Issuu on Google+

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

JUMAT, 22 OKTOBER 2010

Internal Demokrat Dorong Reshuffle

INDEKS DirutPDAMDiberhentikanSementara HAL. METROPOLIS

Eksepsi Terdakwa Ditolak HAL. SLAWI METROPOLIS

Rapat Kabinet, SBY Belum Bicara Evaluasi

Perlindungan Hukum Kades Lemah HAL. BREBES DAN BUMIAYU

Dipandang Mulia, Profesi Dokter Diminati HAL. XPRESI

APA MANING... EKO/RADAR SOLO

TAHLIL - Seribuan warga mengikuti acara tahlil memperingati seribu hari meninggalnya mantan Presiden Soeharto, kemarin.

Ribuan Orang Hadiri Tahlil Seribu Hari Pak Harto AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

KAMPANYE SUKSES – Salah satu group band dalam penampilannya di acara gelar Music on The Truck dalam kegiatan kampanye terbuka calon bupati H Sumadi Sugondo – Hajjah Siti Sukesi.

Cari Simpatik Kuam Muda PEMALANG – Upaya menarik simpati masyarakat, khususnya para kawula muda, tim kampaye ‘Sukses’ dengan kreativitasnya telah mengemas acara hiburan Music on The Truck. Sajian musik sekaligus sosialisasi calon bupati dan wakil bupati H Sumadi Sugondo – Hajjah Siti Sukesi diselenggarakan di beberapa tempat, salah satunya di Lapangan Desa Banjardawa yang dilaksanakan Kamis (21/10) kemarin. Dalam gelar musik tersebut dimaksudkan guna memberikan ruang berekspresi seni dan budaya bagi kaum muda yang ada di Kabupaten Pemalang. Anggota Tim Sukses Andi Rustono menuturkan, kampanye terbuka yang dilakukan pasangan calon bupati dan wakil bupati H Sumadi Sugondo-Siti Sukesi ini cukup banyak program yang dapat dilaksanakan, seperti pada sebelumnya kampaye terbuka putaran pertama yaitu telah melakukan sosialisasi calon bupati melalui program market to market. Untuk kampanye terbuka kali ini, selain menggelar acara kampanye di Lapangan Sima Kecamatan Moga dengan mengundang dalang kondang Ki Enthus Susmono sebagai juru kampanye, juga disajikannya Music on The Truck di beberapa lokasi, yaitu di Lapangan Desa Banjardawa dan Lapangan Kelurahan Paduraksa. “Kegiatan Music on The Truck ini diselenggarakan untuk sosialisasi calon bupati Sukses, bagi calon pemilih pemula. Kegiatan kampanye di Lapangan Sima Moga dengan menamke hal 19 kol 4

JAKARTA - Tahlilan memperingati seribu hari meninggalnya mantan Presiden Soeharto dilaksanakan di Masjid At-Tin, komplek Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur. Tahlilan yang diikuti sekitar dua ribu orang tersebut dihadiri putra-putri Pak Harto, yakni Sigit Hardjojudanto, Bambang Trihatmodjo, Siti Hardijanti (Mbak Tutut) dan Siti Hediyati Haryati (Mbak Titiek). Di barisan depan, hadir pula Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie, Ketua Dewan Pembina Golkar Akbar Tandjung, mantan Wapres Try Sutrisno, dan Menko Kesra Agung Laksono. Acara pembacaan surah Yaasin dan doa-doa dimulai usai

salat Magrib, sekitar pukul 18.15. Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak siang kemarin tak menghalangi ribuan jamaah berdatangan dengan kendaraan umum maupun kendaraan pribadi. Akibat banyaknya jamaah, masjid At-Tin tak mampu menampung, sehingga sebagian jemaah terpaksa harus mengikuti acara dari pelataran masjid. Akibat terjebak kemacetan yang parah, ratusan jamaah bahkan masih berdatangan ke masjid yang dibangun keluarga Soeharto tersebut ketika acara telah berakhir sekitar pukul 20.00. “Kami sangat terharu dengan banyaknya orang yang mendoakan pak Harto,” ujar

Mbak Titiek. Bekas istri Prabowo Subijanto tersebut juga mengatakan keluarganya sangat bahagia dengan rencana pemerintah memberikan gelar pahlawan bagi Pak Harto. “Alhamdullilah kami sangat bersyukur. Selanjutnya kami serahkan kepada pemerintah. Buat kami penghargaan yang tertinggi yang diberikan rakyat lebih penting, seperti hadirnya ribuan masyarakat untuk mendoakan Pak Harto pada malam ini,” pungkasnya. Selain digelar di Masjid AtTin, tahlilan juga digelar di Kemusuk, di nDalem Kalitan, di Astana Giribangun, dan di Monumen Jaten.

BOGOR - Isu reshuffle kabinet terus berembus. Termasuk dari internal Partai Demokrat yang merupakan partai utama dalam koalisi pemerintahan sekarang. Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Max Sopacua mengakui adanya dorongan atau suara dari internal partai untuk menggusur sejumlah menteri. “Wajar saja kalau ada dorongan dari mana-mana. Saya juga mendengar seperti itu,” ujar Max. Termasuk, lanjutnya, dua menteri dari Demokrat yang kinerjanya dianggap tidak maksimal hingga saat ini. Mereka adalah Menteri ESDM Darwin Saleh dan Menteri Perhubungan Freddy Numberi. “Setidaknya, itulah yang beredar. Tapi, apa pun, kami tetap tunduk kepada Pak SBY,” tegasnya. Selain terkait dengan kinerja, dua menteri asal Demokrat tersebut sempat tersandung isu

miring. Diduga, keduanya terlibat skandal dengan perempuan lain yang bukan istri mereka. Tetapi, isu miring itu sudah mereka bantah. Meski demikian, Max menandaskan, Demokrat tetap akan menyerahkan sepenuhnya keputusan evaluasi ataupun reshuffle kepada SBY. “Presiden pasti akan melakukan yang terbaik dengan pertimbangan yang matang,” pungkas politikus yang mulai membangun karirnya sebagai penyiar TVRI itu. Sekjen DPP PKS Anis Matta mengatakan, evaluasi kabinet saat ini sebaiknya tidak menilai posisi menteri secara personal. Salah satu penyebab turunnya kinerja kabinet adalah orientasi pemerintah yang terlalu fokus kepada pencitraan. “Tidak perlu penilaian orang per orang. Sudah saatnya pemerintah membuang pencitraan dan fokus untuk bekerja maksimal,” tegas Anis. Sementara itu, para menteri Kabinet Indonesia Bersatu II masih harus menahan napas beberapa waktu lagi, menanti ke hal 19 kol 1

ke hal 19 kol 4

Kelamin Tak Normal, Malikin Butuh Operasi Timur Bela Penembakan BREBES - Malang nasib Malikin, bocah berusia 4 tahun tersebut sejak lahir tidak memiliki batang penis. Alat reproduksi yang dimilikinya hanya berupa testis. Malikin anak dari pasangan Maksum (57) dan Suripah (54) warga RT 02/ RW 04 Desa Tegalwulung, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes saat ini mengalami kesulitan saat akan buang air kecil. Malikin bersama 11 saudaranya setiap hari harus tinggal di rumah tanpa ada perlindungan dari kedua orang tua, sejak pagi buta hingga malam. Sebab, kedua orang tua mereka pergi bekerja sebagai kuli serabutan. Kondisi keluarga yang kekurangan menyebabkan Malikin hingga kini belum pernah menjalani perawatan medis. Keluarga balita itu kini sangat berharap uluran tangan dermawan agar anaknya dapat ke hal 19 kol 4

Mahasiswa

HARVIYANTO/RADAR TEGAL

TIDURAN DI LANTAI – Malikin sedang tiduran di lantai rumah dan menjadi perhatian warga.

JAKARTA - Polisi bersikukuh bahwa penembakan mahasiswa yang berunjuk rasa di Jalan Diponegoro dalam peringatan setahun presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)Boediono sudah dilakukan dengan prosedur yang benar. Bahkan, kapolri terpilih Komjen Pol Timur Pradopo terkesan membela apa yang telah dilakukan bawahannya itu. Mantan Kapolda Metro Jaya yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Mabes Polri itu mengatakan penanganan unjuk rasa 20 Oktober yang dilakukan pihaknya kemarin sudah sesuai dengan prosedur yang ada. Prosedur yang dimaksud Timur bukanlah Peraturan Ka-

polri 1 /2009 tentang Penggunaan Kekuatan Tindakan Kepolisian serta Protap Kapolri 1/ X/2010 tentang Penangulangan Anarki yang selama ini banyak memicu protes dan keberatan bagi beberapa kalangan. Namun yang digunakan adalah Peraturan Kapolri No 16 tahun 2006 tentang penanganan unjuk rasa yang selama ini biasa digunakan yang mengedepankan pendekatan persuasif dan negosiasi “Semua satuan di wilayah sudah melakukannya dengan hati-hati,” ucapnya Timur singkat dalam sambutan saat memimpin upacara penyambutan pasukan Formed Police Unit (FPU) Indonesia II di lapangan Jalan Trunojoyo kemarin (21/ 10). ke hal 19 kol 1

Nok Slentik Internal Demokrat Dorong Reshuffle * Wis akeh siap pan ngganteni? Timur Bela Penembakan Mahasiswa * Nglindungi anak buah!

CMYK


OPINI

2

JUMAT 22 OKTOBER 2010

RADAR TEGAL

Negara dan Diskursus Gagal Persoalan Kelaparan

Oleh: Umbu TW Pariangu

Oleh: Muh. Abduh ADA moment yang terasa terlewati. Apa kuwe? Seminggu lalu, tepatnya tanggal 16 Oktober adalah peringatan Hari Pangan Sedunia dan temanya United Against Hunger. “Maksude apa kuwe Wa?” Sebuah seruan global supaya dunia lebih peduli pada persoalan kelaparan. Sebab kini, tercatat sekitar 1 miliar penduduk dunia hidup dalam kelaparan alias tak cukup makan. Sebagian besar di antaranya perempuan dan anakanak. Ketika kelaparan terjadi pada kedua kelompok ini (perempuan dan anakanak), bahaya besar yang pernah diperingatkan yaitu generasi yang otaknya kurang bertumbuh dengan baik, menjadi ancaman. “Ora usah adoh-adoh, deleng, tiliki tanggane sampeyan. Wingi bae diberitakan anak di daerah penghasil bawang merah, kondisine memprihatinkan.” Di Indonesia, sekitar 31 juta orang hidup dalam kemiskinan. Mereka adalah kelompok yang terancam menderita kelaparan dan yang menjadi sumber masalah akibat the lost generation kelak. Kelaparan dan ketidakcukupan konsumsi pangan adalah jamak dan mudah ditemui. Di kota besar, mereka yang lapar mengais rezeki dari sisa-sisa buangan perkotaan. Di desa, mereka yang tidak bisa mencukupi kebutuhannya mencoba memenuhinya dengan makanan rendah kalori seperti ubi, tiwul, dan makanan lainnya. “Dong maring Jakarta nganggo kereta, sampeyan ngenes ora ndelengna kae sing urip nang pinggir rel?” “Apa persoalan sing sebenere Wa?” Berdasarkan data, pertumbuhan penduduk dunia yang berjalan dengan cepat bukan satu-satunya alasan bagi kelangkaan produk pangan dan kesulitan untuk mendapatkannya. Masalah yang penting adalah distribusi pendapatan dan pangan yang tidak merata. “Sing sugih sugih, sing mlarat tutug mlarat!” Secara global, negara-negara maju dengan teknologi pertanian yang maju yang bisa menguasai pangan dunia. Amerika, Rusia dan Australia adalah sekelompok di antara sedikit negara maju dengan produk pertanian yang jauh dari memadai. Setiap tahunnya mereka mengekspor bahan pangan ke negara-negara berkembang dengan harga yang sangat tinggi. Ironisnya, Indonesia dengan tingkat lahan yang masih sangat besar serta iklim yang mendukung, justru terjebak ke dalam impor beras yang mencekik leher. “Sawahe katone tah akeh, bisane malah mengimpor beras?” Setiap tahunnya pemerintah memasukkan beras produksi negara lain untuk memenuhi kebutuhan konsumsi di dalam negeri. Akibatnya, sungguh sangat bisa ditebak. Harga beras menjadi melonjak dan tidak lagi bisa diakses oleh mereka yang miskin. “Ana sebagian dari kita, nggolet pangan sega be susah!” Persoalan kemiskinan adalah persoalan akses. Mereka yang tidak sanggup membeli produk pangan kemudian kehilangan akses terhadap produk pangan. Karena itu produktifitas mereka kemudian menurun. Semakin hari semakin jauh dari produk pangan yang terjangkau, semakin jauh pula kelompok miskin hidup dalam kemiskinan pangan. Pemerintah harus melakukan perombakan paradigma. Selama ini yang dianggap menghela kebutuhan nasional adalah industri dan produk jasa. Tetapi terbukti, berdasarkan pengalaman krisis 1997-1998 dan 2007-2008, hanya produk pertanian yang kelihatannya tidak terpukul karena kebanyakan bukan merupakan produk ekspor. Pemerintah sudah seharusnya memperhatikan para petani. Organisasi para petani yang selama ini berkiprah, semisal HKTI, nyatanya bukan diisi para petani yang murni bekerja keras. Organisasi itu justru merupakan kelompok politik dengan agenda yang tentu tidak untuk melulu memperjuangkan kepentingan para petani. Persoalan masih belum adanya paradigma ini bisa dilihat dari persoalan pangan yang membeli sebagian besar petani. Untuk kebutuhan meningkatkan kualitas pangannya, mereka harus menderita karena kelangkaan pupuk dan miskinnya daya beli. Akibatnya, produk pangan kemudian menjadi langka. (*)

PADA 2005, National Intelligence Council (NIC) lewat laporan Rising Powers: The Changing Geopolitical Landscape 2020 meramalkan Indonesia pada 2020 secara geopolitik bersama China dan India akan menjadi negara yang berpengaruh di dunia. China dan India sudah membuktikan prediksi itu. Tapi, bagaimana dengan Indonesia? Rupanya sampai 65 tahun merdeka kita masih ‘bersibuk ria’ dengan berbagai persoalan internal. Maraknya kejahatan sosialkemanusiaan seperti perilaku destruktif kelompok yang mengatasnamakan organisasi keagamaan, terorisme, intimidasi dan pembunuhan umat beragama, maupun perampokan, pembunuhan, hingga konflik etnik akhir-akhir ini membuktikan reminisensi kemerdekaan RI yang baru saja berusia 65 tahun masih memunculkan paradoks. Pembangunan di berbagai bidang yang digiatkan hanya kian mendeklanasi rakyat kecil karena setiap kebijakan yang dilahirkan elite dan pemimpin bangsa tak urung selalu berlumuran darah ketimpangan, korupsi, ketidakadilan, dan berbagai bentuk anomali bernegara lainnya alias tak prorakyat. Itu pula kenapa usulan gelar bapak kesejahteraan kepada SBY oleh Cides (Centre for Information and Development Studies) disambut kontroversial oleh berbagai pihak. Logika jamaknya, pemimpin harusnya merepresentasikan rakyat yang dipimpinnya (Avineri & Shlalit, 1992). Kalau kemiskinan dan kesenjangan ekonomi di negeri ini masih sederas dan seluas lumpur Lapindo, bagaimana mungkin negeri ini dikatakan sudah sejahtera? Masyarakat tanpa ampun dibanjiri produk-produk impor yang menjajah eigendomitas pikiran, orientasi hidup, serta identitas sebagai

bangsa berdikari. Petani terus dihantui mahalnya harga pupuk, para PKL dikejar-kejar Satpol PP layaknya maling, padahal mereka hanya ingin mempertahankan hidup mereka dengan cara yang halal. Beda dengan koruptor yang walau jelas-jelas sudah salah karena merampok uang negara, membunuh hak-hak rakyat kecil, toh masih dilindungi (diberi remisi, grasi) bahkan dihormati. Memang, alangkah lucu dan menjijikkan negeri ini, terlebih jika kita melihat kerja politik pemerintahan bangsa yang selalu mengeras dalam timbunan kepentingan parsial sehingga upaya mengelola pembangunan yang ‘membebaskan’ hanya menjamah 5% ‘orang kaya’ di Indonesia. Yang terlihat sekarang, moralitas kebijakan kian jauh dari cita-cita kemerdekaan yang sesungguhnya. Ketika Bang Ali Sadikin dinilai sukses memanfaaatkan pajak lokalisasi pelacuran dan tempat perjudian di Jakarta sebagai sumber pembiayaan pembangunan, ia dikritik para alim ulama karena dianggap melegalisasi praktik perjudian dan pelacuran. Tapi, kritik itu disergahnya: “Karena uang yang dipakai memperbaiki jalan berasal dari uang judi dan pelacuran diharamkan, para alim-ulama harus mempunyai helikopter sehingga tidak mempergunakan jalan-jalan itu!” Sinisme itu mungkin sekadar banyolan. Tapi di sisi lain, sesungguhnya merupakan kritikan (balik) terhadap hipokrisi jamak kehidupan berbangsa yang tanpa sadar sudah lama melembaga (Mcllwaine dan Moser, 2001:968). Sebut saja upaya sadar melegitimasi berbagai kebijakan tidak populis atas nama rakyat dan euforia masif korupsi yang mengalami terjun bebas luar biasa alias cascading process (turun ke bawah) ke

daerah-daerah sebagai sebuah normalitas. Hembusan wacana alot dana aspirasi dan perdesaan serta rumah aspirasi yang sempat menghenyak detak girang jantung rakyat pada hipotesis ketulusan wakil rakyat memikirkan konstituennya. Mestinya derita rakyat mendorong ketekunan politisi menyuarakan beban krusial publik seperti dampak kenaikan listrik, menukiknya harga kebutuhan pokok, atau ledakan tabung gas yang terus merenggut nyawa wong alit. Namun, kekuasaan di republik ini membuat mereka melihat rakyat sebagai uang (kapital), bukan ‘roh’ negara yang berdaulat, yang bisa dikantongi dengan menggadaikan sumpah jabatan. Kekuasaan seperti harta ganimah yang bisa dibagi-bagi menurut klan, jaringan kekerabatan, ataupun kelompok kepentingan sehingga pemilu kada di berbagai daerah mirip meja hitung uang yang dipakai para famili kekuasaan. Karena sadar akan hal itu, Karl Marx lewat tesisnya pesimistis negara akan lenyap seiring dengan bertransformasinya ia menjadi instrumen kapitalisme. Namun, Max Weber membantah, negara tak akan lenyap karena selalu ada jiwa nasionalisme yang melekat dalam negara (Riansyah, 2009). Ironisnya di negara ini, spirit nasionalisme telah lama dinafikan para penguasa. Sebagian besar elite kekuasaan punya andil besar menyuburkan korupsi. Dari istana sampai daerah rakyat dikepung teater banal korupsi yang bahkan melibatkan para cendekiawan dan agamawan. Soliditas dan solidaritas berbangsa tinggal kenangan karena setiap pesta demokrasi (pemilu kada/ pilpres) menelurkan pemimpin yang rakus mengambil bagian rakyat sebagai kekayaan pribadi/kelompoknya. Parahnya, li-

bido tersebut dilegalisasi sistem kekuasaan pragmatis mulai lembaga independen, partai politik, hingga koalisi kepentingan sarat monetisme sehingga korupsi selalu mengalami relaksasi dari waktu ke waktu. Mafia pajak, peradilan, birokrasi korup, kebijakan antirakyat, hingga korupsi (politik) (termasuk bolos sidang) serta pembangunan gedung baru DPR senilai Rp1,6 triliun yang diperagakan dewan kita sepertinya kian mengaburkan esensi kontrak sosial JJ Rousseau (1712-1778) menjadi sekadar kontrak politis belaka. Setiap ‘diskursus kerakyatan’ yang digagas politisi bersinggungan dengan transaksional untungrugi sehingga pendakian transendental kekuasaan menuju bonum commune selalu kandas dan lunglai. DISKURSUS GAGAL Meminjam teori level diskursus praksisnya Habermas, yakni pragmatis, etis-politik, dan moral (Hardiman, 2009:114), diskursus kepentingan rakyat selalu tidak pernah tuntas diselesaikan di level moral. Elaborasi kepentingan rakyat hanya didiskursuskan pada level pragmatis yang berkelindan dengan kepentingan-kepentingan empiris dengan mensyaratkan profesionalitas semata (tecnocratis cabal). Kalaupun dilanjutkan pada level etispolitis, kepentingan rakyat hanya tampak pada perdebatan soal ‘nilai kebaikan’ kebijakan tanpa menekankan sisi moral (keadilan). Padahal pada level itulah substrat sebuah kebijakan ‘diadili’ apakah memihak rakyat kecil, miskin, yang tidak memiliki akses terhadap hasil pembangunan atau berpihak pada penguasa, pemodal atau kapitalis. Esensi negara demokrasi jelas, menjadikan rakyat merdeka dan memiliki daulat di bangsa sendiri, bukan membuat

PDAM Banyune Endi?

Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Suyuti Abdul Ghofir. Redaktur: Hesti Prastyani, Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi. Sekretaris Redaksi/Persh: Kharisma Dewi. Kota Tegal: Hermas Purwadi, M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan. Brebes: Abidin Abror. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Agus Wibowo, Khikmah Wati, Arief Nur Rahardian Sidiq, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Ali Basara, Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, Dian Prayudi Aji, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Moch. Arifin (Manajer Tegal), Yully Trieyani, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Yuyuk Darwati, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: Anang Bastomi. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

AKU wong Jalan Salak bayar ledeng ra telat, tapi banyune ra metu blas. Jare adm teknisi wis 2 th ra ketemu2 sing rusak nang ndi? Alat deteksi rusak, pantesan soale bosen mbayoni menamene. Piben kyeh! 081902566xxx

Mung Dijorna Tok AKU wingi numpak motor ra go helm liwat ning lampu merah Slawi ke kena tilang, trus neng sebelahe aku ana aparat numpak mtor ra go helm mung djorna tok lee, polisi sing kaya kwe kdune dapakna? Pimen ohw pak bupati? 081902249xxx

Contoh Sing Apik AQ pan ngresula len. Kae bisane para wakil rakyat wis jelas2 korpsi duwite rakyat kasuse ra entek2 sih? Pibe kwe para penegak hukume, apa gajine kurang dadi gelem disuap apa piben? Rika kabeh donge bersyukur bisa makani anak bojo. Inyong kye pengin hukum neng Indonsia ditegakkan, tegas dan bijaksana. Aja sing dibelani wong sing berduit tok. Ya tolonglah demi penerus bangsa dewek kudu ngein contoh sing apik. Trims 087830432xxx

Ora Diajari Etika YTH. Bupati Tegal. Tlng pak, kae Puskesmas Lebaksiu pegawene ditegur len. Mbokyaha kari melayani pasien sng ramah, senyum be kayong alot. Aka pada sok dadi pegawe len. Apa lagi sekolah ora diajari etika? 085842006xxx

Lampu PJU Mati Terus

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 33.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

MASYARAKAT Kota Tegal selama ini sudah bayar pajak penerangan jalan umum. Tapi ada PJU di Jl. Panggung Baru, tepatnya di depan TK Ihsaniyah 3 sudah cukup lama mati tapi katanya tidak bisa diperbaiki. Kenapa? Apa teknisi yang menangani PJU perlu disekolahkan lagi? Mungkin sampai ke luar negeri biar pintar. Terus terang kalau malam di lokasi tersebut sangat gelap dan tentunya rawan tindak kriminalitas. Mohon perhatian SKPD terkait. 081542066xxx

AK melu ngresula len. Ngarya ng SD bayarane aja satus ewu melasi owh. Mangkate sabendina, sih pan mangan apa? Nggo bensin be ora cukup. Matur nuwun. 085743250xxx

Heran Karo Kadese AKU heran karo Kades Petunjungan Bulakamba Brebes, donge tah dana PNPM nggo mbangun sarana sing denggo seluruh lapisan masy, aja nggo mbangun GOR dan baledesa, dalan2 dileng! 081902655xxx

Taiwan Ana Benere JARE pengawet panganan suwe2 dadi penyakit tapi tesih ana bae, dinkes pibe? Ana benere kweh Taiwan. Fatwa MUI ning endi? 081902655xxx

Ana Apa Donge? NGGO Polres Brebes. Kepriben bsane durung bisa nyekel sing mateni kpla Satpol PP? Payah, ana apa dongen? 02836110xxx

Test Dina Minggu AKU salut karo pemerintah saiki sing ngadakna test CPNS ning dina Minggu. Soale karyawan swasta ya bisa melu

*) Mahasiswa pascasarjana Fisipol UGM, dosen Universitas Nusa Cendana Kupang.

ora sih? Mbokan drung ya ngko bengi tulung ditiliki, mbokan ora ngandel karo ceritaku! 085642861xxx

Pan Mangan Apa? Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal

rakyat jadi miskin atau pejabat peminta-minta. Karena itu, mengeliminasi akar pahit korupsi di negara ini merupakan keniscayaan. Kepahitan rakyat pada elite kekuasaan yang kompromi terhadap koruptor mesti dinegasi lewat kepemimpinan adekuat yang berani dan tegas menorpedo jebakan maut korupsi. John ST Quah (1978) dalam studi komparatifnya tentang efektivitas pemberantasan korupsi di negara-negara ASEAN menyimpulkan sebuah reminisensi: negara yang memiliki komitmen kepemimpinan yang kuat memberantas korupsi akan mudah memberantas korupsi meski sistem politiknya kurang demokratis jika dibandingkan dengan negara demokratis, tetapi memiliki komitmen kepemimpinan yang rendah dalam pemberantasan korupsi. Ini bukan sekadar demokratis atau tidaknya negara seperti gelar ‘juara demokrasi’ yang kita raih di Forum Komunitas Demokrasi di Krakow. Tapi lebih daripadanya, soal hadirnya pemimpin yang gigih mewujudkan pemerintahan propoor dan bersih. Komitmen pemimpin yang memiliki peta masa depan (road map to the future) pemberantasan korupsi; berani, agresif menegakkan hukum dan keadilan di mata rakyat dengan mengeliminasi prioritas-prioritas kekuasaan yang sempit (pencitraan, diskursus tanpa substansi) demi tegaknya Indonesia yang merdeka dari berbagai kejahiliahan para pemimpinnya sendiri. Pemimpin dipilih untuk menjawab masalah, bukan jadi bagian dari masalah (korupsi), apalagi menimbulkan masalah. (*)

Kerjane Pirang Jam? test. Aku wis ngrasakna test CPNS neng dina seliane Minggu, wis jan yen pan ijin angele polll.... Dadi ora penak dewek. Sing tak harapna neng tahun kiye karo seteruse, test CPNS diadakna neng dina Minggu maning ben kabeh WNI bisa melu, ora ketang dadi tim penggembira mbuh apa, dadi ora penasaran soale wis tahu nyoba tanpa ninggalna tugas & tanpa nyalahi prosedur. Maturnuwun. 085226960xxx

Rekening Maning, Rekening Maning...! PAN olih tunjangan fungsional 6 wulan bae (dongene sekalian setaun, soale pembayaran TF 6 wulan bae wis telat, dongene wulan juni wis cair. Sekali-kali pemerintah memajukan bayare) kudu mbuka rekening bank sing kudu mbayar, gumeyen bae lewat

rekening mbukane mbayar 100 rb akhire ora metu. Pirang2 duwit sing ngendap ning bank, mending mbuka rekening TF metune tiap wulan! Apa kiye arane pemotongan terselubung? Embuh lah, ora ngerti... 085842340xxx

Ora Pernah Naik YTH Bupati Tegal, daning awit pertama TPP go Perdes metu ra pernah naik padahal UMK tiap th naik trz. Jare patokan TPP kuwe sesuai karo UMK?! 085842006xxx

Tulung Lesehan Ditiliki TOLONG jalan ng jejere PLN Slawi ditertibna ya kena owh, kaya lesehan kae ngganggu lalu lintas, lampu bangjo ora katon. Bapak2 Satpol PP donge pernah metu bengi lewat kono

AQ priksa neng Puskesmas Lebaksiu jam setengah 9 tmb dibuka loket pendftarane, padahal awt jam 7 aq wis tekan pskesmas. Tapi jam setengah 11 ana wong pan ndaftar priksa malah diganyami daning pegawene jare wis awan. Emang pelayanan neng puskesmas kuwe pirang jam sih? 085842006xxx

Kena Lubang Petaka JAM 18.55 WIB saat mo piket malam, meskipun saya naik sepeda motor dengan kecepatan 30 km/jam, di Jln. A. Yani timur Hotel Kharisma Brebes saya jatuh tergusur aspal. Padahal di belakang banyak mobil. Gara lubang berdiameter 0.50 tp cukup dalam. Mohon DPU Brebes segera menambalnya sebelum ada korban sia2. Disamping itu penerangan jalannya minim sekali. Trims Radar. 087830277xxx

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS 08159440722, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Bagi tiga pengirim Ngresula yang beruntung masing-masing mendapatkan dua dus (200 gr) susu bubuk kedelai produk AFIS Tiap Harinya. Produk tersebut dapat diambil di Kantor Radar Tegal dengan menyerahkan fotocopy KTP dan menunjukan no HP anda.


