatiran. “Lumayan (capek). Mungkin karena teriak-teriak, dan rasanya lega, semua sudah tuntas dan senang lihat konsernya tadi,” ujarnya. “Mungkin iya sempet khawatir, tapi aku sudah banyak latihan, fisik menari dan mungkin jadi terbiasa. Ganti baju 4 kali dan pasti ada rasa deg-degan. Di atas panggung aku lihat para penonton nyanyi lagu-lagu aku dan aku merasa puas banget. Tadi aja di dalam kotak, aku sudah menarik serta mengatur nafas, pas di panggung semua jadi cair, aku lakukan all out saja,” sambung Gita. “Ya, sepanjang anak saya main, saya deg-degan dan saya bertugas sebagai sutradara dan bangga punya anak seperti dia, dan semuanya dia lakukan dengan baik. Semua yang perform di konser itu penampilannya juga baik,” sahut Erwin memuji putrinya. Walaupun sudah berhasil menjual tiket konsernya hingga sold-out seminggu sebelumnya, namun Gita mengaku masih belum puas. Ia ingin selalu belajar dan belajar lagi untuk menjadi yang terbaik dan bisa menggelar konser dengan konsep yang berbeda di kemudian hari. “Dalam konser tadi konsepnya aku banget. Remaja memang mewakili umur aku sekarang dan kalau ada kesempatan buat lagi, kenapa tidak? Tapi ini cita-cita besar. Ini karena karangan terbesar selain album.

Terinspirasi Gita Gutawa SEBAGAI penyanyi, dua personel Be3 yakni Nola dan Chintya Lamusu mengaku kagum dengan sosok penyanyi remaja Gita Gutawa. Menjadi salah satu penonton di konser bertajuk Kotak Musik Gita, keduanya merasa begitu ‘wow’ saat menyaksikan konser berkonsep pure teenager tersebut. Apalagi dalam kesempatan itu, Nola mengajak juga anak-anaknya. “Bagus banget konsernya. Anak muda yang berbakat, luar biasa. Ini kemauan anak dan sama-sama saja, makanya aku ajakin aja. Lumayan banyak tahu, kata dia (anaknya), ‘Wow banget’. 10 menit awal aku terkesima. Aku pengen anakku mengerti dan merangsang musikalitasnya,” kata Nola. Senada dengan rekannya,

Semoga ada kesempatan baru lagi. Insya Allah ada konser lagi. Dilihat tadi aku sangat remaja banget, girl power juga. Memang mewakili anak muda sekarang,” kata Gita. Menambah catatan prestasinya, untuk konser kali ini Gita dianugerahi penghargaan dari MURI karena telah memecahkan rekor dunia sebagai penyanyi pop termuda yang menggelar konser tunggal, di usianya yang menginjak 16 tahun, 6 bulan. Gita pun berterima kasih kepada semua pihak, khususnya juga untuk para penyanyi senior yang mendukungnya seperti Duo Maia dan Afgan Syah Reza. “Aku senang banget karena ini konser pertama aku dan aku pengen memperlihatkan kepada semua orang, mereka yang mengajarkan. Konser ini tantangan terbesar dan sudah selesai satu tahap. Dan dengan konser ini aku berharap bisa ada yang lebih di konser berikutnya,” pungkasnya. (kpl/ adt/boo)

“Tim juri kami datangkan dari tenaga dosen profesional. Dan untuk pelaksanaan akan kita gelar di ruang Auditorium. Ini adalah agenda kedua yang pernah kita gelar sebagai agenda tahunan HMPS,” ujarnya. Dia juga menegaskan, maksud dan tujuan digelarnya

Berharap Anaknya Bisa Setegar Sang Mama ARTIS cantik Sheila Marcia Joseph berharap anaknya bisa tumbuh dengan sehat. Selain itu, di usia dewasa kelak, Sheila mengharapkan anaknya bisa setegar sang mama. Oleh karena itulah dirinya memberi nama Charlotte seperti nama sang mama, Maria Cecilia saat kecil. “Charlotte itu nama Mama waktu dia kecil, sebelum dia mengganti nama kewarganegaraan Belandanya. Aku berharap dengan pemberian nama ini anakku bisa setegar Mama nanti. Kalau Agraciana, itu to forgive, yang artinya memaafkan dan penuh dengan kasih,

sebagai salah satu terobosan dalam upaya meningkatan kepatuhan wajib pajak. Dalam kondisi normal, setiap Selasa diadakan ngisi bareng SPT 1771 untuk badan. Rabu SPT 1770 untuk orang pribadi pekerjaan bebas dan Kamis 1770 S/SS untuk orang pribadi karyawan satu pemberi kerja. “Mudah-mudahan dengan

ajang ini untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam berbahasa Inggris, serta melatih siswa dalam menerapkan bahasa Inggris di kehidupan sehari hari dan memotivasi minat siswa untuk mempelajari bahasa Inggris secara lebih dan mengaplikasikannya secara intens

sehari- hari. “Selain itu, kegiatan ini juga sebagai wahana rangkaian Dies Natalis ke-31 UPS,” tegasnya. Dasar kegiatan ini, mengacu pada AD/ ART PBI UPS 20092010, program kerja HMPS PBI UPSD, dan rapat kepengurusan HMPS PBI. (her)

ngisi bareng kali ini bisa memberikan manfaat positif dan disebar luaskan kepada yang lain,” katanya. Susi, salah seorang peserta mengaku senang karena mendapat penjelasan secara rinci dan gambling tentang tata cara pengisian SPT yang benar. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan terobosan positif

dan diharapkan bisa menjadi agenda rutin sehingga instansi atau perusahaan bisa mengirimkan perwakilannya dan selanjutnya bisa disebarkan kepada rekan-rekan sesama wajib pajak. “Setelah mengikuti kegiatan ini, kami jadi paham dan mengerti cara pengisian SPT yang benar,” tandasnya. (gun)

Jadi Pusat Fesyen, Harga Bersahabat dari halaman 3 fashion yang ditawarkan pedagang. “Di sini kami bisa mencari apa saja yang diinginkan, semuanya bisa ditawar dan modelnya juga tidak kalah dengan mall,” terangnya. Silvi (35), pengunjung lainnya mengatakan, keberadaan Blok A Pasar Pagi patut dibanggakan warga Kota Tegal. Pasalnya, selain pembeli dari dalam kota, ternyata banyak pula pembeli luar kota yang sengaja

datang jauh-jauh untuk membeli pakaian. Bahkan, jika membeli dalam jumlah besar, harga yang ditawarkan bisa lebih murah sehingga bisa menjadi peluang usaha yang menjanjikan. Soal kualitas, jelasnya, tentu tidak bisa dipukul rata. Jika memilih satu merek dengan lainnya, maka akan berbeda. Yang terpenting baginya adalah semua kebutuhan sandang bisa didapat dengan mdah dan bisa mengikuti tren saat ini. Apalagi penataan dan

konsp pasar pagi khususnya Blok A sudah modern dan dilengkapi berbagai fasilitas yang bisa dimanfaatkan pengunjung. “Kami menganggap Blok A Pasar Pagi sebagai surga busana karena apa saja yang dicari dengan mudah didapat,” katanya. Hanifah (45), salah seorang pedagang menuturkan, jumlah pengunjung blok A hingga kini terus bertambah. Terutama saat liburan seperti sekarang. Di sini, selain menawarkan

berbagai pakaian dari sejumlah merek, pedagang juga memberikan pelayanan dan penataan toko seperti gerai di pusat perbelanjaan. Jadi, pengunjung bisa dengan mudah memilih aneka pakaian yang dibutuhkan. Yang membedakan di sini adalah penjual dan pembeli bisa bernegosiasi soal harga sehingga menjadi daya tarik tersendiri. Tidak hanya itu, banyak pula pedagang pakaian baik dalam maupun luar kota yang mengambil pakaian di Blok A. (*)

Diajarkan Tata Cara Memilih dari halaman 3 Keakraban siswa, guru pendamping dengan sejumlah anggota KPU dan staf Sekretariat KPU mulai dirasakan saat acara dialog dan tanya jawab. Bahkan, untuk lebih mengakrabkan, pemberian materi dan tanya jawab tidak dilaksanakan di ruangan tertutup, tetapi di ruangan terbuka yang digunakan untuk menyimpan kelengkapan alat pelaksanaan pesta demokrasi. Para siswa yang sebenarnya belum memiliki hak pilih ternyata sempat membuat bingung anggota KPU karena pertanyaannya cukup berbobot. Bahkan, ada salah satu siswa yang mempertanyakan syarat pendirian partai politik (parpol), syarat calon presiden dan

wakil presiden, serta syarat calon walikota dan wakil walikota. Salah satu siswa Dewi, mempertanyakan kuota kursi DPRD Kota Tegal serta dasar penetapannya. Sebab, antar daerah jumlah atau kuota kursi anggota DPRD berbeda-beda. Padahal, keberadaanya merupakan wakil rakyat dan kenapa semua daerah tidak sama jumlahnya. ”Saya ingin tahu itu,” tanyanya. Anggota KPU Kota Tegal Saefur Rokhim MSi menjelaskan, dasar penentuan kursi DPRD adalah jumlah penduduk, sehingga semakin banyak jumlah penduduknya, maka jumlah kursinya makin banyak. Karena jumlah penduduk Kota Tegal tergolong sedikit, maka jumlah kursinya hanya 30. Sedangkan Kabuapaten Tegal karena jum-

lah penduduknya masuk dalam kategori banyak, sehingga jumlah kursinya mencapai 50. “Walaupun jumlah kursinya hanya 30, tapi yang mencalonkan diri saat Pemilu lalu sampai 450 orang. Sehingga mereka saling berebut, untuk mendapatkan dukungan terbanyak. Karena sistem Pemilu kali ini menggunakan suara terbanyak, bukan nomor urut,” jelasnya. Guru Pendamping, sebenarnya semua siswa SMPN 15, khususnya kelas VIII telah menerima materi soal pelaksanaan pesta demokrasi, mulai Pemilihan Gubernur, Pemilihan Walikota atau kepala daerah, Pemilihan Umum, serta pemilihan Presiden. Namun untuk memberikan pengetahuan secara langsung

sedangkan Joseph itu family nama dari Papa,” kata Sheila, saat ditemui wartawan di RS Harapan Bunda, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Kamis (24/2) sore. Saat disinggung mengenai perasaannya, Sheila mengaku bangga bisa melahirkan secara normal. Ke depannya, Sheila berharap bisa menjadi wanita seutuhnya. “Saat melahirkan aku baru mengetahui bahwa seorang wanita yang melahirkan itu sangat berat. Makanya, mama ada di sampingku saat aku melahirkan. Berasa banget perjuangannya itu nggak main-main.” Kehadiran sang mama bagi Sheila memang sangat berarti. Dirinya menceritakan betapa mama bisa mendampinginya saat dirinya kesakitan. (kpl)

Liburan, PAI Diserbu Pengunjung

Ngisi Bareng SPT dari halaman 3 Dengan demikian, diharapkan setiap peserta bisa menularkan ilmu yang didapat kepada rekanrekannya sehingga dalam pengisian SPT Pph tahun 2009 bisa benar, lengkap dan jelas. Kegiatan kali ini merupakan program nasional dan dilakukan serentak di seluruh Indonesia

konser Gita. Bukan cuma sekedar hiburan, namun juga menjadi pendukung agar anak-anak bisa mengembangkan bakat mereka. “Kuping dan mata sangat memuaskan. Banyak kejutan baru. Tadi sempet kebayang anak main piano, aku tanya dia mau nggak main piano, jawabnya, ‘Ntar mau les ah’. Habis gimana, mamanya nggak bisa main piano, cuma bisa main tamborin,” pungkas Nola seraya tertawa. (kpl/adt/ boo)

SHEILA MARCIA

Rektor Buka English Contest dari halaman 3 Terpisah, Ketua Panitia Muarifin Riyadi menyatakan, jumlah sekolah yang positif terjun di ajang ini tercatat ada 40 SMA dan MA yang ada di wilayah eks-Karesidenan Pekalongan.

Chintya juga mengagumi penyanyi 16 tahunan yang pernah menyabet penghargaan bergengsi dalam festival musik di Kairo, Mesir. “Kita kagum dengan konsepnya. Gita sebagai regenerasi musik masa kini. Aku gemes banget ngelihat Gita, bisa jadi inspirasi, banyak ide baru soal konser. Saya optimis, yang menjadi seni di masyarakat itu akan lebih tinggi,” jelasnya. Sementara itu, Nola yang mengajak anak-anaknya merasakan manfaat besar dari

dari halaman 3 fasilitas yang ada sekarang membuat pengunjung lebih nyaman dan bisa memilih untuk menghilangkan penat setelah sepekan disibukkan dengan berbagai aktivitas. Meski cuaca kurang mendukung dan angin bertiup kencang, tetapi dia mengaku tetap enjoy menikmati liburan kali ini bersama keluarga. “Jika ada tempat rekreasi menarik di dalam kota, buat apa jauh-jauh ke luar kota,” katanya. Pengunjung lainnya, Fitri (38), mengaku sengaja mengisi liburan untuk menikmati desran angin pantai. Meski harus berdesakan dengan pengunjung yang lain, tetapi tidak me-

ngurangi keceriannnya bersama keluarga. Sarana dan prasarana yang semakin lengkap membuat dia dan keluarga betah berlama-lama menikmati deburan ombak serta berbagai wahana yang disediakan. Menurutnya, setiap liburan serta akhir pekan, dia menyempatkan diri mengunjungi PAI untuk sekedar melepas lelah dan berlibur bersama keluarga sehingga bisa mendapatkan suasana yang lain dari biasanya. “Kami cukup puas dengan fasilitas dan keindahan alam yang ada di PAI,” terangnya. Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporbudpar), Ir HM Wahyudi MM membenarkan jika liburan kali ini terjadi pe-

ningkatan pengunjung dibandingkan kondisi normal. Untuk itu pihaknya berupaya memberikan pelayanan mulai dari pintu masuk, menjaga kebersihan pantai serta mengawasi pengunjung yang bermain di sekitar pantai. Langkah tersebut dilakukan karena cuaca saat ini kurang mendukung dan hujan setiap saat bisa datang disertai angin kencang. Untuk itu, pihaknya berharap agar seluruh pengunjung selalu memperhatikan berbagai petunjuk dan imbauan yang diberikn agar liburan kali ini bisa menyenangkan. “Berbagai fasilitas bisa dinikmati oleh sluruh pengunjung baik dari dalam maupun luar kota,” tukasnya. (gun)

Dewan Minta UN Diperketat dari halaman 3 “Untuk keamanan sekaligus untuk menjaga kerahasiaan soal UN, kami minta sebelum diujikan soal-soal UN ditaruh di kantor polisi. Karena dari pengalaman pelaksanaan UN sebelumnya, ada indikasi pembocoran soal yang dilakukan oknum tertentu. Hal ini jelas akan menodai mutu pendidikan, bukan mengangkatnya citra,” kata Harun. Dijelaskan, langkah antisipasi sejak dini perlu dilakukan Dinas pendidikan agar mutu pendidikan di Kota Tegal benarbenar murni. Apalag jika praktik

pembocoran soal benar ada dan ketahuan maka citra pendidikan di sini akan tercoreng. Akibatnya, bukan hanya selolah tertentu yang melakukan tindakan kotor yang citranya tercoreng, tapi semua sekolah. Mulai tingkat TK bahkan mungkin Pendidikan Usia Dini (PAUD), SMP/MTs/SMA/SMK/MAN hingga perguruan tinggi. “Kami lebih bangga hasilnya tidak 100 persen tapi murni hasil pekerjaan siswa. Daripada lulus 100 persen tapi dengan cara-cara kotor,” jelasnya. Terpisah, Ketua Komisi I DPRD Sutari SH mengungkapkan, hasil tinjauan pelaksanaan

latihan UN di MAN dan SMK Negeri 4 berlangsung lancar, dan tidak ada masalah yang dapat menghambat proses latihan UN. Pihaknya berharap hasil latihan UN bisa dijadikan tolak ukur kemampuan siswa sekaligus untuk memacu kekurangan yang ada. Sehingga, soal mata pelajaran yang dianggap sulit oleh para siswa bisa dicarikan solusinya agar hasil pelaksanaan UN jauh lebih baik dengan hasil latihan UN. “Kami akan terus memantau, baik saat latihan, persiapan, hingga UN-nya,” ungkapnya. (hun)

16.011 Paket Rastis Siap Dibagikan dengan cara interaktif, pihaknya sengaja mengajak semua siswa kelas VIII yang berjumlah sekitar 210 siswa untuk belajar ke KPU. “Kami rasa dengan belajar secara interaktif, siswa lebih paham atas materi Pendidikan Kewarganegaraan yang telah disampaikan dalam proses belajar mengajar,” ungkapnya. Ketua KPU Kota Tegal KH Saifudin Zuhri Madrais, menyambut baik inisiatif SMP N 15 yang telah mengajar anak didiknya untuk belajar secara langsung soal demokrasi di KPU. Pihaknya selalu terbuka dengan sekolah manapun, untuk belajar di KPU. “Kami rasa ini langjah yang tepat, dan bisa ditiru sekolah lain,” pungkasnya. (m saekhun)

dari halaman 3 Menurut Sumito, masing - masing kepala keluarga akan menerima jatah sebanyak 10 kilogram beras, untuk masing-masing tahap. Sedangkan untuk program ini, Pemkot melalui APBD 2010 telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2 miliar. “Karena sifatnya bantuan maka kami minta masyarakat bisa menerima apa adanya,” tuturnya. Anggota Komisi II DPRD Kota Tegal Heri Kuntoro, mengungkapkan, untuk mengecek kualitas Rastis yang akan dibagikan pada masyarakat, saat peringatan hari jadi Kota Tegal pihaknya akan melakukan pengecekan langsung. Pihaknya

juga minta pro aktif warga, kalau memang kualitas beras yang diberikan jelek harus lapor. Jangan karena pemberiannya secara cuma-cuma, masyarakat tak mau bicara soal kualitas beras yang diterima.

“Kami minta dinas terkait, dalam hal ini rekanan pemenang jangan asal-asalan memberikan beras. Kualitas beras harus sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan,” ungkap Heri Kuntoro. (hun)


CMYK

10

SABTU, 27 FEBRUARI 2010

RADAR TEGAL

PROFIL BUNASIR

Tampil Percaya Diri dengan BERBURU barang kesayangan menciptakan kepuasan tersendiri bagi penggemarnya. Apalagi jika benda tersebut digunakan dalam kegiatan sehari-hari. Seperti halnya bagi penggemar sepeda antik atau biasa dikenal dengan sepeda onthel. Keunikan dan nilai seni tinggi yang ada pada sepeda tua ini membuat pemiliknya tampil semakin percaya diri. Terlebih tidak semua orang memiliki benda semacam ini. Tak heran bila orang yang melintas sepertinya harus meluangkan waktu sejenak untuk menyaksikan barang-barang yang “tersesat” di zaman moderen ini. Tampilan “mercy” zaman penjajahan tersebut memang memiliki magnet tersendiri untuk diperhatikan, meskipun ia nyaris hilang dalam ingatan. Jangan heran bila jalanan terlihat menua ketika komunitas sepeda antik melakukan konvoi keliling kota saat hari libur. Suara bel sepeda seperti nyanyian waktu, ketika para bangsawan dan priyayi lewat dengan stelan putih atau tanda bahwa polisi patroli bercelana buntung akan segera melintas. Namun setelah seratus tahun berlalu, kini sepeda-sepada itu bangkit kembali dari gudang kotor atau penyimpanan barang antik. ‘’Sekarang mulai banyak diburu orang,’’ ungkap Bunasir. Pecinta sepeda tua ini mengaku harus hati-hati saat berburu. Sebab, jika tidak tahu tentang sepeda antik ma-

SEPEDA ANTIK Onthel atau juga terkadang disebut sebagai sepeda unta, sepeda kebo, atau pit pancal memiliki beragam merek. Dari merek ini bisa dibedakan segmentasinya pada jaman dahulu. Bahkan hingga sekarang, segmentasi sepeda jenis ini masih melekat. Pada segmen premium terdapat merek Fongers dan Gazelle, kemudian segmen dibawahnya diisi oleh beberapa merek terkenal seperti Simplex, Burgers, Raleigh, Humber, Rudge, Batavus, Phillips. Sepeda ini mempunyai klasifikasi gender yang tegas antara sepeda pria dan sepeda wanita. Kemudian memiliki 3 varian ukuran rangka standar yakni 57, 61 dan 66 cm. Kemudian pada tahun 1970-an keberadaan sepeda onthel mulai digeser oleh sepeda jengki yang berukuran lebih kompak. Baik dari ukuran tinggi maupun panjangnya dan tidak dibedakan desainnya untuk pengendara pria

ka bisa-bisa kita hanya mendapatkan sepeda tua saja. Sepeda antik yang sebenarnya adalah jika benar-benar orisinil atau asli kendati bukan pasangan sesungguhnya. Kendati bukan satu tipe atau satu merek, namun yang terpenting adalah keasliannya. Sepeda

atau wanita. Waktu itu sepeda jengki yang cukup populer adalah merek Phoenix dari China. Selanjutnya, Sepeda jengki pada tahun 1980-an juga mulai tergeser oleh sepeda MTB

sampai sekarang. Namun seiring usianya dan kelangkaan, sepeda onthel menjadi barang antik dan unik serta banyak dicari orang. Sepeda yang dulunya sempat terbuang justru diburu kembali oleh semua kalangan. ‘’Yang saat ini menduduki rangking teratas adalah gizelle tipe 11,’’ tambahnya. Selain perburuan yang gampanggampang susah, masalah yang dihadapi pemilik sepeda antik i n i adal a h

PERCAYA DIRI - Tampilan anggun dari sepeda antik semakin menambah percaya diri pemiliknya.

Selalu Siap Uang Setiap Saat NAMANYA juga hobi, dalam kesempatan apapun bisa saja digunakan untuk mendapatkan sesuatu yang kita senangi. Demikian halnya untuk penggemar sepeda antik, harus jeli apabila ingin mendapatkan onderdil yang orisinil atau asli. Sebab, untuk mendapatkan yang asli harus merogoh kocek cukup dalam. Apalagi untuk mendapatkan onderdil asli buatan eropa bukan hal mudah apabila dengan biaya terbatas. ‘’Kalau lihat ada yang asli pada sepeda orang, langsung saya kejar dan beli,’’ ungkapnya. Sehingga ayah empat anak ini harus selalu siap membawa uang kemanapun pergi. Sebab tak jarang dia melihat atau mendapatkan spare part asli di sepeda orang yang ada di jalanan. ‘’Kalau harus beli langsung, biayanya mahal sekali mbak,’’ ujarnya. Hanya untuk mendapatkan pedal saja hingga Rp 2 - 4 juta. Apalagi untuk onderdil lainnya yang cukup tinggi.

ketersediaan sparepart. Karena usia sepeda tua yang dikoleksi sudah di atas 50 tahun, perburuannya harus lebih keras. Biasanya dengan hunting khusus ke tempat-tempat pedagang onderdil bekas. Atau bahkan seringkali melalui sesama komunitas pecinta sepeda onthel ini. Tak jarang harus jeli dengan melihat sepeda tua yang masih banyak dipakai sejumlah orang-orang pedesaan. Yono Daryono, pecinta sepeda onthel lainnya menambah-

Selain onderdil atau sparepart, yang menambah unik sepeda vintage ini adalah aksesoris yang dimiliki. Kendati hanya sebuah cap atau peneng, namun nilainya tidak terhingga. Kesulitan dalam berburu inilah yang mendatangkan kepuasan tersendiri bagi pemiliknya. Apalagi ketika tengah berkumpul dengan sesama pecinta sepeda onthel, satu sama lain akan memperhatikan dan menilai sebagus apa sepeda yang kita miliki. Tak jarang penggunaan onderdil yang tidak pas pada tempatnya atau bahkan bukan buatan eropa langsung tertangkap mata. Ayah empat anak ini mulai mengoleksi sepeda antik sejak tahun 90-an. Diakuinya tidak ada alasan khusus sepeda jenis ini menjadi hobinya. ‘’Nggak tahu, begitu saja suka dan tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata,’’ ujarnya. Tak heran Bunasir bisa menghabiskan waktunya berjam-jam ketika melakukan perawatan pada sepeda onthelnya. Bunasir juga memiliki bengkel khusus apabila ingin memperbaiki atau sekedar melakukan perawatan sepeda antik miliknya. ‘’Sekarang tinggal 2 sepeda, dua-duanya gizelle semua,’’ pungkasnya. (ela)

kan ada keasyikan tersendiri ketika mengendarai sepeda antik miliknya. Gizelle tipe 23 yang baru dimilikinya sekitar 2 tahun yang lalu ini memberikan kenyamanan dan kepercayaan diri saat memakainya. Sebelumnya Yono sempat mempunyai sepeda onthel merek Fongers selama 2 tahun. Kerusakan pada ban membuatnya harus mencari pengganti yang lebih tinggi segmentasinya. ‘’Ya, untungnya bisa dapat Gizelle,’’ ungkapnya. (ela)

LAELA NURCHAYATI/RATEG

TIPS

Merawat Sepeda Onthel MERAWAT sepeda merupakan kegiatan yang tidak boleh ditinggalkan seusai genjot. Kita tidak perlu menjadi teknisi handal untuk bisa melakukan perawatan rutin. Tidak perlu juga invest peralatan mekanik secara khusus. Yang perlu dimiliki adalah kemauan untuk meluangkan waktu merawat benda kesayangan kita. Usianya yang tidak lagi

muda membuat sepeda antik memerlukan perawatan lebih khusus. Benda kesayangan biasanya menjadi prioritas utama pemiliknya agar tidak mudah rusak. Sulitnya mencari onderdil atau sparepart yang asli juga menjadi alasan pertama perawatan ini wajib dilaksanakan. Menurut Yono Daryono, merawat sepeda onthel ini harus dengan sepenuh

jiwa. Berikut cara merawat sepeda antik agar tetap awet dan enak dipandang mata:

1. Jangan mencuci sepeda antik ini dengan air, sebab bisa menyebabkan karat pada bagian logamnya. 2. Cukup bagian ban saja yang disikat dan dibersihkan dengan air. Sedangkan bagian

lainnya hanya dengan lap dan pembersih serta pengkilap. 3. Gunakan lap halus untuk mengelap sepeda antik ini. 4. Gunakan pembersih dan pengkilap mobil agar hasilnya lebih maksimal. (ela)

BWT ISTRI SEPUPUKU TRCINTA YG JAUH DSANA, MET ULTAH Y, TE2H TANTI DOAIN MOGA D USIA 4TH INI, SMKN PINTAR & PATUH PD ORANGTUA. AMIN. 02839173xxx SELAMAT ULTAH YG KE 20 BWT TEMAKU ARI, SMGA PNJNG UMUR DAN DIBERI KESEHATAN DI BREBES. 087885128XXX Selamat ulang tahun buat Eyangku di Panggung Tegal yg ke 56 semoga panjang umur banyak rezeki dan selalu mendpt keberkaha dari Allah.... Amin dari Chandra. 085727436xxx Selamat ultah.... Panjang umur, sukses selalu.... Dr istrimu. 088215240xxx SELAMAT ULANG TAHUN YANG KE 11 BUAT ANAKKU TERCINTA MOH. RIZKY HAFIYYAN FAZA SEMOGA PANJANG UMUR, BELAJARLAH YANG RAJIN AGAR TERCAPAI CITA-CITAMU..... 085716911XXX

CMYK


CMYK

SABTU, 27 FEBRUARI 2010

OLAHRAGA RADAR TEGAL

11

SARAT EMOSI GETTY IMAGES

ABSEN – Kiper Chelsea, Petr Cech (kiri), kemungkinan tak bisa diturunkan saat meladeni Manchester City.

