Page 1

CMYK

RADAR TEGAL Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal

SELASA, 24 DESEMBER 2013

Rp. 2.500,-

MUHAMAD ALI/JAWAPOS

MENJENGUK - Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany mendatangi Gedung KPK di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Senin (23/12) menjenguk suaminya, Tubagus Chery Wardana yang mendekam di rumah tahanan KPK.

Atut Bisa Kena Pasal Pencucian Uang KPK Pegang Data Transaksi Mencurigakan MUHAMAD ALI/JAWAPOS

TERIMA LAPORAN - Ketua KPK Abraham Samad (kanan) menerima laporan audit kerugian negara dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) dari Ketua BPK Hadi Purnomo (kiri).

JAKARTA - Usai menjebloskan Ratu Atut Chosiyah ke balik jeruji besi pada pekan lalu, KPK kembali bergerak cepat. Kali ini, lembaga antirasuah itu bersiap untuk memiskinkan Gubernur Banten tersebut. Yakni, dengan membuka kemungkinan diterapkannya undang-undang (UU) tindak pidana pencucian

uang (TPPU) padanya. Pintu rencana penerapan tersebut menurut Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja makin terbuka lebar. Apalagi, pihaknya sudah menerima laporan hasil akhir (LHA) dari transaksi keuangan Atut. Data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) itu bisa menjadi modal dalam menerapkan TPPU. “Ya, sebenarnya semuanya akan kita TPPU-kan. Prinsipnya gitu,” ujarnya di kantor KPK keke hal 7 kol 1 marin.

Total Kerugian Pemberkasan NIP Negara Rp 7,4 Triliun Bisa Molor Hingga Terkait Kasus Bank Century JAKARTA - Pantas jika masyarakat terus mendorong KPK agar segera mengungkap kasus bank Century. Hasil penghitungan kerugian negara yang dilakukan BPK menunjukkan betapa besarnya kerugian. Disebutkan, total kerugian dari pemberian fasilitas

pinjaman jangka pendek (FPJP) dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik mencapai Rp 7,4 triliun. Jumlah tersebut disampaikan oleh Ketua BPK Hadi Poernomo di KPK kemarin. Dalam konferensi pers penyerahan laporan hasil penghitungan kerugian negara itu, Hadi memberikan rincian. Pertama, soal kerugian negara akibat pemberian FPJP.

PENGUMUMAN

Negara dirugikan Rp 689,394 miliar. “Itu nilai keseluruhan dari pemberian FPJP oleh Bank Indonesia ke Bank Century dari 14,17, dan 18 November 2008,” katanya. Kerugian yang lebih besar lagi terjadi saat bank yang kini berubah menjadi Bank Mutiara itu ditetapkan sebagai bank gagal berdampak sistemik.

Kajian BPK menemukan fakta bahwa negara harus merugi hingga Rp 6, 762 triliun. Menurut Hadi, nilai tersebut merupakan keseluruhan penyaluran penyertaan modal sementara (PMS) oleh LPS kepada Bank Century. Periodenya, dijelaskan kalau semua kerugian itu terjadi pada periode 24 November 2008 hingga 24 Juli 2009. Lebih lanjut dia menjelaskan,

proses penghitungan kerugian negara itu dilakukan sejak 15 April tahun ini. Saat itu, ada surat permintaan dari KPK untuk permintan bantuan ahli dalam penghitungan kerugian negara kasus Century. Lantas, ditindaklanjuti dengan pertemuan, penyampaian konstruksi hukum, hingga pemeriksaan investigative dimulai. ke hal 7 kol 1

2014 Hari Ini Hasil Tes CPNS Diumumkan JAKARTA - Hasil ujian CPNS pelamar umum periode 2013 bakal diumumkan hari ini (24/12). Panitia tampaknya mengambil

risiko besar dengan mengumumkan hasil ujian itu menjelang tutup tahun. Diantaranya berkaitan dengan pemberkasan nomor induk pegawai (NIP). Dengan pengumuman hasil ujian itu hari ini plus libur Natal dan cuti bersama (25-26/12) ke hal 7 kol 5

Patrialis dan Maria Terancam Mundur dari MK

BERTEPATAN dengan hari raya Natal, Rabu tanggal 25 Desember 2013, harian pagi Radar Tegal tidak terbit. Koran kebanggaan anda ini kembali hadir pada Kamis tanggal 26 Desember 2013. Harap maklum. Redaksi

APA MANING... DOK.RATEG

Maria Farida Indrati

JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) terancam kembali goyah. Hal tersebut dikarenakan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) DKI Jakarta mengabulkan pembatalan Keputusan Presiden (Keppres) tentang pengangkatan Patrialis Akbar dan Maria Farida Indrati sebagai hakim konstitusi. Gugatan yang dilayangkan oleh Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) dan Indonesia Corruption Watch (ICW) tersebut dapat mengancam keutuhan hakim konstitusi yang saat ini

berjumlah 8 orang setelah M. Akil Mochtar dipecat dari MK. Sehingga apabila Surat Keputusan (SK) pengangkatan Patrialis dan Maria sebagai hakim konstitusi dibatalkan, maka jumlah hakim konstitusi tidak dapat mencapai jumlah minimal kuorum yaitu 7 orang untuk memutus perkara di MK. Sementara itu yang menjadi pihak tergugat adalah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan objek sengketanya Keppres No. 87/P Tahun 2013 yang memuat tentang SK tentang pengangkatan

jabatan hakim konstitusi Patrialis dan Maria. Keppres itu dibatalkan PTUN, pengangkatan Patrialis cacat hukum, kata perwakilan penggugat Keppres Erwin Nata Omar kepada awak media kemarin (23/12). Erwin mengatakan bahwa yang menjadi fokus gugatannya adalah UndangUndang (UU) Tentang MK Tahun 2013 Nomor 24 Pasal 19 mengenai transparansi pemilihan dan pengangkatan hakim konstitusi. Menurut Erwin, pengangkatan Patrialis oleh presiden tidak memenuhi ketentuan UU tersebut. ke hal 7 kol 1

DOK.RATEG

Patrialis Akbar

Berti Sarova, Mantan Buruh Migran yang Sukses Bangun Pasar Desa Rintisan

Dideportasi karena Disangka Gila, Dibenci Penyalur TKI ANTARA FOTO/ISMET

BARANG BUKTI - Seorang petugas menata barang bukti obat palsu hasil sitaan ketika rilis pengungkapan kasus obat tanpa izin edar di komplek pergudangan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (23/12).

Polisi Sita 1,1 Juta Pil Ponstan Palsu JAKARTA - Kepolisian Resor Metropolitan Jakarta Utara menyita 1,1 juta pil Ponstan, obat penghilang nyeri sakit gigi palsu dari sebuah kawasan pergudangan di Blok D, Pluit, Penjaringan, Jakut, Senin (23/12). Obat palsu yang nilainya ditaksir mencapai Rp 4 miliar itu diimpor dari China melalui Pelabuhan Batam dan Palembang kemudian dibawa ke ke hal 7 kol 1 Jakarta.

Di saat banyak wanita berlomba-lomba mengadu nasib sebagai buruh migran dengan harapan bisa merubah nasib dan ekonomi keluarga, Berti Sarova justru mengaku lelah. Dia pensiun, setelah beberapa tahun menjadi buruh migran di Taiwan. Kini, dia malah sukses setelah mempelopori Pasar Desa Rintisan TKI di Desa Labuhan Ratu, Kabupaten Lampung Timur. LAPORAN: BRIGITA SICILLIA DOK.ISTIMEWA

KELELAHANNYA mengalami penindasan dan ketidakadilan se-

PENGALAMAAN BERTI - Berti Sarova menceritakan pengalamannya menjadi TKI.

lama menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) membuatnya menggantung cita-cita untuk bisa hidup lebih layak dengan bekerja di negeri orang. Alih-alih bisa hidup enak dan bergaji besar, Berti malahan mendapatkan gaji yang tak layak karena disunat habis-habisan. ’’Pernah saya menerima gaji hanya Rp 4 juta sebulan. Padahal sesuai kontrak, seharusnya saya dapat Rp 12 juta per bulannya. Karena kerjaan saya cukup berat. Harus bekerja 12 jam sehari dan hanya boleh istirahat 10 menit,’’ kisahnya ketika menjadi buruh migran di Taiwan usai menerima penghargaan Apresiasi untuk Wanita Indonesia di Jakarta, belum lama ini. Di sana, dia harus mengurus 15

orang pasien terus menerus untuk membuat laporan suhu badan, tensi darah, dan lain-lain. Ternyata, setelah melalui agen TKI, dia hanya mendapatkan sepertiga dari gaji yang seharusnya. ’’Protes pun tidak diladeni. Padahal, teman saya yang asal Filipina bisa mendapatkan gaji sesuai dengan kontrak kerja yang disepakati sebelumnya. Saya bahkan sempat mengadu kepada perwakilan pemerintah di Taiwan, bukannya didengarkan, saya malah dideportasi karena disangka gila,’’ katanya dengan nada kesal. Lelah mengadukan nasibnya kepada pihak-pihak terkait, termasuk Kementerian Tenaga Kerja ke hal 7 kol 5

Fathanah Dituntut 17,5 Tahun * Mengko dadine pira? Subur Ingin Damaikan SBY-Anas * Bokan bisa!

CMYK


OPINI

2

SELASA 24 DESEMBER 2013

RADAR TEGAL

Banten: Ratu Adil Didamba, Ratu Korup Didapat

Hadiah Oleh: Iman Teguh S. DALAM kehidupan sering kali kita menerima pemberian dari seseorang, sebaliknya kita juga sering memberikan sesuatu kepada orang lain. Dalam kehidupan bermasyarakat, utamanya kehidupan di daerah pedesaan, perbuatan saling memberi dan menerima itu adalah hal yang biasa dan tolong menolong menjadi budaya bangsa Indonesia. Yang menjadi pertanyaan sekarang, apakah yang kita terima atau kita berikan tersebut dapat dianggap sebagai upaya penyuapan atau bukan, melanggar hukum atau tidak ? Akhir-akhir ini, upaya-upaya pemberian hadiah (dalam istilah kerennya “Gratifikasi”) marak diberitakan di media massa. Kata tersebut banyak kita dengar/jumpai dalam berita yang berkaitan dengan kasus hukum. Di zaman kini pemberian “hadiah” dari seseorang atau suatu lembaga kepada pejabat negara atau pegawai negeri disebut gratifikasi. Dan karena perkembangan teknologi, gratifikasi di zaman kini tidak lagi hanya berupa barang. Gratifikasi selalu menimbulkan kesan sebagai perbuatan yang tercela dan melanggar hukum karena gratifikasi selalu dianggap sebagai upaya penyuapan untuk mempermudah suatu urusan. Menurut UU No. 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana korupsi dan UU No. 20/2001, gratifikasi adalah pemberian dalam arti luas, yakni meliputi pemberian uang, barang, rabat (diskon), komisi, pinjaman tanpa bunga, tiket perjalanan wisata, pengobatan cuma-cuma dan fasilitas lainnya. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mengungkapkan, sesuai Pasal 12B UU No. 20/2001, setiap gratifikasi pada pegawai negeri atau penyelenggara negara dianggap sebagai pemberian suap, bila berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajibannya. Namun, ketentuan yang sama tidak berlaku apabila penerima melaporkan gratifikasi yang diterimanya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang wajib dilakukan paling lambat 30 (tiga puluh) hari kerja terhitung sejak tanggal gratifikasi tersebut diterima. (*)

Oleh: Yayat Hidayat Amir SEJAK lama rakyat Banten merindukan ratu adil. Ya, akibat didzalimi penjajah yang meminggirkan hak-hak rakyat. Kebencian rakyat Banten terhadap penjajah mendapat tumpuan dua pilar budaya penting: kiyai dan jawara. Kedudukan, peran dan relasi sosial kedua pilar ini telah tercipta sejak era kesultanan, penjajahan, hingga selepas penjajahan. Dapat dimengerti kalau rakyat Banten dikenal fanatik terhadap agama, agresif dan suka memberontak. Membaca ulang “Pemberontakan Petani Banten 1888” (Kartodirdjo, 1984), kerinduan tadi itulah yang kemudian membingkai pemberontakan sosial politik sebagai gerakan ratu adil. Modus gerakan ratu adil diidentifikasi oleh Kartodirdjo: (a) menyuarakan perlawanan dengan janji kemenangan; (b) berbasis pengikut yang nestapa tanpa akhir dan mudah dibujuk; (c) berhias simbol-simbol supranatural atau kadang religius; (d) menebarkan mimpi akan hadirnya fajar kebahagiaan bagi para pengikut. Gerakan ini selalu berujung pembunuhan, pemenjaraan, dan pengasingan para penggerak dan pengikutnya (endibiaro.blogdetik.com). Setelah memasuki zaman kemerdekaan pun, rakyat Banten

tetap saja merasa dimarjinalisasi. Oleh karena itu, sejak awal 1966 rakyat makin mengartikulasi desakan alih status wilayah Banten dari kresidenan menjadi provinsi. Tentu saja desakan itu mengganggu cetak biru trilogi pembangunan orde baru. Selain dicurigai membonceng sisa-sisa komunis, juga berpotensi merusak kesatuan tentara Siliwangi (Tihami, 1999). Orde baru melalui Golkar malah menjawabnya dengan mengkohesifkan jawara ke dalam Persatuan Pendekar Persilatan dan Seni Budaya Banten Indonesia (P3SBBI), dan ulama ke Satuan Karya (Satkar) Ulama sebagai pencegah konflik. Diakui atau tidak, konstruksi sosio politik itu telah mempeluangi jawara Chasan Sochib (ayah kandung Atut Chosiyah) mengguritakan kekuasaan politik dan bisnisnya di Banten. Lelaki beristeri enam itu sesungguhnya tak bergaris keturunan priyayi. Ia meraih gelar profesor dan doktor honoris causa, meski pendidikan formalnya tidak hatam SD. Suksesnya berawal dari pemasok logistik Kodam Siliwangi, kemudian “dipercaya” memelihara stabilitas sosial politik Banten yang kala itu rawan komunis. Dengan keistimewaan relasi

itu Chasan mendapatkan banyak jatah projek infrastruktur dari pemerintah provinsi Jawa Barat. Tahun 1967 ia mendirikan PT. Sinar Ciomas Raya. Lalu mengetuai KADIN, Gapensi, dan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional Indonesia Banten. Posisi strategis lainnya adalah sebagai ketua P3SBBI yang mewadahi lebih dari 100 perguruan silat, dan sejumlah organisasi kemasyarakatan di daerahnya. Modalitas itu menjadi: (1) penentu perubahan sikap Chasan dari pengecam menjadi pendukung pembentukan provinsi Banten pada era reformasi; (2) penguat posisi politis Atut Chosiyah dalam perebutan dan pelanggengan jabatan gubernur Banten yang terbentuk sejak 4 Oktober 2000. Pengamat politik Untirta, Gandung Ismanto (republika.co.id) menjelaskan bahwa tegarnya dinasti Atut berkat kekuatan politik Golkar dan legitimasi tradisional kelompok jawara dan ulama. Sepeninggal Chasan (30 Juni 2011), sejumlah kerabat gubernur Atut bertengger di eksekutif dan legilatif. Adiknya, Haerul Jaman walkot Serang; Tatu Chasanah, wabup Serang; dan Chaeri Wardhana, Angkatan Muda Partai Golkar. Adik iparnya, Airin

Rachmi Diany walkot Tangerang Selatan; Abdul Khaliq anggota DPRD Banten; dan adik tirinya, Lilis Kadarwati ketua DPD Golkar kota Serang. Ibu tirinya, Heryani wabup Pandeglang; dan Ratna Komalasari anggota DPRD Kota Serang. Anaknya, Andika Hazrumy anggota DPD RI; dan menantunya Ade Rossi Chairunnisa wakil ketua DPRD kota Serang. Barangkali hubungan antarpejabat inilah yang disebut dinasti politik. Di bidang bisnis? Menurut hasil investigasi ICW dan Masyarakat Transparansi Banten, keluarga besar Atut mengendalikan 11 perusahaan, dan kroninya mengelola 24 perusahaan. Dari APDB Banten 2011-2012, Atut mencairkan Rp 1,148 triliun untuk 175 buah projek (www.arrahmah.com). Baru-baru ini KPK menahan Atut dalam kasus suap Ketua MK yang melibatkan adiknya, Chaeri Wardana demi membatalkan hasil Pilkada di Lebak. KPK juga terus menghimpun bukti dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan. Kasus lain yang juga diduga melibatkan Atut adalah penyalahgunaan dana hibah dan bantuan sosial dalam pemilihan gubernur Banten 2011. Dana APBD 2011 untuk pro-

Jangan Pilih Partai Korup

Dukung Pemberantasan Korupsi

Pasang Speedy Sangat Susah

BERBAGAI cara akan dilakukan koruptor dan pendukungnya untuk menghancurkan kpk,rakyat harus mendukung pemberantasan korupsi. 085329520093

KANG JON, aku pan melu ngresula.Aku saiki domisili nang Margasari, tgl 31 Oktober 2013 pengajuan pasang speedy meng Telkom Slawi jere dina Jumat (1 Nopene njawab ‘tiang telpon ada deket rumahku mba, warnet yg satu RT sama aku ya ada mba’ trus jere pan di kroscek karo tukang surve ne. Suwe ra ana kabar tak tlp alesane macem2, jere akeh jaringan sing rusak dll, aku mikir maning bisa ne akeh jaringan sing rusak ra dibeneri ya? Sampe pelanggan pan pasang speedy be kangelan. Owalah Telkom-Telkom pan dadi pelanggane sampeyan koh kangelan, malah kun dilempar2 tok laka tindak lanjute sampe saiki. Busyet dech... 085647627820

Minta Mengajukan SK Sertifikasi KPD YTH: bapak walikota tegal H.Ikmal Jaya SE.Ak.MH saya sudah mengabdi di SD NEGERI selama puluhan tahun. apakah bs minta SK Walikota guna mengajukan sertifikasi. sedangkan di swasta saja baru 5 tahun bisa sertifikasi. mohon untuk bisa di samakan nasib kami dengan swasta.mksh 085814140382

Lampu Bangjo Limbangan Diperbaiki

Bantu Bak Sampah Baru

Dinasti Proyek Harus Diakhiri DINASTI proyek perlu diakhiri krn ujung2nya KKN dan menutup persaingan bisnis dan usaha yg sehat,yg kaya makin kaya,yg miskin tambah terjepit usahanya. 085329520093

Infrastruktur Dapat Biaya Dari Mana? MISI lah numpang. ngersulah. nyong pan melu takon.k ususe desa pakijangan RT 05.sebenere pembangunan infratruktur desa biayayane sing pemerintah apa sing warga.yen sing pemerintah kenangapa msh njaluk ning warga. 083893307820

Warga Masih Dimintai Iuran KEPADA yg terhormat YTH.bupati bribes nyong pan melu takon.sebenere dana pembangunan kue sing pemerintah apa sing warga.yen sing pemerintah kenangapa pembanguna jembatan.ko danane njaluki sing warga.

Penulis adalah Dosen dan Pemerhati Sosial Budaya

kungnya jg nerima dan di larang brontak dan di larang berbuat anarkis , Menang tak berarti mulia dan Kalah tak berarti hina . pak Ikmal memang tebal “ IMANNYA”. Sy sangat bangga sama beliau ( p H Ikmal Jaya SE Ak M Hum ) semoga + JAYA dan di berkhahi rizkynya n slalu di beri sehat + imannya . Amin 085727871577

HIMBAUAN buat masyarakat jika dilingkungannya ada pjbt ato pegawe yg punya kekayaan tdk wajar spt akil dan atut segera laporkan,kemungkinan besar hasil korupsi uang rakyat,krn jml gaji perbln bs dihitung sebaiknya Masyarakat jgn memilih partai yg melindungi dan membantu pjbt2 korup. 085329520093

MELU ngresula kye,, yen bisa nang kawasan rumdin bupati tegal” tlong dari pihak BLH dibantu bak sampah sing anyar,, wis pada bodor & tutupe wis pada ilang 081902755765

gram bantuan hibah sebesar Rp 340,463 miliar yang dibagikan kepada 221 lembaga/organisasi, dan program bantuan sosial Rp 51 miliar. Negara dirugikan sebesar Rp 88,02 miliar oleh bantuan hibah, dan Rp 49,460 miliar oleh dana bantuan sosial (hukum.kompasiana.com). Reformasi menuntut pembersihan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang terlanjur mentradisi selama orde baru. Kini, ketika KKN itu berpola politik dinasti, masih ada sebagian elite politik yang mewajarkannya, asalkan diperjuangkan dan dipilih secara demokratis. Padahal pemilihan yang demokratis itu telah bergeser menjadi jual-beli suara dan pemaksaan pemilih. Demokrasi rusak-rusakan itulah yang membuahkan politik dinasti Banten. Proses macam itu sangat mungkin dijalankan oleh siapapun atau partai apapun demi kekuasaan. Maka ratu adil pembawa kebahagian itu, lagilagi bersalin rupa menjadi ratu korup yang menyengsarakan rakyat. Akankah kita tetap bodoh dan selalu bersedia dibodohi oleh para calon pemimpin hipokrit dan main duit? (*)

kususe desa pakijangan RT 05.sedangkan tiap rmh di pungut 50 ewu.bagi aku duit semono ya gede. 087749864891

Hati-Hati Maling HALAMAN kantor PDAM Kab.Tegal di Slawi rawan maling. Hari Kamis 19 Des’ baru ditinggal masuk kurang lebih 5 menit helm sdh dicuri, untung bukan mobil/motor yg dicuri, luar biasa profesionalnya itu maling. Satpam juga ga ada padahal baru jam 10.30, gimana ini? 081228494747

Jalan Pesarean Rusak Parah OM RADAR tulung di muat.Enyong pan ngresula ndelengna desa2 liyane kyong wes kepenak dalan desane wes alus2.Neng desa pesarean kec.adiwerna dalane kya kali esat..Kepala desane donge turu apa ya???Seakan2 meneng tok dalan desane kaya kali esat!!Matur nuwun um radar. 085293415666

Jalan Danasari Rusak Parah MET PAGI rateg,mau ngresula nih yth. Bpk DPU kab. pemalang jln dr terminal ke utara menuju desa danasari

rusak parah. Smpe ada kecelakan disitu. Terima kasih. 082326372283

Gimana Hasil Kejurkab Brebes RATEG yg baik hati & brtanya slalu di nanti.Gmana nich hasil kejurkab Brebes SG Cup III ko gk dmuat lgkap pdhl byk klas yg dlombkan lo....??????? 087848367000

Kerja Merasa Diperbudak SAYA merasa diperbudak selama bekerja di PT.TLS, mulai dr sistem perekrutan tenaga krja, pembayaran upah,kontrak krja, sangat merugikan karyawan. Mohon dinas tenaga kerja mengecek keberadaanya dan untk PT.TLS segera perbaiki manajemenya,trims 082314964241

Ikmal Sangat Legowo OM RATEG, Sy bangga sama pak H Ikmal Jaya SE Ak M Hum , yg selalu tabah menghadapi segala permasalahan . dr awal beliau sudah legowo nerima kekalahan pilwalkot atas permintaan dr pendukung beliau maju ke MK , dan ternyata MK memutuskan beliau tetap kalah . tp dgn lapang dada beliau nerima dan berpesan agar pendu-

ASSALAMU ALAIKUM... pagi Om RADAR TEGAL,aku pan melu ngresula kepada pihak terkait untuk masalah jalan sebelum lampu merah limbangan dari arah timur tolong segera di perbaiki soalnya jalan nya rusak dan bergelombang. terima kasih 081902433939

TPT Perangkat Belum Cair SEKALI lg ttng TPT prngkt Desa,mhn kpda dinas trkait agar TPT cair-nya trjdwal,skur setiap bulan klpun tidak polanya jelas biar kesannya serius d trncana.... mksh RADAR-ku 085226842772

Satreskrim Datang Tiap RT KPD YTH; Kapolres/ta Tegal sebelumnya mohon maaf ingin memberi sedikit SARAN: Utk mengurangi tindak kriminal diwilayah hukum’y alangkah baik’y SATRESKRIM diperintahkan langsung terjun ketiap RT dgn catatan bukan menakut-nakuti TAPI, saling MENGENAL DIRI tiap WARGANYA bila perlu membuat agenda rutin RAMAH TAMAH di lingkungan RT,karena KUNCI tindak KRIMINAL UTAMA yg paling mengetahui adalah lingkungan RT.Trims, slm hormat. 085640388784

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan Anda ke rubrik Ngresula ini via SMS ke 085225272499, email rateg2000@yahoo.com atau melalui surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan atau bisa juga menggunakan Bahasa Tegal. Dapatkan Kaos Ngresula, yang berisi SMS Ngresula pilihan (hanya Rp 60.000/pcs).

Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Dirut: Yanto S. Utomo, Direktur: Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur: Zuhlifar Arrisandy, Moch. Arifin, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati, Arief Nur Rahardian Sidiq. Sekretaris Redaksi/Persh: Yully Trieyani. Kota Tegal: M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan, Abidin Abror, Agus Wibowo, Adi Mulyadi. Brebes: Hervianto, Ismail Fuad. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Hermas Purwadi, Yeri Novelli, M. Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Ghoni, M. Fatkhurrohman. Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Agus Pratikno, Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S, Novian Setyo W. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Hesti Prastyani, Kharisma Dewi, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Sunarjo (Manager), Umaman Sahareka, Muslih, Zaenal Muttaqin, Wahyu, Rokhim. Keuangan: Yela Ramadiah (Manager), Dwi Titi Lestari, Lita Rahmiati, Astri Prayudita, Syafriani Maulidah, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), fax (0283) 340004. Semarang: M. Yusuf Abadi. Jakarta: Ferdinansyah, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal. Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/ Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 25.000/mm kolom, Sosial/Keluarga: Rp 17.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 17.000/baris, Iklan Colour: Rp 37.000/mm kolom. surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima Iklan halaman 1 (depan): Rp 75.000/ mmk. Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50%. NPWP: No: 01.994.052.7-511.000. imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal


NASIONAL

SELASA 24 DESEMBER 2013

3

RADAR TEGAL

Mendagri Tegur Bupati Ngada JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi telah mengirim teguran tertulis kepada Bupati Kabupaten Ngada Marianus Sae terkait aksi penutupan Bandara Turelelo Soa, Nusa Tenggara Timur (NTT) beberapa waktu lalu. Di dalam surat tersebut, Gamawan juga meminta klarifikasi mengenai tin-

dakan sang bupati tersebut. Gamawan mengatakan bahwa surat teguran tersebut dia sampaikan melalui Gubernur NTT Frans Lebu Raya. “Sudah saya kirim suratnya ke gubernur. Untuk mengevaluasi dan klarifikasi mengenai kebenaran info itu,” kata Gamawan di Jakarta kemarin (23/12).

Gamawan menegaskan bahwa dirinya tidak segan memerintahkan gubernur NTT untuk menjatuhkan sanksi kepada Marianus jika terbukti melakukan pelanggaran hukum dan disiplin di dalam peristiwa tersebut. “Dapat diberi sanksi sesuai ketentuan. Gubernur sebagai wakil pemerintah yang menjalankan,

mengawasi, dan membina jalannya pemerintahan di daerah,” tegas Gamawan. Sementara itu ketika ditanya mengenai bentuk sanksi yang mungkin dijatuhkan kepada Marianus, Gamawan mengatakan bahwa hal tersebut diserahkan sepenuhnya kepada gubernur NTT. “Nah biar dilihat oleh gu-

bernur. Tunggu hasil klarifikasinya apakah ada unsur semenamena atau tidak,” ucap Gamawan. Selain itu, dia juga sempat mengecam tindakan Marianus yang mengerahkan sejumlah personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk memblokade pendaratan pesawat

Merpati yang terbang dari Bandara El Tari Kupang ke Bandara Turelelo Soa. “Itu pasti sudah pelanggaran. Karena fasilitas umum ditutup,” pungkasnya. Seperti yang telah diberitakan bahwa tindakan nekat Marianus menutup Bandara Turelelo Soak diduga karena kecewa tidak kebagian tiket dari maskapai Mer-

pati untuk terbang ke Kupang. Lantas dia mengerahkan sejumlah personel Satpol PP untuk menghalangi pendaratan pesawat Merpati yang bertolak dari Kupang menuju bandara tersebut. Akibatnya, pilot Merpati kembali menaikkan ketinggian dan memutuskan kembali ke Bandara El Tari Kupang. (dod)

KY Anggap Hakim Agung Bukan PNS

ANTARA FOTO/ASEP FATHULRAHMAN

TANDATANGAN - Presiden SB Yudhoyono (kanan) menandatangani prasasti peresmian PT Krakatau Posco disaksikan (ka-ki) Menteri Perindustrian MS Hiidayat, Wamen Perdagangan Korea Selatan Kim Jae Hong, Dirut PT Krakatau Steel Tbk Irvan K Hakim, Presdir PT Krakatau Posco Min Zoon, dan Wagub Banten Rano Karno, di Cilegon, Banten, Senin (23/12).

