Issuu on Google+

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

JUMAT, 24 DESEMBER 2010

Antisipasi Tekanan Lawan INDEKS Proyek Rp 1,4 M Terlambat HAL. METROPOLIS

Kantor Tanbunhut Warureja Memprihatinkan HAL. KABUPATEN TEGAL

Longsor Landa Bantarkawung

ARIF/RADAR SOLO

DUKUNG TIMNAS - Sejumlah penarik becak mentatto tubuhnya dengan gambar burung garuda di Jalan Slamet Riyadi, Solo, Kamis (23/12).

JAKARTA - Pelatih timnas Alfred Riedl terus mengasah permainan Firman Utina dkk sampai sesi latihan terakhir timnas, kemarin pagi (23/12). Mereka fokus berlatih untuk bisa melepaskan diri tekanan yang bakal diberikan oleh Malaysia pada laga leg pertama final piala AFF 2010 26 Desember mendatang. Riedl yakin, dalam pertandingan yang digelar di Stadion Bukit Jalil tersebut tensi permainan bakal tinggi. Karena itu, dia mengantisipasi tekanan yang akan diberikan pemain lawan. Tapi, dengan latihan yang diberikan dengan membiasakan pemain dalam posisi tertekan, Riedl melihat peluang untuk mengatasi ke hal 19 kol 4

HAL. RADAR BREBES

Sebarkan Kasih Sayang di Hari Natal HAL. XPRESI

APA MANING...

PDIP Soroti Peran Aburizal Sebagai Perantara Pertemuan SBYSultan soal RUUK Jogja

MILADI AHMAD/TANGERANG EKSPRES

DIAMANKAN - Seorang mahasiswa diamankan petugas saat melakukan unjukrasa menolak kedatangan Wapres Boediono di UIN Syarif Hidayatullah Ciputat, Tangsel, Kamis (23/12).

Demo Wapres, Tujuh Mahasiswa Diamankan CIPUTAT - Aksi demonstrasi ratusan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Ciputat, Kota Tangsel, Kamis (23/ 12), berakhir ricuh. Mahasiswa ini antara lain berasal dari HMI, PMII, IMM, dan BEM UIN. Kemudian, Komunitas Mahasiswa Jakarta Raya (KM Raya), Lembaga Studi Aksi Demokrasi Indonesia (LSADI), Front Mahasiswa Nasional (FMN), Kesatuan Aksi Mahasiswa Jakarta (Kamjak), dan Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum (LKBH). Para aktivis mahasiswa ini menolak kedatangan Wakil Presiden Boediono ke kampus untuk mengisi kuliah umum bertajuk ‘Ekonomi dan Demokrasi’. Para demonstran dihadang petugas pengendalian massa dari Polres Metro Jakarta Selatan, Brigade Mobil (Brimob), TNI, dan Paspampres. Aksi dimulai sekitar pukul 12.00 WIB dan awalnya, berjalan tertib. Para mahasiswa bergantian berorasi menolak kedatangan Boediono. Setelah puas melakukan aksi di

JAKARTA - Pertemuan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Sri Sultan Hemengkubuwono (HB) X menyisakan pertanyaan. Bukan soal materi pertemuan. Namun, lebih pada keberadaan Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie sebagai perantara dalam proses bertemunya seorang presiden dan salah seorang gubernurnya. “(Pertemuan itu) tidak lazim. Presiden seharusnya tinggal panggil saja, kan gubernur itu termasuk bawahannya,” kata Sekjen DPP PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo di kantor

DPP PDIP, Jakarta, kemarin (23/12). Menurut dia, sebagai seorang presiden, SBY punya perangkat untuk bisa memanggil pejabat pemerintahan siapapun, mulai tingkat pusat hingga tingkat kelurahan. “Saya pikir negara ini belum dalam keadaan darurat kok, sehingga sebuah pertemuan presiden dan bawahannya sampai perlu perantara,” imbuhnya. Keberadaan perantara bisa dipahami, jika pertemuan keduanya dalam konteks pribadi. Apakah ini berarti ada yang bermasalah antara hubungan presiden dan Sri Sultan? “Kalau di pihak Sultan yang saya tahu tak ada masalah,” kata Tjahjo. Menurut dia, meski memiliki berbagai keistimewaan, Sultan

selalu tunduk pada setiap keputusan maupun kebijakan nasional. “Mulai dari zaman Presiden Soeharto sampai sekarang beliau taat. Dipanggil ke Jakarta ya datang. Ada perda, kebijakan pemerintah, keppres, permen, DIJ pun mengikutinya,” papar Tjahjo. Keberadaan Ical - sapaan Aburizal Bakrie- sebagai perantara muncul langsung dari pernyataan Sultan. Gubernur DI Jogja itu mengakui, pertemuannya dengan SBY terjadi setelah dijembatani oleh Ical. SBY dan Sultan bertemu di Wisma Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (21/12) lalu. Secara terpisah, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Agung Laksono mengatakan, langkah Ical yang mempertemukan SBY dan Sulke hal 19 kol 1

ke hal 19 kol 1

TIDAK TERBIT BERTEPATAN dengan hari raya Natal, harian pagi Radar Tegal pada hari Sabtu tanggal 25 Desember 2010 tidak terbit seperti biasanya. Koran kebanggaan anda ini kembali hadir pada hari Minggu tanggal 26 Desember 2010. Harap maklum. Redaksi

BOY SLAMET/JAWA POS

TANGGUL JEBOL - Seorang warga melihat tanggul Lapindo yang jebol di titik 80 di Desa Gempolsari jebol, kemarin sore.

Tanggul Ambles, Dua Desa Terendam Warga Mengungsi Ketakutan SIDOARJO - Semburan Lumpur Lapindo terus menebar ancaman kepada warga sekitar. Tanggul di titik 80 di perbatasan Desa Gempolsari dan Glagaharum, Kecamatan

Tanggulangin, ambles. Air yang tertampung di dalam pond meluap dan mengalir ke perkampungan warga hingga terendam. Data yang dihimpun Jawa Pos, tanggul yang berada di sisi timur dari pusat semburan itu ambles sekitar pukul 16.15. Suparno, 45, warga setempat mengatakan, am-

blesnya tanggul itu baru diketahui ketika ada air yang mengalir deras ke arah persawahan . “Kok tiba-tiba ada air meluber,” katanya. Warga yang penasaran akhirnya mencari sumber air. Dari belakang rumah warga, terlihat bahwa air

Delapan Koruptor Bakal Terima Remisi Natal JAKARTA - Hari Raya Natal membawa berkah tersendiri bagi beberapa narapidana Kristiani. Mereka yang dinilai berkelakuan baik akan dapat remisi. Tahun ini Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang, Jakarta, mengusulkan agar 99 narapidana (napi) mendapatkan diskon masa tahanan. Tak terkecuali napi koruptor dan teroris. “Ada delapan (napi) koruptor yang kami usulkan mendapat remisi,” ucap Kepala Bidang Pembinaan Lapas Kelas I Cipinang Samsul Hidayat di kantornya kemarin (23/12). Untuk kasus narkoba, kata dia, Lapas Cipinang mengusulkan pemberian remisi kepada 27 napi. Tak hanya itu, ada napi kasus terorisme yang mendapat remisi Natal. “Memang ada satu terpidana teroris yang juga pemeluk kristiani,” tutur Samsul. Dia lalu menerangkan, napi teroris itu melakukan teror bom terhadap Kedutaan Besar Amerika

Serikat di Jakarta melalui telepon selulernya. Pria asal Malang itu enggan menyebutkan namanama napi korupsi dan terorisme yang akan dapat remisi. Alasannya, remisi tersebut masih diusulkan ke dirjen pemasyarakatan (dirjen pas). Karena itu, Samsul tidak mau menyebutkan karena bisa menimbulkan polemik jika usulan tentang remisi tak diterima. “Sampai siang ini (23/12) kami belum mendapat jawaban dari Dirjen Pas,” kata dia. Sebagaimana diatur dalam PP No 28 Tahun 2006 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan, pemberian remisi terpidana kejahatan extraordinary seperti korupsi, narkoba, terorisme, dan illegal logging harus melalui pertimbangan Dirjen Pas. Untuk jenis kejahatan umum, pertimbangan remisi diberikan oleh Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkum dan HAM setempat. ke hal 19 kol 4

ke hal 19 kol 4

Nok Slentik Tanggul Ambles, Dua Desa Terendam * Icale ora urus? Antisipasi Tekanan Lawan * Ganyang Malaysia!

CMYK


OPINI

2

JUMAT 24 DESEMBER 2010

RADAR TEGAL

Turunkan Tensi Politik Jogja Oleh Muh. Abduh SUHU politik di Kota Gudeg terkait dengan pro dan kontra Rancangan Undang-Undang Keistimewaan Daerah Istimewa Jogjakarta (RUUK DIJ) belum juga ada tanda-tanda mereda. “Merapine tah wis kayong sirep. Kayong meneng. Warga sekitare wis pada balik maning. Sing nang Jogja tambah sregep ngurusi keistimewaan,” ujar Dalipan. “Malah tambah panas Wa?” Malah ada kecenderungan melebar ke wilayahwilayah sensitif menyangkut keutuhan NKRI dan makin vulgar mempertontonkan perselisihan personal antara SBY dan Sri Sultan Hamengku Buwono X. Latar belakangnya banyak. Salah satu di antaranya konsekuensi sesama penguasa, tapi berbeda partai. “Kayane rukun. Malah SBY bolak-balik mein penghargaan maring sultan.” Kevulgaran dalam berkonflik adalah hal yang sesungguhnya harus ditahan oleh dua belah pihak agar tidak betul-betul tampak. Ini karena, sejatinya, keduanya adalah penggenggam adat-istiadat Jawa. Mempertontonkan perseteruan di depan rakyatnya sungguh hal yang kurang mulia dalam adat jawa. Artinya, apa yang kita saksikan sekarang bisa jadi hanya sebagian dari konflik Sultan-SBY yang tampak di permukaan. Seperti yang diungkapkan Ketua Fraksi PKB di MPR Lukman Edy, polemik RUUK DIJ memanas bukan sekadar perdebatan mengenai persoalan kenegaraan. Polemik itu terus memuncak karena juga dipicu persoalan personal antara SBY-Sultan. ”Jarene ana sing ngomong, konflik keduanya wis kayong parah”. Memang, draf RUU yang belum ditandatangani presiden itu hal biasa dan tidak baru. Tapi, polemik menyangkut RUUK DIJ seperti muncul di saat yang kurang tepat. Dia dilontarkan saat abu vulkanik Merapi belum betul-betul berhenti menyembur. Lontaran wacana demokrasi itu oleh masyarakat Jogja dirasakan sebagai sesuatu yang amat menyengat. Jogja, secara psikologis, sedang sangat butuh perhatian dan bantuan. Bukan debat soal demokrasi dan proporsi kekuasaan. “Apa ndean sengaja. Eben ora katon, selugune ora becus nangani bencana. Asline kayong akeh korban sing ora keduman bantuan. Untung bae akeh wong sing dermawan, lembaga sosial sing melu ngatasi!”Bagi Sultan, lontaran SBY jelas bukan wacana demokrasi semata. Dia pasti sebuah bentuk sinyal politik dengan jurusan lain. Maka, jangan heran jika yang terjadi selanjutnya adalah adegan sapa sira sapa ingsun dari kedua kubu meski bisa dibungkus dengan halus begitu rupa. Sultan sangat baik dalam menahan lidah. “Tapi, kae asli wong Jawa sing nduwe istilah nabok nyilih tangan.” Ada banyak cara untuk mereaksi pusat. Meski tak konfrontatif, nyata betul wujud ketersinggungan Jogja sebagai perwakilan keraton sebagai simbol kekuasaan, budaya, dan masyarakat yang bersatu untuk melawan. Kultur Jogja adalah sebuah kerumitan tersendiri. Ketidakharmonisan hubungan Sultan-SBY adalah kerumitan tambahan. Meski kerumitan budaya masyarakat Jogja bukan lantas berarti sebuah keruwetan, memang menuntut adanya pemahaman mendalam. Mendinginkan tensi politik di Jogja butuh kehati-hatian ekstra agar tak membikin ”luka” tambahan. Sultan adalah titik sentral yang bisa meredam berbagai reaksi masyarakat Jogja. Isu referendum yang sangat mengganggu rasa kesatuan kita pasti bisa dihentikan kapan saja oleh Sultan jika beliau memerintahkan.Yang agak repot, misalnya, sekarang adalah masa tawar-menawar. Ketika Sultan diam, belum tentu sang raja Jogja sedang tidak melawan. Saran Ketua MPR Taufik Kiemas, menteri-menteri SBY harus menahan diri untuk tidak gampang mengumbar komentar seperti yang dilakukan Mendagri Gamawan Fauzi. Biar tensi politik Jogja berangsur mendingin, draf RUU Keistimewaan Jogja segera perdebatkan di gedung DPR. Jangan di jalan. (*)

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur: Hesti Prastyani, Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati. Asisten Redaktur: Arief Nur Rahardian Sidiq, Sekretaris Redaksi/Persh: Kharisma Dewi. Kota Tegal: Hermas Purwadi, M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan. Brebes: Abidin Abror. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Agus Wibowo Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Ali Basara, Moh. Hasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Moch. Arifin (Manajer Tegal), Yully Trieyani, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Yuyuk Darwati, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: Anang Bastomi. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 33.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

Menyambut BPHTB Menjadi Pajak Daerah Oleh: EF Budi Utomo BPHTB ( Bea Perolehan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan) termasuk dalam kelompok property tax yaitu pajak yang dasar pengenaannya dipengaruhi langsung oleh nilai ‘ value” dari suatu property riil ( tanah dan / atau bangunan). Ada tiga jenis basis nilai yang dipakai yaitu; nilai modal (capital value), nilai sewa (rental value) dan nilai tanah (land value). (Suharno, 2003). Property tax di Indonesia adalah Pajak Bumi Bangunan ( PBB), BPHTB, Pajak penghasilan atas Property, PPh atas sewa tanah dan /atau bangunan, PPh atas selisih penilaian kembali aktiva tetap dan PPN atas Properti. Asas pemungutan pajak atas property bersifat khusus dan berbeda dengan jenis pajak lainnya. Menurut KJ.Davey, asas property tax sebagai berikut: Kecukupan dan Elastisitas yaitu sumber dari pajak harus menghasilkan penerimaan besar dan sejalan dengan tingkat inflasi dan pendapatan nasional kotor (GNP). Keadilan yaitu beban pengeluaran pemerintah haruslah dipikul bersama untuk semua golongan (ini berbeda dengan yang dikemukakan Adam Smith). Kemampuan Administratif menyangkut kondisi pemajakan, obyek dan saat terutang. Kesepakatan Politis yaitu Di berbagai belahan negara di dunia, terjadi perpedaan pihak pengelola antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Pengelolaan secara sentralistis diantaranya Cili dan swedia. Pengelolaan secara desentralistis yaitu Korea selatan, Amerika Serikat dan Australia. Tanggal 15 September 2009 telah ditetapkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2008 tentang PDRD ( Pajak Daerah dan Retribusi Daerah ) yang mulai berlaku tanggal 1 januari 2010. UU ini menggantikan UU PDRD yang lama yaitu UU No 34 Tahun 2000. UU PDRD yang baru ini salah satunya mengatur mengatur tentang Bea Perolehan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan (BPHTB). UU ini menjelaskan bahwa BPHTB merupakan pajak daerah mulai tanggal 11 Januari 2011. Pemerintah Pusat melalui Kemen-

terian Keuangan melimpahkan kewe n a n g a n p e n g e l o l a a n BPHTB ke Pemerintah Daerah meliputi; Penatausahaan Pembayaran, Pengawasan, Pelayanan dan Penagihan BPHTB. Sehingga mulai 1 januari 2011, Pengelolaan BPHTB sepenuhnya menjadi kewenangan Pemerintah daerah atau dengan kata lain Direktorat Jenderal Pajak tidak mengelola lagi BPHTB. Latar belakang dari lahirnya UU PDRD tersebut adalah pertama, penyelenggaraan Pemerintahan daerah dilakukan dengan memberikan kewenangan yang seluas-luasnya, disertai dengan pemberian hak dan kewajiban menyelenggarakan otonomi daerah dalam kesatuan sistem penyelenggaraan pemerintahan Negara. kedua, pajak daerah dan retribusi daerah merupakan salah satu sumber pendapatan daerah yang penting guna membiayai pelaksanaan pemerintahan daerah. Ketiga, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan kemandirian daerah, perlu dilakukan perluasan objek pajak daerah dan retribusi daerah dan pemberian diskresi dalam penetapan tarif. keempat, kebijakan pajak daerah dan retribusi daerah dilaksanakan berdasarkan prinsip demokrasi, pemerataan dan keadilan, peran serta masyarakarat, dan akuntabilitas dengan memperhatikan potensi daerah. Tujuan UU PDRD yang baru ini adalah: Pertama, memperbaiki sistem pemungutan dengan cara merubah sistem pemungutan pajak. Kedua, meningkatkan Local Taxing Power dengan cara memperluas objek pajak daerah dan retribusi daerah, Menambah jenis pajak daerah dan retribusi daerah (termasuk pengalihan PBB dan BPHTB menjadi Pajak Daerah), Menaikkan tarif maksimum beberapa jenis pajak daerah, Memberikan diskresi penetapan tarif pajak kepada daerah. Ketiga, Meningkatkan Efektifitas Sistem Pengawasan dengan cara mengubah sistem pengawasan dan Mengenakan sanksi bagi yang melanggar ketentuan PDRD. Keempat, Meningkatkan Sistem Pengelolaan dengan cara Bagi Hasil

Pajak Provinsi, Earmarking dan Insentif Pemungutan IMPLIKASI BPHTB MENJADI PAJAK DAERAH Undang Undang PDRD ini mencerminkan spirit desentralisasi dan pelaksanaan otonomi daerah. Pemerintah daerah diberi kewengangan penuh untuk menetapkan tarif BPHTB dan NPOPTKP sepanjang tidak melanggar UU PDRD tersebut. Perubahan tarif dan NPOPTKP tersebut merupakan peluang sekaligus tantangan bagi pemerintah daerah. Perubahan pengelolaan BPHTB dari pemerintah Pusat ke Pemerintah Daerah membawa implikasi terhadap segenap stake holder ( pemangku kepentingan ) terhadap BPHTB meliputi: Wajib Pajak, Kantor Pelayanan Pajak, Kantor Pertanahan ( BPN), Notaris PPAT, Kantor lelang Negara, Bank Tempat Pembayaran dan Pejabat lainnya. BPHTB akan berpengaruh terhadap APBD Pemerintah Daerah. Selama ini uang BPHTB dibagi melalui Peraturan menteri keuangan dengan komposisi: Pemerintah Pusat sebesar 20%, Pemerintah Propinsi sebesar 16% dan Pemerintah Kabupaten/Kota sebesar 64%. Pelimpahan BPHTB menjadi pajak daerah menyebabkan 100% penerimaan masuk ke Pemerintah Daerah. Hal ini akan meningkatkan PAD Kabupaten/Kota bersangkutan. Pengelolaan BPHTB oleh Pemerintah daerah memungkinkan timbulnya gejolak dimasyarakat apabila menyangkut Tarif dan NPOPTKP terjadi perbedaan yang cukup besar antar wilayah Dati II. UU PDRD memberikan kewenangan penuh bagi pemerintah daerah untuk menetapkan berapa besar tarif dan NPOPTKP. Pemerintah Kabupaten/Kota. Pemerintah daerah selaku pengelola BPHTB memiliki peluang sekaligus tantangan dalam pengelolaan BPHTB. Peluang dalam arti merumuskan pengelolaan BPHTB yang lebih memperhatikan kepentingan daerah setempat. Meliputi sarana dan prasarana seperti perangkat hukum ( Perda atupun Peraturan Bupati/Walikota), unit kerja, system penge-

lolaan, system pembayaran, system penagihan dan system pengawasan BPHTB. PELUANG DAN TANTANGAN Pengelolaan BPHTB meliputi Penatausahaan Pembayaran, Pengawasan, Pelayanan dan Penagihan BPHTB. Hal ini merupakan peluang bagi pemerintah daerah untuk melakukan perimbangan kepentingan budgeter dan regulator karena diskresi ada di Kabupaten/Kota (tarif BPHTB, Pengawasan, Pelayanan, fasilitas dll). Fungsi pajak sebagai sumber pendanaan dan fungsi regulasi akan berjalan beriringan sesuai kondisi dan aspirasi daerah setempat. Peningkatan akuntabilitas penggunaan penerimaan BPHTB. Pelimpahan BPHTB menjadi pajak daerah menyebabkan 100% penerimaan masuk ke Pemerintah Daerah. Hal ini akan meningkatkan PAD Kabupaten/Kota bersangkutan. Hilangnya potensi penerimaan provinsi (16,2% PBB dan 16% BPHTB) dan bagi kab/kota (bagi rata BPHTB dan insentif PBB) untuk kab/kota yang penerimaannya rendah. Banyak hal yang perlu disiapkan oleh pemda untuk menjawab peluang sekaligus tantangan diatas. persiapan yang harus dilakukan menyangkut sarana dan prasarana. Pertama adalah Perangkat hukum. Pemerintah daerah perlu segera merumuskan Perda dan Peraturan Bupati/Walikota sebagai paying hukum dalam menjalankan pengelolaan BPHTB. Paling lambat 31 Desember 2010, payung hukum ini sudah harus ada. Pemerintah daerah diberi kewenangan penuh untuk merumuskan Perda sesuai aspirasi daerah masing-masing sepanjang tidak bertentangan dengan Undang-Undang. Dalam merumuskan Perda, Pemerintah daerah harus cermat dalam menetapkan tarif dan NPOPTKP. Kedua adalah Struktur Kelembagaan, menyangkut unit kerja dan lembaga yang nanti mengelola BPHTB. Unit kerja ini nanti memiliki Tugas dan Fungsi (Tupoksi) Penatausahaan Pembayaran, Pengawasan, Pelayanan dan Pe-

donge instansi sg terkait maca Radar ora seh? Mbok nglayaani wong mriyang kue sing bener, coba dewek sing mriyang terus ora durusi mesti atine mangkel. 085842221XXX

Miline Kicir-Kicir MIKUM. Amit lah melu ngresula. Aku warga Pemaron. Kec. Brebes. Ak pan melu takon karo PDAM Jatibarang. pada becus ora seh ngurusi banyu ledeng... Banyu ka milie kicir”.. bayare pepek ka. pelayanane ga enak ga acan.. Enyong jaluk tulung lah.. tolong sing banter miline.... Trims. 085725881XXX

Rasane Ora Nyaman Blas YTH. Rubrik ngersula. Kye spatah dua patah katane aku. Aq jengkelkeh masalah dalan neng Tegal. Bolak-balik didandani tapi rasane ora nyaman blas... donge wong sing ditunjuk gawe dalan pinter apa belih sih,.. yen laka sing pinter ya nekana ingsinyur sing luar negri mboran oh... ben dalane penak... turnuwun moga dipkirna. 087730200XXX

Dilepa Nganggo Adukan WAH jebule iya jembatane parah sekali bener kueh ap kata no 087832577xxx tulung lah di tambal sing rapi aja mung di tambali wesi tok, dilepa ya kena go adukan semen. 087830316XXX

Orgil Bikin Keributan

DPUne Pribe?

AK pan melu ngresula, tolong dimuat. Kepala Dinsos/Kepala Tantrib, di Banjarharjo skrg bnyak orang gila suka mondar mandir & bwt keributan. Tolong supaya OrGil tsb ditertibkan, dibina & direhabilitasi.itu kan tugas sdr. Jangan cuma baca koran, ngobrol, & duduk2 saja d kantor. Turun ke lapangan, dengarkan keluhan rakyat. OrGil pun di atur dalam konstitusi. 085742394XXX

ASLMKUM.. Melu ngersula go DPU. Jembatan kaligung curug selawi repan ambles ne trek pada lewat bruge goyang pengendara pada was was apa maning ne bengi lobange ra katon! DPU Ne pibe! 081911500XXX

Mbokan Kena Azab TOLONG go Pak Satpol PP. Tertibna lesehan remang2 sing ning SlawiBanjaran. Ngisin 2 na wong Tegal. Bokan Tegal kena azab.. 085867442XXX

Sering Nilang MELU ngresula... kae nang dalan raya Jatibarang-Balapulang, tepate antara Desa Mulyoharjo dan Semboja sering akeh oknum polisi NILANG.... Senajan tanggal abang ya “guris” bae. Tulung len anak buahe, wa. 085741848XXX

Mutasi untuk Penyegaran YTH. Ka. Disdik Kota Tegal, Ka. SD Negeri per 1 November ’10 tlah dimutasi secara total untuknya setiap 4 th sekali diadakan mutasi. Nah sekarang giliran guru yg sudah 8 th atau lebih di sekolah

nagihan BPHTB. Pemerintah daerah memiliki pilihan untuk membentuk unit kerja baru atau menggunakan unit kerja yang sudah ada dengan Tupoksi baru sebagai pengelola BPHTB. Ketiga Sumber Daya Manusia (SDM). SDM memiliki peranan yang penting. ini merupakan peluang sekaligus tantangan bagi pemerintah daerah. menyiapkan SDM yang harus bertanggung jawab sesuai Tupoksi unit kerja. SDM ini harus dibekali pemahaman, pengetahuan dan ketrampilan dalam pengelolaan BPHTB. Keempat, Sistem administrasi. Sistem administrasi meliputi Bentuk pelayanan, SOP ( Standard Operate Prosedure ) dan Teknologi Informasi (IT). Sistem Administrasi BPHTB selama ini sudah ada dan berjalan di Kantor pelayanan Pajak. Pemerintah daerah bisa mengadopsi jenis dan bentuk pelayanan, SOP ( Standard Operate Prosesure ) ataupun IT. Program Komputer yang dipakai untuk menyimpan data, mengoperasikan ataupun up dating data bisa diadopsi Kantor Pelayanan Pajak. Kelima, Sosialisasi ke masyarakat umum. ini merupakan bentuk pelayanan ke masyarakat umum. Pihak-pihak yang terkait ( stake holder) dan masyarakat luas harus mengetahui ini. sehingga masa transisi pengelolaan dari Pemerintah Pusat ke Pemerintah Daerah bisa berjalan dengan mulus. Keenam, Pendanaan. Pemerintah daerah perlu menyiapakan pendanaan terkait semua aspek tersebut diatas. Segenap unsur pemerintah daerah perlu menyadari ini, baik dari lembaga eksekutif maupun lembaga legislatif. Setiap perubahan tentu membawa dampak. Pelimpahan wewenang pengelolaan BPHTB dari Pemerintah Pusat ke Pemerintah daerah diharapkan berjalan smooth dan cost minimal, baik cost ekonomi, sosial maupun politis. Pada akhirnya diharapkan masyarakat luas tidak mengalami kesulitan pelayanan dan memperoleh kualitas pelayanan yang lebih baik. (*) Penulis adalah praktisi perpajakan dan Pengajar UPS Tegal

GRAFIS: DWI NANDA P/RATEG

yang sekarang ditempati, per 1 Januari ’11 segera dimutasi untuk penyegaran shg tdak jemu. Trima kasih. Kepada Rateg suwun atas dimuatnya smsku ini. 085292203XXX

Mohon Segera Dicarikan KEPADA semua instansi yang terkait, mohon APBN tahun 2010 segera dicairkan. Karena sejak bulan Januari sampai Desember 2010 ini kami belum

menerima. Sudah berkali-kali dicek ke BPD akan tetapi hasilnya nihil. Padahal sekarang memasuki pertengahan Desember, hampir tutup tahun. Kira-kira kapan keluar yah? mohon diperhatikan. Terima kasih. 085879159XXX

Coba Dewek Sing Mriyang MANING2 ana sg ngresula masalah pelayanan puskesmas ato rmh sakit,

Terima Kasih Polsek Pangkah ASSALAMUALAIKUM.. Enyong pan makash kyeh, winginane nang Polsek Pangkah ana pengobatn gratis, obate cespleng langsg mari, sejen karo nang pusksmas. Langsung dilayani ora kesuwen. Kapolsek Pangkah enyong makseh ya? Di lanjut oh.. ben sing kaya enyongan wong ora duwe pada sehat. Tks Pak. RADAR sing paling sip. 08190222XXX

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS 08159440722, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Bagi tiga pengirim Ngresula yang beruntung masing-masing mendapatkan dua dus (200 gr) susu bubuk kedelai produk AFIS Tiap Harinya. Produk tersebut dapat diambil di Kantor Radar Tegal dengan menyerahkan fotocopy KTP dan menunjukan no HP anda.


