Page 1

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

SELASA, 23 MARET 2010

INDEKS

KPK Kembali Datangi Brebes HAL. BREBES DAN BUMIAYU

Ikmal Jamin UN Bersih HAL. TEGAL METROPOLIS

Gondo Mulai Berani Blak-blakan HAL. PEMALANG

Campur Aduk Ngadepin Ujian HAL. XPRESI

RAKA DENNY/JAWAPOS

TINJAU UNAS - Wapres Boediono saat meninjau pelaksanaan Ujian Nasional (Unas) di SMA Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta, kemarin (22/3).

APA MANING...

Unas Masih Diwarnai Persoalan Tambal Kebocoran, Siapkan Soal Khusus JAKARTA - Pelaksanan ujian nasional (unas) pada hari pertama kemarin (22/3) masih diwarnai berbagai persoalan. Indikasi itu tercermin dari banyaknya pengaduan yang dicatat tim pengaduan unas Kemendiknas. Total ada 417 laporan yang masuk. Sepuluh diantaranya pengaduan terkait

ABIDIN ABROR/RATEG

INTEROGASI - Kapolres Brebes AKBP Beno Louhenapessy menanyakan satu per satu pelaku kejahatan dengan didampingi Kasat Reskrim AKP Sugeng SH.

ResidivisPembunuhandan PelakuRanmorDiringkus BREBES - Residivis kasus pembunuhan di Kelurahan Keturen Kota Tegal tahun 1996, Slamet Suswandi (36), dan divonis 9 tahun kembali berhadapan dengan penegak hukum. Warga Banjaranyar Kecamatan Brebes tersebut diringkus karena dua kasus kejahatan. Pertama karena terlibat Pencurian Kendaraan Bermotor (Ranmor). Sebuah motor milik warga Desa Limbangan Kecamatan Brebes berhasil digasaknya. Terakhir melakukan perkosaan terhadap saudara sendiri. Aksi bejad itu dilakukan tidak di kampungnya, melainkan saat di Jakarta. Setelah melihat kecantikan saudaranya, yang lama tidak ditemui, nafsu bejadnya naik sampai ubun-ubun. Berawal bujukan dan rayuan, saudaranya yang berusia 16 tahun dipaksa melayani nafsu bejatnya. Setelah melakukan aksinya, pelaku kemudian kabur menuju rumah orang tuanya. ke hal 19 kol 1

SEMOK

Paramitha R

Peringati Hari Air dengan Mawar JAKARTA - Sejak melahirkan putra semata wayangnya, Adrian Tegar Maharaja Bago, pada 14 Mei 2007, wajah artis Paramitha Rusady jarang terlihat di layar kaca. Perempuan 43 tahun itu memang membatasi aktivitas syuting, baik sinetron maupun film. Dia ingin mencurahkan lebih banyak waktunya untuk buah kasihnya dengan Nenad Bago tersebut. Selain itu, Mitha “begitu biasa dia disapa” membagi perhatian pada hal-hal yang berbau lingkungan. Apalagi, oleh Kementerian Lingkungan Hidup, pemain film Catatan Si Boy IV dan V itu didapuk sebagai

kebocoran soal unas yang terjadi diberbagai daerah. Berbagai persoalan itu antara lain, tertukarnya soal bahasa Indonesia dengan bahasa Inggris di Bali. Termasuk, rusaknya naskah soal di Yogyakarta. Juga pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) oleh salah seorang guru bahasa Indonesia di Bandung yang ikut menjaga ujian mata pelajaran tersebut. Indikasi kebocoran juga mewarnai pelaksanaan unas seperti tahun-tahun sebelumnya. Misalnya, tawar

Diperiksa 2 Jam, Susno Siapkan Jawaban Tertulis

MUHAMAD ALI/JAWAPOS

PENUHI PANGGILAN - Komjen Susno Duadji memenuhi panggilan Propam Mabes Polri, Senin (21/3), terkait pernyataannya yang menduga adanya praktek Mafia Kasus di tubuh Polri.

JAKARTA - Setelah sempat tak memenuhi panggilan penyidik Polri, mantan Kabareskrim Polri Komjen (Pol) Susno Duadji akhirnya patuh. Ia memenuhi undangan Mabes Polri untuk dimintai keterangan seputar tudingannya mengenai adanya makelar kasus (markus) di Mabes Polri. Ini juga untuk mengklarifikasi adanya sejumlah nama perwira tinggi (pati) yang disebut Susno terlibat korupsi dana perkara pidana senilai Rp 24,6 miliar. “Ini yang sedang kita cek. Ini sedang kita klarifikasikan,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen (Pol) Edward Aritonan, di sela-sela pemeriksaan itu kemarin (22/3). Susno sendiri menjalani pemeriksaan sekitar dua jam, terhitung sejak pukul 09.00 WIB. Ia dimintai

menawar soal di Sumbar yang dilakukan beberapa oknum terhadap siswa. Mendiknas M. Nuh mengatakan, untuk mengantisipasi kebocoran, Kemendiknas sejatinya telah menyiapkan soal khusus. “Soal ini sebagai pengganti yang bocor atau rusak,” terangnya disela-sela sidak, kemarin. Menurutnya, soal khusus merupakan bagian dari rencana B yang dirancang kemendiknas agar unas berjalan lancar. “Sehingga jika ada ke hal 19 kol 4

Tumpak Resmi Keluar dari KPK JAKARTA - Tumpak Hatorangan akhirnya resmi melepas jabatan sebagai Plt Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Surat Keputusan Presiden (Keppres) sudah dia terima kemarin (22/3). “Keppres sudah saya terima hari ini. Saya jadi demisioner,” kata Tumpak di gedung KPK kemarin (22/3). Keppres No 33/P tahun 2010 tentang pemberhentian Tumpak sebagai Ketua KPK diteken Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 15 Maret lalu. Keppres pemberhentian itu diberikan karena Perpu Plt KPK yang diterbitkan Presiden ditolak dalam sidang Paripurna DPR awal Maret lalu. Tumpak menyadari, posisi dia di KPK hanyalah pejabat sementara. Karena itu, lengsernya dia dari KPK hanya soal waktu. “Saya kembali lagi ke habitat. Naik gunung, ke hal 19 kol 1

ke hal 19 kol 1

Grow with Character! (58/100) Series by Hermawan Kartajaya

Perlu Kapal Induk di Samudera Besar! GODAAN untuk tidak fokus dalam bisnis selalu datang. Terutama ketika Anda mulai sukses dalam mengembangkan bisnis pertama. Apalagi, ada beberapa contoh perusahaan besar yang disebut konglomerat. Semua punya mimpi bisa menjadi seperti itu. Kwik Kian Gie bahkan pernah membuat buku Mimpi Jadi Konglomerat! Di buku itu, Kwik yang sangat nasionalis itu mengkritik habishabisan konglomerat Indonesia yang masuk di segala bidang. Bukan karena kompetensi, tapi lebih karena KKN! Karena “dekat” dengan pengusaha, makanya dapat privilege macam-macam. Ini terjadi di zaman Pak Harto dulu. Tapi, Pak Harto juga punya alasan tersendiri. Untuk membangun negara di saat “Orde Baru” yang masih compang-camping, lebih baik, peran

untuk membuat komoditas vital diberikan kepada pengusaha yang pasti bisa. Maksudnya bisa itu, punya akses ke luar negeri. Untuk dapat teknologi, modal, dan manajemen. Karena itulah, Salim Group lantas diberi “tugas” untuk bikin tepung terigu lewat Bogasari, bikin semen lewat Indocement, dan sebagainya. Karena mengandung risiko, logikanya investasi harus “dilindungi” dengan monopoli. Tapi, kemudian yang model begini kan merambat ke mana-mana. Karena itu, waktu Orde Baru, Kwik menyebutnya sebagai bisnis untuk family and friends! Putra-putri dari Cendana terus ikut “join” bersama teman mereka minta diberi “tugas” dengan “perlindungan”. Nah, model yang tadinya “baik” jadi “kebablasan” ketika orang

berpikir bahwa KKN is the only way to grow! Tapi, itu kan tidak hanya terjadi di Indonesia. Di Asia, yang kayak begitu terjadi di mana-mana dengan alasan berbeda. Karena itulah, ketika krisis Asia terjadi pada 1998, orang lantas menuding para konglomerat yang ber-KKN secara “kebablasan” itulah penyebabnya. Nah, menarik kan melihat bagaimana performance para konglomerat itu setelah krisis Asia? Salim Group setelah melakukan banyak hal, termasuk menyelesaikan utangnya, sekarang saya lihat sudah sehat kembali. Indofood sebagai perusahaan publik bisa bersaing dengan baik dengan brand lain, walaupun ada mi sedap dari Wings Group Surabaya. BCA memang “hilang” dan masuk Djarum Group, tapi Bogasari menjadi sehat juga ketika

bersaing secara fair dengan produsen lain, termasuk importer. Selain itu, Salim sudah menjadi kelompok bisnis regional yang kuat dengan bisnisnya di Australia, Filipina, Tiongkok, dan lain-lain. Tapi, tidak demikian yang terjadi pada bisnis “putra-putri”. Walaupun masih relatif besar, mereka kurang bersinar. Di luar Indonesia, contoh bagus adalah Samsung. Sebelum krisis Asia, Samsung adalah konglomerat yang masuk ke semua bidang den g a n KKN di ke hal 19 kol 4

ke hal 19 kol 1

Nok Slentik Unas Masih Diwarnai Persoalan * Ujian nggo Mendiknas! Susno Siapkan Jawaban Tertulis * Olih njawab diawasi ora?

CMYK


WACANA

2

SELASA 23 MARET 2010

RADAR TEGAL

Trust Building Polri, Apa Bisa? Oleh: Imam Syafi’i

Soal Unas Bocor, Mungkinkah? Oleh: Muh. Abduh DINA wingi, secara serentak ujian nasional (Unas) digelar di republik ini. Was was, grogi, tak siap mungkin saja menyertai siswa dalam menggarap soal. Terlebih bagi siswa yang selama ini tidak tekun belajar, tapi ingin lulus ujian. Anak semacam ini tentu ngiler dengan bocoran soal. Walaupun hanya sebatas isu ada bocoran soal, siswa model instan ini diam-diam memburu bocoran itu. “Yukh nggolet bocoran soal. Sinau kayong mumet...” “Emoh ah, aku pan jujur bae.” Siswa model begini nekad mengabaikan himbauan Kementrian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) yang berharap siswa tidak percaya dengan isu beredarnya soaal maunpun kunci jawaban palsu. Seperti yang mewarnai persiapan Unas di NTB. Mendiknas M Nuh meminta semua pihak berlaku jujur dalam pelaksanaan Unas tahun ini. “Bokan memang bener ana soal sing bocor...yukh nggolet...!” “Nggolet nang ndi?” Kebocoran soal UN memang salah satu pangkal ketakutan banyak pihak setiap kali UN. Dari tahun ke tahun, masalah ini tidak juga terpecahkan. Sulit memang untuk mencegah agar hal ini tidak terjadi. Meski Mendiknas menjamin soal tak akan bocor. Pakta kejujuran yang telah dicanangkan, agaknya tidak terlalu banyak bisa diharapkan. Kembali hal itu disebabkan masih banyak orang yang rela melakukan apapun demi kepentingan masing-masing. Peserta ujian ingin agar lulus, sementara pembocor soal ingin meraup keuntungan sebesarsebesarnya. Cara membocorkan bisa jadi juga banyak macam caranya Pembocoran itu juga bisa tak hanya motif uang, tetapi motif prestise sekolah. Kepala sekolah menarget 100 persen lulus, entah bagaimana caranya. Karena ukuran prestasi sekolah dilihat dari angka berapa persen tingkat kelulusannya. “Pantas kiranya bila kita mengapresiasi sikap Mendiknas yang berani menjamin tidak adanya kebocoran soal UN,” kata Dalipan. “Sih Mendiknas pan nenggoni soal UN mulai dari dibuat, dicetak, diedarkan, sampai pelaksanaan UN. Dia memang punya aparat, namun di sinilah masalahnya. Mendiknas tidak mungkin membocorkan, tapi bagaimana aparat di bawah?” kata Panjul menanggapi Dalipan. Harus diakui, selama ini pemerintah terus berusaha menyempurnakan pelaksanaan UN, seperti mengurangi kemungkinan bocor soal, kemungkinan salah soal, kemungkinan guru terlibat menggarap soal, meningkatkan pengawasan, dan lainnya. Ini dimaksudkan agar peserta UN tidak terganggu.Tapi penyempurnaan tersebut apakah berhasil menutup kebocoran soal, atau tersebarnya kunci jawaban via SMS? Agar cerita tentang ketidakjujuran ini tidak terus berulang, harus ada upaya komprehensif dari semua pihak untuk mencegahnya. Selain dengan membangun mentalitas sportif dari semua pihak, memberdayakan tim pemantau secara maksimal, perlu juga dipikirkan kemungkinan mengurangi konsekwensi serius dari hasil UN ini. Dalam konteks ini, pemikiran beberapa kalangan yang menghimbau pemerintah untuk hanya menjadikan nilai UN sebagai salah satu mekanisme kontrol dan pemetaan kualitas pendidikan nasional sepertinya sangat layak dipertimbangkan. Selanjutnya, berdasarkan hasil pemetaan tersebut, pemerintah memperbaiki dan meningkatkan jaminan akses, proses, biaya, sarana yang memengaruhi mutu pendidikan “Angger ketidakjujuran dalam pelaksanaan UN setiap tahun terus berlanjut, wis ora bisa dibayangna bagaimana nasib masa depan pendidikan kita pada masa yang akan datang.” Tentu, kita sepakat bahwa sungguh sangat disayangkan, kalau sebuah perhelatan besar dunia pendidikan kita seperti UN yang menelan biaya miliar rupiah ini hanya akan menghasilkan generasi bermental pembohong yang suka jalan pintas dengan menghalalkan segala cara. Kisah sedih ini tak boleh lagi terulang. Sekali lagi, ‘tak boleh’. “Wis bocah-bocah, pada konsentrasi ngerjakna soal. Sing penting jujur, garap sebisane!” (*)

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Suyuti Abdul Ghofir. Redaktur: Hesti Prastyani, Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi. Sekretaris Redaksi/Persh: Kharisma Dewi. Kota Tegal: Hermas Purwadi, M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan. Brebes: Abidin Abror. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Agus Wibowo, Khikmah Wati, Arief Nur Rahardian Sidiq, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Ali Basara, Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan (Koordinator), Dian Prayudi Aji, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Moch. Arifin (Manajer Tegal), Yully Trieyani, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Yuyuk Darwati, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: Anang Bastomi. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 33.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

MAKELAR Kasus Dilarang Masuk! Tulisan tersebut banyak terpampang di kantor-kantor polisi di tanah air. Tulisan itu sangat eye catching karena ditulis dengan huruf besar yang mencolok dan ditempelkan di lorong-lorong pintu masuk markas polisi. Terutama, ruangruang penyidikan reserse. Mulai Mabes Polril sampai mapolsek. Siapa pun yang masuk ke kantor polisi pasti bisa melihatnya. Peringatan tertulis itu merupakan semboyan dan representasi peneguhan hati Korps Bhayangkara dalam melawan segala bentuk praktik makelar kasus (markus). Tulisan tersebut kini seolah tidak berarti setelah mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji tiba-tiba menyanyikan lagu sumbang soal kebobrokan di institusinya. Susno menuding keterlibatan tiga jenderal polisi di balik praktik markus dalam penanganan kasus money laundering dan korupsi dana wajib pajak. Perbuatan curang itu terjadi ketika Direktorat II Ekonomi Khusus (Eksus) Bareskrim Polri mengusut dugaan kasus pencucian uang dengan tersangka inspektur pajak Gayus Tambunan. Sejumlah perwira menengah dan perwira tinggi Polri diduga kecipratan dana Rp 25 miliar yang disimpan di reke-

ning tersangka. Rekening tersebut diblokir Susno, tapi belakangan diketahui dibuka setelah Susno tidak menjadi Kabareskrim. Susno mencurigai uang puluhan miliar rupiah itu merupakan setoran dari wajib pajak beberapa perusahaan. Mabes Polri dan personel polisi yang pernah menangani kasus tersebut telah memberikan klarifikasi. Mereka membantah semua tuduhan Susno. Kini giliran Satgas Pemberantasan Mafia Kasus yang harus mengusutnya sampai tuntas. Termasuk, kemungkinan keterlibatan aparat penegak hukum lainnya di luar kepolisian. Sebab, orang awam pun merasakan adanya keganjilan dalam penanganan kasus Gayus Tambunan. Pengadilan hanya menjatuhi hukuman enam bulan percobaan kepada Gayus. Dia juga tidak pernah ditahan selama kasusnya diproses di kepolisian dan kejaksaan. Yang juga sulit diterima akal sehat, tersangka hanya terbukti melakukan penggelapan. Tapi, itu tidak dibuktikan delik pencucian uang dan korupsinya. BEDA SUTANTO DAN BHD Polri sudah merumuskan grand strategy untuk 2004-2015. Yaitu, trust building selama 2004-2009 dan dilanjutkan partnership building dalam kurun waktu 2010-2015. Pada fase trust building, polisi harus se-

kuat tenaga membangun kepercayaan kepada masyarakat. Jika institusi Polri sudah kredibel, diharapkan masyarakat respek dan mudah diajak kerja sama dalam membantu tugas-tugas kepolisian. Sayang, strategi mulia tersebut belum bisa diwujudkan. Performa polisi bukannya membaik, malah terpuruk. Kapolri BHD (Bambang Hendarso Danuri) belum berhasil menjalankan strategi besar Polri itu. Dia bisa dikatakan gagal jika dibandingkan Kapolri Sutanto. Pada era Sutanto, konflik internal para petinggi Polri tidak sampai muncul ke publik. Tapi, pada masa Kapolri BHD, konflik-konflik antar petinggi Polri justru mencuat dan membuka dapur sendiri ke media massa. Mulai kasus cicak versus buaya, testimoni Susno di sidang mantan Ketua KPK Antasari Azhar, hingga yang baru-baru ini soal markus di Mabes Polri. Dalam konteks manajerial, BHD dianggap gagal mengendalikan Susno Duadji. Seperti cerita bersambung, Susno sangat mungkin masih memiliki episode-episode lain mengenai borok-borok polisi yang akan diungkapkan kepada publik. Motifnya, bisa jadi Susno ingin balas dendam atau ingin menjadi pimpinan KPK menggantikan Tumpak Hatorangan.

Apa pun motifnya, pengakuan Susno patut diacungi jempol. Pengakuan mantan Kapolda Jabar itu semakin membuktikan betapa kuatnya pengaruh markus di istitusi penegak hukum. Mulai di level terendah sampai tertinggi seperti Mabes Polri. Kita menunggu keberanian petinggi Polri dan penegak hukum lainnya untuk mengungkapkan adanya markus di lembaganya seperti Susno. Pengakuan Susno tersebut semestinya dijadikan bahan renungan dan momentum Kapolri BHD untuk bersih-bersih di lembaganya. Kapolri BHD pasti tidak ingin dikatakan telah gagal memimpin Polri. Sebab, dia berhasil menangkap sejumlah gembong narkoba, koruptor kakap, serta memberangus pimpinan dan jaringan teroris selama menjabat Kapolri. Masalahnya, semua keberhasilan itu tidak berarti selama wajah korps baju cokelat masih dikotori oleh ulah anggotanya sendiri. Saat ini, citra Polri bisa dibilang sudah jatuh pada titik paling nadir. Tidak ada pilihan lagi, kecuali polisi harus terus dan sungguh-sungguh memperbaiki diri agar kembali bisa merebut simpati publik. Banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan Kapolri. Selain harus mendengarkan nyanyian tak merdu

Susno Duadji, Kapolri mesti menuntaskan kasus-kasus lama di internal kepolisian. Di antaranya, kasus pengadaan jarkom (jaringan komunikasi) dan alkom (alat komunikasi) yang melibatkan jenderal polisi serta kasus rekening tidak wajar milik para perwira polisi. Kini, semuanya berpulang kepada Kapolri BHD. Dia mau serius atau tidak mengusut semua kasus tersebut. Tentu tidak sulit bagi BHD. Sebab, semua kecurangan itu terjadi di Bareskrim, yang pernah dipimpinnya sebelum menjadi Kapolri. BHD pasti tahu seluk-beluk segala permainan di badan yang tugasnya memerangi kejahatan tersebut. Sejak menjadi orang nomor satu di Polri, BHD banyak mempromosikan mantan anak buahnya di Bareskrim ke pospos strategis. Jangan sampai muncul tudingan bahwa mereka dipilih karena semata-mata orangnya BHD. Kapolri harus profesional. Meski tidak dekat dengannya, polisi yang baik dan berprestasi harus mendapatkan promosi yang pantas. Sebaliknya, meski gerbongnya BHD, jika terbukti bersalah, si polisi brengsek itu wajib disikat habis. (*) *). Imam Syafi’i, Manager Pemberitaan JTV dan mantan Pemred IndoPos.

pemandian akeh sing ora murub, biasane angger tengah wengi dimanfaatna kanggo tempat mesum. Nyong sering weruh. angger ora kuat tuku lampu, tuku ceplik ya kena o! 085878654xxx

Tulung Mundakna Gaji KESELE dadi JPJ kereta api. Aduh mopo mlakune sadawane gili sepur, udan-udan ya kudu mangkat taruane nyawa ngeler setitik bisa bahaya, ikale pegawe kereta api PNS tapi gaji ra mung sepira, paling mung bisa nyekolakna bocah anjog sma, kue geh mangane kudune apa anane ning meja, ya aku lan pegawe-pegawe laine tah pengine gajie mundak maksimal 50%. Tolong bapak direktur PT KAI, mundakna gajie JPJ lan karyawan laine. 085642520xxx

Duite Aja Dicekentemi Bae PRIMEN kanjenge ak dadi perangkat ngarep-arep bayaran ora metu-metu, melass oh kanjenge. Perangkat desa laka bayarane, wis telung wulan ora metu toli ak pan mangan apa? Tulung le duwite aja dicekentemi bae. Wasalam. .. 081542389xxx

Kades Ora Tau Prentah Jaluk Uluran Tangane

Lampu Peteng Dedet

Aja Kemakan Iklan

KIYE aq jaluk tulung maring pa camat, mbuh sapa, neng desane aq, Desa Kertayasa RT 3 RW 4 ana wong sing ora mampu ngobati penyakite. Penyakite mirip kaki gajah. Tolong jaluk uLuran tangane. Trimaksih. 081911676xxx

LAMPU penerangan jalan ngarepe SMAN Balapulang peteng dedet, ora pernah nyala. Mugane sering go nenggak miras. Okelah klo bgtu! 085842388xxx

Ngerusak Imej

AKU tah heran. Jarene perusahaan kok tempate kaya umah biasanan tok. Laka apa-apane? Jarene dadi staf kantor eh malah hari pertama interview disuruh keliling karo gawa produk tertentu. Donge karepe piben? 081904410xxx

HIDUP tuk mencari makan bukan makan mencari hidup. Wong dong wis mangan tah mesti leha2 tok rak iso tangi. Jaman serba susah kok tega-tegane nipu wong liya. Jare pan diadakna staf adm kok malah nawar-nawarin barang? Karepe priben. Saiki sing ati-ati wae, aja kemakan iklan. 081904410xxx

KO para guru aq sebagai anak pelajar dari Tegal isin, soale esih akeh ya mungkin 23% bocah pelajar sing wadon nggo pakaian neng nduwur dengkul. Sing kaya kuwe mending dirazia ya kena o ndah ra ngrusak pelajar liane karena sing kya kue ngrusak imej. 085842361xxx

Dinkes Dianaktirikan YTH. pa bupati, tolong diperhatikna tunjangan2 para pegawai dinas kesehatan aja guru bae sing diperhatikna. Wong kesehatan juga nyehatna masyarakat guru enak dianakemaskan,dinkes dianaktirikan.. 087859886xxx

Akeh Penjambretan AQ melu ngersula, pa polisi Tegal saiki wis ora aman, akeh penjambretan, penodongan dll. Tolong pa polisi dibrantas ya kena o. Trimaksih... 085842956xxx

Ana Dzikir Akbar USAHANA masjid agung ana dzikir akbar.sing dipandu Ustdz Arifin Ilham. men pada tobat. 087832876xxx

Karepe Piben?

Tidak Hanya Dikliping NYONG usul kyeh, mestine ana ruang kanggo hak jawab bagi bupati, PLN, PDAM atau pihak2 yang dingrusula. Jadine pada enake. Betul tidak? Jadi tidak hanya mung dikliping dan dibaca, tapi ditindaklanjuti. Rakyat butuh aksi nyata pak. Oke, action! 085659666xxx

Ga Ada Niat BUAT SMS nomor 081931811xxx y judulnya “Apa Tidak Baca” menurut saya mereka (pejabat) tidak langganan Radar dan mugkin ga bisa baca ato mugkin ga ada niat menjalankan amanat rakyat. Tq. 087833161xxx

Bisane Rokok Haram TUKU rokoke nganggo duwite dewe, luruhe olih adus kringet kok haram. Dari pada sing dipangan halal tapi duwite olih korupsi. 085747783xxx

Apa-apa Demo AKU fanatik tapi jujur bae ora seneng demo. Ana Obama demo, ana putusan hakim demo, mbok ya sing sabar, dzikir bae muga2 kluargane dewek aman lan berkah. Obama urusn negara, putsn hakim urusan hukum, toli demo angger laka duite asline ra gelem, berarti dudu pejuang. Tulunglah sadulur aja kadiran wani, aja serba emosi, sabar nang apa sih, Alloh SWT lebih mengetahui apa yg engkau kehendaki. Mks. 081911658xxx

Tanggung Jawab Sapa? PAN melu ngersula maning. Jalan raya Jajarsari padahal ana SMP dan SD Dukuhturi Kab. Tegal giline peteng terus? Donge sing tanggung jawab sapa, apa pln? Apa instansi tadi? Bayar listrik ana potongan penerangan jalan? Primen? 085725888xxx

Lampu Peteng, Mesum Anteng KANGGO petugas2 sing ning OW Guci keprimen kyeh, lampu sing ning

PAK Camat Bojong aku panjaluk tulung. Domongna karo kadese, dianakna maning budaya kerja bakti nang desa, soale saiki nang desadesa jarang wong kerja bakti. Jarene masrkat karena kades ora tau prentah. 085842008xxx

Utange Wis Akeh BISANE tunjangane pamong ora metu2 sih? Utange wis akeh kye, tulung ditokna. 085742018xx

Tulung Leh GotongRoyong PAK Lurah Kabunan karo Pak Lurah Kalisapu, tulung leh gotong-royng. Dalan Kabunan-Kalisapu rusak, yen udan kaya sawah lantaran dipaculi. Apa maning kaya lagi musim udan, tambah parah. 087830046xxx

PENGIRIM NGRESULA YANG BERUNTUNG : 1. 2. 3.

085842338699 085659666814 081911658319

Anda mendapatkan Hadiah masing-masing 1 dus Susu Bubuk Kedelai AFIS, hadiah dapat diambil di Harian Pagi Radar Tegal dengan melampirkan fotokopi KTP dan menunjukan no HP anda. (*)

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS 08159440722, Kota Tegal SMS ke (0283) 9136789, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Bagi tiga pengirim Ngresula yang beruntung masing-masing mendapatkan satu dus (200 gr) susu bubuk kedelai produk AFIS Tiap Harinya. Produk tersebut dapat diambil di Kantor Radar Tegal dengan menyerahkan fotocopy KTP dan menunjukan no HP anda.


CMYK

METROPOLIS

SELASA, 23 MARET 2010

3

RADAR TEGAL

ADI MULYADI/RATEG

SERIUS – UN hari pertama, Senin (22/3), berlangsung lancar. MANFAATKAN WAKTU Sebagian siswa peserta UN memanfaatkan waktu istirahat untuk mempelajari soal-soal UN lama.

UN Hari Pertama Lancar

M SAEKHUN/RATEG

Optimisme Siswa SMA, MA, dan SMK Kota Tegal di UN Tahun Ini

SOAL LEBIH MUDAH PELAKSANAAN Latihan Ujian Nasional (LUN) yang digelar beberapa waktu, ternyata berdampak positif untuk pelaksanaan UN yang dimulai, Senin (22/3). Sebab, sesuai penuturan beberapa siswa peserta UN soalnya justru lebih mudah, dibanding dengan soal Try Out atau LUN. Sehingga pada

hari pertama pelaksanaan UN, siswa merasa optimis lulus. Bukan hanya try out, para siswa juga belajar dengan cara mengambil contoh soal UN dari internet. Walaupun tidak sama, tapi dari pelaksanaan try out dan belajar dari soal-soal UN yang diambil dari internet setidaknya ada

sekitar 50 persen lebih soal yang mirip. Salah satu peserta UN asal SMA Al Irsyad, Gilang Baskoro, mengatakan, khusus untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia yang diujikan kali pertama, ternyata soal tidak terlalu sulit. Bahkan kalau dibandingkan dengan soal LUN atau try out, soal UN justru lebih

43 Siswa Absen

mudah. Sehingga waktu 2 jam yang disediakan lebih dati cukup, untuk mengerjakan soal UN yang jumlahnya 50 soal. Bahkan beberapa soal, ternyata hampir mirip dengan soal LUN atau try out yang diujikan beberapa waktu lalu. ke hal 9 kol 1

UJIAN Nasional (UN) 2010 tingkat SMA/MA/SMK digelar serentak seluruh Indonesia, Senin (22/3). Di Kota Tegal, dari sekitar 4.869 peserta 43 di antaranya tidak hadir di hari pertama. Meski begitu, puluhan siswa tersebut tahun ini diberi kesempatan mengikuti ujian susulan Mei mendatang. Hanya saja, alasannya bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Kabid Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan (Disdik), Sipon Junaedi, mengatakan, siswa yang tidah hadir di hari pertama ini mencapai 43 orang. Rinciannya, SMK 42 peserta dan dari SMA hanya seorang siswa. “Lebih detailnya lagi, dari SMKN 1 satu orang, SMK 2 tiga, dan SMKN 3 tiga siswa. Kemudian DMK Dinamika 3 anak, SMK ISTEK 1 orang, SMK PGRI 26 siswa, SMK PIUS 1, dan SMK YPT 2 peserta. Sementara dari SMA/ MAN hanya 1 orang Yakni siswa SMN 1, dengan alasan sakit,” katanya. Dijelaskan, kebanyakan mereka rata-rata peserta ujian yang mengulang lantaran tahun sebelumnya tidak lulus ke hal 9 kol 1

Belum Ada Indikasi Kecurangan

METRO

WATCH

UNTUK melihat proses pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMA/SMK di Kota Tegal, anggota Komisi X DPR RI, Rohmani, Senin (22/3), melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SMA di Kota Tegal. Walaupun cukup prihatin, khususnya dalam hal sarana dan prasarana sekolah, namun di hari pertama UN, belum ditemukan pelanggaran atau kecurangan yang dilakukan oknum sekolah.

Problem Pasar Kimpling RELOKASI Pasar Kimpling sampai saat ini belum tuntas. Setelah dibangun pasar baru, pedagang pasar tersebut semula mau menempatinya. Namun ketika ternyata dagangan tak menguntungkan di pasar batu itu, mereka menuntut kembali berdagang di pasar lama. Beberapa kali mereka audiensi dengan DPRD Kota Tegal untuk mengadukan nasibnya paska pemindahan pasar. Mereka tetap menuntut diperbolehkan kembali berdagang di pasar lama. Tentu hal tersebut akan membuat pembangunan pasar baru sia-sia. Akhirnya dilakukan audiensi dengan pemerintah setempat untuk mencari jalan keluar yang terbaik. Namun audiensi tersebut belum menemukan jalan keluar. Mengatasi persoalan tersebut, apa yang seharusnya dilakukan pemerintah kota? Sampaikan komentar Anda ke No:

08159440722

PERISTIWA

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG.

LIMA JAM – Bendera merah putih yang terbalik sempat berkibar selama lima jam.

PutihMerahBerkibar5Jam BENDERA merah putih yang selalu berkibar setiap pagi menjadi salah satu simbol negara yang harus dihormati. Tetapi, kejadian aneh terjadi, Sabtu (20/3), di SMKN 2 Kota Tegal. Di halaman depan, bendera terpasang terbalik menjadi putih merah mulai pukul 07.00 WIB hingga 12.00 WIB. Kejadian tersebut luput dari pengamatan dan penglihatan 885 siswa serta 55 guru di sekolah tersebut. Kepala SMKN 2 Kota Tegal, H Tasripin Mansur MPd, didampingi Ka Tata Usaha, Abukhori SH, membenarkan, kejadian tersebut. Menurutnya, kekeliruan pemasangan bendera yang seharusnya merah putih menjadi putih merah dilakukan salah seorang pesuruh. ke hal 9 kol 5

CMYK

HERMAS PURWADI/RATEG

SIAP DITERJUNKAN - Kapolsekta Tegal Timur AKP Anggiat Siringo-ringo memberi arahan anggota yang diterjunkan untuk pengamanan UN, kemarin.