SBY Resmikan Pabrik Baja PT Krakatau Posco CILEGON - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono dan Wakil Gubernur Banten Rano Karno meresmikan Pabrik Baja Terpadu PT Krakatau Posco, Cilegon, Banten, kemarin (23/12). Pembangunan proyek tersebut telah diinisiasi sejak tiga tahun lalu oleh pemerintah Indonesia dan Korea Selatan, yang diimplementasikan oleh PT Krakatau Steel Tbk dan perusahaan baja terbesar di Asia asal Korea Selatan, Posco. Dalam sambutannya, Presiden SBY mengucapkan selamat atas selesainya pembangunan pabrik baja yang canggih, megah, dan modern. “Kerjasama yang terjalin erat antara Krakatau Steel dan Posco saya nilai sebagai investasi jangka panjang menuju Indonesia sebagai negara industri yang tangguh,” papar SBY. SBY berharap, pembangunan pabrik baja tersebut dapat memenuhi kebutuhan baja tanah air. Dia mengungkapkan, pasokan baja nasional hingga

saat ini masih kurang dibandingkan dengan majunya pembangunan industri baja di Indonesia. “Saya berharap kehadiran pabrik baja yang besar ini dapat memenuhi ketersediaan baja di tanah air sekaligus dapat meningkatkan ekonomi kita serta memperluas lapangan perkerjaan,” ujar SBY. SBY mengungkapkan, industri adalah pilar utama perekonomian negara. Sejak 2006, pemerintah terus mengintensifkan pembangunan industri. Percepatan pembangunan sektor industri ditujukan untuk memperbesar kontribusi sektor non migas bagi peningkatan pertumbuhan ekonomi yang tinggi secara berketahanan dan berkelanjutan. “Kita juga mendorong peningkatan industri berbasis hasil tambang, industri pengolahan hasil pertanian, industri canggih berteknologi modern. Semuanya itu kita lakukan baik untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, maupun untuk pasar internasional. Disamping itu, kita tingkatkan pula alih

teknologi dari negara sahabat yang sudah memiliki industri maju,” ucap SBY. Saat ini hingga tahun 2025 mendatang, kata SBY, pemerintah terus melakukan percepatan pembangunan sektor industri, sejalan dengan Masterplan Percepatan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Selain itu, pemerintah juga terus mengembangkan kluster industri untuk mengaitkan industri hulu dan hilir, serta menyatukan pusat-pusat pertumbuhan dengan wilayah penyangganya. “Pengembangan kluster industri juga kita tujukan untuk menumbuhkan industri unggulan di berbagai daerah guna memperkuat struktur perekonomian domestik kita,” katanya. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Banten Rano Karno tampak mendampingi Presiden SBY dan rombongan. Politikus PDIP tersebut memulai aktivitasnya dalam menggantikan tugas-tugas Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah yang kini tengah berada

di dalam tahanan. Rano pun mengungkapkan apresiasinya terhadap Presiden SBY yang bersedia hadir dalam acara tersebut. “Atas nama Pemprov Banten, saya ucapkan selamat datang sekaligus terimakasih kepada Bapak Presiden yang berkenan hadir. Semoga peresmian PT Krakatau Posco bisa berikan perkembangan positif dalam perkembangan baja nasional,” ungkapnya. Sebagai informasi, PT KrakatauPosco dimiliki PT Krakatau Steel Tbk dengan penguasaan saham 30 persen. Sementara 70 persennya milik Posco. Dengan kerjasama ini, PT Krakatau Steel bisa meningkatkan porsi kepemilikan di PT Krakatau Steel-Posco hingga mencapai 45%. Sementara terkait biaya pembangunan pabrik, proyek tersebut menelan dana hingga Rp 26,9 triliun. Sumber pendanaan proyek itu bersumber dari internal Rp 9,5 triliun dan sisanya Rp 17,3 triliun ditanggung Export Credit Agency (ECA) dan perbankan. (Ken)

Pemilih Lebih Tertarik Figur daripada Parpol JAKARTA - Gejala personalisasi di tingkat partai politik makin menguat menjelang Pemilu 2014. Survei yang dilakukan Charta Politika menunjukkan bahwa faktor figur lebih kuat, sedangkan partai politik cenderung hanya menjadi fans club. Menurut Direktur Utama Charta Politika Yunarto Wijaya, gejala itu tampak dari menguatnya peran dan pengaruh tokoh-tokoh kunci dalam parpol. “Hal itu justru bisa mengkhawatirkan karena akan memperlemah penguatan pelembagaan parpol,” katanya. Hasil survei menunjukkan,

sebanyak 38,1 persen masyarakat yang mengaku memilih PDIP saat survei dilakukan mengungkapkan memilih PDIP karena tertarik dengan figur Joko Widodo. Hal yang sama terjadi pada Partai Gerindra, sebanyak 55,4 persen pemilihnya mengaku memilih partai itu karena tertarik dengan figur Prabowo Subianto. Kemudian, berturut-turut, 39,4 persen pemilih Partai Demokrat mengaku memilih karena tertarik figur SBY; 32,1 persen pemilih PAN memilih karena tertarik figur Amien Rais; 42 persen pemilih Hanura memilih ka-

rena tertarik figur Wiranto; 51 persen pemilih Nasdem memilih karena tertarik figur Surya Paloh; dan 40 persen pemilih PKPI mengaku memilih karena tertarik figur Sutiyoso. Alasan yang berbeda ditemukan Charta pada beberapa partai. Yakni, 29 persen pemilih Golkar mengaku memilih Golkar karena sudah terbiasa memilih partai tersebut. Kemudian, 40,8 persen pemilih PKB mengaku memilih karena menganggap mewakili aspirasi NU; 37 persen pemilih PPP mengaku memilih karena menganggap partai itu mewakili as-

pirasi umat Islam; 45,8 persen pemilih PKS mengaku memilih karena menganggap PKS mewakili aspirasi umat Islam; dan 66,6 persen pemilih PBB mengaku memilih PBB karena menganggap mewakili aspirasi umat Islam. Saat survei terkait dengan pilihan terhadap partai, PDIP menduduki peringkat teratas dengan elektabilitas 15,8 persen. Kemudian, secara berurutan disusul Golkar 12,6 persen; Gerindra 7,8 persen; Demokrat 7,4 persen; PKB 5,9 persen; PAN 4,4 persen; Hanura 4,1 persen; Nasdem 3,9 persen;

PKS 3,8 persen; PPP 3,8 persen; PBB 0,4 persen; dan PKPI 0,3 persen. “Namun, jumlah pemilih yang belum menentukan pilihan masih tinggi, yakni 29,7 persen. Mereka menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab,” kata Yunarto. Charta Politika juga mencatat, dari sisi tingkat kemantapan pilihan partai, sebanyak 33,5 persen mengaku sudah mantap dengan pilihannya. Kemudian, 39,3 persen masih mungkin mengubah pilihannya, dan 27,2 persen tidak tahu atau tidak menjawab. (fal/c10/fat)

JAKARTA - Komisi Yudisial (KY) menyisakan pekerjaan rumah untuk para hakim Mahkamah Agung (MA) pada 2014. Pekerjaan rumah tersebut menyangkut mekanisme perekrutan hakim sebagai pejabat negara, bukan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Ketua KY Suparman Marzuki mengatakan bahwa kordinasi antara KY dan MA mulai membaik. Bahkan Suparman mengatakan bahwa dalam menyikapi pelanggaran hakim, pelaksanaan serta kinerja kedua lembaga tersebut dinilai efektif. Namun demikian, dalam beberapa persoalan antara KY dan MA, menurutnya ada yang belum dianggap cocok. “Kami secara intensif mendorong MA membuat mekanisme perekrutan hakim sesuai standar pejabat negara sejak Juli 2013. Hanya belum mendapat respon,” kata Marzuki usai mengikuti Sidang Pleno Terbuka Penyampaian Catatan Akhir Tahun KY Tahun 2013, di Auditorium Gedung KY, kemarin (23/12). Padahal, lanjut Suparman, KY telah berupaya maksimal untuk menciptakan mekanisme perekrutan hakim agung. “Mulai dari mengirimkan surat, audiensi, dan bicara dengan Kementerian PAN-RB. Namun memang perlu kesepakatan KY dan MA untuk mengatur bagaimana formulasi perekrutan tersebut,” ujar Suparman. Suparman menjelaskan bah-

wa sejumlah hakim agung memang masih menganggap profesi tersebut sebagai PNS. Sedangkan sebagaimana diketahui, dari segi gaji dan fasilitas yang disediakan untuk hakim agung, mereka selayaknya dianggap sebagai pejabat negara. Oleh karena itu, membutuhkan seleksi perekrutan khusus. “Tidak ada PNS yang dapat fasilitas seperti hakim agung. Mungkin terhambat karena hakim agung MA belum selesai merumuskannya,” ucap dia. Sementara itu, dalam kesempatan kemarin Suparman juga menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2013 KY telah menerima 2.046 laporan masyarakat terkait dugaan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku hakim. Dari jumlah tersebut, telah dilakukan pemeriksaan terhadap hakim sebanyak 252 kali dan 115 hakim direkomendasikan mendapat sanksi. Menurut dia, maraknya temuan tersebut lantaran terciptanya kordinasi yang baik antara KY, MA, dan sejumlah pihak lainnya seperti KPK dan media. Sedangkan untuk potensi pelanggaran hakim, kata dia, sejak dulu hingga sekarang tidak ada peningkatan signifikan. “Internal KY mulai melakukan pengawasan dengan intensitas tinggi sehingga bisa mengendus indikasi prilaku hakim dan membaiknya kinerja dan kerjasama antarlembaga,” imbuhnya. (dod)

Antisipasi Sengketa Bagi Hasil Sumber Daya Genetik Pemerintah Sosialisasi Protokol Nagoya JAKARTA - Pemerintah sudah meratifikasi protokol Nagoya sejak Mei lalu. Tetapi sampai saat ini, aturan tentang pelestarian keanekaragaman itu belum efektif dijalankan. Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) terus menggali masukan dari masyarakat. Keberadaan protokol Nagoya itu cukup penting bagi Indonesia. Sebab Indonesia terkenal sebagai negara yang memiliki keanekaragaman hayati sangat besar. “Kekayaan itu harus bisa memberikan kontribusi dalam pembangunan nasional,” tutur Deputi III KLH Bidang Pengendalian Kerusahan Lingkungan dan Perubahan Iklim Arief Yuwono kemarin. Isi dari protokol Nagoya yang diratifikasi pada Mei 2013 itu mengatur tentang, akses kepada sumber daya genetik. Selain itu juga mengatur pembagian yang adil dan seimbang atas peman-

taan sumber daya genetik itu. Potensi industri yang berbasis pada sumber daya genetik di Inodnesia cukup besar. Pemerintah sejatinya melakukan upaya pembangunan legislasi nasional terkait aturan akses dan pembagian keuntungan atas sumber daya genetik tadi. Selama proses sosialisasi itu, pemerintah berupaya menggali dan mengidentifikasi potensi persoalan yang muncul dalam pelaksanaan protokol itu. “Selain mencari potensi masalah, kami juga mencari solusinya sekaligus,” ujar Arief. Dalam sosialisasi ini juga dilaksanaan penggalangan komitmen lintas instansi untuk menerapkan aturan protokol Nagoya tadi. Diantara potensi masalah yang bakal muncul adalah, para pemohon akses maupun penyedia sumber daya genetik kebingungan dalam melaksanakan aturan di protokol Nagoya itu. “Khususnya adalah urusan pembagian hasil atau keuntungan terkait sumber daya genetik itu,” jelas dia. (wan)


INTERMEZO

4

SELASA 24 DESEMBER 2013

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING 1. Pemadam Kebakaran

(0283) 325429

2. Pelayanan Gangguan PLN

(0283) 342245

3. Polresta Tegal

(0283) 356115

4. Rumah Sakit Umum Kardinah

(0283) 356067 / 341938

5. Pelayanan Gangguan PDAM

(0283) 356175 / 358316

6. Stasiun Besar Tegal

(0283) 353018

7. Terminal Bis Tegal

(0283) 354696 / 354695

8. Rumah Sakit Amanah Mahmudah (0283) 6183504

Hotel dan Hiburan Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284 Ajam Goreng Spesial Lombok Idjo - Jl. Karanganyar No. 21A Kejambon (0283) 342331

(0283) 342330

- d’POSO resto

(0283) 6144277

- Anggraeni Hotel

(0283) 881011

Jl. Ahmad Yani No. 159 Ketanggungan - Brebes -Anggraeni Hotel JL.Raya Timur No.9 Jatibarang-Brebes

(0283) 6184090

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Setiap Hari Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB

Kado Hari Ibu RUMAH tangga yang dibinanya bersama Ananda Mikola sudah dikaruniai dua anak, Kana Mahatama Soeprapto (2,5) dan Aryta Magali Sastra (2 bulan). Sebagai ibu rumah tangga, Marcella Zalianty berusaha memenuhi kewajiban mengurus suami dan kedua buah hatinya. Tetapi sebagai pekerja seni, dia bersyukur bisa tetap berkarya. Setidaknya, dia bisa mengembangkan potensinya di belakang layar dengan menyutradarai dan memproduseri film. ”Kalau akting, mungkin nggak bisa seperti dulu. Tetapi kalau di belakang layar, aku masih aktif,” ujarnya ditemui di Umanaira, Jakarta Selatan. Sejauh ini, perempuan kelahiran Jakarta, 7 Maret 1980 itu bisa membagi waktu. Beruntung, dia memiliki suami yang sangat pengertian dan mendukung aktivitasnya di dunia entertainment. ”Sebisa mungkin aku akan tetap berkarir, walaupun tidak seperti dulu,” tegasnya. Saat baru memiliki satu anak, Marcella tidak menggunakan jasa babysitter. Semuanya, mulai memandikan hingga menyiapkan makanan si kecil, dilakukan sendiri. ”Dulu, memang aku nggak pakai babysitter. Tetapi karena sekarang (anak) sudah

dua, harus ada yang membantu,” katanya. Namun, bukan berarti anak sulung dari tiga bersaudara itu bisa santai. Sebagai ibu, dia tetap memegang peran utama dalam mengurus anak. Apalagi, si bungsu yang masih harus diberi ASI eksklusif. ”Baby, Alhamdulillah baik. Baru dua bulan, lagi lucu-lucunya. Minimal aku harus kasih ASI eksklusif satu tahun,” ungkapnya. Kehadiran anak melengkapi kebahagiaannya dengan Ananda. Tanpa kehadiran mereka, hari-harinya terasa sepi. Ingin beraktivitas di luar rumah saja, langkahnya terasa berat. Dia tidak mau lama-lama meninggalkan kedua buah hatinya, terutama si kecil. ”Ini baru pertama kali keluar terlama tanpa baby untuk menghadiri sebuah ajang. Biasanya, kalau sudah di rumah pasti ramai,” tuturnya. Setidaknya, upaya Marcella membagi waktu antara keluarga dan karir tidak sia-sia. Film yang diproduseri plus disutradarainya, Rectoverso, malam itu meraih tiga penghargaan dalam Piala Maya 2013. ”Ini kado akhir tahun. Kado buat hari ibu karena lahir baby, dan aku dapat penghargaan.

Dan ini buat sahabat-sahabat aku dan anakku juga, karena Malaikat Juga Tahu ceritanya antara ibu dan anak,” ucapnya. Malaikat Juga Tahu adalah satu dari lima cerita dalam Rectoverso yang berkonsep omnibus. Ada satu lagi ‘kado’ yang didapat Marcella jelang tutup tahun. Yakni, berhasil menurunkan bobotnya hingga 8 kilogram pasca melahirkan anak kedua. ”Kerja keras juga sih, tetapi semua terbayar, aku turun 8 kilogram,” terangnya lalu tertawa. (ash/jpnn)

- Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

RIEZ PALACE HOTEL - Senin sampai Sabtu Pick up service Gratis. Layanan antar jemput gratis setiap hari kerja. Dari atau ke Stasiun KA & Terminal Bus Tegal Spesial menu “Afternoon Tea” tiap pukul 17.00-19.00 WIB di Abunawas Resto lt.4 - Selasa,Rabu,Jumat & Sabtu Live Music, pukul 20.00-23.00

MARCELLA ZALIANTY

FAANK ‘WALI’

MARISSA NASUTION

Cari Calon Idola WALI sibuk merampungkan album kompilasi. Tetap berirama Melayu, band beranggotakan Faank (vokal), Apoy (gitar), Tomi (drum), Ovie (keyboard), dan Nunu (bass) itu menggandeng beberapa penyanyi dari Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya. ”Lewat audisi Apache Cari Idola Rock n Dut kami ingin memberikan warna baru di panggung musik,” ujar Faank di Studio Global TV, Pondok Gede, Jakarta Timur, kemarin. Menurutnya, penggarapan album kompilasi yang melibatkan pedangdut muda itu sudah direncanakan sejak lama. Bukan hanya empat kota, mereka berencana ‘menyisir’ seluruh kota besar di Indonesia untuk mencari penyanyi berbakat. Tetapi keterbatasan waktu membuat Faank cs menggarap album itu dengan penyanyi dari empat kota dulu. ”Sebenarnya nggak hanya empat kota, ada banyak. Ini untuk project pertama kami saja,” katanya. Di empat kota tersebut, Faank cs memilih empat pedangdut terbaik yang diajak rekaman. Mereka adalah Heri Setiawan (Bandung), Nyimas Ayu Luqita (Surabaya), Nasha Aqila (Semarang), dan Ratu Dewi (Jakarta). ”Alhamdulillah, setelah melewati proses yang panjang akhirnya kami memilih empat yang terbaik,” tuturnya. Bagi Nasha Aqila, ada kebanggaan tersendiri bisa berkolaborasi dengan band sebesar Wali. Kerjasama itu membuatnya semakin optimis menapaki karir di industri musik Indonesia. ”Tak menutup kemungkinan bisa menyanyi di luar negeri,” ungkap Nasha. ”Ini kesempatan bagus, aku bersyukur banget. Mudah-mudahan bisa sukses juga sama teman-teman pemenang di sini. Kita semua punya talenta,” tambahnya. Setelah proses rekaman, Wali dan keempat pemenang itu akan syuting video klip. Dan Nasha tidak sabar menantikan hari itu. Meski terkadang, semuanya bagai mimpi baginya. (ash/jpnn)

Kumpul Keluarga di Mancanegara CINTA LAURA

Tak Jomblo Lagi CINTA Laura tidak jomblo lagi. Perempuan yang kini tengah menimba ilmu di Columbia University, New York, Amerika Serikat itu menambatkan hatinya pada seorang pria yang identitasnya dirahasiakan. ”Aku punya someone special. Itu private, nggak penting untuk dibicarakan,” ujarnya ditemui di Grand Indonesia, Jakarta Pusat. Masih 20 tahun, dia menganggap kisah asmaranya hanya untuk kesenangan. Sejauh ini, dia tidak terpikir menikah muda. ”Belum terpikir untuk serius,” katanya. Saat kembali disinggung identitas pria yang kini mengisi hatinya, Cinta tetap diam. ”Banyak hal lain yang lebih penting untuk dibicarakan,” ucap perempuan kelahiran Quakenbruck, Jerman, 17 Agustus 1993 itu. Dia lebih antusias membahas kesibukan kuliah dan karirnya, ketimbang membicarakan asmara. Saat ini, semangatnya untuk membesarkan merek fashion CLK semakin membara. Maklum, bukan hanya Indonesia, konsumennya datang dari Singapura, Brunei Darussalam, dan Thailand. ”Aku pengen brand di Indonesia bisa sebagus barangbarang dari luar negeri. Awalnya, (pemasaran) memang sebatas online, tetapi ke sini-

JULIA PEREZ

Kaget Raih Piala Maya PENGHARGAAN sebagai Aktor Utama Terbaik dalam Piala Maya 2013 menutup tahun Reza Rahadian dengan manis. Sebelumnya, lewat film yang sama yakni Habibie & Ainun, dia menjadi Pemeran Utama Pria Favorite Indonesian Movie Awards 2013 dan Pemeran Utama Pria Terbaik Festival Film Indonesia 2013. ”Hari ini menang Piala Maya 2013. Ini sebagai tutup tahun yang indah,” ujar Reza di Umanaira, Jakarta Selatan. Saat namanya disebut sebagai pemenang, aktor 26 tahun itu tampak kaget. Bukannya tidak menyangka bisa mengalahkan pesaingnya, tetapi karena terlalu banyak berkah yang didapatnya

sepanjang 2013. ”Karena dengan menang, jerih payah kita terbayar. Salah satu tujuan hidup saya adalah bahagia. Dan ini ajang luar biasa, bisa dapat apresiasi. Saya benar-benar bahagia,” katanya. Setiap penghargaan yang didapat selalu memacu semangatnya untuk berkarya lebih baik. Hanya saja, dia masih enggan mengungkapkan rencana untuk tahun depan. ”Ke depannya, saya akan selalu berkarya. Masyarakat akan selalu menuntut sesuatu yang beda, jadi saya juga harus kreatif. Jadi, intinya terus berkarya,” tegasnya. Baginya, masih banyak mimpi yang belum tercapai. Jadi, tahun depan dia masih harus kerja keras

untuk mewujudkan mimpimimpinya. ”Yang belum tercapai tahun ini, banyak. Kalau soal peran, pasti akan selalu berkembang. Ya, kita lihat saja nanti,” tuturnya. Jika Piala Citra yang didapatnya ditujukan untuk sang nenek, Piala Maya dipersembahkannya untuk pekerja seni yang bekerja keras demi pertumbuhan film nasional. ”Ini saya dedikasikan untuk masyarakat Indonesia, untuk perfilman nasional, untuk ibu saya, sahabat, orang terdekat,” ungkapnya. Selain Reza, malam itu kebahagiaan menyelimuti Julia Perez (Jupe). Lewat perannya di Gending Sriwijaya, dia menjadi Aktris Utama Terpilih. (ash/jpnn)

nya aku ingin memiliki booth sendiri,” ungkapnya. Agar tidak kehabisan ide dalam mendesain, Cinta selalu mengikuti perkembangan fashion. ”Aku harus smart, harus bisa melihat peluang. Sayang kan kalau tinggal di sana, peluang nggak dimanfaatkan,” tuturnya. Sementara untuk karir keartisan, sekali lagi, Cinta mengungkapkan keinginannya menembus Hollywood setelah merampungkan kuliah. ”Aku ingin cepat selesai kuliah karena mau tinggal di LA (Los Angeles). Aku ingin fokus karir di sana, soalnya di Hollywood kalau sudah tua cukup sulit untuk berkarir,” terangnya. Putri tunggal Michael Kiehl dan Herdiana itu memasang target lulus kuliah pada Mei 2014, atau lebih cepat setahun. ”Aku Mei 2014 bakal selesai kuliah di Universitas Columbia. Ini lebih cepat, karena aku harusnya lulus Mei 2015. Aku berharap nilai aku nanti A semua,” harapnya. Setelah itu, dia akan mengikuti berbagai casting iklan, film, dan program televisi demi cita-cita berkarir di Hollywood. Kalau setahun tidak berhasil, dia akan memenuhi keinginan ibunya yakni melanjutkan pendidikan master dan mengejar mimpi menjadi Menteri Luar Negeri. (ash/jpnn)

BERLIBUR ke luar negeri menjadi tradisi Natal Marissa Nasution. Tahun ini, dia dan keluarganya menikmati suasana Natal di Australia. ”Saya dan keluarga selalu merayakan Natal, biasanya ke luar negeri,” ujarnya. Biasanya, perempuan kelahiran Jakarta, 8 Februari 1986 itu pulang kampung ke Jerman, beberapa hari menjelang Natal. Tetapi tahun ini dia ingin merasakan Natal yang berbeda, dan Australia dipilih karena pertimbangan jarak yang relatif dekat dari Jakarta. ”Tahun ini nggak sempat pulang kampung ke Jerman, jadi ke Australia saja,” katanya. Beberapa sanak keluarga yang tinggal di berbagai negara akan ikut berkumpul di Negeri Kangguru. Jadi, meski tidak mudik ke Jerman, Marissa masih bisa merasakan kehangatan keluarga besarnya. ”Keluarga tinggal di beberapa negara yang beda. Nggak ada tradisi khusus, kita cuma ketemu dimana pun kita berada,” tutur pemain film Cowok Bikin Pusing (2011) itu. Rencananya, dia akan berada di Australia hingga Januari 2014. Jadi, sekalian tahun baruan di sana. ”Satu setengah minggu di sana,” terangnya. Sang kekasih, Conrad, yang tinggal di Australia akan ikut merayakan Natal bersamanya. Namun, itu bukan pertemuan pertama Conrad dengan keluarganya. Conrad diakuinya sudah beberapa kali bertemu orangtuanya. ”Mereka sudah pernah ketemu. Waktu keluarga aku ke Jakarta, mereka ketemu. Waktu

kita ke Jerman, juga ketemu,” ungkapnya. Sepertinya, hubungan Marissa dan Conrad semakin serius saja. Mungkin, menikah akan menjadi salah satu resolusi Marissa untuk 2014. Saat disinggung mengenai rencana pernikahan,

Marissa buru-buru membantahnya. ”Ah, belum itu,” ucap mantan VJ MTV itu. Sejauh ini, dia mengaku belum merencanakan pernikahan dengan sang pujaan hati. Target pun diakuinya tidak ada. (ash/jpnn)


5

SELASA, 24 DESEMBER 2013

JanganPAKSAKAN ANAK

KEMAMPUAN dan potensi masing-masing orang berbeda. Ada yang memiliki kelebihan di bidang akademik, ada juga yang lebih ahli di bidang kesenian ataupun ketrampilan. Hal inilah yang harus disadari benar oleh seorang guru, sehingga bisa mengangkat anak didiknya sesuai kapasitas yang dimiliki. ‘’Sebisa mungkin menyeimbangkan keduanya, sehingga tidak ada yang ketinggalan. Yang terpenting tidak memaksakan mereka sesuai keinginan kita,’’ ungkap Sudarmiyati SPd. HAL ini disadarinya benar ketika memimpin SMP N 1 Talang dan SMP Terbuka. Latar belakang serta kondisi kehidupan yang berbeda secara otomatis juga membentuk karakter dan kemampuan anak yang tidak sama pula. Yang pastinya, se-

bagai guru terlebih menjabat Kepala Sekolah sudah menjadi tugasnya untuk mengantarkan mereka menjadi yang lebih baik dan sebisa mungkin menjadi yang terbaik. Mulai dari akademik maupun keahlian atau ketrampilan sebagai nilai lebih bagi

anak didiknya. ‘’Yang terpenting belajar dengan sungguh-sungguh, sehingga menjadi yang terbaik dan berprestasi sesuai kemampuan masing-masing,’’ ungkapnya. Terbukti, baru satu tahun menjabat sudah mengantarkan anak didiknya di SMP Terbuka Talang sebagai juara tingkat nasional beberapa waktu lalu. Tak hanya belajar dari pengalamannya sebagai kepala sekolah di SMP N Talang dan SMP Terbuka Talang. Tidak memaksakan kehendak kepada anak juga dilakoninya ketika berada di rumah. Kedua putranya me-

miliki karakter dan kemampuan yang berbeda, dengan pilihan dan jalan hidup yang juga tidak sama. ‘’Yang terpenting apa yang terbaik bagi mereka, mengutamakan tetap berada di jalan yang benar dan halal,’’ tambahnya. Yang pastinya, lanjut Sudarmiyati, setiap anak pada dasarnya bisa belajar apapun. Mereka memiliki kecerdasan tinggi jika mau dan sungguh-sungguh dalam belajar. Mereka bisa mempelajari apapun yang diinginkan, dan akan menguasainya de-

ngan baik. Tinggal bagaimana guru mengarahkan dan memotivasi mereka, serta metode yang sesuai. (adi)

