Issuu on Google+

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

RABU, 22 JUNI 2011

KY Interogasi Tiga Hakim Kasus Antasari JAKARTA - Komisi Yudisial (KY) terus mendalami dugaan kejanggalan sidang pembunuhan direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen dengan terpidana Antasari Azhar. Setelah sebelumnya memeriksa para saksi ahli, kemarin (21/6)

lembaga pengawas kode etik kehakiman itu memeriksa tiga hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan yang memvonis bersalah Antasari. Tiga hakim yang datang sekitar pukul 09.30 itu adalah Herry Swantoro, Ibnu Prasetyo, dan

Nugroho Setiadji. Begitu datang dengan menggunakan mobil dinas B 1606 RFQ, ketiganya majelis hakim perkara pembunuhan Nasrudin itu langsung mengisi buku tamu dan menuju para pemeriksanya. Menurut juru bicara KY Asep

Rahmat Fajar, tiga hakim tersebut diperiksa oleh komisioner KY, yakni Suparman Marzuki dan Taufiqurrahman Syahuri. “Selain itu, ada dua tenaga ahli lainnya yang ikut memintai keterangan,” kata Asep. ke hal 19 kol 1

Asep Rahmat Fajar

INDEKS

Pemerintah Dinilai Tak Becus HAL. METROPOLIS

Ratusan Hektar Sawah

MUSTAFA RAMLI/JAWAPOS

SURAT PALSU - Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD (tengah) bersama Sekjen MK, janedjri M Gaffa (kiri) dan mantan Wakil Ketua MK Abdul Mukhtie Fajar (kanan) memaparkan kronologis surat menyurat yang terjadi di MK saat Rapat Konsultasi dengan Panitia Kerja Mafia Pemilu Komisi II DPR di Gedung DPR RI, 21 Juni 2011) di Jakarta.

HAL. RADAR BREBES

“Lestarikan Budaya Nasional” HAL. RADAR BREBES

Jual Beli Fiktif HAL. RADAR SLAWI

APA MANING...

Andi Nurpati Makin Tersudut Seret Hakim Arsyad dan Putrinya JAKARTA - Mantan Anggota KPU Andi Nurpati makin tersu-

dutkan dalam dugaan kasus pemalsuan surat Mahkamah Konstitusi. Keterangan Ketua MK yang didampingi Sekjen MK Janedri M. Gaffar dan mantan Ketua Tim Investigasi MK Abdul Mukti

Fajar, di depan Panitia Kerja (Panja) Mafia Pemilu, banyak meng-counter alibi yang selama ini dipakai politisi Partai Demokrat tersebut. Mahfud MD, diantaranya, ber-

kali-kali menegaskan bahwa surat 112/PAN MK/2009, tertanggal 17 Agustus 2009, yang merupakan surat asli dari MK diterima langsung oleh Andi Nurpati. “Surat sudah langsung diterima Andi

Nurpati di Jak TV, tapi setelah tahu isinya, langsung disuruh diserahkan ke sopirnya,” tegas Mahfud MD, saat rapat konsultasi Panja Mafia Pemilu dengan MK, ke hal 19 kol 1

Pemberangkatan TKI Diperketat Total KASUS yang menimpa Ruyati (54) TKI yang dihukum pancung di Arab Saudi menjadi pelajaran berharga bagi Pemerintah Indonesia. Karenanya Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) saat ini memberlakukan pengetatan total dengan istilah moratorium semi (penghentian sementara pengiriman tenaga kerja ke luar negeri). Menakertrans RI Muhaimin Iskandar mengatakan, tujuan dari moratorium semi ini, lanta-

AFP PHOTO/ KIRILL KUDRYAVTSEV

EVAKUASI - Tim sar Rusia sedang mengevakuasi jenasah korban kecelakaan pesawat Tupolev 134 yang jatuh di Republik Karelia.

PesawatRusiaJatuh,44Tewas MOSKOW - Insiden tragis kembali terjadi di dunia penerbangan. Kali ini sebuah pesawat Rusia, Tupolev Tu-134, jatuh di Republik Karelia, Senin malam waktu setempat atau Selasa dini hari WIB. Kecelakaan itu menewaskan 44 orang. Selain itu, delapan luka berat. Belum diketahui pasti penyebab kecelakaan tersebut. Tapi, seperti dilansir Reuters, petugas setempat melaporkan, pesawat itu terganggu oleh kondisi cuaca buruk di langit Rusia. Tentang kronologi peristiwa itu, otoritas penerbangan negeri beruang merah tersebut akan menggelar investigasi khusus. ke hal 19 kol 1

SEMOK

Citra Idol Doyan Bule

PENYANYI Skolastika Citra Kirana Wulan yang beken dipanggil Citra ‘Idol’ mengaku lebih suka berpacaran dengan bule. Bahkan, saat masih sekolah di Yogyakarta, Citra pernah merasakan berpacaran dengan pria bule. “Aku suka bule karena suka saja. Mereka kelihatan lebih romantis. Aku jadi bisa belajar bahasa Inggris. Dulu pernah pacaran sama bule waktu di Yogya. Dulu aku sering nyanyi terus ketemu sama dia,” ungkap Citra. Meski begitu, pelantun Everybody Knew ini tak mau menolak jika akhirnya ada pria Indonesia yang mampu merebut hatinya. Yang terpenting baginya adalah pria itu harus seiman. “Mungkin aku dinilai sensual sama bule karena

ran Pemerintah Indonesia ingin memastikan bahwa warganya yang akan kerja ke Timur Tengah khususnya Arab Saudi benar-benar mendapatkan pelayanan dan perlindungan hak serta kewajiban secara memadai. “Pengetatan yang dilakukan Kemenakertrans tersebut sebenarnya sudah berlangsung empat bulan ini. Bahwa warga kita calon TKI yang mau berkerja ke Timur Tengah khususnya Arab Saudi ke hal 19 kol 4

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

BEDAH JALINGKOS – Beberapa aktivis mahasiswa dari tiga OKP, yakni PMII, GMNI dan HMI sedang melakukan bedah kasus jalingkos bersama Bupati Tegal.

Status Tersangka Bupati Diduga Rekayasa TIGA organisasi mahasiswa menduga status tersangka Bupati Tegal, Agus Riyanto SSos MM sebuah direkayasa. Ini setelah tiga organisasi mahasiswa melakukan bedah kasus jalingkos, Selasa (21/6) di Pendopo rumah dinas bupati. Tiga organisasi kemahasiswaan tersebut adalah Pergerakan mahasiwa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Tegal, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Menurut Ketua HMI, Marjuki, persoalan pelik pada kasus jalingkos yang melibatkan banyak pihak

sudah semestinya di selesaikan. Agar cita-cita membuat jalingkos dapat tercapai dan menjadi bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Tegal. “Penyelesaian kasus ini akan segera terealisasi apabila semua pihak yang terlibat menyadari dan bersungguh-sungguh untuk menyelesaikan persoalan ini,” katanya. Dikatakannya, beberapa hal yang menjadi poin permasalahan diantaranya terdapat penipuan terhadap warga pemilik tanah yang merasa belum terbayarkan. Sedangkan pemkab sudah merasa mem-

bayar. Sementara, terkait status bupati sebagai tersangka, menurutnya adalah sebuah rekayasa yang menyebabkan susahnya kasus ini menjadi terungkap. Maka, hendaknya semua element yang berwenang untuk menjalankan fungsinya agar persoalan ini segera terselesaikan. Sedang ketua GMNI Tegal, Trio Pahlevi mengatakan, bedah kasus jalingkos ini menurutnya sangat penting. Agar kasus ini segera terselesaikan, setidaknya ada titik ke hal 19 kol 4

ADI MULYADI/RATEG

NIKMATI TARIAN - Menakertrans RI, Muhaimin sedang menikmati penampilan Tari Endel sebelum membuka acara Nakertrans Exspo 2011.

ke hal 19 kol 4

Andi Nurpati Makin Tersudut *Wah, ora bisa ngepong kyeh! Status Tersangka Bupati Diduga Rekayasa * Pantes, liane kayong anteng!

CMYK


OPINI

2

RABU 22 JUNI 2011

RADAR TEGAL

Mengejar Penyuap di Singapura Oleh: Ismatillah A Nu’ad

Berkaca dari Ruyati Oleh: M Riza Pahlevi EKSEKUSI mati terhadap seorang TKW, Ruyati yang berusia 54 tahun Sabtu (18/6) lalu di Arab Saudi menyentak kembali rasa kebangsaan. Pemerintah pun dihujani tudingan-tudingan kegagalan melindungi warga negaranya yang kebetulan menjadi tenaga kerja di luar negeri. Kondisi ini tentu saja menjadi persoalan besar, karena banyak TKW yang bekerja di Arab Saudi. Mereka bisa saja mengalami kasus yang serupa, namun belum terekspose media. Berkaca dari kasus Ruyati, ada banyak aspek yang harus dipandang. Aspek pertama tentu saja tentang kualitas lapangan pekerjaan yang akan diisi seorang tenaga kerja di luar negeri. Pembantu rumah tangga, atau pengasuh orangtua jompo menjadi pilihan banyak tenaga kerja akibat ketiadaan keahlian. Dengan kondisi itu, memang menjadi pilihan yang paling gampang dilakukan wanita-wanita Indonesia yang ingin bekerja di luar negeri. Jika kita cermati dari berbagai negara tujuan TKI, sebenarnya tidak semuanya yang bermasalah. Kasuskasus yang paling menonjol memang ada di dua negara yaitu Malaysia dan Arab Saudi. Banyak berita masalah TKW yang muncul dari dua negara tersebut. Di Malaysia, sering kali muncul berita pemulangan TKI secara massal karena tidak memiliki paspor. Begitu pula di Arab Saudi, yang terjadi juga hampir sama. Di kedua negara tersebut, memang pengiriman TKW cukup banyak. Banyak TKI kita yang mengalami perlakuan tidak wajar bahkan sampai tidak manusiawi. Tetapi banyak juga yang harus berhadapan dengan hukum akibat perbuatan pidana yang dilakukannya. Namun sering kali posisi TKW yang berhadapan dengan hukum sangat lemah. Tidak mendapat bantuan hukum dari pemerintah, hingga akhirnya terjadi seperti aksus Ruyati. Ruyati salah satu contoh. Dia didakwa dan memang mengakui perbuatan membunuh majikannya sehingga sesuai hukum yang berlaku di Arab Saudi, Ruyati divonis mati kecuali pihak keluarga korban membuka pintu maaf baginya. Sementara mungkin pengadilan tidak mempertimbangkan, kenapa dia melakukan perbuatan itu. Karena tidak mungkin TKW yang telah bersusah payah agar bisa bekerja di laur negeri hanya datang untuk membunuh keluarga yang memperkerjakan dia. Namun jika ditilik dari penyebab terjeratnya para TKI ke dalam ranah pidana, mayoritas selalu saja akibat menerima perlakuan yang tidak layak dari majikan atau keluarga majikannya. Seringkali mereka melakukan tindakan melawan hukum karena terdesak, terpaksa atau tidak tahan diperlakukan tidak wajar. Seperti hal-hal itu kuran mendapat perhatian dari petugas hukum di daerah tersebut. Sementara jika terjadi sebaliknya, belum tentu dilakukan sama seperti itu. Pemerintah harus berani mengambil langkah tegas terkait dengan persoalan tersebut. Sehingga bisa menekan sedikit mungkin keberadaan TKW yang tersandung masalah. Dengan demikian, pemerintah pun benar-benar melindungi TKI yang berada di luar negeri. Perlindungan yang dimaksud adalah dilakukan kebijakan dua negara, yakni dengan membuat MoU atau perjanjian. Sehingga ada dasar hukum yang mengikat kedua negara tersebut, khususnya terkait dengan nasib para TKI yang ada di dalamnya. Mungkin hal kecil yang harus diperhatikan para pemegang kebijakan, perusahaan pengerah tenaga kerja, hingga para TKI itu sendiri bahwa salah satu syarat utama pengiriman tenaga kerja adalah wajib mengetahui tipikal atau lingkungan kerja yang akan dimasuki. Pemerintah juga harus mendesak pemerintah negara bersangkutan memberlakukan peraturan yang ketat terhadap pemakai jasa tenaga kerja sesuai mekanisme perjanjian kerja yang profesional, bukan dengan pola pikir antara budak dengan juragan. Langkah berikutnya, jika hal-hal tersebut masih saja menimpa tenaga kerja, mau tidak mau berlakukan larangan pengiriman tenaga kerja ke negara yang sering bermasalah. Larangan itu pasti dapat menaikkan nilai tawar TKI kita karena persoalan jasa ketenagakerjaan adalah persoalan saling memerlukan. Semoga persoalan TKI ke luar negeri ini bisa diselesaikan dengan baik, ibarat peribahasa yang mengatakan, menarik rambut dalam tepung, rambut tercabut, tepungnya tidak berserakan. (*)

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur: Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati, Moch. Arifin, Arief Nur Rahardian Sidiq. Sekretaris Redaksi/Persh: Yully Trieyani. Kota Tegal: M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan, Abidin Abror. Brebes: Agus Wibowo. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Hermas Purwadi, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Hesti Prastyani (Manajer Tegal), Kharisma Dewi, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Astri Prayudita, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: M. Yusuf Abadii. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 35.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

WHOSE is the greater blame in a shared evil? She who sins for a pay, or he who pays for sin? Penyair Juana Ines de la Cruz (1995). Setidaknya sudah dua pelaku suap yang berkasnya kini tengah diusut KPK, keduanya “melarikan” diri ke Singapura, entah alasan sakit atau “dilarikan”. Pertama tentu kasus M Nazaruddin, mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, yang tersangkut dugaan suap proyek pembangunan wisma atlet di Jakabaring, Palembang, yang menelan dana hingga Rp 191 miliar. Kedua, kasus Nunun Nurbaeti tersangka dugaan suap cek perjalanan terkait pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia yang dimenangkan oleh Miranda Goeltom pada 2004. KPK yang bekerjasama dengan Kementerian Hukum dan HAM serta Kementerian Luar Negeri, kini tengah bekerja supaya kedua pelaku bisa dikembalikan ke Jakarta, supaya keduanya dapat mengikuti proses hukum atas kasus yang menjerat keduanya. Lebih jauh, supaya kedua pelaku juga menjadi whistle blower, karena diduga ada pihak-pihak lain yang juga turut terlibat atas kasus suap-menyuap itu. Selain kedua tersangka itu, sebenarnya mungkin saja masih banyak pelaku lain yang kini masih menyembunyikan diri di Singapura. Entah yang tersangkut kasus suap atau kasus korupsi. Mungkin ada triliunan aset negara yang diinvestasikan atas kepemilikan pribadi koruptor di sana. Kita mungkin masih ingat pada pertemuan Presiden SBY dan Perdana Menteri Lee Hsien Loong di Istana Tampak Siring, Bali, pada tahun 2007, dimana salah satunya menyetujui perjanjian ekstradisi bagi para koruptor Indonesia yang tinggal di Singapura.

Saat itu, perjanjian ditandatangani oleh masing-masing Menlu dari kedua negara, yaitu Hassan Wirajuda dan George Yeo. Sebab, sebelumnya akibat persoalan ekstradisi, hubungan pemerintah RI dan Singapura terjadi celah yang signifikan, karena pemerintah RI menganggap Singapura melindungi para koruptor kelas kakap dari Indonesia. Banyak pihak menginginkan dari perjanjian itu ada implementasi yang konkret dan bisa dilihat publik luas, sehingga para penyuap atau koruptor menjadi gerah dan berang. Implementasi perjanjian Tampak Siring semestinya yang aktif tak hanya dari pemerintah RI, tapi pemerintah Singapura juga harus pro aktif membantu, jika benar-benar ingin menuntaskan masalah ini. Dalam pengertian, Singapura tak hanya membuka akses bagi Indonesia, tapi juga harus dilibatkan dalam proses ekstradisi dan secara lebih jauh penangkapan para koruptor atau penyuap. Dalam salah satu butir perjanjian Tampak Siring dinyatakan, bahwa ekstradisi bersifat surut. Artinya hanya dibatasi hingga 5 (lima) tahun. Pertanyaannya mengapa harus berlaku surut? Bukankah ini persoalan yang sangat penting bagi rakyat Indonesia, dan sebenarnya merupakan tanggung jawab moral bagi Singapura sendiri untuk membantu menangkap para koruptor dan penyuap. Semestinya jika serius, Singapura tak membatasi ekstradisi itu. Bukankah persoalan kejahatan harus ditindak demi hukum sampai kapanpun, dan bukannya dibatasi seperti itu. Kesannya jika dibatasi, berarti setelah 5 tahun nanti, para koruptor dan penyuap kembali dibiarkan hidup nyaman dan tentram di Singapura.

Ketika perjanjian ditandatangani, ada deal-deal tertentu yang sudah disepakati. Yang sudah diketahui bahwa pemerintah Singapura berjanji akan mengekstradisi para koruptor dan penyuap meskipun berlaku surut hingga 5 tahun. Tapi pada saat yang sama tidak diketahui janji apa yang diberikan oleh pemerintah Indonesia untuk Singapura. Sebelumnya Singapura sudah dikenal sering mengebiri perjanjian-perjanjian yang dilakukan dengan Indonesia. Oleh sebab itu, para pengamat menggambarkan Singapura seperti kelinci yang cerdik dan licik, meskipun negaranya kecil tapi bukan berarti akalnya pendek. Sedangkan Indonesia digambarkan seperti seekor keledai yang bodoh, sering ditipu berulangkali namun tak jera-jera. Katakanlah seperti dalam kasus pengerukan pasir Indonesia untuk memperluas daratan di Singapura. Sudah berjuta ton pasir Indonesia yang disuplai ke Singapura. Daratan Indonesia lambat laun bertambah menyempit, sementara Singapura bertambah luas. Indonesia sudah memberikan pasir, tapi tak sepeserpun uang yang didapatkan untuk pembangunan, yang ada uang itu malah diboyong para koruptor ke Singapura, dan para koruptor itu dilindungi oleh pemerintah di sana. Jadi uang yang dibelikan ke Indonesia akhirnya kembali ke Singapura. Memang sangat miris, sudah menjual daratan, uangnya tak didapat pula, istilah kata, sudah jatuh tertimpa tangga. Persoalan korupsi dan suapmenyuap memang sangat serius harus ditangani detik ini juga, karena benar-benar merugikan negara dan akibatnya rakyat Indonesia disengsarakan. Para koruptor itu lari dan menye-

lamatkan diri dengan berhijrah ke Singapura, sementara pemerintah Singapura seperti “orang bodoh”, menutup mata dengan uang yang masuk kenegaranya yang dibawa oleh para koruptor. Semestinya sebuah negara “yang sehat” membatasi diri dari para pelancong yang tidak jelas asal-usulnya, apalagi sudah ketahuan bahwa dia adalah koruptor. Ada berbagai cara bagi para koruptor ini untuk menyelamatkan aset-aset hasil korupsinya. Pertama, menginvestasikan uang hasil korupsinya di berbagai perusahaan besar di Singapura. Kedua, membuat perusahaan sendiri. Ketiga, menanam investasi ke sebuah perusahaan tapi bukan atasnama pemiliknya, melainkan menggunakan nama keluarganya, atau handai taulan dan kerabatnya. Sudah triliunan negara ini dirugikan karena korupsi. Rakyat berhasil disengsarakan para koruptor. Korupsi terjadi disemua sektor birokrasi pemerintahan. Biasanya para pejabat tertentu mengetahui bahwa didepartemennya ada korupsi, tapi karena ia juga terlibat sehingga akhirnya dia diam saja, karena sudah tahu sama tahu. Korupsi di Indonesia sudah terjadi bagai sebuah jaringan, seperti kutipan dari penyair Juana Ines de la Cruz di awal tulisan ini: siapa yang harus dipersalahkan atas sebuah kemaksiatan bersama? Menurut Jeremy Pope (1999), ada beberapa hal yang harus dilakukan negara. Pertama, negara harus memperkuat jaringan hukum, dan memberi hukuman yang berat bagi para koruptor. Kedua, memperkuat sendi-sendi pemerintahan, baik itu dari segi sistem maupun mental para birokrat, sehingga tidak memberikan peluang sedi-

Sing Digedag-Gedag Muride

NGRESULA maning ah.. Aq ta heran.. lg kae mlaku breng karo polisi pda2 mtore bobrok.. tp bsane ning oprasi ditilang.. pdhal lengkap.. mung langka tu2p mika lampu ne tok.. sing pnting kn lmpu nesih mrup benr.. mtore q ta bobrok krna ra kuat tku onderdile.. go Kapolres Slawine tulung di rukyah y kena anak buahe.. maturnuwun.. 08996585xxx

Luwih Murah Lewat Calo

Tanggapan:

