Page 1

CMYK

RADAR TEGAL Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal

SENIN, 25 FEBRUARI 2013

Jangan Sampai Kaki Anda Diamputasi BILA diabaikan, penyakit diabetes mellitus alias kencing manis bisa amat berbahaya. Awalnya gejala penyakit ini memang ringan. Tapi makin lama makin berat. Pada orang yang telah berumur, gejalanya adalah sering haus, buang air kecil, lemas, kesemutan, berkeringat, gatal-gatal, dan sebagainya. Bila penyakit ini dibiarkan bertahun-tahun, akan timbul komplikasi fatal, seperti penyakit jantung, terganggunya ginjal, kebutaan, stroke, impotensi, dan pembusukan kaki yang kadang memerlukan amputasi. Karena kadar gula darah meningkat, seorang penderita diabetes biasanya takut mengonsumsi gula. Bahkan, ia juga takut mengonsumsi makanan yang berasa manis. Terkadang, ini malah membuat penyakitnya makin parah. Mengapa? Kadar gula darahnya akan turun drastis bila ia melakukan diet ketat seperti itu. Akibatnya, terjadi hipoglikemia, dengan gejala lapar, gemetar, berkeri-

24 HALAMAN - Rp. 2.500,-

Lingkaran Survei Indonesia : 1. Dikdik MA Mansur-Cecep Suryana 2. Irianto MS Safiuddin-Tatang Farhanul Hakim 3. Dede Yusuf Macan Effendi-Lex Laksamana 4. Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar 5. Diah Pitaloka-Teten Masduki

1,89 % 11,81 % 25,28 % 33,15 % 27,88 %

Jaringan Suara Indonesia (JSI)

Lembaga Survei Indonesia (LSI)

1. Dikdik MA Mansur-Cecep Suryana 2. Irianto MS Safiuddin-Tatang Farhanul Hakim 3. Dede Yusuf Macan Effendi-Lex Laksamana: 4. Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar 5. Diah Pitaloka-Teten Masduki

1,72 % 12,58 % 25,58 % 32,18 % 27,93 %

1. Dikdik MA Mansur-Cecep Suryana 2. Irianto MS Safiuddin-Tatang Farhanul Hakim 3. Dede Yusuf Macan Effendi-Lex Laksamana 4. Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar 5. Diah Pitaloka-Teten Masduki

1,99 % 11,89 % 25,43 % 33,19 % 27,50 %

1. Dikdik MA Mansur-Cecep Suryana 2. Irianto MS Safiuddin-Tatang Farhanul Hakim 3. Dede Yusuf Macan Effendi-Lex Laksamana 4. Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar 5. Diah Pitaloka-Teten Masduki

1,86 % 12,54 % 24,87 % 32,71 % 28,15 %

Aher-Deddy Unggul Kuasai Lebih dari 50 Prosen Kabupaten/Kota

RANDHANI/BANDUNG EKSPRES

TERSENYUM - Calon Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan dan pasangannya, Deddy Mizwar melempar tersenyum.

APA MANING...

Pusat Kajian dan Pembangunan Strategis (Puskaptis)

Lagi, Satu Korban Ditemukan

din-Tatang Farhanul Hakim 11,89 prosen dan Dikdik Muliana AM-Cecep Nana Suryana T. sebsar 1,99 prosen. “Dengan

hasil tersebut Aher-Demiz memenangkan Pilgub dengan satu putaran saja. Dari hasil ke hal 7 kol 1

BANDUNG - Pasangan Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar kemungkinan besar memenangkan pemilihan Gubernur Jawa Barat (Jabar) 2013. Hal itu diungkapkan hampir seluruh lembaga survey yang memantau Pilgub Jabar, Minggu (242). Berdasarkan hasil pantauan Bandung Ekspres dari sejumlah penyampaian hasil Pilgub oleh lembaga survey, Aher-Demiz unggul. Tercatat lembaga survey hasil perhitungan cepat (quick count) Pilkada Jabar Lembaga Survei Indonesia (LSI) menyatakan Aher-Demiz menang. LSI menyatakan Aher-Demiz mendapatkan 33,19 prosen mengungguli empat pasangan lainnya. Secara berturut-turut Aher-Demiz mengungguli Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki dengan 27,50 prosen dan Yusuf Macan Effendi-Lex Laksamana Zaenal 25,43 prosen. Ditempat berikutnya Irianto MS Safiud-

BUMIAYU - Lagi, satu jenasah korban longsor bukit Pancawarna Dukuh Luwung, Desa Plompong, Kecamatan Sirampog ditemukan secara tidak sengaja oleh seorang warga yang tengah mencari batu di sekitar bekas longsoran, Sabtu (23/2). Rame (40) warga RT 02 RW 07 Dukuh Luwung, Desa Plompong yang menemukan korban mengatakan, saat itu sekitar pukul 10.00 WIB dirinya bermaksud

mencari batu yang akan digunakan sebagai bahan bangunan dengan menaiki bukit. “Saya naik sekitar 50 meter lebih keatas bukit. Disana saya sempat mencium bau menyengat. Ternyata benar saja, tanpa sengaja saya melihat bagian kaki seseorang. Sementara bagian tubuh lainnya ada di dalam tanah,� kata Rame. Merasa yakin yang dilihatnya adalah anggota tubuh manusia, Rame selan-

jutnya kembali ke arah perkampungan untuk mengabarkan kepada warga. Informasi penemuan tersebut disampaikan ke tingkat kecamatan. Munaedi SH, Camat Sirampog mengatakan, usai mendapatkan informasi penemuan korban pihaknya segera melakukan koordinasi bersama Muspika dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BP BD) Kabupaten Brebes. ke hal 7 kol 5

Manufacturing Hope

Simpul-Simpul Terlalu yang Akan Berhadiah ABIDIN ABROR/RATEG

SEMARAK - Acara Gotong Toa Pe Kong Kelenteng Tek Hay Kiong, berlangsung semarak dihadiri ribuan warga masyarakat.

Dua Hari Gotong Toa Pe Kong TEGAL - Selama dua hari berturut-turut ribuan warga dari berbagai daerah, serta sejumlah tamu dari luar Kota Tegal penuh antusias menyaksikan acara Gotong Toa Pe Kong. ke hal 7 kol 5

PARA pimpinan PT Jasa Marga (Persero) Tbk belakangan harus memeras otak lebih keras. Dua tugas khusus amat mendesak untuk dicarikan jalan keluar: mengatasi kemacetan di jalan tol dan mengubah sistem pembayaran di pintu-pintu tol. Begitu khususnya, sampai-sampai hampir seminggu sekali saya tagih kemajuannya. Untuk mengatasi kemacetan, memang tidak gampang. Tapi, se-

Oleh Dahlan Iskan Menteri BUMN tidaknya sudah berhasil diinventarisasikan di titik mana saja kemacetan itu terjadi dengan parahnya. Ada dua jenis kemacetan. Yang bisa diselesaikan cepat dengan langkah yang sederhana dan yang harus melalui jalan yang panjang. Maka,

fokus diberikan kepada yang bisa cepat-cepat dilakukan. Misalnya, kemacetan di jalan layang Tomang dari arah Kebon Jeruk. Ternyata, banyak lubang di ketinggian yang sulit dijangkau itu. Aneh juga, di ketinggian seperti itu bisa banyak lubangnya. Akibatnya, semua kendaraan melakukan pengereman mendadak. Macet. Sudah berbulan-bulan lubanglubang tersebut tidak tertangani

karena tidak adanya laporan. Malam itu juga, Kamis malam lalu, semua lubang tersebut ditutup. Tapi, untuk mengatasi kemacetan yang parah dari arah Kebon Jeruk ke Tomang setiap pagi (dan sebaliknya setiap sore), persoalannya lebih rumit. Memang ada hope, tapi harus menunggu selesainya jalan ke hal 7 kol 1

CMYK


OPINI

2

SENIN 25 FEBRUARI 2013

RADAR TEGAL

Pilih Partai atau Negara Halaman Selanjutnya

Oleh: YUSUF RAHMAN

Oleh: M RIZA PAHLEVI PASCA penetapan Anas Urbaningrum sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, orang masih menunggu berita selanjutnya. Apakah Anas akan langsung ditangkap dan dimasukkan ke penjara, atau kemungkinan digantung di Monas. Orang hingga saat ini masih penasaran atas kelanjutan status Anas tersebut. Pun begitu, apa yang disampaikan Anas setelah dijadikan tersangka dan menyatakan mundur sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat. Bahwa hal ini masih halaman pertama, masih menjadi langkah awal dari langkah-langkah besar yang akan terjadi. Orang masih akan menunggu dan penasaran halaman selanjutnya. Apakah halaman kedua dan berikutnya itu berupa gambar yang menarik, atau hanya lembaran hitam tanpa ada tulisan sama sekali. Anas belum membukakannya. Rasa penasaran itu tentu beralasan. Karena sosok Anas itu bukan orang biasa, dia seorang ketua umum. Berbeda dengan penetapan tersangka Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq, yang juga langsung ditahan KPK. Meski dia seorang ketua umum, namun posisinya berbeda. Di situ ada SBY sebagai Pembina Partai Demokrat, yang juga sebagai presiden. Tentu orang akan mengarah kesitu. Mungkinkah Anas akan menjerat SBY sebagai Ketua Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat atau tidak? Itu sebuah pertanyaan, yang mungkin bisa terjawab pada halaman-halaman selanjutnya. Sekali lagi, harus bersabar. Karena yang akan membuka halaman berikutnya adalah Anas Urbaningrum. (*)

KETIKA Edhie Baskoro Yudhoyono, Sekjen Partai Demokrat mundur dari keanggotaan DPR agar bisa fokus dalam mengurus partai, ada yang menganggap beliau mengambil langkah positif, sementara ada yang menilai sebaliknya. Positif, karena Ibas tidak lagi dibebani menghadiri pelbagai sidang parlemen, sementara partai membutuhkan waktunya untuk turut meningkatkan elektabilitas partai yang merosot tajam. Negatif, karena beliau tentu mengecewakan konstituen yang memilihnya untuk jangka waktu lima tahun. Mereka ditinggalkan di tengah jalan. Kalaupun terjadi Pergantian Antar Waktu (PAW) sang pengganti belum tentu berkenan di hati mereka. Kecewa lagi. Ihwal anggota yang meninggalkan konstituennya beberapa kali terjadi, di antaranya Idrus Marham yang diangkat menjadi Sekjen Partai Golkar, partai yang mengincar kursi RI-1. Demikian pula Wakil Ketua DPR Anis Matta yang terpilih sebagai Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Namun sikap tokoh

yang disebut terakhir ini bisa difahami. Beliau memikul beban berat dalam memulihkan citra partai yang sempat bermasalah akibat ulah presiden partai sebelumnya yang oleh KPK ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus impor daging sapi. Partai yang dikenal bersih dan peduli itu tercemar juga. Tokoh yang bertekad membesarkan partainya adalah lumrah oleh karena di dalam negara demokrasi atau monarki konstitusional rekrutmen pemimpin formal, apalagi yang tertinggi seperti presiden, perdana menteri, kanselir dilakukan melalui partai politik (parpol). Akan tetapi setelah menjadi pemimpin tertinggi bila dikaitkan dengan parpol yang mengusungnya terdapat tiga pola. Pertama, meninggalkan partainya dalam artian tidak memimpin partai lagi, seperti mantan Presiden Soekarno yang meninggalkan Partai Nasional Indonesia, Perdana Menteri (PM) Nehru dari Partai Kongres. Mereka lebih memilih

menjadi negarawan daripada politisi. Karena mereka menganut pendapat yang berbunyi ‘My loyalty to my party ends when my loyalty to may counry begins (Kesetiaanku pada partai berakhir ketika kesetiaanku pada negara bermula). Dengan memilih sikap ini mereka berkesempatan menjadi negarawan yang mencurahkan seluruh tenaga dan pikirannya untuk kepentingan seluruh rakyat, suatu kualifikasi pemimpin yang kini langka. Kedua, tetap memimpin partai seperti PM Inggris David Cameron (Conservative), Kanselir Jerman Angela Merkel (Uni Demokratik Kristen), PM Malaysia Dato’ Sri M Najib (UMNO), PM Australia Julia Gillard (Buruh). Ketiga, tidak menjadi pemimpin partai tetapi tetap menjadi kadernya seperti Presiden Amerika Serikat Barrack Obama (Demokrat). Dari ketiga pola tadi mana yang lebih pas bagi Indonesia? Saya cenderung memilih pola ketiga. Meski Obama kader partai tetapi ia tidak aktif mengurusnya dan sikap ini mem-

berinya peluang untuk menjadi negarawan. Ia memiliki kesempatan luas untuk membangun track record yang bagus yang mengantarkannya menjadi presiden untuk masa jabatan periode kedua. Partai yang tidak ikut diurusnya itu ternyata tidak kecewa. Buktinya? Partai Demokrat tetap mendukungnya menjadi calon presiden dan berhasil. Inilah tradisi demokrasi di negara dengan sistem dwipartai (calon independen tidak punya ruang di negeri Paman Sam itu). Meski tidak mengurus partai, partainya bangga karena kadernya ”laku dijual” secara nasional. Di Indonesia pola ketiga ini belum waktunya diberlakukan. Soalnya kita menganut sistem banyak partai, kecuali di era Soeharto yang secara otoriter membatasi jumlah partai. Meski dicoba disederhanakan jumlah partai peserta Pemilu tetap saja banyak, sepuluh partai. Ini akibat euforia reformasi yang membuat orang merasa berhak mengidentifikasikan diri melalui pembentukan partai baru atau

hijrah ke partai lain. Hal lain, kader partai di eksekutif dan legislatif diduga menjadi ”ATM” bagi partainya. Maka Ketua DPR Marzuki Ali pernah melemparkan wacana agar partai diperbolehkan memiliki perusahaan. Ketika jumlah partai terbatas dan secara finansial mandiri, barulah pola ketiga dapat kita aplikasikan. Jadi, mengaplikasikannya dalam waktu relatif singkat belumlah mungkin. Realitas menunjukkan betapa sibuknya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Ketua Dewan Pembina dan Ketua Majlis Tinggi Partai Demokrat mencari solusi tentang masalah-masalah yang mendera partai pemenang Pemilu itu. Selain elektabilitas partai yang terjun bebas dari nomor satu ke nomor tiga, partai itu tidak sesolid ketika pemilu 2009 lalu. Maka bagaimana pendapat Anda tentang pola kepemimpinan yang ideal bagi negeri ini? (*) YUSUF RAHMAN Mantan Rektor IAIN Suska Riau

Pembangunan OK? PASAR Pagi sudah jadi mall, tinggal Marina mau jadi Marina Mas atau Merana Mall? Plaza jadi jual beli pulsa? Bekas DKR dekat Pasar Senggol mau dibangun apaan? Bukan tanah Pemda lagi? Sudah di beLi orang, lalu mau buat apaan? “RTTV” Radar Tegal Television atau apaan? Segera pastikan biar “Pembangunan Kota Tegal sukses”. Pasar Pagi dan batas Kota Tegal harus sampai pertigaan BUTAK atau Jembatan Kodim? Sesuai Rencana H. MOESLIM? 08562779161

Pasien Klaranen TLUNG dmuat.. Nggo dinas terkait; tlung dbneri playanan Puskesmas Pagerbrang, mbokan pd ora niat pd krja y d mutasini bae!! Pasiene ngantri, malah enak2an njajan.. melas pasiene wis pd klaranen!! 085870119067

Bersih-Bersih Birokrasi PAN ngresula Bupati Tegal, ari pengin kepilih maning biar masy kab Tegal percaya, tolong pejabat dinas2 teknis ditatani endah pejabat aja mung batine tok, termasuk Dinas Dikpora, DPU Kab Tegal dll. Aku setuju gaya pemimpin ala Jokowi yg dekat dg masy, biar Kab Tegal maju dan transparan. Muat Radar mksh : 085641677885

Gawe Rusak Dalan KANG jon aku melu ngresula gyeh. Masa nggal ana perbaikan pipa ledeng PDAM khususe sing ning Slawi, senenge ngawe rusak dalan, mbok ya yen uis pipane dibenerna, dalane ya dibenerna kaya ndisite maning oh. Tulunglah Ka Din PDAM dadi kepenak go lewat maning. 085742419639

Hadiah untuk Hari Jadi PAK WALIKOLA Tegal (Bpk. H. Ikmal Jaya, S.E. Ak) nyong melu usul, dlm rangka Hari Jadi Kota Tegal th. 2013, warga asli Kota Tegal (bkn pendatang) yg lhr tepat tgl. 12 April, pd acr upacara hr jadi kota Tegal diundang dan diberi HADIAH dg catatan ybs bw bukti diri (KTP / KK /Akta kelahiran dll). Bung Radar, trims. 085227868004

Praktek Bidan Dipersulit SURAT buat IBI (Ikatan Bidan Indonesia), ko dpt surat rekomendasi IBI utk bka praktek bidan dipersulit ya?? Dulu saratnya hrus ikut prtemuan IBI 6 kali,,, Eh... skrg malah jd 24 kali... donge karepe piye??? pa d daerah yg lain juga sama??? pa cuma aturan IBI Brebes aja?? Kpd pihak terkait mhon pnjelasannya... 08996598848

dlan tok, apa mning lg musim udan akeh bocah mgkt skolah pda nglusur... khususe warga Jatinegara pda ngrusula kabeh. Tolong aparat yg trkait kdu bisa atasi soale wis parah nmen. Matur suwun sedulur. 089667532935

Nasib Karyawan Karaoke

OM RATEG tolong dimuat kye. Dongen kae mahasiswa2 UPS pan pada protes apa. Aja mengatasnamakan kanggo kepentingan rakyat kecil. Sampeyan2 kabeh, kwe sing penting cari ilmu dudu cari muka lan sok pembela wong cilik. Durung karuan sing dibela sampeyan, kwe sependapat karo cara2ne sampeyan sing dilakoni. Presiden kwe Bapak kita, lambang negara kita dadi wajar lan wajib dihormati. Masalah sambutane berlebihan, apa ora, kwe dudu urasanmu. Memang, wong enom saiki tata kramane langka babar blas. Ayo Polri lan TNI, pukul mundur para pembuat ONAR lan sing nylecehna LAMBANG NEGARA. Bravo TNI lan POLRI. Suwun Rateg. 081542321148

OMR, aq wong Tegal pan melu ngresulah? Aq dadi krywan karaoke ra tau dihargai? Saiki dadi krywn msa mung olih gaji tok 850 rb langka dwt servis, kshtan kro bonus? Ya akhire aq metu, trus bar aq metu ora olih apa2? Trus keprimen kue crtane nasib krywan karaoke? Dari Nova. 083838078518

Warga Ngresula Kabeh OM RATEG cing plg kece... nyng pan ngrusula kye. Kae proyek galian c ning Dukuh jt Pangkah ngsusak

Durung Karuan Setuju

Tukang Becak Kon Bayar Um Rateg, pan melu ngresula ya. Aku kye tk becak. Nggawa penumpang mrng stasiun KA Tegal. Nggawa brnge akeh, masa becak nganter tok mrng ngarep stasiun kon bayar? Sing gawe neg maning jare byre 1000, brng dbyr malh njaluke 2000. Maksude pibn? Toli kuwe byr go apa? Parkir? nyong ora parkir, peron? Ya nyong ora mlebu stsiun. Wong mlebu hotel bintang 3 be ora byr lha kye mrng stasiun nganter tok be byr. Tolong len instansi yg berwenang kuwe oknum sing jaga tiket parkir ditertibna. Stasiun kan temp umum, layani publik dg baik. 085740203787

Jarene Blangkone Laka As.. Pak Bupati + Pak Capil aq melu takon bisane gw/ngayari kartu keluarga ko nganti pan satahun ora dadi jarene blankone langka. Padahal bayare larang. Apa nang indonesia pabrik kertase ws nutup? Apa komputere wis ora bisa go gwe formate? Apa prine rusak? Apa nang Capil lk sing bs computer, mohon penjelasan

soale jamane ws canggih tp alasane ra mlebu nalar jareq. Matur nuwun sanget atas perhatiane Pak Bupati + Pak Capil. 085842176508

Milih Kanggo Mbangun PEMILU kuwe golet uwong sing visi misine kanggo mbangun daerah apik, apa sing nein duit karo gula teh paling akeh? Kayong nang endi len pemilu sing ora ana duit2an tapi beekompetisi secara kesatria atik visi misine. Toli pan kosih awise pemilihan bisane ora malah dadi rukun malah dadi musuh ya? Yen kaya kuwe ta kepriben jal bisa maju? Ayo dimulai mbenahi satitiksatitik eben semakin baik dan tercipta iklim perpolitikan yang menjadi suri tauladan. 081804365080

Tidak Harus S1 KEPALA desa tdk harus S1, yg penting berkompeten dan pnya keinginan menata dan membangun desa. Ari ADD ok. 085642604961

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan Anda ke rubrik Ngresula ini via SMS ke 083861302125, email rateg2000@yahoo.com atau melalui surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan Bahasa Tegal. Dapatkan kaos Ngresula, yang berisi SMS ngresula pilihan hanya Rp 60.000/pcs.

Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Dirut: Yanto S. Utomo, Direktur: Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur: Zuhlifar Arrisandy, Moch. Arifin, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati, Arief Nur Rahardian Sidiq. Sekretaris Redaksi/Persh: Yully Trieyani. Kota Tegal: M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan, Abidin Abror, Agus Wibowo, Adi Mulyadi. Brebes: Hervianto, Ismail Fuad. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Hermas Purwadi, Yeri Novelli, M. Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Ghoni, M. Fatkhurrohman. Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Agus Pratikno, Himawan AR, Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S, Novian Setyo W. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Hesti Prastyani (Manajer), Kharisma Dewi, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Sunarjo (Manager), Umaman Sahareka, Muslih, Zaenal Muttaqin, Wahyu, Rokhim. Keuangan: Yela Ramadiah (Manager), Dwi Titi Lestari, Lita Rahmiati, Astri Prayudita, Syafriani Maulidah, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), fax (0283) 340004. Semarang: M. Yusuf Abadi. Jakarta: Ferdinansyah, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal. Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/ Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 25.000/mm kolom, Sosial/Keluarga: Rp 17.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 17.000/baris, Iklan Colour: Rp 37.000/mm kolom. surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima Iklan halaman 1 (depan): Rp 75.000/ mmk. Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50%. NPWP: No: 01.994.052.7-501.000. imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal


