Issuu on Google+

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

SELASA, 25 OKTOBER 2011

INDEKS

Tanpa Busana, ABG Tewas di PAI

PAI Perlu Penanganan Serius HAL. METROPOLIS

Nasib Ghodiman Tunggu Tim HAL. RADAR BREBES

Pantai Tanjungsari Kotor HAL. PEMALANG

Jadi Duta PBB? Mungkin Nggak Ya??? HAL. XPRESI

APA MANING...

MNUR/ENDERAWASIH POS

TEWAS - Keluarga dari Kapolsek Mulia Dominggus Oto Awes menangisi kematian Dominggus Awes yang tewas setelah ditembak oleh orang tak dikenal.

Tewas dengan Revolver Milik Sendiri JAKARTA - Tragis. Itulah nasib Kapolsek Mulia, Kabupaten Puncak jaya Papua AKP Dominus Awes. Kemarin (24/10) saat sedang melaksanakan tugasnya, dia diserang dan dibunuh dengan revolver dinasnya. Hingga tadi malam pelaku masih dikejar. “Revolver dinas masih dibawa pelaku yang melarikan diri ke hutan,” ujar Kadivhumas Polri Irjen Anton Bachrul Alam kemarin (25/10). Revolver berjenis Taurus kaliber 38 dengan enam putaran peluru itu direbut dengan paksa dan ditembakkan dalam jarak sangat dekat ke kepala korban. “Dari hasil otopsi itu tembus, jadi memang sangat dekat bisa saja menempel (kepala),” kata Anton. Kejadian penembakan tersebut di Bandara Mulia, Puncak Jaya, Papua, sekitar pukul 11.30 WIT. Dominus saat itu tengah bertugas di Bandara Mulia. Kemudian Dominus didatangi dua orang tak dikenal yang tiba-tiba menyerangnya. Dua pelaku ini menahan tangan dan kaki Dominus hingga terjatuh. Lalu, senjata revolver Dominus dirampas dan ditembakkan ke kepala Dominus hingga tembus ke belakang kepalanya. Dominus tewas di tempat dan ditinggalkan lari kedua pelaku. “Pelaku kurus dan tidak mengenakan alas kaki,” katanya. Penembakan ini menambah daftar korban berdarah di bumi Papua. Setidaknya delapan orang sudah tewas dalam dua minggu terakhir. ke hal 19 kol 5

SEMOK

ABIDIN ABROR/RATEG

EVAKUASI - Jasad wanita muda diturunkan dari kapal patroli dan langsung dilarikan ke RSU Kardinah.

Kadhafi Anggap Mati Syahid Para Pengikutnya Dibantai Massal TRIPOLI - Libya baru pasca Muammar Kadhafi sudah dideklarasikan Dewan Transisi Nasional (NTC), organisasi yang memegang kendali pemerintahan interim

di negeri bekas jajahan Italia itu, Minggu lalu (23/10). Tapi, di mana jenazah mantan diktator yang tewas lima hari silam tersebut dikebumikan tetap belum menemukan jawaban. Bahkan, bisa jadi kebingungan kalangan pemberontak yang kini masih menahan jenazah Kadhafi

dan putranya, Mutassim, di Misrata, semakin memuncak. Sebab, kemarin (24/10) beredar dokumen di situs mendiang sang kolonel itu yang berupa surat wasiat. Intinya, seperti dikutip BBC, surat yang diyakini ditulis sendiri oleh Kadhafi itu menegaskan agar saat meninggal kelak dia dikubur

di kota kelahirannya, Sirte, di samping keluarga. Dia juga meminta agar dimakamkan sembari mengenakan baju terakhir yang dipakainya. Kadhafi juga menolak dimandikan. Meski tak dijelaskan di dalam surat, permintaan itu mengindikasikan, pria yang tewas pada

usia 69 tahun tersebut berkeyakinan bahwa dirinya mati syahid. Dalam surat yang sama Kadhafi juga menjelaskan alasan mengapa dia tak mau menyelamatkan diri ke negara lain atau meminta suaka. Baginya, itu sebuah cara yang ke hal 19 kol 1

Jamaah Risti Distop, DPR Langgar HAM

M SAEKHUN/RATEG

BACAKAN PERNYATAAN SIKAP - Perwakilan demonstran membacakan sikap di depan poster kritik terhadap kepemimpinan SBY-Boediono.

Mahasiswa Demo Turunkan SBY

Maia Estianty

Semua Anggota DPRD Tak Ada di Tempat

Ingin Punya Album Rohani

TEGAL – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi

JAKARTA - Kiprah Maia Estianty di industri hiburan sudah diakui. Meski baru aktif tahun 2000-an, janda Ahmad Dhani itu sudah banyak membuat perubahan di musik Indonesia. Dia menjadikan duo sebagai fenomena lagi. Kini dia memiliki keinginan lain. Keinginan tersebut adalah membuat album rohani. Setelah bercerai dari Dhani, perempuan kelahiran Surabaya itu semakin melebarkan sayap. Maia bilang sudah tidak ingin lebih banyak tampil di depan layar. Karena itu, dia membuat label dan manajemen artis sendiri bernama Le Moesiek. Dia juga sekarang ini memulai bisnis hiburan dan restoran. “Sekarang ini sudah menjadi pihak label, ya. Mau nyanyi ya monggo. Tidak juga tidak apa-apa. Karena saya bukan penyanyi lagi. Sekarang fokusnya sudah ke bisnis,” kata Maia beberapa waktu lalu. Dulu dia mengakui memiliki hasrat ingin dikenal dan diakui. Kini dia sudah mencapai itu semua. “Taraf itu sudah dicapai. Bukannya saya lelah, tapi sekarang fokus bisnis buat anak-anak saya kelak,” lanjutnya. Nah, niat membuat album rohani itu, menurut Maia, muncul karena dirinya ingin menjadi juru damai. (jan/c10/dos)

TEGAL - Sesosok mayat kembali ditemukan di Pantai Alama Indah (PAI) Tegal. Sebelumnya Minggu (23/ 10), seorang pria warga Jalan Ababil, Kelurahan Randugunting Kecamatan Tegal Selatan, Mas Joko (19), tubuhnya ditemukan mengambang di pantai setempat. Esoknya, Senin (24/10), sesosok mayat kembali ditemukan. Mayat yang ditemukan ini seorang wanita dengan usia sekitar 20 tahun. Mayat wanita ini ditemukan sebelah barat Pantai Alam Indah. Tepatnya di sebelah barat alur masuk pintu dermaga Pelabuhan Niaga. Jasad korban ditemukan sekitar Pkl 10 30 WIB. Saat ditemukan dimana kondisi mayat tanpa mengenakan busana. ke hal 19 kol 1 Telanjang bulat.

Gerakan Mahasiswa, Senin (24/10), melakukan aksi demonstrasi di gedung DPRD Kota Tegal. Mereka menuntut Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boedino turun dari jabatannyA, apabila tak

bisa melaksanakan tuntutan mahasiswa. Namun kedatangan para demonstran tak bisa ditemui wakil rakyat karena sedang berada diluar kota ke hal 19 kol 1

JAKARTA - Kunjungan anggota Komisi VIII DPR ke tanah suci untuk meninjau pelaksanaan ibadah haji, mendapat suguhan pemandangan yang kurang sedap. Diantaranya adalah, banyaknya jamaah haji usia resiko tinggi (risti) yang meninggal dunia dan dirawat di pusat layanan kesehatan. Anggota dewan lantas mengusulkan menyetop pemberangaktan jamaah haji usia risti. Namun, usulan ini dinilai melanggar hak asasi manusia (HAM). Penolakan terhadap usulan DPR tadi diantaranya disampaikan oleh Naib Amirul Haj Indonesia Abdul Mukti. Dia menjelaskan, umur 50 tahun ke atas memang masuk kategori

risti. “Tapi kesehatan tidak bisa dikategorikan secara umur,” tandasnya kepada tim Media Center Haji (MCH) Humas Kementerian Agama (Kemenag). Dia menuturkan, ada calon jamaah haji (CJH) yang umur di KTP-nya sudah seumur hidup tapi Alhamdulillah kondisinya masih sehat dan bugar. Seperti diketahui, penduduk yang sudah berumur 60 tahun ke atas maka di KTP-nya tertulis seumur hidup. Pria yang juga menjadi Sekjen PP Muhammadiyan ini menuturkan, ia pernah beberapa kali membawa beberapa CJH ke hal 19 kol 1

Mentari Baumann, Caleg Termuda di Pemilu Swiss yang Keturunan Indonesia

Baru 18 Tahun, Siap Bersaing dengan Senior Seumuran Kakeknya Pemilu Swiss untuk memilih 200 anggota parlemen dihelat Minggu lalu (23/10). Di antara ribuan calon anggota legislatif (caleg) di sana, ada nama Mentari Baumann. Yang menarik, dia adalah caleg termuda dan keturunan Indonesia. LAPORAN: SUPRIANTO PENAMPILAN dan gayanya khas para remaja. Raut muka dan mimiknya saat ngobrol juga memperlihatkan bahwa umurnya baru belasan tahun. Cuek dan tanpa

SUPRIANTO/JAWAPOS

SIAP PIMPIN SWISS - Mentari Baumann menunjukkan kartu suara yang ada namanya sebagai salah satu calon anggota parlemen.

beban. Namun, kalau sudah bicara politik, ekspresinya yang masih sering terlihat kekanak-kanakan itu pun berubah, mendadak serius dan menggebu. Dialah Mentari Baumann, gadis kelahiran Swiss, 22 Agustus 1993. Umurnya memang baru 18 tahun 2 bulan. Meski bisa dibilang masih bau kencur, kalau sudah urusan politik, dia seolah tak mau kalah oleh para seniornya yang pantas menjadi bapak dan kakeknya. “Sorry to keep you waiting. Sebab, saya juga baru memilih surat suara. Tentu saya memilih nama saya sendiri,” katanya sembari tersenyum kepada Jawa Pos yang menunggunya di rumah makan Rosengarten, Bern. “Laugh or cry, hasil pemilu saya

terima dengan senang hati. Kalau saya tidak dipilih, pasti pemilih melihat karena saya masih muda dan masih banyak kesempatan,” sambungnya. Menjelang pemilu Swiss, nama Mentari memang pernah menjadi bahan pembicaraan di negara yang berbatasan dengan Prancis, Jerman, dan Italia tersebut, terutama di kanton Bern, yang notabene merupakan ibu kota Swiss. Setidaknya, itu terjadi setelah koran Berner Zeitung meng-upload video hasil wawancara dengan Mentari di edisi online-nya meski hanya berdurasi 60 detik. Maklum, Mentari adalah calon anggota parlemen yang diajukan oleh partainya dari wilayah Bern ke hal 19 kol 5

Kadhafi Anggap Mati Syahid * Njaluke! Tanpa Busana, ABG Tewas di PAI * PAI kudu diruwat?

CMYK


OPINI

2

SELASA 25 OKTOBER 2011

RADAR TEGAL

Frustrasi Melawan Korupsi... PAI Minta Tumbal? Oleh: M Riza Pahlevi DALAM dua hari berturut-turut, Kota Tegal dihebohkan dengan penemuan mayat di Pantai Alam Indah (PAI). Minggu (23/10) seorang pemuda bernama Mas Joko (19), warga Jalan Ababil Gang Lawet, Kelurahan Randugunting, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal ditemukan tewas di PAI. Pada hari yang sama, seorang siswi SDN Panggung 4 Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur, Dwi Candra Puspita juga ditemukan tewas di Sungai Ketiwon. Giliran Senin (24/10) mayat seorang gadis, yang identitasnya belum diketahui, ditemukan mengambang di PAI. Sebelumnya, pada saat Lebaran lalu, tiga orang juga ditemukan tewas terseret ombak di wisata pantai satusatunya yang ada di Kota Tegal. Mereka mungkin meninggal karena takdir dari Tuhan, itu tidak bisa dibantah. Namun faktornya bisa saja bermacammacam, bisa karena kurang hati-hati, terseret ombak yang besar atau bisa juga karena pembunuhan. Untuk menentukan penyebab kematian yang pasti, itu tugas aparat berwenang untuk menyelidikinya. Yang jelas, kematian bisa menimpa siapa saja, kapan saja dan di mana saja, termasuk di obyek wisata PAI. Bagi orang yang mempunyai kepercayaan klenik, akan menimbulkan beragam misteri di balik kematian-kematian tersebut. Ada yang menyebutnya tumbal, ada pula yang menyebutnya korban dari para penunggu tempat tersebut. Itu klenik, yang orang boleh percaya atau boleh tidak. Tidak ada paksaan dalam kepercayaan klenik tersebut. Namun dalam mistis orang Jawa, klenik tak bisa dipisahkan begitu saja. Ada saja sebab dan musabab terjadinya suatu peristiswa, apalagi peristiwa beruntun. Orang akan mengira-ngira, ada apa dan kenapa, untuk apa dan oleh siapa. Begitu pertanyaan yang mungkin muncul. Tetapi, mungkinkah PAI meminta tumbal? Pengelola PAI jelas akan menolak anggapan itu. Karena jelas akan mempengaruhi jumlah pengunjung di obyek wisata andalan Kota Tegal. Mereka yang percaya dengan klenik, akan takut untuk datang, jangan-jangan nanti dijadikan korban dan sebagainya. Bisa saja ada yang mengusulkan, kalau sudah begini, PAI harus diruwat atau gelar upacara tolak bala. Apalagi sampai mengusulkan agar PAI ditutup sementara. Pasti itu akan ditolak pengelola PAI dan Pemkot Tegal. Bagi yang mempunyai pemikiran dan nalar sehat, bayangan klenik itu terlalu mengada-ada. Sejumlah peristiswa yang terjadi di Kota Tegal, khususnya di PAI adalah peristiswa biasa, yang bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Bukan karena PAI minta tumbal atau apa pun. Namun bukan berarti lantas pengelola PAI diam saja, tanpa melakukan tindakan dan langkah. Tetapi memang harus ada yang dibenai bagi internal pengelola PAI. Hal ini harus dilakukan, paling tidak, jika tidak ingin PAI disebut minta tumbal. Yang pertama, PAI harus bisa mengelola agar bisa lebih baik lagi. Tidak ada lagi pungutan liar selama pengunjung berada di OW PAI. Persoalan ini nampaknya sepele, akan tetapi hal itu yang paling sering dikeluhkan para pengunjung. Belum lagi masalah parkir liar, yang juga sering mendapat komplain. Dan mungkin yang sering diwarning oleh Pemkot, terkait dengan gubug-gubug yang bersekat rapat, yang diduga untuk perbuatan mesum. Masalah kebersihan pantai, dan keindahannya. Itu belum pada upaya untuk meningkatkan sarana dan prasarana yang lebih memadai. Begitu pula dengan kelengkapan alat kesehatan dan keamanan, serta kesigapan petugas keamanan pantai. Seperti dalam film Bay Wacth, petugas keamanan pantai yang profesional itu harus selalu siap jika ada tanda-tanda pengunjung pantai yang terancam keselamatan jiwanya. Mereka bergerak bukan saat pengunjung pantai hilang atau sudah mengapung tanpa nyawa. Tetapi ketika pengunjung itu kesulitan dan menunjukkan tanda-tanda bahaya. Sekali lagi, banyaknya peristiswa yang menimbulkan korban jiwa di PAI, bukan karena PAI minta tumbal, tapi bagaimana pengelola PAI bisa lebih waspada. Bagaimana PAI dikelola lebih profesional, bagaimana keamanan dan keselamatan pengunjung jadi prioritas. Bukan karena semua pengunjung diberikan perlindungan asuransi, lantas keamanan dan keselamatan diabaikan. Justru dengan adanya asuransi pengunjung, maka keamanan dan keselamatan pengunjung yang menjadi prioritas. (*)

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur: Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati, Moch. Arifin, Arief Nur Rahardian Sidiq. Sekretaris Redaksi/Persh: Yully Trieyani. Kota Tegal: M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan, Abidin Abror. Brebes: Agus Wibowo. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Hermas Purwadi, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Hesti Prastyani (Manajer Tegal), Kharisma Dewi, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Astri Prayudita, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: M. Yusuf Abadii. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 35.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

Oleh: Adhie Massardi KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) pernah jadi kebanggaan bangsa Indonesia sebagai ujung tombak pemburu koruptor. Institusi hukum yang dijuluki lembaga superbody karena bisa berbuat apa saja ini, memang hebat. Bisa memenjarakan anggota DPR. Bahkan bisa menggeledah kantor Ketua Mahkamah Agung (MA). Puncak prestasi KPK terjadi pada Kamis, 27 November 2008 lalu. Kita tahu, hari itu bekas Deputi Gubernur Bank Indonesia Aulia Pohan, besan Presiden Yudhoyono, ditahan KPK setelah beberapa kali diperiksa sebagai tersangka gara-gara skandal keuangan di yayasan milik BI. Disebut puncak prestasi karena sejak itu KPK benarbenar dirundung sial. Antasari Azhar, sang ketua KPK yang kontroversial itu, masuk bui secara kontroversial pula. Ia dituduh mengotaki pembunuhan Nasruddin.

Sehingga niat Antasari membongkar korupsi dan manipulasi di KPU (di sektor IT), dan membongkar rekayasa bailout Bank Century pun sirna. Apalagi kemudian dua pimpinan KPK lainnya, Bibit Samad Riyanto dan Chandra Hamzah, juga dikriminalisasi dalam kemasan idiom “cicak vs buaya”. Citra KPK semakin ambruk setelah berurusan dengan Nazaruddin, Bendahara Umum Partai Demokrat, yang sukses mempertahankan Ketua Dewan Pembinanya, Susilo Bambang Yudhoyono, menduduki kursi RI1 untuk kedua kalinya. Kita memang menyaksikan betapa KPK menjadi institusi hukum yang semakin canggung dan serba tak jelas justru setelah sukses menangkap orangorang Nazaruddin yang melakukan skandal penyuapan milyaran rupiah untuk memuluskan tender proyek Wisma Atlet, secara langsung dan terbuka,

di kantor Menegpora Andi Mallarangeng, yang juga petinggi Partai Demokrat. Ketika menjalankan operasinya di Kantor Kemnegpora, orang-orang KPK tampaknya tak menyangka skandal suap itu bakal melibatkan orang-orang penting di partai penguasa. Orang-orang KPK tampaknya juga tak menyangka bahwa meskipun dalam keadaan buron di tempat yang jauh, Nazaruddin bisa mengobok-obok KPK sehingga masyarakat yang semula meyakini kemampuan KPK, kini jadi sangsi. Antusiasme publik yang luar biasa terhadap Posko Pengaduan Praktik Mafia Anggaran DPR yang didirikan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Laode Ida bersama fungsionaris Partai Golkar Zainal Bintang, membuktikan hal itu. Karena banyak orang kini hopeless mengadu ke KPK, yang bila berurusan dengan koruptor di

pusat kekuasaan selalu saja gamang. Tapi ketika saya ngobrol dengan La Ode Ida, dan menanyakan mau dibawa ke mana dokumen-dokumen tentang Mafia Anggaran yang dilaporkan masyarakat itu, dia menjawab: “Dibawa ke KPK…!” Lha, bukankah KPK sudah punya Nazaruddin, kunci yang bisa membuka Mafia Anggaran sampai ke puncak kekuasaan? Dan bukankah Nazaruddin juga sudah bicara secara terbuka modus operandi dan siapa saja komplotan para perampok APBN di DPR? Kalau KPK memang sungguh-sungguh ingin membongkar dan menggasak para perampok APBN, dan bukan sekadar mencari dukungan publik yang terlanjur mencibir, sebenarnya mudah saja. Toh “kunci” sudah di tangan KPK. Tinggal bergerak saja. Tapi memberantas korupsi

Sampahe Pating Tletek

yang sudah menjadi bagian dari rezim (korup), memang sulit. Kalau tekad kurang kuat, bisa bikin kita frustrasi. Sebab para koruptor di era rezim korup nyaris tak bisa disentuh tangantangan hukum. Makanya, seorang Mahfud MD yang Ketua Mahkamah Konstitusi saja, hanya bisa geleng-geleng kepala ketika menghadapi Andi Nurpati, tokoh Partai Demokrat, dalam skandal Mafia Pemilu. Lalu bagaimana melawan korupsi yang sudah merata di kalangan elite penguasa seperti sekarang ini? Ibarat lumbung, kalau sudah dipenuhi tikus, tak salah jika lumbungnya dibakar. Yang penting kita siapkan pemadam kebakaran agar tidak menjalar ke tempat lain! (*) Adhie Massardi, mantan juru bicara Presiden Abdurrahman Wahid

60 % motor oblongan. Sinar Motor Bumiayu Jateng. 081391567895

PIBEN kiye petugas sampah, pirang2 dina ka laka sing mangkat. Sampahe pating tletek nang dalan bayare Rp 6000 sewulan ka, mangkring temen di jalan Kpt Sudibyo, sebelah selatan kususe di warung sate Tirus. 081542907730

Waspada Penipuan SMS

PRIBEN dongen, wis merdeka suwe ana bae wong ora salah ditahan/ dipenjara. Dongen penegak hukum karo lembaga hukume esih nduwe hati nurani beleh kaya jaman kolonial main paksa bae. 083867353192

ASL. alkm.. ku pn mlu w0r02 kye. go msyarakat TEGAL ln liane yn saiki kwe ana pnipuan maning m0duse kwe lwat SMS sìng m0nine ‘’slamat simcard anda trdaftar ntuk mndptkn hadiah dri PT sido muncul brupa Cek 15 jt ntuk info lbh lnjut hbgi 021 3462 xxx’’ soale ku tmbe mw olih sms sing kya kwe. Ln ponakane ku tah 100 jt, mulani ku bareng nain krungu men sdulur2 kbeh ja ngnti ktpu trmksh go RATEG sing ws muat sms’e nyong. Wsl.alkm.. 081908131020

Ora Transparan

Sampah Pada Numpuk

ASSALAM. Aq pan melu ngresula! Ng desa’ne aq ana pembangunan tower, sg gawe PT PERSADA SOKKA TAMA jare pan dienggo PT XL AXIATA TBK tp syg proses pembangunan’e ora transparan. Laka musyawarah kro warga, surat p’setujuan lgsg disodorna mlah ana sg diancam ng kadus’e sg NB’ne sg dwe tanah, ana sg protes jg mlh dinengna,pembangunan jln truz! Lha truz sg pan mbelani rakyat clik spa? Ng pamong’e mntingna awak’e dwek? ng XL isih tetep nglanjutna, brarti ora pada dwe ATI apaya? 087730779262

BPK/IBU DKP Kab Tegal. Neng Jln raya 2 Ujungrusi tpate mbang elore SMPN 3 Adiwrna, mbang kulone SMKN 2 Adwirna akeh smpah, yn liwat mno mmbu baleng kro d ilengna ra pntes nmen. P Ngkono pmbuangan ahir, P smpeyan bpk/ibu DKP ra tau liwat mno? Kab Tegal pn mbetahi lan ngangeni pimen, sampahe be mangkale ngkono.Trims. 085741968034

Ora Salah Dipenjara

Ora Apik Go Bocah Cilik KIE aku, mbak ana sing Kramat. Aku pang takon masalah warung remang2 sing ana nang sepanjang Maribaya sampe Peleman. Kue kudune dimusnakan bae. Soale akibate nggo bocah cilik alias bocah sing sangingsor umur, ora apik. Kue babarblas ora pernah ditutup. Dongen pemerintah Kota Tegal pimen sih. Masa pang meneng tok meruh kejadian nang ngarep mata, jelas lan nyata. Kue tempat kudu dihapus bae. 085742977188

Nggal DinaAna Kecelakaan MELU ngresula, nang lampu merah terminal sebelah timur gal dina bae ana kecelakaan soale aspale bolong, DPU ne ra ndeleng melas karo sing mudik cepat dtanggapi. 081902106407

Lubange Mbahayakna Nemen MELU ngresula len kanggo dinas sing ngurusi aspal ng dalan gde, kwe dalan sg ng arep lampu merah tpate ng arep astraco lubange mbhayakn men, ak pn nggal dna weruh motor nggusrak tp smpe saiki drg diurug, loken aspal segrobag laka..?? 081902001869

Tolong Dinas Ngecek MENDING balik maning ngango minyak tanah bae kaya miyen, yen tuku katon nglitere daripada tuku gas 3 kg basang dipasang isine kur separo, susah milihe tuku maning kurang isine. Dinggo sadina rong dina ntek, sebenere rakyak cilik kur dibodoni tok, tolong ditindak dicek, oknum penjual gas. 081548039280

Dalane Ora Rata Teman AQ’ melu ngersula len kro Pemkab Tegal, kæ dalan sng Yomani maring MTS Babakan, kya kæ tement sh? Dalan m’nuju Kota Santri kowh kya kæ, ra tata ora nggenah, beneri kena len, ben alus. ddi’e k’penak. 081902060942

Dalane Ajeg Bae BOZ rateg, aq pan ngresula keh... dalan sg ng Penusupan-Pener-DepokDkuhjati ko esh ajeg kya kae sh, ancur mina smp keder lwte... tlg lah diopeni aja mung pajak’e tok sg d gudak”.... 085642725858

Esih Ana Iuran ASLMK. Rateg aku pan melu ngresulah kye jarene skolah SMP gratis, tp bisane neg SMP 5 ana iuran 150 per

Laka Bangjone murid, jarene nggo kwalitas pendidikan dongene tah kwalitas pendidikan gurune sing di tingkatena cara ngajare ben muride tambah cerdas aja iurane sing di tingkatena y.. 081807818335

Main ke Bonbin KEMARIN sy main ke bonbin ragunan, begitu liat monyet sy lempar kacang tanah eh si monyet gak mau, sy lempar pisang si monyet jg gak mau, akhirnya sy lempar uang sepuluh ribuan, eh si monyet lgsng girang dan ngambil itu duit. Masya Allah sedemikian parahnya korupsi di Indonesia? Sampe2 monyet sj maunya duit? 085642678771

Balik Nama Suwe Temen PAK Bupati, kepriben kiye proses pajak BPHTB (Bea perolehan hak atas tanah dan bangunan) ning kantor DPPKAD Kab. Brebes kayong suwe temen pan hampir satu bulan belum jadi padahal nihil, ora kaya ning kantor pajak gemiyen rong dina be dadi, perlu ditegur kuwe Pak Bupati Brebes Kantor DPPKAD. 082133307080

Kerjane Belih Nggenah AJIB.. Ajib.. Krjne amburadul blih nggenah pamong2 desa, kususe pamong Desa Blubuk Kec. Dkhwaru msa jam 8.30 drng pda mngkat, ws dinei libur 2 dina ka..Sng bner bae. 081902782851

Durung Ngarti, Studi Banding SATUS tahun maning, ya ajeg ky kye.. Bokan DPU karo PEMDA Kab. Tegal durung ngerti cara gawe /ngaspal dalan sg pantes, ya study bnding meng Malaysia, yen ra bsa ya meng Purblingga sg perek.. 085642811242

Kerjanya Bagaimana? SAYA bukan warga Tegal, kebetulan saja saya ditugaskan di sini,.. Tapi saya sudah mengalami beberapa musibah. Tempo hari tas saya, berisi kamera DSLR dll hilang di dalam mobil, saya laporkan ke kepolisian POLRES Slawi, tapi cuman di BAP dan tidak ada kabar perkembangannya,.. Sebenernya cara kerjanya gimana? 081548888644

Peraturan Ora Bener NANG Depdiknas peraturan akeh sing ora dienggo. Contòne peraturan kepangkatan. Miturut peraturane sing sapa pangkate wis gol 4 A terus ora bisa munggah maring 4 b lan suwene kosih 9 tahun. Dicabut jabatan fungsionale. Tapine... sampai saiki durung ana guru sing diturunena. Padahal.. ari kaya kue akeh lowongan kerja. 085726980276

Tanpa Surat Motor BANYAK motor tanpa surat ijine di daerah kami. Dan polres kurang tegas dlm beroperasi pemeriksaan kelengkapan surat kendaraan bermotor hampir

OM,! Kae neng Prapatan Pilkita laka bangjone. Pngendara pd nggrundel. Jare kon trtib llu lits. Ngenteni apa maning ? Nunggu ana wong tabrakn? 085842974377

PJU Nggo Pajangan Tok? DI Kab. Pekalongan, lampu Jln menyala dr pkl 17.00 smpai pg dan di Kab. Pml khususe jln raya Ulujami lmp jln mati dari hari ke hari ra didandani. pan kanggo pajangan tok. Mmsyrkte ttp mbayar listrike. Mtrnwn Rateg. 085727639114

Gawe KTP 75 Ribu ASS.. melu ngresula. Apa bener ning pan gawe KTP saiki kudu bayar 75rb?? Lah ning wong sing ora duwe duit, nggo mangan be pas2 an apa ora melas? Tolong Pak, kuwe petugase sing gaweane nariki pungli ning pan gawe KTP ditegur. Mtrnwn. 085642833146

PENGUMUMAN Sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik dan pembaca, setiap pengirim Ngresula mulai 1 Oktober 2011, nomor HP-nya akan ditulis lengkap. Hal ini juga untuk menghindari penyalahgunaan dan fitnah. Demikian harap maklum. Redaksi

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS ke 085293278922, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Dapatkan kaos Ngresula, yang berisi SMS ngresula pilihan. Hanya Rp60.000/pcs.


