Issuu on Google+

CMYK

RADAR TEGAL Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal

KAMIS, 23 MEI 2013

24 HALAMAN - Rp. 2.500,-

Penyidikan di Bareskrim Tak Jelas Kasus Korupsi Pengadaan Plat Nomor Kendaraan JAKARTA - Kasus korupsi pengadaan plat nomor kendaraan Korlantas yang diusut Bareskrim

Polri hingga kini tak jelas. Padahal, penyidikan sudah dimulai sejak Oktober tahun lalu. Itu artinya sudah enam bulan kasus ini mengambang. Kepala Biro Penerangan Mabes PolriBrigjenBoyRafliAmarmengaku belum mendapat informasi dari penyidik tentang perkembangan kasus itu. ke hal 7 kol 5

ADI MULYADI/RATEG

DICOPOT - Petugas Satpol PP, mencopot paksa atribut kampanye pasangan calon gubernur di Jalan AR Hakim.

Bandel, 22 Atribut Kampanye Dicopot Paksa Dipasang di Kawasan Tertib Lalu Lintas TEGAL - Sedikitnya 22 buah atribut kampanye pasangan calon gubernur Jateng, dicopot paksa petugas Satpol PP dan Kesbangpolinmas Kota Tegal,

kemarin (22/5). Alasannya, atribut kampanye dipasang di Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) yang merupakan daerah larangan. Kasi Penegakan Perda dan Perwal Satpol PP Edi Prayitno mengatakan, institusinya menggelar giat rutin penertiban reklame. Pada kesempatan

itu, diketahui sejumlah atribut kampanye terpasang pada lokasi bukan tempatnya. Karena melanggar, atribut tersebut dicopot paksa. Disebutkan, sejumlah atribut kampanye di antaranya milik pasangan calon HP-Don 3 buah, Ganjari-Heru 1 buah, dan Bibit 1 buah di KTL.

Kemudian di Jalan KS Tubun 4 buah atribut milik Bibit. Di Jalan Teuku Umar 11 buah atribut milik Ganjar-Heru, serta 2 buah kepunyaan Bibit. Sementara reklame komersial yang dicopot paksa hanya empat buah. Kesalahannya melintang dan menempel di pohon. ke hal 7 kol 1

INDEKS

BLSM Masih Diperdebatkan Disarankan Cuma Dua Bulan

Undangan Pencoblosan Kurang HAL. METROPOLIS

Debu Akibat Jalan Rusak Dikeluhkan HAL. RADAR BREBES

RANDY TRI KURNIAWAN/RM

PEMERIKSAAN LHI - Mantan Presiden PKS Lutfi Hasan Ishaq kembali menjalani pemeriksaan KPK, Rabu (22/5).

Warung di OW Widuri Dipagari HAL. RADAR PEMALANG

Pembunuh Vani Diringkus HAL. INSIDEN

APA MANING...

Fathanah Kerap Intervensi Kementan JAKARTA - Dugaan jika Ahmad Fathanah dan Lutfi Hasan Ishaaq (LHI) selama ini kerap mencampuri dan mengatur kementerian-kementerian yang dikuasai Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bukan isapan jempol. Hal itulah yang diungkapkan se-

jumlah saksi dari Kementerian Pertanian (Kementan) dalam lanjutan persidangan kasus suap pengaturan kuota impor daging di Pengadilan Tipikor, kemarin (22/5). Salah satu saksi yang bicara demikian ialah Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Syukur Iwantoro.

Dia mengaku beberapa kali menjumpai Fathanah dalam kegiatan Kementan. Tak hanya itu, Fathanah juga seringkali mengintervensi direktorat di bawah Kementan. Pria asal Makassar itu selalu memperkenalkan diri sebagai utusan ustad ke hal 7 kol 1 LHI.

JAKARTA - Di tengah pembahasan RAPBN-P 2013, jangka waktu pemberian Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) masih menjadi perdebatan. Meski Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah beberapa kali melakukan pertemuan dengan tokoh partai politik untuk meredam gejolak terkait rencana kenaikan harga

DOK.RATEG

Taufik Kiemas

BBM, namun masih ada pihak yang menilai pemberian BLSM terkait motif politik. ke hal 7 kol 1

Dua Terduga Teroris Solo Resmi Tersangka JAKARTA - Setelah penangkapan kepada dua orang terduga teroris di Solo, Jawa tengah pada 14 Mei 2013 lalu, akhirnya Mabes

Polri menetapkan keduanya menjadi tersangka. Mereka adalah Ibrahim dan David alias Dake hal 7 kol 1

Jelang Pembahasan Pilkada Serentak 2015 Mulai Juni Mendatang

Sudah Beredar Tiga Opsi yang Bisa Dipilih dan Dimatangkan MOHAMAD QORI/RM

DILANTIK - KSAD yang baru Letjen TNI Moeldoko mengucapkan sumpah jabatan saat acara pelantikannya di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/5).

Moeldoko Resmi Gantikan Pramono Edhie JAKARTA - Letjen TNI Moeldoko akhirnya resmi menggantikan Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Kemarin (22/5), Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melantik Moeldoko di Istana Negra. Pelantikan KSAD baru tersebut sesuai dengan surat Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 TNI Tahun 2013 tentang Pengangkatan KSAD dan pemberhentikan dengan hormat Pramono dari jabatannya sebagai KSAD. ke hal 7 kol 5

Wacana pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak (pilkada) mulai 2015 segera masuk tahap pembahasan. Mulai Juni 2013, Komisi II DPR dan pemerintah menggodok revisi pasal per pasal UU Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang memuat aturan terkait dengan hal tersebut. RENCANA pembahasan pilkada serentak itu diungkapkan ketua Komisi II DPR Agun Gunandjar

DOK.ISTIMEWA

PILKADA - Seorang warga tengah memasukkan kartu suara Pilkada.

Sudarsa. Menurut dia, pemerintah dan DPR secara prinsip telah bersepakat dengan agenda pelaksanaan pilkada serentak pada 2015. “Hanya, substansi pilkada serempak jabarannya seperti apa, itu yang belum ada,” katanya dalam diskusi di kompleks parlemen Jakarta kemarin (22/5). Agun memaparkan, ada beberapa opsi turunan pilkada serempak yang kini berkembang di dewan. Antara lain, pilkada digelar per regional. Yaitu, setiap provinsi mengadakan pilkada serentak secara bersamaan dengan pilkada kabupaten/kota yang berada di bawah-

nya. Pada opsi tersebut, berarti akan ada 33 pilkada. Pelaksanaannya bakal dibagi merata tiap bulan selama setahun. Artinya, jika setahun terdiri atas 12 bulan, akan ada dua atau tiga pesta demokrasi lokal dalam setiap bulan. Hanya, menurut Agun, model itu masih mengandung sejumlah kerancuan. “Kalau (modelnya) begitu, bagaimana atau di mana pengertian serentaknya?” ujar politikus Partai Golkar tersebut. Opsi lain, pilkada serentak digelar per hierarki pemerintahan. ke hal 7 kol 5

Penyidikan di Bareskrim Tak Jelas * Serahna KPK bae oh! Fathanah Kerap Intervensi Kementan * Ngungkuli menteri!

CMYK


OPINI

2

KAMIS 23 MEI 2013

RADAR TEGAL

Keikhlasan Sang Kiai Mendirikan Negara

K2 Selundupan Oleh Muh. Abduh BAGI mereka yang sudah menjadi tenaga honorer, pastilah harapannya segera diangkat menjadi PNS. Tapi pemerintah tidak mungkin mengangkat mereka semua. Nah dari situlah muncul kategorisasi. Yakni, tenaga honorer kategori satu dan kategori dua. Jika kategori satu langsung diangkat jadi PNS, lain halnya dengan kategori dua. Mereka harus mengikuti seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS). “Esih untung ana seleksi CPNS. Arane ana peluang!” Rupanya mereka yang honorer kategori dua tidak akan menyia-siakan peluang tersebut. Hingga jumlah mereka bertambah banyak. Kecurigaan pun muncul. Diduga ada gerakan menyelundupkan orang-orang nontenaga honorer K2. Tujuan mereka untung-untungan, siapa tahu lolos menjadi CPNS.”Kuwe tembe dugaan Wa?” Fenomena ini bukan hanya dugaan. Namun, terungkap langsung dalam rapat dengar pendapat antara Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) dengan Panitia Kerja (Panja) Tenaga Honorer Komisi II DPR. Hingga per 13 Mei 2013, honorer K2 berjumlah 559.891 orang. Rinciannya 59.723 orang berada di instansi pusat dan 500.168 orang di instansi daerah. Jumlah itu belum final. Pasalnya dokumen-dokumen tenaga honorer K2 yang baru terus masuk. “Sing nyesep-nyesepna tenaga honorer sapa Wa? biasane ya dudu wong liya... ana mambu sedulur kae karo sing wis njagong!” Pemerintah tentunya tidak tinggal diam. Sebab, jika dibiarkan, jumlah tenaga honorer K2 yang diselundupkan terus menggunung. Karena itu, berbagai antisipasi disiapkan. Salah satunya dengan menyusun angka batas atas jumlah tenaga honorer K2. Skema dan besaran maksimal tenaga honorer K2 saat ini belum ditetapkan. Namun, pemerintah tidak akan menerima nama-nama baru lagi. “Memang ana sing pengin dadi PNS sampe dilawani.. dilawani nyogok ben dadi honorer sampe dadi PNS!” Kemenpan-RB juga menyiapkan uji publik nama-nama tenaga honorer K2. Ini mengantisipasi ada tenaga honorer K2 selundupan atau siluman yang lolos sampai mengikuti ujian tulis. Kalau nanti mereka bisa ikut tes tulis, dipastikan gugur. Soal selundupan honorer K2 ini memang harus diwaspadai. Sebab, belum tentu honorer selundupan yang lolos memang benar-benar mereka yang berhak mengikuti seleksi. Karenanya, pengawasan ketat mesti dilakukan. Jangan beri celah kepada honorer selundupan. (*)

Oleh: Agus Salim Thoyib KITA patut merasa bersyukur, film Sang Kiai besutan sutradara Rako Prijanto sudah bisa disaksikan oleh anak negeri. Kita bersyukur karena salah satu fragmen sejarah penting yang selama ini tak tertulis di buku-buku sejarah konvensional kini mulai terungkap. Yakni keterlibatan para kiai, santri dan umat Islam dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Disadari atau tidak, banyak yang tidak tahu kalau kiai pesantren dan para santri terlibat langsung dalam perang kemerdekaan. Buku sejarah yang diajarkan di sekolah-sekolah juga jarang mencatat bahwa perang kemerdekaan bukan semata mata perang untuk membela tanah air an sich, tetapi dijiwai oleh spirit agama. Para ulama dengan semangat jihad “Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar!” memproklamirkan bahwa berperang untuk membela tanah air adalah bagian dari perintah agama Islam. Beberapa hari sebelum meletus peristiwa 10 November 1945, tepatnya 21-22 Oktober 1945, wakil-wakil dari cabang NU di seluruh Jawa dan Madura berkumpul di Surabaya. Mereka adalah para kiai dan santri yang “turun gunung” dari pesantren untuk menyambut kehadiran tentara Sekutu yang diboncengi pasukan Belanda, yang ingin kembali menjajah Indonesia pasca dideklarasikannya kemerdekaan. Dipimpin langsung oleh Rois Akbar NU Hadrotussyekh KH Hasyim Asy’ary dideklarasikanlah perang kemerdekaan sebagai perang suci alias jihad. Belaka-

ngan deklarasi ini populer dengan istilah Resolusi Jihad. Segera setelah itu, ribuan kiai dan santri bergerak ke Surabaya. Dua minggu kemudian, tepatnya 10 November 1945, meletuslah peperangan sengit antara pasukan Inggris melawan para pahlawan pribumi yang siap gugur sebagai syahid. Inilah perang terbesar sepanjang sejarah Nusantara. Meski darah para pahlawan berceceran begitu mudahnya dan memerahi sepanjang kota Surabaya selama tiga minggu, Inggris dan bala tentaranya akhirnya mengaku kalah. Dikisahkan, pasukan Inggris mendarat di Jakarta pada pertengahan September 1945 dengan nama Netherlands Indies Civil Administration (NICA). Pergerakan pasukan Inggris tidak dapat dibendung. Sementara pemerintah RI yang berpusat di Jakarta menginginkan berbagai penyelesaian diplomatik sembari menata birokrasi negara baru, mendorong terbentuknya partai-partai politik dan Tentara Keamanan Rakyat (TKR), pasukan Inggris telah menduduki Medan, Padang, Palembang, Bandung, dan Semarang lewat pertempuran-pertempuran dahsyat. Sebagian pendudukan ini juga mendapat bantuan langsung dari Jepang yang kalah perang, sebagai konsekuensi dari alih kuasa. Sedangkan kota-kota besar di kawasan timur Indonesia telah diduduki oleh Australia. Pasukan Inggris kemudian masuk ke Surabaya pada 25 Oktober 1945, berkekuatan sekitar 6.000 orang yang terdiri dari serdadu jajahan India. Di belakangnya membonceng pasukan Be-

landa yang masih bersemangat menguasai Indonesia. Resolusi Jihad menyerukan pemerintah untuk segera meneriakkan perang suci melawan penjajah yang ingin berkuasa kembali, dan kontan disambut rakyat dengan semangat nasionalisme yang berapi-api. Meletuslah peristiwa 10 November. Untuk membongkar fakta keterlibatan “kaum sarungan” dalam memperjuangkan kemerdekaan. Film Sang Kiai memang dirasa belum cukup untuk mengungkapkan fakta sejarah. Dikisahkan KH Hasyim Asy’ary yang diperankan oleh Ikranagara berada di Pondok Pesantren Jombang. Padahal beberapa sumber primer dari kalangan pesantren yang saya kutip menyebutkan bahwa saat dideklarasikannya Resolusi Jihad dan saat pecah perang November itu, Mbah Hasyim dan para pengurus teras NU seperti KH Wahab Chasbullah berada di Surabaya dan memberikan komando langsung kepada para santri dan pejuang. Film itu juga tidak mengungkapkan adanya barisan pasukan perang Sabilillah, Hizbullah, dan Mujahidin yang adalah para kiai dan santri yang bergabung dengan para tentara bahu-membahu mengusir pasukan Sekutu. Dikisahkan bahwa para kiai dan pendekar tua membentuk barisan pasukan non reguler Sabilillah yang dikomandani oleh KH Masykur. Para santri dan pemuda berjuang dalam barisan pasukan Hisbullah yang dipimpin oleh H Zainul Arifin. Sementara para kiai sepuh berada di barisan Mujahidin yang dipimpin oleh KH Wahab Chasbullah.

Di saat-saat yang bersamaan, saat-saat perang kemerdekaan sedang berkecamuk dan terus digelorakan oleh para kiai dan santri, sebagian besar elit politik negeri waktu itu sibuk dalam dinamika dan persaingan politik dalam negeri yang semakin memanas. NU dan para kiai pesantren tetap berada di garis depan perjuangan fisik. Menurut Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, bahkan sebagian kiai, santri dan para ibu yang tidak ikut ke medan perang berada di dapur-dapur induk serta pos pengobatan untuk para pejuang. Dan perang pun terus berkecamuk. Meski banyak korban berjatuhan, dengan bangga bisa kita katakan bahwa semangat jihad melawan penjajah berhasil menghentikan bombardir pasukan Inggris, sang pemenang Perang Dunia II itu. Beberapa bulan kemudian, di tengah upaya tekanan para penjajah, NU menyelenggarakan muktamar yang pertama setelah proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945. Muktamar ke-16 itu diadakan di Purwekorto pada 26-29 Maret 1946. Namun Muktamar tidak sibuk membincang urusan politik. Salah satu keputusan pentingnya, NU justru mencetuskan kembali Resolusi Jihad yang mewajibkan tiap-tiap umat Islam untuk bertempur mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang saat itu berpusat di Yogyakarta. Kewajiban berperang itu dibebankan kepada setiap orang Islam, terutama laki-laki dewasanya, yang berada dalam radius 94 km dari tempat kedudukan musuh. (Radius 94 di-qias-kan dengan jarak diperbolehkannya

men-jamak dan men-qoshor shalat). Di luar radius itu umat Islam yang lain wajib memberikan bantuan. Jika umat Islam yang dalam radius 94 kalah, maka umat Islam yang lain wajib memanggul senjata menggantikan mereka. Demikian kisah mengenai sebuah komitmen kebangsaan: mendirikan dan mempertahankan Republik Proklamasi 17 Agustus 1945. Meski tidak semua kisah terekspos dalam film yang diproduksi Rapi Film itu, namun itu sudah cukup untuk membuka tabir sejarah mengenai Resolusi Jihad dan peran Sang Kiai merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Sebagai catatan penting, pihak NU dan kaum pesantren waktu itu tidak terlalu tertarik untuk terlibat dalam dinamika dan persaingan politik dalam negeri. Mereka berkonsentrasi mengatasi musuhmusuh dari luar yang ingin mengguncang kedaulatan negeri. Dan setelah perang usai, sebagian besar para kiai dan santri pun kembali ke pesantren berbaur dengan masyarakat di desa-desa. Mereka ikhlas mengabdi dan berkorban untuk negeri. Setelah berperang, mereka pun mundur dari peredaran. Barangkali ini menjadi sababmusabab kenapa kemudian heroisme Sang Kiai dan para santri tidak dikisahkan dalam sejarah. Dan tugas kita adalah mengungkapkan fakta sejarah secara fair, karena negara-negara maju adalah yang dibangun dari sejarahnya sendiri. (*) Agus Salim Thoyib, Sekretaris Pribadi Ketua Umum PBNU

Diberi Lampu Penerangan

Sepisan Bae

TOLONG kepada dinas terkait, sambil nunggu kelanjutan pembangunan “TAMAN POCI PANGGUNG” untuk sementara sebaiknya diberi lampu penerangan. Jadi kalo ada orang mau mesum di situ kan mikir2.. 085742829857

JARE nyong, pilihan presiden, gubernur, bupati, walikota kuwe apike sepisan bae, nggo apa pindo-pindo wong langka perubahan/kemajuan apa-apa. 085226824409

Katanya Jepangnya Indonesia

Ingat Hukum Karma

YTH. Kepada bapak/ibu pemilik perusahaan di Tegal. Kenapa bursa lowongan kerja di daerah Tegal minim banget, katanya orang Tegal itu Jepangnya Indonesia, tp nyatanya lulusan SMP, SMA, S1 dll. banyak yg nganggur & yang saya inginkan yaitu kerja sama tim untuk generasi penerus Kota Tegal & agar Kota Tegal terbukti kalau memang Jepangnya Indonesia. SEMANGAT....!! KOTA TEGAL LAKA - LAKA DAN BUKTIKAN MERAHMU. 089618635344

ASKUM bos, tlng d muat bg yg mrasa mobil yg menyerempet motor d Purwahamba Indah (Purin) Suradadi pd hr Jum’at pagi tgl 17 Mei 2013, supaya bs mempertanggung jawabkan perbuatanya n km upayakan damai dan ingat hukum karma bs berlaku wat anda n kluarga anda trs anda bs menghubungi nomer ini trim’s. 085875681119

Durung Didaftar

Komunitas Pertanian

JARE toblosan pilgub wis perek dinane, daning saprene durung ana sing teka ndaftari warga sing pan noblos. Nyong takon2 tangga sa RT, Jare ya durung didaftar khususe nang RT03/04 Ds Slawi Kulon. Priben donge petugase, sungkan apa maen bureng. Tulung om Radar dimuat eben ana perhatiane. 02833282934

Akeh Sing Celaka OM RATEG aku pan melu ngresula, bisane gili siji arah Slawi-Purwokerto pase perek prapatan Slawi pos, bolong amba ora ditambal2? Apa aspa le kentekan. Akibatte akeh sing celaka sung ora goroh, yen ora percaya di tiliki ya? 081542071116

Ngemutna Tok SERTIFIKASI ws cair 3 wulan,yuh bareng2 maca hamdallah: Alhamdulilah. Jare kncane nyong, ngnteni srtfksi cair ky ngnteni wudun pan mecah.. saiki ws blong, bombong.. Bro, aja klalen tnjangan metu aja mung nggo inggrag, bendra, majing metu mall, iwak bakar kayong nggo jambalan.. emut mumpung ana duit tuku pulpen sng apik nggo gawe adm, genau laptop, eben melek TIK, aja mung gayane tok digendong riwa2wi ky mahasiwa, lg njiplak skripsi. Oh ya sng klambi Korprine lawas, tuku sng anyar, jas udan aja klalen aben aja alesan.. udan mngkate

BUAT um daktur Rateg, brgkli bisa dimuat, negara kita adalah negara agraris, yuk bwt pembaca Rateg tanpa memandang sara yg suka dg hal2/berkaitan pertanian, yuk kita bntk komunitas pertanian di Tegal, tks, hbgi edi. 081575357893

Banyune Butek telat. Trs.. tok wisik ya.. sing pada duwe utang tabungane bocah delat maning akhr tahun.. ws ora usah cekelan batuk.. slhe dewek nganggo ora krasa taltil2 jebule ngetombol oh ya? Esih turah? Tuku gula teh wong tua, mertua, tiliki eben balike olih donga. Eben anake ya mesem garo ngalem (sip, bojone enyong eman ah) bengine marem tur njarem. Tapi aja kebengen.. emut esuke mulang. 085786645110

Tambah Taman Kota YTH; Walkot, Wawalkot Tegal & Diskimtaru. Melihat tata ruang kota Tegal yg baik, rindang & asri dg program “SEJUTA POHON” & “GO GREENS” yg dirilis pd acara Tegal Pesisiran Carnivals 2013 (Ke~2). Dan mengenai lahan kosong yg sedikit di samping jembatan Jl. Pancasila Alun2 Kota Tegal yg berpagar tembok cat putih lbh baiknya lokasi itu di jadikan taman kota dg ditanami “BUNGA MATAHARI” yg exsostices. Krana jika berbunga lebat akan

mampu menghiasi pinggiran jembatan Pancasila yg bertembok cat putih megah. Tinggal upaya penyiraman, pemupukan & penyemprotan Insektisida jika tanaman bunga matahari itu di serang gulma & hama.Sehingga kawasan Alun2 Kota Tegal khususnya daerah jembatan tugu PANCASILA rimbun & asri sedap di pandang dg sejuta bunga exsostice yg indah. bye; LEONARDS A.D. 085741761794

Saprene Amleng SALAM BADE Ngrewongi, mas Rateg ning Kab Brebes ana program bantuan ari ana wnng seda olih sajuta (1.000 000). Nyong ngajukna lagi ibune ningal saprene ampleng kwue dopok apa goroh? Takokna mas rateg karo BUPATI BREBES IBU IDZA PRIYANTI. Kesuwun mas. Hormat kulo. YUSUP DESA KALIJURANG KEC. TONJONG, KAB BREBES. 085747988102

PAK pimen keh PDAM daning banyune butek kaya banyu the, pan dinung kepriben wong butek kaya kue. Gawe penyakit tok . 0817845739

Penasaran Taman Poci KANG JON yang tambah eksis... aku penasaran karo tempat sing arane “TAMAN POCI”, kayong gal maca Radar mesti ana aduan marang taman poci... kuwe taman apa kebon sich, daning bisa ko tempat esek-esek? kalau taman sebagai ruang publik bisa menjadi tempat/dimanfaatkan esek-esek berarti itu sudah bicara norma, susila dan mentalitas warga Tegal. Bayangkan saja dulu orang mau esek-esek cari tempat yang sepi atau cari penginapanpenginapan dan hotel. tapi ini taman yg notebenya ruang berupa lapangan, dilalui orang tiap detik masih bisa untuk esek-esek. itu mencerminkan masyarakat yang sakit. 085642827038

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan Anda ke rubrik Ngresula ini via SMS ke 083861302125, email rateg2000@yahoo.com atau melalui surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan Bahasa Tegal. Dapatkan Kaos Ngresula, yang berisi SMS ngresula pilihan hanya Rp 60.000/pcs.

Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Dirut: Yanto S. Utomo, Direktur: Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur: Zuhlifar Arrisandy, Moch. Arifin, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati, Arief Nur Rahardian Sidiq. Sekretaris Redaksi/Persh: Yully Trieyani. Kota Tegal: M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan, Abidin Abror, Agus Wibowo, Adi Mulyadi. Brebes: Hervianto, Ismail Fuad. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Hermas Purwadi, Yeri Novelli, M. Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Ghoni, M. Fatkhurrohman. Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Agus Pratikno, Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S, Novian Setyo W. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Hesti Prastyani (Manajer), Kharisma Dewi, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Sunarjo (Manager), Umaman Sahareka, Muslih, Zaenal Muttaqin, Wahyu, Rokhim. Keuangan: Yela Ramadiah (Manager), Dwi Titi Lestari, Lita Rahmiati, Astri Prayudita, Syafriani Maulidah, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), fax (0283) 340004. Semarang: M. Yusuf Abadi. Jakarta: Ferdinansyah, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal. Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/ Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 25.000/mm kolom, Sosial/Keluarga: Rp 17.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 17.000/baris, Iklan Colour: Rp 37.000/mm kolom. surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima Iklan halaman 1 (depan): Rp 75.000/ mmk. Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50%. NPWP: No: 01.994.052.7-511.000. imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal


3

Jln. Semeru No.3 Tegal Jawa Tengah, 52125, http://www.poltran.info

KAMIS, 23 MEI 2013

Sosialisasikan Keselamatan Melalui Berbagai Lomba UPAYA Poltran Tegal mensosialisasikan tentang keselamatan transportasi tidak hanya diarahkan kepada kalangan remaja dan orang dewasa saja. Tetapi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) satu-satunya di Kota Tegal itu juga menyasar anak-anak sebagai obyek sosialisasi. Dalam pelaksanaannya, sosialisasi tentang keselamatan transportasi dikemas dalam bentuk lomba mewarnai tingkat TK dan SD. Kegiatan dilaksanakan Sabtu (18/5) di Kampus Poltran dengan jumlah peserta 85 anak. Menurut Ketua Panitia Lomba Mewarnai Poltran Tri Susila Hidayati, lomba ini terbuka untuk semua siswa TK dan SD seKota Tegal, Brebes dan Slawi. Lomba ini memperebutkan piala Wali Kota Tegal Ikmal Jaya. Selain itu juga hadiah lain dari sponsor berupa uang pembinaan. Untuk sosialisasi atau penanaman keselamatan transpotasi dilakukan sebelum lomba mewarnai di laksanakan. Sosialisasi dibuat menyenangkan dan tidak membosankan. Yakni dibuat seperti permainan yang dipandu oleh taruna taruni Managemen Keselamatan Transportasi Jalan (MKTJ). Permainannya ada yang berupa ular tangga yang kemudian anak-anak diberi pertanyaan mengenai rambu atau yang lainnya. Selain itu juga menyani yang syairnya berkaitan dengan keselamatan transportasi dan etika berlalu lintas. “Kegiatan ini juga merupakan praktek bagi taruna taruni pada mata kuliah Media Komunikasi Massa yang diampu oleh tim dosen Rukman Tea, Khaerul Huda dan saya sendiri,” ungkap Tri Susila Hidayati. Lebih jauh Susi menerangkan, setelah sosialisasi dirasa cukup baru dilanjutkan dengan lomba mewarnai. Dalam lomba ini dibagi menjadi dua kategori A dan B. Untuk kategori A pesertanya anak-anak TK dan SD kelas I dan II. Sedangkan kategori B anakanak SD mulai kelas III sampai dengan V. Masing-masing tingkat atau kategori diambil 3 juara. Menurutnya, lomba mewarnai ini sasarannya menanamkan perilaku keselamatan transportasi sejak usia dini. Karena gambar yang diwarnai berkaitan dengan masalah transportasi dan lalu lintas. “Karena usianya masih anakanak, maka berfikirnya secara riil. Maka sosialisasi kami mulai dari bahasa gambar dan alat peraga,” ujarnya. Untuk bisa mengikuti lomba ini, peserta ditarik bayar sebesar Rp 20 ribu. Uang pendaftaran itu dikembalikan dalam bentuk buah tangan dan sebuah kartu perdana. Tema gambar yang akan diwarnai adalah keselematan transportasi jalan. Tingkat kesulitan gambar akan disesuaikan dengan usia peserta. Setelah dilakukan penilai untuk kategori A juara I diraih Dimas Fajar Azikri, juara II Talitha Rahma dan juara III Naila Farhataniz. Kemudian kategori B juara I diraih oleh M Zidqi Daffa, juara II Merlyandita Shafira dan juara III Salisa Iffati. (adi)

ADI MULYADI/RATEG

DIALOG - Para taruna taruni MKTJ sedang mengajak dialog anakanak peserta sosialisasi sebelum permainan dimulai.

ADI MULYADI/RATEG

UKUR TINGGI BADAN - Panitia penerimaan taruna taruni baru Poltran sedang mengukur tinggi badan pendaftar.

ADI MULYADI/RATEG

SOSIALISASI - Taruna taruni MKTJ mulai memberikan sosialisasi terkait keselamatan transportasi kepada sejumlah peserta lomba mewarnai.

ADI MULYADI/RATEG

RAMBU-RAMBU - Peserta sosialisasi diminta menebak arti rambu-rambu.

ADI MULYADI/RATEG

PECAHKAN BALON - Seoarng anak peserta sosialisasi hendak memecahkan balon yang didalamnya terdapat pertanyaan mengenai keselamatan transportasi.

ADI MULYADI/RATEG

BERNYANYI - Taruna taruni mengajak peserta sosialisasi bernyanyi.

Animo Pendaftar Tinggi POLITEKNIK Keselamatan Transportasi Jalan (Poltran) memang merupakan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) baru di Kota Tegal. Namun sebenarnya Poltran merupakan lembaga pendidikan perhubungan yang usianya sudah cukup tua. Karenanya tidak heran apabila masyarakat yang minat menuntut ilmu di lembaga pendidikan yang terletak di Jalan Semeru No.3 ini cukup tinggi. Itu terlihat dari jumlah calon taruna taruni yang mulai mendaftar pada tahun ini. Panitia Pendaftaran Poltran Johan Hermawan AMa, jumlah pendaftar yang sudah masuk lebih dari 400 orang. Mereka kebanyakan lulusan SMA/MA/ SMK dari wilayah Tegal dan sekitarnya. Namun tidak sedikit pula calon taruna taruni yang merupakan warga luar pulau. “Banyak juga pendaftar yang dari Medan dan Kalimantan. Tapi jika dibandingkan dengan pendaftar dari wilayah Tegal dan sekitarnya jumlahnya masih terpaut cukup banyak,” katanya. Disebutkan pendaftaran dibuka untuk tiga program studi. Antara lain D IV Manajemen Keselamatan Transportasi Jalan (MKTJ). D IV Teknik Keselamatan Otomotif dan D III Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB). Persyaratan umum yang harus di penuhi calon taruna-taruni adalah usia maksimal 23 per Agustus 2013. Kecuali bagi peserta dari CPNS/PNS 35 tahun pada bulan Agustus tahun ini. Dibuktikan dengan akte kelahiran atau kenal lahir. Kemudian jenis kelamin bisa wanita atau pria. Belum menikah dan sanggup tidak menikah selama pendidikan “Ini dibuktikan dengan surat pernyataan. Kecuali pendaftar dari CPNS atau PNS. Untuk tinggi badannya, pria minimal 160 cm dan wanita 155 cm. Pengukuran dilakukan langsung ditempat pendaftaran.”