NASIONAL

SENIN 25 FEBRUARI 2013

3

RADAR TEGAL

Tujuh Jenazah TNI dan 4 Warga Sipil Dievakuasi SENTANI - Proses evakuasi tujuh jenazah anggota TNI yang tewas tertembak di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak akhirnya berhasil dilakukan dengan menggunakan dua Heli Puma milik TNI AU ke Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura pada Minggu (24/2) sekitar pukul 11.00 WIT. Selain tujuh jenazah anggota TNI, empat jenazah warga sipil yang ikut tertembak juga berhasil dievakuasi dengan Heli Puma milik TNI AU. Termasuk empat orang anggota TNI yang selamat. Sebelumnya, Sabtu (23/2) direncanakan ketujuh jenazah akan dievakuasi dari Sinak, Kabupaten Puncak menuju Bandara Sentani namun akhirnya gagal karena faktor cuaca sehingga dua Heli Puma mendarat di Nabire. Selanjutnya evakuasi akhirnya dilanjutkan Minggu (24/2) ditengah turunnya hujan yang mengguyur Bandara Sentani dan kemudian tujuh jenazah disemayamkan di Mako Batalyon Infanteri 751/BS sementara empat jenazah warga sipil dibawa langsung ke RS Dian Harapan. Di Mako Batalyon Infanteri 751/BS, Pangdam XVII/Cendewasih Mayjen TNI. Christian Zebua secara resmi melepas ketujuh jenazah anggota TNI untuk diberangkatkan ke kampung halamannya masing-masing. Alm. Sertu Ramadhan A diberangkatkan ke Kupang, Alm. Sertu Ebhi Juliana diberangkatkan ke Sukabumi, Alm. Sertu Frans Hera diberangkatkan ke Ujung Pandang selanjutnya ke Toraja, Alm. Sertu M.Udin diberangkatkan ke Sidoarjo dan Alm. Praka Jojon Miharja diberangkatkan ke Kendari. Sementara dua jenazah masih disemayamkan di Aula Mako Batalyon Infanteri 751/BS antara lain Alm. Praka Wemprit Tamahihu dan Alm. Pratu Mustofa. Kedua jenazah ini direncanakan akan diberangkatkan ke Nabire pada Senin (25/2) pagi. Prosesi pelepasan ketujuh jenazah tersebut dilakukan upacara pelepasan dan disaksikan Kapolda Papua Irjen Pol. Tito, Danlantamal X Jayapura Laksamana Pertama TNI. Putu Wiramahadi, Danlanud Jayapura Kolonel Pnb. Dyah Yudanardi, Plt. Sekda Papua Drs. Elia I Loupatty, MM dan keluarga para korban. Isak tangis keluarga dan rekan menyambut kedatangan tujuh jenazah saat tiba dan turun dari mobil ambulance di Mako Batalyon Infanteri 751/ BS. Ratusan anggota TNI dan warga memadati Mako Batalyon Infanteri 751/BS untuk menyaksikan proses pelepasan jenazah. Lima jenazah sekitar pukul 14.00 WIT siang akhirnya diberangkatkan dengan menggunakan maskapai penerbangan Garuda Indonesia. Usai pelepasan jenazah, Pangdam mengatakan, proses evakuasi semua jenazah berjalan aman, lancer dan sama sekali tidak ada gangguan tembakan bahkan justru masya-

rakat di sekitar lokasi ikut membantu proses evakuasi. Menurut Pangdam, penindakan secara hukum tetap akan dilakukan oleh pihak kepolisian yang akan didukung oleh TNI dalam rangka penegakan hukum. Diakuinya, untuk kenaikan pangkat satu tingkat kepada kedelapan korban penembakan masih dalam proses. Terkait empat orang anggota TNI yang selamat dan mengalami trauma, Pangdam menjelaskan, keempat anggota tersebut tetap akan dirawat dan menurutnya tidak terlalu lama akan kembali pulih kembali. Selain itu, Pangdam menegaskan, meskipun kasus penembakan ini sudah menelan 8 korban anggota TNI maka pihaknya tetap akan menempatkan anggota TNI di pos-pos yang sudah ada sebab menurutnya pasukan TNI digelar adalah untuk menjaga kedaulatan dan menjamin keutuhan NKRI serta melindungi rakyat. “Jadi intinya kita tidak akan mundur dari lokasi itu. Soal penambahan pasukan kemungkinan besar tidak dilakukan hanya saja sifatnya pergeseran pasukan sekitar 1 pleton dan perkuatan artinya pasukan yang ada di sekitar lokasi akan diperkuat pada tempat yang dianggap rawan,” jelasnya. Ia menambahkan, tindakan hukum bukan saja hanya mengejar tapi yang paling penting adalah bagaimana menangkap para pelakunya sehingga bisa diproses sebagaimana mestinya. Pangdam kembali menegaskan, tidak benar informasi tentang ada senjata milik TNI yang dirampas oleh pelaku penembakan saat kejadian tersebut. “Jadi saya mau tegaskan bahwa tidak ada satu pucuk senjata milik TNI yang dicuri atau dirampas,”tegasnya. Disinggung mengenai pelaku penembakan dari kelompok Goliat Tabuni dan Militer Murib, jenderal bintang dua ini memastikan keterlibatan Goliat Tabuni dan Militer Murib sangat jelas dalam aksi penembakan tersebut. Pangdam menghimbau kepada seluruh prajurit TNI untuk konsolidasi dan tetap melindungi rakyat bahkan apabila ada gangguan yang mengancam dengan menggunakan senjata maka tindak tegas dan keras. Ditempat sama, Kapolda Papua Irjen Pol. Tito mengungkapkan, sesuai prosedur hukum atas kejadian ini akan dilakukan investigasi namun untuk melakukan hal itu perlu langkah seperti bagaimana bisa mengamankan kondisi. Artinya, bagaimana membuat situasi ini aman terkendali sehingga proses investigasi bisa dilakukan. Oleh karena itu, dengan melihat kejadian di Sinak dan Tingginambut masih terlihat pelakupelaku bersenjata sehingga kita berusaha menguasai situasi. “Kami sudah berkoordinasi dengan Pangdam dengan pergeseran pasukan dan untuk pasukan di Tingginambut sudah diperbanyak termasuk di Sinak pasukan sudah tiba di

lokasi dan besok akan ditambah kekuatan pasukan Brimob. Dengan situasi bisa dikendalikan di dua lokasi ini tentu langkah selanjutnya akan dilakukan proses investigasi,”bebernya. Ia mengakui, pihaknya sudah menduga kuat siapa pelaku penembakan sehingga langkah selanjutnya akan diambil dengan melihat situasi medan lapangan sehingga kekuatan Polri akan didukung kuat oleh TNI untuk melakukan langkah penegakan hukum. Kapolda mengakui, sesuai analisis bahwa kasus penembakan ini banyak bersifat lokal artinya sangat terkait dengan Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Puncak. Ia menjelaskan, ada dua akar permasalahan yang terjadi yaitu pertama harus diakui ada kelompok bersenjata yang sudah cukup lama dan tidak terlalu besar. Kemudian kedua soal Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Puncak dimana diduga kuat sangat terkait dengan kasus penembakan ini karena dua tempat ini tidak jauh berbeda peristiwanya dimana satu di Sinak, Kabupaten Puncak dan Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya. Kapolda menegaskan, dugaan kuat tersangka Goliat Tabuni yang melakukan aksi penembakan di Tingginambut memiliki hubungan emosional kekerabatan dengan salah satu kandidat calon Bupati di Puncak. “Ini akan tetap didalami lebih jauh lagi,”imbuhnya. Oleh karena itu, lanjut Kapolda persoalan ini lebih kuat nuasannya terkait dengan pemilukada di Puncak sekitar 7580 persen artinya menjelang pleno penetapan oleh KPU yang dilakukan Sabtu (23/2) kemarin kemudian kejadian Kamis (21/2). Selain itu, Kapolda menilai saat pemungutan suara berjalan dengan aman, lancar dan tertib namun saat hendak pleno penetapan dan kasus penembakan terjadi. “Kita akan mengumpulkan bukti-bukti hukum. Namun dugaan kuat terkait Pemilukada Puncak sangat kuat sekali,” ujarnya. Disamping itu, sejak 4 tahun lebih dibentuknya kabupaten ini ditambah 2,5 tahun sebelum proses pemilukada sudah banyak korban berjatuhan bahkan ada yang ditembak. Oleh karena itu, pihaknya menilai ada upaya-upaya untuk menggagalkan tahapan pemilukada yang sudah berlangsung. “Permasalahan ini lokal sehingga harus ditangani penegakan hukumnya,”katanya. Disinggung soal target untuk penyelesaian kasus-kasus penembakan yang kerap terjadi di Puncak Jaya, Kapolda mengakui, target waktu tidak bisa ditentukan dan langkah yang diambil sangat tergangtung dengan situasi medan dan cuaca. “Penanganan kasus ini berbeda dengan penanangan di daerah kota yang bisa lang-

Eksekusi Susno Mengambang JAKARTA - Rencana eksekusi terhadap mantan Kabareskrim Polri Komjen Pol (Pur) Susno Duadji hingga kini masih mengambang. Pasca pernyataan Jaksa Agung Basrief Arief yang menegaskan akan segera mengeksekusi Susno, hingga kini belum ada kejelasan kapan dilaksanakan. Sebenarnya Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan selaku eksekutor baru akan mempelajari putusan Mahkamah Agung (MA) yang menolak pengajuan kasasi Susno. Namun, Jaksa Agung keburu mengeluarkan pernyataan soal

rencana eksekusi Susno. Akibatnya, rencana yang disusun pihak eksekutor pun buyar. Karena itu, pihak Kejagung kini akan memulai langkah awal eksekusi Susno seperti yang direncanakan sebelumnya. Wakil Jaksa Agung Darmono menjelaskan, pihaknya akan mengevaluasi putusan MA tersebut karena memang harus dilaksanakan. “Apalagi kalau sudah inkracht (berkekuatan hukum tetap), kami punya kewajiban melaksanakan (eksekusi),” ujarnya. Saat ditanya kapan tepatnya Susno akan dieksekusi, Darmono

memberikan jawaban mengambang. Dia hanya mengatakan eksekusi bakal dilaksanakan jika sudah tidak ada lagi permasalahan hukum. “Kami harapkan secepat mungkin,” lanjutnya. Susno diputus bersalah menyalahgunakan wewenang sebagai Kabareskrim Mabes Polri saat mengusut kasus Arowana. Dia menerima hadiah Rp 500 juta untuk mempercepat penyidikan kasus tersebut. Selain itu, dia terbukti memangkas dana pengamanan Pilkada Jawa Barat Rp 4,2 miliar untuk kepentingan pribadi saat menjabat Kapolda Jawa Barat. (byu/oki)

Tiga Anggota Panwas Jadi Tersangka CILACAP - Penyidik Polres Cilacap menetapkan tiga anggota Panwas Pemilu Kabupaten Cilacap sebagai tersangka. Mereka diduga melakukan perbuatan tidak menyenangkan terkait kasus uang Rp 214 juta yang diamankan dalam proses Pilkada Cilacap. “Sudah kita tetapkan tiga anggota Panwas sebagai tersangka Selasa kemarin. Pasalnya 335, yakni terkait perbuatan tidak menyenangkan. Penyidikan kasus ini akan kita teruskan untuk menindaklanjuti pengaduan yang masuk,” ujar Kapolres Cilacap AKBP Wawan Muliawan didampingi Kasat Reskrim, AKP Agus Puryadi. Dia menandaskan, pihaknya

menetapkan mereka sebagai tersangka didasarkan hasil penyelidikan selama ini. Dia membantah kasus ini dipaksakan. “Dipaksakan itu kalau tidak cocok tapi tetap dipasangkan. Kami yakin unsur-unsur pasal tersebut terpenuhi, sehingga kita tetapkan sebagai tersangka,” tandasnya. Susbtansi yang diusung adalah terkait penyitaan uang Rp 214 juta dari Musabihan. Menurut Agus, dalam proses menyita uang tersebut, Panwas sama sekali tidak memberikan tanda bukti melakukan penyitaan. Hal ini membuat Musabihan merasa diperlakukan tidak menyenangkan. “Seharusnya setiap penyitaan atau

mengamankan, kepada yang bersangkutan diberikan tanda bukti atau tanda terima. Dengan tanda bukti, maka ada kejelasan terkait status uang dan nominal yang diamankan. Selama ini tanda bukti itu tidak ada dan Musabihan akhirnya melaporkan Panwas dan kita tindaklanjuti,” jelasnya. Kapan kasus tersebut dilimpahkan ke kejaksaan, Agus menyatakan penetapan bahwa tersangka baru Selasa kemarin. Pihaknya masih membutuhkan waktu untuk memproses kasus tersebut. Masih ada sejumlah pemeriksaan dan penyusunan berkas sebelum kasus ini dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Cilacap. (amu/din)

Ronald Manurung/Cenderawasih Pos

Ronald Manurung/Cenderawasih Pos

PELEPASAN - Tujuh jenazah TNI yang tewas ditembak OPM di Puncak, saat upacara pelepasan oleh Pangdam XVII/Cenderawasih di Mayonif 751/BS Sentani. Selanjutnya jenazah-jenazah ini diterbangkan ke kampung halamannya masing-masing, Minggu (24/2).

DIWAWANCARAI - Pangdam Mayjen TNI Christian Zebua dan Kapolda Papua Irjen Pol. Drs Tito Karnavian, saat diwawancarai wartawan usai pelepasan jenazah 7 TNI di mayonif 751/BS Sentani Jayapura, Minggu (24/2).

sung menargetkan pelakunya namun semua ini tergantung cuaca dan medan serta letak geografisnya,” sambungnya. Kapolda menegaskan, terkait adanya isu tentang “OPM Bayaran” Kapolda mengakui, ada beberapa indikasi kelompok yang tidak murni untuk memperjuangkan ideologinya dan ada yang karena faktor emosional demi mendapatkan materi dan uang untuk kepentingan pribadi. Secara terpisah, salah seorang korban dari warga sipil yang selamat bernama Yohanis

Joni alias Lala mengaku awalnya pekerjaan proyek pembangunan Puskesmas di Sinak telah selesai sehingga harus kembali pulang dengan berjalan kaki menuju Bandara di Sinak selanjutnya menuju Timika. Saat bersamaan juga sejumlah anggota TNI hendak ke Bandara Sinak untuk kepentingan mengambil kiriman berupa radio. Saat itu juga, anggota TNI mengajak bersama-sama berjalan namun di tengah perjalanan tiba-tiba ada masyarakat dari depan, belakang dan atas gu-

nung langsung menembak sementara anggota TNI tidak membawa senjata sehingga tidak ada perlawanan. “Rombongan kami langsung berhadapan dengan para pelaku dari tiga sisi masing-masing satu orang dengan membawa senjata. Kami terkepung saat itu dan pelakunya semua rambut gondrong gimbal,” ucapnya. Ia menjelaskan, dari rombongan yang selamat saat kejadian itu sebanyak tiga orang antara lain Polla, Randa dan Bapak Santi dan langsung berangkat ke Timika sementara empat or-

ang lainnya meninggal dunia termasuk dirinya yang selamat. “Kami saat ditembak semua langsung tiarap dan melarikan diri ke hutan sambil mencari upaya untuk lolos. Saya melihat beberapa anggota TNI yang ditembak sambil tiarap. Saya terkena tembak di bagian lengan kiri dengan jarak tembak 5 meter,” ceritanya sambil menjelaskan bahwa pelaku sekitar 30 orang dengan membawa parang dan para pelaku langsung menembaki dengan membabi buta dari jarak cukup dekat. (nal)


INTERMEZO

4

SENIN 25 FEBRUARI 2013

RADAR TEGAL

RALINE SHAH

TELEPON PENTING 1. Pemadam Kebakaran

(0283) 325429

2. Pelayanan Gangguan PLN

(0283) 342245

3. Polresta Tegal

(0283) 356115

4. Rumah Sakit Umum Kardinah

(0283) 356067 / 341938

5. Pelayanan Gangguan PDAM

(0283) 356175 / 358316

6. Stasiun Besar Tegal

(0283) 353018

7. Terminal Bis Tegal

(0283) 354696 / 354695

Hotel dan Hiburan Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284 Ajam Goreng Spesial Lombok Idjo - Jl. Karanganyar No. 21A Kejambon (0283) 342331 - d’POSO resto - Anggraeni Hotel

(0283) 342330 (0283) 6144277 (0283) 881011

Jl. Ahmad Yani No. 159 Ketanggungan - Brebes

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Setiap Hari Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

RIEZ PALACE HOTEL - Senin sampai Sabtu Pick up service Gratis. Layanan antar jemput gratis setiap hari kerja. Dari atau ke Stasiun KA & Terminal Bus Tegal Spesial menu “Afternoon Tea” tiap pukul 17.00-19.00 WIB di Abunawas Resto lt.4 - Sabtu malam Minggu, jam: 20.00 - 23.00 WIB Live Music

Foto Bugil Dongkrak Karier VANESSA Hudgens mengaku foto telanjangnya yang dulu beredar merupakan titik terendah dalam kariernya. Namun diakuinya pula, peredaran foto tersebut membuatnya tak risih melakukan adegan dewasa di film. Foto bugil yang diambil di sebuah kamar hotel itu menyita perhatian pada 2007. Saat itu, usianya masih 18 tahun. “Itu benar-benar situasi yang menyebalkan. Itu merupakan momen terburuk dalam karierku,” ujar Hudgens. Namun, ada hal yang juga berdampak pada diri bintang film High School Musical dan Spring Breakers ini. Orang menjadi sadar, ia bukan bintang anak-anak lagi. “Hal itu selalu sulit bagi seorang aktor untuk melalui jembatan (transisi dari artis cilik ke artis remaja) itu tapi jujur, Anda harus bertahan dan melakukan apa yang Anda pikir benar untuk diri sendiri,” jelasnya. Meski begitu, Hudgens mengaku tidak bisa melupakan adegannya threesome dengan Ashley Benson dan James Franco dalam Spring Breakers. (net/jpnn)

ASTRID SARTIASARI

Jatuh Cinta Lagi BERHARAP mendapatkan cinta seorang cowok, Astrid Sartiasari tak berani mengutarakannya. Padahal merasa sempurna, ia hanya bisa berkhayal jalan bersama cowok itu. Eit... itu bukan kehidupan nyata Astrid. Ini hanya cerita dari single terbaru Astrid yang bertajuk Terpukau. “Di video klip terbaru ini, aku nggak terlibat banyak. Hanya nyanyi saja karena ada 2-3 model yang memerankannya. Dan sekarang masih dalam pembuatan video klip,” ungkapnya di lokasi syuting video klip, akhir pekan lalu. Untuk single kedua dari album ketiganya, Astrid menggandeng musisi Adi Govinda serta Tohpati. “Untuk lagu ini diciptakan oleh Adi Govinda dan diarasemen sama Tohpati,” jelas istri Arlan Djoewarsa ini. Baru dua bulan lalu Astrid melahirkan anak pertama. Kini dia siap eksis kembali ke dunia tarik suara. Sebagai ibu baru, Astrid sempat bingung juga untuk meninggalkan buah hatinya. Apalagi jika harus promo ke luar kota. Walau rasa ingin membawa sang bayi tapi itu tidak mungkin. “Yang pasti agak berat meninggalkan si baby karena dia masih kecil. Tapi aku sempat nanya-nanya juga, kalau ditinggal gimana enaknya dia untuk minum dan makannya, tapi masalah itu sudah teratasi,” bebernya. Kira-kira sekitar umur empat bulan, sang buah hati baru bisa diajak jalan keluar rumah. Sambil menunggu, Astrid punya tips agar buah hatinya nggak rewel selama ditinggal kerja. “Sebenarnya nggak apa-apa sih. Tapi kata dokter lebih baik di atas tiga bulan. Tapi aku lihat tempatnya dulu, untuk sekarang ini, lebih baik nggak aku bawa. Tapi mau gimana lagi, ibunya bekerja. Aku sudah ada caranya untuk mengatasi itu, karena kebetulan aku sudah stok ASI di rumah, jadi babynya ditinggal juga aman,” tuturnya. Sang suami pun tidak bermasalah jika Astrid aktif di dunia entertainment. “Sangat mendukung karena dari awal, dia nggak pernah ngomong harus berhenti. Lagi dia tahu banget profesi aku dari awal, tapi aku nya yang harus tahu diri,” pungkasnya. (ozi/jpnn)

Cantik Itu Alami RALINE tidak peduli penilaian orang sejelek apapun. Image ia bangun sendiri sehari-sehari dengan bekerja keras. Sebagai public figure, Raline Shah dituntut untuk selalu tampil sempurna dalam kondisi apapun. Namun bagi dara kelahiran Medan, 4 Maret 1985 ini, cantik tidak hanya dinilai dari dari hasil make-up saja. Karena menurutnya banyak wanita yang tidak memiliki kecantikan lebih tetapi bisa menjadi seorang bintang. “Di dunia entertaiment, semua cantik, biarpun bentuk badan nggak ideal, mereka bisa jadi bintang,” ujar Raline. Model dan bintang iklan ini merasa kecantikan seutuhnya ada di dalam wanita yang dapat melakukan banyak hal. “Cara bicara, bisnis apa, kerjaan apa, jadi orang berguna, bukan cuma wajah, tetapi juga luar dalam. Memang klise sih tapi itu benar,” ucap Raline. Alumnus National University of Singapore bidang ilmu politik ini merasa dirinya cantik ketika pasangannya menerima apapun kondisinya. “Ketika di samping orang yang aku sayang, biarpun nggak mandi, make up, tetapi mereka tahu aku sebenarnya seperti apa,” cetus Raline yang statusnya sekarang belum tahu milik siapa. Saat sedang menghabiskan waktu untuk pergi berbelanja, Raline tidak pernah banyak berfikir untuk membeli pakaian. Kalau apa yang dilihatnya bagus, ya langsung dibeli. “Jadi nggak usah mikir lagi, apa nih yang belum di pakai,” imbuh finalis Puteri Indonesia 2008 ini. Dalam berpakaian, Raline tidak pernah memikirkan penilaian orang, yang terpenting dengan mengenakannya Raline tetap percaya diri. “Image itu terbangun dari kegiatan seharihari, nggak dari acara saja,” kata pemilik kaki jenjang ini. Nama Raline menjulang di film 5 cm. Padahal sebelumnya, ia dikabarkan cuma coba-coba main film karena bosan di bidang modeling. Bener nggak ya? “Nggak sih. Aku memang dari dulu suka akting, ikut teater di Singapore dan Malaysia. Waktu aku decide nggak mau kerja kantoran lagi dan terjun ke entertainment niatnya sih film. Modelling itu memang sesuatu yang iseng aja aku jalanin, tibatiba ternyata lumayan rejekinya,” jawabnya panjang lebar. Meski mensyukuri 5 cm yang sukses di pasaran, Raline tak mau berpuas diri. Apalagi ia tipe perempuan yang haus akan tantangan. “Secara personal aku nggak merasa ini sebuah achievement karena bagiku it’s just a job, my job. Aku bagian yang sangat kecil dari film ini, aku masih

baru dan aku hanya sebagai artis di sini. Balik lagi aku go with the flow aja karena bagi aku what’s important adalah if you really enjoy the process,” jelasnya. Di 5 cm, sosok Riani yang dia perankan terlihat lembut dan feminin. Bagaimana dengan sosok Raline yang asli? “I’m just more direct. If I like someone I’d be like ‘Dude, I like you!’ hahaha. If they don’t like me, well, too bad. Tapi nggak mungkin deh aku nangis-nangis di depan kaca karena cowok. Yang paling dekat dengan keseharianku sih teman-temanku yang juga didominasi laki-laki. Jadi aku nyaman dengan teman-teman priaku di lokasi,” tutur Raline yang digosipkan dekat dengan Fedi Nuril. Sebagai penyuka travelling, Raline mau berbagai cerita dan rencana jalan-jalannya kelak. Apa saja ya… “So far I’m very impressed with Maldives. Tapi bagiku, semua tempat punya keunikannya masingmasing. Tahun ini aku pengen fokus travel Indonesia aja. Aku berniat ke Rinjani, ke Kalimantan, pokoknya mau lihat Indonesia dulu,” jawab Raline. Sekadar informasi, Raline terlahir dari keluarga yang cukup terpandang. Ayahnya adalah seorang konsulat kehormatan turki di Medan. Raline sendiri sangat mahir berbahasa Inggris dan Prancis. Dia juga pernah bekerja di Kedubes RI sebagai MC untuk acara pariwisata. (mer/net/jpnn)

FATIN SHIDQIA LUBIS

Aslinya Malas dan Pemalu POPULARITAS belia kontestan X Factor Indonesia ini melesat tajam bak roket. Hal ini mengejutkan temanteman Fatin di sekolah dan juga gurunya di SMU Negeri 97 di Ciganjur, Jakarta Selatan. Bahkan menurut Wakil Bidang Humas SMU 97, Gozali, Fatin bukan termasuk anak yang menonjol di sekolah. “Sebenarnya anaknya nggak terlalu istimewa. Malasnya juga ada, prestasinya biasa-biasa saja. Ternyata dia bagus di bidang tarik suara,” kata Gozali. Meski demikian, prestasi Fatin di X Factor membuat sekolah bangga terhadap prestasi gadis tersebut. Pihak sekolah pun bercerita soal keseharian Fatin di sekolah. “Dia juga pernah terlambat, dihukum disuruh pulang,” ujar Gozali. Sedangkan Nur Seha, ibunda pelantun hit Grenade itu ikut tak menyangka putrinya menjadi tenar. “Juga ada yang kasih tahu saya, Fatin ramai diomongin di internet. Saya hanya bilang, ‘Alhamdulillah, ini rezekinya Fatin,” cetus sang bunda. Kejutan lain muncul. Ternyata Fatin adalah sosok anak yang suka demam panggung. “Kekurangan

Fatin, dia pemalu. Saya kaget lihat dia bisa berani tampil di panggung XFactor,” ujar Nur Seha. Dari awal, Fatin tidak pernah menyangka bisa masuk 12 besar finalis XFactor Indonesia. Menurutnya, niat Fatin mengikuti X Factor Indonesia adalah ajang coba-coba. “Keluarga tidak tahu dia ikut X Factor, dia hanya bilang minta didoakan katanya ada audisi. Jadi nggak ada niat mau terus menang,” ujar Nur. Ayahanda Fatin, Bahari Lubis, sungguh tak menyangka anak kesayangannya itu lolos hingga putaran final. Bahari mengaku tak pernah lihat Fatin menyanyi sebelumnya. “Saya minta maaf, karena selama ini saya tidak tahu bakat (Fatin) itu. Tapi dia tidak pernah minta les vokal. Bakat ini alami sekali,” ujar Bahari. Sayangnya, kata Bahari, dia tak menemani Fatin saat audisi. (net/ jpnn)

CARA DELEVINGNE

Duplikatnya Kate Moss ALISNYA tebal dan hidungnya tak terlalu mancung. Namun, dara berusia 20 tahun ini melangkah penuh percaya diri di atas catwalk Pekan Mode New York dan London. Sekilas, sosoknya mengingatkan akan supermodel Kate Moss. Delevingne adalah supermodel asal Inggris yang tengah naik daun. Wanita yang menempati peringkat 17 dalam daftar model di models.com tersebut, kini, menjadi perhatian dunia. Ia laris manis sebagai model dalam berbagai pertunjukan fashion desainer kenamaan dunia. Di Pekan Mode New York baru-baru ini, Delevingne tampil di 13 pertunjukan fashion,

termasuk Marc Jacobs dan Oscar de la Renta. Sementara di Pekan Mode London, wajahnya tampil dalam berbagai pertunjukan, seperti Burberry. Delevingne yang sebelumnya dipercaya membawakan busana karya desainer Stella McCartney juga dijadwalkan berjalan di atas catwalk Milan dan Paris mendatang. Dia juga dikenal bergaul dengan sejumlah selebritis papan atas, seperti penyanyi Rihanna dan Rita Ora. Mengenai kesuksesannya, Delevingne punya pendapat sendiri. “Saya tidak suka Cara yang seorang model. Saya hanya Cara. Dan untuk beberapa alasan, orang-orang ini

tetap mempekerjakan saya,” ujarnya, “Dia memiliki penampilan menyolok yang unik, sebagian mirip Brigitte Bardot,” nilai Direktur Fashion my-wardrobe.com, Carmen Borgonovo. (net/jpnn)

SABAI MORSCHEK

Nggak Romantis Tapi Mau Nikah SUDAH setahun Sabai Morschek betah dipacari Ringgo Agus Rahman. Kira-kira daya tarik apa dari sang komedian sehingga bintang film Sang Dewi dan Akibat Pergaulan Bebas ini selalu jatuh cinta? Yang pasti bukan romantis, karena Ringgo bukan tipe cowok seperti itu. Buktinya saat Valentine lalu, tak ada momen istimewa yang dilewati pasangan ini. Ringgo di Lombok, Sabai di Jakarta. Nah, tentang sikap Ringgo yang jauh dari romantis, Sabai punya jawaban. “Ya sama juga soalnya, saya juga nggak romantis,” ucap Sabai, akhir pekan lalu. Ringgo yang ada disamping Sabai nyeletuk hal serupa. “Boroboro dia romantis, nggak pernah ada kata I love You, I Miss you,” ceplos Ringgo. Untungnya, gaya santai Ringgo ini lah yang membuat Sabai jatuh hati. “Ya udah kelihatan orangnya kayak gini ya, jadi ya, apapun itu jadi daya tariknya,” jelas Sabai. Satu lagi yang bikin Sabai makin sayang, adalah cara Ringgo memanggilnya. Di rumah, oleh sang ayah Sabai dipanggil dengan sebutan Binchen. “Dia ada panggilan kecil, sama almarhum bapaknya dia dipanggil binchen, saya manggil dia itu,” jelas Ringgo Saking seriusnya mereka pacaran, Ringgo mantap melamar dara blasteran Padang-Jerman itu pada 2014.

