Issuu on Google+

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

JUMAT, 27 AGUSTUS 2010

INDEKS

MUHAMAD ALI/JAWAPOS

TEST WAWANCARA - Calon pimpinan KPK, Busro Muqodas dalam test wawancara di Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, Kamis (26/8).

Dua Kandidat Diumumkan di Kantor SBY Warga Persoalkan Pengambilalihan HAL. METROPOLIS

Ratusan Berkas ’K1’ GTT Diverifikasi Ulang - Hal. Brebes dan Bumiayu

Seleksi Calon Pimpinan KPK JAKARTA - Tujuh calon pimpinan KPK menjalani ujian seleksi tahap akhir. Kemarin

(26/8), para calon pimpinan tersebut mengikuti tes wawancara secara terbuka di gedung Pangayoman, Kemenkum dan HAM. Dalam tes yang digelar terbuka untuk publik itu, integritas dan kualitas masing-

masing calon diuji oleh para anggota pansel KPK. Tes wawancara tersebut dimulai pukul 09.00. Advokat Bambang Widjojanto mendapat giliran pertama. Dari awal wawancara, salah

satu pengacara dalam Tim Pengacara Bibit-Chandra itu menegaskan, meski berprofesi sebagai pengacara, dia tidak akan membela koruptor. “Saya hanya bersedia menjadi legal advisor selama itu menyangkut

kasus korupsi,” katanya. Setelah Bambang, mantan Kapolda Jateng Irjen Pol (pur) Chaerul Rasjid mendapat giliran selanjutnya. Chaerul dicecar pertanyaan seputar ke hal 19 kol 1

Sekda Penerus Sementara Bupati HAL. PEMALANG

Silaturahim untuk Besarkan Organisasi HAL. MARHABAN YA RAMADAN

SEMOK

Kikia Amalia

Takut Targetin Menikah KIKI Amalia kapok mematok target menikah. Meski sudah didesak rekan serta keluarganya menikah, Kiki berjanji tidak akan memasang target nikah secepatnya. “Saya sih santai aja soal itu (menikah-red). Nggak pingin juga sih nargetin yang gimanagimana, takut nggak nyampe juga nantinya,” kata Kiki saat dijumpai di Score Cilandak Town Square, Jakarta Selatan belum lama ini. Bintang film Rantai Bumi ini berkaca pada pengalamannya pacaran dengan Hengky Kurniawan. Saat itu, ia pernah mengutarakan niatnya naik pelaminan, tapi akhirnya gagal. Sekarang Kiki hanya pasrah. Bagaimana kalau sekarang ada yang melamar? “Siapapun yang mau ngelamar, saya sih maumau aja, asal orangnya bisa jadi imam yang baik untuk saya,” ujarnya. ke hal 19 kol 1

Indonesia-Malaysia Memanas Malaysia Ancam Larang Warganya ke Indonesia JAKARTA - Hubungan diplomatik Indonesia-Malaysia kembali memanas. Meski Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa bersikap lembek terkait penahanan tiga petugas Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) oleh kepolisian Tanah Tinggi, Johor, sebaliknya,

pihak Malaysia nekat bereaksi keras. Melalui Menteri Luar Negeri Malaysia Datuk Seri Anifah, mereka bahkan mengancam akan mengeluarkan travel advisory (saran perjalanan yang mengimbau warganya tidak terbang ke Indonesia). Media-media Malaysia membeberkan kalau pemerintah di sana mulai kehabisan kesabaran terakait aksi demontrasi di Kedutaan Besar Malaysia, di Jakarta. Datuk Seri Anifah mengecam

dan meminta Indonesia bertindak tegas terhadap berbagai aksi unjuk rasa itu. Misalnya, pelemparan kotoran dan pembakaran bendera Malaysia oleh demonstran. Anifah dengan tegas mengingatkan bahwa hubungan Indonesia-Malaysia bakal menurun jika situasi di Indonesia memburuk. “Kami akan memantau situasi. Jika perlu, kami akan mengeluarkan sebuah travel advisory,” kata Anifah dalam konferensi pers Rabu (25/8) seperti dikutip harian

The New Straits Times. Anifah kembali mengkritik kalau Malaysia tak ingin menjadi korban akibat masalah politik dalam negeri Indonesia. “Mereka memiliki masalah politik dan rumah tangga mereka sendiri di Indonesia. Tapi kita tidak ingin Malaysia menjadi korban,” tegas Anifah. Karena itu, Anifah memerintahkan Kedubes Malaysia dan Konsulat Malaysia memperketat pengamanan. “Mereka harus menaruh semacam blo-

kade sehingga obyek yang dibuang tidak akan mencapai kedutaan,” katanya. “Kita tidak memaafkan apa yang Indonesia lakukan, dua kesalahan tidak dapat dibenarkan. Saya tidak berpikir akan mendorong Malaysia melakukan hal yang sama, membakar bendera dan melemparkan kotoran. Bahkan, kami akan menghentikan mereka dari melakukan hal itu,” katanya seperti dilansir The Star. ke hal 19 kol 4

Polri Minta Purnawirawan Serahkan Senpi Cegah Peredaran Senjata Ilegal RAKA DENNY/JAWAPOS

DISIDANG - 23 tersangka teroris Aceh mulai disidang hari ini, Kamis (26/8) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat.

23 Teroris Aceh Disidang di PN Jakarta Barat JAKARTA - Pengadilan Negeri (PN), kemarin siang menggelar sidang dakwaan 21 tersangka teroris Tanzim Alqaeda Serambi Aceh tangkapan Densus 88. Para tersangka menghadapi dakwaan

yang bervariasi. Dakwaan terberat adalah ancaman hukuman mati. Sebelumnya Densus 88 telah menangkap 102 orang terduga teroris yang berlatih militer di Pegunungan Jalin, Aceh Besar,

pada Februari lalu. Dari 102 orang itu, 66 orang sudah ditahan dan 23 di antaranya disidangkan hari ini. Dakwaan tersebut dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) ke hal 19 kol 1

JAKARTA - Mabes Polri memang tak ingin kecolongan dengan amaraknya peredaran senjata api (senpi) illegal. Selain tidak akan memperpanjang izin senpi bagi warga sipil, Korps Bhayangkara ini juga menginstruksikan kepada para purnawirawan TNI dan Polri untuj mengembalikan senpi-senpinya. “Apalagi jika itu masih terhitung senjata dinas. Harus segera ditarik. Itu milik negara,? ucap Kadivhumas Mabes Polri Brigjen Pol Iskandar Hasan di Mabes Polri kemarin (26/7). Man-

tan Kapolda Bangka Belitung itu menambahkan, penarikan senjatasenjata tersebut seharusnya dilakukan oleh kesatuan masingmasing. Menurut Iskandar, untuk menghadapi purnawirawan yang menolak menyerahkan senpinya, Polri menyerahkan ke provost. Iskandar mengakui bahwa program penarikan senpi milik purnawirawan ini sebenarnya sudah berjalan sejak beberapa tahun lalu. “Memang hasilnya kurang maksimal,” ucapnya tanpa menjelaskan siapa saja purnawirawan yang menolak menyerahkan senpi. Jenderal bintang satu ini pun berkelit bahwa penarikan tersebut ke hal 19 kol 4

Nok Slentik Indonesia-Malaysia Memanas * Tinggal disiram ...! Polri Minta Purnawirawan Serahkan Senpi * Aja ceketeng bae!

CMYK


WACANA

2

JUMAT 27 AGUSTUS 2010

RADAR TEGAL

Otonomi yang Terpadu Menukar Uang Jelang Lebaran

Oleh: Laode Ida

Oleh: Muh. Abduh LEBARAN wis perek. Dalipan sudah mulai mengumpulkan uang receh. Sudah menjadi kebiasaan tahunan, lebaran mesti mecing sana-sini, untuk keponakan, atau saudara yang sudah tak mampu. Selain mengeluarkan zakat yang sudah seharusnya. “Aja klalen siapna duit receh. Dadi pas lebaran, ora kendadapan nggolet receh nggo mecing ponakan, atawa wong sing pada teka njaluk jakate,” tutur istri Dalipan. Memang menjelang lebaran, kebutuhan penukaran pecahan uang tunai di masyarakat pun meningkat. Dan itu memicu munculnya sejumlah pihak yang menawarkan jasa tukar uang. Sampeyan mesti kudu ati-ati dalam menukarkan uang. Sebab, kejahatan peredaran uang palsu juga mungkin sekali menunggangi praktik ini. “Aja sembarang nuker! Aja sampe ketuker duit palsu lo!” pesan istri Dalipan lagi. Memang harus hati-hati dalam menukar uang. Masyarakat harus mewaspadai maraknya kejahatan peredaran uang palsu menjelang hari raya Idul Fitri. Mereka dihimbau agar menukar di tempat yang resmi dan jelas, agar tidak menjadi korban penipuan. “Pan maring ndi Wa?” tegur Panjul saat melihat Dalipan mau keluar rumah dengan sepeda motornya. “Pan nuker duit. Pan nitip?” Panjul yang ditawari cuma mesem. Lalu mengatakan, dirinya juga mau ikut menukarkan uang. Tapi uang yang mau ditukarkan tidak ada. “Sampeyan aja ngece. Duite enyong ora kena dituker, wong langsung enteng nggo mangan!” Menjelang lebaran, jasa penukaran uang receh Rp 1.000, Rp 2.000 dan Rp 5.000 serta Rp 10.000 marak. Sejumlah orang yang menyediakan jasa penukaran uang itu dengan mudah bisa ditemukan. Bahkan saat Dalipan mampir di bank, ada beberapa orang yang menyediakan jasa penukaran uang. Mereka asyik bertransaksi di depan gedung bank tersebut. Dalam sebuah pemberitaan, Deputi Gubernur Bank Indonesia Budi Rochadi meminta masyarakat harus berhati-hati dan benar-benar harus meneliti uang yang diterimanya, apakah sesuai dengan mata uang asli atau tidak. “Kalau dari bank pasti sudah benar keasliannya, namun apabila dari pihak lain, masyarakat benar-benar harus meneliti apakah asli atau tidak,” tuturnya. Dijelaskannya, saat ini beredar modus penipuan baru, yakni sejenis uang mainan dan bukan uang palsu, yang diselipkan ke dalam bundelan uang asli. Di samping itu, dalam beberapa hari ini ditemukan tujuh lembar uang palsu dalam setiap nominal uang Rp 1 juta. “Mulane kudu ati-ati. Ngger nuker ya diteliti duite!” Bank Indonesia (BI) sendiri menyiapkan dana sekitar Rp 50 triliun untuk mengantisipasi Lebaran. Sekitar Rp 40 triliun beredar di daerah. Masyarakat tidak perlu menukar uang pecahan kecil di Jakarta. Membeli uang pecahan kecil pun seharusnya sudah tak diperlukan. Dari angka itu, sekitar Rp 44 triliun, berupa pecahan besar Rp 100 ribu, Rp 50 ribu, dan Rp 20 ribu. Selebihnya, pecahan kecil, terbesar Rp 10 ribu. Perincian kebutuhan Lebaran, berdasarkan data BI, adalah Rp 49,56 triliun yang terdiri atas Rp 44,05 triliun pecahan besar dan Rp 5,51, triliun pecahan kecil. Nominal uang yang beredar ini meningkat 144,16 persen dari rata-rata outflow bulanan yang berkisar Rp 20,3 triliun. Sementara itu, kebutuhan Lebaran tahun ini meningkat Rp 7,11 triliun atau 16,75 persen dari tahun lalu. Saat itu, uang yang dikeluarkan khusus menjelang Lebaran adalah Rp 42,45 triliun. Total persediaan BI saat ini adalah Rp 129,45 triliun, di luar tambahan uang baru yang selesai dicetak dari Peruri. Jika pencetakan bulan ini selesai sesuai jadwal, total persediaan uang di BI adalah Rp 139,61 triliun. Dari keseluruhan uang yang disiapkan BI, Rp 37,63 triliun di antaranya didistribusikan di luar Jakarta. Sampai 2 Agustus 2010, uang yang sudah dikirim ke daerah mencapai Rp 19,88 triliun. Pekan ketiga dan keempat Agustus 2010, diperkirakan tambahan Rp 17,75 triliun akan dikirim lagi ke daerah. “Dadi sampeyan ora usah khawatir ora kebagian duit receh!” (*)

DALAM acara buka puasa yang diselenggarakan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) bersama presiden, wakil presiden, dan pimpinan lembaga negara lainnya di kediaman Ketua DPD Irman Gusman (Selasa, 24/8/ 2010), saya sempat melemparkan beberapa ide kebijakan yang terkait dengan pengelolaan pemerintahan dan pembangunan daerah untuk kesejahteraan rakyat. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), seperti biasanya, tampak serius, responsif, dan bahkan setuju terhadap gagasan-gagasan yang saya sampaikan. Saya tentu saja senang, kendati dalam hati muncul pertanyaan yang sangat mengganjal: mengapa selama hampir enam tahun memimpin negeri ini Presiden SBY tidak menjalankan agenda yang saya maksud dan disetujui itu? Apakah sekadar basa-basi atau tak ada orang di sekitarnya yang memberikan masukan substansi untuk agenda kebijakan dimaksud? Inti ide yang saya lontarkan itu, antara lain, pemerintah pusat seharusnya memandu implementasi otonomi daerah, tidak membiarkan para pejabat politik dan birokrasi di daerah “membuat gambar suka-suka” dalam mengelola birokrasi dan menggunakan uang rakyat sekehendak hati. Hal ini sungguhsungguh perlu diseriusi. Mengapa? Pertama, implementasi oto-

nomi daerah (otda) sebelas tahun terakhir belum secara nyata mengarah pada penciptaan kesejahteraan rakyat. Angka kemiskinan masih cukup tinggi, bahkan ironisnya yang tertinggi (37 persen dari jumlah penduduknya) justru di daerah yang sumber daya alam (SDA)-nya kaya raya dan dana yang mengucur dari pemerintah pusat begitu banyak, yakni Provinsi Papua. Indeks pembangunan manusia (IPM/HDI) Indonesia masih rendah (pada posisi 111 di bawah Palestina, Turkmenistan, Fiji, Syria, El Salvador, Filipina, dan Algeria); untuk ASEAN berada di urutan keenam setelah Singapura, Brunai, Malaysia, Thailand, dan Filipina. Juga tingkat pendidikan masih rendah (55 persen tak tamat SD, buta aksara Latin 8,4 juta -5,46 persen adalah perempuan di atas 40 tahun, dan setiap tahun anak Indonesia berpotensi buta aksara Latin yang umumya berada di daerah terpencil). Kedua, peruntukan anggaran yang dikelola daerah melalui APBD, kalau mau jujur diakui, lebih banyak diserahkan sepenuhnya berdasar kepentingan politik fragmatis dari para elite pengelolanya. Alokasi dana untuk pembangunan pun sangat kecil, yakni rata-rata hanya 20 persen, dan selebihnya tersedot untuk porsi pembiayaan aparatur, struktur, dan belanja lainnya. Dalam mengalokasikan dan

menggunakan uang, para pejabatnya bergantung pada selera masing-masing yang dikompromi melalui forum pertemuan (rapat, sidang, dan sejenisnya) antara eksekutif lokal dan DPRD. Maka, barang-barang mewah pun, seperti mobil, bangunan kantor yang megah, peralatan kantor yang seba luks, perlengkapan rumah jabatan yang mewah, atau bahkan rumah mewah milik pribadi pejabat lengkap dengan koleksi mobilnya, mondar-mandir di daerah dan Jakarta, bahkan termasuk ke luar negeri; menjadi bagian dari tontonan menarik dari masyarakat lokal. Sementara di sekitar mereka, di dalam masyarakatnya, masih demikian banyak orang atau keluarga yang miskin alias menderita. Untuk biaya makan dan atau sekolah anak-anak pun masih demikian sulit menanggulanginya. Namun, para warga bangsa di akar rumput itu tidak berdaya, seolah-olah mereka tidak berhak atas anggaran negara yang dikelola pemerintah. Sehingga, dengan teganya mereka dibiarkan saja. Ya, apa boleh buat. Anggaran yang dialokasi oleh dan untuk para elite itu sudah dilegitimasi secara politik oleh DPRD, dan disetujui secara berjenjang melalui konsultasi dengan pejabat pemerintah satu level di atasnya (kabupaten/kota konsultasi ke pemerintah provinsi, dan pemerintah provinsi konsultasi ke Kementerian Dalam Negeri).

Ketiga, dan ini yang terpenting, tujuan pembangunan nasional seperti yang tercantum dalam konstitusi kita sebenarnya merupakan fungsi utama pemerintah daerah otonom. Setidaknya, terdapat dua tujuan negara kita yang secara sadar harus memerankan daerah untuk secara maksimal mewujudkannya, yakni terkait dengan penc i p t a a n k e s e j a h t e r a a n umum (rakyat) dan upaya pencerdasan bangsa. Kalau daerah tetap dibiarkan dikelola secara amburadul seperti sekarang ini, agaknya, kita hanya akan terus bermimpi, sulit mewujudkan tujuan kita bernegara. Apalagi, seperti yang sudah disepakati dan menjadi agenda pemerintah, tujuan pembangunan milenium (Mil l e n i u m D e v e l o p m e n t G o a ls/MDGs), ditargetkan pencapaiannya pada 2015. Sebab, semua itu baru bisa terjadi apabila setiap pemerintah daerah melaksanakan agenda pembangunan secara terarah. Dalam konteks ini, sebenarnya haruslah disadari bahwa setiap rupiah yang digunakan pemerintah, perlu dipastikan out put-nya terkait dengan upaya pencapaian tujuan kita bernegara itu. Tanpa membangun kesadaran awal yang diikuti dengan langkah kebijakan dan strategi manajemen pemerintah daerah otonom yang baik, sebenarnya kita tidak boleh marah kalau dikatakan bahwa pemerintahan sekarang

Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur: Hesti Prastyani, Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati. Asisten Redaktur: Arief Nur Rahardian Sidiq, Sekretaris Redaksi/Persh: Kharisma Dewi. Kota Tegal: Hermas Purwadi, M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan. Brebes: Abidin Abror. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Agus Wibowo Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Ali Basara, Moh. Hasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, Dian Prayudi Aji, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Moch. Arifin (Manajer Tegal), Yully Trieyani, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Yuyuk Darwati, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: Anang Bastomi. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

YTH. Bapak Bupati primen kyeh jalan neng Desa Ujungrusi sepanjang 2 km pada groak. Tulung dihotmik apa ngaspal biasa. Tulung perhatikna pak. 085879864xxx

Cermin Indonesia Mundur

Kapan Caire? NGAPUNTEN nggih pa/bu sing ngurusi TF GTT kayane kapan caire kayong suwe temen, diwein ngerti ya kena oh metu ne kapan? Maturnwun Radar, sampekena ya. 081542138xxx

INDONESIA terkasih. Sekarang jelang hari kemerdekaan tdk ada lagu2 pahlawan dan 17 Agustus an. Dulu kurang 3 mg hari ‘ h ‘ sudah berkumandang di radio2 dan mall. Skarang tdk lagi. Itulah cermin kalau indonesia mundur. Generasi muda tdk tahu dan kenal lagi. Kembali ke tingkat tertinggi negara... Merdeka... 08164254xxx

Ora Salah Kawin KUA/Depag Kota Tegal bar bada delat maning musim kawin. Ana pan ngedumel maring lebe Kel. Kraton nyuwun tindakne endah warga ora keder karo digorohi, dongene lebe sing d pecat mesi nrima wong sing pan kawin ning sing anyar wargane durung pada ngarti, tlung pak d mein pengarahan tiap2 RT endah pada ngerti wargane lebe asli ora salah daftar arep kawin mring lebe/pengulu. 081902380xxx

Tidak Dapat Tunjangan KEPADA Yth: Bapak/Ibu Anggota DPRD Kab. Tegal, kenapa kami penjaga SD wiyata bhakti tidak pernah mendapat tunjangan semacam insentif atau fungsional padahal kami juga sama-sama bekerja dan kami juga bekerja selama 24 jam. tolong perhatikan nasib kami. kami hanya mendapat honor 100rb/perbulan. terima kasih atas perhatianya. 083861384xxx

Modale Dengkul

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 33.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

Kangge Ucapan Lebaran KANGGE Radar Tegal, nuwun sewu. Mangke ne sampun caket kalih lebaran, teng koran di dekeni kolom kangge sms ucapan lebaran. Supados saged ngucapaken lebaran. Matur nuwun. 085742911xxx

Nggo Keperluan Dewek AKU pan lapor Radar baelah lewat ngresula, mumpung lg musim ADD pan pada cair. Kyeh? Bupati/ Kejari, bener apa sing diomongna wong lia, dana ADD, akselerasi, lan lia2ne, akeh sing go keperluane lurahe dewek. Ora go mbangun, ora disalurna sesue juplake. Gawene SPJ tulisane pada ngarang tok. Kades sing mbalelo wewenange sapa donge? Loken KPK? Trim’s Radar. 085726288xxx

Keprimen Donge

Apa Ada Aturannya NYONG pan melu wadul yawa! Critane wong desa pengin taat hukum, umur 17 taun gawe KaTePe eh jebul nulisé tanggal bulan salah, bareng pembetulan / buat lagi dikenai biaya ul ang dan denda. Ujung2e rakyat dadi korban, tolong kyeh dibina ptugas di kecamatan. 085642884xxx

Apa Sih Resepe PAK Bupati Tegal i love you njenengan wibawa nemen aku salud karo njenengan apa sih resepe pak? 081911655xxx

Gawe Akte Larang YTH. Direktur Radar Tegal di tempat. Saya mau bertindak tp hanya orang

*) Laode Ida, sosiolog, wakil ketua Dewan Perwakilan Daerah.

bgt.gaji cm buat byr iuran tok.dijanjiin masuk data base smp skrg blm ada kbrny.Gmn ni pak bupati,dinkes,dan BKD Kab.tegal?jgn cuma mmbrkn janji manis,kami jg bth buktinya skrg. 081902310xxx

Dalan Pada Groak

AK juwet nemen karo mini mrkt sing saiki akeh nemen. Pan dodol rokok, sembako, koran dll kalah saing, ma’lum kae modale gede lah ak modal dengkul. Tolong dibatesilah... 081542115xxx

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal

ini berada pada posisi out of the track, bahkan pada tingkat tertentu akan terus gagal mengelola negara. Fungsi pemerintah nasional, dengan demikian, sangat krusial atau sangat penting. Kalau selama ini, atau hingga sampai hari ini, pemerintah nasional hanya begitu sibuk mengurus dirinya sendiri, bagi-bagi jatah jabatan dan kekuasaan dengan konsekuensi materinya; hal itu haruslah segera diakhiri. Presiden SBY harus mampu memfungsikan semua aparatnya (di jajaran eksekutif) untuk mengembangkan berbagai instrumen serta melakukan supervisi untuk memastikan bahwa pemerintah daerah otonom bisa menunjukkan agendanya yang secara bertahap terukur dengan pasti langkah pencapaian kesejahteraan rakyat dan atau pencerdasan bangsa. Apalagi, saat-saat sekarang, setelah Presiden SBY menyampaikan pidato nota keuangan di hadapan DPR dan DPD pada 16 Agustus lalu, dan daerah juga sedang mempersiapkan agenda pembangunan serta anggaran untuk 2011 nanti. Maka, pihak Jakarta seharusnya lebih proaktif mendeteksi apakah pokokpokok kebijakan pembangunan di daerah sudah sinkron dan atau selaras dengan tujuan negara atau pencapaian target MDGs kita. (*)

GRAFIS: DWI NANDA P/RATEG

kecil, kmrin saya lihat diredaksi anda tptnya diunek” masy. Saya minta kpd DPRD yg ngrusi bgian Catatan Sipil, Knp dl pd saat ada pembuatan Akte Kelahiran massal di Desa Lengkong itu biayanya sangat mahal ke-1 40 rb & ke2 60 rb pdahal di Ctatan Spil sndr itu hanya 25 rb dan jdnya itu 2 minggu, tapi kenapa di desa kami yang cukup mahal s/d ada yg belum jadi, padahal sudah hampir 3 bulan lebih. 085742756xxx

THR Delat Maning! PAK Wali dongen yen pan bada sing mei THR maring preman2, SAT POL PP ana apa sapa sih? Bisane yen pan bada pd nyaluki THR maring wong do2l? Sing ko2n sapa kuwe! SAT POL PP pa raisin

muter2 nyaluk THR maring wong do2! Domongi owh P Wali! Di muat ya ngresula! 087868674xxx

Sedelat Maning Bada PAK polisi delat maning kan bada, tulung atur dlane ben rapi soale bada kurang 5 dina dalan neng Banjaran sesek nemen. 087830256xxx

Belum Ada Kabarnya NGAPUNTENE melu ngresula.gmn nh nasib bidan PTT Kab.tegal,ktny gaji mau naik kq smpe skg ga ad buktinya?udh gitu gaji keluar ga tentu tngglnya,di tmbh iuran wajib bnyk

KEPIBEN donge Dikpora Kab Tegal. Wong mutasikena pns. sakepenake dewek. wong penjaga sekolah ko di jabut kaya suket teki. akibate sekolah akeh sing ora duwe penjaga. ko sekolahe go umah kalong ouh. malah kantor 2 pemdah padah luwi penjaga.kaya panti tuna jompo.mendingan di mutasi maring kelurahan bae gon dadi linmas. He, he, he... 087830285xxx

Sing Dodol Jarang PDAM pimen seh, banyu ledeng nang jl teri wes ora metu 1 minggu kie ari di takoni ana perbaikan jawabane, apa maning puasa sing dodol banyu jarang. 02833398xxx

Bocor Ora Dibenerna AKU pan ngresula karo Pak Ikbal. Bisane pipa PDAM sing bocor nang Jl. Sriti ora dibenerna. Padahal saben wulan ana petugas pencatat sing liwat mono. Apa ora weruh? Tlng dibenerna eben PDAM ora rugi. 081911510xxx

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS 08159440722, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Bagi tiga pengirim Ngresula yang beruntung masing-masing mendapatkan dua dus (200 gr) susu bubuk kedelai produk AFIS Tiap Harinya. Produk tersebut dapat diambil di Kantor Radar Tegal dengan menyerahkan fotocopy KTP dan menunjukan no HP anda.


CMYK

JUMAT, 27 AGUSTUS 2010

METROPOLIS RADAR TEGAL

3

Penukaran PEMBUKTIAN TEGAL Uang Tak Dibatasi Trismanto (42), Juara I Tingkat Nasional Lomba LKT Penilik PLS

Rata-Rata Rp 2 M Per Hari

NAMA Kota Tegal dan Jawa Tengah (Jateng) kembali menggaung di kancah nasional. Ini setelah karya tulis salah seorang perwakilannya dinobatkan menjadi yang terbaik dalam Lomba Karya Tulis (LKT) Penilik Pendidikan Luar Sekolah (PLS) pada Jambore 1.000 PTK PNF 2010 di Surabaya Jatim, 28 Juli sampai 2 Agustus lalu. Dia adalah penilik PLS Kota Tegal yang ditugaskan di UPTD Tegal Barat Trismanto. Sebelumnya dia memenangkan lomba yang sama mewakili kecamatan di tingkat kota. Kemudian dilanjutkan di tingkat yang lebih tinggi yakni provinsi mewakili Kota Tegal di Semarang, 7 sampai 10 Juli lalu. Lantaran menjadi yang terbaik di tingkat provinsi, lelaki kelahiran Klaten, 27 April 1968 itu berhak melaju ke tingkat nasional, mewakili

SEPERTI tahun-tahun sebelumnya, menjelang lebaran Bank Indonesia (BI) membuka pelayanan penukaran uang bagi masyarakat. Namun tahun 2010 ada sedikit perbedaan. Tahun sebelumnya penukaran dibatasi maksimal Rp 7 juta perorang perhari. Sedangkan sekarang BI membebaskan masyarakat untuk menukarkan uangnya berapapun jumlahnya akan dilayani. Selain itu pada 2009 lalu, pela-

yanan penukaran uang setiap hari dimulai 2 pekan sebelum lebaran. Sementara tahun ini pelayanan dibuka 3 minggu sebelum hari H. Deputi Pimpinan BI Tegal, Ilhannudin Wahab mengatakan, mulai 18 Agustus sampai dengan 8 September pelayanan dibuka setiap hari. Mulai pukul 09.00 sampai dengan 12.00 WIB untuk nomer terakhir. Penukaran juga bisa dilakukan di seluruh perbankan yang ada. Jadi masyarakat nasabah bank tidak harus datang langsung ke BI untuk menukarkan uang. ke hal 9 kol 1

ke hal 9 kol 1

DIJAMU MENTERI – Para juara lomba dalam Jambore 1.000 PTK PNF 2010 saat bertemu Mendiknas Muhammad Nuh. ADI MULYADI/RATEG

ADI MULYADI/RATEG

SEPI - Meski jumlah penukaran meningkat, tetapi penukar yang datang ke Kantor BI Tegal justru menurun.

Ospek Dikelola Kampus Diprotes Siapkan Penanganan Kawasan Rawan

EKONOMI

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

JEMURIKAN – Sejumlah perajin ikan asin menjemur ikan setengah jadi hingga kering dengan mengandalkan panas matahari.

Permintaan Ikan Asin Meningkat PERMINTAAN ikan asin Tegal dalam sebulan terakhir terus mengalmi peningkatan. Jumlah tersebut sebagian untuk memenuhi konsumsi lokal dan sisanya dikirim ke luar kota. Sejumlah perajin ikan asin mengaku jika tingginya permintaan menjelang lebaran merupakan tren tahunan. Hanya saja, tidak setiap hari bahan baku berupa ikan berukuran sedang dan kecil bisa didapat. Sutanto, salah seorang perajin ikan asin di Muarareja mengatakan, permintaan ikan asin baik dari dalam maupun luar kota meningkat dibandingkan hari biasa. Dalam sehari, dia mengaku bisa menjual lebih dari 50 kilogram ikan asin baik ke pedagang lokal maupun luar kota. ke hal 9 kol 5

RESES Posko Pengaduan Pendidikan WALAUPUN Pemkot Tegal membuat program pendidikan gratis, baik melalui Bantuan Operasional Sekolah (BOS) maupun pengguliran dana dari APBD Kota Tegal untuk mendukung program pendidikan gratis, namun kenyataan di lapangan ternyata masih banyak pungutan liar (pPungli) yang dilakukan sekolah. Untuk menekan praktek pungli, warga minta Pemkot dan DPRD membentuk posko pengaduan pendidikan. Hal ini mencuat saat reses anggota DPRD Kota Tegal Abas Toya Bawazier SE, Selasa (24/8) petang. Ketua RT 4 RW IV Kelurahan Kraton Rianto mengatakan dengan dalih uang komite sekolah, atau melalui legitimasi komite sekolah melakukan tarikan atau pungutan, tanpa melihat kemampuan orang tua siswanya. Dan itu terkadang wajib, sehingga orang tua siswa terpaksa susah payah mencari pinjaman agar bisa membayar pungutan tersebut. Padahal saat ini pemerintah sedang menggembar gemborkan pendidikan gratis, tapi program tersebut dihianati langkah sekolah yang melakukan pungutan. ke hal 9 kol 1

CMYK

HARI pertama pelaksanaan ospek di Kampus Universitas Pancasakti Halmahera diwarnai aksi unjuk rasa puluhan mahasiswa FKIP, Kamis (26/8) siang. Dengan membentangkan spanduk puluhan mahasiswa tersebut berkoar di depan Kantor Fakultas Ilmu Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan untuk menggugah kehadiran Pembantu Dekan III Bidang Kemahasiswaan. Aksi yang didukung Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) tersebut mengusung satu tuntutan untuk mengembalikan kendali pelaksanaan ospek pada mahasiswa. Korlap Aksi Hardis menyatakan pelaksanaan ospek yang diambil alih pihak kampus menggambarkan ke hal 9 kol 5

SEPEKAN menjelang digelarnya operasi kemanusiaan Ketupat Candi 2010 jajaran Polres Tegal Kota tengah mempersiapkan saran dan upaya penanganan kawasan rawan, baik rawan macet maupun rawan pelanggaran lalu lintas. Diharapkan selama operasi kemanusiaan tersebut berjalan, pihaknya mampu memberikan pelayanan terbaik bagi pemudik yang melintas di wilayah hukumnya. Kapolresta AKBP Drs Kalingga Rendra Raharja SE melalui Kabag Ops Kompol Endang Zaenal Mus-

taqim menyatakan upaya penanganan kawasan rawan akan terbagi dalam bentuk rekayasa manajemen, dikmas, dan gakkum. “Untuk rekayasa manajemen kawasan rawan macet kita akan berupaya melakukan langkah pengalihan arus dan pemasangan pembatas jalan seperti tahun sebelumnya. Sementara upaya dikmas kita akan melakukan penerangan kepada sopir bus dan angkot terkait himbauan tertib lalu lintas. Dan untuk gakkum tentunya ke hal 9 kol 1

HERMAS PURWADI/RATEG

SAMPAIKAN ASPIRASI - Puluhan mahasiswa FKIP UPS berunjuk rasa menentang kebijakan birokrasi kampus.

Antisipasi Lonjakan, Pemkot Gelar PM KENDATI harga beberapa bahan pokok dipasaran mengalami sedikit penurunan, Pemkot Tegal tetap menggelar Pasar Murah (PM). Ini dilakukan guna membantu masyarakat kurang mampu, karena masih ada kemungkinan harga kembali naik menjelang lebaran. Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UMKM perindag) R Supriyanta mengatakan PM dilaksanakan mulai Senin (30/8) hingga Kamis (2/9) nanti di tiap-tiap kantor kecamatan.

“Detailnya Senin (30/8) di Tegal Timur, Selasa (31/8) Tegal Selatan, Rabu (1/9) Margadana, dan Kamis (2/9) Tegal Barat,” katanya, Kamis (26/8). Dijelaskan, total paket sembako per kecamatan 1.000 kantong, dengan nilai Rp 32 ribu perkantongnya. Namun ini akan dijual seharga Rp 20 ribu perkantong, karena pemkot mensubsidinya Rp 12 ribu perkantong. Setiap kantongnya berisi, beras 2 kg, gula pasir 0,5 kg, teh 1 pak, minyak goreng curah 0,5 liter, mi

instan 3 bungkus, dan kecap 1 botol kecil. Sistemnya menggunakan kupon yang dibagikan melalui kelurahan, RW dan RT masingmasing. Jadi bagi masyarakat yang tidak memiliki kupon tidak bisa mendapatkan sembako murah tersebut. “Dalam PM nanti tidak hanya paket sembako saja. Tetapi ada juga pakaian-pakaian yang dijual masyarakat. Hanya saja harganya tidak disubsidi oleh pemkot,” jelas Supriyanta. ke hal 9 kol 5

HERMAS PURWADI /RATEG

PAPARAN - Kapolda Irjen (Pol) Edward Aritonang (kiri) tengah menyimak paparan persiapan personil menjelang operasi kemanusiaan.

Lomba Fashion Show Busana Muslim SMAN 3 Tegal

Tetap Semangat Berkompetisi Meski Perut Keroncongan Selama bulan Ramadan OSIS SMAN 3 Kota Tegal menggelar beberapa rangkaian kegiatan. Satu di antaranya adalah peragaan busana atau fashion show busana muslim, Kamis (26/8), di Lapangan Sekolah. Seperti apa pelaksanaannya? LAPORAN: ADI MULYADI

ADI MULYADI/RATEG

BERAKSI - Salah seorang peserta melenggak-lenggok di atas cat walk untuk memikat perhatian juri dan penonton.

SORAK-SORAI ratusan siswa yang berkumpul di lapangan terdengar memekakan telinga. Terik mentari yang menyengat seakan tidak dirasakan mereka. Semua mata menuju pada satu pandangan yakni panggung yang

berbentuk leter H. Bak model profesional, satu persatu peserta berjalan diatas cat walk minimalis dengan diiringi irama lagu-lagu Islami. Mereka memamerkan busa yang dikenakannya di hadapan para dewan juri. Namun dari sekian banyaknya peserta, tak jarang dari mereka yang terlihat asalasalan. Yakni hanya berjalan tanpa menunjukan keanggunan busana yang dikenakannya. Beberapa diantara peserta juga masih ada yang terlihat malu-malu. Sehingga ketika di atas cat walk hanya tertunduk sambil cengengas-cengegnges. Namun tak sedikit juga, peserta yang dengan penuh percaya diri melenggaklenggokan tubuhnya, guna memikat mata para juri.

Ketua Panitia Lomba Abdu Robbi mengatakan total peserta yang mengikuti lomba 48 anak. Mereka adalah perwakilan setiap kelas yang ada. “Tapi tidak semuanya, ada pula kelas yang tidak ikut ambil bagian dalam lomba ini,” katanya singkat. Pelaksanaan lomba dimulai pukul 09.00 WIB. Dewan juri yang menilai adalah jajaran guru SMAN 3 sendiri. Penilaiannya ada dua yaitu individu dan pasangan. Untuk juaranya diambil tiga yang mendapatkan nilai tertinggi. Ketua OSIS SMAN 3 Tri Iswoyo menambahkan ini merupakan kegiatan rutin tahunan setiap ramadan. Kegiatan tidak hanya lomba busana saja, tetapi masih banyak lagi kegiatan lainnya di bulan suci ini. ke hal 9 kol 5


PEMALANG

4

JUMAT 27 AGUSTUS 2010

RADAR TEGAL

Sekda Penerus Sementara Bupati

KAFE RAMADAN Kebaikan Sejati Tidak Terletak pada Penghambaan DALAM sebuah hadist Qudsi (ungkapan Allah yang redaksinya dari nabi) Nabi Muhammad SAW menjelaskan pada hari kiamat nanti, Allah akan mendakwa umat manusia. Ia berfirman, “Wahai hambaku dahulu aku lapar, tapi kalian tidak memberi aku makan. Dahulu aku telanjang, tetapi kalian tidak memberi aku pakaian. Dahulu aku sakit, tapi kalian tidak memberi ku obat. Manusia menjawab. “Ya Allah, Bagaimana mungkin kami memberimu makanan, pakaian dan pengobatan, dok.radar pemalang padahal engkau adalah Robbul Alamin M Noor Fuad yang maha kaya.” Lalu Allah berfirman “Dahulu ada hamba ku yang kelaparan, tidak berpakaian dan sakit, tapi tidak kalian perhatikan. Seandainya kalian datang dan bantu mereka, Pasti kalian dapatkan aku disitu.” Hadist ini menunjukan bahwa Allah SWT sangat mengutamakan, manusia untuk melakukan ibadah yang berdimensi sosial. Dalam hadist ini Allah mengibar dirinya sebagai “seseorang” yang kelaparan, sakit, dan miskin apa-apa untuk “menolong” Allah manusia tidak ditututnya supaya hanya mengisi masjid, memperbanyak ibadah sholat sunah dirumah. Menyendiri menjauh dari masyarakat sekelilingnya. Allah mengutamakan ibadah sosial dengan terlibat langsung dalam denyut nadi masyarakat itu sendiri. Allah menekankan bahwa jalan untuk mendekatinya adalah dengan mengeyangkan orang-orang yang lapar, Memberi pakaian dan pengobatan untuk orang-orang yang lemah tak berdaya. Puasa sangat dengan praktik pertapaan yang dilakukuan oleh orang-0rang yang ingin mendapat “wangsit”. Puasa tidak mengajakran umat islam untuk mengasingkan diri (uzlah). Tetapi tetap hidup dan membaur di tengah masyarakat dengan melakukan berbagai aktivitas sosial. Dalam surat Al Baqarah 2: 177-Al Qur’an menegaskan, bahwa kebaikan sejati tidak terletak pada penghambaan diri manusia kepada Allah dengan melaksakan ibadah mabdbah saja, menghadapkan wajah ke timur atau kebarat. Tetapi dengan meningkatkan kepudilian sosial kita, diantara macam-macan ibadah yang disebutkan dalam ayat ini adalah memberikan harta yang dicintai kepada kerabat, anak yatim, dan orang miskin, musafir yang memerlukan pertolongan, pemintanibta, membantu orang yang ingin memerdekakan dirinya dari perbudakan, membayar zakat. Menepati janji dan bersabar dalam pebederitaan inilah ciri-ciri orang yang beriman secara benar dan sejati serta orang yang bertaqwa. Orang yang melaksanakan ibadah juga bisa terjebak ke dalam kesalahan fatal manakala ibadahnya tidak memberi bekas dalam kehidupan sosialnya. (*)

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

RAKOR - Rakor ekonomi keuangan dan industri digelar di Sasana Bahkti Praja Pemkab Pemalang.