Cedera Cech Bikin Cemas PETR Cech tak bisa tampil penuh. Dia harus ditarik keluar pada menit ke-62 akibat cedera betis. Kiper asal Republik Ceko itu cedera ketika mencoba menangkap bola crossing. Diduga, dia salah tumpuan. Jelas, cedera yang menimpa Cech merupakan bencana bagi Chelsea. Meski kiper pengganti Hilario tampil cukup baik, namun kehilangan Cech tetap menjadi ganjalan bagi Carlo Ancelotti. Apalagi, besok Chelsea akan menghadapi Manchester City dalam lanjutan Premier League. Dan karena peluang tampil lawan City sangat tipis, Ancelotti pun berharap agar setidaknya Cech segera pulih dan bisa tampil pada second leg babak 16 besar Liga Champions di Stamford Bridge, 16 Maret nanti. “Dia (Cech) mengalami cedera betis dan keadaannya belum bisa dipastikan, masih kami evaluasi. Kami berharap dia sudah pulih dan kembali bermain pada second leg mendatang,” papar Ancelotti kepada RAI, seperti dilansir Goal. Ketika Cech mengerang kesakitan di dalam lapangan, kubu Chelsea sempat khawatir dia mengalami cedera lutut lutut yang parah. Belakangan, diketahui dia hanya mengalami cedera betis. Belum bisa dipastikan berapa lama dia harus absen. Ancelotti masih akan mengevaluasi hasil dari scan terhadap cedera Cech. “Kami masih terus mengontrol kondisinya dan baru bisa dipastikan dalam beberapa hari ke depan. Kami berharap dia tidak cedera parah,” paparnya. ]Tanpa Cech, Chelsea bakal menghadapi kendala di lini pertahanan. Apalagi, klub milik Roman Abramovich itu berambisi menjauhkan diri dari Manchester United di klasemen sementara Premier League. Saat ini, mereka hanya unggul satu angka atas United. Kalau Cech absen, maka Hilario kembali dapat kesempatan. Yang menjadi masalah, musim ini Hilario jarang turun lapangan. Dia baru dua kali tampil di Premier League. Sisanya dia dimainkan di Piala FA tiga kali dan Piala Carling tiga kali. (ham/bas/jpnn)

CMYK

LONDON - Duel Chelsea versus Manchester City telah lama ditunggu-tunggu. Alasannya bukan semata rivalitas dua tim raksasa Premier League itu. Melainkan karena laga di Stamford Bridge itu (siaran langsung ESPN pukul 19.45 WIB) menyuguhkan rivalitas individu kapten Chelsea John Terry kontra bek kiri City Wayne Bridge. Jika tidak ada aral, Terry dan Bridge bakal beradu di lapangan kali pertama sejak hubungan keduanya memanas buntut skandal perselingkuhan Terry. Saat keduanya masih setim di Chelsea, Terry berselingkuh dengan Vannessa Perroncel yang kala itu berstatus pacar Bridge. Seiring terbongkarnya skandal perselingkuhan itu, Terry dicopot statusnya sebagai ban kapten Inggris. Di sisi lain, Bridge menyatakan tidak akan mau setim lagi dengan Terry. Itu direalisasikannya dengan keputusan mundur dari timnas. Dari keterangan kedua tim, baik Terry dan Bridge sama-sama tidak berhalangan tampil malam nanti. “Secara psikis, Wayne dalam kondisi OK. Dia merupakan pemain penting bagi klub dan klub menginginkannya tetap bermain,” kata Roberto Mancini, pelatih City, kepada Sportinglife. Mancini merasa masalah pribadi Bridge bukan alasan tidak menurunkan pemain Berusi 29 tahun itu. Apalagi Bridge cukup mengenal atmosfer Stamford Bridge karena enam tahun (20032009) membela Chelsea. “Saya tidak tahu dengan situasi yang terjadi. Saya minta maaf kepada Wayne karena laga lawan Chelsea sangat krusial bagi kans kami bersaing di empat besar,” tambah pelatih yang akrab disapa Mancio itu. Di pihak lain, gelandang Chelsea John Obi Mikel berharap Terry dan Bridge bisa bersikap dewasa dalam pertandingan. Dengan kata lain, Mikel ingin kedua pemain tetap menjunjung profesionalisme dan fair play. Salah satunya tetap berjabat tangan baik sebelum maupun setelah pertandingan. “Terry dan Bridgey (sapaan Bridge) bukan anak kecil dan saya yakin masing-masing bisa mengontrol emosinya. Yang saya tahu, keduanya berteman cukup lama sehingga sangat menyedihkan apabila harus ada permusuhan,” urai Mikel kepada Daily Telegraph. Hal senada diungkapkan penyerang Chelsea Salomon Kalou. “Kalaupun kedua pemain saling beradu di lapangan, itu karena membela tim masingmasing. Apa yang terjadi merupakan masa lalu,” tutur pencetak satu-satunya gol Chelsea saat dikalahkan Inter Milan 1-2 di ajang Liga Champions midweek lalu (24/2). Sejatinya, tidak hanya rivalitas Terry dan Bridge yang tersaji malam nanti. Rivalitas pelatih kedua tim yang sama-sama berkebangsaan Italia tak kalah menariknya. Ya, Mancini dan pelatih Chelsea Carlo Ancelotti pernah berseteru semasa menangani dua tim asal Kota Milan pada 2004-2008. Mancini menangani Inter Milan, sedangkan Ancelotti menukangi AC Milan. Rekor pertemuan keduanya berimbang 4-4. “Saya cukup mengenal Mancini selama di Italia. Hanya, sekarang situasinya berbeda karena kami berada di Inggris. Lagipula, saya lebih berpikir tentang tim dibandingkan individu,” terang Ancelotti di situs resmi klub. Bagi Chelsea, kemenangan atas City sangat penting dalam menjauhkan diri dari kejaran Manchester United. Saat ini, Chelsea hanya unggul satu poin (6160) dari United. Tapi, The Blues (sebutan Chelsea) memainkan satu laga lebih sedikit (27-28). Tidak hanya itu, kemenangan sekaligus hasil diinginkan tuan rumah sebagai revans. Dalam pertemuan putaran pertama di City of Manchester, kandang City (5/12/2009), Chelsea menyerah 1-2. (dns/ zul/jpnn) AKTOR UTAMA Kapten Chelsea, John Terry, harus bersua Wayne Bridge lagi.

GETTY IMAGES

SKORSING LAGI – Striker Manchester City, (kanan), kembali diskorsing empat laga oleh FA.

Adebayor Diskors Empat Laga SKORS mengakrabi striker Manchester City Emmanuel Adebayor musim ini. Adebayor divonis skors empat laga seiring kartu merah yang diterimanya lawan Stoke City di laga ulang (replay) 16 besar Piala FA (24/2). Adebayor dikartu merah karena menyikut wajah Ryan Shawcross. Insiden itu terjadi pada menit ke-83. Pemukulan disinyalir dilakukan Adebayor karena frustrasi gagal membobol gawang Stoke gara-gara dikawal ketat Shawcross sepanjang pertandingan. Dalam laga itu, City harus mengakui keunggulan Stoke 13 lewat babak tambahan waktu. “Kami memutuskan menerima skors Emmanuel Adebayor dan tidak akan melakukan banding,” kata juru bicara City kepada Sportinglife. Kartu merah langsung yang diterima Adebayor idealnya berbuah skors tiga laga sebagaimana regulasi normal. Tapi,

FA (Asosiasi Sepak Bola Inggris) memberi tambahan skors satu laga karena striker 25 tahun Togo itu pernah menerima skors sebelumnya. Adebayor pernah diskors tiga laga gara-gara menginjak pipi striker Arsenal Robin van Persie dalam laga Premier League di City of Manchester 12 September 2009. Kendati wasit tidak menghukum Adebayor saat pertandingan, FA menjatuhkan sanksi mengacu rekaman televisi. Dalam laga yang dimenangi City 4-2 itu, Adebayor sekaligus melakukan aksi negatif lainnya. Yakni kala berselebrasi di depan tribun fans Arsenal seusai mencetak gol pada menit ke-80. Adebayor melakukannya karena selama membela Arsenal kerap dikritik fans klub berjuluk The Gunners itu. Tapi, Adebayor justru lolos dari sanksi atas ulah tidak simpatiknya itu, meski sempat menjadi polemik. (dns/zul/jpnn)


ALL SPORTS

12

SABTU 27 FEBRUARI 2010

RADAR TEGAL

SEPAK POJOK

BANGKIT ATAU TERPURUK GETTY IMAGES

KREATOR ULUNG – Jika Ronaldinho (kanan) tampil bagus, AC Milan kerap menang baik kandang ataupun tandang.

Tinggal Empat Angka Lagi

GETTY IMAGES

TAMBAH KAYA – Pundi-pundi Cristiano Ronaldo tahun ini bertambah sekitar Rp 903 miliar dari sponsorship.

Raup Rp 303 M dari Nike MADRID - Pemain termahal di dunia sudah dicatat Cristiano Ronaldo saat dibeli Real Madrid dari Manchester United pada awal musim ini. Penggawa timnas Portugal tersebut kembali bikin rekor dengan menjadi pemain paling komersial. Berdasarkan kabar yang dilansir Marca, kontrak pemain berjuluk CR9 tersebut akan diperpanjang Nike. Tidak tanggung-tanggung, Ronaldo bakal menjadi pemain sepak bola dengan kontrak sponsor terbesar senilai EUR 24 juta atau setara Rp 303 miliar dalam empat tahun. Saat ini, sesuai dengan kontrak lama dengan Nike, Ronaldo dibayar sebasar EUR 4 juta atau setara Rp 50 miliar. Namun, ini merupakan tahun terakhir kontrak Ronaldo bersama Nike. Karena itu, Nike langsung ajukan perpanjangan kontrak. Perusahaan apparel asal Amerika Serikat itu tidak ingin aset paling berharga mereka direbut Adidas. Bukan rahasia lagi, jika rival Nike asal Jerman tersebut terus mengincar Ronaldo. Kontrak baru Nike EUR 6 juta atau setara Rp 75 miliar pertahun. Tentu saja, pemasukan itu menambah pundi-pundi harta Ronaldo. Saat ini, dia masih berstatus sebagai pemain sepak bola dengan bayaran tertinggi di dunia. Di Real, winger berusia 25 tahun itu digaji EUR 13 juta atasu setara Rp 164 pertahun. Selain dari kontrak dengan Nike dan gajinya dari Real, Ronaldo juga masih terikat kontrak dengan beberapa sponsor lain. Dia menjadi mitra dari perusahaan fashion asal Italia Girgio Armani bersama dengan bintang cantik Hollywood Megan Fox. Selain itu, Ronaldo juga menjadi bintang iklan dari produk pelumas Castrol dan sampo Clear. Iklan dari dua produk tersebut membuat wajah Ronaldo kerap kali tampil di beberapa tayangan iklan pada televisi swasta di Indonesia. (ham/zul/jpnn)

FLORENCE - AC Milan menuai sukses dalam lawatannya ke Artemio Franchi kemarin dini hari WIB. Saat menghadapi Fiorentina, Rossoneri (julukan Milan) berhasil meraup poin sempurna setelah menaklukkan tuan rumah 2-1 (0-1). Dengan kemenangan ini, Milan tak hanya sukses menggusur AS Roma dari posisi kedua klasemen sementara Serie A. Namun, tim besutan Leonardo itu juga berhasil mempersempit jarak dengan pemuncak klasemen sementara Inter Milan menjadi empat angka. Meski demikian, tak mudah bagi Milan merebut tiga angka dari La Viola (julukan Fiorentina). Sebab, hingga menit ke-80, Massimo Ambrosini dkk masih tertinggal 0-1 oleh gol yang diceploskan striker Fiorentina Alberto Gilardino pada menit ke-14. Karena hingga pertengahan babak kedua belum mampu menyamakan kedudukan, Leonardo menambah daya gedor dengan menurunkan Klaas-Jan Huntelaar menggantikan Gennaro Gattuso di menit ke-76. Dengan begitu, Milan memiliki empat pemain yang beroperasi di lini depan, yakni Alexandre Pato, Marco Borriello, dan Ronaldinho. Keputusan Leonardo ternyata tepat. Huntelaar membayar kepercayaan dengan gol di menit ke-81. Sukses menyamakan kedudukan membuat semangat Milan kembali terpompa. Alhasil, Pato mampu membawa Milan unggul 2-1 melalui gol yang dia cetak pada menit ke-90. “Malam ini (kemarin dini hari, Red) adalah pertandingan yang aneh. Kami beruntung karena bisa menciptakan dua gol. Pada babak kedua, pelatih memang meminta kepada pemain belakang untuk lebih berani maju,” kata Alessandro Nesta kepada Goal. Di sisi lain, kubu Fiorentina mengecam keputusan wasit yang tidak memberikan sanksi penalti, setelah bek Milan Thiago Silva melanggar Riccardo Montolivo di area terlarang di menit ke-88. “Insiden antara Thiago Silva dan Montolivo, wasit memutuskan tidak memberikan penalti, karena mereka masih menguasai bola dan berpeluang cetak gol,” papar Nesta. (ham/bas/jpnn)

Baggio Tertantang Menjadi Pelatih SEJAK memutuskan pensiun pada 2004 lalu, legenda sepak bola Italia Roberto Baggio seolah menghilang dari hiruk pikuk dunia lapangan hijau. Kini, pemain berjuluk Il Divino Codino tersebut menyatakan minat menjadi pelatih. “Saya menjadi pelatih Italia? Itu akan menjadi tantangan yang saya pertimbangkan karena saya suka tantangan. Saat menyaksikan pertandingan dari sofa, tampaknya melatih itu mudah,” papar Baggio, seperti dikutip Goal. Pemain yang pernah membela beberapa klub elite Serie A seperti Fiorentina, Juventus, AC Milan, dan Inter Milan, tersebut langsung dapat tawaran menarik dari Inter. Tim berjuluk Nerazzurri itu bersedia menerima Baggio.

Wakil Presiden Inter Angelomario Moratti langsung berreaksi begitu mendengar Baggio berminat kembali ke sepak bola. Kubu Inter memberikan penawaran agar Baggio mengisi posisi di jajaran direksi Inter. Bukan posisi pelatih. “(Baggio) bekerja untuk Inter? Selalu ada tempat bagi dia jika dia menginginkan posisi di jajaran direksi. Tapi, kami masih menunggu, apa keputusan dan pilihan yang dia inginkan,” ungkap Angelomario, seperti dilansir AFP. Menurut Angelomario, sosok seperti Baggio selalu punya tenpat di Inter karena dia bisa memerankan berbagai posisi. Sebab, selama ini dia dikenal sebagai sosok legendaris di Italia. Baggio memang pernah mem-

bela Inter pada 1998-2000. Selama dua tahun dia bergabung, Baggio bermain dalam 41 pertandingan dan mencetak sembilan gol. Karena jarang dapat tempat di Inter, dia memutuskan bergabung ke Brescia dan pensiun di klub itu pada 2004. Di level klub, puncak karir Baggio adalah ketika bergabung dengan Juventus pada 1990-1995. Dia ikut mempersembahkan dua gelar juara di Serie A, Coppa Italia pada 1995, serta Piala UEFA pada 1993. Di timnas Italia, Baggio mencatat caps 56 pertandingan dengan kontribusi 27 gol. Dia menjadi bagian skuad Italia di partai puncak Piala Dunia 1994 Amerika Serikat, ketika kalah adu penalti dengan Brazil. (ham/zul/jpnn)

ROMA - Lazio dan Fiorentina adalah dua klub yang masuk dalam kekuatan besar di Italia. Tapi, itu beberapa tahun lalu. Sekarang prestasi keduanya menurun. Lazio kini terpuruk di papan bawah dan berada dalam ancaman degradasi. Di sisi lain, Fiorentina pun sulit untuk bersaing di papan atas. La Viola harus puas bercokol di papan tengah. Nah, dini hari nanti kedua tim itu akan bentrok di Stadion Olimpico, Roma (siaran langsung Telkomvision 2 pukul 02.45 WIB). Secara historis, sekalipun bermain di kandang, Lazio sulit menang atas Fiorentina. Dalam lima bentrok terakhir, Lazio mencatat hasil dua kali menang, sekali imbang, dan dua kali kalah. Kali ini Biancoceleste (julukan Lazio) tidak bisa memainkan kiper utama Fernando Muslera yang terkena akumulasi kartu kuning. Selain itu, tuan rumah juga tanpa tefan Radu, Mourad Meghni, Pasquale Foggia, dan Albano Bizzari yang masih cedera Yang jadi problem paling pelik bagi allenatore Lazio Edoardo Reja adalah posisi kiper. Dengan cederanya Bizzari, tidak ada pelapis yang layak bagi Muslera. Lazio masih memiliki Tomasso Berni. Tapi, dia belum punya pengalaman tampil musim ini. Padahal, Lazio sangat butuh kemenangan. Andai kalah lagi, tim asal ibukota Italia itu bakal semakin terpuruk. Lazio kini berada hanya satu setrip di atas zona degradasi, tepatnya di peringkat ke-16 dengan 25 poin. Tifosi Lazio menuding Presiden Lazio Cladio Lotito sebagai biang terpuruknya tim pujaan mereka musim ini. Salah satunya karena kisruh yang melibatkan tiga pemain. Yakni Goran Pandev, Cristian Ledesma, dan Lorenzo De Silvestri. “Saya sama sekali tidak ada keinginan untuk menyerah atas masalah yang membelit kami saat ini. Saya tetap maju ke depan dengan prinsip yang kami pegang teguh,” ujar Lotito kepada Il Giornale. “Saya datang ke Lazio dengan kondisi klub penuh utang dan saya bisa mengatasinya. Tidak ada lagi problem finansial. Bahkan, dengan gaji pemain yang cukup tinggi, kami masih bisa meraup keuntungan,” papar Lotito. Di sisi lain, Fiorentina yang tiga kalah dan sekali seri di lima pertandingan terakhir di Serie A, juga tidak dalam kondisi terbaik. La Viola tak bisa memainkan Mario Santana dan Alessandro Gamberini yang dibelit cedera. (ham/ca/jpnn)

MOMENTUM Edoardo Reja harus mampu mengangkat prestasi Lazio di putaran kedua Serie A musim ini.


ALL SPORTS

SABTU 27 FEBRUARI 2010

13

RADAR TEGAL

SEPAK POJOK

SIMONCELLI CELAKA, ROSSI PENGUASA

AFP PHOTO/Philipp GUELLAND

GAGAL - Pemain Humburg Ruud van Nistelrooy (kanan) dan Pemain Eindhoven Francisco Rodriguez bersaing mendapatkan bola selama pertandingan Liga Eropa UEFA Hamburg SV (Jerman) vs PSV Eindhoven (Belanda) di Jerman utara kota Hamburg pada 18 Februari 2010.

Tanpa Duta Belanda EINDHOVEN - Tidak ada lagi duta Belanda di Europa League. Tiga wakil Belanda di babak 32 besar Europa League, semuanya tersingkir oleh lawan-lawannya. Ajax Amsterdam disingkirkan Juventus, Twente dilibas Werder Bremen, dan PSV Eindhoven kalah dari Hamburg. Yang paling menyakitkan adalah tersingkirnya PSV. Kendati menang 3-2 atas Hamburg di Philips Stadion, kandang PSV, kemarin dini hari, klub besutan Fred Rutten itu tetap tersingkir dari Europa League karena kalah gol tandang. Ya, dengan kemenangan 3-2 atas Hamburg membuat skor kedua tim menjadi 3-3, karena pada first leg babak 32 besar Europa League, Hamburg yang berstatus tuan rumah menang tipis 1-0. Hamburg berhak lolos karena mencetak lebih banyak gol di kandang lawan. PSV mengawali laga dengan baik. Mereka sudah unggul satu gol saat laga baru berjalan tiga menit dengan gol yang dicetak Ola Toivonen. Bal? Dzsudzs menambah keunggulan di menit ke-43 dan satu gol lagi dicetak Danny Koevermans (90). Sayang, Hamburg mampu menceploskan dua gol pada menit ke-46 melalui Mladen Petric dan eksekusi penalti Piotr Trochowski (79?). Sanksi penalti dijatuhkan wasit Mike Dean kepada PSV setelah Carlos Salcido melanggar keras Jerome Boateng di area penalti. “Masuk ke ruang ganti pada jeda babak pertama dengan ketinggalan dua gol membuat kami marah. Kami sadar kami bisa mencetak gol cepat saat memulai babak kedua, tapi kami tidak menyangka bisa begitu cepat,” papar Eljero Elia, gelandang Hamburg, di situs resmi UEFA. Pada laga lain, Ajax bermain imbang tanpa gol dengan Juventus di Olimpico, Turin. Dengan hasil itu maka Ajax tersingkir karena pada laga first leg babak 32 besar, mereka kalah dari Juventus di Amsterdam Arena dengan skor 1-2. (ham)

AFP PHOTO / KAMARUL AKHIR

PENGUASA - Valentino Rossi saat melaju pada Sirkuit Balap Sepang, di Sepang, Kuala Lumpur, kemarin (26/2).

SEPANG - Hari terakhir uji coba pramusim kedua MotoGP yang berlangsung di Sirkuit Sepang, Malaysia, berbuah celaka bagi Marco Simoncelli. Pendatang baru yang memperkuat Honda Gresini itu tergelincir saat baru menjalani lap ketiga. Pembalap Italia itu sampai harus menjalani pemeriksaan di rumah sakit. Simoncelli kehilangan keseimbangan bagian belakang motornya ketika memasuki tikungan ketujuh. Dia terlempar cukup tinggi ke udara dan mendarat keras di gravel dengan bagian kepala lebih dulu. Helm yang dikenakannya pecah. Selanjutnya, dia melucur di gravel sisi lintasan. Tindakan cepat dilakukan petugas sirkuit. Karena tak tersedia peralatan media yang cukup di sisi lintasan, petugas segera melarikannya ke rumah sakit. Setelah beberapa jam mendapatkan pemeriksaan, Simoncelli kembali ke Sirkuit. “Marco mendapatkan pemeriksaan dengan scan di rumah sakit untuk menguji kondisinya. Dia mendapatkan benturan yang keras di kepala. Kini, kami harus menunggu dan melihat apa yang disampaikan dokter. Saya tak tahu lagi informasi lebih jauhnya,” ujar Fausto Gresini, manajer Honda Gresini pada Crash. Simoncelli sudah terlihat di paddock timnya empat jam setelah kecelakaan. Tak terlihat ada luka serius di kepalanya atau pada bagian tubuh lainnya. Bahkan, dia pun masih

bersedia memberikan keterangan mengenai kondisi terakhirnya. “Saya mendapatkan beberapa pemeriksaan di kepala karena kecelakaan itu sampai memecahkan helm saya. Tapi saya merasa baik-baik saja,” tutur Simoncelli. “Tentang memori saya, saya masih bisa mengingat segala sesuatu sebelum kecelakaan. Tapi, say tak mampu mengingat tentang kecelakaan itu sendiri,” lanjut mantan juara dunia 250 cc itu. Kecelakaan itu membuat Simoncelli gagal memperbaiki catatan waktu yang didapatnya sehari sebelumnya. Di hari pertama, Simoncelli berada di peringkat terakhir dengan 2 menit dan 03,689 detik. Sementara itu, andalan Fiat Yamaha, Valentino Rossi masih menjadi penguasa seluruh sesi ujicoba pramusim yang telah berlangsung. Pemilik julukan The Doctor itu kembali menjadi yang tercepat dan mempecundangi lawan yang sama, yaitu musuh bebuyutannya dari tim Ducati, Casey Stoner. Dalam sesi di hari terakhir, Rossi mencatat waktu 2 menit 00,271 detik. Kali ini, juara dunia tujuh kali kelas premier tersebut unggul 0,241 detik atas Stoner, yang sebelumnya hanya berselisih 0,151 detik. Selain itu, dengan catatan tersebut menunjukkan Rossi mendapatkan perbaikan catatan waktu dalam setiap sesi uji coba yang dua kali berlangsung di Sepang. (ady)

Deltras Tahan Seri PSIS, Bukan Jago Kandang SIDOARJO - Deltras Sidoarjo menjawab kritikan sebagai tim jago kandang. Kemarin sore, Deltras berhasil menahan seri tim tangguh, PSIS Semarng di Stadion Jatidiri. Dengan tambahan poin satu itu, berarti Deltras berhasil meraih empat poin dari tiga laga away terakhirnya. Sebelum kalah 0-3 dari tuan rumah PPSM Magelang Jum?at ( 19/ 2) pekan lalu, pada 1 Februari, Ferry Aman Saragih dkk sukses mempermalukan tuan rumah Mitra Kukar dengan skor tipis 1-0. “Meski cuma seri, ini hasil yang memuaskan. Bagaimana tidak, lawan yang kami hadapi adalah tim selevel PSIS yang didukung ribuan suporter

fanatiknya. Kami juga datang dengan skuad yang tidak komplet,” ujar Nus Yadera. Pelatih asal Ambon ini mengungkapkan semangat dan disiplin yang tinggi para pemainnya dalam menjaga pergerakan lawan adalah kunci sukses membawa pulang satu poin dari Semarang. Di laga yang dipimpin wasit Khusni dari Samarinda itu, tuan rumah tampil lebih dominan. Berkali - kali tim besutan Hanafing itu meneror gawang Deltras yang dikawal Dwi Kuswanto. Baik dari kombinasi serangan maupun dari bola-bola mati. Acungan jempol layak disematkan kepada kiper Dwi Kuswanto yang tampil taktis dibawah mistar

sepanjang pertandingan. Sementara itu, kubu PSIS kecewa dengan kegagalan membalas kekalahan 2-0 saat melawat ke Sidoarjo di putaran pertama lalu. Tampil dengan modal dua kemenangan di dua laga sebelumnya, Cristiano Lopes dkk seperti tampil antiklimaks. Formasi menyerang total yang dirancang pelatih PSIS Hanafing tak mampu membuka pertahanan The Lobster yang kemarin tampil rapat dan rapi. Dua bomber, tiga gelandang serang, plus dua sayap justru dibuat frustrasi menghadapi tembok Deltras. Bahkan di pertengahan babak kedua, Hanafing menambah satu gelandang serang dan me-

nyisakan dua pemain belakang saja di pos pertahanan yakni Eko Pujianto dan Herry Susilo. Namun tetap saja strategi ini tak membuahkan hasil. Hingga peluit panjang ditiup wasit Khusni dari Samarinda, kedudukan tetap kacamata. Hanafing, seusai pertandingan mengakui, skuadnya tak bisa tampil lepas. Keinginan kuat membalas kekalahan 0-2 atas Deltras di putaran pertama justru membuat para pemainnya tampil penuh beban. Akibatnya, strategi yang dirancangnya sama sekali tak berjalan. Terutama babak pertama, skuadnya sangat sulit membongkar pertahanan lawan dan hampir tanpa peluang. “Anak-anak

kurang sabar membongkar pertahanan dan terlalu terburuburu mengejar gol. Babak pertama, sama sekali mereka tak berani bermain umpan pendek. Yang ada long-long passing dan itu sangat monoton sehingga mudah diantisipasi lawan,” ujar Hanafing. Babak kedua, sebenarnya para pemain PSIS mampu bermain lebih lepas. Tapi strategi Deltras yang menumpuk pemainnya di tengah dan belakang begitu menyulitkan para pemain PSIS. Apalagi kiper Deltras Dwi Kuswanto tampil cukup gemilang. (ali/smu/jpnn)

SERI - PSIS Semarang melawan Deltras Sidoarjo di Stadion Jatidiri berakhir 0-0.