CMYK

METROPOLIS

3

JUMAT, 24 DESEMBER 2010

RADAR TEGAL

Pembatasan Subsidi BBM bagi Pemilik Mobil

KONSUMEN SETUJU, Asal Diawasi dengan Ketat

PERIKANAN

M. SAEKHUN/RATEG

DIPENUHI KAPAL - Kolam Pelabuhan Tegal saat ini dipenuhi kapal yang bersandar di Pelabuhan Tegal.

Pokja Pelabuhan Jalan di Tempat KENDATI telah dibentu setengah tahun lebih, tapi Kelompok Kerja (Pokja) pembangunan pelabuhan niaga Kota Tegal belum bekerja. Imbasnya, sampai saat ini belum ada hasil kerja Pokja yang diharapkan bisa mermuskan teknis pembangunan pelabuhan niaga yang ditargetkan pada tahun 2013 sudah selesai pembangunan fisiknya. BELUM BEKERJA Anggota Pokja Pembangunan Pelabuhan Kota Tegal sekaligus Ketua Himpunan Masyarakat Maritim Tegal (Hikmat) Wardjo Rahardjo mengatakan, walaupun dirinya merupakan anggota Pokja dari unsur masyarakat maritim, tapi hingga saat ini belum pernah diundang atau dilibatkan. ke hal 9 kol 5

PEMERINTAHAN Walkot Diminta Transparan SAMPAI saat ini, masalah perpanjangan jabatan sekretaris daerah (sekda) -yang akan akan berakhir pada Oktober tahun 2011 mendatang- menjadi wacana publik.

Walikota pun diminta transparan soal diperpanjang atau tidaknya jabatan sekda. Hal ini ditegaskan Anggota DOK.RATEG DPRD Kota Tegal Abdullah Sungkar Abdullah Sungkar. Menurut Sungkar, karena masalah perpanjangan masa jabatan sekda sudah menjadi bahan pembicaraaan di internal eksekutif daerah, maka sebaiknya walikota mengambil sikap yang transparan dan memberikan argumen yang masuk akal bagi pengambilan keputusan strategi pada jabatan strategi. Bahkan, lanjut Sungkar, beredar pula kabar lobi politik untuk jabatan sekda. Hal ini, menurutnya, sangat tidak sehat bagi jalannya pemerintahan daerah (pemda), sehingga harus ada transparasi soal masalah ini agar masyarakat jangan dibingungkan terkait hal ini. ke hal 9 kol 5

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

ISI PREMIUM – Seorang petugas salah satu SPBU di Kota Tegal (kanan) tengah melayani konsumen yang mengisi bahan baker untuk kendaraannya. Pro dan kontra terkait pembatasan subsidi premium bagi pemilik mobil pribadi masih terjadi di tengah masyarakat.

LALULINTAS di perempatan Kejambon, Kota Tegal, semakin terlihat memprihatinkan. Badan jalan yang sempit tidak mampu lagi menampung volume kendaraan yang melintas. Tidak heran, setiap hari kemacetan selalu terjadi, terutama di saat jam-sibuk sibuk. Makhrowi, ketua RW 2 Kejambon mengatakan, kemacetan terjadi karena badan jalan terlalu sempit, terutama di sebalah timur yang terdapat pasar. Menurutnya, kemacetan bisa saja dikurangi jika dilakukan pelebaran jalan. Baik dengan menggeser lokasi pasar, maupun rumah warga yang ada di sekitarnya. Hanya saja, persoalan yang sempat dibahas antara warga dengan instansi terkait, hingga saat ini belum menemukan jalan keluarnya. Padahal, kondisi Pasar Kejambon juga lebih sederhana dibandingkan pasar lain yang telah diperbaiki atau direlokasi. LEBIH MAHAL Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian ke hal 9 kol 5

CMYK

ke hal 9 kol 1

Proyek Rp 1,4 M Terlambat Komisi I Kecewa Kerja Rekanan PELAKSANAAN proyek Pembangunan Taman Budaya Tegal (TBT) tahap 2 membuat Komisi I DPRD Kota Tegal meradang. Pasalnya, sesuai kontrak pembangunan TBT tahap 2 yang mulai sejak 24 September 2010 itu berakhir pada 22 Desember 2010. Namun, hingga akhir batas waktu, ternyata realisasi pekerjaan baru sekitar 90 persen. Atas kelambanan ini, Komisi I DPRD Kota Tegal mengaku kecewa.

Proyek ini menghabiskan anggaran sebesar Rp 1.401.825.000, dengan rekanan PT Bangun Pola Usaha Nusantara terlambat. DIKENAKAN SANKSI Pelaksana PT Bangun Pola Usaha Nusantara Budi Rohadi saat dikonfirmasi di sela-sela tinjauan lapangan Komisi I kemarin (23/12) mengaku, kalau penyelesaian pembangunan TBT tahap 2 terlambat karena sesuai kontrak pekerjaan berakhir pada 22 Desember 2010. Namun, Budi mengatakan, pengguna anggaran memberikan toleransi waktu selama satu ming-

gu untuk menyelesaikan pekerjaan. Sampai kemarin (23/12) realisasi pekerjaan sudah 96 persen. Sehingga ditargetkan pada minggu ini pembangunan selesai 100 persen. ’’Keterlamabatan proyek ini karena kami kesulitan material, sebab harus melalui order terlebih dahulu,’’ katanya. ke hal 9 kol 1

TINJAU PROYEK - Rombongan Komisi I DPRD Kota Tegal mengecek proyek pembangunan TBT tahap 2, yang realisasinya terlambat.

M. SAEKHUN/RATEG

Pasar Bandung Akhirnya Diresmikan Wawalkot: Tempat Kos Harus Didata

PASAR Bandung, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal, yang dibangun Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal sejak Juni 2009 lalu, baru bisa diresmikan oleh Walikota Tegal Ikmal Jaya kemarin (23/12). Ini lantaran proses relokasi pedagang dari pasar lama ke lokasi baru sempat menjadi polemik. LEBIH REPRESENTATIF Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh walikota didampingi sekretaris daerah (sekda), komandan Lanal Tegal, kapolres Tegal Kota, dan komandan Koramil Tegal Selatan. Usai peresmian, walikota beserta rombongan meninjau lapak-lapak atau los-los Pasar Bandung. Ikmal mengatakan, pembangunan pasar bandung didasari dari lokasi Pasar Kimpling yang sudah tidak memenuhi syarat. Selain itu, juga memberikan warga sarana dan prasarana yang lebih baik dan representatif. ke hal 9 kol 1

TATA KOTA Perempatan Kejambon Parah

PENGURANGAN subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium (bensin) bagi pemilik mobil pribadi awal tahun 2011 mulai diberlakukan di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Tentunya, kebijakan ini akan dilanjutkan di daerah-daerah lainnya. Bagaimana warga Kota Tegal menyikapi kebijakan ini? DENGAN PERTIMBANGAN Di mata pemilik kendaraan (mobil) pribadi di Kota Tegal dan sekitarnya, program yang nantinya juga akan mereka alami ini diharapkan bisa berjalan dengan pengawasan ketat, sehingga tidak terjadi pelanggaran dalam pelaksanaannya. Haryono (51), seorang pemilik mobil pribadi yang ditemui Radar saat mengisi premium di

ADI MULYADI/RATEG

TEKEN PRASASTI - Walikota Tegal Ikmal Jaya (tengah) didampingi Muspida menandatangani prasasti tanda diresmikannya Pasar Bandung, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal.

WAKIL Walikota (Wawalkot) Tegal Habib Ali Zaenal Abidin menyoroti keberadaan tempat kos di Kota Tegal. Dijelaskannya, setiap pemilik tempat kos harus didata untuk database, sehingga keberadaan penghuni yang ada serta jumah riil bisa diketahui. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya pelanggaran atau alih fungsi rumah kos, yang mungkin saja bisa terjadi. Menurut Habib Ali, memberdayakan serta peran serta RT/RW dalam memantau lingkungan masing-masing sangat dibutuhkan. Apalagi, beberapa waktu lalu di perbatasan Kota dan Kabupaten Tegal terjadi penggrebegan teroris yang dilakukan oleh Detasemen Khusus (Densus) Antiteror 88. Pemilik tempat kos juga

harus selektif dan meminta data dari calon penghuni dnegan lengkap. Sehingga, data yang ada bisa diserahkan kepada RT/RW setempat sebagai laporan, dan akan diteruskan hingga ke database. Pihaknya juga mengingatkan agar setiap pemilik tempat kos untuk selalu menjaga lingkungan, dan tidak mengalihfungsikan tempat kos menjadi sebuah kegiatan yang melanggar hukum. Salah satunya, mengalihfungsikan tempat kos menjadi prostitusi karena akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku. Selain pemilik kos, warga sekitar juga bisa melakukan pemantauan serta pengawasan, sehingga jika ada penghuni kos yang memiliki gerak-gerik mencurigakan bisa dilaporkan kepada aparat terdekat. ke hal 9 kol 5

Dari Prosesi Sedekah Laut di Kota Tegal

Enam Kepala Kerbau Dilarung, Warga Berebut Air Nelayan se-Kota Tegal kemarin (23/12) melarungkan enam kepala kerbau dan buahbuahan ke tengah laut. Untuk apa? LAPORAN: ADI MULYADI DENGAN melarung sesaji tersebut, ribuan nelayan berharap ke depan hasil tangkapannya akan semakin berlimpah. Ini dilakukan para nelayan dalam kegiatan yang lebih dikenal dengan sebutan sedekah laut, yang dilaksanakan di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tegalsari, Kota Tegal. Selain melarungkan sesaji, ribuan nelayan juga berrebutan air

yang sudah di doakan dan dipercaya bisa membawa berkah. Perayaan sedekah laut juga diramaikan dengan berbagai macam hiburan dan kegiatan bakti sosial. ENAM SESAJI Ketua Panitia Sedekah Laut yang juga menjabat sebagai Badan Pengawas KUD Karya Mina Hadi Santoso mengatakan, sedekah laut merupakan tradisi budaya masyarakat nelayan yang dilaksanakan setiap Bulan Muharram. Maksud dan tujuan dari pelarungan kepala kerbau dan buahbuahan ini, menurutnya, bukan karena percaya dengan sesuatu selain Tuhan yang Maha Esa. ’’Pelarungan sesaji maksudnya adalah memberi makan ikan-ikan dilaut berupa kepala kerbau dan

buah-buahan,’’ ujar Hadi kepada Radar di sela-sela mengikuti acara ini. ’’Maksudnya, dengan diberi makan maka jumlah ikan akan semakin banyak. Sehingga ketika nelayan beraktivitas hasilnya juga diharapkan semakin banyak,” lanjutnya. Selain itu, lanjut Hadi, perayaan sedekah laut juga sebagai upaya melestarikan budaya yang dimiliki para nelayan, khususnya Kota Tegal. Dia tidak menampik, jika pelaksanaan sedekah laut memang menjadi pro dan kontra. ’’Namun, lantaran sudah menjadi tradisi dan juga kekayaan khasanah budaya, ya mau bagaimana lagi?” kata Hadi setengah bertanya. ke hal 9 kol 5

ADI MULYADI/RATEG

BEREBUT - Ribuan nelayan berebutan air yang sudah didoakan oleh seseorang yang dituakan.


PEMALANG

4

JUMAT 24 DESEMBER 2010

RADAR TEGAL

Ratusan Warga Grudug Balai Desa Kades Pegiringan Dituntut Cabut Izin Penambangan Pasir

NGENDONG

BANTARBOLANG – Ratusan warga Desa Pegiringan Kecamatan Bantarbolang, Pemalang, Kamis (23/12) kemarin mendatangi balai desa setempat. Mereka menuntut kepala desa mencabut izin penambangan pasir yang dilakukan pengembang. Desakan pencabutan izin tersebut karena warga khawatir penambangan yang menggunakan alat berat menyebabkan usahanya sebagai penambang manual akan mati. Ratusan warga Desa Pegiringan berdatangan dan berkumpul di depan balai desa sejak pukul 09.00 WIB. Setelah mencapai 600-an orang, mereka mulai menggelar aksi demo. Dalam tuntutannya, warga meminta kades segera mencabut surat izin penambangan pasir yang akan dilakukan

pengembang. Alasannya, jika pengembang itu dibiarkan masuk, warga desa yang sudah lama menggeluti usaha sebagai penambang manual akan kehilangan pekerjaan karena tergusur. Padahal penambangan manual yang selama ini dilakukan warga telah mampu meningkatan kesejahteraan keluarga. Aksi demo warga semula berjalan tertib. Namun desakan dan tuntutan warga yang seakan tidak digubris, akhirnya warga marah. Aksi demo tersebut semakin panas dan terus menuntut kepada kades. Mereka akhirnya mendapat pengamanan ketat dari jajaran kepolisian, baik dari Polsek setempat maupun dari Polres Pemalang. Namun aksi tersebut tetap membuat macet jalan raya Bantarbolang-Randudongkal. Melihat aksi warga yang semakin memanas, akhirnya untuk menghindari aksi anarkis, perwakilan tiga orang yaitu Aziz Maulana, Wahiduin dan Dakri

diperkenankan masuk ke balai desa. Dengan difasilitasi jajaran Muspika, akhirnya warga berdialog bersama Kades setempat H Dimyati. Dalam pertemuan itu, warga tetap menuntut kades agar segera mencabut izin penambangan. Selain itu menolak alat berat yang digunakan pengembang. Setelah terjadi dialog akhirnya kades berjanji akan meninjau ulang soal perizinan penambangan tersebut. Kepala Desa Pegiringan H Dimyati usai berdialog bersama warga mengatakan, semula pengembang sudah melakukan pendekatan. Namun belakangan ada ganjalan yang pada akhirnya warga berdemo. ”Kami sebenarnya berharap warga tetap kondusif. Kami juga telah koordinasi dan konsultasi dengan dinas terkait. Namun karena warga tetap tidak mau, kami juga akan memikirkannya,” kata dia. Sementara Camat Bantarbolang Tarjono SIP menyatakan telah berusaha memfasilitasi

PEMALANG - Liga Pendidikan Indonesia (LPI) Piala Bupati Pemalang tahun 2010 tingkat pelajar SMP dan SMA yang digelar di Stadion Sirandu, kini telah memasuki babak final. Acara grandfinal kejuaran sepak bola antar pelajar itu sedianya akan dilaksanakan tanggal 25 Desember 2010 besok. Ketua Penyelenggara LPI Piala Bupati Drs Sapardi MSi melalui panitia pelaksana Sobirin SPd mengatakan babak final kejuaraan LPI akan dilaksanakan tanggal 25 Desember 2010 besok. dok.rateg ’Semua tim yang berhasil lolos ke Sobirin babak semi final mampu menyelesaikannya dengan baik baru akan masuk final yang rencananya akan berlangsung pada tanggal 25 Desember 2010 nanti,” katanya, kemarin. Sebelumnya, pihaknya juga telah memprediksi dalam babak final nanti yang bakal berhasil maju ke babak final adalah Tim Kesebelasan SMA Negeri 2 Pemalang dan SMK Nusantara Comal. Alasanya untuk SMA Negeri 2 Pemalang sendiri mantan juara tahun 2009. Selain itu kesiapan tim mulai dari latihannya dan pelatih serta pemainnya cukup siap. Disamping itu juga dukungan kepala sekolah dan suporternya sangat kuat. Sehingga layak untuk masuk ke final. “Sedangkan SMK Nusantara Comal juga sama-sama diprediksi masuk final, punya kesiapan yang cukup matang. Hanya saja dukungan suporternya sangat minim dimungkinkan karena jauh dari lokasi lapangan,” ujarnya. (mg1)

Muhammadiyah Audensi ke Polres

PENTOL RAH UMITRO / RADAR PEMALANG

SERAHKAN SEMBAKO – Pendeta GBI Sirandu, Salmon Langga STh, tengah menyerahkan sembako kepada tukang becak, Kamis (23/12) kemarin.

Bagi-Bagi Sembako GBI Sirandu Peringati Natal HADIAH - Ketua DPD PKS Pemalang Ikmaludin Aziz SPd menyerahkan hadiah kepada Juara I, Club Comal Futsal pemenang Turnamen Keadailan

Comal Futsal Juarai Turnamen Keadilan PEMALANG – Setelah masuk babak final, Club Comal Futsal akhirnya berhasil menjadi juara Turnamen Keadilan DPD PKS Pemalang. Turnamen futsal yang digelar dalam rangka Musda II PKS ini berlangsung selama tiga hari dari mulai tanggal 17 sampai 19 Desember 2010. “Setelah babak demi babak pertandingan telah mampu diselesaikan hingga masuk pada bapak penentu, Club Comal Futsal akhirnya berhasil menjadi juara pertama,” kata Ketua DPD PKS Pemalang yang baru saja terpilih dalam Musda, Ikmaludin Aziz SPd, usai mengikuti acara putupan turnamen di GOR Jokam, Taman, kemarin. Turnamen futsal piala keadilan yang diselenggarakan selama tiga hari mulai tanggal 17 sampai 19 Desember diikuti sebanyak 62 klub futsal yang ada di Kabupaten Pemalang. “Selama ada turnamen futsal yang pernah diadakan di Kabupaten Pemalang, turnamen futsal Keadilan ini paling banyak peserta,” ujarnya bangga. Acara penutupan turnamen tersebut ditandai dengan penyerahan hadiah yang dilakukan Ikmaludin Aziz ketua DPD PKS Pemalang yang baru. “Ucapan terima kasih, kami sampaikan kepada seluruh penyelenggara kegiatan ini terutama dari PSSI dan KONI Kabupaten Pemalang yang telah bekerja sama dengan kami, mudah-mudahan kerja sama ini terus terjalin dan terwujud dengan baik,” terangnya. (mg1) PENGUMUMAN LELANG Nomor : B-03/O.3.22/PPBR/12/2010 Kejaksaan Negeri Pemalang dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Tegal akan melaksanakan penjualan di muka umum/ lelang barang rampasan untuk negara, berupa : - 1 Mitsubishi T 120 Pick Up Th.1978 harga limit Rp. 2.500.000,- u.j Rp. 2.500.000,- 1 Colt T SS 120 Th.2001 harga limit Rp. 11.000.000,- u.j Rp. 6.000.000,- 1 KBM Kijang Krista harga limit Rp. 21.000.000,- u.j. Rp. 15.000.000,- 1 Kijang LGX harga limit Rp. 20.000.000,- u.j. Rp.15.000.000,- 1 Suzuki Satria F 150 cc harga limit Rp. 4.000.000,- u.j. Rp. 2.000.000,- 1 Suzuki Satria R harga limit Rp. 2.000.000,- u.j. Rp. 1.000.000 - 1 HP Nokia Type 112 harga limit Rp. 60.000,- u.j Rp. 60.000,- 1 HP Nokia Type 2100 harga limit Rp. 75.000,- u.j Rp. 75.000,- 1 HP Nokia Type 2106 harga limit Rp. 100.000,- u.j Rp. 100.000,Pelaksanaan Lelang : Hari/Tanggal : Rabu, 29 Desember 2010 Pukul : 09.00 WIB Tempat : Kantor Kejaksaan Negeri Pemalang Jl. Pemuda No. 30 Pemalang Syarat-syarat Lelang: 1. Peserta lelang harus menyerahkan uang jaminan paling lambat sebelum pelaksanaan lelang 2. Bagi peserta yang tidak ditunjuk sebagai pemenang lelang, uang jaminan dikembalikan dan pelunasan pembayaran paling lambat 3 hari setelah pelaksanaan lelang 3. Penjelasan lebih lanjut dapat menghubungi Panitia Lelang Kejaksaan Negeri Pemalang atau KPKNL Tegal Pemalang, 23 Desember 2010 Ketua Panitia t.t.d Drs. Sya'roni

dan memberikan arahan yang terbaik, yaitu agar kades meninjau ulang perizinan penambangan pasir tersebut. Kades juga dalam mengambil keputusan sesuai aspirasi masya-

rakat. ”Berdasarkan hasil pertemuan warga bersama kades , hasilnya akan meninjau ulang perizinan dan wargapun menerima,” tandasnya. (mg1)

Maraknya Anak Punk dan Pelajar Bolos Memprihatinkan

LPI Memasuki Babak Final

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

AKSI DEMO – Sejumlah warga Desa Pegiringan saat menggelar aksi demo di balai desa menuntut kadesnya mencabut izin penambangan pasir

PEMALANG – Menyambut Natal 2010 yang jatuh pada Jumat hari ini, Gereja Bethel Indonesia (GBI) Jemaat Sirandu Pemalang m em bagi -bagi kan paket sembako kepada warga sekitar. Bagi-bagi sembako dilaksanakan di gereja setempat, dengan melibatkan puluhan jemaat dibawah pimpinan Pendeta Salmon Langga STh. Kepada Radar di sela-sela pembagian, Pengurus GBI Sirandu Cahyo Budiman mengungkapkan, bantuan yang diberikan kepada warga sekitar khususnya tukang becak, kernet dan sopir elf, serta warga tidak mampu, merupakan bentuk kepedulian sosial

gereja terhadap sesama. “Selama ini kami sudah membangun kebersamaan dengan warga di sekitar Komplek Sirandu secara baik, gereja dengan masyarakat sekitar,” tuturnya. Pendeta Salmon Langga STh mengatakan, pembagian sembako diharapkan dapat membantu warga sekitar atas jalinan kebersamaan dengan GBI Sirandu. Kepedulian sosial juga sekaligus implementasi dari apa yang diajarkan Yesus Kristus, yakni spirit kasih “seperti apa yang Kami terima dari Yesus Kristus”. Sembako yang dikumpulkan gereja, lanjut dia, merupakan bantuan yang dikumpulkan jemaat berkaitan dengan perayaan Natal 2010. Dimana yang dilakukannya tersebut sekaligus sebagai

harapan jemaat GBI Sirandu, akan kehidupan yang harmonis antara gereja dengan masyarakat. Dengan kata lain, gereja adalah bagian dari kehidupan bermasyarakat. Mengenai perayaan Natal, Pendeta Salmon yang juga Wakil Ketua Badan Kerjasama Gereja-Gereja (BKSG) Kab. Pemalang menjelaskan, pada pelaksanaan Misa Natal tahun ini pihaknya tidak menggelar terpusat, melainkan melangsungkannya di gereja masing-masing. Hal ini sejalan dengan kesepakatan musyawarah BKG, bahwa pada perayaan Natal 2010 yang dilaksanakan masing-masing gereja, dan dibagi dalam dua rangkaian. Yakni ibadah dan perayaan Natal serta perayaan natal secara umum. (cw2)

PEMALANG – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pemalang prihatin dengan maraknya anak-anak punk Karena keberadaannya disudut-sudut kota, lampu traffic light, dan pusat-pusat kota, dapat mengganggu ketertiban dan ketenteraman masyarakat. “Muhammadiyah sebagai ormas Islam tidak bisa menindaknya secara langsung, makanya kami berharap ada upaya preventif dan persuasif dari pihak berwajib dan pihak-pihak terkait,” terang Majelis Dikdasmen PDM Kab Pemalang, Drs Suhardi, seusai audensi ke Kapolres Pemalang AKBP Drs Sofyan Nugroho SH MSi kepada Radar, Kamis (23/12) kemarin. Audensi Muhammadiyah ke Kapolres, diikuti seluruh jajaran pengurus PDM Kab Pemalang. Diantaranya Ketua Dr H Machroes Achid, H Ahmad, Abdul Muin, Kyai Mudhirin, H Ihsan, H Muhammadi, dan ia sendiri. Dikatakan Suhardi, upaya preventif dan persuasif bagi anak-anak punk, mendesak untuk dilakukan. Hal ini karena anak-anak punk dari hari ke hari jumlahnya semakin banyak. Padahal kebanyakan mereka adalah anak usia sekolah, usia

dimana secara kejiwaan masih labil. Sehingga bila tidak segera ditangani, dikhawatirkan akan nekat melakukan perbuatanperbuatan diluar batas kewajaran serta melanggar normanorma yang berlaku. “Kedatangan kami sekaligus meminta supaya Polres mencari solusi atau pola penanganan yang tepat bagi anak-anak punk,” ucap dia yang juga Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah Ulujami. Selain anak punk, PDM juga menyampaikan keprihatinannya pada para pelajar yang kerap bolos sekolah pada saat jam belajar, dengan mendatangi tempat-tempat play station dan warung internet. Untuk masalah ini, PDM mendesak agar Polres Pemalang bekerjasama dengan pihak-pihak terkait melakukan razia pelajar sebagai upaya pembinaan dan efek jera. “Pihak sekolah selama ini sudah berupaya memberikan pengertian hingga sanksi bagi pelajar yang suka bolos sekolah, tetapi mereka tetap nekat,” imbuh Suhardi. Audensi ke Kapolres sendiri sebagaimana dikemukakan dia, merupakan bentuk tanggungjawab moral Muhammadiyah terhadap permasalahan sosial kemasyarakatan, sekaligus perwujudan dari misi dan fungsinya sebagai gerakan dakwah amar maruf nahi munkar. (cw2)

SUMITRO / RADAR PEMALANG

DUDUK-DUDUK – Sambil bermain gitar jenis kentrung, beberapa anak punk tengah kongkow-kongkow di Alun-Alun Pemalang.


JUMAT 24 DESEMBER 2010

TEGAL METROPOLIS

5

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Jum’at dan Sabtu Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

RIEZ PALACE HOTEL - Senin sampai Minggu Breakfast Promo Spesial Price (All You Can Eat) selama OktoberNovember 2010 dari pukul 07.00-10.00 WIB. Spesial Sop Buntut di abunawas Top Roof Resto. Mulai jam 19.00 selama bulan november 2010, Buka 24 Jam

FOTO-FOTO: ABIDIN ABROR/RATEG

PENGAMANAN – Selain TNI dan Polri, sejumlah instansi dilibatkan dalam pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru (foto kanan). Walikota Tegal Ikmal Jaya saat mengunjungi GKI usai pelaksanaan upacara gelar pasukan (foto kiri).

Seluruh Pasukan Siap Dikerahkan Pengamanan Natal 2010 dan Tahun Baru 2011 MENGHADAPI perayaan Natal 2010 dan Tahun Baru 2011, pihak keamanan menyatakan siap mengerahkan seluruh pasukannya. Jumlah pasukan yang diterjunkan untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru, menurut Kapolres Tegal Kota AKBP Kalingga Rendra Rahardja, mencapai sekitar 315 personel. Selain dari Kepolisian, peng-

amanan juga dibantu dari TNI serta unsur lainnya seperti Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP); Linmas; Pramuka; Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo); serta Radio Antar-Penduduk Indonesia (RAPI). ’’Untuk pengamanan, kami siap. Selain itu, juga dibantu unsur lain. Mari kita jaga ketertiban,” kata Kalingga dalam gelar pasukan di halaman Mapolres Tegal Kota kemarin (24/12). Titik pengamanan meliputi seluruh gereja yang ada di Kota Tegal. Dari 22 gereja yang ada di Kota ’Bahari’ ini akan ditem-

patkan sejumlah petugas. Pengamanan ini juga berlaku untuk obyek wisata, tempat hiburan, serta titik-titik keramaian lainnya yang banyak dikunjungi pengunjung. Khususnya saat menyambut tibanya Tahun Baru, karena ribuan warga bakal turun ke jalan untuk cari hiburan guna menyambut datangnya Tahun Baru. Karenanya, lanjut Kalingga, sebagai antisipasi maka sejumlah titik di kota ini akan dibangun pos pengaman. STERILISASI Sementara, Walikota Tegal Ikmal Jaya dalam upacara gelar

pasukan menyatakan harapannya agar perayaan Natal dan Tahun Baru dapat berlangsung aman dan lancar. Meski demikian diperlukan adanya antisipasi terhadap segala gangguan keamanan. ’’Datangnya gangguan perlu diantisipasi,” tegas Ikmal. Usai mengikuti upacara gelar pasukan, Ikmal beserta kapolres Tegal Kota, komandan Pangkalan Angkatan Laut (danlanal) Tegal, serta komandan Kodim (dandim) 0712/ Tegal mengunjungi Gereja Kristen Indonesia (GKI) yang beberapa waktu lalu sempat mengalami musibah

kebakaran. Kunjungan jajaran Muspida ini didampingi Pendeta Priscilia Agustina dan segenap pengurus GKI. Di gereja ini sempat diperlihatkan proses sterilisasi dari kemungkinan ancaman bahan peledak yang sengaja diletakkan di sejumlah titik lokasi. Sterilisasi tempat ibadah ini langsung ditangani personel Gegana Brimob. Berdasarkan hasil penyisiran dengan menggunakan peralatan khusus, hasilnya nihil. Artinya, di tempat ini tidak ditemukan adanya bahan berbahaya yang dapat mengancam keselamatan. (din)

Edy: Jangan Salahkan Lebih dari 100 PNS Pengusaha Filet Memasuki Masa Pensiun TERKAIT masalah bau busuk yang ditebarkan dari penjemuran sekitar Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Jongor, Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, Forum Pemberdayaan Masyarakat Pantai (FPMP) menilai untuk jangan menyalahkan pengusaha filet. Hal ini ditegaskan Ketua FPMP Kota Tegal Edy Waluyo. Bau tak sedap tersebut kini banyak dipermasalahkan warga, termasuk pihak Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal. Edy mengatakan, soal bau busuk jangan itu, jangan menyalahkan pengusaha filet. Karena yang sebenarnya terjadi, menurut Edy, bau busuk itu ditimbulkan dari kumpulan potongan-potongan kepala ikan setelah diambil dagingnya, selanjutnya seluruh potongan kepala ikan itu direbus.