Ruas Jalan Soedibyo Harus Ditata Ulang Oleh: Hanung Kurniawan RUAS jalan soedibyo kota Tegal adalah jalan kolektor sekunder dengan lebar perkerasan 14 meter dengan lebar lajur efektif lajur Timur 4,2 meter dan lajur Barat 4,8 meter. Kondisi ini terjadi karena adanya bahu jalan di Ruas sebelah barat sehingga memberikan ruang lebih untuk parkir sehingga lebar lajur efektif lajur sebelah barat menjadi bertambah luasnya. Jadi total lajur efektif keseluruhan lajur pada ruas jalan Soedibyo tersebut adalah 10 meter. Pada ruas ini terjadi aktifitas lingkungan yang tinggi karena lingkungan ruas jalan ini memang sebagai tempat komersial yang cukup tinggi. Kondisi lalu lintas pada ruas jalan tesebut dapat dikatagorikan stabil karena tidak terjadi kemacetan lalu lintas pada ruas Jalan tersebut. Dari sisi penguna

jalan, ruas jalan tersebut digunakan oleh kendaraan berat (truk besar, treiler dan truk gandengan), angkutan Umum (ang-

kot,Bus kota, dan Bus antar kota), sepeda motor,dan becak serta sepeda. Dari hasil Survei oleh Taruna POLTRAN bahwa ruas jalan tersebut terjadi mixs traffic maka perlu adanya pemisah jalur untuk masing-masing kendaaraan. Setelah dianalisa kinerja dari ruas jalan tersebut diperoleh perbandingan dari Vehicle/Ca-

pacity (V/C) Ratio didapat angka 0,26 maka dapat dikatagorikan tngkat pelayanan dari jalan tesebut masih bagus. Tetapi dilihat dari segi keselamatan maka perlu di-redsign untuk memberikan fasilitas bagi para penguna ruas jalan soedibyo tersebut. Atara lain dengan menata ulang marka jalan dengan memberikan fasilitas lajur tersendiri untuk pengguna sepeda dan Becak seluas dari masing masing lajur 1 meter dan memberikan ruang parkir on the street dengan lebar ruang parkir diruas barat 2 meter dan ruas timur 2,5 meter. Dengan memberikan fasilitasfasilitas tersebut maka tentulah akan merubah dari nilai pelayanan jalan, dan hasil dari analisa setelah mendapatkan fasilitasfaasilitas tersebut maka dipero-

leh pebandingan dari Vehicle/ Capacity (V/C) Ratio didapat angka 0.34. (*) Hanung Kurniawan, Taruna Program Study D-IV Manajemen Keselamatan Transportasi Jalan (MKTJ) Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (Poltran) Tegal.

Selain persyaratan umur juga ada persyaratan administrasi dan ijazah. Selanjutnya pendaftar harus mengikuti tahapan seleksi. Di antaranya seleksi ad-

ministrasi meliputi kelengkapan persyaratan administrasi calon peserta. Kemudian seleksi potensi akademik, seleksi kesehatan, kesamaptaan, psikotes dan

wawancara. “Kelulusan ditentukan dua tahap, yakni potensi akademik dan pantukhir,” pungkasnya. (adi)

ADI MULYADI/RATEG

ISI FORMULIR - Para pendaftar Poltran sedang mengisi formulir pendaftaran.

ADI MULYADI/RATEG

SERAHKAN BERKAS - Sejumlah calon peserta didik Poltran menyerahkan berkas pendaftaran ke panitia pendaftaran.


INTERMEZO

4

KAMIS 23 MEI 2013

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING 1. Pemadam Kebakaran

(0283) 325429

TNI

2. Pelayanan Gangguan PLN 3. Polresta Tegal

(0283) 342245 (0283) 356115

4. Rumah Sakit Umum Kardinah

(0283) 356067 / 341938

5. Pelayanan Gangguan PDAM

(0283) 356175 / 358316

6. Stasiun Besar Tegal

(0283) 353018

7. Terminal Bis Tegal

(0283) 354696 / 354695

Hotel dan Hiburan Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284 Ajam Goreng Spesial Lombok Idjo - Jl. Karanganyar No. 21A Kejambon (0283) 342331 - d’POSO resto

(0283) 342330 (0283) 6144277

- Anggraeni Hotel

(0283) 881011

Jl. Ahmad Yani No. 159 Ketanggungan - Brebes

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Setiap Hari Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

RIEZ PALACE HOTEL - Senin sampai Sabtu Pick up service Gratis. Layanan antar jemput gratis setiap hari kerja. Dari atau ke Stasiun KA & Terminal Bus Tegal Spesial menu “Afternoon Tea” tiap pukul 17.00-19.00 WIB di Abunawas Resto lt.4 - Sabtu malam Minggu, jam: 20.00 - 23.00 WIB Live Music

DORCE

Bantah Nikah Lagi DORCE Gamalama membantah dirinya sudah menikah lagi secara siri dengan pria bernama Dinky Ardillano. Menurutnya, foto yang ia pasang sebagai profile picture di handphonenya hanyalah foto sahabat. “Itu hanya foto dengan teman dan berusaha mesra. Sebenarnya ada banyak laki-laki yang suka sama saya, tapi pada munafik,” kata Dorce di Kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (21/5) malam. Dorce menegaskan, suaminya yang terakhir adalah Asep Maskar. Setelah itu, dirinya tak pernah lagi menikah termasuk dengan Dinky Ardillano yang sempat mengaku pernah menikah siri dengannya. Meski begitu, Dorce tak menampik kalau dirinya pernah tinggal satu rumah dengan seorang pria tersebut. Akan tetapi, Dorce membantah jika mereka tidur dalam satu kamar. “Tidur di rumah saya iya. Jangan bilang tinggal bareng. Kalau pulang syuting daripada kejauhan ke Depok, mendingan nginap di rumah saya. Tapi tidak pernah tidur bareng, ciuman pun hanya pipi ketemu pipi enggak ketemu mulut. Itu haram,” tegas Dorce. (abu/jpnn)

RYAN D’MASIV

Sering Dimarahin Istri PUNYA jadwal manggung yang padat bersama D’Masiv membuat Ryan jarang berkumpul dengan keluarga. Ryan mengaku jarang bermain dengan bayinya yang baru berumur sebulan. “Kalau udah sampai rumah paling godain anak bentar. Habis itu aku dimarahi istri, kok dibangunin sih. Terus aku tinggal tidur, ibunya yang ngurusin,” kata Ryan di Studio RCTI Kebon Jeruk Jakarta Barat, Rabu (22/5). Ryan juga mengakui belum bisa bagi tugas mengurus anak dengan istri. “Ganti popok dan mandiin belum bisa. Kalau gendong-gendongin sih sudah bisa,” ujarnya. Punya bayi membuat Ryan ingin cepat-cepat pulang ke rumah. Ryan mengaku selalu rindu melihat anaknya diam atau menangis. “Kalau lagi manggung, pengen cepet-cepet pulang, pengen liat lagi. Kayak obat capek banget, apalagi kalau lagi diam, nangis, rasanya bikin kangen,” ungkap Ryan. (abu/jpnn)

Kesulitan di Optatissimus WAJAH Rio Dewanto makin sering muncul dalam film. Hari ini (23/5) aksi aktor ganteng tersebut bisa dinikmati di layar lebar melalui film terbarunya yang berjudul Optatissimus. Film itu terinspirasi kisah tokoh Gereka Indonesia Pendeta Abraham Alex Tanuseputra. Beliau juga merupakan pendiri GBI Bethany (sekarang menjadi Sinode Gereja Bethany Indonesia). Film itu sangat berbeda daripada film-film yang pernah dimainkan Rio. Di film tersebut, Rio memerankan seorang tokoh bernama Andreas. Dia dituntut untuk bisa memainkan peran itu dengan emosi yang mendalam dan dialog yang cukup sulit. Optatissimus merupakan karya Dirmawan Hatta yang dikenal lewat filmnya berjudul May. Selain sutradara, Dirmawan menjadi penulis skenario. Optatissimus diambil dari bahasa Latin yang artinya doa pertama. Film itu bercerita tentang perjalanan religius Andreas. Dia pemeluk Nasrani, tapi tidak yakin dengan Tuhan. Dia memiliki istri bernama Yunita yang diperankan Nadhira Suryadi. Kebalikan dengan Andreas, Yunita adalah umat yang taat dengan Tuhan. Bahkan, setiap mendapat cobaan, dia yakin itu merupakan hukuman Tuhan. Film Optatissimus terinspirasi dari kisah Alex Tanuseputra yang pernah menabrak seorang anak kecil pada 1965. Anak kecil tersebut terluka parah dan kematiannya tinggal menunggu waktu. Keluarga anak kecil itu mengancam akan membunuh Alex kalau sampai anak tersebut meninggal. Dia yang kalut lalu datang ke gereja dan berdoa semalaman. Ternyata, anak itu sembuh.

Sepenggal kisah itu yang diambil Dirmawan untuk mengantarkan Andreas menuju keyakinannya. Memerankan Andreas, Rio mengaku kesulitan. Dia diceritakan pintar memainkan akordeon. ”Mau tidak mau harus belajar mainin akordeon dulu sa-

m a p e l a t i h ,’’ katanya ketika ditemui di Planet Holly wood XXI, Jakarta, Selasa (21/5). Sementara itu, soal dialog, dia juga sulit mengin-

terpretasikan. Sebab, dialog yang diciptakan Dirmawan sangat sastrawi. Bukan bahasa yang biasa digunakan sehari-hari. Begitu menurut Rio. ”Waktu saya baca dialognya, menerka-nerka sendiri. Ini maksudnya apa ya,’’ terang tunangan Atiqah Hasiholan itu. Karena apa yang ada di pikirannya (soal dialog itu) belum tentu sama dengan pikiran orang lain, Rio kemudian banyak berdiskusi dengan sutradara dan lawan mainnya. Sampai akhirnya dia bisa memaknai dialog tersebut. Sebab, rasanya sangat aneh jika sebagai pemain dia tidak tahu apa yang diucapkan.Karena harus mengeluarkan lebih banyak energi untuk mencerna dialog, Rio menyebut filmnya kali ini paling sulit. Ketika itu, dia tertarik untuk memerankan Andreas karena memang belum pernah memainkan peran yang seperti itu. Dia harus melakukan penghayatan tingkat tinggi. ”Belum pernah coba yang begini. Saya punya kesempatan untuk banyak eksplorasi,’’ katanya. Sebagian besar syuting film tersebut diambil di daerah pegunungan Semeru, Jawa Timur. Keindahan alam di sekitarnya pun terpotret dengan apik dalam karya Dirmawan itu. Hanya satu yang tidak dilakukan Rio saat bermain film tersebut. Dia tidak sempat bertemu dengan Alex Tanuseputra. ”Sayangnya nggak sempat bertemu Pak Alex,’’ ungkapnya. Dia hanya berdiskusi dengan sutradara. (jan/c6/ any/jpnn)

Bukan Break Biasa HUBUNGAN Robert Pattinson dan Kristen Stewart kembali memburuk. Mereka dikabarkan break, namun bukan sekadar break. Pattinson, Minggu (19/5) lalu, terlihat boyongan. Membawa satu pikap besar berisi barang-barang, berikut dua ekor anjingnya dari rumah Stewart di Los Feliz, Los Angeles. Dikutip dari Daily Mail, pasangan yang sudah bersama empat tahun tersebut bersepakat untuk berhenti dulu. Namun, dalam masa itu satu sama lain diizinkan untuk berkencan dengan orang lain. Kesepakatan tersebut dijalani Stewart dengan sangat berat. “Kristen sangat terpukul dan sangat sedih. Berpikir Rob berkencan dengan perempuan lain membuatnya langsung sakit perut dan depresi,” kata seorang sumber yang dekat dengan aktris 23 tahun tersebut. Sementara itu, Pattinson ketika boyongan terlihat dalam keadaan sangat acakacakan. “Sekitar setengah jam Rob berada di dalam rumah. Dan keluar, dia membawa barang begitu banyak. Dia juga terlihat berantakan,” ucap sumber. Di s ejumlah foto yang dilansi r, Pattinson terlihat berewokan dan tak terawat. Hubungan dua bintang The Twilight Saga itu sempat berakhir pertengahan tahun lalu. Penyebabnya, Stewart punya affair dengan sutradara film yang dibintanginya, Snow White and The Huntsman, Rupert Sanders. Namun, kemudian hubungan StewartPattinson kembali membaik. “Tapi, isu lama kembali muncul. Pertengkaran kembali terjadi dan perdebatan selalu mengenai betapa egoisnya Kristen dan betapa moody-nya,” tutur sumber itu lagi. Senin (20/5) lalu, Stewart terlihat meninggalkan rumah. (c4/ayi/jpnn)

RIO DEWANTO

LAUDYA CYNTHIA

EZA GIONINO

Simpan Cerita Persiapan Pernikahan Dituntut Lima PASANGAN selebriti Laudya Cynthia Bella dan Chico Jerikho dikabarkan akan melangsungkan pernikahan tahun ini. Hal itu sempat diucapkan mereka dalam beberapa kesempatan wawancara. Hanya, mereka belum mau menceritakan lebih lanjut mengenai waktunya. Ditanya apakah saat ini sudah melakukan persiapan foto pre wedding, Bella menjawab, “Belum, belum (ada foto pre wedding). Pasti kalau ada berita bahagia dikabarin.” Ditemui di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (22/5), Bella menambahkan, dirinya akan membagi berita bahagia itu jika semua sudah fixed. Kabar mengenai rencana pernikahan tersebut menguat ketika Bella mengunggah foto dengan Chico di akun Twitter. Dalam foto tersebut, Bella mengenakan dress putih dan

Chico mengenakan setelan jas. Terkesan, mereka berdua tengah berpose untuk sebuah foto pre wedding. Apalagi, busana yang dikenakan mirip busana pengantin. Menjalin cinta selama empat tahun, pernikahan adalah hal yang mereka nanti, meski keduanya masih berbeda keyakinan. “Itu yang saya tunggu-tunggu. Menikah adalah keinginan saya dan Chico,” ungkap Bella. Ibunda Bella yang menemani putrinya memberikan keterangan yang sama. Mereka masih belum mau banyak bicara. Dia hanya menyatakan semoga Bella dan Chico berjodoh. Dia yakin, jika memang sudah waktunya, keduanya pasti dipersatukan. “Doain aja. Kalau persiapan sih, biasa aja. Mudah-mudahan jodoh deh,” katanya. Saat ini, Bella tengah berkonsentrasi mengumpulkan dukungan karena dirinya masuk dalam nominasi Indonesian Movie Awards 2013. Akhirnya, setelah lewat film pertamanya, Virgin, masuk nominasi pada 2005, Bella menjadi nomine lagi berbekal aktingnya dalam film Belenggu. (jan/ c5/ayi/jpnn)

Bulan, Tak Terima PENGADILAN Negeri (PN) Jakarta Selatan kembali menggelar sidang dugaan penganiayaan yang dilakukan Eza Gionino terhadap Ardina Rasti, Selasa (22/ 5). Kali ini sidang mengagendakan pembacaan tuntutan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Tiara Zara. Dalam tuntutannya Tiara menegaskan bahwa Eza Gionino bersalah telah melakukan penganiyaan. Eza pun dinilai melanggar KUHP Pasal 351 ayat 1. “Eza melakukan tindakan pidana penganiayaan. Unsur pemukulan secara sah dan meyakinkan,” ungkap Tiara usai sidang di PN Jakarta Selatan. Namun, menurut Tiara, Eza selama menjalani proses hukumnya bersikap sopan. Hal itu menjadi pertimbangan meringankan untuk Eza. “Menjatuhkan pidana dengan pidana penjara 5 bulan dengan potongan masa tahanan sementara dan meminta majelis hakim agar tetap menahan terdakwa,” sambung Jaksa. Eza terlihat hanya diam saja saat Jaksa selesai membacakan dakwaan. Sidang pun akan kembali dilanjutkan pada hari Senin (27/5) dengan agenda pledoi (pembelaan) terdakwa. Meski tuntutan yang diberikan tergolong ringan, Eza yag didakwa menganiaya mantan pacarnya Ardina Rasti itu tetap keberatan dan menolak tuntutan tersebut. Menurut bintang sinetron “Putih Abu-Abu” itu, semua dakwaan yang dituntut

JPU tersebut jauh berbeda dengan fakta di persidangan selama ini. “Saya enggak bisa terima, karena semua berbeda dengan apa yang saya rasakan. Udah susah, saya tidak minta orang untuk percaya sama saya, tapi saya berharap orang bisa menilai apa yang terjadi,” ujar Eza usai sidang di PN Jakarta Selatan. Hal yang sama juga dikatakan oleh kuasa hukum Eza, Hendarsam Marantoko. Menurutnya, semua saksi yang dihadirkan di persidangan selama ini mengaku tidak melihat secara jelas. “Bahwa dalam tuntutan JPU tidak sesuai dengan fakta dipersidangan, itu semua dakwaan di copy paste. Sama-sama kita ketahui, bahwa saksi yang melihat kejadian tidak ada. Saksi semua bilang katanya, tidak ada yang melihat jelas,” terang Hendarsam. (abu/zul/jpnn)


5

KAMIS, 23 MEI 2013

KAUM HAWA

Pimpin Tiga Periode DUNIA organisasi bukan hal baru lagi bagi Dra Hj Srijatun MSi. Sejak duduk di bangku sekolah, wanita kelahiran 9 September 1952 ini sudah aktif berjibaku dengan aktifitas yang ada. Sehingga sudah menjadi kebiasaan dan terasa berbeda ketika tidak disibukan dengan kegiatan. Tak heran bila dosen IAIN Walisongo Semarang ini menjabat sebagai ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten selama 3 periode. Yaitu sejak tahun 2000 hingga sekarang. ‘’Saya masuk di kepengurusan daerah sejak tahun 1990,’’ ungkap ibu empat anak ini. Diawali sebagai anggota, kemudian menjadi sekretaris 1, sekretaris 2 dan langsung duduk di kursi tertinggi pimpinan tingkat Kabupaten Tegal ini.

Menurutnya, berorganisasi merupakan salah satu alat dalam beribadah. Karena, banyak hal yang bisa dilakukan dan diperjuangkan dalam wadah ini. Bisa dalam bentuk kegiatan sosial, kemasyarakatan, dan lainnya. Melalui organisasi ini juga menambah banyak saudara dan pastinya pengalaman serta pengetahuan. Sekaligus sharing dengan yang lainnya, yang saling membutuhkan. Dengan manajemen waktu yang baik, aktifitas di organisasi ini pastinya tidak akan mengganggu tanggung jawab yang lain. Baik sebagai ibu rumah tangga maupun sebagai abdi negara. Terbukti, keempat buah hatinya menjadi orang sukses dengan pendidikan yang tak hanya strata satu saja. (ela)

Terus Berperan TAK dipungkiri kaum hawa memiliki banyak kemampuan dan kekuatan terpendam. Selain menjadi ibu rumah tangga dengan segudang aktifitas dan kewajibannya, mereka masih menyempatkan diri dalam berperan di masyarakat. Bahkan, tak jarang yang berjuang dalam mendukung program pemerintah demi tercapainya masyarakat yang makmur. Peran perempuan ini banyak dilihat dari organisasi masyarakat maupun kewanitaan yang ada di sekitar kita. TAK terkecuali anggota Aisyiyah, salah satu organisasi otonom Muhammadiyah. Mereka bukan sekedar mengurusi pengajian atau akherat saja, namun juga urusan kemasyarakatan. Mulai dari pendidikan, kesehatan dan pastinya terkait keluarga. ‘’Ini sebagai salah satu bentuk ibadah, yaitu dengan memberikan manfaat bagi yang lainnya,’’ ungkap Dra Hj Srijatun MSi, ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Tegal. Hal ini dibuktikan dengan kerjasama dan dukungan Aisyiyah untuk program pemerintah. Diantaranya pemberantasan penyakit

Menjalin Kedekatan dengan Anak Meski Sibuk Bekerja SETIAP ibu tentu ingin selalu bersama dengan buah hatinya. Tetapi bagi para ibu bekerja di luar rumah hal itu tak bisa dipenuhi. Menyewa tenaga pengasuh anak adalah solusi alternatif untuk mengurus si kecil. Meski waktu yang Anda miliki terbatas saat di rumah, Anda tetap bisa menjalin kedekatan dengan anak agar ia tak terlalu “lengket” dengan pengasuhnya. Menurut Rini Hildayani, psikolog Anak dari Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, secara alamiah anak akan lebih mengenali orang yang berinteraksi lebih baik dengannya. Kedekatan dengan anak ini disebut dengan istilah, yakni attachment. Rini memaparkan, pada usia baru lahir hingga 6 minggu merupakan fase preattachment yaitu anak belum dapat mengetahui siapa orang yang dekat dengannya. Usia 6 minggu hingga 6 atau 8 bulan merupakan fase attachment in the making yaitu anak sudah mulai dapat

membedakan orang yang dekat dengannya. Sedangkan usia 6 atau 8 bulan hingga 18 atau 24 bulan merupakan fase clear-cut attachment yaitu dimana anak sudah dapat membedakan dengan jelas orang yang dekat dengannya. Dan usia 18 atau 24 bulan ke atas, fase formation of reciprocal relationship, anak sudah dapat memberikan aksi timbal balik dari kedekatannya dengan seseorang. Kesibukan seringkali menjadi halangan untuk bisa dekat dengan anak Anda. Namun untuk dapat menjadi orang yang dekat dengan anak, Anda perlu menyiasati waktu pertemuan Anda yang singkat dengannya secara optimal. “Meskipun secara kuantitas pertemuan Anda dengan anak sedikit, namun jika kualitasnya baik, anak Anda akan merasa dekat dengan Anda,” tutur Rini. Jangan sibuk dengan yang lain saat bersamanya. Secara fisik dekatnya saja tidak cukup untuk membuat Anda benar-benar merasa dekat dengan anak. (adi)

TB, program EMAS yaitu penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). ‘’Kami juga ikut mendukung dalam program KB,’’ tambahnya. Semua ini dilakukan langsung oleh anggota Aisyiyah, pada masing-masing program yang ada. Misalnya, pemberantasan penyakit TB dilakukan oleh kader Aisyiyah TB care dengan mencari suspect serta mendampingi mereka dalam pengobatan. Bahkan, Kabupaten Tegal termasuk wilayah yang bagus dalam perolehan suspect. Ini juga dilakukan untuk program KB, dengan mencari akseptor baru. Program lainnya yang dilaksanakan adalah Qoryah Thoyibah, yaitu semacam desa binaan. Dimana masyarakat melaksanakan kegiatan keagamaan dengan baik, serta tingkat pendidikan dan kesehatan juga sangat diperhatikan. ‘’Masing-masing cabang menunjuk satu rantingnya untuk menjadi Qoryah Thoyibah,’’ ungkapnya. Nantinya akan dilombakan, dalam rangka Milad Aisyiyah. Aneka lomba lainnya juga dipersiapkan dalam memeriahkan hari jadi organisasi kewanitaan ini. Bidang sosial juga banyak dilakukan. Salah satunya dengan pendirian panti asuhan putri, yang ada di lingkungan gedung Aisyiyah Slawi. Pasnti asuhan ini menginjak satu tahun, masih menjalani pembenahan terus. ‘’Ini juga sebagai salah satu bentuk ibadah, tempat beramal kita melalui panti asuhan anak yatim,’’ pungkasnya. (ela)

Dukung Program Pemerintah PIMPINAN Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Tegal mendukung penuh program pemerintah khususnya terkait kesehatan masyarakat. Diantaranya berhubungan dengan program Keluarga Berencana dan pemberantasan penyakit TB. Sejumlah agenda sudah dilaksanakan sejak beberapa waktu lalu. Diantaranya dengan safari Keluarga Berencana yang dipusatkan di Rumah Bersalin (RB) Hj Mafroh Desa Grogol Kecamatan Dukuhturi dalam bentuk pelayanan KB gratis. Kegiatan yang menggandeng BP3AKB Kabupaten Tegal ini juga menggelar sosialisasi KB kepada masyarakat, khususnya warga Aisyiyah. Ketua PDA Kabupaten Tegal Hj Srijatun mengungkapkan tujuan utama kegiatan tersebut adalah untuk mensosialisasikan KB sehingga tercipta keluarga bahagia sejahtera. Sebagai rangkaian acara terbesarnya adalah pelayanan KB gratis dengan alat kontrasepsi (alkon) implant serta IUD. Sebagian

Dra Hj Srijatun MSi

besar memilih implant sebagai alkon yang digunakan, dibandingkan dengan IUD. Srijatun menambahkan, pihaknya bekerjasama dengan kader Aisyiyah TB Care Community guna mencari akseptor yang akan mendapatkan pelayanan gratis ini. ‘’Bagi akseptor yang tidak berkesempatan hari ini (kemarin-red), mereka masih bisa mendapatkan pelayanan KB di RB Aisyiyah se Kabupaten Tegal bekerjasama dengan Puskesmas setempat, atau bisa juga di bidan yang ditunjuk,’’ tambahnya. Menurutnya, KB adalah kebutuhan masyarakat. Pasalnya, keluarga direncanakan dengan baik sehingga bisa terwujud keluarga sakinah mawadah warahmah. Bukan untuk menghambat kehamilan, akan tetapi lebih pada mengatur kehamilan itu sendiri. ‘’Kita hanya berusaha mengaturnya saja, kalau memang sudah waktunya hamil ya itu sudah kehendak Allah, dan pastinya harus kita syukuri,’’ pungkasnya. (ela)

Konsultasi Kesehatan Bersama IDI Cabang Kota Tegal Anda punya masalah kesehatan? Sampaikan masalahnya via SMS ke: 083861302125 atau kirim surat ke Kantor Harian Pagi Radar Tegal Jl. Perintis Kemerdekaan 32 Kota Tegal. Rubrik ini bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Tegal.

“Dok, Apa Penyebab Diare dan Bagaimana Mencegahnya?” Tanya: Dok, saya seorang ibu rumah tangga mempunyai anak lakilaki berumur 6 bulan. Sekarang anak saya hanya mendapat susu formula, karena ASI sudah tidak keluar. Pertanyaan saya, apa penyebab diare dan bagaimana pengobatan serta pencegahannya. Terima kasih. Ibu Melania di Tegal Jawab: Diare atau muntah berak merupakan keluhan yang paling sering dijumpai dalam praktek dokter sehari-hari. Seringkali orang tua merasa cemas dan khawatir, apalagi bila mencret dan muntahnya sering dan berlebihan. Penyakit diare di Indonesia saat ini masih menjadi masalah kesehatan utama, ka-

Nara sumber : dr. Hery Susanto SpA Dokter Spesialis Anak RSUD Kardinah dan RSIA Palaraya Tegal rena angka kesakitan dan kematian masih tinggi. Data dari Departemen Kesehatan pada

tahun 2007 menunjukkan 31,4% bayi dan 25,2% anak balita meninggal karena diare. Kematian akibat diare paling sering disebabkan oleh dehidrasi atau kekurangan cairan. Pengertian diare akut adalah buang air besar lebih dari 3 kali dalam 24 jam, dengan bentuk yang cair dan berlangsung kurang dari 1 minggu. Diare dapat disebabkan oleh Infeksi virus, bakteri, jamur, dan parasit. Penyebab yang lain adalah faktor makanan misalnya alergi susu sapi (formula), alergi makanan, keracunan makanan, dan makan makanan yang sudah basi. Pada anak yang sudah besar diare dapat disebabkan oleh faktor psikis. Kejadian diare sering dijumpai saat anak umur 6 bulan - 2 tahun, karena sejak

anak umur 6 bulan biasanya sudah mulai diberikan makan pendamping ASI. Disamping itu penggunaan susu formula pada anak juga akan meningkatkan kejadian diare. Anak dengan diare biasanya mempunyai gejala berak cair, muntah, sakit perut, kembung, dan sering disertai panas. Kadang-kadang anak juga rewel, uring-uringan dan tidak mau makan. Akibat diare adalah terjadi dehidrasi/kekurangan cairan, yang ditandai anak gelisah, kehausan, mata cekung, bibir kering, ubun-ubun besar cekung, kencing berkurang, berat badan berkurang dan gangguan gizi dan kadang-kadang menyebabkan kematian. Pengobatan diare terutama untuk mengganti cairan dan

elektrolit yang hilang, biasanya diberikan oralit dan cairan rumah tangga. ASI tetap diberikan dan anak tidak boleh dipuasakan. Makanan diberikan sedikit-sedikit tapi lebih sering dan rendah serat. Buah-buahan boleh diberikan, terutama pisang. Bila anak minum susu formula, sebaiknya diberi susu rendah laktosa atau bebas laktosa. Untuk medikamentosa (obat), diberikan tablet/sirup zinc selama 10-14 hari. Tidak boleh diberikan obat anti diare. Terapi antibiotik rutin tidak direkomendasikan karena tidak efektif. Antibiotik diberikan hanya jika terdapat tanda-tanda infeksi bakteri baik infeksi intestinal (di usus) maupun ekstra intestinal (di luar usus). Pencegahan diare merupa-

kan hal yang sangat penting supaya anak tidak mengalami diare yang berulang, Upaya yang perlu dilakukan yaitu tetap memberikan ASI sampai usia 2 tahun dan memberikan makanan penyapihan yang benar. Dianjurkan menjaga kebersihan perorangan dan lingkungan, cuci tangan sebelum makan, selalu menutup makanan / minuman, penyediaan air minum yang bersih, selalu memasak makanan dengan benar dan buang air besar di jamban. Disamping itu untuk mencegah diare dianjurkan diberikan imunisasi, yaitu untuk mencegah penyakit diare yang disebabkan oleh infeksi virus Rota. Sebab dari beberapa penelitian dikatakan penyebab diare pada bayi lebih dari 50 %

disebabkan oleh virus Rota. Saat ini sudah ada produk vaksin untuk virus Rota tersebut. Imunisasi diberikan pada bayi umur 2-8 bulan, dengan 3 kali pemberian. Sedang vaksin dari produk lain cukup diberikan 2 kali dengan interval 2 bulan. Imunisasi diare ini cukup efektif mencegah infeksi Rota virus. Sayangnya imunisasi diare ini masih mahal, sehingga belum masuk program imunisasi dasar. Untuk mengetahui secara pasti penyebab diare pada putri ibu, saya sarankan konsultasi dengan dokter keluarga terdekat. Demikian jawaban saya, semoga bermanfaat. (*) Nara sumber: dr. Hery Susanto, SpA