146 Polisi Awasi Ujian UPAYA menciptakan iklim kondusif di sela-sela pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA dan SMK di wilayah hukumnya, ditempuh pihak Polresta dengan menerjunkan personilnya sejak, Senin (22/3) kemarin. Kali ini sebanyak 146 personil diterjunkan untuk mengamankan pelaksanaan UN dimasing- masing SMA dan SMK dibawah pengawasan perwira pengendali. Kapolresta AKBP, Drs Ahmad Husni, melalui Kabag Ops Kompol Drs H Warsidin menyatakan perwira pengendali yang menjalankan fungsi penempatan personil dikendalikan kapolsek masing-masing. “Mereka ditugaskan dari pengawalan pengambilan soal ke Diknas sampai kesekolah, sekaligus melakukan tugas pantauan di masing-ma-

sing sekolah untuk menditeksi aksi kecurangan yang dilakukan siswa di sela-sela UN berlangsung,” terangnya. Terpisah Kapolsekta Tegal Timur AKP Anggiat Siringo-ringo yang sempat memimpin apel langsung personilnya menyatakan diwilayahnya ada sebanyak sembilan sekolah menengah atas dimana personilnya sudah terploting dua orang dimasingmasing sekolah. “Sesuai dengan arahan pimpinan, penempatan personil ini hanya untuk mengantisipasi tindak kerawanan selama UN berlangsung. Baik kerawanan keamanan sekolah, maupun kerawanan kecurangan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, seperti praktek perjokian dan pembocoran soal,” ujarnya. (her)

NIP CPNS Belum Jelas NOMOR Induk Pegawai (NIP) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) hasil seleksi formasi umum tahun 2009, hingga kini belum juga keluar. Informasinya, keterlambatan itu dipicu proses penetapan di kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jogjakarta yang baru mencapai 75 persen. Kepala BKD Kota Tegal, Dyah Kemala Sintha, melalui Kabid Pengembangan Pegawai, Trisnawati, mengatakan, dia belum dapat memastikan kapan NIP CPNS pelamar umum itu diserahkan. Sebab, hingga saat ini proses penetapan usulan NIP CPNS masih terus berlangsung dan dari kota hanyabisa melakukan pemantauan saja. “Berdasarkan pengamatan yang kami lakukan, tahap proses penyelesaian NIP Kota Tegal sendiri baru masuk sekitar 75 persen dari ketiga

formasi. Yakni Tenaga Pendidikan, Tenaga Kesehatan dan Teknis. Kami juga belum bisa memastikan kapan NIP tersebut selesai dan diumumkan,” katanya. Alasannya, lanjut Trisnawati, proses tersebut memerlukan waktu yang cukup lama. Selain itu, BKN tidak hanya memeriksa berkas milik Kota Tegal saja. Tetapi juga semua daerah atau 35 kota/kabupaten se-Jawa Tengah. Namun demikian, petugasnya tetap mengikuti jalannya proses tersebut. Karena dikuwatirkan masih ada berkas yang belum lengkap. Dengan demikian petugas bisa langsung membantu melengkapinya secara cepat. “Jika ini sudah selesai, nanti dari BKD akan mengumumkannya melalui pos atau menghubungi para pelamar CPNS yang lulus dengan sms,” pungkasnya. (adi)

Selain melakukan Sidak pelaksanaan UN di SMA Negeri 4 Kota Tegal, anggota Komisi X DPR RI Rohmani SPd juga melakukan Sidak ke SMA Al Irsyad dan SMA Pancasakti Tegal. Selanjutnya, melakukan sidak UN ke Kabupaten Brebes. Menurut Rohmani, secara garis besar, dia bangga dengan pelaksanaan UN di Kota Tegal. Namun, dia cukup prihatin dengan sarana dan prasana yang ada, khususnya di SMA Panca-

sakti. Sehingga pemerintah perlu memikirkan sarana prasana terlebih dahulu, sebelum permasalahan lain, seperti pelaksanaan UN. “Pada sidak hari ini (Senin, red), kami belum temukan kecurangan, tapi kami akan terus melakukan pemantauan. Hal ini kami lakukan, untuk mengantisipasi terjadinya kecurangan dalam pelaksanaan UN hari kedua sampai seterusnya,” tutur Rohmani. ke hal 9 kol 5


PEMALANG

4

SELASA 23 MARET 2010

RADAR TEGAL

NGENDONG Gerakan Dakwah Berkemajuan MUHAMMADIYAH, sejak berdirinya DI tahun 1912 silam, sudah memberikan sumbangsih yang sangat besar bagi permasalahan umat. Bukan hanya itu, dalam bidang-bidang lain yang melingkupi Bangsa Indonesia, peran dan kontribusi Muhammadiyah dalam pembangunan juga tidak bisa dilepaskan begitu saja. Namun, bukan berarti warga Muhammadiyah kini bisa bersantai-santai. Karena tantangan demi tantangan akan terus dihadapi sejalan dengan perkembangan DOK. RADAR PEMALANG era globalisasi. ’’Muhammadiyah bisa Dahlan Rais berumur panjang dan tetap eksis hingga sekarang adalah karena amal shalihnya,” kata Ketua Umum Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah (Jateng) Dahlan Rais saat memberikan sambutan panen raya padi organik di Lapangan Sumberharjo, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Minggu (21/3) lalu. Kegiatan yang dimotori MPM PDM Pemalang dalam upaya membina petani sekaligus gelaran ’Gebyar Muktamar Muhammadiyah’ tersebut, lanjut Dahlan, sebagai jejak langkah Muhammadiyah menapaki usianya yang seabad dan sudah memberikan langkah-langkah kongkrit yang sangat bermanfaat. Tidak hanya dirasakan warga Muhammadiyah dan umat Islam, tetapi juga dirasakan masyarakat secara keseluruhan. Sejak awal didirikan, lanjut dia, Muhammadiyah senantiasa menyebarluaskan Islam kepada masyarakat luas dengan berkemajuan. Kata yang sangat penting dan perlu digarisbawahi oleh warga persyarikatan Muhammadiyah, menurutnya, selain menyebarluaskan Islam atau dakwah, yakni kata-kata ’berkemajuan’. ’’Ini sangat penting, karena kata ’berkemajuan’ ini yang menjadikan Muhammadiyah lebih bisa diterima oleh masyarakat,” tandas Dahlan. Hal ini sesuai dengan salah satu tujuan didirikannya Muhammadiyah, yakni sebagai gerakan tajdid atau pembaharuan. (cw2)

HUT LINMAS

Gondo Mulai Berani Blak-blakan Tentang Mundurnya dari Pencalonan Pilkada PEMALANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pemalang H Sumadi Sugondo SE MM MSi akhirnya secara blak-blakan menyatakan mundur dari pencalonannya sebagai bakal calon (balon) bupati di Pilkada 2010. Meskipun pernyataan mundurnya itu dalam bentuk guyonan (gurauan) dan selingan saat membacakan materi Musrenbang tingkat kabupaten di pendopo kemarin (22/3). Pernyataan ini

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

JelangHUT, LinmasIntiGelarLatihan PEMALANG – Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Perlindungan Masyarakat (Linmas) ke-47 tingkat Jawa Tengah (Jateng), anggota Linmas inti Kabupaten Pemalang menjalani serangkaian latihan. Kegiatan tersebut mulai digelar Senin (22/3). Serangkaian latihan olah fisik ini dilaksanakan mulai di Kantor Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas), dan mereka bergerak ke Alun-Alun Pemalang. ’’HUT Linmas tingkat Jateng akan diselenggarakan di Kudus pada 19 April mendatang, sehingga kami menyiapkan Linmas melalui latihanlatihan agar bisa tampil membawa nama baik Kabupaten Pemalang saat di Kudus nanti,” jelas Kepala Kesbangpolinmas Pemkab Pemalang Drs Wahyu Sukarno AP kepada Radar kemarin. Lebih lanjut dijelaskannya, anggota Linmas yang mengikuti latihan tersebut berjumlah 37 orang dan beberapa di antaranya adalah wanita. Untuk tenaga instruktur, selain dari staf Kesbangpolinmas, juga dari anggota TNI. Mereka, lanjut Wahyu, menjalani latihan mulai pukul 08.00 WIB, dan menurut rencana serangkaian latihan fisik tersebut bakal dilakukan sebanyak empat kali hingga menjelang hari H. (ali)

batalnya Gondo maju ke arena Pilkada. Mengingat kabar kemunduran dirinya dari arena Pilkada tengah menjadi bahan perbicangan. Mendengar pernyataan Gondo tersebut, spontan suasana Musrenbang jadi gemuruh karena peserta sedikit tertawa mendengar guyonan tersebut. Setidaknya, ini menjadi bukti atas kabar yang beredar mengenai urungnya Gondo maju ke ajang pemilihan kepala daerah tersebut. Dalam kesempatan itu, sebelumnya Bupati Pemalang HM. Machroes SH juga menyinggung mengenai mun-

durnya Gondo dalam pencalonan Pilkada. Selain itu, Machroes juga mengungkapkan mengenai rumor yang berkembang, yaitu terkait tudingan kepada dirinya yang telah mempersiapkan jago (balon bupati, Red) lain, yang nantinya akan didukungnya dalam Pilkada setelah Gondo mundur. Tudingan tersebut dengan tegas dinyatakan Machroes tidak benar, dan hanya sebatas rumor belaka yang tidak ada kebenarannya.’’Tidak benar jika ada rumor bahwa setelah mundurnya Pak Gondo bupati punya calon lainnya yang akan saya dukung,” tegasnya. (mg1)

SUMITRO/RADAR PEMALANG

TAMBAL LUBANG – Petugas dari DPU sedang memperbaiki jalan di Jalan Raya Pantura Petarukan Minggu (21/3).

Ruas Ulujami-Petarukan Dipenuhi Lubang PETARUKAN – Datangnya musim penghujan menjadikan beberapa ruas jalan pantura Pemalang rusak. Lubang-lubang berukuran besar menganga di badan jalan. Kerusakan terjadi sejak perbatasan Pemalang-Pekalongan, di Kecamatan Ulujami hingga di Kecamatan Petarukan. Kondisi ini dikeluhkan pengguna jalan, terutama mereka yang menggunakan sepeda motor. Karena ketika terperosok di lubang jalan, beberapa onderdil kendaraannya mengalami kerusakan. Tarono (29), warga asal Purwoharjo, Comal, yang setiap harinya harus menempuh perjalanan Comal-Pemalang ini nyaris mengalami trauma. Karena, saat mengemudikan sepeda motornya dia terperosok di wilayah Petarukan hingga bebe-

LATIHAN - Puluhan anggota Linmas inti saat melakukan latihan fisik.

tentunya sebagai jawaban atas sikapnya yang tidak berani maju ke ’arena’ Pilkada. Pernyataan itu disampaikan Gondo – sapaan akrabnya- melalui gurauannya di hadapan peserta Musrenbang, sejumlah LSM, organisasi masyarakat, asosiasi dan para pejabat yang ada di jajarannya. ’’Ketua Nadlatul Ulama (NU) ora wani (tidak berani, Red). Asiq Waluyo, kepala Bappeda juga ora wani. Ya aku ora wani,” celetuknya. Dari bahasa yang diungkapkan nampaknya dia ingin mencoba menyampaikan sesuatu hal tentang dirinya, agar masyarakat secara pasti mengetahui

rapa ruji roda sepeda motornya patah. ’’Untungnya, pada saat itu di belakang saya tidak ada kendaraan,” kata dia Minggu (21/3). Lubang jalan, dikatakan Tarono, posisinya sangat membahayakan pengendara sepeda motor. Karena lokasinya persis di sebelah barat lampu merah Petarukan. Sehingga, bila terperosok dan saat bersamaan di belakangnya ada kendaraan lain yang melintas tidak bisa menghindar. Apalagi lubangnya menganga cukup dalam di tengah-tengah. Dinas Pekerjaan Umum (DPU) sendiri sejak Minggu (21/3) sudah mulai memperbaiki kerusakan jalan tersebut. Perbaikan dilakukan dengan menambal lubang-lubang jalan yang sangat membahayakan pengguna jalan. (cw2)

Tersangka Curanmor Ikuti UN di Mapolres PEMALANG - Salah satu tersangka tindak pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang dibekuk Polres Pemalang dalam Operasi Jaran Candi 2010 lalu akhirnya bisa mengikuti Ujian Nasional (UN) mulai Senin(22/3). Dia melaksanakan UN di salah satu ruang penyidik Satreskrim Polres Pemalang dengan mendapatkan pengawasan dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) setempat. Kapolres Pemalang AKBP Burhanudin SIK melalui Kasatreskrim AKP Suwarto SH MH saat dihubungi Radar melalui telepon mengatakan, telah adanya izin bagi salah satu tersangka curanmor yang berstatus pelajar untuk mengikuti UN.

’’Polisi menangkap lima tersangka curanmor dan seorang penadah. Dari tersangka-tersangka ini, dua di antaranya berstatus pelajar sekolah swasta dan satu tersangka yakni AH (19) oleh sekolahnya kami izinkan untuk mengikuti UN,” jelas Suwarto Senin (22/3). Padahal, lanjut Suwarto, tersangka sudah dikirim ke Rutan Pemalang untuk menjalani penahanan sebelum proses persidangan dimulai. ’’Tersangka kami berikan izin untuk UN dan melaksanakannya di ruang penyidik. Rutan mengizinkan karena statusnya kan tahanan titipan Polres,” tandasnya. Sebelumnya diberitakan, Polisi berhasil menggulung komplotan maling motor dan jaringannya. (ali)

SUMITRO/RADAR PEMALANG

IMUNISASI BAYI - Bidan Desa Sidokare, Kecamatan Ampelgading, tengah mencatat hasil timbangan bayi.

Sertifikasi 160 Bidan demi SIB PEMALANG – Pekerjaan Rumah (PR) mendesak bagi pengurus terpilih pada Musyawarah Cabang Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Pemalang, salah satunya adalah sertifikasi bidan dan keberadaan kantor sekretariat. Hal ini sebagaimana dikemukakan Ketua Harian IBI periode 2008-2013 Wahyuningsih AMd Kep Senin (22/3). Menurutnya, selama ini sekretariat IBI Kabupaten Pemalang menginduk di Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Pemalang. Sehingga dalam melaksanakan roda organisasi, bidan-bidan yang turut andil besar dalam pembangunan Pemalang tersebut tidak bisa berjalan secara maksimal. Terutamanya saat konsolidasi dan pertemuan rutin yang diselenggarakan setiap bulan. ’’Keberadaan sekretariat tentu akan menunjang administrasi, kegiatan-kegiatan juga menjadi lebih terkoordinasi,” kata wanita asal Ambowetan, Kecamatan Ulujami, ini. Disebutkan dia, selama kepengurusan sebelumnya, yakni

periode 2003-2008, pengurus beserta anggotanya saat mengadakan pertemuan dilakukan di DKK Pemalang. Sehingga ada perasaan ’ewuh’ karena terus menerus dibantu. Atas usulan dan masukan anggota IBI lanjut Wahyuningsih, kepengurusan baru IBI 2008-2013 merencanakan akan membangun gedung baru sebagai kantornya. ’’Sebetulnya, teman-teman sejak dulu mensupport agar memiliki kantor sekretariat,” ungkapnya. Kapan dan di mana letak kantor, pihaknya belum bisa menjelaskan lebih jauh. Tetapi apresiasi pengurus dan anggota IBI cukup tinggi. Sehingga ia berharap dalam waktu dekat, kantor akan segera dibangun dan ditempati. Pembiayaannya sendiri sebagaimana, dijelaskan dia, anggota dengan sukarela memberikan sumbangan. Besarannya untuk masing-masing anggota tidak ditentukan, karena lebih pada keikhlasan anggotanya. ’’Anggota IBI mempunyai

solidaritas yang cukup tinggi. Seperti kegiatan-kegiatan yang sering kami adakan, semuanya diadakan dengan kerelaan dan keikhlasan bidan,” imbuh Ning Dullah, demikian ia biasa disapa. SERTIFIKASI BIDAN Hal lain yang mendesak dalam kepengurusan baru IBI adalah sertifikasi bagi 160 bidan untuk memperoleh Surat Izin Bidan (SIB). Sertifikasi untuk memperoleh SIB, menurut Wahyuningsih, merupakan surat yang menerangkan kecakapan dan pemahaman terhadap halhal teknis dalam dunia perbidanan. Uji kompetensi ini dilaksanakan setiap lima tahun sekali. ’’Sertifikasi ini dilakukan setiap lima tahun sekali,” imbuh dia. Rencana kerja tersebut menindaklanjuti keberadaan bidan di Kabupaten Pemalang yang terdiri dari 390 orang. 160 di antaranya belum memiliki SIB. Dengan memiliki SIB, lan jutnya, bidan diharapkan lebih profesional dalam menjalankan aktivitasnya membantu masyarakat. (sumitro)


METROPOLIS

SELASA 23 MARET 2010

5

RADAR TEGAL

Ikmal Jamin UN Bersih

TELEPON PENTING Hotel Bahari Inn Tegal Hotel Karlita

(0283) 343399 (0283) 358050

Proses Pendistribusian Soal Kian Diperketat

PEMERINTAHAN Pedagang Kimpling Ngadu AKIBAT tidak puas dengan hasil audiensi dinas terkait, serta tidak ditemui Walikota Tegal. Perwakilan pedagang Pasar Kimpling, Senin (22/3), mendatangi Fraksi partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPRD Kota Tegal. Mereka meminta, agar F-PKS jadi menjadi medaisi agar perwakilan pedagang bisa bertemu langsung dengan Walikota. Pasalnya, keterputusan histori yang ditermia dengan kenyataan yang ada. Kedatangan perwakilan pedagang pasar kimpling, yakni Eeko Zaenudin, Noto, Safrudin, Abdul Somad, Johan dan Ghofur diemui langsung Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Tegal rachmat Rahardjo. Setelah berdialog sekitar satu jam lebih, tepat pukul 14.30 WIB, perwakilan pedagang meninggalkan gedung DPRD Kota Tegal. Menurut Eko Zaenudin, ada perbedaan antara data pedaganag yang ingin kembali ke pasar lama. Sesuai data yang ada di Walikota hanya 23, padahal jumlahnya 126 pedagang. Sebenarnya sudah ada audiensi, tapi jawaban dari Pak Joko Triatmojo tidak jelas. ahkan Pak Joko tidak mau mengungkit masa lalu, dan minta pedagang bersabar. Padahal dari awal pedagang nenolak untuk pindah. Namun dalam pelaksanaanya, poling yang diedarkan Pemkot berupa pilihan tempat. Sehingga pedagang mau tidak mau, karena sibuk mengisi poling. “Kami tidak memaksakan pada pedagang untuk kembali, tapi bagi pedagang yang di [asar baru penghasilannnya bagus ya silahkan diteruskan. Tapi bagai pedagang yang selalu rugi, kami minta diizinkan untuk tetap berjualan di pasar lama. Karena kami setiap hari dituntutm agar penghasilannya bisa untuk memenuhi kebutuhan ekonomi,” kata Eko. Karenanya, menurutnya, pihaknya minta agar Fraksi PKS DPRD Kota Tegal bisa menjadi mediator pedagang, untuk bisa beraudiensi dengan Walikota. Sehingga keluh kesah pedagang bisa didengar langsung Walikota. Agar kebijakannya, bisa berpihak pada rakyat. “Kami minta perlindungan, karena janji perlindungan dari DPRD yang membebaskan kami berjualan di pasar lama ternyata hanya sebatas lisan. Tapi kenyatannya, kami tetap ditegus petugas Satpol PP,” tuturnya. Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Tegal, Rachmat Rahardjo, dari hasil audiensi dengan perwakilan pedagang Pasar Kimpling, ada tiga persoalan utama. Antara lain adanya perbedaan data jumlah pedagang, dinas terkait tidak mau bicara soal masa lalu, dan status tanah. (hun)

PAJAK

ADI MULYADI/RATEG

JAMIN PELAKSANAAN – Walikota Tegal, Ikmal Jaya (kiri), saat melakukan inspeksi pelaksanaan di beberapa SMA di Kota Tegal.

Targetkan Lulus 100 Persen BERBAGAI cara ditempuh pihak SMA swasta untuk meluluskan siswa didiknya diajang Ujian Nasional (UN) tahun ini. Meski sebelumnya siswa didik yang duduk dibangku kelas XII sudah disiapkan secara lahir dan batin, dirasa belum cukup tanpa disentuh motivasinya dalam mengerjakan soal demi soal. SMA Al Irsyad misalnya. Menjelang UN yang digelar serentak Senin ( 22/3) sempat menggelar malam motivasi dan musahabah dipenghujung akhir sebelum ujian digelar. Kepala SMA Al Irsyad, Drs Royim Mpd, menyatakan, malam motivasi ini digelar rutin setiap malam Minggu. “Puncak malam motivasi kami gelar sehari sebelum UN dilaksanakan. Ini sudah menjadi tradisi sekolah untuk melahirkan rasa percaya diri pada diri siswa dalam mengerjakan soal- soal ujian,” terangnya kemarin.

Ngemplang Pajak Bisa Disanksi BATAS akhir pelaporan SPT PPh Tahun 2009 tinggal sepuluh hari lagi atau tepatnya 31 Maret 2010 untuk wajib pajak orang pribadi. Untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak serta memaksimalkan penerimaan pajak. Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tegal akan memberikan sanksi tegas bagi pengemplang pajak atau wajib pajak yang tidak menjalnkan kewajiban sesuai aturan yang ada. Kepala KPP Pratama Drs Suwarno MBA mengatakan, batas akhir pelaporan SPT Tahun 2009 untuk orang pribadi 31 Maret 2010 dan badan 30 April 2010. Jika wajib pajak tidak menyerahkan SPT hingga batas akhir yang telah ditentukan, maka wajib pajak orang pribadi akan dikenakan denda sebesar Rp 100 ribu, sedangkan badan sebesar Rp 1 juta. Wajib pajak yang belum menjalankan kewajibannya di sektor pajak akan menerima Surat Tagihan Pajak (STP) sesuai dengan pasal 7 Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP). Jika wajib pajak terbukti memberikan laporan dan pengisian data yang tidak sesuai dengan kondisinya, akan diberi sanksi tegas mulai dari peringatan hingga lelang untuk membayar tunggakan pajak sesuai ketentuan yang ada. “Sebaliknya, jika dalam pelaporan dan penyetoran terdapat kelebihan, maka wajib pajak akan mendapatkan restitusi atau pengembalian sesuai jumlah kelebihan yang ada,” katanya. (gun)

PENDIDIKAN Pasang Spanduk Dukungan UJIAN Nasional tingkat SMA yang digelar serentak, Senin (22/3), memberi warna tersendiri bagi sekolah swasta. Berbagai upaya ditempuh pihak sekolah, untuk memberi motivasi pada siswa didiknya yang menghadapi rentetan soal yang sangat menentukan akhir studinya. Fenomena menarik ini sempat dibidik dari balik gedung sekolah menengah atas swasta yang ada dimetropolis Tegal. Di SMK Bahari misalnya. Sekolah yang membidik ilmu nautika kapal niaga dan tehnika kapal niaga itu punya cara yang cukup unik untuk memberi suntikan motivasi 38 calon perwira kapal niaga yang hendak mengikuti UN. Pihak sekolah membentangkan spanduk berisikan dorongan moril para siswa untuk tetap optimis mengerjakan soal-soal UN. Kepala SMK Bahari Ir Salim Mas’oed MM sendiri rela datang lebih pagi untuk menyalami satu persatu siswanya yang hendak berjuang menghadapi soal-soal UN. Tak sedikit diantara mereka yang meneteskan air mata, melihat begitu dekatnya antara kasek dan siswa dalam memberikan spirit menghadapi ujian akhir kelulusan. “Setidaknya dengan cara ini mereka akan lebih tertantang untuk menjinakkan soal- soal yang dihadapinya. Ibarat perang, ini adalah spirit dari kami untuk membakar semangat juang siswa. Harapan kami sifat kalah sebelum perang,” terangnya kemarin. (her)

Dari 204 siswanya yang mengikuti UN tahun ini terbagi 72 siswa jurusan IPA dan 172 jurusan IPS. Dia juga menyatakan secara lahir siswanya telah disiapkan melalui pola reorientasi pembelajaran baik untuk guru dan siswa juga mengatur tempat duduk siswa yang hendak menjalani ujian nasional. “Selebihnya kami juga melakukan latihan soal ujian tahun lalu, serta memprediksi soal UN yang kini digelar,” tegasnya. Khusus menghadapi UN tahun ini pihakya juga semakin mempererat jalinan intensitas komunikasi dengan orang tua wali murid. Di kelas XII sendiri jalinan intensitas komunikasi dilakukan sebanyak tiga kali saat awal tahun ajaran baru, awal semester II, dan pada saat menjelang pelaksanaan UN. Ini semua ditempuh pihak sekolah untuk menjaga kepercayaan publik, terutama orang

tua murid yang telah mempercayakan pendidikan anaknya pada institusi Al Irsyad. Fenomena unik yang juga diusung pihak sekolah menjelang pelaksanaan dan disaat pelaksanaan UN adalah digagasnya program tahajud call. “Program ini dijalankan oleh wali kelas yang berkoordinasi dengan beberapa siswa untuk meneruskan pesan mengingatkan sholat tahajud pada rekan- rekannya. Tentunya ini juga didukung oleh wali murid untuk mendorong putra-putrinya menjalankan sholat malam, agar dimudahkan dalam mengerjakan soal- soal UN,” katanya. Dia menyadari sekoah swasta yang jauh dari topangan dana berlebih dari pemda, dituntut harus mengikuti perkembangan yang kini digapai sekolah negeri. Ini demi terjaganya animo warga kota terhadap kepercayaan pada lembaga yang menaunginya. (her)

WALIKOTA Tegal, Ikmal Jaya, menjamin pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2010 tingkat SMA/MA/SMK di kotanya barsih dari tindakan kecurangan. Alasannya, upaya keamanan mulai penyimpanan, pendistribusian, dan pengawasan soal sudah dilakukan super ketat. “Melihat pengawasan yang sangat ketat, penyimpanan soal yang sangat aman di rayon, serta pendistribusian soal yang mepet sangat kecil kemungkinan terjadi kebocoran soal. Selain itu penjagaan yang dilakukan juga sangat ketat baik dari dinas dan kepolisian,” kata Ikmal disela-sela inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan, Senin (22/3), mulai pukul 09.00 WIB di beberapa sekolah. Kegiatan ini, lanjut dia, sebagai salah satu langkah untuk meminimalisasi terjadinya kecurangan-kecurangan dalam pelaksanaan UN 2010. Tindakan lainnya yakni penandatanganan pakta integritas yang telah dilaksanakan, Sabtu (20/3), oleh semua kepala sekolah (kasek) dari mulai tingkat SD sampai SMA. Mereka sepakat melaksanakan ujian dengan jujur dan berkualitas. “Kesepakatan itu diikuti lebih dari 214 kasek dari tingkat SD sampai SMA,” tambahnya lagi. Terkait tarjet, Ikmal menambahkan, dalam UN 2010 hasilnya harus diatas dari tahun lalu. Maksudnya pada tahun 2009 tingkat SMA kelulusannya hanya 95 persen, tahun 2010 harus 97 persen. Sedangkan SMK pada tahun lalu hanya 93 persen, tahun ini harus meningkat menjadi 98 persen. Namun demikian dia tetap berharap dapat 100 persen semuanya. Dengan catatan tetap menjunjung tinggi kualitas dan kejujuran dalam pelaksanaan ujian. Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kamaluddin membenarkan, adanya pendistribusian soal ujian yang waktunya mepet. Dari subrayon soal mulai didistribusikan pukul 07.00 WIB tepat dengan di kawal oleh pengawas dan polisi. Sementara waktu ujian dimulai pukul 08.00 WIB. “Dengan begitu sangat mustahil terjadi kebocoran,” ujarnya singkat. Dijelaskan, total peserta yang mengikuti di sekolahnya mencapai 370 siswa. Dengan jumlah ruangan yang digunakan 20 kelas, masing-masing dijaga 2 orang pengawas dari sekolah lain. Senada dengannya, Wakil Kepala SMA Muhammadiyah Bidang Kesiswaan, Muchlasin, menuturkan, pelaksanaan UN dimulai pukul 08.00 sampai 13.00 WIB. Sedang pendistribusian soal dari sub rayon dilakukan pukul 07.00 WIB. Sementara jumlah siswa yang mengikuti 81 anak, sudah termasuk 4 murid yang mengulang. Ruangan yang digunakan 5 kelas dengan masing-masing 2 pengawas. Pelaksanaan sidak mulai dari SMK N 2, dilanjutkan ke MAN, dan terakhir SMA Muhammadiyah. Selama kegiatan tidak ditemukan adanya kejanggalan atau kecurangan dalam pelaksanaan UN 2010. (adi)

Dari Pemberangkatan Umroh Al Haramain Jaya Wisata

Semua Fasilitas Jemaah Ditanggung Penuh Perusahaan Puluhan jamaah umroh tiga daerah dari Kota Tegal, Kabupaten Tegal, dan Brebes, Senin (22/3), diberangkatkan pukul 07.30 WIB. Mereka menunaikan ibadah dengan bimbingan biro jasa haji dan umroh PT Al Haramain Jaya Wisata perwakilan Tegal. Seperti apa pelaksanaannya? LAPORAN: ADI MULYADI PAGI itu di Jl Sultan Agung, tepatnya dikios milik istri wakil walikota di penuhi ratusan orang. Mereka mengantarkan keluarganya yang akan menunaikan ibadah umroh melalui biro jasa yang berkantor di situ. Sebuah bus berukuran besar telah siap menampung dan membawa mereka menuju Jakar-

ta. Sebelum pemberangkatan, peserta sedikit melaksanakan upacara pelepasan yang biasa dilaksanakan. Selain itu juga, ada pemberian bantuan secara simbolis untuk warga kurang mampu berupa beras 30 kantong yang perkantongnya berisi 5 kg. Pimpinan PT Al Haramain Jaya Wisata Karesidenan Pekalongan, Habib Ali Zaenal Abidin, mengatakan, jumlah total jemaah mencapai 30 orang. Itu dari Kota Tegal, Brebes, dan Kabupaten Tegal sebanyak 23 peserta. Sementara 7 sisanya dari Jakarta. “Setiap kegiatan diawali dengan pemberian bantuan kepada warga tidak mampu. Dengan harapen mereka ikut mendoakan ketika jemaah berada di tanah suci,” katanya. Dijelaskan, pelaksanaan umroh berkisar 11 hari. Semua fasilitas, seperti penginapan, makan, dan yang lainnya ditanggung penuh PT, dari awal

berangkat hingga sampai kembali ke Kota Tegal. Untuk tahun ini biaya yang harus dikeluarkan per jamaah mencapai 1.600 dolar AS. Jadi juka di asumsikan 1 Dolar sama dengan Rp 10.00 maka total biayanya sekitar Rp 16 juta. “Disana mereka akan dipandu oleh dua orang pemandu ditambah satu dari Tegal yakni istri saya Ny Zahra Habib Ali. Jemaah dari Jakarta berangkat menuju Jeddah dan Madinah. Disana ziarah ke makam Nabi dan yang lainnya selama 3 hari,” imbuhnya. Kemudian, lanjut Habib Ali, diteruskan ke Mekah melaksanakan umroh 2 sampai 3 kali serta ziarah ketempat bersejarah selama 4 hari. Dan kembali ke Jeddah lagi menuju laut Merah dan lainnya baru kemudian bertolak pulang kembali ke Kota Tegal. “Begitulah perjalanan umroh.” (*)

ADI MULYADI/RATEG

SIMBOLIS – Pemberikan bantuan kepada warga sekitar, mengawali pemberangkatan umroh kemarin.


BREBES & BUMIAYU

6

SELASA 23 MARET 2010

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes RSU Bhakti Asih

(0283) 671431 (0283) 671279 / 673481

KORUPSI Mahasiswa Kecam Penangguhan Penahanan BREBES - Mahasiswa yang tergabung dalam Kaukus Mahasiswa Brebes mengecam upaya pengajuan permohonan penangguhan penahanan Bupati Brebes Indra Kusuma yang dilakukan oleh sejumlah instansi dan aparatur pemerintahan desa kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). ’’Kami mengecam keras upaya permohonan penangguhan penahanan Indra Kusuma oleh KPK. Ini sama dengan pembelaan terhadap koruptor,” tandas Sahid Al Hasan, juru bicara Kaukus Mahasiswa Brebes kepada Radar Minggu (21/3). Menurutnya, upaya permohonan pengajuan penahanan itu patut disayangkan dan menjadi keprihatinn bersama. Selain sudah menjadi rumor di masyarakat, permohonan penangguhan itu juga diperoleh dari hasil investigasi. ’’Sejumlah instansi dan aparatur pemerintahan di tingkat desa sudah menggalang tandatangan untuk mengajukan penangguhan penahanan bupati kepada KPK,” katanya. Sahid mengatakan, pihaknya juga mengaku telah dikonfirmasi KPK terkait penggalangan tanda tangan untuk pengajuan penangguhan penahanan tersebut. Dia menambahkan, Kaukus Mahasiswa Brebes dalam waktu dekat akan beruadiensi ke KPK. Itu adalah komitmen bersama ketika KBM melakukan aksi tanda tangan darah menuntut KPK menindak pelaku lainnya. Selain itu, untuk meminta kejelasan masalah surat tersebut. ’’Kami tetap komitmen kawal penuntasan korupsi di Brebes agar bias memenuhi rasa keadilan rakyat,” lanjut dia. Sementara itu, Asisten I Pemkab Brebes Drs Supriyono saat dikonfirmasi Radar membantah adanya upaya pengajuan permohonan dari pejabat dan aparatur pemerintahan desa. Pemkab Brebes, menurut dia, tetap akan menghormati proses hukum yang sedang berlangsung. ’’Tidak ada pengajuan itu. Penangguhan penahanan yang berhak mengajukan adalah pihak keluarga dan pembela. Pemkab tidak ikut-ikutan dalam masalah ini,” ujarnya. (cw1)

KESEHATAN Galakan Gerakan 3 M BREBES - Sebelum jatuhnya korban, menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Brebes Dr Laode Budiono, Gerakan Mengubur, Menutup, dan Menguras (3 M) patut terus digalakan. Semua barang tak terpakai yang berpotensi sebagai sarang nyamuk untuk secepatnya dimusnahkan. Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), lanjut Laode, dalam hal ini untuk lebih diaktifkan di masyarakat. ’’Ini sebagai antisipasi, dan kami perintahkan Puskesmas menggalakan gerakan 3 M,” kata Laode Senin (21/3). Serangan demam berdarah (DB) tidak pandang usia. Pihaknya juga meminta masyarakat untuk segera memeriksakan anggota keluarga yang mengalami gejala demam tinggi ke dokter atau Puskesmas terdekat. ’’Pokoknya, kalau terjadi panas tinggi, secepatnya dibawa ke Puskemas atau diperiksakan ke dokter. Penanganan DB, prinsipnya lebih cepat lebih baik,” tandasnya. (din)

KPK Kembali Datangi Brebes BREBES - Pemeriksaan kasus pengadaan tanah Pemkab Brebes senilai Rp 11 miliar terus berlanjut. Senin (22/3), sejumlah pejabat KPK bersama pejabat Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi (BPKP) mendatangi Kantor Setda Brebes. Kedatangan mereka untuk mengembangkan kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di tiga lokasi yang telah merugikan negara hingga Rp 5 miliar, dan telah menjebloskan Indra Kusuma ke LP Cipinang, Jakarta. Rombongan yang berjumlah 5 orang itu tiba di Setda Brebes sekitar pukul 10.00 WIB dengan menggunakan kendaraan sewaan Kijang E 1499 W warna silver. Kedatangan mereka diterima di ruang asisten 1 Setda Brebes. Meski demikian, tidak diketahui aktivitas mereka selama di ruangan hingga pukul 13.00 WIB. Selain asisten 1, di ruangan tersebut ada Kepala Seksi (Kasi) Pertanahan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Brebes Sularto dan Kabag Pemerintahan Setda Brebes Suporo yang menemui rombongan. Asisten 1 Setda Brebes Drs Supriyono ketika dikonfirmasi Radar mengatakan, kedatangan KPK ke Brebes untuk mengklarifikasi data yang sudah masuk. Sedangkan kedatangan anggota BPKP, lanjutnya, dalam rangka me-

ISMAIL FUAD/RATEG

TINJAU LAPANGAN - Romongan KPK dan BPK Provinsi Jateng tengah bersiap meluncur ke lokasi tanah di Banjaratma dari halaman Setda Brebes kemarin (22/3).

ngaudit keuangan daerah dan kapasitasnya sebagai saksi ahli mendampingi KPK. ’’Kalau BPK pasti tidak jauhjauh dengan audit keuangan kan,” katanya. Sedangkan kedatangan pe-

jabat pertanahan dari BPN Brebes, menurutnya, juga untuk mendampingi pihak pemkab. Mereka kemudian meluncur ke lokasi tanah di Desa Banjaratma. ’’Intinya, kalau data itu

sudah ada dan tinggal klarifikasi saja. Mohon izin dulu saya mau mendampingi beliau (rombongan, Red) meninjau ke lapangan,” ujar Supriyono sambil berlalu. Diperoleh informasi peme-

riksaan yang dilakukan oleh KPK di Kabupaten Brebes akan berlangsung dari Senin (22/3) hingga Rabu (24/3) mendatang. Namun, belum diketahui agenda mereka lebih lanjut. (cw1)

Dari Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) Tingkat SMA/SMK/MA

Dua Pelajar Terpaksa Mengikuti UN di Lapas Di saat kawankawannya sedang mengerjakan soal Ujian Nasional (UN) di sekolah masingmasing, dua pelajar terpaksa mengerjakan soal-soal UN di balik terali besi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Brebes. Bagaimana perasaaan mereka ketika harus mengerjakan soal UN di tempat semacam itu? LAPORAN: ISMAIL FUAD KEDUA pelajar tersebut masing-masing berinisial RN yang tercatat sebagai siswa di

salah satu SMA negeri di Wanasari dan DA yang merupakan siswa salah satu Madrasah Aliyah (MA). Mereka terpaksa mengikuti UN tahun 2010 di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Brebes, yang mulai digelar Senin (22/3). Pasalnya, kedua pelajar tersebut sedang menjalani proses hukum akibat kasus penganiayaan kenakalan remaja. Kedua pelajar dari jurusan IPS itu mengerjakan soal di ruang sidang Tim Pengamat Permasyarakat (TPP) Lapas Brebes. Pada hari pertama, mereka mengerjakan soal Bahasa Indonesia dan Sosiologi di bawah pengawasan ketat empat pengawas silang dan panitia penyelenggara UN. Kepala Lapas Brebes Iwan Pramono SH melalui Kepala Keamanan Lapas Brebes Wis-

nu Saksnon SH mengatakan, kedua pelajar tersebut statusnya sebagai tahanan titipan dari Polres atas kasus penganiayaan yang kasusnya masih dalam proses persidangan. Pelaksanaan ujian bagi keduanya itu, menurut Wisnu, atas permintaan pihak sekolah selaku penyelenggara UN dan atas izin instansi terkait. ’’Lapas hanya sebatas menfasilitasi dan menyediakan tempat. Adapun pelaksanaan dan pengawasan dilaksanakan panitia penyelenggara UN,’’ terang Wisnu. Kedua pelajar tersebut kepada Radar mengaku, mereka sudah empat puluh hari menjalani proses hukum. Dalam waktu tersebut, mereka tidak bisa mengikuti pelajaran sebagaimana siswa lainnya. Untuk mempersiapkan UN,

menurut mereka, hanya belajar dari buku pelajaran dan bukubuku latihan soal di tahanan. Hari pertama, lanjut mereka, tidak terlalu menemukan ke-

sulitan menyelesaikan soal. ’’Sudah empat puluh hari tidak sekolah, untuk ujian belajarnya di sini (Lapas, Red),” ujar salah satu dari mereka. (*)

ISMAIL FUAD/RATEG

SERIUS – Kedua siswa yang tengah menjalani proses hukum di Lapas Brebes kemarin (22/3) juga tetap bisa memperoleh hak mereka sebagai pelajar untuk mengikuti UN, di bawah pengawasan dinas terkait.