Hasil rebusan kemudian dijemur di area terbuka. Inilah yang menjadi sumber bau busuk tersebut. Sedangkan filetnya sendiri, menurut Edy, langsung dijual untuk pakan ternak. ’’Filetnya sendiri tak masalah, yang masalah itu rebusan kepala ikan,” kata Edy kepada Radar baru-baru ini. Permasalahan ini, lanjut Edy, hanya bisa diatasi dengan penggunaan teknologi serta niat kuat pemerintah setempat untuk mengatasinya. ’’Karena ini menyangkut pengeringan, maka tinggal dianggarkan saja melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Beli teknologi pengeringan, maka selesai sudah masalahnya.’’ Teknologi dimaksud melalui sistim oven. Yakni, ikan-ikan busuk itu tinggal dimasukkan mesin pengering, tanpa perlu dijemur lebih dulu. (din)

TAHUN 2010 Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal kekurangan jumlah pegawainya. Karena selama setahun terdapat 190 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang pension. Baik lantaran meninggal dunia, ataupun usianya yang sudah mencapai batas. Hal ini disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkot Tegal Dyah Kemala Sintha dalam acara pelepasan purna ugas PNS Pemkot Tegal kemarin (22/12) malam di Ruang Adipura, Kompleks Balaikota Tegal. Menurut Sintha, ini merupakan acara pelepasan purnatugas PNS kali kedua di tahun 2010. ’’Periode yang kedua ini diperuntukan bagi PNS yang pensiun mulai 1 Juli 2010 sampai 1 Desember 2010,” katanya. Sintha menjelaskan, jumlah pegawai yang purna tugas pada

periode tersebut berjumlah 65 orang. Rinciannya, terdiri dari 5 PNS yang meninggal dunia dan 60 lainnya mencapai batas usia pensiun. Dari 65 PNS tersebut, terdiri dari purnatugas struktural eselon IIb sebanyak 2 orang. Kemudian, eselon IIIa 2 orang, eselon IVa 10 orang, dan eselon IVb 2 orang. Selanjutnya, purnatugas medis atau paramedis 3 orang, staf 23 orang, kepala sekolah atau guru 22 orang, serta tenaga fungsional lain seorang. Lebih lanjut Sintha mengatakan, selama tahun 2010 jumlah PNS yang mencapai batas usia pensiun sejumlah 109 orang. Sehingga pemkot mengalami kekurangan pegawai. Namun demikian, pada tahun ini pemkot telah mendapat tambahan PNS dari pengangkatan pelamar umum dan Tenaga Harian Lepas (THL) seba-

nyak 364 orang. ’’Sehingga diharapkan dapat mengatasi kekurangan sumber daya manusia di lingkungan pemkot,” paparnya. Sementara, Walikota Tegal Ikmal Jaya saat memberikan sambutan menuturkan, menginjak masa pensiun bukan berarti berhenti dalam mengabdi kemasyarakat. Sebab, menurutnya, salah satu fungsi PNS yang masih melekat pada saat setelah pensiun adalah sebagai abdi masyarakat. ’’Saya harap, setelah purnatugas ini para pensiunan tetap mendharmabaktikan dirinya kepada masyarakat. Itu bisa diwujudkan dalam berbagai hal,’’ pesan Ikmal. ’’Contohnya antara lain, bisa menjadi pengurus RT atau RW serta aktif di organisasi-organisasi kemasyarakatan lainya,” lanjutnya. (adi)


SLAWI METROPOLIS

6

JUMAT 24 DESEMBER 2010

RADAR TEGAL

KEAMANAN

HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

THL akan Dipihakketigakan SLAWI - Saat ini, sekitar 60 lebih Tenaga Harian Lepas (THL) di lingkungan Sekretariat Pemkab Tegal, resah. Pasalnya, muncul wacana jika mereka tidak lagi menjadi tanggungjawab Pemkab Tegal, melainkan bakal dipihakketigakan (outsourching). Wacana itu diamini oleh Bagian Umum Pemkab Tegal, Drs Rosyid maupun Sekda Pemkab Tegal. Meski menurutnya hal itu baru sebatas wacana yang belum dilakukan pemba-

hasan resmi oleh Pemkab Tegal. “Itu baru sebatas wacana. Jadi saya pikir tidak perlu meresahkan para THL di lingkungan Sekretariat. Belum tentu juga ada pihak ketiga yang bersedia,” kata Kabag Umum Pemkab Tegal, Drs Rosyid, kepada Radar, Kamis (23/ 12) di kantornya. Dikatakan Rosyid, sebetulnya wacana itu muncul guna lebih mengefektifkan kinerja para THL. Selain efektifitas kerja, diharapkan nantinya layanan seperti keber-

sihan (CS) maupun pelayanan pengantar minum (OB) bisa lebih maksimal dengan di-outsourchingkan. “Untuk THL sendiri, nantinya belum bisa dipastikan bagimana. Wong ini baru wacana kok,” ucapnya. Menurut dia, pihaknya belum bisa berkomentar lebih. Pasalnya, hal ini baru wacana dan butuh pembahasan lebih lanjut, terkait kebijakan yang bakal diterapkan oleh Pemkab Tegal. Lagi pula, wacana itu sendiri

belum transparan, apakah hanya menyangkut THL di lingkungan Sekretariat Pemkab Tegal atau juga THL yang berada di semua dinas instansi. Sementara, Sekda Pemkab Tegal, Drs Sriyanto HP MM, membenarkan wacana mengoutsourching-kan para THL. Disamping lebih efektif, karena menurutnya kedepan kemungkinan sudah tidak ada lagi PTT yang bisa menuju CPNS. Pihaknya mengatakan, jika wacana

SIMBOLIS - Kapolres Tegal AKBP Drs RZ Panca Putra Simanjuntak MSI dalam gelar pemusnahan miras dan pil koplo, kemarin.

Pengamanan Natal dan Pergantian Tahun

RibuanMirasdan PilKoploDimusnahkan SLAWI - Hasil maksimal telah dicapai jajaran Polres Tegal selama menggelar Ops Cipta Kondisi yang dijalankan sejak Agustus hingga menjelang akhir Desember 2010. Setidaknya, dari kegiatan yang digelar oleh Satuan Reskrim dan Sat Narkoba serta Samapta tersebut, mampu merasia ribuan botol miras dari berbagai merk dan ukuran, serta ribuan pil koplo. Hasil rasia tersebut dimusnahkan secara bersama-sama usai gelar apel pasukan Ops Kemanusiaan Lilin Candi 2010, di lapangan Aspol Kalibliruk Kamis (24/12) kemarin. Kapolres Tegal AKBP Drs RZ Panca Putra Simanjuntak MSi didampingi Kabag Ops Kompol Nurul Hidayat SH menyatakan, selain berhasil menyita miras dan pil koplo, pihaknya selama Ops Cipta Kondisi juga berhasil menjaring PSK sebanyak 17 orang, preman sebanyak 14 orang, penjudi 5 orang, gepeng 21 orang, serta pemilik miras sebanyak 24 orang dan pemilik pil koplo sebanyak 68 orang yang kesemuanya sudah diajukan di meja hijau. “Barang bukti miras yang kami musnahkan sebanyak 7.389 botol. Sementara pil koplo dari jenis Dextro sebanyak 27.350 butir serta jenis lain sebanyak 1.000 butir,” ujarnya. Prosesi pemusnahan secara simbolis pertama kali dilakukan oleh Wakil Bupati Tegal H Mochamad Hery Soelistyawan dilanjutkan oleh kalangan Muspida dan ditutup oleh Kapolres Tegal. Terpisah, Kasat Narkoba Iptu Yuli Monasoni menyatakan, ribuan pil koplo tersebut didapat dari masyarakat yang menjual dan mendistribusikan obat yang tidak dibekali oleh keahlian dibidang farmasi. “Karena ini riskan disalahgunakan untuk hal yang negatif, pil tersebut kita sita dari areal Kudaile dan Surodadi,” tegasnya. Selain memusnahkan ribuan botol miras, dalam kesempatan ini juga turut dimusnahkan 400 liter miras oplosan yang kerap dikosumsi warga di wilayah pinggiran. Diakuinya, miras oplosan ini sangat rentan mengundang maut bagi peminumnya bila dikosumsi secara berlebihan. Ribuan botol miras dan puluhan drum miras oplosan, berikut dua kantong pil koplo tersebut, ditumpuk di atas tribun mini yang berada di samping lapangan Aspol Kalibliruk untuk selanjutnya digilas dengan mesin pengeras jalan. “Kami tetap proaktif menindaklanjuti laporan dari masyarakat yang masih menemukan indikasi penyakit masyarakat. Sekecil apapun laporan itu, pasti kami segera lakukan tindak lanjut dengan menerjunkan personil ke lokasi,” tegasnya. (her)

PENDIDIKAN

itu sangat wajar sehingga beban Pemkab Tegal lebih jelas dan terarah dengan hasil kerja yang maksimal. “Untuk kewenangan CPNS atau PNS, nantinya menjadi kewenangan pusat. Jadi, THL menurut kami tidak masalah jika di-outsourching-kan. Namun demikian, bukan berarti wacana ini membikin resah. Toh kemungkinan dengan dipihakketigakan, honor mereka lebih tinggi,” pungkas Sriyanto. (k1)

HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

CEK KESIAPAN - Kapolres Tegal AKBP Drs RZ Panca Putra Simanjuntak bersama Wakil Bupati Tegal H Moch Hery Soelistyawan saat mengecek kesiapan petugas pengamanan Natal dan pergantian tahun dalam gelar pasukan,kemarin.

Waskisi Menangkan Gugatan PTUN ADIWERNA - Kaur Keuangan Desa Kalimati, Wakisi belum lama ini mem-PTUN-kan Kades Kalimati Kecamatan Adiwerna. Dari proses perjalanan persidangan PTUN di Semarang belum lama ini, sekitar tanggal 14 Desember lalu, hakim pengadilan PTUN Semarang memenangkan gugatan Waskisi. Pembela Kades Kalimati Ali Murtado, dalam hal ini Bagian Hukum Pemkab Tegal, masih belum bersikap, sampai batas waktu yang diberikan yaitu 14 hari setelah keputusan. “Kan masih lama, kami masih berpikir untuk banding atau menerima keputusan PTUN itu,” kata Kabag Hukum Pemkab Tegal, Salu Panggalo, kepada Radar, Kamis (23/12). Dikatakan Salu Panggalo, pihak-

nya membenarkan atas keputusan dikabulkannya gugatan PTUN Wakisi terhadap Kades kalimati. Pihaknya juga sudah menerima berkas salinan keputusan tersebut. Dengan dikabulkannya gugatan PTUN Waskisi, menurutnya, sama saja dengan pembelaan pihaknya kalah ditingkat Pengadilan PTUN Semarang. Namun demikian, pihaknya belum bisa menyatakan jika dengan sendirinya Waskisi bisa memperoleh haknya sebagai Kaur Keuangan Desa Kalimati Kecamatan Adiwerna. “Masih banyak proses yang harus dilalui dan kamipun belum bersikap untuk kelanjutan perkaranya,” ungkap Salu. Sementara, Waskisi sendiri tidak banyak berkomentar. Dirinya siap

menunggu kelanjutan proses tersebut. Setelah dalam persidangan PTUN di Semarang, gugatan dirinya dikabulkan oleh hakim PTUN pada 14 Desember lalu. “Memang benar gugatan kami dimenangkan dan kami bersabar menunggu proses kelanjutannya,” kata Waskisi. Seperti diberitakan media ini sebelumnya, Waskisi Kaur Keuangan Desa Kalimati Kecamatan Adiwerna, diberhentikan sepihak oleh Kades Kalimati mendasari SK Bupati Tegal. Namun, sesuai informasi yang didapat, konon pemberhentian Waskisi terkesan arogan dan tanpa diawali proses musyawarah yang bijaksana. Sehingga kemudian memunculkan gugatan Waskisi ke PTUN Semarang. (k1)

TERHITUNG mulai hari ini hingga sepuluh hari kedepan Ops Kemanusiaan Lilin Candi 2010 digelar jajaran Polri se-nusantara untuk mengamankan prosesi misa perayaan Natal umat Kristiani dan malam pergantian tahun baru. Hal yang sama juga dilakukan jajaran Polres Tegal, yang mengawali Ops Kemanusiaan tersebut dengan gelar pasukan di lapangan Aspol Kalibliruk Kamis (23/12) kemarin. Dalam kesempatan ini, Kapolres Tegal AKBP RZ Panca Putra Simanjuntak MSi mempimpin langsung prosesi gelar pasukan yang juga dihadiri kalangan muspida Kabupaten Tegal. Sebanyak kurang lebih 500 personil dilibatklan dalam operasi kemanusiaan tersebut. Dari pihak Polres Tegal sendiri dalam Ops Lilin Candi 2010 menerjunkan 296 personilnya yang diback up dari kesatuan TNI AD, Dishubkominfo, RAPI, ORARI, Dinkes, Kesbangpolinmas, dan Pramuka Saka Bhayangkara. “Kami juga mendirikan delapan pos Pam (Pengamanan, red). Dari jumlah tersebut, tiga diantaranya merupakan sub pos Pam yang kami tempatkan di daerah tujuan wisata seperti Guci, Waduk Cacaban, dan Purwahamba Indah. Sementara 5 pos Pam inti, tiga diantaranya difungsikan untuk pengaturan arus lalulintas, khususnya jalur Utara, Tengah, dan Selatan. Satu pos Pam untuk mengantisipasi kepadatan tempat perbelanjaan, dan satu pos Pam untuk pengamaman gereja,” tegasnya. Dalam kesempatan apel gelar pasukan tersebut dia juga berkesempatan membacakan amanat Kapolri, yang intinya dalam pelaksanaan ops kemanusiaan ini diharapkan dapat terbangun kebersamaan petugas di lapangan dalam menciptkaan rasa aman ditengah masyarakat. “Dari hasil analisis intelegen, prediksi kerawanan masih seputar adanya kelompok separatis yang masih ingin menunjukkan eksistensinya. Kedua, terkait kelompok jaringan teroris yang belum tertangkap dan keterbatasan sarana pendukung obyek wisata serta kelancaran arus lalulintas di kota-kota besar. Selebihnya, terkait isu pemanasan global, dimana kondisi alam sulit diprediksi yang memicu terjadinya bencana, serta kejahatan konvensional seperti curas, curat, dan curanmor,” tegasnya. (her)

Seiring Datangnya Musim Penghujan dan Belum adanya Mesin Pengering

Pengrajin Kerupuk Menangis, Terus Merugi HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

ANGGOTA BARU - Anggota Pramuka Saka Wirakartika hasil gemblengan Kodim 0712/Tegal saat melaksanakan latihan, kemarin.

Anggota Saka Wirakartika Dikukuhkan SLAWI - Langkah nyata jajaran Kodim 0712/Tegal dalam membina generasi muda lewat kegiatan kepramukaan kembali diwujudkan. Kali ini, sebanyak 74 siswa dari tingkat SLTA dilingkup kota dan kabupaten, berhasil dikukuhkan menjadi anggota Pramuka Saka Wirakartika. Sebelumnya para anggota Pramuka itu telah melewati tahapan pendidikan dasar hingga latihan dasar, dan bakti sosial. Dandim 0712/Tegal Letkol (Kav) Elman Nawendra melalui Kasdim Mayor (Inf) Raji menyatakan, dengan dikukuhkannya anggota baru Pramuka Saka Wirakartika ini, setidaknya bisa membantu pola regenerasi kepramukaan dalam binaan kesatuannya. “Dalam pengukuhan kali ini, anggota baru diharuskan melalui tiga tahapan. Usai melalui tahapan pendidikan dasar dan latihan dasar, mereka baru dilibatkan dalam prosesi pelantikan. Sebelum menginjak masa pelantikan, mereka diharuskan berjalan di tengah kegelapan malam dan diikutkan dalam bakti sosial di Desa Dukuh Malang Kecamatan Talang, bersama TNI,” ujarnya Kamis (23/12) kemarin. Dia juga mengistruksikan kepada anggota baru untuk tetap bisa membantu menjaga keamanan dan ketertiban, selama mengikuti kegiatan malam sebelum prosesi pelantikan digelar. Prosesi kegiatan malam diberlakukan kepada calon anggota Pramuka Saka Wirakartika, sebagai modal awal untuk pengambilan atribut. “Selama mengikuti Diksar, anggota berburu lambang segitiga dan dilanjutkan di kegiatan Latsar untuk mendapatkan lambang segi lima. Nah, ditahapan pelantikan ini, anggota berusaha mengambil lambang segi lima utuh yang menjadi lambang Eka Paksi,” ujarnya. (her)

Sebagian orang selalu mengharapkan musim hujan. Namun disisi lain, ada pula yang tidak mengharapkan datangnya musim hujan. Siapakah mereka? LAPORAN : YERI NOVEL SEPERTI petani, mereka akan selalu gembira jika musim hujan lebih panjang dibanding musim kemarau. Karenanya, mereka tak perlu mencari irigasi yang berlebihan. Hanya menunggu datangnya hujan, sawah dan ladang yang mereka tanami, dengan sendirinya akan tersirami oleh air hujan. Berbeda halnya dengan petani, rasanya akan menyedihkan bagi pengrajin makanan ringan, seperti kerupuk, yang selalu mengandalkan panasnya sinar matahari. Mereka akan menangis bila musim penghujan, layaknya enggan bersahabat dengannya.

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

KERUPUK DIPINDAH - Sejumlah karyawan kerupuk, nampak sedang menata kerupuk karena mengingat langit sudah berwarna gelap.

Pasalnya, kerupuk yang merupakan penopang bagi kehidupan mereka, akan sia-sia jika tidak bisa dikonsumsi. Karena sinar matahari yang merupakan alat pengering alami, jarang sekali terbit. Akibatnya, tidak sedikit kerupuk yang menjamur dan dibuang ke tempat sampah. Dengan demikian, sedikit demi sedikit modal para pengrajin kerupuk ini bakal

habis, seiring berjalannya waktu. “Kami hanya mengandalkan sinar matahari. Kalau cuaca mendung, jelas kerupuk kami bakal menjamur. Karena sistem pengeringannya hanya menggunakan sinar alami,” keluh pengrajin kerupuk mie, Warso (45), warga RT 15 RW 05 Desa Harjosari Kidul Kecamatan Adiwerna, kemarin.

Menurutnya, jumlah kerugian yang dialaminya perhari, hampir setengah dari modal produksi. Yakni sekira Rp 1 jutaan. Karena produksi krupuk setiap harinya, sekira 150 kilogram. Dan modal yang digunakan sebesar Rp 2 juta. Dengan begitu, jelas kerugiannya akan selalu mengikis modalnya. “Hari ini mendung seharian, tentunya kerugian kami bakal

meningkat. Sedangkan yang sudah jelas menjamur, bila diakumulasi sudah ada satu ton. Dan barang tersebut, bakal menjadi sampah. Karenanya, kerupuk sudah tidak layak lagi dikonsumsi,” kata Warso yang sudah menggeluti sebagai pengrajin krupuk selama 20 tahun silam. Melihat cuaca extrim seperti ini, Warso berharap supaya ada bantuan dari pemerintah setempat berupa mesin pengering. Karena menurutnya, satusatunya jalan agar usahanya tidak rugi, hanya menggunakan alat pengering yang harganya hingga ratusan juta rupiah. Diakuinya, memang selama ini, ia belum pernah mengajukan bantuan tersebut. Akan tetapi, semestinya pemerintah mendengar jeritan rakyatnya. Belum lagi, ia harus menyekolahkan empat anaknya yang masih duduk di bangku SD dan SMP. Jika terus-terusan begini, tentunya bakal gulung tikar alias bangkrut usahanya. “Kalau ada alat pengering, tentu usaha kami lancar”. (*)


KABUPATEN TEGAL

7

JUMAT 24 DESEMBER 2010

RADAR TEGAL

Kantor UPTD Tanbunhut Warureja Memprihatinkan

DAFTAR PENYUMBANG 1. Ibu Ratna 2. Hamba Allah 3. Bp. Cinta Rosul - Tegal 4. Bp. Agus - Tegal 5. Tirta 6. Elang Dani 7. Hamba Allah 8. Hendriyana Total

Rp. 100.000,Rp. 500.000,Rp. 30.000,Rp. 500.000,Rp. 150.000,Rp. 100.000,Rp. 1.000.000,Rp. 100.000,Rp. 2.480.000,-

LINTAS Kawanan Curat Bobol Toko Laptop SLAWI - Waspadalah! Aksi kawanan curat belakangan ini semakin menunjukkan eksistensinya diwilayah hukum Polres Tegal. Belum genap sepekan aksi pencurian dengan pemberatan yang dilakukan lewat aksi memecah kaca mobil dan menggondol uang senilai ratusan juta, kini aksi kawanan curat kembali berhasil membobol toko laptop dan mengangkut empat unit laptop serta uang senilai ratusan ribu rupiah. Insiden kali ini terjadi di toko laptop Pro Com yang berada di lokasi Jalan Muhammad Yamin 26 Desa Dukuh Mingkrik RT 02/ RW 11 Kelurahan Pakembaran Kecamatan Slawi, Kamis (23/12) dini hari kemarin. Informasi yang berhasil dihimpun, terkuaknya aksi curat ini baru diketahui dua karyawan toko, masing-masing Lukman Nurhakim (20) warga Desa Tegalandong Kecamatan Lebaksiu dan Teguh (22) warga Desa Kalisapu Kecamatan Slawi. “Saat kami hendak membuka pintu toko pada pukul 07.30 WIB, saya terkejut melihat empat laptop di etalase raib. Sementara kaca etalase juga turut dilepas oleh pelaku. Kami sempat bingung darimana pencuri masuk. Ini mengingat kondisi pintu tidak rusak,” ujar keduanya. Setelah sempat mengamati ruangan, keduanya tersentak kaget melihat bagian plafon ruang tengah jebol yang diduga kuat dijadikan jalan pencuri memasuki toko tersebut. Selain mengambil empat unit laptop, kawanan curat juga turut membawa uang senilai ratusan ribu yang ada di laci toko milik Imam Setiaji (38) warga Desa Kalisapu tersebut. Kedua karyawan itu kemudian langsung mengontak pemilik toko, dan tak berselang lama pemilik toko melaporkan insiden yang baru dialaminya kejajaran Reskrim Polres Tegal. Kapolres Tegal AKBP Drs RZ Panca Putra Simanjuntak MSI melalui Kasat reskrim AKP Rudy Wihartana SH menyatakan, untuk sementara ini kerugian yang dialami oleh korban senilai kurang lebih Rp 15 juta. “Laptop yang raib diantaranya dari jenis Acer sebanyak tiga unit, dan dari jenis Toshiba sebanyak 1unit. Pelaku juga membawa kabur sejumlah uang di dalam laci toko yang jumlahnya dibawah Rp 1 juta,” terangnya. Dia juga menyatakan, tim identifikasi dan olah TKP telah diterjunkan sekaligus untuk menghimpun keterangan dari warga sekitar yang mungkin mengetahui ciri-ciri pelaku. Dia juga menghimbau kepada warga sekitar, khususnya pemilik toko, untuk lebih waspada dan tidak meninggalkan uang di dalam toko. Hal ini untuk menghindari kerugian yang tidak diinginkan. Untuk memudahkan proses identifikasi di tempat kejadian, petugas meminta penjaga toko untuk tidak melayani terlebih dahulu transaksi penjualan peranti laptop dan komputer kemarin. (her)

WARUREJA - Kantor UPTD Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan (Tanbunhut) Kecamatan Warureja, kondisinya sangat memprihatinkan. Bahkan, terkesan tidak layak lagi ditempati. Namun karena terpaksa, maka 12 pegawai dari dinas tersebut, tetap menggunakannya sebagai kantor pelayanan. Kepala UPTD Tabunhut Kecamatan Warureja, Suadiyanto mengatakan, jika tidak menempati kantor yang merupakan exs sekolah Taman Kanak-kanak (TK) Pertiwi ini, pihaknya tidak memiliki kantor lagi. Menurutnya, memang dari Pemkab Tegal belum membangunkan kantor Tabunhut di wilayah kerjanya. “Kami memang tidak punya kantor khusus Tabunhut. Ini saja kami menumpang di kecamatan setempat. Entah sampai kapan, kami akan diberi kantor,” ujarnya, Rabu (22/12) kemarin. Kantor yang kini ditempatinya, papar Suadiyanto, luasnya hanya 4 X 6 meter persegi saja. Sedangkan yang menempati disini, ada 4 orang PNS PPL, 4 orang THL, 1 orang pengamat hama, 1 Kasubag TU, 1 Koodinator lapangan, dan dirinya sendiri. Maka, jumlah totalnya ada 12 orang. Menurutnya, ruangan ini justru sedikit lebih baik dibanding ruangan sebelumnya. Karena ruangan sebelumnya, luasnya tidak begitu besar. Dan itu pun juga menumpang di kantor kecamatan. “Semuanya menjadi satu di ruangan ini. Satu sama lainnya, tidak memiliki ruangan khusus. Bahkan, lemari saja hanya ada dua unit. Sedangkan komputer, juga hanya satu unit. Kantor kami begitu memprihatinkan sekali,” ucapnya lirih. Tidak hanya itu saja, kata Suadiyanto, untuk satu meja kantor ditempati oleh dua orang pegawai. Dan itu pun terpaksa

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

MEMPRIHATINKAN - Kepala UPTD Tabunhut Kecamatan Warureja, Suadiyanto, tengah duduk seraya mengeluhkan kondisi kantornya yang begitu memprihatinkan.

harus bergantian dikala pegawai hendak menulis atau pun hendak duduk. Bahkan menurutnya, kerap juga pegawainya yang menulis sambil berdiri. “Meja kursi di sini tidak memadai dengan jumlah pegawai. Karena itu, pegawai kami sering bergantian jika ingin menggunakan meja,” ujarnya.