JAWA TENGAH

6

KAMIS 23 MEI 2013

RADAR TEGAL

Calon Wawali Mulai Dekati PDIP SEMARANG - Bursa calon wakil wali kota (wawali) yang akan mendampingi Hendrar Prihadi mulai ramai. Meski pihak partai pengusung, yakni PDIP belum membuka pendaftaran calon wawali, sejumlah nama baik dari internal maupun eksternal partai sudah mulai bermunculan. Bahkan ada yang sudah menyatakan siap mendaftarkan diri sebagai pendamping Hendrar Prihadi memimpin Kota Semarang hingga 2015 mendatang. Nama-nama dari eksternal PDIP yang dikabarkan siap meramaikan persaingan calon wawali di antaranya Joko Purnomo, mantan anggota DPRD Kota periode 2004-2009 dari Golkar yang saat ini menjadi pengusaha; Dede Indra Permana, Ketua HIPMI Jawa Tengah; Agung Budi Margono Ketua DPD PKS Kota Semarang; Yearzy Ferdian, Bendahara Umum DPW PAN Jateng; Michael (pengusaha), serta Hermansyah Bakrie (pengusaha). Bahkan, beberapa di antara mereka sudah melakukan komunikasi dengan pengurus DPC PDIP. Agung Budi Margono mengatakan, pemilihan calon wawali memang kewenangan partai pengusung. Namun Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membuka diri dan siap bekerja sama dengan PDIP. Namun pihaknya akan mempelajari terlebih dulu aturan yang ada. ”Masalah pengangkatan wakil itu kewenangan partai pengusung, nanti kita kaji secara hukum. Pada prinsipnya kaderkader PKS siap berkiprah menjadi pimpinan daerah, baik sekarang maupun pada 2015. Tidak hanya saya, Pak Ahmadi, dan kader lain juga ada. Tapi itu otoritasnya partai pengusung, yang penting akan berikan terbaik bagi masyarakat.” ujar Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang ini. Hal senada dikatakan Ketua Komisi B DPRD Kota Yearzy Ferdian. Menurut dia, pengajuan nama calon wawali memang

menjadi otoritas partai pengusung. Namun ia tak menampik soal kemungkinan dirinya untuk ikut mendaftarkan diri. ”Apa pun itu keputusan partai. Bila ada sebuah instruksi, arahan dan petunjuk untuk melaksanakan amanah, saya akan menjalankan sebaik-baiknya. Memang wakil wali kota harus diusung partai pengusung, maka harus ada komunikasi politik yang baik antara partai kami dan PDIP. Kami juga siap membangun komunikasi yang baik antar-partai, antar-fraksi, maupun komunikasi politik. Jika ada pendaftaran terbuka, kami akan koordinasi dengan partai dulu kemudian koordinasi dengan PDIP,” ujar Yrearzy. Sedangkan Ketua HIPMI Jawa Tengah Dede Indra Permana menegaskan, dirinya mengaku siap jika memang DPC PDIP Kota Semarang memberi kepercayaan kepada dirinya untuk mendampingi Hendrar Prihadi sebagai Wakil Wali Kota Semarang. ”Intinya saya siap jika itu menjadi amanah partai. Tidak ada masalah jika memang partai memberi kepercayaan bagi saya untuk maju. Tapi saya tetap harus menunggu apa keputusan dan kebijakan partai,” tegasnya. Calon wawali lainnya, Hermansyah Bakrie mengaku tertarik dengan bursa calon wawali karena ingin melanjutkan program-program Semarang Setara. ”Tentunya juga akan membantu program kebijakan wali kota, tapi yang utama loyalitas integritas, memberikan yang terbaik kepada wali kota, serta mengabdi kepada masyrakat,” ujarnya. Sekretaris DPC PDIP Kota Semarang Supriyadi membenarkan sudah ada beberapa kader maupun tokoh di luar partai yang berusaha berkomunikasi dengan pihaknya. Kebanyakan dari mereka, baru sebatas menanyakan kapan dibuka pendaftaran calon wawali, atau bertanya tentang mekanisme lain. ”Meski belum dibuka pendaftaran, tapi sudah banyak yang

tertarik dengan jabatan wawali. Ada yang bertanya secara langsung maupun melalui SMS, di antaranya Joko Purnomo dan Hermansyah Bakrie, keduanya dari golongan pengusaha,” aku Supriyadi, kemarin (22/5). Namun, Wakil Ketua DPRD Kota Semarang ini belum bisa memastikan apakah orang-orang tersebut serius ingin mencalonkan diri sebagai pendamping Hendrar Prihadi. “Untuk keseriusannya, kami belum bisa menjajaki. Konsentrasi saat ini memang baru fokus untuk persiapan mendefinitifkan Plt Wali Kota Hendrar Prihadi. Soal pengangkatan wakil wali kota, masih akan dibahas di internal partai. Apakah melalui seleksi terbuka atau mekanisme lain,” ujarnya. Dia membeber dari internal partai sudah ada lima orang yang tertarik dengan posisi wawali. Namun pihaknya belum bisa menyebutkan. ”Nanti saja setelah ada pembukaan pendaftaran, baru nama-namanya akan kita publikasikan,” kata Supriyadi. Berdasar informasi yang diterima koran ini, kelima calon dari internal partai tersebut adalah Rukiyanto (Wakil Ketua DPC PDIP bidang Organisasi dan Kaderisasi), Kadarlusman (Ketua Fraksi PDIP), Hanik Khoiru Sholihah (anggota Fraksi PDIP), Supriyadi (Sekretaris DPC), dan Meidiana Koswara (anggota Fraksi PDIP). Dari sejumlah kader tersebut, yang secara terangterangan menyatakan siap mencalonkan diri sebagai wawali adalah Rukiyanto. ”Saya kalau ada pendaftaran secara umum Insya Allah akan mendaftar. Saya mempunyai cita-cita dan semangat. Jika diizinkan saya akan mengawal, mendampingi, dan mendukung apa yang dilakukan Pak Hendi (Hendrar Prihadi) selaku wali kota definitif,” tegas Rukiyanto. Menurut Ketua Komisi D itu, untuk calon internal, banyak yang berpotensi menjadi pendamping wali kota. ”Ada Mas Pi-

lus, Supriyadi, Hanik dan saya sendiri. Saya kira semua ada kelebihan dan kekurangan,” ujarnya. Meski begitu, pihaknya masih akan menunggu mekanisme pemilihan calon wakil wali kota dari partainya. Dia berharap pihak partai bisa mengutamakan calon dari internal. ”Lebih pasnya kalau menurut saya mekanismenya berupa penunjukan dan penugasan dari partai. Tapi kalau memang sistemnya membuka pendaftaran secara umum, maka saya akan mendaftar,” tegasnya. Sementara calon wawali dari internal lain meski tertarik dengan jabatan strategis tersebut, namun belum berani terangterangan, mereka masih mengungkapkan secara tersirat. Seperti yang dikatakan Supriyadi. Meski sebelumnya menyatakan tidak akan mendaftar, namun jika dirinya ditunjuk dan dipercaya oleh partai mendampingi Hendrar Prihadi, maka pihaknya siap melaksanakan tugas tersebut. ”Memang saya tidak akan mendaftar, kecuali kalau ditunjuk, saya akan melaksanakan amanah dari partai,” ujarnya. Begitu juga dengan Hanik Khoiru Sholihah, pihaknya masih menunggu mekanisme pencalonan wawali dari DPP. ”Kalau pendaftaran terbukanya saya kurang paham, karena DPC belum tahu nanti mekanismenya seperti apa. Mekanismenya hanya di DPP. Tetapi sebagai kader saya harus selalu siap apa pun menjadi perintah partai,” ungkapnya. Hal senada juga dikatakan Kadarlusman, pihaknya belum tahu mekanisme yang akan digunakan. Dia berharap, mekanisme pemilihan calon wawali dilakukan secara penunjukan langsung oleh partai berlambang banteng moncong putih itu. ”Harapannya lebih mengutamakan kalangan internal partai dulu,” ujarnya. (zal/aro/ce1)

SOSOK Angkat Sejarah Bustaman IBU muda satu ini terbilang cukup aktif. Meski disibukkan dengan urusan rumah tangga, Anastasia Dwi Rahmi masih sempat berkecimpung di berbagai kegiatan sosial. Seperti yang baru-baru ini ia lakoni. Ami –sapaan akrabnya— menjadi salah satu penggerak di balik Festival Tengok Bustaman. Selama enam bulan lebih, ia bersama sejumlah rekan dan beberapa komunitas di Kota Semarang mempersiapkan acaISTIMEWA ra yang mengangkat sejarah Anastasia Dwi Rahmi serta potensi kampung tersebut. ”Banyak sekali yang bisa diangkat dari Kota Semarang ini. Sejarah dari salah satu kampung saja misalnya. Banyak sekali yang menarik. Karena itu, kita cetuskan ide ini,” ujar perempuan kelahiran Semarang, 21 Januari 1987 ini. Ami yang sempat magang di sebuah lembaga ternama di Jerman, tepatnya di Kota Dresden dan Leipzig ini mengakui, banyak pengalaman yang didapat selama mengerjakan proyek Tengok Bustaman ini. ”Berbeda saat saya di Jerman dulu, di sana saya belajar mengelola museum. Sedangkan di Tengok Bustaman, kita berinteraksi dengan masyarakat. Bagaimana masuk, melebur, dan akhirnya berkolaborasi dengan mereka, di situ tantangan yang menarik,” katanya. Namun demikian, alumnus Jurusan Hubungan Internasional tahun 2009, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada (UGM) ini mengaku puas dengan apa yang dikerjakan tersebut. ”Melihat warga kampung yang antusias dan banyak pengunjung dari luar kampung bahkan luar kota datang untuk menyaksikan festival ini, sungguh kepuasan tersendiri bagi kami,” akunya. (dna/aro/ce1)

PERISTIWA Relawan Khusus Ganjar-Heru Ziarah DEMAK - Sebanyak seratus relawan khusus (resus) pasangan Cagub Cawagub Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmoko (Ganjar-Heru), kemarin, berziarah di Makam Sunan Kalijaga di Kelurahan Kadilangu, Kecamatan Demak Kota. Sebelumnya, mereka sempat memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) di halaman Masjid Sunan Kalijaga di Kadilangu. Koordinator ziarah, R Nidlom mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan untuk membangkitkan rasa dan semangat anggota relawan Garuda Demak dalam memupuk rasa nasionalisme sekaligus kesadaran membangun bangsa ini. “Jadi, acara ini murni untuk berdoa bersama memohon keselamatan dan dikabulkan hajatnya untuk kemenangan Ganjar-Heru dalam Pilgub Jateng pada Minggu, 26 Mei mendatang,” ungkap R Nidlom. Menurutnya, lantaran bertepatan dengan masa kampanye Pilgub Jateng, maka kegiatan itu dikemas tanpa adanya orasi politik dan pemasangan atribut partai maupun kehadiran cagub-cawagub sebagaimana dalam kampanye. Karena tidak ada rangkaian konvoi kendaraan maupun lainnya, maka tidak perlu pengamanan dari kepolisian. (hib/ida)

WAHIB PRIBADI/RASE

PENGHARGAAN - Ketua PW Aisyiyah Jateng, Hj Tiqiyyah Musman menyerahkan penghargaan bagi tiga pemenang akseptor KB dari tiga daerah, yakni Demak, Karanganyar, dan Purbalingga, kemarin.

Juara Akseptor KB Terbanyak se-Jateng DEMAK - Pimpinan Daerah (PD) Aisyiyah Kabupaten Demak dinobatkan sebagai juara pertama sebagai organisasi yang melayani peserta atau akseptor keluarga berencana (KB) terbanyak di Jateng. PD Aisyiyah Demak mampu melayani sebanyak 892 akseptor KB dengan total penilaian 10.440. Dengan rincian, akseptor paling banyak menggunakan alat KB implant (sebanyak 588 orang), disusul IUD (165 orang), MOW atau tubektomi (137 orang) dan MOP atau vasektomi (2 orang akseptor). Juara kedua dimenangi PD Aisyiyah Kabupaten Karanganyar dengan jumlah akseptor KB sebanyak 507 dengan total penilaian 6.465. Peserta KB terbanyak adalah KB implant (288 orang), kemudian IUD, MOP (3 orang) dan MOW (58 orang). Sedangkan, pemenang ketiga diraih PD Aisyiyah Kabupaten Purbalingga dengan jumlah akseptor KB sebanyak 485 orang serta total penilaian 4.775. Akseptor KB terbanyak menggunakan alat kontrasepsi impan (410 orang), IUD (29 orang), MOW (15 orang) dan MOP (1 orang). Penghargaan bagi pemenang diserahkan langsung Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Aisyiyah

Jateng, Hj Tiqiyyah Musman dalam acara puncak bakti sosial pelayanan KB Aisyiyah se-Jateng dan menyongsong milad Aisyiyah ke 99 di Demak, kemarin. Kegiatan yang berlangsung di halaman Masjid Darussalam Kota Demak ini dihadiri Bupati Dachirin Said, Kepala Bapermas KB Demak Bambang Soesetiarto dan pejabat dari BKKBN Jateng. Ketua PD Aisyiyah Demak, Hj Sri Suryati Subakir mengungkapkan, pelayanan KB untuk para akseptor KB yang dilakukan PD Aisyiyah Demak telah berlangsung sejak Maret, April hingga Mei ini. Untuk menyukseskan program tersebut, PD Aisyiyah bekerja sama dengan Bapermas KB setempat, UPTD kecamatan di wilayah Demak dan lainnya. “Para akseptor sangat antusias dalam mengikuti KB ini. Alhamdulillah, kita bisa meraih juara satu,” katanya seraya bersyukur. Kepala Bapermas KB Demak, Bambang Soesetiarto mengatakan, Bapermas KB merasa terbantu oleh PD Aisyiyah tersebut. Sebagai bentuk apresiasi, Bapermas KB menyerahkan bantuan kepada Bina Keluarga Balita (BKB) Kit Aisyiyah Desa Tempuran, Kecamatan Demak Kota. (hib/ida)

ADITYO DWI/RADAR SEMARANG

TABUR BUNGA - Warga Jogjakarta yang ingin menjenguk 12 anggota Kopassus di tahanan Denpom IV/5 Semarang saat doa bersama untuk Serka Heru Santoso.

Ratusan Warga Jogja Jenguk 12 Anggota Kopassus Kasus Penyerbuan LP Cebongan SEMARANG - Ratusan warga Jogjakarta kemarin (22/5) mendatangi markas Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/5 Semarang. Massa gabungan dari 56 elemen masyarakat ini ingin menjenguk 12 anggota Kopassus yang menjadi tersangka dalam kasus penyerbuan dan pembunuhan di LP Cebongan Sleman. Sambil membawa berbagai oleh-oleh untuk para tersangka, massa menggelar doa bersama untuk Serka Heru yang tewas dalam keributan di Hugos Cafe yang menjadi pemicu penyerbuan LP Cebongan. Anggota MUI yang juga takmir

Masjid Jogokaryan, Mantrijeron Kota Jogjakarta Muhammad Jazir ASP mengatakan, aksi tersebut merupakan dukungan moral sekaligus tuntutan agar pengadilan 12 kopassus ditunda sampai pembunuh Heru tertangkap semua. ”Ksatria Kopassus itu membuat rasa aman di Jogjakarta. Karena dia, preman yang selalu mengganggu dan menimbulkan ketidaknyamanan sekarang sudah tidak ada,” kata Jazir, kemarin. Sementara itu Komandan Denpom IV/5 Letkol CPM (K) Tri Wahyuningsih mengatakan, pihaknya tidak bisa memberi izin untuk bertemu karena tersangka. Pasalnya, tersangka, berkas perkara, dan barang bukti sudah dilimpahkan ke Oditur Militer II11 Jogjakarta. ”Sehingga tidak ada kewenangan (Denpom)

memberi izin (besuk),” katanya. Namun setelah dilakukan dialog, akhirnya perwakilan massa diizinkan bertemu para tersangka yang masih ditahan di markas Denpom IV/5 Semarang. Namun dengan syarat. ”Semua barang seperti kamera atau HP tidak diperbolehkan masuk dan ditinggal di luar,” kata Wahyuningsih. Ketua Paksi Katon Suhud menyayangkan penahanan 12 anggota Kopassus tersebut. Massa menilai oknum militer tersebut telah berjasa membersihkan premanisme di Jogjakarta. Selain itu, saat persidangan di Mahkamah Militer Jogjakarta nanti, Suhud akan mengerahkan massa untuk memenuhi ruang sidang. Hal ini untuk memberikan dukungan kepada para tersangka. (hid/ton/ce1)

Calon Dirum Tak Paham Aturan SEMARANG - Tiga calon direktur umum (dirum) PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, Rabu (22/5) kemarin, memaparkan visi misi dan programnya di hadapan Komisi B DPRD Kota Semarang. Dua dari tiga calon kandidat, ternyata tidak memahami peraturan terkait PDAM. Tiga calon dirum yang diajukan Pemkot Semarang yaitu Edhi Haryono, Rudi Anwar, dan Waghe. Masing-masing diberi waktu memaparkan visi misi dan programnya selama 15 menit. Setelah itu para anggota dewan mengajukan berbagai pertanyaan kritis. Anggota Komisi B Kholison menguji ketiga calon untuk menyebutkan peraturan terkait PDAM. Dari kandidat yang diajukan, hanya satu calon yang bisa menjawab, sedangkan dua lainnya tidak bisa. Kondisi ini membuat sejumlah anggota dewan sempat keheranan. ”Calon direksi masa tidak tahu peraturannya,” seloroh mereka. Kholison mengatakan, dua calon tersebut tidak tahu tentang peraturan-peraturan baik un-

dang-undang, peraturan pemerintah, peraturan menteri, ataupun peraturan daerah (perda). Padahal dalam regulasi tersebut termasuk membahas kewenangan, tugas, hak, dan kewajiban direksi PDAM. ”Pada dasarnya, ketiganya kurang memahami persoalan PDAM Kota Semarang yang sangat kompleks.” Kemudian di dalam Perda No 7 Tahun 2006, lanjut Kholison, sudah diamanahkan paling tidak calon harus berpengalaman di bidangnya minimal lima tahun. Lagi-lagi hanya satu calon yang mempunyai pengalaman. Yakni Edhi Haryono yang memang bekerja di internal PDAM Tirta Moedal Semarang. Selain mengajukan pertanyaan, anggota dewan juga memberikan pesan dan masukan kepada semua calon. Para calon ditekankan harus saling bersinergi, bekerja sama, dan membuat keseimbangan dengan direksi PDAM yang lain jika terpilih. Baik dengan direktur utama, direktur teknik, karyawan, maupun pemangku kepentingan lainnya. ”Jangan seperti direksi

yang dulu, antara dirut dan dirumnya tidak sejalan,” kata Johan Rifai, Wakil Ketua Komisi B. Ketua Komisi B Yearzy Ferdian mengatakan, akan memberikan pertimbangan, kekurangan dan kelebihan masing-masing calon, secara objektif. Kemudian akan membahas dan merumuskan rekomendasi dalam rapat internal. Rekomendasi tersebut kemudian akan disampaikan kepada pemkot. Sementara itu, calon dirum Edhy Haryono mengaku grogi ketika memaparkan visi misi dan programnya di hadapan anggota dewan. Jika terpilih, ia akan fokus meningkatkan pelayanan, dengan membenahi distribusi air, meningkatkan kesejahteraan karyawan, dan memperbaiki kinerja perusahaan. ”Soal perda, saya akui tidak hafal. Paling hafal ketika diperlukan, kemudian lupa lagi. Tapi kalau jadi dirum, saya berjanji akan memperhatikan sekali hal itu,” jawab Kepala PDAM Tirta Moedal Cabang Semarang Selatan itu ketika diuji anggota dewan. (zal/ton/ce1)


SAMBUNGAN

KAMIS 23 MEI 2013

7

RADAR TEGAL

BBM Naik, Pemerintah Siapkan Kompensasi Rp 30 Triliun JAKARTA - Kenaikan harga BBM bersubsidi tinggal menghitung hari. Kemarin, pemerintah secara resmi menyampaikan rencana tersebut kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan, skema kenaikan harga BBM bersubsidi masuk dalam postur Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAP BNP) 2013. “Harga BBM naik Bulan Juni 2013, tapi tanggal (kenaikan) nya tergantung (keputusan) Presiden SBY,” ujarnya saat rapat perdana dengan Badan Anggaran DPR kemarin (22/

5). Rencana kenaikan harga BBM bersubsidi jenis Premium ditetapkan dari Rp 4.500 menjadi Rp 6.500 per liter. Sedangkan Solar naik dari Rp 4.500 menjadi Rp 5.500 per liter. Menurut Chatib, kenaikan harga BBM tersebut merupakan bagian dari langkah pemerintah untuk menyehatkan fiskal yang selama ini menanggung beban subsidi terlalu berat. Pemerintah mengakui, kenaikan harga BBM tersebut bakal berimplikasi luas, seperti naiknya harga bahan pangan. Hal itu disadari akan memukul kelompok masyarakat berpenghasilan

rendah. “Karena itu, program penanggulangan kemiskinan dan infrastruktur dalam jangka pendek perlu diberikan,” katanya. Apa saja itu? Chatib menyebut, program penanggulangan atau paket kompensasi atas kenaikan harga BBM akan diberikan dalam bentuk beras untuk masyarakat miskin (Raskin), beasiswa keluarga miskin, Program Keluarga Harapan (PKH), serta Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang namanya dimodifikasi menjadi Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM). Selama ini, program seperti

Raskin, beasiswa, maupun PKH masih menjadi agenda rutin pemerintah. Adapun BLSM akan diberikan seiring dengan kenaikan harga BBM. Kenapa namanya menjadi BLSM? Rupanya, pemerintah ingin agar masyarakat faham bahwa bantuan tersebut sifatnya sementara. “Jadi, BLSM akan disalurkan selama 5 bulan, besarnya Rp 150 ribu per bulan per kepala keluarga. Total anggarannya Rp 11,6 triliun,” jelasnya. Chatib menyebut, total anggaran untuk seluruh program kompensasi kenaikan harga BBM yang diajukan dalam

Dua Terduga Teroris Solo Resmi Tersangka ngan undang-undang yang kami dari halaman 1 miliki, Polri memiliki waktu 7x24 ud. Kepala Bagian Penerangan jam melakukan pemeriksaan Umum (Kabag Penum) Mabes terhadap orang yang diduga terPolri, Kombes Pol Agus Rianto kait dengan teroris, sehingga kita mengatakan bahwa penahanan harus menentukan bisa dilanterhadap kedua tersangka tero- jutkan atau tidak,” ujar Agus keris tersebut telah dilakukan sejak pada wartawan saat jumpa pers Selasa (21/5). di Gedung Humas Mabes Polri Penetapan Ibrahim dan David kemarin (22/5). menjadi tersangka dilakukan Agus juga mengatakan bahwa setelah tim penyidik melakukan saat ini kedua tersangka teroris pemeriksaan intensif terhadap yang ditangkap oleh Densus 88 keduanya. “Karena sesuai de- Antiteror di Losari, Solo tersebut

berada di dalam ruang tahanan Mabes Polri. Dia juga menambahkan bahwa pihaknya belum tahu kapan keduanya akan di dudukkan di meja hijau. “Kan baru kemarin (Selasa) ditahannya. Segera lah,” imbuhnya kepada Jawa Pos. Dengan ditahannya kedua teroris dari Solo tersebut berarti melengkapi 29 teroris (baik yang hidup maupun yang tewas) yang berhasil diungkap. “Dengan demikian sudah lebih 18 teroris

yang ditangkap,” tutur perwira menengah tersebut. Ibrahim dan David alias Daud merupakan anggota jaringan Mujahidin Indonesia Barat dan keduanya dekat dengan teroris William Maksum, Nu”aim, dan Abu Roban, teroris yang tewas ditembak Tim Densus 88 Antiteror di Batang beberapa waktu lalu. Selain itu keduanya terkait dengan aksi fa”i atau pengumpulan dana namun dilakukan dengan cara kekerasan. (dod)

BLSM Masih Diperdebatkan rintah akan tetap memberladari halaman 1 kukan masa lima bulan bagi pemMenurut Ketua Majelis Per- berian BLSM. Menurut dia, jangmusyawaratan Rakyat (MPR) ka waktu tersebut dinilai tidak Taufik Kiemas, pemberian BLSM terlalu lama menjelang Pemilu, selama lima bulan, terlalu lama. sehingga tidak perlu diartikan Hal tersebut terkesan menyogok pemberian tersebut bermotif rakyat. politis. “Seperti yang saya ngomong “Ya kalau lama itu 12 bulan dimana-mana. Jangan sampai atau sembilan bulan itu lama, kelamaan bantuannya. BLSM keburu pemilu nanti. Tapi kalau boleh, tapi dua bulan saja. Kalau lima bulan itu sedang. Ibarat kelamaan, nyogok rakyat. Jelek obat, dosisnya pas. Kalau nanti juga,” ujar Ketua Dewan Per- dosisnya nggak pas, masih kena timbangan Pusat PDI-P tersebut dia. Sakitnya masih ada. Tapi ketika ditemui di Kompleks Is- paling tidak saya appreciate pak tana Kepresidenan, kemarin Taufik Kiemas, beliau menyadari (22/5). bahwa itu perlu. Tinggal bicara Menanggapi pernyataan soal waktu,” jelasnya ketika diTaufik, Menko Perekonomian temui di Kompleks Istana KeHatta Rajasa menyatakan peme- presidenan, kemarin.

Hatta menegaskan, sebagai salah satu dampak kenaikan harga BBM adalah inflasi. Jika inflasi terjadi, maka pihak yang rentan terkena dampaknya secara langsung adalah rakyat miskin. Karena itu, pemberian BLSM dalam jangka waktu beberapa bulan sangat diperlukan. “Ingat, inflasi nasional itu berbeda dengan inflasi yang diterima rakyat miskin karena income dia itu lebih dari 40 persen untuk beli beras, untuk makan. Jadi kalau terjadi inflasi untuk belanja-belanja yang lain itu meningkat, maka langsung terkena,” tegasnya. Ketua Umum PAN tersebut meyakini pemberian BLSM tahun ini akan lebih efektif dibanding tahun 2005 dan 2008. Sebab,

BLSM yang sekarang tidak lagi ditukarkan dengan menggunakan kupon. Melainkan memakai kartu sebagai media penyaluran BLSM melalui kantor pos. Dia juga pemberian BLSM bisa tepat sasaran. “Kalau kupon itu bisa diperjual belikan. Rakyat tidak kuat ngantri, tidak mau capek, dijual ada kolektornya. Sekarang dengan kartu. Dengan pakai kartu, dia harus datang dan gesek kartunya. Dan itu kelihatan. Ini penting untuk menjaga uang (BLSM) sampai ke sasaran. Selain itu, kita menggunakan data terbaru dari BPS (Badan Pusat Statistik) yang 15,5 juta (penduduk) itu. Saya kira jauh lebih baik,”ujarnya. (ken)

Fathanah Kerap Intervensi Kementan dari halaman 1 “Pernah datang menemui saya dan mengatakan utusan ustad dan memaksa saya untuk menerima proposal dari PT Indoguna Utama,” ujar Syukur. Ketika itu Fathanah datang pada 12 November 2012. Kedatangan Fathanah itu diingat Syukur ketika Kementan usai memberikan jawaban penolakan PT Indoguna Utama yang meminta penambahan kuota impor daging sekitar 500 ton. Syukur mengaku proposal yang dikirimkan Fathanah itu akhirnya dia terima. “Sebab waktu itu dia sedikit memaksa, ya akhirnya saya terima saja,” paparnya. Pertemuan Syukur dan Fathanah lainnya yang dia ingat ialah saat usai pembahasan anggaran Kementan di Hotel Santika. Kesaksian yang menyatakan adanya intervensi dari Fathanah dan LHI juga diungkapkan sekretaris Menteri Pertanian Baran Wirawan. Bahkan dengan kapasitasnya sebagai Presiden PKS ketika itu, LHI berani menyuruh Baran untuk datang ke kantor DPP PKS. Menurut pengakuan Baran dia dipanggil untuk ditanyai soal jadwal Mentan dan menyampaikan pesan agar Suswono (Mentan) peka terhadap persoalan daging. Hakim anggota Hendra Yospin sempat curiga terhadap pertemuan Baran dan LHI tersebut. Hakim lantas bertanya, apakah pertemuan keduanya juga membahas pengaturan kuota impor daging. “Kalau tanya soal jadwal dan pesan seperti saja kan sebenarnya bisa lewat telepon. Apa dalam pertemuan itu juga pembahas soal kuota impor daging?” tanyanya. Baran pun sempat terdiam, kemudian menjawab, “Tidak ada.” Baran juga mengaku pernah

ditelepon Ahmad Fathanah. Dia mengaku disuruh LHI. Dalam pembicaraan via telepon itu Fathanah meminta agar membantu menyampaikan ke Syukur terkait permohonan PT Indoguna Utama. Dalam persidangan kemarin, Majelis Hakim memang memanggil sejumlah pejabat di Kementan. Pejabat itu diminta keterangan sebagai saksi terhadap tersangka dua direktur PT Indoguna Utama, yakni Juard Effendi dan Aria Abdi Effendi. Pejabat yang kemarin memberikan kesaksian ialah Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner dan Pasca Panen Kementan Ahmad Junaedi, Kepala Sub Direktortat di Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan Agung Suganda, dan Kasubdit Sarana III di Kementan Ewin Sueb. Mereka rata-rata mengaku pernah ketemu dengan Fathanah dan LHI. Pada bagian lain, salah satu saksi kunci kasus suap pengaturan kuota daging impor yang selama ini menghilang Ahmad Zaky, mendadak muncul di rumah orang tuanya di perkampungan Kota Bambu Utara II, Palmerah, Jakarta Barat. Namun sayangnya penghuni rumah orang tua Zaky itu kemarin tak mau menemui kedatangan orang ini. Di dalam rumah berlantai dua dengan halaman yang cukup sempit itu sebenarnya terlihat ada aktifitas. Namun beberapa kali pintu diketuk tak ada jawaban dari pemilik rumah. Sejumlah tetangga tampaknya sudah mengetahui jika pemilik rumah menghindari dari wartawan. Tetangga depan dan kanan-kiri rumah orang tua Zaky itu tak mau dimintai keterangan. “Gak tahu saya, tanya sendiri saja,” ujar tetangga depan Zaky. Namun tetangga yang tak jauh dari rumah Zaky yang mengaku

bernama Usman mengaku memang siang kemarin sempat melihat supir LHI itu pulang. “Sempat terlihat pulang dengan motor skuter matic, tapi tak lama kemudian keluar lagi. Itu memang benar rumah orang tua Zaky yang disebut-sebut di televisi,” ujarnya. NGONTRAK Sebenarnya saat ini ada dua saksi yang dikejar-kejar KPK terkait kasus suap pengaturan kuota impor daging. Selain Zaky, ada pula nama Darin Muntazah. Jika Zaky merupakan supir LHI, maka Darin disebut salah satu “pusthun” mantan Presiden PKS tersebut. Hingga kemarin juga tidak ada tanda-tanda Darin memenuhi panggilan KPK. Di rumah kontrakannya di daerah Cipinang Cempedak juga tidak terlihat Darin maupun keluarganya. Menariknya ternyata rumah yang dikontrak Darin itu merupakan milik seorang anggota BIN, Saut Situmorang. Pria ini disebut pernah bertugas di Kedutaan Besar (Kedubes) RI untuk Australia. Kabarnya Saut-lah yang juga membantu ketika Fathanah mendapatkan masalah di Australia Seperti diketahui, Fathanah pernah tersandung kasus human trafficking. Menurut media Australia, Ahmad Fathanah, atau yang dikenal sebagai Olong Ahmad, ketika itu dijatuhi hukuman lima tahun penjara. Saat itu dia terlibat penyelundupan 353 warga asal Iraq, Kuwait, Afghanistan, Aljazair, Palestina dan Iran. Entah bagaimana ceritanya, Fathanah dibebaskan dari penjara Australia. Ketua RT 10 Lisan membenarkan jka rumah itu milik Saut Situmorang. Saat ditunjukan foto Saut yang anggota BIN, Lisan membenarkan. “Benar pemilik rumah yang dikontrak orang tua Darin itu ya Pak Saut ini,”

papar Lisan. Namun dia tidak tahu apa hubungan orang tua Darin dengan Saut selama ini. Jubir KPK Johan Budi S.P belum mengetahui dengan pasti apakah Darin perlu dipanggil kembali oleh KPK. Apalagi, menjelang naiknya berkas perkara LHI ke penuntutan. “Darin pernah dipanggil dua kali. Apakah akan dipanggil lagi, tergantung penyidik masih membutuhkan keterangannya atau tidak,” jelas Johan. Besar kemungkinan pelajar itu tidak dipanggil karena Johan menyebut kalau berkas perkara LHI bakal selesai dalam satu atau dua hari ke depan. Beda dengan Darin, kemarin penyidik KPK kembali “menjemput” saksi biksu dugaan tindak pidana pencucian uang yang dilakukan LHI. Yakni, sebuah mobil Toyota Alphard warna hitam yang diambil dari DPP PKS juga. Johan menyebut saat penyidik mengambil mobil bernopol B 147 MSI itu berjalan lancar dan tidak ada keributan seperti sebelumnya. “Kendaraan sudah dibawa ke KPK,” pastinya. Saat disinggung kenapa tidak sekalian dibawa bersama mobilmobil lainnya, Johan menyebut kalau penyidik baru mendeteksi kaitan mobil itu dengan LHI. Jadi, penyidik baru bisa mengamankan kendaraan roda empat itu. Tambahan hasil sita itu memperpanjang daftar aset LHI yang diendus KPK. Sebelumnya, KPK sudah menyita tiga rumah yang ada kaitannya dengan LHI. Terakhir, sebuah rumah di kawasan Kebagusan, Jakarta Selatan yang berdiri diatas lahan 440 meter persegi. “Rumah itu baru beberapa waktu yang lalu dibeli. Meski belum dipasang plang sita, rumah itu benar sudah kami sita,” jelasnya. (gun/dim)