CMYK

JUMAT, 22 OKTOBER 2010

METROPOLIS RADAR TEGAL

3

Dirut PDAM Diberhentikan Sementara Walkot Beri Waktu Sanggah Sebulan

ADI MULYADI/RATEG

CENDERA MATA - Ketua UMUM DPP PDW memberikan cenderamata untuk Pemkot Tegal melalui Wali Kota Ikmal Jaya (kanan).

Munas VII Paguyuban Dharma Wulan 2010

KEBANYAKAN orang mempunyai anggapan faktor usia sangat mempengaruhi gelora kehidupan. Ketika kita sudah memasuki usia lanjut seolaholah sudah tidak lagi bermanfaat. Hanya akan menjadi manusia yang lemah dan harus dilayani ketika akan mengerjakan sesuatu. Paradigma tersebut tidak berlaku bagi para anggota organisasi

BUKAN KENDALA

ke hal 9 kol 1

Belum Kir, 7 Mobil Dirazia

HERMAS PURWADI/RATEG

DIRAZIA - Pengemudi bus AKDP yang belum melakukan uji kendaraan dirazia.

LIMA belas kendaraan berbagai jenis Kamis (21/10) terjaring razia Dishubkominfo Provinsi wilayah Tegal. Dari 15 pelanggar tersebut 8 mobil di antaranya melanggar ijin trayek dan habis uji kendaraan sebanyak 7 pelanggar. “Dalam rasia kali ini kami tidak membidik pengemudi angkutan kota, karena itu wewenang Dishubkominfo setempat. Provinsi lebih banyak membidik pengemudi awak angkutan antar kota dan antar provinsi,” kata Kasi Pengawasan dan Operasi (Wasops) Dishubkominfo Provinsi wilayah Tegal M Sugiono SH. ke hal 9 kol 5

Walkot: Jangan Ragu Berinvestasi POSISI Kota Tegal yang strategis dan menjadi penghubung dengan wilayah lain menjadi salah satu daya tarik bagi investor. Ketersediaan sarana dan prasarana pendukung yang terus berkembang juga menjadi nilai lebih bagi pihakpihak yang ingin menanamkan modal. Wali Kota Tegal Ikmal Jaya menegaskan para investor jangan ragu akan potensi yang ada di Kota Tegal untuk mengembangkan usaha sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Pemkot Tegal, jelasnya, sa-

ngat mendukung investasi yang akan masuk karena bisa meningkatkan roda perekonomian sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, melalui instansi terkait, pihaknya memberikan jaminan kemudahan proses seperti perijinan, akses dan sebagainya yang mendorong investor untuk menanamkan modalnya. Apalagi, posisi atau letak Kota Tegal yang strategis tentu akan memudahkan distribusi serta kelancaran dalam berinvestasi. Keberadan perbankan ke hal 9 kol 5

DOK.RATEG

Ikmal Jaya

Pemotongan Ternak Betina Produktif Diawasi PEMKOT Tegal melalui Dinas Kelautan dan Pertanian (Dislattan) tengah gencar melakukan pengawasan terhadap pemotongan hewan ternak betina produktif. Di mana hewan ternak betina produktif diarahkan untuk tidak dikonsumsi, utamanya yang masih sehat dan bisa berkembang biak. Ini sesuai dengan UndangUndang Peternakan dan Kesehatan Hewan Nomor 18 tahun 2009. ‘’Kalau betina produktif dipotong terus, dikhawatirkan 5 tahun mendatang akan kesulitan mendapatkan ternak,’’ ungkap Ir Pudji Trilamtini Kepala Bidang Peternakan Dislatan Kota Tegal, didampingi drh Liza Atikah. ke hal 9 kol 1

CMYK

DOK./RATEG

DIAWASI – Pemotongan hewan betina di Kota Tegal diawasi untuk kepentingan perkembangbiakan.

PEMKOT Tegal melalui Surat Keputusan (SK) Wali Kota memberhentikan sementara Direktur Utama (Dirut) PDAM HM Iqbal per 21 Oktober. Langkah ini dilakukan lantaran banyaknya permasalahan yang terjadi di dalam tubuh PDAM yang mengakibatkan tidak maksimalnya pelayanan terhadap masyarakat. Wali Kota Tegal Ikmal Jaya dalam jumpa pers Kamis (21/10) mengatakan prihatin atas permasalahan-permasalahan yang terjadi di tubuh PDAM. Seperti tingkat kebocoroan yang tinggi, pelayanan yang kurang maksimal, tagihan yang belum

ADI MULYADI/RATEG

BERI KETERANGAN - Wali Kota Tegal Ikmal Jaya memberikan penjelasan terkait pemberhentian sementara Dirut PDAM HM Iqbal.

terbayar, termasuk isu dugaan pemukulan terhadap perempuan. Melihat itu semua, Dirut

PDAM dianggap kurang mampu menangani permasalahan tadi. Berdasar hasil pemeriksaan ke hal 9 kol 1

Aksi Kawanan Jambret Menggila Lagi Giliran Karyawati Bank Jadi Korban WASPADALAH! Aksi kejahatan jalanan yang sebelumnya mulai mereda, kini kembali menghantui kehidupan warga kota. Kawanan jambret itu beraksi di saat jam kepulangan karyawan dan lebih membidik korban wanita pengendara sepeda motor.

Ini sepeti yang dialami Ivah (24), karyawati sebuah bank swasta yang berlokasi di Jl Ahmad Yani. Dia harus kehilangan tas berisikan uang, ponsel, cek, dan ATM setelah tasnya dirampas paksa dua pengendara motor jenis Mega Pro, ketika dia hendak pulang kerja. Informasi yang berhasil dihimpun, korban warga Jl Hang Tuah tersebut pada pukul 16.55 WIB petang kemarin bermak-

sud mengantarkan rekan sekerjanya pulang ke wilayah Kecamatan Tegal Timur. Usai menghantarkan rekannya, korban bermaksud pulang menuju Jl Hang Tuah. Ketika korban melintas di perempatan Slerok persis di depan patung monumen dia diserempet dua pengendara motor jenis Mega Pro yang secara kilat merampas tas kerja yang dibawanya. ke hal 9 kol 5


METROPOLIS

4

JUMAT 22 OKTOBER 2010

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284

Anggaran Jamkesda Kurang

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Senin, Selasa & Kamis : Live Music Dangdut Jam: 20.00 s/d 24.00 WIB Zodiak Discotheque Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.00-03.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Jum’at dan Sabtu Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

RIEZ PALACE HOTEL - Senin sampai Minggu Breakfast Promo Spesial Price (All You Can Eat) selama OktoberNovember 2010 dari pukul 07.00-10.00 WIB.

ADI MULYADI/RATEG

SOSIALISASI - Lurah, Camat, dan PKK diberi sosialisasi Program Jamkesda 2010 oleh Dinkes.

Optimalkan Pembayaran dan Cegah Pencurian PT PLN (Persero) Area Pelayanan dan Jaringan (APJ) Tegal terus mengupayakan kelancaran pembayaran rekening listrik serta mencegah terjadinya pencurian listrik untuk menghindari kerugian negara. Langkah tersebut dilakukan dengan memberikan kemudahan pembayaran rekening listrik melalui Payment Point Online Bank (PPOB) yang tersebar di sejumlah lokasi serta meningkatkan kesiapan jaringan dan pengawasan serta tindakan tegas jika ada masyarakat yang melakukan pencurian listrik. Manajer PT PLN (Persero) APJ Tegal Subuh Isnandi mengatakan optimalisasi pembayaran bertujuan untuk mengurangi jumlah tunggakan pelanggan PLN di wilayah kerja APJ Tegal yang mencakup Kota dan Kabupatan Tegal, Brebes serta Pemalang.

Kenaikan Biaya Keterlambatan (BK) secara nasional beberapa waktu lalu diharapkan mampu menekan jumlah tunggakan pelanggan yang tidak membayar tepat pada waktunya. Untuk pelanggan yang menunggak pembayaran reke-ning listrik, tentu akan diberikan teguran hingga sanksi pemutusan aliran listrik sebagai konsekuensi. Di sisi lain, PLN juga memberikan kemudahan pembayaran rekening listrik melalui PPOB sehingga bisa lebih dekat dengan tempat tinggal pelanggan dan tidak pelru lagi mengantri. Selain itu, pihaknya juga serius mengawasi dan akan mengambil tindakan tegas jika ada pelanggan yang melakukan pencurian listrik. Sanksi berupa denda hingga pidana akan diterapkan sesuai dengan ketentuan yang ada karena pencurian listrik berdampak terhadap pelanggan

lain dan bisa memicu terjadinya gangguan akibat kesalahan prosedur yang dilakukan. Langkah lainnya adalah melakukan pemeliharan rutin, penggantian trafo dan sebagainya untuk menjaga agar kelancaran pasokan lstrik hingga ke rumah pelanggan bisa terus terjaga dan smeua aktivitas yang menggunakan bahan bakar listrik bisa bekerja dengan baik. Optimalisasi dan ketepan pembayaran listrik pelanggan tentu akan mengurangi jumlah tunggakan yang dibebankan kepada PLN. Sementara pencegahan pencurian listrik dan pemeliharaan jaringan secara rutin akan membuat pasokan listrik tetap terjaga dengan baik. “Tentu saja semuanya akan kembali lagi kepada masyarakat sebagai pelanggan, jika semuanya bisa menjalankan hak dan kewajibannya secara berimbang,” katanya. (gun)

Tingkatkan Jumlah Pengunjung, PAI Bersolek UPAYA Dinporabudpar menata aset obyek wisata pantai, kini menemui babak baru. Langkah menciptakan layanan terbaik bagi wisatawan pantai yang ingin leluasa menikmati panorama tanpa terhalang dengan pemandangan tenda penitipan motor dan kesemrawutan pedagang musiman di areal PAI, ditempuh dengan membuat portal menuju areal pantai. Kepala Dinporabudpar Wahyudi didampingi Kasi Pengembangan Produk dan Usaha Pariwisata Sudibyo menyatakan pembuatan portal itu baru dilakukan sepekan lalu. “Hasil pengamatan dilokasi, pengunjung merasa puas bisa menikmati panorama pantai dan beraktifitas di sekitar pantai dengan leluasa tanpa gangguan. Sebelumnya peman-

HERMAS PURWADI/RATEG

PEMBATAS - Portal dari kayu dibentangkan di areal obyek wisata PAI.

dangan terlihat kumuh dengan berbaurnya jasa penitipan sepeda motor dan pedagang musiman yang berseliweran diob-

yek utama pantai,” terangnya Kamis (21/10) kemarin. Keduanya mengakui dengan dibuatnya portal tersebut,

penitipan sepeda motor bagi pengunjung dilokalisasi di halaman depan musala dengan pendirian tenda semi permanen yang telah diseragamkan. “Selain memberi kepuasan bagi wisatawan, pembuatan portal ini juga diharapkan bisa menekan angka kejahatan curanmor yang sering terjadi di sini. Upaya melokalisasi areal penitipan motor akan memudahkan pengawasan penjaga motor yang dikelola oleh penduduk sekitar,” terangnya. Dia juga berencana akan melakukan pengurukan areal di sebelah selatan yang nantinya bisa difungsikan untuk areal tempat penitipan sepeda motor pengunjung. “Kami ingin PAI terlihat bersih dan wisatawan bisa menikmati panorama pantai secara

bebas. Memang tak bisa ditampik gagasan pendirian portal ini sempat menimbulkan pro dan kontra mereka yang menjalankan aktifitas di sana. Namun upaya untuk memberikan pengertian pada mereka secara bertahap akan kami lakukan. Ini semata demi kepentingan wisatawan yang ingin menikmati obyek wisata,” tegasnya. Pengunjung yang datang menggunakan ranmor roda dua awalnya sempat kaget dengan kebijakan baru tersebut. Namun lambat laun mereka mengerti, meski harus berjalan kaki menuju obyek utama, kepuasan untuk menikmati panorama bisa diperoleh tanpa ada penghalang dari gubuk penitipan sepeda maupun pedagang musiman yang berseliweran di sana. (her)

PEMKOT Tegal tahun 2010 menganggarkan Rp 5.090.695.000 untuk pembiayaan jaminan kesehatan bagi warga miskin melalui Jamkesda. Namun besaran tersebut masih kurang lantaran adanya pembengkakan data. Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal dr Abdal Hakim Tohari Sp RM MM saat sosialisasi Jamkesda 2010 melaporkan anggaran yang disediakan pemkot untuk program Jamkesda 2010 Rp 5.090659.000. Sejauh ini dana tersebut sudah terserap sebesar Rp 3.840.505.040. Rinciannya, membayar piutang pelayanan masyarakat miskin atau dana pendamping Jamkesmas di RSUD Kardinah tahun 2009 Rp 1.070.928.608. Dan kalim layanan kesehatan pada Januari sampai April tahun ini mencapai Rp 2.564.216.782. Kemudian layanan kesehatan di Puskesmas Margadana Rp 3.575.000. Palayanan kesehatan tingkat III baik RSJD Provinsi maupun RSUP/RSJP di wilayah Jateng Rp 201.784.650. “Sehingga sisa anggaran tahun ini hanya tinggal sebesar Rp 1.250.153.960. Dengan besaran tersebut diprediksikan tidak akan mencukupi. Karena beberapa pemberi pelayanan kesehatan tingkat I belum mengajuka klaim. Demikian pula dengan RSUD Kardinah yang masih akan mengajukan klaim Mei 2010 dan seterusnya,” katanya Kamis (21/10). Sementara Wakil Wali Kota Tegal Habib Ali Zaenal Abidin menuturkan anggaran yang disediakan sebelum perubahan Rp 5.090.695.000. Ini ditambah lagi Rp 2 miliar sehingga total anggaran sesudah perubahan Rp 7.090.695.000. Dari total tersebut masih ada sisa Rp 3.250.153.960. “Diprediksi hingga akhir 2010 nanti angka tersebut kurang, karena masih ada klaim-klaim yang belum dicairkan. Prediksinya hanya untuk mencukupi hingga klaim September,” katanya usai

membacakan sambutan Wali Kota dalam sosialisasi Jamkesda 2010. Wali Kota, lanjut Habib, menegaskan pelaksanaan Jamkesda selama beberapa bulan ke belakang mengalami banyak masalah. Utamanya yang berkaitan dengan kepesertaan yang berimbas pada pelayanan. Ini lantaran program dimaksud belum diterbitkan kartu peserta, sehingga masih menggunakan SKTM. Namun pada kenyataannya dengan menggunakan SKTM disinyalir terdapat manipulasi status. Misalnya, Habib menjelaskan, keluarga PNS yag nota bene sudah dijamin kesehatannya dibuatkan SKTM. Penduduk luar kota, ketika mengalami musibah dan membutuhkan pelayanan kesehatan dibuatkan surat pindah untuk minta SKTM. Serta masih banyaknya permasalahan lain yang menyalahi prosedur. “Ini masih dapat saya maklumi karena memang pedoman pelaksanaan Jamkesda yang diterbitkan dengan Perwal baru saja selesai dan disosialisasikan hari inhi (kemarin). selanjutnya dengan sisa waktu yang ada dalam menerbitkan SKTM Lurah atau perangkatnya tidak begitu saja mengeluarkan. Namun dianalisa lebih mendalam lagi,” ujar Habib. Saat ini data penerima masih dalam tahap validasi. Bahkan akan dilaksanakan home visit guna memastikan. Sehingga program Jamkesda benar-benar tepat sasaran. Diharapkan akhir tahun 2010 kartu Jamkesda bisa diterbitkan. Setelahnya SKTM tidak berlaku lagi. Untuk datanya akan dilakukan validasi setiap satu tahun sekali. Dan kriteria yang mendapatkan adalah warga miskin yang belum mendapatkan jaminan dari Jamkesmas, Askes PNS, TNI, serta Jamsostek. Program ini juga dilaksanakan dalam rangka mendukung Tegal Sehat. (adi)

Angka Pertumbuhan Perumahan Jateng Positif PERTUMBUHAN perumahan di Jawa Tengah hingga saat ini terus menunjukkan perkembangan positif. Hal ini dilihat dari tumbuhnya perumahan mulai RSH hingga menengah ke atas yang dibangun pengembang di berbagai kota di Jateng untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan perumahan. Ini diungkapkan Ketua DPD REI Jawa Tengah Sudjadi. Menurutnya, pertumbuhan perumahan di Jateng menunjukkan sinyal positif. Peran serta pengembang serta pihak ketiga dalam hal ini kalangan perbankan membuat pertumbuhan perumahan di sejumlah daerah meningkat. Dukungan pemerintah daerah setempat juga turut mendorong pengembang untuk membuat perumahan berbagai tipe sesuai kebutuhan yang ada. Lokasi perumahan juga bervariatif dan disesuaikan

dengan kebutuhan sehingga bisa menjangkau semua kebutuhan masyarakat. Kondisi tersebut, jelasnya, tentu memiliki arti positif di mana kebutuhan akan perumahan khususnya secara kredit bisa terpenuhi dengan dukungan banyak pihak seperti pemerintah, pengembang serta kalangan perbankan. Selain itu, dalam pelaksanaan pembangunan sebuah perumahan di daerah misalnya. Maka bisa turut menyerap tenaga kerja dari daerah setempat sehingga kehadiran perumahan juga bisa menciptakan peluang kerja sehingga kesejahteraan masyarakat sekitar juga turut meningkat. Untuk itu, kepada seluruh angora REI Jawa Tengah, diharapkan agar pencapaian tersebut bisa dipertahankan dan ditingkatkan. Karena perumahan terutama RSH saat ini sangat dibutuhkan masyarakat. (gun)


SLAWI METROPOLIS

JUMAT 22 OKTOBER 2010

5

RADAR TEGAL

Eksepsi Terdakwa Ditolak Sidang Bansos Sapi

TARUB

LAELA NURCHAYATI/RATEG

GUNTING PITA - Peresmian kantor sekretariat PIK KRR Desa Setu Kecamatan Tarub ditandai dengan pengguntingan pita oleh Kepala BPPKB Kabupaten Tegal Dra Indah Winarni MPd.

PIK KRR Diresmikan SEKRETARIAT Pusat Informasi dan Konseling Kesehatan Reproduksi Remaja (PIK KRR) Desa Setu Kecamatan Tarub diresmikan Minggu (17/10) kemarin. Gedung yang berada di dalam komplek balai desa Setu ini sekaligus sebagai sekretariat Karang Taruna setempat. Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kabupaten Tegal Dra Indah Winarni MPd. Peresmian ini merupakan acara puncak dari rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan sejak Sabtu (16/10). Dalam sambutannya, Dra Indah WInarni MPd mengaku berterimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung PIK KRR ini. Dengan adanya kantor sekretariat baru, bisa dimaksimalkan khususnya untuk remaja setempat. Selain itu, juga sebagai pusat informasi bagi masyarakat terkait kesehatan reproduksi. Misalnya untuk pasangan yang akan menikah, bisa konsultasi disini tentang semua hal yang berhubungan dengan kesehatan. “Biasanya kan sebelum menikah, pasangan ini di suntik. Itu bukan suntik KB melainkan imunisasi, dan ini bisa ditanyakan langsung di PIK KRR ini,” terangnya. Dengan berbekal pengetahuan kesehatan reproduksi ini, setidaknya menjadi upaya preventif atau pencegahan terjadinya Infeksi Menular Seksual (IMS) hingga HIV/AIDS. Masih terkait kesehatan reproduksi, Indah juga mengingatkan masyarakat tentang program KB yaitu dua anak lebih baik. Sehingga paradigma banyak anak banyak rejeki tidak dipakai lagi. Dengan jumlah anak yang cukup, maka kebutuhan dan keinginan mereka di semua bidang bisa lebih optimal. Sementara Kepala Desa Setu Nursinggih menjelaskan, ruang sekretariat ini sebelumnya digunakan TK Pertiwi. “Berhubungan sekarang TK Pertiwi sudah menempati gedung baru, maka dimanfaatkan untuk kantor sekretariat PIK KRR sekaligus Karang Taruna,” jelasnya. Terpisah, ketua panitia rangkaian kegiatan Abdul Ghofar Ismail didampingi Ketua PIK KRR Desa Setu menjelaskan, kegiatan ini bekerjasama dengan mahasiswa KKN Universitas Panca Sakti (UPS) Tegal dan Karang Taruna. Acara dimulai dengan pasar malam serta nonton bareng (nobar) Sabtu (16/10) kemarin. Sedangkan sebagai puncak acara, diawali jalan sehat dengan start dan finish di balai desa setempat. “Jalan santai diikuti sekitar 2000 peserta dari warga sekitar,” terangnya. Sebagai hadiah utama, tersedia satu ekor kambing serta puluhan hadiah hiburan lainnya. Acara juga dimeriahkan penampilan sejumlah siswa-siswi dan drum band MI Nurul Huda Setu sebagai pengiring jalan sehat. Rangkaian acara ini juga didukung oleh Yamaha Motor Agung Pagongan dan Astagina serta sponsor lainnya. (ela)

SLAWI - Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Slawi menolak berkas eksepsi atau keberatan terdakwa dalam dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) bantuan sosial (bansos) sapi simental. Dengan penolakan itu, berarti sidang kasus tipikor ini terus berlanjut. Penolakan Majelis Hakim itu berlangsung saat sidang lanjutan Kamis (21/ 10) kemarin. Ketua Mejelis Hakim Lidya Sasando P SH MH, didampingi Hakim anggota Iros Beru SH, dan Junita Pancawati SH menyatakan, eksepsi terdakwa Muksin Alkatiri ditolak. Karena keberatan yang disampaikannya sudah memasuki pokok perkara. “Pada sidang ini kami menolak eksepsi terdakwa dan menunda untuk melanjutkan persidangan selama sepekan mendatang,” ujar Ketua sebelum menutup sidang. Senin pekan depan, sidang kembali digelar dengan agenda pemeriksaan pokok perkara. Untuk agenda pokok perkara mendatang, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Greta Anastasia SH juga diperintahkan menghadirkan saksi-saksi untuk diperiksa keterangannya. Sementara sebelumnya dalam perkara ini, JPU mendakwa bahwa mantan anggota DPRD Kabupaten Tegal periode 20042009 ini telah melawan hukum

Jambore Kader dan Forum Kesehatan Desa (FKD) DINAS Kesehatan Kabupaten Tegal menggelar Jambore Kader dan Forum Kesehatan Desa (FKD) Rabu (20/10) lalu di Aula SMKN 1 Slawi. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal dr Widodo Joko Mulyono Mkes MMR dalam sambuatanya mengatakan jambore kader ini adalah kesiapan menuju desa siaga. Desa siaga merupakan salah satu upaya terobosan atau strategis yang memiliki daya ungkit untuk menggerakkan dan memberdayakan masyarakat desa sebagai tahapan menuju desa sehat. Dengan Desa Siaga diharapkan masyarakat memiliki kesiapan sumber daya potensial dan kemampuan mengatasi masalah kesehatan, bencana dan kegawatdaruratan kesehatan secara mandiri. „Inti kegiatan desa siaga adalah memberdayakan masyarakat. Pemberdayaan sebagai upaya fasilitasi yang bersifat persuasif dan tidak memerintah (non instruktif) melalui proses pembelajaran yang terorganisir untuk menumbuhkan respons yang terkoordinasi dengan baik,“ katanya. Menurut dr Joko, desa siaga merupakan salah satu program prioritas/unggulan dalam Rencana Strategi (Renstra) Kesehatan tahun 2010-2014. Untuk mewjudkan Desa Siaga adalah dengan Penggerakan desa siaga di setiap desa se-Kabupaten Tegal. Kepala Dinas juga mengucapkan terma kasih kepada para kader desa siaga dan FKD yang terus aktif, diharapkan ada kiat-kiat dan inovasi yang cerdas dalam pengembangan desa siaga. Dalam acara tersebut, peserta sangat antusias dalam mengikuti Jambore Kader, yang dibuat interaktif dengan mendatangkan Kepala Desa Mejasem Barat sebagai narasumber untuk menyampaikan pengalaman keberhasilan dalam penggerakan desa siaga serta pamer Posyandu Model dan diakhiri dengan Lomba Asah Terampil. Untuk asah trampil dengan dewan juri dari Tim Dinkes Propinsi Jawa Tengah, pemenangnya FKD Desa Muncanglarang Puskesmas Bumijawa, pemenang II FKD Desa Kesamiran Puskesmas Kesamiran dan pemenang III FKD Desa Dukuhsalam Puskesmas Slawi. Sementara pemenang Asah Trampil Kader Desa Siaga adalah Desa Balapulang Wetan Puskesmas Balapulang, pemenang II Desa Bulakwaru Puskesmas Tarub dan pemenang III Desa Lebaksiu Kidul Puskesmas Lebaksiu. (*)

dan atas perbuatannya sebagaimana diatur dan dan diancam pidana dalam pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Ko-

rupsi jo pasal 55 ayat (1) KUHP. Karena dugaan perbuatannya itu, negara dalam hal ini Pemkab Tegal menderita kerugian sekitar Rp 200 juta atau setidak-tidaknya senilai dengan kontrak harga borongan sapi sebesar Rp 177.400.000.

Sementara usai sidang ditutup, untuk terdakwa kedua dalam kasus sama, terdakwa Sugianto yang sebelumnya tidak menggunakan eksepsi atas dakwaan JPU kemarin juga kembali dilanjutkan. Dalam sidang lanjutan yang

digelar di PN Slawi, JPU yang dihadiri oleh Sukron SH dan Dedi Winardi SH menghadirkan 3 saksi, di antaranya dari peternak sapi. Sedangkan untuk pekan depan, JPU berencana akan menghadirkan dari dinas. (gus)

Tewas Terjungkal dari Motor

12 Desa Tanpa Bengkok

SURADADI - Diduga garagara mengantuk dan kecapaian, Iskandar (17) warga Desa Kademangaran RT 3/RW 2 Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal kemarin sekitar pukul 00.30 WIB tewas terjungkal saat melintas di jalan raya Purwahamba Suradadi. Sementara rekannya, Elisa yang membonceng mengalami luka dan kini dirawat di RS Mitra Siaga Tegal. Diperoleh informasi, kejadian lakalantas yang terjadi di jalur Pantura ini bermula dari arah timur menuju barat, korban bersama dengan rekannya baru saja bertolak dari Kota Pekalongan. Dan kemarin malam, dengan

SLAWI – Bagian Pemerintahan Kabupaten Tegal dalam waktu dekat bakal mengundang Kasi Pemerntahan Kecamatan guna menginventarisir jumlah desa tanpa bengkok. Pemanggilan itu terkait adanya sejumlah desa yang ternyata tidak memiliki bengkok dan hanya menerima tunjangan penghasilan. Langkah ini untuk bagaimana Pemkab menyikapi tuntutan kades tanpa bengkok itu. “Dalam waktu dekat bakal kami undang semua Kasi Pemerintahan Kecamatan seluruh Kabupaten Tegal,” kata Kabag Pemerintah Pemkab Tegal, Fajar Rokhwidi SIPKamis (21/10). Dikatakan Fajar, untuk saat ini yang baru terinventarisir sekitar 12 desa tanpa bengkok, yaitu lima desa berada di Kecamatan Jatinegara dan tujuh desa di Kecamatan Bumijawa. Na-

sepeda motor yang disetirnya, Iskandar hendak pulang. Namun sial di tengah perjalanan tepatnya di jalan raya Purwahamba Suradadi, korban diduga mengantuk dan kecapaian. Hingga, saat ada lubang laju sepeda motor korban tak terkendali dan terjungkal. Atas kejadian ini korban mengalami luka dan dibawa ke Puskesmas Suradadi. Namun sial akibat patah tulang di bagian lehernya, termasuk mengalami perdarahan pada hidung, nyawa korban akhirnya tak tertolong lagi. Hingga akhirnya jazadnya dibawa ke RS Mitra Siaga Tegal. “Informasinya tadi lakalantas

itu terjadi di jalan raya Purwahamba Suradadi. Malam itu korban bersama dengan rekannya baru saja dari Kota Pekalongan. Namun di tengah perjalanan pulang, sepeda motor korban terjebak lubang hingga terjungkal terperosok,” kata Budi, salah satu saksi. Sementara Kepala Ruang UGD RS Mitra Siaga Tegal Agus menambahkan bahwa luka yang dialami korban di antaranya mengalami patah tulang di bagian leher. Demikian dengan hidungnya yang mengucur terus darahnya. Sedangkan pemboncengnya yang bernama Elisa, kini masih menjalani perawatan intensif. (gus)

Tanpa Anggaran, Satpol PP Ompong

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

Drs Eko Jati Suntoro MSi

SLAWI - Upaya penegakkan perda oleh Satpol PP Kabupaten

SLAWI

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

SAKSI - Ketua Majelis Hakim Lidya Sasando P SH MH, bersama dengan dua anggotanya tengah memeriksa sejumlah berkas penerimaan sapi oleh para saksi yang dihadirkan dalam kasus tipikor bansos sapi.