Perempuan Lebih Cepat Dewasa, Ini Alasannya Mengenal Golongan Darah Langka Parabombay SECARA umum, masyarakat hanya mengenal golongan darah berdasarkan jenis antigen dan rhesus. Untuk jenis antigen, golongan darah terbagi atas A, B, AB, dan O. Sedangkan untuk rhesus, yang didasarkan atas ada tidaknya antigen D, terbagi atas positif dan negatif. Golongan darah A misalnya, memiliki antigen A di permukaan sel darah merahnya (eritrosit). Selanjutnya bila ditemukan antigen D, maka golongan darah tersebut menjadi A+. Adanya antigen A menyebabkan tubuh membentuk antibodi B. Sementara adanya antigen D menyebabkan tubuh tidak membuat antibodi. Dengan sifat seperti ini maka golongan darah A+, hanya bisa menerima dan menyumbang kepada golongan yang sama. Sayangnya, sistem ini seolah tidak berlaku saat dihadapkan pada golongan darah langka, yang disebut parabombay. Parabombay sekilas mirip golongan darah O. Namun saat diteliti lebih jauh terdapat perbedaan pada antigen dengan golongan darah O pada umumnya. Akibatnya, sel darah bisa mengalami kehancuran (lisis) bila bercampur dengan golongan darah yang tidak sama. Bila tidak diketahui, penderita yang menerima tranfusi darah tidak sesuai bisa mengalami pendarahan, syok, hingga kematian. “Parabombay sebetulnya adalah sistem penggolongan darah lain. Untuk Taiwan, sebagai negara yang paling dekat dengan Indonesia, angka prevelensi parabombay adalah 1:8.000. Sementara In-

dia, tempat pertama kali ditemukan parabombay, angka persebarannya adalah 1:10.000. Indonesia sampai saat ini belum ada datanya, namun tentunya tidak jauh beda dengan negara Asia lainnya,” kata Direktur Unit Donor Darah Pusat Palang Merah Indonesia (PMI), Yuyun SM Soedarmono. Yuyun menjelaskan, golongan darah parabombay sekilas tampak tidak punya antigen A atau B. Kondisi ini mirip seperti golongan darah O, sehingga tidak heran bila parabombay kerap dimasukkan dalam golongan darah O. Setelah diteliti lebih, parabombay ternyata memiliki antigen namun tidak terlihat di permukaan eritrosit. Golongan darah O, jelas Yuyun, sebetulnya memiliki antigen yaitu H yang kemudian menghasilkan antibodi. Antigen ini bisa bersifat heterozigot (Hh) atau homozigot (HH/hh). Antigen heterozigot atau homozigot HH bisa terlihat di permukaan eritrosit dan menjadi golongan darah O seperti biasanya. Kondisi ini tidak terjadi pada golongan darah parabombay. “Parabombay memiliki antigen homozigot hh, yang tidak bisa terlihat di permukaan. Kondisi ini baru akan terlihat bila darah kemudian lisis walau diberi donor dari golongan yang sama. Kondisi juga bisa terlihat melalui uji khusus antigen,” kata Yuyun. Hal ini serupa dengan yang tercantum dalam situs National Centre for Biology Information (NCBI). (hkc)

DALAM mencari pasangan, wanita umumnya memilih pria yang berusia lebih tua darinya. Hal ini ternyata terjadi bukan tanpa alasan, wanita memang lebih cepat dewasa dibandingkan pria. Sehingga mencari pria yang lebih tua sebagai pasangan akan membuat hubungan berlangsung lebih harmonis. Setidaknya sebuah studi terbaru yang dilakukan para peneliti dari Newcastle University dapat menjelaskan kenapa kaum hawa lebih cepat menjadi dewasa. Para peneliti mengungkap, otak anak gadis lebih cepat berkembang untuk membuat otak lebih efisien dalam bekerja ketimbang anak laki-laki. Ketika orang bertambah tua, bagian tertentu dari otak akan menyusut. Ini karena otak secara otomatis “membuang” hubungan antara sel-sel yang tidak perlu, maka kerja otak pun semakin efisien. Hubunganhubungan sel yang tidak terpakai itu pun menyusut dan mati. Hasil pemindaian bagian dalam otak yang dilakukan para peneliti pun menunjukkan bahwa proses penyusutan ini mulai terjadi pada anak gadis berusia sekitar 10 tahun. Namun belum terjadi bahkan pada pria berusia 20 tahun. Untuk menemukan kesimpulan tersebut, para peneliti melakukan pemindaian otak pada 121 orang dengan usia antara empat hingga 40 tahun. Peserta terdiri dari pria maupun wanita. Peneliti studi Marcus Kaiser, pakar saraf dari universitas yang sama menjelaskan, penyusutan bagian otak tertentu adalah proses pembelajaran yang normal. Otak tetap mengalami perkembangan, meskipun sebagian hubungan antarselnya menghilang. “Ini seperti ketika Anda berada dalam pesta. Ketika Anda berbicara pada banyak orang, Anda tidak dapat berkonsentrasi. Berbeda dengan ketika Anda hanya bicara pada satu atau dua orang saja, suara mereka lebih mudah didengar,” tuturnya. (hkc)

Sudarmiyati SPd

Memenuhi Gizi di Periode Awal Kehamilan SETIAP tahapan kehamilan membutuhkan asupan nutrisi yang sesuai, bahkan sejak mempersiapkan kehamilan hingga proses menyusui setelah bayi lahir. Nah, seperti apa nutrisi yang dibutuhkan pada saat persiapan dan tahap awal kehamilan? Calon ibu yang sedang mempersiapkan kehamilan, dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung zat gizi sebagai berikut: - Asam folat. Terdapat pada sayuran hijau tua, kedelai, serelia, hati sapi, avokado, dan jeruk. Dibutuhkan sejak prakonsepsi hingga kehamilan trimester pertama. Bermanfaat untuk perkembangan sistem saraf pusat dan darah janin, serta mengurangi risiko bayi lahir dengan cacat sistem saraf hingga 70 persen.

- Zat besi. Terdapat pada sayuran hijau, serealia, daging merah, hati, kuning telur, jeruk. Bila kekurangan zat ini, dapat meng-

ganggu siklusi pelepasan sel telur (siklus) calon ibu. - Zat seng. Terdapat pada daging, telur, kacang-kacangan dan

biji-bijian. Bagi calon ibu zat ini membantu produksi materi generatik ketika pembuahan terjadi.

Adapun zat gizi yang dibutuhkan calon ayah adalah: - Protein. Terdapat pada daging, ikan, telur, tahu/tempe. Berguna untuk meningkatkan produksi sperma. - Seng. Terdapat pada daging, telur, kacang-kacangan dan bijibijian. Berguna untuk melancarkan pembentukan sperma. - Fosfor. Terdapat apda susu dan ikan teri. Bila kekurangan zat ini, kualita sperma jadi menurun. - Vitamin A dan E. Terdapat pada sayuran, hati, buah warna merah (vitamin A), tauge (vitamin E). Bila kekurangan zat ini, pembentukan sperma jadi terhambat. Susu merupakan sumber kalsium yang baik. Sumber kalsium lainnya didapat dari olahan susu seperti keju atau yogurt. Kalsium juga penting. (hkc)


JAWA TENGAH

6

SELASA 24 DESEMBER 2013

RADAR TEGAL

CUACA Tiga Bencana Mengancam KUDUS - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Kabupaten Kudus meminta peran penuh masyarakat dalam penanggulangan bencana yang mengancam di musim hujan. Kepala BPBD Kabupaten Kudus Jumadi mengaku, tidak dapat bekerja sendiri. ”Penanggulangan banjir merupakan tugas bersama. BPBD Kabupaten Kudus hanya bertindak selaku koordinator saja,” ucapnya pada konferensi pers di Humas Setda Kudus kemarin. Beratnya penanggulangan bencana ini tidak hanya isapan jempol. Dari pemetaan bencana, terdapat tiga bencana mengancam Kota Kretek. Di antaranya, angin ribut, banjir, dan tanah longsor. Bencana angin ribut, jelas Jumadi, mengancam seluruh desa di Kabupaten Kudus. Daerah rawan banjir dapat kapan saja menerjang daerah Kecamatan Jekulo, Kecamatan Mejobo, Kecamatan Undaan, dan Kecamatan Kaliwungu. Selain tingkat elevasi yang rendah, daerah tersebut terbilang rawan karena dilalui tiga sungai dari Pegunungan Muria, yakni Sungai Piji, Sungai Dawe, dan Sungai Logung. Sementara Kecamatan Undaaan sendiri mendapatkan ancaman banjir melalui limpasan dari tingkat kapasitas Sungai Wulan yang mulai dangkal. Ancaman bencana tanah longsor ada di 12 desa yang tersebar di tiga kecamatan. Kecamatan Dawe adalah Desa Soco, Ternadi, Japan, Kuwukan, Puyoh, Colo, Dukuhwaringin, hingga Cranggang. Sedangkan di Kecamatan Gebog rawan bencana terjadi di Desa Rahtawu, Menawan, Jurang, dan Kedungsari. “Sedangkan Kecamatan Jekulo ada satu desa yang rawan terjadi longsor yakni Desa Jekulo,” tambahnya. Selain melakukan pemetaan, pihaknya menyiapkan sejumlah peralatan, di antaranya enam perahu beserta enam mesin, lima buah genset, 12 tenda keluarga, dan dua tenda peleton. Di samping itu, pihaknya telah menyiapkan 100 felt bed dan lima ribu karung. ”Kini kami tengah mengajukan 10 ribu karung ke BPBD Provinsi Jawa Tengah,” katanya. Pihaknya menyiapkan manakala memasuki situasi tanggap darurat bencana. 40 tim relawan yang dilatih belum lama ini. Mereka disiapkan menangani penanggulangan bencana. Kendati demikian, banyak relawan dari berbagai elemen yang akan membantu kinerja BPBD Kabupaten Kudus. Dia mengaku, telah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Kudus untuk memberikan disinfektan untuk penanganan paska bencana. Disinfektan akan disemprotkan di rumahrumah penduduk yang dilanda bencana banjir. Kabag Humas Pemkab Kudus Putut Winarno menambahkan, semoga penanganan bencana berjalan dengan baik. (him/ris)

LINGKUNGAN

DOK

PR SUMMIT - DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jateng, menggelar PR Summit di Hotel Gracia Semarang. Kegiatan itu akan berlangsung sehari, dan dihadiri tak kurang dari 25 daerah.

DPW PKS Jateng Gelar PR Summit SEMARANG - Menyongsong Pemilu 2014 yang kurang dari 4 bulan lagi, Partai Keadilan Sejahtera Provinsi Jawa Tengah, melakukan langkah cepat. Hadir memberikan sambutan, Drs Abdul Fikri MM (ketua Umum DPW PKS Jawa Tengah). Sambil mengenakan baju santai, dia

menegaskan, “Tim Humas dari dulu walaupun santai. Tapi itulah ciri khas wartawan, bebas dan penuh kreativitas,” ucapnya ringan. Fikri yang juga caleg DPR RI Dapil 9 Jateng melanjutkan, kiprah Humas di Jawa Tengah benar-benar membantu struktur

Daging Celeng Beredar di Pasar

INDAH SUSANTI/RADAR KUDUS

CABUT PAKU - Rasio Ridho Sani Deputi IV Kementerian Lingkungan Hidup (berkacamata) bersama Daryatmo Mardiyanto, Wakil Komisi VII DPR RI melakukan cabut paku di pohon di sekitar GOR Wergu Wetan Kudus.

RTH Dinilai Kurang KUDUS – Pohon penghijauan di tepi jalan saat ini berubah fungsi. Pohon dijadikan tempat pemasangan iklan, baik dari perusahaan maupun para calon legislatif (caleg). Kondisi itu membuat pohon-pohon penuh dengan paku. Hal itu membuat komunitas Tapak dan beberapa elemen lainnya, seperti karangtaruna, bank sampah Cendono merasa perihatin. Lantas mereka menggelar aksi cabut paku. Aksi itu dilakukan di lima titik, di antaranya Jalan Jendral Sudirman, Hos Cokroaminoto, Jalan Pramuka, Jalan Tit Sudono, dan Jalan Agus Salim. Menurut Ketua Komunitas Tapak Agus Sunarto, aksi ini sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. ”Pohon juga punya nyawa. Jika terus ditancapi paku, maka lama-lama akan mati. Ekosistem lingkungan sekitar menjadi rusak karena pohon berfungsi sebagai penghijauan mengurangi polusi udara,” terangnya. Aksi tersebut dihadiri Wakil Komisi VII DPR RI Daryatmo Mardiyanto. Dia mengatakan, pohon-pohon menjadi sasaran promosi iklan. Apalagi sekarang musimnya pemilihan calon legislatif (caleg), banyak para caleg menempelkan gambar-gambar wajahnya di pohon. ”Aksi ini menunjukkan bahwa calon yang menyuarakan rakyat seharusnya memberikan contoh yang baik. Mereka seharusnya tidak memasang atribut kampaye di pohon dengan cara dipaku,” ungkapnya. Ada sekitar 200 orang yang mengikuti aksi cabut paku. Titik pertama pencabutan paku pohon-pohon di sekitar GOR Wergu Wetan Kudus. Pencabutan paku pertama dilakukan Daryatmi Mardiyanto bersama Deputi IV Kementerian Lingkungan Hidup Rasio Ridho Sani yang didampingi Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kudus Didik Tri Prasetyo. Menurut Roy panggilan akrab Rasio Ridho Sani, ruang terbuka hijau (RTH) di Kudus kurang sekali. Dari lahan yang terbangun prosentasi RTH di Kudus masih tersisa sembilan persen. ”Standarnya RTH itu 30 persen. Idealnya RTH lebih banyak dari lahan yang terbangun. Kudus 30 tahun lagi menurut saya keadaannya bisa lebih parah dari Jakarta kalau tidak diantisipasi dari sekarang,” ungkapnya. (san/ris)

DEMAK - Jelang Natal dan tahun baru, hati-hati dengan peredaran daging celeng atau babi hutan. Di Pasar Karangawen, Demak, Senin (23/12), ditemukan 8 kg daging celeng dijual bebas. Daging haram itu diamankan bersama penjualnya, Suparmi (38), warga Dukuh Jati Kusuman, Desa Mranggen. Penjualan daging celeng tersebut terungkap setelah ada seorang tukang bakso di Pasar Karangawen yang curiga dengan daging yang dibelinya dari Suparmi pada akhir November lalu. Saat daging digiling, hasilnya tidak seperti daging sapi biasanya. Untuk menjawab kecurigaannya, tukang giling bakso tersebut membawa daging itu ke Subdin Peternakan pada Dinas Pertanian Kabupaten Demak. Selanjutnya, Di-

nas Pertanian mengirimkan sampel daging itu ke Balai Pelayanan Kesehatan Masyarakat (BPKM) Veteriner Kabupaten Boyolali. Pada 2 Desember 2013 lalu, pihak BPKM Kabupaten Boyolali mengirimkan hasil uji laboratoriumnya bernomor 2221/524.52/XII/2013. Dalam register itu dinyatakan, daging tersebut positif mengandung spesies binatang babi. Karena hasilnya positif, Subdin Peternakan lantas malaporkan kasus itu ke Polres Demak. Selanjutnya, pada Sabtu (21/12) lalu, anggota Polres Demak yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Zaenul Arifin melacak pedagang daging celeng tersebut di Pasar Karangawen. Hasilnya, polisi menemukan 8 kg daging celeng yang disimpan di dalam termos. (hib/aro/ce1)

WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG

DAGING HARAM - Kasubag Humas Polres Demak AKP Sutomo menunjukkan barang bukti daging celeng yang disita dari pedagang di Pasar Karangawen.

Jalan Tergenang, Puluhan Motor Mogok KUDUS – Bencana banjir kembali terjadi. Kali ini giliran Kota Kretek. Salah satunya di Kecamatan Mejobo, Jekulo dan Jati. Tingginya curah hujan selama tiga hari terakhir ini membuat sejumlah jalan di kecamatan tersebut tergenang air. Dari pantauan Jawa Pos Radar Kudus kemarin, banjir yang terjadi di wilayah tersebut ada yang sudah surut, namun ada juga yang masih tergenang hingga kemarin. Genangan air yang masih ada di tiga titik ruas jalan Kecamatan Jekulo. Saat memasuki Desa Mejobo, air sudah terlihat, kedalamannya sekitar 40 sentimeter. Di jalan tersebut air menggenangi hingga sepanjang 300 meter. Genangan kedua, masih di Desa Mejobo, tepatnya di dekat SMP 2 Mejobo. Air cukup dalam

menggenangi, hingga mencapai 60 sentimeter. Banyak sepeda motor yang terlihat mogok di tengah jalan saat berusaha menerobos banjir. Sedangkan sejumlah pengendara yang tidak ingin mengambil risiko, banyak terlihat menuntun sepeda motornya. Langkah itu seperti yang dilakukan Sri, salah satu warga yang melintas. Sepeda motornya sempat mogok saat menerjang banjir. Beruntung setelah dicoba beberapa kali kendaraannya dapat dinyalakan kembali. ”Makanya, daripada mogok lagi, kalau lewat sini lebih baik saya tuntun saja. Meski jalannya cukup jauh,” kata Sri. Genangan air ketiga terlihat di jalan yang menghubungkan Desa Mejobo ke Golantepus. Karena terletak di pinggir anak Sungai Piji, jalan desa tersebut tidak

terlihat tertutup genangan air. Di jalan tersebut, justru banyak digunakan sejumlah anak kecil untuk bermain. Sejumlah anak kecil terlihat berenang di genangan air berwarna kecoklatan tersebut. Ada pula yang menggunakan sejumlah gabus untuk dinaiki sebagai perahu. Ahmad Afandi, seorang warga RT 3 / RW 2 Desa Mejobo mengatakan, air mengalir ke jalanan sejak kemarin malam sekitar pukul 22.00. Genangan itu mencapai puncaknya hingga dini hari kemarin pukul 01.00. ”Kalau di sini sudah hampir setiap tahunnya banjir, Mas. Beruntung rumah warga sudah banyak yang ditinggikan, jadi tidak ada air yang masuk ke rumah warga,” kata Afandi. Dia mengatakan, seringkali terjadinya banjir itu diduga akibat

terjadi penyempitan Sungai Piji. Tidak hanya itu, terkadang sampah juga terlihat di aliran sungai yang mengalir membelah desa tersebut. ”Sebagian drainase desa ini juga ada yang sudah mampet, makanya tidak dapat berfungsi dengan baik,” tegasnya. Atas banjir tersebut, Sumiatun, salah satu warga Desa Mejobo lainnya berharap agar permasalahan banjir itu dapat segera diselesaikan. Pasalnya, setiap terjadi banjir, dia mengaku begitu kesulitan saat berpergian. ”Tidak itu saja, Mas, kalau sudah begini (banjir, Red) toko saya pasti sepi. Karena tentu jarang ada tetangga yang keluar untuk belanja saat begini,” ungkap perempuan yang juga memiliki toko kelontong ini. (ben/ sya/lil)

Pengurus PKS Provinsi Jateng, dengan ter-blowup-nya berbagai kegiatan. Hal itu memperlihatkan pada dunia, para kader partai telah bekerja untuk masyarakat. Disamping itu, personil DPP PKS, jika berkunjung ke Jateng merasa terbantu. Di tempat sama, Dedi Supriadi

(humas DPP PKS), di sela-sela kegiatan PR Summit mengatakan, “Kami dari pusat bila berkunjung ke Jateng cukup diringankan, dalam menjalankan tugas kehumasan. Sebab personil humas di sini mengetahui tugasnya. Semua itu dijalankan dengan baik.” paparnya.

Sekadar diketahui, acara PR Summit di Hotel Gracia Semarang, akan berlangsung satu hari. Dihadir tidak kurang dari 25 daerah. Ditargetkan jadi sarana sinkronisasi kerja secara keseluruhan, humas PKS seJawa Tengah, sesuai instruksi pusat. (aw)

Desak Usut Pungli di Terminal Mangkang SEMARANG - Optimalisasi Terminal Mangkang kembali disoal sejumlah pengusaha transportasi yang tergabung dalam Serikat Buruh Transportasi (SBT) Jawa Tengah. Sudah tiga tahun program optimalisasi dijalankan, namun sampai saat ini para pelaku usaha transportasi di Terminal Mangkang belum merasakan hasilnya. Kemarin (23/12), puluhan kru bus dan angkutan mendatangi kantor DPRD Kota Semarang. Mereka meminta kejelasan optimalisasi terminal yang belum maksimal. Bahkan mereka menuding penertiban bus masih tebang pilih. Sejumlah armada masih dibiarkan sampai ke Terminal Terboyo, yang seharusnya pemberhentian terakhirnya di Terminal Mangkang. Selain itu, masih ada PO (perusahaan otobus) yang diberi kebijakan membuka pool untuk pengangkutan dan penurunan terminal. Sekitar 50 orang perwakilan pelaku transportasi Terminal Mangkang, kemarin membawa sejumlah sepanduk berisi tuntutan. Di antaranya, meminta anggaran optimalisasi untuk 2014 dihilangkan, pencopotan Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Kadishubkominfo), hingga meminta penelusuran oknum petugas melakukan pungli (pungutan liar) di Terminal Mangkang. Koordinator aksi Erwin Pasullay menyatakan, anggaran optimalisasi Terminal Mangkang yang digelontorkan setiap tahunnya dinilai sia-sia. Kenyataan di lapangan, bukannya bertambah optimal tapi justru melempem. Pihaknya mendesak agar dewan tidak menyetujui anggaran optimalisasi Terminal Mangkang karena peruntukannya tidak berdampak apa pun. ”Kami minta anggaran untuk optimalisasi dihentikan. Terminal Mangkang merupakan ladang korupsi, retribusi parkir di terminal seharusnya bisa menaikkan PAD, tapi justru dibagibagikan kepada oknum di sana,” terangnya dalam orasi. Dia menilai, sejak diresmikan 2009 sampai sekarang, Terminal Mangkang telah mencatatkan setidaknya 4 ’prestasi’. Yakni, sudah empat kali pelaksanaan optimalisasi, namun selalu gagal. Lalu, sudah tiga nama pejabat Wali Kota Semarang, tiga nama Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang, hingga tiga kali pergantian pejabat Kadishubkominfo Kota Semarang, ternyata belum juga mampu mengoptimalkan Terminal Mangkang. ”Belum lagi catatan soal total

M. RIZAL KURNIAWAN/RADAR SEMARANG

TUNTUT KADISHUB DICOPOT - Serikat Buruh Transportasi (SBT) Jawa Tengah, saat berdemo soal Terminal Mangkang di kantor DPRD Kota Semarang kemarin.

anggaran yang telah dikucurkan untuk pelaksanaan optimalisasi Terminal Mangkang yang mencapai miliaran rupiah, tetapi faktanya semua itu terbuang sia-sia. Sungguh satu ’prestasi’ pemkot yang patut dipertanyakan.” Selama ini, ketika meminta kejelasan, pejabat pemkot justru saling tuding dan lempar tanggung jawab. Hal itu membuktikan adanya ketidakseriusan dalam koordinasi dan terkesan optimalisasi ini dijalankan hanya ketika ada anggaran saja. ”Pelaksanaan optimalisasi yang diharapkan berdampak sosial dapat menambah dan meningkatnya penghasilan para awak atau kru angkutan umum yang berada di Terminal Mangkang, ternyata hanya harapan kosong belaka, justru segelintir orang saja yang menikmati dan

diuntungkannya dengan pelaksanaan optimalisasi ini, yaitu oknum preman dan oknum petugas Dishub. Sampai kapan pemkot akan terus menutup mata,” katanya. ”Kami minta anggaran optimalisasi Terminal Mangkang disetop. Dan minta pengusutan secara tuntas anggaran optimalisasi Terminal Mangkang 20102014,” pintanya. Prabowo, koordinator lain menambahkan, anggaran pembangunan yang mencapai Rp 48 miliar muspro. Anggaran optimalisasi tidak digunakan sebagaimana mestinya mengoptimalkan Terminal Mangkang. ”Jika tidak ada jawaban tegas dari pemerintah, kita akan gugat terkait kegagalan optimalisasi selama 2010-2013,” tegasnya lagi. (zal/aro/ce1)


SAMBUNGAN

SELASA 24 DESEMBER 2013

7

RADAR TEGAL

Diperiksa, Rina Didampingi 20 Pengacara Tujuh Jam Pemeriksaan, Dicecar 58 Pertanyaan SEMARANG — Mengenakan batik warna cokelat dan jilbab warna hitam, Mantan Bupati Karanganyar 2003-2008, Rina Iriani, datang ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah Jalan Pahlawan Semarang, Senin (23/ 12) pagi. Kedatangan tersebut merupakan pemenuhan panggilan penyidik sebagai tersangka kasus Korupsi Proyek Perumahan Bersubsidi Griya Lawu Asri (GLA) Karanganyar senilai Rp 18,4 miliar. Rina dijadwalkan datang pukul 10.00 pagi. Didampingi pengawalnya, Rina datang tepat waktu mengendarai mobil Kijang Innova warna hitam AD9347MA. Rina sempat menunggu beberapa menit di lobi gedung Kejati Jateng. Namun, awak media yang sudah menunggu tidak diberi waktu untuk wawancara. Sembari tersenyum,

wanita kelahiran Karanganyar, 3 Juni 1962 tersebut terus saja berjalan masuk ke gedung Kejati lalu dikawal masuk lift, menuju ruang penyidik. Pengacara Rina lain, Muhammad Taufik, mengatakan, penyidikan dimulai sekitar pukul 10.15 di ruangan penyidik Kejati Jateng lantai empat. Jaksa penyidik dipimpin oleh Sugeng Riyanto. “Tadi penyidik membacakan hak-hak sesuai KUHAP. Misalkan minta istirahat untuk makan,” kata Taufik saat ditemui di Kejati Jateng ketika jam istirahat sekitar pukul 12.00. Kenapa itu disampaikan, lanjutnya, kebetulan Rina sedang menjalankan ibadah puasa. Pihaknya mengusahakan pemeriksaan sampai sekitar pukul 16.00. “Insyaallah kami minta tidak sampai maghrib.” Untuk berapa hari waktu pemeriksaan, pihaknya mengaku belum tahu dan menyerahkan kepada penyidik. “Kewenangan penyidik. Di surat panggilan dituliskan hari ini (kemarin, red) pukul 10.00 menghadap,” ucapnya, didampingi dua pengacara

lain dari OC Kaligis & Associates, Slamet Yuono dan M Yagari Bhastara Guntur. Ditanya soal penahanan, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan. Selain itu, tim pengacara tersebut menegaskan Rina tidak mungkin kabur. Pasalnya Rina telah menyerahkan Pasport miliknya ke penyidik. “Hari ini kita fokus untuk materi pemeriksaan. Terkait tahan-menahan itu kewenangan Jaksa. Menunggu hasil pemeriksaan. Kita serahkan pada Jaksa.” “Pada prinsipnya Ibu (Rina) hadir di sini. Terkait barang bukti dan segala macam kan sudah disita semua. Kalau masalah melarikan diri kan Ibu juga sudah menyerahkan pasport. Mau lari kemana, apalagi beliau sebagai sosok yang sudah dikenal masyarakat,” ujarnya. Ditambahkan Slamet Yuono, pihaknya akan kooperatif dalam memberikan keterangan sesuai fakta yang ada. Sebagaimana bukti dan dokumen. “Kami memenuhi panggilan sebagai masyarakat yang taat hukum. Kalau kemarin belum datang karena

ada sesuatu hal,” ucap Slamet menimpali. Pihaknya berharap, dengan adanya pemeriksaan, perkara cepat selesai. Dan Kejaksaan tinggi segera mengambil langkah. Apakah perkara yang mencuat sejak tahun 2008 sampai sekarang dengan tiga terpidana ini bisa dilanjutkan atau tidak. “Bisa saja setelah dilakukan pemeriksaan, kemudian nanti kita mengajukan saksi ahli dan segala macam, ternyata Bu Rina tidak terlibat. Otomatis perkara harus dihentikan,” tuturnya. Sekitar pukul 17.00 atau tujuh jam setelahnya, Rina baru keluar dari ruangan penyidik. Tidak sepatah kata pun keluar dari bibir Rina dengan gincu warna ungu tersebut. Ia terus melenggang dengan menebar senyum ramah, meski awak media terus mengejarnya dengan berbagai pertanyaan. Akhirnya, sampai di mulut pintu Kejati Jateng, Rina memutuskan menghadapi belasan wartawan. Salah seorang kuasa hukum Rina, Jufri Taufiq menjadi juru bicara. Jufri menjelaskan, selama

tujuh jam Rina dicecar 58 pertanyaan. Selama pemeriksaan, 20 pengacara dari tiga kantor pengacara yakni Kantor OC Kaligis, Jufri Taufik, dan Muhammad Taufik, mendampinginya. “Kami harap Kejati Jateng segera menyelesaikan eksekusi dalam perkara ini. Apabila dalam ekspose tersebut ternyata tidak cukup untuk membuktikan bahwa Bu Rina tidak bersalah, kami harapkan Kejaksaan Tinggi dengan sangat legowo untuk menghentikan perkara ini,” papar Jufri. Pihak Kejati Jateng, lanjutnya, menyatakan mengundang kembali Rina untuk diperiksa pada Senin (30/12) pekan depan. Hal tersebut ditanggapi Jefri dengan memperhatikan kesiapan Rina. “Tapi kita lihat dari kesiapan klien kita. Kita akan sampaikan perkembangannya nanti sebelum tanggal 30 Desember. Apakah bisa datang atau tidak,” tuturnya.

dari halaman 1 “Soal transparansi, dianggap oleh hakim (PTUN) tidak sesuai dengan pasal itu,” ujar Erwin.