CMYK

SELASA, 25 OKTOBER 2011

METROPOLIS

3

RADAR TEGAL

PAI Perlu KALAH LEGAWA, Penanganan MENANG JANGAN BANGGA Serius Pemilihan Ketua OSIS SMK YPT Periode 2011 - 2012

Minimalisasi Korban Tenggelam MENJELANG akhir tahun 2011, sebagian sekolah mengadakan pemilihan ketua OSIS baru. Hal ini dilakukan mengingat pejabat lama yang kebanyakan siswa kelas XII, akan menjalani ujian nasional. Berbagai cara dilakukan sekolah, agar pelaksanaan pemilihan OSIS dapat membawa manfaat. Baik bagi para siswa ataupun warga sekolah lain. Seperti terjadi di SMK YPT Kota Tegal. Sekolah yang berlokasi di Jalan Setia Budi Panggung Tegal Timur, tepatnya belakang Gedung Kesenian, Senin (24/10) kemarin menggelar pesta demokrasi pemilihan ketua OSIS. Dalam pelaksanaannya menggunakan cara atau sistem berbeda dengan tahun sebelumnya. Untuk pemilihan ketua OSIS tahun ini, sekolah memformatnya hampir sama persis dengan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu). Semua siswa berhak menuangkan suaranya, memilih calon sesuai hati nurani masingmasing. Alat-alat yang digunakan sama dengan pelaksanaan pemilu. ke hal 9 kol 1

BEBERAPA bulan terakhir, OW PAI kerap menelan korban, baik yang selamat ataupun tewas. Karena itu perlu penanganan serius, kendati tanda-tanda peringatan sudah ada. Hal ini diungkapkan Komandan Lanal Tegal Letkol Laut (P) Friche Flack, usai membuka pelatihan SAR bagi linmas dan ormas seKota Tegal di Mako Lanal, Senin (24/10) kemarin. Menurutnya, karakteristik PAI (Pantai Alam Indah) berhubungan langsung dengan Laut Jawa tidak ada penghalang. Sehingga gelombangnya cukup besar dan kedalamannya lumayan. “Di PAI yang dangkal

DOK.RATEG

Letkol Laut (P) Friche Flack

hanya sekitar 1 mill dari bibir pantai. Itu sudah sekitar 2 meter kedalamannya.” ke hal 9 kol 5

ADI MULYADI/RATEG

DEMOKRASI - Para siswa SMK YPT, sedang belajar berdemokrasi dalam acara pemilihan ketua OSIS dan Pradana periode 2011 - 2012.

M SAEKHUN/RATEG

LALU LINTAS JalanDrSutomoDiperbaiki RUAS Jalan Dr Sutomo Kota Tegal sejak beberapa hari terakhir diperbaiki. Perbaikan jalan yang kerap digunakan sebagai jalur alternatif saat jalur pantura padat menggunakan sejumlah alat berat. Slamet, seorang pengawas pengerjaan jalan membenarkan, jika di jalan tersebut sedang dilakukan perbaikan. Jalan yang semula ditambah sementara serta tidak rata, akan dikepras dengan alat berat dan dilanjutkan pengaspalan. sehingga bisa kembali dilalui dalam kondisi halus. Selama proses pengerjaan, ada satu jalur yang ditutup, guna memudahkan dan mempercepat pekerja menjalankan tugas. Pihaknya telah memasang beberapa rambu peringatan. Sehingga pengguna jalan yang melintas dapat mengetahui jika di lokasi sekitar sedang dilakukan perbaikan jalan. Sejauh ini, tidak ada kendala dalam perbaikan. Karena pihaknya menggunakan alat berat. Otomatis perbaikan selesai dalam beberapa hari ke depan. “Jika pekerjaan tuntas tepat waktu, maka jalan bisa dilalui kendaraan dengan aman dan nyaman. Perbaikan akan selesai dalam beberapa hari ke depan.” ke hal 9 kol 5

Pria Dewasa Hilang dari Rumah

ke hal 9 kol 1

ADI MULYADI/RATEG

TUNJUKKAN FOTO - Ibu kandung Kartiko Priyadi Wibowo menunjukkan foto anak bungsunya, yang hilang sejak Agustus tahun lalu, dan diduga saat ini berada di Tegal.

Anak Dicabuli, Ortu Lapor Polisi SUAMI istri warga Kelurahan Tegalsari Kecamatan Tegal Barat Kota Tegal, masing-masing SU (50) dan ST (45), sekitar pukul 18.30, Senin (24/10) kemarin, mendatangi Mapolres Tegal Kota, guna melaporkan apa yang dialami putrinya. Menurut SU, anaknya sebut saja SE (14), diduga dicabuli seorang pemuda berinisial GU (19), asal Kelurahan Muarareja Kecamatan Tegal Barat. “Untuk memastikan apa yang dialami, kami sempat membawa anak ke seorang bidan, termasuk

SOSIAL

Warga Tolak Retribusi KTP dan Akta Capil

Diduga Berada di Tegal SEORANG pria dewasa bernama Kartiko Priyadi Wibowo (36), asal Jalan Raji Mustofa RT 3 RW 4 Bantarsoka Purwokerto Barat, sudah setahun ini hilang dari rumah. Menurut keterangan keluarganya, saat ini pria yang memiliki ciri pendiam dan susah bergaul tersebut berada di Tegal. Ketika datang ke Kantor Radar Tegal, Senin (24/10) kemarin, Yuni, kakak perempuan pria hilang itu mengatakan, adiknya hilang sejak 31 Agustus 2010. Sampai sekarang keluarga mencari ke mana-mana namun belum ditemukan. Bahkan untuk men-

PAPARKAN MATERI - Sejumlah Ketua Pansus VII, VIII, dan IX memaparkan raperda tentang retribusi di hadapan masyarakat.

dokter. Hasilnya positif kemasukan benda tempul. Selain pada bagian dubur. Menurut anak saya, aksi semacam itu dilakukan sampai lima kali. Terus terang kami tidak terima,” ucap SU, usai dimintai keterangan penyidik Unit PPK Reskrim Polres Tegal Kota. Tak lama, korban sempat dimintai keterangan, dan malam itu langsung pulang bersama orang tuanya. Berdasarkan laporan tersebut, polisi menjemput pelaku di Pelabuhan Jongor, dan digelandang ke Mapolresta. Pelaku

sendiri malam itu berniat melaut ikut kapal dogolan. Sebelum berangkat, petugas menjemputnya. Di lain sisi, orang tua pelaku yang sempat datang ke Mapolres Tegal Kota, berniat menikahkan anaknya dengan korban. “Kalau anak saya melakukan perbuatan semacam itu, ya nikahkan saja. Tapi saya belum tanyakan pada anak. Apa benar begitu? Karena anak wanita itu sebelumnya datang ke rumah,” ucap GU, orang tua pelaku malam itu datang bersama istri dan anak. (din)

RENCANA Pemkot Tegal menarik retribusi cetak Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Akta Catatan Sipil, sebagaimana tertera dalam Raperda tentang Retribusi Jasa Umum ternyata ditolak warga. Sebab KTP dan akta merupakan identitas yang wajib dimiliki. Dengan diterapkan biaya cetak, dikhawatirkan masyarakat enggan mengurusnya. Menurut tokoh masyarakat Kelurahan Debong Kidul, Abdul Jamil, selama ini pembuatan KTP dan akta gratis. Tapi masih ada warga Kota Tegal yang tak memiliki kedua dokumen penting tersebut. Padahal identitas wajib yang harus dimiliki warga negara Indonesia. Pihaknya mewakili masyarakat, meminta rencana penarikan biaya cetak KTP dan akta dipertimbangkan kembali. “Kami harap pembuatan kedua dokumen itu supaya tetap digratiskan. Sebab hal ini sebagai bentuk pelayanan dasar Pemkot terhadap masyarakat. Jangan sampai ada warga tak memiliki KTP dan akta. Karena tak mempunyai uang untuk biaya cetak.” Di tempat terpisah, tokoh masyarakat Kelurahan Bandung, Solichin mengungkapkan, dalam Raperda tentang Retribusi Jasa Umum khususnya objek retribusi penggantian biaya cetak KTP dan

akta, terdapat ada 7 item penting. Antara lain KTP, Kartu Keterangan Bertempat Tinggal, Kartu Identitas Kerja, Kartu Penduduk Sementara, Kartu Keluarga dan Akta Catatan Sipil, yang meliputi akta perwakinan, akta perceraian, akta pengesahan dan pengakuan anak, akta ganti nama bagi warga negara asing serta akta kematian. “Kami menilai rencana Pemkot menarik retribusi untuk akta, terutama akta kematian sangat bertentangan dengan program santunan kematian. Satu sisi Pemkot menerapkan program santunan bagi masyarakat miskin, tapi saat mengurus salah satu syarat. Yakni, akta kematian harus bayar. Sehingga kami minta kebijakan ini dihapus, sebab bertentangan.” Ketua Pansus IX DPRD, H Wardjo Rahardjo menyatakan, tujuan Pemkot menerapkan retribusi ini guna meningkatkan PAD, sehingga harus tetap dilaksanakan. Soal penerapan bagi warga miskin, dapat dilakukan pengecualian. Artinya, bisa dilakukan subsidi silang berkaitan penerapan retribusi tersebut. “Saat ini kondisi PAD Kota Tegal belum maksimal. Perlu ada ketegasan soal penerapan retribusi. Soal pengecualiannya, akan dibahas melalui Peraturan Wali Kota,” ujarnya. (hun)

Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah Remaja SMA Al-Irsyad ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

DONOR DARAH - KSR PMI Unit UPS Tegal, Senin (24/10) kemarin mengadakan donor darah di auditorium.

UPSTegalGelarDonorDarah KORPS Sukarela (KSR) PMI Unit Universitas Pancasakti (UPS) Tegal, Senin (24/10) kemarin mengadakan donor darah. Kegiatan yang diikuti mahasiswa, dosen, dan karyawan bertujuan membantu sesama melalui setetes darah yang didonorkan. Rektor UPS Tegal Prof DR Tri Jaka Kartana MSi melalui Komandan KSR PMI Unit UPS Tegal Royan Hidayat menuturkan, donor darah tersebut merupakan agenda rutin yang dilakukan setiap 3 bulan sekali. Kali ini, pihaknya menargetkan 100 kantong darah dari pendonor, sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama yang membutuhkan. Kegiatan kali ini bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Sehingga diharapkan peran serta mahasiswa sebagai pemuda Tanah Air dapat ikut memberikan kontribusi langsung pada masyarakat. ke hal 9 kol 1

CMYK

Mengasah Bakat dan Kemampuan Menulis SMA Al Irsyad Kota Tegal, Senin (24/10) kemarin, menggelar pelatihan penulisan karya ilmiah menghadirkan sejumlah narasumber, termasuk Pemimpin Redaksi Radar Tegal. Apa saja agenda yang dibahas? LAPORAN : R GUNAWAN PULUHAN siswa-siswi kelas X dan XI nampak antusias mengikuti pelatihan penulisan karya ilmiah. Mereka tergabung dalam kegiatan ekstra kurikuler Karya Ilmiah Remaja (KIR), yang menjadi wadah dalam mengembangkan bakat dan minat dalam menulis. Kepala SMA Al Irsyad Kota Te-

gal Drs Royim MPd, melalui pembimbing KIR Dra Nur Latifah mengatakan, peserta pelatihan penulisan karya ilmiah, merupakan siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler KIR. Di sini, para peserta akan diberikan penjelasan seputar karya ilmiah di sesi pertama. Harapannya, apa yang disampaikan langsung diaplikasikan menjadi karya yang menghasilkan prestasi. “Dengan latihan rutin serta penguasaan materi, kami optimis apa yang diagendakan dalam kegiatan kali ini, mampu menjadi inspirasi bagi para siswa. Makin memacu semangat dan motivasi mereka untuk berkarya. Siswa diberikan kesempatan bertanya hal-hal yang sekiranya kurang dipahami. Sehingga dapat mem-

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

KARYA ILMIAH - SMA Al-Irsyad Kota Tegal, Senin (24/10) kemarin, menggelar pelatihan penulisan karya ilmiah.

berikan masukan berharga.” Sementara sesi kedua, tambahnya, akan disampaikan materi tentang jurnalistik. Di sini, siswa diajak mengenal lebih dekat tentang tata cara, dan apa saja yang harus dilakukan dalam menuangkan sebuah ide menjadi karya jurnalistik. Otomatis mampu tersaji menjadi sebuah berita yang memiliki bobot tersendiri. Pemimpin Redaksi Radar Tegal M Abduh mengungkapkan, pelatihan karya ilmiah yang salah satu agendanya diisi dengan pengenalan jurnalistik, sangat tepat bagi para siswa. Di sini, para peserta diberikan penjelasan dasar tentang seluk-beluk dunia jurnalistik, serta diberikan kesempatan bertanya tentang hal-hal yang mungkin masih bagi bagi mereka. (*)


PEMALANG

4

SELASA 25 OKTOBER 2011

RADAR TEGAL

PENTOL RAH

Pantai Tanjungsari Kotor Selain sampah juga kotoran manusia

GUNTUR WAHYUDI/RADAR PEMALANG

TROPY KNPI - Desa Babakan menerima Tropy Bola Volly KNPI dalam rangka HUT Sumpah Pemuda

Tim Babakan Tumbangkan Klangdepok BODEH - Pertandingan Volly Ball dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda Tahun 2011 diselenggarakan PK KNPI Kecamatan Bodeh, Minggu (23/10) di Lapangan Bolla Volly Desa Babakan. “Pertandingan diikuti oleh 10 Tim,” ujar Darmansah BS Ketua Panitia Turnament Volly Ball KNPI Cup I Tahun 2011 PK KNPI Kecamatan Bodeh kepada Radar. “Even ini untuk menggali potensi atlit olah raga khususnya volly ball di kalangan gererasi muda di wilayah kecamatan Bodeh,” lanjutnya. Dia menuturkan, kegiatan ini juga agar dapat meningkatkan semangat persatuan dan kesatuan antar pemuda se Kecamatan Bodeh pada khususnya. Ketua PK KNPI Kecamatan Bodeh M Masruri, SPdI mengatakan, pihaknya melaksanakan kegiatan turnament volly ball ini sebagai langkah awal kegiatan turnamen volly ball, dimana nantinya akan menyelenggarakan lebih berkelanjutan. “Sebagaimana Program kerja PK KNPI Kecamatan Bodeh 20112013, Rapat PK KNPI Kecaatan Bodeh tentang pembentukan kepanitiaan peringatan hari Sumpah Pemuda,” katanya. Ia mengharapkann, dengan melaksanakan kegiatan tersebut akan dapat menumbuhkan semangat persatuan antar pemuda di kecamatan Bodeh. “Berolahraga itu dapat mengembangkan jiwa sportivitas dan mewujudkan rasa tanggungjawab demi kemajuan dunia olahraga khususnya bola volly di Kecamatan Bodeh,” cetusnya. Ketua DPD KNPI Kabupaten Pemalang Mualip, SPd mengungkapkan, turnamen voli tersebut dilakukan untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan serta mempererat tali persaudaraan sesama Generasi Muda. “Kita mengharapkan dengan kegiatan ini menjadi wadah komunikasi untuk saling tukar menukar informasi tentang kepemudaan, agar dapat meningkatkan dan membentuk karakter pemuda sehingga menjadi kegiatan yang lebih positif,” ungkapnya. Pertandingan tersebut, dipimpin oleh Wasit Suroso dibantu Sumarheno dena reporter pertandingan Murwanto. “Dalam pertandingan babak final antara Tim Volly Ball desa Babakan melawan Desa Klangdepok berjalan sangat seru. Dengan sistem tri winning set diperoleh hasil antara TVB (Tim Volly Ball) Babakan vs TVB Klangdepok pada set pertama 21-25, set kedua 25-23, set ketiga 25 -21 dan set keempat 25-17,” kata Suroso. Dari pantauan Radar, pada set keempat pada saat posisi 17 - 24, Latif semeser dari TVB Klangdepok melakukan pemblokiran atas serangan TVB Babakan sempat terjatuh lantaran kakinya terkilir, sehingga berakhir 25 - 17 untuk TVB Babakan. Bagi pemenang Turnamen Volly Ball PK KNPI Kecamatan Bodeh memperoleh Uang pembinaan dan tropy, pemenang pertama TVB Babakan, kedua TVB Klangdepok dan ketiga TVB Jatingarang, tropy diserahkan secara berurutan Juara satu oleh Ketua DPD KNPI Kabupaten Pemalang Mualip, SPd, Juara dua oleh Camat Bodeh Drs Udiarto, Msi, dan juara ketiga oleh Ketua PK KNPI Kecamatan Bodeh M Masruri, SPdI. (gtr)

SARANA Jalan Berlubang, Warga Mengeluh PETARUKAN - Jalan berlubang sedalam 50 Cm di Perempatan Desa Karangasem Kecamatan Petarukan dikeluhkan warga setempat. Pasalnya, jalan berlubang yang sekarang ditutup menggunakan bak air (jembung) itu seringkali mengakibatkan kecelakaan terutama pengendara sepeda motor yang belum mengetahui adanya jalan yang berlubang tersebut. Slamet (47) Ketua RT setempat, Senin (24/10) mengatakan, jalan berlubang di perempatan pasar tersebut kedalamannya mencapai setengah meter dan sudah berlangsung hamper satu tahun, akibat jalan berlubang karena dibawahnya terdapat bekas gorong-gorong yang sudah tidak terpakai. Awalnya hanya lubang kecil, tetapi lama kelamaan lubang tersebut kini makin dalam. Menurutnya, persoalan tersebut sudah dilaporkan ke kabupaten tetapi sampai sekarang belum terealisasi. Saat itu, kendaraan terutama sepeda motor sering tersungkur di jalan yang berlubang itu baik siang maupun malam hari. Sebab, jalan yang berlubang tersebut letaknya di pinggir jalan pas di perempatan pasar. “Untuk menanggulangi kecelakaan, lubang itu ditutup menggunakan jembung untuk sementara waktu menunggu perbaikan dilakukan. Dan sebisa mungkin pemerintah kabupaten merealisasikan jalan berlubang itu untuk ditambal,” katanya. Adanya jalan berlubang yang ditandai menggunakan bak air itu pernah tertabrak oleh Sutarmo (35) warga Desa Sirangkang Kecamatan Petarukan. Dirinya tidak mengetahui adanya tanda tersebut ketika membelok ke kiri akan menuju ke desa setempat. Karena, posisi lubang pas di tikungan dan di perempatan membuat bak air yang dipasang sebagai tanda itu tertabrak motor yang dikendarai.“Meskipun motor yang dikendarai saya menabraknya, tetapi justru kerusakan ada pada motor saya. Sebab kondisi jembung yang dipasang itu sudah tertanam setengah meter, sehingga meskipun tertabrak masih kokoh berdiri,” ucapnya. (ddm)

AGUS P/RADAR PEMALANG

UNJUK KEBOLEHAN - Redika Junanda Utomo siswa SMA Negeri 2 Pemalang peserta nomor 24 sedang unjuk kebolehan dalam penampilan berbusana Jawa di depan dewan juri di acara pemilihan Duta Wisata Kabupaten Pemalang Tahun 2011

Raih Nilai 341,8 Redika Siswa SMAN 2 Pemalang Jadi Duta Wisata Tahun 2011 PEMALANG - Redika Junanda Utomo siswa SMA Negeri 2 Pemalang, akhirnya berhasil terpilih menjadi Duta Wisata Kabupaten Pemalang Tahun 2011. Keberhasilannya itu karena telah mendapat juara pertama untuk putra dengan memperoleh nilai sebanyak 341,8. Sedangkan Duta Wisata untuk putri diraih oleh Resti Praditaningtyas siswa asal SMA Negeri 1 Pemalang dengan nilai 351. Sebelumnya memasuki acara grand final, dalam acara Pemilihan Putra Putri Duta Wisata Kabupaten Pemalang Tahun 2011, diawali dengan mengikuti acara sapa kenal dan test tertulis serta wawancara yang meliputi test bahasa inggris, umum dan pemerintahan serta test kepribadian, moral dan etika, setelah baru memasuki pelaksanaan penilaian penampilan peragaan oleh masingmasing peserta. Peserta duta wisata ini adalah putra-putri yang mewakil dari masingmasing kecamatan, sekolah dan umum se Kabupaten Pemalang. Jumlah peserta yang mengikuti ajang prestasi pemlihan duta wisata ini Sebanyak 43 orang yang masing-masing terdiri dari 21 orang putra dan 22 orang putri. Saat acara penilaian penampilan, semua peserta berpakaian adat jawa untuk putra mengenakan beskap dan putri mengenakan kebaya. Diawali dengan parade semua peserta, kemudian satu persatu dengan saling berpasangan di atas panggung melakukan peragaan busana dengan gagah dan lemah ge-

mulai, peserta menunjukan penampilannya kepada para dewan juri yaitu Drs Moh. Wigunadi, Yuwono SIP, Drs Koestoro, Sunarko dan Sri Krisni Setelah itu selesai penampilan semua peserta dewan juri segera melakukan rapat guna menentuan juara atau pemenangnya. Dengan mengambil peraih nilai tertinggi akhirnya juri berhasil memilih peserta yang menjadi juara. Untuk juara I putra adalah peserta nomor 24 Redika Junanda Utomo asal SMA Negeri 2 Pemalang dengan nilai 341,8, kemudian juara II nomor peserta 4 Mohammad Sidqi asal SMA Negeri 1 Pemalang dengan nilai 337,8 dan juara III nomor peserta 20 Miftahudin asal SMK Texmaco Pemalang dengan nilai 336,8. Sedangkan juara kepribadian untuk putra adalah nomor peserta 18 Muh. Fauzi Pratama dari SMK I Ampelgading dengan nilai 329,0 Adapun sebagai juara I untuk putri diraih oleh peserta nomor 16 Resti Praditaningtyas asal SMA Negeri 1 Pemalang dengan nilai 351,4, juara II nomor peserta 3 Naila Izzatus Sa’adah asal SMA Negeri I Pemalang dengan nilai 348 dan juara III nomor 10 Safira Nuraisha dari SMA Negeri 3 Pemalang dengan nilai 343,6, sedangkan sebagai juara kepribadian putri adalah nomor peserta 20 Renny Tri Hapsari dari umum dengan nilai 334,8. Sehingga dengan hasil penilaian dewan juri dua peserta putra dan putri yang berhasil meraih juara I berhak menyandang gelar sebagai Duta Wisata Kabupaten Pemalang tahun 2011. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Pemalang Drs Sultanto dalam laporannya meyampaikan bah-

wa tujuan diselenggarakannya pemilihan Duta Wisata Kabupaten Pemalang tahun 2011 ini adalah untuk memilih generasi muda yang kreatif, inisiatif, berjati diri, dinamis, berbudaya dan berwawasan luas mengenai Kabupaten Pemalang khusunya dan Jawa Tengah pada umumnya. “Pemilihan peserta duta wisata ini adalah pewakilan dari masing-masing kecamatan, sekolah dan umum se-Kabupaten Pemalang,” katanya. Sementara Plh Bupati Pemalang Wakil Bupati Mukti Agung Wibowo ST dalam sambutanya mengatakan bahwa acara pemilihan duat wisata ini membuktikan para pesrta memiliki rasa cinta dan kepedulian yang tinggi terhadap pembangunan pariwisata di Kabupaten Pemalang. “Semoga rasa cinta dan kepedulian ini dapat ditunjukan dalam aksi nyta dengan cara membantu mempromosikan potensi wsiata yang ada di Kabupaten Pemalang,” katanya. Lebih lanjut Wabup mengatakan Kabupaten Pemalang memiliki beragam potensi wisata yang layak dikunjungi, baik wisata pantai maupun wisata pegunungan. Potensi-potensi wisata tersebut memiiki pesona yang tidak kalah menarik dari kawasan wisata di daerah lain. Namun demikian sampai sejauh ini belum semua potensi tersebut dikenalkan oleh masyarakat. Oleh karena itu Wabup menegaskan perlunya upaya promosi yang luas dan komprehensif, dengan melibatkan sebanyak mungkin pihak yang tekait. “Semua pihak dari segenap elemen masyarakat diharapkan dapat terlibat aktif dalam mempromosikan potensi wisata Pemalang,“ tandasnya. (apt)

PEMALANG - Sepanjang pantai Tanjung sari hingga masuk ke wilayah obyek wisata Widuri terlihat kotor dan bau tidak sedap. Hal tersebut diakibatkan karena warga setempat membuang sampah sembarangan di lokasi itu. Bahkan tempat tersebut digunakan untuk buang air besar. Dalam pantauan Radar, Senin (24/10) tidak jauh dilokasi tersebut telah ramai pengunjung yang menikmati indahnya pantai widuri.Tetapi, jika memasuki wilayah pantai Tanjungsari terdapat pemandangan yang tidak sedap yaitu tumpukan sampah rumah tangga yang berserakan, dan terdapat kotoran manusia, sehingga dari kejauhan pun bau tidak sedap menusuk hidung. Sampah menumpuk di pesisir pantai itu terutama di lingkungan perumahan nelayan RT 01,02,dan 03 RW 11 Kelurahan Tanjungsari Kecamatan Pemalang. Pembuangan sampah yang sembarangan tersebut diakuinya oleh salah satu warga setempat yaitu Sumiati (45). Menurut Sumiati, pembuangan sampah tidak bermaksud untuk mengotori pantai. Sebab, di wilayah tempat tinggalnya tidak ada penampung sampah. Jika adapun letaknya terlalu jauh. Pada tahun sebelumnya pernah dibangun bak sampah, namun karena kondisi seringkali mengalami rob sehingga bak sampah yang dibangun pemerintah itu rusak dan saat ini tidak dibangun kembali. Mengenai kotoran manusia, lanjut Sumiati dengan didampingi Ketua RT setempat Mul-

yono, kalau membuang sampah sembarangan sangat dibenarkan, tetapi kalau kotoran manusia yang sering ada di lokasi itu hanya dilakukan oleh anak kecil dan para orang tua. Itupun dilakukanya sore maupun malam hari. Jika terkena ombak pun akan hilang. “Tidak ada solusi lagi untuk mebuang sampah maupun buang air besar. Sarana bak sampah yang dibangun pemerintah sudah tidak ada lagi dan sarana MCK di lokasi perumahan nelayan saat ini belum tersedia. Akhirnya warga membuangnya di pesisir pantai,” katanya. Sementara itu, Ketua RT setempat, Mulyono (50) sangat menyayangkan yang dilakukan warganya. Tetapi dirinya prihatin dengan keadaan yang ada. Sebetulnya warga membutuhkan penampungan sampah maupun sarana Mandi Cuci Kakus (MCK) terutama di perumahan nelayan. Kata Mulyono, kalaupun akan dibangun MCK maupun bak sampah letaknya harus jauh dari pantai. Sebab jika berdekatan dengan pantai akan gampang terkena rob. “Air rob biasanya datang dua kali dalam satu tahun.” pembangunan bak sampah mestinya ditempatkan yang lebih aman dari jangkauan air rob. Tidak seperti yang sebelumnya. Selain kwalitas bangunan bak sampah yang tiak baik juga penempatan bak yang berdekatan dengan laut. “Kami mengharapkan kepada pemerintah agar segera direalisasikan sarana MCK maupun bak penampung sampah di perumahan nelayan,sangat menyayangkan jika pantai yang sebagus itu dikotori sampah dan bau yang tidak sedap” ungkapnya.(ddm)

DEDI MUHSONI/RADAR PEMALANG

KOTOR - Sepanjang pantai Tanjungsari-Widuri dipenuhi sampah dan kororan manusia.