Bandel, 22 Atribut Kampanye Dicopot Paksa sanakan mulai pukul 09.00dari halaman 1 12.00. Petugas menyisir Alun“Jadi, total atribut kampanye alun, Jalan Pancasila, Taman dan reklame komersial yang di- Poci, dan Jalan Kolonel Sudiarto. turunkan paksa ada 26 buah. Dilanjutkan ke Jalan Panggung Dari jumlah itu, reklame komer- Timur, Jalan Slamet Riyadi, Jalan Veteran, Jalan Sultan Agung, Jasial cuma 4 buah.” Menurut dia, giat penertiban lan KS Tubun, Jalan Teuku Cik reklame dan atribut kampanye, Ditiro, serta Jalan Hasanudin. “Personelyangditerjunkansebagian yang melanggar ketentuan dilak-

stafdananggotagrup3,ditambahdari Kesbangpolinmas,”imbuhnya. Pada kesempatan itu Edi menjelaskan, sesuai hasil rapat dengan KPU, untuk penertiban seluruh atribut kampanye dilakukan hari ini (23/5). Karena sudah memasuki hari tenang masa pilgub. Pembersihan dilakukan tim gabungan, terdiri dari Satpol

PP, KPU, Panwas, dan Kesbangpolinmas. Personel yang diterjunkan 80 orang, dibagi 4 tim untuk 4 kecamatan. Masing-masing tim beranggotakan 20 orang. “Harapannya dengan giat pembersihan tersebut, semua atribut kampanye tidak lagi nampak. Karena sesuai jadual hari tenang mulai hari ini,” pungkasnya. (adi)

RAPBNP 2013 mencapai Rp 30,1 triliun. Angka itu dialokasikan untuk BLSM, Raskin, beasiswa, maupun PKH. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Armida Alisjahbana menam-

bahkan, dana Rp 30,1 triliun tersebut merupakan anggaran baru yang akan digabung dengan anggaran program penanggulangan kemiskinan yang sudah ada dalam APBN 2013. “Sehingga, totalnya akan mencapai Rp 66,8 triliun,” ujarnya. Selain BLSM sebesar Rp 11,6

triliun, ada pula anggaran Raskin Rp 21,9 triliun, PKH Rp 3,6 triliun, beasiswa untuk siswa miskin Rp 12 triliun, serta anggaran untuk pembangunan infrastruktur dasar sebesar Rp 17,7 triliun. Chatib berharap, pembahasan RAPBNP 2013 bersama DPR bisa segera tuntas. (owi/kim)

Sudah Beredar Tiga Opsi yang ... yang terbaik. DPR akan mengdari halaman 1 ikuti saja. Bahkan, mau tetap Yakni, pilkada dilaksanakan ber- seperti sekarang ini, ya tak masasamaan tingkat provinsi serta lah juga,” ujar Agun. Dia menambahkan, sembari pilkada dilakukan serentak untuk tingkat kabupaten dan kota. tetap menjaring aspirasi maArtinya, untuk tingkat kabupa- syarakat, pada masa sidang ini, ten dan kota, akan ada 485 wila- komisi II dan pemerintah juga yah yang menyelenggarakan pil- akan saling berusaha mencapai titik temu dalam membahas mekada secara serentak. “Itu memerlukan pengaturan kanisme serta formulasi penyesecara efektif dan efisien, ter- lenggaraan pilkada serentak termasuk mengantisipasi ekses- sebut. “Kami harap pada masa sinya,” katanya. Opsi selanjutnya adalah pe- dang saat ini pembahasan RUU nyelenggaraan pemilu legislatif Pilkada sudah selesai dan bisa secara serentak serta pemilu disetujui menjadi UU,” ungeksekutif secara serentak. Pada kapnya. Di tempat yang sama, anggota pemilu legislatif secara serentak, pemilih akan memilih secara ber- DPD Emanuel Babu Eha secara samaan anggota DPR, DPD, substansi juga mendukung upaDPRD provinsi, serta DPRD ka- ya menyelenggarakan pilkada bupaten dan kota. Sementara serentak tersebut. “Tapi, sebeitu, pada pemilu eksekutif secara lum dilakukan, semua pihak haserentak, masyarakat akan me- rus mencermati secara serius milih presiden, gubernur, serta segala kemungkinan yang ditimbupati dan wali kota dalam satu bulkan,” tegasnya. Dia menyatakan, selama ini waktu. “DPR pada prinsipnya mem- hampir tidak ada pilkada yang persilakan rakyat memilih opsi benar-benar mulus. Banyak pepilkada dan pemilu serentak laksanaan pilkada yang berakhir

di Mahkamah Konstitusi (MK), Mahkamah Agung (MA), pengadilan, dan seterusnya. “Hal-hal itu juga harus diperhitungkan, apakah sanggup menangani secara bersamaan?” ujar Emanuel kembali mengingatkan. Menurut dia, sebelum benarbenar dilaksanakan pada 2015, pemilih secara umum harus dicerdaskan. Dengan demikian, pilkada akan bisa menghasilkan pemimpin yang representatif dan mampu memimpin daerahnya dengan baik. Upaya pencerdasan tersebut bisa diawali di tingkat partai. Dengan kewenangan yang dimiliki, partai jangan memutuskan untuk mengusung salah satu calon hanya karena bermodal besar. “Ditambah, tim sukses yang sering menambah konflik dan lain-lain. Karena itu, DPD berharap pilkada serentak ini dikaji dengan matang. Jangan tambal sulam seperti ketentuan-ketentuan sebelumnya,” ujarnya. (dyn/c5/fat)

Moeldoko Resmi Gantikan Pramono ... mentara di bidang skill keahlian, dari halaman 1 terus kita tingkatkan dari waktu Usai dilantik, Moeldoko pun ke waktu dengan alutsista yang berjanji akan menjalankan se- kita miliki saat ini. Dan apa yang luruh arahan Presiden. Dia juga telah dilakukan pendahulu saya telah memiliki program utama sungguh membesarkan hati dan yang akan segera dijalankan. membahagiakan prajurit saya,” “Terimakasih atas kepercayaan tuturnya. Selain itu, Moeldoko juga yang diberikan pada saya. Saya sudah memiliki arahan dri Bapak menjanjikan adanya reformasi Presiden, yang saya pegang te- dalam tubuh TNI AD. Khususguh untuk saya jalankan. Semen- nya, terkait pembinaan pentara program utama saya, adalah didikan TNI AD yang dinilai bagaimana saya bisa memeli- perlu ditinjau ulang, terkait jiwa hara, bisa meningkatkan, men- korsa (komando satu rasa) yang jaga konsistensi program yang kemudian berujung pada sejumsekarang ini. Sehingga visi yang lah insiden, seperti insiden pekita inginkan, angkatan darat nembakan tahanan di Lapas Cebisa wujudkan bersama,” jelas bongan beberapa waktu lalu. Moeldoko mengakui, perlu Moeldoko di Istana Negara, kedilakukan evaluasi di bidang marin. Mantan Wakil KSAD itu me- pendidikan “Saya evaluasi di nuturkan pihaknya juga akan bidang pendidikan. Kita lihat memprioritaskan beberapa hal. kembali, ada sesuatu yang kuDiantaranya, memelihara dan rang pas saat mereka dijadikana meningkatkan profesionalitas prajurit pertama kaali. Untuk prajurit. Dia juga berjanji untuk pendidikan pembentukan, kemenjaga netralitas politik. “Se- mudian pendidikan pengem-

bangan, mungkin di bidang ini ada sesuatu yang kurang pas. Ini yang akan saya evaluasi dengan serius sehingga akan ada pembenahan. Saya ingin melakukan sebuah perusahaan di bidang kultur prajurit,” jelasnya. Sementara itu, masa bakti Panglima TNI Agus Suhartono juga akan berakhir pada 25 Agustus mendatang. Menjelang pensiun, Agus menyatakan belum bisa mengungkapkan kandidat penggantinya. Dia menuturkan, Presiden SBY yang akan menentukan apakah Panglima TNI yang baru berasal dari Angkatan Darat, Laut atau Udara. “Didasarkan pada rotasi. Rotasi itu bisa darat, laut, udara. Jadi itu semuanya namanya rotasi. Tinggal Bapak Presiden memilih yang mana. Yang jelas harus Kepala Staf dan yang penting jangan melebihi 58 tahun,” ujarnya saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, kemarin. (Ken)

Penyidikan di Bareskrim Tak Jelas dari halaman 1 “Saya sedang ada rapat. Nanti saya akan tanyakan dulu ke penyidik,” ujarnya di Jakarta kemarin (22/05). Kasus ini berbeda dengan kasus simulator SIM yang kini sedang diusut Komisi Pemberantasan Korupsi dengan tersangka Irjen Djoko Susilo. Bareskrim menengarai ada korupsi lain di Korlantas, yakni dalam pengadaan bahan plat tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB). Pemegang tender plat nomor saat itu adalah Primer Koperasi Polri Direktorat Lalu Lintas Polri (Primkopol Ditlantas) yang pengerjaannya di-sub-kan ke PT Mitra Alumindo Selaras. Boy menjelaskan, perkembangan terakhir yang dia ketahui adalah penyidik sedang meminta laporan audit dari Badan Pemeriksa Keuangan dalam pengadaan plat nomor itu. Audit itu penting sebagai dasar menentukan tindak pidana korupsi yang disangkakan. “Apakah hasil audit dari BPK nya sudah di tangan penyidik, itu yang saya belum tahu,” katanya. Pada Februari lalu, Direktur Tindak Pidana Korupsi Brigjen Nur Ali sempat membeber kemungkinan keterlibatan Djoko Susilo (mantan Kakorlantas, tersangka di KPK ) dalam kasus plat nomor ini. Namun, belum ada satu orang pun yang ditetapkan sebagai tersangka. Kini Nur Ali sudah dimutasi menjadi Kapolda Sumatera Barat. Penyidik sudah memeriksa 15 orang saksi sejak Januari lalu. Salah satunya yang sudah diperiksa adalah AKBP Teddy Rusmawan yang pernah menjadi ketua panitia pengadaan barang dan jasa di lingkungan Korlantas

Polri. Proyek yang disidik adalah pengadaan TNKB pada tahun 2011, totalnya mencapai Rp 500 Miliar. Informasi yang dihimpun koran ini, Teddy juga bertanggungjawab pada proyek pengadaan blangko STNK dan BKPB di lingkungan Korlantas pada tahun 2011 senilai Rp 300 miliar. Uniknya, Teddy Rusmawan pernah ditahan di Rutan Brimob karena ditetapkan sebagai tersangka kasus simulator SIM versi Bareskrim. Teddy bebas 31 Oktober 2012. Karena Polri melimpahkan kasus simulator SIM ke KPK maka otomatis status tersangka Teddy gugur. Di kasus yang ditangani KPK, Teddy hanya berstatus sebagai saksi. Kemarin (22/05) AKBP Teddy Rusmawan kembali hadir sebagai saksi dalam kasus Djoko Susilo. Teddy datang dengan pakaian seragam Polri lengkap. Polri resmi memulai penyidikan kasus korupsi proyek plat nomer kendaraan dengan mengirimkan surat pemberitahuan penyidikan kepada Kejaksaan Agung tertanggal 17 Oktober 2012. Surat yang ditujukan kepada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus itu bernomor R/SPDP/31/X/ 2012/Tipidkor dan diteken Brigadir Jenderal Nur Ali selaku penyidik. Dalam surat itu tertulis, “Dengan ini diberitahukan bahwa sejak tanggal 4 Oktober 2012 telah dimulai penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan alat material khusus berupa TNKB/TCKB yang terjadi di Korlantas Polri tahun anggaran 2011 dengan terlapor Primkoppol Dit. Lantas Polri, sebagaimana dimaksud Pasal 2 Ayat 1 dan Pasal 3 UU RI No. 31 Tahun 1999 tentang Pem-

berantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan UU RI No. 20 Tahun 2001.” KPK sebenarnya juga melakukan penyelidikan yang sama terhadap kasus ini. Namun, karena Bareskrim telah memulai penyidikan lebih awal maka KPK hanya fokus pada pengadaan simulator SIM. Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim yang baru Brigjen Idham Azis juga belum bisa menjelaskan secara lengkap pengembangan kasus korupsi plat nomor itu. “Itu di penyidik datanya. Coba nanti kami koordinasi ke humas untuk penjelasannya,” jawabnya singkat. Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Edi Saputra Hasibuan mendesak Bareskrim agar merilis perkembangan terbaru kasus plat nomor itu. “Sudah hampir satu tahun, agak janggal kalau tidak ada tersangkanya,” kata Edi. Mantan wartawan yang 23 tahun meliput di kepolisian itu berharap Bareskrim tidak menghentikan kasus itu. “Polri harus membuktikan bahwa mereka bisa melakukan penegakan hukum internal di dalam tubuh mereka sendiri. Jangan kalah dengan KPK,” katanya. Ketua Presidium Indonesia Police Watch Neta Sanusi Pane juga heran dengan tak jelasnya perkembangan kasus ini. “Nilainya itu setengah triliun. Besar sekali, aneh kalau dihentikan penyidikannya,” kata Neta. Aktivis asal Medan itu yakin Kabareskrim Komjen Sutarman bukan tipe jendral yang suka menutupi kasus. “Buka saja seluas-luasnya. Apalagi ini jelang pergantian Kapolri, polisi harus melakukan pembersihan,” katanya. (rdl)


BISNIS

KAMIS, 23 MEI 2013

8

RADAR TEGAL

Surya Utama Perkasa

Permudah Konsumen, Hadir di Jatirokeh HADIRNYA dealer dan bengkel resmi Honda, Surya Utama Perkasa (Super) di Jatirokeh, Brebes, mampu ’menjembatani’ masyarakat di Kecamatan Songgom dan sekitarnya dalam memenuhi kebutuhan untuk kepemilikan kendaraan bermotor roda dua.

K

ehadiran Super Honda Jatirokeh ini mengam bil lokasi di Jalan Raya Jatirokeh atau tepatnya di sebelah utara Kantor Pos Jatirokeh Kecamatan Songgom Kabupaten Brebes. ’’Respon masyarakat terhadap kehadiran kami juga bagus,’’ tandas Marketing Promo Super

Honda Cabang Limbangan, Brebes Abukhaer kepada Radar Rabu (22/5). ’’Konsumen juga tidak perlu jauh-jauh lagi hingga ke wilayah lainnya untuk membeli produk sepeda motor, karena sekarang Super Honda telah hadir di Jatirokeh untuk mempermudah konsumen dalam membeli se-

peda motor,’’ lanjutnya. Abukhaer mengatakan, beragam kendaraan bermotor roda dua produk Honda dapat diperoleh konsumen di Super Honda Jatirokeh. ’’Kami melayani pembelian sepeda motor Honda secara cash (tunai) maupun kredit,’’ ujarnya. ’’Produk lengkap. Mulai dari jenis bebek, matic, hingga sport. Semua lengkap. Harga juga bersaing, angsuran super murah, serta proses lebih cepat,’’ lanjutnya Abukhaer. Lebih lanjut Amin menjelaskan, guna mempermudah konsumennya, Super Honda yang

berkantor pusat di Jalan Raya Selatan No. 133 Banjaran Kabupaten Tegal ini juga memiliki cabang-cabang di beberapa titik (lokasi, Red) di Brebes yaitu di Jalan Gajahmada No. 125-C Limbangan, Jalan Kartini No. 6 Ketanggungan, Jalan Raya Jatisawit No. 525 Bumiayu, serta di Jalan Raya Jatirokeh. ’’Jadi, bagi masyarakat di Kecamatan Songgom dan sekitarnya yang ingin membeli sepeda motor produk Honda, silakan datang saja ke Super Honda Jatirokeh. Pilih yang jelas berkualitas!’’ tandas Abukhaer. (hesti prastyani/iklan)

HADIR DI JATIROKEH Guna mempermudah konsumennya, dealer dan bengkel resmi Honda, Surya Utama Perkasa (Super) kini hadir di Jatirokeh, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes. HESTI PRASTYANI/ RADAR TEGAL

Karyawan Bank, Finance dan Dealer Unjuk Kemampuan TEGAL – Sekitar 30 peserta yang berasal dari karyawan bank, finance serta dealer, Minggu (19/ 5) unjuk kemampuan berolah vokal dalam ajang ‘Kompetisi Menyanyi Pop Antar Profesi’ di area Food Court Rita SuperMall Kota Tegal. Mereka harus bersaing ketat di hadapan juri dan penonton untuk bisa menjadi yang terbaik. Harry Akhmad, salah satu juri mengatakan, pada dasarnya banyak peserta yang sudah memiliki modal suara yang bagus. Hanya saja untuk ajang festival atau kompetisi, menyanyi bagus saja tidak cukup. Harus ada sesuatu yang menjadikan nilai lebih. Ada peserta yang suara dan penampilannya bagus, tetapi nilainya berkurang karena dia turun dari atas panggung saat bernyanyi. Padahal itu tidak boleh dilakukan di ajang festival. Penting bagi tiap peserta untuk tahu bahwa menyanyi di ajang festival dengan menyanyi untuk konser atau show adalah sesuatu hal yang berbeda. “Menyanyi memang butuh konsentrasi, maka dibutuhkan ketenangan untuk membawakan sebuah lagu agar isi dari lagu itu bisa tersampaikan dengan baik kepada pendengar ataupun audiens,” jelasnya.

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

UNJUK KEMAMPUAN – Salah satu peserta menunjukkan kemampuannya di depan juri dan penonton yang hadir.

Rudyanto dari divisi Promosi Rita Super Mall Tegal mengungkapkan, setelah berdebat panjang dan sengit, akhirnya juri memutuskan Sera Seftiana R sebagai terbaik pertama. Disusul Okky Angga Kesuma dan Jayanti Nina Kristiana sebagai terbaik kedua dan ketiga. Sedangkan Wild Card diberikan kepada Rudatin Pamungkas. Antusiasme peserta dan penonton yang memadati lokasi acara juga patut diacungi jempol. Ajang seperti ini diharapkan bisa

menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung sehingga mereka bisa mendapatkan sesuatu yang berbeda dari biasanya. Bagi peserta, ajang ini juga bisa menjadi sarana atau wahana untuk mengasah kemampuan sekaligus mendulang prestasi. “Keempat peserta tersebut berhak tampil kembali untuk bertarung dengan para pemenang dari kategori PNS dan guru di babak grand final, yang akan dilaksanakan pada tanggal 30 Juni 2013 mendatang,” katanya. (gun)

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

FOTO BARENG - Branch Manager Nasmoco Tegal Hariyanto (tengah) foto bersama kedua pemenang.

2 Konsumen Dapat Avanza

NASMOCO TEGAL Gelar Open House TEGAL – Dua konsumen Nasmoco Cabang Tegal berhasil membawa pulang Toyota All New Avanza dalam program ‘Fantastic Nasmoco Super Reward’. Kedua konsumen tersebut berhasil mendapatkan hadiah dalam periode April dan diundi pada Mei 2013. Dalam pengundian tersebut, terdapat 10 unit All New Avanza yang bisa dimenangkan dan 2 diantaranya berhasil dimenangkan konsumen Tegal. Branch Manager Nasmoco Tegal Hariyanto mengaku senang karena 2 konsumen Tegal bisa mendapatkan hadiah. Mereka adalah Aditya Rizky B dari Bumiayu dan Mitra Mobilindo dari Tegal. Kesempatan mendapatkan hadiah dalam program tersebut masih terbuka lebar karena berlangsung hingga Juni 2013. Untuk periode Mei akan diundi 17 unit Toyota All New Avanza dan periode Juni akan diundi

25 unit Toyota All New Avanza yang bisa dimenangkan. Kelebihan dari program ini adalah bagi konsumen yang belum beruntung di periode sekarang, maka akan kembali diikutkan di periode berikutnya sehingga kesempatan mendapatkan hadiah semakin besar. “Datang dan segera lakukan transaksi pembelian Toyota tipe apa saja dan menangkan Toyota All New Avanza sebagai hadiah yang diundi setiap bulan,” jelasnya. Tidak hanya itu, lanjutnya, Nasmoco Tegal, Rabu (22/5) kemarin juga menggelar open house selama sehari bagi masyarakat yang ingin melihat penampilan All New Avanza secara langsung. Varian yang satu ini dilengkapi sederet fitur terbaru yang akan menghadirkan kenyamanan, keamanan dan keselamatan saat berkendaraan.

Diantaranya terdapat dual SRS airbag, more comfortable new seat design, new seatbelt with pretensioner and force limiter. Sementara aksesoris baru yang dihadirkan yaitu rear seat entertainment (optional). Terdapat juga fitur-fitur favorit seperti 2 din audio CD MP3 (1.5 G), steering design with tilt steering, combination meter with digital LCD, bottle holder&multi storage, sliding seat&one touch tumble serta parking sensor (1.3 G&1.5 G). Bagi masyarakat Tegal dan sekitarnya yang penasaran, bisa datang dan melihat dari dekat di showroom dan segera lakukan transaksi pembelian baik secara tunai maupun kredit sehingga bisa ikut dalam program ‘Fantastic Nasmoco Super Reward’. “Semua dipersembahkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen,” tandasnya. (gun)

Bisnis Pijat Refleksi Makin Marak TEGAL – Bisnis pijat refleksi baik secara tradisional atau menggunakan tenaga manusia hingga beragam peralatan di pusat perbelanjaan semakin banyak dijumpai. Dengan mematok tarif tertentu, pengunjung yang lelah setelah berkeliling mall bisa beristirahat sejenak sembari meningkati pijatan. Mulyanto, pengelola salah satu tenant pijat refleksi di salah satu pusat perbelanjaan mengakui jika pelanggan di tempatnya dari hari ke hari semakin bertambah, terutama di akhir pekan

CMYK

saat jumlah pengunjung mengalami peningkatan. Dengan suasana yang nyaman dan kursi yang empuk, pengunjung akan ditangani oleh terapis berpengalaman sehingga kebugaran dan stamina tubuh akan kembali fit. Untuk jasa tersebut, pihaknya mematok tarif mulai Rp 15 ribu per 30 menit. Karena berada di pusat perbelanjaan, pihaknya menyasar para pengunjung yang lelah setelah menjalankan berbagai aktivitas berbelanja dan sebagainya. Semua pelang-

gan, jelasnya, akan dilayani dengan ramah serta ditangani tenaga-tenaga handal sehingga setelah lelah berbelanja bisa kembali segar begitu sampai di rumah. “Konsumen kami ya para pengunjung mall yang datang,” katanya. Kondisi serupa diungkapkan Heri yang lebih banyak memanfaatkan teknologi pijat dengan kursi dan peralatan lainnya. Di sini, pihaknya memberikan kenyamanan dan membantu pengunjung yang lelah setelah ber-

keliling pusat perbelanjaan agar bisa kembali bugar. Semakin banyaknya usaha sejenis, tentu membuat dia harus bisa menjaga kualitas layanan sehingga pelanggan bisa kembali datang. Tetapi, secara umum kondisi tersebut menggambarkan jika usaha yang satu ini masih memiliki prospek yang besar untuk dikembangkan sehingga bisa mendatangkan keuntungan yang memadai. “Kepercayaan dan pelayanan menjadi kunci dalam usaha ini,” tandasnya. (gun)

HESTI PRASTYANI/ RADAR TEGAL

TAMBAH CABANG – Guna mempermudah konsumennya dalam berbelanja, Difa Swar membuka cabang di Jalan Pramuka No. 20, Jatibarang, Brebes, kemarin (22/5).

Kembangkan Sayap di Jatibarang Difa Swar GUNA semakin merangkul konsumennya, Difa Swar mengembangkan sayap usahanya dengan membuka cabang di Jalan Pramuka No. 20, Jatibarang, Brebes, Rabu (22/5). Peresmian Difa Swar Cabang Jatibarang diisi acara pengajian serta siraman rohani yang diberikan Ustadz Teguh dari Slawi Kabupaten Tegal. Acara ini diikuti oleh manajemen serta seluruh karyawan Difa Swar. ’’Kami ingin memberikan kemudahan bagi konsumen di Jatibarang dan sekitarnya dalam berbelanja aneka produk fashion,’’ tandas Owner Difa Swar Farid Ruhani didampingi istrinya Dinarti Wijayani. ’’Kami menyediakan beragam produk fashion. Di antaranya kerudung, jilbab klasik dan modern, busana muslimah, baju koko, perlengkapan salat, aneka ciput atau daleman jilbab, serta asesoris lainnya,” lanjut Dinarti. Difa Swar yang menempati gedung 2 lantai tersebut menawarkan beragam produknya ter-

HESTI PRASTYANI/ RADAR TEGAL

DISERBU KONSUMEN – Usai acara pembukaan, Difa Swar Jatibarang langsung dipadati konsumen.

sebut dengan harga terjangkau, tanpa mengesampingkan mutu produk. Selama masa promo pembukaan cabang di Jatibarang, Difa Swar juga memberikan diskon 10 persen untuk pembelian aneka produk fashion. “Kami mengutamakan pelayanan yang baik kepada konsumen dan kualitas produk. Dari segi harga, juga terjangkau,” ujarnya. Tak hanya itu! Untuk semakin mempermudah konsumen, Difa Swar juga menyediakan harga khusus bagi kon-

sumen setianya yang telah menjadi member.’’Untuk member, kami memang memberikan harga yang lebih murah. Dan kebetulan member di wilayah Jatibarang dan sekitarnya juga cukup banyak,” ujar Dinarti. Dengan demikian, Difa Swar hadir di 3 lokasi yang berbeda yaitu di Kompleks Perdagangan Ruko Slawi Blok A No. 11, Slawi Kabupaten Tegal; di Jalan Letjen Suprapto No.36, Brebes, serta di Jalan Pramuka No. 20, Jatibarang, Brebes.(hesti prastyani/iklan)


CMYK

METROPOLIS

KAMIS, 23 MEI 2013

9

RADAR TEGAL

Undangan Pencoblosan Kurang KPU Pastikan Pembagian Selesai

M SAEKHUN/RATEG

SILATURAHMI - Ratusan petani se-Kecamatan Margadana, menyambut kedatangan Kang Nursholeh, didampingi Kang Wahyudi, untuk mengikuti silaturahmi bersama petani.

Nursholeh Rangkul Ratusan Petani

AJAK BERSAMA

JUMLAH undangan atau C-6 untuk pemilihan gubernur (pilgub) di Kota Tegal, kurang sekitar 750 1.000. Akibatnya, KPU harus kembali ke propinsi, guna mengambil undangan untuk menutup kekurangan. Menurut Ketua KPU Kota Tegal, KH Saefuddin Zuhri MSAg, berkaitan dengan undangan pencoblosan, sebagian besar sudah dibagikan. Hanya saja ada sekitar 5 persen yang belum dan ada kekurangan jumlah. Melihat itu, KPU langsung ke propinsi, mengambil kem-

bali undangan C-6. “Kemarin saya sendiri yang ke Semarang, mengambil kekurangannya, dan hari ini kami bagikan. Jadi untuk C-6 atau undangan, tidak ada masalah atau persoalannya sudah diatasi,” ucapnya ketika mendampingi wali kota, meninjau kesiapan logistik pilgub, kemarin (22/5). Lebih lanjut dia menegaskan, KPU sudah melebihkan 2,5 persen untuk undangan atau C-6. Kenyataannya masih kurang. Sehingga harus ke propinsi lagi. Rabu ini (kemarin) C-6 yang baru diambil dari propinsi, dibagikan dan dipastikan selesai sampai tangan pemilih. ke hal 15 kol 5

Bangun Kota Tegal MENJELANG pemilihan wali kotawakil wali kota, yang akan dilaksanakan 27 Oktober 2013. Suhu politik mulai ‘memanas,’ sejumlah parpol mulai ancang-ancang. Salah satunya Partai Golkar Kota Tegal. Setelah hasil rakerda, internal partai ini mulai pimpinan kelurahan, pimpinan kecamatan, organisasi sayap yang mendirikan dan didirikan Partai Golkar, bulat mengusulkan Drs HM Nursholeh MMPd, akrab dipanggil Kang Nursholeh,

menjadi calon wali kota. Aktivitas penggalangan dukungan dari sejumlah elemen masyarakat, terus dilakukan lelaki ini, selaku bakal calon (balon) walkot. Bukti nyata, Kang Nursholeh bersama balon wakil wali kota dari Partai Golkar, Ir HM Wahyudi MSi atau Kang Wahyudi, bersilaturahmi dengan ratusan petani se-Kecamatan Margadana, di gubug pertemuan petani Margadana, kemarin (22/5) siang.

Selain mendengarkan aspirasi petani, acara yang berlangsung di tengah sawah, diramaikan dengan dialog. Mayoritas petani yang hadir, menginginkan adanya perubahan. Karena selama ini mereka kurang mendapat perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal. Terutama terkait saluran irigasi, dan masalah pertanian yang belum ditangani dengan maksimal.

ADI MULYADI/RATEG

PENGECEKAN - Ketua KPU KH Saefuddin Zuhri MSAg, mengecek kotak suara sambil menjelaskan persiapan pilgub.

ke hal 15 kol 1

Wali Kota Sidak Kesiapan Pencoblosan

KANCA BATIR Agus Wijanarko SH

Pastikan Logistik Sudah Terdistribusi

Tegakkan Aturan Pemilu DALAM upaya mempersiapkan Pilgub Jateng, Pilwalkot Tegal, pemilihan legislatif (pileg), dan pemilihan presiden (pilpres) agar berjalan lancar. Membuat Divisi Hukum dan Pengawasan KPU, Agus Wijanarko SH, harus menegakkan aturan perundang-undangan berlaku. Menurutnya, supaya tidak timbul masalah di kemudian hari, semua kebijakan yang bakal diambil KPU, mendasai peraturan perundangan-undangan maupun peraturan KPU Kota Tegal. Bila ada persoalan, dan ternyata tidak ada dasar hukumnya. KPU harus berkonsultasi dengan KPU Propinsi Jateng maupun pusat. Dengan demikian kebijakan yang diambil mempunyai dasar hukum. “Untuk itu, agar tidak bermasalah, saya tak akan main-main dalam mengambil kebijakan. Semua langkah dan kegiatan yang dilakukan KPU, selalu mendasari aturan. Bukan asal-asalan.”

PROSES pencoblosan pemilihan gubernur (pilgub) tinggal menghitung hari. Guna memastikan kesiapan dan kelancaran pesta demokrasi itu, Wali Kota H Ikmal Jaya SE melakukan inspeksi mendadak

ke KPU dan PPK, kemarin (22/5). Di Kantor KPU, Ikmal memastikan bahwa semua logistik semuanya terdistribusi ke setiap PPK. Setelah itu langsung dilanjutkan ke PPK Tegal Timur. Di situ walkot melihat kondisi kotak dan bilik suara, yang sudah tertata rapi dengan kondisi tersegel. ke hal 15 kol 1

M SAEKHUN/RATEG

TINGGAL RAMBU LALIN - Program car free day, yang dilaksanakan tiap Minggu pagi di Alun-alun Kota Tegal, tinggal rambu-rambu lalu lintas.