Harga Sembako Turun Dari Rakor Ekonomi, Keuangan dan Industri PEMALANG - Kondisi umum Kabupaten Pemalang setiap menjelang Idul Fitri terjadi peningkatan kebutuhan pokok masyarakat yang bermuara pada naiknya harga. Namun menjelang lebaran yang tinggal 14 hari lagi, terjadi penurunan harga pada beberapa komoditas sembako. Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan(Diskoperindag) Ir M Syahroni saat memaparkan kondisi ekonomi menjelang lebaran mengatakan, penurunan harga terjadi pada komoditas beras, gula pasir, telur ayam. “Keadaan yang diinginkan adalah terkendalinya harga dan tercukupinya permintaan kebutuhan pokok masyarakat serta tingkat harga dalam batas kewajaran terjangkau oleh daya beli masyarakat,” kata dia dalam rapat koordinasi ekonomi keuangan dan industri, Kamis (26/ 8). Harga beras rata-rata pada satu minggu sebelum lebaran

berdasarkan data di dinasnya mencapai Rp 6.500 per kilogram untuk jenis IR 64. Sedangkan data pada bulan puasa sampai tanggal 23 Agustus kemarin mencapai Rp 6.400. Demikian pula pada beras jenis Cisedane yang sebelumnya mencapai Rp 7.200, sekarang hanya Rp 7.150. Penurunan harga ini mencapai 0,96 persen hingga 1,54 persen. Untuk kebutuhan beras di Pemalang mencapai 10.986,2 ton per bulan dan pada bulan puasa menurun menjadi 10.176,6 ton sementara stok yang terkendali sebesar 11.966,5 ton berdasarkan data Bulog Sub Divisi Regional Pekalongan. Sementara untuk komoditas gula pasir menurut Roni sebelum bulan puasa harganya Rp 10.000 per kilogram, saat ini hanya Rp 9.600. Kebutuhannya setiap bulan mencapai 901,4 ton per bulan dan pada Idul Fitri ini diperkirakan kebutuhannya mencapai 1.144 ton dan stok yang terkendali mencapai 2.251,3 ton. Kebutuhan pokok lain yang harganya menurun adalah telur ayam yang pada sebelum bulan puasa mencapai Rp 14.583 per kilogram sekarang hanya Rp 14.275 per kilogram. Kabupaten Pemalang membutuhkan telur ayam setiap

bulannya 112,7 ton dan pada Idul Fitri membutuhkan lebih kurang 135,2 ton sementara stoknya ada 223,4 ton. Dengan kondisi ini, maka ketiga kebutuhan pokok tersebut pada Idul fitri ini dalam kondisi aman. Sedangkan kebutuhan pokok yang harganya naik terjadi pada komoditas minyak goren dari Rp 9.200 per kilogram menjadi Rp 9.450. Daging ayam ras dari Rp 23.000 menjadi Rp 23.667 per kilogram sedangkan daging sapi harganya masih stabil yakni Rp 60.000 per kilogram. Terpisah Ketua Komisi C DPRD Ujiyanto yang sebelumnya melakukan sidak ke pasar daerah mengemukakan penurunan harga terjadi karena pada saat sebelum puasa terjadi permintaan yang cukup besar sehingga harga mengalami kenaikan karena stok barang terbatas. “Saat ini harga menurun karena permintaan masyarakat juga turun sedangkan stok yang tersedia cukup banyak,” terangnya. Uut memperkirakan harga yang menurun tersebut akan kembali naik pada saat mendekati hari raya karena akan terjadi kenaikan permintaan kembali seiring musim mudik.(ali)

Dikatakan, modal utama sentra perikanan di Kecamatan Ulujami dimaksud meliputi tiga komponen. Masing-masing adanya budidaya kepiting di Desa Mojo, budidaya rumput di Desa Pesantren, serta produktifitas ikan bandeng. Dimana ketiganya sudah berjalan baik, namun pemasarannya belum terkoordinasikan. Sehingga nilai tambah yang dihasilkan petani dinilai masih jauh dari harapan. Budidaya kepiting lemburi atau kepiting soka misalnya, selama ini oleh petani hanya dipasarkan di kabupaten tetangga saja. Padahal bila dime-

nej pemasarannya, hasilnya akan memuaskan petani. Bahkan, oleh Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo, diberikan apresiasi khusus terhadap petani tambak akan budidaya kepiting yang cangkangnya lembut tersebut. “Hasil laboratorium, kandungan logam berat pada kepiting lemburi ini sangat bagus bagi kesehatan. Karena kandungan logam beratnya paling rendah dibandingkan kepiting daerah lain,” ungkap Sudaryono. Selain itu, kepiting lemburi di Desa Mojo lebih alami karena belum tercemar oleh limbahlimbah industri. (cw2)

diusung Partai Golkar. Rakor pun diteruskan dengan dipimpin oleh Sekda dan dua materi disampaikan diantaranya oleh Kepala Dishubkominfo Drs Budhi Raharjo MM dan Kepala Diskoperindag Ir M Syahroni. Dalam kesempatan tersebut dari Pertamina Denpo Tegal juga diminta menyampaikan kesiapannya dalam menghadapi lebaran 2010 ini. Sementara itu, dua peserta rapat memanfaatkan rakor tersebut untuk menyampaikan beberapa hal diantaranya dilakukan oleh Ketua MUI Drs KH Maun Masud dan Ketua PD Muhammadiyah dr H Mahrus. Ketua PD Muhammadiyah menanyakan mengenai banyaknya orang yang mabuk minuman keras saat lebaran. Mengenai hal tersebut Wakapolres Kompol Wiyoto menyampaikan polisi sudah melakukan razia terhadap keberadaan miras di masyarakat. Namun demikian persoalan tersebut menjadi dilema bagi Polri karena produsen minuman tersebut masih berdiri dan syah sesuai hukum negara, sedangkan minuman yang dijual. (ali)

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

DKP Serius Garap Minapolitan PEMALANG – Potensi besar bidang perikanan dan budidaya mangrove di Kecamatan Ulujami akan digarap secara serius Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pemalang. Yakni dengan mewujudkan harapan sebagian besar masyarakat di Kabupaten Pemalang akan minapolitan. “Banyak produk dan sentra di bidang perikanan yang sudah berjalan dengan baik, ini modal utama dalam mengembangkan minapolitan,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pemalang, Ir Sudaryono, kepada Radar diruang kerjanya, Rabu (25/8) kemarin.

PEMALANG - Rapat koordinasi ekonomi keuangan dan industri yang dilaksanakan di Sasana Bhakti Praja Pemkab Pemalang, Kamis (26/8) diikuti oleh pimpinan SKPD, Polres, Kodim dan potensi masyarakat. Rapat dipimpin oleh Bupati HM Machroes SH dan menghadirkan pemapar materi dari Polres, Dishubkominfo, Diskoperindag, serta Pertamina. Saat pemaparan materi dari Polrres Pemalang yang disampaikan Wakapolres, Kompol Wiyoto SPd selesai, Bupati HM Machroes berpamitan karena ada keperluan penting. “Saya masih ada yang harus saya kerjakan sehingga untuk memimpin rapat ini agar diteruskan oleh Sekda, H Sumadi Sugondo,jadi ini adalah penerus saya sementara,” kata bupati yang disambut semangat peserta rapat. Meski maksud bupati adalah penerus dalam memimpin rapat, namun sebagian peserta menerjemahkannya sebagai penerus kepemimpinan karena Bupati HM Machroes tinggal beberapa bulan lagi menjabat dan Sekda H Sumadi Sugondo adalah balon bupati yang akan

MENYAPU - Anggota TNI Kodim 0711 menyapu Pasar Buah dan Sayur dalam kegiatan HUT Korem 071 Wijaya Kusuma.

Kodim Gelar Karya Bhakti

SUMITRO/RADAR PEMALANG

KONSERVASI BAKAU – Dua petani Dukuh Karangsambung, Desa Mojo, Kecamatan Ulujami, tengah memasang papan larangan menangkap kepiting di lingkungan hutan bakau.

PEMALANG - Dalam rangka HUT ke-49 Korem 071/Wijaya Kusuma, anggota TNI Kodim 0711 Pemalang melakukan kegiatan Karya Bhakti. Kegiatan tersebut berupa membersihkan fasilitas umum yang dilakukan serentak pada Kamis(26/8), baik di kota maupun di kecamatan yang dilakukan oleh Koramil. Komandan Kodim 0711 Pemalang Letnan Kolonel(Letkol) Infanteri Bambang Siswanto melalui Kasdim Mayor Infanteri Sakri mengemukakan, kegiatan membersihkan fasilitas umum

dilakukan di Pasar Buah dan Sayur Pemalang. “Untuk personil Kodim melakukan bersihbersih fasilitas umum di Pasar Buah dan Pasar Pagi,” kata dia didampingi Pasiter. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB itu melibatkan 250 personil TNI, baik yang di kota maupun di koramil-koramil. HUT ke-49 Korem 071/Wijayakusuma itu sendiri akan dilakukan pada tanggal 1 September 2010. Sedangkan kegiatan karya bhakti merupakan kepedulian TNI. (ali)


METROPOLIS

JUMAT 27 AGUSTUS 2010

5

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING Hotel Bahari Inn Tegal Hotel Karlita Orange Karaoke

(0283) 343399 (0283) 358050 (0283) 322022

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Jum’at dan Sabtu Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

Warga Persoalkan Pengambilalihan PENGAMBILALIHAN eks bengkok oleh Pemkot Tegal di sejumlah Kelurahan Kecamatan Tegal Selatan dipertanyakan warga. Pasalnya, sesuai peruntukan awal, bengkok adalah untuk kesejahteraan masyarakat. Namun setelah masuk ke wilayah kota, keberadaan eks bengkok bukan lagi untuk masyarakat. Ini terungkap dalam reses anggota DPRD Kota Tegal Nursholeh, Rabu (25/8) petang. Salah seorang Mantan Lurah Kanapi mengatakan agar dapat membantu masyarakat setempat, dia meminta DPRD mendesak Pemkot untuk mengembalikan pemanfaatan awal eks bengkok. Bukan sepenuhnya diambil alih Pemkot, tapi masyarakat sekitar tidak bisa menikmati keberadaan eks bengkok tersebut. “Kami berharap usulan ini bisa direspon, dan diperjuangkan DPRD Kota Tegal. Sehingga keberadaan eks bengkok benar-benar bermanfaat bagi masyarakat sekitar, khususnya untuk peningkatan kesejateraan,” kata Kanapi. Di tempat sama Carimun mengungkapkan agar tingkat baca sekaligus dapat mendukung

Tegal Cerdas 2011, dia meminta agar perpustakaan tidak terfokus di Perpustakaan Daerah. Karena lokasinya yang cukup jauh, sehingga hanya sebagian masyarakat yang bisa berkunjung dan membaca buku di Perpusda. Untuk itu, pada tahun 2011 Pemkot harus membuka perpustakaan di semua kantor kelurahan. “Dengan adanya perpustakaan di kantor kelurahan, maka kami yakin dapat meningkatkan tingkat baca. Dan secara tidak lansgung, program ini juga dapat mendukung Tegal Cerdas tahun 2011 mendatang,” ungkapnya. Menanggapinya Nursholeh menjelaskan terkait pengembalian pemanfaatan eks bengkok, dia akan berkoordinasi dengan Bagian Tata Pemerintahan. Karena yang lebih tahu persis soal pemanfaatan eks bengkok adalah bagian Pemerintahan. Kalau memungkinkan, dia setuju soal usulan pemanfaatan eks bengkok untuk kesejahteraan masyarakat. “Terkait perpustakaan sampai ke kelurahan, kami siap mengawalnya. Apalagi Pemkot sudah merencanakannya, sehingga tinggal realisasinya,” ujar Nursholeh. (hun)

M SAEKHUN/RATEG

BERI PENJELASAN - Anggota DPRD Nursholeh memberi penjelasan saat pelaksanaan resesnya.

Bank dan Toko Mas Dijaga UPAYA memberikan jaminan rasa aman serta mempersempit pelaku kejahatan perbankan ditempuh Sat Rerskrim Polres Tegal Kota dengan menerjunkan Unit Lapangannya. Penempatan personil Unit Lapangan kali ini terfokus di areal perbankan serta toko emas. Giat yang masih terangkum dalam sandi Operasi Cipta Kondisi tersebut juga di-back up Satuan Intelkam. Kapolresta AKBP Drs Kalingga Rendra Raharja SE melalui Kasat Reskrim AKP Heriyanto SH menyatakan untuk memperkuat kinerja Unit Lapangan bentu-

kannya, dia juga akan mengoptimalisasikan Unit Sidik yang ada. “Personil Unit Sidik yang selama ini banyak berkecimpung di dalam ruangan kantor akan kami posisikan untuk terjun ke lapangan bila tidak sedang melakukan penyidikan. Setidaknya dengan semakin banyaknya personil yang ada di lapangan, upaya meningkatkan pantauan gerak gerik pelaku kejahatan bisa terdeteksi dini,” tegasnya, Kamis (26/8) kemarin. Terkait tren kejahatan jenis curat yakni pencurian dengan pemberatan, dia mengaku bela-

kangan ini masih didominasi dengan kejahatan pecah kaca mobil. “Dari tiga kasus, setelah kami dalami justru kejadian ini banyak menimpa kaca mobil jenis Inova. Di sinilah kami berupaya melakukan penyelidikan dan menghimbau warga mewaspadai tren baru ini.” Terpisah Kabag Ops Kompol Endang Zaenal Mutaqim menyatakan Ops Cipta Kondisi yang dilaksanakan sejak awal Ramadan hingga seminggu jelang lebaran juga di-back up jajaran Polsek Kota dengan sasaran antisipasi curanmor, curas, dan curat. (her)

AKTIVASI OTAK TENGAH DAPAT MENGAKTIF INDERA KE 6

KESEHATAN Warga masih Butuh Fogging WARGA RT 3 RW 6 Kelurahan Kejambon, Tegal Timur, Kota Tegal, Rabu (25/8), menyambut baik fogging atau penyemprotan di wilayah setempat. Fogging yang dilakukan petugas dari Puskesmas setempat juga dilakukan di beberapa titik untuk mencegah beredarnya nyamuk deman berdarah sehingga warga bisa beraktivitas di luar rumah dengan nyaman. Ketua RT 3 RW 6 Kelurahan Kejambon Joko Sundang mengatakan penyemprotan di wilayahnya dan beberapa lokasi lain merupakan respon yang baik dan cepat sehingga penyebaran nyamuk demam berdarah bisa ditekan seminim mungkin. Apalagi, di sekitar wilayahnya banyak terdapat saluran air atau kebun kosong yang mudah tergenang air saat hujan turun. Lokasi tersebut bisa saja menjadi sarang nyamuk yang bisa berkembang dengan cepat. Selain itu, sejumlah Sekolah Dasar (SD) juga berada di wilayahnya sehingga anak-anak bisa bersekolah dengan nyaman karena nyamuk demam berdarah beroperasi di pagi atau siang hari dan bsia saja hingga ke sekolah. Langkah yang cepat dalam mencegah penyebaran nyamuk membuat dia dan warga lainnya merasa tenang. Sejumlah petugas dengan beberapa alat semprot nampak bekerja serius meski di bawah terik matahari saat menjalankan ibadah puasa. Ke depannya, pihaknya juga berharap agar kegiatan serupa bisa dilakukan terus secara rutin sehingga penyebaran nyamuk demam berdarah atau lainnya bisa diberantas. Dia juga meminta peran serta aktif dari warganya untuk selalu menjaga kebersihan dan membuang atau mengbur barang bekas yang bisa menampung air sehingga menjadi sarang nyamuk. “Kami sangat mendukung foggingisasi karena bisa membunuh nyamuk dengan cepat hingga ke sarangnya,” katanya. Edi, warga sekitar juga menyambut baik upaya pemerintah melalui instansi terkait untuk melakukan penyemprotan di sekitar tempat tinggalnya. Tindakan tersebut diakuinya bisa memberikan rasa nyaman dan aman bagi warga akan bahaya gigitan nyamuk demam berdarah atau lainnya. Dengan demikian, lingkungan menjadi sehat dan bebas dari nyamuk serta jentik-jentik yang banyak hidup di saluran air serta genangan air yang ada di sekitar tempat tinggalnya. Apalagi sebentar lagi mendekati lebaran dan hujan maish sering terjadi sehingga warga bisa lebih nyaman beraktivitas di luar rumah. “Penyemprotan ini sudah lama kami nantikan dan diharapkan bisa menjadi kegiatan rutin,” terangnya. Antisipasi kemungkinan merebaknya demam berdarah memang harus diintensifkan lantaran pergantian musim tak menentu. (gun)

PENGUMUMAN LELANG Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara ( KPPN ) Tegal melalui KPKNL Tegal akan menyelenggarakan lelang non eksekusi terhadap bekas bangunan gedung KPPN Tegal Jl. Dr. Sutomo No. 66 Tegal sebagai berikut : No. Bangunan Gedung 1. 1 paket Eks KPPN Tegal

Luas ( M2) 1.503 (2 Lantai)

Harga Limit (Rp.) Uang Jaminan 87.765.000,-

50.000.000,-

Waktu / Tempat Lelang: Hari Rabu tanggal 01 September 2010, Pukul 09.30. WIB s.d. Selesai di AULA KPPN Tegal Jalan Kapt. Ismail No. 135 Tegal (Eks. KP.PBB Tegal) Syarat-syarat Lelang : A. Peserta Lelang wajib menyetor uang jaminan sebesar tersebut diatas melalui rekening KPKNL Tegal No. 0101-01-000603-30-1 pada PT. BRI (Persero) Tbk. Cabang Tegal paling lambat dan harus sudah efektif 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang . B. Peserta lelang wajib berbadan Hukum (Bergerak dibidang Jasa Konstruksi) C. Waktu Pembongkaran 15 hari sejak ditetapkan sebagai pemenang lelang dan apabila melebihi waktu yang ditentukan akan dibongkar paksa oleh pihak KPPN Tegal. D. Pelunasan paling lambat 3 (tiga) hari kerja setelah lelang, apabila tidak dilunasi maka dinyatakan Wanprestasi dan uang jaminan lelang disetor ke Kas Negara sebagai pendapatan jasa lainnya. E. Syarat dan ketentuan lainnya akan disampaikan dalam pelaksanaan lelang. F. Pelaksanaan peninjauan obyek/barang yang dilelang tanggal 30 Agt 2010 mulai jam 09.00 s.d. 12.00 WIB. Penjelasan lebih lanjut dapat menghubungi Panitia Lelang Telp. (0283) 350631 / 353224 atau KPKNL Tegal Telp. (0283) 324986, 325011. Tegal, 27 Agustus 2010 KPPN Tegal ttd Panitia

M SAEKHUN/RATEG

JAWAB PERTANYAAN - H Wardjo Rahardjo menjawab pertanyaan peserta reses terkait penyaluran air PDAM ke wilayah Jl Bali.

Pelayanan PDAM Kembali Dikeluhkan WALAUPUN berada di tengah kota, sebagian besar warga Jl Bali Kelurahan Mintaragen sampai saat ini belum bisa menikmati air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Sedangkan sebagian warga lainnya, justru belum tersambung sama sekali. Ini mencuat dalam reses H Wardjo Rahardjo, Rabu (25/8) petang. Atmo, warga Jl Bali mengatakan apakah karena tanah Pelindo, sehingga PDAM tak bisa mengalir. Padahal warga Jl Bali juga warga Kota Tegal, sehingga layak dan pantas juga ingin mendapatkan fasilitas dan imbas pembangunan. Salah satunya, penyaluran air bersih PDAM. “Kami sudah bertahun-tahun mengusulkan, tapi tak ada jawaban dan realisasi penyaluran air bersih PDAM ke Jl Bali. Padahal setiap tahun kontrak pemanfaatkan lahan yang kami tempati, selalu naik. Sehingga kami minta DPRD mau memperjuangkan aspirasi warga Jalan Bali, agar bisa menikmati pebangunan dan fasilitas yang ada,” kata Atmo. Hal senada diungkapkan Mathoes. Menurutnya air di Jl Bali tidak bisa dikonsumsi, sehingga warga sangat mem-

butuhkan air bersih PDAM. Namun setelah bertahun-tahun menunggu, hingga saat ini belum ada kejelasan kapan air PDAM bisa mengalir ke Jl Bali. “Karena tak bisa mengalir, maka untuk kebutuhan seharihari kami terpaksa membeli air grobakan. Padahal kalau dibandingkan tarif PDAM, harga air grobagan lebih mahal. Karenanya kami minta agar usulan ini direspon dan bisa direalisasikan secepatnya,” ungkap Mathoes. Wardjo Rahardjo di hadapan konstituennya menyatakan usulan soal penyaluran air bersih PDAM akan disampaikan kepada pimpinanan DPRD, agar ditindak lanjuti oleh alat kelengkapan DPRD yang berwenang. Karena sesuai tugas komisi, maka masalah PDAM menjadi tugas Komisi II. ”Selain masalah PDAM, kami juga akan menindak lanjuti usulan warga soal pemanfaatan Kali Bacin menjadi wisata air dan pengalihan pasar tiban dari depan gedung DPRD ke kawasan Kali Bacin. Sebab melalui anggaran yang cukup banyak, Kali Bacin sudah dikeruk dan saat ini kondisinya sangat memungkinkan untuk jadi wisata air,” jelas Wardjo. (hun)

PEMALANG. Setiap orang memiliki kemampuan Supranormal yang bermanfaat bila dilatih dan diaktifkan. Orang awam sering bilang kemampuan itu adalah Indra Ke Enam, biasanya dapat diatraksikan pada tingkat kepekaannya, seperti: Dapat membaca pikiran, mampu memiliki kekuatan yang terhingga menerbangkan benda, mata ditutup dapat membaca, melumpuhkan emosi seseorang. Zaman dahulu cendrung melakukannya dengan laku-laku ritual tertentu yang kadang menyesatkan secara syariat. Negara-negara maju seperti Amerika kini telah menerjemahkan itu semua dalam bentuk ilmu pengetahuan ternyata dengan aktifasi modern dengan pendekatan Ilmu Pengetahuan, kemampuan Indra Ke Enam itu dapat diaktifkan dengan melatih segala metode pemfokusan atau konsentrasi khas yang menyebabkan aktifnya Otak Tengah atau yang disebut dengan Lobus Temporal (Alam Konsentrasi Theta), merupakan daerah pendengaran (auditori) yang terletak pada daerah otak lobus temporal. Di daerah ini, kesan atau suara diterima dan diinterpretasikan dalam bentuk kepekaan visual Ekstra Sensorik (Indra Ke Enam) yang terletak pada ujung lobus oksipital yang menerima bayangan dan selanjutnya bayangan itu ditafsirkan. Adapun pusat pengecapan dan penciuman terletak di lobus temporal bagian ujung anterior, yang membuat seseorang memiliki Daya Indra yang plus, yang sangat bermanfaat dan dapat diperankan dalam segala aspek kehidupan. Aktifkan kemampuan Supernormal anda Seperti: Rahasia melihat

dengan mata tertutup, menebak angka, melemaskan besi, Pikiran menjadi Siaga, Tidak mudah stress dapat menyembuhkan diri dan orang lain bahkan menditeksi penyakit dengan getaran, mampu melakukan hal-hal yang luar biasa, seperti: mengobati via Telepon, mematahkan dragon, melemaskan besi, meremas logam jadi debu, menerbangkan lampu, mematikan lilin tanpa disentuh, memukul benda keras, membaca fikiran, telepati, Melihat Pencuri di Air, Melihat Memori Pikiran sendiri di tembok, merasakan Sensasi getaran listrik pada bagian tubuh yang sakit sebagai suatu proses terapi segala macam penyakit yang akan dirasakan oleh setiap peserta. Manfaat lain dari aktifasi ini juga dapat meningkatkan daya konsentrasi belajar dan kerja, menghipnosis seseorang dan menyembuhkan orang lain, mampu mengaktifkan Otak Tengah putra-putrinya agar tidak mudah sakit, meningkatkan kecerdasan, mengurangi kenakalan anak dan mengurangi anak yang terlalu hiperaktif. Sehingga Daya Supernormal yang dilatih pada program ini, sangatlah efektif dan positif bagi diri dan keluarga. Begitu pula dalam kehidupan rumah tangga semakin romantis dikarenakan peredaran darah kita semakin lancar sampai bagian vitalitas {pasutri}. Pegetahuan lainnya juga akan diajarkan Pengetahuan holistik/herbal seperti pengobatan 55 macam penyakit, membuat minyak “Ajaib” yg dapat memijat sendiri, Mengeluarkan duri, memperbesar keperkasaan, memperindah Payudara, Membuat Kapsul Herbal AURA (Unik, dapat meletup dalam

perut dan menyebarkan getaran penuh keseluruh tubuh), Merubah Aura & Suara (Penampilan Kepribadian). BONUS MATERI: Program Kemakmuran, Rahasia logis merubah diri Lebih Kaya seperti Cara beli 1 batang Emas mendapat untung 5 Batang, Cara memiliki Rumah dengan uang 5 juta dan dapat uang cash puluhan - ratusan juta rupiah dalam waktu 10 Hari, Cara Mendapatkan Modal 10 – 15 Juta & Cara Melipat gandakan modal tersebut (dalam waktu 2 minggu / halal bukan kriminal). Program Logis Tabungan anda akan terisi uang setiap hari dari seluruh Indonesia & Luar Negeri. Bergabunglah bersama TRAINING ADEM ATI PROGRAM yang diselenggarakan hari Minggu, 29 Agustus 2010 Pkl. 13.00 Siang - 17.30 WIB, di Gedung SLB Pembina Pemalang Jl. Dr. Cipto Sirandu PEMALANG. Info Hub. Mbak Fitri Hp. 085.257. 257.667 (Promo Ramadhan, Biaya 200 Rb: Plus Ta’jil buka Puasa, Modul & Sertifikat). http://www. masrizkiku.com.


BREBES & BUMIAYU

6

JUMAT 27 AGUSTUS 2010

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes (0283) 671431 RSU Bhakti Asih (0283) 671279 / 673481 RSIA Mutiara Bunda Tanjung - Brebes (0283) 877222 Hotel Dedy Jaya Brebes

(0283) 673133 / 673158

Pimpinan DPRD 2003 Ikut Tanggung Jawab Terkait Kasus Indra Kusuma BREBES - Pengadilan khusus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Jakarta, Senin (30/ 8) mendatang kembali akan melanjutkan persidangan kasus pengadaan tanah di Kabupaten Brebes tahun 2003. Setelah pemeriksaan untuk tanah eks Kantor Pegadaian, Senin (30/8) mendatang giliran pemeriksaan tanah Pasar Buah yang berlokasi di Jalan A. Yani, Kabupaten Brebes. Sejumlah saksi bakal dihadirkan di persidangan nanti. Saksi mantan Kepala Badan

LINTAS

Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kaspuri Rosyadi SH yang kini menjabat sekretaris daerah (sekda) dalam persidangan Senin (23/8), panjang lebar menceritakan kronologis penjualan tanah milik Dien Noviany Rahmatika. Setelah membeli tanah milik Hartono Santoso alias Sihok pada 12 Maret 2003, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Brebes kemudian membeli tanah miliknya Dien Noviany Rahmatika. Tanah dengan luas keseluruhan mencapai 1 200 m2, yang selanjutnya dibeli Pemda Brebes sebesar Rp 6 milliar. Tanah di Jalan A Yani tersebut dibeli 24 Maret 2003

dengan harga Rp 5 juta per meter. Harga ini sama dengan tanahnya Hartono Santoso, yang per meternya dihargai Rp 5 juta. Baik tanah di Jalan Jenderal Sudirman dan tanah di Jalan A. Yani dibelinya pada bulan yang sama. Sesuai keterangan saksi Kaspuri Rosyadi, pembelian tanah tersebut karena desakan pimpinan DPRD Brebes. ’’Dalam rapat anggaran pimpinan DPRD Brebes terus mendesak agar tanah tersebut dibeli. Waktu itu saya dan Bupati Indra sempat keberatan, tapi rapat yang dipimpin Nasrudin tetap mendesak dibeli. Terus terang saya tidak bisa

berkutik, dan tanah Jalan A. Yani akhirnya itu dibeli,” jelas Kaspuri Rosyadi. Sedangkan dananya diambilkan dari dana tak tersangka, yang khusus digunakan untuk bencana alam. Sedangkan untuk tanah di Jalan Jenderal Sudirman, dananya diambil dari kegiatan SKPD. Pertanyaan hakim selanjutnya apakah waktu itu ada bencana alam, sehingga dikeluarkan dana tak tersangka untuk membeli tanah di Jalan A. Yani. Mantan Kepala BPKD Kaspuri Rosyadi menjawab, itu karena atas desakan pimpinan DPRD. Sementara, pencairan anggaran dilakukan oleh Kabag Pemerintahan Karsono.

’’Sementara yang mengusung agar dana itu segera dicairkan adalah dua orang yaitu Pak Herman Adi dan Supriyono,” kata Kaspuri Rosyadi. Jawaban Kaspuri Rosyadi sempat memancing emosi hakim. Karena sebagai kabag Hukum mestinya tahu soal aturan hukum tentang bagaimana prosedur yang mesti dijalankan, tapi ini yang bukan kapasitasnya ikut campur. Bahkan, ikut membawa orang luar masuk dalam proses jual beli. Ini semuanya, menurut Hakim, karena uang sehingga sampai orang luar bisa melakukan intervensi. (din)

GTT-PTT Kembali Lancarkan Aksi Protes Menuntut Kejelasan Status Kepegawaian ISMAIL FUAD/RATEG

KUNJUNGI BREBES - Kapolda Jateng Irjen Pol Edward Aritonang (berkacamata) usai berbuka puasa bersama dengan seluruh kapolres di eks Polwil Pekalongan, tokoh ulama, tokoh masyarakat, dan pejabat di jajaran Pemkab Brebes.

Kendaraan Besar Tak Lewat Tol Kanci-Pejagan BREBES - Guna mengatisipasi kemacetan akibat menumpuknya volume kendaraan di pintu keluar Tol Pejagan, Brebes, kendaraan besar jenis truk dan bus bisa dilarang masuk ruas Tol Kanci-Pejagan. ’’Kami akan berkoordinasi dengan Jawa Barat agar truk atau bus yang ke Jawa Tengah tidak dilewatkan lebih dulu melalui jalan tol, tetapi melalui jalur lama (pantura, Red). Sehingga, tidak menganggu manuver kendaraan yang memutar di pintu keluar tol,” jelas Kapolda Jateng Irjen Pol Edward Aritonang saat kunjungan ke Pendopo Kabupaten Brebes Rabu petang (25/8). Menurutnya, pintu exit Tol Pejagan diperkirakan akan menjadi titik stagnasi arus kendaraan yang keluar dari tol maupun kendaraan yang melintas di ruas jalan alternatif Pejagan. Sebab, menurutnya, kendaraan yang dibelokkan ke kiri arah Brebes (jalur pantura, Red) akan mengalami kendala adanya pelintasan kereta api jalur cepat di petigaan Pejagan. Sementara, lanjut dia, kalau dibelokan ke kanan, ke arah Banyumas atau jalur alternatif itu dikhawatirkan akan menyulitkan pemudik. ’’Makanya, kami akan lengkapi petunjuk jalan, sehingga pengguna jalan bisa dituntun rambu-rambu maupun petugas,” kata Edward didampingi Kapolres Brebes AKBP Beno Louhenapessy SIK MH dan plt Bupati Brebes Agung Widiyantoro. Berkaitan dengan melonjaknya jumlah kendaraan yang keluar dari tol, Edward mengatakan, nanti akan dipecah dan diarahkan ke jalur alternatif. Bagi pemudik yang hanya di jalur alternatif tapi kembali lagi keluar di Kota Tegal, Polisi akan menuntun dengan rambu dan pengawalan petugas. ’’Kepolisian bersama masyarakat berusaha memberikan pelayanan keamanan pada para pemudik yang melintasi wilayah Jawa Tengah, dengan tujuan akhir di Jawa Tengah ataupun yang hanya sekadar melintas,” paparnya. (cw1)

BREBES - Ratusan Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PPT) Brebes Kamis (26/8) mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Brebes. Kedatanganya mereka sebagai bentuk protes karena namanya tidak masuk dalam daftar nominasi yang akan diusulkan kepada pemerintah, untuk ditetapkan sebagai pegawai honorer. Karenanya, mereka pun menuntut kejelasan pada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Brebes sambil berharap namanya ikut terdaftar. Pasalnya, banyak dari mereka yang sudah mengabdi hingga puluhan tahun. Bahkan, seorang pegawai UPTD Kecamatan Jatibarang Sri Rahayu diketahui mengabdi selama 24 tahun. Ironisnya, nama dia tidak termasuk dalam daftar nama yang tercantum dalam papan pengumuman di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Brebes beberapa waktu lalu. Persoalan inilah yang dibahas Komisi IV DPRD dengan BKD dan Inspektorat. Sedangkan tema bahasan utamanya adalah terkait nasib pegawai klasifikasi (K2). Sedang pegawai yang namanya diumumkan dipapan pengumuman adalah mereka yang masuk kategori K1, atau dengan kata lain nama-nama yang akan diusulkan pada pemerintah pusat adalah mereka yang mendapat honor bulanan dari Pemda Kabupaten Brebes. Lalu bagaimana dengan mereka yang mendapat honor dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng. Persoalan

ABIDIN ABROR/RATEG

TUNTUT STATUS – Ratusan GTT dan PTT Kabupaten Brebes kemarin (26/8) mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Brebes, guna mempertanyakan daftar nominasi pegawai honorer.

ini, menurut Wakil Ketua Dewan Pendidikan Kabupate n B r e b e s Wijanarto, akan menjadi persoalan baru. Kenyataan inilah, menurut dia, yang perlu disikapi bersama. Apalagi ini, menurut Wijanarto, menyangkut kelangsungan hidup

ribuan tenaga kerja dan mereka yang telah mengabdi sudah cukup lama. ’’Padahal kita tahu hanya tenaga honorer yang dibiayai pemerintah daerah, yang akan diusulkan pada pemerintah pusat. Inilah yang menjadi keprihatinan kita bersama,” kata Wi-

janarto. Persoalan lain, lanjut Wijanarto, terkait data para guru wiyata bhakti yang perlu diverifikasi. Meski demikian,menurut dia, pemda setempat tetap akan mencatat nama mereka. (din)


BREBES & BUMIAYU

JUMAT 27 AGUSTUS 2010

7

RADAR TEGAL

RAMADAN Lapak Bakal Pedagang Ditertibkan KERSANA - Guna memperlancar arus mudik Lebaran, Polsek Kersana akan melakukan penertiban terhadap lapak-lapak pedagang yang berada dekat dengan jalan utama. Kapolres Brebes melalui Kapolsek Kersana AKP Misyanto saat ditemui Radar Kamis (26/8) mengatakan, saat ini jajaran Polsek Kersana sudah mempersiapkan berbagai kegiatan untuk mengamankan arus lalulintas di jalur utama Kersana. Salah satunya, dengan melakukan penertiban terhadap lapak-lapak pedagang yang memang berada dekat dengan jalan. Ia menjelaskan, seperti yang terjadi di Lapangan Kersana, dengan adanya hiburan undar (komidi putar, Red), beberapa pedagang banyak mendirikan lapak yang terlalu menjorok ke jalan. Apabila kondisi tersebit dibiarkan, lanjutnya, dikhawatirkan nantinya akan mengganggu arus lalu-lintas menjelang Lebaran. ’’Sesuai jadwal, hiburan tersebut akan berlangsung sampai dengan H-3 Lebaran. Apabila hal itu tidak dilakukan antisipasi yang baik, dihawatirkan nantinya akan menggnggu arus mudik Lebaran,” terangnya. Misyanto menuturkan, kepadatan kendaran mudik Lebaran diperkirakan akan mulai memuncak pada H-3 Lebaran. Selain melakukan penertiban terhadap lapak-lapak pedagang, pihak Polsek Kersana juga akan melakukan pengamanan melalui pos Lebaran yang tersedia. Pos pengamanan tersebut nantinya akan di tempatkan di perempatan Kersana. Sesuai intruksi, pengamanan di pos Lebaran tersebut akan dilakukan H-7 Lebaran. Untuk pengamanan tersebut, lanjut Misyanto, nantinya akan ada sembilan anggota yang berjaga. ’’Dari sembilan anggota tersebut, nantinya mereka akan melakukan pengamanan secara bergilir,” katnya. (cw3)

PERTANIAN 120 Hektar Sawah Terancam Terisolasi BULAKAMBA - Sekitar 120 hektar lahan persawahan di Desa Cipelem Kecamatan Bulakamba terancam terisolasi. Hal itu lantaran, jembatan satu-satunya penghubung lahan persawahan dan kampung penduduk dalam konsisi memprihatinkan. Berdasarkan pantauan Radar di lokasi Kamis (26/8), kondisi jembatan sungai penghubung sudah dalam kondisi rusak parah. Bahkan beton penyangga jembatan sudah dalam kondisi hancur. Apabila hal itu dibiarkan, dalam waktu dekat jembatan tersebut bisa putus. Kepala Desa Cipelem Kecamatan Bulakamba Abdul Wahid saat ditemui mengaku, kerusakan jembatan di pintu air desanya memang susah berlangsung lama. Namun demikian, samapai saat ini belum ada upaya dari pihak pemerintah untuk melakukan perbaikan. ’’Sebelumnya jembatan tersebut juga pernah mendapat pantauan langsung dari anggota DPR-RI. Namun, pada kenyataannya sampai saat ini tidak ada tindak lanjut,” terangnya. Abdul Wahid mengaku, kritisnya jembatan pintu air saat ini memang menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi desa. Hal itu lantaran jembatan tersebut merupakan sarana vital bagi petani. Camat Bulakamba Syamsul Komar saat ditemui di kantornya membenarkan jondisi tersebut. Pihak kecamatan sudah melakukan pemeriksaan dan sudah menyampaikannya kepemda untuk dilakukan perbaikan. (cw3)

Ratusan Berkas ’K1’ GTT Diverifikasi Ulang BREBES – Belum lagi berkas pendataan ribuan Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang terpending, kini 419 berkas pendataan milik GTT di Kabupaten Brebes calon kategori 1 (yang telah ditandatangani Inspektorat Brebes, Red) pun terancam dicabut. Pasalnya, berkas tersebut harus diverifikasi ulang. ’’Keputusan tersebut hasil konsultasi kami ke MenegPAN dan Badan Kepegawaian Negara (BKN), ternyata Pemkab

dianggap salah menafsirkan surat edaran MenegPAN No. 5 Tahun 2010 yang mengacu Peraturan Pemerintah (PP) No. 48 Tahun 2005 tentang Pengangatan CPNS Dari Tenaga Honorer,” jelas Wakil Ketua DPRD Kabupaten Brebes drh H Agus Sutrisno usai memimpin pertemuan dengan instansi terkait dan GTT di ruang Komisi III DPRD, Kamis (26/8). Menurutnya, kesalahan yang dilakukan Pemkab Brebes seputar tafsir kategori I adalah mereka yang sudah mengabdi

minimal satu tahuh sejak Desember 2005. Kemudian, mengabdi secara terus menerus dan mendapat honor dari pos anggaran belanja pegawai secara terus menerus. ’’Atas hasil ini, sebanyak 419 berkas GTT harus diverifikasi lagi sebelum dikirim ke pusat. DPRD memberi waktu verifikasi harus sudah selesai hingga 28 Agustus mendatang,” ungkapnya. Dia menjelaskan, verifikasi terhadap 419 berkas GTT itu, dilihat dari masa pengabdian secara terus menerus sejak

tahun 2005 namun, belum mendapatkan honor secara terus menerus dari 2005 hingga 2010 dengan sumber belanja pegawai. ’’Harus diverifikasi untuk memastikan K1 atau K2, khan belum tentu semuanya masuk kategori II. Barang kali dari mereka memang ada yang memenuhi syarat kategori I,” terangnya. ’’Batas akhir verifikasi hingga 28 Agustus 2010 dan harus dilembur. Sebab, 31 Agustus adalah batas akhir menyerahkan softcopy data ke BKN.

Jika inspektorat dan BKD beralasan tidak punya dana untuk verifikasi ulang, DPRD siap memback-upnya,” lanjut Agus. Kepala BKD Pemkab Brebes H Wisnu Broto SH mengatakan, kategori I merupakan tenaga honorer yang tercecer dan surat keputusan ditandatangani pejabat kepegawaian berwenang. Sesuai aturan, pejabat berwenang adalah Bupati. Karenanya, akan menyeleksi kembali mana yang masuk kategori I dan II, sehingga bisa diterima. (cw1)

1.500 PNS Tidak Kebagian Kartu Elektrik BREBES - Sebanyak 1500 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan pemerintah Kabupaten Brebes tahun ini dipastikan tidak akan kebagian kartu elektronik yang dikeluarkan oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Program pembuatan kartu elektronik bagi PNS tersebut merupakan program pemerintah pusat melalui BKN. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Brebes Wisnu Broto saat ditemui Rabu (25/ 8) mengatakan, untuk saat ini Pemerintah Pusat melalui BKN sedang melaksanakan program pembuatan kartu elektrik bagi PNS. Wisnu menuturkan, Untuk Kabupaten Brebes sendiri, BKN hanya menglokasikan sebanyak 12.000 kartu elektrik bagi 12.000 PNS. Dijelaskan dia, saat ini di Brebes ada kurang

lebih 13.500 PNS yang bertugas di lingkungan pemerintah kabupaten. Mengingat kuota yang diberikan hanya 12.000 kartu elektonik, maka ada 1.500 PNS yang tahun ini belum bisa memiliki kartu tersebut. Wisnu menjelaskan, kartu tersebut selain sebagai identitas PNS, juga bisa digunakan untuk mengambil gaji di bank yang telah ditunjuk pemerintah. ’’Terhadap mereka yang belum mendapatkan kartu tersebut, dipastikan pada tahun berikutnya akan kembali di programkan,” jelasnya. Dari pantauan Radar di Kantor Kecamatan Kersana, ratusan PNS dari berbagai UPTD berdatangan untuk melakukan pembuatan kartu elektronik tersebut. Mereka mengantri lantaran hanya ada dua petugas yang melakukan pembuatan kartu tersebut. (cw3)

Upaya Kelompok Wanita Tani ’Anisa’ Penuhi Tingginya Permintaan Kripik Buah

Menjelang Lebaran Permintaan Meningkat Tidak semua produk yang harga jualnya mahal, tak diminati pasar. Olahan buahbuahan yang dijadikan keripik misalnya, kendati harga jual ditawarkan relatif mahal tetap diburu konsumen. Demikian halnya kripik buah. Seperti apa? LAPORAN: TEGUH S. KELOMPOK Wanita Tani ’Anisa’ di Desa Tanggeran, Kecamatan Tonjong, yang memproduksi kripik berbahan buah-buahan saat ini tengah bersiap-siap untuk dapat memenuhi sejumlah pesanan. Kripik buah banyak diminati sebagai oleh-oleh karena dinilai memiliki cita rasa yang khas, terlebih dengaan semakin dekatnya Lebaran tahun ini. ’’Saat ini pesanan sudah banyak sekali, namun kita masih mengumpulkan bahan utamanya beberapa jenis buah yang memang di wilayah Kecamaan Tonjong tidak sedang musim. Sehingga kita terpaksa mencarinya hingga luar daerah,” kata Teti Nurhayati selaku ketua Kelompok Wanita Tani ’Anisa’. Dikatakan Teti, sebelumnya di desanya tersebut hampir setiap Kepala Keluarga (KK) memiliki kegiatan pengolahan makanan. Namun, karena baru berskala rumah tangga, maka masih sulit untuk mengem-

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

DIANDALKAN - Alat vacuum frying (mesin penggoreng hampa) diandalkan untuk memenuhi tingginya pesanan keripik buah menjelang Lebaran mendatang.

bangkan produksinya. ’’Di sini hampir setiap ibu-ibu memiliki aktivitas mengolah hasil pertanian, kebanyakan mereka membuat makanan ringan seperti keripik misalnya,” kata Teti. Didasari hal tersebut, pihaknya berupaya membentuk kelompok pemberdayan wanita melalui kelompok wanita tani, untuk dapat mengakomodir potensi UKM yang telah ada selama ini. ’’Anggotanya saat ini sebanyak 22 orang yang rata-rata ibu rumah tangga, dengan kegiatan mengolah hasil dari pertanian untuk dijadikan sebagai makanan ringan,” urainya. Potensi Usaha Kecil Menengah (UKM) yang ada di Desa

Tanggeran, Kecamatan Tonjong, dalam pengolahan hasil pertanian semakin menjadi andalan desa, menyusul di terimanya bantuan alat vacuum frying (mesin penggoreng hampa) dari Dinas Pertanian Kabupaten Brebes yang diserahkan kepada Kelompok Wanita Tani ’Anisa’ di desa tersebut. Dikatakan Teti, alat bantuan mesin penggoreng hampa bantuan tersebut mampu menggoreng berbagai macam jenis buah-buahan di antaranya, rambutan, nanas, salak, pisang, nangka, dan lainnya. Berbagai kelebihan didapat dari penggunaan mesin tersebut yakni hasil penggorengan lebih kering, namun tidak mengubah cita rasa dar buah tersebut.

