Page 1

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

SABTU, 26 NOPEMBER 2011

Terancam Black List, Proyek Dikebut

INDEKS Segera Kirim Beton Pembanding HAL. METROPOLIS

PGRI Komitmen Perjuangkan GTT HAL. RADAR BREBES

Prasasti Kiai Makmur Tanpa Perawatan HAL. PEMALANG

Bersepeda, Makin Seru Kalo Bareng Temen HAL. XPRESI

APA MANING...

Rekanan Nyatakan Siap Selesai Tepat Waktu YERI NOVEL/RADAR SLAWI

BERPELUKAN - Murdianti saat menyambut anak tercintanya, Prima Simpati Aji, petenis asal Tegal yang telah meraih tiga medali emas cabang soft tennis SEA Games 2011. Prima yang membawa tiga medali emas SEA Games 2011.

DOK.RATEG

PELUKIS - Siswandi Sukarto Hadi dengan berbagai karyanya.

Maestro Pelukis Pena Cahaya Tutup Usia BREBES - Kabupaten Brebes kembali berkabung. Kini sang maestro pelukis pena cahaya Siswandi Sukarto Hadi, menghadap keharibaan Sang Pencipta, Jumat (25/11) pagi. Seniman kondang itu menutup mata di usianya yang ke60 setelah sempat menjalani perawatan instensif di RSIA Harapan Anda Kota Tegal akibat serangan stroke yang menimpanya. Selain meninggalkan duka bagi masyarakat Brebes, kepergian Siswandi juga menorehkan kesedihan di hati jajaran Pemkab Brebes. Ratusan warga mengiring prosesi pemakaman pria kelahiran Gampir Brebes 28 Juli 1951 itu ke peristirahatan terakhirnya di TPU setempat. Ikut hadir dalam pemakaman itu, Plt Sekda Pemkab Brebes, H Wisnu Broto dan sejumlah pejamat Pemkab Brebes. Kabag Humas dan Protokol Pemkab Brebes Drs Armo Tan Sidik usai mengatakan, almarhum merupakan seniman yang selalu totalitas dalam ke hal 19 kol 4

TIDAK TERBIT BERTEPATAN dengan Tahun Baru Hijriyah 1 Muharram 1433 H, pada hari Minggu tanggal 27 Nopember 2011, Harian Pagi Radar Tegal tidak terbit seperti biasanya. Koran kebanggaan Anda ini kembali hadir pada Senin tanggal 28 Nopember 2011. Harap maklum. Redaksi

TEGAL – Setelah sempat ditinggalkan begitu saja selama berhari-hari, pengerjaan proyek septik tank komunal senilai

Rp144.867.800 di RT 4 RW 1 Pekauman Tegal Barat, akhirnya dilanjutkan. Pelaksana pengerjaan proyek tersebut mulai kembali menggarap Jumat (25/ 11) setelah sebelumnya mendapat warning keras dari Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kota Tegal selaku pengguna anggaran. ke hal 19 kol 4

Bonus untuk Umroh Orangtua Prima Simpati Aji Peraih 3 Medali Emas SEA Games 2011 PAGI kemarin (25/11), sekira pukul 08.30 WIB, sejumlah kuli tinta dari mulai media cetak hingga media elektronik duduk berjejer di sebuah rumah yang berada di kawasan Jalan Pala Barat III C No 32 Perumahan Mejasem, Desa Mejasem Barat, Kecamatan Kramat. Rumah berwarna abu-abu dengan dikelilingi pagar berwarna hitam itu, sepertinya akan kedatangan tamu dari jauh. Wajah dari pemilik rumah itu pun berseriseri. Acap kali dia juga menelepon seseorang yang kelihatannya sudah akrab. Dia pun sempat berbincang sedikit dengan orang yang mengeluarkan suara di hand phone tersebut. “Sampe mana? ini sudah ditunggu sama temen-temen wartawan,” kata pria berkacamata ini yang diketahui bernama Purnomo (57). Selang 15 menit setelah hand phone itu ditutup, datanglah sebuah mobil Honda Jazz berwarna hitam. Mobil tersebut berhenti tepat disamping rumah Purnomo. Kemudian dari mobil yang bernopol B 1490 RD itu, keluarlah seorang pria bertubuh atletis. Pria tersebut, ternyata anak pertama dari tiga bersaudara pasangan Pur-

ADI MULYADI/RATEG

TINJAU LOKASI - Wakil Wali Kota Tegal Habib Ali Zaenal Abidin didampingi Kepala KLH Sugeng Suwaryo dan jajarannya meninjau lokasi pembangunan septik tank komunal di RT 4 RW 1 Pekauman.

Mendagri Nonaktifkan Sekda Kota Semarang KPK Temukan Rp 500 juta, Di Ruangan Sekota JAKARTA - Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi memastikan Sekretaris Daerah Kota

ke hal 19 kol 1

Semarang Akhmat Zaenuri dinonaktifkan setelah ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena diduga melakukan suap untuk pembahasan RAPBD Kota Semarang. Ahmat Zaenuri juga akan diberi sanksi pemberhentian ke hal 19 kol 4

Pernikahan Ketujuh Dalang Manteb “Oye” Sudarsono

Nggak Ada Bulan Madu, Madunya Sudah Habis Untuk kali ketujuh, dalang kondang Ki Manteb Sudarsono kemarin menikah. Bagi dalang yang tenar dengan kalimat “Pancen Oye” itu, menikah lagi adalah keharusan sebagai tuntutan profesi. LAPORAN: RIKA-ARI WIBATSU MASJID Fatimah yang berlokasi di Jalan Dr Radjiman, Solo, Jawa Tengah, kemarin pagi (24/11) cukup ramai. Satu per satu tamu berdatangan dan duduk lesehan di dalam masjid yang dibangun

ICHWAN PRIHANTORO/RADAR SOLO

SENYUM BAHAGIA - Pasangan Ki Manteb Sudarsono dan Beni Samsiah menunjukkan surat nikah setelah ijab kabul di Masjid Fatimah, Solo, kemarin (24/11).

keluarga pengusaha batik Danar Hadi tersebut. Melihat dandanan mereka yang datang, tampaknya, para tamu bukan menghadiri pengajian. Sebab, semuanya kompak ber-dress code acara resmi resepsi. Ya, mereka memang datang untuk menyaksikan pernikahan pasangan dalang Ki Manteb Sudarsono, 63, dan Beni Samsiah, 37, warga Karangmojo, Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar, Jawa Tengah. Tidak tanggungtanggung, itu adalah pernikahan ketujuh Manteb. Sedangkan untuk Sasa, panggilan akrab Beni Samsiah, itu adalah pernikahan kedua. Sekitar pukul 09.00, prosesi ijab kabul mulai disiapkan. Sasa yang

datang belakangan di lokasi pernikahan itu segera dibimbing ke lantai 2 Masjid Fatimah. Begitu pula Manteb, yang sejak lama menunggu di lantai 1, tempat akad nikah berlangsung. Dipimpin Mahmud, penghulu dari Kantor Urusan Agama (KUA) Serengan, Solo, Manteb menyunting Sasa dengan maskawin emas seberat 50 gram. Hadir di acara akad nikah itu, Samsudin Umar, ayahanda Sasa. Acara ijab kabul pun berlangsung cukup lancar. Seolah sama dengan namanya, Manteb cukup manteb dalam menjalankan prosesi ijab kabul yang sakral tersebut. Tidak ada perasaan grogi atau cemas yang terlihat dari Manteb ke hal 19 kol 1

Terancam Black List, Proyek Dikebut * Ngebute aja srampangan! Mendagri Nonaktifkan Sekda Kota Semarang * Mulane kerja sing resik!

CMYK


OPINI

2

SABTU 26 NOPEMBER 2011

RADAR TEGAL

Terima Kasih Guru Oleh: M Riza Pahlevi SEBAGIAN orang saat ini bisa membaca dan menulis, termasuk berhitung. Bukan hanya itu, dari bisa membaca dan menulis itu, sekarang bisa bekerja, bisa meraih cita-citanya. Bekerja untuk menafkahi keluarga, dan juga untuk mendidik anak-anaknya kelak. Itu semua tidak lepas dari peran guru. Untuk itu semua, terima kasih guru. Guru yang telah mengajarkan membaca dan menulis, serta berhitung. Guru pula yang telah mengajarkan etika dan tata krama. Hingga akhirnya bisa menjadi manusia yang berguna. Tanpa guru, entah seperti apa keadaan suatu bangsa. Tanpa guru, tak ada yang mau belajar menulis dan membaca, apalagi berhitung. Seorang presiden, tidak lepas dari jasa seorang guru. Seorang menteri, juga tidak lepas dari pendidikan yang diberikan guru. Gubenur, bupati, walikota, juga pernah belajar pada guru. Guru memang banyak berjasa kepada orang-orang hebat yang pernah ada. Harus diakui, itu adalah keberhasilan guru. Meski seorang guru, tetap saja menjadi guru sepanjang hidupnya. Bagi seorang guru sejati, pendidikan adalah pengabdian yang tak ada batasnya. Tidak pernah menuntut balasan atas apa yang telah diberikan kepada murid-muridnya. Guru tidak pernah meminta untuk dihormati, tidak pernah pula minta untuk disanjung. Guru hanya mengajarkan bagaimana murid bisa menghormati orang lain, bagaimana bersikap terhadap orang yang lebih tua. Guru juga tidak pernah mengajarkan anak-anak didiknya berbuat curang, mencontek, dan berlaku tidak adil. Guru juga tidak pernah mengajarkan anak didiknya untuk korupsi, mengambil hak orang lain, juga tidak pernah meminta anak didiknya menyuap. Nilai yang diberikan, berdasarkan kemampuan siswa yang bersangkutan. Yang belum baik dan berhasil, pasti akan diminta tinggal di kelas, agar kemampuannya bertambah baik. Guru tidak pernah memperolok siswanya, tidak pula mengajarkan untuk memperolok orang lain. Guru juga tidak mengajarkan anak menjadi anak yang berandal, tidak pernah mengajarkan kekerasan. Yang diajarkan adalah kebaikan, kebersamaan, dan kejujuran. Jika ada seseorang yang mengaku sebagai guru, tetapi tidak mengajarkan kebaikan, kebersamaan, dan kejujuran, itu bukan guru. Guru, bukan hanya sekedar digugu dan ditiru, tetapi lebih dari itu. Digugu berarti diikuti, tentunya yang diikuti adalah hal-hal yang baik saja. Dan guru jelas mengajarkan hal-hal yang baik saja. Ditiru, kelakuan seorang guru menjadi contoh semua muridnya. Makanya ada pepatah, jika guru kencing berdiri, maka murid kencing sambil berlari. Ini menunjukkan bahwa kelakukan atau sikap seorang guru berperan terhadap kelakukan murid-muridnya. Ketika seorang guru melakukan perbuatan yang tidak baik dan diketahui muridnya, maka muridnya akan melakukan perbuatan yang lebih tidak baik dari gurunya tersebut. Karenanya, guru memang dituntut untuk menjadi teladan yang sempurna bagi murid-muridnya. Jangan sampai seorang guru melakukan perbuatan yang tidak diajarkan kepada murid-muridnya. Seorang guru, bukan hanya yang ada di dalam kelas saja, guru bukan pula yang hanya berseragam PGRI saja. Tetapi mereka yang memiliki pengetahuan dan mau memberikannya kepada orang lain. Memberikan ajaran kebaikan, kejujuran dan keadilan. Mereka yang memberikan piwulang, pitutur di tengah masyarakat. sehingga masyarakat pun bisa tetap belajar, meski tidak harus di sekolah. Di Hari Guru ini, semoga jasa dan pengabdianmu tak akan pudar. Tidak pula mengendur, hanya karena belum menjadi PNS. Tidak ada kata menyerah menjadi seorang guru. Terima kasih guru, atas semua jasa yang tekah engkau berikan. Dan tentu saja, terima kasih juga kepada pemerintah yang telah memperhatikan guru, dengan kesejahteraannya. Sekali lagi, terima kasih guru. (*)

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur: Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati, Moch. Arifin, Arief Nur Rahardian Sidiq. Sekretaris Redaksi/Persh: Yully Trieyani. Kota Tegal: M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan, Abidin Abror. Brebes: Agus Wibowo. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Hermas Purwadi, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Hesti Prastyani (Manajer Tegal), Kharisma Dewi, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Astri Prayudita, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: M. Yusuf Abadii. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 35.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

Konsep Distrik untuk Birokrasi Kabupaten Tegal Oleh: Roham Arsizaky MENARIK untuk disimak pernyataan mantan Presiden Abdurrahman Wahid yang menyatakan: “Masalahnya bukan apakah kita harus membangun sistem federal atau tetap dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Bagi saya yang penting membangun sistem kesatuan dengan sikap federalistik” (Nugroho, 2000). Pernyataan tersebut merupakan konsep kenegaraan alternatif karena diungkapkan oleh seorang presiden. Namun perlu di ketahui bahwa konsep tersebut juga dapat diaplikasikan untuk beberapa daerah yang memiliki cakupan wilayah yang luas dan beragam, perbedaan budaya, serta penduduk yang padat seperti kabupaten Tegal. Berdasarkan data SPID Kabupaten Tegal 2010, Kabupaten Tegal memiliki luas 87.878.555 Ha, dengan jumlah penduduk 1.392.260 jiwa. Dari wilayah tesebut terdapat tiga karakteristik wilayah, yaitu daerah pantai meliputi Kecamatan Kramat, Suradadi dan Warureja, daerah dataran rendah meliputi Kecamatan Adiwerna, Dukuhturi, Talang, Tarub, Pagerbarang, Dukuhwaru, Slawi, Lebaksiu, sebagian wilayah Suradadi, Warureja, Kedungbanteng dan Pangkah, serta daerah dataran tinggi meliputi Kecamatan Jatinegara, Margasari, Balapulang, Bumijawa, Bojong dan sebagian Pangkah, Kedungbanteng. Belum lagi kalau daerah tersebut dilihat lebih detail dari sisi sosial budayanya akan banyak keanekaragaman budaya dan pola sosial

yang tidak mungkin di cover dengan sistem pemerintahan sentralistik. Sistem birokrasi sentralistik lebih cocok diterapkan di daerah yang memiliki wilayah yang sempit dan budaya masyarakat yang relatif seragam, seperti di daerah perkotaan. Namun untuk daerah yang memiliki cakupan luas dan budaya yang beragam seperti Kabupaten Tegal akan lebih efektif ketika menggunakan sistem birokrasi yang federalistik dengan sistem distrik. Tujuan utama dari reformasi birokrasi adalah untuk optimalisasi akses masyarakat dalam mendapatkan pelayanan publik. Proses ini tidak mungkin berjalan dengan mulus ketika tidak memperhatikan budaya lokal (local wisdom) sebagai entitas penting dalam menyusun kebijakan. Dengan asumsi dasar bahwa di Kabupaten Tegal memiliki beragan sosial budaya dan letak geografis yang sangat luas maka perlu adanya terobosan kebijakan untuk optimalnya pelayanan publik. Hal ini akan mendorong kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan daerah yang berakibat pada meningkatan PAD melalui berbagai macam investasi. Dalam hal meningkatan kualitas hidup secara ekonomi, perlu dikembangkan konsep distrik area. Konsep Ekonomi Distrik merupakan konsep ekonomi yang memerlukan peran individu. Pada dasarnya pengertiannya adalah ekonomi pada suatu daerah yang paling kecil diperkuat di antara elemenelemennya sehingga akan ter-

cipta saling ketergantungan dan ketahanan ekonomi pada daerah tersebut, yang pada akhirnya akan menarik elemenelemen dari luar untuk masuk ke distrik area tersebut sehingga dapat memperluas cakupan distrik area tersebut. Dalam hal ini, aparat pemerintah bukan hanya berfungsi sebagai perizinan, tetapi harus juga menekankan fungsi sebagai motivator dan pnggalian potensi area. Sebagai contoh di daerah pesisir seperti Suradadi harus didata jumlah distributor sembako, minyak dan kebutuhan pokok lainya. Apakah telah memenuhi kebutuhan masyarakatnya. Potensi masyarakat dalam bidang perikanan juga harus menjadi garapan pihak terkait di tingkat kecamatan, peluang usaha, kesulitan dalam pemasaran dan kesulitan bahan baku produksi harus bisa di atasi oleh aparat di tingkat desa atau kecamatan. Dengan model ini maka dimungkinkan aparat pemerintahan di level kecamatan atau desa memiliki kompetensi pendididkan yang bervariasi. Aparat desa atau kecamatan di daerah pesisir harus memiliki komposisi aparat yang kompeten dalam masalah pesisir, sedangkan di daerah pegunungan yang mayoritas mata pencaharian masyarakatmya sebagai petani,harus banyak aparat yang kompeten di bidang pertanian. Hal tersebut juga didukung dari sisi pendidikan, sekolah dengan basis daerah lokal harus dikuatkan untuk menjadi sekolah yang berkualitas. Dengan cara tersebut maka seko-

lah berkualitas tidak hanya ada di derah pusat pemerintahan Kabupaten Tegal. Tetapi di daerah juga akan muncul sekolah berkualitas dengan konsep pendidikan yang menguatkan potensi masing-masing distrik untuk meningkatan kualitas hidup. Pelayanan publik yang vital seperti kesehatan, pendidikan, memperdayaan ekonomi dan informasi kebijakan seringkali hanya menjadi konsumsi masyarakat yang berada di daerah pusat pemerintahan. Sementara untuk masyarakat di daerah pinggiran atau yang secara georafis jauh dari pemerintah tidak dapat terlayani oleh aparat pemerintahan. Kesenjangan pelayanan publik ini terjadi karena beberapa faktor. Pertama, faktor kelembagaan. Reformasi birokrasi yang seharusnya sampai pada grassroot atau stuktur birokrasi yang paling terpencil. Hal ini tidak bisa berjalan karena konsep yang digunakan masih terpaku pada pemerintahan sentralistik. Pusat pemerintahan Kabupaten Tegal yang berada di Slawi seharusnya hanya dikembangkan konsep menjadi koordinator untuk pelaksanaan program pelayanan publik. Dan menjadi ujung tombak adalah pemerintahan di level kecamatan sampai dengan desa. Sebagai contoh proses perizinan usaha seharusnya tidak perlu melewati birokrasi yang kompleks sampi ke tingkat kabupaten, tetapi hanya cukup pada tingkat kecamatan. Namun standarisasi perlu dibuat untuk

menyamakan proses perizinan antara daerah satu dengan yang lainya, inilah yang menjadi tugas dari pemerintahn di tingkat kabupaten. Kedua, faktor aparat birokrasi. Permasalahan ini juga sedang digarap oleh jajaran Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Target reformasi birokrasi yang dicanangkan Kementerian PAN dan RB selesai di tingkat daerah pada tahun 2025 perlu didorong untuk proses akselerasi dengan penguatan aparat birokrasi. Dalam pelaksanaan sistem distrik harus dibuatkan sistem yang jelas sampai dengan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknisnya, hal ini karena aparat di level desa dan kecamatan sangat beragam tingkat pendidikan. Selain hal tersebut perlu pula pembentukan sistem evaluasi yang kuat sehingga pelayanan publik dapat berjalan dengan optimal tanpa adanya pungutan liar. Dengan penguatan kedua faktor diatas maka permasalahan luas daerah tidak akan menjadi kendala dalam proses pelayanan publik. Tujuan birokrasi untuk mensejahsetarakan masyarakat akan benar-benar dirasakan masyarakat, baik masyarakat di daerah pusat pemerintah maupun di daerah terpencil yang letak geografisnya jauh dari pusat pemerintahan. (*) Penulis adalah Staf Pengajar SMK N 3 Tegal, Juara 3 Lomba Karya Tulis HUT KORPRI Kab. Tegal 2011

Aja Diskriminatif

Sertifikat Murah

DAR, aku melu ngresula... Bisanya lowongan pekerjaan yang dimuat terbatas pada wilayah Tegal saja... Saya orang Brebes sedang mencari pekerjaan di Tegal atau Brebes supaya tdk usah ke Jakrt. Sya kemarin menoba nglamar, kata yg nrima lowongan cuma diisi wong domisili Tgl tok. Lah aku wong Brebes, ora bisa. Itukan diskriminatif namanya, wng aku ya pengin kerja... Jare korane wong Brebes keding, ganing kaya kuwe... 087830128061

JRE Ds. Pesayangan na gwe sertfkat tnh murh Rp 250 rb. bsne Q wrgne ra ngrti ? Kpn na mninge ? Kbri gen! 085786275681

Yen OperasiAja Nanggung GO Sat pol PP, yen pan operasi kinerja pegawai negeri/PNS aj awan2 Pak. Dina kie Senin tgl 24oktbr11 nang komplex ruko Slawi, masa jam12 operasi, trz yen operasi aj nangung2 awit jam8 esuk.. trz yen pan nakoni jg aja pd rombongan, nyebar Pak, dewek2 dadine targete olih akeh.. kue yen pan operasi aj adoh2 ndisit. Kykne pegawai pemda mangkat krja pada awan2 jam 7/8 nang pemda msh sepi donge mulai krj pns jam pira?? Kr sing paling utama n penting cb nang warung2 makan Pak, kr operasi guru2 sing wez sertifikasi tp yen krja alakadare. Aduh eman2 duit pemerintah go ngaji guru2 sing kyk kue. Dong ketangkep ben sertifikasine dcabut bae oh. Tuli duite go bantu murid2 sing putus sekolah. Ayo bpa2 sing bs nindak lanjuti ngresula kie. Aj cuman go wacanan tp kudu dievaluasi kr dtindak lanjti maning Pak. Matur nuwun, kie saran saking wong cilik2 nang Slawi. 082133575391

Nomor Hape Ditulis Komplit RADAR Tegal yth. Wis yakin yen sing ngirim kolom ngresula nomor hp’ne pan ditulis komplit? Yen ana apa2 misal sing di ngresulani ra seneng atawa jengkel, terus meneror/ ngancam sing bisa ngakibatna pengirime celaka, Radar Tegal gelem tanggung jawab? Maslah mgko dadinakna fitnah, yen sing di ngresulani ora ngrasa salah ya tenang bae. Tuhan Maha Tau,j adi yen pengirime fitnah dosane di tanggung dewek. Mohon Rateg dipikirkan kembali masalah ini. Terima kasih. 085786359197

Sing Teliti Len WA, Radar bisane beritane di ulang2 sih?? Wis ana ng halaman 3 ya ditulis maning ng hal 6. Kae berita masalah UMK naik Rp 60 rb. Sing teliti lheeen !!! 085742486432

Bocah Praktek Kaya Jamur BPK Kpla UPTD yth, bsne saiki neng Kec. Talang isine bch2 pd praktek mulang neng SD. Wis k kue prakteke tahunan ra kelar2 sih muride go bahan praktek tok k kelici percobaan, tlg len Pa UPTD d tertibna kue ben aja sekarepe dwk tok, mtur nwun. 085865786599

Kapan Dadine KOLAM Renang Samudra kapan dirimu bangkit, kami menantimu. 085869594455

Ngresula Tegal Lucu WAHAHA... Jebule ngresula Tegal lucu2 ya? Ana sing padan2an ana sing jengkol2an upzZ... maksude jengkeL2an. Aku mah... Cukup jadi pembaca setia bae, melu2 ya percuma, sing di

Cukup Diurug dengan Tanah? Cuma Sebentar

ngresulani ya masaha ngrewes paling mukur nyengir tok, wis wateke sing arane menungsa ya karepe dewek2. Sing penting aja nganti gawe dendam2an lan kejengkelan antara salah satu. Jare Pak Kiyai malah dosa tok. Hhahaha Damai Kota Tegal... 081911500913

PIMEN kie, aku parkir sing neng MMC Jl. Werkudoro daning 1000, padahal aq sedelat tok ngater kancane be di jaluki parkir. Kue ngelola dewek apa melu Pemkot. 081911478683

Spentil Be Diembat

Jare Laka Lowongan

HALO RATEG sing makin bandel, Qu pan melu ngresula kieh.. Saben qu parkir nang RITA mall ka pasti ana w0ng kelangan.. Sing helm sampe tu2p spentil be diembat.. Kuwe malingnge sing pentol pa petugas’e sing ngawag? Tulunglah pengelolane RITA parkiran’ne ditatani.. Kita juga kan mbayar... 085742743210

AASSLM wrwb, aku pan melu ngresulah karo Direktur sing anyar pa. Dir... neng RSUD Soeselo Slawi , tulisn neng kaca dibuang bae “TIDAK ADA LOWONGAN” BOhong kepriben dongen nyatane ana nrima blud anyar, aja wong nduwur tok sing krungu, sing adil oh bos, tulung Pa Dir eben aku melu daftar kerja blud mtrnwn, Jono, Curug. 085647814336

Tambah Semrawut

Setuju Tak Ditampilkan

MAS Radar Tegal, ko lapangan PJKA depan Stasiun Tegal tambah semrawut ya, banyak berdiri rumah d tengah lapangan. Padahal banyak warga Ttegal yang belum punya rumah alias kontrak, tolong Pemkot Tegal mohon didengar unek unek saya? 087875554014

SY se7 jika no hp tdk dtampilkn sj, dkhawatirkn ada teror telpon, sy usulkn no hp dsimpan redaksi sj, jika ada fitnah konsekwsinya ya... redaksi membantu meluruskn melalui no yg ada pd redaksi. Hal ini perlu agar mutu ngersula tetap berbobot. 081803905321

YG terhormat bapak/ibu Kepala SKPD yg membidangi perbaikan jalan Kemantran–Jatibogor, sebagai salah satu pengguna jalan tersebut sy ingin menanyakan apakah cukup jalan tersebut diurug dengan tanah yg akibatnya banyak pengguna jln yg terpeleset, yg sangat membahayakan. Sungguh tidak bijak apabila jln yg sudah parah hanya diurug dgn tanah. Ataukah ada perbaikan yg lbh baik yg sy tidak tahu. Mhn penjelasannya kepada kepala SKPD yg membidangi perawatan jln tersebut agar tidak timbul salah persepsi. WS. 08562901027

PENGUMUMAN Sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik dan pembaca, setiap pengirim Ngresula mulai 1 Oktober 2011, nomor HP-nya akan ditulis lengkap. Hal ini juga untuk menghindari penyalahgunaan dan fitnah. Demikian harap maklum. Redaksi

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS ke 085293278922, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Dapatkan kaos Ngresula, yang berisi SMS ngresula pilihan. Hanya Rp60.000/pcs.


CMYK

METROPOLIS

SABTU, 26 NOPEMBER 2011

RADAR TEGAL

3

Segera Kirim Beton Pembanding Untuk Diuji di Laboratorium

PRAKTEK - Salah satu mahasiswa tengah membantu seekor kambing dengan metode intubasi agar jalan pernapasannya tidak terhambat.

LAELA NURCHAYATI/RATEG

Gelaran BTCLS di Akper Pemkot

KAMBING PUN

HARUS DIINFUS DUTA WISATA Khafid-Gayuh Wakili Kota Tegal SETELAH berhasil menjuarai Sinok dan Sitong Kota Tegal tahun 2011, Nurul Khafid dan Gayuh Sih Suwasiti (Khafid-Galuh) mewakili lomba Duta Wisata (Sinok dan Sitong, red) tingkat Jawa Tengah (Jateng). Sesuai jadwal Grand Final Duta Wisata Jateng bakal diselenggarakan pada tanggal 3 Desember 2011, sedangkan pada tanggal 30 November KhafidGaluh sudah harus dikarantina. Kepala Dinas Pemuda Olah Raga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Tegal Ir HM Wahyudi, melalui Kasie Promosi Pariwisata Edi Prayitno SH, Jumat (25/11), mengatakan, untuk memenangkan Khafid dan Galuh pihaknya telah melayangkan surat dukungan ke media, instansi. Khafid yang telah memenangkan Sitong Kota Tegal tahun 2011 merupakan alumni SMA Muhammadiyah, sedangkan Galuh pemenang Sinok tahun 2011 masih tercatat sebagai siswi kelas XII SMA Negeri 2 Kota Tegal. “Pada tanggal 29 November kami akan mengantarkan Khafid dan Galuh ke Semarang, karena bulan tanggal 30 November keduanya sudah harus dikarantina sebagai peserta lomba Duta Wisata tingkat Jateng.” Menurut Edi, agar Khafid-Galuh dapat memenangkan lomba Duta Wisata tingkat Jateng, maka pihaknya minta dukungan semua elemen masyarakat Kota Tegal. (hun)

CMYK

terlihat sehat dan diikat dari ‘’sahabat’’nya. Ternyata, kambing ini menjadi pengganti kelinci sebagai hewan percobaan. Mereka tengah melakukan praktek intubasi sebagai salah satu bagian dari pelatihan Basic Trauma and Cardiac Life Support (BTCLS). Pelatihan yang berlangsung sejak Selasa (22/11) hingga ke hal 9 kol 5

ke hal 9 kol 1

M SAEKHUN/RATEG

TINJAU PROYEK – Sejumlah anggota Komisi III DPRD Kota Tegal melakukan pengecekan proyek polder, pasca dinding kolam retensinya retak dan ambrol.

Warga Tagih Janji Pemkot Tegal Lima Titik RTH Hilang Sudah 2 Tahun Akses Jalan Belum di Aspal SEJUMLAH warga Dukuh Bledo dan Dukuh Trukan Kalinyamat Kulon Tegal Barat menagih janji Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal. Yakni mengenai rencana pembangunan atau pengaspalan akses jalan penghubung antar kedua dukuh tersebut, setelah dibangunnya jembatan pada 2009-2010 lalu. Hingga saat ini, akses jalan yang digunakan warga masih berbentuk paving dengan lebar sekitar 3 meteran. Padahal janji yang dungkapkan pada dua tahun silam itu, akses jalan akan diaspal oleh pemkot. Bahkan warga sudah merelakan beberapa bagian tanahnya, guna pembangunan akses jalan tersebut. Menurut seorang warga RT 3 RW 1 Dukuh Bledo Kalinyamat Kulon, Asikin (53) mengatakan, akses jalan ini bagi warga Trukan dan Bledo sangat vital. Karena ini merupakan satu-satunya jalan yang menghubungkan kedua dukuh tersebut melalui jembatan Trukan yang baru dibangun beberapa tahun lalu. “Jika pada saat hari hari besar Is-

Limbah Fillet Kembali Tercium SETELAH cukup lama tidak tercium, dalam tiga hari terakhir aroma tidak sedap akibat limbah fillet kembali tercium. Bau tidak sedap tersebut tidak hanya tercium di daerah pesisir tetapi tercium hingga pusat kota. Hasanudin, warga Jalan Blanak Kota Tegal mengatakan, dalam beberapa hari terakhir bau tidak sedap akibat limbah fillet kembali tercium. Karena sudah terbiasa dalam kondisi seperti ini, dia dan warga lainnya tidak terlalu merisaukan bau tersebut. Hanya saja, saat ada tamu yang bertandang ke rumahnya, dia kerap merasa minder karena aroma dari limbah fillet tersebut tercium hingga ke dalam rumah. Biasanya, aroma tidak sedap tersebut akan hilang dengan sendirinya. Harga ikan yang murah, membuat jumlah ikan filletan terus bertambah sehingga limbah yang umumnya berasal dari bagian dalam ikan ikut meningkat. Inilah yang mengakibatkan bau tidak sedap saat kotoran tersebut mulai membusuk.