Car Free Day Tinggal Rambu Lalin CAR free day atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB), jadi tren baru di Indonesia. Setiap daerah tidak mau ketinggalan menggelar progran tersebut. Mungkin tergugah untuk peduli terhadap lingkungan, atau sekadar ikut-ikut-

an. Walau bagaimana pun, kegiatan itu termasuk langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat, guna mengurangi polusi udara, dan penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM). Sehingga masyarakat dilatih turut peduli terhadap lingkungan.

Kenyataannya, program tersebut tak bertahan lama. Sehingga car free day yang dilaksanakan di Alunalun Kota Tegal, setiap hari Minggu pukul 05.00 sampai 08.00, saat ini tinggal papan rambu lalu lintas. ke hal 15 kol 1

ADI MULYADI/RATEG

SIDAK - Wali Kota Tegal H Ikmal Jaya SE Ak, didampingi Ketua KPU KH Saefuddin Zuhri MSAg, melihat bilik serta kotak suara di PPK Tegal Timur.

ke hal 15 kol 5

Wayang Dongeng Layak Ditonton oleh Anak-anak WAYANG dongeng yang dimainkan oleh dalang muda, Dwiyanto, menampilkan cerita dongeng siKancil, termasuk cerita rakyat sejenisnya, ternyata menarik perhatian Sisdiono Ahmad selaku pemerhati pendidikan. Menurutnya, apa yang disajikan sangat layak bahkan wajib ditonton oleh anak-anak, yang sekarang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). “Dengan menyaksikan wayang dongeng, mereka jadi mengerti tentang cerita dongeng tersebut. Masalahnya, karena alasan kesibukan atau alasan lelah setelah seharian bekerja. Kesempatan mendongeng pada anak-anak sebelum

M SAEKHUN/RATEG

WAJAH KOTA - Keberadaan lampu hias depan kantor DPRD Kota Tegal, berfungsi memperindah wajah kota ketika malam hari.

CMYK

ABIDIN ABROR/RATEG

MENARIK - Pertunjukan wayang dongeng yang menampilkan cerita si-Kancil, sangat diminati oleh anak-anak.

tidur, atau waktu senggang jadi terlewatkan. Dengan kehadiran wayang dongeng, menyuguhkan cerita dongeng. Kehadirannya dapat membantu orang tua, yang kebetulan tidak punya waktu luang untuk mendongeng bagi anak-anak tercintanya.” Sisdiono setuju kalau wayang dongeng dipentaskan di setiap sekolah. Kehadirannya benar-benar memperkaya khasanah dongeng pada anak-anak, dan sangat pantas dimainkan di sejumlah sekolah. “Untuk itu, saya mengusulkan pada Ganasidi Kota Tegal, supaya mengajukan surat pada Dinas Pen-

didikan. Saya optimis ajuan itu akan disetujui,” imbuhnya. Disamping wayang kulit dan golek, seiring perkembangan jaman, kini banyak bermunculan berbagai versi wayang. Sejak lama masyarakat Jawa mengenal wayang beber, karena berupa lembaran (beberan), yang dibentuk jadi tokoh dalam cerita wayang, dengan kisah Mahabharata maupun Ramayana. Selain wayang kulit purwa, sekarang lahir jenis pertunjukan wayang suket, wayang tutus, dan wayang orang. Disamping itu, juga dikenal wayang potehi. ke hal 15 kol 1


PEMALANG

10

KAMIS 23 MEI 2013

RADAR TEGAL

PENTOL RAH

Warung di OW Widuri Dipagari Warga Minta Perjelas Status Tanah

M RIDWAN/RADAR PEMALANG

SEMANGAT BERLATIH - Sejumlah ibu-ibu dari TP PKK Desa Klareyan saat mengikuti pelatihan baris-berbaris (PBB) di Halam Balai Desa Klareyan.

TP PKK Gencarkan Latihan PBB PETARUKAN - Dalam rangka menyambut lomba yang akan dilaksanakan setelah pilgub 26 Mei 2013 nanti, Tim penggerak PKK Desa Klareyan Kecamatan Petarukan mengadakan pelatihan baris berbaris (PBB). PBB yang rutin dilaksankaan setiap Minggu sore itu bertujuan agar tim inti PBB dapat menguasai materi baris berbaris, sehingga nantinya saat mengikuti lomba tidak canggung lagi dan berharap dapat berprestasi. Slamet Waryono (55), pelatihnya mengatakan, latihan ini ini dilaksanakan secara rutin. “Kalau yang dari Koramil adalah setiap Jumat sore, sedangkan dari internal desa adalah setiap Minggu sore,” kata Slamet. Slamet Waryono yang juga sebagai Kepala Dusun (Kadus) III Siampel, menjelaskan, tim ini sudah lengkap, dan ini merupakan tim inti yang akan mengikuti lomba di tingkat kecamatan Petarukan lusa. Lomba dalam rangka apa dan kapan waktunya kami sendiri belum diberitahu. “Yang jelas ini dalam rangka mempersiapkan lomba di tingkat kecamatan,” terangnya. Dengan semangatnya ibu-ibu dari TP PKK Desa Klareyan mengikuti latihan. Mereka berjalan ke depan dan ke belakang, hadap kanan, hadap kiri, balik kanan serta maju jalan sesuai perintah instrukturnya. Mereka berbaris dan berjalan dari depan balai desa hingga hampir ke jalan dan berbalik seperti semula. (rid)

LINTAS

M RIDWAN/RADAR PEMALANG

SALING BERSALAMAN - Kepala SMPN 2 Petarukan, Sukardi SPd beserta para guru saat bersalam-salaman dengan siswa kelas IX pada acara pelepasan siswanya di halaman SMP setempat.

Lepas Siswa Kelas XII PETARUKAN - Berjabat tangan dan salam-salaman yang dilakukan oleh siswa kelas IX SMP 2 Petarukan menjadi tanda keharuan itu terpancar pada diri siswa dan para guru. Salam-salaman itulah yang menghiasi kegiatan dalam rangka Perpisahan Kelas IX SMP Negeri 2 Petarukan tahun pelajaran 2012/2013, Sabtu (18/05) lalu. Sebanyak 304 siswa kelas IX yang mengikuti perpisahan tersebut melakukan salam-salaman diawali dari ujung paling utara yaitu kepala SMP 2 Petarukan berjalan ke selatan hingga seluruh guru secara bergiliran disalami oleh siswa. Kepala SMPN 2 Petarukan, Sukardi SPd mengatakan, kegiatan perpisahan yang diisi selaian salam-salaman juga ada pementasan kreasi seni dari seluru siswa. Di antaranya pencak silat, band, rebana, opera, dan lain-lain. ���Semua itu dari kreativitas siswa, intinya semuia kreativitas seni siswa bisa ditampilkan dalam pentas seni ini,” tuturnya. Sebanyak 304 siswa dari SMPN 2 Petarukan, dan kelas VI dan VIII sekedar berpartisipasi untu mengiuti kegiatan tersebut. Tujuan kegiatan ini secara khusus untuk mmbekali siswa kelas IX yang sebentar lagi akan lulus dan pengumumnnya tanggal 1 Juni diberi bekal khusus. Antara lain anak-anak dilarang untuk corat-coret seragam anggota tubuh dan fasiltas sekolah dan umum termasuk konvoi. Itu dianjurkan untuk tidak dilakukan. Ditanya apakah ada program lain seperti pengumpulan baju untuk adik kelas atau panti asuhan? Sukardi menjawab, “Untuk baju yang putih biru karena mereka juga akan digunakan untuk MOS saat masuk SMA atau SMK, maka tidak dilakukan. Hanya baju-baju seragam lainnya yang kemungkinan akan dikumpulkan. Itupun tidak semuanya, karena umumnya baju-baju itu sudah agak lama dan kurang pantas.” Untuk ujian nasional kemarin berjalan sukses 100 persen siswanya bisa mengikuti, sehingga diharapkan bisa lulus 100 persen. Prestasi yang diraih SMPN 2 Petarukan dalam bidang akademik sangat bagus. Di bidang non akademik meraih juara atletik di tingkat kabupaten dan melaju ke tingkat provinsi. “Maklum karena sekolah di pinggiran, jadi itulah sementara prestasi yang diraih. Namun demikian bersama teman-teman guru berusaha untuk bisa membimbing lebih baik lagi,” papar dia optimis.(rid)

PEMALANG - Warga yang mengatasnamakan nelayan Kelurahan Widuri Kabupaten Pemalang memagari warung yang berada di Obyek Wisata (OW) Widuri dengan bambu dan spanduk. Mereka menuntut kepastian status tanah yang sampai sekarang ditempati warung-warung tersebut. Kegiatan itu adalah kegiatan murni dan merupakan aspirasi masyarakat yang ingin status tanahnya jelas. Koordinator Somasi, Agus Siswanto mengatakan, pemagaran ini karena murni aspirasi masyarakat. Menurutnya, kalau memang ini tanah masyarakat, pemerintah daerah juga harus tang-

kuti kegiatan ini,” kata Sugeng. Pekan seni yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun ini bertujuan untuk mengangkat potensi yang ada di Pemalang dari tingkat TK, SD, SMP dan SMA yang muaranya dipilih juara 1, 2 dan 3 untuk maju ke tingkat eksKaresidenan Pekalongan yang digelar Juni mendatang. “Yang urgen adalah untuk mencari bakat/ bibit potensial yang mampu bersaing dengan peserta dari daerah lain.” Di Pemalang cukup bagus, karena banyak sekali yang muncul dan tidak kalah dengan yang di TV. Walaupun ntuk keikutsertaan event setingkat di TV belum kesitu karena berkaitan dengan mental anak tersebut. Yang perlu ada penanganan dan pembinaan khusus.

gap. “Tujuan pemagaran ini adalah dalam rangka pendudukan status tanah, tidak ada indikasi yang lain,” kata Agus. Dikatakan pula, bicara seng-

keta, sebetulnya tidak ada sengketa. Agus menambahkan, mereka saja yang menyengketakan tanah tersebut apalagi pengelola warung tidak berijin dan kon-

yang menggugat dan gugatannya luar biasa sampai ke pemerintah pusat, Menteri Dalam Negeri, gubernur, bupati, dan Kelurahan Widuri selaku pemerintahan di tingkat bawah,” paparnya. Tetapi karena tidak memenuhi syarat, menurut dia, oleh Pengadilan Negeri Pemalang gugatan itu digugurkan. Tidak puas dengan keputusan itu mereka naik banding ke pengadilan yang lebih tinggi. “Silakan saja itu merupakan bagian dari proses hukum,” jelas Agus. Nelayan berharap dengan aksi somasi itu ada kepastian hukum tentang status tanah yang mereka miliki. Sehingga nantinya pemilik warung harus mengikuti aturan dan manajemen pemilik tanah, ada kontribusi dengan masyarakat nelayan, pemilik tanah, dan ada MoU yang jelas. (rid)

Rumah Sakit Dinilai Tak Berkomitmen PEMALANG - Kegiatan sosialisasi kesehatan dan program Rumah Sakit Prima Medika di pendopo Balai Desa Klareyan, Rabu (22/05) banyak disorot oleh para peserta yang hadir. Sebab menurut mereka selama ini rumah sakit tidak komitmen terhadap program yang ditawarkan bahkan melenceng dari keinginan pasien. Seperti salah satu penanya, H Sulthon yang menyampaikan, banyak rumah sakit-rumah sakit yang saat menyampaikan programnya bagus, tetapi setelah ada pasien datang ke sana tidak seperti yang disampaikan saat sosialisasi. Hal senada juga disampaikan oleh Kadus III Desa Klareyan, Slamet Waryono. Menurut Slamet, fasilitas yang waktu itu ada lambat laun menjadi tidak ada. Seperti saat sosialisasi dan awalawal rumah sakit itu baru, ada beberapa fasilitas seperti AC, ruang tunggu yang nyaman, konsultasi yang mudah, tetapi setelah merasa banyak pasien rumah sakit itu mengabaikannya dengan mengurangi fasilitas atau sarana di rumah sakit tersebut. “Bahkan untuk sekedar konsultasi saja seakan dipersulit,” kata Slamet. Sosialisasi kesehatan dan program unggulan yang disampaikan Rumah Sakit Prima Medika adalah “One Day Car” yaitu perawatan inap satu hari bagi pasien. Pasien yang pagi masuk, sorenya bisa langsung pulang atau sore masuk paginya bisa pulang. Di antaranya adalah paket persalinan baik normal maupun ceesar, operasi bedah ringan seperti benjolan, tumor payudara ataupun lainnya. Semua sudah ada paket harganya.

Direktur Rumah Sakit Prima Medika, dr Ary Rizki mengatakan, sosialisasi dilaksanakan di seluruh kelurahan dan desa di Pemalang. “Saat ini sudah ada sekitar 10 balaidesa di Pemalang Timur yang kami kunjungi, setelah ini baru ke Pemalang bagian selatan,” kata Ary. Program unggulan lainnya adalah ambulan antar jemput gratis 24 jam, pasien yang akan ke rumah sakit tinggal tepon, maka mobil akan datang dan siap membawa pasien dan mengantarkan kembali pulang ke rumah. Disampaikan pula, rumah sakit yang memiliki visi dan misi mengedepankan pelayanan yang prima yaitu memberikan pelayanan profesional dan transparan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan sarana prasarana serta mengembangkan strategi managemen yang bermutu. Selain menyampaikan programnya, dia juga memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kesehatan jantung. Survei menyebutkan bahwa angka kematian yang diakibatkan oleh serangan jantung saat ini masih mendominiasi di Indonesia. Penyakit jantung koroner masih menjadi momok bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Menurutnya, akibat penyakit jantung koroner (PJK) adalah kolesterol yang tinggi. Itu diakibatkan oleh pola makan yang tidak beraturan, kurang berolahraga dan sering marah-marah. Rizky memberikan solusi yaitu dengan menerapkan pola makan yang benar, olahraga yang teratur dan istirahat yang cukup. (rid)

M RIDWAN/RADAR PEMALANG

SAMPAIKAN PROGRAM - Direktur Rumah Sakit Prima Medika saat menyampaikan sosialisasi kesehatan dan program di Balai Desa Klareyan kemarin.

Kelompok Seni Unjuk Kebolehan PEMALANG - Pekan Seni Kabupaten Pemalang yang dilaksanakan serentak di beberapa sekolah menjadi suasana yang ramai dan semarak. Pekan seni yang menampilkan berbagai kreativitas seni di Pemalang seperti Solo Song, vokal group, mocopat, karawitan, dan taritarian itu digelar di berbagai sekolah di Kabupaten Pemalang, Selasa (21/05). Semua peserta unjuk kebolehan untuk meraih juara. Panitia Pekan Seni Kelompok Solo Song dan Vokal group, Sugeng Hariyadi mengatakan, kegiatan ini diikuti oleh pelajar SMP dan SMA dari hasil seleksi di masing-masing kecamatan. Untuk SMP adalah solo song dan untuk SMA adalah vokal group. “Ada 12 peserta yang mengi-

M RIDWAN/ RADAR PEMALANG

DIPAGARI BAMBU - Sebuah spanduk terpasang di depan warung komplek OW Widuri yang juga dipagari dengan bambu oleh nelayan sekitar.

tribusi kepada pemerintah maupun masyarakat. “Jika mereka para pemilik warung itu sadar, seharusnya ada kontribusi terhadap masyarakat,” terang Agus lagi. Warung yang dipagari dan dipasang spanduk putih bertuliskan maklumat yang berisi larangan untuk tidak digunakan dan dimanfaatkan oleh perorangan merupakan upaya masyarakat nelayan yang merasa memiliki tanah. Status hukum tanah yang belum jelas, diharapkan segera direspon pemerintah daerah dan Kelurahan Widuri. Warung-warung yang dikelola warga tetapi tanahnya milik nelayan. Ditengarai ada permainan beberapa oknum yang memanfaatkannya untuk kepentingan sendiri, padahal nelayan tidak pernah memberikan mandat atau tugas kepada mereka. “Mereka para oknum itulah

Sementara itu di gedung SLB Negeri 1 Pemalang juga digelar kegiatan yang sama yaitu jenis tari-tarian. Untuk putri adalah tari Kukilo (manuk) dan yang putra adalah tari Lutung. Peserta sebelumnya diseleksi di tingkat kecamatan dan saat ini sedang dalam kegiatan pecan seni di tingkat kabupaten. Panitia pelaksana yang juga sebagai kepala SDN 03 Paduraksa, Kusnendi AMaPd menjelaskan, pekan seni tingkat kabupaten ini tergolong sukses, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang pesertanya sedikit. “Dari 14 kecamatan hanya 1 kecamatan yang tidak mengirimkan peserta yaitu Kecamatan Ampelgading. Itupun pada peserta putranya, sedangkan putrinya hadir,“ ujar Kusnendi. (rid)

AGUS P/RADAR PEMALANG

PENUH SEMANGAT – Klub Sepakbola binaan PLN Rayon Pemalang penuh semangat saat mengikuti turnamen Pemalang Open.

Runner Up Pemalang Open PLN Pemalang Bina Sepak Bola PEMALANG – Wadah kegiatan olah raga untuk karyawan dan mitra kerja di lingkungan PLN sekarang mulai dikembangkan. Salah satunya bidang olah raga sepakbola, PLN Rayon Pemalang telah memulai melakukan pembinaan. Seperti yang dilakukan kepada club sepakbola Iyum PLN yaitu sebuah club sepakbola yang telah membawa nama PLN. Klub sepakbola yang dimotori Budi bersama rekan petugas pembaca meter bekerja sama dengan PLN Rayon Pemalang sekarang telah memperlihatkan prestasinya berhasil masuk final turnamen Sepakbola Pemalang Open 2013. Manajer PLN Rayon Pemalang Adi Pramuraharjo mengatakan, wadah kegiatan olah raga yaitu sepakbola ini perlu dukungan agar lebih maju lagi. Dalam melakukan pembinaan olah raga yang ada di PLN, pihaknya akan melakukan secara terus menerus sehingga akan semakin meningkat. Menurutnya, klub sepakbola yang ada sebagai kebangkitan olah raga yang ada di PLN. Ka-

rena pada tahun-tahun sebelumnya PLN sendiri pernah mempunyai wadah pembinaan olah raga seperti bola voli, namun sekerang vakum. Sehingga dengan munculkan club sepakbola ini maka harus terus didukung agar prestasi olah raga PLN semakin baik. Termasuk pembinaan olah raga lainnya seperti futsal juga telah dilakukan. “Wadah kegiatan olah raga di PLN ini perlu mendapat dukungan, sehingga kedepan agar semakin baik harus dilakukan pembinan,” katanya. Sementara itu dalam keikutsertaannya di turnamen Pemalang Open, meskipun belum berhasil meraih juara I namun para pemain yang ada di Klub Lyun PLN itu tetap bersemangat dengan prestasi sebagai juara II. Untuk memberikan semangat kepada para pemain, Adi Pramuraharjo turut hadir dalam gelaran grand final itu. Selain pembinaan di bidang olah raga, juga yang tidak kalah pentingnya adalah upaya PLN dalam meningkatkan layanan kepada masyarakat terutama kepada pelanggan. Banyak modus penipuan yang kerapkali mengatasnamakan PLN, dia sangat berharap kepada pelang-

gan agar berhati-hati tehadap modus penipuan tersebut. Seperti misalnya adanya penjualan bok meter, kartu meter atau kartu gantung meter itu sering kali dilakukan oleh orang yang tidak bertanggjawab. Bahkan mungkin oleh oknum dengan mengatasnamakan PLN. Mereka masuk ke rumah pelanggan dengan meminta kepada pelangan untuk mencatat data pelanggan. Setelah berada di rumah pelanggan beraksi satu orang bergerilnya untuk melakukan penipuan. Macam dan jenis penipuan tersebut sudah banyak terjadi dan banyak pelanggan yang jadi korbannya. “Pelanggan juga harus hatihati terhadap jenis penawaran alat-alat penghemat listik dengan mengatasnamakan PLN. Padahal, PLN tidak pernah merekomendasikan apapun dan apabila ada itu semua gratis jadi no suap no gratifikasi.” Sehingga untuk menghindari adanya kasus penipuan semacam itu, pihaknya sudah sering kali melakukan sosialisasi kepada pelangan. Dalam soal layanan PLN sekarang ini super cepat yaitu memberikan layanan secepat mungkin sehingga pelanggan merasakan kepuasan. (apt)


KABUPATEN TEGAL

KAMIS 23 MEI 2013

13

RADAR TEGAL

LINTAS

M GHONI/RADAR SLAWI

KIRIM SAYUR - Petani sayur Gapoktan Budi Luhur Bojong siap mengirimkan hasil panen sayurannya kepada pembeli di sejumlah daerah, kemarin.

Harga Jual Bawang Merah Turun BOJONG - Harga jual panen petani sayuran bawang merah Bojong mengalami penurunan harga sekitar 30 prosen. Sedangkan harga jual hasil panen sayur lainnya fluktuatif naik turun sekitar 5 prosen. Kondisi harga yang seperti itu dianggap petani setempat masih mampu bertahan. Karena mendapat topangan dari sebuah perusahaan yang siap menampung hasil panen sayur mereka. Untuk penurunan harga panen sayur, saat ini terbesar terjadi pada harga jual panen bawang merah, mencapai peniurunan sekitar 40 prosen. Dimana semula harga jual mencapai Rp 30 ribu/kilogr4am, kini hanya sekitar Rp 20 ribu/kilogram. “Untung sayuran lain seperti cabe merah dan hijau, mengalami kenaikan sekitar Rp 1.000/kilogram,” kata ketua Gapoktan Budi Luhur, H Abdul Jafar, kemarin. Dikatakan H Ab, panggilan akrab Abdul jafar, untuk sejumlah jenis sayuran lain, kebanyakan mengalami kenaikan meski tidak signifikan. Seperti wortel semula Rp 2,5 ribu menjadi Rp 3 ribu/kilogram, juga bawang putih semula Rp 14 ribu menjadi Rp 16 ribu/kilogram. Begitupun harga jual panen sayur seperti kubis dan bawang daun, keduanya mengalami kenaikan sebesar Rp 1.000/kilogram. Disamping itu, menurut dia, sejumlah harga sayur mengalami penurunan namun tidak signifikan, yaitu pada harga panen sledri dan buncis. Untuk harga sledri, semula Rp 6 ribu/kilogram turun menjadi Rp 4,5 ribu/kilogram. Sedang buncis, semula harga jual panen Rp 4 ribu/kilogram menjadi Rp 3,5 ribu/kilogram. “Kondisi ini lebih diakibatkan karena dua jenis sayur diatas tengah memasuki musim panen,” ujar H Ab. Sementara, kondisi harga yang tidak stabil itu, petani sayur desa Bojong masih tertopang dengan pengiriman hasil panen sayurnya kepada perusahaan pengepul. Yaitu PT Alamanda Bandung yang selalu siap menampung sejumlah hasil panen sayuran dari Gapoktan Budi Luhur. Terutama jenis bawang daun, buncis dan cabe merah, dimana perusahaan itu juga mampu membeli dengan harga yang lebih baik dari pasaran umum. (gon)

M GHONI/RADAR SLAWI

PERIKSA - Seorang petani padi Desa Kedungbanteng, Kecamatan Kedungbanteng tengah melihat tanaman padinya, kemarin.

Hama Tengklik Hantui Petani Menyerang Petani Padi Wilayah Kedungbanteng KEDUNGBANTENG - Petani padi Desa Kedungbanteng, Kecamatan Kedungbanteng kini dihantui serangan hama padi tengklik/pentung. Pasalnya, hama tanaman padi yang menyerang pada tangkai buliran gabah padi, bisa membuat gagal panen tanaman padi petani di wilayah itu. Sekitar hektaran lahan tanaman padi kini sudah terserang hama tengklik khususnya dise-

kitar Desa Kedungbanteng. “Hama itu datangnya dari virus yang diakibatkan oleh tingkat penyemprotan yang kurang sesuai aturan terkait paduan obatobatan pertanian, saat petani melakukan penyemprotan,” kata penyuluh pertanian Kecamatan Kedungbanteng, Ristiyanto, kemarin. Dikatakan Ristiyanto, saat ini di Desa Kedungbanteng, sedikitnya sekitar 208 hektar lahan sawah tengah ditanami padi. Bahkan usia tanaman tersebut tengah memasuki masa jelang panen, hingga membuat sejumlah petani khawatir jika terserang hama itu bisa gagal panen. Salah

satu antisipasinya, tanaman padi harus disemprot menggunakan obat insektisida guna penanggulangan hama tersebut. Menurut dia, saat ini, serangan hama itu baru menimpa sejumlah kecil dari lahan yang ada. Namun demikian, jika dibiarkan, hama tersebut lebih mengganas dan tanaman petani bisa gagal panen. Disamping munculnya hama akibat campuran kimia insektisida saat penyemprotan, kurang berimbang, faktor lain yang menyebabkan munculnya hama itu, akibat iklim yang tidak stabil. “Padi yang terserang, tangkai buliran gabah patah dan gabah

Siswa SMK NU 1 Dilatih Jurnalistik DOK/HUMAS

PEMBINAAN - Kepala Seksi Opsdak, Pekik Yulianto SIP saat memberikan pembinaan dihadapan PSK yang berhasil dijaring.

Satpol PP Jaring Sembilan PSK SLAWI - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinsosnakertrans Kabupaten Tegal bersama unsur terkait menggelar razia perempuan pekerja seks komersial (PSK) di sejumlah lokasi di wilayah Kabupaten Tegal. Petugas gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Dinsosnakertrans, Kantor Kesbangpolinmas, Kodim 0712 / Tegal, Brigif 4 - Dewaratna dan Polres Tegal mulai bergerak menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi tempat mangkal para PSK sekitar pukul 22.00 WIB. Dalam rasia tersebut, petugas berhasil menjaring sembilan orang yang di duga PSK. Salah satunya masih dibawah umur yakni 15 tahun. Kepala Satpol PP Kabupaten Tegal, ZaenalArifin, SH MM melalui Kepala Seksi Operasional dan Penindakan (Opsdak), Pekik Yulianto SIP menjelaskan rencana awal rasia akan digelar disepanjang jalur utama Kota Slawi hingga perbatasan Kota Tegal dan sejumlah daerah lain di kawasan selatan. Namun karena cuaca hujan, titik sasaran berubah. “Karena hujan deras, rasia hanya digelar dibeberapa titik antara lain kawasan Jalingkos, penusupan, curug Pangkah hingga di kawasan Karanggondang, Lebaksiu,” katanya. Dikatakan Pekik, rasia digelar sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 tahun 2011 tentang Ketertiban Umum (tibum), dimana salah satu pasalnya menyebutkan setiap orang dilarang berperilaku seperti PSK. “Para PSK yang terjaring rata-rata sebagai pemandu lagu di tempat karaoke. Mereka berpenampilan tak sopan dan bermesraan dengan para lelaki hidung belang. Usia mereka, termuda kelahiran 1998 dan tertua kelahiran 1969,” paparnya. Terkait waktu pelaksanaan rasia, Pekik menuturkan, rasia sengaja digelar pada kamis malam dan tidak pada Sabtu malam dimana biasanya banyak PSK mangkal. “Rasia sengaja digelar Kamis malam, untuk menghindari tingkat kebocoran rasia,” ungkapnya. Para PSK yang berhasil dijaring dalam rasia selanjutnya dibawa ke Kantor Dinsosnakertrans untuk diberikan pembinaan dan didata. Namun tidak dikirim ke Panti Rehabilitasi di Cepiring Kendal. Hal itu dilakukan, karena pihak Satpol PP memberi kesempatan kepada mereka untuk menggunakan hak pilihnya pada Pilgub Jateng mendatang. (gon)

SLAWI - Jurnalistik telah banyak memberi konstribusi bagi perkembangan media massa. Berkat jurnalistik, kemajuan teknologi bisa dibaca oleh banyak orang. Jurnalistik merupakan dunia yang mengasyikan dan memberi banyak manfaat terutama untuk pengembangan skill. Pelajar pun perlu dikenalkan dan diakrabkan dengan dunia tersebut. Seperti yang dilakukan SMK NU 01 Slawi yang telah memberikan pelatihan jurnalistik kepada para siswanya, kemarin. Dalam pelatihan tersebut, sekolah mendatangkan sejumlah narasumber yang merupakan jurnalis senior. Antara lain, Produser Eksekutif RCTI-MNC Grup, Edy Budiyarso, Account Manager Kantor Berita ANTARA Gondo Makhfud dan dosen pengajar Politeknik Harapan Bersama Kota Tegal, Hari Lima Media. Kepala SMK NU 01 Slawi, Ali Saefudin SH mengatakan, sebagai bagian dari kelompok yang terdidik, para pelajar juga harus mengembangkan potensinya. Salah satunya dalam hal jurnalistik dan tulis-menulis. ”Di sekolah, para siswa telah dikenalkan dengan dunia tulis-menulis serta pembuatan karya ilmiah dan esai. Dengan dasar kemampuan yang telah ditanamkan di sekolah, maka akan memudahkan para siswa dalam mengenal dan mengembangkan kemampuan jurnalistiknya,” kata Ali, di selasela kegiatan Pelatihan Jurnalistik Praktis yang diikuti oleh

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

SAMBUTAN - Kepala SMK NU 01 Slawi, Ali Saefudin SH, memberikan sambutan dalam pelatihan jurnalistik kepada siswanya yang digelar di ruang pertemuan sekolahnya, kemarin.

ratusan siswanya di ruang serbaguna sekolah setempat. Selain membuat karya ilmiah, Ali mengaku, siswanya juga telah menulis di Koran Radar Tegal yakni di rubrik mading. Sekolahnya telah bekerjasama dengan Radar supaya siswanya dapat mendalami bidang tersebut. “Siswa kami juga sering tampil di rubrik mading,” ucapnya. Wakasek Bidang Humas, Komar SAg menambahkan, para siswa juga telah berhasil menerbitkan antologi puisi dan cerpen. Itu merupakan kebanggaan karena tulisan-tulisan tersebut akan bisa menjadi sumber inspirasi dari generasi ke generasi. Dia menyatakan, materi pelatihan yang diberikan kepada siswanya kali ini adalah, tentang dasar-

dasar jurnalistik, teknik menulis artikel dan feature, manajemen media, editing, serta layouting. “Tema kegiatan kali ini adalah, Melejitkan Potensi Jurnalistik Pada Remaja,” imbuhnya. Ketua panitia pelatihan, Ade Andriyani mengemukakan, dengan digelarnya pelatihan tersebut, ada beberapa tujuan yang diharapkan bisa dicapai. Antara lain, dapat menumbuhkan kecerdasan dan kreativitas siswa serta mampu mengelola media massa sendiri. ”Panitia memang mengharapkan, nantinya para siswa punya skill jurnalis yang mumpuni. Dengan demikian, sekolah bisa mengelola media massa sendiri seperti buletin atau majalah dinding sekolah,” tambahnya. (yer)

menjadi kosong tidak berisi. Ini sangat ditakuti oleh petani setempat,” sambungnya. Disisi lain, petani padi asal desa itu, Rohim (49) menegaskan, jika tanaman padi dipersawahan Desa Kedungbanteng, tengah waspada dengan serangan hama tengklik/pentung itu. Karena saat tanaman normal tanpa serangan hama, setiap seperempat bau atau sekitar 1600 M2, bisa menghasilkan gabah panen maksimal, sekitar 10 kuintal. Namun, jika terserang hama itu, sudah pasti mengalami penurunan, sekitar du kuintal. “Itu jika serangan hama tidak parah,” ujarnya.