TEGAL METROPOLIS

SELASA 25 OKTOBER 2011

5

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING 1. Pemadam Kebakaran

(0283) 325429

2. Pelayanan Gangguan PLN

(0283) 356371

3. Polresta Tegal

(0283) 356115

4. Rumah Sakit Umum Kardinah

(0283) 356067 / 341938

5. Pelayanan Gangguan PDAM

(0283) 356175 / 358316

6. Stasiun Besar Tegal

(0283) 353018

7. Terminal Bis Tegal

(0283) 354696 / 354695

Hotel dan Hiburan Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284 Ajam Goreng Spesial Lombok Idjo - Gerbang Mas Bahari Water Park Jl. DR. Wahidin - Pesurungan Lor

(0283) 341740

- Jl. Karanganyar No. 21A Kejambon (0283) 342331

(0283) 342330

- d’POSO resto

(0283) 6144277

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Setiap Hari Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

RIEZ PALACE HOTEL - Senin sampai Sabtu Pick up service Gratis. Layanan antar jemput gratis setiap hari kerja. Dari atau ke Stasiun KA & Terminal Bus Tegal Spesial menu at abunawas resto “Afternoon Tea & Pick Up Service BUS PARIWISATA DEDY JAYA Teman Setia Dalam Perjalanan Lutfi Ghozali,SH : 085741888835 Ratno Robani,SH : 081391444447 Office: Jalan Raya Cimohong Bulakamba Brebes Phone : 0283 877668 : Fax: 0283 877 866

KETERTIBAN Becek, Pasar Malam Sepi Pengunjung HUJAN yang turun dalam beberapa hari terakhir membuat pengunjung pasar malam atau di lapangan PT Kereta Api Indonesia (KAI) menurun. Sejumlah pedagang bahkan memilih menutup dagangannya saat hujan turun di sore hingga malam hari. Wiwi, salah seorang pedagang mengaku tidak bisa berbuat banyak jika hujan turun sore atau malam hari. Pasalnya, lokasi yang becek membuat pengunjung menjadi turun. Pendapatan pedagang pun anjlok. Kondisi tersebut dirasakan hampir sebagian besar pedagang, khususnya yang menjual aneka jajanan atau makanan matang. Jika tetap berjualan, maka penghasilan menurun hingga 50 persen lebih. Untuk kembali modal saja dia mengaku kesulitan. “Padahal jumlah pengunjung yang datang paska relokasi beberapa bulan lalu mulai bertambah. Fasilitas seperti penerangan yang kurang, menjadi kendala saat hujan turun. Karena ini faktor alam, kami tidak mampu berbuat banyak, dan hanya berharap supaya di lokasi kami mencari penghasilan bebas banjir,” jelasnya. Hal senada diungkapkan Tuti. Menurutnya, jumlah pengunjung yang mulai meningkat membawa angin segar bagi pedagang, yang sempat putus asa saat dipindah ke tempat sekarang. Hanya saja, hujan yang mengguyur sore hingga malam dalam beberapa hari terakhir, membuat lokasi sekitar banjir dan becek. Sehingga minat pengunjung untuk datang berkurang. “Ke depan, perbaikan-perbaikan yang ada diharapkan segera membangkitkan dan meningkatkan animo masyarakat berkunjung. Minimal usai hujan turun, genangan cepat surut. Sehingga orang tidak canggung datang karena takut terpeleset. Terus terang kami tidak bisa berbuat apa-apa. Selain menerima dan berharap cuaca kembali normal. Kami bisa berjualan seperti biasa,” ujarnya. (gun)

KOMODITAS Pedagang Makanan Menjerit KENAIKAN harga cabe merah dan sejumlah sayuran membuat pedagang makanan harus bekerja keras untuk bisa mendapatkan keuntungan. Pasalnya, meski terjadi kenaikan bahan baku tetapi pedagang tidak berani menaikkan harga jual makanan kepada pelanggan. Wati (48), pemilik warung di Jalan Kartini, Kota Tegal mengatakan, kenaikan harga cabe merah sangat berpengaruh terhadap masakan. Jika biasanya dia membuat sambal sebagai pelengkap sayur asam dan sebagainya dalam jumlah banyak. Sekarang dia membatasi untuk menekan biaya belanja yang melonjak. Sementara makanan pedas lainnya terpaksa dikurangi atau dicampur dengan cabe rawit serta bumbu lain sehingga dia tidak menaikkan harga makanan kepada pelanggan. Pasalnya, jika menaikkan harga jual, pelanggan akan beralih ke warung lain sehingga pemilik warung saat ini dalam posisi yang serba salah. Untuk tidak membeli cabe merah, jelasnya, tidak mungkin dilakukan karena hampir semua masakan selalu menggunakan cabe merah. Dalam sehari, dia bisa menghabiskan 7-8 kilogram cabe merah untuk membuat beragam masakan. Sekarang dia hanya mempu membeli 4-5 kilogram cabe merah akibat kenaikan yang meningkat hingga 2 kali lipat. “Untuk sementara kami terpaksa mengurangi pembelian cabe merah karena tidak mungkin menaikkan harga makanan kepada pelanggan.” Pedagang lain, Hanifah (40), membenarkan jika kenaikan harga cabe merah sangat dirasakan oleh pemilik warung atau usaha yang banyak memakai cabe merah sebagai salah satu bahan baku. (gun)

Trotoar KTL Beralih Fungsi KENDATI berulang kali diperingatan, bahkan petugas telah memasang tanda larangan. Namun pemilik kendaraan tetap nekad, memarkir kendaran di atas trotoar di Kawasan Tertib Lalu LIntas (KTL). Hal ini dibuktikan masih banyaknya kendaraan yang parkir di atas trotoar Jalan Veteran hingga Jalan Sultan Agung, yang seharusnya untuk pejalan kaki. Menurut Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo), Drs H Khaerul Huda, guna menertibkan kawasan KTL, pihaknya bersama Satpol PP, Satlantas Polres Tegal Kota, serta instansi terkait lain bakal melakukan penertiban. Bukan hanya sepeda motor yang parkir di atas trotoar, pihaknya juga menertibkan PKL yang memanfaatkan trotoar. “Langkah ini ditempuh demi menciptakan ketertiban dan kebersihan. Untuk saat ini penertiban sebatas peringatan. Tapi ke depan pelanggar bakal dikenai sanksi tegas. Kami meminta pemilik sepeda motor dan PKL, tidak memanfaatkan trotoar untuk parkir atau berjualan. Sikap kami hanya memberikan peringatan, soal tindak lanjut tilang kami serahkan pada Sat Lantas Polres Tegal Kota.” Semantara Ketua Komisi III DPRD, Drs HM Nursholeh MMPd mengungkapkan, pihaknya mendukung upaya yang bakal dilakukan Pemkot. Namun agar tidak jadi catatan buruk, dalam pemberian sanksi jangan tebang pilih. Selain itu, perlu dilakukan sosialisasi dan pembinaan secara rutin pada masyarakat. “Kalau memang serius, siapapun yang melanggar ha-

rus ditindak. Hal ini agar tidak ada protes, pasca penindakan pelanggar KTL,” imbuhnya. Sedangkan anggota Komisi III DPRD, Rofi’i Ali meminta Pemkot menertibkan kawasan jalan-jalan yang lain dan dilakukan secara serius. Bahkan, bila diperlukan ada tindakan tegas pada masyarakat, yang memakai trotoar untuk berdagang, dan mendirikan bangunan di atas bantaran sungai maupun saluran irigasi. “Kehidupan suatu masyarakat merupakan cerminan dari sikap, mental serta kebijakan pemerintahan suatu daerah. Berdasarkan pantauan kami, sampai sekarang banyak trotoar yang dipakai berjualan. Baik oleh PKL maupun toko yang berada pinggir jalan raya, serta banyaknya bangunan gedung yang menjorok bantaran sungai. Namun, kondisi demikian terkesan dibiarkan saja.” Ditambahkan Rofi’i, pihaknya merasa prihatin melihat kondisi tersebut. Karena Pemkot terkesan tidak punya kekuatan mengatur maupun menertibkan serta menindak para pelanggar aturan. Baik undangundang maupun peraturan daerah. Pada Undang–undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Pasal 28 point (e) menyebutkan, rencana penyediaan dan pemanfaatan prasarana dan sarana jaringan pejalan kaki, angkutan umum, kegiatan sektor informal, dan ruang evakuasi bencana yang dibutuhkan untuk menjalankan fungsi wilayah kota sebagai pusat pelayanan sosial ekonomi dan pusat pertumbuhan wilayah. (hun)

Pemkot Diminta Siapkan Lahan PKL IMBAS belum adanya lahan khusus, untuk Pedagang Kaki Lima (PKL) di wilayah Kota Tegal. Saat ini sekitar 60 persen PKL belum ditarik retribusi, karena lokasinya semrawut. Padahal keberadaan PKL, yang jumlahnya seribu lebih sangat berpotensi untuk bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pengurus Kadin Kota Tegal, Djoko Triatmojo SH mengatakan, retrubusi ditarik, sebagian dikembalikan untuk pelayanan. Sehingga untuk meningkatkan kesadaran objek retribusi, maka Pemkot harus meningkatkan dan melayani Sarana dan Prasarana (Sarpras). Sehingga objek retribusi tak hanya dituntut kewajibannya, tapi hak mereka harus dipenuhi. “Kami yakin, kalau Sarpras

pelayanan terhadap objek retribusi ditingkatkan. Maka kesadaran mereka, akan kewajibannya membayar retribusi juga akan meningkat. Kalau itu bisa terwujud, secara tidak langsung PAD dari sektor retribusi akan meningkat pula.” Menurut Djoko, khusus untuk PKL, sebagai pelaku ekonomi kecil. Pemkot perlu secepatnya melakukan penataan atau penyiapan titik PKL. Sebab saat ini keberadaan PKL di Kota Tegal semrawut, tidak ada titik yang jelas. Sehingga hampir 60 persen PKL, saat ini belum ditarik retribusi. “Untuk itu, agar tak muncul masalah, penetapan retribusi. Utamanya yang memberatkan penetapan perlu dikaji oleh DPRD, sehingga keberadaan Perda tak mandul.” (hun)

RALATPENGUMUMAN LELANG ULANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Menunjuk pengumuman lelang ulang eksekusi Hak Tanggungan melalui SKH Radar Tegal tertanggal 21 Oktober 2011, dengan ini disampaikan ralat terbatas/khusus mengenai hal-hal sebagai berikut : Debitur : Murningsih Tertulis : 3. SHM No. 57 …...., terletak 4. SHM No. 89 ........, terletak Seharusnya : 3. SHM No. 57 …., terletak di 4. SHM No. 89 ....., terletak di

di Desa Yomani Kec. Lebaksiu Kab Tegal di Desa Yomani Kec. Lebaksiu Kab Tegal Desa Yamansari Kec. Lebaksiu Kab Tegal Desa Yamansari Kec. Lebaksiu Kab Tegal

Waktu Lelang : Tertulis : Tanggal 28 Nopember 2011 Seharusnya : Tanggal 28 Oktober 2011 Pengumuman lelang sebelumnya : melalui SKH Radar Tegal tanggal 9 September 2011, 22 September 2011, 29 September 2011, dan 30 September 2011. Demikian disampaikan guna menjadi perhatian. Tegal, 25 Oktober 2011 Ttd. PT. Bank Danamon Indonesia Tbk. Regional Collection Cirebon

M SAEKHUN/ARTEG

DAGANGAN – Salah satu toko sepeda yang ada di Jalan A Yani, memanfaatkan trotoar untuk menggelar barang dagangannya.

Antisipasi Banjir, Linmas Dilatih SAR Air MEMASUKI musim penghujan, Kantor Kesbangpolinmas Kota Tegal segera kencangkan ikat pinggang. Sejumlah anggota linmas dari kelurahan dang organisasi kemasyarakatan (ormas) se-Kota Tegal diberikan pelatihan SAR khususnya masalah air. Kegiatan pelatihan dilangsungkan selama tiga hari, mulai Senin-Rabu (24-26/10). Mewakili Wakil Wali Kota Tegal yang berhalangan hadir, Komandan Lanal Tegal Letkol Laut (P) Friche Flack secara resmi membuka kegiatan di Mako Lanal. Kepala Kesbangpolinmas, Soeripto mengatakan, memasuki musim hujan ini kantornya mempersiapkan langkah-lang-

kah antisipasi. Di antaranya menyampaikan kepada para lurah agar mensosialisasikan kegiatan kebersihan selokan atau drainase pada warganya masing-masing. Kemudian sosialisasi dan pembentukan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) ditingkat kecamatan. Bahkan nantinya diperluas hingga tingkat kelurahan-kelurahan. Meminta masyarakat untuk segera melapor apabil terjadi bencana. Serta memberikan pelatihan SAR kepada linmas kelurahan dan ormas-ormas. “Pemateri dalam pelatihan SAR dari Lanal Tegal dan Kantor Kesbangpolinmas. Tujuannya agar seluruh linmas dan

ormas memiliki kemampuan dalam melakukan pencegahan dini dan penanggulangan bencana dilingkungan sekitarnya,” katanya. Disebutkan Soeripto, kesiapan terhadap bahaya bencana banjir kantornya telah menyiapkan 4 perahu karet. Selain itu, juga menyiapkan tempattempat evakuasi. Antara lain di GOR, Kampus UPS lama atau Kantor Birau di Jalan Pancasila, Balai Kota dan SUPM Negeri Tegal. “Antisipasi kewaspadaannya terhadap banjir karena air hujan dan juga lantaran rob. Jika perlu evakuasi, maka kita akan segera melakukan evakuasi,” ujarnya mantap. (adi)

PENGUMUMAN KEDUALELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Tegal dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Tegal akan melaksanakan penjualan di muka umum / lelang eksekusi berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan Nomor 4 Tahun 1996 terhadap tanah dan atau bangunan tersebut di bawah ini : 1. Debitur : SLAMET BUNASIR 1.1. 2(dua) bidang tanah dijual dalam 1(satu) paket yaitu : sebidang tanah sesuai SHM Nomor 292 seluas ± 3.610 M2 an. Slamet Boenasir d/h Oey Boen Seng dan SHM Nomor 322 seluas ± 1.120 M2 an. Slamet Bunasir suami Liana berikut bangunan dan atau segala sesuatu yang berdiri di atasnya terletak di Ds. Babakan, Kec. Kramat, Kab. Tegal; Harga Limit Rp 2.385.000.000,-Uang Jaminan Rp 480.000.000,1.2. Sebidang tanah sesuai SHM Nomor 294 seluas ± 1.515 M2 an. Esther Bunasir berikut bangunan dan atau segala sesuatu yang berdiri di atasnya terletak di Ds. Babakan, Kec. Kramat, Kab. Tegal; Harga Limit Rp1.037.000.000,- Uang Jaminan Rp 210.000.000,2. BATAL 3. Debitur : AMIR MACHMUD Sebidang tanah sesuai SHM Nomor 1915 seluas ± 402 M2 an. Amir Machmud berikut bangunan dan atau segala sesuatu yang berdiri diatasnya terletak di Kel.Pekauman, Kec.Tegal Barat, Kota Tegal; Harga Limit Rp1.280.872.000,- Uang Jaminan Rp 260.000.000,4. BATAL 5. Debitur : AGUS RATONO 5.1. Sebidang tanah sesuai SHM Nomor 1162 seluas ± 288 M2 an. Agus Ratono bin Tjarmadi berikut bangunan dan atau segala sesuatu yang berdiri di atasnya terletak di Ds. Jatilawang, Kec. Kramat, Kab. Tegal; Harga Limit Rp 158.600.000,- Uang Jaminan Rp 35.000.000,5.2. Sebidang tanah sesuai SHM Nomor 338 seluas ± 877 M2 an. Darini berikut bangunan dan atau segala sesuatu yang berdiri di atasnya terletak di Ds. Wangandawa, Kec. Talang, Kab. Tegal; Harga Limit Rp 118.395.000,- Uang Jaminan Rp 25.000.000,5.3. Sebidang tanah sesuai SHM Nomor 118 seluas ± 119 M2 an. Indah Yani berikut bangunan dan atau segala sesuatu yang berdiri di atasnya terletak di Ds. Getaskerep, Kec. Talang, Kab. Tegal; Harga Limit Rp 16.065.000,- Uang Jaminan Rp 5.000.000,-

5.4. Sebidang tanah sesuai SHM Nomor 189 seluas ± 460 M2 an. Agus Ratono berikut bangunan dan atau segala sesuatu yang berdiri di atasnya terletak di Ds. Wangandawa, Kec. Talang, Kab. Tegal; Harga Limit Rp 62.100.000,- Uang Jaminan Rp 15.000.000,6. Debitur : NUR ROHMAN BIN MOHAMAD RAMELON Sebidang tanah sesuai SHM Nomor 614 seluas ± 381 M2 an. Ramelon ayah Nuriman berikut bangunan dan atau segala sesuatu yang berdiri di atasnya terletak di Ds. Pesarean, Kec. Adiwerna, Kab. Tegal; Harga Limit Rp 175.560.000,- Uang Jaminan Rp 40.000.000,7. Debitur : HAJI MUSTAIN 2 (dua) bidang tanah dijual dalam 1(satu) paket yaitu : sebidang tanah sesuai SHM Nomor 20 seluas ± 80 M2 an. 1. Haji Mustain 2. Hajah Amaliyah dan SHM No. 21 seluas ± 87 M2 an. 1. Haji Mustain 2. Hajah Amaliyah berikut bangunan dan atau segala sesuatu yang berdiri di atasnya terletak di Ds. Talang, Kec. Talang, Kab. Tegal; Harga Limit Rp 558.900.000,- Uang Jaminan Rp 115.000.000,8. Debitur : KASROH Sebidang tanah sesuai SHM Nomor 2231 seluas ± 120 M2 an. 1. Kasroh 2. Siti Maemunah berikut bangunan dan atau segala sesuatu yang berdiri di atasnya terletak di Kel. Sumurpanggang, Kec. Margadana, Kota. Tegal; Harga Limit Rp 184.800.000,- Uang Jaminan Rp 40.000.000,9. Debitur : HAJJAH DJAERAH Sebidang tanah sesuai SHM Nomor 35 seluas ± 260 M2 an. Djaerah berikut bangunan dan atau segala sesuatu yang berdiri di atasnya terletak di Ds. Grogol, Kec. Dukuhturi, Kab. Tegal; Harga Limit Rp 237.000.000 ,- Uang Jaminan Rp 50.000.000,10. Debitur : KHAMDANI Sebidang tanah sesuai SHM Nomor 280 seluas ± 250 M2 an. 1. Khamdani 2. Munawaroh berikut bangunan dan atau segala sesuatu yang berdiri di atasnya terletak di Ds. Tembok Lor, Kec. Adiwerna, Kab. Tegal; Harga Limit Rp 242.500.000,-Uang Jaminan Rp 50.000.000,

Waktu / Tempat Lelang : Hari / Tanggal : Selasa, 08 Nopember 2011, pukul 10.00 WIB, Tempat : PT BRI (Persero) Tbk Kantor Cabang Tegal / Jl. Pancasila No. 42 Tegal Syarat-syarat Lelang : 1. Peminat/calon peserta lelang wajib menyetor uang jaminan sebagaimana tercantum pada masing-masing nomor melalui rekening KPKNL Tegal No. 0101-01-000603-30-1 pada PT. BRI (Persero) Cabang Tegal paling lambat / harus sudah efektif 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang dan untuk uang jaminan sampai dengan Rp 20.000.000,- dapat disetorkan langsung ke Bendahara Penerimaan KPKNL Tegal atau Pejabat Lelang paling lambat sesaat sebelum pelaksanaan lelang. 2. Pemenang lelang diwajibkan membayar pelunasan harga lelang dalam waktu 3 (tiga) hari kerja setelah ditunjuk sebagai pemenang lelang. 3. Apabila pemenang lelang tidak melunasi kewajibannya, maka dinyatakan Wanprestasi dan uang jaminan lelang disetorkan ke Kas Negara sebagai pendapatan jasa lainnya serta peserta lelang akan dimasukkan ke dalam DAFTAR HITAM LELANG. 4. Peserta lelang yang tidak memenangkan lelang dapat mengambil kembali uang jaminannya tanpa potongan dengan menunjukkan asli bukti setoran, dan identias diri. 5. Penyetor uang jaminan tidak dapat menuntut ganti rugi apabila lelang dibatalkan 6. Penawaran lelang dilakukan secara lisan dengan harga semakin meningkat 7. Peminat/calon peserta lelang dapat melihat kondisi barang sejak pengumuman diterbitkan sampai dengan sebelum pelaksanaan lelang; Penjelasan lelang dan informasi lainnya dapat menghubungi PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Cabang Tegal, Jl. Pancasila Nomor 42 Tegal, Telp. (0283) 358912, atau KPKNL Tegal, Jl. KS Tubun No. 12, Tegal Telp. (0283) 325011. Tegal, 25 Oktober 2011 PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Tegal Ttd. Suprapto Pemimpin Cabang


SLAWI METROPOLIS

6

SELASA 25 OKTOBER 2011

RADAR TEGAL

Keluyuran, 8 PNS Dirazia

PENDIDIKAN SD Bersertifikat, Baru 10 Persen SEMPAT mencuatnya sengketa tanah yang ditempati bangunan SDN Harjosari 03 Kecamatan Adiwerna, disikapi Dindikpora. Yakni dengan mulai menggerakkan kepala sekolah dan komite sekolah untuk segera melakukan penyertifikatan tanah yang kini ditempati untuk Sekolah Dasar. Plt Kepala Dindikpora Kabupaten Tegal, Drs Edy Pramono MSi, menyatakan, saat ini untuk SD yang ada di Kabupaten Tegal yang jumlahnya mencapai 732, baru 10 persennya saja yang sudah mengantongi sertifikat tanah atas bangunan sekolah tersebut. “Kami sempat menganjurkan pada DOK.RATEG masing-masing kepala sekolah untuk Drs Edy Pramono saatnya menyisihkan anggaran yang ada untuk mengurus sertifikat tanah sekolah. Tentunya hal ini bisa dirembug bersama komite sekolah. Hal ini untuk menyikapi adanya gugatan baru atas aset yang telah bertahun-tahun ditempati untuk kegiatan belajar mengajar,” ujarnya, Senin (24/10). Menurutnya, ada beberapa SD yang sudah disertifikatkan oleh pemerintah desa namun belum dilaporkan ke Dinas. “Mayoritas data yang ada terkait status tanah yang ditempati SD di masing-masing desa, sebatas surat keterangan dari desa. Dan itu bukan sertifikat resmi terkait kedudukan tanah yang kini ditempati bangunan sekolah,” ujarnya. Dia juga menyaakan, untuk mendapatkan sertifikat tanah atas bangunan sekolah, BPN pasti akan menanyakan riwayat dari tanah tersebut. Sementara untuk bangunan SMP dan SMA yang ada di Kabupaten Teal sendiri, sudah semuanya bersertifikat. Dimana untuk SMP ada sekitar 45 sekolah dan SMA sebanyak 11 sekolah. Khusus untuk aset lahan SMAN 1 Slawi, lanjutnya, memang status tanahnya milik Departemen Hankam dan pihak sekolah setiap tahunnya melakukan perpanjangan tempat untuk mendukung proses belajar mengajar siswa didik. “Dengan status RSBI, SMAN 1 Slawi diharuskan mempunyai lahan seluas 15 ribu meter persegi. Kini lahan yang ditempati, baru sekitar 8 ribu meter persegi. Masih dibutuhkan lahan untuk pengembangan. Dan menurut kami, sepanjang digunakan untuk pendidikan, Hankam akan mensupport dunia pendidikan untuk mencetak kader bangsa berkualitas,” cetus Edy. (her)

REMAJA

HERMAS PURWADI / RADAR SLAWI

MOTIVASI - Kepala BPPKB Dra Indah Winarni MPd saat membuka pelatihan pendidik Sebaya KRR, kemarin.

PelatihanPendidikSebayaKRRDigelar UPAYA merespon beberapa masalah yang sering dialami remaja saat ini mulai dari seks bebas, penyalahgunaan narkoba, hingga HIV dan Aids, ditempuh Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kabupaten Tegal. Yakni dengan menggelar Pelatihan Pendidik Sebaya Kesehatan Reproduksi Remaja (KKR). Pelatihan diikuti 160 siswa SMK NU 01 Slawi, yang digelar di sekolah tersebut, Senin (24/10) kemarin. Kepala BPPKB Kabupaten Tegal, Dra Indah Winarni MPd, menyatakan, dari 1.258 orang penderita Aids yang ada di Jawa Tengah, sekitar 143 atau 11,32 persen penderitanya adalah remaja berusia 10 hingga 24 tahun. “Hal ini menunjukkan bahwa permasalahan mengenai seksualitas atau lebih dikenal dengan triad kesehatan reproduksi remaja, merupakan isu yang sangat aktual yang memerlukan perhatian semua pihak. Dan apabila hal ini dibiarkan, justru akan merusak masa depan remaja, keluarga, dan bangsa Indonesia ,” cetusnya. Dijelaskannya, program kesehatan reproduksi remaja atau Program Penyiapan Kehidupan Berkeluarga Remaja (PKBR) bertujuan untuk meningkatkan usia kawin pertama dan menyiapkan remaja untuk kehidupan berkeluarga melalui pemberian informasi dan konseling. Sehingga mereka memiliki pengetahuan, sikap, dan perilaku positif terhadap kesehatan reproduksi sebagai dasar penyiapan kehidupan berkeluarga. Dia juga menyatakan bahwa arah kebijakan program PKBR sendiri adalah upaya pendewasaan usia kawin, pengaturan jarak kelahiran, penurunan kehamilan yang tidak diinginkan bagi remaja, serta peningkatan akses informasi dan kualitas pelayanan konseling PK BR. Terpisah Kepala Sekolah SMK NU 01 Slawi, Ali Saefudin SH, menyambut baik kegiatan yang digelar BPPKB tersebut di sekolahnya. “Rasa penasaran dan keingintahuan remaja yang tinggi, dapat terjawab lewat pelatihan pendidik sebaya KRR ini. Dimana informasi seputar kesehatan reproduksi, yang selama ini mereka harapkan, bisa terpenuhi. Sehingga, tidak terjerumus pada pergaulan bebas yang juga dilarang oleh agama,” tegasnya. Beberapa materi disampaikan oleh narasumber seperti program penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja (PK BR) yang disampaikan oleh BPPKB, kesehatan reproduksi, IMS, dan HIV Aids oleh Dinas Kesehatan, Psikotropika oleh Polres Tegal, dan kewajiban muslim sesudah memasuki masa remaja oleh guru agama SMK NU 01 Slawi. Dari kegiatan ini, BPPKB berharap siswa yang hadir dapat mengaktifkan kegiatan PIK-KRR di lingkungan sekolah. (her)

HUT TNI Dandim Serahkan Juara HUT TNI PUNCAK peringatan HUT TNI ke-66 digelar dengan pemberian hadiah juara turnamen tenis lapanan yang sempat digulirkan jajaran Kodim 0712/Tegal. Dimana dalam kegiatan turnamen tenis lapangan HUT TNI ke-66 tersebut, diikuti 18 peserta dari lingkungan Muspida tiga daerah yakni Kabupaten Tegal, Kota Tegal, dan Brebes. Kegiatan pertandingan tenis lapangan itu, digelar pada 16 Oktober 2011 lalu. Prosesi pemberian trofi serta hadiah, tidak dilakukan setelah pelaksanaan turnamen. Melainkan, dilaksanakan usai upacara bendera di halaman Makodim 0712/Tegal, Senin (24/10) kemarin. Dandim 0712/Tegal, Letkol (ARH) Elman Nawendra, menyatakan, turnamen tenis lapangan kali ini dipilih sebagai media untuk merekatkan tali kebersamaan dan komunikasi lintas instansi pemerintah di tiga wilayah. “Mometum hari jadi TNI ini kami warnai dengan mempererat tali silaturahim antar komponen bangsa yang ada di daerah. Kami ingin mengimplementasikan kemanunggalan TNI bersama rakyat, dengan menjaring aspirasi dan inspirasi di kalangan Muspida terhadap apa yang bisa kami lakukan untuk rakyat di daerah,” tegasnya. Diakuinya, pada ajang turnamen tenis lapangan antar instansi di tiga daerah tersebut, menempatkan Pemda Kota Tegal sebagai juara I, disusul jajaran Polres Tegal Kota sebagai juara II. Sementara juara III dan IV diraih jajaran Pemda Kabupaten Brebes dan satuan Kodim 0712/Tegal. (her)

11 Pelajar dan 1 Guru Honorer Juga Terjaring

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

BANTUAN - Manager UPJ PLN Tegal Timur, Mudji Suryanto, saat memberikan bantuan air bersih di Desa Banjarturi Kecamatan Warureja, dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional yang ke-66, Senin (24/10) kemarin.