Tegal terkendala tidak adanya anggaran. Mereka serasa memiliki senjata lengkap, namun tidak ada pelurunya. Tak sedikit anggaran yang sesungguhnya diperlukan Satpol PP, namun sayangnya kesenjangan itu terkesan dikesampingkan. Kepala Satpol PP Drs Eko Jati Suntoro MSi mengatakan selama ini kantornya tidak memiliki anggaran guna menjalankan penegakan perda. Sementara anggaran yang digunakan berasal dari tabungan kantor yang jumlahnya minim. Menurut dia, di kala hendak berjalan guna mengatur pelanggaran perda, pihaknya serasa ompong. Kendati begitu pihaknya tetap melaksanakan tugas

tersebut. “Kita tidak ada anggaran, kita hanya mengandalkan anggaran legalitas usaha saja,” ungkapnya. Padahal, kata Eko, di daerah lain seperti Kota Pekalongan dianggarkan pemda setempat guna menegakan perda sebesar Rp 1,5 miliar setiap tahunnya. Dengan begitu, pihaknya menilai di Kabupaten Tegal ini kantornya seperti dianaktirikan. Semestinya antara penugasan dan anggaran harus disesuaikan. “Kantor kami merupakan alatnya pemda, mestinya ada anggaran khusus untuk penegakan perda. Jujur saja, selama ini anggaran kami ompong,” cetusnya. (k2)

mun dari jumlah itu tidak menutup kemungkinan ada kecamatan lain yang juga memiliki desa tanpa bengkok di wilayahnya. “Kemungkinan dalam akhir Oktober atau awal Nopember. Pokoknya secepatnya kami laksanakan,” ucapnya. Menurut dia, inventarisasi itu terkait atas usulan sejumlah desa tanpa bengkok yang menginginkan haknya yaitu bengkok desa agar dipenuhi Pemkab Tegal. Selain itu, karena selama ini belum pernah ada respon, maka mereka minta audiensi dengan Komisi I DPRD setempat dan Bagian Pemerintahan Pemkab Tegal. “Bagi kami keinginan mereka realis,” ujar Fajar. Sementara menyikapi pemenuhan terhadap mereka dijelaskan Fajar, bahwa pihaknya bakal melaporkan kepada Bupati Tegal. (k1)

M GHONI/RADAR SLAWI

AUDIENSI - Kabag Pemerintahan Pemkab Tegal Fajar Rokhwidi SIP dan sejumlah kades tanpa bengkok ketika audiensi dengan Komisi I DPRD.


KABUPATEN TEGAL

6

JUMAT 22 OKTOBER 2010

RADAR TEGAL

Kemiskinan Butuh Penanggulangan Serius Yth. Komisi IV DPRD Kab. Tegal gmana hasil konsultasi dikpora ke Jakarta masalah para oknum guru yg malsu PAK utk naik ke IV b. 081546071xxx

DAFTAR PENYUMBANG 1. Ibu Ratna 2. Hamba Allah Total

Rp. 100.000,Rp. 500.000,Rp. 600.000,-

LINTAS M GHONI/RADAR SLAWI

KOMUNIKASI - Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal, saat berkomunkasi dengan seorang warga miskin di wilayah Margasari Kabupaten Tegal.

Eceng Gondok Dikeluhkan Warga FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

RAKER – Ketua didampigi sekretaris dan penasehat FKUB tengah memimpin raker FKUB periode 2010-2015.

FKUB Adakan Raker SLAWI – Sebagaimana organisasi lainya, maka Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) mengadakan rapat kerja dan koordinasi menyangkut rencana program yag akan dikerjakan dalam kurun waktu lima tahun mendatang. Rapat Kerja dan kordinasi dengan penyelengaraan difasilitasi Kasi Penamas Kemenag dan dihadiri oleh seluruh Pengurus FKUB Kabupaten Tegal dan dibuka Kepala Kemanag ini menhasilkan beberapa rencana program kerja. Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Tegal yang juga sebagai penasehat FKUB H Mu’min dalam sambutanya mengatakan, bahwa beragama adalah hak asasi masnusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun. Maka dalam rangka menjamin kemerdekaan dan juga pemeliharaan kerukunan umat beragama yang merupakan bagian penting dari kerukunn nasional, terbentuklah FKUB. “Kerukunan umat beragama adalah keadaan hubugan sesama umat beragama yang dilandasi toleransi, saling pengertian, saling mengormati, menghargai kesetaraan dalam pengamalan ajaran agamnya dan kerjasama dalam kehiupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di dalam NKRI, dan ini menjadi tugas FKUB dan kita semua agar kerukunan ini bisa terpelihara,” katanya. Dalam rapat kordinasi yang dipimpin langsung Ketua FKUB H Wustadi Wuslan menghasilkan beberapa program, di antaranaya dalam waktu dekat ini mengadakan audensi dengan Bupati, melaksanakan sosialisasi umat beragama di wilayahnya melalau kawedanan, diadakanya diaog antar umatbergama, doa bersama dalam momenomen tertentu. Kemudian monitoring ke wilayah-wilayah tempat ibadah sekaligus penginventarisir, ikut dalam kegiatan-kegiatan kabupaten dan masih banya lagi yang lainya seperti menampung, menyalurkan, dan memberikan rekomendasi atas pendirian rumah ibadah. Menurut Wustadi, sebuah organisai ini harus ditopang oleh pendanaan, karena FKUB ini dibentuk pemerintah, maka dirinya juga berharap agar pemerintah dalam memberikan pendanaan dalam rangka pemeliharaan kerukunan umat beragam supaya lebih pantas. “Kami melihat di Kabupaten Brebe bahwa anggaran FKUB sebesar Rp 500 juta, masa Kabupaten Tegal tidak seperti itu. Makanya dalam waktu dekat ini akan melakukan audiensi dengan Bupati,” katanya. (mg2)

KRAMAT - Sejumlah warga perumahan Mejasem mengeluh akibat tanaman eceng gondok memadati Sungai Jenggot yang berada di Desa Mejasem Barat. Sungai yang merupakan batas desa antara Mejasem Barat dengan Desa Mejasem Timur ini, kerap menjadi polemik dengan adanya tumbuhan air itu. Kendati begitu, hingga kini belum ada tindakan khusus dari dinas terkait. Hadi (43), warga RT 04 RW 02 Desa Mejasem Barat mengatakan, sungai di samping rumahnya itu memang sudah sering ditumbuhi tanaman eceng gondok. Selama ini menurutnya, pihak pemerintahan desa maupun dinas terkait belum pernah melakukan tindakan apa pun. Biasanya setelah turun hujan lebat, bendungan yang berada di utara akan dibuka. Dengan begitu tentunya tanaman tersebut akan hilang sendiri. “Enceng gondok ini memang sering memadati sungai jenggot. Tapi untuk penanganan khusus dari pemerintahan sekitar belum ada upaya,” kata dia, Jumat (21/10) kemarin. Menurutnya, jika dibiarkan tanpa ada tindakan, penyum-

batan tersebut dapat mengakibatkan banjir. Karena tumbuhan itu semakin menjalar. Dan biasanya dalam satu minggu akan menjadi tiga kali lipat dari sebelumnya. “Yang lebih parahnya lagi, tumbuhan eceng gondok yang sudah mati akan turun ke dasar perairan sehingga mempercepat terjadinya proses pendangkalan. Apalagi tumbuhan air itu sedikitnya mengganggu lalu lintas (transportasi) air. Akibatnya aliran sungai tidak bisa berjalan lancar,” urainya. Terpisah, Kepala Desa Mejasem Barat Agung Santiaji Sip mengatakan bahwa kasus itu memang sudah menjadi langganan. Menurutnya eceng gondok yang ada di sungai Jenggot datangnya dari selatan. Untuk itu, meski di wilayahnya sudah dibersihkan, di kemudian hari pastinya akan datang lagi. Tetapi pihaknya berjanji dalam waktu dekat ini akan melaporkan ke dinas terkait. “Secepatnya kami akan melaporkan ke dinas terkait, supaya dapat ditangani sebelum timbul bencana. Situasi seperti ini harus lebih waspada. Lebih baik mengantisipasi daripada mengobati,” tukasnya. (k2)

Pelayanan Perizinan Lamban SLAWI – Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Cabang Kabupaten Tegal menilai pelayanan perizinan, dalam hal ini adalah Badan Pelayanan Perjinan Terpadu (BPPT) lamban. Khususnya dalam memberikan izin terhadap beberapa desa atau orang yang mengajukan izin untuk mendirikan kios-kios. Menurut Ketua APPSI Kabupaten Tegal Imam Wahyudi, sekarang ini ada beberapa desa yang dipersulit pemberian izin bagi ekonomi kerakyatan sebagaimana dirasakan pemerintah desa. Padahal pendirian kios-kios tersebut didasarkan pada peningkatan ekonoi masyarakat desa dengan pendirian fasilitas perdagangan bagi desanya. “Banyak pedagang atau calon pedagang mengeluhkan terhadap asosiasi tentang lamanya pendiran bangunan yang dilakukan desa,” katanya. Dikatakan Imam, pembangunan kios yang dilakukan desa itu menurutnya adalah pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan harapan ada peningkatan pendapatan asli desa, yangmemanfaatkan lahan tidur dan juga tidak membebankan dana APBD, karena dilakukan secara swakelola atau menarik investor. “Kami kira kalau ada desa yang mengembangkan desanya sndiri, itu sebuah prestasi bagi pemerintah desa dengan menarik investor dan tidak memberatkan anggaran pemkab,” ungkap Imam. Dirinya mengira bahwa kesalahan teknis itu tidak bisa di salahkan pada pembangunan. Akan tetapi dari lembaga yang berwenang kurang mensosialisasikan kepada masyarakat sehingga masyarakat tidak mengerti. Dengan begitu apabila ada kekurangan atau kesalahan, bisa dijadikan koreksi dan evaluasi, bukan dengan cara di persulit atau dimatikan. “Mungkin dengan dirasa dipersulit, sebagian masyarakat di pedesaan berpendapat lebih baik tidak izin daripada izin akan tetapi dirasa sulit dalam pelayananya, hal ini seperti yang di keluhkan masyarakat kepada kami,” ujarnya. (mg2)

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

TUMBUHAN AIR - Ribuan eceng gondok memadati sungai rambut di Desa Mejasem Barat.

SLAWI – Jumlah masyarakat miskin di Kabupaten Tegal mencapai 100 ribu lebih. Ironinya justru terbanyak dialami petani dan buruh tani, yang mencapai 65 ribu lebih, baru disusul perdagangan dan jasa sekitar 31 ribu lebih. Dari angka tersebut, Pemkab Tegal tengah berupaya mengurangi angka kemiskinan. Namun karena kurang terpadu dan koordinasi antar SKPD dengan program SKPD terkait, membuat pengurangan angka kemiskinan menjadi sangat lamban. “Masyarakat terkait kemiskinan daerah, harus turut mengkritisi kepada pemerintah, juga partisipasi dalam pembangunan scara riil,” kata Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal, Wakhidin BA dari FPKS. Dikatakan Wakhdin, pelaksana pemerintahan dan masyarakat kabupaten Tegal tidak bisa membandingkan kemiskinan masyarakat daerahnya dengan daerah lain. Apalagimembandingkan dengan angk a kemiskinan nasional yang jumlahnya mencapai 30 juta lebih dengan di dalamnya 8,6 juta pengangguran. “Menurut kami kita harus consentterhadap daerah untuk mengatasi bagaimana mengurangi jumlah kemiskinan masyarakat daerahnya secara signfikan,” jelasnya.

Masih menurut dia, jika tidak segera dilakukan langkah konkret dari Pemkab Tegal melalui SKPD terkait, dikhawatirkan imbasnya bakal mempengaruhi sektor lain seperti pendidikan, kesehatan dan terciptanya pengangguran yang semakin tinggi. “Apalagi di Kabupaten Tegal yang agraris, justru angka tertinggi kemiskinan pada masyarakat petani (buruh tani). Ini kan jumlah mayoritas warga dan ini bisa menjadi masalah serius,” terang Wakhidin. Sementara, untuk bisa mengatasi kondisi itu, menurutnya bagaimana mengupayakan supaya faktor penyebab dan pendukung munculnya kemiskinan bisa terminimalisir. Pemkab Tegal harus bijak dalam menyikapi seperti bagaiman penyikapan terhadap biaya pendidikan yang dianggap dan diras masih tinggi sehingga menciptakan droupout siswa sekolah yang berbuntut pada pngangguran atau penyebab lain. “Menurut kami, Pemkab Tegal harus bisa mengkondisikan semua SKPD jajarannya agar menyatukan persepsi dan meyatupadukan program secara terkoordinir, sehingga langkah penyelsaian masalah menjadi lebih mudah, termasuk masalah kemiskinan,” pungkas Wakhidin. (k1)

“ TANAM JAGUNG PIONEER ( P-21 DAHSYAT)” UNTUNG LEBIH.....LEBIH UNTUNG

Kegiatan “Diskusi Tani” pada bagian acara Temu Lapangan Bareng Pioneer di Desa Wanasari, kecamatan Margasari. Rabu, (20 Oktober 2010)

Slawi (20/10) - Sebagai bentuk pelayanan kepada petani di lingkungan kecamatan Margasari, Rabu (20/10), PT DuPont Indonesia wilayah Tegal menggelar kegiatan “ Temu Lapangan Bareng Pioneer” di Desa Wanasari, Kecamatan Margasari. Kepala BP3K/ Koordinator Penyuluh Kecamatan Margasari, Suyoto, di sela-sela acara mengatakan bahwa dalam menangani penyakit bulai atau DMI (Downey Mildew Infection) perlu dilakukan pencegahan menggunakan benih unggul tahan bulai seperti jagung hibrida Pioneer varietas P21 dan penggunaan fungisida yang sesuai dosis dan aturannya. “Kami sangat berterima kasih kepada Pioneer yang telah membantu petani untuk mengenalkan budidaya jagung Varietas Pioneer serta menunjukkan keyakinan akan hasilnya yang luar biasa” imbuh Bapak Suyoto. Menurut Andry Purwono selaku Field Sales Assistant (FSA) PT. DuPont Indonesia

wilayah Margasari, kegiatan “Temu Lapangan Bareng Pioneer “ ini adalah salah satu bentuk kegiatan dialog / diskusi antara petani, gapoktan, Dinas Pertanian dan produsen benih pioneer untuk memberikan informasi dan membantu permasalahan yang ada pada petani seperti serangan penyakit bulai ini. Penyakit Bulai (Downy Mildew Infection) pada tanaman jagung dengan ciri khas warna daun menjadi kuning keputihan, ini memang bisa menyebabkan penurunan hasil bisa lebih dari 30%. Adapun penyakit ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain iklim dan lingkungan. Sehubungan dengan hal tersebut maka kami dari produsen benih jagung hibrida pioneer meluncurkan produk benih jagung “ P-21 Dahsyat” yang lebih tahan terhadap serangan penyakit bulai. Sehingga petani tidak perlu lagi was-was dalam berbudidaya tanaman jagung. Adapun ciri benih P-21 Dahsyat ini warna benih lebih merah

dibandingkan dengan benih lainnya. Dalam kesempatan ini petani diperlihatkan juga bagaimana performent dan potensi hasil dari benih jagung P-21 dahsyat. Menurut, H. Saud, selaku petani dan sekaligus ketua gapoktan desa Wanasari, P-21 Dahsyat lebih tahan terhadap bulai, mudah dipelihara dan hasilnyapun tinggi. Dari hasil uji pembuktian, dari 50 tongkol jagung P21 dahsyat diperoleh pipilan seberat 12 kg ( 17,3 ton/Ha pipil basah) jauh meninggalkan jenis jagung lainnya yang hanya berkisar antara 7 hingga 8 kg saja. Masih menurut H. Saud hasil pipilan basah Jagung P-21 dahsyat kira – kira lebih banyak 5 ton per hektarnya dibandingkan dengan jenis jagung hibrida lain yang sudah ada di wilayah Margasari ini. Dengan tanam benih jagung Pioneer P-21 Dahsyat, Bulai lewat, Tanaman sehat, Hasil Hebat, Untung Berlipat. (adv)


BREBES & BUMIAYU

JUMAT 22 OKTOBER 2010

7

RADAR TEGAL

Perlindungan Hukum Kades Lemah

LINTAS Penggunaan Pendopo Disoal BREBES - Penggunaan pendopo untuk kegiatan partai Golkar kemarin (21/10) disoal sejumlah kalangan aktivis di Brebes. Pasalnya, pendopo sebagai fasilitas negara tidak bisa digunakan untuk kegiatan politik. Hal itu sebagaimana diatur dalam PP No. 14 Tahun 2009 dan Undang Nomor 43 Tahun 1999. “Penyalahgunaan fasilitas negara adalah pemakaian sarana dan prasarana yang dibiayai dari APBN dan atau APBD yang penggunaanya bertentangan dengan asas-asas penyelenggaraan pemerintah yang layak dan atau peraturan perundang-undangan,” kata Koordinator Badan Pekerja Harian Gebrak, Darwanto. Darwanto menilai, kegiatan kirab sepeda Golkar kental dengan aroma politis. Sehingga, menurutnya, dikhawatirkan penggunaan fasilitas negara akan meicu kecemburuan dan menciderai nurani rakyat Brebes secara umum. “Mestinya jangan di pendopo lah. Toh DPD Partai Golkar Brebes sudah punya kantor sendiri. Apapun alasannya, yang jelas itu sudah menyalahi aturan,” tambahnya. Tak hanya aktivis, seorang anggota DPRD Brebes yang minta tidak dikorankan juga menyesalkan penggunaan fasilitas negara tersebut. Ketua DPD Partai Golkar yang juga Wakil Bupati Brebes H Agung Widyantoro SH MSi ketika dikonfirmasi wartawan sesuasi kegiatan menjelaskan bahwa penggunaan pendopo bukan untuk kegiatan politik. “Tidak betul untuk kegiatan politik, ini hanya menyambut tamu. Pendopo itu ruang publik miliki siapa saja, jadi siapapun (partai manapun) boleh menggunakannya asal bukan partai yang terlarang,” tegasnya. (cw1)

Sidang Penadah Emas, Hadirkan Saksi Ad Charge BREBES - Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Brebes, Rabu (20/ 10) menggelar perkara dugaan penadahan barang perhiasan emas, dengan terdakwa utama pemilik Toko Emas Gentong Tegal, Yeni Ratnasari (50). Sidang kali ini dengan agenda utama menghadirkan saksi ad charge. Atau saksi yang meringankan terdakwa. Dari empat saksi yang dihadirkan, salah satunya yakni, Ketua Asosiasi Pedagang Emas dan Perhiasan Indonesia (APEPI) cabang Tegal Hilal PR. Sedangkan tiga saksi lain merupakan pedagang toko emas. Kehadiran Hilal PR di persidangan, merupakan untuk yang kedua kalinya. Pertama sebagai saksi dalam perkara pencurian perhiasan emas, milik Toko Semangka, Desa Banjaratma, Kecamatan Bulakamba. Sebagai terdakwa utama, Ghautama atau akrab dipanggil Wiwi. Atas perbuatannya Gautama oleh hakim divonis 3 tahun penjara. Kembali yang bersangkutan dimintai pendapatnya, terkait penadahan barang yang didapat dari hasil kejahatan. Diakui untuk jual beli emas ada aturannya. Konsumen yang berniat menjual emas, sesuai ketentuan harus dilengkapi dokumen pembelian dari toko yang bersangkutan. Sebaliknya untuk proses jual beli antar toko emas, maka tak perlu menyertakan surat dokumen. “Terpenting saling percaya, dan itu sudah berlaku sejak lama,” kata Hilal PR, dalam keterangannya sebagai Ketua APEPI Tegal. Saat ditanyakan, apakah saksi Hilal AR kenal dengan terdakwa pemilik Toko Emas Gentong Tegal Yeni Ratnasari, yang langsung dijawab saksi sangat kenal. Karena dia sebagai anggota APEPI. Termasuk kenal dengan terdakwa Gautama, yang lebih dulu divonis. Saksi lain terkait proses jual beli emas, di persidangan memberikan keterangan yang sama, dimana proses jual beli apabila itu dilakukan antar toko tidak perlu pakai surat. Namun saat ditanyakan ketua majelis hakim, apakah para saksi memahami perkara yang disidangkan, mereka menjawab tidak tahu secara persisnya. Hanya berdasar informasi dari seseorang. Karena tidak tahunya para saksi, khususnya dalam perkara yang tengah disidangkan, sehingga hakim nampaknya tidak perlu memberi pertanyaan yang terlalu banyak. Terdakwa dengan didampingi penasehat hukum Erik SH dan Nunung SH, dalam persidangan banyak menanyakan seputar proses jual beli perhiasan emas seperti yang selana ini berjalan. Terpisah penasehat hukum saksi korban Herman, Fajar Ari Sadewo SH, menuturkan, terdakwa beberapa melakukan transaksi perhiasan emas dengan Gautama. Sedang emas yang dijual pada terdakwa, diketahuinya dari hasil mengambil dari toko emas milik korban Herman. “Klien kami jelas sangat dirugikan,” kata Fajar Ari Sadewo. Menurut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Siti Chotijah SH, terdakwa Yeni Ratnasari, dijerat pasal 480 KUHP ayat (2) tentang penadahan. Disebutkan dalam Pasal 480 KUHP ayat (2), barang siapa menarik keuntungan dari hasil sesuatu benda, yang diketahuinya atau sepatutnya harus diduga bahwa diperoleh dari hasil kejahatan diancam hukuman paling lama empat tahun. Ketua Majelis Hakim Noer Ali SH dibantu hakim Isabella SH dan Dian S Kadarsih SH memutuskan sidang dilanjutkan minggu depan, dan terdakwa tetap dalam tahanan. (din)

ISMAIL FUAD/RATEG

DILEPAS - Rombongan Kirab Sepeda Golkar 2010 dilepas oleh Ketua DPD Partai Golkar Brebes dari alun-alun setempat setelah mampir di pendopo Brebes.

Rombongan Kirab Sepeda Golkar 2010 Mampir di Brebes BREBES - Rombongan Kirab Sepeda Golkar 2010 transit di Kabupaten Brebes, Kamis (21/ 10). Rombongan yang terdiri dari 33 atlit sepeda tersebut disambut oleh ratusan kader partai yang mengawal etape dan diterima oleh pengurus DPD partai Golkar Brebes di pendopo Brebes dengan iringan kesenian tradisional calung. Ketua Panitia Lokal Kirab Sepeda Golkar 2010 Teguh W Turmudi mengatakan, kegiatan kirab sepeda Golkar ini untuk memeriahkan hari ulang tahun partai Golkar ke-46. Dia menjelaskan, rombongan transit di Kabupaten Brebes sebagai tempat istirahat kelima.

Rombongan akan melewati jarak sekitar 1000 kilometer dengan mengambil start di tugu pahlawan kota Surabaya dilepas oleh Ketua umum Partai Golkar Aburizal Bakrie kemarin (16/10) dan akan finish di tugu proklamasi Jakarta pada Minggu (24/10) besok. “Pesertanya 33 mantan atlit sepeda dari berbagai daerah mencerminkan jumlah propinsi di Indonesia. Mereka sebelumnya transit di Tuban, Pati, Semarang, Pekalongan, Brebes. Selanjutnya akan transit di Cirebon, Pamanukan, Bekasi dan berakhir di Jakarta,” katanya. Permana, salah satu peserta asal Jakarta menuturkan, selama

perjalanan dirinya merasa enjoy dengan medan dan rute yang ditempuh. Sepanjang perjalanan, katanya, track yang paling menantang adalah ketika melintasi di alas roban dengan kondisi jalanan menanjak dipenuhi tikungan tajam. “Perjalanannya lancar-lancar saja, yang penting kita persiapkan mental agar bisa finish di Jakarta besok,” tuturnya. Setelah beristirahat sekitar satu jam, rombongan akhirnya kembali dilepas ketua DPD Golkar Brebes H Agung Widiyantoro SH MSi dari alun-alun untuk melanjutkan etape perjalanan menuju kota Cirebon sebagai tempat transit selanjutnya. (cw1)

Banyak Puskesmas Tak Ber-IPAL BREBES - Keberadaan Puskesmas dan tempat layanan kesehatan yang menyediakan layanan rawat inap di Kabupaten Brebes ditengarai bermasalah. Pasalnya, tempat pelayanan kesehatan tersebut tidak dilengkapi dengan fasilitas IPAL (instalasi pembuangan air limbah). “Kami menduga banyak puskesmas, RS, maupun klinik kesehatan di Kabupaten Brebes tidak ada IPAL nya,” kata aktivis LSM Slamet Riyadi, Kamis (21/10). Menurut Slamet, selain tidak sesuai dengan UU No23/1997 tentang pengelolaan lingkungan hidup, kondisi ketiadaan IPAL tersebut juga sangat beresiko mencemari lingkungan

warga sekitar akibat limbah yang ditimbulkan. “Kami berharap instansi terkait untuk segera meninjau kembali keberadaan Puskesmas dan proses perijinan operasionalnya, agar tidak menimbulkan dampak lingkungan hidup yang lebih parah,” katanya. Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Brebes dr Laode Budiono MPH ketika dikonfirmasi menyatakan, sejauh ini pihaknya belum mendata keberadaan Puskesmas, RS maupun klinik yang belum memiliki IPAL tersebut. Dalam waktu dekat, katanya, pihaknya akan segera mendata ulang untuk memastikan jumlahnya. “Kalau khusus Puskesmas memang ada yang belum

memiliki IPAL. Tapi, itu akan segera dilengkapi secara step by step mengingat biaya yang dibutuhkan untuk pemenuhan standar IPAL itu sangat besar sekali,” ujarnya. “Selain itu, kami akan segera meminimalisir dampak pencemaraan lingkungan warga sekitar Puskesmas yang padat pemukiman,” tambahnya. Kepala Kantor Lingkungan Hidup Pemkab Brebes Mayang Sri Herbimo mengatakan, sejauh ini pihaknya belum mendapat laporan terkait IPAL di sejumlah tempat layanan kesehatan yang ada. Pihaknya mengaku akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menyelesaikannya. (cw1)

BREBES - Pemerintah Kabupaten Brebes selama ini dianggap kurang memberikan perhatian hukum terhadap seluruh kepala desa. Hal tersebut terbukti dengan tidak adanya upaya penyelesaian awal dari Pemkab Brebes melalui Inspektorat terhadap dugaan kasus hukum yang menimpa para kepala desa. Hal tersebut diungkapkan Ketua Praja Kabupaten Brebes Ahmad Tasdik saat Rakor Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dengan Kepala Desa dan Kepala Kelurahan se-Kabupaten Brebes di Pendopo Kabupaten Brebes, Kamis (21/10) kemarin. Tasdik mengaku, dalam proses penyidikan terhadap lima kepala desa yang tersandung dugaan kasus korupsi, pihak penyidik sebelumnya tidak mengantongi ijin terlebih dahulu dari kepala daerah. Hal tersebut membuktikan kalau selama ini perlindungan hukum oleh Muspida terhadap Kepala Desa masih sangat lemah. “Pihak penyidik baru melaporkan adanya kasus tersebut ke Pemkab Brebes setelah mereka melakukan penyidikan,” ujarnya. Tasdik yang merupakan Kepala Desa Padasari Kecamatan Ketanggungan mengaku, seharusnya terhadap kasus dugaan penyimpangan yang menimpa kepala desa bisa dilakukan pemeriksaan di Insprektorat terlebih dahulu. Setelah dinyatakan melanggar ketentuan hukum, pihak inspektorat bisa melimpahkan kasus tersebut ke kejaksaan. Selain mempersoalkan lemah-

nya perlindungan hukum, dalam Rakor tersebut, kepala desa juga meminta agar Pemkab Brebes bisa lebih memperhatikan kesejahteraan para Kades maupun perangkat. Dikatakan, selama ini tunjangan yang didapat oleh Kades dan perangkat desa masih terlalu kecil. “Untuk TPAD sendiri, perangkat desa hanya mendapatkan Rp 430 ribu tiap bulannya. Jumlah tersebut jauh lebih kecil dibandingkan dengan TPAD di Kabupaten Tegal yang mencapai Rp 560 tiap bulanya,” jelasnya. Tidak hanya itu, minimnya nilai Alokasi Dana Desa (ADD) yang dikucurkan ke desa juga masih terlalu kecil. Untuk tahun ini ada desa yang hanya menerima ADD senilai Rp 35 juta. Sementara itu, Wakil Bupati Brebes Agung Widyantoro dalam kesempatan tersebut mengatakan, selama ini Pemerintah Kabupaten Brebes telah memiliki tekad untuk melindungi para Kepala Desa yang ada. Untuk itu pihaknya meminta kepada SKPD dan Camat untuk lebih rajin turun ke desa. “Kalaupun ada Camat yang malas untuk turun ke desa, pihak desa bisa melaporkannya ke Pemkab Brebes,” pintanya. Salah satunya terhadap perlindungan hukum. Agung mengaku, ke depan Inspektorat dan dinas bisa memberikan perlindungan hukum kepada kepala desa. Namun demikian, apabila muncul persoalan, pihak desa harus bisa koperatif untuk bisa datang kepada inspektorat untuk dimintai keterangan apabila muncul persoalan. (cw3)

HARVIYANTO/RADAR TEGAL

RAKOR - Ratusan Kepala Desa se-Kabupaten Brebes saat melakukan Rakor dengan Muspida di Pendopo Kabupaten Brebes

Menengok Perdagangan Kaset Tarling Cirebonan

Peminat Tinggi, Sebagai Pengobat Kerinduan Tanggapan Tarling Tanggapan tarling mulai jarang terlihat di masyarakat pantura. Namun, tidak demikian dengan panjualan kaset tarling. Ternyata penjualannya tetap tinggi. Benarkah? LAPORAN: ABIDIN ABROR SAMBIL sibuk melayani pemesanan nasi campur, depan Pasar Kecamatan Kersana, seorang pelanggan setia tibatiba meminta pada pemilik warung untuk mengganti musik pop yang sedang disetelnya dengan lagu-lagu tarling.