BASKORO SEPTIADI/RADAR SEMARANG

CMYK


PEKALONGAN RAYA

14

SABTU 27 FEBRUARI 2010

RADAR TEGAL

LINTAS

Polres Selidiki FB Seronok

ANWAR FATONI/RADAR PEKALONGAN

DIVONIS - Sumarhadi, seorang mantan anggota Kepolisian, divonis 1 tahun 6 bulan atas keterlibatannya dalam penipuan mobil.

Mantan Polisi Diganjar 1,5 Tahun BATANG - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batang ternyata sependapat dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Batang, dalam kasus penipuan yang melibatkan seorang mantan anggota Kepolisian. Pada sidang Kamis (25/2) lalu, Majelis Hakim menjatuhkan hukuman pada Sumarhadi berupa pidana penjara selama 1 tahun 6 bulan. Putusan tersebut sama dengan tuntutan yang diajukan oleh Winarni SH selaku JPU, pada sidang seminggu sebelumnya. Dalam berkas amar putusannya yang dibacakan oleh Majelis Hakim yang diketuai Tirolan Nainggolan SH dengan anggota Widyatinsri KY SH MH dan Endang Lestari SH, berpendapat bahwa pria berumur 52 tahun tersebut bersalah melanggar Pasal 378 KUHP sebagai dakwaan pertama. Majelis Hakim mendasarkan pada keterangan para saksi, terdakwa dan unsur-unsur dalam Pasal 378 KUHP, menyatakan bahwa pria yang tinggal di Kelurahan Kauman Kecamatan/Kabupaten Batang itu, telah terlibat penipuan. Yakni, melarikan 1 unit mobil Suzuki Carry milik Kanapi, warga Kelurahan Kasepuhan, Batang. ’’Hal yang memberatkan adalah perbuatan terdakwa telah meresahkan warga, juga membuat korban mengalami kerugian. Sementara yang meringankan terdakwa mengaku menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi lagi. Disamping itu terdakwa masih memiliki tanggungan keluarga,” terang Majelis Hakim. (ton)

KAJEN - Polres Pekalongan belum mau menanggapi perihal kasus foto-foto seronok yang diduga bupati dan wakil bupati Pekalongan dalam tayangan di sebuah akun Facebook. Kapolres Pekalongan AKBP Edi Murbowo melalui Kasatreskrim Polres Pekalongan AKP Kusno saat dihubungi terkait masalah ini Rabu (25/2) mengungkapkan, hingga sekarang belum dapat berkomentar banyak karena memang belum ada perintah langsung untuk menindaklanjuti masalah itu. ’’Maaf saya belum dapat berkomentar untuk menanggapi masalah kasus foto yang dulu, sementara kalau untuk yang ada di Facebook, kami masih menyelidikinya,” ucapnya. Kusno juga mengatakan, hingga sekarang belum ada laporan yang masuk terkait penayangan foto-foto seronok di sebuah akun Facebook itu. Sementara itu, salah satu anggota Koalisi LSM Bersatu Muhammad Fajari yang beberapa hari lalu berdemonstrasi di Gedung DPRD Kabupaten Pekalongan menuntut dituntaskan kasus memalukan itu mengungkapkan, aparat penegak hukum harus membuktikan dengan menutaskan kasus foto seronok tersebut. ’’Itu kalau Polisi masih mau dipercaya lagi sama masyarakat, tapi kalau tak dapat tuntaskan kasus yang telah melukai harga diri Kota Santri ini, sama saja mereka itu takut,” tandasnya. Fajari berharap agar Kepolisian dapat bekerja dengan

ARIFIN/RADAR PEKALONGAN

MENUNTUT - Elemen masyarakat Kota Santri yang belum lama ini berdemonstrasi di Gedung DPRD Pekalongan menuntut penuntasan kasus foto seronok.

independen, sehingga tak membedakan antara kasus besar atau kecil, kasus yang melibatkan penguasa atau hanya warga sipil biasa. Menurut Fajari, tantangan itu yang harus berhasil dijawab oleh pihak kepolisian, jika mau dipercaya oleh masyarakat. ’’Saya akan berikan aplaus

pada Kepolisian, jika berhasil menjawab tantangan itu,” ujarnya. Salah satu anggota Koalisi LSM Bersatu lainnya Mustofa Amin mengatakan, dirinya dengan teman-teman LSM yang seperjuangan akan terus mengawal tindak lanjut penuntasan dari kasus foto-foto

seronok tersebut. Selain tanggung jawab moral, menurut Mustofa, penuntasan kasus memalukan tersebut sebagai bukti nyata dari keseriusan para aparat penegak hukum ke depannya. ’’Saya akan terus kawal kasus ini, kalau perlu kami akan demo lagi,” jelasnya.

IKLAN BARIS LOKER 7 X 300 MMK

Pada pemberitaan di Radar sebelumnya, puluhan elemen masyarakat yang tergabung dalam Koalisi LSM Bersatu berdemonstrasi di Gedung DPRD Kabupaten Pekalongan, menuntut para anggota dewan menyikapi serius terkait kasus foto-foto seronok yang diduga bupati dan wakil bupati. (ap4)


PEKALONGAN

SABTU 27 FEBUARI 2010

15

RADAR TEGAL

PLN Berhemat 400 Juta/ Bulan

Kirab Gebyar Maulid

PEKALONGAN – Dengan memberlakukan program meteran listrik pra bayar, PLN APJ Pekalongan melakukan penghematan sebesar Rp 400 juta setiap bulannya. Pasalnya, PLN tidak perlu lagi membayar petugas pencatat meteran (cater) dan petugas pemutusan dan penyambungan (tusbung). ’’Dengan pemberlakuan program baru ini PLN bisa mengeliminasi dua fungsi diantaranya cater dan tusbung. Dan itu sudah merupakan efisiensi PLN sebesar Rp 400 juta per bulan,” ujar Humas PLN APJ Pekalongan Azairin Asral kemarin. Lebih lanjut dia menjelaskan, jumlah pelanggan yang ada di wilayah APJ Pekalongan ini sebanyak 310.000 dengan pembayaran per pelanggan untuk pencatat meteran sebesar Rp 1.085. Sementara, biaya yang dikeluarkan PLN untuk tusbung sebanyak Rp 5.000 per pelanggan. ’’Untuk tusbung setiap bulannya selalu berubah-ubah. Dan pegawai tusbung bekerja satu paket, memutuskan sekaligus menyambungkannya kembali,” terangnya. Sementara itu, terkait sosialisasi meteran prabayar ini PLN sudah melaksanakannya, baik melalui media, maupun sosialisasi interaktif di radio. ’’Untuk door to door, kami jelas tidak bisa,” tambahnya. Beberapa syarat bagi pelanggan yang menginginkan mengubah sistem listriknya dari pelanggan biasa menjadi pra bayar, syaratnya relatif mudah. (san)

KAJEN - Ratusan warga Kamis sore (25/2) berebut gunungan hasil bumi, dalam acara Kirab Parade Seni dan Budaya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Ini dilakukan masyarakat, dengan keyakinan masyarakat yang mendapatkan hasil bumi akan mendapatkan berkah. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan diawali acara Senam massal anak-anak TK/RA/BA seKabupaten Pekalongan yang diikuti sekitar 4.000 siswa di AlunAlun Kajen, yang dilanjutkan, kirab parade seni dan budaya. Kegiatan ini mengambil start dari Pendopo Rumah Dinas (Rumdin) Wakil Bupati Pekalongan, dengan rute melewati Jalan Diponegoro dan Jalan Manurorejo serta mengitari Alun-Alun Kajen, dan finish halaman Masjid Al Muhtaram. Barisan kirab terdiri dari, prajurit 40-an, kesenian daerah, drumband 1, gunungan camat berjumlah 19 kecamatan, barisan camat beserta istri/suami dan barisan kades. Kemudian, barisan pakaian adat Jawa Pekalonga, gunungan Bupati, drumband 2, rombongan penjabat tinggi Pemkab yakni barisan Legislatif dan Eksekutif, serta barisan toga, kesenian, dan barisan ronce-roce. ’’Rangkaian acara kegiatan Muludan dan Gelar Kesenian Daerah akan dilaksanakannya ondar-ondar dan pasar tiban mulai 20 sampai 27 Februari 2010. Gunungan setelah diserahkan dari bupati ke Takmir Masjid Al Muh-

Warga Berebut Gunungan Hasil Bumi taram selanjutnya di bawa ke Alun-Alun Kajen untuk diperebutkan masyarakat, ‘’ tutur Panitia Seksi Peringatan Maulid Nabi M. Afib. Gelar Kesenian dan Maulid Nabi Muhammad SAW dimeriahkan sastrawan membacakan puisi Ustadz Abdul Mutholib, Yunus, dan Emi. ’’Puncak acara berjanji atau asroqol bersama Al Habib Lutfi dengan dimeriahkan Opera Van Kajen, bercerita mengenai lahirnya Joko Samudro lakon Mbangun Balambangan,’’ terangnya. Fuad (45), warga sekitar mengungkapkan, memperebutkan hasil bumi berupa padi untuk ditanam di sawah. Butiran padi dicampurkan dengan padi yang akan disebar lahan sawah. ’’Semoga padi yang diambil dari gunungan membawa berkah, tanaman selamat dari hama,’’ ujarnya. Dalam sambutan Bupati Pekalongan Hj Siti Qomariyah mengatakan, gelar peringatan Maulid Nabi Muhammad dan gelar kesenian daerah ini sebagai salah satu agenda resmi peringatan hari besar di Pemkab Pekalongan yang telah dilaksanakan Pemkab Pekalongan sejak tahun 2007. Gelar kesenian daerah dan mauludan dalam rangka memupuk semangat persatuan dan kesatuan segenap elemen masyarakat di Kabupaten Pekalongan. Keterpaduan antara ulama dan umaro serta sebagai bentuk mengayomi kearifan lokal. ’’Melalui simbol-simbol religi, adat dan kultur budaya yang hidup di tengah masyarakat Kabupaten

WASIS WAHYUDI/RADAR PEKALONGAN

BEREBUT - Warga sedang berebut gunungan hasil bumi di Alun-Alun Kajen dalam acara Kirab Parade Seni dan Budaya.

Pekalongan perlu diapresiasi oleh Pemkab Pekalongan. Guna menumbuhkan rasa persatuan, cinta bangsa, dan tanah air,’’ ungkapnya.

LAKA LANTAS Sebelum pelaksanaan kirab, di perempatan alun-alun sebelah timur, tepatnya selatan Mapolres Pekalongan, sempat terjadi kece-

lakaan lalulintas (laka lantas). Mobil dinas Toyota Kijang G 24 B yang dikemudikan Direktur RSUD Kraton dr Sutanto Setiabudi menabrak dua siswi yang berboncengan

dengan sepeda motor. Kedua korban saat itu langsung dibawa ke RSUD Kajen. Sementara, mobil G 24 B mengalami kerusakan di bagian depannya. (ap1)


JATENG

SABTU 27 FEBRUARI 2010

17

RADAR TEGAL

Apartemen Curi Air PDAM SEMARANG - Tim dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Moedal Kota Semarang Kamis (25/2) pukul 22.00, men-sweeping tempattempat yang diduga mencuri air bersih. Hasilnya, tim menemukan sebuah rumah toko berlantai 3 bernama Apartemen Bella Modis di Jalan Setiabudi No. 106, Srondol (samping Hotel Serrata), dicurigai mencuri air PDAM. Sweeping dipimpin Manajer Bidang Nonrevenue Water (NRW) PDAM Kota Semarang Sucipto. Menurut Sucipto, kecurigaan bahwa apartemen tersebut mencuri air PDAM terindikasi dari hilangnya air dalam jumlah cukup besar di wilayah Semarang Selatan. Selain itu, juga berkat laporan sejumlah warga yang menyebut bahwa apartemen tersebut mendapat pasokan air PDAM. Padahal, dalam rekening, tidak ditemukan atas nama apartemen yang dimaksud. ’’Kami sudah curiga karena mendapati air PDAM (di apartemen Bella Modis). Sedangkan tempat tersebut diketahui tidak berlangganan (air PDAM).’’ Kecurigaan PDAM semakin menjadi, karena warga di sekitar lokasi banyak yang mengaku

NAGA/RADAR SEMARANG

BONGKAR PIPA - Petugas PDAM Tirta Moedal Kota Semarang Kamis (25/2) malam membongkar pipa yang dicuri oleh apartemen.

aliran airnya, akhir-akhir ini tidak lancer, dan sangat kecil. Petugas PDAM, beber Sucipto, akhirnya petugas membongkar paksa dan berhasil menemukan bukti-bukti adanya pencurian air di apartemen tersebut. Ironisnya, tindakan ilegal ini sudah bertahun-tahun. Modus pencurian air, ungkap Sucipto, dengan memotong pipa distribusi air utama berdiameter 2 inci dan menyalurkan langsung ke bak penampungan sebanyak enam unit. Selain untuk memenuhi kebu-

tuhan air bagi para penghuni apartemen di tiga lantai, pelaku pencurian air juga menyalurkannya ke tiga bangunan yang menyewa di tempat tersebut. Yakni, Apotek 7 Days, Bank Muamalat, dan sebuah bengkel mobil. Terkait pencurian air bersih tersebut, PDAM telah memutus saluran air dan memanggil pemilik apartemen, Setiawan Yusran, warga Kudus. Setiawan diperiksa untuk dimintai pertanggungjawabannya. (nag/ isk/jat/jpnn)

Tiket KA Ludes, Bonbin Banjir Pengunjung SEMARANG – Long weekend (libur panjang) selama tiga hari mulai Jumat (26/2)Minggu (28/2) dimanfaatkan masyarakat untuk mendatangi tempat wisata atau berlibur ke luar kota. Sejumlah kursi kereta api (KA) jurusan Jakarta, Bandung, dan Surabaya habis terjual. Bahkan, seluruh tiket KA kelas bisnis dan eksekutif untuk Minggu (28/2) sudah ludes. Dari pantauan koran ini di tempat pembelian loket Stasiun KA Semarang Tawang, semua tempat duduk dari sejumlah KA sudah terisi. KA yang tempat duduknya habis dipesan pada Jumat (26/ 2), di antaranya KA Argo Sindoro jurusan SemarangStasiun Gambir Jakarta, KA Rajawali jurusan Surabaya, dan KA Fajar Utama jurusan Jakarta. Sementara seat KA Argo Muria jurusan Jakarta hanya tersisa 161, tempat duduk KA Harina jurusan Bandung hanya tinggal 58, dan kursi KA Senja Utama jurusan Pasar Senen Jakarta hanya tinggal 148 seat. Sementara seluruh tempat duduk KA tersebut untuk pemberangkatan Minggu (28/2) habis dipesan. Libur panjang minggu ini terjadi karena pada Jumat (26/ 2) bertepatan dengan tanggal merah Maulid Nabi Muhammad SAW. Sementara, pada Sabtu (27/2) dan Minggu (28/ 2) sebagian besar pekerja juga libur. Riyanto, warga Pleburan

RICKY/RADAR SEMARANG

BEREBUT - Penumpang berebut naik KA Argo Muria jurusan Jakarta di Stasiun KA Tawang untuk memanfaatkan libur tiga hari, sejak Jumat (26/2).

yang ditemui Radar Semarang mengaku akan memanfaatkan long weekend kali ini dengan mengunjungi kerabat di Jakarta. ’’Setiap libur panjang seperti ini kami pasti ke Jakarta. Minggu bseok baru pulang lagi ke Semarang,” ujar pria yang bekerja di sebuah perusahaan provider itu. Sejumlah calon penumpang kemarin juga tampak kehabisan tiket karena tidak memesan sejak awal.

’’Saya sih inginnya ke Jakarta naik Argo Muria, tapi tiket ternyata sudah habis. Mungkin akan ganti naik KA Senja Utama saja,” kata Kadaryanto, warga Ngaliyan. Di Kebun Binatang (Bonbin) Mangkang, pengunjung membeludak pada hari libur kemarin. Kepala Bonbin Mangkang, Kusyanto mengatakan, pengunjung mencapai 1.000 orang. Padahal di hari biasa, tempat wisata tersebut hanya dikunjungi sekitar 200

orang. ’’Kalau hari biasa yang datang lebih banyak rombongan sekolah. Di hari libur ini kebanyakan keluarga,” ujarnya. Wahana yang banyak diminati pengunjung diantaranya naik gajah, flying fox, becak air, dan ATV. Hanya ada 2 unit ATV yang disediakan bagi pengunjung untuk berkeliling trek offroad. Akibatnya, peminat pun harus antre. (ric/isk/jat/jpnn)

ADA IKLAN ADA IKLAN

ADA IKLAN

IKLAN BARIS LOKER 7 X 255 MMK


CMYK

18

SABTU, 27 FEBRUARI 2010

RADAR TEGAL

Butuh Belajar Maknai TANGGAL 12 Rabiul Awwal 1431 H yang jatuh pada Jumat, 26 Februari 2010 kemarin diperingati seluruh umat Islam di penjuru dunia sebagai Maulid Nabi Muhammad SAW atau peringatan atas hari lahirnya Rosulullah SAW. Namun, meski diperingati setiap tahun, agaknya cowok dan cewek yang menjadi ResponX kita masih perlu belajar memaknai peringatan itu. Dari 20 ResponX yang ditemui Tim Xpresi, 55 persennya mengaku hanya sedikit tahu saja tentang makna peringatan itu. Bahkan, 20 persen-

KARAWITAN SMP 3 KOTA TEGAL

Lestarikan Budaya Tradisional PELESTARIAN budaya tradisional bisa dimulai dari sekolah. SMP Negeri 3 Kota Tegal juga menerapkannya dengan membuka ekstra kurikuler (ekskul) karawitan bagi peserta didiknya. Kesenian ini lekat dengan perangkat musik gamelan. “Ini salah satu bentuk motivasi dan sosialisasi untuk para peserta didik bahwa inilah budaya kita maka lestarikanlah,” ungkap Slamet Riyadi SPd, selaku pembina ekskul karawitan. Dalam setiap even, tim karawitan sekolah ini tak pernah ketinggalan untuk tampil. Tak hanya rapat, even sekolah seperti perpisahan, MOS, penyambutan tamu sekolah dan lainnya juga menjadi ajang bagi tim ini unjuk kemampuan. Peminat ekskul ini, lanjut dia, lumayan banyak. Usaha memotivasi peserta didik untuk mengikuti ekskul ini agaknya bisa diacungi jempol. Karena selain siswanya yang belajar karawitan, guru-guru sekolah ini juga banyak yang tidak mau kalah untuk mempelajari seni budaya ini. Walau tergolong susah dan agak ribet tapi hal itu tak membuat patah arang para pemainnya. (agus)

MAULID NABI

nya justru menjawab tidak mengetahuinya. Seperti yang dituturkan Widia Oktavia, siswi kelas VII B SMP Muhammadiyah 2 Kota Tegal. “Karena waktu SD maupun SMP belum dijelasin,” tuturnya mengagetkan. Kayaknya bukan nggak dijelasin deh, mungkin ResponX ini nggak nyimak aja saat materi tentang itu disampaikan guru di kelas. Soal memperingati hari itu, 60 persen ResponX

menganggapnya sebagai hal biasa. Sementara 10 persen lainnya mengaku bingung dan ironisnya, hanya 5 persen saja yang mantap menjawab peringatan itu begitu berarti. ”Soalnya aku ini kan orang Islam,” ucap Husen, siswa kelas VIII SMP Negeri 13 Kota Tegal. Untuk memperingati hari itu, 85 persen ResponX mengisi momen ini dengan mengikuti pengajian di masjid dekat rumah. Seperti dilakukan M Fauzan Amin, siswa kelas XI SMK YPT Kota Tegal. “Itung-itung buat nambah pahala,” kata dia. Selain di lingkungan sekolah, peringatan Maulid Nabi juga biasanya diadakan di sekolah. Hal ini diakui 30 persen ResponX. “Sekolahku kan berbasis Islam, jadi peringatan seperti itu pasti digelar,” ungkap Fesol, siswa kelas IX SMP ALIrsyad Kota Tegal. Tapi tak semua sekolah

menggelarnya lho, 35 persen ResponX menuturkan jika tak ada peringatan seperti itu di sekolah mereka. Hanya 5 persen saja yang menjawab sekolahnya sering mengadakan even untuk memperingati hari itu. Soal alasan ResponX mengikuti pengajian memperingati Maulid Nabi atau yang lebih dikenal muludan, 90 ResponX mengaku mengikutinya karena perintah orang tua. “Katanya biar kita semua dapat pahala,” terang Indah Marliana, siswi kelas VII SMP Negeri 19 Kota Tegal. Saat

mengikutinya, 85 persen ResponX mengaku senang, 10 persen menganggap biasa saja dan sisanya tidak menjawab. Dari seluruh ResponX yang ada, 60 persen ResponX mengaku tidak sering tergabung dalam kepanitiaan Maulid Nabi di sekolah. Sementara 20 persen lainnya mengaku belum pernah menjadi panitia acara tersebut. Meski tak aktif di sekolah namun masih ada 20 persen ResponX yang mengaku selalu tergabung dalam kepanitiaan untuk peringatan Maulid Nabi di lingkungan rumahnya. Sedangkan 45 persen lainnya tidak mengikuti kepanitiaan. Sisanya, masingmasing 25 persen mengaku pernah dan belum pernah, dan 5 persen tidak memberi jawaban. (tim)

PROSENTASE Kamu tau makna maulid Nabi? Nggak tau 20% Tau banget 20% Sedikit tau 55% Nggak jawab 5% Bagimana perasaan kamu dengan datangnya maulid Nabi? Seneng 85% Biasa ajah 10% Nggak jawab 5%

TIM XPRESI KOORDINATOR : Khikmah Wati

Apakah orang tua kamu selalu menyuruhmmu datang ke pengajian di masjid deket rumah kamu? Iya 90% Nggak 5% Nggak jawab 5%

ANGGOTA : Balkis Arifiani, Nur Irma Rahmawati, M Khaerul Anam, Agus Winarto

PROFIL USIA :

JUMLAH :

13 - 17 tahun

Apa di sekolahmu ada acara khusus ketika maulid Nabi datang? Ada 30% Nggak ada 35% Terkadang ada 25% Sering banget ada 5% Nggak jawab 5%

20 ResponX di Kota Tegal

JENIS KELAMIN :

PENDIDIKAN :

Cewek 50 persen Cowok 50 persen

SMP 50 Persen SMA 50 Persen Metode : Random sampling

Bidadari FIVE MINUTES E Oh... A G# C#m C# dimanakah dirimu F#m E B kuingin memelukmu E oh... G# C#m kuingin jumpa denganmu C# F#m E kan kucium bibirmu B E kunikmati dirimu C# F#m E tak akan lagi kulepas B E seperti saat itu [chorus] A E Kau bagai bidadari B F#m mampu lumpuhkan hatiku A E kau bagai peri-peri B F#m terangi gelapnya hatiku E Oh... G# C#m kuingin selalu dekatmu C# F#m E dan tetap memelukmu B E selimuti hatimu C# F#m E kau bisikkan cerita B E tentang indah bercinta [ke chorus] [solo] A C#m A B A C G#m B E Oh... A G# C#m C# dimanakah dirimu F#m E B kuingin memelukmu

CMYK

P TI

X S

Kenali Rosulullah SAW Lebih Dalam

JUMAT (26/2), umat Islam memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW yang bertepatan dengan tanggal 12 Rabiul Awwal 1431 H. Momen Maulid Nabi Muhammad juga banyak diperingati dengan berbagai kegiatan keislaman. Langkah itu dianggap Ketua Rohis SMA Negeri 1 Kota Tegal Sutanto Hadi, menjadi bentuk memaknai momen mengenang sejarah Rosulullah SAW. Aktivis Islam yang aktif di ekskul rebana ini menambahkan, ia merasa miris dengan keadaan remaja yang

Sutanto Hadi Ketua Rohis SMA Negeri 1 Kota Tegal

sekarang mulai berkurang pengetahuan tentang sejarah nabi. Tanto, biasa dia disapa juga memberikan beberapa tips agar remaja Islam semakin mengenal Rosulullah, yakni;

1.Luangkan waktu untuk membaca buku-buku keislaman, terutama yang berhubungan dengan kenabian atau sahabat-sahabat nabi, seperti sirah nabi dan sebagainya. 2.Pintar-pintarlah dalam bergaul. Pilihlah teman yang menjadikan kita menjadi lebih baik. 3. Alihkan perhatian dari artis idola kepada idola yang sesungguhnya, yakni Nabi Muhammad SAW. (irma)

X-SPORT

Bulu Tangkis SMA Pius Tembus Jateng NAMA MARCO TRI JAYA, siswa kelas XII IPA SMA Pius Kota Tegal di dunia bulutangkis cukup dikenal. Ini adalah satu diantara banyak pemain bulu tangkis yang berhasil mengukir prestasi di tingkat Provinsi Jawa Tengah dan mendapat Juara II. “Selain Marco Tri Jaya (tunggal/ganda), juga ada Steven Setiawan, kelas XI IPS 3 (tunggal), Kristina Adwanti kelas XI IPS 1 (tunggal), Milan A dan Hendri kelas XI IPS 2 (ganda),” terang Ayub Febrianto SPd selaku sebagai Pelatih yang juga tergabung dalam Club Jaya Raya Jakarta M KHAERUL ANAM/TIM XPRESI

MENANG- Tampak dari kiri, Marco Tri Jaya (Juara 2) bersama sang pelatih Ayub Febrianto.