“Tahun depan. Wah, akhirnya saya bisa ngomong ini,” kata Ringgo sambil tersenyum. Sabai Morschek Dengan tegas, Sabai seperti mengutarakan rasa tidak sabarnya segera dilamar kekasihnya itu. Dia pun mengutarakan kesiapannya di depan para awak media. “Siap, Insya Allah,” jawab Sabai, sumringah. Pasangan humoris ini berharap mereka berjodoh sampai akhir hayat. Meski diakui mereka tidak seperti pasangan lain yang sering menunjukkan romantisme atau saling cemburu. “Ya pokoknya sih kalau dia nanti kabur berarti nggak jodoh, kalau nggak kabur ya jodoh. Mudah-mudahan jodoh,” harap Ringgo. Sebelumnya Ringgo menjalin kasih dengan Revalina S. Temat. Namun hubungan asmaranya kadas di tengah jalan lantaran tak mendapat restu dari kedua orangtua Reva. (mer/jpnn)


5

SENIN, 25 FEBRUARI 2013

Lanny Lamria Simanjuntak MPd

CIPTAKAN

Senangnya Belajar SALAH satu kewajiban setiap manusia adalah belajar. Disadari atau tidak, belajar sedianya dilakukan setiap hari. Proses kehidupan pun menjadi pembelajaran sendiri bagi kita. Begitu juga ketika di sekolah, belajar adalah kewajiban siswa yang harus dilakukan juga saat berada di rumah. Tak terkecuali di tingkatan Sekolah Dasar (SD), merupakan momen yang penting bagi anak-anak untuk mengasah kemampuannya. Hanya saja, pendidikan dasar ini terutama di kelas awal sebaiknya lebih pada penanaman akan cinta dan suka dengan belajar. ‘’Bagaimana kita bisa menanamkan the love of learning, mereka harus suka dan cinta belajar,’’ ungkap Lanny Lamria Simanjuntak MPd, Academic Operation Manager Pelita Harapan Bangsa School. Ketika sudah cinta dan suka belajar, maka mereka tidak akan merasa terpaksa atau dipaksa. Hal ini menyoroti banyaknya fenomena kemacetan anak ketika memasuki kelas 3. Dari pengamatan, sebagian mengalami hal tersebut karena terlalu keras berjuang dan memaksa diri mengikuti kondisi kelas dan teman-temannya di sekolah. Terlebih materi di kelas 3 jauh lebih sulit dibandingkan kelas 1 dan kelas 2. ‘’Perbedaannya sangat terlihat, sehingga ketika anak tidak disiapkan lebih dahulu akan mengalami kemacetan, tidak mau menulis, membaca dan lain sebagainya,’’ tambahnya. Menurutnya, pendidikan dasar adalah tak hanya bagaimana merasakan senangnya belajar. Melainkan juga penanaman konsep kepada anak tentang dasar-dasar ilmu yang akan mereka pelajari di tingkatan lebih lanjut. Konsep dasar ini harus benarbenar dipahami, sehingga ketika di

BIODATA

tingkatan atas hanya tinggal pengembangan saja. Tak perlu segan-segan untuk mengambil waktu lain guna pendalaman dan penguatan konsep tersebut. Misalkan untuk pelajaran IPA, dari awal sudah diajarkan tentang konsep ilmu dasarnya. Begitu juga dengan pelajaran matematika. Proses pembelajaran ini sangat penting kendati hanya menggunakan angka-angka kecil terlebih dahulu. ‘’Ketika mereka sudah tahu konsep atau kunci dasarnya, angka-angka besar tidak menjadi masalah nantinya,’’ ungkapnya. Berbagai metode bisa digunakan. Intinya adalah tidak memaksakan hal tersebut kepada anak. Karena masingmasing siswa memiliki kemampuan dan karakter tersendiri. Ketika metode yang satu tidak bisa digunakan, maka bisa memakai yang lainnya. ‘’Kami sangat percaya anak memiliki multiple intelegensi sendiri-sendiri,’’ tandasnya. Ada yang menggunakan metode klasik, atau ada juga yang harus sendiri dengan gurunya saja. ‘’Guru harus bisa memastikan anak didiknya sudah mengerti atau belum, bisa dilakukan dengan mengambil waktu tersendiri,’’ tambahnya. Yang cukup menarik bagi anak-anak adalah dengan cerita. Karena ketika berada di kelas 3 pun, mereka masih suka dengan bercerita. Mereka harus dihadapkan dengan analogi yang riil, dan memang terlihat atau ada di sekitarnya. Bisa juga dengan praktek langsung, permainan dan sebagainya. Yang tak kalah pentingnya adalah tanya jawab, diskusi dan berkelompok. Dengan demikian anak-anak dilatih berpikir dan menganalisa. ‘’Secara tidak langsung juga belajar mengemukakan pendapat,’’ katanya. Pasalnya, saat ini kemampuan anak mengeluarkan pendapat masih minim. Ini menjadi kekurangan negara-negara di Asia, termasuk di Indonesia. ‘’Asia merupakan Negara pekerja keras, tapi kurang berani dalam mengeluarkan pendapat.’’ Bahkan, terkadang menjadi pemimpin adalah hal yang kurang bisa. Padahal, anak-anak adalah calon pemimpin yang harus bisa mengeluarkan pendapat, serta berani mengakui kesalahan. (ela)

Nama : Lanny LAmria Simanjuntak MPd Lahir : Medan, 17 Maret 1975 Bapak : Ir W Simanjuntak Ibu : D br Siahaan Pendidikan SDN 22 Jakarta Barat SMP N 88 Jakarta Barat SMAN 16 Jakarta S1 Bahasa Inggris Universitas Negeri Jakarta (UNK) S2 di Universitas Pelita Harapan

Tanamkan Karakter dengan Cerita BANGSA yang kuat adalah bangsa yang berkarakter. Sehingga pendidikan karakter pun sangat penting. Namun, penanaman nilai-nilai keimanan kepada Tuhan dan penanaman nilai-nilai luhur bangsa bukanlah hal yang mudah. Gampang diucapkan tetapi susah dilaksanakan. Sehingga perlu pendidikan dan keteladanan. ‘’Karakter lebih kami utamakan disini, apalagi untuk sekolah di tingkat dasar,’’ ungkap Lanny Lamria Simanjuntak MPd. Penanaman karakter ini pun dilakukan setiap hari kepada anak didiknya, melalui berbagai cara. Diawali dengan penjelasan terlebih dahulu kepada anakanak. ‘’Misalkan tentang respek, kami ajarkan, dilihat dan dievaluasi,’’ katanya. Respek disini adalah bisa dengan menyapa teman, memberikan salam, memberikan kesempatan kepada mereka saat sedang melakukan sesuatu atau hal-hal lainnya. Selanjutnya, akan dilihat apakah mereka melakukan hal tersebut ketika berada di sekolah. Selanjutnya, bagi siswa yang respek kepada temannya di sekolah akan dinilai dan diumumkan serta mendapatkan sertifikat sebagai sebuah penghargaan baginya. ‘’Ini sebagai motivasi sehingga yang lain juga akan semangat melakukannya, bahwa hal tersebut adalah baik,’’ katanya.

Bekerja Sambil Bermain

Pembelajaran karakter ini juga diberikan menggunakan multimedia. Misalkan melalui tayangan film kartun ataupun cerita binatang. ‘’Contohnya film tentang pertandingan lari antara kelinci dan kura-kura,’’ terangnya. Banyak pelajaran yang bisa diajarkan dari kisah ini. Kurakura yang pelan bisa menjadi juara dari kelinci yang super cepat karena mereka memegang komitmen serta kerjasama.

Materi ini bisa diberikan menjelang ujian akhir sekolah. Bahwa, anak-anak bisa mengerjakan soal apabila dia konsentrasi, memegang komitmen untuk rajin belajar, fokus dan menyelesaikan apa yang sudah dimulai. ‘’Ini akan kami bahas setiap hari secara berulang-ulang, sehingga tertanam di alam bawah sadar mereka bahwa hal tersebut akan dilakukan,’’ katanya. Ketika pendidikan karakter ini

sudah bisa diserap maksimal oleh anak, maka dengan sendirinya akademik akan sejalan beriringan. Nilai bagus akan didapatkan anak-anak karena mereka berkarakter pintar dan mau berusaha tanpa nyontek atau hal curang lainnya. ‘’Kalau hanya sekedar mengejar nilai akademik, namun tanpa konsep jelas dan karakter yang amburadul apa jadinya ketika mereka besar nanti,’’’ tegasnya. (ela)

SAAT bekerja bukan waktunya untuk bermain. Namun, profesi satu ini justru mengharuskan kita untuk bermain-main. Yaitu menjadi guru TK maupun SD. Bergelut di bidang pendidikan sudah dilakoni Lanny Lamria Simanjuntak MPd lebih dari 12 tahun lalu. Berjibaku dengan anak-anak menjadi kesenangan tersendiri bagi wanita asal Medan ini. Bahkan, sudah menjadi cita-citanya sejak kecil ingin menjadi seorang guru. Dimatanya, guru adalah profesi yang sangat menyenangkan. Bisa bercengkerama bersama anak-anak lengkap dengan karakternya yang beragam. Khususnya guru TK, kegiatan yang dilakukan sangat menyenangkan. Transfer ilmu sekaligus sambil bermain bersama mereka.

Karena metode yang digunakan untuk anak-anak adalah bermain. Serta kegiatan kreatifitas lainnya bersama anak-anak. ‘’Saya sangat menyukai anak-anak dan pendidikan, sehingga sengaja mengambil S2 di bidang pendidikan juga,’’ ungkap jebolan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini. Academic Operation Manager Pelita Harapan Bangsa School ini tak sekedar menjadi guru di kelas saja. Namun juga berbagi ilmunya kepada guru yang lain untuk pengembangan kualitasnya. ‘’Kebetulan bukan hanya mengajar saja, tapi juga membantu masalah manajemen SDM disini ataupun terkait kelancaran pembelajaran,’’ katanya. Terkait sistem pendidikan

sekarang, menurutnya sudah cukup bagus karena dengan KTSP sekolah diberikan kebebasan pada pelaksanaannya. Sehingga, masing-masing sekolah bisa berkreasi dalam menciptakan generasi penerus yang berkarakter serta berkualitas tinggi. ‘’Kurikulum ini memang bagus, karena sudah disusun oleh orang-orang berkompeten dan ahlinya di tingkat pusat,’’ katanya. Dan yang lebih penting adalah tidak ada batasan bagi sekolah dalam melaksanakan hal tersebut. Karena kurikulum yang ada sekedar sebagai benang merah atau pakem yang harus dituju tanpa membatasi cara yang dilakukan. Terlebih masingmasing sekolah memiliki visi dan misi tersendiri. (ela)


JAWA TENGAH

6

SENIN 25 FEBRUARI 2013

RADAR TEGAL

Perjalanan KA Belum Pulih

BUDAYA

PRATON/RADAR SEMARANG

DALANG - Naryo dan Rusdi, warga Dusun Resowinangun yang memainkan Wayang Kebon di Rumah Uplik, Minggu (24/2).

Tinggalkan Sinetron, Beralih Membaca Buku KEBIASAAN Muhammad Maynayo Purnomo Aji, 10, sepulang sekolah saat ini telah berubah. Sekitar 6 bulan lalu, siswa kelas 4 SD Negeri Pledokan lebih banyak bermain atau menonton televisi begitu tiba di rumah. Sinetron adalah salah satu acara favoritnya. Padahal, sebagian besar sinetron yang ditonton, seharusnya untuk konsumsi remaja, bukan anak-anak seusianya. Namun itu dulu, sebelum ada Rumah Uplik di Dusun Resowinangun Desa Pledokan Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang. Rumah Uplik adalah sebuah perpustakaan mini yang didirikan warga setempat bersama relawan dari Jantaka Media Literacy. “Kalau sekarang lebih senang baca buku, nonton televisinya berkurang,” ujar Nayo, sapaan akrab Maynayo. Tak hanya berfungsi sebagai perpustakaan, Rumah Uplik juga menjadi pusat berkesenian dan pengembangan ekonomi warga Resowinangun. Jika sebelumnya anak-anak telah menciptakan tari Jaran Hokya, kreasi terbaru adalah Wayang Kebon. Sebuah aksi mendongeng dengan sarana wayang yang dibuat dari hasil bumi. Kemarin (24/2), Wayang Kebon dipentaskan di hadapan Wakil Bupati Semarang Warnadi, Sekretaris Badan Koordinasi Wilayah I Pemprov Jateng Suroso yang mewakili Gubernur Bibit Waluyo serta jajaran muspika Kecamatan Sumowono. Rusdi dan Naryo, warga setempat, dengan memainkan wayang yang terbuat dari labu siam, terong, cabai, alpokat, tomat, sawi, menceritakan kehidupan sehari-hari warga Resowinangun. Seperti petani yang setiap hari merawat tanaman, namun kadang harus gigit jari ketika alpokat miliknya diserang hama ulat. Selain itu, di hadapan para pejabat Pemkab Semarang dan Pemprov Jateng, mereka berdua tak ragu memberikan kritik. Salah satunya tentang kondisi jalan desa yang rusak parah sehingga mengganggu aktivitas warga, terutama anak-anak yang bersekolah serta distribusi hasil panen. Lagu Naik-Naik ke Puncak Gunung pun diubah liriknya menjadi gambaran tentang jalan desa yang rusak. Mendengar hal ini, Warnadi maupun Suroso tersenyum sambil sesekali tepuk tangan. Pengelola Rumah Uplik Walijono menerangkan, ada perubahan kebiasaan warga dan anak-anak setelah Rumah Uplik berdiri. Saat ini, anak-anak lebih senang membaca buku-buku koleksi perpustakaan dibanding nonton sinetron atau bermain tanpa tujuan jelas. “Setelah ada Uplik, antusiasme anak-anak besar, mereka jadi gemar membaca dan banyak pengalaman seperti pentas seni Jaran Hokya,” tutur Walijono sambil berharap ada donatur yang mau memberikan sumbangan buku untuk menambah koleksi perpustakaan. Sementara itu, Warnadi mengaku senang melihat kegiatan warga dalam menumbuhkan minat baca lewat kesenian. Selain itu, potensi desa seperti budidaya alpokat, pembuatan gula aren, sirup jahe, keripik talas juga dikembangkan oleh ibu-ibu setempat. “Ternyata di tempat yang jauh darin pusat kota, sekitar 40 kilometer dari kota, masyarakat bisa menumbuhkan kreativitas dalam kemasan budaya,” kata Warnadi. Mengenai kritik terkait rusaknya jalan menuju desa tersebut, Warnadi mengatakan bahwa tahun ini akan direhabilitasi. “Tahun anggaran 2013 telah disiapkan Rp 150 juta untuk perbaikan jalan,” katanya. (ton)

PARPOL

AINUL ATHO

TEKAD - Slamet Imron SH, dan Toyib menyatukan tekad untuk membenahi DPC PKB Kota Pekalongan.

Prihatin Kondisi PKB, Senior Turun Gunung PEKALONGAN - Melihat kondisi politik di tubuh DPC PKB Kota Pekalongan yang memprihatinkan, kemarin, para senior PKB ‘turun gunung’ menyatukan semangat untuk membenahi partai, dalam wadah forum komunikasi 1998. Di antara tokoh yang bersatu tersebut, terdapat nama H Slamet Imron (Ketua DPC PKB periode 1999-2004), Toyib (mantan Litbang DPC PKB), H Solahhudin SPT (mantan Anggota DPRD dari PKB), Sodikin Basyari, Drs Abul Mafachir serta Drs Chofif Yahya. Solahuddin menjelaskan, terbentuknya forum kumunikasi tersebut dilatarbelakangi dari amanat ‘para orang tua’. Mereka prihatin kondisi PKB saat ini, yang ditinggal para pemilihnya. Dengan ditandai hanya berhasil mendudukan tiga kadernya di kursi legislatif pada pemilu 2009. “Sekarang terjadi kemerosotan. Banyak pemilih PKB yang berpindah politiknya. Pastinya kenyataan ini, sangat mengkhawatirkan,” ucapnya. Slamet Imrom menimpali, kondisi sekarang ini sangat berbeda di saat dirinya menjadi ketua DPC PKB periode 1999-2004. “Pemilu saat itu, kita hanya bermodalkan nol. Namun bisa meraih suara yang cukup besar, dengan mendudukan 5 kadernya di legislatif. Kemudian saat saya menjadi Badan Pemenangan Pemilu 2004, PKB berhasil meraih 6 kursi dan mengangkat kader menjadi ketua DPRD. Namun sekarang kok hanya tiga kursi saja,” herannya. Dengan kenyataan tersebut, sambung Slamet Imron, dibutuhkan langkah-langkah perbaikan yang bertujuan untuk mengembalikan kejayaan PKB di Kota Pekalongan. Ia yakin, kader-kader partai tidak menginginkan PKB menjadi partai lemah. “Untuk bisa mengembalikan kejayaan PKB, tidak bisa dilakukan oleh DPC saja. Melainkan dibutuhkan peran serta ulama dan tokoh senior,” bebernya. Sayangnya, Slamet Imron menilai, pengurus DPC PKB sekarang kurang melibatkan ulama. “Jalinan silaturrahim dengan ulama dan senior. Saya rasa kok tidak dilestarikan,” bebernya lagi. Untuk itu, kembali Solahuddin, sangat mengharapkan kepada peserta Muscab DPC PKB di Gedung Aswaja untuk bisa memetik pelajaran politik yang sudah berlalu. (ap16)

PRATON/RADAR SEMARANG

MENUNGGU - Sejumlah penumpang menumpuk dan menunggu diberangkatkan dari Stasiun Kereta Api Tawang Semarang. Sebelumnya perjalanan KA yang melintas di jalur utara sempat mengalami keterlambatan.

SEMARANG - Perjalanan kereta api (KA) yang melintas di jalur utara, hingga kemarin, masih mengalami keterlambatan. Meski begitu, Stasiun KA Tawang Semarang yang sehari sebelumnya sempat lumpuh karena terendam banjir setinggi 1 meter, mulai kemarin sudah kembali difungsikan. Keterlambatan sejumlah KA karena masih adanya titik genangan yang membanjiri rel. Salah satunya, di jalur rel Muktiharjo, Kota Semarang. Keterlambatan KA hingga 3 jam banyak dikeluhkan calon penumpang di Stasiun KA Tawang. Humas Daops IV Semarang Surono mengakui masih adanya keterlambatan KA. Ia men-

contohkan, KA Fajar Utama yang seharusnya berangkat menuju Jakarta pukul 08.00, mengalami keterlambatan. Hal yang sama dialami KA Rajawali tujuan Surabaya. “Dua KA itu mengalami keterlambatan sekitar 3 jam,” katanya. Menurut Surono, masih ada titik genangan air yang membanjiri rel. Salah satunya, di Muktiharjo. Jika sehari sebelumnya genangan mencapai 12 sentimeter, kini sudah surut menjadi 7 sentimeter. Meski begitu, KA yang melintas di jalur tersebut harus berjalan sangat pelan. Artinya, semua KA kini sudah bisa melintas via jalur utara. Seperti diketahui, sehari sebe-

lumnya, 13 perjalanan KA penumpang yang biasanya melewati jalur utara, diputar melalui jalur selatan Solo – Jogja Purwokerto - Cirebon. Hanya 10 KA yang bisa lewat jalur utara. Yakni, Argo Bromo Anggrek (Surabaya - Gambir PP), Argo Muria, Menoreh dan Tawangjaya (Semarang- Jakarta pp) serta Harina (Semarang - Bandung pp). “Untuk KA barang lintas utara (Jakarta- Surabaya PP) dibatalkan perjalanannya.” Mengantisipasi genangan air di rel Muktiharjo, Surono menyampaikan, pihaknya melakukan peninggian rel dengan menambah kricak. “Kita akan tinggikan jalur rel sampai 10 sentimeter di lokasi ini (Muk-

tiharjo, Red) untuk mengurangi risiko genangan banjir yang cukup tinggi.” Menurut Surono, meski berangsur pulih, genangan air di Stasiun KA Tawang masih setinggi mata kaki. Namun, stasiun KA tersebut sudah dioperasionalkan untuk keberangkatan KA. Hanya saja, untuk sementara, semua pelayanan administrasi masih dilakukan di Stasiun KA Poncol, karena kondisi di Stasiun KA Tawang belum memungkinkan. “Sampai banjir yang ada di Stasiun KA Tawang benarbenar sudah surut. Kalau hari ini (kemarin, Red) tidak hujan, maka besok sudah normal kembali.” Meski begitu, Surono

menambahkan, keberangkatan KA via Stasiun KA Tawang sudah 80 persen. Selain meninggikan rel di Muktiharjo, Daops IV, beber Surono, juga berencana meninggikan rel di empat titik. Yakni, titik Semarang-Tawang Km 0+8/9, lalu dua titik di petak ruas antara Jrakah-Mangkang di km 8 dan km 10. Terakhir, satu titik di antara Semarang-Alastuwa, mulai km 0+600 hingga 1+500. Juga satu titik rel yang tergogos (longsor ke bawah), yakni di Mangkang Km12 sepanjang 10 meter, sedalam dua meter. “Satu titik itu sudah bisa dilewati kereta dengan kecepatan 20 km/jam, sebelumnya hanya 5 km/jam.” Masih adanya keterlambatan KA hingga berjam-jam dikeluhkan ratusan calon penumpang, utamanya tujuan Surabaya dan Jakarta. Kemarin, ratusan penumpang tampak menumpuk di Stasiun KA Tawang. “Seharusnya PT KAI memberitahukan keberangkatan sampai jam berapa. Ini penumpang hanya disuruh menunggu tanpa kejelasan,” keluh Budi, 23, salah seorang penumpang tujuan Surabaya. Padahal, ia sudah tiba di Stasiun KA Tawang sejak pukul 07.00. Rencananya, Budi akan berangkat menggunakan KA Rajawali. “Tapi sampai pukul 09.00, KA Rajawali belum datang.” Ia meminta PT KAI menginformasikan kepada penumpang kepastian kedatangan KA Rajawali. “Jangan hanya diam saja tanpa ada pengumuman.” Hal yang sama dikeluhkan penumpang lainnya, Hendra, 34. “Daripada menunggu lama lebih baik menggunakan angkutan lainnya menuju Jakarta,” ucap Hendra. Sementara itu, terkait banjir di depan Stasiun KA Tawang, operator pompa Polder Tawang, Rio mengaku, pembuangan air menuju Kali Baru terhambat. Tepatnya, terimbas proyek pembangunan rel ganda. Air yang biasanya bisa mengalir ke Kali Baru, kini tidak bisa. “Pembuangan air terhambat di Jalan Mpu Tantular, karena adanya proyek rel ganda.” Namun, kemarin, aliran air sudah lancar. (hid/isk/ce1)

Diguyur Hujan, Cap Go Meh Berlangsung Meriah PEKALONGAN - Kirab Gia Ang yang menandai perayaan Cap Go Meh di Kota Pekalongan, Sabtu (23/2), berlangsung meriah meskipun sempat diguyur hujan di tengah pelaksanaannya. Ditandai dengan letusan ratusan petasan, rombongan kirab dilepas langsung oleh Wakil Walikota H Alf Arslan Djunaid dan disaksikan langsung oleh Habib Luthfi bin Ali bin Yahya, serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD). Kirab yang dilepas sekitar pukul 09.00 WIB pagi dari depan Klenteng Po An Thian tersebut, berisi iring-iringan barongsai, naga liong, reog, dan kirab delapan dewa yang diusung di dalam tandu atau Kio, serta dimeriahkan drum band dari SMK Medika. Rombongan kemudian menyusuri rute jl Rambutan-Nanas-Jeruk-Sultan Agung-SalakManggis-Imam Bonjol-Pemuda-Hayam Wuruk-Hasanudin. Kembali lagi ke jalan Salak-jalan Blimbing,serta finish di klenteng Po An Thian. Kegiatan yang sudah menjadi agenda tahunan tersebut, juga menyedot antusiasme ribuan masyarakat. Mereka terlihat telah menunggu di sepanjang rute yang dilewati untuk menyaksikan atraksi khas kebudayaan etnis Tionghoa tersebut. Sesaknya warga yang berkumpul, bahkan sempat menimbulkan kemacetan di beberapa titik ruas jalan. Dalam sambutannya saat melepas rombongan kirab, Wakil Walikota menyampaikan, agar perayaan Cap Go Meh ini dapat dijadikan momentum persatuan masyarakat. “Perbedaan dan bermacamnya budaya yang ada di sini justru menjadikan masyarakat bersatu. Mereka membaur dalam satu kegiatan untuk bersama-sama menjaga budaya, dan persatuan di Kota Pekalongan,” tegasnya. Wawalkot juga berpesan, tradisi seperti ini jangan sampai punah di kemudian hari. Selain sebagai hiburan bagi masyarakat, diharapkan pria yang akrab disapa Alex tersebut perayaan Cap Gi Meh dapat menjadi salah satu agenda pariwisata. “Makanya saya berharap agar ke depan pelaksanaan Cap Go Meh bisa lebih meriah lagi sehingga dapat menyedot wisatawan dari luar

daerah,” tukasnya. Pesan yang sama juga disampaikan Habib Luthfi Bin Ali Bin Yahya. Ulama karismatik tersebut memandang bahwa melalui

perayaan Imlek dan Cap Go Meh bisa makin mempererat rasa persatuan dan kesatuan bangsa. “Seluruh elemen masyarakat berkumpul, mulai dari

TNI, Polri, dan para pejabat. Kebudayaan yang mengandung unsur pendidikan bagi masyarakat, tetap harus dijaga bersama.”

M. AINUL ATHO’

MERIAH - Pelaksanaan perayaan Cap Go Meh di Kota Pekalongan, Sabtu (23/2), berlangsung meriah meskipun sempat diguyur hujan di tengah pelaksanaannya.