Sementara itu Patrialis Akbar mengatakan akan segera mengajukanbandingterhadapputusan tersebut. Dia mengatakan bahwa upaya tersebut dilakukan demi

kepentinganbangsa.“Sayakirademi kepentingan bangsa, mungkin saya akan melakukan itu,” kata Patrialis di Gedung MK kemarin. Meskidemikian,mantanMenteri

Hukum dan HAM tersebut tetap menghormatiputusanPTUN.“Saya akan koordinasi dan konsultasi bersama Ibu Maria, apa yang terbaik untuk bangsa ini,” katanya. (dod)

Polisi Sita 1,1 Juta Pil Ponstan Palsu dari halaman 1 “Anggota menyita 50 dus berisi obat ponstan (diduga palsu) dengan jumlah keseluruhan 1,1 juta butir dan 21 dus obat bius procaine injection berisi 25,2 ribu amps,” kata Kepala Polrestro Jakut Kombes M. Iqbal, Senin (23/

12) di lokasi. Dijelaskan Iqbal, obat palsu itu dititip di gudang melalui ekspedisi. Polisi mengidentifikasi dua orang yang diduga sebagai pemilik. “Mereka tidak datang ke gudang karena tahu barang-barang itu disita polisi,” kata Kapolres.

Ia menerangkan, obat palsu itu bisa menyebabkan kematian. Ponstan palsu itu rencananya akan didistribusikan ke tokotoko obat di seluruh Indonesia. “Ponstan palsu kita yakin sudah banyak beredar di pasaran,” katanya. Iqbal mengatakan peng-

ungkapan obat palsu ini berawal dari informasi masyarakat. Saat ini polisi masih mengejar pemilik barang. Mereka akan dijerat pasal 197 Undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman 15 tahun penjara dan denda Rp 1,5 miliar. (boy/jpnn)

Atut Bisa Kena Pasal Pencucian Uang berkasnya sudah cukup,” uraidari halaman 1 nya. Nah, dari laporan itulah dia Di tempat yang sama, Wakil mengatakan adanya dugaan Ketua KPK Zulkarnaen mentransaksi keuangan mencuri- jelaskan soal dugaan korupsi gakan yang dilakukan Atut. Na- alkes Banten. Dia kembali menmun, dia belum tahu pasti kapan jelaskan kalau secara formal, istri almarhum Hikmat Tomet itu surat perintah penyidikan (sprinakan dijerat TPPU. dik) atas nama Atut belum keDisamping itu, Adnan juga luar. Sampai saat ini masih dimenyampaikan kalau Atut bisa konstruksikan hukumnya meski tersandung masalah lain. Tidak Atut sudah hampir pasti menjadi hanya soal sengketa Pilkada Le- tersangka. bak, Banten yang menjeratnya KPK tidak menjadikan satu saat ini. Atau, soal dugaan ko- penyelesaian berkas karena itu rupsi pada proyek pengadaan merupakan bagian dari strategi. alat kesehatan (alkes) yang hing- Disamping itu, takutnya tidak ga kini belum turun sprindiknya. terkejar dengan kasus suap yang Kasus lain itu adalah dugaan dilakukan Tubagus Chaeri Warpenyelewangan dana bantuan dhana alias Wawan. Sebab, Atut sosial (bansos) Provinsi Banten. harus masuk penjara karena ada Kabar terbaru, KPK sudah me- dugaan kerjasama dengan adiknaikkan status ke penyelidikan. nya untuk menyuap mantan Apakah kasus itu akan menyeret Ketua Mahkamah Konstitusi nama Ratu Atut juga, belum ta- (MK) Akil Mochtar. hu pasti. “Oh, terbuka kemung“Iya, itu (kasus alkes, red) terkinan,” jawabnya saat ditanya sendiri, rumpun kasusnya tersoal Atut sebagai potential sus- sendiri. Berarti konstruksinya pect. disana akan tersendiri,” jelas ZulLantaran masih fresh, Adnan karnaen. Namun, dia memastienggan menjelaskan lebih jauh kan kalau KPK tidak hanya mesoal kasus bansos itu. Dia baru nelusuri kasus alkes. Sebab, bubisa memastikan kalau pihaknya kan tidak mungkin berkembang sedang mendalami kasus ter- ke dugaan korupsi lainnya. Itusebut. Yang penting sekarang, lah kenapa Zulkarnaen menyelanjut Adnan, sudah makin jelas but akan terus ada pendalaman. posisi Atut dalam beberapa kaTerpisah, kuasa hukum Atut, sus di KPK. Firman Wijaya kemarin menDisamping itu, dia juga men- datangi KPK. Dia membuktikan jelaskan kalau kasus yang men- omongannya yang ingin memjerat Atut saat ini lebih mudah bebaskan Atut untuk sementara untuk ditangani. Berbeda de- waktu melalui penangguhan ngan beberapa kasus lain seperti penahanan. Surat tersebut diHambalang yang sudah terjadi antarkan dia sendiri pada siang sejak beberapa waktu lalu. Itulah hari. “Bu Atut tidak akan mekenapa, KPK tidak membutuh- larikan diri karena sudah jadi kan waktu lama untuk menje- statusnya tersangka dan ada bloskan Atut ke penjara. pencengkalan,” urainya. “Enggak tuh (kasus Atut diDia yakin kalau penangguhan percepat, red), memang sudah itu bakal dikabulkan KPK. Apadiperhitungkan perlu untuk di- lagi, Firman menyebut kalau tahan. Artinya sudah cukuplah, penahanan Atut sangat mempe-

ngaruhi kinerja pemerintahan Provinsi Banten. Menurutnya, jalannya pemeritahan sangat terganggu karena sampai saat ini kewenangan untuk memutuskan sesuatu tetap pada Atut. Meski percaya diri, rasanya KPK akan sulit mengabulkan permintaan Atut. Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas mengatakan kalau hal itu tidak mungkin dilakukan demi kelancaran penyidikan. “Rasanya enggak mungkin (mengabulkan penangguhan penahanan Atut). Untuk kepentingan penyidikan, keamanan, dan juga kesetaraan,” tuturnya. Selama ini, lanjut Busyro, hampir tidak pernah mengabulkan penangguhan penahanan. Kalau sampai permintaan Atut dipenuhi, Busyro khawatir akan muncul masalah baru. Dia menyebut sebagai adanya problem ketidakadilan. Terpisah, Wakil Gubernur Banten Rano Karno yang sempat “menghilang” pasca penahanan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, akhirnya tampil di depan publik. Kemarin (23/12), Rano hadir dalam acara peresmian Pabrik Pabrik Baja Terpadu PT Krakatau Posco, Cilegon, Banten. Dia mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama Ibu Ani Yudhoyono beserta rombongan. Dalam kesempatan tersebut, tampak Rano telah mengambil alih sebagian tugas Gubernur. Dia berpidato di hadapan Presiden SBY terkait perkembangan industri baja di Banten. Meski begitu, mantan aktor itu masih belum terlihat nyaman dengan tugas barunya tersebut. Rano yang mengenakan baju safari warna abu-abu itu beberapa kali tampak menundukkan ke-

pala. Usai acara peresmian pabrik, Rano pun segera diburu awak media. Ketika ditanya soal pendelegasian wewenang dari Atut ke dirinya, Rano menjawab dengan tegas, hal tersebut belum dilakukan. “Belum ada pendelegasian sama sekali,” tegasnya. Rano menekankan, Atut masih menjabat sebagai Gubernur Banten sekalipun yang bersangkutan tengah ditahan di Rutan Pondok Bambu. “Beliau masih menjadi Gubernur dan saya menjadi Wakil Gubernur. Saya menjalankan tugas yang memang biasa dilakukan seperti ini, saat beliau ada. Saya hadiri, normatif saja,” katanya. Rano juga mengaku belum berkoordinasi dengan Atut, terkait pelimpahan tugas-tugas Gubernur. Sebab, waktu besuk bagi Atut baru diperbolehkan mulai kemarin. Meski begitu, dia sudah menggelar rapat koordinasi terbatas bersama jajaran pemprov Banten terkait persiapan perayaan Natal dan Tahun Baru. “Belum (koordinasi). Hari ini (kemarin) saya akan melakukan rapat koordinasi terbatas untuk mengantisipasi karena mau tahun baru, natal. Artinya semua Muspida mengantisipasi tentang masalah-masalahnya. Ya soal kerawanan lalu lintas. Itu yang dijalankan setiap tahun,” paparnya. Soal pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Tangerang yang kerap tertunda, Rano berjanji akan melantik yang bersangkutan hari ini. Dia menegaskan, dirinya hanya diberi mandat oleh Presiden untuk melantik saja. “Insya Allah, besok melantik Walikota (Tangerang). Iya melantik saja, kemudian nanti melantik Lebak,” imbuhnya. (dim/ ken)

Total Kerugian Negara Rp 7,4 Triliun kasus itu dari sudut pandang dari halaman 1 BPK. “Pada akhirnya, BPK menyim“Itu sudah lengkap di laporan. pulkan terdapat penyimpangan Tidak mungkin menerangkan pada pemberian FPJP, dan pro- satu per satu karena ada larases penetapan Bank Century ngan,” jelasnya. sebagai bank gagal berdampak Disamping itu, soal pembesistemik,” jelasnya. rian dana talangan Rp 1,5 triliun Berdalih terikat dengan atu- kepada Bank Mutiara disebutran, Hadi Poernomo enggan nya tidak termasuk dalam lamenjelaskan lebih rinci apa poran. “Terkait itu, BPK akan saja isi dari laporan yag di- menghitung laporan keuangan serahkan pada KPK. Dia hanya LPS dan BI secara tersendiri. mengatakan kalau laporan ter- Diberi atau tidak, akan diperiksebut sudah lengkap. Terma- sa,” tambahnya. suk, nama-nama pelaku dan Ketua KPK Abraham Samad di apa yang dilakukannya dalam tempat yang sama mengatakan

kalau tambahan data dari BPK sangat diperlukan. Dia berharap laporan itu bisa mempercepat proses yang saat ini sedang diurus KPK. Apalagi, kasus yang menyeret Deputi BI Budi Mulya sebagai tersangka itu menjadi perhatian publik. Terkait nama-nama yang disebut Hadi ada di dalam laporan, Samad belum bisa mengambil sikap apapun. Sebab, laporan tersebut baru diterimanya.Dia meminta waktu untuk mendalami laporan itu secara detil bersama tim yang menangani kasus Century. Samad

hanya memastikan kalau kasus tidak berhenti pada penetapan Budi Mulya. “Dalam waktu dekat akan disampaikan ke publik terkait bank Century. Penetapan Budi Mulya menjadi pintu awal untuk mengungkap kasus Century secara utuh,” tegasnya. Dia juga menyampaikan kalau masyarakat tidak perlu berpikiran negatif pada KPK. Sebab, KPK tetap transparan dan tidak ada kendala psikologis dalam menetapkan seseorang menjadi tersangka selama ada bukti. (dim)

Sebelumnya, pihak Kejati telah melakukan pemanggilan pertama kepada Rina pada Selasa (17/12), pekan lalu. Namun, Mantan Bupati Karanganyar tersebut mangkir. Penyidik lalu mengirim surat pemanggilan kedua, Senin (23/12). Penyidik Kejati Jateng menetapkan Rina menjadi tersangka berdasarkan surat perintah penyidikan Nomor 370/0.3/vd.1/ 11 tertanggal 13 November 2013. Ia disangkakan memiliki peran merekomendasikan Koperasi Serba Usaha (KSU) Sejahtera dalam penyaluran subsidi program Kementrian Perumahan Rakyat. Diduga, rekomendasi tersebut tanpa persetujuan dari Dinas Koperasi setempat. Hal itulah yang menjerat wanita bernama lengkap Rina Iriani Sri Ratnaningsih. Dari kerugian negara sebesar Rp 18,4 miliar, diduga Rina menikmati Rp 11,1 M. (rs)

Dideportasi karena Disangka Gila, ... dari halaman 1

Patrialis dan Maria Terancam Mundur dari MK

Asisten Pidana Khusus (As Pidsus) Kejati Jateng, Masyhudi, menerangkan, pihaknya masih menunggu kesimpulan dari para penyidik. Hasil dari pemeriksaan akan segera dikumpulkan dan ditindaklanjuti. “Perkara ini masih berkembang terus, termasuk kemungkinan tersangka baru. Kita lihat saja, ikuti bersama sampai dimana. Saksi sudah mencapai sekitar 40 orang,” terang Masyhudi. Ditanya soal penahanan, ia memaparkan, hal tersebut tergantung pendapat tim penyidik. Apakah dibutuhkan untuk ditahan atau tidak. “Jaksa penyidik mempunyai alasan tertentu. Hari ini (kemarin, red) penyidik memutuskan untuk belum ditahan. Untuk mangkir saat panggilan pertama, pasti menjadi pertimbangan. Tentunya alasan tidak datang akan didiskusikan. Pemanggilan nanti pada tanggal 30 Desember kami sampaikan secara lisan dan tertulis,” tukasnya.

dan BNP2TKI, wanita berusia 38 tahun itu pun akhirnya memutuskan untuk kembali ke Lampung dan mengembangkan usaha usai dideportasi. ’’Akhirnya saya putuskan kembali ke Lampung dan cukup saya saja yang mengalami kondisi tak mengenakkan itu,’’ tambahnya. Dengan sisa uang yang dia miliki, Berti kemudian menggagas koperasi untuk para TKI. Melalui koperasi tersebut, baik para mantan TKI maupun keluarganya diberikan modal usaha untuk memperbaiki kondisi ekonomi keluarga tanpa harus mengais rezeki sebagai TKI di negeri orang. ’’Saya kemudian mengajak para wanita di desa saya untuk mengurungkan niat menjadi TKW. Banyak yang tidak suka pada saya, khususnya agen TKI yang mencoba menggaet perempuan di kampung saya untuk menjadi TKW demi mencari keuntungan dari mereka,’’ akunya. Menurut ibu dua anak itu, ilmu tentang koperasi dia dapatkan secara otodidak. Meski demikian, perlahan tapi pasti, koperasi yang didirikannya berkembang baik. Hal tersebut, salah satunya, bisa dilihat dari jumlah anggota koperasi yang semakin

bertambah. Mengembangkan sebuah pasar desa bukanlah hal mudah, namun Berti percaya jika ditekuni dengan serius niscaya upaya itu pasti berhasil. Dia ingin membuktikan kepada semua bahwa buruh migran juga memiliki potensi yang sama untuk memajukan ekonomi perdesaan, mengelola modal dari usahanya di luar negeri, kemudian mendorong teman-temannya untuk mengembangkan usaha berbasis potensi yang ada. ’’Pasar yang dulunya sepi kini menjadi ramai. Otomatis, roda ekonomi pun berjalan. Nah, kalau perekonomian berjalan, buat apa mereka jauh-jauh menjadi TKI?’’ paparnya. Menurutnya, kalau pun seseorang harus menjadi TKI, itu karena pilihan profesi dan bukan karena keterpaksaan ekonomi. Menurutnya, bekerja karena pilihan dan nekad itu jauh berbeda. ’’Kalau pilihan seseorang memang ingin bekerja di luar negeri, pasti segala sesuatunya dipersiapkan dengan baik. Termasuk bekal kemampuan, sudah memiliki pekerjaan yang menunggunya di sana kelak, dan memiliki kontrak kerja yang jelas. Jangan seperti kebanyakan TKI sekarang, banyak yang tidak jelas nasibnya di negeri orang. Bahkan

tidak jarang yang disiksa, bahkan dibunuh,’’ paparnya panjang lebar. Namun, dia mengaku bersyukur. Karena pengalamannya menjadi TKI, dia jadi tahu bagaimana nasib TKI, sehingga bisa membuka peluang yang lebih nyata seperti saat ini. ’’Mungkin kalau saya tidak pernah jadi TKI, gagasan ini tidak akan pernah muncul. Semua perjalanan hidup itu pasti ada hikmahnya,’’ ucapnya bijak. Selain mendirikan koperasi dan pasar desa, Berti juga aktif melakukan kampanye ke sekolah-sekolah, baik di SMP maupun SMA. Menurut Berti, kelak, tidak tertutup kemungkinan, mereka akan menjadi calon-calon TKI. ’’Kalau tidak melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi, biasanya pikiran mereka selalu ingin menjadi TKI. Karena mereka pasti punya harapan setinggi langit untuk keluar dari kemiskinan,’’ paparnya. Dirinya berharap, dengan edukasi sejak dini, ke depan akan banyak remaja perempuan dan ibu rumah tangga yang tidak dengan mudah memilih jalan hidup sebagai TKI. Melainkan berpikir bagaimana mengembangkan desa mereka agar secara ekonomi maju dan berkembang. (*)

Pemberkasan NIP Bisa Molor ... dari halaman 1 praktis pemberkasan NIP paling cepat baru terlaksana Jumat depan (27/12). Itu artinya, waktu yang tersedia untuk pemberkasan NIP hanya tinggal tiga hari kerja menjelang pergantian tahun. Sedangkan jumlah pelamar CPNS dari pendaftar umum (bukan tenaga honorer) yang diterima berkisar 60 ribu orang. Waktu yang tinggal tiga hari itu terasa mustahil untuk penuntasan pemberkasan NIP, bagi instansi yang menerapkan tes kompetensi bidang (TKB). Seperti ditetapkan pemerintah bahwa ujian CPNS yang diumumkan hari ini khusus untuk tes kompetensi dasar (TKD). Sejumlah instansi pusat atau daerah, ada yang menerapkan dua saringan. Yakni pelamar yang dinyatakan lulus TKD, harus melewati saringan ujian TKB. Tetapi ada juga instansi yang hanya menerapkan ujian TKD saja. Itu artinya pelamar yang

dinyatakan lulus dalam pengumuman hari ini, sudah tidak perlu ikut ujian-ujian lagi. Kepala Badan Kepegawai Negara (BKN) Eko Sutrisno mengatakan, ada tiga model pengumuman CPNS. Pertama, bagi instansi yang menerapkan TKD dan TKB. Kedua untuk instansi yang hanya menerapkan TKD. Dan ketiga adalah instansi yang menggandeng ujian TKD serta TKB dalam satu pelaksanaan. Deputi SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, pemberkasan NIP itu tidak harus tuntas tahun itu juga. “Tetapi pada dasarnya, pengurusan NIP itu harus tuntas pada tahun berjalan,” katanya. Maksudnya, ketika ujian CPNS digelar 2013, pengurusan NIP-nya juga harus sudah beres pada tahun itu juga. Namun Setiawan tidak mempersoalkan pengurusan NIP yang berpotensi

molor hingga tahun depan itu. Sebab proses penting dalam rekrutmen CPNS adalah saat ujian berlangsung. Untuk urusan pemberkasan, tidak hanya diurus kantor BKN pusat di Jakarta saja. Tetapi juga ditangani oleh kantor BKN regional yang tersebar di sejumlah daerah. Setiawan juga mengatakan, bagi CPNS yang NIP-nya keluar 2014 nanti berarti gajinya diambil dari plafon belanja pegawai 2014. Pemerintah memastikan, aturan kepegawaian itu dihitung sejak keluarnya NIP. Bukan saat penetapan kelulusan seleksi CPNS. Untuk beberapa kasus, ada pelamar yang dinyatakan lulus ujian tetapi gagal saat pemberkasan. Kasus ini terjadi biasanya jika ditemukan penggunaan ijazah palsu atau tidak teregistrasi di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) serta pemalsuan dokumen-dokumen penting lainnya. (wan/agm)


CMYK

BISNIS

SELASA, 24 DESEMBER 2013

8

RADAR TEGAL

Griya Satria, Hadirkan Hunian Idaman TEGAL – Masyarakat Tegal, Slawi dan sekitarnya yang masih bingung dalam menentukan lokasi perumahan yang akan dipilih sekarang mendapatkan angin segar. Pasalnya, Griya Satria menghadirkan dua lokasi berbeda yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Lokasi pertama berada di Griya Satria Dampyak dan lokasi kedua adalah Griya Satria, Kajen Lebasiu.

S

aid, Manager Area PT Griya Satria Dampyak mengatakan jika Griya Satria memiliki kualitas bangunan yang baik sehingga dapat menjadi tempat tinggal yang nyaman dan aman bagi seluruh anggota keluarga. Griya Satria Dampyak sendiri terdiri dari 280 unit perumahan dengan tipe 39/90. Konsumen juga bisa memanfaatkan KPR dari semua bank. Kelebihan dari Griya Satria Dampyak adalah kontur bangunan yang tinggi karena sudah dipadatkan atau diurug hingga 1,5 meter sehingga bebas banjir maupun rob air laut.

Lokasi perumahan juga diberi tembok keliling serta menggunakan one gate system agar keamanan dan kenyamanan penghuni bisa terjaga. Ada juga ruang hijau terbuka untuk memberikan kesan hijau dan teduh dan terdapat masjid sebagai fasilitas pendukung. Fasilitas lain yang tersedia adalah listrik, air ledeng serta semua unit yang ada dilengkapi sertifikat hak milik. Kehadiran Griya Satria Dampyak, bisa menjadi sebuah pilihan yang tepat bagi masyarakat untuk segera mendapatkan rumah idaman. “Inilah saatnya konsumen yang menentukan agar perumahan

bisa ditempati dengan nyaman dan aman seklaigus menjadi sebuah investasi,” terangnya. Anton Yusniardi, Manager Marketing PT Griya Satria Kejen menambahkan jika fasilitas yang ada antara kedua lokasi tersebut semuanya sama. Yang membedakan adalah di Griya Satria Kajen memiliki dua tipe yaitu 45/ 96 sebanyak 15 unit dan tipe 36/ 90 sebanyak 141 unit sehingga total terdapat 156 unit yang bisa dipilih oleh masyarakat sesuai kebutuhan masing-masing. Dengan semua fasilitas yang ada, maka masyarakat yang saat ini sedang bingung dalam menentukan lokasi perumahan, sekarang bisa mendapatkan jawabannya. “Konsumen bisa memilih sesuai dengan selera dan kebutuhan masing-masing,” pungkasnya. (gun)

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

LOKASI BERBEDA – Griya Satria menghadirkan lokasi berbeda agar bisa memberikan pilihan bagi konsumen.

Ratusan Anak Unjuk Kemampuan TEGAL – Ratusan anak, Minggu (22/12) berkumpul di Gerbang Mas Bahari Waterpark Tegal. Mereka datang untuk ambil bagian dari sederet lomba yang digelar seperti lomba mewarnai, fashion show, karaoke dan sebagainya. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, salah satu pemilik, Mukti Agung Wibowo ST. Dalam sambutannya, pihaknya mengatakan jika antusiasme peserta lomba bisa menjadi sebuah kebanggaan untuk semua pihak, khususnya anak-anak mulai tingkat PAUD, TK dan SD yang ambil bagian di beberapa lomba. Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada tim pelaksana sehingga seluruh rangkaian acara bisa berjalan dengan lancar. “Selamat berlomba bagi peserta dan terima kasih kepada seluruh pengunjung Gerbang Mas Bahari Waterpark,” katanya. Safrita Aprilyana, penanggung jawab kegiatan dari Dimensi Travelling&Event Management mengatakan jika acara yang diadakan sejak pagi mendapat sambutan positif dari seluruh peserta. Dalam suasana penuh kebersamaan, anak-anak nampak asyik menyelesaikan lomba masing-masing agar bisa tampil sebagai juara. Tidak hanya itu, pengunjung juga dihibur dengan penampilan spesial street magician. Peserta dan pengunjung lainnya juga bisa mencoba water ball, kids wall climbing, inflatable, kids scooter, special games trampoline serta aksi lucu dari badut. Panitia juag menyediakan beragam door prize menarik seperti tablet Andromax dan TV Plasama. Sementara hadiah untuk lomba mewarnai, juara I mendapatkan uang pembinaan Rp 1 juta, juara II Rp 750 ribu dan juara III Rp 500 ribu. Untuk juara lomba mewarnai tingkat

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

CMYK

Pentas Lumba-lumba Hadir di Slawi SLAWI – Masyarakat Slawi dan sekitarnya, mulai 20 Desember hingga 19 Januari 2014 bisa menyaksikan atraksi lumba-lumba yang digelar di Lapangan Perempatan Langon sebelah utara pom bensin Procot. Penanggung Jawab Pentas Lumba-lumba, Kusno Efendi mengatakan jika event ini bisa menjadi sarana hiburan bertepatan dengan libur sekolah sekaligus menyambut Natal dan pergantian tahun. Acara yang dibuka secara resmi Jumat (20/12) dihadiri oleh Kapolsek Slawi, perwakilan ormas dan lembaga seperti ormas Benmas, Himpaudi, IGTKI serta jajaran Muspika. Selain bisa menyaksikan dari dekat aksi lumba-lumba, penonton juga akan dihibur dengan atraksi beberapa binatang lain seperti linsang, kakak tua, beruang madu dan sederet aksi menawan lainnya. Untuk memberikan kenyamanan, panitia

juga menyediakan fasilitas dan mainan anak-anak agar mereka bsia merasa betah. Adapun jam pertunjukan atau show yang bisa dipilih mulai Senin-Jumat pukul 11.30, 15.00, 17.00, 19.00 dan 20.30 WIB. Sabtu-Minggu dan hari besar pukul 09.30, 11.00, 13.00, 17.00, 19.00 dan 20.30 WIB. Sedangkan khusus hari Jumat mulai pukul 10.30 WIB. Untuk kalangan pelajar akan diberikan harga khusus dan bsia menghubungi sekolah masing-masing. Kehadiran pentas lumbalumba kali ini diharapkan bisa menjadi sarana bagi masyarakat untuk mendapatkan hiburan sekaligus mengisi waktu luang dengan melihat secara langsung atraksi lumba-lumba dan binatang lain yang akan membuat decak kagum penonton dengan keterampilan yang dimiliki. Rangkaian acara atau pentas juga diisi dengan bakti sosial berupa santunan kepada anak

yatim yang akan diberikan setiap Jumat. “Tunggu apa lagi, datang dan saksikan sendiri semuanya hanya di pentas lumba-lumba,” ajaknya. Anita, salah seorang pengunjung dari Himpaudi mengungkapkan jika pentas lumba-lumba dan binatang lain yang dikemas secara apik dapat menjadi suguhan bagi seluruh anggota keluarga. Di sini, anak-anak bisa melihat dari dekat sekaligus mengenal macam-macam satwa yang sudah jinak dan terlatih sehingga mampu menghibur dengan tingkah polanya yang menggemaskan. Apalagi, moment yang dipilih bertepatan dengan liburan sekolah sehingga bisa dimanfaatkan untuk mengisi liburan. “Di sini anak-anak bisa menyaksikan dari dekat aksi lumba-lumba dan binatang lain yang tentu saja sangat menghibur,” tandasnya. (gun)

UNJUK KEMAMPUAN – Ratusan peserta unjuk kemampuan di beberapa lomba yang dikompetisikan.