Dia berharap penuh, agar dari Pemkab Tegal dapat memberikan kantor di wilayah kerjanya. Secara kebetulan, imbuh dia, ada sebidang tanah milik pemda yang merupakan exs SMP Bakti Praja yang kini dalam keadaan kosong. Andai tanah tersebut dapat dibangun untuk kantornya, tentunya tidak perlu

lagi menumpang di kantor kecamatan tersebut. “Ada tanah milik pemda yang dulu digunakan untuk SMP Bakti Praja, dan kini sudah kosong. Kalau bisa, tanah itu dibangun kantor Tanbunhut saja. Dengan demikian, kami tidak perlu menumpang di instansi lain lagi,” tutupnya. (k2)

Butuh Ruang Apresiasi Mapsi Ratusan Warga Korban TARUB - Beberapa siswa SDN Tarub 02 belakangan kerap menjuarai lomba Mata Pelajaran Agama dan Seni Islam (MAPSI) di tingkat kecamatan dan kabupaten. Bahkan tidak lama lagi, salah satu siswinya yang masih duduk di kelas VI sekolah tersebut, juga bakal dikirim ke Propinsi guna memecahkan rekor Mapsi. Kepala SDN Tarub 02, M Muslih Spd mengatakan, meski kerap menjuarai lomba tersebut, namun sayangnya fasilitas di sekolahnya sangatlah minim. Seperti ruang khusus untuk meluapkan apresiasi siswa, juga tidak tersedia. Sehingga, setiap hendak praktek Mapsi maupun praktek lainnya, sejumlah siswanya hanya bisa menggunakan ruang kelasnya masing-masing. “Kami sebenarnya butuh ruang khusus untuk apresiasi. Ruangan tersebut akan kami gunakan untuk meluapkan apresiasi siswa. Seperti praktek membuat tulisan kaligrafi, menyanyi, atau lainnya,” kata Muslih, kemarin. Dijelaskannya, ruangan yang tersedia di sekolah tersebut sangatlah terbatas. Hanya satu ruang kepala sekolah, satu ruang guru, dan 6 ruang kelas.

Bencana Tunggu Bantuan

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

JUARA - Kepala SDN Tarub 02, M Muslih SPd dan siswinya Leni Oktaviani, yang berhasil menyabet juara I lomba Mapsi tahun 2010 tingkat Kabupaten Tegal.

Selebihnya tidak ada. Karena itu, ia sangat berharap sekali mendapat bantuan guna membangun satu ruang lagi untuk digunakan sebagai ruangan apresiasi.

“Seandainya ada ruangan satu lagi, kami bisa menggunakannya untuk ruang apresiasi. Dengan begitu, kegiatan belajar dan mengajar akan lebih efektif,” pungkasnya. (k2)

SLAWI - Ratusan warga korban bencana angin puting beliung di empat kecamatan di Kabupaten Tegal, sampai saat ini masih menunggu bantuan dari Pemkab Tegal. Namun sejumlah rumah yang mengalami rusak ringan sudah diperbaiki oleh pribadi maupun secara gotong royong. Tim BPBD Pemkab Tegal sendiri, sudah melakukan inventarisasi para korban juga sudah melakukan kajian. Diperkirakan dalam waktu dekat bantuan bias digelontorkan karena Senin (27/ 12) besok segera dibahas bersama Sekda setempat. “Korban kerusakan rumah terbanyak di wilayah Kecamatan Jatinegara disusul Suradadi, Pangkah, dan sejumlah kecamatan lainnya di Kabupaten Tegal bagian Timur,” kata Plt Kepala BPBD Penkab Tegal, Ir Sudaryono, kepada Radar belum lama ini. Dikatakan Sudaryono, pihaknya sudah mendata dan menginventarisasi serta melakukan evaluasi dan kajian ke lokasi korban bencana angin puting beliung yang melanda sejumlah kecamatan, yang terjadi belum beberapa hari lalu.

Bahkan pihaknya sudah mengklisifikasikan kriteria kerusakan rumah warga yang diakibatkan oleh bencana alam tersebut. “Kami ada data rincinya, namun untuk globalnya, sesuai data kami, mencapai ratusan rumah warga yang rusak dan layak menerima bantuan,” ucapnya Menurut dia, dari hasil evaluasi instansinya, bantuan belum bisa digelontorkan secara cepat. Yang pasti, hasil pendataan bidangnya sudah disampaikan kepada Sekda Pemkab Tegal, selaku atasan dirinya. Sementara menanggapi kapan harapan warga tertimpa musibah bisa mendapatkan bantuan dari Pemkab Tegal, pihaknya belum berani memastikan. Karena menurutnya baru Senin (27/12) mendatang, Sek d a b a k a l m e n g u n d a n g BPBD dan instansi terkait lainnya untuk membahas korban bencana itu. “Kami harap warga bersabar, tidak lama lagi, Insya Allah selesai pembahasan, bakal ada realisasi terkait bentuan tersebut,” pungkasnya. (k1)


BREBES & BUMIAYU

8

JUMAT 24 DESEMBER 2010

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes (0283) 671431 RSU Bhakti Asih (0283) 671279 / 673481 RSIA Mutiara Bunda Tanjung Brebes (0283) 877222 RS Dera As Syifa Banjarharjo Brebes (0283) 889588 Hotel Dedy Jaya Brebes (0283) 673133 / 673158

KEAMANAN 30 Peserta Ikuti Pelatihan Satpam BREBES - Sebanyak 30 peserta yang akan megikuti pelatihan Satuan Pengaman (satpam) Kamis (23/12) kemarin disiagakan. Pelatihan Satpam Garda Pratama (GP) 2010 ini, dibuka Kapolres Brebes AKBP Beno Louhenapessy SIk MH di halaman Mapolres. Beno menjelaskan sebagaimana undang-undang no 2 tahun 2002 Polri bertugas pokok memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakan hukum dan memberikan perlindungan, pengayom dan pelayan masyarakat. Sedangkan untuk Polri khususnya telah mencanangkan beberapa program yang output-nya dapat memberikan perlindungan, pelayanan dan pengayoman serta dapat menciptakan keamanan, ketertiban masyarakat. “Tujuan dilakukan pelatihan Satpam Gada Pramata ini yakni sebagai peningkatan kemampuan dalam keamanan, dan kondusifitas wilayah. Termasuk Satpam sendiri harus bisa saling kordinasi dengan aparat kepolisian. Karena polisi merupakan mitra dari Satpam,” jelasnya. Kapolres berharap kepada peserta Satpam yang akan mengikuti berbagai kegiatan pelatihan, untuk bisa mengikutinya dengan baik dan benar. Sebab dalam pelatihan ini peserta akan memperoleh pengetahuan dan ilmu yang berhubungan dengan tugas fungsi satpam. Namun perlu juga disadari bahwa itu baru sebagian dari sekian banyak pengetahuan yang harus dimiliki oleh para peserta pelatihan. Sementara Kasat Binmas AKP Radiyanti, menambahkan bahwa pelatihan Satpam Garda Pratama 2010 ini dengan peserta 30 orang, akan berlangsung hingga 12 Januari 2011 atau selama 3 minggu dari pembukaan pelatihan ini. “Sedangkan 30 peserta Satpam GP ini nantinya akan dibekali dan diajarkan untuk bisa menciptakan suasana keamanan ketertiban masyarakat. Terutama saat berada di tempat tugasnya,” pungkasnya. (gus)

HARI IBU

HARVIYANTO/RADAR BREBES

TABUR BUNGA - Beberapa anggota Organisasi Wanita terlihat sedang melakukan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan guna peringati Hari Ibu ke-82.

DorongKaumPerempuanLebihMaju BREBES - Dalam peringatan Hari Ibu Ke-82, ibu-ibu dari berbagai organisasi wanita di Kabupaten Brebes melakukan kegiatan ziarah dan tabur bunga ke Taman Makam Pahlawan Kabupaten Brebes, Rabu (22/12). Rombongan perwakilan organisasi wanita ini juga dihadiri kepala SKPD di lingkungan Kabupaten Brebes. “Ziarah sebagai salah satu wujud dari implementasi dari rasa menghargai pahlawan yang telah berjuang mempertahankan bangsa dan negara dari segala aspek kehidupan masyarakat yang telah mendahuli kita untuk kepentingan negara dan bangs,”ujar Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Brebes Hj Amy Agung Widyantoro. Seusai tabur bunga, rombongan bersama Forkominda dan PNS mengikuti upacara Hari Ibu dan yang dirangkai dengan peringatan Hari Nusantara ke-11, HKSN dan Hari Bhakti Transmigrasi ke-60 tahun 2010 tingkat kabupaten brebes di halaman Kantor Bupati Brebes. Diakhiri dengan pnyerahan penghargaan kepada 3 Kecamatan atas keberhasilan program sayang ibu dan anak. Dikatakan, peringatan Hari Ibu ini dilakukan demi mendorong kaum perempuan, untuk bangkit menyejajarkan diri dengan kaum laki-laki, agar dapat meningkatkan agar dapat meningkatkan karya dan pengabdiannya kepada bangsa dan negara. Hal ini selaras dengan tema peringatan hari ibu ke-82 yakni kesetaraan perempuan dalam membangun karakter bagsa untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan bermartabat. (cw3)

Delapan Bendung Rusak Parah Akibat Banjir BUMIAYU - Banjir besar yang terjadi di sejumah aliran sungai di wilayah selatan Kabupaten Brebes sejak Minggu (19/12) hingga Selasa (21/12) menyebabkan sejumlah kerusakan sarana infrastuktur sungai. Banjir yang dipicu hujan lebat tersebut menyebabkan lima sungai mengalami peningkatan volume air. Lima sungai tersebut yakni Sungai Keruh, Sungai Erang, Sungai Salak, Sungai Kalong dan Sungai Pedes. Dari laporan di Kantor Dinas Pengairan Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Brebes UPTD Pemali hulu menyatakan, banjir sungai telah merusak 8 bendung, 9 titik tebing sungai dan 5 saluran irigasi. Lokasi kerusakan tersebar empat kecamatan yakni Bumiayu, Bantarkawung, Tonjong dan Sirampog. Ymt kepala Kantor Dinas Pengairan Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Brebes UPTD Pemali hulu Tasali mengatakan, data dari stasiun curah hujan Bumiayu menyatakan curah hujan pada saat itu

sebesar 118 mm. “Kondisi ini cukup tinggi dan hanya dilihat dari stasiun curah hujan Bumiayu, belum termasuk lokasi lain seperti Sirampog dan Paguyangan yang merupakan daerah hulu aliran sungai,” jelas Tasali. Akibat dari terjadinya kerusakan komponen sungai, berimbas pada terhambatnya pendistribusian air mealui irigasi ke sejumlah lahan pertanian. Seperti yang terjadi di saluran Kutayu Kecamatan Tonjong. Saluran terebut putus sepanjang 17 meter hingga air tidak bisa mengalir yang berakibat 37 hetar sawah terancam kekeringan. Kondisi yang sama juga terjadi pada bangunan Fri Intake Kalijurang yang berada di Desa Pengarasan, Kecamatan Bantarkawung yang rusak akibat terjangan banjir dan menyebabkan suplay air ke 70 hektare sawah putus. “Semua laporan kerusakan telah kami sampaikan ketingkat Kabupaten untuk penanganan selanjutnya, hingga saat ini kami belum dapat menginventarisir kerugian yang ditimbulkan akibat banyaknya kerusakan” kata Tasali. (pri)

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

TERGERUS - Lahan pertanian yang ruusak akibat tergerus banjir Sungai Keruh, selain itu banjir juga merusak sejumlah sarana infrastuktur sungai di empat kecamatan.

LSM Tolak Pembangunan Monumen Pahlawan

ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

IKUTI SEMINAR - Sejumlah waria mengikuti seminar di pendopo Brebes, kemarin.

Puluhan Waria Ikuti Seminar PMS-HIV/AIDS BREBES - Puluhan waria yang datang dari sejumlah kecamatan mengikuti ceramah penyakit menular seksual (PMS) dan HIV/AIDS oleh dr Arie Indrianto SPOG di pendopo Brebes, Kamis (23/12). Acara yang digelar TP PKK Kabupaten Brebes ini juga melibatkan elemen perempuan di Kabupaten Brebes. Dalam pemaparannya, dr Arie menjelaskan materi tentang proses penularan penyakit seksual hingga bahaya AIDS beserta penanganan dan pencegahannya. “Kedua penyakit ini lebih dominan disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat, maka harus dihindari dengan tidak seks bebas, setialah pada satu pasangan saja. Selain itu, hindari narkoba, disinfeksi alat kesehatan serta taat pada aturan agama maupun hokum yang berlaku saja,” tutur dr Arie. Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Brebes Ny Asih Laode Budiono mengatakan, perubahan gaya hidup akibat pengaruh globalisasi telah membuat sebagian orang tidak mengindahkan kesehatannya seperti pergaulan bebas tanpa batas. Hal ini katanya, memicu persoalan baru yang hingga kini telah menelan korban ratusan orang. “Di Kabupaten Brebes sendiri, sejak 2006 hingga 2010 sudah ada 10 orang yang meninggal akibat AIDS. Total penderitanya 34 orang dan kebanyakan usia produktif yakni umur 25 hingga 34 tahun,” terangnya. (cw1)

BREBES - Setelah sebelumnya para pedagang yang berada di Komplek Grosir Pasar Pesantunan Wanasari menolak akan pembangunan Monumen Pahlawan di sekitar itu. Kini giliran sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di antaranya dari Forum Kajian Masyarakat Brebes (FKMB) dan Komunitas Masyarakat Pinggir Kali (Kompak) menegaskan bahwa pembangunan Monumen Pahlawan di komplek tersebut kurang tepat. “Informasi yang kami dapat bahwa dalam pembahasan oleh Komisi I, terkait usulan pembangunan monumen itu juga ternyata ditolak. Namun dalam rencana pembangunan APBD 2011, pembangunan monumen tersebut muncul dengan menggunakan anggaran silva (kele-

bihan) yang diambil dari Bagian Pemerintahan Setda Brebes,” kata Ketua LSM FKMB M Subhan, Kamis (23/12) kemarin. Menurutnya, sikap keras dari tokoh masyarakat setempat yang menghendaki lokasinya berada di sekitar komplek pasar grosir jelas amat sangat disayangkan. Karena hal itu justru akan meresahkan sejumlah pedagang yang berada di lokasi tersebut. “Alasan bahwa di lokasi tersebut merupakan titik perjuangan juga bisa menjadikan dilematis. Karena seperti pembangunan monumen di Palagan Ambarawa juga dibangun bukan di lokasi titik perjuangan. Makanya seharusnya tokoh masyarakat memberikan solusi efisiensi anggaran dan percepatan pembangunan bukan pemborosan anggaran,”

beber Subhan. Hal sama juga dikatakan oleh Ketua Kompak Otong Susilo. Dia bersama dengan sejumlah pedagang termasuk mewakili warga setempat menolak keras akan pembangunan monumen pahlawan di lokasi tersebut. “Kami bukannya tidak mendukung akan nilai sejarah atau menghormati pahlawan kami. Namun memang, rencana lokasi yang akan dibangun monumen pahlawan di sekitar komplek grosir Pasar Pesantunan bisa mengakibatkan keresahan para pedagang,” jelasnya. Ditambahkan bahwa di lokasi tersebut banyak masyarakat sekitar yang bergantung hidupnya. Makanya, bila di lokasi tersebut akan dibangun sesuatu jelas akan menghilangkan nasib mereka. (gus)


SAMBUNGAN

JUMAT 24 DESEMBER 2010

9

RADAR TEGAL

CHELSEA OLIVIA

Walkot Diminta Transparan

Rayakan Natal di Rumah JAKARTA - Pohon Natal sudah menghiasi rumah aktris muda Chelsea Olivia. Meski telah menyiapkan pernak-pernik Natal, dia belum berencana menghabiskan liburan tahun baru ke luar kota. Bungsu di antara tiga bersaudara itu memilih berada di rumah, menghabiskan waktu bersama dengan keluarga. “Paling, aku menyiapkan jadwal ke gereja,” ujarnya saat ditemui di Planet Hollywood Jakarta kemarin (22/12). Selain keluarga, Chelsea menyediakan

waktu untuk kekasihnya, Glenn Alinskie. Perempuan kelahiran Bandar Lampung, 29 Juli 1992, itu mengatakan bahwa berkumpul bersama keluarga juga menjadi pilihan mereka berdua. “Nggak tahu kenapa, aku dan Glenn nggak ingin ke mana-mana, ingin di rumah, makan dengan keluarga dan barbecue-an.” Suatu hari, lanjut Chelsea, dirinya akan merencanakan perayaan Natal ke luar negeri bersama keluarga. Namun, dengan berbagai pertimbangan, Chel-

sea belum berani memutuskan negara tujuan. “Pengin banget, tapi belum terpikir. Soalnya, kalau pergi ke luar negeri, biasanya malah nggak ikut acara gereja itu sendiri,” tuturnya. Chelsea menjelaskan bahwa mereka memang punya tradisi merayakan Natal dan tahun baru bersama keluarga. Namun, tidak tertutup kemungkinan mereka merencanakan liburan secara mendadak. “Biasanya, sudah dekat-dekat (akhir tahun) begini kami baru sibuk nyusun rencana.” (nuq/c11/tia)

toleransi waktu sampai satu minggu atau tepatnya 28 Desember 2010. Sebab, menurutnya, itu batas waktu akhir keuangan, sehingga selesai atau tidak pada 28 Desember 2010 pekerjaan dihentikan. ’’Walaupun dapat toleransi, tapi sejak tanggal 23 Desember 2010 rekanan kami kenai denda. Sedangkan jumlah denda sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ungkap Riyanto.

KECEWA Ketua Komisi I DPRD Kota Tegal Sutari SH menyatakan, pihaknya cukup kecewa dengan kerja rekanan, seharusnya rekanan memperhatikan schedule yang telah ditetapkan. Bukan seperti saat ini, lanjut dia, pekerjaan sampai terlambat. Terkait alasan kesulitan material, itu merupakan kewajiban rekanan dan tidak bisa jadi alasan keterlambatan pengerjaan proyek ini. Sehingga, Sutari mengatakan,

dari halaman 3

pihaknya meminta waktu toleransi sat minggu untuk dimanfaatkan dengan baik agar pekerjaan bisa selesai 100 persen. ’’Kami cukup kecewa kerja rekanan TBT, baik tahap pertama atau yang kedua. Sebab bangunan belum difungsikan, tapi ada beberapa titik tembok yang retak,’’ tandas Sutari. ’’Karenanya, kami minta SKPD terkait untuk memberikan peringatan kepada rekanan supaya melakukan perbaikan,” lanjutnya menegaskan. (hun)

Pasar Bandung Akhirnya Diresmikan dari halaman 3 ’’Di Pasar Kimpling jumlah pedagangnya semakin banyak, sedangkan pasarnya kecil. Sehingga banyak yang berjualan di pinggir-pinggir jalan. Akibatnya terjadi kesemrawutan dilokasi tersebut,’’ jelas Ikmal sebelum menandatangani prasasti peresmian Pasar Bandung. ’’Karenannya, kita bangunkan pasar baru yang segala sesuatunya lebih baik dari sebelumnya,” lanjutnya. Ikmal mengaku, pada saat proses pemindahan ada sedikit polemik yang terjadi antara pedagang dan pemkot. Hingga beberapa perwakilan pedagang mendatanginya dan meminta untuk tetap berjualan di pasar lama.

Selain itu, dalam kunjungannya, beberapa pedagang juga meminta adanya perbaikan sarana dan prasaran di pasar baru serta beberapa permasalahan terkait relokasi pedagang lainnya. ’’Setelah liku-liku yang saya sebutkan tadi dipenuhi dan terlaksana dengan baik, akhirnya keberadaan Pasar Bandung bisa diresmikan,’’ tandas Ikmal. ’’Karenanya, saya minta seluruh penghuni pasar untuk bersama-sama menjaga dan merawat Pasar Bandung. Dengan harapan perputaran ekonomi di pasar baru dapat semakin meningkat,” lanjutnya. Ikmal juga berpesan, apabila nanti ada masalah, maka diharapkan diselesaikan melalui musyawarah untuk mufakat. Warga bisa menghubungi berkoor-

dinasi langsung dengan lurah atau kapolsek setempat. Sebab, lanjut Ikmal, masalah perekonomian erat kaitannya dengan masalah perut. DIFUNGSIKAN Sementara, Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UMKM, Perindag) R. Supriyanta menambahkan, pembangunan Pasar Bandung sebagai bentuk keperdulian pemkot kepada warga. Pembangunan juga didasari dari aspirasi warga sendiri. ’’Sedang tujuannya adalah menyediakan fasilitas sarana dan prasarana yang lebih representatif bagi masyarakat Bandung. Selain itu, juga meningkatkan usaha dan jasa di Kelurahan Bandung, khususnya bagi pedagang lama,’’ urainya.

’’Sementara bagi pedagang baru sama dengan menimbulkan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar,” imbuhnya. Lebih lanjut dijelaskan Supriyanta, Pasar Bandung mulai dibangun pada Juni dan terselesaikan pada Desember 2009 lalu. Kemudian, memasuki tahun 2010 pasar mulai digunakan pedagang untuk berjualan. Sarana dan prasarana yang diiginkan pedagang seperti pembuatan pintu belakang, pembangunan jembatan penghubung, dan atap. Selain itu, juga pembangunan pintu gerbang dan perbaikan los basah sudah terlaksana sepenuhnya. Sehingga kondisi pasar saat ini lebih nyaman dan tentram untuk kegiatan usaha. (adi)

Konsumen Setuju, Asal Diawasi dengan Ketat dari halaman 3 salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) mengaku, dirinya setuju dengan rencana pemerintah membatasi subsidi premium bagi pemilik mobil pribadi. Hanya saja, lanjut Haryono, dia berharap agar rencana tersebut bisa dijalankan dengan melibatkan jajaran terkait, sehingga dalam pelaksanaannya juga bisa diawasi secara transparan. Menurutnya, apapun kebijakan yang dijalankan oeh pemerintah tentu sudah melewati berbagai tahapan dan pertimbangan secara matang. Jika pembatasan subsidi BBM dirasa mendesak untuk dilakukan, maka sebagai warga negara yang baik harus menjalankan semua keputusan tersebut. Saat ini, dia sendiri belum begitu jelas mendapatkan informasi berapa kenaikan premium untuk mobil pribadi serta bagaimana tata cara dalam pengisian di SPBU, karena harus dibedakan dengan sepeda motor maupun kendaraan plat kuning atau angkutan umum. Dalam sehari, dia bisa meng-

Pertanyaan : Assalamu'alaikum ww. Bapak Ustadz yang kami hormati saya mau bertanya. Saya Insya Allah telah membayar zakat profesi per bulan langsung sebesar 2,5 % dari penghasilan kotor saya (tidak dikurangi dengan pengeluaran). Dari penghasilan bulanan tersebut saya gunakan untuk keperluan hidup dan sebagian juga saya sisihkan untuk menabung di Bank. Yang mau saya tanyakan, apakah dari tabungan di Bank tersebut, setelah setahun saya juga wajib mengeluarkan zakat, karena sebenarnya zakatnya sudah saya tunaikan per bulan dari zakat profesi. Terima kasih ustadz. Wassalam. Imam di Tegal

habiskan 20-25 liter premium untuk mendukung berbagai aktivitas di luar rumah. ’’Jika dihitung dengan angka, jelas kami harus mengeluarkan biaya lebih besar. Tetapi, jika untuk kepentingan yang lebih besar, maka kami akan mendukung asalkan pelaksanaannya bisa diawasi dengan benar,” katanya. KENAIKAN HARGA Pemilik mobil lainnya, Satori (49), justru menolak rencana pembatasan subsidi premium untuk mobil pribadi. Pasalnya, tidak semua pemilik mobil pribadi merupakan orang kaya atau mampu. Banyak pemilik mobil pribadi yang sengaja membeli secara kredit untuk usaha, seperti bongkar muat barang yang banyak dilakukan dengan jenis pickup. Seperti dia contohkan, memiliki mobil pickup untuk mengangkut aneka hasil pertanian dari sejumlah sentra hingga ke pasar tradisional. Jika pembatasan subsidi premium mulai berlaku, istilah lainnya adalah terjadi kenaikan harga premium khusus untuk mobil pribadi. Saat ini, dengan harga premium Rp 4.500 per liter, dia

sudah kesulitan membagi antara biaya operasional dengan keuntungan yang semakin tergerus akibat ketatnya persaingan. Jika rencana tersebut mulai berjalan di Tegal dan kota-kota kecil lainnya, menurut Satori, bukan tidak mungkin banyak pemilik mobil kreditan yang digunakan untuk usaha akan kesulitan membayar angsuran setiap bulannya. Satori mengatakan, bagi mereka yang memiliki kemampuan ekonomi lebih mungkin tidak terlalu berdampak. Tetapi bagi pemilik mobil yang notabene digunakan untuk kepentingan usaha diluar angkutan umum dengan plat kuning, tentu akan lain ceritanya. ’’Jujur kami tidak setuju dengan rencana tersebut. Tetapi apa yang bisa kami lakukan, selain menerima dan berusaha mencari celah lain untuk menutupi biaya operasional yang jelas akan membengkak,” terangnya. HARUS TRANSPARAN Sementara, Saeful Azis (54) mengaku, dia tidak bisa berkomentar banyak. Menurutnya, setiap kebijakan pemerintah sebelum dijalankan sudah ba-

rang tentu dikaji dan dibicarakan dengan pihak terkait. Jika semua pihak sudah sepakat dan rencana pembatasan subsidi premium untuk mobil pribadi diberlakukan, apa yang bisa dilakukan selain menerima. Tetapi, menurutnya, jika ada jalur hokum atau sarana lain untuk menolak kebijakan tersebut, masyarakat di daerah pinggiran atau kota kecil juga tidak bisa berbuat banyak karena tidak mengetahui prosedur yang harus dilewati. Kini, sebelum rencana tersebut berjalan di Tegal dan sekitarnya, ada baiknya dilakukan pemantauan sehingga tidak terjadi penimbunan premium oleh segelintir orang untuk mencari keuntungan pribadi. Selain itu, dampak positif akibat pembatasan subsidi premium untuk mobil pribadi juga harus diumumkan ke publik. Sehingga pelaksanaan, pengawasan hingga sanksi bagi mereka yang melanggar bisa transparan. ’’Kami akan melihat dahulu dampak di kota-kota seperti Jakarta dan sekitarnya yang akan muali berlaku 1 Januari 2011,” ujarnya. (rochman gunawan)

Jawaban Assalamu `alaikum Wr. Wb. Bapak Imam yang dirahmati Allah swt , uang yang diterima dari suatu penghasilan entah berupa gaji, honor, insentif atau pun bonus, maka ada kewajiban untuk mengeluarkan zakatnya bila telah memenuhi ketentuan. Dan bila sudah dkeluarkan zakatnya, uang itu tidak perlu dizakatkan lagi, kecuali bila disimpan hingga masa tertentu dalam jumlah tertentu.

annya disamakan dengan emas atau perak. Bila hanya disimpan saja, maka wajib dikeluarkan zakatnya. Uang yang disimpan dan didiamkan, zakatnya mengacu kepada zakat emas. Yaitu bila telah melewati batas nisahbnya yaitu 85 gram dan telah melewati masa setahun penuh, harus dikeluarkan zakatnya sebanyak 2,5 % dari jumlahnya. Misalnya, anda punya uang tabungan sebesar Rp. 100.000.000. Jumlah ini tentu sudah melewati bata nishab karena ?katakanlah - harga emas misalnya Rp. 200.000 / gram. Jadi nishabnya adalah Rp. 17.000.000. Bila uang itu tetap diam tanpa digunakan selama masa setahun, wajib dikeluarkan zakatnya sebesar 2,5 % yaitu Rp. 2.500.000,-. Demikian saja semoga bermanfaat, selamat berzakat. Wallahu a`lam bis-shawab. Wassalaamu’alaikum wr. Wb.Menurut para ulama, bahwa salah satu syarat orang yang berdagang adalah mereka menjual

sesuatu dengan niat berdagang. Adapun orang yang menjual sesuatu tanpa niat berdagang dan ia hanya menjual barang pada waktu itu saja ia tetap harus membayar zakat dari harta yang telah ia dapatkan dengan syarat memenuhi nishab. Dari berbagai sumber yang kami dapati umumnya ulama fikih menjelaskan ada zakat bagi pada harta kekayaan apabila menjual rumah. Hal inilah yang pernah dibahas pada mu’tamar ulama Islam kedua di Kairo, bahwa ada kewajiban zakat pada keuntungan atau hasil pendapatan penjualan rumah kalau sudah mencapai nishab dan ditunaikan saat menjual rumah. Meskipun ingin beli rumah lagi, hendaknya ditunaikan terlebih dahulu zakatnya agar hartanya dapat bersih dan menjadi berkah hidup di dunia dan di akhirat. Demikian semoga dapat dipahami. Amin. Waallahu A’lam. Selamat berzakat ! Wassalaamu’alaikum wrwb.