Habib Luthfi juga memberikan pesan, bahwa rasa persatuan dan kesatuan antar elemen bangsa harus terus dikuatkan. Menurutnya, sebagai bangsa yang mempunyai beraneka ragam budaya, jangan sampai memberikan celah kepada pihak yang ingin memecah belah persatuan tersebut. “Rapatkan barisan dan tetap menjaga diri sebagai bangsa yang kaya budaya,” imbuhnya. Ketua Yayasan Tri Dharma Klenteng Po An Thian, Heru Wibawanto Nugroho menjelaskan, perayaan Cap Go Meh merupakan peryaaan tiap tanggal 15 setelah Imlek. Maksudnya adalah untuk menunjukkan rasa syukur kepada pencipta dengan harapan kehidupan yang dijalani bisa lancar dan meraih kesuksesan. (ap16)


CMYK

BISNIS

SENIN, 25 FEBRUARI 2013

8

RADAR TEGAL

Rp 800 Ribu Bawa Pulang Motor Suzuki

DP Ringan, Angsuran Terjangkau TEGAL – Kabar gembira bagi masyarakat Tegal dan sekitarnya yang ingin memiliki sepeda motor Suzuki. Indo Sarana Motor memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkannya secara tunai maupun kredit dengan DP ringan dan angsuran terjangkau serta proses yang cepat.

DOK.RATEG

LEBIH DEKAT – Astra Motor Bongkok lebih dekat dengan masyarakat dan ambil bagian di berbagai kegiatan.

Astra Motor Bongkok, Lebih Dekat dengan Konsumen

Dukung Kegiatan

MASYARAKAT KRAMAT – Sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan, Astra Motor Bongkok lebih mendekatkan diri dengan konsumen. Upaya yang dilakukan diantaranya dengan ikut ambil bagian dalam beragam kegiatan yang ada di tengah masyarakat sehingga bisa lebih dekat. Imam Fajar Pamuji, branch head Astra Motor Bongkok mengakui jika upaya tersebut menjadi salah satu bentuk agar keberadaan Astra Motor Bongkok bisa menjadi bagian dari masyarakat sekitar. Dengan demikian, semua program penjualan, pelayanan dan sebagainya bisa diberikan lebih cepat karena semakin dekat dengan mereka. Cara ini juga mendapat

apresiasi positif dari warga sehingga kerjasama yang terjalin baik selama ini diharapkan bisa dipertahankan dan ditingkatkan. Di sisi lain, saat masyarakat membutuhkan berbagai tipe sepeda motor Honda, maka akan lebih dekat dan mendapatkan pelayanan yang cepat serta proses mudah, baik pembelian secara tunai maupun kredit. Semua upaya tersebut tentu tidak lain sebagai bentuk peningkatan pelayanan untuk bisa memberikan yang terbaik kepada masyarakat dan seluruh konsumen. “Semua ini tidak lain sebagai upaya peningkatan pelayanan agar Astra Motor Bongkok bisa lebih dekat

G

eneral Manager Indo Sarana Motor Lolon Suharjito mengatakan, kemudahan tersebut sengaja diberikan agar kebutuhan akan sepeda motor Suzuki di tengah masyarakat bisa didapatkan. Kali ini, hanya dengan DP Rp 800 ribu, maka sepeda motor Suzuki bisa dibawa pulang. Selain itu, angsuran yang terjangkau juga bisa memberikan kemudahan bagi konsumen yang melakukan transaksi pembelian secara kredit. Dengan proses yang cepat dan mudah, maka kebutuhan masyarakat akan sepeda motor

Suzuki diharapkan bisa dipenuhi sesuai dengan selera dan kebutuhan masing-masing. Untuk itu, dia berpesan agar semua program yang ada bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya dan tidak perlu ragu lagi untuk datang ke dealer Indo Sarana Motor Group terdekat yang tersebar di Tegal dan sekitarnya. “Datang dan dapatkan sepeda motor Suzuki dengan DP ringan serta angsuran terjangkau,” katanya. Budi (44), salah seorang konsumen mengakui jika program tersebut bisa memudah-

kan masyarakat dalam mendapatkan sepeda motor Suzuki, khususnya secara kredit. Menurutnya, sepeda motor saat ini menjadi kebutuhan masyarakat dalam menunjang berbagai aktivitas sehari-hari. Dengan kemudahan yang diberikan, maka kebutuhan tersebut bisa segera dipenuhi. Apalagi tipetipe sepeda motor yang dikeluarkan oleh Suzuki selama ini sudah teruji dan terbukti tangguh di segala medan jalan. Model yang dihadirkan juga beragam dan bisa menjadi pilihan bagi masyarakat yang tentu saja memiliki selera berbeda satu dengan lainnya. “Apalagi dengan program DP yang ringan serta angsuran terjangkau. Tentu bisa menajdi pilihan karena memberikan nilai tambah bagi konsumen,” ujarnya. (gun)

dengan masyarakat,” ujarnya. Handoko (42), salah seorang konsumen mengaku senang dengan pelayanan yang aktif dilakukan oleh Astra Motor Bongkok. Menurutnya, dengan ikut ambil bagian dalam berbagai kegiatan di tengah masyarakat, maka akan terjalin sebuah kedekatan diantara kedua pihak. Selain itu, lokasi yang dekat juga memudahkan masyarakat dalam menjangkau. Saat mereka membutuhkan berbagai tipe sepeda motor Honda maka bisa diperoleh lebih cepat. “Cara ini tentu membuat kami menjadi lebih dekat sehingga bisa mendapatkan berbagai informasi terbaru,” tandasnya. (gun)

LEBIH TERJANGKAU Dengan DP ringan dan angsuran terjangkau, sepeda motor Suzuki bisa didapatkan dengan proses cepat dan mudah.

DOK.RATEG

Sri Ratu, Supermarket Spesial Murah Harga Bersaing, Indo Print Beri Layanan Terbaik

TEGAL – Menutup bulan Februari 2013, Sri Ratu Pasaraya lantai 1 Pacific Mall Kota Tegal menghadirkan promo spesial murah. Di sini, pengunjung bisa mendapatkan sejumlah produk dengan harga spesial murah mulai 22 sampai 24 Februari 2013 sehingga kebutuhan yang ada bisa didapatkan dengan cara lebih hemat. Spv Supermarket Aries Mardiyanto membenarkan hal itu. Promo tersebut menurutnya merupakan salah satu bentuk apresiasi Sri Ratu kepada seluruh pelanggan khususnya dalam menutup bulan Februari 2013. Beberapa kebutuhan yang bisa didapatkan dengan harga spesial murah diantaranya gula pasir dari Rp 10.815 per kilogram dijual hanya Rp 10.450 per kilogram. Fortune reff 2 liter dari Rp 19.100 turun menjadi Rp 17.985. Sementara ABC sambal terasi 200 gram dari Rp 11.350 turun menjadi Rp 9.970. Multi reff 01 dari Rp 9.800 menjadi Rp 7.940 dan Dancow instant plain box 80 gram dari Rp 56.115 menjadi Rp 51.340. Dengan harga tersebut, tentu saja konsumen bisa berhemat sehingga kebutuhan yang ada bisa diperoleh dengan mudah dan harga spesial murah. “Segera datang dan dapatkan produk tersebut karena promo terbatas hanya tiga hari saja,” jelasnya. Meta Muliana Agustin, promosi Pacific Mall Tegal menuturkan jika pengunjung juga bisa memanfaatkan berbagai sarana dan prasarana seperti wahana hiburan, permainan, pusat handphone, kuliner dan sebagainya di lantai 3 Pacific Mall. Semuanya dikemas dalam konsep berbeda sehingga akan memudahkan seluruh pengunjung yang datang. Event lain yang bisa disaksikan pengunjung diantaranya Audisi Putra-Putri Batik Pantura Pekalongan yang akan digelar di lantai 3, Lomba Tamiya tingkat Nasional, Sabtu (23/2) dan Minggu (24/2). Tidak ketinggalan, pengunjung akan dihibur dengan performance event duet Walang Sangit yang terkenal dengan sebutan goyang penguin yang akan di-

TEGAL – Semakin meningkatnya permintaan akan cetak spanduk, banner dan sebagainya, membuat Indo Print Tegal terus memberikan layanan terbaik dan menghadirkan harga bersaing bagi seluruh pelanggan yang datang. Dukungan peralatan modern yang ditangani tenaga profesional di bidangnya juga menjadi salah satu jaminan dalam setiap pekerjaan yang diterima. Hosana, pemilik Indo Print Advertising menuturkan, dengan harga yang bersaing dan proses pekerjaan selalu tepat waktu maka semua kebutuhan akan percetakan seperti kopi beragam dokumen hingga ukuran A3 dan penjilidan bisa terpenuhi. Layanan lainnya adalah standing banner, spanROCHMAN GUNAWAN/RATEG

PROMO TERBARU – Sri Ratu Pasaraya menghadirkan promo spesial murah, 22 sampai 24 Februari 2013.

gelar di Atrium Hall, Minggu (24/2). Semua suguhan tersebut dikemas dalam nuansa dan konsep berbeda sehingga bisa menjadi hiburan ter-

sendiri bagi seluruh pengunjung yang datang. “Event tersebut bisa menjadi pilihan bagi pengunjung yang datang,” katanya. (gun)

duk, baliho, brosur, stiker indoor maupun outdoor, undangan, mug, ID card, kartu nama, sablon kaos, cetak foto dan spanduk MMT backdrop bisa didapatkan hanya di satu tempat saja. Sebentar lagi kalangan pendidikan seperti sekolah maupun kampus akan membuka pendaftaran siswa atau mahasiswa baru sehingga membutuhkan spanduk yang banyak. Untuk itu, jauh-jauh hari dia berpesan agar tidak perlu ragu lagi dan segera datang, desain dan dapatkan hasil terbaik sesuai dengan harapan. Baik untuk cetak indoor maupun outdoor semua akan dikerjakan secara profesional. “Kami hadir memberikan solusi kepada masyarakat yang

membutuhkan berbagai cetakan ukuran terkecil hingga yang paling besar,” jelasnya. Salah seorang pelanggan, Dedi (36) mengungkapkan jika pelayanan yang diberikan sudah baik dan semua dikerjakan tepat waktu. Kali ini, dia mencetak beberapa spanduk dan banner yang akan digunakan utnuk promosi perusahaan tempatnya bekerja. Dengan hasil yang memuaskan, maka dia tidak ragu lagi untuk datang kembali saat membutuhkan berbagai material promo. Hal yang tidak kalah penting adalah harga yang terjangkau atau bersaing sehingga semua kebutuhan bisa didapatkan dengan anggaran yang lebih rendah tetapi dengan hasil memuaskan. (gun)


CMYK

METROPOLIS

SENIN, 25 FEBRUARI 2013

9

RADAR TEGAL

PKL Taman Poci Desak Diskimtaru

M SAEKHUN/RATEG

KOMITMEN - Balon Wali Kota-Wakil Wali Kota yang mengembalikan formulir ke DPD Partai Golkar, mengucapkan komitmen mendukung pasangan calon yang mendapat rekomendasi.

Hari Terakhir Pengembalian Formulir

TUJUH BALON KEMBALIKAN FORMULIR HARI terakhir pengembalian formulir pendaftaran bakal calon (balon) wali kotawakil wali kota, yang dilaksanakan DPD Partai Golkar Kota Tegal berlangsung meriah. Setiap balon datang mengembalikan formulir, sem-

KANCA BATIR Kusnendro ST

Ajak Masyarakat Peduli UNTUK membantu masyarakat yang membutuhkan darah, menggugah Kusnendro ST peduli dan mendonorkan darahnya. Melalui berbagai momen atau kegiatan, dia mengajak warga menyumbangkan setetes darah, demi menyelematkan nyawa orang lain. Karena tanpa ada kepedulian, Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Tegal kekurangan stok. Padahal stok yang dibutuhkan banyak, rata-rata 1.000 kantong tiap bulan. “Bila ada kegiatan donor darah seperti dilakukan PAC PDI Perjuangan Tegal Barat, saya akan ikut. Namun tetap mentaati keputusan tim medis. Boleh atau tidak mendonorkan darahnya. Saya tak memaksakan diri. Sebab takut berakibat fatal.” Dia menambahkan, kebutuhan stok cukup banyak, khususnya waktu bulan-bulan tertentu. Maka masyarakat harus peduli. Lantaran dengan setetes darah, mampu menolong nyawa masyarakat yang membutuhkan. “Jangan takut donor darah. Secara kesehatan justru sangat baik. Sebab akan terjadi peremajaan darah, ketika didonorkan. Sebagai makhluk sosial, selayaknya kita melakukan kegiatan kemanusiaan, demi membantu saudara, teman atau mereka yang membutuhkan,” tutur Kusnendro. (hun)

bari membawa puluhan pendukung. Berbagai cara dilakukan balon wali kota, guna mencari simpatik masyarakat. Contohnya dilakukan Balon Wali Kota H Sumito SIP, mulai SPBU Tegalsari berjalan kaki diiringi grup angklung

Tahun Ini, Sekda Pensiun SETELAH sempat diperpanjang masa purna tugasnya. Tahun ini, sekretaris daerah (sekda) Kota Tegal, dikabarkan akan memasuki masa pensiun. Selain ketua Korpri, beberapa pejabat senior lain di lingDOK.RATEG kungan pemkot, Habib Ali Zaenal Abidin juga berakhir masa jabatannya. Hal ini ditegaskan Wakil Wali Kota, Habib Ali Zaenal Abidin, ketika ditemui di meja kerjanya, Jumat kemarin. Menurutnya, pada 2012, ada 300 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kota Tegal meke hal 15 kol 5

ADI MULYADI/RATEG

PIALA - Panitia lomba baca puisi ‘Dari Negeri Poci 2013,’ RS Librayanto dan Dini Ambarsari, menunjukkan piala bergilir wali kota dan piala tetap almarhum Piek Ardijanto Soeprijadi untuk para pemenang.

’Dari Negeri Poci’ Siapkan Rp5 Juta M SAEKHUN/RATEG

MENGHIBUR - Salah satu grup Angklung asal Kota Tegal, berkeliling menghibur masyarakat. Ini juga salah satu upaya melestarikan seni budaya tradisional.

DALAM memperingati wafatnya tokoh sastrawan kondang Tegal, almarhum Piek Ardijanto Soeprijadi, Rumah Sastra Kita menggelar lomba puisi ‘Dari Negeri Poci.’ ke hal 15 kol 1

CMYK

dan puluhan pendudukung. Dia menyusuri jalan menuju kantor DPD Partai Golkar. Spanduk permintaan dukungan juga dibawa, layaknya aksi demonstrasi. Berbeda halnya dengan Balon Wali Kota yang juga

Ketua DPD Partai Golkar, Drs HM Nursholeh MMPd. Dia berangkat dari rumahnya, di Perumahan Arum Indah Kelurahan Randugunting, memakai puluhan becak dan diiringi ke hal 15 kol 1

WALAUPUN berulang kali meminta perambasan daundaun kering dan rawan jatuh. Karena membahayakan pengguna jalan, atau Pedagang Kaki Lima (PKL) yang sedang berjualan. Bahkan Organisasi Taman Poci (ORPETA), secara resmi melayangkan surat ke Dinas Pemukiman dan Tata Ruang (Diskimtaru) Kota Tegal. Namun sampai saat ini belum ada tindakan nyata. Ketua ORPETA, Edy menyangkan kerja Diskimtaru yang sangat lamban, dan tidak mau merespon surat masyarakat. Bahkan surat telah kirim beberapa bulan lalu. Tapi tidak ada tindak lanjut sama sekali.

Sehingga membahayakan warga atau pengguna jalan yang melintas di sekitarnya. “Kami harap dinas terkait, jangan menunggu ada korban dulu. Baru melakukan perambasan daun pohon kering. Sekitar 3 hari lalu daun jatuh. Untung tidak mengenai pengguna jalan atau masyarakat yang lewat. Kami mendesak Diskimtaru secepatnya melakukan perambasan.” Dia menambahkan, pihaknya berharap dewan memperhatikan nasib PKL Taman Poci, yang suatu saat bisa tergusur. Karena mereka sudah jadi ‘korban’ kebijakan pemerintah, ke hal 15 kol 1

Banyak Sejarah Direkayasa Diskusi Sosial Budaya Kampung Seni PAI NEGARA ini merupakan bangsa yang kaya akan sejarah, termasuk daerah di dalamnya. Ironisnya, sejarah yang banyak diketahui masyarakat melalui sejumlah buku, banyak direkayasa demi kepentingan penguasa atau aroma pilitik. Hal ini mencuat, dalam Dialog Sosial Budaya yang mengangkat tema ‘Radikalisme Pesisiran Dalam Tinjauan Sejarah,’ Jumat (22/2) malam, di OW PAI.

Kegiatan itu diprakarsai oleh Kampung Seni PAI. Pembicara yang dihadirkan Wijanarto dan JJ Rizal. Seperti diketahui, Wijanarto termasuk pakar sejarah Tegal. Namanya mulai diperhitungkan di tingkat nasional, sejak dia menekuni dan menguak misteri sejarah seputar Tegal, Brebes, Pemalang, dan Slawi. Sedangkan JJ Rizal, merupakan sejarawan nasional, yang juga direktur penerbitan Komunitas Bambu, Jakarta. Dia dikenal karena ketekunan dan kekayaan narasumbernya, dalam mengungkapkan ke hal 15 kol 1


PEMALANG

10

SENIN 25 FEBRUARI 2013

RADAR TEGAL

NGENDONG

Diduga Mabuk, Luxio Mblandang

Tanya Jalan Rusak JALAN rusak yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Pemalang menjadi sorotan warga masyarakat. Meskipun Pemerintah Daerah sekarang ini sudah banyak melakukan upaya perbaikan namun kondisi tersebut masih saja sangat dirasakan oleh warganya. Sehingga tidak heran, di saat acara resses anggota dewan pun masalah jalan rusak masih menjadi primadona usulan warga. Bahkan tidak hanya warga masyarakat umum, majelis ta’lim pun juga ikut menyorotinya. Seperti yang muncul dalam dok.rateg sebuah acara Resses AngMuntoha SH MHum gota DPRD Pemalang dari Fraksi PPP Muntoha SH MHum yang mengemas dalam sebuah acara Pengajian dan Peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW di Desa Pedurungan belum lama ini. Banyak jamaah majelis ta’lim yang menanyakan masalah jalan rusak. “Karena kondisi sekarang ini masih banyak jalan-jalan yang rusak maka masyarakat hingga sekarang banyak yang mengusulkan perbaikan jalan. Termasuk majlis taklim pun ketika diundang dalam reses menanyakan masalah klasik jalan rusak itu,“ kata Muntoha kemarin. Muntoha sendiri ketika menanggapi banyaknya usulan masyarakat dari anggota majlis taklim itu, mencoba untuk menjelaskan agar masyarakat sedikit banyak bisa memahami kondisi yang terjadi di Kabupaten Pemalang. Menurutnya untuk mengatasi masalah jalan rusak Pemkan Pemalang telah banyak berupa memperbaiki jalanjalan rusak yaitu dengan menganggarkan melalui APBD untuk tahun 2013 ini sebesar Rp 50 miliar. “Hanya saja masyarakat harus tahu dalam merealisasikannya harus melalui proses dan mekanisme yang ada,” ujar dia. Acara resses yang dilaksanakan di Desa Pedurungan Kecamatan Taman ini, mengundang tidak kurang dari 500 orang anggota majelis ta’lim yang ada di desa tersebut. Selain resses pihaknya juga melakukan sosialisasi APBD tahun 2013 dan penyerapan aspirasi masyarakat. (apt)

PENTOL RAH

HIMAWAN AR/RADAR PEMALANG

FOTO BERSAMA - Peserta seleksi DKR saat berfoto bersama.

Peremajaan Pengurus DKR Petarukan PETARUKAN - Untuk melakukan peremajaan kepengurusan, Dewan Kerja Ranting (DKR) Kwaran Petarukan menggelar seleksi anggota baru, Sabtu-Minggu (23-24/2) kemarin, di Halaman SDN 7 Klareyan. Upaya ini dihelat, karena rata-rata anggota DKR merupakan siswa kelas III SMA sederajat, sedangkan dalam waktu dekat akan fokus pada ujian nasional. “Seleksi ini juga dibarengkan dengan renungan memperingati Boden Powel Day 22 Februari,” ujarnya Ketua DKR Kwaran Petarukan Amin Sidik. Dia menjelaskan dalam seleksi ini diikuti oleh 58 peserta yang merupakan perwakilan dari masing-masing pangkalan se-Kecamatan Petarukan. “Setiap pangkalan diharuskan mengirimkan utusannya 5 putra dan 5 putri. Namunm, karena kesibukan atau ada keperluan lain mereka hanya mengirimkan 2 sampai 3 utusannya saja.” Tes seleksi ini meliputi tes kepramukaan, psikotes dan wawancara tentang minat masuk menjadi anggota DKR. “Untuk tes dilakukan langsung oleh pengurus dan anggota DKR yang senior.” Dalam kesempatan itu digelar pula kegiatan gerakan pramuka peduli dengan penanaman sejumlah pohon di sepanjang aliran sungai bagian timur Desa Klareyan. “Itu sebagai bentuk peduli kami khususnya dalam hal pelestarian lingkungan.” (him)

LINTAS Marak, Pencatutan Nama Pejabat PEMALANG - Hati-hati jika tidak ingin kena tipu! Sebab, sekarang banyak terjadi kasus penipuan yang dilakukan dengan modus mencatut nama seorang pejabat daerah. Seperti yang baru-baru ini dialami Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Pemalang Supriantopo. Namanya sering dimanfaatkan oleh seseorang yang tidak jelas identitasnya, dengan mengaku-aku dari utusannya untuk meminta sejumlah uang kepada para ketua Gapoktan di seluruh Kabupaten Pemalang. Supriantopo mengatakan, dia banyak mendapat laporan dari sejumlah ketua Gapoktan terkait peristiwa penipuan yang mengatasnakamannya. Mereka mengaku telah dihubungi seseorang yang tidak jelas mengaku utusan dari kepala dinas. (apt)

Tabrak Vega dan Gerobak

ST MAFTUKHAH/RADAR PEMALANG

DUDUK BERSAMA - Pengasuh Ponpes Al Fathir Maulana Yusuf (paling kiri) bersama Bupati Pemalang H Junaedi serta sejumlah habib dari luar Pemalang.

Khaul Akbar Hari Bertabur Barokah di Pondok Pesantren (Ponpes) Assalafi Kramat Ridho Illahi JAMIYAH sholawat wal manaqibul karomah, Minggu (23/ 2), menggelar hari bertabur barokah dzikro Khaul Akbar Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani RA, Khaul Mbah Tuwuh, dan Khaul Umum di Pondok Pesantren (Ponpes) Assalafi Kramat Ridho Illahi Desa Cikendung Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang. Hadir dalam acara tersebut antara lain Bupati Pemalang H Junaedi, Camat Pulosari BPM Wibowo, Pengasuh Pondok Pesantren Kramat Pasuruan Al Alim Al Alamah Romo KH Ato’ullah As’ad bin KH Abdil Karim, Pengasuh Ponpes Al Mubarokah Segoro Kuro Pasuruan Jawa Timur KH Adnan serta habib-habib dari Pemalang, Tegal, dan Madura. Khaul akbar tersebut dilaksanakan dari jam 08.00- selesai. Menurut Pengasuh Ponpes Assalafi Kramat Ridlo Illahi Kiai Al Fathir Bin Maulana Yusuf, acara seperti ini selalu diadakan

rutin dan merupakan program tahunan. Kegiatan yang bersumber dari santri dan donatur itu, adalah kegiatan dzikir, tahlil Yasin, manakib karomah, dzikir atau pengobatan spiritual, dan sejarah para wali. Tujuannya antara lain membentuk akhlakul karimah dengan berpegangan pada NU, ijma, qiyas sebagaimana ajaran empat imam yakni Syafii, Maliki, Hambali, dan Hanafi dengan berlandaskan Al- Quran, hadist, dan qiyas yang 100 persen bukan aliran sesat. Ponpes Assalafi Kramat Ridho Illahi didirikan oleh Kiai Al Fathir Bin Maulana Yusuf tanpa bantuan pemerintah. Saat ini tengah berencana membentuk Yayasan Kramat Ridho Illahi dengan mendirikan lembaga pendidikan mulai dari MI, TPQ, TPA, MTs, SMP, SMU hingga tingkat perguruan tinggi. “Untuk pelaksanaan acara sendiri diawali rebana, dzikir miftahul syukur, dan kirim doa pada almarhumah dengan tahlil yasin,” ungkapnya. Jumlah santri yang menetap suidah mulai banyak dan selebihnya adalah santri jamaah dan jamiyah. “Di sini juga menyediakan pengobatan pasien orang gila dan tidak dibatasi waktu. Pokoknya hingga

Dermaga Kapal Widuri Putus PEMALANG – Jembatan Dermaga Kapal Wisata Pantai Widuri Pemalang mengalami ambruk akibat dihantam ombak besar. Ambruknya jembatan itu mengakibatkan putus sepanjang 18 meter. Kejadian tersebut sudah dilaporkan kepada Bupati Pemalang oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata setempat agar segera ada upaya perbaikan. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Pemalang Drs Sapardi MSi melalui H Nurdadi selaku Kepala Unit Pengelola Obyek Wisata (KUPOW) mengatakan, jembatan dermaga kapal wisata di Pantai Widuri saat ini mengalami ambruk akibat terkena ombak besar tiga hari lalu. Sehingga menyebabkan jembatan itu putus sepanjang 18 meter. Kondisi tersebut menurutnya sudah dilaporkan kepada bupati oleh kapala dinasnya. “Setelah ada laporan jembatan itu ambruk, maka kepala dinas langsung melakukan

pengecekan kelokasi melihat tingkat kerusakannya untuk segera dilaporkan kepada bupati,” katanya, Minggu (24/2) kemarin. Bahkan sebelumnya lanjut Nurdadi, saat kondisi jembatan itu terjadi miring juga telah dilaporkannya kepada bupati agar segera ada upaya perbaikan. Namun belum ada upaya perbaikan sekarang kondisinya rusak parah karena mengalami ambruk akibat diterjang ombak besar yang terjadi tiga haru lalu. Saat kejadian jembatan itu ambruk, menurutnya, kayukayu papan jembatan banyak yang hanyut terkena ombak dan banyak ditemukan oleh warga nelayan dan pedagang yang berada di tepi pantai tepatnya di Arena Roadrace. Mereka banyak menemukan kayu-kayu papan jembatan. Tidak kurang dari 75 papan yang mengalami lepas akibat ambruknya jembatan tersebut. Setelah dilakukan pencarian,

