Issuu on Google+

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

SABTU, 22 OKTOBER 2011

INDEKS

Warning Pemkot Tak Digubris HAL. METROPOLIS

Giliran DPRD Brebes Di-PTUN-kan HAL. RADAR BREBES

Wabup Lepas Calon Jamaah Haji HAL. PEMALANG

Gara-gara Ribut di Kelas Jadi Kena Marah HAL. XPRESI

AAN/Radar Madiun

DITANGKAP - Nanang Irawan alias Nang Ndut yang ditangkap di Madiun, kemarin (21/10).

SEMOK

Wanda Hamidah Film Pertama dan Terakhir SEJAK menjadi legislator DPRD DKI, Wanda Hamidah mengabdikan hidupnya sebagai wakil rakyat. Wanda absen total dari dunia hiburan. Namun, belakangan anggota dewan 34 tahun itu rupanya ingin kembali sejenak di dunia yang membesarkan namanya, sebelum terjun ke politik. Wanda membintangi sebuah film berjudul Pengejar Angin. Di film tersebut, Ibu tiga anak itu dipercaya menjadi pemeran utama. Meski begitu, politikus PAN tersebut menegaskan bahwa film tersebut adalah film pertamanya sekaligus terakhir. “Jujur meski saya dulu di entertainment, saya nggak pernah main film. Ini adalah film pertama dan terakhir kalinya buat saya,” kata Wanda saat ditemui di Pondok Indah Mall (PIM), Jakarta, kemarin (21/10). Saat ditanya apa yang membuat dirinya tertarik berperan dalam film tersebut, Wanda menjawab skenario film besutan sineas Hanung Bramantyo tersebut, cukup menarik dan inspiratif. Film tersebut juga sejalan dengan visi misinya sebagai anggota dewan. “Film ini bercerita tentang mimpi seorang anak, mimpi yang berjuang untuk diwujudkan. Saya berharapa para penonton yang menyakke hal 19 kol 5

Nang Ndut Diciduk Densus Tiga Bulan Kerja di Pabrik Penyamakan Kulit Dolopo DOLOPO - Nanang Irawan alias Nang Ndut, terduga teroris kasus bom bunuh diri di Masjid Adz-Zikra Mapolresta Cirebon dan Gereja Bethel Injil Sepenuh

(GBIS), Solo, dibekuk Densus 88. Pria bertubuh tambun itu diciduk di tempat kerjanya, pabrik penyamakan kulit di Kelurahan Bangunsari, Dolopo, Kabupaten Madiun sekitar pukul 07.10 WIB, kemarin (21/10). “Informasi yang kami terima, salah satu jaringan bom bunuh diri Cirebon dan Solo ditangkap tadi pagi (kemarin, Red). Siang

langsung dibawa ke Jakarta oleh Densus 88,” papar Kapolres Madiun AKBP Nanang Juni Mawonto. Menurut Nanang, terduga teroris itu bukan warga Kabupaten Madiun. Nang Ndut yang saat menjadi karyawan pabrik itu beralih nama menjadi Gilang Rian Janu ini diketahui sebagai warga Solo. Selama di Dolopo, Nang

Ndut bekerja di pabrik penyamakan kulit milik Zaki Adibani, warga Solo. “Dia pendatang. Beberapa pekan ini keberadaannya diendus anggota Densus 88. Tadi pagi, sekitar enam anggota Densus membekuknya,” tambah Kapolres. Ditanya lebih jauh terlibatan Nang Ndut dalam aksi terorisme, Nanang enggan berkomentar

Ikut Arisan Pertama dan Terakhir di Rumah Pak RT

banyak. Menurutnya, kewenangan menjelaskan status teroris maupun operasi penangkapan ini ada di Mabes Polri. Penangkapan Nang Ndut di Bangunsari, Dolopo langsung dirilis Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Anton Bachrul Alam, Jumat siang. Anton membenarkan keterlibatan Nang Ndut dalam ke hal 19 kol 1

Jaringan Bom Cirebon-Solo Habis JAKARTA - Penangkapan Nanang Irawan alias Nang Ndut di Madiun kemarin pagi mengakhiri pelarian kawanan pengebom masjid Mapolresta Cirebon dan gereja GBIS Solo. Kelompok yang menamakan diri Tauhid Wal Jihad ini berhasil digulung oleh kerja rapi Detasemen Khusus 88 Mabes Polri dengan strategi persuasi. Nanang Irawan warga Cemani, Grogol, Surakarta

SEBELUM ditangkap Densus 88, Gilang Rian Janu alias Nanang Irawan alias Nang Ndut sempat mengikuti kegiatan arisan rutin di RT 24 RW 05, Kelurahan Bangunsari, Dolopo, Kabupaten Madiun, Kamis (20/10) malam pukul 19.30 WIB. ke hal 19 kol 1

ke hal 19 kol 1

Zoya Amirin, Psikolog Seksual yang Mendunia lewat Website

Dilirik Merek Kondom, Jadi Brand Ambassador Di Indonesia, nama Zoya Jusung Amirin MPsi mungkin belum dikenal secara luas sebagai psikolog seksual. Tapi, di beberapa kantor berita asing, namanya cukup dikenal. Itu terjadi setelah dia gencar berpromosi lewat dunia maya. LAPORAN: M. DINARSA K. ZOYA Amirin tampak sibuk saat ditemui di Rasuna Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, tadi malam. Panggilan terus berdering di tiga ponsel yang dijajarnya di meja. Dia pun harus bergantian mengangkat telepon yang ditujukan kepadanya itu. Kendati memancarkan raut muka kelelahan, senyum masih terus mengembang dari bibirnya. Little black dress berpotongan

simpel yang dikenakannya membuat dirinya terlihat semakin memesona. “Ya, memang hari ini saya sangat sibuk. Dari siang, saya meeting terus. Pindah-pindah tempatnya,” urai perempuan kelahiran Jakarta, 7 September 1975, itu. Dia menambahkan, kesibukan itu berkaitan dengan pengembangan web pribadi miliknya bertitel www.zoyaamirin.com yang dirilis bulan lalu, bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-36. Berdasar profesinya sebagai psikolog seksual, website itu memang berisi segala hal yang menyangkut seks, terutama sex education. Tujuan utama peluncuran situs yang disebutnya situs pertama tentang pendidikan seks di Indonesia itu adalah dia ingin

dikenal sebagai seorang psikolog seksual dan memberikan pendidikan seks secara lebih luas kepada masyarakat. Fitur blog dalam web tersebut digunakan untuk memposting pendidikan seks yang ingin dia sampaikan kepada visitor web. Sebelumnya, pendidikan seks dia berikan melalui konsultasi atau seminar di mana dia diundang sebagai pembicara. Sesekali dia juga melakukan road show bersama Komunitas Kajian Perilaku Seksual (KP2S) Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) ke sekolah-sekolah ke hal 19 kol 5 FEDRIK TARIGAN/JAWA POS

DI KANTOR - Zoya Amirin saat ditemui di kantornya Jl. Taman Lebak Bulus, Jakarta, Rabu (15/6).

Nang Ndut Diciduk Densus * Siji maning! Jaringan Bom Cirebon-Solo Habis * Ora tukul maning?

CMYK


OPINI

2

SABTU 22 OKTOBER 2011

RADAR TEGAL

Ketika PLN Ditinggal Pak DIS Oleh: Muh. Abduh KIPRAH Dahlan Iskan di kursi Direktur Utama (Dirut) PT PLN ternyata membekas di benak para anak buahnya di perusahaan setrum itu. "Pentol nemen bos koran Jawa Pos Grup kae. Bar ditunjuk dadi Dirut PLN, saiki dipercaya nempati posisi Menteri BUMN," ujar Dalipan bangga. “Sampeyan kayong melu s e n e n g Wa ? A p a pa n dadekna staf ahline?” celetuk Panjul. Dahlan ditunjuk sebagai menteri badan usaha milik negara (BUMN) di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II, dan kini jajaran direksi dan pegawai PLN justru sudah merasa kehilangan. Alasannya, Dahlan dianggap telah membawa perubahan bagi kelistrikan di Indonesia menuju arah yang lebih baik. "Pentol tah pentol. Akeh sing wis dicape, saat Pak Dis mimpin PLN!" Memang pada satu sisi, orang-orang PLN pasti bangga Dirut-nya laku jadi menteri. Tapi di sisi lain, mereka sedih juga ditinggal sosok seperti Pak DIS, panggilan Dahlan Iskan. Terlebih ketika PLN sedang giat-giatnya mengatasi problem kelistrikan. Yang kini jadi pertanyaan banyak orang, seperti apakah nasib PLN jika nantinya benar ditinggal Pak DIS? "Nah kuwe. Apa penggantine bisa meneruskan harapan Pak Dis terhadap PLN. Terus terang kayong dadi mangmang!" Masyarakat Indonesia umumnya dan internal PLN khususnya berharap pengganti Pak DIS di PLN mampu meneruskan program-program yang sudah dicanangkan perusahaan pelat merah tersebut. Apalagi, Pak DIS sudah meletakkan tonggaktonggak penyelesaian masalah utama di bidang listrik. Jadi dengan kata lain, penerusnya kelak hanya meneruskan. Seperti diketahui, Dahlan Iskan diplot oleh Presiden SBY menjadi menteri BUMN. Dahlan akan menggantikan Mustafa Abubakar. Terpilihnya Dahlan Iskan sebagai kandidat menteri BUMN mendapat tanggapan positif dari Menko Perekonomian Hatta Rajasa. Menurut Hatta, seseorang dengan latar belakang korporasi akan cocok menduduki kursi menteri BUMN. Selain itu, lanjut Hatta, Dahlan juga dikenal sebagai sosok yang punya kapasitas, kapabilitas, integritas, dan pekerja keras, sehingga bisa mengambil keputusan-keputusan strategis dengan cepat dan cermat. Karakter seperti itu sangat dibutuhkan seorang menteri BUMN. "Prinsipe memang kerja! kerja! kerja!" “Oh kaya kuwe prinsipe, pantesan koran Jawa Posnya maju pesat ya. Anak perusahaane akeh nemen. Termasuk Radar Tegal kiye! Pendapat senada disampaikan mantan Sekretaris Menteri BUMN Said Didu. Menurut Said yang sekarang menjadi pengamat BUMN tersebut, penunjukan Dahlan Iskan sebagai menteri BUMN sangat tepat. Menurutnya, Pak DIS punya lima poin plus. Pertama, Dahlan dinilai memiliki gaya kepemimpinan elegan. Kedua, dapat berkomunikasi langsung dengan presiden, sehingga dapat mengurangi intervensi nonkorporasi dari pihak luar. Ketiga, cepat dalam mengambil keputusan. Keempat, memiliki integritas tinggi. Kelima, memiliki pengetahuan korporasi yang cukup. Para pejabat eselon I di Kementerian BUMN menyambut positif sosok Dahlan Iskan sebagai calon pengganti Menteri BUMN Mustafa Abubakar. Sebagai calon anak buah, mereka siap bekerja maksimal menyambut ’’bos’’ baru. Namun, kepastian akan diangkatnya Dahlan menjadi menteri BUMN masih menunggu tes kesehatan. Ia mengaku, kini sering sakit-sakitan sehingga tidak berharap banyak atas tes kesehatannya nanti. "Mudah-mudah dinyatakan sehat Pak Dis!" (*)

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur: Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati, Moch. Arifin, Arief Nur Rahardian Sidiq. Sekretaris Redaksi/Persh: Yully Trieyani. Kota Tegal: M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan, Abidin Abror. Brebes: Agus Wibowo. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Hermas Purwadi, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Hesti Prastyani (Manajer Tegal), Kharisma Dewi, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Astri Prayudita, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: M. Yusuf Abadii. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 35.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

Sumpah Pemuda dan Pembentukan Karakter Bangsa Oleh: Dino Rozano TELAH menjadi semacam keyakinan para pendiri dan pejuang republik ini, bahwa untuk mewujudkan negara, bangsa dan masyarakat yang nasionalis, harus diupayakan melalui pendidikan yang menasional. Karena itu, secara nasional pendidikan yang dilakukan dewasa ini seharusnya memiliki makna bagi kehidupan bangsa Indonesia secara keseluruhan. Harapan masyarakat, bangsa dan negara ini sesuai UU D 1945, dan UU No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional adalah terwujudnya insan Indonesia yang cerdas dan kompetitif dan nasionalis sesuai tantangan global. Jauh sebelum Indonesia merdeka, para pejuang dan pendiri bangsa ini telah sepakat untuk terwujudnya pendidikan yang bervisi dan dan bermisi kebangsaan. Bahkan melalui gerakan-gerakan pendidikan saat itu, mereka telah berhasil mempersatukan dan mewujudkan kekuatan nasional seperti yang nampak pada keseluruhan isi, jiwa dan semangat dari Keputusan Kongres Pemuda Indonesia pada tanggal 27–28 Oktober 1928, yang saat itu disebut Sumpah Pemuda. Keputusan dalam Sumpah Pemuda itu telah mencerminkan pengakuan para pemuda terhadap keragaman bangsa Indonesia. Dengan perkataan lain “persatuan dan kebangsaan” Indonesia sebenarnya telah tumbuh dan berkembang melalui kebulatan tekad yang didasari wawasan keragaman

budaya ( multiculturalism). Tanpa disadari, perjalanan bangsa ini ini telah menjadi ajang pendidikan dan pembentukan karekater bangsa yang berproses dalam culture formation dan transformation, serta emporwerment process. 83 TAHUN SUMPAH PEMUDA Setelah 83 tahun Sumpah Pemuda dicanangkan oleh para pemuda masa lalu dan setelah 66 tahun Indonesia merdeka, ternyata kehidupan berbangsa dan bernegara republik ini tetapdirundung berbagai permasalahan nasional yang memperihatinkan. Berbagai persoalan kebangsaan tersebut apabila tidak disikapi secara cepat dan tepat, dikhawatirkan dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Gerakan reformasi tahun 1998 sebagai langkah awal menuju masyarakat madani yang demokratis, ternyata semakin jauh dari yang dicitacitakan. Otonomi daerah dan demokrasi yang diharapkan menjadi panglima perubahan, ternyata telah menambah masalah baru di negara ini. Muchtar Buchori (2003:14) mengatakan penyebab semua itu antara lain proses pembangunan dan modernisasi yang dilakukan belum didasari konsep yang jelas dan tanpa didasari wawasan keragaman budaya, sehingga memperlemah partisipasi masyarakat secara nasional. Sentralisasi kebijakan dalam pembangunan dan modernisasi telah memperlemah potensi budaya lokal. Berbagai kenyataan mempri-

hatinkan yang dewasa ini terjadi misalnya masih tingginya tingkat kemiskinan (22,6 juta), tingginya tingkat pengangguran yang mayoritas dari generasi muda (37 juta), tingginya harga kebutuhan pokok rakyat, meningkatnya panggung drama politik nasional. Kemudian lemahnya kemampuan penegak hukum dalam mengatasi praktekpraktek korupsi dan pelanggaran hukum lainnya, merosotnya moral berbangsa dan bernegara, money politik. Begitu pula sistem pendidikan nasional yang belum mampu memanusiakan dan membudayakan manusia Indonesia, tawuran antar warga dan pelajar, anarkisme dan premanisme, rendahnya budaya malu dalam melakukan perbuatan curang, rendahnya nilai kejujuran pada generasi muda, dan masih banyak lagi masalah-masalah sosial budaya yang mengenaskan dan mengkhawatirkan. Masyarakat Indonesia kini sedang dilanda frustrasi sosial yang mengarah kepada krisis nasional. Otonomi daerah yang diharapkan menjadi pilar pembangunan dan pelayanan masyarakat, pada akhir-akhir ini malah menimbulkan masalah baru. Otonomi daerah tak lebih hanya untuk instrumen kekuasaan oleh mereka yang memiliki uang banyak. Kondisi masyarakat tak banyak berubah, begitu juga dengan kualitas pendidikan, masih bersifat normatif tanpa konsep pasti. APAYANG HARUS DILAKUKAN? Untuk menghadapi kenyataan-kenyataan tersebut, maka

tidak ada kata lain selain harus ada revolusi perubahan dalam tataran kebijakan nasional . Pemerintah sudah selayaknya untuk segera mempercerah, memperjelas dan mempertegas visi dan misi nasionalisme. Pendidikan nasional harus direkonstruksi dan direstorasi sehingga tetap dipercaya untuk berperan sentral dalam mencerdasan kehidupan berbangsa dan bernegara. Pendidikan nasional harus dapat berperan dalam merekatkan persatuan dalam keanekaragaman masyarakat dan budaya. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan adalah melalui pendidikan multikultural, termasuk mengkaji ulang tentang Pendidikan Penghayatan Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika secara konseptual. Aneka ragam persoalan kehidupan berbangsa dan bernegara dewasa ini harus didekati dengan kemauan politik serta komitmen kepada pendidikan multikultural dan pembentukan karakter bangsa secara serius dan berkelanjutan. Bangsa dan negara membutuhkan pendekatan dan pencerahan yang mampu mempercepat proses “nation and character building“ serta mewujudkan bangsa Indonesia baru. Pancasila sebagai dasar negara dan falsafah kebangsaan harus didengungkan kembali melalui berbagai forum dialog, dan diskusi tentang keragaman budaya dalam negara Bhineka Tunggal Ika Peringatan Sumpah Pemuda, bukanlah ritualisme belaka atau sekedar untuk bersenang-senang

sambil bernostalgia tentang kehebatan masa lalu. Arti peringatan Sumpah Pemuda adalah penghayatan tekad dan ikhtiar perjuangan sambil mengevaluasi kembali sampai di mana keberhasilan dan kekurangan ikrar atau sumpah yang telah dicanangkan para pemuda bersama dulu. Peringatan hari-hari bersejarah, termasuk peringatan Sumpah Pemuda pada dasarnya merupakan pendidikan idealisme dan daya juang, dengan cara mencontoh perilaku para pelakupelaku utamanya agar menjadi teladan generasi muda. Peringatan Sumpah Pemuda diharapkan mampu menyadarkan para kaum muda berprestasi yang mangkal di luar negeri untuk kembali ke tanah airnya . Sumpah Pemuda yang digagas dan dipersembahkan oleh kaum muda memunculkan pertanyaan yang kini perlu dijawab yaitu, bagaimanakah tekad generasi muda sekarang sebagai generasi tumpuan bangsa di kemudian hari? Peringatan Sumpah Pemuda diharapkan mampu sebagai cambuk dan motivasi serta pendidikan kewarganegaraan secara berkelanjutan bagi generasi muda masa kini agar memiliki modal prestasi, serta mampu berkompetisi secara obyektif, jujur, dan terbuka dengan siapapun. (*) Penulis adalah doktor pendidikan dan dosen tetap pada prodi Bimbingan dan Konseling FKIP UPS Tegal, pengamat masalah- masalah sosial pemuda

Pada Nyarug Rel

Mesin Pembuat KK Rusak

KEPADA PTKA nyong pan ngresula kaitane garo rel sg ana ng KlebenKauman, dalan sg mrg alun2 Brebes, rel smakin duwur dalane semkin meruncing akibate motor lan mobil akeh sg nyarug mrg rel, nyong bae knalpote bocor gara2 nyarug rel. Coba pikirna.... 081542191551

ASSAMUALAIKUM... Rubrik ngersula yg q hormti. Q pan ngmg. Kenapa di Kec Jatibrang Brebes mesin pembuatn KK rusak ga cept2 d btulkan! Tolonglah dr Pemerintah Brebes untk cepat2 d betlkan. Trima kash. Dr wong Brebes. 087730727142

Bisane Diganti Sih?

Ora Olih Ngater Wong Tua

ASSLMKUM.... Pak Wali bisane Lurah Pesurungan Lor diganti sih? D0ngen endah Pak D0rrez bae, w0nge santun, kepenak, tur nurut.. terima kasih.. 089667054757

ASLMKM.. Aku arep ngresula Pak Radar aring PJKA Tegal. Loken iya aku arep masuk nganter wong tuaku aring jerone kereta ora olih petugas jaga lawang masuke, pimen kie biasane ana perone, loken tega deleng wong tuane sing mlakune keangelan sing kadohon, tlng pimpinan PKA dirubah peraturane, dinggo maning peron pengantar. Trims. 08179585519

tulisan barang ilang tanggung jawab masing2. Akhire ya aq cuma bsa gedeg2. Tolong lbih dtingkatna kontrole oh. 081911539648

Tanggung Jawan Sekolah

Diapki Ndisit Dalane

BUAT 081902664646, Kepada adik2ku honorer di Dikpora. Saya jd honorer 7 th dg iklas walaupun tahu honornya kecil, sampai menikah pun takut. Tp alhamdulilah Allah Maha Adil. Yg sabar ya mas, memang aturanya honorer setelah 2005 merupakan tgng jwb sekolah msng2. 085741950199

ASS.. aq pan melu ngresula yen pan mbongkar jmbtn mikir sit dalan altrnatf sing pacul mbokya diapiki disit ya kena, kayong ra melas temen kro sing pd anggo mtr. 081548041421

Dietung Ora Korup NYONG pan ngresula kr Rateg, kwe anggota DPRD Kab Tegal sing lg mbahas jabatan KS nggo dadi KS biaya akeh nggo proses adm, syukuran kurang lebih 5 s.d 7 jt, gj KS dg gr yg gol. Lan masa kerjane pd selisih 121 rb. Dietung2 angger jabatan KS dibatasi 8 th ora korup (balan) padahal tanggung jawabe gede. Mksh. 085726355688

Silakan Sampaken Keluhan YTH konsumen operator seluler di Tegal dan sekitarnya, mohon bisa menyampaikan keluhan melalui Lembaga Advokasi dan Perlindungan Konsumen (Lapek) Tegal apabila merasa kecolongan pulsa akibat program sepihak operator selular. Mudahmudahan kami bisa bantu untuk tindaklanjuti. Himawan TP (Ketua Lapek Tegal) 085642900445

Helm Ilang di RSI RS Islam Harapan Anda wis naik klas gdi klas B, playane ya lumayan. Satpame ya uwonge gede2. Tp aq parkir motor heleme ko bisa ilang ya. Satpame dtakoni monine ora garti, pan jaluk ganti rugi ana

Karepe Sapa, PLN? KANGGO PLN Slawi tulung delen... kuwe petugas lapangan ngganteni box kilometer listrik karepe sapa? Wong tuwane aq wong goblok... diwedeni yen ora ganti ngko njeblug ya langsung mencirah ooohh.... wis kaya kuwe dijaluki ongkos 20ewu... aq yakin yen kuwe karepe PLN tah biasane ora bayar.... tulung ditindak kuweh petugas lapangan PLN Slawi... matur nuwun. 087830277807

AnaAdministrasi Sukarela MAAF Pak Wali, aq pan melu ngresula ng Rateg, jare Kota Tegal menang lomba administrasi, daning ngurus KK kr KTP mulai sg klrhn smp kcmtn ana adm sukarela, maksude apa adong ora ngein diangel2. Pmn kyeh tlg dimuat ya pak Rateg, ben Pak Wali melu maca ngresulane wong cilik, aq pengen ngerti apa tanggepane. 081542050898

Dimein Kisi-Kisi Materi ENYONG pan ngresula karo Polres Kab Tegal mslh gawe SIM. Gawe SIM ko tes tertulise gagal terus ya. Mbo ya sblm tes dimain fotokopian kisi2/materi mslh lalu lintas. Pan UAN be ana kisi2ne ko ya. Kan wis mbayar biaya administrasi pira regane kerts ftokopian mbokan biaya admine ditambahi ya ra

pa2 wis. Aja dijor klowor tok, tah akeh ra pd lulus oh. Trus mslh hasil tes ko ora di balikna? Inyonge ngarep2 c endah transparan piben lah. Aja dipersulit. Matursuwun. 085642588882

Akeh Wong Ngemis lan Ngamen ASSALAMUALAIKUM Radar Tegal.. kye aq pan melu ngresula.. donge aparat penertiban Pemkot Tegal kerjane kpriben? Saiki Kota Tegal ana obyek wisata anyar.. tp khusus go wong ngemis lan wong ngamen, pengin ngerti? Lah kuwe Masjid Agung.. d0ngene pmen kyeh pemkot.. laka tindakan? Isin oh kr tanggane.. by bag0nk. 087830454717

Perhatikna Nasib PTT NYUWUN sewu Bpk Walikota nasibe aku diperhatikna. Aja dianggap PTT neng sekolahan ora kanggo tenagane, wong guru pegawene sing PNS be neng jaluk tulung dibantu ngurusi administrasi be terus2an sepenake dewek, ya jaluk dipoto copina, legalisirna, goletna arsip data2ne go sertifikasi. Apa ora mumet, gampangna tok ora gelem goleti dewek, jaluke tulung2 tok karo sing tenagane PTT, tapi laka pengertiane. Orapapa walaupun PTT honore secuwil, tetep syukuri lakoni krjane ya ikhlas men gusti Alloh sing balasi. Nyatane guru PNS dong mangkat awan2 balike disiti, nyelintis ora ngurusi siswane ngajari pelajaran, kok malah ninggalna tugas. Deweke lunga ora neng jero kelas, emange siswane wis pd pinter dewek pelajaran tanpa guru. Jaluke ngatur sekarepe dewek, tulung aku neng kene sekolahan negeri wis puluh2an tahun dele diperhatikna nasib PTT sing gelem bantu tenaga karo guru, pegawai PNS ben Bpk Walikota ngerti nasibe PTT kaya kiye trima kasih. 081902676571

Esih Akeh Pungli ASS, RATEG pibe sih jare sekolah SD/MI GRATIS daning esih akeh pungli, pan semesteran d tarik KKM, laka SPP tp d tarik DANSOS wajib, Siswa2i MISKIN esih pd lungsuran katok klambine sragame, sepatu pd suek, jare ana BSM ne ky kue mending sekola ky gemien bae ttp bayar trs BOS REGULER, BOS BUKU, BOS PENDAMPING, BSM, d cabut bae. 085742922443

Kapan Cair? ASALLAMUALLAIKUM wr wb, kapan yah bantuan subsidi kuliah untuk guru wiyata bakti keluar, padahal kami sudah buat rekening ratusan ribu rupiah, kasihan kami, honor kami kan tidak banyak, lumayan bisa membantu untuk kuliah kami, terimakasih. wasallamuallaikum wr wb. 081542219141

Gawe SIM Larang NYONG melu ngresula bisane ka saiki gawe SIM larang nmen. Pibe jare Polmas jakwire wong Tegal. Ora ngrti luruh duit kangelan apa? Tolong disiasati. Trims. 085742827812

PENGUMUMAN Sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik dan pembaca, setiap pengirim Ngresula mulai 1 Oktober 2011, nomor HP-nya akan ditulis lengkap. Hal ini juga untuk menghindari penyalahgunaan dan fitnah. Demikian harap maklum. Redaksi

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS ke 085293278922, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Dapatkan kaos Ngresula, yang berisi SMS ngresula pilihan. Hanya Rp60.000/pcs.


CMYK

SABTU, 22 OKTOBER 2011

METROPOLIS

3

RADAR TEGAL

KESEHATAN

Warning Pemkot Tak Digubris Indomaret Margadana Tetap Buka Tanpa Ijin

ADI MULYADI/RATEG

POLIO - Ketua PKK Kota Tegal memberikan imunisasi polio kepada balita sasaran, saat pencanangan Kampanye Campak dan Polio baru-baru ini.

Dinkes Sweeping Sejumlah Bayi dan Balita

WARNING atau teguran tertulis yang diberikan Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal melalui Satpol PP, tidak digubris atau diindahkan pemilik Indomaret Margadana. Mini market yang berlokasi di Jalan Dr Wahidin RT 01 RW 01 Sumurpanggang Margadana tersebut, tetap beroperasi dan melayani pelanggan meski tidak mengantongi ijin. Padahal teguran tertulis sudah diberikan hingga

kali kedua. Bahkan petugas mengancam akan menutup paksa, apabila tujuh hari setelah surat teguran kedua diterima. Namun kenyataannya sampai detik ini, toko itu tetap buka. Menurut Kepala Toko Indomaret Margadana, Firman Subhan, memang benar ada teguran Pemkot. Pertama diberikan Satpol PP tanggal 4 Oktober, dan kedua 11 Oktober lalu. Dia juga menyatakan hingga saat ini belum memiliki ijin pemerintah. “Sampai sekarang memang belum ada ijin. Tapi kata pimpinan ijin sedang dalam proses,” ujarnya ketika ditemui di tokonya, Jumat (21/10).