Jerone Kayak Danau Toba YTH. Bpk Walkot. Pak dalan nang Jl Dr Sutomo rusak jero, nganti jerone kya Danau Toba. Tulung Pak dibeneri. Trz kpn truk2 gede dialihna maning nang dalan semula. Gawe rusak lan ruwet dalan kue Pak. Makasih Pak Walkot. Tulung diperhatikna. 081548142xxx

Penulis adalah peminat historiografi Indonesia modern

Dirukyah Anak Buahe

KYEH aku pan ngomong kr kepsek SDN Kejambon 3 Tegal, masa gurune sing pd pengin piknik sing dgedag2 murid2e, apa maning sing mesih kls 1 ,donge pd dw utek ora sih, piknik gari piknik dewek kasengeni nyusahna murid2e, beleh nyadar gajine pd akeh apa? durusikeh kwalitas pengajarane guru nggo anak didik, makasih. 083837068XXX

PEMBELAJARAN di luar kelas yang dikemas melalui kegiatan out bond, study tour (piknik?) yang telah dilaksanakan kelas VI SDN Kejambon 3 pada pertengahan Mei kemarin merupakan hasil keputusan musyawarah orang tua murid bersama Pengurus Komite pada awal tahun pelajaran. Kita semua tahu study tour bagi anakanak bukan semata-mata rekreasi tapi juga untuk menambah pengetahuan dan wawasan siswa. Karena study tour juga bentuk pembelajaran secara langsung mengenal tempat-tempat bersejarah atau penampakan alam di daerah-daerah tertentu yang ada di Indonesia. Dalam kegiatan ini guru bertanggung jawab penuh, bertindak sebagai pendamping dan pembimbing siswa mulai dari awal pemberangkatan sampai kembali kepada orang tua masingmasing. Jadi guru tidak sekedar numpang berekreasi. Andai saja pengirim “Ngresula” saat itu menawarkan diri bersedia terlibat dalam tugas dan tanggung jawab guru-guru pendamping tentu kami ajak. Gratis! Adapun peserta selain kelas VI sifatnya penawaran termasuk kelas 1 karena saat itu masih ada kursi yang kosong. Jadi tidak ada pemaksaan sama sekali. Masalah peningkatan kualitas pendidikan di SDN Kejambon 3, memang komitmen kami tapi semua itu tentu tidak semudah membalikan telapak tangan. Butuh waktu, butuh proses, juga yang tidak kalah pentingnya butuh dukungan dari semua orang tua murid bukan hanya menuntut. Terimakasih Kepala SD Negeri Kejambon 3 H Wachidin SPd

kitpun terhadap koruptor. Ketiga, harus ada keterbukaan dalam setiap departemen pemerintahan yang di akses secara langsung oleh masyarakat, sehingga tak ada celah bagi para koruptor. Namun selain upaya-upaya domestik itu, upaya kerjasama internasional juga harus dilakukan pemerintah, sebab biasanya para koruptor setelah melakukan korupsi lalu kabur ke negara-negara lain untuk menyelamatkan uang hasil korupsinya, seperti yang banyak terjadi di Singapura. Karenanya perjanjian ekstradisi dengan Singapura harus benar-benar dilakukan secara serius. Pemerintah Singapura jangan lagi melindungi para koruptor Indonesia, akan tetapi bekerjasama dengan pemerintah Indonesia untuk menuntaskan jaringan kejahatan (the transmission of crime) yang dilakukan para koruptor. Rakyat Indonesia sudah lama menantikan ada pengungkapan kasus korupsi yang transparan dan di usut secara tuntas, misalnya, kasus BLBI, (alm.) Soeharto beserta kroninya, dan sebagainya. Mereka para koruptor dan penyuap benar-benar harus bertanggungjawab, karena apa yang sudah dilakukan membuat rakyat Indonesia menjadi sengsara. Rakyat Indonesia bahkan tak hanya ingin para koruptor dan penyuap sebatas dihukum dalam sel penjara atau dinusakambangkan, tapi juga menginginkan supaya mereka digantung di alun-alun Monas supaya orang benar-benar jera untuk tidak melakukan korupsi dan segala bentuk manipulasi lagi. (*)

MELU ngesula keh.. Aq ta bngung mring Samsat Slawi.. bisane lwat calo lwih mrah dri pda ngrus dwek.. tulung kue go kasamsate ank buahe di skolahna mning y kna. Ben bsa itung2an.. maturnuwun.. 08996585xxx

Tanggapan : BAHWA berdasarkan hasil koordinasi dengan Dinas PU Bina Marga Propinsi Jawa Tengah, perbaikan Jl Dr Sutomo menjadi tanggung jawab Dinas PU Bina Marga Prop Jawa Tengah, karena kerusakan jalan tersebut ditimbulkan sebagai akibat pengalihan arus lalu lintas dari Jalur Pantura ke Jl Dr Sutomo, hal ini disebabkan karena adanya pekerjaan perbaikan Jl Mayjend Sutoyo dan Jl. Gajah Mada.

Truk Berat Dilarang Masuk ALHAMDULLILAH Jl.Flores sudah diaspal tp aku njaluk tulung sebagai warga Jl Flores mhn kepada DPU ben jalanne awet ditulis truk yg bermuatan berat dilarang msk. Karena akeh truk lewat mtr nuwun. 08156537xxx

Tanggapan: BAHWA permohonan larangan bagi kendaraan yang bermuatan berat di Jl Flores akan dikoordinasikan dengan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Tegal (Dishubkominfo) karena merupakan kewenangan dinas tersebut. KEPALA DINAS PEKERJAAN UMUM KOTA TEGAL Ir GITO MURSRIYONO

anda di kolom ngresula, terkait dngn kurang puasnya pelayanan saya sbg kasir BKK Tarub, sbaiknya anda datang klarifikasi dg kasir yg ada di BKK Tarub atau langsung sampaikan ke pimpinan saya agar segala yg kurang berkenan bagi anda bisa diselesaikan dengan duduk bersama. Sebab selama saya bekerja kurang lebih 20 thn sbagai kasir di BKK Tarub tdk pernah ada komplen dari nasabah. Alloh Maha Mengetahui dan Maha Adil. WONG BECIK KETITIK ALA YA KETARA. Ngresula ya ngresula tapi aja gawe fitnah ya, melas sing d fitnah, coba yen saumpamane sing difitnah awake sing ngresula primen...? Mangkane ana hadits sing artine fitnah lebih kejam dari pd pembunuhan, paham ora sing ngresula? Tlng dimuat ya.. Maturnuwun... 085742820xxx

Aja Mung Ngudag Motor Tok NGRESULA keh.. kue polisi sing ning patung kresna Slawi bsane dalan sesek semrawud pada nongkrong tok.. Barang ana mtor sing salah jalur kebingungen langsung ngudag.. tulung len go Kapolres Slawi ben dalane aman, ayem, tertib, teratur anak buahe ja gon ngudak mtor sing kebingungen tok.. maturnuwun... 08996585xxx

Temu Kangen Datang dan Klarifikasi Langsung INI Jawaban dr no. 085742223xxx , Edisi Selasa 7 Juni 2011 terkait dg BKK Tarub. Maaf, karna sdh 2 kali muncul keluhan

DIBERITAHUKAN segenap alumni SMPN Sumurpanggang bahwa pd H+3 LEBARAN thn ini akan d adakan temu kangen angkatan 90 bertempat d SMP N 17 Kota Tegal. 085870117xxx

Aja Ngandelna Pemerintah ASS Rateg, aku wong Tegal pan melu ngresula karo wong sing ngandelna pemerintah, mandiri aja ana masalah satitik pemerintah kapan majune Indonesia angger wonge pada ngandelna pemerintah, setuju? 082135794xxx

Gampang Gawe SK ASS, aku heran maring kepsek MI karo SD swasta bisane gampang gawe SK kanggo bocah sing arep daftar S1 PGSD Universitas Terbuka. Padahal bocah kuwe ora mulang2 acan. Tulung Kemenag Kab. Tegal melu ngontrol aja dijor klowor aja gampangan. Makasih! 085842336xxx

Harus Bolak-Balik SAMSAT (SATU ATAP) Yth. Kapolresta & KA. UP3AD Tegal. Saya sbg wajib pajak, selama ini masih merasakan kurangnya pelayanan pd kantor Samsat Tegal. Khususnya cek fisik & Bpkb yg belum satu atap, unt pengurusan kend. Wp direpotkan hrs bolak-balik di Polres. Sbg catatan untuk Jateng, Samsat Tegal yg belum satu atap. Terima kasih atas perhatian bpk2 ya berwenang. 081575133xxx

Ora Tau Diurusi PARAH nemen... Pgawai Dinsos Kab. Tegal kususe sing nangani wonx CACAT (DIFABEL) ngrim wonx neng BBRSBD SOLO ra tau d tiliki/durusi. Mohon mb0k ya wonx CACAT di Perhatikan, kaya neng UU... 085641107xxx

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS ke 085293278922, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Dapatkan kaos Ngresula, yang berisi SMS ngresula pilihan. Hanya Rp60.000/pcs.


CMYK

METROPOLIS

RABU, 22 JUNI 2011

3

RADAR TEGAL

M SAEKHUN/RATEG

TINJAU JOB FAIR EXPO - Rombongan Komisi II DPRD Kota Tegal, didampingi kepala Dinsosnakertrans meninjau stand perusahaan yang mengikuti Job Fair Expo.

ABIDIN ABROR/RATEG

BUKA PINTU - Sebagai persiapan menjelang Sejit pintu Kelenteng Tek Hay Kiong Tegal seluruhnya dibuka.

Lindungi TKI di Luar Negeri

Sejit Kongco di Kelenteng Tek Hay Kiong Tegal

PERWAKILAN 40 KELENTENG

PERDAGANGAN

BAKAL HADIR SELAMA tiga hari berturutturut dimulai tanggal 24, 25, 26 Juni 211 Kelenteng Tek Hay Kiong Tegal, bakal menggelar acara ritual Sejit Kongco Ceng Gwan Cin Kun. Acara ritual ini bakal dihadiri sekitar 40 kelenteng yang ada di Pulau Jawa.

Pemerintah Dinilai Tak Becus BANYAKNYA kasus hukuman mati yang dialami Tenaga Kerja Indonesia (TKI), khususnya yang bekerja di Arab Saudi, menandakan pemerintah tak becus melindungi warganya. Sehingga, sebelum ada penataan terkait perlindungan dan pengawasan TKI yang bekerja di luar negeri, pemerintah harus menghentikan pemberangkatan TKI ke luar negeri. Khususnya yang berasal dari Kota Tegal. Untuk itu Pemkot melalui Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnaker-

trans) harus lebih ketat dalam memberangkatkan TKI. Menurut Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) setempat, Hj Stella Emilina SH, kasus yang menimpa Ruyati yang dihukum pancung, harus jadi kasus TKI terakhir. Banyaknya TKI yang mati karena dihukum, membuktikan pemerintah lemah dalam mengawasi dan melindungi warganya yang sedang bekerja di luar negeri. “Harusnya pemerintah melakukan negosiasi, sehinggga hukuman mati atau pancung tidak harus terjadi pada TKI. Sebelum ada penataan soal pengawasan dan ke hal 9 kol 5

Masing-masing kelenteng mengirimkan tandu. Tandu sebanyak ini seperti biasa, nantinya bakal diarak dalam acara gotong Toa Pek Kong. Sejit ini didahuli dengan acara buka pintu. Seluruh ke hal 9 kol 1

ADI MULYADI/RATEG

SOSIALISASI - Para pedagang rokok dari 4 kecamatan di Kota Tegal, diberi pengetahuan tentang cukai rokok ilegal.

Tekan Cukai Palsu, Pedagang Diingatkan BELAKANGAN ini banyak beredar rokok dengan cukai palsu yang menyebabkan negara mengalami kerugian. Untuk menekan peredarannya, Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UMKM perindag) Kota Tegal mengingatkan para pedagang rokok di 4 kecamatan yang ada. Imbauan tersebut dikemas dalam kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di Gedung Pesona Bahari SMKN 1 Kota Tegal, Senin (20/6). Dalam acara tersebut Diskop UMKM perindag menggandeng Bea Cukai untuk memberikan materinya. Kabid Perdagangan dan Pengembangan Produksi Diskop UMKM perindag Kota Tegal, Isritati mengatakan, sejauh ini di Kota Tegal belum ditemukan adanya produk-produk rokok bercukai palsu. Namun demikian sosialisasi ini perlu dilaksanakan dalam rangka menekan peredaran rokok-rokok bercukai palsu. “Cukai palsu itu sangat merugikan negara. Karena itu diharapkan para pedagang rokok dapat pemahaman mengenai

”Proyek Pemkot Harus Seperti TMMD” PELAKSANAAN TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung I di Kelurahan Keturen Tegal Selatan telah berakhir. Secara resmi kegiatan tersebut ditutup Wakil Wali Kota Tegal Habib Ali Zaenal Abidin, Selasa (21/6) kemarin. TMMD yang dilaksanakan selama 21 hari itu menyelesaikan beberapa sasaran fisik dan nonfisik. Di antaranya pembuatan saluran air, talud, dan pengurukan halaman kelurahan. Hasil kegiatan ini dapat dilihat serta dinikmati masyarakat secara nyata. Usai menutup TMMD Sengkuyung Tahap I, Habib Ali mengatakan, TMMD diharapkan menjadi contoh bagi proyek-proyek yang dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal. Karena kualitas beberapa sasaran fisik TMMD sangat bagus dan maksimal. “Proyek Pemkot harus

M SAEKHUN/RATEG

LANTIK PENGURUS - Ketua DPP PKB HA Muhaimin Iskandar MSi, melantik jajaran kepengurusan DPC PKB Kota Tegal periode 2011 2016, di gedung Nusa Bahari kemarin.

Pengurus PKB Didominasi Wajah Baru Dilantik Langsung Ketua DPP ADI MULYADI/RATEG

SERAHKAN ALAT - Secara simbolis seorang TNI dan Linmas menyerahkan alat kerja kepada wakil wali kota Tegal.

seperti TMMD. Baik itu sistem atau hasil pengerjaannya.” Maksudnya, tandas dia, TMMD dikerjakan maksimal dengan melibatkan atau member-

dayakan masyarakat sekitar. Begitu pula dengan proyek Pemkot, maka harus melibatkan masyarakat Kota Tegal juga. ke hal 9 kol 1

SUSUNAN penguruas Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kota Tegal periode 2011 – 2016, yang secara resmi dilantik Ketua DPP PKB Muhaimin Iskandar, Selasa (21/6) kemarin, ternyata didominasi wajah baru. Dari 34 personil dewan tanfidz, 22 personil merupakan wajah baru. Bahkan

tak sedikit personil pengurus baru DPC PKB baru, berasal dari pengurus atau kader partai politik (parpol) lain. Sesuai Surat Keputusan (SK) DPP PKB Nomor 7850/DPP-03/V/ A.1/IV/2011 tanggal 25 April 2011, yang ditandatangani Ketua Umum DPP HA Muhaimin Iskandar MSi, dan Sekjen H Imam Nahrawi, selain menetapkan Drs H Anshori Faqih sebagai ketua Dewan ke hal 9 kol 1

ke hal 9 kol 5

PENDIDIKAN Empat Pelajar Terbaik Berlaga di Propinsi EMPAT pelajar Kota Tegal dua hari ini berlaga di propinsi dalam ajang lomba siswa berprestasi. Mereka adalah para jawara berhasil menjadi juara peserta, pada ajang sama tingkat kota yang diselenggarakan Senin dan Selasa pekan kemarin. Menurut Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tegal, M Ismail Fahmi, pada lomba siswa berprestasi yang digelar disdik diikuti oleh 366 orang. Mereka merupakan siswasiswi mulai tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/ MA, dan SMK negeri swasta yang ada. “Dari total tersebut memunculkan tiga terbaik di setiap tingkatan. Tapi yang berhak mewakili Kota Tegal di tingkat propinsi hanya para jawaranya alias juara I. Sementara juara I maupun II tidak dapat melaju ke jenjang selanjutnya.” Dia menjelaskan, sementara ini yang sudah diberangkatkan ke Semarang para duta dari tingkat SD/MI dan SMP/MTs. Sedangkan tingkat SMA dan SMK belum diberangkatkan, karena masih menunggu informasi dari propinsi. ke hal 9 kol 1

CMYK

Harga Sembako Mulai Merangkak Naik

Permintaan Masih Stabil, dan Pasokan Lancar HARGA sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional mulai merangkak naik. Meski hanya terjadi pada beberapa komoditas, kondisi ini menurut pengakuan sejumlah pedagang memicu kenaikan komoditas lain. Hanya saja, lonjakan kali ini dalam batas wajar. Dengan kenaikan antara Rp300 sampai Rp500 per jenis kebutuhan. Menurut Wasto, pedagang di Pasar Pagi Kota Tegal, beras kualitas menengah ke atas seperti Bintang dan sejenisnya naik Rp400 per kilogram dari Rp7.100 menjadi Rp7.500/kg. Untuk kualitas biasa dari Rp6.400 per kilogram menjadi Rp6.800/kg. Untuk gula pasir, dari Rp9.500 per kilogram naik jadi Rp 10.000/kg. Untuk telur ayam mengalami kenaikan cukup tinggi, dari Rp13.500 per kilogram jadi Rp15.000/kg. Minyak goreng curah dari Rp10.000 naik jadi Rp10.500/kg.

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

MERANGKAK NAIK - Harga sejumlah kebutuhan pokok mulai merangkak naik di tingkat eceran.

“Kenaikan kali ini merupakan bagian dari mekanisme pasar, dan biasanya akan kembali turun da-

lam beberapa pekan. Setelah itu, saya memprediksi akan naik lagi di awal bulan puasa hingga Le-

baran yang tinggal beberapa bulan. Meskipun begitu, permintaan cenderung stabil. Karena besarnya kenaikan masih dianggap wajar, dan belum ada pengurangan dari konsumen. Baik kalangan rumah tangga maupun pedagang makanan.” Lebih lanjut Wasto menjelaskan, untuk pasokan sendiri saat ini berjalan lancar dan bagus. Sehingga kebutuhan konsumen dapat terpenuhi. Terjaganya pasokan yang stabil diakuinya mampu meredam kenaikan sejumlah komoditas. Sementara jenis lainnya dalam kisaran harga semula, belum ada tanda-tanda akan naik. “Meski naik tapi dalam batas wajar. Sehingga tidak terlalu mempengaruhi permintaan,” paparnya. Sementara Heni, seorang konsumen membenarkan jika saat ini terjadi kenaikan sejumlah kebutuhan pokok. Menurutnya, kenaikan saat ini dalam batas wajar, dan

bisa dimaklumi terutama untuk tingkat eceran. Pihaknya tidak mengurangi pembelian akibat kenaikan tersebut. Sebab hanya terjadi pada beberapa komoditas. “Bahkan untuk sayuran dan komoditas lain cenderung mengalami penurunan harga. Sehingga dapat dipakai membeli kebutuhan yang naik. Kenaikan harga justru meningkat dalam dua bulan ke depan, saat memasuki bulan puasa,” imbuhnya. Lebih lanjut dia mengungkapkan, berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, banyak konsumen dan pedagang melakukan penambahan stok guna menekan kenaikan harga. Sehingga masih dapat membeli dengan harga lama. Tapi hanya untuk kebutuhan yang bertahan lama, seperti beras, gula pasir, minyak sayur dan sejenisnya. “Meski naik tapi kami masih membeli seperti biasa,” pungkasnya. (gun)


TEGAL METROPOLIS

4

RABU 22 JUNI 2011

RADAR TEGAL

PENDIDIKAN Empat Pelajar Terbaik Berlaga di Propinsi

Pemerintah Dinilai Tak Becus Lindungi TKI di Luar Negeri

EMPAT pelajar Kota Tegal dua hari ini berlaga di propinsi dalam ajang lomba siswa berprestasi. Mereka adalah para jawara berhasil menjadi juara peserta, pada ajang sama tingkat kota yang diselenggarakan Senin dan Selasa pekan kemarin. Menurut Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tegal, M Ismail Fahmi, pada lomba siswa berprestasi yang digelar disdik diikuti oleh 366 orang. Mereka merupakan siswa-siswi mulai tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK negeri swasta yang ada. “Dari total tersebut memunculkan tiga terbaik di setiap tingkatan. Tapi yang berhak mewakili Kota Tegal di tingkat propinsi hanya para jawaranya alias juara I. Sementara juara I maupun II tidak dapat melaju ke jenjang selanjutnya.” Dia menjelaskan, sementara ini yang sudah diberangkatkan ke Semarang para duta dari tingkat SD/MI dan SMP/MTs. Sedangkan tingkat SMA dan SMK belum diberangkatkan, karena masih menunggu informasi dari propinsi. “Yang diberangkatkan ke Semarang empat anak. Yakni juara I siswa berprestasi tingkat SD/MI putra dan putri. Kemudian dua orang lagi juara I tingkat SMP/MTs putra dan putri. Keempatnya sudah diberangkatkan sejak Senin (20/6, red),” ujarnya ketika ditemui di meja kerjanya, Selasa (21/6). Di tingkat propinsi, lanjut Fahmi, lomba dilaksanakan Selasa dan Rabu (21 - 22/6). Materi yang dilombakan sama persis dengan di tingkat kota. Untuk tingkat SD meliputi mata pelajaran (mapel) tertulis bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPU (PKN, IPS, dan pengetahuan umum). Selain keterampilan wajibnya berpidato menggunakan bahasa Indonesia dan komputer. Sedangkan keterampilan pilihannya antara lain elektronika hasta karya teknologi. Tingkat SMP di antaranya mapel tertulis bahasa Indonesia, bahasa Inggris, Matematika, IPA, dan IPU. Kemudian keterampilan wajibnya berpidato menggunakan bahasa Indonesia dan komputer. Untuk keterampilan pilihan elektronika hasta karya teknologi. “Para pemenang di tingkat kota telah mendapatkan hadiah berupa piala, piagam dan uang pembinaan. Untuk tingkat SD/MI juara I Rp600 ribu, juara II Rp400 ribu, dan juara III Rp300 ribu. Tingkat SMP/MTs juara I Rp800 ribu, juara II Rp650 ribu, juara III Rp500 ribu. Tingkat SMA/MA dan SMK juara I Rp1 juta, juara II Rp700 ribu, lalu juara III Rp500 ribu,” terangnya. (adi)

M SAEKHUN/RATEG

TINJAU JOB FAIR EXPO - Rombongan Komisi II DPRD Kota Tegal, didampingi Kepala Dinsosnakertrans meninjau stand perusahaan yang mengikuti Job Fair Expo.