’’Hasilnya menjadi lebih bagus, keripik tidak gosong, tetap cerah. Sedangkan untuk bahan yang digunakan adalah buah yang sudah matang. Selain itu, kadar minyak pada hasil gorengan juga sangat sedikit jika dibandingkan menggunakan cara konvensional,” lanjut Teti. Dalam penggunaannya, alat penggorengan tersebut menggunakan tenaga listrik dan elpiji, serta kapasitas minyak goreng sebanyak 5 liter. Untuk bahan mentah sebanyak 7 kilogram dibutuhkan waktu penggorengan selama 2 jam. ’’Jika dulu kita kelebihan bahan baku, namun sekarang justru kita sedikit kesulitan untuk mengadakan bahan baku. Sebab, kapasitas produksi yang juga turut meningkat dengan menggunakan alat tersebut, terlebih untuk beberapa jenis buah menyesuaikan musim,” jelasnya. Diakui Teti, harga kripik hasil olahan kelompok taninya tersebut memang terbilang masih cukup mahal. Hal itu disebabkan tingkat kebutuhan bahan baku dengan hasil produksi yang juga cukup tinggi. ’’Dari bahan baku berupa buah nangka sebanyak 35 kilogram misalnya, kita hanya akan mendapatkan hasil produksi kripik sebanyak 10 kilogram saja. Itu disebabkan tingkat kekeringan kripik yang sangat maksimal. Namun, kondisi itu dipahami para pelanggan, dan saat ini mereka banyak yang memesan untuk persiapan lebaran,” jelasnya. (*)

HARVIYANTO/RATEG

ANTRE - Ratusan PNS dari berbagai UPTD saat melakukan pembuatan kartu elektronik di kantor Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes.

Armada Angkutan Lebaran Belum Siap Dari Rem Blong Hingga Trayek Palsu BREBES – Sejumlah armada angkutan Lebaran yang sedianya akan digunakan kendaraan mudik belum sepenuhnya siap. Itu terungkap saat Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Pemkab Brebes melakukan cek kendaraan di Sub Terminal Tanjung, Kabupaten Brebes, kemarin (25/8). Dalam kegiatan uji dan pengecekan tersebut ditemukan beberapa bus yang masih perlu perbaikan, lantaran ada komponen vital tidak berfungsi dengan baik. Di antaranya, rem blong, lampu sein mati, serta wiper yang tidak jalan. Selain itu, banyak pula bus yang tak dilengkapi peralatan

pendukung, seperti palu pemecah kaca. Selain itu, Dishub juga menemukan penyimpangan trayek bus. ’’Kendaraan yang kondisinya tak laik operasi, tidak akan diperkenankan mengangkut penumpang,’’ tegas Kepala Dinhubkominfo Pemkab Brebes Suprapto SH melalui Kepala Bidang (Kabid) Perhubungan Darat Drs Suwarto. Terkait pelanggaran trayek itu dilakukan 1 unit armada bus bernopol G-1431-FR jurusan Comal-Cileungsi milik PO DJ yang semestinya angkutan pariwisata namun kenyataanya bus dioperasikan untuk angkutan regular, pihaknya mengaku akan langsung kami beri surat teguran tertulis kepada perusahaan bersangkutan. Suwarto mengatakan, cek kelaikan armada Lebaran dilakukan

untuk memberikan jaminan keselamatan kepada para penumpang agar saat pelaksanaan arus mudik dan balik berjalan lancar. ’’Secara umum dari hasil pemeriksaan ini rata-rata kendaraan dalam keadaan lengkap, baik administrasi dan teknis. Nanti uji dan pengecekan armada angkutan Lebaran, juga dilakukan di garasi atau pool bus,” tendasnya. Dishubkominfo Pemkab Brebes mengaku menyiapkan sebanyak 1.587 unit kendaraan. Meliputi, jenis AKAP sebanyak 350 unit kendaraan, AKDP 285 unit, dan angkutan pedesaan (angdes) 952 unit untuk melayani 54 trayek pada Lebaran tahun 2010, yang melayani pemudik pulang kampung dari kota besar hingga melayani sampai ke pelosok desa yang ada di Kabupaten Brebes. (cw1)


SLAWI METROPOLIS

8

JUMAT 27 AGUSTUS 2010

RADAR TEGAL

Siapkan Perawatan Kesehatan Pekerja

RSI PKU Muhammadiyah Kab.Tegal

0283-3448131

KAPAN pasar trayeman yang kena kebakaran dibangun lagi. Bpk. Boim Trayeman. 0283-32970XX BUPATINE wis ora ngurusi rakyate pada karo ket. dewane, wis weruh dalan clirit, bumijawa kaya kaliasat dijor bae. 0813917661XX YTH Bpk/Ibu DPRD Kab.Tegal , kami atas nama staf TU dan penjaga SD Negeri wiyata Bhakti, memohon dgn sangat atas perhatiannya, krn slama kami +/- 5 th mengabdi tdk pernah mendptkan TUNJANGAN / KESRA dari pemerintah, tolong jgn Guru saja yg diperhatikan, kami juga punya perasaan. 0857418595XX

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

KERJASAMA – Penandatangan kerjasama antara RSI PKU Muhammadiyah Singkil dengan PT Jamsostek.

SARANA Pantau dan Perbaiki SETELAH pemasangan perlengkapan fasilitas jalan pada titik rawan di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Tegal, Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dishubkominfoa Kabupaten Tegal terus memantau secara rutin fasilitas itu. Pemantauan dimaksudkan agar keamanan fasilitas bisa terjaga dan berfungsi sesuai harapan, sehingga bisa membantu pengguna jalan raya agar terhindar dari kecelakaan. “Kami maupun staf hampir setiap hari melakukan pemantauan rambu dan marka jalan disejumlah titik. Jika ditemukan kerusakan, segera dilakukan DOKRADAR SLAWI perbaikan selama itu mampu ditangZaenal Arifin SH MM gulangi,” jelas Kabid Lalu lintas dan Angkutan Zaenal Arifin SH MM, Kamis (26/8) kemarin. Dikatakan Zaenal, selain pemantauan fasilitas perlengkapan jalan, pihaknya juga melakukan pemasangan baru sejumlah fasilitas jalan dalam menghadapi arus mudik dan balik Lebaran tahun 2010. “Kami lakukan sejak awal Ramadan, seperti pemasangan rambu juga counterdown pada sejumlah titik trafick light di sejumlah perempatan di Kabupaten Tegal,” terangnya. Masih menurut dia, saat ini ada sejumlah counterdown yang mengalami kerusakan dan itu dari pemantauan staf, pihaknya serta laporan sejumlah masyarakat. Kondisi itu disambut baik dan pihaknya akan segera melakukan perbaiakn guna memperlancar dan memberi rasa aman kepada pengguna jalan raya. “Kami secepatnya akan memperbaiki dan segera kami hubungi ahlinya untuk melakukan perbaikan,” terangnya. (k1)

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

BACA PUISI - Lima siswi Jurusan Farmasi anggota teater The King of Diponegoro sedang membaca puisi religi saat Pesantren Ramadan.

Adakan Pesantren Ramadan LEBAKSIU – Memasuki bulan suci Ramadan 1431 H, yang bertepatan dengan HUT RI yang ke-65, SMK Diponegoro Lebaksiu mengadakan Pesantren Ramadan (Pesrom). Ada pun temanya adalah Implementasi semangat kemerdekaan dalam bulan suci Ramadan dengan format yang berbeda dari tahun sebelumnya. “Pesrom tahun 1431 H sengaja dilaksanakan menyesuaikan jam KBM yang dimulai pukul 07.00 sampai 12.30 WIB. Dimaksudkan agar lebih efektif dan efisien. Sebab ini menyangkut iuran siswa/siswi dan lagi pula agar anak-anak tidak terlalu capai karena rata-rata jarak tempuh mereka jauh,” kata Wakil Kepala Bidang Kesiswaan Agus Salim SAg Kamis (26/7) kemarin. Sementara Kepala SMK Diponegoro Drs Moh Fatah MPd dalam sambutanya berharap berharap agar momen kegiatan ini dimanfaatkan dengan maksimal untuk menambah bobot keimanan peserta didik dan juga tenaga pengajar di SMK Diponegoro. Lebih-lebih di masa yang serba sulit ini kualitas iman seseorang akan sangat membantu dalam bertahan hidup. “Dengan kesabaran dan kepasrahan hanya kepada Allah SWT, kita akan terhindar dari stress otak dan stress jiwa. Puasa dan rasa optimisme adalah dua hal yang patut untuk dijaga dengan sungguhsungguh agar nilai kemuliaannya benar-benar terasa. Jangan sampai generasi muda sekarang mengalami kemiskinan moral, jadi kegiatan Pesrom dengan orientasi aplikasi ibadah adalah sistem iman bagi mereka agar tidak mengalami degradasi moral, memanfaatkan jatah pahala berlipat di sini,” paparnya. Di tempat terpisah, pembina OSIS Julis Nur Hussein yang juga Panitia Pesrom menambahkan kegiatan Pesantren Ramadan ini sangat potensial dalam membina mental spiritual peserta didik. Sebab materi dan praktek keagamaan dikomposisikan juga dengan dakwah melalui puisi-puisi religi karya tiga penyair, yaitu Julis Nur Hussein, Apito Lahire, dan Moh Miroj Adhika yang dibacakan secara bergantian oleh lima siswi anggota teater The King of Diponegoro. Tetapi sayang dukungan dinas terkait sangat lemah terhadap kegiatan semacam ini. “Kegiatan Pesrom diselenggarakan selama 6 hari, dari tanggal 25 31 Agustus 2010 yang diikuti oleh 507 siswa siswi, kecuali siswa kelas XII Otomotif yang masih melaksanakan kegiatan Prakerin berjumlah 194 siswa. Pelaksanaan Pesrom diselenggarakan secara bergiliran setiap hari diikuti 2 kelas atau kurang lebih 90 orang dengan pengelompokkan jenis kelamin,” terang Julis. (mg2)

CMYK

di rumah sakit buat kami adalah nomor satu, karena pasien itu jelas membutuhkan perawatan di rumah sakit dengan pelayanan yang terbaik,” imbuh Nursinggih. Nursinggih menjelaskan, di Jamsostek itu ada empat layanan, yaitu layanan hari tua, layanan kematian, layanan pemeliharan kesehatan dan layanan kecelakaan kerja. Akan tetapi kerjasama PT Jamsostek dengan RSI ini hanya dengan 2 layanan. “Kita ini kan lembaga yang bergerak di masalah kesehatan, jadi kerjasama kami dengan PT Jamsostek lebih pada pemeliharaan kesehatan dan kecelakaan kerja, urusan layanan kematian dan hari tua bukan urusan kami,” jelasnya. Sementara ini beberapa perusahaan yang bekerja sama dengan Jamsostek ketika ada karyawan yang kecelakaan dan dirawat di RSI, pembiayaannya yang meminta pasien tersebut ke PT Jamsostek. Akan tetapi per 1 september nanti, bagi orang yang sakit dan memiliki layanan Jamsostek, maka pembiayanya akan diurusi pihak rumah sakit. (fatkhurohman)

Tempat Kos Rawan Teroris DUKUHTURI - Sejumlah tempat kos di Kabupaten Tegal, setidaknya perlu dicek ulang. Hal ini menyusul maraknya teroris dan perampok yang kerap bersembunyi di daerah. Biasanya untuk mencari aman, komplotan teroris maupun perampok, lebih cenderung mencari tempat pelarian di daerah. Seolah menjadi pendatang baru, padahal buronan polisi. Tidak sedikit warga yang merasa kuatir dengan adanya penghuni baru di tempat kos di kampungnya. Sebab mayoritas penghuni baru, enggan bersosialisasi dengan masyarakat pribumi setempat. Seperti halnya yang terjadi di sepanjang Jalan H Mansyur, Desa Pekauman Kulon, Kecamatan Dukuhturi. Di desa tersebut, banyak tempat kos yang mem-

buat warga terkadang bertanya. “Di sini banyak sekali tempat kos. Tapi mereka yang mengekos tidak pernah berinteraksi dengan warga. Seolah mereka tertutup. Saya kuatir barangkali salah satu penghuni kos ada yang buronan polisi. Selain buronan, juga barang kali ada teroris yang bersarang di situ,” tutur Riyanto (39), warga Jalan H Mansyur Desa Pekauman Kulon kepada Radar Kamis (26/ 8) kemarin. Menurut Riyanto, di desanya itu adalah perbatasan antara Kota dan Kabupaten Tegal. Dengan begitu, sangat rawan untuk bersarangnya komplotan teroris. Apalagi penghuni kos yang berada di sepanjang jalan sebelah selatan RSU Kardinah itu kerap ganti-ganti. Sedangkan setiap ada penghuni baru,

pihak ketua RT juga jarang diberi laporan. “Penghuninya tidak tetap, seringnya tambal sulam. Ada yang pergi dan ada yang datang. Harusnya dari dinas terkait maupun dari aparat penegak hukum dan penegak perda, sering melakukan pengecekan maupun pengawasan. Sehingga tidak menimbulkan yang tidak kita inginkan,” jelas dia, yang mengaku kerap nongkrong di sebelah selatan RSU Kardinah. Terpisah, pemilik salah satu tempat kos di Jalan H Mansyur, Hj Mas’adah mengaku setiap ada penghuni baru, pihaknya selalu meminta identitas yang masih berlaku. Sedangkan yang sudah berkeluarga, harus bisa menunjukan surat nikah yang resmi. Selama ini ditempat

kosnya diakui aman-aman saja. Sebab penghuninya mayoritas pelajar dan orang yang sudah berkeluarga. “Kami selalu waspada. Penghuni kos yang sudah nikah harus memiliki surat nikah yang asli dan resmi. Jika tidak ada, kami tidak menerimanya. Dan yang nikah siri, ditempat kami juga tidak ada, semuanya resmi,” tutur pemilik Toko Sami Asih di Jalan KS Tubun 41 Tegal ini. Dia mengatakan bahwa peraturan tersebut, diberlakukan sejak dirinya membuka usaha kos-kosan kali pertama sekitar dua tahun silam. Tempat kos yang berisi 13 kamar itu juga memiliki ijin yang resmi. Dari 13 kamar itu, semuanya sudah terisi. Yang diatas untuk pelajar, sedangkan dibawah untuk or-

ang yang sudah berkeluarga. “Saya mendirikan tempat kos itu, sejak dua tahun yang lalu. Alhamdulilah sampai sekarang tidak ada masalah,” aku dia. Sementara, (Pj) Sekretaris Desa Pekauman Kulon, Umi Arofah membenarkan bahwa di desanya banyak tempat kos. Saat ini yang tercatat baru sekitar enam lokasi. Dan itu terbagi di enam RT, yang setiap RT nya satu lokasi tempat kos. Penghuni kos-kosan sudah tercatat semua sejak adanya sensus penduduk 2010 kemarin. Mayoritas penghuni tersebut memiliki identitas yang resmi dan asli. Dengan begitu, tidak mungkin ada teroris maupun buronan polisi lainnya. “Kepala Desa sudah menghimbau kepada seluruh pemilik kos,” paparnya. (k2)

BPBD Adakan Rakor Bersama Pasca Adanya Banjir

SEKOLAH

DALAM rangka memudahkan pasien peserta Jamsostek untuk melakukan pembayaran, Rumah Sakit Islam (RSI) PKU Muhammadiyah Singkil Tegal melakukan kerjasama dengan PT Jamsostek Persero Kantor Cabang Tegal mulai 1 September 2010. Direktur RSI Muhammadiyah dr HM Nursinggih Sp THT mengatakan bahwa kerjasama ini dimaksudkan agar orang yang bekerja di perusahaan apa pun, yang mengikuti Jamsostek bisa gratis dalam melakukan perawatan di rumah sakitnya. “Karyawan di sekitar RSI ini sangat banyak, mulai dari Slawi sampai ke Tegal. Makanya kami melakukan kerjasama dengan PT Jamsostek agar para karyawan yang menjadi anggota Jamsostek tidak begitu sulit ketika mengalami kecelakaan kerja dan pemeliharaan kesehatan,” katanya kepada Radar Kamis (26/8) kemarin. Menurutnya, kerja sama ini jelas dimaksudkan dalam rangka memudahkan pelayanan kesehatan. Karena pelayanan di rumah sakit itu sangatlah dibutuhkan para pasien. “Pelayanan

SLAWI – Akibat bencana banjir yang terjadi di wilayah Mejasem Kramat dan Wangandawa Kecamatan Talang, Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal mengadakan Rakor bersama antara perwakilan DPU, Balai Perencanaan Sumber Daya Air (PSDA), beberapa SKPD yang terkait dan juga kepala desa yang bersangkutan Kamis (26/ 8) kemarin. “Harapan kami dari BPBD dengan adanya laporan dari masyarakat yang terkena banjir kemarin dan itu selalu ada tiap musim penghujan, kepada dinas terkait bisa membantu dan

memprioritaskan usulan kepada Bupati,” kata Kepala BPBD Kabupaten Tegal Sudaryono saat memimpin rapat kordinasi. Selain itu dirinya juga berharap kepada masyarakat untuk tidak membuang saluran rumah tangga ke dalam saluran drainase. Karena ketika itu dilakukan, fungsi drainase tidak akan maksimal. “Kami berharap kepada masyarakat melalui kepala desa bisa membuat sumur serapan. Karena ini akan mengurangi rsiko-resiko genangan air,” imbuhnya. Sementara dari DPU Bidang Pengairan Seksi Ekploitasi dan Operasi Setia Budi P mengatakan banjir yang terjadi di Wangandawa dan Mejasem memang akibat tidak beresnya sungai Kalisiwarak dan anak

Kalisiwarak yang lebar dan dalamnya tidak begitu normal. Makanya menurutnya, memang perlu di normalisasi. “Dengan adanya normalisasi diharapkan genangan air bisa dikurangi debit dan tergantung besarnya curah hujan,” katanya. Kepala Desa Wangandawa Harsoyo dalam koordinasi itu mengharap kepada yang ada saat koordinasi untuk secepatnya dinormalkan. Karena kejadian itu terjadi setiap musim penghujan tiba dan mengakibatkan laju perekonomian masyarakatnya yang rata-rata petani merugi. Banjir kemarin di Wangandawa lebih banyak membanjiri pertanian padi dan bawang, yang luas pertanianya 165 hektar dengan tinggi air 1,5 meter. (mg2)

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

RAKOR – Kepala BPBD Kabupaten Tegal sedang memimpin rapat penanggulangan bencana banjir dengan beberapa kepala desa dan SKPD terkait.


SAMBUNGAN

JUMAT 27 AGUSTUS 2010

9

RADAR TEGAL

IBRA AZHARI

NURI MAULIDA

Senang Disebut Sebagai Penyanyi KINI bintang sinetron ‘Cinta Fitri’ Nuri Maulida menjajal dunia tarik suara. Nuri senang akhirnya dirinya disebut sebagai penyanyi, bukan hanya bintang sinetron. Debut lagu yang dinyayikan Nuri adalah lagu religi. Lagu tersebut berjudul ‘Bersujud Padamu’ ciptaan Jeje, drummer Domino Band. “Ingin jadi penyanyi sajalah. Masih promo di acara-acara off air dan promo radio saja. Rasanya senang jika disebut sebagai penyanyi juga, tidak hanya syuting sinetron,” kata Nuri saat

ditemui di Tee Box Cafe, Jalan Wijaya Raya, Jakarta Selatan, Rabu (25/8) malam. Untuk selanjutnya, Nuri berobsesi serius menekuni dunia musik sebagai penyanyi dengan menelurkan album bergenre pop. Namun sebisa mungkin perempuan kelahiran 22 November 1985 itu tetap bisa main sinetron di tengah kesibukan menyanyi. “Tidak hanya sibuk dengan syuting sinetron saja, tetapi juga menyanyi sekarang. Bisa seimbang, akting dan menyanyi sama-sama jalan. Kalau nyanyi kan nggak perlu waktu lama. Tapi kalau syuting kan berjam-jam,” tandas Nuri. (ebi/ebi)

Positif Pakai Shabu-shabu PENYELIDIKIAN polisi terhadap aktor Ibra Azhari dan istrinya terkait kasus narkoba terus berlanjut. Dari hasil tes urin, keduanya terbukti positif memakai shabu-shabu. “Kemarin sudah dites, dua-duanya positif pemakai,” ujar salah satu penyidik Polres Jakarta Barat, Kamis (26/8). Kemarin rencananya Ibra dan sang istri, Merry Triana akan kembali menjalani tes urin. Mereka akan didampingi tim dokter dari kepolisian. Penyidik yang tak mau menyebutkan identitasnya itu menyatakan belum ada keterangan resmi kalau Ibra dan Merry berstatuskan tahanan. Hingga kini mereka masih berada di Polres untuk kepentingan penyelidikan. Jika keduanya resmi ditetapkan sebagai tersangka, Ibra kan mendekam di sel Polres Jakarta Barat. Sementara Merry akan dipindahkan ke Polda Metro Jaya. Kapan hal tersebut akan terjadi? “Nanti setelah penyelidikan selesai dan resmi ditahan,” jelas penyidik. (yla/eny)

Siapkan Penanganan Kawasan Rawan dari halaman 3 lewat pelaksanaan pengaturan penjagaan dan patroli secara periodik,” terangnya, Kamis (26/8) kemarin. Paparan tersebut sehari sebelumnya sempat dipresentasikan pihak Polres Tegal Kota di hadapan Kapolda Irjen (Pol)

Edward Aritonang di Ruang Devia Cita. ementara upaya penanganan untuk kawasan rawan pelanggaran lalu lintas, Polresta telah mempersiapan upaya lewat pemasangan papan himbauan dan spanduk. “Untuk dikmas kami akan melakukan langkah penerang-

an keliling, menyebar reflet dan brosur serta binluh terhadap masyarakat setempat. Dan upaya gakkumnya kita akan melakukan turjawali, penindakan pelanggar berupa teguran, tilang, hingga pernyataaan bagi pelanggar yang berpotensi menjadi penyebab terjadinya laka lantas,” tandas-

nya. Kapolda Irjen (Pol) Edward Aritonang sendiri berharap personil di masing-masing Polres Kota dan jajaran Polres di Jawa Tengah bisa mengoptimalkan pelayanan dalam operasi kemanusiaan selama dua pekan menjelang dan paska lebaran tahun ini. (her)

Posko Pengaduan Pendidikan dari halaman 3 “Agar praktek pungli, yang dilakukan oknum sekolah kami minta agar Pemkot dan DPRD membentuk posko pengaduan pendidikan. Sehingga masyarakat bisa mengadukan masalah pendidikan, utamanya pelanggaran dan pungutan yang membetatkan,” kata Rianto. Selain masalah pendidikan, menurut Rianto, pihaknya juga minta agar Pemkot dan DPRD melakukan tindakan soal tabung gas elpiji. Sebab akhirakhir ini banyak berita soal meledaknya tabung gas elpiji 3

kg dan yang jadi korban masyarakat. Walaupun di Kota Tegal belum terjadi, tapi Pemkot harus melakukan tindakan antisipasi. “Kami minta ada tindakan riil dari Pemkot-DPRD, untuk menghindari meledaknya tabung gas elpiji. Sehingga masyarakat tak perlu was-was, saat menggunakan gas elpiji,” tuturnya. Menanggapi pertanyaan tersebut Abas Toya Bawazier mengungkapkan soal pungutan yang dilakukan sekolah, sebenarnya Dinas Pendidikan (Disdik) telah memutuskan pungutan yang boleh dan yang dila-

rang. Salah satu pungutan yang diperbolehkan, untuk Pramuka, perpisahan, studi tour. Namun itu tidak wajib, bagi sekolah yang tidak mampu boleh tidak mengikuti. Sedangkan besaran pungutan juga harus mendapat persetujuan orang tua siswa, sekolah tidak bisa seenaknya sendiri menentukan besaran pungutan. Kalau ada sekolah yang mewajibkan, maka pihaknya untuk dilaporkan ke Disdik ataupun DPRD. “Soal usulan posko pengaduan pendidikan, akan kami koordinasikan dengan komisi dan Disdik. Karena tujuannya cukup

baik, karena untuk menekan praktek pungli,” ungkap Abas. Sedangkan soal gas elpiji, sebenarnya DPRD telah melakukan tindakan. Buktinya beberapa waktu lalu, DPRD melalui rapat dengar pendapat umum memanggil Pertamina untuk diminta keterangan soal bahaya gas elpiji. Bahkan Pemkot, melalui SKPD terkait telah melakukan monitoring distribusi gas elpiji 3 kg. “Kami tak akan tinggal diam, soal gas elpiji. Agar tidak sampai ada musibah tabung gas elpiji meledak di Kota Tegal,” tegasnya. (hun)

Penukaran Uang Tak Dibatasi dari halaman 3 “Memang ada peningkatan jumlah penukaran tahun ini dengan sebelumnya. Namun, berapa persennya belum bisa disebutkan sekarang. Ini dipengaruhi oleh kebijakan tadi. Sekarang penukaran tidak begitu ramai seperti tahun sebelumnya yang mencapai 600 orang perhari. Saat ini rata-rata masyarakat yang menukarkan uang hanya 400 orang perhari,” katanya saat dikonfirmasi di meja kerjanya, Kamis (26/8). Dijelaskan, dari dibukanya pelayanan penukaran sampai sekarang, jumlah penarikan di perbankan sudah mencapai ku-

rang lebih Rp 59 miliar. Sedangkan penukaran yang di BI sendiri sekitar Rp 13 miliar. “Sejauh ini jumlah penukaran tertinggi untuk masyarakat terjadi pada Selasa (24/8) yang mencapai Rp 1,9 miliar. Ratarata mereka menukarkan uangnya sebesar Rp 10 juta. Sedangkan jumlah besar biasanya kolektif,” imbuh Ilhan. Menurutnya, saat kebanyakan masyarakat menukarkan uang yang Rp 10 ribuan baru. Mungkin lantaran uang tersebut masih baru sehingga diminati masyarakat. Terkait keamanan, lanjutnya BI mengoptimalkan seluruh tenaga yang ada. Dengan didukung CCTV

dengan teknologi terbaru. Sementara Koordinator Penukaran Uang BI Jateng-DIJ Imam Mustiantoko menambahkan selama masa penukaran ini, di wilayah Jateng-DIJ disediakan uang sebanyak Rp 5,9 triliun. Sedang di BI persiapannya mencapai Rp 9,9 triliun. “Diprediksi selama masa pertukaran uang di Jateng-DIJ untuk kebutuhan bank dan masyarakat Rp 5,9 triliun. Namun realisasinya, sampai dengan sekarang masih kurang atau dibawah Rp 4 triliun. Karenannya masyarakat tidak perlu kuatir tidak bisa menukarkan uangnya. Karena stoknya masih banyak sekali. Dan

berapapun permintaannya akan dilayani, karena tidak ada pembatasan penukaran,” ujarnya. Selama monitoring di Semarang, Solo, Purwokerto, Tegal, dan Jogja, jumlah orang yang datang ke BI menurun. Dari lima daerah tadi yang paling tinggi di Semarang. “Fenomena penukaran uang menjelang lebaran itu hanya terjadi di Jateng dan Jatim saja. Sementara daerah lain seperti Bandung tidak ada fenomena seperti ini, apalagi di luar Jawa. Ini mungkin lantaran adat Jawa yang selalu membagi-bagikan uang pada saat lebaran,” pungkasnya. (adi)

mereka hanya tidak menguasai menejemen waktu yang bagus. Sehingga saat melakukan pemaparan melebihi batas waktu yang ditentukan,” ujar Trismanto merendah. Menurutnya, selama ini di Kota Tegal khususnya dan Indonesia pada umumnya, pendidikan non formal kerap dipandang sebelah mata, karena dianggap tidak ada kontribusinya di dunia pendidikan. Bahkan kesejahteraan SDM di pendidikan non formal juga kurang diperhatikan. Padahal sebenarnya pendidikan non formal kontribusinya melebihi pendidikan formal. Sebab pendidikan non formal, mencerdaskan orang yang tidak mempunyai kesempatan pada pendidikan formal dari mulai nol sampai pandai. Dan tugasnya pun lebih berat dari pada pendidikan formal. “Berawal dari situlah, saya

ingin dan bertekad mengangkat pendidikan non formal. Sehingga tidak lagi dipandang sebelah mata dan lebih diperhatikan lagi kedepannya. Dan kenyataannya dari situ nama Kota Tegal diperhitungkan di kancah nasional,” tandasnya. Disampaikan pula, LKT karyanya itu juga untuk membantah anggapan atau pendapat para ahli, bahwa supervisi sasarannya hanya kepada para guru saja. Karena LKT yang dibuatnya itu bisa diimplementasikan baik di pendidikan formal atau pun non formal. Entah itu dari mulai tingkat PAUD sampai dengan SMA. Dia berharap, dengan prestasi ini, pendidikan in formal dan non formal di Kota Tegal akan semakin meningkat lagi kedepannya. Dan paradigma bahwa pendidikan non formal tidak memberikan kontribusi bisa berubah. (adi mulyadi)

Pembuktian Tegal dari halaman 3 Jateng dan Kota Tegal. Setelah melalui beberapa proses, dewan juri memutuskan, LKT-nya yang berjudul Implementasi Supervisi “KOMTAN” dalam Penjaminan Mutu (Quality Assurance) Pendidikan Non Formal dinobatkan menjadi juara I menyingkirkan LKT milik 33 perwakilan provinsi se Indonesia. Karenannya, bapak tiga anak tersebut berhak membawa pulang hadiah berupa tropi, SK, piagam dan uang sebesar Rp 10 juta. Selain itu Trismanto juga mendapatkan bonus dari Gubernur Jateng senilai Rp 15 juta dan dari Wali Kota Tegal Rp 10 juta. Tidak hanya itu, dia juga akan diberangkatkan keluar negeri guna studi banding yang di biayai penuh negara. “Ini kali pertama Kota Tegal mengikuti LKT Penilik PLS

tingkat nasional. Dan hasilnya, tanpa disangka dan diduga bisa meraih juara pertama. Bahkan dari para juri menyarankan agar LKT tersebut di hak patenkan,” katanya saat dikonfirmasi di ruang kerjanya kemarin. Saat lomba di tingkat provinsi, Kota Tegal mengikuti 8 jenis mata lomba. Di antaranya tutor kesetaraan, penilik PLS, tutor keaksaraan, dan instruktur tata rias pengantin. Kemudian pendidikan PAUD, pengelola PKBM, instruktur bahasa Inggris, serta pengelola kursus. Dari delapan mata lomba, hanya dua jenis yang mendapatkan juara yakni juara I LKT Penilik PLS dan juara III Tutor Keaksaraan. “Sebenarnya kualitas LKT dari 33 peserta lainnya sangat bagus-bagus. Bahkan saya sempat minder ketika melihat mereka satu persatu memaparkannya. Namun menurut saya, kegagalan

Ospek Dikelola Kampus Diprotes dari halaman 3 sebuah birokrasi membungkam kreativitas mahasiswa. “Tidak sepatutnya kegiatan kemahasiswaan dipegang birokrasi. Ini sama artinya birokrasi telah mempersempit ruang gerak dan mempersulit pendanaan kegiatan mahasiswa,” tegasnya. Dalam orasinya pengunjuk rasa meminta pertanggungjawaban Pembantu Dekan III yang dinilai tidak aspiratif. Pendemo juga menilai kebijakan

birokrasi yang tidak layak akan merugikan mahasiswa. Pembantu Dekan III FKIP Tri Moelyono yang ditemui terpisah di ruang kerjanya menyatakan pengambilalihan pelaksanaan ospek oleh kampus tidak menyalahi aturan. “Memang aturan tentang penyelenggaraan ospek sesuai anjuran Dikti diselenggarakan oleh kampus, bukan BEM. Ini sesuai dengan SK Dikti Nomor 38/2000,” tegasnya. Selama beberapa tahun belakangan ini pelaksanaan ospek

yang diselenggarakan BEM banyak yang disalahgunakan. Penyalahgunaan tersebut di antaranya memungut uang dari calon mahasiswa baru, melakukan perploncoan di luar ketentuan, dan tak sedikit terjadi penyimpangan penggunaan anggaran. Setelah berorasi kurang lebih setengah jam, demonstran memilih membubarkan diri karena sengatan mentari mulai dirasakan kian panas. Mereka membubarkan diri satu persatu dari gerombolan yang sebelumnya menyatu di depan Kantor FKIP. (her)

Permintaan Ikan Asin Meningkat dari halaman 3 Jumlah tersebut bisa meningkat saat pasokan bahan ikan meningkat. Untuk kendala, saat ini yang paling besar adalah cuaca. Paslanya, proses pembuatan masih mengandalkan panas matahari untuk proses penjemuran sebelum ikan asin dikemas dalam plastik atau karung dan dikirim ke pedagang. Harga ikan asin, lanjutnya, sangat bervariatif sesuai dengan jenis ikan. Umumnya, ikan yang banyak diminati dan dibuat ikan asin adalah layang, tigawaja, selar dan sebagainya yang ukurannya tidak terlalu besar. Harga per kilogram bisa dijual mulai Rp 20 ribu sesuai de-

ngan jenisnya. Mendekati lebaran, jumlah pesanan diprediksi terus emningkat karena banyak pedagang yang menjual kembali ikan asin untuk dijadikan oleh-oleh. Hanya saja, harganya juga berbeda dari kondisi normal. “Saat ini peningkatan terjadi lebih dari 15 persen dan kami perkirakan akan mencapai puncaknya seminggu sebelum lebaran,” katanya. Hal senada diungkapkan Budi. Menurutnya, peningkatan permintaan selalu terjadi mendekati lebaran dan sebagian berasal dari luar kota. Hanya saja, untuk bisa bersaing dengan ikan asin dari daerah lain. Kualitas serta harga harus selalu terjaga sehingga pelang-

gan tidak lari ke tempat lain. Saat ini, sebagian besar pelanggannya adalah pedagang baik dari dalam maupun luar kota. Sisanya, sengaja disetor ke sejumlah pasar untuk memenuhi kebutuhan lokal yang juga cukup besar. Agar kualitas kualitas ikan asinnya tetap terjaga, dia mengaku mendapatkan pasokan ikan segar dari nelayan sekitar. Dengan demikian, harga bahan baku bisa ditekan seminim mungking sehingga harga jual ke pedagang hinga konsumen tidak terlalu tinggi. “Ini saat yang tepat bagi kami untuk berproduksi semaksimal mungkin karena permintaan yang sedang naikm” tukasnya. (gun)

Antisipasi Lonjakan, Pemkot Gelar PM dari halaman 3 Dia tak menampik jika saat ini sebagian bahan pokok mengalami penurunan harga. Tetapi PM ini dilaksanakan guna mengantisipasi lonjakan harga

yang biasanya terjadi menjelang lebaran nanti. Sehingga diharapkan masyarakat mempunyai sembako untuk persiapan lebaran dengan harga yang murah. “Memang sekarang harga

sudah ada penurunan sedikit. Namun tidak menutup kemungkinan nanti akan kembali naik. Nah, dengan PM ini untuk membantu kebutuhan masyarakat kurang mampu menjelang lebaran,” urai dia. (adi)

Tetap Semangat Berkompetisi Meski ... dari halaman 3 “Selama ramadan OSIS mempunyai beberapa rangkaian kegiatan. Di antaranya lomba-lomba, peringatan Nuzulul Quran, pembagian beras kepada masyarakat tidak mampu, dan tadarus setiap hari, serta pesantren kilat,” jelasnya. Untuk lomba, lanjut Tri, ada empat jenis, yakni fashion show, kaligrafi, membuat kartu ebaran, dan tartil tilawah. Pelaksanaannya mulai Kamis (26/8) sampai Sabtu (28/8). “Fashion show dilaksanakan Kamis, kali grafi dan kartu lebaran Jumat, dan Sabtunya lomba tartil tilawah.” Pesantren kilat sudah dilaksanakan, Selasa (17/8) sampai Se-

lasa (24/8) kemarin. Sementara pembagian beras dilaksanakan pada Sabtu (28/8) mendatang. “Beras berasal dari seluruh siswa. Dibagikan untuk warga

sekitar yang dianggap kurang mampu, dengan menggunakan kupon, yang sebelumnya sudah dibagikan panitia,” pungkasnya. (*)

Gangguan Maag Membuatnya Bolak-balik ke Rumah Sakit Akibat asam lambungnya yang sering sekali tinggi, sudah sejak lama Nyonya Eni Surtika menderita sakit maag. Oleh karena itu, sudah sangat sering wanita 57 tahun ini keluar-masuk rumah sakit. “Kadang-kadang kambuhnya malam hari. Tetap saja saya dibawa ke rumah sakit. Bila tidak, saya tidak bisa melakukan apa-apa dan tidak bisa makan nasi. Nasi diganti dengan bubur sumsum,” ucapnya. Selain itu, menurut ibu tujuh anak ini, bila penyakitnya itu kambuh ia terpaksa hanya berbaring di tempat tidur selama berjam-jam, bahkan berhari-hari. Karena, bila kambuh, terkadang sampai dua minggu tak sembuh-sembuh.

Tentu saja itu membuatnya sengsara. Tapi, katanya sudah keluar-masuk rumah sakit. Ngapain aja ke sana? “Ya, berobat dong. Tapi, sembuhnya paling lama hanya sebulan. Habis itu sakit lagi,” jawab nenek enam cucu ini. Jadi? Untunglah sekitar dua tahun yang lalu ia mengenal New Mandala 525, yang kala itu masih bernama MDL-525. Ia pun meminum kedelai bubuk instan itu secara rutin dua kali dalam sehari. Hasilnya ternyata memuaskan. “Gangguan asam lambung itu tidak muncul-muncul lagi,” tuturnya. Namun, menurut penduduk Gang Masjid Al Hidayah 1, Jalan Kopo, Kelurahan Kopo, Kecamatan

Bojong Lowa Kaler, Kota Bandung, ini, setelah itu ia mendapat gangguan asam urat. Meski demikian, ia tetap saja mengonsumsi produk tersebut. “Ternyata makin lama gangguan itu makin hilang,” ungkapnya saat ditemui di pengujung Desember 2009 yang lalu.Sakit maag sudah merupakan keluhan umum masyarakat masa kini. Tak hanya orang kantoran tapi juga mereka yang tiap hari duduk di rumah. Penelitian menunjukkan, pola makan tak teratur menjadi penyebab penyakit ini. Akibatnya, terjadi pelukaan di lambung akibat asam lambung yang meningkat. Inilah yang membuat lambung perih dan kembung.