BREBES & BUMIAYU

SELASA 23 MARET 2010

7

RADAR TEGAL

KRISIS AIR Usulkan Sumur Artetis MESKI di musim penghujan seperti sekarang kesulitan mendapat air terutama untuk kebutuhan konsumsi sangat dirasakan oleh sedikitnya 60 Kepala Keluarga (KK) yang tingal di Dukuh Tambakan, Desa Cinanas, Kecamatan Bantarkawung. Saat ini, untuk mendapatkan air yang layak di konsumsi, warga terpaksa harus berjalan sejauh lebih kurang 1 klometer untuk menuju sumber mata air Tambakan yang sudah masuk wilayah dok/rateg Kabupaten Banyumas. ’’Di musim hujan seperti skarang ini, Toat Riyono sumur di perumahan warga keruh shingga tidak dapat di konsumsi. Mereka hanya menggunakan hanya untuk keperluan mencuci dan mandi saja,” kata Drs Toat Riyono, kades Cinanas. Dikatakan Toat, pihaknya pernah beberapakali mengajukan bantuan air bersih. Sebab kondisi lebih memprihatinkan akan terjadi setiapkali musim kemarau, sebab selain dukuh Tambakan, kesulitan air juga akan merambah wilayah pedukuhan lainnya. ’’Kondisi seperti itu seolah sudah tidak dapat dihindari lagi, warga harus berjalan jauh untuk mendapatkan air bersih,” ujar Toat. Untuk itu, lanjutnya, pemerintah desa telah mengupayakan pengusulan melalui kegiatan Musrenbang untuk pembangunan sumur artetis. (pri)

INSIDEN

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

PERAWATAN - Korban kecelakaan dua sepeda motor saat dimintai keterangan oleh petugas.

Hindari Kubangan, Malah Tabrakan BUMIAYU - kecelakaan lalulintas melibatkan dua sepeda motor terjadi di ruas jalan dalam kota Bumiayu antara, mengakibatkan dua pengendara teruka parah bahkan satu di antaranya terpaksa harus dilarikan ke RSUD Margono, Purwokerto, karena luka yang diderita cukup parah. Informasi yang berhasil dihimpun Radar menyebutkan, kecelakaan antara sepeda motor Honda Mega Pro bernomor Polisi yang di G 5376 U yang dikemudian M. Rifai (20), warga Dukuh Tegong RT 04 RW 04 Desa Jatisawit, Kecamatan Bumiayu, dengan Honda Supra G 3042 KE dikemudikan oleh Waryanto alias Wanto (29), warga Dukuh Munggang RT 06 RW 04 Desa Jatisawit tersebut bermula saat keduanya meluncur berlawanan arah di Jalan Diponegoro, Bumiayu, tidak jauh dari pertigaan Bumiayu-Bantarkawung. Beberapa warga di sekitar lokasi kejadian mengatakan, sebelumnya Rifai yang mengendarai Mega Pro meluncur dari arah utara dalam kecepatan sedang. Di lokasi kejadian dia berusaha menghindari kubangan air yang ada di pinggir badan jalan, dengan mengarahkan sepeda motornya mendekati marka (tengah) jalan. Kecelakaan pun tak dapat dihindari keduanya. Dari hasil pemeriksaan petugas medis, diketahui Wanto mengalami luka serius pada bagian jari kaki kanannya yang mengalami patah tulang terbuka, serta beberapa luka lain di tubuhnya. Sehingga dia terpaksa dirujuk ke RS Margono, Purwokerto. Sementara, korban lainnya yakni Rifai mengalami luka robek pada bagian kepala. Kapolres Brebes AKBP Beno Louhenapessy SIK MH yang dikonfirmasi melalui Kapos Lantas Bumiyu Aipda Sisri membenarkan kejadian tersebut. ’’Masing-masing kendaraan yang terlibat sudah kita amankan, kita masih melakukan penyelidikan atas kecelakaan tersebut, termasuk penyebabnya. Korban sendiri belum dapat dimintai keterangan karena keduanya masih dalam perawatan medis,” jelas Sisri. (pri)

UN di Brebes Diisukan Bocor BREBES - Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA, MA, dan SMK tahun 2010 di Kabupaten Brebes diwarnai dengan rumor kebocoran soal. Rumor tersebut beredar melalui pesan pendek (SMS) yang diterima sejumlah wartawan dari Minggu (21/3) sore hingga Senin (22/3). Dalam pesan singkat yang tidak diketahui awal mula pengirimnya itu, disebutkan guruguru bidang studi telah mengerjakan soal yang telah bocor.

Jawaban soal kemudian dibagikan ke siswa melalui lintingan kertas dan disebar melalui SMS. Beberapa sekolah yang disebut dalam SMS itu antara lain, SMKN 1 Kersana, SMK Bisma Kersana, SMK Nurul Islam Larangan, dan SMKN 1 Bulakamba. Sedangkan untuk sekolah SMA antara lain, SMAN 1 Banjarharjo, SMAN 1 Losari, SMAN 1 Tanjung, dan SMAN Larangan. ’’Sampul hasil ujian tidak dilem pengawas, hasil tes akan diperiksa. Kalau banyak yang

salah akan diganti dengan LJK baru di ruang sekretariat. Pengawas dan Tim Pemantau disetel seperti golek.” Demikian bunyi SMS itu. Koordinator TPI Brebes H Iskandar melalui Sekretarisnya Wijanarto SPd kepada Radar membantah rumor tersebut. Menurutnya, pihaknya bersama pihak terkait sudah bekerja secara profesional sehingga tidak mungkin soal akan bocor. ’’Dari kemarin kami hingga hari ini kami sudah bekerja

sesuai dengan tupoksinya. Bahkan, dalam distribusi soal ke Korwil (sub rayon) hingga ke sekolah, TPI sudah memastikan tidak ada kecurangan,” tegas Wijanarto. Selain itu, pemantauan distribusi di Korwil 1 di SMKN 1 Brebes yang meliputi 11 kecamatan di pantura dan Brebes tengah, pihaknya bersama aparat dari Kepolisian sudah mengawal hingga ke sekolahsekolah. Begitu juga di Korwil 11 SMK Kerabat Kita Bumiayu yang

telah melibatkan 30 personel dari Kepolisian sudah mengawalnya. ’’Kami tidak pernah mainmain,” tegasnya. Pihaknya menepis rumor yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Apalagi, lanjut dia, SMS tersebut sudah beredar dari Minggu (21/3), sehingga patut dipertanyakan. ’’Isu ini tidak masuk akal karena data dan faktanya mendahului pelaksanaan UN sendiri. Tidak usah dipercaya,” tandasnya. (cw1)

Ratusan Rumah Butuh Perhatian Rawan Terendam Banjir BANTARKAWUNG - Ratusan rumah yang berada di sekitar alur Sungai Pemali di wilayah Dukuh Buaran dan Dukuh Kidul, Desa Pangebatan, Kecamatan Bantarkawung, rawan terendam luapan sungai saat musim penghujan saat ini. Ratusan rumah tersebut berada di Dukuh Kidul RT 11 dan 13 RW 01, sedangkan di Dukuh Buaran berada di Blok Pesantren wilayah RT 03, 06, dan 05 RW 01. Desa Pangebatan sendiri merupakan daerah langganan terendam luapan air Sungai Pemali setiap tahunnya. Rojak (30), warga Blok Times mengatakan, dalam setiap rumahnya selalu terendam luapan Sungai Pemali jika terjadi hujan. ’’Air sungai bisa dengan cepat naik ke daerah pemukiman warga, bahkan sampai masuk ke dalam rumah sekitar 30 -50 centimeter,” ungkap Rojak. Dikatakannya, untuk wilayah Blok Pesantren yang berbatasan langsung dengan sungai, sebetulnya telah di bangun talud pengaman banjir. Namun, talud setinggi 1 meter dengan panjang lebih kurang 300 meter tersebut tidak mampu menahan luapan air. ’’Posisi talud lebih rendah dari permukaan air jika sedang banjir. Karenanya, dapat dipastikan jika di wilayah Bumiayu, Paguyangan, dan sekitarnya hujan, maka di sini pasti air naik hingga perumahan penduduk,” kata Rojak. Wasno (45), warga lainnya mengatakan, genangan air yang naik hingga perumahan warga biasanya hanya berlangsung beberapa jam karena sifatnya yang merupakan banjir kiriman. ’’Banjirnya hanya sebentar.

Hanya saja, tidak jarang membuat kerusakan sejumlah sarana infrastuktur dan juga meninggalkan lumpur di rumah-rumah warga yang terendam,” jelasnya. Selama musim hujan ini, luapan air telah menggenagi puluhan rumah di blok pesantren. Banjir juga menjebol talud pengaman sepanjang lebih kurang 5 meter. ’’Sekarang warga yang tinggal berdekatan dengan sungai jadi was-was. Sebab, meskipun di sini tidak hujan, tapi sewaktuwaktu sungai bisa banjir. Kecemasan warga bertambah jika terjadi hujan di malam hari,” tutur Wasno. Kepala Desa (Kades) Pangebatan Sukardi MPd saat di hubungi mengatakan, dalam menghadapi kondisi rawan terjadinya banjir pihaknya telah menginstruksikan kepada para Kadus agar senantiasa memantau perkembangan di setiap wilayahnya. ’’L okasi dua ped u k u h a n tersebut memang langganan terendam luapan Sungai Pemali, untuk mengantisipasinnya saat ini kami telah menghimbau kepada seluruh warga dan juga para Pamong Desa waspada dan memperhatikan setiap perubahan yang terjadi pada permukaan sungai. Jika memang perubahan terjadi secara ekstrim, maka warga yang tinggal berdekatan dengan sungai segera di ungsikan menuju lokasi yang aman,” jelas Sukardi. Upaya pembangunan talud penahan sungai juga telah dilakukan Pemeritahan Desa Pangebatan melalui ajuan pengusulan dalam Musrenbangcam, usulan tersebut m enj adi pri ori t as p e m b a ngunan bagi Pemerintahan Desa Pangebatan sebagai upaya pencegahan terjadinya banjir. (pri)

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

MENGKHAWATIRKAN - Ratusan rumah yang berada di sepanjang alur Sungai Pemali, Desa Pangebatan, rawan tergenang banjir.

Pendistribusian Soal UN Dinilai Riskan BUMIAYU – Meski berlangsung lancer, pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di Kecamatan Bantarkawung kemarin (22/3) mengalami kerancuan terkait pendistribusian soal ujian. Hari pertama pelaksanaan UN tingkat SMA sederajat yang serempak mulai dilaksanakan Senin (22/3), berdasarkan pantauan yang dilakukankan oleh Tim Pemantau Independen (TPI) Kabupaten Brebes secara umu berjalan lancar. Hal tersebut sebagaimana disampaikan oleh Sekretaris TPI Kabupaten Brebes Wijanarto SPd yang melaksanakan pemantauan UN di Koordinator Wilayah (Korwil) II Brebes. Hanya saja, berdasarkan laporan yang diperoleh petugas TPI yang bertugas di wilayah Kecamatan Bantarkawung terdapaat kerancuan di salah satu SMK mengenai pendistribusian soal ujian.

Dikatakan Wijanarto, sekolah tersebut diikuti oleh sebanyak 49 peserta ujian dengan menempati empat ruang. Untuk empat ruang ujian tersebut, menurutnya, semestinya sekolah mendapatkan empat amplop berisi soal ujian. Namun, dalam pelaksanaannya hanya mendapat tiga amplop. ’’Pendistribusian soal di SMK tersebut harusnya mendapat empat amplop dengan disesuaikan ruang yang dipergunakan,” jelas Wijanarto. Semestinya, menurut dia, amplop berisi 20 bendel soal. Sehingga dengan tiga amplop soal tersebut ada satu ruang ujian yang siswanya menerima soal UN dalam keadaan amplopnya telah terbuka atau sisa dari ruangan lainnya. ’’Dalam prosedur, soal dibawa ke dalam ruang ujian masih dalam keadaan utuh dengan kondisi masih bersegel,” lanjut dia.

Kondisi tersebut, menurut dia, cukup membuat riskan dan dapat membuka peluang terjadinya masalah. Pasalnya, distribusi soal pada dasarnya harus sesuai dengan jumlah ruangan. Begitu juga dengan sisa lembar soal, yang semestinya tetap berada dalam ruangan hingga pelaksanaan ujian selesai. ’’Saat ini, dari pantauan kami belum menimbullkan masalah. Hanya saja, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian,” katanya. Sementara, Tatang selaku ketua Korwil II Kabupaten Brebes saat dikonfirmasi mengatakan, pendistribusian soal disesuaikan tingkat kebutuhan dari sekolah yang bersangkutan. ’’Pelaksanaannya sendiri tidak menimbulkan masalah. Kami menyesuaikan dengan kebutuhan siswa peserta ujian,” jelasnya. (pri)


SLAWI METROPOLIS

8

SELASA 23 MARET 2010

RADAR TEGAL

Bakin Tagih Kejaksaan Tindak Lanjut Penanganan Tipikor

PEMERINTAHAN Kepala SKPD Ikuti LKPD SLAWI - Seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal Senin (22/3) kemarin mengkuti Bimbingan Teknis (Bintek) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dan Review Laporan Keuangaan. Kegiataan tersebut berlangsungkan di Ruang Pertemuan Hotel Kudis Permata Slawi. Dalam sambutannya Wakil Bupati Moch Herry Soelistiyawan SH MHum mengatakan, pihaknya menyambut baik dengan diselenggarakannya kegiatan LKPD dan Laporan Keuangan. Hal tersebut merupakan salah satu bentuk pertanggung jawaban dalam penyelenggaraan pemerintah daerah yang telah diatur dalam UU Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara dan UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah. Sesuai dengan UU tersebut tambahnya, maka setiap Gubernur/ Bupati wajib menyampaikan Laporan Keuangan kepada DPRD dan masyarakat umum setelah mendapat audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Dikatakan, LKPD yang disampaikan kepada DPRD dan masyarakat umum meliputi, Laporan Realisasi Anggaran, Neraca, Laporan Arus Kas dan Catatan Atas Laporan Keuangan dengan disusun dan disajikan sesuai dengan PP Nomor 24 Tahun 2005 tentang Standar Akuntansi Pemerintah (SAP) dan Sistem Akuntansi. “Untuk pengelolaan keuangan pemerintah daerah tentunya harus dilakukan berdasarkan tata kelola pemerintahaan yang baik, yaitu pengelolaan keuangan yang dilakukan secara transparan dan akuntabel, namun hal tersebut bisa terwujud jika entitas pemerintah daerah dan jajarannya dapat menciptakan dan mengoperasikan serta mampu memelihara Sistem Pengendalian Internal (SPI) yang memadai,” terangnya. Sesuai dengan pasal 33 Ayat 3 PP Nomor 8 Tahun 2003, tambah Herry, Inspektorat melaksanakan review atas Laporan Keuangan dan kinerja dalam rangka menyakinkan keandalan informasi yang disajikan sebelum disampaikan Bupati kepada BPK. Pelaksana Bintek LKPD dan Review Laporan Keuangan Muji Atmanto SH MM mengatakan Inspektorat wajib melaksanakan review. (cw3)

SLAWI - Ketua Barisan Anti Korupsi Indonesia (Bakin) Bambang Asmoyo, Senin (22/ 3) kemarin mempertanyakan penanganan kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) tentang pengadaan blanko KTP Catatan Sipil Tahun Anggaran (TA) 2007 dan soal kawasan terpadu Masjid Jami serta monumen GBN yang sebelumnya pernah dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Slawi. Pasalnya, hingga kini kasus yang pernah dilaporkan pada tahun 2009 lalu, hingga kini belum ada kejelasan dari penyidiknya. Pihaknya berharap kasus itu segera mendapat penanganan aparat penegak hukum, yang sekarang diuji kredibilitasnya. ‘’Kami ke sini hanya ingin kejelasan saja. Apakah kasusnya berhenti atau masih berjalan. Sebab, sejak kami melaporkan dua kasus dugaan tipikor tersebut, namun sampai sekarang belum ada kabar tindak lanjut dari jaksa yang menanganinya. Karenanya kami sebagai pelapor wajib untuk menanyakannya,’’ kata Bambang kemarin. Menurutnya, kasus pengadaan blanko KTP Dinas Catatan Sipil saat itu dalam pelaporannya juga sudah disertai dengan sejumlah bukti. Pihaknya menduga pengadaan blanko KTP diduga ditemukan adanya mark

DOK.RATEG

Bambang Asmoyo

up. Karena bahan dari blanko KTP tersebut berbeda dengan daerah lain, termasuk kualitas blankonya. Demikian pula dengan kawasan terpadu di lingkungan Masjid Jami dan GBN Slawi. Sementara Kasi Intelijen Kejari Slawi Gunawan SH mengatakan bahwa dua kasus yang dilaporkan Bakin masih dalam proses lidik. ‘’Kasus korupsi yang kami tangani saat ini kan bukan satu saja. Jadi dalam penanganannya memang sedikit terkendala. Namun yang jelas dua kasus dugaan tipikor tersebut masih terus berjalan dengan pemeriksaan sejumlah saksi,’’ jelas Gunawan. Kasi Intelijen menambahkan bahwa sampai dengan sekarang pihaknya juga masih terus melakukan puldata dan pulbaket. (gus)

Surat Rekomendasi DPRD Segera Dikirim SLAWI - Komisi I mengusulkan pada DPRD agar segera mengeluarkan surat rekomendasi terkait kinerja Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) ke eksekutif. Komisi I menilai Kepala Disdukcapil tidak mampu menjalankan tugasnya, sehingga pelayanan publik tidak maksimal. Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tegal Dakir SH menilai dasar dibuatkannya usulan agar DPRD membuat surat rekomendasi ini adalah surat aduan dari masyarakat terkait dengan pelayanan yang tidak maksimal di Disdukcapil, yang selanjutnya ditindaklanjuti Komisi I dengan melakukan sidak dan ditemukan banyak pelang-

garan. Sehingga seluruh anggota Komisi I bersepakat mengeluarkan surat rekomendasi supaya ada pembenahan “Pertama karena Disdukcapil yang menjadi sentra pelayanan publik dalam kinerjanya kurang bagus. Pembuatan akte kelahiran, kartu keluarga, KTP tidak sesuai prosedur yang benar. Bahkan kami menyaksikan sendiri di sana ada pelanggaran perda yang dilakukan pegawainya dengan memungut biaya melebihi aturan. Bahkan yang lebih mengherankan lagi, blangko akte kelahiran, KTP dan kartu keluarga tidak ada,” katanya Senin (22/3) kemarin. Soal surat rekomendasi, kata Dakir, sudah dikonsultasikan dengan pimpinan dewan dan

tinggal menunggu tanda tangan Ketua Dewan, yang selanjutnya dikirim ke Bupati. Inti dari surat rekomendasi itu adalah meminta supaya Bupati mengganti Kepala Dinas agar kinerja pelayanan publik di Disdukcapil bisa normal kembali. “Hasil rapat Komisi I memutuskan itu. Itu juga sudah melalui berbagai pertimbangan. Pertama aduan masyarakat, kedua hasil sidak Komisi I ke Disdukcapil yang menemukan berbagai pelanggaran. Ketiga adanya pelanggaran perda yang dilakukan dengan sengaja oleh pegawai di sana,” tambahnya. Sementara itu Wakil Komisi I, Helmi Amrulloh mengatakan

terkait dengan surat rekomendasi yang akan dikirimkan ke Bupati itu semata-mata supaya pelayanan publik di Disdukcapil tidak terbengkalai. Ini menyusul adanya kelangkaan akte kelahiran, kartu keluarga dan blangko KTP. Komisi I sama sekali tidak ada unsur senang atau tidak senang dengan Kepala Dinas. Tapi ini murni supaya pelayanan terhadap masyarakat tidak terganggu. “Komisi I menerima surat aduan dari masyarakat terkait kelangkaan kartu dan blangko bukan cuma sekali ini saja, tapi hampir puluhan. Juga keluhan dari bidan yang mengurus pembuatan Akte Kelahiran yang dipungut biaya Rp 3.000. (guh)

Perwira Polri Ikuti Latihan Tur Lantas SLAWI - Seluruh perwira Polri di Markas Kepolisian Resort (Mapolres) Tegal mengikuti latihan Tur Lantas yang dilaksanakan di halaman Mapolres, Senin (22/3) kemarin. Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolres Tegal AKBP Wahyu Handoyo itu berjalan dengan baik. Kapolres Tegal AKBP Wahyu Handoyo melalui Kasat Lantas AKP Yuliantoro usai menggelar latihan mengatakan latihan Tur Lantas pada seluruh perwira di jajaran Polres Tegal adalah dalam rangka quick wins. “Alhamdullilah, jalannya latihan cukup baik. Seluruh perwira dengan penuh semangat mengikuti arahan dari instruktur dengan baik. Meski jalannya latihan hanya beberapa jam saja, namun karena sudah memiliki dasar tentang lalu lintas, para perwira mampu melakukan latihan ini dengan

CMYK

baik,” katanya. Kata Kasat Lantas, latihan Tur Lantas terhadap perwira merupakan langkah bagus bahkan mendapat respon positif dari para perwira yang mengikuti latihan. Memang diakui, dalam latihan Tur Lantas ada perwira yang lupa, itu hal yang lumprah. Tapi secara keseluruhan jalannya latihan cukup baik. “Kami mengucapkan banyak terima kasih pada seluruh perwira yang mengikuti latihan tur lantas. Karena sebagai perwira masih mampu menyempatkan waktunya untuk mengikuti latihan, meski tugas-tugas harian sudah menunggu. Ini membuktikan tingkat kedekatan antar satuan sangat kental sekali di jajaran Polres Tegal,” tambahnya. Harapan ke depan, kata Yuliantoro, diharapkan seluruh masyarakat Kabupaten Tegal

DOK.RADAR SLAWI

LATIHAN - Perwira Polres Tegal sedang mengikuti latihan tur lantas.

mentaati aturan lalu lintas sehingga akan tercipta suasana kondusif dalam berlalu lintas. Dan arah kesana sudah sering dilakukan oleh jajaran lalu lintas

dengan cara melakukan pembinaan terhadap anak sekolah. Bahkan anggota Satlantas tidak segan-segan melakukan pembinaan masyarakat. (guh)

HARVIYANTO/RADAR SLAWI

BERBINCANG-BINCANG - Beberapa siswa peserta UN terlihat berbincang-bingcang dengan Wakil Bupati dan Pimpinan DPRD saat monitoring UN, kemarin.

Siswa Terlihat Stres Hadapi UN Dari Monitoring UN Wakil Bupati dan DPRD UJIAN Nasional (UN) tahun 2010 untuk tingkat SMA/SMK/ MA yang berlangsung mulai Senin (22/3) kemarin memang terkesan tidak ada masalah. Bangku ujian yang disediakan panitia UN juga terlihat penuh. Terutama pada empat sekolah yang menjadi lokasi monitoring Wakil Bupati Moch Herry Soelistiyawan SH MHum dan beberapa pimpinan DPRD Kabupaten Tegal. Namun demikian kondisi tersebut bukan berarti peserta ujian siap untuk melaksanakan UN yang akan berakhir Jumat (26/3) depan. Terbukti banyak siswa yang mengeluhkan terhadap pelaksanaan UN, terutama pada standar nilai kelulusan yang diterapkan pemerintah, yang dianggap terlalu tinggi. Keluhan para siswa tersebut juga dilontarkan saat mereka berhadapan langsung dengan Wakil Bupati dan pimpinan DPRD saat monitoring UN. Banyaknya siswa yang tidak siap dalam mengikuti UN, mendapat reaksi dari pimpinan DPRD. Seperti diungkapkan Wakil DPRD dari fraksi PKB, A Firdaus Assyairozi yang ikut dalam monitoring UN. Dia mengatakan pihaknya melihat banyak siswa yang kurang siap dalam menghadapi UN tahun ini. Beberapa dari mereka juga terlihat stress saat mengerjakan soal ujian.

Ia mengaku, tingkat kestressan yang terjadi pada peserta ujian lebih disebabkan lantaran mereka ketakutan terhadap hasil ujian yang mereka kerjakan sendiri. Ini karena UN yang saat ini sedang berlangsung merupakan satu-satunya penentu kelulusan siswa peserta ujian. “Saya melihat mereka banyak yang stress dalam menghadapi ujian, ini karena mereka khawatir terhadap hasil ujian yang nantinya tidak sesuai dengan nilai standar kelulusaan yang telah ditetapkan pemerintah,” ungkapnya. Dikatakan Firdaus, pihaknya tidak mempersoalkan pelaksanaan UN, namun seharusnya pemerintah tidak semata-mata mengukur keberhasilan siswa dari hasil UN saja. Pemerintah seharusnya bisa melihat elemen lain yang juga dalam mengukur tingkat kelulusan siswa. “Kalau hanya UN yang dijadikan patokan kelulusan, ya mereka saya kira merasa terbebani, hasil belajar selama tiga tahun di bangku sekolah tidak berarti apa-apa, apabila ternyata hasil UN mereka jeblok. Padahal dalam dalam pelaksanaan UN tidak semuanya, siswa dalam kondisi sehat,” tegasnya. Sementara itu, Panitia Pelaksanaan UN Kabupaten Tegal Drs Waudin Msi mengatakan, untuk tahun ini ada 10.073 peserta yang mengikuti UN di wilayah Kabupaten Tegal. Jumlah tersebut terdiri dari 3.787 peserta dari tingkat SMA, 5.499 dari tingkat SMK, 783 dari MA dan 4 siswa dari SMA-Luar Biasa.

Untuk hari pertama pelaksaan UN, siswa harus mengerjakan soal Bahasa Indonesia dan Biologi untuk jurusan IPA dan Bahasa Indonesia dan Sosiologi untuk jurusan IPS. Untuk peserta dari SMA Luar Biasa, tambah Waudin, materi ujian yang diberikan berbeda dengan peserta lainnya. Namun demikian soal yang tersusus tetap berpedoman pada Peraturan Mendiknas. Terkait dengan UN sebagai satu-satunya standar kelulusan, Waudin mengaku UN sebenarnya bukan satu-satunya tolak ukur bagi kelulusan siswa. Pasalnya materi lain yang diajarkan kepada siswa tetap mendapatkan penilaian dalam proses kelulusan siswa, termasuk akhlak dan budi pekerti. Meski demikian, dalam UN peserta juga harus bisa mendapatkan nilai sesuai dengan standar nilai yang telah ditetapkan yaitu 5,50. “Untuk UN sendiri, ada dua kesempatan siswa untuk bisa lulus ujian, apabila dalam tahap pertama siswa tidak memenuhi standar nilai yang ditetapkan, mereka masih bisa mengikuti remidi UN yang akan dilaksanakan setelah pelaksanaan UN tahap pertama selesai,” ungkapnya. Untuk itu, tambahnya, seharusnya siswa peserta UN maupun orang tua siswa tidak perlu bimbang terhadap pelaksanaan UN itu sendiri. Dia mengatakan sampai dengan saat ini pihaknya belum mengetahui jumlah siswa yang tidak ikut dalam UN tahun ini. (cw3)


ENTERTAINMENT

SELASA 23 MARET 2010

9

RADAR TEGAL

Thalita Latief

Drop, Dilarikan ke Rumah Sakit DALAM akun jejaring sosialnya, artis cantik Thalita Latief mengaku sakit pada telinganya. Semifinalis gadis sampul tahun 2003 ini pun sempat masuk rumah sakit untuk memeriksakan kondisinya ke Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan. Hal itu juga ditegaskan oleh Elizabeth, ibunda Thalita. “Dia hanya check-up atau memeriksakan biasa aja. Soalnya kan memang dia punya penyakit pilek yang nggak sembuh-sembuh. Nah, karena ke-

JOY TOBING

JENNIFER DUNN

Keluarga Beberkan Kronologi Pelariannya PENYANYI Joy Tobing, meninggalkan rumahnya sejak 24 Februari 2010. Ia kemudian menikah tanpa restu keluarga pada 1 Maret 2010. Bagaimana kisahnya, hingga akhirnya Joy lari dari rumah? Dalam jumpa pers di rumah orangtua Joy, di Jl. Mampang Prapatan IV, Jakarta Selatan, Senin (22/3), sesepuh keluarga Tobing, Adam menceritakan kronologi perginya jawara Indonesian Idol itu. Ia didampingi oleh adik Joy, Jefri Agustinus Tobing dan ibunda Joy, Roma Sibuea. Dijelaskan Adam, pada 24 Februari 2010, keluarga Sinambela datang ke rumah orangtua Joy. Maksud kedatangan mereka adalah untuk mempersunting Joy. “Tapi kita kurang deal masalah waktu,” ujar Adam. Saat itu, keluarga Joy ingin pernikahan digelar Oktober 2010. Sedangkan Daniel minta ia dan Joy naik pelaminan pada 25 Juni 2010. “Keluarga kami meminta Oktober, karena Jelita mau melahirkan. Dari keluarga Joy, Jelita anak perempuan kedua, dia yang akan jadi upah pariban, karena masalah itu kita minta diundur,” urai Adam. Meski tidak terjadi kesepakatan, pertemuan tersebut tetap berakhir dengan damai. Usai acara tersebut, kedua keluarga pun bersalaman. Setelah acara, tiba-tiba saja Joy pamit untuk kembali ke rumah Daniel. Dia mengaku ada barangnya yang yang tertinggal di rumah pengusaha batu bara itu. “Joy cuma pakai sandal, nggak ada persiapan apa-apa, nggak bawa surat-surat,” tutur Adam. Ditunggu-tunggu, Joy tak kunjung memberi kabar pada keluarganya. Baru pada Sabtu, 27 Februari 2010, ia menghubungi keluarganya. Ketika itu, ia berjanji akan pulang. “Ditunggu-tunggu nggak pulang. Kita dapat kabar ternyata sudah diparaja (dikukuhkan oleh Ketua Adat Keluarga Sinambela-red),” tukas Adam. Pada Sabtu malam, keluarga Joy pun menghubungi pihak Daniel. Dari perbincangan melalui telepon itu, disepakati, digelar lagi pertemuan keluarga di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta. Saat itu ada sekitar 15 orang perwakilan keluarga Sinambela yang hadir. Sedangkan dari pihak Joy hanya tiga orang. “Kita tanya apa maksud keluarga Sinambela. Kita jelaskan kita ingin menikah dengan cara yang baik, tidak dengan paraja,” jelas Adam. Kesepakatan untuk menikah baik-baik pun tercapai. Saat itu, keluarga Sinambela pun mengakui kalau Joy sudah mereka curi. Namun tiba-tiba saja, pada 1 Maret 2010, keluarga Joy mendengar pelantun ‘Karena Cinta’ itu akan menikah di sebuah Gereja Pantekosta, di Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Ketika itu, beberapa keluarga Joy pun langsung berangkat menuju gereja tersebut. “Ternyata gereja itu dikawal lebih dari 30 bodyguard,” ujar Adam. Ditambahkan ibunda Joy, Roma, saat itu, ia sebenarnya sempat berpapasan dengan Joy yang berada di dalam mobil. “Saya sempat meneriaki, Joy, Joy. Adiknya sempat juga dipiting, kacamatanya diambil dan disemprot cabai oleh bodyguard Daniel,” urainya. Usai peristiwa tersebut, Adam langsung meminta pertanggungjawaban keluarga Sinambela. Ia mempertanyakan kenapa bisa sampai ada pemberkatan. Sayangnya keluarga Sinambela ketika itu mengaku tidak tahu apa-apa. Mengenai klaim Joy, kalau ada perwakilan keluarganya yang hadir di pernikahannya, Jefri angkat bicara. “Itu hanya saudara jauh. Kalau mau menikah, kenapa harus saudara jauh, kan ada keluarga Tobing yang lebih dekat,” ujar pria yang berprofesi sebagai dokter itu. (eny/eny)

”Gue Nggak Bunting!” JENNIFER Dunn terlihat gemuk saat menghadiri sidang dengan agenda pembelaan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Senin (22/3). Muncul kecurigaan kalau Jennifer sedang hamil. Namun saat dikonfirmasi seusai persidangan, perempuan 19 tahun itu membantahnya. “Gue hamil? Udah gila kali yah kalian sampai ada berita beginian. Gue tidak bunting, nah lu liat deh perut gue,” cetusnya seraya berjalan menuju mobil tahanan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Jl S Parman, Slipi, Senin (22/3). Jennifer menungkapkan kalau jarang beraktivitas berat selama mendekam di Rutan Pondok Bambu. Selama ini Jennifer hanya makan dan tidur, jarang berolahraga. Saat ditanya kembali soal hubungannya dengan pengacaranya, Sunan Kalijaga, Jennifer menyatakan kalau semua itu hanyalah guyonan. Kisah ciuman bibirnya dengan Sunan pun bukan sesuatu yang serius. “Tidaklah, gue hanya bercanda yang kemarin. Hubungan gue sama istrinya baik-baik kok,” imbuhnya. Bukan hanya mesra dengan Sunan, Jennifer dekat dengan pengacara yang lainnya. Selama persidangan, Jennifer didampingi oleh lima pengacara yang sebagian besar adalah laki-laki. (fjr/fjr)

HUGH GRANT

Tawarkan Tempat Bersandar Bagi Sandra Bullock SAAT-saat ini pasti jadi masa paling berat bagi Sandra Bullock, yang diselingkuhi suaminya, Jesse James. Tapi yang pasti Bullock tak akan menangis seorang diri. Teman dekat dan keluarga akan membantu meringankan kesedihannya. Salah satu yang bersedia menawarkan tempat bersandar adalah Hugh Grant. Menurut laporan Daily Mirror, Grant yang adalah teman lama Bullock. Dan sekarang dia mencoba meringankan luka hati aktris ini. “Hugh memberikan dukungan terbesar padanya. Dia se-

lalu menempatkan Sandra dalam urutan tertinggi dan sangat kesal saat mendengar dia mendapat masalah,” kata sebuah sumber. Bullock mendapat kejutan setelah kemenangannya di ajang Oscar dengan berita perselingkuhan suaminya bersama model tato. Dia meninggalkan rumah yang ditempatinya bersama James di Huntington Beach, California. Aktris ini malahan membatalkan penampilannya di premiere film di London tepat sebelum berita perselingkuhan beredar. Saat ini Bullock belum

43 Siswa Absen dari halaman 3 dan sudah bekerja di perusahaan. Kemudian didaftarkan sekolah mengikuti ujian. Namun saat pelaksanaan, kemungkinan tidak mendapatkan izin keluar dari tempat mereka bekerja. Sehingga tidak hadir dalam ujian ini. “Ini akan kita beri kesempatan pada ujian susulan 10 sampai 14 Mei nanti. Namun

harus disertai alasan yang bisa dipertanggungjawabkan. Namun apabila dalam susulan itu juga tidak hadir, maka tahun berikutnya tidak diperbolehkan mengikuti ujian ulang. Karena ujian ulang diperuntukan bagi siswa yang nilainya tidak lulus,” imbuhnya. Kepala Disdik Suryaningsih Budiastuti menambahkan, dari total yang mencapai 4.869 rinciannya 2.624 dari SMK dan

SMA/MAN 2.245. “Ini untuk semua, baik negeri ataupun swasta. Sedangkan jumlah sekolahnya SMK 14 sekolah. Negerinya 3 dan swasta 11 sekolah. Sedangkan SMAnya total 12 sekolah, dengan rincian 5 negeri, 6 swasta, dan 1 MAN,” ujarnya. Sementara Kepala SMAN 1 Surono membenarkan adanya salah seorang murid yang tidak hadir karena sakit. Na-

mun lantaran ada ujian susulan, maka soal tidak dikerjakan dirumah sakit. Tetapi akan diikutkan dalam ujian ulangan. “UN tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Tahun 2009 lalu yang sakit soal dikerjakan di rumah sakit jika siswa sedang dirawat. Untuk tahun ini tidak demikian, tapi diberi kesempatan mengikuti ujian ulang,” tuturnya. (adi)

lain penambahan jam belajar mengajar dan melakukan doa, menghadapi UN 2010 pihaknya menyerukan moral, agar bisa jujur. Sehingga hasil yang diraih mutlak karena kemampuan, bukan karena kecurangan atau tindakan licik lainnya. Jangan sampai perjuangan 3 tahun, hanya dirusak 5 hari. Apalagi soal try out atau LUN yang diujikan, sengaja dibuat sesulit mungkin. Agar saat menghadapi soal UN, mereka tidak kaget. “Kami terus tekankan siswa, agar bisa belajar maksimal. Sehingga bisa mengerjakan soal UN, dan lulus tanpa ikut susul-

an pada bulan Mei 2010,” tegas Royim. Anggota Komisi I DPRD Kota Tegal Drs H Darni Imadudin, menyatakan, kalau melihat hasil try out atau LUN, yang hanya lulus 33 persen. Maka pihaknya pesimis, tapi harapannya jebloknya hasil bisa jadi pemacu agar bisa meningkatkan kemampuan siswa agar bisa mengerjakan soal UN. “Kami minta jangan ada kecurangan dalam pelaksanaan UN tahun ini, lami juga minta agar Pemkot memberikan sanksi tegas pada oknum yang membocorkan soal,” papar Darni. (m saekhun)

Soal Lebih Mudah dari halaman 3 “Karena soalnya lebih mudah dibanding dengan try out atau LUN, saya optimis sekitar 70 persen lebih jawaban saya benar. Harapannya, untuk soal mata pelajaran lainnya sama, yakni lebih mudah dibanding soal try out. Sehingga kami bisa lulus, tanpa harus mengikuti ujian susulan pada bulan Mei 2010 mendatang,” kata Gilang. Sementara itu, salah satu siswa peserta UN lainnya, Wahyu, mengaku, selain belajar dari soal-soal try out atau LUN. Untuk menghadapi soal UN, dia juga mengambil contoh-contoh

soal UN dari internet. Selain dengan belajar, dan berdoa. Dan ternyata sangat membantu, sehingga untuk soal mata pelajaran Bahasa Indonesia hampir semua soal bisa dikerjakan dengan baik. Walaupun pihaknya yakin, dari 50 soal yang diujikan pasti ada yang salah atau tidak terbaca komputer. “Kalau melihat soal mata pelajaran yang diujikan, maka saya optimis bisa lulus pada pelaksanaan UN tahun ini (2010, red). Bahkan dari 50 soal, saya optimis bisa mengerjakan sekitar 85 persen,” ujar Wahyu. Kepala SMA Al Irsyad, Drs Royim MPd, menegaskan, se-

capekan akhirnya kena ke telinga. Model penyakitnya seperti sinus gitu deh,” ujar Elizabeth saat dihubungi, Senin (22/3) sore. Bintang film ‘Lawang Sewu’ ini pun tak sampai dirawat untuk penyembuhan penyakitnya itu. Menurut sang ibu, Thalita hanya dikasih suntikan untuk menghilangkan rasa sakitnya. Usai diberi suntikan, wanita kelahiran 6 Desember 1988 ini langsung syuting. “Dia hanya dikasih suntikan supaya cepet sembuh saja. Tadinya, kata dokter disuruh istirahat di rumah, tapi dia memilih untuk syuting On The Spot di Trans TV,” ujar Elizabeth. (kpl/ adt/bun)

bisa memutuskan apa dia akan memperjuangkan pernikahannya atau mengakhirinya. Namun Grant selalu memberikan dukungannya. Sumber yang dikutip Mirror menyatakan kedua bintang ini punya kedekatan khusus. “Sandy dan Hugh punya kedekatan khusus - selalu seperti itu. Dan Hugh akan melakukan apapun untuk dapat membantunya - dia bahkan menawarkan diri untuk terbang

ke tempatnya berada,” ujar dia lebih lanjut. Grant dan Bullock dipasangkan pertama kali lewat film komedi romantis ‘Two Weeks Notice’ di tahun 2002. Saat itu Grant ditanya apa ada kemungkinan baginya jatuh cinta pada lawan mainnya? Dan dia dengan yakin menjawab, “Oh Tuhan iya, sudah pasti. Itu akan sangat, sangat mudah”. (spl/erl)

Putih Merah Berkibar 5 Jam dari halaman 3 Kesalahan tersebut luput dari perhatian pihaknya karena sibuk serah terima soal UN karena karena di sekolah tersebut menajdi penyimpanan naskah UN Sub Rayon. Kejadian yang kali pertama terjadi tersebut diakuinya merupakan sebuah kekhilafan yang tidak disengaja.