PERDAGANGAN

”Proyek Pemkot Harus Seperti TMMD”

ADI MULYADI/RATEG

SOSIALISASI - Para pedagang rokok dari 4 kecamatan di Kota Tegal, diberi pengetahuan tentang cukai rokok ilegal.

Tekan Cukai Palsu, Pedagang Diingatkan BELAKANGAN ini banyak beredar rokok dengan cukai palsu yang menyebabkan negara mengalami kerugian. Untuk menekan peredarannya, Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UMKM perindag) Kota Tegal mengingatkan para pedagang rokok di 4 kecamatan yang ada. Imbauan tersebut dikemas dalam kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di Gedung Pesona Bahari SMKN 1 Kota Tegal, Senin (20/6). Dalam acara tersebut Diskop UMKM perindag menggandeng Bea Cukai untuk memberikan materinya. Kabid Perdagangan dan Pengembangan Produksi Diskop UMKM perindag Kota Tegal, Isritati mengatakan, sejauh ini di Kota Tegal belum ditemukan adanya produk-produk rokok bercukai palsu. Namun demikian sosialisasi ini perlu dilaksanakan dalam rangka menekan peredaran rokok-rokok bercukai palsu. “Cukai palsu itu sangat merugikan negara. Karena itu diharapkan para pedagang rokok dapat pemahaman mengenai peraturan bidang cukai dan dapat membedakan rokok bercukai legal dan rokok bercukai palsu.” Menurut Isritati, biasanya rokok-rokok bercukai palsu yang dijumpai adalah dari merk atau produk-produk baru yang merupakan hasil produksi rumah tangga. Karena itu para pedagang agar tidak memasarkan apabila menemui produk tersebut. Sebab hal tersebut menyalahi ketentuan pemerintah. Lebih lanjut dikatakan, sosialisasi yang diberikan langsung menghadirkan pembicara dari bea cukai. Sedang materi yang diberikan tentang pita cukai hasil tembakau dan sekilas tentang cukai. Sementara pemateri dari Diskop UMKM perindag menerangkan tentang manajemen pemasaran. “Sosialisasi ini akan dilaksanakan selama 4 hari. Dan rencananya pada Senin mendatang Diskop UMKM perindag juga akan menggelar acara serupa. Hanya saja untuk para pedagang asongan di kawasan stasiun dan terminal,” ujarnya. Isritati berharap setelah mengikuti sosialisasi ini para pedagang rokok Kota Tegal bisa berjualan dengan tertib. Salah satunya adalah menjual dagangan khususnya rokok yang bercukai legal. (adi)

PELAKSANAAN TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung I di Kelurahan Keturen Tegal Selatan telah berakhir. Secara resmi kegiatan tersebut ditutup Wakil Wali Kota Tegal Habib Ali Zaenal Abidin, Selasa (21/6) kemarin. TMMD yang dilaksanakan selama 21 hari itu menyelesaikan beberapa sasaran fisik dan nonfisik. Di antaranya pembuatan saluran air, talud, dan pengurukan halaman kelurahan. Hasil kegiatan ini dapat dilihat serta dinikmati masyarakat secara nyata. Usai menutup TMMD Sengkuyung Tahap I, Habib Ali mengatakan, TMMD diharapkan menjadi contoh bagi proyekproyek yang dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal. Karena kualitas beberapa sasaran fisik TMMD sangat bagus dan maksimal. “Proyek Pemkot harus seperti TMMD. Baik itu sistem atau hasil pengerjaannya.” Maksudnya, tandas dia, TMMD dikerjakan maksimal dengan melibatkan atau memberdayakan masyarakat sekitar. Begitu pula dengan proyek Pemkot, maka harus melibatkan masyarakat Kota Tegal juga. “Artinya tenaga kerja yang digunakan jangan dari luar. Tapi warga Kota Tegal sendiri, atau istilah lainnya hidupkanlah kembali padat karya. Dengan begitu maka mengurangi jumlah pengangguran yang ada di daerah ini. Sehingga kesejahteraan masyarakat akan makin meningkat,” imbuh Habib Ali.

BANYAKNYA kasus hukuman mati yang dialami Tenaga Kerja Indonesia (TKI), khususnya yang bekerja di Arab Saudi, menandakan pemerintah tak becus melindungi warganya. Sehingga, sebelum ada penataan terkait perlindungan dan pengawasan TKI yang bekerja di luar negeri, pemerintah harus menghentikan pemberangkatan TKI ke luar negeri. Khususnya yang berasal dari Kota Tegal. Untuk itu Pemkot melalui Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) harus lebih ketat dalam memberangkatkan TKI. Menurut Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) setempat, Hj Stella Emilina SH, kasus yang menimpa Ruyati yang dihukum pancung, harus jadi kasus TKI terakhir. Banyaknya TKI yang mati karena dihukum, membuktikan pemerintah lemah dalam mengawasi dan melindungi warganya yang sedang bekerja di luar negeri. “Harusnya pemerintah melakukan negosiasi, sehinggga hukuman mati atau pancung tidak harus terjadi pada TKI. Sebelum ada penataan soal pengawasan dan perlindungan terhadap TKI, kami minta pemerintah terutama Pemkot supaya menghentikan pemberangkatan TKI ke luar negeri,” ujarnya seraya menambahkan, melalui Job Fair Expo, pihaknya minta Pemkot lebih selektif menerima tawaran dari PJTKI atau perusahaan. Di tempat terpisah, Ketua

Komisi II DPRD, Hendria Priatmana SE di sela-sela tinjauan Job Fair Expo mengungkapkan bahwa berkaca dari pengalaman kasus yang menimpa TKI, khususnya yang bekerja di luar negeri. Maka Dinsosnakertrans tidak mudah menerima tawaran bekerja ke luar negeri. “Utamakan perusahaan-perusahaan yang berada di Indonesia. Kalaupun harus ada, maka melalui pengawasan super ketat. Jangan sampai mereka jadi korban, lantaran lemahnya pengawasan dan perlindungan pemerintah.” Dia menjelaskan, dalam Job Fair Expo ada perusahaan yang menawarkan bekerja ke luar negeri, yakni Malaysia. Pihaknya minta Dinsosnkaertrans lebih ketat, bila perlu ada MoU jelas terkait perlindungan dan pengawasan TKI yang nantinya akan diberangkatkan. Menanggapi permasalahan itu, Kepala Dinsosnakertarns Kota Tegal, H Sumito SIP membenarkan adanya perusahaan yang menawarkan bekerja di Malaysia, yang ikut dalam Job Fair Expo tahun 2011. Yakni PT Orienta MS. Namun sebagai bentuk kehatian-hatian, sekaligus pengawasan dan perlindungan terhadap TKI yang akan diberangkatkan ke negara jiran. Pihaknya mewakili Pemkot Tegal melakukan MoU kepada perusahaan yang memberangkatkan TKI ke Malaysia. “Dari 35 perusahaan yang ikut Job Fair Expo, ada satu perusahaan yang memberangkatkan TKI ke Malaysia. Namun kami sudah berkomunikasi, untuk pengawasan dan perlindungan TKI yang diberangkatkan nanti,” papar Sumito. (hun)

Pengurus PKB Didominasi Wajah Baru Dilantik Langsung Ketua DPP

ADI MULYADI/RATEG

SERAHKAN ALAT - Secara simbolis seorang TNI dan Linmas menyerahkan alat kerja kepada wakil wali kota Tegal.

Terkait TMMD Sengkuyung Tahap I, wakil wali kota mengungkapkan, sesuai isi sambutan gubernur Jawa Tengah keberhasilan TMMD merupakan buah kerja keras semuanya. Baik TNI, Polri, pemerintah daerah, juga masyarakat menyumbangkan tenaga serta pikirannya secara ikhlas. “TMMD mampu membuka daerah terisolir atau terpencil antardesa, kecamatan, bahkan kabupaten/kota. Sehingga makin membuka akses transportasi maupun komunikasi. Pada akhirnya dapat meningkatkan roda perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat.” Sementara Perwira Pelaksana TMMD Sengkuyung Tahap I Kapten INF Radiono menuturkan, kegiatan telah menyelesaikan 100 persen sasaran pokok. Antara lain pembangunan saluran air dengan panjang

92 meter, lebar 70 cm, dan tinggi 1,20 meter. “Kemudian pembuatan talud sepanjang 132 meter dengan tinggi 1,30 meter. Pengurukan halaman Kantor Kelurahan Keturen panjang 25,5 meter, lebar 7,5 meter serta tinggi 1,20 meter,” ucapnya. Selain itu sasaran nonfisik di antaranya penjelasan TMMD Sengkuyung Tahap I, penyuluhan bela negara, pemberdayaan masyarakat, ketertiban masyarakat, futsal bersama, dan keaksaraan fungsional. Anggaran yang digunakan dari APBD I Rp110 juta, dan APBD II Rp43,5 juta. “Nilai tambah dari TMMD apabila kegiatan diborongkan membutuhkan dana Rp237,5 juta. Namun dengan TMMD bisa terselesaikan hanya dengan dana Rp153,5 juta. Dengan begitu menghemat anggaran Rp84 juta,” pungkasnya. (adi)

SUSUNAN penguruas Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kota Tegal periode 2011 – 2016, yang secara resmi dilantik Ketua DPP PKB Muhaimin Iskandar, Selasa (21/6) kemarin, ternyata didominasi wajah baru. Dari 34 personil dewan tanfidz, 22 personil merupakan wajah baru. Bahkan tak sedikit personil pengurus baru DPC PKB baru, berasal dari pengurus atau kader partai politik (parpol) lain. Sesuai Surat Keputusan (SK) DPP PKB Nomor 7850/DPP-03/ V/A.1/IV/2011 tanggal 25 April 2011, yang ditandatangani Ketua Umum DPP HA Muhaimin Iskandar MSi, dan Sekjen H Imam Nahrawi, selain menetapkan Drs H Anshori Faqih sebagai ketua Dewan Syuro, dan Anshori Azizi sebagai ketua Dewan Tanfidz, juga terdapat nama mantan Ketua Partai PIB Kota Tegal yang juga mantan calon wali kota, Agil Riyanto Darmowiyoto SH, Bendahara PDP Kota Tegal Martin Kusro, Caleg PMB Pemilu 2009 Lutfi Abbas, serta masih banyak wajah baru yang belum terlihat aktif di PKB sebelumnya. Dalam

kesempatan itu, ketua DPP PKB juga memberikan santunan kepada 20 siswa SMA NU Kota Tegal yang berasal dari keluarga kurang mampu. Menurut Ketua DPC PKB Kota Tegal, Anshori Azizi, PKB merupakan satu-satunya parpol yang didirikan, dideklarasikan, dan dibesarkan Nahdlatul Ulama (NU). Sehingga pihaknya optimis target 8 kursi pada Pemilu 2014 mendatang tercapai. Sebab mayoritas warga Kota Tegal adalah NU. “Alasan banyaknya wajah baru dalam kepengurusan DPC PKB Kota Tegal periode 2011- 2016, sebagai bukti PKB merupakan parpol terbuka. Sehingga akan terus merekrut warga NU pada khususnya. Umumnya warga Kota Tegal untuk ikut berjuang, demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat.” Dia menambahkan, guna memenuhi target perolehan kursi 8 dalam Pemilu 2014, pihaknya akan mengajak pada semua jajaran pengurus, dan kader mulai tingkat kota, kecamatan, kelurahan, RW, dan RT untuk bersama-sama bergerak menghidupkan mesin parpol secara maksimal. “Demi tercapai citacita deklarator PKB, yakni KH Abdurahman Wahid (Gus Dur, red),” ucap Anshori lagi. (hun)


TEGAL METROPOLIS

RABU 22 JUNI 2011

5

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Jum’at dan Sabtu Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

RIEZ PALACE HOTEL - Senin sampai Minggu Special afternoon tea at abunawas resto. Tea, Coffee, dan jajanan pasar tersedia pukul 17.00 - 19.00 WIB Special menu at abunawas presto start from 1 juni 2011. ”Kambing Bakar Maroko” sajian special dari daging kambing ala maroko.

PRASARANA Halte Beralih Fungsi KEBERADAAN sejumlah halte di Kota Tegal saat ini kurang mendapat perhatian. Fungsi halte untuk menunggu bus dan kendaraan umum lainnya bergeser menjadi tempat nongkrong serta sebagian digunakan untuk berdagang. Selain itu, kesadaran pengguna angkutan umum yang menyetop kendaraan di luar halte juga minim sehingga keberadaan halte seakan menjadi pelengkap saja. Maman, saat menunggu angkutan umum tidak jauh dari halte di Jalan KS Tubun mengaku jarang memanfaatkan halte tersebut. Pasalnya, kondisi halte yang kurang terawat dan dipenuhi coretan membuat dia merasa kurang nyaman. Di halte tersebut juga kerap digunakan pedagang menggelar dagangannya sehingga ruang untuk masyarakat menunggu kendaraan umum di halte menjadi terbatas. Apalagi lokasi halte yang jauh dari tempat tinggalnya membuat dia memilih menghentikan kendaraan di sekitar rumahnya. Selain itu, warga sekitar tempat tinggalnya yang menggunakan jasa angkutan umum juga jarang memanfaatkan halte sehingga saat ini lebih banyak digunakan untuk duduk-duduk. Padahal, jika ditata dan dijaga dengan baik, halte menjadi salah satu sarana pendukung bagi masyarakat yag akan menggunakan angkutan umum. Belum lagi kesadaran pengemudi yang jarang berhenti di halte karena jarangnya penumpang yang berada di sana. Keberadaan halte akan terasa bermanfaay pada siang hari maupun saat hujan turun sehingga penumpang bisa berteduh sembari menunggu angkutan yang akan melintas. “Karena kurangnya kesadaran masyarakat maka banyak halte yang sekarang beralih fungsi.” Hal senada diungkapkan Vita. Menurutnya, keberadaan halte merupakan salah satu fasilitas pendukung bagi masyarakat yang menggunakan jasa angkutan umum. Lokasi halte yang berada di tepi jalan yang dilintasi rute angkutan umum sebetulnya sangat membantu penumpang. Hanya saja, saat ini banyak terdapat coretan di halte sehingga kurang enak dipandang dan terkesan kumuh. (gun)

DOK.RATEG

TARGET PAJAK - Rumah yang dijadikan sarang burung walet akan jadi target pajak berikutnya.

Pemkot Dinilai Gagal SESUAI angka pertumbuhan ekonomi pada tahun 2010 yang mencapai 0,5 persen, dianggap sebagai bentuk kegagalan Pemkot oleh Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) DPRD setempat. Hal ini mencuat dalam rapat paripurna dengan agenda pemandangan umum fraksifraksi atas Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan (LPP) APBD Kota Tegal tahun 2010, Senin (20/6) lalu. Menurut Sekretaris FPKB DPRD setempat, Hery Budiman, fungsi APBD dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sebagaimana dimuat dalam Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) tahun 2010 belum optimal. Bahkan di CALK tahun 2010 pertumbuhan ekonomi mengalami penurunan hingga 0,5 persen, dari tahun 2009. Sehingga hal ini merupakan bentuk kegagalan Pemkot, dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. “Penurunan pertumbuhan ekonomi hingga 0,5 persen merupakan kegagalan Pemkot. Padahal kekuatan APBD tahun 2010 mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya.” Di tempat sama juru bicara Fraksi Partai Golkar, W Edi Susilo SH meminta Pemkot menindaklanjuti hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI), atas laporan keuangan Pemkot Tegal tahun 2010, khususnya pada nilai investasi nonpermanen atau dana bergulir pada neraca per 31 Desember 2010. Karena sesuai laporan neraca belum didukung data memadai, dari masing–masing SKPD, seperti Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans), Dinas Pertanian dan Kelautan (Dislatan), Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan, serta Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapermas-KB) Kota Tegal. “Sesuai data laporan BPK yang kami terima, dari 4

M SAEKHUN/RATEG

MEMPERTANYAKAN HASIL BPK - Juru bicara Fraksi Partai Golkar, W Edi Susilo SH data detail penggunaan nilai investasi nonpermanen atau dana bergulir di 4 SKPD di lingkungan Pemkot Tegal.

SKPD ini memiliki nilai investasi dana bergulir Rp1,032 miliar,” paparnya. Juru bicara Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS), Roffi Ali, mempertanyakan nilai investasi nonpermanen dana bergulir, pada neraca per 31 Desember 2010 sebesar Rp1,032 miliar. Sebab laporan yang diberikan terkait hal tersebut tidak dilengkapi datadata yang memadai, dari setiap SKPD terkait. APRESIASI Sedangkan Fraksi Partai De-

mokrat, melalui juru bicaranya Hj Khurotul Jannah SE, memberikan apresiasi yang baik kepada Pemkot. Sebab berhasil menekan angka defisit anggaran yang semua direncanakan Rp68 miliar, terealisasi hanya Rp3,4 miliar. Tidak hanya itu. Target pendapatan semua direncanakan Rp456,6 miliar, berhasil terealisasi Rp460,9 miliar. Pada sisi belanja daerah terjadi penurunan 9,59 persen, semula anggaran belanja daerah Rp524,6 miliar, tapi hanya terealisasi Rp474,3 miliar.

Kehadiran Kapal Luar Daerah Sangat Dibutuhkan KEHADIRAN kapal ikan luar daerah seperti dari Surabaya, Tuban, Rembang, Pekalongan dan daerah lain, dengan membongkar hasil tangkapan ikannya di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tegal, menurut pengusaha ikan Tegal, Anam (60), berkontribusi besar bagi pendapatan. Bahkan kehadirannya seperti selama ini berlangsung ikut menentukan keramaian pelabuhan. Tanpa kehadiran kapal-kapal dari luar daerah, acara lelang ikan di TPI jadi sepi. Buktinya, dari tujuh kapal yang membongkar hasil muatannya di TPI Jongor Kelurahan Tegalsari Kecamatan Tegal Barat, tidak satu pun kapal luar daerah hari itu membongkar hasil muatannya di tempat itu. Sebagian besar milik pengusaha lokal. “Sebaliknya kalau datang kapal-kapal dari luar daerah, seperti dari Tuban dan Surabaya, keadaan lelang ikan di TPI pun jadi ramai,” ucap Anam, menanggapi kontribusi kapal-kapal dari luar daerah, Minggu (19/6) lalu.

ABIDIN ABROR/RATEG

PADAT - Tanpa kehadiran kapal-kapal ikan dari luar daerah, selama ini ikut meramaikan TPI.

Tingginya minat kapal dari luar daerah masuk ke pelabuhan Tegal. Selain kelengkapan fasilitas, hal lainnya masalah harga ikan. Di Tegal harga ikan benarbenar sangat kompetitif. Selain itu permintaan ikan termasuk sangat tinggi. “Sebagian ikan dikirim ke

sejumlah kota besar, misalnya Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Selain ada juga yang dikirim ke luar Pulau Jawa, seperti Sumatera dan Kalimantan. Kalau ikan kering atau gesekan sebagian dikirim ke luar daerah,” tandas Anam. (din)

Hal senada dilontarkan Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Kusnendro ST. Menurutnya, penurunan realisasi belanja daerah mencapai 90,41 persen, disebabkan beberapa faktor, seperti pada belanja modal di Dinas Pendidikan (Disdik) sebesar Rp12,2 miliar, tidak bisa dilaksanakan karena terlambatnya Petunjuk Pelaksanaan Tehnis dari Kementrian Pendidikan. Pada tahun 2010 juga banyak lelang kegiatan yang mengalami kegagalan, hingga akhir tahun anggaran.