Tingkat Nasional. Menurut dia, ekstra kurikuler (ekskul) bulu tangkis di sekolahnya sudah berdiri cukup lama yaitu di tahun 1980-an. Sejak berdiri, tim nya selalu dapat mempertahankan prestasinya dari tahun ke tahun. Salah satunya sebagai Juara I di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda), Juara III USM Cup Jateng pada partai ganda dan sempat masuk 8 besar Olimpiade Olahraga dan Sains Nasional (O2SN) di Solo. Untuk latihan, siswa didiknya dilatih setiap Senin dari pukul 16.00 sampai 18.00 WIB dan Kamis dari pukul 16.00 sampai 19.00 WIB di Senayan Mutiara Tegal dan GOR Brebes. “Ada pengecualian pada Marco yang mempunyai jadwal lebih padat, 5 kali seminggu”. (anam)


NASIONAL

SABTU 27 FEBRUARI 2010

19

RADAR TEGAL

Kakak Angkat Obama Meninggal 15 Menit Setelah Diwawancara SUKABUMI - Rencana Lia Sutoro bertemu dengan Presiden AS Barack Obama yang akan berkunjung ke Indonesia Maret mendatang, pupus sudah. Holiah alias Lia alias Mbak Nun yang dulu pernah mengasuh Obama saat tinggal di Menteng Dalam, Jakarta Selatan keburu meninggal dunia, Kamis (25/2) lalu sekitar pukul 17.45 WIB. Dia meregang nyawa di kediamannya Kampung Babakan Banten RT 03/09 Desa Sukasirna Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat setelah terkena komplikasi darah tinggi dan jantung. Wanita yang lama menetap di Cibadak itu sebelumnya sempat membuat heboh. Saat Obama dilantik sebagai presiden kulit hitam pertama Amerika, ia muncul ke publik karena kedekatannya dengan keluarga Obama. Dulu, wanita tiga anak dan empat cucu ini, diangkat se-

bagai anak oleh ayah tiri Barack Obama, Lolo Sutoro. Kepergian wanita berusia 53 tahun itu cukup mendadak. Sebab, 15 menit sebelum meninggal, dia sempat diwawancara reporter salah satu stasiun radio swasta ibukota terkait kedatangan adik tirinya ke Indonenesia. “Keluarga tidak punya firasat karena saat diwawancara wartawan, istri saya baik-baik saja,” ujar suami Lia, Edi Sobah kepada wartawan di kediamannya kemarin. Waktu itu kata Edi, Lia menjalani sesi wawancara perihal rencana kedatangan Obama ke Indonesia. Tak disangka, ajal keburu menerpanya 15 menit setelah wartawan pergi. Dia langsung pingsan kendati dua kali sempat siuman. “Pembuluh darahnya pecah dan tensinya juga tinggi,” tutur Edi. Ia mengatakan, ketika pingsan, keluarganya yang tinggal di kampung terpencil tak sempat membawanya ke rumah sakit. Hanya sejumlah mantri keseha-

tan setempat saja yang akhirnya menangani Lia secara medis. Meski sudah menerima surat undangan dari SD Menteng tempat Obama mengenyam ilmu, tak ada kerabatnya dari Jakarta kecuali para tetangga di sekitar rumah yang datang melayat. Dia dimakamkan di komplek pemakaman keluarga yang letaknya tak jauh dari kediamannya. “Kita makamkan tadi pagi jam 09.00 WIB di makam keluarga,” papar Edi. Sebelum meninggal dunia, Lia sangat ingin bertemu dengan saudara angkatnya yaitu Presiden AS Barack Obama. Lia pun sudah menyiapkan barang-barang yang akan diberikan kepada Obama. “Dia punya barang-barang yang ingin diberikan kepada Obama saat tiba di Indonesia, ulasnya. Menurut Edi, sejumlah barang yang akan diberikan istrinya itu adalah baju tiga stel, sprei yang dulu dipakai tidur Obama, boneka monyet dan 2 mug. (veg/wan)

SBY: Demokrasi Beretika, Bukan ... dari halaman 1 semua tantangan bisa diatasi. “Ternyata sejarah membuktikan bahwa seberat apapun persoalan, tantangan dan ujian itu dapat diatasi, dengan izin dan pertolongan Allah SWT,” kata SBY. Presiden menambahkan, upaya membangun negara juga sarat ujian dan tantangan. Untuk itu, ia mengajak semua pihak meneladani kepemimpinan Muhamad untuk mengatasi persoalan bangsa. Selain menghadiri zikir bersama di Monas, Presiden juga menggelar peringatan Maulid Nabi Muhamad di Istana Ne-

gara, Kamis malam (25/2). Peringatan itu juga dihadiri Wapres dan hampir seluruh menteri Kabinet Indonesia Bersatu. Para Duta Besar negara berpenduduk muslim juga menghadiri peringatan kelahiran Muhamad pada 15 abad silam tersebut. Dalam pidatonya, SBY juga mengajak mencontoh Muhamad dalam berdemokrasi dan berpolitik. “Perilaku Rasulullah yang santun dan penuh etika, haruslah menginspirasi kita dalam mewujudkan demokrasi di tanah air,” kata SBY. SBY mengatakan, demokrasi harus disertai amanah dan penuh etika, kesantunan, dan

akhlak yang baik. “Bukan demokrasi yang sarat dengan dendam dan permusuhan, serta saling menjatuhkan,” katanya. Demokrasi yang dibangun, lanjut presiden, harus menjauhkan diri dari tirani kekuasaan dan golongan kuat, serta bentuk-bentuk pemaksaan kehendak yang justru merusak rasa keadilan. “Prinsip-prinsip dasar musyawarah untuk mufakat demi kebaikan rakyat dan negara, masih memiliki tempat di alam reformasi dewasa ini,” kata SBY. Islam, demokrasi, dan modernitas, kata SBY, selaiknya dapat hidup seiring dan sejalan dengan damai. (sof/oki)

Depresi, Kisno Akhiri Hidup di ... dari halaman 1 sebelumnya telah dilapori temuan tersebut. ’’Korban telah dua kali menikah. Dia asli dari Pandansari, lalu kemudian menikah dengan warga Kretek. Korban juga sering didapati berjalan sendiri tanpa tujuan yang jelas. Bahkan, terakhir pernah jalan kaki dan ditemukan di Tegal,” jelas Kepala Desa (Kades) Pandansari Khamdo. Petugas Kepolisian yang da-

tang di lokasi bunuh diri bersama tim kesehatan dari Puskesmas Paguyangan pun segera menurunkan jasad korban, untuk kemudian dilakukan pemeriksaan terhadap kondisi jasad. Kapolres Brebes AKBP Benno Louhenapessy SIK MH melalui Kapolsek Paguyangan AKP Sukoyo mengatakan, dari hasil pemerikaan yang dilakukan bersama tim medis, diketahui korban meninggal akibat bunuh diri.

’’Tidak ada tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban. Dugaan korban bunuh diri juga di perkuat dengan ditemukannya cairan sperma yang keluar dari kemaluan, dan kondisi lidah yang menjulur,” terang Sukoyo. Didasari hasil pemeriksaan tersebut, korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga. Dari TKP petugas mengamankan tali rafia yang sebelumnya digunakan korban untuk gantung diri di pohon pinus. (pri)

Imbau Daerah Teken Pakta Kejujuran dari halaman 1 Timur seperti, Bojonegoro dan Gresik. Sejumlah daerah lain di luar Jawa juga telah meneken perjanjian tersebut. “Kami amat berharap daerah lain mau mengikuti langkah serupa,” terang Haris, kemarin (26/2). Menurutnya, bukan tanpa alasan imbauan itu dilayangkan. Pasalnya, kata Haris, secara bertahap hasil ujian nasional bakal dipakai untuk syarat masuk perguruan tinggi negeri (PTN). Salah satunya, lewat jalur seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNM PTN). Haris menjelaskan, memang tahun ini para rektor belum sepakat bahwa hasil unas dipakai masuk PTN. Ini disebabkan para pimpinan PTN ingin melihat pelaksanaan ujian tersebut apakah sudah dilakukan de-

ngan kredibel atau belum. “Karena itu, unas tahun ini menjadi pertaruhan. Apakah siswa dan sekolah bisa membuktikan ada kecurangan atau tidak,” terang Haris. PTN, kata dia, akan mengevaluasi secara komprehensif hasil unas tahun ini. Untuk mengantisipasi tingkat kebocoran, panitia nasional telah membentuk koordintor TPI dan pengawas di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Saat ini, pihaknya tengah memverifikasi jumlah pengawas yang akan diterjunkan ke daerah. “Semua pengawas yang terjun adalah dosen. Tidak ada mahasiswa,” terang Haris. Dia menegaskan, untuk memaksimalkan pengawasan, pihaknya juga akan melibatkan PTS. Dia mengatakan, satu sekolah bisa diawasi satu hingga dua pengawas sekolah. Bergantung besar-kecilnya se-

kolah. “Itu belum termasuk pengawas ruangan yang sistemnya silang antar sekolah,” sebutnya. Selain itu, guru mata pelajaran yang diujikan tidak boleh melakukan pengawasan. Saat ini, kata Haris, pihaknya juga tengah mengawasi proses percetakan. Master soal saat ini telah sampai di percetakan. “Daerah-daerah sudah mengumumkan pemenang tender,” terangnya. Dengan demikian, pencetakan naskah soal sudah bisa dilakukan. Ketua BSNP Djemari Mardapi mengatakan, BSNP bersama pengawas nasional telah mengundang kepala dinas se-Indonesia untuk menyosialisasikan unas jujur dan kredibel. “Sosialisasi secara berkala telah kami lakukan. Karena memang pelaksanaan unas sudah

mendekati hari,” ujarnya saat dihubungi. Djemari menjelaskan, fokus BSNP saat ini adalah mengawasi daerah-daerah yang tahun lalu melakukan kecurangan. Seperti, Bengkulu, Bangka Belitung, Ngawi, Madiun, dan sejumlah daerah lain. Selain itu, daerah yang nilai rata-rata unasnya masih dibawah standar juga digenjot. “Kami beri porsi latihan soal terus. BSNP keliling daerah untuk memastikan persiapan mereka,” jelasnya. Djemari menegaskan, pihaknya tak segan-segan membeber nama-nama sekolah yang masih nekat melakukan kecurangan. “Kami akan mengirimkan ke dinas pendidikan provinsi supaya sekolah-sekolah itu diberi sanksi,” ujarnya. Upaya itu, kata dia, untuk memberi efek jera terhadap pihak yang curang. (kit/oki)

dulu, tanpa didasari keputusan hukum yang tepat,” papar Haryono. Yang dimaksud keputusan hukum yang tepat, kata Haryono, adalah keputusan yang ditetapkan di pengadilan. Namun, jika terpidana mengajukan banding, belum bisa dijadikan keputusan hukum yang tepat. ”Paling tidak, kalau dia banding sampai tingkat MA (Mahkamah Agung) baru bisa ditetapkan keputusan hukumnya. Karena itu, kalau belum disidangkan, tidak etis jika menyebut nama. KPK saja memilih menggunakan inisial, sekalipun statusnya masih tersangka,” ungkap Haryono. Haryono menuturkan, KPK menganut azas praduga tak bersalah. Karena itu, penyelidikan yang dilakukan KPK tidak melihat nama, melainkan kasus dugaan korupsi itu sendiri. Sebelum menemukan minimal dua alat bukti, KPK tidak bisa membawa kasus tersebut ke pengadilan. “Makanya kita mendalami dulu apakah ada unsur tindak pidana korupsi, seperti adanya penyalahgunaan wewenang,

ada tindakan pelanggaran hukum, hingga tindakan memperkaya diri sendiri atau korporasi,” papar mantan auditor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) itu. Soal penyelidikan, peraih gelar Master of Science di Bidang Akuntansi dari University of Houston, Texas, AS itu mengungkapkan sejauh ini, pihaknya sudah memeriksa lebih dari 40 orang. Penyelidikan KPK masih terus berlangsung hingga kini. Meski mengakui menilai tindakan penyebutan nama di Pansus, tidak fair, Haryono menekankan bahwa pihaknya berada dalam ranah hukum. Dia tidak mengetahui aturan di ranah politik. Seperti diketahui pada berita sebelumnya, pada hasil pandangan akhir Pansus Hak Angket Bank Century, Selasa lalu, empat dari sembilan fraksi menyebut nama pihak-pihak yang dianggap bertanggung jawab atas kasus bail out bank century. Nama yang disebut, di antaranya, Sri Mulyani, Boediono, Miranda S. Goeltom, Raden Pardede. (zul/ken/iro)

Sikap Golkar Sudah Final dari halaman 1 “Apakah ada deal tertentu antara saya dan Presiden? Saya jawab ada. Yaitu deal untuk berbuat yang terbaik bagi Bangsa dan Negara,” kelakarnya. Ical melanjutkan, meski berada dalam koalisi tidak berarti Partai Golkar harus memiliki pendapat sama dengan Partai Demokrat. Dalam masalah Century, kata dia, Golkar mungkin berbeda pendapat, tapi sikap ini semata berlandaskan pada temuan fakta dan data. Dia menolak dengan tegas jika dituding melakukan fitnah dalam pandangan fraksi terhadap Century karena semua bersumber dari fakta dan data. “Rekan-rekan Golkar di Pansus juga tidak bisa memvonis seorang bersalah. Ini semata dugaan yang didasarkan pada data dan fakta semata.” Lalu bagaimana dengan langkah penyelesaiannya? Ical mengarahkan agar semua dibawa ke jalur hukum. Karena, proses hukum tidak bisa dilakukan partai politik. “Tempatnya bukan di ranah politik, namun di pengadilan.”

Mantan Menko Kesra di Kabinet SBY itu juga tidak rela jika Partai Golkar dituding berambisi melakukan pemakzulan terhadap Wakil Presiden Budiono. Tuduhan bahwa Partai Golkar memiliki kepentingan politik lain dibalik Kasus Century juga dinilainya tidak berdasar. “Tidak benar jika dikatakan kasus ini digelindingkan untuk kepentingan Pemilu 2014, bahkan berkait pencalonan presiden. Tentang hal itu, terpikir saja belum. Sikap kami saya kita jelas dan saya janji tidak akan goyah,” pungkasnya. Sementara itu, penyebutan sejumlah nama dalam pandangan akhir fraksi Pansus Hak Angket Bank Century Selasa malam (23/2) lalu dinilai tidak fair oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penyebutan nama yang tidak didasarkan keputusan hukum yang tepat, seharusnya tidak dilakukan. Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Bidang Pencegahan KPK Haryono Umar kemarin (27/2). “Karena KPK berada dalam ranah hukum, sehingga rasanya tidak fair jika sampai menyebut nama, tanpa mendalami

Dua Wanita Jadi Kurir Heroin Rp 1,6 M dari halaman 1 Jakarta tersebut berhasil digagalkan petugas Bea Cukai Soekarno-Hatta di Terminal II E kedatangan Kamis pagi (25/2). Selain dua wanita itu, petugas berhasil menangkap dua warga negara asing berinisial A dan C sebagai penerima paket heroin tersebut. Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta Baduri Wijayanta menyatakan, terungkapnya upaya penyelundupan itu berawal kecurigaan petugas tehadap Meta Berta yang baru

melakukan perjalanan dari Malaysia menggunakan pesawat Air Asia nomor AK 380 tujuan Jakarta. Begitu mendarat, gerak-gerik wanita muda bertubuh subur itu terlihat ganjil. Saat tas laptop yang dibawa Meta melintas di mesin X-ray, terlihat image kapsul yang tersusun rapi di dalamnya. “Setelah diperiksa lebih lanjut, ternyata tas itu berisi bubuk putih heroin seberat 668 gram senilai Rp 1,6 milar,” ujar Baduri kemarin (26/ 2). Kepada petugas, Meta me-

ngaku tidak mengetahui bahwa laptop tersebut ternyata berisi paket heroin. Dia ditugasi temannya di Jakarta untuk membawa tas berisi laptop dari seseorang di Malaysia dengan imbalan USD 1.000. Dari pengakuan itu, petugas mengembangkan lebih lanjut. “Hasilnya, Tabita sebagai penjemput Meta di bandara kami amankan juga,” ujar Baduri. Selain dua wanita itu, pihaknya menangkap dua warga asing berinisal A dan C sebagai penerima paket heroin

tersebut. Keduanya dibekuk di salah satu apartemen di Jakarta Pusat. Kepala Satgas Interdiction Pelabuhan Udara dan Perbatasan Badan Nasional Narkotika (BNN) Arman Singgih menuturkan, dua wanita asal Indonesia yang berhasil ditangkap itu memang masuk dalam jaringan narkoba internasional. “Mereka sering bepergian ke luar negeri dan kami sudah mendapatkan indikasi bahwa keduanya adalah jaringan narkoba internasional,” tegasnya. (gin/oki)

Tetap produktif di usia lanjut karena Urin lancar lagi FAKTOR usia, boleh jadi tak mampu menghalangi semangat berkarya, namun kondisi kesehatan sangat berpengaruh terhadap kemampuan berkarya seseorang. Hal diatas juga dialami oleh Tukiyem (84th),warga dusun Tanjung Kejawen, Desa Totokaton Kecamatan Punggur, Lampung Tengah-Lampung yang tetap berkarya sebagai dukun beranak dan pemijat bayi. Namun, dengan bertambahnya usia beberapa gangguan kesehatan mulai datang. Pertama adalah pusing kepala yang bila menyerang membuat konsentrasi kerja rusak. Kedua adalah rasa panas dan pegal di punggung. Ketiga, dan ini yang paling mengganggu adalah rasa nyeri saat buang air kecil. “..setiap buang air kecil rasanya sakit dan hanya sedikit yang keluar “ keluh Tukiyem. Dirinya sudah berobat ke dokter dan mencoba banyak obat dan jamu namun hasilnya tak sesuai dengan harapan. Beruntung suatu hari sang anak memintanya mencoba Gentong Mas. Kurang lebih dua minggu setelah rutin minum Gentong Mas, Tukiyem mulai merasakan manfaatnya. Buang air kecil menjadi lancar dan tak nyeri lagi. “ ..geger (punggung) yang panas dan pegal

berangsur reda..dan mumet (pusing) juga tak datang lagi “ jelas Tukiyem bersyukur. Lantaran sudah membuktikan sendiri, kini Tukiyem rutin minum Gentong Mas tiap pagi dan sore. “...selain banyak manfaatnya, Gentong Mas juga enak rasanya “ ujar Tukiyem menutup pembicaraan. Gentong Mas adalah asupan kesehatan dengan

bahan utama Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) yang terbukti banyak khasiatnya. Menurut James A Duke dalam bukunya “handbook of Nuts (2000)” kandungan Ascorbic Acid dan Kalsium pada Gula Aren berfungsi memperlancar peredaran darah, mencegah Oestoporosis dan memperkokoh tulang. Sedangkan menurut MS Al Ghamdi, farmakolog dari King Faisal University, Nigella Sativa , yang menjadi bahan Gentong Mas, mengandung unsur analgesic yang berguna meredakan sakit

kepala dan migrain. Selain itu zat Arginine pada Nigella Sativa berfungsi sebagai diuretic atau memperlancar buang air kecil. Meski demikian, pola hidup sehat yaitu olahraga teratur, mengurangi rokok dan banyak minum air putih juga perlu apalagi seiring dengan bertambahnya usia. Gentong Mas dibuat dari bahan murni pilihan dan diproses alami tanpa campuran bahan kimia dan pengawet. Menurut Ridwan Alawi, Eksekutif Marketing PD Gentong Mas, semakin banyaknya masyarakat yang merasakan manfaat Gentong Mas membuat tingkat permintaan selalu meningkat secara signifikan. Untuk informasi lebih lanjut hubungi : 081313322669 / / 08156406404/ Tegal 081990879809, Apt. Medika Farma Ks. Tubun Tegal, Kabupaten Tegal : Apt.Ayu Farma 1 Jl. Raya Singkil Adiwerna,Apt. Ayu Farma Jl. Dr Sutomo Slawi, Apt Duta Sehat Jl. Raya Pagongan, Apt. kaliratu Jl. Raya Timur Banjaran. Pemalang: Apotik Sari Waras, Jl. Jend. Sudirman No. 143. Telp. (0284) 321197, Apotik Hikmah, Jl. Jend. Sudirman No. 275, Telp. (0284) 321116 P-IRT No. 812320501114 www.gentongmas.com


KOMBIS

SABTU, 27 FEBRUARI 2010

20

RADAR TEGAL

Toyota Launching New Dyna DOK.ISTIMEWA

LAYANAN TERKINI - Peluncuran layanan berbasis android yang merupakan layanan terkini Indosat.

Kali Pertama di Indonesia

Luncurkan Layanan

BERBASIS ANDROID JAKARTA – Indosat menggandeng 6 Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) terkemuka untuk meluncurkan layanan berbasis android pertama di Indonesia. Android merupakan system operasi bergerak (mobile) yang menggunakan versi modifikasi dari kernel Linux Layanan berbasis android saat ini memang tengah ditunggu-tunggu kehadirannya, menyusul diperkenalkannya handphone atau handset android oleh beberapa produsen. Indosat juga meluncurkan aplikasi–aplikasi berbasis android melalui android aplication store. “Indosat memiliki komitmen yang kuat untuk mengembangkan layanan berbasis android di Indonesia.

Tidak hanya itu, ke depan kami juga telah menyiapkan program-program pengembangan layanan berbasis android agar bermanfaat lebih bagi pelanggan dan masyarakat Indonesia,” kata Chief Marketing Officer Indosat, Guntur S Siboro, kemarin. Android memiliki berbagai keunggulan sebagai software berbasis kode komputer yang bisa didistribusikan secara terbuka (open source). Sehingga programmer, bisa membuat aplikasi baru di dalamnya. Selain itu, android memiliki aplikasi native Google yang terintegrasi seperti push email GMail, Google Map, dan Google Calender. Awalnya, android dikembangkan oleh Android Inc, sebuah perusahaan

yang kemudian dibeli Google dan akhir-akhir ini dikembangkan oleh Open Handset Alliance. Keenam ATPM yang digandeng indosat untuk program ini di antaranya HTC dengan HTC Hero, Motorola dengan Motorola Milestone, Samsung dengan Samsung Galaxy Spica, LG dengan LG GW 620, Huawai dengan U8230, serta Sony Ericsson dengan Xperia X10. Adapun Android Application Store adalah “took virtual” yang menyediakan ribuan aplikasi baik yang gratis maupun berbayar. Paket lainnya adalah program khusus, antara lain 2000 Nomor Postpaid Matrix Broadband Unlimited secara gratis dengan kode akses 0814-xxx-

xxxx selama Indosat Android Expo pada Pameran Mega Bazzar di JCC 3-7 Maret nanti. “Indosat akan terus memberikan inovasi-inovasi lainnya sebagai komitmennya untuk memberikan alternatif solusi dalam mendukung aktivitas berkomunikasi mobile pelanggan kapanpun,” ujar Guntur. Paket Prepaid Broadband yaitu akses Broadband dengan menggunakan kartu IM3/Mentari dengan cara dial ke *777*1*5#, serta Paket Prepaid Broadband IM2 (mulai 25 Februari). Pelanggan IM3/Mentari juga bisa menggunakan paket Broadband IM2, serta handset android dengan harga khusus. (zuhliafar arrisandy)

TEGAL - Launching Toyota Truck New Dyna oleh Nasmoco Tegal di Paradise Convention Hall, Rabu (24/2) malam, sangat ditunggu-tunggu konsumen fanatik Toyota. Terbukti, semua undangan dari Brebes, Pemalang, Kabupaten dan Kota Tegal hampir semuanya hadir. Tidak mengherankan, jika gelaran itu berlangsung meriah. Apalagi, acara yang dimeriahkan artis Ibukota, Fenny Dior, itu juga memamerkan langsung mobil Toyota Truck New Dyna dari berbagai tipe. Managing Director Nasmoco Group, Fatrijanto, usai me launching Toyota New Dyna, mengatakan, kemeriahan acara ini sangat wajar. Karena Toyota masih merupakan pilihan utama pasar mobil di Indonesia ini. Utamanya, lantaran ketangguhan dan kehandalan mesinnya sudah terbukti. Di samping itu pelayanan dan kepercayaan para konsumennya tetap dijaga melalui service langsung. “Kalau dikatakan meriah, jelas sekali. Terbukti semua tamu undangan maupun penggila mobil Toyota dari berbagai daerah menghadirinya. Selaku pemegang pasar, kami memang selalu mekankan pada komitmen memberikan pelayanan me-

muaskan,” katanya. Selain memprioritaskan pemberian pelayanan yang memuaskan, tambah dia, launching mobil Toyota terbaru ini memang sudah ditunggu pasar. Lantaran produk-produk Truck New Dyna dari berbagai tipe dianggap sangat tepat oleh pasar mobil itu sendiri. “Dari lima tipe yakni 110 FT (Fas Truck), 110 ET (Econo Truck), 110 ST (Smal Truck) dan 130XT (Xpres Truck), serta 130 HT (Heavy Truck), semuanya sudah ditunggu pasar. Sebab, kalau dilihat dari sudut pandang bisnis mobil Toyota jenis-jenis ini sangat menguntungkan sekali,” tandasnya Sedang Manager Dyna Sales Operation, Agoes Soesanto, menilai, kemeriahan launcing Toyota Dyna ini diluar prediksinya. “Launching kali ini sangat meriah sekali. Walaupun cuaca hujan, tidak menghalagi tamu undangan untuk menghadirinya,” tandasnya. Kenyataan ini, lanjut Agoes, diharapkan akan menjadi pertanda bagus bagi Nasmoco Tegal untuk penjualan Dyna nantinya. Terlebih lagi, tipe 130 HT sangat cocok untuk kelancaran usaha bisnis di wilayah ini. (k1)

DOK/RATEG

VARIAN ANYAR – Salah satu Toyota Truck New Dyna yang dilaunching kemarin.