Juga menurut penelitian, isoflavon yang terkandung pada susu kedelai mampu mengatasi kadar asam lambung yang me-

ningkat. Dalam sebuah seminar, Fatimah Eliana Taufik, spesialis penyakit dalam RS Mitra Kemayoran, Jakarta Pusat, menyatakan, “Penyakit maag berkaitan dengan gaya hidup. Kebiasaan telat makan, mengonsumsi makanan yang tak sehat, serta stres merupakan pemicu timbulnya penyakit ini. Penyakit yang merupakan bagian dari sindrom saluran pencernaan ini menyerang saluran cerna atas sampai ulu hati.” Karena itu, tentu saja penderita perlu mengonsumsi kedelai secara rutin selain menjaga pola makan. Lalu, bagaimana dengan penderita maag yang berpasa sebulan penuh? “Puasa merupakan metode de-

toksifikasi penyembuhan paling tua dalam sejarah pengobatan manusia,” ujar A. Setiono Mangoenprasodjo dalam bukunya yang berjudul Detoksifikasi Terapi Puasa Menuju Sehat. Menurutnya, “Proses pembersihan dalam lambung akan terjadi secara sempurna bila puasa berlangsung lama. Dan proses itu akan efektif bila seseorang melakukan puasa dengan benar, dengan pola makan yang seimbang.”Apalagi bila menu puasa itu ditambah dengan segelas MDL-525 saat berbuka dan sahur.New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya yang nyata dan produknya yang diolah secara higienis. Ini amat ditunjang oleh

mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat masa kini untuk beralih ke bahan-bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. Dan bila ingin mendapatkannya, hubungi apotek/toko obat terkemuka di kotaAnda, atau lewat telepon berikut ini. Distributor Jateng: 02470231987 / 081382600344. Tegal: 0283-3302323 / 08156556362. Brebes: 0283-3302323 / 08122255523. Pemalang: 02845800685 / 08157708854. Pekalongan: 0285-7983080 / 085226849284 DINKES: PIRT No. 815320503590


CMYK

10

JUMAT, 27 AGUSTUS 2010

RADAR TEGAL

JADWAL KHATIB Jumat Pahing, 27 Agustus 2010 Masjid Sabilul Huda Kelurahan Kalinyatam Kulon Khatib: Wahidin Tohir Masjid Ash Sholihin Jl Perintis Kemerdekaan Tegal Khatib: Drs Arif Mustaqim

Masjid Al Irsyad Jl Gajah Mada Tegal Khatib: Untung Supriyadi Lc

Masjid Abdullah Asyari Jl Waringin Tegal Khatib: Saefudin Zuhri SHI

PROFIL Falasifah

Betah Suasana Kekeluargaan KEINGINANNYA menggali pengetahuan di bidang agama lebih dalam lagi membawa Falasifah bergabung bersama Forum Mahasiswa Islam (Formasi) di Politeknik Harapan Bersama Tegal. Pendekatan dengan kakak tingkatnya dilakoni terlebih dahulu sebelum benar-benar terjun di dunia organisasi ini. Setelah mantap dan banyak ajakan, putri ke-3 dari 4 bersaudara ini total dalam berjuang di salah satu unit kegiatan mahasiswa (UKM) tersebut. Bahkan, saat ini mengemban jabatan sebagai sekretaris Formasi. Dara kelahiran 1 Agustus 1990 ini mengaku senang bergabung dengan Formasi. Sebab, selain pengetahuan dan pengalaman yang berlimpah, ikatan kekeluargaan yang terjalin selama ini juga menjadi alasan Falasifah betah di organisasi tersebut. ‘’Kami biasanya tukar informasi dan saling membantu satu sama lain,’’ tambahnya. Lulusan SMKN 1 Dukuh-

turi tersebut juga merasa bahagia bisa bergabung dengan Formasi karena banyaknya kegiatan yang ada. Sehingga memungkinkannya mengeksplore kemampuan dan kelebihan dia sekaligus bisa menambah banyak saudara dan teman. Pasalnya, kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya berorientasi di lingkungan kampus saja. Namun juga dengan perguruan tinggi lainnya, dan masyarakat secara langsung. (ela)

PENCARIAN JATI DIRI USIA remaja dan kawula muda merupakan masa-masa pencarian jati diri. Hanya saja, banyak sekali fenomena dari tingkah laku mereka yang justru memunculkan pertanyaan bagi yang melihatnya. Utamanya terkait gaya hidup anak muda saat ini, yang lebih terkesan identik dengan idola tanpa melihat baik dan buruknya. ‘’Saya sangat bangga dengan banyaknya mahasiswi yang mengenakan kerudung di kampus. Namun sangat ironis ketika tampil di luar justru tidak memperlihatkan kesan muslimahnya,” ungkap Erni Unggul SU, pencemarah kegiatan pesantren kilat Ramadan Forum Mahasiswa Islam (Formasi) Poltek HB Tegal. Belum lagi penggunaan kerudung yang masih kurang atau jauh dari aturan busana muslim yang sesungguhnya. Dimana mereka berbusana tapi telanjang, karena menggunakan pakaian yang ketat ketat dan sesuai dengan lekuk tubuhnya. ‘’Sebenarnya apa yang kalian cari?” tanya Unggul. Sebagai soerang muslimah, lanjutnya, seharusnya bisa menjaga kemuliaannya sendiri. Misalnya, keindahan tubuhnya hanya diperlihatkan bagi suaminya saja. Begitu pun saat berbusana, jangan termakan dengan mode yang justru tidak baik untuk kita sendiri. Kalaupun ingin mengikuti mode, disesuaikan dengan kaidah Islam dalam berbusana bagi seorang wanita tak terkecuali bagi laki-laki. Sehingga masih tetap terlihat modis, namun tetap Islami. Fenomena ini kerap kali tidak disadari kaum hawa ketika berpenampilan. Mereka tidak sadar jika tanpa sengaja justru hal tersebutlah yang memancing terjadinya pelecehan seksual. Kendati tidak dibenarkan juga bagi pihak laki-laki untuk melakukannya. Namun, jika bisa diantisipasi sebelumnya, maka banyaknya kejadian pelecehan seksual tidak akan terus bertambah. Belum lagi pemandangan lain yang kerap terlihat dan dilakoni oleh remaja muslim sekarang. Seperti asik main atau nongkrong saat shalat Jumat, kebiasaan merokok, dan perilaku

LAELA NURCHAYATI/RATEG

PESANTREN RAMADAN – Politeknik Harapan Bersama Tegal melalui Forum Mahasiswa Islam (Formasi) menggelar pesantren kilat Ramadan selama lima hari.

lainnya yang seharusnya tidak mencerminkan sebagai seorang remaja msulim. Arfan narsumber lainnya menambahkan, pencarian jati diri ini memang tidak mudah dilakoni. Namun, tetap ada jalan keluar jika kita memang ingin benar-benar tahu siapa diri kita sebenarnya. Misalnya dengan menuliskan catatan kegiatan yang telah kita lakukan. Selanjutnya dievaluasi sejauh mana atau ada kekurangan dan kelemahan apa yang bisa kita perbaiki. ‘’Dengan catatan-catatan ini kita tidak akan mudah lupa dan senantiasa diingatkan kembali, sehingga bisa tetap menjadi manusia yang lebih baik dan

lebih baik lagi setiap harinya,” ungkap Kepala Program Studi D3 Komputer ini. Selain catatan keseharian, kita juga harus mencantumkan target yang akan kita raih dalam kehidupan ini. Sehingga terpacu untuk bisa meraihnya menuju manusia seperti yang kita inginkan. Mengetahui diri sendiri juga bisa dilakukan melalui keluarga, teman-teman atau rekan yang berada di lingkungan kita. Sebab, biasanya orang lainlah yang lebih tahu seperti apa diri kita sebenarnya. Tanpa ada gangguan subyektifitas ataupun keegoan diri kita. ‘’Pastinya evaluasi tetap harus dilakukan, sehingga kita

Acara ini dibebaskan bagi siapa saja yang ingin bergabung. Sehingga tidak membatasi baik jumlah peserta maupun program studi yang diampunya. Kegiatan ini sekaligus sebagai acara buka bersama, karena dimulai pukul 16.00 WIB. Adapun materi yang disampaikan berbeda setiap harinya. Untuk hari pertama tentang bagaimana kita menyikapi bulan Ramadhan. Sedangkan hari kedua, Selasa (24/8) mengangkat materi titik tolak perubahan. Lain halnya pada hari ketiga, Rabu (25/8) dengan nonton bareng film berjudul Children of Heaven. Sementara Kamis (26/ 8) dengan diskusi tentang jati diri, dan Jumat (27/8) penutupan kegiatan. ‘’Untuk penutupan hanya akan diisi dengan kegiatan santai saja, yaitu kesan pesan selama acara berlangsung,’’ tambahnya. Pembantu Direktur (Pudir) III bidang kemahasiswaan Erni Unggul Sedya Utami SE MSi mengaku senang dan bangga dengan pelaksanaan kegiatan ini. (ela)

LAELA NURCHAYATI/RATEG

PAPARAN - Arfan dan Erni Unggul selaku pembicara tengah membawakan tema seputar jati diri.

CMYK

Allah SWT. Dimana bentuk syukur ini salah satunya adalah dengan memeliharanya. Jika kita memelihara otak dengan senantiasa mengasahnya, maka secara tidak langsung kita telah memuliakan diri sendiri sebagai salah satu makhluk ciptaan Sang Kuasa. ‘’Tidak ada manusia bodoh, selama dia mau belajar dan berusaha,” tukasnya. Sebagaimana halnya pisau, jika terus diasah maka akan tajam juga. Demikian juga dengan otak kita, jika sering dilatih maka kecerdasan tersebut akan datang dengan sendirinya, dan menjadikan kita sebagai makhluk yang paling mulia. (laela nurchayati)

Formasi Wadahi Kegiatan Islami

Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata PESANTREN Ramadan sudah menjadi kegiatan rutin selama bulan puasa. Biasanya acara ini dilaksanakan oleh siswa-siswi tingkat SD, SMP dan SMA atau sederajat. Ternyata, kegiatan yang sarat materi keagamaan ini rupanya juga dilaksanakan di tingkatan perguruan tinggi. Seperti yang digelar Politeknik Harapan Bersama Tegal. Even ini dilaksanakan oleh unit kegiatan mahasiswa di bidang keagamaan yaitu Forum Mahasiswa Islam (Formasi) Poltek HB Tegal. Pesantren kilat Ramadhan ini berlangsung sejak Senin (23/8) hingga Jumat (27/8) di kampus setempat. Acara dengan tajuk Mentari atau singkatan dari Menuju Takwa Diri ini mengusung tema The Miracle of Five Days. ‘’Kami berharap pada kegiatan yang dilaksanakan selama lima hari ini akan muncul keajaiban pada masing-masing peserta,’’ ungkap Falasifah, sekretaris Formasi. Khsususnya pada pribadi mereka dan bisa diterapkan dalam kesehariannya.

bisa menjadi lebih baik kedepan,” pungkasnya. Pada kesempatan ini, Erni Unggul juga berharap tidak adanya impotensi intelektual pada anak didiknya. Sebab, fenomena ini hampir ditemui di semua kalangan. Di mana, mereka bangga dengan hasil akademik yang sebenarnya bukan murni kemampuannya sendiri. Dengan terlalu mengandalkan kepada teman saat ujian dan lain sebagainya, justru akan menumpulkan kemampuan otak kita sendiri. Dan hal ini dikarenakan membiasakan otak tidak bekerja optimal. Jika hal ini terus dilakukan, maka sama saja dengan tidak mensyukuri nikmat pemberian

DOK./RATEG

KULIAH SUBUH – Tausiah yang diberikan saat kuliah Subuh banyak diminati jamaah.

Menjadi Manusia yang Bersyukur MANUSIA tempatnya salah dan lupa. Sebagaimana makhluk yang dilengkapi dengan hati atau kolbu ini, mereka juga mudah sekali di bolak balikkan. Sehingga jangan pernah sombong atau berbangga hati bila sudah dianggap sebagai orang beriman atau bertakwa. ‘’Iman itu kadang naik dan turun, kadang berkembang dan ada pula menguncup,” ungkap Ustad H Abdul Kholik Amas saat kuliah subuh di Masjid Agung Tegal, Kamis (26/8) kemarin. Dengan kondisi ini, lanjutnya, kita disarankan untuk tidak bosan-bosan mengikuti majelis taklim atua jamiyah. Dengan harapan keimanan dan ketaqwaan kita tetap terjaga. Sebab, dalam firamn-Nya Allah menjelaskan Janganlah kamu mati melainkan dalam keadaan muslim. Terlebih saat ini banyak sekali aksi-aksi

pendangkalan keimanan yang sering tidak kita sadari. Tak heran jika selama ini banyak sekali umat Islam yang melaksanakan puasa. Sayangnya pahala puasa tidak kita dapatkan melainkan hanya lapar dan dahaga saja. Sebab, mereka melaksanakan puasa namun tidak sempurna. Masih banyak larangan yang dilanggar baik sengaja atau tidak. Salah satu hal sepele yang seringkali tidak disadari sudah menghilangkan pahala puasa adalah ghibah atau menggunjingkan orang lain. ‘’Bahkan ghibah ini sudah menjadi tren dan diacarakan dalam sebuah program khususnya di stasiun televisi,” tambahnya. Kendati sudah diprediksi sejak awal, namun diharapkan puasa yang kita jalankan akan diterima oleh Allah SWT. Di sisi lain, Al Quran juga telah men-

jelaskan bahwa nikmat kita akan semakin bertambah jika disyukuri. Sebaliknya, jika kita tidak mensyukuri nikmat yang telah diperoleh, maka adzab Allah sangat pedih bagi mereka. Kondisi inilah yang nampaknya telah melanda negara kita Indonesia. Di mana mensyukuri nikmat tidak hanya dilafalkan melalui perkataan saja, namun juga perbuatan. Salah satunya dengan memelihara nikmat tersebut. Sementara yang terjadi di sekitar kita, banyak sekali kerusakan akibat ulah tangan manusia itu sendiri. Mereka tidak memelihara malah justru merusaknya. Tak heran bila banyak sekali musibah yang terjadi baik gempa bumi, tanah longsor, banjir dan sebagainya. Ini merupakan peringatan dan ujian bagi kita untuk segera bisa memperbaikinya. (ela)

DI bawah Divisi Kesejahteraan Organisasi Mahasiswa (Ormasa) Politeknik Harapan Bersama, Formasi atau Forum Mahasiswa Islam berdiri. Forum ini mewadahi segala kegiatan bersifat Islam baik secara keagamaan maupun di bidang sosial. Seperti yang tengah dilaksanakan saat ini, yaitu pesantren kilat Ramadan. Sebagai rutinitas, Formasi menggelar pertemuan setiap hari Selasa guna mengkaji materi agama Islam. Kajian ini dilaksanakan di kampus pada sore hari dengan tempat bergilir. Selain itu, setiap Minggu terakhir tiap bulan juga melaksanakan bersih-bersih masjid. ‘’Kami membersihkan masjid di kampus secara bersamasama, sebagai bentuk penghormatan sekaligus perawatan masjid disini,’’ ungkapnya. Sementara, dalam waktu de-

kat juga menggelar pengumpulan zakat fitrah dari mahasiswa maupun dosen atau karyawan Poltek HB Tegal. Pengumpulan ini dilaksanakan mulai tanggal 18 hingga 31 Agustus 2010. Rencananya, zakat fitrah yang telah terkumpul akan disalurkan langsung ke masyarakat di sekitar kampus pada tanggal 4 September 2010. Adapun kegiatan yang telah dilaksanakan Formasi sebelumnya, di antaranya tergabung dalam Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) seKota Tegal yang juga dihadiri dari Purwokerto. Ada juga donasi untuk bazar bekerjasama dengan kampus yang lainnya. ‘’Kami mengumpulkan donasi dengan kampus lainnya, dan nantinya akan disumbangkan langsung dalam bentuk bazar,’’ pungkasnya. (ela)


OLAHRAGA

JUMAT, 27 AGUSTUS 2010

11

RADAR TEGAL

Inter Milan v Atletico Madrid

BURU TROFI MONACO - Inter Milan dan Atletico Madrid bukan tim amatir di kompetisi antarklub di benua biru. Namun, untuk urusan Piala Super Eropa, mereka sama-sama berstatus debutan. Sebab, even yang mempertemukan juara Liga Champions versus kasta kedua kompetisi Eropa ini baru digeber pada 1973, tujuh tahun setelah Inter memenangi Piala Champions. Sedangkan Atletico baru musim lalu merebut gelar Europa League. Nah, dalam kondisi itulah kedua tim bentrok dalam Piala Super Eropa edisi ke-35 dini hari nanti. Sebagai juara dari kasta yang lebih tinggi, Inter sedikit lebih diunggulkan atas Los Rojiblancos, sebutan Atletico. Terlebih, mereka sudah mengantongi bekal kepercayaan diri, yakni kemenangan 3-1 atas AS Roma yang mengantar mereka menjuarai Piala Super Italia. “Secara umum, ini adalah hal baru bagi Inter. Terlebih bagi saya, yang belum pernah mendapat kesempatan bermain di Piala Super,” jelas Javier Zanetti, kapten Inter, dalam wawancara dengan situs resmi UEFA. “Ini pengalaman pertama buat tim, sehingga kami semua pastinya ingin menang atas Atletico,” imbuhnya. “Partai ini sekaligus menandai dimulainya musim baru Inter, dan kami ingin mendapatkan tahun yang penuh kesuksesan lagi. Kalau bisa memenangi trofi Piala Super Eropa, kepercayaan diri kami akan meningkat pesat,” lanjut gelandang bertahan asal Argentina tersebut. Dalam laga yang dihelat di Stade Louis II, Monaco itu, pelatih Inter Rafael Benitez bisa membawa 21 pemain. Dua pemain yang sudah pasti absen adalah Thiago Motta yang baru saja menjalani operasi lutut, serta Davide Santon, yang juga sedang berkutat dengan cedera. Sedangkan pilar penting lain seperti Maicon, Wesley Sneijder, serta Samuel Eto’o siap main. Namun, kehilangan dua pemain saja tidak akan membuat Benitez kehilangan kepercayaan diri. Pasalnya, dia sudah sering bongkar pasang skuad selama tur pramusim. Faktanya, Inter sukses memenangkan laga melawan tim-tim besar macam Manchester City dan Juventus. Sedangkan skuad Atletico belum sepenuhnya teruji. Mereka hanya memetik tiga kemenangan dari empat uji coba. Semuanya dipetik atas tim gurem dan amatir. Sekalinya menghadapi sesama tim besar, Mallorca, Diego Forlan dkk langsung takluk 2-3 (14/8). Kedatangan pemain baru seperti defender Diego Godin dan gelandang Fran Merida disebut-sebut sebagai salah satu faktor belum solidnya penampilan Atleti belakangan ini. Namun, kubu Atleti”sebutan lain Atletico”mencoba mengabaikan hasil-hasil uji coba. (na)

PERKIRAAN PEMAIN: Inter Milan (4-3-3) : 1-Julio Cesar (g); 13-Maicon, 6Lucio, 25-Walter Samuel, 26- Chivu; 4-Zanetti, 10-Sneijder, 19-Cambiasso; 9-Eto?o, 22-Milito, 27Pandev Pelatih : Rafael Benitez Atletico Madrid (4-4-2) : 13-David de Gea (g), 17-Ujfalusi, 25-Godin, 18-Alvaro, 24-Felipe Luis ; 19-Reyes, 12-Assuncao, 8-Raul Garcia, 11-Merida ; 7-Forlan, 10Aguero Pelatih : Quique Sanchez Flores Stadion : Stade Louis II, Monaco Wasit : Massimo Busacca (Swiss) EMPAT LAGA TERAKHIR Inter Milan 03/08/10 v Panathinaikos (netral) 2-3 (uji coba) 05/08/10 v FC Dallas (netral) 2-2 (uji coba) 13/08/10 v Juventus (netral) 1-0 (Trofi TIM) 21/08/10 v AS Roma (netral) 3-0 (Piala Super Italia) Atletico Madrid 17/07/10 v Alcala (away) 2-8 (uji coba) 24/07/10 v Real Betis (away) 1-2 (uji coba) 01/08/10 v Thailand All Stars (away) 0-3 (uji coba) 14/08/10 v Mallorca (away) 3-2 (Trofi Ciudad de Parma) DI ATAS KERTAS Secara keseluruhan, Inter jauh lebih siap menghadapi laga ini daripada Atletico. Mereka memenangi hampir semua laga pramusim, termasuk Piala Super Italia melawan Roma. Sementara Atletico belum teruji, hanya menang tiga kali dari empat uji coba. Menilik kondisi umum tim, Inter pantas diunggulkan

Berebut Gelar Terbaik Dunia FINAL Piala Super Eropa kali ini bukan hanya persaingan memperebutkan trofi terbaik Eropa antara Inter Milan dan Atletico Madrid. Ini juga merupakan pembuktian dua pilar tim, Wesley Sneijder dan Diego Forlan, yang masuk nominasi World Player of the Year, alias pemain terbaik dunia edisi 2010. Sneijder dan Forlan memang sama-sama bersinar di Piala Dunia 2010 lalu. Sneijder mencetak lima gol, sekaligus membawa Belanda lolos ke final. Sedangkan Forlan, meski gagal mengantar Uruguay ke puncak, mendapat gelar Pemain Terbaik Piala Dunia. Banyak pihak meyakini, gelar pemain terbaik dunia akan ditentukan dari siapa yang tampil lebih mengilap di Monaco dini hari nanti. Mulai tahun ini, gelar pemain terbaik dunia digabungkan dengan trofi Golden Ball, dan bakal diumumkan pada Januari mendatang. Meski sama-sama berambisi meraih trofi Piala Super Eropa, keduanya kompak menyatakan tidak mengejar gelar individu. “Saat ini, saya sama sekali tidak memikirkan hal lain, kecuali laga melawan Atletico. Terlebih gelar untuk saya sendiri, saya tidak terpikir,” ungkap Sneijder, ketika diwawancarai televisi khusus Inter Milan, seperti dilansir Reuters. “Award personal cukup menyenangkan, tapi itu tidak mungkin dimenangkan tanpa dukungan tim yang solid,” lanjut gelandang serang 26

tahun tersebut. Menurutnya, Inter saat ini sudah dalam puncak performa. Tanpa Jose Mourinho yang hengkang ke Real Madrid pun, dia yakin Nerrazurri(sebutan Inter) akan tetap solid dan memenangkan banyak gelar, termasuk di kancah Eropa. Langkah pertama tentunya mengalahkan Atletico dini hari nanti. “Sudah tidak ada yang saya keluhkan dari tim ini. Segalanya berjalan baik dan menyenangkan. Saya menyukai semua rekan setim saya. Dengan tim seperti ini, saya yakin gelar akan lebih sering datang,” tegas eks gelandang Real Madrid itu. Di sisi lain, Forlan memanfaatkan laga ini untuk membuktikan kesetiaannya kepada Atleti. Sebagaimana diketahui, pasaran Forlan meningkat pesat usai kesuksesan di Afrika Selatan lalu. Striker 30 tahun tersebut mendapat tawaran menarik dari beberapa klub besar Eropa. Sebut saja, Juventus, Tottenham Hotspur, dan Manchester United. Namun, semua ditolaknya. “Setelah liburan panjang, saya merasa sangat fresh. Secara fisik dan mental, saya juga sudah sepenuhnya pulih. Saya mencintai sepak bola, dan saya ingin segera bertanding untuk klub saya, Atletico,” papar Forlan. “Melawan Inter adalah awal yang bagus, saya rasa kami bisa mulai menetapkan standar permainan untuk musim ini,” tambahnya. (na)

Bursa Asian Handicap 0 : 1/2

Javier Zanetti

Tersulut Sesumbar Jose Mourinho RAFAEL Benitez punya agenda khusus saat mendampingi timnya berlaga di pentas Piala Super Eropa dini hari nanti WIB. Agenda itu tak lain, pembuktian kepada Jose Mourinho bahwa Inter Milan masih perkasa di level Eropa. Mourinho sukses membawa La Beneamata “sebutan lain Inter” merebut tiga trofi musim lalu. Selain Serie A dan Coppa Italia, klub milik Massimo Moratti itu dia bawa kembali berjaya di pentas Liga Champions. Atas prestasi itu, Mourinho pun menyebut Benitez beruntung karena mewarisi skuad super dan solid bentukannya. Klaim tersebut membuat telinga Benitez panas. Sebagai balasan, dia menyebut Mourinho suka asal bicara. “Saya sangat terkejut karena Mourinho mau buka suara. Biasanya, dia tidak berbicara kan? Dia suka bicara, tapi tidak ada apa-apanya,” kata Benitez, setengah bercanda, seperti dilansir AFP. Benitez mengakui, skuad bentukan Mourinho memang bagus. Dia juga tidak perlu susah payah membangun tim karena semuanya sudah terben-

CM Y K

tuk dan matang. Bisa dibilang, Benitez tinggal meminyaki mesin yang sudah dirakit Mourinho. Namun, lanjut mantan pelatih Liverpool itu, apa yang terjadi pada Mourinho tidak jauh berbeda. Ketika baru datang ke Inter 2008 silam, dia juga mewarisi skuad ideal bentukan Roberto Mancini. Alhasil, dia sukses mempertahankan gelar scudetto selama dua musim beruntun. “Inter adalah tim yang sangat kuat, dan memang lebih kuat lagi ketika Mourinho tiba. Tapi, bedanya tidak banyak. Setiap kali pemain datang dan pergi, tidak pernah terlalu berpengaruh,” papar Benitez. “Kami di Inter tidak pernah membicarakan siapa yang main, tapi apa yang harus dimenangkan musim ini,” lanjutnya. “Dia (Mourinho) sudah tidak di sini sekarang. Tapi kalau semuanya sempurna, kenapa dia tidak di sini? Penyebabnya, dia memilih pergi ke tempat lain, dan itu adalah pilihannya. Sebaliknya, saya yang di sini, dan saya sangat bahagia,” lanjutnya. Benitez menolak jika dianggap terpancing oleh komentar Mourinho.

Sebab, Mourinho kini hanya orang luar yang tidak tahu situasi Inter yang terkini. Karena itu, dia meminta anak buahnya tetap fokus memburu trofi. Di samping itu, Benitez ingin merebut predikat sebagai pelatih yang menjuarai Piala Super Eropa di dua klub yang berbeda. Sebelum ini, pria asal Spanyol tersebut membawa Valencia mengangkat trofi edisi 2004. Saat itu, mereka mengalahkan FC Porto yang notabene dibesut Mourinho. “Lagipula, seorang pelatih tidak bisa menang sendiri. Dia menang bersama timnya, dengan dukungan manajemen klub, dan suporter. Sungguh tidak pantas Mourinho berkoarkoar,” tandas Benitez sinis. (na/bas)

Rafael Benitez

Wesley Sneijder


ALL SPORTS

12

JUMAT 27 AGUSTUS 2010

RADAR TEGAL

Bisa Tenang Jalani Operasi

4 TOTTENHAM V YOUNG BOYS 0 LONDON - Tottenham Hotspur menjaga reputasi Inggris di babak utama Liga Champions. Spurs - sebutan Tottenham Hotspur menemani Chelsea, Manchester United, dan Arsenal di babak fase grup dan diikuti 32 klub itu. Sejak musim 2004-2005, empat wakil Premier League selalu tampil di babak utama. Spurs lolos setelah mengatasi perlawanan klub Swiss Young Boys kemarin dini hari WIB (26/8). Kalah 2-3 di pertemuan pertama (17/8), Spurs mengamuk di kandang sendiri, White Hart Lane. Tuan rumah melesakkan empat gol tanpa mampu dibalas lawannya. Alhasil, Spurs lolos dengan agregat 6-3. Peter Crouch menjadi pahlawan Spurs dengan torehan tiga gol. Hat-trick penyerang bertubuh jangkung (201 sentimeter) itu tercipta masingmasing pada menit kelima, ke-61, dan eksekusi penalti pada menit ke-78. Jermain Defoe melengkapi pesta Spurs lewat golnya di menit ke32. “Ini hasil masif. Kami bermain sangat baik dan layak mendapatkan bonus, yakni babak utama Liga Champions,” kata Crouch seusai pertandingan kepada AFP. Lolos ke babak utama Liga Champions seolah membangkitkan Spurs pada masa kejayaan mereka hampir setengah abad lalu. Yakni kala klub asal London Utara itu menembus semifinal European Cup (nama laga Liga Champions) musim 1961-1962. “Kami sudah siap bertemu tim seperti Real Madrid atau Inter Milan. Anda tidak akan tahu seberapa tangguh Anda sebelum bertemu lawan berat,” tambah penyerang 29 tahun itu. Crouch lalu berkomentar atas hattrick-nya kemarin. Gol-golnya boleh dibilang merupakan aksi unjuk diri bahwa Crouch masih dibutuhkan Spurs. Di awal musim ini, penyerang yang akrab disapa Crouchy itu sempat diberitakan bakal dilego karena Spurs butuh bujet untuk membenahi skuadnya. Menariknya, berkat Crouch, Spurs mengantongi pemasukan seiring berpartisipasi di fase grup Liga Champions. Mulai dari prize money, sponsor, hingga hak siar televisi, Spurs ditaksir meraup sedikitnya 30 juta pounds atau sekitar Rp 415 miliar. “Sudah lama sekali Tottenham Hotspur merindukan persaingan di level elite Eropa,” kata pelatih Spurs Harry Redknapp di Soccernet. “Saat kecil, saya menonton laga Tottenham Hotspur melawan Benfica di White Hart Lane pada 1962. Sungguh luar biasa setelah mengetahui penantian saya selama 48 tahun itu berakhir,” sambung pelatih kelahiran Poplar, London, 63 tahun lalu itu. Dari kubu lawan, pelatih Young Boys Vladimir Petkovic menilai Spurs punya kelas tersendiri yang bisa diandalkan saat melakoni fase grup Liga Champions. Petkovic yakin Spurs bisa membuat kejutan. “Saya pikir mereka sudah punya modal kuat, yakni skuad bagus dan kompetitif,” tuturnya. Di sisi lain, Spurs bukan satu-satunya klub yang menembus fase grup Liga Champions kali pertama. Masih ada MSK Zilina. Jawara Slovakia itu lolos setelah menang agregat 3-0 atas klub Republik Ceko Sparta Praha. Spurs dan Zilina menyusul Bursaspor (Turki), Sporting Braga (Portugal), FC Twente (Belanda), dan Hapoel Tel-Aviv (Israel). (dns)

CROUCH

Massimo Busacca Kembali Percaya Diri KIPRAH di Piala Dunia 2010 bukan hal yang bisa dibanggakan oleh Massimo Busacca. Pasalnya, dia membuat keputusan yang tidak tepat, dan harus dipulangkan. Piala Super Eropa adalah debutnya memimpin even penting setelah peristiwa memalukan itu. Afrika Selatan membutuhkan kemenangan untuk mengamankan kans lolos ke babak knockout Piala Dunia 2010. Namun, dalam laga melawan Uruguay, pasukan tuan rumah harus menelan kekalahan tragis dengan skor 0-3. Kemenangan 2-1 atas Prancis di laga pemungkas pun

jadi tidak berarti. Seketika, Massimo Busacca yang memimpin laga Afsel versus Uruguay menerima banjir kecaman dari segala arah. Sebab, dua gol Uruguay dicetak setelah kiper Itumeleng Khune dia jatuhi kartu merah. Rupanya, alasan pemberian kartu merah itu dianggap tidak tepat. Khune hanya mendorong Luis Suarez, dan bukannya melakukan pelanggaran berbahaya. “Saya, dan semua orang yang melihat insiden itu sepakat bahwa Busacca adalah wasit dengan performa terburuk di kompetisi ini. Kami yakin Khu-

ne tidak pantas mendapat kartu merah langsung,” kecam Carlos Alberto Parreira, pelatih Afsel di Piala Dunia, seperti dilansir Telegraph.“Dia sangat tidak adil kepada tim kami sejak awal pertandingan. Lihat saja cara dia bertindak,” omel pelatih asal Brazil itu. “Pelanggaran ringan diberi kartu kuning. Apa yang seharusnya dapat kartu kuning diberi kartu merah. Saya harap, kami tidak perlu melihat wajahnya lagi di turnamen ini. Dia sangat tidak pantas berada di sini,” lanjut Parriera kala itu. FIFA memang membela pe-

rangkat pertandingan mereka dalam pernyataan khusus. Namun, seperti mengabulkan harapan Parreira, FIFA memulangkan Busacca beberapa hari setelah laga tersebut. Tak heran kalau wasit asal Swiss itu malu berat. Dia pun khawatir, karirnya sebagai pengadil ikut berakhir akibat kesalahan itu. Namun, kini Busacca bisa tersenyum lagi. Pasalnya, UEFA telah menunjuk dia menjadi pengadil salah satu partai paling penting sepanjang pramusim di Eropa. Yakni, Piala Super Eropa, antara Inter Milan versus Atletico Madrid dini hari nanti. (na)

LAGA melawan Young Boys kemarin merupakan “perpisahan” bagi Jermain Defoe. Bukan perpisahan karena Defoe bakal berganti klub, melainkan pamitan karena penyerang Spurs itu bakal absen sebulan ke depan. Itu karena Defoe bakal menjalani operasi pangkal paha Selasa nanti (31/8). Tim medis Spurs sudah menyarankan Defoe agar menjalani operasi sejak awal musim. Tapi, penyerang 27 tahun itu mengabaikannya karena tidak ingin kehilangan kesempatan tampil membela Spurs di ajang Liga Champions. “Setelah meloloskan Spurs ke babak utama (Liga Champions), kini, saya bisa tenang menjalani operasi,” kata Defoe sebagaimana dilansir Sky Sports. “Saya kemungkinan masih ingin main melawan Wigan (di Premier League, 28/8, Red),” tambahnya. Defoe memang bermasalah dengan pangkal paha sejak akhir musim lalu. Defoe merasa cederanya makin serius saat membela timnas Inggris di Piala Dunia JuniJuli lalu. Itu ditandai dengan kecepatannya yang mulai menurun dan fisiknya yang tidak prima untuk bermain selama 90 menit. Terkait golnya ke gawang Young Boys kemarin, Defoe mengakui apabila dirinya handball. Beruntung aksinya luput dari pengamatan wasit maupun asisten wasit di belakang gawang. Perlu diketahui bahwa Liga Champions musim ini telah menggunakan lima ofisial pertandingan yang terdiri dari satu wasit utama, dua asisten wasit di pinggir lapangan, serta dua asisten wasit di belakang gawang. “Ya, itu memang handball. Tapi, wasit tidak melihatnya dan kadang kejadian seperti itu lolos dari pengamatan,” terang Defoe. Tidak hanya Defoe yang bermasalah dengan pangkal paha. Kiper Spurs Huerelho Gomes mengalami cedera serupa kemarin sebelum digantikan Carlo Cudicini di babak kedua. Penampilan Cudicini merupakan yang pertama sejak mengalami kecelakaan sepeda motor November lalu. “Kami masih harus menunggu perkembangan cedera Gomes. Kalaupun dia absen, Carlo (Cudicini) akan bisa menggantikan peran sebaik Gomes,” tutur pelatih Spurs Harry Redknapp. (dns)

Jermain Defoe

Blanc Panggil Sembilan Veteran PD 2010 PARIS - Laurent Blanc rupanya sudah puas menghukum 23 anggota skuad Piala Dunia 2010, dengan meninggalkan mereka dalam uji coba melawan Norwegia lalu (11/8). Karena itu, dalam agenda resmi kualifikasi Euro 2012, suksesor Raymond Domenech itu kembali memanggil sebagian veteran turnamen yang dihelat di Afrika Selatan tersebut. Total, dia memanggil sembilan bekas penggawa Les Bleus “sebutan Prancis” di Piala Dunia. Di antaranya, kiper Hugo Lloris, defender Bacary Sagna, serta winger Florent Malouda. Skuad ini akan diterjunkan dalam dua duel pertama kualifikasi, yakni melawan Belarusia (3/9) di Paris, dan Bosnia Herzegovina empat hari kemudian, di Sarajevo. Blanc juga dapat memanggil empat pemain yang sedang menjalani sanksi dari federasi

sepak bola Prancis (FFF). Yakni Nicolas Anelka (dilarang tanding 18 laga), Patrice Evra (5), Franck Ribery (3), dan Jeremy Toulalan (1). Padahal, menurut Blanc, dia membutuhkan mereka untuk mengamankan poin di dua laga pertama. “Saya tidak mengerti kenapa mereka menjatuhkan sanksi kepada pemain secara individu. Dari apa yang saya dengar, yang terjadi di Afsel merupakan dilakukan bersama-sama oleh tim,” kata Blanc kesal, sebagaimana dilansir AFP. “FFF juga tidak menjelaskan alasan dan kriteria hukuman,” lanjutnya. Tanpa empat pemain pilar tersebut, Blanc terpaksa harus bereksperimen dengan sejumlah muka baru. Tercatat, ada tiga pemain yang berstatus uncapped, alias belum pernah memakai kostum timnas sebelumnya. Mereka adalah striker

Kevin Gameiro, serta duet defender Mamadou Sakho dan Benoit Tremoulinas. Sementara itu, kiper Cedric Carasso sejatinya sudah dipanggil masuk skuad Piala Dunia, namun belum pernah sekalipun diturunkan ke lapangan. Sektor depan juga menjadi perhatian tersendiri Blanc, seiring absennya Anelka dan mundurnya Thierry Henry dari timnas. Eks manajer Girondins Bordeaux itu secara mengejutkan memanggil penyerang veteran Everton Louis Saha. Dia akan didampingi striker Real Madrid Karim Benzema dan penyerang anyar Olympique Marseille yang baru didiagnosis mengalami kelainan jantung, Loic Remy. Keputusan Blanc untuk sektor depan ini menuai kritik tajam. Sebab, dia tidak memanggil penyerang bengal Marseille, Hatem ben Arfa. (na)


ALL SPORTS

JUMAT 27 AGUSTUS 2010

13

RADAR TEGAL

Ajax (2) v Dynamo Kiev (1)

PENANTIAN LIMA TAHUN

AMSTERDAM - Ajax Amsterdam kembali meramaikan babak utama Liga Champions. Klub raksasa Belanda itu lolos ke fase grup setelah menyisihkan wakil Ukraina Dynamo Kiev dengan agregat 3-2 kemarin. Hasil itu mengakhiri penantian Ajax selama lima tahun. Kali terakhir Amterdamsche ? julukan Ajax ? berlaga di fase grup adalah pada musim 2005-2006. Kendati nermain di kandang sendiri, Amsterdam ArenA, Ajax justru tertekan di menitmenit awal. Tapi, Ajax yang bermain imbang 1-1 di Ukraina (17/8) justru mampu memetik satu gol melalui kapten sekaligus bintang penyerangnya, Luis Suarez, pada menit ke-43. Pada menit ke-75, publik tuan rumah bisa bernapas lega setelah Mounir El Hamdaoui menggandakan keunggulan. Dynamo sempat membuka harapan kala Andriy Shevchenko memperkecil kedudukan melalui eksekusi penalti pada menit ke84. Tapi, Ajax yang motivasinya

Terbanyak Lolos Fase Grup (sejak 1992-1993) 15 kali ? Man United 14 kali ? Real Madrid, Barcelona 13 kali ? AC Milan, Bayern Munchen 12 kali ? Arsenal 10 kali ? Olympique Lyon 9 kali ? Inter Milan, Glasgow Rangers, Spartak Moskow 8 kali ? Ajax Amsterdam

sudah membubung tinggi bisa mempertahankan kedudukan 21 sampai bubaran. “Saya senang kami kembali ke babak utama Liga Champions,” kata Suarez kepada AFP. “Kini, Ajax punya kesempatan mengembalikan reputasinya di Eropa setelah lama tidak terdengar,” tambah bintang penyerang Uruguay itu. Liga Champions merupakan pentas yang familier bagi Ajax. Amsterdamsche pernah empat kali memenanginya, tiga di antaranya beruntun pada 19711973.

“Banyak orang yang meragukan kami bisa melaju ke babak utama Liga Champions. Kami telah membuktikan bahwa pendapat mereka salah dan kami akan semakin mempermalukan mereka apabila membuat kejutan di babak utama nanti,” papar pelatih Ajax Martin Jol. Apabila A jax lolos ke fase grup kali pertama dalam lima tahun, Dynamo justru gagal kali pertama setelah lima tahun. Tapi, Dynamo masih terhibur karena tidak sepenuhnya out dari pentas Eropa musim ini. Shevchenko dkk masih bisa berlaga di fase grup Europa League. (dns)

ISNAENI

Pekan Depan Dijajal Persita JAKARTA - Pemusatan latihan timnas proyeksi Piala AFF 2010 sudah berjalan sekitar dua pecan. Secara permainan pelatih Alfred Riedl menyatakan puas melihat perkembangan anak asuhnya. Nah, untuk mengetahui lebih jauh kemampuan ke-25 pemain y a ng saat ini tergabung dalam timnas, Kamis lusa Alfred Riedl mengagendakan timnya beruji coba melawan Persita. “Coach Alfred sebetulnya mengagendakan dua kali ujicoba di pekan pertama September. Tapi hari ini yang sudah pasti adalah melawan Persita pada 2 September,” ujar Wolfgang Pikal, asisten pelatih timnas usai latihan kemarin sore. Menurut Pikal, pertandingan ujicoba pertama itu akan dilangsungkan di Gelora Bung Karno pada malam hari pukul 20.00 WIB. “Untuk satu tim lagi munkin besok ( hari ini-Red) bisa diketahui,” sambungnya. Sebelumnya, Persija Jakarta yang saat ini dalam proses pembentukan tim juga menyatakan kesediaan untuk uji tanding. Alfred Riedl sendiri mengaku timnya sudah mengalami banyak perkem-

Effendi Anas Tak Ambisi Jadi Manajer JAKARTA - Polemik internal Persija Jakarta terus bergulir. Terkait dengan kursi panas manajer tim, akhirnya memaksa Kepala Satpol PP DKI Jakarta Effendi Anas angkat bicara. Kepada wartawan pria yang biasa disapa Effan itu menilai sama sekali dirinya tidak berambisi menjadi orang nomor satu didalam tim berjuluk Macan Kemayoran itu. Apalagi, mantan walikota Jakarta Utara itu akan berhadapan dengan banyaknya masalah internal Persija yang sampai saat ini masih muncul.?Pekerjaan itu adalah sebuah amanah. Tapi menurut saya, adanya kendala manajerial dalam organisasi yang besar seperti Persija saat ini adalah hal yang sangat wajar dan harus disikapi secara dewasa oleh semua pihak. Itu karena Persija berada ditengah tuntutan kinerja yang harus optimal menghadapi kompetisi musim depan,? kata Effan. ?Secara pribadi saya tidak ingin terlibat dalam manajemen Persija musim kompetisi mendatang,”lanjutnya. Komentar Effan itu memupus banyaknya spekulasi yang terjadi didalam internal tim Persija. Effan menegaskan dirinya tidak berambisi menerima kursi manajer tim asal ibukota itu. Seperti diketahui, sebelumnya Ketua Umum Persija Toni Tobias melakukan perombakan manajemen. Status Manajer Harianto Bajoeri dibekukan, lalu diberikan kepada Effendi Anas. Effan diangkat sebagai manajer baru Macan Kemayoran melalui surat keputusan (SK) yang ditandatangani ?Toni Tobias bernomor 177/ KPT/KU/Sekr/VIII/2010, 12 Agustus 2010, tentang penetapan manajer tim Persija untuk kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2010/2011. Tapi SK itu langsung dimentahkan oleh Harianto Bajoeri. Pria yang juga mantan Kepala Satpol PP DKI Jakarta itu, menilai SK yang dibuat oleh Toni tidak memiliki dasar hukum. Menurutnya, yang harus me-

CMYK

Effendi Anas

bangan. “Memang belum bisa maksimal karena saat ini Ramadan. Kondisi tim saat ini bagus. Lebih fresh dari kemarin-kemarin,” ujarnya. Pelatih asal Austria ini mengungkapkan bahwa timnya memang membutuhkan pertandingan ujicoba. “Tapi ujicoba nanti tidak mencari kemenangan. Tapi lebih untuk mengetahui seberapa jauh pemain berhasil menyerap materi latihan yang selama ini kami berikan,” bebernya. Sementara itu, terkait dipulangkannya Immanuel Wanggai, fisiotheraphist timnas Mathias Ibo mengungkan jika pemain tengah klub Persipura Jayapura itu mengalami collus forming atau tulang tumbuh di tumit. Jalan terbaik untuk mengatasinya adalah dengan cara operasi. “Sebenarnya coach Alfred ingin dia menjalani operasi di Jakarta. Tapi Wanggai ingin operasi dilakukan di Jakarta. Hanya operasi kecil kok. Mun g k i n h a n y a b u t u h waktu 10-30 menit,” kata Mathias. Karena operasi itu, menurut Mathias Wanggai butuh waktu sekitar tiga minggu untuk pemulihan. (ali)

Perak-Perunggu Hanya Bintang Iklan ngangkat manajer adalah Pengelola dan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo. Pasalnya, Persija saat ini masih menggunakan dana APBD DKI Jakarta yang pertanggungjawabannya langsung bersinggungan dengan pemerintahan provinsi DKI Jakarta. Menurut Harianto, dirinya diangkat sebagai manajer Persija melalui SK bernomor 144.Persija.Liga.SK.XI.2006. Serah terima status manajer dari Firman Hutajulu kepada HB dilakukan pada 27 November 2006 oleh Gubernur DKI Jakarta saat itu, yakni Sutiyoso. ? Tentu saya tidak akan begitu saja melakukan tanda tangan, SK yang saya buat tentu sudah dikordinasikan dengan petinggi-petinggi Pemprov. Jadi tidak mungkin saya sembarangan melakukan tanda tangan untuk keputusan hebat ini,” beber Toni Tobias. Agar polemic tidak berkepanjangan Toni Tobias me-

ngungkapkan jika status pengelola klub akan dihapus. Nantinya kewenangan pengelola akan diberikan kepada presiden direktur klub. “Pengelola Persija setelah ini akan dihilangkan. Tugas pengelola akan digantikan sepenuhnya oleh presiden direktur. Nah, di sini posisi presiden derektur adalah ketum Persija,” ungkapnya. Toni juga melakukan klarifikasi terkait keabsahan SK yang diterbitkannya. Berdasarkan pengakuannya, SK tersebut memiliki dasar hukum kuat. Surat penunjukan Effan sebagai manajer mendapat sokongan moral dari pemprov DKI Jakarta. “Sat ini saya belum bisa berkomentar banyak soal keputusan Pak Effendi. Tapi, SK itu sah menurut aspek hukum. Sebelumnya juga sudah mendapat persetujuan pemda. PSSI juga h a n y a m e n g a k u i s a ya,”papar Toni. (ali)

JAKARTA - PB ISSI punya cara jitu untuk menggenjot semangat para pembalap agar mampu meraih emas di Asian Games 2010 mendatang. Caranya ialah dengan mengguyurkan bonus yang melimpah bagi para atlet yang bisa menyumbangkan emas dari Guangzhou, Tiongkok November mendatang. Tak tanggung-tanggung, PB ISSI akan mengganjar bonus sebesar Rp 250 juta bagi penyumbang emas. Nominal yang termasuk wah tersebut merupakan hasil kerjasama PB ISSI dengan PT So Good. Kebetulan, manajer Timnas balap sepeda Indonesia di Asian Games 2010 Denny Gumulya adalah marketing direktur di perusahaan tersebut. Sebaliknya, PB ISSI tak akan mengguyurkan bonus bagi atlet yang hanya mampu mempersembahkan perak atau perunggu bagi Merah Putih. Mereka hanya akan dijadikan bintang iklan bagi produk-produk So Good.