Adapun Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Peduli Rakyat, melalui juru bicaranya Abdullah Sungkar menegaskan, penurunan angka defsit anggaran dari Rp68 miliar menjadi Rp13,4 miliar bukan keberhasilan penekanan realisasi belanja daerah. Melainkan lambatnya penyerapan anggaran. Dalam kesempatan itu juga, Pemkot Tegal diminta menjelaskan tentang dasar regulasi dan sistem akuntansi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) tahun 2010 sebesar Rp55,5 miliar. (hun)

Kembali ke Lokasi Lama BUNDARAN Taman Poci kembali menjadi lokasi berjualan sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL), yang seharusnya berada di lapangan PT Kereta Api Indonesia (KAI), seperti yang terlihat Minggu (19/6) malam lalu. Faktor ekonomi menjadi alasan utama para pedagang kembali ke tempat lama, meski telah direlokasi. YT, misalnya, dia mengaku sengaja kembali ke lokasi lama depan SMA Pancasakti karena lebih strategis dibanding tempat baru. Dia membenarkan jika saat ini jumlah PKL yang ada terus bertambah. Walau hanya berjualan pada sore hingga

malam hari. Bahkan, di malam tertentu seperti malam Minggu atau hari libur, banyak pedagang dadakan sengaja mangkal. Meski dengan penerangan dan lapak seadanya, dia masih mendapatkan pelanggan lebih banyak dibanding di lokasi baru. Terutama saat hujan turun, dimana di lokasi baru masih becek. Sehingga banyak pengunjung mengurungkan niatnya untuk datang. “Walau belum ada teguran atau tindakan pemerintah, tapi saya pasrah jika nantinya ditertibkan. Apalagi saat ini saya membutuhkan biaya untuk persiapan anak masuk SMA.” (gun)


SLAWI METROPOLIS

6

RABU 22 JUNI 2011

RADAR TEGAL

Jual Beli Fiktif

LINGKUNGAN HIDUP Optimalkan Pengolahan Limbah

DOK.RADAR SLAWI

Ir Khofifah MM

LANGKAH pengolahan limbah lewat pengadaan instalasi pengolahan limbah (IPAL), dibidik Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Tegal di enam titik berbeda dalam tahun ini. Lima dari enam program pembangunan sarana pengolahan limbah tersebut akan memanfaatkan limbah dari industri tahu, dan satu titik dibaguan untuk pengolahan ‘feses’ atau tinja manusia. Pembangunan sarana pengolahan limbah itu akan diwujudkan dalam bentuk biodigester. Kepala BLH Ir Khofifah MM menyatakan, kelima titik pembangunan sarana pengolahan limbah (IPAL) tersebut akan dikosentrasikan di Desa Grobog Kulon Kecamatan Pangkah, Kecamatan Dukuhwaru, Tarub, Pangkah, dan Desa Harjo-

sari Kecamatan Adiwerna. “Satu biodigester khusus untuka mengolah feses atau tinja manusia akan kita bangun di komplek MTs Ahmad Dahlan Balapulang,” terangnya. Selain pembangunan sarana pengolahan limbah, ditahun 2011 ini pihaknya juga akan merealisasikan pembangunan konstruksi saluran air limbah rumah tangga. Dimana untuk pembangunan saluran air limbah rumah tangga sendiri, akan membidik tiga desa di Kecamatan Bumijawa masing-masing di Desa Cempaka, Jejeg, dan Bumijawa. “Selebihnya, pembangunan juga kami lakukan di dua desa yang berada di Kecamatan Adiwerna masing-masing untuk Desa Bersole dan Lumingser, serta satu desa di Kecamatan Slawi,” tuturnya. Menurutnya, pembangunan biodigester tersebut akan didukung dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Badan Lingkungan Hidup tahun 2011. “Intinya, bantuan dana pembuatan biodigester ini merupakan standar pelayanan minimal bidang lingkungan hidup. Ada empat item standar pelayanan minimal yang salah satunya mengendalikan laju pencemaran dan polusi air, tanah, dan udara,” terangnya. Dia mengakui, Pemkab memberikan DAK tersebut guna berupaya menekan gas metan yang terbuang dengan memanfaatkan biodigester. Sehingga gas metan dapat ditekan ke udara untuk dijadikan gas alternatif. Dari hasil penelitian, dibanding dengan limbah tahu ataupun limbah kotoran hewan, feses manusia tersebut lebih cepat diproses melalui biogas menjadi gas. “Bila limbah tahu butuh waktu 3 bulan dan limbah kotoran ternak butuh waktu 1 bulan untuk bisa menjadi gas, feses manusia hanya butuh waktu 1 minggu saja,” cetusnya. (her)

ORGANISASI Pelatihan Pengelolaan Gudep SEBANYAK Sembilan pangkalan Gugus Depan (GUDEP) Penegak se-Kwarran 11.28.08 Slawi mengikuti Pelatihan Pengelolaan Gugus Depan (GUDEP) tahun 2011. Kegiatan digelar di aula pertemuan SMK Negeri 2 Slawi, Minggu (19/6) kemarin. Ketua Kwartir Ranting 11.28.08 Slawi, Drs Ahmad Dimyati yang diwakili Wakil Ketua Kwarran Suparjo SPd dalam sambutannya mengatakan, sebagai anggota Pramuka, peserta didik diharapkan dapat mengaplikasikan kegiatan Pramuka sesuai dengan Satya dan Dharma Pramuka yaitu Trisatya dan Dasa Dharma Pramuka. “Satya dan Dharma Pramuka hendaknya dapat dipraktekkan dalam kehidupan sehari–hari,” katanya. Senada dengan hal tersebut, salah satu pemateri Suwarno SPd menjelaskan, seorang Pramuka sejati akan menjadi calon penghuni surga jika mampu mengamalkan Trisatya dan Dasadharma Pramuka dengan benar. “Trisatya dan Dasadharma ibarat rohnya Pramuka. Jika sebagai Pramuka mampu mengamalkannya, Insya Allah akan selamat dunia dan akhirat” tandasnya. Pramuka, imbuh Suwarno, dalam kegiatan selalu bergembira. Meskipun demikian, bukan berarti hal itu sebagai bentuk hura–hura. Akan tetapi merupakan satu metode untuk mencapai tujuan dari Gerakan Pramuka. “Keseriusan, sungguh–sungguh, dan disipilin adalah salah satu kunci mencapai kesuksesan,” imbuhnya. Ketua Dewan Kerja Ranting (DKR) Slawi, Rahmat Nur didamping Moh Irfan mengatakan, pelatihan pengelolaan Gudep bertujuan memberikan bekal kepada Pramuka Penegak dalam pengelolaan administrasi dan manajemen. Sekaligus sebagai wahana kaderisasi dan pembentukan watak dan moral Pancasila. “Pelatihan diisi dengan kegiatan edukatif dan inovatif menuju Gudep percontohan,” terangnya. Dalam pelatihan ini, peserta diberikan beberapa materi antara lain Emotional Spiritual Question (ESQ), kegiatan bermutu, administrasi Pramuka, Tata Upacara Pramuka. (aan)

Kasus Tanah Jalingkos Terkuak

M GHONI/RDAR SLAWI

MUSAL - Ketua Panitia tengah menyaksikan peserta Lomba Lukis Musal Pemkab Tegal yang digelar untuk kali pertama di kolam renang Bangun Tirta Slawi, Selasa (21/6) kemarin.

Musal Pelajar Pertama Tingkatkan Kreativitas Seni dan Sadar Lingkungan SEBAGAI upaya meningkatkan kreativitas seni khususnya melukis dan kesadaran akan peduli lingkungan bagi generasi muda dan pelajar Kabupaten Tegal, Pemkab selenggarakan Lomba Melukis Dinding (Musal). Kegiatan masih dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Tegal ke-410 tahun 2011 dan memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Lomba Musal yang digelar pertama kalinya di Kabupaten Tegal ini, mendapat respon positif dari kalangan pelajar. Terbukti, sedikitnya 22 tim peserta lomba dari sejumlah SMA/SMK dan SMP negeri dan swasta se-Kabupaten Tegal berpartisipasi pada lomba yang digelar Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan Bappeda Kabupaten Tegal itu. Peserta tidak dipungut biaya bahkan mendapat cat lukis dari panitia untuk melukis dinding kolam renang Bangun Tirta milik Pemkab Tegal, di Slawi. Lomba digelar selama dua hari, Selasa dan Rabu (21/6-22/6). “Tiga pemenang dan juara favorit lomba Musal, mendapat hadiah uang pembinaan, trophy, dan piagam dari panitia,” kata Ketua Panitia Lomba Musal, Hari Nugroho ST dari Bappeda setempat. Dikatakan Hari, dipilihnya tempat lomba pemandian Ba-

ngun Tirta, sudah melalui kajian dari panita secara matang. Dan dari sejumlah lokasi lomba yang disurvei, ternyata pemandian Bangun Tirta yang dianggap paling tepat sebagai tempat digelarnya lomba Musal. Hal ini sesuai tema lomba yaitu tentang Penciptaan Lingkungan Hidup Yang Lebih baik. Dipilihnya pemandian, menurut dia, karena bersentuhan dengan air, lingkungan, dan kebetulan lokasi lomba sangat representatif dan mudah dikunjungi atau dilihat penonton. Juga memiliki arena dinding yang memenuhi syarat untuk dilukis “Setiap peserta melukis dinding dengan ukuran 2,5 meter X 2,1 meter,” terang Heri. Masih menurut dia, juri selaku penilai hasil karya peserta lomba, terdiri dari panitia penyelenggara yang bekerjasama dengan Dewan Kesenian Kabupaten Tegal (DKKT). Penilaian sendiri berdasarkan sejumlah kriteria, diantaranya perpaduan warna dan sentuhan hasil lukisan terhadap lingkungan. MENARIK Selain penyaluran kreativitas bagi kalangan muda dan pelajar terhadap melukis, juga sebuah upaya memberikan pemenuhan sarana agar pelajar atau pemuda tidak mencorat-coret di sembarang tempat. Yang lebih penting lagi, dengan dilukisnya dinding pemandian Bangun Tirta, nantinya pemandangan sekitar pemandian tidak monoton dan diharapkan lebih baik, sehingga yang melihat lebih

tertarik serta tidak membosankan. Disamping itu, dengan menyalurkan kreatifitas melukis yang berlatar belakang cinta terhadap lingkungan, diharapkan kreativitas peserta dan pelajar serta pemuda pada umunya, lebih berwarna dan lebih mampu menuangakan kretivitasnya secara bebas dengan sebuah karya positif bagi masyarkat dan daerah. “Yang pasti, panitia membuat terobosan agar pelajar dan pemuda lebih mencintai nilai positif dalam bidang seni. Sekaligus, cinta dengan alam dan lingkungannya,” ujar Heri. Sementara usai membuka lomba Musal, Direktur PD AM Kabupaten Tegal, Ir Tufan Edi Raharjo mengatakan, melihat respon peserta, pihaknya dan panitia penyelenggara lainnya yaitu Bappeda, berniat menggelar kegiatan serupa ditahun mendatang. Terkait dengan waktu yang disedikan bagi peserta, menurutnya cukup. “Dimana peserta yang setiap timnya terdiri dari dua sampai lima orang, panitia menyediakan waktu selama dua hari. Kami berharap kegiatan semacam ini dapat dilangsungkan secara kontinyu dan berkesinambungan,” ujar Taufan. Selain Direktur PDAM yang membuka kegiatan itu, hadir pula perwakilan dari Bappeda yakni Kabid Litbang Yohanes SH serta panita yang terdiri dari kelompok studi Idea yang merupakan binaan Bappeda Pemkab Tegal. (mohammad ghoni)

PEMBAYARAN ganti rugi pembebasan tanah proyek pembangunan Jalan Lingkar Kota Slawi (Jalingkos) di Desa Dukuh Salam, menuai masalah. Karena terungkap bahwa masih ada empat warga yang merasa belum terbayar lunas. Bupati Tegal, H Agus Riyanto SSos MM, pun melakukan tindakan untuk menfasilitasi agar permasalahan tersebut cepat selesai, Selasa (21/6) di rumah dinas bupati. Permasalahan tersebut, diawali dengan adanya pemalsuan tanda tangan yang dilakukan oleh oknum pejabat. Yakni dengan mencantumkan nama pemilik yang berbeda. Padahal pembayaran tanah Jalingkos, secara adminstrasi sudah selesai dengan harga Rp 200 ribu per meter persegi. Sementara yang diterima oleh pemilik tanah, baru Rp 32.500 per meter persegi. Keempat warga yang merasa belum terbayar lunas yakni Sunarto yang memiliki tanah persil 47848 SII C.1332 seluas 4.522 m2, atas nama H Sumardi (ayah Sunarto) yang dalam akte pembayaran bernama H Sunarjo, Sutarno pemilik tanah persil 26 SII C.881 seluas 1.759 m2 yang di akte pembayaran bernama Casmurah, Sudarno HM pemilik tanah persil 132 seluas 1.611 m2, dan Tulus pemilik tanah persil 26 SII C.90 seluas 357 m2 yang di akte pembayaran bernama Nining Supatin. Pembahasan masalah Jalingkos yang dibungkus de-

ngan coffee morning, bertempat dirumah dinas Bupati. Dalam kesempatan itu, H Sunarjo menyampaikan bahwa pada tahun 2005, Edi Prayitno yang pada saat itu sebagai pemegang komitmen pelaksanaan proyek Jalinkos, akan membeli tanah yang sedang disewa. Edi lalu menyodorkan akte jual beli tanah. Namun pada saat memberikan kuitansi pembayaran yang berjumlah rangkap empat itu, pihaknya tidak membubuhkan tanda tangan. Apalagi sampai menerima uang. Namun, lanjut Sunarjo, 1,5 tahun kemudian pihaknya dipanggil oleh kejaksaan, dan Kades Dukuhsalam, Teguh Mulyadi (Alm), membawa kuitansi pembayaran yang sudah ditanda tangani oleh dirinya. “Saya menyampaikan di kejaksaan bahwa tanda tangan itu palsu, dan saya sudah melaporkan ke kepolisian,” katanya. Bupati Tegal, Agus Riyanto SSos, dalam kesempatan itu menyampaikan kepada keempat warga yang merasa belum dilunasi, untuk bisa tenang. Karena pihak Pemkab akan siap menfasilitasi agar masyarakat menerima sesuai dengan haknya. Dan pertemuan ini dilakukan agar permasalahan Jalingkos ini dapat semakin jelas dan tidak ada lagi persoalan. “Kaitannya dengan persoalan tanah di Desa Dukuhsalam, pengeluaran uang Jalingkos ini ada yang menyalahgunakan,” ujarnya. Hadir dalam kesempatan itu jajaran Muspida, Kades Dukuhsalam, Ketua PCNU Kabupaten Tegal, LSM Gerbang Mataram, dan pengurus PMII, GMNI, dan HMI. (fat)

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

KLARIFIKASI – Empat Warga Desa Dukuhsalam yang merasa tanahnya belum dibayar lunas memberikan klarifikasi di hadapan Bupati Tegal, Agus Riyanto SSos MM, bersama Muspida, pejabat SKPD terkait, serta organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan, kemarin.


KABUPATEN TEGAL

7

RABU 22 JUNI 2011

RADAR TEGAL

Jembatan Ketiwon Rusak Parah

SLAWI

M GHONI/RADAR SLAWI

RUSAK - Kondisi lantai jembatan Ketiwon Desa Kaligayam Kecamatan Talang yang kondisinya rusak dan menghawatirkan kendaraan yang melintas diatasnya, kemarin.

Pembuatan KTP Diprotes Dinilai Kurang Efektif

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

MATERI - Kepala KKP, Ir Suprihatiningsih, saat menyampaikan materi pada Pelatihan Usaha Ekonomi Produktif di Ruang Pertemuan KKP, kemarin.

Produk Tak Berstandar Mutu Masih Beredar SLAWI - Di wilayah Kabupaten Tegal, masih ditemukan produk pangan yang tidak memenuhi persyaratan mutu dan keamanan pangan. Indikasi dari permasalahan tersebut yakni ditemukannya penggunaan Bahan Tambahan Pangan (BTP) yang dilarang dan melebihi batas maksimum, serta adanya pencemaran fisik-kimia-biologi pada produk-produk pangan tersebut. Hal itu dikatakan Kasi Konsumsi dan Keamanan Pangan Kantor Ketahanan Pangan (KKP), Jarodin SKP, pada Pelatihan Usaha Ekonomi Produktif. Acara itu sendiri, digelar di ruang pertemuan KKP, Selasa (21/6) kemarin. Ironisnya, menurut dia, peredaran produk pangan tersebut banyak ditemukan di lingkungan sekolah yang notabene merupakan basis untuk mempersiapkan generasi penerus bangsa yang sehat dan berkualitas. “Padahal sesuai UU no 7 tahun 1996, pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang pemenuhannya menjadi hak asasi dalam mewujudkan SDM yang berkualitas guna melaksanakan pembangunan nasional,” terang Jarodin. Dikatakannya, peredaran produk pangan berbahaya, salah satunya disebabkan rendahnya pengetahuan, ketrampilan, dan tanggung jawab produsen pangan tentang mutu dan keamanan pangan terutama pada industri kecil dan industri rumah tangga. Ini diperlukan sistem keamanan pangan yang menjamin agar penyakit dan bahan yang berbahaya itu tidak turut dikonsumsi manusia. “Rangkaian tahapan keamanan pangan harus dimulai dari lahan pertanian (on farm), sampai dengan bahan pangan dihidangkan di meja makan,” paparnya. Kepala KKP, Ir Suprihatiningsih menambahkan, digelarnya pelatihan itu juga untuk menambah wawasan masyarakat tentang percepatan penganekaragaman pangan di Kabupaten Tegal. (fat)

KRAMAT - Peraturan baru dalam Pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP), belakangan menimbulkan masalah. Meski peraturan tersebut mengacu pada Permendagri nomor 471/ 16-88/MD, namun sejumlah masyarakat menilainya kurang efektif. Sehingga, tidak sedikit warga yang protes. Hal itu seperti yang terjadi di wilayah kerja Kecamatan Kramat. Dimana seorang operator pelayanan pembuatan KTP, mengaku kerap menerima aduan dari masyarakat. “Masyarakat selalu mengeluh dengan peraturan pembuatan KTP yang baru. Sebab, peraturannya terlalu rumit,” keluh operator pelayanan pembuatan KTP dan Kartu Keluarga (KK) Kecamatan Kramat, Begjo Leksono, Selasa (21/6) siang. Dia mengatakan, dengan adanya peraturan baru, maka pembuatan KTP butuh waktu yang lama. Minimal dua minggu baru bisa diambil. Alasannya, penandatangan blangko KTP harus antri. Karena tanda tangan tersebut, dilakukan langsung oleh kepala dinas terkait. Dia menilai, langkah seperti itu kurang efektif. “Alangkah baiknya jika tanda tangan dengan menggunakan stempel. Sehingga, proses pembuatan bisa diminimalisir,” katanya.

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

BLANGKO KOSONG - Operator pelayanan pembuatan KTP dan Kartu Keluarga (KK) Kecamatan Kramat, Begjo Leksono, saat menunjukkan blangko kosong model lama yang sudah ada stempel dan tanda tangan Kepala Disdukcapil Kabupaten Tegal.