Atas permintaan sang pelanggan sekaligus sebagai servis, permintaan tersebut langsung dituruti. Dari yang sebelumnya lagu-lagu pop, dan diganti dengan lagu-lagu dermayonan. Sesuai permintaan dari pelanggan sotonya mas Bowo. Siang itu suasana pun seketika berubah. Suara merdu penyanyi H Aam Kaminah, dengan lagunya yang terkenal Pancer Wengi, begitu merdunya meliuk-liuk hingga tembus sampai ke hati dan telingga. Ditambah merdunya suara seruling, yang merupakan khasnya instrument dari musik tarling, sehingga membuat hangatnya suasana. Inilah bukti

ABIDIN ABROR/RATEG

BERTAHAN - Meski banyak beredar lagu-lagu pop dalam bentuk CD, kaset lagu tarling Cirebonan hingga kini tetap banyak peminatnya.

cintanya masyarakat Kabupaten Brebes. Khususnya mereka yang tinggal di perbatasan Jawa Barat terhadap lagu-lagu tarling. Sekalipun demikian lagu-lagu dermayonan, hingga kini masih banyak penggemarnya. Salah satu toko yang banyak menjual lagu-lagu dermayonan, maupun untuk cerita tarling, seperti banyak dikenal masyarakat yakni, toko kaset dan elektronik Toko Jago, di Jalan Jenderal Sudiman. Sebelah selatan Pasar Induk Kota Brebes. Seharinya, kaset tarling, seperti disampaikan pegawai toko Nasrudin, terjual hingga 10 kaset. “Pembelinya ada yang dari

Tanjung, Losari, Kersana, Ketanggungan, Banjarharjo,dan Kota Brebes. Ada juga yang dari Tegal,” kata Nasrudin, kemarin (21/10). Para pembeli kaset tarling sebagain besarnya, lanjut Nasrudin, adalah orang tua, yang pernah mengalami masa kejayaan tarling sekitar 1980. Tidak sedikit pula pembelinya itu, mereka para pemilik bisnis tanggapan, yang kerap melayani order acara hajatan, seperti untuk acara khitanan maupun acara pernikahan. Karena alasan biaya, sehingga untuk acara hiburan cukup dengan menyetel kaset. Maka tak lengkap rasanya jika dalam

acara tidak memperdengarkan lagu-lagu dermayonan, dengan penyanyi pujaannya Kang Abdul Ajib dan Uun Kurniasih. Dua tokoh ini sangat akrab di telinga masyarakat Kabupaten Brebes bagian barat. Lagu-lagu yang dinyanyikan begitu merdunya, dan hingga kini kecintaan itu tidak pernah pudar. Sekalipun tak menyaksikan pementasan secara langsung, namun mendengarkan lagulagunya kerinduan dihati ini rasanya terobati. “Mendengarkan lagu-lagu Dermayonan, dan hati ini rasanya begitu puas,” kata Sindung, penggemar lagu-lagu tarling asal Kecamatan Tanjung. (*)


BREBES & BUMIAYU

8

JUMAT 22 OKTOBER 2010

RADAR TEGAL

PROGRAM PembangunanDesaHarusIntegral BREBES - Program pembangunan desa di Kabupaten Brebes perlu diintegralkan. Sebab, selama ini masih dianggap tidak padu sehingga hasilnya tidak bisa dinikmati masyarakat secara maksimal. “Apapun dan dari sumber manapun, pembangunan di desa harus integral untuk mencapai hasil yang maksimal,” tutur Anggota FGHK DPRD Brebes Waidin kepada Radar, kemarin (20/10). Menurutnya, program pembangunan di desa yang bersumber dari ADD, PNPM maupun aspirasi dewan terkesan sendiri-sendiri. Sehingga, banyak kelemahan dalam realisasi pembangunan di lapangan. Seharusnya, kata dia, ketiga sumber dana pembangunan desa tersebut bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat karena hakikatnya ketiga sumber tersebut memiliki tujuan yang sama. “Ke depan perlu diintegralkan dan harus dipetakan agar sinkron dalam Musdes maupun Musrenbang lebih awal agar program pembangunan di desa bisa bermanfaat dan bermutu,” katanya. Dia menjelaskan, dengan integrasi program pembangunan tersebut, menurutnya, sasaran mutu yang akan dicapai lebih teraarah dan terprogram dengan baik. Yakni, bisa tepat sasaran, tepat anggaran serta tepat waktu. “Setelah itu yang terpenting juga, penguatan pada pelatihan, monitoring, evaluasi dan solusi masalah yang muncul,” tambah Anggota Komisi 1 tersebut. Lebih lanjut dia menilai, program PNPM di Kabupaten Brebes masih menyisakan sejumlah persoalan. Itu dipicu oleh kurang siapnya masyarakat untuk merealisasikan program di lapangan. Akibatnya, banyak proyek yang kurang memenuhi prosedur. “Sebagai pelaksana program, tidak semua SDM di desa paham dengan teknis yang semestinya sehingga hasilnya tidak maksimal,” kata Waidin, kemarin (20/10). “Begitu juga dengan ADD juga minim serta dan aspirasi juga kerap bertabrakan dengan PNPM. Maka solusinya adalah integrasi program,” imbuhnya. (cw1)

Pengiriman Bawang Merah Tersendat BREBES – Cuaca buruk yang terjadi belakangan ini berdampak terhadap tata niaga bawang merah di Kabupaten Brebes. Pengiriman bawang ke pasar-pasar tradisional di Jakarta dan luar Jawa tersendat. Selain hujan yang menjadi kendala pengiriman, produktifitas bawang merah juga turun drastis. Pantauan Radar di sejumlah lapak bawang merah yang tersebar di Kecamatan Brebes

Kamis (21/10) hanya di beberapa tempat saja yang para buruh tani butiknya tampak melakukan aktifitas. Selain itu, stok bawang merah yang siap jual juga terlihat berkurang. Susanto (45), salah seorang sopir truk angkutan bawang merah asal Desa Klampok, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, mengatakan, selama cuaca buruk yang terjadi belakangan ini, pengiriman bawang merah turun drastis.

Itu terjadi akibat pedagang tidak bisa mengirim lantaran stok bawang merah tidak ada. Karena sebagian besar petani bawang merah di Brebes mengalami penurunan produktifitas dan hujan yang turun tidak mengenal waktu. “Saat kondisi normal, kami bisa mengirim 10 truk per hari. Namun, sekarang tidak menentu. Rata- rata hanya 1 truk tiap hari,” katanya. Menurut dia, karena hujan yang turun terus menerus

terpaksa dia harus berhati-hati membawa kiriman bawang merahnya. Selain memeriksa ban mobil, terpal penutup juga harus diperiksa agar tidak bocor. Karena jika terjadi bocor akan membuat bawang merah menjadi busuk sampai di tempat tujuan. Sementara itu, H. Rudin pedagang bawang merah yang sekaligus pemilik lapak asal desa Klampok mengungkapkan, untuk mengantisipasi kondisi ter-

sebut, pedagang terpaksa mengambil bawang merah dari luar daerah. “Kesulitan pengiriman ini karena petani banyak yang gagal panen akibat cuaca yang tidak menentu, sehingga stok bawang merah di daerah berkurang. Begitu juga bawang merah impor tidak begitu banyak masuk di Brebes. Sehingga harga jual bawang merah kali ini cukup tinggi yaitu menyentuh 15 ribu perkilo,” kata H. Rudin. (cw3)

SARANA JembatanRusakBelumDiperbaiki BUMIAYU - Jembatan sungai Erang yang berada di Desa Kretek Kecamatan Paguyangan yang rusak akibat banjir bandang pada bulan Mei 2009, hingga saat ini belum mendapat perbaikan. Padahal jembatan tersebut merupakan jembatan lintas pedesaan yang dapat menghubungkan Desa Kretek dengan beberapa wilayah lainnya di Kecamatan Paguyangan. Dasori selaku Kades Kretek menuturkan, jembatan Kalierang yang ada di wilayahnya mengalami kerusakan pada bagian sayap akibat gerusan air hingga merubuhkan talud pengaman tebing. “Kami sendiri sebenarnya sudah mengajukan laporan kerusakan akibat bencana, namun hingga sekarang belum ada perbaikan,” tuturnya. Dengan datangnya musim hujan seperti yang saat ini sedang terjadi, kekhawatiran akan bertambah parahnya kerusakan jembatan akibat terjadinya banjir di aliran sungai sangat dirasakan warga masyarakat maupun Pemerintahan Desa. Sebab, semenjak kerusakan terjadi hingga saat ini ini telah terjadi beberapa kali banjir di aliran sungai Erang tersebut. “Sebenarnya warga telah mengupayakan penanganan darurat dengan membangun talud dari tumpukan karung berisi pasir, namun langkah itu hanya bisa bertahan beberapa saat saja. Sebab, jika terjadi banjir, maka karung akan sobek terkena batu dan hanyut,” ungkap Dasori. Dikatakan Dasori, beberapa waktu lalu lokasi kerusakan jembatan telah ditinjau oleh Dinas terkait. Diharapkan langkah perbaikan akan dapat segera dilaksanakan. Laporan mengenai kerusakan jembatan sedianya telah disampaikan hinnga tingkat Kabupaten. Hal itu sebagaimana diungkapkan Camat Paguyangan Ahmad Hermanto SIP saat dikonfirmasi melalui Kasie Sosial Drs Sutarko. Menurut dia, laporan kerusakan telah dilengkapi dengan proposal perbaikan telah disampaikan desa. selanjutnya pihak kecamatan melanjutkan usulan tersebut ke tingkat kabupaten. “Semenjak terjadinya bencana yang mengakibatkan kerusakan hingga usulan pengajuan perbaikan telah kami sampaikan ke tingkat kabupaten, hanya hingga sekarang belum mendapat tanggapan. Infrastuktur yang mengalami kerusakan merupakan sarana yang sangat vital bagi warga masyarakat, sehingga mereka berharap dapat secepatnya mendapat penanganan,” jelas Sutarko. (pri)

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

AMBROL - Sayap jembatan kalierang di Desa Kretek yang ambrol akibat di terjang banjir bulan mei lalu hingga saat ini belum mendapat penanganan.

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

DIKELUHKAN - Trotoar yang berada di ruas jalan BantarkawungSalem wilayah Desa Jipang Kecamatan Bantarkawung di keluhkan warga karena tanpa dilengkapi saluran pembuangan air.

Usulkan Normalisasi Saluran Drainase BANTARKAWUNG - Hujan yang sempat terjadi beberapa kali di wilayah Kecamatan Bantarkawung, dirasakan menjadi persoalan baru khususnya bagi warga yang tinggal di jalur utama jalan Provinsi Bantarkawung-Salem wilayah Desa Jipang dan Bangbayang. Kondisi tersebut menyusul tidak berfungsingnya saluran drainase yang tertutup trotoar. Dari keterangan sejumlah warga, kondisi tersebut terjadi semenjak adanya pembangunan trotoar sepanjang lebih kurang 1 kilometer dari wilayah Dukuh Jipang hingga Dukuh Cikokol Desa Jipang. “Semula air hujan bisa langsung masuk ke dalam sungai yang berada tepat disisi jalan, tapi semenjak dibangun trotoar tidak bisa langung masuk ke sungai. Akibatnya kalau hujan sedikit saja air akan memenuhi badan jalan,” ungkap Sakwan (45) salah seorang warga Jipang. Dikatakan, kondisi tersebut diperparah dengan kondisi geografis ruas jalan yang menurun. Sehingga jika terjadi hujan lebat air menerjang hingga ke pelataran rumah penduduk. “Jalan berubah seperti sungai, selain air banjir juga membawa material batu dan pasir yang terbawa dari arah atas. Jadi kalau hujan reda jalan di tutup pasir setebal lebih dari 10 sentimeter dan batu-batu juga berserakan, bahkan hujan terakhir kemarin, menyebabkan mobil tidak bisa lewat karena batubatu yang cukup besar berserakan di jalan,” jelasnya. Untuk penanganannya warga yang tinggal di sepanjang jalan tersebut melakukan kerja bhakti membersihkan endapan

pasir dan batu yang menghalangi jalan, namun demikian warga merasa khawatir jika hujan lebat kembali terjadi maka tidak menutup kemungkinan hal tersebut kembali terulang. “Kami berharap Pemerintah bisa melakukan penanganan, sebab kalau itu terjadi maka tidak menutup kemungkinan jalur Bantarkawung-Salem akan tertutup,” papar Sakwan. Ahmad Riyadi selaku Kades Jipang membenarkan kondisi tersebut. Menurut dia sebenarnya pembangunan trotor sangat baik sebagai upaya penataan dan keindahan kota, hanya saja dalam pelaksanaannya tidak disertai dengan fasilitas pendukung seperti drainase yang memadai. “Lubang air yang ada tidak sebanding dengan volume air saat turun hujan, sehingga air justru mengalir melalui badan jalan. padahal kondisi ini jelas berpotensi mempercepat kerusakan lapisan hotmix, belum lagi sampah yang teertinggal akibat terbawa saat banjir datang,” jelasnya. Tahap pertama pembangunan trotoar dimulai semenjak tahun 2008 dilanjutkan pada tahun ini dengan panjang keseluruhan 1 kilometer dan bukan melalui proyek Alokasi Dana Desa (ADD). Untuk itu, pihaknya mengusulkan agar pemerintah melalui pihak terkait mengadakan normalisasi fungsi drainase. “Status jalan ini merupakan jalan provinsi karenanya kami agak kesulitan didalam mengajukan permohonan normalisasi. Namun kami berharap Pemkab Brebes dapat memfasilitasi usulan tersebut,” jelasnya. (pri)

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

PENINJAUAN - Rombongan Komisi III DPRD Kabupaten Brebes saat meninjau proyek pembangunan RSU Bumiayu.

Komisi III Minta Kualitas Diperhatikan Di Akhir Masa Pembangunan RSU Bumiayu BUMIAYU - Pembangunan tahap II Rumah Sakit Umum (RSU) Bumiayu saat telah mencapai 60 persen dari keseluruhan tahap pengerjaan. Diharapkan dengan terselesaikannya pembangunan RSU nantinya dapat dijadikan sebagai pusat pelayanan kesehatan bagi warga masyarakat, terutama bagi kalangan kurang mampu melalui Askeskin. Selama ini untuk mendapatkan pelayanan tertentu mereka terpaksa dirujuk ke rumah sakit lain d luar daerah. Hal tersebut diungkapkan Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Brebes Ahmad Zamroni, di sela-sela kegiatan kunjungan kerja kelokasi pembangunan bersama anggota Komisi III lainnya, Kamis (21/10). Dikatakan Zamroni, tahapan pengerjaan pembangunan RSU Bumiayu selama ini telah sesuai dengan time scedhule. Dimana batas akhir sesuai dengan ke-

tentuan kontrak kerja yakni akan berakhir pada 7 Desember mendatang. “Jadi masih ada waktu untuk menyelesaikan sisa pengerjaan, hingga batas akhir pelaksanaan yakni 7 Desember. Kita berharap, sisa waktu ini dapat menyelesaikan sisa pekerjaan dengan tetap memperhatikan kualitas kerja,” kata Zamroni. Pembangunan RSU Bumiayu sendiri telah dilaksanakan dalam dua tahapan. Tahap pertama pembangunannya telah diselesaikan pembangunan gedung dua lantai dengan 21 kamar rawat inap senilai Rp 5.508 milyar. Pada tahap II ini, kembali dilakukan pembangunan gedung dua lantai di bagian depan RSU dengan nilai anggaran sebesar Rp 7,728 milyar. “Untuk tahap II ini kembali dilakukan pembangunan fisik gedung yang nantinya akan digunakan sebagai kelas utama I, perkantoran dan poliklinik. Selain itu, juga tengah dilaksanakan pembangunan Instalasi Pengolahan Limbah (IPAL) dengan anggaran Rp 394 juta,” terangnya. Untuk pengadaan Alat Kese-

hatan (Alkes) dikatakan Zamroni, baru akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2012 nanti. Diikuti dengan perubahan status dari instalasi rawat inap Puskesmas Bumiayu menjadi RSUD. “Hingga tahun 2011 nanti kita masih melaksanakan pembangunan fisik. Sementara pengadaan Alkes dan juga didalamnya pengadaan tenaga ahli medis atau dokter spesial akan dilaksanakan secara bertahap hingga tanun 2013,” jelas Zamroni. Sementara Ir Cucuk selaku pelaksana pembangunan dari PT Dirganeka, pihaknya terus berupaya menyelesaikan target pengerjaan sesuai dengan batas waktu yang telah ditetapkan. “Saat ini kita memasuki masa finishing, diantaranya meliputi pengerjaan mekanikal elektrikal gedung dan penyelesaian pengerjaan konstruksi. Jika tidak ada perubahan dari rencana kerja, maka pengerjaan akan dapat diselesaikan tepat waktu,” kata Cucuk. Untuk dapat memenuhi hal tersebut saat ini pengerjaan pembangunan melibatkan sedikitnya 125 tenaga kerja serta penambahan waktu kerja. (pri)


SAMBUNGAN

JUMAT 22 OKTOBER 2010

9

RADAR TEGAL

MULAN JAMEELA

Digosipkan Hamil, Ada di Luar Negeri SEJAK pekan lalu kabar Mulan Jameela hamil beredar semakin santer. Namun, sayangnya yang bersangkutan tidak bisa dimintai konfirmasi. Sebab, Mulan ternyata sedang berada di luar negeri. Keberadaan Mulan tersebut terungkap melalui pengakuan satpam yang menjaga rumahnya

di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Kamis (21/10). Namun, di negara mana Mulan saat ini berada, satpam tersebut tidak tahu pasti. “Ibu sedang ke luar negeri, tapi kurang tahu di mana dan dari kapan,” kata pria berusia 40 tahun itu. (ebi/mmu)

Dirut PDAM Diberhentikan Sementara dari halaman 3 yang dilakukan dan rekomendasi dari Inspektorat serta Badan Pengawas (BP), wali kota per hari ini (kemarin, Red.) mengeluarkan SK pemberhentian sementara. “Ini sampai dia (Dirut PDAM) bisa menyelesaikan masalah internal yang ada. Dengan diberhentikan sementara, Dirut PDAM bisa lebih konsentrasi untuk dapat memberikan klarifikasi atau penjelasan-penjelasan,” katanya di hadapan para wartawan. Setelah diberhentikan sementara, lanjutnya, Pemkot memberikan waktu satu bulan masa sanggahan. Apabila dalam kurun waktu tadi ternyata bisa memberikan klarifikasi dan bisa diterima serta membuktikan bahwa dia (Dirut PDAM) be-

nar, dengan sendirinya dia akan kembali melanjukan jabatannya. Sebaliknya, apabila klarifikasi atau sanggahan yang diberikan tidak bisa diterima, dengan sendirinya pula pemberhentian sementara itu menjadi selamanya. “Jadi bukan sementara lagi,” tegasnya. Ikmal membeberkan salah satu permasalahan yang ada yakni adanya surat dari Pemerintah Kabupaten Tegal No. 690/1925 perihal tagihan kontribusi pengambilan sumber mata air PDAM. Surat ditujukan kepada wali kota tanggal 17 September 2010 lalu. Di dalamnya menyatakan kewajiban yang belum dibayar PDAM Kota Tegal dari tahun 2005 sampai 2009 sebesar Rp 268.272.000. Dengan perhitungan air produksi sebanyak 9.465.984 dikali Rp 25 permeter

kubik. Dengan begitu nilai total yang belum dibayar 2005-2009 mencapai Rp 236.649.600. Kemudian dari Januari hingga April 2010 produksi air sebanyak 632.448 dikali Rp 50 permeter kubik dengan nilai total tagihan Rp 31.622.400. Padahal, imbuh Ikmal lagi, dalam laporan keuangan tiap tahun tidak ada tagihan kontribusi sebesar itu. Selain itu, kondisi finansial PDAM juga dalam kondisi baik atau tidak ada masalah. “Ini yang akan kita tanyakan kepada Dirut PDAM.” Dari hutang tadi, papar Ikmal lagi, ada informasi bahwa warga kabupaten akan menutup aliran air ke Kota Tegal. Upaya itu sudah disetujui DPRD setempat dan jika benar-benar terjadi akan merugikan 65 persen warga Kota Tegal.

Kendati Kota Tegal bukan termasuk wilayah pusat ternak, namun langkah ini tetap dilaksanakan. Terlebih, cukup banyak masyarakat yang mengkonsumsi hewan ternak seperti sapi maupun kambing. Khususnya bagi pedagang sate kambing. Drh Liza menambahkan, untuk sapi betina produktif biasanya mulai umur 1 tahun hingga 5 atau 6 kali beranak. Di mana sapi beranak setiap tahun sekali. Sedangkan untuk kambing betina, mulai produktif umur 1 tahun hingga sekitar 5 tahunan. Berbeda dengan sapi, secara teori kambing beranak dua kali

Masalah tersebut, urai Walkot, akan segera diselesaikan dengan atau tanpa Dirut PDAM. Sehingga penutupan tidak terjadi dan warga tetap bisa menikmati air bersih. “Jangan sampai karena kesalahan seorang membuat banyak warga menderita.” Dalam kesempatan sama Kapolres Tegal Kota AKBP Drs Kalingga Rendra Raharja SE membenarkan adanya kasus dugaan pemukulan yang dilakukan Dirut PDAM terhadap seorang perempuan. Sekarang kasusnya dalam proses penyidikan yang. “Berkas sudah jadi,” katanya singkat. Sementera Dirut PDAM HM Iqbal saat dihubungi melalu telepon genggamnya tidak aktif. Jawaban yang ada, nomor yang anda tuju untuk sementara tidak bisa dihubungi. (adi)

dalam setahun. Namun, pada kenyataannya sebagian besar beranak 3 kali dalam dua tahun. ‘’Hanya saja untuk kambing tidak sampai setua itu sudah dipotong,’’ tambahnya. Liza menambahkan, pengawasan ini baru bisa dilakukan untuk hewan sapi betina produktif. Sedangkan untuk kambing belum optimal, karena banyaknya petugas potong hewan di masyarakat. Belum lagi, yang melakukan pemotongan tersendiri. Diakuinya, masih banyak kalangan yang lebih menyukai ternak betina dibandingkan jantan.

Sebab, betina lebih murah harganya dan dagingnya juga lebih empuk karena banyak mengandung lemak. Berbeda dengan ternak jantan, dagingnya lebih alot dan tulangnya juga besar. ‘’Tahun kemarin sempat kecolongan, ada hewan kurban ternyata betina dan sudah ada janin di dalamnya,’’ terangnya. Ini dikarenakan panitia penerimaan kurban tidak bisa menolah hewan yang telah dikumpulkan pada mereka. Pihaknya menghimbau kepada masyarakat, agar menggunakan ternak jantan saja untuk konsumsi. (ela)

mandirian tersebut, mempunyai efek yang sangat bagus bagi para lansia. Kesehatan mereka bisa terjaga lantaran tidak merasa tertekan dengan usianya yang semakin tua,” katanya. Dia juga menjelaskan beberapa kegiatan sosial yang kerap dilakukan PDW. Diantaranya menjalin kemitraan, memberi santunan yatim dan panti wreda, gelar pemgobatan gratis, serta masih banyak lagi lainnya. Dalam PDW sendiri sangan menjunjung tinggi nilai kebersamaan. Karenannya pendeklarasian dilaksanakan tangal dan bulannya sama dengan lahirnya Pancasila. Sebab Pancasila merupakan rahmat bagi seluruh bangsa Indonesia. Sebuah ideologi yang sesuai dan bersahabat dengan agama. Tidak ada alasan yang valid untuk mengganti Pancasila dengan ideologi lain.

Sementara Wali Kota Tegal Ikmal Jaya menuturkan ini memberikan gambaran pada kita bahwa usia lanjut tidak menutup kiprah kita dalam membangun negeri sesuai dengan peran masing-masing. Mencermati perkembangan kondisi dan situasi dewasa ini, maka diharapkan PDW sebagai organisasi non politik berupa mengarahkan, memberikan wadah aktifitas bagi lansia tetap berpartisipasi dalam pembangunan. “Sebagai generasi yang telah banyak pengalaman tentu sangat dibutuhkan masukan, arahan, dan kritikan. Atas kondisi aktual yang tidak sesuai dengan cita-cita dan tujuan awal pembangunan bvangsa dan negara. Peran serta PDW sedikit banyak akan mendukung pencapaian kondisi dinamis pembangunan di Kota Tegal,” pungkasnya. (adi mulyadi)

Bukan Kendala dari halaman 3 Paguyuban Dharma Wulan (PDW). Itu mereka buktikan dengan eksistensi paguyuban dan semakin berkembangnya organisasi. PDW awalnya hanya ada di kota-kota besar saja. Namun sekarang semakin luas menjangkau keseluruh penjuru Indonesia. Ketua Umum DPP PDW Martinus Barlim Subardjo mengatakan, PDW dideklarasikan pada 1 Juni 1996. Maksud dan tujuannya adalah mengupayakan dan mendorong warga usia lanjut untuk mencapai kehidupan yang mandiri, terhormat, dan bermakna. Dengan tetap mendayagunakan kemampuan yang ada bagi diri sendiri dan sesamanya. “Biasanya orang ketika sudah tua merasa tidak lagi bermanfaat. Malah terkadang merasa menjadi sesuatu yang merepotkan orang lain. Karena harus dilayani apabila ingin melakukan sesuatu,” katanya. Perasaan seperti itu sebenarnya tidak benar. Karena buktinya orang yang usia lanjut pun masih bisa berkontribusi bagi bangsa dan negara. Jadi usia sebenarnya bukan halangan untuk tetap berkreasi dan berkiprah dalam kehidupan. “Seperti anggota PDW, pada masa mudanya banyak tidak mampu mewujudkan keinginan. Tetapi ketika masuk usia lanjut

justru keinginan tersebut bisa terpenuhi. Bahkan kontribusi terhadap negara dan bangsa semakin besar. Salah satu contohnya dengan mensejahterakan lansia-lansia lain dan yatim piatu melalui kegiatan-kegiatan organisasi,” urai dia. Dijelaskan, pemerintah menggalakan program KB. Denagn demikian apabila program tersebut sukses tidak menutup kemungkinan jumlah warga lansia akan lebih banyak dari generasi muda. Karenannya kita bertekad tetap eksis meski usia sudah tidak muda lagi. Pengalaman dan ilmu-ilmu yang kita miliki tetap kita pergunakan untuk kemajuan bangsa dan negara. “Semoga seluruh anggota PDW bersama komponen masyarakat lain bersatu memberikan yang terbaik bagi bangsa dan Negara,” pinta dia. Ketua PDW Korwil Tegal IGN Budi Rachmanto SE MM menambahkan kesemangatan para lansia ini dapat anda lihat sendiri. Dalam acara Munas VII ini, dari 54 cabang PDW se Indonesia, yang hadir 49. Dari jumlah tersebut beberap cabang diantaranya menampilkan kreatifitas para anggotanya. Seperti menampilkan tariantarian asal daerah, menyanyi, dan masih banyak lagi yang lainnya. Intinya meski diusia senja rasa semangat masih tetap membara bagaikan masih muda. “Dengan semangat dan ke-

Tolak Sedot Lemak SETAHUN berduet dengan Anang, Syahrini mengeluh karena berat badannya naik. Saat ini dara asal Bogor itu pun ingin menurunkannya. Namun Rini, demikian panggilan akrabnya, menolak jika harus sedot lemak. Ditemui saat latihan tari di United Dance Work, Jalan Bangka XI, Jakarta Selatan, Kamis (21/10), Rini mengatakan

lebih memilih diet dengan cara mengurangi makanan yang berkarbohidrat. “Aku olahraga ke kandang kuda (berkuda) tapi sekarang udah nggak ada waktu. Paling ke gym, berenang. Sebelum nyanyi aku berenang selama satu jam. Aku nggak sedot lemak, aku nggak makan karbohidrat, aku minum air putih,

makan sayur, buah dan vitamin,” papar perempuan 28 tahun itu. Program penurunan berat badan sudah dilakukan Rini sejak beberapa hari lalu. Selama itu, kondisi tubuh pelantun ‘Pusing 1/2 Mati’ itu sempat menurun. “Aku ke dokter gizi, dan katanya nggak boleh berlebihan dietnya”. (ebi/mmu)

Aksi Kawanan Jambret Menggila Lagi

Pemotongan Ternak Betina Produktif Diawasi dari halaman 3 Upaya ini sekaligus sebagai langkah mendukung swasembada daging 2014. Dijelaskannya, langkah pengawasan ini baru bisa dilaksanakan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH). Sedangkan untuk masyarakat umum, belum bisa dilaksanakan secara ketat karena keterbatasan tenaga. Belum lagi, banyak sekali jasa pemotongan hewan yang ada di Kota Tegal. ‘’Sementara ini baru penyuluhan saja kepada mereka, juga untuk masyarakat umum,’’ tambahnya.