TK, juara I Aura Shinshiya RM (TK Pembina Brebes), juara II Kavala Veda (TK Pembina Kota Tegal), juara III Salis Aulia (TK Nurul Hidayah) dan juara harapan 1 Syahla Kirana (TK Pertiwi Tegal). Lomba mewarnai tingkat SD, juara I Nadia Udiniilah (SDN MKK 1 Tegal), juara II Dimas Fajar A (SDN Bandung 1 Tegal), juara III Ramdhani (SDN Lebaksiu) dan harapan 1 Ken Sabastian (SD THHK Tegal). Lomba

fashion show, juara I Eveline Angelina Santoso (TK THHK Kota Tegal), juara II Katherin (SD THHK Tegal), juara III Arzetta Putri B (SD Muhammadiyah 1 Tegal) dan juara harapan 1 Aurora Nabila Meisya (SDN Slawi Kulon 3). Lomba karaoke umum, juara I Putri, juara II Indah dan juara III Fella. “Selamat kepada para pemenang dan bagi yang belum masih ada kesempatan lainnya,” tandasnya. (gun)

Investasi Belum Berorientasi Ekspor JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menengarai investasi di tanah air masih belum berorientasi ekspor. Sebaliknya, penanaman modal lebih cenderung untuk memenuhi konsumsi dalam negeri. Tengara tersebut bisa dilihat dari debt to export ratio”atau rasio utang terhadap ekspor”yang mencapai 120,55 persen. Jumlah tersebut meningkat tajam jika dibandingkan dengan figur data pada kuartal pertama 2012 yang masih 97,06 persen. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Difi A. Johansyah mengatakan, penanaman modal asing (PMA) yang terjadi selama ini seharusnya bisa menghasilkan produk dengan orientasi ekspor. Dengan demikian, akan ada kesesuaian

AKSI MEMIKAT – Pentas lumba-lumba bakal menyuguhkan aksi memikat yang akan menghibur pengunjung hingga 19 Januari 2014.

terhadap penerimaan valuta asing (valas) khususnya dolar AS terhadap utang dengan mata uang yang sama. “Kami harapkan rasio utang terhadap utang ini bisa di bawah 100 persen,” jelasnya akhir pekan lalu (22/12). Secara keseluruhan, terjadi tren perlambatan pertumbuhan utang luar negeri (ULN). Pada Oktober 2013, ULN tercatat sebesar USD 262,4 miliar, tumbuh melambat 5,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun laliu (year on year/yoy), dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya yang mencapai 6,7 persen yoy. Perlambatan pertumbuhan ULN terjadi pada sektor publik maupun sektor swasta. Posisi pinjaman luar negeri sektor pub-

lik pada Oktober 2013 mencapai USD 125,8 miliar atau tumbuh melambat menjadi 0,5 persen yoy dari bulan sebelumnya sebesar 2,1 persen yoy. Sementara itu, posisi ULN sektor swasta tumbuh stabil dibanding bulan sebelumnya sebesar 11,1 persen yoy yang mencapai USD 136,6 miliar. Berdasarkan jangka waktunya, komposisi ULN jangka panjang tetap stabil mendominasi pada Oktober 2013. Posisi ULN Indonesia sebagian besar terdiri atas ULN berjangka panjang sebesar USD 216,1 miliar atau 82,4 persen dari total ULN. Sementara sisanya sebesar USD 46,3 miliar atau 17,6 persen dari total ULN merupakan ULN jangka pendek. ULN berjangka panjang pada Oktober 2013 tumbuh 5,1

persen yoy, lebih rendah dari rata-rata pertumbuhan periode Januari-September 2013 sebesar 6,8 persen (yoy). Sementara itu, ULN berjangka pendek tumbuh sebesar 8,8 persen yoy, lebih lambat dari ratarata pertumbuhan periode Januari-September 2013 17,7 persen (yoy). Dari sisi kepemilikan, peran dominan ULN jangka panjang terjadi baik pada ULN publik maupun ULN sektor swasta. Pinjaman mancanegara sektor publik berjangka panjang mencapai USD “118,8 miliar atau 94,4 persen dari total ULN yang ditarik pemerintah. Sementara itu ULN sektor swasta berjangka panjang mencapai USD 97,4 miliar atau 71,3 persen dari total ULN swasta. (gal/sof)

SELASA ceria kembali menyapa Big Berry. Banyak sajian istimewa yang dihadirkan Big Berry Bakery – Donut & Cake di hari ini untuk konsumen. Aneka donut & cake dapat diperoleh konsumen melalui program promo istimewa ’Buy 1 Get 1 Free’. Cita rasa yang khas dan lezat menjadikan aneka donut & cake di Big Berry Bakery sangat pas untuk sajian santap siang. Bahkan, bisa menjadi ’teman’ yang asyik untuk nongkrong sore dengan aneka sajian minuman hot & cool. Salah satunya, waffle and pancake. Dengan 70 rasa pilihan yang disajikan, membuat aneka donut & cake Big Berry Bakery sangat pas sebagai hantaran saat kunjungan ke relasi maupun kerabat. Cocok juga sebagai buah tangan atau oleh-oleh saat membezuk kerabat yang sakit dan aneka acara lainnya. Proses penyajian aneka donut & cake serta minuman secara higienis, fresh from the oven. Konsumen pun bisa menyaksikan secara

langsung proses pembuatannya di dapur Big Berry Bakery Cafe. Aneka sajian istimewa ini dikemas dengan elegan, termasuk minuman hot & cool untuk persembahan terbaik kepada seluruh konsumennya. Di antaranya, expresso, black cappuccino, coffe mocha, chocolate caramel, english tea, serta pilihan ice yang lengkap ada hazelnut latte, chocolate, lychee peach, blue curacao, lemon tea, dan blended. Selain itu, juga ada tiramisu, red velvet, vanilla cookies, durian green tea, avocado coffe. Sedangkan untuk aneka pilihan rasa untuk ice cream di antaranya, vanilla, strawberry, chocolate. Gimana…sudah siap meluncur ke Big Berry Bakery di Jalan Sultan Agung No. 36 Tegal? Yuk, ajak serta keluarga dan teman untuk menikmati aneka sajiannya! (adv)


CMYK

METROPOLIS

9

SELASA, 24 DESEMBER 2013

RADAR TEGAL

Ngambang, Nasib 18 ABK Pencarian Terkendala Cuaca NASIB 18 Anak Buah Kapal (ABK) Bangkit Jaya I, yang hilang di perairan Kalimantan Tengah, Sabtu

(21/12), hingga kini belum diketahui. Tim yang melakukan pencarian mengalami kendala. Sebab gelombang mencapai sekitar 5 meter. Perwira Staf Operasi (Pasop) Lanal Tegal, Kapten Laut (P) Rully Tri

Anggoro mengatakan, setelah memperoleh info adanya kapal Kota Tegal, yang karam diterjang gelombang. Lanal berkoordinasi dengan Lanal Banjarmasin dan Kalimantan Selatan. Lalu Lanal Banjarmasin menerjunkan anggotanya

di dua pos AL. Masing-masing Tanjung Kumai serta Kuala Pembuang, guna melakukan pencarian. “Pencarian 18 nelayan yang hilang tertelan ombak, juga dilakukan sejumlah anggota SAR, kepolisian resor, dan polisi perairan terdekat.

Termasuk puluhan nelayan dari berbagai daerah. Tak ketinggalan Tegal ikut membantu proses pencarian memakai 12 kapal. Hal ini dilakukan sejak Sabtu siang sampai petang,” ujarnya, kemarin (23/12). ke hal 15 kol 1

Dimeriahkan Pentas Wayang Suket

HARI INI, DR WARTANTO KUNJUNGI KANCA BATIR

TBM SAKILA KERTI

Ki Barep

Lestarikan Wayang Tegalan BANYAK cara yang dapat dilakukan, guna melestarikan wayang Tegalan. Salah satunya memperbanyak pementasan, disamping memberikan edukasi khususnya bagi generasi muda. Menurutnya, wayang Tegalan harus jadi tuan rumah di daerah sendiri. Tidak boleh tersisihkan dengan budaya lain, yang belum tentu sesuai norma ketimuran. Generasi muda sering disuguhi pementasan. Dengan cara itu, mereka mengetahui, memahami, dan akhirnya mencintai wayang Tegalan, sebagai budaya warisan leluhur. (gun)

DOK.RATEG

DR WARTANTO

Tiada awan di langit yang tetap selamanya. Tiada mungkin akan terus-menerus terang cuaca. Sehabis malam gelap gulita lahir pagi membawa keindahan. Kehidupan manusia serupa alam...” (RA. Kartini – Habis Gelap Terbitlah Terang).

RUSUNAWA DOK.RADAR TEGAL

SAMBAGI TBM SAKILA KERTI - Direktur Pembinaan dan Pendidikan Masyarakat Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas), Dr Wartanto, hari ini berkunjung ke TBM Sakila Kerti, kompleks Terminal Bus Kota Tegal, dalam upaya memberikan arahan kebijakan Kemendikbud, tentang pengembangan dan pemberdayaan TBM.

M SAEKHUN/RATEG

MENDAFTAR - Warga yang tidak memiliki rumah, mendaftar menjadi penghuni rusunawa di Kelurahan Kraton.

CMYK

ke hal 15 kol 1

Gubernur: Disiplin Kunci Keselamatan Jalan Lebih Maksimalkan Partisipasi Masyarakat

Jumlah Pendaftar Terus Bertambah PENDAFTAR calon penghuni rumah susun sewa sederhana (rusunawa) Kelurahan Kraton bertambah. Disamping 200 lebih yang menyerahkan berkas ke Dinas Permukiman dan Tata Ruang (Diskimtaru). Jumlahnya meningkat, terutama masyarakat berasal dari 8 kelurahan, dan terdaftar sebagai calon penghuni. Guna menetapkan 198 penghuni, tim sedang melakukan verifikasi lapangan. ke hal 15 kol 5

DEMIKIAN cuplikan buku karangan Armin Pane yang terkenal, “Habis Gelap Terbitlah Terang.” Buku yang begitu penuh pemikiran RA Kartini, tentang berbagai persoalan sosial budaya Indonesia pada jamannya.

ADI MULYADI/RATEG

SAMPAIKAN MATERI - Salah satu narasumber menyampaikan materinya di hadapan peserta.

GUBERNUR Jawa Tengah Ganjar Pranowo, menyatakan kunci keselamatan trasnportasi jalan adalah disiplin. Karena sesuai data, tingginya angka kecelakaan lalu lintas, faktor penyebab paling mendominasi manusia atau human error. “Kecelakaan lalu lintas masalah bersama. Bahkan jadi isu global. Guna meminimalisasinya butuh kedisiplinan dalam segala hal,” ucapnya dalam sambutan yang dibacakan Kepala Biro Perekonomian Propinsi Jateng, Dadang Somantri ATD MT, pada Seminar Nasional Keselamatan Transportasi Jalan 2013 , kemarin (23/12). ke hal 15 kol 1

GUNA memaksimalkan tingkat partisipasi, yang menggunakan hak pilih dalam pemilu legislatif (pileg), Rabu Pon tanggal 9 April 2014, KPU menggencarkan sosialisasi dan pendidikan pemilih (diklih) pada tokoh masyarakat. Sebab, pada pileg ditargetkan masyarakat yang memakai hak pilih sekitar 75 hingga 80 persen. Menurut Divisi Sosialisasi, Hubungan Masyarakat, Data Informasi, Pendidikan Pemilih dan Sumber Daya Manusia (SDM) KPU, Saefur Rokhim SSos, pihaknya menar-

getkan sosialisasi maupun diklih pada tokoh masyarakat. Baik di Kecamatan Tegal Timur, Tegal Barat, Margadana, dan Tegal Selatan. Saat ini baru di 3 kecamatan. Sebentar lagi menyusul di Tegal Selatan. “Dengan demikian diharapkan tingkat partisipasi meningkat. Kami memiliki target sekitar 75 sampai 80 persen. Sehingga tokoh masyarakat yang mengikuti sosialisasi dan diklih, diharapkan melakukan hal sama pada warga. Sehingga tahu ke hal 15 kol 5


KABUPATEN TEGAL

SELASA 24 DESEMBER 2013

13

RADAR TEGAL

Dishub Gelar Rekayasa SLAWI - Manajemen dan rekayasa lalu lintas dikawasan rawan macet dan rawan laka lantas jelang pelaksanaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2014 tengah dimatangkan pihak Dishubkominfo. Kepala Dishubkominfo, Fadjar Rokhwidi SIP mengatakan upaya tersebut salah satunya dilakukan dengan langkah peningkatan keselamatan berlalu lintas yakni kelaikan bagi kendaraan umum, koordinasi dengan lintas sektoral, serta kerja sama dengan semua komponen masyarakat. “Upaya mendeteksi gangguan arus jelang Natal dan Tahun Baru dilapangan banyak dipicu pedagang musiman yang menggunakan trotoar dan badan jalan. Hal ini sering sekali mengganggu arus lalu lintas. Fokus pergantian tahun, gangguan arus masih dipicu konvoi kendaraan bermotor yang tidak memperhatikan ketertiban berlalu lintas dijalan,” terangnya, Minggu (22/12) kemarin. Dia juga mengurai lokasi rawan macet dan rawan kece-

WISATA

lakaan dijalur pantura dan selatan, serta potensi kecelakaan akibat adanya persilangan kereta api yang tidak dijaga. Untuk pantura dan jalur selatan yang merupakan jalur kecepatan tinggu berpotensi memicu laka lantas. “Kawasan rawan macet diprediksi terjadi diareal pasar tumpah, Surodadi, Banjaran, Trayeman, Ruko Slawi hingga pasar Lebaksiu. Meningkatnya aktifitas pasar tumpah kerap mengganggu kelancaran arus lalu lintas,” tegasnya. Selebihnya kamacetan juga bakal diprediksi diareal obyek wisata seperti Purin dan Guci. Untuk kawasan dalam kota tersendatnya arus akan terjadi di AAS, Trasa, bundaran GBN, dan GOR Trisanja diprosesi pergantian tahun. Dia juga menegaskan 17 perlintasan tanpa penjaga perlu mendapat antisipasi untuk menekan jatuhnya insiden disana. Ketujuh bvelas perlintasan tak dijaga itu tersebar di Purin, Desa Bongkok, Peleman, Padaharja, Dampyak, Perpedan, Kajen, Tembok Banjaran, Kebasen , hingga Cibunar. (her)

YERRY NOVEL/RADAR SLAWI

ARUNG JERAM - Anggota Satpol PP saat aksi Arung Jeram menyusuri derasnya arus Sungai Comal.

Gelar Kesamaptaan Rainbow Rafting SLAWI - Upaya menumbuhkan jiwa Korps dan satuan (Korsa) serta untuk melatih kerjasama dan menanamkan jiwa kepemimpinan ditempuh Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tegal dengan menggelar kesamaptaan. Menariknya, kegiatan kali ini yakni berupa arung jeram yang tentunya banyaknya tantangan yang harus dihadapi oleh peserta. Namun tetap harus menunjukan kerjasama antar anggota/ tim, melatih kepemimpinan, kesabaran, saling percaya dan sebagainya. Kegiatan kesamaptaan berupa aksi Rainbow Rafting / Arung Jeram yang diikuti 65 Anggota Satpol PP tersebut dihelat di kawasan jeram sungai Comal yang berlokasi di desa Kecepit Kec. Randudongkal, Kamis (19/12). Kepala Satpol PP Kabupaten Tegal, Zaenal Arifin, SH MM mengatakan kegiatan kesamaptaan yang digelar menjelang akhir tahun dimaksudkan menumbuhkan jiwa korsa anggota dan kebersamaan keluarga besar Satpol PP. “Kegiatan ini tidak semata-mata refreshing, namun tujuan utamanya yakni untuk kebersamaan dan menumbuhkan jiwa Korsa anggota,” katanya. Dirinya menyampaikan terimakasih yang tinggi atas antusias anggota mengikuti kegiatan kesamaptaan dalam balutan rainbow rafting. “Mudah- mudahan dengan kegiatan ini, jalinan kekeluargaan dan kekompakan Satpol PP akan meningkat,” ujarnya. Sementara itu Koordinator Rainbow Rafting Comal, Hani Gunarto menuturkan arung jeram di Rainbow Rafting melalui alur sungai Comal dari start point di Jembatan Tegal Harja-Warungpring sepanjang 8,5 km sampai finish pint di desa Kecepit Kec. Randudongkal. “Ada sekitar 22 jeram yang harus dilalui peserta. Untuk trip sedang sepanjang 6 km, lama pengarungan sekitar 1 jam 30 menit,” terangnya. (yer)

PELEPASAN

HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

LEPAS - Pj Bupati Tegal, Ir Satriyo melepas show of force kendaraan pasukan pendukung Ops Lilin Candi 2013 dilapangan Aspol Kalibliruk, kemarin.

Show of Force Pasukan Ops Lilin SLAWI - Upaya mengerahkan dukungan dengan melibatkan SKPD terkait ditempuh pemkab dalam Ops Kemanusian Lilin Candi 2013. Pj Bupati Tegal, Ir Satriyo Hidayat memimpin langsung gelar pasukan Ops Lilin Candi 2013 sekaligus melepas giat show of force pasukan yang akan dilibatkan untuk pengamanan natal dan perayaan bergantian tahun, Senin ( 23/12) dilapangan aspol Kalibliruk kemarin. Kali ini untuk mendukung operasi kemanusiaan jajaran Polres Tegal menerjunkan 249 personil terbaiknya yang diback up dari unsur TNI, Satpol PP, Dishubkominfo, Damkar, Saka Bhayangkara, dan Banser. Untuk penempatan personil ditiga Pos PAM Inti yang didirikan Polres Tegal, pemkab mengistruksikan kepada Satpol PP, Dishubkominfo dan Dinkes untuk menempatkan personilnya dipos PAM tersebut selama Ops Kemanusiaan Lilin Candi digelar. “Kegiatan rutin tahunan ini diharap ada hasil yang bisa disepakati bersama yakni sasaran Ops untuk memberi rasa nyaman dan aman bagi mereka yang merayakan natal dan mereka yang akan menyambut datangnya tahun baru,” tegasnya. Terpisah Kapolres Tegal, AKBP Tommy Wibisono SIK didampingi Kabag Ops Kompol Kuntri Yudho menyatakan pihaknya tengah menyiapkan pos pelayanan dan pos pengamanan. Dimana pos pelayanan didukung sepenuhnya oleh personil Polres Tegal. Pos pelayanan ( Posyan) didirikan di areal gereja Santo Yosef, Trasa, dan obyek wisata Guci. “Untuk Pos Pam selain diisi petugas Polres juga personil gabungan.” (her)

HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

LAIK JALAN - Penertiban angkutan yang terus digencarkan bidang lalu lintas Dishubkominfo jelang Natal dan pergantian tahun, kemarin.

SMPN 1 Slawi Rebut Adiwiyata Nasional

YERRY NOVEL/RADAR SLAWI

BERI PENGHARGAAN - BKM Glagah Sari Desa/Kecamatan Pangkah memberikan penghargaan kepada KSM setempat, kemarin.

BKM Pangkah Santuni Warga Miskin SLAWI - Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Galagah Sari Desa/Kecamatan Pangkah menyantuni masyarakat miskin dalam acara Rembug Warga Tahunan (RWT), kemarin. Kegiatan dipusatkan di Gedung KPRI Among Dwijo, Pangkah. Camat Pangkah, Saidno, mengatakan, karena bergerak dalam pemberdayaan ekonomi, peran BKM dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemaslahatan masyarakat tak boleh dikesampingkan. ”Melalui kelompok swadaya masyarakat (KSM) yang ada, pemberdayaan perekonomian masyarakat bisa lebih mengena dan tepat sasaran. Karena itu, keberadaan BKM cukup membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan,” ujarnya. Koordinator BKM Glagah Sari, Agus Endi Supriyo menjelaskan, RWT merupakan bentuk kewajiban BKM dalam melaporkan kegiatan tridaya, yaitu kegiatan dalam bidang lingkungan, sosial dan ekonomi. ”Sejak 2005, BKM Glagah Sari telah menggelar rembug warga sebanyak sembilan

kali. Pada awalnya, modal dana bergulir hanya Rp 76 juta, dan pada akhir 2013 ini sudah mencapai Rp 3 miliar,” ungkapnya. Selain dana bergulir yang dikelola Unit Pengelola Keuangan (UPK), BKM tersebut juga memiliki program pemberdayaan lain seperti kambing bergulir, dan pemasangan instalasi listrik untuk keluarga kurang mampu. ”Alhamdulillah, tingkat pengembalian dana bergulir tersebut cukup tinggi. Hingga akhir November, tingkat pengembalian mencapai 95,1 persen,” tambahnya. Dalam kegiatan tersebut, juga dirumuskan rencana tahunan dan RAPB 2014, penyerahan santunan untuk kaum dhuafa dan keluarga tidak mampu, dan penyerahan hadiah kepada KSM ekonomi terbaik dengan tingkat pengembalian tertinggi, dan penghargaan untuk KSM lingkungan dan sosial. Adapun kegiatan juga dihadiri oleh semua unsur pemerintahan desa, tokoh masyarakat, Bappeda, Bapermades, dan koordinator PNPM Mandiri Perkotaan. (yer)

SLAWI - Luar biasa ! Penantian dan perjuangan panjang akhirnya berbuah keberhasilan. Usai ditetapkan sebagai peraih predikat sekolah Adiwiyata tingkat provinsi, SMPN 1 Slawi lolos dan berhak atas predikat sekolah Adiwiyata Nasional. Piagam penghargaan diberikan langsung Kementrian LH Balt Hasar Kambuaya kepada kasek SMPN 1 Slawi, Slamet SPd MPd di hotel Said Jakarta Pusat, Sabtu ( 21/12) kemarin. “Kedepan kami terpacu untuk merebut gelar Adiwiyata Mandiri. Syaratnya kami harus bisa membina 5 hingga 10 sekolah untuk menjadi sekolah Adiwiyata,” terangnya, Senin ( 23/12) kemarin. Dengan gelar sekolah peduli dan berbudaya lingkungan yang disandangnya sangat berkontribusi besar kepada Kota Slawi untuk bisa merebut Adipura Kencana. Pasalnya salah satu syarat sebuah kota untuk bisa meraih Adipura Kencana harus ada pendukung sekolah yang telah mendapat predikat Adiwiyata. SMPN 1 Slawi yang menjadi satu-satunya sekolah dijantung Kota Slawi dipastikan akan menjadi barometer untuk pencapaian tersebut. Setidaknya apa yang dihasilkan tahun ini diharap memacu sekolah menengah pertama lainnya di Kabupaten Tegal untuk bisa mencipta prestasi serupa di tahun yang akan datang. Program ‘one man -one triee’ atau satu orang satu pohon yang didengungkan Kasek SMPN 1 Slawi, Slamet MS SPd MPd menjadikan lahan sekolah tersebut menjadi ijo royo- royo. Tidak hanya menanam pohon yang dibawanya, namun mereka juga wajib ngopeni hingga tanaman tersebut hidup dan berkembang. “Program ini diwajibkan untuk semua warga sekolah, baik murid, guru, hingga karyawan

HERMAS PURWADI/RADAR TEGAL

ADIWIYATA Nasional - Kasek SMPN 1 Slawi, Slamet SPd MPd memamerkan piagam Adiwiyata Nasional yang baru didapatkannya, kemarin.

yang ada. Mereka juga diwajibkan ngopeni tanaman yang dibawanya aga tidak mati siasia. Jenis tanaman pun beragam mulai dari tanaman sayur, obat, hias, hingga buah,” tuturnya. Giat one man-one triee itupun disokong dengan dukungan giat ‘Jumat Bersih’ setiap minggunya. Semangat menghijaukan sekolah membuat pihak sekolah terpanggil untuk mengadaan tower tandon air dengan daya tam-

pung 3000 liter. Dimana tandon air itu untuk mendukung ketersediaan air di semua sudut sekolah yang ada. Tak kurang dari 48 kran tersebar di semua sudat sekolah dengan mengandalkan aliran air dari tandon. “Bisa jadi ini adalah satusatunya sekolah dan perkantoran yang punya tandon air terbesar untuk mendukung ketersediaan air bersih,” celotehnya. (her)


RADAR BREBES

14

SELASA 24 DESEMBER 2013

RADAR TEGAL

WONGE DEWEK Gelar Pilkades Serempak 8 Desa BANTARKAWUNG - Sebanyak 8 Desa di Kecamatan Bantarkawung, akhirnya dapat melaksanakan Pemilihan Kepala Desa Serempak Tahap II Tahun 2013/2014 yang akan digelar apda 6 Januari 2014 mendatang. Kondisi tersebut menyusul diajukannya pelaksanaan Pilakdes Jipang yang sebelumnya sempat terhambat akibat tidak adanya calon yang mendaftar sebagai balon Kades. “Awalnya memang tidak ada pendaftar, tahap pendaftaran pilkades Jipang diperpanjang DOK. RADAR BREBES hingga 9 Desember 2013 dan H Edi Sunarso SH akhirnya muncul satu pendaftar. Dari sana semula pelaksanaan akan diundur pada 20 Januari,” kata Camat Bantarkawung, H Edi Sunarso SH. Namun menurutnya, setelah pihak Panitia dan pemantau Pilkades melakukan koordinasi, maka pelaksanaan Pilkades Desa Jipang diajukan dari tanggal rencana sebelum dan menyesuaikan dengan agenda Pikades Desa lainnya. “Hal ini dinilai lebih baik, dengan pertimbangan kagiatan yang sama juga dilaksanakan dengan Desa lainnya. Sehingga tidak ada lagi Desa yang tertinggal didalam tahapan pelaksanaan Pilkades,” terangnya. Kecamatan Bantarkawung sendiri menggelar pelaksanaa Pilkades di 8 Desa yakni Desa Terlaya, Cinanas, Banjarsari, Cibentang, Sindang Wangi, Bambayang, Telaga dan Desa Jipang. Camat juga berharap, pelaksanaan Pilkades di 8 desa dapat berjalan aman dan lancar. “Untuk itu kami berharap semua tokoh agama dan tokoh masyarakat ikut menjaga keamanan. Kami juga meminta agar panitia Pilkades bisa menjalankan tugasnya sesuai aturan yaitu berpegang pada Perda dan Perbup,” tandasnya. (pri)

Pemkab Tutup Mini Market Lindungi Pedagang Tradisional BUMIAYU - Komitmen Pemerintah Kabupaten Brebes dalam melindungi masyarakat pedagang tradisional, cukup tegas. Hal itu dibuktikan dengan dilaksanakan penutupan sebuah mini market Alfamart yang berada di Desa Kalierang Kecamatan Bumiayu, Senin (23/12). Kasi Penyidik Pegawai Negeri Sipil dan Trantibum Satpol PP Brebes, Abdul Gofir SH menyampaikan, penutupan menyusul ditolaknya permohonan ijin dari Alfamart setelah Pemkab Brebes melalui tim dari 9 dinas terkait turun langsung ke lokasi guna melakukan kajian dan pemeriksaan. “Dari kajian lapangan diperoleh beberapa temuan yakni keberadaannya, kurang dari 500

meter dari pasar tradisional. Selain itu pendirian kurang dari 500 meter dari toko klontong berijin dan para pemilik toko tersebut keberatan,” jelasnya. Atas dasar tersebut, lanjut dia, maka dilakukan penutupan setelah sebelum di lakukan pemberian peringatan. Penutupan sendiri didasari Perda Brebes Nomor 1 Tahun 1991 tentang Ijin Tempat Usaha (HO), Perbup Brebes nomor 031 tahun 2012, Keputusan Bupati Brebes nomor 503.01/KPPT/ 02281/2013 tentang penolakan izin mendirikan bangunan kepada Suparno untuk atas nama PT Alfaria Trijaya dan Keputusan Bupati nomor 503.08/KPPT/ 02283 tentang penolakan HO untuk yang bersangkutan. “Secara garis besar bentuk pelanggaran yang dilakukan antara lain, tidak memiliki ijin mendirikan bangunan, tidak memiliki ijin HO dan tidak memiliki

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

DITUTUP - Petugas secara resmi menutup mini market yang berada di Desa Kalierang, Kecamatan Bumiayu yang tidak memiliki sejumlah ijin, Senin (23/12) kemarin.