Prihatin, Tetap Helat Khitanan PETARUKAN- Kendati dalam situasi prihatin karena musim penghujan sedangkan lahan pertanian belum kunjung panen, Masyarakat Desa Klareyan khususnya Majlis Taklim Ukhuwah Islamiyah tak mengurungkan niatnya untuk menggelar program tahunan khitanan massal dan Maulud Nabi Muhammad SAW, Minggu (24/2) kemarin. Lewat koordinasi majelis taklim, perhelatan tahunan ini digelar dengan mengambil tempat di Masjid Ukhuwah Islamiyah. Ketua Panitia Khitanan Massal HM Arifin SPdI menyampaikan, kegiatan ini digelar untuk Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang sudah rutin setiap tahunnya. Pada helatan ini kali dimeriahkan

dengan khitan massal yang diikuti lima peserta. Kelima anak itu yakni Wisnu(11), Abdulah (5), Rizki Ardika Akbar (11), Muhammad Hendra Erwandi (10) dan Akar Muzakar (11). Sebelum dikhitan, kelimanya diarak mengelilingi desa. Konvoi ini dikawal dan dimeriahkan oleh santri-santriwati madrasah diniyah, RA, dan TPQ Al Khususiyah, grup rebana se-Desa Klareyan, Dewan Kerja Ranting (DKR) Kwaran Petarukan, dan Grup Marching Band MI Nurul Huda, dan SMP Islam Al Khoiriyah. Arak-arakan khitan massal ini dimulai dari masjid setempat dan finish di tempat yang sama sekitar pukul 09.00 WIB, setelah beritirahat sejenak. (him)

sembuh.” Bupati Pemalang H Junaedi dalam kesempatan itu menyampaikan pesan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang mengucapkan terima kasih kepada warga Pemalang tentang kebahagiaan presiden karena telah disambut antusias oleh warga Pemalang. Bupati menambahkan, keberadaan jamaah di ponpes ini merupakan aset bagi pembangunan Pemalang. Untuk itu, pinta Junaedi, mari bersama bergandeng tangan untuk memajukan Pemalang agar lebih baik dalam segala bidang. “Utamanya bidang keagamaan agar selangkah lebih maju dalam menghadapi era global seperti sekarang ini,” papar dia. Sedangkan Habib Hamid Al Atos menegaskan, jamaah yang hadir dalam majlis dzikir ini akan mendapat safaat. Ditambakan pula, mudah-mudahan semuanya adalah orang yang mau diajak masuk sorga, cinta kepada Allah, dan Rasulnya. Jamaah tidak hanya berasal dari Pemalang dan sekitanya, tetapi juga berbagai daerah seperti Tegal, Brebes, dan Pekalongan. Mereka mengikuti acara dengan khikmat hingga selesai. (maf)

PEMALANG – Diduga terpengaruh minuman beralkohol, pengemudi mobil Luxio putih menabrak sepeda motor dan gerobak nasi goreng di Jl Gatot Subroto Pemalang persis di depan Sirandu Mall, Sabtu (23/ 2) tengah malam. Akibatnya, pengendara sepeda motor pun terseret hingga beberapa meter. Pedagang Nasi Goreng Sukardi menceritakan, kejadiannya berlangsung cukup cepat. Sekitar pukul 24.00 WIB, ceria Sukardi, sebuah mobil Luxio G 8620 CM terlihat melaju dari selatan dengan kecepatan cukup tinggi. Sepertinya, mobil hendak berbelok masuk ke kompleks Sirandu Mall. Tetapi, lantaran kecepatannya yang masih tinggi laju mobil menjadi tidak terkontrol, hingga menabrak sepeda motor Vega G 5189 AF yang dikendarai Miftahul Ulum (19), pelajar kelas XII SMA Hasyim Asyari Pemalang. “Motor yang ditabrak terseret dan langsung menabrak tenda dan gerobak dagangan saya,” katanya. Setelah menabrak, ungkap Sukardi lagi, pengemudi Luxio malah tancap gas langsung kabur bersama seorang temannya. “Langsung lari. Sedangkan pengendara motor langsung dibawa ke rumah sakit.” Saksi mata lainnya yang tidak mau dikorankan identitasnya mengatakan, mobil naas tersebut diketahui dikendarai Farid dan Yuli yang sebelumnya diduga sempat menenggak minuman keras. “Baru minum, terus pulang. Saya tidak tahu kalau pakai mobil.” Dipaparkan pula, Farid belum terlalu mahir mengemudi. Sehingga, yang seharusnya diinjak pedal rem malah gas. Sedangkan korban yang menderita patah tulang oleh pihak kepolisian langsung

dibawa ke RS Santa Maria. Menurut teman-temannya, saat kejadian Miftahul Ulum baru selesai mengikuti kegiatan ekstra kurikuler pramuka. “Tadi ada kegiatan kenaikan jenjang penegak laksana di sekolahnya. Karena hendak mengambil jaket, korban pulang,” terang salah seorang temannya. Sementara pihak RS Santa Maria melalui dokter jaga dr Iin Inawati menjelaskan, korban diduga mengalami patah tulang di bagian mata kaki, selain beberapa luka lecet di tubuhnya. “Ada fraktur di kaki kirinya. Tindakan kita berikan pertolongan pertama, besok akan dirontgen,” ujarnya. Selain peristiwa kecelakaan tadi, pada malam yang sama terjadi pula kecelakaan di ruas jalan pantura dekat Jembatan Kali Comal. Di mana sebuah truk pemuat ayam yang dikendarai Riyono Wibowo (27), warga Desa Sidoharun RT 03 RW 02 Sempor, Kebumen dengan Rofiudin (27), warga Kebondalem RT 01 RW 04 Kebondalem, Grinsing, Batang menabrak sebuah truk Fuso yang sedang mogok. Menurut Riyono Wibowo, kejadian berawal saat truknya berjalan di belakang bus. Tibatiba bus bergeser ruas menghindari sebuah truk yang terparkir. Lantaran tidak dipasangi rambu-rambu peringatan, dia kaget ketika melihat truk yang tengah berhentiu di depannya. Tabrakan pun tak bisa dihindari. Naas, dari belakang truknya juga ditabrak bus malam. “Kejadiannya di jalan setelah jembatan. Tabrakan beruntun dan mobil saya ringsek,” ujarnya sambil menahan sakit. Kejadiannya, menurut dia, sekitar pukul 23.00 WIB. Akibat kejadian ini, kedua korban dilarikan ke RS Siaga Medika Pemalang dengan kondisi kaki yang sobek karena tergencek body truk. (him)

HIMAWAN AR/RADAR PEMALANG

DIKHITAN MASSAL – Tim Medis saat mengkhitan salah satu peserta khitanan massal.

lanjut Nurdadi sedikitnya ada 20 lembar papan yang berhasil ditemukan oleh warga dan sebagian berada di bawah laut karena masih ada rangkaian papan yang tenggelam serta penampang jembatannya juga patah. Namun karena masih terjadi ombak besar akhirnya belum bisa diangkat dari permukaan air laut. Dia menjelaskan, jambatan dermaga kapal wisata yang awalnya sebagai upaya pengembangan wisata bahari di Pantai Widuri Pemalang. Sekarang sudah tidak lagi digunakan untuk dermaga kapal. Meskipun sebelumnya sudah digunakan namun tidak lama karena masih terkendala. Baik soal keamanan keberadaan kapal juga karena tingginya biaya operasional. Sehingga untuk saat ini pemanfaatannya hanya untuk arena pemancingan. Kerusakan jebatan saat ini setelah ambruk belum bisa dipastikan kerugiannya. (apt)

HIMAWAN AR/RADAR PEMALANG

HANCUR BERANTAKAN - Sepeda motor dan warung tenda yang diseruduk Luxio hancur.


13

RADAR TEGAL

SENIN, 25 FEBRUARI 2013

SAMAPTA

Giatkan Sosialisasi Safety Ridding Lecut Kesadaran Pengemudi

HERMAS PURWADI/ RADAR SLAWI

ANTUSIAS - Gelar pelatihan ilmu bela diri Polri di halaman Mapolres Tegal setiap hari Selasa.

Terus Tempa Beladiri Polri SLAWI - Mensikapi indikasi maraknya aksi unjuk rasa dalam menyampaikan aspirasinya di tahun politik 2013, mulai disikapi secara bijak oleh jajaran Polres Tegal. Upaya pengamanan unra ditempuh se efesien mungkin tanpa menimbulkan ekses berkepanjangan. Disinilah perlunya mengaktifkan kembali kemampuan beladiri Polri. Berangkat dari instruki Kapolres Tegal, AKBP Nelson Pardamaian Purba SIK, pola pelatihan beladiri Polri kembali digelar secara kontinue setiap hari Selasa per minggunya. Kasat Binmas AKP Ahmad Mujahid mengatakan, pola pelatihan bela diri Polri ini akan lebih banyak diberikan pada anggota yang masih muda dan bertugas difungsi Sabara. “Mereka yang banyak langsung bersentuhan dengan masyarakat saat harus menjalankan pengamanan aksi unjuk rasa,” terangnya. Dengan dibekali ilmu beladiri Polri diharapkan personil, paling tidak bisa mempunyai bekal dalam menyelamatkan dirinya sendiri, maupun menghalau massa yang bruntal dengan kemampuan ilmu beladiri. Setidaknya bila hal ini bisa dilakukan, bisa meminimalisir jatuhnya korban jiwa, baik dijajaran anggota maupun massa demonstran. Dengan pola pengamanan yang lebih manusiawi ini diharapkan tidak ada lagi upaya menyudutkan kinerja Polri dalam tugas mengamankan aksi unjuk rasa. “Dalam pola pengamanan aksi unjuk rasa Polri berpegang teguh pada prosedur tetap (protap) Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Perkap nomor 1 dan Perkap nomor 16 tentang acuan pengamanan unra. Memang Perkap ini butuh disosialisasikan kepada masyarakat melalui fungsi terkait yang ada dijajaran Polri. Diharapkan dengan sosialisasi ini masyarakat dan kalangan media bisa memahami bahwa apa yang selama ini dilakukan Polri dalam pengamanan Unra sudah sesuai prosedur baku kepolisian,” tegasnya. Dalam Perkap nomor 1 tahun 2009 tentang penggunaan kekuatan dalam tindakan kepolisian mengatur dengan rinci tahapan yang harus dilalui personil dalam mengemban tugas dilapangan. Salah satunya terkait pengawasan dan pengendalian. Dimana seperti yang diatur dalam Bab V pasal 14 menyebutkan setiap pemimpin sebelum menugaskan anggota yang diperkirakan akan menggunakan kekuatan dalam tindakan kepolisian, wajib memberikan arahan kepada anggota yang ditugaskan mengenai penggunaan kekuatan. (her)

SLAWI - Upaya mensosialisasikan pemberlakuan UU nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan secara kontinue kini dilakukan korps Satuan Polisi Lalu lintas (Satlantas). Dari giat ini diharapkan tumbuh kesadaran bagi pengemudi angkutan dan pengguna kendaraan bermotor untuk mematuhi aturan hukum berlalu lintas, yang muaranya tentunya tercipta iklim kondusif dalam menciptakan kamtibcarsel lantas. Upaya penyadaran pentingnya mematuhi aturan hukum berlalu lintas bagi pengemudi angkutan umum dan pengguna kendaraan bermotor roda dua memang tak semudah membalikkan telapak tangan. Disinilah diperlukan sebuah terobosan lewat gelar dikmas (pendidikan masyarakat) secara kontinue dan menyentuh semua lapisan. Kapolres Tegal, AKBP Nelson Pardamaian Purba SIK melalui Kasat Lantas AKP Padli SH, SIK mengakui dengan metode pendekatan dikmas lantas ini, kedepan budaya tertib dan patuh terhadap aturan hukum berlalu lintas tak mustahil bakal

tercipta. “Untuk giat keselamatan berkendaraan atau lebih dikenal dengan istilah safety ridding, kami lakukan dengan menyentuh kelompok paguyuban sopir angkot jurusan Tegal-Slawi yang biasanya mangkal diterminal. Dari sana Kanit Dikyasa Ipda Adi Sucipto mencoba menggugah kesadaran pengemudi akan pentingnya melengkapi surat kendaraan, sim A umum, dan penggunaan sabuk keselamatan,” ujarnya. Dia tak menampik pemberlakukan UU nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan masih banyak yang belum dimengerti oleh sebagian lapisan masyarakat Slawi. Lewat giat inilah, pihaknya berupaya mengurai ketentuan-ketentuan baru yang diatur dalam UU termasuk sanksi dan denda yang harus dipenuhi bagi pelanggar aturan tersebut. Terpisah Kanit Dikyasa Ipda Adi Sucipto mengatakan, dalam giat sosialisasi itu dirinya mencoba mengetuk kesadaran pengemudi dan pengguna ranmor roda dua untuk terbiasa melengkapi kebutuhan dalam mengendarai kendaraan bermotor, dan menyalakan lampu di siang hari bagi pengendara

SUPPORT - Kapolres Tegal, AKBP Nelson Pardamean Purba SIK mensupport pelajar untuk menjadi pelopor keselamatan berkendaraan.

Road Show Binluh Berlanjut

HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

BERSIH GBN - Jajaran Polres Tegal turun jalan membersihan ilalang depan GBN dalam aksi Indonesia Bersih.

Aksi ‘Indonesia Bersih’ Berlanjut SLAWI - Usai melibatkan diri dalam ajang mensukseskan kunjungan RI 1, lewat gelar penghijauan kawasan Batu Mirah, jajaran Polres Tegal yang tergabung dalam keluarga besar Bharagas kembali mendukung penuh program pemerintah pusat untuk mewujudkan ‘Indonesia Bersih’. Implementasi dari bentuk dukungan tersebut dilakukan melalui gerakan ‘Selasa Bersih’ yang dilakukan semua personil Bharagas dimarkasnya dan di semua polsek yang ada diwilayah hukumnya. Hal ini tersebut yang digiatkan jajaran Polsek Adiwerna dalam menyikapi seruan dari Polres Tegal dengan mengerahkan personil membersihkan ‘serambi’ Kabupaten Tegal. Aksi bersih ilalang di depan kantor Kecamatan Adiwerna tersebut dipimpin langsung Kapolsek Adiwerna, AKP Siti Murbani dengan menerjunkan semua personil yang dimiliki. “Ini adalah wujud nyata Polri dalam ikut berperan serta menciptakan situasi bersih dan sehat dilingkungan sekitar. Sebelumnya kami juga melibatkan siswa SMK untuk bersih- bersih masjid mengarahkan mereka agar tidak cenderung berbuat negatif, dengan posisinya sebagai pelajar,” terangnya diselasela aksi jelan gkunjungna presiden. Aksi bersih ilalang juga dilanjutkan dengan bersih selokan yang selama ini menjadi penyebab banjir di wilayah tersebut karena tidak berfungisnya drainase. Terpisah Wakapolres Kompol Teguh Tri Prasetya SIK mengatakan, dalam giat ‘Selasa bersih’ dilingkup Mapolres Tegal melibatkan personil untuk membersihkan mako dan seluruh ruang kerja masng-masing fungsi. “Giat bersih mako mendukung program Indonesia Bersih itu juga diikuti pola penilaian oleh tim yang kita bentuk. Dimana tim beranggotakan kasubag pers dan kasi propam,” terangnya. Diakuinya, upaya mengajak personil untuk mendukung semua program pemerintah baik pemerintah daerah maupun pusat akan terus digelorakan untuk menjalankan visi pimpinan dalam membentuk personil untuk belajar menjadi hebat. Giat yang berlangsung mulai pukul 07.00 WIB itu baru berakhir pukul 08.00 WIB dan langsung dilakukan penilaian disemua ruang fungsi oleh tim. (her)

SOSIALISASI - Kanit Dikyasa Satlantas Polres Tegal bersama pengemudi angkot dipangkalan, kemarin.

ranmor roda dua, serta selalu melengkapi surat kendaraan untuk terhindar dari razia penertiban. “Kami melakukan sosia-

lisasi Safety Ridding ini secara berkelompok. Sebelumnya sosialisasi kami arahkan pada paguyuban ojek di Banjaranyar untuk melengkapi surat

kendaraan serta diminta partisipasinya membantu tugas polisi bila menemukan insiden laka lantas selama bekerja,” ujarnya. (her)

Status BKPM Masih ‘Ngambang’

HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

KEBERSIHAN

HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

SLAWI - Langkah menumbuhkan kesadaran dan tertib berlalu lintas dikalangan pelajar terus dipacu Unit Dikyasa Satlantas Polres Tegal . Hal ini seperti yang dilakukan dengan gelaran binluh Patoli Keamanan Sekolah (PKS) . Dari giat binluh PKS ini diharapkan pula menjadikan pelajar menjadi pelopor disiplin tertib berlalu lintas. Kapolres Tegal, AKBP Nelson Pardamaian Purba SIK melalui Kasat Lantas AKP Ifan Hariyat SIK didampingi Kanit Dikyasa Ipda Adi Sucipto mengatakan, pihaknya juga berencana menyatukan persepsi kegiatan PKS di Polres Tegal dengan menggelar apel besar PKS. “Gagasan ini bakal kami wujudkan dalam waktu dekat. Langkah awal yang sudah kami tempuh dengan mengefektifkan binluh di semua sekolah lanjutan atas yang ada di Kabupaten Tegal secara menyeluruh,” ujarnya. Dan pihaknya juga akan mengupayakan kelengkapan piranti yang dibutuhkan PKS agar giat membantu tugas polisi didepan sekolah atau jalan yang berdekatan dengan sekolah bisa dilakukan secara optimal. Tak ditampiknya dengan terbentuknya personil PKS disemua sekolah akan banyak membantu tugas polisi dengan keterbatasan personil yang dimilikinya. Tak ditampiknya pihak sekolah juga memberikan apresiasi positif terhadap road show yang dilakukan Satlantas. “Bahkan rata-rata kasek dan pebina PKS di semua sekolah meminta giat ini bisa dimasukkan dalam giat ekstrakulikuler.Kegiatan ini dinilai sangat positif karena bisa mempe-

ngaruhi prilaku siswa dalam hal menumbuhkan ketertiban. Baik ketertiban berlalu lintas maupun tertib menjalankan semua aturan yang ada, “cetusnya. Tak ditampiknya disela-sela pembekalan PKS pihaknya juga menyentil perlunya memperhatikan kelengkapan kendaraan dan menggunakan helm standart saat mengendarai kendaraan bermotor. Hal ini ditempuh sebagai upaya penyadaran, mengingat sebagian besar korban laka lantas masih didominasi usia pelajar atau usia produktif. Kampanye selamatkan anak bangsa pun terus didengungkan disela-sela binluh PKS. (her)

SLAWI - Keberadaan Balai Kemitraan Perpolisian Masyarakat (BKPM) di Desa Mejasem Barat, Kecamatan Kramat belakangan ini perlu diefektifkan dengan penempatan personil yang porposional untuk bisa menjalankan peran meminimalisir kejahatan yang terjadi disana. Seyogyanya sesuai namanya, BKPM tidak semamata harus diisi oleh personil polisi, namun juga melibatkan peran serta Linmas dan petugas keamanan lainnya untuk bersinergi secara bergantian berada disana. Namun kenyataan yang ada dilapangan, BKPM masih dibebankan pada petugas kepolisian semata, ditengah keterbatasan personil yang ada. Berangkat dari kenyataan riil dilapangan Polres Tegal berupaya meningkatkan fungsi BKPM agar bisa berubah menjadi pos polisi. “Saat ini personil yang ada disana hanya 2 orang secara bergantian. Disini perlu peran aktif masyarakat agar secara bergantian bisa meramaikan BKPM. Kalau semua dibebankan pada Polri, dengan keterbatasan personil yang ada jelas sangat sulit untuk diwujudkan. Alangkah baiknya bila BKPM itu ditingkatkan menjadi pos polisi untuk memudahkan penambahan personil dari pusat,” terang Kapolres Tegal, AKBP Nelson Pardamaian Purba Sik. Dari hasil konfirmasi yang dilakukan dengan pihak Polsek Kramat dalam hal ini Kapolsek Kramat, AKP NGK Putra juga sempat ada wacana untuk menghibahkan bangunan BKPM tersebut pada Polri dalam

hal ini Polres Tegal. “Bila proses hibah itu benar-benar terjadi baru akan kita proses sampai ditingkat Mabes Polri. Dengan menjadi pos polisi pasokan personil tentu akan dilakukan sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan disana. Dan semua pendanaan personil akan ditanggung oleh negara melalui institusi Polri,” cetusnya. Dia mengakui dengan makin meningkatnya intensitas aksi kejahatan di wilayah Mejasem

Barat akhir-akhir ini seperti aksi curat dan curas pihaknya juga terus melakukan langkah antisipasi menggelar giat ‘patroli cluster’ pada Sabtu dan Minggu malam. Dan dia menjamin selama belum ada kejelasan terkait jadi tidaknya hibah BKPM kepada Polri, kantor yang telah dibangun dengan susah payah oleh warga setempat itu tidak akan kosong dari keberadaan petugas disana untuk menjaganya. (her)

HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

BERKURANG - Personil BKPM yang sempat menjalankan aktifitas diareal Desa Mejasem Barat.


RADAR BREBES

14

SENIN 25 FEBRUARI 2013

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes RSU Bhakti Asih RSIA Mutiara Bunda Tanjung Brebes RS Dera As Syifa Banjarharjo Brebes Hotel Dedy Jaya Brebes RS Dedy Jaya

(0283) 671431 (0283) 671279 / 673481 (0283) 877222 (0283) 889588/ 889548 (0283) 673133 / 673158 (0283) 672145/ 672525

WONGE DEWEK Musrenbang Jangan Sekedar Seremonial BUMIAYU - Sarana infrastruktur bagaimanapun juga memegang peran penting dalam memajukan sebuah wilayah. Dari sarana itulah akan berkembang potensi potensi lainnya. Demikian disampaikan anggota Forum Pengembangan Ekonomi Daerah Kabupaten Brebes Mardiyanto SAg. Dia memandang perlu menciptakan kondisi yang baik menyangkut sarana infrastruktur, salah satunya melalui kegiatan musrenbang. “Dengan kondisi jalan yang baik, maka kegiatan warga dalam melakukan aktivitas perekonomian semakin lancar, dengan begitu kesejahteraan masyarakat juga akan semakin membaik,” jelasnya Minggu (24/2) Selain perbaikan jalan, sektor lain yang dipandang perlu mendapat perhatian adalah sarana irigasi. Di mana sektor pertanian merupakan andalan warga Desa Benda sebagai penunjang penghasilan. “Sumber utama pengairan lahan itu mutlak diperlukan karena tanpa pengairan yang teratur tanaman padi akan berkualitas buruk dan bahkan mati, kondisi ini jelas akan berdampak pada pendapatan para petani,” paparnya. Infrastruktur sarana dan prasarana yang sangat dibutuhkan di pedesaan, muncul sejalan dengan pelaksanan kegiatan Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) beberapa waktu lalu. Tingginya usulan warga yang menginginkan terciptanya perbaikan sarana infrastuktur tersebut menurut Mardiyanto, karena hingga kini sarana dan prasarana yang ada belum layak atau belum memadai untuk mendukung atau mendorong pertumbuhan perekonomian dipedesaan, termasuk kesehatan dan pendidikan. “Musrenbang jangan hanya menjadi acara seremonial, namun harus menjadi perencanaan pembangunan yang betul-betul kongkret. Karenanya kami berharap, usulan yang telah disampaikan melalui kegiatan Musrenbang, dapat dijadikan acuan juga skala prioritas pembangunan bagi pemerintah kabupaten,” ungkapnya. (pri)

AJIB AH...