Sementara, jika serangan hama yang cukup parah, bia membuat tanaman padi milik mereka gagal panen. Padahal, biaya bercocok tanam padi, setiap seperempat baunya, ditaksir sekiyar Rp 800 ribu sampai Rp 1 juta. Jika gagal penen, kerugian petani, bisa mencapai jutaan rupiah setiap hektarnya dan itu tidak diinginkan. “Selama ini, petani selalu minta petunjuk pada petugas penyuluh lapangan (PPL) pertanian, jika terjadi serangan hama. Namun sampi kini obat yang ampuh belum bisa ditemukan dan sebatas antisipasi,” Rohim. (gon)

Layanan MOW Gratis Digelar SLAWI - Rangkaian peringatan hari jadi Kabupaten Tegal ke 412 digelar BPPKB bekerjasama dengan KB Kes Bhayangkara lewat pelayanan KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) dalam hal ini dengan Medis Operasi Wanita (MOW). Gelar layanan KB metode MOW tersebut dilangsungkan di kantor PKBI, Rabu ( 22/5) kemarin. Dari target 100 aseptor baru mampu terjaring 61 aseptor untuk yang menjalani KB MOW T-Mol. Kepala BPPKB, Drs A Thosim MM melalui Kabid KB, Sugeng Priyanto mengatakan, untuk perkiraan permintaan masyarakat (PPM) aseptor KB di tahun 2013 mencapai 40.816. “Sampai bulan April kemairn sudah tercapai 33, 64 persen. Sementara khusus untuk MOW perkiraan permintaan masyarat di tahun 2013 sebanyak 585. Hingga saat ini baru tercapai 341 aseptor. Jadi masih ada kemungkinan terpenuhi target tersebut hingga akhir tahun nanti,” terangnya. Namun capaian aseptor KB baru yang sangat mengalami kendala adalah untuk

jenis Metode Operasi Pria (MOP). Tak ditampiknya sangat sulit mengajak kaum pria untuk ber KB guna menekan laju pertumbuhan penduduk. Sementara untuk jenis implant, IUD, maupun MOW relatif masih cukup banyak. Disatu sisi pihaknya juga mulai memperdayakan kinerja masing-masing kecamatan untuk memotivasi setiap kadesnya lewat gelar program Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (PPKB). “Ini adalah upaya kami untuk mempercepat revitalisasi program KB di Kabupaten Tegal,” terangnya. Tak dipungkiri masyarakat masih cenderung banyak memanfaatkan kegiatan yang digelar secara serentak. Dimungkinkan karena gelar yang dilaksanakan serentak seperti yang dilakukan Polres dan TNI gratis dan tidak dipunggut biaya. Jadi masyarakat memaksimalkan kegiatan tersebut. “Hal ini wajar, sebab untuk layanan MOW maupun MOP butuh biaya mahal. Butuh biaya Rp 1 juta lebih, apalagi bila dilakukan di rumah sakit swasta,” terangnya. (her)


PEKALONGAN RAYA

KAMIS 23 MEI 2013

15

RADAR TEGAL

KPU Tutup Pemberkasan Bacaleg KAJEN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pekalongan resmi menutup penyerahan berkas bakal calon legislatif (bacaleg), tepat pukul 16.00, kemarin. Sebelum batas akhir penutupan, terlihat 10 partai politik membanjiri kantor KPU Kabupaten Pekalongan untuk mengumpulkan berkas perbaikan persyaratan bakal calegnya yang tidak lolos tahap verivikasi. Dalam kondisi itu, tampak rombongan parpol silih berganti memasuki kantor KPU Kabupaten Pekalongan. Tumpukan berkas diserahkan ke petugas KPU. Sebelumnya, KPU mendapati 350 dari 430 daftar calon legislatif yang tidak lolos verivikasi di KPU Kabupaten Pekalongan. Pengumuman ketidaklolosan itu diterima parpol sejak 6 Mei lalu. MUHAMMAD HADIYAN

PENYERAHAN - Proses penyerahan berkas perbaikan bacaleg dari parpol ke petugas KPU

Wayang Dongeng Layak Ditonton oleh Anak-anak dari halaman 9 Selain wayang purwa yang kerap dipentaskan di tengah masyarakat, muncul nama wayang dongeng. Sebab cerita yang diangkat berdasarkan dongeng. Bahkan yang diangkat melekat kuat dalam ingatan anak-anak. Dalam usaha mengembangkan dongeng, Sabtu (18/5), di pelataran Gedung Kesenian Jalan DR Setia Budi Kota Tegal, digelar pertunjukan wayang dongeng. Dalam pertunjukan ini menampilkan dalang muda, alumnus SMKI Solo, Dwiyanto (23). Pentas malam itu, pengiring musik sepenuhnya didukung kelompok musik Suko Laras. Para pemain sebagian besar berasal dari Panti Asuhan Suko Mulyo. Cerita atau lakon yang diangkat tentang kisah binatang, yang terkenal sangat cerdik, yakni Sang Kancil. Dongeng yang dimainkan da-

lang wayang dongeng, Dwiyanto, mengangkat lima kisah Sang Kancil dalam bentuk pertunjukan wayang, seperti dongeng Si-Kancil Mencuri Ketimun, SiKancil balapan lari sama Keong, Si-Kancil lawan Anjing, Si-Kancil melawan Buaya, Si-Kancil melawan Harimau, selain Sang Buaya, Sapi, dan Sang Kancil. Dongeng tentang Sang Kancil, biasanya disampaikan orang tua menjelang anaknya tidur. Saking seringnya dongeng tersebut diceritakan, banyak anak hafal dengan cerita itu. Cerita binatang atau fabel yang sejatinya menggambarkan sikap dan perilaku manusia, oleh sang dalang dimainkan penuh komunikatif. Pertunjukan yang penuh imajinatif, jelasnya mudah diterima kalangan anak-anak. Kalau selama ini cerita wayang lebih banyak dimengerti para orang tua. Melalui pertunjukan wayang dongeng, seperti disam-

paikan sang dalang, Dwiyanto, menyebabkan anak-anak mudah mengerti serta memahami jalan cerita yang disampaikan. Melalui pertunjukan itu, setidaknya anak diajak menyelami dan memahami perilaku Sang Kancil, yang terkenal cerdik dan tenang, dalam menghadapi kesulitan tanpa banyak emosi. “Selain terkenal cerdik, dalam konflik antara sapi dan buaya, Sang Kancil sebagai penengah atau hakim,” ucap dalang Dwiyanto. Tokoh-tokoh dalam wayang dongeng, seluruhnya dibuat dari bahan kertas karton, dan anakanak mudah mengenalinya. Manfaat dongeng untuk anak, tandas Ketua Pepadi Kota Tegal, Ki Tarmono sangat banyak. Karena dapat merekatkan hubungan orang tua dengan buah hatinya. Selain itu, mendongeng dapat membantu mengoptimalkan perkembangan psikologis serta kecerdasan anak secara emosio-

nal. “Dongeng atau cerita rakyat perlu dilestarikan. Kalau bukan kita sendiri yang melestarikan, siapa lagi? Melalui wayang dongeng, kecintaan anak pada wayang akan tumbuh,” paparnya. Sementara Ketua Dewan Kesenian Kota Tegal, Nur Hidayat Poso mengajak para seniman untuk berkarya. “Manfaatkan gedung kesenian untuk berlatih, sekaligus menggelar berbagai pertunjukan kesenian,” ucapnya. Manfaat cerita dongeng bagi perkembangan anak, menurut pemerhati, mengembangkan daya imajinasi anak, meningkatkan ketrampilan dalam berbahasa, membangkitkan minat baca anak, membangun kecerdasan emosional, sekaligus membentuk rasa empati anak. Disamping itu, mendongeng sangat efektif mengakrabkan hubungan antara orang tua dan anaknya. (abidin abror)

Car Free Day Tinggal Rambu Lalin dari halaman 9 Sudah beberapa bulan terakhir, sepeda motor maupun mobil, bebas keluar masuk kawasan itu. Bahkan petugas yang pernah berjaga di pintu masuk, sekarang tidak ada lagi. Menurut anggota DPRD setempat, HA Satori SE, dari awal pihaknya sepakat dengan kebijakan pemkot, yang menerapkan program car free day. Karena masyarakat bisa bersantai di alunalun bersama keluarga, tanpa dicemari polusi udara dari pembuangan emisi kendaraan. Baik sepeda motor atau mobil. Sayangnya, program tersebut ting-

gal papan nama dan rambu lalu lintas. Sehingga kendaraan bisa masuk dan keluar, tanpa ada tindakan dari pihak manapun. “Kami sempat mempertanyakan masalah ini ke Dishubkominfo. Namun dilemparkan ke Polres Tegal Kota. Sebab instansi tersebut tak memiliki kewenangan menindak. Kondisi alun-alun yang sempat nyaman, dan bisa dipakai untuk olah raga, sekarang berubah lagi. Karena kendaraan masuk dan keluar dengan bebas.” Dia berharap ada tindakan tegas, bagi kendaraan yang melanggar car free day. Karena program itu sangat bermanfaat, ter-

utama bagi masyarakat yang ingin santai dan berolah raga. Tanpa ada tindakan dan hanya rambu lalu lintas, car free day tak akan berjalan. Di tempat terpisah, Kepala Dishubkominfo, Drs H Kaherul Huda MSi mengakui, program car free day tak berfungsi maksimal. Sebab ada beberapa kendala, terutama perugas berjaga di pintu masuk kawasan alun-alun. Disamping itu, tindakan tegas berupa tilang pada pelanggarnya, tak lagi dilakukan Sat Lantas Polres Tegal Kota. “Soal car free day bukan tanggung jawab Dishubkominfo, atau Polres Tegal Kota saja. Tapi

tanggung jawab kita semua, khususnya tim tertib lalu lintas. Untuk melaksanakan kembali car free day, dalam waktu dekat tim tertib lalu lintas menggelar rapat koordinasi. Salah satu agenda pentingnya, membahas tentang program tersebut, dan masalah lalu lintas lain,” imbuhnya. Dia menandaskan, instasinya tetap bertekad agar car free day dijalankan kembali. Soal teknis, pihaknya akan bicara dalam rapat koordinasi tim tertib lalu lintas, terdiri dari Polres Tegal Kota, Dishubkominfo, Diskimtaru, Satpol PP, Bappeda, dan Sub Denpom. (hun)

Ajak Bersama Bangun Kota Tegal dari halaman 9 Semua itu rangkaian kegiatan Kang Nursholeh, guna mendekatkan diri dengan masyarakat, sekaligus mendengar keluh kesah dan harapan mereka. Tanpa turun langsung, mustahil bisa melakukan program yang diinginkan atau diharapkan. Selain didampingi jajaran pengurus Partai Golkar, acara tersebut juga diikuti tim eksternal. Menurut seorang petani Kelurahan Margadana, Joko (61), dirinya memiliki sawah sekitar seperempat hektare. Tapi selalu terendam air. Otomatis kesulitan menanam, lantaran gagal tanam. Namun tak ada tanggapan atau solusi dari pemerintah. Hal inilah yang membuat kondisi pereko-

nomian petani terjepit. Sebab harus mencari pemecahan masalah sendiri. “Saya minta Kang Nursholeh mencarikan solusi. Kalau menjabat wali kota nanti. Saya tidak butuh janji-jani, yang penting nyata. Kang Nursholeh dan Kang Wahyudi harus siap memberikan solusi, atas masalah yang dihadapi petani, jika terpilih jadi wali kota dan wakil wali kota, dalam pilwalkot tanggal 27 Oktober 2013,” imbuhnya. Hal senada dilontarkan Darkum. Menurutnya, petani di Kecamatan Margadana ingin perubahan. Selama ini kurang memperoleh perhatian serius dari pemerintah. Sehingga nasibnya terus seperti itu. “Kami siap mendukung dan memenangkan Kang

Nursholeh serta Kang Wahyudi. Asal mau memperjuangkan aspirasi masyarakat petani, khususnya di Kecamatan Margadana. Jangan sampai ada penggusuran sawah produktif. Baik untuk perumahan atau lainnya.” Di hadapan ratusan petani, Kang Nursholeh mengaku bangga, dengan sambutan para petani. Tanpa mereka, ketahanan pangan bangsa Indonesia, khususnya Kota Tegal tak akan terpenuhi. Dia akan terus membela petani. Baik masalah irigasi, bibit maupun pupuk. Jangan sampai merasa dipersulit pemerintah. Tapi harus didukung dan diberi solusi, atas masalah yang dihadapi. “Tanpa petani, pembangunan Kota Tegal tak bisa berjalan. Se-

mua elemen masyarakat, baik petani, buruh, nelayan dan sebagainya, merupakan bagian dari warga yang butuh perhatian pemerintah. Saya tidak akan janji. Kalau diberi amanat memimpin Kota Tegal. Saya sering turun langsung menyerap aspirasi masyarakat. Misalnya kegiatan saat ini, berdialog dan silaturahmi dengan petani. Dengan harapan program yang dilakukan mendapat dukungan dan bermanfaat,” paparnya. Sementara di hadapan ratusan petani, Kang Wahyudi mengajak bersama-sama membangun Kota Tegal, demi peningkatan taraf kesejahteraan. Tanpa ada partisipasi semua elemen, kegiatan pemerintah tak didukung dan bermanfaat. (hun/adv)

Wali Kota Sidak Kesiapan Pencoblosan dari halaman 9 Di sela-sela kegiatan, Ikmal mengatakan, pemkot kali ini langsung melihat ke KPU, memastikan logistik pemilihan gubernur sudah terdistribusi semua ke PPK. Setelah itu dilanjutkan ke PPK Tegal Timur, guna melihat bahwa logistik yang ada, baik kotak, dan bilik suara semua tertata rapi. “Untuk kotak suara kondisinya digembok, dan lubang kuncinya disegel. Termasuk lubang pemasukan kartu suara juga disegel. Itu menunjukan bahwa kotak dan bilik suara tersimpan dengan aman dan rapi, tidak ada kecurangan atau penyelewengan.” Lebih lanjut dia menyampaikan, Kamis (23/5) dan Jumat (24/

5), logistik pilgub bakal digeser lagi ke tingkat kelurahan atau PPS. Saat itu dia akan memastikan pendistribusiannya lancar. Terakhir Sabtu (25/5) malam, bersama jajaran Forkompinda kembali melakukan sidak, memastikan seluruh kotak suara di seluruh KPPS atau TPS, maksimal pukul 20.00. “Kami akan pastikan itu. Tujuannya, ketika ada sesuatu bisa segera kami tangani,” imbuhnya. Demikian juga pada Minggu (26/ 5) paginya, dia menyatakan kembali melakukan tinjauan, memastikan pelaksanaan pemungutan suara berjalan aman, lancar tanpa hambatan. Kegiatan sidak yang dilakukan, tandas walkot, bukan lantaran ada rasa kekuatiran terha-

dap hal-hal tidak diinginkan dalam tahapan pilgub. Itu dilaksanakan karena pemerintah harus melakukan prosedur tetap mekanisme yang harus dilakukan. Sehingga tahapan pemilihan umum berjalan tanpa kendala. “Kalau kami dari unsur penyelenggara pemilihan pilgub seperti ini, sudah melaksanakan sesuai mekanisme. Tahapan berjalan lancar, maka peserta, kontestan atau tim sukses dapat menilai dan melihat, mereka puas apapun hasilnya.” Sementara Ketua KPU Kota Tegal, KH Saefuddin Zuhri MSAg menuturkan, logistik pelaksanaan pilgub sudah didistribusikan sejak Minggu (19/5) dari KPU ke PPK. Kemudian hari ini dan Jumat (2324/5) logistik didistribusikan dari

PPK ke PPS, dan Sabtu (25/5) dari PPS ke TPS masing-masing. Sehingga Sabtu malam semua TPS sudah tersedia kotak dan bilik suara. “Jumlah pemilih Kota Tegal sesuai DNT sebanyak 200.470. KPU telah mempersiapkan 407 TPS, tersebar di 27 kelurahan seKota Tegal. Setiap TPS ada dua bilik suara dan satu kotak suara. Kemudian di tiap PPS dan PPK masing-masing disediakan pula satu kotak suara,” ungkapnya. Guna mengantisipasi kekurangan surat suara, dia menyatakan, dalam distribusi KPU melebihkan atau memberikan speling 2,5 persen dari jumlah pemilihnya. Misalnya di TPS ada 10.000 pemilih, maka KPU tambah 2,5 persen dari 10.000 sebagai antisipasi. (adi)

Setelah ada pemberian batas akhir perbaikan bacaleg yang Belum Memenuhi Syarat (BMS) dari tanggal 9 sampai 2 Mei 2013, kemarin pukul 2.30 siang, KPU baru selesai mengumpulkan berkas perbaikan dari dua belas parpol. Divisi Pemutakhiran data, Pemilu, Pencalonan dan Paw, Zahiroh SPd, membenarkan hal itu. Ia mengatakan, sebelumnya dua parpol sudah memasukkan dua berkas perbaikan, yaitu PDIP dan PKPI. “Hari ini, 10 parpol harus mengumpulkan berkas perbaikan. Karena jika ia tidak mengumpulkan hari ini juga, kita tidak menerima pengumpulan berkas perbaikan di luar batas waktu yang ditentukan,” jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin (22/5). “Jika sudah melebihi jam 16.00

WIB, kami tidak menerima,” tegasnya. Zahiroh mengatakan, berkas perbaikan ini akan ditindaklanjuti dengan verivikasi lagi sampai batas penetapan DCS. “Saat ini, kami hanya menerima berkas perbaikan. Setelah ini, tetap ada verivikasi lagi. Nanti akan ada tahapan validasi atas berkas yang kata mereka itu sudah baik,” katanya. Ketika ditanya berapa jumlah bacaleg yang sudah menyerahkan berkas perbaikan, ia belum bisa memastikan. Karena dalam hal ini, kemungkinan ada revisi atau perubahan. “Dalam perbaikan ini, Partai politik berhak merubah nama caleg hingga nomor urut caleg yang sebelumnya sudah dimasukkan ke KPU. Pasalnya KPU akan menetapkan DCS pada tanggal 23 Juli 2013,” jelasnya. (ap23)

Jumlah Bacaleg Bertambah PEKALONGAN - Meski banyak anggota legislatif yang masuk bui gara-gara korupsi. Namun minat masyarakat Kota Pekalongan jadi anggota DPRD bertambah. Buktinya, dalam pengembalian berkas perbaikan bacaleg hari terakhir, Rabu (22/ 5), didapati empat parpol menambah jumlah bacaleg. Sehingga menambah jumlah total bacaleg yang akan maju. Empat parpol tersebut masing-masing Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menambah empat nama calegnya, dari sebelumnya hanya 25 nama menjadi 29 nama. Penambahan empat nama itu untuk daerah pemilihan (Dapil) Kecamatan Pekalongan

Barat dua nama, serta dua nama lainnya untuk Dapil Pekalongan Utara dan Pekalongan Timur. Parpol lainnya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melengkapi kuota 100% caleg dari 23 menjadi 30 nama. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan sebelumnya 25 nama, pada hari terakhir menambah tiga nama, sehingga total menjadi 28 nama caleg. Partai Bulan Bintang (PBB) hanya menambah satu nama caleg untuk Dapil Pekalongan Selatan. Anggota KPU Divisi Penetapan Daerah pemilihan dan Kursi, Verifikasi Parpol, Pencalonan DPRD, Abdul Basir SH menjelaskan, memang dalam masa perbaikan ini masih diperboleh-

kan bagi parpol untuk menambah jumlah calegnya. “Ada empat parpol yang sudah mengkonfirmasi untuk menambah.” Sementara untuk pengembalian berkas perbaikan, dikatakan Basir, sebanyak 12 parpol tercatat sudah mengembalikan berkas perbaikan. Enam parpol mengembalikan pada H-1 penutupan, dan enam sisanya mengambalikan pada hari terakhir. “Tanggal 21, enam parpol masing-masing Partai Demokrat, Partai Hanura, PKS, PPP, PKPI dan Nasdem mengembalikan berkas perbaikan. Enam lainnya, yaitu Golkar, PDIP, PKB, PAN, PBB dan Gerindra mengembalikan pada hari terakhir.” (nul)

Undangan Pencoblosan Kurang dari halaman 9 “Undangan dipastikan hari ini selesai dibagikan. Kekurangannya antara 750 - 1.000 undangan. Itu sudah termasuk 2,5 persen yang dilebihkan. Undangan yang kurang kebanyakan pemilih di Tegal Selatan dan Tegal Barat. Undangan memang harus mengambil di propinsi. Sebab tidak boleh difotokopi.” Di tempat sama, Wali Kota Tegal H Ikmal Jaya SE Ak mengimbau pada masyarakat, agar

ikut mengawasi tahapan pilgub. Selain itu, pada saat pemungutan suara melalui saksinya masing-masing, dapat mengawasi pelaksanaan pemilu, supaya berlangsung jujur, adil, dan luber. “Diharapkan melalui saksisaksi inilah, kepanjangan tangan dari pasangan calon gubernur untuk mengawasi pelaksanaan secara keseluruhan. Saya yakin, jika penyelenggara bekerja profesional, dan semua mekanisme dilaksanakan. Apapun hasilnya, semua bisa legowo,” paparnya.

Ikmal mengungkapkan, bagi warga kota yang berprofesi sebagai pedagang warteg, melalui koperasi warteg dan nelayan melalui HNSI dan KUD Karyamina, supaya menunda pemberangkatan sampai pemungutan suara, Minggu 26 Mei lusa. “Kami harap para nelayan dan pengusaha warteg, menunda keberangkatannya lebih dulu, guna menuangkan hak pilihnya pada waktu pencoblosan. Kalau yang sudah telanjur, kami tidak dapat berbuat banyak.” (adi)

Tegakkan Aturan Pemilu dari halaman 9 Lebih lanjut Agus mencontohkan, guna menetapkan pelaksanaan pilwalkot, pihaknya harus berkonsultasi dengan KPU pusat. Bahkan ada surat tertulis-

nya. Atas dasar itu, pihaknya dapat menggelar pilwalkot tanggal 27 Oktober 2013. Termasuk semua tahapan yang diluncurkan beberapa waktu lalu. “Tahun 2013 dan 2014, merupakan tahun politik. Khusus Kota

Tegal, ada 4 momen pesta demokrasi. Mulai Pilgub Jateng dan Pilwalkot Kota Tegal tahun 2013. Kemudian pileg serta pilpres tahun depan. Saya harus bekerja keras, soal aturan pelaksanaan pesta demokrasi tersebut.” (hun)

Mengatasi Anemia Bisa dengan Mengonsumsi Kedelai Seseorang yang mengalami anemia atau kurang darah akan mengalami lemah, letih, lesu, lelah, dan lalai. Selain itu, ia akan mengalami pusing-pusing dan mata yang sering berkunangkunang. Lalu, kelopak matanya, bibirnya, lidahnya, kulitnya, serta tangannya pucat. Pada anak-anak, anemia dapat menurunkan kemampuan dan konsentrasi belajarnya, menghambat pertumbuhan fisik dan perkembangan kecerdasan otaknya, dan meningkatkan risiko menderita penyakit infeksi karena daya tahan tubuhnya menurun. Pada wanita, anemia akan menurunkan daya tahan tubuh sehingga mudah sakit, menurunkan produktivitas kerja, dan menurunkan kebugaran. Pada remaja putrid akan menurunkan kemampuan dan konsentrasi belajarnya, dan mengganggu pertumbuhannya sehingga tinggi badannya tidak mencapai optimal. Sedangkan pada ibu hamil akan menimbulkan perdarahan sebelum atau saat persalinan, meningkatkan risiko melahirkan bayi dengan berat lahir rendah (<2,5 kg), dan pada kausus anemia berat dapat menyebabkan kematian ibu dan/atau bayinya. Penyakit ini biasanya dapat diatasi dengan mengonsumsi obat-obatan penambah darah. Tapi, secara umum gangguan itu bisa terjadi akibat metabolisme tubuh yang tak lagi berjalan dengan lancar. Kurang darah itu

disebabkan oleh kurangnya asupan makanan yang dapat menambah jumlah sel-sel darah di dalam tubuh. Sayuran hijau pekat adalah suatu contoh makanan yang bisa mengatasi kasus ini. Namun, dengan rajin berolahraga secara teratur sesuai dengan kemampuan sebenarnya masalah ini bisa diatasi. Yang penting, ada kemauan. Selain itu, anemia juga bisa diatasi dengan mengonsumsi obat-obatan penambah darah. Tapi, secara umum gangguan itu bisa dikatakan terjadi akibat metabolisme tubuh yang tidak lagi berjalan dengan lancar. Berkaitan dengan itu, kandungan gizi pada biji kedelai dapat membuat gejala anemia berkurang kemudian hilang karena sistem imun tubuh dapat ditingkatkannya kembali. Sebagaimana dikatakan Dr. Ir. Hery Winarsi dalam bukunya yang berjudul Isoflavon, konsumsi kedelai secara rutin dapat meningkatkan proses metabolisme dan imunitas tubuh. Sebab, kadar isoflavon tertinggi terdapat pada biji kedelai. Selain itu, kacang kedelai kaya akan berbagai vitamin dan mineral. Vitamin A, B, E, kalsium, fosfor adalah sekadar contoh. Zat-zat gizi ini memang sangat dibutuhkan tubuh guna membuat metabolisme berjalan dengan lancar. Proses metabolisme yang lancar, yang dimulai dari tingkat seluler, akan membuat

sistem imun tubuh meningkat, di usia berapa pun seseorang itu berada. Walaupun demikian, menjalankan pola hidup sehat lainnya tetap perlu dilakukan, seperti beristirahat dengan cukup, meminum air putih dengan cukup, tidak begadang, tidak merokok, dan tidak mengonsumsi alkohol. Saat ini banyak kedelai bubuk beredar. Namun, Kedelai Bubuk Instan New Mandala 525, yang dulu bernama MDL525, sangat laku karena manfaatnya nyata dan produknya higienis. Kadar isoflavonnya terukur, sehingga tidak sama dengan susu-susu kedelai yang diproduksi di rumah tangga. Dan ini ditunjang oleh mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk beralih ke bahan nabati ini dalam memelihara kesehatan, sebagai pengganti kebiasaan minum kopi atau teh di pagi hari. Sehingga kebiasaan ini perlu ditiru dan disebarluaskan kepada seluruh lapisan masyarakat. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. Untuk konsultasi kesehatan, hubungi dokter kami pada jam kerja di telepon bebas pulsa 08001401430 atau di e-mail purwati-s@centrin.net.id. Produk ini bisa didapatkan di apotek dan toko obat terkemuka di kota Anda. Dan untuk informasi penjualan, hubungi distributor kami untuk Provinsi Jawa Tengah di 08129474173.


RADAR TEGAL

KAMIS, 23 MEI 2013

16

FOKUS Sudah Terkapar Ditusuk Lagi MUGASSARI - Polisi terus menyelesaikan berkas pemeriksaan Anas Sanusi (27) warga Jalan Perdana III nomor 10 A RT 02 RW 04, Padangsari, Banyumanik, Kota Semarang yang diduga membunuh Tjia Sio Hong (56) atau yang biasa disapa Cik Hong. Di hadapan penyidik, Anas mengaku tidak berniat membunuh pemilik toko klontong Pangestu di jalan Moh Suyudi No 1 Semarang tersebut. ”Rencananya mau merampok karena saya terdesak kebutuhan ekonomi,” terang Anas dalam gelar perkara di Mapolda Jateng Rabu (22/5). Saat kejadian, tersangka berpura-pura membeli rokok untuk melihat situasi rumah korban yang juga istri pemilik perusahaan kecap Sukasari. Beberapa saat kemudian, ia kembali ke toko dan masuk rumah yang pintunya tidak terkunci. Belum sempat mengambil barang, aksinya diketahui Cik Hong. Pemilik rumah langsung lari untuk mencari pertolongan dan dikejar tersangka. Pelaku yang berhasil menangkap Cik Hong kemudian memukulnya hingga pingsan. Tak puas, pelaku menggorok leher Cik Hong dengan pisau yang dibawanya. ”Pisau yang saya bawa hanya untuk merampok, karena ketahuan, terpaksa saya membunuhnya,” ungkap pelaku. Melihat korban tak bergerak dan tersungkur, pelaku langsung menutup pintu toko milik korban agar aksinya tak diketahui orang. Anas kemudian mengobrak-abrik dan menjarah perhiasan korban yang disimpan di laci. Tersangka mengaku sempat melihat kembali kondisi korban yang sudah terkapar. Sekali lagi ia menusuk dan menggorok leher korban. (mg2)

DIRINGKUS Kasat Reskrim Polres Tegal Kota, AKP Heriyanto SH MH, bersama Kabag Ops AKP Suranto, memeriksa dua tersangka pembunuh karyawati Bank BTN Cabang Tegal, Elvani Noor Afia (24) atau akrab disapa Vani, kemarin.

AGUS WIBOWO/RADAR TEGAL

Pembunuh Vani Diringkus Pelakunya Penjual Nasi Goreng ADITYO DWI/RADAR SEMARANG

RAJA TEGA - Pelaku pembunuhan terhadap Tjia Sio Hong, Anas Sanusi mengaku tidak berniat membunuh tapi akhirnya membunuh karena ketahuan.