Bila uang itu didiamkan tanpa manfaat sampai waktu yang lama dan juga dalam jumlah tertentu, maka ketika tiba masa haul harus dikeluarkan zakatnya lagi. Intinya, Islam tidak membolehkan ada uang/ harta yang menganggur tanpa guna. Hanya disimpan semata tanpa dimanfaatkan. Maka keduduk-

Fraksi PAN Peduli Rakyat DPRD Kota Tegal Hadi Sutjipto mengatakan, terkait perpanjangan sekda pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada walikota. Sebab, menurut Tjipto –sapaan akrabnya- itu merupakan hak prerogatif walikota. Sehingga pihaknya tak akan ikut campur, apalagi melakukan upaya penolakan atau dukungan terkait masalah ini. Namun, lanjutnya, agar masalah ini tak berlarut-larut, maka pihaknya meminta walikota Tegal untuk transparan

terkait apakah jabatan sekda telah diperpanjang atau tidak beserta alasannya. ’’Kami rasa, DPRD atau elemen masyarakat tak akan ikut campur soal jabatan sekda, karena itu wewenang mutlak walikota selaku kepala daerah,’’ tegasnya. ’’Namun, agar masalahnya tuntas, maka kami minta ada sikap tegas dari walikota. Menyampaikan apapun soal kebijakan diperpanjang atau tidak jabatan sekda,” lanjutnya. (hun)

Perempatan Kejambon Parah

Proyek Rp 1,4 M Terlambat dari halaman 3 ’’Tapi kami optimis, pada minggu ini pekerjaan selesai. Kami juga siap membayar sanksi denda sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” lanjut Budi. Sementara, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Proyek TBT tahap 2 Riyanto mengungkapkan, sebenarnya kontrak proyek telah selesai sejak 22 Desember 2010, namun pengguna anggaran memberikan

dari halaman 3 ’’Dengan tegas saya minta tokoh politik legislatif maupun non legislatif jangan mencampuri urusan eksekutif, dengan catatan keputusan walikota didukung argumen yang masuk akal. Baik akan diperpanjang, ataupun tidak,’’ tandas Sungkar. ’’Di sini, saya rasa, keberanian walikota untuk transparan diuji oleh publik,” lanjutnya. HAK PREROGATIF Secara terpisah, Sekretaris

dan Perdagangan (Diskop UMKM Perindag) Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal R. Supriyanta menuturkan, perluasan pasar dan jalan di perempatan Kejambon sudah dilakukan sejak awal tahun 2009. Dalam hal ini, pihaknya juga melibatkan camat Tegal Timur serta lurah Kejambon, untuk melakukan pendekatan dan ta-

tap muka dengan pemilik bangunan di bagian pasar ke utara. Hanya saja, Supriyanta menjelaskan, saat ini harga yang diminta oleh warga masih jauh di atas harga pasaran. Dilihat dari Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP), harga per meter adalah Rp 600-700 ribu. Sementara, harga pasaran antara Rp 1,3-1,5 juta per meter. Tetapi, harga yang diso-

dorkan oleh warga berkisar Rp 7,5-15 juta per meter. Sehingga proses perluasan pasar dan jalan hingga saat ini masih belum bisa dilanjutkan. Untuk itu, demi kepentingan bersama, pihaknya mengharap dukungan masyarakat agar semua persoalan yang ada selama ini, seperti kemacetan dan sebagainya, bisa segera diatasi. (gun)

Pokja Pelabuhan Jalan di Tempat dari halaman 3 Anehnya, menurut Wardjo, saat elemen masyarakat maritim menghadirkan pemerintah kota (pemkot) dalam hal ini Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo), ternyata mereka kebingungan soal langkah yang akan dilakukan. Padahal, lanjut dia, kalau sesuai dengan penjelasan Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Laut yang hadir ke Kota Tegal, tugas pemkot dalam hal ini Pokja melakukan persiapan teknis soal pembangunan pelabuhan niaga, baik soal jalan masuk, kesiapan tanah, reklamasi pantai, dan hal teknis lainnya. ’’Pokja dibentuk atas dasar Surat Keputusan (SK) walikota. Tapi, sampai saat ini kami atas nama masyarakat maritim yang dilibatkan dalam anggota Pokja belum pernah

diundang atau diajak musyawarah. Padahal Pokja telah terbentuk setengah tahun lebih, tapi belum ada hasil kerja apapun,” beber Wardjo. Menurut Wardjo, Pokja sudah bekerja dan pada tahun 2011 seharus sudah ada anggaran pemerintah pusat. ’’Dengan kondisi semacam ini, maka kami pesimis pembangunan pelabuhan niaga bisa terwujud,’’ katanya. Namun, atas nama masyarakat maritim pihaknya akan terus mendorong agar pembangunan pelabuhan niaga bisa terwujud. Sebab, menurutnya, keberadaan pelabuhan niaga berfungsi ganda. Apalagi saat ini di Kota Tegal sudah dibuka pintu galangan kapal terbesar Indonesia SBS. ’’Kalau memang tidak tahu soal maritim, kami berharap Pokja untuk melakukan komunikasi dengan masyarakat maritim. Sehingga Pokja bisa beker-

ja, untuk menyiapkan teknis pembangunan pelabuhan niaga,” ungkapnya. Sebelumnya, Walikota Tegal Ikmal Jaya menyatakan, untuk pembangunan pelabuhan niaga pihaknya telah membentuk Pokja dan ditargetkan pada tahun 2011 akan dilakukan penyusunan Detail Engineering Desaign (DED). Sedangkan pembangunan fisiknya, ditargetkan pada tahun 2012 atau 2013 mendatang. ’’Kami akan melakukan upaya dengan pemerintah pusat untuk pembangunan pelabuhan niaga,’’ tandas Ikmal. ’’Tapi kalau tidak memungkinkan, maka kami akan menggandeng pihak ketiga atau investor untuk pembangunan pelabuhan. Karena saat ini sudah ada beberapa investor, baik yang berasal dari Indonesia atau luar negeri yang menyatakan siap jadi investor,” lanjutnya. (hun)

Wawalkot: Tempat Kos Harus Didata dari halaman 3 Dengan demikian, dikatakannya, lingkungan selalu kondusif serta penghuni kos lainnya juga bisa tinggal de-

ngan nyaman dan usaha pemilik tempat kos juga bisa tertata dengan baik. ’’Jika semua pihak ikut mengawasi dan menjalankan semua sesuai ketentuan, ma-

ka lingkungan sekitar menjadi aman dan nyaman sehingga potensi bahaya yang bisa meresahkan masyarakat bisa diminimalisir,” tandasnya menjelaskan. (gun)

Enam Kepala Kerbau Dilarung, ... dari halaman 3 Pada sedekah laut tahun ini, panitia melakukan serangkaian kegiatan. Di antaranya, bakti sosial berupa pemberian santunan kepada 72 anak yatim dan 120 janda nelayan. Kemudian, acara hiburan wayang kulit semalam suntuk dan sunatan massal, yang dilaksanakan pada Rabu (22/12) malam lalu. Sebagai puncak perayaannya adalah pelarungan sesaji sebanyak enam ancak serta hiburan lainnya. Lebih lanjut Hadi menuturkan, dalam pelaksanaan sedekah laut 2010, anggaran yang digunakan totalnya mencapai

Rp 218.150.000. Rinciannya, untuk pembuatan ancak dan sesaji 6 buah masing-masing menelan dana kurang lebih Rp 6-7 juta. Sedangkan, sisanya untuk pelaksanaan kegiatankegiatan lainnya. ’’Dana yang digunakan adalah swadaya dari masyarakat nelayan sekitar,” jelasnya. RASA SYUKUR Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tegal Edy Pranowo saat membacakan sambutan Walikota Tegal Ikmal Jaya menyampaikan, sedekah laut adalah acara rutin yang digelar masyarakat nelayan setiap tahun. Karenanya, dalam melaksanakannya jangan sampai menghi-

langkan ruh dari sedekah laut itu sendiri. ’’Sedekah laut merupakan acara yang digelar guna perwujudan rasa syukur para nelayan dan penggalian budaya. Sehingga acara ini jangan cuma jadi hiburan semata. Tetapi jadikanlah acara ini sebagai pelestarian alam dan budaya,” tandasnya. Selain itu, imbuhnya, ini merupakan ajang persatuan para nelayan yang ada. Sehingga tidak ada perbedaan antara nelayan dengan jenis kapal kecil atau besar. Semua bersatu dan berharap hasil tangkapan akan berlimpah di kemudian hari. (*)

KADAR GULA RAHMAN PERNAH MENCAPAI 513MG/DL Hidup dengan diabetes, yang dikenal dengan sebutan kencing manis, sungguh tak nyaman. Hal ini telah dirasakan oleh Yahman yang berdomisili di Jalan Dukuh Donorejo, Kab. Sragen. “Diabetes amat mengganggu kenyamanan hidup. Karena diabetes, badan saya sering terasa lemas tak bertenaga sehingga aktifitas sangat terganggu......” keluh Yahman memulai perbincangan. Telah empat bulan lamanya pria berusia 48 tahun ini menderita diabetes. Diabetes acapkali disebut sebagai “ibu semua penyakit” karena dapat mengundang penyakit berbahaya lainnya seperti jantung. Jenis Diabetes yang terbanyak adalah diabetes yang disebabkan rusaknya pankreas akibat diforsir terus menerus untuk memproduksi insulin dalam jumlah banyak. Ketika pankreas rusak, poduk insulin berkurang sehingga menyebakan kadar gula meningkat dengan cepat. Dua bulan yang lalu, ayah dari 3 anak ini mendapatkan informasi tentang adanya ramuan herbal yang bisa bermanfaat untuk menormalkan serta menjaga kestabilan kadar gula darah yakni Gentong Mas. Yahman langsung tertarik untuk membelinya. “Saya seringkali buang air kecil kalau malam… terus… kalau gula darah saya naik, pernah sampai 513 mg/ dl… badan saya suka terasa lemas. Saya beruntung, setelah minum Gentong Mas secara rutin swelama 2 bulan,

kini gula darah saya sudah turun sampai 112 mg/ dl.” Jelas Yahman penuh syukur. “Baru satu hari minum, saya sudah merasakan manfaatnya. Saya sarankan untuk mencoba Gentong Mas karena kalau terlalu lama mengkonsumsi obat-obatan kimia itu akan banyak efek samping,

berbeda dengan Gentong Mas yang terbuat dari bahan-bahan alami.” Ujar Pegawai Pemerintah Daerah Kab. Seragen ini. Gentong Mas adalah suplemen kesehatan herbal alami dengan bahan utama Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) yang terbukti manfaatnya bagi penderita dari berbagai penyakit, termasuk penderita diabetes. Gentong Mas mengandung

Chromium yang efektif memperlancar metabolisme gula darah dan mengatur kepekaan sel terhadap insulin sehingga meringankan kerja pankreas. Selain itu Gentong Mas memiliki indeks glisemik yang sangat aman bagi kesehatan yaitu hanya 35 ( aman jika indeks glisemik dibawah 50), sehingga mampu menjaga dan merawat pankreas agar tetap berfungsi dengan baik. Bandingkan dengan gula putih (cane sugar) yang memiliki indeks glisemik 93 alias sangat potensial mengundang penyakit Diabetes. Gentong Mas juga berisi unsur Omega yang bermanfaat untuk memperbaiki sel pankreas yang rusak. Meski demikian untuk mendapatkan hasil maksimal dalam kencing manis kurangi mengkonsumsi nasi dan cane sugar , kurangi rokok dan lakukan olahraga secara teratur. Gentong Mas dibuat dari Gula Aren dan Nigela Sativa pilihan yang diproses tanpa menggunakan bahan kimia dan pengawet, sehingga aman dikonsumsi. Manfaat bagi kesehatan dan kelezatan rasanya membuat semakin banyak masyarakat yang mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentong mas.com dan bagi anda yang membutuhkan silahkan hubungi: Tegal:081990879809, Brebes: 081225099282, Pekalongan: 028 58175543


CMYK

RADAR BREBES

10

JUMAT, 24 DESEMBER 2010

BENCANA ALAM Banyak Ditimpa Bencana BUMIAYU - Musim hujan yang terjadi saat ini menjadi bencana di sejumlah daerah, termasuk di wilayah Brebes selatan. Beberapa desa terjadi longsor dan juga menyebabkan jembatan putus. Seperti di Kecamatan Bumiayu, yang dalam beberapa hari terakhir ini banyak ditimpa musibah akibat hujan yang mengguyur deras. Camat Bumiayu Eko DOK/RADAR BREBES Purwanto BA SIP keEko Purwanto BA SIP pada Radar mengatakan di antara bencana yang terjadi antara banjir Sungai Keruh, hingga menyebakan sayap jembatan ambrol. Ini dipicu masih tingginya curah hujan. Selain di Sungai Keruh, banjir juga terjadi di Sungai Erang hingga menyebabkan putusnya salah satu jembatan di Desa Kalierang. “Dua sungai besar yang melintasi Bumiayu banjir. Di sungai Erang, banjir memutuskan jembatan penghubung antarpedukuhan yakni Dukuh Krajan dengan Dukuh Pesantren Desa Kalierang,” jelas Camat. Selain bencana banjir, hujan deras juga menyebabkan longsor di Dukuh Glempang Desa Kalinusu. Longsor menimbun badan jalan hingga memutuskan akses jalan. “Longsor ini menimbun satu satunya akses jalan menuju Desa Kallinusu, warga dibantu TNI tengah berupaya membersihkan badan jalan dari tanah yang menutupinya,” kata Eko. (pri)

NATAL

ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

SIAGA - Kapolres Brebes saat menyiagakan pasukan pengamanan Natal dan Tahun Baru, kemarin.

266 Polisi Siap Amankan Natal dan Tahun Baru BREBES - Jajaran Polres Brebes siap menurunkan 266 personelnya untuk mengamankan perayaan Natal dan tahun baru 2011 di Kabupaten Brebes. Selain akan ditempatkan di sejumlah Pos Pengamanan (Pospam) dan 23 Gereja, mereka juga akan disebar di sejumlah lokasi strategis lainnya. “Kami sudah menyiapkan pengamanan Natal tahun ini, 266 personel itu yang terlibat langsung, kita juga tetap menyiagakan personel lain yang sesuai dengan jam jaga,” ujar Kapolres Brebes AKBP Benone Louhenapessy SIK MH, seusai gelar pasukan Ops Lilin Candi 2010 di Mapolres Brebes, Kamis (23/12). Menurutnya, konsentrasi pengamanan Natal tahun 2010 ini selain di tempat ibadah juga di lokasi lain yang menjadi titik rawan. Hal itu katanya, sesuai dengan instruksi dari Kapolda Jateng. “Sesuai dengan instruksi Kapolda, tentunya fokus pengamanan ada di tempat ibadah, di mana umat Krisitiani akan merayakannya,” ujarnya. Selain itu, lanjutnya, anggota juga akan di tempatkan lain seperti objek wisata. Sehingga, pihaknya akan dibantu pasukan pendamping dari sejumlah instansi. Di antaranya TNI sebanyak 48 perseonel, Dinas Perhubungan 50 perseonel, Pramuka 100, Satpol PP 30 orang, Kesbangpolinmas 50, RAPI 20 orang dan tenaga kesehatan sebanyak 8 orang. “Seluruh Pos Pengamanan dan penurunan pasukan efektif mulai 24 Desember hingga 2 Januari 2011,” kata dia. (cw1)

LINGKUNGAN

Longsor Landa Bantarkawung Dua Keluarga Jadi Korban BANTARKAWUNG - Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kecamatan Bantarkawung Rabu (22/12) sejak siang hingga malam hari mengakibatkan longsor di tujuh Desa yang ada di Kecamatan Bantarkawung. Tujuh desa tersebut meliputi Desa Legok, Tambakserang, Cinanas, Bantarkawung, Terlaya, Jipang dan Bangbayang. Bencana itu mengakibatan kerusakan sejumlah sarana infrastuktur maupun pemukiman warga. Selain itu, tiga Kepala Keluarga (KK) di Dukuh Kosambi, Desa Jipang mengalami luka berat dan ringan. Menurut Kastoni, salah satu korban longsor, saat rumahnya ambruk dia tengah berada di luar rumah mengawasi aliran sungai Cimuncang yang memperlihatkan tanda-tanda terjadinya banjir. Rumah Kastoni sendiri berada di atas tebing setinggi 6 meter, sementara di bagian samping rumahnya juga terdapat tebing setinggi 5 meter. “Saat itu saya berada di luar rumah melihat sungai, selain saya juga ada warga lain yang samasama berada di luar rumah. Namun karena saat itu tiba-tiba listrik mati, maka ada dua keluarga yang mampir ke rumah saya sembari menunggu listrik menyala,” kata Kastoni. Dua keluarga itu masing masing Sulkin (37), Darmini (34) istri Sulkin dan dua anaknya yakni

CMYK

Bayu (12) serta Linda (16). Sementara lainnya adalah keluarga Taryo (37), Darwati (35) istri Taryo dan anaknya Dea (12). Tujuan mereka datang ke lokasi adalah untuk melihat sungai sekaligus mengajak Kastoni beserta istrinya yakni Sukani (65) mengungsi ke rumah keluarga jika banjir semakin

besar. “Air sungai memang semakin membesar, karenanya saya perintahkan mereka untuk segera naik ke lokasi yang lebih tinggi dan mengajak istri saya meninggalkan rumah,” ungkap Kastoni. Dua keluraga tersebut akhirnya masuk kedalam rumah Kastoni

untuk mengajak Sukani, namun saat berada di dalam rumah, aliran listrik mendadak mati. Bersamaan dengan itu, tebing yang berada tepat disamping rumah Kastoni ambruk dan langsung menimpa bangunan rumah hingga hancur total. Kastoni yang belum sempat masuk ke dalam rumah berteriak

Jembatan Sungai Keruh Kritis

Gapura Desa Mulai Dinilai

Arus Lalulintas Dialihkan

BREBES - Setelah berlombalomba memperbaiki dan mempercantik Gapura Desa, akhirnya gapura yang diikutkan sebagai peserta Lomba Gapura Desaku dan Semarak Penjor Hari Jadi Kabupaten Brebes ke-333 mulai masuk tahap penilaian. Mayoritas peserta Lomba Gapura Desa juga merekonstruksi ulang bangunan gapura yang sudah dulu berdiri sebelumnya. “Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, gapura mulai dinilai secara mobile oleh panitia, yaitu sejak tanggal 24-25 Desember nanti,” tutur Ketua Penyelenggara Mulya Didi Kuswondo, Kamis (23/12) kemarin. Sebelumnya, ratusan desa telah ikut ambil bagian untuk menuntaskan proses mempercantik gapura. Bahkan selain melibatkan warga beberapa juga mengundang seniman lukis untuk memoles gambar yang telah ditentukan. Selama melakukan kegiatan

BUMIAYU - Jembatan Sungai Keruh yang berada di jalan Lingkar Bumiayu, tepatnya di wilayah Dukuh Blere Desa Adisana semakin kritis. Kondisi tersebut menyusul terjadinya banjir besar di sungai tersebut pada Rabu (22/12) sekitar pukul 19.00 WIB. Banjir tersebut kembali merobohkan sayap jembatan yang pada banjir sebelumnya telah terkikis terjangan arus sungai. Sayap jembatan setinggi 7 meter dengan lebar 3 meter tersebut roboh sepanjang 18 meter hingga menggerus bahu jalan. Akibatnya saat ini kondisi jembatan sangat kritis untuk dilalui kendaraan terutama kendaraan dengan beban berat. Menyikapi hal tersebut, Muspika Bumiayu bersama Kepala Terminal Bumiayu mewakili Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Brebes melakukan langkah penanganan dengan jalan menutup

TEGUH SPRIYANTO/RADAR BREBES

KRITIS - Jembatan Sungai Keruh yang berada di jalan lingkar Bumiayu semakin kritis menyusul ambruknya sayap dan tebing jembatan akibat diterjang banjir.

sebagian jalur lalu lintas di jalan lingkar yang saat ini statusnya sebagai jalan negara. Kasat Lantas Polres Brebes AKP Matrius SIK terjun langsung ke lokasi dan memimpin pengalihan arus lalu lintas di ruas jalan terebut. Untuk sementara seluruh kendaraan dari arah selatan diarahkan

menuju jalan dalam kota Bumiayu, sementara dari arah utara pengalihan kendaraan dikhususkan bagi kendaraan bermuatan berat. “Untuk sementara hanya kendaraan kecil saja yang bisa melalui jalan lingkar dari arah utara menuju selatan, ini ditujukan untuk mengurangi beban,” kata Matrius. (pri)

pembangunan gapura itu, panitia juga memberi subsidi berupa cat dan produk rokok Djarum Coklat kepada peserta. Didi mengatakan, kriteria penilaian gapura dan penjor akan dilakukan dengan standar yang telah ditentukan. Antara lain harus mencantumkan logo Pemkab Brebes dan logo Djarum Coklat serta memperhatikan unsur komposisi warna yang telah ditentukan. (cw1)

KPK Diminta Seret Aktor Intelektual BREBES - Kasus pengadaan tanah tahun 2003 oleh Pemerintah Kabupaten Brebes yang menyeret mantan Bupati Brebes Indra Kusuma SSos diminta terus dilanjutkan. Hal ini mengingat dalam kasus tersebut, selain Indra, beberapa aktor lain juga ikut terlibat. Untuk itu Forum Kajian Masyarakat Brebes (FKMB) meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyeret aktor intelektual yang terlibat dalam kasus tersebut. Ketua FKMB M Subhan dalam Seminar Kehumasan Pemberdayaan

Jangan Rusak Lingkungan BREBES - Kepedulian dan kesadaran masyarakat terhadap kelestarian lingkungan hidup masih rendah. Padahal, kondisi lingkungan yang terjaga akan mencegah bencana alam. “Kelestarian lingkungan merupakan tanggungjawab bersama, jangan undang bencana alam dengan merusak lingkungan. Termasuk para pengusaha swasta yang akan berinvestasi agar melakukan analisa mengenai dampak lingkungan (amdal),” tutur Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Brebes Drs. Mayang Sri Herbimo membacakan sambutan Wakil Bupati Brebes Agung Widyantoro saat sosialisasi UU No 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di Bappeda, Kamis (23/12). Selain itu, ungkapnya, kerusakan lingkungan juga menyebabkan hilangnya warisan berharga untuk anak cucu sebagai generus mendatang. “Perilaku pengerusakan lingkungan, dengan penebangan liar tanpa disertai upaya reboisasi, jelas membawa dampak besar bagi kelestarian dan keseimbangan ekosistem alam. Pencemaran lingkungan yang di timbulkan oleh kebiasaan buruk kita, dengan membuang sampah tidak pada tempatnya, dapat menimbulkan polusi udara yang bisa membawa dampak pada pernafasan,” ujarnya. Menurut Mayang, Pemkab selama ini telah berupaya melakukan perlindungan dan pencegahan terjadinya kerusakan meliputi perencanaan, pemanfaatan, pengendalian, pemeliharaan, pengawasan dan penegakan hukum. “Sosialisasi UU ini juga dimaksudkan untuk memberikan penyadaran masyarakat,” ujarnya. (cw1)

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

HANCUR - Rumah milik Kastoni di Duku Kosambi, Desa Jipang hancur setelah tertimpa tebing yang longsor hingga melukai warga di dalamnya.

histeris dan berupaya menarik tubuh istrinya yang terhimpit pintu rumah. Sedangkan 7 keluarga yang masih berada di dalam, tertimpa material rumah. Puluhan warga segera berlarian membantu mengeluarkan para korban dari dalam rumah yang hancur. Setelah berhasil dikeluarkan, korban yang rata-rata mengalami luka robek dan memar akibat benturan segera dilarikan ke Puskesmas Bantarkawung. Hanya saja Sulkin, salah satu korban mengalami luka cukup serius di bagian kepala dan tubuhnya hingga terpaksa dirujuk ke RSUD Margono Purwokerto. “Beruntung saat itu kami semua berada di ruang depan, kalau saja ada di ruang tengah atau dapur jiwa kami tidak akan terselamatkan,” kata Taryo, salah satu korban saat berada di Puskesmas Bantarkawung. Kepala Desa Jipang Ahmad Riyadi membenarkan terjadinya bencana tersebut. Dikatakan sebagian korban diperbolehkan pulang setelah mendapat perawatan di Puskesmas. “Kecuali Sulkin mengalam luka serius dan terpaksa dirujuk,” kata Ahmad. Sementara Camat Bantarkawung Edi Sudarmanto SIP mengatakan dari laporan yang telah masuk diketahui bencana alam yang dipicu tingginya curah hujan ini tidak hanya terjadi di Desa Jipang. “Ada 6 desa lain yang melaporkan terjadinya bencana alam, saat ini kita upayakan penanganannya,” kata Edi. (pri)

Aspek Hukum dan Moral Dalam Upaya Pencegahan dan Inplementasi Pendidikan Anti Korupsi mengatakan, meski sudah ada keputusan dari pengadilan terkait dengan kasus pengadaan tanah yang memvonis Indra Kusuma, namun pihaknya meminta agar KPK juga memeriksa beberapa orang yang terlibat. Subhan mengatakan dalam kasus itu, tidak hanya Bupati saja yang terlibat, namun masih banyak oknum lain. “Untuk itu sebagai aktivis masyarakat, kami meminta agar KPK menyeret aktor intelektualnya,” katanya.

Sementara itu, Direktur Pendidikan Masyarakat KPK Haris Moyo SH yang menjadi pembicara dalam seminar tersebut mengatakan, terkait dengan kasus tersebut, KPK telah melakukan langkah yang tepat dengan memeriksa Bupati Brebes saat itu sebagai orang yang terlibat dalam pengadaan tanah. Namun demikian terhadap pihakpihak lain yang terlibat, setelah adanya keputusan tetap, KPK akan kembali mengumpulkan bukti-bukti baru untuk bisa memeriksa pihak yang terlibat. (cw3)

ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

DINILAI - Gapura Desa Terlangu Kecamatan Brebes yang telah selesai dipercantik mulai dinilai panitia, kemarin.