Denny Gumulya

“Ini untuk memacu semangat para atlet untuk merebut emas. Kalau yang perak memang sengaja tidak kami berikan bonus. Tapi, tentu mereka akan mendapatkan kompensasi dari iklan yang mereka bintangi,” terang Denny di Senayan, Jakarta kemarin (26/8).

Langkah yang dilakukan PB ISSI termasuk berani. Mereka bahkan bergerak lebih maju dibanding KONI/ KOI. Pasalnya, hingga kini KONI/ KOI belum juga memberikan kepastian berapa bonus yang akan diberikan bagi atlet penyumbang medali di multieven olah-

raga empat tahunan tersebut. KONI/ KOI masih harus menunggu tatap muka dengan Kemenpora selaku pihak yang mengucurkan dana. Namun, mereka memastikan bakal tetap memberikan bonus bagi para atlet penyumbang medali. “Kami menyadari beban berat yang ditanggung anakanak di Asian Games mendatang. Karena itu, kami harus memberikan dukungan sepenuhnya bagi mereka,” tambah Denny. Ucapan Denny diamini Santia Tri Kusuma. Pembalap yang saat ini berlatih di Malang, Jatim tersebut juga menyatakan bahwa para pembalap membutuhkan perjuangan ekstrakeras untuk mewujudkan ambisi merebut medali di Asian Games. “Catatan waktu saya juga belum sesuai target. Saat ini catatan terbaik saya adalah 37,8 detik untuk 500 meter. Padahal target yang ingin saya capai adalah 36 detik,” terang Santia. (ru)


JATENG

JUMAT 27 AGUSTUS 2010

17

RADAR TEGAL

KARANGANYAR Diduga Banyak Manipulasi Data KARANGANYAR - Penerimaan tenaga honorer di Kabupaten Pekalongan untuk dimasukkan dalam database Badan Kepegawaian Nasional (BKN), diduga banyak manipulasi data. Seperti yang terjadi dalam pemberkasan di UPT Pendidikan Karanganyat. Informasi yang berhasil dihimpun Radar pada Kamis (26/8), sebanyak 14 guru SD di Kecamatan Karanganyar mengajukan pemberkasan tenaga honorer untuk non APBN ke kantor UPT Pendidikan Karanganyar. Namun setelah dilakukan verifikasi, hanya tiga orang guru yang memenuhi persyaratan. Ketiga orang guru tersebut, adalah Dumilah guru SDN 1 Sidomukti, Sri Asih guru SDN 02 Kulu, dan Dwi Ariyani guru SDN 02 Karangsari. Selanjutnya, beberapa waktu lalu dari pihak UPT Pendidikan Karanganyar menyerahkan ketiga berkas calon tenaga honorer tersebut ke Dindik Kabupaten Pekalongan. Namun selang beberapa hari, Kepala UPT Pendidikan Karanganyar, Susherwanto mengambil kedua berkas yang sebelumnya sudah diserahkan, yaitu milik Dumilah dan Sri Asih. Diduga pengambilan dua berkas itu, dikarenakan ada manipulasi dari calon yang bersangkutan. Namun dari salah satu sumber yang tidak mau menyebutkan namanya, saat ditemui Radar mengungkapkan Susherwanto mendapatkan ancaman dari orang yang tidak dikenal lewat SMS. Dalam SMS itu menyebutkan, Susherwanto akan dilaporkan ke Kantor Inspektorat Kabupaten Pekalongan jika tidak mengambil dua berkas. Pasalnya, berkas dari keduanya disinyalir ada unsur rekayasa atau manipulasi data. Jika tetap diajukan menjadi tenaga honorer, instansi yang merekomendasikan mereka, akan terkena sanksi bila memang terbukti ada manipulasi data. “Dikirim SMS bunyinya, akan melaporkan dia (red, Susherwanto), jika tidak menyabut kedua berkas itu,” ungkapnya. Susherwanto saat dikonfirmasi membenarkan jika hanya satu di Kecamatan Karanganyar yang diajukan dalam penerimaan tenaga honorer. Namun dirinya membantah jika ada unsur pengancaman dari pihak lain terkait penyabutan kedua berkas itu. “Nggak ada unsur pengancaman, dan memang hanya satu yang memenuhi syarat,” tuturnya. Sementara itu, pada Selasa (24/8) 11 guru yang tidak memenuhi persyaratan dalam pemberkasan tenaga honorer yang didampingi oleh beberapa anggota LSM mendatangi Kantor UPT Pendidikan Karanganyar. Mereka bertemu dengan Susherwanto, untuk menanyakan perihal tidak digugurkannya berkas 11 guru tersebut, untuk menjadi tenaga honorer. Dalam pertemuan itu, para guru tidak mendapatkan jawaban yang menyenangkan dari Susherwanto. (fin)

BATANG Satpam Dewan Dituntut 1,6 Tahun BATANG - Ulah tidak terpuji ditunjukkan oleh petugas keamanan DPRD Kabupaten Batang, Murdoko. Dengan memanfaatkan posisinya, pria yang kesehariannya tinggal di Perum Pisma Griya Desa Terban Kecamatan Warungasem itu, nekat membuat surat pengantar nikah palsu. Akibatnya dia pun harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan palu Hakim. Aksinya itu dilakukan atas permintaan H Rasmadi (32), warga Dukuh Krajan Desa Kalibeluk Warungasem, sekitar bulan Januari lalu. Surat pengantar itu digunakan oleh H Rasmadi, yang juga dijadikan terdakwa dalam kasus tersebut, untuk menikahi seorang janda bernama Suci Setyawati, yang tinggal di Desa Cangak Kecamatan Bodeh Kabupaten Pemalang. Tindakan pria berumur 60 tahun, yang juga mantan anggota TNI AD tersebut, berawal saat dirinya didatangi H Rasmadi. Pria yang beristrikan Hj Nurjanah tersebut meminta untuk dibuatkan surat pengantar nikah. Untuk memuluskan jalannya aksi tersebut, kepada H Rasmadi, Murdoko meminta uang Rp 4 juta untuk operasional dan proses pembuatan. Selanjutnya, Murdoko mendatangi Nur Efendi (53), seorang PNS di Bagian Kepegawaian Setda Batang. Kepada warga yang memiliki dua alamat tersebut, yakni di Kauman Batang dan Wiradesa, Murdoko menyampaikan maksudnya. Bahkan Murdoko meminta untuk segera, dengan alasan agar anaknya, dalam hal ini H Rasmadi, tidak terjadi kumpul kebo. Hingga akhirnya, Nur Efendi pun meminta beberapa blangko surat ke Kantor Urusan Agama (KUA) Warungasem. Setelah menerima biodata H Rasmadi yang diserahkan Murdoko, Nur Efendi langsung mengisikannya ke blangko-blangko itu. Dalam surat pengantar tersebut disebutkan bahwa H Rasmadi berstatus jejaka. Setelah selesai, blangko-blangko itu diserahkan ke Murdoko. Namun karena belum ada stempel dan tanda tangan, akhirnya Nur Efendi membuatkan stempel KUA dan Kepala Desa Kalibeluk. Sementara Murdoko dengan tenangnya membubuhkan tanda tangan, seakanakan itu adalah tanda tangan Kepala KUD Warungasem dan Kades Kalibeluk. Hingga akhirnya, pada Minggu (17/1), H Rasmadi melangsungkan pernikahannya dengan Suci Setyawati. Setelah semua beres dan proses pernikahan berlangsung lancar, Murdoko kembali mendapat uang dari H Rasmadi sebesar Rp 2 juta. Sementara Nur Efendi kebagian Rp 700 ribu. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Kamis (26/8), Murdoko, Nur Efendi dan H Rasmadi, menjalani sidang di Pengadilan Negeri Batang dengan agenda pembacaan tuntutan. Oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Batang, ketiganya dituntut hukuman penjara selama satu tahun dan enam bulan. (ton)

Pantura Masih Butuh Perbaikan Sejumlah Titik Bergelombang BATANG - Menghadapi arus mudik lebaran tahun ini yang tinggal beberapa hari lagi, kondisi di Jalur Pantura khususnya di wilayah Batang belum bisa dikatakan sempurna. Hal itu terlihat dari masih adanya beberapa titik di jalan trans nasional tersebut yang mengalami kerusakan. Kerusakan yang terjadi di Jalur Pantura Batang sepanjang kurang lebih 64 km beragam jenisnya. Namun sebagian besar kerusakan yang terjadi adalah jalan bergelombang dan retak, disamping jalan berlubang. Hingga H-15 lebaran di beberapa titik masih terjadi jalan bergelombang, seperti di Jrakahpayung, Subah dan Banyuputih. Kondisi Jalur Pantura yang demikian adanya diakui oleh Pengawas Lapangan Bina Marga Jawa Tengah wilayah Weleri-Batang, Sri Widodo. “Memang untuk di beberapa titik masih terdapat jalan yang belum bagus, masih ada kerusakan. Seperti jalan bergelombang maupun yang berlubang,” sebutnya. Oleh karenanya, dalam rangka menghadapi arus mudik lebaran nanti, pihaknya mendapat pekerjaan yang ekstra keras. Karena harus secepat mungkin kerusakan-kerusakan yang terjadi tersebut diperbaiki, guna memberikan kelancaran arus lalu lintas, utamanya bagi ken-

daraan para pemudik. Sri Widodo menjanjikan sebelum H-7 lebaran, pihaknya akan segera memperbaiki titik-titik jalan yang mengalami kerusakan tersebut. “Untuk jalan-jalan yang bergelombang akan kami ratakan dengan mengepras aspalnya. Sedangkan yang berlubang akan ditambal,” terangnya. Termasuk di dalamnya adalah perbaikan simpang Kutosari, yang selama ini rawan terjadi kecelakaan lalu lintas. “Untuk di Kutosari, menjelang hari raya menjadi prioritas perbaikan. Memang untuk rampung 100% diperkirakan baru 8 Oktober nanti. Namun pada H-10 nanti sudah 80% dan sudah bisa dilalui kendaraan pemudik,” tutur Sri. Dalam waktu lima hari ke depan, pihaknya juga akan melengkapi jalur pantura Batang timur dengan ramburambu lalu lintas. “Seperti pemasangan pita Polisi dan scootlight. Sebagai penunjuk bagi pemudik, terutama pada malam hari,” paparnya, didampingi Harjito, perwakilan PT Semarang Multikom, rekanan penggarap perbaikan simpang Kutosari. Pemasangan tidak hanya di simpang Kutosari, namun di beberapa titik rawan kecelakaan salah satunya Jalur Poncowati. Mengingat di jalur Plelen tengah tersebut rawan terjadi kecelakaan namun minim keberadaan rambu-rambu lalu lintas. (ton)

Makanan dan Minuman Kadaluarsa Ditemukan PEKALONGAN - Kembali tim gabungan Pemkot Pekalongan, yang terdiri dari personil Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Kesehatan Kota (DKK), Dinas Pertanian dan Peternakan dan Kelautan (DPPK) Kota Pekalongan melakukan operasi lanjutan. Tempat yang menjadi sasaran kali ini adalah Pasar Podosugih, Pasar Banyurip, Indomaret, Koperasi Pembatikan Buaran (KPB), Alfamart. Kepala Bidang Perdagangan pada Disperindagkop, Dra Darwati mengatakan, maksud dari operasi lanjutan ini adalah lebih mengamankan dan melakukan pembinaan terhadap para penjual yang terbukti melakukan pelanggaran serta kegiatan ini untuk mengecek harga menjelang hari raya. “Setelah dicek ternyata harga relatif stabil, dikarenakan pada pertengahan bulan masyarakat masih belum antusias melakukan pembelian di pasar, mengenai daging ayam dan sapi kedua pasar tersebut tidak ada masalah,” ujar Darwati Staf Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Andri Wibowo S.Farm Apt mengungkapkan, dari pantauan di Pasar Podosugih telah ditemukan susu kental manis

sachet yang sudah kada luarsa, sedangkan di Pasar Banyurip ditemukan wafer stick juga sudah kadaluarsa. “Di Pasar Podosugih dan Pasar Banyurip ditemukan SKM sachet serta waferstick yang berkadaluarsa, kedua jenis barang tersebut menurut pengakuan pedagang akan segera di retur, sehingga tidak diperjualbelikan karena berbahaya bagi kesehatan,” ungkap Andri Wibowo. Operasi kemudian dilanjutkan ke Indomaret di Banyurip Alit, personel gabungan menemukan dua buah roti basah yang kadaluarsa. Roti tersebut bertanggal kadaluarsa 25 Agustus 2010, tetapi masih di pajang di etalase. ”Meskipun terlambat satu hari, tetap harus di singgirkan dari etalase karena jika tidak akan merugikan dan ber bahaya bagi konsumen,” jelas Darwati. Setelah bertandang di Indomaret, operasi dilanjutkan di Koperasi Pembatikan Buaran (KPB) dan sebagai operasi pamungkas di Alfamart di Jalan Urip Sumoharjo. Di KPB personel berhasil menemukan sebuah bumbu instans yang kadaluarsa. Sedangkan di alfamart ditemukan tiga kotak susu yang tanggal kada luarsa tertera 21 Agustus 2010. (ap10)

Syawal, Angka Pernikahan Meningkat BATANG - Pada bulan Ramadhan tingkat perceraian mengalami penurunan, namun ternyata disisi lain angka pendaftaran pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kabupaten Batang justru mengalami peningkatan sampai 50%. Namun para pasangan yang mendaftar tersebut bukan untuk melaksanakan pernikahan pada bulan puasa, melainkan pada bulan syawal atau setelah hari raya Idul Fitri mendatang. “Jumlah pendaftaran pernikahan hingga 26 Agustus 2010 mencapai 60 orang. Mereka

mendaftarkan diri untuk menikah di bulan syawal atau bulan September yang akan datang. Sedangkan untuk pendaftar yang mengajukan pernikahan pada bulan Ramadlan justru tidak banyak hanya 6 orang,” tutur Nur Zubaidah selaku Bagian Pendaftaran Kantor Urusan Agaman Batang. Menurutnya selama ini masyarakat banyak yang beranggapan, bahwa pernikahan yang dilakukan pada bulan syawal sangatlah bagus. Mengingat bila melihat dari hitungan jawa yang biasanya dilakukan ba-

nyak orang sebelum melakukan pernikahan, selalu mengatakan bagus jika pernikahan dilakukan pada bulan-bulan yang baik. Dan mengingat bulan syawal merupakan bulan yang baik, maka pernikahan yang digelarpun diharapkan bisa menciptakan keluarga yang sakinah, mawadah dan warohmah. “Pada bulan Ramadlan banyak hitungan yang tidak jatuh pada bulan tersebut, jadi banyak orang yang mendaftar sekarang tetapi pernikahan dilakukan pada bulan September (Syawal). Kemungkinan besar pada bulan Syawal

yang akan datang kenaikannya akan mencapai kurang lebih 85% dibanding bulan-bulan sebelumnya,” tandas Nur Zubaidah. (ap8)

ANWAR FATONI/RADAR PEKALONGAN

DIKEBUT - Perbaikan simpang Kutosari terus dikebut menjelang mudik lebaran yang diperkirakan pada H-10 nanti prosesnya mencapai 80%.

Masih Ditemukan Makanan Rusak KENDAL - Tim gabungan yang terdiri dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Pertambangan dan Energi (Disperindag) bersama dengan Dinas Kesehatan, dan Polres Kendal, Rabu (25/8) siang, menggelar operasi makanan dan minuman di sejumlah pasar tradisional dan swalayan yang berada di Wilayah Kabupaten Kendal. Termasuk Toko ‘Sama- Sama’ Kendal dan Toko ‘Sentral’ Kendal, Pasar Kaliwungu serta Boja. Dari9 operasi itu, tim berhasil menemukan puluhan produk kemasan yang rusak, tidak berlabel, dan tidak mencantumkan tanggal kedaluwarsa, serta tidak memiliki izin dari Dinas Kesehatan (Dinkes) ataupun Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Barang

bukti ini langsung diamankan petugas. Kabid Perdagangan Disperindag Kabupaten Kendal, Ir Heru mengatakan, operasi dilakukan supaya masyarakat merasa aman mengonsumsi barang-barang/ makanan serta minuman yang dibelinya. Menjelang lebaran, biasanya konsumsi masyarakat terhadap sejumlah makanan dan minuman kemasan meningkat. Agar tidak membahayakan kosumen, pihaknya secara kontinyu melakukan operasi menjelang Lebaran. Makanan yang tidak berlabel, seperti manisan dianggap tidak layak konsumsi karena tidak mencantumkan komposisi bahan. Tidak adanya label menyebabkan konsumen tidak mengatahui bahan apa saja yang ada

dalam makanan tersebut. Toko penjual makanan dan minuman, disarankan tidak menjual barang-barang yang tidak memenuhi ketentuan tersebut. Seperti biasanya, tidak ada penjual makanan dan minuman yang dipidanakan, sehingga setiap tahun selalu saja ditemukan kasus serupa. Bagi toko yang diketahui telah menjual makanan maupun minuman yang tidak memenuhi syarat, hanya dikenakan sanksi teguran, serta dibuatkan berita acaranya. Operasi tersebut merupakan kerjasama Disperindag dengan Dinkes dan pihak Polres. Selain diadakan di Supermarket SamaSama, operasi serupa juga diadakan di pasar tradisional di Kecamatan Kaliwungu dan Kecamatan Boja. (dar)

Koruptor Dituntut 1,5 Tahun Penjara PEKALONGAN - Terdakwa kasus korupsi tukar guling Desa Amboekembang, Budi Satoto, dituntut oleh tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan hukuman 1,5 tahun penjara dan denda Rp 50 juta. Demikian terungkap dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Pekalongan, Kamis (26/8) siang. Menurut surat tuntutan yang dibacakan JPU, terdakwa dianggap memenuhi unsur secara hukum telah melakukan tindak pidana korupsi berdasarkan keterangan 21 saksi, keterangan terdakwa sendiri dan sejumlah barang bukti yang dihadirkan di persidangan. “Begitu juga dengan uang Rp 125 juta yang seharusnya dimasukkan ke dalam kas desa tetapi tidak dimasukkan,” ungkap JPU. Menurut JPU juga, tidak ada alasan pemaaf bagi terdakwa. Dalam sidang tersebut JPU menuturkan beberapa hal yang memberatkan dan meringankan bagi terdakwa, hal-hal yang meberatkan antara lain terdakwa merugikan pemerintahan Desa Amboekembang, sedangkan halhal yang meringankan, terdakwa menyesali perbuatannya, berjanji tidak akan mengulangi perbuatan serupa, dan terdaka telah mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 50 juta. JPU menjerat terdakwa dengan Pasal 2 dan 3 junto Pasal

18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Adapun bunyi dari pasal 2 yakni Setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain yang suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan denda paling sedikit Rp. 200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp. 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah). Sedangkan bunyi pasal 3 Setiap orang yang dengan sengaja menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, menyalahgunakan kewenangan, kesem-

patan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan atau denda paling sedikit Rp. 50.000.000 (lima puluh juta rupiah) dan paling banyak 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah). Menurut JPU, terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi, sehingga mengakibatkan kerugian negara. Padahal dana kompensasi tersebut, bertujuan untuk pembangunan desa yakni melalui rehab desa. Namun dalam pelaksanaannya, terdakwa menyelewengkan dana tersebut dan membagibagikannya. Jaksa menyatakan, kendati terdakwa telah berupaya mengembalikan uang kerugian negara, namun tidak menghapus pidana yang telah dilakukan. (san)


CMYK

18

RADAR TEGAL

JUMAT, 27 AGUSTUS 2010

“Apakah Allah yang menciptakan itu tidak mengetahui (yang kamu lahirkan dan laksanakan), dan Dia Maha Halus lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al Mulk : 14)

LINTAS Kuliah Ashar, Pembelajaran Dakwah MARGASARI - Untuk mengisi kegiatan selama bulan suci Ramadan, para pelajar yang tergabung dalam Ikatan Remaja Masjid (IRM) Baitul Muttakin Desa Jembayat Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal mengadakan Kuliah Ashar sebagai pembelajaran berdakwah. Tak hanya itu, kegiatan tersebut juga menjadi motivasi mereka belajar agama. Ketua Penyelenggara Ahmad Faizin menjelaskan, kegiatan ini diselenggarakan rutin sesudah sholat Ashar mulai pukul 16.00 sampai menjelang Maghrib. “Diselinggi Tadarus Al Quran. Salah satu tujuannya untuk meramaikan masjid selama bulan suci Ramadan,” terangnya. Menurutnya, para peserta yang mengikuti kegiatan tersebut berasal dari kalangan pelajar SD,SMP dan SMA. Acara pembuka diawali dengan kuliah tujuh menit (kultum) dengan pengisi dari salah satu peserta yang menghadiri pengajian. Selain itu, ada pembimbing untuk setiap kajian dan para peserta diajari doa-doa pula. Angga Miladi, salah satu peserta mengatakan, adanya kegiatan seperti ini berguna bagi dirinya. “Kita bisa belajar berdakwah yang bisa untuk bekal hidup di lingkungan masyarakat. Selain itu, bisa menambah pengalaman menjadi pemateri pengajian. Untuk materi, kita mempersiapkannya dari rumah untuk dipelajari dan disampaikan ke teman-teman yang mengikuti kajian Kuliah Ashar. Setelah itu dilanjutkan dengan Tadarus Al Quran,” ceritanya. Tadarus menurutnya berguna untuk memperlancar bacaan Al Quran serta meningkatkan keimanan agar selalu bertakwa kepada Allah SWT dengan mengamalkan perbuatan yang baik dan menjauhi laranganNya.(hendra)

JUDUL di atas seolah sebuah nama, dan memang bisa saja menjadi sebuah nama. Hanya saja kalau mengambil kaidah bahasa Arab yang namanya kata abdu selalu diikuti kata asma Allah, asmaul husna, seperti abdurrahman, abdul majid, abdul kariem, abdullah, karena makna kata abdu adalah hamba/kawula. Nah kalau ada nama abdu diikuti kata selain asma Allah, pastilah itu menjadi makna sindiran, atau julukan yang biasanya kurang baik, seperti misal abdul butun, berarti julukan bagi orang yang suka makan, karena makna abdul butun, hambanya perut, abdul fulus, hambanya uang, maka akan ada abdul tivi, abdul….abdul yg lain. Nah bagaimana dengan abdu ramadan? Hambanya Ramadan, berarti juga akan memiliki makna yg kurang baik, karena hanya mengutamakan kehambaannya di bulan Ramadan, padahal ibadah kepada Allah SWT adalah sepanjang hayat masih dikandung badan. Perkara ada prioritas karena adanya keutamaan ibadah tertentu seperti puasa Ramadan, maka itu bukan menjadi alasan pembenar untuk mengabaikan

Abdu Ramadhan ibadah yang lainnya. Ibarat menghitung prosentase, maka semuanya masing-masing tetap seratus persen dijalani. Melihat fenomena menjelang dan saat –saat ibadah puasa, kita menyaksikan semangat para pemburu kuliner dan para penjaja makanan dan minuman yang dikhususkan bagi para shoimun (orang yang berpuasa), ini fenomena yang mestinya tidak wajar, karena hanya ada di bulan Ramadan. Tetapi kita sering memaknai itu wajar karena bulannya orang berpuasa. Di sisi pelaksanaan ibadah juga terjadi fenomena yang tidak wajar, masjid, mushalla yang sudah dibangun biasanya nampak kebesaran, terlalu besar ukuran, di bulan Ramadan menjadi nampak kekecilan, karena jamaah membludak. Itupun nampak hanya di awal-awal Ramadan. Setelah pertengahan hingga menjelang asyrah awakhir (sepuluh hari yang terakhir) akan berbondong-bondong lagi memenuhi masjid dan mushalla, bahkan sampai larut malam karena

Drs HM Khaerul Huda Msi

menunggu datangnya Lailatul Qadar, yaitu malam seribu bulan, karena amal ibadah yang kita lakukan bertepatan datangnya Lailatul Qadar akan mendapatkan pahala berlipat ganda seribu bulan. Banyak sekali dalil-dalil Al Quran, maupun Al Hadits yang menerangkan keistimewaan,

keutamaan dan segala kebaikan yang diberikan kepada kita semuanya, bahkan yang sangat menjanjikan bagi kita, ada sebuah hadits yng mengatakan: Barang siapa berpuasa di bulan Ramadan dengan segenap keimanan, dan dan tulus ikhlas, akan diampuni dosa-dosanya sebelum Ramadan ini. Nah, jangan-jangan karena meyakini akan diampuni dosadosa sebelumnya, maka di bulan Ramadan ini berfastabiqul khairat dengan meningkatkan kuantitas maupun kualitas ibadahnya, bahkan semua isi buku Fashalatan (buku tentang tata cara shalat wajib dan sunnah ), sudah dipraktekkan demi mengejar keutamaan ataupun keistimewaan bulan Ramadan. Dengan harapan bisa menebus kesalahan selama setahun yang lalu dari Ramadan ke Ramadan. Apakah memang itu pemahaman sempitnya? Bagi hamba-hamba Allah yang memang sudah seorang yang Aabid ( ahli ibadah) mungkin menjadi lumrah ketika di bulan Ramadan makin me-

ningkat eskalasi ubudiyyahnya, akan tetapi bagi yang awam, yang umum, yang terbiasa dengan kebiasaan ibadah seadanya, apakah tidak merasa kesulitan meningkatkan eskalasi secara drastis, tetapi ya Allah A’lam, dan kalau memang Allah menghendaki ya Kun fayakun, maka jadilah apa yg Allah kehendaki. Belum lagi kalau memang secara sadar para awam menghendaki, bahwa saya akan memanfaatkan bulan Ramadan untuk menebus kekurangan ibadah saya, dan nanti setelah lebaran akan kembali lagi seenaknya dan seadanya ibadah kepada Allah SWT, toh sudah saya penuhi di bulan Ramadan, nanti puasa Ramadan yang akan datang ikhlas lagi dan akan diampuni dosa-dosa kita. Apakah memang demikian hitung-hitungan matematika ibadah kita? Wallahu a’lam bishshawab. Setelah ibadah puasa kita jalani dari Ramadan ke Ramadan dan ke Ramadan lagi, sudahkah kita mengevaluasi seberapa besar peningkatan ibadah kita, atau seberapa besar penurunannya, sehingga kita mampu muhasabah binnafsi?(*)

Silaturahim Besarkan Organisasi Buka Bersama PC Ansor BREBES - Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Brebes Kamis (26/8) kemarin mengadakan buka bersama. Selain dihadiri seluruh jajaran pimpinan GP Ansor Kabupaten Brebes dan pengurus PAC, juga dihadiri Ketua PW Ansor Jawa Tengah Jabir Alfaruqi. Acara yang digelar di rumah Nurul Huda SAg, salah satu pengurus PC Ansor ini, berjalan sangat akrab. Karena dikemas dalam bentuk silaturahim dan sambung rasa. Seperti yang disampaikan Jabir, bahwa dengan silaturahim, maka kebersaran organisasi akan tercapai. “Dengan banyak silaturahim, maka organisasi akan semakin besar. Karena semakin banyak mendapat teman dan jaringan serta informasi yang diperoleh selama masa silaturahim tersebut,” katanya di hadapan kader-kader Ansor. Dia mencontoh sosok KH Abdurahman Wahid atau Gus

Dur. Menurutnya, Gus Dur adalah satu-satunya kiai yang paling banyak melakukan silaturahim. Hampir semua kalangan dia pernah kunjungi. “NU besar karena Gus Dur yang selalu bersilaturahim, dengan seluruh ulama dari berbagai kalangan,” katanya. Karenanya dia pun meminta kepada kader-kader Ansor untuk memperbanyak tali silaturahim, tidak hanya dengan sesama pengurus saja, tetapi juga dengan kalangan lain. Sementara itu, Ketua PC Ansor Kabupaten Brebes Agus Mudrik Kaelani mengatakan, dalam memimpin PC Ansor pihaknya telah banyak melakukan kegiatan yang bersifat positif, sekaligus menyambung tali silaturahim. Selama ini, lanjut dia, tingkat kehadiran pengurus PAC juga sudah cukup baik setiap kali diadakan rapat pengurus. Dia berharap ke depan akan semakin baik lagi. “Setelah Lebaran kita juga akan menggelar halal bihalal, mudah-mudahan Ketua PW Ansor Jawa Tengah bisa hadir lagi,” tandasnya. (riz)

DOK.RATEG

RAMAI PENGUNJUNG - Salah satu toko pakaian di Kota Tegal terlihat makin ramai pengunjung.

Pusat Pertokoan Makin Ramai Pengunjung TEGAL - Menginjak pertengahan bulan puasa, beberapa pusat pertokoan makin ramai dengan bazar pakaian dan pernak-pernik seputar Lebaran. Termasuk di salah satu pusat perbelanjaan Kota Tegal. Para pengunjung tampak memadati berbagai gerai yang menyediakan aneka fashion dan kebutuhan menyambut Hari Raya Idul Fitri. Ditemui di sana, tiga mahasiswi perguruan tinggi swasta di Kota Tegal mengaku sengaja

berjalan-jalan sambil mencaricari baju untuk Lebaran. Kesempatan berkumpul bersama teman kuliahnya di Fakultas Ekonomi sengaja dimanfaatkan untuk menyiapkan segala keperluan menjelang Lebaran. Saat ditanya, Norma Ayu Awaliyah (20) mahasiswi asal Brebes ini mengaku senang mengkoleksi baju. Diapun berusaha mempersiapkan kebutuhan Lebaran itu jauh-jauh hari sebelumnya. “Pastinya aku

KEMENAGMENJAWAB

ingin mengenakan pakaian yang istimewa saat Lebaran nanti,” ucap dia. Sementara, dua rekannya Titi Mudiawati (21) dan Nur Khodijah (21) juga berpendapat yang sama. Mereka kompak mencari bersama agar rasa lelah saat berburu baju tidak begitu kerasa. “Kalau nyarinya barengbareng kan menyenangkan. Bisa sambil menunggu waktu berbuka juga,” tutur Titi. (intan)

Anda punya pertanyaan terkait berbagai hal yang menyangkut ibadah dan masalah keagamaan lainnya? Kirim pertanyaan Anda via SMS ke no. 085727510088. Pihak Kementerian Agama Kota Tegal akan segera menjawab pertanyaan Anda.

Berdoa Tidak Harus dengan Bahasa Arab INTAN AJI PURNAMAWATI/RATEG

SEMANGAT - Meski puasa, karateka SMA Negeri 1 Kramat tetap semangat berlatih.

Ekskul Karate Tetap Aktif KRAMAT - Menjalani ibadah puasa tidak mengurangi semangat para karateka untuk berlatih. Hal ini juga dirasakan anak-anak aktif ekstra kulikuler (ekskul) Karate Inkai di SMA Negeri 1 Kramat Kabupaten Tegal. Beberapa siswa nampak semangat mengikuti latihan yang dimulai pada pukul 16.30 WIB sampai 17.20 WIB. Dengan pelatih simpai Thomas Sugito, latihan dijadwalkan setiap Senin dan Kamis. Kegiatan karate diakui pelatih tidak pernah libur. Hanya pada harihari besar seperti Lebaran saja, latihan diliburkan. Karenanya, puasa tidak pernah dijadikan alasan untuk libur berlatih. Justru di bulan Ramadan, aktivitas karate dijadikan sebagai ngabuburit bersama para karateka agar terjalin tali silaturahmi yang lebih erat. “Tidak sama dengan pada hari biasa, bedanya pada bulan puasa latihan lebih banyak menggunakan teori dan lebih rileks,” papar simpai Thomas. Dia menerangkan, latihan saat puasa tidak banyak menggunakan power namun lebih santai dan penerapan teori. Latihan yang juga menjadi agenda ngabuburit ini sudah sejak dulu. Bahkan, di tempat latihan dojo SMA Negeri 1 Kramat, banyak dijumpai alumni dari karateka yang ikut berlatih sekedar melepas rasa kangen. “Saya sudah melanjutkan kuliah di Kebidanan, tapi ingin ikut latihan sewaktu-waktu sebagai olahraga,” ujar Lia Yulian S, salah satu alumni. (intan)

Pertanyaan : Assalamualaikum Wr. Wb. 1.Bagaimana do’a seseorang yang didholimi (hampir mengancam jiwanya) supaya jiwanya tenang ? 2.Bagaimana do’a seseorang yang didholimi supaya berhenti/ tobat berbuat jahat? (081548141xxx) Jawaban: Wa’alaikumussalam Wr. Wb. Penanya yang dirahmati Allah. Doa minta selamat banyak diantaranya doanya Nabi Yunus as. Rabbana dhalamna ... dst. Perlu dipahami berdoa tidak harus dengan bahasa Arab, bahasa Indonesia asal dengan kesungguhan juga tak apa. Dan doa adalah memohon kepada Allah SWT. Untuk menuju terkabulnya sebuah doa, cari

tempat yang mustajabah diantaranya di bulan suci Ramadan seperti sekarang ini, mohon saudara bangun malam munajad dan memohon pada Yang Maha kuasa pada 2/3 malam, semoga doa saudara diqobul oleh Allah SWT. Pertanyaan : Assalamualaikum Wr.Wb. Apakah diperbolehkan di dalam bulan puasa, pagi hari sebelum mandi menyikat gigi di sore. Hukumnya menurut agama Islam bagaimana? Terimakasih. (08157620xxx & 085640077xxx) Jawaban : Wa’alaikumussalam Wr. Wb. Penanya yang dirahmati Allah. Menggosok gigi di bulan Ramadan dipagi hari (sampai tergelincirnya mata

hari) boleh, untuk di sore hari sebagian ulama berpendapat makruh. Pertanyaan : Assalamualaikum Wr. Wb. Waktu potong rambut tanpa sengaja saya tergores pisau rambut dan keluar darah sedikit, bagaimana puasa saya apakah batal? (081803997xxx) Jawaban : Wa’alaikumussalam Wr. Wb. Penanya yang dirahmati Allah. Keluar darah kerena tergores pisau atau mungkin kecelakaan kecil yang menyebabkan berdarah tidak membatalkan puasa. Pertanyaan : Apa hukumnya sedang puasa tapi siang hari orang itu

mimpi basah ? Terus bagaimana mandi junub yang baik ketika kita sedang berpuasa? Wassalamualaikum Wr.Wb. (085742422xxx) Jawaban: Wa’alaikumussalam Wr. Wb. Penanya yang dirahmati Allah. Mimpi basah tidak membatalkan puasa, mandi junub yang baik yang sedang berpuasa adalah menyegerakan mandi, jika tahu kondisinya mempunyai hadas besar, kemudian pelaksanaannya berhati-hati, agar air tidak masuk kedalam (lobang) tubuh kita. Pertanyaan : Assalamualakum Wr.Wb. Apa hukumnya seorang pengurus mushala yang memaksa diri menjadi imam sholat

padahal tidak menguasai tajwid dan tidak mengetahui syarat sahnya menjadi imam? Dia tahu ada orang yang lebih ’alim dan lebih layak menjadi imam. Lalu berdosakah pengurus lainnya yang juga sama-sama mengetahuinya? (085742299xxx) Jawaban: Wa’alaikumussalam Wr. Wb. Penanya yang dirahmati Allah, syarat menjadi imam sudah kami jawab pada pertanyaan sebelumnya, pengurus yang memaksakan diri jadi imam, sedangkan dia tidak memenuhi syarat, hukumnya berdosa, pengurus lainnya berkewajiban mengingatkannya, kalau membiarkan ikut berdosa, tapi yang lain sudah mengingatkan, dosa ditanggung pelaksananya.


SAMBUNGAN

JUMAT 27 AGUSTUS 2010

19

RADAR TEGAL

Dua Kandidat Diumumkan di Kantor... Polri Minta Purnawirawan Serahkan Senpi dari halaman 1 kasus-kasus yang menjerat para petinggi Polri. Diantaranya kasus rekening gendut sejumlah petinggi Polri, hingga kasus mafia pajak Gayus Tambunan yang menyeret beberapa jajaran petinggi kepolisian. Menanggapi pertanyaanpertanyaan tersebut, Chaerul yang pernah mencalonkan diri sebagai Gubernur Jawa Tengah pada 2008 lalu itu justru menyebut KPK adalah lembaga yang arogan. “Polisi lahir sudah sejak lama. KPK itu baru lahir, tapi lupa semuanya, sombong, arogan. KPK itu perlu restrukturisasi,” ujarnya. Jaksa Sutan Bagindo Fahmi yang mendapat giliran selanjutnya, juga dicecar soal beberapa kasus korupsi yang pernah ditangani, diantarnya kasus pembalakan liar dengan terpidana Adelin Lis dan kasus korupsi Bupati Langkat. Menjawab cercaan para anggota Pansel, Fahmi berujar bahwa dirinya telah berupaya menuntaskan semua kasus, bah-

kan dia mengklaim dirinya pernah menjadi jaksa terbaik ketika tengah bertugas di Sultra. Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) I Wayan Sudirta yang mengikuti tes setelah Fahmi, justru mengobral janji. Pria kelahiran 20 Desember 1950 itu berjanji akan menuntaskan kasus skandal Bank Century, jika terpilih sebagai pimpinan KPK. Sedang Jimly dimintai klarifikasi soal aliran Dana Abadi Umat (DAU) yang pernah diterima yang bersangkutan. Jimly mengakui pernah mendapatkan jatah umroh dari dana nonbujeter yang akhirnya menjerat mantan Menag Said Agil Husin Al Munawar. Namun, Jimly berkilah bahwa dirinya tidak menjadi pejabat negara saat menerima DAU tersebut. Bahkan, dia sudah berupaya mengembalikan dana tersebut kepada Menag kala itu. “Tapi beliau tidak mau. Ingin menyumbang DAU juga ditolak,” kilahnya. Calon terakhir yang mengikuti tes wawancara adalah Ketua KY Busyro Muqoddas.

Dia membantah menjadi calon titipan pemerintah. “Sebagai warga negara, saya terkesan oposisional daripada kompromis. Dan saya suka dinilai seperti itu,” ujarnya. Dia menambahkan, kompromi terhadap kewenangan KPK merupakan suatu pengkhianatan. Dosen Fakultas Hukum UII itu mengatakan, dirinya siap mundur jika penilaian dan pertimbangan pansel membuktikan bahwa dirinya memang calon titipan. Setelah tes wawancara dengan Busyro, Pansel KPK langsung menutup acara. Malam harinya, para anggota pansel mengadakan rapat pleno membahas hasil wawancara para calon pimpinan. Ketua Pansel KPK Patrialis Akbar menjanjikan akan langsung memilih dua calon. Namun, lanjut dia, pengumuman dua calon terpilih tersebut akan diumumkan hari ini pada pukul 10.30 di Istana Negara. “Karena dua nama itu akan langsung kita serahkan pada Presiden,” kata Patrialis. (ken/agm)

Takut Targetin Menikah sudah 10 tahun kenal. Dia dari halaman 1 bukan kalangan selebriti, tapi Soal siapa pasangannya yang penting saya merasa sekarang, Kiki merahasiakan nyaman sama dia,” terangnya. Pada kesempatan itu, Kiki hanya identitas kekasihnya itu. “Kami

menyebutkan inisial kekasih barunya itu. “Inisialnya ‘M’. Nah, kalau cocok kita jalan terus,” tutup Kiki. Kabarnya M itu adalah Kiper Timnas Nasional Markus Horison. (GIE)

23 Teroris Aceh Disidang di PN ... dari halaman 1 terbagi dalam sembilan berkas dan tiga ruangan terpisah. Pada tedakwa ada yang digabung menjadi satu sidang. Namun juga ada yang disidang sendirisendiri dan bergantian, terutama bagi yang didakwa hukuman berat. Salah satu terdakwa dengan dakwaan terberat yaitu ancaman hukuman mati dialami oleh Muktar alias Tengku Muktar Bin Ibrahim yang juga anggota Front Pembela Islam (FPI) Aceh. Mukhtar terancam hukuman mati terkait kasus terorisme di Nanggroe Aceh Darusalam (NAD). Pria bercambang kelahiran Aceh tersebut didakwa melempar granat di kantor Unicef Banda Aceh, dan menembak anggota Palang Merah Internasional Erhard Bauear. “Ia diancam hukuman mati kerena merencanakan kedua aksi itu secara matang,” ungkap Kanit Eksekusi dan Eksaminasi Satgas Teroris Kejaksaan Agung, Firmansyah saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Barat kemarin. Tersangka lain yang didakwa hukuman berat antarlain Oman Abdurahman alias Rohman.