Grow with Character (36/100) Series by Hermawan Kartajaya

Selling is (Part Of) Marketing SELLING adalah elemen paling populer dalam marketing. Di dalam konsep “Marketing Plus 2000” yang saya tulis pada 1993, selling merupakan elemen ke 6 dari sembilan elemen pemasaran. Selling juga sering disalahartikan dengan marketing. Banyak salesman menyebut dirinya orang marketing atau marketing representative. Terdengar lebih gagah kan? Walaupun tidak tahu beda antara keduanya. Buat saya sangat jelas, selling adalah bagian dari marketing. Selling berada di dimensi taktik dari marketing. Karena itu, keberadaannya tidak bisa terlepas dari tiga elemen strategi, yaitu segmentation, target-

CMYK

ing, dan positioning. Juga tidak bisa lepas begitu saja dari differentiation dan marketing mix. Karena itu, sangat keliru jika salesman dilepas untuk cari omzet hanya berbekal product

knowledge dan price list. Mereka harus tahu segmentasi dan target dari produk yang bersangkutan agar usahanya lebih efektif. Jadi tidak sekadar pergi ke semua orang. Selain itu, salesman harus mengerti positioning yang didukung diferensiasinya. Untuk membedakan sebuah produk dari para pesaing, salesman juga harus memahami akan competitor’s knowledge. Dia harus punya confidence terhadap produk tanpa menjadi “katak dalam tempurung”. Dia harus tahu kekuatan dan kelemahan produknya dibanding produk kompetitor. Nah, yang sejatinya harus dijual adalah diferensiasi itu agar tidak hanya mengandalkan banting harga.

Baru setelah itu dia akan memahami cara menghubungkan diferensiasi tersebut dengan empat P dalam Marketing Mix. Product knowledge dan price list hanyalah supporting tool untuk mendukung diferensiasi. Sedangkan place dan promotion yang bagus akan semakin memberi kekuatan. Kalau seorang Salesman sudah bisa seperti itu, dia bisa disebut sebagai strategic salesman, seseorang yang menjual dengan menggunakan strategi. Kalau dihubungkan dengan competitive setting, orientasi selling sebenarnya juga mengalami pergeseran. Ketika situasi monopoli atau 2C, selling adalah informing about the Prod-

uct. Penjual tidak perlu merayu, tapi cukup menginformasikan bahwa barang sudah tersedia. “Take it or somebody else will!” Dulu, salesman canvass saya di Sampoerna yang menjual Dji Sam Soe juga begitu. Mereka cukup berkeliling ke pengecer dan menginformasikan jumlah stok barang yang dibawa. Tinggal tanya, mau order berapa. Itulah hebatnya Dji Sam Soe yang by nature tidak punya saingan. Monopoly by nature! Begitu juga Salesman Toyota Avanza pada saat ini. Begitu bagusnya produk Avanza dan harganya yang pas, maka pembeli masih harus antre meski produk tersebut sudah ada di pasar selama beberapa tahun.

Kalau situasi persaingan sudah bergeser ke 2,5, Anda harus melakukan feature selling. Di sini, product knowledge sangat menentukan. Tapi tidak cukup lagi kalau situasi persaingan sudah jadi 3C. Yang lebih diperlukan adalah benefit selling. Bedanya? Feature masih sangat berorientasi pada produk, sedang benefit sudah berorientasi pada pelanggan. Percuma Anda presentasi tentang feature produk kalau pelanggan tidak mengerti benefit-nya. Apalagi kalau situasi persaingan sudah jadi 3,5C, maka yang diperlukan adalah solution selling. Belum tentu benefit akan memberikan solusi pada pelang-

gan. Jadi, Anda harus meyakinkan pelanggan bahwa Anda benar-benar mengerti masalah dan bagaimana solusinya. Dan akhirnya, pada situasi 4C, yang diperlukan adalah interacting for success. Yang terjadi adalah komunikasi dua arah untuk menjamin terjadinya win-win. Pada 1993, banyak salesman yang tidak percaya bahwa selling akan sampai pada kondisi tersebut. Ketika itu, paradigma para salesman masih short term dan berorientasi pada transaksi. Bahkan sekarang pun masih ada yang begitu Tapi, waktu itu saya tetap mengatakan, “Lihat saja, pada 2000 dan seterusnya, menjual akan jadi seperti itu caranya!” (*)


CMYK

RADAR PEMALANG

BERLANGGANAN (0284) 323575 / SMS ke 0815.4801.5578

SABTU, 27 FEBRUARI 2010

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

TINJAU STAND - Wabup Junaedi SH MM saat mneninjau stan salah satu LKM dalam bazaar PJM Pronangkis PNPM Mandiri Perkotaan.

Penduduk Miskin Capai 339.455

SUMITRO/RADAR PEMALANG

MERIAS – Peserta Lomba Rias Pengantin tengah menunjukkan kebolehannya merias di Gedung Serba Guna Pemalang Kamis (25/2) kemarin.

Pengangguran Mencapai 25,7 Persen

Seminar & Lomba Merias LPK Citra Kamas Adhi

PEMALANG - Upaya penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Pemalang tak henti-hentinya dilakukan. Di antaranya dengan menurunkan angka kemiskinan yang sudah sebesar 21,5 persen menjadi 7,5 persen, ditargetkan pada tahun 2015. Kegiatan untuk mencapai target tersebut adalah melalui perencanaan jangka menengah program penagggulangan kemiskinan (PJM Pronangkis) dalam bentuk Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perkotaan. Wakil Bupati H Junaedi SH MM saat membuka Bazaar PJM Pronangkis PNPM Mandiri di Gedung Kridanggo Kamis (25/2) kemarin mengemukakan adanya upaya dalam menurunkan angka kemiskinan tersebut. Menurutnya jumlah penduduk Kabupaten Pemalang pada tahun 2008 mencapai 1.371.757 jiwa, penduduk miskinnya mencapai 339.455 jiwa atau 24,75 persen. “Sudah ada penurunan jumlah penduduk miskin dari tahun sebelumnya, yaitu sebesar 32 persen,” kata dia saat menyampaikan sambutan Bupati Pemalang.

Sering Ikut Lomba,

BIAR TAMBAH PINTAR KEBIJAKAN pendidikan nasional diarahkan untuk mewujudkan pendidikan yang berkeadilan, bermutu dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Karenanya dalam penyelenggaraan pendidikan nasional, selama ini bertumpu pada ketersediaan berbagai program layanan pendidikan,

terjangkaunya biaya pendidikan, berkualitas dari setiap jenis dan jenjang pendidikan. Disamping itu, pendidikan untuk seluruh lapisan masyarakat, tanpa adanya pembedaan layanan dan jaminan lulusan untuk keselarasan dengan dunia kerja juga menjadi tumpuan utama dalam

penyelenggaraan pendidikan nasional. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga (Kadindikpora) Kabupaten Pemalang Drs Sapardi MSi melalui Kasie Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Sugiono SPd, saat menyampaikan sambutannya dalam Seminar Sehari

dan Lomba Tata Rias di Gedung Serba Guna Pemalang Kamis (25/2) kemarin. Dalam kegiatan yang diselenggarakan Lembaga Pendidikan Ketrampilan (LPK) Citra Kamas Adhi tersebut, pihaknya menyambut baik apa yang telah dilaksanakan Hj Asri Meiati selaku pimpinan LPK

Citra Kamas Adhi. Karena kegiatan itu sejalan dengan misi dan tujuan dari pendidikan. Yakni memberi bekal pendidikan yang bermutu dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. “Dindikpora sangat mendukung karena melalui kursus ke hal 9 kol 4

ke hal 9 kol 4

TELP PENTING RSUD Dr. M. Ashari (0284) 32161 RSU Santa Maria Pemalang (0284) 321251 / 5862051 (IGD)

NGENDONG Sering Tidak Memenuhi Unsur Pokok

DOK RADAR PEMALANG

PENOLAKAN terhadap sejumlah Peraturan Daerah (Perda) kerap terjadi dan sering dilakukan masyarakat di daerah-daerah, termasuk di Kabupaten Pemalang. Salah satunya Perda Nomor 18 tahun 2006 tentang Tata Cara Pemilihan, Pencalonan, Pengangkatan,

Muntoha SH

ke hal 9 kol 1

RALAT Pada edisi Kamis (25/2) pada berita Siswa SMKN 1 Ampelgading Studi Lingkungan terdapat kekeliruan yang cukup mengganggu. Dimana tertulis SMKN 1 Ampelgading, yang betul adalah SMKN 1 Petarukan. Demikian kesalahan telah diperbaiki. Redaksi

Buka Program Paket C Kejuruan Nenek Kritis Dimartil Tetangga

PEMALANG – Bidang Pendidikan Non Formal dan Informal (PNFI) Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Pemalang mengadakan Publikasi dan Sosialisasi PNFI di Aula SMAN 1 Pemalang Kamis (25/2) kemarin. Kegiatan diselenggarakan untuk mempersiapkan pelaksanaan Ujian Nasional Maret mendatang, sekaligus sosialisasi program kerja bidang PNFI. “Pesertanya adalah Penilik PLS, Tenaga Lapangan Dikmas atau TLD, PKBM, dan tutor pendidik kesetaraan,” terang Kasie Pendidikan Kesetaraan Elly Ratnawati di sela-sela diskusi kelompok kepada Radar kemarin. Peserta sosialisasi lanjut dia, adalah 25 orang penilik perwakilan dari masing-masing Unit Pengelola Pendidikan Kecamatan (UPPK), TLD 13 orang, perwakilan PKBM 14 orang, dan sisanya dari tutor-tutor PKBM se-Kabupaten Pemalang. Dalam pembinaan tersebut, pihaknya memberikan arahan dan bimbingan terkait tata aturan dan teknis pelaksanaan Ujian Nasional

SUMITRO/RADAR PEMALANG

DISKUSI KELOMPOK – Peserta sosialisasi PNFI Dindikpora Kabupaten Pemalang sedang melakukan pembahasan kisi-kisi soal UN Kamis (25/ 2) kemarin.

bagi peserta didiknya. Salah satunya bagaimana merumuskan dan membuat kisi-kisi materi UN melalui diskusi kelompok. “Diskusi dipandu oleh salah satu

tutor, bagaimana membuat kisi-kisi materi UN,” kata dia. Selain itu, dalam kegiatan yang dibuka Kepala Bidang PNFI Drs ke hal 9 kol 1

Menikmati Indahnya Pantai Cinta Kramatsari

Tempat Memadu Kasih Muda-Mudi Bagi sebagian besar masyarakat Pemalang Timur, Obyek Wisata (OW) Pantai Cinta Kramatsari Blendung Kecamatan Ulujami adalah satu-satunya tempat rekreasi yang mengasyikkan. Seindah apakah? LAPORAN: SUMITRO SELAIN murah, pengunjung OW Pantai Cinta Kramatsari juga dapat menikmati setiap detik keindahan yang tercipta di pantai. Dari gulungan ombakombak kecil yang menari-nari, hamparan tambak nan luas, hijaunya pepohonan bakau,

CMYK

hingga semilir angin yang siap menjalari setiap tubuh pengunjungnya. Menjadikannya semakin betah menikmati suasana rekreasi penuh keindahan. Bagi mereka yang kelupaan atau memang tidak mau direpotkan persiapan rekreasi, deretan warung-warung yang ada di sepanjang pantai bisa menjadi solusinya. Tidak perlu takut “dipukul” harga karena aneka macam makanan kecil dan minuman yang dijajakan sama harganya dengan yang ada di luar. “Harganya tidak mahal, semuanya sama dengan harga yang ada di luar,” terang salah satu penjaja warung Suliyah (43) kepada Radar. Tidak heran bila Pantai Cinta Kramatsari Blendung, Ulujami

SUMITRO/RADAR PEMALANG

ASYIK BERDUAAN – Sepasang remaja tengah menikmati indahnya Pantai Cinta Kramatsari Blendung, Ulujami.

ini ramai dikunjungi masyarakat. Bukan hanya dari Pemalang, akan tetapi juga mereka yang berasal dari luar Pemalang,

seperti Pekalongan dan Batang. Dikatakan Suliyah, mereka menyempatkan diri berkunjung ke pantai sehabis bersilaturah-

mi ke tempat saudaranya yang ada di Kecamatan Comal, Ulujami, Ampelgading, atau Bodeh. “Kalau ramai hari SabtuMinggu, kalau hari-hari biasa jumlah pengunjungnya paling puluhan saja,” ungkap dia. Kepercayaan sebagian masyarakat lanjutnya, dengan datang ke Pantai Cinta Kramatsari adalah agar dimudahkan rizqi, jodoh, dan keberkahan dalam hidupnya. Bagi yang sudah berkeluarga akan diberikan ketentraman keluarga, bagi yang masih muda akan didekatkan jodohnya dan keberkahan lainnya. Lebih lanjut Suliyah mengatakan, mitos tersebut hingga kini masih dipercayai oleh masyarakat. Tidak heran bila ke hal 9 kol 4

PEMALANG -Malang menimpa Tumninah (65), warga Kelurahan Beji RT 2 RW 16 Kecamatan Taman. Dia ditemukan tak berdaya bersimbah darah di rumahnya oleh warga Kamis (25/2) kemarin sekitar pukul 11.30 WIB. Di dekatnya ditemukan sebuah martil dan perhiasan yang ada padanya raib. Hanya ada anting-anting dan cincin yang masih tertinggal. Oleh warga nenek ini dilarikan ke RSI Al Ikhlas yang berada hanya 1,5 km dari lokasi kejadian. Meski dalam keadaan kritis nenek ini, masih bisa menceritakan peristiwa yang menimpanya. Dalam waktu satu jam sejak kejadian polisi berhasil meringkus penganiayaan di siang bolong tersebut. Pelakunya adalah Rakhaeni (33) warga RT 1 RW 3 Kelurahan Beji Kecamatan Taman, yang juga tetangganya sendiri. Semula ibu menyusui bayi dua bulan ini mengelak saat didatangi

polisi, bahkan berani membentak Kapolsek Taman AKP Utomo SH. Kapolres Pemalang AKBP Burhanudin SIK melalui Kapolsek Taman AKP Utomo SH mengemukakan adanya pengungkapan kasus penganiayaan tersebut. “Kami mengungkap pencurian dengan kekerasan dengan korban seorang nenek yaitu Tuminah dan dalam waktu kurang dari dua jam kami menangkap pelakunya., Rokhaeni,” kata dia. Di depan penyidik Rokhaeni mengakui tindakan dilakukan karena ingin menguasai barangbarang milik nenek yang pernah tinggal berdekatan rumah itu. “Tersangka terlilit utang dan sudah merencakan aksi tersebut sejak semalam dengan menyiapkan martil,” tambah Kapolsek. Saat ditangkap tersangka masih menimang-nimang anaknya di warungnya. Sementara ke hal 9 kol 1


METRO TEGAL

4

SABTU 27 FEBRUARI 2010

RADAR TEGAL

PAJAK

Dewan Minta UN Diperketat Disinyalir Ada Pembocoran Soal

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG SIMAK

PENJELASAN – Peserta ngisi bareng SPT menyimak penjelasan nara sumber, Selasa (23/2) di KPP Pratama Tegal.

Ngisi Bareng SPT SEDIKITNYA 25 instansi atau perusahaan di Kota Tegal, Selasa (23/2) menghadiri acara ngisi bareng SPT Pph Tahun 2009 di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tegal. Seluruh peserta nampak serius menyimak penjelas yang diberikan nara sumber tentang tata cara pengisian SPT Pph yang benar dan sesuai dengan ketentuan. Kepala KPP Pratama Tegal Drs Suwarno MBA mengatakan, dalam ngisi bareng kali ini. Setiap instansi mewakilkan 10 peserta sehingga total peserta yang datang 250 orang. Di sini, peserta akan dijelaskan secara gambling tentang tata cara pengambilan SPT, pengisian hingga pengumpulan kembali sebelum batas akhir baik untuk orang pribadi maupun badan. Dengan demikian, diharapkan setiap peserta bisa menularkan ilmu yang didapat kepada rekan-rekannya sehingga dalam pengisian SPT Pph tahun 2009 bisa benar, lengkap dan jelas. Kegiatan kali ini merupakan program nasional dan dilakukan serentak di seluruh Indonesia sebagai salah satu terobosan dalam upaya meningkatan kepatuhan wajib pajak. Dalam kondisi normal, setiap Selasa diadakan ngisi bareng SPT 1771 untuk badan. Rabu SPT 1770 untuk orang pribadi pekerjaan bebas dan Kamis 1770 S/SS untuk orang pribadi karyawan satu pemberi kerja. “Mudah-mudahan dengan ngisi bareng kali ini bisa memberikan manfaat positif dan disebar luaskan kepada yang lain,” katanya. Susi, salah seorang peserta mengaku senang karena mendapat penjelasan secara rinci dan gambling tentang tata cara pengisian SPT yang benar. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan terobosan positif dan diharapkan bisa menjadi agenda rutin sehingga instansi atau perusahaan bisa mengirimkan perwakilannya dan selanjutnya bisa disebarkan kepada rekan-rekan sesama wajib pajak. “Setelah mengikuti kegiatan ini, kami jadi paham dan mengerti cara pengisian SPT yang benar,” tandasnya. (gun)

LINGKUNGAN RektorBukaEnglishContest DENGAN menguasai bahasa Inggris, kelak akan memudahkan membuka peluang bersaing dengan bursa tenaga kerja luar negeri. Hal itu dilontarkan rektor UPS Prof Dr H Tri Jak Kartana disela- sela membuka English Contets 2010 di ruang audotorium Kampus UPS Jalan Halmahera. Ajang adu kreatifitas berbahasa Inggris untuk tingkat pelajar SMA dan MA se- eks Karesidenan Pekalongan tersebut digagas Himpunan Mahasiswa Program Studi Pelajaran Bahasa Inggris (HMPS PBI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pancasakti (UPS) Tegal. Hampir 200 peserta siap bersaing dalam ajang English Contest 2010 tersebut. Ketua HMPS PBI FKIP Herry Kuspriyan menyatakan, untuk ajang kali ini pihaknya bakal menggelar dua jenis lomba masing- masing speech contest atau pidato bahasa Inggris dan quicky macky atau cerdas cermat. “Kami telah menyediakan trophy rektor dan uang pembinaan untuk sang juara. Jumlah peserta speech contest sendiri hingga kini sudah mencapai 84 siswa. Sementara untuk kategori quicky macky tercatat ada 34 regu, masing-masing regu 3 siswa. Jadi total ada sekiar 102 siswa yang terjun di kategori cerdas cermat,” terangnya. (her)

M SAEKHUN/RATEG

TINJAU LATIHAN UN - Rombongan Komisi I DPRD meninjau latihan UN di MAN Kota Tegal.

16.011 Paket Rastis Siap Dibagikan SEBAGAI bentuk perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal terhadap warga miskin, melalui APBD 2010 telah dialokasikan anggaran sebesar Rp 2 miliar untuk pembelian 16.011 paket beras gratis (rastis). Pembagian rastis dibagi tiga tahap, yakni saat peringatan hari jadi Kota Tegal, HUT RI, dan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kkota Tegal Sumito SIP, mengatakan, dalam waktu dekat Rastis akan dibagikan pada warga miskin yang berhak, bersamaam dengan peringatan hari jadi Kota Tegal yang jatuh pada tanggal 11 April. Pembagian rastis tidak hanya satu kali dalam setahun, tapi dibagi tiga tahap. Sehingga dengan harapan, penyaluran

rastis bisa sedikit membantu masyarakat miskin yang membutuhkan saat perayaan hari besar yang harus kita syukuri. “Rastis berbeda dengan Raskin, karena pemberian Rastisa tidak dipungut biaya sepeserpun. Namun karena keterbatasan jumlah paket, maka rastis hanya diberikan kepada warga miskin. APpalagi tujuan kami menyalurkan Rastis untuk sedikit membantu masyarakat, yang benar-benar membutuhkan,” kata Sumito. Menurut Sumito, masing - masing kepala keluarga akan menerima jatah sebanyak 10 kilogram beras, untuk masing-masing tahap. Sedangkan untuk program ini, Pemkot melalui APBD 2010 telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2 miliar. “Karena sifatnya bantuan ma-

ka kami minta masyarakat bisa menerima apa adanya,” tuturnya. Anggota Komisi II DPRD Kota Tegal Heri Kuntoro, mengungkapkan, untuk mengecek kualitas Rastis yang akan dibagikan pada masyarakat, saat peringatan hari jadi Kota Tegal pihaknya akan melakukan pengecekan langsung. Pihaknya juga minta pro aktif warga, kalau memang kualitas beras yang diberikan jelek harus lapor. Jangan karena pemberiannya secara cuma-cuma, masyarakat tak mau bicara soal kualitas beras yang diterima. “Kami minta dinas terkait, dalam hal ini rekanan pemenang jangan asal-asalan memberikan beras. Kualitas beras harus sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan,” ungkap Heri Kuntoro. (hun)

Liburan, PAI Diserbu Pengunjung LIBURAN panjang bertepatan dengan akhir pekan membuat pengunjung Pantai Alam Indah (PAI) meningkat dibandingkan biasanya. Antrian kendaraan, Jumat (26/2) mulai memadati pintu masuk. Pengunjung yang datang bersama anggota keluarga menikmati berbagai fasilitas yang ada. Walaupun cuaca buruk membuat ombak cukup besar, pengunjung nampak tenang me-

nikmati deburan ombak sembari menikmati aneka hidangan yang disiapkan dari rumah. Tati (32), salah seorang pengunjung mengaku senang bisa mengajak keluarga menikmati liburan ke PAI. Selain biaya yang murah dan dekat dari tempat tinggal. Berbagai fasilitas yang ada sekarang membuat pengunjung lebih nyaman dan bisa memilih untuk menghilangkan penat setelah sepe-

kan disibukkan dengan berbagai aktivitas. Meski cuaca kurang mendukung dan angin bertiup kencang, tetapi dia mengaku tetap enjoy menikmati liburan kali ini bersama keluarga. “Jika ada tempat rekreasi menarik di dalam kota, buat apa jauh-jauh ke luar kota,” katanya. Pengunjung lainnya, Fitri (38), mengaku sengaja mengisi liburan untuk menikmati desran angin pantai. (gun)

UNTUK mengantisipasi terjadinya pembocoran soal dalam pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMA/SMK/MAN 2010, Komisi I DPRD meminta ada pengetatan pengawasan. Bahkan, jika perlu soal diamankan di kantor kepolisian, bukan di rayon. Sehingga mutu pendidikan bisa terjamin karena hasil UN mutlak karena kemampuan para siswa. Anggota Komisi I DPRD Kota Tegal H Harun Abdi Manap SH, Kamis (25/2) mengatakan, hasil tinjauan latihan UN ternyata soal cukup susah. Ada kemungkinan tingkat kelulusan UN tahun ini bisa turun. Oleh karenanya, dia meminta waktu yang hanya tinggal hitungan hari—karena UN tahun 2010 dilaksanakan akhir Maret— bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para siswa dan sekolah untuk meningkatkan kemampuan. Sehingga, lanjutnya, kelemahan saat pelaksanaan latihan UN bisa ditekan. Agar mutu pendidikan di sini tidak dikotori dengan langkah-langkah kurang terpuji, yakni pembocoran soal, maka dia minta ada pengetatan pengawasan. “Untuk keamanan sekaligus untuk menjaga kerahasiaan soal UN, kami minta sebelum diujikan soal-soal UN ditaruh di kantor polisi. Karena dari pengalaman pelaksanaan UN sebelumnya, ada indikasi pembocor-

an soal yang dilakukan oknum tertentu. Hal ini jelas akan menodai mutu pendidikan, bukan mengangkatnya citra,” kata Harun. Dijelaskan, langkah antisipasi sejak dini perlu dilakukan Dinas pendidikan agar mutu pendidikan di Kota Tegal benarbenar murni. Apalag jika praktik pembocoran soal benar ada dan ketahuan maka citra pendidikan di sini akan tercoreng. Akibatnya, bukan hanya selolah tertentu yang melakukan tindakan kotor yang citranya tercoreng, tapi semua sekolah. Mulai tingkat TK bahkan mungkin Pendidikan Usia Dini (PAUD), SMP/MTs/SMA/SMK/MAN hingga perguruan tinggi. “Kami lebih bangga hasilnya tidak 100 persen tapi murni hasil pekerjaan siswa. Daripada lulus 100 persen tapi dengan cara-cara kotor,” jelasnya. Terpisah, Ketua Komisi I DPRD Sutari SH mengungkapkan, hasil tinjauan pelaksanaan latihan UN di MAN dan SMK Negeri 4 berlangsung lancar, dan tidak ada masalah yang dapat menghambat proses latihan UN. Pihaknya berharap hasil latihan UN bisa dijadikan tolak ukur kemampuan siswa sekaligus untuk memacu kekurangan yang ada. Sehingga, soal mata pelajaran yang dianggap sulit oleh para siswa bisa dicarikan solusinya agar hasil pelaksanaan UN jauh lebih baik dengan hasil latihan UN. “Kami akan terus memantau, baik saat latihan, persiapan, hingga UN-nya,” ungkapnya. (hun)