SYAHRINI

dari halaman 3 Korban pun sempat berteriak dan mengejar dua pelaku yang kabur ke arah Jl Semeru. Saksi mata Ngadeni (45), penarik becak yang biasa mangkal di sekitar TKP, mengaku sempat melihat dua pengendara motor jenis Mega Pro menggondol tas korban. “Motor yang ditunggangi pelaku bernopol E. Pengendaranya berperawakan ceking

dan menggunakan helm tertutup,” ujarnya. Dari pengakuan korban, tas yang digondol kawanan jambret tersebut berisikan uang tunai sebesar Rp 2 juta, ponsel, ATM, dan cek BCA. Terpisah Kapolres Tegal Kota AKBP Kalingga Rendra Raharja SE melalui Kapolsekta Tegal Timur AKP Teguh Riyanto SE menyatakan upaya taktis untuk menekan terulangnya kejadian serupa telah dilakukan-

nya. “Kami menyebar personel di jam-jam rawan, utamanya jam keberangkatan dan kepulangan karyawan. Patroli keliling juga kami lakukan untuk menutup ruang gerak pelaku yang condong memilih jalur tikus usai melakukan aksinya. Dan kami himbau pada warga kota untuk lebih waspada membawa barang berharga bila mengendarai ranmor roda dua,” tegasnya. (her)

Walkot: Jangan Ragu Berinvestasi dari halaman 3 nasional yang semakin banyak juga akan memudahkan berbagai transaksi keuangan sehingga pada akhirnya nanti akan membantu kelancaran operasional. Sehingga investasi yang ada

bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Dengan demikian, masyarakat Kota Tegal akan mendapatkan nilai positif dari investasi yang masuk sehingga diharapkan mampu meningkatkan taraf kesejahteraan. Ikmal juga menghimbau kepada calon investor untuk tidak

ragu lagi untuk datang ke Kota Tegal dan jangan segan untuk melapor jika dalam proses pengurusan terdapat hal-hal di luar prosedur yang ada. “Kota Tegal memiliki potensi yang besar sehingga investor tidak perlu ragu untuk datang,” katanya. (gun)

Belum Kir, 7 Mobil Dirazia dari halaman 3 Upaya melakukan cek langsung uji kelayakan angkutan umum jenis bus AKAP maupun AKDP, travel dan elf dilakukan pihak Dishubkominfo Provinsi wilayah Tegal sebanyak dua kali dalam sebulan. Ini ditempuh untuk menengakkan disiplin awak angkutan umum terhadap administrasi buku uji yang berlaku, penertiban ijin trayek, hingga kelengkapan pendukung armada yang bermuara pada jaminan keselamatan penumpang. Ditegaskan pula, operasi uji

laik jalan ini dilakukan di empat wilayah bidikan kerjanya mulai dari Kabupaten Tegal, Kota Tegal, Brebes, dan Pemalang. “Selain melakukan pengecekan terhadap administrasi buku uji kendaraan, dalam rasia ini kami juga mencermati komponen pendukung awak armada seperti kondisi ban yang sudah gundul, hingga berfungsingya wiper atau penghapus kaca,” terangnya. Dalam operasi uji kelayakan kemarin, petugas gabungan langsung melakukan penindakan terhadap pengemudi awak

angkutan yang melanggar ketentuan laik jalan. “Bila ditemukan pengemudi mengantongi SIM dan STNK yang sudah habis masa berlakunya, langsung kami serahkan penanganannya ke Satlantas. Namun untuk pelanggaran ketentuan laik jalan, kami yang mengambil tindakan berupa tilang,” ujarnya. Razia gabungan tersebut menerjunkan 6 personel dari Dishubkominfo Provinsi, 6 dari Dishubkominfo Kota Tegal, dan diback up dua personel Satlantas Polres Tegal Kota. (her)

WASPADAI KESEMUTAN, TANGGULANGI DENGAN CARA YANG TEPAT Mudah lelah dan sering kesemutan. Itulah yang selalu dikeluhkan oleh Widiyarsih selama dua tahun terakhir ini. “Mungkin karena sering kecapekan dan jarang olahraga, jadi saya sering merasa anggota tubuh saya ini kesemutan. Saya juga tergolong orang yang mudah lelah kalau mengerjakan sesuatu, kalau sudah begitu badan terasa lemas dan kerja pun jadi nggak semangat,” jelas wanita berusia 44 tahun ini. Pada dasarnya kesemutan merupakan suatu gejala dari gangguan sistem saraf sensorik akibat rangsang listrik di sistem itu tidak tersalur secara penuh. misalnya, jalan darah tertutup akibat satu bagian tubuh tertentu ditekuk terlalu lama. Kesemutan banyak orang menganggap enteng padahal kesemutan hanyalah sebuah gejala penyakit yang mungkin saja berat, seperti diabetes meletus atau kencing manis, radang sumsum tulang belakang (myelitis), Carpal Tunnel Syndrome (CTS), Jantung, Rematik dll. Merasa khawatir dengan penyakitnya, warga Jl. Gahani Utara, Banyumanik, Semarang ini melakukan upaya agar tubuhnya tetap sehat, sejak dua bulan yang lalu, ibu dua orang anak ini rajin minum Gentong Mas, Gentong Mas adalah suplemen kesehatan yang sangat bermanfaat dan aman tanpa efek samping

karena terbuat dari herbal alami seperti Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda). Wanita yang kesehariannya bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kodya Semarang ini menjelaskan bahwa setelah seminggu rutin minum Gentong Mas, saya merasakan badannya selalu segar

dan sehat. ”Setelah mengkonsumsi Gentong Mas, tubuh saya terasa lebih segar dan fit. Aktifitas kerja di kantor dan kegiatan keseharian sebagai seorang ibu rumah tangga, dapat saya dijalani tanpa hambatan lagi.” Tuturnya. “Gentong Mas ini rasanya enak, sehingga di rumah tak hanya saya yang meminumnya, anak dan suami saya pun minum Gentong Mas.” tambah Widiyarsih.

Maka dari itu Widiyarsih ingin berbagi pengalaman ini dengan yang lain “Yaa.. Mudah-mudahan pengalaman saya ini dapat bermanfaat bagi yang lain...” tuturnya menutup perbincangan. Gentong Mas dengan Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) sebagai bahan utama terbukti sangat berkhasiat. Menurut Jeff Nugent dalam buku “Permaculture Plants (2004)” Riboflavin dan Ascorbic Acid yang dikandung Gentong Mas membantu memperlancar metabolisme dan memperkuat kekebalan tubuh. Selain itu, kandungan Phytosterol dan Hederagenin berguna untuk menormalisir kolesterol dan menjaga kekentalan darah. Meski demikian, pola hidup sehat yaitu olahraga teratur, mengurangi rokok dan banyak minum air putih perlu dijalani. Kini semakin banyak masyarakat yang semakin percaya pada suplemen-suplemen makanan herbal. Sehingga, penjualan Gentong Mas kian hari kian meningkat secara signifikan. Gentong Mas diproses tanpa bahan pengawet sehingga aman dikonsumsi. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www. gentongmas.com. Bagi anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek / toko obat terdekat atau hubungi : Tegal:081990879809, Brebes: 081225099282, Pekalongan: 028 58175543

Memulihkan Jantung, Lutut, dan Punggung Tiga tahun sebelum wawancara ini berlangsung, mertua perempuan dari Nyonya Nurul Mas’adah sering sekali merasakan sakit di dadanya. Setelah diperiksakannya ke bidan, ternyata ada semacam luka di jantungnya itu. Oleh bidan, tentu saja ia dianjurkan untuk berobat ke dokter. Tapi sang mertua ternyata tergolong ke dalam kelompok orang yang trauma untuk bertemu dokter. Ia pun menolak mentah-entah. Kebetulan, ada yang menganjurkannya untuk minum New Mandala 525 – waktu itu namanya masih MDL-525. Dan sejak itu, sampai sekarang, ia rutin

meminum kedelai bubuk instan itu. Hasilnya? Beberapa bulan kemudian ia tak pernah lagi merasakan sakit itu. Baru-baru ini, ia coba memeriksakan diri lagi ke bidan tadi. Ternyata luka itu sudah tiada. Dari pengalaman sang mertua itulah hati Nyonya Nurul kecantol pada New Mandala 525. Sejak saat itu, ia punya kebiasaan khusus dalam keluarga: Setiap bulan Ramadan selalu menyertakan segelas New Mandala 525 untuk minuman setiap anggota keluarga. Lalu, secara kebetulan, di awal 2009 lalu, punggung bagian bawah Nyonya Nurul, tepatnya di dekat pinggang, acap kali sakit.

“Munculnya kalau saya sudah lanjutnya. bekerja berat,” ujar wanita 37 Di Indonesia, penyakit tahun ini. Maka, ibu tiga anak jantung menjadi penyebab ini pun langsung ingat New kematian nomor satu, dan Mandala 525. “Saya minum secara rutin satu kali sehari,” ucapnya. Ternyata makin lama gangguan itu makin berkurang. Dan, “Sekarang sudah tidak ada lagi sama sekali,” ungkap penduduk Desa Sambiroto, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, ini saat ditemui di ujung tahun 2009 lalu. Selain itu, kedua lutut, siku, dan jemari tangan ibu rumah tangga ini dulunya sering ngilu. “Sekarang hanya di siku dan jari saja yang kadang-kadang masih ngilu,”

stroke peringkat keduanya. Selain lesitin, zat gizi pada susu kedelai yang dapat membantu pencegahan penyakit jantung adalah vitamin E. Vitamin ini mampu meremajakan kembali arteri yang sudah tua sehingga lebih elastis dan tidak terjadi pengerasan. Ishwaral Jialal, seorang peneliti di Western Medical Center, University of Texas, di Dallas, Amerika Serikat, mengatakan bahwa mengonsumsi 800 IU vitamin E setiap hari selama tiga bulan berturut-turut dapat memangkas terjadinya osksidasi kolesterol LDL, mencegah kerusakan pembuluh darah arteri, dan

mencegah penyakit jantung sebanyak 40%. Sebagaimana diketahui, zat gizi yang bisa memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak antara lain adalah protein, sejumlah asam amino, isoflavon, sejumlah vitamin, dan mineral-mineral tertentu. Dan di dalam susu kedelai senyawa-senyawa itu terkandung dalam jumlah yang signifikan untuk fungsi tersebut. New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya yang nyata dan produknya yang diolah secara higienis. Ini amat ditunjang oleh mulai tumbuhnya kesadaran

masyarakat masa kini untuk beralih ke bahan-bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. Dan bila ingin mendapatkannya, hubungi apotek/toko obat terkemuka di kota Anda, atau lewat telepon berikut ini. Distributor Jateng: 02470231987 / 081382600344. Tegal: 0283-3302323 / 08156556362. Brebes: 0283-3302323 / 08122255523. Pemalang: 0284-5800685 / 08157708854. Pekalongan: 02857983080 / 085226849284 DINKES: PIRT No. 815320503590


CMYK

JUMAT, 22 OKTOBER 2010

PEMALANG

10

RADAR TEGAL

Dindikpora Awasi Ketat DAK Rekanan Nakal Bakal Diberi Raport Merah PEMALANG – Pelaksanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2010 di Kabupaten Pemalang rupanya menjadi perhatian serius kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Dindikpora) setempat. Pasalnya, dana pembangunan untuk sarana prasarana pendidikan senilai kurang lebih 30 miliar ini, bakal diawasi ketat. Tidak hanya itu, apabila di lapangan ditemukan ada rekan nakal, akan segera dihentikan dari pekerjaannya sekaligus memberikan rapot merah kepada rekanan tersebut. ”Yang pasti kami berharap

pelaksanaan DAK tahun 2010 di Pemalang dapat berjalan dengan baik. Jika nanti dalam pelaksanaannya ditemukan ada rekanan atau pelaksana yang hasil pekerjaannya tidak sesuai aturan, maka pekerjaannya akan segera dihentikan,” kata Drs Sapadi MPd kepada Radar, Kamis (21/20) kemarin. Sapardi menjelaskan, besarnya DAK senilai kurang lebih 30 miliar itu, akan digunakan untuk SD, pembangunan ruangan perpustakaan. Sedangkan SMP untuk pembangun rehap rung kelas dengan klasifikasi rehab berat dan sedang, yang masing-masing sekolah akan mendapatkannya antara Rp 80 juta hingga Rp 120 juta. Untuk pelaksanaannya tidak melalui swakelola melainkan p e n u n j u k a n l a n g s u n g

maupun dengan sistem lelang. ”Dalam pelaksanaan DAK ini, akan kami maksimalkan, dari mulai perencanaan, proses maupun hasil pelaksanaanya di lapangan sehingga hasilnya betul-betul baik dan sesuia aturan,” paparnya. Untuk mengantisipasi munculnya permasalahan terkait dalam pelaksanaan DAK, pihaknya telah memberikan ramburambu aturan yang ada, sehingga jika nanti ada pelaksana pekerjaan yang tidak sesuai aturan pihaknya tidak ragu lagi akan memberikan sanksi tegas akan menarik dan menghentikan dari pekerjaanya. Sekaligus memberikan raport dan penilaian kepada rekanan untuk tidak mendapatkan pekerjaan-perkerjaan berikutnya. (mg1)

Tim Berkumandang Ikrar Menangkan Kun – Endang PEMALANG - Tim Berkumandang mengucap ikrar untuk memenangkan pasangan cabup-cawabup Kun-Endang. Ikrar dilakukan saat kampanye tertutup di Gedung Serba Guna Jl Jendral Sudirman, Rabu (20/ 10) lalu. Ikrar ini sebagai bentuk kebulatan tekad tim yang terdiri dari kader - kader PKS - PAN untuk terus bekerja dalam pesta demokrasi ini. Ikrar dipimpin oleh Drs Bambang Agus Rohim (BAR) Ketua DPD PAN Kabupaten Pemalang. Usai ikrar BAR berpesan agar kader - kader sepulang kampanye tertutup tersebut langsung bekerja.”Sepulang dari sini bukan berarti istirahat atau tidur, namun langsung bekerja membentuk saksi - saksi di tingkat kordes,” kata dia. Kampanye tertutup selain digembleng oleh tim Berkumandang juga diisi dengan pidato kampanye dokter Kun. Sementara pada Kamis (21/10)

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

IKRAR - Kader PKS - PAN digembleng oleh Ketua Tim Berkumandang Ikmaludin Azis sebelum mengucap ikrar di Gedung Serba Guna.

kemarin pasangan Berkumandang kembali menggelar kampanye tertutup di Hotel Moga Indah Kecamatan Moga. Kampanye ini dihadiri ratusan tokoh masyarakat dimuali pukul 13.00 WIB.

Kampanye berjalan dengan lancar meski di lluar hotel diguyur hujan ditambah adanya kampanye terbuka dari pasangan calon bupati - wakil bupati lain yang dilakukan tak jauh dari hotel tersebut. (ali)

Apresiasi Musik Yugo-Sri Hartati

CMYK

SUMITRO / RADAR PEMALANG

PIDATO – Cabup Yugo Dwijaya didampingi penyelenggara event, Jhon Peyang, menyampaikan pidatonya dalam kampanye terbuka di Stadion Jatidiri Comal, Rabu (20/10).

Secara khusus, Cabup Yugo juga akan memperjuangkan sarana anak-anak muda dalam mengembangkan diri dibidang musik. Yakni dengan mendirikan/membangun studio musik yang peruntukkannya bagi seluruh generasi muda. “Kesejahteraan seluruh masyarakat akan kami perjuangkan, termasuk bagi anak-anak muda. Insya-Allah, akan kami berikan ruang dengan mendirikan studio musik besar,” ucapnya. Anggota DPRD Kab Pemalang dari Partai Hanura Sri Jumaliyah,dalam kesempatan itu juga turut meneriakkan yelyel “Satu-Satu, Menang-Menang” untuk Cabup dan Cawabup yang diusung partainya itu. Hanya saja yel-yel yang disampaikan sebentar saja, karena selepas itu Sri Jumaliyah merapat bersama tim sukses Yugo-Sri Hartati.

Siswa Cenderung Arogan, Jadi Keprihatinan Sekolah PEMALANG – Kecenderungan siswa berperilaku arogan yang kini terjadi di lingkungan sekolah, membuat sejumlah kalangan kepala sekolah merasa prihatian. Salah satunya Kepala SD Negeri 04 Bojongnangka Sri Puji Setyawati SPd. Pihaknya mengaku sangat prihatian setelah melihat perkembangan anak sekarang ini yang cenderung berperilaku kurang sopan dan minimnya tata krama kepada setiap orang. ”Perilaku anak sekarang ini ada kecenderungan berbuat arogan akibat tontonan televisi banyaknya aksi demo,” katanya kepada Radar di ruang kerjanya, Rabu (20/10) lalu. Timbulnya rasa kekhawatir tersebut, cukup memicu dirinya selaku kepala sekolah untuk berupaya keras agar bisa membentengi para siswa-siswanya dari perilaku-perilaku yang kurang baik

Sementara itu Tim Sukses Yugo-Tati, Ripto Kucir, kepada Radar menuturkan, gelaran kampanye di Stadion Jatidiri Comal memang tidak mengerahkan massa. Karena penyelenggaraannya khusus untuk mengapresiasi anak-anak muda di Pemalang Timur. Pengerahan massa, lanjut dia, baru akan dilakukan pada Minggu (24/10) mendatang. Dimana rencananya akan dilangsungkan di Randudongkal, dengan menampilkan Raja Dangdut, H Rhoma Irama. Seperti halnya gelaran di Stadion Jatidiri, ratusan anggota Vespa Independent Pemalang (VIP), juga akan dilibatkan untuk mengawalnya dari Kota Pemalang ke Randudongkal. (cw2)

dengan memberikan pendidikan budipekerti atau tatakrama dan penanaman sikap disiplin pada anak sedini mungkin. Dia menjelaskan, penanaman sikap disiplin pada siswanya, seperti halnya upaya peningkatan displin dalam soal berpakaian dan penampilan. Upaya yang telah dilakukan diantaranya, untuk kedisiplian berpakaian, pihaknya telah memberikan fasilitas pada anak didiknya berupa pemberian topi, dasi dan kaos olah raga. Dalam soal kerapian terkait dengan penampilan, pihaknya mengundang tukang potong rambut untuk merapikan penampilan rambut para siswanya agar kelihatan rapi dan menarik. “Kami dalam upaya ini, semua guru yang ada dalam mendidik anak bukan hanya mengajak anak untuk dispilin tetapi juga harus diberi contoh. Bahkan juga memberikan fasilitas kepada anak,

sehingga anak akan sadar dengan sendirinya tanpa harus dioprak-oprak lagi,” ujar dia, seraya menambahkan, sebagai pendidikan juga harus bisa memberikan motovasi dan dorongan kepada anak didiknya sehingga anak akan dengan sindirinya menaati dan ingin berbuat yang baik seperti halnya soal displin sekolah ini. Dalam upaya menigkatkan disiplin pada anak, salah satunya yang sekarang ini sedang dilakukan adalah pemotongan rambut untuk merapikan penampilan para siswanya yaitu sebanyak 20 anak, dari siswa kelas 1 hingga kelas 6 yang rambutnya gondrong telah diperintahkan berulang kali untuk segera potong rambut di rumahnya, tetapi belum juga dilakukan. Sehingga inisiatif dewan guru dengan ijin komite sekolah dengan tujuan baik, dilakukan potong rambut di sekolah. (mg1)

Kampanye Sukses, Bendera Parpol Berkibaran PEMALANG - Pasangan Cabup - Cawabup H Sumadi Sugondo SE MM MSi - Hj Siti Sukesih dalam Pemilukada 2010 ini diusung oleh Partai Golkar. Namun saat kampanye terbuka di Lapangan Olahraga Desa Sima Kecamatan Moga, Kamis (21/10) banyak massa yang mengibar - kibarkan bendera partai politik lain, bahkan bendera Partai Golkar tidak nampak. Meski hujan turun namun kampanye tersebut tetap meriah dengan menghadirkan dalang kondang asal Tegal Ki Enthus Susmono. Massa yang datang menggunakan sepeda motor dan kendaraan angkut khas daerah selatan Pemalang, terhibur dengan tampilan dalang edan tersebut. Enthus kepada Radar mengatakan kalau dalam memanggungkan wayang tersebut memainkan cerita Lumpit dan Slenteng. Cerita ini berkisar

Sajikan Penampilan Band Bagi Anak Muda COMAL – Meski terbilang sepi massa, gelaran kampanye terbuka Yugo-Sri Hartati di Stadion Jatidiri Comal, Rabu (20/10), berlangsung cukup meriah. Kampanye yang dimulai sekitar pukul 12.00 WIB, menyuguhkan penampilan atraktif beberapa kelompok band asal Pemalang. “Waktu masuk ke sini (Stadion, red), saya bertemu ibu-ibu dan bertanya. Itu gambar calonnya ya, kok masih muda sekali,” cerita gitaris penampil, seraya menanyakan balik bahwa sudah saatnya yang muda maju untuk memimpin Pemalang. Karena tidak jamannya anakanak muda malu dan takut untuk maju ke depan. Apalagi calon yang muda, Yugo Dwijaya, mempunyai visi dan misi akan pembangunan Kab Pemalang menjadi lebih baik. Termasuk di bidang kepemudaan, yakni dengan memberikan ruang untuk berekspresi, berkreasi, serta ruang untuk menyalurkan bakatnya di bidang musik. “Jangan salah pilih, kalau ingin maju pilih nomor satu. Yugo Dwijaya-Sri Hartati,” ajaknya. Cabup Yugo Dwijaya yang datang tanpa didampingi Cawabup Sri Hartati dalam kampanyenya mengemukakan, visi dan misinya maju dalam pesta demokrasi Kab Pemalang adalah Guyup Rukun, Mbangun Desa. Visi kerakyatan ini mendasarkan pada asas kebersamaan dan gotong-royong seluruh warga untuk membangun Kab Pemalang menjadi lebih baik lagi di masa yang akan datang.

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

POTONG RAMBUT - Sejumlah siswa SD Negeri 04 Bojongnangka sedang dipotong rambutnya agar rapi sebagai upaya peningkatan disiplin anak.

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

KIBAR - Massa mengibarkan bendera parpol lain saat kampanye pasangan Sukses yang diusung Partai Golkar.

pada masalah politik uang yang seharusnya ada fairplay dalam undang-undang yang menga-

turnya. Dia menilai di Pemalang telah terjadi politik uang dan membutuhkan sanksi yang

tegas seperti yang diterapkan di daerah lain yaitu Maluku. “Perlu ada pemungutan suara ualng kalau dijumpai politik uang,” tandasnya. Sementara Cabup H Sumadi Sugondo mengatakan, hari tersebut adalah jatah dirinya untuk berkampanye secara terbuka. Diawali dnegan kegiatan di Desa Gombong Kecamatan Belik kemudian masuk ke Pasar Belik dan selanjutnya ke Lapangan Desa Sima. “Selain kegiatan di daerah selatan juga ada kegiatan pentas musik di daerah pantura yaitu di lapangan Banjardawa,” ujarnya. Terkait keberadaan bendera partai politik lain yang tidak mengusung pasangan ini, salah satu relawan Rujito mengatakan kalau hal tersebut dilakukan oleh kader partai yang menjadi relawan pasangan Sukses. “Termasuk saya adalah relawan,” tandasnya. (ali)


JUMAT, 22 OKTOBER 2010

OLAHRAGA

11

RADAR TEGAL

Torehkan Rekor di Liga Champions lagi di Liga Champions, yakni pada 12 tahun lalu. “Gol terakhir saya di Liga Champions terjadi dalam partai tandang ke Sturm Graz, 12 tahun lalu. Sehingga, saya sangat bahagia dengan gol yang saya ciptakan malam ini (kemarin dini hari, Red),” ungkap Zanetti. Zanetti juga tercatat dalam buku rekor Liga Champions atas gol yang dia lesakkan itu. Pemain yang telah membela Inter selama 15 tahun tersebut menjadi pemain tertua yang mampu mencetak gol di Liga Champions pada usia 37 tahun dan 71 hari. “Sangat menyenangkan karena saya bisa mencetak gol pada laga ke-135 di pentas Eropa. Sayang, kami sempat kehilangan konsentrasi pada laga itu. Harusnya tidak boleh terjadi, tapi yang terpenting kami menang,” bilang Zanetti. Sukses Zanetti mencetak gol tidak lepas dari kontribusi Eto’o. “Dia (Eto’o) memberikan umpan yang brilian. Saya berusaha menempatkan diri seperti yang dilakukan Diego Milito yang biasa mencetak gol seperti itu dan sukses,” lanjutnya. Javier Pujian pun meluncur Zanetti dari mulut allenatore Rafael Benitez atas golnya. Menurut dia, Zanetti BETAPA girang kapten Inter mampu menutupi sesuatu yang Milan Javier Zanetti usai keme- kurang dalam tim. Dia membenangan atas Tottenham Hot- rikan motivasi besar dengan gol spur di Liga Champions, kema- cepat yang dia ciptakan kemarin rin dini hari. Bukan hanya ka- dini hari. Sembari bercanda, mantan rena Nerazzurri -julukan Intermenang, tapi dia juga menyum- manajer Liverpool itu menyabangkan gol dan mencatat re- takan Zanetti bisa menjadi senjata rahasia kalau para strikor. Zanetti lah yang mencetak kernya mati kutu. “Ya, kami akan gol pertama Inter di pertandi- siapkan dia kalau saja Samuel ngan yang berakhir dengan Eto’o melakukan kesalahan dan skor 4-3 itu. Pemain asal Argen- Zanetti yang akan menjadi tina itu menjebol gawang Tot- striker,” ujar Benitez. Kebetulan, saat ini Inter tenham yang dikawal Heurelho Gomes di menit kedua setelah memang sedang kekurangan menerima umpan Samuel Eto’o. stok penyerang karena cederaGol yang disambut gembira nya Goran Pandev dan Diego oleh Zanetti. Wajar saja, sudah Milito. Lagipula, Zanetti dikenal lama dia tidak mencetak gol bagi sebagai pemain serbabisa. Dia Inter. Di semua ajang, kali bisa berperan sama baiknya terakhir dia menciptakan gol sebagai bek kiri, bek kanan, dan pada Februari 2008. Lebih lama gelandang. (ham)

4 Inter Milan v Tottenham Hotspur 3

NYARIS MALU

MILAN - Juara bertahan Inter Milan mengawali laga melawan Tottenham Hotspur di Giuseppe Meazza, kemarin dini hari, secara meyakinkan. Namun, jelang laga berakhir, sikap berpuas diri Inter nyaris membuat mereka menuai malu, meski tetap menang 4-3 (4-0). Nerazzurri -julukan Inter- tampil luar biasa pada babak pertama serta menghajar tamunya empat gol tanpa balas. Setelah unggul, Inter kemudian mengendurkan tekanan. Akibatnya, gawang Julio Cesar kebobolan tiga gol di babak kedua. “Ini kemenangan penting, tapi kami harus belajar dari kesalahan yang kami buat. Kami terlalu santai pada babak kedua dan kami tidak boleh lagi melakukan hal yang sama di masa mendatang,” ucap Rafael Benitez, pelatih Inter. Dengan kemenangan itu membuat Inter meneguhkan kuasanya di grup A Liga Champions dengan koleksi tujuh poin dari dua kemenangan dan satu seri. Tottenham harus rela berada di peringkat kedua dengan mengemas empat poin. Inter mengawali laga dengan fantastis. Baru dua menit laga berjalan il capitano Javier Zanetti sudah membawa mereka unggul satu gol. Inter kian menggila setelah kiper Tottenham Heurelho Gomes diusir keluar lapangan karena mengganjal Jonathan Biabiany. Bukan hanya kartu merah, karena terjadi di area penalti, sanksi penalti juga dijatuhkan pada menit kedelapan. Striker Inter asal Kamerun Samuel Eto’o yang dipercaya sebagai eksekutor mampu melakoni tugasnya dengan baik di menit ke-11. Hanya berselang tiga menit, Dejan Stankovic menambah keunggulan Inter menjadi 3-0. Itu belum berakhir. Pesta gol Inter masih berlanjut dengan gol kedua Eto’o pada menit ke-35. Keunggulan 40 yang membuat mereka menyakini laga sudah berakhir.