E-KTP Belum Dibagikan Disdukcapil Masih Rekam Data BREBES - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Brebes hingga saat ini belum membagikan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP). Menurut rencana, EKTP itu baru akan dibagikan Maret mendatang. Namun demikian, mengingat proses perekaman input E-KTP masih dilakukan, maka pembagian akan dilakukan secara bertahap.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Brebes Drs H Asmuni Msi, melalui Kabid Kependudukan Daan Susanto mengatakan pembagian E-KTP belum bisa dilakukan. Hal itu menjawab pertanyaan warga, terkait pembuatan E-KTP yang hingga kini belum jelas. “Dimungkinkan bulan Maret KTP Elektronik yang sudah jadi mulai kami bagikan. Saat ini masih proses penyortiran,” ujarnya. Dia menjelaskan, proses perekaman data bagi KTP Elektronik dilakukan sejak Juni 2012 dan berakhir hingga

Oktober 2012. Namun, capaiannya belum maksimal hingga akhir Oktober 2013. Sampai dengan Tanggal, 18 Februari lalu, capaian perekaman data KTP Elektronik sudah mencapai 1.370.605 orang. Jumlah itu berarti 70 persen dari target kuota sebanyak 1.485.143 orang. Sampai dengan ini pihaknya juga masih membuka proses perekaman di setiap kecamatan. Menurutnya, sudah ada 80 persen dari hasil rekaman sudah dicetak. Namun guna mengantisipasi kekeliruan, saat ini

tengah dilakukan lebih dahulu penyortiran. “Dari hasil peryortiran yang kami lakukan, kami menjumpai sejumlah kesalahan data. Misalnya, nama warganya laki-laki, tetapi fotonya perempuan. Kemudian, ada alamat yang mengalami kesalahan. Ini tentu harus diperbaiki,” katanya. Untuk teknis pembagian sendiri, lanjut dia, E-KTP akan diserahkan melalui kecamatan. “Kami nantinya juga akan memberikan undangan kepada warga untuk proses pengambilan,” terang dia. (har)

Antara Ngurusi Rakyat dan Kambing MENJADI pejabat publik, harus selalu siap dengan pekerjaannya. Yakni mengurusi segala urusan rakyatnya. Namun di tengah kesibukan ngurusi rakyat, tidak serta merta seorang pejabat publik tidak boleh kreatif dan inovatif. Seperti halnya yang dilakukan Camat Wanasari, Amrin Alfi SIP. Dia memberanikan diri di sela kesibukannya mengurus rakyatnya di Kecamatan Wanasari, dia juga ngurusi kambing. Berternak kambing ini, kata dia, bukan pekerjaan yang merepotkan. Menurutnya, budidaya hewan ruminansia ini ternyata bisa dilakoni di tengah kesibukannya sebagai pejabat publik. Bahkan, usaha budidaya kambing jenis gibas itu dilakukan di kantornya. Kandang kambing yang kini terisi 25 ekor itu berada di belakang kantor kecamatan. Namun begitu, usaha tersebut tidak mengganggu aktivitas di kantor akibat bau maupun suara kambingnya. “Ya memang tidak bau prengus, kotorannya juga tidak bau. Kambing saya jinak karena pengelolaan dan pemeliharaannya dilakukan dengan modern,” kata Amrin saat ditemui, kemarin. Menurut Amrin, untuk merawat kambing-kambingnya itu, dirinya hanya cukup dibantu satu orang pembantu yang bekerja sepekan sekali. Kambingnya, memang bukan kambing gembala sehingga pemeliharaannya cukup di kandang. “Saya masih sempat lah, kasih makan sampai mengelola kotorannya menjadi pupuk organik. Kuli saya biasanya bekerja hanya hari Sabtu untuk membersihkan kandang, dan cari bahan makanan saja,” tuturnya. Amrin mengaku, peternakannya menggunakan pola modern dengan

ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

BERI PAKAN- Camat Wanasari Amrin Alfi SIP saat memberi makan kambingnya. Usaha ini dikerjakan sambilan, namun dirasa menguntungkan.

bantuan produk suplemen yang mengandalkan teknologi sebagai campuran pakan rumput dan gedebog pisang. Dia tidak hanya mengambil untung dari penjualan daging kambing saja, tapi juga dari pupuk organik feses dan urin dan

kambing melalui proses fermentasi. Setiap enam bulan sekali, kambing Amrin selalu terjual dengan harga yang lamayan. “Saya menikmati pekerjaan ini karena tidak repot, tapi ngurus kambing hanya sambilan saja. Saya tetap fokus dan utamakan tugas-

tugas sebagai Camat untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dan Pemkab Brebes,” katanya lagi. Awas lho Pak Camat, jangan sampai saat harus ngurusi rakyat, malah sibuk ngurusi kambing-kambingnya. (ismail fuad)

ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

MENILAI - Para dewan juri saat menilai kreasi masakan dari peserta lomba cipta pangan berbahan dasar singkong yang digelar UPPKH Kecamatan Bulakamba.

Mengolah Singkong Menjadi Aneka Makanan BULAKAMBA - Banyak kalangan yang menanggap singkong adalah makanan kelas pinggiran yang kampungan. Padahal, singkong selain kaya karbohidrat juga nikmat di tangan ahlinya. Itu terbukti seperti yang dilakukan ibu-ibu penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Bulakamba. Sejumlah ibu mampu menyulap singkong menjadi makanan olahan yang memiliki cita rasa beragam. Beragam menu makanan, kudapan dan minuman yang berbahan dasar singkong berhasil diciptakan dalam lomba Cipta Pangan Berbahan Dasar Singkong yang digelar oleh Unit Pelaksana PKH Kecamatan Bulakamba di aula kecamatan setempat, Sabtu (24/2). Peserta yang terdiri dari 180 kelompok memang beradu resep pintar mengolah makanan, seluruhnyanya dari singkong. Dewan juri yang menilai pun dibuat bingung untuk menentukan pemenang, mengingat masing-masing menu yang ditampilkan peserta memiliki keunikan dan cita rasa khasnya masing-masing. Jika saja, kreativitas ini bisa dikembangkan, tentu dapat menjadi penambah khazanah kuliner daerah. Koordinator UPPKH Bulakamba Suhartono mengemukakan, kegiatan lomba ini memang diarahkan bagi pembinaan kreativitas warga binaan PKH di wilayahnya agar mampu mengembangkan dan membuka peluang usaha mereka. “Peserta ini seluruhnya adalah warga kurang mampu atau RTSM, yang mendapat bantuan dari PKH di Kecamatan Bulakamba. Totalnya sendiri ada 188 kelompok di 19 desa,” jelasnya. Selain memberikan wadah kreativitas, melalui kegiatan ini, pihaknya juga ingin berpartisipasi dalam mendukung program pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat dan bakti sosial. “Di samping lomba masak, Jumat (21/2) kemarin, UPPKH Bulakamba juga sudah melaksanakan sunatan massal yang diikuti oleh 23 anak dari keluarga tidak mampu. Tempatnya dibagi tiga tempat, di Puskesmas Bulakamba, Puskesmas Bulakparen dan Puskesmas Siwuluh. Ini adalah juga partisipasi kami memperingati Hari Jadi Kabupaten Brebes ke-335 beberapa waktu lalu,” tutupnya. (ism)

Perangkat Desa Protes Anggaran Pembangunan Diberhentikan Saat Nyalon Kades BREBES - Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Brebes memprotes kebijakan pemkab Brebes yang memberhentikan pernagkat desa saat maju menjadi calon kepala desa. PPDI pun meminta kepada Pemkab Brebes agar mengembalikan para perangkat desa yang diberhentikan setelah kalah dalam Pilkades. Menurut PPDI, dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2008 dan Peraturan Bupati Brebes Nomor 59 Tahun 2012 tentang Tata Cara Pencalonan, Pemilihan, Pelantikan, dan Pemberhentian Kepala Desa tidak terdapat klausul yang menyebutkan diberhentikannya perangkat desa atau sekretaris desa yang mencalonkan diri sebagai kepala desa. “Untuk itu kami menganggap bahwa Surat Bupati Nomor 141/ 02556 tertangga 21 November 2012 yang mengatur tentang pencalonan sekretaris desa sebagai kepala desa kami anggap sebagai bentuk diskriminasi terhadap perangkat desa,” terang Sekretaris PPDI Kabupaten Brebes, Khamim

Abdul Hadi saat ditemui Minggu (24/2). Selain itu, PPDI juga merasa keberatan dengan Surat Bupati itu. Atas keberatan itu, lanjut dia, pihaknya melayangkan surat keberatan atas SE Bupati yang mengatur sekretaris sesa yang berstatus PNS dalam mencalonkan diri sebagai kades. Terkait dengan perangkat desa yang dihentikan dari jabatannya setelah mencalonkan diri sebagai kepala desa juga dirasa sangat janggal. Pasalnya, klausul tersebut juga tidak diterangkan secara spesifik di dalam Peratusaran Daerah tentang Tata Cara Pemilihan, Pencalonan, Pengangkatan, Pelantikan, dan Pemberhentian Kepala Desa diatur dengan Perda. Untuk itu, lanjut Khamim, dia meminta agar perangkat desa yang menjadi peserta Pilkades untuk kembali ditugaskan di desanya. Apabila hal ini tidak dilakukan, maka secara tidak langsung Bupati sebagai kepala pemerintahan tidak berpihak kepada perangkat desa yang tergabung dalam PPDI. “Kami mohon kebijaksanaan Bupati Brebes agar perangkat desa yang mencalonkan diri sebagai kades dan tidak terpilih agar dikembalikan.” (har)

Talud Ambrol, Ancam Rumah Warga BUMIAYU - Talud sepanjang 12 meter dengan tinggi 4 meter di atas aliran sungai Erang, Desa Kalierang, Kecamatan Bumiayu yang ambrol pada akhir Januari lalu, hingga kini belum mendapat penanganan. Kondisi tersebut mengancam sedikitnya 8 rumah warga yang berada di atasnya, mengingat kondisi sungai yang masih kerap mengalami banjir seiring masih tingginya curah hujan. “Banjir besar terakhir terjadi pada Selasa (12/2), hingga merobohkan sayap jembatan sungai,” kata Anis (38) warga setempat. Dikatakan, sebelumnya talud tersebut sempat mendapat penanganan menyusul terjadinya kondisi yang sama pada tahun 2011. Hanya saja saat ini, talud kembali ambrol hingga mengancam rumah warga.

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

AMBROL - Talud pengaman pemukiman warga di Desa Kalierang ambrol akibat tergerus arus sungai Erang.

“Sebelumnya talud pernah roboh, bahkan saat itu sampai

menghanyutkan bagian rumah warga,” terangnya.

Warga berharap perbaikan dapat segera dilakukan, mengingat jarak tebing sungai dengan pemukiman warga semakin dekat. “Sebelumnya jarak antara rumah terakhir dengan bibir sungai sekitar 4 hingga 6 meter, tapi sekarang tidak lebih dari 2 meter,” jelasnya. Terpisah, Tasali selaku Kepala UPT Dinas Pengairan ESDM wilayah Pemali Hulu mengatakan, pengajuan perbaikan kondisi talud di wilayah tersebut telah disampaikan ke tingkat kabupaten sebagai laporan kerusakan akibat bencana alam. “Kami juga menghimbau agar warga yang tinggal di sekitar maupun berdekatan dengan alur sungai, untuk meningkatkan kewaspadaan terutama dengan masih seringnya terjadi hujan saat ini,” kata Tasali. (pri)

Infrastruktur Meningkat SONGGOM - Pemerintah mempunyai komitmen untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur, termasuk jalan dan irigasi pertanian. Bahkan, alokasi pembangunan fisik di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Pemkab Brebes tahun 2013 mengalami peningkatan lebih dari 100 persen. Dari semula yang hanya Rp 44 miliar, kini meningkat menjadi Rp 100 miliar lebih. Hal itu disampaikan anggota Fraksi Golkar DPRD Brebes Pamor Wicaksono SH saat bertemua dengan warga Dukuh Dawuhan, Desa Wanatawang, Kecamatan Songgom. Dari nilai alokasi fisik yang disediakan melalui APBD Tahun 2013 itu, sekitar Rp 300 juta dialokasikan untuk pembangunan infratruktur jalan di Desa Wanatawang. Lebih lanjut dia mengatakan, khusus irigasi pihaknya sudah meminta kepada desa untuk mendata kerusakan dan kebutuhan anggaran perbaikan. “Ini nantinya akan dijadikan dasar kami memperjuangkan di

HARVIYANTO/RADAR BREBES

TATAP MUKA - Anggota Fraksi Golgar DPRD Brebes Pamor Wicaksono SH bertatap muka dengan warga Dukuh Dawuhan, Desa Wanatawang, Kecamatan Songgom.

tingkat kabupaten,” sambungnya. Dalam kesempatan itu, warga juga mendesak agar kerusakan jalan dan irigasi pertanian di wilayahnya diperbaiki. Mengingat, kerusakan jalan dan irigasi yang terjadi sudah sangat parah. Bahkan, telah menghambat aktivitas warga dan menyebabkan hasil pertanian tidak maksimal. “Kami minta kerusakan jalan dan irigasi yang ada di wilayah ini diperbaiki. Kondisinya su-

dah parah dan telah menghambat aktivitas warga disini,” tutur Aktifis Forum Pemuda Pembangunan, Darus. Menurutnya, masyarakat mendesak perbaikan kerusakan jalan dan irigasi pertanian menjadi penanganan prioritas di tahun 2013 ini. Apabila hal ini tidak secepatnya mendapat penanganan dikhawatirkan nantinya malah akan menghambat distribusi pemasaran hasil pertanian. (har)


SAMBUNGAN

SENIN 25 FEBRUARI 2013

15

RADAR TEGAL

Tasyakuran Bareng Pengaman Presiden, dan Gelar Jalan Sehat MINGGU (24/2), seluruh masyarakat Panggung dari mulai RW 01 hingga RW 14 berkumpul di pendopo kelurahan. Mereka nampak bersuka cita lantaran hendak mengikuti jalan sehat yang diselenggarakan karang taruna setempat. Hadir pula pada kesempatan itu, Kepala Disporabudpar Ir HM Wahyudi, Camat Tegal Timur Agus Arifin, dan Lurah Panggung Agus Santoso. Tidak ketinggalan pula para ketua RW se-Panggung, serta tokoh masyarakat ternama H Nadirin Maskha. Pukul 06.30 kegiatan pun dilaksanakan. Kepala Disporabudpar mengibaskan bendera bermotif kotak-kotak, sebagai tanda jalan sehat dimulai. Sebanyak kurang lebih 1.900 orang berjalan menyusuri rute ditentukan. Yakni pendopo kelurahan ke timur masuk Gang 28, dilanjutkan ke Jalan Perintis Kemerdekaan, Martoloyo, Serayu, Panggung Baru, dan kembali ke pendopo kelurahan. “Dalam pelaksanaan jalan sehat ini, diramaikan oleh kesenian religi, yakni grup rebana gabungan

ADI MULYADI/RATEG

ADI MULYADI/RATEG

SERAHKAN HADIAH - Camat Tegal Timur didampingi lurah Panggung dan kepala Disporabudpar, menyerahkan hadiah utama jalan sehat.

POTONG TUMPENG - Lurah Panggung secara simbolis menyerahkan potongan tumpeng, pada ketua Karang Taruna Perintis Bahari, ketika malam tasyakuran.

dari RW 12 dan 14. Mereka berjalan di bagian depan peserta jalan sehat,” ucap Ketua Karang Taruna Perintis Bahari, M Fauzi SAR. Lebih lanjut dia menambahkan, hadiah utama dalam

kegiatan tersebut, antara lain televisi 21 inchi, magicom, dispenser, kipas angin, DVD player, dan drink jar. Selain 64 bingkisan hadiah hiburan. “Acara lain dalam peringatan HUT ke-6 karang taruna kami,

berupa tasyakuran dan pemotongan tumpeng. Para TNI yang melakukan pengamanan kedatangan Presiden SBY, ikut bergabung merayakannya.” Kemudian, tandasnya, kegiatan sosial berupa donor darah

Tujuh Balon Kembalikan Formulir dari halaman 9 ratusan pendukung, menggunakan sepeda motor di belakangnya keliling kota. Berdasarkan informasi, sampai batas akhir pendaftaran, Sabtu (23/2), pukul 12.00, dari 4 balon wali kota dan 4 balon wakil wali kota, cuma 7 balon mengembalikan formulir. Tiga balon wali kota antara lain mantan Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) H Sumito SIP, mantan Dandim 0712 Tegal Kolonel (Inf) Budi Hartono SIP MSi, dan Ketua DPRD Partai Golkar Drs HM Nursholeh MMPd. Sedangkan empat balon wakil wali kota yang mengembalikan formulir, yaotu Ketua Kosgoro 1973 Kota Tegal M Khamim SH MH, anggota DPRD Enny Yuningsih SH, wartawan Suara Merdeka Wawan Hudiyanto, dan Kepala Dinas

Pemuda Olah Raga dan Pariwisata (Disporabudpar) Ir HM Wahyudi MSi. Adapun Balon Wali Kota Kolonel Bambang Irianto tak mengembalikan formulir, dengan alasan tertentu disampaikan pada panitia pendaftaran. Usai penyerahan formulir, semua balon wali kota-wakil wali kota yang mendaftar melalui DPD Partai Golkar, maju dan mengucapkan komitmen mendukung pasangan calon wali kota-wakil wali kota yang mendapat rekomendasi DPP, guna mengikuti Pemilukada Kota Tegal tanggal 27 Oktober 2013. Mereka sepakat, siapapun yang memperoleh rekomendasi bakal didukung, untuk memenangkan Partai Golkar. Menurut Ketua Panitia Pendaftaran Balon Wali Kota-Wakil Wali Kota Tegal, Drs H Didi Djanuardi, pengambilan formulir berlangsung sejak 9 Januari, dan berakhir 9 Februari

2013. Pengembalian formulir berakhir hari ini (Sabtu, 23/2). Dari 8 balon yang ambil formulir, sampai batas waktu terakhir ada 7 balon yang mengembalikan. Satu balon wali kota tak mengembalikan, dengan alasan tertentu. “Kami langsung melakukan verifikasi administasi, atas persyaratan yang diajukan balon. Selanjutnya balon diminta secepatnya melakukan perbaikan. Paling lambat akhir Februari 2013. Awal Maret 2013, formulir balon yang lolos verifikasi administrasi dikirimkan ke DPP, melalui DPD Jateng. Sebelum menentukan pasangan calon, DPP mengadakan survei. Termasuk memanggil para balon untuk ditanya kesiapannya. Tugas kami hingga akhir Februari. Setelah itu jadi weweanng DPP.” Di tempat sama, Ketua DPD Partai Golkar, Drs HM Nur-

sholeh MMPd mengungkapkan, tugas panitia dan DPD sampai verifikasi administarsi. Tahapan berikutnya wewenang penuh DPP, atas pertimbangan DPD Jateng. Untuk mendapatkan calon wali kota-wakil wali kota benar-benar siap, pihaknya tak akan intervensi sikap DPP, dalam menerbitkan surat rekomendasi. “Siapapun pasangan calon memperoleh rekomendasi maju pemilukada 27 Oktober, telah komitmen untuk mendukung. Secara prinsip, pasangan calon wali kota-wakil wali kota yang diusung Partai Golkar, harus jadi dan dilantik,” imbuhnya seraya menambahkan, penetapan pasangan calon tidak akan intervensi. DPP Partai Golkar menerjunkan tim untuk survei. Namun hasilnya tidak jadi patokan final. Sebab ada pertimbangan lain dari DPP, guna menetapkan pasangan calon. (m saekhun)

PKL Taman Poci Desak Diskimtaru dari halaman 9 ketika direlokasi ke lapangan PJKA. Namun nasibnya tidak jelas. Bahkan selama di sana, tak sedikit yang gulung tikar. “Karena pengalaman ini, kami tak ingin hal serupa terjadi. Para pedagang minta wakil rakyat memperhatikan nasib

kami. Jangan sampai ada relokasi lagi. Sebab sangat menyengsarakan. Biarkan kami berjualan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga,” tutur Edy. Sementara Ketua DPRD Kota Tegal, H Edy Suripno SH menandaskan, sebelum pemkot memiliki lahan relokasi yang

pasti, PKL Taman Poci distatusquokan. Dewan berharap pemerintah daerah mengabaikan rencana PT KAI. Sebab pengalaman penataan parkir stasiun, pemkot malah dirugikan. Setelah parkir ditata, pemakaian lapangan PJKA untuk relokasi PKL tak diijinkan.

“Untuk itu, agar masalah relokasi tak terulang lagi, kami minta pemkot koordinasi dengan DPRD, kalau akan mengambil kebijakan, berkaitan kerja sama dengan PT KAI. Pemkot harus mengabaikan rencana PT KAI, dan tunduk terhadap kebijakan dan aturan pemkot.” (hun)

Banyak Sejarah Direkayasa dari halaman 9 sejarah. Bahkan JJ Rizal menjadi rujukan penanganan banjir di ibukota, dalam tinjauan sejarahnya. Daya ungkapnya lugas, dan penyampaian materi diskusinya menggunakan bahasa yang lancar mengalir, menjadikannya dikenal sebagai orator sejarah handal di Indonesia. Pada kesempatan itu, dia mengungkapkan, banyak sejarah di negara ini ditulis dan diungkapkan melalui sejarah. Hal itu kerap dibaca masyarakat. Baik kalangan pelajar dan mahasiswa, atau masyarakat biasa. Sayangnya, lanjut Rizal, tidak sedikit sejarah tersebut sudah

direkayasa. Tentunya disesuaikan keinginan dan kepentingan penguasa. “Aroma politik sangat kental, dalam pengungkapan sejarah di Tanah Air,” ucap JJ Rizal di sela-sela diskusi. Pada kesempatan sama, Wijanarto mengungkapkan tentang peran penting tokoh sejarah, yang namanya nyaris tak terdengar di level nasional. Namun sebenarnya mempunyai pengaruh luar biasa, dalam peta sejarah di Indonesia. Seperti kisah pemberontakan tiga daerah, dengan tokohnya yang bernama Kutil (Sakyani) Abu Suja, dan tokoh Muklas yang merupakan cikal bakal pergerakan radikalisme pesisiran di

daerah Tegal dan sekitarnya. “Gerakan radikalisme dan perlawanan di Tegal, tidak mutlak bermula dari gerakan buruh pelabuhan. Tapi bisa juga terjadi di daerah selatan Tegal. Misalnya Bumijawa dan sekitarnya.” Sekadar diketahui, acara tersebut dihadir sejumlah penggiat seni Kota Tegal. Di antaranya Yono Daryono, Nurngudiono, Lutfi Abbas Nachrawi, dan Hartono CH Surya. Kemudian Rudi Iteng, Bontot Sukandar, HM Enthieh Mudakir, Seful Mumin, Widodo, Mbah Tohir (monologer dari Surabaya) serta puluhan aktivis kampus, teaterawan, dan tokoh masyarakat dari Brebes, Tegal, dan Slawi.

Beberapa dari mereka sempat mengemukakan pertanyaan, dan pendapat seputar masalah sejarah lokal. Contohnya H Yono Daryono, terkait seputar masalah tokoh Kardinah, dan keruwetan pembangunan Waduk Cacaban yang sampai saat ini meninggalkan warisan sejarah buram. Kemudian Lutfi Abbas Nachrawi, tentang peran tokoh Kyai Haji Nachrawi. Nurngudiono mengenai silang sengkarut masalah sejarah Ki Gede Sebayu. Rencananya kampung Seni PAI, akan mengagendakan secara rutin acara diskusi dengan tema sosial. Kegiatan dilaksanakan hari Jumat pekan keempat setiap bulan. (adi)

’Dari Negeri Poci’ Siapkan Rp5 Juta dari halaman 9 Selain memperebutkan piala bergilir wali kota, ajang tersebut juga menyediakan hadiah uang tunai dengan total Rp5 juta. Panitia penyelenggara lomba baca puisi ‘Dari Negeri Poci’ 2013, RS Librayanto mengungkapkan, ajang lomba baca puisi ini merupakan kegiatan yang selalu mengikuti peluncuran buku ‘Dari Negeri Poci.’ Pada tahun ini merupakan peluncuran buku bertajuk sama yang kali keempat diselenggarakan sejak tahun 1993 silam. “Buku berjudul ‘Dari Negeri Poci’ kali pertama diluncurkan tahun 1993. Kemudian buku kedua pada tahun 1994 dan ketiga tahun 1996. Untuk edisi ke-4 rencana diluncurkan Maret mendatang. Setiap kali peluncuran buku tersebut, pasti

dibarengi dengan lomba baca puisi untuk memeriahkannya,” katanya Minggu (24/2). Untuk pelaksanaan peluncuran buku ‘Dari Negeri Poci 4,’ akan dilangsungkan di ruang Adipura Balai Kota, pada 10 Maret mendatang. Sedangkan pelaksanaan lomba baca puisinya di mulai 8, 9 dan 10 Maret. Detailnya, sambung Libra, babak penyisihan dilaksanakan Jumat (8/2) - Sabtu (9/2), pukul 09.00 bertempat di Pacific Mall. Selanjutnya Minggu (10/2) pukul 09.00 pelaksanaan finalnya. “Teknikal meeting lomba tanggal 3 Maret di Pacific Mall. Selanjutnya acara puncak dengan tajuk ‘Semalam di Negeri Poci,’ Minggu (10/2) malam pukul 20.00, di Gedung Adipura Balai Kota. Pada kesempatan itulah buku ‘Dari Negeri Poci 4’ dan ‘Negeri Abal-abal’ resmi

diluncurkan.” Lomba baca puisi ‘Dari Negeri Poci’ 2013, pendaftarannya sudah dibuka sejak 1 Februari. Target peserta pada ajang tersebut sekitar 200 an. Disebutkan laki-laki yang merupakan anak didik almarhum Piek itu, lomba tahun ini tidak ada kategori khusus. Lomba terbuka untuk umum, mulai pelajar, mahasiswa, dan masyarakat. Peserta tidak dibatasi usia. Hadiah diberikan pada pemenang 1 - 3, dan juara harapan 1 sampai 8. “Panitia menyiapkan uang tunai sebesar Rp5 juta untuk para pemenag lomba. Selain itu juga piala bergilir wali kota dan piala tetap Piek Ardijanto Soeprijadi. Untuk biaya pendaftaran panitia hanya memungut Rp 5o ribu per peserta,” ujarnya. Teknis pelaksanaan lomba,

imbuh Libra lagi, pada babak penyisihan, peserta memilih satu dari 16 judul puisi, yang disiapkan panitia. Ke 16 judul puisi tersebut diambil dari isi buku ‘Dari Negeri Poci 4.’ Namun yang merupakan karya dari 105 orang penyair. Selanjutnya di babak final, peserta membawakan puisi karya almarhum Piek, yang ada di buku ‘Berawal Dari Hudhud.’ Pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah dilaksanakan pada acara puncak atau setelah peluncuran buku ‘Dari Negeri Poci4.’ “Kegiatan ini juga bertujuan untuk menghidupkan spirit kegiatan sastra, mendidik kehalusan budi dan karsa. Selain itu, juga mengenalkan serta meregenerasi penyair Indonesia, selain mempertinggi apresiasi masyarakat,” pungkasnya. (adi)

diikuti 40 orang. Pelaksanaannya di Pendopo Kelurahan Panggung. “Saat itu peserta yang berhasil diambil darahnya cuma 27 orang. Untuk acara penutup berupa gelaran lomba membuat jajanan Tegalan nonberas, serta lomba baca puisi. Ini dilaksanakan 10 Maret mendatang,” ujarnya sembari menyampaikan, tujuan rangkaian kegiatan tersebut, sebagai ajang sosialisasi kepengurusan baru karang taruna periode 2013 - 2015.