AROMA kambing pada perayaan Idul Adha sudah lama tidak tercium lagi. Hewan ternak ini juga sudah tidak terlihat di ruas-ruas jalan, saat pedagang tiban menjamur menjelang Hari Kurban. Namun, berbeda halnya dengan pemandangan yang terlihat di kampus Akademi Keperawatan Pemerintah Kota Tegal atau Akper Pemkot Jumat (25/11) lalu. Dua ekor kambing jawa terlihat di sisi kiri gedung, atau tepatnya di halaman parkir mahasiswa. Keanehan bukan hanya karena kehadiran kambing di kampus tersebut. Akan tetapi, salah satu diantaranya tampak tak berdaya terlentang dengan selang infus yang terpasang di kupingnya. Sedangkan satunya lagi, masih

KENDATI hasil uji mutu kualitas beton atau campuran proyek Polder Dukuh Bayeman, Kelurahan Kaligansa, Kecamatan Margadana di laboratorium jurusan teknik sipil Politeknik Negeri Semarang telah ada. Namun untuk mengetahu campuran sesuai dengan bestek atau tidak, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) akan mengirimkan campuran berupa beton berbentuk kubus dengan material yang digunakan PT

Duta Mas Indah dalam proyek polder, sebagai pembanding atas hasil uji mutu campuran yang telah diuji melalui laboratorium. Kepala DPU Ir Gito Mursriyono, melalui Kasie Pengairan DPU Teguh Widodo mengatakan, sebenarnya dari 6 sample campuran kontruksi Polder Dukuh Bayeman telah dikirim ke laboratorium jurusan teknik sipil Politeknik Negeri Semarang , dan hasilnya sudah ada. Namun untuk mengetahui, apakah campuran yang digunakan PT Duta Mas Indah Semarang

“Kalau kami sudah terbiasa dengan aroma seperti ini sehingga tidak kaget lagi,” jelasnya. Lain halnya dengan Wiwin, pemilik rumah makan di Jalan Kapten Ismail. Menurutnya, bau tidak sedap akibat limah filet berdampak pada menurunnya jumlah pelanggan di tempat usahanya. Bagi pemilik warung, aroma tidak sedap tersebut akan mengurangi nafsu makan pengunjung sehingga banyak yang mencari lokasi lain yang jaraknya lebih jauh agar terbebas dari bau limbah fillet yang cukup menyegat. Meski tempat usahanya sudah diberi beberapa pewangi ruangan, tetapi saat angin bertiup maka aroma tersebut akan kalah dengan bau yang ditimbulkan akibat limbah fillet. Kondisi seperti ini, jelasnya, sudah berulang kali terjadi sehingga dia tidak bisa berbuat banyak. “Dalam tiga hari terakhir aroma tidak sedap akibat limbah fillet kembali tercium,” pungkasnya. (gun)

ADI MULYADSI/RATEG

TUNJUK LOKASI - Tokoh masyarakat Kalinyamat Kulon Asmawi Aziz, menunjukkan akses jalan yang dulu katanya mau diaspal oleh pemkot.

lam jalan ini sangat dibutuhkan untuk jalur alternatif. Karena pada saat itu masjid-masjid dan madrasah mengadakan kegiatan yang menyebabkan arus lalu lintas tersendat. Nah saat itulah jalan ini sangat dibutuhkan untuk pengalihan

arus,” katanya Jumat (25/11). Sementara ini lebar jalan hanya 3 meter, sehingga untuk simpangan sepeda motor yang membawa barang disampingnya cukup membahayakan. Sebab bisa saling ke hal 9 kol 5

SEJUMLAH anggota dewan terutama yang berasal dari Fraksi PKS DPRD Kota Tegal masih penasaran dengan hilangnya 5 titik Ruang Terbuka Hijau (RTH), yang berada di Kecamatan Margadana. Pasalnya, sesuai hasil pembahasan Panitia Khusus (Pansus) V yang membahas Raperda tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) ada 8 titik RTH. Namun hasil prion out tim Pokja Pemkot dalam peta hanya ada 3 titik RTH saja. Anggota Pansus V, sekaligus anggota Fraksi PKS DPRD Kota Tegal, Rofi’i Ali mengatakan, selaku selaku anggota Pansus V yang membahas Raperda tentang RTRW Kota Tegal tahun 2011-2030 masih penasaran dengan hilangnya 5 titik RTH yang berada di Kecamatan Margadana. Pada peta pembahasan ada 8 titik RTH, akan tetapi setelah di print out oleh tim Pojka Pemkot RTH tinggal 3 titik. “Awalnya keterangan secara tertulis hilangnya 5 titik RTH, akan diberikan oleh tim Pokja

Pemkot kepada Pansus V tentang Raperda RTRW 2011-2030. Namun akhirnya batal diberikan, karena Ketua DPRD memaksa pembahasan Pansus harus diakhiri hari itu juga dengan cara menetapkan Raperda RTRW Tahun 2011-2030 melalui Sidang Paripurna Penetapan RTRW Tahun 2011-2030.” Dia menambahkan, pihaknya sangat menyayangkan alasan tim Pokja Pemkot terhadap terjadinya perubahan peta hasil pembahasan yang di Print Out oleh Tim Pokja Pemkot, karena Komputer yang berisi File Peta Hasil pembahasan tidak bisa dibuka. Sehingga Tim Pokja Pemkot terpaksa membuat peta baru, yang hasilnya berbeda dengan Peta Hasil Pembahasan. “Sampai saat ini belum ada penjelasaa, kendati Raperda telah ditetapkan. Sehingga kami mendesak tim Pokja Pemkot bisa menjelaskan kepada publik kemana hilangnya 5 titik RTH di Kelurahan Margadana. Demikian juga Tim Pokja Pemkot juga harus bisa memberi penjelasan ke hal 9 kol 1


PEMALANG

4

SABTU 26 NOPEMBER 2011

RADAR TEGAL

NGENDONG Jangan Malu Konsultasi AMPELGADING - Belum dapat pasangan? tidak perlu khawatir, mungkin saja belum jodohnya. Apalagi sekarang ini, banyak biro jodoh yang bisa digunakan untuk ajang cari jodoh. Namun yang sudah tidak muda lagi atau kelewat umur , biasanya mereka malu dan kurang pede alias tidak percaya diri. Namun begitu, tidak perlu khawatir selama masih ada jalan yang bisa dipecahkan. Seperti kata pepatah dimana ada penyakit disitu pasti ada obatnya. Begitu pula yang diungkapkan paranormal dok.rateg kondang asal Pekalongan yang Mbah Soleh dikenal dengan sebutan ‘Mbah Soleh’. Selama masih ada cara yang bisa dilakukan kenapa tidak dijalani? Tentunya bukan cara mengguna – guna. “Semua itu ada jalanya asal kita mau ikhtiar. Tentunya minta pertolongan dari Allah SWT,” kata Mbah Soleh. Menurutnya, 90 persen pasien yang datang ke tempat prakteknya yakni di sebelah barat Jembatan Comal masuk ke selatan kurang lebih 500 meter gang Werkudoro RT 05/01,Desa Ujung Gede Kecamatan Ampelgading, tidak lain untuk berkonsultasi masalah perjodohan dan penglaris. Bukan hanya para jejaka dan perawan yang sulit dapat jodoh saja yang mendatanginya. Ternyata para suami yang berpoligami pun banyak pula yang meminta pertolongan Mbah Soleh. Kata Mbah Soleh para suami itu meminta bantuan guna merukunkan kedua istrinya, yang sering ribut diharapkan bisa menjadi akur. Namun jangan salah sekalipun ada yang menawari bayaran tinggi, Mbah Soleh tidak pernah menerima permintaan santet – menyantet. “Saya akan tolak mentah – mentah jika ada orang yang meminta nyantet sekali pun bayaranya tinggi. Pantang bagi saya buat melakukan hal itu, yang jelas saya akan mengajak orang ke jalan yang benar, “ akunya. Selain membantu memudahkan perjodohan, Mbah Soleh juga sering diminta orang untuk mendoakan usahanya agar laris. Namun bagi mereka yang baru saja membuka usahanya diminta untuk tidak menolak penawaran calon pelanggan. Misalnya, tawaran yang diajuka pembeli pertamanya jangan sampai ditolak. Apalagi jika perbedaan keuntunganya tidak terlalu menonjol karena hal itu berpengaruh pada usahanya. Sosok Mbah Soleh ternyata tidak sekadar ahli dalam perjodohan atau penglarisan saja. Akan tetapi dirinya juga ahli dalam pengobatan medis, mulai dari kencing manis, keputihan, jantung, hingga lemah syahwat. Maklum, keahlian itu didapat dari sang kakek dan ayahnya yang dikenal sebagai paranormal kawakan. Sebagaimana diketahui, sebelumnya Mbah Soleh bekerja membantu kakaknya, Ki Sumarno di Banyuwangi. Selama membantu Ki Sumarno, Mbah Soleh lebih banyak memasarkan dan mengenalkan ramuan jamu Ki Sumarno. Dari sini ia mengenal berbagai ramuan obat – obatan tradisional. “Suatu hari saya dapat wangsit dari kakek, yang mengatakan bahwa banyak orang perlu pertolongan, kata kakek saya kamu bantu kakakmu itu, “ cerita Mbah Soleh. Maka setelah mendapat wangsit, ia semakin giat belajar dan menimba ilmu. Ia juga keliling ke berbagai daerah berguru dengan orang pintar. Dan lambat laun ia bisa membantu orang – orang yang memerlukan petolongan. “Insya Allah kita dapat membantu berbagai masalah baik medis maupun non medis,” ujarnya. (hasan/iklan)

PENTOL RAH

Prasasti Kiai Makmur Tanpa Perawatan PEMALANG - Pasca pelebaran Jalan Lingkar Utara (Jalingkut) Kabupaten Pemalang, tugu Kiai Makmur kini kondisinya memprihatinkan. Sebab, sebagian halaman tugu Kiai Makmur yang berada di tepi jalan itu mengalami kerusakan akibat pembongkaran pekerjaan pelebaran jalan. Hingga kini pembongkaran halaman tugu Kiai Makmur tersebut dibiarkan tanpa perbaikan kembali. Tugu Kiai makmur merupakan simbol prasasti wafatnya mantan Bupati Pemalang yang gugur melawan Kompeni Belanda pada masa Agresi militer I tahun 1947 sekaligus pertanda sebuah monumen pejuang untuk mengingatkan sosol Kiai Makmur. Sebab, kiai Makmur merupakan putra asli Pemalang

JALAN RUSAK-Kondisi jalan rusak sepanjang Jalan Sokawangi-Kendalsari

Jalan Sokawangi-Kendalsari Langganan Jalan Rusak PEMALANG-Jalan rusak di sepanjang Sokawangi Kecamatan Taman-Kendalsari Kecamatan Petarukan bisa dikatakan ‘Langganan jalan rusak’. Kata tersebut di juluki oleh pengguna jalan itu karena jalan tersebut tak pernah bagus walaupun kerap dilakukan perbaikan. Seperti yang terjadi sekarang ini dengan cuaca hujan yang kerap mengguyur di wilayah itu menambah parah terutama jalan yang berlubang. Dari informasi yang diperoleh, pada tahun 2011 ini, jalan JebedKendalsari yang merupakan rangkaian pekerjaan paket III sudah dilakukan perbaikan dengan menggunakan anggaran APBN senilai 2.432.491.000. Namun, nama pekerjaan Jebed – Kendalsari bukan termasuk jarak pekerjan melainkan ruas pekerjaan, sehingga pencapaian perbaikan dihitung dengan nilai jarak sesuai dengan juknis. Dalam pantauan Radar, setelah selesai pekerjaan perbaikan Jebed-Kendalsari yang di hotmix, ruas jalan yang masih rusak sebagian sudah dilakukan perbaikan dengan menggunakan anggaran APBD. Warga setempat Mundiroh (45) pedagang warung makan di wilayah itu mengatakan, langganan jalan rusak di jalan itu sudah berlangsung bertahun-tahun meskipun sering dilakukan perbaikan. Mundiroh mengatakan, dimungkinkkan jalan yang merupakan langganan jalan rusak itu karena letaknya di tepi irigasi sehingga kondisi tanahnya labil. Ditambah kendaraan muatan berat yang sering melintas di jalan itu membuat aspal menjadi rusak, kerusakan akan bertambah parah jika memasuki musim hujan. Sebab aspal yang mengelupas itu menjadi berlubang yang besar. “Jalan Sokawang-Kendalsari bisa dikatakan langganan jalan rusak, padahal jalan itu sering dilakukan perbaikan oleh pemerintah setempat tetapi anehnya cepat rusak. Jika memasuki musim hujan seperti sekarang ini jalan itu seperti kubangan kerbau yang penuh dengan air,” katanya kemarin. Hal senada juga dikatakan warga lain yang termasuk pengguna jalan itu, meskipun sering diperbaiki. Kekuatan jalan dengan kondisi baik bisa bertahan tidak kurang dari satu tahun, sebab dipastikan jalan itu sering dilakukan perbaikan setiap satu tahun sekali. “Meskipun sudah diperbaiki, paling–paling nanti akan rusak lagi,” katanya kemarin. (ddm)

tugu saat ini rusak akibat sebagian lahanya terkena pelebaran jalan, bahkan kerusakan pada pagar bumi yang mengelilingi tugu tersebut tidak diperbaiki kembali pasca pelebran. “Prasasti itu harus dipertahankan, kalau bisa jangan dibongkar. Banyak yang tidak tahu dimana Kiai Makmur dimakamkan, tetapi, sebenarnya makam Kiai Makmur berada di Pagaran Kelurahan Pelutam Kecamatan Pemalang, keberadaan prasasti tersebut banyak orang menganggap kalau kuburannya ada di jalingkut,” katanya kemarin. (ddm) MEMPRIHATINKAN – Kondisi tugu Kiai Makmur di Jalan Lingkar Utara (Jalingkut) Kabupaten Pemalang cukup memprihatinkan.

DEDI MUHSONI/RADAR PEMALANG

Pendidikan Gratis Tak Sama dengan Sekolah Gratis

AGUS P/RADAR PEMALANG

JUMPA PERS – Acara jumpa pers persiapan pelaksanaan Gerakan Menanam Satu Miliar Pohon yang akan dilaksanakan di Kabupaten Pemalang.

Lokasi Tanam di Desa Kejene Penanaman Satu Miliar Pohon

DEDI MUHSONI/RADAR PEMALANG

yang menjadi bupati pilihan rakyat serta dikenal gigih menentang kaum kolonial Belanda pada waktu itu. Rusaknya prasasti tersebut membuat prihatin bagi warganya. Salah satunya Urip (43) warga Desa Kabubanan Kecamatan Taman. Menurutnya, tugu tersebut merupakan petilasan wafatnya mantan bupati pemalang yang ditembak Belanda. Untuk mengingatkan kembali akan jasa-jasanya, pemerintah setempat membuat prasasti tugu Kiai Makmur yang berada di selatan jalan Jalingkut. Kondisi prasasti saat ini memprihatinkan, lanjut Urip, Tugu yang berada di Jalingkut Desa Kabunan Kecamatan Taman itu memerlukan pembenahan serius. Sebab, kondisi

PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui Dinas Pertanian dan Kehutanan (Dispertanhun) menyatakan siap untuk melaksanakan Gerakan Penanaman Satu Miliar Pohon tahun 2011. Sebagai tindaklanjut Komitmen Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono Kesiapan pelaksanaan program penghijauan yang bakal melibatkan komponen masyarakat itu, disampaikan dalam acara jumpa pers di Kantor Dispertanhut setempat, Jumat (25/11) kemarin. Hadir dalam acara itu Sekda Pemalang Drs Budhi Rahardjo MM, Kepala Dispertanhut Ir Supriyantopo beserta jajarannya, Admimistratur Perhutani KPH Pemalang Ir Erwin MM, Komanda Kodim 0711 Pemalang Komandan Kodim 0711 Pemalang Letkol ARH Rochim Stiawan RW dan Kabag Humas Setda Pemalang Dwi Yuliarti SH MSi juga turut hadir untuk mendampingi. Sekda Pemalang Drs Buhdi Rahardjo MM untuk mengawali acara tersebut, mengatakan, bahwa gerakan penanaman pohon satu miliar yang rencana pencanangannya akan dilaksanakan oleh Bupati Pemalang Senin tanggal 28 November 2012 nanti, sebagai ajakan

kepada masyarakat untuk melakukan penanaman pohon. Kegiatan ini dilakukan secara kordinatif antara Dispertanhut, Perhutani dan Kodim 0711. Untuk suksesnya pelaksanaan program ini, semua komponen masyarakat oleh Sekda diharapkan untuk ikut berpartisipasi dan ikut mendukungnya. “Mari kita tanam pohon, untuk sukseskan gerakan penanaman satu miliar pohon,” katanya. Admistratur Perhutani KPH Pemalang Ir Erwin MM program penanaman pohon semacam ini sangat diharapkan untuk bisa dilaksanakan sepanjang tahun, bahkan di Perhutani sendiri sudah banyak dilakukan hampir setiap tahunnya disaat awal memasuki musim hujan. Apalagi dengan adanya instruksi presiden terkait dengan gerakan tanam pohon perhutani akan terus melakukannya dan gerakan tanam pohon ini diyakini berhasil. “Saya yakin program ini akan dapat berjalan dengan baik, sebab semua dinas dan intansi serta masyarakat siap untuk melaksanakannya,” ujar dia seraya menjelaskan penanaman pohon yang akan dilakukannya sesuai rencana akan ditempatkan di petak I,II dan III di Desa Kejene Randudongkal dengan alasan untuk memperkenalkan obyek wisata yang ada seperti obyekwisata Gunun

g Gajah yang juga sering menjadi tempat study. Komandan Kodim 0711 Pemalang Letkol ARH Rochim Stiawan RW menambahkan, terkait dalam program penghijauan, untuk dijajaran kodim sendiri telah mendapat perintah komando dari atasan untuk melaksanakan penghijauan Perintah yang telah terima dari Korem sinergis dengan semua komponen yang ada, sampai keprajurit yaitu mewujudkan perumahan prajurit yang hijau dan bersih. Hal tersebut diharapkan untuk bisa mengajak dan mendorong masyarakat untuk ikut bertanggjawab terhadap alam. Namun menurutnya program yang baik ini bukan sebatas seremoni dan banyaknya biaya yang harus dikeluarkan, tapi justru yang paling penting bagaimana pemeliharaanya. “Setelah melaksanakan penanaman pohon, pemeliharaan dan pengawasan agar bibit pohon itu kuat dan tumbuh dengan baik itu yang paling penting,”ujarnya. Sementara Kepala Dispertanhut Ir Supriyantopo menjelaskan gerakan penanaman satu miliar pohon dalam peringatan Hari Menanam Pohon Nasional dan Bulan Menanam Nasional tahun 2011 di Kabupaten Pemalang ini untuk target penanamannya sebanyak 3 juta pohon dengan jenis kayu-kayuan seperti sengon. (apt)

PEMALANG – Pernyataan politik Bupati Pemalang H Junaedi SH MM yang berkeinginan melaksanakan pendidikan dasar 9 tahun gratis di tahun 2012 nanti, masih menjadi topik pembahasan di kalangan masyarakat. Kali ini Presidium KAHMI Pemalang Puji Dwi Darmoko menyorotinya dengan sikap pesimis Sebab, menurutnya pendidikan gratis itu tidak sama dengan sekolah gratis. “Pendidikan gratis tidak memungkinkan. Karena, membutuhkan penyediaan keuangan yang diperlukan dalam penyelenggaraan dan pengelolaan pendidikan. Jadi dipastikan membutuhkan biaya besar,” katanya kepada Radar, kemarin. Di sisi lain, lanjut Puji Dwi Darmoko yang juga Pembantu Ketua III STIT Pemalang dan Mahasiswa Pascasarjana Kajian Budaya UNS Solo, jika biaya sekolah gratis itu artinya bahwa peserta didik dan orang tua atau wali peserta didik tidak membayar biaya pendidikan yang dibutuhkan sekolah, sehingga yang dimaksud sekolah gratis itu adalah peserta didik bisa sekolah tanpa kewajiban membayar apa pun baik untuk biaya investasi maupun biaya operasi sekolah. Oleh karena itu, Puji melihat wacana pendidikan gratis yang sedang berkembang di kota Ikhlas ini harus menjadi perenungan dan kajian yang matang Puji Dwi Darmojo sendiri menjelaskan, mengapa sekolah “gratis” itu diprioritaskan dalam program pembangunan, karena merupakan pelayanan sosial yang harus diberikan kepada masyarakat. Selain itu sebagai jasa layanan umum dari pemerintah kepada masyarakat. Disamping sebagai upaya untuk meningkatkan Indeks Pendidikan yang merupakan salah satu komposit dari IPM atau sebagai tolok ukur keberhasilan pembangunan. Berdasarkan tinjauan dan amanat Undang-Undang Dasar l945 dalam Bab XIII Pendidikan dan Kebudayaan pasal 31 amandemen ke empat, bahwa setiap warga negara itu berhak mendapatkan pendidikan dan setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya. Sehingga dengan dasar itu negara memprioritsa-

dok.rateg

Puji Dwi Darmoko

kan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20 persen dari anggaran pendapatan dan belanja negara serta dari anggaran pendapatan dan belanja daerah untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional. Landasan hukum lainya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) yaitu dana pendidikan selain gaji pendidik dan biaya pendidikan kedinasan dialokasikan minimal 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada sektor pendidikan dan minimal 20 persen dari APBD. Sedangkan dalam Keputusan Mahkamah Konstitusi tentang Pendanaan Pendidikan itu, sebesar 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada sektor pendidikan dan minimal 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) termasuk gaji. Dan sejumlah landasan hukum lainnya yang menyangkut soal pendidikan yaitu PP 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan bahwa Anggaran belanja untuk melaksanakan fungsi pendidikan pada sektor pendidikan dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah setiap tahun anggaran sekurang-kurangnya dialokasikan 20 persen (dua puluh perseratus) dari belanja daerah. Termasuk Surat Edaran Mendagri Nomor 903/2706/SJ tentang Pendanaan Pendidikan dlm APBD Tahun 2009 yang mengatur Anggaran fungsi pendidikan sekurang-kurangnya 20 persen dari Belanja Negara dan 20 persen Belanja Daerah. (apt)


TEGAL METROPOLIS

SABTU 26 NOPEMBER 2011

5

RADAR TEGAL

Motor Cross Internasional di Kota Tegal

TELEPON PENTING 1. Pemadam Kebakaran

(0283) 325429

2. Pelayanan Gangguan PLN

(0283) 356371

3. Polresta Tegal

(0283) 356115

4. Rumah Sakit Umum Kardinah

(0283) 356067 / 341938

5. Pelayanan Gangguan PDAM

(0283) 356175 / 358316

6. Stasiun Besar Tegal

(0283) 353018

7. Terminal Bis Tegal

(0283) 354696 / 354695

Hotel dan Hiburan Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284 Ajam Goreng Spesial Lombok Idjo - Gerbang Mas Bahari Water Park Jl. DR. Wahidin - Pesurungan Lor

(0283) 341740

- Jl. Karanganyar No. 21A Kejambon (0283) 342331

(0283) 342330

- d’POSO resto

(0283) 6144277

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Setiap Hari Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

RIEZ PALACE HOTEL - Senin sampai Sabtu Pick up service Gratis. Layanan antar jemput gratis setiap hari kerja. Dari atau ke Stasiun KA & Terminal Bus Tegal Spesial menu at abunawas resto “Afternoon Tea & Pick Up Service BUS PARIWISATA DEDY JAYA Teman Setia Dalam Perjalanan Lutfi Ghozali,SH : 085741888835 Ratno Robani,SH : 081391444447 / 0819 023 4444 7 Office: Jalan Raya Cimohong Bulakamba Brebes Phone : 0283 877668 : Fax: 0283 877 866

KETERTIBAN Lapak Pedagang Ganggu Pengguna Jalan SEBAGIAN lapak pedagang yang menggelar dagangannya di sebelah utara Pasar Pagi Kota Tegal banyak dikeluhkan pengguna jalan. Pasalnya, badan jalan yang sempit terus berkurang dengan berdirinya lapak pedagang yang sebagian memakan tepian hingga bdan jalan di lokasi tersebut. Joko, saat melintas membenarkan jika sebagian pedagang yang berada di luar pasar menggelar lapak di pinggir jalan. Sebetulnya, dia tidak mempersoalkan keberadaan pedagang yang sedang mencari penghasilan untuk menghidupi keluarganya. Hanya saja, pedagang juga harus maklum jika usahanya berdiri di jalan umum sehingga kerap menimbulkan kemacetan, apalagi di loaksi tersebut jalan yang tersedia tidak terlalu lebar. Secara pribadi, dia tidak keberatan jika pedagang menggelar dagangannya tetapi harus disesuaikan dnegan lokasi yang ada dan jangan terlalu memaksakan diri sehingga melupakan kepentingan pengguna jalan lainnya. Jika ditata dengan baik, maka pengguna jalan bisa melintas dengan nyaman dan pedagang bisa berjualan dengan tenang sehingga tidak ada pihak yang dirugikan. “Jika seperti ini maka pengguna jalanlah yang dirugikan karena badan jalan sebagian digunakan untuk berdagang,’ terangnya. Warniti, seorang pedagang tidak menampik jika usahanya berada di pinggir jalan yang sempit. Tetapi, dia sudah berusaha menata dagangannya agar kendaraan yang akan masuk bisa melintas dengan lancar. (gun)

Kompetisi Bergengsi Pesertanya dari Sembilan Negara AJANG bergengsi para croser dunia dari 9 negara bakal hadir di Kota Tegal. Termasuk diikuti pembalap nasional Indonesia. Menurut panitia Motor Cross Internasional Championship 2011 Ading, peserta sembilan negara antara lain dari Australia, Amerika, Thailand, Filipina, Malaysia, Inggris, Singapura, Jepang, dan Swedia. Kompetisi ini digelar selama dua hari, tanggal 3-4 Desember 2011. Sedang lokasi kejuaraan berlangsung belakang Sekolah Usaha Pelayaran Menengah (SUPM), Jalan Martoloyo Kota Tegal. “Ini yang pertama,” ucap Ading dalam kesempatan mendampingi Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) eks Karesidenan Pekalongan, H Ikmal Jaya SE Ak, dan Hartono Santoso, Jumat (25/11). Ajang balap inteternasional ini digelar di area seluas sekitar tiga hektar. Kini tengah da-

CEK SIRKUIT Wali Kota Tegal H Ikmal Jaya SE Ak sekaligus Ketua IMI eks Karesidenan Pekalongan bekesempatan mengunjungi sirkuit tempat berlangsungnya crosser Internasional.

ABIDIN ABROR/RATEG

lam proses penggarapan. Sedang penggarapan sirkuit dengan mengikuti standar baku internasional, ketinggian tanjakan maupun ketajaman tikungan yang semua itu kata Ading, mengikuti ketentuan yang ada. Termasuk untuk pengamanan penonton. Sebagai persiapan, wali kota melakukan pengecekan lokasi.

Dalam kunjungan sempat ditanyakan pula rute perjalanan kendaraan. Dan dari penjelasan yang disampaikan. Termasuk penjelasan teknis lain wali kota benar-benar puas, dan berharap dari ajang internasional ini. Sehingga makin mengangkat nama Kota Tegal. Dibanding lokasi lain boleh jadi lokasi sekarang, yang akan

UNTUK rehabIlitasi jalan dan jembatan, melalui RAPBD tahun 2012 Pemerintah Kota (Pemkot) mengajukan anggaran Rp8,8 miliar. Untuk menekan defisit anggaran, Pemkot diminta bisa lebih berhemat dalam penggunaan anggaran rehabilitasi. Selain itu, sejumlah anggaran yang tak mendesak untuk dipending terlebih dahulu. Anggota Komisi III DPRD, Abdullah Sungkar SE ST mengatakan, hasil pembahasan RAPBD tahun 2012, antara Komisi III dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU), ada ajuan anggaran rehabilitasi atau pemeliharaan jalan sebesar Rp8,8 miliar. Anggaran tersebut dinilai terlalu besar, dan bisa dilakukan

penghematan lagi. “Kami rasa anggaran Rp8,8 miliar, merupakan anggaran maksimal. Sehingga Pemkot harus bisa menekan anggaran tersebut, untuk mengurangi jumlah defisit APABD Kota Tegal 2012 yang mencapai Rp66.373.036.000.” Menurut Sungkat, anggaran rehabilitasi atau pemeliharaan jalan sebesar Rp8,8 miliar, 30 persen untuk rehablitasi berat. Sedangkan 70 persen lainnyam adalah untuk rehablitasi jalan ringan. Sesuai ajuan Pemkot, ada 25 titik jalan yang akan direhablitasi, baik berat maupun ringan. Antara lain, Jalan Delima Pekauman, Jalan Mangga, Jalan Tepi UPS, Jalan Bawal, Jalan

Ruslani HS, Jalan Kompol Suprapto, Jalan Sangir,Jalan Tirtayasa, Jalan Tepi Sibelis, Jalan Komplek Arum Indah, Jalan Kolonel Sugiono. “Selama ini perbaikan jalan bukan hanya pada titik yang rusak saja, tapi sepanjang ruas jalan diperbaiki. Hal ini tentu memboroskan anggaran, sehingga untuk efesiensi kami minta perbaikan jalan hanya dilakukan di titik yang rusak saja.” Sebelumnya, sesuai dengan pengantar nota keuangan RAPBD Kota Te\gal tahun 2012, yang disampaikan Walikota Tegal H Ikmal Jaya SE Ak. Imbas dari menurunnya Pendapatan daerah yang mencapai Rp13.034.722.000, APBD 2012 direncanakan bakal mengalami

LAPORAN: ADI MULYADI MEMASUKI halaman SMA Al-Irsyad pagi itu sekitar pukul 06.30, tidak ada yang berbeda dengan hari biasanya. Para siswa SMA dan SMK nampak berbaris rapi, bersiap-siap melaksanakan upaca bendera, seperti yang biasa dilakukan setiap hari Senin. Pukul 07.00 upacara bendera pun dimulai. Saat itu juga nampak pemandangan yang cukup aneh. Dimana biasanya saat upacara para petugasnya

defisit Rp66.373.036.000. Sehingga kalau dibandingkan dengan APBD 2011, jumlah defisit tahun 2012 mengalami penurunan 25,38 persen atau Rp22.578.983.000. Sebab pada tahun 2011 defisit APBD mencapai Rp88.952.019.000. Menurut Ikmal, pendapatan daerah pada tahun 2012 ditargetkan sebesar Rp522.904.630.000. Sehingga jika dibandingkan pada tahun 2011 akan mengalami penurunan 2,43 persen atau Rp13.034.722.000, sebab pada tahun 2011 pendapatan daerah Rp535.939.352.000. Sedangkan menurunnya pendapatan daerah karena, lain-lain pendapatan daerah yang sah mengalami penurunan 23,39

persen atau Rp25.956.741.000. Karena pada tahun 2012 ditargetkan Rp85.025.970.000, padahal pada tyahun 2011 lalu sebesar Rp10.982.711.000. “Apabila melihat klasifikasi, kami dapat menggambarkan bahwa anggaran untuk urusan wajib sebesar Rp574.660.096.000 atau 97,52 persen. Sedangkan paling banyak untuk bidang pendidikan, yakni mencapai Rp218.753.626.000 atau 38,07 persen, kesehatan Rp126.285. 537.000 atau 21,98 persen, pekerjaan umum Rp30.182.205.000 atau 5,25 persen, perumahan rakyat Rp10.489.459.000 atau 1,83 persen, dan perhubungan Rp9.782.286.000 atau 1,70 persen,” kata Ikmal. (hun)