ADI MULYADI/RATEG

BANDEL - Kendati belum memiliki ijin, Indomaret Margadana tetap beroperasi sampai sekarang.

Hingga Akhir 2012, BKD Lakukan Pendataan PEMERINTAH pusat mengeluarkan kebijakan moratorium penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) baru-baru ini. Seiring dengan itu, Pemerintah Kota Tegal memastikan tidak akan melakukan penerimaan CPNS terhitung sejak September tahun ini hingga Desember 2012 mendatang. Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Kota Tegal, Diah Triastuti mengatakan, tahun ini sampai akhir tahun depan dipastikan tidak ada rekrutmen CPNS. Karena kebijakan dari pusat diminta untuk membereskan dulu tenaga honorer yang ada. “Tujuan moratorium untuk menghitung lebih dulu Angka Beben Kerja (ABK), menuntaskan tenaga honorer dan melaporkan prediksi kebutuhan PNS 5 tahun kedepan. Karenanya untuk saat ini hingga akhir 2012 mendatang Kota Tegal tidak ada penerimaan CPNS baru. Yang ada BKD melakukan pendataan-pendataan dan menghitung ABK SKPD,” ucapnya. Hal itu, lanjut Diah, sesuai dengan hasil sosialisasi dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men PAN dan

ke hal 9 kol 1

TAMBAK Alih Fungsi Lahan Tambak, Produksi Bandeng Anjlok

SIDANG

ABIDIN ABROR/\RATEG

TUNGGU SIDANG - Para wanita memilih cerai karena berbagai alasan, dan mereka menunggu dipanggil sidang.

Sidang Gugat Cerai Sampai Antri PERKARA yang disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) maupun Pengadilan Agama (PA) Tegal, setiap hari jumlahnya sama tinggi. Bahkan di PA Tegal puluhan wanita banyak yang mengajukan gugat cerai. Bahkan mereka rela antri menanti giliran dipanggil. Mereka datang ke pengadilan sebagai penggugat. Sedangkan tergugatnya suami sendiri. Perkaranya pun beragam. Misalnya sang suami tak bertanggung jawab memberi nafkah lahir maupun batin, termasuk kepada anak-anak mereka. Ada juga suami diketahui memiliki selingkuhan atau WIL (Wanita Idaman Lain), sehingga lupa akan kewajibannya. Berdasarkan pantauan Radar, Rabu (19/10) lalu, sekitar10 wanita yang berperkara diketahui 2 karena persoalan suaminya selingkuh. Satu menimpa perempuan muda warga Jalan Halmahera Kelurahan Mintaragen Kecamatan Tegal Timur sebut saja Bunga. Satu lagi wanita warga Kemantran Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal, sebut saja Melati. Permohonan cerai mereka akhirnya dikabulkan. Kehidupan rumah tangga yang selama ini dibina pun harus berakhir. Meski harus meneteskan air mata. Salah seorang kerabat penggugat, Atmo (60), sebelumnya mengharapkan anak saudaranya jangan sampai bercerai. Begitu pula keluarga suaminya. Apalagi sang istri masih mencintai pasangannya. “Tapi suami diketahui punya istri lain, selama ini tak pernah pulang rumah,” ucapnya mengaku sedih. (din)

CMYK

ke hal 9 kol 1

Pemkot Tak Terima CPNS Baru

DINAS Kesehatan (Dinkes) Kota Tegal akan melakukan sweeping balita dan bayi mendekati akhir pelaksanaan Kampaye Imunisasi Campak dan Polio 2011. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh target sasaran sudah mendapatkan kedua imunisasi tersebut. Ketua Tim Teknis Kampanye Imunisasi Campak dan Polio yang juga menjabat sebagai Kasi Promkes Dinkes, Yuli Prasetya mengatakan, kampanye dilaksanakan selama sebulan mulai tanggal 18 Oktober hingga 18 November. Dalam kurun waktu tersebut ditargetkan sebanyak 16.167 bayi dan balita mendapat imunisasi Campak dan Polio. Namun demikian, tidak menutup kemungkinan terdapat bayi dan balita yang lolos atau tidak mendapat imunisasi itu. Hal itu bisa dikarenakan pada saat akan diimunisasi kondisi tubuhnya tidak sehat atau sakit. Selain itu, bayi atau balita sedang tidak berada ditempat karena mengikuti keluarga pergi.

DIBANDING tahun-tahun sebelumnya, produksi bandeng di Pantura seperti Kabupaten Brebes, Kabupaten Pemalang, Kota Tegal, dan sebagian Pekalongan cukup melimpah. Dengan makin banyaknya lahan tambak yang beralih fungsi sebagai budidaya rumput laut, maka keadaan itu berdampak serius terhadap produksi bandeng itu sendiri. Menurut pedagang ikan di Pasar Pagi Kota Tegal, Salim (45), hasil produksi ikan bandeng di tiga wilayah tersebut saat ini jauh lebih sedikit. “Petani memilih rumput laut,” ucapnya seraya menambahkan, dampaknya maka harga bandeng per kilogram di pasaran melonjak. Syukur kalau ada yang penen. Karena seringkali tidak ada. Sebab untuk memenuhi permintaan, dia dengan terpaksa mencari sampai daerah tetangga. Dia menegaskan, harga bandeng per kilogram sekarang mencapai Rp17.500. Sebelum itu sekitar Rp21000/kg. Penurunan harga lantaran makin sedikitnya warga yang menggelar hajatan. (din)

Terkait deadline yang diberikan petugas, Firman menjelaskan, dari pimpinan belum ada perintah menutup toko. Karena itu, meski batas waktu yang diberikan jatuh tempo, dia tetap membuka toko. “Hingga sekarang belum ada tindakan apapun dari petugas. Kami masih beroperasi seperti biasa.” Di tempat terpisah, Kasi Penegakan Perda dan Perwal Satpol PP Kota Tegal Bambang Sumitro, waktu dihubungi melalui telepon genggamnya mengatakan, deadline yang diberikan bukanlah harga mati. Artinya, ada toleransi

M SAEKHUN/RATEG

ke hal 9 kol 1

OBJEK RERTRIBUSI BARU - Rumah sarang bulung walet, akan menjadi objek retribusi baru untuk meningkatkan PAD Kota Tegal pada tahun 2012.

Hasil Kajian Potensi Retribusi

PAD DITARGETKAN

NAIK 25 PERSEN UNTUK mengantisipasi agar mampu menopang kebutuhan anggaran belanja daerah, sekaligus menekan tingkat ketergantungan Pemkot terhadap pusat. Melalui kajian potensi retribusi, yang dilakukan DPRD Kota Tegal melalui Panitia Khusus. Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2012 meningkat 25 persen, melalui pemaksimalan objek retribusi yang ada. Terutama melalui penggalian objek retribusi baru. Menurut Ketua Pansus VI DPRD, Drs H Darni Imadudin mengatakan, hasil pembahasan APBD antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran

(Banggar), ternyata pendapatan Kota Tegal tahun 2011 cukup sedikit. Yakni sebesar Rp413.092.791.000. Sedangkan dari sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan Rp94,465 milair sesuai APBDS

murni, dan dalam perubahan APBD 2011 naik jadi Rp113,763 miliar. “Angka ini dinilai belum maksimal. Karena terjadi kebocoran pendapatan retribusi, penggalian objek retribusi tak maksimal, dan adanya objek retribusi baru belum ditarik. Menyikapi kondisi semacam ini, dewan melalui Pansus VI bakal melakukan kajian potensi secara mendalam dan detail. Bahkan supaya hasilnya lebih maksimal, kami sengaja menggandeng konsultan. Dengan harapan, pendapatan dari sektor retribusi meningkat tajam.” ke hal 9 kol 5

M SAEKHUN/RATEG

PERBAIKAN - Petugas PJU DPU Kota Tegal melakukan perbiakan lampu di Jalan Pancasila Tegal, karena mengalami kerusakan dan tak nyala.

Ratusan PJU Liar Terancam Diputus GUNA menekan pembengkakan pembayaran Penerangan Jalan Umum (PJU), yang harus dibayarkan Pemkot Tegal tiap bulan. Belakangan ini PLN APJ Tegal bersama Dinas Pekerjaan Umum (DPU) melakukan pendataan. Hasilnya, ratusan PJU liar di sejumlah ruas jalan terancam diputus. ke hal 9 kol 1

Sambut Hari Ulang Tahun BMT BUM ke-14

Ratusan Warga Serbu Pasar Murah dan Pengobatan Gratis RATUSAN paket sembilan bahan pokok (sembako), yang dijual dalam bazar peringatan Hari Ulang Tahun atau Milad BMT Bina Umat Mandiri (BUM), di kantor pusat Jalan Serayu Tegal, kantor cabang Adiwerna, dan kantor cabang Slawi, ludes diserbu warga sekitar dalam hitungan kurang dari 1 jam. Selain itu, masyarakat yang datang ke Bazar Sembako murah juga dapat berobat gratis. Ketua Panitia Milad BMT BUM ke-14, Bambang Nurdiansah SPsi mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian, sekaligus perhatian pada masyarakat BMT BUM. Karena atas dukungan dan perannya, saat ini BMT BUM telah berusia 14 tahun. Koperasi Jasa Keuangan Syari’ah BMT BUM, berdiri sejak tahun 1997. Awalnya bernama KSU (Koperasi Serba Usaha) BUM, seka-

rang menjadi KJKS (Koperasi Jasa Keuangan Syariah) BMT BUM. Lembaga yang bergerak bidang keuangan mikro syari’ah. Tujuannya membantu pedagang kecil menyelesaikan masalah permodalan, dalam upaya pengembangan usaha mereka. Demi mewujudkan kesejahteraan bersama. Sesuai dengan visinya ‘Menjadi Lembaga Keuangan Mikro Syari’ah yang Kokoh, Peduli dan Terpercaya menuju Kesejahteraan Bersama.’ “Dalam peringatan Milad ke-14, kami menyiapkan 300 paket sembako, dan habis dalam waktu sekejap. Karena warga yang mendapat kupon pada hari sebelumnya, secara bersama-sama datang ke bazar. Dalam kegiatan kali ini kami memberikan subsidi Rp10 ribu setiap paket. Sebab dari harga asli Rp26 ribu, hanya kami jual

Rp16 ribu.” Dijelaskan Bambang, pembagian sembako dibagi di tiga tempat. Antara lain 100 paket di Kantor Pusat Jalan Serayu Tegal, Kantor Cabang Adiwerna 150 paket, dan Kantor Cabang Slawi 50 paket. Selain melaksanakan bazar sembako murah, dalam peringatan Milad ke-14 BMT BUM, juga melaksanakan donor darah serta pengobatan gratis. Pengobatan gratis diikuti 35 orang, dengan berbagai penyakit yang diderita. Sedangkan untuk pelaksanaan, pihaknya menggandeng Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Kota Tegal dan Kabupaten Tegal. Warga dapat berobat dan mendapatkan obat gratis. “Untuk donor darah, kami utamakan pengurus. Namun mengajak warga sekitar untuk peduli. ke hal 9 kol 5

M SAEKHUN/RATEG

BEREBUT SEMBAKO - Warga yang telah mendapat kupon, berebut sembako dalam Bazar murah yang diselanggaran BMT BUM dalam rangka peringatan Milad ke 14.


PEMALANG

4

SABTU 22 OKTOBER 2011

RADAR TEGAL

PENTOL RAH

GUNTUR WAHYUDI / RADAR PEMALANG

UPAYA - FKPPI Kabupaten Pemalang mengupayakan kaki palsu bagi Siti Rochaeni Sriyono dan Life Skill.

FKPPI Upayakan Kaki Palsu dan Life Skill PEMALANG - FKPPI (Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan ABRI) Kabupaten Pemalang mengupayakan kaki palsu dan life skill bagi anggotanya Siti Rochaeni Sriyono warga RT 01 / RW 04 Dukuh Bantalan Desa Mengori Kecamatan Pemalang. Hal itu dilontarkan Sekretaris FKPPI Kabupaten Pemalang Novana Setyawati, SH MKn kepada Radar di ruang kerja Kepala Dinsosnakertran Kabupaten Pemalang saat bersama pengurus FKPPI lainnya bersilahturahmi. “Sebagai wadah perjuangan anggota FKPPI dalam menuju kepada cita-cita bersama yaitu kesejahteraan anggota, tentunya menyadari bahwa dalam aktifitas perjuangannya akan menggunakan manfaat sebagai tolok ukur keberhasilannya,” cetus Novana panggilan akrab Sekretaris FKPPI yang juga Asisten III Bidang Administrasi Sekda Kabupaten Pemalang. Ia menambahkan, pihaknya mengupayakan kaki palsu bagi Siti Rochaeni Sriyono itu lantaran kaki palsu yang dikenakannya sudah tidak layak lagi. “Disamping kita mengupayan pengganti kaki palsu, kami juga akan mengupayakan agar Siti Rochaeni Sriyono mendapatkan pelatihan life skill, sehingga kami keroyo-royo bersilahturahmi langsung dengan Drs Maryoto, MPd Kepala Dinsosnakertrans Kabupaten Pemalang untuk mendapatkannya,”tandas dia. Kepedulian FKPPI itu sebagai wujud nyata agar Siti Rochaeni Sriyono itu bisa mandiri. “Agar dapat menyejahterakan dirinya dan kelak terhadap keluarganya dengan memiliki ketrampilan sesuai dengan bakat dan kemampua. Kami juga mengupayakan kaki palsu,” tegas dia. Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Pemalang Drs Maryoto, MPd menanggapi positif apa yang dimaksud dari FKPPI Kabupaten Pemalang, namun pihaknya meminta agar membuat surat kepada Bupati Pemalang dengan tembusan Dinsosnakertran Kabupaten Pemalang. “Saya sudah melihat secara langsung yang bersangkutan, bahkan sudah melakukan komunikasi dengannya. Untuk life skill, saya upayakan mengomunikasikan kepihak-pihak terkait agar Siti Rochaeni bisa mendapatkan pendidikan ketrampilan sesuai dengan bakat dan kemampuan yang dimiliki agar lebih berkembang untuk menata kehidupannya,” kata Maryoto di depan pengurus FKPPI diruang kerjanya. seraya menambahkan untuk kaki palsu, seyogyanya membuat surat permohonan kepada Bupati Pemalang dengan tembusan Dinsosnakertran Pemalang. (gtr)

ORGANISASI

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

PENYERAHAN – Penyerahan data jumlah peserta yang telah dinyatakan lulus untuk mengikuti kegiatan latihan kaderisasi I.

HMI Gelar Latihan Kaderisasi I PEMALANG – Komisariat Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Al Kindi Universitas Pekalongan (Unikal) di Aula Dekopinda Pemalang, Jumat (21/10) kemarin menggelar kegiatan latihan kaderisasi I (Basic Training). Kegiatan tersebut diikuti oleh sejumlah mahasiswa yang ada di sejumlah perguruan tinggi di wilayah kerja HMI Cabang Pekalongan. Kegiatan latihan kaderisasi HMI kali, sedianya akan dilaksanakan selama tiga hari tiga malam dari tanggal 21 hingga 23 Oktober 2011. Adapun pesertanya masing-masing mahasiswa Unikal, STIT Pemalang dan Universitas Terbuka (UT) Purwokerto yang ada di Pemalang. Untuk materi latihan meliputi Ke-HMI-an, kepemimpinan dan nilai-nilai dasar perjuangan. Latihan kaderisasi ini, menurut pantia penyelenggara sebagai pintu gerbang untuk bisa menjadi anggota dan kader HMI apabila nanti dinyatakan lulus. Berdasarkan pentahapannya sebelum peserta mengikuti kegiatan latihan kaderisasi I ini melalui seleksi pada kegiatan Maperca yaitu mahasiswa perkenalan calon anggota dan melakukan pendaftaran dan sebelumnya dilakukan seleksi dalam masa scraning. Bagi peserta yang dinyatakan lulus maka bisa mengikuti kegiatan latihan ini. “Peserta kegiatan latihan kaderisasi apabila dinyatakan lulus maka berhak menjadi anggota HMI,” katanya. (apt)

Wabup Lepas Calon Jamaah Haji PEMALANG – Sebanyak 564 calon jemaah haji asal Kabupaten Pemalang di pendopo kabupaten, Rabu malam (19/10) dilepas pemberangkatannya ke Tanah Suci Mekah oleh Wakil Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo ST. Acara pelepasan calon jemaah haji berjalan tertib, aman dan lancar. Sebelum dilepas Wabub sempat berpesan meminta didoakan agar Bupati H Junaedi dan Wakil Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo ST mampu memimpin Kabupaten Pemalang dan mampu menjalankan tugasnya dengan baik hingga selesai jabatan. Dalam rangkaian acara pelepasan calon jemaah haji Kabupaten Pemalang, sebelumnya oleh Ketua Rombongan melaporkan kesiapan semua calon jamaah haji yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci Mekah. Dengan jumlah dan kondisi kesehatannya yang semua baik. Setelah itu Wakil Bupati Pemalang selaku Plh Bupati Pemalang memberikan sambutan sekaligus untuk melakukan pelepasan. Dalam isi sambutannya, Wabup mengucapkan selamat ke-

pada semua calon jamaah haji tahun ini bisa berangkat memenuhi panggilan Allah SWT untuk menjalankan ibadah haji di tanah susi Mekah dan seraya wabup dan seluruh masyarakat Pemalang juga turut mendoakan agar selalu dalam kondisi sehat dan selamat sampai tujuan dan pulang ke Indonesia menjadi haji yang mabrur. “Kami ucapkan selamat kepada seluruh calon jemaah haji yang malam ini akan kami lepas untuk diberangkat ke tanah suci untuk melakukan ibadah haji,” katanya. Selain itu Wabup berpesan dan memohon kepada calon jemaah haji senantiasa turut mendoakannya agar dirinya bersama Bupati Pemalang H Junaedi SH MM mampu dapat memimpin Kabupaten Pemalang dan mampu menjalankan tugasnya dengan baik hingga selesai masa jabatan. “Kami moho kepada semua calon jemaah haji untuk mendoakan kami berdua dapat menjalankan tugas dan memimpin Kabupaten Pemalang berjalan dengan baik,” pintanya. Pesan wabub juga untuk para sopir bus agar berhati-hati

dalam menjalankan tugas mulia mengatarkan tamu-tamu Allah yang akan menjalankan ibadah haji di tanah suci Mekah. Pesannya sebelum berangkat terlebih dahulu untuk berdoa agar mendapat keselamatan dalam perjalanannya menuju Asrama haji Donohudan Solo. Sementara itu, Aggota Komisi D DPRD Pemalang Ikmaludin Aziz SPd yang saat itu mengikuti jalannya acara pelepasan mengemukakan, berdasarkan hasil pantauannya, pelaksanaan ibadah haji di Kabupaten Pemalang untuk tahun ini semakin lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Terutama dalam soal ketertiban, keamanan dan kelancarannya. Semua itu tidak lain dari hasil pengalaman tahun sebelumnya, sehingga pelaksanaan ibadah haji dari tahun ke tahun akan semakin baik, seperti dalam pelaksanaan ibadah haji di tahun 2011 ini dinilainya semakin lebih baik. “Pelaksanaan ibadah haji tahun ini semakin baik mudahmudahan tahun depan juga akan semakin baik lagi,” katanya. alam acara pelepasan calon jemaah haji kali ini selain diha-

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

BERSALAMAN – Calon jemaah haji bersalaman dengan Wakil Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo ST berpamitan sebelum mereka berengkat ke tanah cuci Mekah

diri Wakil Bupati Pemalang juga dihadir oleh Kabag Kesra Setda Kabupaten Pemalang Drs H Wismo MPd dan sejumlah pegawai Kementerian Agama setempat. Di ujung acara sebe-

lum calon jemaah haji diberangkatan dengan menggunakan sebanyak 14 bus, diiringi adzan dan iqomah dan oleh KH Ahmad Munawir As syari dibacakan doa keselamatan. (apt)

Produk Tabunganku

Laris Manis Road Show Gerakan Siswa Menabung Bank Jateng Capem Randudongkal GERAKAN siswa menabung yang sedang digalakkan oleh Bank Jateng Cabang Pembantu (Capem) Randudongkal disambut antusias oleh siswa SMAN 1 Randudongkal. Kamis (20/10), road show gerakan siswa menabung berbarengan dengan Dies Natalis ke-30, sebanyak 150 siswa telah membuka rekening tabunganku. Ini adalah kali kedua dalam pengenalan tabunganku setelah sebelumnya juga telah menjaring 150 siswa. Produk tabunganku merupakan tindak lanjut dari gerakan Indonesia menabung yang telah dicanangkan oleh Presiden SBY. Ini bertujuan agar siswa dapat menumbuhkan budaya menabung serta sebagai pembelajaran siswa untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Disamping itu juga agar menjadikan siswa menjadi pelajar mandiri (mengelola uang saku) serta membantu orang tua dalam rangkaian pengeluaran program pendidikan seperti menabung biaya piknik atau persiapan tahun ajaran baru.

“Produk Tabunganku mudah dan sangat menguntungkan karena bersifat individu. Siswa hanya melakukan setoran awal Rp 20.000 dan selanjutnya setoran minimal Rp 10.000 serta bebas biaya administrasi,” kata Pemimpin Bank Jateng Capem Randudongkal, Yuli Prabowo SH usai menghadiri Dies Natalis ke-30 di SMAN 1 Randudongkal. Menurut dia, dalam pelaksanaan setoran, Bank Jateng akan melakukan kunjungan 1 minggu sekali pada jam tertentu seperti pada jam istirahat dan jam menjelang pulang sekolah. Ada juga bekerjasam dengan pengurus kelas dengan cara tiap tiga hari sekali setoran siswa diambil, dengan cara siswa menabung lewat pengurus kelas kemudian nantinya pada hari tertentu langsung diambil oleh petugas dari Bank Jateng. Sementara itu, Kepala SMAN 1 Randudongkal Drs Adi Prihasanto MPd kepada Radar mengatakan, gerakan siswa menabung merupakan program yang dicanangkan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono, tanggal 21 Februari2011 lalu. “Dengan dianjurkan siswa untuk menabung diharapkan untuk tidak hidup boros dan juga sebagian dari budaya bangsa Indonesia,” ujarnya. (sri)

EMBONG SRIYADI/RADAR PEMALANG

PAMER TABUNGAN – Empat siswi sedang pamer buku tabunganku pada saat acara Dies Natalis ke-30 SMAN 1 Randudongkal

Gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun Disosialisasi PEMALANG – Tim Penggerak PKK Kecamatan Pemalang, di Balai Kelurahan Kebondelem, baru-baru ini melakukan sosialisasi gerakan cuci tangan pakai sabun. Kegiatan sosialisasi ini dilakukan dalam rangkaian kegiatan rapat pleno PKK Kecamatan sekaligus peringatan hari cuci tangan pakai sabun sedunia. Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Pemalang Ami Syaefudin menuturkan , untuk menindaklanjuti pelaksanaan program kerja kegiatan PKK, dengan menggelar rapat pleno sekaligus untuk menggiatkan kembali kegiatan-kegiatan PKK yang ada di bawah binaan. Mengingat sudah lama tidak ada kegiatan paguyuban istri

perangkat desa. Selain itu dalam rangka memperingati hari cuci tangan pakai sabun seduni, pihaknya juga menyelenggaraan kegiatan sosialisasi gerakan cuci tangan pakai sabun kepada para pengurus Tim Penggerak PKK desa dan kelurahan serta kepada para kader PKK. “Kegiatan sosialiasi gerakan cuci tangan pakai sabun ini sebagai tidak lanjut kegiatan yang telah dilaukan oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten yang telah dilaksanakan pada tanggal 17 Okyober di pendopo,” katanya. Dalam upaya melaksanaan kegiatan program kerja PKK yang sedang dilakukannya salah satunya kegiatan gerakan

cuci tangan pakai sabun sangat diharapkan akan mampu memberikan pemahaman akan pentingnya hidup bersih dan sehat. Sehingga kebiasaan pola hidup bersih dan sehat ini bias sampai ke masyarakat. Tentunya oleh kader dan pengurus-pengurus PKK yang ada di desa maupun kelurahan untuk menyampaikan dan menyosialisasikannya terus kepada masyarakat. “Kita ini namanya saja tim penggerak PKK makanya kita dengan melalui gerakan-gerakan mengajak masyarakat agar membiasakan diri untuk bias hidup yang bersih dan sehat,” ujarnya. Kegiatan sosialisasi gerakan cuci tangan pakai sabun diikuti oleh istri kepala desa dan lurah

atau penggurus tim penggerak PKK desa dan kelurahan dan termasuk para istri perangkatnya. Agar para peserta mengetahui bagaimana tehnik atau cara yang baik dalam melakukan cuci tangan pakai sabun oleh

nara sumber Wiji Mulyati SKM petugas dari Dinas Kesahatan Kabupaten Pemalang, yang sebelumnya penyampaian materi sosialisasi dan secara simbolis langsung mempraktekannya. (apt)


TEGAL METROPOLIS

SABTU 22 OKTOBER 2011

5

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING 1. Pemadam Kebakaran

(0283) 325429

2. Pelayanan Gangguan PLN

(0283) 356371

3. Polresta Tegal

(0283) 356115

4. Rumah Sakit Umum Kardinah

(0283) 356067 / 341938

5. Pelayanan Gangguan PDAM

(0283) 356175 / 358316

6. Stasiun Besar Tegal

(0283) 353018

7. Terminal Bis Tegal

(0283) 354696 / 354695

Akhir 2011 Sewa TPA Berakhir Diskimtaru Ajukan Perpanjangan Sewa

Hotel dan Hiburan Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284 Ajam Goreng Spesial Lombok Idjo - Gerbang Mas Bahari Water Park Jl. DR. Wahidin - Pesurungan Lor

(0283) 341740

- Jl. Karanganyar No. 21A Kejambon (0283) 342331

(0283) 342330

- d’POSO resto

(0283) 6144277

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Setiap Hari Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

RIEZ PALACE HOTEL - Senin sampai Sabtu Pick up service Gratis. Layanan antar jemput gratis setiap hari kerja. Dari atau ke Stasiun KA & Terminal Bus Tegal Spesial menu at abunawas resto “Afternoon Tea & Pick Up Service BUS PARIWISATA DEDY JAYA Teman Setia Dalam Perjalanan Lutfi Ghozali,SH : 085741888835 Ratno Robani,SH : 081391444447 Office: Jalan Raya Cimohong Bulakamba Brebes Phone : 0283 877668 : Fax: 0283 877 866

PERHUBUNGAN Awak Bus Keluhkan Sepinya Penumpang SEPINYA penumpang di Terminal Bus Kota Tegal paska Lebaran tahun ini. Jumlah pengurus kendaraan lebih banyak dari penumpang, hal ini menurut salah satu pengurus Bus G Sagala, merupakan siklus tahunan. “Ini sudah biasa. Bulan-bulan sekarang penumpang memang sepi. Sekalipun ditawari naik bus tetap sepi penumpang,” ucapnya, Rabu (19/10) kemarin. Dia menambahkan, kondisi semacam ini terjadi merata hampir semua jurusan. Baik Purwokerto, Semarang maupun Jakarta. Sepinya penumpang termasuk saat malam hari. Ramai kembali menjelang datangnya Natal dan Tahun Baru. “Karena banyak yang mau liburan. Kalau sekarang yang dikenal sebagai bulan Apit atau Aji, penumpangnya sepi,” tambah Sagala mantap. Sementara itu, sepinya jumlah penumpang juga dirasakan para pedagang asongan. Baik pedagang buah maupun rokok. “Ini saja kita jualan buah mangga belum laku,” tutur Ningsih. Keadaan sama dialami angkutan penumpang jenis elf atau angkutan kota. Karena penumpah lebih memilih naik kereta api. “Sebab lain membludaknya jumlah kendaraan roda dua. Belum lagi harus bersaing dengan angkutan penumpang lain. Tapi yang penting bisa beli bensin dan untuk makan. Benar-benar susah,” ungkap sopir angkutan, Gunawan. Di sisi lain, seorang warga yang ditemui Radar membenarkan bahwa selama ini dia lebih memilih naik kereta api daripada bus dan sejenisnya. Selain harga tiketnya terbilang lebih murah, faktor keamanan jadi salah satu penentu. “Kalau naik bus perjalanan ke Semarang bisa menghabiskan waktu empat jam. Itu kalau tidak terjebak macet di perjalanan. Tapi apabila menggunakan jasa kereta api berangkat pagi jam 05.00, paling-paling jam 07.30 atau 08.00 sudah tiba. Lagipula tidak sumpek dan pemandangannya asyik sekali. Karena kereta api kan lewat jalur utara pinggir pantai.” Dia menambahkan, permasalahan lain sopir bus sering ugal-ugalan, yang membuat para penumpang takut dan enggan naik lagi. (din)

M SAEKHUN/RATEG

MENUMPUK - Akibat banyaknya sampah yang dibuang warga sekitar, tumpukan sampah di TPS Pasar Malam Alun-alun berada diluar TPS.