Begitu mendapat laporan dari Danramil Tegal Timur tentang pemasangan bendera yang terbalik, pihaknya langsung menurunkan dan memasang kembali menjadi merah putih. Atas kejadian tersebut, pihaknya akan memberikan sanksi kepada pemasang bendera dan meminta agar pemasangan bisa lebih diperhatikan dan diawasi de-

ngan ketat. Pihaknya juga meminta maaf kepada seluruh publik atas kejadian tersebut dan berjanji akan mengoreksi dan memberikan pembinaan sehingga kejadian serupa tidak terulang. “Kejadian ini murni kekhilafan dan tidak ada maksud untuk melecehkan sang saka merah putih,” katanya. (gun)

Belum Ada Indikasi Kecurangan dari halaman 3 Kepala SMA Negeri 4 Kota Tegal, Aziz Iqbal, menjamin tidak akan ada kecurangan dalam pelaksanaan UN tahun ini, dan pihak akan terus memegang teguh konsideran fakta integritas yang ditanda tangani beberapa waktu lalu. Bahkan untuk menghindari kecurangan, soal dimabil 1/2 jam sebelum pelaksanaan UN. Sesampainya di sekolah, juga ada petugas kepolisian yang bertugas mengamankan pelaksanaan UN. “Pada UN tahun 2009 sekolah kami lulus 100 persen, sehingga pada tahun ini (2010, red) target kami juga lulus 100 persen. Namun dengan cara kejujuran, tanpa ada kecurangan. Hal ini sudah kami tekankan pada guru dan siswa peserta UN,” ungkap Aziz.

Terpisah, Ketua Komis I DPRD Kota Tegal Sutari SH, menyatakan, hasil Sidak hari pertama pelaksanaan UN, pihaknya belum menemukan adanya kecurangan apalagi pembocoran soal. Bahkan pelaksanaan UN berlangsung aman dan lancar, dan semua sekolah yang didatangi tidak ada siswa yang ijin atau tidak

ikut UN. “Kami menghimbau kepada peserta UN, untuk tidak mudah pembocoran soal. Pastikan kalau Anda bisa dan mampu, tanpa harus terpengaruh adanya informasi bocoran soal. Karena itu dapat menyesatkan, yang berakibat merugikan diri sendiri,” papar Sutari. (hun)


CMYK

10

SELASA, 23 MARET 2010

RADAR TEGAL

PROFIL

Spesial Breakfast ala Dunkin Donuts

SARAPAN TAK HARUS NASI

LAELA NURCHAYATI/RATEG

Lies Martiana

Pelajari Karakter Tiap Konsumen KARAKTER setiap orang berbeda. Hal inilah yang secara tidak langsung dipelajari Lies Martiana ketika menjamu konsumen selama 10 tahun bergelut di dunkin donuts. Mau tidak mau, ibu dua anak ini harus tahu bagaimana cara menghadapi mereka. Khususnya yang kerap memberikan komplain atau kritikan baik dari produk maupun pelayanan yang ada. ‘’Ya, kita jadi belajar mengenal karakter orang dan bagaimana menghadapi mereka,’’ ungkap istri Handijantoro Dwi Nurgani ini. Kendati berdiri di bawah bendera Dunkin Donuts, namun wanita yang menjabat sebagai divisi operasional pemasaran memulai karirnya dari crew (karyawan, Red.). Saat itu Dunkin Donuts masih berada di Marina Toserba, yang saat ini sudah tutup. Selanjutnya pindah ke Dinasty lama Jl Hos Cokroaminoto, Dinasty baru di Jl Kapten Sudibyo, ke Rita Supermall, Dedy Jaya Plasa dan terakhir di Pacific Mall. Menurutnya, jabatan ini gampang-gampang susah.

Sebab, Lies harus memutar otaknya agar bisa mengolah dan mempromosikan dunkin donuts. Salah satunya melalui kerjasama dengan sekolah, yaitu mendatangkan langsung mereka ke lokasi untuk belajar membuat atau merias donut. Selain mengenalkan anak pada jenis makanan, mereka juga belajar memasak, mengenal warna, rasa dan lainnya. ‘’Suasana di sini juga kan beda dengan kelas, jadi lebih fresh saja buat mereka,’’ tambahnya. Wanita kelahira 14 Mare 1977 ini mengaku tengah khawatir dengan putra sulungnya, Adam Hamas Nurgani, yang sebentar lagi akan mengikuti Ujian Akhir Nasional (UAN) tingkat SMP. Kendati hasil try out kemarin cukup memuaskan, namun perasaan ini masih berkecamuk di pikirannya. ‘’Takut nanti saat pelaksanaan ada apa-apa, mudah-mudahan semuanya lancar,’’ ungkap Lies. Beruntung kakak Zahra Diva, putri keduanya, ini termasuk anak penurut. Sehingga Lies tidak perlu banyak mengatur waktunya belajar ketika di rumah.(ela)

KEBANYAKAN orang Indonesia tidak bisa lepas dari nasi. Sebagian besar mengaku belum makan, jika tidak bertemu menu berbahan beras ini, terlebih saat sarapan. Kendati mereka sudah melahap roti, sereal atau makanan berkarbohidrat lainnya. Padahal, tidak selamanya makan berat harus dengan menu tadi. Salah satu alternatif adalah sandwich, seperti yang disediakan Dunkin Donuts. Bahkan menu spesial breakfast ini paling banyak diminati di Kota Tegal. ‘’Program satu ini cukup banyak peminatnya, khususnya orang kantoran dan karyawan,’’ ungkap Lies Martiana, Divisi Operasional Pemasaran Dunkin Donuts di Pacific Tegal. Program ini mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB. Menurutnya, sandwich adalah salah satu varian dari produk Dunkin Donuts. Di mana bisnis kuliner branded ini tidak sekedar menyediakan donat saja. Namun, banyak menu lainnya yang disuguhkan. Tak terkecuali untuk menu spesial breakfast. Yaitu paket classic serta paket sandwich. Untuk paket classic 1 dan 2, dengan satu donat dan minuman dingin atau panas. Sedangkan untuk paket classic 3 dan 4, lebih premium dengan satu donat. Paket paling diminati adalah sandwich, sebab kandungan gizi dalam menu ini lebih dari cukup untuk bekal aktifitas kerja kita. Antara lain , lantaran kandungan karbohidrat, lemak, protein serta serat dalam sayurannya pas. Rinciannya, karbohidrat dari roti atau croissant, sedangkan lemak dan protein didapatkan dari keju, daging, atau telur. Untuk serat serta vitamin didapatkan dari selada, tomat, dan sayuran di dalamnya. Sementara untuk minumannya beragam, baik chocolat, coffee, atau jus jeruk. Tingginya konsumen spesial breakfast ini menunjukkan adanya pergeseran dalam kuliner di tengah masyarakat Tegal. Kendati baru di kalangan tertentu, namun cukup menggambarkan adanya perubahan yang signifikan. Lies menabahkan, menu spesial breakfast ini sekaligus mengumumkan bahwa dunkin donuts tidak hanya menyuguhkan bermacam donat saja. Di antaranya brownies dan croissant serta aneka baverage atau minuman. Untuk croissant misalnya, ada plain, chocolate, baso yaitu berisi daging cincang, fruit filled berisi pisang keju, sau-

LAELA NURCHAYATI/RATEG

SARAPAN – Menu sarapan tidak harus nasi, tapi bisa diganti dengan varian lain yang memiliki nilai gizi seimbang.

sage atau sosis, dan cheese ataui keju. Sedangkan untuk menu lain tersedia brownies, muffin regular, dan cheese toping. Sedangkan untuk croissant sandwich, berisikan beef pastrami, sliced smoked beef, smoked chicken, tuna, burger, dan plus egg. Sementara Boston sandwich hampir sama, yaitu dengan isian beef pastrami, burger, sliced smoked beef, sunny/egg, tuna, dan plus egg. Untuk minuman panas dan dingin, seperti chocolate, coffee, tea, plus milk, dan milk. Untuk produk unggulan dan paling favorit, kata Lies, masih dipegang donat klasik. Selain menu yang beragam, kualitas dunkin donuts sangat terjaga. Terbukti dengan memberikan produk yang fresh dan

Donat Kentang Bahan : * 500 gr kentang * 75 gr gula pasir * 1 butir telur * 350 gr terigu * 1 sdm ragi instan (Fermipan) * 1 sdm susu bubuk * 50 gr mentega, lelehkan Cara membuat :

Cara menyajikannya: *Siapkan 2 piring ceper: 1. keju parut, dengan cara donat dioles atas dg mentega (pakai sapu kue) 2. meises ceres, lalu putar-putar dipiring * Atau bisa juga dengan gula pasir yang sudah siblender halus. Masukkan ke kantong plastik. Masukkan donat, kocok. Tips: * Kalau sampai donat yang dibentuk lengket, rahasianya jangan ditambah terigu tapi mentega yang dilelehkan sedikit. Tapi biasanya jarang terjadi. * Kalau adonan terlalu kering sebaiknya ditambahkan mentega saja jangan tambah air. * Terus, ingat saja kuncinya biar adonan mengembang ada di cara mencampur fermipan nya, harus merata betul saat step pertama di atas. * Sebagian besar suka coklat, namun bisa juga dengan kreasi lainnya yaitu diisi meses, keju atau abon. * Jadi deh donat kentang yang renyah di luar n empuk di dalam. Selamat mencoba. (ela)

CMYK

keluar langsung diganti dengan yang baru. ‘’Produksi donat di Cirebon, dalam sehari dikirim 2 kali,’’

Maka Niki Catering, Utamakan Kualitas

MENU

* Kukus kentang, lumatkan hingga halus * Kocok gula + telur sampai mengembang (pakai mixer), selanjutnya tanpa mixer * Masukkan jadi satu sama kentang * Masukkan lagi tepung terigu, ragi instan, susu bubuk, mentega yang sudah dilelehkan * Uleni sampai tidak lengket ditangan * Tutup dg lap basah selama 15 menit * Buka, bentuk donat * Goreng

terjamin mutunya. Kendati pembuatan donat tidak dilakukan di sini, lanjut Lies, namun produk yang sudah 7 jam tidak

tambahnya. Sehingga produk yang ada benar-benar terjaga. Sedangkan yang masih sisa, langsung dikembalikan ke Cirebon dihancurkan dan dibuang. Yani dan Andi, salah satu konsumen mengaku senang dengan varian yang ada di Dunkin Donuts. Namun, makanan bolong tengahe ini masih menjadi favoritnya ketika berkunjung bersama keluarga kecilnya tersebut. Warga asli Kabupaten Brebes ini biasanya menyempatkan diri ke Dunkin Donuts sembari menyelesaikan kepentingan di Tegal. ‘’Kebetulan tadi dari kantor pajak, langsung ke sini ingin mencicipi sajian-sajian Dunkin Donuts,’’ ujarnya. (laela nurchayati)

LAELA N/RATEG

BERBEDA – Siomay isi daging menghadirkan sensasi kuliner alternatif.

Menu Istimewa Siomay Daging JIKA kita berjalan-jalan ke Pasar Pagi Tegal Blok A, kita akan menemukan satu menu yang cukup menarik. Pada umumnya menu satu ini bisa dijumpai dimanapun, namun siomay daging Pasar Pagi yang berada tepat di sebelah eskalator lantai dasar ini bisa menjadi alternatif pengisi perut, setelah seharian belanja. Sebab, isi siomay daging ini benar-benar menggunakan daging sebagai salah satu bahan bakunya. Diantaranya pada aci, tahu bakso, dan tahu daging. ‘’Semuanya pakai daging sebagai salah satu ciri khas jajanan kami,’’ ungkap Lina, pemilik Siomay Daging Pasar Pagi ini. Selain penggunaan daging, yang membedakan dengan siomay lainnya adalah sambal kacangnya. Tidak ada campuran apapun selain bumbu sambal dan kacang saja. Makanya sambal yang digunakan cukup encer, karena memang asli hanya dari kacang

dan cabai serta bumbu sambal seperti biasanya. ‘’Kalau dicoba pasti beda dengan yang sudah dirasakan sebelumnya di tempat lain’’ tegas Lina. Untuk siomay daging ini, konsumen diberi dua pilihan jenis sesuai isi yang ada di dalamnya. Yaitu menu spesial dan menu istimewa. Kendati secara bahasa sebenarnya tidak jauh beda, namun menu istimewa lebih unggul dibandingkan menu spesial. Menu istimewa isinya antara lain tahu daging, tahu bakso, aci daging kubis, kentang dan ditambah dengan telor. Sedangkan menu spesial isinya sama, yaitu tahu daging, tahu bakso, aci daging kubis, dan kentang namun tidak ada telor ayamnya. Beda isi maka beda harga pula. Untuk menu istimewa bisa kita nikmati dengan harga Rp 5.000 per porsi. Sedangkan menu spesial hanya Rp 3500 per porsi. (ela)

USAHA di bidang kuliner semakin menjamur. Pasalnya bisnis ini cukup menjanjikan khususnya di Kota Tegal yang cukup royal dalam hal makanan. Tak heran sejumlah usaha ketering makin berkembang. Salah satunya adalah Maka Niki Katering. Bisnis katering yang sempat vakum karena kesibukan pemiliknya, Widi, kini mulai bangkit lagi. ‘’Alhamdulillah, banyak yang mempercayakan masakannya kepada kami’’ ungkap Widi. Menu yang disajikan berbagai macam sesuai pesanan. Mulai dari jajanan, roti, hingga makan besar. Konsumennya pun bermacam kalangan mulai dari instansi pemerintahan hingga sekolah dan masyarakat umumnya. ‘’Di sini juga bisa memesan tumpeng dan pelengkap lainnya,’’ tambah Widi. Seperti halnya katering lain, menu yang disuguhkan tidak jauh beda dari biasanya. Hanya saja, pihaknya menyuguhkan dengan kualitas bagus mulai bahan hingga proses dan penyajiannya. Selain itu, harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau sesuai dengan kualitas dan cita rasa yang disajikan katering di Jalan Perintis Kemerdekaan nomor 93 ini. Wanita yang sempat menjajaki bidang marketing di beberapa perusahaan ternama ini mengaku senang memasak sejak dulu. Usaha ini sebelumnya pernah digelutinya secara serius. Namun, karena waktu itu belum ada partner dan sibuk dengan aktifitas lainnya, akhirnya ditinggalkan begitu saja.

LAELA NURCHAYATI/RATEG

KEPUASAN PELANGGAN – Widi, tengah menyusun pesanan salah satu konsumennya dengan penyajian yang menarik, agar menggugah selera.

‘’Sekitar satu tahun ini mulai saya fokuskan lagi, untuk menemani penjualan air kemasan juga,’’ kata Widi. Sementara ilmu memasak diperolehnya secara otodidak saat mengikuti tantenya yang juga membuka usaha katering. Baik dari cara pengolahan dan padu padan menu yang pas, serta cara penyajian dan pengelolaan usaha ini. Sehingga tak heran, bila ibu dua anak tersebut cukup ahli di

bidang bisnis kuliner. Tak terkecuali untuk membuat garnis atau mempercantik penyajiannya. Widi juga belajar sendiri baik dari televisi, buku ataupun kreatifitas yang ada. Bahkan sempat beberapa kali memenangkan lomba tumpeng tingkat kelurahan dan kecamatan saat perayaan hari kemerdekaan setiap tahunnya. Jadi tidak perlu diragukan lagi kelezatan menu yang disajikan oleh Maka Niki katering ini. (ela)


CMYK

SELASA, 23 MARET 2010

OLAHRAGA

11

RADAR TEGAL

DARI MESSI UNTUK IBRA LIONEL Messi sejatinya punya kans untuk mencetak quattrick, alias empat gol sekaligus saat Barcelona melawat ke kandang Real Zaragoza dini hari kemarin. Saat laga mendekati akhir, dia dijatuhkan oleh Matteo Contini di kotak penalti. Wasit Carlos Delgado Ferreiro pun menunjuk titik putih. Dalam kondisi normal, Messi biasanya akan mengeksekusi sendiri penalti tersebut. Namun, alih-alih bersiap menendang bola, pemuda 23 tahun itu malah menjauh. Dia memberi isyarat kepada tandemnya, Zlatan Ibrahimovic untuk melakukan eksekusi. Messi menjelaskan, dia memang sengaja memberikan kesempatan kepada Ibra -sapaan Ibrahimovicuntuk mencetak gol. Maklum, sampai pekan ke-26 lalu, catatan gol Ibra sudah mandek di angka 12. Padahal, di awal musim dia merupakan salah satu tukang gedor paling produktif. Ibra pun menjadi sasaran kritik fans dan pengamat sepak bola. Karena itu, Messi berbaik hati membantunya. “Saya memang memberikan bola kepada Ibra. Saya berharap dia bisa mengakhiri kegagalan mencetak gol dalam beberapa pertandingan terakhir,” papar Messi, seperti dilansir AFP. “Striker hidup dan eksis dari gol-golnya. Saya tahu dia sangat butuh mencetak gol. Dia selalu haus gol, karena dia adalah pencetak gol yang hebat,” tambahnya. Di samping itu, Messi menilai kontrbusi Ibra dalam laga di La Romareda sangat besar.

Tidak hanya aktif membuka jalan dan mengirim assist, dia sendiri juga banyak membuka peluang gol. Sayang, semua usahanya mentah di tangan kiper Blanquillos?sebutan Zaragoza?Roberto Gago atau melenceng. “Gol-gol saya adalah hasil dari kerja bareng seluruh tim, termasuk Ibra. Saya cukup beruntung bisa mencetak gol. Tapi saya harus berterimakasih kepada rekan-rekan saya,” ucap Messi. Penyerang yang mengawali karir di klub Newell Old Boys (Argentina) itu boleh saja rendah hati. Tapi, sikapnya yang begitu memikirkan teman menuai pujian dari banyak pihak. Termasuk presiden klub Joan Laporta. “Bisa dibilang, dialah pemimpin Barcelona saat ini,” ucap Laporta kepada Reuters. “Dia adalah orang yang mau berpikir panjang. Dia memikirkan rekan-rekan setimnya, dan setelah mendapatkan penalti, dia malah memberikannya kepada Zlatan. Pemain seperti itu jarang ada,” lanjut dia. Di sisi lain, pelatih Josep Guardiola mulai melihat peningkatan signifikan dalam performa Ibra. Menurut dia, striker yang direkrut dari Inter Milan itu sudah mendekati peak performance seperti saat pertama kali didatangkan ke Nou Camp. “Sedikit lagi, dia sudah mencapai bentuk terbaik seperti September atau Oktober silam. Itu memberi kami kepercayaan diri. Minimnya jumlah gol tidak terlalu mengkhawatirkan. Kalau dia terus bermain seperti itu, gol akan datang sendiri,” papar Guardiola. (na/jpnn) SKOR Pemain Depan Barcelona asal Swedia Zlatan Ibrahimovic saat membuat skor melalui titik pinalti dalam pertandingan Liga Spanyol yang digelar di La Romareda Stadium Zaragoza, (21/3)

2 REAL ZARAGOZA V BARCELONA 4 Belum Bisa Kudeta ZARAGOZA - Hanya 24 jam Real Madrid menikmati keunggulan tiga angka atas Barcelona. Dini hari kemarin, sang juara bertahan sekaligus rival utama Real itu kembali menyamai perolehan angka Real, yakni 68 poin. Tambahan tiga poin dipetik Barcelona setelah membenamkan Real Zaragoza dengan skor 4-2 di Estadio La Romareda dini hari kemarin. Namun, kemenangan itu belum cukup untuk menggeser kedudukan Real di puncak klasemen sementara Liga Pri-

mera. Real masih unggul dua poin dalam produktivitas gol (52-50). Jika kondisi ini tidak berubah, bukan tidak mungkin pergeseran klasemen baru ter-

jadi saat kedua raksasa head to head secara langsung dalam el clasico 11 April mendatang. Dalam laga itu, Lionel Messi juga memperkukuh posisinya sebagai pimpinan el pichichi, alias pencetak gol terbanyak. Penyerang mungil asal Argentina tersebut tampil giras dan membukukan tiga gol. Itu adalah hattrick kedua Messi dalam dua pekan terakhir Liga Primera. Kini dia sudah mengoleksi 25 gol, atau unggul lima gol atas pesaing terdekatnya, Gonzalo Higuain (Real Madrid). Prestasi Messi ini layak mendapat apresiasi tinggi. Sebab, sehari sebelumnya dia sempat absen latihan akibat infeksi gigi. Entrenador Barca Josep Guardiola pun sempat berpikir untuk tidak menurunkannya sejak menit pertama di La Romareda. Tapi, Messi bersikeras ingin masuk starting line up. saya minta dia untuk sangat berhati-hati,” papar Guardiola, sebagaimana dilansir

AS. Di luar penampilan luar biasa Messi, Barca memang tampil impresif. Dengan kepercayaan diri tinggi, Guardiola berani mencadangkan dua defender Carles Puyol dan Rafael Marquez. Tanpa Xavi, pelatih 39 tahun berani berjudi dengan mengistirahatkan Andres Iniesta sekaligus. Sebagai kompensasi, Sergi Busquets digeser ke kanan, sedangkan posisi tengah dan sayap kiri diserahkan kepada Yaya Toure dan Seydou Keita. Ternyata, formasi itu efektif. Hanya dalam waktu empat menit, Barca sudah leading lewat heading Messi yang memanfaatkan umpan Pedro Rodriguez. Pemain yang baru saja ditunjuk sebagai Goodwill Ambassador UNICEF itu melanjutkan aksinya dengan gol supercantik di menit ke-66, dan 78. Zaragoza sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol

ganda Adrian Colunga di menit ke 85 dan 89. Tapi eksekusi penalti Zlatan Ibrahimovic di masa injury time menutup kemenangan Barca menjadi 4-2. “Secara psikologis, tuntutan laga ini sangat berat. Faktor lawan juga tidak membantu,” papar Guardiola. “Permukaan lapangan membuat pergerakan bola jadi lamban. Malah lebih sulit dikontrol. Pertahanan Zaragoza juga membuat kami bekerja ekstrakeras,” lanjut dia.

julia jewerely pake film 3 x 100

CMYK

Wajar kalau Zaragoza berupaya keras untuk merebut poin penuh. Sebab, mereka sedang berjuang menjauhi zona degradasi. Namun, selama laga tampak jelas kalau anak buah Jose Aurelio Gay itu terlalu mewaspadai Barcelona. Mereka menerapkan zone defense ketat dan kurang berani melakukan serangan balik. Akibatnya, kini Humberto Suazo dkk tidak beranjak dari peringkat ke-17. (na/jpnn)


ALL SPORTS

SELASA 23 MARET 2010

13

RADAR TEGAL

TARUNG

HERMAS PURWADI/RATEG

POTENSI - Skuad tarung drajat yang mampu menoreh prestasi tingkat Jawa Tengah.

Petarung Tegal Juarai Piala Kodam TEGAL - Atlet tarung djarat Kota Tegal, Jhon Kafullah, yang turun dinomor 70 - 75 Kilogram, berhasil menggondol medali perak. Jhon Kafullah meraih medali perak setelah dipartai final Tarung Derajat HUT Kodam Diponegoro yang digelar Minggu ( 21/3) kemarin, dikalahkan oleh petarung asal Magelang, Dedeng. Petarung yang juga sempat mempersunting perak di kancah Porprov Jawa Tengah 2009 lalu itu, kini berupaya semaksimal mungkin untuk bisa masuk dalam seleksi PON kontingen Jawa Tengah. Ketua Pengkot Tarung Drajat Kota Tegal, Ir Edi Waluyo, melalui ketua hariannya Stevanus Heriyanto menyatakan, kini pihaknya baru saja melakukan perombakan organisasi sejalan dengan habisnya masa bakti kepengurusan lama. “SK lama sudah habis, dan kami melakukan perombakan struktur organisasi. Dimana dalam organisasi yang baru ini pengurus dijabat oleh atlet mantan Porprov 2009,” ujarnya Senin ( 22/3) kemarin. Nama mantan atlet pendukung Porprov, seperti Rangga, kini menjabat jabatan bendahara, disusul Adi Miknarto sebagai sekretaris, dengan tetap mengandalkan pelatih Madi dari Akmil Magelang sebagai pemoles potensi 28 petarung Metropolis. “Organisasi ini harus mengedepankan kejujuran, Sebab kinerja kita di daerah dipantau langsung oleh pusat dalam hal ini Pengda Tarung Drajat Jawa Tengah,” ujarnya. Kedepan pihaknya akan berupaya mengajukan anggaran ke Koni untuk mendukung sarana dan prasaran pelatihan atlet sekaligus meminta lahan di areal GOR Wisanggeni untuk penggemblengan atletnya. (her)

SEPAK POJOK Ancelotti Favoritkan Setan Merah CHELSEA meradang dengan hasil imbang lawan Blackburn Rovers kemarin. The Pensioners - sebutan lain Chelsea - mulai berhitung dengan peluang juara Premier League musim ini. Pelatih Chelsea Carlo Ancelotti menilai kans timnya tidak sebesar rivalnya, Manchester United. Entah basa-basi atau realistis, Ancelotti menyebut Setan Merah - julukan United - sebagai favorit juara. Gelar musim ini bakal menjadi gelar kali keempat beruntun United sekaligus kali ke-19 di Premier League. Itu menjadi rekor dalam sejarah sepak bola Inggris. “Sulit bagi saya mengatakan apa yang terjadi saat ini. Hanya, kami memiliki peluang kecil merebut gelar,” kata Ancelotti di situs resmi klub. “Tapi, kami akan selalu fight. Kami masih bisa mendekati Manchester United di puncak klasemen apabila memenangi laga tunda lawan Portsmouth Rabu nanti (Kamis dini hari WIB, 25/3, Red),” sambungnya. Ancelotti juga menyebut bentrok lawan United di Old Trafford (3/4) sebagai laga hidup mati Chelsea. Laga itu sangat krusial karena apabila Chelsea kalah, klub milik Roman Abramovich itu sepertinya harus melupakan gelar Premier League. “Saya tidak tahu jumlah poin yang dibutuhkan untuk memenangkan gelar liga. Yang saya tahu, kami harus meraih kemenangan di laga sisa untuk terus menghidupkan peluang,” tandas mantan pelatih AC Milan dan Parma itu. Terkait jabatannya, Ancelotti yakin Abramovich tidak akan memecatnya. Dalam tiga tahun terakhir, sudah lima pelatih menduduki kursi panas Stamford Bridge. Dimulai dari Jose Mourinho, Avram Grant, Luiz Felipe Scolari, Guus Hiddink, hingga Ancelotti. “Saya masih memiliki kontrak tiga tahun bersama Chelsea dan saya yakin bakal bertahan musim depan,” tandasnya. (dns/jpnn)

AFP PHOTO

KEMENANGAN - Para pemain Benfica merayakan kemenangan pada final Piala Liga Portugal setelah menumbangkan musuh bebuyutannya FC Porto 3-0 (2-0), kemarin dini hari (22/3).

BENFICA JUARA PIALA LIGA PORTUGAL

LISBON - Benfica tampil perkasa pada final Taç¡ da Liga alias Piala Liga Portugal dengan menumbangkan musuh bebuyutannya FC Porto 3-0 (2-0), kemarin dini hari (22/3). Tim berjuluk The Eagles itu merebut gelar juara kali kedua di ajang ini.

Bermain di Estadio do Algarve, Benfica tampil lebih dominan atas Porto. Alhasil, baru sepuluh menit laga berjalan, Ruben Amorim membuat Benfica unggul. Carlos Martins menambah keunggulan pada menit ke-45 dan Oscar Cardozo (90').

JAKARTA- Tim bulu tangkis Indonesia mampu melampaui torehannya tahun lalu di Kejuaraan Asia Junior U-19 2010. Skuad Merah Putih saat ini telah berhasil menjejakkan diri di semifinal. Bahkan, Indonesia kini sangat termotrivasi untuk menapakkan kakinya di pertandingan final. Majunya Indonesia ke semifinal seiring kemenangan 30 atas Korea Selatan (Korsel)

di babak perempatfinal di Stadium Juara, Bukit Kiara, Kuala Lumpur, Malaysia, kemarin sore. Sebelum menekuk Korsel, Indonesia lebih dulu mengalahkan Vietnam 5-0 di penyisihan Grup E, kemarin pagi. Kemenangan atas Vietnam mengantarkan Indonesia sebagai juara Grup E dan berhak tampil di perempatfinal. Di perempat final, Indonesia sukses menumbangkan Kor-

CMYK

terakhir Premier League lolos ke Liga Champions musim depan. “Tentu saja Liga Champions sangat menarik bagi saya meski saya telah memenanginya musim lalu (bersama Barcelona, Red),” jelas pemain dengan 61 caps dan 24 gol di timnas Islandia itu. Di sisi lain, keinginan Gudjohnsen terus membela Spurs berbarengan dengan rencana kembalinya Robbie Keane. Bomber Republik Irlandia itu merupakan pemain Spurs yang dipinjamkan ke Celtic FC sampai akhir musim ini. Keane telah menegaskan dirinya tidak tertarik bertahan di Celtic, melainkan berniat pulang ke Spurs. Jika itu benar

terjadi, bakal terjadi persaingan ketat di barisan lini depan Spurs. Selain Keane dan Gudjohnsen, klub London Utara itu masih memiliki duet striker Inggris, Jermain Defoe dan Peter Crouch, serta penyerang Rusia Roman Pavlyuchenko. (dns/jpnn)

tivasi Benfica untuk tampil lebih baik di Liga Portugal. Mereka saat ini memimpin klasemen sementara dan punya kans juara. “Kemenangan atas rival utama selalu penting bagi kami,” ujar Luisao, bek Benfica, kepada Ojogo. Di pentas Liga Portugal,

Benfica berkuasa dengan koleksi 58 poin. Mereka punya kans menjuarai Liga Portugal yang tinggal menyisakan tujuh partai lagi. Pesaing terdekatnya adalah Braga dengan 55 poin. Sedangkan, Porto berada di posisi ketiga dengan 47 poin. (ham/jpnn)

Tim Bulu Tangkis Indonesia Tembus Semifinal

Spurs Ingin Permanenkan Gudjohnsen LONDON - Eidur Gudjohnsen tengah menjadi sorotan di Premier League. Yakni setelah striker Islandia itu mencetak gol pertamanya bagi Tottenham Hotspur saat mengalahkan Stoke City Sabtu lalu (20/3). Alhasil, Spurs (sebutan Tottenham) tertarik segera menyodorkan kontrak permanen bagi Gudjohnsen musim depan. Gudjohnsen memang bukan pemain yang kini resmi dimiliki Spurs. Mantan pemain Barcelona dan Chelsea itu didatangkan dengan status pinjaman dari klub Ligue 1 Prancis AS Monaco sejak Januari lalu. ?Saya ingin memiliki secara permanen musim depan,? kata Harry Redknapp, pelatih Spurs, sebagaimana dilansir The Sun. “Dia masih pemain top dunia dengan kemampuan fantastis. Chairman kami (Daniel Levy, Red) sepakat dengan keinginan saya. Banyak pemain kami yang cocok dengan gaya permainannya karena dia pernah lama berkiprah di Inggris,” tambah Redknapp. Gayung bersambut. Gudjohnsen mengaku bahagia bermain di Spurs. Striker 31 tahun itu mengaku merasa hidup kembali setelah kurang begitu bersinar bersama Monaco di paro pertama musim ini. “Sepak bola adalah bagaimana kita bisa bahagia dan saya menikmatinya ketika kembali ke Inggris,” kata pemain yang pernah membela Bolton Wanderers itu. “Di Prancis, saya tidak pernah menikmatinya. Saya tidak bisa cocok dengan lingkungan sekitar. Itulah alasan saya kembali ke Inggris,” tambahnya. Kans bermain di Liga Champions sekaligus alasan lain Gudjohnsen tertarik lebih lama membela Spurs. Saat ini, Spurs masih berada di peringkat keempat klasemen alias tiket

Dengan kemenangan itu, maka dua tahun beruntun Benfica menjadi juara pada even yang memulai format barunya sejak 2008 lalu. Musim lalu, Benfica tampil sebagai juara dengan menundukkan Sporting Lisbon lewat adu penalti. Hasil yang menambah mo-

AFP PHOTO

PERMANEN - Pemain Depan Tottenham Hotspur Eidur Gudjohnsen (nomor 17) saat berebut bola dengan pemain Stoke City Abdoulaye Faye dalam putaran Liga Premier Inggris yang digelar di The Britania Stadium Staffordshire Inggris, (20/3) lalu.

sel, sehingga berhak melangkah ke semifinal. Kemenangan Indonesia atas Korsel dibuka oleh hasil positif yang dicetak ganda campuran Ricky Karanda/Della Destiara Haris. Mereka sukses menyisihkan Kang Ji Wook/Choi Hye In dalam pertarungan tiga game 13-21, 21-18, 21-16. “Ricky/Dell sempat tegang di game pertama. Banyak bola yang mati sendiri. Tapi, pada

game berikutnya mereka mampu tampil rileks, sehingga berhasil menang,” ungkap Namri Suroto, pelatih sektor ganda Pelatnas Pratama, kemarin. Catatan positif yang dihasilkan Ricky/Della membuat para pemain Indonesia semakin bersemangat untuk memburu kemenangan. Hasilnya, Evert Sukamta yang tampil berikutnya juga mampu menyumbangkan kemenangan.