Istighotsah Akbar Di-Live Streaming Profesionalisme Guru Harus Terus Diasah MENYAMBUT datangnya tahun baru Hijriyah, Pengajian Rotibain yang dipimpin KH Habib Tohir Al Khaff menggelar istighotsah akbar di Alun-alun Kota Tegal, Sabtu (26/11) malam. Untuk mensupport agar kegiatan keagamaan di Kota Tegal bisa go internasional, Dishubkominfo setempat bakal menyiarkan langsung kegiatan tersebut diradio dan melalui live streaming. Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo), Khaerul Huda mengatakan, ijin dari penyelenggara sudah didapat terkait rencana live streaming di website Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal. Dengan begitu, bagi masyarakat yang ingin ikut berdoa bersama namun berhalangan hadir. Dapat mengikutinya melalui video streaming yang ditayangkan di www.tegalkota.go.id. “Menyiarkan istighatsah akbar melalui website ini, me-

rupakan upaya pemkot untuk menunjukan kegiatan keagamaan di wilayahnya pada dunia internasional. sebab siapapun dan dari manapun dapat mengikuti langsung kegiatan ini melalui on line internet,” katanya usai mengikuti olahraga bersama dalam rangka HUT Korpri Jumat (25/11). Go internasional itu sudah terbukti, tandas Khaerul. Yakni pada saat kegiatan sama yang dilaksanakan pada saat memperingati Kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus lalu. Menurutnya setelah di live streaming di website pemkot, dia menerima informasi. Jemaah pengajian dimaksud yang sedang berada di luar negeri dapat mengikuti dan menyaksikan kegiatan dengan melalui live streaming yang ditayangkan. “Karena itulah, kami berencana kembali melakukan hal yang sama pada kegiatan Sabtu malam nanti. Artinya agar orang seluruh dunia tahu

di Kota Tegal sedang berkegiatan keagamaan menyambut tahun baru Islam. Selain itu juga upaya Kota Tegal menuju kota religius.” Ke depan, imbuh dia lagi, tidak hanya kegiatan seperti itu saja yang di live streamingkan. Tetapi kegiatan lain seperti, tatap muka wali kota dengan warga dan kegiatan-kegiatan lainnya bakal di live streaming juga. Bahkan dia mengaku sudah berkomunikasi dan berkerjasama dengan PT Djarum, agar bisa ditayangkan melalui video tron. Mudah-mudahan dengan cara seperti ini, dapat lebih mengenalkan Kota Tegal terhadap dunia luar. Selain itu juga, menguatkan informasi untuk seluruh masyarakat. “Karena dengan di live streaming di video tron dan website masyarakat bisa mendapat informasi kegiatan apa yang sedang dilangsungkan di Kota Tegal,” pungkasnya. (adi)

Setelah Jadi Petugas Upacara, Guru Terima Penghargaan adalah siswa, untuk hari itu tidak demikian. Justru dari para guru yang menjadi petugas upacara. Seperti petugas pemimpin upacara, pengibar bendera, pembaca UUD 1945, MC, pembaca doa, dirigen, bahkan komandan pleton pun dari guru. Sementara para siswa hanya menjadi peserta upacara, paduan suara dan korp musik drum band. Di sela-sela upacara, terlihat tiga siswa dari SMA dan SMK Al-Irsyad yang maju dan membacakan puisi untuk para guru. Hal itu sebagai ungkapan rasa terima kasih siswa, lantaran telah dididik dan diberi ilmu yang berguna. Humas SMA Al-Irsyad, Waryadi mengatakan, setiap memperingati hari guru, sekolahnya pasti melaksanakan upacara bendera. Saat itu semua petugas bukan dari siswa melainkan jajaran pendidik. “Untuk memperingati hari guru, sekolah tidak hanya

luar arena,” kata pengurus IMI Hartono Santoso, yang kesempatan kunjungan dengan didampingi Wakapolres Tegal Kota, Kompol Nurul Hidayat SH. Kedatangan para crosser dari sejumlah negara menurut Ading, diperkirakan dua hari sebelum pertandingan berlangsung. “Sekalian pengecekan arena,” kata Ading. (abidin abror)

Anggaran Rehabilitasi Jalan-Jembatan Rp8,8 M

Peringatan Hari Guru di SMA/SMK Al-Irsyad Dalam rangka memperingati hari guru yang jatuh pada Jumat (25/11), keluarga besar SMA dan SMK AlIrsyad menggelar upacara bendera. Namun upacara yang dilaksanakan lain dari biasanya. Seperti apa?

dipakai para crosser Internasional jauh lebih menantang. Selain itu dari segi tempat lebih rindang, sehingga baik pembalap dan penonton tidak kepanasan. Karena di sekitar arena banyak tumbuh pepohonan. Sementara itu untuk lokasi penonton dari panitia jauh hari telah menyiapakan. “Penonton kita sediakan di

ADI MULYADI/RATEG

KIBARKAN BENDERA - Para guru yang bertugas sebagai pengibar bendera, sedang melaksanakan tugasnya pada upacara peringatan hari guru di SMA Al-Irsyad.

melaksanakan upacara saja. Tetapi juga ada pemberian pengargaan berupa piagam bagi guru berdedikasi. Pemberian

penghargaan ini dilaksanakan setelah siswa membacakan puisi.” Disebutkan ada 4 guru yang

menerima piagam guru berdedikasi. Diantaranya dari SMA, guru Biologi Awan Onasis Ssi dan guru Agama Musthofiyah SAg. Sedangkan dari SMK, guru Kewirausahaan Agus Sasmoyo SE dan guru Komputer Ika Anggraeni SST. “Penilaian guru berdedikasi antara lain dilihat dari kinerja, kedisiplinan, kehadiran, loyalitas, dan masih banyak lainnya.” Acara lain pada hari guru ini, imbuh Waryadi, setelah upacara dari pengurus OSIS memberikan gambar karikatur berukuran 3x1,5 meter untuk guru. Didalam gambar tersebut juga ada tulisan ‘Selamat Hari Guru’. Ini diserahkan kepad pembina upacara Drs Royim MPd. Setelah itu dilanjutkan dengan pemberian kado istimewa dari masing-masing kelas kepada wali kelas dan guru favorit pilihan kelas. Masih dalam rangka hari guru juga, diberikan tali asih kepada mantan guru Al Irsyad, Toyib Imammudin BA. (*)

BERTEPATAN dengan HUT PGRI ke-66, guru dituntut untuk lebih professional sehingga bisa terus menciptakan generasi penerus yang kaya akan ilmu pengetahuan dan teknologi disertai dengan benteng keimanan dan ketakwaan. Komitmen guru, menurut praktisi pendidikan UPS Tegal Dr Yayat Hidayat Amir MPd, harus tetap dalam semangat pahlawat tanpa tanda jasa. Selain itu, profesionalisme guru juga harus terus diasah. Kini, upaya mengasah kompetensi guru sebagai agen pembelajaran sedang digalakkan melalui program diklat pra jabatan dan dalam jabatan. Skema sertifikasi guru pun tidak lagi melalui portofolio tetapi melalui PLPG dan PPG. M u d a h - m u d a h a n para guru yang telah menikmati tunjangan profesi dapat menjawab kegelisahan masyarakat tentang rendahnya kinerja guru dan mutu hasil didik. Tunjangan profesi harus dipahami sebagai penyejahteraan guru sekaligus investasi peningkatan proses pendidikan. Lembaga Pendidikan Tinggi Kegu-

ruan (LPTK) juga harus sungguh-sungguh mendidik calon guru sehingga bisa menghasilkan guru yang berkualitas dan selalu menjunjung profesionalisme. Pasalnya, tugas guru di jaman serba canggih dan modern sangat berat sehingga para guru harus bisa mengikuti perkembangan tersebut dan menularkan kepada anak didiknya sesuai kurikulum yang ada. Usia ke-66 tentu penuh dengan liku-liku dan perjalanan yang panjang sehingga guru sebagai pencetak generasi bangsa harus senantiasa tampil terdepan dalam memberikan yang terbaik pada anak didiknya. Dengan segala kekurangan dan kelebihan yang dimiliki, para guru harus terus berkiprah dan menjalankan tugasnya secara profesional sehingga mampu mencetak genarasi penerus yang memiliki kemampuan untuk memegang kendali estafet kepemimpinan bangsa. Pihaknya juga tidak lupa turut mengucapkan selamat kepada PGRI yang merayakan hari jadinya ke-66. (gun)


SLAWI METROPOLIS

6

SABTU 26 NOPEMBER 2011

RADAR TEGAL

Santuni 50 Anak Yatim Warnai Boyongan Sekda Pemkab Tegal SETELAH ditetapkan dan dilantik menjadi Sekda definitif Pemkab Tegal, Jumat (25/11), Drs Haron Bagas Prakosa MHum boyongan tempati Rumdin. Selain menyantuni 50 anak yatim dari tiga Panti Asuhan (PA) di Kabupaten Tegal, boyongan juga diwarnai dengan pengajian manakib Syeh Abdul Qodir Al Jaelani. Dengan harapan selama menempati rumdin sekda, penghuninya bakal mendapar barokah Allah SWT. Acara boyongan sendiri diawali dengan penyerahan selaku warga dari Lurah Kudaile selaku kepala kelurahan dimana sebelumnya sekda berdomisili, kepada Kades Dukuhwringin, desa domisili saat ini. Acara sendiri dihadiri hampir seluruh pejabat Pemkab Tegal, juga dihadiri Wakil Bupati Tegal, HM Hery Soelistiyawan SH MHum beserta Istri. “50 anak yatim dari PA Darul Faroh Desa Harjosari, PA Ullinuha dari Desa Kalisapu dan PA Putra Harapan Pakembaran,” kata Panitia penyelenggara boyongan, Muji Basuki yang juga Kabag Umum Pemkab Tegal, kemarin. Dikatakan Muji Basuki, sebelumnya acara boyongan sudah diawali dengan dipindahnya sebagian perabotan milik sekda, dari rumah lama ke rumdin, seminggu sebelumnya. Untuk boyongan kali ini, hanya pindahan sekda beserta Istri, karena sejumlah anaknya ingin tetap berada di kediaman lamanya di Kelurahan Kudaile. Disisi lain, Sekda Pemkab Tegal, Drs Haron Bagas Prakosa MHum, dalam sambutannya minta agar selalu didoakan demi keselamatan dan keberkahan dirinya selama bertugas dan menempati rumdin. Pihaknya juga titip kepada Lurah Kudaile terhadap rumah dan keluarganya yang masih tinggal di kelurahan itu. “Kami titip rumah dan keluarga kami semoga tetap mendapat pengawasan dari lurah maupun tetangga lama kami di Kudaile,” ucap Bagas. Sedangkan kepindahan di kediaman baru, dirinya siap bermasyarakat dengan lingkungan dan berkomunikasi serta beradaptasi dengan desa

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

RUSAK – Kondisi jalan rusak di Desa Capar membuat pengendara harus berhati-hati jika melewati jalan tersebut.

M GHONI/RADAR SLAWI

SANTUNI - Sekda Pemkab Tegal, Drs Haron Bagas Prakosa MHum dan Istri, tengah menyantuni anak yatim. Santunan itu mewarnai boyongan Sekda ke Rumdin Sekda di Jalan dr Sutomo Slawi, kemarin.

dimana kediaman barunya berada. Bahkan dirinya berharap ada kebersamaan selama dirinya berdomisili di rumdin itu. Sehingga tercipta singkronisasi antara dirinya yang selaku masyarakat dengan lingkungan. MEMBAUR Salah satu prosesi lain yaitu pembacaan manaqib Syeh Abdul Qodir Al Jaelani, yang dipimpin oleh ulama setempat. Pembacaan manaqib sendiri dengan harapan kepindahannya mendapat barokah dan keselamatan dari Allah SWT. Untuk itu, sekda juga minta kepada seluruh hadirin dan

JALAN

masyarakat Kabupaten Tegal untuk mendoakan dirinya agar bisa bekerja dan membangun daerah dimana dirinya berkarya. Sedang Wakil Bupati Tegal, HM Hery Soelistiyawan SH MHum dalam sambutannya menjelaskan, jika tinggal di Kelurahan Kudaile sudah barang tentu harus bisa membaur dengan komunitas masyarakatnya. Untuk itu pihaknya minta agar Drs Haron Bagas Prakosa bisa mengikuti sejumlah kegiatan kemasyarakatan yang ada di tempat domisili barunya. “Saya dulu tingga lima tahun disini.

Antisipasi Banjir, Drainase Dibangun

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

MELINTASI - Sejumlah kendaraan melintas di ruas jalan Kaladawa Mejasem yang hanya terbuat dari pasir dan batu.

JalanKaladawa-MejasemMemprihatinkan TALANG - Memasuki musim penghujan, kerusakan jalan di sepanjang ruas Desa Kaladawa Kecamatan Talang hingga Mejasem Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal makin memperihatinkan dan semakin parah. Kondisi jalan yang berbatu dan bergelombang membuat laju kendaraan cukup terganggu. Salah satu warga Pacul, Tasripin mengatakan, kondisi jalan seperti itu sudah terjadi sejak beberapa tahun terakhir. Menurutnya, meski di kawasan tersebut marak dibangun komplek perumahan baru, namun kondisi jalan tak mendapatkan perhatian. “Kalau musim kemarau, jalanan sangat berdebu. Tapi jika musim penghujan, kondisi jalan akan becek dan tergenang sehingga makin menyulitkan warga yang melintas,” ungkapnya. Sebelumnya, Kepala UPTD Dinas Pekerjaan Umum Wilayah TalangTarub, Aris AR menjelaskan, pihaknya sudah beberapa kali mengajukan usulan dana untuk pengaspalan ruas jalan tersebut melalui RAPBD. Namun selalu tidak disetujui di tingkat dewan. “Pada APBD Perubahan ini, usulan anggaran untuk pengaspalan jalan ruas Kaladawa-Mejasem juga terkena rasionalisasi,” terangnya. Ia mengakui, kondisi ruas jalan tersebut memang cukup memprihatinkan karena hanya terdiri dari pasir dan batu (sirtu). Hal itu menyebabkan kendaraan roda dua maupun roda empat cukup kesulitan saat melintas. (fat)

TARUB - Langkah tepat untuk mengantisipasi banjir, Pemerintah Desa Kedokasayang, Kecamatan Tarub membangun sebuah drainase sepanjang sekira 300 meter. Drainase yang menghabiskan dana sebesar Rp 90 juta ini merupakan bantuan atau aspirasi dari DPRD Kabupaten Tegal. Saat ini, pembangunan tersebut sedang berlangsung tepatnya di wilayah RT 03 sampai RT 04 RW 03. “Ya, ini memang bantuan dari Pemkab Tegal melalui aspirasi warga yang diajukan ke dewan. Dan alhamdullilah akhirnya dibangun juga drainasenya,” kata Kepala Desa Kedokan Sayang, Nurlela, Jumat (25/11). Dia menjelaskan, proyek drainase tersebut dikerjakan melalui lelang yang dipusatkan di Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Tegal. Pengawasannya juga dari PU kecamatan. Pihaknya mengaku hanya menerima bersih saja. Sejauh itu, dirinya sangat berterimakasih atas dikabulkan permohonan proposalnya terkait pembangunan tersebut. Sebab menurutnya, apabila tidak ada fasilitas drainase, wilayahnya akan terancam banjir. Belum lagi cuaca di bulan ini sudah memasuki musim penghujan. “Ini sebagai langkah antipatif kami untuk menghindari terjadinya banjir. Selain itu, juga untuk mengantisipasi

Ada Banyak Hal yang Harus Dibenahi ADIWERNA - Perkampungan Industri Kecil ( PIK) Kebasen merupakan kawasan industri kecil dengan aktifitasnya pada industri logam yang berlokasi jauh dari pemukiman warga. Perkampungan yang diprakarsai koperasi PIK dan difasilitasi pemkab di tahun 2007 itupun telah melaksanakan Amdal. Munculnya rintisan adanya PIK itu awalnya agar keberadaan pengrajin yang berada dilingkungan masyarakat dapat direlokasi, sehingga pencemaran dampak dari industri logam dilingkungan pemukiman warga dapat diminimalisir. Dimana kondisi industri yang akan direlokasi mencakup mereka yang berada ditengah pemukiman penduduk dan fasilitas umum atau sosial meliputi Kecamatan Adiwerna, Talang

Juga berusaha mengikuti berbagai kegiatan kemasyarakatan yang ada,” ujar Hery. Sementara, Wakil Bupati Tegal juga berpesan, tidak hanya kepada sekda saja melainkan kepada semua hadirin agar mampu menjaga lingkungan kerjanya dengan baik. Tidak hanya kinerjanya saja, melainkan segala inventaris maupun lainnya harus bisa dijaga. Itu sebagai bukti jika seorang pegawai khususnya pejabat selalu menjaga amanah dan wibawa dalam memberikan layanan kepada masyarakat. (goni)

dan Dukuhturi. Kepala BLH Ir Khoffifah MM mengakui saat ini sentra pengrajin pengolahan limbah logan ada di Desa Pesarean. “Dulu ada sekitar kurang lebih 300 orang dan sekarang yang aktif tinggal sekitar 150 orang. Mereka aktif melebur limbah logam B3 (Bahan Berbahaya Beracun), pengrajin galvanis, elektroplanting, hingga pembuatan arde,” ujarnya. Diakuinya, pengrajin disana menyebar diradius fasilitas umum dan sosial seperti SMA Penawaja, SD Pesarean I, TPQ, Madrasah Asalafiah, hingga pemakaman umum dan makam Amangkurat. “Kondisi indusri disana sebagian besar sudah direlokasi ke lahan PIK. Namun kini juga masih ada belasan orang yang tetap bertahan disana,” terangnya. Diakuinya, kondsi awal PIK

pemkab lewat APBD II sempat membuatkan pagar keliling dan pengerasan jalan meski kini kondisinya sudah rusak berat. Selebihnya pemkab juga telah menyediakan jaringan listrik 100.000 VA dan kantor koperasi PIK di tahun 1996. Dan di tahun 2010 juga telah dianggarkan fasilitas pembangunan tempat pengelolaan limbah B3 dan cerobong asap lewat BLH senilai Rp 150 juta dan dari provinsi senilai Rp 70 juta. Dari hasil rembug warga juga telah dibangun 10 unit gesali untuk relokasi pengrajin dari BLH Provinsi. Bantuan alat penampung sementara limbah industi berupa jembung juga telah diupayakan. “ Sampai akhir tahun 2010 telah merelokasi 33 pengrajin dan kini tinggal 3 pengrajin,” cetusnya pada wartawan. (her)

munculnya limbah rumah tangga yang akhirnya menjadi penyakit,” cetusnya. Menurut dia, disamping memperlancar aliran limbah warga, drainase ini juga untuk memperkokoh ketahanan jalan. Dengan demikian, jalan tidak cepat longsor meski belum diaspal atau di pavingisasi. Dia berharap, setelah pembangunan drainase ini usai, jalan desa

diwilayahnya menyusul diaspal atau dipavingisasi. Semoga dari pemerintah daerah memberi bantuan kembali. “Setelah drainase dibangun, nantinya bisa meminimalisir dan mencegah terjadinya banjir. Pasalnya sebelum ada drainase, kondisi jalan sering tergenang banjir dan bisa mengganggu aktifitas warga sekitar,” pungkasnya. (yer)

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

TINJAU PROYEK - Salah satu Perangkat Desa Kedokan Sayang, Kecamatan Tarub, tengah meninjau proyek pembangunan drainase di wilayahnya, Jumat (25/11).

Jalan Propinsi Rusak Parah Target Bebas Lubang JATINEGARA – Jalur jalan dari Kecamatan Pangkah menuju Kecamatan Jatinegara dibeberapa titik mengalami rusak parah. Kondisi ini membuat pengendara harus lebih berhati-hati. Pasalnya disamping banyak yang menggenang air, jalan juga mejadi semakin licin. Pantauan Radar dilapangan, kondisi jalan yang rusak itu ada dibeberapa titik, mulai dari Desa Dukuhjati Kidul, Kecamatan Pangkah, jalan sudah menggelombang dan banyak tanah diatasnya. Akibatnya jika hujan turun, jalanan menjadi semakin licin. Jalan yang rusak juga ada di sekitar Desa Capar, dimana jalan tersebut banyak yang berlubang. Lebih parah lagi bila memasuki jalan di dalam hutan jati. Hampir dijalan tersebut mengalami kerusakan. Para pengendara ketika melewati jalan di dalam hutan jati harus betul-betul bersabar, karena selain rusak dijalanan yang datar, dibeberapa jalanan yang naik turun juga banyak mengalami kerusakan. Kondisi ini para pengendara harus dengan rela bersabar, karena harus bergantian jika melewatinya. Salah satu pelajar asal Jatinegara, Utami mengungkapkan, kondisi jalan dari Jatinegara menuju kota Slawi sudah rusak beberapa bulan lalu. Akibatnya, harus lebih berhati-hati jika melewati jalan tersebut. Karena beberapa kali sudah banyak yang mengalami kecelakaan. “Saya biasanya berangkat sekolah dari rumah pukul 06.30 wib, tetapi karena kondisi jalan yang makin rusak itu, saya harus lebih cepat 30 menit. Karena perjalanannya harus

lebih pelan,” katanya, kemarin. Sopir angkudes jalur SlawiJatinegara, Slamet mengungkapkan, akibat jalan rusak tersebut, pihaknya dalam membawa penumpang harus lebih pelan, karena banyak jalanan yang rusak. Selain itu, karena jalanan rusak kondisi mobil yang dimilikinya menjadi lebih sering mengalami kerusakan. “Sepertinya kalau ini dibiarkan, Kami harus siap-siap mobilnya untuk sering keluar masuk bengkel,” ungkapnya. Anggota DPRD Kabupaten Tegal dari fraksi PDI Perjuangan, BR Irawanto mengungkapkan, kondisi jalan milik pemerintah propinsi itu seharusnya harus secepatnya diperbaiki, karena jika dibiarkan akan semakin parah. Walaupun Kondisi jalan yang labil, tetapi kalau sering diperbaiki, pengguna jalan akan lebih nyaman dalam melewati jalan tersebut. “Kasihan memang jika orang Jatinegara ingin ke Slawi atau sebaliknya. Mereka harus lebih berhati-hati. Kami berharap, kepada dinas terkait untuk segera memperbaiki jalanan yang kondisinya parah tersebut,” tandasnya. Sementara, staf Seksi Jalan Balai Pelaksana Teknis Bina Marga Wilayah Tegal, Supriyanto mengungkapkan, kondisi jalan dari Slawi menuju Jatinegara struktur jalannya sangat labil. Jadi kondisi jalannya pun sering mengalami kerusakan. Pihaknya sering melakukan perbaikan pemeliharaan. “Kami selalu melakukan pemeliharaan jika ada yang rusak. Target kami adalah jalan tersebut bebas lubang,” katanya. Ia menambahkan, pihaknya dalam melakukan pemeliharaan hanya sebatas mempertahankan fungsi jalan, tidak mengubah konstruksi jalan. (fat)


KABUPATEN TEGAL

7

SABTU 26 NOPEMBER 2011

RADAR TEGAL

Mendesak Revitalisasi RPH Curug Minimalisir Dampak Polusi Udara

Jamaah Mulai Berkemas MADINAH AL MUNAWAROH - Sudah sejak beberapa hari ini jamaah haji Kabupaten Tegal mulai sibuk berkemas, terutama menyiapkan barang bawaan yang akan dibawa pulang ke tanah air. Jumat (25/11) lalu, kopor-kopor para jamaah haji Kabupaten Tegal sudah diangkut ke Jeddah guna dilakukan pemeriksaan barang dan penataan di bagasi pesawat. Penimbangan barang bawaan jamaah sendiri telah dilakukan sehari sebelumnya, yakni pada Kamis (24/11). Batasan berat maksimal barang bawaan jamaah yang ditentukan mengharuskan jamaah untuk pandai-pandai mengatur belanjaan, sehingga tidak melanggar ketentuan batas maksimal barang bawaan. Ketentuan mengenai berat barang bawaan yang diperbolehkan adalah 32 kg di bagasi pesawat plus satu tas tentengan. Jamaah harus disiplin dalam mematuhi aturan tersebut. Sebab, jika terjadi kelebihan berat barang bawaan, jamaah harus merelakan barang bawaannya untuk ditinggal di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah. Menurut jadual, setelah seluruh barang bawaan para jamaah dibawa ke Internasional Airport King Abdul Azis di Jeddah, barulah besok Minggu (27/11) dan Senin (28/ 11) para jamaah haji kita bertolak ke Jeddah secara bergelombang per kloter. Jamaah akan tinggal sejenak di Jeddah untuk melakukan cek medis dan paspor, untuk selanjutnya bertolak ke tanah air sesuai jadual penerbangan yang telah ditentukan. (adv)

LEGISLATIF

PANGKAH - Langkah revitalisasi atau memperbaiki tatanan sesuai dengan fungsinya semula menjadi pijakan UPTD RPH agar kedepan tidak terdengar lagi keluhan warga terkait polusi udara yang disebabkan oleh rumah potong. Plt Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan, Ir Suhartono MM melalui Kepala UPTD RPH Supriyatni mengakui dengan langkah revitaliasi dan dukungan sistem ipal yang benar menjadi solusi terbaik untuk menekan dampak polusi. “Jujur saja dulu areal RPH Curug ini masih dikelilingi sawah dengan sistem ipal yang lancar. Nah dengan kondisi sekarang dimana sudah banyak berdiri perkampungan memang langkah perbaikan atau penataan kembali limbah dan sistem ipal harus mendesak dilakukan,” ujarnya, Jumat (25/11). Pihaknya saat ini juga sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menekan dampak pencemaran limbah cair dari RPH Curug. “Penanganan limbah padat sudah tertangani seoptimal mungkin. Kendala yang ada memang dalam penanganan limbah cair. Bila musim hujan kami sedikit tertolong karena limbah cair yang dialirkan ke sungai terdorong oleh air hujan. Namun bila musim kemarau, penanganan limbah cair memang agak mengalami kendala serius,” terangnya. Diakuinya, dimusim kemarau pihaknya sempat berupaya mengambil air dengan cara mengebor disekitar lokasi sungai untuk mendorong limbah cair tersebut mengalir kedalam got. “Berkat perjuangan dinas dan direspon panitia anggaran, akhirnya diperubahan APBD II ini teralokasikan pembangunan tiga bak penampung limbah tahun ini. Dimana bak itu akan difungsikan untuk

HERMAS PURWADI / RADAR SLAWI

TATA ULANG - Sistem ipal di RPH Curug yang perlu ditata kembali untuk menghindari pencemaran polusi dipemukiman warga.

menampung limbah asli, penyaringan, hingga diproses menjadi limbah yang siap buang di sungai dengan kadar pencemaran sangat rendah,” ujarnya. Dia berharap dengan terbangunnya bak penampungan tersebut sedikit banyak bisa mengurangi kadar polusi udara akibat limbah cair yang dihasilkan dari RPH. Terpisah petugas RPH Curug Turisno mengakui awal munculnya protes warga sekitar terkait polusi limbah cair banyak disebabkan bak resapan limbah

yang kini kondisinya sudah penuh dan kurang optimal digunakan. Memang selama ini limbah cair ditampung terlebih dahulu pada bak resapan, dan hasil akhirnya baru dialirkan ke sungai. Belakangan bak resapan itu penuh dan tidak optimal lagi menampung sehingga limbah cair langsung mengalir ke sungai dan menimbulkan aroma tidak sedap. Diakuinya aktifitas penyembelihan sapi disana rata-rata perhari 2 hingga 3 ekor yang dilakukan pada pukul 02.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB. Dan dia

juga mengeluhkan masih terbatasnya tenaga kebersihan di RPH Curug. Supriyatni sendiri mengaku seyogyanya untuk RPH seluas Curug minimal harus didukung 2 hingga 3 tenaga kebersihan . “Kami sudah melakukan koordinasi dengan dinas untuk penambahan tenaga kebersihan dari tenaga harian lepas. Sebab di dua RTH lainnya yang ada di Kabupaten Tegal masingmasing RTH Adiwerna dan RTH Dukuhturi saat ini saja sudah diback up dua tenaga kebersihan,” cetusnya. (her)

Dispensasi Nikah Dini Meningkat

M GHONI/RADAR SLAWI

PEMBAHASAN - Komisi III DPRD Tengah melakukan pembahasan bersama salah satu SKPD dibawah koordinasinya.

Komisi III Pending Pembahasan SLAWI - Saat ini semua komisi di DPRD Kabupaten Tegal tengah melakukan pembahasan RAPBD Kabupaten Tegal tahun 2012. Salah satunya Komisi III, karena Kepala DPU Pemkab Tegal, Ir Eling Susiardi MSi tidak hadir. Terpaksa Komisi III memending pembahasan. Dipendingnya pembahasan dikatakan Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Tegal, MG Marhenismanto, seluruh anggota Komisi III yang hadir dalam pembahasan. Namun mereka menginterupsi pembahasan karena ketidakhadiran Kepala DPU. Mereka mempertanyakan ketidakhadiran kepala DPU dalam rapat tersebut. “Mereka minta agar pembahasan dipending, karena kepala DPU tidak hadir. Usulan disepakati seluruh anggota komisi dan sepakat dilanjutkan Jumat (25/11),” kata Oni panggilan akrab MG Marhenismanto. Dikatakan Oni, ketidakhadiran kepala DPU dinilai menghambat pembahasan RAPBD. Pasalnya, pembahasan merupakan permasalahan sangat penting menyangkut kebijakan pembangunan di tahun 2012. Jika pembahasan tidak maksimal, hanya dihadiri para bawahannya yang tidak bisa mengambil kebijakan secara langsung, maka pembahasan pantas dipending. “Hambatan yang sering dialami saat para staf ditanya, mengatakan tidak tahu akan berkonsultasi dengan pimpinan. Padahal waktu untuk pembahasan butuh cepat agar selesai sesuai jadwal,” terangnya. Menurut dia, selain kepala DPU, lanjutnya, dua kepala bidang di instansi tersebut juga tidak hadir, yakni kepala bidang cipta karya dan bina program. Komisi dalam membahas tidak mungkin tanya ke bidang lainnya yang hadir, karena materinya berbeda. “Kami berharap, pembahasan Jumat (25/11), semoga semua bisa hadir,” sambungnya. Sementara, sekretaris DPU Pemkab Tegal, Jefri Yusuf SE menjelaskan, kepala DPU tidak hadir karena ada rapat sosialisasi tata ruang se-Jawa Tengah di Solo. Sedang kepala bidang cipta karya tengah sakit dan kepala bina program diminta mewakili kepala DPU untuk menghadiri rapat bersama Wakil Bupati Tegal. “Kami siap coba mengusahakan kehadiran kepala DPU dan kepala bidang pada pembahasan berikutnya,” kata Jefri. (gon)

SLAWI - Angka perceraian dan dispensasi nikah dini di Kabupaten Tegal tahun 2011meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Sesuai data pertengahan November, seluruh perkara yang ditangani Pengadilan Agama (PA) Slawi sebanyak 2.671 perkara lebih tinggi disbanding tahun 2010 sebanyak 2.622 perkara. Dua perkara diatas diperkirakan akan terus meningkat hingga akhir tahun. Hal itu dikatakan Humas PA Slawi, Drs Iskandar Eko Putro MH, Rabu (23/11) dikatornya. Dikatakan Iskandar, kenaikan perkara, dirasakan sejak Juni lalu. Sedangkan pada tahun

2009 menerima perkara sebanyak 2.262 perkara. Kenaikan perkara dari tahun 2009 ke 2010 sebanyak 360 perkara mengalami kenaikan sebesar 15.91 persen. “Tahun ini, kenaikan diprediksi tidak jauh berbeda, kisaran 15 prosen kenaikan,” ujarnya. Menurut dia, meski mengalami kenaikan perkara, penyelesaian perkara diwujudkan secara maksimal. Itu dibuktikan selama tahun 2010 telah dapat menyelesaikan perkara sebanyak 2.486 perkara atau sekitar 73.87 persen. Seluruh perkara di tahun 2011, diperkirakan bisa diselesaikan 80 prosen. Dengan jumlah dan kenaikan

BOJONG - Jalur jalan depan Pasar Bojong Kecamatan Bojong butuh di disain ulang dengan membuat Detail Engenering Design (DED) baru. Pasalnya, jalur itu hampir setiap hari pasaran atau ada keramaian disekitar jalur tersebut terjadi kemacetan. Kondisi tersebut membuat pengendara kendaraan diresahkan. Camat Bojong maupun anggota DPRD dari wilayah itu juga berharap ada DED baru atau solusi agar kemacetan bisa teratasi. Salah satu tokoh masyarakat setempat, H Ahmad mengatakan, jika tidak ada solusi atau disain baru jalur Bojong depan pasar, menurutnya kemacetan bakal terus berlanjut. Akibat kondisi itu, banyak pihak yang dirugikan termasuk perekonomian dan pengendara kendaraan baik pribadi maupun umum. “Kondisi ini sudah berjalan cukup lama, Pemkab Tegal juga mengetahui, namun belum pernah ada solusi,” ucap H Ahmad. Disisi lain Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal dari FP Gol-

M GHONI/RADAR SLAWI

JEMBATAN LANGON - Nampak jembatan Ketiwon Langon tinggal menunggu dilakukan pengecoran redimix. Lahan disekitar jembatan itu saat ini sudah selesai dibebaskan.

nuai sejumlah kendala. Dari awal permintaan ganti rugi warga sebesar Rp 6 juta/M2, kemudian dilakukan musyawarah selama empat kali, baru ada titik kesepakatan dengan ganti rugi Rp1,5 juta/M2.