Problema peraturan pembuatan KTP, menurutnya, bukan itu saja. Tetapi, stempel dinas terkait yang biasanya berada di setiap kecamatan, kini dikembalikan ke dinas yang bersangkutan. Peraturan tersebut menambah proses pembuatan akan lebih lama lagi. “Kalau caranya seperti ini, foto diri pemohon KTP tidak terkena cap maupun tanda tangan kepala dinas. Karena pemasangan foto tersebut, baru dilakukan di kecamatan. Sedangkan pengecapan Disdukcapil serta tanda tangan kepala dinas, sebelum pemasangan foto dan dilakukan di dinas terkait. Lalu, apakah KTP ini

sah jika fotonya tidak ada capnya?,” tanya dia. Selama peraturan ini berlaku sejak 14 Juni lalu, tidak sedikit pihak kecamatan menerima komplaian dari pemohon. Salah satu pemohon yang mengeluhkan peraturan tersebut, Daryo (32) warga Desa Kertayasa Kecamatan Kramat. Menurut karyawan swasta ini, mestinya Pemkab Tegal meniru Kota Tegal. Dimana pembuatan KTP maupun KK di kota tersebut, tampak teratur. Proses pembuatan tidak harus menunggu lama. “Proses pembuatannya tidak ada 1 hari. Kenapa Pemkab Tegal tidak bisa seperti itu?,” keluhnya. (yer)

TALANG - setelah jembatan Kali Gung Kagok, jembatan lain yang terbentang di atas sungai yang sama yaitu jembatan Ketiwon Desa Kaligayam, juga mengalami kerusakan yang parah. Seiring padatnya kendaraan yang melintas, dikhawatirkan membuat kerusakan lantai jembatan itu semakin parah. Dampak negaitifnya, bisa menyebabkan terjadinya kecelakaan kendaraan terperosok maupun tabrakan karena menghindari kerusakan. “Sudah cukup lama kerusakan yang terjadi pada lantai jembatan itu. Pernah diperbaiki dengan penambalan, namun tidak lama kemudian rusak lagi,” kata warga setempat, Tarjuki (49), yang setiap hari melintas diatas jembatan itu, Selasa (21/ 6). Dikatakan Tarjuki, saat ini kondisi kerusakan semakin parah. Bahkan, terjadi lubang pada lantai jembatan. Lubang itu sendiri hampir ada pada seluruh lantai jembatan yang membentang sepanjang sekitar 40 meter. Sedangkan arus kendaraan yang melintas diatas-

nya, tergolong padat. Apalagi sore hari saat buruh kerja pulang maupun pagi saat buruh kerja berangkat, jembatan menjadi lebih padat. Disisi lain, Ketua DPD PAN Sahuri, yang tinggal di Desa Kaladawa tetangga Desa Kaligayam, membenarkan kerusakan lantai jembatan Ketiwon Kaligayam itu. Pihaknya sering mendapat keluhan dari warga terkait kerusakan lantai jebatan tersebut. Dia bahkan berencana menyampaikan kepada instansi terkait untuk memperhatikan aspirasi warga, mumpung belum teradi kecelakaan yang tidak diharapkan. “Semakin hari, kami lihat kerusakan lantai jembatan semakin parah. Warga berupaya mengantisipasi dengan menutup lobang yang ada menggunakan lempengan logam maupun lainnya,” ucap Sahuri. Sementara Kades Kaligayam Talang, Hadi Wardoyo belum bisa ditemui terkait keinginan warga. Dari istrinya diperoleh informasi, jika Kades tengah istirahat karena lelah setelah mengikuti demo Praja ke kantor Kemendagri di Jakarta. (gon)

Perbaikan PJU Rusak Gunakan Skala Prioritas SANTERNYA keluhan terkait banyak penerangan jalan umum (PJU) yang padam, ditanggapi serius Dinas Pekerjaan Umum. Kepala DPU Kabupaten Tegal Ir Eling Susiardi MSi melalui sektretarisnya Zefri Yusuf SE menyatakan, pihaknya telah merespon santernya keluhan masyarakat tersebut dengan melakukan perbaikan pada ruas-ruas jalan tertentu berdasarkan skala prioritas. “Memang, banyak sekali permintaan dari warga di wilayah tertentu terkait tidak berfungsinya PJU. Banyaknya aduan tersebut, kami tangani dengan tetap mengacu pada pertimbangan ketersediaan anggaran yang ada,” ujarnya, Senin (20/6). Dia mengakui, anggaran yang tersedia untuk perbaikan PJU se-Kabupaten Tegal untuk tahun ini hanya ada sekitar Rp 200 juta. “Anggaran yang ada untuk perbaikan PJU dibandingkan dengan luas daerah, jelas masih kurang. Disinilah kami upayakan skala prioritas untuk perbaikan di titik-titik sentral yang ada,” tegasnya. Dia mengakui, plafon anggaran untuk pemasangan PJU baru untuk tahun ini telah dialihkan alokasinya untuk pemasangan listrik di areal pedesaan. Dan dia tak menam-

pik, anggaran pemeliharaan PJU tahun ini lebih sedikit dari tahun sebelumnya. Terpisah Kabid Tata Ruang Ir Suhartono MM menyatakan, diutamakannya perbaikan PJU di titik-titik sentral, semata ditempuh untuk meminimalisir terjadinya gangguan pada pengguna jalan raya. “Memang tidak semua perbaikan PJU harus dibebankan kepada kita. Disini perlu adanya keterpanggilan dari pemerintah kecamatan untuk menggali swadaya masyarakat dalam perbaikan PJU di wilayahnya. Jujur saja, bila semua dibebankan kepada kita sementara dana yang tersedia tidak mencukupi, akan menjadi kendala tersendiri untuk mewujudkan perbaikan yang cepat sesuai keinginan warga,” katanya. Diakuinya, beberapa titik PJU yang telah dilakukan perbaikan mencakup Kecamatan Adiwerna khususnya di areal persimpangan kantor kecamatan, di areal Talang, serta jalur satu menuju wilayah kabupaten. Dari langkah perbaikan yang dilakukan pihaknya, terdeteksi banyaknya lampu yang padam disebabkan aliran kabel dirusak hewan pengerat seperti tikus, serta sangkutan pepohonan, dan berkaratnya sambungan kabel dengan aliran listrik. (her)


RADAR BREBES

8

RABU 22 JUNI 2011

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes RSU Bhakti Asih RSIA Mutiara Bunda Tanjung Brebes RS Dera As Syifa Banjarharjo Brebes Hotel Dedy Jaya Brebes RS Dedy Jaya

(0283) 671431 (0283) 671279 / 673481 (0283) 877222 (0283) 889588/ 889548 (0283) 673133 / 673158 (0283) 672145/ 672525

Ratusan Hektar Sawah Mulai Kekeringan Petani Ancam Gelar Demo

WONGE DEWEK

TANJUNG - Ratusan hektar sawah di Kecamatan Tanjung saat ini terancam kekeringan. Hal itu disebabkan proses pengairan dari Waduk Malahayu tidak berjalan efektif. Akibatnya ratusan hektar tanaman berupa bawang dan cabe merah mengalami kerusakan. Bahkan kekeringan tersebut telah menyebabkan kerugian bagi para petani yang mencapai miliaran rupiah. Daramsing (33), petani asal

Desa Tegongan, Kecamatan Tanjung Selasa (21/6) kemarin mengaku, saat ini areal lahan pertanian di wilayah desanya mengalami kekeringan. Hal itu disebabkan lantaran suplay air dari Waduk Malahayu tidak masuk kewilayah Tanjung. Bahkan saat ini air terlihat dibuang percuma ke laut melalui Sungai Tanjung Kulon. “Di sungai tersebut air terlihat mengalir sangat banyak, namun hanya terbuang sia-sia ke laut lantaran tidak masuk ke saluran irigasi pertanian. Ini jelas akibat tidak kontrolnya petugas pintu di Waduk Mala-

hayu,” terangnya. Dia mengatakan sudah hampir 10 hari lahan pertanian di wilayah Desa Tegongan tidak mendapatkan pasokan air dari Waduk Malahayu. Kondisi itu jelas sangat merugikan para petani. Tidak hanya itu saja, akibat tidak adanya air, tanaman bawang terpaksa harus dipanen lebih awal untuk mengantisipasi kerugian yang lebih besar. “Biasanya panen bawang dilakukan ketika usia tanaman sudah memasuki 55 hari, namum akibat tidak adanya air, beberapa petani terpaksa memanen tanaman bawang

yang masih berusia 40 hari,” ujarnya. Sedangkan Sholikin (49), yang juga Ketua Kelompok Tani desa setempat mengaku, kekeringan tidak hanya terjadi di lahan pertanian Desa Tegongan. Namun hal serupa juga terjadi di Desa Pejagan, Kemurang Wetan, Kemurang Kulon, Kedawung dan Desa Sutamaja. Diperkirakan saat ini ada sekitar 600 hektar lahan pertanian yang mengalami kekeringan. Dikatakan, kekeringan tersebut akibat pembagian jatah air dari Waduk Malahayu tidak teratur, bahkan dari informasi

petani, air dari waduk tersebut hanya dibuang percuma ke laut melalui Sungai Tanjung Kulon. Agar kekeringan tidak berlangsung lama, sesuai rencana para petani di Kecamatan Tanjung akan melakukan aksi demo ke Kantor Bupati Brebes untuk meminta agar sistem pengairan dari Waduk Malahayu bisa dinikmati petani di Kecamatan Tanjung. “Selama ini terkesan air tersebut hanya dinikmati para petani di wilayah selatan. Padahal kami juga sangat membutuhkan mengingat saat ini sudah mulai musim tanam bawang,” tegasnya. (har)

Ciptakan Detektor Infus

HematAirdanWaspadaiKebakaran MEMASUKI musim kemarau yang saat ini sudah mulai dirasakan, masyarakat diimbau untuk mengantisipasinya dengan melakukan langkahlangkah pemanfaatan air bersih sesuai dengan kebutuhan. Demikian diungkapkan Camat Bantarkawung Edi Sudarmanto SIP menyikapi datangnya musim kemarau tahun ini. Di Kecamatan Bantarkawung sendiri, menurutnya, beberapa desa merupakan daerah langganan krisis air bersih saat musim kemarau. Di antaranya Desa Cinanas, Bantarwaru, Karangpari dan Waru. “Untuk mengantisipasi dampak kekeringan yang kemungkinan akan terjadi, masyarakat DOK. RATEG diminta dapat menghemat air. Selain itu Edi Sudarmanto melakukan antisipasi kebakaran di musim kemarau ini,” ungkap Edi Selasa (21/6). Dikatakan, menjelang musim kemarau ini juga mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga lingkungan dan menerapkan pola hidup sehat. Hal ini karena pergantian musim biasanya diikuti munculnya berbagai penyakit seperti diare, infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) serta penyakit lainnya. “Misalnya memperhatikan cara membuang kotoran secara sehat, yakni tidak menggunakan jamban atau WC serta membuang sampah pda tempatnya,” lanjut Edi. Di musim kemarau ini, kata dia, masyarakat juga perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran. Karena kondisinya yang panas dan sangat kering sehingga lebih mudah terjadi kebakaran, makanya perlu menjaga lingkungan dengan baik. (pri)

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

DETEKSI INFUS - Saefurokhman (tengah) menunjukan hasil inovasinya berupa alat detektsi infus yang dapat berguna bagi masyarakat.

MESKI hanya berprofesi sebagai perawat, namun kreativitas yang dimiliki Saefurokhman tidak kalah dengan dokter maupun tenaga medis lainnya. Dia bertugas sebagai perawat di Puskesmas Pembantu Desa Terlaya, Kecamatan Bantarkawung ini mampu menciptakan alat detektor infus. Saefurokhman (42), warga Desa Legok, Kecamatan Bantarkawung memahami betul kondisi kesehatan maupun kesulitan yang dialami para pasien maupun keluarga pasien yang tengah dirawat karena sakit. Didasari rasa keterpanggilan dalam memberikan pelayanan serta kemudahan bagi para keluarga pasien saat menunggui keluarganya, Saefurokhman mencoba menelurkan ide serta keterampilannya dengan menciptakan sebuah alat detektor cairan infus. Ditemui Selasa (17/6) Saefurokhman mengaskan bahwa dirinya bukanlah seorang penemu, namun lebih kepada penyempurnaan terhadap sesuatu yang sudah ada. “Saya hanya mencoba me-

lengkapinya, melalui ide serta gagasan,” ungkapnya. Alat detektor cairan infus yang dikreasikan Saefurokhman, berupa perangkat elektronik dengan teknologi sederhana. Terdiri dari pengait atasbawah, pegas (per), lampu dan alarm serta batere 3 volt. Menurut dia, sistem kerjanya cukup sederhana. Pengait bagian atas digunakan agar bisa terpasang pada tiang infus. Sementara pengait bagian bawah untuk dudukan infus. “Saat infus dikaitkan dengan pengait maka detektor ini mulai bekerja. Jika kondisi cairan infus dalam botol masih penuh maka sinyal lampu alarm tidak menyala. Tapi ketika cairan infus mulai habis sekitar 50 cc (sesuai setelan) maka lampu dan alarm akan menyala,” terangnya. Lampu menyala disebabkan saat botol cairan infus digantungkan, pegas di dalam alat tertarik ke bawah. Secara otomatis ketika cairan infus habis pegas kembali normal dan pada saat yang sudah ditentukan yaitu sekitat 50 cc. (pri)

AJIB AH... Rintis Desa Online BREBES - Program desa online yang digagas Kementrian Kominfo mulai dirintis sejumlah desa di wilayah Kabupaten Brebes. Salah satunya adalah Desa Randusanga Kulon, Kecamatan Brebes yang mulai merintis program tersebut. Kepala Desa Randusanga Kulon Ahmad Zaeni mengatakan pihaknya telah memulai merintis program desa online untuk menindaklanjuti pertemuan Kepala Desa Nasional di Solo pada tahun 2009. Dalam pertemuan tersebut, Menkominfo mencanangkan desa online harus bisa diterapkan secepatnya. Menurutnya, Pemkab Brebes sendiri telah mulai melakukan percobaan program tersebut sejak beberapa tahun belakangan, sedang yang dijadikan pilot project (percontohan) desa online adalah di wilayah Kecamatan Jatibarang. “Desa kami sendiri berinisiatif untuk lebih proaktif, meski tidak ditunjuk kami juga ingin memberi contoh kepada desa lain,” ujar Zaeni. Selain mensukseskan program nasional, peluncuran desa online juga untuk lebih mengenalkan potensi keunggulan desa kepada masyarakat luas melalui dunia maya. Apalagi, katanya, desanya tersebut menjadi primadona wisata bahari di Kabupaten Brebes dengan Pantai Randusanga Indahnya. “Potensi unggulan desa kami cukup melimpah, dari pariwisata hingga perikanan. Kami juga tengah merintis menuju desa produsen rumput laut utama di Pantura Jawa Tengah,” ujarnya. Saat ini, informasi seputar Desa Randusanga Kulon bisa diakses melalui http://randusangakulon.blogspot.com. Dalam blog tersebut terdapat sejumlah content yang berisi biografi, monografi desa hingga informasi seputar pembangunan desa lainnya. (ism)

Aktivitas Anak-Anak Sekolah Saat Libur Panjang

Salurkan Hobi Memancing dan Melatih Kesabaran BERAGAM cara dilaukan anak-anak dalam mengisi libur sekolah yang mulai berlangsung saat ini. Jika sebagian dari mereka memilih liburan ke lokasi-lokasi wisata ataupun mengunjungi arena permainan yang ada di sejumlah pusat perbelanjaan, namun berbeda yang dilakukan anak-anak di Desa Wanatirta, Kecamatan Paguyangan ini. Seperti apa? LAPORAN:TEGUHSUPRIYANTO

KEBIASAAN anak-anak dalam mengisi liburan dilakukan berbeda-beda. Seperti yang dilakukan anak-anak Desa Wanatirta, Kecamatan Paguyangan. Dalam mengisi liburan, mereka lebih suka memancing ikan ketimbang bermain di lokasi lain. Alasannya, selain bisa mendapat ikan, dengan memancing mereka juga sekaligus bisa melatih kesabaran saat menunggu umpannya dimakan ikan. “Kalau tidak sabar, susah sekali dapat ikannya,” kata Diki (11), ditemui tengah memancing di kolam pemancingan yang ada di Desa Wanatirta. Dikatakan Diki, selain cukup jauh dari lokasi sarana bermain modern karena tinggal di desa, bersama teman sebayanya dia menganggap bahwa meman-

cing ikan tidak sebatas membuang uang yang didapat dari orang tua. “Kalau mancing kita bisa dapat ikan dan hasilnya bisa untuk teman makan,” tutur Diki. Meski memancing di kolam pemancingan dan harus mengeluarkan uang, mereka tidak khawatir. Sebab pemancingan hanya mengenakan biaya bagi ikan-ikan yang dibawa pulang. “Kita biasanya patungan (iuran) setelah uang terkumpul maka bisa diketahui kira-kira berapa kilogram ikan yang bisa dipancing dengan menyesuaikan uang yang ada, nanti ikanikan yang didapat akan dibagi lagi,” kata dia. Waryono (42) salah seorang warga, merasa tidak keberatan saat anaknya pamit untuk memancing ikan di k-

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

ISI LIBURAN - Sekelompok anak tengah memancing di kolam pemancingan untuk mengisi libur sekolah.

olam. Sebab pengawasan lebih mudah karena masih berada di lingkungan desa. Sementara Mardiyanto, pemilik kolam pemancingan me-

ngakui semenjak libur sekolah kali ini banyak anak-anak meluangkan waktu liburnya untuk memancing di lokasi pemancingan yang dikelolanya. (*)


SAMBUNGAN

RABU 22 JUNI 2011

9

RADAR TEGAL

SORAYA LARASATI

Lirik Bisnis Restoran TAK sedikit selebriti Indonesia yang terjun ke dunia bisnis restoran sebagai tambahan. Begitu juga yang dilakukan pesinetron Soraya Larasti. Ketertarikan Soraya pada makanan juga hang out membuat dara kelahiran 11 Juli 1986 itu memikirkan peluang bisnis tersebut. Soraya pun mencoba peruntungannya. “Soalnya lebih cepat balik modal kalau makanan. Aku suka makan, aku juga nongkrong,” tutur Soraya saat ditemui di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (21/6). Meski masih sebatas rencana, perempuan yang pernah menjadi finalis Gadis Sampul itu mengaku mendapat dukungan penuh dari keluarga. Mantan kekasih Thomas Nawilis itu berujar, membuka bisnis waralaba sejenis restoran memang sudah menjadi cita-citanya sejak kecil. “Cita-cita udah lama. Tapi konsep aku berubah-terus terus sih, maunya buka (restoran) yang bagus, enak buat masyarakat dan bisa buat greeting dan rapat,” paparnya. (dtk)

ARZETTI BILBINA

Selangkah Lagi Jadi Tersangka MODEL senior Arzetti Bilbina dilaporkan ke polisi September lalu karena dugaan penggelapan honor anak asuhnya, Faby Marcelia yang tergabung di Zemma Management miliknya. Selangkah lagi ia pun bisa menjadi tersangka. Selasa (21/6) siang, pihak Faby dan Arzetti memenuhi panggilan polisi untuk dikonfrontir. Dari hasil pertemuan itu, kuasa hukum Faby, Maha Katy mengaku model senior itu telah mengakui menerima uang sebesar 160 juta dan belum dibayarkan kepada Faby dengan alasan kompensasi. “Dalam konfrontir tadi, Arzetti mengakui menerima uang dari pihak yang memakai jasa

pintu kelenteng menjelang tibanya acara Sejit, kemudian seluruhnya dibuka. Pembukaan pintu ini menandai bakal tibanya para dewa. Karena itu sebelum tiba seluruh pintu kelenteng dibuka, dan untuk pembukaan kelenteng sudah dimulai Senin (21/6). Selama Sejit ini pintu-pintu kelenteng, baik bagian pintu depan, pintu samping kanan dan kiri dari pagi hingga malam hari terus dibuka. Dari jadual yang sudah disusun, pada Kamis (24/ 6), akan digelar acara sembahyang yang diikuti seluruh umat Kelenteng Tek Hay Kiong. Esoknya Jumat ( 25/6), dari panitia akan menampilkan musik gamelan. Acara hiburan ini digelar di pelataran kelenteng. Sedang untuk pembukaan mu-

sik gamelan dilakukan oleh Wali Kota Tegal H Ikmal Jaya SE Ak. Hiburan seni tradisional ini menurut Ketua Yayasan Tri Dharma (YTDT) Tegal, Kwee Hong Koen, bakal dilaksanakan malam hari. Setelah itu esoknya, Sabtu (26/6), digelar acara ritual gotong Toa Pe Kong. Kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahun, dan pesertanya datang dari segala lapisan usia. Termasuk masyarakat sekitar. Lebih lanjut Kwee Hong Koen menegaskan, acara Sejit yang digelar setiap tahun ini sebagai sarana menyucikan diri. Selain itu, Sejit untuk menjadikan jiwa ini menjadi lebih tenang, sekaligus menghilangkan dari pengaruh jahat. Karena hidup yang dijalani setiap hari tidak lepas dari adanya bermacam pengaruh. Baik pengaruh baik maupun tidak baik.