Tunggal pria Pelatnas Pratama tersebut sukses mempecundangi Kim Min Ki dua game langsung 21-19, 21-14. Indonesia akhirnya mengunci tiket semifinal setelah ganda pria Jones Rafli Jansen/Dandi Prabudita berhasil memenangkan partai ketiga. Pasangan itu sukses menundukkan Kang Ji Wook/Choi Seung Il. Di semifinal, Indonesia akan berjumpa dengan Tiongkok. (fim/jpnn)


CMYK

18

SELASA, 23 MARET 2010

RADAR TEGAL

DANCER SMZ CREW

Terbentuk di Momen Valentine DANCER SMZ Crew terdiri dari 3 cewek cantik yakni Shely,Meta dan Zizah yang tercatat masih belajar di SMA Negeri 4 Kota Tegal. Gruo ini terbentuk ketika ultah ke-17 sekolahnya yang jatuh tepat pada tanggal 14 Februari 2009 bertepatan dengan hari valentine. Nama SMZ diambil dari nama-nama personilnya. “Terbentuknya grup ini berawal dari keisengan lalu ketagihan yang akhirnya berbuah manis,” terang Shely Praditia, salah satu personil SMZ yang masih duduk di kelas XI IPS 1 SMA Negeri 4 Kota Tegal. Buah manis ini mereka tunjukkan dengan banyaknya prestasi yang mereka raih. Diantaranya Juara I dan III Modern Dancer di Rita Supermall, Juara II Dance Competition di Pacific Mall, Juara I di Larissa Pantai Alam Indah (PAI) Tegal, Juara I Yamaha Dancer di GOR Wisanggeni Tegal dan masih banyak lagi prestasi lainnya. Mereka juga sering mengisi pada acara perpisahan kelas 3 di sekolahnya. “Alasan kita membuat grup dancer juga karena hobi dan ingin mengembangkan bakat . Selama ini kita juga tak pernah ada kendala karena kita selalu kompak dan eksis walaupun awalnya cuma iseng,” tambah Sely yang tinggal di Asrama Polisi (Aspol) R Suprapto No.F37 Kota Tegal. Jadwal latihan digelar menjelang lomba atau even. Kemampuan mereka menari dilatih secara otodidak karena kebetulan mereka sudah mempunyai bakat menari. “Biasanya kita berlatih di Studio 21 Randugunting Kota Tegal,” pungkas dia. (anam)

SENIN (22/3) kemarin menjadi pengalaman pertama bagi siswa SMA/SMK/MA se-Indonesia yang mengikuti Ujian Nasional (UN). Bukan hanya UN, ujian akhir kelas atau kenaikan kelas juga tinggal beberapa bulan saja. Perasaan campur aduk tentunya kerap mewarnai persiapan mereka saat ngadepin ujian. Dari 20 ResponX yang didata Tim Xpresi, 50 persennya mengaku deg-degan. ”Ya, ujian itu kan menentukan segalanya. Aku takut nggak goal aja,” ungkap Indah Nur Faziati, siswi Kelas XI IPA SMA Negeri 4 Kota Tegal. Sementara 20 persen ResponX mengaku senang. Seperti yang dirasakan Isnaeni Hidayati, siswi Kelas VII SMP Muhammadiyah 1 Kota Tegal. ”Aku seneng karena bisa cepet lulus. Harapanku tentu saja bisa da-

pet nilai bagus,” katanya optimis. Sementara 30 persen sisanya menganggap ujian sebagai momen yang biasa saja. Bila Indah yang mewakili 50 persen ResponX menganggap ujian menentukan segalanya, maka persiapan menjelang ujian tentulah harus serius. Meski serius rupanya hanya 60 persen ResponX saja yang mengaku sudah benar-benar mempersiapkan segala sesuatunya. Selebihnya biasa saja dalam mempersiapkan ujian. ”Soalnya kalau guruku lagi menerangkan pelajaran, aku selalu mendengarkan dan memperhatikan dengan baik. Jadi aku bisa paham

pelajaran setiap harinya,” cerita Anis Andriyani, siswi Kelas IX SMP Negeri 15 Kota Tegal. Ujian sendiri merupakan salah satu cara bagi lembaga pendidikan untuk mengukur hasil belajar peserta didiknya. Di luar pro dan kontra yang ada soal UN, 90 persen ResponX memandangnya sebagai sesuatu yang memang diperlukan. ”Ujian itu perlu banget, soalnya dengan ujian, kita bisa dapet ijazah,” ujar Dedi Irawan, siswa

kelas XII Mesin Otomotif SMK Muhammadiyah 1 Kota Tegal. Sisanya 10 persen ResponX mengaku masih bingung memberikan pendapatnya. Karena dipandang urgent, berbagai hal tentu saja dilakukan para pelajar. Seperti yang dilakukan Wawan Dwi Setyo, siswa SMK Ma’arif NU Talang Kabupaten Tegal. Biasanya dia membuat rangkuman rumus-rumus. Sementara masing-masing 20 persen lainnya mengikuti les di

Apa kamu benar-benar mempersiapkan segala sesuatunya menjelang ujian? Iya dong 60% Biasa aja 40%

Apa yang biasa kamu lakukan untuk mempersiapkan ujian? Ikut les di luar sekolah 20% Ikut les sama guru sendiri 20% Belajar sendiri 30% Jawaban variasi 30% Menurutmu, ujian itu perlu nggak sih? Perlu 90% Bingung 10%

luar sekolah dan mengikuti les sama guru sendiri. Sisanya, yakni 30 persen belajar sendiri dan selebihnya memberi jawaban yang bervariasi seperti mengikuti try out, belajar kelompok dan lainnya. Semangat dalam mengikuti ujian tentunya butuh dukungan dan bantuan dari berbagai pihak. Keluarga sebagai komunitas dengan tingkat pertemuan paling lama memiliki peran penting dalam hal ini. Partisipasi dari keluarga, terutama orang tua sudah dilakukan pada 70 persen orang tua ResponX. Salah satunya dari orang tua Ni’matun Khasanah. Menurut dia, semua orang tua pastinya ingin anak mereka lulus. Namun, 20 persen ResponX mengaku jika orang tua mereka tidak selalu memantau kegiatan belajar mereka. Sepuluh persen sisanya menjawab tidak tahu. (tim)

KOORDINATOR : Khikmah Wati ANGGOTA TIM1: Nur Irma Rahmawati, Hendra Apriyadi , Mufrodi TIM 2: M Khaerul Anam, Intan Aji Purnawati, Ikhsan Bukhori

PROFIL 13 - 17 tahun

Apa perasaan kamu menghadapi ujian? Senang 20% Deg-degan 50% Biasa aja 30%

Apa ortu kamu selalu memantau kegiatan belajarmu? Iya dan selalu 70% Nggak 20% Nggak tau 10%

TIM XPRESI

USIA :

PROSENTASE

JUMLAH : 20 ResponX di Kota/ Kabupaten Tegal Metode : Random sampling

-X S P TI

Aku harus jujur KERISPATIH

[intro] Em C D 2x Em Am D G maafkan kali ini aku harus jujur Em Am D G kau harus tau siapa aku sebenarnya B Em terfikir dalam benakku D C Bm Am tentang cinta terlarang selama ini kupendam

MENEMPUH ujian sudah menjadi keharusan bagi pelajar yang akan menyelesaikan masa pendidikannya di sekolah. Saat menghadapinya, tentunya para siswa harus mempersiapkan segalanya. Pengalaman ujiaan juga pernah dialami Adi Firmansyah, siswa kelas XII Teknik Mekanik Otomotif (TMO) SMK Ma’arif NU Talang Kabupaten Tegal. “ Sempat stres juga waktu ujian Matematika, karena soalnya terlalu sulit,” cerita Adi yang sekarang tengah menghadapi Ujian Nasional (UN). Meski begitu, cowok kelahiran 11 April

Adi Firmansyah Siswa SMK Ma’arif NU Talang

1993 yang beralamatkan di Jalan Kakaktua Rt.05/03 Balapulang Kulon Kabupaten Tegal punya beberapa tips yang bisa kamu contoh. Diantaranya; 1. Kamu mesti belajar dengan rajin. 2. Dalam mengerjakan soal ujian tentunya kamu harus belajar ikhlas dari awal sampai selesai.

Em Am D G jangan salahkan keadaan ini sayang Em Am D G semua adalah keterbatasanku saja B Em tak mampu menjadi yang kau mau D C B aku mencoba dan aku tak mampu

X-SPORT

[chorus] C D tak bisa lagi mencintaimu G D/F# Em dengan sisi lainku Am Bm aku tak sanggup menjadi biasa C D aku tak sanggup C D tak ada satupun yang mungkin bisa Bm Em terima kau seperti aku Am Bm kumohon jangan salahkan aku lagi C D ini aku yang sebenarnya [int] Em D/F# C Bm Am G Am A# B B Em tak mampu menjadi yang kau mau D C B aku mencoba dan aku tak mampu

CMYK

3. Berbakti kepada orang tua. 4. Janganlah kamu merasa bimbang dan ragu karena akan berdampak pada hasil ujian nanti. 5. Percaya diri. Ini penegasan untuk yang di atas. Intinya kamu harus percaya pada diri sendiri dan jangan mudah termakan omongan orang lain atau teman sendiri. 6.Berusaha dan berdoa. 7. Pasrah dan Tawakal. Ketika kamu sudah berusaha semaksimal mungkin selanjutnya serahkan hasilnya pada Allah SWT. (anam)

HENDRA APRIYADI/TIM XPRESI

AWAL TANDING - Tim Sepakbola SMK Muhammadiyah Margasari Kabupaten Tegal berpose sebelum tanding. .

UNTUK meraih juara, sebuah tim tentunya harus terus bersemangat. Hal ini pula yang dilakukan Tim Sepakbola SMK Muhammadiyah Margasari Kabupaten Tegal. Selain semangat, tim ini juga butuh usaha ekstra dan strategi yang baik antar pemain. Kapten Tim Sepakbola SMK Muhammadiyah Margasari Anton Saptonadi mengaku kerap menggelar pertandingan persahabatan sebagai ajang latihan. “Tak hanya berlatih. Salah satu tujuan pertandingan persahabatan juga untuk mensosialisasikan sekolah kita,” terang dia. Selain dirinya, tim sepakbolanya juga melibatkan Agung Purnomo,

Aji Riskianto,Moh Ipan, Ali Mujaazi, Hasan Ansori, Imam Barid, M Agus Ramadan, M Fauzi, P Bagus M, Slamet Wahyudin Restu Pramudita sebagai anggota. Diakui, meski timnya belum pernah mendapatkan kejuaraan tapi para pemainnya sangat antusias setiap kali mengikuti pertandingan. “Kita optimis, suatu saat pasti bisa mendapatkan juara jika kita terus berlatih rutin dan pantang menyerah,” tambah dia. Lebih lanjut dikatakannya, selain sebagai permainan, cabang olahraga sepakbola juga baik untuk kesehatan. Semakin giat berolah raga maka tubuh akan

semakin kebal dari penyakit. Sesuai rencana, tim ini akan kembali bertanding di Lapangan Kesambi Margasari dalam waktu dekat ini “Kegiatan ini dapat memberikan semangat pada siswa untuk lebih giat berlatih,” kata Pelatih sekaligus guru olahraga setempat Ade gunawan yang terus memotivasi siswanya agar bermain sportif. “Saya berharap, semangat siswa kami bisa menjadi contoh yang baik bagi siswa yang lain, “tambah Kepala SMK Muhammadiyah Margasari H Ali Mamuri. (hendra)


SAMBUNGAN

SELASA 23 MARET 2010

19

RADAR TEGAL

Tumpak Resmi Keluar dari KPK dari halaman 1 bertapa lagi,” ujar Tumpak lantas tersenyum. Selama di KPK, kata Tumpak, sebanyak 53 kasus dia tangani. Beberapa sudah masuk ke proses persidangan. Menurut Tumpak, KPK tak perlu lagi mencari orang untuk posisi yang dia tinggalkan. Sebab, empat orang pimpinan sudah cukup untuk mengoperasikan mesin pemberantasan korupsi. Apalagi, sisa waktu pengabdian di KPK tak banyak. Tahun depan, masa jabatan semua pimpinan sudah tandas.

“Saya kira tidak perlu sekarang mencari orang baru. Menjelang 2011 saja sekaligus memilih lima pimpinan untuk periode selanjutnya,” kata Tumpak. Kata Tumpak, waktu yang diperlukan ketua baru untuk menyesuaikan diri tidak sebentar. Prosesnya panjang. Mulai dari mempelajari kasus, menyesuaikan diri, hingga beradaptasi dengan sesama personil di internal KPK. Saat dia menjadi Plt Ketua KPK memang agak mudah karena dia pernah menjadi pimpinan KPK di periode sebelumnya.

“Kalau saya kan memang mantan pimpinan KPK,” ujar Tumpak. Wakil Ketua KPK Bibit Samad Riyanto mengatakan dengan keluarnya Tumpak, empat orang pimpinan yang tersisa bakal bergantian menjadi ketua. “Mungkin sebulan sekali akan ada Plh Ketua KPK,” ujar Bibit. Seperti diwartakan, pemerintah sendiri bakal membuat Panitia Seleksi Pimpinan KPK. DPR juga mendesak pada Presiden untuk segera memberikan dua orang nama untuk diseleksi di gedung dewan. (aga/iro)

Diperiksa 2 Jam, Susno Siapkan ... dari halaman 1 keterangan oleh tim yang antara lain beranggotakan Kadiv Profesi dan Pengamanan (propam) Polri. Pemeriksaan itu sendiri berlangsung di gedung Trans National Crime Center (TNCC), Mabes Polri. Sementara, terkait materi pemeriksaan, Edward masih enggan merincinya. Alasannya, pemeriksaan sedang berlangsung. “Beliau sedang memaparkan,” imbuhnya. Sementara itu, Susno yang akhirnya meninggalkan TNCC, tak lama setelah Edward keluar, menyebut bahwa dirinya ditanyai lebih dari 10 pertanyaan. Namun mengenai rinciannya, jenderal berbintang tiga itu tak pula menyebutkan jelas.

“Segala macam masalah,” ujarnya singkat, sembari bergegas menuju kendaraan yang telah menunggunya di pelataran. Namun, beberapa saat kemudian, dia memberikan penjelasan lewat layanan pesan singkat kepada JPNN, bahwa dia akan menyiapkan jawaban tertulis atas pemeriksaan dirinya yang dilakukan Propam itu. Jawaban tertulis ini diberikan untuk melengkapi keterangan lisan yang disampaikannya kepada penyidik. Dia mengaku sedang sibuk menyusun jawaban tertulis itu. “HP saya hari ini off karena sedang konsentrasi mengetik jawaban tertulis untuk propam,” ujar Susno. Belum diketahui pasti apa-

kah akan ada pemanggilan berikutnya atau tidak (terhadap Susno). Yang jelas, Edward menyebut bahwa secara bertahap nanti, Susno juga akan dikonfrontir dengan dua jenderal lain yang telah ditudingnya mengkorupsi dana dimaksud. Sebagai gambaran, pemanggilan ini terkait pernyataan Susno, yang menyebut adanya markus di Mabes Polri. Ini terkait kasus transaksi mencurigakan dengan tersangka Gayus Tambunan, pegawai Ditjen Pajak. Kasus ini dilaporkan PPATK sekitar April 2009, saat Susno menjabat. Dalam kasus inilah, susno menuding adanya pembelokan kasus dan korupsi dana yang dijadikan barang bukti itu. (zul/jpnn)

Peringati Hari Air dengan Mawar dari halaman 1 Duta Lingkungan Indonesia. Kemarin (22/3) Mitha turut memperingati Hari Air Sedunia yang jatuh pada 22 Maret. Bersama kakaknya, Ully Sigar Rusady, dan Putri Indonesia Lingkungan Hidup 2009 Zukhriatul Hafiza, mereka menjalani aksi damai di Bundaran Hotel Indonesia. Aksi yang dimulai pukul 11.00 itu diisi orasi dan

pembagian bunga mawar kepada para pengguna jalan. “Bunga mawar ini ada artinya, lho. Bunga itu simbol keindahan dan kesuburan. Kesuburan tidak bisa terjadi kalau tidak ada air. Jadi, bunga ini mengajak penerimanya untuk mencintai air,” katanya. Air adalah sumber kehidupan. Sebagai pengguna, lanjut Mitha, manusia harus bisa bijaksana. Mantan istri

pesinetron Gunawan itu juga mengatakan bahwa tak hanya Indonesia yang merayakan hari air. Tapi, seluruh dunia. “Kami pilih aksi secara damai karena percuma juga kita mau demo yang liar. Pesannya tidak akan sampai ke masyarakat, akhirnya malah nanti mengganggu aktivitas lain. Pakai cara yang damai saja,” lanjut Mitha. (jan/c7/ayi)

Residivis Pembunuhan dan Pelaku ... dari halaman 1 Petugas Sat Reskrim Polres Brebes yang menerima laporan tersebut segera menangkapnya. Kini untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, residivis kasus pembunuhan kini meringkuk di sel tahanan. Tak lama, Sat Reskrim dibantu petugas dari Polsek berhasil meringkus empat pelaku Curanmor. Aksi yang dilakukan para pelaku ini sangat meresahkan masyarakat. Apalagi sebagian besar korban kejahatan adalah kalangan petani kecil, dan bersyukur dengan tertangkapnya alap-alap kendaraan roda dua. Seperti terjadi

sebelumnya di Kecamatan Banjarharjo. Empat pelaku yang ditangkap Tarmidi Johan, warga Losari Cirebon. Pelaku diketahui mencuri kendaraan sepeda motor, yang diketahui kendaraan tersebut milik warga Kedungneng Kecamatan Losari Kabupaten Brebes. Pelaku lain Karyono (22), dan Wuryanto (36), warga Kelurahan Pasarbatang Kecamatan Brebes. Terakhir pelaku bernama Wandi (24). Kelima pelaku ditangkap di tempat berbeda. Ada yang ditangkap di rumah, dan ada yang ditangkap di luar kota seperti Jakarta. Dari kelima pelaku, petugas

berhasil mengamankan sembilan sepeda motor, dan semua barang bukti kini diamankan di Mapolres Brebes. “Keberhasilan ini hasil dari pengembangan petugas kami di lapangan. Baik oleh Sat Reskrim, maupun Polsek. Termasuk masyarakat. Aksi yang dilakukan dari pada pelaku masuk kategori kejahatan konvensional, dimana pelaku dalam melakukan aksinya dengan berpura-pura minta diboncengkan. Setelah tempat sepi kendaraan kemudian dirampas,” kata Kapolres Brebes AKBP Beno Louhenapessy, dengan didampingi Kasat Reskrim AKP Sugeng SH, (21/3). (din)

Perlu Kapal Induk di Samudera Besar! dari halaman 1 Korea. Sekarang jadi hebat dan “bersinar” ketika hanya fokus di beberapa bidang, terutama di bidang elektronik dari hulu sampai hilir. Brand Samsung bahkan sudah mengalahkan Sony yang dulu sangat perkasa itu! Siam Cement dari Thailand juga survive setelah krisis Asia. Mereka lebih fokus pada beberapa bidang bisnis, walaupun tetap direstui Raja yang masih sangat powerfull. Beberapa konglomerat yang berafiliasi dengan pemerintah di Malaysia tetap survive asal lebih “fokus”. Sedangkan di Singapura, hampir semua Government Link Companies (GLC) seperti Singapore Airlines memang hebat terus. Jadi, sebenarnya bukan masalah KKN atau tidak. Ada yang dulu dapat KKN, setelah hilang keistimewaannya, bisa berjaya atau habis. Tapi, ada juga yang jelas-jelas dilindungi pemerintah sampai sekarang pun tambah hebat! Kalau mau drastis, banyak orang swasta yang nggak dapat KKN juga ingin merambah ke mana-mana. Banyak yang berhasil, tapi lebih banyak yang gagal! GE atau General Electric adalah contoh konglomerat yang “sadar” ketika Jack Welch menjadi CEO. Dia dinobatkan

menjadi CEO of the Century untuk abad lalu oleh Time, karena berani lebih fokus. Dari lebih dari seratus perusahaan jadi “hanya” dua belas. If we are not number one or number two, it is better to fix, close or sell! Jadi, kalau nggak jadi nomor satu atau dua di bidangnya, lebih baik perusahaannya “didandani”, ditutup atau dijual! Mengapa punya anak perusahaan banyak, tapi jelek dan jadi beban! Apa gagahnya punya kartu nama “Group” kalau perusahaannya kecil-kecil dan pada nggak sehat! Selain itu, Jack Welch mengingatkan, ketika itu, bahwa GE lebih baik fokus karena harus bersaing di Global. GE harus menjadi perusahaan global, bukan perusahaan Amerika. Waktu itu belum ada Tiongkok yang perkasa kayak sekarang, baru ada Jepang, Taiwan, dan Korea. Tapi, Jack sudah “menutup” bisnis White Good-nya yang berjualan kulkas dan alat rumah tangga lain. Jack berpendapat bahwa pasti GE akan kalah dari pemain Asia dalam bidang itu. Daripada “kalah” nanti, lebih baik “dijual” sekarang! Tapi, Jack lantas masuk di bisnis yang kira-kira Amerika bisa kompetitif. Karena itu, GE membeli bisnis “keuangan” dan TV. GE Money sekarang hebat

begitu juga dengan NBC dengan CNBC-nya! Jadi? Fokus memang tidak harus satu saja, bisa beberapa. Tapi, ada orang-orang yang fokus dan menghayati bidang masing-masing! Kalau nggak ada orang yang mau fokus di bidang masing-masing dan terusmenerus memantau persaingan dan melakukan perubahan, ya anak perusahaan itu akan jadi beban! Di GE, setiap anak perusahaan dipimpin orang-orang yang fokus di bidangnya. Di Indonesia pun, sekarang keluarga Hartono dari Djarum Group menjadi keluarga terkaya versi Forbes selama bertahun-tahun. Bukan karena hanya punya satu bisnis. Tapi, mereka punya berbagai bisnis yang nomor satu atau nomor dua! Djarum, BCA, dan Polytron adalah tiga perusahaan dari banyak yang lain dari grup ini yang hebat karena ada orang-orang yang fokus! Tapi, kalau Anda nggak punya banyak orang yang kompeten dan bisa fokus, ya lebih baik satu aja. Tahu dirilah! Sejak didirikan pada 1 Mei 1990 sampai menjelang berHUT ke-20 nanti, MarkPlus ya cuma di marketing! Sekarang kita memang dibantu 200 orang di Jakarta, Bandung, Semarang, Medan, Bali, Makassar, Singapura, Kuala Lumpur, dan Surabaya tentunya. Tapi, divisinya,

ya hanya tiga. MarkPlus Consulting tetap nomor satu di Indonesia. MarkPlus Insight di riset ad hoc, terbesar di Indonesia. Sedangkan MarkPlus Institute of Marketing atau MIM untuk pelatihan eksekutif sudah pasti market leader. Plus satu lagi, yaitu Marketeers, yang punya klub di lima kota, majalah, dan internet sangat unik dan praktis tidak punya pesaing yang serupa. Saya tahu limitasi saya. Saya juga tahu calling saya sendiri! Saya tidak perlu jadi orang lain, asal saya menikmati apa yang saya kerjakan. Beberapa orang mencibir dan mengatakan kepada saya bahwa saya nggak berani masuk bisnis “riil”. Beraninya cuma di bisnis consulting! Mereka lupa bahwa bisnis “abstrak” seperti ini jauh lebih sulit. Nggak kelihatan barangnya! Diserang atas bawah! Pesaing dari luar masuk semua membawa brand name, teknologi, dan sistem. Banyak yang masuk MarkPlus hanya mau belajar. Sesudah jadi alumnus, malah jadi pesaing! Saya juga tahu bahwa ketika persaingan jadi global, Anda harus makin fokus! Bagaikan di samudera besar, kapal harus jadi kapal induk. Kalau di danau yang tenang, perahu kecil pun oke. Dan, kapal induk perlu lebih fokus! (*)

Unas Masih Diwarnai Persoalan dari halaman 1 soal yang bocor, maka akan dikeluarkan untuk ujian ulangan,” terangnya. Soal khusus itu fokusnya akan didistribusikan di daerah yang terkategori hitam dalam tingkat kejujuran. Juga untuk peserta ujian yang mendapat kompensasi. “Misalnya, siswa yang menjadi perwakilan Indonesia dalam perlombaan badminton di Malaysia,” ujarnya. Mantan rektor ITS itu menjelaskan, soal khusus telah dicetak dan disimpan dengan penjagaan khusus. “Soal tidak boleh dikeluarkan kecuali jika diperlukan,” kata Nuh. Menanggapi berbagai persoalan di lapangan, Ketua Badan Standarisasi Nasional Pendidikan (BSNP) Djemari Mardapi mengatakan, pihaknya berupaya mengatasinya. “Untuk LJUN yang rusak, panitia segera mengcopy-nya. Demikian juga dengan soal ujian bahasa Indonesia yang tertukar dengan bahasa Inggris,” jelasnya. Djemari menambahkan, siswa yang terbukti berbuat curang akan didiskualifikasi. “Ujian utamanya dibatalkan. Tapi, dia tetap diberi kesempatan untuk mengikuti ujian ulangan,” jelas Djemari. Kepala Balitbang Mansyur Ramli mengatakan, isu keboco-

ran soal terjadi di Aceh dan Sumbar. “Di Sumbar terjadi tawar menawar soal. Tapi soal itu belum bisa dipastikan bocor. Bisa jadi soal tahun lalu yang diubah,” ujarnya. Pihaknya telah menyerahkan ke Polda untuk menindak-lanjuti kasus itu. Kemendiknas juga siap memberi sanksi bila siswa terbukti membeli soal. Terkait tertukarnya soal di Bali, kata Mansyur, gubernur setempat telah memberi warning kepada percetakan yang ditunjuk. “Gubernurnya mengatakan akan menunda pembayaran tendernya. Sesuai SOP, percetakan memang harus diberi sanksi,” jelasnya. Staf Khusus Mentri Bidang Komunikasi Media Sukemi membeber, ada 417 laporan yang masuk ke posko pengaduan unas. Rinciannya; ada 19 laporan yang menyebut tim pemantau membawa handphone, 87 keberadaan posko unas di berbagai daerah, 79 kesuksesan pelaksanaan unas, 38 laporan partisipasi kepolisian dalam mengamankan unas, 39 soal pendistribusian, dan 22 laporan terkait relokasi siswa yang ikut unas karena banjir di Bandung. “Laporan ini termasuk sepuluh isu kebocoran yang dilaporkan dari berbagai daerah,” ujarnya. Sebagaimana diberitakan, Kemendiknas membuka posko

pengaduan unas. Masyarakat bisa melayangkan keluhan melalui telpon (021) 5703303, 57950226, 5733716, 3853000, faks (021) 5733716, sms (021) 68853000, 0811976929, dan 085289998111. SISWA PANIK Sementara itu, Wakil Presiden Boediono bersama Mendiknas M. Nuh mengawali pelaksanaan unas hari pertama dengan sidak di beberapa sekolah. Jujugan pertama adalah SMAN 70 Jakarta. Ikut serta dalam rombongan Wapres antara lain Menko Kesra Agung Laksono, Menag Suryadharma Ali, dan Menpan Everest Erent Mangindaan Selama kurang lebih 30 menit Boediono meninjau pelaksanaan unas di sekolah yang berlokasi di kawasan Blok M itu. Boediono juga sempat berdialog dengan siswa. “Bagaimana? Apa nervous? Kalau nervous itu wajar,” ujarnya terhadap salah seorang peserta didik. Wapres bersama rombongannya juga meninjau ruang tim pengawas independen. Boediono mengaku puas lantaran pelaksanaan unas terbilang lancar. Boediono mengatakan, upaya menjaga kejujuran dalam pelaksanaan unas kali ini dapat dilihat dari ketatnya pengawasan yang dilakukan Kemen-

diknas beserta jajarannya. “Ini sangat penting untuk mendapatkan hasil yang jujur dan adil bagi anak-anak kita,” ujarnya. Untuk itu, Wapres mengapresiasi upaya yang dilakukan Kemendiknas hingga sekolah. “Termasuk pak mentri yang dari pukul lima pagi sudah berkunjung ke sekolah,” ucapnya. Apresiasi juga diungkapkannya saat berkunjung ke SMA Al-Azhar. Boediono mengaku puas dengan kesiapan yang dilakukan sekolah. Selain dua sekolah itu, Mendiknas juga berkunjung ke SMAN 6 dan SMKN 30 Jakarta. Kendati sidak dilakukan sebelum ujian berlangsung, namun kedatangan rombongan Boediono sempat membuat beberapa siswa panik. Maklum, kawasan SMAN 70 dijaga ketat pihak keamanan. Polisi berjaga di seputar kawasan sekolah. “Sempat panik kenapa kok banyak sekali polisi. Jadinya panik,” sebut salah satu siswa diamini teman-temannya. Selain itu, rombongan Boediono sempat membuat kawasan itu macet. Beberapa siswa nyaris telat ikut ujian. Sementara itu, Anggi Amalia, siswa kelas 12 jurusan IPS SMA Al-Azhar mengeluh sulitnya soal ujian bahasa Indonesia. “Soalnya panjang. Wacananya sulit. Butuh waktu untuk memahaminya.” (kit/nuq)

SELAMAT TINGGAL SAKIT TENGGOROKAN AKUT TENGGOROKAN adalah salah satu organ vital manusia. Kita berkomunikasi dengan suara yang melewati tenggorokan kita , dan kita makan dan minum juga melalui tenggorokan. Karena itu adalah sangat penting menjaga kesehatan tenggorokan. Penting kita simak pengalaman Haji Helmi Jambak (66 th) , warga Jalan P Bawean, Sukarame, Bandar Lampung –Lampung. Tiga tahun terakhir, Pak Haji Helmi didera sakit tenggorokan akut berupa rasa perih dan dahak yang banyak dan terus menerus keluar. “....sakit tenggorokan ini sangat mengganggu saya, terutama saat berkomunikasi dengan orang lain “ tutur Pak Haji menggambarkan sakitnya. Datang ke dokter spesialis sudah dilakukan bahkan minum obat tanpa boleh putus selama beberapa bulan juga sudah dilakukan, namun hasilnya belum memuaskan Haji Helmi. Beruntung suatu hari, seorang sahabat menawarinya Gentong Mas. Karena yakin Gentong Mas tak memiliki efek samping, langsung Haji Helmi mnegkonsumsi Gentong Mas dengan rutin. Seminggu mengkonsumsi, Haji Helmi sudah merasakan manfaatnya. Rasa nyeri ditenggorokan berangsur reda dan dahak secara per-

lahan berkurang dan akhir-nya menghilang. “....alham-dulillah kini tenggorokan lega dan segar kembali “ ucap Haji Helmi bersyukur. Sekarang purnawirawan pamen polisi yang tetap enerjik ini rutin menikmati kelezatan Gentong Mas tiap pagi dan malam.”...Gentong Mas adalah minuman lezat penuh manfaat...” tutur Haji Helmi menutup obrolan. Gentong Mas adalah suplemen kesehatan dengan bahan

utama Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) . Menurut Jeff Nugent , Gula Aren mengandung Riboflavin dan Ascorbic Acid yang berfungsi memperbaiki saluran pencernaan termasuk tenggorokan dan menambah kekebalan tubuh (Permaculture Plants , 2004). Sementara Nigella Sativa mengandung Nigellone (Anti Bronchitis), Stigmasterol (Anti Inflamasi) , Omega (meningkatkan Imunitas) dan zat aktif lain yang sangat berguna bagi kesehatan.

Meski demikian, untuk meng-optimalkan hasil , pola hidup sehat seperti olahraga teratur, kurangi rokok dan banyak minum air putih juga perlu dilakukan. Gentong Mas dibuat dari bahan murni pilihan dan diproses alami tanpa campuran bahan kimia dan pengawet. Sekarang Gentong Mas dalam bentuk serbuk mudah diperoleh di pasaran. Menurut Ridwan Alawi, Eksekutif Marketing PD Gentong Mas, tingkat permintaan terus meningkat seiring dengan makin banyaknya masyarakat yang merasakan sendiri manfaat Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut hubungi : 081313322669 / 081313322669 / 08156406404/ Tegal 081990879809, Apt. Medika Farma Ks. Tubun Tegal, Kabupaten Tegal : Apt.Ayu Farma 1 Jl. Raya Singkil Adiwerna,Apt. Ayu Farma Jl. Dr Sutomo Slawi, Apt Duta Sehat Jl. Raya Pagongan, Apt. kaliratu Jl. Raya Timur Banjaran, Apt. Adiwerna, Jl. Raya Adiwerna. Pemalang: Apotik Sari Waras, Jl. Jend. Sudirman No. 143. Telp. (0284) 321197, Apotik Hikmah, Jl. Jend. Sudirman No. 275, Telp. (0284) 321116 P-IRT No. 812320501114 www.gentongmas.com


KOMBIS

SELASA, 23 MARET 2010

20

RADAR TEGAL

Permudah Nasabah Naik Haji BSM Tegal Gandeng AJB Bumiputera Syariah

DOK.ISTIMEWA

KOMITMEN TERBAIK - XL kembali hadir menunjukan komitmennya untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggannya dengan buka – bukaan blak-blakan dalam menghadirkan layanannya kepada masyarakat.