Bantuan Air Bersih Dari Hari Listrik Nasional ke-66 GUNA memperingati Hari Listrik Nasional ke-66, berbagai langkah ditempuh Unit Pelayanan Jaringan (UPJ) PLN Tegal Timur. Kali ini, kegiatan sosial yang dipimpin Manager UPJ PLN Tegal Timur, Mudji Suryanto, memberikan bantuan air bersih kepada warga Desa Banjarturi Kecamatan Warureja dan Desa Semedo Kecamatan Kedung Banteng, Senin (24/10) pagi. Seiring dengan kegiatan itu, UPJ PLN Tegal Timur juga memberikan sosialisasi mengenai rekening listrik prabayar atau sistem pulsa dan mengganti sejumlah KWh meter milik pelanggan yang kondisinya sudah tua atau lebih dari 10 tahun. Didampingi sejumlah petugas UPJ PLN Tegal Timur, Muji mengatakan, kegiatan ini dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia. Adapun rangkaian kegiatannya, berawal sejak 17 Oktober 2011 yang diwarnai dengan berbagai perlombaan. Yaitu, pertandingan Futsal putra dan putri di Lapangan Futsal PT PLN APJ Tegal, serta lomba karaoke. Kemudian pertandingan Bola Voli putra dan putri tanggal 20, 21, 24 Oktober

di Gedung PLTD PT PLN APJ Tegal. Selain menggelar lomba, keluarga besar PT PLN APJ Tegal juga menyelenggarakan kegiatan sosial donor darah yang bekerjasama dengan PMI Kota Tegal. Dan yang terakhir, khusus UPJ PLN Tegal Timur memberikan bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter di setiap desa yang membutuhkan. Adapun desa yang mendapat pasokan air bersih yakni Desa Banjarturi Kecamatan Warureja, Desa Semedo Kecamatan Kedungbanteng, Desa Harjosari, dan Kertasari Kecamatan Suradadi. Dan yang terakhir tanggal 27 Oktober mendatang, pihaknya berencana memberikan bantuan air bersih di Kelurahan Dampyak Kecamatan Kramat. “Bantuan air bersih ini, kami bekerjasama dengan PDAM Kabupaten Tegal,” kata Mudji disela-sela kegiatan. Lebih jauh dia mengungkapkan, pelanggan listrik di area UPJ PLN Tegal Timur sudah mencapai 73.640 rumah. Dari jumlah itu, 3.843 pelanggan sudah menggunakan sistem pulsa per September 2011 lalu. Diperkirakan, akhir Desember mendatang sudah mencapai 4.000 pelanggan yang menggunakan sistem tersebut. Dia juga menjelaskan, bahwa

menggunakan sistem pulsa atau prepaid sangat banyak keuntungannya. Antara lain, bebas pemutusan dan biaya keterlambatan, bebas pengendalian rekening listrik sendiri, bebas dari kesalahan baca KWh meter, dan bebas memilih pembelian strum di Bank, Kantor Pos, dan PPOB. Dia menghimbau, bagi pelanggan yang hendak migrasi dari sistem konvensional atau postpaid menjadi sistem prepaid, agar langsung saja datang ke kantor UPJ PLN. Proses migrasi tersebut, tidak dipungut biaya. “Lebih baik langsung datang saja (ke kantor, Red), jangan melalui calo atau perantara. Sebab, informasinya selalu salah dan kerap meninggikan harga. Yang seharusnya gratis, biasanya akan timbul harga. Dan pelayanannya juga sering terlambat,” himbaunya. Penambahan daya di wilayah kerjanya, kata Muji, sudah mencapai 1.500 pelanggan dari bulan Maret 2011 hingga bulan Oktober 2011. Sementara penambahan daya di wilayah Jawa Tengah, yang tertinggi adalah APJ Tegal. “APJ Tegal termasuk tertinggi di wilayah Jawa Tengah. Khususnya untuk program penambahan daya gratis,” tutupnya. (yeri novel)

KEDAPATAN keluyuran saat jam kerja, sebanyak 8 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dirazia aparat Satpol PP Kabupaten Tegal. Selain menjaring 8 PNS, Satpol PP juga menagkap 11 pelajar dan 1 orang guru honorer yang juga kedapatan keluyuran saat Operasi penertiban yang digelar di wilayah Slawi dan sekitarnya itu, dipimpin langsung Kepala Seksi Operasi Penindakan (Kasi Opsdak) Satpol PP Kabupaten Tegal, Pekik Yulianto SIP. Pada kesempatan itu, Satpol PP juga menggandeng BKD, Dindikpora, serta Kesbangpolinmas. Mereka menggelar operasi penertiban pelajar dan pegawai, Senin (24/10) dari pukul 08.00 WIB sampai 13.00 WIB. Dalam menggelar razia, petugas menyisir sejumlah lokasi mulai dari kawasan jembatan gantung di Desa Danawarih Kecamatan Balapulang, hingga sejumlah supermarket serta mall yang ada di Kabupaten Tegal. Menurut Pekik Yulianto SIP, kegiatan operasi penertiban ini

merupakan kegiatan rutin yang dilakukan Satpol PP dengan pihak terkait. Operasi pelajar dilakukan bagi siswa yang pada saat jam pelajaran masih berada di luar sekolah. Sedangkan razia pegawai, ditujukan kepada pegawai yang kedapatan berada di luar kantornya saat jam dinas. “Bagi mereka yang terjaring razia, akan kami catat dan kami laporkan ke dinas atau SKPD dimana mereka bekerja,” kata Pekik Yulianto, disela-sela razia tersebut. Dia menjelaskan, pihaknya hanya menjalankan tugas dan kewajiban sebagai Satpol PP. Adapun terkait kebijakan pemberian sanksi, menjadi kewenangan masing-masing SKPD tempat pegawai itu bernaung dibawahnya. Sementara bagi pelajar, pihaknya mencatat asal sekolah siswa yang terjaring dan kemudian akan dilaporkan kepada sekolah tersebut. Dia menambahkan, pada bulan ini Satpol PP bekerjasama dengan SKPD lainnya sedang gencar menggelar razia. Jika kali ini razia ditujukan kepada pegawai dan pelajar, rencananya akan disusul dengan razia PG OT. (fat)

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

OPERASI – Salah satu PNS sedang ditanya oleh Satpol PP, saat berbelanja di salah satu supermarket di Wilayah Slawi.

Menilik Geliat Malam di Lokalisasi Pantura Tegal

Saat Pengunjung Sepi, PSK Pulang Kampung Sejumlah lokalisasi di kawasan jalur Pantai Utara Kabupaten Tegal, tampak sepi. Lalu apa yang dilakukan PSK? LAPORAN: YERI NOVELI HAMPIR seluruh warga Kabupaten Tegal dan sekitarnya, mengenal sebuah kawasan di daerah Pantura yang disebut dengan lokalisasi Pantura. Di kawasan tersebut, banyak terdapat sejumlah wanita penghibur serta surga dunia. Lokalisasi terbesar di Pantura yang sepertinya dilegalkan oleh pemerintah daerah setempat, terdapat tiga titik. Yaitu Peleman, Wandan, dan Gang Sempit (GS). Kawasan Peleman di Desa Sidaharja Kecamatan Suradadi, Wandan berada di Desa Munjungagung Kecamatan Kramat, sementara GS berada di Desa Maribaya Kecamatan Kramat. Diketiga kawasan itulah berbagai wanita dari mulai yang terjelek hingga tercantik dan termuda hingga tertua, semuanya tersedia. Pengunjung tinggal menunjuk dengan satu jari, maka wanita pilihannya bakal menghampiri. Bagi wanita yang biasa disebut dengan pekerja seks komersial (PSK) itu, memiliki motto sendiri. Yakni, ada uang abang kusayang, tak ada uang abang kutendang. Begitulah kehidupan dunia malam di kawasan Pantura yang selalu mendewakan kenikmatan duniawi. Tak heran, bila ada lelaki saat masuk kantungnya tebal dan pulangnya kantungnya menjadi tipis, itu hal yang sudah wajar. Karena ditempat itu, uang sangat berarti bagi

YERI NOVELI/RADAR SLAWI

ANTRI - Sejumlah PSK Gang Sempit, saat hendak diambil darahnya oleh petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal, beberapa waktu lalu.

PSK, dan tak berarti bagi kaum adam. Lain cerita apabila kondisi keuangan sedang menipis dan pengunjung berkurang. Biasanya, PSK akan memberikan servis tajam dan tarip seadanya. Terlebih jika sampai tidak menerima tamu dalam kurun waktu 2 sampai 3 hari. Tentu PSK akan mencari dan merayu saat ada pengunjung yang melintas di depan pangkalan atau wismanya. Dengan harapan, tamu yang datang bisa mengencaninya hingga memberikannya rupiah. Sementara dibulan ini, menurut sejumlah PSK yang menjaga gawangnya di lokalisasi Peleman, kondisinya sangat sepi pengunjung. Setiap hari,

hampir tak ada tamu yang melintas di gang lokalisasi tersebut. Sekalipun ada, hanya para lelaki yang merupakan pelanggan setia. “Mungkin karena ini bulan apit, maka kondisi disini sepi. Biasanya memang seperti itu,” kata salah satu Mucikari Wisma PI, Ss. Ketika bulan Syawal, atau bulan sebelumnya, kata pria berkumis tebal ini, Peleman kebanjiran pengunjung. Bahkan, tak sedikit para lelaki hidung belang yang tak kebagian PSK. Berbeda jauh dengan bulan ini. Dalam minggu ini saja, dirinya hanya meraih omset sekira Rp 500 ribu. “Diluar bulan apit, omset kami Rp 600 ribu sampai Rp 1 juta,” keluhnya. (*)


KABUPATEN TEGAL

7

SELASA 25 OKTOBER 2011

RADAR TEGAL

Rumah Korban Angin Puting Beliung, Diperbaiki MAKKAH AL MUKARRAMAH – Hari-hari awal kedatangan calhaj Kab. Tegal di Makkah diisi dengan penyesuaian lingkungan, baik penyesuaian di pemondokan, penggunaan fasilitas umum, sarana transportasi hingga makanan. Menurut salah seorang mukimin asal Kab. Tegal yang telah lama tinggal di Makkah, H. Nawawi Utsman, secara umum pemondokan yang dihuni para jamaah calon haji kita cukup baik, selain berdekatan dengan masjidil haram, sarana umum yang ada seperti air bersih, pertokoan hingga transportasi tersedia cukup. Pemerintah Arab Saudi telah menyediakan jasa transportasi bus, yang dapat dipakai para jamaah menuju masjidil haram secara gratis. Masalah kecil yang sempat muncul terjadi pada saat usai pelaksanaan towaf, dimana para calhaj belum sempat bersantap siang sementara jamaah masih bingung untuk menemukan toko atau tempat makanan, namun hal tersebut teratasi dengan cara memasak mie instan yang dibawa para jamaah. Pemondokan para calhaj kab. Tegal rata-rata hanya berjarak 2 km dari masjidil haram, sehingga tidak sulit bagi para jamaah kita ketika akan melaksanakan kegiatan ibadah di Baitullah. Bahkan terminal bus cuma-cuma tersebut terletak tepat di depan pemondokan kloter 57. Dari data yang berhasil didapat, cuaca kota Makkah saat ini juga cukup bersahabat, temperatur udara tidak begitu jauh berbeda dengan suhu cuaca di tanah air. Kebetulan saat ini, Arab Saudi belum memasuki musim dingin sehingga suhu yang ada tidak sampai mengganggu kondisi kesehatan jamaah. Namun demikian disebutkan terdapat tiga jamaah yang memeriksakan diri ke balai pengobatan haji, tetapi bukan karena ganguan serius hanya pemeriksaan biasa. Dari tim kesehatan (TKHD) hanya disarankan agar para jamaah banyak mengkonsumsi air putih dan memakai masker. Disinggung mengenai ketersedian obat-obatan, dilaporkan bahwa ketersediaan obat-obatan hingga saat ini cukup.(adv)

SLAWI

Gerakan Simpatik Warga dan Aparat Pasca Bencana BOJONG - Pasca bencana angin puting beliung yang menerjang puluhan rumah di Desa Kajenengan Kecamatan Bojong, muncul gerakan simpatik secara sukarela. Warga dan aparat dari TNI, Polri, serta sejumlah lembaga lain, bekerja sama memperbaiki rumah warga yang terkena musibah. Rasa guyub dan kebersamaan terasa kental di lokasi bencana. Kondisi itu, sebagai cermin budaya bangsa kita yang harus dipertahankan. Meski tanpa diminta maupun disuruh untuk melibatkan diri dalam perbaikan maupun pemulihan pasca bencana, secara otomatis gerakan simpatik muncul di lokasi tersebut. Hal itu membuat warga yang dirundung kemalangan merasa terbantu dan terkurangi bebannya. “Kami sangat bersyukur atas respek dari semua pihak dalam memulihkan suasana dan perbaikan rumah warga yang tertimpa bencana,” kata Kades Kajenengan, Basori. Dikatakan Basori, meski kerusakan yang dialami warga dengan kerugian yang tergolong minim, namun kepedulian semua pihak terasa sangat membantu dan mengobati kesedihan mereka. “Memang kami taksir untuk kerusakan rumah warga, kerugian berkisar antara Rp 1 juta sampai Rp 2 juta. Untuk rumah roboh, sekitar Rp 7 juta,” ucapnya. Namun yang ada dibenak

M GHONI/RADAR SLAWI

GOTONG ROYONG - Pasca terjangan angin puting beliung, warga dan aparat bergotong royong membantu penataan rumah warga yang rusak dan ambruk akibat tertimpa pohon dan lainnya.

warga, bukanlah melihat dari nilai dan gambaran bantuan materi. Menurut dirinya, justru spontanitas kepedulian dan respek positif warga dan perangkat dalam membantu memulihkan kondisi, sangatlah menyejukkan hati perangkat

desa dan warga. Apalagi, secara sukarela mereka terlihat turut memotong pohon yang menimpa rumah serta membesihkan reruntuhan dengan mengevakuasi ke tempat aman. Sementara, Camat Bojong,

Drs H Imam Masykur MSi, atas nama warga dan para korban merasa berterima kasih atas upaya simpatik semua pihak. Kepada para korban, khususnya warga yang masih mengungsi karena rumahnya belum disempurnakan, dia ber-

harap agar mereka mampu bersabar. “Kami juga berterima kasih atas bantuan dari semua pihak baik moril maupun materiil guna memulihkan bangunan dan mental para korban,” pungkasnya. (gon)

Raperda RTRW Perlu Dikaji Ulang

M GHONI/RADAR SLAWI

LONGSOR - Tanah milik warga Desa Prupuk Utara yang ada di sekitar Sungai Kumisik, setiap tahun terkikis akibat bantaran sungai tergerus saat air sungai besar.

HERMAS PURWADI /RADAR SLAWI

ANTUSIAS - Gerakan kerja bakti massal atau dikenal dengan keringan bareng kembali dicuatkan Pemkab menjelang penilaian Adipura.

80 Persen Warga Respon Keringan Bareng SLAWI - Antusias warga Slawi di tingkat RT dan RW dalam menyongsong penilaian Adipura tahap I tahun 2011/2012, yang menurut informasi akan dimulai minggu keempat bulan Oktober sampai awal November 2011 oleh Kementrian LH, sangat luar biasa. Hal ini setelah seruan Wakil Bupati Tegal di tingkat instansi pemerintah dan swasta untuk melakukan kegiatan keringan bareng, dihari Minggu (23/10) kemarin. Aksi keringan bareng ini tidak hanya digelar menjelang penilaian Adipura tahap I, namun juga sebagai langkah antisipasi datangnya musim penghujan yang biasanya dibarengi dengan datangnya wabah demam berdarah yang harus segera disikapi. Kepala BLH Kabupaten Tegal, Ir Hj Khoffifah MM, menjelaskan, dari hasil pantauan semua selokan saat ini menjadi bersih, meski belum semua RW menjalankan kerigan bareng. “Yang benar-benar terlihat semangat adalah di Kelurahan Kudaile dan Slawi Kulon, serta Kagok. Hampir semua kelurahan dan desa yang ada di Slawi juga sudah menjalankan instruksi Wakil Bupati untuk kerigan bareng, meski belum semua RW. Mudah-mudahan akan dilanjutkan minggu depan,” ujarnya, Senin (24/10) kemarin. Diungkapkannya, ada tiga tim pantau kerigan bareng yang terjun dilapangan untuk melihat dinamika kebersamaan dan kepedulian masyarakat Slawi yang semakin meningkat dalam menciptakan lingkungan yang lebih nyaman. “Kami berharap ini tidak hanya terjadi sesaat menjelang penilaian Adipura. Namun kedepan, agar menjadi sebuah budaya dan perilaku kearifan lokal akan K3 di masyarakat Slawi yang berjiwa gotong royong,” cetusnya. Menurutnya, penilaian Adipura mendatang tidak hanya difokuskan lagi pada penilaian yang telah ditentukan dalam titik pantau. Semua lini akan dipantau seratus persen oleh tim. “Tim mau menilai di pantauan yang mana, itu menjadi rahasia tim penilai. Ini yang menjadi tugas berat kita untuk melakukan persiapan menjelang penilaian,” terangnya. Diakuinya, penilaian Adipura juga tidak lagi terfokus pada pantau wilayah, namun kota secara keseluruhan secara detail dan utuh. Hal ini menyangkut fisik wilayah perkotaan. Dimana peningkatan persentase pemilahan pengolahan di titik pantau perumahan, sekolah, kantor, pasar, rumah sakit, dan lainnya menjadi minimal 50 persen. “Hal ini ditambah dengan pengembangan ruang terbuka hijau, minimal 35 persen. Dan fokus penilaian dari kebersihan sampah serta keteduhan menjadi pengendalian pencemaran air dan udara, adalah pekerjaan rumah yang harus segera kita mulai dari sekarang,” tegasnya. Khofifah sendiri masih menyorot kendala yang ada dalam menghadapi tahapan penilaian Adipura di wilayahnya. Permasalahan ini menyangkut kurangnya kerja bakti bersih-bersih kota dan juga di desa serta kecamatan. Juga belum maksimalnya peran swasta serta dunia usaha, sekaligus pencemaran dibidang air menjadi hal yang perlu segera ditata sebelum tahapan penilaian itu menghampiri Slawi. Disinilah alasannya mengapa upaya dorongan untuk menghidupkan budaya keringan bareng, kembali dicuatkan Pemkab Tegal. (her)

Puluhan Petani Keluhkan Galian C Lahan Pertanian Hilang Setiap Tahunnya MARGASARI - Beberapa tahun terakhir, kegiatan penambangan galian C khususnya pasir di Sungai Kumisik Margasari, dikeluhkan puluhan petani Desa Prupuk Utara Kecamatan Margasari. Pasalnya, pengusaha yang memperoleh ijin galian C dari Pemkab Brebes, diduga selalu menggali pasir di sungai itu, tepatnya di dekat bantaran sungai yang ada di sekitar Desa Prupuk Utara. Imbas dari kegiatan penambangan itu, membuat bantaran sungai yang notabene tanah hak milik warga, tergerus arus sungai saat air besar. Hal itu membuat tanah warga semakin terkikis dan hampir setiap tahunnya tanah di sisi aliran sungai Kumisik, hilang sekitar 2-3 meter. “Kami sudah berusaha menegur pengusaha pemilik galian C, namun tidak pernah digubris. Bahkan mereka membandel menggali pasir dengan menggunakan jukung (perahu sampan, Red),” terang Taryono (40) warga RT 1 RW 1 Desa Prupuk Utara, salah satu pemilik lahan pertanian sekitar Kali Kumisik, Senin (24/10) kemarin. Dikatakan Taryono, tidak hanya dirinya, puluhan petani lainnya di Desa Prupuk Utara juga mengeluhkan hal yang sama. Bahkan mereka berencana berembug untuk melaporkan kepada Pengelola Sumber Daya Air (PSDA) PemaliGung, selaku instansi penanggung jawab. Bahkan, para petani berencana melakukan aksi jika keluhan mereka tidak diperhatikan. Apalagi, menurut Taryono, pemilik galian C yang diketahui bernama H Munawar warga

Desa Jembayat, mendapatkan ijin usaha dari Pemkab Brebes. Ini yang membuat para petani menyesalkan tindakan pengusaha itu, yang dianggap merugikan lahan pertanian mereka. “Pemkab sendiri harusnya mengambil langkah karena kekayaan alamnya diambil oleh pengusaha yang ijinnya dari daerah lain,” ujarnya. Disisi lain Fahrudin dan Kasrun menambahkan, penambangan galian C itu juga berdampak pada pengikisan bantaran sungai di dekat jembatan di ruas jalan Tegal-Purwokerto. Jika dibiarkan, dikhawatirkan bantaran penyangga jembatan ikut terkikis dan bisa ambruk. Tidak jauh dari lokasi tanah warga, juga ada situs budaya yang dipercaya sebagai peninggalan ulama jaman dahulu, yang juga terancam bakal ikut terkikis. “Ini juga harus mendapat perhatian dari Pemkab Tegal. Apalagi setiap hari penggali pasir menggunakan puluhan perahu. Dimana satu perahunya dapat memuat pasir sampai sekitar satu dump truk,” ujar keduanya. Camat Margasari, Busaeri, ketika dikonfirmasi seputar keluhan para petani itu, mengatakan jika selama ini pengusaha galian C tidak pernah

berkoordinasi dengannya. Jika memang kondisi itu dikeluhkan, dirinya bakal melakukan pendekatan. Apalagi sudah merugikan warga di wilayahnya. Sementara, salah satu mandor galian C yang ditemui di lokasi penggalian, Udin, menjelaskan, jika pekerjanya tidak pernah menggali bantaran sungai yang tanahnya milik warga. Bahkan pihaknya secara tegas melarang para penggali merambah tanah warga itu. Selama ini, pihaknya hanya menggali pasir di kedalaman sungai Kumisik. Dirinya tidak mengetahui jika hal itu berimbas pada gugurnya bantaran sungai yang tanahnya milik warga. “Kami merasa tidak bersalah karena kami tidak menggali bantaran sungai, apalagi tanah milik warga desa,” pungkasnya. (gon)

MELIHAT masa berlakunya Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW), nantinya saat menjadi Perda 20 tahun, perlu pemikiran dan kajian matang. Karena banyak kebijakan eksekutif yang belum terakomodir dalam Raperda RTRW. Untuk itu, legislatif minta agar Raperda tersebut dikaji ulang. Hal itu ditegaskan Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tegal, Dakir SH, usai mengikuti public hearing Raperda RTRW di ruang pertemuan Bappeda Pemkab Tegal, belum lama ini. Gelar Public hearing yang dipimpin langsung Kabid Perekonomian dan Infrastruktur Bappeda Pemkab Tegal, Drs Supriyadi MSi, menghadirkan sejumlah elemen masyarakat, termasuk didalamnya anggota DPRD dan LSM. Dikatakan Dakir, dalam Raperda yang diusung itu, belum tercantum tata ruang untuk wilayah perdagangan. Padahal kondisi itu dinilai sangat penting. Apalagi dalam kondisi modern seperti saat ini, dimana banyak pasar modern menjamur dengan bentuk mini market. “Hampir di setiap kecamatan dan pasar tradisonal, berdiri mini market,” ucapnya. Jika kondisi itu tidak disikapi, dikhawatirkan kedepan bisa mematikan pasar tradisional dan ini butuh pemetaan wilayah perdagangan. Disamping itu, terkait wilayah pertanian yang harus dilindungi dan tidak boleh dibuat

bangunan, juga belum tercantum secara detail. Kondisi itu dikhawatirkan dapat mengurangi lahan pertanian, terutama akibat dari pembangunan yang bersifat individual. “Pertumbuhan penduduk di Kabupaten Tegal juga harus diprediksi secara matang. Karena nantinya, Perda ini akan berlaku hingga 20 tahun mendatang. Sementara dalam Raperda itu, belum ada,” terangnya. Disisi lain perwakilan LSM Bakin Kabupaten Tegal, Hasan Supriyadi, menungkapkan, sejumlah ketentuan umum termasuk peraturan zonasi ruang terbuka hijau (RTH), belum dijelaskan secara detail. Dalam ketentuan itu, lanjutnya, hanya memuat luas wilayah RTH perkotaan yang tersebar di seluruh ibu kota kecamatan sekitar 2.887 hektar atau 30 persen dari luas wilayah kawasan perkotaan. Sedang sisi lain yang menjelaskan secara detail, belum termaktub didalamnya. Sementara, dengan melihat sejumlah kontek pada Raperda RTRW, agar kedepan tidak menimbulkan permasalahan baru maka akan sangat ideal untuk dikaji dan ditinjau ulang. “Sehingga nantinya saat ditetapkan menjadi Perda, tidak menimbulkan permasalahan dikemudian hari. Apalagi setiap wilayah tidak ditentukan areal RTH. Kondisi itu bisa dimanfaatkan sejumlah oknum untuk berlomba membuat RTH,” terang Hasan Supriyadi. (gon)


RADAR BREBES

8

SELASA 25 OKTOBER 2011

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes RSU Bhakti Asih RSIA Mutiara Bunda Tanjung Brebes RS Dera As Syifa Banjarharjo Brebes Hotel Dedy Jaya Brebes RS Dedy Jaya

(0283) 671431 (0283) 671279 / 673481 (0283) 877222 (0283) 889588/ 889548 (0283) 673133 / 673158 (0283) 672145/ 672525

WONGE DEWEK Lahan Pertanian Makin Kritis RIBUAN petani di Kabupaten Brebes terancam kehilangan mata pencahariannya beberapa tahun ke depan. Pasalnya, kondisi lahan pertanian yang ada kini sudah kritis dan diambang batas akibat over dosis penggunaan bahan kimia. “Kalau tidak segera disembuhkan dan diselamatkan, saya kira tidak sampai puluhan tahun petani kita kehilangan produktivitas karena sudah terlanjur parah. Dampaknya adalah kesejahteraan masyarakat, karena lebih dari 53 persen PDRB Brebes itu riil dari sektor pertanian,” ujar Ketua DPC HKTI Brebes Ir Masruchi Bachro kepada Radar, Senin (24/10). Masruchi mengungkapkan, berdasarkan informasi sebuah hasil penelitian ilmiah, kandungan bahan organik tanah pertanian di sejumlah wilayah Kabupaten Brebes nyaris habis, karena menunjukan kurang dari 2 persen. Padahal, kebutuhan tanaman untuk tumbuh optimal minimal membutuhkan unsur hara dan mikroba organik minimal 5 persen. Penyebab utamanya, adalah penggunaan bahan kimia yang sudah menjadi kebutuhan prioritas petani, khususnya komoditas bawang merah dan cabe dan tanaman lainnya. “Ini tidak main-main, kejayaan pertanian kita bisa hanya menjadi kenangan saja. Seharusnya Pemkab melalui Dinas Pertanian, mulai saat ini harus melakukan penyembuhan dan penyelamatan sesuai dengan tingkat kerusakan. Jika tidak, masyarakat dan pemerintah hanya akan menjadi penonton di masa mendatang,” tegas Masruchi. Hingga saat ini, pihaknya masih merasakan masih kurangnya sosialisasi kepada petani tentang penggunaan bahan kimia secara baik dan benar dari pemerintah. Karenanya, perlu penyadaran dan kesadaran penggunaan bahan kimia serta pengembalian kesuburan tanah. Selain memberikan sosialisasi juga memberikan pemberdayaan pada kelompok tani. Setidaknya, ada demplot area untuk pemulihan lahan secara bertahap. “Jika tanahnya sakit perlu penyembuhan, sementara yang sedang menghadapai ketidaksuburan lahan, perlu pemanfaatan pupuk organik yang memiliki sumber bahan yang dibutuhkan untuk penyuburan lahan,” katanya. (ism)

AJIB AH... Kenalkan Produk Makanan dan Jajanan Pesisir BREBES - Untuk memberikan motivasi kepada sejumlah perajin makanan khas Brebes, khususnya yang menggunakan bahan dasar ikan, Dinas Perikanan Kabupaten Brebes berupaya bisa diterima pasar. Pasalnya, sejumlah makanan yang diproduksinya merupakan hasil olahan yang tak kalah enaknya dengan produk dari daerah lain. Sekretaris Dinas Perikanan H Masruri kepada Radar Senin (24/10) kemarin, mengatakan bahwa sebenarnya bila digali lebih banyak, masyarakat pesisir Brebes memiliki banyak potensi dan ketrampilan yang bisa diacungi jempol. Sebab mereka telah melakukan banyak olahan dari bahan dasar laut, untuk dijadikan makanan. “Produk makanan yang kini sudah berhasil dikemas masyarakat pesisir Brebes di antaranya jajanan dodol dan kerupuk yang diketahui terbuat dari rumput laut, terasi, serta abon ikan,” katanya. Menurutnya, seperti jajanan dodol dan kerupuk diproduksi oleh masyarakat Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba. Sedangkan untuk abon dibuat oleh masyarakat Desa Prapag Lor, Kecamatan Losari. “Dengan potensi ini, kami jelas sangat bangga. Terlebih saat kami mencicipi makanan tersebut juga tak kalah saing dengan makanan dari produk daerah lain,” katanya. Masruri menambahkan, awalnya masyarakat pesisir tersebut melakukan produksi makanan maupun jajanan tersebut bermula dari komunikasi dirinya dengan sejumlah masyarakat pesisir. Di tengah perbincangan muncul kalau daerah tetangga Cirebon, Jawa Barat meminta bahan baku ikan maupun abon. Demikian pula dengan jajan lainnya yang bahan bakunya dari Brebes. (gus)

Nasib Ghodiman Tunggu Tim PNS yang Terlibat Korupsi BREBES - Pemerintah Kabupaten Brebes mengaki status kepegawaian bagi PNS yang terlibat tindak pidana korupsi. Hal itu terkait dengan status Ir Ghodiman MTP, mantan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Brebes yang divonis penjara 1 tahun dan denda Rp 50 juta, terkait dugaan korupsi pembangunan Kantor Pemerintahan Terpadu. Plt Sekda Ir Heru Pratisto sebelumnya mengatakan bahwa Ghodiman setelah menjalani hukuman masih bisa ngantor lagi, alais tidak dipecat. Namun pernyataan itu langsung diralat

pada Senin (24/10). Menurutnya, terkait posisi Ghodiman sebagai PNS, masih menunggu kajian dari tim yang akan dibentuk oleh Pemkab. Termasuk apakah yang bersangkutan tetap berhak menjadi PNS atau dipecat sebagai PNS di lingkungan Pemkab. Ir Heru Pratisto, didampingi oleh BKD, dan Bagian Hukum Setda dan Humas Brebes itu meralat pernyataan sebelumnya, terkait dengan pernyataan aktivis LP2TRI. Di mana LP2TRI menyoroti aturan bagi pegawai atau aparat yang terkait kasus hukum, khususnya tindak pidana korupsi. Menurutnya, dalam penjelasan yang disampaikan LSM LP2TRI tersebut, ada beberapa

Diduga Diracun BUMIAYU - Nadori (65), seorang penggembala itik nomaden asal Dukuh Bulak Wungu, Desa Benda, Kecamatan Sirampog dikejutkan dengan kematian mendadak puluhan ekor bebek gembalaannya. Yakni di lokasi penggembalaan sekaligus kandang yang berada di pinggir jalan lingkar Bumiayu, wilayah Dukuh Blere, Desa Adisana, Senin (24/10). Dituturkan Nadori, sekitar pukul 09.00 WIB dirinya yang saat itu sedang menggembalakan bebek tidak jauh dari loksi kandang dikabari rekannya sesama penggembala, yang menyatakan ada sejumlah itik yang mati di kandang. “Saat itu saya sedang mengembalakan, disusuli teman yang kasih tahu bahwa di kandang banyak itik mati,” ungkapnya. Benar saja, sekembalinya dia ke kandang didapati sejumlah itik sudah bergelimpangan dengan kondisi paruh mengeluarkan busa. Mendapati hal tersebut, Nadori melarang rekannya sesama pengembala yang berniat membuang bangkainya. “Saya selanjutnya melaporkan kejadian ke Mapolsek Bumiayu, sebab bagaimana pun

juga saya bertanggung jawab. Karena bebek-bebek ini bukan punya saya pribadi, saya hanya kebagian tugas mengembalakannya saja,” kata Nadori. Dikatakan, saat terakhir meninggalkan lokasi kandang ternak masih dalam kondisi sehat. Dirinya sempat memberi minum itik-itik dengan menempatkan air di ember sebagi wadah. “Saat ditinggal, kandang tidak ada yang menunggu. Kondisi itik juga masih sehat, karenanya saya curiga ada yang berniat jahat dengan menaruh racun di wadah tempat minum bebek,” imbuhnya. Sementara Udin, rekan Nadori menambahkan saat mendapati sejumlah itik mati dirinya baru saja sampai di kandang. “Saya baru berangkat, ketika lihat banyak itik mati lalu saya cari Nadori,” ungkapnya. Petugas dari Polsek Bumiayu yang tiba di kandang selanjutnya memeriksa bangkai bebek. Dari sana diketahui, sedikitnya 28 ekor bebek mati dengan kondisi bagian paruhnya berbusa. Petugas juga membawa contoh air yang dijadikn sebagai sumber air minum dan air liur bebek untuk penanganan lebih lanjut. (pri)

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

MATI MENDADAK - Peternak menunjukan kepada petugas itik yang mati mendadak di Dukuh Blere, Desa Adisana, Kecamatan Bumiayu.