Bendahara Karang Taruna Perintis Bahari, Soimah Hasan SSos menuturkan, dengan adanya acara ini, menunjukkan pada masyarakat bahwa karang taruna tetap eksis. “Mungkin banyak orang menyangka, karang taruna sekarang tenggelam. Melalui acara ini, kami buktikan karang taruna eksis bahkan lebih maju dari dulu,” imbuhnya. Sedangkan Wakil Ketua Karang Taruna Perintis Bahari, Sri

Hono Setiaji SH menguraikan, kepengurusan yang baru diharapkan mampu merekrut sejumlah kader baru, yang lebih muda dan bersemangat. Dengan begitu karang taruna tetap hidup serta eksis. Sementara Camat Tegal Timur, Agus Arifin menuturkan, Karang Taruna Perintis Bahari merupakan salah satu karang taruna terbaik di Kota Tegal. Selain eksis, juga aktif dalam berbagai kegiatan. (adi mulyadi)

Tahun Ini, Sekda Pensiun dari halaman 9 masuki masa pensiun. Tahun ini, pejabat senior antara lain sekda bakal purna tugas. Tak ketinggalan pejabat senior lain, seperti kepala Disporabudpar, BPMPKB, DPPKAD, BP2T, dan Bappeda. “Dengan demikian, pemkot membutuhkan personil yang mampu menggantikan para pejabat tersebut untuk regenerasi. Untuk itu, agar pemerintahan berjalan normal, Kota Tegal membutuhkan SDM (Sumber Daya Manusia, red) mumpuni, yang bakal menggantikan para pejabat yang pensiun.” Karena itu, lanjutnya, berkaitan permintaan adanya fasilitasi dari pemkot, untuk konsultasi ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPan RB). Khususnya mengenai Tenaga Honorer Kategori 1 dan 2 (K-1 dan 2), Habib Ali menyatakan siap memberikan bantuan. “Saya sangat mendukung tenaga honorer diangkat jadi CPNS.

Tentunya dengan melihat ketentuan. Maksudnya, selama tidak menyalahi aturan perundang–undangan berlaku,” paparnya lagi. Orang nomor dua di Kota Tegal ini menyebutkan, apa yang menjadi keberhasilan pembangunan di wilayahnya, tidak hanya hasil kerja keras PNS. Namun tenaga non-PNS atau tenaga honorer, memiliki andil besar di dalamnya. Sebelumnya, belasan perwakilan tenaga honorer K-1 dan 2, mendatangai Komisi I DPRD Kota Tegal. Kedatangan mereka ke wakil rakyat tersebut, menurut juru bicara tenaga honorer Bambang Triyono, untuk mempertanyakan kejelasan status mereka. Menyusul diangkatnya 39 orang tenaga honorer K-1 menjadi CPNS belum lama ini. “Kami juga meminta DPRD dan Pemkot bisa membantu menfasilitasi tenaga honorer ke KemenPan RB, untuk berkonsultasi,” urai dia. Sementara itu, usai secara simbolis menyerahkan SK Pe-

ngangkatan CPNS terhadap 39 orang Tenaga Honorer K-1, Snin (11/2) lalu. Wali Kota Tegal, Ikmal Jaya mengatakan, pemkot usulkan tenaga honorer K-1 sebanyak 75 orang ke pusat. Tetapi dari pusat yang dinyatakan lolos verifikasi hanya 39 orang. “Merekalah yang hari ini kita berikan petikan SK CPNS-nya. Sehingga sudah resmi jadi CPNS tanpa melalui testing. Sedangkan yang tidak lolos verifikasi, otomatis masuk dalam K-2 dan akan mengikuti tes seleksi pada tahun ini. Jika lolos dalam seleksi maka mereka akan diangkat menjadi CPNS,” ujarnya. Terkait dengan kebutuhan pegawai, pemkot sudah memberikan analisis beben kerja dan kebutuhan pegawai ke pusat. Dan pemkot mengajukan kebutuhan sebanyak 300 formasi untuk CPNS umum tahun ini. Namun demikian kuotanya tetap ditentukan pusat. “Hingga saat ini belum ada kejelasan dari pusat, apakah tahun ini akan ada CPNS formasi umum atau tidak.” (adi)

Anda Bermasalah dengan Buang Air Besar ? Baca Artikel ini MENURUT literatur, sistem imun tubuh adalah sekelompok jaringan dan sel yang memiliki fungsi primer melindungi tubuh dari serangan benda asing. Sistem ini bekerja penuh disiplin, teratur, dan rutin tiap saat. Tugasnya melindungi tubuh dari musuh-musuh eksternal, seperti bakteri, kuman, dan virus yang sering masuk ke tubuh sehingga tubuh jadi sakit. Proses masuknya akan sangat mudah bila kondisi tubuh sedang tidak fit. Tidak fitnya tubuh bisa disebabkan kelelahan, stres, dan lain-lain. Secara garis besar, fungsi sistem imun ada tiga. Pertama, untuk pertahanan tubuh guna menangkal bahan berbahaya supaya tubuh tak mudah kena penyakit. Kedua, untuk menjaga keseimbangan komponen tubuh. Ketiga, untuk membinasakan sel-sel yang bermutasi dan berbahaya bagi kesehatan. Perkembangan sistem imun berjalan sesuai dengan tingkat usia. Menurut penelitian, daya tahan tubuh mencapai puncak pada usia 20an, menurun ketika memasuki usia 30-an, dan makin menurun ketika memasuki 50-an. Statistik menunjukkan, sebagian besar mereka yang berusia di atas 40 tahun sudah mengalami penurunan kekebalan alias sistem imun tubuh. Karena itu, orang dengan usia seperti ini mulai rentan terhadap serangan berbagai penyakit, terutama

penyakit degeneratif. Maka, upaya untuk meningkatkannya perlu diperhatikan. Bagaimana caranya? Antara lain dengan mengonsumsi makanan kesehatan sejak sekarang. Apa contohnya? Contohnya adalah kedelai. Dalam biji kedelai terkandung karbohidrat, serat, protein, flavonoid, vitamin, mineral, dan lain-lain. Karbohidrat merupakan sumber energi bagi tubuh, dan serat berperan dalam memperlancar pencernaan. Kekurangan serat membuat orang sulit buang air besar, dan kondisi yang parah menyebabkan kematian. Protein berguna untuk pertumbuhan, perbaikan jaringan yang rusak, dan penambah imunitas. Protein kedelai tersusun atas lesitin, arginin, dan lain-lain. Asamasam amino ini dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan, terutama lesitin. Selain pada kedelai, lesitin terdapat pada susu dan telur. Sedangkan flavonoid pada kedelai adalah isoflavon. Senyawa ini pertama dikenal sebagai obat awal 1990-an oleh seorang ahli Amerika. Selain sebagai antioksidan, ia juga berfungsi sebagai antiosteoporosis, antiaterosklerosis, pendorong lancarnya metabolisme, dan penambah imunitas tubuh. Imunitas tubuh pada dasarnya akan meningkat bila metabolisme sudah berjalan lancar. Nagata, seorang peneliti

Jepang, pada tahun 1998 menganjurkan agar setiap manusia mengkonsumsi isoflavon sebanyak 50-100 mg/ hari. Selain itu, pada kedelai terdapat vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitamin E, kalsium, besi, fosfor, dan sodium. Karena itu, mengonsumsi kedelai sangatlah dianjurkan. Saat ini banyak kedelai bubuk beredar. Namun, Kedelai Bubuk Instan New Mandala 525, yang dulu bernama MDL525, sangat laku karena manfaatnya nyata dan produknya higienis. Kadar isoflavonnya terukur, sehingga tidak sama dengan susu-susu kedelai yang diproduksi di rumah tangga. Dan ini ditunjang oleh mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk beralih ke bahan nabati ini dalam memelihara kesehatan, sebagai pengganti kebiasaan minum kopi atau teh di pagi hari. Sehingga kebiasaan ini perlu ditiru dan disebarluaskan kepada seluruh lapisan masyarakat. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. Untuk konsultasi kesehatan, hubungi dokter kami pada jam kerja di telepon bebas pulsa 08001401430 atau di e-mail purwati-s@centrin.net.id. Produk ini bisa didapatkan di apotek dan toko obat terkemuka di kota Anda. Dan untuk informasi penjualan, hubungi distributor kami untuk Provinsi Jawa Tengah di 08129474173.


RADAR TEGAL

SENIN, 25 FEBRUARI 2013

16

ABG Bacok Pengendara Motor Rampas HP BARUSARI – Remaja berusia 15 tahun atau ABG, YL, warga Krobokan, Semarang Barat, bersama enam temannya, menodong dan merampas handphone di kawasan Pekan Raya Promosi Pembangunan (PRPP) Tanah Mas. Tak hanya itu, YL

juga membacok korbannya tepat di bagian kepala. Akibat ulah nekadnya itu, YL kini mendekam di tahanan Mapolrestabes. Sedangkan enam temannya masih diburu polisi. YL ditangkap polisi di rumahnya pada Selasa (19/2) lalu. Menunduk malu, YL kemarin mengaku aksi jahatnya baru kali pertama dilakukan.

Ia beralasan hanya diajak teman-temannya agar mau merampas. ”Saya biasanya dengan enam teman lain, hanya ngamen di daerah jalan arteri, kemudian diajak merampas,” akunya. YL Cs beraksi mengendarai motor. Ketika melihat calon korban, ia dan teman-temannya langsung menghentikan motor

korban dan menodongnya. Korban dipaksa menyerahkan handphone dan dompet. ”Karena (korban) tak mau menyerahkan, saya langsung bacok dan kena kepalanya. Baru setelah itu dapat handphone,” katanya. Usai merampas korban, YL dan komplotannya kabur. Kepala Polrestabes Sema-

rang Kombes Elan Subilan mengatakan, pihaknya masih mengembangkan kasus tersebut. Elan mengaku cukup kaget, karena pelaku masih berusia di bawah umur; 15 tahun. Meski begitu, pelaku tetap dijerat pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan. Ancaman hukumannya, maksimal tujuh tahun. (fth)

Penculik Tri Seorang Residivis Sudah Ditalak Minta Nyemplak JANGAN main-main dengan ucapan talak. Agaknya Yuswo (34) tak tahu soal itu, sehingga meski istrinya sudah pernah ditalak tiga secara lisan, dia masih cemburu juga ketika tahu “bekas” istrinya pacaran dengan brondong. Tapi meski telah digerebek, polisi tak bisa berbuat apa-apa karena Yuswo sudah tak berhak lagi. Dalam Islam, tak boleh sembarangan mengucapkan “tak cerai kamu” pada istri. Sebab sekali mengucap talak, istri langsung haram dicemplak. Apa lagi sampai mengucapkan talak tiga sekaligus, itu makin haram lagi. Sebab, untuk bisa kembali halalan tayiban wal asyikan, si istri harus menikah dulu dengan lelaki lain. Itu juga tak boleh hanya formalitas. Maksudnya, sebagai istri dia harus benar-benar dieksekusi dulu oleh suami kedua, baru kemudian dicerai untuk dikawini lagi oleh suaminya dulu. Ribet kan? Agaknya Yuswo warga Jalan Tambak Wedi Surabaya ini kurang paham soal begituan. Ketika emosi, dia mengucapkan “tak cerai kamu” begitu gampangnya kepada istri tercinta Marni (28). Padahal dalam hukum Islam, sekali kata-kata itu diucapkan, perempuan yang tadinya yaujah (istri), tak lagi halal untuk dijamah. Makin celaka lagi, ketika ada tuntutan hukum atas istrinya tersebut, polisi tak bisa lagi membantu Yuswo karena dia sudah kehilangan haknya. Yuswo ini memang lelaki tipe pemberang, gampang marah. Kalau wayang, dia Prabu Baladewa yang jarang kontrol penyakit bludrek-nya. Jadi sedikit mendengar kata-kata yang tidak enak, langsung naik pitam. Tak hanya gebrak meja dan banting kursi, tapi Yuswo juga royal mengeluarkan kata-kata kasar. Nama binatang berkaki empat koleksi Kebon Binatang Wonokromo keluar semua dari mulutnya, sampai-sampai para hewan itu bingung apa salah mereka sehingga dibawa-bawa saat Yuswo marah. Sesabar-sabarnya istri, jika diomeli dengan kata-kata kasar macam begitu, tersinggung juga tentunya. Bapak ibu sendiri yang bikin dan membiayai, tak pernah ngomong demikian. Lha ini lelaki lain hanya atas nama suami seenak perutnya memakimaki orang. Maka belum lama ini Marni mencoba melawan. Eee, dilawan oleh istri, Yuswo makin tersinggung. “Kowe wani ya? Oke, kamu tak cerai saiki, cerai, cerai, cerai!” ujar Yuswo tanpa kendali. Marni langsung kembali ke rumah orangtuanya, sehingga sejak 1,5 tahun lalu suami istri ini sudah pisah rumah. Itu artinya, selama 1,5 tahun pula sudah terjadi “gencatan senjata” tanpa persetujuan PBB. Sebagai lelaki normal masih muda, 18 bulan tanpa aktivitas yang signifikan dan asyikan, tentu saja pusing. Sayangnya, setiap Marni disusul diajak pulang selalu tidak mau. Istrinya memang sengaja mengembargo “Prabu Baladewa” dari Jalan Tambak Wedi ini. Dalam pada itu, selama jauh dari suami diam-diam Marni juga menjalin hubungan dengan lelaki lain alias PIL. Dia adalah Tito lelaki muda umur 23 tahun. Orang sekarang menyebutnya sebagai “brondong”. Kata Marni, brondong satu ini lebih enak dari brondong jagung atau ketan. Kalau sedang “berlaga” rasanya renyah: ada manisnya, ada gurihnya, mirip popcorn. Lama-lama Yuswo mendengar juga perselingkuhan istrinya. Saat Marni kencan bersama si berondong di Hotel Pasar Bubutan, digerebeklah. Di situ ditemukan betapa wanita yang masih dicintainya itu sedang dieksekusi oleh PIL-nya. Keduanya lalu digelandang ke Polsek Bubutan. Tapi dalam pemeriksaan, Marni mengaku suaminya pernah mengeluarkan talak tiga atas dirinya. Dus karena itu, dia sama sekali tak punya hak untuk cemburu dan marah. Polisi bisa menerima alasan ini, sehingga pasangan mesum Marni–Tito terpaksa dibebaskan. Enak aje lu Wo, wis ditalak njaluk nyemplak! (wan/jpnn)

CMYK

BATANG - Kasus hilangnya Tri Priantini (14) warga RT 07 RW I, Dukuh Temanggal, Desa Gondang, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, sejak 15 hari lalu membuat keluarga korban cemas. Pasalnya, anak pasangan Sugianto dan Ny. Marsiyem ini hilang setelah dibawa kabur lelaki tak dikenal yang mengaku sebagai teman dari kakak korban. Sugianto mengaku jika ia bersama istrinya sudah berusaha mencari korban lewat bantuan beberapa orang pintar, namun hingga kini hasilnya nihil. Selain itu, Sugianto telah melaporkan kasusnya ke polisi termasuk LSM Pelangi Nusa yang selalu menangani kasus-kasus perempuan dan anak. “Jujur, kami cemas dan ingin anak saya kembali. Anak saya tipikalnya pendiam, di rumah juga tidak pernah minta yang aneh-aneh,” ungkap Sugianto. Dikatakan, lelaki tersebut (pelaku-red) sudah dua kali datang ke rumahnya. Pada ketiga kalinya ternyata dia membawa kabur Tri dengan cara membujuk korban agar mengantarnya ke Desa Kuripan Subah untuk

mengambil ikan. Pelaku bernama Aris (35) warga Desa Penyangkringan, Kecamatan Weleri, Kendal. Polsek Subah yang mendapat laporan terkait kasus penculikan sudah melakukan koordinasi dengan Polsek Weleri. Dari hasil koordinasi diketahui memang benar jika pelaku merupakan warga asli Weleri. Kapolsek Weleri, AKP Haryo Deko Dewo, yang dihubungi via telepon mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari Polsek Subah terkait peristiwa yang menimpa Tri Priantini yang dibawa kabur Aris. Selanjutnya, pihaknya cek ke lokasi apa benar pelaku adalah warga Desa Penyangkringan. “Setelah kami cek benar, pelaku memang warga Weleri sehingga kami akan mengejar pelaku dan berkoordinasi dengan Polsek Subah,” terang kapolsek. Deko menambahkan, pelaku adalah residivis kasus penipuan dan penggelapan sepeda motor. Dia pernah ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kendal. Tak hanya itu, pelaku juga DPO Polsek Weleri. (ap12)

Parju Ditemukan Tewas Tergantung SUMBER – Depresi karena sakit asma menahun yang diderita Parju, tidak bisa ditahan lagi. Pria berusia 65 tahun warga Desa Jadi RT 4 RW I Kecamatan Sumber itu, nekad mengakhiri penderitanya dengan cara gantung diri di blandar teras rumahnya. Nahas, aksi tersebut tidak segera diketahui keluarganya sehingga ia menemui ajalnya, Sabtu (24/2) sekitar pukul 13.30. Jasad Parju kali pertama ditemukan salah satu anaknya sudah dalam kondisi tergantung di blandar teras rumah. Diperkirakan lantaran mengidap gangguan jiwa dan penyakit asma menahun, menjadi alasan kuat Parju nekat bunuh diri. Sebab menurut salah satu anaknya, Suwito semenjak terserang penyakit asma bapak-

nya jarang sekali keluar rumah. Sehingga kemungkinan sangat kecil jika bapaknya nekat bunuh diri lantaran ada masalah dengan orang lain. Sebelum kejadian, kata Suwito tidak menunjukan keanehankeanehan, hanya bapaknya kerap mengeluh merasakan sesak nafas karena asmanya kumat. ”Mungkin bapak tidak ingin merepotkan anaknya sehingga memilih jalan seperti ini (bunuh diri, Red),” ungkapnya. Kasatreskrim Polres Rembang AKP Joko Santoso saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan setelah mendapatkan laporan dari warga polisi segera turun di tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan kondisi jenazah. (ali/hil)

NURUL FATAH/RADAR PEKALONGAN

CEMAS - Sugianto dan Ny. Marsiyem menunjukkan foto Tri Priantini yang hilang dibawa kabur lelaki tak dikenal yang belakangan diketahui sebagai residivis.

Gelapkan Sapi, Petani Dibui SALE – Seorang petani warga Desa Wonokerto, Kecamatan Sale terpaksa harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di balik sel tahanan. Pria berumur 48 tahun ini dibekuk aparat Polsek Sale setelah diduga terlibat dalam penggelapan sapi dengan modus memberikan laporan palsu telah kehilangan sapi. Tetapi pada kenyataannya sapi-sapi itu dijual untuk keperluannya sendiri. Diperiksa di hadapan penyidik Polsek Sale, tersangka bernama Warsimin warga RT 2 RW 4, Desa Wonokerto itu mengaku nekat menggelapkan tiga ekor sapi yang dititipkan tetangganya lantaran kerepotan dalam perawatannya. Warsiman mengaku, selama ini merawat enam ekor sapi, tiga diantaranya milik sendiri masing masing induk dan dua anak. Sedangkan tiga ekor lainnya titipan milik tetangga, Joko dan Sugeng warga Desa Wonokerto. Namun saat didesak bapak

tiga anak ini mengaku nekat menjual sapi-sapi titipan itu karena terbelit utang. Sempat, ia tidak mau berterus terang perihal kenekatannya menjual sapi titipan tersebut. Akhirnya, ia menyadari perbuatannya yang salah karena menjual sapi tanpa persetujuan sang pemilik. ”Saya salah makanya saya mau dibawa ke polisi,” ungkap pria yang sehari-hari bekerja sebagai petani itu Sementara akal-akalan Warsiman, ini berhasil diungkap penyidik Polsek Sale, bermula pada Kamis sekira pukul 01.30 dini hari lalu. Warsimin dengan tergopoh-gopoh datang ke Mapolsek Sale melaporkan bahwa enam sapi tersebut hilang dicuri. Mendapat laporan tersebut polisi segera mengecek lokasi kejadian sekaligus memeriksa para saksi. Lantaran ada sejumlah kejanggalan, polisi intensif menginterogasi Warsimin. Barulah pada Jumat (22/2) pagi Wasiman mengakui bahwa semua

sapi telah dijual kepada D warga desa Tahunan, Kecamatan Sale, seharga Rp 30 juta. Namun baru menerima bayaran sebesar Rp 16 juta uang itu sekarang diamankan penyidik Polsek Sale, sebagai barang bukti. Kapolsek Sale AKP Isnaeni menjelaskan begitu tersangka mengaku memberikan laporan palsu, pihaknya fokus menyisir keberadaan sapi. Beberapa kali sudah pindah tangan dan terakhir dibeli bos sapi, berinisial S warga Medang Blora. ”Kami mengamankan keenam sapi hingga Sabtu dini hari, kemudian dibawa ke Mapolsek Sale. Kami bersyukur tak ada kendala berarti sebab jika terlambat sedikit saja sapi sudah dibawa ke Pasar Pon Blora,” katanya. AKP Isnaeni menambahkan tersangka dijerat Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan barang dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. Menurutnya, peristiwa ini bisa mengingatkan masyarakat supaya tidak gegabah dalam bertindak. (ali/hil)


OLAH RAGA

SENIN, 25 FEBRUARI 2013

17

RADAR TEGAL

AGENDA PREMIER LEAGUE SELASA, 26 FEBRUARI 2013 (DINI HARI WIB) West Ham United vs Tottenham Hotspur (siaran langsung Global TV pukul 02.30 WIB)

SERIE A SELASA, 26 FEBRUARI 2013 (DINI HARI WIB) Udinese vs Napoli (siaran langsung TVRI pukul 00.30 WIB)

RAMOS PALING KOTOR DI REAL SELAMA tiga pertandingan terakhir di Primera Division Spanyol, Real Madrid selalu mengakhiri laga dengan sepuluh orang karena kartu merah. Tetapi, Real bukanlah tim paling kotor. Mereka masih kalah jauh ketimbang Sevilla yang mengoleksi sepuluh kartu merah dan 66 kartu kuning. Berikut daftar pemain kolektor kartu merah dan pelanggaran di Real serta klub yang paling banyak mengoleksi kartu merah. (ham)

PEMAIN KOLEKTOR KARTU MERAH DI REAL PEMAIN

KM

KK

Sergio Ramos

1

5

Angel Di Maria

1

3

Gonzalo Higuain

1

1

Kaka

1

1

Fab io Coentrao

1

1

Antonio Adan

1

-

Pemain Real yang Paling Sering Pelanggaran (lima besar) PEMAIN

PELANGGARAN

Alvaro Arbeloa

50

Sergio Ramos

43

Xabi Alonso

30

Cristiano Ronaldo

20

Michael Essien

19

CMYK

TIGA LAGA, TIGA KARTU MERAH

REAL Madrid selalu menyelesaikan tiga pertandingan terakhirnya di Primera Division Spanyol dengan sepuluh pemain. Penyebabnya, selalu saja ada pe m a i n n y a y a n g terkena kartu merah. Terkini, winger Angel Di M a ria y a n g j a di korban. Ya, sec a r a beru-

ntun, dimulai dari diusirnya Gonzalo Higuain ketika melawan Sevilla (9/ 2), disusul pengusiran Sergio Ramos saat menghadapi Rayo Vallecano (17/2), dan yang terkini diusirnya Di Maria pada menit ke-90 melawan Deportivo La Coruna. Ironisnya, pengusiran Di Maria karena kesalahan yang terbilang sepele. Wasit asal Catalan Alfonso Javier Alvarez Izquierdo memberikan kartu kuning kedua karena Di Maria dianggap menolak mematuhi jarak 10 yard untuk melakukan sepakan bebas. Akibatnya, Di Maria harus absen dalam el clasico melawan Barcelona pada jornada ke-26 Primera Division (2/3). Yang bikin kubu Real meradang karena pada laga sebelumnya kartu merah yang dijatuhkan kepada Ramos juga dianggap berlebihan. “Di Maria tidak seharusnya diusir dari lapangan. Saya belum berbicara dengannya tentang itu, tetapi jelas akan menjadi berita kalau Real mengakhir pertandingan dengan 11 pemain,” ketus Aitor Karanka, asisten pelatih

Real kepada Marca. Keluhan juga disampaikan Karanka ketika Ramos diusir pada pekan sebelumnya. Saat itu, Ramos yang sudah terkena kartu kuning, dianggap menahan bola dengan tangan. Padahal, dari rekaman terlihat Ramos hanya berreaksi spontan. Saat itu, Karanka menyindir keputusan mengusir Ramos dengan mengatakan sama sekali tidak mengejutkan. “Kami mengetahui apa yang terjadi sebelumnya dan itu membuat kami tidak terkejut. Hal buruk bagi pertandingan yang awalnya bagus,” sindir Karanka. Musim ini, sudah enam pemain Real yang terkena kartu merah. Selain Di Maria, Ramos, dan Higuain, masih ada Kaka, Antonio Adan, dan Fabio Coentrao. Ramos dianggap yang paling tidak disiplin karena juga mengoleksi lima kartu kuning. Untuk banyak-banyakan kartu, musim ini gelandang Xabi Alonso menjadi kolektor terbanyak dengan sembilan kartu kuning. Hanya, dia masih terbebas dari kartu merah. Sedangkan, pemain Real yang paling sering melanggar adalah Alvaro Arbeloa. (ham)

SERGIO RAMOS


ALL SPORTS

18

SENIN 25 FEBRUARI 2013

RADAR TEGAL

HASIL SPANYOL KEMARIN WIB Barcelona vs Sevilla (Villa 52, Messi 60/Botia 42)

2-1

Deportivo vs Real Madrid (Riki 34/Kaka 73, Higuain 88) Kartu merah: Di Maria 90+1 (Real)

1-2

Real Zaragoza vs Valencia (Apono 5-pen, Postiga 32/Jonas 36, 69) Kartu merah: Franco 77 (Zaragoza)

2-2

KLASEMEN SEMENTARA 1. Barcelona

25

22

2

1

82-28

68

2. Atletico Madrid

24

17

2

5

47-23

53

3. Real Madrid

25

16

4

5

62-23

52

4. Malaga

24

12

6

6

37-21

42

5. Valencia

25

12

5

8

36-37

41

6. Real Sociedad

25

11

7

7

41-31

40

7. Rayo Vallecano

24

12

1

11

33-41

37

8. Real Betis

24

11

3

10

31-35

36

9. Getafe

25

10

5

10

35-44

35

10. Levante

24

10

4

10

30-36

34

11. Sevilla

25

9

5

11

34-37

32

12. Espanyol

24

8

7

9

31-34

31

13. Real Valladolid

24

8

6

10

32-32

30

14. Granada

24

7

5

12

23-34

26

15. Athletic Bilbao

25

7

5

13

30-50

26

16. Osasuna

24

6

7

11

20-27

25

17. Real Zaragoza

25

7

4

14

25-36

25

18. Celta Vigo

24

5

5

14

22-31

20

19. Real Mallorca

25

4

6

15

24-48

18

20. Deportivo La Coruna

25

3

7

15

29-56

16

El Pichichi

BARCELONA - Barcelona sudah move on dari kekalahannya di first leg babak 16 besar Liga Champions dari AC Milan (20/2). Mereka menyambut el clasico pada second leg semifinal Copa del Rey (26/2) dengan menang atas Sevilla 2-1 (0-1) kemarin dini hari WIB. Bayang-bayang kekalahan di San Siro sempat menghantui Barca saat lebih dulu tertinggal dari Sevilla melalui gol Alberto Botia pada menit ke-42. Untungnya, David Villa dan Lionel Messi mampu membalikkan keadaan dengan gol di menit ke-52 dan 60. Musuh mereka di el clasico, yakni Real Madrid yang bermain di Riazor juga menang dengan skor serupa 2-1 (0-1) dari Deportivo La Coruna. Tertinggal lebih dulu oleh gol Riki (34'), Real akhirnya unggul lewat gol Kaka (73') dan Gonzalo Higuain (88'). Modal yang berharga untuk bertarung di el clasico. "Kami menyadari, itu pertandingan yang sulit. Tetapi, hasilnya lebih baik melawan Milan. Kami m e nang dan itu yang t e r pen-

DAVID VILLA

38 gol: Lionel Messi (Barcelona) 24 gol: Cristiano Ronaldo (Real Madrid) 20 gol: Radamel Falcao (Atletico Madrid)

Buang Bintang, Boyong Bintang MANCHESTER City, sepertinya, mulai “melepas” musim ini dan memilih mempersiapkan diri untuk bangkit musim depan. Demi misi tersebut, City bakal merombak besar-besaran skuadnya. Siapa saja korbannya dan calon penggantinya ?