Peringatan Hari Ibu di RS Dera Asy Syifa Banjarharjo

Pentingnya Peranan Ibu dalam Perspektif Kesehatan Hari Ibu adalah peringatan atau perayaan terhadap peran seorang ibu dalam keluarga dan masyarakat. Biasanya, dalam merayakan Hari Ibu ini sejumlah elemen masyarakat melakukan sejumlah lomba maupun berdandan ala kartini bagi ibu-ibunya. Lantas, apa yang dilakukan RS Dera Asy Syifa Banjarharjo? LAPORAN: M RIZA PAHLEVI SEBAGAI salah satu rumah sakit yang menjadi rujukan di wilayah tengah dan barat Kabupaten Brebes, RS Dera Asy Syifa memiliki kewajiban untuk melayani masyarakat dengan baik. Selain memberikan pelayanan kesehatan

DOK/ISTIMEWA

SEMINAR - RS Dera Asy Syifa Banjarharjo menggelar seminar dengan tema Peran Ibu dalam Perspektif Kesehatan, Rabu (22/12) lalu.

yang maksimal, RS Dera Asy Syifa juga dituntut mampu memberikan

informasi kesehatan yang memadai. Salah satunya adalah

menggelar seminar Rabu (22/12) lalu, yang bertepatan dengan peringatan Hari Ibu. Ketua Pelaksana Seminar Drs Uju Juharno mengatakan bahwa seminar itu sangat penting. Mengingat tema yang dibawakan itu berupaya memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya kaum ibu akan pentingnya peranan seorang ibu dalam bidang kesehatan, khususnya pertumbuhan dan perkembangan kesehatan keluarga. “Dengan seminar ini diharapkan peserta, yang berasal dari organisasi wanita dan bidan ini, bisa memberikan pemahaman penting peran ibu dalam mendidik anak, yang kaitannya dengan mental, kepribadian dan fisik,” tandasnya. Dalam kesempatan itu, sebagai pemateri adalah dr Khoirul Amin SpOG, dr H Susilo Setiaji SpPD, dr Sujanto Kosim SpS dan dr Bambang Sujarwoto MKes. Ketiga

merupakan para dokter spesialis RS Dera Asy Syifa, yang juga siap memberikan pelayanan kepada seluruh pasien. Sementara sejumlah peserta seminar mengaku senang bisa mengikuti kegiatan tersebut. Pasalnya dia menjadi tahu, bahwa seorang ibu sebagai pribadi yang mengurus anak, juga mempunyai peranan penting dalam kesehatan. “Khususnya kesehatan di dalam keluarga, sehingga nantinya keluarga bisa benar-benar sehat,” kata Maesaroh. Dia juga berharap seminar-seminar seperti itu bisa digelar di sekitar Banjarharjo, yang cukup jauh dari pusat kabupaten. Sehingga dirinya yang asli Banjarharjo pun bisa mendapatkan informasi seputar kesehatan ibu, anak dan juga keluarga. “Pas sekali, apalagi ini bersamaan dengan Hari Ibu. terima kasih atas adanya seminar ini,” ucapnya. (*)


CMYK

OLAHRAGA

JUMAT, 24 DESEMBER 2010

RADAR TEGAL

11

WASPADA SAYAP GARUDA KUALA LUMPUR - Dua sayap Indonesia menjadi perhatian serius pelatih Malaysia Rajagopal Krishnasamy jelang leg pertama final Piala AFF 2010, 26 Desember mendatang. Seperti dikabarkan Utusan Malaysia, Oktovianus Maniani dan Muhammad Ridwan dikatakan Rajagopal bisa membahayakan gawang timnya jika diberi ruang gerak. Di sisi lain, pergerakan Cristian Gonzales uga akan mendapatkan perhatian lebih dari pertahanan Malaysia. Di sisi lain, rajagopal juga sempat menyebut nama Firman Utina dan Ahmad bustomi sebagai pilar lapangan tengah yang cukup tangguh. “Saya memiliki strategi khusus untuk meredam mereka. Jika pemain berhasil menjalankan strategi ada kelebihan tersendiri bagi kami,” tutur Rajagopal di lapangan Wisma FAM tadi malam (22/12). Di sisi lain, pelatih 54 tahun itu berharap pemainnya memaksimalkan keuntungan bermain di kandang untuk mencuri gol sebelum berlaga pada leg kedua di Jakarta (29/ 12). Setelah berlaga di leg kedua semifinal melawan Vietnam di Hanoi (18/12) lalu, kemarin adalah hari pertama Subramaniam Kunanlan dkk mulai berlatih. Dalam latihan tersebut, dua pilar lapangan tengah Khyril Muhymeen dan Mohd.

ngemas dua gol mulai tak peduli dengan peluangnya meraih gelar pencetak gol terbanyak. “Bukan kepentingan peribadi yang dicari, karena jauh lebih penting kemenangan tim,” katanya seperti diikuti Berita Harian. Karenanya, Safee bertekad akan berjuang

Amirulhadi Zainal belum bergabung lantaran cedera lutut. Dua pemain tersebut dalam penanganan ahli fisioterapi timnas Malaysia. “Khyril ada masalah di lutut kanan sementara Amirulhadi pada lutut kiri, tetapi cederanya tidak serius. Saya akan terus melihat perkembangan mereka, “ kata mantan pelatih PKNS FC tersebut. Di sisi lain, luapan semangat terus ditunjukkan penggawa Malaysia. Salah satunya Asraruddin Putra Omar yang bertekad membayar lunas rasa bersalahnya terkait gol bunuh dirinya pada (1/12) lalu. Gol itulah yang kemudian menjadi awal kekalahan Malaysia dari Indonesia 1-5 lalu. Ketika itu, Asra berhasil dikelabui oleh gerakan Irfan Bachdim yang seolah menyambut umpan silang Nasuha dari sisi sayap kiri. “Saya akui saat itu tidak berada dalam kondisi terbaik. Saya ingin menebus kekecewaan itu,” jelasnya. Di leg pertama, Malaysia memang merasa harus memaksakan kemenangan. Bahkan, striker Mohd Safee Mohd Sali yang kini me-

keras melawan Indonesia. Hal itu dilakukannya sekaligus menjadi bukti bahwa keputusan Rajagopal memanggilnya di timnas tidak salah. Setelah Asian Games, November lalu, sebenarnya Safee sempat terdepak dari timnas. Tapi dia akhirnya kembali terpanggil setelah beberapa pilar Malaysia mengalami cedera. “Saya tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini untuk membuktikan kemampuan saya” ujarnya. Di sisi lain, para suporter Malaysia mulai berancangancang bertolak ke Jakarta untuk mendukung timnya bermain di Gelora Bung Karno, Jakarta pada leg kedua. Rombongan suporter Malaysia akan berada di bawah koordinasi Selangor Supporters Fan Club (SSFC) dan Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM). Menurut Mohd Nasir Yunus salah satu pengurus rombongan, biaya untuk bertolak ke Jakarta mencapai RM 400 (Rp 1,1 juta), hingga RM 550 (Rp1,5 juta). Mereka menargetkan sekitar 100 orang yang akan berangkat bersamasama di Jakarta. “Kami ingin menujukkan dukungan pada tim Malaysia di Jakarta. (uan)

MUHAMMAD AMJAD/JAWA POS

DOA BERSAMA - Markus Horison, Benny Wahyudi, Irfan Bachdim, Yusuf Mansur dan K.H. Muhammad Nur Iskandar S.Q saat doa bersama mendukung timnas Indonesia jelang final Piala AFF di Kedoya, Jakarta Barat, tadi malam (23/12).

Istighosah Untuk Timnas JAKARTA - Berbagai cara ditempuh oleh tim nasional sepak bola Indonesia agar menuai hasil maksimal pada partai final piala AFF 2010 pada 26 dan 29 Desember mendatang. Selain mempersiapkan diri secara teknis dengan berlatih, mereka juga berdoa dengan melakukan istighosah bersama di pondok pesantren (Ponpes) Asshidiqiyah, Jakarta, kemarin (23/12). “Tadi malam (Rabu malam (22/12), Red), kami dihubungi pengurus (pesantren)dan diminta untuk datang ke pasantren ini untuk didoakan. Kebetulan kami diliburkan hari ini jadi kami manfaatkan,” kata ketua umum PSSI Nurdin Halid. Menurut Nurdin, hal itu cukup baik karena rombongan timnas mendapatkan doa dari banyak kyai dan santri yang hadir dalam Istighosah tersebut. Dia berharap dengan doa tersebut timnas diberi keselamatan dan kemenangan di Malaysia. Kehadiran para penggawa timnas di ponpes asuhan KH. Noer Iskandar SQ tersebut disambut dengan suka cita oleh para santri. Saat datang, para

CMYK

pemain langsung diarahkan melakukan Istighosah yang dilakukan di area ponpes. Nah, suasana yang ditunjukkan santriwan dan santriwati saat melakukan istighosah terasa berbeda usai Istighosah. Kekhusyukan yang ditampakkan Istighosah langsung berubah dengan keriuhan. Pasalnya, saat rombongan berjalan menuju rumah pengasuh ponpes, santriwan dan santriwati rela berdesak-desakan untuk melihat para pemain dari dekat. Tak sedikit dari mereka yang histeris dan berteriak saat Irfan Bachdim lewat. Bahkan, beberapa dari mereka juga berusaha untuk menyentuhnya. Bukan hanya santri, saat warga mengetahui ada penggawa timnas di pondok tersebut, mereka juga turut menyerbu dan berlomba dengan para santri untuk mendekat ke pamain. Alhasil, petugas keamanan yang menjaga tak mampu untuk menahan desakan para fans sehingga pemain akhirnya dengan leluasanya disentuh dan dipeluk.

Kontan saja, halaman pondok yang tak terlalu luas tersebut semakin penuh sesak dengan lautan manusia. Maklum, santri pondok tersebut jumlahnya mencapai lima ribuan santri. Rombongan timnas sendiri baru bisa tenang setelah berada di dalam rumah Noer Iskandar. Mereka langsung melanjutkan kegiatan dengan sholat Maghrib berjamaah dengan diimami langsung oleh pengasuh ponpes. Tapi, tidak semua angota rombongan turut sholat. Pasalnya, beberapa dari mereka nonmuslim. (aam)

Oktovianus Maniani

M GHONI/RADAR SLAWI

PENGARAHAN - Jelang pertandingan di partai Final, kedua pemain kelompok anak usia dini, tengah mendapat pengarahan dari wasit pertandingan kejuaraan SAC II Tahun 2010.

Gelaran Final SAC II Pengunjung Padati GOR Anjas Pratama ADIWERNA - Gelaran partai final SAC II di GOR Anjas Pratama, yang dilaksanakan oleh PBSI Kabupaten Tegal dengan sposorship PR Djarum Kudus, dipadati penonton yang ingin menyaksikan partai pamungkas. Sampai dengan berita dirilis, Kamis (23/12) malam, masih berlangsung partai final kelas Anak Usia Dini dan juga Anak-anak. Sesuai rencana, usai bertanding, juara disetiap kelas akan menerima piala dan hadiah lainnya dari panitia. Rencananya, piala dan hadiah akan langsung diserahkan oleh Ketua PBSI Kabupaten Tegal, HM Hery Soelistiyawan SH MM, kepada setiap juara. “Panitia tetap menggunakan dua lapangan. Karena di kelas Ganda Dewasa dan Veteran masih mempertandingkan kelas semi final, untuk memperebutkan tiket ke partai Final,” jelas Ketua Pelaksana pertandingan Susnanto, didampingi Sekretaris PBSI Kabupaten Tegal, Agus Harmanto, kepada Radar. Dikatakan Susnanto, seperti pertandingan di partai Perempat Final, pertandingan partai Final juga dipadati oleh penonton yang ingin menyaksikan penampilan menarik dari para pemain. Panitia sendiri sudah mengantisipasi dan mempersiapkan segala kesiapannya agar pertandingan partai Final berjalan lancar sesuai harapan. Menurut Susnanto, yang maenarik dari partai final SAC II, untuk kelas Anak Usia Dini sampai Pemula didominasi oleh PB Satria Slawi, yang memang sudah diprediksi memiliki banyak pemain berbakat. Selain itu, sisi menarik lainnya, pertandingan di partai Final Anak Usia Dini yang hanya menggelar partai tunggal, yang bertanding yaitu Revi Erawati (wanita) dengan Farkhan (lelaki) keduanya dari

PB Satria Slawi. “Memang karena peserta wanita sedikit, jadi ada dispensasi untuk Revi Erawati yang dimasukkan kelas Anak Usia Dini digabung bersama pemain lalaki,” terang Susnanto pula. Sementara, usai pagelaran partai Final di kelas Anak Usia Dini, Anak-anak, Remaja, Pemula, dan Taruna, baru digelar pertandingan Semi Final untuk kelas Ganda Dewasa dan Veteran. Sekaligus dilanjutkan dengan partai Final ganda kedua partai tersebut. “Kondisi ini mengingat waktu yang mengharuskan selesai sesuai jadwal, yakni Kamis (23/12) malam gelaran SAC II ini harus sudah selesai,” terangnya. Untuk nama-nama pemain partai Final dan Semi Final yang tengah bertanding yaitu kelompok Anak Usia Dini memperebutkan juara pertama antara, Revi Erawati Vs Farkhan keduanya dari Satria Slawi. Untuk kelas Anakanak yang bertanding Ari Ujianto (Satria Slawi) Vs Nugroho (Mejasem). Kelas Pemula Febriansah Vs Moh Zulfa keduanya sari PB Satria Slawi. Kelas Remaja Yohases (Tembok Banjaran) Vs Iskandar Rizki (Satria Slawi). Kelas Taruna Nelsen (Margasari) Vs Ozin (Slawi). Untuk kelas Ganda Dewasa yang bertanding di Semi Final, pasangan Topik-Fuad Vs Budi-Ica, keduanya dari Slawi. Syaeful-Agun (Slawi) Vs Ikbal-Ahmad (Bojong) dan di kelas Veteran yang bakal bertanding di Semi Final yaitu, Jais-Suharto (Banjaran) Vs Heni-Endi (Slawi) serta Winarno-Jamal (Slawi) Vs CiptoSulok (Banjaran). (k1)


ALL SPORTS

12

JUMAT 24 DESEMBER 2010

RADAR TEGAL

AFP PHOTO/ARMESTRE

PEMBANTAIAN - Pemain Real Madrid Xabi Alonso (kiri), Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, Mesut Ozil (R) merayakan kemenangan dalam pertandingan Real Madrid vs Levante kemarin dinihari.

PEMBANTAIAN DI BERNABEU

MADRID - Real Madrid lebih serius di Copa del Rey musim ini. Kondisi yang berbeda dengan musim-musim sebelumnya. Hasilnya, sungguh luar biasa. Mereka menghajar Levante 8-0 (4-0) pada first leg babak 16 besar, kemarin dini hari (23/12). Dengan begitu satu kaki Real sudah berada di perempat final. Klub berjuluk Los Blancos itu tidak perlu terlalu ngotot pada second leg babak 16 besar yang dihelat di markas lawan pada 5

Januari nanti. Kalah dengan skor 0-7 pun mereka masih lolos. Melawan Levante, entrenador Real Jose Mourinho menurunkan skuad terbaiknya sejak awal pertandingan. Tactician asal Portugal itu seperti ingin memforsir kemenangan agar tenang di second leg. Hasilnya, mereka sudah unggul 4-0 pada babak pertama. Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo menjadi bintang dalam laga tersebut. Mereka mencetak hat-trick. Benzema menceploskan

gol di menit kelima, 31, dan 69. Sedangkan, Ronaldo mencetak gol di menit ke-45, 72, dan 74. Adapun dua gol lainnya diceploskan Mesut Oezil di menit kesembilan dan Pedro Leon pada menit ke-90. “Hasil yang bagus untuk kami lantaran kami ingin menunjukkan sepak bola yang menyenangkan,” bilang Benzema, seperti dilansir AP. Tambahan dua gol itu membuat Benzema yang sempat diragukan dan dikabarkan akan

dilego pada bursa transfer tengah musim Januari mendatang mengoleksi sembilan gol di semua ajang. Dia mampu menutupi absennya Gonzalo Higuain. “Real memiliki kemampuan mencetak enam, tujuh, atau delapan gol dalam satu pertandingan. Saya tidak tahu apakah ini laga terbaik saya ketika bersama Real, tapi saya telah bekerja keras untuk membuktikan diri,” bilang Benzema. Bila biasanya Copa del Rey

hanya dianggap sebagai gelar pelengkap, musim ini Real lebih serius mengejarnya. “Kami ingin memenangkan Copa del Rey karena itu adalah trofi yang sangat penting bagi semuanya,” ungkap mantan pemain Olympique Lyon itu. Bagi Ronaldo, tambahan tiga gol membuat pundi-pundi golnya makin banyak. Tercatat winger asal Portugal itu telah menciptakan 25 gol dari 24 laga yang dilakoninya. “Kami telah berusaha dengan baik dan

pantas untuk mendapatkannya,” kata Ronaldo. Ronaldo juga memuji Benzema. “Dia melakukan support yang bagus bagi rekan-rekannya dan kemudian selalu berusaha mengejar bola yang dia lepasnya. Bila kamu bisa menjaga posisi dengan baik, maka biasanya kamu bisa menang,” kata Ronaldo. Di laga lain, rival sekota Real, Atletico Madrid butuh keras ekstra keras untuk mengatasi tamunya Espanyol. Mereka

akhirnya menang tipis 1-0 (1-0) melalui satu-satunya gol Simao yang diceploskan lewat eksekusi penalti di menit ke-33. Perpisahan yang indah bagi Simao yang akan berlabuh di klub Turki Besiktas pada Januari nanti. Pada laga itu, Simao mendapatkan standing ovation dari fans Atletico di Vizente Calderon. “Saya ingin mengatakan terima kasih kepada Simao seperti yang dilakukan fans,” kata Quique Sanchez Flores, pelatih Atletico. (ham)

Bantah Ribut dengan Valdano Inter Milan Pikat Kaka dengan Leonardo KRITIK entrenadore Real Madrid Jose Mourinho bahwa dia butuh dukungan yang lebih kuat dari klub dalam menangani wasit, sempat bikin gusar direktur olahraga Real Jorge Valdano. Mourinho dianggap terlampau rewel. Akibatnya, hubungan antara Mourinho dengan Valdano merenggang. Beberapa media di Spanyol mengklaim, situasi itu bisa berbahaya bagi masa depan Mourinho. Sebab, Valdano memiliki kekuasaan dan pengaruh yang besar di Real. Tidak ingin rumor hubungan buruknya dengan Valdano terus menjadi bulan-bulanan media di Spanyol, Mourinho langsung mengklarifikasi. “Saya membantah kalau hubungan pribadi saya dengannya buruk,” ujar Mourinho, seperti dilansir Reuters. “Saya sama sekali tidak memiliki masalah pribadi dengan siapa pun di klub ini. Itu yang harus saya tekankan,” bilang Mourinho. “Saya juga sama sekali tidak punya keinginan untuk segera pergi. Saya akan bertahan hingga kontrak habis,” lanjutnya. Meski mengaku tak punya masalah pribadi dan hubungannya dengan Valdano baik-baik saja, tapi Mourinho enggan berhenti mengutarakan katakata pedasnya. Menurut dia, Mourinhho bukanlah sosok anak manis di Los Blancos, julukan Real. Saya tidak akan pernah menjadi Yes Man,” terang Mourinho. “Saya suka mengkritik dan itu biasa dilakukan oleh saya atau orang lain. Namun, saya ingin menegaskan bahwa saya tidak memiliki masalah pribadi dengan

siapapun,” kata Mourinho. Setali tiga uang dengan mantan pelatih Chelsea dan Inter Milan itu, Valdano juga menyatakan bahwa dirinya tidak memiliki masalah dengan Mourinho. “Kami memiliki sosok dengan pribadi yang berbeda dan kami harus menerima itu,” kata Va l d a n o . (ham)

Jose Mourinho

KENDATI entrenador Real Madrid Jose Mourinho telah menegaskan bahwa takkan melepas playmaker asal Brazil Kaka, tapi rumor hengkangnya Kaka begitu santer. Inter Milan menjadi peminat utama dan siap mambarter dengan Maicon. Tawaran yang menggiurkan. Sebab, sejak awal musim lalu Mourinho telah berkeinginan menggaet Maicon dari Inter. Sedangkan, di sisi lain Kaka bakal kesulitan dapat tempat utama. Dia harus bersaing ketas dengan Mesut Oezil dan Sergio Canales. Selain itu, beredar rumor bahwa Presiden Inter Massimo Moratti akan menjadikan Leonardo sebagai pelatih anyar di Inter. Dia akan menggantikan Rafael Benitez yang sedang menegosiasikan pemutuskan kontraknya di klub berjuluk Nerazzurri itu. Mediaset melansir, dengan menjadikan Leonardo sebagai pelatih baru di Giuseppe Meazza, markas Inter, maka akan menjadi daya tarik tersendiri bagi Kaka. Sebab, sosok Leonardo dekat dengan Kaka. Bahkan, dia lah yang membawa Kaka ke AC Milan. Moratti juga punya ambisi

lain di balik itu. Dia kesal lantaran di awal musim ini, rival sekotanya AC Milan mendatangkan Zlatan Ibrahimovic dari Barcelona. Dengan menggaet Kaka, maka Moratti melakukan hal yang sama dengan Milan. Sebab, sebelum bergabung dengan Real, Kaka merupakan pujaan di San Siro, markas Milan. Namun, justru itu lah yang menjadi kendala berat bagi Moratti. Dengan motivasi seperti itu bakal sulit meyakinkan Kaka agar pindah ke Inter. Sementara itu, terkait perkembangan nasib Benitez di Inter, sekarang negosiasi pemutusan kontrak mulai dibicarakan. Tentu saja kabar ini sangat bertentangan dengan ucapan Moratti sehari sebelumnya yang menjelaskan kalau Benitez akan bertahan. Agen dari Benitez, Manuel Garcia Quillon, memiliki kabar berbeda. “Kami sedang membicarakan dengan Inter tentang kemungkinan memutus kontrak. Negosiasi sedang berjalan sekarang ini dan belum ada keputusan,” kata Quillon kepada Sky Sport Italia. Yang menjadi pembahasan adalah kompensasi yang haris

Kaka dibayarkan Inter kepada Benitez. Bila disesuaikan dengan klausul dalam kontrak, maka La Baneamata, julukan lain Inter, harus membayar sebesar 8 juta euro atau setara Rp 93,8 miliar. ”Pembicaraan masih terus

dilanjutkan besok (hari ini, Red). Solusi terbaik akan kami carikan agar menguntungkan kedua belah pihak. Kami harap segalanya berjalan lancar dan keputusan bisa segera didapatkan,” urai Quillon. (ham)


ALL SPORTS

JUMAT 24 DESEMBER 2010

13

RADAR TEGAL

NERAZZURRI LEPAS BENITEZ

Valentino Rossi

Ducati Cemaskan Fisik Rossi ROMA - Valentino Rossi segera memasuki pengalaman baru dengan tim barunya, Ducati. Pabrikan asal Italia itu mendapatkan tanda tangan Rossi musim lalu sekaligus mengakhiri berbagai rumor yang berkaitan dengan juara tujuhkali di kelas premier itu. Namun, sedikit kekhawatiran masih dirasakan Ducati di masa persiapan. Manajer bidang olahraga Ducati, Filippo Preziosi menegaskan, saat ini pihaknya mencemaskan program latihan yang sedang dijalani Rossi. Dia mengungkapkan kecema s a n n y a h a l i t u m u n g kin saja terganggu. Sebab, pembalap yang mendapatkan julukan The Doctor itu masih dalam proses penyembuhan pascaoperasi cedera bahu. Rossi musim depan bergabung dengan Ducati setelah meninggalkan Yamaha. Tapi, persiapan untuk kembali merajai MotoGP sedikit terganggu karena harus menjalani operasi bahu, usai melakukan tes akhir musim di Valencia, November lalu. Cedera bahu itu menimpanya akibat kecelakaan saat berlatih dengan Motocross, April lalu. Dalam sebuah wawancara dengan Motosprint, Preziosi mengonfirmasi bahwa kebugaran Rossi meng k h a w a t i r k a n . I n i m e m buat dia pesimistis Rossi bisa tampil maksimal dalam uji coba resmi perdana 2011 yang berlangsung di Malaysia, awal Februari nanti. “Saat ini, hal yang mencemaskan saya bukan masalah teknis,” ujar Preziosi. “Saya tak bisa membayangkan saat dia membutuhkan kondisi fisik yang bagus untuk tampil agresif di lintasan. Valentino akan datang ke Sepang setelah pemulihannya berlangsung baik dari sudut pandang medis, tapi secara fisik kondisinya masih jauh dari

CMYK

harapan. Selain itu, dia tidak istirahat selama musim dingin, karena harus berusaha untuk memulihkan kondisi,” tambahnya seperti dikutip Autosport. Dengan alasan kondisi fisik yang belum mencapai puncak itu, menurut Preziosi, bukan hal yuang tak mungkin jika Rossi tak memiliki banyak kesempatan menaklukkan banyak lap saat ujicoba. Padahal, butuh waktu yang panjang saat menjalani tes, untuk mengenal karakteristik Ducati. “Kami harus meminta kepadanya untuk tidak terlalu banyak melakukan tes. Temperatur di Sepang sangat tinggi dan kondisinya sangat ekstrem,” jelas Preziosi. Untuk itu, Ducati berharap Rossi menyelesaikan tugas terberatnya di musim dingin, yaitu pulih 100 persen. Hal itu sudah akan memberikan dukungan besar bagi Ducati untuk bisa mendapatkan data yang dipelukan sebelum mengawali musim. “Kami harus mampu melakukannya tanpa melalui semua tes seperti yang diinginkan. Lebih baik demikian, daripada memaksa Valentino melakukan aktivitas yang berlebihan tapi akibatnya proses pemulihannya berjalan lambat,” lanjut Preziosi. Dengan prioritas tersebut, berarti Ducati akan mengorbankan jatah waktu uji coba, supaya masa istirahat Rossi tak terganggu. Energi Rossi bakal dihemat supaya begitu musim dimulai dia sudah fit dan siap bertarung untuk satu musim penuh. “Yang pasti, kami harus memastikan dia akan kembali ke lintasan karena dia tentu ingin memahami dan mengembangkan motor sebisa mungkin. Untuk melakukan itu, dia akan melakukan latihan,” kata Preziosi. (ady)

MILAN - Berakhir sudah kebersamaan Rafael Benitez dengan Inter Milan. Hanya berselang lima hari setelah menjuarai Piala Dunia Antarklub 2010 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), tactician asal Spanyol itu disingkirkan dari kursi pelatih Inter. Benitez hengkang dari Giuseppe Meazza, setelah negosiasi pemutusan kontraknya dengan Inter tercapai. Negosiasi sempat alot lantaran kubu Inter enggan membayar kompensasi pemutusan kontrak sebesar 8 juta euro atau setara Rp 93,8 miliar. Akhirnya, tercapai kesepakatan Inter hanya akan membayar sebesar 5 juta euro atau setara Rp 58,6 miliar kepada Benitez. Pemutusan kontrak itu sekaligus memperjelas status Benitez yang terus dikabarkan berada di ujung tanduk dalam beberapa hari terakhir. Pemutusan kontrak Benitez tidak lepas dari kemarahan Presiden Inter Massimo Moratti. Sang presiden kesal karena dengan lantang Benitez berani mengancamnya. Benitez meminta kepada Moratti agar memberi dukungan penuh atau memecatnya. Lontaran kata-kata Benitez itu diucapkan ketika Inter menjuarai Piala Dunia Antarklub 2010. Mantan manajer Liverpool tersebut juga meminta suntikan dana segar untuk membeli pemain anyar. Moratti menganggap kata-kata itu tidak pantas. Setelah putus hubungan dengan Inter, Benitez belakangan dirumorkan akan kembali ke Inggris. Sejumlah media Inggris mengklaim Benitez bakal kembali ke Liverpool. Kabar itu sempat bikin panas kuping Roy Hodgson, manajer Liverpool.