PDAM Kerahkan Truk Tangki ke Pelanggan Dampak musim kemarau hingga kini masih terasa, meski hujan sudah turun dalam beberapa hari terakhir. Seperti yang terjadi pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) IKK Bumiayu, yang menyebabkan penurunan debit selama kemarau berlangsung. Apa antisipasinya? LAPORAN:TEGUHSUPRIYANTO TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

SIAGAKAN TRUK TANGKI - Sebagai antisipasi penurunan debit sumber air baku, PDAM IKK Bumiayu siagakan truk tangki untuk droping air langsung ke pelanggan.

langkah yang mungkin dilakukan yakni distribusi langsung ke pelanggan,” kata Nurhidayat SE, salah seorang staf PDAM IKK Bumiayu. Menurutnya, upaya pendistribusian dengan sistem bergilir tidak dapat berjalan maksimal terutama bagi palanggan yang barmukim pada dataran tinggi, seperti wilayah Dukuh Karangturi Desa bumiayu dan Dukuh Talok, Desa Du-

poin yang kedapatan kesalahan. Di antaranya mengenai undang-undang yang diterapkan. “Undang-undang yang

juga nantinya akan dikembalikan kepada tim yang terdiri dari BKD, Inspektorat, dan Bagian Hukum untuk mempertimbangkan dan menyelesaikan persoalan PNS yang terlibat kasus korupsi. Selanjutnya setelah melakukan kesimpulan maka keputusannya bisa diberikan pada Ghodiman,” jelasnya. Sedangkan mengenai pemberitaan sebelumnya, Heru menambahkan ada kesalahpahaman dalam penulisan. Padahal, menurut Heru, hal yang disampaikan tidak begitu. Namun demikian, memang persoalan ini tengah disikapi. Termasuk PNS yang terlibat Tipikor juga tidak diberikan kebijakan. Berbeda dengan PNS yang terlibat dalam tindak pidana biasa. (gus)

Puluhan Itik Mati Mendadak

Antisipasi PDAM Saat Terjadi Penurunan Debit

KEMARAU panjang yang terjadi saat ini mengakibatkan penurunan debit air di sumber air baku PDAM IKK Bumiayu yakni Tuk Podol. Akibat kondisi tersebut semenjak Senin (24/10) PDAM IKK Bumiayu terpaksa melakukan droping air langsung ke pelanggangan menggunakan truk tangki. “Kami telah melakukan sosialisasi kepada seluruh pelanggan. Kondisi ini disebabkan debit air baku di sumber air baku Tuk Podol menyusut hingga 65 persen, salah satu

DOK. RATEG

Heru Pratisto

sebenarnya digunakan yakni UU Nomor 43 Tahun 1999 Tentang Perubahan Undang-undang Nomor 8 Tahun 1974 Tentang Pokok-pokok kepegawaian. Dan pada Pasal 24 tentang pemberhentian sementara. Sedangkan Ghodiman juga sebelumnya sudah diberhentikan sementara,” katanya. Sementara pada pasal 23 ayat 5 huruf C berbunyi PNS diberhentikan tidak hormat karena dihukum penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana kejahatan jabatan atau tindak pidana kejahatan yang ada hubungannya dengan jabatan. “Namun demikian, semua ini

kuhturi. Untuk itu PDAM kembali melakukan penanganan yakni dengan mendistribusikan langsung air kepada para pelangan dengan menggunakan truk tangki. “Kami tetap berupaya mencukupi kebutuhan pelanggan, selain dengan mendistribusikan langsung air kepada pelanggan kami juga terus melakukan perbaikan kebocoran yang ada,” jelasnya.

Selain menyiagakan truk tangki untuk pelanggan, PDAM juga siap melaksanakan droping air bersih bagi masyarakat umum yang terkena dampak musim kemarau. “Untuk bantuan air bersih yang ditujukan bagi masyarakat umum, seperti yang sudah dilaksankan sebelumnya maka dahului dengan pengajuan bantuan melalui Dinas Sosial Kabupaten Brebes,” kata Nurhidayat. Dengan mulai turunya hujan di wilayah Brebes bagian selatan ini, pihaknya berharap kondisi penurunan debit air akan segera kembali normal dalam dua minggu mendatang. (*) PENGUMUMAN LELANG Kejari Brebes melalui KPKNL Tegal Pada hari senin Tgl 31 oktober 2011 pukul 09.00 bertempat di kejari brebes, Jl. Gajah Mada No. 66 Akan Melelang : 1. 1 Unit HP Merk Nokia Type 3350 harga taksiran Rp. 25.000 ( Dua puluh Lima ribu rupiah ) 2. 1 Unit HP Merk Nokia Type 6070 harga taksiran Rp. 75.000 ( Tujuh puluh lima ribu rupiah ) 3. 1 Unit SPM Yamaha Fize Dgn Nopol G.3350.LE No. Landasan MH34NS0031 86353 No. Mesin 4NS-171234 tanpa dilengkapi dgn surat-surat Harga taksiran Rp. 5.300.000 ( harga normal ) X Keadaan taksiran Rp.845.000 Dengan Uang jaminan Rp. 170.000,-. Pengumuman Lebih lengkap dan informasi lainnya dapat dibaca dipengumuman Tempelan Kejari Brebes Brebes 25 Oktober 2011.

TEGUH SUPTIYANTO/RADAR BREBES

MEMANEN - Wakil Bupati Brebes terpilih, HjIdza Priyanti AMd memanen padi varietas MSC dalam program Mari Sejahterakan Petani (MSP) DPP PDIP.

Idza Priyanti Panen Padi MSC SEBAGAI partai yang memiliki misi untuk mengembalikan kembali kedaulatan dan swasembada pangan Indonesia, PDI Perjuangan selalu menekankan kepada para kader untuk selalu mengedepankan upayaupaya peningkatan kesejahteraan petani Indonesia dan mewujudkan ketahanan pangan nasional. Hal itu disampaikan Idza Priyanti AMd, Wakil Bupati Brebes Pergantian Antar Waktu (PAW) terpilih, saat memanen jenis bibit padi unggul Sertani8 (MSP), di Desa Dukuhturi, Kecamtan Bumiayu dan Desa Winduaji Kecamatan Paguyangan, Senin (24/10). “Upaya meningkatkan kesejahteraan petani salah satunya dengan cara penguatan sektor pangan. Di antaranya dengan

meningkatkan produksi padi, dengan mengembangkan jenis bibit unggul ini,” kata Idza. Dikatakan, melalui program Mari Sejahterakan Petani (MSP) dengan bibit padi unggul MSP ini, petani bisa meningkatkan hasil produksinya. Di mana dengan masa panen selama 105 hari untuk 1 hektar sawah dapat menghasilkan 7 hingga 8 ton. Hal ini berbeda dengan dengan jenis varietas benih lainnya, yang hanya mampu menghasilkan 3 hingga 5 ton untuk 1 hektar lahan. “Selain itu MSP juga padi unggul jenis lokal, di mana dalam penerapannya juga sudah mulai mengurangi penggunaan bahan kimia. Sehingga diharapkan melalui langkah ini bisa dijadikan awal menuju pertanian organik,” terangnya.

Kegiatan panen masing-masing dilaksanakan di Desa Dukuhturi seluas 1 hektar dan Desa Winduaji seluas 9 hektar. Hadir dalam kegiatan kemarin pengurus DPC PDIP Brebes, PAC PDIP Bumiayu dan Paguyangan serta Ir Surono Danu, selaku penemu dan pengembang varietas padi MSC. Kusnadi, Ketua PAC PDIP Kecamatan Bumiayu mengatakan, kegiatan tersebut merupakan hasil kerjasama antara pegurus PAC dengan masyarakat petani. “Dengan upaya tersebut diharapkan bisa menjalin kebersamaan antara masyarakat petani bersama pengurus partai dengan jalan memberikan contoh dan langsung terjun di lapangan,” kata Kusnadi. (teguh supriyanto)


SAMBUNGAN

SELASA 25 OKTOBER 2011

9

RADAR TEGAL

IRFAN BACHDIM ANDI SORAYA

Istrinya Hamil & Bermasalah

Siap Nikah Lagi Bulan Depan Justin Bieber & Selena Gomez

Digosipkan Putus, Makin Mesra BELUM lama ini beredar kabar jika Selena Gomez ingin memutuskan hubungannya dengan Justin Bieber karena dianggap bersifat kekanakkanakan. Gosip tersebut seakan terbantahkan ketika keduanya tampil di depan publik. Di tengah jadwal mereka yang sibuk, dua bintang remaja itu terlihat menonton pertandingan hoki antara Winnipeg Jets melawan the Carolina Hurricanes di Canada, Minggu (23/ 10). Justin dan Selena tampak mesra, dan menikmati pertandingan sambil berpelukan. Pasangan tersebut bahkan samasama mengenakan kaus Winnipeg untuk mendukung tim tuan rumah. Sesekali, Justin membisikkan sesuatu di telinga Selena. Demikian dilansir DailyMail, Senin (24/10). (dtk)

ARTIS Andi Soraya siap untuk melepas status jandanya. Bintang ‘Pengakuan Seorang Pelacur’ itu mengaku akan segera dipersunting lelaki pujaannya bulan depan. “Bulan depan, habis Idul Adha,” ungkap bintang ‘Anda Puas Saya Loyo’ itu saat dihubungi melalui telepon, Senin (24/10). Andi mengungkapkan persiapan untuk hari bahagianya itu hampir rampung. Andi pun sudah merancang gaun pernikahannya. “Aku kan pernah bilang, tahun ini melepas kesendirian. Ini lagi fitting,” tuturnya. Sayang, sampai saat ini Andi masih merahasiakan sosok pria yang akan menjadi pendampingnya itu. Andi saat ini sudah dikaruniai 2 orang anak dari pernikahan pertamanya bersama Ahmad Kurnia Wibawa dan dari pasangan hidupnya Steve Emmanuel. (dtk)

KABAR kehamilan Jennifer Kurniawan akhirnya mendapatkan konfirmasi langsung dari pihak yang bersangkutan. Sang suami, Irfan Bachdim telah mengakuinya. Pengakuan Irfan Bachdim tersebut terungkap ketika menjalani sidang Komisi Disiplin di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta. Irfan kena sanksi berupa skors hingga 3 bulan karena mangkir latihan. Ia mengakui, mangkir latihan karena karena istrinya sedang bermasalah dengan kehamilannya. “Dia bilang sama saya, istri saya lagi hamil dan baby saya ada masalah. Dia sangat khawatir, saya mengerti dengan kondisi dia,” ungkap pelatih Timnas U-23, Rahmad Dharmawan. Menurut Rahmad, pemainnya itu mangkir pada 22 Oktober 2011 karena harus menjaga sang istri. Kini, pemain klub Persema Malang itu dilarang bermain selama tiga bulan. Irfan dinyatakan melanggar Kode Disiplin Pasal 78 jo Pasal 33 ayat 3. (dtk)

CUT TARI

Jadi Host, Goda Pengusaha CUT TARI mulai kembali menjadi pembawa acara. Kali ini, ia tampil sebagai host di acara sebuah perusahaan. Cut Tari pun menggoda para pengusaha yang hadir. Wow! Mengenakan gaun merah, Cut Tari tampil ceria berbincang di antara para pengusaha. Saat sesi doorprize, ia pun terlihat menggoda seorang pemenangnya. “Ah si bapak mah lihat yang bawa kopernya, bukan milih kopernya,” godanya saat acara di Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (24/ 10). Pemenang doorprize itu memang diharuskan memilih satu koper berisi hadiah yang dibawa oleh perempuan-perempuan cantik. Selama menjadi host, istri Johannes Yusuf Subrata itu terlihat sangat ceria. Selesai acara itu, Cut Tari juga terlibat perbincangan dengan beberapa pengusaha. Bahkan, ia juga melayani saat mereka meminta foto bersama. (dtk)

ROBERT PATTINSON

Ke Premiere Film Bersama Wanita Lain TIDAK hanya dalam film, Robert Pattinson dan Kristen Stewart juga berpacaran dalam dunia nyata. Namun pada premiere Twilight Saga, ‘Breaking Dawn part 1’ yang digelar di Paris, Robert tidak pergi dengan kekasihnya itu. Pemeran Edward Cullen itu datang ke acara tersebut bersama Ashley Greene yang memerankan tokoh Alice Cullen. Kedatangan mereka membuat para penggemarnya histeris. Dilansir The Improper, Senin (24/10), Rob tiba di Paris dengan jenggot yang tebal, berbeda dengan perannya di film ‘Twilight’. Namun pada konferensi pers,

ia sudah mencukur jenggotnya sebagian. Sedangkan Greene tampil memukau dengan dress biru dan stiletto hitam yang dikenakannya. Ia juga ditemani sang kekasih, Reeve Carney yang terkenal sebagai bintang broadway. Rob dan Ashley terlihat sangat spektakular. Alasan Kristen Stewart tidak hadir ke premiere ‘Breaking Dawn’ karena ia sedang syuting film ‘Snow White and the Huntsman’ di Inggris. Kristen memang menghabiskan waktu yang cukup lama di sana. (dtk)

UPS Tegal Gelar Donor Darah dari halaman 3 Selain melakukan kegiatan donor darah di lingkungan kampus, pihaknya kerap melakukan kegiatan serupa di luar kampus. Di sisi lain, acara seperti ini diharapkan mampu menumbuhkan sekaligus meningkatkan kesadaran seluruh civitas akademika, demi menjadi pendonor darah aktif.

“Sebab, kebutuhan akan darah cukup tinggi. Peran serta seluruh lapisan masyarakat sangat diperlukan. Antusias mahasiswa, dosen, dan karyawan sangat baik dalam donor darah ini,” ujarnya. Widi, seorang pendonor mengaku sengaja mendonorkan darahnya untuk kemanusiaan. Meski baru kali pertama melakukan donor darah, tapi ke de-

pannya dia menjadi pendonor darah aktif. Kegiatan ini sangat tepat. Sebab berbarengan dengan peringatan Sumpah Pemuda. Dimana mahasiswa menjadi bagian dari pemuda, yang diharapkan menjadi generasi penerus pembangunan bangsa. Lokasi yang berada di dalam lingkungan kampus memudahkan mahasiswa mendonorkan da-

rahnya, setelah mengikuti perkuliahan. Semakin sering kegiatan ini dilakukan, maka akan banyak mahasiswa tergerak hatinya berpartisipasi menyumbangkan setetas darahnya atas nama kemanusiaan. “Kami sangat mendukung kegiatan ini karena memberikan manfaat langsung kepada mereka yang membutuhkan,” pungkasnya. (gun)

Pria Dewasa Hilang dari Rumah dari halaman 3 carinya, keluarga rela ke Jakarta mengunjungi salah satu stasiun TV swasta, guna mengumumkan adiknya yang hilang. “Saya sudah ke manamana mencari bersama ibu. Tapi sampai detik ini belum menemukan Kartiko,” ujarnya. Dia menyebutkan ciri-ciri adiknya yang termasuk pendiam dan susah bergaul. Namun demikian Kartiko suka ngomong sendiri tanpa lawan bica-

ra. Rambutnya ada sedikit warna putih di ubun-ubun bagian kanan. “Adik saya memang mengalami sakit pikiran.” Lebih lanjut dijelaskan, upaya pencarian sudah dilakukan maksimal. Bahkan keluarga mencoba bertanya ke orang pintar. Hasilnya, menurut keterangan paranormal bahwa Kartiko berada di Tegal. Tepatnya di sebuah kampung pecinaan yang banyak berdiri gedunggedung tua. Di situ Kartiko ditampung seseorang yang be-

lum diketahui identitasnya. Karena itu, bersama ibu maka Yuni mencoba ke Tegal mencarinya. Namun hingga kali ketiga belum membuahkan hasil. Atas inisiatif orang tua, akhirnya sepakat diiklankan melalui radio di daerah Tegal. “Ketika mencoba mencari di Tegal, saya dan ibu mampir ke Klenteng Tek Hay Kiong. Dari situ kami mendapat informasi katanya Kartiko berada di Tegal. Kemudian kami diarahkan untuk mempublikasikannya melalui

Radar Tegal,” imbuhnya. Dia dan ibunya berharap upaya yang dilakukan di Kota Tegal dapat membuahkan hasil. Menurutnya, apabila ada orang yang melihat Kartiko, dapat langsung menghubunginya di nomor telepon 081391574352, atau 08122749157 atas nama Edy. “Dalam keluarga kami, Kartiko merupakan anak bungsu dari 4 bersaudara. Semoga upaya menyebarluaskan melalui media dapat membuahkan hasil,” pungkasnya. (adi)

Kalah Legawa, Menang Jangan Bangga dari halaman 3 Ada kartu suara, orasi penyampaian visi misi calon, bilik suara, bahkan tinta sebagai tanda yang sudah memilih pun tidak ketinggalan. Acara dilangsungkan di halaman sekolah mulai pukul 08.00 sampai selesai. Menurut Wakil Kepala SMK YPT Bidang Kesiswaan, Suyitno, sistem pemilihan seperti ini baru kali pertama dilaksanakan di sekolahnya. Pada tahun sebelumnya, pemilihan hanya dilakukan oleh perwakilan masing-masing kelas. Tidak semua siswa memilih ketua menurut hati nuraninya sendiri. “Sebenarnya ide melaksanakan pemilihan ketua dengan cara seperti pemilu, sudah ada sejak beberapa waktu lalu. Namun baru bisa diterapkan pada pemilihan OSIS periode 20112012,” katanya usai pemilihan. Sekolah berharap dengan sistem pemilihan seperti ini, bisa menjaring kader yang baik, dan didukung seluruh siswa.

Sebab hal itu berkaitan dengan sebuah program, yang nantinya berjalan atau tidak. Selain itu, bertujuan mendidik anak berdemokrasi secara benar. Sekalian mempraktekan teori yang ada pada mata pelajaran (mapel) Pendidikan Kewarganegaraan (PKn). Lebih tepatnya menyiapkan calon pemilih cerdas pada pemilu tahun mendatang. “Dalam sebuah demokrasi seperti ini, bagi calon yang kalah harus legawa (ikhlas, red). Sedangkan bagi yang menang jangan berbangga diri dulu. Karena mengemban amanah orang banyak, dan wajib dilakukan dengan ketulusan,” pesannya untuk calon-calon ketua OSIS. Sementara Ketua Panitia Pemilihan OSIS periode 2011 2012 SMK YPT, Abdul Kharis menyampaikan, dalam pesta demokrasi tersebut semua kepanitian ditangani pengurus lama. Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala SMK YPT Solehin, dan dihadiri semua guru dan kar-

yawan. Dia menyebutkan, persiapan pelaksanaan pemilihan itu sudah sejak sepekan lalu. Panitia melakukan sosialisasi penjaringan bakal calon (balon). Selanjutnya sosialisisasi tentang cara pemungutan suara, sosialisasi waktu, dan tempat pelaksanaan serta tata tertibnya. “Hasilnya dari penjaringan disepakati ada 4 calon ketua. Di antaranya M Yulianto dari jurusan Teknik Audio Vidio (TAV), M Solikhon dari Teknik Otomotif Kendaraan (TOKR) Ringan. Fahmi Mubarok dari TPMI dan M Imam Saefudin dari TOKR,” ujarnya. Pada hari H pemilihan, lanjutnya, usai secara resmi dibuka, keempat calon berorasi menyampaikan visi misi masingmasing. Baru setelah itu pemungutan suara dilaksanakan. Karena jumlah pemilih cukup banyak, mencapai 609 orang, panitia menyediakan 6 bilik suara. “Pemilih merupakan

siswa kelas X 340 orang dan kelas XI 269 anak.” Proses pemilihan sama persis dengan pemilu. Pemilih mendaftarkan diri kemudian diberi kertas suara, masuk bilik untuk mencontreng dan dimasukan kedalam tong. Sebelum keluar jari pemilih dicelupkan pada tinta sebagai tanda. Sehingga tidak mungkin menuangkan suaranya hingga dua kali. Setelah selesai, panitia langsung menghitung suara. Hasilnya M Solikhun mendapat 179 suara, Fahmi Almubarok memperoleh 128 suara, M Yulianto dapat 41 suara dan M Imam Sefudin 38 suara. Untuk blanko terdapat 17 suara. Dengan demikian calon terpilih sebagai Ketua OSIS periode 2011 - 2012 M Solikhun. Fahmi Almubarok terpilih sebagai Pradana Pramuka. Sepekan kedepan calon terpilih ini akan dilantik. Sedang sertijabnya dilaksanakan pada Senin 31 Oktober mendatang. (adi mulyadi)

PAI Perlu Penanganan Serius dari halaman 3 Melihat banyaknya korban tenggelam beberapa bulan terakhir, dia mewacanakan akan membuat garis batas aman menggunakan sebuah sling anti karat. Hal itu perlu dilakukan. Sehingga pengunjung yang berenang melebihi batas tersebut bakal diperingatkan dan disuruh kembali. Selain itu, dia juga akan meminta Kesbangpolinmas menempatkan anggotanya di PAI. Dibangunkan sebuah kursi

tinggi guna memantau pantai dari daratan. “Rencana ini sudah kita bicarakan dengan kepala Kesbangpolinmas. Sehingga diharapkan anggaran dapat diajukan,” imbuh Friche Flack. Dijelaskan, untuk menempatkan tali sling, dia akan lebih dulu melakukan survei. Sehingga diketahui batas aman PAI berapa meter dari bibir pantai. Baru kemudian setelah itu sling dipancang mulai barat ke timur dari anjungan ke anjungan. Seling diberi bendera merah-

merah sebagai tanda batas bahaya. Disamping itu, lebih baik Pemkot dalam hal ini penggelola PAI melakukan pelarangan bagi pengunjung, untuk berenang pada musim angin barat atau ombak besar. “Memang larangan berenang dan bendera merah sudah ada. Namun keberadaannya tidak diindahkan. Pengawasan masih sangat minim. Karena itulah perlu penanganan serius. Sehingga ke depan korban bisa diminimalisasi,” pungkasnya. (adi)

Jalan Dr Sutomo Diperbaiki dari halaman 3 Syaeful, pengendara roda dua yang melintas di lokasi mengaku senang. Sebab jalan sudah waktunya diperbaiki. Keadaan jalan yang ditambal beberapa waktu lalu, mem-

buat badan jalan tidak rata. Sehingga mengganggu keamanan dan kenyamanan pengendara. Perbaikan kali ini diharapkan memperlancar arus lalu lintas di lokasi. Terutama saat terjadi pengalihan arus akibat kepadatan jalur

Pantura. “Jika kondisi jalan sudah baik, pada malam hari pengendara tidak perlu takut lagi melintas. Lebih cepat diperbaiki tentu makin baik hasilnya untuk kepentingan bersama,” jelasnya. (gun)

SOLUSI MENGATASI DIABETES BAGI WANITA AKTIF Tak dapat dipungkiri, kesehatan menjadi modal utama dalam menjalani aktifitas sehari-hari. Banyak orang sering merasa dirugikan ketika terkena penyakit. Salah satunya adalah Siti Faizah, S.Pd. Sebagai seorang yang memiliki banyak kesibukan, ia menyadari betul berharganya kesehatan. Apalagi, ia yang telah lama memiliki masalah dengan kadar gula darah, sering kali merasa aktifitasnya terhambat karena penyakit ini. Indonesia saat ini menduduki peringkat keempat dengan jumlah penderita diabetes terbesar di dunia setelah Shina, India, dan Amerika. Diperkirakan, jumlah penderitanya akan terus meningkat dari tahun ke tahun. Diabetes adalah peningkatan kadar glukosa darah akibat kekurangan insulin baik yang sifatnya absolut maupun relatif atau resistensi reseptor insulin. Diabetes melitus sangat erat kaitannya dengan mekanisme pengaturan gula normal. “Karena diabetes, badan saya sering terasa lemas, padahal habis makan. Saya pun jadi mudah haus,” terang wanita berusia 44 tahun tersebut. Untungnya, sekitar 1 tahun yang lalu, wanita yang berdomisili di Kec. Suruh Salatiga, Jawa Tengah ini menemukan solusi yang tepat untuk mengatasi keluhannya tersebut, yakni dengan minum Gentong Mas. Setelah

minum dengan teratur, Siti pun merasakan manfaatnya, “Kadar gula darah saya yang tadinya mencapai 320 mg/ dL sekarang sudah normal. Capek-capek hilang, badan pun terasa segar.” Ungkap ibu 2 anak ini bahagia.

Dengan tubuh yang sehat, kini Siti yang berprofesi sebagai guru serta memiliki kesibukan sebagai ketua bursa kerja dapat beraktifitas dengan nyaman. Ia pun tak segansegan membagi pengalaman sehatnya dengan orang lain. Gentong Mas adalah minuman kesehatan herbal alami dengan bahan utama Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) yang terbukti manfaatnya bagi penderita dari berbagai penyakit, termasuk diabetes. Habbatussauda dalam Gentong Mas dipercaya dapat mening-

katkan fungsi insulin dan mengurangi resistensi reseptor insulin, sedangkan Gula Aren berperan dalam optimalisasi kerja reseptor insulin. Gentong Mas juga mengandung Chromium yang efektif memperlancar metabolisme gula darah dan mengatur kepekaan sel terhadap insulin sehingga meringankan kerja pankreas. Selain itu, Gula Aren dalam Gentong Mas memiliki indeks glisemik yang sangat aman bagi kesehatan yaitu hanya 35 (aman jika indeks glisemik dibawah 50), sehingga mampu menjaga dan merawat pankreas agar tetap berfungsi dengan baik. Meski demikian, untuk mendapatkan hasil maksimal, disarankan untuk mengatur pola makan, olahraga, pengaturan berat badan seideal mungkin, diet rendah lemak, kontrol stress, dan menghindari rokok serta alkohol. Dengan aturan penggunaan yang tepat, manfaat bagi kesehatan dan kelezatan rasanya membuat semakin banyak masyarakat yang mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentong mas.com. Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: Tegal:081990879809, Brebes:081225099282, Pekalongan: 028 -58175543. Depkes:P-IRT:812.3205.01.114.


CMYK

SELASA, 25 OKTOBER 2011

KOTA

BAWANG

10

Polres Berhasil Tangkap Saripudin Otak Pembunuhan Masih Buron

KESEHATAN

HARVIYANTO/RADAR BREBES

BREBES - Kasus pembunuhan pembunuhan Wahtudin bin Saripin (21), warga Desa Pamedaran, Kecamatan Ketanggungan terus diungkap. Dua orang pelaku pembunuhan sudah teridenfikasi, bahkan saat ini Polres Brebes berhasil menangkap Saripudin bin Tohirun (Sarip), salah satu pelaku pembunuhan. Sementara Sudirno alias Bujal, yang diduga otak pelaku pembunuhan sampai dengan saat ini masih buron. Saripudin yang berhasil ditangkap satu hari setelah pembunuhan, hingga Senin (24/10) masih diperiksa intensif oleh Satreskrim Polres Brebes. Saat digiring menuju ruang Reskrim, Saripudin yang mengenakan baju tahanan warna merah tidak bisa berkutik. Ia bahkan hanya bisa menundukan kepala

dan menutupi mukanya dengan baju yang dikenakan. Saat dimintai keterangan, pelaku yang masih berstatus lajang ini tidak banyak berbicara. Ia hanya mengakui atas pembunuhan yang dilakukan di rumahnya, di RT 2 RW 3 Dukuh Banjangan, Desa Songgom pada Selasa (18/10) sekitar pukul 09.30 WIB. Dengan nada yang berbatabata, Saripudin alias Sarip mengaku pembunuhan tersebut dilakukan atas perintah Sudirno alias Bujal. Dirinya mengaku melakukan eksekusi pembunuhan terhadap korban lantaran diimingimingi bayaran uang senilai Rp 3 juta oleh Sudirno. Ia menambahkan, saat itu dirinya berusaha untuk mengajak korban masuk ke rumahnya. Setelah korban masuk rumah, dia langsung membacok korban di beberapa bagian tubuhnya hingga korban tewas di tempat. Meski pelaku pembunuhan sadis ters-

ebut telah berhasil di tangkap, namun sampai dengan berita ini diturunkan, otak pembunuhan Sudirno alias Bujal masih buron. Polres Brebes berupaya terus untuk bisa menangkap dengan melakukan pengejaran di beberapa lokasi yang dimungkinkan sebagai lokasi pelarian. Kapolres Brebes AKBP Kif Aminanto SIK melalui Kasatreskrim AKP Sugeng SH kepada Radar menuturkan, dari hasil pemeriksaan sementara terhadap pelaku pembunuhan tersebut telah direncanakan sebelumnya. Pelaku pembunuhan dalam dalam hal ini Saripudin alias Sarip, sebelumnya telah mendapat perintah dari Sudirno untuk mermbunuh korban dan selanjutnya menguasai barang yang dimiliki korban. Dengan janji akan dibayar uang senilai Rp 3 sampai Rp 5 juta dari Sudirno alias Bujal, pelakupun langsung menghabisi nyawa korban di rumahnya. Dari hasil peme-

HARVIYANTO/RADAR BREBES

DIPERIKSA - Saripudin alias Sarip, pelaku pembunuhan terhadap Wahtudin, warga Desa Pamedaran Kecamatan Ketanggungan saat diperiksa di Satreskrim Polres Brebes.

riksaan, saat kejadian, jelas Sugeng, ditemukan barang bukti berupa sebilah golok yang digunakan untuk menghabisi korban, satu buah cincin emas, uang

MENCUCI TANGAN - Pengurus PKK Ketanggungan bersama dengan masyarakat saat mencuci tangan dengan sabun bersama dalam memperingati hari Cuci Tangan se-Dunia.