HERMAS PURWADI / RADAR SLAWI

PRESTASI - Siswa RSBI SMPN 1 Slawi usai menyabet medali diajang OSN II tingkat Jawa Tengah, kemarin.

SMPN 1 RSBI Jalur Pasar Bojong Butuh DED Ulang Rebut Juara OSN

M GHONI/RADAR SLAWI

MACET - Kemacetan arus lalu lintas sering terjadi di jalur jalan depan Pasar Bojong. Nampak kemacetan terjadi di jalur itu, saat hari pasaran ada ada keramaian lain seperti Pilkades.

kar, Muaris membenarkan jika perlu ada solusi dan disain ulang guna mengurangi kemacetan. Dirinya pernah mengusulkan agar ada semacam jalan lingkar yang membuat semua kendaraan tidak melalui depan Pasar Bojong. Menurut dia, jika solusi itu disepakti, pihaknya mengira kemacetan yang terjadi selama ini bisa tersolusikan. Namun

Pembebasan Lahan Sekitar Jembatan Selesai SLAWI - Pembebasan lahan disekitar pembangunan jembatan Ketiwon Langon, akhirnya selesai. Ganti rugi lahan milik warga sekitar jembatan disepakati Rp 1,5 juta setiap meternya. Juga warga mendapat ganti rugi bangunan dan tanaman yang lahannya dibebaskan. Untuk luasan lahan di sebelah timur jembatan yang merupakan tanggungjawab Pemkab Tegal, dibebaskan seluar 201 M, tiga sertifikat milik dua warga. “Untuk lahan milik H Khalimi dengan dua sertifikat seluas 181 M2 dan milik Sri Rahayu, seluas 20 M2. mereka juga mendapat ganti rugi bangunan dan tanaman,” kata Kabag Pemerintahan Pemkab Tegal, Fajar Rokhwidi selaku leading sektor pembebasan lahan. Dikatakan Fajar, pembebasan lahan sendiri sebelumya me-

perkara yang ditangani saat ini, PA Slawi merasa kewalahan. Apalagi dengan jumlah hakim PA Slawi, hanya memiliki delapan hakim. Padahal idealnya dengan jumlah perkara setiap bulannya diatas 200 perkara, idelanya harus memiliki jumlah hakim sekitar 15 orang. Untuk itu, PA Slawi lanjut dia, berharap untuk dinaikan kelasnya dari Ib menjadi Ia. Hal itu dilakukan karena perkara yang ditangani telah melebihi kapasitas. Perubahan kelas itu secara otomatis akan menambah jumlah hakim. “Secara otomatis dengan naik kelas jumlah hakim juga bertambah,” ujar Iskandar. (gon)

Menurut dia, dengan selesainya ganti rugi lahan warga, proses pembangunan jembatan bakal bisa terselesaikan sesuai harapan. Karena akses dari dan keluar jembatan Ketiwon Langon di wilayah Kabupaten

Tegal sudah tidak ada kendala lagi. “Untuk pemanfaatan lahan sendiri menunggu teknis lebih lanjut yang leading sektornya adalah DPU,” ujar Fajar. Sementara, untuk lahan di sebelah barat jembatan Ketiwon Langon yang merupakan tanggungjawab Pemkot Tegal, saat ini masih dalam proses. Namun dari informasi yang didapat dirinya, juga bakal selesai dan diharapkan tidak menemukan kendala berarti. Namun untuk luasannya, pihaknya tidak mengetahui, karena bukan kewenangan pemkab Tegal. “Dulu pernah ada tim dari Pemkot Tegal, datang kepada Bagian Pemerintahan, terkait dengan pembebasan lahan. Intinya sharing informasi untuk mengambil langkah pembebasan di wilayahnya,” jelasnya. (gon)

demikian, pihaknya menyadari betul akan kemampuan keuangan daerah. Sementara Camat Bojong, Drs Imam Masykur MSi, sangat mendukung jika ada upaya solusi atau disain ulang seputar menghindari kemacetan jalur depan Pasar Bojong. Apalagi, jalur itu merupakan satu-satunya akses jalan menuju OW Guci. (gon)

SLAWI - Prestasi bidang akademik kembali berhasil diukir siswa didik RSBI SMPN 1 Slawi. Kali ini diajang lomba Olimpiade Sains Nasional ( OSN) tingkat Jawa Tengah atau Regional Olimpic ke II siswa RSBI SMPN 1 Slawi berhasil menyunting medali di dua mata lomba yang berbeda. Kasek RSBI SMPN 1, Slamet MS Spd MPd mengatakan, dalam ajang OSN II yang diikuti seluruh SMP bertaraf RSBI se Jawa Tengah itu siswanya berhasil menyabet emas untuk mata lomab Fisika, dan Perunggu untuk mata lomba matematika. “ Kami banga dengan hasil pembimbingan OSN yang sempat dilakukan guru pembimbing. Kini konsentrasi kami menapak untuk memenangi lomba karya ilmiah remaja tingkat nasional,” terangnya, Jumat ( 25/11). Diajang kali ini pihaknya mengirimkan dutanya untuk mengikuti empat mata lomba diantaranya Fisika, Matematika, Bahasa Inggris, dan Biologi.

Dimana emas dari mata lomba matematika disabet siswa Dimas kelas IX dan perungu dari mata lomba matematika disabet oleh Citra yang juga berasal dari siswa kelas IX. Dengan prestasi ini pihaknya akan mempertajam persiapan siswa untuk terjun diajang OSN tingkat Nasional yang akan dilangsungkan di Surakarta bulan Januari 2012 mendatang. “Target kami di OSN tingkat nasional adalah emas. Untuk mewujudkan hal itu kami sudah mengintensifkan pola pembimbingan pada siswa yang kami tunjuk,” ujarnya. Dia juga mengakui dua pendidik SMPN 1 RSBI juga baru saja terpilih untuk mengikuti program bimbingan teknis guru MIPA yang dilangsungkan di Recs Malaysia. Diakuinya, untuk bisa mengikuti program tersebut, para guru harus melewati tahapan seleksi tingkat nasional. Dan pendidik RSBI SMPN 1 berhasil melewati ajang seleksi tersebut untuk bisa terbang ke Malaysia selama hampir sebulan dan kembali ke tanah air kemarin. (her)


RADAR BREBES

8

SABTU 26 NOPEMBER 2011

RADAR TEGAL

Banyak Aksi Borong Bawang

TELEPON PENTING RSUD Brebes RSU Bhakti Asih RSIA Mutiara Bunda Tanjung Brebes RS Dera As Syifa Banjarharjo Brebes Hotel Dedy Jaya Brebes RS Dedy Jaya

(0283) 671431 (0283) 671279 / 673481 (0283) 877222 (0283) 889588/ 889548 (0283) 673133 / 673158 (0283) 672145/ 672525

WONGE DEWEK Ingatkan Rekanan MESKI waktu pekerjaan mulai mepet, namun sejumlah rekanan yang mendapatkan pekerjaan untuk tidak mengerjakan secara asal-asalan. Pasalnya, justru ketika mengerjakan dengan tanpa sesuai dengan juklak-juknis yang ada, maka malah bisa menjadikan masalah lebih besar. Mulai dari denda pekerjaan, hingga pemutusan hubungan kerja. “Seperti salah satu contoh pekerjaan pembangunan jembatan. Yang kerap terjadi, para pelaksana pekerjaan di lapangan masih sering ditemukan menggunakan air laut atau sungai itu sendiri. Padahal, seharusnya penggunaan airnya harus menggunakan air tawar atau tidak asin. Karena bila menggunakan air laut bisa menyebabkan pekerjaan itu tidak bagus,” kata Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Kabupaten Brebes, Driwanto. Menurutnya, pekerjaan dengan kondisi seperti ini masih sering ditemui. Dan membuat pihaknya melakukan peringatan maupun pembinaan. Sedangkan bila sampai peringatan tidak digubris, maka bisa didenda hingga endingnya dengan pemutusan hubungan kerja. “Dinas jelas tidak akan segan-segan melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap rekanan yang nakal, ataupun yang tidak mau diajak sebagai mitra. Karenanya, jika ingin bermitra maka rekanan juga harus bisa menunjukan pekerjaan yang memiliki kualitas dan tepat waktu dalam pengerjaannya,” pungkasnya. (gus)

AJIB AH...

ISMAIL MUAD/RADAR BREBES

BERIKAN SEMBAKO – Pengasuh Padepokan Syahadat Nur memberikan bantuan sembako kepada warga miskin.

LindungiJiwaRibuanWargaMiskin BREBES - Padepokan Syahadat Nur tengah mematangkan program perlindungan jiwa bagi masyarakat golongan kurang mampu di Kabupaten Brebes. Selain pengisian ilmu kanuragan, padepokan yang terletak di Kelurahan Limbangan Kulon, Kecamatan Brebes ini juga akan mengasuransikan warga kurang mampu dengan cuma-cuma. “Saat ini tengah didata warga kurang miskin yang dipersiapkan untuk mendapat bantuan asuransi jiwa. Sementara ini ada sekitar 4.000 orang yang terdiri dari fakir miskin, janda tua dan kaum dhuafa lainnya ditambah anggota padepokan sendiri. Target kami Januari 2012 sudah terdata dengan valid,” ujar pengasuh padepokan Syahadat Nur, Dul Adi kepada Radar, Jumat (25/11). Dul menjelaskan, program pemberian asuransi jiwa warga miskin itu bekerjasama dengan perusahaan Sinar Mas. Setiap warga yang diasuransikan dikenai biaya premi sebesar Rp 25 ribu pertahun. Namun biaya itu akan ditanggung padepokan hasil penggalangan dana dari iuran anggota maupun donasi yang halal dan tidak mengikat. “Dengan asuransi jiwa, warga miskin yang kurang mampu nantinya tidak terlalu dipusingkan dengan urusan keuangan apabila tengah dilanda musibah. Jika sakit dan dirawat di RS maka akan mendapat Rp 500 ribu dan bila meninggal dunia mendapat Rp 5 juta dari perusahaan asuransinya,” terang Dul. Tidak hanya itu, kepedulian padepokan terhadap warga kurang mampu juga telah dibuktikan dengan pemberian akses kesehatan gratis serta bantuan sembako kepada warga miskin secara rutin. “Bulan lalu, kami sudah menyantuni sekitar 500 orang, antara lain di Limbangan Kulon, Limbangan Wetan, Gamprit Brebes dan Gandasuli. Ini akan terus dilakukan untuk meringankan beban hidup dhuafa. Walaupun, nilainya tidak seberapa,” kata Dul. Untuk diketahui, sumber dana Syahadat Nur berasal dari iuran anggota yang sudah tersebar di tujuh kecamatan, banyak yang berstatus PNS. “Memang selama ini kegiatan sosial kami dianggap gerakan politik. Saya dicurigai mau nyalon Bupati. Padahal itu sama sekali tidak betul, murni karena filosofi perjuangan padepokan.” (ism)

AGUS WIBOWO/RADAR BREBES

BORONG BAWANG - Harga bawang merah yang merosot, membuat banyak warga yang melakukan aksi borong untuk dijadikan oleh-oleh.

PGRI Komitmen Perjuangkan GTT TONJONG - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) terus berkomitmen untuk memperjuangkan sedikitnya 4000 Guru Tidak Tetap (GTT) yang ada di Kabupaten Brebes. Hal itu disampaikan Drs Tarsono Hendri, Ketua PGRI Kabupaten Brebes usai mengikuti upacara peringatan Hari Guru di Kecamatan Tonjong, Jumat (25/11). Dikatakan Tarsono, sebagai wujud komitmen tersebut, PGRI terus mendesak kepada pemerintah agar lebih memperhatikan kesejahteraan para GTT. “Nasib para GTT ini banyak di antara mereka yang telah mengabdi selama puluhan tahun, namun belum juga diangkat menjadi PNS. Kondisi inilah yang akan terus kami perjuangkan,” ungkap Tarsono. Menurut dia, jika kendala yang terjadi saat ini akibat keterbatasan anggaran yang dimilik pemerintah, maka para GTT ini diupayakan agar bisa mendapatkan haknya sesuai dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK). “Jadi kalau rekrutmen sebagai PNS tidak bisa, minimal para

GTT ini bisa mendapatkan haknya sesuai dengan UMK yang berlaku. Sehingga, dengan diperolehnya perhatian melalui peningkatan kesejahteraan, maka akan dapat meningkatkan profesionalisme mereka dalam bekerja,” urai Tarsono. Melalui momentum peringatan hari guru, Tarsono mengingatkan kepada semua jajaran guru untuk bersama-sama meningatkan profesionalisme sebagai tantangan di masa mendatang. “Sebab, tanpa profesionalitas yang luar biasa, seorang guru sulit untuk mengangkat derajat anak didik mereka,” ungkapnya. Sebelumnya, guru non PNS atau GTT yang mengajar di sekolah negeri di wilayah Kabupaten Brebes dijanjikan masuk database untuk program sertifikasi guru dalam jabatan tahun 2012 hingga 2014. Hal itu diketahui saat audiensi perwakilan pengurus PGPTT Kabupaten Brebes dengan Pemkab Brebes di ruang Asisten 1 Sekda Brebes beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan yang dihadiri Asisten 1 Drs HM Supri-

yono, Plt Kepala Dinas Pendidikan Ir Djoko Gunawan MT dan Kabid Pengembangan Formasi Pegawai BKD Brebes disepakati, guru non PNS seluruhnya akan ditingkatkan kesejahteraannya melalui tambahan tunjangan melalui program sertifikasi guru tahun 2012 hingga 2014. Dengan ikut sertifikasi maka guru non PNS bakal menerima gaji dua kali lipat dari ketika belum ikut sertifikasi. “Namun demikian, bagi guru non PNS yang bisa ikut sertifikasi hanyalah yang sudah memiliki SK dari Bupati Brebes. Makanya kami berharap agar Dinas Pendidikan segera melakukan uptade data guru honorer non PNS untuk validasi NUPTK sekaligus agar segera dibuatkan SK Bupati,” ujar Ketua PGPTT Brebes Irwandi SPd. Dia mengatakan, selain berSKP Bupati, guru penerima sertifikasi juga harus memenuhi syarat lain seperti memiliki ijazah S1, masa kerja minimal 6 tahun, mengajar sedikitnta 24 jam per minggu serta terdaftar dan memiliki NUPTK. (pri)

Pipa Transmisi PDAM Rawan Putus BANTARKAWUNG - Pipa transmisi PDAM sepanjang empat kilometer yang berada di bawah pengelolaan PDAM Unit IKK Bantarkawung, dalam kondisi rawan putus. Kondisi tersebut dikarenakan posisi pipa berada di pinggang bukit hutan pinus. Dusto, Kepala PDAM Unit IKK Bantarkawung membenarkan kondisi yang terjadi. Diakuinya dari total keseluruhan panjang 8 kilometer pipa transmisi dari sumber air Cihirup hingga ke Bantarkawung, 4 kilometer diantaranya rawan putus. Lokasi rawan putus tersebut berada

enam titik lokasi paling rawan. Yakni di wilayah Cihirup, Sawangan, Cipataunan, Ciung, Pamuruyan dan Lengit Celi. “Kondisi medan yang digunakan jalur pipa transmisi sangat rawan mengalami kerusakan, terlebih di musim hujan seperti saat ini,” ungkapnya. Dikatakan, karena posisi yang berada dilokasi yang rawan, berulangkali telah terjadi kerusakan pipa di sepanjang jalur tersebut. Mulai dari terkena longsoran hingga pipa yang retak dan bocor. “Seperti yang terjadi dua hari lalu, di mana pipa jaringan

mengalami pecah karena tertimpa longsoran. Hal itu menghambat distribusi ke pelangan, namun saat ini air sudah kembali normal,” jelas Dusto. Menurut dia, kerawanan tidak hanya terjadi saat musim penghujan, tetapi juga pada musim kemarau. Namun pihaknya tetap berupaya untuk melakukan perbaikan dan pemeliharaan di sejumlah titik lokasi pipa yang berada di daerah rawan. Upaya perbaikan terkadang mengalami kendala, akibat medan yang cukup berat, menjadikan penanganan jika terjadi kerusakan cukup memakan waktu. (pri)

Ruas Jalan Provinsi Mulai Berlubang dan Rusak Intensitas Hujan Tinggi PAGUYANGAN - Kondisi jalan di jalur selatan cukup memprihatinkan. Jalan provinsi yang merupakan jalur penting Tegal-Purwokerto itu sebagian berlubang dan membahayakan pengendara yang melintas. Lubang yang cukup lebar dan dalam di antaranya menjadi penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas. Terutama adalah kendaraan roda dua. Kondisi jalan berlubang itu bertambah membahayakan manakala turun hujan. Sebab jalan yang berlubang tertutup air hingga tak kelihatan. Kerusakan jalan terutama ada pada ruas jalan Bumiayu-Paguyangan. Pada ruas jalan itu kerusakan berupa lubang yang jumlahnya banyak

dan tersebar. “Saya kan sering melintasi jalan ini, sebelumnya menjelang Lebaran lalu dilakukan perbaikan dengan ditambal, tapi sekarang saya sudah takut untuk mempercepat laju kendaraan saya karena jalannya banyak berlubang,” ujar Slamet Riyadi SPd, seorang guru warga Bumiayu yang mengajar di Kecamatan Paguyangan. Dia sangat berharap, pemerintah provinsi melalui Dinas Pekerjaan Umum untuk segera memperbaikinya, paling tidak menambalnya terlebih dahulu. “Kalau memang tidak ada anggarannya, alangkah baiknya ditambal terlebih dahulu. Jangan sampai makan korban,” katanya. Hal yang sama juga diakui sopir mikro bus, Suparman (42). Menurut Suparman, setiap harinya dia melintas dan lubang-lubang di jalur tersebut

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

BERLUBANG - Ruas jalan provinsi Tegal-Purwokerto banyak berlubang, kondisi tersebut dikeluhkan para pengguna jalan.

sangat membahayakan. “Kemarin, kami nyaris nyunsep ke pinggir, lantaran menghindari lubang yang sangat besar di sekitar gardu PLN Paguyangan itu,” katanya. Sama dengan warga lain, Suparman juga minta pemerintah memerhatikan dan segera memperbaiki jalan tersebut. Sementara Kasubsi Binamarga PU UPTD Kecamatan Bumiayu Imam Riyadi mengatakan, kewenangan perbaikan ruas jalan tersebut ada di Binamarga Provinsi. Namun demikian pihaknya telah melaporkan kondisi kerusakan yang ada saat ini. “Kami senantiasa berkordinasi untuk melaporkan kondisi kerusakan jalan ke tingkat Provinsi, adapun perbaikan di luar kewenangan kami,” jelas Imam. (pri)

MEROSOTNYA harga bawang merah di pasaran, membuat masyarakat banyak yang melakukan aksi borong. Tak terkecuali dengan sejumlah masyarakat luar kota yang tengah melintas di pantura Brebes, mendadak ikut ramerame memborong bawang merah yang kini harganya kisaran antara Rp 3 ribu hingga Rp 5 ribu perkilogramnya. Seperti yang terlihat di Pasar Induk Brebes, Jalan Jendral Sudirman pada Jumat (25/11). Sejak pagi hingga siang, sejumlah pedagang bawang merah terus dikerubuti pembeli. “Ambruknya harga bawang, rupanya sudah banyak orang mengerti. Makanya, saat saya mencoba menaikan harga dari Rp 6 ribu, ternyata pembeli tidak mau,” kata Sum, pedagang bawang di Pasar Induk Brebes. Namun demikian, kendati harga tengah merosot namun pembeli yang datang cukup banyak. Terlebih saat datang rombongan ibu-ibu dari Majenang, Jawa Barat yang langsung memborong separo lebih dari bawaannya. “Kalau kondisi harga tengah ambruk, memang stok bawang kami juga sangat banyak. Karena, selain dari pengepul sendiri juga banyak petani yang sengaja menjual ke kami langsung. Yakni dengan harga kisaran antara Rp 2500-Rp 3000 perkilonya,” ungkapnya. Sementara beberapa pembeli yang sempat diwawancara, Jumaenah salah satu rombongan asal Majenang, Jawa Barat mengaku kalau keberadaanya di Brebes tengah menggelar hajatan, lantaran keponakannya mendapatkan orang Brebes. “Usai acara akad nikah tadi, saya dengan ibu-ibu lain sengaja datang ke pasar untuk membeli bawang sebagai oleh-

oleh,” katanya. Jumaenah juga menambahkan, dirinya saja membeli bawang sebanyak 8 kg. Sebab, bawang yang dibeli termasuk telor asin, yang merupakan makanan khas Brebes ini, akan dijadikan sebagai oleh-oleh. Termasuk, rekan dan saudaranya yang banyak membeli bawang dan telur asin. “Di Majenang juga ada bawang. Namun saat ini harganya Rp 6 ribu. Jadi, lumayan bisa untung Rp 2 ribu. Termasuk sambil mencicipi rasa bawang merah Brebes, yang katanya lebih harum dan gurih,” ungkapnya. Sedangkan terus merosotnya harga bawang lokal ini membuat Forum Komunikasi Masyarakat Brebes M Subhan, berharap Pemkab Brebes bisa secepatnya melakukan langkah-langkah agar petani bawang tidak tergerus. Karena di tahun 2011 ini, harga bawang terus ambruk dan saat ini sepertinya puncaknya. “Kalau masalah banyak daerah lain sedang panen raya, mungkin kami bisa memakluminya. Namun jika ambruknya harga bawang karena adanya bawang impor maka jelas ini perlu tindakan tegas oleh Pemkab,” bebernya. Bupati Brebes H Agung Widyantoro SH MSi, sebelumnya juga mengatakan bahwa Pemkab Brebes bekerja sama dengan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Brebes yang baru, mengambil langkah dengan menutup kran-kran masuknya bawang impor. Sebab, menurut Agung selama ini petani belum pernah merasakan harga bawang merah yang bagus. Di antaranya terkendala dengan banjirnya bawang impor yang selalu memenuhi pasar. (agus wibowo)

AGUS WIBOWO/RADAR BREBES

DONOR DARAH – Selain anggota Korpri, masyarakat, anak sekolah termasuk dari Polri ikut serta dalam donor darah di kegiatan HUT Korpri ke-40.

Anggota Korpri Sumbangkan Darah BREBES - Dalam rangka menyambut HUT Korpri yang ke–40, sejumlah pegawai di jajaran Pemkab Brebes Jumat (25/11) mendonorkan daranya. Kegiatan itu bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia (PMI) di gedung Korpri Jalan MT Haryono. Kegiatan donor tersebut tak hanya diikuti staf saja, tetapi juga para pejabat lingkup Pemkab Brebes. Tak terkecuali dengan sejumlah aparatur lainnya, di antaranya dari kepolisian yang nampak sejumlah anggotanya ikut menyumbangkan darah melalui PMI. Demikian dengan sejumlah istri pejabat yang ikut hadir dalam memberikan darahnya untuk kemanusian, termasuk siswa-siswi sekolah yang ikut peduli. “Kegiatan ini merupakan program kegiatan dan tang-

gung jawab bagi nilai-nilai kemanusiaan, sehingga masyarakat yang membutuhkan dapat terbantu,” kata Plt Sekda Brebes H Wisnu Broto SH MH. Menurutnya, bakti sosial donor darah terrsebut merupakan bentuk kontribusi anggota Korpri dalam meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat. Anggota Korpri dituntut berkiprah kepada masyarakat, tidak hanya dengan tenaga, pikiran dan uang, tetapi juga bisa dengan darah. “Korpri akan terus mensosialisasikan betapa pentingnya mendonorkan darah bagi sesama, sehingga ketakutan anggota Korpri tentang donor darah dapat berkurang. Dan menjadikan donor darah sebagai kegiatan yang wajib dilakukan untuk memperbaharui sirkulasi darah dalam tubuh,” pungkasnya. (gus)


SAMBUNGAN

SABTU 26 NOPEMBER 2011

9

RADAR TEGAL

LUCKY HAKIM

Jadi Jutawan Berkat Kucing Maine Coon LAMA vakum dari dunia akting, pesinetron Lucky Hakim lebih memilih bekerja di balik layar. Bintang sinetron ‘Mutiara Hati’ dan ‘Doa’ ini, lebih tertarik menjadi seorang produser film sembari beternak kucing Maine Coon, yakni kucing ras terbesar asal Amerika Utara. Berawal dari sepasang indukan yang dibeli Lucky seharga Rp50 juta sepasang, produser film ‘The Mentalist’ itu mulai mencoba mengembangkan kucing Maine Coon. Dan setelah beberapa bulan Lucky sudah berhasil menjual anakan kucing Maine Coon dengan harga Rp15 juta per ekor. “Karena Maine Coon itu unik, badannya bongsor, paling tinggi di antara kucing-kucing lain, ukurannya besar tapi sangat jinak. Marketnya rata-rata menengah ke atas. Aku juga selalu menjaga hubungan baik dengan para klien yang udah mengadopsi kucing-kucingku. Kalau ada yang sakit atau kenapa-kenapa bisa share ke aku dan malah bisa

dititipkan untuk dirawat. Salah satu kliennya ada Teuku Wisnu,” paparnya panjang lebar. Lucky mengaku, sampai saat ini dirinya bisa menghasilkan

sampai 60 ekor kucing pertahunnya yang rata-rata dijual seharga Rp11-15 juta per ekor. “Dimulai 3 tahun yang lalu sih ya, aku tertarik memelihara

kucing jenis Maine Coon. Melihat minat market yang potensial, akhirnya sekarang udah beli 4 pasang kucing,” jelasnya, Kamis (24/11). (kpl)

Breaking Dawn Sebabkan Kejang-Kejang?

KATY PERRY

Akan Perankan Marilyn Monroe Harvey Weinstein, co-chairman The Weinstein Company nampaknya melihat Katy Perry sebagai seseorang yang cocok untuk berperan drama yang mungkin saja akan dia produksi nanti. Dia menyebut Katy Perry sebagai orang cocok memerankan Marilyn Monroe. Menurut Aceshowbiz, Weinstein menyebutkan bahwa Katy Perry bisa saja bermain sebagai Marilyn Monroe dalam sebuah pementasan Broadway yang berjudul ‘My Week With Marilyn’. Namun, hal ini akan terjadi jika film dengan judul yang sama telah laku di pasaran. “Jika filmnya sukses, aku akan mencoba membuat versi

ADEGAN Bella melahirkan memang menjadi daya tarik film ‘Breaking Dawn’. Namun siapa sangka bahwa adegan itu justru menimbulkan korban! Menurut ABC News, beberapa penonton dilaporkan mengalami kejang-kejang saat menyaksikan adegan tersebut. Menurut Aceshowbiz, hal ini disebabkan oleh banyaknya cahaya yang mengejutkan pada saat adegan tersebut. Seseorang bernama Brandon Gephant dari California dilaporkan menjadi salah satu korban film yang menghebohkan dunia itu. Saat itu, dia sedang

menonton film tersebut pada hari Jum’at (18/11) waktu setempat dan tiba-tiba dia kesulitan untuk bernafas dan kejang-kejang. Kejadian yang sama juga dialami oleh beberapa penonton di beberapa kota yang lain. Di Utah, seorang suami dilaporkan pingsan setelah melihat adegan tersebut. “Aku tidak ingat apa yang terjadi. Menurut istriku, badanku gemetaran dan aku bergumam dengan suara yang berbeda-beda,” ungkap korban yang tidak diketahui namanya. Jadi, masih mau nonton film ini? (kpl)

kepada publik, kenapa komputer penyimpan File Peta Hasil Pembahasan tidak bisa dibuka,” tuturnya. Ditegaskan, kesalahan ini dinilai sebagi bentuk kecerobohan tim Pokja Pemkot, dan tidak bertanggungjawab karena File Peta hasil pembahasan

jawab, atas RTRW Kota Tegal tahun 2011-2030,” imbuh Rofi’i. Sebelumnya, Sekretaris Fraksi PAN Peduli Rakyat, H Wardjo Rahardjo mengungkapkan sikap fraksi dan dirinya tidak mengikuti rapat paripurna penetapan Raperda tentang RTRW, hany untuk kepentingan masyarakat. Sebab keberadaan

raperda itu terutama peta sangat berpengaruh dengan kepentingan masyarakat. “Bukan hanya fraksi. Secara pribadi saya tak mau melakukan penetapan raperda. Karena hasil pengecekan akhir, hasil pembaruan raperda dan peta jauh berbeda dengan hasil pembahasan pansus,” ujarnya. (hun)

Segera Kirim Beton Pembanding dari halaman 3 sudah sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan. Yakni, campurannya 1 banding 4 atau tidak. Atas saran dari penanggungjawab laboratorium, maka pihaknya akan membuat beton campuran 1 banding 4. Selanjutnya, hasilnya akan dikirim kembali ke laboratorium jurusan teknik sipil Politeknik Negeri Semarang. “Kalau hasil uji muti beton pembanding dibawah kualitas campuran, hasil uji sample campuran beton Polder. Maka campuran yang dilakukan PT Duta Mas Indah Semarang, selaku rekanan sudah sesuai dengan spesifikasi. Sedangkan kejadian retaknya kolam retensi polder, semata-mata hanya musibah,” kata Teguh. Kalau hasilnya sebaliknya, kalau hasil uji mutu beton pembanding diatas hasil uji campuran material Polder. Menurut Teguh, maka pihaknya akan

mempertimbangkan hasil pekerjaan PT Duta Mas Indah Semarang, selaku rekanan Polder Dukuh Bayeman. Karena rekanan tak melaksanakan spesifikasi campuran, sebagaimana telah ditetapkan melalui RAB. “Senin (28/11), kami akan membuat beton pembanding dan setelah usia beton sekitar 7 hari akan kami kirim ke laboratorium jurusan teknik sipil Politeknik Negeri Semarang. Kalau sudah ada hasilnya, maka kami bisa ambil sikap,” tutur Teguh. Ketika ditanya soal perbaikan dinding kolam retensi polder yang retak. Teguh menegaskan, sesuai saran dari CV Sumber Agung Konsultan Semarang, selaku konsultan perencana proyek pembangunan Polder Dukuh Bayeman, Kelurahan Kaligangsa, Kecamatan Margadana. Rekanan harus membongkar semua dinding kolam yang retak sampai ke pondasi, bahkan untuk memperkuat

MENGHILANGKAN image artis cilik yang telah melekat memang bukan perkara mudah. Hal ini yang sedang dialami oleh mantan artis cilik, Dhea Annisa. Sekarang, Dhea sedang berusaha menghapus image ‘Dhea Imut’ yang masih sulit untuk dihilangkan. “Susah sih ninggalin image itu. Karena orang tahu aku sebagai Dhea Imut padahal

dari halaman 3

musikalnya dan Katy Perry adalah orang pertama yang akan aku tawari untuk memerankan Monroe,” ungkap Weinstein kepada E!News. Sementara itu, meskipun rencana untuk membuat versi Broadwaynya masih sangat dini untuk dibicarakan, namun Weinstein percaya dengan ‘My Week With Marilyn’ versi filmnya. Dia juga percaya bahwa Michelle Williams akan mendapatkan gelar Academy Award ketiganya karena bermain dalam film ini. “Dedikasi Michelle sangat kuat dalam film ini. Dia bahkan belajar melenggak-lenggok seperti Monroe,” jelas Weinstein. (kpl)

yang merupakan dokumen sangat penting kenapa tidak bisa dibuka dengan alasan Komputernya selalu ‘hang’. Kenapa file sepenting itu tidak ada Back Up Datanya, tentunya ini jadi pertanyaan besar. “Karena banyak perubahan, utamanya peta hasil print out akhir tim Pokja Pemkot. Maka kami tak akan bertanggung-