“Babak pertama yang luar biasa dan kami memang pantas. Namun, di babak kedua kami mulai melambat dan kurang berjuang. Kami melakukan kesalahan besar lantaran berpikir bahwa laga sudah selesai,” bilang Philippe Countinho, winger Inter. Merasa sudah unggul, Inter mengendurkan pressing, akibatnya Gareth Bale memanfaatkannya dengan melesakkan tiga gol dalam durasi waktu 38 menit. Semua golnya terjadi pada posisi dan proses yang nyaris sama pada menit ke52, 90, dan injury time. Memang gagal menyelamatkan diri dari kekalahan, tapi gol itu bikin kepercayaan diri Tottenham berlipat sebelum menjamu Inter di White Hart Lane, 2 November nanti. “Kami banyak belajar dan yakin bisa mengalahkan mereka di kandang,” kata Bale. Kemenangan atas Spurs -julukan Tottenham- harus dibayar mahal. Itu tidak lepas dari cedera yang menerpa Dejan Stankovic. Gelandang serang asal Serbia itu harus ditarik keluar dan digantikan Davide Santon pada menit ke-50. Situasi yang menyulitkan bagi Inter yang akan melakoni pertandingan berikutnya kontra Sampdoria pada pekan kedelapan Serie A (24/10). Sebab, sebelumnya daftar cedera Inter sudah sangat panjang. “Ini waktu yang buruk untuk cedera,” keluh Stankovic. “Ini cedera yang sama dengan yang saya peroleh Januari lalu. Saya merasakan sakit yang luar biasa di betis. Mengalami cedera seperti ini dan di saat saya berlari sendiri, jelas memalukan bagi saya. Ini mimpi buruk,” ucap Stankovic. (ham)

QPR Bantah Dekati Lippi LONDON - Sukses Queen mengantar Gli Azzurri menjadi Park Rangers (QPR) memper- juara. tahankan puncak klasemen The Lippi memang gagal memperChampionship membuat Flavio tahankan prestasi empat tahun Briatore sangat optimistis klub lalu di Piala Dunia 2010. Setelah miliknya segera promosi ke Pre- itu, dia menganggur total. Namier League. Owner klub yang mun, catatan itu tidak mengsebelumnya dikenal sebagai urunkan minat Briatore kepada bos tim Formula 1 Renault itu pelatih 62 tahun tersebut. “Lipberniat menyewa tenaga Mar- pi adalah pelatih impian klub cello Lippi sebagai pelatih jika manapun,” tegas pria asal Italia QPR benar-benar naik kasta. tersebut. Saat ini, posisi klub yang Namun, manajemen QPR bermarkas di Loftus Road itu buru-buru menjelaskan bahwa memang cukup nyaman. Mere- pernyataan Briatore bukan ka mengumpulkan 28 poin dari berarti tawaran resmi kepada 12 laga, dan belum pernah Lippi. Menurut mereka, ucapan kalah. Liga memang masih sang bos hanya bersifat pengsangat jauh. Tapi sejauh ini QPR andaian. Apalagi, mereka tidak yang dibesut Neil Warnock bisa pernah berniat mengakhiri menjaga konsistensi. kerjasama dengan Warnock. “Bernie Ecclestone (co-own“Spekulasi yang berkembang er QPR lainnya) dan saya punya di media saat ini sangat meng70 persen khawatirkan kami. Banyak yang saham di mengira bahwa kami akan beklub ini. nar-benar mengontak Marcello K a l a u Lippi,” papar juru bicara QPR. QPR pro“Segala rumor yang berkaitan mosi ke dengan Lippi sama sekali tidak Premier berdasar,” lanjutnya. (na) League, tentu kami punya mimpi untuk membuat tim ini berbicara banyak,” papar Briatore. “Dan mimpi itu adalah menyewa Marcello Lippi sebagai pelatih,” imbuhnya. Ecclestone sangat terkesan dengan pencapaian Lippi. Pelatih yang hobi menghisap cerutu itu pernah sukses menangani tim mana pun. Dia mengumpulkan lima gelar Serie A bersama Juventus, dan satu Coppa Italia bersam Inter Milan. Ketika menangani timnas Italia di periode Marcello Lippi pertama, Lippi sukses

CMYK

Samuel Eto’o Spurs Tegaskan Status Gareth Bale Not for Sale HAT-TRICK yang dilesakkan Gareth Bale ke gawang Inter Milan di ajang Liga Champions, kemarin dini hari, membuat mata peminatnya makin terbelalak. Namun, buru-buru Tottenham Hotspur menegaskan sang pemain berstatus not for sale. Lagipula, Bale sendiri sudah menegaskan dia ingin bertahan. Dengan begitu, Real Madrid, Juventus, dan Manchester City masih harus gigit jari. “Saya tak melihat tim lain di benak saya selain Spurs (julukan Tottenham, red),” kata Bale. Pemain yang piawai berposisi sebagai bek dan winger kiri itu betah di White Hart Lane, markas Tottenham. “Saya tak pernah berpikir tentang klub di Spanyol, Italia, atau bahkan di Inggris. Saya bahagia di Tottenham,” ujar pemain timnas Wales itu. Bale tidak peduli bila hat-trick yang dia lesakkan itu membuat makin banyak klub yang berminat, termasuk Inter. Tanpa ragu, pelatih Inter Rafael Benitez melemparkan pujian kepada Bale. Kebetulan, Benitez butuh tenaga baru di bek kiri.

GIUSEPPE CACACE/AFP PHOTO

LEWATI - Bek Tottenham Hotspur Gareth Bale (kanan) melewati hadangan bek Inter Milan Adrian Samuel (kanan) pada putaran Liga Champions di Stadin San Siro Milan, (20/10).

Namun, Bale lebih sibuk memikirkan kekecewaan karena kalah dari Inter 3-4. “Kami bermain buruk sepanjang babak pertama dan bikin lawan dengan bebas mengobrak-abrik per-

tahanan kami. Harusnya kami bisa lebih waspada,” ketus Bale. Karena itu, meski mencetak hat-trick, Bale urung berselebrasi. “Saya tidak berpikir banyak. Yang saya pikirkan, segera

kembali bermain dan saya kembali mencetak gol. Sayang, waktu yang kami miliki tidak cukup,” bilang Bale. Seusai mencetak gol, Bale selalu melakukan hal yang

sama, yakni dia mengambil bola dari gawang lawan dan kemudian membawanya ke titik tengah lapangan. Tak ada selebrasi. Kecuali gol ketiga, dia tos dengan bek tengah Sebastian Bassong. Terkait dengan ketertarikan sejumlah klub terhadap Bale, manajer Tottenham Harry Redknapp dengan tegas menolaknya. “Tottenham adalah klub yang terus maju dan tidak bakalan menjual pemain terbaiknya,” ujar Redknapp. “Jika kami menjual Gareth Bale, maka kami menunjukkan sinyal yang salah. Dia adalah pemain yang berkembang bersama klub ini. Bila kami bisa menjadi klub yang reguler tampil di Liga Champions, maka dia akan jadi bagian penting,” kata Radknapp. Lebih istimewa lagi, Bale adalah sosok pemain yang bisa berperan di dua posisi. “Dia terus berkembang. Kami belum tahu, dia adalah bek kiri atau winger kiri. Sebab, dia menjalankan keduanya dengan baik,” ungkap mantan pelatih Portsmouth itu. (ham)


ALL SPORTS

12

JUMAT 22 OKTOBER 2010

RADAR TEGAL

1 MANCHESTER UNITED V BURSASPOR 0

BUKAN FAKTOR ROONEY MANCHESTER - Penggawa Manchester United menjamu Bursaspor dalam matchday ketiga Liga Champions dini hari kemarin dengan penuh beban. Spekulasi kepindahan bomber Wayne Rooney menjadi penyebabnya. Dalam kondisi itu, mereka hanya bisa menang tipis 1-0 atas sang tamu berkat gol cepat Nani di menit ketujuh. Meski skornya cukup minimalis, manajer Sir Alex Ferguson menyatakan puas dengan kemenangan kemarin. Sebab, dia sengaja tidak menerjunkan kekuatan terbaik. Selain Rooney, pelatih asal Skotlandia itu mengistirahatkan pilar lain semacam Rio Ferdinand, Dimitar Berbatov, dan kiper utama Edwin van der Sar. United juga mendominasi sepanjang pertandingan. “Kami mestinya bisa lebih menekan mereka (Bursaspor, Red). Tapi saya pikir anak-anak menjalankan tugas dengan baik, kalau dilihat dari intensitas serangan kami,” jelas Ferguson. “Kami m e n dominasi seluruh laga. Bursaspor hanya mendapai satu tendangan ke gawang dalam dua atau tiga menit pertandingan. Dan saya yakin mereka tidak akan bisa mencetak gol dengan cara i t u .

Konsentrasi pertahanan kami sangat bagus,” lanjut dia. Ferguson memutuskan untuk memarkir Rooney hanya beberapa jam sebelum pertandingan. Spekulasi pun mere-

bak bahwa dia sengaja menghukum bekas striker Everton tersebut. Saat itu, Rooney memang baru merilis komentar bahwa United sudah tidak punya ambisi untuk merebut gelar, dan tidak lagi menarik bintang-bintang besar dunia. Namun, Ferguson menegaskan bahwa Rooney mengalami cedera engkel di sesi latihan terakhir. Pelatih 68 tahun itu menampik bahwa kemenangan dengan skor tipis itu disebabkan oleh absennya Rooney. Dia juga tidak senang dengan anggapan bahwa konsentrasi pemainnya terganggu oleh saga transfer yang menyerang striker 24 tahun tersebut. Sebaliknya, menurut Ferguson penampilan Bursaspor cukup solid. “Saya tidak ingin absennya dia (Rooney) dikaitkan dengan hasil laga kali ini. Saya juga tak mau kasus dia berkembang menjadi saga yang heboh,” tutur Ferguson. “Mari kita menyoroti penampilan Nani yang sangat bagus,” lanjutnya santai. Di sisi lain, kubu Bursaspor menyesali kekalahan ini. Mereka memang hanya sedikit mendapat peluang di depan gawang Thomas Kuszczak. Namun, tim yang berstatus debutan di Liga Champions itu berharap bisa mencuri poin dari hasil imbang tanpa gol. Pelatih Ertugrul Saglam menyebut cedera beberapa pilarnya sebagai kambing hitam. Kemarin, Bursaspor memang kehilangan dua bek tengahnya, Milan Stepanov dan Ali Tandogan, yang out di babak kedua akibat cedera. “Cedera mereka sangat buruk efeknya buat kami. Kalau kami tidak dipaksa mengganti dua pemain penting itu, kami bisa memberikan tekanan yang lebih besar kepada United,” keluh Saglam. “Permainan kami juga kurang kreatif. Kami gagal memanfaatkan absennya Wayne Rooney,” lanjutnya. Bursaspor belum menuai sebiji poin pun dari tiga laga. Namun, mereka diuntungkan karena dua dari tiga matchday tersisa mereka bakal bermain di kandang sendiri. Yakni melawan United (2/11) dan Rangers (7/12). Saglam mengincar finis di tempat ketiga klasemen akhir supaya bisa masuk babak 32 besar Europa League. “Bursaspor sudah 14 tahun tidak berkompetisi di Eropa. Kami sedang mencoba mengumpulkan kekuatan untuk berjuang di level teratas. Kebanyakan pemain kami juga berstatus debutan di Liga Champions,” papar Saglam. “Mereka sangat tidak berpengalaman, dan itu menjadi handicap tersendiri buat kami,” lanjutnya. (na)

Posisi Puel Semakin Aman

NANI

PARIS - Buruknya performa Lyon di kompetisi domestik membuat kursi Claude Puel memanas. Namun, seiring sukses Lisandro Lopes dkk menyapu sembilan poin pertama di Liga Champions, posisi dia berangsur aman. Dini hari kemarin, mereka memetik kemenangan ketiga atas Benfica dengan skor 2-0. Victory di Stade de Gerland kemarin tidak hanya berpeluang meloloskan Puel dari ancaman pemecatan. Yang lebih penting, pemain kembali menaruh kepercayaan penuh kepada pelatih 49 tahun tersebut. Kalau biasanya Lisandro dkk mengeluhkan metode latihan Puel yang sangat menguras tenaga, kemarin mereka memuji kreativitas sang pelatih. “Saya mulai melihat wajahwajah yang

tersenyum lagi. Kami harus terus melangkah, memanfaatkan momen kebangkitan sebaik mungkin. Tim ini punya banyak ambisi untuk meraih gelar,” papar Puel. Jimmy Briand menjadi bintang Les Gones -sebutan Lyon- dalam laga kemarin. Dia membawa Lyon unggul di menit ke-21 setelah menyambar umpan Michel Bastos. Lisandro menggandakan keunggulan tuan rumah setengah jam kemudian. Lyon makin leluasa mengacak-acak lini tengah tim tamu setelah Benfica kehilangan gelandang Nicolas Gaitan yang mendapatkan kartu kuning kedua di menit ke-43. Dengan kemenangan itu, Lyon hanya perlu memetik tiga angka lagi untuk menyegel tiket ke 16 besar. Kondisi itu sangat bertolak belakang dengan di Ligue 1, di mana Lyon baru mengemas 11 poin dari sembilan laga. Karena itu, mereka sangat bersemangat memburu tiga poin penuh ketika bertamu ke Arles Avignon Sabtu malam mendatang (23/10). “Victory ini membuat atmosfer di ruang ganti semakin kondusif, dan memberikan harapan bagus hingga akhir musim,” terang Anthony Reveillere, bek Les Gones. (na)

Gol Raul Samai Rekor Muller GELSERKIRCHEN - Raul Gonzalez belum habis. Striker 33 tahun itu membukakan asa bagi Schalke 04 untuk lolos ka babak kedua Liga Champions. Dia menyumbang dua gol saat Schalke mengalahkan Hapoel Tel Avi 3-1 di Veltins Arena dini hari kemarin (21/10). Berkat victory tersebut, Die Knappen sebutan Schalke- merangsek ke posisi kedua klasemen sementara Grup B. Raul sudah membuka skor Schalke kala laga baru berjalan tiga menit. Dia menggandakan keunggulan timnya pada menit ke-58. Mantan bintang Atletico Madrid Jose Jurado menggenapi kemenangan timnya sepuluh menit berselang. Sementara gol hiburan tim tamu dicetak oleh Etey Schechter beberapa saat jelang laga usai. Bagi Raul, dua gol ke gawang Hapoel mengantarnya mengukir sejarah. Dia menyamai rekor gol kompetisi Eropa yang disandang Gerd Muller, yakni 69 gol. Sebelumnya laga ini, bekas bintang Real Madrid itu sudah memegang gelar sebagai top scorer Liga Champions sepanjang masa dengan 66 gol. Sebagai pemain yang masih aktif, Raul juga sangat berpotensi melampaui capaian Muller. “Senang sekali bisa mencetak dua gol malam ini. Bermain di Liga Champions selalu spesial buat saya. Tapi tetap saja, saya kaget juga sudah mengumpulkan gol sebanyak itu di liga yang fantastis ini,” papar Raul. “Kami semua sangat gembira, tapi harus tetap konsentrasi untuk laga selanjutnya,” imbuh dia. Dua gol itu juga merupakan kontribusi Raul yang pertama buat Schalke di Liga Champions. Pelatih Felix Magath pun percaya, dia bisa membantu Die Knappen lolos ke 16 besar. “Buat Raul, dan buat kami, dua gol itu sangat melegakan. Dia sudah lama menjadi sorotan karena belum menyumbang gol buat kami di kompetisi Eropa. Malam ini (kemarin, Red), senang sekali melihat betapa kuatnya Raul di depan gawang,” papar Magath. “Ini memberikan kepercayaan diri buat menghadapi tiga match-

Raul Gonzalez day mendatang,” lanjutnya. Selain Raul dan Jurado, Klaas-Jan Huntelaar juga menjadi kunci kemenangan Schalke. Meski tidak mencatatkan namanya di papan skor, striker timnas Belanda itu punya andil besar dalam proses terjadinya dua gol Raul. Kedua gol itu berasal dari assist Huntelaar. Kemenangan ini membuat

penggawa Schalke makin percaya diri menghadapi kompetisi Bundesliga. Mereka langsung memasang target menang saat melawat ke kandang Eintracht Frankfurt Sabtu mendatang, demi mentas dari zona degradasi. “Kami ingin mencapai papan tengah sebelum libur Natal. So, kami harus menang di setiap laga,” tegas Magath. (na)

Gol Datang, Pupus Rencana Hengkang MUNCHEN - Mario Gomez meneruskan tren positifnya bersama Bayern Munchen. Gomez ikut mencetak satu gol ketika Bayern menaklukkan CFR Cluj 3-2 di Allianz Arena kemarin dini hari WIB. Itu adalah gol keempat Gomez dalam dua laga terakhirnya bersama FC Hollywood -sebutan Bayern-. Gomez merupakan satu-satunya pemain Bayern yang mampu membobol gawang Cluj. Sebab, selain golnya yang tercipta pada menit ke77, dua gol lain FC Hollywood lahir gara-gara bunuh diri pemain lawan. Masing-masing Cadu pada menit ke-32 dan Cristian Panin (37'). Ketiga gol itu memupus asa Cluj yang sempat mengejutkan publik tuan rumah setelah leading pada menit ke-28 melalui Cadu. Satu gol Cluj lainnya lahir empat menit jelang bubaran melalui Emmanuel Culio. “Saya puas kembali mendapat kepercayaan bermain dan mencetak gol. Momen seperti itulah yang memang saya tunggu,” kata Gomez seusai pertandingan. “Kondisi ini sungguh sangat berbeda dengan beberapa bulan lalu karena saya nyaris meninggalkan klub,” tambah pemain berjuluk Super Mario itu. Gomez nyaris hengkang ke Liverpool sebagai pemain pinjaman selama semusim di awal musim ini. Berstatus pemain termahal Jerman (Rp 434 miliar) ketika digaet dari VfB Stuttgart pada pertengahan 2008, Gomez tidak memberikan kontribusi berarti. “Saya berbicara dengan pelatih

Bayern Louis van Gaal tentang keinginan dipinjamkan ke klub lain. Tujuannya agar saya bisa menemukan kepercayaan diri saya lagi ketika kembali ke Bayern,” tutur Gomez. Kini, keinginan hengkang tak ada lagi dalam benaknya. Apalagi, setelah Van Gaal memberinya garansi untuk tetap mema-

inkannya. “Pelatih mengatakan saya masih punya banyak kesempatan di Bayern,” imbuhanya. (dns/bas)

Mario Gomez


ALL SPORTS

JUMAT 22 OKTOBER 2010

13

RADAR TEGAL

2 Arema Indonesia Vs Persijap 0

BUYARKAN SKENARIO

Pierre Njanka

Bakal Full Team di Surajaya MALANG - Penampilan Arema saat menjamu Persijap di Stadion Kanjuruhan (20/10) tak sebagus menjamu Persibo (17/10). Selain penetrasi serangan yang lemah, pemain juga mudah terpancing emosi. Akibatnya pola main yang dijalankan anak asuh Miroslav Janu terkesan sporadis, tak tersusun sesuai rencana. Salah satu fator buruknya permainan Arema ini karena tidak semua pemain bisa tampil. Pierre Njanka yang biasanya menjadi benteng pertahanan plus pemberi komando pada rekannya absen lantaran akumulasi kartu kuning. Begitu pula dengan Leonard Tupamahu yang menjadi palang pintu juga absen karena izin menikah di Jakarta. Praktis tak banyak pilihan bagi pelatih Miroslav Janu. Namun kondisi ini tak akan terjadi saat Arema tampil di kandang Persela Lamongan (24/10). Dalam laga di Stadion Surajaya nanti, tidak ada satu pun pemain yang absen (full team). Pierre Njanka dan Leonard Tupahamu juga sudah bisa turun. Termasuk Dendi Santoso dan Achmad Bustomi yang sempat disimpan saat menjamu Persijap. “Ya saya sudah siap untuk menghadapi Persela. Dan, kami ingin menang lawan Persela,” kata Njanka seusai latihan di Stadion Gajayana kemarin.

Siap tampilnya semua pemain ini membuat Janu punya banyak opsi untuk menyusun kerangka tim. Di lini belakang, Janu bisa memasang Pierre Njanka kembali duet dengan Tupamahu atau Purwaka dan Waluyo. Sebab dua nama terakhir juga tampil apik kala menjamu Persijap. Bagi Janu, siapapun pemain yang diturunkan nanti, ia selalu wanti-wanti agar pemainnya tak meremehkan Persela. Pemain diharapkan sudah bisa melupakan euforia tiga kemenangan beruntun dari Bontang FC, Persibo, dan Persijap. Pemain harus fokus menghadapi laga lawan Persela. Ini menilik pada laga di kompetisi super league musim lalu, Arema kalah satu gol di kandang Persela. Ini artinya tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu bisa mengubur mimpi Arema mencuri poin di Stadion Surajaya. “Ya mudah-mudahan semua kondisi pemain kami tetap baik. Tidak ada yang cedera,” kata Janu kemarin. Belajar dari permainan lawan Persijap lalu, ia sudah banyak melakukan evaluasi. Dalam latihan di Stadion Gajayana kemarin misalnya, pemain yang tampil menjamu Persijap hanya berlatih ringan. Mereka hanya diberi materi relaksasi. Sementara pemain cadangan diberi menu latihan speed juga berlatih tendangan ke gawang. (gus/abm/ko)

Divisi Utama, Persis Gantikan PSDS JAKARTA - Setelah tertunda beberapa kali, hari ini PT Liga Indonesia akan merilis pembagian grup dan jadwal Divisi Utama musim 2010/2011. Seperti rencana semula Divisi Utama akan dibagi menjadi tiga grup dan diikuti oleh 39 tim. Satu grup akan diisi oleh 13 tim. “Bagaimanapun situasinya Jumat besok (hari ini, Red), grouping jadwal akan kami rilis,” ujar Joko Driyono, CEO PT LI kemarin (21/10). “Seminggu setelah dirilis kami akan meminta saran dan masukan dari tim-tim peserta dan stasiun televisi pemegang hak siar untuk penyempurnaan,” sambung Joko. Jadwal Divisi Utama bisa rampung setelah persoalan yang melibatkan tiga klub peserta, yaitu Persebaya Surabaya, Persitara Jakarta Utara, dan PSDS Deli Serdang beres. Persebaya dan Persitara yang awalnya dilanda tarik ulur karena persoalan internal dengan adanya Liga Primer Indonesia (LPI) akhirnya ikut serta dalam Divisi Utama musim depan. Persebaya diwakili oleh tim kubu Wishnu Wardhana. Lalu siapa yang akan menggantikan posisi PSDS yang menyatakan mundur karena persoalan dana ? Sumber internal PT LI menyebut jika Persis Solo yang akan dikatrol untuk naik kembali ke Divisi Utama. Sementara itu, Persitara bernasib sama dengan Persebaya. Tim berjuluk Laskar si Pitung itu terpecah jadi dua. Satu tim rencananya akan bergabung dengan LPI dan satu lainnya ikut Divisi Utama. “Kami putuskan untuk mempersiapkan tim bermain di Divisi

CMYK

Utama, meskipun tim yang ikut di LPI juga ada dan tetap mendaftar,” kata Sutrisno, sekretaris Pengcab PSSI Jakarta Utara. Sutrisno mengatakan, keputusan Pengcab yang melakukan pendaftaran ke PT LI untuk ikut Divisi Utama dilakukan dengan pertimbangan matang. “Kami telah mengadakan pertemuan. Kami tidak mau ada masalah dengan PSSI,” ujarnya beralasan. Tapi, pria yang akrab disapa Pak Haji itu mengakui jika pihaknya tidak memiliki kekuatan finansial untuk mendukung eksistensi tim Persitara di ajang Divisi Utama. Namun, ada pihak lain yang bersedia men-support pendanaan.? Akhirnya kami menerima tawaran itu,? ungkapnya. Sayang, Sutrisono tida bersedia mengungkap siapa pihak lain yang dimaksud tersebut. Dia menegaskan jika tim yang disiapkan untuk tampil di Divisi Utama bukanlah tim Persitara yang sedang latihan di Stadion Tugu Jakarta Utara. “Kami akan ambil dari kompetisi internal Persitara,” jelasnya. Seperti diketahui, dualisme memang terjadi di Persitara. Pengcab secara mengejutkan mendaftarkan diri ke PSSI dan confirm mengikuti kompetisi Divisi Utama. Sementara pengelola Persitara, Effendi Anas, memastikan ikut LPI. Apesnya, pihak Persitara belum menerima bantuan anggaran seperti yang dijanjikan oleh pihak LPI. Saat menanti anggaran untuk mengarungi LPI, Pengcab PSSI Jakarta Utara mendaftarkan diri ke PT LI untuk ikut Divisi Utama. (ali/tom)

KEPANJEN - Asa Arema Indonesia untuk menghuni puncak klasemen sementara kompetisi super league kandas. Meski berhasil menang di laga home kedua menjamu Persijap Jepara dengan skor 2-0 (1-0), tapi di laga lainnya, Persipura Jayapura juga berhasil menang atas Bontang FC dengan skor 8-1. Raihan tiga poin atas anak didik Suimin Diharja ini membuat posisi Arema menjadi runner up di puncak klasemen dengan sembilan poin dari empat kali main. Tim berlogo kepala singa ini masih tertinggal satu poin dengan Persipura yang memiliki 10 poin dari empat kali main. Gelandang asal Uruguay Esteban Guillen membuka keunggulan Arema lewat golnya yang dicetak menit 17. Mantan pemain PSMS Medan ini mencetak gol cantik dari sisi kanan pertahanan Persijap, karena Esteban mampu menempatkan bola di sisi pojok gawang yang dikawal Danang Wihatmoko. M. Ridhuan berhasil menggandakan keunggulan Arema di menit ke 68. Meski berhasil menang dengan skor 2-0, permainan M. Noh Alam Shah dan kawankawan terlihat menurun dibandingan saat menghadapi Persibo. Menghadapi Persibo, pemain Arema bermain dengan determinasi tinggi dan mengandalkan kecepatan. Head coach Arema Miroslav Janu menilai permainan anak asuhnya memang berbeda saat melawan Persibo. Karena pola permainan yang diterapkan

pemain Persijap berbeda dengan Persibo. “Persijap bermain defensif. Hal ini membuat pemainnya kesulitan dalam melakukan kombinasi serangan,” kata Janu seusai pertandingan kemarin. Hal ini berbeda saat melawan Persibo yang bermain terbuka. Permainan ini membuat pemain Arema juga bermain terbuka, sehingga melahirkan empat gol. Namun di pertandingan kemarin, Janu mengaku puas dengan permainan timnya. Sebab, menghadapi anak didik Suimin Diharja, dirinya melakukan banyak rotasi pemain. Di lini belakang, Janu menurunkan duet stoper baru, yakni Purwaka Yudhi dan Waluyo. Mereka menggantikan Pierre Njanka yang absen lantaran akumulasi kartu kuning serta Leonard Tupamahu yang izin menikah di Jakarta. “Duet Purwaka dan Waluyo bermain bagus,” kata Janu. Sementara itu, Suimin Diharja mengatakan Arema layak menang atas timnya. Sebab, pemain Arema mampu bermain maksimal dengan tampil menyerang. Di pertandingan kemarin, rencananya tim berjuluk Laskar Kalinyamat -julukan Persijap- akan bermain bertahan total hingga menit ke 70. Hanya saja skenario itu gagal, karena Esteban mampu mencetak gol pertama pada menit ke 17. “Gol Esteban membuat rencana kami buyar. Tapi jika kami tidak kebobolan hingga menit ke 70, mungkin kans kami untuk curi poin sangat besar,” kata Suimin. (gus/ziz)

Putaran II Mulai 28 Oktober

Christiano Lopes

Recovery, Hindari Latihan Fisik SIDOARJO - Kekalahan dalam laga away pertama tidak membuat semangat Delta Putra Sidoarjo (Deltras) surut. Ferry Aman Saragih dkk mulai melakukan recovery untuk persiapan melawan Persema Malang, Minggu besok (24/10). “Kami harus terus menjaga kondisi pemain, paling tidak stamina mereka tidak mengalami penurunan. Apalagi, lawan yang akan kami hadapi nanti tidak kalah berat dengan lawanlawan yang lain,” jelas Mustaqim, pelatih Deltras, kermarin (21/10). Dalam latihan kemarin, Mustaqim tidak memberikan latihan khusus untuk meningkatkan fisik pemain. Ferry Aman Saragih dkk hanya dinistruksikan untuk melakukan sprint dengan kecepatan yang telah ditentukan. Tujuan dari latihan tersebut, lanjut Mustaqim, agar mental para pemain yang telah terkuras dalam dua kali pertandingan away bisa pulih kembali. Ya, The Lobster -julukan Deltras- baru saja menjalani laga away pertamanya, yakni bertandang ke markas PSPS Pekanbaru (16/10), dan Persija Jakarta (19/10). “Kompetisi sudah berjalan. Jadi, kami sudah tidak bisa memberikan latihan fisik bagi para pemain. Hanya saja, saya berharap para pemain bisa