Untuk pengaruh tidak baik perlu dibersihkan. Dari sana muncul ketenangan, ketentraman, dan penuh kedamaian. Selain itu yang penting dilimpahkan keberkahan. “Sejit ini sebagai sarana menghilangkan dari segala pengaruh jahat, atau mensucikan diri. Sehingga diri ini menjadi lebih baik,” ucap Kwee Hong Koen mantap. Sebagai persiapan menyambut tibanya Sejit tandu-tandu, yang nantinya bakal diarak pada acara gotong Toa Poa Kong perlu dibersihkan. Seluruh ornamen yang ada diperbaiki. Termasuk untuk warna catnya. Perbaikan tandu sebagai singgah sana para dewa, yang mana perbaikan tandu-tandu itu tidak bisa dilakukan sembarangan. Perbaikan harus dilakukan ahlinya, dan itulah yang selama ini dilakukan di kelen-

teng. Termasuk Kelenteng Tek Hay Kiong, yang merupakan kelenteng yang usianya sudah ratusan tahun. Dan hingga kini keleteng Tek Hak Kiong, yang merupakan istana terbesar dari kelenteng-kelenteng yang ada di Pulau Jawa. Seperti diketahui keberadaannya benar-benar sangat diperhitungkan. Terbukti dengan kegiatan yang diadakan rutin setiap tahun. Bahkan dari kelenteng-kelenteng yang ada Kelenteng Tek Hay Kiong ini hampir tak pernah sepi. Selalu saja ramai, dan masyarakat bisa menyaksikan langsung setiap acara dengan tanpa ada pembatas. Atau jarak. Seperti halanya pasar dimana pengunjung, bisa dengan bebas keluar masuk kelenteng tanpa ada yang melarang. Dan inilah uniknya tempat peribatan bernama kelenteng. (abidin abror)

Pengurus PKB Didominasi Wajah Baru dari halaman 3 Syuro, dan Anshori Azizi sebagai ketua Dewan Tanfidz, juga terdapat nama mantan Ketua Partai PIB Kota Tegal yang juga mantan calon wali kota, Agil Riyanto Darmowiyoto SH, Bendahara PDP Kota Tegal Martin Kusro, Caleg PMB Pemilu 2009 Lutfi Abbas, serta masih banyak wajah baru yang belum terlihat aktif di PKB sebelumnya. Dalam kesempatan itu, ketua DPP PKB juga memberikan santunan kepada 20 siswa SMA NU Kota Tegal yang berasal dari keluarga kurang mampu. Menurut Ketua DPC PKB Kota Tegal, Anshori Azizi, PKB merupakan satu-satunya parpol yang didirikan, dideklarasikan, dan dibesarkan Nahdlatul Ulama (NU). Sehingga pihaknya optimis target 8 kursi pada Pemilu 2014 mendatang tercapai. Sebab mayoritas warga Ko-

ta Tegal adalah NU. “Alasan banyaknya wajah baru dalam kepengurusan DPC PKB Kota Tegal periode 2011- 2016, sebagai bukti PKB merupakan parpol terbuka. Sehingga akan terus merekrut warga NU pada khususnya. Umumnya warga Kota Tegal untuk ikut berjuang, demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat.” Dia menambahkan, guna memenuhi target perolehan kursi 8 dalam Pemilu 2014, pihaknya akan mengajak pada semua jajaran pengurus, dan kader mulai tingkat kota, kecamatan, kelurahan, RW, dan RT untuk bersama-sama bergerak menghidupkan mesin parpol secara maksimal. “Demi tercapai citacita deklarator PKB, yakni KH Abdurahman Wahid (Gus Dur, red),” ucap Anshori lagi. Di tempat sama Ketua DPP PKB HA Muhaimin Iskandar M Si menyatakan, pihaknya minta

jajaran pengurus, fraksi untuk istiqomah. “Ikut PKB bukan untuk nunut urip, tapi berjuang demi bangsa. Pengurus PKB harus benar-benar memberikan pengabdian, agar masyarakat tidak jenuh dengan parpol. Sebab sesuai hasil survei, rakyat jenuh dan tidak percaya pada parpol,” tegasnya. Karena, tandas Muhaimain, melalui momentum pelantikan tersebut pihaknya minta pada jajaran pengurus DPC PKB Kota Tegal bisa bermanfaat bagi masyarakat. “PKB satu-satunya parpol yang dilahirkan NU, dan PKB lolos dalam mengarungi tantangan. NU didirintis dan didirikan ulama-ulama kita. Tokoh-tokoh NU bersama tokoh nasional, antara lain Soekarno berjuang dan berhasil merumuskan Negara Kesatuan Republik Indonesia.” Hal ini, ucapnya, juga membuktikan NU sebagai salah satu

solusi bangsa, dan berkat peran Gus Dur tokoh NU yang juga deklarator PKB demokrasi ada di Indonesia. “Beliau telah memberikan pencerahan, untuk mewujudkan rakyat yang damai dan sejahtera,” ungkap Muhaimin. Secara terpisah, baik Lutfi Abbas, Agil Riyanto maupun Martin Kusro menandaskan bahwa mereka bergabung dan masuk ke pengurus PKB, karena memiliki kesamaan. Baik dalam hal kultur maupun perjuangan. Sehingga melalui kepengurusan PKB, pihaknya ikut berjung demi kebesaran NU. Lebih utama memberikan sumbangsih demi terciptanya kesejahteraan masyarakat Kota Tegal. “Saya berasal dari keluarga NU. Sehingga tertarik terhadap PKB yang merupakan parpol yang didirikan dan dideklarasikan tokoh-tokoh NU,” tandas Lutfi. (hun)

Empat Pelajar Terbaik Berlaga di Propinsi dari halaman 3 “Yang diberangkatkan ke Semarang empat anak. Yakni juara I siswa berprestasi tingkat SD/MI putra dan putri. Kemudian dua orang lagi juara I tingkat SMP/MTs putra dan putri. Keempatnya sudah diberangkatkan sejak Senin (20/6, red),” ujarnya ketika ditemui di meja kerjanya, Selasa (21/6).

Di tingkat propinsi, lanjut Fahmi, lomba dilaksanakan Selasa dan Rabu (21 - 22/6). Materi yang dilombakan sama persis dengan di tingkat kota. Untuk tingkat SD meliputi mata pelajaran (mapel) tertulis bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPU (PKN, IPS, dan pengetahuan umum). Selain keterampilan wajibnya berpidato menggunakan bahasa Indonesia dan komputer. Sedangkan keteram-

pilan pilihannya antara lain elektronika hasta karya teknologi. Tingkat SMP di antaranya mapel tertulis bahasa Indonesia, bahasa Inggris, Matematika, IPA, dan IPU. Kemudian keterampilan wajibnya berpidato menggunakan bahasa Indonesia dan komputer. Untuk keterampilan pilihan elektronika hasta karya teknologi.

“Para pemenang di tingkat kota telah mendapatkan hadiah berupa piala, piagam dan uang pembinaan. Untuk tingkat SD/ MI juara I Rp600 ribu, juara II Rp400 ribu, dan juara III Rp300 ribu. Tingkat SMP/MTs juara I Rp800 ribu, juara II Rp650 ribu, juara III Rp500 ribu. Tingkat SMA/MA dan SMK juara I Rp1 juta, juara II Rp700 ribu, lalu juara III Rp500 ribu,” terangnya. (adi)

”Proyek Pemkot Harus Seperti TMMD” dari halaman 3 “Artinya tenaga kerja yang digunakan jangan dari luar. Tapi warga Kota Tegal sendiri, atau istilah lainnya hidupkanlah kembali padat karya. Dengan begitu maka mengurangi jumlah pengangguran yang ada di daerah ini. Sehingga kesejahteraan masyarakat akan makin meningkat,” imbuh Habib Ali. Terkait TMMD Sengkuyung Tahap I, wakil wali kota mengungkapkan, sesuai isi sambutan gubernur Jawa Tengah keber-

hasilan TMMD merupakan buah kerja keras semuanya. Baik TNI, Polri, pemerintah daerah, juga masyarakat menyumbangkan tenaga serta pikirannya secara ikhlas. “TMMD mampu membuka daerah terisolir atau terpencil antardesa, kecamatan, bahkan kabupaten/kota. Sehingga makin membuka akses transportasi maupun komunikasi. Pada akhirnya dapat meningkatkan roda perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat.” Sementara Perwira Pelaksana

TMMD Sengkuyung Tahap I Kapten INF Radiono menuturkan, kegiatan telah menyelesaikan 100 persen sasaran pokok. Antara lain pembangunan saluran air dengan panjang 92 meter, lebar 70 cm, dan tinggi 1,20 meter. “Kemudian pembuatan talud sepanjang 132 meter dengan tinggi 1,30 meter. Pengurukan halaman Kantor Kelurahan Keturen panjang 25,5 meter, lebar 7,5 meter serta tinggi 1,20 meter,” ucapnya. Selain itu sasaran nonfisik di antaranya penjelasan TMMD

Sengkuyung Tahap I, penyuluhan bela negara, pemberdayaan masyarakat, ketertiban masyarakat, futsal bersama, dan keaksaraan fungsional. Anggaran yang digunakan dari APBD I Rp110 juta, dan APBD II Rp43,5 juta. “Nilai tambah dari TMMD apabila kegiatan diborongkan membutuhkan dana Rp237,5 juta. Namun dengan TMMD bisa terselesaikan hanya dengan dana Rp153,5 juta. Dengan begitu menghemat anggaran Rp84 juta,” pungkasnya. (adi)

sung bergegas pergi tanpa memberi keterangan. “Nanti saja ya, nanti,” tepisnya seraya beranjak pergi. (dtk)

CUT TARI

Ditanya Soal Cerai, Membisu BEBERAPA waktu lalu, tersiar kabar perceraian dalam kehidupan rumah tangga Cut Tari dan Yusuf Subrata. Namun saat dikonfirmasi, Tari pilih membisu. Jalinan rumah tangganya dengan Yusuf dikabarkan retak setelah dirinya tersangkut kasus video porno dengan Ariel. Bahkan keduanya dikabarkan sudah pisah rumah. Sudah beberapa bulan ini Tari dan Yusuf jarang tampil ber-

Perwakilan 40 Kelenteng Bakal Hadir dari halaman 3

Faby, dan tidak dibayar ke klien kami,” ungkap Maha saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Dari pengakuan Arzetti dan bukti-bukti yang ada, pihak Faby berkeyakinan bahwa Arzetti telah melakukan penggelapan honor artisnya. Namun pihaknya mengaku bingung dengan uang kompensasi yang dimaksud. “Alasannya kompensasi itu tidak jelas alasannya. Padahal hak dari klien kami itu 25 persen dari pembayaran, dan 75 persen untuk manajemen, sedangkan Faby tidak dibayar sampai saat ini,” lanjutnya. Sementara Arzetti yang ditemui di tempat yang sama lang-

sama. Di beberapa acara, Tari juga terlihat tidak didampingi sang suami. Padahal sebelumsebelumnya Yusuf selalu berada di sisi Tari. Selasa (21/6), ibu satu anak itu menghadiri sidang promosi doktor untuk Hotman Paris di Hotel Panghegar, Bandung. Dalam acara itu Tari juga memberikan bingkisan kepada pengacara yang mendampinginya selama sidang kasus video porno. (dtk)

Pemerintah Dinilai Tak Becus dari halaman 3 perlindungan terhadap TKI, kami minta pemerintah terutama Pemkot supaya menghentikan pemberangkatan TKI ke luar negeri,” ujarnya seraya menambahkan, melalui Job Fair Expo, pihaknya minta Pemkot lebih selektif menerima tawaran dari PJTKI atau perusahaan. Di tempat terpisah, Ketua Komisi II DPRD, Hendria Priatmana SE di sela-sela tinjauan Job Fair Expo mengungkapkan bahwa berkaca dari pengalaman kasus yang menimpa TKI, khususnya yang bekerja di luar negeri. Maka Dinsosnakertrans tidak mudah menerima tawaran bekerja ke luar negeri.

“Utamakan perusahaan-perusahaan yang berada di Indonesia. Kalaupun harus ada, maka melalui pengawasan super ketat. Jangan sampai mereka jadi korban, lantaran lemahnya pengawasan dan perlindungan pemerintah.” Dia menjelaskan, dalam Job Fair Expo ada perusahaan yang menawarkan bekerja ke luar negeri, yakni Malaysia. Pihaknya minta Dinsosnkaertrans lebih ketat, bila perlu ada MoU jelas terkait perlindungan dan pengawasan TKI yang nantinya akan diberangkatkan. Menanggapi permasalahan itu, Kepala Dinsosnakertarns Kota Tegal, H Sumito SIP membenarkan adanya perusahaan

yang menawarkan bekerja di Malaysia, yang ikut dalam Job Fair Expo tahun 2011. Yakni PT Orienta MS. Namun sebagai bentuk kehatian-hatian, sekaligus pengawasan dan perlindungan terhadap TKI yang akan diberangkatkan ke negara jiran. Pihaknya mewakili Pemkot Tegal melakukan MoU kepada perusahaan yang memberangkatkan TKI ke Malaysia. “Dari 35 perusahaan yang ikut Job Fair Expo, ada satu perusahaan yang memberangkatkan TKI ke Malaysia. Namun kami sudah berkomunikasi, untuk pengawasan dan perlindungan TKI yang diberangkatkan nanti,” papar Sumito. (hun)

Tekan Cukai Palsu, Pedagang Dingatkan dari halaman 3 peraturan bidang cukai dan dapat membedakan rokok bercukai legal dan rokok bercukai palsu.” Menurut Isritati, biasanya rokok-rokok bercukai palsu yang dijumpai adalah dari merk atau produk-produk baru yang merupakan hasil produksi rumah tangga. Karena itu para pedagang agar tidak memasarkan apabila menemui produk

tersebut. Sebab hal tersebut menyalahi ketentuan pemerintah. Lebih lanjut dikatakan, sosialisasi yang diberikan langsung menghadirkan pembicara dari bea cukai. Sedang materi yang diberikan tentang pita cukai hasil tembakau dan sekilas tentang cukai. Sementara pemateri dari Diskop UMKM perindag menerangkan tentang manajemen pemasaran. “Sosialisasi ini akan

dilaksanakan selama 4 hari. Dan rencananya pada Senin mendatang Diskop UMKM perindag juga akan menggelar acara serupa. Hanya saja untuk para pedagang asongan di kawasan stasiun dan terminal,” ujarnya. Isritati berharap setelah mengikuti sosialisasi ini para pedagang rokok Kota Tegal bisa berjualan dengan tertib. Salah satunya adalah menjual dagangan khususnya rokok yang bercukai legal. (adi)

KINI IA DAPAT MENJALANI AKTIFITASNYA DENGAN NYAMAN, TANPA TERGANGGU ASMA Menderita sesak nafas atau asma memang sangat tidak menyenangkan, selain dada terasa terhimpit dan sulit sekali untuk bernafas, mau melakukan aktifitas pun jadi serba terbatas. Kondisi tersebut pernah dialami oleh Pri Martini, S.Pd, seorang guru. Telah 25 lamanya, wanita berusia 50 tahun itu menderita asma, “Sudah lama saya menderita asma. Jika sakitnya kambuh, rasanya benar-benar mengganggu, bernafas jadi sukar,” ujar Pri. Asma adalah suatu keadaan di mana saluran nafas mengalami penyempitan karena hiperaktifitas terhadap rangsangan tertentu, yang menyebabkan peradangan. penyempitan ini bersifat sementara. Pada penderita asma, penyempitan saluran pernafasan merupakan respon terhadap rangsangan yang pada paru-paru normal tidak akan mempengaruhi saluran pernafasan. Penyempitan ini dapat dipicu oleh berbagai rangsangan, seperti serbuk sari, debu, bulu binatang, asap, udara dingin dan olahraga. Suatu serangan asma dapat terjadi secara tiba-tiba ditandai dengan nafas yang berbunyi (mengi, bengek), batuk dan sesak nafas. Untunglah sekitar 1 tahun yang lalu, ibu 2 orang anak ini mencoba minum Gentong Mas, “Setelah minum Gentong Mas, keluhan karena asma sekarang sudah berkurang, tidur pun jadi nyenyak.”

Ungkap warga Kel. Sangrah, Kec. Pasar Kliwon, Surakarta tersebut dengan bahagia. Dengan tubuh yang sehat, Pri kini dapat menjalani aktifitasnya dengan nyaman. Ia pun tidak segansegan membagi pengalaman baik-

nya dengan orang lain, “Mudahmudahan pengalaman saya ini bisa bermanfaat bagi orang lain…” Harapnya. Gentong Mas adalah minuman herbal dengan bahan utama Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) yang terbukti memiliki banyak manfaat. Histamin dalam Habbatussauda adalah sebuah zat yang dilepaskan oleh jaringan tubuh yang memberikan reaksi alergi seperti pada asma bronchial. Habbatussauda dapat mengisolasi ditymoquinone, yang berdampak positif terhadap pende-

rita asma bronchial. Ascorbic Acid, Thymohydroquinone dan Linoleic Acid pada Gentong Mas berfungsi sebagai anti-histamin dan antiasma. Selain itu, Gentong Mas juga mengandung Nigellone yang berfungsi memperbaiki saluran pernafasan atau anti-brochitis. Nigela sativa yang ada pada Gentong Mas mengandung Nigellone (zat anti bronchitis) dan Linoleic acid (zat anti-histamin) yang berfungsi mencegah alergi. Sementara Gula Aren banyak mengandung nutrisi yang dibutuhkan tubuh diantaranya seperti Riboflavin, Niacin, Ascorbic Acid, Kalsium dan lain-lain. Riboflavin membantu pembentukan antibodi, membantu terbentuknya energi, memperbaiki kerusakan sel saat proses produksi energi, dan memperbaiki jaringan sistem pencernaan. Sekarang Gentong Mas mudah diperoleh di pasaran. Dan semakin banyak masyarakat yang merasakan sendiri manfaat Gentong Mas, sehingga tingkat permintaan juga selalu meningkat secara signifikan. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentong mas.com. Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: Tegal:081990879809, Brebes:081225099282, Pekalongan: 028 -58175543. Depkes:P-IRT:812.3205.01.114.


CMYK

RABU, 22 JUNI 2011

KOTA

PENDIDIKAN IntegrasikanNasionalisme danPatriotisme BREBES - Merebaknya kecurigaan telah terjadi contek masal tidak membuat SDN Brebes 1 cemas. Sebab sekolah tersebut mengaku telah membekali dan menanamkan nilai moralitas kepada siswa maupun para dewan guru. “Saya yakin kami tidak ada kamus contek masal,” tegas Kepala SD N Brebes 01 Hj Tutik Wahyuni Th MPd, kemarin. Dia mengatakan, pihaknya telah melakukan upaya mengintegrasikan nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme ke dalam materi pelajaran. Hal ini, selain untuk mengimbangi pergeseran nilai di era global juga untuk menggelorakan kembali semangat nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme agar kembali mengental dan terpatri dalam sanubari. “Kami melakukan pembiasaan penanaman nilai nasionalisme dan patriotis kepada para siswa,” terangnya. Tutik berkeyakinan, dengan pembiasaan sejak dini akan terpatri sampai dewasa nanti. Apalagi, usia anak-anak SD masih murni dalam menangkap segala kebiasaan hidupnya. Termasuk untuk menerima apa adanya yang terjadi disekitar kehidupannya. “Bila karakter kebangsaannya sejak dini menguat, maka secara otomatis menjadi pribadi yang Pancasilais. Pendidikan karakter sudah tertanam tidak mungkin ada contek masal,” ungkapnya. SD yang kini menyandang predikat Sekolah Standar Nasional (SSN) itu menerapkan pendidikan karakter sejak kelas 1 hingga kelas 6. Hal ini, menurut Tutik, akan berdampak pada peningkatan mutu pendidikan. Pembiasaan yang dilakukan antara lain mendendangkan lagu-lagu nasional setiap pagi dan istirahat, disiplin, tertib di kelas, kotak temuan barang dan koperasi kejujuran. Termasuk saat pelepasan siswa kelas 6, SDN Brebes 01 menggelar berbagai kreativitas siswa seperti tari-tarian dari berbagai daerah. Lebih dari 10 jenis tari di tampilkan anak-anak SD Brebes 01 saat perpisahan kelas VI Sabtu (18/6) itu. Ada tari Lilin, tari Piring, tari Merak, tari Jaranan, tari Topeng dan lain-lain. “Tahun ini kami mengembalikan siswa kelas VI kepada orang tuanya sebanyak 41 siswa,” jelasnya. (ism)

PELAYANAN PLN Luncurkan Go Grasss BREBES - Unit Pelayanan Jaringan (UPJ) PLN Brebes memasang 373 sambungan listrik rumah warga secara serentak, kemarin. Selain untuk membantu masyarakat agar dapat mengakses listrik, pemasangan tersebut juga dalam rangka program Gerakan Sehari Sejuta Sambungan (Go Grasss) yang bertujuan untuk menghabiskan daftar tunggu pelanggan PLN di wilayah Kabupaten Brebes. Menurut Manajer UPJ PLN Brebes Faris El Hakim, dari 373 sambungan itu, meliputi sebanyak 80 pelanggan di UPJ Brebes, 151 pelanggan di UPJ Bumiayu dan 142 pelanggan UPJ di Jatibarang. “Kegiatan tahap II ini kami pusatkan di Kecamatan Wanasari,” katanya. Dia mengatakan, melalui program Go Grass itu, pihaknya berhasil menekan daftar tunggu pelanggaran baru PLN di wilayah Kabupaten Brebes. Pada tahap yang pertama, Go Grass telah diselesaikan separoh daftar tunggu. Sedangkan di tahap II dilaksanakan untuk menghabiskannya. Menurutnya, saat ini total pelanggan di Kabupaten Brebes secara keseluruhan kini sebanyak 8.232 pelanggan. “Dari data yang ada itu, jumlah pelanggan yang sudah tersambung di UPJ Brebes sebanyak 1.904 pelanggan. Kemudian, di UPJ Bumiayu 1.662 pelanggan dan UPJ Jatibarang 4.466 pelanggan,” ujarnya. Menurut Paris, yang dimaksud daftar tunggu adalah daftar orang yang minta listrik, yang rumahnya berada di dalam jangkauan jaringan listrik PLN. Bila ada orang yang minta listrik tetapi rumahnya jauh dari jangkauan jaringan listrik PLN, orang tersebut tidak termasuk daftar tunggu. Orang masuk dalam daftar potensi pelanggan. Cara menyelesaikan daftar potensi pelanggan melalui perencanaan anggaran, termasuk usulan anggaran ke APBN. Orang yang sudah lama mendaftar, tapi ketika akan kami layani ternyata tidak mampu membayar biaya penyambungan, juga bukan termasuk daftar tunggu. Nama-nama yang ganda juga harus dikeluarkan dari daftar tunggu. “Program ini tidak lain agar pelayanan penyambungan semakin cepat, mudah, jelas dan tuntas,” terangnya. (ism)