”Namaku Dhea Annisa!” namaku kan Dhea Annisa,” ungkap Dhea Annisa. Untungnya, perannya di sinetron sudah mulai membantu Dhea untuk mewujudkan hal tersebut. Dalam sinetron barunya nanti, Dhea akan berperan sebagai gadis remaja. “Perannya sekarang syuting perannya sudah peran remaja, cinta-cintaan, terus

ngomongin nikah gitu,” jawab Dhea. Dengan menerima peran ini, Dhea berharap dapat meninggalkan image anak-anak yang sudah lekat di dirinya. Namun, Dhea juga mengakui peran yang dilakoninya ini tergolong susah. Pasalnya, dia belum pernah mengalami sendiri hal-hal seperti itu. Masa sih? (kpl)

Warga Tagih Janji Pemkot Tegal

Lima Titik RTH Hilang dari halaman 3

DHEA IMUT

sebelum dupasang pondasi harus dipasang trucuk terlebih dahulu. “Saat ini dinding kolam retensi polder yang retak sedang diperbaiki rekanan, agar tidak as-asalan kami lebih memperketat pengawasannya. Kami tidak ingin proyek Polder, yang diharapkan bisa berfungsi selamanya kualitasnya jelek. Sehingga sebelum diterima atau tidaknya pekerjaan rekanan, kami akan melakukan uji mutu di laboratorium jurusan teknik sipil Politeknik Negeri Semarang terlebih dahulu,” tegasnya. Anggota Komisi III DPRD, Abdullah Sungkar SE ST menyatakan, dari hasil pengamatan di polder Dukuh Bayeman, nampak ada pekerjaan yang tidak sesuai desain dan tidak ada data sondir atau laboratorium tanah. Pertanyaannya, apakah perhitungan konstruksi, antara lain dimensi, geser, guling, dan permeabilitas tanah

dilakukan dengan asumsi atau hasil laboratorium tanah. Konstruksi gravity wall sangat bergantung berat sendiri dan daya dukung tanah, serta konstruksi jepit pada struktur pondasinya. “Kelangsingan dinding penahan tanah apakah memperhitungkan tekanan tanah lateral, air, dan uplift dan material yang digunakan. Kami rasa ada breberapa hal yang harus dijawab rekanan maupun DPU, soal berat alat pemindahan tanah mekanik sudah dimasukkan dalam perhitungan konstruksi.” Dia menjelaskan, imbas retaknya dinding kolam retensi harus dijadikan entry point untuk review desain polder. Pihaknya juga minta DPU menghadirkan pihak ketiga dari perguruan tinggi, guna mengevaluasi kerja konsultan perencana dan rekanan. “Bukan hanya rekanan yang dievaluasi, kami rasa konsultan perencana juga harus dievaluasi,” paparnya. (hun)

bersentuhan dan menyebabkan kendaraan oleng. Idealnya, lanjut dia, lebar jalan 4 meter, sehingga apabila berpapasan bisa aman dan nyaman bagi penegndaranya. Tokoh masyarakat setempat, Asmawi Aziz membenarkan, sebenarnya warga kedua dukuh itu sangat berterimakasih pada pemkot. Karena dengan dibangunnya sebuah jembatan pada tahun 2009-2010 lalu, Dukuh Trukan yang sebelumnya terisolasi kini sudah memiliki akses jalan. Menurutnya, pada saat pembangunan jembatan tersebut, pemkot berjanji akan mengaspal akses jalannya. Maksudnya, pemkot tidak hanya membangunkan jembatannya saja. Tetapi akses jalannya pun dibuatkan dan di aspal hot mix, baik yang dari jembatan ke Dukuh Trukan atau ke Dukuh Bledo. Namun pada kenyataannya, yang diaspal hanya akses jalan dari jembatan menuju Dukuh Trukan saja. Sementara, akses jalan yang ke Dukuh Bledo sampai dengan saat ini belum diapa-apakan. Masih seperti

sebelumnya, yakni paving selebar sekitar 3 meter. “Jadi warga sudah menunggu hingga dua tahun ini. Namun sepertinya dari pemkot belum ada gelagat untuk merealisasikannya. Karena itu kami berharap, pemkot memenuhi janjinya mengaspal akses jalan tembus tersebut,” tandasnya. Untuk pengaspalan dan pelebaran jalan hingga ukuran 4 meter, lanjut Asmawi, warga yang memiliki tanah disamping paving sudah bersedia merelakan tanahnya untuk dimanfaatkan. Sehingga ketika warga Bledo ada yang meninggal dunia, untuk penguburannya lebih cepat dan mudah. “Pemakaman untuk warga disini berada di Dukuh Trukan. Jadi warga berharap ketika ada orang yang meningga saat akan dikuburkan bisa cepat. Karenanya diharapakan akses jalan cukup untuk mobil yang digunakan untuk membawa jenazah. Harapan diaspal dan dilebarkannya akses jalan di Dukuh Bledo itu juga sama dengan apa yang dirasakan Lurah setempat Suparjo. Semoga tahun 2012 mendatang pemkot sudah mengaspal jalan tersebut.” Sementara Kepala Dinas Pe-

kerjaan Umum (DPU) Kota Tegal, Gito Mursriyono membantah bahwa pemkot pernah menjanjikan pengaspalan jalan di Dukuh Bledo itu. Dia menegaskan tujuan utama dibangunnya jemabatan disitu untuk menghubungkan kedua dukuh tersebut. “DPU membuatnya sesuai dengan usulan dari warga setempat dan tidak ada janji untuk mengaspal akses jalan, seperti yang diungkapkan warga. Selain itu jembatan yang dibangun bukan untuk lalu lintas kendaraan roda empat. Melainkan untuk menghubungkan Bledo dan Trukan,” tandasnya. Gito membenarkan, jika saat ini akses masih berupa paving. Karenanya, apabila kondisinya masih bagus belum perlu ada perbaikan. Terlebih akses jalan tersebut sudah sesuai dengan kondisi yang ada, termasuk juga jembatannya. “Kalau masyarakat ingin dilebarkan, maka warga harus merelakan tanahnya lebih dulu. Yang pasti dari DPU belum berfikir akses jalan dan jembatan diperuntukan bagi mobil. Makanya disana dipasang portal dengan tujuan jembatan tidak dilalui mobil.” (adi)

Kambing pun Harus Diinfus dari halaman 3 Minggu (27/11) ini menggandeng EMS 119 dari Jakarta sebagai trainer. ‘’Intubasi adalah prosedur pembebasan jalan nafas dengan memasang pipa endotrakheal,’’ ungkap Herlan, instruktur Intubasi dari EMS 119, Jakarta. Hal ini dilakukan dengan memasukkan suatu lubang atau pipa melalui mulut atau melalui hidung, dengan sasaran jalan nafas bagian atas atau trakhea. Praktek ini sengaja menggunakan kambing sebagai percobaan, karena secara anatomi mirip dengan manusia. ‘’Beda moncongnya saja,’’ tambah Herlan kenes. Selain itu, kambing juga lebih mudah didapatkan, serta bisa langsung melihat keberhasilan saat mereka menangani pasien pada waktu praktek berlangsung. Praktek yang dilakukan pada pelatihan BTCLS ini bukan hanya intubasi saja. 141 peserta yang mengikuti kegiatan ini juga melakukan praktek kegawat daruratan lainnya. Seperti RJP atau Resusitasi Jantung Paru, serta EKG atau elektro-

kardiografi. ‘’Semua materi penanganan kegawatdaruratan serta cardiac dipelajari di sini, tak hanya teori juga praktek langsung,’’ ungkap Hj Wari Triasti SKp, Direktur Akper Pemkot Tegal di sela kegiatan berlangsung. Menurutnya, pelatihan BTCLS ini wajib diikuti mahasiswa, sebagai salah satu bentuk kurikulum pelatihan berstandar nasional bagi tenaga kesehatan mengenai teknik bantuan pertolongan untuk penderita Gawat Darurat. Terlebih, ketrampilan ini menjadi nilai tambah tersendiri khususnya saat mereka di masyarakat dan menghadapi dunia kerja. ‘’Sertifikat BTCLS atau dulu ada juga PPGD pasti yang pertama ditanyakan saat mereka melamar kerja nantinya,’’ tambah Wari. Bahkan, hanya sekedar magang juga ditanyakan apakah memiliki ketrampilan tersebut atau tidak. Ketrampilan BTCLS ini juga sangat dibutuhkan di Indonesia sebagai minimarket bencana, yang membutuhkan pertolongan secepatnya. Tak terkecuali di wilayah Pantai Utara

Jawa (Pantura), bencana lebih banyak terjadi dalam bentuk kecelakaan lalu lintas. ‘’Ini sangat dibutuhkan, agar penanganan cedera tidak berujung pada kematian,’’ kata Wari. Dengan pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan di bidang kegawat darurata, serta memberikan informasi yang up to date tentang emergency. Dengan muara dapat menurunkan angka kecacatan atau kematian pada kasus emergency. Pelatihan BTCLS ini menghadirkan dokter ahli bedah, dokter jantung, dokter ahli anaesthesi, dokter ahli emergency, paramedik terlatih, dan tenaga ahli penunjang. Dalam pelatihan ini peserta dibekali dengan berbagai pengetahuan dan ketrampilan. Seperti, SPGDT (Sistem penangulangan gawat darurat terpadu), BLS (Basic Life Support), Airway and Breathing Management, Intubasi, Ekstrikasi, EKG, Balut-Bidai, Triage Management for Emergency. ‘’Di hari terakhir, kita akan melakukan simulasi kegawat daruratan,’’ pungkasnya. (ela)


CMYK

SABTU, 26 NOPEMBER 2011

KOTA

BAWANG

10

Dikejar Polisi, Pelajar Malah Tabrakan PERDAGANGAN

HARVIYANTO/RADAR BREBES

MEMBUTIK - Beberapa petani terlihat sedang membutik bawang merah yang saat ini sedang mengalami keterpurukan akibat turunnya harga jual

Khawatir Kejadian Tahun 2006 Terulang BREBES - Menurunnya harga jual bawang di pasaran yang hanya Rp 3000/kg akhir-akhir ini menjadikan petani bawang di Kabupaten Brebes merasa khawatir. Mereka mengaku takut kalau-kalau kejadian pada tahun 2006 yang sempat menghancurkan petani bawang di Kabupaten Brebes akan kembali terulang. Di mana harga jual bawang merah yang hanya Rp 1500/kg pada saat itu telah membuat beberapa petani di Brebes mengalami frustasi. Beberapa dari mereka bahkan ada yang sempat melakukan upaya bunuh diri, akibat harga jual bawang merah yang sangat rendah. Tarno (54) misalnya, petani bawang merah asal Desa Padasugih kepada Radar Kamis (25/11) menuturkan, anjlognya harga jual bawang merah hingga Rp 3000/kg jelas sangat merugikan para petani. Pasalnya, harga tersebut membuat para petani mengalami kerugian yang cukup besar. Ia mengaku, untuk menghasilkan satu kilogram bawang, kurang lebih petani harus mengeluarkan biaya sejumlah Rp 4.000-Rp 5.000. Jumlah tersebut dikeluarkan untuk membeli bibit, obat dan ongkos tenaga. “Kalau harga jual hanya Rp 3000/kg, petani jelas mengalami kerugian hampir separuh dari modal,” terangnya. Untuk itu, dirinya meminta kepada pemerintah untuk bisa kembali memulihkan harga jual bawang merah di pasaran. Ia mengaku, penurunan harga bawang merah lebih disebabkan karena banyaknya pasokan bawang impor yang masuk ke wilayah Kabupaten Brebes. Keberadaannya saat ini telah merusak harga jual bawang lokal. Untuk itu, guna menghindari kejadian pada tahun 2006 lalu, pemerintah bisa secepatnya melakukan langkah-langkah tepat untuk menyelamatkan para petani bawang di Brebes. (har)

PERTANIAN NPK Kujang Kurang Diminati BREBES - Kendati masyarakat petani Kabupaten Brebes sudah jatuh hati pada produk urea Kujang, namun jenis NPK yang juga disubsidi pemerintah kurang diminati. Indikasinya daya penyerapan NPK Kujang tahun 2011 hingga September baru 18 persen dari total penyediaan alokasi. Hal ini diungkapkan Anggota Komisi II DPRD Brebes Abdullah Syafaat ST. “Berdasarkan hasil monitoring yang kami lakukan beberapa waktu lalu, penyerapan NPK Kujang hanya 18 persen saja. Jauh dari ideal menjelang akhir tahun ini,” ujar Syafaat. Dia memaparkan, rendahnya penyerapan NPK bersubsidi itu membuat alokasi dan distribusi penyediaan pupuk di Kabupaten Brebes tidak efektif. Sebab, perusahaan tidak mendapatkan hasil yang maksimal dan kerap menjadikan petani sebagai korban. “Produsen itu dibayar subsidi jika pupuknya terserap, jika tidak maka jelas rugi. Akibatnya banyak masyarakat yang merasa dipaksa untuk menggunakan NPK Kujang dengan cara penjualan paket dengan urea. Maksudnya, petani bisa mendapatkan urea harus satu paket dengan NPK. Itu berarti terkesan ada pemaksaan kepada petani.” Lebih jauh dia mengingatkan Pemkab Brebes, untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap rendahnya daya serap NPK bersubsidi. (ism)

CMYK

BREBES - Diduga panik dikejar oleh petugas polisi, seorang pengendara motor Yamaha Mio yang berboncengan dengan temannya tanpa menggunakan helm, menabrak pengendara sepada motor Supra dari arah persimpangan. Peristiwa tabrakan sesama sepeda motor tersebut terjadi Jumat (25/11) sekitar pukul 13.00 WIB, di perempatan Islamic Center Brebes. Dari sumber informasi di lokasi kejadian menyebutkan, Haris (18) seorang pengendara sepeda motor Yamaha Mio yang berboncengan dengan Dadan (15), asal warga Desa Negla, Kecamatan Losari dikejar polisi lalu lintas dari arah selatan menuju utara. Lantaran tidak mengenakan helm dan kendaraan tidak dilengkapi spion dan lampu, kedua remaja yang masih berstatus pelajar tersebut langsung tancap gas dengan kecepatan tinggi. Namun naas, saat sampai di perempatan jalan Islamic Center, sepeda motornya langsung menabrak sepeda motor yang dikendarai Waludin (29), dari arah barat menuju timur. Akibatnya, mereka bertiga langsung tersungkur di jalan, hingga mengalami lukaluka cukup parah. Sementara, kedua sepeda motor kondisinya rusak parak. Usai kejadian, beberapa warga yang saat itu berada di pasar burung langsung berusaha menyelamatkan kedua pengendara motor tersebut ke Rumah Sakit Dedy Jaya Brebes untuk mendapat perawatan intensif. Sedangkan, Waludin dibawa RSUD Brebes. Sementara, sepada motor milik keduanya saat ini diamankan di Satlantas Polres Brebes. Haris saat dikonfirmasi usai mendapatkan perawatan dari tim medis Rumah Sakit

PJU Banyak yang Mati BREBES - Sejumlah fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah titik di Kabupaten Brebes tidak berfungsi secara maksimal. Salah satunya adalah di ruas pantura antara Desa Pakijangan dan Desa Bangsri, Kecamatan Bulakamba. Di mana PJU sering terlihat tidak menyala pada malam hari. Padahal, ruas tersebut merupakan jalur tengkorak atau rawan kecelakaan karena berkelok tajam. Akibatnya, hal ini dikeluhkan sejumlah pengguna jalan. “Lampu PJU di jalur antara Bangsri dan Pakijangan sepertinya kurang berfungsi dengan baik, mungkin ada yang rusak. Kebetulan saya sering bolak-balik di situ dan lampunya sering mati,” tutur Agus (32) pengendara motor asal Bulakamba, kemarin. Dia menambahkan, di ruas tersebut sering terjadi kecelakaan, khususnya pengendara sepeda motor akibat kondisi jalan yang rusak dan kerap digenangi air. “Kalau meluncur dari timur harus hati-hati karena kondisinya gelap. Biasanya mata silau kena lampu tembak kendaraan dari arah barat yang menyilaukan mata,” paparnya. Dia berharap agar Pemkab Brebes melakukan perawatan dan pemeliharaan fasiltas PJU itu dengan baik. Sebelumnya, Ketua Komisi III Heri Fitriansyah ST menjelaskan, pihaknya mengaku telah berkoordinasi dengan SKPD terkait untuk segera melakukan penanganan PJU. Saat ini jumlah fasilitas PJU di Kabupaten Brebes tersebar di 11.246 titik yang meliputi jalan nasional, provinsi dan kabupaten. “Jumlahnya tersebar di 17 kecamatan, tapi untuk pemeliharaan memang masih terkendala minimnya kendaraan operasional pemeliharaan. Kedepan akan kami usulkan lagi penambahan kendaraan beberapa unit untuk menjangkau sejumlah wilayah,” lanjutnya. (ism)

HARVIYANTO/RADAR BREBES

OLAH TKP - Beberapa anggota Satlantas Polres Brebes saat melakukan olah TKP terjadinya tambrakan di perempatan Islamic Centre.

Dedy Jaya mengatakan, dirinya mengaku panik saat dikejar polisi hingga mengakibatkan sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan kendaraan lain. Diakuinya, dirinya mengendarai sepeda motor dari Losari menuju Brebes guna

memperbaiki pelek sepeda motornya. Terpisah, Kasatlantas Polres Brebes AKP Hary Ardianto SIK mengatakan, bahwa peristiwa tabrakan itu berawal dari pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara. Anggotanya yang saat itu berada di

lokasi hanya berusaha untuk menghetikan mereka karena kendaraan yang ditumpangi tidak dilengkapi plat nomor, spion dan lampu. Bahkan pengendara yang saat itu berboncengan tidak mengenakan helm. (har)


CMYK

SABTU, 26 NOPEMBER 2011

OLAHRAGA RADAR TEGAL

Man. United vs Newcastle

Anderson

KEJAR RIVAL

Anderson Absen Hingga Februari KABAR buruk harus didengar manajer Manchester United Sir Alex Ferguson jelang menjamu Newcastle United, malam nanti. Klub berjuluk Setan Merah itu kehilangan satu lagi pemain di lini tengah mereka, yakni Anderson. Setelah Tom Cleverley dipastikan absen hingga Januari nanti untuk menjalani terapi, kini giliran Anderson yang diperkirakan harus absen hingga Februari nanti. Penyebabnya adalah kondisi cedera lulutnya yang tidak menunjukkan perkembangan positif. Masalahnya itu cedera kambuhan. Dua tahun lalu gelandang asal Brazil itu juga mengalami cedera kerusakan pada ligamen lututnya yang memaksanya harus naik meja operasi. Makanya, kali ini, dia juga dikirim ke dokter spesialis di Portugal. Anderson sudah absen dari membela United sejak pertandingan di Liga Champions melawan Otelul Galati pada 2 November lalu. Mulanya diperkirakan hanya absen dalam tiga pekan, tapi ternyata cederanya lebih parah dari perkiraan. “Anderson harus absen hingga Februari karena cedera lututnya. Dia telah dikirim ke Portugal kepada spesialis yang sebelumnya mengoperasinya. Ini bukan berita bagus,” ketus Ferguson, seperti dilansir Daily Mail. Kehilangan Anderson membuat opsi di lini tengah berkurang banyak. Apalagi, sejak ditinggal pensiun Paul Scholes pada awal musim ini. Mulanya, Cleverley diharapkan sebagai penggantinya. Dia cukup mantap, tapi harus absen karena cedera. Pada bursa transfer awal musim ini, United telah berusaha mencari tambahan di lini tengah. Beberapa nema beken seperti Wesley Sneijder, Luka Modric, dan Samir Nasri masuk dalam bidikan. Ternyata,

11

meleset semuanya. “Mudah mengatakan kami harus membeli pemain di bursa transfer. Tapi, nyatanya tidak mudah bagi kami membelinya untuk Manchester United, terutama pada Januari,” jelas Fergie, sapaan Ferguson. Tactician asal Skotlandia itu mengakui ada beberapa pemain yang masuk dalam bidikannya, tapi tidak ada yang bisa bergabung. “Yang kami butuhkan tidak ada di pasaran. Saya tidak ingin merekrut pemain yang tidak bisa membantu tim ini,” lanjut Fergie. Dalam beberapa kesempatan, karena minimnya opsi di gelandang serang, Fergie sampai harus memainkan Wayne Rooney di posisi itu. Sang striker memang tidak komplain, tapi itu bukanlah posisi ideal bagi andalan timnas Inggris tersebut. (ham)

MANCHESTER - Lupakan dulu tugas yang belum tuntas di Liga Champions, dimana Manchester United gagal mengunci tiket lolos ke babak 16 besar karena ditahan seri Benfica 2-2 (22/11). Itu pekerjaan rumah untuk matchday pemungkas melawan Basel (7/12). Sekarang lebih baik United kembali fokus ke Premier League. Mereka tertinggal lima angka di belakang sang penguasa klasemen Manchester City dengan 34 poin. Pekan ini, City berpotensi terjegal ketika melawat ke Anfield menantang Liverpool (27/11). Nah, kesempatan itu harus dimanfaatkan dengan baik oleh United untuk mengejar rival sekotanya itu. Hanya, mereka juga harus menjamu lawat sulit, Newcastle United di Old Trafford, malam nanti (tayangan langsung Global TV pukul 22.00 WIB). “City memang menjalani musim hebat, tapi mereka akan mulai menghadapi laga berat. Saya tidak peduli sebagus apa mereka, yang pasti mereka berada dalam tekanan. Saya harap kami yang memimpin setelah natal,” kata Phil Jones, bek United, seperti dikutip Goal. Makanya, menurut Jones, yang terpenting sekarang adalah tetap menjaga stabilitas dan meneruskan catatan kemenangan di Premier League. Mereka selalu menang dalam tiga laga terakhir di Premier League dan juga selalu mencatat cleansheet. Sembari terus mengumpulkan angka, mereka berharap City terlepeset. “Kompetisi masih panjang dan kalau mereka terjungkal, kami ada tepat di belakang mereka dan siap mengambil alih. Kami punya tim yang berpengalaman,” kata Jones. Masalahnya Newcastle bukanlah tim yang muda untuk diatasi. Meski punya rekor bagus dalam bentrok kedua tim dimana United tidak pernah kalah dari Newcastle dalam 17 bentrok terakhir, tapi Newcastle harus diwaspadai.

PERKIRAAN PEMAIN :

Man. United Pemain : 1-De Gea (g); 4-Jones, 5-Ferdinand, 15-Vidic, 3-Evra; 1724-Nani, 24-Fletcher, 16-Carrick, 13-Park; 14-Hernandez, 10-Rooney Pelatih

: Sir Alex Ferguson

Newcastle United Pemain : 26-Krul (g); 5-Simpson, 27-Taylor, 2-Coloccini, 16-Taylor; 23-Ameobi, 4-Cabaye, 8-Guthrie, 18-Gutirrez; 10-Ben Arfa; 19-Ba Pelatih Stadion

: Alan Pardew : Old Trafford

Head to Head 19/04/11 16/08/10 04/03/09 17/08/08 23/02/08

Newcastle Man. United Newcastle Man. United Newcastle

Lebih lanjut Hadi menjelaskan, Ruby 250 cc ini memiliki rangka type diamond, suspensi depan teleskopik (tabung di bawah), suspensi belakang lengan ayun dan peredam kejut ganda, rem depan disk (cakram) double piston, rem belakang disk (cakram) double piston, ban depan 110/ 90-R16/ 175 Kpa, ban belakang 120/ 90-R16/ 200 Kpa. Adapun harga yang ditawarkan kepada konsumen untuk mendapatkan motor gede (moge) Rp 28.500.000. ’’Produk ini ready stock sehingga

Man. United Newcastle Man. United Newcastle Man. United

Memang, Newcastle baru saja kalah dari City 1-3 (19/11). Namun, terlepas dari kekalahan itu, tim berjuluk The Magpies itu memiliki rekor yang mantap musim ini. Kekalahan dari City adalah satu-satunya kekalahan mereka musim ini. Bersama Liverpool dan City, Newcastle menjadi klub dengan rekor kebobolan paling rendah di Premier League. Jantung pertahanan The Magpies yang dijaga Fabricio Coloccini dan Steven Taylor sangat tangguh. Situasi itu membuat United harus bekerja keras. Apalagi, kalau tampil tanpa striker andalannya Wayne Rooney. Striker timnas Inggris itu diragukan tampil. Dia absen ketika United ditahan imbang 2-2 oleh Benfica. Belakang tersiar kabar dia mulai pulih. Daripada memikirkan kesiapan lawan, manajer Newcastle Alan Pardew lebih fokus pada kesiapan mental timnya setelah mengalami kekalahan perdana dari City. “Anda ti-

KAISAR MOTOR Luncurkan Produk Tangguh Moge ’Ruby 250cc’ PRODUK kendaraan bermotor terbaru kini tengah hadir di tengahtengah kita yaitu Ruby 250cc. Ruby 250cc ini bisa diperoleh konsumen di Cahaya Murni Kaisar selaku dealer sepeda motor Kaisar Klampok di Jalan Raya Klampok 208, Brebes. Hal ini disampaikan Direktur Cahaya Murni Kaisar Hadi Santoso. ’’Ruby 250cc ini dilengkapi dengan dimensi panjang 2.350, lebar 850, dan tinggi 1.120 mm. Jarak sumbu roda 1.510 mm, dan jarak terandah ke tanah 150 mm, dengan berat kosong 142 kg,’’ jelas Hadi. Sedangkan untuk transmisinya, terdiri dari kopling berupa plat majemuk type basah. Transmisi dengan 5 kecepatan bertautan tetap, serta pola pengoperan gigi 1-N-2-3-4-5. Adapun sistem elektriknya dengan sistem pengapian CDI-AC battery, busi NGK 7HSA (2 pcs), baterry 12V94B-1 (Yuasa), dengan kapasitas tangki bahan bakar 14 liter dan minyak pelumas mesin 1,4 liter. ’’Mesin dengan type 4 langkah SOHC V-Twin, sistem pendingin udara, diameter x langkah 49 x 66 mm x 2 silinder. Kapasitas silinder 124,4 cc x 2 silinder (250cc), daya maksimum 13,2 kw/ 8.000 r/ min, torsi maksimum 16,0 Nm/ 6.000 r/ min, dan sistem starter elektrik,’’ terangnya.

vs vs vs vs vs

konsumen tidak perlu indent (pesan dulu, Red). Dengan DP (uang muka) Rp 8.500.000. Adapun warnanya hitam,’’ ujarnya. ’’Konsumen bisa datang langsung ke Cahaya Murni Kaisar Klampok di Jalan Raya Klampok 208. Untuk informasi, konsumen bisa menghubungi nomor telepon 0283-3337689. Tegal: Jl.Dr. Wahidin Sudirohusodo No.72 Pesurungan (Sebelah Timur Bebek Goreng H.Slamet) 0283-3322689. Tegal. atau layanan SMS 24 jam di nomor 081931816618,’’ lanjutnya. (adv)

David Silva

0-0 3-0 1-2 1-1 1-5

dak boleh bersikap negatif pada dii sendiri, harus tetap optimistis,” kata Pardew, seperi dikutip Teleg r a p h . (ham)

Phil Jones


ALL SPORTS

12

SABTU 26 NOPEMBER 2011

RADAR TEGAL

SIAPA CAPOLISTA? ROMA - Status capolista alias penguasa klasemen sementara Serie A Liga Italia saat ini memang dikuasai Juventus. Namun, mereka punya koleksi poin sama dengan Lazio yang berada di posisi kedua. Mereka hanya unggul produktifitas gol. Ya, sekarang mereka sama-sama mengemas 22 poin. Nah, pada pekan ke-12, kedua tim berkesempatan saling bentrok untuk memastikan tim mana yang lebih pantas menduduki capolista? Mereka akan bertarung di Olimpico, Roma, dini hari nanti (siaran langsung Indosiar pukul 02.30 WIB). Juve yang belum tersentuh kekalahan berambisi memperpanjang rekor mereka. Hanya, mereka tidak bisa datang dengan kekuatan terbaiknya. Sang pengatur permainan Andrea Pirlo mengalami cedera otot dan dipaksa absen dini hari nanti. Situasi itu memaksa pelatih Juve Antonio Conte harus putar otak dan mencari pengganti yang pas. Inilah kesempatan untuk menunjukkan bahwa Pirlo-dependensi itu tidak ada. Sebagai ganti, Michele Pazienza disiapkan. Dia akan menemani Claudio Marchisio di tengah. Meski punya rekor pertemuan yang bagus melawan Lazio, tapi Juve ogah pongah. Mereka tetap berhati-hati. “Pelatih Antonio Conte menyatakan ini adalah pertandingan penting dan hasilnya sangat krusial bagi kami,” ujar Gianluigi Buffon, kiper Juve, seperti dikutip Football Italia. Apalagi, Lazio punya catatan yang menawan pada awal musim ini. Mereka mencatat hasil tidak terkalahkan dalam sembilan pertandingan terakhir di Serie A, memenangkan enam pertandingan di antaranya dan juga mencatat cleansheet di tiga laga terakhir. Bergabungnya pemain sarat pengalaman seperti Miroslav Klose dan Djibril Cisse banyak memberi pengaruh buat Lazio. “Klose adalah striker hebat dan punya reputasi luar biasa. Kami tidak boleh lengah menjaganya,” jelas Buffon. Memang, Lazio masih kehilangan beberapa pemain mereka seperti Simone Del Nero, Stefano Mauri, Javier Garrido, Albano Bizzarri, Andre Dias, Libor Kozak, Stephen Makinwa, dan Matuzalem. Tapi pelatih Edoardo Reja masih mampu menjaga stabilitas tim. Makanya, mereka berani memasang target mengalahkan Juve di Olimpico, dini hari nanti. “Saya pikir, kami selalu bermain bagus ketika melawan tim besar. Kami mampu membangun serangan balik yang bagus dan siap menang,” kata Cristian Ledesma, gelandang Lazio. Namun, dia menolak anggapan bahwa Biancocelesti, julukan Lazio, sudah pantas difavoritkan sebagai salah satu kandidat scudetto musim ini. “Masih terlalu awal untuk berbicara tentang perebutan gelar. Sekarang kami hanya ingin menang dan memimpin di klasemen,” kata Ledesma. (ham)

PERKIRAAN PEMAIN : LAZIO (4-3-1-2) Pemain : Marchetti (g); Konko, Stankevicius, Diakite, Radu; Brocchi, Ledesma, Lulic; Hernanes; Sculli, Klose Pelatih : Edoardo reja

GIANLUIGI BUFFON

JUVENTUS (4-2-3-1) Pemain : 1-Buffon (g); 26-Lichtsteiner, 19Bonucci, 15-Barzagli, 3-Chiellini; 8-Marchisio, 5-Pazienza; 7-Pepe, 22-Vidal, 14-Vucinic; 32Matri Pelatih : Antonio Conte