EDIN DZEKO

EDINSON CAVANI

Usia: 26

Usia: 26

Kebangsaan: Bosnia-Herzegovina

Kebangsaan: Uruguay

Gabung City: 2011

—> Klub sekarang: Napoli

Statistik musim ini: 33 laga/13 gol

Statistik musim ini: 30 laga/27 gol

Klub peminat: Borussia Dortmund

Klub peminat lain: Chelsea, Arsenal

Banderol: Rp 293 miliar

Banderol: Rp 280 miliar

CARLOS TEVEZ

LUIS SUAREZ

Usia: 29

Usia: 26

Kebangsaan: Argentina

Kebangsaan: Uruguay

Gabung City: 2009

—> Klub sekarang: Liverpool

Statistik musim ini: 14 laga/8 gol

Statistik musim ini: 30 laga/27 gol

Klub peminat: AS Monaco

Klub peminat lain: Bayern Munchen

Banderol: Rp 351 miliar

Banderol: Rp 510 miliar

SAMIR NASRI

ISCO

Usia: 25

Usia: 20

Kebangsaan: Prancis

Kebangsaan: Spanyol

Gabung City: 2011

—> Klub sekarang: Malaga

Statistik musim ini: 16 laga/3 gol

Statistik musim ini: 29 laga/10 gol

Klub peminat: AS Monaco

Klub peminat lain: Chelsea

Banderol: Rp 255 miliar

Banderol: Rp 220 miliar

JOLEON LESCOTT

RAPHAEL VARANE

Usia: 30

Usia: 19

Kebangsaan: Inggris

Kebangsaan: Prancis

Gabung City: 2009

—> Klub sekarang: Real Madrid

Statistik musim ini: 19 laga/1 gol

Statistik musim ini: 21 laga/1 gol

Klub peminat: Everton

Klub peminat lain: Man United

Banderol: Rp 146 miliar

Banderol: Rp 146 miliar

SCOTT SINCLAIR

YOUNES BELHANDA

Usia: 23

Usia: 22

Kebangsaan: Inggris

Kebangsaan: Maroko

Gabung City: 2012

—> Klub sekarang: Montpellier

Statistik musim ini: 9 laga

Statistik musim ini: 26 laga/15 gol

Klub peminat: Liverpool, Aston Villa

Klub peminat lain: Inter Milan

Banderol: Rp 88 miliar

Banderol: Rp 178 miliar

MAICON

SIME VRSALJKO

Usia: 31

Usia: 21

Kebangsaan: Brasil

Kebangsaan: Kroasia

Gabung City: 2012

—> Klub sekarang: Dinamo Zagreb

Statistik musim ini: 11 laga/1 assist

Statistik musim ini: 32 laga

Klub peminat: Cruzeiro

Klub peminat lain: Olympique Marseille

Banderol: Rp 25,5 miliar

Banderol: Rp 51 miliar

Tuding United Lebih Beruntung

EDIN DZEKO

The Citizens Bakal Belanja Besar Lagi UNI Sepak Bola Eropa (UEFA) susah payah menyusun Financial Fair Play dengan tujuan mengerem belanja besarbesaran klub. Yang terbaru, proposal pembatasan pengeluaran klub mulai diterapkan di Premier League musim depan. Namun, dua regulasi itu bakal diabaikan Manchester City musim panas nanti. Gara-garanya, City sudah mencanangkan bakal merogoh kocek dalamdalam di bursa transfer musim panas nanti. CEO City Ferran Soriano pun sudah memberikan persetujuan. Sebelum menghadapi Chelsea tadi malam, pelatih The Citizens (sebutan City) Roberto Mancini sudah menyebut beberapa bintang yang dibidiknya musim panas nanti. Di antaranya duet striker Uruguay, Edinson Cavani (Napoli) dan Luis Suarez (Liverpool). Keduanya diproyeksikan menggantikan tempat Edin Dzeko dan Carlos Tevez. Dzeko beberapa kali menyatakan keinginannya meninggalkan City. Striker yang digaet

ting," ujar Messi, seperti dikutip Mundo Deportivo. Menurut dia, sekarang mereka harus bersiap melawan Real. Setelah pada first leg semifinal lalu berakhir imbang 1-1 (30/1), Barca hanya butuh imbang tanpa gol di Nou Camp. "Berikutnya kami harus bermain seperti yang biasa dipraktekkan. Kami tidak ingin hasil 0-0," jelas Messi. Melawan Real, Barca punya satu masalah besar. Sudah 11 pertandingan dilalui Blaugrana, julukan Barca, tanpa clean sheet. Selalu saja gawang yang dikawal Victor Valdes maupun Jose Manuel Pinto mampu di bobol lawan. "Tentu saja kami mengkhawatirkan terus kebobolan. Kami akan berupaya memperbaiknya, seperti kami memperbaiki problem lainnya," jelas Jordi Roura, asisten pelatih Barca, yang memegang tanggung jawab selama pelatih Tito Vilanova menjalani perawatan akibat kanker kelenjar parotis di Amerika Serikat. Sementara itu di Riazor, Real sengaja menyimpan para pemain utamanya demi el clasico. Cristiano Ronaldo, Mesut Oezil, dan Sami Khedira hanya bermain sebagai pengganti. Adapun Fabio Coentrao duduk manis di bench pemain. Ternyata, tanpa para pemain utama sebagai starter, Real sempat kesulitan pada babak pertama. Mereka baru membalikkan keadaan pada babak kedua. Kaka yang selama ini jarang mendapat kesempatan sebagai starter bermain cukup baik mengisi posisi Ronaldo. Dia juga mencetak satu gol dan berperan atas satu gol lainnya. "Segalanya menjadi lebih baik buat saya. Bos membutuhkan saya sekarang dan sata berada pada kondisi bagus pada momen-momen penting di akhir musim," jelas Kaka, seperti dikutip Reuters. Dengan posisi Real di klasemen sementara Primera Division, mereka sulit berharap bisa mengejar ketertinggalan dari Barca. Makanya, peluang terbaik mereka adalah di Copa del Rey. Selain itu juga di Liga Champions di mana mereka berada pada babak 16 besar. (ham)

dari VfL Wolfsburg pada Januari 2011 itu memang tercatat sebagai top scorer City di liga musim ini. Tapi, kebijakan Mancini yang tak memberinya tempat reguler membuat Dzeko dikabarkan ingin kembali berkiprah di Bundesliga. “Dzeko memang tidak bahagia dan saya bisa memakluminya karena tak ada pemain yang bahagia dengan peran di bangku cadangan,” kata Mancini kepada Tribalfootball. Sedangkan Tevez, sudah menjadi rahasia umum, bakal dilepas City seandainya memang ada tawaran yang cocok. Tak hanya Tevez, Monaco yang ditangani Claudio Ranieri itu juga ingin memboyong Samir Nasri. Performa Nasri musim ini memang tidak sebagus musim lalu sehingga menuai kritik dari Mancini. Namanama seperti Joleon Lescott, Maicon, Scott Sinclair juga masuk kandidat daftar lego. Roque Santa Cruz dan Wayne Bridge juga sudah pasti tak memiliki masa depan bersama The Citizens. (dns)

KETETERAN mengejar Manchester United, Roberto Mancini pun mengeluarkan jurus andalannya. Apa ? Psywar. Pelatih Manchester City itu menuding gap jauh yang dibuat United dengan timnya di klasemen sementara saat ini hanya karena faktor keberuntungan. “Sampai sekarang, United lebih beruntung dalam segala hal (ketimbang kami). Mereka meraih banyak kemenangan karena gol di menit-menit akhir,” kata Mancini seperti dilansir Manchester Evening News. Salah satu kemenangan menit akhir yang dimaksud Mancini tentu saja derby Manchester di Stadion Etihad pada 9 Desember 2012. Kemenangan 3-2 United kala itu memang ditentukan lewat gol free kick Robin van Persie di menit kedua injury time. “Kami juga pernah menjadi korban. Mereka (United) sepertinya akan kalah ketika kami menyamakan skor 2-2. Tapi, mereka lalu meraih kemenangan di detik terakhir,” kenang Mancini. Selain derby Manchester di Etihad, United sejatinya hanya dua kali membukukan kemenangan menit akhir atau yang populer dengan istilah Fergie Time. Itu mengacu gaya khas pelatih United Sir Alex Ferguson melihat jam tangannya ketika laga akan memasuki injury time. Yakni, ketika menang 3-2 di kandang Southampton (2/9/ 2012) dengan gol penentu juga dilesakkan Van Persie di menit kedua injury time. Satu laga lainnya manakala Javier “Chicharito” Hernandez mencetak gol pada menit ke-90 untuk memastikan kemenangan 4-3 atas Newcastle di Boxing Day (26/ 12/2012). Itu sama dengan yang pernah City bukukan. Di antaranya menang 2-1 di kandang West Bromwich Albion (20/10/ 2012) via gol Edin Dzeko di menit kedua masa injury. Juga ketika menang 1-0 atas Reading di Etihad, 22 Desember 2012 dengan Gareth Barry (93’) sebagai pahlawannya. (dns/bas)

ROBERTO MANCINI


ALL SPORTS

SENIN 25 FEBRUARI 2013

19

RADAR TEGAL

Hasil IPL Kemarin (24/2) Persebaya vs Bontang FC 5 - 0 (0-0) (Mario Karlovic 54', 60', Andik Vermansyah 72', Feri Ariawan 86', 89') Persijap vs Persija 5 - 0 (4-0) (Noor Hadi 1', 28', A.M. Bahtiar 13', Safri Umri 26', Dicky Firasat 89')

Klasemen sementara 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16.

Persebaya Persijap Semen Padang Persiba PSM Persibo Persiraja Persema Persepar Perseman PSLS PSIR Arema Pro Duta Persija Bontang FC

1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1

1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1

5-0 5-0 2-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-2 0-5 0-5

3 3 3 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

Daftar Pencetak Gol 2 gol: Mario Karlovic, Feri Ariawan (Persebaya), Noor Hadi (Persijap) 1 gol: Andik Vermansah (Persebaya), AM Bahtiar, Safri Umri, Dicky Firasat (Persijap), Esteban Vizcara, Edward Wilson Junior (Semen Padang)

Klasemen Sementara Divisi Utama LI (24/2) Perseru vs Perseka 2 - 1 (1-0) (O. Martin 40', Marc Etogou 78'/Baba Pierre 68') PSBS vs Yahukimo 2 - 1 (2-1) (G. Rumaropen 37', Varney Pas B. 42'/P. Hisage 21') Persigo vs Persbul 0-0 PS Bengkulu vs PS Bangka 0 - 0 PSAP vs PSMS 2 - 2 (1-0) (Julfadli 30', Bissa Donlad 64'/Parguai Rolan 70', Hardianto 89') Persih vs Persisko 1 - 2 (1-2) (Maslan M. 40'/C. Alejandro 31', Amsar Risahondua 45') Grup I : 1. 2. 3. 4. 5. 6.

(2) Persisko Tanjung Barat (1) PS. Bangka PSMS Medan (5) PSAP Sigli (4) Persih Tembilahan PS. Bengkulu

2 2 3 3 2 2

2 1 1 0 0 0

0 1 1 2 1 1

0 0 1 1 1 1

3-1 4-0 6-7 3-5 2-3 1-4

6 4 4 2 1 1

4 5 5 4 4 3 3 4 5

3 2 2 2 2 2 1 0 0

0 2 2 1 1 0 1 2 1

1 1 1 1 1 1 1 2 4

4-3 8-3 7-5 5-4 5-4 4-2 3-1 1-7 0-7

9 8 8 7 7 6 4 2 1

4 3 3 2 4 2 3 3 4

3 3 2 1 1 0 0 0 0

1 0 1 1 1 1 1 1 1

0 0 0 0 2 1 2 2 3

12-3 6-1 4-1 3-2 2-6 2-3 1-3 2-5 3-10

3 3 2 3 2 2 3 2

3 2 1 1 1 0 0 0

0 1 1 0 0 1 1 0

0 0 0 2 1 1 2 2

7-1 5-1 1-0 3-3 2-2 0-2 0-3 0-6

9 7 4 3 3 1 1 0

2 1 2 2 2 2 1

1 1 1 1 0 0 0

1 0 0 0 2 1 0

0 0 1 1 0 1 1

2-1 3-0 3-2 3-5 4-4 4-6 2-3

4 3 3 3 2 1 0

START MEMUASKAN SURABAYA - Beban awal untuk melewati laga perdana dengan mulus, berhasil dilewati Persebaya Surabaya. Tak sekadar menang, Persebaya menunjukkan dominasinya atas Bontang FC dalam laga yang berlangsung di Gelora Bung Tomo, Surabaya, kemarin (24/ 2). Tim kebanggaan Arek Suroboyo itu menang dengan lima gol tanpa balas. Penampilan superior ditunjukkan Erol Iba dkk. Mereka menguasai laga dan tak memberi kesempatan pada lawannya untuk mengembangkan permainan. Bermain di depan puluhan ribu Bonek (julukan pendukung Persebaya), Persebaya tampil kesetanan khususnya di babak kedua. Lima gol Persebaya semuanya tercipta di paro kedua. Gelandang asal Australia Mario Karlovic memecah kebuntuan dengan dua gol beruntun, pada menit ke-54 dan 60. Tiga gol tambahan didonasikan Andik Vermansyah menit ke71, serta Feri Ariawan menit ke86 dan 89. Tampil dominan tak berarti Persebaya langsung menunjukkan ketajamannya. Di babak pertama, demam lapangan dan beban laga pertama membuat para pemain kesulitan menembus Bontang FC yang menumpuk pemainnya di jantung pertahanan. Baru setelah turun minum, permainan efektif ditunjukkan Green Force. “Instruksi menuju babak kedua berjalan dengan baik. Tak cuma penguasaan bola tapi juga langsung pressing ketika kehilangan bola. Setelah itu, penetrasi dengan pergerakan tanpa bola,” ujar Ibnu Grahan, pelatih Persebaya. Di babak pertama Persebaya memang mendapatkan lima peluang, tapi tak satu pun yang berupa peluang bersih. Beda sekali dengan yang terjadi di

babak kedua. Baru 15 menit berjalan, sudah ada empat peluang matang yang dua di antaranya berbuah gol dari Karlovic. “Setelah beberapa menit babak kedua, kami bermain lebih nyaman. Bola mengalir dengan dinamis. Setelah gol pertama, beban kami lepas dan makin banyak serangan,” tutur Karlovic. Pressing ketat yang menjadi senjata Persebaya memang terbukti membuat para pemain Bontang FC kehabisan akal untuk membendung serangan Persebaya. Taufiq yang jadi otak serangan dari lini vital leluasa mengatur arah serangan. Dua gol Persebaya, yaitu gol kedua Karlovic dan gol Andik, berasal dari kejeliannya mengirimkan umpan terobosan yang membuat dua rekannya itu tinggal berhadapan dengan penjaga gawang Bontang FC, Bayu Anggara. “Poinnya adalah, hanya dengan persiapan (terakhir) selama satu minggu, kami bermain sangat bagus sebagai tim. Kami terus menyerang dan menciptakan peluang. Itu yang sangat bagus dari laga perdana ini,” tambah Karlovic. Penampilan mengesankan juga ditunjukkan Andik. Bermain mobile di sayap kanan dan kiri, dia sukses menjaringkan sebiji gold an memberikan dua assist. Assist dia berikan untuk gol pertama Karlovic dan gol pertama Feri. Dia juga menarik perhatian dengan kaus dalamnya yang bertulisan “Bersatulah Sepak bola Indonesia”, yang ditunjukkannya saat merayakan golnya. “Memang sudah saya rencanakan, itu bentuk curahan hati , mungkin juga suara dari seluruh pemain. Kami sudah lelah dengan konflik dan dualisme di sepak bola kita,” tutur Andik. (ady)

Grup II : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

PSIS Semarang Persikabo Kab. Bogor Persitara Jakarta Utara Persipur Purwodadi Persip Pekalongan PSCS Cilacap Persitema Temanggung Persiku Kudus Persikad Kota Depok Grup III :

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

Persebaya Surabaya Perseba Super Deltras Sidoarjo Perseta Tulungagung Persid Jember Persebo Bondowoso Persipas Paser PSBK Kota Blitar Persekam Metro FC

10 9 7 4 4 1 1 1 1

Grup IV : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

PSBS Biak Perseru Serui (4) Persbul Buol (3) Yahukimo FC Perseka Kaimana PS. Sumbawa Barat Persigo Gorontalo Perssin Sinjai Grup V:

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

Persik Kediri PSMP PSIM Persis Solo PPSM Magelang Madiun Putra Persewangi

Daftar Pencetak Gol: 4 gol: JPC Boumsong (Persebaya), 3 gol: Ardiles Agung Widagdo (Persipur), Enjang Rohiman 1pen (Persitara), Yanuarius Y Kahol (PS Bangka), Mustopa Aji (Persikabo), Engkus Kuswaha (Deltras) 2 gol: Varney Pas Boakay (PSBS), Bissa Donlad (PSAP), Christian Alejandro (Persisko), Srdan Lopicic (Persebaya), Hari Nur Yulianto (PSIS), Oliver Makor (Persik), Johan Arga (PSIM), Ferry Setiawan, Mamadou Diallo (PPSM), Iqbal Kurniawan (Persitara), Enjang Rohiman 1-pen (Persitara), Purwanto Suwondo (PSBK), Danilo Fernando 1-pen, Ferry N. Somah (Perseba), Mousa Keita (PSCS), Tugi Hadi (Persikabo), 1 gol: Amsar Risahondua (Persisko), Onny Martin, Marc Orland Etogou (Perseru), Baba Pierre, Refelino Imbiri (Perseka), Romual Noah (Persiku), Gerard Rumaropen, Isak Obinaru (PSBS), Paulus Hisage, Nataniel Kepno, Ibnu Adzam (Yahukimo FC),Daniel Ose Bikoi (Persitara), Dede Hugo, Harmoko, Agus Wahedi (Perseta), Supriyadi, Setyo Adhi Prastowo (Persekam), Theodore Ngom Totto, Reza Tajuddin Anhar (Persebo), Mujib Ridwan, Randy H., Ainun Sevira, Wendik Setyo (Perseba Super), Agung Suprayogi (PSIM), Uston Nawawi, Firmansyah Aprilianto, Ari Supriyatna, Akbar Rasyid (Persebaya), Zainal Ikhwan 1-pen, Arif Wicaksono (Persewangi), Windu Wibowo, Bagas Nofianto, Bayu Nugroho (Persis), Cheik Oumar Dombia (Deltras), Moh Agus Salim, M. Aji (Persikabo), M.Khamid, Mousa Keita (Persipur), Ekeocha James, Wage Dwi Aryo, Wahyu Setiyanto (PSMP), Andrianto (Persekam), Martial Pongoue (PS Bangka), Parguai Rolan, Hardianto, Riko S , Edgar Dacak, Moises Ovelar, Syafrial Irfandi (PSMS), Joel Fadli, Abrasid Talaohu, Nucoyo, Sukodir, H.Purwono (Persip), Syafur An Rahmat (Bengkulu) Bambang Irawan (Persbul), Maslan Manyira, Yanto (Persih), Riki (Persipas), Taryono, Bienvenue, Bahri

BAGUS DHARMAWAN/RADAR MALANG

HADANG - Keith Kayamba (Arema) dihadang Taufiq Kasrun (SFC) saat bertanding di stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Malang.

Arema (4) vs Sriwijaya FC (1)

Gol Cepat Permalukan SFC MALANG - Super agresif! Itulah permainan yang diperagakan skuad Arema Cronous kala menjamu Sriwijaya FC di Stadion Kanjuruhan tadi malam. Karena permainan agresif itulah, Arema mampu mencetak gol sangat cepat. Tepatnya di menit 1 gol tercipta dari kaki Cristian “El Loco” Gonzales. Gol itu pula yang meruntuhkan mental tanding pemain tim berjuluk Laskar Wong Kito itu hingga laga berakhir 4-1 untuk tuan rumah Arema. Kemenangan itu selain mempermalukan tim juara bertahan tersebut sekaligus mengantarkan Arema ke posisi runner up klasemen sementara dengan 18 poin. Posisi Arema satu strip di bawah Mitra Kukar yang sudah mengemas 19 poin. Empat gol kemenangan Arema Cronous masingmasing dicetak Cristian Gonzales menit 1 dan 68, serta gol Alberto “Beto” Gonzalves menit 12 dan 36. Sementara satu gol penghibur Sriwijaya melalui Hilton Moreira menit 36. Gol Gonzales benar-benar mengejutkan kubu Sriwijaya FC. Gol itu bermula dari umpan terobosan Kayamba Gumbs. Gonzales yang lepas dari jebakan offside dengan mudah me-

naruh ke sisi kanan gawang Sriwijaya FC yang dijaga Rivky Mokodompit. Skor 10 untuk tuan rumah. Unggul cepat membuat jalannya pertandingan kian menarik. Karena tim tamu tidak ingin langsung menyerah. Namun, tim Singo Edan masih begitu tangguh dengan taktik pressing ketat yang dijalankan Egi Melgiansyah dkk. Dan menit 12, Alberto ‘Beto’ Goncalves kembali membuat gol hasil tandukannya. Sriwijaya mampu membalas lewat Hilton Moreira menit 23. Sriwijaya FC sukses memperkecil kedudukan jadi 2-1. Namun, itu tidak berlangsung lama. Untuk kali ketiga, Arema Cronous sukses mencetak skor. Beto Goncalves mencetak gol di menit 36. Satu gol tambahan lewat tandukan El Loco Gonzales menit 68. Arema kian menjauh dengan keunggulan 41. Pelatih Arema Cronous Rahmad Darmawan sangat mensyukuri kemenangan tersebut. Sementara, pelatih Sriwijaya FC Kashartadi menilai, kekalahan ini akibat lemahnya koordinasi pemain belakangnya. Selain itu, gol cepat Arema juga membuat mental anak buahnya down. (iw/abm/hay)

DITE SURENDRA/JAWA POS

KETAT - Andik Vermansyah dari Persebaya Surabaya ditempel Yossy Adhitya Permana dari Bontang FC pada laga IPL 2013 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya (24/02).

Heri Menang Angka Mutlak JAKARTA - Heri Amol (Maluku barat Daya jaya BC Jakarta) tampil perkasa. Juara WBO Asia Pasific itu menang angka mutlak dalam pertarungan non gelar enam ronde kelas terbang junior (49 kilogram) versi KTI versus Sammy Hagler Tehuayo (Nelson Nainggolan Gym Tangerang) kemarin (23/2) di Studio V TVRI Senayan. Dalam pertarungan yang dipimpin oleh wasit Sumardi itu Heri memang lebih mendominasi. Tak heran Hakim A Erick Suwarno memberikan nilai 5857 untuk Heri. Hakim B Oetojo mengganjar Heri nilai 59-56. Dan hakim C Pudjo Santoso juga memberikan 59-56 buat Heri. Usai pertarungan kemarin, Heri terlihat tak terlalu banyak berkeringat. Petinju berusia 31 tahun itu memang lebih unggul pengalaman dibandingkan lawannya. “Saya memang tak ada target khusus di pertarungan malam ini (kemarin, red.). Saya anggap ini pemnasan sebelum mandatory fight saya April

AGUS WAHYUDI/JAWA POS

TINJU - Kejuaraan tinju perbaikan peringkat nasional kelas terbang yunior 49 Kg, antara Heri Amol (kanan) Juara WBO Asia Pasific melawan Sammy Hagler Tehuayo di Ring Tinju TVRI, Sabtu malam, 23 Feb 2013. Heri Amol menang angka dalam pertandingan ini.

besok di Jakarta,” sebut Heri. Siapa yang jadi lawannya, Heri hanya menyebut petinju asal Filipina atau Thailand. Dalam pertarungan kemarin, Heri memang layak menang angka mutlak. Dari enam ronde yang dijalaninya, hanya di

ronde keempat Heri terlihat sering kena pukul. Beberapa kali kombinasi hook kiri Heri memang membuat Sammy limbung. Pergerakan lincah kaki Heri membuat Sammy kesulitan membendung pukulannya. (dra)


SENIN, 25 FEBRUARI 2013

CMYK

24

RADAR TEGAL 25 feb 2013  

RADAR TEGAL 25 feb 2013

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you