Buntut Sering Kesepian SEBAGAI istri pelaut, Mimi (30) memang sering kesepian. Maka ketika ketemu lelaki ganteng jago merayu macam Ahmad Fathanah, M i m i m a u saja diajak “uhah” di k a mar hotel. Tapi ketika aksi mesum keduanya berbuah janin, Pandi (40) malah kabur. Wuuush! Paling ideal, pasangan suami istri selalu tinggal dalam satu rumah. Tapi bagi wanita yang suaminya pelaut, mana mungkin itu terwujud. Jika pelaut malah tinggal di darat, itu namanya bukan pelaut tapi pendarat. Resiko punya suami awak kapal yang begitu itu, apalagi kalau bukan kurang begituan. Ketemu istri paling 6 bulan sekali, bahkan setahun. Bagaimana rasa rindu tak kian menggebu? Mimi asal Klaten Jawa Tengah termasuk wanita yang langganan dibelit sepi. Budi (37) suaminya yang jadi Anak Buah Kapal (ABK) jarang ada di rumah. Kalau pun pulang, paling hanya 6 bulan sekali. Sebagai wanita muda dan enerjik, sudah barang tentu Mimi sering kesepian. Dia sering ngiri pada ibu-ibu tetangganya. Tiap malam selalu dekat suami, tidur ada yang membelai-belai, pagi-pagi rambutnya basah habis keramasan. Sedangkan dia? Hanya ditemani kedua anaknya yang belum tahu apa makna sebuah kesepian... Di kala berbulan-bulan dibelit rindu, Mimi berkenalan dengan Pandi. Orangnya ganteng dan pintar merayu macam Ahmad Fathanah tersangka kasus korupsi Lahmul Baqorun (baca: daging sapi) impor. Kalau ada bedanya, jika Ahmad Fathanah royal memberi uang pada perempuan cantik, Pandi justru pelitnya minta ampun. Jangankan diberi uang jajan sampai Rp 3 juta, yang terjadi Mimi-lah yang suka nraktir. “Kerjane nang bagian keuangan kok ra gablek uang?” batin Mimi. Tapi karena kadung simpati, Mimi mau saja diajak jalan-jalan hingga keluar kota. Di sana nginap di hotel segala. Nah di sinilah Pandi minta dilayani hubungan bak suami istri. Sudah kepalang basah, dan dia sendiri sebenarnya juga sangat butuh, ya sudah akhirnya Mimi pasrah diajak uh-ah... Sejak itu koalisi mesum keduanya terus berlanjut. Entah berapa kali berbuat, tahu-tahu ada janin tumbuh di perut Mimi. Tentu saja dia kelabakan. Bagaimana pertanggunganjawabnya ke suami? Orang bapaknya anak-anak sedang di kapal, kok bisa hamil. Memangnya bibit unggul bisa diposting lewat jejaring sosial? Ternyata reaksi Pandi tidak simpatik. Dia hanya menyarankan agar digugurkan saja. Padahal ketika dibawa ke dokter, pak dokter menolak jika tak ada persetujuan suaminya. Tentu saja Mimi bingung. Suami yang mana, lha wong ini hasil kerja outsourching bersama Pandi. Celakanya, ketika diajak konsultasi, Pandi malah kabur dan tak pernah nongol lagi. Merasa dibohongi, Mimi pernah mengadukan kasus itu ke atasan Pandi di kantor tapi tak pernah direspon. Sedangkan janin di perutnya terus membesar. Kata “orangtua” yang pernah dimintai konsultasi, Pandi pernah mengguna-guna dirinya lewat foto, sehingga kemudian Mimi bisa lengket macam lem Alteco. Sekarang Mimi sungguh bingung tiada ujung. Bagaimana jika suaminya tahu dirinya telah hamil akibat tidur dengan lelaki lain? Gawat kweh, bisa-bisa mudun sing kapal Mimi langsung dilelang! (wan/jpnn)

CMYK

TEGAL - Setelah melakukan penyelidikan mendalam, dalam waktu 2 X 24 jam, Tim Resmob Polres Tegal Kota berhasil meringkus dua tersangka kasus pembunuhan karyawati Bank BTN Cabang Tegal, Elvani Noor Afia (24) atau akrab disapa Vani, Rabu (22/5) pukul 13.45 WIB. Kedua pelaku, masing-masing Wawan Andrean Setiawan (23)

warga RT 03 RW 03, Desa Ambulu, Kabupaten Jember, Jawa Timur; dan Dwi Oka Raharjo (19) warga Jalan Rambutan, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal. Oka nekad menusuk Vani yang tinggal di rumah kos-kosan Jalan Jeruk Nomor 28, RT 05 RW 07, Pekauman, dengan sebilah pisau karena butuh uang untuk ongkos pulang Wawan ke Jember. Keduanya ditangkap di tempat berbeda. Kapolres Tegal Kota, AKBP Darmawan Sunarko SIK, mela-

lui Kasat Reskrim, AKP Heriyanto SH MH, menyatakan, tersangka Wawan ditangkap di pabrik bakso di Jalan Rambutan. Sedangkan Oka ditangkap di Jalan Jeruk. Oka adalah penjual nasi goreng di sekitar koskosan korban. “Warga sekitar memang curiga, sejak kasus itu mencuat, kedua pelaku mendadak menghilang. Oka tak lagi berjualan. Hasil pemeriksaan sementara motifnya pencurian, tidak ada motif tindak asusila atau lainnya,’’

ungkap Heriyanto. Dijelaskan, kejadian bermula ketika tersangka Wawan hendak pulang ke Jember namun tak punya uang. Lalu, Oka memberi ide untuk menyatroni kamar kos yang didiami Vani. Oka sendiri mengenal korban karena seharihari berjualan nasi goreng di sekitar tempat kosnya. ‘“Saat kedua pelaku sudah berada di dalam kamar, ternyata korban terbangun. Melihat itu kedua pelaku panik, dan tersangka Wawan yang sudah

membawa pisau langsung menusukan benda tajam itu ke pinggang korban,’’ ujarnya. Sementara, tersangka Wawan kepada Radar mengungkapkan, pisau yang digunakan untuk menusuk korban adalah milik ibunya. Dia membawa pisau itu untuk berjaga-jaga saja. ‘’Setelah kejadian saya bersembunyi di rumah Sugihartono warga Benjaran Adiwerna. Kemudian saya pulang ke rumah bos nasi goreng dan akhirnya ditangkap,’’ katanya. (gus)

Bayi 17 Bulan Tewas Terjebur Sumur KERSANA - Akibat kurangnya pengawasan orangtua, Naila Nursati (17 bulan) harus tewas secara mengenaskan. Naila ditemukan sudah dalam kondisi mengambang setelah terjebur ke dalam sumur milik tetangganya. Sontak, kejadian itu langung menggegerkan seluruh warga di RT 1 RW 3 Desa Kemukten Kecamatan Kersana Kabupaten Brebes. Dari informasi yang di dapat, bocah bayi tersebut meninggal sesaat setelah ditinggal oleh neneknya yang tengah menemui tamu. Saat itu, Naila ditinggal oleh Tarini (50) yang selama ini mengasuhnya di atas dipan kamar untuk menemui tamu yang datang ke rumahnya. Dan saat akan ngemong cucunya, Naila

sudah tidak ada lagi di dipan kamar. Taniri berusaha mencari cucunya itu di sekitar rumah tapi tidak juga ditemukan. Dan setelah melihat di dalam sumur milik tetangganya Casmad (48), Naila ditemukan sudah mengambang di dalam sumur. Saat itu, Tarini langsung berteriak-teriak meninta bantuan tetangganya untuk menyelamatkan cucunya itu. Dan dibantu Rusmani (65), Naila kemudian dilarikan ke Puskesmas Tanjung. Namun nahas, nyawa bayi mungil itu tidak bisa diselamatkan. Dari informasi warga sekitar, Naila selama ini diasuh oleh neneknya. Hal itu dilakukan lantaran kedua orang tuanya tengah

merantau di ibu kota Jakarta. Sementara, Kapolsek Kersana, AKP Misyanto SH, membenarkan adanya kejadian itu. Menurutnya, tewasnya Naila Nursati di dalam sumur disebabkan karena faktor kelalaian. Selama ini korban diasuh oleh neneknya setelah kedua orang tuanya merantau ke Jakarta. Lantaran masih bayi, korban dimungkinkan turun dari ranjang dengan cara merangkak untuk mencari mainan. Dan saat melihat air di dalam sumur korban kemungkinan ingin bermain di dalamnya. “Namuanya anak-anak, akhirnya Naila terjun ke dalam sumur milik tetangga nya sedalam 2,5 meter,” katanya. (har)

Miliki Ganja, Empat Remaja Diciduk Satu Orang Berstatus Pelajar TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

BREBES - Empat remaja dibekuk Satuan Narkoba Polres Brebes lantaran membawa narkoba jenis ganja saat tengah nongkrong di warung lesehan depan SDN Brebes 6 Kelurahan Brebes. Keempat pelaku ditangkap secara terpisah setelah Satuan Narkoba mengembangkan informasi atas adanya transaksi narkoba di sekitar lokasi penangkapan. Kapolres Brebes, AKBP Kif Aminanto SIK SH MH, melalui Kasat Narkoba, AKP Sapari, Rabu (22/5) mengatakan, lokasi penangkapan terhadap empat tersangka pemilik ganja dilakukan terpisah. Penangkapan pertama dilakukan terhadap tersangka Hardiyanto alias Kojek (18) dan Cuaristo alias Aris (20) warga RT 5 RW 3 Desa Pende Kecamatan Kersana. Keduanya ditangkap saat tengah berada di salah satu warung depan SDN Brebes 6. Saat dilakukan pemeriksaan, diketahui pelaku menyimpan ganja seberat 1,40 gram di dalam helm miliknya. “Kedua pelaku kami tangkap pada Sabtu (18/5) sekitar pukul 21.00 WIB dan memudian kami periksa di Mapolres Brebes,” terang AKP Sapari. Dari hasil pemeriksaan terhadap kedua tersangka, mereka akhirnya mengaku kalau barang haram itu didapat dari salah satu

DIAMANKAN - Petugas mengamakan pelaku pencurian bersama barang bukti laptop dengan berdalih sebagai pencari sumbangan.

Berdalih Cari Sumbangan, Curi 4 Laptop HARVIYANTO/RADAR BREBES

DIGELANDANG - Empat pelaku kepemilikan narkoba jenis ganja saat tengah digelandang ke ruang tahanan Mapolres Brebes setelah dilakukan pemeriksaan oleh Satuan Narkoba.

temannya. Dari informasi itu kemudian satuannya kembali melakukan penangkapan kepada pelaku lain yaitu Toni Mulyani bin Ali Mukti (17) warga RT 3 RW 1 Desa Pende dan Agus Taufik alias Ayong (26) warga RT 2 RW 1 Desa Cikandang Kecamatan Kersana. “Keduanya kami tangkap pada Minggu (19/5) pukul 00.45 Wib di rumahnya masing-masing,” katanya. Dari kedua tersangka didapat barang bukti berupa 1 paket ganja seberat 0,22 gram dan handpone. Didepan petugas, tersangka Toni mengaku telah menjual ganja ke salah satu temannya. Sementara dari tersangka Agus Taufik ditemukan 1 paket ganja yang sengaja diselipkan di ranjang tempat tidur. Keduanya kemudian digelandang ke Ma-

polres Brebes untuk dilakukan pemeriksaan bersama dengan tersangka lain. Dari keempat tersangka yang berhasil ditangkap, satu pelaku diantaranya masih berstatus pelajar. Meski demikian, lanjut dia, pihaknya tetap memproses pelaku sesuai dengan ketentuan yang ada. “Bahkan tersangka kami ancam dengan pasal 112 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkoba dengan acaman hukuman 5 tahun penjara. Di ruang penyidik Sat Narkoba Polres Brebes tersangka Toni mengakui kalau tindakannya itu dilakukan untuk mendapat uang tambahan. Pasalnya, penghasilan sebagai penjaga warung internet di rasa kurang. (har)

PAGUYANGAN - Dua orang lelaki dengan berpura-pura meminta sumbangan amal jariah, mencuri 4 unit laptop milik Juriah (22) di Perumahan Palem Indah Paguyangan. Juriah merupakan mahasiswi STKIP Islam Bumiayu, saat kejadian dirinya tengah bertandang ke rumah tetangganya tidak jauh dari tempat kos yang dihuninya. “Saat berada di luar, saya melihat ada dua orang keluar dari tempat kos saya terlihat tergesagesa. Ketika saya panggil, mereka malah langsung naik sepeda motor dan berlalu,” ungkap Juriah, Rabu (22/5). Saat mengecek kondisi tempat kosnya, didapati laptop miliknya sudah tidak berada di tempat semula. Hal sama juga dialami tiga temannya, yakni Rara Dwi Kartika (21); Ana Dwi Resmala (22); dan Risma Yanti (22). “Beruntung saya sempat mencatat nomor polisi sepeda motor

jenis matic yang digunakan para pelaku,” kata Juriah. Juriah bersama ketiga temannya kemudian melaporkan kejadiannya ke Mapolsek Paguyangan dan diterima langsung petugas. Kapolres Brebes, AKBP Kif Aminanto SIK SH MH, melalui Kapolsek Paguyangan, AKP Aljihat, didampingi Kanit Reskrim, Bripka Bambang Basuki, mengatakan, pihaknya bersama anggota Resmob melakukan pengejaran terhadap para pelaku dengan bermodalkan ciri-ciri dan nomor polisi sepeda motor yang dilaporkan para korban. “Pengejaran membuahkan hasil, karena para pelaku masih belum terlalu jauh. Para pelaku kami amankan beserta barang bukti berupa 4 buah laptop juga sepeda motor Honda Beat. Selanjutnya para pelaku langsung kami serahkan Mapolres Brebes untuk penanganan lebih lanjut,” jelas Bambang. (pri)


OLAH RAGA

KAMIS, 23 MEI 2013

17

RADAR TEGAL

JUERGEN KLOPP

JUPP HEYNCKES

STRENGTHS

STRENGTHS

Klopp menginginkan tim asuhannya tidak hanya menang, melainkan juga harus menyuguhkan permainan yang enak ditonton. Klopp penyuka gaya bermain ala Barcelona karena dia menginginkan anak asuhnya menunjukkan kolektivitas dan intensitas tinggi selama 2x45 menit.

Tipikal pelatih yang butuh mempelajari permainan calon lawan sekalipun menguras waktu sampai berbulan-bulan. Dikenal disiplin layaknya ciri khas pelatih Jerman, tapi tetap mampu menjaga komunikasi dengan pemain sehingga Philipp Lahm cs pun menaruh hormat.

WEAKNESSES

WEAKNESSES

Temperamental dan bisa meluapkan amarahnya secara berlebihan. Walhasil, anak asuhnya ikut-ikutan terpancing emosinya. Sekalipun maksudnya mungkin bercanda, dia juga suka mengritik nonteknis tim lain sehingga dicap sebagai pelatih usil.

Terlepas memiliki jam terbang tinggi, Heynckes bisa dengan mudah terpancing psywar pelatih lawan. Dia juga dituding kehilangan keberaniannya dan memilih menyalahkan para pemain seandainya tim berada dalam tekanan. Di masa lampau, Heynckes muda pernah berkelahi dengan anak asuhnya.

CAPAIAN TERTINGGI Mempersembahkan double winners, Bundesliga dan DFB Pokal, tahun lalu. Itu merupakan sejarah bagi Dortmund. Lolos ke

CAPAIAN TERTINGGI

final Liga Champions musim ini juga menjadi sejarah tersendiri.

Mempersembahkan Liga Champions 1998 untuk Real Madrid. Trofi itu mengakhiri paceklik gelar klub berjuluk Los Merengues tersebut di pentas Eropa setelah 32 tahun.

CAPAIAN TERBURUK Pada musim 2006-2007, Klopp gagal menghindarkan Mainz 05 dari degradasi. Dia sebenarnya masih loyal. Tapi, karena klub tak memberikan garansi bisa promosi, dia mundur di musim berikutnya. TAKTIK

CAPAIAN TERBURUK

Kloppo mengambarkan taktiknya sebagai permainan penuh emosi, semangat, serta kesediaan untuk berlari dan disiplin menerapkan strategi. Tapi, dia bisa sangat fleksibel karena juga harus menyesuaikan dengan karakteristik lawan yang dihadapi.

Di musim keduanya menangani Borussia Moenchengladbach (20062007), skuad Heynckes gagal meraih kemenangan dalam 14 laga di Bundesliga. Heynckes lantas mundur dan Die Fohlen terdegradasi.

TAKTIK Heynckes beruntung mewarisi skuad bentukan Louis van Gaal yang sangat ofensif dan produktif. Tapi, dia mampu menyeimbangkannya karena Bayern kini juga solid dalam bertahan. Pemain seperti Franck Ribery yang biasanya hanya menyerang dan menyerang mulai belajar cara bertahan yang bagus.

MAN MANAGEMENT Meskipun menyangkal menguasai seni motivasi, sikap optimisme dan kepercayaan diri yang selalu ditanamkan kepada anak asuhnya merupakan faktor sukses Dortmund. Dia juga memilih tinggal di Herdecke, kawasan hunian mayoritas anak asuhnya.

MAN MANAGEMENT Merotasi 16-17 pemain dengan baik dan itulah basis konsistensi performa Bayern sepanjang musim ini. Pemain yang bukan pilihan reguler seperti Mario Gomez, Xherdan Shaqiri, bahkan sampai Claudio Pizarro tetap menunjukkan performa bagus.

TRANSFER Seiring Dortmund bukan tim berbujet melimpah, Klopp harus pandai-pandai mencari pemain muda yang bisa berkembang. Mats Hummels, Robert Lewandowski, dan Marco Reus adalah namanama yang sukses dipolesnya menjadi bintang.

TRANSFER Pemain termahal Jerman (EUR 40 juta atau lebih dari Rp 496 miliar), Javi Martinez, dimaksimalkannya. Heynckes juga memberi kesempatan debut liga untuk dua pemain junior, Emre Can (19 tahun) dan Pierre-Emile Hoejbjerg (17 tahun).

Skema Favorit : 4-2-3-1 (162 laga) Persentase Kemenangan (Overall): 47,64%

Skema Favorit : 4-2-3-1 (170 laga) Persentase Kemenangan (Overall): 51,02%

Saling Serang, Saling Respek JUERGEN Klopp dan Jupp Heynckes kali pertama bersua pada 2006. Kala itu, Klopp masih menangani Mainz 05, sedangkan Heynckes menukangi Borussia Moenchengladbach. Keduanya kembali berseteru ketika Klopp bergabung dengan Borussia Dortmund dan Heynckes menyeberang ke Bayer Leverkusen. Tentu saja, rivalitas paling sengit terjadi dua musim terakhir. Di musim pertamanya bersama Bayern Muenchen (sejatinya periode ketiga setelah 1987-1991 dan 2009), Heynckes harus melihat Klopp mempersembahkan Bundesliga dan DFB Pokal untuk Dortmund. Heynckes tak bisa komplain atas kegagalan Bayern. Dalam tiga pertemuan, Die Roten (sebutan Bayern) memang selalu jadi pecundang. Tapi, musim ini ceritanya berbalik. Bayern tak terkalahkan dalam empat pertemuan (2 menang, 2 seri). Setelah ditahbiskan sebagai juara Bundesliga, Bayern pun difavoritkan

TALE OF TAPE Jupp Heynckes

PSYWAR

” ”

BEDA generasi, beda karakter, dan pendekatan terhadap taktik. Seperti apa rivalitas antara Jupp Heynckes versus Juergen Klopp dalam final Liga Champions di Stadion Wembley, London, akhir pekan ini (25/4)? Kesan formal yang membosankan tidak tampak di hampir semua sesi konferensi pers di Signal Iduna Park, kandang Borussia Dortmund. Bukan karena tidak ada protokol resmi, melainkan karena sosok Juergen Klopp. Der trainer Dortmund itu memang sosok yang santai dan tak jarang melempar joke di hadapan media. Tetapi, di pinggir lapangan, attitude Klopp bisa berubah 180 derajat. Pelatih 45 tahun itu bak gunung vulkanik yang memuntahkan lahar karena tak mampu menaham emosinya. Ingat bagaimana adu mulut Klopp dengan Matthias Sammer di Signal Iduna Park awal bulan ini (4/5)? Sammer adalah direktur olahraga Bayern yang sekaligus mantan bintang Dortmund. “Ketika saya melihat diri saya di televisi, kadangkadang saya tidak mengenali diri saya sendiri,” kata pelatih yang akrab disapa Kloppo itu seperti dilansir Ruhr Nachrichten. Sosok Klopp yang nyentrik, berjiwa pemberontak, dan menomorsekiankan sopan santun jelas berbeda dengan Jupp Heynckes. Pelatih yang 23 tahun lebih tua dari Klopp itu memiliki pembawaan yang lebih tenang serta penuh konsentrasi saat menjawab pertanyaan para wartawan. Kadang tanpa emosi. Walaupun tidak meraih simpati dari media maupun fans, sosoknya dihormati. Heynckes sekaligus dikenal sebagai pelatih yang gila disiplin. “Disiplin sangat penting dalam kehidupan. Sikap ini dituntut oleh setiap perusahaan yang mempekerjakan Anda, sama seperti sepak bola,” kata pelatih tertua yang pernah memenangi Bundesliga itu. Klopp, sekalipun terkesan santai, sebenarnya juga mengutamakan disiplin kepada anak asuhnya. Hanya, memang tidak terlalu kelihatan karena Klopp sebagai pelatih dari generasi yang lebih muda masih bisa fleksibel dalam bersikap. Hal itu juga tecermin dalam strateginya. Ketika dipercaya menangani Borussia Dortmund pada 2008, Klopp tak langsung membual kepada fans bakal menghadirkan banyak kemenangan atau gelar. Klopp hanya menjanjikan sebuah permainan sepak bola yang enak ditonton dan belum pernah disuguhkan klub lainnya. “Vollgasveranstaltungen”. Begitulah kosakata yang diberikan Klopp untuk permainan Dortmund yang diraciknya. Permainan yang dianggap lulusan diploma jurusan sport science Goethe University Frankfurt itu harus dimainkan dengan soul (jiwa) dan passion (senang, enjoy, dan semangat). Sepak bola yang akan dikenang semua orang. “Sebuah tim harus bermain maksimal dan memberikan kemampuan terbaiknya. Itulah yang ingin orang lihat di stadion. Itu bisa dilakukan tanpa membutuhkan pemain seperti Xavi (Hernandez) atau (Cristiano) Ronaldo karena strategi saya berdasarkan kemampuan pemain yang saya miliki,” papar Klopp yang memperkenalkan taktik gegenpressing atau serangan balik dengan maksimal 34 langkah dari posisi striker Robert Lewandowski sampai defender Mats Hummels itu. Sedangkan Heynckes lebih dikenal sebagai pelatih textbook. Heynckes bisa menghabiskan 56 jam sesi diskusi dengan tim hanya untuk menganalisa lawan plus menonton rekaman pertandingan. Eks pelatih Real Madrid itu menganggap lawan lah yang harus mengikuti ritme permainan timnya. “Kami tidak harus mengubah sistem yang sudah kami miliki. Anda bisa melihat kedatangan Javi Martinez, Mario Mandzukic, dan Dante musim ini. Mereka datang bukan untuk mengubah sistem,” jelas Heynckes. Apapun background Klopp dan Heynckes, final Liga Champions adalah puncak karir mereka. Bagi Henyckes yang sarat pengalaman, gelar juara bisa menjadi hadiah di akhir karirnya yang cemerlang. Sedangkan bagi Klopp yang masih haus gelar, titel Liga Champions adalah capaian terbesarnya. (dns/ttg)

Juergen Klopp

68

Usia

45

Bayern seperti Tiongkok dalam industri. Mereka melihat apa yang orang lain lakukan, menirunya, kemudian menghasilkan uang dengan cara yang sama Juergen Klopp

Osram

Julukan

Kloppo

34

Durasi Karir

12

9

CV Klub

2

1.172

Laga

487

Bayern hidup dan memiliki sejarah kesuksesan lebih lama ketimbang usia Juergen Klopp Jupp Heynckes

598

Menang

232

268

Seri

133

306

Kalah

122

2.269

Gol Memasukkan

838

1.472

Gol Kemasukan

557

” ”

bisa mengatasi VfB Stuttgart untuk memenangi DFB Pokal di Olympiastadion pada 1 Juni nanti. Klopp yang gagal pun meradang. Seusai kekalahan dari Bayern di perempat final DFB Pokal Februari lalu, Klopp menyerang Bayern. Pelatih terbaik Jerman dua edisi terakhir itu menuding Die Roten meniru gaya bermain Dortmund. “Bayern seperti Tiongkok dalam industri. Mereka melihat apa yang orang lain lakukan, menirunya, kemudian menghasilkan

uang dengan cara yang sama,” kata Klopp kepada Sky Sport. Kekecewaan Klopp makin membuncah kala Bayern mencomot anak asuhnya, Mario Goetze, sebelum Dortmund menghadapi Real Madrid di leg pertama semifinal Liga Champions. Heynckes tentu saja bereaksi atas serangan Klopp. “Bayern hidup dan memiliki sejarah kesuksesan lebih lama ketimbang usia Juergen Klopp dan klub kami selalu memiliki gaya sendiri.” kata pelatih berjuluk Osram itu. (dns/ttg)

10

Gelar

4

Prestasi Heynckes

Prestasi Klopp

—> Bundesliga 1988-89, 1989-90, 2012-13 —> DFL Supercup 1987, 1990, 2012 Real Madrid —> Liga Champions 1997-98 —> Piala Super Spanyol 1997 Schalke 04 —> Piala Intertoto 2003, 2004

—> Bundesliga 2010-11, 2011-12 —> DFB Pokal 2012 —> DFL Supercup 2008 Prestasi Individu —> Pelatih terbaik Jerman 2011, 2012


ALL SPORTS

18

KAMIS 23 MEI 2013

RADAR TEGAL

JANGAN GENTAR INDONESIA KUALA LUMPUR - Birmingham 29 Mei 1993 menjadi salah satu kenangan indah bagi Ricky Subagja. Berpasangan dengan Rudy Gunawan di sektor ganda putra, keduanya membawa Indonesia unggul 3-1 atas pasangan Tiongkok Chen Kang/Chen Hongyong 15-13,15-7 di babak semifinal Piala Sudirman. Di akhir laga, Indonesia akhirnya menang 3-2 setelah pada partai terakhir ganda campuran pasangan Denny Kantono/Rosiana Tendean dijinakkan Zhao JIanhua/Sun Man lewat rubber game 15-10,16-18,8-15. “Itu salah satu era kekuatan terbaik Indonesia. Istilahnya tutup mata pun bisa memilih pemain yang turun karena rangkingnya top ten semua. Di tunggal putra ada Joko Suprianto dan Alan Budikusuma. Tunggal putri Susi Susanti. Ganda putri ada Lili Tampi/ Finarsih. Sayang di final kita kalah dengan KOrsel,” kenang Ricky soal Piala Sudirman 2003. Itulah satu-satunya memori victory Indonesia atas Tiongkok di ajang kejuaraan beregu ini. Total berjumpa dengan Tiongkok tujuh kali, Tiongkok menang enam kali. Pada pertemuan

kedelapan hari ini (23/5) di Putra Stadium Bukit Jalil Kuala Lumpur pada babak perempatfinal Piala Sudirman semua masih bisa terjadi. Boleh dibilang Indonesia seolah berjodoh dengan Tiongkok di Piala Sudirman edisi ke-13 ini. Saat proses drawing Februari lalu di Kuala Lumpur, Merah Putih digariskan satu grup dengan juara bertahan itu. Lalu dalam tos-tosan babak delapan besar Selasa (21/5) malam lalu, takdir mempertemukan Tommy Sugiarto dkk dengan Tiongkok lagi. Mungkin banyak yang bertanya, kenapa Indonesia yang sudah berjumpa dengan Tiongkok di babak grup 1 A bisa bertemu lagi dengan Chen Long dkk. BWF atau Federasi Bulu Tangkis Dunia per 2012 lalu memang membuat regulasi baru soal sistem gugur atau fase knock out. Yakni undian kembali dilakukan ketika delapan besar. Negara yang sudah bertemu di penyisihan grup punya kemungkinan bersua kedua kali di babak perempatfinal. Pada perhelatan Piala Thomas-Uber di Wuhan tahun lalu, sistem ini sudah dipakai. BWF beralasan sistem ini untuk

menghindari negara-negara yang sengaja mengalah atau “main sabun”. Menjelang pertandingan hari ini pelatih dan pemain Indonesia melakukan pembahasan khusus. Usai kalah 5-0 dari Tiongkok Selasa (21/5) lalu, Merah Putih dipastikan menyusun ulang strategi mereka. Manajer tim Piala Sudirman Indonesia Rexy Mainaky menuturkan Indonesia siap turun full team. Dari hasil perjumpaan pertama Rexy menilai Indonesia sanggup memberikan kejutan di dua sektor. Yakni ganda putri dan tunggal putra. Untuk lawan Tiongkok kali ini, Indonesia memberikan Liliyana Natsir panggung yang besar. Butet, sapaan Liliyana Natsir, akan bermain rangkap. Yakni ganda campuran dan ganda putri. Di ganda campuran berpasangan dengan Tontowi Ahmad. Di ganda putri dengan Nitya Krishinda Maheswari. “Ini strategi ter-

baik yang bisa kita susun. Strategi ini kita harapkan sanggup memberikan angka bagi Indonesia. Kalau pun nantinya strategi ini tak berjalan, setidaknya kita memberikan perlawanan,” ucap Rexy. Dari susunan pemain yang dilakukan Indonesia, Rexy berharap sanggup mencuri poin di ganda campuran dan ganda putra. Sedang untuk ganda putri, pelatih asal Ternate mengakui ada perjudian dengan memasangkan Butet dan Titin, sapaan Nitya Krishinda Maheswari untuk menghadapi Yu Yang/Wang Xiaoli. Nah, untuk ganda campuran menilik rekor pertemuan Owi/Butet dengan Chen/Jin dari delapan kali bertemu, Owi/Butet hanya menang

dua kali. Pada pertemuan terakhir pada Desember lalu di super series finals Owi/Butet kalah 14-21,11-21 dari Chen/Jin. Sedang untuk ganda putra Angga Pratama/Ryan Saputra akan bentrok dengan Cai Yun/Fu Haifeng. Angga/ Ryan baru bertemu sekali peraiih medali emas ganda putra Olimpiade 2012 itu. Dari perjumpaan di tahun 2010 lalu di Jepang Superseries, Angga/ Ryan kalah 14-21,11-21. Pelatih ganda putra Herry Iman Pierngardi mengatakan perubahan ini melihat peluang Indonesia menang fifty fifty. Dalam pertarungan hari ini, Herry menuturkan faktor non teknis sangat mempengaruhi. “Ini pertarungan mental pemain di lapangan. Saya yakin Tiongkok sebenarnya

juga panik dengan undian ketemu kita di perempatfinal ini. Jadi, mental siapa yang terkuat di lapangan, dialah yang

menang,” tutur Herry IP, sapaan Herry Iman Pierngardi. Di sisi lain, pelatih kepala Tiongkok Li Yongbo mengatakan undian bertemu dengan Indonesia bakal jadi pertarungan yang berat. Meski demikian, Yongbo yakin Chen Long dkk bisa menghempaskan Indonesia. “Semua sudah makin bagus. Cai Yun/Fu Haifeng memang ada problem saat pertama turun lawan Indonesia. Li Xuerui juga sudah stabil setelah sempat bermain rubber game dengan Indonesia. Saya optimis kita bisa menang dan melaju,” tutur peraih medali perunggu Olimpiade 1992 itu. Namun Yongbo juga waswas dengan sisi histori Tiongkok meraih juara di Piala Sudirman ini. Sempat juara empat kali berturut-turut mulai 1995,1997,1999, dan 2001 saat mengejar gelar kelima tahun 2003 di luar dugaan mereka kalah atas Korsel di tahun 2003. Demikian halnya tahun ini. Sejak 2005,2007,2009, dan 2011 mereka sudah empat kali beruntun menjuarai kejuaraan beregu yang digelar sejak 1989 itu. Pertanyaannya apakah tahun ini, Tiongkok bakal tergelincir? (dra)

PERTEMUAN INDONESIA VS TIONGKOK DI PIALA SUDIRMAN 1993 Indonesia vs Tiongkok (semifinal)

3-2

1995 Indonesia vs Tiongkok (final)

1-3

1997 Indonesia vs Tiongkok (semifinal)

2-3

2001 Indonesia vs Tiongkok (final)

1-3

2003 Indonesia vs Tiongkok (semifinal)

1-3

2005 Indonesia vs Tiongkok (final)

0-3

2007 Indonesia vs Tiongkok (final)

0-3

2013 Indonesia vs Tiongkok (8 besar)

?-?

Latihan Tetap Penuh Tawa Grizzlies Sadarkan Spurs KUALA LUMPUR - Tim Piala Sudirman Indonesia tetap menggelar latihan sebelum lawan Tiongkok di babak perempatfinal. Kemarin (22/5) pagi di Sports Arena Sentosa Kuala Lumpur Tommy Sugiarto dkk melakukan latihan selama dua jam. Suasana latihan tim Merah Putih terlihat tak ada perubahan. Canda tawa masih sering terdengar di lima lapangan yang digunakan berlatih tersebut. Sesi latihan kemarin banyak diisi dengan materi game. Beberapa pemain terlihat mendapat drill khusus. Khususnya permainan di depan net serta pertahanan. Sebut saja Linda Wenifanetri, Tontowi Ahmad/ Liliyana Natsir, Tommy Sugiarto, dan Hendra Setiawan/Ryan Saputra. “Kami tak ada rasa khawatir atau cemas berlebihan ketika hasil undian perempatfinal Piala Sudirman ini menempatkan Indonesia bersua Tiongkok lagi. Ya, harus dihadapi. Masak kita mau ngumpet di kolong meja dan gak main,” ujar Tontowi usai latihan kemarin. Ganda campuran rangking dua dunia tersebut mengaku santai menjelang laga lawan Tiongkok hari ini. Toh, dalam turnamen-turnamen sebelumnya duta bulutangkis Indonesia sudah sering berjumpa dengan pemain Negeri Tirai Bambu kata pemain asal Sumpiuh, Kebumen itu. Pelatih ganda putra Herry Iman Pierngardi juga tetap positif melihat perjumpaan Indonesia dengan juara Piala Sudirman delapan kali tersebut. Herry IP, sapaan Herry Iman Pierngardi, menceritakan tak ada ekspresi berlebih ketika mengetahui hasil drawing perempatfinal Selasa (21/5) malam lalu. “Kita pas pengundian itu lagi briefing semua di hotel. Kita para pelatih sih feeling ketemu Jepang. Kita sudah analisis ke-

TOMMY SUGIARTO kuatan dan kelemahan semua juara grup. Mulai Tiongkok, Taipei, Korsel, dan Jepang. Ketika dikasih tahu lawan Tiongkok, langsung kita analisis lebih dalam,” ucap Herry IP. Dari sektor ganda putri, Nitya Krishinda Maheswari mengungkapkan ketakutan bertemu Tiongkok malah membuat internal tim tak enjoy. Titin, sapaan Nitya Krishinda Maheswari, memilih fokus pertandingan di lapangan.