Kurang Puas, Ferrari Menang Biar Bisa Tenang Peringatkan Massa SAO PAULO - Ferrari menyalakan sinyal bakal melakukan perombakan untuk musim depan. Salah satu yang paling mendapatkan sorotan ada pada pembalapnya. Tim Italia itu menunjukkan apresiasi kurang puas pada penampilan Felipe Massa di musim 2011. Saat ini Ferrari memiliki Massa dan dan Fernando Alonso dalam skuadnya. Alonso memiliki kontrak jangka panjang yang baru berakhir pada 2016. Sementara Massa sudah akan berakhir pada akhir musim 2012. Namun, ancaman menghampiri Massa. Ferrari tak puas dengan penampilan Massa musim ini. Jika tak segera menunjukkan peningkatan performa di perjalanan musim 2012, Ferrari tak segan mengakhiri kontrak pembalap Brazil itu di tengah jalan atau tak melanjutkan kontrak di musim berikutnya. “Kami mengharapkan hal besar dari dia di musim 2012, baru kemudian kami memutuskan yang harus dilakukan. Katkan saja dia harus membuktikan kualitasnya. Dia sudah bersama kami cukup lama,” ungkap Bos Ferrari Luca Di Montezemolo, seperti dikutip Guardian. Musim ini Massa belum merasakan podium. Bandingkan dengan Alonso yang musim lalu nyaris memberikan gelar juara dunia buat Ferrari. Musim ini Alonso meraih sepuluh podium termasuk satu kemenangan dari 18 balapan. Ferrari berkali-kali harus sport jantung perihal penampilan Massa musim ini. Termasuk kala dia terlibat konfrontasi dengan pem-

dok.rateg

Felipe Massa

balap McLaren-Mercedes Lewis Hamilton dalam beberapa kesempatan. Sudah enam kali kedua pembalap itu terlibat insiden di lintasan sepanjang musim ini. Massa seperti terus terpuruk sejak kalah satu poin dari Hamilton di akhir perebutan gelar juara musim 2008. Di tahun berikutnya, dia absen di beberapa balapan setelah mengalami keretakan pada tengkorak dan sempat koma setelah insiden di sesi latihan Grand Prix Hungaria. Pada musim 2010 dia merosot ke posisi enam klasemen. Massa tak perlu menunggu hingga musim 2012 berlangsung. Balapan GP Brazil yang merupakan balapan kandang baginya, akhir pekan ini, menjadi ajang yang tepat untuk mengakhiri paceklik podium. “Saat balapan di rumah sendiri, itu seperti menjalani kejuaraan yang berbeda,” ungkap Massa pada Autosport. (ady)

LONDON - Tekanan kepada manajer Chelsea Andre Villas Boas begitu kencang. Jabatannya sebagai manajer mulai diusik seiring dua kekalahan beruntun dari Liverpool 1-2 di Premier League (20/11) dan Bayer Leverkusen 1-2 di Liga Champions (23/ 11). Spekulasi soal masa depan Boas pun terus dibicarakan. Apalagi, pelatih yang lama dibidik owner Chelsea Roman Abramovich yakni Guus Hiddink sudah bebas tugas dari timnas Turki. Boas harus merebut kembali kepercayaan dari Chelsea. Biar lebih tenang, dia harus memulainya dengan memenangkan pertandingan pada pekan ke-13 Premier League. Kebetulan, Chelsea akan bermain di markasnya Stamford Bridge, menjamu Wolverhampton Wanderers, malam nanti (siaran langsung MNC TV pukul 21.30 WIB). Bukan hanya itu, kemenangan juga akan menjaga jarak angka agar tidak tertinggal jauh dari penguasa klasemen sementara Manchester City yang mengemas 34 poin. Sekarang Chelsea tertinggal 12 poin di belakang City. “Kami punya dua pertandingan ke depan di kandang dan kami butuh fokus serta konsentrasi. Saya akan memotivasi para pemain dan kami butuh dukungan para fans. Saya juga akan menginspirasi diri sendiri,” terang Boas seperti dikutil

PETR CECH Telegraph. Setelah melawan Wolves (julukan Wolverhampton) Chelsea bakal kembali bersua dengan Liverpool (29/11). Mereka akan menjamu Liverpool di Stamford Bridge pada ajang Piala Carling. Mereka berambisi menuntaskan dendam. Meski fans dan media mulai meragukan Boas, tapi dukungan penuh masih didapat dari para pemain. “Manajer tidak berada di lapangan, kami para pemain yang di lapangan dan membuat kesalahan. Kami terlalu agresif dalam bertahan,” jelas Petr Cech, kiper Chelsea. “Dia (Boas) tidak melakukan kesalahan individual apapun ketika berada di bench pemain. Dia melakukan keputusan yang benar dan

kami para pemain melakukan kesalahan. Kami akan berupaya memperbaikinya,” lanjut kiper timnas Rep. Ceko itu. Bukan hanya dari dalam tim, dukungan kepada Boas juga datang dari calon lawannya Wolves. Manajer Wolves Mick McCarthy menilai Boas adalah pelatih dengan talenta yang hebat, tapi memang belum punya pengalaman melatih di Premier League. “Lihat saja apa yang Boas capai di Portugal. Anda tidak akan mendapatkannya, kalau Anda tidak hebat. Dia bagus, hanya dia bergabung dengan tim yang baru. Dia hanya butuh waktu. Apapun kondisinya, mereka tetap berbahaya,” lanjut McCarthy. (ham)

DANIEL ALVE

Raksasa Pantang Ternoda MADRID - Barcelona masih belum terkalahkan hingga jornada ke-12 Liga Primera. Barca (julukan Barcelona) kemungkinan masih belum terbendung saat mereka berlaga di pekan ke13 dini hari nanti WIB. Ini lantaran Barca “hanya” akan menghadapi Getafe di Coliseum Alfonso Perez (tayangan langsung TV One pukul 04.00 WIB). Ada sejumlah fakta yang membuat Getafe sulit menjadi tim pertama yang bisa menaklukkan Barca. Yakni, buruknya kinerja tim asuhan Luiz Garcia Plaza tersebut. Getafe baru meraih tiga kemenangan dalam 15 laga terakhir. Di ajang Liga Primera, Getafe baru meraup 10 poin. Ini membuat Getafe tercatat sebagai klub dari kota Madrid yang menorehkan start terburuk di Liga Primera. Kans untuk menodai catatan tak pernah kalah tim tamu makin berat lantaran mereka tak bisa menurunkan Pedro Leon. Gelandang pinjaman dari Real Madrid itu mengalami cedera lutut serius. Sektor tengah makin keropos menyusul absennya Abdel Barrada yang terkena skors. Meski demikian, bomber Getafe Nicolas Ladislao Fedor Flores atau yang akrab disapa Miku tetap optimistis dengan peluang timnya. Tentu, Anda harus respeks pada rival sekelas Barcelona.

Mereka punya banyak pemain berkualitas dan telah memenangkan banyak trofi,” papar Miku kepada Reuters. “Namun, satu tim bisa mengalahkan tim lain. Tak ada tim yang tak terkalahkan. Keberuntungan adalah yang paling fundamental,” ujar pemain timnas Venezuela itu. Faktor kelelahan pemain Barca juga menjadi handicap yang bakal dimanfaatkan kubu Getafe. Rabu lalu (23/11), Barca baru saja melawat ke San Siro melakoni partai krusial melawan AC Milan di ajang Liga Champions. Meski berhasil meraih kemenangan 3-2, Josep Guardiola selaku entrenador mengakui kalau timnya harus mengerahkan segenap energi untuk menaklukkan jawara Serie A musim lalu tersebut. “Saya tidak ingin bertemu Milan lagi, karena mereka sekarang memang lebih baik. Menurutku, sepak bola Italia punya kelas yang tinggi,” papar Guardiola. Ketika menghadapi Milan, Guardiola terpaksa memainkan skema 3-4-3. Itu dilakukan untuk menyiasati minimnya stok pemain belakang. Hasilnya, lini pertahanan Barca terlihat keropos.Nah, dini hari nanti Barca akan kembali memakai skema 4-3-3 lantaran mereka sudah bisa memainkan Daniel Alves. (ham/bas)

Jaga Status Penguasa MADRID - Siapa yang layak menyandang status klub terbaik di kota Madrid ? Tentu, mayoritas akan menunjuk Real Madrid. Penilaian itu tak berlebihan. Sebab, dibanding rival sekota Atletico Madrid, Los Blancos (julukan Real Madrid) memang lebih superior dalam urusan gelar dan performa di lapangan. Real sudah 31 kali merajai pentas Liga Primera dan sembilan kali juara Liga Champions. Sementara, Atletico baru sembilan kali juara Liga Primera, dan di kancah Eropa mereka baru sekali merasakan trofi Europa League. Menilik rekor pertemuan, dominasi Real atas klub tetangga makin kentara. Sejak Oktober 1999 atau dalam 12 tahun terakhir Atletico belum pernah mengalahkan Real. Kendati bertajuk derby, bentrok antara Real Madrid versus Atletico Madrid yang biasa disebut dengan El Derbi Madrileno (sebutan untuk derby Madrid) terlalu didominasi satu klub. Bahkan, sejak 12 tahun lalu, Real tidak pernah kalah dari saudara mudanya. Apalagi, sekarang Real sedang on fire. Mereka telah mencatat rekor kemenangan beruntun dalam delapan laga. Mereka ingin melanjutkannya ketika menjamu Atletico di Santiago Bernabeu, dini hari nanti (tayangan langsung TV One pukul 02.00 WIB). Bukan hanya terus menang, mereka sangat produktif mencetak gol. Musim ini, dari 12 pertandingan yang sudah dilakoni, Real mampu mengemas 42 gol alias rata-rata 3,5 gol perpertandingan. Paling produktif di Liga Primera. Real juga berambisi menjaga keunggulannya di klasemen sementara Liga Primera. Sekarang mereka memimpin dengan 31 poin. Mereka unggul tiga angka di depan rival abadinya Barcelona yang mengemas 28

dok.rateg

Iker Casillas

poin dan duduk diposisi kedua. Kegarangan mereka juga berlangsung di Liga Champions dimana mereka selalu menang dalam setiap pertandingan di grup D. Tanpa memainkan pasukan utamanya, Real mampu melibas Dinamo Zagreb 6-2 pada laga terakhir mereka (22/ 11). Namun, kiper sekaligus kapten Real Iker Casillas menolak bersikap terlalu percaya diri. Sekalipun performa Atletico pada awal musim ini terbilang labil. “Saya tidak setuju kalau kami dibilang favorit. Apakah kami gila ? Derby ini lebih penting bagi Atletico. Mereka sudah sangat lama tidak menang dan ingin mengakhirinya,” jelas Casillas, seperti dikutip Reuters. Sebagai satu-satunya pemain Real yang pernah merasakan kekalahan dari Atletico. Sebab, Casillas sudah bermain ketika Atletico menang 3-1 atas Real di Bernabeu pada 20 Oktober 1999. Dia menilai, motivasi Atletico itulah yang patut diwaspadai. Apalagi, Real tidak bisa memainkan pasukan terbaiknya di benteng pertahanan. Alvaro Arbeloa dan Ricardo Carvalho sedang cedera. Kemudian, Pepe dan Marcelo juga tidak sedang berada dalam kondisi terbaiknya. (ham)


ALL SPORTS

SABTU 26 NOPEMBER 2011

13

RADAR TEGAL

Persiba Bantul vs Bontang FC

PEDE JAGA REKOR

BANTUL - Persiba Bantul punya modal besar saat menjamu Bontang FC (BFC) dalam laga perdana kompetisi Indonesian Premier League (IPL) sore nanti di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul. Modal percaya diri (pede) itu adalah berlaga di kandang sendiri. Lainnya, rekor tak pernah kalah di laga kandang di kompetisi sebelumnya, dan selalu menang di laga uji coba sebelum kompetisi IPL 2011/ 2012 bergulir. Persiapan tim yang dianggap cukup, dan materi pemain yang mumpuni dianggap sebagai nilai plus tuan rumah. Laga ini juga menjadi debut bagi M.Basri menukangi Laskar Sultan Agung. Di laga ini, Basri tentu akan berharap hasil positif untuk menapaki laga-laga selanjutnya. Karena itulah, tak ada kata lain selain wajib menang di laga nanti. Kubu tuan rumah diliputi optimisme tinggi jelang laga perdana ini. “Selama laga uji coba di kandang, kami sudah mengalahkan tim-tim besar. Jadi, saya optimistis menang,” ujar M. Basri usai launching tim di SSA kemarin (25/11). Sore nanti Basri dipastikan bisa menurunkan the winning team. Semua pemain dalam kondisi oke. Karena itu, mantan pelatih PSS Sleman ini akan menerapkan pola menyerang. Dia akan menempatkan Arwin sebagai gelandang bertahan tunggal dengan Eze sebagai playmaker. Kejeniusan Ezequiel Gonzales seperti musim lalu akan diuji di laga perdana ini. Di depan, duet Ugiek Sugianto dan Cristori Emmanuel akan menjadi tumpuan mengoyak gawang tim tamu. Duet ini sudah teruji di beberapa laga. Mereka mampu tampil kompak dan produktif. Di belakang, duet tower Wahyu Wijiasnato dan Eduardo Bizzaro akan menjadi tembok pertahanan yang kokoh mengamankan gawang Wahyu Tri Nugroho. Terpisah, pelatih Bontang FC Eddi Simon tidak memasang target muluk-muluk. Menilik persiapan yang dilakukan, BFC jelas kalah jauh. BFC praktis hanya mempersiapkan selama tiga pekan. Meskipun begitu, Eddi mematok hasil positif di

Tak Bedakan Pemain ISL atau IPL JAKARTA - Ini kabar gembira bagi para pesepakbola Indonesia yang berlaga di ISL. Koordinator Timnas Bob Hippy menyatakan tetap akan memberikan kesempatan pada pemain yang bertanding di ISL, kompetisi gagasan PT LI, untuk menghuni Timnas. Mereka dianggap memiliki hak yang sama dengan pemain yang berjibaku di IPL, kompetisi yang diakui PSSI. “Saya tidak memikirkan tentang liga itu. Saya hanya memikirkan pemain. Mereka memiliki hak yang sama. Pemain yang bertanding di ISL juga memiliki kans bermain di Timnas,” terang Bob

kemarin (25/11). Dia menambahkan, keputusan tersebut diambil sebagai upaya untuk membentuk timnas yang tangguh. Karena itu, semua proses seleksinya akan dilakukan dengan transparan. Bahkan, pemain yang tak memiliki klub juga akan mendapatkan kesempatan untuk mengenakan seragam timnas. “Walau nggak punya klub, kalau memang bagus tentu akan kami panggil. Nantinya terserah pelatih. Menghuni Timnas itu merupakan keinginan semua pemain,” tambah mantan penggawa Timnas tersebut. Bob memang tak mau terlibat dengan persoalan pelik mengenai dualisme kompetisi yang ada di Indonesia. Sebagai koordinator Timnas, dia memilih untuk berkonsen-

trasi membentuk pasukan yang kuat. Hal itu bisa didapat jika semua pemain diberi kesempatan yang sama. Baginya, kondisi yang sekarang terjadi berbeda dengan saat LPI dicekal PSSI era Nurdin Halid lalu. Selain itu, dia juga merasa kasihan dengan talenta muda yang bermain di ISL jika tak diberi kesempatan menghuni Timnas. Padahal, para pemain itulah yang akan menjadi tulang punggung timnas di masa mendatang. “Politiknya terlalu tinggi kalau harus sampai melibatkan dualisme kompetisi itu. Saya memilih nggak ikutikutan kesana. Saya hanya berurusan dengan pribadinya masing-masing. Bukan dengan klubnya,” terang Bob. (ru)

Hanya Sisakan Simon Santoso

Perkiraan Pemain : Persiba Bantul (4-4-2) : Wahyu Tri Nugroho (g), Anwarudin, Wahyu Widjiastanto, Eduardo Bizzaro, Nopendi, Busari, Arwin, Ezequeil Gonzales, Slamet Nurcahyo, Ugiek Sugianto, Cristori Emmanuel Pelatih : M. Basri Bontang FC (4-4-2) : Erik (g), Aji Novrizal, Candy, Glen, Juanidi Tagor, Gantarkan, Camara Cassawa, Usman, Rulli Padengke, Arrahman. Pelatih: Eddi Simon

laga tandang ini.“Saya berha rap mampu mengimbangi tuan rumah,” ujar eks pembesut PSIR Rembang ini. Selain itu, kekuatan BFC masih compang camping, menyusul hengkangnya sejumlah pemain bintang seperti Kenji

Cristori

Emmanuel

Adacihara dan Ali Khadafi. Berbeda dengan Persiba yang 80 persen skuadnya berisikan pemain-pemain yang menjuarai kompetisi Divisi Utama musim lalu.” 90 persen skuat kami diganti,” katanya di Hotel Matahari.

Eddi akan menginstruksikan pemainnya untuk mewaspadai kecepatan Busari. Eks pemain PSS Sleman ini, kata Eddi memiliki aksi individu yang cukup memukau. Selain itu, Eddi menilai tendangan bebas Busari kerap mematikan. (nes/din/ko)

Angky Angkota Kejar Kemenangan KO MAZATLAN - Petinju kelas bantam (53,5 Kg) Indonesia Angky Angkota diyakini meraih hasil positif pada pertarungan perebutan gelar kelas bantam WBO melawan Jorge Arce, di Mazatlan, besok (27/11) waktu Indonesia Dia optimistis bakal membawa gelar juara itu ke Indonesia. “Persiapannya sudah cukup matang. Sekarang dia sedang persiapan akhir dan hanya latihan ringan untuk menajag kondisi (sebelum pertandingan),” kata Matchmaker Pino Bahari melalui pesan singkat, tadi malam (24/11). Pino meyakini jika persiapan panjang yang telah dilakukan petinju 30 tahun tersebut di Lembang, Jawa Barat beberapa bulan sebelum berangkat ke Mexico sudah cukup bagus. Karena itu, Pino melihat peluang Angky untuk melakukan revans setelah kekalahan pada pertemuan pertama dengan petinju 32 tahun tersebut cukup besar. Sebelumnya, Angky memang pernah kalah dari Jorge Arce pada pertarungan kelas terbang super WBO pada 2010 lalu. Tapi, kekalahan Angky saat itu bukan karena masalah kualitas yang kalah. Tapi, dia takluk denga technical decision dan pertandingan dihentikan pada ronde ketujuh setelah dia mengalami luka di pelipisnya. “Kalau tidak luka, saya yakin Angky

Angky

Angkota bisa mengatasinya. Sekarang itu tak boleh terjadi lagi. Tekadnya untuk meraih gelar dan revans sudah cukup besar,” lanjutnya. Melihat kondisi dan persiapan Angky, Pino meyakini bahwa pertarungan kali ini tidak akan selesai dalam 12 ronde. Dengan

kata lain, pihak Angky yakin bisa memukul jatuh lawan dalam ronde-ronde pertengahan. “Paling tidak, di ronde keenam dia sudah bsia meng-Ko lawannya,” lanjut Pino. Nah, mengenai strategi yang akan diambil, sebelum berangkat Angky sudah memeparkan bahwa dirinya akan mengandalkan kecepatan yang dimiliki. Sebab, untuk ukuran postur tubuh dirinya masih kalah dengan Jorge Arce. “Pelatih selama ini mematangkan saya untuk bisa memaksimalkan pola hit and run. Strategi ini dinilai paling efektif,” terangnya. Selain itu, dia optimistis bakal mampu merobohkan sang lawan sebelum 12 ronde pertarungan diselesaikan. Angky menarget untuk bisa memukul KO sang lawan pada ronde keenam. Sementara itu, manajemen Mahkota Promotion yang membantu Angky untuk menggelar pertarungan di negara yang terletak di kawasan Amerika Utara tersebut, juga tak kalah optimistis. Promotor Raja Sapta Oktohari bahkan manarget kemenangan Angky harus mutlak. “Karena tandingnya di Mexico, Angky tidak boleh hanya menarget menang angka. Dia harus bisa memukul roboh musuhnya sehingga tidak dirugikan dalam perhitungan poin,” tutur owner Mahkota Promotion tersebut. (aam)

Serahkan Kasus Persipura ke Komdis SURABAYA - PSSI tak bisa tinggal diam dengan sikap klubklub yang akhirnya mencederai komitmen untuk bermain di Indonesia Premier League (IPL) 2011-2012. Kasus itu akan diserahkan ke komisi disiplin (komdis) PSSI. Kepala bidang kompetisi PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) Hendriyana menyayangkan sikap Persipura yang seolah-olah tak tahu-menahu dengan jadwal pertandingan kontra Arema hari ini (26/11). Sebab, selama proses persiapan kompetisi IPL musim 2011-2012, Persipura selalu mengirimkan wakil. Pada pertemuan CEO klub-klub IPL pada 19 November lalu di Jakarta, Persipura diwakili sekretaris umum Persipura M Thamrin Sagala. Namun, beberapa waktu kemudian Persipura memantapkan langkah untuk bermain di Indoensia

Tetap Panggil Pemain ISL

Super League (ISL). Ya, kebetulan kasus tak adanya pertandingan Persipura di IPl muncul paling awal. Seharusnya Persipura mengundang Arema Malang untuk technical meeting tadi malam. Namun, kenyataannya tidak ada inisiatif tim besutan Jacksen F. Tiago itu untuk menerima Arema. Hendriyana memastikan dengan hadir di Jayapura. Tujuannya untuk memastikan kinerja panitia pelaksnaa (panpel) Persipura. Dan temuan di lapangan menyatakan jika Persipura benar-benar tak menyiapkan pertandingan melawan Arema. Kondisi itu akan dilaporkan kepada komisi disiplin (komdis) PSSI. “Kami tak berhak memberikan keputusan,” tegas dia. Dia juga memastikan jika jadwal pertandingan yang sudah dirilis PT LPIS tak akan

berubah. Nantinya PT LPIS hanya akan menggeber pertandingan yang mempertemukan tim yang siap bertanding. Dari jadwal yang dirilis, berarti hari ini hanya akan ada satu pertandingan dari tiga laga yang direncanakan. Yakni Persiba Bantul melawan Bontang FC di Stadion Sultan Agung Bantul (siaran langsung RCTI pukul 15.30 WIB). “Kabar yang saya terima Persib juga tak menyiapkan pertandingan,” kata Hendriyana. Persib seharusnya menjamu Mitra Kukar. Malah tak hanya Persib yang memilih bermain di ISL, tapi juga Mitra Kukar. Jika dirunut, IPl kehilangan enam kontestan. Yakni, PSMS Medan, Sriwijaya FC, Persib Bandung, Mitra Kukar, Persipura Jayapura, dan Persidafon Dafonsoro. Dengan begitu kontestan IPL menyis-

kan 11 tim. Yaitu, Persiraja Banda Aceh, Semen Padang, Persija Jakarta, Persijap Jepara, Persiba Bantul, Persibo Bojonegoro, Persema Malang, Arema Malang, Persebaya Surabaya, Bontang FC, dan PSM Makassar. Sementara itu, Sihar Sitorus, komite kompetisi PSSI, terkejut dengan kepedean PT Liga Indoensia yang menyatakan sudah mendapatkan dukungan dari PSSI. Sebab, PSSI tak pernah memberikan persetujuan pengiriman wasit dan perangkat pertandingan di bawah PT LI. “Apakah ada surat resmi dari PSSI?,” tanya Sihar. Malah Sihar memastikan jika Persipura tak akan mewakili Indonesia pada LCA jika tetap bersikukuh bermain pada kompetisi di luar PSSI. “Logikanya peserta LCA adalah juara kompetisi di bawah federasi,” tegas Sihar. (vem)

SHANGHAI - Luar biasa penampilan tunggal putra Simon Santoso di perempat final Tiongkok Super Series premier di Shanghai, Tiongkok, kemarin (25/11). Di tengah alasan PB PBSI bahwa recovery dan kondisi fisik yang kurang setelah tampil di SEA Games, dia ternyata mampu membuktikan tak terpengaruh dengan kondisi itu. Simon menunjukkan bahwa mental juara masih dimilikinya. Meski recovery kurang maksimal, dia ternyata mampu berusaha keras untuk terus melaju ke semi final kejuaraan berhadiah total USD 350 ribu tersebut. Bahkan, keberhas i l a n S i m o n me laju mempu mebalikkan prediksi pengamat yang menilai Simon bakal takluk dari tangan pebulu tangkis senior Denmark, Peter Gade. Simon sukses mem-

buat unggulan keempat itu bertekuk lutut dalam rubeer game 15-21, 21-15, dan 21-16. Menurut asisten pelatih tunggal putra Agus Dwi santoso, kemenangan Simon tak bisa dilepaskan dari kesabaran dan perubahan strategi yang diterapkan anak didiknya. Dia mengakui, Simon mampu mendominasi permainan pada game kedua dan ketiga sehingga Gade bisa dikalahkan. “Di game pertama memang sulit. Tapi, di game kedua Simon bisa keluar dari tekanan dan mencoba tak terbawa permainan lawan. Ternyata Simon bisa dan balik menekan. Karena itu bisa unggul,” terang pelatih asal Malang tersebut. Keberhasilan Simon sayang tak ter-

tular di ganda putra. Markis Kido/Hendra Setiawan harus terhenti langkahnya di perempat final. Mereka kalah dari pasangan Denmark Mathias Boe Carsten Mogensen dalam pertarungan tiga game 20-22, 23-21, dan 26-28. Ketatnya pertemuan antara keduanya memang bisa dilihat dari skor yang tercipta. Dari tiga game, semuanya harus ditentukan lewat deuce. Menurut Kido, kekalahannya kali ini bukan karena faktor fisik yang sebelumnya banyak diutarakan oleh pemain-pemain yang gagal. “Kalau fisik kami masih oke. Tidak ada apa-apa,” terangnya. Pasangan peraih emas Olimpiade Beijing 2008 itu menilai kekalahannya karena faktor tidak beruntung. “Tadi kurang hoki saja. Kalau permainan sebenarnya imbang,” tegasnya. Dengan hasil ini, Indonesia tinggal menaruh harapan kepada Simon sebagai satusatunya wakil Indoensia yang tersisa di kejuaraan ini. Pada pertandingan selanjutnya, lawan simon belum ditentukan karena masih menunggu hasil duel antara pebulu tangkis tuan rumah, Chen Jin dan Chen Long yang sampai berita ini ditulis masih berlangsung. Bertemu wakil tuan rumah, peluang Simon dipastikan bakal berat. Sebab, dari sejarah peratrungan Simon selama ini melawan pebulu tangkis Tiongkok, dia selalu mengalami kesulitan. (aam)

Simon

Santoso


NASIONAL

SABTU 26 NOPEMBER 2011

17

RADAR TEGAL

SEMARANG GantiKelamin,SitiDimintaKonsisten MASYARAKAT diminta menerima keputusan Siti Maemunah, warga Kelurahan Sembungharjo, Kecamatan Genuk, yang memutuskan menjadi seorang pria dan berganti nama menjadi M. Prawiro Dijono. Hal itu dikatakan psikolog Hastaning Sakti, menanggapi keputusan Siti Maemunah yang awalnya “perempuan”, mendadak menjadi lelaki, setelah mengalami perubahan bentuk kelamin pada masa pubertas. “Ada yang bisa menerima, namun kebanyakan sulit menerima dan berdalih agama,” kata Hastaning kepada Radar Semarang, kemarin. Selama ini, tutur Hastaning, masyarakat hanya melihat dari apa yang terlihat oleh mata, yaitu fisik atau penampilannya. Jika fisiknya condong ke wanita, maka harus menjadi wanita. Pun, sebaliknya. “Padahal, apa yang tidak terlihat, yaitu jiwanya, psikologinya-lah yang lebih penting. Persentase terbesar untuk menentukan dia wanita atau pria itu terbesar ada di jiwanya,” jelas psikolog Universitas Diponegoro itu. Hal ini, lanjutnya, harus dipahami oleh masyarakat. Sebab, selama 19 tahun menjadi sosok Siti Maemunah, sosok Prawiro Dijono alias Joy, tertekan dan terjadi pergolakan batin. Hastaning mencontohkan hal simpel saat si penderita kelamin ganda harus menulis identitas. “Ia menulis nama, agak lancar, lalu jenis kelamin, pasti ia stuck di situ. Dulu saya juga pernah mendampingi kasus serupa, ia sampai bilang kalau jenis kelamin ada pria, wanita, dan samar-samar, saya pilih yang samar-samar. Saking tertekannya dia,” beber Hastaning. Dia menambahkan, ada proses yang musti dilakoni Siti Maemunah untuk menjadi Joy. Yaitu, proses medis, agama, dan hukum. Medis harus dilihat cenderung ke mana kromosom dan—kemungkinan— menjalani operasi. Sedangkan proses hukum, Maemunah harus mengubah semua dokumen terkait dirinya. Menurut Hastaning, benar atau tidak Siti alias Joy memiliki jiwa pria, bisa dilihat dari konsistensi, suara, perasaan, dan perilaku. Hastaning menyebut, ada sejumlah kasus di mana saat pria mengubah dirinya menjadi wanita, ia justru bergaul dengan waria. Menurutnya, ini tidak konsisten. “Untuk kasus wanita ingin identitasnya berubah menjadi pria, ya dilihat saja konsistensinya, benar atau enggak. Kalau dia masuknya ke kalangan gay, berarti nggak konsisten, meski semuanya kembali lagi pada yang menjalankan.” Seperti diberitakan koran ini kemarin, ingin menjadi lelaki sejati, Siti Maemunah (19), warga Kelurahan Sembungharjo, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, mengajukan status perubahan kelamin ke PN Semarang. Sejak kecil, Siti Maemumah diduga menderita kelainan kelamin alias kelamin ganda. Meski sejak kecil bentuk kelaminnya mirip perempuan, namun seiring bertambahnya usia, kelamin Siti berubah bentuk, menjadi kelamin seorang pria. Tak hanya itu. Orientasi seksual Siti juga lebih tertarik ke perempuan ketimbang laki-laki. Pengajuan perubahan status kelamin dilakukan Siti Maemunah setelah ia memeriksakan diri ke dokter RSUP dr Kariadi. Hasil pemeriksaan, hormon tubuh Siti Maemumah condong ke laki-laki. Tepatnya, hormon testosteron-nya lebih dominan. Siti Maemunah tak sendirian. Ia didampingi pengacaranya, Retno Kusmardani SH, MH. Kepada media, Siti Maemunah mengaku bukanlah seorang perempuan. “Saya merasa tidak seperti perempuan pada umumnya,” ucapnya di sela-sela persidangan kemarin (22/11). (dna/isk/ce1)

Bupati Dikirimi Bunga Duka Cita Dianggap Tak Prorakyat UNGARAN – Puluhan karyawan dari sejumlah perusahaan yang tergabung dalam Aliansi Buruh Kabupaten Semarang, Jumat (25/11) pagi kemarin memberikan karangan bunga duka cita kepada anggota DPRD dan Bupati Semarang Mundjirin. Karangan bunga tersebut diberikan sebagai simbol keprihatinan terhadap kebijakan Bupati Semarang Mundjirin yang mengusulkan UMK 2012 senilai Rp941.600, dianggap tidak prorakyat. Aksi para buruh itu digelar di gedung DPRD dan Sekda Kabupaten Semarang. Mereka menuntut Gubernur Jateng Bibit Waluyo mencabut Surat Keputusan (SK) Nomor 561.4/73/ 2011tentang Penetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2012. Penolakan SK tersebut karena UMK 2012 Kabupaten Semarang yang ditetapkan Gubernur Jateng senilai Rp941.000 masih di bawah KHL 2012 yang ditetapkan Dewan Pengupahan Kabupaten Semarang senilai Rp964.000. “Kami berduka cita

Pristyono Hartanto/Radar Semarang

PROTES - Aliansi Buruh Kabupaten Semarang, Jumat (25/11), memberikan karangan bunga duka cita kepada Bupati Semarang. Aksi tersebut sebagai simbol keprihatinan kepada bupati yang dinilai tidak prorakyat.

atas matinya hati nurani Bupati Semarang Mundjirin yang tidak mau mengakomodasi aspirasi buruh. Dan karangan bunga ini

kami persembahkan kepada DPRD dan Bupati sebagai bentuk keprihatinan,” ungkap Sekjen DPC SPN Kabupaten Sema-

rang Ari Munanto. Padahal menurut Ari, dalam sidang Dewan Pengupahan Kabupaten Semarang beberapa

waktu lalu disepakati penetapan UMK 2012 100 persen KHL atau senilai Rp 964.000. Ari juga menganggap angka Rp941.000 yang diusulkan kepada Gubernur Jateng merupakan rekomendasi tim independen bentukan Bupati Mundjirin. “Tim independen hanya melakukan penelitian terkait dengan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Semarang, tidak bisa memberikan rekomendasi untuk persoalan tersebut. Yang berhak merekomendasi yaitu Dewan Pengupahan. Jelas bupati mengesampingkan mekanisme dan aspek hukum, serta tidak prorakyat. Kami akan terus menggelar aksi sampai akhirnya bisa diakomodasi.” Sementara Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Semarang Romlah menyatakan, proses penetapan UMK 2012 sudah sesuai dengan mekanisme dan regulasi yang berlaku. Penetapan UMK 2012 juga sudah mempertimbangkan banyak hal termasuk aspirasi pekerja. “UMK 2012 sudah final dan sulit diubah. Tapi aspirasi aliansi buruh tetap akan kami kaji,” katanya. (mg20/lis)

Gubernur Tanggapi Dingin Buruh Banyak Guru Bergaji SEMARANG – Gubernur Bibit Waluyo menanggapi dingin tudingan bahwa dirinya tidak berpihak pada buruh dalam penetapan upah minimum kabupaten/kota (UMK) 2012. Menurut Bibit, agar roda ekonomi terus berjalan, penetapan UMK tidak bisa hanya memikirkan salah satu pihak. Gubernur mengatakan, penetapan UMK sudah final dan telah disusun melalui tolak ukur yang berlaku. Dia berpendapat, besaran UMK 2012 yang ditetapkan merupakan keputusan bersama Dewan Pengupahan provinsi dan bupati/wali kota. UMK juga dianggap telah mengakomodasi kepentingan buruh dan pengusaha. “Caranya hanya itu, bukan hanya demo untuk minta upah dinaikkan.” Menaikkan upah di atas kemampuan pengusaha, lanjut Gubernur Bibit, akan membuat perusahaan tidak bisa ber-

kembang dan akhirnya malah tutup. Dia membantah terlalu berpihak pada pengusaha dalam penetapan UMK. “Tidak ada seorang pemimpin yang tidak memikirkan itu. Tidak hanya buruh atau pengusaha saja yang dipikirkan, duaduanya harus sinkron.” Menurut Bibit, peningkatan kesejahteraan masyarakat— termasuk buruh—dapat dilakukan dengan berbagai cara. Antara lain, perbaikan infrastruktur agar roda perekonomian terus berputar. “Pembenahan sarana-prasarana sudah dilakukan. Kalau jalan rusak, cost akan menjadi tinggi. Karenanya transportasi harus lancar,” ujarnya. Mantan Pangkostrad itu mengimbau agar semua elemen menaati UMK yang telah ditetapkan pada 18 November lalu. Menurut dia, pada tahun-tahun ke depan, besaran

UMK akan terus meningkat, seiring peningkatan ekonomi dan produksi di setiap perusahaan. Sebelumnya, elemen buruh mengecam Gubernur Bibit Waluyo yang dianggap tidak berpihak pada pekerja dalam penetapan UMK. Koordinator Aliansi Gerakan Buruh Berjuang (Gerbang) Jateng, Nanang Setiyono mengatakan, UMK rendah yang ditetapkan Gubernur Bibit akan memicu pemiskinan masal para buruh. Dia mengecam langkah Bibit yang lebih mengikuti kehendak bupati/ wali kota dalam menetapkan besaran UMK. Sekjen Federasi Serikat Buruh Independen (FSBI) Jateng, Fajar Eib Utomo menambahkan, pihaknya menolak keputusan Gubernur Jateng terkait UMK 2012. FSBI meminta gubernur merevisi keputusannya. (ric/ isk/ce1)

di Bawah UMK

SEMARANG – Masih banyak guru di Jawa Tengah, utamanya guru di sekolah swasta yang bergaji di bawah upah minimum. Bahkan, hidupnya berada di bawah garis kemiskinan. Hal itu dikatakan Ketua Persatuan Guru dan Karyawan Swasta Indonesia (PGKSI) Jateng Muh Zen Adv. Menurut anggota Komisi E DPRD Jateng itu, masalah kesejahteraan dan peningkatan kapasitas guru— utamanya guru swasta—harus menjadi prioritas pemerintah. Menurutnya, saat ini masih banyak guru yang memperoleh gaji cukup rendah, bahkan di bawah rata-rata upah minimum. “Masih banyak guru, terutama di sekolah swasta yang hidup di bawah garis kemiskinan guru. Padahal, jasa mereka cukup besar,” katanya.