Debit Bendung Notog Meningkat

Galakkan Cuci Tangan Pakai Sabun KETANGGUNGAN - Membangun budaya sehat memang sulit sangat sulit dilakukan. Apalagi bagi masyarakat yang berada di pedesaan. Mereka kerap menyepelekan hal-hal yang bisa menumbuhkan berbagai penyakit di tubuh manusia, seperti tidak mencuci tangan sebelum mandi dan tidur. Meski tidak langsung menimbulkan serangan penyakit, namun tindakan tersebut bisa menimbulkan berbagai penyakit seperti diare, kholera, disentri dan infeksi pencernaan. Untuk itu, budaya menjaga kesehatan dengan mencuci tangan dengan sabun perlu terus disosialisasikan kepada semua lapisan masyarakat. Seperti dilakukan Tim PKK Kecamatan Ketanggungan, beberapa pengurus dan anggota PKK di kecamatan tersebut telah bersamasama untuk membudayakan hidup sehat dengan cara mencuci tangan sebelum melakukan aktifitas baik di tempat kerja maupun di rumah. Bahkan melalui momen Hari Cuci Tangan Pakai Sabun se-Dunia, kegiatan yang terkesan sepele tersebut mulai digalakkan. Bahkan pola hidup sehat tersebut di awali di Kantor Kecamatan Ketanggungan baik oleh pengurus PKK kecamatan maupun staf dan karyawan kantor kecamatan beberapa hari lalu. Sekretaris PKK Kecamatan Ketanggungan Uhtiyati SE kepada Radar menuturkan, dalam rangka hari cuci tangan pakai sabun sedunia, Tim PKK kecamatan ketanggungan mengadakan kegiatan cuci tangan pakai sabun di lingkungan kantor kecamatan. Dalam pelaksanaan tersebut, juga diikuti perwakilan masyarakat se-Kecamatan Ketanggungan. Ia mengaku, hal ini dilakukan untuk memberdayakan hidup sehat terhadap masyarakat Ketanggungan, agar memahami pola hidup sehat dengan mencuci tangan pakai sabun setelah melakukan aktivitas. “Membiasakan mencuci tangan dengan sabun sangat efektif untuk mencegah penyakitpenyakit yang membahayakan,” tambahnya. Dalam peragaan mencuci tangan yang benar adalah, dibasahi tangannya terlebih dahulu, lalu mengambil sabun secukupnya lalu digosokan ke seluruh punggung dan telapak tangan dan jari jarinya sampai ke sela sela jemari. (har)

PERTANIAN Pemanfaatan Tuk Suci Tidak Mengganggu Petani BREBES - Keberadaan Tuk Suci yang ada di Desa Dawuhan, Kecamatan Sirampog merupakan sumber mata air yang saat ini akan digunakan pemerintah guna menyuplai kebutuhan air bersih. Bahkan sesuai rencana dari sumber air tersebut akan diambil sebesar 260 liter/detik untuk kepentingan pembangunan jaringan air baku di kawasan Bregas (Brebes, Tegal dan Slawi). Meski sebelumnya sempat mendapat penolakan dari warga Desa Dawuhan, namun Pemkab Brebes memastikan pemanfaatan mata air tersebut tidak akan mengganggu suplai air untuk pertanian warga. Kasubag SDA dan Energi Setda Kabupaten Brebes Drs Ratim kepada Radar Senin (24/10) menuturkan, pemanfaatan terhadap sumber mata air Tuk Suci di Desa Dawuhan akan tetap dilaksanakan. Hal ini untuk menambah pemenuhan kebutuhan air bersih di wilayah Brebes, Tegal dan Slawi. Sesai rencana, dari sumber air tersebut akan diambil sebanyak 260 liter/detik. Jumlah tersebut jauh lebih kecil dari debit Tuk Suci yang mencapai ribuan liter per detik. Ratim mengaku, pemanfaatan terhadap sumber air tersebut tidak akan mengganggu proses pengairan terhadap lahan pertanian warga. Pasalnya, pengambilan tidak dilakukan di daerah air keruh. Disamping itu, debit air dari sumber tersebut juga masih menyisakan air cukup banyak yang bisa digunakan untuk mensuplai ke lahan pertanian warga. Tidak hanya itu saja, dalam sosialisasi sebelumnya, pihak pengelola sumber air bersih juga akan menghentikan pengambilan air apabila terjadi kemarau panjang. “Memang tidak ada kesepakatan, namun apabila terjadi kemarau panjang dan warga yang mengandalkan sumber tuk suci tersebut kesulitan air, maka untuk sementara akan dihentikan. Namun demikian, diharapkan hal tersebut tidak akan terjadi mengingat debit air Tuk Suci cukup besar,” katanya. (har)

CMYK

senilai Rp 18.000 serta pakaian pelaku dan korban. Atas perbuatan tersebut, pelaku dikenakan pasal 340 KUHP subsider 365 ayat (4) KUHP. (har)

Petani Tidak Usah Khawatir

DOK/HUMAS BREBES

SERAHKAN APBD - Bupati Brebes H Agung Widyantoro SH MSi menyerahkan APBD Perubahan kepada Ketua DPRD Dr H Illia Amin SH MMPd, kemarin.

Anggaran Perubahan 2011 Naik Penyampaian Perubahan APBD BREBES - Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2011 direncanakan mengalami kenaikan dari APBD murni TA 2011. Itu terungkap dalam pidato pemaparan Bupati Brebes H Agung Widyantoro SH MSi saat rapat paripurna penyampaian keterangan Bupati mengenai Raperda tentang Perubahan APBD TA 2011 di Islamic Center Brebes, Senin (24/10). Dalam pidatonya Bupati menyampaikan, belanja daerah direncanakan mengalami kenaikan sebesar 5,61 persen dari APBD murni. Jika sebelum perubahan direncanakan Rp 1.302.464.982.000, setelah perubahan menjadi Rp 1.375.578.411.000 atau naik

sebesar Rp 73.113.429.000. “Kenaikan itu terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang direncanakan sebesar Rp 86.705 Miliar, naik sebesar Rp 495.812 Juta atau naik 0,58 persen dari anggaran sebelum perubahan APBD 2011 sebesar Rp 86.210 Miliar. Begitu juga dana perimbangan naik 0.88 persen serta lain-lain pendapatan daerah yang sah direncanakan naik 21.66 persen,” terangnya. Sementara Anggaran Belanja Daerah juga direncanakan naik 5,13 persen. Jika sebelum perubahan APBD 2011 direncanakan sebesar Rp 1.428.602.937.000, setelah perubahan direncanakan menjadi Rp 1.501.861.499.000 atau naik sebesar Rp 73.258. 562.000. Kenaikan pada pos Belanja Daerah tersebut terdiri atas belanja tidak langsung yang diren-

canakan sebesar Rp 935 Miliar, naik sebesar Rp 42.972 M atau 4,81 persen dari anggaran sebelum perubahan sebesar Rp 892.937 M. “Sedangkan untuk belanja langsung yang direncanakan sekitar sebesar Rp 565 M, naik sebesar Rp 30 Miliar atau 5,65 persen dari anggaran sebelum perubahan sebesar sekitar Rp 535 M. Namun demikian untuk pengeluaran pembiayaan daerah yang direncanakan sebesar Rp 12 M, turun sebesar sekitar 31,56 persen dari anggaran sebelum perubahan sekitar sebesar Rp 18 M,” ungkapnya. Pimpinan sidang, Ketua DPRD Brebes Dr H Illia Amin meminta seluruh unsur fraksi DPRD Brebes untuk segera melaksanakan rapat internal guna penyampaian pandangan umum fraksi terhadap penyampaian Raperda tersebut. (ism)

BREBES - Petani di Kabupaten Brebes tidak perlu khawatir kekurangan pasokan air memasuki musim tanam pertama. Sebab saat ini debit air di Bendung Notog Kecamatan Songgom, terus meningkat. Hal ini menyusul hujan yang mulai mengguyur wilayah Brebes bagian selatan. “Kami menjamin kebutuhan air lahan pertanian di Pemali Hilir atau Pantura Brebes pada musim tanam tahun pertama bisa tercukupi. Karena dari hasil pantauan terakhir Bendung Notog terus menunjukan peningkatan debit. Apalagi nanti setelah musim penghujan sudah merata. Petani jangan kuatir,” tandas Plt Kepala Dinas Pengairan, Energi dan Sumber Daya Mineral (PESDM) Pemkab Brebes Satibi SH, kemarin. Dia mengatakan, Bendung Notog merupakan pemasok utama air lahan pertanian di wilayah Pemali Hilir. Dan selama ini berfungsi mengairi lahan di Pemali Hilir seluas 25.180 ha. Yakni, wilayah Pemali Kanan seluas 8.180 ha meliputi Kecamatan Brebes, Jatibarang dan Songgom. Kemudian wilayah Pemali Kiri seluar 17.000 ha meliputi Kecamatan Wanasari, Bulakamba, Larangan dan sebagian Ketanggungan. “Jika sebelumnya debit air hanya 4 meter kubik/detik, sekarang 10 meter kubik/detik. Karena mencapai di atas 10 meter kubik/detik, sistem pengaturan yang diterapkan 1:2. Maksudnya, satu untuk Pemali Kanan dan dua untuk Pemali Kiri. “Namun bila debitnya di bawah 10 meter kubik/ detik, kami terapkan pengaruan sehari untuk Pemali Kanan dan sehari untuk Pemali Kiri,” terangnya. Lebih lanjut dia mengatakan, menyikapi debit air yang meningkat itu pengurus P3A diminta segera mengevaluasi kebutuhan air anggotanya dan mengkonsultasikan kepada UPTD Pemali Hilir. Masyarakat yang melaksanakan kegiatan berhubungan dengan saluran sekunder Pemali Hilir juga diminta untuk dialihkan. Di antaranya, bangunan yang menghalagi distribusi air segera disingkirkan. Tak hanya itu, para pemilik pompa air yang terpasang di wilayah teknis segera mengambilnya. “Ini dimaksudkan agar distribusi air bisa lancar,” sambungnya. (ism)

DOK/RADAR BREBES

MENINGAT - Debit air di Bendung Notog setelah beberapa hari hujan ini mulai meningkat.

SOTK Tinggalkan Patroli Ciregol Diminta Lebih Ditingkatkan Persoalan BREBES - Instansi terkait diminta untuk meningkatkan patroli pengamanan dan pengawasan di ruas jalan Ciregol Kecamatan Tonjong. Pasalnya, kendati telah menjadi komitmen bersama, namun hingga kini masih dijumpai adanya kendaraan besar yang masih melintas di ruas tersebut. Akibatnya, kondisi ruas penghubung jalur selatan dan pantura itu makin kritis. “Saya tidak tahu bagaimana teknis pengamanannya, sejauh ini saya tidak melihat ada patroli khusus. Malam Jumat kemarin, saya lihat sendiri empat tronton sebarat 25 tonan bisa lewat dengan leluasa. Saya kira pihak Pemkab, Dishub, kepolisian maupun TNI untuk menjaga komitmennya memperkuat pengamanan dan pengawasan,” tutur Wakil Ketua Komisi III DPRD Brebes, Sururul Fuad LC, Senin (24/10). Diberitakan sebelumnya, retakan tanah pada bagian tebing Sungai Pedes yang berada di tanjakan Ciregol semakin mengkhawatirkan. Dari hasil pantauan Muspika Tonjong, ditemukan retakan tanah memanjang sekitar 50 meter dari utara ke selatan, dengan lebar celah retakan mulai dari 20 hingga 50 centimeter. Kondisi tersebut semakin mening-

katkan kerawanan kondisi jalan, terlebih seiring dengan mulainya turunnya hujan di wilayah tersebut. Dari pantauan di sekitar tanjakan Ciregol, meskipun sejumlah rambu larangan melintas terhadap kendaraan dengan jenis truk tronton, trailer maupun truk gandeng dengan Jumlah berat yang diizinkan (JBI) kurang dari 16 ton, namun hal terebut kurang efektif. Truk-trukk tronton dengan beban berat, terlihat masih nekat merayap melalui tanjakan tersebut. Sebelumnya Asisten 1 Sekda Brebes Drs HM Supriyono menghimbau masyarakat untuk melapor jika ada oknum nakal yang turut mendukung pelanggaran terhadap larangan melintas bagi kendaraan besar di ruas Ciregol Kecamatan Tonjong. Hal itu terungkap saat rapat koordinasi pemangku kepentingan di aula Mapolres Brebes, Rabu (12/10). “Lembaga pemangku kepentingan seperti Polres, Kodim 0713, Dishubkominfo, Organda dan pihak lain sudah bersepakat untuk menolak pungutan bagi kendaraan besar yang melintas di Ciregol. Jika memang ada oknum yang membekingi atau memanfaatkan situasi, masyarakat bisa melaporkan kepada pimpinan instansi

oknum tersebut,” tandas Asisten 1 Sekda Brebes Drs HM Supiyono menyimpulkan hasil rakor tersebut. Dia menuturkan, kondisi Ciregol di beberapa titik telah mengalami penurunan hingga sekitar 16 centimeter. Itu, salah satunya dipicu oleh masih melintasnya kendaraan besar dengan beban di atas 16 ton atau 2 sumbu di ruas tersebut. Padahal, hal itu sudah menjadi larangan tegas. Guna mengantisipasi terjadinya pelanggaran bagi kendaraan besar, instansi terkait juga akan melakukan patroli bersama di ruas Ciregol. Selain itu akan memngoptimalkan fungsifungsi pos penjagaan baik milik Kepolisian maupun pihak lainnya. “Seluruh instansi sudah berkomitmen untuk menindak jika ada anggotanya yang memanfaatkan situasi. Dapat uang mel-melan seratus dua ratus lumayan bagi diri sendiri, tapi dampaknya akan merugikan masyarakat banyak yang nilainya tidak sebanding. Nasib Ciregol ini ditentukan oleh dukungan semaua pihak, butuh kepatuhan bersama agar tidak terjadi bencana Ciregol jilid kedua,” ungkap Supriyono yang didaulat menjadi moderator dalam rakor itu. (ism)

BREBES - Perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) di lingkungan Pemerintah Brebes, belum lama ini rupanya meninggalkan persoalan bagi beberapa dinas. Di antaranya mengenai jabatan Kabid Pasar, yang kini statusnya masih menggantung bagi pengemban jabatan. Demikian antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dengan DPPKAD yang masih melakukan tarik ulur kepada Kabid yang baru guna memberikan penugasannya. “Sesuai dengan rencana, di tahun 2012 memang keberadaan pasar merupakan wewenang dan masuk di Disperindag. Namun di dalam SOTK kemarin, terkait Kabid Pasar yang rencananya masuk di lingkungan kami (Disperindag), masih belum jelas. Karena, dalam hal ini kami juga sampai saat ini belum mendapatkan delegasi termasuk belum mendapatkan tugas sebagai Kepala Pasar,” kata Kepala Disperindag Brebes Herman Adhy HW kepada Radar Senin (24/10). Di ruang kerjanya, Herman juga menambahkan bahwa munculnya Kabid Pasar, yakni Kaspud Saputra untuk bertugas di Disperindag jelas membuat dirinya bingung dan khawatir akan kesalahan yang ada. Karena memang, sampai saat ini Disperindag sendiri belum memiliki kewenangan dalam pengelolaan pasar. “Saat kami mencoba bertanya, DPPKAD kini sudah tidak memiliki kewenangan apa-apa,” katanya. (gus)


CMYK

SELASA, 25 OKTOBER 2011

OLAHRAGA

11

RADAR TEGAL

Juventus vs Fiorentina

RINDU MENANG PERKIRAAN PEMAIN :

TURIN Karena terus imbang dalam dua pertandingan terakhir di Serie A Liga Italia, Juventus kehilangan statusnya sebagai capolista alias penguasa klasemen sementara. Sekarang mereka tertinggal di belakang Udinese dan Lazio. Makanya, pada pekan kedelapan Serie A, tim berjuluk Nyonya Tua itu tidak mau imbang lagi. Mereka rindu menang. Hanya, tidak akan mudah karena Juve harus menjamu Fiorentina di Juventus Stadium, dini hari nanti (siaran langsung Indosiar pukul 01.30 WIB). Tidak beda jauh dengan Juve, Fiorentina juga ingin menang. Sudah empat laga terakhir mereka gagal menang. Fiorentina mencatat tiga imbang dan sekali kalah. Situasi yang membuat pelatih Fiorentina Sinisa Mihajlovic berada dalam tekanan. Hanya, catatan bentrok kedua tim sering berakhir imbang. Musim lalu, keduanya selalu berbagi angka, baik ketika bertanding di Olimpico, Turin (markas Juve musim lalu) ataupun di Artemio Franchi (markas Fiorentina). Soal performa musim ini, Juve lebih baik. Mereka belum terkalahkan. Mereka empat kali

bermain imbang dan tiga kali menang. Rekor kandang tim asuhan Antonio Conte itu juga cukup bagus, yakni dua kali menang dan dua kali imbang. Yang jadi masalah, menurut gelandang Juve Claudio Marchisio, mereka sering kesulitan untuk segera mengakhiri pertandingan saat sudah unggul. “Kami tidak bisa maju dan berharap pertandingan akan segera selesai,” kata Marchisio, seperti dikutip Goal. Ketika ditahan imbang Catania pekan lalu (22/10), Juve lebih dulu unggul, tapi selalu mampu disamakan Catania. “Ketika kami sudah unggul seharusnya kami tetap bermain dengan tempo tinggi selama 90 menit,” ujar Marchisio. Senada dengan Marchisio, striker Juve Alessandro Matri juga meminta rekan-rekannya untuk lebih fokus ketika menghadapi Fiorentina. “Konsistensi harus terus dijaga dan kami ingin kembali memimpin,” kata Matri, kepada Tuttosport. Bila ingin merebut kembali tahta klasemen yang pekan lalu direbut Udinese, maka Juve harus menang. Bila kembali gagal menang, maka posisinya terancam semakin merosot. Tepat di bawah Juve, menguntit Cagliari di posisi empat dengan 12 poin. Menjamu Fiorentina, Juve masih

Pasang Target Tiga Besar

Alessandro Matri

KIPRAH menawan Juventus pada awal musim ini membuat banyak yang menjagokan mereka sebagai favorit scudetto. Pelatih timnas Inggris Fabio Capello menyebut Juventus bersama AS Roma adalah favorit utama selain AC Milan. Pasalnya, kedua tim hanya fokus di kompetisi domestik. Konsentrasi mereka tidak terusik oleh persaingan di pentas Eropa. “Saya berani menjadikan mereka favorit karena mereka tenaga mereka tercurah ke sana,” kata Capello, kepada La Gazzetta Dello Sport. Bukan hanya itu, pada musim ini Juventus dan Roma melakukan investasi besar. Juventus sudah menunjukkan konsistensinya di tangan pelatih Antonio Conte, sedangkan Roma masih mulai membangun stabilitas dalam arahan Luis Enrique. Pujian dan harapan yang tinggi membumbung kepada Juve, tidak membuat mereka besar kepala. Direktur umum Juve Giuseppe Marotta tetap tidak mematok target scudetto pada musim ini. Mereka hanya memasang target tiga besar. “Persaingan sangat berimbang

Giuseppe Marotta

dan ketat. Kata-kata scudetto sudah menjadi bagian dari Juventus. Itu selalu menjadi yang kami inginkan. Tapi, target kami pada musim ini adalah finis di tiga besar,” bilang Marotta, kepada Tuttosport. Menurut dia, adalah wajar bila klub besar di Italia selalu dikaitkan dengan scudetto. Itulah yang dialami Juve, Milan, Inter Milan, dan Roma. “Udinese bisa memberikan kejutan, sedangkan yang lain hanya di atas kertas,” jelas Marotta. (ham)

JUVENTUS (4-2-4) Pemain : 30-Storari (g); 26-Lichtsteiner, 15-Barzagli, 19-Bonucci, 3-Chiellini; 21-Pirlo, 8Marchisio; 7-Pepe, 14-Vucinic, 32-Matri, 28Estigarribia Pelatih : Antonio Conte FIORENTINA (4-3-3) Pemain: 1-Boruc (g); 29-De Silvestri, 5-Gamberini, 14-Natali, 23-Pasqual; 20-Munari, 85-Behrami, 6Vargas; 7-Cerci, 11-Gilardino, 8-Jovetic Pelatih : Sinisa Mihajlovic Stadion : Juventus Stadium HEAD TO HEAD 17/04/11 Fiorentinav 27/11/10 Juventus v 06/03/10 Fiorentinav 17/10/09 Juventus v 24/01/09 Juventus v

tidak bisa memainkan kiper Gianluigi Buffon yang mengalami cedera bahu dan Emanuele Giaccherini juga cedera. Sedangkan, Arturo Vidal yang mengalami cedera betis sudah membaik dan bisa duduk di bangku cadangan. Adapun dari kubu Udinese, mereka mendapatkan suntikan tenaga dengan kembalinya striker andalannya Alberto Gilardino yang mengalami cedera lutut sejak 18 September lalu. Sayang, di sisi lain

Juventus 0-0 Fiorentina1-1 Juventus 1-2 Fiorentina1-1 Fiorentina1-0

mereka harus kehilangan Mattia Cassani dan Per Kroldrup yang cedera serta Riccardo Montolivo yang terkena skorsing. “Saya sudah tidak sabar untuk bermain. Sudah tidak terasa sakit lagi di kaki saya dan saya harap pelatih memberikan kepercayaan. Saya sangat antusias menghadapi pertandingan melawan klub besar seperti Juventus,” kata Gilardino, seperti dikutip Gasport. (ham)

Bologna (0) vs Lazio (2)

Jaga Momentum Kemenangan BOLOGNA - Tren performa Lazio sedang menanjak di Serie A Liga Italia. Sudah tiga pertandingan beruntun mereka selalu menang. Itu menyusul kemenangan atas tuan rumah Bologna 2-0 (1-0) di pekan ketujuh, kemarin dini hari (24/10). Semenangan yang mengangkat Biancocelesti (julukan Lazio) ke posisi kedua klasemen sementara dengan 14 poin. Mereka hanya tertinggal satu angka di belakang Udinese yang sekarang bertakhta sebagai capolista alias penguasa klasemen sementara. Bermain di Renato Dall’Ara, pertandingan dimulai dengan mengheningkan cipta atas meninggalnya pembalap MotoGP asal Italia Marco Simoncelli di Sirkuit Sepang. Suasana begitu haru, mengingat Simoncelli berasal dari Cattolica, kota kecil dekat Bologna. Permainan dimulai dengan tempo sedang. Lazio lebih piawai dalam memaksimalkan setiap peluang yang dimilikinya. Keunggulan mereka dimulai dari gol bunuh diri striker Bologna Robert Acquafresca di menit ke-23, kemudian dipastikan gol Senad Lulic di menit ke-48. “Pertandingan tidak berakhir di

Djibril Cisse menit ke-50. Memang benar, setelah dua gol itu Lazio tidak berbuat banyak lagi, kami harusnya bisa dan terus berusaha membalikkan keadaan,” ungkap Silvio Pioli, pelatih Bologna, seperti dikutip Football Italia. (ham)


ALL SPORTS

12

SELASA 25 OKTOBER 2011

RADAR TEGAL

SEMANGAT REBUT PUNCAK GRANADA - Barcelona kehilangan puncak klasemen Liga Primera di jornada kedelapan. Itu menyusul skor kacamata (0-0) saat bertandang ke Sevilla (22/ 10). Namun, Barca (sebutan Barcelona) berpeluang merebut kembali posisi nomor satu pertengahan pekan ini. Syaratnya, Barca harus menaklukkan Granada di Estadio Nuevo L o s

Carmenes dini hari nanti (siaran langsung TV One pukul 01.00 WIB). Di atas kertas, tugas itu seharusnya bisa direalisasikan Josep Guardiola dan anak asuhnya. Apalagi Granada hanya tim promosi dan kini menghuni zona degradasi. “Hasil di Sevilla tidak menganggu ritme kami. Kemenangan, seri, atau kalah adalah sesuatu yang biasa,” kata bek kanan Barca Dani Alves seperti dilansir di situs resmi Barca. “Kami tetap semangat dan bergairah untuk memburu hasil absolut lagi,” imbuhnya. Sekalipun Barca diunggulkan m a m p u menjinakkan Granada, Alves menyebut tuan rumah bu-

k a n d i -

tim yang bisa r e m ehkan. “Setiap tim bisa menyulitkan Anda tanpa terduga,” warning-nya. Dalam lawatan ke Los Carmenes, Barca masih akan kehilangan duet defender Carles Puyol dan Gerard Pique. Keduanya memang mengikuti sesi latihan kemarin, tapi belum seratus persen fit dari cedera masing-masing. Puyol dari gangguan pangkal paha, sedangkan Pique dari cedera otot paha. Karena itu, Guardiola memberi sinyal tidak akan memaksakan Puyol dan Pique tampil lawan Granada, melainkan disimpan untuk laga kontra Real Mallorca akhir pekan ini (29/10). “Saya lebih berharap mereka bisa tampil lawan Mallorca,” tuturnya. Guardiola memang tidak terlalu cemas kehilangan Puyol dan Pique mengacu belum adanya gol yang bersarang ke gawang Barca dalam enam laga terakhir di berbagai ajang atau sejak ditahan 2-2 Valencia di Mestalla pada 21 September lalu. Dengan kata lain, kiper Barca Victor Valdes belum kebobolan selama 607 menit. Valdes pun memperbaiki rekornya musim lalu yang clean sheet selama 577 menit. “Semoga saya masih bisa meneruskan (catatan clean sheet, Red) di Granada,” harap Valdes. Harapan Valdes mungkin kesampaian apabila menilik produktivitas Granada musim ini yang baru melesakkan enam gol dari delapan laga. Padahal, entrenador Granada Fabri Gonzalez mengusung strategi menyerang dengan mengandalkan trisula Ike Uche-Daniel Geijo- Dani Benitez. “Beberapa pemain kami masih saja nervous bermain di level teratas. Setelah menjalani delapan laga, mereka sudah seharusnya beradaptasi dan berubah,” tutur Fabri. “Laga lawan Barcelona akan menjadi ujian besar bagi para pemain kami,” sambungnya. Di sisi lain, Granada menuai kemalangan jelang lawan Barca. Kantor mereka yang berada di Los Carmenes dibobol maling akhir pekan lalu. Uang enam juta euro (sekitar Rp 73 juta) pun raib. Uang itu merupakan sebagian dari hasil penjualan tiket pertandingan lawan Barca. Kasus itu kini masih dalam penyelidikan Kepolisian Andalusia. (dns)

DANI ALVES PERKIRAAN PEMAIN : GRANADA (4-1-2-3) : 13-Roberto (g); 2-Nyom, 5Mainz, 8-Inigo Lopez, 6-Siqueira; 4-Fran Rico; 23Abel, 19-Hassan Yebda; 20-Ike Uche, 22-Geijo, 11Benitez Pelatih: Fabri Gonzalez BARCELONA (4-3-3): 1-Valdes (g); 2-Alves, 14Mascherano, 22-Abidal, 21-Adriano; 6-Xavi, 16Busquets, 4-Fabregas; 7-Villa, 10-Messi, 8-Iniesta Pelatih: Josep Guardiola

Stadion : Nuevo Los Carmenes Wasit : Muniz Fernandez

Akhirnya Tumbang di AWD Arena HANNOVER - Laju Bayern Munchen di Bundesliga tersendat di spieltag kesepuluh. Bayern yang sebelumnya belum pernah kalah dan belum kebobolan dalam delapan laga di ajang Bundesliga, justru menyerah 1-2 dari Hannover 96 di AWD Arerna. Mohammed Abdellaoue menghentikan catatan clean sheet kiper Bayern Manuel Neuer selama 761 menit di Bundesliga. Itu menyusul eksekusi penalty Abdellaoe pada menit ke-23. Rekor Bundesliga adalah 884 menit milik Timo Hilderbrand yang diukir pada musim 2003-2004. Empat menit berselang, Bayern makin tertekan setelah Jerome Boateng diusir keluar lapangan. Defender Bayern itu dikartu merah dalam keributan di pinggir lapangan yang dipicu oleh pelanggaran bek kanan Bayern Rafinha kepada gelandang Hannover Sergio Pinto. Hannover memanfaatkan keunggulan pemain dengan menggandakan keunggulan pada menit ke-50 melalui Christian Pander. Pada menit ke-63, tuan rumah ikut bermain dengan 10 orang setelah Steve Cherundolo menerima kartu kuning kedua. Situasi itu baru bisa dimaksimalkan Bayern untuk

memperkecil kedudukan melalui David Alaba (83'). Kekalahan di Hannover pun sulit diterima kubu Bayern. Der trainer Jupp Heynckes menilai timnya seharusnya bisa pulang dengan satu angka. Heynckes lalu menuding kepemimpinan wasit. “Pertama, hukuman penalti. Sedangkan yang kedua, kartu merah (Boateng),” ucapnya di situs resmi klub. Der trainer Hannover Mirko Slomka juga tidak sreg dengan kepemimpinan wasit, termasuk kartu merah Boateng. “Saya mengatakan kepada wasit bahwa dia seharusnya tidak mengeluarkan kartu dan membiarkan pertandingan terus berjalan,” tuturnya. Di kesempatan terpisah, Presiden Bayern Uli Hoeness mengritik Pinto atas ulah teatrikalnya yang berujung keributan pemain dan kartu merah Boateng. “Itu bukan pelanggaran dan wasit tidak menganggapnya pelanggaran. Tapi, dia (Pinto) berguling-guling empat kali dan berakting seolah-olah cedera. Dia adalah aktor yang seharusnya di Los Angeles untuk menerima Piala Oscar dan bukan di lapangan hijau,” omel Hoeness. Kendati keok dari Hannover, Bayern masih tegar di puncak

Manuel Neuer klasemen dengan 22 poin. FC Hollywood (sebutan Bayern) unggul tiga angka dari juara bertahan Borussia Dortmund. Peringkat ketiga ditempati Schalke 04 yang meraih kemenangan penting 1-0 di kandang Bayer Leverkusen kemarin.