PNPM Sanitasi Tunggu Dana Turun PEMERINTAH Kota (Pemkot) Tegal tahun ini hingga 2014 mendatang mendapatkan bantuan dari pusat melalui program PNPM Sanitasi. Untuk tahun ini terdapat 5 kelurahan yang mendapatkan program tersebut dengan alokasi anggaran Rp350 juta per kelurahan. Namun demikian, sampai detik ini dana PNPM Sanitasi belum turun dari pusat. Sebab masih menunggu verifikasi proposal dari Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang akan dilakukan pusat dalam waktu dekat. Kabid Pengembangan Kelurahan dan Sosial Budaya Masyarakat Bapermas KB Kota Tegal, Endah Pratiwi mengatakan, lima kelurahan yang mendapat PNPM Sanitasi di antaranya Randugunting, Debong Kidul, Margadana, Pesurungan Lor, dan Slerok. Masing-masing kelurahan sudah terbentuk KSM-nya. PNPM Sanitasi dikhususkan untuk pembangunan MCK plus dan septik tank komunal. Hal itu sesuai dengan petunjuk yang

ada. “Anggaran program tersebut dari APBN, per kelurahan Rp350 juta, untuk membangun MCK plus dan septik tank komunal. Dari lima kelurahan tadi yang membangun MCK plus hanya Pesurungan Lor. Empat kelurahan lainnya membangun septik tank komunal.” Menurutnya, proses pelaksanaan pembangunan dari mulai rencana sampai pengendaliannya dilaksanakan oleh masyarakat. Sejauh ini pengerjaannya tinggal menunggu dana turun dari pusat. Dalam pelaksanaan kelurahan akan didampingi delapan fasilitator. “Untuk mendapatkan program ini di kelurahan BKM-nya harus sehat. Sebab ini juga merupakan reward bagi masyarakat dan kelurahan yang BKM-nya bagus. Mekanismenya proposal yang diajukan KSM akan di verivikasi oleh Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Propinsi dan dari pusat. Untuk lima kelurahan ini, dari propinsi sudah memverifikasi pada Rabu (12/10) lalu, dan ha-

silnya memenuhi syarat. Tinggal verifikasi dari pusat yang akan dilakukan dalam waktu dekat. Setelahnya baru dana turun dan pembangunan dimulai,” terang Wiwi. Lebih lanjut dia menguraikan, untuk tahun 2012 mendatang, alokasi penerimanya 8 kelurahan dengan anggaran yang sama per kelurahan. Namun tidak menutup kemungkinan, kelurahan yang sudah dapat tahun ini kembali memperoleh pada tahun berikutnya. Tentunya apabila kebutuhan pemenuhan jamban belum teratasi. “Diharapkan dengan program ini, 2014 mendatang masalah sanitasi teratasi.” Kendati begitu, tandasnya, masih ada sedikit kendala untuk mengatasi masalah sanitasi melalui PNPM tersebut. Yakni terbatasnya lahan yang digunakan untuk MCK plus atau septik tank komunal. Karena itu, dia berharap ada teknologi lain, sehingga tidak harus memanfaatkan tanah yang luas untuk mengatasi masalah sanitasi. (adi)

Pembobol Kost-kostan Jalan Jeruk Diringkus Petugas SETELAH melalui perburuan cukup panjang dan melelahkan, aksi pembobolan kost-kostan wanita di Jalan Jeruk Nomor 38, Kelurahan Kraton Kecamatan Tegal Barat, akhirnya berhasil terungkap. Petugas berhasil meringkus pelaku bernama Kuncoro alias Uun (30), warga Jalan Betik, Kelurahan Tegal Sari. Pria pengangguran ini ditangkap berikut sejumlah barang bukti. Antara lain 1 buah handphone (HP) Black Berry (BB), sebuah HP merek Sony Ericsson, dan perhiasan emas. Barang berharga tersebut diketahui milik penghuni kost asal Semarang, Zaenab Assegaf, yang bekerja sebagai karyawati.

Sedang kerugian ditaksir sekitar Rp8 juta, dan pelakunya saat ini mendekam di tahanan. Menurut Kapolres Tegal Kota AKBP Haryadi SIK MSi melalui Kapolsek Tegal Barat Kompol H Moch Syahri SH, aksi penurian terjadi tanggal 12 September. Sebulan kemudian atau tepatnya 12 Oktober 2011, pembobol kost-kotan putri ini akhirnya berhasil diciduk. Modus yang dijalankan pelaku dengan memanjat tembok pada malam hari. “Setelah berhasil, pelaku naik ke atap dan langsung turun ke kamar korban. Saat itu pintu kamar dalam keadaan tak terkunci. Sehingga pelaku

bebas mengambil seluruh barang yang ada. Kemudian sang pencuri keluar dengan membuka garasi, tanpa diketahui si-empunya rumah. Aksi pelaku baru diketahui pagi harinya sekitar pukul 03.00.” Lebih lanjut kapolsek menegaskan, penangkapan terhadap Kuncoro melalui proses panjang, diawali dari nomor PIN Black Berry (BB). Karena barang tersebut sudah dijual, sehingga dicoba menghubungi pembelinya. Dari situ diketahui siapa yang menjual barang tersebut. Setelah dilakukan perburuan panjang dan melelahkan, keberadaan pelaku akhirnya terendus Tim Resmob. (din)

WALAUPUN sampai saat ini belum ada kepastian, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bokong Semar dapat direalisasikan pembangunannya. Namun sewa lahan tanah TPA Muarareja akan berakhir bulan Desember 2011. Guna menghindari penumpukan sampah di TPS dan sejumlah tempat di Kota Tegal, Dinas Pemukiman dan Tata Ruang (Diskimtaru) bakal mengajukan untuk perpanjangan sewa. Hal ini ditegaskan Kabid Pertamanan dan Persampahan Diskimtaru, Budi Priyanto SP. Menurutnya, kalau melihat kondisi TPA yang ada, masih memungkinkan dijadikan tempat pembuangan akhir satu tahun ke depan. Padahal sewa lahan bakal berakhir bulan Desember. Untuk menghindari terjadinya penumpukan sampah seperti terjadi di Bandung. Pihaknya akan mengajukan perpanjangan sewa lahan minimal untuk 1 tahun lagi. “Sambil menunggu, Pemkot menyiapkan pembangunan Bokong Semar. Tahun 2011 kami akan melakukan riview DED dan Amdal TPA Bokong Semar, yang dibuat beberapa tahun lalu. Sedangkan anggaran pengadaan tanah, sekaligus pembangunan fisik diajukan melalui APBD 2012. Soal teknis pembangunan, karena Proyek Jalingkut diperkirakan selesai tahun 2012. Secara teknis kami mengkoordinasikan masalah ini dengan

instansi terkait, termasuk rekanan pemenang lelang nantinya.” Lebih lanjut Budi mengungkapkan, pihaknya menargetkan akhir 2012 TPA Bokong Semar difungsikan. Kalau tidak, Pemkot akan kesulitan membuang sampah. Padahal ini merupakan hajat masyarakat. Sehingga pihaknya minta semua pihak ikut mendukung. “Volume sampah di Kota Tegal setiap hari sekitar 700 M3, yang terangkut ke TPA 400 M3. Sisanya 300 M3 ada yang dikomposting, dilakukan penanganan tradisional, atau dipendam serta diambil pemulung. Jumlah itu termasuk cukup banyak. Jika sampah dalam waktu 1 minggu tak dapat terangkut. Maka jumlah sampah di Kota Tegal sekitar 4.900 M3. Kalau dibiarkan peristiwa di Bandung terjadi di Tegal,” imbuhnya. Selain TPA Muarareja, tandas Budi, pihaknya memiliki 63 TPS tersebar di Kota Tegal. TPS merupakan pembuangan sampah sementara, sebelum diangkut petugas ke TPA. Karena keterbatasan sarana dan prasarana yang dimiliki, kadang-kadang pengambilan sampah terlambat. Apalagi kalau ada alat rusak, ini sangat berpengaruh terhadap penumpukan sampah di TPA. “Walaupun saat ini Diskimtaru memiliki 10 unit drum truk, 3 unit amm rool truk, 8 unit sepeda motor Tossa, dan ada bantuan Kantor Lingkungan Hidup (KLH) berupa 3 unit sepeda motor Tossa. Sehingga total sepeda motor Tossa pengangkut sampah 11 unit.” (hun)

Tempat Kost PL RW 11 Mintaragen Dikeluhkan KEBERADAAN kost-kostan para wanita Pemandu Lagu (PL) di RT 07 RW 11 Kelurahan Mintaragen, Kecamatan Tegal Timur Kota Tegal, beberapa hari ini dikeluhkan dan mengundang keprihatinan masyarakat. Karena keberadaan mereka dinilai sangat mengganggu. Apalagi para wanita tersebut sering pulang sampai dini hari. Bahkan tak jarang ada yang mabuk segala. Menurut Rasito, warga setempat, busana yang dipakai mereka terlihat seronok dan tidak etis. Belum lagi persoalan sering keluar-masuknya tamu pria ke tempat kost itu. Perilaku para PL ini cukup meresahkan. Sehingga sebagai warga pihaknya merasa keberatan. “Kami tidak tahu pasti asal-usul wanita-wanita itu. Apakah sudah ijin atau belum,” ujarnya ketika ditemui Radar, kemarin. Hal senada dilontarkan warga lain, Tarman. Keberadaan para wanita yang kost di lingkungan tempat tinggalnya, membuat lingkungan sekitar tidak nyaman. Hal ini juga dirasakan para ibu yang tergabung dalam sebuah jamaah pengajian. “Intinya kami sangat keberatan. Kampung saya bukan komplek seperti itu,” ucapnya agak emosi seraya menam-

bahkan, kalau aspirasi tersebut diabaikan, warga berencana melakukan unjuk rasa. Sementara Ketua RT 07 RW 11, Muhyanto, saat dikonfirmasi menandaskan bahwa pihaknya telah menjalankan tugas sesuai kewenangannya. Terutama memberikan ramburambu larangan, dimana dalam beberapa poin ditulis lengkap, dan sudah diserahkan pada pemilik kost-kostan tersebut. Khususnya soal mabuk-mabukan. Kalau itu memang benar, bukan kewenangan dirinya. Termasuk mengenai pria yang bertamu. “Saya bertindak sesuai kewenangan. Saya pun tak punya kewenangan melarang, kalau ada warga tinggal di RT saya. Perlu diketahui, semua yang kost menyerahkan foto copy KTP,” paparnya. Dia mengungkapkan, wilayah RW 11 dan sekitarnya memang banyak berdiri kostkostan. Namun sejauh ini tidak ada masalah. “Tapi kenapa RT saya yang dipersoalkan? Kenapa tempat tetangga tidak? Atau sekalian Pantai Alam Indah,” tukas Muhyanto waktu dikonfirmasi. Menurutnya, karena sudah ada aturannya, maka tugas pemilik kost yang menertibkan para penghuninya. (din)


SLAWI METROPOLIS

6

SABTU 22 OKTOBER 2011

RADAR TEGAL

JALAN

Lagi, E-KTP Menuai Kendala

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

MELINTASI - Sejumlah warga melintasi jalur Pacul-Kaladawa, Kecamatan Talang yang kondisinya rusak parah dan berdebu, karena jembatan Langon ditutup.

Perbaikan Jalan Terkendala Anggaran TALANG - Jalan rusak Kaladawa-Pacul, Kecamatan Talang hingga Mejasem, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal yang digunakan sebagai jalur alternatif paska ditutupnya jembatan Langon belum bisa diperbaiki dalam waktu dekat, karena Pemkab tidak memiliki anggaran. Hal itu diungkapkan, Kepala UPTD Dinas Pekerjaan Umum Wilayah Talang-Tarub, Aris AR. Menurutnya, jalur tersebut merupakan akses terdekat menuju Kota Slawi dari arah timur Kabupaten Tegal setelah jembatan Langon ditutup untuk umum. Namun, ia menjelaskan, pihaknya sudah beberapa kali mengajukan usulan dana untuk pengaspalan ruas jalan tersebut melalui RAPBD dan selalu tidak disetujui di tingkat dewan. “Pada APBD Perubahan ini, usulan anggaran untuk pengaspalan jalan ruas Kaladawa-Mejasem juga terkena rasionalisasi saat pembahasan di tingkat dewan,” terangnya, kemarin. Dia mengakui, kondisi ruas jalan tersebut memang cukup memprihatinkan karena hanya terdiri dari pasir dan batu (sirtu). Hal itu menyebabkan kendaraan roda dua maupun roda empat cukup kesulitan saat melintas. Dia menceritakan, ruas jalan tersebut mulanya cukup bagus karena sudah diaspal. Namun karena kondisi jalan lebih rendah dari persawahan yang mengelilinginya, akhirnya dilakukan peninggian jalan dengan cara pengurukan sirtu setinggi satu meter. “Peninggian jalan dengan sirtu dilakukan pada sekitar 2008. Untuk tahun depan, kami akan kembali mengusulkan anggaran untuk pengaspalan ruas jalan tersebut karena memang seharusnya sudah menjadi prioritas,” tambahnya. Seperti diketahui, selama penutupan jembatan Langon, arus lalu lintas warga menuju kawasan pusat kota Kabupaten Tegal dialihkan melalui dua ruas alternatif. Yaitu ruas terdekat melalui Mejasem-PaculKaladawa dan melalui jembatan Gereja Mejasem yang tembus ke Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Tegal. (fat)

PERBAIKAN

Disdukcapil Diminta Tambah Operasional

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

SEMAT - Camat Suradadi, Tri Guntoro selaku Ketua Mabiran Gerakan Pramuka Kwarran Suradadi, pada Jambore menyematkan lencana terhadap dua penggalang.

Mengawasi dan Memotivasi Pembukaan Jambore Ranting Suradadi GERAKAN Pramuka Kwartir Ranting (Kwaran) 11.28.02 Suradadi menyelenggarakan Jambore Ranting di Lapangan Sepak Bola Jatibogor Kecamatan Suradadi, selama tiga hari dimulai dari hari Jumat (21/10) hingga Minggu (23/10) mendatang. Kegiatan yang diikuti oleh ratusan penggalang ini dibuka secara langsung oleh Camat Suradadi, Tri Guntoro selaku Ketua Mabiran, Jumat (21/10) pagi. Disela-sela upacara pembukaan Jambore Ranting Suradadi 2011 ini, Tri juga menyematkan lencana secara simbolis terhadap dua penggalang yang terdiri dari satu pelajar putri dan satu putra. Dalam sambutannya, orang nomor satu di Kecamatan Suradadi ini menyampaikan kepada para panitia dan pembina pendamping agar selalu mengawasi dan memotivasi para peserta dalam melaksanakan semua kegiatan. Terutama dalam kegiatan diluar lokasi Jambore seperti berwisata ke Obyek Wisata Purwahamba Indah (OW Purin) serta ke Pangkalan

Udara Radar II Tegal. Begitu pula bagi peserta Jambore, selama mengikuti kegiatan ini semoga dapat menjalin rasa persahabatan, rasa persatuan dan kasih sayang diantara sesama. Marilah belajar bersama, bermain bersama dalam kegiatan Jambore ini untuk menjadi manusia yang cerdas dan mandiri, sesuai dalam tema jambore kali ini. Yaitu, Belajar, Bermain, dan Berlatih untuk mandiri dengan mottonya, Satyaku Kudarmakan Darmaku Kubaktikan. Dia melanjutkan, dengan adanya kegiatan ini akan membawa berkah bagi semuanya. Terutama bagi jajaran pendidik, karena kegiatan ini merupakan awal pengumpulan poin jasa untuk menuju sertifikasi gugus depan. “Kegiatan ini merupakan amanat Undang-undang Republik Indonesia (RI) Nomor 12 tahun 2010 tentang gerakan pramuka yang telah disyahkan oleh Presiden RI Bapak Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 24 November 2011 lalu,” paparnya. Dia berharap kepada para peserta Jambore, seusai mengikuti kegiatan tersebut dapat mengambil pelajaran berharga di dalam kehidupan

keluarga, masyarakat dan sekitarnya. Tujuannya, kedepan tidak ada lagi tawuran atau kenakalan remaja lainnya. “Mari kita ciptakan Kecamatan Suradadi yang aman, tentram dan kondusif untuk menuju hasil yang gemilang di tingkat kabupaten maupun propinsi,” pintanya. Ketua Panitia Jambore Ranting 11.28.02 Suradadi, Khumaeedi SPd mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan selama tiga hari dan diiikuti oleh 980 peserta. Sebanyak itu, terbagi dari regu inti 800 peserta, regu tambahan 80 peserta, pembina pendamping 40 orang, serta panitia dan DKR sebanyak 60 pembina. Dia menjelaskan, tujuan kegiatan ini untuk melatih hidup mandiri anggota pramuka penggalang dengan tidak menggantungkan diri pada orang lain. Meningkatkan mental fisik dan pengetahuan bagi para pramuka penggalang. Kemudian meningkatkan disiplin pribadi, serta rasa tanggung jawab dan kesetian terhadap regu dan pangkalannya. “Intinya, untuk mengembangkan dan membina penghayatan kode kehormatan pramuka penggalang yaitu Tri Satya dan Dasa Dharma pramuka,” pungkasnya. (yeri novel)

TALANG - Perjalanan proses perekaman data pribadi penduduk dalam program E-KTP kembali temui kendala. Kali ini menyangkut waktu operasional yang ditetapkan Disdukcapil berbanding terbalik dengan jumlah pelayanan yang harus dilakukan. Dimana jam operasional yang berlaku mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB pada kenyataannya tidak efektif melayani animo masyarakat yang jumlahnya ratusan dalam setiap harinya. Camat Talang, Hajjah Nurhayati MM mengaku menerima keluhan dari masing-masing pemerintah desa terkait pendeknya jam operasional pelayanan e KTP di kecamatan. “Untuk melayani semua warganya yang harus menjalani perekaman daftar penduduk, terpaksa pemerintah desa mengeluarkan dana untuk uang lembur petugas Disdukcapil. Ini

mengingat dinas sendiri hanya membatasi jam kerja hingga pukul 16.00 WIB dan tidak menyediakan uang lembur,” terangnya, Jumat ( 21/10). Diakuinya, petugas Disdukcapil sendiri memberi toleransi tambahan waktu untuk merampungkan pelayanan bila ada dana pendukung operasionalnya. Langkah berani membayar uang lembur yang dilakukan pemerintah desa itu semata demi terlayaninya masyarakat yang telah berbondong-bondong mendatangi kecamatan. “Memang idealnya untuk pelayanan 300-an warga setiap harinya harus didukung tiga perangkat perekaman. Dengan demikian 1 perangkat bisa melayani 100 warga, sehingga pelaksanaan bisa tepat waktu sesuai jam kerja yang telah ditentukan. Dengan keberadaan dua perangkat saja pernah pelayanan baru bisa rampung hingga pukul 23.00 WIB. Warga harus tetap dilayani mengingat mereka sudah bersusah payah datang. (her)

HERMAS PURWADI / RADAR SLAWI

HINGGA LARUT - Pelayanan perekaman data penduduk E-KTP yang mulai temui kendala di Kecamatan Talang, kemarin.

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

DALAM PELAKSANAAN - Jalan Desa Jatimulya - Kertasari Kecamatan Suradadi, yang saat ini sedang diperbaiki.

Jalan JatimulyaKertasari Diperbaiki SURADADI - Ruas jalan Jatimulya-Kertasari, Kecamatan Suradadi, saat ini sedang diperbaiki dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2011. Pelaksanaan diawali dengan pembuatan talud sejak tanggal 8 Oktober lalu. Hal ini dilontarkan Kepala UPTD Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kecamatan Warureja, Suradadi, Sugeng Ristanto, saat ditemui di kantornya, Desa Munjung Agung, Kecamatan Kramat, Kamis (20/10) siang. Dia menjelaskan, panjang jalan yang sudah tampak rusak dan bergelombang itu, sekira 777 meter dan lebarnya 4 meter. Pengerjaan itu, merupakan lanjutan dari perbaikan tahun lalu. Sebelumnya mulai Desa Jatibogor sampai dengan Desa Jatimulya. “Besar anggarannya, saya kurang tahu pasti. Sebab saya tidak melihat RAB dan gambarnya,” katanya. Lebih jauh dia mengutarakan, untuk tahun ini jalan Desa Rangimulya, Kecamatan Warureja belum dianggarkan. Rencananya, jalan desa itu akan diikutkan program sengkuyung TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 2012. Alasannya, karena jalan tersebut, bukan ruas jalan kabupaten. Sehingga, Pemda tidak terlalu fokus untuk adanya perbaikan di jalan terebut. “Saat ini, kami (Pemda, red) fokusnya hanya jalan kabupaten. Sedangkan untuk desa, biasanya sudah ada dana bantuan baik melalui PNPM, ADD, atau lainnya,” ujarnya. Sebenarnya, lanjut Sugeng, beberapa ruas jalan Desa Rangimulya sudah diperbaiki. Utamanya mulai dari Desa Demangharjo ke selatan, hingga rel kereta api. Tetapi sayangnya, dari rel kereta api hingga ke Desa Rangimulya, belum ada perbaikan. “Semoga tahun depan dianggarkan,” pungkasnya. (yer)

Kiat Anggota Bharagas dalam Serukan Jumat Bersih

Semua Jajaran Bahu-Membahu Dukung Pencapaian Adipura Peliknya kriteria penilaian tahap I Adipura yang dilakukan Kementrian LH, ditangkap jajaran Bharagas Polres Tegal. Keberadaan markas Bharagas yang berada dijantung kota, tentunya tak akan luput dari penilaian tim kebersihan dari pusat tersebut. Disinilah Bharagas terpanggil untuk turut ‘cancut taliwondo’ menggerakkan personil untuk bersih- bersih halaman depan mako. Seperti apa giat Jumat bersih itu dilakukan? LAPORAN : HERMAS P GIAT olahraga bersama yang

HERMAS PURWADI / RADAR SLAWI

BERSIH MAKO - Pasukan Bharagas lakukan giat songsong penilaian Adipura tahap I,kemarin.

sudah menjadi agenda personil Bharagas, Jumat ( 21/10) kemarin berubah menjadi ajang Jumat bersih. Dimana seluruh

personil Bharagas yang sudah mengenakan baju traning olahraga membawa semua piranti alat kebersihan. Mereka menye-

bar diseluruh sudut-sudat bangunan mako Bharagas tersebut. Kapolres AKBP Nelson Pardamaian Purba SIK melalui Wakapolres Kompol Teguh Tri Prasetya SIK mengatakan, langkah yang dilakukan kali ini sebagai bentuk nyata dukungan Bharagas demi pencapaian Adupura. “Kami memang sempat mendapat instruksi dari wabup untuk menggerakkan semua komponen menjalankan kebersihan mako. Dan ini kami implementasikan secara riil dilapangan,” ujarnya. Semangat personil Bharagas dalam menjalankan agenda Jumat bersih patut diancungi jempol. Mereka melakukan aksinya terbilang cukup cepat dari mulai pukul 07.00 WIB. Tentunya hal ini tak lepas dari slogan yang telah tertanam diseluruh dada personil. Di-

mana komandan Bharagas AK BP Nelson Pardamaian Purba SIK telah menanamkan semangat untuk memulai menjadi hebat, belajar untuk menjadi hebat, dan melakukan pelayanan dengan tulus dan ikhlas. “Usai melakukan kerja bakti di mako, pasukan kami geser untuk melakukan pembenahan dan penataan kebersihan dirumah dinas kapolsek Surodadi. Dimana areal tersebut akan kita manfaatkan untuk markas Pol Air yang baru saja kita rintis. Ada lima personil yang dikepalai kepala satuan untuk menjalankan tugas disana,” cetusnya. Diakuinya upaya membiasakan hidup bersih ditubuh jajaran Bharagas juga akan terus ditingkatkan dan dibudayakan pada seluruh keluarga besar personil yang hidup di asrama dan rumah pribadi. (*)


KABUPATEN TEGAL

7

SABTU 22 OKTOBER 2011

RADAR TEGAL

Sekretariat Yaumi Selesai 70 Prosen Calhaj Telah Berada di Tanah Suci MAKKAH AL MUKARRAMAH - Dua kloter terakhir dari calon jemaah haji (calhaj) Kabupaten Tegal masing-masing kloter 58 dan 59 SOC, telah terbang meninggalkan tanah air menuju Arab Saudi. Tepatnya, menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. Dua armada pesawat Garuda meninggalkan Bandara Adisumarmo, Solo, tepat pukul 17.00 WIB Kamis (20/10) dan pukul 23.00 WIB Kamis (20/10). Tidak ada kendala yang mengganggu berkaitan dengan keberangkatan para calhaj di kedua kloter tersebut. Sementara itu, dari Arab Saudi diperoleh informasi kloter 57 SOC telah mendarat dengan sempurna di Bandara King Internasional Abdul Azis, Jeddah, pada Kamis (20/10) tepat pukul 07.00 waktu setempat. Di bandara pintu masuk wilayah Arab Saudi tersebut, jamaah langsung menjalani pemeriksaan paspor dan pemeriksaan kesehatan. Selanjutnya, calhaj langsung menuju ke Kota Makkah Al Mukarramah tempat pemondokan telah dipersiapkan. Menurut seorang Tim Kesehatan Haji Daerah (TKHD) dr Maun yang berada di kloter tersebut, para jamaah memasuki pemondokan pada makam harinya sekitar pukul 19.00 waktu setempat. Para calhaj menempati pemondokan di Ummul Quro Makkatul Mukarromah di wilayah Makkah. Meski telah melakukan perjalanan yang melelahkan dari Jeddah menuju Makkah, namun kondisi para calhaj dipastikan dalam kondisi baik dan normal. Secara umum, para calhaj juga dalam keadaan sehat tidak terdapat gangguan kesehatan dan halangan teknis yang berarti. (adv)

SLAWI - Pembangunan gedung pertemuan, asrama dan pagar keliling Sekretariat Yaumi Kabupaten Tegal diperkirakan sudah selesai 70 prosen. Pembangunan yang bersifat investasi oleh PT Kalibogor Purwokerto, saat ini terus mengerjakan pembangunannya secara bertahap. Selesai pembangunan senilai sekitar Rp 7 M itu, tidak ada batas waktu tertentu sesuai perjanjian kotrak, namun bersifat fleksibel. “Kepengurusan terus mengawasi proses pelaksanaan pembangunan agar sesuai kwalitas. Untuk pembayaran sendiri sudah dituangkan dalam kontrak antara Yaumi dengan PT Kalibogor,” jelas seorang pengurus Yaumi, Ir Sudaryono, yang bertindak sebagai pengawas teknis pembangunan, kepada Radar, belum lama. Dikatakan Sudaryono, untuk seluruh perjanjian pembangunan Sekretariat itu, tertuang dan disepakati antar kedua pihak. Semua bentuk perjanjian berada di secretariat Yaumi, dirinya hanya bertugas melakukan pengawasan. Sesuai pengawasan dirinya, pembangunan yang dilakukan oleh PT Kalibogor cukup bagus dan sesuai dengan kesepakatan. Menurut dia, belum bias diprediksi kapan selesainya, karena sesuai kesepakatan selesainya pembangunan bersifat fleksibel. PT Kalibogor sendiri dalam melaksanakan kegiatan secara bertahap sesuai dengan anggaran dana yang dimiliki. “Bagi kami yang terpenting intensitas pengerjaannya berlangsung rutin dan sepertinya niatan rekanan patut dibanggakan. Semoga sampai selesai pengerjaan sesuai harapan,”

M GHONI/RADAR SLAWI

TERUS DIKERJAKAN - Pembangunan sekretariat Yaumi Kabupaten Tegal terus dikerjakan oleh PT Kalibogor Purwokerto. Pekerjaan yang bersifat investasi itu, saat ini selesai sekitar 70 prosen.

terangnya. Sementara, pengerjaan yang tengah dilaksanakan saat ini masih berfokus

Hari Ini, LT- III Digelar

PRAMUKA

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

MENOLONG - Waka kesiswaan SMP Negeri 1 Suradadi, Martikno, saat membawa korban menuju tenda sekretariat Jambore Ranting 11.28.02 Suradadi, Jumat (21/10).