TDP maupun SIUP,” kata Gofir. Penutupan ditandai dengan penyegelan pintu Alfamart oleh Satpol PP, disaksikan Camat Bumiayu Supriadi MSi, Danramil Bumiayu Kapt.Inf. Muhtadi beserta para petugas dari kantor

Polres Bakal Sterilisasi Gereja

AJIB AH Dandim Hidupkan Tradisi Lama BREBES - Tidak banyak yang tahu, selain dalam pesta pernikahan, Kabupaten Brebes juga rupanya mempunyai adat dan tradisi lokal dalam pesta khitan anak. Saat ini tradisi sunat brebesan sudah jarang ditemui di tengah masyarakat. Kearifan lokal yang usang itu, masih tersisa diantara glamornya pesta hajatan masa kini. Adalah Komandan Kodim 0713/Brebes, Letkol (Inf) Cahyadi yang membuka mata sejarah kearifan nenek moyang. Sunatan adat Jawa Brebes itu dilakukan saat dirinya mengkhitankan putranya, Canka Dewa Lokananta (12), kemarin. Tidak hanya pecingan, namun ada beberapa prosesi lain yang lebih utuh. Diantara tamu undangan, sebelum dikhitan sang anak diarak keliling memutari tempat tinggalnya diringi doa untuk disunat. Usai itu, bocah yang baru disunat disambut masuk rumah dengan melewati prosesi gendong bocah oleh sang ayah. Kemudian dulang bocah, ibu mewujudkan rasa kasih sayangnya dengan menyuap anak beberapa sendok makanan. Bentuk pengayoman dan bimbingan kepada anak, yang dikhitankan pun diusap sirah atau mengelus kepala lalu oleh sesepuh disambung pecingan sing simbah, diikuti oleh para tamu undangan, termasuk Bupati Brebes yang hadir bersama pejabat lainnya. Khitanan putra Dandim semakin meriah dengan penampilan tari tradisional serta atraksi Barongsai yang dipergakan oleh para tentara. Prosesi adat yang dilakukan oleh Dandim ini bukannya tanpa alasan. Walau Cahyadi belum lama menjabat sebagai orang nomor satu di Kodim itu, namun darah Brebes, tempat kalahiran, juga mengalir di tubuhnya. Keluarga besarnya berasal dari trah di Desa Sitanggal Kecamatan Larangan. Karena itulah dia memilih prosesi tradisi Brebesan untuk mengkhitankan putranya. Budayawan Brebes, Drs Atmo Tan Sidik mengatakan, tradisi sunat Brebesan sekarang sudah mulai langka di tengah masyarakat. Padahal banyak kearifan lokal yang bisa diambil dari tahap prosesi sunatan itu. “Sunat brebesan berbeda dengan yang daerah lain, karena memuat beberapa tahapan prosesi yang punya nilai pendidikan,” katanya. (ism)

ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

GENDONG - Dandim 0713/Brebes Letkol (Inf) Cahyadi saat menjalani prosesi menggendong anaknya yang dikhitan, kemarin.

KPPT Kabupaten Brebes, Bagian Hukum Setda Brebes. Selain satpol PP, jalannya penutupan juga mendapat pengawalan dari sejumlah anggota TNI Koramil 03 Bumiayu. “Setelah dilakukan penutu-

pan ini, maka pihak yang bersangkutan tidak diperbolehkan aktifitas atau beroperasi. Kalaupun masih ada barang-barang yang perlu untuk diambil, harus seijin Satpol PP dan jika dilanggar maka akan dikenakan sanksi,” tandasnya. Langkah penutupan toko modern tersebut, mendapat apresiasi dari sejumlah pedagang tradisional yang biasa berjualan di sekitar pasar wage Bumiayu. Sejumlah sepanduk tersebar di beberapa titik jalan, berisikan ungkapan terimakasih kepada Bupati dan wakilnya yang dinilai telah berpihak kepada para pedagang kecil. “Ditutupnya mini market ini, maka sedikitnya ratusan orang pedagang kecil, terselamatkan nasibnya. Untuk itu Kami mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Brebes,” kata Solehudin Asro didampingi Ahmadun, koodinator pedagang. (pri)

ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

MENANGIS - Bupati Brebes, Hj idza Priyanti SE, tak mampu menyembunyikan air mata haru saat mendengarkan kedua buah hatinya membacakan puisi, usai peringatan Hari Ibu ke-85 yang digelar di halaman kantor Bupati Brebes, Senin (23/12) kemarin.

Bupati Menangis Haru Dari peringatan Hari Ibu ke-85 BREBES - Sebagai seorang perempuan, Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE dikenal memiliki pribadi yang tangguh. Hampir setiap menit selalu diliputi kesibukan dalam menjalankan tugas kesehariannya. Tak kenal lelah. Meskipun demikian, kodrat perempuan tak pernah lekang dari dirinya. Naluri sebagai seorang ibu, mendorong Bupati meneteskan air matanya. Tangis pun akhirnya benarbenar pecah. Meski agak tertahan, Bupati Brebes, Hj Idza Priyanti SE tak mampu menyembunyikan isak tangisnya. Air matanya berlinang membasahi pipi setelah mendengar sebuah puisi yang ditulis oleh dua putri kembarnya, yaitu Elshinta dan Elshanti yang mengungkapkan tentang terimakasih untuk kasih sayang sang ibu. Naluri keibuannya mendorongnya untuk menumpahkan rasa kasih sayangnya terhadap putra-putrinya. Puisi kejutan itu dibacakan oleh kedua putri Bupati Brebes usai upacara peringatan Hari Ibu di halaman kantornya, Senin

(23/12). Bupati tidak kuasa menahan air mata saat mendengarkan karya kedua putrinya. Karena tidak membawa tisue atau saputangan, air mata Bupati Idza terpaksa diusap mengenakan kedua tangannya. Beruntung, pada saat itu Ny Emastoni Ezam, Istri Sekda Brebes menyodorkan tisue sehingga Bupati Idza bisa mengusap linangan air matanya. Sementara itu, upacara hari itu terlihat tidak seperti biasanya. Seluruh pelaksana upacara dipercayakan pada perempuan. Tidak hanya pelaksana upacara, bahkan petugas fotografer dan video syuting juga perempuan. Upacara dimulai pukul 07.30 WIB dipimpin langsung oleh Bupati Brebes, Hj Idza Priyanti SE. didampingi ajudan yang juga perempuan. Sementara itu selaku Komandan Upacara adalah IPDA Harti SH dari Polres Brebes. Upacara yang diikuti karyawan dan karyawati Pemkab Brebes serta perwakilan dari organisasi wanita juga TNI/Polri itu berlangsung khidmat. Dalam sambutannya, Bupati Idza membacakan sambutan dari Menteri Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Republik Indonesia dengan tema “Peran Perempuan dan Laki-Laki dalam

Mewujudkan Demokrasi yang Demokratif dan Pembangunan Inklusif”. Yang menarik, para perempuan yang menjadi peserta juga petugas upacara, mengenakan pakaian tradisional kebaya. Termasuk petugas fotografer dan video syuting yang juga mengenakan kebaya. Alhasil, upacara yang berlangsung kurang lebih 1 jam itu nampak meriah karena berbagai motif dan warna kebaya yang dikenakan peserta dan petugas upacara. Tidak terkecuali Bupati Brebes yang mengenakan kebaya berwarna merah. Menurut Kepala Bidang Pengarusutamaan Gender dan Kualitas Hidup Anak BKBPP Kabupaten Brebes, Dra Hj Farikha, upacara hari ibu adalah rangkaian dari berbagai kegiatan memperingati Hari Ibu Ke-85. Kegiatan lainnya, kata Farikha, adalah ziarah kubur serta berbagai kegiatan yang sifatnya sosial, seperti pemberian sembako pada para perempuan petugas kebersihan kota sebanyak 17 orang. Selain itu, tambah Farikha, dilaksanakan pula pemberian beasiswa kepada 50 orang siswa, yang berkerjasama dengan GNOTA Kabupaten Brebes. (ismail fuad)

BREBES - Pengamanan ektra ketat yang diterapkan Polres Brebes saat perayaan Hari Natal membuat sejumlah umat nasrani di wilayah Kabupaten Brebes merasa nyaman. Setidaknya, mereka tidak lagi menghawatirkan adanya tindak teror saat berlangsungnya misa Natal pada Tanggal, 25 Desember besok. Hendrik Silalahi (35) misalnya, umat nasrani yang tinggal di Desa Bulakamba Kecamatan Bulakamba ini mengaku tidak terlalu khawatir dengan adanya tindak terorisme saat berlangsungnya perayaan Natal. Meski demikian, ya mengaku tetap mewaspadai tindak kejahatan maupun teror yang kemungkinan bisa saja terjadi saat berlangsungnya Misa Natal. Untuk itu, dirinya akan tetap melakukan kordinasi dengan pihak kepolisian terkait dengan pengamanan gereja selama berlangsungnya perayaan Natal. “Kebetulan saya juga ikut terlibat dalam pengamanan internal Gereja Katolik Brebes, sehingga saya tetap melakukan kordinasi dengan polisi untuk memberikan rasa aman bagi jamaat lain yang akan berkunjung ke Gereja,” katanya. Dirinya berharap, perayaan Natal 2013 khususnya di wilayah Kabupaten Brebes tidak akan terganggu dengan aksi teror. Sehingga seluruh jamaat atau umat nasrani akan bisa lebih khusu dalam menjalankan ibadah di hari Natal. Sementara, untuk mengamankan jalannya perayaan Natal 2013 Polres Brebes Senin (23/ 12) melakukan gelar pasukan Operasi Lilin Candi 2013 yang dilangsungkan di Stadion Karang Birahi Brebes. Sedikitnya 1.000 personil gabungan akan

diterjunkan untuk pengamanan Hari Raya Natal dan Tahun Baru di Kabupaten Brebes. Meski demikian, kewaspadaan akan munculnya ancaman terorisme terorisme menjadi perhatian serius dalam operasi tersebut. Ribuan personel yang dilibatkan dalam Ops Lilin Candi merupakan gabungan dari Polri, TNI, Dishub, SAR, Linmas dan beberapa unsur lainnya. Bahkan, untuk memperkuat dan mengantisipasi ancaman teroris, diterjunkan juga Satuan Brimob Polda Jateng. Selain mengecek kesiapan pasukan, Kapolres didamping Wakil Bupati Narjo dan pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda) juga mengecek kesiapan dari kendaraan yang akan digunakan dalam operasi tersebut. Kapolres Brebes, AKBP Ferdy Sambo SH SIK MH dalam kesempatan itu mengatakan, meski Brebes masih terpantau aman, tetapi ancaman teroris menjadi perhatian serius dalam Operasi Lilin Candi tahun ini. Dan khusus untuk mengantisipasi ancaman teror, disamping membuka pos Pam di Gereja, prosedur-prosedur pengaman gereja tetap diterapkan. Yakni, mulai dari sterilisasi lingkungan gereja hingga pengecekan terhadap seluruh pengunjung gereja. Menurut dia, dari hasil pemantauan di lapangan secara umum kondisi Brebes menjelang Natal dan Tahun baru sangat kondusif. Meski demikian, kewaspadaan tetap harus dijaga, khususnya antisipasi teror. “Semua personel ini sudah siap, termasuk untuk sterilisasi dan pemeriksaan pengunjung gereja,” pungkas Kapolres. (har)

HARVIYANTO/RADAR BREBES

Jalan Lingkar Bumiayu Rusak, Ancam Keselamatan BUMIAYU - Masyarakat diminta untuk berhati-hati saat melintas di ruas jalan lingkar Bumiayu terutama di depan terminal Bumiayu. Pasalnya, seiring dengan datangnya musim hujan saat ini, sejumlah lubang bermunculan di lokasi tersebut. Pantauan di sekitar lokasi jalan tersebut, badan jalan sebagai akses meluar terminal berlubang dan terlihat amblas oleh petugas lubang tersebut terpaksa dipasangi rambu peringatan, kondisi tersebut cukup mengganggu pengguna jalan sebab jalan menjadi bergelombang. “Kondisinya membahayakan, sebab lubang cukup besar dan dalam. Kerusakan berada tepat ditengah jalan, kami khawatir jika lama dibiarkan bisa memicu terjadinya kecelaka-

an,” ungkap Nurul Ismet, Kepala Terminal Bus Bumiayu. Sebelumnya ruas jalan tersebut mendapat pemeliharaan menjelang musim arus mudikbalik lebaran lalu, hanya saja saat ini kerusakan berupa hilangnya lapisan aspal hingga membuat lubang terlihat tersebar di sejumlah titik. “Masih belum lama, tapi semenjak sering diguyur hujan aspalnya menghilang. Bahkan sepeda motor harus berhatihati karena jalan berlubang,” ungkap Gunawan (38) salah seorang pemilik warung tidak jauh dari lokasi terminal. Menurut dia, lokasi kerusakan di ruas jalan lingkar selalu terulang di lokasi yang sama. Dia berharap kerusakan akan secepatnya mendapat penanganan, sebelum kondisinya bertambah parah.

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

PASANGI RAMBU - Petugas terminal Bumiayu memasang rambu peringatan di lokasi kerusakan jalan lingkar yang merupakan akses keluar terminal bus Bumiayu.

“Setiap kali rusak di lokasi itu-itu juga, sudah berulangkali melakukan perbaikan. Sampaisampai di beberapa titik dilakukan perbaikan menggunakan sistem beton, tapi kerusakan

kembali terjadi,” kata Hemin yang rumahnyay berada di tepi jalan ligkar. Selain di depan terminal, kerusakan lain juga terjadi di beberapa titik jalan seperti titik

jalan yang masuk wilayah Dukuh Bayur Desa Dukuhturi dan ruas jalan linglar yang berada di wilayah Desa Negaradaha. Kerusakan rata-rata berupa terkelupasnya lapisan hotmix sehingga menimbulkan lubang yang cukup besar. “Jalur jalan lingkar dalam perkembangannya menjadi jalur cepat, sehingga dengan adanya kerusakan jalan itu cukup mengganggu pengguna jalan,” kata Soleh (40) warga lainnya. Terpisah Kepala UPT Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang wilayah Bumiayu di Konfirmasi melalui Kasubsie Binamarga PU dan Tata Ruang Wilayah Bumiayu Imam Riyadi membenarkan kondisi kerusakan jalan yang terjadi seiring dengan datangnya musim hujan ini. (pri)

MENGECEK - Kapolres Brebes, AKBP Ferdy Sambo SH SIK MH bersama PLh Kajari Brebes, Yan Ardiyanto Jaya SH MM serta Wakil Bupati, Narjo nampak tengah melakukan pengecekan kendaraan usai gelar pasukan pengamanan Natal dan Tahun Baru.


SAMBUNGAN

SELASA 24 DESEMBER 2013

15

RADAR TEGAL

Angin Barat, Harga Ikan Melambung MUSIM angin barat ditandai gelombang tinggi, menyebabkan harga di pasaran melambung. Hal itu akibat minimnya hasil tangkapan. Menurut nelayan tradisional asal Kelurahan Muarareja, Kecamatan Tegal Barat, Suud, saat ini gelombang lumayan tinggi. “Sementara kami mencari ikan di pinggiran pantai. Kalau ke tengah, gelombangnya tinggi.” Seiring pergantian musim angin timur ke barat, yang terjadi

dalam sepekan terakhir, sebagian wilayah perairan dihantam angin kencang. Akibat cuaca tidak bersahabat, nelayan beberapa daerah termasuk Tegal, sedikit yang mencari ikan. Sehingga harga di pasaran melonjak. “Kalau hasil tangkapan ikan lumayan,” ucap Suud. Sementara Narto, yang kebetulan rumahnya tak jauh dari TPI Jongor menegaskan, musim angin barat yang terjadi akhirakhir ini, termasuk siklus tahun-

an. Terutama terjadi antara Desember sampai April. Biasanya setelah cuaca normal, hasil tangkapan ikan melimpah. “Musim angin barat terjadi tiap tahun. Karena sekarang musim angin barat, hasil tangkapan nelayan turun.” Hasil tangkapan ikan nelayan tradisional, bersamaan musim angin barat, sebagian besar didominasi ikan kecil. “Harga sedang tinggi. Karena memasuki musin angin baratan,” papar pedagang ikan, Waluh. (din)

Rayakan Hari Ibu, FSMT Beri Santunan

ABIDIN ABROR/RATEG

LELANG - Hasil tangkapan sejumlah nelayan kecil, dari Kelurahan Muarareja, siangnya langsung dilelang di TPI Jongor.

Hari Ini, Dr Wartanto Kunjungi TBM Sakila Kerti dari halaman 9 Kartini membuka cakrawala melalui kunci sederhana. Yakni kemampuan baca tulis. Lewat kemampuannya itu, ia bisa berbagi pemikiran dengan Rosa Abendanon, sahabat penanya. Mereka saling bertukar pikiran lewat surat-suratnya. Surat-surat yang sarat pemikiran itulah, hasil refleksi dan diskusi Kartini, yang sampai saat ini dapat dibaca dan menanamkan kesadaran pembacanya. Sayangnya, saat ini belum semua penduduk mempunyai kesadaran seperti Kartini. Bahkan, setelah puluhan tahun Kartini tiada, masih ada anggota masyarakat Indonesia yang tidak mampu membaca dan menulis. Padahal kemampuan membaca dan menulis, prasyarat untuk bertahan hidup dalam era modern. Sekadar informasi, saat ini ada sekitar 8,5 juta penduduk Indonesia, terjebak dalam kebutaaksaraan. Namun yang memprihatinkan, 60 persen dari jumlah tersebut didominasi kelompok perempuan. Masalahnya kebutaaksaraan lekat dengan kemiskinan. Bayangkan saja. Semua sistem sosial, ekonomi, dan kebudayaan berangkat dari huruf dan angka. Untuk mendapatkan kartu penduduk, seseorang harus mengisi formulir di kelurahan. Tanpa mendapatkan bantuan, pastilah sulit mereka tercatat secara administrasi negara. Buta huruf dan angka, salah satu persoalan kemiskinan serta kesejahteraan.

Setiap tahun, 880.000 anak di Indonesia berpotensi menambah angka buta aksara. Jumlah ini diperkirakan berasal dari anak-anak daerah terpencil sekitar 300.000 orang, dan 580.000 anak sekolah dasar putus sekolah. Selain itu, jumlah anak SD yang Drop Out (DO) kelas 1 - 3 jumlahnya sangat besar, mencapai 1,7 persen dari 1,29 juta siswa kelas 1 - 3 SD, atau sekitar 580.000 anak. Jika sumber buta aksara ini tidak bisa diselesaikan, sampai kapanpun Indonesia tidak akan pernah lepas dari buta aksara. Pemerintah memberikan bantuan pembinaan penguatan, seperti baca, tulis, kegiatan membaca, dan wirausaha lain. Bantuan tersebut dapat dimanfaatkan guna membangun Taman Bacaan Masyarakat (TBM). Memang, kemampuan pemerintah membangun TBM terbatas. Akibatnya, harus menerapkan skala prioritas, untuk daerah tertentu yang dinilai dari tingkat kebutaaksaraannya. Kepada Radar, Direktur Pembinaan dan Pendidikan Masyarakat Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas), Dr Wartanto mengatakan pemerintah pusat bersama-sama pemerintah daerah, serta organisasi mitra terus menggiatkan penuntasan buta aksara penduduk usia 15 44 tahun. Anggota masyarakat yang sebelumnya buta huruf, dibina jadi melek huruf, dan memiliki kemampuan dasar. Pada akhir 2010, angka buta aksara di Indonesia terdata mencapai 8,3 juta jiwa.

“Kemampuan ini harus dibina dan ditingkatkan. Sehingga menjadi berdaya demi membangun lingkungan, masyarakat, bangsa, dan negara secara berkelanjutan. Sudah bertahuntahun (pemerintah, red) melakukan berbagai upaya mengurangi buta aksara,” ujarnya. Wartanto menambahkan, pemerintah melakukan berbagai program, agar penduduk yang melek aksara, dapat meningkatkan kemampuan mengenal aksara dan pengetahuan dasar. Dia menyebutkan, langkah yang ditempuh. Antara lain membuat buku atau buletin, mendirikan taman bacaan masyarakat (TBM), dan menggandeng organisasi mitra. Pemerintah sendiri memberikan bantuan, untuk membuat TBM yang diharapkan, agar masyarakat meningkatkan kemampuan dasarnya. “Orang yang baru dapat membaca, biasanya ingin membaca terus. Tapi menjadi masalah karena sarananya terbatas. Terlebih di daerah yang tergolong sulit. Itulah kenapa kami perlu dukungan masyarakat, dan pemerintah daerah. Ini penting sebab bebas dari buta aksara, dapat berpengaruh untuk membangun lingkungan dan masyarakat sekitarnya.” Disinggung mengenai kiprah TBM Sakila Kerti Kota Tegal, Wartanto menyatakan sangat mendukung. Wartanto yang diwawancarai melalui telepon tadi malam mengaku salut dengan pengelola TBM Sakila Kerti, Dr Yusqon MPd. Karena berhasil merangkul para pedagang aso-

ngan di terminal. Disamping ikut mengelola, juga menjaga dan memanfaatkan keberadaan TBM. Keberadaannya dibutuhkan masyarakat yang sedang menunggu kendaraan. Masyarakat bisa membaca koran, majalah, tabloid, dan buku-buku pengetahuan. “Besok (hari ini, 24/12), saya hadir ke TBM Sakila Kerti, kompleks Terminal Bus Kota Tegal. Kunjungan saya dalam rangka memberikan arahan kebijakan Kemendikbud, tentang pengembangan dan pemberdayaan TBM,” katanya. Membangun masyarakat agar terbebas dari buta aksara, lanjut dia, butuh perhatian khusus. Indonesia dengan negara kepulauan, yang minim sarana pendidikan formal, tentu menjadi persoalan tersendiri. Pemerintah memang perlu membebaskan masyarakat dari buta baca tulis. Namun tidak lepas dari intervensi pemerintah, dalam penanggulangan kemiskinan serta memperluas kesejahteraan. “Semoga, lewat berbagai kebijakan itu, pemerintah dapat menabur harapan bahwa habis gelap terbitlah terang,” pungkasnya. Dihubungi terpisah, Koordinator TBM Sakila Kerti Kota Tegal, Dr Yusqon MPd, selain kunjungan Dr Wartanto pihaknya menggelar pentas wayang suket, yang dibawakan Slamet Gundono dengan lakon ‘Si Kecil Karno Sinau Urip.’ “Silakan bagi masyarakat yang mau menyaksikan, bisa datang ke kompleks Terminal Bus Kota Tegal,” katanya. (wan)

satu-satunya ABK yang selamat. “Identitas ABK yang hilang belum kami ketahui pasti,” ujarnya. ABK yang selamat diketahui bernama Rasmito, akrab disapa Tijo, warga Desa Ujung Rusi, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal. Menurut Eko, kondisi fisik Rasmito tampak sehat. Namun masih terlihat trauma. Ketika ombak tinggi menerjang kapal sekitar pukul 04.00, Rasmito masih berjaga di ruang mesin.

Dia (Rasmito) selamat, lantaran melompat ke laut. Sebanyak 17 ABK dan satu nahkoda yang masih tidur, diduga turut tenggelam bersama karamnya kapal. Ketua Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Tegal, Mahmud Effendi menguraikan, 18 ABK yang hilang dari Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Brebes, dan Kabupaten Indramayu (Jawa Barat). (adi)

Ngambang, Nasib 18 ABK dari halaman 9 Karena belum membuahkan hasil, sambung dia, pencarian dilanjutkan Minggu (22/12). Tapi di hari kedua, tidak berlangsung maksimal. Kondisi cuaca cukup berbahaya. Angin bertiup kencang, dan ombak tinggi sekitar 5 meter. Ke-12 kapal nelayan yang turut melakukan pencarian, terpaksa kembali ke daratan. Menurut Rully, hingga Senin siang

kemarin, Kapal Bangkit Jaya I terpantau sekitar 20 mil laut, dari daratan Tanjung Puting. “Kapal itu tenggelam, hanya bagian kamar nahkodanya yang terlihat dari permukaan laut.” Sementara Ketua Paguyuban Nelayan Kota Tegal (PNKT), Eko Santoso mengaku belum mengetahui identitas pasti ke-18 nelayan yang hilang. Dia menyatakan baru sampai di Bandara Soekarno-Hatta, menjemput

Gubernur: Disiplin Kunci Keselamatan Jalan dari halaman 9 Dia menambahkan, dalam dua tahun terakhir WHO mencatat, di Indonesia insiden kecelakaan lalu lintas menjadi pembunuh ketiga, setelah penyakit degenarif dan menular. Disebutkan, data Polri menyebutkan, tahun 2010 korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas mencapai 31.234 jiwa. Tahun 2011, sedikit menurun jadi 31.185 jiwa, dan tahun 2012 sejumlah 29.000 jiwa. Sebagian besar korban meninggal tersebut, atau 67 persennya usia produktif antara 22 - 50 tahun. “Mendasari itu, pemerintah berupaya meminimalisasinya. Hingga tahun 2020, targetnya

terjadi penurunan sampai 50 persen. Ini sesuai tema yang diangkat, dalam seminar yakni Inpres Nomor 4 Tahun 2013 tentang program dekade aksi keselamatan jalan dan pemenuhan kebutuhan SDM keselamatan transportasi jalan.” Lebih lanjut disampaikan, kaitan dengan keselamatan transportasi jalan, ada dua sisi yang dibahas. Pertama regulasi Inpres Nomor 4 Tahun 2013, merupakan tindak lanjut resolusi PBB 2 Maret 2010 tentang decade of road safety. Kedua, sisi SDM yang tidak mungkin dikesampingkan. Ini upaya yang dilakukan pemerintah Indonesia, untuk meminimalisasi angka kecelakaan.

“Saya sangat mengapresiasi Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (Poltran, red) Tegal, yang menggelar seminar ini. Kami berharap Poltran mampu mencetak SDM profesional bidang keselamatan jalan. SDM ini penting, karena kaitannya dengan kedisiplinan seperti diungkapkan tadi,” imbuh Ganjar. Pemerintah Propinsi Jateng pun tidak tinggal diam, terkait dengan keselamatan transportasi. Menurut gubernur, kondisi saat ini tidak seimbang, antara infrastruktur dan jumlah kendaraan bermotor. Karena itu, tahun 2014 dia fokus pada program infrastruktur, dengan mengalokasikan anggaran lebih tinggi. Fungsinya pembangunan

jalan dan jembatan. Ganjar menyatakan, hal ini sangat penting. Sebab erat kaitannya dengan masalah perekonomian daerah. Sementara Pembantu Direktur (Pudir) I Poltran Tegal, Agus Syahri menguraikan, Inpres Nomor 4 Tahun 2013 sebuah kebijakan sangat perlu direalisasikan. Itu sangat berkaitan keberadaan Poltran Tegal, yang memiliki kompetesi bidang keselamatan transportasi jalan. “Makanya kami menggelar seminar ini, untuk membedah kebijakan tersebut, serta mencari solusi terbaik untuk dilaksanakan, demi menurunkan angka korban kecelakaan lalu lintas hingga 50 persen tahun 2020,” pungkasnya. (adi)

DALAM memperingati Hari Ibu, Forum Silaturahmi Majelis Taklim (FSMT) Kota Tegal, memberikan santunan pada anak yatim, Minggu (22/12) sore. Bantuan berupa uang saku ini, diberikan pada 75 anak dari wilayah FSMT Kecamatan Margadana. Kegiatan rutin tersebut, didukung Yayasan Rumah Sakit Islam Harapan Anda, selain dari donatur Sri Rahayu. ‘’Kebetulan acaranya bertepatan Hari Ibu. Kesempatan ini giliran untuk Kecamatan Margadana,” ujar Endang Hamzah selaku ketua FSMT. Menurutnya, dengan santunan ini, setidaknya dapat membantu anak-anak yatim. Dia menambahkan, pada Hari Ibu ini ditekankan pentingnya peran seorang wanita dalam rumah tangga. Terutama saat mereka mendidik buah hatinya. Terlebih melihat fenomena yang ada saat ini. Salah pergaulan, anak bisa menyebabkan perilaku menyimpang. Padahal mereka generasi penerus, yang

LAELA NURCHAYATI/RATEG

SANTUNAN - Ketua FSMT Kota Tegal, didampingi koordinator FSMT Kecamatan Margadana, membagikan santunan kepada anak-anak yatim.

membawa bangsa di masa datang. “Ibu harus kuat menciptakan mental anak-anak menghadapi jaman sekarang.” Dengan mengikuti majelis taklim tersebut salah satunya. Banyak ilmu dan informasi sebagai bekal, ketika mendidik atau membesarkan anak. Sehingga

menjadi ibu cerdas dan beriman. “Harapannya ibu-ibu sekarang jadi teladan bagi keluarga, masyarakat sekitar, dan ibu bijak dalam menyikapi segala hal.” Adapun santunan itu digelar bukan cuma pada Hari Ibu. Melainkan pada beberapa kesempatan di seluruh Kota Tegal. (ela)

Jumlah Pendaftar Terus Bertambah dari halaman 9 Menurut Kasie Permukiman Diskimtaru yang juga Plt UPD Rusunawa, Nurochman ST, dari 2 twin blok, ada 198 unit hunian. Karena keterbatasan unit, pihaknya melakukan seleksi calon penghuni dengan ketat. Warga yang masuk kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), yang menempati kawasan kumuh, berhak menghuni rusunawa. Atas dasar tersebut, pihaknya membuka pendaftaan secara terbuka. “Kami tidak membatasi, apalagi menolak pendaftar. Semua dokumen pendaftaran diterima, selanjutnya dikoreksi. Pendaftaran berakhir 4 Desember 2013.