Mantan narapidana kasus bom Cimanggis tersebut terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara. Perannya merekrut tiga orang peserta pelatihan militer di Perbukitan Jungtho, Aceh Besar. Selain itu, Oman didakwa sebagai penyumbang dana pelatihan meteri sebesar Rp 20 juta dari kantong pribadi. Kegiatan lainnya, oman sering berinteraksi dengan tersangka teroris Dulmatin yang tewas dalam penggerebekan Densus 88. Sejumlah tersangka yang didakwa turut serta dengan Muktar melempar granat antara lain, Andi Marlan Syahputra, Syailendra Adi Sapta, Zainal Mutaqim, Sunakim, dan Heru Lianto. Sedangkan sejumlah terdakwa yang didakwa terlibat aksi terorisme lainnya yang turut disidang antaralain, Adi Munadi, Deni Suhendra, Munir alias Abu Rimba, Ade Miroz alias Asbak, Laode Afif, Mukhtar Khairi, Masykur Rahmat, Muchsin Kamal, Surya Achda alias Abu Semak Belukar, Agus Kasdianto, Hasbuddin, Deni Sulaiman, dan Rahmadi Nowo Kuncoro. Mereka merupakan para peserta pelatihan militer di Aceh itu. Mereka umumnya didakwa dengan pasal 15 jungto Pasal 5, 6, 7, 8,dan 9, dan Pasal 13

Huruf A, B, dan C Undangundang Tindak Pidana Terorisme. Masih menurut Firmansyah, jumlah total tersangka terorisme yang disidangkan di PN Jakarta Barat ada sekitar 66. Kemarin hanya disidangkan 21 dari rencana 23 terdakwa. Satu sidang dengan dua terdakwa teroris terpaksa ditunda. Itu rupanya karena kesalahan teknis yaitu belum ditentukan majelis hakim yang bertugas. Sementara sisa terdakwa akan disidang menyusul sesuai dengan jadwal yang sudah disusun. Menurunya sejumlah tersangka teroris lainnya sebagian akan disidangkan di Pengadilan Negeri wilayah Jakarta lainnya. Satu berkas dakwaan akan dihadirkan di Pengadilan Negeri Depok, dan dua berkas lagi rencananya di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. “Sebenarnya kalau dalam UU teroris itu boleh di mana saja sidangnya, tapi memang selama ini dipilih di Jakarta karena dianggap lebih aman. Di Jakarta selama ini difokuskan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, karena di Jakarta Selatan sudah penuh agenda sidang, maka dialihkan ke Jakarta Barat,” tegas Firmansyah. (dni)

dari halaman 1 terkendala dengan sistem surat menyurat kepada purnawirawan yang besangkutan. “Ya mungkin banyak surat-surat (surat penarikan senjata) yang tidak sampai. Mungkin saja sudah banyak yang pindah rumah,” kilahnya. Saat ditanya tentang jumlah senpi yang kini berada di tangan purnawirawan pun Iskandar tidak bisa langsung menjawabnya. “Sekarang masih kami data. Besok (hari ini) akan kami ungkapkan semua,” jawabnya diplomatis.

Bagaimana dengan penjualan senpi via internet? “Memang ada?” jawabnya sedikit kaget. “Kalau memang ada laporkan saja. Nanti kami telusuri,” terangnya. Iskandar melanjutkan, penjualan senpi melalui online adalah ilegal. Sebab bagaimana pun juga senjata tidak bisa diperjualbelikan secara bebas. Sebelumnya memang sempat merebak penjualan senpi dalam sebuah situs di dunia maya. www.gudangsenjata.com menawarkan senpi berbagai jenis, lengkap dengan harganya. Namun sekitar sore kemarin, situs ini sudah ditutup dan tidak

dapat diakses kembali. Iskandar berjanji pihaknya akan terus melakukan penelusuran pernjualan senjatasenjata illegal yang beredar di dunia maya. Selain itu, dia mengimbau kepada masyarakat untuk melaporkan kepada kepolisian jika memiliki informasi sekecil apapun tentang peredaran senjata. Untuk mendukung upaya tersebut, Mabes Polri telah menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk menyebarkan anggota intelkanm-nya hingga ke polsek-polsek untuk menelusuri peredaran senjata api. Terutama

produksi senjata rakitan. Sebelumnya, Mabes Polri melansir hingga 20 Agustus 2010, sebanyak 22.682 senjata api masih beredar di masyarakat. Itu jumlah yang dimiliki warga sipil dan petugas pengamanan. Rinciannya izin senpi untuk pribadi 17.983 pucuk, satpam 4.699 pucuk. Sedangkan untuk polisi khusus (KPLP, Bea Cukai, Imigrasi, Pemasyarakatan, Jagawana, Satpol PP sebanyak 11.869. Polri juga mengeluarkan izin senpi untuk olahraga dibawah Perbakin sebanyak 6.551 pucuk. (kuh/agm)

Indonesia-Malaysia Memanas dari halaman 1 yang penyabar. Harus ada tindakan untuk memastikan Anifah mengatakan, aksi bahwa demonstrasi bisa dikendemonstrasi dengan melempar- dalikan sebelum bangsa Malaykan kotoran manusia di Ke- sia kehilangan kesabaran,” kata dutaan Malaysia di Jakarta dan Anifah Aman, dalam pernyaancaman terhadap warga Ma- taan yang dikutip harian The laysia di Indonesia, dapat New Straits Times, Rabu 25 menciptakan persepsi negatif di Agustus 2010. Anifah pun memanggil Wakil masyarakat. Selain itu, lanjutnya, hal itu dapat mempe- Duta Besar RI, Tatang Razak, ngaruhi hubungan bilateral di untuk menyampaikan protes atas provokasi yang terjadi di Jakarta antara kedua negara. “Dalam hubungan interna- karena merupakan penghinaan sional, kita harus memberi dan kepada Malaysia. “Demonstrasi menerima. Tetapi, lebih dari itu dan tindakan-tindakan yang kita harus melindungi integritas tidak terhomat itu telah menyakiti Malaysia,” kata Anifah. dari negara kita,” imbuhnya. Hingga kemarin, kecaman Ini merupakan pernyataan paling keras yang dilontarkan atas aksi para demonstran Inpejabat Malaysia terkait de- donesia tersebut terus mengngan rangkaian demonstrasi hiasi pemberitaan media-media yang dilakukan di Jakarta sejak Malaysia. Bahkan, sejumlah harian mengangkat soal hilang awal pekan ini. Kelompok Benteng Demo- kesabaran itu sebagai judul krasi Rakyat (Bendera) ber- artikel mereka. Harian The Star unjuk rasa di depan Kedutaan misalnya, menulisnya dengan Besar Malaysia mengecam judul “Malaysia losing papenangkapan tiga petugas tience after demos in Jakarta Dinas Kelautan dan Perikanan embassy.? “Pemerintah telah mengIndonesia oleh Polisi Laut Malaysia (MPM) di perairan Tan- ingatkan bahwa kesabarannya jung Berakit, Bintan, 13 Agustus semakin tipis menyusul aksi protes kasar oleh sekelompok 2010. Mereka ditangkap tidak lama warga Indonesia terhadap nesetelah menahan tujuh nelayan gara ini,” begitu kalimat pemMalaysia yang diduga kuat buka pemberitaan The Star. “Kita sudah sampai pada titik masuk wilayah kedaulatan RI secara ilegal. Namun, aksi di mana ini di luar kesabaran protes di depan Kedubes Ma- kita,” tegas Anifah. Dituliskan The Star dalam laysia Senin (23/8) lalu berlanjut dengan melempar tinja dan situsnya, Menteri Luar Negeri menginjak-injak dan membakar (Menlu) Malaysia Datuk Seri kain yang mirip dengan bendera Anifah Aman mengatakan, demonstrasi seperti itu, terMalaysia, Jalur Gemilang. Rabu (25/8), protes keras juga masuk pembakaran bendera berlangsung di Jakarta. Massa dan pelemparan tinja bisa memdari Benteng Demokrasi Rakyat bahayakan hubungan bilateral. “Kita sudah sampai pada titik (Bendera) berunjuk rasa di dua perusahaan besar Malaysia di di mana ini di luar kesabaran Jakarta. Kantor perusahaan kita,” tegas Anifah pada konminyak Malaysia, Petronas di ferensi pers di Putra Jaya seJalan Sudirman dan kantor Bank perti diberitakan The Star, Kamis (26/8). CIMB di Jalan Gatot Subroto. Harian Malaysia Kini juga Rangkaian aksi itu mengundang kemarahan di Malaysia. mengangkat judul serupa. “KL Tidak hanya pejabat, sejumlah out of patience after Indonesia organisasi di Negeri Jiran itu protests” begitu judul artikel di menyatakan protes atas demon- situs Malaysia Kini. “Malaysia menyatakan telah strasi anti Malaysia di Indonesia yang sudah menjurus ke hilang kesabaran dan mengirimkan surat protes ke Indonepenghinaan. “Malaysia adalah bangsa sia menyusul demonstrasi yang

dipicu oleh masalah maritim di mana kotoran manusia dilemparkan ke kedutaannya di Jakarta,” demikian tulis Malaysia Kini dalam headlinenya. Lagi-lagi, New Straits Times menurunkan tajuk dengan mengutip pernyataan Menlu Anifah. “Warga Malaysia berkepala dingin dan sabar. Sesuatu harus dilakukan untuk memastikan demonstrasi di sana terkendali sebelum warga Malaysia kehilangan kesabaran mereka,” ujar Anifah. Selain itu, Menlu Malaysia juga menyatakan siap berunding dengan wakil Pemerintah Indonesia untuk menyelesaikan sengketa perbatasan dua negara di wilayah perairan. Perundingan kedua pihak rencananya akan digelar dalam waktu dekat setelah perayaan Hari Kemerdekaan Malaysia pada 31 Agustus 2010. Kesiapan perundingan itu disampaikan Anifah dalam dialog dengan Duta Besar Indonesia, kemarin (26/8) di Kantor Kementerian Luar Negeri Malaysia. “Isu perbatasan dapat diselesaikan melalui perundingan dua negara. Dan oleh karena perundingan perbatasan kompleks, butuh waktu lama. Tapi Malaysia berkomitmen untuk selesaikan masalah perbatasan, baik di darat maupun maritim,” ujarnya. Dato Sri Anifah yakin, masalah sengketa perbatasan di antara dua negara berjiran atau bertetangga ini dapat diselesaikan melalui perundingan di tingkat menteri luar negeri dan tidak perlu sampai pemimpin

kedua negara yang turun tangan. Menanggapi maraknya desakan masyarakat Indonesia untuk mengusir perwakilan Malaysia di Jakarta, Anifah mengatakan bahwa pihaknya tidak akan mencabut Kedutaan Besar Malaysia di Indonesia. Alasannya, Kedutaan Malaysia di Indonesia termasuk 22 kedutaan Malaysia yang memiliki kekebalan sehingga tidak boleh dicabut oleh siapa pun. Sebaliknya, Menlu akan mendesak Pemerintah Indonesia untuk melindungi perwakilan Malaysia di Jakarta, termasuk aset berupa kantor kedutaan dari kerusakan dan kekacauan yang diakibatkan aksi protes masyarakat. Seperti diberitakan, konflik Indonesia dan Malaysia memanas akibat tindakan Polisi Diraja Malaysia yang menangkap tiga petugas dari Kementerian Perikanan dan Kelautan di wilayah perairan Tanjung Berakit, Kepulauan Riau, pada 13 Agustus. Polisi Malaysia menembaki kapal patroli petugas dan menahan para awaknya yang sedang menjalankan tugas, yakni menangkap tujuh nelayan Malaysia yang mencuri ikan di wilayah perairan Indonesia. Namun, menurut Menlu Malaysia, berdasarkan Global Positioning System (GPS) Polisi Diraja Malaysia, lokasi penangkapan petugas patroli Indonesia sudah masuk dalam wilayah perairan Malaysia. Untuk mengecek kebenaran lokasi kejadian, pihaknya sedang menunggu laporan dari Polisi Diraja. (iro)


CMYK

JUMAT, 27 AGUSTUS 2010

KOMBIS

20

RADAR TEGAL

Triangle Relaunching Vior 125 SEMARANG - PT Triangle Motorindo merelaunching motor maticnya di Semarang setelah sebelumnya sukses melakukan launching di Planet Hollywood,Jakarta (10/8) lalu. Bertempat di Hotel Grand Candi, Semarang, Rabu (25/8) kemarin, Triangle melakukan Test Ride matic Vior 125 sekaligus me-launching secara official di Kota Semarang, Jawa Tengah. Vior merupakan generasi terbaru di kelas matic di jajaran produk Viar. Hal yang mendasari Triangle meluncurkan Vior berdasarkan market share matic (AISI) yang menyentuh 42,12 persen dari total market share motor di Indonesia. Ir A Z Dale selaku GM Markering PTTriangle Motorindo mengatakan, dengan mengusung tema “MY Life, My Style” Vior 125 akan bermain di segmen middle low, bagi masyarakat perkotaan yang menginginkan motor matic dengan standar kualitas baik dan harga terjangkau. “Jawabannya adalah Vior,” kata Dale kepada wartawan. Mengusung mesin 125 cc, 4 tak 1 cilinder type 152 QMI, CDI, dengan sistem pendingin air cooler, kompresi 10,3:1, dan tenaga torsi yang dihasilkan 9,5/7000 power 7,6/8000 serta untuk starter menggunakan kick dan electrik. Dengan semua mesin tersebut, Vior 125 mampu menghasilkan kecepatan maksimum 95 km per jam dengan

DOK.RATEG DOK.ISTIMEWA

PELUNCURAN - Ir A Z Dale, GM Marketing PT Triangle Motorindo dalam peluncuran Vior 125 di Grand Candi Hotel, Semarang.

konsumsi bahan bakar rata – rata 1:38 km. “ Vior memiliki empat pilihan warna, seperti Merah, Hijau, Biru, dan Hitam. Dibanderol dengan harga on the road Rp 8,6 juta (Semarang). Dengan harga yang terjangkau tersebut, Triangle menargetkan penjualan Vior 1000 – 2000 unit per bulan. Untuk sementara Vior masih didistribusikan hanya di Jawa, dan untuk jaringan di seluruh Indonesia akan menyusul,” tambah Dale.

PT Triangle Motorindo sendiri sampai akhir tahun 2010 ini untuk all item menargetkan di angka penjualan 100.000 unit. Sampai bulan Juli 2010 kemarin penjualan Triangle sudah mencapai 53 persen dari target yang di harapkan. Untuk kesiapan market kedepan, Triangle sudah melakukan pembangunan pabrik otomotif terbesar di Semarang seluas 20 Ha dari total luas keseluruhan 100 Ha, dengan standar sesuai AISI dan first investasi 20 juta US$. (*)

Tingkatkan Kapasitas, Kualitas dan Modernisasi Jaringan Program Mudik Senyum Indosat 2010 JAKARTA - Menyambut Bulan Ramadan dan Idul Fitri 1431H, seperti tahun-tahun sebelumnya Indosat kembali memberikan berbagai layanan baru untuk kemudahan bagi para pelanggan yang menjalankan ibadah bulan Ramadan serta melakukan Mudik Lebaran. Melalui Program Mudik Senyum Indosat 2010, Indosat menyediakan paket Mentari, IM3 dan Blackberry yang memberikan value atau nilai tambah dari program-program sebelumnya, yaitu Paket Mentari Pulsa Rp 12.000, Paket IM3 Telepon SMS dan Online Murah, aplikasi Moslem Guide bagi pelanggan Blackberry, program VAS Ramadhan Mudik Berhadiah di *123*2#, Posko Mudik dan penjualan di 1357 lokasi di sepanjang jalur mudik, program bundling dengan handset paket Ramadan, termasuk dukungan pelayanan Customer Service 24 jam - 7 hari seminggu. Semua paket layanan tersebut didukung oleh kesiapan jaringan Indosat yang terus ditingkatkan kapasitasnya serta implementasi modernisasi jaringan, sehingga dapat mendukung layanan yang semakin berkualitas bagi pelanggan, khususnya selama Ramadan dan Mudik Lebaran. “Komitmen kami memberikan value layanan dan kualitas jaringan dalam kondisi apapun, termasuk menemani pelanggan saat Ramadan dan Lebaran, kami hadirkan dalam berbagai program yang terangkum dalam Program Mudik Senyum Indosat, termasuk peningkatan kapasitas SMS, Suara dan Data, sehingga pelanggan benarbenar dapat berkomunikasi dengan nyaman dan kualitas yang prima di masa-masa kenaikan trafik selama Ramadan dan Lebaran tersebut, karena ‘Senyum Anda Kebahagiaan Kami’ adalah moto pelayanan kami,” demikian disampaikan Harry Sasongko, President Director & CEO Indosat dalam acara peluncuran Program Mudik Senyum Indosat 2010 di Jakarta. Harry Sasongko menambahkan, dari sisi jaringan, Indosat telah meningkatkan kapa-

CMYK

sitas layanan SMS sebesar 200 persen atau 900 juta SMS/hari, serta kapasitas Voice sebesar 120 persen atau 700 juta menit/ hari. Khusus untuk layanan data, Indosat meningkatkan kapasitas mencapai 250 persen dibanding tahun lalu atau 100 Terabyte/hari. Indosat juga akan melakukan upgrade kapasitas link ke RIM menjadi 1Gbps untuk meningkatkan layanan BlackBerry Indosat selama bulan Ramadan. Selain kesiapan jaringan, kualitas layanan bagi pelanggan juga akan didukung dengan kesiapan SDM Indosat, baik yang berada di Pusat Layanan Pelanggan, maupun di Command Center sebagai pusat pengendali jaringan selama Lebaran. Seluruh SDM tersebut bekerja selama 24 jam penuh selama masa mudik, untuk membantu pelanggan dalam memanfaatkan layanan dengan kualitas yang prima. Ini merupakan wujud kami merealisasikan Sinyal Kuat Indosat. Peningkatan kualitas jaringan ini juga untuk memastikan bahwa pelanggan tetap dapat berkomunikasi dengan nyaman di sepanjang jalur mudik utama dan alternatif. Kenyamanan tersebut akan didukung dengan hadirnya Posko Mudik dan penjualan di 1357 titik lokasi jalur utama mudik nasional di Jawa, Sumatera dan Sulawesi. Posko Mudik ini disertai dengan berbagai fasilitas antara lain musholla, sofa, toilet, matras untuk rebahan, bale-bale istirahat, taman bermain anak-anak, kamar mandi dan toilet, pijat segar, makanan/ minuman dingin, pijat refleksi, voucher isi ulang, I-Ring, HotSpot, kartu perdana, mobil ATM Mandiri di Rest Area Utama Indosat, fasilitas ruang menyusui/ruang nursery dan lainnya. Indosat juga memberikan program spesial untuk setiap pembelian voucher pulsa Indosat selama Ramadan berupa bonus pulsa, voucher Pertamax dan hadiah langsung berupa minuman teh kotak, susu dan minyak goreng untuk setiap pembelian pulsa Indosat di jaringan retail partner modern channel dan banking Indosat selama bulan Ramadan secara nasional di Indomaret, Yomart, Pertamina Retail (Bright), Indosat Outlet Community (IOC) Mudik dan E-Banking Mandiri.

PAKET MENTARI &IM3 Mentari hadir dengan total pulsa Rp 12.000, dan bonus sampai dengan 100 SMS ke semua operator tiap hari. Makin lama menggunakan Mentari, makin banyak bonusnya. Sementara Paket IM3 Murah memberikan tarif telepon Rp. 0,1/ detik (Rp. 300/telepon di Jawa pukul 00.00-11.00 dan Rp. 50/ menit di luar Jawa), bonus 1500 SMS ke semua operator (100 SMS per hari selama 15 hari) dan tarif internet broadband Rp. 0,3/KB di *777*1# serta online Rp.1/KB tanpa registrasi. MOSLEM GUIDE Khusus bagi pelanggan BlackBerry Indosat, tersedia aplikasi Moslem Guide yang dibuat untuk memudahkan para pengguna BlackBerry yang dapat digunakan sebagai panduan dalam menjalankan ibadah dan melakukan aktivitas sehari–hari yang bersyariat Islam. Di dalam aplikasi ini terdapat fitur – fitur antara lain translator dari Bahasa Indonesia ke bahasa Arab, Themes Islami, Ringtone Islami, Fatwa MUI, Halal Guide, Informasi Masjid terdekat, Al-Qur’an Mobile, Penunjuk Arah Kiblat, Jadwal Sholat, Berita umat, serta Renungan Harian. Aplikasi Moslem Guide bisa didapatkan dengan download aplikasinya di http://wap.indosat.com. (*)

KUPAS TUNTAS - Bahaya kartu kredit dikupas tuntas agar penggunanya menjadi bahagia di Bahari Inn, Rabu (25/8).

Kupas Tuntas Bahaya Kartu Kredit Jadi Bahagia

Solusi Bagi

KREDIT MACET TEGAL - Masalah kredit macet sudah bukan hal baru lagi di lingkungan perbankan. Sebagian besar karena nasabah tidak hanya memiliki satu kartu kredit saja, tapi banyak yang lebih dari 3 kartu kredit. Sehingga penggunaan yang berlebih tanpa tahu batasan menyebabkan pelunasan kerap kali terlambat hingga menimbulkan denda dan bunga yang semakin besar. Problematika inilah yang dikupas tuntas dalam seminar Restoran Properti tentang Bahaya Kartu Kredit menjadi Bahagia Rabu (25/8) kemarin. Seminar yang digelar di Koala Room Bahari Inn Tegal ini dimulai sekitar pukul 16.00 WIB. Semi-

nar yang digelar selama sekitar 4 jam ini mengajarkan kita berbagai hal untuk meraih kehidupan yang lebih baik dan sejahtera seperti didambakan semua orang. Dalam seminar ini, kita diperkenalkan dengan seluk beluk aturan kredit sehingga kita bisa menyiasatinya dengan baik. Kita bisa memiliki kartu kredit sebanyak mungkin namun dijamin tanpa bunga dan denda. Selain itu kita juga dapat melakukan gesek maksimal tanpa over limit, bayar 45 s/ d 50 hari juga tanpa bunga dan denda. Dengan metode yang dipaparkan, kita bisa lunas dalam sehari hanya dengan uang 3 persen atau uang seadanya.

‘’Uniknya lagi uang ini bisa dibawa pulang kembali,’’ ungkap Muad, koordinator acara. Sementara dengan bayar 10 persen, kita bisa bebas dari kartu kredit dalam setahun tanpa bunga, berikut BI checking bagus. Peserta juga diajarkan cara menyelesaikan kartu kredit macet. Plus cara melipat gandakan emas hingga 5 kali lipat hanya dalam 3 hari hanya dengan uang ratusan ribu rupiah saja. Tak hanya mendapatkan pengetahuan untuk kesejahteraan masa depan kita saja. Peserta juga mendapatkan bonus voucher senilai Rp 500 ribu bagi yang mengikuti kelas Restoran Properti. (ela)

Kaisar Motor Luncurkan Produk Tangguh Triseda XP (Extra Power) BREBES - Satu lagi bukti komitmen Kaisar Triseda Motor untuk terus berinovasi mengembangkan produk-produk bermutu yang mengerti dan menjawab kebutuhan konsumen, Kaisar Triseda keluarkan produk teranyarnya. Sepeda motor roda tiga yang diberi nama Triseda XP (Ekstra Power) merupakan produk baru yang memiliki kelebihan-kelebihan dari produk sebelumnya. Menurut Direktur Cahaya Murni Kaisar, Dealer Sepeda Motor Kaisar Klampok Brebes, Hadi Santoso, Triseda XP dihadirkan dengan keunggulankeunggulan pada sepesifikasi teknik, sistem elektrik, mesin, rangka hingga kapasitas muatannya. Selain tromol rem yang lebih besar, Triseda XP juga memiliki gardan dengan extra power gear. Selain itu ditunjang oleh engine 150 cc yang mem-

buatnya hemat BBM, water cooling system hingga memiliki idependent dual shock system yang membuatnya lebih tangguh dan stabil. “Baknya juga lebih panjang, yaitu 160 centimeter bisa memuat lebih banyak. Apalagi didukung oleh mesin yang canggih, Triseda XP akan mampu melaju dengan stabil meski membawa beban hingga 8 kuintal dan menanjak sekalipun,” ujar Hadi. Dengan ketangguhannya, Tridesa XP, menurutnya, akan bisa menjawab kebutuhan transportasi, jasa maupun usaha niaga yang membutuhkan distribusi yang banyak. “Ini sangat tangguh dan cocok untuk petani, pedagang maupun profesi lainnya,” lanjutnya. Sebab, type baru Triseda XP ini memang dirancang untuk pekerjaan yang lebih berat. Dengan tenaga ekstra. “Triseda

sanggup menempuh medan berat dan beban muatan yang lebih berat dibanding dengan yang lain,” ujarnya. Produk bermutu ini ditawarkan dengan harga promo pada bulan Juni sd Agustus 2010, yaitu sekitar Rp 20 juta 5 ratus ribu.

“Selain produknya unggul, kami juga menyediakan garansi hingga perlengkapan suku cadangnya,” imbuh Hadi. Triseda XP bisa anda dapatkan: di Cahaya Murni Kaisar, Jl. Raya Klampok 208 Brebes, Telp. 0283-3337689, SMS 24 jam: 0819 3181 6618 (adv)


CMYK

RADAR PEMALANG

BERLANGGANAN (0284) 323 575 / SMS ke 0852.2651.7726

JUMAT, 27 AGUSTUS 2010

TELP PENTING RSUD Dr. M. Ashari (0284) 32161 RSU Santa Maria Pemalang (0284) 321251 / 5862051 (IGD)

KAFE RAMADAN Kebaikan Sejati Tidak Terletak pada Penghambaan DALAM sebuah hadist Qudsi (ungkapan Allah yang redaksinya dari nabi) Nabi Muhammad SAW menjelaskan pada hari kiamat nanti, Allah akan mendakwa umat manusia. Ia berfirman, “Wahai hambaku dahulu aku lapar, tapi kalian tidak dok.radar pemalang memberi aku makan. M Noor Fuad Dahulu aku telanjang, tetapi kalian tidak memberi aku pakaian. Dahulu aku sakit, tapi kalian tidak memberi ku obat. Manusia menjawab. “Ya Allah, Bagaimana mungkin kami memberimu makanan, pakaian dan pengobatan, padahal engkau adalah Robbul Alamin yang maha kaya.” Lalu Allah berfirman “Dahulu ada hamba ku yang kelaparan, tidak berpakaian dan sakit, tapi tidak kalian perhatikan. Seandainya kalian datang dan bantu mereka, Pasti kalian dapatkan aku disitu.” Hadist ini menunjukan bahwa Allah SWT

Sekda Penerus Sementara Bupati PEMALANG - Rapat koordinasi ekonomi keuangan dan industri yang dilaksanakan di Sasana Bhakti Praja Pemkab Pemalang, Kamis (26/ 8) diikuti oleh pimpinan SKPD, Polres, Kodim dan potensi masyarakat. Rapat dipimpin oleh Bupati HM Machroes SH dan menghadirkan pemapar materi dari Polres, Dishubkominfo, Diskoperindag, serta Pertamina. Saat pemaparan materi dari Polres Pemalang yang disampaikan Wakapolres, Kompol Wiyoto SPd selesai, Bupati HM Machroes berpamitan karena ada keperluan penting. “Saya masih ada yang harus saya kerjakan sehingga untuk memimpin rapat ini agar diteruskan oleh Sekda, H Sumadi Sugondo,jadi ini adalah

penerus saya sementara,” kata bupati yang disambut semangat peserta rapat. Meski maksud bupati adalah penerus dalam memimpin rapat, namun sebagian peserta menerjemahkannya sebagai penerus kepemimpinan karena Bupati HM Machroes tinggal beberapa bulan lagi menjabat dan Sekda H Sumadi Sugondo adalah balon bupati yang akan diusung Partai Golkar. “Mudah-mudahan tidak sementara tapi lima tahun mendatang,” celutuk salah satu peserta rapat. Rakor pun diteruskan dengan dipimpin oleh Sekda dan dua materi disampaikan diantaranya oleh Kepala Dishubkominfo Drs Budhi Raharjo MM dan Kepala Disko-

perindag Ir M Syahroni. Dalam kesempatan tersebut dari Pertamina Denpo Tegal juga diminta menyampaikan kesiapannya dalam menghadapi lebaran 2010 ini. Sementara itu, dua peserta rapat memanfaatkan rakor tersebut untuk menyampaikan beberapa hal diantaranya dilakukan oleh Ketua MUI Drs KH Maun Masud dan Ketua PD Muhammadiyah dr H Mahrus. Ketua PD Muhammadiyah menanyakan mengenai banyaknya orang yang mabuk minuman keras saat lebaran. Mengenai hal tersebut Wakapolres Kompol Wiyoto menyampaikan polisi sudah melakukan razia terhadap keberadaan miras di masyarakat. ke hal 9 kol 5

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

BERTANYA - Ketua PD Muhammadiyah dr H Mahrus menanyakan keberadaan orang mabuk saat suasana lebaran.

ke hal 9 kol 1

PERIKANAN

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

RAKOR - Rakor ekonomi keuangan dan industri digelar di Sasana Bahkti Praja Pemkab Pemalang.

Dari Rakor Ekonomi, Keuangan dan Industri

SUMITRO/RADAR PEMALANG

KONSERVASI BAKAU – Dua petani Dukuh Karangsambung, Desa Mojo, Kecamatan Ulujami, tengah memasang papan larangan menangkap kepiting di lingkungan hutan bakau.

DKP Serius Garap Minapolitan PEMALANG – Potensi besar bidang perikanan dan budidaya mangrove di Kecamatan Ulujami akan digarap secara serius Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pemalang. Yakni dengan mewujudkan harapan sebagian besar masyarakat di Kabupaten Pemalang akan minapolitan. “Banyak produk dan sentra di bidang perikanan yang sudah berjalan dengan baik, ini modal utama dalam mengembangkan minapolitan,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pemalang, Ir Sudaryono, kepada Radar diruang kerjanya, Rabu (25/8) kemarin. Dikatakan, modal utama sentra perikanan di Kecamatan Ulujami dimaksud meliputi tiga komponen. Masing-masing adanya budidaya ke hal 9 kol 5

PERTANIAN Tiga Komoditas Pertanian Perlu Sertifikasi PEMALANG – Sedikitnya tiga komiditas pertanian di Kabupaten Pemalang dinilai layak untuk mendapatkan sertifikasi prima. Namun demikian, untuk bisa mendapatkannya banyak mengalami kendala. Kepala kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Pemalang, Eko Budi Priyanto menuturkan, Kabupaten Pemalang ini daerah yang cukup potensi hasil pertanian. Diantaranya hasil pertanian mangga asal Desa Asemdoyong, nanas, lombok dan tomat. “Dari sejumlah komoditas hasil pertanian itu salah satunya Mangga Asemdoyong yang sudah mendapatkan sertifikasi prima. Sedangkan komiditas lainya seperti nanas, tomat dan lombok belum, karena untuk bisa mendapatkannya itu mengalami banyak kendala,”katanya, kepada Radar kemarin. Menurutnya dalam mengupayakan sertifiaksi prima untuk tiga komoditas pertanian tersebut kendala yang sedang dihadapi yaitu soal teknis dan ketersediaan anggaran. Oleh karena itu untuk bisa mendapatkannya perlu adanya kesiapan matang baik sisi teknis maupun pembiayaanya. Karena cukup membutuhkan biaya, jika komoditas pertanian tersebut ingin diajukan untuk mendapatkan sertifakasi prima tersebut. “Melihat Pemalang ini cukup potensi tiga komoditas hasil pertanian tersebut maka sertifikasi prima itu perlu,”ujarnya. (mg1)

CMYK

HARGA SEMBAKO TURUN PEMALANG - Kondisi umum Kabupaten Pemalang setiap menjelang Idul Fitri terjadi peningkatan kebutuhan pokok masyarakat yang bermuara pada naiknya harga.

Namun menjelang lebaran yang tinggal 14 hari lagi, terjadi penurunan harga pada beberapa komoditas sembako. Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan(Diskoperindag) Ir M Syah-

roni saat memaparkan kondisi ekonomi menjelang lebaran mengatakan, penurunan harga terjadi pada komoditas beras, gula pasir, telur ayam. “Keadaan yang diinginkan adalah terkendalinya harga dan tercukupinya

permintaan kebutuhan pokok masyarakat serta tingkat harga dalam batas kewajaran terjangkau oleh daya beli masyarakat,” kata dia dalam rapat koordinasi ekonomi keuangan dan industri, Kamis (26/8).

Kodim Gelar Karya Bhakti PEMALANG - Dalam rangka HUT ke-49 Korem 071/Wijaya Kusuma, anggota TNI Kodim 0711 Pemalang melakukan kegiatan Karya Bhakti. Kegiatan tersebut berupa membersihkan fasilitas umum yang dilakukan serentak pada Kamis(26/8), baik di kota maupun di kecamatan yang dilakukan oleh Koramil. Komandan Kodim 0711 Pemalang Letnan Kolonel(Letkol) Infanteri Bambang Siswanto melalui Kasdim Mayor Infanteri Sakri mengemukakan, kegiatan membersihkan fasilitas umum dilakukan di Pasar Buah dan Sayur Pemalang. “Untuk personil Kodim melakukan bersihbersih fasilitas umum di Pasar Buah dan Pasar Pagi,” kata dia didampingi Pasiter Kapten Eko Budi. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB itu melibatkan 250 personil TNI, baik yang di kota maupun di koramil-koramil. HUT keke hal 9 kol 1

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

MENYAPU - Anggota TNI Kodim 0711 menyapu Pasar Buah dan Sayur dalam kegiatan HUT Korem 071 Wijaya Kusuma.

Harga beras rata-rata pada satu minggu sebelum lebaran berdasarkan data di dinasnya mencapai Rp 6.500 per kilogram untuk jenis IR 64. Sedangkan data pada bulan puasa sampai ke hal 9 kol 1

Pelatihan Aktivasi Otak Tengah di Gelar di SLB PEMALANG - Setelah meraih sukses besar dan menjadi booming di Yogyakarta, Jakarta, Balikpapan, Mataram, Denpasar, Cirebon dan Tegal dan kota besar lainnya kini untuk pertama kalinya di kota Pemalang diselenggarakan pelatihan aktivasi otak tengah/Midbrain activating training program yang akan dipandu langsung oleh pakar aktivasi otak tengah sekaligus pimpinan pusatnya H Rizki Joko Sukmono SH, pemilik CV Adem Ati yang berpusat di Kota Jember Jawa Timur. Pelatihan yang masih menjadi polemik ini memang menyedot banyak perhatian masyarakat umum, akademisi, pakar pendidikan, kesehatan dan berbagai kalangan yang awam pun turut mengomentari keberadaan

pelatihan ini. Pada kenyataan disetiap ada pelatihan di kotakota terus menerus dibanjiri peserta, karena memang cukup menarik diikuti. Menurut keterangan penyelenggara pelatihan ini, MF Triasmono SH, EO Pemalang, tiap hari rata-rata 1520 penelpon masuk, baik sekedar menanyakan ataupun langsung mendaftarkan dirinya. Selanjutnya, pria alumnus Adem Ati yang juga masih aktif sebagai PNS ini menyatakan, ketertarikan untuk menggaet trainer langsung pimpinan pusatnya untuk mengadakan pelatihan aktivasi otak tengah tidak lain, pertama ingin berbagi dengan masyarakat Pemalang. Ini agar tidak usah jauh-jauh mengikuti pelatihan ini karena besar manfaatnya baik bagi diri ke hal 9 kol 5


METRO TEGAL

4

JUMAT 27 AGUSTUS 2010

RADAR TEGAL

Penukaran Uang Tak Dibatasi Rata-Rata Rp 2 M Per Hari

EKONOMI

ADI MULYADI/RATEG

SEPI - Meski jumlah penukaran meningkat, tetapi penukar yang datang ke Kantor BI Tegal justru menurun.

Antisipasi Lonjakan, Pemkot Gelar PM ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

JEMURIKAN – Sejumlah perajin ikan asin menjemur ikan setengah jadi hingga kering dengan mengandalkan panas matahari.

Permintaan Ikan Asin Meningkat PERMINTAAN ikan asin Tegal dalam sebulan terakhir terus mengalmi peningkatan. Jumlah tersebut sebagian untuk memenuhi konsumsi lokal dan sisanya dikirim ke luar kota. Sejumlah perajin ikan asin mengaku jika tingginya permintaan menjelang lebaran merupakan tren tahunan. Hanya saja, tidak setiap hari bahan baku berupa ikan berukuran sedang dan kecil bisa didapat. Sutanto, salah seorang perajin ikan asin di Muarareja mengatakan, permintaan ikan asin baik dari dalam maupun luar kota meningkat dibandingkan hari biasa. Dalam sehari, dia mengaku bisa menjual lebih dari 50 kilogram ikan asin baik ke pedagang lokal maupun luar kota. Jumlah tersebut bisa meningkat saat pasokan bahan ikan meningkat. Untuk kendala, saat ini yang paling besar adalah cuaca. Paslanya, proses pembuatan masih mengandalkan panas matahari untuk proses penjemuran sebelum ikan asin dikemas dalam plastik atau karung dan dikirim ke pedagang. Harga ikan asin, lanjutnya, sangat bervariatif sesuai dengan jenis ikan. Umumnya, ikan yang banyak diminati dan dibuat ikan asin adalah layang, tigawaja, selar dan sebagainya yang ukurannya tidak terlalu besar. Harga per kilogram bisa dijual mulai Rp 20 ribu sesuai dengan jenisnya. Mendekati lebaran, jumlah pesanan diprediksi terus emningkat karena banyak pedagang yang menjual kembali ikan asin untuk dijadikan oleh-oleh. Hanya saja, harganya juga berbeda dari kondisi normal. “Saat ini peningkatan terjadi lebih dari 15 persen dan kami perkirakan akan mencapai puncaknya seminggu sebelum lebaran,” katanya. Hal senada diungkapkan Budi. Menurutnya, peningkatan permintaan selalu terjadi mendekati lebaran dan sebagian berasal dari luar kota. Hanya saja, untuk bisa bersaing dengan ikan asin dari daerah lain. Kualitas serta harga harus selalu terjaga sehingga pelanggan tidak lari ke tempat lain. Saat ini, sebagian besar pelanggannya adalah pedagang baik dari dalam maupun luar kota. Sisanya, sengaja disetor ke sejumlah pasar untuk memenuhi kebutuhan lokal yang juga cukup besar. Agar kualitas kualitas ikan asinnya tetap terjaga, dia mengaku mendapatkan pasokan ikan segar dari nelayan sekitar. Dengan demikian, harga bahan baku bisa ditekan seminim mungking sehingga harga jual ke pedagang hinga konsumen tidak terlalu tinggi. “Ini saat yang tepat bagi kami untuk berproduksi semaksimal mungkin karena permintaan yang sedang naikm” tukasnya. (gun)

KENDATI harga beberapa bahan pokok dipasaran mengalami sedikit penurunan, Pemkot Tegal tetap menggelar Pasar Murah (PM). Ini dilakukan guna membantu masyarakat kurang mampu, karena masih ada kemungkinan harga kembali naik menjelang lebaran. Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UMKM perindag) R Supriyanta mengatakan PM dilaksanakan mulai Senin (30/8) hingga Kamis (2/ 9) nanti di tiap-tiap kantor kecamatan. “Detailnya Senin (30/8) di Te-

gal Timur, Selasa (31/8) Tegal Selatan, Rabu (1/9) Margadana, dan Kamis (2/9) Tegal Barat,” katanya, Kamis (26/8). Dijelaskan, total paket sembako per kecamatan 1.000 kantong, dengan nilai Rp 32 ribu perkantongnya. Namun ini akan dijual seharga Rp 20 ribu perkantong, karena pemkot mensubsidinya Rp 12 ribu perkantong. Setiap kantongnya berisi, beras 2 kg, gula pasir 0,5 kg, teh 1 pak, minyak goreng curah 0,5 liter, mi instan 3 bungkus, dan kecap 1 botol kecil. Sistemnya menggunakan kupon

yang dibagikan melalui kelurahan, RW dan RT masing-masing. Jadi bagi masyarakat yang tidak memiliki kupon tidak bisa mendapatkan sembako murah tersebut. “Dalam PM nanti tidak hanya paket sembako tapi ada juga pakaian-pakaian. Hanya saja harganya tidak disubsidi Pemkot,” jelas Supriyanta. Dia tak menampik jika saat ini sebagian bahan pokok mengalami penurunan harga. Tetapi PM ini dilaksanakan guna mengantisipasi lonjakan harga yang biasanya terjadi menjelang lebaran nanti. (adi)

Ospek Dikelola Kampus Diprotes HARI pertama pelaksanaan ospek di Kampus Universitas Pancasakti Halmahera diwarnai aksi unjuk rasa puluhan mahasiswa FKIP, Kamis (26/8) siang. Dengan membentangkan spanduk puluhan mahasiswa tersebut berkoar di depan Kantor Fakultas Ilmu Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan untuk menggugah kehadiran Pembantu Dekan III Bidang Kemahasiswaan. Aksi yang didukung Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) tersebut mengusung satu tuntutan untuk mengembalikan kendali pelaksanaan ospek pada mahasiswa. Korlap Aksi Hardis menyatakan pelaksanaan ospek yang diambil alih pihak kampus menggambarkan sebuah birokrasi membungkam kreativitas mahasiswa. “Tidak sepatutnya kegiatan kemahasiswaan dipegang birokrasi. Ini sama artinya birokrasi telah mempersempit ruang gerak dan mempersulit pendanaan kegiatan mahasiswa,” tegasnya. Dalam orasinya pengunjuk rasa meminta pertanggungjawaban Pembantu Dekan III yang dinilai tidak aspiratif. Pen-

HERMAS PURWADI/RATEG

SAMPAIKAN ASPIRASI - Puluhan mahasiswa FKIP UPS berunjuk rasa menentang kebijakan birokrasi kampus.

demo juga menilai kebijakan birokrasi yang tidak layak akan merugikan mahasiswa. Pembantu Dekan III FKIP Tri Moelyono yang ditemui terpisah di ruang kerjanya menyatakan pengambilalihan pelaksanaan ospek oleh kampus tidak menyalahi aturan. “Memang aturan tentang penyelenggaraan ospek sesuai anjuran Dikti diselenggarakan

oleh kampus, bukan BEM. Ini sesuai dengan SK Dikti Nomor 38/2000,” tegasnya. Selama beberapa tahun pelaksanaan ospek yang diselenggarakan BEM banyak yang disalahgunakan. Di antaranya memungut uang dari calon mahasiswa baru, melakukan perploncoan di luar ketentuan, dan tak sedikit terjadi penyimpangan penggunaan anggaran. (her)

SEPERTI tahun-tahun sebelumnya, menjelang lebaran Bank Indonesia (BI) membuka pelayanan penukaran uang bagi masyarakat. Namun tahun 2010 ada sedikit perbedaan. Tahun sebelumnya penukaran dibatasi maksimal Rp 7 juta perorang perhari. Sedangkan sekarang BI membebaskan masyarakat untuk menukarkan uangnya berapapun jumlahnya akan dilayani. Selain itu pada 2009 lalu, pelayanan penukaran uang setiap hari dimulai 2 pekan sebelum lebaran. Sementara tahun ini pelayanan dibuka 3 minggu sebelum hari H. Deputi Pimpinan BI Tegal, Ilhannudin Wahab mengatakan, mulai 18 Agustus sampai dengan 8 September pelayanan dibuka setiap hari. Mulai pukul 09.00 sampai dengan 12.00 WIB untuk nomer terakhir. Penukaran juga bisa dilakukan di seluruh perbankan yang ada. Jadi masyarakat nasabah bank tidak harus datang langsung ke BI untuk menukarkan uang. “Memang ada peningkatan jumlah penukaran tahun ini dengan sebelumnya. Namun, berapa persennya belum bisa disebutkan sekarang. Ini dipengaruhi oleh kebijakan tadi. Sekarang penukaran tidak begitu ramai seperti tahun sebelumnya yang mencapai 600 orang perhari. Saat ini rata-rata masyarakat yang menukarkan uang hanya 400 orang perhari,” katanya saat dikonfirmasi di meja kerjanya, Kamis (26/8). Dijelaskan, dari dibukanya pelayanan penukaran sampai sekarang, jumlah penarikan di perbankan sudah mencapai kurang lebih Rp 59 miliar. Sedangkan penukaran yang di BI sendiri sekitar Rp 13 miliar.