Komandan Upacara Jambore Pingsan SURADADI - Komandan upacara penggalang pembukaan Jambore Ranting 11.28.02 Suradadi yang di selenggarakan di Lapangan Sepak Bola Desa Jatibogor, Jumat (21/10), mendadak pingsan. Kejadian itu sangat mengejutkan peserta upacara termasuk Pembina Upacara, Camat Suradadi, Tri Guntoro. Ironisnya, meski Puskesmas Jatibogor sudah diminta bantuannya namun sepertinya kurang tanggap. Ketua Panitia Jambore Ranting 11.28.02 Suradadi, Khumaedi SPd mengaku, pihaknya sudah menghubungi tenaga medis Puskesmas Jatibogor untuk turut membantu dalam kegiatan itu manakala ada penggalang yang mendadak pingsan. Hanya saja, meski pengajuan bantuan tersebut sudah diajukan hari sebelumnya, namun dari Puskesmas tidak mengirimkan tenaga medis hingga ada penggalang yang pingsan. Mengingat demikian, terpaksa para pembina memberikan obat seadanya. “Komandan upacara namanya Winda. Dia merupakan siswi kelas VIII SMP Negeri 1 Suradadi. Winda pingsan ketika memimpin upacara ini (Jambore, red),” terang Khumaedi, saat ditemui di lokasi. Dia sangat menyayangkan tenaga medis dari Puskesmas setempat yang tidak hadir pada kesempatan itu. Mestinya, pihak puskesmas memberitahukan lebih dulu ketika ada halangan untuk hadir. Menurutnya, selain komandan upacara yang mendadak pingsan, penggalang lainnya juga ada yang mengalami hal serupa. “Ada siswa yang pingsan lagi. Sepertinya dari siswa kelas VI,” ujarnya. (yer)

SLAWI – Sedikitnya 360 Pramuka Penggalang Rakit dan Terap atau setara SMP /MTs yang tergabung dalam 18 regu se Kwarcab 11.28 Tegal bakal beradu kemampuan dan ketrampilan dalam ajang Lomba Tingkat III (LT-III). Kegiatan yang bakal dipusatkan di Bumi Perkemahan Wana Tirta Desa Pedeslohor, Kecamatan Adiwerna itu, dimulai hari ini, Sabtu (22/10) dan akan berakhir Selasa (25/10) mendatang. Direncanakan akan dibuka secara resmi oleh Ketua Kwartir Cabang 11.28 Tegal, H Muji Atmanto, SHMM, Sabtu siang, (22/10) hari ini. “Rencananya LT-III akan dibuka oleh Ketua Kwarcab, siang ini (Sabtu-red),” terang Sekretaris Binamuda Kwarcab 11.28 Tegal, Suharjo, SPd, Jumat (21/10) kemarin. Menurut Harjo, Lomba Tingkat III merupakan arena pertemuan Regu Pramuka Penggalang Tingkat Kwartir Cabang 11.28 Tegal dengan cara kegiatan kreatif, rekreatif edukatif dalam bentuk perlombaan. “ LT III ini lebih ketat karena berbentuk lomba, berbeda dengan Jambore Penggalang,” jelasnya. Karena itu, kata Harjo, dalam Lomba Tingkat ini, Pramuka Penggalang dituntut lebih mandiri tanpa bantuan maupun bergantung dari Kakak Pembinanya. Pembina pendamping sifatnya hanya memantau dan mengawasi anak didiknya. “Kemandirian menjadi modal

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

LOKASI LT III – Lokasi Bumi perkemahan Wana Tirta Desa Pedeslohor, Kecamatan Adiwerna, sebagai tempat LT III.

bagi adik - adik peserta LT-III, karena semuanya harus dilakukan sendiri oleh mereka (penggalang-red),”tegas Harjo yang juga ketua Panitia LT-III. Terpisah, Waka Kwarcab bidang Abdimas dan Humas Kwarcab 11.28 Tegal, dr H Wido d o D j o k o M u l y o n o , MKes melalui Ancu Humas, Nurkhasan mengatakan, Lomba Tingkat III yang dikemas dalam bentuk perkemahan dan Lomba Penggalang ini, dimaksudkan untuk meningkatkan kreatifitas dan ketangkasan serta ketrampilan anggota Pramuka. Selain itu juga untuk mencari regu tergiat yang akan

Dari Acara Ultah Mashoeri Dahlan di Ujungrusi

Apito Baca Sajak, Tamu Undangan Terpekur Menikatinya Apito Lahire membacakan puisi di hadapan para tamu undangan dalam acara Ulang Tahun salah satu pejabat di Kabupaten Tegal. Seperti apa aksinya? LAPORAN: YERI NOVEL KEPENYAIRAN Apito Lahire benar-benar teruji sebagai pembaca puisi termumpuni. Ini terbukti pada acara Kamis (20/ 10) siang, di Pondok Ayam Pemanggangan Jalan Ujungrusi, Adiwerna yang digelar oleh Yayasan Bhakti Praja Kabupaten Tegal. Di hadapan para tamu undangan dalam acara Ulang Tahun mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal periode 2004 - 2009, Drs H Mashoeri Dahlan MBA, MM ke 70 tahun, Apito tampil laiknya seorang begawan dengan membawakan sajak tegalan karya Lanang Setiawan. Dengan baju motif kembangkembang, Apito tampak elegan berdiri dihadapan sekitar 80 undangan yang terdiri dari para pejabat, pangsiunan, handaitaulan, ormas, seniman, kiai, dan sejumlah sanak keluarga. Seiring lantunan aransemen musik Kitaro berjudul Return to Vietnam, Apito membawakan 2

pada pengerjaan bagian gedung pertemuan dan pagar keliling kantor Sekretariat Yaumi. Kemungkinan setelah

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

MENJIWAI - Apito Lahire saat membawakan sajak tegalan karya Lanang Setiawan, tampak menjiwai dalam bait-baitnya.

sajak tegalan berjudul “Isin Nyiksa” dan “Ronce-ronce” yang mampu memaksa tamu undangan terpekur menikmati suara Apito, yang kadang lembut, menyayat, meraung, serta mengece dengan tertawa lepas. Sekali waktu, Apito membungkukan badannya dengan kemasan suara menirukan kakek renta yang sudah uzur. Gaya tersebut kentara ketika ia mewedarkan tek-tek puisi Isin Nyiksa, Tres umur 70 taun Gusti Allah netepi, kebecikan-kebecikane sampeyan termasuk kalebure dosa. Selama ia mendaraskan sajak berjudul “isin Nyiksa” yang diambil dari antologi sajak “Nawu”, pengunjung dibuat

terpekur dalam pembacaannya. Suasana seolah dibuatnya hening tanpa seorang pun pengunjung menyuara. Ruangan perhelatan hening membeku hanya suara sang penyair yang mengalir seolah menembus dinding-dinding gedung. Suasana serupa juga tercipta sewaktu Apito meluncurkan sajak berjudul “Ronce-ronce”:/ ...Senggane sampeyan dadi panguwasa/ora bakal ngluwihi pengeran//Kuwasane sampeyan/bleh mungkin saumure jagad/musti ana watese/adong ora digulung pati, bleh kebeneran malah didombreng rakyat//. Dalam sajak itu, Apito Lahire maunya ingin mengutarakan

bahwa kebesaran Allah SWT di atas segala-galanya dan nilai seorang manusia hanya ditakar bukan seberapa wewenang kuasanya dan harta bendanya yang dimiliki. Melainkan seberapa besar pahala yang dimiliki seorang manusia untuk menghadap Tuhannya, seperti yang tertuang dalam bait terakhir sajak “Ronce-ronce:/Siang apa? Sapira gedene amale sampeyan nggo sangu/ngadep Pengeran//. Ketika Apito menyelesaikan teks-teks puisi tersebut, perlahan-lahan kakinya melangkah mendekati Mashoeri Dahlan yang duduk di jajaran paling depan. Tampak sekali wajah Mashoeri terpekur seakan merenungi teks syair sajak tersebut. Dan sedetik kemudian gemuruh tepuk tangan membahana membelah kesenyapan gedung berlantai dua. Sementara itu, Panitia Penyelenggara, Drs. H. Sunyoto, MM menyatakan, dirinya sengaja mengundang penyair Apito Lahire karena yang bersangkutan putra daerah yang eksistensinya sebagai seniman telah teruji dan berkelas inggil di jajaran para penyair nasional. “Apito Lahire sengaja kami undang untuk mengisi acara Ultah Pak Mashoeri Ke 70. Karena bobot Apito dalam pembacaan puisi tidak diragukan. (*)

mewakili Kwarcab 11.28 Tegal dalam Lomba Tingkat IV di tingkat Kwarda 11 Jateng pada tahun 2012 mendatang. “Ajang ini juga sekaligus untuk mencari regu terbaik untuk mewakili Kwarcab Tegal pada LT IV Februari 2012 di Kota Semarang,” paparnya. Materi kegiatan yang dilombakan, tambah Khasan, dibagi menjadi 6 kelompok kegiatan antara lain Kelompok Ketaqwaan terhadap Tuhan YME, Kepribadian dan kepemimpinan, pengetahuan dan kecerdasan, ketrampilan, kecerdasan dan olahraga, serta peduli sesama dan lingkungannya. (fat)

dua kegiatan itu, PT Kalibogor baru berkonsentrasi pada pembangunan asrama. (gon)

Satpol Lakukan Kerigan Bersama SLAWI – Jumat (21/10), beberapa SKPD di lingkungan Pemkab Tegal berlomba melakukan kegiatan kerigan bareng atau bersih-bersih, dilingkungan kantornya masing-masing. Hal itu dilakukan sesuai dengan Surat Wabup Tegal no 660.1/3664 tanggal 17 Oktober 2011 perihal himbauan kerigan bareng/bersih-bersih kota dalam rangka persiapan penilaian adipura tahap I tahun 20112012. Seperti yang terlihat dilingkungan kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Seluruh Kasie, staf dan anggota regu Satpol PP Kabupaten Tegal melakukan kerigan bareng/bersih-bersih lingkungan kantor dan disekitar pos penjagaan pemda. Kasatpol PP Drs Eko jati S,

Msi, melalui Kasubag TU, Heni Sulistiyawati, di sela-sela melakukan kerigan mengatakan, bahwa kegiatan ini dilakukan atas perintah kepala satpol sesuai dengan edaran wabup dalam rangka penilaian adipura. Pihaknya akan melakukan kerigan tersebut kurang lebih sampai dua mingguan. “Kalau memang tidak ada kegiatan satpol, kami bersama anggota lainnya akan selalu melakukan bersih-bersih dilingkungan kami khususnya,” ungkapnya. Ia menambahkan, bersih itu sehat, dengan adanya edaran tersebut, memberikan semangat baru bagi satpol untuk lebih bersih, khususnya dikantornya. “saya tidak tahu dengan kantor yang lain, yang paling penting kami melakukan tugas,” ujarnya. (fat)

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

KERIGAN – Beberapa anggota Satpol PP sedang melakukan kerigan di halaman markas besar Satpol PP Kabupaten Tegal.


RADAR BREBES

8

SABTU 22 OKTOBER 2011

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes RSU Bhakti Asih RSIA Mutiara Bunda Tanjung Brebes RS Dera As Syifa Banjarharjo Brebes Hotel Dedy Jaya Brebes RS Dedy Jaya

(0283) 671431 (0283) 671279 / 673481 (0283) 877222 (0283) 889588/ 889548 (0283) 673133 / 673158 (0283) 672145/ 672525

WONGE DEWEK Ajak Anak Gemar Menabung GUNA menghidupkan kembali aksi gemar menabung bagi anak-anak sekolah di Indonesia, khususnya di Kabupaten Brebes, PD BKK Brebes kini menggenjot kepada sejumlah sekolah yang ada di Kabupaten Brebes untuk menyisihkan uang jajan untuk ditabung. Bahkan dengan modal memberikan buku tabungan sebanyak 12 ribu, PD BKK siap menanamkan sejak dini kepada anak sekolah untuk belajar menabung. Hal itu dikatakan Direktur PD BKK Brebes H Masykur SE. “Kegiatan gemar menabung ini adalah program PD BKK Brebes dalam Junior goes to school di beberapa sekolah, mulai dari TK hingga SMA se Kabuaten Brebes. Karena memang gemar menabung di sekolah yang sempat populer pada puluhan tahun yang lalu, melalui Tabanas kini sudah mulai surut. Makanya kini gerakan menabung oleh anakanak sekolahan itu tak terdengar lagi. Untuk itu PD BKK Brebes kembali akan menghidupkan gemar menabung tersebut,” katanya. Menurutnya, kalimat kiasan rajin pangkal pandai, hemat pangkal kaya, merupakan ungkapan bijak yang sering didengar sebagai motivasi diri untuk menjadi lebih baik. Dan ungkapan itu sering kita lihat terpampang di sekolah mulai dan TK hingga SMA. Anak-anak sejak usia dini memang sebaiknya diajarkan untuk hidup hemat, di mana salah satu caranya adalah menabung. “Yang jelas, program ini mengajarkan anak untuk menabung sejak dini, agar anak-anak belajar untuk mengerti dan memahami pentingnya nilai uang. Terlebih, PD BKK juga turut memberikan pelajaran positif kepada anak-anak, mengajarkan menabung melalui Tabungan Junior,’’ pungkasnya. (gus)

AJIB AH...

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

MENERIMA BANTUAN - Camat Tonjong Drs Hudiyonoo MSi menerima secara simbolis bantuan air bersih dari PLN UPJ Bumiayu untuk disalurkan ke sejummlah fesa yang kesulitan.

PLN Bantu Atasi Krisis Air TONJONG - Sebagai wujud nyata peran serta PLN dalam membantu kesulitan warga mendapatkan air bersih, PLN UPJ Bumiayu menggelar kegiatan sosial. Yakni dengan penyaluran air bersih di tiga desa di Kecamatan Tonjong. Bakti sosial ini sendiri dalam rangka peringatan Hari Listrik Nasional ke 66. Sebanyak 10 ribu liter lebih air bersih, Jumat (21/10) disalurkan, yakni ke Desa Raja Wetan, Galuh Timur dan Kalijurang. Umar selaku koordinator kegiatan dari PLN UPJ Bumiayu mengatakan, kegiatan sosial ini sengaja dipilih dengan pertimbangan kondisi sejumlah wilayah di Kecamatan Tonjong terkena dampak musim kemarau. “Kami ingin membantu dengan berpartisipasi membantu ketersediaan air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya. Pihaknya juga berharap agar pemberian bantuan air bersih dapat membantu masyarakat, walaupun jumlahnya terbatas. Pendistribusian air bersih dilakukan dengan menggunakan satu unit kendaraan tanki air, puluhan jariken dan Tempat Penampungan Air (Torn-Roof Tank) yang ditempatkan di atas kendaraan bak terbuka. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh koordinator kegiatan yang diterima Camat Tonjong Drs Hudiyono MSi bertempat di halaman Kantor Kecamatan Tonjong. “Tiga desa yang mejadi sasaran bantuan air bersih dari PLN kali ini merupakan daerah yang benar-benar membutuhkan. Sehingga dengan keterlibatan PLN dalam membantu ketersediaan air bersih, kami merasa sangat terbantu,” kata Hudiyono. Pemerintah Kecamatan sendiri hingga saat ini masih menunggu bantuan air bersih dari Pemkab Brebes melalui Dinas Sosial yang pengajuannya sudah lama disampaikan. (pri)

CUACA Pancaroba, Waspadai Puting Beliung BREBES - Datangnya musim peralihan (pancaroba) dari musim kemarau ke penghujan kerap diwarnai cuaca ekstrim, seperti datangnya puting beliung. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes memetakan, sedikitnya 18 titik di 6 kecamatan menjadi wilayah rawan terjadi puting beliung. “Seperti yang sudah-sudah, puting beliung kerap muncul saat masa pancaroba rawan terjadi di wilayah cekungan atau daerah yang berada di antara dataran tinggi dan rendah. Wilayah rawan itu antara lain Kecamatan Ketanggungan, Bantarkawung, Larangan, Bandarharjo, dan Tanjung. Kami berharap masyarakat yang bermukim di wilayah perbatasan dataran rendah dan tinggi agar lebih waspada, terutama saat masa pancaroba seperti sekarang,” kata Kabid Penanggulangan dan Kesiapsiagaan BPBD Brebes Mujahidin, Kamis (20/10). Menurut dia, angin puting beliung tidak bisa diprediksi kapan terjadinya. Namun demikian, berdasarkan beberapa pengalaman kejadian sebelumnya, angin berkecepatan tinggi itu melanda di wilayah dengan tipikal geografis, seperti di enam kecamatan tersebut. “Jumlah desa yang tersebar di kecamatan rawan puting beliung ini ada 20 desa. Guna menghindarinya, warga kami minta waspada pada pergantian musim kemarau ke penghujan seperti saat ini,” terangnya. Ia mengatakan, bencana puting beliung tidak dapat diprediksi kapan akan datang. Selain mengimbau kepada semua warga, baik yang bermukim di daerah rawan bencana puting beliung ataupun di daerah lainnya untuk waspada juga mengantisipasi terjadinya kerugian. (ism)

Warga Desak Segera Diaspal PEMBANGUNAN jembatan Pemali oleh pemerintah, disambut baik oleh masyarakat. Namun pelaksanaannya yang lamban dan terkesan diulur-ulur membuat rakyat marah. Betapa tidak, selama proses pembangunan, kemacetan di jalur Pantura terjadi sepanjang hari dan berlangsung selama beberapa bulan. Bahkan menjelang arus mudik pun, pembangunan belum juga selesai. Rekanan yang membangun jembatan itu pun akhirnya membuka jembatan, meski belum diaspal. Karena selain menghindari kemacetan yang parah saat arus mudik, warga juga sudah stress dengan kemacetan tersebut. Bahkan akibat kemacetan itu, banyak pengusaha yang merugi. Total kerugian bisa mencapai miliaran rupiah. Kini, setelah dibuka dengan paksa, karena belum juga diaspal, pihak rekanan belum menunjukkan tanda-tanda kapan jembatan itu akan dilapisi aspal. Jika kondisi ii dibiarkan hingga musim hujan, dikhawatirkan akan menyebabkan banyak kecelakaan. Karena lapisan plat baja yang belum diaspal itu, jika terkena air hujan maupun tumpahan minyak dan oli, akan sangat licin. Bahkan saat wilayah Brebes diguyur hujan untuk pertama kalinya, sudah ada beberapa korban yang jatuh di jembatan itu karena terpeleset. Meski belum mnimbulkan korban jiwa, namun hal itu jelas sangat membahayakan. “Sudah banyak korban sepeda motor yang berjatuhan akibat sampai dengan sekarang kondisi jalan di jembatan Pemali tak kunjung diaspal. Ini bukan rekayasa atau pun yang lain-

nya. Karena memang plat baja yang dijadikan sebagai landasan untuk jembatan itu sangat licin. Terlebih saat ini sudah mulai memasuki musim penghujan,” kata Kordinator Pusat Jaringan Seluruh Rakyat (Pujasera) Brebes Didi Benjor, kepada Radar Jumat (21/10). Menurutnya, apakah Bina Marga Provinsi akan menunggu korban lebih banyak lagi atau memang tidak ada anggaran untuk pengaspalan. Padahal, sebelumnya Bina Marga juga telah berjanji akan segera mengaspal jembatan Pemali tersebut. “Sekarang masyarakat menangih janji. Dan janji itu haruslah ditepati. Terlebih pengaspalan di jalan jembatan Pemali juga untuk kepentingan umum, bukan untuk kami pribadi,” bebernya. Sementara Kepala DPUTR Kabupate Brebes H Satibi SH, mengaku juga sering mendapatkan pesan dari sejumlah kalangan masyarakat sekitar Pemali. ‘’Laporan dari masyarakat Pemali, memang sudah sangat banyak. Terlebih, kami juga orang sekitar wilayah jembatan Pemali. Makanya, dari laporan itu kami juga berusaha turun langsung untuk melihat kejadian yang sebenarnya,” katanya. Satibi menambahkan pada saat hujan pertama turun di Brebes sekitar sepekan yang lalu, pihaknya juga melihat langsung beberapa kendaraan sepeda motor yang terjatuh akibat terpeleset di badan jalan jembatan Pemali. Namun untung saja, saat itu tidak ada kendaraan lainnya yang berada di belakangnya. Sebab, kalau jalan saat itu tengah ramai, maka pengendara motor yang terjatuh itu akan celaka. (agus w)

Jembatan Wadas Gumantung Kian Mengkhawatirkan TONJONG - Jembatan gantung sebagai sarana penghubung Dukuh Wadas Gumantung menuju pusat pemerintahan Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong melalui Dukuh Gardu, kondisinya sangat mengkhawatirkan. Jembatan dengan panjang bentangan 80 meter, yang dibangun melalui Program Pengembangan Kecamatan (PPK) tahun 2005 tersebut, saat ini mengalami kerusakan pada dua pilar utama yang berada di kedua sisi utara dan selatan, hingga menyebabkan jembatan dalam kondisi miring. Waryono, Kepala Dusun Gardu mengatakan keruskan tersebut diakibatkan terjangan banjir gabungan dua sungai yakni Kali Pedes dan Kali Glagah yang mengalir di bawahnya. “Jembatan pernah putus pada awal Tahun 2009 kemudian diperbaiki, namun kembali mengalami kerusakan pada tahun 2010,” kata Waryono. Dikatakan, saat terakhir penanganan dilakukan dengan perbaikan darurat bencana alam dan hingga saat ini perbaikan

secara permanen jembatan belum terwujud. “Landasan jembatan yang terbuat dari papan kayu kembali miring. Kondisi ini diakibatkan pilar utama jembatan dan sejumlah pilar penyangga dari pohon kelapa yang digunakan menahan dalam keadaan miring karena diterjang air,” jelasnya. Dengan kondisi tersebut, warga berharap jembatan dapat segera mendapat perbaikan secara permanen. Sebab jembatan gantung merupakan satusatunya akses utama bagi 650 jiwa atau 200 Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di Dukuh wadas Gumantung. “Jika sampai jembatan ini kembali putus, maka warga wadas Gumantung akan terisolir. Karenanya kami berharap jembatan dapat diperbaiki hingga aman untuk dilalui,” kata Waryono. Hal tersebut sangat beralasan, sebab Wadas Gumantung sendiri merupakan pedukuhan yang cukup tertinggal. Selain sarana infrastuktur jembatan, hingga kini warga di sana juga belum tersentuh jaringan listrik PLN. (pri)

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

MENGKHAWATIRKAN - Jembatan Wadas Gumantung kondisinya mengkhawatirkan akibat rusak diterjang banjir.

AGUS WIBOWO/RADAR BREBES

WASPADA - Lantaran kondisinya membahayakan, jajaran kepolisian Brebes memasang rambu bahaya jalan di jembatan Pemali yang licin.

Giliran DPRD Brebes Di-PTUN-kan Terkait Wabup PAW BREBES - Langkah Hj Idza Priyanti AMd untuk menjadi Wakil Bupati Antar Waktu, sepertinya cukup sulit. Tidak semulus yang dibayangkan, begitu mendapat rekomendasi bisa langsung dilantik. Sejumlah hambatan dan kendala terus mendera pengusaha bus tersebut. Padahal jabatan wakil bupati itu kosong cukup lama, semenjak H Agung Widyantoro SH MSi dilantik menjadi bupati menggantikan Indra Kusuma SSos. Sebelumnya, proses penjaringan Cawabup yang dilakukan DPC PDIP Brebes dilaporkan ke Polres Brebes dan serta digugat secara perdata ke Pengadilan Negeri Brebes oleh salah satu peserta penjaringan, Syamsul Bayan SH MH. Kini giliran Syamsul Bayan menggugat lembaga DPRD Kabupaten Brebes ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang, Kamis (20/10) dengan nomor perkara 43/G/ 2011/PTUN.SMG terttanggal 20 Oktober 2011. Gugatan itu dilayangkan penggugat, yang menilai keputusan DPRD Brebes No. 12 tahun 2011 tentang Wakil Bupati Terpilih dinilai cacat hukum. Selain itu, keputusan tersebut juga tidak mempunyai dasar hukum yang kuat. “Saya sudah gugat DPRD Brebes ke PTUN Semarang karena SK DPRD nomor 12/2011

cacat hukum dengan tidak menyebutkan dasar hukumnya. Apa itu berdasarkan hasil paripurna atau lainnya,” tandas Syamsul melalui hapenya, kemarin. Dikatakan, dalam keputusan DPRD tersebut hanya berdasar surat Bupati tertanggal 16 Agustus 2011 perihal Pengisian Jabatan Wakil Bupati, yang dianggap DPRD sebagai usulan Bupati. Padahal, surat itu bukan surat usulan dan hanya surat pengisian jabatan Wabup. “Surat Bupati tersebut bukan surat usulan, dan tidak bisa dijadikan landasan hukum,” tegasnya. Pihaknya meminta keputusan DPRD itu dibatalkan. Selain itu, semua surat terkait usulan pelantikan Wabup PAW juga diminta ditunda hingga menunggu ada putusan hukum dari gugatan PTUN tersebut. “Semua harus dibatalkan, sebelum menunggu keputusan hukum yang tetap. Apalagi, kami juga sudah surati Gubernur dan Mendagri yangt intinya kami meminta pelantikan Wabup PAW ditunda sambil menunggu keputusan tetap atas PTUN,” terangnya. Sebelumnya, Ketua DPRD Brebes H Illia Amin menyatakan, paripurna pemilihan Wabup PAW telah direstui oleh Bupati Brebes dan sesuai konstitusi. “Pelaksanaan paripurna saat itu dasarnya memang ada surat usulan dari Bupati, kemu-

dian surat perintah dari Mendagri dan Gubernur. Kalau memang Bupati tidak mengusulkan, kenapa menghadiri. Toh saat itu beliau hadir bersama pimpinan Forkompida juga ikut menyaksikan,” tandas Ketua DPRD Dr H Illia Amin didampingi Ketua Pemilihan Wabup HM Asmawi Isa SH. Illia Amin menegaskan, proses pemilihan Wabup Antar Waktu telah dilakukan sesuai prosedur perundang-undangan yang berlaku. Selain ada usulan dari Bupati, sebagaimana diatur PP No 6 tahun 2006 terpenuhi, mekanisme yang ditempuh juga prosedural. “Dalam PP tersebut kewenangan verifikasi calon dalam konteksnya Pergantian Antar Waktu, sehingga bukan lagi kewenangan KPUD. Tapi diserahkan kepada DPRD dan itu telah dilaksanakan,” katanya. Sementara munculnya gugatan hukum oleh pihak tertentu, menurutnya tidak menghalangi proses dan mekanisme yang ada. “Artinya, silahkan gugat dan laporkan, selagi proses hukum belum memiliki ketetapan tidak bisa menghalangi atau membatalkan pemilihan,” ujar dia. Sementara beredar informasi, jika Mendagri telah menandatangani penetapan Hj Idza Priyanti sebagai wakil bupati. Namun demikian, informasi ini belum dapat dikonfirmasikan kebenarannya. (ism)


SAMBUNGAN

SABTU 22 OKTOBER 2011

9

RADAR TEGAL

WannaB Berdamai dengan Afgan Afgan

KASUS Afgan dan WannaB akhirnya tercipta kata damai. Hal itu, telah dikatakan langsung oleh Direktur Utama WannaB, N2aldy Nazar. “Klarifikasi dan kita saling memaafkan apa yang terjadi selama ini adalah kesalahpahaman antara Wanna B dan Afgan,” ujarnya saat ditemui di kantor WannaB Cafe, Keboyoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (21/10). Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa WannaB dan Afgan ingin menyelesaikan segala macam permasalahan yang ada secara kekeluargaan. Ia juga mengatakan,

bahwa apa yang telah terjadi semuanya telah berakhir. “Kami dengan senang hati akan selalu mendukung Afgan dimana pun dia berada. Kami juga menginginkan dia tetap eksis sebagai artis walaupun tidak bersama Wanna B,” katanya lagi. WannaB melaporkan Afgan ke polisi pada 14 Juni lalu. Afgan dianggap melanggar kontrak dua lagu yang seharusnya dirilis lewat WannaB. Namun pemilik nama lengkap Afgansyah Reza itu disebut-sebut telah menyebrang ke label Trinity Optima Productions. (dtk)