Kebetulan performa The Reds, julukan Liverpool, di tangan Hodgson tidak begitu bagus. Steven Gerrard dkk tampil labil dan belum juga mampu menembus zona Eropa. Sekarang mereka bertengger pada posisi kesembilan dengan 22 poin. Karena kinerja Hodgson yang kurang memuaskan tersebut, owner Liverpool Tom Werner sempat mengeluarkan ancaman. Selain itu, suporter Liverpool berulangkali meneriakkan protes kepada Hodgson dan meminta manajer anyar. Memang, Benitez pergi dari Liverpool pada awal musim ini, namun itu terjadi karena hubungan buruknya dengan owner Liverpool ketika itu Tom Hicks dan George Gillett. Makanya, Benitez tetap memilikin tempat di hati fans Liverpool. Sementara itu, Inter sekarang sibuk memilih dan memilah siapa sosok yang paling pas menggantikan Benitez. Nama pelatih timnas Inggris Fabio Capello, pelatih Zenit St. Petersburg Luciano Spalletti, dan pelatih Al-Nassr Walter Zenga sempat mengemuka. Namun, belakangan justru Leonardo yang dilirik Moratti. Pelatih asal Brazil yang musim lalu membesut Milan tersebut dianggap layak menukangi Inter. Sebab, Leonardo memiliki pengalaman melatih di Serie A Liga Italia dan Liga Champions. Hanya saja, yang menjadi batu sandungan dalam upaya mendatangkan Leonardo adalah fakta bahwa Leonardo adalah mantan pelatih Milan. Bukan hanya itu, selama menjadi pemain Leonardo juga mengabdi di klub berjuluk Rossoneri itu. (ham)

Rafael Benitez

Belum Terbendung, Kans Pertahankan Gelar FRANKFURT - Laju Bayern Munchen di ajang DFB Pokal atau Piala Jerman belum terbendung. Bayern yang merupakan jawara musim lalu, punya kans untuk mempertahankan gelar menyusul kemenangan 63 (2-2) atas VfB Stuttgart pada babak 16 besar kemarin dini hari WIB. Bayern yang bertindak sebagai tim tamu, sudah unggul dua gol saat laga baru berjalan delapan menit. Andreas Ottl membuka skor kemenangan di menit keempat, kemudian digandakan Mario Gomez empat menit kemudian. Namun, Stuttgart yang musim ini masih terseok-seok di zona degradasi, mampu menyamakan skor men-

jadi 2-2. Dua gol penyerang asal Rusia Pavel Pogrebnyak di menit ke-33 dan 45 membuat babak pertama berakhir imbang 2-2. Blunder Matthieu Delpierre pada menit ke-52 mampu dimanfaatkan pemain pengganti Miroslav Klose. Stuttgart makin terpuruk ketika bek Khalid Boulahrouz mendapat kartu kuning kedua di menit 67. Walau kalah jumlah pemain, Stuttgart justru mampu memberikan perlawanan dan mendapat hadiah penalti di menit 74. Namun, eksekusi Christian Gentner berhasil digagalkan kiper Hans Joerg Butt. Tiga menit kemudian, Delpierre menebus kesalahan dan membuat

Mario Gomez

skor menjadi imbang 3-3. Nah, setelah skor menjadi 3-3, Stuttgart justru antiklimaks. Ter-

lebih, setelah Delpierre kemudian diusir keluar lapangan. Bayern pun berhasil mencetak tiga gol tambahan lewat Thomas Mueller (81), Klose (86) dan Franck Ribery (94). “Kami tampil bagus pada 20 hingga 30 menit awal. Kami lebih superior, sehingga bisa mencetak dua gol cepat,” kata Louis van Gaal, pelatih Bayern kepada AFP. “Setelah itu, kami mulai membuat banyak kesalahan. Tapi, saya memberi instruksi kepada pemain untuk melupakan apa yang terjadi di babak pertama,” ujarnya. Pelatih asal Belanda itu mengaku surprise dengan kemampuan timnya melesakkan sebelas gol dalam dua laga ter-

akhir. Karena sebelumnya, Bayern juga menang 5-3 atas Stuttgart di ajang Bundesliga. “Sangat menyenangkan melihat tim ini bisa mencetak sebelas gol dalam empat hari. Ini tentu sangat menghibur suporter dan pemirsa televisi.” Sementara itu, posisi pelatih VfL Wolfsburg Steve McClaren makin tersudut setelah timnya disingkirkan klub divisi dua Energie Cottbus usai kalah 1-3. Wolfburg benar-benar tampil buruk meski bermain di kandang sendiri. Dua gol Nils Petersen dan satu gol pemain asal Tiongkok Shao Jiayi membuat Cottbus mengakhiri babak pertama dengan keunggulan tiga gol. (bas)


JATENG

JUMAT 24 DESEMBER 2010

17

RADAR TEGAL

BATANG

36 Ribu Polisi Amankan Natal dan Tahun Baru

DOK. RADAR PEKALONGAN

ANTRE PANJANG – Akibat insiden tabrakan beruntun delapan unit kendaraan, jalur pantura Batang mengalami ketersendatan.

Delapan Kendaraan Alami Tabrakan Beruntun BATANG - Sedikitnya delapan kendaraan terlibat kecelakaan beruntun di Jalur Pantura Kabupaten Batang, tepatnya di Desa Pucungkerep Kecamatan Subah, Kamis (23/12) dinihari. Kecelakaan yang melibatkan dua truk, satu bus dan lima mobil pribadi ini, mengakibatkan empat orang mengalami luka-luka dan satu orang patah tulang. Informasi yang berhasil diperoleh menyebutkan, kecelakaan bermula saat Jalur Pantura dari arah timur menuju barat terjadi kemacetan. Kemacetan terjadi akibat adanya truk tronton bermuatan besi terguling di Jalan Raya Desa Jrakahpayung, Kecamatan Tulis, Batang, Rabu (22/12) sekitar pukul 23.00 WIB. Truk bernomor Polisi H-1912-CH tersebut terguling saat sang sopir Sulton, warga Magetan, Jawa Timur, berusaha menghindari tabrakan dengan sebuah sepeda motor yang memotong jalannya. Saat dibanting ke kanan ternyata ban depan justru menghantam median jalan dan akhirnya terguling ke kiri. ’’Waktu itu ada motor yang motong jalan. Lalu saya banting stir tapi justru nabrak trotoar (median) jalan, hingga akhirnya terguling ke kiri,” ungkapnya. Besi-besi yang sejatinya akan dibawa ke Jakarta dari Surabaya tersebut akhirnya tumpah dan menutup badan jalan. Akibatnya, jalur Semarang-Pekalongan tidak dapat dilalui oleh kendaraan yang melaju dari timur. Sehingga menyebabkan kemacetan panjang sampai beberapa kilometer dan berlangsung hingga pagi hari. Kemacetan yang mengular hingga wilayah Pucungkerep justru berbuah malapetaka. Delapan kendaraan yang tengah menunggu antrean untuk bisa melintas, justru terlibat tabrakan beruntun. Tabrakan diawali oleh truk gandeng Nissan Diesel bernomor Polisi N-9855-UY yang melaju dari timur. Diduga truk gandeng sarat muatan itu mengalami rem blong saat melintas di jalan menurun. Menurut Suyitno, sebelum menyebabkan kecelakaan beruntun, truk warna merah itu terlebih dulu menghantam belakang mobil Isuzu Panther miliknya. Bahkan mobil bernopol AE-825-SE itu ditabrak dua kali. ’’Posisi mobil kami ada di kiri. Tiba-tiba ditabrak dari belakang dan oleng ke kanan. Namun saat di kanan kembali ditabrak hingga mobil kami oleng ke kiri dan masuk ke kebun,” ujar Suyitno bersama istrinya. Diduga sebelum menabrak Isuzu Panther, sopir truk sudah berusaha membanting stir ke kanan. Sayangnya, usai menghantam Panther, truk langsung menabrak pantat bus PO Dahlia nopo AG7028-UR. Kerasnya benturan membuat bus menghantam kendaraan di depannya, yang disusul dengan ikut tertabraknya beberapa mobil dan truk yang ada dalam antrean tersebut secara beruntun. ’’Bus saya ini ditabrak dari belakang truk itu. Lalu nabrak kendaraan yang di depan. Dan kendaraan yang di depan akhirnya saling bertabrakan. Mungkin truk itu remnya blong,” tutur Heri, sopir bus PO Dahlia ditemui di lokasi kejadian. Kendaraan lain yang menjadi terlibat tabrakan beruntun diantaranya truk boks Mitsubishi W-9524-UB, Toyota Kijang LGX G-8847-BA, Toyota Avanza B-1912-QI, Toyota Avanza F-1589-CK, dan minivan Daihatsu AE-4010-JB. Bahkan mobil minivan Daihatsu mengalami kerusakan paling parah dan membuat empat penumpang di dalamnya terluka. Sementara, sopir truk gandeng mengalami patah tulang di bagian kaki, setelah kabin truk ringsek usai menabrak pojokan kiri belakang bus PO Dahlia. Bahkan untuk dapat mengeluarkannya dari kabin membutuhkan waktu lama, karena hanya menggunakan peralatan seadanya. Setelah berhasil dievakuasi, sopir truk bersama keempat korban lainnya dilarikan ke Puskesmas Rawat Inap Subah. Namun informasi yang diperoleh Radar Pekalongan menyebutkan, beberapa korban dirujuk ke rumah sakit lainnya, salah satunya ke Solo. Kecelakaan itu sendiri mengakibatkan kemacetan di jalur pantura dari arah timur semakin panjang. Sehingga petugas Satlantas yang diterjunkan akhirnya mengalihkan kendaraan dari timur melalui jalur Pekalongan-Semarang. Namun, akibat pengalihan tersebut justru mengakibatkan jalur Pekalongan-Semarang macet. Karena banyak truk yang tidak mampu menanjak di tanjakan depan Balaidesa Clapar, Subah. Kemacetan parah semakin menjadi saat banyak kendaraan yang mulai melintas dari barat menuju timur. Bahkan ekor kendaraan memanjang hingga memasuki Desa Tulis Kecamatan Tulis. Akibat kemacetan itu pula, truk Hino nopol K-1825-AC yang dikemudikan Kimang warga Banjarnegara mengalami kecelakaan di Jalan Raya Desa Beji Tulis. Truk bermuatan kondom yang akan dikirim ke Semarang dari Jakarta itu menabrak truk tronton yang ada di depannya. ’’Tadi itu di depan kami ada truk yang berjalan pelan. Lha truk kami itu ternyata remnya tidak berfungsi, padahal sudah sampai 3 kali diinjak namun tidak mau berhenti. Akhirnya nabrak tronton di depan, tapi trontonnya lari,” ungkap Mustain, kernet truk asal Jepara. (ton)

SEMARANG - Polda Jawa Tengah (Jateng) mewaspadai ancaman terorisme pada perayaan Natal dan Tahun Baru. Mengantisipasi hal itu, 36 ribu personel kepolisian diterjunkan. Saat memimpin gelar pasukan di halaman Polda, Kapolda Jateng Irjen Erward Aritonang mengatakan, semua pasukan akan ditempatkan di semua tempat ibadah, juga lokasilokasi keramaian seperti mal dan tempat wisata. Polri tidak bekerja sendiri. Melainkan dibantu pihak gereja, TNI, Satpol PP, dan instansi terkait. Gelar pasukan dihadiri Pangdam IV/Diponegoro Mayjen Langgeng Sulistiyo dan Sekda Jateng Hadi Probowo. Setiap tempat ibadah akan ditempatkan sedikitnya dua personel Polri. Juga disiapkan pasukan cadangan yang akan diterjunkan sewaktu-waktu jika terjadi eskalasi kerawanan. Terkait hal itu, anggota Polri tidak diperkenankan cuti saat Natal dan Tahun Baru. ’’Ini berlaku kepada siapa pun, termasuk yang merayakan Natal,’’ tegasnya. Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi (Pemprov)

Jateng Hadi Prabowo mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan dari sisi sarana prasarana. Seperti angkutan, distribusi sembako, penyediaan stok BBM, dan pemasangan marka jalan serta perbaikan sejumlah jalan. ’’Kita saling melengkapi,” ujarnya singkat. Sedangkan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Langgeng Sulitiyono menambahkan, TNI dilibatkan dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru 2011. ’’Berapapun yang dibutuhkan kita siap, di masing-masing Kodim sudah dikoordinasikan,’’ tandasnya. Terpisah, dari pantauan di lapangan, persiapan pengamanan tak hanya dilakukan oleh kepolisian dan TNI. Internal gereja juga membentuk tim pengamanan. Administrator Keuskupan Agung Semarang Romo Pius Riana Prabdi mengatakan, di Gereja Katedral Semarang diprediksi jemaat yang akan mengikuti misa sekitar 4-5 ribu jemaat. Untuk itu, pihak gereja sudah berkoordinasi dengan keamanan internal gereja dan Kepolisian. (dna/isk)

ADITYO/RADAR SEMARANG

GELAR PASUKAN - Kapolda Jateng Irjen Erward Aritonang menyematkan tanda pelaksanaan pengamanan Natal 2010 dan Tahun Baru 2011, di Mapolda Jateng.

Dandim: Urut Sewu Paling Strategis Jadi Kawasan Hankam KEBUMEN – Komandan Kodim (Dandim) 0709 Kebumen Letkol (Inf) Windiyatno menyatakan, kawasan Urut Sewu dijadikan kawasan pertahanan keamanan (hankam) karena lokasinya memang paling strategis. Pasalnya, menurut dia, kawasan tersebut dinilai paling layak dan memadai jika dibandingkan dengan daerah lain. ’’Pemindahan kawasan pertahanan keamanan ke wilayah lain akan membutuhkan biaya sangat besar. TNI tidak punya biaya untuk (memindah) itu,” ujar Windiyatno dimintai tanggapannya tentang penolakan sejumlah warga di Kecamatan Ambal terhadap RT RW Kabupaten Kebumen. Sebelumnya, puluhan warga mendatangi DPRD Kebumen untuk menolak Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) RT

RW Kabupaten Kebumen yang akan menyebutkan, kawasan Urut Sewu sebagai kawasan pertahanan dan keamanan. Apalagi, Raperda RT RW untuk klausul wilayah Urut Sewu menjadi kawasan pertahanan dan keamanan tersebut tidak dibuat TNI, melainkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah. Bahkan, Windiyatno mengatakan, lahan yang berada di Urut Sewu tersebut merupakan milik pemerintah pusat dan provinsi, dan bukan milik Pemkab Kebumen. ’’Kewenangan penggunaan lahan Urut Sewu ada pada pemerintah pusat. Pemerintah kabupaten hanya mencatat, ada lahan milik propinsi yang berada di wilayah Kabupaten Kebumen,” ujar Windiyatno. ’’TNI tidak punya tanah di Urut Sewu. Sebab, tanah di sana adalah tanah negara. Siapa saja, baik TNI mau pun rakyat boleh pakai,” lanjutnya. Menyikapi penolakan sejum-

lah warga berkait persoalan Urut Sewu, Windiyatno mengaku, pihaknya tidak mau terprovokasi. Menurut dia, wajar jika ada orang yang suka atau tidak suka jika kawasan urut sewu dijadikan kawasan hankam. Namun demikian, dia mengatakan, setiap tentara di republik ini butuh latihan agar menjadi prajurit yang profesional. ’’Banyak negara lain yang menginginkan Indonesia tidak bisa menjadi negara maju. TNI latihan dalam rangka mempertahankan kedaulatan negara,” tegasnya. Berdasarkan hasil pantauan lapangan, lanjut Windiyatno, warga tidak keberatan jika TNI latihan di Urut Sewu. ’’Bahkan saya tanya, bagaimana kalau latihan TNI dipindah. Warga menjawab jangan pak. Kalau TNI di sini bisa buat brayan(bersaudara),” kata Windiyatno. Keluhan mengenai ada kerusakan tanaman dan tidak ada ganti rugi saat TNI menggelar

DOK. RADAR BANYUMAS

DATANGI DPRD – Warga Urut Sewu, Kabupaten Kebumen, saat mendatangi DPRD setempat terkait penolakan atas Raperda RT RW Kabupaten Kebumen yang akan menyebutkan kawasan Urut Sewu sebagai kawasan hankam.

latihan pun ditepis Windiyatno. ’’Tidak ada tanaman yang rusak. Kalau pun ada yang rusak, TNI pasti mengganti,” tegasnya. Dia menambahkan, latihan

terakhir dari Penerbad TNI AD Semarang Rabu (22/12) lalu berlangsung lancer, dan tidak ada laporan petani dirugikan karena tanaman rusak terkena peluru TNI. (cah)

Mahasiswa STAIN Unjuk Rasa

Konstruksi Tol Tidak Diubah

Tuntut Transparansi

SEMARANG - Pelaksana proyek pembangunan jalan Tol Semarang-Solo (SS) tidak akan mengubah desain konstruksi di area yang rentan ambrol. Model pengurugan disertai pemasangan borpile (tiang pancang) tetap dipakai pada konstruksi ruas Gedawang, Susukan, Penggaron di Km 5,55, atau tepatnya di wilayah Pucung yang retak. Kepala Dinas Bina Marga Jawa Tengah, Danang Atmodjo mengatakan, di jalur sepanjang 300 meter tersebut akan dipasang sekitar 160 borpile. ’’Kita harap, jika semuanya telah terpasang, struktur tanahnya semakin kuat,” ungkapnya kemarin. Menurut Danang, metode pengurugan di Km 5 tol Semarang-Ungaran dilakukan karena ketinggian tanah di jalur tersebut di bawah dari 30 meter. Sementara, penggunaan jalan layang dilakukan jika ketinggian tanah itu di atas 30 meter. ’’Standar dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) seperti itu,” sebutnya. Meski begitu, Komisaris PT Trans Marga Jawa Tengah (TMJ) ini menyatakan, pengalaman pekerjaan Tol Se-

PURWOKERTO - Puluhan mahasiswa STAIN Purwokerto yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Bergerak (JMB) Kamis (23/12) menggelar aksi unjuk rasa. Aksi yang digelar sejak pukul 09.00 WIB tersebut dilakukan di halaman GOR kampus. Mereka juga berjalan mengelilingi kampus dengan terus menyuarakan tuntutan sambil berorasi dan mengusung poster. Koordinator Lapangan (Korlap) Dian Ngudiarto menuturkan, aksi dilakukan menyusul tidak adanya kejelasan mengenai beragam penarikan biaya kepada mahasiswa dibandingkan dengan program yang ada. Ketidakjelasan tersebut, menurut Dian, di antaranya mengenai program Ekspo STAIN atau yang lebih akrab disebut kampus lain dengan istilah Dies Natalis. ’’Pelaksanaan Ekspo biasanya digelar Nopember dengan serangkaian kegiatan yang sudah ditradisikan. Tapi sampai saat ini belum ada kabar. Padahal itu sudah menjadi tradisi,” katanya. Selain itu, mahasiswa juga meminta kejelasan menge-

DOK. RADAR BANYUMAS

BERUNJUK RASA - Puluhan mahasiswa STAIN Purwokerto Kamis (23/12) menggelar aksi unjuk rasa menuntut kejelasan mengenai beragam penarikan biaya kepada mahasiswa dibandingkan dengan program yang ada.

nai penggunaan dana amaliyah Ramadan, asuransi, dan denda mahasiswa yang telat mengembalian buku pinjaman perpustakaan. Karena, menurutnya, selama ini belum jelas penggunaannya. Sehingga mahasisa meminta pihak rektorat untuk memberikan penjelasan. Setelah beberapa saat berorasi, akhirnya mahasiswa ditemui Ketua STAIN Purwoketo Lutfi Hamidi didampingi Pembantu Ketua III Abdul Basith dan Ketua Perpustakaan Ahsabuddin. Dalam pertemuan yang dilakukan di GOR kampus tersebut,

Lutfi menjelaskan, anggaran tahun 2010 pihak STAIN tidak menyelenggarakan Ekspo. Hal itu lantaran benturan beragam kebutuhan yang cukup banyak pada tahun ini. Karena, pihaknya meminta, agar segenap mahasiswa bisa memakluminya. Lantas mengenai dana denda perpustakaan akan digunakan untuk kebutuhan kampus, yang tentunya menyesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran mahasiswa. Sedang dana amaliyah Ramadan akan dianggarkan untuk kepentingan Ramadan mendatang. (guh)

marang-Ungaran akan dijadikan salah satu bahan evaluasi. Harapannya, dalam pekerjaan Tol Ungaran-Bawen, bisa semakin maksimal. ’’Desain tol berikutnya juga akan kita matangkan,” ujarnya. Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo mengatakan, adanya sejumlah gangguan dalam proyek Tol Semarang-Ungaran merupakan bagian risiko dari sebuah kerja besar. Meski begitu, tegas Bibit, semua kendala itu harus dicari solusinya. ’’Biar hasilnya tetap bagus.’’ Proyek tol sepanjang 14,1 kilometer itu dibagi dalam tiga paket. Paket I dilakukan dari Tembalang sampai Gedawang. Paket II meliputi GedawangPenggaron, dan paket III, Penggaron-Ungaran. Namun hanya pekerjaan di paket I, sesuai target sudah selesai Agustus 2010 lalu. Wakil Ketua Komisi D DPRD Jateng Sasmito mengemukakan, kengototan pelaksana proyek untuk tetap melakukan model pengurugan dan pemasangan tiang pancang di KM 5,5, bisa memperlama pekerjaan proyek. (ton/isk)


CMYK

18

JUMAT, 24 DESEMBER 2010

RADAR TEGAL

We wish you marry christmas We wish you marry christmas We wish you marry christmas and happy new year....

BESOK, Sabtu (25/12) menjadi momen paling dinanti umat kristiani. Tanggal 25 Desember yang bertepatan dengan Hari Raya Natal merupakan saat yang tepat untuk menyebarkan kasih sayang pada sesama. Seperti penuturan 25 ResponX yang memperingatinya hari raya tersebut. ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

PANDA BAND

Menurut kamu Sinterclaus beneran ada nggak?

Terinspirasi Hewan Kesayangan

ada 85% mungkin 2%

INSPIRASI nama band bisa dari mana saja. Seperti Panda band yang sengaja menyematkan nama hewan kesayangan para personilnya sebagai nama band. Mereka mengaku terinspirasi Panda yang lucu dan menggemaskan, yang mereka sukai. Personil Panda band sendiri diantaranya Darius dari SMK Pius di posisi rhtyhm, Denis dari SMA Pius sang drummer ditambah Daniel, alumni SMP Atmaja sebagai vokalis, Yhan, alumni SMK Pius untuk melodi dan Handoyo, alumni SMP Atmaja untuk bassnya. “Walaupun ada beberapa personil yang sudah lulus sekolah, tapi kami tetap menjaga hubungan komuikasi agar band ini tetap jaya,” kata Darius. Dengan menjaga komunikasi, mereka juga berusaha saling mengerti karakter dari masingmasing personil. Lagu yang mereka bawakan biasanya tergantung dari permintaan penonton. “Tapi yang paling sering aliran poprock,” katanya. Beberapa prestasi yang pernah diraih band ini diantaranya Juara I Lomba Band tingkat SMP/SMA Kota Tegal tahun 2006-2007, Juara I Lomba Band tingkat SMP/SMA di Kabupaten Tegal 2007-2008, Juara Harapan Viandra Entertaiment tahun 2009, band pengiring temu warga dengan walikota dan menjadi bintang tamu Jutec bersama Gudang Garam. “Walau sempat berganti-ganti personil, semua itu tidak meruntuhkan band ini untuk tetap eksis,” imbuh dia. (shinta)

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Salah satunya Yohanes, siswa SMK Pius Kota Tegal. Menurutnya Natal itu momen yang sangat dia nantikan. “Karena hari itu puncaknya hari kasih sayang diantara hari-hari yang lain,” tuturnya. “Tanggal 25 Desember merupakan hari lahirnya Yesus dan diperingatinya hari kemenangan umat kristiani,” terang Paula, siswi SMK Pius Kota Tegal. Dalam perayaan Natal, tokoh Sinterclaus atau Sinterklas juga banyak dikisahkan. Tokoh yang konon berasal dari salah satu cerita dongeng yang mengisahkan tentang seorang bapak bernama Saint Nicolas yang suka bagi-bagi hadiah ke orangorang tidak mampu. Saat ditanya ke ResponX, 98 persen diantara mereka meyakini kalo Sinterclaus itu ada. Hanya 2 persen saja yang sedikit ragu dan menjawab mungkin saja. “Ada tapi dia tidak nyata, dengan memberi hadiah Natal pada semua orang tapi melalui perantara lewat orang-orang yang kita sayang,” kata Nico Leonardo, siswa SMK Pius Kota Tegal yang mewakili ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Apa yang identik dengan hari Natal? pohon natal 10% sinterclaus 5% ibadah 85%

Dia atau Dia

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

ResponX. Sedangkan Susi Yulianti, yang masih satu sekolah dengannya mengatakan kalo Sinterclaus memang benar-benar ada. “Tapi bukan turun dari langit melainkan dia juga manusia yang

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Perlu nggak sich adanya pohon natal? perlu 15% terserah 85% ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

menjadi simbol gambaran kasih sayang Natal,” katanya. Lalu, apa sih yang identik dengan hari Natal itu? Nggak semua ResponX memberi jawaban yang sama. Sebanyak 10 persen menjawab pohon Natal, 5 persen pilih

Sinterclaus, dan 85 persen lebih memilih ibadah. “Sebenarnya yang paling identik adalah malam kudus, karena mengenang hari lahirnya Yesus,” jelas Daniel Denis, siswa SMA Pius Kota Tegal. (tim 1)

Antik

[into] Em C Em C Em Rasa ragu membebaniku C Menentukan cinta sejati Em Ku tak ingin ada hati C Yang kecewa dan terluka Am D Karena salahku memilih cinta [chorus] Em C G D Em Ku terjebak antara dua hati yang kucinta C G D Hingga bibir ini tak sanggup berkata C Am D Tuhan tolong aku aku pilih dia atau dia

Zielvani Ria I

[int] Em C Em Aku bingung sungguh bingung C Cinta ini buat ku gila Em C Ku tak ingin ada hati yang terluka [chorus] Em C G D Em Ku terjebak antara dua hati yang kucinta C G D Hingga bibir ini tak sanggup berkata C Am D Tuhan tolong aku aku pilih dia atau dia [solo] C G Am D [chorus] Em C G D Em Ku terjebak antara dua hati yang kucinta C G D Hingga bibir ini tak sanggup berkata Em

CMYK

C

G

D

BAGI Zielvani Ria Imanuela, Natal bola kecil-kecil, dan permen Natal. merupakan hari untuk berkumpul dengan 2. Jangan lupa hias kado-kado di saudara-saudara atau keluarga yang jauh bawah pohon Natal. 3. Taruhlah dan pertemuan keluarga bintang di atas pohon besar. Untuk menyemaNatal agar lebih rakkan Natal, cewek cantik lengkap. 4. Kasih yang duduk di kelas 12 lampu hias agar SMK Pius Kota Tegal SMK Pius Kota Tegal ini pohon lebih bersinar punya trik khusus untuk mengdan berwarna. hias pohon Natal. Berikut beberapa tipsnya. 5. Agar lebih indah, buat pohon Na1. Kasih pernak-pernik yang menarik dan lengkap. tal seperti bersalju dengan ditambah Bisa dengan boneka Sinterclaus yang kecil-kecil, kapas-kapas sebagai saljunya. (shinta)

Em

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

MENJADI Juara 3 kali di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) menjadi kebanggaan tersendiri buat Latifah. Cewek kelahiran Tegal, 3 Juni 1996 ini menjuarai cabang olahraga tenis meja. Awalnya dia hanya meraih Juara III saat masih duduk di bangku sekolah dasar. Berlanjut lagi menjadi Juara I saat kelas 7 SMP dan Juara III saat kelas 2 SMP. Siswi SMP Negeri 2 Pagerbarang yang tinggal di Desa Sidomulyo Kecamatan Pagerbarang ini menuturkan, hobi tenis mejanya berawal dari cobacoba aja. Tapi ternyata dia ketagihan dan pengen

mendalami olahraga tersebut. Keisengannya itu berbuah manis. Dia bisa mengikuti Popda sekaligus menjadi juara. Untuk bisa bermain tenis meja, menurutnya nggak susah-susah amat. “Yang penting kita mau berusaha biar bisa dulu aja. Kalo pengen lebih profesional kan bisa dengan latihan rutin dan juga latihan sama yang lebih berpengalaman.” Dia mengaku lebih sering latihan di SD deket rumahnya. (layung)


SAMBUNGAN

JUMAT 24 DESEMBER 2010

19

RADAR TEGAL

Marzuki Akui Komunikasi DPR Buruk

Delapan Koruptor Bakal Terima Remisi Natal

Refleksi Kinerja DPR selama 2010

Tanggul Ambles, Dua Desa Terendam

JAKARTA - Berbagai kritikan atas kinerja DPR RI menimpa lembaga legislatif itu sepanjang 2010. Pimpinan DPR mengakui, rendahnya kinerja DPR disebabkan pola komunikasi yang buruk. Ketua DPR RI Marzuki Alie mengatakan, berbagai rencana dan program kerja DPR selama 2010 tidak tersampaikan dalam momen yang tepat dan proporsi yang sebenarnya. “Akibatnya, hanya menjadi barang busuk, selesai,” kata Marzuki di gedung DPR kemarin (23/12). Padahal, sebenarnya banyak program kerja DPR yang bermanfaat untuk rakyat. Beberapa diantaranya adalah program rumah aspirasi dan

dana aspirasi. “Konsepnya bagus, benarbenar bagus. Namun komunikasinya yang kurang,” jelasnya. Sebagai contoh, keberadaan rumah aspirasi untuk menampung suara rakyat langsung dari daerah. Selama ini, setiap anggota dewan tidak mampu membawa secara langsung aspirasi rakyat kepada pemerintah. Hal ini menurut Marzuki, disebabkan tidak adanya forum untuk menyampaikan aspirasi itu. “Saat ini kan perjuangan sendiri-sendiri, ke konstituennya, bukan ke rakyat,” kata dia. Dengan adanya rumah aspirasi, suara rakyat yang masuk bukan merupakan konstituen partai tertentu. Masing-masing elemen rakyat diharapkan bisa memberikan suaranya melalui rumah aspirasi itu, tanpa batas-

an warna partai. “Ada pembahasan lintas fraksi di sana,” sebutnya. Demikian halnya dengan dana aspirasi. Menurut Marzuki, fungsi dana aspirasi adalah memperjuangkan pembangunan untuk rakyat melalui pemerintah. Dana aspirasi adalah forum bagi DPR untuk menyampaikan berbagai keluhan rakyat, atas sektor riil. “Belum-belum DPR dibilang makan duit rakyat,” ujarnya menerangkan. Saat ini, kata Marzuki, ruang untuk memperjuangkan itu juga belum ada. Yang ada, anggota dewan berjuang sendiri-sendiri dengan mengatasnamakan pribadi untuk turun langsung ke masyarakat. “Sekarang yang hanya bisa dilakukan, turun kebawah bagi-bagi sembako,” sorotnya. (bay/agm)