Lebih lanjut dia menambahkan, pemerintah harus turun tangan membantu menyelesaikan persoalan ini. Antara lain, mengupayakan peningkatan gaji guru. Minimal, setara upah minimum kabupaten/kota (UMK). “Meski begitu, hendaknya upaya ini jangan hanya ditujukan bagi sekolah formal, tapi juga untuk lembaga pendidikan di bawah yayasan.” Masalah lain yang juga harus diperhatikan terkait momen Hari Guru adalah peningkatan kapasitas dan kualitas guru. “Sesuai Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, pendidikan minimal guru harus S1,” katanya. Karenanya, pemerintah harus memberi kesempatan seluas-luasnya bagi guru untuk meningkatkan kapasitas strata pendidikan. (ric/isk/ce1)

MIFTAHUL A’LA/RADAR SEMARANG

BABAK BELUR – Tersangka perusakan rumah, saat dimintai keterangan di Mapolsek Gayamsari, Kamis (24/11).

Dendam, Rusak Warung Makan SEMARANG - Beralasan sakit hati, Agung Wahyudi (32), warga Jalan Pancakarya Blok 39/221-A Kelurahan Rejosari, Kecamatan Semarang, nekat merusak rumah makan milik Sriyati, 51, warga Jalan Rejosari VIII/39-A Kelurahan Rejosari, Kecamatan Semarang Timur, Rabu (23/11) lalu, pukul 01.00. Agung tak sendiri. Ia bersama dua temannya, Bowo dan Sonny. Keduanya masih diburu polisi. Kini, pria yang masih membujang tersebut mendekam di tahanan Polsek Gayamsari. Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa 1 buah batako, 1 buah batu bata serta sebilah gobang sepanjang kurang lebih 1 meter. Semuanya digunakan untuk merusak rumah makan milik korban. Informasi yang diperoleh koran ini, aksi nekat Agung dipicu rasa sakit hati pada korban. Agung mengaku pernah dibacok kepalanya oleh korban. ”Saya sakit hati, karena dua tahun lalu kepala saya pernah dibacok sampai harus masuk rumah sakit berhari-hari,” kata Agung di Mapolsek Gayamsari, kemarin. Dipicu rasa dendam dan dalam kondisi mabuk, tersangka bersama dua temannya merusak warung makan korban. Belum puas, tersangka merusak pintu rumah korban dan nyaris membacok korban. ”Sebenarnya malam itu saya ingin membacok korban. Karena itu saya bawa gobang. Tapi saat saya gedor pintu rumahnya, korban langsung lari,” imbuhnya. Kepala Polrestabes Semarang, Kombes Elan Subilan mengatakan, sebelum merusak rumah korban, tersangka bersama temannya merusak rumah makan korban pada Jumat (18/11) lalu. Sebelum merusak warung, tersangka dan dua temannya menenggak minuman keras.”Yang terjadi, tersangka justru menjadi bulan-bulanan warga, karena korban berteriak lari minta tolong dan warga ramai-ramai menghakimi tersanga,” tambah Kapolsek Gayamsari, Kompol Tri Wisnugroho. (fth/isk/ce1)

SALATIGA Pelajar SMK Gasak 2 Motor SALATIGA - Polres Salatiga menangkap pelajar SMK di Salatiga yang diketahui mencuri 2 unit sepeda motor Suzuki Satria milik kawannya. Tersangka adalah BDP (16), yang beraksi dengan cara menduplikat kunci motor. Dalam penangkapan di rumahnya, petugas juga mengamankan barang bukti berupa sepeda motor berikut kunci duplikat yang dipakai oleh pelaku. Modus yang dilakukan pelaku yang masih duduk di kelas I SMK swasta itu berpura-pura meminjam motor temannya untuk sebuah keperluan. Karena tidak curiga, temannya itu meminjamkan motor. Kesempatan itu digunakan pelaku untuk menggandakan kunci motor yang dipinjamnya. Saat korban berada di kelas, ia mencuri motor dengan menggunakan kunci yang sudah diduplikatkan sebelumnya. Tersangka mengakui sudah dua kali mencuri sepeda motor dengan modus yang sama. Korbannya teman dekatnya sendiri. Pelaku beraksi di Kelurahan Warak, Kecamatan Sidomukti dan Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo pada Jumat (7/10). Motor hasil curian telah dijual kepada penadah yang diketahui bernama Adi Wijaya (teman pelaku) dengan harga Rp2 juta. Uang itu digunakan bersama teman-temannya untuk bersenang-senang. Namun untuk yang kedua gagal karena sudah diketahui oleh anggota Resmob Polres Salatiga. Kepala Bagian Humas Polres Salatiga AKP Paulina menjelaskan, penangkapan pencurian motor berdasarkan hasil laporan Suparno (42), warga Kampung Ngronggo RT 05 RW 01 Kelurahan Kumpulrejo, Kecamatan Argomulyo, Salatiga. Pelaku dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. (sas/lis)

Endang, Mantan Penyanyi Dangdut Menderita Penyakit Langka

Ditinggalkan Suaminya, Berobat ke RS Ditolak ENDANG Sulistyaningsih (31), warga pendatang yang tinggal di sebuah rumah kos di Ngrawan Kidul RT 1/RW 4, Bawen, Kabupaten Semarang, menderita penyakit “langka”. Bola matanya nyaris lepas. Dia tercatat warga asal Dusun Deresan, Ringinharjo, Bantul. Kondisinya memprihatinkan. Wajahnya yang semula cantik, tiba-tiba berubah, sejak September lalu. Bola matanya membesar, dan nyaris keluar dari kelopak mata. Hingga kini, Endang tak tahu menderita penyakit apa. Sejumlah rumah sakit yang didatangi, belum memberikan diagnosis. Di kamar kos seluas 3 x 4 meter persegi di Ngrawan Kidul RT 1/ RW 4, Bawen, Kabupaten Semarang, Endang tinggal bersama dua anak dan kedua orang tuanya. Semula, Endang tinggal bersama suami dan anak-anaknya di Salatiga. Kehidupan mereka serba cukup, sekalipun Endang cuma penyanyi dangdut. Entah alasan apa, suaminya pergi meninggalkan Endang dan dua buah hatinya begitu saja. Endang yang menderita sakit sejak September lalu, akhirnya pindah bersama orang tuanya, Pardjiman dan Istikharoh. Mereka ngekos di sebuah rumah kos di Ngrawan Kidul. Kebetulan ayahnya kerja serabutan di proyek jalan lingkar Ambarawa, tidak jauh dari rumah kos. Endang menuturkan, sakitnya berawal dari rasa nyeri gigi atas sebelah kiri. Kepala sebelah kirinya juga terasa pusing. Beberapa kali diobati dengan obat yang dijual bebas, penyakitnya tak kunjung sembuh. Berulang kali dipijat juga tak sembuh. Namun yang terjadi kemudian, justru muncul benjolan di pelipis kirinya. Tak lama kemudian, bola matanya membengkak dan menonjol keluar. Nyaris terlepas dari kelopak matanya. Dia tak berobat ke rumah sakit karena tak punya biaya. Maklum, dia hanya seorang penyanyi dangdut. Dengan kondisi wajah seperti itu, jelas tidak ada yang mau menanggapnya

nyanyi. Orang tua Endang, Pardjimin, hanya pekerja serabutan. Padahal, Endang harus menghidupi dua anaknya, Elga Novanto (12); dan Aldi Saputra (3). “Kami mau berobat terhambat biaya, Mas. Saya cuma tukang momong anak tetangga dan bapaknya itu serabutan. Kalau suaminya Endang tak tahu pergi ke mana,” tutur Istikharoh sembari mengusap lendir di bola mata anaknya yang nyaris lepas. Beruntung warga lingkungan tempat tinggal korban banyak yang peduli. Melihat kondisi Endang yang memprihatinkan, pengurus RW 1 Ngrawan Kidul, Bawen, mengajak warga setempat memberikan sumbangan. “Kami sukarela membantu, baik itu uang maupun beras dan bahan makanan lainnya. Saat ini kami juga mengupayakan agar bisa berobat di rumah sakit secara gratis. Total bantuan yang kami kumpulkan ada sekitar Rp3,5 juta,” jelas Ketua RW I Ngrawan Kidul, Sunyoto, Kamis (24/11). Warga juga mengupayakan

PRISTYONO HARTANTO/RADAR SEMARANG

BUTUH BANTUAN — Endang dan ibunya di kamar kosnya. Mereka berharap ada dermawan yang berkenan membantu pengobatan matanya yang nyaris lepas.

cara agar Endang bisa berobat dengan gratis. Akhirnya Endang dibantu Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Kabupaten Semarang untuk mendapatkan pengobatan gratis. Dia dibuatkan berkas untuk mengurus pengobatan gratis di

RSUD Ambarawa. Setelah berobat di rumah sakit tersebut pada Selasa (22/11) lalu, Endang dirujuk berobat ke RSUP dr Kariadi Semarang. Sebab, di RSUD Ambarawa peralatannya kurang lengkap. Usaha keluarga Endang dan

warga sia-sia. Meski sudah membawa surat rujukan dari RSUD Ambarawa, sesampainya di RSUP dr Kariadi Semarang, Endang tidak bisa mendapatkan perawatan. Pihak rumah sakit menolak merawat Endang, dengan alasan kamar rumah sakit penuh. Keluarga Endang diminta menyerahkan berkasberkas pendukung untuk layanan gratis dari Jamkesda. Di Kariadi, Endang hanya mendapatkan perawatan untuk CT Scan. “Padahal berkas itu kan bisa menyusul, setelah pasien dirawat terlebih dulu,” kata Ketua DKR Kabupaten Semarang, Bagus Yudya, yang mendampingi Endang selama proses perawatan. Keluarga Endang berharap ada pihak yang berkenan memberikan bantuan untuk proses pengobatan. Selama ini, bantuan baru diberikan dari sejumlah warga yang tinggal di dekat kosnya. “Saya pasrah, Mas, saya berharap pemerintah bisa membantu pengobatan anak saya ini,” kata Istikharoh sembari menitikkan air matanya. (pristyono hartanto/isk/ce1)


CMYK

18

SABTU, 26 NOPEMBER 2011

RADAR TEGAL

Cuci Sepeda dan Cek Kondisinya BELAKANGAN ini, aktivitas bersepeda mulai booming di sejumlah kalangan dan wilayah. Nggak cuma buat olahraga dan kebutuhan transportasi, bersepeda juga mulai jadi bagian gaya hidup. Lain lagi dengan cerita dengan Umi Rizqiah. Siswi yang tengah duduk di kelas XI IPA 4 SMA Negeri 3 Kota Tegal ini mengaku sempat menggunakan sepeda ke sekolah selama 3 tahun saat masih di bangku SMP. Pelajar yang aktif mengikuti kegiatan pramuka, pencak silat, BTQ (baca tulis Alquran), dan PKS (Patroli Keamanan Sekolah) ini tak pernah merasa jenuh. Justru ia mengaku senang mengendarai sepeda setiap hari ke sekolah. Cewek kelahiran Tegal, 23 Mei 1995 yang beralamat di Desa Grogol RT 11 RW 04

PPO Band Bersiap Tampil Perdana PPO BAND merupakan salah satu band yang berasal dari SMA Negeri 1 Pangkah Kabupaten Tegal. Band yang baru terbentuk tepatnya tanggal 17 Oktober lalu ini tengah bersiap tampil perdana di acara perpisahan sekolah. Kelompok musik ini terbentuk berawal dari kumpul bareng, bercanda usai lepas jabatan di ekstra kurikuler (ekskul) yang berbeda-beda seperti paskibra, PKS, dan pramuka. Band ini digawangi Reza Ayusta P sebagai bassis, Adi Laksono gitaris 1, Yan Ashofi sebagai gitaris 2, M. Fitrotul I drummer dan Haldhito Nory K sebagai vokalis. Dalam penampilannya nanti, mereka mengaransemen aliran musik progesif dan campuran musik koplo. ‘’Rencananya kami akan tampil saat perpisahan atau HUT sekolah nanti,” ujar Reza, sang bassis. Para personil band ini terbilang cukup bakat di bidangnya. Beberapa personilnya pernah meraih juara dalam berbagai even saat masih bergabung di band-bandnya terdahulu. Meski terbilang baru namun dengan pengalaman bermusik para personilnya, mereka optimis bisa meraih prestasi. Merekapun terus semangat berlatih dan memantapkan hati untuk menjadi yang terbaik. ‘’Kita berusaha memantapkan hati untuk menjadi yang terbaik agar para penonton merasa terhibur dengan penampilan band kami,’’ ucap Adi yang berharap bandnya bisa selalu eksis dalam kancah musik dan dapat diterima baik oleh semuanya. (anggi)

UMI RIZQIAH Aktivis Pramuka SMA Negeri 3 Kota Tegal

Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal ini tak pernah absen merawat sepeda favoritnya yang berjenis sport. Diakuinya, hal itu memang terkesan mudah, namun jika tidak dilakukan secara rutin kita akan merasa kurang nyaman saat mengendarai sepeda kita. “Selain hemat biaya, menggunakan sepeda juga menyenangkan. Setiap pagi bisa sambil berolahraga, dan bersama teman - teman nggak pernah merasa lelah sekalipun harus mengayuh sepeda setiap hari,” ujarnya.

Bersepeda

Makin Seru DI tahun 90-an, industri sepeda pernah booming. Seiring dengan perkembangan jaman, sepeda sempat mengalami turun pamor. Namun kini pamornya kembali naik seiring dengan bermunculannya komunitas penggemar sepeda di berbagai kota. Sepeda nggak cuma menjadi salah satu pemenuh kebutuhan transportasi atau olahraga namun beberapa kalangan bahkan menjadikan aktivitas ini sebagai bagian dari gaya hidup. Penggemar sepeda di kalangan ResponX juga cukup banyak. Prosentasenya mencapai 72,7 persen. Salah satunya Rahmah Zunia, siswi asal SMA Negeri 3 Kota Tegal. Alasannya menyukai sepeda karena dirinya juga salah

Ungu

[intro] D Bm F#m G A D Bm F#m Em A D Bm Pulang ke kotamu F#m G A D Bm F#m Em A ada setangkup haru dalam rindu D Bm Masih seperti dulu F#m G A Tiap sudut menyapaku D Bm F#m Em bersahabat penuh selaksa makna A G D Terhanyut aku akan nostalgia Bm F#m G saat kita sering luangkan waktu F#m Em A Nikmati bersama suasana Jogja [intro] D Bm F#m G A D Bm F#m Em A Di persimpangan langkahku terhenti D Bm Ramai kaki lima F#m G A menjajakan sajian khas D Bm F#m Em berselera orang duduk bersila

TIM XPRESI KOORDINATOR : Khikmah Wati ANGGOTA TIM1: I Layung Sari, Shinta Wulandari, Teguh Arif Bowo TIM 2: Intan Aji P, Anggi Mutiara M, Khifni Setiawan

PROFIL USIA :

JUMLAH :

13 - 17 tahun

25 ResponX di Kota dan Kabupaten Tegal, Brebes

JENIS KELAMIN :

PENDIDIKAN :

Cewek 50 persen Cowok 50 persen

SMP dan sederajat SMA/SMK dan sederajat

CMYK

satu pecinta lingkungan. Sepeda sudah terbukti sebagai alat transportasi yang ramah lingkungan karena nggak ada efek polusi kendaraan. Cuma membutuhkan tenaga manusia, bukan menggunakan bahan bakar minyak seperti alat transportasi bermotor lainnya. “Aku juga berangkat ke sekolahnya naik sepeda,” ujarnya. Saat ini, jenis sepeda yang bermunculan makin variatif dengan harga yang bervariasi juga sesuai dengan kemampuan masing-masing. Buat mereka yang mampu, harga sepeda tertentu yang nilainya bisa mencapai jutaan rupiah tentu nggak masalah. Prestise akan merek sepeda tertentu memang dianggap penting selain kualitas sepeda. Jenis sepeda berharga mahal diharapkan tentu memiliki kualitas yang lebih unggul dibanding jenis sepeda berharga standar. Soal aktivitas bersepeda, Erni Fatmawati, temen

“Biar enak dilihat juga nyaman dikendarai tentunya sepeda harus dibersihin,” jelas Ayu Putri, siswi asal SMP Negeri 1 Slawi. Tapi 27,3 persen lainnya punya cara lain. Menurut mereka dengan sering dipake, sepeda favorit kita bisa tetap awet dan nyaman digunakan. Gimana pendapat kamu? (tim 2)

P R O S E N TTA ASE Apakah kamu penggemar sepeda ? Ya Dulu Biasa aja

satu sekolah Rahmah juga terbiasa dengan kegiatan itu. “Biar sehat aja, kan juga buat olahraga,” ucapnya. Diakui 90,9 persen ResponX, naik sepeda itu mengasyikkan dan makin seru jika dilakukan beramai-ramai bareng temen. Seperti kata Kholifah Ika Putri, siswi SMP Negeri 1 Warureja Kabupaten Tegal. Seberapa jauh jarak tempuhnya kalau tujuannya sebagai hobi, rasa capek mengayuh nggak terlalu kerasa. “Nggak berasa capek naik sepeda, meskipun dikayuh dengan tenaga,” tutur dia. Dan sama seperti benda lainnya, sepeda juga butuh perawatan. Bagi 63,6 persen, kebersihan sepeda menjadi hal penting yang harus dijaga.

Yogyakarta

A G D Musisi jalanan mulai beraksi Bm F#m seiring laraku kehilanganmu G F#m Em A Merintih sendiri, di telan deru kotamu

Dia juga punya tips menarik bagi pecinta sepeda. Simak yuk! - Rutin cuci sepeda. Hal ini akan membuat sepeda bersih dari kotoran yang mengganggu kinerja dan performa optimal sepeda kita - Cek selalu kondisi roda maupun rem, karena itu poin penting yang perlu diperhatikan bagi pengendara sepeda - Beri pelumas, pada bagian-bagian penting sepeda seperti bagian rantai, shifter, sistem pengerak roda depan dan belakang (FD-RD), pedal dan lengan pedal - Pakailah sabun atau paling bagus shampo pencuci mobil/motor. Gunakan sikat lantai untuk merontokkan dan membersihkan ban dari lumpur kering dan kotoran lain. (intan)

72,7% 18,2 9,1%

Sepeda apa sih yang kamu punya ? Sepeda Sayur Sepeda Mini Sepeda Jepang Sepeda China

36,4% 27,3% 18,2% 9,1%

Sejak kapan kamu menyukai sepeda ? Baru - baru ini Sejak kecil

18,2% 81,8%

Apa alasan kamu menyukai sepeda ? Asyik aja Buat olahraga

90,9% 9,1%

Bagaimana cara kamu merawat sepeda kamu? Dicek setiap minggunya 9,1% Selalu dibersihin 63,6% Sering dipake 27,3%

Berprestasi di Lempar Cakram dan Lompat Jauh SITI Malikha, cewek berpostur tubuh tinggi dan berparas cantik ini rupanya mampu membuktikan dirinya sebagai cewek multitalenta setelah berhasil meraih prestasi lagi di cabang olahraga. Kali ini, siswi SMK Negeri 2 Kota Tegal ini berhasil menjadi Juara I Lempar Cakram dan Juara II Lompat Jauh pada even olahraga yang digelar tanggal 21 sampai 22 Oktober lalu. Ya, Siti Malikha yang sekarang duduk di kelas XI AP 3 ini berlaga di Pekan Olahraga Kota (Porkot) Tegal dan berhasil unggul di lempar cakram dengan berat 1 kilogram dan jarak lemparan sampai 17 meter. Sementara di

lompat jauh, dia memperoleh jarak lompatan sejauh 3,6 meter saat berlaga di lapangan Yos Sudarso Kota Tegal. Cewek yang kerap disapa Malikha oleh temen sekolahnya ini mengaku bangga dengan keberhasilannya tersebut. ”Sejak SD, setiap penilaian praktek pelajaran olahraga, nilaiku memang selalu baik,” aku cewek kelahiran Tegal, 6 Juni 1995 ini. Diakuinya, bakat olahraga yang dimiliki tak lepas dari sosok sang ayah yang dulu sempat menjadi atlet bola voli. “Ya mungkin bakat atlet ini menurun dari ayah, tapi

dengan cabang olahraga yang berbeda,” tambah cewek yang beralamat di Kaligangsa Kota Tegal ini. Hal yang paling membuat Malikha bersemangat saat berlaga adalah jika dia mendapat dukungan dari temen-temen sekolah, orang tua serta pihak sekolah. Menjelang lomba, biasanya dia latihan di sekolah dengan guru olahraganya yakni Pak Mawardi sama Pak Ruli. “Harapan buat ke depan, penginnya mengembangkat bakat ini dan membawa nama baik sekolah dengan apa yang aku miliki,” imbuh dia. (khifni)


SAMBUNGAN

SABTU 26 NOPEMBER 2011

19

RADAR TEGAL

Nggak Ada Bulan Madu, Madunya ... dari halaman 1 saat dirinya menunggu prosesi ijab kabul dimulai. Bahkan, sambil menunggu kedatangan mempelai perempuan, Manteb yang mengenakan setelan jas berwarna hitam tersebut terlihat senang. Senyum senantiasa mengembang di wajahnya saat menyalami satu per satu kerabat dan keluarga yang datang untuk memberikan ucapan selamat. Bahkan, saat berbincang dengan wartawan, dalang yang dikenal lantaran kecepatan sabetan wayangnya di atas panggung itu selalu menjawab pertanyaan dengan guyon. “Wis ora grogi meneh, wong wis tau (Sudah tidak canggung lagi karena sudah pernah menikah, Red),” kata Manteb sambil tertawa. Manteb menuturkan, pernikahan yang dijalani sekarang bukan sekadar ibadah. Tuntutan profesinya sebagai dalang ruwatlah yang mengharuskannya segera mengakhiri masa menduda. April lalu Manteb resmi bercerai dengan istri keenamnya, Erni. Menurut pakem tinggalan (ketentuan peninggalan) kakeknya yang dijadikannya pegangan, seorang dalang ruwat harus memiliki istri dan tidak boleh beristri lebih dari satu. “Kalau ada dalang ruwat yang tidak punya istri atau istrinya lebih dari satu, ya monggo. Semua kan nurut bukune dhewe-dhewe. Tapi, buku yang saya pegang mengharuskan dalang ruwat beristri dan tidak boleh lebih dari satu (istri) atau tidak boleh masih joko (perjaka, Red),” ujarnya. “Bukan karena kesusu (tergesa-gesa) saya memutuskan untuk menikah lagi. Tapi, memang tuntutan profesi. Saya perlu orang yang betul-betul mengenal profesi saya dan bisa ngopeni (merawat, Red) saya,” lanjut Manteb, yang juga bintang iklan obat itu. Soal pilihan yang jatuh ke Sasa, dalang berjuluk Dalang Setan tersebut punya alasan tersendiri. Menurut dia, Sasa merupakan teman istri Manteb, Sri Suwarni. Selama pertemanan itulah, Manteb mengetahui kepribadian Sasa. Perempuan 37 tahun tersebut menjawab setuju dinikahi Manteb setelah

lamaran kedua. “Dia yang membantu ngopeni istri saya yang waktu itu sakit. Mencarikan rumah sakit dan sebagainya. Memang tidak seperti kisah cinta anak muda sekarang. Wong wis tuwa, sing penting pas (Sudah tua, yang penting tepat, Red). Saya tanya, aku dampingono, iso ora, dia jawab insya Allah bisa. Ya sudah, akhirnya menikah,” ungkap Manteb. Manteb juga menceritakan sebuah romantika hidup antara dirinya dan Sasa. Tiga bulan setelah Sri Suwarni (istri kelimanya) meninggal, Manteb mengaku sebenarnya pernah melamar Sasa untuk dijadikan istri. Tetapi, janda satu anak tersebut tak memberikan jawaban. Karena itu pula, Manteb kemudian menikahi Erni. Namun, biduk rumah tangganya dengan Erni kandas. Mereka kemudian berpisah secara baikbaik. Setelah itu, Manteb langsung mendatangi Sasa lagi. Dia kembali melamar perempuan tersebut. Lalu, lamaran kedua itu diterima. “Sempat saya tanya, mengapa dulu tidak menerima lamaran saya. Dia malah menyalahkan saya yang kesusu menikah dengan perempuan lain,” papar dia. “Padahal, dia juga sebenarnya mau. Tapi, hanya merasa tak enak karena istri saya (Sri Suwarni) yang juga temannya meninggal baru seratus hari. Ibarate, kuburane wae durung garing (Ibaratnya, kuburannya saja belum kering, Red). Tapi, aslinya dia nggak menolak,” lanjut Manteb. Berbeda dengan Manteb, Sasa kemarin cenderung diam. Sesudah ijab kabul, dia tampak sibuk menerima ucapan selamat dan bersalaman dengan para tamu. Meski begitu, dari wajah perempuan yang beruntung menjadi istri dalang kondang itu tampak rona bahagia. Banyak pihak yang mendoakan pernikahan itu menjadi pernikahan terakhir bagi keduanya. Termasuk, Samsudin Umar. Meski pernah menikah enam kali, Samsudin merelakan anak sulungnya tersebut dinikahi Manteb setelah melihat kesungguhan dan niat baik dalang itu meminang putrinya. “Saya hanya berharap, itu pernikahan terakhir bagi mereka.

Pernikahan yang memberi berkah dunia dan akhirat,” harap Samsudin. Hal senada diungkapkan oleh rekan sekerja Manteb, dalang Anom Suroto. Anom yang datang dalam resepsi pernikahan sederhana itu mengharapkan Sasa menjadi pelabuhan hati Manteb yang terakhir. Sementara itu, pengacara Muhammad Taufik yang menjadi saksi pernikahan tersebut juga menyatakan bersedia menjadi saksi setelah Manteb berjanji bahwa kali ini merupakan pernikahan terakhir. “Itu harus menjadi the last wedding,” pintanya. Sayang, tidak ada waktu khusus bagi pasangan tersebut untuk berbulan madu. Kemarin sore Manteb sudah harus terbang ke Jakarta lantaran hari ini ada pentas di TMII. Dilanjutkan dengan manggung di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. “Ora enek bulan madu, madune wis entek (Tidak ada bulan madu, madunya sudah habis, Red). Setelah ini, ada pekerjaan. Tapi, istri saya akan saya bawa juga,” ujar Manteb, menjawab pertanyaan wartawan. Tidak banyak tamu yang diundang dalam acara tersebut. Selain keluarga, tamu yang memberikan doa restu adalah rekan kerja Manteb. Termasuk, para niyaga dan sinden yang setia mendampingi Manteb manggung. Enam anak Manteb dan 14 cucunya terlihat mendukung pernikahan ketujuh ayah dan kakek mereka itu. Lantas, mengapa memilih Masjid Fatimah sebagai tempat ijab kabul” Manteb mengaku sengaja memilih masjid sebagai lokasi ijab kabul. Pemilihan masjid itu, menurut dia, tak lepas dari niatnya untuk bertobat. Dia berharap, pernikahan dengan Sasa tersebut menjadi pernikahan terakhirnya. “Menikah di Taman Mini (Jakarta) sudah, di rumah juga sudah. Kali ini saya milih menikah di masjid. Ngiras pantes tak nggo mertobat (Sekaligus keinginan untuk bertobat, Red). Mudah-mudahan ini menjadi yang terakhir. Aku ora isin. Iki lelakon sing kudu tak lakoni. Anak putuku nyengkuyung kabeh (Saya tidak malu. Ini merupakan garis hidup yang harus saya jalani. (jpnn)

Bonus untuk Umroh Orangtua dari halaman 1 nomo dengan Murdiati (57). Dia adalah Prima Simpati Aji yang telah meraih tiga medali emas di cabang soft tenis dalam ajang SEA Games 2011. “Bagaimana kesehatannya nak?” suara lembut keluar dari Murdiati, saat memeluk erat anak kesayangannya itu. Raut wajah wanita setengah baya itu tampak gembira dan haru karena melihat anaknya pulang dengan selamat dan bahkan bisa meraih medali emas. Setelah berpelukan dengan sejumlah keluarganya, Petenis asal Tegal ini langsung masuk ke dalam rumahnya untuk sekedar menyimpan barang-barang bawaannya. “Sebentar ya mas, saya mau naruh tas saya dulu,” kata alumnus SMA Panca Sakti Tegal tahun ajaran 2000 ini kepada sejumlah insan pers. Tak lama kemudian, asuhan Sebayu PU Tenis Club (SPTC) Tegal ini, kembali keluar dan mempersilahkan wartawan untuk duduk bersama. Saat berbincang dengan wartawan, pria kelahiran Tegal 16 Oktober 1981 ini mengaku, selama mengikuti ajang SEA Games, tidak ada kendala apapun. Hanya saja, lawan yang paling berat adalah petenis asal Filiphin dan Thailand. Tapi semua itu, dapat dilaluinya dengan ketahanan dan ketangkasan serta berbagai pukulan yang mematikan. “Kalau persiapan khusus, sepertinya tidak ada. Cuma latihan seperti biasa saja. Jadwal latihan mulai Senin sampai Sabtu. Kalau pagi jam sembilan sampai jam dua belas. Dan kalau sore, mulai jam empat sampai jam tujuh malam,” kata pria yang berulangkali meraih medali emas di berbagai kejuaraan tenis di tingkat dunia ini. Prima mengaku, tiga pekan sebelum mengikuti SEA Games

2011, pria yang belum lama ini bertunangan dengan wanita cantik bernama Yolla Pamela, mengalami cidera saat mengikuti kejuaraan dunia soft tennis di Korea Selatan. Kala itu, dia sedang mengejar bola namun tersangkut kawat di belakangan lapangan tenis, hingga tangan kanannya robek sepanjang sekira 25 cm. Karena musibah itu, Prima kemudian dirawat di Rumah Sakit Korea. “Alhamdullilah, karena dokternya canggih dan berkat doa dari kedua orang tua, saya langsung sembuh dan langsung mengikuti SEA Games. Saya sempat dijahit tujuh jahitan,” kata lelaki yang hobby sekali makan kupat bongkok. Prima yang mengaku akan mengikuti kejuaraan tennis di Hiroshima pada Maret 2012 mendatang ini mengatakan, awalnya dia tidak begitu menyukai olahraga tennis. Namun berhubung kemauan dari orang tua, dia pun mengikuti perintahnya. Waktu itu, dia masih duduk di bangku kelas I SMP. Prima mengaku disupport oleh ayahandanya untuk selalu berlatih dan masuk ke dalam club. Yang akhirnya, dia pun menjuarai tennis di karesidenan Pekalongan. Berawal dari situlah, kemudian Prima rajin berlatih dari hari ke hari. Bahkan, waktu untuk bermain bersama teman-teman seusianya, dia tepiskan hanya sekedar untuk berlatih di lapangan tennis yang sangat panas itu. “Yang paling utama, saya mengucapkan puji dan syukur kepada Allah SWT, dan sangat berterimakasih sekali kepada kedua orang tua, dan SPTC, serta tim SEA Games, masyarakat Indonesia, juga tidak ketinggalan pula terimakasih sekali kepada Bapak Presiden RI dan Menpora,” kata Prima berulang-ulang.