JUSTIN TIMBERLAKE DAN JESSICA BIEL

Hubungannya Semakin Serius Penyanyi Justin Timberlake dan aktris Jessica Biel semakin serius membina hubungannya. Dua bintang Hollywood itu tertangkap kamera sedang makan malam bersama, dan mengajak anggota keluarganya. Pasangan yang telah bersama selama empat tahun itu terlihat meninggalkan restoran di Los Angeles bersama ibu dan ayah tiri Justin, Lynn dan Paul Harless. Dua foto yang beredar Rabu, (19/10) semakin memperkuat rumor jika keduanya sudah semakin serius usai kembali bersama. “Mereka hanya menghabiskan waktu bersama dan menjalani semuanya dengan perlahan,” ungkap sumber Dilansir dari TMZ, Jumat (21/10). Jessica dan Justin sempat dikabarkan putus pada Maret 2011. Namun keduanya sering terlihat menghabiskan waktu berduaan belakangan ini. Pada Agustus lalu, Jessica dan Justin tampak mengendarai sepeda berduaan sepanjang Queen Street West, Toronto. Jessica juga terlihat menemani Justin saat menghadiri turnamen Golf untuk amal pada September lalu. (dtk)

ada pemberitahuan pada PLN atau DPU setempat. Untuk PJU di perumahan jelas akan kami putus. Sebab PJU termasuk salah satu fasilitas yang harus dipenuhi pengembang. Bukan langsung pasang saja. Begitu pula dengan PJU yang ada di jalan pemukiman warga. Tapi secara persyaratan tak memenuhi persyaratan.” Dijelaskan Sudjatmiko, salah satu syarat bisa dipasang PJU, lebar jalan minimal 3 meter, dan bukan jalan buntu. Sehingga PJU yang dipasang, dan lebar jalannya kurang dari 3 meter bakal diputus. Disamping untuk penertiban PJU lair, langkah pendataan demi validasi data PJU yang sebenarnya di Kota

dari halaman 3 RB) beberapa waktu lalu. Hasil pendataan yang dilakukan nantinya disimpulkan. Di Kota Tegal butuh berapa PNS dengan formasi apa saja. “Hasil pendataan dan penghitungan harus sudah selesai dan dilaporkan kepada Men PAN dan RB paling lambat 31 Desember tahun ini. Yang melakukan pendataan adalah tim yang

AKTRIS Atiqah Hasiholan mengaku cukup prihatin dengan kondisi lingkungan yang semakin tercemar polusi setiap harinya. Ia pun mencoba menerapkan gaya hidup go green dalam hidup, dimulai dari hal kecil. “Saya mempelajari Global Warming. Mempelajarinya dan memulai hal yang simple. Dari kamar tidur, dari memperhatikan gaya hidup. Hemat listrik, hemat air, pakai produk yang ramah lingkungan,” ujar Atiqah saat ditemui di Hotel JW Mariott, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (21/10). Bahkan putri aktivis perempuan Ratna Sarumpaet itu mengaku cukup bawel untuk urusan penghematan listrik. Ia kadang merasa kesal jika ada perangkat listrik yang dibiarkan tetap menyala meskipun tak digunakan. Kekasih Atiqah, Rio Dewanto pun tak luput dari omelan bintang ‘Arisan 2 itu’. Namun aktris berusia 29 tahun itu merasa jika sikapnya semata-mata untuk kebaikan. “Saya cerewet sekali untuk urusan listrik, termasuk Rio,” pungkasnya. (dtk)

Dinilai Tak Bisa Adil pada Dua Istri

Tegal. “Karena data PJU yang ada dan resmi terdaftar di DPU sebanyak 5.103 titik. Namun hasil validasi data, dimungkinkan jumlah titik PJU tahun 2011 bertambah. Dengan adanya data valid, soal jumlah titik PJU di Kota Tegal. Kami berharap anggaran biaya PJU, yang harus dikeluarkan makin sedikit. Dengan begitu pengematam imbas meterisasi PJU dapat kami tekan seminimal mungkin,” tuturnya. Lebih lanjut dia mengungkapkan, dari jumlah 5.103 titik PJU, baru sekitar persen atau 3.717 titik yang diimeterisasi menghabiskan anggaran Rp5,6 miliar. Untuk kelanjutan proyek mterisasi PJU, saat ini dilak-

Terkait jumlah PNS di Kota Tegal saat ini, Kepala BKD yang baru menjabat dua bulan ini menjelaskan, jumlah PNS maupun CPNS yang ada mencapai 4.908 orang. Sedangkan jumlah tengaga honorer dari APBD yang mencapai 400 orang. Lebih jauh ditegaskan, sejatinya untuk Kota Tegal masih kekurangan tenaga pendidik dan tenaga teknis. Sebab, dalam setiap tahunnya jumlah pega-

ngekangnya. “Saya ini perempuan yang mencintai kebebasan, tapi artinya bukan kebebasan yang tak jelas. Kalau seorang istri untuk melakukan pekerjaan apapun harus seizin suami, kalau suami tak mengizinkan saya berdosa,” ungkapnya saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (21/10). Tak hanya dikekang, Magi juga dikabarkan tak pernah diperlakukan adil oleh Kiwil. (dtk)

KOMEDIAN Kiwil harus berpisah dengan istri keduanya, Magi Wulandari. Magi menilai suaminya itu tak bisa berbuat adil terhadap istri-istrinya. Magi memang menjadi istri kedua bagi Kiwil. Namun, ia menganggap tak ada masalah berarti selama pernikahannya. Meski begitu, Magi ingin berpisah dengan komedian bernama asli Wildan Delta itu. Ia mengaku keputusan itu sudah bulat karena Kiwil selalu mesanakan proyek Rp2,5 miliar, yang berasal dari APBD Propinsi Jawa Tengah (Jateng). “Dana itu diperkirakan bisa melakukan meterisasi dan penggantian lampu di 628 titik. Kalau jumlah PJU resmi di Kota Tegal 5.103 titik, dikurangi PJU yang dimeterisasi tahun 2010, dan ditambah tahun ini. Maka jumlah PJU yang belum dimeterisasi hanya 758 titik, dan ditambah hasil validasi data terakhir yang diperkirakan awal bulan November data bakal final,” imbuh Sudjatmiko seraya memaparkan, pihaknya terus berupaya melakukan penghematan sekitar Rp600 juta setiap tahun. Dengan asumsi, per bulan terjadi penghematan Rp50 juta. (hun)

Pemkot Tak Terima CPNS Baru dibentuk oleh BKD,” paparnya. Menurut dia, rekrutmen CPNS baru akan dibuka pada tahun 2013 mendatang. Formasinya seperti apa, akan dilihat dulu melalui hasil pendataan yang dilakukan, di Kota Tegal butuhnya apa saja. Yang pasti mulai tahun depan penerimaan CPNS tidak ada lagi yang menggunakan sistem mandiri. Semuan menggunakan cara online.

Terapkan Gaya Hidup Go Green

KIWIL

Ratusan PJU Liar Terancam Diputus dari halaman 3 Karena tak masuk kriteria atas pemesangan PJU. Menurut Kepala DPU Ir Gito Mursriyono, melalui Kasie PJU Sudjatmiko, hasil pendataan titik PJU yang dilaksanakan pihaknya bersama PLN, menemukan ratusan PJU liar. Langkah selanjutnya, kalau PJU berada di jalan yang secara persyaratan tak memenuhi. Dengan sangat terpaksa bakal diputus. Adapun yang memenuhi syarat akan dilegalkan. “PJU liar paling banyak terdapat di komplek perumahan. Karena pengembang memasang PJU sebagai fasilitas perumahan ke tiang listrik, tanpa

Atiqah Hasiholan

wai yang purna tugas mencapai 100 orang lebih. “Seperti tahun ini saja pegawai yang pensiun mencapai 130 orang.” Artinya, dengan tidak merekrut CPNS baru, maka akan kekurangan pegawai. Hal itu disiasati dengan memberdayakan atau mengoptimalkan tenaga yang ada. Karena dari Men PAN dan RB telah mengeluarkan larangan untuk mengangkat tenaga honorer baru. (adi)

PAD Ditargetkan Naik 25 Persen dari halaman 3 Dia menjelaskan, selain masalah belum maksimalnya penarikan retribusi, menyebabkan minimnya PAD. Masalah lain lebih penting, dan harus dicarikan solusi, adanya dugaan kebocoran retribusi. Kalau itu bisa dicarikan pemecahannya, dewan yakin PAD lebih maksimal. “Guna melihat kinerja atau langkah pemaksimalan PAD, kami sengaja belajar ke daerah, yang dinilai berhasil dalam memaksimalkan PAD. Dengan begitu, kami menargetkan tahun 2012, pendataan dari

sektor PAD naik 25 persen. Kalau dalam perubahan APBD 2011 ditargetkan Rp113,763, maka APBD 2012 murni, target PAD harus Rp140 miliar,” imbuh Darni lagi. Lebih lanjut dia menilai, kajian soal retribusi perlu dilakukan dan sifatnya mendesak. Mengingat pendapatan retribusi saat ini belum maksimal, dan ada kebocoran. Sehingga berharap ke depan pendapatan retribusi dapat maksimal. Bukan stagnan seperti selama ini. Sebelumnya Wakil Ketua DPRD H Yakin Basuki menjelaskan, demi membantu Pemkot

dalam penggalian pendapatan. Ke depan PAD yang didapat Pemkot Tegal lebih maksimal. DPRD akhirnya memutuskan membentuk Pansus, yang bertugas mengkaji potensi pendapatan. “Disamping memaksimalkan potensi pendapatan yang ada, Pansus bakal mengkaji potensi pendapatan belum digali tim Pemkot. Harapannya, dengan tingginya pendapatan atau PAD, Pemkot tidak terlaalu bergantung pada pusat. Terutama melalui Dana Alokasi Umum atau Dana Alokasi Khusus, yang digulirkan pemerintah pusat tiap tahun.” (hun)

Ratusan Warga Serbu Pasar Murah ... dari halaman 3 Sehingga hasil akhir pelaksanaan donor darah yang dilaksanakan bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kota Tegal dan Kabupaten Tegal. Semua hasil donor, kami serahkan pada PMI untuk menolong orang yang membutuhkan darah,” jelasnya. Sementara Manajer BMT BUM, Erni Ratnani SE mengungkapkan, pihaknya cukup

bangga dan bersyukur. Karena di usia ke-14 BMT tersebut mendapat kepercayaan masyarakat. Hal ini dibuktikan, dengan makin bertambahnya jumlah nasabah dari tahun ke tahun, yang menggunakan sistem syari’ah. Bahkan masyarakat lebih tertarik. “Tujuan utama kami membantu para pedagang kecil, menyelesaikan masalah permodalan dalam rangka pengembangan usaha. Sehingga me-

reka tak terbelit praktek rentenir, yang merugikan usaha mereka sendiri,” paparnya. Ditambahkan Erni, dalam kesempatan itu, pihaknya memberikan doorprize simpanan kurban, dan doorprize bagi nasabah yang menyetor tepat waktu. Sedangkan hadiah yang dibagikan, meliputi lemari es, televisi, kompor gas, sepeda, kipas angin, migicom, setrika, handphone (HP) dan hadiah hiburan. (hun)

Warning Pemkot Tak Digubris dari halaman 3 beberapa hari yang diberikan. “Untuk menindak sesuatu, Satpol PP melaksanakannya sesuai prosedur atau protap. Sementara ini kami sedang mengajukan disposisi pada wali kota, terkait keberadaan Indomaret Margadana. Jika disposisi kepala daerah turun, maka Satpol segera laksanakan tugas. Memang deadline yang diberikan sudah lewat. Tapi kami menunggu disposisi wali kota, untuk melaksanakan penutupan paksa. Jika itu sudah turun, kami langsung bergerak,” ujarnya.

Sebelumnya dalam operasi yustisi yang dilaksanakan tanggal 11 Oktober lalu, Bambang menyampaikan, pada tanggal 4 Oktober lalu, tim razia telah memberikan surat teguran pertama. Namun teguran tersebut tidak dihiraukan. Terbukti dalam giat yustisi ini, Indomaret Margadana masih belum bisa menunjukan ijin. Karenanya tim kembali memberikan surat teguran kedua No. 303/053/X/Pol. PP/2011. Dalam surat tersebut tertulis mini market tersebut belum mempunyai IMB, HO, dan SIUP. “Jika 7 hari setelah diterbitkannya surat teguran kedua ini,

ketika di cek tetap belum bisa menunjukan ijin, maka akan kita tindak tegas. Yakni dengan menutup secara paksa mini market tersebut,” katanya usai menyerahkan surat teguran kepada Kepala Toko. Menurut Bambang, apa yang dilakukan timnya sudah sesuai dengan tahapan-tahapan. Yakni dengan lebih dulu memberikan teguran-teguran. Jika tetap bandel, maka tindakan tegas akan dilakukan tim. Kepala Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BP2T) Kota Tegal Syarif Hafawi menuturkan, sejauh ini BP2T belum merasa mengeluarkan ijin apa

pun untuk Indomaret Margadana. “Mungkin yang bersangkutan sudah mengajukan. Tetapi dari BP2T belum pernah mengeluarkan ijinnya.” Lebih lanjut ditegaskan Syarif, Pemkot sudah mengeluarkan kebijakan untuk menghentikan sementara proses pembuatan ijin mini market. Karenanya BP2T melaksanakan kebijakan tersebut. “Itulah dasar yang kita pakai, terkait ijin mani market yang tidak diproses. Karena sesuai kebijakan, harus menunggu hasil kajian terkait keberadaan mini market lebih dulu,” jelasnya. (adi)

Dinkes Sweeping Sejumlah Bayi dan Balita dari halaman 3 “Kemungkinan-kemungkinan itu bisa saja terjadi. Karenanya agar Kampanye sukses dan tidak ada satu bayi pun yang terlewat atau belum terimunisasi keduanya. Maka Tim akan melakukan sweeping menjelang kampanye berakhir, untuk menjangkau sasaran yang lebih luas,” katanya. Sementara, apabila target yang ditentukan tetapi masih terdapat bayi atau balita yang belum mendapat imunisasi. Menurut Yuli, itu akan dimasukan kedalam sasaran tambahan. Pada dasarnya, lanjut dia lagi, penyakit campak itu tidak mem-

bahayakan dan bisa sembuh dengan sendirinya, apabila kondisi tubuh penderita bagus. Namun demikian yang dapat menyebabkan kematian pada penyakit ini adalah komplikasinya. “Penyakit campak adalah penyakit yang sangat menular disebabkan oleh virus Paramixoviridae. Penularannya melalui percikan ludah, transmisi melalui udara saat batuk, bersin atau sekresi hidung. Sebagian besar penderita campak akan sembuh. Tapi komplikasi kerap terjadi pada anak usia dibawah 5 tahun. Komplikasi yang sering terjadi diare, bronchopneumonia, otosis media dan malnu-

trisi,” ujarnya. Sedangkan polio adalah penyakit pada susunan syaraf pusat yang disebebkan oleh virus polio. Lebih dari 90 persen infeksi tanpa gejala atau demam tidak spesifik, disertai nyeri otot dan kelumpuhan. Penyakit ini dapat menyebabkan cacat berupa kelumpuhan pada kaki dan tidak dapat disembuhkan. Jika kelumpuhan terjadi pada otot pernafasan dapat menimbulkan kematian. Disebutkan, tanda atau gejala penyakit campak diantaranya panas tinggi lebih dari 38 drajat celcius selama 3 hari atau lebih. Dengan disertai salah satu atau lebih gejala batuk, pilek, mata

merah dan berair. Kemudian muncul Komplik Kpot atau bercak putih keabuan pada pipi bagian dalam. Serta timbul bercakbercak kemerahan atau rash. Sebelumnya Kepal Dinkes, dr Mohammad Hafidz MKes mengatakan, basis lokus pelaksanaannya kampanye pada 194 posyandu yang tersebar diseluruh wilayah kelurahan di Kota Tegal. Untuk jumlah tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan sebanyak 82 orang. dibantu oleh 1.268 kader terlatih, 200 mahasiswa Akper dan Akbid, serta 24 anggota KSR. “Sasarannya adalah 16.167 bayi dan balita se-Kota Tegal,” katanya. (adi)

KINI IA MENGATASI DIABETES DENGAN CARA YANG ALAMI Hj. Romlah Subagyo kini tahu bagaimana mengatasi diabetes yang telah 3 tahun dideritanya, “Setelah minum Gentong Mas secara rutin selama 6 bulan, Alhamdulillah kaki hitam sekarang sudah mulai cokelat, kadar gula darah turun dari 320 mg/ dL menjadi 130 mg/ dL, tidur jadi nyenyak, bangun tidur pun terasa segar.” Terang ibu rumah tangga tersebut tersebut dengan gembira. Diabetes adalah peningkatan kadar glukosa darah akibat kekurangan insulin baik yang sifatnya absolut maupun relatif atau resistensi reseptor insulin. Diabetes melitus sangat erat kaitannya dengan mekanisme pengaturan gula normal. “Kalau kadar gula darah tinggi, kaki saya sampai hitam, luka pun jadi sulit sembuh.” Jelas wanita berusia 73 tahun itu. Sebenarnya, banyak bahanbahan alami yang dapat dimanfaatkan sebagai obat, namun masyarakat kita yang pada umumnya memiliki ketergantungan tinggi pada obat kimia untuk menyembuhkan penyakitnya, banyak yang belum mengetahui manfaat dari obat alami tersebut. Padahal, obat alami itu tanpa efek samping. Itulah yang dirasakan oleh ibu 1 orang anak itu yang kini mempercayakan kesehatannya pada pengobatan yang alami. Dengan tubuh yang sehat, kini

wanita yang tinggal di Kota Demak, Jawa Tengah tersebut dapat menjalani aktifitasnya dengan nyaman tanpa terganggu diabetes. Ia pun berharap pengalaman baik yang dirasakannya itu dapat bermanfaat bagi orang lain, “Mudah-mudahan

pengalaman saya yang mendapat kesehatan dengan cara yang alami ini dapat bermanfaat bagi orang lain.” Harap Hj. Romlah. Gentong Mas adalah minuman kesehatan herbal alami dengan bahan utama Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) yang terbukti manfaatnya bagi penderita dari berbagai penyakit, termasuk diabetes. Habbatussauda yang dikandung Gentong Mas dipercaya dapat meningkatkan fungsi insulin dan mengurangi resistensi reseptor insulin, sedangkan Gula Aren berpe-

ran dalam optimalisasi kerja reseptor insulin. Gentong Mas juga mengandung Chromium yang efektif memperlancar metabolisme gula darah dan mengatur kepekaan sel terhadap insulin sehingga meringankan kerja pankreas. Dibandingkan dengan Gula Tebu, Gula Aren mempunyai lebih banyak kandungan makro dan mikronutrien. Indeks glisemik yang terdapat dalam Gula Aren sangat aman bagi penderita diabetes, yaitu hanya 35 (aman jika indeks glisemik dibawah 50) sehingga mampu menjaga dan merawat pankreas agar tetap berfungsi dengan baik. Meski demikian, untuk mendapatkan hasil maksimal, disarankan untuk mengatur pola makan, olahraga, pengaturan berat badan seideal mungkin, diet rendah lemak, kontrol stress, dan menghindari rokok serta alkohol. Dengan aturan penggunaan yang tepat, manfaat bagi kesehatan dan kelezatan rasanya membuat semakin banyak masyarakat yang mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentong mas.com. Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: Tegal:081990879809, Brebes:081225099282, Pekalongan: 028 -58175543. Depkes:P-IRT:812.3205.01.114.


CMYK

SABTU, 22 OKTOBER 2011

KOTA

BAWANG

10

Siapa yang Terpilih Jadi Sekda? Tiga Calon Pasrah

POLITIK Bupati Tidak Perlu Mundur dari Jabatannya BREBES - Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) Kabupaten Brebes akan digelar pada 2012 mendatang. Bupati Breb e s H A g u n g Widyantoro SH MSi, yang dipastikan maju lagi dalam Pilkada men d a t a n g t i d a k pe r lu mengundurkan diri. Hal itu berdasarkan Surat Mendagri No 188: /2302/ SD Tanggal 7 Agustus 2008 tentang Tindak Lanjut Putusan Mahkamah KonsDOK.RATEG titusi (MK) Nomor 17 /PUU-6/2008. Masykuri SPd Komisi Pemilihan Umum Brebes menjelaskan bahwa pasangan kepala daerah atau wakil kepala daerah tidak perlu mengundurkan diri dari jabatannya, jika ingin mencalonkan kembali sebagai Bupati periode berikutnya. “Makanya, jika Bupati Brebes di periode Oktober 2012 saat Pilkada nanti akan kembali mencalonkan kembali maka tidak perlu mengundurkan diri. Meski masa habis jabatan Bupati Brebes saat ini sampai 4 Desember 2012,” kata Ketua KPU Kabupaten Brebes Masykuri SPd, kepada Radar. Sedangkan mengenai upaya KPU jelang Pilkada di tahun 2012 nanti, lanjut Masykuri, saat ini pihaknya juga telah melakukan langkahlangkah di kalangan internal sendiri. Di antaranya mengenai rencana anggaran ke Pemkab yang nantinya dilanjutkan ke DPRD. “Tak hanya itu, termasuk konsep tahapan pemilu juga tinggal diplenokan. Demikian dengan konsep regulasi yang juga saat ini tinggal diplenokan pula,” bebernya. (gus)

BREBES - Tiga orang pejabat eselon II yang disebut-sebut sebagai nominator pengisi kekosongan jabatan Sekda Brebes mengaku pasrah terhadap hak preogratif Bupati. Ketiganya adalah Kepala Inspektorat Brebes H Wisnu Broto SH MH, Kepala Bappeda Ir Djoko Gunawan MT, dan Sutriyono SH MM, Kepala Dishubkominfo. Jejak rekam ketiga pejabat tersebut memang dianggap pantas dan layak menjabat Sekda, mengingat telah memiliki pengalaman dan kemampuan yang tidak perlu diragukan lagi. Wisnu Broto, sebelumnya menjabat sebagai Kepala BKD dan Kabag Hukum Setda dan kini menjabat Inspektur. Wisnu disebut-sebut punya andil besar dalam Pilkada 2007 lalu, yang menyandingkan pasangan Indra dan Agung.

Djoko Gunawan juga malang melintang di birokasi, selain di Bappeda, ia pernah menjabat sebagai Kepala DPU, Asisten II Sekda, Plh Direktur PDAM Brebes dan kini masih Plh Kepala Dinas Pendidikan. Sedangkan Sutriyono, sebelum di Dishubkominfo juga pernah menjabat sebagai Kepala Inspektorat dan sejumlah SKPD lainnya. “Sebenarnya bukan cuma tiga calon saja yang bisa dijadikan calon Sekda. Sebab masih banyak pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Brebes yang memenuhi sayarat untuk dipromosikan. Tapi itu tergantung hak preogatifnya Bupati. Saya hanya menjalankan tugas mekanisme tersebut sesuai dengan ketentuan yang ada,” ujar Wisnu Broto. Hal senada juga dikatakan Kepala Bappeda Kabupaten Brebes Djoko Gunawan. Menurutnya, ia menyerahkan semuanya

DOK.RATEG

DOK.RATEG

Ir Djoko Gunawan

Sutriyono SH MM

kepada peraturan yang ada saja. Secara terpisah, Kepala Dishubkominfo Kabupaten Brebes Sutriyono juga mengaku pasrah dan menyerahkan kewenangan itu pada Bupati Brebes. “Kami menyerahkan sepenuhnya kepada pimpinan daerah. Sebab ia yang berhak memutuskannya,” katanya. Sebelumnya, Bupati Brebes H Agung Widyantoro telah me-

ngantongi tiga nama calon Sekda yang tengah diserahkan ke Gubernur Jateng. Pengisian kekosongan Sekda ini menyusul akan pensiunnya pemegang jabatan Plt Sekda Ir Heru Prastito pada November 2011. “Betapa pun, tata kelola administrasi membutuhkan figur Sekda yang benar-benar memiliki kompetensi. Kami harapkan figur yang terbaik,” ujar Bupati.

Tanjakan Jalan Ciregol Amblas 15 Derajat

DOK/HUMAS BREBES

KRIMINAL Polisi Bekuk Jambret BREBES - Upaya penggagalan aksi penjambretan berhasil dilakukan anggota Polres Brebes. Aksi penjambretan terhadap Nely Niovikha, staf Kelurahan Brebes berlangsung pada Selasa (18/10) sekitar pukul 10.00 Wib di sekitar jalan MT Hary o n o , B r e b e s . A k s i t e r s e b u t k e p e rg o k anggota Polres Brebes yang kebetulan sedang melintas di jalan tersebut. Pelaku yang saat itu berboncengan mengenakan sepeda motor jenis Satria berhasil ditangkap setelah sebelumnya terjadi aksi kejarkejaran dengan petugas polisi. Setelah berhasil ditangkap di sekitar Pendopo Kabupaten Brebes, saat ini kedua pelaku telah ditahan di ruang tahanan Mapolres Brebes. Kasat Intel Polres Brebes AKP Bambang yang saat itu ikut memimpin pengejaran terhadap pelaku kepada Radar menuturkan, korban yang saat itu sedang melintas di jalan MT Haryono telah diikuti kedua pelaku. Saat berada di jalan tersebut, pelaku langsung berusaha merampas dompet milik korban. Melihat adanya tindak kriminal tersebut, dirinya bersama dengan anggota langsung menggagalkan upaya perampasan tersebut. Namun, pelaku yang saat itu mengenakan sepeda motor langsung melarikan diri menuju kota. Dengan meminjam kendaraan sepeda motor milik warga, pengejaran pun dilakukan. “Pas berada di sekitar gang belakang Pendopo, pelaku berhasil kami cegat dan tertangkap,” ujar Bambang menceritakan. Kedua pelaku, Zulkhaedar dan Asep Saefudin yang semuanya warga Kabupaten Tegal, saat ini telah diamankan di Mapolres Brebes guna mempertanggungjawabkan tindak kejahatannya. (har)

CMYK

DOK.RATEG

Wisnu Broto SH MH

Dia mengatakan, pihaknya telah melakukan proses pengisian kekosongan Sekda melalui berbagai tahapan seleksi yang diikuti oleh 12 pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Brebes. “Dulu pada jamannya Pak Indra , seleksi Sekda diikuti lima orang dan satu terpilih yakni Pak Kaspuri. Sekarang ada 12 orang yang ikut diajukan ke Pemprov Jateng untuk seleksi performance, dari jumlah itu 5 pejabat dinyatakan lulus kemudian pada penyaringan selanjutnya menyisakan 3 nama dan diajukan ke Gubernur untuk menyampaikan visi misi,” papar dia. Terkait kriteria teknis dan tiga nama yang dimaksud, Agung enggan menjelaskan lebih lanjut. “Namanya lupa, pokoknya tiga orang, nanti kita umumkan. Yang jelas, siapa pun Sekda yang akan terpilih nanti kita tunggu saja sesuai hasil penilaian,” tandas Bupati. (ism)

KALUNGKAN - Staf Ahli Bupati mengalungkan tanda peserta bintek calon kepala sekolah di Islamic Center.