Kirim 1 SMS Gratis 1000 SMS

XL Buka-Bukaan

BLAK-BLAKAN BANDUNG - Saat ini konsumen harus ekstra berhati – hati dalam memilih berbagai program berbau gratis yang diberikan. Bisa saja ternyata gratis yang ditawarkan tidak sesuai dengan yang digembor – gemborkan, dipersulit dengan berbagai macam persyaratan dan kondisi yang mengikat, sehingga memberikan kesan ditutup – tutupi, akibatnya masyarakat pun merasa dibohongi. Melihat kondisi itu, XL kembali hadir menunjukan komitmennya untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggannya dengan buka – bukaan blak-blakan dalam menghadirkan layanannya kepada masyarakat. Kali ini giliran para penggemar SMS yang dimanjakan oleh program Kirim 1 SMS, Gratis 1000 SMS ke seluruh operator. Program ini langsung dapat dinikmati mulai Senin (22/3) kemarin oleh pelanggan yang membeli Kartu Perdana Pra Bayar XL tanpa harus mengikuti persyaratan apapun. “ Walaupun layanan Instant Messaging saat ini mulai banyak digunakan ternyata layanan Short Message Service (SMS) masih menjadi salah satu pilihan untuk berkomunikasi yang digemari masyarakat karena kemudahannya untuk mengirim pesan dengan apapun jenis handphone yang dimiliki dan biayanya yang relatif murah.” ujar Kencono Wibowo, Vice President XL Central Region. ”Murah yang XL tawarkan benar – benar murah, tidak tanggung – tanggung XL memberikan 1000 SMS

Gratis hanya dengan mengirimkan 1 SMS saja tanpa diembel - embeli persyaratan apapun dan dapat dinikmati kapanpun sehingga benar – benar memberikan solusi berkomunikasi murah dan tentunya sangat mudah bagi pelanggannya.” pungkas Kencono. Menghadirkan layanan yang lebih baik dari operator lain, Program XL Buka – Bukaan Blak-Blakan ini benar – benar memberikan layanan gratis tanpa persyaratan apapun, dapat dinikmati langsung oleh pelanggan yang membeli dan mengaktifkan kartu perdana XL mulai tanggal 22 Maret 2010 tanpa harus melakukan registrasi yang menyulitkan. Dengan harga kartu perdana pra bayar yang hanya Rp 2 ribu tentunya juga lebih murah dari yang lain. Pelanggan langsung mendapatkan fasilitas 100 SMS gratis, apabila 100 SMS gratis telah habis pelanggan cukup mengirimkan 1 SMS saja akan langsung mendapatkan 1000 SMS gratis ke semua operator. Bandingkan dengan lainnya yang harus bayar 3 SMS untuk hanya mendapatkan 100 SMS. Selain SMS, pelanggan juga otomatis akan mendapatkan tarif murah telpon dan akses data seharian baik siang ataupun malam tanpa batasan waktu. Dengan berbagai kemudahan dan ketransparanan layanan yang diberikan program XL Buka-Bukaan BlakBlakan ini, masyarakat yang masih memilih SMS sebagai solusi dari

kebutuhan telekomunikasi non verbalnya dapat menikmati layanan gratis dan mudah baik untuk SMS, telpon dan akses data tanpa harus merasa khawatir akan benar atau tidaknya program yang ditawarkan. Tentang XL Axiata XL adalah salah satu perusahaan telekomunikasi terkemuka di Indonesia. Mulai beroperasi secara komersial sejak 8 Oktober 1996, XL saat ini adalah penyedia layanan seluler dengan jaringan yang luas dan berkualitas di seluruh Indonesia bagi pelanggan ritel (Consumer Solutions) dan solusi bagi pelanggan korporat (Business Solutions). XL satu-satunya operator yang memiliki jaringan serat optik yang luas. XL telah meluncurkan XL 3G pada 21 September 2006, layanan telekomunikasi selular berbasis 3G pertama yang tercepat dan terluas di Indonesia. XL dimiliki secara mayoritas oleh Axiata Group Berhad (“Axiata Group”) melalui Indocel Holding Sdn Bhd (86,5%) dan sisanya Emirates Telecommunications Corporation (Etisalat) melalui Etisalat International Indonesia Ltd. (13,3%) serta publik (0,2%). Sebagai bagian dari Axiata Group bersama-sama dengan A k t e l ( B a n g l a d e s h ) , HELLO (Cambodia), Idea (India), MTCE (Iran), Celcom (Malaysia), Multinet (Pakistan), M1 (Singapore), Samart (Thailand) dan Dialog (Sri Lanka), menjadi yang terbaik di wilayah Asia. (*/ima)

Pesta Ceria Naga Mas Bikin Puas Konsumen PESTA Ceria Naga Mas yang merupakan gawe Naga Mas Motor, dealer sepeda motor Honda di Jl AR Hakim 46 Tegal, Minggu (21/3) berlangsung sukses. Tema Pesta Ceria Naga Mas benar-benar dimanfaatkan konsumen dan masyarakat Tegal sekitarnya. Ini terlihat dari banyaknya pelanggan dan konsumen yang antusias mengikuti acaranya. Tak kurang dari 100 orang mengikuti layanan langsung berupa pijat refleksi, potong rambut, dan creambath cumaCuma tadi. Kegiatan ini, sengaja dipersembahkan Naga Mas untuk menghormati kepercayaan pelanggan dan konsumen kepada Naga Mas sebagai pilihan utama dalam membeli sepeda motor Hondanya. Selain itu, lima konsumen yang berasal dari berbagai wilayah di Kota dan Kabupaten Tegal mendapatkan door prize. TV misalnya diraih Winayah, warga Desa Dukuhmalang RT 8 RW 2 Kecamatan Talang Kabupaten Tegal. Sedangkan DVD player dan Hp, masingmasing didapatkan Siti Rochmani, warga Tegalsari Kota Tegal dan Mochammad Nur-

CMYK

DOK.ISTIMEWA

KADO PELANGGAN – Beberapa peserta creambath gratis tengah mengikuti gelaran Pesta Ceria Naga Mas, Minggu (21/3) lalu.

hasan dari Randugunting Kota Tegal. Ada juga kompor gas, yang diraih Sudirman, warga Jongor Kota Tegal, serta kipas angin yang diraih Lastri, warga Perum Mutiara Dika. Pemilik Naga Mas Motor Thomas mengatakan, Pesta Ceria Naga Mas ini benar-benar menjadi ajang silaturahmi pelanggan dan konsumen dengan Naga Mas. Mereka seharian

penuh diberi kesempatan yang sama untuk memanfaatkan fasilitas dan program yang ada. Termasuk, soal produk-produk sepeda motor Honda maupun program-programnya. “Ini benar-benar menunjukkan bahwa konsumen dan pelanggan Naga Mas tetap memberikan kepercayaannya kepada kami. Saya sangat berterima kasih dengan antusiasme yang mereka tunjukan,” ungkap

Thomas. Hari itu juga, sejumlah program promo menarik diluncurkan. Antara lain kepemilikan sepeda motor dengan uang muka (DP) 0 persen, angsuran lebih murah, paket kredit tanpa bunga, dan kredit tanpa survey. Paket-paket promo itu merupakan komitmen Naga Mas agar warga masyarakat kian mudah memiliki sepeda motor Honda. Selain kemudahan tadi, konsumen juga berhak mendapatkan hadiah-hadiah menarik. Selain di Naga Mas Tegal, kegiatan promotif juga dilakukan Naga Mas Slawi dan Brebes, dengan menggelar lomba mewarnai tingkat play group dan TK. Lomba yang diselenggarakan gratis itu dilakukan di show room Naga Mas Slawi Jl A Yani 109 dan Naga Mas Brebes di Jl P Diponegoro 109 (timur Alun-Alun Brebes). Sebanyak 300 peserta dari dua cabang Naga Mas mengikuti lomba yang menyediakan hadiah berupa uang tunai serta sertifikat itu. Melihat antusiasme pelanggan dan konsumen, Naga Mas berjanji akan melakukan kegiatan serupa lebih sering lagi. (zuhlifar arrisandy)

TEGAL – PT Bank Syariah Mandiri(BMS) Tegal menggandeng AJB Bumiputera 1912 Kantor Cabang Syariah Tegal untuk memasarkan tabungan mabrur. MoU program itu disepakati pada Kamis (18/3) lalu dengan tujuan memudahkan masyarakat menunaikan ibadah haji menggunakan tabungan mabrur baik talangan maupun non talangan. Kepala Cabang Bank Syariah Mandiri Tegal Suhanto mengatakan, dengan tabungan mabrur, masyarakat bisa tetap berangkat haji menggunakan dana talangan. Hingga saat ini, terdapat 290 jemaah haji yang menggunakan modal sendiri atau non talangan dan 351 jamaah menggunanan dana talangan. Besarnya talangan haji dan fee ujroh mulai Rp 10 juta dengan fee ujroh Rp 1,3 juta per bulan dengan jangka waktu dua tahun. Untuk talangan Rp15 juta, fee ujroh sebesar Rp 2,7 juta per bulan dengan jangka waktu dua tahun. Talangan Rp 18 juta, fee ujroh sebesar Rp 3,2 juta per bulan dengan jangka waktu dua tahun. Sedangkan talangan Rp 18 juta dengan fee ujroh Rp 2 juta per bulan, jangka

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

SERAHKAN - Kepala Cabang AJB Bumiputera 1912 Kantor Cabang Syariah Tegal Emiyati menyerahkan berkas kepada Kepala Cabang BSM Tegal Suhanto.

waktu talangan selama satu tahun. Pangsa pasar yang luas serta tingginya animo masyarakat untuk menunaikan haji menjadi beberapa latar belakang pihaknya menggandeng AJB Bumiputera 1912 Kantor Cabang Syariah Tegal untuk memaksimalkan program tersebut. Dengan demikian, masyarakat atau nasabah tabungan mabrur bisa memiliki kesempatan dan kepastian untuk berangkat haji. “Kami juga memberikan pembiayaan umroh yang bisa dicicil selama dua tahun dengan cicilan tetap setiap bulan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS),” katanya.

Kepala Cabang AJB Bumiputera 1912 Kantor Cabang Syariah Tegal Emiyati menuturkan, kerjasama pihaknya dengan BSM merupakan terobosan sekaligus memberikan kemudahan bagi nasabah dan masyarakat luas untuk menunaikan ibadah haji. Ke depannya, kerjasama tersebut diharapkan bisa memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak sekaligus nasabah sehingga mampu menggarap pangsa pasar yang ada. “Ini adalah kesempatan yang sangat baik bagi masyarakat yang ingin menunaikan ibadah haji tetapi masih terkendala dengan biaya,” terangnya. (gun)

Subsidi Energi Dicabut 2014 JAKARTA - Pemerintah berharap pada tahun 2014-2015 tidak lagi mengeluarkan dana APBN untuk mensubsidi listrik dan bahan bakar minyak (BBM). Dengan menerapkan harga keekonomian itu, diharapkan masyarakat menjadi lebih efisien dalam penggunaan energi. “Saya kira baik listrik dan BBM itu kita menuju harga keekonomian, kita harapkan di 2014 dan 2015. Saat itu kita sudah sampai pemahaman bersama dan sudah dipraktekkan tentang harga keekonomian itu,” ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Darwin Zahedy Saleh usai melantik pejabat eselon II di kantornya, kemarin. Darwin menyatakan, pene-

rapan harga keekonomian baik untuk harga jual listrik dan BBM dapat mendidik masyarakat agar menjadi lebih efisien dalam penggunaan energi. “Salah satu yang terpikir adalah bagaimana kita mendidik masyarakat, termasuk yang tidak mampu, agar memahami yang namanya harga keekonomian. Karena kita tahu kalau harganya mahal maka dia akan hemat,” tukasnya. Menurut dia, meskipun harga keekonomian sudah diterapkan, namun pemerintah bisa saja tetap memberikan subsidi langsung untuk membantu masyarakat yang kurang mampu. Oleh karena itu, pihaknya mengingatkan suatu saat harga keekonomian pasti terjadi. “Pada waktunya, kita akan mengubah

subsidi pada harga, menjadi subsidi pada golongan yang tidak mampu,” ungkapnya. Terkait rencana kenaikan tarif dasar listrik (TDL) pada bulan Juli mendatang, Darwin menyatakan saat ini pemerintah masih melakukan simulasi terkait besaran kenaikan tarif tersebut. Setelah itu, hasilnya akan dikonsultasikan dengan DPR. “Ini sebagai bentuk kehati-hatian pemerintah. Itupun masih akan dikomunikasikan dengan wakil rakyat,” lanjutnya. Selain itu, tambah Darwin, pemerintah juga masih merumuskan kompensasi apa yang akan diberikan kepada para pelanggan kurang mampu untuk mengurangi dampak dari kenaikan tersebut. (wir)


CMYK

RADAR SLAWI

BERLANGGANAN (0283) 340 900 / SMS ke 0815.5643.6843

SELASA, 23 MARET 2010

Bakin Tagih Kejaksaan

BALANE NYONG Cari Atlet Muda Berbakat UPAYA mencari bibit bulu tangkis agar bisa diandalkan sebagai juara, rupanya membuat H Suratmo MPd mendirikan sekolah bulu tangkis. Kasubag Tata Usaha (TU) Dikpora Kecamatan Suradadi ini juga sengaja menggelar even percaturan anak-anak usia dini dalam dunia pebulutangkisan. DOK.RATEG ‘’Sekolah olahraga H Suratmo MPd bulu tangkis sudah setahun ini berjalan. Bahkan anak-anak yang tiap minggu berlatih selama 3 kali di gedung Az Zahra Suradadi, semuanya juga merupakan anak-anak sekolah,’’ kata H Suratmo, kemarin. Menurutnya, selain menyalurkan hobi dalam olahraga bulu tangkis yang disukainya, mendirikan sekolah bulu tangkis ini juga

Tindak Lanjut Penanganan Tipikor SLAWI - Ketua Barisan Anti Korupsi Indonesia (Bakin) Bambang Asmoyo, Senin (22/3) kemarin mempertanyakan penanganan kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) tentang pengadaan blanko KTP Catatan Sipil Tahun Anggaran (TA) 2007 dan soal kawasan terpadu Masjid Jami serta monumen GBN yang sebelumnya pernah dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Slawi. Pasalnya, hingga kini kasus yang pernah dilaporkan pada tahun 2009 lalu, DOK.RATEG hingga kini belum ada keBambang Asmoyo jelasan dari penyidiknya. Pihaknya berharap kasus itu segera mendapat penanganan aparat penegak hukum, yang sekarang diuji kredibilitasnya. ‘’Kami ke sini hanya ingin kejelasan saja. Apakah kasusnya berhenti atau masih berjalan. Sebab, sejak kami melaporkan dua kasus dugaan tipikor tersebut, namun sampai sekarang belum ada kabar tindak lanjut dari jaksa yang menanganinya. Karenanya kami sebagai pelapor wajib untuk menanyakannya,’’ kata Bambang kemarin.

ke hal 9 kol 1

KIYE LIKUH...

HARVIYANTO/RADAR SLAWI

BERBINCANG-BINCANG - Beberapa siswa peserta UN terlihat berbincang-bingcang dengan Wakil Bupati dan Pimpinan DPRD saat monitoring UN, kemarin.

Dari Monitoring UN Wakil Bupati dan DPRD

HARVIYANTO/RADAR SLAWI

Siswa Terlihat Stres

HADAPI UN

BINTEK - Beberapa Kepala SKPD terlihat serius saat mengikuti Bintek LKPD dan Laporan Keuangan di ruang pertemuan Hotel Kencana Kudus.

Kepala SKPD Ikuti LKPD SLAWI - Seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal Senin (22/3) kemarin mengkuti Bimbingan Teknis (Bintek) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dan Review Laporan Keuangaan. Kegiataan tersebut berlangsungkan di Ruang Pertemuan Hotel Kudis Permata Slawi. Dalam sambutannya Wakil Bupati Moch Herry Soelistiyawan SH MHum mengatakan, pihaknya menyambut baik dengan diselenggarakannya kegiatan LKPD dan Laporan Keuangan. Hal tersebut merupakan salah satu bentuk pertanggung jawaban dalam penyelenggaraan pemerintah daerah yang telah diatur dalam UU Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara dan UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah. ke hal 9 kol 4

UJIAN Nasional (UN) tahun 2010 untuk tingkat SMA/SMK/ MA yang berlangsung mulai Senin (22/3) kemarin memang terkesan tidak ada masalah. Bangku ujian yang disediakan panitia UN juga terlihat penuh. Terutama pada empat sekolah yang menjadi lokasi monitoring Wakil Bupati Moch Herry Soelistiyawan SH MHum dan beberapa pimpinan DPRD Kabupaten Tegal. Namun demikian kondisi tersebut bukan berarti peserta ujian siap untuk melaksanakan UN

yang akan berakhir Jumat (26/3) depan. Terbukti banyak siswa yang mengeluhkan terhadap pelaksanaan UN, terutama pada standar nilai kelulusan yang

garan. Sehingga seluruh anggota Komisi I bersepakat mengeluarkan surat rekomendasi supaya ada pembenahan “Pertama karena Disdukcapil yang menjadi sentra pelayanan publik dalam kinerjanya kurang bagus. Pembuatan akte kelahiran, kartu keluarga, KTP tidak sesuai prosedur yang benar. Bahkan kami menyaksikan sendiri di sana ada pelanggaran perda yang dilakukan pegawainya dengan memungut biaya melebihi aturan. Bahkan yang lebih mengherankan lagi, blangko akte kelahiran, KTP dan kartu keluarga tidak ada,” katanya Senin (22/3) kemarin. Soal surat rekomendasi, kata Dakir, sudah dikonsultasikan dengan pimpinan dewan dan

tinggal menunggu tanda tangan Ketua Dewan, yang selanjutnya dikirim ke Bupati. Inti dari surat rekomendasi itu adalah meminta supaya Bupati mengganti Kepala Dinas agar kinerja pelayanan publik di Disdukcapil bisa normal kembali. “Hasil rapat Komisi I memutuskan itu. Itu juga sudah melalui berbagai pertimbangan. Pertama aduan masyarakat, kedua hasil sidak Komisi I ke Disdukcapil yang menemukan berbagai pelanggaran. Ketiga adanya pelanggaran perda yang dilakukan dengan sengaja oleh pegawai di sana,” tambahnya. Sementara itu Wakil Komisi I, Helmi Amrulloh mengatakan

terkait dengan surat rekomendasi yang akan dikirimkan ke Bupati itu semata-mata supaya pelayanan publik di Disdukcapil tidak terbengkalai. Ini menyusul adanya kelangkaan akte kelahiran, kartu keluarga dan blangko KTP. Komisi I sama sekali tidak ada unsur senang atau tidak senang dengan Kepala Dinas. Tapi ini murni supaya pelayanan terhadap masyarakat tidak terganggu. “Komisi I menerima surat aduan dari masyarakat terkait kelangkaan kartu dan blangko bukan cuma sekali ini saja, tapi hampir puluhan. Juga keluhan dari bidan yang mengurus pembuatan Akte Kelahiran ke hal 9 kol 1

Perwira Polri Ikuti Latihan Tur Lantas

DOK.RADAR SLAWI

LATIHAN - sejumlah perwira Polres Tegal sedang mengikuti latihan Tur Lantas.

CMYK

ke hal 9 kol 4

Kasus Bantuan PKD Segera Ditangani SALWI - Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Tegal M.Khuzaeni menegaskan bahwa pihaknya akan tetap menindaklajuti pengaduan Kepala Desa (Kades) di wilayah Kecamatan Lebaksiu tentang kerancuan pencairan bantuan Pos Kesehatan Desa (PKD) Tahun Anggaran 2009. “Meskipun belum diketahui secara pasti program bantuan PKD 2009 itu. Namun, saya akan tetap menindaklajuti pengaduan para Kades tersebut,” tandasnya ketika mengikuti rapat internal Komisi I, Senin (22/3) kemarin. Menurutnya, tindak lanjut pengaduan para kades bisa dikatakan adalah jalan untuk mengetahui kepastian adanya program bantuan PKD. Selain itu juga untuk melihat dengan jelas tentang letak kerancuan pencairan bantuan seperti yang diadukan para kades. “Sejumlah Kades mangatakan bantuan sebesar Rp 20 juta untuk 60 desa di wilayah Kabupaten Tegal, sampai sekarang baru cair 60 persen saja. Sedangkan sisanya belum diketahui kapan akan cairnya. Kenyataan semacam inilah yang harus saya kejar hingga tuntas,” katanya penuh kesal. Lebih lanjut Jeni, sapaan akrabnya, menjelaskan kalau ditilik dari kaca mata aturan pemberantasan korupsi, permasalahan tersebut wajib untuk secepatnya ditangguke hal 9 kol 1

Surat Rekomendasi DPRD Segera Dikirim SLAWI - Komisi I mengusulkan pada DPRD agar segera mengeluarkan surat rekomendasi terkait kinerja Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) ke eksekutif. Komisi I menilai Kepala Disdukcapil tidak mampu menjalankan tugasnya, sehingga pelayanan publik tidak maksimal. Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tegal Dakir SH menilai dasar dibuatkannya usulan agar DPRD membuat surat rekomendasi ini adalah surat aduan dari masyarakat terkait dengan pelayanan yang tidak maksimal di Disdukcapil, yang selanjutnya ditindaklanjuti Komisi I dengan melakukan sidak dan ditemukan banyak pelang-

diterapkan pemerintah, yang dianggap terlalu tinggi. Keluhan para siswa tersebut juga dilontarkan saat mereka berhadapan langsung dengan Wakil Bupati dan pimpinan DPRD saat monitoring UN. Banyaknya siswa yang tidak siap dalam mengikuti UN, mendapat reaksi dari pimpinan DPRD. Seperti diungkapkan Wakil DPRD dari fraksi PKB, A Firdaus Assyairozi yang ikut dalam monitoring UN. Dia mengatakan pihaknya melihat banyak siswa yang ku-

ke hal 9 kol 1

SLAWI - Seluruh perwira Polri di Markas Kepolisian Resort (Mapolres) Tegal mengikuti latihan Tur Lantas yang dilaksanakan di halaman Mapolres, Senin (22/3) kemarin. Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolres Tegal AKBP Wahyu Handoyo itu berjalan dengan baik. Kapolres Tegal AKBP Wahyu Handoyo melalui Kasat Lantas AKP Yuliantoro usai menggelar latihan mengatakan latihan Tur Lantas pada seluruh perwira di jajaran Polres Tegal adalah dalam rangka quick wins. “Alhamdullilah, jalannya latihan cukup baik. Seluruh perwira dengan penuh semangat mengikuti arahan dari instruktur dengan baik. Meski jalannya latihan hanya beberapa jam saja, namun karena sudah memiliki dasar tentang lalu lintas, para perwira mampu melakukan latihan ini dengan

baik,” katanya. Kata Kasat Lantas, latihan Tur Lantas terhadap perwira merupakan langkah bagus bahkan mendapat respon positif dari para perwira yang mengikuti latihan. Memang diakui, dalam latihan Tur Lantas ada perwira yang lupa, itu hal yang lumprah. Tapi secara keseluruhan jalannya latihan cukup baik. “Kami mengucapkan banyak terima kasih pada seluruh perwira yang mengikuti latihan tur lantas. Karena sebagai perwira masih mampu menyempatkan waktunya untuk mengikuti latihan, meski tugas-tugas harian sudah menunggu. Ini membuktikan tingkat kedekatan antar satuan sangat kental sekali di jajaran Polres Tegal,” tambahnya. Harapan ke depan, kata Yuliantoro, diharapkan seluruh ke hal 9 kol 1


KABUPATEN TEGAL

8

SELASA 23 MARET 2010

RADAR TEGAL

Jalur Yomani-Guci Bakal Dipenui Mata Kucing

WARUREJA Galakkan Kerja Bakti Musim penghujan yang menyisakan genangan air di sejumlah selokan maupun sudut jalan dan bisa menyebabkan penyakit, membuat Camat Warureja Fakhikhurohim kembali menggiatkan kerja bhakti di wilayahnya. Hal ini dilakukan agar wabah penyakit yang bisa disebabkan adanya genangan air, bisa diminimalisir. ‘’Banyak penyakit dari imbas genangan air yang selalu menyisakan usai hujan turun. Apalagi di wilayah kami seperti kondisi jalan banyak yang belum diaspal. Makanya, secara otomatis saat hujan turun pasti banyak genangan dimana-mana,’’ kata Fakhikhurohim. Menurutnya, bila kondisi seperti ini tidak segera ditanggapi, maka yang terjadi munculnya berbagai macam penyakit. Di antaranya muntaber, penyakit demam berdarah, maupun penyakit lainnya. ‘’Karenanya kami memerintahkan kepada kepala desa yang ada untuk bisa kembali menggalakan kerja bakti. Mulai dari pengerukan dan membersihkan selokan, memotong rumput, termasuk mengurug sejumlah jalan yang masih berlubang,’’ terangnya. Ditambahkan dia, meski pihaknya sudah kerapkali berkordinasi dengan pihak terkait, namun memang kondisi jalan di Warureja hingga kini masih belum diperbaiki. Padahal sejumlah jalan yang ada merupakan jalan perekonomian masyarakat Warureja termasuk masyarakat Kabupaten Tegal lainnya. Sebab, jalan di Warureja kerap kali dijadikan jalan alternatif untuk bisa menuju ke Pemalang. ‘’Termasuk himbauan kami kepada sejumlah instansi untuk bisa selalu bersih-bersih. Jangan sampai, musim penghujan ini membawa penyakit,’’ pungkasnya. (gus)

SLAWI Dua Jaksa Dimutasi DUA jaksa di Kejari Slawi, di antaranya Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Darmukid SH dan Kasi Datun Edi Wijayanto SH, sesuai SK Kejaksaan Agung (Kejagung) per tanggal 12 Maret 2010 yang diterima Kejaksaan Negeri (Kejari) Slawi pada Senin (22/3) akan dilakukan mutasi. ‘’Untuk Kasi Pidum Darmukid SH, akan dimutasi ke Pemalang sebagai Kasi Pidsus di Kejari Pemalang. Sedangkan Jaksa Edi Wijayanto akan pindah tugas di Trenggalek Jawa Timur,’’ kata Kepala Kejaksaan Negeri Slawi Samsuddin SH MH, kemarin. Menurutnya, mutasi ini akan berlaku sebulan setelah SK dari Kejagung turun. Jadi, dua jaksa ini akan pindah tugas pada bulan April 2010 mendatang. ‘’Mutasi di kalangan jaksa memang hal biasa. Mutasi ini juga bukan karena dua jaksa yang bersangkutan tersandung kasus, atau pun yang lain. Sebab, mutasi jaksa memang merupakan hal biasa,’’ pungkasnya. (gus)

SLAWI - Program pemasangan delinator atau patok tanda atas dan mata kucing pada jalur Yomani-Guci, dalam waktu dekat direncanakan segera digulirkan. Untuk itu, para pengguna jalan maupun warga sekitar diminta untuk bersabar. Pasalnya, cepat atau lambat program tersebut pasti direalisasikan. Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Angkutan dan Lalu Lintas Dishubkominfo Pemkab Tegal Zaenal Arifin SH MM kepada Radar Senin (22/3) di ruang kerjanya. Menurutnya, pemasangan delinator dan mata kucing merupakan program Dishubkominfo pada tahun anggaran 2010, yang sudah mendapatkan persetujuan DPRD Kabupaten Tegal. Sehingga dipastikan bakal dilaksanakan pada tahun ini dan tidak akan mungkin diundur pelaksanaannya. “Program pemasangan delinator dan mata kucing pada jalur Yomani-Guci sudah dipastikan pada tahun ini direalisasikan. Lantaran anggarannya sudah tersedia,” katanya. Untuk pelaksanaanya, kata Zaenal, masih dalam proses pembahasan matang sesuai mekanisme aturan yang telah ditetapkan. “Saya dan teman-

teman di lingkungan Dishubkominfo selalu ingin menegakkan segala aturan yang telah ditetapkan pemerintah daerah maupun pusat,” tandasnya. Selain pemasangan delinator dan mata kucing lanjut Zaenal, pihaknya juga akan menggulirkan program pemasangan cermin tikungan pada jalur Yomani-Guci. Yang sangat terkenal dengan kepadatannya. “Kemungkinan besar pemasangan cermin tikungan berbarengan dengan pemasangan delinator dan mata kucing,” jelasnya. Dia menambahkan, keinginan warga sekitar serta para pengguna jalan di wilayah Yomani hingga Guci akan program ini memang sangatlah besar. Sehingga wajar kiranya mereka terus mendesak Dishubkominfo untuk secepatnya melaksanakan program-program tersebut. “Saya kira keinginan warga akan terleksananya program ini sangat wajar. Karena selain sudah sesuai kebutuhan di lapangan, program ini juga dianggap solusi tepat untuk mengantisipasi kejadian-kejadian buruk yang mengacam keselamatan para pengguna jalan maupun warga,” tambahnya. (k1)

Program Desa Wisata Dikembangkan SLAWI - Pemerintah Pusat akan mengeluarkan program desa wisata di tiap-tiap Kabupaten. Namun hal itu perlu adanya respon dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk bisa membuat konsep secara matang. Anggota Komisi X DPR-RI, Rohmani saat ditemui mengaku untuk sektor pariwisata, Pemerintah Pusat dan DPR-RI telah menyepakati anggaran memalui APBN Perubahan untuk pengembangan desa wisata. Dikatakan Rohmani, tiap kabupaten akan mendapatkan satu paket alokasi untuk Desa Wisata. Meski nilainya tidak terlalu besar, namun alokasi tersebut sepatutnya bisa dimanfaatkan oleh Pemkab Tegal, salah satunya dengan membuat

konsep desa wisata secara matang. “Alokasi untuk desa wisata memang tidak terlalu besar, tapi itu harus bisa dimanfaatkan untuk pengembangan sektor wisata di Kabupaten Tegal,” terangnya. Untuk alokasi sendiri, tambahnya, tiap kabupaten akan mendapatkan anggaran sekitar Rp 100 juta. Namun demikian, Pemkab harus memiliki dana penamping untuk bisa mengembangkan desa wisata di tiap-tiap daerah. Diakui Rohmani, untuk saat ini pihaknya memang belum tahu persis kondisi wisata di Kabupaten Tegal. Meski demikian, dia berharap Pemkab bisa berusaha mengembangkan lokasi wisata yang telah ada. (cw3)

Ketua Dewan Tinjau Pelaksanaan UN SLAWI - Ketua DPRD Kabupaten Tegal Rojikin AH meninjau pelaksanaan hari pertama Ujian Nasional (UN) ke SMK Negeri 01 Slawi di Jalan Ki Agus Salim Kudaile Kecamatan Slawi, Senin (22/3) kemarin. Kedatangan rombongan pimpinan Dewan yang terdiri dari Rojikin AH, didampingi Wakil Ketua A Firdaus dan Ketua Komisi IV Wakhidin bersama jajarannya diterima secara langsusng Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Dikpora) Drs Syamsuri Al Raniri dan Kepala SMKN 01 Slawi Drs Samsul Mutasodirin. Setelah puas menyaksikan pelaksanan UN yang berjalan dengan aman tanpa ada masalah, rombongan melanjutkan peninjauan ke SMAN 1 Slawi di Jalan KH Wahid Hasim. Rojikin mengharapkan pelaksanaan UN SMA/SMK/MA Negeri maupun swasta di wilayah Kabupaten Tegal ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses, serta tidak timbul masalah. Dia meminta kepada seluruh panitia maupun para pengawas, agar bisa melaksanakan tugas-tugasnya dengan penuh tanggung jawab. Begitu pula seluruh masyarakat

YANVERA/RADAR SLAWI

TINJUA UN - Ketua DPRD Kabupaten Tegal Rojikin AH bersama rombongan sedang meninjau pelasakaan UN hari pertama di SMKN 01 Slawi.

untuk bisa menjaga pelaksanaan UN dengan baik. “Kami sangat berharap semua pihak dapat menjaga kelancaran pelaksanaan UN ini. Supaya aman, tertib dan jujur, guna mengantisipasi timbulnya isu-isu miring yang dapat memperkeruh pelaksanaan UN,” ujar Rojikin. Hal senada dikatakan Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal Wakhidin. Menurutnya, untuk pelaksanaan UN pada hari pertama bisa dikatakan sudah berjalan dengan tertib

dan tidak ada kendala. Sejauh ini, semua siswa dapat mengikuti kegiatan ini, dia meminta kepada semua pihak tetap menjaga situasi kondusif ini secara baik serta professional. “Untuk pelaksanaan pada hari pertama bisa dibil a n g sudah lancar. Tapi saya meminta kepada semua pihak baik itu, pihak sekolah, panitia maupun pengawas bisa bekerja professional dan tidak mengorbankan kejujuran hanya demi sebuah prestasi,” tan-

dasnya. Sementara itu, Kepala SMKN 1 Slawi Drs Samsul Mutasodir menyatakan untuk pelaksanaan UN hari pertama di lingkungan sekolahnya dapat dibilang berjalan dengan lancar dan tanpa kendala. Karena dari sekitar 383 siswa-siswi bisa mengikuti pelaksanaan UN semua. “Untuk pelaksanaan UN hari pertama di lingkungan sekolah yang saya pimpin bisa dikata lancar, aman, tertib dan tanpa ada kendala,” katanya. (k1)

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

DIPERIKSA – Sejumlah warga Desa karangjambu tengah diperiksa Kejari Slawi.

Kasus Korupsi Desa Karangjambu Naik SLAWI – Kejaksaan Negeri (Kejari) Slawi telah menetapkan kasus Desa Karangjambu ke tahap penyidikan. Hal ini dilakukan setelah memeriksa sejumlah saksi, di antaranya sejumlah warga miskin yang mendapatkan bantuan rehab rumah, termasuk sejumlah perangkat desa dan Camat Balapulang. Langkah ini dilakukan Tim Pidana Korupsi Kejari Slawi Senin (22/3) kemarin setelah kasus itu dinyatakan cukup untuk dinaikkan stastunya. Kepala Kejaksaan Negeri Slawi Samsuddin SH MH melalui Kasi Intelijen Gunawan SH kemarin membenarkan bahwa kasus tipikor Desa Karangjambu yang sebelumnya baru lidik kini sudah dinaikan menjadi penyidikan. ‘’Saksi-saksi sudah kami

periksa. Di antaranya warga miskin, sejumlah perangkat desa, dan baru-baru ini Camat Balapulang juga ikut kami mintai keterangan,’’ terangnya. Dijelaskan, kasus Desa Karangjambu ini dengan terlapor Kadesnya, Suyoto. Dia dilaporkan karena adanya penyelewengan dana bantuan terhadap perehaban rumah miskin. Termasuk sejumlah dana ADD lainnya yang diduga disunat. ‘’Ya, tersangka kasus korupsi ini memang belum kami periksa. Namun dalam waktu dekat ini setelah kami menaikan statusnya menjadi penyidikan akan secepatnya dilakukan pemeriksaan,’’ jelas Gunawan. Kasi Intel menambahkan bahwa sejumlah bukti dan saksi sudah dikantonginya. Jadi,

dipastikan setelah pihaknya memeriksa terlapor dalam kasus penyelewengan dana ADD ini akan bisa cepat rampung. Apalagi saksi juga sudah menguatkan akan laporan dugaan kasus tipikor tersebut. Sementara dari informasi beberapa sumber di Desa Karangjambu, keberadaan Kades Suyoto juga hingga sampai saat ini tidak jelas dimana keberadaannya. Sebab, selain kesandung kasus korupsi, Suyoto juga diduga kesandung dengan kasus lain yang berbeda. Namun demikian, keberadaan terlapor kasus korupsi yang tidak tahu dimana tinggalnya ini tidak membuat jaksa bingung. ‘’Yang jelas, kasus ini pasti akan segera terungkap. Termasuk tersangkanya akan kami jerat,’’ pungkasnya. (gus)


ENTERTAINMENT

SELASA 23 MARET 2010

9

RADAR TEGAL

Drop, Dilarikan ke Rumah Sakit DALAM akun jejaring sosialnya, artis cantik Thalita Latief mengaku sakit pada telinganya. Semifinalis gadis sampul tahun 2003 ini pun sempat masuk rumah sakit untuk memeriksakan kondisinya ke Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan. Hal itu juga ditegaskan oleh Elizabeth, ibunda Thalita. “Dia hanya check-up atau memeriksakan biasa aja. Soalnya kan memang dia punya penyakit pilek yang nggak sembuh-sembuh. Nah, karena kecapekan akhirnya kena ke telinga. Model penyakitnya seperti sinus gitu deh,” ujar Elizabeth saat dihubungi, Senin (22/3) sore. Bintang film ‘Lawang Sewu’ ini pun tak sampai dirawat untuk penyembuhan penyakitnya itu. Menurut sang ibu, Thalita hanya dikasih suntikan untuk menghilangkan rasa sakitnya. Usai diberi suntikan, wanita kelahiran 6 Desember 1988 ini langsung syuting. “Dia hanya dikasih suntikan sup a y a cepet semb u h saja. Tadinya, kata dokter disuruh istirahat di rumah, tapi dia memilih untuk syuting On The Spot di Trans TV,” ujar Elizabeth. (kpl/adt/bun)

Thalita Latief Cari Atlet Muda Berbakat dari halaman 3 dilakukan guna mencari dan menciptakan anak-anak lingkungannya, mulai dari wilayah Suradadi dan Kramat bisa menjadi bibit pebulutangkis yang handal dan juara. ‘’Terlebih bahwa olahraga bulu tangkis juga merupakan primadona bagi masyarakat kita. Sedangkan anak-anak yang terus dilatih di olahraga ini akan kami coba untuk diadopsi dalam

percaturan anak-anak di bidang bulutangkis ini,’’ jelasnya. Makanya dengan menggelar even pertandingan bulu tangkis yang akan digelar pada Rabu (24/3) besok di gedung olahraga Az Zahra Suradadi, pihaknya rela untuk merogoh uangnya demi mendapatkan bibit-bibit muda tersebut. ‘’Ya, peserta dalam lomba bulu tangkis ini akan diikuti 4 kabupaten. Di antaranya dari Brebes, Kota Tegal, Kabupaten

Tegal sendiri hingga dari Pemalang. Sedangkan acara ini juga digelar sebagai wahana komunikasi bagi para pecinta bulu tangkis sehingga terjalin kesetiakawanan dan persaudaraan,’’ jelasnya. Sedangkan turnamen bulu tangkis juga nantinya akan dihadiri sejumlah Muspida lantaran kegiatan mencari atlet muda ini merupakan pembentukan anak usia dini untuk bisa menjadi sang juara. (gus)

Surat Rekomendasi DPRD Segera ... dari halaman 3 yang dipungut biaya Rp 3.000. Pahadal sesuai aturan anak yang baru dilahirkan bebas dari biaya. Juga pertimbanganpertimbangan lain,” akunya.