CMYK

BAWANG

10

Pemkab Diminta Proteksi Pedagang Disinyalir Banyak Minimarket Langgar Perbup BREBES - Sebagai bagian dari penopang pertumbuhan perekonomi daerah, keberadaan pedagang kecil dan para pelaku usaha mikro harus mendapat perlindungan maksimal dari pemerintah daerah. Pasalnya, pertumbuhan pasar modern dan minimarket di wilayah pedesaan mulai dan akan terus bermunculan. Karenanya, pemerintah pun diminta untuk lebih protektif terhadap pedagang kecil. Hal ini diungkapkan anggota DPRD Kabuaten Brebes H masrip Aksan. Menurut politisi asal PPP ini, keberadan minimarket modern yang masuk ke wilayah pedesaan akan menggangu perekonomian masyarakat, khususnya pedagang kecil. “Hal ini yang harus disikapi dengan baik, satu sisi kita butuh investor tapi pedagang kecil juga harus diproteksi agar tidak menjadi terancam,” tutur anggota Fraksi PPP ini. Menurutnya, menjamurnya minimarket di wilayah Kabupaten Brebes dirasakan memang telah menimbulkan banyak masalah. “Saya rasa jika Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu (KPPT) dan Satpol PP mau investigasi

di lapangan terkait pendirian mini market, maka banyak yang belum memiliki izin resmi,” ujarnya. Karena itu, pihaknya meminta kepada Pemkab dalam hal ini KPPT harus tegas dalam membuat aturan perizinan mini market. Selama ini, lanjutnya, aturan yang telah dikeluarkan oleh KPPT hanya berdasarkan Perbup Nomor 6 Tahun 2011. Dalam perbup ini menyebutkan, bahwa pendirian toko modern paling tidak harus berjarak minimal sekitar 500 meter dari pasar tradisional maupun toko yang sudah ada, dinilai masih kurang tegas. “Sebaiknya, pendirian toko modern dengan jarak sekitar 500 meter jangan dari pasar tradisional, tapi dari ibu kota kecamatan. Intinya, mini market yang masuk ke desa-desa dekat pasar tradisional jangan diberi izin, karena akan membuat pelaku usaha kecil menjerit,” terangnya. Dia menegaskan, dalam kaitan tersebut Pemkab Brebes harus bisa meningkatkan daya saing masyarakat dengan membina para pelaku usaha kecil. Selain itu, Pemkab juga harus melindungi dan berpihak terhadap kepentingan rakyat yang berusaha di sektor informal. “Warung tradisional dan pedagang kecil harus ditingkatkan daya saingnya dalam menghadapi persaingan dengan pasar modern dan minimerket yang menjamur,” katanya. (ism)

Pejabat Jangan Takut Wartawan BREBES - Keberadaan wartawan sebagai pemburu berita, jangan ditakuti para pejabat, termasuk di wilayah Kabupaten Brebes. Selama ini, ada kecenderungan sejumlah pejabat yang takut jika didatangi wartawan. Hal itu tidak lepas dari adanya stigma, bahwa datangnya wartawan akan membuat semrawut di kantornya. Kondisi ini memang tidak lepas dari era reformasi yang membebaskan media massa tumbuh, yang otomatis menambah jumlah wartawan. Namun demikian, dengan adanya pemahanan yang benar akan tugas dan fungsi wartawan, maka para pejabat tidak perlu takut dengan profesi wartawan. Karena pada dasarnya, profesi wartawan dengan pejabat pemerintah saling berkaitan. “Kedatangan wartawan ke kantor instansi itu untuk mencari berita, untuk konfirmasi, bukan untuk yang lainlain,” kata Edi Faisol, jurnalis Tempo saat memberikan pemaparan dalam acara Bintek Fotografi dan Jurnalistik di

Gedung Korpri Selasa (21/6). Apalagi dengan adanya lembaga Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di masing-masing SKPD terkait, yang akan membantu dalam menyediakan sumber-sumber maupun data yang dibutuhkan wartawan. “Apalagi dengan diberlakukannya UU Keterbukaan Informasi Publik, pejabat wajib menyampaikan apa yang menjadi program dinasnya kepada masyarakat,” tandasnya. Selain itu, ujar Edi, wartawan selain bekerja untuk memenuhi tugas perusahaan penerbitan, juga dituntut secara moral mengemban tugas dalam menyuarakan kritik dan kondisi umum masyarakat, baik sosial, politik, ekonomi, budaya dan lainnya. Dalam Bintek itu, juga ada materi fotografi yang disampaikan Aditya Mahendra Yasa dari Kompas dan Wawan Hudianto dari Suara Merdeka, dengan moderator M Riza Pahlevi dari Radar Tegal. Sementara Bintek dibuka Plt Sekda Ir Heru Pratisto. (har)

DOK/HUMAS BREBES

SAMPAIKAN MATERI - Mahendra Yasa dari Kompas saat menyampaikan materi fotografi dalam Bintek Fotografi dan Jurnalistik, kemarin.

AGUS WIBOWO/RADAR BREBES

OLEH SAMPAH - Seorang petugas di TPS Terpadu tengah mengolah sampah menajdi pupuk kompos.

Olah Sampah Jadi Pupuk Kompos BREBES - Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Brebes melalui Bidang Kebersihan dan Pertamanan berhasil mengolah sampah menjadi pupuk organik. Pengolahan ini dilakukan di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu yang berada di Kelurahan Gandasuli, Kecamatan Brebes. Keberadaan sampah organik ini dapat membantu para petani untuk mendapatkan pupuk berkualitas di tengah harga pupuk yang terus melonjak. Kepala Bidang Kebersihan, Pertamanan DPU Tata Ruang Sumarto menyebutkan, dari pengolahan sampah tersebut, TPS Terpadu saat ini telah memproduksi pupuk kompos yang dihasilkan dari sampah organik. Sementara untuk sampah non organik seperti plastik juga kini bisa dimanfaatkan yakni dengan dijual kembali. “Sampah organik seperti sayur-sayuran dan kulit buah-buahan, termasuk daun kita olah untuk menghasilkan pupuk kompos dan sampah non organik diolah menjadi daur ulang,” terangnya. Sumarto juga bertekad mengolah sampah menjadi produksi pupuk yang tak kalah

kualitasnya di pasaran. Hanya saja, saat ini pihaknya masih menunggu hasil lab dari IPB Bandung untuk masalah kualitasnya. Karena hasil olahan pupuk kompos yang dikerjakan, sudah diambil samplenya guna dilakukan penelitian. Sedang-kan bila proyek pengolahan sampah ini berhasil, maka dipastikan pihaknya akan terus memajukan produksi pupuk kompos ini dari hasil olahan sampah. ‘’Untuk sampah di wilayah Kecamatan Brebes, yang meliputi Gandasuli, Pekauman, Pasarbatang yakni mencapai 40 kubik dari 35 PKL dengan menggunakan motor tosa yang didapat dari beberapa desa tersebut,’’ jelasnya. Ditambahkan bahwa pengolahan sampah menjadi pupuk kompos yang dilakukan, tidak bau dan tidak dikerubuti oleh lalat. Sebab, pihaknya telah melakukan ramuan agar pengolahan sampah menjadi pupuk ini bisa tidak membuat lingkungan masyarakat menjadi bau dan kumuh. Terbukti, sampah yang kini menjadi pupuk tanpa lalat dan bau. ‘’Makanya kami juga berharap partisipasi masyarakat

untuk dapat memilah sampah organik dan non organik. Hal ini untuk memudahkan pengolahannya di lapangan,” ungkapnya. Dikatakan, pupuk kompos tersebut saat ini juga belum dijual kepada konsumen (petani). Hal ini sambil menunggu hasil dari IPB Bandung. Namun, kini sudah banyak petani yang memintanya dan terus memesannya. Karena menurut mereka, pupuk kompos hasil olahannya cukup bagus. “Sementara untuk menghilangkan bau dan kumpulan lalat, kami juga rela melakukan banyak upaya dalam kebersihan lingkungan. Meski menggunakan campuran vitamin B Komplek yang dicampur dengan air kapur termasuk resep lainnya, yang terpenting usahanya ini bisa menciptakan pupuk yang ramah lingkungan,’’ ungkapnya. Pihaknya juga berharap ke depan hasil olahan pupuk kompos nantinya diharapkan dapat mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), minimal adanya partisipasi TPS Terpadu dalam menyumbangkan dan menambah PAD Kabupaten Brebes. (gus)

Wanasari Juara Umum MTQ Kabupaten BREBES - Kontingen Kecamatan Wanasari berhasil menjadi juara umum pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten Brebes yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes di SMP Negeri 06 Brebes, Selasa (21/6). Kecamatan Wanasari berhasil menjadi juara umum setelah menraih perolehan medali terbanyak, yakni 20 medali emas. Sedangkan menguntit di bawahnya adalah Kecamatan Sirampog dengan 19 medali emas dan Kecamatan Bantarkawung meraih 16 medali emas. Ketua Panitia Andri Firdaus SH MPd menjelaskan, lomba MTQ tingkat Kabupaten itu diikiuti peserta didik dari 17 kecamatan yang ada.

Kegiatan ini, bertujuan untuk menumbuhkan minat baca Al Quran di kalangan peserta didik yang beragama Islam. Dengan demikian, diharapkan sikap dan perilaku mereka sehari-hari mencerminkan isi Al Quran yang penuh kemuliaan, penuh kasih sayang dan jauh dari kekerasan dan permusuhan. “Penentuan juara umum ini, berdasarkan perolehan mendali secara keseluruhan. Baik pada emas, perak, dan perungggu,”

katanya. Lebih lanjut dia meminta kepada semua peserta yang telah menjadi yang terbaik agar prestasi tersebut terus dipertahankan saat mengikuti MTQ tingkat Provinsi Jawa Tengah pada Juli 2011 mendatang. “Bagi peserta yang belum memperoleh juara jangan berkecil hati. Jadikan MTQ kali ini untuk memperbaiki kelemahan agar bisa tampil baik pada MTQ tahun depan,” harapnya. (ism)


CMYK

RABU, 22 JUNI 2011

OLAHRAGA

11

RADAR TEGAL

PERSAINGAN TUKANG GEDOR Argentina (4) v Albania (0)

SUSUNAN TIM ARGENTINA : Sergio Romero (g); Javier Zanetti, Nicolas Burdisso, Gabriel Milito, Marcos Rojo/Pablo Zabaleta (46?); Ever Banega, Javier Mascherano, Lucas Biglia/ Fernando Gago (46?); Ezequiel Lavezzi/ Sergio Aguero (60?), Lionel Messi, Angel Di Maria/ Carlos Tevez (46?) Pelatih : Sergio Batista. ALBANIA (4-4-2) : Arjan Beqaj/ Isli Hidi (g/72?); Andi Lila, Ervin Bulku, Fralc Velih, Kristi Vabgjeli; Igli Allmuca, Endrit Vrapi/Renato Arapi (80?), Emilijano Vila, Gjergji Muzaka; Elis Bakaj/Armando Vajushi (59?), Edmond Kapllani/ Agonit Sallaj (66?) Pelatih : Josep Kuze

BUENOS AIRES - Argentina siap beraksi di Copa America 2011. Parameternya adalah kemenangan empat gol tanpa balas atas Albania di Estadio El Monumental kemarin WIB (21/ 6). Itu merupakan uji coba terakhir Argentina sebelum terjun dalam turnamen yang digelar di kandang mereka sendiri mulai 1 Juli nanti tersebut. Uji coba kemarin berbeda dengan dua uji coba Tim Tango “sebutan Argentina” sebelumnya. Ketika kalah 1-4 dari Nigeria (1/6) dan keok 1-2 dari Polandia (5/6), Tim Tango menurunkan pemain muda dan minim pengalaman serta hanya membawa dua pemain dari skuad proyeksi Copa America. Nah, saat menghadapi Albania, pelatih Sergio Batista menurunkan skuad terbaiknya. Hasilnya pun terlihat di awal pertandingan. Striker Napoli Ezequiel Lavezzi sudah membuka skor pada menit kelima. Lionel Messi menggandakan keunggulan pada menit ke-42 sehingga mengakhiri babak pertama dengan skor 2-0 untuk tuan rumah. Argentina harus menunggu sampai menit ke-74 untuk mencetak gol ketiga melalui Sergio Aguero yang masuk di pertengahan babak kedua menggantikan Angel di Maria. Carlos Tevez yang juga masuk sebagai pemain pengganti di awal babak kedua melengkapi pesta gol Tim Tango dua menit sebelum bubaran. Jika dicermati, semua gol Argentina ke gawang Albania diborong oleh striker. Yang menjadi masalah, Batista memiliki tujuh pemain yang berebut tiga posisi di lini depan. Selain Messi, Lavezzi, Di Maria, Aguero, dan Tevez, masih ada Gonzalo Higuain dan Diego Milito yang tidak turun kemarin. Tapi, satu posisi di depan sudah pasti menjadi milik Messi. Striker andalan Barcelona itu membuktikan apabila dia punya peran tidak tergantikan kemarin. Selain menyumbang gol, si Kutu “sebutan Messi” memberi assist tiga gol lainnya. “Saya masih belum memutuskan (starting eleven, Red) dan tidak sedang membuat keputusan. Semua pemain tahu bahwa mereka harus bekerja keras untuk menunjukkan kemampuannya agar terpilih,” ujar Batista di situs resmi AFA. “Tapi, saya memang terkesan dengan Messi. Saya pikir dia memainkan sebuah permainan hebat. Dia mengontrol bola sesuai keinginannya. Dia sangat nyaman dengan perannya di lapangan dan saya ikut senang dengan aksinya,” imbuh pelatih pengganti Diego Maradona setahun lalu itu. (dns/ko)

Leo Rayu Samuel Eto’o dan Menez MILAN - Leonardo membuat Inter Milan kerepotan pada bursa transfer musim panas ini. Ketika seharusnya mereka fokus berburu pemain untuk memperkokoh tim, Inter malah disibukkan dengan perburuan allenatore anyar. Parahnya lagi, sejumlah pelatih bidikan mereka gagal digaet, mulai dari Marcelo Bielsa, Sinisa Mihajlovic, Fabio Capello serta Andre Villas-Boas. Situasi yang membuat tidur Presiden Inter Massimo Moratti tidak tenang. Belum selesai urusan pelatih, tim berjuluk Nerazzurri tersebut juga disibukkan dengan upaya menjaga para bintang lapangannya supaya tidak lepas pada bursa transfer musim panas ini. Kali ini Leonardo juga masih saja terlibat di dalamnya. Ya, sebagai direktur olahraga baru di Paris Saint-Germain, Leonardo punya tugas untuk menentukan pelatih, membeli dan menjual pemain, dan pembinaan pemain muda dalam klub. Salah satu pemain yang diincarnya adalah Eto’o. Leonardo berani melakukan pendekatan lantaran Eto’o mengirimkan sinyal siap hengkang dari Inter. Hanya, tujuan uta-

manya adalah bermain di klub Premier League. Meski begitu, Leonardo melihat ada peluang untuk menarik Eto’o ke Paris. Berdasarkan laporan Il Corriere dello Sport, pertemuan Leonardo dan Eto?o sudah dilakukan di Paris, kemarin (21/ 6). Mantan pelatih AC Milan itu telah menjelaskan proyeknya kepada Eto?o dan memberikan penawaran gaji yang menggiurkan. Soal tantangan, Eto’o tentu lebih memilih pergi ke Inggris, yang saat ini disebut sebagai kompetisi paling elite di dunia. Namun, tawaran gaji 15 juta euro atau setara Rp 183,3 miliar pertahun tentu juga menjadi daya tarik yang luar biasa. Selain Eto’o, bintang dari Serie A Liga Italia lainnya yang menjadi incaran Leonardo adalah gelandang serang AS Roma Jeremy Menez. Saat ini pemain asal Prancis itu sedang gamang di Roma karena musim lalu di tangan Vincenzo Montella dia jarang dimainkan. Dia belum tahu nasibnya musim depan, tapi tampaknya Menez sudah kurang betah di ibu kota Italia itu. Menez dengan tegas sudah menyatakan bahwa dirinya siap angkat kaki

Eto’o

bila ada klub yang tertarik. Apalagi bila itu datang dari Prancis. “Proyek PSG membuat saya tertarik. Bermain sepak bola di Paris dan kembali ke Ligue 1

bukanlah langkah mundur dalam karir saya. Memang sudah ada pembicaraan, tapi belum ada yang konkret,” bilang Menez, seperti dilansir Tribalfootball. (ham)

Akan Bawa Gerbong Porto ANDRE Villas-Boas tidak akan datang ke Chelsea seorang diri. Boas kabarnya berencana membawa gerbong FC Porto untuk membantu kinerjanya di Stamford Bridge. Selain dua asisten pelatih, Boas meminta dua pe-

main Porto. Siapa saja mereka? Seperti dilansir The Mirror, Boas ingin didampingi pelatih fisik Jose Mario Rocha dan opposition scout (spionase tim lawan) Daniel Sousa. Chelsea sepertinya tidak akan kesulitan memenuhi permintaan itu. Sebagai catatan, staf kepelatihan Chelsea musim lalu saja beranggotakan 14 orang termasuk pelatih. Yang agak sulit tentu saja permintaan Boas untuk mendatangkan dua mantan anak asuhnya. Keduanya adalah striker Radamel Falcao dan gelandang Joao Moutinho. Banderol keduanya ditaksir mencapai 45 juta euro atau setara dengan R p

Radamel Falcao

550 miliar. Tapi, persoalannya mungkin bukan uang, melainkan apakah Porto bersedia kehilangan dua pemain itu sekaligus. Falcao yang top scorer Europa League itu memang kerap diberitakan siap dilepas Porto asalkan ada klub yang mampu memenuhi banderolnya. Hanya, untuk Moutinho, Porto mungkin belum siap kehilangan. Itu mengingat Moutinho baru didatangkan setahun lalu dari Sporting Lisbon dengan 11 juta euro (Rp 134 miliar). Porto pun masih memiliki banyak obsesi kepada pemain yang masih 24 tahun, tapi sudah memiliki 33 caps tersebut. “Sesuatu yang normal apabila pemain mengikuti kepindahan pelatihnya ke klub lain,” ungkap Claudio Mossi, agen Falcao, kepada Standard Evening. “Porto adalah klub yang banyak pemainnya menjadi incaran klub besar setelah sukses besarnya musim lalu. Dan, Porto tidak bisa memungkiri apabila mereka akan sangat diuntungkan dengan penjualan pemain bintangnya,” tambahnya. (dns)

Gaet Boas sebagai Pelatih Chelsea LONDON - Chelsea memang sukses dengan Jose Mourinho yang diboyong dari FC Porto tujuh tahun lalu. Tiga tahun menukangi Chelsea, Mourinho mempersembahkan enam gelar, termasuk gelar beruntun Premier League (2004-2006). Mourinho pun menerima julukan The Special One dari fans Chelsea. Itulah alasan pemilik The Blues “sebutan Chelsea” Roman Abramovich ingin mengulang jejak Mourinho pada sosok Andre Villas-Boas. Abramovich rela merogoh kocek hingga 15 juta euro (Rp 183 miliar) sebagai biaya pelepasan kontrak Boas di FC Porto. Sebagai catatan, itu adalah fee termahal dalam sejarah pelatih sepak bola di dunia. Itu belum termasuk gaji 5 juta euro (Rp 61 miliar) per tahun yang ditawarkan kepada Boas. Begitu antusiasnya dengan Boas, Abramovich sendiri yang menggelar negosiasi dengan mantan asisten Mourinho itu. Boas memang mencatat prestasi sensasional musim lalu. Baru ditunjuk menangani Porto, pelatih yang masih berusia 33 tahun itu menyapu bersih semua ajang. Dari tiga gelar domestik (Liga Primeira, Piala Portugal, dan Piala Super Portugal), serta Europa League. Tapi, sebagian besar publik bola Inggris meragukan Boas bakal menjadi The Special One II. Logikanya, pelatih berkualitas seperti Carlo Ancelotti saja tidak memuaskan Abramovich. Ancelotti yang mempersembahkan double winners (Premier League dan Piala FA) di musim pertama, dilengserkan di musim kedua setelah tanpa gelar. Sejak mengakuisisi Chelsea delapan tahun lalu, Abramovich memang sulit klik dengan pelatih The Blues. Pengusaha Rusia itu tercatat telah enam kali mengganti pelatih dan menghabiskan Andre 38 juta pounds untuk biaya kompensasi. (dns)