80 Calon Kasek Ikuti Bintek BREBES - Sebanyak 80 Cakasek (Calon Kepala Sekolah) SD di Kabupaten Brebes telah dibekali pengetahuan dan kemampuan sebelum menjabat. Mereka diberi bimbingan teknis (Bintek) angkatan I dan II tahun 2011 tingkat Kabupaten Brebes yang diselenggarakan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Brebes. Peserta berasal dari 16 UPTD Pendidikan tersebut mendapat materi dari Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Jawa Tengah. Bintek yang dilaksananakan sejak Selasa (18/10) hingga Jumat (21/10) secara resmi ditutup oleh Staf Ahli Bupati bidang Kesra Dr Angkatno MPd, Jumat (21/10). Dalam sambutannya Angkatno

mengatakan, pengelolaan suatu kelembagaan atau institusi sangat diperlukan kemampuan dan kecakapan manajerial dari seorang pemimpin. Itu sebagai jaminan terjaganya eksistensi serta tercapainya visi dan misi yang diemban. “Demikian halnya dengan lembaga pendidikan formal atau sekolah, juga memerlukan pengelolaan yang tepat, sehingga berbagai permasalahan yang dihadapi dapat segera diatasi dengan cepat sekaligus tepat. Demikian pula tujuan dari penyelenggaraan pendidikan tersebut, dapat tercapai sesuai sasaran,” katanya. Bimbingan teknis sebagai bagian peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan

Pemkab Brebes diharapkan dapat terus ditingkatkan, baik kualitas ataupun kuan titas nya. “Terlebih kita semua paham bahwa dunia pendidikan yang selalu berkembang sangat membutuhkan perencanaan yang matang serta pengelolaan yang tepat, sehingga mampu melahirkan generasi penerus pembangunan yang siap dan tanggap dalam menghadapi berbagai tantangan jaman,” lanjut Angkatno. Diharapkan nantinya, para calon kepala sekolah tersebut dapat memimpin sekolah dengan baik. Sehingga akan menghasilkan kualitas pendidikan yang lebih baik dan menghasilkan SDM yang mumpuni. (ism)

Masih Banyak Anak Tak Didampingi Terlibat Masalah Hukum BREBES - Kabupaten Brebes yang baru saja mendapat Anugerah Kabupaten Layak Anak, ternyata masih menyimpan sejumlah persoalan. Di mana masih banyak anakanak yang bermasalah dengan

hukum yang belum mendapat pendampingan ataupun mendapat perhatian selayaknya. Ketua PPT Tiara Kabupaten Brebes Dra Hj Aqilatul Munawaroh MPd mengatakan, pihaknya sering kali mendapat laporan anak yang bermasalah dengan hukum. Namun seringkali laporan itu agak terlambat, karena sudah masuk dalam

proses hukum. Padahal seharusnya, anak-anak yang bermasalah dengan hukum, hendaknya mendapat peradilan yang layak. Bahkan kalau bisa, tidak mendapatkan hukuman fisik di dalam penjara. “Kita tidak mengintervensi kasus yang dilakukan. Tetapi lebih pada upaya untuk melindungi hak anakanak tersebut,” katanya. (riz)

BREBES - Intensitas hujan yang mulai turun di jalur selatan Brebes, rupanya berimbas pada tanjakan jalan Ciregol, di Kecamatan Tonjong. Begitu pula dengan tingginya mobilitas kendaraan, yang diduga masih banyak yang melebihi tonase dari batas yang sebelumnya sudah ditentukan. Akibatnya, terpantau tanjakan jalan itu mengalami penurunan sekitar 15 derajat dari dataran. “Dari hasil kunjungan Ciregol kemarin, kondisinya memang kembali menghawatirkan. Sebab, dari pemantauan dengan menggunakan alat pengukur, tanjakan itu mengalami penurunan (amblas) sekitar 15 derajat. Dan bila disamakan dengan ukuran centimeter maka diperkirakan mencapai 1 meter,” kata Kepala DPUTR Brebes H Satibi didampingi Kasi Bina Teknik Ridho, Jumat (21/10). Menurutnya, kunjungan ini selain DPU juga dihadiri oleh tim dari Bina Marga Provinsi Jateng. Sedangkan penyebab amblasnya jalan tanjakan Ciregol ini, diperkirakan karena di jalur selatan pada beberapa hari

ini terus turun hujan. Tak terkecuali dengan kemungkinan banyaknya mobilitas dengan beban yang tinggi. Terlebih, dasar dari jalan Ciregol tersebut juga memang sudah rapuh. Jadi, ketika hujan mulai turun ditambah dengan tingginya mobilitas, jelas membuat jalan Ciregol semakin menurun. “Dari catatan kami di lapangan, awalnya penurunan hanya sekitar 7 derajat. Lalu kembali turun 11 derajat hingga memasuki musim penghujan kini tercatat 15 derajat tanjakan jalan Ciregol terus mengalami penurunan,” ungkapnya. Sementara Kepala Dishubkominfo Brebes Sutriyono mengaku meski pihaknya sudah memasang sejumlah rambu peringatan, baik akan bahaya ruas jalan Ciregol, termasuk larangan muatan yang dibatasi. Namun masih banyak kendaraan besar banyak yang membandel. Padahal sudah jelas, di lokasi tersebut pihaknya sudah memasang rambu untuk jenis kendaran besar dengan muatan paling banyak 16 ton. (gus)

DOK/RADAR BREBES

MASIH RAWAN - Berdasarkan hasil pengukuran, jalan di tanjakan Ciregol terus mengalami penuruna, sehingga masih rawan terjadinya kerusakan badan jalan.


CMYK

OLAHRAGA

SABTU, 22 OKTOBER 2011

11

RADAR TEGAL

BARCELONA V SEVILLA

MOMEN TEPAT Xavi Hernandez

La Masia Baru Resmi Dibuka SEJAK Juli lalu, La Masia yang selama ini menjadi pemusatan latihan bagi para pemain muda Barcelona ditutup. Sebagai gantinya, mereka pindah ke pemusatan latihan yang lebih megah dan luas di San Juan Despi. Dari rumah batu yang dibangun pada abad 18, sekarang La Masia pindah ke gedung yang jauh lebih moderen dengan fasilitas yang lebih mewah. Gedung baru itu menampung 72 pemain muda yang menjadi tumpuan masa depan El Barca (sebutan Barcelona). Inaugurasi yang megah mewarnai peresmian pemusatan latihan yang diberi nama La Masia-Centre De Formacioniol Tort, Kamis malam (19/10) waktu setempat. Hadir dalam acara itu Presiden Barca Sandro Rosell dan Presiden Catalan Artur Mas. Oriol Tort mungkin tidak terlalu populer. Tapi, dia adalah sosok penting dalam pengembangan La Masia. Dia adalah direktur La Masia ketika kali pertama dibentuk mantan presiden Barca Josep Lluis Nunez setelah menerima usulan dari Johan Cruyff. Di era Tort, beberapa bakat muda sempat mewarnai sepak bola Barca dan Spanyol. “Dia yang merekrut Guillermo Amor, Josep Guardiola, dan Xavi Hernandez. Meski pada akhirnya dia tidak menyaksikan kejayaan para pemain itu, tapi dia sempat melihat para pemain itu naik ke skuad utama,” kata Marta, putri Tort, kepada Goal. Selain nama di atas, Tort juga punya andil dalam menemukan Andres Iniesta, Albert Ferrer, dan Sergi Barjuan. “La Masia layaknya perempuan lain baginya. Dia melakukan segalanya karena kecintaan pada pekerjaan itu,” jelas Marta. (ham)

Ruud van Nistelrooy

PERKIRAAN PEMAIN : Barcelona (4-3-3) Pemain : Valdes (g); Alves, Puyol, Mascherano, Abidal; Xavi, Busquets, Iniesta; Pedro, Messi, Villa Pelatih : Josep Guardiola Sevilla (4-2-3-1) Pemain : Varas (g); Caceres, Spahic, Escude, Navarro; Trochowski, Medel; Navas, Manu, Perotti; Kanoute Pelatih : Marcelino Garc?Toral Head to Head 13/03/11 30/10/10 08/05/10 16/01/10 22/04/09

Sevilla Barcelona Sevilla Barcelona Barcelona

v v v v v

Barcelona Sevilla Barcelona Sevilla Sevilla

1-1 5-0 2-3 4-0 4-0

BARCELONA - Hanya ada tiga tim di Liga Primera Spanyol yang belum terkalahkan pada awal musim ini. Mereka adalah Barcelona, Levante, dan Sevilla. Klub manakah yang rekor tak terkalahkannya lebih dulu rontok di antara tiga tim itu? Nah, bentrok di antara mereka akan menarik untuk disaksikan. Itu bisa menjadi penentu rekor siapa yang rontok duluan. Pada jornada (pekan) kedelapan, Barcelona akan bentrok dengan Sevilla dini hari nanti di Nou Camp (siaran langsung TV One pukul 03.00 WIB). Seiring prestasi dalam tiga tahun terakhir plus catatan bentrok kedua tim, Barcelona lebih difavoritkan menang. Bahkan, bisa menang

Tantangan Klub Kaya Baru MALAGA - Real Madrid dan Barcelona telah lama meneguhkan diri sebagai raksasa Liga Primera Spanyol. Selain tradisi, kekuatan dana kedua klub itu sulit ditandingi para pesaingnya. Nah, Malaga berambisi menantang para status quo itu. Setelah dibeli investor Qatar Sheikh Abdullah Al Thani, Malaga menjadi klub kaya baru. Belanja pemain mereka pada awal musim ini lebih boros ketimbang Real maupun Barca. Total, Malaga menghabiskan Rp 692 miliar di bursa transfer. Malaga pun begitu percaya diri saat menjamu Real di Stadion La Rosaleda dini hari nanti (siaran langsung TV One pukul 01.00 WIB). “Ini momen spesial buat orang-orang di Malaga, bahkan juga para pemain Malaga. Tantangan besar, karena mereka sedang bermain bagus dan jelas akan menjadi pertandingan yang sulit,” bilang Ruud van Nistelrooy, striker Malaga yang mantan bintang Real, seperti dilansir AFP. Malaga bakal menurunkan kekuatan terbaik. Hanya striker Julio Baptista dan kiper Willy Caballero yang kemungkinan tidak bisa turun. (ham/ca)

besar bila menilik pada tiga bentrok di Nou Camp, di mana Barca melesakkan 13 gol dan tidak kebobolan sama sekali. Apalagi, tren performa El Barca (sebutan Barcelona) sedang stabil. Mereka baru saja mencatat rekor tidak terkalahkan dalam 13 laga di semua ajang. Makanya, ini menjadi momen yang tepat bagi Sevilla menghadapi Barca. “Kami tidak ingin berangkat ke sana untuk kalah atau kebobolan gol dalam jumlah besar. Mereka tim terbaik di dunia dan punya pemain terbaik di dunia, tapi kami bisa membuat kejutan,” bilang Emiliano Armenteros, gelandang Sevilla, seperti dikutip Goal. Kepercayaan diri Sevilla beralasan. Mereka menilai inilah saat yang tepat menghadapi Barca. Ketika mereka sedang on fire dan menjalani start terbaik di Liga Primera sepanjang masa. Mereka menang empat kali dan seri tiga kali. “Ini laga penting, kami pantas berada di sana dan memenangkan tiga angka untuk terus melaju ke depan. Barca memang klub tangguh, tapi kami akan membuat mereka kesulitan. Kami datang dengan kepercayaan diri tinggi,” kata Jesus Navas, winger Sevilla. Batu sandungan mereka adalah absennya striker andalan Alvaro Negredo yang mengalami cedera hamstring. Sebagai ganti, pelatih Marcelino Garcia Toral bakal mengandalkan Frederic Kanoute sebagai striker tunggal. Ketika Sevilla dipastikan tidak bisa memainkan Negredo, Barca malah dapat kabar bagus, karena Ce sc Fabregas sudah mulai berlatih dan bisa turun sebagai pengganti. Hanya, Gerard Pique dan Alexis Sanchez yang belum pulih dari cederanya. (ham)

Cesc Fabregas

Kaisar Motor Luncurkan Produk Tangguh Triseda XP (Extra Power) BREBES - Satu lagi bukti komitmen Kaisar Triseda Motor untuk terus berinovasi mengembangkan produk-produk bermutu yang mengerti dan menjawab kebutuhan konsumen, Kaisar Triseda keluarkan produk teranyarnya. Sepeda motor roda tiga yang diberi nama Triseda XP (Ekstra Power) merupakan produk baru yang memiliki kelebihan-kelebihan dari produk sebelumnya. Menurut Direktur Cahaya Murni Kaisar, Dealer Sepeda Motor Kaisar Klampok Brebes, Hadi Santoso, Triseda XP dihadirkan dengan keunggulankeunggulan pada sepesifikasi teknik, sistem elektrik, mesin, rangka hingga kapasitas muatannya. Selain tromol rem yang lebih besar, Triseda XP juga memiliki gardan dengan extra power gear. Selain itu ditunjang oleh engine 150 cc yang mem-

buatnya hemat BBM, water cooling system hingga memiliki idependent dual shock system yang membuatnya lebih tangguh dan stabil. “Baknya juga lebih panjang, yaitu 160 centimeter bisa memuat lebih banyak. Apalagi didukung oleh mesin yang canggih, Triseda XP akan mampu melaju dengan stabil meski membawa beban hingga 8 kuintal dan menanjak sekalipun,” ujar Hadi. Dengan ketangguhannya, Tridesa XP, menurutnya, akan bisa menjawab kebutuhan transportasi, jasa maupun usaha niaga yang membutuhkan distribusi yang banyak. “Ini sangat tangguh dan cocok untuk petani, pedagang maupun profesi lainnya,” lanjutnya. Sebab, type baru Triseda XP ini memang dirancang untuk pekerjaan yang lebih berat. Dengan tenaga ekstra. “Triseda

sanggup menempuh medan berat dan beban muatan yang lebih berat dibanding dengan yang lain,” ujarnya. Produk bermutu ini ditawarkan dengan harga promo pada bulan ini, yaitu sekitar Rp 20 juta 5 ratus ribu. “Selain produknya unggul, kami juga menyediakan garansi hingga perlengkapan suku ca-

dangnya,” imbuh Hadi. Triseda XP bisa anda dapatkan: di Cahaya Murni Kaisar, Jl. Raya Klampok 208 Brebes, Telp. 0283-3337689, SMS 24 jam: 0819 3181 6618 . Tegal: Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No. 72 Pesurungan (Sebelah Timur Bebek Goreng H.Slamet) Tegal, Telp. 3322689(adv)


ALL SPORTS

SABTU 22 OKTOBER 2011

13

RADAR TEGAL

Pilih Lawan Putra Timnas Voli Indoor Putri JAKARTA - Kebijakan “ekstrem” diterapkan timnas voli indoor putri Indonesia proyeksi SEA Games 2011. Sulitnya mendapatkan lawan tim voli putri yang selevel disiasati dengan cara bertanding kontra tim putra di sekitaran DKI Jakarta. Hal itu dianggap sebagai langkah terbaik untuk menempa mental dan kemampuan Novia Andriyani dkk menjelang multieven olahraga dua tahunan tersebut. “Dalam seminggu bisa 23 kali pertandingan lawan tim putra. Bisa di Ragunan ataupun Tangerang. Itu memang menjadi pilihan terbaik untuk anak-anak,” terang Victor Laiyan, pelatih kepala timnas voli indoor putri kepada Jawa Pos kemarin (21/10). Victor menambahkan, kebijakan itu memiliki banyak sasaran. Di antaranya ialah membiasakan diri para pemain untuk bertanding dengan tekanan yang besar. Selain itu, dia mengharapkan anak asuhnya terbiasa menghadapi pertandingan dengan banyak penonton. Pasalnya, selama beruji coba itu, banyak penonton yang menyaksikan. Hal itu

tentu bisa menjadi representasi untuk SEA Games mendatang. “Bola-bola dari tim cowok pasti sulit. Hanya kadangkadang juga over block. Hal itu yang agak merugikan. Tapi sejauh ini anak-anak mendapatkan banyak manfaat,” tambah Victor. Nah, setelah bertanding, jajaran pelatih tentu memiliki bahan evaluasi untuk anak asuhnya. Hal itulah yang coba untuk diperbaiki dalam sesi latihan. Baik latihan pagi maupun sore hari. Beberapa kali Victor hanya mengasah passing maupun receive anak asuhnya. Namun pada sore harinya dia akan memberikan weight training bagi Novia dkk. Berbagai uji coba dan pembenahan tersebut sejalan dengan target yang dipatok timnas di SEA Games mendatang. Victor menyatakan, anak asuhnya bertekad menembus babak final. Hal itu dianggap bukan sebagai target yang berlebihan. Artinya, peluang Novia dkk masih terbuka lebar. “Tapi kami harus introspeksi diri. Anak-anak bisa saja terbebani dengan target maupun tekanan penonton. Itulah yang coba kami atasi dengan bertanding lawan tim putra di luar Sentul,” tegas Victor. (ru)

RAKA DENY/JAWA POS

POSE - Para atlet bridge yang mengikuti kejuaraan dunia bridge, The 40 th World Team Championship di Veldhoven, Belanda, 15 s/d 29 Oktober, berpose bersama Menpora Andi Mallarangeng usai dilepas keberangkatannya, beberapa waktu lalu.

Putri Tertahan, Senior Merosot EINDHOVEN - Timnas bridge Indonesia mulai menemui hambatan di ajang The 40th World Team Championships. Tim putri dan putra senior membukukan hasil berbeda kemarin (21/10). Jika tim putri tertahan di urutan kelima di sesi 15 kemarin, tim putra malah terpelanting ke urutan ke sembilan. Itu terjadi setelah tim putri menang atas Venezuela dengan skor 17-13 VP, namun harus bermain imbang kontra Brazil dengan skor 15-15 VP. Lusje Bojoh dkk pun hanya mengoleksi 258 poin. Nasib lebih buruk dialami tim senior putra. Henky Lasut dkk dipaksa mengakui ketangguhan Amerika Serikat (AS) dengan skor 6-24 VP. Indonesia pun harus terlempar dari posisi delapan besar. Di sesi 14, pasangan Donny Tuerah/ Jopie K juga menelan kekalahan atas Kanada dengan skor tipis 1416 VP.

Nah, hari ini timnas bakal menghadapi per t and i ngan yang berat. Tim putri akan bersua Polandia, Inggris dan Australia. Jika mampu menyabet kemenangan, peluang untuk tetap bertengger di posisi delapan besar terbentang lebar. Apalagi, di tiga sesi terakhir Indonesia hanya akan menghadapi Prancis, Maroko serta Trinidad Tobago. Di atas kertas, hanya Prancis yang bisa dianggap sebagai tim kuat. Sementara dua negara lainnya masih bisa diatasi. Sementara tim putra juga akan bersua lawan berat. Yakni Jerman, Mesir serta Denmark. Indonesia mesti mewaspadai Denmark yang saat ini masih duduk di puncak klasemen sementara. Tinggal ada 10 negara yang berpeluang masuk delapan besar. Indonesia tinggal bersaing dengan Polandia, India, Australia, Jerman dan Hongkong untuk meraih satu tempat di babak 8 besar. (ru)

Hantuchova Senang Kembali ke Bali JAKARTA - Kejuaraan Tennis Commonwealth Bank Tournament of Champions 2011 diprediksi tetap akan menghadirkan pertarungan sengit antarpetenis dunia. Pasalnya, para petenis top dunia dipastikan bakal ambil bagian dalam kejuaraan yang digeber di Westin Resort Nusa Dua Bali 3-6 November mendatang tersebut. Terbaru, petenis Slovakia Daniela Hantuchova menyatakan kesanggupannya untuk ambil bagian di Pulau Dewata, nama lain Bali. Hantuchova bahkan menyatakan bahagia bisa kembali bertanding di Bali. Padahal track recordnya selama bertanding di kejuaraan tersebut bisa dibilang tak terlalu membanggakan. Saat pertama kali tampil pada 2006 silam, dia menelan kekalahan di putaran awal setelah dibekuk Melinda Czink. Namun, dia segera membayarnya dengan merebut tiket final di tahun sesudahnya. Sayang, dia harus mengakui ketangguhan mantan pemain nomor satu dunia Lindsay Davenport. “Sungguh menyenangkan. Saya memiliki pengalaman yang amat mengesankan di Bali. Saya tidak percaya betapa indahnya tempat itu. Terutama pendu-

duknya yang sangat ramah,” terang Hantuchova mengenai antusiasmenya turun di kejuaraan tersebut. Hantuchova hanya sebagian petenis top dunia yang menyatakan kesediaannya tampil di Bali. Sebelumnya, panitia pelaksana (Panpel) menyatakan sudah mendapatkan anggukan kepala dari banyak pemain top. Di antaranya ialah petenis Serbia Ana Ivanovic, Peng Shuai (Tiongkok), Nadia Petrova (Rusia), Marion Bartoli (Prancis) serta Andrea Petkovic (Jerman). Kejuaraan Tennis Commonwealth Bank Tournament of Champions juga menjadi sarana pendongkrak pariwisata di Bali. (ru)

UJI COBA PUN GELAP SURABAYA - Persebaya Surabaya benar-benar hanya setengah hati jelang kick off Indonesia Premier League (IPL) 2011-2012. Dua pemain yang dibidik untuk menambah kekuatan, Alexandre Da Silva Mariano alias Amaral dan Rishadi Fauzi, belum juga datang hingga kemarin (21/10). Sudah begitu agenda uji coba juga masih gelap sampai saat ini. Divaldo Alves, pelatih Persebaya, sama sekali belum dapat memberikan gamabran calon lawan untuk uji coba. “Saya masih harus mencari lebih dahulu. Ini menyangkut organisasi saya tak bisa putuskan sendiri,” kata pelatih asal Portugal itu. Dalam rancangannya, setidkanya Perse-

baya harus melakoni tiga sampai empat kali uji coba sebelum bertarung di IPL nanti. Uji coba itu, lanjut dia, akan dilakukan saat tim menjalani training camp (TC). Namun, lagi, lagi Divaldo belum dapat memberikan kepastian pelaksanaan TC. Rencana awal Mat Halil dkk akan dipoles di Bali namun karena gempa dipertimbangkan TC dipindah ke Batu. Namun pada perkembangannya pelaksanaan TC itu kembali tanda tanya karena Divaldo memutuskan untuk menanti pemain lengkap. Artinya masih menunggu kedatangan Amaral dan Rishadi. Yang menggelikan, Divaldo malah mempertanyakan rencana kedatangan Rishadi yang mantan pemain Persita Tangerang itu. “Sabar saja, nanti juga Amaral datang, satu lagi pemain siapa tadi.....?,” kata Divaldo tanpa menyelesaikan kalimatnya dan dengan nada bertanya. Terpilihnya Amaral saja sudah menimbulkan kontroversi. Sebab, selama ini Persebaya dikenal dengan tim yang mengutamakan kekuatan pemain muda. Sedangkan gelandang bertahan Brazil yang musim lalu membela Medan Bintang itu sudah berusia 38 tahun. Meski mendapat kritik, toh tim pelatih dan manajemen tak bergeming. Mereka bersikukuh menilai Amaral masih layak bermain bersama Green Force (julukan Persebaya). Pada latihan kemarin, tim juga menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan. Tiga pemain cedera. Mereka adalah Andrew Barisic yang harus istirahat selama enam pekan karena cedera lutut kiri. Begitu pula Fastabikhul Khoirot. Hanya dia butuh wkatu yang lebih pendek untuk pemulihan, yakni sepekan. Justru Endra Prasetyo, penjaga gawnag utama, yang menyusul cedera pada saat latihan Senin sore (10/10) lalu. Dia cedera otot tibialis anterior kaki kiri. “Saya sudah merasa lebih baik,” kata Barisic. Optimisme juga disuarakan fisioterpis Persebaya Muhammad Yanizar Lubis. “Secara keseluruhan pemain yang cedera kondisinya sudah membaik,” kata dia. (vem)

Andrew

Barisic

Saat Tim Putra Kurang Fokus, Putri Main Smart SURABAYA - Tim Development Basketball League (DBL) Indonesia All-Star 2011 mendapatkan pelajaran berharga pada laga pemanasan perdana kemarin (21/ 10). Hasil berbeda diraih tim putra dan putri DBL All-Star saat sparring melawan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Tim putri DBL All-Star menang 72-40, sedangkan tim putra menyerah dengan skor 47-55. Laga tim putra digelar di Sports Hall SMA Katolik Santa Agnes, Surabaya. Meski tim asuhannya kalah, duo pelatih tim putra DBL All-Star Koo Sri Padma Olanda dan Aditya Krisnha Permana tidak terlalu kecewa. Laga pemanasam ini dimanfaatkan untuk mereka-reka komposisi pemain yang pas dan pola strategi terbaik. “Kami harus mengingkatkan lagi tujuan mereka datang ke sini untuk apa. Banyak hal yang harus diperbaiki, terutama konsistensi permainan,” kata Koo Sri Padma Olanda, pelatih kepala tim putra DBL All-Star 2011. Padma mengatakan, secara umum anak asuhan bermain kurang fokus. Transisi antara of-

ANGGER BONDAN/JAWA POS

PERTANDINGAN PERSAHABATAN - Ida Ayu Komang (kiri), pemain tim putri DBL Indonesia All-Star Challenge 2011 berebut bola dengan Nindia, pebasket Universitas Airlangga dalam pertandingan persahabatan di DBL Arena, Surabaya, kemarin (21/10). Tim putri DBL Indonesia All-Star Challenge 2011 menang dari tim Unair dengan skor72-40.

fense ke defense tidak berjalan mulus. Apalagi penjagaan juga kendur dan membuat tim Unair dengan mudah mengacak-acak pertahanan DBL All-Star. Performa para panggwa DBL All-Star sesungguhnya lumayan baik. Melawan tim universitas yang secara skill, mental, dan kematangan berada di atas, Jan Misael Panagan dkk tidak gentar. Saling susul meyusul poin terjadi mulai kuarter pertama hingga akhir. Saat kuarter empat berjalan dua menit, skor masih sama kuat 4444. Nah, setelah itu konsentrasi DBL All-Star hilang karena permainan keras yang diperagakan lawan. Mereka jadi emosional dan akhirnya harus menyerah. Center DBL All-Star Juan Laurent Kokodiputra asal SMA Trinitas, Bandung, mencatat double-double dengan torehan 15 poin dan 10 rebound. Pelatih tim putra DBL All-Star Aditya Krisnha Permana menyatakan, kekalahan ini menjadi modal yang sangat bagus. Terutama perbaikan mentalitas bertanding. “Kalau tim lawan main keras itu biasa, namanya juga bas-

ket. Anak-anak harusnya lebih fight dan fokus lagi. Tidak boleh emosi. Apapun hasilnya, pertandingan ini sangat bagus bagi kami,” urainya. Sementara itu, tim putri DBL All-Star tampil gemilang. Felicia Clarissa dkk unggul segalanya atas Unair. Sejak kuarter awal, tim DBL All-Star mampu unggul jauh. “Anak-anak mainnya smart,” kata pelatih kepada tim putri DBL All-Star Xaverius Wiwit Agus Cahyono. “Defense kami tidak mendapatkan ujian berarti. Sebab, lawan yang kami hadapi tidak tampil maksimal. Walau menang, kami tidak boleh lengah,” lanjut pelatih asal SMA Tri Tunggal, Semarang, itu. Tim DBL All-Star kembali menjalani partai pemanasan Minggu besok (23/10) melawan tim Universitas Brawijaya Malang. Pertandingan itu menjadi ajang pemantapan sebelum international game melawan Gold Coast Scody Junior All-Stars pada Kamis (27/ 10) dan Sabtu (29/10) mendatang. Setelah itu, tim DBL All-Star akan bertolak ke Seattle, Amerika Serikat (AS). (nur/dra/ca)


SABTU 22 OKTOBER 2011

JATENG

17

RADAR TEGAL

Ajukan Protes Sikap Apindo Pengajuan Besaran UMK 2012 BATANG - Kalangan serikat pekerja memprotes keinginan Asosiasasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Batang yang meminta bupati meninjau ulang rekomendasi Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2012. Mereka menyatakan keberatan dengan sikap Apindo, sebab dinilai tidak berpihak pada kesejahteraan buruh. “Kami dari serikat pekerja keberatan dengan Apindo yang

tetap meminta UMK Rp840.000. Kalau angkanya sebesar itu, mau kapan upah buruh sesuai Kebutuhan Hidup Layak (KHL),” ungkap Sekretaris DPC Konfederasi SPSI Kabupaten Batang, Sucipto Adi, Jum’at (21/10). Menurutnya pihak SPSI menginginkan UMK seharusnya bisa sesuai KHL sebesar Rp906.328, namun pihaknya bisa menerima angka Rp880.000 yang direkomendasikan bupati asalkan Apindo juga mau menerima. Tapi kalau Apindo tetap minta diturunkan, pihaknya justru akan minta UMK 2012 dinaikan seka-

ligus sesuai KHL. Bahkan jika Apindo terus ingin ngotot, serikat pekerja siap menggelar aksi demonstrasi seperti yang dilakukan serikat pekerja Kabupaten Pekalongan beberapa waktu lalu. “Kita siap menggelar aksi. Angka Rp840.000 itu jauh di bawah KHL. Kalau seperti itu, buruh untuk mencukupi kebutuhan sehari-harinya gali lubang tutup lubang terus. Kalau memang perusahaan tidak mampu, bisa minta penangguhan,” tegas Sucipto. Koordinator Omah Rakyat

Okky Sulistyo mengatakan, pengajuan UMK dari Apindo sangat rendah jika hanya Rp840.000. Pasalnya, uang sebesar itu sudah tidak bisa untuk mencukupi kebutuhan buruh dalam waktu satu bulan. Empat serikat pekerja di bawah naungan Omah Rakyat, yakni Serikat Pekerja Putra Roban Batang (SP2RB), Serikat Pekerja Roban Mandiri (SPRM), Serikat Buruh Primatexco, dan Serikat Buruh Amaril Mandiri (SBAM) dengan tegas menolak sikap Apindo yang meminta UMK sebesar Rp840.000. “Kita tetap

minta UMK sesuai KHL. Tapi kalau bupati sudah merekomendasikan Rp880.000 kita juga minta Apindo mau mengerti. Kalau Rp840.000 itu sangat rendah,” jelas Okky. Dia menambahkan, jika dibanding dengan UMK tahun 2011 sebesar Rp805.000, rekomendasi bupati tahun ini hanya naik Rp75.000. Jumlah sebesar itu dinilainya sangat kecil. “Perusahaan sebenarnya mampu kalau diminta membayar UMK Rp880.000. Jadi jangan direka-reka seolah tidak mampu,” tandas Okky. (ap86)