“Kalau memang undian seperti itu, mau apa. Kita hadapi Tiongkok sekuat dan sebisa yang mampu dilakukan. Pokoknya fight, fight, dan fight. Perkara menang atau kalah, namanya juga pertandingan,” tutur Titin. Di sisi lain, menurut Humas Kemenpora pada pertandingan lawan Tiongkok hari ini (23/5) di Putra Stadium Bukit Jalil Menpora Roy Suryo akan datang langsung dan memberikan dukungan moril kepada tim. (dra)

SAN ANTONIO - Perjalanan San Antonio Spurs untuk mencapai NBA Final 2013 bukan hal mudah. Kemenangan telak di game pertama final wilayah timur melawan Memphis Grizzlies tak bisa dijadikan patokan. Sebab, Grizzlies kembali menunjukkan betapa bahayanya mereka dengan status underdog yang disandang. Di game pertama, Spurs menang dengan selisih 22 poin. Di game kedua yang masih berlangsung di kandang Spurs kemarin (22/5) WIB, Spurs sudah unggul 76-64 saat laga mamsuki kuarter keempat. Tapi, Memphis mampu mengejar di kuarter terakhir dan memaksakan overtime (OT). Meski akhirnya Spurs tetap menang dengan 93-89, itu jadi sinyal peringatan bagi Spurs di game tersisa. “Saya benci kami melepaskan keunggulan jauh dalam situasi seperti itu. Tapi kami cukup fleksibel untuk memasuki overtime dan tak membiarkan itu mempengaruhi kami lagi,” beber Tim Duncan, power forward Spurs seperti dikutip Associated Press. Setelah meraih keunggulan 1513 di kuarter pertama, Spurs berlari kencang di kuarter berikutnya. Mereka menutup babak pertama dengan keunggulan 46-31. Grizzlies mulai

mengimbangi di kuarter ketiga ketika Duncan mengalami foul trouble dan lebih banyak menghuni bangku cadangan. Delapan menit terakhir kuarter keempat jadi siksaan berat bagi Spurs. Grizzlies mampu menyamakan kedudukan 85-85 setelah ketinggalan 13 poin di awal kuarter keempat. Di kuarter keempat tersebut, Memphis mampu melesakkan 21 poin dan menahan Spurs hanya meraih sembilan poin. “Kami adalah kami, dan kami harus mempertahankan itu. Kami harus memahami itu, tak peduli siapa yang di hadapan kami. Kami ha-

rus menunjukkan identitas Grizzlies,” tegas Lionel Hollins, pelatih Grizzlies. Bintang-bintang Spurs harus mengerahkan segenap kemampuannya untuk mengimbangi militansi Grizzlies. Saat

TIM DUNCAN

Duncan menghadapi masalah, point guard Tony Parker tampil cemerlang hingga kehabisan tenaga di akhir waktu reguler. Begitu memasuki overtime, Duncan jadi kekuatan besar untuk memastikan keemangan. Parker menciptakan 18 assist yang merupakan rekor pribadinya di playoff. Sementara Duncan mencetak enam poin dari delapan poin Spurs saat overtime. Kombinasi dari dua pemain itu memberikan 32 poin untuk kemenangan Spurs. Selain Duncan dan Parker, seluruh starter Spurs meraih double digit poin. Center Tiago Splitter mengemas 14 poin, small forward Kawhi Leonard 12 poin dan shooting guard Danny Green dengan 11 poin. Dua game berikutnya berlangsung di Memphis. Grizzlies punya rekor bagus selama playoff 2013. Salah satu yang menarik adalah setelah ketinggalan 0-2 dari Los Angeles Clippers di ronde pertama. “Kami berada di kapal y a n g sama seperti saat ketinggalan 0-2 dari Clippers. Kami harus pulang dan menyelesaikan urusan di kandang kami. Bukan hal mudah, tapi itulah kami,” tegas Hollins. (ady)


ALL SPORTS

KAMIS 23 MEI 2013

RADAR TEGAL

Persepam MU vs Persegres

AGENDA Indonesia Super League (ISL) Kamis, 23 Mei 2013 Persepam MU vs Persegres (Siaran langsung TV One pukul 15.30 WIB)

FARID FANDI/JAWA POS

TANGKAP - Kiper Persiwa Dwi Kuswanto berhasil menangkap bola dari penguasaan Siswanto (Persegres) saat bertanding di stadion Petrokimia Gresik, 14/05/13. Persegres menang 1-0 gol dicetak oleh Aldo Bareto menit ke 86.

Fokus Pertajam Lini Depan GRESIK - Mempertajam lini depan timnya nampaknya masih menjadi satu PR bagi pelatih Persegres, Widodo Cahyono Putro. Memiliki banyak peluang, Persegres gagal mencetak satu gol-pun di laga kandang terakhir mereka saat melawan Persipura minggu lalu (19/5). Finishing touch menjadi fokus evaluasi mereka menjelang laga selanjutnya saat bertandang ke kandang Persepam Madura United Kamis mendatang (23/5). Pelatih Persegres, Widodo Cahyono Putro menjelaskan bahwa sebenarnya track record permainan anak asuhnya telah berada pada jalur yang tepat. Sayang, pada laga terakhir kemarin, serangan-serangan mereka belum mampu membuahkan gol. “Performa anak-anak di setiap sektor sebenarnya sudah pas. Cuma kemarin belum ada gol yang tercipta aja. Makanya menghadapi laga selanjutnya, yang utama kita melakukan evaluasi pada finishing touch anak-anak,”

jelasnya. Banyaknya peluang Persegres yang tidak bisa dikonversi menjadi gol pada laga kontra Persipura kemarin memang menjadi satu masalah tersendiri bagi pasukan Laskar Joko Samudro. Total, ada delapan tendangan Persegres yang mengarah ke gawang Persipura pada laga tersebut, namun tidak ada satu-pun yang berbuah menjadi gol. Di sisi lain tim tamu Persipura hanya memiliki enam tendangan yang mengarah ke gawang Persegres pada laga tersebut, satu di antaranya mampu berbuah menjadi gol di menit 13 lewat sontekan Bio Pauline. Pada laga tersebut tercatat para pemain depan Persegres memiliki beberapa peluang emas diantaranya adalah tendangan Aldo Barreto di menit 15 dari luar kotak penalti, umpan matang Aldo kepada Khabib Syukron di mulut gawang Persipura di menit 65, dan sundulan Aldo pada menit 79 masih dapat diselamatkan oleh kiper Persipura, Yoo Jae-hoon. (irr)

HARAM KALAH DIKANDANG BANGKALAN - Motivasi Persegres Gresik untuk menembus peringkat sepuluh besar klasemen sementara cukup tinggi. Semangat tersebut yang membuat Persegres percaya diri tinggi untuk membawa pulang poin penuh saar bertandang di markas Persepam Madura United dalam laga lanjut Indonesia Super League (ISL) di Stadion Gelora Bangkalan, (siaran langsung Tv One Pukul 15:00 Wib) “Semua tim pasti menginginkan kemenangan dalam setiap pertandingan, termasuk kami. Target kami membawa pulang poin penuh dalam pertandingan ini, pemain kami juga sudah bertekad untuk berusaha keras untuk merebut poin itu,” kata Widodo.C Putra, head coach Persegres, kemarin (22/5). Pelatih yang juga mantan bintang Timnas sepak bola Indonesia ini menambahkan bahwa, sejumlah kelemahan yang terjadi dalam pertandingan terakhir mereka melawan Persipura Jayapura (19/5) lalu sudah dibenahi secara total, salah satunya adalah finishing touch para pemain depan yang selama ini menjadi masalah utama. “Sampai saat ini semua evaluasi berjalan efektif dan sudah bisa dipahami oleh pemain. Namun, yang terpenting harus ada pengertian antar setiap pemain di lapangan, kalau dua ini sudah berjalan efektif, maka target mencuri poin dari kandang la-

wan bukan hal yang mustahil,” lanjutnya. Nah, demi memenuhi ambisi besarnya tersebut, Widodo mengatakan bahwa dia akan tetap menurunkan the dream team mereka kala menjamu Persipura beberapa waktu lalu. Duet Ngon A Mamaoun dan Aldo Barreto Miranda tetap menjadi pilihan utama untuk menggedor gawang Persepam. Selain mereka, mobilitas tinggi Diogo Santos Rangel dan Siswanto bakal di plot menjadi motor serangan tim berjuluk Laskar Joko Tingkir ini. Kendati begitu, Persegres tetap saja harus berhati-hati, itu tidak lain karena laga ini berlangsung di kandang lawan. Apalagi, laga tersebut sarat gengsi bagi tim tuan rumah, alias tak ada kompromi untuk kalah di depan pendukung sendiri. “Kami memilih menang daripada main cantik namun tak mampu raih tiga poin. Apalagi kita haramkan kalah dari Persegres di kandang sendiri,” kata Achsanul Qosasi, manajer Persepam. Target menang yang diberikan manajemen juga disambut optimisme tinggi oleh pelatih Daniel Roekito. Daniel memastikan kondisi semua pemainnya fit dan siap tanding. “Hanya Firly Apriansyah yang belum ikut latihan. Ada pemain lain yang demam, tapi kami berharap kondisinya semakin baik

besok (hari ini, Red),” ujarnya. Daniel mengaku sudah menyiapkan strategi khusus menghadapi Persegres. Dalam sesi latihan tertutup kemarin pagi, Daniel langsung memainkan p e m a i n a n y a r A l a i n N ’ Kong. Pemain buangan dari Persebaya Surabaya yang berlaga di Indonesia Premier League (IPL) ini diplot sebagai gelandang serang. Praktis, Cristoper Gomes yang tampil cemerlang saat lawan Persib sedikit digeser ke winger kiri. “Kmai memang coba 4-4-2. Tapi nanti bisa ke 4-3-3 atau pola lain dengan komposisi pemain lainnya. Kami siapkan banyak cara mengalahkan Persegres. Sebab sejak ditangani Widodo dan ada pemain tambahan di putaran kedua, Persegres juga mulai bangkit dan patut diwaspadai,” tandasnya. (dik/irr)

Persepam MU : (4-4-2) : 1-Alvonsius Kelvan (pg); 45-Slamet Riady, 26-Fachrudin Aryanto, 32-Sillah Aboubakar, 81-Aditya Putra Dewa; 17-Busari, 29-Alain N’Kong, 21-Ali Khadafi, 28Cristoper Gomes; 99-Emile Linkers, 96-Zaenal Arif (c). Pelatih : Daniel Roekito Kostum : Merah -Putih Persegres : (4-4-1-1) : 77-Hery Prasetya (pg); 23-Erol Iba, 29-Ambrizal, 55-Sasa Zecevic, 31-Diogo Santos; 88-Siswanto, 83-Ahmad Sembiring, 10-GB Ngon Mamoun, 15-Khabib Syukron; 18-Shohei Matsunaga, 17-Aldo Barreto (c). Pelatih : Widodo Cahyono Putro Kostum: Kuning-Biru Stadion : Gelora Bangkalan, Bangkalan Wasit : Dodi Setia Purnama (Indramayu) PP : Ali Mustofa (Jombang) Head To Head : 5 Des 2012 17 April 2013

Persegres vs Persepam MU : 2-1 (IIC) Persegres vs Persepam MU : 0-0 (ISL 2013)

Siaran langsung 23 Mei 2013 Pukul 15:00 WIB

Gagal Tembus Peringkat Dua cipta. Bahkan saat laga baru berjalan delapan menit, Persela berhasil membuka peluang lewat tendangan bebas Gustavo Fabian Lopez. Sayang tendangan terukurnya tersebut membentur mistar gawang. Dua menit kemudian, Mario Costas ikut menebar ancaman dengan lewat sepakan kerasnya, namun berhasil dihalangi penjaga gawang Kurnia Meiga. Gagal mencetak gol dimenit awal, mobilitas Gustavo malah mulai mengendur. Kondisi ini dimanfaatkan oleh tim tamu yang lambat laun mulai berhasil keluar dari tekanan. Bahkan, Singo Edan (julukan Arema) juga mulai berani menusuk ke daerah pertahanan Persela untuk menciptakan peluang. “Peluang kami lebih banyak, tapi memang belum beruntung mencetak gol. Karena itu saya mohon maaf kepada pendukung Persela tidak bisa mempersembahkan poin penuh, “kilah Didik, sang pelatih. Nah, akibat gagal memaksimalkan sejumlah peluang menjadi gol sepertinya ikut mempengaruhi mental pemain kedua tim. Alhasil, pada babak kedua, tempo permainan berlangsung keras. Wasit terpaksa mengeluarkan dua kartu merah untuk meredam jalannya pertandingan yang mulai menjurus kasar ini. Masing-masing kartu merah diberikan kepada stoper Persela Jayusman Traisdi karena sengaja memegang bola serta Victor Igbonefo karena bermain kasar. Tak hanya itu, wasit juga berikan dua kartu kuning kepada Persela dan tiga kartu bagi tim tamu. (dik)

Siswanto

Perkiraan Pemain

(0) Persela vs Arema (0)

LAMONGAN - Ambisi Arema Cronous untuk menggeser Persib Bandung dari runner up klasemen sementara Indonesia Super League (ISL) batal. Nasib pahit tersebut harus diterima lantaran mereka hanya mampu bermain imbang 0-0 saat bertandang di markas Persela Lamongan, Stadion Surajaya Lamongan, kemarin (22/5). “Hasil ini sudah fair bagi kedua tim, kami sejatinya sudah bermain bagus dan berjuang sekuat tenaga. Namun, kami akui tuan rumah juga bermain bagus dan sangat disipilin dalam laga tadi,” kata Rahmat Darmawan, pelatih Arema. “Selain itu, kami juga kesulitan dengan kondisi lapangan yang terlalu lembek,” lanjut dia. Sebagaimana diketahui, Persib saat ini berada di peringkat kedua dengan mengoleksi 40 poin dari total 19 pertandingan. Sementara dengan hasil seri tersebut, Arema harus puas bertengger di peringkat tiga. Mau bagaimana lagi, Arema yang jauh lebih diunggulkan dalam laga tersebut tidak mampu berbuat banyak setelah tuan rumah tampil disiplin sepanjang laga. Ya, Persela tampil menekan sejak peluit kickoff ditiupkan oleh Wasit Oky Dwi Putra asal Bandung. Strategi ini sengaja diterapkan oleh Didik Yulianto, arsitek Persela untuk memenuhi harapan publik Lamongan. Memang, ambisi besar Persela adalah melakukan revans atas kekalahan yang mereka alami pada leg pertama lalu. Sejumlah peluang sempat ter-

19

ARIF MUSTOFA/RADAR BOJONEGORO

BEREBUT BOLA - Striker Persela Samsul Arif saat dihadang pemain Arema C dalam lanjutan ISL putaran II di stadion Surajaya Lamongan (22/5).


24

KAMIS, 23 MEI 2013

RADAR TEGAL

FASHION SHOW ALA SMKN 1 BREBES FASHION show?? mungkin kalian sudah tidak asing lagi dengan kata itu. Yupzz… fashion show adalah peragaan busana, tepatnya adalah salah satu kegiatan yang bertujuan untuk memamerkan atau mempertunjukkan hasil busana-busana para desaigner atau perancang busana. Ketika kalian mendengar kata fashion show, pasti yang terbayang dipikiran kalian adalah beberapa model sedang berjalan diatas catwork atau sebuah pertunjukan busana mewah yang dirancang oleh para desaigner ternama. Hmmm… berhubung kita tidak bisa menonton acara semewah itu, kita lewat dulu yang satu itu. Yuk kita ke SMKN 1 Brebes dan lihat betapa anggunnya seorang model SMK berjalan ditengah-tengah para hadirin. Seperti yang sudah kita ketahui sebelumnya, SMKN 1 Brebes mempunyai 5 jurusan

yaitu Akuntansi, Administrasi Perkantoran, Busana Butik, Teknik Komputer dan Jaringan, dan Pemasaran. Masing-masing jurusan mempunyai keahlian dan kelebihan tersendiri. Dan kini Busana Butik beraksi !! mereka menunjukkan keahlian mereka di acara ‘Pelepasan Siswa Kelas XII tahun ajaran 2012/2013’ tepat pada tanggal 8 Mei 2013. Disela-sela acara, satu persatu siswi-siswi dengan busana yang elegan, menarik, dan anggun bermunculan. Dengan dandanan yang sangat cantik, dihiasi dengan berbagai warna, pernak-pernik dan diiringi musik yang mendukung, mereka berjalan ditengahtengah para hadirin. Mereka mampu membuat para hadirin segera mengeluarkan kamera mereka untuk menyimpan moment spesial ini. Dan benar saja, ratusan kamera bahkan ribuan kamera mengarah kepada

CERPEN PERMINTAAN TERAKHIR Direnungkan… Ada sebuah bus yang mengangkut sekelompok orang yang semuanya bermuka aneh dan jelek. Karena supir mengantuk, bus itu masuk jurang dan semuanya “MATI”. Karena selama hidupnya sekelompok orang ini tidak pernah bahagia,Tuhan pun mengasihani mereka dengan member 1 kali kesempatan untuk hidup dan boleh minta sebuah permintaan. Maka mereka berbaris dihadapan para malaikat dan ditanyakan apa permintaannya. # Orang pertama “Hmmm… aku pengen ganteng.” Maka jadilah orang itu ganteng dan dia sangat mengagumi dirinya. #Orang kedua “Aku juga ingin ganteng !! Karena selama hidup aku selalu diejek dan direndahkan orang.” #Orang ketiga, orang keempat dan seterusnya juga ikut-ikut ingin menjadi ganteng sebelum mereka hidup lagi. Tapi pas orang TERAKHIR ditanya malaikat, dia malah tertawa terpingkal-pingkal dan ketawa terus. Malaikatpun bingung dengan apa yang terjadi, karena bingung kemudian malaikat kembali bertanya “Apa yang kamu minta?” tanya malaikat. Jawab orang itu “Aku ingin mereka semua menjadi jelek lagi… wkwkwkk” Hahaa… lucu yah ?? begitu juga dengan kehidupan yang kita alami. Kadang kita meminta dengan sesuka hati kita. coba bayangkan jika Tuhan selalu mengabulkan do’a kita. (TIM REDAKSI)

REDAKSI METEOR Penanggungjawab: Pembina : Ketua Redaksi : Tim Redaksi :

Drs. Ali Subchi, M.Pd Rohman Ashari,S.Pd Rustinah Trio Sugito Fristian Adi Pratama Muthoharoh Nelti Mutiah Risma Ulfatun Shofa

mutu dan kualitas busana yang dibuat oleh siswi SMKN 1 Brebes bagus kok. Tak perlu mahal, yang penting kan nyaman kita pakai. Acara ini memang bukan kali ini saja diadakan, setiap tahunnya SMKN 1 Brebes selalu mengadakan acara fashion ini. Hal ini bertujuan agar dapat memotivasi siswa bahwa mereka tak hanya bergantung pada sebuah perusahaan yang akan merekrut mereka bekerja, akan tetapi mereka juga dapat menciptakan hasil karya dan lapangan pekerjaan mereka sendiri. Busana-busana yang diperagakan maupun busana yang telah dibuat oleh siswa Busana Butik ini nantinya akan kembali kepada mereka masing-masing. Nah, dengan begitu mereka dapat memanfaatkan busana yang telah mereka buat tersebut. Mereka dapat mempromosikan dan menjual busana mereka

Seminar!! SMK Siap Kerja

SMK BISA !! itulah slogan untuk Sekolah Menengah Kejuruan atau yang sering kita singkat dengan SMK. Seluruh sekolah SMK pasti menggunakan slogan tersebut, begitu juga di acara seminar yang diadakan oleh sponsor SMKN 1 Brebes pada tanggal 10-11 Mei 2013. Para siswa-siswi kelas X dan XI bergantian menuju aula untuk mendapatkan pembelajaran tentang dunia kerja nanti. Ada yang istimewa dari seminar ini, para siswa hanya membayar Rp 10.000,- saja unutk mengikuti seminar ini. Mungkin ini hal biasa, tapi disini para siswa tidak hanya mendapatkan pembelajaran dan snack saja. Disini, hanya dengan Rp 10.000,- saja mereka bisa mendapatkan kartu perdana, pulsa senilai 10.000 dan sertifikat dengan cuma-cuma. Waaaw… jika dihitung-hitung mungkin bisa sampe Rp 20.000,-. Kartu perdana ini bukan kartu perdana biasa. Tapi kartu ini merupakan kartu komunitas SMKN 1 Brebes. Semua nomor dan nama masingmasing siswa sudah terdaftar dipusat operator kartu tersebut. kartu ini diberikan kepada para siswa dengan tujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar warga SMKN 1 Brebes dan juga jika ada pengumuman atau sesuatu hal yang penting dari sekolah, pihak sekolah dapat langsung menghubungi operator dan dalam waktu yang singkat seluruh siswa akan mengetahuinya. Jadi, pihak sekolah tak perlu lagi berkeliling ke tiap-tiap kelas atau mengedarkan surat untuk memberikan sebuah pengumuman. Acara ini dipandu oleh Bapak Heru Bahruno, Pembina ekstrakulikuler seni yang juga menjadi panitia seminar. Seminar ini dilaksanakan guna menambah wawasan para siswa tentang dunia kerja yang akan mereka hadapi nanti. Siswa SMK memang bernotabene untuk bekerja. Seperti halnya visi SMKN 1 Brebes yaitu “PENGHASIL TAMATAN YANG BERTAKWA, BERAKHLAK MULIA DAN PROFESIONAL”. Diharapkan setelah lulus dari SMKN 1 Brebes, alumni-alumni tersebut dapat menjadi seorang yang mempunyai daya saing dan mampu menciptakan lapangan kerja sendiri. jadi, tak salah jika SMKN 1 Brebes mengadakan seminar seperti ini. “Seminar seperti KORUPTOR

CMYK

mereka. Seperti seorang model, mereka bergaya dan berekspresi dengan sangat luwes sehingga gaun yang mereka kenakan nampak mewah sekali. Memang sih pembuatan busana ini perlu sedikit merogoh kocek kita. Seperti yang dipaparkan oleh salah satu guru Prodi Busana Butik yaitu Bu Indri, pembuatan busana yang sedemikian rupa pastinya tidak murah. Biaya pembuatan busana sebagian dari siswa sendiri dan sebagian lagi berasal dari dana sumbangan Pemerintah (BOS). Dan yang perlu kalian ketahui, busana-busana itu adalah murni hasil karya anak busana butik yang sebagian besar adalah buatan kelas XII Busana Butik. Wajar lah teman, lihat saja busananya juga bagus-bagus. Biaya itu tak semahal biaya para desaigner ternama dalam membuat busana mereka. Tapi tenang aja,

ini memang baru pertama kali ada di SMKN 1 Brebes, namun saya berharap seminar ini dapat menjadi pelopor dan motivasi bagi sekolah untuk dapat terus meningkatkan mutu sekolah ini.” Begitulah penuturan dari Pak Heru Bahruno selaku panitia pelaksana. Banyak ilmu yang kita dapat dari seminar ini. Di seminar ini para siswa diajarkan tentang bagaimana mereka meraih kesuksesan, bagaimana mereka dapat memperoleh pekerjaan dan kiatkiat untuk menjadi orang yang sukses. “KERJA CERDAS + KERJA KERAS = SUKSES” itulah rumus yang disampaikan oleh salah satu pemandu seminar untuk menjadi orang yang sukses. Memang benar, dalam bekerja kita harus benarbenar teliti dan cerdas dalam melakukan sesuatu, jangan sampai kita salah langkah dalam menyelasaikan suatu pekerjaan. Selain itu kita juga tak boleh santai atau bermalas-malasan bekerja, karena sedikit saja kita diam dan berjalan ditempat maka pekerjaan akan menjauh dari kita. Tapi yang terpenting disini adalah kita melakukan konsep yang kita buat tersebut. Percuma saja jika kita punya konsep bagus dan perfect tapi tak pernah dilaksanakan. Diseminar ini juga para siswa bebas bertanya tentang apa saja yang berkaitan dengan dunia kerja nanti. Seperti halnya Ainun, salah satu siswa kelas XII Administrasi Perkantoran yang bertanya tentang bagaimana cara menghadapi pertanyaan pada saat wawancara jika pihak perusahaan bertanya “Apa alasan saya harus merekrut anda sebagai salah satu pegawai di perusahaan kami?” Lalu dengan tegas mba Tata selaku pemandu seminar menjawab “Karena saya mempunyai mempunyai keahlian seperti apa yang perusahaan butuhkan dan saya juga mempunyai jiwa kedisplinan dan dedikasi tinggi.” Acara ini memang seru, apalagi diselingi dengan kuis-kuis dan game yang menarik. Suasana seminar ini sangat interaktif. Karena tak hanya materi pembelajaran saja yang dapat diterima oleh para siswa. Ditengah-tengah acara juga panitia menampilkan salah satu film terkenal di Indonesia yaitu “Habibi dan Ainun.” Dari film ini para siswa dapat memetik sebuah pelajaran berarti bahwa untuk meraih sebuah kesuksesan butuh kesabaran, komitmen, dan kerja keras yang tinggi. Dan yang paling menguntungkan bagi siswa adalah mereka dapat mengambil hadiah dari sponsor dengan Cuma-Cuma. Diantaranya ada jam dinding, pulpen dan cangkir cantik. Para siswa sangat berantusias mengikuti seminar ini, tak ada rasa kantuk yang terlihat hanya tawa canda riang dari mereka. (Tim Redaksi)

PUISI KIT A KITA

SEPENGGAL IMAJI HIJAU

Apa yang kau pikirkan ? Dunia penuh uang ? Hukum penuh komedi ? Ataukah mata penuh putus asa ?

Jika ada barang seperti saya Terhampar diantara tumpukan sampah Itu hal biasa

Tak puaskah makananmu ? Hingga uang pun kau makan pula Burukkah menjadi manusia ? Hingga kau hidup bagai tikus

Jika ada barang seperti saya Terhampar dimeja kerja Itu hal yang membuat tanya

Pernahkah kau lihat mereka ? Mereka dengan mata penuh derita Tak hentinya membanting tulang Tuk satu keping uang

Jika ada barang seperti saya Terselip di pojok laci Itu menimbulkan imaji…

Berhentilah membuat kekacauan Berhentilah mengambil hak mereka Lihatlah lebih jauh lagi Kau sudah cukup punya !! Kau sudah cukup bahagia Dengan apa yang dunia ini miliki !!

Bagaimana jika barang seperti saya Tersimpan di relung rasa Apa yang hendak kau tanya ? Oleh: Nelti

Oleh: Pembina Mading

kepada khalayak umum dengan harga yang lumayan pastinya. Busana-busana tersebut memang patut diberi harga mahal karena memang tidak mudah untuk membuat busana sebagus itu. Butuh ketelitian, kesabaran, kreatifitas dan waktu yang tidak singkat. Prodi Busana Butik sendiri berharap agar semakin tahun, acara fashion show ini semakin baik dan berkesan serta para siswa dapat mengembangkan karyanya sekreatif dan seinovatif mungkin. Karena seiring berkembangnya zaman, trend mode busana pastinya akan semakin berkembang apalagi unutk busana kaum wanita. Oleh karena itu, para siswa perlu mengembangkan dan menuangkan semua kreatifitas mereka agar mereka tidak kalah bersaing dan pastinya tidak ketinggalan zaman alias jadul. (TIM REDAKSI)

About My Headmaster

DOK.SEKOLAH

Drs. Ali Subchi, M.Pd

HEADMASTER atau dalam bahasa Indonesia adalah kepala sekolah atau yang sering kita sebut dengan kepsek. Sekolah kalian juga pasti punya kepsek kan ? sifat, perilaku dan cara kepsek memberi contoh dan teladan kepada warga sekolahnya pasti berbeda-beda. Kadang tak jarang kita temui kepsek-kepsek yang tegas atau bahkan bisa dibilang galak. Wajar saja, mereka kan harus kita segani. Karena tanpa mereka, sekolah kita tak akan berjalan dengan baik. Nah, kita juga punya nih cerita tentang Pak Kepsek yang tak kalah baiknya yaitu Drs. Ali Subchi, M.Pd atau yang kita kenal dengan Pak Ali. Begini nih ceritanya… Pak Ali adalah Kepala Sekolah SMKN 1 Brebes. Beliau pindahan dari SMKN 1 Kersana, beliau menggantikan Kepala Sekolah kami yang dulu. Sekitar 2 tahun beliau sudah menjabat sebagai Kepala Sekolah SMKN 1 Brebes. Beliau dikenal sebagai orang yang baik, ramah dan friendly. Beliau juga sangat disegani oleh para guru dan para siswa karena beliau memang rendah hati. Beliau tak pernah membeda-bedakan antara guru atau murid. Seperti pernyataan beliau “Disini saya tak hanya berperan sebagai kepala Sekolah saja, saya juga berperan sebagai teman baik itu untuk guru maupun siswa.” Memang menurut kami Pak Ali adalah sosok Kepala Sekolah yang bertanggungjawab dan mempunyai dedikasi tinggi. Tak canggung-canggung dalam amanat Upacara Bendera beliau mengambil sampah plastik es yang ada di belakangnya lalu memasukkannya ke dalam saku. Dalam keseharian, beliau juga tak malu untuk menyapu, membersihkan halaman, atau hal-hal

lainnya yang jarang sekali seorang Kepala Sekolah melakukan hal tersebut. Rasa kagum tak henti kami berikan karena semenjak beliau memimpin sekolah kami, perkembangan dan kemajuan SMKN 1 Brebes menjadi semakin pesat. Beliau juga sangat dekat dengan para guru maupun siswa. Dalam wawancara yang kami lakukan, beliau mengatakan bahwa SMKN 1 Brebes memang punya potensi untuk berkembang menjadi sekolah yang berkualitas. Beliau juga mempunyai cara tersendiri untuk mengembangkan itu, diantaranya yaitu dengan melihat dan menganalisa bagian mana yang belum berkembang dan bagian mana yang perlu dikembangkan. “Sebagai Kepala Sekolah saya juga harus tahu apa saja yang diinginkan oleh warga SMKN 1 Brebes agar mereka dapat lebih leluasa dalam mengembangkan potensi mereka dan lebih dekat dengan saya.” Begitulah penuturan dari beliau. Beliau juga berharap akan sekolah kita mampu menghasilkan tamatan mempunyai daya saing. Beliau berpesan “Jawablah semua pertanyaan dengan perbuatan baik.” Tak dapat kami pungkiri, Pak Ali memang selalu membuktikan apa yang telah ia katakan. Beliau juga member respon positif kepada tim redaksi karena menurut beliau lomba ini sangat bermanfaat bagi siswa untuk mengembangkan potensinya dibidang jurnalistik. Itulah sekilas tentang profil Pak Kepsek kami. Semoga dapat menjadi suatu informasi bagi kalian semua yang ingin menjadi seorang pemimpin yang dekat dengan rakyatnya. (Tim Redaksi)


RADAR TEGAL 23 MEI 2013