Sebelum ditetapkan, kami melakukan seleksi ketat. Kami memprioritaskan warga MBR, di 8 kelurahan yang jadi target.” Dia menambahkan, tim seleksi berjumlah 17 orang. Berasal dari sejumlah SKPD terkait di lingkungan pemkot. Masingmasing Diskimtaru, DPPAK, BPMPKB, 4 kecamatan, dan 8 kelurahan tengah memverifikasi administrasi. Bagi calon penghuni rusunawa yang lolos, bakal mengikuti seleksi lanjutan. Berupa wawancara dilanjutkan verifikasi lapangan. Kemudian tim membuat penetapan calon penghuni. “Kami melaksanakan tahapan dengan ketat, dan melibatkan tim. Dengan harapan, keber-

adaan rusunawa untuk mengurangi kawasan kumuh perkotaan tercapai. Penghuninya tidak asal-asalan. Namun melalui proses ketat,” tutur Nurochman. Lebih lanjut dia menegaskan, sesuai kesepakatan awal, dan dilakukan sosialisasi. Penghuni rusunawa Kraton diutamakan dari 8 kelurahan. Masing-masing Kelurahan Panggung, Slerok, Mintaragen, Tegalsari, Muarareja, Kalinyamat Kulon, dan Kelurahan Debong Kulon. Karena di lokasi itu terdapat pemukiman ilegal. Misalnya bangunan di tepi saluran. Disamping 200 lebih pendaftar, ada 50 berasal dari 8 kelurahan yang ditentukan sebagai target penghuni. (hun)

Lebih Maksimalkan Partisipasi ... dari halaman 9 jumlah caleg, yang bakal ikut dalam pileg. Mereka juga tahu daerah pemilihan (dapil, red) di Kota Tegal.” Dia menambahkan, masyarakat tahu contoh surat suara, jumlah parpol peserta pemilu, dan dapat menggunakan hak pilih dengan cerdas. Karena memilih berdasarkan visi, misi maupun program yang disodorkan

calon. “Bukan memilih lantaran uang. Sebenarnya praktek politik uang racun bagi demokrasi. Dalam sosialisasi dan diklih, kami memberikan teknis pencoblosan. Langkah ini dilakukan, supaya jumlah surat suara yang tidak sah dalam pileg mampu ditekan minimal. Waktu Pilgub Jateng sampai 10 ribu, pilwalkot berkurang jadi 8 ribu. Dalam pileg ditargetkan kurang dari 5 ribu surat suara.”

Lebih lanjut Saefur Rokhim mengungkapkan, selain tokoh masyarakat, pihaknya menggadeng 10 kelompok. Meliputi pemilih pemula, terdiri dari pelajar dan mahasiswa. Kelompok organisasi perempuan, baik sosial maupun keagamaan. Kelompok pemuda dan karang taruna, kowarteg, HNSI, kepala camat, dan kepala kelurahan, penyandang cacat, partai politik (parpol), serta warga Tionghoa. (hun)


RADAR TEGAL

SELASA, 24 DESEMBER 2013

16

Kecelakaan Maut di Pantura 1 Tewas, 7 Terluka

YERRY NOVEL/RADAR SLAWI

RINGSEK - Bus Santoso ringsek setelah menambrak truk di jalur pantura wilayah Desa Purwahamba, Kecamatan Suradadi, Senin (23/12) pukul 08.00.

Polisi Buru Penyebar Foto Bugil Mundur dari IRT POLITISI yang jadi “politikus” perlu meniru sikap Ny. Murni (34) dari Cilacap Jawa Tengah ini. Wanita beranak tiga itu setelah ketahuan selingkuh dengan Kencuk (38) eks pacar, siap mundur sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT) alias bercerai. “Angger Gimun (40) ora megat-megat, ko aku sing gugat,” katanya tegas. Mungkin meniru Nurdin Halid dulu, yang jadi napi masih mimpin PSSI, kini Ratu Atut yang sudah dijebloskan ke Rutan Pondok Bambu, tak juga mau mundur dari jabatan Gubernur Banten. Dia rupanya berpikir, apa sulitnya memimpin pemerintahan di balik terali besi? Tinggal pencet HP, perintah sana perintah sini, semuanya beres. Masalahnya, apakah tahanan dan napi masih dibolehkan memegang telepon seluler? Lalu, kalau persetujuan proyek tekennya bagaimana, hayo? Ratu Atut rupanya perlu belajar pada Murni. Merasa tak mampu lagi mengendalikan rumahtangga gara-gara terlibat perselingkuhan, langsung menyatakan mundur dari jabatan ibu rumahtangga alias minta cerai pada suaminya. Padahal jika perceraian itu terjadi, berarti dia akan mengorbankan 3 anaknya yang masih kecil-kecil. Padahal pria rekan mesumnya, juga masih tanda tanya untuk mengakuisisi sebagai istri mengingat masih memiliki istri definitif. Murni dan Kencuk sekitar 10 tahun sebelumya memang terlibat pacaran serius. Tapi karena rejeki, jodoh dan kematian itu misteri Allah SWT, rencana perkawinan yang tinggal selangkah lagi nyaris gagal karena Kencuk kawin dengan gadis lain. Akhirnya, Murni pun kawin dengan Gimun lelaki alternatif. Cinta atau tidak, tidak begitu jelas. Yang jelas tiga anak telah lahir dari kerjasama nirlaba selama 10 tahun tersebut. Putus hubungan dengan nyamuk itu mudah, semudah putus hubungan dengan PLN gara-gara sistem token. Tetapi putus hubungan dengan pacar, agaknya susahnya bukan main. Buktinya Murni dan Kencuk ini ketika beberapa bulan lalu ketemu, langsung saja CLBK (Cinta Lama Bersemi Kembali). Cinta mereka yang semula tinggal 110 volt seperti listrik jaman Orde Lama, begitu ketemu langsung werrrr... jadi 240 votl, dekat gardu lagi. Jika CLBK sudah terjadi, setan lalu menganjurkan agar dikonkritkan dari koalisi menjadi eksekusi. ”Jangan seperti pejabat umumnya, hanya kebanyakan wacana tapi tak ada realisasinya,” begitu kata setan diplomatis. Nah, gara-gara dikompori setan tersebut, diam-diam Kencuk–Murni suka berbuat mesum di sejumlah losmen. Ternyata seru dan cocok sekali, sehingga setan kembali menyemangati: lanjutkan! Tapi pepatah mengatakan, sepandai-pandai tupai selingkuh, sekali waktu jatuh juga. Itu pula yang terjadi. Baru beberapa kali berbagi cinta yang sekian lama tertunda, eh ketahuan Gimun. Untungnya lelaki sayang keluarga ini masih berbaik hati. Meski dilaporkan ke polisi, tapi tak ada niat untuk menceraikan Murni. Dalam penanganan polisi, keduanya memang tidak sampai ditahan karena ancaman hukumannya hanya 9 bulan penjara sesuai pasal 284 KUHP. Namun demikian Murni sudah kehilangan muka di mata suami dan keluarga. Karenanya dia memutuskan akan minta cerai pada Gimun. Andaikan Gimun tetap menolak menceraikan, dia akan menggugat cerai lewat Pengadilan Agama. ”Aku isin wis ngianati janji perkawinan,” ujarnya serius. Sedangkan Kencuk sudah meyakinkan pada Murni jika perceraiannya dengan Gimun bisa diproses, dia siap menceraikan istrinya dan kemudian menikahi Murni. Tanpa malumalu dia mengakui, ibarat kendaraan istri Gimun ini enak disetir. Pakai Premium apa Pertamax tak pernah ngelitik, sama saja. Pokoke: maring Demak tuku sekoteng, krasa penak ndengkengndengkeng... (wan/jpnn)

CMYK

SATRESKRIM Polrestabes Semarang masih terus melakukan penyelidikan penyebaran gambar telanjang milik artis dangdut, Yn (23) warga Sukorejo, Gunungpati. Sejumlah saksi terus dimintai keterangan untuk mengumpulkan berbagai alat bukti. Kepala Polrestabes Semarang, Kombespol Djihartono mengaku masih melakukan penyelidikan. Pihaknya mengumpulkan berbagai alat bukti serta meminta keterangan saksi. “Masih pengembangan, saat penyidik masih mengumpulkan berbagai alat bukti untuk mengungkap kasus itu,” katanya. Seperti diberitakan, Wd (38) warga Kedungbatu, Semarang diduga menyebarluaskan sejumlah foto bugil mantan pacanya sendiri Yn lewat pesan BBM. Foto bugil artis dangdut ini diketahui menyebar ke dunia maya

lewat BBM sejak 3 Desember 2013. Foto bugil yang menyebar lewat BBM itu bahkan sudah diketahui keluarganya. “Penyebar gambar masih dalam pengejaran,” tambahnya. KasatReskrim Polrestabes Semarang, AKBP Wika mengaku terus melakukan penyelidikan kasus tersebut. Iapun sudah bergerak cepat untuk mengungkap kasus penyebaran foto telanjang artis dangdut itu. Dari pengakuan pelapor, pelaku penyebaran merupakan mantan pacarnya yang sudah diputus. “Sudah dikumpulkan berbagai alat bukti,” tambahnya. Yn mengaku, sebelumnya ia menjalin asmara dengan Wd enam bulan sejak awal 2013. Hubungan keduanya kian lekat, bahkan sudah berhubungan intim layaknya suami-istri. Ia mau melakukan aksi hubungan ba-

dan itu dengan dalih Wd berjanji akan menikahnya. “Kenalnya di Indomaret saat berbelanja. Wd saat itu mengaku masih lajang,” aku Yn. Tapi siapa sangka, di tengah perjalan, Yn mengetahui tahu jika Wd ternyata sudah beristri dan memiliki anak. Sontak ia pun syok lantas memutuskan hubungan dengan Wd secara sepihak. Saat itulah, Wd disinyalir sakit hati akibat diputus. “Wd memang sempat mengancam akan menyebarkan foto bugil saya, jika tidak mau balikan. Tapi saya tetap bersikukuh tidak mau balikan,” tambahnya Lima bulan putus, akhirnya Wd benar-benar menyebarkan foto Yn ke melalui media BBM. Bahkan beberapa foto yang diketahui tanpa sehelai benangpun sudah menyebar luas sampai diketahui keluarganya. (fth)

GELAR KASUS Kapolres Tegal Kota, AKBP Darmawan Sunarko SIK, didampingi Kasat Reskrim Iptu Ismanto melakukan gelar kasus curanmor dan penjambretan, kemarin.

AGUS WIBOWO/RADAR TEGAL

Aparat Ringkus 4 Pelaku Curanmor dan Jambret TEGAL - Empat pelaku dari sejumlah kasus tindak pidana pencurian sepeda motor (curanmor) yang biasa beraksi di wilayah Tegal, Slawi dan Brebes, berhasil dibekuk dan diamankan Jajaran Satuan Reskrim Polres Tegal Kota. Tak hanya itu, seorang penjambret kambuhan yang biasa beraksi di jalanan juga diringkus. Kapolres Tegal Kota, AKBP Darmawan Sunarko SIK, Senin (23/12), mengatakan dari empat pelaku dua diantaranya SA (37) warga Desa Tegal Mulya, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu dan MR (24) warga Desa Tegal Mulya, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu. Keduanya ditangkap Minggu (15/12) pukul 18.00 WIB saat hendak beraksi di Jalan Tanjan depan tempat praktik Bidan Ety di Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal. ‘’Saat itu keduanya kepergok anggota Reskrim Polsek Tegal Barat, yakni Brigadir Giyarto, Aipda Suyedi dan Aipda Rustam Suwardi yang telah mengintai para pelaku di TKP. Saat hendak ditangkap, pelaku tahu dan ber-

usaha kabur namun mereka berhasil diringkus,’’ katanya. Saat ditangkap pelaku sempat melakukan perlawanan sehingga terjadi pergumulan antara pelaku dengan Aipda Suyedi bersama Brigadir Giyarto dan Aipda Rustam dengan pelaku lainnya. Selanjutnya Aipda Suyedi mengeluarkan tembakan peringatan ke udara dan pelaku berhasil diringkus. ‘’Dari pelaku ditemukan sejumlah barang bukti, diantaranya 8 buah kunci leter T yang sempat terjatuh dari saku pelaku saat terjadi pergumulan, lalu 1 botol air kemasan berisi Premium yang disimpan di dalam tas ransel,’’ ujar Darmawan. Penangkapan pelaku berdasarkan informasi dan penyelidikan kasus curanmor sepeda motor Honda Vario Tecno 125 Nopol G 5940 VZ warna hitam dengan TKP di Jalan Rambutan 8 No. 6, RT 05 RW 07, Kelurahan Kraton, Kota Tegal. ‘’Selain menangkap mereka, kami juga mengamankan penjambret HP RD (37) warga Griya Santika, RT 04 RW 03, Kelurahan Pengabean, Kecamatan Dukuh-

turi,’’ jelasnya. Pelaku menjambret HP milik Felix Cristian Santoso (11). (gus)

SLAWI - Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas jalan Pantura Tegal-Pemalang tepatnya di Desa Purwahamba Kecamatan Suradadi, Senin (23/12) sekitar pukul 08.00. Kecelakaan itu melibatkan Bus Santoso nopol G 1269 AE dengan truk bermuatan barang nopol DK 9519 WG. Akibat kecelakaan itu, seorang penumpang bus tewas dan tujuh penumpang lainnya terluka. Penumpang yang tewas bernama Maelani (70) warga Desa Bongkok, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal. Sementara tujuh korban luka bernama Cahid Gunawan (42) warga Kelurahan Panggung Kecamatan Tegal Timur Kota Tegal, Ahmad Jafidi (52) warga Kaligangsa Wetan Brebes, Herlambang (49) Kelurahan Panggung Kecamatan Tegal Timur Kota Tegal, Lukman Hakim (17) warga Desa Munjungagung Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal, Wajidin (25) warga Desa Kabunan Kecamatan Dukuhwaru Kabupaten Tegal, Sugiono (21) warga Pragan Sumenep Madura, dan Safari (51) warga Desa Cimo Kecamatan Moga Kabupaten Pemalang yang merupakan supir Bus Santoso. Korban yang mengalami luka-luka sempat dirawat di RSUD Suradadi dan RS Mitra Siaga Kramat. Diperoleh informasi, bus melaju kencang dari arah barat ke timur (Tegal-Pemalang). Saat melintas di Desa Purwahamba

atau di sebelah timur obyek wisata Purin, bus berwarna hijau itu mendahului kendaraan dari sisi sebelah kanan. Tiba-tiba, bus oleng dan keluar dari jalur hingga akhirnya masuk ke jalur berlawanan. Kemudian dari arah timur, melaju sebuah truk barang yang belum diketahui identitas supirnya. Bus itu pun langsung menabrak truk tersebut hingga body bus berbalik arah. ”Sepertinya, supir bus lepas kendali. Sebab, bus sempat oleng setelah akhirnya menabrak truk itu,” kata Kholid (37), warga Desa Purwahamba Kecamatan Suradadi, saat ditemui di lokasi kejadiaan. Tampak di lokasi, Bus Santoso yang sarat penumpang itu, hampir separuh badan bus sebelah kiri ringsek. Di badan jalan juga terdapat ceceran darah yang oleh warga ditutup dengan daun pisang. Sementara itu, sejumlah Anggota Lantas Polres Tegal sibuk mengatur lalu lintas, karena dua kendaraan yang mengalami kecelakaan menutup jalan sebelah selatan arah Jakarta. Kemacetan tak bisa dihindari dari dua arah hingga beberapa kilometer. Jalur yang ke arah Jakarta terpaksa dialihkan menjadi satu jalur. Hingga pukul 10.00, dua kendaraan belum dievakuasi. Kapolres Tegal AKBP Tommy Wibisino didampingi Kasat Lantas AKP Fadli membenarkan korban tewas satu orang dan tujuh orang mengalami luka ringan. ”Peristiwa ini, sedang kami selidiki,” ucapnya singkat. (yer)

AGUS WIBOWO/RADAR TEGAL

DIENDUS - Anjing pelacak Jihandak Unit K-9 Satwa Polres Tegal Kota bernama Hilda didampingi pawangnya, Aipda Dwi Yanto, mengendus sela-sela ruangan Gereja Kristen Indonesia (GKI) Jalan MT Haryono, kemarin.

18 Gereja Disteril MENJELANG Misa Natal 2013 dan perayaan Tahun Baru 2014, aparat Polres Tegal Kota menggelar Operasi Lilin Candi, Senin (23/12). Pantauan Radar, usai menggelar apel Ops Lilin Candi 2013, sedikitnya 18 gereja disteril aparat. Pengamanan dilakukan hingga pelaksanaan Misa pada Selasa malam. Beberapa posko

pengamanan juga telah dididirikan untuk mengantisipasi tindak terorisme atau kejahatan lain. Salah satu gereja yang disteril adalah Gereja Kristen Indonesia (GKI) Jalan MT Haryono Kota Tegal. Operasi dipimpin Kabag Ops, AKP Suwandi SH bersama “anggota”-nya bernama Hilda. Hilda adalah seekor anjing pelacak khusus Jihandak. (gus)


OLAH RAGA

SELASA, 24 DESEMBER 2013

17

RADAR TEGAL

MILAN - AC Milan harus benar-benar memencet tombol panik. Kalah 0-1 dalam Derby Della Madonnina melawan Inter Milan kemarin (23/12) membuat posisi Milan sangat terjepit. Kekalahan itu membuat peringkat tiga musim lalu tersebut harus puas nangkring di posisi ke13. Milan cuma mengumpulkan 19 poin dalam 17 pertandingan. I Rossoneri cuma berjarak lima poin dari ambang atas zona degradasi yang ditempati tim promosi Sassuolo. Milan gagal meraih kemenangan kelimanya musim ini karena tendangan backheel cantik stiker Inter Rodrigo Palacio empat menit sebelum pertandingan berakhir. Palacio dengan cerdik meman-

faatkan assist terukur Fredy Guarin. Hasil jeblok Milan membuat posisi Allenatore Massimiliano Allegri kembali dipertanyakan. Namun wakil presiden Adriano Galliani cepat meredakan situasi. Allegri bisa saja diganti. Namun itu baru terealisasi musim depan. Legenda Milan asal Belanda Clerence Seedorf digadang-gadang untuk menjadi suksesor. Sebaliknya bagi Inter, kemenangan ini tidak kembali membangkitkan motivasi. I Nerazzurri kembali menembus lima besar. Pintu untuk masuk ke zona Liga Champions juga semakin terbuka. Inter berselisih lima poin saja dengan peringkat tiga Napoli yang sehari sebelumnya bermain imbang 1-1 di kandang Cagliari. “Saya tersenyum saat gol terjadi. Namun, sesaat kemudian

saya sadar bahwa kami banyak kebobolan musim ini dan kehilangan begitu banyak poin,” ucap allenatore Inter Walter Mazzarri kepada Sky Sport Italia. “Absennya Ricky Alvarez menjadi perbedaan besar. Dan Milan terus menekan kita. Secara psikologis saya tentu sangat khawatir. Namun setelah babak pertama usai, kami bermain dengan kemampuan kami sendiri,” paparnya. Mazzarri benar. Milan benarbenar memberikan tekanan hebat pada babak pertama. Milan memborbardir Inter dengan 12 kali tendangan. Bandingkan dengan Inter yang cuma mencatat lima kali tembakan. “Tim ini masih dalam proses pembangunan. Kami sering mengalami momen sulit. Ingat, bahwa dalam empat pertandingan kami hanya mencatat tiga seri

dan kalah melawan Napoli,” tegas Mazzarri. Sementara itu, Allegri mengaku sangat kecewa dengan kekalahan itu. Tidak mampu memanfaatkan banyak peluang bagus pada babak pertama, Milan malah kebobolan pada akhir pertandingan. Ini ditambah kartu merah langsung yang diterima Sulley Muntari pada penghujung laga. Milan sendiri tidak mampu keluar dari hasil buruk selama berhadapan dengan Inter. Dalam lima kali pertemuan, Milan cuma mendapatkan satu angka. Milan terakhir membekap Inter pada April 2011. “Tim ini cukup kelelahan. Saya kira, penampilan terkuat kami terjadi dalam satu jam pertama. Kami bertahan dengan bagus hingga Rodrigo Palacio mencetak gol yang luar biasa,” tegas Allegri. (nur/zul/jpnn)

Saat Milan Makin Terbenam KEKALAHAN 0-1 melawan Inter pada Derby Della Madonnina membuat Milan semakin hancur. Sebuah tendangan backheel Rodrigo Palacio pada menit ke-86 membuat Milan hanya berjarak lima angka saja dari zona degradasi. Apa saja yang bisa dipelajari dari derby Milan”

MINIM HASIL - Kerja keras Gelandang AC Milan, Kaka (depan) membebaskan diri dari kawalan Bek Inter Milan Fredy Guarin tak cukup memberikan hasil positif.

1. MILAN PENCET TOMBOL PANIK Sebanyak 19 poin dalam 17 pertandingan membuat Milan selevel dengan tim semenjana macam Bologna dan Chievo. Padahal skuad Milan tidak banyak berubah dibandingkan saat menempati posisi ketiga musim lalu. Transfer strategis Januari bisa saja membangkitkan Milan.

2. INTER KEMBALI KE LIMA BESAR Kemenangan dalam laga derby membuat I Nerazzurri mampu menembus lima besar lagi. Rodrigo Palacio berhasil menteror pertahanan Milan secara masif. Kemenangan ini juga membuat Inter kembali masuk bursa persaingan menuju zona Liga Champions. 3. LINE-UP EKSPERIMEN Allenatore AC Milan Massimiliano Allegri kembali melakukan strategi yang eksperimental. Riccardo Saponara menjadi starter dalam skema pohon cemara 4-3-2-1. Formasi ini dikembangkan oleh Carlo Ancelotti. Lebih mengejutkan lagi, Allegri menggantikan Saponara dengan Alessandro Matri. Masuk-

nya Matri membuat pertandingan berubah. Momentum berada di Inter. 4. BALOTELLI HARUS TETAP DI DEPAN Mario Balotelli terlalu banyak melakukan pelanggaran, melebihi striker manapun. Balotelli juga banyak sekali melakukan diving. Dia juga lambat. Julukan Super Mario tidak layak lagi bagi Balotelli. 5. PERGANTIAN WALTER MAZZARRI BEKERJA BAIK Keputusan Walter Mazzarri untuk memasukkan Mateo Kovacic menggantikan Saphir Taider membawa perubahan signifikan. Pemain nomor 10 asal Kroasia tersebut mampu membuat momentum berada di Inter. Kovacic ikut andil dalam gol telat Palacio. (nur/jpnn) CLAUDIO VILLA/GETTY IMAGES

Hanya Tinggal Jebol Gawang Livorno

Rodrigo Palacio

RODRIGO Palacio sempat kecewa pada derby Milan kemarin. Striker Inter Milan asal Argentina itu menganggap dia berhak mendapat penalti pada menit ke-40. Palacio merasa bahwa bek Milan Cristian Zapata melakukan pelanggaran kepadanya di kotak penalti. Dari tayangan ulang, terlihat jelas bahwa Zapata memang menjatuhkan Palacio. “Kami seharusnya bisa mendapatkan penalti. Namun kami tidak bisa memutuskannnya. Bagi saya, itu jelas penalti,” ucap Walter Mazzarri, pelatih Inter kepada Football Italia. Namun akhirnya, Palacio bisa tersenyum lebar usai pertandingan. Sebuah gol cantiknya pada menit ke-86 membuat Inter memenangi derby nomor 159. Bagi Palacio gol tersebut punya nilai historis. Sebab itu adalah gol pertamanya ke gawang AC Milan.

Artinya, sejak berkarir di Serie pada 2009, hanya tinggal gawang Livorno yang belum dia jebol. “Itu adalah gol terpenting untuk Inter dan terpenting dalam karir saya,” ucap Palacio kepada La Trenza usai pertandingan. “Kami layak mendapatkan kemenangan. Dan ini akan membuat kami lebih percaya diri. Sekarang kami bisa menjalani liburan Natal dengan gembira dan kembali dalam kondisi lebih baik,” imbuhnya. Palacio sempat meminta kepada manajemen agar Nerazzurri membeli striker baru pada bursa transfer Januari mendatang. Sebab lini depan Inter krisis menyusul cedera panjang Diego Milito. “Kami memang agak sedikit lelah menjalani paruh pertama musim ini. Klub dan pelatih akan memutuskan akan mengontrak penyerang baru atau tidak,” paparnya. (nur/zul/jpnn)

Keempat yang Diikat hingga 2018 KADO Natal terbesar Barca tahun ini yang dijanjikan Sandro Rosell terealisasi, Senin (23/12) siang, waktu setempat. Bertempat di kantor klub, Presiden Barca itu menjadi saksi acara penandatanganan kontrak Andres Iniesta yang berdurasi tiga tahun. Perpanjangan kontrak itu membuat Iniesta bakal terikat bersama Barca hingga 30 Juni 2018. Gelandang serang 29 tahun tersebut menjadi pemain keempat yang telah dikontrak Barca sampai 2018 atau menyusul Lionel Messi, Sergio Busquets, dan Neymar. “Saya sangat senang. (Kontrak) ini akan membuat saya bermain untuk Barca sampai usia 34. Itu berarti saya akan menghabiskan 22 tahun dalam hidup saya bersama klub ini,” kata Iniesta yang sudah membela Barca sejak usia 12 tahun itu seperti dilansir di situs resmi klub. Dalam kontrak baru Iniesta juga berisi klausul menarik. Yakni, sejak musim 2017/2018, kontrak pemain terbaik Eropa 2012 itu akan diperpanjang otomatis setiap tahun asalkan dia memainkan jumlah pertandingan seusai yang disyaratkan. Hanya, berapa nominal nilai kontrak baru Iniesta masih misteri. Namun, sebagaimana kabar yang beredar sebelumnya, bayaran Iniesta diklaim akan menjadi termahal kedua setelah Messi (EUR 16 juta/Rp 267

GONZALO ARROYO MORENO/GETTY IMAGES

TEKEN KONTRAK - Gelandang Barcelona, Andres Iniesta (tengah) akhirnya menjadi pemain keempat yang diikat El Barca hingga 2018 mendatang.

miliar per tahun) atau melebihi Xavi Hernandez maupun Neymar. “Tak ada yang membanggakan selain memastikan Andres tetap membela klub ini,” kata Rosell yang juga

didampingi dua petinggi Barca lainnya, masing-masing wakil presiden sektor olahraga Josep Maria Bartomeu dan direktur olahraga Andoni Zubizarreta. (dns/jpnn)


ALL SPORTS

SELASA 24 DESEMBER 2013

19

RADAR TEGAL

SINGO EDAN TERZALIMI

G AN AL M

watir dengan keamanan timnya jika bermain di Malang. “Kalau bermain di Malang tentu kami akan mendapatkan tekanan lebih tinggi,” jawabnya. Sebenarnya kubu Perseb a y a memberikan saran final digelar di tempat net r a l (iw/c1/ abm)

SELEBRASI - Pemain Arema Cronous, Ahmad Alfarizi melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Persegres dalam lanjutan Piala Gubernur 2013, Minggu (22/12) kemarin. Skor akhir 4-2 untuk Arema Cronous.