Intinya, kata Helmi, usulan dibuatkannya surat rekomendasi karena sebagai wakil dari masyarakat tidak menghendaki adanya keterlambatan di dalam pelayanan publik ini, yang bisa mengganggu dan merugikan

masyarakat itu sendiri. Mudahmudahan ke depan, Disdukcapil mampu menjadi corong pemerintah dalam pelayanan publik dengan melakukan pelayanan yang baik. Dan itu tentunya menjadi harapan masyarakat. (guh)

Bakin Tagih Kejaksaan dari halaman 3 Menurutnya, kasus pengadaan blanko KTP Dinas Catatan Sipil saat itu dalam pelaporannya juga sudah disertai dengan sejumlah bukti. Pihaknya menduga pengadaan blanko KTP diduga ditemukan adanya mark up. Karena bahan dari blanko KTP tersebut berbeda dengan daerah lain,

termasuk kualitas blankonya. Demikian pula dengan kawasan terpadu di lingkungan Masjid Jami dan GBN Slawi. Sementara Kasi Intelijen Kejari Slawi Gunawan SH mengatakan bahwa dua kasus yang dilaporkan Bakin masih dalam proses lidik. ‘’Kasus korupsi yang kami tangani saat ini kan bukan satu

saja. Jadi dalam penanganannya memang sedikit terkendala. Namun yang jelas dua kasus dugaan tipikor tersebut masih terus berjalan dengan pemeriksaan sejumlah saksi,’’ jelas Gunawan. Kasi Intelijen menambahkan bahwa sampai dengan sekarang pihaknya juga masih terus melakukan puldata dan pulbaket. (gus)

Perwira Polri Ikuti Latihan Tur Lantas dari halaman 3 masyarakat Kabupaten Tegal mentaati aturan lalu lintas sehingga akan tercipta suasana kondusif dalam berlalu lintas. Dan arah kesana sudah sering dilakukan oleh jajaran lalu lintas dengan cara melakukan pembinaan terhadap anak sekolah.

Bahkan anggota Satlantas tidak segan-segan melakukan pembinaan masyarakat di jalan dengan cara melakukan sosialisasi di tempat-tempat umum yang banyak dikunjungi warga. “Kami sangat berterima kasih pada seluruh masyarakat Kabupaten Tegal yang telah ikut mensosialisasikan peraturan

lalu lintas. Sehingga tingkat kesadaran masyarakat akan berlalu lintas makin membaik. Bahkan kedekatan antara anggota lantas dengan masyarakat sering ditunjukan dengan bentuk jalan bersama untuk melakukan sosialisasi di jalan maupun grup-grup motor,” ucapnya. (guh)

Kasus Bantuan PKD Segera Ditangani dari halaman 3 langi. Dikarenakan sesuatu yang teramat mustahil jika pencairan bantuan tunai seperti itu dilanjutkan pencairannya pada tahun anggaran berikutnya. “Sebisa mungkin saya akan berjuang untuk mengungkap kasus ini, lantaran saya menilai

ada dugaan penyelewengan yang dilakukan oknum-oknum tertentu dalam proses pencairan bantuan PKD tersebut,” jelasnya. Dia menambahkan, permainan busuk pada setiap program-program bantuan tunai semacam ini kerap kali terjadi. Sehingga semua pihak, dalam hal ini Dewan

maupun pihak terkait lainnya, harus bertindak cepat untuk menanganinya. Pasalnya unsur korupsi atau tindakan melanggar aturan jelas sangat terlihat. “Cepat atau lambat pihak Komisi I DPRD Kabupaten Tegal wajib menindaklajuti pengaduan para kades ini,” tambah Jeni. (k1)

JENNIFER DUNN

”Gue Nggak Bunting!” JENNIFER DUNN terlihat gemuk saat menghadiri sidang dengan agenda pembelaan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Senin (22/3). Muncul kecurigaan kalau Jennifer sedang hamil. Namun saat dikonfirmasi seusai persidangan, perempuan 19 tahun itu membantahnya. “Gue hamil? Udah gila kali yah kalian sampai ada berita beginian. Gue tidak bunting, nah lu liat deh perut gue,” cetusnya seraya ber-

jalan menuju mobil tahanan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Jl S Parman, Slipi, Senin (22/3). Jennifer menungkapkan kalau jarang beraktivitas berat selama mendekam di Rutan Pondok Bambu. Selama ini Jennifer hanya makan dan tidur, jarang berolahraga. Saat ditanya kembali soal hubungannya dengan pengacaranya, Sunan Kalijaga, Jennifer menyatakan kalau

semua itu hanyalah guyonan. Kisah ciuman bibirnya dengan Sunan pun bukan sesuatu yang serius. “Tidaklah, gue hanya bercanda yang kemarin. Hubungan gue sama istrinya baik-baik kok,” imbuhnya. Bukan hanya mesra dengan Sunan, Jennifer dekat dengan pengacara yang lainnya. Selama persidangan, Jennifer didampingi oleh lima pengacara yang sebagian besar adalah laki-laki. (fjr/fjr)

JOY TOBING

Keluarga Beberkan Kronologi Pelariannya PENYANYI Joy Tobing, meninggalkan rumahnya sejak 24 Februari 2010. Ia kemudian menikah tanpa restu keluarga pada 1 Maret 2010. Bagaimana kisahnya, hingga akhirnya Joy lari dari rumah? Dalam jumpa pers di rumah orangtua Joy, di Jl. Mampang Prapatan IV, Jakarta Selatan, Senin (22/3), sesepuh keluarga Tobing, Adam menceritakan kronologi perginya jawara Indonesian Idol itu. Ia didampingi oleh adik Joy, Jefri Agustinus Tobing dan ibunda Joy, Roma Sibuea. Dijelaskan Adam, pada 24 Februari 2010, keluarga Sinambela datang ke rumah orangtua Joy. Maksud kedatangan mereka adalah untuk mempersunting Joy. “Tapi kita kurang deal masalah waktu,” ujar Adam. Saat itu, keluarga Joy ingin pernikahan digelar Oktober 2010. Sedangkan Daniel minta ia dan Joy naik pelaminan pada 25 Juni 2010. “Keluarga kami meminta Oktober, karena Jelita mau melahirkan. Dari keluarga Joy, Jelita anak perempuan kedua, dia yang akan jadi upah

pariban, karena masalah itu kita minta diundur,” urai Adam. Meski tidak terjadi kesepakatan, pertemuan tersebut tetap berakhir dengan damai. Usai acara tersebut, kedua keluarga pun bersalaman. Setelah acara, tiba-tiba saja Joy pamit u n t u k kem-

bali ke rumah Daniel. Dia mengaku ada barangnya yang yang tertinggal di rumah pengusaha batu bara itu. “Joy cuma pakai sandal, nggak ada persiapan apaapa, nggak bawa suratsurat,” tutur Adam. Ditunggutunggu, Joy tak kunjung memberi kabar pada keluarga-

nya. Baru pada Sabtu, 27 Februari 2010, ia menghubungi keluarganya. Ketika itu, ia berjanji akan pulang. “Ditunggu-tunggu nggak pulang. Kita dapat kabar ternyata sudah diparaja (dikukuhkan oleh Ketua Adat Keluarga Sinambela-red),” tukas Adam. Pada Sabtu malam, keluarga Joy pun menghubungi pihak Daniel. Dari perbincangan melalui telepon itu, disepakati, digelar lagi pertemuan keluarga di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta. Saat itu ada sekitar 15 orang perwakilan keluarga Sinambela yang hadir. Sedangkan dari pihak Joy hanya tiga orang. “Kita tanya apa maksud keluarga Sinambela. Kita jelaskan kita ingin menikah dengan cara yang baik, tidak dengan paraja,” jelas Adam. Kesepakatan untuk menikah baik-baik pun tercapai. Namun tiba-tiba saja, pada 1 Maret 2010, keluarga Joy mendengar pelantun ‘Karena Cinta’ itu akan menikah di sebuah Gereja Pantekosta, di Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Ketika itu, beberapa keluarga Joy pun langsung berangkat menuju gereja tersebut. (eny)

(SPI) yang memadai,” terangnya. Sesuai dengan pasal 33 Ayat 3 PP Nomor 8 Tahun 2003, tambah Herry, Inspektorat Kabupaten melaksanakan review atas Laporan Keuangan dan kinerja dalam rangka menyakinkan keandalan informasi yang disajikan sebelum disampaikan Bupati kepada BPK. Sementara itu, Pelaksana Bintek LKPD dan Review Laporan Keuangan yang juga Inspektur Kabupaten Tegal, Muji Atmanto SH MM mengatakan, sebagai pengawas internal,

Inspektorat wajib melaksanakan review untuk memberikan keyakinan terbatas atas seluruh laporan keuangan SKPD dan SKPPD. Bahwa tidak ada modifikasi material yang harus dilakukan dan agar laporan keuangan tersebut disajikan berdasarkan SPI yang memadai sesuai dengan SAP. Atas kewajiban tersebut, tambahnya, maka diperlukan pemahaman yang sejajar antara seluruh SKPD dengan Aparat Pengawasan melalui kegiatan Sosialisasi dan Bintek LKPD. (cw3)

Kepala SKPD Ikuti LKPD dari halaman 3 Sesuai dengan UU tersebut tambahnya, maka setiap Gubernur/Bupati wajib menyampaikan Laporan Keuangan kepada DPRD dan masyarakat umum setelah mendapat audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Dikatakan, LKPD yang disampaikan kepada DPRD dan masyarakat umum meliputi, Laporan Realisasi Anggaran, Neraca, Laporan Arus Kas dan Catatan Atas Laporan Keuangan dengan disusun dan disajikan sesuai

dengan PP Nomor 24 Tahun 2005 tentang Standar Akuntansi Pemerintah (SAP) dan Sistem Akuntansi. “Untuk pengelolaan keuangan pemerintah daerah tentunya harus dilakukan berdasarkan tata kelola pemerintahaan yang baik, yaitu pengelolaan keuangan yang dilakukan secara transparan dan akuntabel, namun hal tersebut bisa terwujud jika entitas pemerintah daerah dan jajarannya dapat menciptakan dan mengoperasikan serta mampu memelihara Sistem Pengendalian Internal

Siswa Terlihat Stres Hadapi UN dari halaman 3 rang siap dalam menghadapi UN tahun ini. Beberapa dari mereka juga terlihat stress saat mengerjakan soal ujian. Ia mengaku, tingkat kestressan yang terjadi pada peserta ujian lebih disebabkan lantaran mereka ketakutan terhadap hasil ujian yang mereka kerjakan sendiri. Ini karena UN yang saat ini sedang berlangsung merupakan satu-satunya penentu kelulusan siswa peserta ujian. “Saya melihat mereka banyak yang stress dalam menghadapi ujian, ini karena mereka khawatir terhadap hasil ujian yang nantinya tidak sesuai dengan nilai standar kelulusaan yang telah ditetapkan pemerintah,” ungkapnya. Dikatakan Firdaus, pihaknya tidak mempersoalkan pelaksanaan UN, namun seharusnya pemerintah tidak semata-mata

mengukur keberhasilan siswa dari hasil UN saja. Pemerintah seharusnya bisa melihat elemen lain yang juga dalam mengukur tingkat kelulusan siswa. “Kalau hanya UN yang dijadikan patokan kelulusan, ya mereka saya kira merasa terbebani, hasil belajar selama tiga tahun di bangku sekolah tidak berarti apa-apa, apabila ternyata hasil UN mereka jeblok. Padahal dalam dalam pelaksanaan UN tidak semuanya, siswa dalam kondisi sehat,” tegasnya. Sementara itu, Panitia Pelaksanaan UN Kabupaten Tegal Drs Waudin Msi mengatakan, untuk tahun ini ada 10.073 peserta yang mengikuti UN di wilayah Kabupaten Tegal. Jumlah tersebut terdiri dari 3.787 peserta dari tingkat SMA, 5.499 dari tingkat SMK, 783 dari MA dan 4 siswa dari SMA-Luar Biasa. Untuk hari pertama pelaksaan UN, siswa harus mengerjakan soal Bahasa Indonesia dan

Biologi untuk jurusan IPA dan Bahasa Indonesia dan Sosiologi untuk jurusan IPS. Untuk peserta dari SMA Luar Biasa, tambah Waudin, materi ujian yang diberikan berbeda dengan peserta lainnya. Namun demikian soal yang tersusus tetap berpedoman pada Peraturan Mendiknas. Terkait dengan UN sebagai satu-satunya standar kelulusan, Waudin mengaku UN sebenarnya bukan satu-satunya tolak ukur bagi kelulusan siswa. Pasalnya materi lain yang diajarkan kepada siswa tetap mendapatkan penilaian dalam proses kelulusan siswa, termasuk akhlak dan budi pekerti. Meski demikian, dalam UN peserta juga harus bisa mendapatkan nilai sesuai dengan standar nilai yang telah ditetapkan yaitu 5,50. “Untuk UN sendiri, ada dua kesempatan siswa untuk bisa lulus ujian, apabila dalam tahap

pertama siswa tidak memenuhi standar nilai yang ditetapkan, mereka masih bisa mengikuti remidi UN yang akan dilaksanakan setelah pelaksanaan UN tahap pertama selesai,” ungkapnya. Untuk itu, tambahnya, seharusnya siswa peserta UN maupun orang tua siswa tidak perlu bimbang terhadap pelaksanaan UN itu sendiri. Saat ditemui di SMAN 2 Slawi, ia mengatakan sampai dengan saat ini pihaknya belum mengetahui jumlah siswa yang tidak ikut dalam UN tahun ini. Pihaknya juga belum bisa menyampaikan alasan-alasan mereka tidak mengikuti ujian. “Sampai saat ini saya belum tahu persis berapa siswa yang tidak mengikuti UN, saya juga belum bisa memberikan komentar terkait dengan ketidak ikut sertaan mereka. Tapi untuk masalah itu nanti saya beri kabar menyusul,” tandasnya. (cw3)


CMYK

SELASA, 23 MARET 2010

METRO SLAWI

10

RADAR TEGAL

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

PAPARAN - Waka Polres Tegal Kompol Daniel Mucharam saat memberikan paparan kepada timnya yang siap tempur dengan lawan permainannya.

Kini Rasuki Semua Kalangan Olahraga Airsoft Gun PERMAINAN senjata Airsoft Gun yang sebelumnya hanya merasuki jajaran Polres Tegal, kini terus merebak ke semua kalangan. Ya setelah Airsoft Gun diterima dan diakui oleh Perbakin, olahraga yang menggunakan senjata mainan namun mirip sekali dengan aslinya, membuat berbagai elemen di Kabupaten Tegal, termasuk di jajaran Polresta Tegal dan Polres Brebes pun ikut menjajalnya. ‘’Untuk di Polres Tegal sendiri, bahkan dari semua anggota yang ada 80 persen hampir semuanya menggunakan senjata Airsoft Gun. Hal ini dilakukan karena selain tidak beresiko tinggi, senjata airsoft Gun ini juga bisa menyalurkan bakatnya dalam menembak. Karena, secara fisik senjata airsoft Gun ini tidak ada yang beda dengan aslinya. Sebab hanya pelurunya saja yang berbeda,’’ kata Waka Polres Tegal Kompol Daniel Mucaharam SIK kemarin. Perwira asal Sukabumi Jawa Barat ini yang diketahui pencetus Airsoft Gun di jajaran Slawi ini juga menambahkan bahwa fungsi dari Airsoft Gun punya banyak manfaatnya. Selain menambah teman, airsoft gun ini juga untuk para personil anggota bisa dijadikan sebagai olahraga atur strategi. Karena Airsoft Gun ini memang bisa melatih kita untuk bisa membidik target dengan baik. ‘’Ya peminat dari senjata

Airsoft Gun ini sampai sekarang sangat banyak. Bahkan kalangan dari pengusaha, para pejabat termasuk dari jajaran Polresta Tegal, dan Polres Brebes juga kini sudah mulai ikut menggunakan senjata Airsoft Gun ini. Bagi kalangan sipil kepemilikan airsoft Gun juga bisa dijadikan sebagai alat jaga diri. Karena, meski tidak bisa membunuh, senjata airsoft Gun bisa membuat pelaku tindak kriminal merasa sakit,’’ jelasnya. Sedangkan bila dalam permainan olahraga Airsoft Gun yang kini sudah diakui dan diterima oleh Perbakin, hanya membutuhkan kejujuran, kekompakan, dan perpaduan trik untuk bisa melawan musuhnya. Airsoft Gun ini juga bisa menjadikan kita terlatih dalam membidik sasaran. Dan hal ini juga bisa mengurangi biaya yang dikeluarkan. Termasuk segi keamanan dari penggunaan airsoft gun tidak beresiko fatal atau mematikan. Sedangkan untuk meramaikan dan menyatukan komunitas Airsoft Gun ini, lanjut Waka Polres, pihaknya bekerja sama dengan komunitas Airsoft Gun di Tegal yang memiliki nama Blackbird TASC. ‘’Permaianan olahraga Airsoft Gun ini kami juga melakukan bersama anggota, guna membina kekompakan. Termasuk sebagai wadah drill kring atau latihan menembak yang tidak menggunakan peluru tajam. Sehingga manfaatnya dengan penggunaan Airsoft Gun ini di antaranya tidak mengeluarkan biaya banyak, termasuk keamanan dan keselamatan bagi peng-

gunanya sendiri. Sebab, penggunaan atau pemungsian senjata Airsoft Gun sendiri tidak jauh beda dengan Senpi. Dan bila sudah dalam ring permainan, di sini juga tidak memandang pimpinan namun memang sudah dalam posisi perang,’’ terang perwira dua anak itu. Sementara Sekda Kabupaten Tegal Sriyanto HP menambahkan bahwa senjata Airsoft Gun memang tidak ada bedanya dengan yang asli. Namun semuanya kembali kepada pemiliknya. Jangan sampai Airsoft Gun disalahgunakan. ‘’Kami melihat Airsoft Gun seperti pisau. Bila ditempat umum, Airsoft Gun dikeluarkan atau ditodongkan maka bisa menjadi masalah dan berurusan dengan hukum. Maka bila digunakan hanya sebagai alat jaga saja, kepemilikan Airsoft Gun tidak bermasalah,’’ jelasnya. Sementara salah satu pengusaha batu bara asal Slawi Agus Taviv Hasibuan menambahkan memiliki Airsoft Gun banyak manfaatnya. Selain menambah rekan dengan semua kalangan yang berbeda, dia juga akan merasa sangat yakin saat bepergian. ‘’Kalau senjata asli, mungkin akan ribet baik itu mengurus izin. Termasuk harus membayar pajak dari kepemilikan senjata api. Demikian dengan resikonya. Namun senjata airsoft gun tidak perlu izin. Sebab, Airsoft Gun ini masuk dalam kategori mainan. Hanya saja Airsoft Gun juga tidak perlu dipamerkan di muka umum,’’ pungkasnya. (gus)

Az Zahro Gelar Turnamen Bulu Tangkis SURADADI - Sebanyak delapan club dari empat daerah Minggu (28/3) depan akan mengikuti turnamen bulu tangkis yang akan diselenggarakan Pengelola Gedung Bulu Tangkis Az Zahra. Bendahara Panitia Turnamen yang juga Pengelola Gedung Az Zahra, P Pandu Wijaya Senin (22/3) kemarin menuturkan dalam turnamen bulu tangkis itu ada delapan club bulu tangkis yang akan unjuk kebolehan. Mereka diantaranya Club BT Satria Slawi, Champion Comal, Az Zahra, Satria Abadi, Belas Putra Brebes, Eka Pratama Brebes, Randu Dongkal, dan Club Sinar Mutiara Tegal. Mereka akan mengirimkan atletnya untuk kategori putra tunggal pemula. Dikatakan, setelah penutupan pendaftaran pada 21 Maret kemarin, ada 157

pemain yang akan memeriahkan turnamen tersebut. Mereka terdiri dari 68 orang untuk kategori anak-anak putra dan 9 orang untuk kategori anak-anak putri. Sementara untuk kategori peserta dewasa ada 80 orang pemain. Turnamen bulu tangkis yang akan diadakan pekan depan merupakan untuk memperingati satu tahun berdirinya Gedung Bulu Tangkis Az Zahra. Untuk teknis pelaksanaan, tambah Pandu, turnamen akan dilaksanakan selama satu minggu. Bagi peserta kategori anak-anak akan dilangsungkan sekitar pukul 16.00 WIB sampai selesai, sementara untuk kategori dewasa akan dimulai pukul 20.00 WIB. “Saya sengaja menyususn jadwal seperti itu agar peserta dari kategori anak-anak tidak

terganggu waktunya untuk kegiatan lain, seperti belajar,” terangnya. Untuk pembukaan turnamen, sesuai rencana akan dilakukan oleh Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Tegal. Namun sebelum pembukaan, akan terlebih dahulu dilakukan pelantikan Pengcab PBSI Kabupaten Tegal dengan Ketua Moch Herry Soelistiyawan SH MHum yang juga sebaga Wakil Bupati Tegal. “Memang kemarin ada perubahan jadwal pembukaan, yang sedianya dilakukan pada hari minggu maju pada Sabtu malam. Ini lantaran harus menyesuaikan pelantikan Pengurus Cabang PBSI yang juga akan dilaksanakan Sabtu (27/3) pukul 20.00 Wib,” tandasnya. (cw3)

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

SIAP TEMPUR - Waka Polres Tegal Kompol Daniel Mucharam (pegang telepon) bersama dengan sejumlah komunitas Airsoft Gun yang siap bertempur di medan perang pada Jumat (12/2) malam.

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

SIAP BERAKSI - Anggota Airsoft Gun siap beraksi dan siap tempur dengan lawan-lawannya dalam permaianan yang sekarang mulai marak dan merasuki berbagai kalangan masyarakat.

Bahas Raperda Penyelenggaraan Kesehatan

Baleg Tinjau Pelayanan Puskesmas Dukuhwaru dan Bumijawa UNTUK merumuskan sebuah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang penyelenggaraan kesehatan dan retribusi pelayanan kesehatan secara matang dibutuhkan pemahaman dari segala aspek-aspek pendukung di lapangan. Agar tujuan dan sasaran Raperda dimaksud dapat diterima dengan baik dan tidak membebani semua pihak, dalam hal ini masyarakat maupun Pemkab Tegal. Hal itu ditegaskan Ketua Badan Legislatif (Baleg) DPRD Kabupaten Tegal Abdul Baar SHI Senin (22/3) kemarin saat melakukan kunjungan bersama di Puskemas Dukuhwaru Kecamatan Dukuhwaru. Menurutnya, pemahaman serius dan mendalam tentang kendala-kendala di lapangan dalam hal pelayanan kesehatan serta lainnya yang diterima masyarakat memang mesti dilakukan anggota Baleg. Lantaran hal itu adalah untuk acuan kedepan sebelum memutuskan sebuah Perda. “Tujuan kami datang ke Puskemas Dukuhwaru ini tak lain adalah untuk mengetahui pemberian pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara langsung,” tandasnya. Pada dasarnya lanjut Dulbaar, sapaan akrabnya, tujuan

dari Raperda tentang kesehatan yang tengah dibahas Baleg sangatlah baiki. Namun semua itu tidak serta merta langsung disetujui begitu saja. Sebab masih banyak poin-poin yang mesti diperlukan pembahasan mendalam. “Kami menginginkan pelayanan kesehatan gratis bagi

masyarakat secara sempurna, baik itu rawat inap dan rawat jalan di tingkat Puskemas hingga sampai ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Sehingga kami harus mengetahui secara pasti di lapangan,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal

Widodo Joko Mulyono menyatakan kalau dipahami secara mendalam tujuan dan sasaran Raperda penyelenggaraan kesehatan sangat baik. Karena pada dasarnya menitikberatkan pada pelayanan gratis secara mendalam. “Sasaran Raperda ini sangat baik dan patut didukung,” katanya. (k1)

YANVERA/RADAR SLAWI

SERIUS - Sejumlah anggota Baleg DPRD Kabupaten Tegal terlihat sangat serius mendengarkan penjelasan dari pihak Puskemas Dukuhwaru.


CMYK

RADAR PEMALANG

BERLANGGANAN (0284) 323575 / SMS ke 0815.4801.5578

SELASA, 23 MARET 2010

TELP PENTING RSUD Dr. M. Ashari (0284) 32161 RSU Santa Maria Pemalang (0284) 321251 / 5862051 (IGD)

NGENDONG Gerakan Dakwah Berkemajuan MUHAMMADIYAH, sejak berdirinya DI tahun 1912 silam, sudah member i k a n s u m b a n g s i h yang sangat besar bagi permasalahan umat. Bukan hanya itu, dalam bidang-bidang lain yang melingkupi Bangsa Indonesia, peran dan kontribusi Muhammadiyah dalam pembangunan juga DOK. RADAR PEMALANG tidak bisa dilepaskan Dahlan Rais begitu saja. Namun, bukan berarti warga Muhammadiyah kini bisa bersantai-santai. Karena tantangan demi tantangan akan terus dihadapi sejalan dengan perkembangan era globalisasi. ’’Muhammadiyah bisa berumur panjang dan tetap eksis hingga sekarang adalah karena amal shalihnya,” kata Ketua Umum Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah (Jateng) Dahlan Rais saat memberikan sambutan panen raya padi organik di Lapangan Sumberharjo, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Minggu (21/3) lalu.

Gondo Mulai Berani Blak-blakan Tentang Mundurnya dari Pencalonan Pilkada PEMALANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pemalang H Sumadi Sugondo SE MM MSi akhirnya secara blak-blakan menyatakan mundur dari penca-

lonannya sebagai bakal calon (balon) bupati di Pilkada 2010. Meskipun pernyataan mundurnya itu dalam bentuk guyonan (gurauan) dan selingan saat membacakan materi Musrenbang tingkat kabupaten di pendopo kemarin (22/3). Pernyataan ini tentunya sebagai jawaban atas sikapnya yang tidak berani maju ke ’arena’ Pilkada.

Pernyataan itu disampaikan Gondo –sapaan akrabnya- melalui gurauannya di hadapan peserta Musrenbang, sejumlah LSM, organisasi masyarakat, asosiasi dan para pejabat yang ada di jajarannya. ’’Ketua Nadlatul Ulama (NU) ora wani (tidak berani, Red). Asiq Waluyo, kepala Bappeda juga ora wani. Ya aku ora wani,” celetuknya.

Dari bahasa yang diungkapkan nampaknya dia ingin mencoba menyampaikan sesuatu hal tentang dirinya, agar masyarakat secara pasti mengetahui batalnya Gondo maju ke arena Pilkada. Mengingat kabar kemunduran dirinya dari arena Pilkada tengah menjadi bahan perbicangan. Mendengar pernyataan Gondo tersebut, spontan suasana Mus-

renbang jadi gemuruh karena peserta sedikit tertawa mendengar guyonan tersebut. Setidaknya, ini menjadi bukti atas kabar yang beredar mengenai urungnya Gondo maju ke ajang pemilihan kepala daerah tersebut. Dalam kesempatan itu, sebelumnya Bupati Pemalang HM. Machroes SH juga menyinggung ke hal 9 kol 1

Renstra Mendesak IBI

SERTIFIKASI 160 BIDAN DEMI SIB

ke hal 9 kol 4

PENTOL RAH...

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

LATIHAN - Puluhan anggota Linmas inti saat melakukan latihan fisik.

Jelang HUT, Linmas Inti Gelar Latihan

SUMITRO/RADAR PEMALANG

IMUNISASI BAYI - Bidan Desa Sidokare, Kecamatan Ampelgading, tengah mencatat hasil timbangan bayi.

PEMALANG – Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Perlindungan Masyarakat (Linmas) ke-47 tingkat Jawa Tengah (Jateng), anggota Linmas inti Kabupaten Pemalang menjalani serangkaian latihan. Kegiatan tersebut mulai digelar Senin (22/3). Serangkaian latihan olah fisik ini dilaksanakan mulai di Kantor Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas), dan mereka bergerak ke Alun-Alun Pemalang.

PEMALANG – Pekerjaan Rumah (PR) mendesak bagi pengurus terpilih pada Musyawarah Cabang Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Pemalang, salah satunya adalah sertifikasi bidan dan keberadaan kantor sekretariat. Hal ini sebagaimana dikemu-

kakan Ketua Harian IBI periode 2008-2013 Wahyuningsih AMd Kep Senin (22/3). Menurutnya, selama ini sekretariat IBI Kabupaten Pemalang menginduk di Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Pemalang. Sehingga dalam melaksanakan roda organisasi,

ke hal 9 kol 1

Tersangka Curanmor Ikuti UN di Mapolres PEMALANG - Salah satu tersangka tindak pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang dibekuk Polres Pemalang dalam Operasi Jaran Candi 2010 lalu akhirnya bisa mengikuti Ujian Nasional (UN) mulai Senin(22/3). Dia melaksanakan UN di salah satu ruang penyidik Satreskrim Polres Pemalang dengan mendapatkan pengawasan dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) setempat. Kapolres Pemalang AKBP Burhanudin SIK melalui Kasatreskrim AKP Suwarto SH MH saat dihubungi Radar melalui telepon menga-

takan, telah adanya izin bagi salah satu tersangka curanmor yang berstatus pelajar untuk mengikuti UN. ’’Polisi menangkap lima tersangka curanmor dan seorang penadah. Dari tersangka-tersangka ini, dua di antaranya berstatus pelajar sekolah swasta dan satu tersangka yakni AH (19) oleh sekolahnya kami izinkan untuk mengikuti UN,” jelas Suwarto Senin (22/3). Padahal, lanjut Suwarto, tersangka sudah dikirim ke Rutan Pemalang untuk menjalani penahanan sebelum proses persidangan dimulai. ’’Tersangka kami berikan izin

untuk UN dan melaksanakannya di ruang penyidik. Rutan mengizinkan karena statusnya kan tahanan titipan Polres,” tandasnya. Sebelumnya diberitakan, Polisi berhasil menggulung komplotan maling motor dan jaringannya. Mereka adalah AS (17), MR (19), FKA (17), S (16), dan AH (19) yang keseluruhannya adalah warga Kecamatan Taman, Pemalang. Sedangkan seorang penadah adalah Agus Aryo (24). Dari komplotan tersebut, Polisi menyita 11 unit sepeda motor dan 2 kunci T. Mereka beraksi di sembilan TKP, enam di antaranya di

Kabupaten Pemalang, dua di Kajen, dan satu di Slawi. Aksi mencuri ini dilakukan sejak Januari hingga Maret 2010 dengan sasaran sepeda motor yang diparkir di rumah dan tempat parkir umum, termasuk di depan warnet. Polisi menyatakan, hingga saat ini masih terdapat satu orang lagi yang terlibat dalam komplotan tersebut dan dinyatakan sebagai buronan. Ini adalah kali tahanan Polisi yang mengikuti UN di Mapolres Pemalang. Sebelumnya, pada tahun 2009 juga terdapat siswa yang tersangkut kasus judi dan ke hal 9 kol 1

Ruas Ulujami-Petarukan Dipenuhi Lubang PETARUKAN – Datangnya musim penghujan menjadikan beberapa ruas jalan pantura Pemalang rusak. Lubang-lubang berukuran besar menganga di badan jalan. Kerusakan terjadi sejak perbatasan Pemalang-Pekalongan, di Kecamatan Ulujami hingga di Kecamatan Petarukan. Kondisi ini dikeluhkan pengguna jalan, terutama mereka yang menggunakan sepeda motor. Karena ketika terperosok di lubang jalan, beberapa onderdil kendaraannya mengalami kerusakan. Tarono (29), warga asal Purwoharjo, Comal, yang setiap harinya harus menempuh perjalanan Comal-Pemalang ini nyaris mengalami trauma. Karena, saat mengemudikan sepeda motornya dia terperosok di wilayah Petarukan hingga beberapa ruji roda sepeda motornya patah. ’’Untungnya, pada saat itu di belakang saya tidak ada kendaraan,” kata dia Minggu (21/3).

CMYK CMYK

SUMITRO/RADAR PEMALANG

TAMBAL LUBANG – Petugas dari DPU sedang memperbaiki jalan di Jalan Raya Pantura Petarukan Minggu (21/3).

Lubang jalan, dikatakan Tarono, posisinya sangat membahayakan pengendara sepeda motor. Karena lokasinya persis di sebelah barat lampu merah

Petarukan. Sehingga, bila terperosok dan saat bersamaan di belakangnya ada kendaraan lain yang melintas tidak bisa menghindar. Apalagi lubang-

nya menganga cukup dalam di tengah-tengah. Hal senada diutarakan Tarjono (52), tukang becak yang ke hal 9 kol 1

bidan-bidan yang turut andil besar dalam pembangunan Pemalang tersebut tidak bisa berjalan secara maksimal. Terutamanya saat konsolidasi dan pertemuan rutin yang diselenggarakan setiap bulan. ’’Keberadaan sekretariat tentu akan menunjang admi-

nistrasi, kegiatan-kegiatan juga menjadi lebih terkoordinasi,” kata wanita asal Ambowetan, Kecamatan Ulujami, ini. Disebutkan dia, selama kepengurusan sebelumnya, yakni periode 2003-2008, pengurus beserta anggotanya saat mengke hal 9 kol 4


METRO TEGAL

4

SELASA 23 MARET 2010

RADAR TEGAL

PERISTIWA

43 Siswa Absen UN Hari Pertama Lancar

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG.

LIMA JAM – Bendera merah putih yang terbalik sempat berkibar selama lima jam.