“Sejauh ini jumlah penukaran tertinggi untuk masyarakat terjadi pada Selasa (24/8) yang mencapai Rp 1,9 miliar. Ratarata mereka menukarkan uangnya sebesar Rp 10 juta. Sedangkan jumlah besar biasanya kolektif,” imbuh Ilhan. Menurutnya, saat kebanyakan masyarakat menukarkan uang yang Rp 10 ribuan baru. Mungkin lantaran uang tersebut masih baru sehingga diminati masyarakat. Terkait keamanan, lanjutnya BI mengoptimalkan seluruh tenaga yang ada. Dengan didukung CCTV dengan teknologi terbaru. Sementara Koordinator Penukaran Uang BI Jateng-DIJ Imam Mustiantoko menambahkan selama masa penukaran ini, di wilayah Jateng-DIJ disediakan uang sebanyak Rp 5,9 triliun. Sedang di BI persiapannya mencapai Rp 9,9 triliun. “Diprediksi selama masa pertukaran uang di Jateng-DIJ untuk kebutuhan bank dan masyarakat Rp 5,9 triliun. Namun realisasinya, sampai dengan sekarang masih kurang atau dibawah Rp 4 triliun. Karenannya masyarakat tidak perlu kuatir tidak bisa menukarkan uangnya. Karena stoknya masih banyak sekali. Dan berapapun permintaannya akan dilayani, karena tidak ada pembatasan penukaran,” ujarnya. Selama monitoring di Semarang, Solo, Purwokerto, Tegal, dan Jogja, jumlah orang yang datang ke BI menurun. Dari lima daerah tadi yang paling tinggi di Semarang. “Fenomena penukaran uang menjelang lebaran itu hanya terjadi di Jateng dan Jatim saja. Sementara daerah lain seperti Bandung tidak ada fenomena seperti ini, apalagi di luar Jawa. Ini mungkin lantaran adat Jawa yang selalu membagi-bagikan uang pada saat lebaran,” pungkasnya. (adi)

Siapkan Penanganan Kawasan Rawan SEPEKAN menjelang digelarnya operasi kemanusiaan Ketupat Candi 2010 jajaran Polres Tegal Kota tengah mempersiapkan saran dan upaya penanganan kawasan rawan, baik rawan macet maupun rawan pelanggaran lalu lintas. Diharapkan selama operasi kemanusiaan tersebut berjalan, pihaknya mampu memberikan pelayanan terbaik bagi pemudik yang melintas di wilayah hukumnya. Kapolresta AKBP Drs Kalingga Rendra Raharja SE melalui Kabag Ops Kompol Endang Zaenal Mustaqim menyatakan upaya penanganan kawasan rawan akan terbagi dalam bentuk rekayasa manajemen, dikmas, dan gakkum. “Untuk rekayasa manajemen kawasan rawan macet kita akan berupaya melakukan langkah pengalihan arus dan pemasangan pembatas jalan seperti tahun sebelumnya. Sementara upaya dikmas kita akan melakukan penerangan kepada so-

pir bus dan angkot terkait himbauan tertib lalu lintas. Dan untuk gakkum tentunya lewat pelaksanaan pengaturan penjagaan dan patroli secara periodik,” terangnya, Kamis (26/8) kemarin. Paparan tersebut sehari sebelumnya sempat dipresentasikan pihak Polres Tegal Kota di hadapan Kapolda Irjen (Pol) Edward Aritonang di Ruang Devia Cita. ementara upaya penanganan untuk kawasan rawan pelanggaran lalu lintas, Polresta telah mempersiapan upaya lewat pemasangan papan himbauan dan spanduk. “Untuk dikmas kami akan melakukan penerangan keliling, menyebar leaflet dan brosur serta binluh. Dan upaya gakkumnya kita akan melakukan turjawali, penindakan pelanggar berupa teguran, tilang, hingga pernyataaan pelanggar yang berpotensi menjadi penyebab terjadinya laka lantas,” tandasnya. (her)


KABUPATEN TEGAL

8

JUMAT 27 AGUSTUS 2010

RADAR TEGAL

Operasi Gabungan Terus Digencarkan Kapan pasar trayeman yang kena kebakaran dibangun lagi. Bpk. Boim Trayeman. 0283-32970XX Bupatine wis ora ngurusi rakyate pada karo ket.dewane, wis weruh dalan clirit, bumijawa kaya kaliasat dijor bae. 0813917661XX Yth Bpk/Ibu DPRD Kab.Tegal , kami atas nama staf TU dan penjaga SD Negeri wiyata Bhakti, memohon dgn sangat atas perhatiannya, krn slama kami +/- 5 th mengabdi tdk pernah mendptkan TUNJANGAN / KESRA dari pemerintah, tolong jgn Guru saja yg diperhatikan, kami juga punya perasaan. 0857418595XX

KRAMAT Masyarakat Butuh Gerakan Nyata RENCANA dilakukannya operasi di sejumlah tempat hiburan, kafe, lesehan, terlebih di lokalisasi mendapatkan kritikan elemen masyarakat Pantura. Masyarakat menegaskan bahwa tidak perlu digembargemborkan akan dilakukan razia, asalkan ada bukti nyata dari dinas terkait maupun aparat berwenang. “Selama bulan Ramadan ini, kami masih sering melihat sejumlah praktek mesum baik itu di sepanjang jalan di Slawi-Adiwerna yaitu lesehan, maupun di Pantura yang notabene banyak warung remangremang maupun lokalisasi,’’ kata Rakwid SE, salah satu tokoh pemuda di Pantura. Warga Desa Kertayasa Kramat ini juga menambahkan bahwa sebenarnya dinas terkait juga bisa langsung merangsek maupun menggelar operasi secara mendadak, tanpa ada pemberitahuan lebih dulu. Terlebih saat ini bulan Ramadan. “Kami umat muslim jelas menyayangkan jika praktek mesum masih menggelar tempat usahanya selama bulan Ramadan. Demikian dengan dinas maupun lembaga terkait yang membiarkan saja akan praktek hal itu,” ulasnya. Rakwid menambahkan dirinya khawatir jika kegiatan maupun praktek mesum ini dibiarkan saja, maka moralitas umat bisa terganggu. Meski praktek tersebut dibuka pada malam hari, namun tetap saja bisa menggoyahkan umat muslim yang tengah menjalankan ibadah puasa. (gus)

SLAWI

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

NAIK - Penjualan kurma mengalami kenaikan hingga 50 persen.

Penjualan Kurma Meningkat Memasuki hari ke-15 di bulan suci Ramadan 1431 H, penjualan kurma di Pasar Slawi lama meningkat 50 persen. Ini karena daya beli masyarakat terhadap kurma meningkat untuk berbuka puasa. “Sejak empat hari lalu penjualan kurma meningkat hingga 50 persen, karena buah kurma selalu diburu masyarakat untuk menu berbuka puasa,” kata Wiwi, pedagang kurma di Pasar Slawi lama atau tepatnya di depan Telkom Slawi Kamis (26/8) kemarin. Dia menambahkan, permintaan kurma saat ini meningkat dari hari biasanya, yaitu biasanya rata-rata laku di bawah 10 kg per hari. Kini penjualan meningkat rata-rata mencapai 15 kg setiap hari. “Meningkatnya penjualan buah kurma juga jelas mempengaruhi pendapatan yang juga melonjak. Biasanya pendapatan kami hanya mencapai Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu. Namun kini meningkat menjadi Rp 500 ribu hingga Rp 750 ribu per hari,’’ jelasnya. Menurut dia, selain menjual kurma, dia menjual buah segar lainnya. Sedangkan kurma yang ia sajikan maupun jual berasal dari negara Mesir, Irak, Iran, Madinah, Arab Saudi, dan Tunisia. ‘’Harga kurma bervariasi, antara lain kurma dari Madinah, Arab Saudi, dijual Rp 60 ribu per kilogram. Kurma Madinah kering dijual Rp 50 ribu setiap kilogram dan Mesir Rp 30 ribu. Yang termurah adalah kurma karungan, seharga Rp 15 ribu perkilogram,’’ ulasnya. Sementara itu salah satu pembeli, Kartini menambahkan alasan membeli kurma dikarenakan untuk menu berbuka puasa. “Sudah tradisi bagi umat Islam yang menjalankan ibadah puasa dengan berbuka memakan buah kurma, karena buah kurma sepertinya makanan yang wajib pada bulan Ramadan,” ujarnya. (gus)

Sejumlah Wartawan Protes Namanya Dicatut SEJUMLAH wartawan media cetak dan elektronik liputan Slawi Kabupaten Tegal protes karena namanya dicatut oknum wartawan yang mengaku dari media cetak terbitan Jakarta. Konon pencatutan itu sudah disebarkan kepada sejumlah instansi di Kabupaten Tegal. Namun sejumlah wartawan yang dicatut namanya belum jelas maksud dan tujuan oknum diatas melampirkan nama mereka. “Kami tidak tahu dan kaget saya mendengar informasi kalau nama saya dicatut untuk sebuah kepentingan yang belum jelas,” kata Triono Saefulloh, kontributor TV One liputan Kabupaten Tegal dan sekitarnya Rabu (25/8) lalu. Dikatakan Triono, pihaknya khawatir jika pencatutan namanya dimanfaatkan negatif untuk kepentingan individu dengan mengatasnamakan kelompok. Menurutnya jika memang oknum pencatut kenal dengan dirinya, sebaiknya ada kordinasi dan komunikasi awal jadi pihaknya tidak suudlon. “Coba nanti saya cari sebenarnya apa maksud dan tujuan mencatut nama sejumlah wartawan,” katanya. Sementara, sejumlah wartawan yang juga dihubungi Radar membenarkan jika namanya ikut dicantumkan, namun sepengetahuan mereka konon hanya untuk menangkal kehadiran wartawan dari luar daerah Kabupaten Tegal. Kami sendiri belum jelas maksud dan tujuan yang sebenarnya. “Kami mendengar namanya dicatut tetapi kami belum bias melangkah dan akan menemui sejumlah teman-teman agar permaslahannya lebih jelas,” pungkas wartawanyang belum bersedia disebut identitasnya dulu. (k1)

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

OPERASI GABUNGAN - Jajaran Polres Tegal terus melakukan operasi gabungan jelang Lebaran.

SLAWI - Mengantisipasi adanya kejadian yang tidak diinginkan menjelang Lebaran, jajaran Polres Tegal terus berupaya memberikan pengayoman kepada masyarakat di wilayahnya. Dengan menggencarkan operasi gabungan polsek secara acak, termasuk melakukan patroli dengan senjata lengkap, diharapkan bisa menciptakan suasana aman dan kondusif. Tak terkecuali pada pemeriksaan kendaraan bermotor dan penjagaan di sejumlah lokasi perputaran uang pun terus dilakukan pemantauan secara serius. ‘’Operasi gabungan polsek hingga kini masih berlangsung. Seperti di wilayah pantura, gabungan polsek itu terdiri dari jajaran polsek Kramat, Suradadi, dan Warureja hampir tiap hari melakukan operasi namun dilakukan secara acak, baik itu waktunya maupun lokasinya,’’ kata Wakapolres Tegal Kompol Daniel Mucharam SIK, Kamis (26/8) kemarin. Menurutnya, pengacakan kegiatan operasi maupun patroli ini diharapkan tidak bisa terbaca oleh pelaku kriminal. Termasuk sasaran kegiatan pun dilakukan secara mendadak. ‘’Sedangkan gencarnya operasi maupun patroli menjelang lebaran ini, diharapkan suasana di wilayah hukum Polres Tegal juga membuat pelaku kejahatan berpikir dua kali. Terlebih kami juga memerintahkan kepada anggota untuk sigap dan bertindak cepat saat ada kejadian tindak kriminalitas,’’ pungkasnya. (gus)

Jasa Perantara Gadai Sepi Order Kenaikan Pedagang Pasar Belum Terlihat SLAWI – Kesan Pegadaian ramai dan padat oleh hilir kudik orang dari berbagai strata kelas yang akan menggadaikan barang miliknya sirna. Asumsi itu seketika berubah drastis saat memasuki kantor Pegadaian Slawi Kabupaten Tegal. Terlihat sejumlah warga yang berkepentingan dengan Pegadaian terlihat tengah dilayani karyawan Pegadaian dan jauh dari kesal bedesak-desakan seperti pemadangan Pegadaian tempo dulu. Di luar Kantor Pegadaian Slawi terlihat sejumlah wanita paruh baya duduk berderet santai sambil ngobrol di antara mereka. Sesekali mereka seakan akrab dengan siapa saja yang memasuki pelataran Kantor Pegadaian dan menyapanya ramah seakan teman akrab. “Pan apa mas (mau apa masred),” sapa salah satu wanita paruh baya kepada Radar, yang memasuki pelataran Kantor Pegadaian Slawi. Dikatakan Darmi (53) salah satu wanita paruh baya itu, saat ini tidak seramai dulu. Di mana kain dan barang pecah belah bisa digadaikan. Kalau sekarang paling barang-barang seperti motor, elektronik sepeda, emas dan barang lain di luar kain dan pecah belah. “Kondisi ini mengurangi penghasilan saya, karena penggadai pada maju sendiri. Beda masa dulu, banyak warga yang akan menggadaikan kain dan barang pecah belahnya minta tolong pada kami setelah berhasil kami dapat upah,” jelas Darmi. Masih menurut Darmi, de-

M GHONI/RADAR SLAWI

SLAWI - Sudah menjadi tradisi hampir setiap pasar di Kabupaten Tegal terjadi pembengkakan jumlah pedagang pasar, khusunya mendekati Lebaran. Memasuki hari ke-16 Ramadan, kondisi itu belum terlihat bahkan suasana sejumlah pasar belum mencerminkan keramaian. Biasanya pembengkakan pedagang baru terlihat pada H-7 Lebaran dan sering terjadi pembengkakan pada pedagang lemprakan. “Untuk pedagang kios sangat minim pertambahan pedagang, terbesar pembengkakan jumlah pedagang pada pedagang lemprakan,” kata Pegawai Administrasi UPTD I Pasar Trayeman-Lebaksiu, Purnomo Raharjo kepada Radar Kamis (26/8) kemarin.

Dikatakan Purnomo, Pasar Trayeman Slawi dengan lahan seluas 1,357 hektar dengan jumlah kios 340 yang ditempati 155 kios. Untuk los terjadi pembengkakan pedagang dimana 432 los saat ini jumlah pedagangnya mencapai 660 pedagang. Sedangkan jumlah pedagang lemprakan sebanyak 203 pedagang. ”Total jumlah pedagang keseluruhan mencapai 1.018 pedagang. Jumlah itu masih bisa tertampung hanya butuh pemerataan,” ucapnya. Masih menurut dia, kondisi jumlah pedagang saat ini masih stabil belum terlihat kenaikan secar signifikan. Menjelang Lebaran, jumlah pedagang pasar bakal membengkak dari yang ada sekarang ini. (k1)

SEPI – Meski terlihat sepi penggadai barang, namun konon mengalami peningkatan secara kuantitas dan kualitas

ngan kondisi yang sudah berubah, dirinya dengan sejumlah rekan tetap mengais rejeki di sekitar Kantor Pegadaian Slawi. Dengan harapan ada penggadai yang masih memanfaatkan jasa dirinya sebagai mediator. Tidak hanya itu, menurut Darmi dan teman-temannya, berprinsip yang terpenting keluar dari rumah untuk berusaha mendapatkan rejeki. “Dengan berprinsip seperti ini, kadang dari manapun ada rejeki yang secara kebetulan kami peroleh,” ucapnya pula. Terpisah senasib dengan Darmi yaitu Jolekha (51), hampir pesimis dengan perubahan

kondisi dan sulitnya sebagai mediator penggadai yang akan meng g a d a i k a n b a r a n g n y a . Bahkan menurutnya, mengais rejeki dari sisi itu saat ini sangat sulit, menurutnya tidak setiap hari mendapatkan rejeki untuk menopang kebutuhan hidup kesehariannya. Sementara Kepala Kantor Pegadaian Slawi, Asih ketika dicoba untuk dikonfirmasi seputar kondisi Pegadaian saat ini belum bisa ditemui. Dari salah seorang karyawannya Radar mendapat jawaban jika Kepala Pegadaian Slawi masih sibuk dengan urusan administrasi perushaan. (k1)

M GHONI/RADAR SLAWI

BELUM BERTAMBAH – Setiap jelang Lebaran, tepatnya H-7 jumlah pedagang pasar bertambah. Memasuki hari ke-16 Ramadan, di Pasar Trayeman Slawi belum terlihattanda bertambahnya jumlah pedagang pasar.


CMYK

RADAR PEMALANG

BERLANGGANAN (0284) 323 575 / SMS ke 0852.2651.7726

JUMAT, 27 AGUSTUS 2010

TELP PENTING RSUD Dr. M. Ashari (0284) 32161 RSU Santa Maria Pemalang (0284) 321251 / 5862051 (IGD)

KAFE RAMADAN Kebaikan Sejati Tidak Terletak pada Penghambaan DALAM sebuah hadist Qudsi (ungkapan Allah yang redaksinya dari nabi) Nabi Muhammad SAW menjelaskan pada hari kiamat nanti, Allah akan mendakwa umat manusia. Ia berfirman, “Wahai hambaku dahulu aku lapar, tapi kalian tidak dok.radar pemalang memberi aku makan. M Noor Fuad Dahulu aku telanjang, tetapi kalian tidak memberi aku pakaian. Dahulu aku sakit, tapi kalian tidak memberi ku obat. Manusia menjawab. “Ya Allah, Bagaimana mungkin kami memberimu makanan, pakaian dan pengobatan, padahal engkau adalah Robbul Alamin yang maha kaya.” Lalu Allah berfirman “Dahulu ada hamba ku yang kelaparan, tidak berpakaian dan sakit, tapi tidak kalian perhatikan. Seandainya kalian datang dan bantu mereka, Pasti kalian dapatkan aku disitu.” Hadist ini menunjukan bahwa Allah SWT

Sekda Penerus Sementara Bupati PEMALANG - Rapat koordinasi ekonomi keuangan dan industri yang dilaksanakan di Sasana Bhakti Praja Pemkab Pemalang, Kamis (26/ 8) diikuti oleh pimpinan SKPD, Polres, Kodim dan potensi masyarakat. Rapat dipimpin oleh Bupati HM Machroes SH dan menghadirkan pemapar materi dari Polres, Dishubkominfo, Diskoperindag, serta Pertamina. Saat pemaparan materi dari Polres Pemalang yang disampaikan Wakapolres, Kompol Wiyoto SPd selesai, Bupati HM Machroes berpamitan karena ada keperluan penting. “Saya masih ada yang harus saya kerjakan sehingga untuk memimpin rapat ini agar diteruskan oleh Sekda, H Sumadi Sugondo,jadi ini adalah

penerus saya sementara,” kata bupati yang disambut semangat peserta rapat. Meski maksud bupati adalah penerus dalam memimpin rapat, namun sebagian peserta menerjemahkannya sebagai penerus kepemimpinan karena Bupati HM Machroes tinggal beberapa bulan lagi menjabat dan Sekda H Sumadi Sugondo adalah balon bupati yang akan diusung Partai Golkar. “Mudah-mudahan tidak sementara tapi lima tahun mendatang,” celutuk salah satu peserta rapat. Rakor pun diteruskan dengan dipimpin oleh Sekda dan dua materi disampaikan diantaranya oleh Kepala Dishubkominfo Drs Budhi Raharjo MM dan Kepala Disko-

perindag Ir M Syahroni. Dalam kesempatan tersebut dari Pertamina Denpo Tegal juga diminta menyampaikan kesiapannya dalam menghadapi lebaran 2010 ini. Sementara itu, dua peserta rapat memanfaatkan rakor tersebut untuk menyampaikan beberapa hal diantaranya dilakukan oleh Ketua MUI Drs KH Maun Masud dan Ketua PD Muhammadiyah dr H Mahrus. Ketua PD Muhammadiyah menanyakan mengenai banyaknya orang yang mabuk minuman keras saat lebaran. Mengenai hal tersebut Wakapolres Kompol Wiyoto menyampaikan polisi sudah melakukan razia terhadap keberadaan miras di masyarakat. ke hal 9 kol 5

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

BERTANYA - Ketua PD Muhammadiyah dr H Mahrus menanyakan keberadaan orang mabuk saat suasana lebaran.

ke hal 9 kol 1

PERIKANAN

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

RAKOR - Rakor ekonomi keuangan dan industri digelar di Sasana Bahkti Praja Pemkab Pemalang.

Dari Rakor Ekonomi, Keuangan dan Industri

SUMITRO/RADAR PEMALANG

KONSERVASI BAKAU – Dua petani Dukuh Karangsambung, Desa Mojo, Kecamatan Ulujami, tengah memasang papan larangan menangkap kepiting di lingkungan hutan bakau.

DKP Serius Garap Minapolitan PEMALANG – Potensi besar bidang perikanan dan budidaya mangrove di Kecamatan Ulujami akan digarap secara serius Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pemalang. Yakni dengan mewujudkan harapan sebagian besar masyarakat di Kabupaten Pemalang akan minapolitan. “Banyak produk dan sentra di bidang perikanan yang sudah berjalan dengan baik, ini modal utama dalam mengembangkan minapolitan,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pemalang, Ir Sudaryono, kepada Radar diruang kerjanya, Rabu (25/8) kemarin. Dikatakan, modal utama sentra perikanan di Kecamatan Ulujami dimaksud meliputi tiga komponen. Masing-masing adanya budidaya ke hal 9 kol 5

PERTANIAN Tiga Komoditas Pertanian Perlu Sertifikasi PEMALANG – Sedikitnya tiga komiditas pertanian di Kabupaten Pemalang dinilai layak untuk mendapatkan sertifikasi prima. Namun demikian, untuk bisa mendapatkannya banyak mengalami kendala. Kepala kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Pemalang, Eko Budi Priyanto menuturkan, Kabupaten Pemalang ini daerah yang cukup potensi hasil pertanian. Diantaranya hasil pertanian mangga asal Desa Asemdoyong, nanas, lombok dan tomat. “Dari sejumlah komoditas hasil pertanian itu salah satunya Mangga Asemdoyong yang sudah mendapatkan sertifikasi prima. Sedangkan komiditas lainya seperti nanas, tomat dan lombok belum, karena untuk bisa mendapatkannya itu mengalami banyak kendala,”katanya, kepada Radar kemarin. Menurutnya dalam mengupayakan sertifiaksi prima untuk tiga komoditas pertanian tersebut kendala yang sedang dihadapi yaitu soal teknis dan ketersediaan anggaran. Oleh karena itu untuk bisa mendapatkannya perlu adanya kesiapan matang baik sisi teknis maupun pembiayaanya. Karena cukup membutuhkan biaya, jika komoditas pertanian tersebut ingin diajukan untuk mendapatkan sertifakasi prima tersebut. “Melihat Pemalang ini cukup potensi tiga komoditas hasil pertanian tersebut maka sertifikasi prima itu perlu,”ujarnya. (mg1)

CMYK

HARGA SEMBAKO TURUN PEMALANG - Kondisi umum Kabupaten Pemalang setiap menjelang Idul Fitri terjadi peningkatan kebutuhan pokok masyarakat yang bermuara pada naiknya harga.

Namun menjelang lebaran yang tinggal 14 hari lagi, terjadi penurunan harga pada beberapa komoditas sembako. Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan(Diskoperindag) Ir M Syah-

roni saat memaparkan kondisi ekonomi menjelang lebaran mengatakan, penurunan harga terjadi pada komoditas beras, gula pasir, telur ayam. “Keadaan yang diinginkan adalah terkendalinya harga dan tercukupinya

permintaan kebutuhan pokok masyarakat serta tingkat harga dalam batas kewajaran terjangkau oleh daya beli masyarakat,” kata dia dalam rapat koordinasi ekonomi keuangan dan industri, Kamis (26/8).

Kodim Gelar Karya Bhakti PEMALANG - Dalam rangka HUT ke-49 Korem 071/Wijaya Kusuma, anggota TNI Kodim 0711 Pemalang melakukan kegiatan Karya Bhakti. Kegiatan tersebut berupa membersihkan fasilitas umum yang dilakukan serentak pada Kamis(26/8), baik di kota maupun di kecamatan yang dilakukan oleh Koramil. Komandan Kodim 0711 Pemalang Letnan Kolonel(Letkol) Infanteri Bambang Siswanto melalui Kasdim Mayor Infanteri Sakri mengemukakan, kegiatan membersihkan fasilitas umum dilakukan di Pasar Buah dan Sayur Pemalang. “Untuk personil Kodim melakukan bersihbersih fasilitas umum di Pasar Buah dan Pasar Pagi,” kata dia didampingi Pasiter Kapten Eko Budi. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB itu melibatkan 250 personil TNI, baik yang di kota maupun di koramil-koramil. HUT keke hal 9 kol 1

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

MENYAPU - Anggota TNI Kodim 0711 menyapu Pasar Buah dan Sayur dalam kegiatan HUT Korem 071 Wijaya Kusuma.

Harga beras rata-rata pada satu minggu sebelum lebaran berdasarkan data di dinasnya mencapai Rp 6.500 per kilogram untuk jenis IR 64. Sedangkan data pada bulan puasa sampai ke hal 9 kol 1

Pelatihan Aktivasi Otak Tengah di Gelar di SLB PEMALANG - Setelah meraih sukses besar dan menjadi booming di Yogyakarta, Jakarta, Balikpapan, Mataram, Denpasar, Cirebon dan Tegal dan kota besar lainnya kini untuk pertama kalinya di kota Pemalang diselenggarakan pelatihan aktivasi otak tengah/Midbrain activating training program yang akan dipandu langsung oleh pakar aktivasi otak tengah sekaligus pimpinan pusatnya H Rizki Joko Sukmono SH, pemilik CV Adem Ati yang berpusat di Kota Jember Jawa Timur. Pelatihan yang masih menjadi polemik ini memang menyedot banyak perhatian masyarakat umum, akademisi, pakar pendidikan, kesehatan dan berbagai kalangan yang awam pun turut mengomentari keberadaan

pelatihan ini. Pada kenyataan disetiap ada pelatihan di kotakota terus menerus dibanjiri peserta, karena memang cukup menarik diikuti. Menurut keterangan penyelenggara pelatihan ini, MF Triasmono SH, EO Pemalang, tiap hari rata-rata 1520 penelpon masuk, baik sekedar menanyakan ataupun langsung mendaftarkan dirinya. Selanjutnya, pria alumnus Adem Ati yang juga masih aktif sebagai PNS ini menyatakan, ketertarikan untuk menggaet trainer langsung pimpinan pusatnya untuk mengadakan pelatihan aktivasi otak tengah tidak lain, pertama ingin berbagi dengan masyarakat Pemalang. Ini agar tidak usah jauh-jauh mengikuti pelatihan ini karena besar manfaatnya baik bagi diri ke hal 9 kol 5


CMYK

JUMAT, 27 AGUSTUS 2010

MENUJU G1-G2 RADAR TEGAL

10

Heri-Agustina Resmi Nyalon Ambil Jalur Independen

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

PEMERIKSAAN – Pasangan balon bupati perseorangan, Drs Heri Santosa dengan Agustina Sri Rahayu sedang mengikuti pemeriksaan bekas persyaratan pendaftarannya di KPU.

Semua Balon Diminta Daftar PEMALANG - Semua balon bupati-wakil bupati yang namanya sudah muncul ke publik diminta untuk segera mendaftar ke KPU Pemalang. Hal ini untuk menghindari peristiwa seperti di Kota Pekalongan yang mengalami penundaan Pemilukada. Ketua DPC PDIP Waluyo AT menyampaikan hal tersebut saat menyaksikan begitu besarnya antusiasme warga yang mengiring pendaftaran balon Bupati-Wakil Bupati H Junaedi SH MMMukti Agung Wibowo ST. Beberapa warga beranggapan dukungan besar dari

DOK. RATEG

Waluyo

masyarakat terhadap pasangan tersebut bisa membuat balon lainnya minder. “Kami juga tidak menyangka antusiasme masyarakat yang akan mengiring begitu besar, sehingga kami meminta agar balon-balon lain yang namanya sudah bermunculan untuk segera mendaftar di KPU,” kata Waluyo, Kamis (26/8). Menurutnya, waktu pendaftaran yang ditentukan KPU sangat terbatas. Kalau tidak segera mendaftar dan waktunya sudah habis, peristiwa yang dialami Kota Pekalongan bisa terjadi di Pemalang. “Pada-

hal kalau Pemilukada sampai ditunda karena calonnya hanya satu yang rugi adalah rakyat, karena timbul biaya lagi,” jelasnya. KPU sendiri pada tahap pendaftaran ini baru diminati oleh satu pasangan yang diusung parpol. Sebelumnya pendaftaran untuk balon independen sudah dilakukan dan ada beberapa peminatnya. Sementara informasi yang dihimpun Radar masih ada pasangan balon yang berniat melakukan pendaftaran pada hari -hari terakhir yang telah ditetapkan KPU. (ali)

PAN-PKS Inventarisir Pendamping KUN PEMALANG – Setelah paska penceraiannya pasangan bakal calon (balon) bupati Dr Kun Sri Wibowo-Agus Khozin, jajaran pengurus DPD PAN Pemalang terus melakukan upaya persiapan bersama PKS koalisi partainya untuk menyiapkan pasangan balon bupati untuk diusung dalam Pemilukada 2010 nanti. Persiapan yang sedang dilakukannya adalah menginventarisir sejumlah opsi bakal calon pendamping G1-nya yang kini mengalami kekosongan. “Kami sekarang ini sedang melakukan inventarisir beberapa opsi untuk mendampingi balon bupati Dr Kun Sri Wibowo,” kata

CMYK

Ketua DPD PAN Pemalang, Drs Bambang Agus Rohim, kepada Radar, Rabu (25/8) kemarin. Menurutnya, dalam rencana tanggal 31 Agustus 2010 nanti pasangan balon bupati dan wakil bupati yang akan diusung akan diantar untuk mendatarkan diri ke KPU dan sebelumnya akan segera dipublikasikan kepada masyarakat. Sementara itu, lanjut BAR, pasangan balon bupati yang nantinya akan diusung oleh koalisi PAN-PKS akan dicoba untuk diwacanakan sebagai poros tengah atau calon alternative. “Harapannya dengan munculnya balon bupati lain yang keduanya dari kalangan biro-

DOK. RATEG

Bambang Agus Rohim

krasi nantinya akan mampu memberikan rasa nyaman kepada para pejabat maupun para PNS lainnya yang sekarang ini kebingungan dalam menentukan pilihannya,” ujarnya. BAR menambahkan, karena rasa takut akan terancam dari jabatannya. Sehingga pasangan balon bupati ini akan menjadi pilihannya karana bisa memberikan harapan kepada masyarakat Pemalang secara luas. Adapun pasangan balon bupati pilihannya sekarang tinggal pemantapan dan penataan karena ada beberapa pilihan untuk dicari yang terbaik untuk dapat meraih kemenangan dalam Pemilukada nanti. (mg1)

PEMALANG – Kendati banyak diprediksi munculnya dua pasangan balon bupati dan wakil bupati dari perseorangan tidak akan lolos verifikasi, karena banyaknya dukungan yang tidak memenui syarat. Namun pasangan balon bupati perseorangan yang satu ini, Drs Heri Santosa-Agustina Sri Rahayu tetap akan terus maju dalam bursa pencalonan Pemilukada di Kabupaten Pemalang tahun 2010. Hal itu dibuktikannya pasangan balon tersebut telah secara resmi mendaftar di KPU, Kamis (26/8) kemarin. Pendaftaran pasangan balon bupati perseorangan Heri Santosa–Agustina Sri Rahayu dilakukan sekitar pukul 10.45 WIB dengan dikawal para pendukung dan simpatisannya. Setibanya di KPU pasangan balon tersebut diterima Ketua KPU beserta para anggotanya, kemudian berkas persyaratan diserahkan secara resmi dan diteruskan dengan pemeriksaan semua berkas persyaratannya. Setelah itu, oleh KPU dinyatakan lengkap dan diterimanya secara resmi dengan ditandai penandatangan berita acara

penyerahan berkas administrasi persyaratan balon tersebut. Ketua KPU Pemalang HM Arief Efendi S.Sos mengatakan, secara prinsip KPU tidak membedakan kepada semua pasangan balon bupati. Karena semua pasangan balon bupati, baik dari partai politik maupun perseorangan semuanya mempunyai hak yang sama. “Hanya saja beda untuk pasangan balon bupati perseorangan, karena ada syarat tambahan yaitu disertainya berkas dukungan yang jumlahnya mencapai 3 pesen dari jumlah penduduk Kabupaten Pemalang dan dukungan tersebut sebelumnya juga harus melalui proses verifikasi factual,” katanya. Untuk syarat minimal dukungan yang harus dilengkapi oleh pasangan balon bupati dari perseorangan, lanjut Arief Efendi juga harus daftar nama dukungan yang baru, bukan yang lama karena ke dua pasangan balon yang ada dukungan semuanya masih mengalami kekurangan. Seperti halnya untuk pasangan bupati Heri Santosa-Agustina Sri Rahayu yang semula dukungannya itu tidak memenuhi persyaratan maka semua dukungannya harus baru bukan daftar nama dukungan lama. Makanya untuk mengetahui antara dukungan lama dengan baru pihak-

nya akan lebih teliti lagi dalam proses verifikasi factual berikutnya. “Daftar nama dukungan yang nanti akan diajukan kembali akan diteliti semaksimal mungkin jika perlu akan dicek satu persatu dan cocokan dengan daftar nama dukungan yang lama,” ujarnya. Sementara balon bupati dari perseorangan Drs Heri Santosa menyampaikan kehadirannya di KPU bersama tim pemenangannya dengan rasa damai, aman dan kekeluargaan serta menjaga diri agar tidak menggangu masyarakat untuk tetap bekerja. Sehingga pesta demokrasi yang merupakan pesta lima tahunan itu betul-betul ajang pesta bukan membuat rakyat takut. “Kalau biasa rakyat dibuat gembira menyambut pelaksanaan pesta demokrasi tersebut harapanya agar masyarakat nanti tidak memilih golput, ”katanya. Dia menjelaskan, dalam Pemilukada di Pemalang ini masih tergolong baru karena adanya pasangan calon bupati perseorangan sehingga disana sini perlu ada pembenahan maupun penyempurnaan dalam pelaksanaannya. “Oleh karena itu khusus bagi balon bupati dan para timnya agar kedepan jauh lebih baik berdasarkan pengalaman yang ada sekarang,” paparnya. (mg1)

Musim Giling Bagi Penarik Lori Tradisional PEMALANG – Penarik lori tradisional, yakni menggunakan kerbau, siap-siap berlebaran di PG Sumberharjo. Hal ini karena sejak awal Agustus lalu, PG mulai memasuki masa giling. Apalagi menurut perkiraan, musim giling baru akan berakhir usai lebaran nanti. “Saat ini masih ada puluhan hektar areal perkebunan tebu yang belum dipanen,” terang Wakil Keamanan Kebun PG Sumberharjo, Soedarso, kepada Radar kemarin. Dikatakan, pemilik kerbau di wilayah PG Sumberharjo, jumlahnya mencapai puluhan ekor. Dimana setiap kali memasuki musim panen tebu, kerbau disewa atau dikontrak PG senilai 200 ribu. Sewa ini berlaku hingga musim giling selesai, yakni kira-kira empat bulan. Seekor kerbau, kata dia, mampu menarik lori hingga lima kereta bermuatan tebu penuh. Bagi pemilik kerbau yang dekat dengan PG, biasanya selepas menarik lori akan membawa

pulang kerbaunya. Namun bagi pemilik yang lumayan jauh, pemilik lebih memilih untuk mengkandangkannya di PG atau perkebunan. Dengan alasan tidak bolak-balik setiap harinya, apalagi jarak dengan rumahnya cukup jauh. “Yang dikandangkan di PG atau perkebunan lebih banyak, daripada yang dibawa pulang,” ungkap Soedarso. Waryono, salah satu pemilik kerbau asal Desa Banjaran Kecamatan taman kepada Radar mengatakan, selama diperkebunan kerbau akan dijaga pada malam hari dengan sistem penjagaan secara bergantian dengan pemilik lain. “Sampai musim giling selesai, kami bagibagi tugas untuk menjaga kerbau pada malam hari,” ucap dia. Disebutkan dia, menjaga kerbau diperkebunan tebu bagi pemilik kerbau adalah hal biasa. Karena hal tersebut sudah dilakoninya sejak puluhan tahun lalu. Dengan membuat

bilik kecil dari jerami padi serta daun tebu, pemilik sudah terbiasa tidur tidak jauh dengan kerbau miliknya. “Repotnya kalau pas hujan, kami semalaman sampai tidak bisa tidur karena airnya tembus,” tandas Waryono. Penggilingan tebu sendiri sebagaimana dikemukakan dia diperkirakan akan berlangsung hingga pertengahan September mendatang. Artinya, mereka siap-siap berlebaran dengan kerbau miliknya diperkebunan. Apalagi tebu tebangan PG Sragi kini dioper ke PG Sragi, karena mengalami kerusakan, sehingga waktu penggilingan akan bertambah. Sebelum dan setelah lebaran, PG Sumberharjo me mang libur dari berbagai aktifitas penggilingan. Akan tetapi terlalu riskan meninggalkan kerbau diperkebunan, karena ditakutkan ada orang-orang yang tidak bertanggungjawab dengan mencurinya. (cw2)


CMYK

RADAR SLAWI

BERLANGGANAN (0283) 340 900 / SMS ke 0815.5643.6843

JUMAT, 27 AGUSTUS 2010

RSI PKU Muhammadiyah Kab.Tegal 0283-3448131

BALANE NYONG Pantau dan Perbaiki SETELAH pemasangan perlengkapan fasilitas jalan pada titik rawan di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Tegal, Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dishubkominfoa Kabupaten Tegal terus memantau secara rutin fasilitas itu. Pemantauan dimaksudkan agar keamanan fasilitas bisa DOKRADAR SLAWI terjaga dan berfungZaenal Arifin SH MM si sesuai harapan, sehingga bisa membantu pengguna jalan raya agar terhindar dari kecelakaan. “Kami maupun staf hampir setiap hari melakukan pemantauan rambu dan marka jalan disejumlah titik. Jika ditemukan kerusakan, segera dilakukan perbaikan selama itu mampu ditanggulangi,” jelas Kabid Lalu lintas dan Angkutan Zaenal Arifin SH MM, Kamis (26/8) kemarin. Dikatakan Zaenal, selain pemantauan fasilitas perlengkapan jalan, pihaknya juga melakukan pemasangan baru sejumlah fasilitas jalan dalam menghadapi arus mudik dan balik Lebaran tahun 2010. “Kami lakukan sejak awal Ramadan, seperti pemasangan rambu juga counterdown pada sejumlah titik trafick light di sejumlah perempatan di Kabupaten Tegal,” terangnya. Masih menurut dia, saat ini ada sejumlah counterdown yang mengalami kerusakan dan itu dari pemantauan staf, pihaknya serta laporan sejumlah masyarakat. Kondisi itu disambut baik ke hal 9 kol 1

KIYEH LIKUH...

Kerjasama RSI PKU Muhammadiyah dengan PT Jamsostek

SIAPKAN PERAWATAN

KESEHATAN PEKERJA DALAM rangka memudahkan pasien peserta Jamsostek untuk melakukan pembayaran, Rumah Sakit Islam (RSI) PKU Muhammadiyah Singkil Tegal melakukan kerjasama dengan PT Jamsostek Persero Kantor Cabang Tegal mulai 1 September 2010. Direktur RSI Muhammadiyah dr HM Nursinggih Sp THT mengatakan bahwa kerjasama ini dimaksudkan agar orang yang bekerja di perusahaan apa pun, yang mengikuti Jamsostek bisa gratis dalam melakukan perawatan di rumah sakitnya. “Karyawan di sekitar RSI ini sangat banyak, mulai dari Slawi sampai ke Tegal. Makanya kami melakukan kerjasama dengan PT Jamsostek agar para karyawan yang menjadi anggota Jamsostek tidak begitu sulit ketika mengalami kecelakaan kerja dan pemeke hal 9 kol 4

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

KERJASAMA – Penandatangan kerjasama antara RSI PKU Muhammadiyah Singkil dengan PT Jamsostek.

Tempat Kos Rawan Teroris FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

BACA PUISI - Lima siswi Jurusan Farmasi anggota teater The King of Diponegoro sedang membaca puisi religi saat Pesantren Ramadan.