R

“Kalau lihat jangka waktu Asian Games ini tak sampai sepuluh bulan lagi. Asian Games sudah mulai September mendatang. Makanya kita akan segera rapat,” kata Paulus. Beberapa cabor yang punya sistem pelatnas yang bagus, mungkin awal Januari sudah bergerak. Misalnya saja renang, atletik, angkat besi, dan wushu. Bicara mengenai peluang medali, kondisi Asian Games 2014 ini tak seperti di Guangzhou, Tiongkok tiga tahun lalu. Cabor yang menyumbangkan empat medali emas, yakni perahu naga tak lagi dipertandingkan. Di sisi lain, pelatih pelatnas Albert C. Sutanto menyatakan usai SEA Games ini, anak asuhnya akan mulai latihan usai tahun baru. I Gede Siman Sudartawa dkk diberi libur kurang lebih dua pekan sampai awal tahun. “Kami pasti akan menyiapkan pelatnas buat Asian Games. Persiapan akan mulai awal tahun. Akhir tahun ini,” kata Albert. (dra/ren/ham)

DA

NAYPYITAW - Perhelatan SEA Games XVII Myanmar memberikan pelajaran banyak untuk Indonesia. Gagal mempertahankan gelar juara umum, Indonesia kini dihadapkan pada event yang lebih besar, yakni Asian Games 2014 di Incheon. Dari 38 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan, Indonesia akan selektif dalam berpartisipasi. Hanya yang berpotensilah yang akan diikuti. Dari data sementara mungkin hanya 19 cabor yang akan diikuti. Yakni renang, atletik, panahan, badminton, tinju, kano, balap sepeda, anggar, senam, judo, karate, rowing, sepak takraw, menembak, taekwondo, voli pantai, angkat besi, gulat, dan wushu. Direktur operasional dan kepelatihan Paulus Pasurney menyatakan akan menggodok berpa cabor yang turun di multievent tertinggi di Asia itu. Paling lambat dijadwalkan Februari, pelatnas Asian Games sudah harus bergulir.

namen. Sehari jelang kompetisi diputar 15 Desember lalu, komposisi grup mengalami perubahan. Dari dua grup menjadi tiga grup setelah Persepam Madura United mendadak ikut dalam turnamen setelah kandangnya, Stadion Gelora Bangkalan ditunjuk jadi salah satu tuan rumah. Ketidaktegasan tersebut berlanjut pada laga semifinal. Persebaya mulai jadi anak emas di sini. Keputusan awal bahwa semua semifinal digelar di Malang dicabut. Bahkan, tim Bajul Ijo diberikan keistimewaan dalam partai semifinal bermain lawan Persela di Lapangan Bumimoro Kompleks Angkatan Laut Surabaya. Sementara itu, kubu Persebaya Surabaya lewat Direktur Olahraga Dhimam Abror mengaku lega dengan keputusan panitia. Karena sebelumnya mereka kha-

RA

Lebih Selektif di Asian Games 2014

MALANG KOTA - Harapan Aremania (julukan suporter Arema) menyaksikan tim kebanggaannya pesta juara Piala Gubernur di Stadion Kanjuruhan sore ini gagal. Karena venue partai final menghadapi Persebaya yang harusnya di Stadion Kanjuruhan, secara mendadak dipindah oleh panitia ke Lapangan Bumimoro, Surabaya pukul 14.30. Pemindahan itu pun atas desakan dari kubu Persebaya yang menolak final digelar di markas Arema. Alasannya, kubu tim berjuluk Bajul Ijo itu khawatir ada tekanan dari suporter Arema. Bahkan, Persebaya mengancam tidak datang ke Malang jika final tetap dilakukan di Stadion Kanjuruhan. Tak mau kehilangan muka, panitia akhirnya luluh dan menuruti kemauan Persebaya dengan mengorbankan kepentingan Arema. Dan yang cukup aneh, panpel Arema sejak kemarin sebenarnya sudah mengantongi izin partai final di Stadion Kanjuruhan dari Polda Jatim. Namun, diduga karena ada tekanan dari sejumlah pihak, izin dari Polda tersebut dicabut pada petang kemarin dan dialihkan ke Surabaya. Hanya laga di Surabaya itu berdasar keputusan panitia tanpa ada penonton. Terkait perpindahan venue yang menguntungkan tim lawan, kubu Arema Cronus sangat kecewa. Kubu tim Singo Edan sempat mempertanyakan izin pertandingan di Surabaya itu. Namun, demi menjaga reputasi tim, akhirnya tadi malam pukul 21.00 WIB rombongan Arema Cronus berangkat dari Klub Bunga Batu (tempat tim menginap selama Piala Gubernur) menuju Surabaya dengan kawalan pihak kepolisian. “Kami tidak ingin jadi tim penakut seperti mereka (Persebaya Surabaya). Meskipun akhirnya kami harus bermain di Surabaya,” kata CEO Arema Cronus Iwan Budianto tadi malam. Menurut Iwan, meski tim Singo Edan dalam posisi terzalimi, tapi penggawa tim tak kendur semangat. Sebaliknya, situasi ini justru membakar motivasi Cristian Gonzales dan kawan-kawan. Para pemain Arema bertekad untuk jadi juara di markas Persebaya Surabaya untuk merayakan gelar pertama Piala Gubernur. “Semua pemain kami harap makin bersemangat untuk mengalahkan Persebaya tentunya,” lanjutnya. Kurang tegasnya panitia Piala Gubernur sebenarnya sudah tercium sejak awal tur-

P/

Sudartawa

AV I

I Gede Siman

Ingin Sepak Bola Putri Ikut SEA Games NAYPYITAW - Thailand menjadi rajanya sepak bola di Asia Tenggara dalam ajang SEA Games XXVII/2013 Myanmar, yang berakhir pada akhir pekan kemarin (21/12). Baik untuk kelompok putra dan putrinya mampu mengangkat trofi. Jika tim putranya mampu mengalahkan Indonesia dengan skor tipis 1-0, maka untuk putrinya menekuk Vietnam 2-1. Siapa yang tidak iri dengan kesuksesan Negeri Gajah Putih tersebut. Makanya, Indonesia pun ingin menirunya. Ketua Umum Komite Olimpiade Indo-

nesia (KOI) Rita Subowo meminta PSSI untuk menyiapkan tim sepak bola putrinya untuk menuju ke ajang SEA Games XXVIII/2015 di Singapura. “Indonesia seharusnya ikut (di SEA Games, Red). Masak PSSI membentuk tim putri dari ribuan pesepak bola yang ada di Indonesia yang ada ini tidak mampu? Seharusnya PSSI kan bisa mencontoh semangat negara-negara lain dong,” kata Rita. Indonesia terakhir kali mengikuti cabor sepak bola putri di SEA Games 2005. Ketika itu Manila-lah yang jadi tuan rumahnya. Memang, ketika itu prestasi srikandi sepak bola Indonesia kurang beruntung. Mereka hanya mampu bertahan hingga level penyisihan grup. Dari empat kali main, tidak satu pun menang.

Sama seperti sepak bola putra. Sepak bola putri juga sudah lama terpuruk sebagai tim lemah di Asia Tenggara. Paling banter, sepak bola putri Indonesia hanya mampu mencatatkan prestasi di posisi empat besar. Itu pun sudah terjadi cukup lama. Tepatnya pada SEA Games 1997 di Jakarta dan 2001 di Kuala Lumpur. Selama ini, sepakbola putri memang cenderung kurang tergarap dengan maksimal oleh PSSI. Ada banyak penyebab yang membuat cabor tersebut jadi tidak tersentuh. Selain karena cabor ini tidak sepopuler sepak bola putra, PSSI selama ini juga terlalu sibuk untuk membereskan urusan di organisasinya. Sehingga, sepak bola putri pun terbengkalai. Sebenarnya, di tingkat dae-

rah, sudah ada usaha untuk menggeliatkan persepak bolaan putri. Di Jatim bisa menjadi salah satu contohnya. Di Jatim pernah diselenggarakan turnamen sepak bola putri Piala Bude Karwo. Namun, karena tidak mendapatkan respons lanjutan dari pusat, turnamen itu pun hasilnya seolah menguap dan hanya bersemi di daerah. Disinggung terkait tidak adanya kompetisi yang menaungi persepak bolaan putri di Indonesia, yang kemudian berdampak dengan kekurang lancaran regenerasi pesepak bola putri, terutama di level SEA Games. Rita menjawab hal tersebut bukan suatu alasan yang rumit. “Seharusnya hal seperti itu bisa dibuat sederhana dengan menggelar sentralisasi sistem talent scouting,” imbuhnya. (dra/ren/ham)

HENDRA EKA/JAWA POS

KONPERS - Menpora Roy Suryo (tengah) didampingi Deputy Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Djoko Pekik Irianto (kiri) dan Kasatlak PRIMA Surya Darma saat memberikan keterangan kepada media di kantor Kemenpora seputar kegagalan tim Indonesia dalam SEA Games 2013 Myanmar.

Asah Kualitas di Roy Tanggung Jawab Fasilitas F1

Taylor Phinney

BRACKLEY Persiapan Taylor Phinney jelang musim 2014 berlangsung istimewa. Saat para kebanyakan atlet balap sepeda profesional bersiap untuk menjalani liburan akhir tahun dan jauh dari sepeda, Phinney menjalani persiapan yang serius. Bahkan, dia harus bolak-balik Amerika Serikat (AS) dan Inggris dalam waktu 48 jam. Phinney yang memperkuat BMC, punya misi besar. Dia mengasah kemampuannya di nomor yang menjadi spesialisasinya, yaitu time trial. Dia memilih kota Brackley, di Inggris, yang memiliki fasilitas terpadu untuk meningkatkan kemampuannya. Bersama salah seorang manajer BMC Allan Peiper, Phinney tiba di Inggris sebelum liburan Thanksgiving di Amerika yang tahun ini jatuh pada tanggal 28 November. Jadwal ketat dilaluinya di wind tunnel (terowongan angin) sepanjang hari, dan keesokan harinya sudah pulang ke Amerika.

“Kami mencari lokasi wind tunnel yang memiliki seluruh paket latihan terpadu dan itu tak mudah. Kami juga ingin mendapatkan seseorang yang memahami aerodinamika tapi juga bisa menerjemahkannya pada positioning membalap dan biomekaniknya hingga semuanya pas,” ungkap Peiper seperti dikutip cyclingnews. “Tiap pembalap punya ciri khas yang harus dimanfaatkan, dan mereka berlatih untuk itu,” tegasnya. Fasilitas wind tunnel yang dimanfaatkan oleh Phinney dan Peiper terletak di Brackley yang kondang di kalangan penggemar olahraga balap mobil Formula 1. Kota tersebut menjadi markas tim Mercedes. Kebetulan, mereka memanfaatkan fasilitas yang dioperasikan Simon Smart yang kenyang pengalaman bekerja sama dengan tim-tim F1. Tak jarang dia membantu pembalap sepeda profesional. “Saya telah mengenal Simon beberapa tahun. Tapi, saya baru menghubungi Simon di sore hari setelah Kejuaraan Dunia Time Trial saat Taylor menempati posisi keempat. Kami hanya ingin kembali meraih posisi yang didapatkan Taylor pada 2012,” ujar Peiper. Posisi keempat di Kejuaraan Dunia 2013 memang sebuah kemunduran pada Phinney. Pada tahun sebelumnya, dia mampu menduduki posisi kedua. Selain untuk kembali meraih peningkatan performa dan posisi, latihan di wind tunnel juga untuk menyesuaikan diri dengan regulasi baru di musim 2014 yang sudah aktif mulai Januari. (ady)

JAKARTA - Menteri Pemuda Dan Olahrag (Menpora) Roy Suryo menyebut kegagalan memenuhi target di SEA Games mutlak menjadi tanggung jawabnya. Namun, dia menilai kesalahan bukan di program Indonesia Emas (Prima), melainkan ada dalam tubuh KOI (Komite Olimpiade Indonesia) dan KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia). Roy menyebut, capaian Indonesia dengan 65 emas, 84 perak, dan 111 perunggu, memang jauh dari target 120 emas. Apalagi secara klasemen Indonesia berada di peringkat empat klasemen akhir, melorot tiga peringkat dari status juara umum, pada SEA Games 2011 silam. ‘Saya yang mengambil tanggung jawab atas ketidakberhasilan di SEA Games,’ katanya kemarin (23/12). Setelah melihat perolehan medali lawan, Roy memperhitungkan sebelumnya Indonesia minimal berada di peringkat dua atau tiga klasemen akhir perolehan medali. Namun, itu tidak berhasil diwujudkan karena lawan juga tampil maksimal. Dari perolehan medali, presentase cabor yang mencapai target medali hanya 13,8 persen atau ada lima cabor. Yakni, biliar (2 emas dari target 1), Catur (5 emas dari target 2), Wushu (4 emas sesuai target), Badminton (sesuai target 3 emas), Equestrian (sesuai target 2 emas). Sementara itu, 44, 4 persen, setara 16 cabang disebut Roy lumayan atau mendapat emas tapi tidak memenuhi target. Di sisi lain,

15 cabor atau 41 persen dinyatakan gagal karena dari target emas tidak dapat sama sekali. “Jangan pernah salahkan atlet. Kita hanya berhasil 65 emas dari 120 yang diincar. Tapi kita masih bisa melihat kita meraih total 260 medali, nomor dua di bawah Thailand dengan 282 medali,” tuturnya. Meski demikian, lelaki berkumis tersebut menilai kegagalan mencapai target ini bukan hanya kesalahan kementeriannya semata. Salah satu penyebab lainnya adalah ketidakharmonisan KONI dan KOI yang sudah ditunjukkan sejak jauh-jauh hari. Untuk itu, Roy menegaskan langkah pasca evaluasi yang pertama nantinya adalah memaksimalkan kinerja Prima. Yakni, dengan menjalankan program lebih efisien dan efektif. Sebab, Roy melihat program Prima tak maksimal akibat adanya hubungan tidak harmonis antara KONI dan KOI. “Kami akan mengevaluasi Undang-undang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN) 2005, yang memisahkan KON (sebutan KONI di UU, Red) dan KOI. Tidak boleh ada program yang berjalan sendiri-sendiri,” ujar lelaki asal Jogja tersebut. Permasalahannya lebih kepada bagaimana tugas dan fungsi yang dijalankan selama ini oleh KOI dan KONI tak berjalan beriringan, tapi justru ada persaingan. Mulai dari sub unit pembinaan, pengiriman sampai akhirnya ada somasi dari KONI untuk KOI. Karena itu, rencananya pada Januari nanti, akan ada reformasi KONI-KOI. (aam)


CMYK

24

SELASA, 24 DESEMBER 2013

RADAR TEGAL

LP3I TEGAL Gandeng

Ujian Tes Kompetensi Bidang CPNS Kemdikbud Dilaksanakan Serentak

Beauty&Handsome Class TEGAL – LP3I Tegal menggelar kegiatan tahunan bertajuk ‘Beauty&Handsome Class’, Senin (23/12). Acara yang bakal berlangsung hingga Sabtu (4/1) digelar di Kampus LP3I Jalan AR Hakim Kota Tegal dan diikuti siswa-siswi kelas XII yang berasal dari SMA/SMK/MA di Kota dan Kabupaten Tegal, Brebes serta Pemalang. Branch Manager LP3I Tegal, Umi Fa-

dilah Fatoni menuturkan, acara di hari pertama bisa berjalan dengan lancar. Kegiatan yang diselenggarakan secara gratis tersebut akan mengajarkan para siswa-siswi akan cara berpakaian yang baik, sopan natural serta dipadukan dengan make up yang sesuai. Peserta juga diberikan materi tentang komunikasi yang baik hingga cara-cara saat akan menghadapi interview kerja. Dengan dipandu oleh narasumber di bidangnya, maka para siswa-siswi kelas XII yang kelak akan

sehingga waktu luang yang banyak tersedia bisa diisi dengan kegiatan positif. “Selain materi, peserta juga diberikan praktek mengenai merias wajah, berpaikan hingga cara berjalan yang baik,” katanya. Semua kegiatan yang digelar LP3I Tegal, lanjutnya, merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan. Dengan demikian, apa yang dilakukan LP3I Tegal baik dalam kegiatan ini maupun event lainnya diharapkan bisa berkontribusi secara nyata sehingga mampu mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Tegal dan sekitarnya. Untuk itu, kepada para peserta, diharapkan bisa memanfaatkan secara maksimal kegiatan ini sehingga apa yang diajarkan oleh narasumber bisa dipahami dan nantinya dapat diaplikasikan dalam kegiatan sehari-hari. “Respon peserta sangat baik dan agenda tahunan ini tentu bisa menjadi salah satu sarana bagi para siswa-siswi kelas XII untuk mendapatkan tambahan pengalaman,” jelasnya. (gun)

SIMAK MATERI Peserta ‘Beauty&Handsome Class’ menyimak materi dan praktek yang disampaikan narasumber.

Cuci Tangan untuk Hindari Cacingan KALIWUNGU – Penyakit cacingan sering mengancam anakanak. Sebab, anak-anak dinilai kurang menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Salah satunya tidak menyuci tangan sebelum dan sesudah makan. Faktor lain yang menyebabkan orang terkena cacingan, ujar dokter Noor Izzah Rahmawati dari Rumah Sakit Islam (RSI) Sunan Kudus, yakni tidak mencuci tangan sebelum dan sesudah buang air besar, tidak menggunakan alas kaki ketika bermain di luar rumah, serta tidak memotong kuku. Sebaiknya, masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dengan cara tidak buang air besar (BAB) di sembarang tempat, mencuci buah dan sayur sebelum dimasak atau dimakan. “Penyakit cacingan sering menyerang pada anak usia 1–12. Karena pada usia tersebut anak mulai lebih aktif bergerak dan berinteraksi dengan lingkungannya melalui permainan, sehingga risiko masuknya hewan parasit pada tubuh anak lebih besar,” ungkapnya dokter Izzah saat menyampaikan penyuluhan kesehatan pada siswa SD Negeri 3 Garung Lor, Kecamatan Kaliwu-

melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi maupun terjun secara langsung ke dunia kerja bisa mendapat tambahan pengalaman dan ilmu yang bermanfaat. Melalui ‘Beauty&Handsome Class’, para peserta diharapkan bisa mengaplikasikan apa yang diperoleh agar selalu tampil menarik baik saat berada di lingkungan kampus maupun tempat kerja. Kegiatan seperti ini, jelasnya, juga mendapat sambutan positif dari peserta, apalagi digelar berbarengan dengan musim liburan sekolah

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

KEMENTERIAN Pendidikan dan Kebudayaan melaksanakan Ujian Kompetensi Bidang secara serentak Minggu (22/12). Untuk lingkup Sekretariat Jenderal dilaksanakan mulai pukul 13.00 s.d 14.30 WIB bertempat di gedung A Kemdikbud, Jakarta. Peserta yang mengikuti ujian tertulis sebelumnya telah dinyatakan lolos pada tes kompetensi dasar. Mereka akan memperebutkan kursi di tujuh unit kerja, yaitu di Sekretariat Jenderal, Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi, Lembaga Sensor Film, Pusat Informasi dan Humas, Pusat Data dan Statistik Pendidikan, Arkeologi Nasional atau Balai Arkeologi, dan Galeri Nasional Indonesia. Asep Syarifudin salah seorang pengawas ujian dari Arkeologi Nasional mengatakan peserta yang lolos mengikuti tes kompetensi bidang sebanyak 43 orang. Dia mengatakan, sebagian besar peserta akan ditempatkan untuk jabatan peneliti di 9 balai arkeologi. "Ada satu orang peserta dari Papua belum datang padahal dia satu-satunya peserta yang dinyatakan lolos mengikuti ujian TKB," katanya. Pelaksanaan ujian berlangsung kondusif dan tenang, para peserta ujian masing-masing mengambil tempat sesuai yang disediakan panitia. Panitia mengingatkan peserta agar menyelesaikan semua pertanyaan dengan baik, tepat waktu dan tidak lupa mencantumkan identitas yang lengkap. Kepala Biro Umum Setjen Kemdikbud M.Q.Wisnu Aji ketika ditemui pada saat ujian berlangsung mengatakan, sebanyak 1.652 peserta lolos mengikuti tkb untuk lingkup Setjen Kemdikbud. Dia menyebutkan 217 hasil seleksi dari sebanyak 637 peserta yang mengikuti tes kompetensi dasar. "Mereka memperebutkan delapan formasi CPNS," katanya. (kemdikbud.go.id)

Pelajar Kelas XII

Dibuka Pendaftaran Sekolah Gratis TAK mampu bayar uang sekolah bukan berarti tidak bisa sekolah. Dompet Dhuafa membuka kesempatan bagi siswa dari kalangan kurang mampu yang ingin melanjutkan pendidikan menengah. Direktur Dompet Dhuafa Sulsel, Muhamad Husaeni, menuturkan, sekolah Smart Ekselensia Indonesia (EI) kembali membuka pendaftaran untuk tahun ajaran 2013/ 2014. Smart EI adalah adalah salah

satu jejaring program Dompet Dhuafa di bidang pendidikan, khusus untuk tingkatan sekolah menengah (SMP hingga SMA). "Bebas biaya serta berakselerasi dan berasrama di Bogor, Jawa Barat," kata Husaeni seperti yang dilansir FAJAR (JPNN Group), Sabtu (21/12). Soal kualitas, sebut Husaeni, Smart EI sudah terbukti. Hampir 100 persen alumni sekolah ini berhasil duduk di bangku kuliah kampus ter-

nama. "Pendirian sekolah ini bertujuan melahirkan sekolah model untuk anak dhuafa berprestasi dari seluruh Indonesia," tambahnya. Hingga saat ini, sudah ratusan anak kurang mampu dari pelbagai daerah di Indonesia mengenyam pendidikan di Smart EI. Dompet Dhuafa terbuka bagi siapa saja yang ingin mendaftarkan anaknya. Pendaftaran bisa dilakukan paling lambat 15 Januari 2014. (zul/sil)

RSI SUNAN KUDUS FOR RADAR KUDUS

SOSIALISASI - Siswa SD Negeri 3 Garung Lor, Kecamatan Kaliwungu mendapatkan pengetahuan tentang pentingnya cuci tangan belum lama ini.

ngu, belum lama ini. Apabila terkena penyakit cacingan, imbuhnya, anak akan mengalami anemia. Karena satu ekor cacing tambang bisa menghisap 0,05 cc darah. Kondisi itu membuat berat badan dan tinggi badan tidak sesuai umur, mengganggu pertumbuhan dan kecerdasan. Cacing yang terdapat di usus menyerap zat–zat yang diperlu-

kan oleh tubuh, seperti protein dan mineral. Akibatnya, pertumbuhan sel–sel otak terhambat. Akibat lain adalah rambut mudah patah, letih, lesu, perut buncit, dan gatal bagian anus pada malam hari. “Penyakit ini yang paling berbahaya adalah cacing bermigrasi pada saluran napas, sehingga dapat menyumbat salurah pernapasan,” paparnya. Penyuluhan tersebut Bagian

Duty dan Marketing RSI Sunan Kudus yang menyosialisasikan kepada anak sekolah tentang enam langkah cuci tangan yang baik dan benar. Selain itu, lima saat penting untuk cuci tangan, yaitu sebelum makan, sesudah buang air besar dan buang air kecil di toilet, sebelum memegang bayi, sesudah menceboki bayi/anak, dan sebelum menyiapkan makanan. (ris)

Rela Makan Hanya dengan Garam demi Anak jadi Sarjana Kasih ibu tak terhingga sepanjang masa. Ungkapan itu sepertinya pas untuk menggambarkan perjuangan Nana Muhana (76) yang membesarkan dan menyekolahkan delapan anaknya hingga sarjana. LAPORAN: PATRICK, BOGOR

NANA Muhana (76), warga Kampung Sumur Wangi, RT 02/ 09, Kelurahan Kayu Manis, Kecamatan Tanah Sareal, Bogor, ini hanya mengandalkan penghasilannya sebagai buruh serabutan untuk menyekolahkan anakanaknya hingga menyandang gelar sarjana. Tak jarang, wanita berdarah Pariangan ini harus menikmati nasi dan garam agar

buah hatinya itu dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Jatuh bangun Nana Muhana dan suaminya, Ustadi (alm), menghidupi keluarganya. Untuk makan sehari-hari dan menyekolahkan anak, ia hanya mengandalkan dua penghasilan yang tak jelas dari penghasilan bercocok tanam di lahan orang dan saat sore hari menjadi guru ngaji. Dari pagi hingga siang hari, Nana membantu suaminya bercocok tanam di lahan seluas 300 meter persegi. Lahan itu benarbenar dimanfaatkan seoptimal mungkin. Dirinya menanam padi, pepaya, ubi dan singkong. Itu pun keuntungan hasil penjualan harus dibagi kepada si pemilik lahan. Sementara pada sore hari, Nana mencari penghasilan lain dengan mengajarkan mengaji ibu dan anak di sekitar rumahnya.

Meskipun begitu, Nana tak pernah mengeluh atau pun putusasa. Jusru, ia malah semakin tegar menghadapi cobaan Tuhan yang diberikan kepadanya. Nana pun terpukul etika harus menghidupi buah hatinya itu seorang diri. Pasalnya, suaminya, Ustadi, meninggal dunia, dengan meninggalkan satu anak perempuan bernama Badriah. Tak hanya guncangan jiwa yang dialami wanita ini, kondisi ekonominya pun semakin gonjangganjing. Meskipun begitu, senyum wanita ini tetap terlihat mengembang, seolah tak ada beban dan terus mensyukuri nikmat sang pencipta yang diberikan kepadanya. Selang beberapa tahun, Nana menemukan belahan jiwanya. Kondisi ekonomi Nana mulai terbantu dengan kehadiran Muslim (77) sebagai teman hidupnya.

Namun, Nana tetap masih menekuni pekerjaan yang sama. Begitu pula dengan suaminya. Muslim bekerja sebagai buruh tani, serupa dengan suami pertamanya. Dari perkawinannya dengan Muslim, Nana dikaruniai tujuh anak, terdiri atas empat laki-laki dan tiga perempuan, yakni Mashut, Elwani, Sopiah, Doni, Istikhori, Ali Mustofa, dan Tasyiah. Sepasang suami istri ini harus menghidupi delapan anak di sebuah rumah yang terbuat dari anyaman bambu. Namun, keluarga miskin ini tetap bertahan menantang kerasnya dunia dengan terpaksa memeras keringat dan banting tulang di ladang orang. Tak jarang, Nana dan Muslim harus makan dengan nasi dengan lauk garam agar dapat menyisihkan penghasilannya untuk biaya sekolah anak. Bahkan,

dirinya rela makan satu hari sekali agar bisa tetap menabung untuk membiayai sekolah si buah hati. “Nasi garam menjadi hal yang biasa untuk dinikmati saya dan suami. Kami terpaksa melakukan itu agar anak saya tak menjadi generasi yang putus sekolah, seperti saya,” ucap Nana Muhana saat ditemui Radar Bogor (Grup JPNN) di rumahnya, kemarin. Menurutnya, warisan yang berarti bagi si buah hati adalah ilmu pengetahuan. Sebab, dengan ilmu, seseorang akan jauh dari garis kemiskinan dan dapat bermanfaat bagi orang lain di sekitarnya. “Saya tidak ingin anak saya harus putus sekolah seperti saya. Sebab, bagaimanapun penerus saya harus lebih baik daripada keadaan saya saat ini,” ucapnya sambil sesekali meneteskan air mata.

Kini kedelapan anaknya itu kondisinya lebih baik daripada kondisi ibunya di masa lalu. Badriah anak pertamanya lulusan S1 UIKA dan kini menjadi guru SD di Budi Agung. Sementara anak keduanya, Mashut menyandang gelar Sarjana Pendidikan di UIKA dan kini menjadi ketua di sebuah yayasan swasta. Kemudian, Elwani lulusan SMA dan kini bekerja di sebuah posyandu. Selanjutnya, Sopiah lulusan Diploma 3 di Universitas Pakuan (Unpak) dan menjadi guru tsanawiyah. Sementara Doni menyandang gelar sarjana jebolan Universitas Islam Negeri (UIN). Kemudian Tasyiah sampai jenjang Madrasah Aliyah (MA) dan kini bekerja menjadi guru di sebuah sekolah. Selanjutnya yang terakhir Istikhori kuliah sampai S2. Nana dan Muslim kini tersenyum lebar. Perjuangannya

menghidupi kedelapan anaknya membuahkan hasil. Hal ini terlihat dengan kondisi buah hatinya yang jauh lebih baik dibandingkan kondisi ekonomi Nana beberapa tahun lalu. Bahkan, kemajuan anaknya itu membawa berkah bagi dirinya dan suami. Ekonomi kedua orang tua ini jauh lebih baik dari beberapa tahun silam. Kini ia masih menekuni aktivitas keagamaannya sebagai guru ngaji. Bahkan, Nana aktif di dalam sebuah Majelis Taklim (MT) Nurul Huda. Terkadang wanita yang sudah mulai bungkuk ini kerap kali menyempatkan diri ke pondok pesantren milik anaknya yang bernama Darul Mutaqin. Tak jarang, sesekali ia menghabiskan waktu dengan bercengkrama bersama cucunya, saat cucunya itu meluangkan waktu datang ke rumahnya yang penuh dengan kesederhanaan.(*)

RADAR TEGAL 24 desember 2013  

RADAR TEGAL 24 desember 2013

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you