Putih Merah Berkibar 5 Jam BENDERA merah putih yang selalu berkibar setiap pagi menjadi salah satu simbol negara yang harus dihormati. Tetapi, kejadian aneh terjadi, Sabtu (20/3), di SMKN 2 Kota Tegal. Di halaman depan, bendera terpasang terbalik menjadi putih merah mulai pukul 07.00 WIB hingga 12.00 WIB. Kejadian tersebut luput dari pengamatan dan penglihatan 885 siswa serta 55 guru di sekolah tersebut. Kepala SMKN 2 Kota Tegal, H Tasripin Mansur MPd, didampingi Ka Tata Usaha, Abukhori SH, membenarkan, kejadian tersebut. Menurutnya, kekeliruan pemasangan bendera yang seharusnya merah putih menjadi putih merah dilakukan salah seorang pesuruh. Kesalahan tersebut luput dari perhatian pihaknya karena sibuk serah terima soal UN karena karena di sekolah tersebut menajdi penyimpanan naskah UN Sub Rayon. Kejadian yang kali pertama terjadi tersebut diakuinya merupakan sebuah kekhilafan yang tidak disengaja. Begitu mendapat laporan dari Danramil Tegal Timur tentang pemasangan bendera yang terbalik, pihaknya langsung menurunkan dan memasang kembali menjadi merah putih. Atas kejadian tersebut, pihaknya akan memberikan sanksi kepada pemasang bendera dan meminta agar pemasangan bisa lebih diperhatikan dan diawasi dengan ketat. Pihaknya juga meminta maaf kepada seluruh publik atas kejadian tersebut dan berjanji akan mengoreksi dan memberikan pembinaan sehingga kejadian serupa tidak terulang. “Kejadian ini murni kekhilafan dan tidak ada maksud untuk melecehkan sang saka merah putih,” katanya. (gun)

PEMERINTAHAN Pedagang Kimpling Ngadu AKIBAT tidak puas dengan hasil audiensi dinas terkait, serta tidak ditemui Walikota Tegal. Perwakilan pedagang Pasar Kimpling, Senin (22/3), mendatangi Fraksi partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPRD Kota Tegal. Mereka meminta, agar F-PKS jadi menjadi medaisi agar perwakilan pedagang bisa bertemu langsung dengan Walikota. Pasalnya, keterputusan histori yang ditermia dengan kenyataan yang ada. Kedatangan perwakilan pedagang pasar kimpling, yakni Eeko Zaenudin, Noto, Safrudin, Abdul Somad, Johan dan Ghofur diemui langsung Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Tegal rachmat Rahardjo. Setelah berdialog sekitar satu jam lebih, tepat pukul 14.30 WIB, perwakilan pedagang meninggalkan gedung DPRD Kota Tegal. Menurut Eko Zaenudin, ada perbedaan antara data pedaganag yang ingin kembali ke pasar lama. Sesuai data yang ada di Walikota hanya 23, padahal jumlahnya 126 pedagang. Sebenarnya sudah ada audiensi, tapi jawaban dari Pak Joko Triatmojo tidak jelas. ahkan Pak Joko tidak mau mengungkit masa lalu, dan minta pedagang bersabar. Padahal dari awal pedagang nenolak untuk pindah. Namun dalam pelaksanaanya, poling yang diedarkan Pemkot berupa pilihan tempat. Sehingga pedagang mau tidak mau, karena sibuk mengisi poling. “Kami tidak memaksakan pada pedagang untuk kembali, tapi bagi pedagang yang di [asar baru penghasilannnya bagus ya silahkan diteruskan. Tapi bagai pedagang yang selalu rugi, kami minta diizinkan untuk tetap berjualan di pasar lama. Karena kami setiap hari dituntutm agar penghasilannya bisa untuk memenuhi kebutuhan ekonomi,” kata Eko. Karenanya, menurutnya, pihaknya minta agar Fraksi PKS DPRD Kota Tegal bisa menjadi mediator pedagang, untuk bisa beraudiensi dengan Walikota. Sehingga keluh kesah pedagang bisa didengar langsung Walikota. Agar kebijakannya, bisa berpihak pada rakyat. “Kami minta perlindungan, karena janji perlindungan dari DPRD yang membebaskan kami berjualan di pasar lama ternyata hanya sebatas lisan. Tapi kenyatannya, kami tetap ditegus petugas Satpol PP,” tuturnya. Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Tegal, Rachmat Rahardjo, mengatakan, ada tiga persoalan utama. Antara lain adanya perbedaan data jumlah pedagang, dinas terkait tidak mau bicara soal masa lalu, dan status tanah. (hun)

ADI MULYADI/RATEG

SERIUS – UN hari pertama, Senin (22/3), berlangsung lancar.

Belum Ada Indikasi Kecurangan UNTUK melihat proses pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMA/ SMK di Kota Tegal, anggota Komisi X DPR RI, Rohmani, Senin (22/3), melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SMA di Kota Tegal. Walaupun cukup prihatin, khususnya dalam hal sarana dan prasarana sekolah, namun di hari pertama UN, belum ditemukan pelanggaran atau kecurangan yang dilakukan oknum sekolah. Selain melakukan Sidak pelaksanaan UN di SMA Negeri 4 Kota Tegal, anggota Komisi X DPR RI Rohmani SPd juga melakukan Sidak ke SMA Al Irsyad dan SMA Pancasakti Tegal. Selanjutnya, melakukan sidak UN ke Kabupaten Brebes. Menurut Rohmani, secara garis besar, dia bangga dengan pelaksanaan UN di Kota Tegal. Namun, dia cukup prihatin dengan sarana dan prasana yang ada, khususnya di SMA Pancasakti. Sehingga

pemerintah perlu memikirkan sarana prasana terlebih dahulu, sebelum permasalahan lain, seperti pelaksanaan UN. “Pada sidak hari ini (Senin, red), kami belum temukan kecurangan, tapi kami akan terus melakukan pemantauan. Hal ini kami lakukan, untuk mengantisipasi terjadinya kecurangan dalam pelaksanaan UN hari kedua sampai seterusnya,” tutur Rohmani. Kepala SMA Negeri 4 Kota Tegal, Aziz Iqbal, menjamin tidak akan ada kecurangan dalam pelaksanaan UN tahun ini, dan pihak akan terus memegang teguh konsideran fakta integritas yang ditanda tangani beberapa waktu lalu. Bahkan untuk menghindari kecurangan, soal dimabil 1/2 jam sebelum pelaksanaan UN. Sesampainya di sekolah, juga ada petugas kepolisian yang bertugas mengamankan pelaksanaan UN. “Pada UN tahun 2009 sekolah

kami lulus 100 persen, sehingga pada tahun ini (2010, red) target kami juga lulus 100 persen. Namun dengan cara kejujuran, tanpa ada kecurangan. Hal ini sudah kami tekankan pada guru dan siswa peserta UN,” ungkap Aziz. Terpisah, Ketua Komis I DPRD Kota Tegal Sutari SH, menyatakan, hasil Sidak hari pertama pelaksanaan UN, pihaknya belum menemukan adanya kecurangan apalagi pembocoran soal. Bahkan pelaksanaan UN berlangsung aman dan lancar, dan semua sekolah yang didatangi tidak ada siswa yang ijin atau tidak ikut UN. “Kami menghimbau kepada peserta UN, untuk tidak mudah pembocoran soal. Pastikan kalau Anda bisa dan mampu, tanpa harus terpengaruh adanya informasi bocoran soal. Karena itu dapat menyesatkan, yang berakibat merugikan diri sendiri,” papar Sutari. (hun)

UJIAN Nasional (UN) 2010 tingkat SMA/MA/SMK digelar serentak seluruh Indonesia, Senin (22/3). Di Kota Tegal, dari sekitar 4.869 peserta 43 di antaranya tidak hadir di hari pertama. Meski begitu, puluhan siswa tersebut tahun ini diberi kesempatan mengikuti ujian susulan Mei mendatang. Hanya saja, alasannya bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Kabid Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan (Disdik), Sipon Junaedi, mengatakan, siswa yang tidah hadir di hari pertama ini mencapai 43 orang. Rinciannya, SMK 42 peserta dan dari SMA hanya seorang siswa. “Lebih detailnya lagi, dari SMKN 1 satu orang, SMK 2 tiga, dan SMKN 3 tiga siswa. Kemudian DMK Dinamika 3 anak, SMK ISTEK 1 orang, SMK PGRI 26 siswa, SMK PIUS 1, dan SMK YPT 2 peserta. Sementara dari SMA/ MAN hanya 1 orang Yakni siswa SMN 1, dengan alasan sakit,” katanya. Dijelaskan, kebanyakan mereka rata-rata peserta ujian yang mengulang lantaran tahun sebelumnya tidak lulus dan sudah bekerja di perusahaan. Kemudian didaftarkan sekolah mengikuti ujian. Namun saat pelaksanaan, kemungkinan tidak mendapatkan izin keluar dari tempat mereka bekerja. Sehingga tidak hadir dalam ujian ini. “Ini akan kita beri kesempatan pada ujian susulan 10 sampai 14 Mei nanti. Namun harus disertai alasan yang bisa dipertanggungjawabkan. Namun apabila dalam susulan itu juga tidak hadir, maka tahun berikutnya tidak diperbolehkan mengikuti ujian ulang. Karena ujian ulang diperuntukan bagi siswa yang nilainya tidak lulus,” imbuhnya. Kepala Disdik Suryaningsih Budiastuti menambahkan, dari total yang mencapai 4.869 rinciannya 2.624 dari SMK dan SMA/MAN 2.245. “Ini untuk semua, baik negeri ataupun swasta. Sedangkan jumlah sekolahnya SMK 14 sekolah. Negerinya 3 dan swasta 11 sekolah. Sedangkan SMAnya total 12 sekolah, dengan rincian 5 negeri, 6 swasta, dan 1 MAN,” ujarnya. Sementara Kepala SMAN 1 Surono membenarkan adanya salah seorang murid yang tidak hadir karena sakit. Namun lantaran ada ujian susulan, maka soal tidak dikerjakan dirumah sakit. Tetapi akan diikutkan dalam ujian ulangan. “UN tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Tahun 2009 lalu yang sakit soal dikerjakan di rumah sakit jika siswa sedang dirawat. Untuk tahun ini tidak demikian, tapi diberi kesempatan mengikuti ujian ulang,” tuturnya. (adi)

146 Polisi Awasi Ujian

NIP CPNS Belum Jelas

UPAYA menciptakan iklim kondusif di sela-sela pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA dan SMK di wilayah hukumnya, ditempuh pihak Polresta dengan menerjunkan personilnya sejak, Senin (22/3) kemarin. Kali ini sebanyak 146 personil diterjunkan untuk mengamankan pelaksanaan UN dimasing- masing SMA dan SMK dibawah pengawasan perwira pengendali. Kapolresta AKBP, Drs Ahmad Husni, melalui Kabag Ops Kompol Drs H Warsidin menyatakan perwira pengendali yang menjalankan fungsi penempatan personil dikendalikan kapolsek masingmasing. “Mereka ditugaskan dari pengawalan pengambilan soal ke Diknas sampai kesekolah, sekaligus melakukan tugas pantauan di masing-masing sekolah untuk menditeksi aksi kecurangan yang dilakukan siswa di sela-sela UN berlangsung,” terangnya. Terpisah Kapolsekta Tegal Timur AKP Anggiat Siringo-ringo yang sempat memimpin apel lang-

NOMOR Induk Pegawai (NIP) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) hasil seleksi formasi umum tahun 2009, hingga kini belum juga keluar. Informasinya, keterlambatan itu dipicu proses penetapan di kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jogjakarta yang baru mencapai 75 persen. Kepala BKD Kota Tegal, Dyah Kemala Sintha, melalui Kabid Pengembangan Pegawai, Trisnawati, mengatakan, dia belum dapat memastikan kapan NIP CPNS pelamar umum itu diserahkan. Sebab, hingga saat ini proses penetapan usulan NIP CPNS masih terus berlangsung dan dari kota hanyabisa melakukan pemantauan saja. “Berdasarkan pengamatan yang kami lakukan, tahap proses penyelesaian NIP Kota Tegal sendiri baru masuk sekitar 75 persen dari ketiga formasi. Yakni Tenaga Pendidikan, Tenaga Kesehatan dan Teknis. Kami juga belum bisa memastikan kapan NIP tersebut selesai dan diumumkan,” katanya. Alasannya, lanjut Trisnawati, proses tersebut memerlukan waktu yang cukup lama. Selain itu, BKN tidak hanya memeriksa berkas milik Kota Tegal saja. Tetapi juga semua daerah atau 35 kota/kabupaten se-Jawa Tengah. Namun demikian, petugasnya tetap mengikuti jalannya proses tersebut. Karena dikuwatirkan masih ada berkas yang belum lengkap. Dengan demikian petugas bisa langsung membantu melengkapinya secara cepat. “Jika ini sudah selesai, nanti dari BKD akan mengumumkannya melalui pos atau menghubungi para pelamar CPNS yang lulus dengan sms,” pungkasnya. (adi)

HERMAS PURWADI/RATEG

SIAP DITERJUNKAN - Kapolsekta Tegal Timur AKP Anggiat Siringoringo memberi arahan anggota yang diterjunkan untuk pengamanan UN, kemarin.

sung personilnya menyatakan diwilayahnya ada sebanyak sembilan sekolah menengah atas dimana personilnya sudah terploting dua orang dimasing-masing sekolah. “Sesuai dengan arahan pimpinan, penempatan personil ini hanya untuk mengantisipasi tindak kerawanan selama UN berlangsung. Baik kerawanan keamanan sekolah, maupun kera-

wanan kecurangan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, seperti praktek perjokian dan pembocoran soal,” ujarnya. Petugas yang ditempatkan dimasing-maisng sekolah melakukan giat patroli keliling disemua ruang yang ada dalam masing-masing sekolah, serta melakukan monitoring ditempat parkir kendaraan para siswa. (her)


SAMBUNGAN

SELASA 23 MARET 2010

9

RADAR TEGAL

SMPN 2 Terima ISO 9001 PEMALANG – Salah satu sekolah di Kabupaten Pemalang kembali menerima penghargaan ISO 9001. Kali ini diterima oleh SMPN 2 Pemalang Senin (22/3). Penghargaan diserahkan Konsultan Pelita Citra Indonesia ke Kepala SMPN 2 Pemalang Kismo MPd disaksikan kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) yang diwakili Sekretaris Dinas (Sekdin) Drs H Wismo MPd. Wismo mengatakan, penghargaan ISO 9001 yang diraih oleh SMPN 2 ini adalah untuk memenuhui ketentuan dalam Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas). ’’SMPN 2 adalah Sekolah Rintisan Berstandar Internasional (RSBI), sehingga ISO ini adalah salah satu ketentuan

yang ada dalam Sisdiknas bagi RSBI,” jelas dia. Penghargaan ISO yang diterima sekolah tersebut, lanjut dia, keempat setelah sebelumnya adalah SMK PGRI 1 Taman, disusul SMKN 1 Ampelgading, dan SMAN 1 Pemalang. Dengan diperolehnya ISO ini, diharapkan sekolah memiliki kualitas yang bagus dan bisa dipertanggungjawabkan. Kepala SMPN 2 Pemalang Kismo SPd MPd usai menerima penghargaan ini mengungkapkan rasa bahagianya karena pengelolaan sekolah selama ini yang telah dilakukan mampu memenuhi standar untuk mendapatkan penghargaan tersebut. ’’Ada banyak bidang yang disurvei oleh pendamping kami untuk mendapatkan ISO, sehingga dengan keberhasilan

ini menjadikan sebuah motivasi untuk pengelolaan sekolah ke depan,” ujarnya didampingi Komite Sekolah Tandiono. Sementara, Presiden Direktur (Presdir) Pelita Citra Indonesia Ir Joko Sulistyono MT mengatakan, penyerahan sertifikat ISO 9001 ke SMPN 2 Pemalang sudah melewati survei. ’’Setelah penyerahan survei ini survei akan terus dilakukan setahun sekali,” kata dia. ISO, menurut dia, sebagai penghargaan bagi manajemen sebuah sekolah. Ada standarstandar yang harus dipenuhi untuk mendapatkan ISO tersebut. Selama ini, lanjut dia, masyarakat mengenal penghargaan ISO berkaitan dengan standar produk. Padahal, lanjut Joko, sebenarnya adalah terkait standar manajemen. (ali)

Cyber FC Gilas Perseta Papa FC Tekuk Purbaya Putra PEMALANG – Penggila bola (gibol) di Kabupaten Pemalang mulai disuguhi pertandingan sepakbola antarklub sejak Sabtu (20/3) lalu di Lapangan Sirandu, Pemalang. Tim-tim kesebelasan yang selama ini dikenal tangguh mempertontonkan aksinya di liga yang baru pertama kalinya digelar itu. Pada pertarungan perdana, di Grup A Cyber FC Pemalang berhasil unggul atas tim kesebelasan dari Kecamatan Taman, Persita. Sementara, di Grup B Papa FC dari Petarukan menundukkan Purbaya Putra Randudongkal. Panitia Penyelenggara Sobirin Spd mengatakan, even sepakbola yang digelar ini adalah Liga Pemalang I. ’’Pertandingan dimulai dengan tradisi tendang bola yang dilakukan oleh Sekretaris Pengcab PSSI Pemalang Ir Hari Widodo,” kata dia kepada Radar Senin (22/3). Prosesi tersebut disaksikan oleh Ketua Panitia Kustoro SE. Pertandingan perdana dilaku-

kan di Grup A antara tim tuan rumah Cyber FC melawan tim dari Kecamatan Taman, Persita. Pertandingan berjalan dengan lancar dengan dukungan masing-masing supporter. Cyber FC unggul dengan skor 3 -1, dan akan melanjutkan pertandingan di grupnya melawan HW FC Randudongkal pada 17 April mendatang. Sedangkan Perseta Taman kendati kalah di pertandingan perdana, masih memiliki kesempatan untuk mengumpulkan poin dengan bertanding di grupnya melawan Bintang 9 Kecamatan Bodeh pada 9 April mendatang. Sementara, pada Minggu (21/ 3) sore pertandingan berlangsung di grup B antara Purbaya Putra Pemalang melawan Papa FC Kecamatan Petarukan. Tiga gol berhasil dilesakkan ke gawang Purbaya Putra Pemalang tanpa memberikan kesempatan untuk balas mencetak gol. Kedudukan hingga akhir pertandingan adalah 3 - 0 untuk Papa FC. Manajemen Papa FC Samidin menegaskan, tiga gol yang dicetak itu adalah dari polesan kaki Atang, Aya dan Roy. Papa

FC akan bertanding kembali pada 10 April mendatang melawan Garuda Perkasa Comal, sedangkan Purbaya akan melawan Hira FC Randudongkal pada 17 April. Sebelumnya diberitakan, Liga Pemalang I digelar dengan didahului temu teknik. Dalam kegiatan tersebut, sejumlah klub menanyakan adanya pemain yang berusia 13 tahun. Mengenai hal tersebut, Komisi Pengawasan Pengcab PSII Pemalang Prastowo menjelaskan, sesuai dengan pembicaraan bersama dengan panitia Porprov Jateng tahun 2012, pemain kelahiran 1993 diperbolehkan main dalam liga sepakbola. Alasannya, untuk menyiapkan pemain kelahiran 1993 pada Porprov 2012, sehingga dua tahun mendatang pemain ini sudah matang. Persoalan pemain berusia 13 tahun ini mengemuka karena banyaknya sekolah sepakbola (SSB) di Pemalang yang diminati kalangan pelajar dengan usia mereka yang masih belia. Dalam Liga Pemalang I ini, sejumlah SSB juga mengonfirmasi untuk turut andil berlaga. (ali)

Jelang HUT, Linmas Inti Gelar Latihan dari halaman 9 ’’HUT Linmas tingkat Jateng akan diselenggarakan di Kudus pada 19 April mendatang, sehingga kami menyiapkan Linmas melalui latihan-latihan agar bisa tampil membawa nama baik Kabupaten Pemalang saat di

Kudus nanti,” jelas Kepala Kesbangpolinmas Pemkab Pemalang Drs Wahyu Sukarno AP kepada Radar kemarin. Lebih lanjut dijelaskannya, anggota Linmas yang mengikuti latihan tersebut berjumlah 37 orang dan beberapa di antaranya adalah wanita. Untuk

tenaga instruktur, selain dari staf Kesbangpolinmas, juga dari anggota TNI. Mereka, lanjut Wahyu, menjalani latihan mulai pukul 08.00 WIB, dan menurut rencana serangkaian latihan fisik tersebut bakal dilakukan sebanyak empat kali hingga menjelang hari H. (ali)

Gondo Mulai Berani Blak-blakan dari halaman 9 mengenai mundurnya Gondo dalam pencalonan Pilkada. Selain itu, Machroes juga mengungkapkan mengenai rumor yang berkembang, yaitu terkait

tudingan kepada dirinya yang telah mempersiapkan jago (balon bupati, Red) lain, yang nantinya akan didukungnya dalam Pilkada setelah Gondo mundur. Tudingan tersebut dengan tegas dinyatakan Machroes

tidak benar, dan hanya sebatas rumor belaka yang tidak ada kebenarannya.’’Tidak benar jika ada rumor bahwa setelah mundurnya Pak Gondo bupati punya calon lainnya yang akan saya dukung,” tegasnya. (mg1)

Tersangka Curanmor Ikuti UN di... dari halaman 9 harus menjalani UN di ruang penyidik Mapolres. Untuk ujian semacam ini, Polres melakukan koordinasi dengan Dindikpora. Kepala Dindikpora Drs Sa-

pardi MSi melalui Sekretarisnya Drs H Wismo MPd saat dikonfirmasi membenarkan adanya pelajar yang mengikuti UN di Mapolres Pemalang. ’’Dari pantauan kami pada hari pertama UN (kemarin, Red),

semua pelajar mengikutinya termasuk yang masih berstatus tahanan di Mapolres,” ujarnya. Dindikpora, lanjutnya, juga menerapkan standar biasa untuk penyelenggaraan UN di Mapolres tersebut. (ali)

Ruas Ulujami-Petarukan Dipenuhi... dari halaman 9 sehari-hari mangkal di depan Puskesmas Petarukan. Menurutnya, lubang jalan itu beberapa hari lalu hampir memakan korban. Untungnya, pengendara sepeda motor di belakangnya dengan cepat mengalihkan kendaraan di depannya yang ambruk. ’’Kalau kejeglong (terperosok, Red), pengemudi tidak bisa menyeimbangkan motor

karena lubangnya cukup dalam,” terang dia kepada Radar. Di Kecamatan Ulujami juga mengalami kerusakan yang sama, lubang-lubang kecil di tengah jalan hampir merata hingga Pertigaan BlandongComal. Sehingga bila pengendara tidak hati-hati, bisa mengalami kecelakaan. Dinas Pekerjaan Umum (DPU) sendiri sejak Minggu (21/3) sudah mulai memperbaiki kerusakan jalan tersebut. Perbaikan

dilakukan dengan menambal lubang-lubang jalan yang sangat membahayakan pengguna jalan. Hal ini seperti terlihat saat beberapa petugas perbaikan tengah menambal di depan Kantor Pos Petarukan. (cw2) KOMPUTER IAN COMP-Termurah!!! Hp. 081803977939.Jual-BeliService-Upgrade Komputer /LapTop/Monitor/Printer Dll. Antar-Jemput.Garansi

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

RAIH PENGHARGAAN - Kepala SMPN 2 Pemalang Kismo SPd MPd memegang sertifikat ISO 9001 yang diraih sekolah ini.

Yamaha Terus Manjakan Konsumen Melalui Temu Pelanggan PEMALANG – Yamaha Agung Motor Pemalang terus melakukan berbagai terobosan baru guna memanjakan konsumennya. Setelah bulan lalu menggelar rangkaian ’Amazing Road Show’ di Kecamatan Petarukan, Ulujami, Bantarbolang, dan Kecamatan Pemalang, Yamaha Agung Motor Pemalang Minggu (21/3) lalu kembali menggelar gathering atau temu pelanggannya. Temu pelanggan yang diadakan kali kedua tersebut SUMITRO/RADAR PEMALANG diikuti 200-an undangan yang SERAHKAN HADIAH – Kepala Promosi Yamaha Agung Motor Pemalang Yusack Susanto (kanan) merupakan pelanggan setia memberikan hadiah kepada pemenang undian Minggu (21/3) lalu. Motor Yamaha. Kegiatan dengan tema ’’Gathering Cus- melahirkan kepercayaan pelang- Z, konsumen juga diman- mengadakan acara-acara setomers with New Jupiter Z’’ gan, konsumen sudah seha- jakan dengan berbagai hi- perti ini. Apalagi ada hadiahitu diselenggarakan, selain rusnya disapa, dimanjakan, buran. Di antaranya, organ nya,” ujar Indah, pelanggan untuk lebih mendekatkan de- dan diberikan apresiasi ter- tunggal, sulap magic show, Yamaha yang berhasil mempermainan tantangan, dan bawa pulang TV 21 inc kepada ngan para konsumennya, sendiri. ’’Yamaha Semakin Terde- ramah-tamah. Radar. sekaligus untuk memperkeBukan itu saja, konsumen Indah yang pada saat bernalkan produk baru Yamaha pan salah satunya karena loyalitas konsumennya yang yang mengikuti acara tersebut samaan mewakili Rutoyo, New Jupiter Z. Hal ini dikatakan Kepala senantiasa terjaga dengan juga mempunyai kesempatan ayahnya, merupakan pelanguntuk memperoleh hadiah- gan setia Yamaha yang berCabang Yamaha Agung Mo- baik,” tandas Mustholib. Melalui temu pelanggan, hadiah menarik yang telah alamatkan di Jalan Teri, Widuri, tor Ach Mustolib kepada Radar kemarin. Menurutnya, lanjut dia, Yamaha Agung Mo- disediakan Yamaha Agung, Pemalang. Senyum mengemtemu pelanggan adalah mo- tor yang beralamatkan di Jalan seperti TV 21 inc, kipas angin, bang tidak henti-hentinya dia mentum untuk menyapa kon- Ahmad Yani atau depan Sat- jam dinding, payung, kaos, tebar usai menerima hadiah sumen. Karena, menurutnya, lantas Pemalang tersebut, hingga puluhan hadiah me- dari Kepala Promosi Yamaha Agung Motor Pemalang Yukonsumen atau pembeli ada- selain memperkenalkan pro- narik lainnya. ’’Senang banget Yamaha sack Susanto. (cw2) lah raja. Sehingga, untuk duk baru Yamaha New Jupiter

Gerakan Dakwah Berkemajuan dari halaman 9 Kegiatan yang dimotori MPM PDM Pemalang dalam upaya membina petani sekaligus gelaran ’Gebyar Muktamar Muhammadiyah’ tersebut, lanjut Dahlan, sebagai jejak langkah Muhammadiyah menapaki usianya

yang seabad dan sudah memberikan langkah-langkah kongkrit yang sangat bermanfaat. Tidak hanya dirasakan warga Muhammadiyah dan umat Islam, tetapi juga dirasakan masyarakat secara keseluruhan. Sejak awal didirikan, lanjut dia, Muhammadiyah senantiasa me-

nyebarluaskan Islam kepada masyarakat luas dengan berkemajuan. Kata yang sangat penting dan perlu digarisbawahi oleh warga persyarikatan Muhammadiyah, menurutnya, selain menyebarluaskan Islam atau dakwah, yakni kata-kata ’berkemajuan’. ’’Ini sangat penting, karena

kata ’berkemajuan’ ini yang menjadikan Muhammadiyah lebih bisa diterima oleh masyarakat,” tandas Dahlan. Hal ini sesuai dengan salah satu tujuan didirikannya Muhammadiyah, yakni sebagai gerakan tajdid atau pembaharuan. (cw2)

Sertifikasi 160 Bidan demi SIB dari halaman 9 adakan pertemuan dilakukan di DKK Pemalang. Sehingga ada perasaan ’ewuh’ karena terus menerus dibantu. Atas usulan dan masukan anggota IBI lanjut Wahyuningsih, kepengurusan baru IBI 2008-2013 merencanakan akan membangun gedung baru sebagai kantornya. ’’Sebetulnya, teman-teman sejak dulu mensupport agar memiliki kantor sekretariat,” ungkapnya. Kapan dan di mana letak kantor, pihaknya belum bisa menjelaskan lebih jauh. Tetapi apresiasi pengurus dan anggota IBI cukup tinggi. Sehingga IAN COMP: Mbthkn karywn /krywti usia min 20 Thn,Dom Pemalang & sktrnya,Lmrn dikrm ke Jl. Raya Ds. Losari No. 106 Ampelgading Pema-lang. Jam 9-11 Wib 15.3

ia berharap dalam waktu dekat, kantor akan segera dibangun dan ditempati. Pembiayaannya sendiri sebagaimana, dijelaskan dia, anggota dengan sukarela memberikan sumbangan. Besarannya untuk masing-masing anggota tidak ditentukan, karena lebih pada keikhlasan anggotanya. ’’Anggota IBI mempunyai solidaritas yang cukup tinggi. Seperti kegiatan-kegiatan yang sering kami adakan, semuanya

SOKA 31 CELL Bagi yang berminat bisnis PPOB u/ tranaksi tagihan listrik, telepon, speedy,FIF, Adira, isi pulsa dll. jual perdana, voucher & HP flexi/Tsel htt//WWW.kartu pulsa.com kode aktivasi 2234561589. Hub : (0284) 5803000 / 081326873333

diadakan dengan kerelaan dan keikhlasan bidan,” imbuh Ning Dullah, demikian ia biasa disapa. SERTIFIKASI BIDAN Hal lain yang mendesak dalam kepengurusan baru IBI adalah sertifikasi bagi 160 bidan untuk memperoleh Surat Izin Bidan (SIB). Sertifikasi untuk memperoleh SIB, menurut Wahyuningsih, merupakan surat yang menerangkan kecakapan dan pemahaman terhadap halhal teknis dalam dunia perbi-

danan. Uji kompetensi ini dilaksanakan setiap lima tahun sekali. ’’Sertifikasi ini dilakukan setiap lima tahun sekali,” imbuh dia. Rencana kerja tersebut menindaklanjuti keberadaan bidan di Kabupaten Pemalang yang terdiri dari 390 orang. 160 di antaranya belum memiliki SIB. Dengan memiliki SIB, lan jutnya, bidan diharapkan lebih profesional dalam menjalankan aktivitasnya membantu masyarakat. (sumitro)


CMYK

SELASA, 23 MARET 2010

MENUJU G1-G2

10

RADAR TEGAL

Balon Bupati dan Wakil Bupati Berguguran PEMALANG – Bakal calon (balon) bupati dan wakil bupati di Kabupaten Pemalang mulai berguguran. Sejumlan balon memilih mundur dari pencalonannya di Pilkada 2010. Balon bupati dan wakil bupati yang telah menyatakan mundur adalah H Sumadi Sugondo. Untuk balon wakil bupati adalah Adriyanto Johan Syah yang juga dikabarkan mengikuti jejak H Sumadi Sugondo. Sebelumnya dia cukup berharap nantinya oleh Partai Golkar dan PAN dipasangkan sebagai balon bupati dan wakil bupati. Balon bupati lainnya yang dikabarkan mundur adalah Ir Setyadi Jati Raharjo. Yang pasti, ia urung mendaftarkan diri di Partai Golkar. Sejumlah sumber Radar me-

nyebutkan, banyak alasan mengapa sejumlah balon bupati dan wakil bupati menyatakan mundur. H Sumadi Sugondo mundur dikabarkan karena tak mau memaksakan diri untuk terus maju melalui satu partai yaitu Partai Golkar. Dengan hanya satu partai, dirasa tidak mungkin lagi menandingi koalisi besar pengusung pasangan Junaedi-Agung. Sebelumnya PAN bersama Partai Golkar diharapkan bisa membentuk koalisi dan mengusungnya. Namun peta politik berubah, setelah koalisi PANPKS menentukan pilihan dr Kun Sri Wibowo sebagai balon bupati. Terkait mundurnya Ir Setyadi Jati Raharjo, kendati belum dapat dipastikan, Wakil Badan

Pemenangan Pemilu FKLP (Forum Komunikasi Lintas Partai ) Nurdi Iskhak menuturkan, satusatunya balon bupati yang telah resmi mendaftarkan diri melalui forumnya dimungkinkan tidak melanjutkan ke Pilkada. Sebab, hingga sekarang sudah tidak ada kabarnya lagi dan keberadaannya sudah tidak ada di Pemalang. “Kami belum bisa memastikan namun kemungkinan besar dia akan mundur,”katannya. Sementara Ketua DPC Partai Gerindra Pemalang Acmad Saleh yang sebelumnya mengelu-elukan Ir Setyadi Jati Raharjo sebagai calon bupati kader terbaiknya belum bisa diperoleh keterangannya. Yang bersangkutan sulit untuk dihubungi. (mg1)

SANTUNAN Wakil Bupati Pemalang H Junaedi SH MM menyerahkan santunan kepada peserta khitanan massal.

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

PENDAFTARAN – Seorang warga sedang mendaftarkan diri untuk menjadi calon anggota PPK di KPU setempat.

Lowongan Anggota PPK Diserbu Pelamar AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

75 Anak Warga Kurang Mampu Dikhitan Massal Junaedi-Agung Sosialisasi Pilkada MOGA – Sedikitnya 75 anak dari keluarga kurang mampu di lingkungan Kecamatan Moga dan Pulasari, Kabupaten Pemalang, Minggu (21/3) lalu mengikuti kegiatan khitanan massal. Kegiatan bakti sosial yang digelar di SMP Islam Moga dan dikemas dalam Peringatan Maulid Nabi sekaligus acara sosialisasi Pilkada dipandegani oleh Lembaga Pendidikan Ma’arif dua kecamatan. Acara tersebut dihadiri Ketua DPC PPP Pemalang Muntoha SH MHum, pasangan balon bupati Junaedi-Agung, para kiai, ulama dan tokoh masyarakat setempat dan semua peserta khitanan massal. KH Sholahudin Husen dari Sema-

CMYK

rang dalam kesempatan tersebut memberikan tausyiah.Ketua Penyelenggara Ust Sya’roni Anwar mengatakan, kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan khitanan massal ini merupakan program rutin Lembaga Pendidikan Ma’arif. Hanya saja acara kali ini merupakan kegiatan yang paling besar dibanding tahun sebelumnya karena banyaknya jumlah peserta khitanan massal yang mencapai 75 anak. “Disamping itu juga digelar sosialisasi Pilkada yaitu sosialisasi pasangan balon bupati dan wakil bupati H Junaedi dan Mukti Agung Wibowo,” katanya. Pada kesempatan tersebut, balon bupati H Juanedi SH MM dan Mukti Agung Wibowo meminta doa restu dan dukungan untuk memenangkan

dalam Pilkada 2010 nanti. Usai pengajian umum dan sosialisasi Pilkada, semua peserta satu persatu disunat tim medis. Dalam kesempatan itu, balon bupati H Junaedi SH MM menyerahkan secara simbolis santunan dari Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Pemalang. (mg1)

PEMALANG – Lowongan menjadi anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK) diserbu pelamar, kendati jumlah yang dibutuhkan sangat terbatas. Perekrutan calon anggota PPK terus berjalan, dan kini peminatnya terus bertambah hingga mencapai ratusan pelamar. Dari data 14 wilayah kecamatan yang terdaftar di panitia , sedikitnya ada kurang lebih 160 pelamar. Untuk wilayah Pemalang selatan, kecamatan Moga 10 pelamar, Pulosari 7, Belik, 8, Watukumpul 11, Bantarbolang 12, Randudongkal 8 dan Kecamatan Warungpring ada 6 pelamar.

Wilayah Pemalang Utara, Kecamatan Pemalang 30, Bodeh 7, Taman 15, Petarukan 20, Ampelgading 7, Comal 10 dan Kecamatan Ulujami 8 pelamar. Terbayak untuk Kecamatan Pemalang yaitu sebanyak 30 pelamar. Paling sedikit adalah Kecamatan Warungpring sebanyak 6 pelamar. Jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah karena pendaftaran masih terus dibuka. Berdasarkan keterangan petugas pendaftaran, banyaknya pelamar anggota PPK dimungkinkan karena sepinya pekerjaan sehingga mereka ingin mendapatkan pekerjaan,

meskipun sebagai anggota PPK. “Jumlah pelamar, semuanya telah memenuhi syarat umur yaitu 25 tahun. Namun banyak juga pelamar yang tidak memenuhi persyaratan umur karena masih di bawah ketentuan,” ujar dia. Ketua KPU Kabupaten Pemalang HM Arief Efendi SSos melalui Sekretarisnya Drs Budi Utomo mengatakan, pelamar anggota PPK mencapai ratusan pelamar dan itu lebih banyak dari tahun sebelumnya. Mengingat banyaknya pelamar, pihaknya sedikit kesulitan menyediakan tempat

saat pelaksanaan tes penyaringan. Namun untuk kelancaran, pihaknya akan mencarikan di luar untuk bisa menampung seluruh peserta. “Dengan banyaknya peserta penyaringan calon anggota PPK, kami akan mencarikan tempat lain, karena di pendopo KPU tidak memungkinkan untuk menampung,” katanya. Dia menjelaskan, setelah semua peserta mengikuti tes maka akan diambil rangking 1 sampai 10 untuk masing– masing kecamatan dan oleh KPU akan nantinya diambil 5 peserta yang akan ditetapkan sebagai anggota PPK setelah melalui rapat pleno. (mg1)

Radar Tegal 23 Maret 2010  

Radar Tegal 23 Maret 2010

Advertisement