Demo Wapres, Tujuh Mahasiswa ... dari halaman 1 halaman kampus, mereka bergerak ke Jalan Ir H Juanda, tepatnya di depan kampus. Aksi yang sempat memacetkan arus lalu lintas ini terus mendapatkan pengawalan ekstra ketat dari petugas keamanan. Aksi mulai ricuh ketika mahasiswa membakar ban. Petugas langsung bersikap tegas dengan merangsek merebut ban yang telah terbakar dan berhasil memadamkannya. Adu dorong antara mahasiswa dan petugas tidak terhindarkan. Kericuhan tidak berlangsung lama dan mahasiswa terus melakukan aksinya. Aksi mahasiswa bersifat maraton dan sekitar pukul 15.33 menjelang kedatangan Boediono, ketegangan terjadi. Mahasiswa yang akan membakar ban untuk kedua kalinya, diamankan petugas. Akibatnya,

lima mahasiswa luka-luka dan harus mengalami perawatan di RS UIN. Tujuh lainnya ditahan karena dianggap provokator. Tak lama kemudian, para mahasiswa itu kembali dilepas. Mahasiswa yang mendapatkan perawatan di Rumah Sakit UIN adalah Asep Kurniawan mengalami luka kepala, Affan Akbar F mengalami luka kepala, kaki, dan gigi, Ahmad Mustaqim mengalami luka kepala, Wasil mengalami luka kepala, dan Abiyudin mengalami luka kepala. Sedangkan 7 mahasiswa yang ditahan adalah Hamzah, Hilmi, Farhan, Didi, Reza, Abduh, dan Miftah. Diketahui, penolakan mahasiswa ini lantaran menilai Boediono adalah orang yang bertanggung jawab terhadap kasus Bank Century yang merugikan negara Rp 6,7 triliun. Boediono pun dianggap sebagai penganut paham neoli-

beralisme yang telah membuat rakyat sengsara. Sultan Muhammad Yus, salah seorang aktivis mengatakan, kebijakan Boediono sudah terbukti tidak bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat. Yang terjadi malah menghilangkan aset bangsa yang dijual kepada pemodal asing. Sementara itu Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Metro Jakarta Selatan AK BP Subandi menuturkan, pihaknya melakukan pengamanan ekstra ketat terhadap kunjungan Boediono dengan tujuan mengantisipasi tindakan anarkis dari pengunjuk rasa. Sementara itu, Ketua Panitia Kuliah Umum Zaki Mubarak mengatakan, dirinya sangat menyayangkan sikap aktivis mahasiswa yang melakukan aksi menolak Boediono dengan melakukan pembakaran ban. (mg-07/man)

PDIP Soroti Peran Aburizal dari halaman 1 tan merupakan inisiatif pribadi. Dia mengatakan, inisiatif itu dilakukan untuk memuluskan pembahasan RUU Keistimewaan (RUUK) Jogja di parlemen. “Saya kira inisiatif beliau secara pribadi, terdorong oleh rasa tanggung jawab untuk bisa turut menyelesaikan masalah nasional, itu isu krusial dan lobi-lobi politik boleh-boleh saja mempercepat penyelesaian,” kata Agung di Kantor Presiden, Jakarta, kemarin. Agung berharap lobi-lobi itu bisa membantu pengambilan keputusan

secara formal antara pemerintah dan DPR. Ia menilai pertemuan-pertemuan informal tersebut sebagai hal wajar dalam politik. “Ini paling tidak sudah ada referensi, sudah ada gagasan dan masukan. Itu juga dari hasil ini, dan ini dilakukan oleh Pak Ical,” kata Agung yang di kabinet menjabat sbeagai Menko Kesra tersebut. Mengenai sikap partainya terhadap RUUK Jogja, Agung mengatakan hal tersebut masih menjadi bahasan. “Sampai sekarang belum final,” kata Agung. Sementara itu, Sultan enggan berkomentar soal pertemuan-

nya dengan SBY. Dia hanya membenarkan adanya pembicaraan dalam pertemuan tersebut. Hanya, soal materi, Sultan mengatakan tidak bisa disampaikan karena draf RUUK Jogja belum dibahas DPR. Dia minta masyarakat Jogja menunggu hingga selesainya masa reses DPR. “Iya betul bertemu, tapi jangan tanya materinya. Karena DPR masih reses jadi tidak ingin mendahului,” kata Sultan saat menemui sejumlah kelompok pembudidaya ikan (pokdakan) di Kulonprogo kemarin. (dyn/sof/agm)

dari halaman 1 Samsul menambahkan, jenis remisi yang akan diberikan kepada 99 napi tersebut adalah remisi khusus (RK) I dan

dari halaman 1 menggerojok deras keluar dari dalam tanggul. Awalnya, air hanya mengalir ke persawahan di perbatasan desa Gempolsari dan Glagaharum dan mengalir melalui sungai dan selokan. Namun karena terus mengalir, air akhirnya membanjiri jalan alternative di sisi timur yang menghubungkan Desa Gempolsari dan Glagaharum. Akibatnya jalan tersebut tidak bisa dilewati karena berubah menjadi sungai yang membentang hingga kira-kira 500 meter. Air juga mengalir ke ke arah permukiman warga di Dusun Pologunting, Desa Gempolsari dan Desa Sentul. Jarak permukiman terdekat dengan tanggul hanya sekitar 800 meter. Suasana sore yang tenang berubah menjadi kepanikan. Warga sibuk mengemasi barangbarangnya untuk dievakuasi. Sekitar 500 kepala keluarga mengungsi ke tempat yang aman. Dalam memindahkan barangbarangnya, mereka menyewa truk dan mobil pick up, baik untuk pribadi maupun evakuasi rombongan bersama warga lainnya. “Angel surute Mas. Mending pindah sik (airnya sulit surut, lebih baik meng-

RK II. RK hanya diberikan saat perayaan hari besar keagamaan sesuai dengan agama yang dianut. Rinciannya, RK I diberikan kepada 94 napi dan RK II diberikan kepada

ungsi dulu, Red),” kata Santoso, warga RT 14/RW 4, Dusun Pologunting sembari mengangkat kipas angin. Dusun tersebut adalah kawasan permukiman yang paling parah. Hingga pukul 18.30, air yang masuk ke permukiman setinggi sepuluh centimeter. Air terus meninggi dan jangkauan luberan semakin luas karena air masih mengalir dari tanggul. Namun pada 20.30, tinggi air sudah mencapai 75 centimeter. Akibat evakuasi itu, jalan desa yang lebarnya hanya empat meter, dipenuhi truk. Warga juga berseliweran mengangkut harta benda dengan kendaraan seadanya. Sebagian warga memilih menumpang tetangganya di desa sebelah, tapi ada pula yang mengungsi ke tempat saudaranya yang tidak terkena banjir. Ahmadi, salah seorang warga mengaku pernah melihat tanggul bocor dua bulan lalu. Namun, air yang keluar tidak terlalu besar sehingga tidak sampai membanjiri permukiman warga. Staf Humas Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo Akhmad Kusairi menjelaskan, tanggul di titik 80 itu ambles dengan panjang sekitar seratus meter. Namun yang dialiri air

lima napi. “Yang memperoleh RK II berarti bisa langsung bebas karena masa tahanannya sudah habis,” tuturnya. Dia juga tidak bersedia me-

nyebutkan apakah yang memperoleh RK II adalah pelaku kejahatan khusus. “Tunggu saja, kami akan mengumumkan jika sudah saatnya,” kata Samsul. (kuh/dwi)

keluar tanggul berkisar 50 - 60 meter. Meski demikian, tanggul yang tergerus luberan air terus melebar. Dia menambahkan, tanggul yang berada di desa Gempolsari dan Glagaharum itu memang rawan ambles karena pergerakan lempeng bumi. “Kondisinya sebenarnya sama dengan di pintu keluar tol yang juga ambles,” katanya. Hanya saja, amblesan di pintu keluar tol berlangsung secara bertahap. Berbeda dengan yang ada di sisi timur pusat semburan, amblesan terjadi serta merta sehingga dampaknya langsung terlihat. Dia tidak bisa menghitung kedalaman amblesan. Namun dari pantuan BPLS di lapangan, material tanggul langsung masuk ke perut bumi. Dia menduga, amblesan itu disebabkan karena ada rongga di bawah permukaan tanah. “Kami tidak bisa melihat langsung. Tapi diprediksi seperti itu,” ucapnya. Pria yang akrab dipanggil Ari itu menjelaskan, amblesanya tanggul di titik tersebut bukan terjadi pada kali ini saja. Setahun sebelumnya juga pernah terjadi di titik yang sama. Hanya saja, saat itu tidak sampai menyebabkan warga mengung-

si. Kemarin BPLS terlihat langsung mendatangkan alat berat dan melakukan penanganan. Badan bentukan presiden itu berusaha memperbaiki tanggul dan membendung luberan air dengan menumpuk material yang dimasukkan ke dalam karung. “Kami mengerjakan di dua arah. Utara dan selatan. Semoga saja malam ini bisa selesai,” ucapnya. Polisi juga menerjunkan personelnya untuk mengatur lalu lintas di jalan-jalan perkampungan. Petugas juga membantu proses evakuasi warga dengan mendatangkan semua truk milik Polres Sidoarjo, satu kompi Brimob, dan dua kapal karet. Kapolres Sidoarjo AKBP M. Iqbal mengatakan, warga yang dibantu untuk menyelamatkan barang-barangnya ke tempat yang lebih aman. “Ada yang dibawa ke kantor kecamatan, desa, dan masjid yang tidak terkena banjir,” ucapnya. Personel tidak akan ditarik sebelum warga kembali ke rumahnya masing-masing. Hal itu untuk mengantisipasi ada oknum yang ingin memanfaatkan situasi tersebut berbuat pidana. (eko)

yang menyemut di kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta kembali berbuat anarkis. Mereka bahkan akhirnya menghajar salah seorang petuga tiket di loket depan TVRI bernama Ariyanto hingga babak belur. Nasib apes yang diterima Ariyanto tak lepas dari keteledorannya menjual banyak tiket kepada petugas keamanan. Padahal, PSSI sudah mengeluarkan aturan, seorang pembeli hanya boleh membeli maksimal lima tiket. Pria yang kemarin berbaju putih itupun harus menanggung semua perbuatannya. Sekujur badannya memar-memar. Darah terus mengucur dari bibirnya. Nasib lebih baik diterima dua petugas perempuan yang beradadi dalam loket. Kemarahan para supporter tak sampai membuat keduanya dihakimi. Para supporter hanya terus melempari loket dengan berbagai benda. Selain itu, suporter juga berusaha mendobrak loket tersebut. Tindakan itu membuat keduanya terus menangis. Beruntung para petugas langsung mengevakuasi dua perempuan tersebut.

“Saya juga tidak enak sama polisinya. Karena terus dipaksa. Kalau tidak dikasih, saya takut,” jelasnya. Tak hanya di loket yang terletak di sebelah gedung TVRI yang terjadi keributan. Para suporter juga melakukan keributan di semua loket. Kemarin, Panpel memang hanya menyediakan 24 ribu tiket kelas I. Tiket tersebut langsung habis selama kurang lebih tiga jam sejak loket dibuka pada pukul 13:00 WIB. Para suporter pun merasa tak terima dengan hal tersebut. Mereka yang tak kebagian tiket langsung berunjuk rasa di depan kantor PSSI. Mereka mengacung-acungkan uang yang merepresentasikan kemampuan untuk membeli tiket. Mereka merasa bahwa hal tersebut sangat janggal. “Masak tiketnya sudah habis secepat ini. Kami yakin kalau para pengurus PSSI kongkalikong dengan para calo. Bagaimana ini PSSI? Katanya mereka mau memberantas calo?” kecam Dewanto Ari Nugroho, supporter asal Bogor. (ali/ c8/ca)

Antisipasi Tekanan Lawan dari halaman 1 strategi lawan tetap terbuka. “Hari ini kita berlatih offense dan defense, kami mengantisipasi permainan dalam ruang yang sempit, karena kami yakin akan bermain dalam tekanan tuan rumah..Dengan menu ini, pemain saya harapkan bisa memanfaatkan ruang yang ada,” papar pelatih asal Autria tersebut. Namun, dia tidak bisa mencoba strategi tersebut dengan maksimal karena beberapa pemain intinya ada yang cedera. Sehingga dia mencoba memaksimalkan pemain cadangan seperti Arif Suyono untuk untuk mengisi posisi yang rawan lowong tersebut. “Itu tidak masalah. Yang penting pada pertandingan nanti pamain kami bisa turun semua,” katanya. Kendati timnya mampu menang besar atas Malaysia pada laga penyisihan lalu dengan skor 5-1, Riedl tidak ingin terlena. Dia melihat keberhasilan Malaysia untuk lolos ke partai puncak membuktikan bahwa mereka adalah tim yang kuat. “Saat di kandang melawan Viet-

nam, mereka beruntung mampu menyerang dan bertahan dengan baik sehingga menang 20. Di Hanoi, mereka menjadi tim yang bagus dalam bertahan dan mampu menehan imbang Vietnam 0-0. Jadi, kami harus waspada,” kata Riedl. Dia melihat kondisi dua tim yang berada di partai puncak seimbang. Meskipun di satu sisi Indonesia memiliki masalah yang lebih mengkhawatirkan dengan lima kartu kuning yang telah dikantongi. Sedangkan, Malaysia hanya mengantongi tiga kartu. “Tentu saja itu tidak baik bukan hanya Indonesia tapi Malysia juga. Hal itu akan menjadi perhatian kami. Menghindari kartu kuning yang tidak penting sehingga bisa tampil lagi pada pertandingan berikutnya,” terangnya. KERUSUHAN Sementara itu, keributan kembali pecah di hari pertama penjualan tiket final Piala AFF 2010 di Senayan, Jakarta kemarin (23/12). Hal itu dipicu oleh kemarahan penonton yang tak kebagian tiket meskipun sudah mengantri sejak pagi hari. Buntutnya, ribuan suporter


CMYK

KOMBIS

JUMAT, 24 DESEMBER 2010

20

RADAR TEGAL

Telkom Luncurkan Speedy Akhir Tahun Gratis Pasang, Modem dan Diskon Abonemen TEGAL – PT Telkom kembali meluncurkan program menyambut liburan sekolah, Natal dan Tahun Baru 2011. Kali ini, masyarakat bisa berlangganan Speedy unlimited dengan beragam kemudahan dan diskon yang akan diberikan se-

hingga lebih mudah berselancar di dunia maya. Manajer PT Telkom Kancatel Tegal Ir Wahju Nugroho mengatakan, dalam program akhir tahun kali ini masyarakat yang akan berlangganan Speedy akan mendapatkan diskoun pemakaian atau abonemen. Diantaranya gratis biaya pasang baru, sementara harga di kondisi normal Rp 75 ribu. Selain itu, pelanggan juga mendapatkan gratis modem tipe Combo Port yang dalam harga nor-

mal bisa mencapai Rp 250 ribu. Diskon abonemen 30 persen selama 3 bulan atau Rp 100 ribu selama tiga bulan. Jika berlangganan pada bulan Desember 2010, pelanggan hanya mengeluarkan biaya sebesar Rp 40 ribu untuk biaya instalasi Speedy. Dengan biaya pasang Speedy yang sangat murah, pihaknya berharap program ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Tegal dan sekitarnya sehingga bisa mengakses internet dengan cepat dan stabil.

Apalagi, saat ini pelajar sedang memasuki masa liburan semesteran sehingga bisa berselancar di dunia maya tanpa harus meninggalkan rumah. Speedy juga ditunjang fasilitas untuk berinternet sehat yang disebut dengan DNS Nawala. DNS Nawala adalah salah satu layanan yang diberikan oleh Nawala Project yang membantu pengguna internet menghindari akses ke situssitus negatif. Nawala Project secara spesifik

akan memblokir jenis konten negatif yang tidak sesuai dengan peraturan perundangan, nilai dan norma sosial, adat istiadat dan kesusilaan bangsa Indonesia seperti pornografi dan perjudian. Selain itu, Nawala Project juga akan memblokir situs internet yang mengandung konten berbahaya seperti malware, situs phising atau penyesatan dan sejenisnya. Karena Speedy merupakan teknologi akses internet dengan tek-

nologi yang memanfaatkan jaringan telepon kabel. Maka persyaratan utama adalah pelanggan harus sudah berlangganan telepon kabel. Apabila menginginkan informasi lebih detail tentang berlangganan Speedy silahkan datang ke Plasa Telkom di Jalan Gajahmada 77, Kota Tegal atau telepon 0283-340001. Masyarakat juga bisa datang di stand pameran Speedy lantai dasar Pacific Mall,” katanya. (gun)

Stok Aman, Impor Beras Thailand JAKARTA - Pemerintah akan membuka kran impor beras guna memperkuat kebutuhan dalam negeri. Diperkirakan mulai pekan depan, pasar-pasar tradisional di beberapa kota besar di Indonesia akan dibanjiri oleh beras impor. Hal ini dilakukan pemerintah, untuk memperkuat stok nasional mengantisipasi perubahan iklim ekstrim yang melanda dunia saat ini. Kali ini akan masuk beras Thailand, menyusul beras Vietnam yang sudah beredar lebih dulu. Wakil Menteri Pertanian Bayu Krisnamukti mengatakan pekan depan beras impor asal Thailand akan masuk ke Indonesia sekitar 100.000 ton. “Barang ini tidak hanya untuk stok saja, tetapi akan diguyurkan ke pasarpasar di Jakarta, Sumatera, dan Kalimantan. Selain itu, untuk daerah yang mengalami kenaikan harga beras di atas 5 persen,” kata Bayu. Jenis beras impor kali ini, kata Bayu, berasal dari kelas premium atau yang mengalami kerusakan 5 persen. Dengan adanya beras impor ini, maka distributor beras bisa mulai melakukan pembelian melalui Bulog. ‘’Harganya bisa lebih murah Rp200-300 per Kg dari harga beras premium biasa. Ini bukan beras sekelas Raskin tapi beras yang biasanya dimakan orang kaya,’’ kata Bayu. Kebijakan untuk melakukan

impor ini sebelumnya juga dipertegas oleh Menteri koordinator bidang perekonomian Hatta Rajasa. Meski stok beras nasional saat ini sudah cukup, namun pemerintah tidak mau berspekulasi dengan kondisi iklim pada tahun depan. ‘’Kita berupaya untuk tidak banyak melakukan impor, namun kita harus pastikan stok ketahanan pangan beras kita cukup. Stok beras kita sekarang ini 1,5 juta ton. Meski sudah cukup namun kita akan pastikan stok beras kita lebih dari cukup sebagai antisipasi. Karena itu kita akan impor lagi 1,2 juta ton. 600 ribu ton akan masuk pada Desember ini dan sisanya nanti dipenuhi pada Januari,’’ kata Hatta. Direktur Perum Bulog Soetarto Alimueso menjelaskan beras impor dari Vietnam yang akan masuk ditargetkan sebanyak 800.000 ton. Sedangkan beras impor asal Thailand sebanyak 430.000 ton. Total beras yang akan diimpor hingga tahun depan dari kedua negara ini sekitar 1,2 juta ton. ‘’Negosiasi awal dengan Vietnam 300 ribu ton, kemudian ditambah 250 ribu ton. Kemudian kita deal lagi 250 ribu ton, jadi jumlahnya 800 ribu ton. Sedangkan dengan Thailand, awalnya 50 ribu ton, kemudian menjadi 600 ribu ton melalui komersial kita. Hitungan total pokoknya nanti menjadi 1,230 juta ton,’’ kata Soetarto. (afz/jpnn)

Telkomsel Terus Tingkatkan Pelayanan di Jateng & DIY KUDUS - Telkomsel terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam kemudahan menjangkau pusat pelayanan Telkomsel di JatengDIY khususnya Kota Kudus, hal ini diwujudkan dengan diresmikannya Kantor Pelayanan GraPARI Kudus di Jl. Tit Sudono Gang IV/1A Kudus. GM Sales & Customer Service Regional Jateng&DIY Telkomsel – Andi Kristianto mengatakan, “kehadiran GraPARI Kudus ini merupakan komitmen Telkomsel sebagai Leading in Service untuk dapat memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan serta upaya untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat luas agar dapat menikmati layanan selular yang berkualitas,” katanya. Melalui GraPARI, masyarakat khususnya pelanggan Telkomsel akan mendapatkan layanan satu atap (one stop services) mulai dari : informasi umum, penanganan keluhan, aplikasi dan pembayaran tagihan kartuHALO, penjualan kartu dan isi pulsa, balik nama, sampai open blokir. Dengan hadirnya GraPARI Kudus ini tentunya akan lebih memudahkan pelanggan untuk mendapatkan layanan yang lebih dekat. “Kehadiran GraPARI Kudus ini melengkapi titik pelayanan langsung Telkomsel di Jateng & DIY yang saat ini mencapai 42 titik (8 GraPARI, 32 GeraiHALO dan 2 PSO), hal ini sebagai komitmen Telkomsel untuk terus meningkatkan pelayanan dengan memperhatikan faktor-faktor kedekatan, kemudahan dan kenyamanan untuk pelanggan Telkomsel khususnya di Kudus yang saat ini semakin berkembang”, tambah Andi. Sebagai Service Leader, Telkomsel selalu berupaya untuk mewujudkan 5 makna utama

CMYK

dari layanan selular berkualitas, seperti kemudahan mendapatkan produk dan pelayanan, kepastian ketersediaan jaringan sehingga bisa digunakan, transparansi, kenyamanan, dan fleksibilitas dalam menghadirkan ragam layanan yang bisa dimanfaatkan sesuai kebutuhan pelanggan. Pusat pelayanan pelanggan menjadi sangat penting mengingat perannya sebagai garda depan perusahaan yang bersentuhan langsung dengan pelanggan dimana pelayanan yang diberikan telah memiliki seritifkasi manajemen mutu standar internasional. Di samping GraPARI, Telkomsel juga menghadirkan beragam pilihan akses pelayanan on-line 24 jam berupa: Call Center, website, email, dan SMS. Selain kenyamanan dalam pelayanan, pengguna Telkomsel yang berada di Kudus juga akan mendapatkan kenyamanan dalam kualitas jaringan yang digelar oleh Telkomsel, dimana saat ini Kudus dan sekitarnya telah di cover oleh 277 BTS termasuk 56 Node-B (BTS 3G) dari total 2.690 BTS yang ada di Jateng & DIY termasuk 704 Node-B yang sudah mencakup seluruh Ibu Kota Kabupaten dan beberapa Ibu Kota Kecamatan di Jateng&DIY agar pelanggan dapat menikmati fasilitas jaringan 3G dan HSDPA dengan kecepatan unduh hingga 7,2Mbps. “Telkomsel akan terus meningkatkan kualitas kenyamanan pelanggan baik dalam pelayanan maupun jaringan. Sudah saatnya masyarakat tidak hanya melihat tarif yang murah saja tapi juga dapat melihat dari faktor kenyamanan akan kemudahan mendapatkan pelayanan langsung dan juga kenyamanan dalam berkomunikasi dengan kualitas yang sangat baik”, ungkap Andi. (*)

ogja Mlenuk Voice dan PD Rhema dari Gereja Kota baru. Peserta dari acara ini dikhususkan untuk ana

XL Berbagi Kasih Natal

XLALU UNTUK ANAK YOGYAKARTA YOGYAKARTA - Status bahaya Gunung Merapi sudah berangsur normal. Namun dampak dari letusan masih terasa hingga kini. Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan PT XL Axiata, Tbk (XL) kembali mengadakan program Berbagi Kasih Natal XLalu Untuk Anak Anak Yogyakarta. Acara yang dilaksanakan pada Minggu (19/12) di Taman Pintar Yogyakarta turut dihadiri GM Sales XL Central Region, Bambang Parikesit, Ketua Pundi Amal SCTV, M. Risanggono dan Kepala Humas dan Pemasaran Taman Pintar Erni Febriani. Menurut Bambang Parikesit GM Sales XL Central Region, Acara Berbagi Kasih Natal XLalu untuk anak anak Yogyakarta ini bertujuan untuk memberikan kebahagian Natal khususnya kepada anak-anak di kawasan bencana dengan bermain bersama di arena Taman Pintar serta dapat menikmati hiburan hiburan yang ditampilkan. Hadir pada acara ini artis ibukota Leoni dan Nadila serta hiburan

musik dari Perkusi SD Mangunan, akustik dari anak-anak program orang tua asuh (POTA KIDS), group vocal Jogja Mlenuk Voice dan PD Rhema dari Gereja Kota baru. Peserta dari acara ini dikhususkan untuk anak-anak dari daerah bencana wilayah DI Yogyakarta usia Taman Kanak Kanak dan Sekolah Dasar beserta 650 peserta dari program anak asuh. Total anak dan guru pendamping berjumlah 900 peserta. Seluruh anak akan yang hadir dalam acara ini akan mendapatkan bingkisan yang akan dibagikan oleh Sinterklas berupa paket buku dan alat-alat tulis, serta Tshirt seragam Natal bersama. Atas terjadinya bencana Gunung Merapi, melalui program tanggung jawab sosial perusahaan XL telah menyalurkan bantuan sejak akhir Oktober 2010. Mulai saat itu XL terus menerus menyalurkan bantuan dalam berbagai bentuk, mulai dari layanan telekomunikasi gratis, sembako, tenda, obat-obatan, perlengkapan dadrurat di pengung-

sian, hingga pasokan air bersih. “Sebagai penyedia layanan telekomunikasi, XL juga memastikan layanan seluler tetap beroperasi secara normal termasuk di daerah yang dinyatakan rawan bencana, agar aparat dan relawan penanggulangan bencana tetap bisa menjalankan tugasnya,” kata Bambang. Untuk layanan telekomunikasi, XL juga mengerahkan mobile BTS dan mobile media center yang menyediakan layanan internet bagi aparat dan relawan, juga pekerja media massa di lokasi khusus. Sejumlah Telepon Umum Gratis (TUG) juga ditempatkan di 22 titik terutama lokasi pengungsian dan poskoposko relawan. Tidak ketinggalan dukungan sarana telekomunikasi seluler berupa modem dan pulsa, yang hingga kini disalurkan XL kepada lembaga-lembaga relawan bencana yang aktif mengumpulkan dan menyebarkan informasi. Selain itu, melalui program SMS Donasi, XL membuka layanan penyaluran donasi dari pelanggan

melalui SMS dengan cara ketik MERAPI, kirim ke nomor 5000 (pulsa akan terpotong Rp 5000) atau kirim ke nomor 2000 (pulsa akan terpotong Rp 2000). Program ini akan terus dibuka hingga akhir Desember 2010. Diharapkan akan terkumpul dana dari pelanggan yang bisa disalurkan kepada korban. Penyaluran donasi dari pelanggan ini akan dilakukan melalui Pundi Amal SCTV. Dana akan difokuskan pada bantuan untuk proses pemulihan. Pada kesempatan lain, secara swadaya, karyawan XL juga melakukan penggalangan dana dan telah disalurkan sebagai donasi pendidikan untuk antara lain renovasi sekolah yang rusak diterjang abu vulkanik serta pengadaan buku pelajaran. Sejumlah siswa sekolah yang tidak mampu dan berprestasi juga diberikan beasiswa. Penyaluran semua donasi XL meliputi 4 kabupaten yang terkena dampak langsung Merapi, yaitu Sleman, Magelang, Boyolali, dan Klaten. (*)


24 des 2010