Limbah Filet Kembali Dikeluhkan AROMA tidak sedap akibat limbah filet di sekitar PPI Tegalsari kembali dkeluhkan warga. Pasalnya, persoalan tersebut sudah terjadi lama dan hingga kini belum ada penyelesaian yang bisa menghilangkan atau mengurangi bau limbat tersebut. Dahori (48), warga sekitar mengatakan, persoalan limbah filet tidak hanya dirasakan warga sekitar tetapi hingga pusat Kota Tegal. Saat angin berhembus, bau busuk dan amis dari limbah filet tersebut sangat menusuk sehingga mengganggu dan mengakibatkan polusi udara. Meski mengaku terbiasa dengan kondisi tersebut, tetapi pihaknya dan warga lain terus berharap agar pemerintah melalui instansi terkait segera menyelesaikan persoalan tersebut hingga tuntas. Menurutnya, warga dengan

senang hati akan membantu dan turut mensukseskan program atau langkah penanganan yang akan diambil oleh pemerintah “Kami akan melakukan apa saja asalkan persoalan limbah filet segera diatasi dengan cepat dan tuntas,” katanya. Hal senada diungkapkan Mamat (45), menurutnya, penanganan limbah filet tidak hanya diharapkan masyarakat sekitar tetapi warga Kota Tegal pada umumnya. Pasalnya, limbah tersebut menimbulkan aroma tidak sedap sehingga mengganggu kenyamanan warga meskipun sedang berada di dalam rumah. Dengan rencana penataan ulangs aluran pembuangan, diharapkan persoalan klasik yang sudah lama terjadi tersebut bisa segera ditangani hingga tuntas. (gun)


SAMBUNGAN

SABTU 27 FEBRUARI 2010

9

RADAR TEGAL

SHU Cakra Manunggal Naik PEMALANG – Guna memenuhi kewajiban konstitusional koperasi sekaligus mengajukan dan menyusun rencana kerja serta rencana anggaran pendapatan belanja koperasi, Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Cakra Manunggal menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT). Rapat diselenggarakan di Gedung Dekopinda Jalan Pemuda Pemalang Kamis (25/2) kemarin. Dalam laporan pertanggung jawaban (LPJ) pengurus tahun buku 2009, diketahui Sisa Hasil Usaha atau SHU tahun 2009 adalah Rp 6.528.204. Jumlah tersebut merupakan pendapatan bersih koperasi setelah pendapatan dikurangi biaya dan beban pajak tahun 2009. Angka tersebut mengalamai kenaikan sebesar 0,38 persen, karena berdasarkan SHU pada tahun sebelumnya (2008) ada-

lah Rp 6.502.968. “Jumlah tersebut merupakan SHU bersih, termasuk sudah dipotong pajak sebesar 28 persen,” terang Ketua KPRI Cakra Manunggal Ir Bambang Gunawan didampingi Bendahara Rahutami Ah T kepada Radar. Sedangkan secara keorganisasian, KPRI Cakra Manunggal yang didirikan pada tahun 2004 tersebut, perkembangan anggotanya bertambah empat orang. Yakni 62 anggota pada tahun 2008 menjadi 66 anggota pada tahun 2009. Dalam pemilihan pengurus sendiri, para anggota koperasi yang menyatakan menerima LPJ kepengurusan Ir Bambang Gunawan secara aklamasi, akhirnya mengamanatkan pengurus lama untuk melanjutkan kembali kepengurusannya. Yakni Ir Bambang Gunawan sebagai

ketua, Makdori sebagai sekretaris, dan Rahutami AH T sebagai bendahara. Selepas pemilihan pengurus, peserta rapat dengan persetujuan pengurus baru, menunjuk Dwi Astuti dan Suratno sebagai pengawas KPRI Cakra Manunggal. “Sebelumnya memang tidak ada pengawasnya, jadi pengawas baru ada di koperasi kami,” terang Bambang. Sebagai ungkapan rasa terima kasih atas jalinan kerja sama antar pengurus dan anggota koperasi. Pihaknya dalam kesempatan tersebut membagikan door prize berupa barang sebanyak 15 buah. Di mana perolehannya diundi secara bersama-sama berdasarkan daftar hadir RAT. Selain door prize undian itu, pihaknya juga membagikan door prize berupa uang sebesar Rp 80 ribu. (mg6)

Buka Program Paket C Kejuruan dari halaman 9 Muhtarom mewakili Kepala Dindikpora Kabupaten Pemalang Drs Sapardi MSi yang berhalangan hadir tersebut, pihaknya juga sekaligus membeberkan program atau rencana bidang PNFI Dindikpora pada tahun ajaran 2010/2011. Program itu diantaranya rencana pembukaan Paket C Kejuruan dan Program Kesetaraan Vokasional. Paket C Kejuruan sendiri sebagaimana dijelaskan Elly, merupakan program terbaru Dindikpora untuk lebih menarik calon peserta didik di berbagai kecamatan. Khusus-

nya calon peserta didik yang berasal dari keluarga yang lemah secara ekonomi (tidak mampu). “Melalui pendidikan kesetaraan Paket C Kejuruan, diharapkan mereka mempunyai ketrampilan pada bidang tertentu sehingga begitu lulus siap memasuki dunia kerja,” ungkapnya. Program ini lanjut Elly, di beberapa kabupaten sudah disosialisasikan, akan tetapi belum semuanya melaksanakannya. Karenanya, pihaknya akan berusaha mengawali langkah tersebut sekaligus menindaklanjuti program Pemerintah Kabupaten Pemalang dalam

mengurangi angka pengangguran dan memberantas penyandang buta aksara. Dalam pelaksanaannya sendiri, pihaknya akan menggandeng sekolah-sekolah kejuruan yang secara geografis letaknya berdekatan dengan lokasi belajar peserta didik kesetaraan. Paket C Kejuruan pada bidang menjahit misalnya, nantinya akan bekerja sama dengan sekolah kejuruan yang ada jurusan tata busana. “Bagaimana konsepnya, kami sedang menggodoknya agar dalam pelaksanaannya nanti dapat berjalan dengan baik,” tandas dia. (mg6)

Nenek Kritis Dimartil Tetangga dari halaman 9 barang bukti yang diamankan di lokasi kejadian berupa martil dan perhiasan berupa anting-anting dan cincin. Kedua barang ini sudah dilucuti dari tubuh korban namun tertinggal karena tertutup tubuh korban. Sedangkan barang bukti lainnya berupa kalung dan gelang didapat dari kolong rumah tersangka. “Barang bukti

lain sudah diambil tersangka dan dibungkus dengan celananya serta disembunyikan di kolong warungnya,” jelasnya. Celana untuk membungkus barang bukti ini masih berlepotan darah korban. Saat ditangkap, tersangka sudah mengganti celananya yang dipakai sewaktu menjalankan aksi. Aksi curas ini dilakukan antara poukul 10.00 WIB hingga poukul 11.30 WIB. Tidak ada

saksi yang melihat kejadian ini. Saat itu Tuminah yang biasanya tingal bersama anaknya, sedang sendirian di rumah. Dan ketika martil sudah dipukulkan ke kepalanya, tersangka menyangka kalau korban sudah tewas sehingga dengan gugup melucuti pakaiannya. Istri sopir ini kemudian melucuti perhiasan di tubuh nenek tersebut dan berlalu meninggalkannya tanpa ada yang mengetahui. (ali)

Sering Tidak Memenuhi Unsur Pokok dari halaman 9 Pelantikan dan Pemberhentian Kepala Desa yang diminta direvisi oleh masyarakat. Hal ini terkait sering munculnya desakan warga yang meminta kepala desa mundur dari jabatanya. Kondisi ini dinilai Wakil Ketua DPRD Muntoha SH MHum, sebagai akibat pembuatan pera t u r a n t e r sebut tidak dilakukan penelitihan terlebih da hulu. Sehingga produk hukumnya tida k memenuhi tiga unsur pokok, yaitu unsur filosofis, sosiologis dan yuridis. “Ketika Peraturan Daerah (Perda) akan dibuat, mestinya harus didahulu dengan adanya penelitian, guna memenuhi unsur-unsur yang ada yaitu unsur filosofis, sosiologi dan

unsur yuridis,” kata Muntoha, kepada Radar di ruang kerjanya Rabu (24/2). Ketiga unsur yang harus dipenuhi dalam pembuatan Perda kata Muntoha seringnya terabaikan. Sehingga produk hukum dalam hal ini Perda, sering mendapat penolakan dari masyarakat. “Upaya bagaimana Perda itu untuk bisa memenuhi unsurunsur, pendapat atau masukan dari masyarakat itu sangat dibutuhkan, untuk bahan dalam pembahasannya,” ujar Muntoha. Dalam proses pembuatan Perda, lanjut Muntoha banyak yang harus dilalui. Setelah penelitian dan menerima banyak masukan lalu menyusun naskah akademik, yang kemudian dilakukannya sosiali-

sasi kepada masyarakat. “Dan hasil dari pada itu lalu kita buat draf Raperda yang dalam pembahasannya juga harus melibatkan unsur masyarakat,” imbuhnya. Muntoha sendiri sangat yakin jika dalam pembuatan Perda semua unsur itu dipenuhi, maka tingkat penolakannya sangat kecil. “Yang terjadi sekarang lagilagi ada pembongkaran atau revisi Perda, kan itu buktinya saat membuat Perda hanya sekedar untuk memenuhi unsur yuridisnya saja. Sebab dalam pembahasannya waktunya cukup dipaksakan, padahal untuk membuat Perda itu betul-betul sesuai harapan masyarakat harusnya dibahas secara matang dan butuh wakytu yang panjang,” paparnya. (mg1)

Penemuan Mayat Gegerkan Warga COMAL – Warga Desa Susukan dan Klegen Kecamatan Comal Kamis (25/2) pagi kemarin digegerkan dengan penemuan mayat perempuan yang mengapung di antara tumpukan sampah di Kali Pemakaman Susukan-Klegen. Proses evakuasi yang memakan waktu cukup lama, membuat ratusan warga terus berdatangan ka-

rena penasaran dengan identitas korban. Saksi di tempat kejadian Siswanto (25) menuturkan, penemuan yang terjadi pada saat jam-jam sibuk tersebut bermula saat petugas air hendak membersihkan sampah sekitar pukul 08.00 WIB. Namun ketika melangkahkan kaki hendak turun ke kali, melihat sesosok mayat

tengah mengapung dengan posisi menghadap ke atas. Mendapati laporan dari petugas air tersebut, setelah melihat langsung ke lokasi ia kemudian melaporkannya ke RT setempat. Dari sini kemudian dilanjutkan ke pihak kepolisian. Polsek Comal dan Polres Pemalang yang datang ke TKP, kemudian membuat police line

agar kerumunan warga tidak mengganggu proses evakuasi. “Dokternya tidak ada, jadinya memakan waktu cukup lama,” terang Kapolsek Comal AKP Subandrio. Mengenai identitas korban, Kapolsek belum bisa menjelaskan. Karena korban tidak membawa identitas apapun. Korban diduga orang gila. (mg6)

Sering Ikut Lomba, Biar Tambah Pintar dari halaman 9 dan pelatihan tata rias, membekali remaja-remaja dan masyarakat pada umumnya untuk dapat bekerja dan berusaha mandiri,” terang dia. Sementara itu Pimpinan LPK Citra Kamas Adhi Hj Asri Meiati mengatakan, kegiatan yang diselenggarakannya adalah bagian dari upaya membangun dan mengembangkan sumber daya manusia remaja-remaja di Kabupaten Pemalang, khususnya dalam bidang tata rias pengantin. “Seminar dan lomba tata rias digelar untuk meningkatkan kreativitas perias pengantin,”

ungkapnya. Lebih lanjut pimpinan LPK Citra Kamas Adhi yang beralamatkan di depan Pemkab Pemalang tersebut, mengucapkan rasa terimakasihnya kepada pihak-pihak yang turut mendukung dan membantu suksesnya kegiatan tersebut. Di antaranya Rivera Cosmetik dan Pengurus Perias Pengantin Modifikasi dan Modern Katalia. Pembinaan dan arahan dari Dinas Pendidikan dan PKK Kabupaten Pemalang lanjut Asri, selama ini juga turut memberikan dorongan dan semangat bagi pihaknya untuk lebih kreatif dalam bidang rias

pengantin. Dari sini pula, Hj Asri kemudian berinisiatif mengundang pakar tata rias dari Jakarta Kun Mulyono SE MA sebagai pembicara dalam seminarnya. “Kami undang khusus untuk membuka wawasan dan pengetahuan para peserta seminar dan lomba,” kata dia. Lomba Tata Rias Pengantin sendiri diikuti setidaknya 30-an peserta. Di mana dalam lomba tersebut dibagi menjadi tiga bagian, kelas pemula (umum), kelas lembaga (LPK), dan kelas bagi perias laki-laki. Bagi pemenang lomba, oleh panitia telah disediakan tropi, piagam penghargaan, dan uang pem-

binaan. Salah satu peserta termuda dari Tegal Aulia (10), menjadi pusat perhatian peserta yang memenuhi gedung yang terletak di depan Polres Pemalang tersebut. Tangannya yang mungil dengan lihainya memoles dan mempermak modelnya. Aulia yang sedari kecil tergabung dalam Bali Modification Tegal ini berharap keikutsertaannya dalam lomba tersebut dapat mengembangkan bakatnya di bidang rias pengantin. “Menang ya senang, tapi kata mama yang penting ikut tampil diberbagai lomba, biar tambah pinter merias,” ungkap dia polos kepada Radar. (sumitro)

Tempat Memadu Kasih Muda-Mudi dari halaman 9 datang ke pantai, kerap terlihat pengunjungnya menyibaknyibakkan air laut. Adapula yang mandi (berenang) sebagai syarat untuk membuang sial. “Syaratnya memang begitu, yang penting bisa menyatu dengan air laut. Kalau takut, memegang atau mainan air

dengan tangan sudah cukup,” tandasnya. Salah satu pengunjung Feri (19) ketika ditemui Radar menuturkan, Pantai Cinta Kramatsari selain mengasyikkan, juga memberikan keindahan yang tak mampu dilukiskan dengan kata-kata. Maklum saja ia pada saat itu tengah mojok berempat dengan pasangannya masing-

masing. Yakni di bawah pohon mangrove nan hijau sambil memandang ikan-ikan di tambak yang sesekali muncul kepermukaan. “Senang aja mas, bisa mojok sendiri-sendiri,” ujarnya malu-malu kepada Radar. Keindahan Pantai Cinta Kramatsari selama ini memang dikenal masyarakat luas. Tidak heran banyak pengunjung yang

betah berlama-lama. Baik mereka yang tengah memadu kasih maupun pengunjung keluarga dan pelajar pada umumnya. Hembusan angin sepoi-sepoi membuat beberapa pasangan muda-mudi di bawah pohonpohon peneduh, terlihat begitu mesra membelai rambut kekasihnya. Adapula yang sedang bermanja-manjaan. (*)

Penduduk Miskin Capai 339.455 dari halaman 9 Penduduk miskin di Kabupaten Pemalang lanjut dia, tersebar di perkotaan sebesar 152.755 jiwa atau 45 perrsen. Sedangkan di pedesaan mencapai 186.700 jiwa, sekitar 55 persennya. Begitu pula angka pengangguran yang masih relatif tinggi mencapai 232.849 jiwa atau 25,7 persen dari jumlah angkatan kerja. “Pemerintah terus berupaya menurunkan angka kemiskinan dan pengurangan pengangguran melalui perluasan kesempatan kerja dengan menitikberatkan pada upaya-upaya optimalisasi dan harmonisasi kemiskinan,” tambah Junaedi. Harmonisasi tersebut terbagi dalam tiga kelompok, yaitu program bantuan dan perlindungan sosial, pemberdayaan masyarakat, dan pemberdayaan usaha mikro. Salah satu proPonsel /online internet tuk transaksi tagihan listrik, telepon, speedy, FIF, Adira, isi pulsa dll. Modal awal 300.000 atau 1,8 jtdapat 6 HU dengan deviden kl 200.000/bln. http ://www. kartupulsa.com. kode aktivasi 22345 61589 Hub 02845803000

gram pemberdayaan masyarakat yang dilakukan adalah PNPM Mandiri Perkotaan. Sementara Kepala Bapeda Ir Asik Waluyo MSi mengemukakan angka kemiskinan di Pemalang yang sebesar 24,75 persen masih berada di atas rata-rata angka kemiskinan di Jawa Tengah. “Angka kemiskinan di Jawa Tengah mencapai 19 persen, sehingga kemiskinan di Kabupaten Pemalang masih lebih besar dari angka rata-rata tersebut,” kata dia. Dengan angka tersebut, Asik menilai penanggulangan kemiskinan harus menjadi perhatian serius bersama agar angka kemiskinan terus berkurang. Dia berharap PNPM Mandiri menjadi program utama tidak seperti sebelumnya yang hanya meru-

pakan program sampingan. Sementara bazaar yang digelar itu menampilkan belasan stan dari LKM-LKM Kecamatan Pemalang dan Taman. Ketua Panitia Bazaar Windu Roso mengemukakan bazaar berlangsung dalam satu hari. “Diikuti 6 LKM dari Kecamatan

Taman dan 5 dari Kecamatan Pemalang,” ujarnya. Usai membuka acara Wabup didampingi sejumlah kepala dinas dan instansi melakukan peninjauan dari stan satu ke stan lainnya, diikuti ratusan pengurus LKM dan tamu undangan lainnya. (ali)


CMYK

SABTU, 27 FEBRUARI 2010

MENUJU G1-G2 RADAR TEGAL

10

Toro Margen Ramaikan Pilkada Maju Melalui Jalur Independen PEMALANG – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Pemalang bakal berlangsung seru dengan banyaknya nama balon bupati dan wakil bupati yang sekarang ini terus bermunculan. Kali ini giliran seorang artis sinetron ibu kota yang cukup terkenal, Toro Margen akan ikut maju dalam Pilkada mendatang. Kehadiran artis ibu kota dalam pencalonannya di Pilkada ini dikabarkan akan melalui jalur independen atau perseorangan dengan memgambil posisi sebagai balon wakil bupati (G2) berpasangan dengan balon bupati Imam Santoso, mantan Kepala Desa Temu Ireng Petarukan. Kabar munculnya artis kawakan asli orang Pemalang kelahiran Kelurahan Paduraksa ini, sudah mulai tersebar. Bahkan pasangan balon bupati dan wakil bupati tersebut sudah

banyak melakukan kegiatan persiapan untuk mengahadapi bursa Pilkada nanti. Seperti halnya kegiatan yang mereka lakukan mempersiapkan segala persyaratan yang akan digunakan dalam pendaftaran nanti di KPU. Sebagai bukti mereka siap akan maju, Kamis (25/2) kemarin kedua balon bupati dan wakil bupati yakni Imam Santoso dan Toro Margen melakukan foto bersama dan foto diri di salah satu Studio Foto ternama di Pemalang. Saat mereka melakukannya di kawal sejumlah asisitennya pribadinya dari Jakarta. Namun demikian, belum ada kejelasan dari pihak yang bersangkutan. Meskipun pasangan balon tersebut sudah banyak melakukan persiapanpersiapan. Sementara Toro Margen sendiri ketika dikonfirmasi usai menjalani foto bersama pasangannya belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. Bahkan pihaknya masih ter-

kesan menutup diri, sebab ketika ditanya soal keseriusannya maju dalam Pilkada, pihaknya hanya menjawab nanti saja. Dangan terburu-buru dia langsung masuk mobil dan pergi, karena mau ke makam keluarganya. “Nanti saja mas, karena saya ada acara ke makam,” kata Toro Margen kepada Radar. Sementara munculnya Toro Margen dalam pencalonan di Pilkada oleh masyarakat Pemalang belum begitu banyak membuat warna Pilkada, seperti daerah lain yang telah duluan mengusung pasangan artis ibu kota. Sebab kehadiran Toro Marger sendiri terkesan dipaksakan, karena hanya pada saat menjelang Pilkada. Dia secara intensif dan sering berkunjung ke Pemalang. Sehingga belum banyak warga untuk berbicara soal calon tersebut. Tetapi lebih memasyarakat nama sejumlah balon yang lain karena lebih duluan muncul. (mg1)

Warga Harus Pandai Memilih Calon Bupati DOK/RADAR PEMALANG

AKTOR FILM - Toro Margen, aktor film asal Pemalang akan maju sebagai balon wakil bupati saat menghibur warga Pemalang dalam peringatan HUT Kabupaten Pemalang.

Simongklang Tidak Ingin Terjebak Pilkada PEMALANG – Meskipun situasi politik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Pemalang, sudah mulai memanas, dengan banyak orang mengatasnamakan lembaga dan memberikan dukungannya kepada balon bupati. Namum situasi tersebut nampaknya belum banyak dimanfaatkan Paguyuban Silahturahmi Pamong Pemalang (Simongklang) Kabupaten Pemalang untuk menentukan sikap mendukung salah satu balon bupati yang ada. Alasanya keinginannya agar nasib para kades dan perangkat

desa segera mendapat peningkatan kesejahteraannya hingga kini belum juga terealisasi. Sehingga lembaga tersebut dalam situasi saat ini tidak ingin terjebak karena politik Pilkada. “Soal Pilkada kami tidak ingin terjebak dalam politik, karena kami sekarang ini masih memperjuangkan nasib,” kata Ketua Simongklang Suharto SH yang juga Kepala Desa Jebed Selatan, kepada Radar kemarin. Menurutnya, nasib kades dan perangkat desa yang belum jelas dan masih terus diperjuangkan, terutama soal tuntutan ada-

nya peningkatan kesejahteran. Dengan mendesak kepada pemerintah agar rancangan undang-undang pembangunan pedesaan itu segera ditetapkan. “Kalau undang-undangnya masih seperti dulu, maka siapa pun nanti yang jadi bupatinya, nasib kita ini akan tetap sama seperti ini,” ujarnya. Suharto sendiri ketika ditanya soal sikap dukungannya dalam Pillkada 2010, pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. Simongklang send-ri belum memberikan dukungannya ke-

dok/radar pemalang

Suharto SH

pada balon bupati. “Tunggu saja saatnya nanti.” (mg1)

Pilih Bupati yang Punya “Wangsit” PEMALANG – Sistem pemilihan langsung dalam demokrasi sekarang ini rupanya cukup berdampak pada masyarakat. Sebab pemilihan langsung, baik memilih anggota legislatif, presiden, gubernur maupun bupati itu justru membuat masyarakat berpikiran

praktis. Karena yang ada pilihannya nanti calon yang mempunyai uang dan tekah memberikan uangnya lebih dulu. Ketua RW 01 Kelurahan Pelutan Kecamatan Pemalang, Ansori mengungkapkan masyarakat sekarang dalam me-

BWT ISTRI SEPUPUKU TRCINTA YG JAUH DSANA, MET ULTAH Y, TE2H TANTI DOAIN MOGA D USIA 4TH INI, SMKN PINTAR & PATUH PD ORANGTUA. AMIN. 02839173xxx SELAMAT ULTAH YG KE 20 BWT TEMAKU ARI, SMGA PNJNG UMUR DAN DIBERI KESEHATAN DI BREBES. 087885128XXX Selamat ulang tahun buat Eyangku di Panggung Tegal yg ke 56 semoga panjang umur banyak rezeki dan selalu mendpt keberkaha dari Allah.... Amin dari Chandra. 085727436xxx Selamat ultah.... Panjang umur, sukses selalu.... Dr istrimu. 088215240xxx SELAMAT ULANG TAHUN YANG KE 11 BUAT ANAKKU TERCINTA MOH. RIZKY HAFIYYAN FAZA SEMOGA PANJANG UMUR, BELAJARLAH YANG RAJIN AGAR TERCAPAI CITA-CITAMU..... 085716911XXX

CMYK

nyikapi soal Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sangat praktis dan simpel. Yaitu tidak akan memilih calon bupati dan wakil bupati apabila warga pemilih tidak mendapatkan sesuatu pada saat pelaksanaan Pilkada nanti. Dan mereka meskipun nanti akan memilih calon bupati tetapi akan dilihat dulu calon mana yang punya wangsit artinya calon bupati yang akan mereka pilih adalah yang punya uang dan memberikannya terlebih dahulu dengan istilah uang disit (wangsit). “Sekarang warga dalam menyikapi Pilkada sangat simple dan tidak akan memilih jika mereka tidak diberi uang lebih dulu oleh calon atau istilah

wangsit, uang ndisit,” katanya kepada Radar kemarin. Menurutnya, sikap warga yang banyak mengalami perubahan terutama dalam kesadaran membangun demokrasi itu, terlihat saat warga mengikuti sebuah acara sosialisasi program di kelurahananya, salah satu materinnya soal Pilkada. “Warga sekarang tidak mau dibodohi sebab seringnya warga mengikuti pemilu baik anggota legislatif, presiden, gubernur dan bupati banyak janji-janji manis saja. Sehingga nasib masyarakat kurang mendapat perhatian, sehinga mereka tidak mau terulang lagi dan akhirnya mereka bersikap prakti,” tandasnya. (mg1)

PEMALANG – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Pemalang yang sebentar lagi akan dilaksanakan. Masyarakat desa hendaknya untuk ikut menjaga keamanan, ketertiban dan situasi yang kondusif, terutama yang ada di lingkungannya. Meskipun dalam pelaksanaannya nanti banyak perbedaan, namun warga juga harus bisa menjaga persatuan dan kesatuan demi terwujudnya masyarakat yang sehat, cerdas, damai dan sejehtera. Agar semua itu bisa terwudujud, masyarakat desa dalam Pilkada nanti tentu harus pandai-pandainya memilih calon bupati, yang punya besar perhatiannya kepada masyarakat. Demikian yang disampaikan Kepala Desa Bojongnangka Wahmu dalam acara Forum Pengajian Mauludan dan Acara Sunatan Masal, yang digelar warga RW 05, di rumah salah satu tokoh masyarakat desanya, Jumat (26/2) kemarin. “Di Kabupaten Pemalang nanti akan ada Pilkada, dan nanti akan banyak perbedaan pandangan, namun demikian jangan sampai menjadi pemicu terjadinya perpecahan. Oleh karena itu untuk terciptanya situasi yang aman, tertib dan kondusif warga hendaknya harus bisa menjaga keamaman lingkungannya sendiri,” katanya. Wahmu menegaskan banyaknya balon bupati yang kini bermunculan, warga hendaknya harus pandai-pandai dalam memilih calon bupati yang nantinya bisa mengayomi dan punya besar perhatiannya kepada masyarakat. Terutama untuk warga Desa Bojongnangka, karena desa kita ini masih tertinggal oleh desa lain. Meskipun letaknya cukup dekat dengan perkotaan dan pusat