Pembangunan pun Tetap Dilanjutkan SEMARANG MauJengukCucu,TewasdiStasiun SEMARANG - Seorang pria tewas saat antre tiket di loket stasiun Poncol, Kamis (201/0) sekitar pukul 04.30. Korban bernama Sujiman (50), warga RT 04 RW 08 Kaliasin, Semarang Utara. Korban mengantre tiket kereta dengan maksud mengunjungi dan membawakan sejumlah hadiah pada cucunya. Salah seorang saksi mata, Rohmadi (25) mengatakan, saat itu ia tengah mengantre tiket dengan sejumlah calon penumpang lainnya. Dari barisan antrean tersebut, tiba-tiba ia melihat seorang pria mengalami kejang. “Lalu saya datangi. Saat saya cek, ternyata badannya sudah dingin,” ujarnya. Bersama dengan para calon penumpang lain, korban lantas mereka gotong bersama, dibawa dan ditidurkan di kursi panjang dalam peron. Rohmadi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke petugas keamanan stasiun yang diteruskan ke Polsek Semarang Utara. “Tapi saya juga nggak ngerti bapaknya tadi meninggal saat di dekat loket tiket atau saat di peron. Namun yang pasti saat saya gotong, badannya sudah dingin,” imbuhnya. Petugas kemudian memeriksa sejumlah barang bawaanya. Dari dalam tasnya, petugas menemukan ponsel korban. Salah satu nomor di ponsel tersebut pun dihubungi. Tak lama, beberapa kerabat korban pun datang. Mereka memastikan bahwa korban benar Sujiman. Korban diduga meninggal karena penyakit sesak nafas yang dideritanya kambuh. “Memang memiliki penyakit kambuhan,” ujar salah seorang kerabat korban yang enggan disebut namanya. Selain ponsel, dari dalam tas korban, petugas juga menemukan sejumlah pakaian anak-anak yang masih baru, lengkap dengan labelnya. Dari kerabat korban juga diketahui bahwa korban memang akan berangkat menjenguk cucunya. “Dia memang mau njenguk cucunya.” Petugas Polsek Semarang Utara dan unit identifikasi dari Polrestabes Semarang yang datang ke lokasi segera mengumpulkan keterangan. Jenazah korban lantas dibawa ke kamar mayat RSUD Kariadi guna penyelidikan lebih lanjut. (dna/aro/ce1)

Setuju Relokasi, Minta Kompensasi Pedestrian SEMARANG - Warga Kelurahan Barusari akhirnya menyetujui relokasi pedagang Pasar Bulu di daerah permukimannya. Namun warga minta pedagang bisa menjaga kebersihan dan tidak mengganggu akses pintu masuk jalan. Selain itu, warga juga minta kompensasi, nantinya di Jalan HOS Cokroaminto dibangun tempat pedestrian. Hal itu diungkapkan oleh sejumlah perwakilan warga saat temu rembug soal rencana relokasi pedagang Pasar Bulu pada Rabu (19/ 10) malam di aula kantor Kelurahan Barusari. “Bagi kami relokasi ke Jalan HOS Cokroaminoto tidak menjadi soal, karena tidak ada tempat relokasi yang lain. Hanya saja pedagang harus memprioritaskan kebersihan dan ketertiban,” kata Ny Edy Lestari, pengurus RT 1 RW I. Hal senada dikatakan Ketua RT 05 RW I Hary. Warga berharap pedagang bisa tertib dan mematuhi yang sudah disepakati. Setelah revitalisasi Pasar Bulu rampung, pedagang juga harus bersedia pindah dan Jalan HOS Cokroaminoto kembali pada fungsinya. “Kami juga berharap, bahu jalan khususnya di sisi timur (belakang RST Bhakti Wiratama, red) nantinya bisa dibangunkan tempat pedestrian. Biar masyarakat bisa menikmati, secara estetika kota pun jadi cantik,” kata Hary yang mengklaim semua keputusan berdasar kesepakatan warga di wilayahnya. Dalam pertemuan tersebut juga ada usulan selama relokasi saluran di Jalan HOS Cokroaminoto agar ditutup. Hal itu dimaksudkan agar jalan tersebut bisa lebar tidak termakan tempat dagangan. Apalagi belum lama ini saluran tersebut juga telah dibersihkan oleh Pemkot Semarang. Kepala Dinas Pasar Abdul Madjid yang memimpin jalannya pertemuan itu berterima kasih atas pengertian warga. Mulai Desember 2011 ini pembangunan kios dan lapak bisa dimulai dan langsung bisa ditempati pedagang yakni di Jalan Jayengan, Suyudono dan HOS Cokroaminoto. Kemungkinan Maret 2012 akan dimulai pembangunan Pasar Bulu. Soal keinginan warga, termasuk pembuatan pedestrian pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga. Secara keseluruhan, pembangunan tempat sementara terutama di Jalan HOS Cokroaminto akan menggunakan satu jalur di sebelah kiri. Lalu lintas pun dijadikan searah mulai dari museum Mandala Bhakti. Untuk lalu lintas dari arah Jalan Dr Sutomo masih diperbolehkan lewat, namun tak sampai ke tempat relokasi. “Konsep tempat dagangan tetap sepenggalsepenggal disesuaiakan dengan pintu masuk. Untuk perkantoran dan fasilitas rumah sakit bisa keluar masuk,” ujarnya. (zal/aro/ce1)

Pengepul Parkir Diberhentikan SEMARANG - Mulai 1 November nanti, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Semarang tidak akan memakai jasa pengepul retribusi parkir. Artinya, sistem penyetoran uang retribusi parkir tepi jalan umum dilakukan langsung dari jukir (juru parkir) ke UPTD Parkir Dishubkominfo. Hal itu dilakukan untuk meminimalkan kebocoran dan mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD) sektor parkir yang selama ini tidak pernah mencapai target. “Sebagai pengoptimalisasian PAD parkir kita tidak akan memakai pengepul lagi, tapi setoran langsung kita ambil dari jukir. Ke depan kita juga tidak lagi mengeluarkan izin parkir jalan umum, tapi diganti dengan kartu jukir dan dilengkapi surat perjanjian yang berisi kesanggupan mereka menyetor retribusi kepada kita,” kata Kepala Bidang Perparkiran Dishubkominfo Kota Semarang Sartana, kemarin. Saat ini, pihaknya tengah melakukan regristasi ulang kepada seluruh jukir jalan umum di Kota Semarang. Selain itu, lanjut Sartana, dalam pelaksanaan kebijakan ini pihaknya akan melibatkan Babinsa, babinkamtibmas serta pihak kepolisian. Hal itu untuk mengantisipasi tindakan premanisme pada jukir. “Kita libatkan aparat keamanan dalam pelaksanaan kebijakan ini untuk menjaga keamanan jukir,” katanya. Sistem ini akan dilakukan secara bertahap dan diawali dari sepanjang Jalan MT Haryono sebelah timur yakni Kelurahan Kebonagung, Sarirejo dan Karangturi dan kemudian dilanjutkan di Jalan MT Haryono sebelah barat. Sedangkan untuk wilayah lain seperti Simpanglima dan Jalan Pandanaran akan menjadi perhatian pada tahap berikutnya. “Diharapkan akhir tahun ini untuk sepanjang Jalan MT Haryono sudah selesai semua ditertibkan, sistem ini dilakukan utamanya untuk mengurangi mata rantai yang ada dan mengoptimalkan pendapatan,” ujarnya. Sartana mengakui, hingga saat ini PAD parkir belum bisa memenuhi target. Tahun ini Pemkot Semarang menargetkan PAD parkir sebesar Rp4,88 miliar. Namun hingga September, pendapatan parkir baru masuk Rp870 juta. (zal/aro/ce1)

TRIYONO

SERTIJAB - Delapan perwira yang menempati jabatan baru saat pelaksanaan Sertijab di halaman Mapolres Pekalongan.

UNGARAN - Pembangunan tol Bawen radius 300 meter dari SDN Kandangan ternyata masih terus berjalan, meskipun intensitas pembangunannya relatif berkurang dan tidak tiap hari. Padahal sebelumnya sudah ada perjanjian untuk menghentikan pembangunan tol Bawen radius 1000 meter dari SDN 02 dan 04 Kandangan. Tak ayal, proses belajar-mengajar di kedua sekolah tersebut masih terganggu. Lebih parah lagi, di sisi barat sekolah juga dibangun base camp PT Waskita selaku kontraktor pengerjaan tol Bawen. Selain itu, juga dipasang seng putih mengelilingi base camp yang jaraknya 1 meter dari sekolah. Sehingga ruangan kelas kedua sekolah tersebut menjadi semakian panas karena pantulan cahaya dari seng tersebut. Kepala SDN 04 Kandangan Utary Kristiana menuturkan, proses pembangunan memang masih berjalan. Bahkan radius 300 meter dari sekolah terkadang masih ada pengerjaan dengan alat berat. ”Ya lihat saja Mas, masih terus berjalan pembangunannya. Tapi memang tidak tiap hari, terkadang

ada, terkadang tidak,” ujarnya. Sekolah, tutur Utary, juga menyayangkan dari pembangunan base camp Waskita di samping barat sekolah. Terlebih dipasangnya seng putih mengelilingi barat sekolah yang menyebabkan ruang menjadi sangat panas. ”Guru dan siswa jika belajar di ruang jadi tidak fokus. Karena ruang sekolah semakin panas. Terutama ruang kelas I, II, III dan ruang guru.” Kepala SDN 04 Kandangan, Titik juga merasakan hal yang sama. Semenjak dipasang seng pembangunan base camp sekolah menjadi kian panas. Terlebih, di sekitar sekolah sudah tidak ada pepohonan dan rumah warga lain. ”Ini sudah berlangsung seminggu yang lalu. Pembangunan base camp sebenarnya juga mengganggu belajar,” tandasnya. Pihaknya berharap agar kedua sekolah tersebut segera direlokasi. Namun sejauh ini belum ada perkembangan tentang lokasi untuk relokasi. Padahal proses pembelajaran tidak lagi maksimal. Kepala Desa Kandangan, Paryanto mengatakan, sudah mengusahakan agar sekolah segera direlokasi. (fth/lis)

Delapan Perwira Tempati Jabatan Baru KAJEN - Delapan Perwira di Jajaran Polres Pekalongan menempati jabatan baru. Serah Terima Jabatan (Sertijab) itu dilaksanakan di halaman Mapolres Pekalongan, Jumat (20/10). Sertijab ditandai dengan penanggalan dan penyematan tanda jabatan oleh Kapolres Pekalongan, AKBP Hanif. Meskipun upacara sempat diwarnai dengan gerimis, namun pelaksanaan Sertijab berjalan hikmad. Kapolres Pekalongan, AKBP

Hanif, mengatakan, adanya penggantian jabatan baru ini merupakan penggerak motorik dalam upaya untuk mencapai tujuan. Yakni, menciptakan lingkungan yang kondusif diwilayah hukum Polres Pekalongan. “Sehingga kinerja Polri dapat maksimal, karena dengan adanya mutasi Polri dituntut untuk akuntabel,” ucapnya. Kapolres menyampaikan, kepada anggota yang menempati jabatan baru untuk dapat segera

menyesuaikan diri dan tetap bekerjasama. Khusus untuk empat Kapolsek yang menempati posisi baru harus mempunyai terobosan dalam menjaga Kamtibmas di wilayah masing-masing. Karena Polsek Kajen, Karanganyar, Paninggaran dan Kandangserang memiliki kerawanan tersendiri. “Semoga pada jabatan yang baru akan lebih berhasil, untuk tetap menjaga situasi yang kondusif,” pesan Kapolres. (yon)

EKO SUKADIS

LUDES - Seluruh harta benda dan juga produk mebeler, yang ada di rumah Kasturi ludes semuanya setelah dilalap si-jago merah.

Defisit, Bantuan Desa Dipangkas Korban Kebakaran SEMARANG - Alokasi anggaran bantuan bagi desa berkembang di Jateng sebesar Rp47,6 miliar terancam dipangkas, karena APBD 2012 mengalami defisit hingga Rp49 miliar. Usulan penutupan sebagian defisit dengan mengambilkan dana bantuan desa sebesar Rp20 miliar ditolak anggota dewan. Anggota Komisi A DPRD Jateng Abdul Aziz mengatakan, defisit tersebut terjadi antara lain karena penambahan anggaran di sejumlah pos, seperti untuk Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) serta sejumlah program tambahan yang diusulkan Gubernur Jateng. “Ada wacana untuk menutup sebagian defisit tersebut dari alokasi dana bantuan desa sekitar Rp20 miliar. Usulan ini langsung saya tolak,” paparnya. Ia menuturkan, hal tersebut justru bertolak belakang dengan program “Bali Ndeso Mbangun Deso” yang dicanangkan Gubernur Bibit Waluyo. Terlebih

tahun 2012 merupakan momentum penting dalam visi gubernur mewujudkan masyarakat yang semakin sejahtera. Menurut politisi PPP itu, jika anggaran tersebut dikurangi, maka hanya 276 desa berkembang yang akan memperoleh bantuan keuangan sebesar Rp100 juta per desa. Padahal jika alokasi tidak dikurangi, ada 476 desa yang akan memperoleh bantuan. Aziz berpendapat defisit anggaran tersebut seharusnya bisa diambilkan dari dana bantuan keuangan bagi kabupaten/ kota yang mencapai Rp1,4 triliun. Menurut dia, alokasi bantuan keuangan tersebut terbagi atas bantuan untuk sektor pendidikan yang mencapai Rp859 miliar, sektor infrastruktur sekitar Rp450 miliar dan pemerintah sebesar Rp103 miliar. “Namun, untuk anggaran di sektor infrastruktur, hingga saat ini belum jelas pengalokasiannya,” katanya. Ia menambahkan, pembaha-

san rancangan APBD di tingkat Badan Anggaran (Banggar) akan kembali digelar pekan depan, bersama dengan tim anggaran pemprov. Sementara Wakil Ketua DPRD Jateng Bambang Priyoko mengatakan, dewan menambah alokasi anggaran Rp45 miliar untuk Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat pemegang surat keterangan tidak mampu (SKTM). Semula alokasi di Dinkes untuk pos tersebut hanyalah Rp58 miliar. “Dengan alokasi hanya Rp58 miliar, tidak akan cukup untuk memenuhi pelayanan kesehatan masyarakat miskin yang belum ter-cover Jamkesmas maupun Jamkesda,” katanya. Anggaran tersebut, lanjutnya akan diperuntukkan bagi 7 RSUD di Jateng sesuai dengan plafonnya. Usulan penambahan anggaran tersebut akan dibahas dalam rapat Banggar Senin nanti. (ric/aro/ce1)

Butuh Bantuan PECALUNGAN - Kasturi (60) warga Dukuh Wadas RT 1 RW 5, Desa Selokarto, Kecamatan Pecalungan yang belum lama ini rumahnya ludes terbakar, membutuhkan bantuan dari pemerintah dan juga para dermawan. Pasalnya, selain telah kehilangan mertuanya, Tasmi (90) yang tewas terpanggang, seluruh harta bendanya dan juga ternak kambingnya juga ikut musnah terbakar. Kasturi (60) mengatakan, selain harta bendanya sendiri, seluruh peralatan mebeler serta kusen-kusen kayu yang sudah jadi dan merupakan pesanan orang juga ikut terbakar. Padahal barang-barang itu sudah dibayar lunas oleh pemiliknya. Disamping itu, stok gabah yang siap giling untuk cadangan makan juga ludes terbakar. “Seluruh peralatan mebeler,

dan sejumlah gabah hasil panenan habis rata dengan tanah. Sehingga prakstis kini saya tidak punya apa-apa dan harus menanggung utang dari pemesan,” tuturnya lirih, yang tiap harinya berprofesi sebagai tukang mebeler itu, kemarin. Kasturi yang sudah usia lanjut itu tidak dapat berbuat banyak akibat musibah yang dialaminya. Bola matanya sesekali menatap kosong, sembari melihat puing-puing bangkai kambing yang setiap harinya selalu dikasih makan rumput olehnya. Padahal, kambing-kambing itu, sekarang ini harganya sudah mulai beranjak naik, seiring dengan datangnnya Hari Raya Idul Qurban. Pihaknya berharap, adanya bantuan dari pemerintah, untuk dapat meringankan beban musibah yang dideritanya. (ap86)


CMYK

18

SABTU, 22 OKTOBER 2011

RADAR TEGAL

Taati Semua Aturan dan Perintah Guru PENGALAMAN dimarahi guru tentu tidak menyenangkan. Biasanya itu terjadi bukan tanpa alasan. Kita bisa kena marah guru kalo nggak menuruti perintah guru, nggak ngerjain tugas, ribut di kelas, mbolos nggak ikut pelajaran atau ngobrol sama temen sebangku saat pelajaran berlangsung. Terlambat masuk kelas dan nggak mematuhi peraturan sekolah juga bisa menjadi alasan kenapa kita sampe dimarahi guru. Bayu Ariandi Sulistiawan, siswa kelas XI NS 2 SMA Negeri 1 Slawi juga pernah ngalamin itu. ‘’Waktu itu pernah terlambat masuk sekolah dan nggak boleh masuk kelas sampe jam ke-2,’’

BAYU ARIANDI S Aktivis Futsal SMA Negeri 1 Slawi

ujar cowok yang bercita-cita menjadi pemain bola ini. Cowok kelahiranTasikmalaya, 9 Desember 1994 mengaku sempat nggak taat tata tertib sekolah. ‘’Kalo hari Senin sampai Kamis sepatunya nggak item warnanya biasanya disita dan kaos kaki nggak panjang disuruh dilepas,’’ ceritanya. Cowok yang beralamat di Perumahan Palm Asri 2 yang aktif di olahraga futsal ini punya

tips menarik buat kalian biar nggak gampang kena marah guru.Yuk disimak! 1. Taatilah semua peraturan yang diberikan oleh gurumu 2. Turutilah apa yang diperintahkan guru 3. Jangan males untuk mengerjakan tugastugas yang diberikan guru sama kita 4. Dengarkan dan pahamilah apa yang disampaikan oleh guru saat pelajaran berlangsung 5. Jangan pernah berani sama guru 6. Jangan remehkan guru 7. Hormatilah gurumu karena guru adalah orang tua kedua saat kita di sekolah. (anggi)

MARCHING BAND SMP NEGERI 3 ADIWERNA

Tampung Bakat Siswa SEBAGAI salah satu kegiatan ekstra kurikuler (ekskul), Marching Band SMP Negeri 3 Adiwerna Kabupaten Tegal tak hanya berperan sebagai pengisi waktu luang siswa saja. Namun kegiatan yang telah ada sejak tahun 2006 hingga sekarang ini juga menjadi saran menampung bakat dan minat siswa. “Tentunya agar lebih membuka kesempatan untuk bakat mereka,” terang Pak Mukhadis selaku pembina ekskul tersebut. Dengan jumlah anggota band sebanyak 60 siswa, Pak Mukhadis menjelaskan, kalau marching band sekolahnya mungkin sama dengan sekolah lain. Namun yang menjadi beda pada pelatihnya. “Tergantung bagaimana pukulan yang diarahkan,” tambahnya. Diakuinya, para siswa cukup antusias mengikuti kegiatan tersebut. Namun beberapa alat marching band yang cukup besar dan berat kerap menjadi kendala pada siswa yang membawanya. Ukurannya yang tak sesuai dengan postur tubuh siswa membuat mereka kesulitan memainkannya. Latihan biasa dilakukan setiap Senin pukul 14.00 sampai 17.00 dengan pelatih Pak Ari. Marching band sekolah ini sudah kerap tampil di daerah sekitarnya sebagai pengisi acara di hajatan sunat masal, khataman Al-Quran dan even lainnya. “Harapan ke depan semoga ekskul ini lebih diaktifkan lagi,” tambah dia. (khifni)

Jatuh Hati Roulette

[intro] C G/B Am F C G/B melukiskan dirimu melukis senyumanmu Am G adalah terbaik bagiku C G/B melihatmu bicara mendengarmu tertawa Am G adalah terindah bagiku F Em sungguh aku tak bisa F G aku tak sanggup jauh darimu [chorus] C G aku telah jatuh hati Am F G kepadamu dengarkan aku C G dan aku percaya sesungguhnya Am F G cinta ini hanya untukmu C

G/B setiap ku berdoa setiap ku bersujud Am G hanya dirimu yang ku pinta F Em sungguh aku tak bisa F G aku tak sanggup jauh darimu [chorus] C G aku telah jatuh hati Am F G kepadamu dengarkan aku C G dan aku percaya sesungguhnya Am F G cinta ini hanya untukmu [solo] F Dm Am G F Dm Am G

TIM XPRESI KOORDINATOR : Khikmah Wati ANGGOTA TIM1: I Layung Sari, Shinta Wulandari, Teguh Arif Bowo TIM 2: Intan Aji P, Anggi Mutiara M, Khifni Setiawan

PROFIL USIA :

JUMLAH :

13 - 17 tahun

27 ResponX di Kota dan Kabupaten Tegal, Brebes

JENIS KELAMIN : PENDIDIKAN : Cewek 50 persen Cowok 50 persen

CMYK

SMP dan sederajat SMA/SMK dan sederajat

Gara-gara Ribut di Kelas Jadi Kena Marah

PERNAH dimarahi guru? Gimana yah perasaannya? Takut, sebel, marah, bete atau malah campur aduk? Mungkin hampir semua siswa pernah punya pengalaman dimarahi guru. Saat ResponX ditanya, 40 persen diantara mereka rupanya punya pengalaman dimarahi sama guru. ’’Gara-garanya aku nggak mematuhi peraturan di sekolah,’’ cerita Faizal W, siswa SMA Negeri 2 Slawi. Bahkan, 35 persen lainnya ngaku punya banyak banget pengalaman dimarahin sama gurunya. ‘’Pas itu aku pake kaos kakinya nggak panjang, padahal harusnya kan panjang, jadi dimarahin dan disuruh dicopot deh,’’ ucap Bayu Ariandi S, siswa SMA Negeri 1 Slawi. Hanya 25 persen saja yang ngaku nggak punya pengalaman dimarahi gurunya. Diakui 15 persen ResponX, mereka pernah dimarahin sama gurunya karena mbolos nggak ikut pelajaran. ‘’Habis

pelajarannya malesin banget jadi aku mbolos ke kantin sampai pelajaran habis baru aku masuk kelas,’’ tutur A Faizhol Amin, siswa SMK Ma’arif NU Talang. Dengan prosentase lebih banyak yakni 40 persen ngaku ribut di kelas. Sementara 30persen lainnya karena ngobrol sama temen sebangku. Sisanya sebanyak 15 persen kena marah gara-gara nggak ngerjain tugas dari guru. Menurut pengakuan 45 persen ResponX, perasaan takut lebih sering mereka rasakan usai kena marah guru. ‘’Yah aku takut barangkali sampai berpengaruh ke nilaiku,’’ curhat Akhla Maulida, siswi SMP Negeri 1 Adiwerna. Sementara 30 persen lainnya ngerasa sebel banget saat dimarahi guru. Sebanyak 20 persen ngaku marah dan 5 persen lainnya mengaku biasa aja. ‘’Setiap kita melakukan kesalahan pasti ada hukuman-

nya tergantung gurunya aja pengin kasih hukuman yang seperti apa,” cerita Ulfa Laeli, siswi SMA Negeri 3 Slawi saat ditanya apakah ada hukuman setelah kena marah guru. ‘’Kadang juga ada hukumannya, tergantung gurunya sih karakternya gimana,” imbuh Fitri Amalia, temen satu sekolah Ulfa. M. Nurofik, siswa MAN Babakan menceritakan, dia pernah kena hukuman disuruh berdiri di depan kelas setelah kena marah guru. Ceritanya mewakili 40 persen ResponX. Sedangkan 35 persen lainnya nggak boleh ikut pelajaran. ‘’Karena nggak ngerjain tugas, dimarahin sama guru. Udah gitu nggak boleh ikut pelajaran deh,’’ kisah Rizki J, siswa SMA Negeri 1 Dukuhwaru. Lainnya, sebanyak 15 persen suruh bersihin kelas. Hanya 10 persen saja yang dikasih pilihan dan peringatan. Kalo kamu gimana? (tim 2)

RIZKI ADELIA

Ingin Tekuni Bidang Olahraga SEMPAT mewakili sekolah dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tingkat Kota Tegal, menjadi motivasi tersendiri bagi siswi asal SMP Negeri 14 Kota Tegal, Rizki Adelia. Siswi yang duduk di bangku kelas VIII H ini mulai menggemari kegiatan olahraga sebagai salah satu hobi baru yang menarik untuk ia tekuni, sejak dirinya diikut sertakan dalam Popda saat masih di kelas VII. Saat itu dia berhasil meraih Juara II pada cabang olahraga lari 400 meter. Usai Popda, cewek kelahiran Tegal, 24

Februari 1998 ini tak lantas berhenti melatih tubuhnya untuk berolahraga. Hingga saat ini pelajar yang aktif dalam kegiatan ekstra kurikuler (ekskul) Pramuka, Marawis dan English Conversation ini tetap mengasah kemampuannya agar dapat mengikuti kembali ajang yang membawa nama baik sekolahnya. Rizki, demikian ia disapa, mengaku lebih sering berlatih sendiri saat menjelang perlombaan lari tersebut. Dia sempat mengalami sedikit kendala untuk bisa berlatih sekeras mungkin. “Sebelumnya diseleksi oleh pembina Pak Edi Prayitno,

setelah itu aku lebih sering latihan sendiri di sekolah karena pembinanya agak sibuk,” ujarnya. Pelajar yang tinggal di Jalan Badak Raya No. 27 Mejasem Barat ini mempunyai cita - cita menjadi guru. Rizki yang saat ini aktif di beberapa kegiatan ekskul tak merasa khawatir dengan kesibukannya. Selain ia mampu membagi waktu aktivitasnya di luar rumah dengan sekolah, rupanya ia juga mendapat dukungan dari keluarga dan teman - teman dekatnya. (intan)


SAMBUNGAN

SABTU 22 OKTOBER 2011

19

RADAR TEGAL

Angelina Diperiksa KPK Cuma 2 Jam JAKARTA - Anggota Komisi X DPR Angelina Sondakh untuk yang kali kedua diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kemarin (21/10). Istri mendiang Adjie Massaid itu tiba di gedung KPK sekitar pukul 09.45. Namun tidak seperti biasanya, menjelang salat Jumat, wanita yang akrab disapa Angie itu keluar. Angie memang dipanggil sebagai saksi tersangka kasus suap wisma atlet Muhammad Nazaruddin. Seperti biasa, Angie saat datang ke KPK Angie kembali

temani adik iparnya. Mudji Massaid. Di sana, kedua orang yang dikabarkan dekat itu memang tampak mesra. Bahkan sebelum masuk menuju ruang penyidikan, Mudji sempat memberikan cipikacipiki (cium pipi kanan-cium pipi kiri). Wajah Angie yang sebelumnya terlihat sedikit cemas dan gelisah itu langsung semringah. “Yang bersangkutan (Angie) kami periksa dalam kaitan untuk melengkapi berkas tersangka Nazaruddin,” kata juru bicara Johan tanpa mau menjelasn apa

saja yang menjadi materi pemeriksaan. Yang jelas, lanjut Johan, pemeriksaan kali ini masih dalam kaitan dengan kasus suap pembangunan wisma atlet. Bukan kasus-kasus lain yang menjerat Nazaruddin. Namun saat ditanya apakah pemanggilan Angie itu adalah sebagai klarifikasi atas tuduhan Nazaruddin dalam pemeriksaan yang terakhir pada Rabu (12/10) lalu, Johan menjawab diplomatis bahwa KPK memanggil seseorang lantaran mempunyai kebutuhan untuk meminta ke-

terangan terhadap yang bersangkutan. “Tentu saja pemeriksan itu berdasarkan data-data yang dimiliki KPK. Baik (data) yang diperoleh dari saksi lain atau oleh tersangka,” lanjut dia lebih lanjut. Pada pemeriksaan yang terakhir, Nazaruddin memang kembali bernyanyi dan menyinggung-nyinggung nama Angelina. “Kepada penyidik, saya menerangkan secara detail tentang Angie yang menerima uang Rp 9 miliar dari proyek di Kemenpora.” (kuh)