Pahlawan Schalke adalah Jefferson Farfan berkat gol tunggal pada menit ke-82. Gol itu tercipta di momen spesial Farfan karena winger internasional Peru tersebut memainkan laga ke-100 di Bundesliga. (dns/bas)

JAIME REINA /AFP PHOTO

KAWAL - Bek Levante Arouna Kone (kiri) dikawal bek Villarreal Gonzalo Rodriguez (kanan) dalam putaran Liga Primera Spanyol, di stadion Madrigal di Villarreal, 23 Oktober 2011.

Kali Pertama Bertahta VILLARREAL - Jornada kedelapan Liga Primera bukan milik Real Madrid dan Barcelona. Levante-lah yang mencuri perhatian seiring sukses klub berjuluk Granotes alias si Kodok itu memuncaki klasemen. Itu adalah prestasi pertama Levante sejak berdiri 102 tahun lalu. Levante bertakhta setelah menang tiga gol tanpa balas atas Villarreal di El Madrigal kemarin (24/10). Hasil itu membuat si Kodok mengoleksi 20 angka. Unggul satu angka dari Real dan dua angka dari Barcelona. Di sisi lain, Villarreal yang kontestan Liga Champions musim ini masih terpuruk di peringkat ke-16 dengan 7 angka. Gelandang Juan Gomez Lopez atau yang biasa disebut Juanlu memborong dua gol kemenangan Levante di babak pertama, masing-masing pada menit ke-16 dan ke-43. Striker Pantai Gading Arouna Kone menambahkan sebiji gol lainnya di menit ke-58. “Sebuah mukjizat kami bisa memimpin klasemen dan mungkin hanya terjadi sekali seumur hidup,” ucap Juanlu kepada

Marca. “Apa yang kami capai patut dirayakan karena kami berada di atas klub-klub hebat. Ini sesuatu yang sangat spesial,” sahut entrenador Levante Juan Ignacio Martinez atau yang biasa disebut JIM seperti dilansir AFP. “Tapi, kami tetap harus bekerja keras. Kami harus tetap menjejakkan kaki di bumi dan sadar bahwa masih panjang perjalanan yang harus kami tempuh,” sambung entrenador yang baru musim ini berkiprah di kompetisi level teratas Spanyol itu. Di musim ini, Levante sama sekali tidak membeli pemain melainkan hanya mengandalkan pinjaman atau memburu pemain free transfer. Itu dilakukan karena terbatasnya dana operasional klub. Yakni, hanya 20 juta euro (Rp 245 miliar) atau paling minim dibandingkan 19 klub Liga Primera lainnya. Itulah sebabnya, Levante tidak mengincar target mulukmuluk musim ini terlepas posisi mereka saat ini. “Misi kami tetap menghindari degradasi,” tandas JIM. (dns)

Les Parisiens Masih Kuasai Klasemen PARIS - Paris Saint-Germain (PSG) masih belum tersaingi di Ligue 1 hingga journee kesebelas. PSG menjaga keunggulan tiga angka (26-23) dari Montpellier menyusul kemenangan 2-0 atas klub promosi Dijon di Stade Parc des Princes kemarin. Kemenangan PSG merupakan kontribusi dari Anderson Luiz de Carvalho atau yang familier dengan Nene. Winger asal Brazil itu memborong dua gol Les Parisiens (sebutan PSG) pada menit ke-42 dan di menit ke-90. Sekalipun hanya kemenangan melawan klub promosi, entraineur PSG Antoine Kombouare sangat antusias. “Ini adalah kemenangan kelima beruntun kami (di Ligue 1, Red),” kata Kombouare di situs resmi klub sebagaimana dilansir AFP. “Kami baru saja menghadapi laga yang sulit karena sebagai klub promosi, mereka bermain pantang menyerah. Sedangkan sebagai favorit, kami terbebani meraih kemenangan,” papar Kombouare.

Bagi Kombouare, hasil positif di liga domestik sedikit meredam kritik atas dirinya setelah hasil kurang memuaskan PSG di ajang Europa League. PSG gagal meraih kemenangan dalam dua laga terakhirnya, termasuk saat hanya bermain 0-0 melawan klub Slovakia Slovan Bratislava pekan lalu (20/10). Berbeda dengan PSG, Olympique Lyon menularkan hasil buruk di ajang Eropa ke domestik. Setelah dipermak Real Madrid empat gol tanpa balas di Liga Champions (18/10), Lyon kembali menuai kekalahan saat melawat ke Lille kemarin. Les Gones (sebutan Lyon) menyerah 1-3 dari Lille. Kendati unggul dulu melalui Jimmy Briand (22'), tuan rumah membalas lewat gol beruntun melalui backhell flick Moussa Sow di akhir babak pertama. Disusul gol Marko Basa (64') dan Joe Cole di menit ke-83. Hasil itu membuat Lyon turun ke peringkat kelima dengan 20 angka, sedangkan Lille naik ke urutan ketiga (22 angka). (dns)


ALL SPORTS

SELASA 25 OKTOBER 2011

13

RADAR TEGAL

TERPUKUL, TAPI BANTAH MUNDUR

BULUTANGKIS

Rossi setelah Simoncelli Meninggal

Simon Santoso

Istirahatkan Simon-Hayom JAKARTA - PB PBSI mengambil langkah berbeda dalam ajang Perancis terbuka super series. Induk olahraga bulu tangkis se-Indonesia itu mengistirahatkan para pemain tunggal putra Pelatnas PB PBSi Cipayung. Kebijakan tersebut cukup mengejutkan karena sebelumnya PB PBSI mengirim dua pemain pelatnas, Dyonisius Hayom Rumbaka dan Simon Santoso, ke Denmark Super Series Premier yang berakhir tadi malam. Kabarnya, hal itu dilakukan sebagai bentuk persiapan pemain pelatnas tersebut untuk terjun di SEA Games XXVI/2011 pada November mendatang. Asisten pelatih tunggal putra Pelatnas PB PBSI Agus Dwi Santoso membenarkan kabar tersbut. Dia menjelaskan bahwa pelatih kepala Li Mao sengaja mengambil keputusan agar pada SEA Games mendatang anak didiknya benar-benar siap. “Dari awal pelatih memang meminta para pemain untuk konsen ke SEA Games karena pesan pengurus demikian. Di SEA Games, tunggal putra mutlak harus bisa mendapat gelar juara,” katanya, kemarin (24/ 10). Sebelumnya, tim pelatih tunggal memang memutuskan bahwa untuk menghindari masalah dengan kondisi fisik saat SEA Games, para pemain diistirahatkan lebih lama. Dengan begitu, tim pelatih yakin para pemain tidak akan bermasalah dengan kelelahan saat ajang dua tahunan tersebut berlangsung. Namun, Agus jauh dibalik rencana tersebut, dia cukup menyesalkan karena tim lainnya yang akan terjun di SEA Games ternyata diizinkan berangkat ke ajang perancis terbuka. “Sebenarnya kami menyesalkan karena anak-anak tidak dikirimkan. Tapi, itu sudah terlanjur karena perhitungan tim pelatih sebelumnya fokus ke SEA Games,” terang pelatih kelahiran Malang tersebut. Ya, dengan tidak mengirimkan pemain tunggal menuju Perancis terbuka Super Series, pemain tunggal pelatnas dipastikan tidak dapat mendulang poin tambahan. Padahal, poin ini cukup penting demi citacita mengirimkan wakil ke Olimpiade London 2012. Kendati demikian, Agus tak ingin terlalu menyesali kebijakan tidak mengirimkan waki tersebut. Apalagi, setelah dirinya mempertimbangkan performa Simon dan Hayom di Denmark. Agus melihat ada kekurangan di sisi kebugaran tubuh. “Secara strategi permainan dan teknik, anak-anak ini tidak kalah. Malah kelihatan lebih unggul. Cuma, mereka daya tahan tubuhnya kalah dari lawan, kebugarannya jauh jika dibandingkan lawan,” beber pelatih berdarah Jawa tersebut. Karena itu, dia akan melatih lebih keras lagi para pemain-pemain pelapis yang nantinya diharapkan mampu mengganti posisi Taufik Hidayat sebagai juara dunia. Tapi, bukan berarti di Perancis Indonesia tak memiliki wakil di Tunggal putra. Taufik Hidayat dan Tommy Sugiarto yang tidak lagi bernaung di bawah bendera Pelatnas Cipayung tetap berangkat ke perancis. Target mereka pun tidakjauh-iauh dari harapan untuk bisa mengumpulkan poin demi poin menuju olimpiade London. Di sisi lain, saat Sekjen PB PBSI coba dikonfirmasi perihal kebijakan yang berbeda antara nomor tunggal dan ganda, dia menjawab secara diplomatis. Dia menegaskan jika kewenangan itu berada di tangan bidang pembinaan prestasi. “Mungkin agar kebugaran si SEA Games terjaga. Tapi, kalau berbed aitu silahkan tanya saja sama Binpres,” elaknya. (aam)

SEPAKBOLA Timnas U-23 v Timnas U-23 Timor Leste JAKARTA - Sore nanti timnas U-23 akan kembali menjalani ujicoba. Kali ini lawan yang akan dihadapi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) adalah sesama kontestan SEA Games XXVI, timnas U-23 - Timor Leste. Ujicoba ini bakal menjadi ujian mental bagi Yongki Aribowo dkk jelang tampil di even dua tahunan itu. Untuk itu, Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan meminta PSSI membuka laga ini bagi penonton. Dengan demikian, pasukannya bisa beradaptasi dengan atmosfer pertandingan sebelum bertemu lawan-lawannya di SEA Games. “Ini adalah test event yang boleh dibilang lengkap karena kita menghadapi lawan yang juga peserta SEA Games dan kita main di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) yang akan menjadi tempat pertandingan di SEA Games,” kata Rahmad Darmawan dalam konferensi pers jelang pertandingan di kantor PSSI kemarin siang. “Saya berharap ujicoba besok sore (sore nanti-red) dapat berlangsung di hadapan penonton yang dating ke stadion. Untuk ujicoba kemarin (Mitra Kukar), kualitas telah kami dapatkan. Dan dalam laga melawan Timor Leste ini, saya berharap mendapat atsmosfer yang pemain butuhkan, yaitu bermain di depan penonton,” lanjut Rahmad. Rahmad sebenarnya menjadwalkan dua laga internasional untuk timnas U-23 sebagai persiapan menghadapi SEA Games 2011. Tapi, PSSI gagal mendapatkan lawan bagi tim besutannya dan Rahmad harus puas dengan satu laga uji coba internasional saja. Meski demikian pelatih yang akrab disapa RD itu membantah kalau timnya masih grogi bila disaksikan banyak penonton. Di mata mantan pelatih Persija Jakarta itu, para pemainnya hanya kurang lepas saja bila menghadapi atmosfer pertandingan mirip partai resmi. Sejak menggelar pemusatan latihan di Jakarta, timnas U-23 sudah melakukan tiga uji coba melawan tim lokal. Pada laga pertama, tim asuhan Rahmad menundukkan Persikabo Bogor 2-0, disusul dengan kemenangan 3-2 atas Persiba Bantul. Pada laga ketiga, timnas U-23 menghajar Mitra Kukar 5-1 di SUGBK Pada laga sore nanti mantan pelatih Persipura Jayapura, Sriwijaya FC, dan Persija Jakarta itu berharap bisa mencoba seluruh pemainnya untuk mendapatkan gambaran yang pasti dari kemampuan skuadnya. “Saya berharap bisa mencoba seluruh pemain pada pertandingan ini. Mereka harus bisa menunjukkan permainan yang lebih baik di setiap pertandingan,” ujarnya. Di SEA Games bulan depan timnas Undonesia berada di grup A bersama Malaysia, Singapura, Thailand, dan Kamboja. Striker timnas U-23, Ferdinand Sinaga yang turut hadir dalam press conference juga berharap laga ujicoba melawan Timor Leste bisa disaksikan langsung oleh penonton. Menurutnya, ada perbedaan mencolok dari sisi permainan jika laga tidak dihadiri ribuan penonton. “Saya berharap laga ujicoba melawan Timor Leste akan disaksikan banyak penonton. Dengan begitu kami dapat merasakan atsmosfer sebuah laga sekelas SEA Games,” ujar Ferdinand. (ali)

SEPANG - Valentino Rossi shock berat begitu mengetahui rekannya sesama pembalap MotoGP Marco Simoncelli meninggal. Bahkan, sempat tersiar kabar pembalap Ducati itu berencana pensiun dari olahraga balap motor itu. Wajar bila Rossi terpukul. Selain akrab karena keduanya berasal dari Italia, Rossi juga terlibat dalam kecelakaan yang berujung pada meninggalnya Simoncelli dalam MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang (23/10). “Sic (sapaan Simoncelli) layaknya adik bagiku. Dia tangguh di lintasan dan menyenangkan dalam kehidupan. Saya masih belum percaya, saya sangat merindukannya,” tulis Rossi di akun jejaring sosial Twitter seperti dikutip Autosport. Ya, kecelakaan Simoncelli melibatkan Rossi dan pembalap Yamaha Tech 3 Colin Edwards. Pembalap berambut kribo itu terjatuh di lap kedua tepat di depan Rossi dan Edwards yang sedang melaju kencang. Akibatnya, tabrakan tak terhindarkan. Kecelakaan itu memang bukan kesalahan Rossi maupun Edwards. Ini dikarenakan Simoncelli sudah lebih dulu tergelincir dan berada tepat di depan Rossi dan Edwards yang melaju kencang. Akhirnya, Rossi dan Edwards menghantam leher dan badan Simoncelli. Akibat insiden itu, helm Simoncelli terlepas dan dia

Valentino Rossi

mengalami luka parah di kepala leher dan dada. Pembalap berambut kribo itu sempat dirawat di medical center Sepang, sebelum pada pukul 16.56 waktu setempat dia dinyatakan meninggal. Setelah insiden itu, tersiar kabar bahwa Rossi terpukul dan berniat pensiun dari balapan MotoGP. Alasannya, dia ikut merasa bersalah dan sangat

berduka karena kehilangan teman dekatnya. Kebetulan, prestasi pembalap berusia 32 tahun itu memang sedang jeblok. Musim ini, dia belum pernah finis pada urutan terdepan. Paling banter capaiannya adalah sekali naik podium ketika finis pada urutan ketiga di MotoGP Prancis. Tidak mau rumor pensiun Rossi beradar kian liar, Davide

Brivio, manajer Rossi, langsung buka suara. “Banyak yang menanyakan apakah Vale akan berhenti balapan. Ini benarbenar keliru,” tegas Brivio seperti dilansir Crash. Menurut dia, pembalap yang tujuh kali menjadi juara dunia MotoGP itu tidak punya rencana pensiun dalam waktu dekat. Memang benar, hubungan Rossi dengan Simoncelli sa-

ngat dekat, tapi itu bukan alasan yang tepat. Lagipula, kontrak Rossi bersama Ducati juga masih tersisa hingga musim depan berakhir. “Dia masih akan menjalani kontraknya dan juga masih punya hasrat besar untuk balapan. Tidak ada yang berubah dalam rencana masa depannya,” lanjut Brivio. (ham/diq)

Irfan Bachdim Pemain Deltras Jaga Feeling Ball Diblacklist Tiga Bulan JAKARTA - Irfan Bachdim kena batunya. Akibat mangkir dari pemanggilan timnas bergabung dengan pemusatan latihan timnas U-23 Irfan dijatuhi sanksi larangan untuk melakukan aktifitas dalam lingkungan PSSI selama tiga bulan. Sanksi itu dijatuhkan setelah kemarin Komisi Disiplin (Komdis) PSSI melakukan sidang di kantor PSSI. “Setelah menginvestigasi dan menimbang hasil kajian dari pertemuan selasa lalu dengan Irfan Bachdm dan coach Rahmad Darmawan terkait pelanggaran pasal 78 kode disiplin PSSI menyangkut ketidakhadiran Irfan di timnas, maka sesuai pasal 78 junto 33 ayat 3 menetapkan untuk memberikan hukuman larangan untuk melakukan aktifitas dalam lingkungan PSSI selama tiga bulan, mulai dari keputusan ini dibuat,” kata Catur Agus Saptono, wakil ketua Komdis PSSI kepada wartawan Menurut Catur, apa yang dilakukan Komdis ini demi kepentingan timnas dan menjadi efek jera untuk pemain yang ingin membela timnas. Dia menjelaskan, selain sanksi “black list” selama tiga bulan itu, Komdis tidak menjatuhkan denda. “Itu karena kami memprioritaskan disiplin pemain bukan mencari uang, jadi denda kami anggap tidak sesuai,” sambungnya.

Catur mengungkapkan, Komdis sudah melihat bukti komunikasi antara Irfan dengan Fritz (oficial timnas), serta Irfan dengan Rahmad Darmawan via SMS. Antara lain Rahmad darmawan sudah mengirimkan SMS kepada dengan Irfan pada 16 Oktober. “Tapi pemain yang lahir dan besar di Belanda itu meminta untuk baru masuk tmnas 23/10 karena mengaku sudah memiliki janji dengan dokter untuk checkup. Catur membeberkan jika Irfan Bachdim sudah diberitahu mengenai keputusan ini sebelum media tahu. “Tapi sejauh ini belum ada respon dari dia. Irfan belum mengatakan akan melakukan banding. Kami akan tunggu tujuh hari kedepan untuk pernyataan bandingnya, dan 14 hari untuk dirinya menyertakan memori bandingnya,” jelasnya. Hari ini KOmdis PSSI akan mengirim surat putusan kepada Irfan. Pada saat pemain Persema malang itu menerima menurut Catur maka dia bisa mulai mengajukan banding. “Kasus ini berbeda dengan Boaz. Alasan boaz ketika itu karena kelelahan usai membela timnas, jadi artinya dia tidak bisa masuk karena alasan main bola juga. Sedangkan Irfan Bahcdim karena syuting iklan. Boaz sudah kami berikan peringatan. Ini akan jadi pelajaran bagi pemain lainnya,” papar catur. (ali) Irfan Bachdim

SIDOARJO - Kedisiplinan pemain Delta Putra Sidoarjo (Deltras) menjadi harapan utama para pelatih. Tim arsitek tim berjuluk The Lobster menuntut pemain untuk tetap menjaga kondisi fisik dan stamina selama liburan. “Karena kami tidak mau ada kendala dengan fisik mereka setelah masuk liburan nanti. Dan, apa (program latihan, red) yang sudah kami berikan kepada pemain, bisa diteruskan oleh mereka di rumah,” ujar asisten pelatih bidang teknik dan pemulihan stamina pemain Deltras, Troy Medicana. Menurut dia, salah satu agenda wajib yang harus dilakukan oleh pemain adalah melakukan jogging setiap pagi dan sore hari. Sebab, dengan begitu pelatih tidak akan kesulitan untuk melakukan recovery saat latihan perdana pada 31 Oktober nanti. “Tidak hanya itu, para pemain juga harus aktif mencari klub-klub lain untuk latih tanding. Sebab, pemain juga wajib latihan menggunakan bola, biar feeling ball mereka tidak hilang,” ungkap pria yang pernah menjadi staf pengajar

di Akademi Sepak Bola Vila 2000 itu. Sebagaimana diketahui, Budi Sudarsono dan kawan-kawan terpaksa harus diistirahatkan di rumah masing-masing. Itu setelah belum ada kejelasan tentang jalannya kompetisi Indonesia Premier League (IPL) musim 2011-2012. Saat ini, tim runner-up Divisi Utama Liga Indonesia 2009-2010 itu telah menjalin kontrak dengan 25 pemain. Itu terdiri dari 21 pemain lokal, di tambah dengan empat pemain asing. Masing-masing adalah Mijo Dadic (Kroasia), Shin Hyu-joo (Korea), Sanne Rooney (Australia), serta Water Brazuela (Argentina).

Sementara itu, Indra Setiawan, salah seorang penggawa Deltras mengatakan, menjaga kondisi fisik dan kebugaran adalah tanggung jawab pemain. Artinya, tanpa ada instruksi dari pelatih pun, sebagai pemain profesional mereka harus tetap latihan. “Sebenarnya latihan selama liburan bukan sebuah tugas, tapi kewajiban yang harus dilakukan. Dan, alhamdulillah sampai saat ini saya tetap konsisiten untuk menjaga stamina,” ujar pemain lawas Delt r a s ini. (dik/ ko)

EMPAT PEMAIN ASING DELTRAS Nama -Mijo Dadic -Shin Hyu-joo -Sanne Rooney -Water Brazuela

Negara Kroasia Korea Australia Argentina


JATENG

SELASA 25 OKTOBER 2011

17

RADAR TEGAL

SK Plt Belum Diserahkan Dianggap Hambat Pengesahan APBDP

SEMARANG

JOHN WAHIDI/RADAR SEMARANG

JEJAK SANG BUDDHA - Sejumlah umat buddha saat melarung bunga teratai dari kertas di kolam yang berada di kompleks Vihara Budhagaya Watugong.

Siripada Puja, Larung Teratai SEMARANG - Ratusan umat buddha kemarin malam melakukan ritual keagamaan dengan melarung bunga teratai dari kertas di kolam yang berada di kompleks Vihara Buddhagaya, Watugong. Ritual tersebut merupakan rangkaian Perayaan Bulan Suci Kathina dan Siripada Puja 2555. ”Bunga teratai ini adalah lambang umat buddha untuk mengingat Sang Buddha. Sebab, pada waktu sepeninggalnya Sang Buddha belum ada patung Sang Buddha. Patung Sang Buddha baru ada setelah empat ratus tahun sepeninggalnya,” ungkap Ketua Yayasan Vihara Budhagaya, Halim Wijaya kepada Radar Semarang kemarin. Sebelum meninggal, kata dia, Sang Buddha meninggalkan jejak berupa kedua kakinya yang berada di batu di tepi sungai. Namun batu tersebut akhirnya tertutup air pasang. “Sehingga untuk mengingat perjuangannya, umat melarung bunga-bunga teratai di atas air,” katanya. Sebelum dilakukan upacara Siripada, jelas dia, umat Buddha melakukan ritual keagamaan Kathina Puja yang dimulai pukul 18.30 di ruang Dhammasala, sambil ber-anjali menanti kehadiran Bhikkhu Sri Pannavaro Mahatera. Setelah memasuki Dhammasala, Bhikkhu menyalakan lilin pancawarna dan memimpin namakara-patha, dilanjutkan dengan dhammadesana (ceramah keagamaan) di tempat tersebut. Setelah itu, acara persembahan jubah dan kebutuhan pokok lainnya kepada Bhikkhu. “Dalam acara persembahan itu, ada yang memberikan jubah, bingkisan perlengkapan mandi, obat-obatan, ada pula yang mendanakan uangnya,” ungkap Halim. Acara dilanjutkan dengan upacara Siripada Puja, untuk mengingat perjuangan Sang Buddha. ”Ritual ini dilakukan dengan harapan dapat mengingat perjuangan dan meneruskan perjuangan-perjuangannya (Sang Buddha, red),” katanya. (hid/aro/ce1)

MIFTAHUL A’LA/RADAR SEMARANG

SIAP DIGANTI - Mobil dinas Bupati Semarang Toyota Harier yang belum pernah diganti sejak 2004 yang diparkir di depan Setda Kabupaten Semarang.

Ganti Baru, Mobdin Bupati Rp867 Juta UNGARAN - Bupati Semarang Mudjirin berencana mengganti mobil dinasnya yang dinilai sudah tidak maksimal digunakan. Total anggaran pembelian mobil tersebut sebesar Rp867.628.000 dan sudah disetujui dalam rapat penetapan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Perencanaan Anggaran Sementara (KUA PPAS) 2012. Selain itu, mobdin wakil bupati juga akan ganti dengan anggaran sebesar Rp440.345.000. Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bambang Kusriyanto menuturkan, anggaran mobdin tersebut masih dalam pembahasan KUA-PPAS. Sehingga anggaran tersebut masih belum final dan harus dibahas dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2012. ”Jika memang nantinya defisit anggaran melampaui 4,5 persen maka usulan tersebut bisa bisa saja dibatalkan. Ini masih belum final,” katanya usai rapat KUA PPAS, Senin (24/10) kemarin. Dia menambahkan, penga-

daan mobdin bupati layak dilakukan. Karena mobdin Toyota Harier yang digunakan bupati belum pernah diganti sejak tahun 2004. Padahal mestinya, mobdin operasional harus sudah ganti 5 tahun sekali. Untuk mobdin wabup, Honda Accord tahun 2007, sudah tidak layak jika digunakan kunjungan ke pelosok pedesaan. ”Pengadaan mobdin ini juga masih terjangkau, mengingat pendapatan APBD 2011 mencapai Rp 1 triliun lebih. Jadi untuk pengadaannya tidak ada 1 persen dari pendapatan APBD,” lanjutnya. Kepala Bagian Pengelolaan Barang Daerah (PBD) Setda Kabupaten Semarang, Heru Cahyono mengatakan, pengadaan mobdin sesuai dengan PP Nomor 17 tahun 2007 tentang Pedoman Teknis dalam Pengelolaan Barang Milik Daerah. Dalam peraturan tersebut, mobdin harus ganti setelah lima tahun digunakan. ”Ini dilakukan untuk efesiensi dan memaksimalkan potensi kendaraan. Karena biasanya setelah lima

tahun kondisi kendaraan sudah tidak maksimal lagi.” Untuk spesifikasi dan kapasitas mesin (cc) memang berbeda. Dalam Permendagri Nomor 7 Tahun 2006 tentang Standarisasi Sarana dan Prasarana Kerja Pemerintahan, mobdin bupati berkapasitan 3.200 cc, sedang wabup berkapasitas 2.500 cc. ”Apapun jenis kendaraannya yang jelas spesifikasi dan kapasitasnya memang harus itu, karena sudah ada peraturan yang berlaku,” tambahnya. Anggota Fraksi PKS, Agus Warsito enggan memberikan komentar panjang lebar. Layak atau tidaknya pengadaan mobdin yang mencapai Rp1 miliar, semuanya diserahkan kepada masyarakat Kabupaten Semarang. Sebab masyarakat sendiri nantinya bisa memberikan penilaian. “Kita serahkan kepada masyarakat. Biar masyarakat yang menilai layak tidak bupati membeli mobdin dengan harga mahal di tengah kondisi masyarakat yang seperti sekarang,” ujarnya. (fth/lis

KUDUS - Ketua DPRD Kudus Tri Erna Sulistyowati membantah molornya pembahasan akibat pimpinan kurang tegas. Belum disahkannya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) 2011 lantaran pihak eksekutif hingga kini belum menyerahkan salinan Surat Keputusan (SK) Plt Kepala Dinas Bina Marga Pengairan dan ESDM Kudus kepada DPRD Kudus. Padahal menurutnya, salinan SK Plt itu digunakan sebagai dasar pembahasan APBD Perubahan 2011. Karena, salinan resmi dari eksekutif ini untuk memutuskan langkah selanjutnya dalam pembahasan. ”Jadi pimpinan tak ada niat mengolor-olor, melainkan eksekutif belum menyerahkan salinannya,” kilahnya. Dia memang mengetahui sudah adanya Plt dari beberapa media massa, namun karena APBD Perubahan 2011 merupakan produk Peraturan daerah (Perda), maka harus didasari salinan SK resmi. Lantaran Perda merupakan produk hukum, sehingga pembuatannya tak bisa gegabah atau mainmain. Untuk itu, anggapan pimpinan kurang cepat dalam mengambil tindakan jelas tidak benar. Apalagi pihaknya juga telah proaktif untuk meminta salinan itu melalui Sekretariat Dewan (Setwan) kepada eksekutif. ”Jadi, yang menghambat bukan kita, melainkan eksekutif,” ungkapnya. Guna memberikan salinan SK