AGUS P/RADAR PEMALANG

SAMBUTAN – Kepala Desa Bojongnangka Wahmu memberikan sambutan dalam pengajian Mauludan dan acara sunatan masal.

pemerintahan, yang semestinya harus sedikit banyak mendapat perhatian. Ketua Panitia melalui Asik Purwanto, salah satu anggota pantianya mengatakan kegiat-

an pengajian umum ini dalam rangka memperingatan Maulud Nabi Muhammad SAW. Dalam rangkaian acara tersebut juga dilakukan kegiatan bakti sosial sunatan masal. (mg1)


CMYK

SABTU, 27 FEBRUARI 2010

RADAR SLAWI

BERLANGGANAN (0283) 340 900 / SMS ke 0815.5643.6843

HamiliAnak Tiri, Rambat Diarak Massa Digauli Tiap Malam JATINEGARA - Sungguh bejad perbuatan yang dilakukan oleh Rambat (57) warga Desa Tamansari Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal. Betapa tidak, setelah berhasil memperistri ibunya, pria paruh baya tersebut tega menghamili anak gadisnya. Walhasil, warga yang tahu dengan kelakuan tersangka langsung diringsek hingga akhirnya diserahkan ke petugas kepolisian. Diperoleh informasi tindak asusila yang dilakukan oleh seorang bapak terhadap anak gadis tirinya, sebut saja Mawar (14) yang diketahui masih

duduk di bangku kelas I SMP itu, kalipertama terjadi sekitar tahun 2009 lalu tepatnya bulan November. Sedangkan awalnya, Rambat yang diketahui seorang duda nikah dengan ibu Mawar pada tahun 2001. Setelah beberapa tahun berjalan, tepatnya November 2009 lalu, saat Rambat tengah bersatu dengan istrinya, Mawar melihatnya. Demikian pula dengan Rambat yang saat itu, malah keasyikan saat Mawar melihatnya. Kendati demikian, bukannya malu, Rambat yang baru saja bersetubuh dengan istrinya, langsung menggoda anak tirinya. Sementara dengan modus memberikan

iming-iming, pria paruh baya itu berhasil menggauli Mawar layaknya perbuatan terhadap ibu korban. Sedangkan perbuatan bejad yang dilakukan tersangka, akhirnya terus terjadi tiap hari hingga bertahuntahun sampai Mawar mengandung dengan udia 4 bulan. Sementara hamilnya Mawar juga membuat pertanyaan oleh lingkungan sekitar. Hingga akhirnya Mawar yang masih duduk di bangku SMP kelas I tersebut mengaku bahwa perutnya yang kian besar itu akibat perbuatan bapak tirinya yang hampir tiap malam, menidurinya. Warga yang mendengar pengakuan Mawar, sontak

marah. Secara spontanitas, warga juga langsung beramai-ramai mengarak Rambat yang berpura-pura tidak tahu dengan apa yang telah dilakukan terhadap anaknya. Namun warga juga tidak mempercayainya, hingga akhirnya Rambat juga mengaku akan perbuatan bejadnya yang disalurkan kepada anak tirinya. Setelah babak belur, warga juga langsung menyerahkan tersangka tindak asusila kepada polisi. Dan kini, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya Rambat kini harus mendekam di sel tahanan Polres Tegal. ‘’Atas perbuatannya, Rambat ke hal 9 kol 4

BALANENYONG

Bapak tiri yang bejad, oleh petugas setelah menjalani pemeriksaan langsung dijebloskan dalam sel tahanan Mapolres Tegal. AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

Buronan Otak Pembunuh Warga Tionghoa Ditembak

Penyelesaian secara Bertahap BERUPAYA mencari solusi terhadapa persoalan limbah Bahan Beracun Berbahaya (B3) yang berasal dari industri pengolahan logam dan aki bekas di Desa Pesarean Kecamatan Adiwerna terus dilakukan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Tegal. Ini dibuktikan dengan diawali adaDOK.RATEG nya pertemuan dan Ir Khofifah pembinaan oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH) Propinsi Jawa Tengah bersama dengan BLH Kabupaten Tegal, Jumat (19/2) malam lalu, di balai Desa Pesarean Kecamatan Adiwerna. Kepala BLH Kabupaten Tegal Ir Khofifah menyatakan upaya penyelesaian B3 ini secara bertahap. Termasuk para perajin nanti direlokasi. “Itu telah dibahas pada pertemuan di balai Desa Pesarean kemarin,” ujar Khofifah. Menurutnya, sejak tahun 2006 lalu, pemkab telah menyiapkan lokasi yang rencananya akan dijadikan sebagai Perkampungan Industri Kecil (PIK). Lokasi itu terletak di Desa Kebasen Kecamatan Talang dengan luas lahan keseluruhan 1,8 Ha. Di lahan tertsebut, Pemkab Tegal ke hal 9 kol 4

DIMASUKAN DALAM SEL

Dua Tersangka Lain Telah Divonis 13 Tahun

HARVIYANTO/RADAR SLAWI

SLAWI - Setelah sempat buron selama 5 bulan, otak pembunuhan warga Tionghoa yang terjadi di Obyek Wisata (OW) Purwahamba Indah (Purin) pada 10 September 2009 lalu. Bahrudin (52) warga asal Brebes, kemarin terpaksa ditembak kakinya saat hendak digulung jajaran tim Resmob Satreskrim Polres Tegal. Sedangkan dua tersangka lain yang sebelumnya sudah ditangkap diantaranya Arif Budiman dan Siarna, mereka sudah divonis di Pengadilan Negeri (PN) Slawi dengan hukuman diatas 10 tahun penjara. Kapolres Tegal AKBP Wahyu Handoyo melalui Kasat Reskrim AKP Rudi Wihartana, Kamis (25/2) kemarin, mengatakan bahwa Bahrudin adalah otak pembunuhan yang terjadi September 2009 lalu. ‘’Otak pembunuhan warga Tionghoa itu, terpaksa ke hal 9 kol 1

RUSAK - Taman trotoar yang berada di jalan Ahmad Yani Slawi terlihat rusak.

Tiga Tahun Belum Ada Perbaikan Taman

KIYEH LIKUH

Dua Kecamatan

DAPAT DANA AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

DIPERIKSA - Kanitreskrim Polsek Slawi tengah memeriksa tersangka pencuri VCD milik tetangganya.

Nyolong VCD, Pemuda Pengangguran Digulung SLAWI - Wartono (23) warga Desa Dukuhringin Kecamatan Slawi Kabupaten Tegal, kini harus menanggung akibatnya. Pemuda pengangguran ini, akhirnya harus mendekam di sel tahanan Mapolres Tegal, lantaran perbuatan mencuri VCD milik tetangganya yang dilakukan pada Desember 2009 lalu, kini berhasil diungkap oleh jajaran petugas Mapolsek Slawi pada Kamis (25/2) kemarin. Diperoleh informasi bahwa aksi pencurian yang dilakukan oleh pengangguran ini dilakukan tersangka dengan cara memasuki rumah tetangganya yang tengah sepi. Adalah Ny Puji warga Desa Dukuhringin, yang tengah sepi oleh tersangka langsung memasuki rumah tersebut. Sedangkan di dalam rumah itu, Wartono hanya

KEBERADAAN taman jalan yang ada di setiap wilayah Kabupaten Tegal, saat ini sebagian dalam kondisi rusak. Bahkan kerusakan tersebut hingga kini belum dilakukan perbaikan. Dari data yang ada di Seksi Pertamanan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tegal, sebanyak 20 persen taman yang ada di wilayah Kabupaten Tegal dalam kondisi rusak. Kepala Seksi Pertamanan DPU Kabupaten Tegal Heri Sutikno saat ditemui di kantornya mengatakan, sekitar 20 persen dari jumlah taman yang ada di wilayah kerjanya dalam kondisi rusak. Bahkan untuk kerusakan terparah ada di sekitar jalan Gatot Subroto Slawi. Bahkan sudah tiga tahun ini, kerusakan tersebut belum disentuh untuk diperbaiki. “Memang tingkat kerusakan taman di wilayah Kabupaten Tegal mencapai 20 persen. Jumlah tersebut terbanyak berada di wilayah

Slawi. Dan sudah tiga tahun ini belum ada upaya perbaikan,” ungkapnya. Dikatakan Heri, pihaknya setiap tahun mengajukan anggaran untuk perbaikan taman. Untuk tahun ini, alokasi anggaran perbaikan mencapai Rp 200 juta. “Masingmasing kecamatan akan mendapatkan dana perbaikan trotoar Rp 100 juta. Meski demikian dana tersebut hanya akan digunakan untuk perbaikan taman di wilayah Kecamatan Bojong dan Balapulang.”

Heri menambahkan, saluran air yang berada di bawah trotoar di dua kecamatan tersebut saat ini dalam kondisi dangkal. Hal itu mengakibatkan air tidak bisa mengalir dengan lancar. Bahkan saat musim penghujan, di daerah tersebut sering tergenang air, untuk itu perlu adanya normalisasi saluran. Ini memaksa trotoar harus di bongkar terlebih dulu mengingat keberadaan saluran tepat berada di bawah trotoar. “Memang untuk melakukan normalisasi saluran di kecamatan tersebut harus terlebih dulu membongkar trotoar. Ini lantaran keberadaan saluran berada tepat di bawah trotoar,” terangnya. Meski tahun ini perbaikan lebih diprioritaskan untuk taman trotoar yang ada di Kecamatan Bojong dan Balapulang, namun pihaknya akan tetap mengupayakan perbaikan di beberapa tempat lainnya, namun tetap mengacu kepada skala prioritas. (cw3)

ke hal 9 kol 1

Berawal dari Benjolan Kecil di Pantat Nasib Darsono (28) warga RT 5 RW 10 Dukuh Kedawung, Desa Karangdawa, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal sangat memprihatinkan. Pasalnya, sudah bertahun-tahun ia harus menanggung beban berat tumor di badan yang sudah menyerangnya sejak kecil.

PENDERITA Darsono warga Dukuh Kedawung Desa Karangdwa penderita tumor ganas.

LAPORAN : YANVERA

CMYK

Kejari Tidak Miliki Kewenangan Penanganan Kasus Jalingkos Jilid II SLAWI – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Slawi Samsuddin SH MH, menegaskan bahwa soal penanganan kasus proyek Jalan Lingkar Kota Slawi (Jalingkos) jilid II, kejaksaan tidak memiliki kewenangan dalam proses penyidikannya. Pasalnya, penanganan yang dilakukan langsung ditangani oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Semarang. ke hal 9 kol 1

Penderita Tumor Ganas Butuh Uluran Tangan

KINI penyakit itu dibiar-

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

DIPERIKSA - Petugas unit III Satreskrim Polres Tegal, memeriksa tersangka otak pembunuhan terhadap warga Tionghoa yang terjadi pada bulan September 2009 lalu di OW Purin Suradadi.

YANVERA/RADAR SLAWI

kannya tumbuh pesat, lantaran Darsono tidak mampu untuk menanggung besarnya biaya berobat. “Sejak umur 7 tahun saya sudah dihinggapi penyakit ini. Awalnya hanya benjolan kecil di pantat sebelah kanan, kemudian lama-lama membesar sebesar telur ayam. Bahkan, sekarang sudah membesar bahkan menjalar sampai lutut,” kata Darsono ketika ditemui di rumahnya, Jumat (26/2) lalu. Menurut anak pertama dari lima bersaudara dari pasangan Dukri (45) dan Salimah (40) ini, dirinya tidak melanjutkan sekolah sejak menginjak di bangku kelas VI SDN 4 Karangdawa lantaran malu dengan temantemannya. Bahkan, hingga kini

pun tidak mau keluar rumah karena merasa malu sendiri dengan para tetangga. “Ya siapa yang mau berteman dengan orang yang begini. Orangorang mungkin jijik melihat saya. Makanya lebih baik saya di rumah saja. Paling bantubantu orang tua di rumah,” katanya. Sekadar diketahui, Darsono, pada awal tahun 2000, pernah mendapatkan bantuan dari mahasiswa untuk operasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RS UD) Karyadi Semarang. Bahkan untuk kedua kalinya, Darsono juga melakukan operasi kembali di tahun 2003 di tempat yang sama. Namun, penyakit itu ke hal 9 kol 4


PEMALANG

4

SABTU 27 FEBRUARI 2010

RADAR TEGAL

PERDA SeringTidakMemenuhiUnsurPokok PENOLAKAN terhadap sejumlah Peraturan Daerah (Perda) kerap terjadi dan sering dilakukan masyarakat di daerah-daerah, termasuk di Kabupaten Pemalang. Salah satunya Perda Nomor 18 tahun 2006 tentang Tata Cara Pemilihan, Pencalonan, Pengangkatan, Pelantikan dan Pemberhentian Kepala Desa yang diminta direvisi oleh masyarakat. Hal ini terkait sering munculnya desakan warga yang meminta kepala desa mundur dari jabatanya. Kondisi ini dinilai Wakil Ketua DPRD Muntoha SH MHum, sebagai akibat pembuatan peraturan tersebut tidak dilakukan penelitihan terlebih dahulu. SUMITRO/RADAR PEMALANG Sehingga produk hukumnya tidak meMuntoha SH MHum menuhi tiga unsur pokok, yaitu unsur filosofis, sosiologis dan yuridis. “Ketika Peraturan Daerah (Perda) akan dibuat, mestinya harus didahulu dengan adanya penelitian, guna memenuhi unsur-unsur yang ada yaitu unsur filosofis, sosiologi dan unsur yuridis,” kata Muntoha, kepada Radar di ruang kerjanya Rabu (24/2). (mg1)

PENDIDIKAN Buka Program Paket C Kejuruan PEMALANG – Bidang Pendidikan Non Formal dan Informal (PNFI) Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Pemalang mengadakan Publikasi dan Sosialisasi PNFI di Aula SMAN 1 Pemalang Kamis (25/2) kemarin. Kegiatan diselenggarakan untuk mempersiapkan pelaksanaan Ujian Nasional Maret mendatang, sekaligus sosialisasi program kerja bidang PNFI. “Pesertanya adalah Penilik PLS, Tenaga Lapangan Dikmas atau TLD, PKBM, dan tutor pendidik kesetaraan,” terang Kasie Pendidikan Kesetaraan Elly Ratnawati di sela-sela diskusi kelompok kepada Radar kemarin. Peserta sosialisasi lanjut dia, adalah 25 orang penilik perwakilan dari masing-masing Unit Pengelola Pendidikan Kecamatan (UPPK), TLD 13 orang, perwakilan PKBM 14 orang, dan sisanya dari tutortutor PKBM se-Kabupaten Pemalang. Dalam pembinaan tersebut, pihaknya memberikan arahan dan bimbingan terkait tata aturan dan teknis pelaksanaan Ujian Nasional bagi peserta didiknya. Salah satunya bagaimana merumuskan dan membuat kisi-kisi materi UN melalui diskusi kelompok. “Diskusi dipandu oleh salah satu tutor, bagaimana membuat kisi-kisi materi UN,” kata dia. Selain itu, dalam kegiatan yang dibuka Kepala Bidang PNFI Drs Muhtarom mewakili Kepala Dindikpora Kabupaten Pemalang Drs Sapardi MSi yang berhalangan hadir tersebut, pihaknya juga sekaligus membeberkan program atau rencana bidang PNFI Dindikpora pada tahun ajaran 2010/2011. (mg6)

Penduduk Miskin Capai 339.455 Pengangguran Mencapai 25,7 Persen PEMALANG - Upaya penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Pemalang tak hentihentinya dilakukan. Di antaranya dengan menurunkan angka kemiskinan yang sudah sebesar 21,5 persen menjadi 7,5 persen, ditargetkan pada tahun 2015. Kegiatan untuk mencapai target tersebut adalah melalui perencanaan jangka menengah program penaggulangan kemiskinan (PJM Pronangkis) dalam bentuk Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perkotaan. Wakil Bupati H Junaedi SH MM saat membuka Bazaar PJM Pronangkis PNPM Mandiri di Gedung Kridanggo Kamis (25/ 2) kemarin mengemukakan adanya upaya dalam menurunkan angka kemiskinan tersebut. Menurutnya jumlah penduduk Kabupaten Pemalang pada tahun 2008 mencapai 1.371.757 jiwa, penduduk miskinnya mencapai 339.455 jiwa atau 24,75 persen. “Sudah ada penurunan jumlah pendudu k m i s k i n d a r i tahun sebelumnya, yaitu sebesar 32 persen,” kata dia saat menyampaikan sambutan Bupati Pemalang. Penduduk miskin di Kabupaten Pemalang lanjut dia, tersebar di perkotaan sebesar 152.755 jiwa atau 45 perrsen. Sedangkan di pedesaan mencapai 186.700 jiwa, sekitar 55 persennya. Begitu pula angka pengangguran yang masih relatif tinggi mencapai 232.849 jiwa atau 25,7 persen dari jumlah angkatan kerja. “Pemerintah terus berupaya menurunkan angka kemis-

kinan dan pengurangan pengangguran melalui perluasan kesempatan kerja dengan menitikberatkan pada upayaupaya optimalisasi dan harmonisasi kemiskinan,” tambah Junaedi. Harmonisasi tersebut terbagi dalam tiga kelompok, yaitu program bantuan dan perlindungan sosial, pemberdayaan masyarakat, dan pemberdayaan usaha mikro. Salah satu program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan adalah PNPM Mandiri Perkotaan. Sementara Kepala Bapeda Ir Asik Waluyo MSi mengemukakan angka kemiskinan di Pemalang yang sebesar 24,75 persen masih berada di atas rata-rata angka kemiskinan di Jawa Tengah. “Angka kemiskinan di Jawa Tengah mencapai 19 persen, sehingga kemiskinan di Kabupaten Pemalang masih lebih besar dari angka rata-rata tersebut,” kata dia. Dengan angka tersebut, Asik menilai penanggulangan kemiskinan harus menjadi perhatian serius bersama agar angka kemiskinan terus berkurang. Dia berharap PNPM Mandiri menjadi program utama tidak seperti sebelumnya yang hanya merupakan program sampingan. Sementara bazaar yang digelar itu menampilkan belasan stan dari LKM-LKM Kecamatan Pemalang dan Taman. Ketua Panitia Bazaar Windu Roso mengemukakan bazaar berlangsung dalam satu hari. “Diikuti 6 LKM dari Kecamatan Taman dan 5 dari Kecamatan Pemalang,” ujarnya. Usai membuka acara Wabup didampingi sejumlah kepala dinas dan instansi melakukan peninjauan dari stan satu ke stan lainnya, diikuti ratusan pengurus LKM dan tamu undangan lainnya. (ali)

Nenek Kritis Dimartil Tetangga PEMALANG -Malang menimpa Tumninah (65), warga Kelurahan Beji RT 2 RW 16 Kecamatan Taman. Dia ditemukan tak berdaya bersimbah darah di rumahnya oleh warga Kamis (25/2) kemarin sekitar pukul 11.30 WIB. Di dekatnya ditemukan sebuah martil dan perhiasan yang ada padanya raib. Hanya ada anting-anting dan cincin yang masih tertinggal. Oleh warga nenek ini dilarikan ke RSI Al Ikhlas yang berada hanya 1,5 km dari lokasi kejadian. Meski dalam keadaan kritis nenek ini, masih bisa menceritakan peristiwa yang menimpanya. Dalam waktu satu

jam sejak kejadian polisi berhasil meringkus penganiayaan di siang bolong tersebut. Pelakunya adalah Rakhaeni (33) warga RT 1 RW 3 Kelurahan Beji Kecamatan Taman, yang juga tetangganya sendiri. Semula ibu menyusui bayi dua bulan ini mengelak saat didatangi polisi, bahkan berani membentak Kapolsek Taman AKP Utomo SH. Kapolres Pemalang AKBP Burhanudin SIK melalui Kapolsek Taman AKP Utomo SH mengemukakan adanya pengungkapan kasus penganiayaan tersebut. “Kami mengungkap pencurian dengan kekerasan dengan korban se-

orang nenek yaitu Tuminah dan dalam waktu kurang dari dua jam kami menangkap pelakunya., Rokhaeni,” kata dia. Di depan penyidik Rokhaeni mengakui tindakan dilakukan karena ingin menguasai barangbarang milik nenek yang pernah tinggal berdekatan rumah itu. “Tersangka terlilit utang dan sudah merencakan aksi tersebut sejak semalam dengan menyiapkan martil,” tambah Kapolsek. Saat ditangkap tersangka masih menimang-nimang anaknya di warungnya. Sementara barang bukti yang diamankan di lokasi kejadian berupa martil dan perhiasan berupa

anting-anting dan cincin. Kedua barang ini sudah dilucuti dari tubuh korban namun tertinggal karena tertutup tubuh korban. Sedangkan barang bukti lainnya berupa kalung dan gelang didapat dari kolong rumah tersangka. “Barang bukti lain sudah diambil tersangka dan dibungkus dengan celananya serta disembunyikan di kolong warungnya,” jelasnya. Celana untuk membungkus barang bukti ini masih berlepotan darah korban. Saat ditangkap, tersangka sudah mengganti celananya yang dipakai sewaktu menjalankan aksi jahatnya tersebut. (ali)

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

TINJAU STAND - Wabup Junaedi SH MM saat mneninjau stan salah satu LKM dalam bazaar PJM Pronangkis PNPM Mandiri Perkotaan.

Sering Ikut, Biar Tambah Pintar Merias KEBIJAKAN pendidikan nasional diarahkan untuk mewujudkan pendidikan yang berkeadilan, bermutu dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Karenanya dalam penyelenggaraan pendidikan nasional, selama ini bertumpu pada ketersediaan berbagai program layanan pendidikan, terjangkaunya biaya pendidikan, berkualitas dari setiap jenis dan jenjang pendidikan. Disamping itu, pendidikan untuk seluruh lapisan masyarakat, tanpa adanya pembedaan layanan dan jaminan lulusan untuk keselarasan dengan dunia kerja juga menjadi tumpuan utama dalam penyelenggaraan pendidikan nasional. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga (Kadindikpora) Kabupaten Pemalang Drs Sapardi MSi melalui Kasie Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Sugiono SPd, saat menyampaikan sambutannya dalam Seminar Sehari dan Lomba Tata Rias di Gedung Serba Guna Pemalang Kamis (25/2) kemarin. Dalam kegiatan yang diselenggarakan Lembaga Pendidikan Ketrampilan (LPK) Citra

Kamas Adhi tersebut, pihaknya menyambut baik apa yang telah dilaksanakan Hj Asri Meiati selaku pimpinan LPK Citra Kamas Adhi. Karena kegiatan itu sejalan dengan misi dan tujuan dari pendidikan. Yakni memberi bekal pendidikan yang bermutu dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. “Dindikpora sangat mendukung karena melalui kursus dan pelatihan tata rias, membekali remaja-remaja dan masyarakat pada umumnya untuk dapat bekerja dan berusaha mandiri,” terang dia. Sementara itu Pimpinan LPK Citra Kamas Adhi Hj Asri Meiati mengatakan, kegiatan yang diselenggarakannya adalah bagian dari upaya membangun dan mengembangkan sumber daya manusia remaja-remaja di Kabupaten Pemalang, khususnya dalam bidang tata rias pengantin. “Seminar dan lomba tata rias digelar untuk meningkatkan kreativitas perias pengantin,” ungkapnya. Lebih lanjut pimpinan LPK Citra Kamas Adhi yang beralamatkan di depan Pemkab Pemalang tersebut, mengucapkan rasa terimakasihnya kepada

pihak-pihak yang turut mendukung dan membantu suksesnya kegiatan tersebut. Di antaranya Rivera Cosmetik dan Pengurus Perias Pengantin Modifikasi dan Modern Katalia. Pembinaan dan arahan dari Dinas Pendidikan dan PKK Kabupaten Pemalang lanjut Asri, selama ini juga turut memberikan dorongan dan semangat bagi pihaknya untuk lebih kreatif dalam bidang rias pengantin. Dari sini pula, Hj Asri kemudian berinisiatif mengundang pakar tata rias dari Jakarta Kun Mulyono SE MA sebagai pembicara dalam seminarnya. Salah satu peserta termuda dari Tegal Aulia (10), menjadi pusat perhatian peserta yang memenuhi gedung yang terletak di depan Polres Pemalang tersebut. Tangannya yang mungil dengan lihainya memoles dan mempermak modelnya. Aulia yang sedari kecil tergabung dalam Bali Modification Tegal ini berharap keikutsertaannya dalam lomba tersebut dapat mengembangkan bakatnya di bidang rias pengantin. “Yang penting ikut tampil di berbagai lomba, biar tambah pinter merias,” ungkapnya. (mg6)


ENTERTAINMENT

SABTU 27 FEBRUARI 2010

9

RADAR TEGAL

Belum Puas, Rencanakan Konser Lagi

SEBAGAI penyanyi, dua personel Be3 yakni Nola dan Chintya Lamusu mengaku kagum dengan sosok penyanyi remaja Gita Gutawa. Menjadi salah satu penonton di konser bertajuk Kotak Musik Gita, keduanya merasa begitu ‘wow’ saat menyaksikan konser berkonsep pure teenager tersebut. Apalagi dalam kesempatan itu, Nola mengajak juga anak-anaknya. “Bagus banget konsernya. Anak muda yang berbakat, luar biasa. Ini kemauan anak dan sama-sama saja, makanya aku ajakin aja. Lumayan banyak tahu, kata dia (anaknya), ‘Wow banget’. 10 menit awal aku terkesima. Aku pengen anakku mengerti dan merangsang musikalitasnya,” kata Nola. Senada dengan rekannya, Chintya juga mengagumi penyanyi 16 tahunan yang pernah menyabet penghargaan bergengsi

dalam festival musik di Kairo, Mesir. “Kita kagum dengan konsepnya. Gita sebagai regenerasi musik masa kini. Aku gemes banget ngelihat Gita, bisa jadi inspirasi, banyak ide baru soal konser. Saya optimis, yang menjadi seni di masyarakat itu akan lebih tinggi,” jelasnya. Sementara itu, Nola yang mengajak anakanaknya merasakan manfaat besar dari konser Gita. Bukan cuma sekedar hiburan, namun juga menjadi pendukung agar anakanak bisa mengembangkan bakat mereka. “Kuping dan mata sangat memuaskan. Banyak kejutan baru. Tadi sempet kebayang anak main piano, aku tanya dia mau nggak main piano, jawabnya, ‘Ntar mau les ah’. Habis gimana, mamanya nggak bisa main piano, cuma bisa main tamborin,” pungkas Nola seraya tertawa. (kpl/adt/boo)

G U TA W A

Terinspirasi Gita Gutawa

Semoga ada kesempatan baru lagi. Insya Allah ada konser lagi. Dilihat tadi aku sangat remaja banget, girl power juga. Memang mewakili anak muda sekarang,” kata Gita. Menambah catatan prestasinya, untuk konser kali ini Gita dianugerahi penghargaan dari MURI karena telah memecahkan rekor dunia sebagai penyanyi pop termuda yang menggelar konser tunggal, di usianya yang menginjak 16 tahun, 6 bulan. Gita pun berterima kasih kepada semua pihak, khususnya juga untuk para penyanyi senior yang mendukungnya seperti Duo Maia dan Afgan Syah Reza. “Aku senang banget karena ini konser pertama aku dan aku pengen memperlihatkan kepada semua orang, mereka yang mengajarkan. Konser ini tantangan terbesar dan sudah selesai satu tahap. Dan dengan konser ini aku berharap bisa ada yang lebih di konser berikutnya,” pungkasnya. (kpl/adt/boo)

G IT A

BE 3

KONSER Kotak Musik Gita yang digelar di Balai Sarbini, Jakarta, pada Kamis (25/2) malam ini benar-benar memuaskan. Tampil dengan 4 kali ganti kostum membuat sekitar 1.000an penonton yang datang merasa puas. Walaupun sempat membuat sang ayah, Erwin Gutawa, deg-degan namun Gita Gutawa bisa menguasai keadaan dengan bakatnya. Ia lega konsernya sempurna meski agak capek dan sempat ada kekhawatiran. “Lumayan (capek). Mungkin karena teriak-teriak, dan rasanya lega, semua sudah tuntas dan senang lihat konsernya tadi,” ujarnya. “Mungkin iya sempet khawatir, tapi aku sudah banyak latihan, fisik menari dan mungkin jadi terbiasa. Ganti baju 4 kali dan pasti ada rasa deg-degan. Di atas panggung aku lihat para penonton nyanyi lagu-lagu aku dan aku merasa puas banget. Tadi aja di dalam kotak, aku sudah menarik serta mengatur nafas, pas di panggung semua jadi cair, aku lakukan all out saja,” sambung Gita. “Ya, sepanjang anak saya main, saya deg-degan dan saya bertugas sebagai sutradara dan bangga punya anak seperti dia, dan semuanya dia lakukan dengan baik. Semua yang perform di konser itu penampilannya juga baik,” sahut Erwin memuji putrinya. Walaupun sudah berhasil menjual tiket konsernya hingga sold-out seminggu sebelumnya, namun Gita mengaku masih belum puas. Ia ingin selalu belajar dan belajar lagi untuk menjadi yang terbaik dan bisa menggelar konser dengan konsep yang berbeda di kemudian hari. “Dalam konser tadi konsepnya aku banget. Remaja memang mewakili umur aku sekarang dan kalau ada kesempatan buat lagi, kenapa tidak? Tapi ini cita-cita besar. Ini karena karangan terbesar selain album.