Ikut Arisan Pertama dan Terakhir di Rumah Pak RT dari halaman 1 Ketika arisan berlangsung di rumah Hasyim Asyari, ketua RT 24, Janu duduk di teras rumah karena tidak kebagian tempat. “Ya baru pertama kali itu ikut arisan, katanya mewakili Pak Zaki, pemilik rumah,” ujar Kandar, tetangga sebelah rumah Zaki Adibani, pemilik pabrik penyamakan kulit kepada Radar Madiun, kemarin (21/10). Kepada Kandar, Radar Madiun sempat menunjukkan foto sembilan daftar pencarian orang (DPO) tindak pidana terorisme pada Kandar. Pria 31 tahun itu langsung menunjuk foto Nang Ndut sebagai Janu yang dikenalnya selama ini. Namun penampilannya, kata Kandar, sedikit berubah. Di Dolopo, Janu rambut tidak lagi pelontos seperti pada foto

DPO. Rambutnya mulai tumbuh dan dipotong pendek. Janu juga tidak memiliki jenggot. “Waktu ikut arisan, dia pakai kacamata bening. Orangnya gemuk seperti di foto DPO itu,” terang Kandar. Kandar mengaku tidak menengal lebih dalam sosok Janu alias Nang Ndut. Hanya, Nang Ndut punya kebiasaan nongkrong di depan rumah Adibani selepas kerja. Saat malam tiba, Janu bergegas ke salah satu warnet yang tidak jauh dari rumah yang ditinggalinya. “Kebiasannya ya seperti itu, main ke warnet. Hampir setiap hari. Kadang juga ditemani Budi, teman sekamarnya,” katanya. Beberapa kali, Kandar sempat ngobrol dengan Janu. Pria yang diduga terlibat bom di Cirebon dan Solo ini cukup pintar saat ditanyai masalah

politik. “Dia itu senang membahas masalah politik. Kalau ngomong politik pintar sekali. Setahu saya, Janu itu dekat dengan Budi, karyawannya Pak Zaki juga. Tapi saat Janu ditangkap, Budi lagi pulang ke Solo,” terangnya. Leni, salah seorang penjual rokok di dekat rumah Zaki Adibani mengatakan, Janu sering datang ke warungnya untuk membeli rokok. Biasanya pria bertubuh tambun ini membeli setengah bungkus rokok. “Belinya eceran, orangnya nggak banyak omong. Habis mbayar, dia langsung pergi ke pabrik atau kembali ke rumah Pak Zaki lagi. Saya nggak pernah ngobrol panjang sama Janu,” katanya. Salah satu pekerja pabrik kulit yang enggan namanya dikorankan mengatakan, Janu dikenal

sebagai karyawan yang sopan dan baik. Bahkan dia tidak segan membantu teman-temannya dalam pekerjaan. “Selama bekerja, Janu tidak menunjukan sikap aneh. Normalnormal saja. Tapi memang dia agak pendiam,” terangnya. Di Dolopo, Janu tinggal di rumah pemilik pabrik penyamakan kulit. Sementara itu, Hasyim Asyari, Ketua RT 24 mengaku tidak mengenal sosok Janu alias Nang Ndut. Bahkan pemilik rumah, Zaki Adibani, tidak pernah mendaftarkan Janu sebagai penghuni baru di lingkungan tersebut. “Nggak pernah didaftarkan. Saya pun baru tahu orangnya tadi malam (kemarin, Red) saat arisan. Setahu saya foto kopi KTP yang punya hanya Pak Karno, karyawan pabrik di situ,” terangnya. (aan/irw)

Jaringan Bom Cirebon-Solo Habis dari halaman 1 ditangkap di sebuah pabrik penyamakan kulit di Dolopo Madiun oleh tim Mabes Polri. “Dia tidak melakukan perlawanan,” ujar Kadivhumas Polri Irjen Anton Bachrul Alam di kantornya kemarin (21/10). Nanang menggunakan nama samaran Gilang Rian Janu. Dugaan sementara Nanang tidak hanya terlibat dalam kasus pengeboman masjid Mapolresta Cirebon. “Kita juga dalami keterlibatannya untuk kasus peledakan di GBIS Solo. Polri punya tujuh hari untuk menyidik sebelum resmi dijadikan tersangka,” kata mantan Kapolda Jatim ini.

Penangkapan Nanang berawal dari informasi yang diperoleh dari Yadi Al Hasan yang ditangkap di rumahnya, Pasindangan, Gunung Jati,Cirebon. Yadi menyerah tanpa perlawanan setelah berhasil dibujuk melalui perantara komunikasi kakaknya. Yadi mengakui dua bulan sebelumnya menemui Nanang di Solo. Saat itu, Nanang hendak pergi ke Madiun dan tinggal disana. “Dengan ditangkapnya Yadi dan Nanang berarti untuk jaringan Cirebon sudah semuanya (tertangkap). Tapi, untuk yang lain masih ada DPO,” kata Anton. DPO lain terkait kasus terorisme adalah Umar alias Bujang alias Dede alias Rosi, Santoso

alias Santo alias Abu Wardah, Cahya alias Ramzan, Imam Rasyidi alias Imam Sukamto alias Harun alias Yasir, dan Taufik Balaga alias Upik Lawanga. Mereka diduga terlibat pelatihan militer di Aceh dan juga kasus pengeboman di Poso 2006-2007. Di bagian lain, kemarin tim Densus 88 juga melakukan penggeledahan di rumah yadi di Cirebon. Mereka mencari barang bukti sebagai penguat sangkaan terhadap ketelibatan bapak satu anak berusia delapan bulan ini. Tim menemukan peta lokasi Mapolresta Cirebon, sejumlah buku dan kaos. Hari ini, tim Densus 88 Mabes Polri juga akan menggelar

rekonstruksi di sejumlah tempat di Solo terkait tersangka Umar Patek. Adik ipar Dulmatin Hari Kuncoro juga dibawa ke Solo untuk melengkapi keterangan lokasi persiapan bom Bali 1 yang terjadi sembilan tahun lalu itu. Kali ini, tim Densus 88 sebenarnya cukup berani mengambil resiko dengan melakukan rekonstruksi di Solo. “Kami ekstra waspada dengan adanya upaya provokasi-provokasi,” kata sumber Jawa Pos yang ikut mengawal Patek. Selain mengerahkan 500 polisi setempat, tim CRT (Crisis Response Team) Densus 88 juga siaga penuh. Tim CRT ini dibekali dengan senjata peluru tajam yang siap digunakan jika kondisi mendesak. (rdl)

Nang Ndut Diciduk Densus dari halaman 1 kasus bom bunuh diri di Masjid Adz-Zikra, Mapolresta Cirebon, Jawa Barat dan bom bunuh diri di Solo, Jateng. Menurutnya, Nanang diduga berperan sebagai perakit bom. Namun, kepastiannya masih menunggu pemeriksaan selama tujuh hari. “Kita punya waktu satu minggu untuk memeriksa yang bersangkutan, di mana saja kegiatan yang bersangkutan selama ini, kita akan dalami,” kata Anton seperti dirilis berbagai media. Sementara itu, penangkapan Nang Ndut di pabrik penyamakan kulit milik Zaki Adibani dikuatkan keterangan Sukarno, rekan kerja Nang Ndut. Terduga teroris itu ditangkap saat membuka pintu pabrik, Jumat pagi. “Setahu saya yang ditangkap itu Gilang Rian Janu, dia itu salah satu karyawan pabrik kulit ini. Sudah tiga bulan di bekerja di sini,” terangnya. Sukarno sempat tidak tahu jika Janu -panggilan Gilang Rian Janu itu ditangkap Densus 88. Menurutnya, sekitar pukul 07.00, pintu depan pabrik belum dibuka dan dia mencari Janu. Dari keterangan tetangga, Janu dibawa seseorang. Sukarno pun menghubungi pemilik pabrik dan disarankan mendatangi Mapolsek Dolopo. “Ya baru dapat kabar ini. Janu itu kerja di sini sebagai admin. Kerja Janu cukup baik. Karena tinggalnya di belakang pabrik, dia bertugas membuka pintu pabrik saat pagi,” papar Sukarno. Salah satu pekerja pabrik yang enggan disebutkan namanya menjelaskan, Janu bekerja di pabrik ini atas rekomendasi Faisol, sopir salah seorang kerabat Zaki Adibani. Menurutnya, Faisol sering dicurhati Janu jika ekonominya sedang goyah. Sebab, pernikahannya tidak disetujui orang tuanya, Janu juga tidak memiliki pekerjaan tetap. “Karena disambati, Faisol meminta bantuan untuk mencarikan pekerjaan,” jelasnya. Dijelaskan, Janu juga tinggal di rumah Zaki bersama karyawan lain, Budi. Namun saat Janu ditangkap, Budi sedang

pulang ke Solo. “Janu itu orangnya pendiam, nggak neka-neka,” ujarnya. Sekitar pukul 12.00 usai penangkapan, petugas Polres Madiun datang ke lokasi meng-

geledah salah satu kamar di dekat musala rumah Zaki Adibani di Jalan Gemah Ripah, Bangunsari, Dolopo. Terlihat petugas memeriksa lemari dan bawah kasur di kamar itu. Pe-

tugas menemukan sejumlah barang yang diduga milik Nang Ndut seperti buku berjudul koleksi SMS Indah MesraRomantis Puitis dan Humor. (aan/irw)

Film Pertama dan Terakhir dari halaman 1 sikan bisa terinpirasi dari film ini,” jelasnya. Soal keputusannya menjadikan film Pengejar Angin sebagai yang film pertama

dan terakhir, alumnus Fakultas Hukum Universitas Trisakti itu menuturkan dirinya memang tidak berencana untuk kembali berkecimpung di dunia entertainment.

“Saya bukan ingin comeback sebagai entertainer. Karena memang dunia entertainment sudah bukan menjadi profesi saya lagi. Saya sudah concern di dunia politik,” imbuhnya. (ken/agm)

Dilirik Merek Kondom, Jadi Brand ... dari halaman 1 atau ke tempat lain seperti di penjara anak-anak. “Kalau sebagai pembicara, saya harus tunduk kepada tema. Sedangkan melakukan road show memerlukan biaya besar, yang saya tidak bisa selalu memenuhinya,” ungkapnya. “Akhirnya, saya hanya menunggu ada sponsor, baru saya jalan. Saya tidak mau begitu terus,” sambungnya. Karena itu, perempuan yang menyebut dirinya sebagai satu-satunya psikolog seksual berjenis kelamin perempuan di Indonesia itu mengatakan, demi membiayai usaha sosialnya memberikan edukasi seksual seluas mungkin kepada masyarakat, nantinya itu juga digunakan untuk mencari keuntungan. Sebab, turun menjemput bola melakukan pendidikan seks membutuhkan dana besar. Zoya bersyukur, web tersebut membuat namanya kian dikenal. Sejumlah produk maupun perusahaan juga tengah melakukan pendekatan kepadanya untuk mensponsori. Di antaranya, dua brand kondom lokal yang sedang melakukan negosiasi dengan lulusan Fakultas Psikologi UI itu untuk menjadi brand ambassador mereka. Dia juga bakal di-endorse oleh detik.com untuk mengisi blogdetik sekaligus membikinkannya fitur live chat yang akan dipasang di webnya. Saat ini pengunjung sebenarnya sudah bisa mengontak Zoya, tapi baru bisa via e-mail. Melalui web, dia juga bakal menginformasikan semua kegiatannya. Baik ketika dia diundang untuk menjadi pembicara maupun serangkaian kegiatan yang digelarnya. Di antaranya adalah Zoya’s Lounge yang merupakan konsultasi grup dengan 20 orang. Yang akan datang, dia berencana menggelar workshop seks yang dikhususkan pasangan suami istri dengan materi, antara lain, senam seks dan variasi gerakan-gerakan seks. Awal tahun depan, dia juga bakal kembali menghelat road show. Targetnya adalah kampuskampus di Jakarta dan akan meluas hingga ke seluruh kota besar di Jawa. “Semua kegiatan itu bakal tetap saya patok tarif. Fungsinya agar ada komitmen dari

orang yang datang. Meskipun nanti beberapa kegiatan akan sangat murah, semisal Rp 10 ribu, tetap harus bayar,” tegasnya. Berkat situs pribadinya itu, Zoya mengaku namanya sebagai psikolog seks kian dikenal masyarakat. Dia bahkan menyebut sambutan masyarakat akan peluncuran webnya itu sangat menghebohkan. Di hari-hari awal launching, ada sekitar seribu orang per hari yang mengunjungi webnya. Pengunjungnya semakin membeludak menjadi sekitar 2 ribu orang per hari saat Zoya merilis podcastnya yang memampang dirinya tengah membicarakan masalahmasalah seputar seks dengan presenter seksi Chantal Della Concetta yang juga kawan akrabnya itu. Zoya menyebut, pengunjung webnya semakin lama semakin banyak. Member yang mendaftar menjadi anggota juga konsisten naik. Hingga sekarang, dia bilang sudah ada lebih dari 300 orang. Bahkan, berkat situs dan podcast-nya itu, dia juga menjadi pemberitaan di luar negeri melalui sejumlah kantor berita seperti Al Jazeera, Daily Telegraph, atau Associated Press (AP). “Sejak podcast saya launching di web, sepuluh hari setelah web rilis, banyak media asing yang menghubungi saya. Beberapa di antara mereka bahkan datang langsung untuk wawancara dengan saya,” ucapnya. Menurut dia, media-media asing itu merasa heran bahwa di Indonesia yang dipandang sebagai negara yang masih memandang seks sebagai masalah yang masih tabu dibicarakan secara terbuka, Zoya malah tampil dengan berani dan blakblakan. Berkat sorotan dari pers asing itulah, pengunjung webnya tidak hanya berasal dari Indonesia. Banyak orang yang berasal dari negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, atau Singapura, maupun yang jauh seperti Australia dan Inggris, juga turut mengakses. Itu diketahui dari e-mail yang diterimanya. “Mereka juga meminta saya untuk membuat web saya juga bisa diakses dalam bahasa Inggris. Tapi, itu masih belum ada dalam bayangan saya. Saya ingin memberikan pendidikan seks kepada orang In-

donesia dulu,” terangnya. Menurut dia, situs itu adalah obsesi pribadinya selama empat tahun terakhir yang akhirnya menjadi kenyataan. Bahkan, dia tidak menyangka, ketika diluncurkan, itu akan memancing perhatian begitu besar. Awalnya perempuan yang bercerai tiga tahun lalu itu hanya menyimpan keinginan besarnya untuk dirinya sendiri. Hingga suatu saat, dia menyampaikan keinginannya itu kepada Agus Sari, seorang ahli lingkungan hidup yang juga kekasihnya. Dia bilang, saat disampaikan itu, justru Agus yang antusias dan langsung menyusun rencana untuk membuat web yang diidamkannya itu. Merasa sebagai orang yang gaptek, Zoya pun lebih banyak menurut apa yang direncanakan Agus. Dia lebih banyak menyampaikan apa yang diinginkannya dan diterjemahkan pacarnya itu. Karena ingin mendapat hasil terbaik, Zoya dan Agus habis-habisan bekerja untuk mewujudkan web tersebut. Tenaga profesional seperti desainer web dan fotografer dilibatkan pembuatannya, yang mulai konsep hingga finishing memakan waktu enam bulan itu. Tak heran, biaya yang dikeluarkan dari kantong pribadinya untuk membiayai proyek tersebut juga tidak bisa dibilang sedikit. “Sudah sekitar Rp 100 jutaan lah. Tapi, itu juga tujuannya jangka panjang. Mas Agus bilang, di masa depan, perusahaan ini bisa menjadi korporasi yang menopang keuangan saya,” beber perempuan yang juga mengelola lembaga psikologi yang berhubungan dengan organisasi dan perusahaan itu. Zoya tak menampik webnya bisa menjadi bibit kontroversi. Mengingat, seks bukanlah subjek yang wajar untuk dibicarakan secara terbuka di republik ini meskipun zaman sudah sangat maju. “Sekarang sih saya bersyukur tidak ada apa-apa dan bisa berjalan lancar sampai seterusnya,” harapnya. Dia bercerita, karena seks pula, dirinya pernah mendapat teror melalui SMS maupun email. Itu terjadi kala dia menjadi saksi ahli kasus video porno yang menimpa Ariel Peterpan, Luna Maya, dan Cut Tari beberapa waktu lalu. (c/4kum)


CMYK

KOMBIS

SABTU, 22 OKTOBER 2011

20

RADAR TEGAL

PLN Siaga Impor Pasokan Gas Kurang PT PLN (persero) masih terus membuka opsi impor gas dari luar negeri, karena sampai saat ini masih kekurangan pasokan gas untuk sejumlah pembangkit listriknya. Bahan bakar gas diperlukan untuk menekan penggunaan BBM yang harganya lebih mahal. “Itu wacana (impor) tetap jadi salah satu alternatif bagi PLN, kita akan berusaha mengutamakan menggunakan gas domestik. Tapi tidak berarti bahwa kita menutup alternatif untuk impor. Kita tetap gunakan

impor gas untuk solusi,” ungkap Direktur Energi Primer PLN Nur Pamudji yang ditemui di kantor pusat PLN, Jakarta, Jumat (21/10). Sejauh ini belum ada yang melarang PLN untuk mengimpor gas. Namun kebutuhan gas terus disesuaikan dengan pertumbuhan konsumsi BUMN listrik tersebut.“Mungkin dalam beberapa hari ini kita akan umumkan komitmen gas dalam negeri jika ada tambahan, selama dari dalam negeri ada maka jadwal impor gas akan kita sesuaikan,” lanjutnya. “Untuk gas dalam negeri nanti itu akan diumumkan, kalau sekarang diberitahu itu

tidak elok, karena belum tanda tangan. Kalau disebutkan volumenya nanti bisa tahu kontraktor yang memasok gasnya,” jawabnya sembari tersenyum enggan memberi tahu. Untuk jangka panjangnya, PLN memang masih terus membutuhkan tambahan pasokan gas. Pihaknya sampai saat ini terus mengikuti tambahan komitmen gas dalam negeri. “Gas dalam negeri kan bertambah melalui eksplorasi, setiap ada penambahan kita datangi kontraktornya, kita bicarakan untuk meminta gas. Tapi kita nggak lepas opsi untuk impor, itu tetap jadi pilihan,” tegasnya. (dtk)

DOK.ISTIMEWA

DAPAT HADIAH - Istri Abdulah Tamajid dari Ketanggungan Kabupaten Brebes saat menerima hadiah handphone Android.

Persembahan Telkom Speedy

Bagi-bagi Handphone

ANDROID SETELAH sukses mencapai target penjualan Speedy pada Triwulan (TW) 3 Tahun 2011, menunjukkan bahwa pertumbuhan pengguna internet dan pemahaman masyarakat tentang internet semakin baik. ’’Salah satu kunci sukses penjualan Speedy TW 3 adalah adanya program pasang Speedy berhadiah handphone Android,’’ tandas Manager PT Telkom Area Pekalongan Raharjo. Pelanggan baru Speedy periode TW 3 yang beruntung mendapatkan handphone Android masing-masing adalah Abdulah Tamajid dari Ketanggungan Kabupaten Brebes. Saat penerimaan hadiah, Abdulah Tamajid diwakili oleh istrinya. Hadiah handphone Android langsung diserahkan oleh Pimpinan Telkom Area Ketanggungan Kabupaten Brebes

Ely Supriadi dan Mudlofir. Istri Abdulah Tamajid dalam kesempatan tersebut menyampaikan pula saran untuk kemajuan Telkom. ’’Saya memberikan masukan kepada Telkom agar pelayanannya terus ditingkatkan, karena kebutuhan sarana komunikasi dan internet sudah menjadi kebutuhan banyak masyarakat mulai dari pelajar, mahasiswa, pegawai, hingga pebisnis,’’ ujarnya. ’’Saya juga akan mengajak saudara, tetangga, dan teman-teman untuk menggunakan produk Telkom dalam menunjang kegiatan operasional komunikasi dan internet,’’ lanjutnya. PROGRAM TW 4 Sementara itu, untuk menggairahkan pertumbuhan pelanggan Speedy di TW 4 tahun ini, Telkom Area EksKaresidenan Pekalongan akan mem-

berlakukan kembali program hadiah bagi pelanggan baru Speedy. ’’Tentunya, dengan hadiah periode ini lebih menarik dibanding periode sebelumnya yaitu berupa sepeda motor,’’ kata Raharjo. Disinggung lebih lanjut mengenai program promo Speedy akhir tahun 2011, Raharjo menjelaskan, promo yang berlaku adalah gratis biaya aktivasi, gratis modem ADSL atau WiFi, dan diskon abonemen hingga 50 persen. Selain itu, lanjutnya, pelanggan juga diberikan kesempatan untuk mendapatkan akses internet yang sehat dengan DNS Nawala, internet yang aman dengan Speedy Protector, serta layanan digital music online dengan www.melon.co.id. (hesti prastyani)

Aturan Manajemen Resiko Bank Syariah Tinggal Teken BANK Indonesia (BI) akan segera mengeluarkan aturan manajemen resiko (risk management) khusus bagi bank syariah yang ternyata lebih kompleks dari bank konvensional. Dalam waktu dekat, BI akan segera merilis aturan tersebut. Aturan yang nantinya tertuang dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI) ini memuat 10 poin pengelolaan risiko bagi bank syariah berbeda dengan bank konvensional yang hanya 8 poin. “Dalam waktu dekat, tinggal tunggu tanda tangan Gubernur BI kami akan mengeluarkan ketentuan mengenai risk management perbankan syariah. Selama ini risk management perbankan syariah mengikuti konvensional. Nah sekarang akan kami pisahkan dan berdiri sendiri mencakup 10 poin,” ungkap Direktur Direktorat Perbankan Syariah BI Mulya Siregar di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (21/10).

DOK.RATEG

RISK MANAGEMENT - Bank Indonesia (BI) akan segera mengeluarkan aturan manajemen resiko (risk management) khusus bagi bank syariah.

Perbankan syariah, sambung Mulya wajib mengelola 10 resiko penting. Delapan diantaranya adalah resiko yang sudah dikenal sebelumnya dalam risk management per-

bankan konvensional. “Selain itu bertambah dua yaitu equity investment risk dan rate of return risk. Keputusan ini sesuai standar yang dikeluarkan oleh Islamic Fi-

nancial Services Board (IFSB),” ujarnya. Menurut Mulya, equity investment risk merupakan pengelolaan resiko bagi pembiayaan dengan sistem bagi hasil (profit and loss sharing), yang umumnya digunakan pada akad mudharabah dan musyarakah. Dalam pembiayaan tersebut ada potensi dana bank akan hilang apabila debitur mengalami kerugian dalam usaha, sehingga yang terjadi bukan bagi hasil namun bagi kerugian. Sementara itu rate of return risk merupakan potensi resiko larinya dana pihak ketiga ke bank konvensional karena suku bunga yang ada di pasar melebihi imbal hasil yang diberikan bank syariah. “Itu dapat terjadi karena imbal hasil untuk simpanan pada bank syariah fluktuatif mengikuti kinerja dari pembiayaan, berbeda dengan bank konvensional yang telah mematok bunga tetap untuk dana pihak ketiga,” pungkasnya. (dtk)

Pelumas Pertamina Akan Rambah Amerika PT Pertamina (Persero) memastikan produksi pelumasnya akan segera merambah Amerika Serikat (AS) pada tahun 2012. Target penjualan ke negara adikuasa ini dinilai lebih cepat dari perkiraan yang telah ditetapkan sebelumnya. Demikian disampaikan Asisten Manager Marketing Luar Negeri PT Pertamina Nugroho Setyo, Jumat (21/10). Menurutnya, rencana penjualan pelumas tersebut akan dipergunakan untuk kebutuhan industri di AS. “Kita malah terkejut, justru pihak perusahaan industri di AS yang melakukan pendekatan ke pihak Pertamina untuk bisa mendapatkan produk pelumas kita. Pelumas tersebut nantinya untuk kebutuhan sejumlah perusahaan,” kata Nugroho. Ekspansi produksi tepatnya akan dilakukan di Seattle AS. Semula, pihak perusahaan di AS tersebut, baru akan menar-

CMYK

DOK.RATEG

TERUS MENINGKAT - Penjualan pelumas Pertamina terus meningkat hingga 127 persen dalam kurun 2008 hingga September 2011.

getkan kebutuhan pelumasnya ke Pertamina pada tahun 2016. “Target ini lebih cepat dari perkiraan kita sebelumnya. Selain karena kualitas produk

kami, perusahaan AS itu memilih Pertamina karena dinilai lebih fleksibel dalam negosiasi,” ujarnya. Dengan adanya peluang

tersebut, lanjut Nugroho, pihak Pertamina langsung menjajaki kerja sama untuk memproduksi pelumas di AS. Jika nantinya prospek bisnisnya lebih menguntungkan, tidak tertutup kemungkinan Pertamina akan membangun pabrik pelumas di AS. “Pada tahun depan juga, kita akan melakukan ekspansi ke Indocina dan China. Untuk dapat menguasai pasar di Indocina, dengan cara mengakuisisi sebuah pabrik pelumas yang ada di Thailand,” kata Nugroho. Dalam melakukan ekspansi bisnis ke luar negeri, lanjutnya, pihak Pertamina menerapkan strategi yang berbeda dengan mempertimbangkan efisiensi dan budaya setempat. “Saat ini produk pelumas kita sudah merambah 19 negara. Penjualan pelumas Pertamina terus meningkat hingga 127 persen dalam kurun 2008 hingga September 2011,” kata Nugroho. (dtk)

DOK.RATEG

PERLU GAS - PLN membutuhkan gas untuk menekan penggunaan BBM yang harganya lebih mahal.

Krisis Eropa Tak Kunjung Usai, IHSG Lesu INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup akhir pekan dengan lesu, melemah tipis 2 poin. Krisis utang Eropa yang tak kunjung usai membuat investor lakukan aksi tunggu. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat tipis di posisi Rp 8.855 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp 8.860 per dolar AS. Membuka perdagangan kemarin, IHSG menguat tipis 1,037 poin (0,02 persen) ke level 3.623,813. Investor masih menanti langkah pemimpin Eropa dalam menyelesaikan krisis utangnya. Sayangnya, penguatan tipis IHSG itu hanya sesaat. Setelah menanjak ke posisi puncaknya di 3.622,867, bagai roller coaster indeks langsung meluncur tajam ke posisi terendahnya di 3.594,488. Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG terkoreksi 25,287 poin (0,70 persen) ke level 3.597,489. Investor memilih keluar sejenak sambil menunggu kepastian akan penyelesaian utang Eropa dalam

pertemuan para pemimpin setempat. Koreksi IHSG semakin sore semakin melambat, beberapa aksi beli pun terjadi. Namun sayangnya, aksi beli tersebut belum mampu mengangkat indeks ke zona hijau. Menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (21/10), IHSG turun tipis 2,112 poin (0,06 persen) ke level 3.620,664. Sementara Indeks LQ 45 melemah tipis 1,031 poin (0,17 persen) ke level 640,245. Investor cenderung wait and see, sambil sesekali mengurangi portofolionya sampai ada kejelasan mengenai penyelesaian krisis utang di Eropa. Pertemuan para petinggi Eropa diharapkan bisa menghasilkan cara untuk menanggulangi krisis. Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 100.973 kali pada volume 4,933 miliar lembar saham senilai Rp 3,614 triliun. Sebanyak 122 saham naik, sisanya 81 saham turun, dan 104 saham stagnan. Investor asing pun masih terlihat enggan menanamkan

modalnya di dalam negeri. Transaksi investor asing sore kemarin tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 300,494 miliar di seluruh pasar. Pergerakan bursa-bursa di Asia tidak terlalu menggembirakan, beberapa masih ada yang terkena koreksi tipis. Beberapa busa saham ada yang mampu menguat, seperti bursa Hong Kong dan Singapura. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 300 ke Rp 31.300, Unilever (UNVR) naik Rp 300 ke Rp 15.950, Samudera Indonesia (SMDR) naik Rp 300 ke Rp 3.800, dan Modernland (MDRN) naik Rp 225 ke Rp 2.775. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Astra Internasional (ASII) turun Rp 1.700 ke Rp 66.100, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.150 ke Rp 54.200, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 850 ke Rp 39.750, dan Dian Swastatika (DSSA) turun Rp 600 ke Rp 13.100. (dtk)


Radar Tegal 22 Oktober 2011