Andi Oddang

memahami kewajibannya untuk tetap menjaga kebugaran secara sendiri-sendiri. Sebab, semua pemain dalam tim ini harus siap untuk bertanding, kapan dan dimanapun,” jelas mantan ujung tombak Persebaya ini. Dalam latihan terebut, Sutikno yang mengalami cedera engkel saat Deltras melawan Persib Bandung (2/10) mulai sembuh. Pada latihan tersebut dia sudah bergabung bersama pemain Deltras yang lain. Sebelumnya, Sutikno hanya berlatih ringan diluar lapangan. Dia berharap bisa membela Deltras saat melawan Persema nanti. “Lihat saja nanti, tapi saya berharap bisa turun dalam pertandingan itu (lawan Persema,Red),” jelas Sutikno singkat. Hanya saja, ada yang kurang dalam latihan Deltras, tiga pemain asing asal Brazil Marcio Souza, Danilo Fernando, dan Cristiano Lopes tidak terlihat. Menurut kabar, ketiga pemain tersebut sedang berada di Singapura untuk mengurusi perpanjangan ijin tinggal sementara di Indonesia. “Tapi, paling besok (hari ini, Red) mereka sudah bisa bergabung. Sebab, untuk pengurusan surat itu tidak membutuhkan waktu yang lama,” tutur Mustaqim. (dik)

JAKARTA - Badan Liga Amatir Indonesia (BLAI) PSSI merilis pembagian grup dan draf jadwal pertandingan putaran II kompetisi Divisi I Liga Indonesia XVI-2010. Grouping dan jadwal pertandingan ini sudah disampaikan pada ke-24 kontestan putaran II. Putaran II Divisi I ini dijadwalkan akan mulai digeber pada Kamis, 28 Oktober mendatang. Kecuali untuk grup Biak yang dilangsungkan mulai Sabtu. Putaran II kompetisi Divisi I dibagi menjadi enam grup. Masing-masing grup diisi empat peserta. Penyusunan grup dilakukan berdasarkan aspek geografis atau kesamaan wilayah. Karena itu, empat tim yang berasal dari zone Sumatera, yakni PS Siak, PSP Padang, PSBL Langsa dan PS Gayo

Luwes, ditempatkan dalam satu grup. Khusus untuk grup ini, BLAI masih menunggu konfirmasi kesediaan tim yang siap menjadi tuan rumah. Dua tim dari zone Sumatera lainnya, yakni Persas Sabang dan Madina Medan Jaya, bergabung dengan dua tim dari zone Jawa yakni tuan rumah Persitema Temanggung dan Persip Kota Pekalongan. Satu-satunya tim asal Jabar yang lolos ke putaran II, Pesik Kuningan, akan berlaga di Madiun bergabung bersama tuan rumah Madiun Putra FC, Persik Kendal dan PSBK Blitar. Tim Blitar adalah juara penyisihan putaran I dengan mengungguli Pesik Kuningan. Dengan demikian, Pesik berkesempatan melakukan revans. Sementara itu, Persewon

Wondama dari Papua Barat, mendapat tantangan berat. Mereka harus berjuang keras untuk menyisihkan tiga wakil Jatim di penyisihan grup putaran II. Persewon bergabung dengan tuan rumah Persewangi Banyuwangi, Persid Jember, dan Persepam Pamekasan. Delapan tim lainnya akan bertanding di Sinjai, Sulsel dan Biak, Papua. Grup Sinjai terdiri dari Persepar Palangkaraya, KSB Sumbawa Barat, Persebi Kabupaten Bima, dan tuan rumah Persin Sinjai. Sermentara itu, tim-tim yang berlaga di Biak adalah Persigubin Gunung Bintang, Persipal Palu, Persbul Buol dan tuan rumah PSBS Biak. “Kami berharap putaran II tanpa insiden yang mencederai sportifitas,” ujar Syauqi Suratno, sekretaris BLAI. (ali)

RAHASIA MENYENANGKAN ISTRI


JUMAT 22 OKTOBER 2010

JATENG

17

RADAR TEGAL

BATANG Menculik Gadis, Terdakwa Disemprot Jaksa BATANG - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Batang, Sopiah SH, terpaksa menyemprot Wawan Egi Febriyanto. Terdakwa kasus penculikan dan pemerkosaan terhadap seorang gadis yang masih berumur 14 tahun. Karena berbelit-belit saat memberikan keterangan dalam persidangan di Pengadilan Negeri Batang, Kamis (21/10) kemarin. Tindakan JPU tersebut didasari atas berbedanya keterangan yang disampaikan remaja 19 tahun, asal Dukuh Banjaran Rt 12 Rw 3 Desa Semampir Kecamatan Reban Kabupaten Batang itu. Dengan keterangan yang ada dalam dakwaan, maupun keterangan dari korban saat dihadirkan sebagai saksi pada sidang sebelumnya. Bahkan, kepada Majelis Hakim maupun JPU, Wawan sempat memberikan keterangan yang berbeda dengan fakta yang terjadi. Padahal apa yang tercantum dalam dakwaan tersebut adalah sesuai dengan berita acara pemeriksaan (BAP), yang disampaikan dan ditandatanganinya saat menjalani penyidikan di Kepolisian. Setelah sidang sempat berlangsung tegang, Wawan akhirnya bersedia mengakui perbuatannya. Setelah JPU berniat memanggil petugas penyidik dari Polres Batang, guna mengkonfrontir ketidakpengakuannya itu dengan pihak penyidik. Kepada Majelis Hakim dan JPU, Wawan akhirnya mengkui bahwa dirinya yang memaksa Bunga, gadis berusia 14 tahun, untuk pergi bersamanya. Meski saat itu, gadis asal Dukuh Grogol Rt 3 Rw 4 Desa Kedawung Kecamatan Banyuputih Batang itu, sempat menolak. Namun dengan penuh keterpaksaan Bunga akhirnya menurut ketika dia dibawa ke sebuah rumah di Dukuh Wuni Desa Tenggulangharjo Kecamatan Subah. Di rumah tersebut, pada Selasa (27/7) malam, Wawan menyewa sebuah kamar dan membawa serta Bunga ke dalam kamar tersebut. Di dalam kamar itu, Bunga langsung disetubuhi oleh pria yang dikenalnya lewat handphone itu. Meski sempat menolak karena takut hamil, namun dengan bujuk rayu dan tipu, Bunga akhirnya melayani nafsu birahi Wawan. Keesokan harinya, Rabu (28/7), Wawan membawa Bunga ke rumah rekannya di Dukuh Rejosari Desa Gumawang Kecamatan Pecalungan Batang. Di sana ternyata Bunga ditinggalkan begitu saja, sementara handphone-nya dibawa Wawan. Bunga akhirnya berhasil dijemput orangtunya pada Jumat (30/7) malam, setelah berada di rumah itu selama tiga hari. (ton)

Pancaroba, Petani Melati Resah BATANG - Datangnya musim pancaroba dengan intensitas curah hujan yang tidak menentu, membuat para petani bunga melati di Desa Depok, Kecamatan Kandeman harus kehilangan pendapatannya. Pasalnya, akibat hujan turun dengan cukup deras telah membuat bunga melati yang siap dipanen berguguran dan tidak bisa dijual. “Penjualan bunga melati masih dalam kategori normal yaitu Rp 12 ribu/kg, tetapi musim pancaroba membuat bunga melati yang ada tidak bisa tumbuh dengan normal. Selain itu bunganya juga tidak bisa dipetik pada tiap harinya, karena tidak tumbuh akibat guyuran air hujan. Alhasil banyak petani bunga melati yang kesulitan untuk mendapatkan penghasilan,” tutur Taryono selaku maklar bunga melati Kamis (21/10). Dijelaskan, perkembangan bunga melati sendiri juga akan sangat lambat manakala pemupukan tidak dilakukan tepat waktu. Disisi lain, para petani bunga melati tidak bisa melakukan pemupukan kalau cuaca tidak mendukung, sehingga pemberian nutrisi untuk tanamanpun menjadi terlambat. “Banyak petani bunga melati yang tidak melakukan penyetoran pada tiap-tiap maklar atau penampung bunga melati, disebabkan tanamannya bunga melatinya tidak tumbuh, sehingga tidak ada yang bisa dipetik. Kemungkinan besar tanaman bunga melati tidak bisa tumbuh dengan normal sampai musim penghujan berakhir mendatang,” tambah Kartini selaku petani bunga melati. Para petani bunga melati di Desa Depok biasanya akan mulai melakukan pemupukan, agar tanaman bunga melatinya bisa mengeluarkan bunga. Namun mereka menunggu cuaca membaik, agar pupuk yang diberikan tidak terbawa oleh arus air hujan yang mengguyur tanaman melati. “Para petani berharap tanamannya bisa tumbuh normal, sehingga hasil yang didapatkan juga bisa maksimal. Apalagi penghasilan mayoritas warga Desa Depok kebanyakan dari pemetik bunga melati, sehingga ketika tidak ada penyetoran bunga melati, maka pemesanan dari luar daerah tidak bisa dilayani dengan baik dan akibatnya penghasilan juga minim,” pungkas Taryono.(ap8)

KAJEN 161 Sekolah Terima DAK KAJEN - Sebanyak 161 sekolah yang terdiri atas, 99 sekolah dasar (SD) sederajat dan 62 sekolah menengah pertama (SMP) sederajat di Kota Santri mendapatkan bantuan dana alokasi khusus (DAK) bidang pendidikan pada tahun ini. Demikian yang dituturkan Wakil Bupati Pekalongan Wahyudi Pontjo Nugroho dalam pidato sambutannya di kegiatan Sosialisasi Pelaksanaan DAK di Kabupaten Pekalongan Tahun 2010. Acara tersebut dihadiri ratusan kepala sekolah, yang menerima dana DAK tersebut. “Sebanyak 99 sekolah dasar dan 62 sekolah menengah pertama di Kabupaten Pekalongan tahun 2010 ini mendapatkan bantuan DAK bidang pendidikan,” tuturnya. Selain itu, Pontjo menambahkan, pada tahun ini dana sebesar Rp Rp 38.323.700.000 dari pusat digelontorkan untuk DAK bidang pendidikan di Kota Santri. Ditambah dana yang dianggarkan dari APBD Kabupaten Pekalongan, sebesar Rp 3.835.800.000 untuk DAK tersebut. Jadi jumlah total dana DAK bidang pendidikan di Kota Santri, sebesar Rp 42.159.500.000. Dana sebesar itu, menurut Pontjo, merupakan amanat dari pusat dan daerah yang harus diaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Oleh karena itu, semua pihak diharapkan dapat mengikuti prosedur yang telah ditentukan, dalam pelaksanaan proyek DAK. Pasalnya, Pontjo mengatakan, proyek DAK pada tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya.“Tahun sebelumnya swakelola, sekolah sepenuhnya yang mengurusinya. Tapi pada tahun ini, dilelang yang sudah ada prosedur pelaksanaannya,” imbuhnya. Dia mengatakan, proyek DAK tahun ini bagi 161 sekolah realisasinya untuk pembangunan atau pun renovasi sarana prasarana sekolah. Misalnya, pembangunan gedung perpustakaan dan sarana SDLB, pembangunan sarana kelompok belajar sekolah, serta pengadaan sarana penunjang mutu pendidikan. (fin)

Waspadai Hama Sundep KAJEN - Hama sundep atau penggerek batang pada peralihan musim seperti ini, populasinya akan meningkat. Hama tersebut akan memakan butiranbutiran padi, dan hal itu akan sangat merugikan para petani nantinya. “Perlu diwaspadai ya, hama itu karena kalau saya lihat di kabupaten ini sundep itu yang

nyerangnya sangat ganas,” ucap Tugimin selaku koordinator pengamat hama tanaman (PHT) DP3K Kabupaten Pekalongan, Kamis (21/10). Oleh karena itu, Tugimin menyarankan agar para petani mulai menyemprotkan pembasmi hama yang khusus untuk hama sundep itu, bukannya jenis lain yang akan membuat

hama sundep itu akan makin mengganas. “Kalau sekarang kan petani tidak mau ambil pusing, pokoknya asal campur jenis pembasmi hama. Padahal belum tentu, obat itu akan mematikan hama, malah yang terjadi akan tambah ganas sundepnya,” ungkapnya. Hama sundep yang menye-

rang tanaman padi memang mengganasnya pada saat musim peralihan seperti ini, yaitu dari musim kemarau ke musim penghujan. Sundep itu sendiri jika tidak cepat disemprot pembasmi hama, akan berkembangbiak dengan cepat. Tugimin yang kerap kali menjumpai di lapangan petani

yang melakukan itu, mengharapkan agar mereka para petani itu sadar bahwa yang dilakukannya memang salah. “Tapi kami para penyuluh tidak hanya ongkang-ongkang saja melihat itu, kami selalu memberi mereka penyuluhan yang benar tentang hama tanaman itu,” tutur Tugimin. (fin)

24% Koperasi Tidak Aktif BATANG - Berdasarkan data yang ada di Dinas Pelayanan Koperasi dan UMKM (DPKUMKM), di Kabupaten Batang tercatat ada sebanyak 272 koperasi. Namun sayangnya dari jumlah tersebut tidak semuanya aktif, karena ada beberapa koperasi yang sudah “mati suri” akibat beberapa faktor. Padahal pada tanggal 28 Agustus 2010 Kabupaten Batang dipilih sebagai Kabupaten Penggerak Koperasi oleh Menteri Koperasi di Jakarta, dan alhamdulillah Batang terpilih. “Dari sekian banyak koperasi yang terdaftar, sebanyak 24% diantaranya sudah tidak aktif. Dan ada pula beberapa koperasi yang sudah tidak aktif, tetapi tidak melaporkan ke DPKUMKM,” ujar kepala DPKUMKM Ripyono kemarin. Dijelaskan, bagi koperasi yang ada di Batang sesuai ketentuan harus membuat laporan ke DPK-UMKM baik masih aktif ataupun sudah tidak aktif lagi. Sehingga dapat diketahui data koperasi yang masih aktif maupun tidak. “Kami dari DPK-UMKM mempunyai program pembina-

an yang diberikan untuk tiaptiap koperasi, manakala ada laporan dari pengurus koperasi yang bersangkutan, terkait permasalahan yang didalam koperasi tersebut. Sehingga nantinya koperasi yang bersangkutan bisa tetap aktif walaupun dengan adanya berbagai masalah yang didalamnya,” jelas Ripyono. Lebih lanjut dijelaskan, ketika ada permasalahan dan pengurusnya langsung melaporkan ke DKP-UMKM, maka akan diberikan pembinaan terkait dengan permasalahan yang ada. Dan semua koperasi tentunya mempunyai permasalahan yang dihadapi, tinggal bagaimana pengurus menyelesaikannya dengan baik dan melakukan musyawarah dengan pengurus yang lainnya agar tidak terjadi kesalahpahaman. “Koperasi yang sudah tidak aktif kebanyakan koperasi yang ada di perusahaan yang mengalami bangkrut, karena ketika Perusahaan tersebut bangkrut maka koperasi yang ada di dalamnya tidak aktif dengan sendirinya,” pungkas Ripyono. (ap8)

Pembelian Mobil Dianggap Pemborosan BATANG - Rencana pembelian 11 mobil baru oleh Pemerintah Kabupaten Batang, yang dianggarkan melalui APBD Perubahan 2010, menuai kritik dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan masyarakat. Mereka menilai bahwa rencana pembelian mobil dinas baru itu sebagai sebuah pemborosan. Koordinator Gerakan Tangkap Koruptor (Gertak), Wahyu Ardianto mengungkapkan, bahwa rencana pembelian mobil dinas baru itu tidak sesuai dengan fakta yang terjadi saat ini. “Ketika anggaran Pemda saat ini mengalami devisiti hingga Rp 51 miliar, Pemda justru menganggarkan pembelian mobil baru. Ini jelas suatu tindakan pemborosan oleh Pemda,” ungkapnya. Dengan rencana tersebut, menurutnya, Pemda tidak lagi memiliki rasa empati terhadap kondisi masyarakat saat ini. Dimana masyarakat Batang saat ini kehidupannya semakin terpuruk paska krisis ekonomi dan moneter. Juga makin banyaknya perusahaan yang kolaps, sehingga berdampak pada makin banyaknya jumlah pengangguran. “Pemda sama sekali tidak memiliki rasa sense of crisis. Di tengah keterpurukan masyarakat seperti sekarang ini, justru menganggarkan pembelian mobil baru. Padahal, sebaiknya anggaran tersebut digunakan untuk membantu masyarakat terlepas dari jurang kemiskinan. Bukan justru untuk membeli mobil, yang hanya untuk kepentingan segelintir orang saja,”

tandas Wahyu. Seperti tidak ingin ketinggalan dengan LSM, masyarakat juga mengkritik rencana tersebut. Apalagi bila hal itu dikaitkan dengan kondisi makin menumpuknya sampah yang tak terangkut, akibat kerusakan dan tuanya umur truk-truk pengangkut sampah. “Katanya truk sampah banyak yang rusak dan tua, kenapa justru mau beli mobil baru,” tutur Bambang. “Saya sendiri menyaksikan bagaimana sampah menumpuk di tempat pembuangan sementara (TPS). Bahkan berhari-hari sampah itu tidak bisa diangkut, karena informasinya truknya rusak. Mending uangnya buat beli truk sampah yang baru, sebagai bentuk pelayanan terhadap masyarakat. Toh masyarakat selama ini juga ditarik retribusi kebersihan,” lanjutnya. Memang, beberapa hari terakhir sempat terjadi penumpukan sampah di beberapa TPS. Menurut Christ Aprijanto, Kabid Kebersihan Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Kebersihan, kondisi ini terjadi karena adanya truk yang mengalami kerusakan. Namun belum dapat diperbaiki akibat minimnya anggaran yang ada. “Sebagian besar truk yang digunakan untuk mengangkut sampah juga telah berusia lebih dari 20 tahun. Sehingga sudah seharusnya dilakukan peremajaan terhadap armada tersebut,” jelas Christ. Namun harapan akan peremajaan armada pengangkut sampah nampaknya tidak akan terwujud. (ton)

ANWAR FATONI/RADAR PEKALONGAN

DISKUSI - Dalam sosialisasi para pelajar dikelompokkan untuk mendiskusikan bahaya merokok.

Empat Ribu Kimia Mematikan di setiap Batang Rokok BATANG - Menurut sebagian masyarakat merokok membawa kenikmatan tersendiri, namun sebagian lagi mengatakan rokok membahayakan. Pendapat kedua ini memang ada benarnya, pasalnya dalam sebatang rokok terdapat setidaknya empat ribu bahan kimia berbahaya bagi tubuh, yang dapat menyebabkan kematian. Bahaya ini tidak hanya bagi mereka para perkokok, namun juga mereka yang menghisap asap rokok atau perokok pasif. Bahkan, berdasarkan beberapa survei yang dilakukan lembaga kesehatan maupun konsumen, setiap tahunnya jumlah kematian akibat rokok terus bertambah, termasuk di dalamnya para perokok pasif. Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P3L) Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Slamet Riyanto, mengatakan semua

kandungan bahan kimia dari rokok dapat menyebabkan kematian. “Di dalam rokok itu ada tar, nikotin, karbon monoksida dan lainnya. Termasuk arsen, racun yang menyebabkan kematian Munir (aktivis Kontras),” ungkapnya. Oleh karenanya, guna memberikan pemahaman akan bahaya rokok, khususnya bagi remaja, Kamis (21/10) kemarin, digelar kegiatan sosialisasi bertajuk “Akulturasi Bahaya Asap Rokok Terhadap Remaja. Kegiatan yang diikuti para siswa dari beberapa SMA dan SMK tersebut berlangsung di Pendopo Setda Batang. Dengan mendatangkan nara sumber dari Dinkes Provinsi Jawa Tengah dan psikolog Universitas Diponegoro Semarang. “Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk pengertian akan bahaya merokok. Juga mengarahkan mereka untuk dapat

menghindari rokok. Dengan outputnya mereka bisa menjadi relawan yang mempromosikan bahaya merokok. Dalam hal ini kami juga ingin mengajak belajar mengurangi rokok, hingga akhirnya nanti berhenti merokok,” sebut Slamet. Di Batang sendiri sudah banyak remaja, termasuk pada pelajar, yang merokok. Namun sayangnya, Dinkes sendiri tidak memiliki data pelajar Batang yang merokok. “Kami belum punya data berapa jumlah pelajar di Batang yang merokok. Karena belum pernah survei akan hal itu,” jelasnya. Sementara itu, menurut salah seorang siswa, merokok di kalangan pelajar sudah menjadi barang umum. “Hal ini terjadi karena pergaulan mereka sehari-hari. Yang diawali dengan coba-coba dan akhirnya menjadi kecanduan,” tuturnya. (ton)


SAMBUNGAN

JUMAT 22 OKTOBER 2010

19

RADAR TEGAL

Timur Bela Penembakan Mahasiswa dari halaman 1 Meski begitu, Polri tidak mau lepas tangan begitu saja terkait penembakan tersebut. Siang kemarin, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Sutarman dan Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Hamidin menjenguk Farel Restu, mahasiswa Universitas Bung Karno yang kaki kanannya tertembus timah panas saat berunjuk rasa di Jalan Dipoegoro Rabu (20/10) lalu. Selain dua pejabat kepolisian Jakarta itu, Rachmawati Soekarnoputri juga membesuk Farel yang hingga kemarin masih dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Sesaat setelah menjenguk Farel, kepada wartawan Sutarman menjelaskan bahwa sedikitnya enam polisi anggota Polsek Johar Baru dimintai keterangan terkait dengan penembakan Farel. Pemeriksaan tersebut dilakukan oleh Propam Polda Metro Jaya. Selain itu, Sutarman juga menjelaskan bahwa kedatangannya adalah untuk memeriksa luka korban. Perwira tinggi berbintang dua ini mengaku sangat menyayangkan terjadinya insiden penembakan dalam penanganan unjuk rasa itu. Namun, meski begitu Sutarman mengatakan bahwa polsek sudah melakukan tugasnya dengan baik. “Itu mungkin senjata yang melekat pada perseorangan. Bisa jadi dia mengeluarkan tembakan untuk mengusir massa karena ada temannya yang dipukuli massa,” ucapnya. Untuk itu, pihaknya juga akan menggali keterangan saksisaksi dari mahasiswa. Sutarman juga mengatakan, nantinya akan ada sanki kode etik bagi anggotanya yang terbukti melakukan tembakan hingga melukai kaki Farel. Terpisah, Kadivhumas Metro Jaya Kombes Pol Boy Rafli Amar siang kemarin menjelaskan hasil visum et repertum

pada luka Farel disebabkan oleh luka tembak pistol jenis revolver dengan menggunakan peluru tajam. Namun menurutnya, tembakan tersebut bukan karena tembakan yang diarahkan langsung, tapi merupakan efek pantulan (ricochet). Bisa jadi itu adalah tembakan peringatan yang dilakukan pihaknya saat unjuk rasa sudah mengarah pada tindakan anarkis. “Mungkin itu untuk membubarkan massa yang anarki,” ucapnya. Boy menduga, peluru tersebut nyelonong ke betis Farel. Nah, kemarin, dia menerangkan anggota-anggota Polsek Johar Baru yang terkait dengan insiden itu sedang diperiksa di Polda Metro Jaya. Menurutnya, materi pemeriksaan diantaranya pengecekan senjata api dari masing-masing anggota yang saat itu bertugas di lapangan. Termasuk mengetahui apakah anggota yang bertugas di lapangan sudah bersikap proporsional dan profesional dalam menangani aksi unjuk rasa tersebut. “Yang jelas sebelum kejadian insiden itu (penembakan), memang ada penyerangan terhadap petugas dengan bambu dan batu. Penyerangan ke petugas itu dimulai saat mereka (pengunjuk rasa) membakari ban untuk menutup jalan,” tutur perwira dengan tiga melati di pundak itu. Menurut informasi yang diterima pihaknya, sebenarnya petugas sudah berusaha bernegosiasi agar mahasiswa bersedia membuka jalan, tapi malah diserang dengan melempari batu dan bambu kearah petugas. Bahkan, salah seorang petugas bernama AKP Suraji sempat terluka karena terpukul mahasiswa yang mulai bertindak brutal. Saat itulah petugas kami mulai melepaskan tembakan peringatan menggunakan revolver laras pendek. Kepada wartawan, Boy juga tegas-tegas membantah kalau

pihaknya menerapkan Protap Penanganan Unjuk Rasa No.01/ X/2010 yang memberlakukan tembak di tempat bagi pelaku anarkis. “Yang diterapkan kemarin itu Peraturan Kapolri No 16 tahun 2006 tentang penanganan unjuk rasa yang selama ini biasa digunakan yang mengedepankan pendekatan persuasif dan negosiasi,” tegasnya. Senada dengan Boy, pakar forensik Universitas Indonesia Dr Munim Idris mengatakan kalau peluru yang bersarang di tulang kering sebelah kiri Farel berasal dari pistol jenis revolver. Namun ia mengatakan kalau peluru yang bersarang di betis kiri Farel memang akibat peluru yang memantul dan bukannya karena tembakan yang mengarah langsung ke arah kaki korban tapi luka tembak tidak langsung. “Peluru ricochet (peluru pantulan) itu diketahui dari arah masuknya ke sasaran di kaki korban, yaitu dari bawah betis kaki. Kalau peluru yang diarahkan langsung pasti datang dan masuknya dari atas sasaran (betis kaki),” terang Munim. Dikatakan Munim pula, pihaknya sudah membedah dan mengeluarkan benda logam (proyektil) yang bersarang di tulang kering kiri korban. Namun ia menolak jenis kaliber peluru yang ditembakkan. Sementara itu, setelah menjalani operasi pembedahan untuk mengangkat proyektil peluru, kondisi kesehatannya mulai berangsur membaik. Hal ini seperti yang disampaikan dr Syaiful. Ia juga mengatakan kalau kondisi korban saat ini sudah normal dan tidak mendapat luka permanen. Kamis siang (21/10) Farel pun dibesuk Rahmawati Sukarno Putri selalu ketua Yayasan Pendidikan Sukarno yang juga Rektor UBK, juga dibesuk Kapolda Metro Jaya Irjend Pol Sutarman maupun Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Hamidin. (kuh/ind/jpnn)

Internal Demokrat Dorong Reshuffle dari halaman 1 kepastian perombakan kabinet. Sebab, hingga kemarin, belum ada kepastian akan ada reshuffle atau tidak. Rapat kabinet paripurna di Istana Bogor kemarin tidak membahas agenda evaluasi kabinet. Kepala Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UK P4) Kuntoro Mangkusubroto mengatakan, evaluasi dua bulanan baru selesai akhir Oktober mendatang. “Sidang kabinet paripurna sore ini (kemarin) tidak membicarakan Kabinet Indonesia Bersatu II,” ungkap Kuntoro setelah rapat. Dia menjelaskan, UKP4 tidak melakukan evaluasi kinerja kabinet selama periode satu

tahun. “Yang dilakukan adalah (evaluasi) dua bulanan,” kata mantan ketua Badan Rekonstruksi dan Rehabilitasi AcehNias tersebut. Meski demikian, presiden mungkin saja memerintah UK P4 melakukan evaluasi menyeluruh. Kuntoro menambahkan, UKP4 tidak me-ranking kementerian. “Kalau mana (kementerian) yang terbaik, mana yang terjelek, UKP4 tidak memiliki informasi mengenai itu,” ujarnya. Rapat kabinet paripurna yang digelar di luar kota, yakni di Istana Bogor, menimbulkan spekulasi bahwa SBY akan membahas hal khusus, yakni evaluasi kabinet. Namun, pada awal rapat, SBY buru-buru menjelaskan bahwa Istana Bogor dipilih sebagai tempat rapat

kabinet paripurna karena bersamaan dengan puncak peringatan ke-50 Hari Agraria Nasional yang digelar di tempat yang sama. Rapat kabinet kemarin membahas upaya penghematan anggaran. Rapat itu dihadiri menterimenteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II dan anggota Dewan Pertimbangan Presiden. Wapres Boediono yang baru tiba dari kunjungannya ke Tiongkok pun turut hadir. Mensesneg Sudi Silalahi mengatakan bahwa evaluasi kabinet belum selesai. Apakah presiden menyinggung reshuffle kabinet? “Reshuffle disinggung, tapi tidak dibicarakan. Maksudnya, jangan terpengaruh (berita) di luar,” tuturnya. (sof/dyn/bay/ c3/tof)