Plt, imbuhnya, seharusnya cukup mudah. Namun ternyata hingga kini belum dilakukan, apalagi beberapa waktu lalu telah ada rapat kerja antara Komisi A dan C bersama BKD dan Bagian Hukum Setda Kudus. ”Seharusnya, saat rapat kerja, eksekutif telah paham apa yang harus dilakukan. Karena pimpinan atau pun anggota DPRD Kudus lain pun menginginkan APBD Perubahan 2011 segera disahkan. Tapi, jika salinan SK Plt belum diserahkan, tentunya pimpinan juga tak bisa melanjutkan pembahasan,” tegasnya. Saat ini, pembahasan semua komisi sudah dilakukan, tinggal penyelarasan dan masuk Badan Anggaran (Banggar). Namun kendala kecil, berupa belum dikirimnya salinan SK Plt membuat semua pembahasan terganggu. Akibatnya, pengesahan APBD Perubahan 2011 molor. Jika nanti salinan Sk Plt telah diserahkan ke DPRD Kudus, selanjutnya akan diadakan penjadwalan pembahasan dan pengesahan APBD Perubahan 2011 melaui badan Musyawarah (Banmus). ”Kita tak ingin menundanunda, namun karena ini Perda kita juga tak sembrono, apalagi salinan SK Plt belum kita ketahui secara pasti,” ungkapnya. Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Kudus, Dedhy Prayogo mengungkapkan, Komisi C belum melakukan pembahasan lantaran salinan SK Plt Kepala Dinas Bina Marga Pengairan dan ESDM hingga kini belum diterima. Padahal, pembahasan di komisi sebelumnya sudah selesai, namun dicabut karena siapa yang bertanggung jawab belum jelas. (lis/rus)

Penetapan Tersangka Dinilai Terlambat SEMARANG - Penetapan tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan studio mini pemprop oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng dianggap terlambat. Hal tersebut dikhawatirkan akan menjadi celah mempersulit proses kasus tersebut di pengadilan. Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengatakan, kasus studio mini sudah lama menjadi perdebatan. Namun proses hukumnya terkesan lamban. “Kasus ini sudah berjalan terlalu lama. Ini bisa menjadi celah mempersulit prosesnya di pengadilan.” Menurut dia, pengusutan yang lamban membuat pelaksana proyek mempunyai waktu memperbaiki atau menambah item proyek yang dipermasalahkan. Terlebih BPKP menyatakan hanya mene-

mukan kerugian dalam jumlah kecil. “Akibatnya kekurangan pekerjaan bisa dikebut. Misalnya item-nya yang baru 5, ditambah jadi 10. Padahal mungkin butuhnya hanya 7,” ungkapnya. Seharusnya, lanjut dia, penetapan tersangka dilakukan sejak dulu karena dugaan mark up pembangunan cukup tinggi. “Menurut saya memang ada item yang lebih murah. Karenanya, dugaan mark up sangat tinggi,” paparnya. Dia menambahkan, nama tersangka yang belum diumumkan juga memperlihatkan kejati gamang memproses kasus ini. Padahal kasusnya telah masuk penyidikan. Seperti diberitakan sebelumnya Kejati Jateng menyatakan akan segera mengumumkan secara resmi tersangka kasus studio mini Pemprop Jateng. (ric/aro/ce1)

Teler Pil Koplo, HP Dipakai Disikat

Upaya Menekan Populasi Hama Tikus

SEMARANG - Teler akibat menelan pil koplo, tiga residivis nekat mencuri handphone yang sedang digunakan pemiliknya. Akibatnya, pemilik HP dibantu warga dengan mudah membekuk satu dari ketiga pencuri nekat itu, yakni Sugeng alias Kucing (25), warga Kampung Condrorejo RT 02 RW 11 Kelurahan Muktiharjo Kidul, Pedurungan. Sedangkan dua pencuri lainnya yang sempat kabur, yakni Dwi Susanto alias Doyok (25), dan Limsa Eko Apriyanto alias Jangkrik (24), keduanya warga Perumahan Ngablak Indah RT 02 RW 04 Kelurahan Bangetayu Kulon, Genuk, berhasil dibekuk aparat Polsek Tembalang selang beberapa hari kemudian. Aksi percobaan pencurian HP itu bermula saat ketiganya sedang asyik menenggak pil koplo di rumah Sugeng sekitar pukul 21.00. “Malam itu kita ngoplo bareng-bareng. Saat itu saya nenggak 25 butir koplo, kalau yang lain saya nggak tahu,” ujar Sugeng saat dimintai keterangan polisi, kemarin. Setelah teler, salah satu dari mereka lantas mengajak “kerja” dan diamini yang lain. Maka sekitar pukul 23.00, dengan mengendarai sepeda motor Honda Revo hitam nopol H 6340 HP, ketiganya berboncengan keliling mencari sasaran. Laju motor pun dihentikan saat mereka melintas di Jalan Kompol R Sukamto, Mangunharjo. Sasaran mereka adalah rumah sepi yang jendelanya sedikit terbuka. Namun tepat di sebelah rumah tersebut ada bengkel las yang masih buka. “Kita lalu bagi tugas. Satu jaga di motor. Satu lagi mengalihkan perhatian tukang las dengan pura-pura minta api rokok. Lha saya terus nglimpe masuk ke halaman rumah itu,” ujar pria yang baru keluar dari penjara 8 bulan lalu karena kasus serupa. Setelah mengitari rumah tersebut, Sugeng lantas masuk melalui salah satu jendela yang tidak terkunci. (dna/aro/ce1)

Saat bertemu Ular, Jangan Asal Membunuh Semakin berkurangnya populasi ular di alam memberikan kendala tersendiri bagi petani. Mereka sering kali mengalami gagal panen akibat serangan hama tikus. Melihat kondisi itu perlu langkah bersama dalam mencari solusi. Apa yang perlu dilakukan? MUHAMMAD SYAUQI, Kota TIDAK terkendalinya perkembangbiakan tikus mulai merepotkan petani di Pati. Sebab, banyak sawah atau lahan yang mengalami gagal panen akibat serangan tikus. Akibatnya petani mengalami

BERJUTA CERITA MIO

kerugian setiap musim tanam. Demi menghindari kerugian setiap tanam, para petani membutuhkan upaya ekstra mencegah serangan hewan pengerat itu. Petani sering memberikan obat-obatan atau memasang perangkap tikus di sawah dengan aliran listrik. Upaya yang dilakukan sering kali belum bisa menghindari kegagalan panen. Langkah obat dan perangkap tikus dinilai hanya upaya sementara. Untuk itu, Yayasan Society for Health, Education, Environment, and Peace (SHEEP) Area Jateng memilih menjaga kelestarian rantai makanan yang ada. Upaya itu untuk mengurangi ketimpangan dalam satu populasi di rantai makanan. Dalam memberikan pemahaman kepada petani, SHEEP mengundang Ophio Jogja Rep-

tiles Club. Kedatangan organisasi pecinta reptil yang berasal dari Kota Gudeg itu untuk memberikan pengetahuan terhadap masyarakat bagaimana menjaga kelestarian dengan baik. Salah satunya tidak melakukan perburuan terhadap reptil, seperti ular. Mengingat ular yang merupakan musuh alam dari tikus. “Salah satu penyebab banyak hama tikus, tak lain musuh alaminya banyak yang dibunuh. Akibatnya populasi tikus tidak bisa terkendali dengan baik. Akhirnya merugikan manusia,’’ terang Haris Rubiyanto, salah satu aktivis SHEEP. Dia berharap, petani tidak perlu takut terhadap ular. Dia memberikan pelatihan tentang cara menghadapi ular, cara memperlakukan ular, dan apa yang harus dilakukan. (*/ris)

M SYAUQI/RADAR KUDUS

PERLU DILINDUNGI - Keberadaan ular di alam liar semakin berkurang. Petani perlu menjaga populasi ular untuk mengurangi serangan hama tikus.


CMYK

18

SELASA, 25 OKTOBER 2011

RADAR TEGAL

Tetap Optimis Dalam Meraih Impianmu BERSAMAAN dengan Hari Dokter Indonesia, tanggal 24 Oktober kemarin juga diperingati sebagai Hari Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Bicara tentang organisasi dunia tentu nggak lepas dari peran para dutanya di hampir semua negara. Mereka tentunya bukan orang sembarangan. “Duta PBB tentu diambil dari orang-orang pilihan dan harus cerdas. Penampilannya juga harus menarik,” ujar Ade Fani, aktivis karate SMK Negeri 2 Kota Tegal. Diakuinya, impian menjadi duta PBB tentu

ADE FANI Atlet Karate SMK Negeri 2 Kota Tegal

bukan hal yang mudah diraih. Karena butuh kerja keras untuk mendapatkannya. Meski bukan keinginan terbesarnya, cewek yang lahir di Tegal, 7 September 1995 lalu ini mengaku akan tetap berusaha meraihnya jika mendapat dukungan dari keluarga. Dia juga punya beberapa tips terkait impian tersebut.

Yuk disimak! 1. Tetap optimis dalam meraih impianmu 2. Selalu bersikap sopan dan menghargai orang lain 3. Jadikan impianmu sebagai motivasi untuk selalu mengembangkan diri 4. Carilah informasi baik di lingkungan sekolah maupun luar sekolah 5. Belajarlah dengan tekun 6. Carilah pengalaman sebanyak-banyaknya. (teguh)

Sunkiss Dances Berharap Lebih Baik KOMPETISI dance di dalam maupun luar kota udah sering diikuti Sunkiss Dances yang beranggotakan 3 siswi cantik dari SMA yang berbeda. Keikutsertaan mereka mengikuti kompetisi dance cukup membuahkan hasil. Saat unjuk kebolehan ngedancenya dalam even Awardnya Rita Mall, Sunkiss meraih Juara II. Prestasi ini membuat para personilnya lebih semangat lagi dalam latihan. Apalagi target bulan ini, Sunkiss akan mengikuti kompetisi di Solo dengan harapan bisa meraih juara yang sama atau bahkan lebih dari yang kemaren. Kelompok yang beraliran sexy dance ini juga nggak melulu mengikuti kompetisi aja. Mereka juga sering dipanggil untuk manggung mengisi acara promosi suatu produk. Terakhir kali Sunkiss Dance manggung di acara Ultahnya Danies Cafe dan Yamaha. Sunkis Dances berdiri sejak tahun 2009 tepatnya saat para personilnya duduk di bangku kelas X SMA. Personil Sunkiss antara lain Iyoet, siswi SMK PGRI Kota Tegal, Dwinda Juli Andini dari SMA Negeri 4 Kota Tegal dan Anis dari SMA Ihsaniyah Kota Tegal. Ketiga cewek ini bergabung jadi satu kelompok dance karena latar belakang mereka yang memang hobi nari. “Harapan aku sih Sunkiss ini bisa lebih maju lagi, bisa kompak terus dan bisa ngatasin permasalahan intern,” curhat Iyoet. (layung)

Mestakung (OST. Semesta Mendukung) Goliath

[intro] B B A B langkah tegap kakiku, dengarkan hentakanku B A B kadang aku terjatuh tapi ku terus maju yeah [int] B B A B kejar dengan hatimu lakukan sungguhsungguh B A B apapun yang kau mau apapun impianmu E F# B G#m karena di dalam hidup ini E F# B tak ada yang tak mungkin [chorus] B E lihatlah kawan bulan masih bersinar F# B terangi malam hidup terus berjalan G#m C#m raih mimpimu bulatkanlah tekadmu E F# B mestakung semesta mendukung [solo] B E F# B F# G#m E F# B E F# B G#m karena di dalam hidup ini E F# B tak ada yang tak mungkin [chorus] B E lihatlah kawan bulan masih bersinar F# B terangi malam hidup

TIM XPRESI

Jadi Duta PBB? Mungkin Nggak Ya??? KENAL dengan penyanyi Anggun yang belum lama ini merilis lagu berjudul ‘Hanyalah Cinta’? Bintang iklan shampo yang setiap hari wara-wiri di layar televisi ini rupanya nggak hanya piawai dalam bernyanyi dan go international. Dia juga membawa nama Indonesia, negara asalnya ke kancah dunia lewat perannya sebagai salah satu Duta Pangan PBB. Menjadi duta PBB juga menjadi salah satu impian 30 persen ResponX. “Pastinya pengen juga menjadi duta PBB. Namun aku nggak tahu mesti ngawalin darimana,” tutur Risky Amalia, siswi asal SMP Negeri 2 Brebes. Menurut 23 persen ResponX, untuk menjadi duta PBB, mereka harus cantik/ cakep dalam berpenampilan. Tapi jawaban itu ditolak 35 persen lainnya yang lebih

menganggap kalo duta PBB itu harus terkenal. Sementara 39 persen lainnya lebih melihat pada kualitas diri sang duta. Mereka harus pintar dan cerdas agar bisa mengetahui dan melaksanakan tugasnya dengan baik. “Kalo menurut aku sih bukan hanya pintar, cerdas, dalam kesehariannya saja tapi penampilan juga ikut diperhatikan,” ujar Agus Dwi Setyawan dari SMA Negeri 3 Kota Tegal. Lalu gimana ya caranya buat menggapai impian itu? Menurut 38 persen ResponX, mencari pengalaman sebanyak-banyaknya perlu dilakukan. Sementara 30 persen lainnya lebih mempriotaskan pada pencarian informasi sebanyak-banyaknya di luar sekolah, dan 29 persen lagi mensyaratkan harus belajar lebih giat lagi.

Seperti kata Widia Nur Alfiani, siswi SMA Negeri 1 Larangan. “Pintar menurutku nggak begitu penting, akan tetapi pengalaman itu yang menjadi faktor terpenting,” ujarnya. Menurut Aji Nugraha dari SMA Negeri 2 Kota Tegal, adanya duta PBB dari Indonesia membuat negara ini lebih diakui negara lain. Pendapatnya senada dengan 49 persen ResponX. “Kalo jadi duta PBB, aku ingin jadi duta pariwisata,” ujar Rahmawan dari SMA Negeri 3 Brebes. Jawabannya mewakili 30 persen ResponX lainnya. Sementara 30 persen lainnya milih jadi duta pangan, 15 persen mewakili masalah ekonomi, dan sisanya 15 persen memilih jadi duta kemanusiaan. (tim 1)

KOORDINATOR : Khikmah Wati ANGGOTA TIM1: I Layung Sari, Shinta Wulandari, Teguh Arif Bowo TIM 2: Intan Aji P, Anggi Mutiara M, Khifni Setiawan

PROFIL USIA :

JUMLAH :

13 - 17 tahun

27 ResponX di Kota dan Kabupaten Tegal, Brebes

JENIS KELAMIN : PENDIDIKAN : Cewek 50 persen Cowok 50 persen

CMYK

SMP dan sederajat SMA/SMK dan sederajat

KARATE merupakan salah satu ilmu beladiri yang banyak digeluti pelajar. Salah satunya Wira Harasan Adli, siswa SMA Negeri 2 Slawi. ”Aku ikut karate selain untuk menunjang prestasi non akademik juga untuk kesehatan jasmani dan bela diri,” tuturnya.

Cowok kelahiran Lhokseumawe, 27 Oktober 1994 ini mengaku senang menggeluti olahraga tersebut karena orangtuanya mendukung dan bangga dengan prestasi yang diraih pada saat pertandingan. Prestasi yang telah diraih cowok tampan ini diantaranya Juara I Perorangan se-Malang Raya

sekitar tahun 2009, dan Juara III Perorangan se-Jawa Tengah sekitar tahun 2010. Prestasi tersebut tentunya cukup membanggakan buatnya. “Aku berharap bisa mendapat banyak prestasi lagi untuk lebih membanggakan orangtuaku,” tambahnya. (shinta)


CMYK

SELASA, 25 OKTOBER 2011

KOMBIS

20

RADAR TEGAL

Pemenang Telkomselpoin Periode 2 Diumumkan

DOK.ISTIMEWA

PENGUMUMAN PEMENANG - (kanan-kiri) Manager Marketing Telkomsel Area Jabotabek Jabar Abdullah Fahmi, GM Market Planning & Analysis Telkomsel Syafriyana C. Siregar, dan Manager Loyalty Program Analysis Telkomsel Syamsunil saat pengumuman Pemenang Telkomselpoin periode 2 tahun 2011 di Jakarta, (21/10).

Antam Genjot Penjualan Koin Dinar ANAK usaha PT Aneka Tambang Tbk (Antam) yakni Logam Mulia akan menggenjot penjualan koin dinar yang saat ini semakin banyak permintaannya. Antam bakal membuka penjualan emas dan peraknya di Surabaya termasuk untuk produk emas murni batangan dan koin dinar. Hal ini disampaikan oleh Marketing Manajer Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Bambang Wijanarko, Senin (24/10). “Untuk meningkatkan jangkauan dan pelayanan kami di daerah, rencananya kami akan membuka gerai di beberapa daerah, dimulai dengan pembukaan kembali gerai kami di Surabaya pada November nanti,” kata Bambang. Dikatakan Bambang, produksi koin Dinar Antam saat ini meningkat mencapai 30 kg perbulan. Koin Dinar selama ini dipasarkan langsung dan juga melalui kerjasama dengan Gerai Dinar. “Surabaya dipilih karena masyarakat Jawa Timur memiliki tradisi menyimpan emas yang masih kental hingga saat ini, sehingga kami siap menyediakan emas murni batangan dengan kualitas terbaik, kemur-

DOK.RATEG

DIAKUI DUNIA - Saat ini di Indonesia hanya PT Antam yang mampu memurnikan emas mencapai 99.99 persen yang telah memperoleh pengakuan di dunia internasional.

nian yang dijamin oleh LBMA sehingga sangat terpercaya untuk dapat diterima di pasar internasional,” tukas Bambang. Koin Dinar Emas 24K merupakan koin emas seberat 4,25 gram yang memiliki kadar 24 karat atau 99.99 persen fineness. Saat ini di Indonesia hanya PT Antam yang mampu memurnikan emas mencapai 99.99 persen yang telah mem-

peroleh pengakuan di dunia internasional. Bambang mengatakan, dalam Gerai Dinar ini juga dijual berbagai produk emas batangan yang dijual Antam. “Jadi berbagai produk Antam juga bisa dibeli di gerai ini,” imbuhnya. Selain itu, di gerai ini juga dijual Dinar dengan kadar 91,7 persen. Dikatakan Bambang, Koin Dinar 91,7 persen ini justru

yang paling laris dibeli oleh masyarakat. Antam selama ini juga sudah dikenal dengan penjualan emas batangan dan butiran dengan berat beragam mulai dari 1 gram hingga 25 gram lebih. Sebagai catatan, harga emas di Antam per 21 Oktober 2011 lalu adalah Rp 547.000 per gram, sementara harga buy back sebesar Rp 475.000 per gram. (dtk)

yang besar dan potensial dan dapat menjadi kekuatan dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global. Untuk itu pihaknya akan melaksanakan program pengamanan pasar dalam negeri dan promosi peningkatan mutu dan penggunaan produk dalam negeri. “Kegiatan yang mendukung langkah ini adalah dengan peningkatan pengawasan mutu barang, peningkatan efektivitas pengawasan barang beredar dan jasa, peningkatan tertib ukur, pengembangan perdagangan dalam negeri daerah, peningkatan kelancaran distribusi bahan pokok, pengembangan standardisasi bidang perdagangan, pengembangan kebijakan dan peningkatan penyelidikan tindakan pengamanan, penanganan anti dumping

dan tindakan imbalan, dan pengelolaan impor,” rincinya. Kementerian Perdagangan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 395,8 miliar atau 16,4 persen dari total anggaran untuk kegiatan yang mendukung program strategis tersebut. Khusus untuk aspek penguatan daya saing produk Indonesia, pihaknya menyiapkan dana sebesar Rp 787,3 miliar. Rencananya pihaknya untuk jangka pendek akan melakukan peningkatan daya saing melalui forum ekspor yang merupakan bagian dari kelompok kerja ekspor. Nantinya akan terus memprioritaskan mengatasi berbagai hambatan dan ekonomi biaya tinggi yang dialami eksportir atau pengusaha. “Isu efisiensi logistik dan konektivitas yang mempenga-

ruhi daya saing maupun disparitas dan fluktuasi harga bahan pokok juga menjadi prioritas,” ungkapnya. Program diversifikasi pasar ekspor pihaknya akan melakukan kegiatan melalui peningkatan kualitas promosi dan kelembagaan ekspor, pengembangan pasar dan informasi ekspor, peningkatan peran dan kemampuan diplomasi perdagangan internasional, pengembangan promosi dan citra, penyelenggaraan atase perdagangan dan kerjasama pengembangan ekspor. “Untuk langkah tersebut, Kementerian perdagangan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 501,6 miliar. Atau sebesar 20,90 persen disiapkan dari total anggaran untuk mendukung langkah strategis tersebut,” tukas Gita. (dtk)

BI Simpan Surat Utang Pemerintah Rp 57,3 Triliun BANK Indonesia (BI) mengelola Surat Utang Negara (SUN) hingga Rp 57,3 triliun pada akhir September 2011. Hal ini dilakukan bank sentral untuk menjaga kestabilan pasar SUN dan pasar valas. “Per akhir September 2011 SUN yang dimiliki BI telah mencapai Rp 57,3 triliun,” ungkap Gubernur BI Darmin Nasution dalam penjelasannya kepada DPR, Senin (24/10).

CMYK

Adapun nama pemenang yang berhak menerima apresiasi dari Telkomselpoin periode kali ini merupakan hasil penarikan poin hadiah yang dilakukan pada tanggal 21 Oktober 2011 secara transparan di hadapan notaris, departemen sosial, dan pejabat pemerintah Kota Jakarta. Telkomsel juga masih membuka kesempatan bagi pelanggan setia lainnya untuk terus berpartisipasi di Telkomselpoin periode berikutnya yakni bulan Oktober sampai Desember 2011 dengan grand prize berupa 1 unit Toyota Alphard yang akan dumumkan pada Januari 2012. “Telkomsel menanggung seluruh pajak pemenang Telkomselpoin. Para pemenang akan dihubungi Telkomsel secara langsung melalui telepon dan bukan melalui SMS,” tambahnya. Selain itu guna menghindari terulangnya kembali aksi penipuan undian berhadiah, Telkomsel memberikan mekanisme yang mudah bagi pelanggan untuk mengetahui apakah nomornya menjadi pemenang Telkomselpoin yakni melalui SMS ketik WIN kirim ke 777 dengan tarif SMS regular. Pelanggan juga dapat melihat seluruh nama pemenang Telkomselpoin melalui media massa, website www.telkomsel.com, serta dapat pula ditanyakan di GraPARI/GeraiHA-

LO setempat atau melalui Call Center bebas pulsa yakni 111 untuk pelanggan kartuHALO serta 116 untuk pelanggan simPATI dan kartu As. Apabila pelanggan masih menerima SMS undian berhadiah, Telkomsel telah membuka layanan SMS 1166 sebagai sarana pengaduan SMS penipuan. Format yang harus diisi dalam SMS pengaduan tersebut adalah: Penipuan# nomor pelaku penipuan#isi SMS penipuan kirim ke 1166. Telkomselpoin merupakan program loyalti dalam bentuk pemberian poin berdasarkan penggunaan dari seluruh produk Telkomsel baik kartuHALO, simPATI, atau kartu As yang poinnya dapat ditukarkan (redeem) dengan hadiah langsung atau mengikuti program berhadiah yang pemenangnya diumumkan secara periodik. “Tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan Telkomsel tentunya merupakan kebanggaan yang tak ternilai sekaligus menjadi tantangan tersendiri bagi kami untuk terus memberikan yang terbaik bagi pelanggan, salah satunya dengan menghadirkan program loyalty Telkomselpoin ini. Kami akan terus berupaya menghadirkan solusi layanan mobile lifestyle untuk memenuhi kebutuhan pengguna selular,” tutup Lindayanti. (*)

Kadin RI Dukung Investasi Perbankan Syariah UAE

Perkuat Ekspor dan Domestik Pemerintah Gelontorkan Rp 1,67 Triliun KEMENTERIAN Perdagangan (Kemendag) menyiapkan anggaran sebesar Rp 1,67 triliun atau sebesar 69,72 persen dari total anggaran 2012 yang sebesar Rp 2,4 triliun. Besarnya dana itu untuk mendukung langkah strategis mengembangkan perdagangan dalam negeri dan ekspor. “Langkah strategis Kementerian Perdagangan terbagi menjadi tiga, yakni penguatan pasar dalam negeri, penguatan daya saing produk Indonesia, dan diversifikasi pasar ekspor. Disiapkan dana sebesar Rp 1,67 triliun untuk itu,” kata Mendag Gita Wirjawan dalam rapat Komisi VI DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (24/10). Gita menjelaskan, untuk langkah penguatan pasar dalam negeri, dilakukan mengingat Indonesia merupakan pasar

TELKOMSEL mengumumkan pemenang Telkomselpoin periode 2 (Juli sampai September 2011) berhadiah utama 4 paket asuransi pendidikan dengan total nilai premi Rp 400 juta, 30 paket saldo T-Cash masing-masing Rp 5 juta, 300 tabungan masing-masing senilai Rp 2,5 juta, 300 unit Samsung Galaxy Tab, dan 600 unit Blackberry 3G 9300. Telkomsel menanggung seluruh pajak hadiah pemenang program apresiasi ini dan pelanggan juga dapat memeriksa status nomornya apakah menjadi pemenang atau tidak melalui SMS, ketik WIN kirim ke 777. VP Product Marketing Telkomsel Lindayanti Harjono mengatakan, pihaknya mengucapkan selamat kepada seluruh pemenang sekaligus berterimakasih atas tingginya antusiasme pelanggan Telkomsel yang telah berpartisipasi dalam Telkomselpoin. “Program loyalitas ini adalah salah satu upaya Telkomsel untuk terus meningkatkan nilai tambah seluruh produk Telkomsel, sehingga pelanggan dapat selalu merasakan kelebihan kompetitif dibanding produk selular lain di pasar,” terangnya. Pelanggan kartuHALO, simPATI dan kartu As yang berpartisipasi dalam Telkomselpoin periode 2/2011 mencapai 40 persen dari seluruh pelanggan.

Menurut Darmin, bauran kebijakan BI dilakukan seperti penetapan minimum masa endap dalam Sertifikat Bank Indonesia (SBI), dan secara khusus kebijakan sterilisasi sekaligus pembelian SUN yang diterapkan sampai akhir September 2011. “Kebijakan ini merupakan langkah konkret dalam menjaga dan sekaligus memperbaiki sustainabilitas keuangan BI,”

ungkap Darmin. Darmin menjelaskan, kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah yang dilakukan dapat saja memiliki konsekuensi negatif atau positifnya penerimaan anggaran kebijakan BI. Misalnya di 2008, ketika nilai tukar melemah, penerimaan anggaran kebijakan BI positif sehingga terjadi surplus BI dimana bisa disetorkan ke pemerintah.

“Namun di 2011 untuk penerimaan anggaran kebijakan masih negatif sebagaimana tahun sebelumnya sebagai konsekuensi kebijakan dalam menjaga stabilitas rupiah,” kata Darmin. BI memang bertekad untuk menjaga kestabilan pasar SUN dan pasar valas. Hal tersebut dilakukan BI dengan menyerap di pasar sekunder SUN melalui sistem bilateral. (dtk)

KADIN Indonesia serta seluruh anggotanya mendukung penuh dan siap memfasilitasi hasrat delegasi 30 CEO UIFS untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Komitmen tersebut disampaikan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Pusat Suryo Bambang Sulisto melalui Konsul Pensosbud KJRI Dubai Adiguna Wijaya, Senin (24/10). “Tidak hanya pada sektor keuangan dan perbankan syariah, namun juga sektor industri, infrastruktur, pertanian, perdagangan dan sektor-sektor lainnya,” tegas Suryo dalam pertemuan dengan delegasi 30 CEO perbankan syariah dari UAE Islamic Financial Services (UIFS) di Gedung Menara Kadin, Jakarta (21/10). Suryo menggarisbawahi capaian kemajuan perekonomian Indonesia sebagai emerging economy di tengah krisis global sejak 2008 dengan pertumbuhan positif sekitar 6,5 persen berkat kekuatan fiskal dan moneter. “Selain itu ada peningkatan sekitar 30 persen performa investasi dan perdagangan Indonesia pada beberapa tahun terakhir,” ujar Suryo, didampingi Ketua Kadin Komite Timur Tengah dan Negara-Negara OKI serta jajaran pengurus dan anggota. Dengan kekuatan tersebut, lanjut Suryo, secara linier telah membuka luas peluang di sektor keuangan dan perbankan nasional termasuk dalam sistem syariah bagi investasi asing. Saat ini dari 34 bank syariah nasional yang ada telah memiliki market share 3,3 persen pada 2010 dengan total aset sebesar USD 13 milyar dan diharapkan akan meningkat menjadi 3,7 persen pada 2011. Angka tersebut masih jauh dari potensi sesungguhnya, sehingga diyakini besarnya peluang investasi sektor keuangan dan perbankan syariah Indonesia menjadi daya tarik tersendiri bagi para investor asing. Konsul Jenderal RI Dubai Mansyur Pangeran dalam sambutan pengantarnya menyakini bahwa dengan dukungan penuh Kadin Indonesia hasrat kuat para investor UAE untuk berinvestasi di Indonesia dapat semakin direalisasikan.

DOK.RATEG

DIHARAPKAN MENINGKAT - Saat ini dari 34 bank syariah nasional yang ada telah memiliki market share 3,3 persen pada 2010 dengan total aset sebesar USD 13 milyar dan diharapkan akan meningkat menjadi 3,7 persen pada 2011.

Konjen mengharapkan melalui pertemuan tersebut akan dicapai kerjasama erat bisnis antara para investor keuangan syariah UAE dengan mitra kerja terkait di Indonesia. “Dengan demikian keinginan kuat delegasi CEO UIFS untuk menanamkan investasinya pada sektor keuangan dan perbankan syariah serta sektor-sektor lainnya di Indonesia dapat segera

terealisasikan,” papar Konjen, yang turut mendampingi delegasi CEO UIFS selama kunjungan ke Indonesia. Sebelumnya delegasi para CEO UIFS telah bertemu dengan berbagai pihak terkait dan mendapat penjelasan mengenai ketentuan, peraturan dan kebijakan perbankan syariah dan perbankan konvensional di Indonesia. (dtk)


Radar Tegal 25 Oktober 2011