SHEILA MARCIA

Nyolong VCD, Pemuda ... dari halaman 3 mengambil VCD yang tengah ditaruh di ruang tengah. Sedangkan aksi pencurian barang elektronik itu, rupanya membuat Wartono berhasil. Kendati demikian, hilangnya VCD juga oleh pemiliknya dilaporkan ke polsek Slawi. Sedangkan dalam pengusutannya, setelah tiga bulan berlanjut, petugas akhirnya berhasil mengendus pelakunya. Pada Kamis (25/2), polisi pun segera menggrebeg rumah Wartono yang siang kemarin,

tengah menonton film di VCD yang diketahui barang curian. Sontak hal ini memudahkan polisi dalam mengamankan tersangka termasuk barang buktinya. Kapolsek Slawi AKP Suparyadi melalui Kanit Reskrim Aiptu Parjono mengatakan bahwa pelaku ditangkap saat berada di rumahnya yang diketahui tak jauh dari rumah korbannya. ‘’Ya, aksi pencurian yang dilakukan pelaku rupanya membuat Wartono santai. Bahkan,

saat kami datang ke rumah, Wartono juga nampak bingung. Apalagi, saat kami langsung mengamankan barang buktinya yakni satu unit VCD yang tengah ditonton pelaku,’’ jelasnya. Mantan kanit Buser Polres Tegal ini juga menambahkan, kini tersangka setelah menjalani pemeriksaan petugas, pelaku langsung dilimpahkan ke Polres Tegal. Sedangkan dari tangan tersangka, pihaknya juga mengamankan satu unit VCD hasil curian tersangka yang belum sempat dijual. (gus)

Kejari Tidak Miliki Kewenangan dari halaman 3 ‘’Jadi, kalau dari Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) menginginkan agar Jalingkos Jilid II diperiksa oleh KPK, maka bukan kepada kami. Namun, bisa langsung ke Kejati. Namun demikian, pelimpahan penyidikan juga tidak mudah dilakukan,’’ kata Samsuddin kepada Radar Kamis (25/2) kemarin. Di ruang kerjanya, Kajari Slawi juga membantah kalau soal penanganan proyek PPI Suradadi juga lambat ditangani oleh kejaksaan. Sebab, Kejari Slawi tidak pernah melakukan upaya penyidikan terhadap

kasus tersebut. ‘’Memang Intel kami pernah mencoba menelusuri akan dugaan tindak pidana korupsi akan proyek PPI Suradadi. Kendati demikian, sebelum melangkah jauh, ternyata kasus tersebut sudah ditangani oleh tim dari Polda. Makanya, ketika mendengar akan pemeriksaan oleh aparat instansi lain, Kasi Intel kami pun langsung mundur,’’ terang Kajari Slawi Samsuddin SH MH. Menurutnya, untuk kasus Jalingkos jilid II, sepengetahuannya bahwa penanganan oleh Kejati hingga saat ini juga masih terus berjalan. Bahkan,

sejumlah saksi diantaranya Direktur Bank Jateng Cabang Slawi juga sudah dimintai keterangan. Termasuk sejumlah pegawai di lingkungan Pemkab Tegal, yang saat itu berperan dalam proyek Jalingkos, sudah bolak-balik dimintai keterangan. ‘’Kami mengetahui proses pemanggilan para saksi ini, lantaran surat pemanggilan oleh Kejati dilakukan melalui kami. Jadi, dalam penanganan kasus Jalingkos dilid II, kami juga tidak memiliki kewenangan akan penyidikannya. Apalagi, penangananya juga langsung diambil alih oleh Kejati,’’ pungkasnya. (gus)

Buronan Otak Pembunuh Warga ... dari halaman 3 dihadiahi timah panas lantaran saat hendak dilakukan penangkapan pelaku mencoba melarikan diri. Makanya, dengan memberikan hadiah satu buah butir timah panas, aksi percobaan melarikan diri dan perlawanan terhadap petugas, bisa segera dihindari,’’ katanya. Menurutnya, Bahrudin ditangkap oleh tim Resmob pada Kamis (25/2) sore, di Cileduk Kuningan Jawa Barat. Sedangkan penangkapan otak pembunuhan warga Tionghoa yang terjadi di OW Purin beberapa waktu lalu, atau tepatnya di bulan ramadhan tersebut, berhasil terungkap lantaran sejak kasus itu muncul, jajarannya terus melakukan upaya pencarian. ‘’Awalnya dua orang pelaku yang hanya ikut-ikutan dalam pembunuhan diantaranya Arif Budiman dan Siarna, sudah berhasil kami amankan terlebih dulu.

Demikian pula dengan barang bukti mobil Tigo warna hitam yang ikut berhasil diamankan. Bahkan, keduanya juga sudah diproses hukum,’’ jelasnya. Terpisah Jaksa Penuntut yang menangani perkara kasus pembunuhan yakni Dedi Winardi SH, menambahkan bahwa dua tersangka yang diproses yakni Arif Budiman dan Siarna olehnya dituntut masing-masing 14 tahun penjara. ‘’Kendati demikian, dari vonis hakim PN Slawi memutuskan bahwa untuk terdakwa Arif Budiman divonis selama 13,5 tahun. Sedangkan Siarna divonis 13 tahun,’’ pungkasnya. Sekedar mengingatkan, bahwa kasus pembunuhan yang dilakukan oleh tiga orang pelaku diantaranya Bahrudin, Arif Budiman, dan Siarna, terjadi pada 10 September 2009 lalu. Bermula dari Bahrudin yang mengajak dua korban warga asal Tionghoa pergi ke OW

Purin Suradadi pada malam hari. Bahrudin saat itu hendak mengajak bisnis. Kendati demikian, cara mengajak bisnis tersebut hanya merupakan akal-akalan saja. Terbukti, setelah mengajak makan, dua korban warga Tionghoa itu langsung dihabisi. Sedangkan dua korban itu, satu diantaranya yakni Ny Leni (38) masih hidup dan ditemukan warga Purwahamba pada keesokannya dengan kondisi berlumuran darah. Sedangkan mantan suami Ny Leni tewas dengan mengenaskan. Sedangkan kesaksian korban hidup, polisi akhirnya berhasil menemukan nama-nama tersangka, hingga akhirnya dua tersangka Arif dan Siarna satu bulan kemudian berhasil ditangkap. Sedangkan Bahrudin yang diketahui otak dari semua ini, kemarin berhasil digulung saat bersembunyi di Cileduk Kuningan Jawa Barat. (gus)

LILY ALLEN

Berharap Anaknya Setegar Sang Mama

Perang Mulut dengan Courtney Love

ARTIS cantik Sheila Marcia Joseph berharap anaknya bisa tumbuh dengan sehat. Selain itu, di usia dewasa kelak, Sheila mengharapkan anaknya bisa setegar sang mama. Oleh karena itulah dirinya memberi nama Charlotte seperti nama sang mama, Maria Cecilia saat kecil. “Charlotte itu nama Mama waktu dia kecil, sebelum dia mengganti nama kewarganegaraan Belandanya. Aku berharap dengan pemberian nama ini anakku bisa setegar Mama nanti. Kalau Agraciana, itu to forgive, yang artinya memaafkan dan penuh dengan kasih, sedangkan Joseph itu family nama dari Papa,” kata Sheila, saat ditemui wartawan di RS Harapan Bunda, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Kamis (24/2) sore. Saat disinggung mengenai

DUA penyanyi, Lily Allen dan Courtney Love, dikabarkan terlibat pertengkaran mulut di London. Usai pertengkaran tersebut, Lily berurai air mata. Perseteruan antara Lily dan Courtney sebenarnya sudah dimulai sejak keduanya menghadiri Brit Awards. Usai datang ke acara itu, Courtney menyerang Lily melalui akun Twitternya. Janda Kurt Cobain itu menulis, bahwa Lily membuat artisartis lain tak bisa memakai baju rancangan Chanel. Sekadar informasi, pelantun ‘Smile’ itu memang dikontrak eksklusif oleh Chanel. Pertengkaran antara Lily dan Courtney berlanjut saat keduanya menghadiri Nme Awards, di London, 24 Februari lalu. Se-

perasaannya, Sheila mengaku bangga bisa melahirkan secara normal. Ke depannya, Sheila berharap bisa menjadi wanita seutuhnya. “Saat melahirkan aku baru mengetahui bahwa seorang wanita yang melahirkan itu sangat berat. Makanya, mama ada di sampingku saat aku melahirkan. Berasa banget perjuangannya itu nggak mainmain,” ujar Sheila. Kehadiran sang mama bagi Sheila memang sangat berarti. Dirinya menceritakan betapa mama bisa mendampinginya saat dirinya kesakitan. “Mama ada di sampingku setiap kali aku kesakitan selalu pegang tangan Mama. Sakitnya bo, tapi terbayar dengan kehadiran si kecil,” ujar Sheila. (kpl/ adt/bun)

orang sumber pada Nme.com, mengaku melihat Lily menangis setelah bertengkar dengan Courtney. “Obrolan mereka berubah jadi pertengkaran yang sengit,” begitu kata sumber, seperti dilansir Female First, Jumat (26/ 2). Masih menurut sumber, saking sengitnya, Lily dan Courtney sampai harus dipisahkan. Saat bertengkar, Courtney menyebut Lily, ‘gadis kecil.’ Sedangkan Lily, membalasnya dengan kesal. “Kenapa kau menyebutku begitu.” Aksi pertengkarannya dengan Lily kemudian ditumpahkan Courtney di akun Twitternya pada 25 Februari 2010. Ia benar-benar kesal dengan penyanyi muda asal Inggris itu. (eny/eny)

Berawal dari Benjolan Kecil di Pantat dari halaman 3 kambuh lagi. Walaupun dokter menyarankan untuk operasi minimal sampai empat kali, baru penyakitnya sembuh total. “Saya uang dari mana? Untuk operasi pertama saja menghabiskan uang sampai Rp 15 juta dan operasi kedua Rp 9 juta. Bahkan orang tua saya

sudah menjual dua ekor sapi untuk biaya berobat,” ujarnya yang kini menjadi buruh jagung di tetangganya. Sampai saat ini, ia hanya bisa berharap bantuan dari pemerintah untuk mengobati penyakitnya. Lantaran kedua orang tuanya menyatakan pasrah karena tidak punya biaya untuk mengobati anaknya. “Saya kini

hanya bisa pasrah. Sebab, saya dan orang tua saya sudah tidak punya apa-apa lagi untuk biaya berobat,” tandas Darsono sedih. Sementara itu, Ridho Mumahad (30) salah satu tokoh pemuda setempat menyatakan, penderitaan Darsono sudah sangat meprihatinkan, tapi hingga kini pihak-pihak terkait

di lingkungan pemkab belum pernah turun tangan untuk membantu penderitaannya. “Jangankan membantu Darsono, menengok saja pihak terkait di lingkungan pemkab tidak pernah melakukannya. Yang jelas dia butuh uluran tangan dari siapun untuk mengobati penyakitnya,” pungkasnya singkat. (*)

Penyelesaian secara Bertahap dari halaman 3 telah membangun sebanyak 121 kapling yang akan diperuntukkan bagi para pengrajin. ‘’Berdasarkan data yang ada,

di Desa Pesarean saat ini terdapat 150 pengrajin. Dari tungku yang tersedia, jumlahnya cukup untuk dipergunakan seluruh pengrajin. Asumsinya, setiap tungku dapat dipergunakan

untuk 2 orang pengrajin,” terang Khofifah. Selain itu, lanjut Khofifah, Pemkab Tegal juga telah membangun gedung pengolahan limbah logam dan cerobong

asap, yang mampu menampung sekitar 6 pengrajin. Termasuk pula adanya gesali, yang jumlahnya sebanyak 10 unit, yang mampu menampung sekitar 30 pengrajin. (k1)

Hamili Anak Tiri, Rambat Diarak Massa dari halaman 3 yang tega menghamili anak tirinya, langsung kami ancam dengan Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara,’’ kata Kasat Reskrim Polres Tegal AKP Rudi Wihartana melalui Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA)

Aiptu Sutarmi, Kamis (25/2) kemarin. Menurutnya, perbuatan bejad yang dilakukan oleh Rambat justru dicurigai oleh lingkungan sekitar yang melihat perut Mawar tiap harinya kian besar. Sedangkan dari keterangan Mawar, bahwa gadis bau kencur yang masih di kelas I SMP itu pun akhirnya mengaku kalau dia telah disetubuhi oleh bapak

tirinya. ‘’Pengakuan Mawar itu, sontak membuat warga langsung marah. Bahkan, Rambat yang tengah berada di sawah langsung diarak massa, dan dihadiahi bogeman mentah hingga akhirnya warga membawanya ke kantor polisi terdekat. Sementara, lantaran kasusnya adalah tindak pelecehan pada anak dibawah umur, maka ka-

susnya dilimpahkan ke unit kami,’’ jelasnya. Ditambahkan, bahwa kini guna mempertanggungjawabkan perbuatannya Rambat harus meringkuk di sel tahanan. Sedangkan akibat perbuatan bapak tiri yang bejad, Mawar juga kini tidak bisa melanjutkan sekolah, lantaran dalam perutnya kini terisi janin bapaknya yang sudah berusia 4 bulan. (gus)


CMYK

SABTU, 27 FEBRUARI 2010

METRO SLAWI RADAR TEGAL

10

Tiga Syarat Harus Dipenuhi Dalam Program Peningkatan Mutu Pendidikan UNTUK mengimplementasikan program peningkatan mutu pendidikan segala bidang secara baik dan benar di wilayah Kecamatan Pangkah dibutuhkan kerja keras, loyalitas tinggi penuh kebersamaan antar pengelola dunia pendidikan seperti guru, kepala sekolah, dinas dan masyarakat. Hal ini, agar tujuan serta sasaran utama program dimaksud bisa teralisasikan dengan cepat tanpa ada kendala maupun permasalahan yang terjadi di lapangan. Dikarenakan, kerja keras dan loyalitas yang didasari kebersamaan antar semua pihak akan menimbulkan kondusifitas lingkungan sekolah. Dan dampak baik dari iklim kondusif tersebut bisa membangkitkan semangat besar anak didik dalam menjalankan aktivitasnya di sekolah. “Iklim kondusif lingkungan wajib dijaga melalui kebersamaan antar pihak terkait. Sebab, itu adalah syarat mutlak untuk mengimplementasikan program peningkatan mutu pendidikan,” ujar Kepala UPTD Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Dikpora) Kecamatan Pangkah Teguh Herdi Suncoyo kepada Radar Jumat (26/ 2) kemarin.

Menurut Teguh, iklim kondusifitas lingkungan sekitar sekolah, adalah salah satu syarat dari tiga syarat mutlak untuk mensukseskan program itu. Dan hal pertama yang harus wajib diraih, lantaran dijadikan landasan pokok dari syarat lainnya. “Di sini peran masyarakat sangat dibutuhkan untuk mendukung kinerja para pengelola pendidikan. Sebab, masyarakat akan dijadikan obyek sasaran utama dalam memaknai program dimaksud,” katanya. Menurut dia, jika lingkungan sudah kondusif, dipastikan syarat mutlak kedua akan muncul dengan sendirinya. Karena ini didasari dari satu kebersamaan dalam merumuskan konsep kesepahaman. Atau bisa dikata pengertian kerja sesuai dari tupoksinya masingmasing. “Kalau iklim lingkungan sekitar sekolah sudah kondusif, bakal tercipta tanggungjawab besar mengenai tupoksi masing-masing pihak secara profesional dan proposional,” terang Teguh. Dari dua syarat tadi dapat terpenuhi dengan baik, bakal bermuara pada puncak tujuan syarat program. Yakni, menjaga kualitas dan kuantitas pendidikan. Di mana para guru dan kepala sekolah berlomba-lomba memperbaiki diri, sesuai aturan undang-undang guru dan dosen. Begitu pula kepala sekolah.

“Untuk puncak syaratnya ada pada kualitas dan kuantitas pendidikan serta pengelola pendidikan,” tandasnya. Lebih lanjut Teguh menambahkan, terpenuhinya tiga syarat mutlak tersebut, berkorelasi pada pemikiran untuk maju, tentunya berdasar pada saran dan usulan bersama pihak terkait dalam merumuskan sebuah terobosan baru penyelarasan program di lapangan.

“Terobosan-terbosan maju dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah Kabupaten Tegal khususnya kecamatan Pangkah, sejauh ini berdasarkan runutan syarat tersebut. Sehingga kemajuannya hingga kini mulai terbukti dengan jelas. Seperti contoh pelajar di kecamatan ini baru saja meraih juara 1 lomba cerdas cermat tingkat Kabupaten Tegak,” tambah Teguh. (k1)

Bapopsi, Jawaban Peningkatan Prestasi Pelajar PENGOPTIMALAN pembinaan prestasi pelajar segala bidang dan tingkatan di wilayah Kabupaten Tegal, merupakan salah satu implementasi program peningkatan mutu pendidikan yang sudah digulirkan pihak pemerintah baik pusat maupun daerah. Karena arti program tersebut sangat beragam tapi satu tujuan dan sasaran. Sehingga tidak mungkin terpisahkan, lantaran prestasi pelajar di bidang olah raga, seni dan budaya adalah rangkaian ilmu yang diajarkan di sekolah.

Untuk itu, adanya pembentukan Badan Pembina Olah Raga Pelajar Seluruh Indonesia (Bapopsi) di Kabupaten Tegal ini, dianggap langkah tepat untuk memajukan potensi anak didik dalam dunia pendidikan. “Pembentukan Bapopsi di wilayah Kabupaten Tegal tepat sekali. Sebab, itu merupakan salah satu terobosan penyelarasan program peningkatan mutu pendidikan di lapangan,” ujar Kepala Kepala UPTD Dinas, Pemuda dan Olah Raga (Dikpora) Kecamatan Pangkah Teguh Herdi Suncoyo kepada Radar Jumat

(26/2) kemarin. Menurut Teguh, peningkatan kualitas pendidikan bagi anak didik yang dibarengi dengan pembinaan prestasi di bidang lain bagaimana pun juga sangat diperlukan. Pasalnya, hal itu akan lebih efektif untuk percepatan pencapaian hasil baik program di lapangan. Lantaran bekal ilmu anak didik semakin komplet dan berimbang. “Pembinaan prestasi pelajar di bidang lain semacam seni budaya dan olah raga, sejauh ini dibutuhkan untuk mengimbangi peningkatan materi-materi yang tiap hari diberikan,” kata Teguh. Langkah ini, lanjut Teguh, merupakan terobosan implementasi program secara pasti yang efektif serta efesien. Tentunya guna menuju sasaran utama dari tujuan program itu sendiri. Sebab, kalau tujuan utama diterjang tanpa dibarengi penyisiran hasilnya tidak akan sesuai atau kurang optimal.

“Saya rasa penyisiran semacam ini diperlukan untuk meminimalisir ketimpangan program di lapangan,” tandasnya. Gambaran peningkatan nilai anak yang dibarengi tingginya prestasi lainnya sesuai dari bakatnya masing-masing, akan telihat indah bila dipandang dan di dengar. Namun sebaliknya, kemungkinan besar hati para orang tua maupun pengajar dan pengelola pendidikan bakal hambar. Maka dari itu, menurut Teguh, semua pihak yang tiap detik berkecimpung di dunia pendidikan wajib memahami ini semua dengan bijak dan seksama. “Saya rasa semua kompenon dan para pemangku kepentingan sudah bisa mengimplementasikan program peningkatan mutu pendidikan dengan baik. Tapi alangkah baik pula bila dibarengi perhatian prestasi pelajar di bidang lainnya, agar terjadi sinkronisasi program, demi bekal para pelajar itu sendiri.” (k1)

BWT ISTRI SEPUPUKU TRCINTA YG JAUH DSANA, MET ULTAH Y, TE2H TANTI DOAIN MOGA D USIA 4TH INI, SMKN PINTAR & PATUH PD ORANGTUA. AMIN. 02839173xxx SELAMAT ULTAH YG KE 20 BWT TEMAKU ARI, SMGA PNJNG UMUR DAN DIBERI KESEHATAN DI BREBES. 087885128XXX Selamat ulang tahun buat Eyangku di Panggung Tegal yg ke 56 semoga panjang umur banyak rezeki dan selalu mendpt keberkaha dari Allah.... Amin dari Chandra. 085727436xxx Selamat ultah.... Panjang umur, sukses selalu.... Dr istrimu. 088215240xxx SELAMAT ULANG TAHUN YANG KE 11 BUAT ANAKKU TERCINTA MOH. RIZKY HAFIYYAN FAZA SEMOGA PANJANG UMUR, BELAJARLAH YANG RAJIN AGAR TERCAPAI CITA-CITAMU..... 085716911XXX

YANVERA/RADAR SLAWI

DISKUSI - Teguh Herdi Suncoyo (jaket biru) saat mendiskusikan kemajuan presatasi pelajar di bidang olah raga sambil berdiri bersama Kepala UPTD Dikpora Se-Kabupaten Tegal.

YANVERA/RADAR SLAWI

PIMPIN RAPAT - Kepala UPTD Dikpora Lecamatan Pangkah Teguh Herdi Suncoyo saat memimpin rapat koordinasi dengan jajaran dinasnya, guna membahas peningkatan mutu pendidikan di wilayah Pangkah (atas). Teguh Herdi Suncoyo, (jaket biru) ditemani dua orang Kepala UPTD Dikpora saat mengikuti rapat kerja peningkatan mutu pendidikan. (bawah)

Bapopsi Kabupaten Tegal Dibentuk KEPENGURUSAN Badan Pembina Olah Raga Pelajar Seluruh Indonesia (Bapopsi) Kabupaten Tegal masa bakti 2010-2014, Kamis (25/2) dikukuhkan oleh Ketua Umum Bapopsi Jawa Tengah Drs Hengky Sulumo MM melalui Surat Keputusan Bapopsi Jateng dengan Nomor 019/Bapopsi.JTG/II/2010. Pengukuhan kepengurusan ini bertujuan menumbuhkembangkan potensi-potensi pelajar di bidang olah raga. Menurut Kepala UPTD Dikpora Kecamatan Pangkah Te-

guh Herdi Suncoyo, tujuan dibentuknya Bapopsi di Kabupaten Tegal ini adalah untuk menampung dan membina secara berkelanjutan potensipotensi pelajar di bidang olah raga. Sehingga regenerasi atlet akan tetap terjaga. “Tujuan dibentuknya Bapopsi Kabupaten Tegal ini sangat baik, lantaran bakal jadi induk atletatlet pelajar di wilayah ini,” kata Teguh yang masuk dalam struktur kepengurusan. Masih kata Teguh, dasardasar kepengukuhan Bapopsi Kabupaten Tegal harus dilan-

dasi dari anggaran dasar dan anggaran rumah tangga pengurus pusat KONI pusat serta Bapopsi pusat, terus Surat Keputusan (SK) Ketua Umum PP Bapopsi Nomor 018/PP.Bapopsi/10/2009 tanggal 15 Oktober 2009. “Semua dasar itu dikuatkan lagi melalui Surat Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Tegal Nomor 426/00289/ 2010 tanggal 19 Januari 2010 prihal pemberitahuan dan usulan SK pengurus Bapopsi Kabupaten Tegal priode 20102014” paparnya. (k1)


Radar Tegal 27 Februari 2010  

Radar Tegal 27 Februari 2010

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you