Setelah memperoleh tiga medali emas itu, Prima mengaku juga mendapatkan bonus dari Menpora sebanyak Rp 600 juta. Uang itu rencananya akan digunakan untuk memberangkatkan Umroh kedua orang tuanya. “Saya sudah pernah nadzar kepada orang tua, kalau sampai saya mendapat 3 medali emas, saya akan langsung memberangkatkan mereka,” kata Prima jujur. Ketika ditanya soal nikahnya kapan, Prima hanya senyum kecil. Menurut dia, soal pernikahan akan dibicarakan dulu antara dirinya dengan kedua orang tuanya. “Hmmm... belum tau mas,” kata Prima seraya menyembulkan senyuman manisnya. Sementara itu, ayahanda Prima, Purnomo SH mengaku sangat bersyukur atas diperolehnya tiga medali tersebut oleh anaknya. Dia mengaku, selama melatih anaknya, tak jarang dicemooh sejumlah teman-temannya. Tapi semua itu tak dihiraukan, karena dirinya memang sudah bertekad untuk menjadikan Prima sebagai petenis andalan Indonesia. Dan cita-cita itupun akhirnya terwujud. Karena itu, tak hentihentinya dia mengucapkan syukur kepada Allah SWT. “Semua orang tua, pasti menginginkan anaknya menjadi orang yang sukses. Dari situlah, akhirnya saya mengacu Prima untuk bisa sukses,” beber pelatih SPTC Tegal itu. Kepala Dinporabudpar Kota Tegal Wahyudi yang pada saat itu menyambut kedatangan Prima mengatakan, mengenai bonus untuk Prima, pihaknya mewakili Pemkot tidak bisa menjanjikan. Karena menurutnya, mengenai tambahan bonus harus dibicarakan dulu dengan pimpinan. “Tentang itu, kami akan pikirkan lebih lanjut,” kata Wahyudi. (yer)

Mendikbud Ucapkan Terima Kasih kepada Guru JAKARTA - Puncak perayaan Hari Guru Nasional Nasional ke-66 di Jakarta kemarin (25/11) berpusat di komplek Monumen Nasional. Selain itu, upacara untuk menghormati dedikasi para guru ini juga di gelar di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Dalam pidatonya, Mendikbud Mohammad Nuh mengucapkan terima kasih kepada para guru. Menurut Nuh, hanya guru yang mempu menyentuh masa depan bangsa hingga di wilayah pinggiran. “Oleh karena itu, saya ucapkan terima kasih.” Dia juga mengucapkan penghargaan setinggi-tingginya

atas dedikasi, komitmen, dan segala usaha untuk mencerdaskan kehidupan bangsa yang telah dilakukan oleh jutaan guru di pelosok Indonesia. Dalam upacara Hari Guru Nasional ini, Nuh memaparkan jika profesi guru jauh lebih menarik disbanding profesi lainnya. Sebab, dapat bersentuhan dengan para peserta didik yang mewakili masa depan bangsa. Nuh menegaskan, jawaban bagaimanakah sosok guru teladan itu adalah guru yang mampu mendidik generasi masa depan bangsa. Sebelum berpidato, Nuh tidak menutup kenyataan jika pada perayaan hari guru ini

masih terdapat beberapa persoalan yang mengganjal. Di antaranya adalah tingkat pendidikan guru, profesionalisme guru, pemerataan, hingga kesejahteraan guru. Menurutnya, aneka persoalan tadi harus segera ditanggulangi. Yang paling mendesak harus diselesaikan adalah persoalan profesionalisme guru. Tingkat guru professional di antaranya, bisa diukur melalui jenjang pendidikannya. Minimal harus sarjana atau lulusan D4. Menurut mantan Menkominfo itu, guru yang professional bisa menghindari malpraktik pendidikan. “Jangan salah, malpraktik

juga ada di dunia pendidikan. Bukan hanya di dunia medis,” tutur Nuh ketika mengunjungi Lomba Komptensi Siswa (LKS) SMK di parkir timur komplek Gelora Bung Karno, Senayan. Menurutnya, dampak malpraktik di dunia pendidikan yang disebabkan guru salah mendidik, jauh lebih fatal ketimbang malpraktik di dunia medis. Jika di dunia medis, resiko terberat malpraktik adalah pasien meninggal. Setelah pasien meninggal, dampak malpraktik sudah tidak ada lagi. Tetapi, jika malpraktik terjadi saat guru mengajar, dampaknya dibawa peserta didik hingga remaja, dewasa hingga tua. (wan)

Mendagri Nonaktifkan Sekda Kota Semarang Nomor 20 Tahun 2001 tentang dari halaman 1 perubahan UU 31/1999. Semendengan tidak hormat bila putus- tara dua anggota dewan APS an pengadilan menyatakan dan Smt melanggar Pasal 12 tindakannya melawan hukum Ayat 1B atau Pasal 5 Ayat 2 UU dan telah berkekuatan hukum 31/1999 atau UU 20/2001. tetap (incraacht). TEMUKAN UANG “Kalau dia ditahan tentu akan Sementara itu, Penyidik Kodinonaktifkan karena jabatan misi Pemberantasan Korupsi (Sekda) tidak mungkin kosong. (KPK) terus memeriksa secara Sekarang kita harus mene- intensif tiga pejabat daerah kota gakkan asas praduga tidak Semarang yang tertangkap bersalah,” katanya di gedung tangan telah melakukan tranDPR tadi malam (25/11). saksi suap Kamis (23/11) siang Mantan gubernur Sumatera lalu. Ternyata, seteleh mengBarat ini meminta seluruh apa- geledah lebih lanjut tempatratur pemerintahan daerah tempat yang diduga terdapat belajar dari kasus tersebut. Ke alat bukti tambahan, penyidik depan diharapkan tidak lagi kembali menemukan uang Rp terjadi negosiasi atau suap 500 juta. untuk memuluskan suatu atur“Uang itu ditemukan penyian atau kebijakan. dik di ruang Sekota (Akhmat “Ini semoga menjadi pela- Zaenuri),” kata juru bicara KPK jaran berharga. Jangan sampai Johan Budi di kantornya keada lagi untuk memuluskan marin (25/11). Uang itu pun pembahasan APBD harus langsung disita oleh penyidik menggunakan praktik uang karena dicurigai terkait dengan pelicin. Jangan ada lagi tawar- dugaan kasus suap. menawar semacam itu,” kataLebih lanjut Johan menenya. rangkan, posisi uang itu terSekda Pemerintah Kota Se- pisah dari uang-uang yang marang Ahmat Zaenuri dan dua tersimpan di dalam 21 amplop anggota dewan DPRD Kota yang sebelumnya di sita. MeSemarang Agus PS dan Sumar- nurutnya kini KPK masih mentono ditangkap oleh KPK di dalami apakah uang itu benarBalaikota Semarang. Ketiganya benar terkait dengan penyuapditetapkan oleh KPK sebagai an yang dilakukan dua anggota tersangka atas dugaan suap parlemen dan sekota itu atau berkaitan dengan pembahasan tidak. “Makanya uang itu masih APBD. kami sita dulu,” ujarnya. Ahmat Zaenuri disangka Seperti yang diketahui, dua melanggar Pasal 5 ayat 1 atau anggota DPRD Kota Semarang Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun yang ditangkap KPK adalah 1999 tentang Pemberantasan Agung Purno Sarjono dari PAN Tindak Pidana Korupsi atau UU dan Sumartono yang meru-

pakan kader Partai Demokrat. Menurut Johan, setelah penyidik memang tidak hanya menggeledah ruang kerja para anggota parlemen yang tertangkap. Namun, tim juga menyebarkan tenaganya untuk menggeledah kantor Sekota. Nah, disanalah KPK menemukan uang Rp 500 juta yang kali ini tidak tersimpan di dalam amplop. Berarti hingga saat ini KPK telah menyita uang Rp 540 juta dari tangan ketiga orang tersebut. Dugaan kuatnya, Akhmat Cs telah melakukan praktik suap terkait dengan pembahasan RAPBD Kota Semarang 2012. Dan hingga kini ketiganya masih menjalani pemeriksaan intensif di Semarang. Bahkan, setelah menjalani pemeriksaan hampir 24 jam, dengan yakin penyidik menetapkan Akhmat, Agung dan Sumartono sebagai tersangka. “Bukti-bukti yang dikumpulkan sudah cukup untuk menetapkan ketiganya menjadi tersangka,” paparnya. Menurut Johan, Agung dan Sumartono dijerat dengan pasal 12 atau pasal 5 ayat 2 UU No 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Sedangkan Akhmat, sebagai pihak penyuap dijerat dengan pasal 5 ayat 1 atau pasal 13 undang-undang yang sama. Menyandang status tersangka, ketiganya pun otomatis menjadi tahanan KPK. Hingga kini ketiganya masih diperiksa di Akademi Kepolisian Sema-

rang. Bahkan, imbuh Johan, besar kemungkinan Agung Cs akan tetap disidik di kota berjuluk Kota Atlas itu. Alasannya, KPK menangkap ketiga tersangka itu daerah. Selain itu, mau tidak mau kasus tersebut nantinya akan disidangkan di Pengadilan Tipikor Semarang sesuai dengan locus delicti (tempat kejadian perkara). “Kalau memang kasus ini sepenuhnya ditangani di Semarang, berarti ini akan menjadi kali pertama untuk KPK menangani suatu kasus di daerah,” katanya. Saat ditanya apakah ada keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut, Johan mengaku hal tersebut masih dalam pengembangan. Apakah akan memeriksa Walikota Semarang Soemarmo Hadi Saputro? Johan menjawab diplomatis. Menurutnya, pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk memeriksa walikota, bahkan anggota DPRD yang lainnya selama keterangannya dibutuhkan. “Tapi sampai saat ini masih belum ke arah sana,” katanya. Jika menilik kasus yang disangkakan kepada ketiga orang tersebut adalah pembahasan RABPD 2012 yang melibatkan pemkot dan DPRD, maka keterlibatan walikota dan anggota DPRD lainnya sangatlah mungkin. Namun KPK tetap berasaskan praduga tak bersalah. “Nanti kalau memang dibutuhkan keterangan, kami akan periksa semuanya,” katanya. (kuh/jpnn)

Maestro Pelukis Pena Cahaya Tutup Usia dari halaman 1 berkarya. Bahkan, hingga tutup usia anak kedua dari pasangan Sukarto Hadi dan H Majrofah tersebut masih berstatus lajang. Ia juga sebagai pioner yang melahirkan ide baru dalam seni lukis. Tak hanya itu, Almarhum merupakan orang Brebes pertama yang berhasil meraih rekor Muri atas karyanya.

“Bupati dan jajaran Pemkab menyampaikan duka cita atas meninggalnya seminam besar Brebes ini. Kami merasa sangat kehilangan. Apalagi, karya almahum telah mengangkat nama harum Brebes,” ujar Atmo. Semasa hidupnya, almarhum yang merupakan kakak ipar Kepala Dinas Pertanian Pemkab Brebes H Ir Moh Iqbal itu, telah

menelurkan lebih dari 50 buah karya lukisan yang bersifat abstrak dan surrealis yang melang melintang pada pameran. Karya Siswandi terbilang istimewa dan langka. Tidak dengan goresan kuas, tapi keindahan materi lukis diciptakannya dengan pena cahaya. Sebuah seni perpaduan antara seni lukis dan fotografi, yang telah digeluti

sejak tahun 1986. Dari temuannya itu, Siswandi ini telah beberapa kali mendapatkan penghargaan. Bahkan, pada tahun 2004 Siswandi diganjar rekor MURI. Selain itu juga penghargaan dari kementrian riset dan teknologi RI atas karya nyata kreasi dan inovasi teknologi dalam bidang kemasyarakatan dan kemanusiaan tahun 2004. (ism)

Terancam Black List, Proyek Dikebut dari halaman 1 Saat Wakil Wali Kota Tegal, Habib Ali Zaenal Abidin melakukan tinjauan, proses pengerjaan baru sekitar 25 persen. Padahal seharusnya pembangunan septik tank komunal tersebut sudah mencapai 75 persen. Karena sesuai kontrak proyek pembangunan dikerjakan mulai 29 September dan selesai 27 Desember mendatang. Pada kesempatan itu, Kepala KLH Sugeng Suwaryo mengatakan, atas kesemarawutan pengerjaan proyek ini, dia sudah melaksanakan tindakan tegas. Yakni dengan memberikan surat teguran hingga kali kedua. Pertama surat dilayangkan pada tanggal 2 November. “Setelah dilayangkan surat tersebut belum ada respon positif, kami layangkan surat ke dua tanggal 8 November. Itu pun belum berhasil secara maksimal,” katanya di hadapan

wakil wali kota. Akhirnya, lanjut Sugeng, KLH berupaya untuk mencari dan menemui rekanan yang mengerjakan. Setelah ketemu masalah tersebut bicarakan dan ada terjadi kesepakatan. Bahwa rekanan siap melanjutkan pengerjaan pembangunan dan selesai tepat waktu. Tidak hanya itu, rekanan juga siap menjaga kualitas bangunan kendati waktunya hanya tinggal sekitar sebulan. “Kesiapan itu dituangkan dalam sebuah surat pernyataan resmi yang ditandatangani dan bermaterai. Karenanya, rekanan tidak bisa main-main lagi terhadap proyek tersebut.” Dijelaskan, tahun ini total pengerjaan pembangunan septik tank komunal dari KLH ada empat unit. Yakni di Slerok, Kalinyamat Kulon, Kaligangsa, dan Pekauman. Dari kempat proyek itu, hanya di Pekauman yang pengerjaannya semrawut. Sementara lainnya pengerjaan

pembangunan berjalan lancar dan kualitasnya juga bagus. Sugeng menandaskan, setelah tinjauan bersama wakil wali kota ini, pada H-10 dari daed line, dia akan kembali melakukan pengecekan. Apabila kenyataannya tidak sesuai dengan pernyataan maka akan diberi sanksi tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sementara itu, Habib Ali menuturkan, atas apa yang terjadi terhadap pembangunan tersebut, KLH diharap melakukan evaluasi. Agar pelaksanaan pembangunan dapat sesuai dengan spek. “Yang pasti pengerjaan septik tank komunal ini pada tang-

gal 27 Desember mendatang harus jadi dan pengerjaannya harus sesuai spek,” tegasnya. Sebelumnya, tokoh masyarakat RT 4 RW 1, Toto menyatakan, sebenarnya bukan kali pertama rekanan meninggalkan pekerjaan. Namun sejak dimulai tanggal 29 September 2011, setelah dilakukan penggalian pekerjaan ditinggal beberapa hari. Selanjutnya proyek dilanjutkan dan berhenti kembali. Minggu ini, rekanan kembali berhenti. “Kami atas nama warga sangat kecewa, dan meminta ada ketegasan soal pembangunan septik tank komunal,” ungkapnya. (adi)


CMYK

KOMBIS

SABTU, 26 NOPEMBER 2011

20

RADAR TEGAL

RM Dapoer Tempo Doeloe

LIVE MUSIC, SYAHDUKAN SUASANA

Serba Gratis di Mie Pasar Baru dan PM Kabayan Promo NovemberDesember

ISTIMEWA

MENU PILIHAN - Owner RM Dapoer Tempo Doeloe Sunarto Widjaya (kedua dari kiri) dan Yulianti (kedua dari kanan) beserta Komandan Lanal (Danlanal) Tegal Letkol Laut (P) Friche Flack dan istri saat menikmati menu-menu pilihan diiringi live music keroncong klasik.

BERAGAM inovasi dilakukan pengelola Rumah Makan (RM) Dapoer Tempo Doeloe guna memberikan sajian istimewa bagi seluruh konsumennya. Dunia kuliner Kota Tegal dan sekitarnya kini semakin dimeriahkan dengan hadirnya RM Dapoer Tempo Doeloe yang berlokasi di Jalan A.R. Hakim No. 147, Kota Tegal. Tak hanya beragam menu spesial yang disuguhkan di rumah makan ini, tetapi beragam sajian istimewa juga dihadirkan. Salah satunya, live music keroncong klasik. ’’Selain menyajikan makanan tradisional, kami juga menyediakan beragam makanan masa kini. Di antaranya, sayur asem, sop, roti bakar, minuman jahe, bajigur. Dan setiap 1 bulan sekali kami juga menghadirkan live music keroncong klasik,’’ tandas Owner RM Dapoer Tempo Doeloe Yulianti L. kepada Radar kemarin (25/11). Nuansa syahdu nan khas juga terasakan pada Selasa (22/11) lalu. Sejak pukul 19.00 WIB, pengunjung (konsumen, Red) mulai memadati rumah makan ini. ’’Sembari makan malam, pengunjung juga kami disuguhi hiburan musik keroncong klasik yang khas,’’ ujar Yulianti. ’’Rumah makan ini juga menyediakan room (ruangan, Red) untuk beragam acara. Di antaranya, untuk perayaan ulang tahun, rapat kantor,

arisan, dan lainnya. Tentunya bisa menampung tamu-tamu dengan makanan dan sajian musik pilihan,’’ lanjutnya. BERAGAM Sesuai dengan namanya, rumah makan ini menyajikan sebagian menunya dengan bernuansa tempo doeloe (baca: tempo dulu). Di antaranya, nasi liwet. ’’Proses pembuatannya sangat rumit. Yakni dijerang dengan api kecil sampai berkerak,’’ jelas Yulianti. ’’Lauknya pun unik yakni pepes peda, peda goreng, oseng daun papaya, dan lainnya. Di samping itu, juga ada menu-menu lainnya seperti ayam kremes, ayam kalasan, ayam baker, ayam lombok ijo, gurame goreng/ bakar, pecak bawal, kakap, udang, sayur asem, sop iga sapi, gobyang sapi, dan lainnya,’’ lanjutnya. Sajian minumannya pun mengusung kesan tempo silam. Apalagi kalau dinikmati di malam hari, di taman

rumah makan ini yang terletak di bagian belakang. ’’Ada pula bar yang menyajikan wedang jahe, wedang ronde, bandrek, bajigur, bir pletok, Arabian coffe, Hawaian coffe, hot capucino, serta teh poci gula baru, dan lainnya. Ada pula mendoan tempe, pisang bakar, pisang keju, tahu bakso, aneka roti bakar berbagai rasa,’’ urainya. Bagi penggemar minuman dingin, di rumah makan ini juga disediakan aneka pilihan es sebagai penyegar dahaga. Di antaranya, es sarang burung, soup buah, es leche, dan lainnya. Termasuk aneka juice dan milk shake. Bagi Anda yang menyayangi usus, di sini juga disediakan yoghurt dalam aneka rasa. ’’Bangunan rumah makan ini mempertahankan bagian-bagian kunonya yang bernuansa Jawa kolonial,’’ ujarYulianti. ’’Semua ini kami persembahkan untuk konsumen. Dikerjakan dengan totalitas penuh, sehingga rumah makan ini tidak sekadar rumah makan, tetapi juga dilengkapi dengan meeting room, AC, LCD, dan live music,’’ sambungnya. Bagi Anda penggemar wisata kuliner, rasanya tidak salah jika Anda mengajak keluarga untuk menikmati hidangan sambil bersantai ria di bawah naungan bangunan rumah makan bernuansa khas ini. (hesti prastyani/iklan)

Smoothing di Kimi Salon Mulai Rp 65 Ribu TEGAL – Kimi Salon di Jalan Perintis Kemerdekaan 16 Kota Tegal memberikan promo spesial kepada masyarakat. Layanan tersebut berupa perawatan muka atau wajah, rambut, rias pengantin dan sebagainya. Enggar dari Kimi Salon menuturkan, pelanggan bisa melakukan smoothing hanya dengan Rp 65 ribu untuk rambut pendek. Sementara rambut sedang Rp 85 ribu dan rambut panjang Rp 100 ribu. Biasanya, smoothing banyak dimanfaatkan anak-anak muda agar bisa tampil berbeda. Untuk itu, pihaknya memberikan pelayanan secara profesional seperti sarana dan prasarana serta tenaga ahli di bidangnya. Selain smoothing, pihaknya juga menerima rias pengantin tradisional maupun modern melalui paket pengantin murah

barat dan Jawa mulai Rp 2,5 juta, lengkap dengan baju untuk pengantin, mertua dan besan serta domasnya. Pihaknya juga melayani riasan untuk wisuda serta menyediakan aneka baju adat atau tradisional dari berbagai daerah di Indonesia untuk anak-anak TK hingga SD. Saat ini, pihaknya banyak menerima order untuk pesta pernikahan mulai dari model tradisional, modern atau barat dan sebagainya. Untuk itu, kepada masyarakat Tegal dan sekitarnya yang ingin mendapatkan berbagai layanan cukup datang di satu tempat saja. Baik untuk perawatan muka atau wajah, rambut, make up hingga riasan pengantin dan sebagainya. “Kami memberikan layanan terbaik untuk memberikan hasil maksimal,” katanya. (gun)

CMYK

menggunakan Juragan, data harus valid. Sebab, data yang diikutkan undian berhadiah harus yang benar sesuai kartu identitas,” ungkap Erik saat launching Juragan di Plaza BRI Surabaya kemarin (25/11). Program berhadiah yang menyasar pelanggan baru itu ditargetkan mampu menjaga loyalitas pelanggan sebanyak 20 persen dari total kartu yang terjual. Kendati demikian, Erik enggan membeberkan jumlah kartu perdana Juragan yang bakal dilempar Telkomsel ke pasar tiap bulan. Saat ini, jumlah pelanggan Telkomsel secara nasional mencapai 105 juta. Di area Jawa Bali, pada 2011 diharapkan mampu

LAELA NURCHAYATI/RATEG

SERBA GRATIS - Serba gratis bisa kita dapatkan di Mie Pasar Baru atau di PM Kabayan.

meal voucher untuk transaksi makan di tempat. Voucher untuk kunjungan berikutnya ini diberikan kepada konsumen dengan transaksi senilai Rp 100 ribu, dan tidak berlaku kelipatan. Adapun meal voucher Mie Pasar Baru bisa memilih

mie bolognaise, pangsit crispy atau mie saus tomat. Sedangkan untuk PM Kabayan, pelanggan bisa memilih ayam siram pasir atau cumi isi saus tomat. ‘’Masa berlaku voucher ini hanya satu bulan saja,’’ tambahnya. Tertarik mencoba? (ela)

Masuk Arena Jenuh Jual INDEKS harga saham gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan pekan ini di zona merah. Pada penutupan perdagangan kemarin, indeks tergerus 58,840 poin (1,59 persen) ke level 3.637,192. Sedangkan indeks LQ 45 merosot 11,874 poin (1,82persen) ke posisi 641,429. Head of Technical Analyst PT Batavia Prosperindo Sekuritas Billy Budiman mengatakan pekan depan semestinya potensi penurunan IHSG sudah mulai terbatas. Sebab, secara teknikal sudah masuk area jenuh jual (oversold). “Saya rasa maksimum toleransi koreksi ya di level 3.580,” ujarnya kemarin. Bursa-bursa Amerika Serikat, Eropa, dan Asia, lanjut Billy, sudah oversold sehingga pekan depan semestinya sudah rebound untuk mulai antisipasi rapat Bank Sentral AS (The

Fed). “Hanya, memperhatikan pergerakan rupiah yang sudah tembus di atas Rp 9.100-an per USD ini agak bahaya,” terangnya. Pada perdagangan kemarin nyaris semua sektor berakhir di zona merah kecuali konsumer dengan penguatan tipis 0,26 persen. Saham-saham tambang berkapitalisasi besar paling banyak dilepas investor. Frekuensi transaksi perdagangan mencapai 79.470 kali pada volume 4,488 miliar lembar senilai Rp 3,296 triliun. Sebanyak 42 saham naik, sisanya 167 turun, dan 80 stagnan.Transaksi investor asing tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) Rp 299,018 miliar di pasar reguler. Saham-saham yang naik signifikan (top gainers) diantaranya Unilever menanjak Rp 450 ke Rp 17.850, HM Sam-

poerna (HMSP) menguat Rp 350 ke Rp 37.45, Indosiar (IDKM) melesat Rp 180 ke Rp 2.100, dan Hexindo (HEXA) melejit Rp 150 ke Rp 8.150. Saham-saham yang turun cukup dalam (top losers) antara lain Indo Tambangraya (ITMG) drop Rp 2.700 ke Rp 38.700, Astra International (ASII) melemah Rp 1.300 ke Rp 68.100, Gudang Garam (GGRM) meleorot Rp 1.000 ke Rp 60.000, dan United Tractor (UNTR) terkoreksi Rp 850 ke Rp 23.850. Bursa Asia pada penutupan perdagangan kemarin indeks Komposit Shanghai melemah 17,33 poin (0,72 persen) ke 2.380,22; indeks Hang Seng drop 245,62 poin (1,37 persen) ke 17.689,48; indeks Nikkei 225 terkoreksi 5,17 poin (0,06 persen) ke 8.160,01; dan indeks Straits Times melorot 5,28 poin (0,94 persen) ke 2.651,87. (jpnn)

Mandiri Belum Kaji Akuisisi Bank Lagi

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

BERAGAM LAYANAN – Kimi Salon memberikan berbagai layanan terbaik bagi pelanggan.

Telkomsel Jaga Loyalitas Pelanggan JELANG akhir tahun, PT Telkomsel kian memacu jumlah sekaligus memperkuat loyalitas pelanggan. Salah satunya melalui kartu perdana baru Telkomsel Juragan (Kejutan Rejeki Pelanggan). Program berhadiah yang disematkan dalam kartu perdana baru tersebut berlangsung hingga 31 Maret 2012. Manager Marketing Telkomsel area Jawa Bali Erik Rudianto memaparkan, selama ini pelanggan operator seluler sering berganti-ganti kartu. Dengan kartu Juragan, pihaknya dapat mengidentifikasi pengguna kartu secara valid. “Pengguna yang sering gonta-ganti kartu biasanya data pribadinya tidak valid. Jika

TEGAL - Salah satu lokasi yang wajib masuk daftar wisata kuliner kita adalah Mie Pasar Baru dan Pondok Makan Kabayan. Selain cita rasanya yang terjamin, juga promo yang tak ada habis-habisnya. Tak terkecuali di penghujung tahun yakni pada bulan November hingga Desember 2011. Serba gratis disuguhkan Pringsewu Group ini untuk memanjakan pelanggannya. Antara lain, gratis jus semangka atau jus jeruk untuk setiap pembelian 2 steak sapi atau 2 mie mangkuk komplit. Sedangkan di PM Kabayan, pelanggan bisa menikmati lemon tea gratis untuk setiap pemesanan nasi timbel. Serba gratis ini juga bisa dinikmati pelanggan delivery atau pesan antar. Setiap pemesanan minimal senilai Rp 90 ribu di Mie Pasar Baru gratis pilih sendiri. Yaitu jus fiber, es teler atau mie pasar baru. Sedangkan di PM Kabayan, untuk pemesanan senilai minimal Rp 80 ribu bisa memilih sendiri jus melon, es gamelan atau nasi liwet secara cuma-cuma. ‘’Ini sekaligus ungkapan terimakasih kami kepada pelanggan setia,’’ kata Wahyu Purnomo selaku marketing. Promo menarik tak hanya itu saja. Mie Pasar Baru dan PM Kabayan juga memberikan

membukukan jumlah pelanggan 26 juta atau 25 persen dari total nasional. “Sampai saat ini, pencapaian target masih on the right track,” ujarnya. Erik me-

nambahkan, program retensi semacam itu akan mengerek revenue Telkomsel lewat peningkatan intensitas pengisian pulsa. (jpnn)

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengaku belum melakukan kajian terkait adanya kabar rencana mengakuisisi bank lain dalam rangka ekspansi dan pengembangan bisnis. Kabar yang beredar dinilai sebatas wacana yang belum konkrit. Corporate Secretary BMRI Sukoriyanto Saputro mengatakan bahwa rencana pembelian bank masih berupa wacana dalam rencana bisnis bank (RBB) dan belum ada langkah konkrit. “Saat ini perseroan belum dapat memberikan penjelasan kepada publik tentang suatu transaksi akuisisi ataupun aliansi strategis apapun mengingat untuk melakukan tran-

saksi tersebut, perseroan harus melaksanakan berbagai kajian antara lain aspek keuangan dan aspek hukum,” ujarnya dalam keterbukaan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), kemarin. Kajian tersebut, menurut Sukoriyanto, sebagai dasar untuk memutuskan apakah akuisisi maupun aliansi strategis tersebut nantinya akan dilaksanakan atau tidak. “Sejalan dengan proses transform a s i m e n j a d i r e g i o n a l cha mpion, perseroan selalu terbuka untuk menjajaki pertumbuhan bisnis melalui akuisisi maupun aliansi strategis dengan perusahaan jasa keuangan lainnya, sepanjang upaya akuisisi ataupun aliansi

tersebut memberikan nilai tambah bagi perseroan,” ungkapnya. Hanya saja, menurutnya, untuk saat ini upaya tersebut belum ada sehingga kabar tentang rencana akuisisi sebuah bank harus diklarifikasi. Sukoriyanto mengatakan, seandainya rencana sudah konkrit maka akan segera diumumkan kepada publik. “Sebagai perusahaan publik perseroan senantiasa menerapkan prinsip Good Corporate Governance dan tunduk terhadap seluruh peraturan yang berlaku untuk menjamin kesetaraan informasi bagi seluruh stakeholdersnya,” akunya. (jpnn)


Radar Tegal 26 Nop 2011  

Radar Tegal 26 Nop 2011

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you