Adakan Pesantren Ramadan LEBAKSIU – Memasuki bulan suci Ramadan 1431 H, yang bertepatan dengan HUT RI yang ke-65, SMK Diponegoro Lebaksiu mengadakan Pesantren Ramadan (Pesrom). Ada pun temanya adalah Implementasi semangat kemerdekaan dalam bulan suci Ramadan dengan format yang berbeda dari tahun sebelumnya. “Pesrom tahun 1431 H sengaja dilaksanakan menyesuaikan jam KBM yang dimulai pukul 07.00 sampai 12.30 WIB. Dimaksudkan agar lebih efektif dan efisien. Sebab ini menyangkut iuran siswa/siswi dan lagi pula agar anak-anak tidak terlalu capai karena rata-rata jarak tempuh mereka jauh,” kata Wakil Kepala Bidang Kesiswaan Agus Salim SAg Kamis (26/7) kemarin. ke hal 9 kol 4

TRANSPORTASI

DUKUHTURI - Sejumlah tempat kos di Kabupaten Tegal, setidaknya perlu dicek ulang. Hal ini menyusul maraknya teroris dan perampok yang kerap bersembunyi di daerah. Biasanya untuk mencari aman, komplotan teroris maupun perampok, lebih cenderung mencari tempat pelarian di daerah. Seolah menjadi pendatang baru, padahal buronan polisi. Tidak sedikit warga yang mera-

sa kuatir dengan adanya penghuni baru di tempat kos di kampungnya. Sebab mayoritas penghuni baru, enggan bersosialisasi dengan masyarakat pribumi setempat. Seperti halnya yang terjadi di sepanjang Jalan H Mansyur, Desa Pekauman Kulon, Kecamatan Dukuhturi. Di desa tersebut, banyak tempat kos yang membuat warga terkadang bertanya.

“Di sini banyak sekali tempat kos. Tapi mereka yang mengekos tidak pernah berinteraksi dengan warga. Seolah mereka tertutup. Saya kuatir barangkali salah satu penghuni kos ada yang buronan polisi. Selain buronan, juga barang kali ada teroris yang bersarang di situ,” tutur Riyanto (39), warga Jalan H Mansyur Desa Pekauman Kulon kepada Radar Kamis (26/8) kemarin.

BPBD Adakan Rakor Bersama Pasca Adanya Banjir SLAWI – Akibat bencana banjir yang terjadi di wilayah Mejasem Kramat dan Wangandawa Kecamatan Talang, Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal mengadakan Rakor bersama antara perwakilan DPU, Balai Perencanaan Sumber Daya Air (PSDA), beberapa SKPD yang terkait dan juga kepala desa yang bersangkutan Kamis (26/8) kemarin di kantor BPBD Slawi. “Harapan kami dari BPBD dengan adanya laporan dari masyarakat yang terkena banjir kemarin dan itu selalu ada tiap musim penghujan, kepada dinas terkait bisa membantu dan memprioke hal 9 kol 1

Menurut Riyanto, di desanya itu adalah perbatasan antara Kota dan Kabupaten Tegal. Dengan begitu, sangat rawan untuk bersarangnya komplotan teroris. Apalagi penghuni kos yang berada di sepanjang jalan sebelah selatan RSU Kardinah itu kerap ganti-ganti. Sedangkan setiap ada penghuni baru, pihak ketua RT juga jarang diberi laporan. “Penghuninya tidak tetap,

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

ke hal 9 kol 4

Waspadai Copet dan Jambret Mulai Beraksi di Angkutan Umum

RAKOR – Kepala BPBD Kabupaten Tegal sedang memimpin rapat penanggulangan bencana banjir dengan beberapa kepala desa dan SKPD terkait.

seringnya tambal sulam. Ada yang pergi dan ada yang datang. Harusnya dari dinas terkait maupun dari aparat penegak hukum dan penegak perda, sering melakukan pengecekan maupun pengawasan. Sehingga tidak menimbulkan yang tidak kita inginkan,” jelas dia, yang mengaku kerap nongkrong di sebelah selatan RSU Kardinah.

KRAMAT - Apes nian nasib yang dialami Ny Winda (35), warga Desa Mejasem Timur, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal. Pasalnya saat aik elf jurusan Tegal-Pemalang, Kamis (26/8) kemarin, tas yang berisikan uang Rp 570 ribu raib diembat copet. Diperoleh informasi, kejadian naas yang dialami korban bermula sekitar pukul 09.00 WIB. Ibu dua anak ini pergi ke rumah saudaranya yang berada di Kaligangsa Brebes. Usai melakukan silaturohmi, wanita berkerudung

ini pun pulang dengan anaknya yang baru saja menginap di rumah saudaranya tersebut. Kendati demikian, saat berada di elf yang penuh sesak dengan penumpang, tasnya disobek oleh penumpang lainnya tanpa sepengetahuannya. Sedangkan korban turun dari elf, dia baru menyadari kalau isi tasnya yang berisikan uang Rp 570 ribu amblas diembatnya. “Saat menaiki elf dari Terminal Kota Tegal memang penuh penumpang. Makanya, saya pun bersama dengan anak terpaksa berdiri,” kata Ny Winda, saat ditemui di depan Pom bensin Dampyak Kramat. ke hal 9 kol 1

Melihat Anak Yatim Mengais Rejeki

Berharap Keikhlasan dari Pengguna Jalan YERI NOVELI/RADAR SLAWI

ANTRI - Sejumlah kendaraan roda dua dan empat tengah antri menunggu giliran lantaran jalan yang terlalu sempit.

Jembatan Dibongkar, Kendaraan Antri KRAMAT - Jembatan perbatasan antara Desa Kemantran dan Desa Jatilawang Kecamatan Kramat tengah dalam perbaikan. Dengan begitu aktivitas jalan di jembatan yang berada di Jalan Projo Sumarto 2 itu tersendat. Sedangkan kendaraan yang melintas terpaksa harus antri. Beberapa warga setempat pun berinisiatif memberikan jasa pengatur jalan, agar jalan tersebut tidak macet. “Jika kami tidak mengatur, jalan dipastikan macet. Karena dari arah barat (Mejasem) dan dari arah timur (Kemantran) kendaraan kerap ke hal 9 kol 4

CMYK

Anak yatim yang satu ini memang benar-benar luar biasa. Dia mampu melawan hidupnya dengan banting tulang sendiri. Meski usianya yang masih begitu belia, tetapi dia rela melawan kejamnya dunia. Apa yang dilakukannya? LAPORAN: YERI NOVELI TAK terbayangkan, jika seorang anak yatim yang masih duduk di bangku kelas dua SD rela berpanas-panasan ditengah kemacetan jalan. Sambil membawa kantong yang terbuat dari jaring, bocah yatim ini mengatur jalan yang tengah dalam perbaikan. Akbar Mulyadi namanya. Setiap pulang sekolah dengan ikhlas dia mengatur kendaraan yang sedang melintas di jembatan pembatas antara Desa Kemantran

YERI NOVELI/RADAR SLAWI

MENGATUR KENDARAAN - Akbar yang masih duduk di bangku kelas dua SD itu, tampak gigih saat mengatur kendaraan yang tengah macet.

dan Desa Jatilawang. Jembatan yang sudah rusak parah ini sedang dalam perbaikan. Dengan begitu lajur jalan yang digunakan

hanya satu jalur saja. Akbar mengaku, setelah ibunya meninggal beberapa tahun yang lalu, kini hidupnya hanya dengan

bapaknya saja. Sebagai anak bungsu dari enam bersaudara, dia tidak pernah manja kepada bapaknya. Apalagi sekarang ini bapak-

nya yang sudah lanjut usia dan tidak memiliki penghasilan pasti. Akibatnya Akbar harus menguras keringatnya sebagai pengatur jalan. “Setiap pulang sekolah, saya selalu membantu sebagai pengatur jalan di sini. Ibu saya sudah meninggal, sedangkan bapak tidak kerja. Kakak saya ada lima orang,” tuturnya ketika dijumpai sedang mengatur kendaraan Kamis (26/8) kemarin. Dia mengatakan, setiap hari uang yang didapat, hanya maksimal Rp 10 ribu. Uang tersebut ia gunakan untuk membeli perlengkapan sekolah. Sedangkan jika masih ada sisa ia tabung. Selama ini ia jarang sekali jajan. Selain tidak punya uang, juga tidak begitu suka jajan. Lebih baik jika ada uang, ia gunakan untuk membantu orang tuanya. “Setiap dapat uang, saya sisihkan untuk menabung dan untuk membantu orang tua,” kata siswa ke hal 9 kol 1


SAMBUNGAN

JUMAT 27 AGUSTUS 2010

9

RADAR TEGAL

NURI MAULIDA

Senang Disebut Sebagai Penyanyi KINI bintang sinetron ‘Cinta Fitri’ Nuri Maulida menjajal dunia tarik suara. Nuri senang akhirnya dirinya disebut sebagai penyanyi, bukan hanya bintang sinetron. Debut lagu yang dinyayikan Nuri adalah lagu religi. Lagu tersebut berjudul ‘Bersujud Padamu’ ciptaan Jeje, drummer Domino Band. “Ingin jadi penyanyi sajalah. Masih promo di acara-acara off air dan promo radio saja. Rasanya senang jika disebut sebagai penyanyi juga, tidak hanya syuting sinetron,” kata Nuri saat ditemui di Tee Box Cafe, Jalan Wijaya Raya, Jakarta Selatan, Rabu (25/8) malam. Untuk selanjutnya, Nuri berobsesi serius menekuni dunia musik sebagai penyanyi dengan menelurkan album bergenre pop. Namun sebisa mungkin perempuan kelahiran 22 November 1985 itu tetap bisa main sinetron di tengah kesibukan menyanyi. “Tidak hanya sibuk dengan syuting sinetron saja, tetapi juga menyanyi sekarang. Bisa seimbang, akting dan menyanyi sama-sama jalan. Kalau nyanyi kan nggak perlu waktu lama. Tapi kalau syuting kan berjam-jam,” tandas Nuri. (ebi/ebi)

Positif Pakai Shabu-Shabu PENYELIDIKIAN polisi terhadap aktor Ibra Azhari dan istrinya terkait kasus narkoba terus berlanjut. Dari hasil tes urin, keduanya terbukti positif memakai shabu-shabu. “Kemarin sudah dites, duaduanya positif pemakai,” ujar

salah satu penyidik Polres Jakarta Barat, Kamis (26/8). Kemarin rencananya Ibra dan sang istri, Merry Triana akan kembali menjalani tes urin. Mereka akan didampingi tim dokter dari kepolisian. Penyidik yang tak mau me-

nyebutkan identitasnya itu menyatakan belum ada keterangan resmi kalau Ibra dan Merry berstatuskan tahanan. Hingga kini mereka masih berada di Polres untuk kepentingan penyelidikan. Jika keduanya resmi ditetapkan

sebagai tersangka, Ibra kan mendekam di sel Polres Jakarta Barat. Sementara Merry akan dipindahkan ke Polda Metro Jaya. Kapan hal tersebut akan terjadi? “Nanti setelah penyelidikan selesai dan resmi ditahan,” jelas penyidik. (yla/eny)

Jembatan Dibongkar, Kendaraan Antri dari halaman 3 melewati jalur ini. Kami hanya sifatnya membantu saja. Supaya kendaraan yang dari arah berlawanan, tidak saling serobot. Sebab jalan yang dilalui, cukup hanya satu kendaraan roda empat saja,” tutur salah satu pengatur jalan, Raji (37) saat tengah beristirahat usai mengatur jalan Kamis (26/8) kemarin. Menurut warga RT 03/RW 04 Desa Kemantran ini, dirinya hanya membantu pengguna

jembatan yang sedang dalam perbaikan itu. Meski demikian, jika ada pengguna jalan yang memberikan imbalan, ia pun tetap menerimanya. Sedangkan jika tidak diberi, dirinya tidak memaksa. Dikatakan, jembatan yang baru diperbaiki sekitar satu minggu yang lalu sebelumnya memang sudah rusak parah. Bahkan jika ada kendaraan truk yang akan melewati tidak diijinkan. “Dari petugas kepolisian tidak ada. Memang pengaturan

jalan ini kami tidak ada yang menyuruh, hanya sosial saja. Apalagi ini kan bulan Ramadan, sambil beribadah juga beramal,” terang dia. Sementara sesepuh masyarakat di desa tersebut, Sanyad (62) menuturkan mayoritas yang mengatur jalan di jembatan yang tengah dalam perbaikan itu dilakukan oleh warganya sendiri. Semuanya berjumlah delapan orang, masing-masing dibagi dua. Untuk pengaturan jalan di sebelah barat jembatan

empat orang, sedangkan di timur jembatan juga empat orang. Dengan begitu, pengguna jalan yang mengarah ke Kota Tegal ini akan lancar. “Kami mengharapkan supaya pengguna jalan di sini, agar rela memberikan upah kepada mereka yang mengatur jalan. Karena selama mengatur jalan itu, mereka tidak ada yang membayar. Memang itu hanya kemanusian saja. Tetapi jika pengguna jalan memberi upah, kan lumayan untuk jajan mereka,” kata dia. (k2)

Adakan Pesantren Ramadan Waspadai Copet dan Jambret dari halaman 3 Dia mengaku kalau saat berada di dalam elf, dirinya berusaha memegangi tas dan tangan anaknya. Namun dirinya tidak sadar kalau tasnya tengah diperdaya oleh penumpang lain. “Waktu itu memang ada dua laki-laki yang terus memepet keberadaan saya. Termasuk satu orang laki-laki yang tengah duduk persis di samping saya berdiri, tiba-tiba mendadak

pergi dengan lelaki lain yang saat itu berada di belakang saya,” jelasnya. Menurutnya, pelaku yang mengambil uangnya yang berada dalam tas miliknya adalah dua orang tersebut. Sedangkan saat kejadian, saat itu memasuki jalan di Kota Tegal. “Ya, uang yang diambil berjumlah Rp 570 ribu. Sedangkan HP Nokia saya masih berada dalam tas. Karena HP itu saya simpan di dalam tas yang me-

miliki tempat lain,” ulasnya. Atas kejadian naas ini, kata Winda, tidak dilaporkan ke aparat kepolisian lantaran dirinya juga tidak ingat betul, dua orang yang sebelumnya mencurigakan. Termasuk elf yang ditungganginya tidak ingat dengan nomor polisinya. Namun dia mengingatkan kepada warga yang lain, khususnya ibu-ibu untuk waspada atas kasus yang menimpa dirinya. (gus)

Pantau dan Perbaiki dari halaman 3 dan pihaknya akan segera melakukan perbaiakn guna memperlancar dan memberi rasa aman kepada pengguna jalan raya. “Kami secepatnya akan memperbaiki dan segera kami hubungi ahlinya untuk melakukan perbaikan,” terangnya. Semenatara menyikapi ke-

sadaran masyarakat akan sejumlah fasilitas perlengkapan jalan, menurutnya perlu ditingkatan. Saat ini masih banyak masyarakat yang kurang memahami sejumlah manfaat dari pentingnya fasilitas perlengkapan jalan. Namun kondisi masyarakat yang demikian, tidak menyeluruh hanya pada wilayah tertentu dan tidak etis jika disebutkan.

“Masih banyak masyarakat yang tidak merasa memiliki dan menjaga, malah sebaliknya merobohkan fasilitas jalan dan yang lebih ironi mencuri untuk kepentingan pribadi. Untuk ini saya berharap agar semua lapisan masyarakat mau bersama menjaga dan memiliki fasilitas jalan demi keselamatan bersama,” pungkas Zaenal. (k1)

BPBD Adakan Rakor Bersama dari halaman 3 ritaskan usulan kepada Bupati,” kata Kepala BPBD Kabupaten Tegal Sudaryono saat memimpin rapat kordinasi. Selain itu dirinya juga berharap kepada masyarakat untuk tidak membuang saluran rumah tangga ke dalam saluran drainase. Karena ketika itu dilakukan, fungsi drainase tidak akan maksimal. “Kami berharap kepada masyarakat melalui kepala desa bisa membuat sumur serapan. Karena ini akan mengurangi rsiko-resiko genangan air,” imbuhnya. Sementara dari DPU Bidang Pengairan Seksi Ekploitasi dan Operasi Setia Budi P mengatakan banjir yang terjadi di Wangandawa dan Mejasem me-

mang akibat tidak beresnya sungai Kalisiwarak dan anak Kalisiwarak yang lebar dan dalamnya tidak begitu normal. Makanya menurutnya, memang perlu di normalisasi. “Dengan adanya normalisasi diharapkan genangan air bisa dikurangi debit dan tergantung besarnya curah hujan,” katanya. Kepala Desa Wangandawa Harsoyo dalam koordinasi itu mengharap kepada yang ada saat koordinasi untuk secepatnya dinormalkan. Karena kejadian itu terjadi setiap musim penghujan tiba dan mengakibatkan laju perekonomian masyarakatnya yang rata-rata petani merugi. Banjir kemarin di Wangandawa lebih banyak membanjiri pertanian padi dan bawang, yang luas pertanianya 165

hektar dengan tinggi air 1,5 meter. Sedangkan yang di pemukiman warga ada tiga RW dengan tinggi 30 cm. “Kalau ini tidak diperbaiki kasihan warga kami, makanya kami sangat berharap kepada pemerintah untuk segera memeperbaiki akibat dari banjir ini,” kata Karsoyo. Hal yang sama juga dikatakan Kepala Desa Mejasem Timur Fitri Rahmadi, kalau dirinya sudah lapor kepada pemerintah. Karena kenyataanya belum pernah ada realisasinya, untuk itu dalam kesempatan itu dirinya juga berharap agar tahun ini ada perbaikan. “Setiap musim penghujan di desa kami selalu mengalami kebanjiran dan dampaknya adalah banyak anak-anak yang kena panas dan batukbatuk,” ungkapnya. (mg2)

Berharap Keikhlasan dari Pengguna... dari halaman 3 SD Kemantran 2 ini. Meski usianya yang paling muda diantara pengatur jalan lainnya, Akbar yang tinggal di

RT 03/RW 04 Desa Kemantran ini, tidak pernah canggung. Dia pandai beradaptasi dengan pengatur jalan lainnya, yang rata-rata usianya di atas tiga puluh tahunan.

“Semuanya sama, tidak ada yang dibedakan. Setiap pembagian uang hasil pemberian dari pengguna jalan pun, juga dibagi secara merata,” ujarnya. (*)

dari halaman 3 Sementara Kepala SMK Diponegoro Drs Moh Fatah MPd dalam sambutanya berharap berharap agar momen kegiatan ini dimanfaatkan dengan maksimal untuk menambah bobot keimanan peserta didik dan juga tenaga pengajar di SMK Diponegoro. Lebih-lebih di masa yang serba sulit ini kualitas iman seseorang akan sangat membantu dalam bertahan hidup. “Dengan kesabaran dan kepasrahan hanya kepada Allah SWT, kita akan terhindar dari stress otak dan stress jiwa. Puasa dan rasa optimisme adalah dua hal yang patut untuk dijaga dengan sungguh-sung-

guh agar nilai kemuliaannya benar-benar terasa. Jangan sampai generasi muda sekarang mengalami kemiskinan moral, jadi kegiatan Pesrom dengan orientasi aplikasi ibadah adalah sistem iman bagi mereka agar tidak mengalami degradasi moral, memanfaatkan jatah pahala berlipat di sini,” paparnya. Di tempat terpisah, pembina OSIS Julis Nur Hussein yang juga Panitia Pesrom menambahkan kegiatan Pesantren Ramadan ini sangat potensial dalam membina mental spiritual peserta didik. Sebab materi dan praktek keagamaan dikomposisikan juga dengan dakwah melalui puisi-puisi religi karya tiga penyair, yaitu Julis Nur Hussein, Apito Lahire, dan

Moh Miroj Adhika yang dibacakan secara bergantian oleh lima siswi anggota teater The King of Diponegoro. Tetapi sayang dukungan dinas terkait sangat lemah terhadap kegiatan semacam ini. “Kegiatan Pesrom diselenggarakan selama 6 hari, dari tanggal 25 - 31 Agustus 2010 yang diikuti oleh 507 siswa siswi, kecuali siswa kelas XII Otomotif yang masih melaksanakan kegiatan Prakerin berjumlah 194 siswa. Pelaksanaan Pesrom diselenggarakan secara bergiliran setiap hari diikuti 2 kelas atau kurang lebih 90 orang dengan pengelompokkan jenis kelamin,” terang Julis. Kegiatan yang diberikan lanjut Julis, antara lain teori dan

praktek sholat Dhuha, tadarus Al Quran, praktek sholat Dhuhur dan tadarus puisi. Di samping jadwal tetap Pesantren Ramadan 1431 H, dalam sesi Istirahat para peserta wajib melaporkan hasil praktek ibadah yang lain berupa penggalangan dana infak dari para dermawan yang berada di sekitar tempat tinggal siswa dan siswi. “Keseluruhan dana infak yang terkumpul nantinya akan diserahkan kepada Panitia Pembangunan Mushola SMK Diponegoro Lebaksiu yang sementara sudah dipakai untuk kegiatan sholat sehari-hari, termasuk untuk sholat Dhuha dan Dhuhur pada kegiatan Pesantren Ramadhan ini,” pungkasnya. (mg2)

Tempat Kos Rawan Teroris dari halaman 3 Terpisah, pemilik salah satu tempat kos di Jalan H Mansyur, Hj Mas’adah mengaku setiap ada penghuni baru, pihaknya selalu meminta identitas yang masih berlaku. Sedangkan yang sudah berkeluarga, harus bisa menunjukan surat nikah yang resmi. Selama ini ditempat kosnya diakui aman-aman saja. Sebab penghuninya mayoritas pelajar dan orang yang sudah berkeluarga. “Kami selalu waspada. Penghuni kos yang sudah nikah

harus memiliki surat nikah yang asli dan resmi. Jika tidak ada, kami tidak menerimanya. Dan yang nikah siri, ditempat kami juga tidak ada, semuanya resmi,” tutur pemilik Toko Sami Asih di Jalan KS Tubun 41 Tegal ini. Dia mengatakan bahwa peraturan tersebut, diberlakukan sejak dirinya membuka usaha kos-kosan kali pertama sekitar dua tahun silam. Tempat kos yang berisi 13 kamar itu juga memiliki ijin yang resmi. Dari 13 kamar itu, semuanya sudah terisi. Yang diatas untuk pelajar,

sedangkan dibawah untuk orang yang sudah berkeluarga. “Saya mendirikan tempat kos itu, sejak dua tahun yang lalu. Alhamdulilah sampai sekarang tidak ada masalah apa-apa,” aku dia. Sementara, (Pj) Sekretaris Desa Pekauman Kulon, Umi Arofah membenarkan bahwa di desanya banyak tempat kos. Saat ini yang tercatat baru sekitar enam lokasi. Dan itu terbagi di enam RT, yang setiap RT nya satu lokasi tempat kos. Penghuni kos-kosan sudah tercatat semua sejak adanya

sensus penduduk 2010 kemarin. Mayoritas penghuni tersebut memiliki identitas yang resmi dan asli. Dengan begitu, tidak mungkin ada teroris maupun buronan polisi lainnya. “Pak Kepala Desa sudah menghimbau kepada seluruh pemilik kos. Supaya setiap ada pendatang baru, pemilik kos harus melaporkan ke RT setempat. Sehingga dari RT akan dilanjutkan ke RW dan Kepala Desa. Dengan demikian, setiap penghuni baru akan selalu diketahui oleh kepala desa,” paparnya. (k2)

Siapkan Perawatan Kesehatan Pekerja dari halaman 3 liharaan kesehatan,” katanya kepada Radar Kamis (26/8) kemarin. Menurutnya, kerja sama ini jelas dimaksudkan dalam rangka memudahkan pelayanan kesehatan. Karena pelayanan di rumah sakit itu sangatlah dibutuhkan para pasien. “Pelayanan di rumah sakit buat kami adalah nomor satu, karena pasien itu jelas membutuhkan perawatan di rumah sakit dengan pelayanan yang terbaik,” imbuh Nursinggih. Nursinggih menjelaskan, di Jamsostek itu ada empat layanan, yaitu layanan hari tua, layanan kematian, layanan pemeliharan kesehatan dan layanan kecelakaan kerja. Akan tetapi

kerjasama PT Jamsostek dengan RSI ini hanya dengan 2 layanan. “Kita ini kan lembaga yang bergerak di masalah kesehatan, jadi kerjasama kami dengan PT Jamsostek lebih pada pemeliharaan kesehatan dan kecelakaan kerja, urusan layanan kematian dan hari tua bukan menjadi urusan kami,” jelasnya. Mungkin untuk sementara ini beberapa perusahaan yang bekerja sama dengan Jamsostek ketika ada karyawan yang kecelakaan dan dirawat di RSI, pembiayaannya yang meminta pasien tersebut ke PT jamsostek. Akan tetapi per 1 september nanti, bagi orang yang sakit dan memiliki layanan Jamsostek, maka pembiyanya akan diurusi pihak rumah sakit.

“Ya nanti dari pihak Jamsostek yang akan membayarkan dan pasien tidak akan mengurusi tentang pembiayaan, jadi terasa gratis,” ungkapnya. “Mudah-mudahan dengan kerjasama kami ini bisa ber-

manfat bagi semua dan orang yang akan memeriksakan sakitnya bisa merasakan kenyamananya di rumah sakit kami, dalam memberikan pelayanan untuk mempermudahkan,” pungkasnya. (fatkhurohman)

Gangguan Maag Membuatnya Bolak-balik ke Rumah Sakit Akibat asam lambungnya yang sering sekali tinggi, sudah sejak lama Nyonya Eni Surtika menderita sakit maag. Oleh karena itu, sudah sangat sering wanita 57 tahun ini keluar-masuk rumah sakit. “Kadang-kadang kambuhnya malam hari. Tetap saja saya dibawa ke rumah sakit. Bila tidak, saya tidak bisa melakukan apa-apa dan tidak bisa makan nasi. Nasi diganti dengan bubur sumsum,” ucapnya. Selain itu, menurut ibu tujuh anak ini, bila penyakitnya itu kambuh ia terpaksa hanya berbaring di tempat tidur selama berjam-jam, bahkan berhari-hari. Karena, bila kambuh, terkadang sampai dua minggu tak sembuh-sembuh.

Tentu saja itu membuatnya sengsara. Tapi, katanya sudah keluar-masuk rumah sakit. Ngapain aja ke sana? “Ya, berobat dong. Tapi, sembuhnya paling lama hanya sebulan. Habis itu sakit lagi,” jawab nenek enam cucu ini. Jadi? Untunglah sekitar dua tahun yang lalu ia mengenal New Mandala 525, yang kala itu masih bernama MDL-525. Ia pun meminum kedelai bubuk instan itu secara rutin dua kali dalam sehari. Hasilnya ternyata memuaskan. “Gangguan asam lambung itu tidak muncul-muncul lagi,” tuturnya. Namun, menurut penduduk Gang Masjid Al Hidayah 1, Jalan Kopo, Kelurahan Kopo, Kecamatan

Bojong Lowa Kaler, Kota Bandung, ini, setelah itu ia mendapat gangguan asam urat. Meski demikian, ia tetap saja mengonsumsi produk tersebut. “Ternyata makin lama gangguan itu makin hilang,” ungkapnya saat ditemui di pengujung Desember 2009 yang lalu.Sakit maag sudah merupakan keluhan umum masyarakat masa kini. Tak hanya orang kantoran tapi juga mereka yang tiap hari duduk di rumah. Penelitian menunjukkan, pola makan tak teratur menjadi penyebab penyakit ini. Akibatnya, terjadi pelukaan di lambung akibat asam lambung yang meningkat. Inilah yang membuat lambung perih dan kembung.

Juga menurut penelitian, isoflavon yang terkandung pada susu kedelai mampu mengatasi kadar asam lambung yang me-

ningkat. Dalam sebuah seminar, Fatimah Eliana Taufik, spesialis penyakit dalam RS Mitra Kemayoran, Jakarta Pusat, menyatakan, “Penyakit maag berkaitan dengan gaya hidup. Kebiasaan telat makan, mengonsumsi makanan yang tak sehat, serta stres merupakan pemicu timbulnya penyakit ini. Penyakit yang merupakan bagian dari sindrom saluran pencernaan ini menyerang saluran cerna atas sampai ulu hati.” Karena itu, tentu saja penderita perlu mengonsumsi kedelai secara rutin selain menjaga pola makan. Lalu, bagaimana dengan penderita maag yang berpasa sebulan penuh? “Puasa merupakan metode de-

toksifikasi penyembuhan paling tua dalam sejarah pengobatan manusia,” ujar A. Setiono Mangoenprasodjo dalam bukunya yang berjudul Detoksifikasi Terapi Puasa Menuju Sehat. Menurutnya, “Proses pembersihan dalam lambung akan terjadi secara sempurna bila puasa berlangsung lama. Dan proses itu akan efektif bila seseorang melakukan puasa dengan benar, dengan pola makan yang seimbang.”Apalagi bila menu puasa itu ditambah dengan segelas MDL-525 saat berbuka dan sahur.New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya yang nyata dan produknya yang diolah secara higienis. Ini amat ditunjang oleh

mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat masa kini untuk beralih ke bahan-bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. Dan bila ingin mendapatkannya, hubungi apotek/toko obat terkemuka di kotaAnda, atau lewat telepon berikut ini. Distributor Jateng: 02470231987 / 081382600344. Tegal: 0283-3302323 / 08156556362. Brebes: 0283-3302323 / 08122255523. Pemalang: 02845800685 / 08157708854. Pekalongan: 0285-7983080 / 085226849284 DINKES: PIRT No. 815320503590


CMYK

JUMAT, 27 AGUSTUS 2010

METRO SLAWI

10

RADAR TEGAL

Biar Serius, Asal Santai SLAWI - Bahwa banyak kegiatan kajian keagamaan atau pengajian yang relatif membosankan, tentu tidak sedikit orang mengalaminya. Setidaknya kesan membosankan atau bahkan membuat kantuk, memang lazim dilekatkan pada aktivitas berorientasi akhirat ini, apalagi bila yang demikian dilakukan di bulan Ramadan. Tapi kesan demikian pun bukan berarti selamanya benar. Kegiatan Kuliah Dhuha yang digelar di lingkungan kantor Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Dikpora) Kabupaten Tegal sedikit menampiknya. Pengajian yang digelar dari oleh dan untuk warga Dikpora ini, memang didesain dalam susana yang tetap santai. “Ya, substansi pengajian kan menyampaikan pesan, dalam hal ini pesan keagamaan. Nah bagaimana agar pesan itu sampai secara lebih baik, ya perlu didukung metode pengajian

yang kondusif atasnya. Itu sebabnya kuliah dhuha di Dikpora ini kesannya santai, meski tetap serius,” ungkap Kepala Bidang Pemuda dan Olah Raga Dikpora, Drs Edy Budiyanto MPd usai kuliah dhuha, Selasa (24/8) lalu. Pendapat senada disampaikan Kabid Pendidikan Luar Biasa, Drs Danang yang juga terlihat santai selama proses pengajian. Situasi yang serius tapi santai ini terlihat dari cara mereka duduk, yang tak harus bersila serius, disertai senyum dan tawa renyah yang sesekali meledak oleh cerita-cerita lucu yang disampaikan narasumber. “Justru kalau terlalu serius, dikhawatirkan ngantuk, akhirnya tausiyahnya malah tak tercerna dengaan baik,” terangnya. Pada kesempatan tersebut, taushiyah disampaikan oleh Ustadz Sofan Hamid, SPd, yang juga berlatar belakang profesi

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

SANTAI - Para pejabat dan staf Dikpora Kabupaten Tegal terlihat santai mengikuti tausiyah Ustadz Sofan Hamid SPd pada kegiatan kuliah dhuha yang digelar setiap hari di dinas ini, Selasa (24/8).

di dunia pendidikan. Secara sederhana Ustadz Sofan mengurai tentang kewajiban berpuasa beserta dalil dan dukungan sejarah pada umat-umat sebelum Muhammad Saw. Itu sebabnya, dalam Albaqarah ayat 183 (dalil tentang kewajiban puasa), Allah menambahkan ungkapan; ‘sebagaimana telah diwajibkan kepada orang-orang sebelum kamu’. “Maka puasa itu bukan perkara baru, ia justru produk jadul yang masih berlaku hingga kini. Bahkan manusia pertama, Adam AS telah mengenal puasa tiga puluh hari tiga puluh malam. Demikian juga dengan Nabi Ibrahim, dan apalagi Nabi Daud AS, yang syariat puasanya masih diadopsi oleh Rasulullah menjadi amalan sunah.” Tak hanya itu, ritual puasa pun menurut Sofan tak hanya dikenal di agama samawi, tetapi juga agama bumi. Hanya saja, puasa menurut syariat Islam tentu saja tak akan melampaui batas kemampuan manusia, karena sebagai pencipta manusia, Allah pula yang mengetahui kadar batas makhluknya ini. “Kalau di kultur Jawa, kita mengenal sejumlah puasa yang ditujukan untuk kepentingan yang berbeda-beda, satu sama lain. Ada puasa mutih, pati geni dan puasa empat puluh hari empat puluh malam untuk kepentingan ilmu kanuragan. Bahkan ada puasa jenis ini yang sahur dan bukanya tidak boleh selain dengan cabe. Nah, puasa-puasa jenis ini kan berat dan bisa jadi memberatkan atau justru memiliki efek medis yang membahayakan fisik,” jelasnya. “Untuk itu, kita semua tak perlu kaget ketika Ramadan tiba, karena selain ibadah puasa bukanlah perkara baru, ia pun justru menyehatkan pelakunya. Secara medis, sejumlah sarjana Muslim maupun Barat, bahkan menyampaikan pembenarannya bahwa puasa adalah aktivitas yang bagus untuk kepentingan kesehatan.” (mg2)

Pemkab Peringati Nuzulul Quran SLAWI - Peringatan Nuzulul Quran Pemkab Tegal dibarengkan dengan syukuran HUT RI ke-65 Tahun 2010 bertempat di Pendopo Ki Gede Sebayu komplek Kantor Sekretariat Pemkab Tegal, Kami (26/8) malam. Acara diwarnai dengan buka puasa dan tarawih bersama, serta dilanjutkan dengan tausiyah dengan pembicara KH Soleh Basalamah dari Jatibarang. “Nuzulul Quran Pemkab Tegal dan Syukuran HUT RI ke 65 diselenggarakan oleh Panitia Induk HUT RI ke 65,” kata Mukiran, dari Bagian Kesra Pemkab Tegal sebelum

berlangsungnya acara itu. Dikatakan Mukiran, momentum yang diambil bersamaan dengan peringatan Nuzulul Quran sehingga kedua kegiatan dibarengkan secara bersama. Acara Nuzulul Quran sendiri diawali dengan buka puasa dan tarawih bersama di Pendopo Ki Gede Sebayu Kabupaten Tegal. “Hadir pada acara ini, Muspida Pemkab Tegal dan sejumlah pejabat Pemkab Tegal. Sedangkan untuk pembicara peringatan Nuzulul Quran, sesuai rencana KH Soleh Basalamah dari Jatibarang Brebes,” ucapnya.

Sementara Ketua Panitia Induk HUT RI ke 65, Sekda Pemkab Tegal Drs Sriyanto HP MM membenarkan jika peringatan Nuzulul Quran Pemkab Tegal dibarengkan dengan Tasyakuran HUT RI ke-65 tahun 2010 yang dilaksanakan secara sukses belum lama ini. “Setelah berbuka puasa dan tarawih bersama, Muspida, pejabat Pemkab Tegal dan semua yang hadir pada acara ini dilanjutkan dengan ceramah rohani dari ulama yang sudah dipersiapkan panitia,” terang Sriyanto. (k1)

YERI NOVELI/RADAR SLAWI

SANTUNI - Camat Warureja Fakihurrokhim SSos MM tengah menyantuni anak yatim piatu Desa Warureja saat acara sholat Isya dan Tarawih berjamaah di Masjid Baiturokhim.

Muspika Santuni Anak Yatim Piatu WARUREJA - Dalam rangka menyemarakan bulan suci Ramadan 1431 Hijriyah, Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Warureja menggelar tarawih dan silaturokhim (tarkhim) di Desa Warureja Rabu (25/5) kemarin. Tarkhim kali ini juga dihadiri oleh Danramil, UPTD, Tanbunhud, Kapolsek serta warga Desa Warureja. Dalam tarkhim yang diawali dengan sholat Isya berjamaah, sebanyak 40 anak yatim piatu Desa Warureja, Kecamatan Warureja menerima santunan dari Muspika yang bertempat di Masjid Baiturokhim. Tarkhim ini juga sekaligus sebagai ajang Ukhuwah Islamiyah antara

Muspika dengan warga Desa Warureja serta pembinaan rohani di bulan Ramadan yang penuh berkah. Camat Warureja Fakihurrokhim SSos MM menyampaikan rasa terima kasih kepada Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM) Mandiri Perdesaan yang telah menyelasaikan tugas dengan baik. Sehingga pada tahun ini, pihaknya dapat melaksanakan santunan untuk yatim piatu melalui dana sosial PNPM sebesar Rp 2.200.000 per-desa yang dikelola oleh masyarakat. “Pemerintah pada tahun ini

menggelontorkan dana Rp 3 miliar untuk program PNPM. Kemungkinan pada tahun yang akan datang jumlahnya bisa bertambah. Hal ini bertujuan untuk memajukan kesejahteraan rakyat dan kemajuan daerah melalui program fisik dan non fisik,“ urainya. Dia mengatakan, untuk program fisik di antaranya pavingisasi di semua RT, serta perbaikan sarana umum. Dan hampir semuanya terlaksanakan dengan baik. Sedangkan untuk program non fisik, nantinya akan digulirkan seperti Simpan Pinjam Perempuan (SPP). Menurutnya, sebagai awal dananya, berkisar antara Rp 500ribu

– Rp 1 juta. Bagi masyarakat yang akan mengajukan SPP dapat menghubungi desa masing-masing dengan syarat membentuk kelompok, mempunyai KTP serta menjalankan usaha. Tujuan SPP yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memberdayakan usah yang ada pada msyarakat itu sendiri. Sementara Lurah Warureja Maspukha menyambut baik jajaran Muspika yang telah memberikan santunan anak yatim piatu warganya. “Semoga dengan santunan ini, diharapkan anak-anak dapat menggunakan dengan sebaik mungkin.” (k2)

Dari Hobi, Meraih Prestasi di MTQ TALANG - Lantaran hobinya yang selalu membaca Al Quran, Ismail (18) siswa kelas XI IPA SMA NU 01 Penawaja Talang ini berhasil meraih juara II dalam pekan olahraga seni Ma’arif ( Porsema) se-Propinsi Jawa Tengah tahun 2010. Dalam kegiatan Porsema yang kerap diadakan satu tahun sekali itu, Ismail menduduki terbaik kedua dalam lomba MTQ. Menurutnya, keberhasilan itu tidak lain karena bakat yang dimilikinya sejak kecil. Namun tidak dipungkiri di sekolahnya yang berada di Desa Pesa-

DOK RATEG

Ismail

yangan Kecamatan Talang itu juga kerap memberikan extrakulikuler pelajaran membaca Al Quran, yang diadakan setiap hari selasa sore, seusai pulang sekolah. Dengan begitu, Ismail yang memiliki cita-cita ingin menjadi seorang ustad akan selalu memperdalam agama Islam. “Ketika saya ikut lomba MTQ se Jateng, jumlah peserta yang mengikuti ada sekitar 38 siswa. Mereka datang dari berbagai kota di Jawa Tengah. Dan saya beruntung karena bisa meraih juara dua,” tuturnya

Selasa (25/8) kemarin. Dia mengatakan, dalam lomba Porsema itu ada berbagai jenis perlombaan. Diantaranya, baca puisi, kuis, cerdas cermat, olahraga, kaligrafi dan MTQ. Dan kebetulan, Ismail yang mengaku tinggal di Jalan Ketepeng RT 02 RW 05 Desa Pecabean, Kecamatan Pangkah itu, lebih memilih untuk mengikuti lomba MTQ. Karena diakuinya, lebih menguasai membaca Al Quran dengan nada irama. “Dengan menjadi juara II, saya mendapatkan piala dan piagam serta uang pembinaan.” (k2)

Jalani Masa Reses, DPRD Lengang

M GHONI/RADAR SLAWI

TARAWIH BERSAMA - Peringatan Nuzulul Quran Pemkab Tegal dilakukan di Pendopo Ki Gede Sebayu Pemkab Tegal diwarnai dengan tarawih bersama Muspida dan pejabat

SLAWI - Memasuki Reses masa Persidangan II, gedung DPRD Kabupaten Tegal Kamis (26/8) terlihat lengang dari aktifitas anggotanya. Terlihat sejumlah kecil anggota dewan yang hadir, yang terlihat hanya sejumlah PNS Setwan DPRD setempat tengah santai sekitar gedung itu. Saat ini sebagian besar anggota Dewan tengah menjaring aspirasi secara langsung terjun di masyarakat daerah pemilihannya. “Sekarang ini anggota DPRD

memasuki masa Reses Persidangan ke II, jadi jarang yang berangkat ke gedung dewan layaknya hari biasa,” terang Yono salah seorang PNS Setwan DPRD setempat, Kamis (26/8) kemarin. Dikatakan Yono, meski demikian masih terlihat sejumlah anggota dewan yang tetap hadir di Gedung Dewan setempat, karena masih ada keprluan yang harus diselesaikan. Namun sebagian besar para Anggota DPRD tengah menggalang aspi-

rasi masyarakat di daerah pemilihannya, sehingga tidak berangkat tugas seperti hari biasa. “Yang kami dengar masa Reses Persidangan ke II dimulai dari tanggal 25 Agustus 2010 sampai 31 Agustus 2010 mendatang,” ucapnya. Terpisah Kasi Persidangan DPRD Kabupaten Tegal membenarkan jika saat ini anggota DPRD memasuki masa Reses Persidangan II. Untuk lengkapnya, pihaknya menyarankan kepada Radar

untuk langsung mengkonfirmasikan kepada Setwan DPRD. “Sudah ada penjelasan dari Setwan, yang berhak memberikan keterangan pers hanya Kabid yang membidangi dan Setwan,” katanya. Sementara Kabid Persidangan DPRD Kabupaten Tegal Sutarmaji belum memberikan jawaban saat dikonfirmasi melalui ponselnya. Kemungkinan pihaknya sedang ada keperluan keluarga atau lainnya. (k1)


Radar Tegal 27 Agustus 2010