Kejagung Akui Sedikit Kecolongan 17 Orang Diperiksa Terkait Rentut Gayus JAKARTA - Kejaksaan Agung belum menyimpulkan hasil pemeriksaan tim jajaran pengawasan terkait dengan bocornya surat rencana tuntutan (rentut) kasus Gayus Tambunan. Meski begitu, institusi penuntutan itu mengakui kecolongan dengan lolosnya surat rentut yang termasuk berkategori rahasia itu. “Tapi sedikit lah (kecolongannya). Tapi akan kita usahakan mencari kebenarannya, apa (surat rentut) itu memang keluarnya dari kami atau bagaimana,” ujar Kepala Bidang Hubungan Media Massa Puspenkum Kejagung Chaeruddin

Sipahutar di Kejagung, kemarin (21/10). Menurutnya, gencarnya pemberitaan media tentang dua versi surat rentut kasus Gayus saat disidang di Pengadilan Negeri Tangerang, Februari lalu, merupakan bentuk laporan masyarakat. “Makanya kami tindak lanjuti,” tegas Chaeruddin. Itu ditunjukkan dengan adanya Surat Perintah Jaksa Agung Muda Pengawasan Nomor Print-184/H/Hjw/10/ 2010 tanggal 19 Oktober 2010. Isinya menugaskan sembilan orang jaksa untuk menelusuri bocornya surat rentut itu. Tim diketuai Inspektur Pidana Umum pada JAM Was Widyo Pramono. Chareuddin menjelaskan, hingga kemarin, tim tersebut telah meminta keterangan dari

17 orang. Di antaranya Wakajati Banten Novarida, Aspidum Kejati Banten A. Dita Purwitaningsih yang diperiksa Selasa (19/10). Kemudian pada Rabu (20/10), antara lain yang diperiksa Direktur Penuntutan pada JAM Pidum Pohan Lasphy, Kasi Pidum Kajari Tangerang Irfan Jaya, dan Jaksa Penuntut Umum Kajari Tangerang Nasran Aziz. Kemarin, giliran tokoh-tokoh kunci yang diinterogasi tim pengawasan. Mereka di antaranya Gayus Tambunan, Haposan Hutagalung, dan jaksa Cirus Sinaga. “Hasil pemeriksaan masih dipelajari, belum disimpulkan. Kami minta bersabar,” terang Chaeruddin. Pemeriksaan terhadap Gayus dan Haposan urung dilakukan di Kejagung. Sebaliknya, tim pengawasan yang menyam-

bangi keduanya di tahanan tempat mereka mendekam. Gayus di diperiksa di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, dan Haposan di Rutan Polres Jakarta Selatan. “Ini karena alasan keamanan. Kami sudah minta izin dari pihak LP (Rutan, Red),” kata Kapuspenkum Kejagung Babul Khoir Harahap. Dia menyatakan, tidak tertutup kemungkinan tim pengawasan akan melakukan konfrontasi terhadap pihak-pihak yang dimintai keterangan. Dihubungi terpisah, JAM Was Marwan Effendy mengatakan, dari hasil pemeriksaan sebelumnya, diperoleh keterangan bahwa Kasi Pidum Kajari Tangerang Irfan Jaya pernah ditunjukkan fotocopy dua versi surat rentut itu saat diperiksa penyidik. (fal)

Ribuan Orang Hadiri Tahlil Seribu Hari Pak Harto meninggal dunia beberapa tadari halaman 1 hun silam. “Bahkan sejak tiga hari beliau Di Kemusuk, rangkaian acara tahlilan sudah dimulai sejak meninggal, tujuh hari sampai pukul 15.00 WIB dengan ber- kepada seribu hari ini, acara bagai rangkaian acara penga- tahlil dan doa bersama selalu jian yang diakhiri dengan acara dilakukan, tujuannya untuk puncak pembacaan yasin be- mendoakan pak harto yang serta tahlil yang ditujukan sudah berpulang,” katanya. Bahkan menurut dia, selain di untuk mendoakan arwah pak Kemusuk, Tahlil peringatan Harto. Menurut Aryo Winoto, salah 1000 hari wafatnya Soeharto, seorang keponakan dari Bapak lanjut Aryo, juga dilaksanakan Pembangunan pada jaman orde di Kalitan Solo dan makam baru itu, acara tahlilan dan doa Istana Giri Bangun di Karangbersama yang mengikutserta- ayar, Jawa Tengah yang juga kan warga sekitar sudah men- ramai dikunjungi banyak orang jadi salah satu bagian tradisi dari warga sekitar, “Kami menghormati pak Harkeluarga besar sejak beliau

to sebagai saudara dan orang yang pernah berjasa untuk negeri ini,” Imbunya. Sedangkan ketika ditanya mengenai munculnya wacana pemberian gelar kepahlawanan untuk pak Harto, Aryo Winoto menyatakan bahwa pak Harto termasuk orang yang berjasa terhadap Indonesia. Pak Harto sudah mengaabdikan dirinya untuk bangsa dan Negara bukan untuk mencari penghargaan. “Tapi jika masyarakat mengingingkan seperti itu, tentunya sebagai keluarga kami sangat senang sekali, kami menyerahkan semua keputusan kepada

pemerintah, mereka pasti memiliki keputusan yang bijak untuk pak Harto,” tandasnya. Sementara itu menanggapi wacana pemberian gelar pahlawan tersebut, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melalui ketuanya, Arif Haryanto mengatakan, tidak terlalu bermasalah dengan gelar yang sudah diwacanakan sejak beberapa tahun silam. “Partai sendiri sudah mendukung untuk pemberian gelar itu kepada pak Harto, saya kira warga juga mendukung dengan gelar yang akan diberikan itu,” pungkas politisi asal Kemusuk ini. (ufi/jpnn)

Kelamin Tak Normal, Malikin Butuh Operasi tidak ada kejadian aneh. Nadari halaman 1 mun, begitu lahir ternyata alat dioperasi, sehingga kembali kelaminnya mengalami perbedaan dengan bayi normal. normal seperti anak lainnya. “Kondisi tersebut sudah diala- Kondisi itu juga sempat memmi sejak lahir. Bagian alat kelamin buat kaget keluarga. Sebab, stamengalami kelainan. Meski me- tus bayi menjadi tidak jelas. miliki testis, namun Malikin tidak Disebut perempuan, tetapi memiliki penis. Sehingga terlihat memiliki testis. Sementara diseseperti alat kelamin perempuan,” but lak-laki, ternyata tidak kata Pamannya, Wardi (36), memiliki penis. “Saat itu, kami sekeluarga Kamis (21/10) kemarin. Dikatakan, keponakannya bingung dengan status Malisaat lahir melalui proses persa- kin, karena kelainan yang dilinan normal, dan sebelumnya alami tersebut,” keluhnya.

Dia mengungkapkan, akibat perbedaan yang dimiliki dengan anak sebaya, keponakannya sekarang mulai minder dalam bergaul. Setiap kali ditanya tetangga, Malikin mengaku sebagai seorang laki-laki. “Kelainan ini menyebabkan keponakan saya selalu menangis saat buang air kecil. Selain itu, alat kelaminya harus ditekan dulu. Kalau tidak air seninya tidak bisa keluar karena terhalang,” ungkapnya. Lebih lanjut Wardi menga-

takan, kondisi keluarga yang hidup pas-pasan membuat keponakannya hingga kini belum bisa dioperasi. Jangankan untuk biaya operasi, untuk makan saja kedua orang tuanya harus banting tulang hingga larut malam. Mereka bekerja sebagai buruh tani serabutan dengan penghasilan tidak menentu. “Kami sangat berharap, Malikin bisa normal. Namun, kami hanya bisa pasrah karena untuk biaya operasi membutuhkan uang banyak,” pungkasnya. (cw3)

Fanky dan lain sebagainya. Selain itu, dalam acara tersebut juga digelarnya Deklarasi Kaum Muda untuk Sukses Pemalang, yang isinya antara lain, kaum muda sebagai pelopor dan pengawal perubahan di negeri ini, kami kaum muda akan memberikan apresiasi dan ekspresi politik. Dan kami kaum

muda tidak akan mendukung pimpinan yang bermaksud melakukan invasi bisnis. Maka, menyelamatkan Pemalang dengan memilih pasangan calon yang inspiratif dan berani bersama-sama dan bergandengan tangan dengan kaum muda di Pemalang adalah pilihan kami. (mg1)

Cari Simpatik Kuam Muda dari halaman 1 pilkan Ki Enthus Susmono itu, sebagai salah satu bentuk ekspresi budaya yang memuat pesan-pesan moral dan sosial,” kata Andi Rustono kepada Radar, kemarin. Sementara dalam pantuan Radar, di lokasi kegiatan Mu-

sic on The Truck di Lapangan Desa Banjardawa, berlangsung lancar dan tertib. Dalam acara itu, banyak disajikan sejumlah group band yang kawula muda, di antaranya Vocher Band, Villa’s Band, Bummer Band, Vapersit, D’clarosse, Des Kopong, Empperor, Nevada, Om


CMYK

18

JUMAT, 22 OKTOBER 2010

RADAR TEGAL

TARI SMK PIUS

Berlatih Tari Endel TAK hanya mengenalkan siswanya dengan tari modern seperti ragam dance dan salsa, ekstra kurikuler (ekskul) tari di SMK Pius Kota Tegal juga memberikan latihan tari Endel yang merupakan tarian khas Tegal. Pembimbingnya Agnes Wijayanti SPd mengungkapkan, tahun lalu, tarian yang diajarkan di tempatnya adalah tarian modern. “Tapi untuk sekarang, kita latihan tari tradisional,” terangnya. Hal ini menurutnya sebagai langkah untuk melestarikan budaya bangsa. “Karena kalau bukan kaum muda yang melestarikan budaya sendiri siapa lagi. Jangan sampai budaya kita direbut oleh bangsa lain,” tandasnya. Pipit, salah satu siswi yang mempelajari seni tari ini menuturkan, dia tertarik dengan ekskul tersebut karena menurutnya tidak lucu jika dirinya sebagai orang Jawa tidak bisa menari. Diakuinya, semula dia tidak tertarik dan tidak mau mempelajarinya dengan alasan tidak bisa. Tapi pembimbingnya selalu memberikan motivasi untuknya dan teman-temannya. Menurut pembimbing, kemampuan menari itu bisa mereka kuasai jika mereka mau mempelajarinya dan terus mengembangkannya. “Kami biasa latihan setiap Kamis pukul 15.00 WIB,” ujar Pipit. Seni tari SMK Pius sendiri cukup berprestasi. Sekolah ini pernah mengantongi Juara I tingkat Kota Tegal dengan penampilan tari kerakyatan yang diciptakan Agnes Wijayanti SPd berjudul ‘Tari Tani’. Tari inipun pernah diminta untuk ditampilkan di beberapa acara seperti acara ulang tahun yayasan. (shinta)

Dalam Mimpi The Romance [intro] Bm Bm Dalam mimpi aku terbang A Dan hati ini ingin menangis G Entah mengapa kehilanganmu Em F# Terlintas di jiwaku

TANGGAL 24 Oktober mendatang diperingati sebagai Hari Dokter Indonesia. Meski nggak banyak yang tau tentang peringatan itu namun profesi dokter tentu cukup familiar dengan kalian. Bahkan bisa jadi, profesi itu menjadi satu-satunya cita-cita yang pernah kamu impikan saat kecil. Yap, peminat salah satu profesi di bidang kesehatan ini di kalangan ResponX juga cukup banyak. Setidaknya 55,1 persen dari 29 ResponX berminat menjadi dokter. Muhammad Hanif Baskoro, siswa kelas XI Bahasa MA Darunnajat Bumiayu Kabupaten Brebes mengakui hal ini. “Dokter itu profesi yang sangat baik. Jika jadi dokter kita bisa menolong orang yang sedang sakit dan bisa membantu mengobati penyakit. Selain itu profesi dokter juga cukup menguntungkan, apalagi kalo sedang banyak pasien,” tutur dia. Tapi 13,7 persen lainnya mengaku tidak tertarik menjadi dokter. Alasannya, profesi itu dipandang menakutkan karena kerap bersinggungan dengan kematian. Dan 27,5 persen lainnya dengan jujur mengaku pernah tertarik dengan profesi ini. Selain dipandang mulia, peran dokter dalam kehidupan masyarakat sangat vital. Karena mereka bertugas untuk menolong orang sakit. Ini seperti kata 62 persen ResponX. Dodi Subekti, siswa kelas VII SMP Negeri 13 Kota Tegal ini mengatakan, salah satu tugas dokter adalah menolong orang sakit. “Buat dokter hal tersebut sudah menjadi kewajibannya,” katanya. Bagi 20,6 persen, profesi ini jelas berguna bagi masyrakat, 13,7 persen lainnya memandangnya sebagai profesi yang menarik dan menguntungkan. Tapi 3,4 persen sisanya menganggap dokter adalah profesi yang penuh tantangan. Sebagai sebuah profesi yang diminati, gimana ya tanggapan ResponX kalo impian mereka sebagai dokter tercapai? Sebanyak 58,6 persen dengan mantap

ILUSTRASI: DWI NANDA P/RATEG

mengaku senang bila itu terjadi. Seperti halnya Shera Fani, siswi kelas VIII SMP Negeri 1 Margasari Kabupaten Tegal. “Ya senang lah, karena cita-citaku tercapai,” ujarnya. Ini berbeda dengan jawaban 20,6 persen lainnya yang menganggap hal itu sebagai sebuah kejutan atau surpries jika benar-

benar bisa terjadi. Sedangkan 17,2 persen mengaku biasa saja dan sisanya 3,4 persen menganggap hal itu sebagai sesuatu yang nggak mungkin terjadi. Jika memang kesampaian, 72,4 persen memilih menjadi dokter umum. Seperti kata Aji Ibrahim, siswa kelas IX SMP Negeri 9 Kota Tegal. “Kalo kita jadi dokter umum

kita bisa mengobati segala macam penyakit dan bisa banyak pengalaman,” katanya. Lainnya, sebanyak 27,5 persen memilih jadi dokter anak. Interaksi ResponX dengan dokter sendiri diakui lebih kerap terjadi di puskesmas. Ini terlihat dari banyaknya ResponX yang memilih tempat itu sebagai lokasi

berobat saat sakit. Fimala Marysa, siswa kelas Ak-1 SMK Pius Kota Tegal mewakili 48,2 persen mengakui hal ini. ”Lebih cocok di puskesmas. Selain murah, juga dekat dari rumah tapi kalo agak parah biasanya dianjurkan untuk berobat ke rumah sakit yang lebih lengkap,” katanya. (tim 1)

Bm Dalam hujan aku berharap A Perlahan kau letakkan hatimu G Untukku simpan selamanya Em F# Untuk mahkota mimpiku Em Bm Syahnana..nana..syahnana..syahnana... Em F# Syahnana..nana..syahnana..syahnana... [chorus] Bm G A Salahkah jika ku terlanjur F#m G Tulus menyayangi dirimu Em F# Mungkin sulit tuk kau mengerti Bm G A Tinggallah temani diriku F#m G Walau hanya didalam mimpiku Em F# Aku tak ingin terbangun Bm Dalam hujan aku berharap A Perlahan kau letakkan hatimu G Untukku simpan selamanya Em F# Untuk mahkota mimpiku Em Bm Syahnana..nana..syahnana..syahnana... Em F# Syahnana..nana..syahnana..syahnana...

PROFESI kedoteran merupakan suatu profesi yang baik. Cewek yang bercita-cita sebagai dokter dan tinggal di Desa Karena dokter memiliki peran penting di masyarakat. Tak heran karangmalang Rt 20 Rw 08 Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten kalo banyak pelajar yang mempunyai cita-cita menjadi dokter. Tegal ini punya tips sendiri untuk mempersiapkan diri meraih Untuk mewujudkannya tentu harus impiannya tersebut. Kita simak yuk! mempersiapkan diri dari sekarang. 1. Belajar dengan giat tentu menjadi hal wajib yang Dengan tekun belajar, cita-cita apamusti dilakukan pun tentu bisa diraih. Ini seperti 2. Rajin membaca buku terutama berbagai hal pendapat Afri Yulian Y Fatin, siswi tentang ilmu kesehatan. Karena ini penting banget kelas VIII SMP Negeri 1 Pangkah supaya pengetahuan kita bertambah Kabupaten Tegal yang lahir di AKTIVIS PMR SMP NEGERI 1 PANGKAH 3. Tidak boleh malas. Karena kalo kita malas, citaTegal 14 Juli 1997. cita apapun akan semakin sulit kita capai ”Bagiku profesi dokter itu sungguh mulia karena dokter 4. Persiapkan diri mulai dari sekarang selalu memberikan pertolongan pada orang sakit. Seandai5. Rajin berdoa dan minnya tidak ada dokter mungkin kita akan bingung mau ta restu pada ortu, agar berobat kemana,” kata siswi yang aktif di kegiatan PMR, memperoleh kemudaPaskibra dan Voli ini. han. (hendra)

Afri Yulian F

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

[chorus]

TIM XPRESI KOORDINATOR : Khikmah Wati ANGGOTA TIM1: Hendra Apriyadi , Mufrodi, I Layung Sari TIM 2: M Khaerul Anam, Intan Aji Purnamawati, Ikhsan B

PROFIL USIA :

JUMLAH :

13 - 17 tahun

29 ResponX di Kota dan Kabupaten Tegal

JENIS KELAMIN :

PENDIDIKAN :

Cewek 50 persen Cowok 50 persen

SMP dan sederajat SMA/SMK dan sederajat Metode : Random sampling

CMYK

MENJADI atlet karate internasional merupakan hal yang diimpikan Umar Tri Wardoyo, siswa SMP Negeri 9 Kota Tegal yang aktif di ekstra kurikuler (ekskul) seni beladiri yang mengandalkan tangan kosong ini. Cowok yang sekarang duduk di kelas 9 ini mengaku menyukai karate semenjak kecil. Kesukaannya pada cabang olahraga tersebut karena sering menonton film action. Keinginannya menjadi atlet karate internasional tidak lepas dari cita-citanya yang ingin mengharumkan nama Indonesia. Dengan harapan itu, dia jadi lebih bersemangat menggeluti

dunia karate. Bahkan, Umar hampir tiap pagi latihan sendiri di rumah. “Keinginan untuk jadi atlet internasional itu datangnya dari hati mba,” kata Umar . Beberapa prestasi yang pernah diraihnya antara lain Juara III tingkat nasional tahun 2010, Juara II tingkat kota tahun 2010 dan Juara II tingkat eksKaresidenan Pekalongan tahun 2010. “Aku terinspirasi oleh Takashi Katada dari Jepang dan Edo dari Jawa Barat,” ungkap dia. Menurutnya, jadwal latihan karate di sekolahnya berlangsung hampir tiap hari. (shinta)


CMYK

JUMAT, 22 OKTOBER 2010

KOMBIS

20

RADAR TEGAL

Cash Back Rp 400 Ribu Untuk Jupiter dan Vega di Yamaha Agung Motor Pagongan PENAWARAN menarik diberikan Yamaha Agung Motor Pagongan kepada konsumennya. Setiap pembelian Yamaha Jupiter dan Yamaha Vega akan diberikan cash back Rp 400 ribu. Promo ini sebagai bentuk ungkapan terimakasih Yamaha Agung Motor Pagongan kepada pelanggan setianya. ‘’Kami juga tetap mengunggulkan pelayanan yang terbaik,’’ ungkap Edi Maenur, kepala Yamaha Agung Pagongan. Dijelaskan Edi, Yamaha sebagaimana jargonnya ‘semakin di depan’ terlaksana di sini. Terbukti saat Lebaran kemarin penjualannya sangat bagus. Bahkan, stok sampai habis. ‘’Sekarang sudah ready, jadi masyarakat tidak perlu khawatir lagi,’’ tambahnya. Terkecuali untuk Byson, sebagai produk baru sport motor masih inden. Sebab, banyak sekali permintaan sementara persediaan masih terbatas. Ketangguhan mesin berkapasitas 153 cc ini sangat pas bagi yang ingin tampil macho. Sementara, jika dibandingkan dengan motor

LAELA NURCHAYATI/RATEG

READY STOCK - Yamaha Agung Motor Pagongan siap memenuhi kebutuhan kendaraan dari Yamaha untuk masyarakat.

sekelasnya, keluaran baru ini lebih kompetitif. Tak heran bila Yamaha Byson langsung memiliki banyak penggemar, bahkan sebelum didistribusikan ke Yamaha Agung Motor Tegal sekalipun. Sementara di kelas matic, hadir pula Xeon, motor matik tapi berkekuatan sport. Kakak kandung dari Yamaha Mio dan Soul ini, mampu menembus kecepatan

hingga 115 Km perjam. Selain agresif, motor teranyar dari Yamaha ini juga mudah untuk bermanuver dan gampang dikendalikan. Namun, yang terpenting adalah matik ini termasuk irit bahan bakar. ‘’Masing-masing memiliki pangsa pasar tersendiri, semuanya bisa didapatkan di Yamaha Agung Motor Pagongan Jalan Raya Pagongan nomor 82 C Tegal. (ela)

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

PROGRAM BARU – Naga Mas Motor menghadirkan Gebyar Sumpah Pemuda dengan memberikan kebebasan konsumen menentukan uang muka sesuai kemampuan.

Gebyar Sumpah Pemuda Naga Mas Motor

UANG MUKA TERSERAH ANDA

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

BERAGAM – Sejumlah pengembang menawarkan berbagai tipe perumahan dengan dukungan kalangan perbankan dalam Grand REI Expo 2010.

Kemudahan Miliki Rumah Lewat REI Expo 2010 TEGAL - Grand REI Expo 2010 mulai 20 Oktober hingga 31 Oktober 2010 di Atrium Hall, Pacific Mall, Kota Tegal banyak menyedot perhatian masyarakat. Pasalnya, dalam gelaran tersebut hadir sejumlah pengembang yang menawarkan berbagai perumahan dengan beragam tipe serta kalangan perbankan yang turut mendukung dengan menyediakan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Even garapan Cresindo Production tersebut diharapkan mampu menjembatani masyarakat Tegal dan sekitarnya untuk memudahkan memiliki hunian sesuai kebutuhan. Ketua DPD REI Jawa Tengah Sudjadi mengatakan, Grand REI Expo 2010 bisa menjadi ajang bagi masyarakat Tegal dan sekitarnya untuk mendapatkan perumahan mulai dari RSH hingga tipe 45 ke atas di sejumlah lokasi untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Gelaran semacam ini yang

CMYK

melibatkan kalangan pengembang dan pihak perbankan tentu memiliki nilai positif yang harus dipertahankan. Pasalnya, perumahan merupakan kebutuhan utama setiap orang, tetapi pemenuhannya tidak semua orang bisa mendapatkan dengan mudah. Adanya fasilitas kredit dari kalangan perbankan tentu akan memudahkan semua itu sehingga masyarakat bisa mendapatkan sebuah hunian yang nyaman dan layak bagi seluruh anggota keluarga. Saat ini, pemerintah dan PT Bank Tabungan Negara (BTN) akan mengucurkan Kredit Pemilikan Rumah dengan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebanyak 50 ribu unit sepanjang Oktober hingga Desember 2010. Dengan fasilitas tersebut, KPR maksimal bisa mencapai Rp 80 juta dengan tingkat suku bunga 8,15 persen dan jangka waktu hingga 15 tahun. “Ini adalah kesempatan bagi masyarakat yang mendam-

bakan hunian yang nyaman dan bisa disesuaikan dengan kemampuan,” katanya. Pemimpin Cabang BRI Tegal Didit Wijayanto menuturkan, BRI juga memiliki fasilitas KPR bagi masyarakat. Melalui fasilitas tersebut, terdapat berbagai kemudahan sehingga kebutuhan akan perumahan bisa dipenuhi sesuai dengan kemampuan masing-masing. Pihaknya juga menyambut positif Grand Expo REI 2010 yang diikuti sejumlah pengembang di Kota Tegal dan sekitarnya serta kalangan perbankan seperti BRI, BTN, Bank Mandiri serta BNI. Untuk itu, kepada masyarakat pihaknya berharap agar bisa datang dan jangan ragu untuk bertanya sehingga kebutuhan akan perumahan sesuai kebutuhan bisa direalisasikan. “Kami dan pihak-pihak yang ada di dalam Grand REI Expo 2010 optimis semua tujuan yang ada bisa tercapai dengan dukungan masyarakat,” tandasnya. (gun)

TEGAL – Untuk memperingati Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober mendatang, Naga Mas Motor memberikan program terbaru kepada masyarakat Tegal dan sekitarnya yang ingin memiliki sepeda motor Honda sesuai kebutuhan. Kali ini, program Gebyar Sumpah Pemuda memberikan kemudahan kepada konsumen yang melakukan pembelian secara kredit dengan menentukan uang muka sendiri sesuai kemampuan. Direktur Naga Mas Motor Thomas mengatakan, program tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memiliki sepeda motor Honda dengan menentukan uang muka sendiri. Proses yang cepat dan mudah dimana konsumen cukup membawa KTP bisa langsung dilayani. Tidak hanya itu, khusus pembelian Absolute Revo Spoke, ang-

suran hanya Rp 395 ribu per bulan. Konsumen juga mendapatkan hadiah langsung berupa handphone khusus tipe Absolute Revo series, jaket eksklusif khusus tipe matik dan Mega Pro series. Program Gebyar Sumpah Pemuda, jelasnya, merupakan apresiasi atas kepercayaan masyarakat kepada Naga Mas Motor Group dengan menggunakan berbagai tipe sepeda motor Honda untuk mendukung berbagai aktivitas di luar rumah. Untuk itu, pihaknya berharap agar kesempatan tersebut bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya karena berbagai kemudahan dan hadiah langsung siap menanti. “Dalam program yang akan selesai di akhir Oktober ini, konsumenlah yang menentukan sendiri uang muka sesuai kemampuan,” katanya. Selain program Gebyar Sumpah

Pemuda, lanjut dia, terdapat Rejeki Naga Mas yang bisa diraih konsumen dengan berbagai hadiah menarik. Diantaranya 1 unit Toyota Avanza, 10 Honda PCX, 50 Honda Scoopy serta 200 potongan angsuran masing-masing Rp 500 ribu. Promo tersebut, jelasnya, tidak lain untuk memberikan kepuasan kepada seluruh konsumen sehingga bisa terus menjadi mitra dan menggunakan sepeda motor Honda untuk mendukung mobilitas. Dukungan bengkel resmi yang ditangani mekanik-mekanik handal serta suku cadang yang lengkap semakin memudahkan konsumen melakukan perawatan sehingga sepeda motor Honda bisa selalu terjaga dengan baik. “Manfaatkan program ini karena beragam hadiah siap menanti,” tandasnya. (gun)

Kaisar Motor Luncurkan Produk Tangguh Triseda XP (Extra Power) BREBES - Satu lagi bukti komitmen Kaisar Triseda Motor untuk terus berinovasi mengembangkan produk-produk bermutu yang mengerti dan menjawab kebutuhan konsumen, Kaisar Triseda keluarkan produk teranyarnya. Sepeda motor roda tiga yang diberi nama Triseda XP (Ekstra Power) merupakan produk baru yang memiliki kelebihan-kelebihan dari produk sebelumnya. Menurut Direktur Cahaya Murni Kaisar, Dealer Sepeda Motor Kaisar Klampok Brebes, Hadi Santoso, Triseda XP dihadirkan dengan keunggulankeunggulan pada sepesifikasi teknik, sistem elektrik, mesin, rangka hingga kapasitas muatannya. Selain tromol rem yang lebih besar, Triseda XP juga memiliki gardan dengan extra power gear. Selain itu ditunjang oleh engine 150 cc yang mem-

buatnya hemat BBM, water cooling system hingga memiliki idependent dual shock system yang membuatnya lebih tangguh dan stabil. “Baknya juga lebih panjang, yaitu 160 centimeter bisa memuat lebih banyak. Apalagi didukung oleh mesin yang canggih, Triseda XP akan mampu melaju dengan stabil meski membawa beban hingga 8 kuintal dan menanjak sekalipun,” ujar Hadi. Dengan ketangguhannya, Tridesa XP, menurutnya, akan bisa menjawab kebutuhan transportasi, jasa maupun usaha niaga yang membutuhkan distribusi yang banyak. “Ini sangat tangguh dan cocok untuk petani, pedagang maupun profesi lainnya,” lanjutnya. Sebab, type baru Triseda XP ini memang dirancang untuk pekerjaan yang lebih berat. Dengan tenaga ekstra. “Triseda

sanggup menempuh medan berat dan beban muatan yang lebih berat dibanding dengan yang lain,” ujarnya. Produk bermutu ini ditawarkan dengan harga promo pada bulan Juni sd Agustus 2010, yaitu sekitar Rp 20 juta 5 ratus ribu.

“Selain produknya unggul, kami juga menyediakan garansi hingga perlengkapan suku cadangnya,” imbuh Hadi. Triseda XP bisa anda dapatkan: di Cahaya Murni Kaisar, Jl. Raya Klampok 208 Brebes, Telp. 0283-3337689, SMS 24 jam: 0819 3181 6618 (adv)


Radar Tegal 22 Okt 2010