Villas-Boas


ALL SPORTS

12

RABU 22 JUNI 2011

RADAR TEGAL

SEPAK POJOK

Agun Gumelar

Jum’at Komite Normalisasi Bertemu LPI JAKARTA - Selain mempersiapkan Kongres Luar Biasa (KLB) yang akan dilangsungkan pada 9 Juli nanti di Solo, KOmite Normalisasi (KN) juga focus menuntaskan persoalan Liga Primer Indonsia (LPI) seperti yang diinstruksikan FIFA. Masalah LPI harus clear pada 10 Juli atau bebarengan dengan habisnya masa kerja KN pimpinan Agun Gumelar. Jika sampai waktu yang ditentukan masalah LPI belum juga tuntas, maka FIFA akan menjatuhkan sanksi. Untuk itu, setelah LPI membalas surat yang dikirimkan KN, Jum’at lusa KN dan LPI akan bertemu. Itu disampikan ketua KN Agum Gumelar kepada wartawan di kantor PSSI kemarin sore. “Dalam keputusan awalnya KN, LPI tidak dibubarkan. Kalau memang di bawah PSSI, persyaratan memang harus dipenuhi,” kata Agum Gumelar. “Kami akan berkoordinasi dengan konsorsium pada Jum?at pagi jam 09.00 WIB. KN yang mengundang konsorsium LPI,” sambungnya. Kepada wartawan Agum juga mengungkapkan kembali soal kedatangan salah satu wapres FIFA Prince Ali bin Al Hussein pekan lalu. Menurut Agum pangeran asal Yordania itu jelas sekali terlihat akan mmebantu memperjuangkan George Toisutta dan Arifini Panigoro agar bias dicalonkan. “Itu tidak ada masalah buat KN. Saya juga pernah menyarankan kepada Pak George dan pak Arifin agar membentuk tim kuat untuk melobi FIFA. Tidak masalah bagia KN jika ada perubahan keputusan FIFA,” bebernya. Sementara itu, Kongres PSSI yang bakal dihelat 9 Juli mendatang mendapat perhatian dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Saat menghadap presiden untuk melaporkan pelaksanaan Jambore Pramuka, Menpora Andi Mallarangeng mengaku ditanya perkembangan PSSI. Menurut Andi, presiden mengharapkan agar kongres yang digelar di Solo berhasil dan Indonesia tidak mendapat sanksi dari FIFA. “Pokoknya arahan beliau, (kongres) harus sukses, membuka lembaran baru, memilih pengurus baru,” kata Andi di komplek Istana Kepresidenan, kemarin. Dia mengaku sudah menjalin komunikasi dengan seluruh pihak, antara lain Ketua KN Agum Gumelar, George Toisutta, dan Arifin Panigoro. Bahkan bersama Ketua KONI Rita Subowo, Andi juga bertemu dengan Wapres FIFA Pangeran Ali bin Al-Hussein. Nantinya akan ada pertemuan dengan pihak terkait lain. “Sehingga sebelum ke Solo, suasananya lebih kondusif,” katanya. Andi menyebutkan ada titik terang dari hasil pertemuan-pertemuan itu. Apa titik terang itu? Mantan juru bicara kepresidenan itu mengungkapkan, semua pihak sepakat dengan semangat rekonsiliasi dan mengedepankan kepentingan sepakbola nasional. Saat didesak apakah itu berarti pasangan GT-AP dipastikan tidak akan maju dalam bursa calon ketua umum PSSI, Andi tidak menjawab tegas. “Pokoknya saya katakan, saya sudah bertemu dan berkomunikasi. Ada titik-titik terang, semua pihak berkomitmen untuk mengedepankan kepentingan nasional dan semangat rekonsiliasi,” tuturnya. (ali/fal) Mano Menezes

PENAROL TAMPIL TANPA BEBAN

MONTEVIDEO - Penarol memang punya reputasi hebat di Copa Libertadores. Klub asal Uruguay tersebut sudah lima kali menjuarai turnamen antarklub paling bergengsi di Amerika Selatan itu. Tapi, dalam dua dekade terakhir, prestasi mereka seret. Makanya, bagi pelatih Penarol, sukses mereka melaju ke final pada musim ini dianggap sebagai sesuatu yang berada di luar dugaan. “Saya tidak tahu bagaimana menjelaskannya secara rasional,” bilang Diego Aguirre, pelatih Penarol, kepada Reuters. Situasi itu membuat Penarol tampil tanpa beban. Setelah hanya bermain seri tanpa gol dengan klub Brazil Santos pada first leg final Copa Libertadores di Estadio Centenario, Montevideo, 15 Juni lalu, mereka siap menyongsong second leg final di Pacaembu, besok pagi. Bermain tanpa beban dan dukungan luar biasa dari fans Penarol yang sangat merindukan klubnya berprestasi lagi di kancah Amerika Selatan, menjadi motivasi kuat buat Antonio Pacheco. Meski mereka sadar lawan mereka tidaklah mudah. “Penuh motivasi, tapi juga kami menanggung tanggung jawab yang besat. Terkadang kami tidak mampu mengatasinya, bukan karena kami tim yang buruk, melainkan karena kami menghadapi klub yang hebat,” ungkap Aguirre. Tidak beda dengan pertemuan pertama mereka, kali ini Santos kembali menjadi favorit.

Apalagi bermain di hadapan publik sendiri di Pacaembu. Santos berambisi mengulang kejayaan mereka ketika era Pele, di mana mereka juara pada edisi 1960 dan 1962. Meski lebih diunggulkan, tapi Santos patut waspada. Pasalnya, untuk mencapai final, Penarol menghadapi lawan-lawan yang tangguh. Mereka mengandaskan klub Brazil Internacional pada babak 16 besar, kemudian menyingkirkan klub Chile Universidad Catolica di perempat final, dan laju ke final setelah melewati hadangan klub Argentina Velez Sarsfield. Kedua tim juga punya sejarah bersua di final pada 1962. Ketika itu, Santos menang 2-1 pada first leg di Estadio Centenario dan kemudian Santos malah kalah 2-3 pada second leg di Est?o Vila Belmiro. Terpaksa, laga dilanjutkan dengan playoff di Stadion El Monumental yang dimenangkan Santos 3-0. “Sulit mengingat final dengan sepak bola hebat mereka, meski begitu Penarol selalu menampilkan kekuatan terbaiknya. Kami juga menumpahkan seluruh semangat. Saya harap para pemain tidak terlalu terbebani dan rileks,” lanjut Aguirre. Sebagai mantan pemain Penarol yang ikut membawa klub itu menjuarai Copa Libertadores 1987, Aguirre banyak memberikan suntikan motivasi kepada pemainnya. “Saya ceritakan mereka tentang sejarah, bagaimana tim kuning hitam ini merupakan klub hebat,” lanjutnya. (ham)

Van Bronckhorst Janji Cetak Gol di GBK JAKARTA - Sore nanti pecinta sepak bola tanah air bisa menyaksikan langsung aksi oleh bola dari mantan pemain top dunia. Ya, Giovanni van Bronckhorst mantan kapten timnas Belanda akan berkolaborasi dengan pemain ? pemain asing terbaik dari Indonesia Super League (ISL) dan Liga Primer Indonesia (LPI) di ajang eksebisi Starbol. Tergabung dalam tim putih, Giovanni van Bronckhorst dkk akan menghadapi tim Merah yang bermaterikan pemain-pemain local pilihan dari ISL dan LPI. Pertandingan akan mulai digelar pukul 17.00 WIB di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan dan disiarkan lang-

sung oleh RCTI. Kepada wartawan dalam press conference di Grand Hyatt Hotel Jakarta kemarin siang Van Bronckhorst menyatakan sudah tidak sabar ingin tampil di ajang Starbol. Mantan pemain FC Barcelona dan Arsenal itu berjanji akan tampil maksimal dan mencetak gol. “Saya akan tampil sebaik mungkin di laga besok sore (sore nanti-Red). Saya akan berusaha mencetak gol spektakuler seperti di Piala Dunia Afrika lalu (ke gawang Uruguay di babak semifinal),” kata Van Bronckhorst. Tapi karena stamina yang tidak sepenuhnya prima karena baru menempuh perjalanan jaun

RAKA DENNY/JAWAPOS

LAMBAIKAN TANGAN - Legenda sepakbola Belanda keturunan Indonesia, Giovanni Van Bronckhorst (GVB) berlatih di Gelora Bung Karno.

Ajang Persiapan Samba untuk Piala Dunia RIO DE JAINERO - Sebagai juara bertahan Brasil akan mencoba mengulang sukses yang sama saat mengikuti Copa America. Tapi target terbesar Samba ada dua tahun setelahnya, saat mereka menjadi tuan rumah Piala Dunia 2014. Dari lima penyelenggaraan Copa America yang terakhir, empat di antaranya berhasil dituntaskan Brasil sebagai kampiun. Ditambah skuad yang mumpuni dan kemampuan individu pemainnya, tak mengherankan kalau mereka jadi favorit bersama tuan rumah Argentina. Kembali jadi kampiun jelas sangat diharapkan tim Samba. Tapi itu bukan target utama karena Copa America hanya jadi batu lompatan untuk membentuk tim yang lebih baik lagi demi meraih titel Piala Dunia 2014. “Kami akan menggunakan semua kesempatan untuk mempersiapkan diri kami sendiri dengan baik untuk Piala Dunia,” tegas pelatih Mano Menezes seperti diberitakan AFP. Brasil terlihat kurang meyakinkan dalam dua laga terakhirnya. Setelah cuma bisa bermain tanpa gol dengan Belanda dalam laga persahabatan, mereka hanya unggul satu gol atas Romania juga dalam laga ujicoba yang sekaligus menjadi ajang perpisahan Ronaldo. Menezes tak risau dengan hal tersebut. Pelatih 49 tahun itu masih yakin kalau timnya punya kekuatan untuk memberikan yang terbaik, meski tetap menganggap Argentina sebagai kandidat terkuat juara. “Kami punya pondasi yang sudah digunakan dalam beberapa pertandingan dan itu akan menjadi tulang punggung saat menghadapi Venezuela (lawan pertama Brasil selain Paraguay dan Ekuador). Secara teori, Paraguay adalah tim terkuat (di grup) tapi itu tak berarti kalau tim lain tak akan menimbulkan masalah.” “Kami bisa bilang kalau Argentina adalah favorit karena mereka bermain di rumah - kondisi yang sama dengan Brasil yang menjadi favorit untuk Piala Dunia 2014 - well begitulah teorinya,” pungkas Menezes. (din)

Antonio Pacheco

dari Belanda Van Bronckhorst menyatakan tidak akan memaksakan diri dan berencana hanya main selama 45 menit atau satu babak saja. “Saya belum istirahat. Capek sekali rasanya,” lanjutnya. Sejak mendarat di Jakarta kemarin pagi, mantan pemain kelahiran 5 Februari 1975 itu langsung menjalani sederet acara padat. Mulai dari press conference, coaching clinic, mencoba lapangan SUGBK, dan dilanjutkan memenuhi undangan salah satu stasiun televisi. Bergabungnya mantan pemain sekelas Giovanni van Bronckhorst membuat para pemain Indonesia yang sore nanti

turut berpartisipasi merasa bangga. “Ini kesempatan sangat berharga bagi saya. Kapan lagi saya bisa berhadapan dengan pemain bertalenta tinggi seperti Van Bronckhorst,” ujar Andik Vermansyah, gelandang Persebaya 1927. “Ini kesempatan saya belajar langsung bagaimana seorang dengan skill tinggi menjalani pertandingan. Kalau bias setelah pertandingan saya ingin minta sepatunya van Bronckhorst sebagai kenang kenangan,” ujar winger Okto Maniani. Pelatih Tim Putih Jacksen F Tiago menyatakan karena waktu yang begitu mepet tidak ada persiapan khusus dalam menyiapkan tim. “Dengan penga-

laman dan kualitas yang dimiliki para pemain saya rasa tim ini akan cepat berdaptasi. Persiapan kita berdasarkan masukanmasukan pemain,” tutur Jacksen. Giovanni Van Bronckhorst akan berada di Jakarta selama lima hari (21-25 JUn. Sederet agenda sudah menanti pemain yang pernah merasakan gelar Liga Champions bersama FC Barcelona pada 2006 itu. Antara lain meresmikan Yayasan Giovanni van Bronckhorst, Meet and Greet, coaching clinic, hingga acara lelang Jersey nya saat membela timnas Belanda di Piala Dunia 2010 lalu. Tak hanya jersey van Bronckhorst yang dilelang. (ali)


ALL SPORTS

RABU 22 JUNI 2011

13

RADAR TEGAL

TENIS Nadal Temukan Ritme di Awal LONDON - Rafael Nadal belum mendapatkan rintangan untuk melaju ke babak kedua turnamen tenis grand slam Wimbledon. Petenis nomor satu ATP (Asosiasi Tenis Putra) itu bahkan sudah menemukan ritmenya di grand slam lapangan rumput itu. Petenis nomor satu ATP (Asosiasi Tenis Putra) itu tak mengalami banyak kesulitan untuk melangkah ke babak kedua. Pada babak pertama yang berlangsung kemarin, Nadal bertemu petenis Amerika Serikat (AS) Michael Russell. Nadal sempat mendapatkan perlawanan ketat di set pertama. Namun berikutnya, dia tak memberikan kesempatan pada petenis peringkat ke-90 ATP yang sudah berusia 33 tahun itu. Nadal pun unggul tiga set langsung, 6-4, 6-2, 6-2. Namun, Russell sempat mencuri servis Nadal di set pertama. Bahkan, dia sempat unggul dengan 3-1 sebelum dibalikkan oleh Nadal. “Seperti yang sering saya katakan, pertandingan pertama di turnamen apa pun selalu berlangsung sulit. Jadi, kemenangan straight set seperti ini di babak pertama selalu membuat saya merasa beruntung,” beber Nadal kepada AFP. Nadal memang pantas khawatir dengan penampilan perdananya di Wimbledon. Sebelum beranjak ke turnamen yang dilangsungkan di All England Club itu, petenis Spanyol tersebut sempat mengalami kekalahan di perempat final Queen’s Club Championship, pekan lalu. Kekalahan tersebut sempat memunculkan pertanyaan seputar kesiapan kondisi fisiknya setelah memenangkan gelar keenam di grand slam Prancis Terbuka. Di Prancis Terbuka, Nadal juga mengalami perjalanan yang sulit di awal turnamen. Dia harus bermain lima set saat menjalani laga pertama melawan John Isner (AS). Meski juga sempat mengalami demam sebelum babak kedua, perlahan Nadal menemukan kebugarannya, sekaligus ritme permainan terbaiknya. “Memanfaatkan momen menjadi hal yang penting di setiap pertandingan dan turnamen. Tapi, akan lebih menyenangkan jika momen tersebut sudah ada sejak awal,” beber pemilik sepuluh gelar grand slam itu. Nadal mengakui, dia masih menjalani adaptasi dengan lapangan rumput All England Club. Buktinya, beberapa kesalahan, terutama saat servis membuat Russell punya kesempatan untuk membuatnya terpojok. Baru setelah game keenam, Nadal menunjukkan akurasi yang lebih baik, baik saat servis maupun pengembaliannya. Selanjutnya, pertandingan berjalan berat sebelah. Di set kedua dan ketiga, Nadal merebut masing-masing dua kali servis Russell. “Set pertama berlangsung cukup berat. Saya seperti sudah tahu, dia akan mengarahkan bola ke mana, tapi saya tak bisa menjangkaunya,” tutur Nadal. Di babak kedua, Nadal kembali akan berhadapan dengan petenis AS. Kali ini dia bakal menghadapi Ryan Sweeting. Kemarin, Sweeting mengungguli rekan senegara Nadal, Pablo Andujar, dalam pertarungan lima set, 3-6, 4-6, 6-1, 7-6 (1), 6-1. Selain Sweeting, dua petenis AS lainnya, unggulan kesepuluh Mark Fish dan Alex Bogomolov Jr, juga melaju ke babak kedua. Fish mengalahkan petenis Spanyol Marcel Granollers 7-6 (3), 7-6 (5), 6-4. Sementara Bogomolov Jr menyingkirkan kompatriotnya Donald Young dengan 7-5, 4-6, 6-3, 6-1. (ady/bas)

PUNYA SEJARAH KUAT MOTOGP Belanda akan kembali menyajikan persaingan sengit. Jorge Lorenzo ogah ketinggalan jauh dari Casey Stoner guna menjaga peluang juara yang dimiliki. Casey Stoner boleh menepuk dada saat ini. Rider asal Australia ini berada di puncak klasemen sementara dalam persaingan juara MotoGP 2011. Setelah memenangi balapan MotoGP Inggris di Sirkuit Sliverstone dua pekan lalu, pembalap Repsol Honda tersebut mengoleksi ?116 poin. Dia di atas sang juara bertahan Jorge Lorenzo dari Yamaha Factory Racing yang “hanya” mengumpulkan 98 poin. Itu tak lepas dari petaka yang dialami pembalapn Spanyol itu di Silverstone yang membuatnya gagal finis. Tapi, Lorenzo tak mau patah semangat. Dia masih melihat ada peluang juara baginya, asalkan dia tak lagi mengalami petaka dan yang tak kalah pentingnya, bisa mengungguli Stoner. Tentu, GP Belanda yang akan dilaksanakan di Sirkut Assen 25 Juni ini bakal jadi awal Lorenzo mengejar ambisinya tersebut.

Apalagi, dia punya sejarah kuat di sana. “Assen adalah sirkuit favorit saya. Saya sudah memenangi semua kategori di sana,” kata Lorenzo kepada crash. Ya, tahun lalu, dia memenangi balapan di sirkuit yang mempunyai panjang lintasan 4,545 km tersebut. Selain itu, Lorenzo juga memenanginya pada 2006 dan 2007 saat masih berlaga pada 250 cc. Rekor ini makin komplet dengan kemenangannya di kelas 125 cc pada 2004. Dia pun berharap agar Yamaha pun optimal memberikan dukungan. Tujuannya, berdiri di atas podium dengan status juara menjadi incarannya. Manajer Tim Yamaha Wilco Zeelenberg pun siap mendukung upaya Lorenzo tersebut. “Saat ini kami ada di posisi kedua yang sebenarnya bukan posisi yang buruk. Kita akan melihat apakah Yamaha bisa memberikan tekanan kepada Casey,” ucap Zeelenberg kepada Autosport. Dia pun mengakui pihaknya membuat kesalahan di Silverstone yang membuat Lorenzo kini tertinggal dengan 18 poin. Imbasnya pun, situasi berbalik.

Termeriah, Selesai Dua Hari

BULUT ANGKIS BULUTANGKIS HENDRA EKA/JAWA POS

DUKUNGAN - Papan dukungan untuk suporter Djarum Indonesia Open Super Series Premier 2011 di Istora Senayan, Jakarta. 21 Juni 2011.

Yakin Tiket Bakal Ludes KEBIJAKAN berbeda penjualan tiket Kejuaraan bulu tangkis Djarum Indonesia Open Super Series Premier 2011 diterapkan oleh panitia. Mereka menaikkan harga bertingkat sesuai dengan babak pertandingan yang digelar. Di sesi kualifikasi misalnya, panitia memasang harga untuk tiket VIP Rp 20 ribu, kelas 1 Rp 10 ribu dan kelas 2 Rp 5 ribu. Pada babak pertama hari ini, harga tiket dinaikkan rata-rata di atas seratus persen, VIP menjadi Rp 50 ribu, kelas I Rp 25 ribu dan kelas 2 Rp 10 ribu. Harga tersebut terus naik sampai babak perempat final pada Jumat (24/ 6) nanti. Tapi, untuk harga di semifinal dan final disamaratakan. Salah seorang panitia penjualan tiket dari raja karcis .com Jhennia Manggala mengatakan bahwa itu sudah menjadi kesepakatan dengan panitia penyelenggara. Sayang saat diminta menyebut jumlah tiket keseluruhan yang dijual dia tidak menyebutkan. Jennia mengaku hanya mendapat jatah tak lebih dari 2400 lembar tiket perharinya. “Sisanya diurus oleh panitia dari Djarumnya, saya hanya mendaptkan segitu untuk dijual,” ungkapnya saat ditemu di Istora. Nah, pada hari pertama kualifikasi kemarin, tiket yang dijual tidaklah terlampau mahal. Itu juga yang membuat animo penonton yang datang ke Istora cukup ramai. Dari sekitar 8000 kapasitas penonton, kurang lebih ada sekitar 2000 penonton yang memberikan dukungan ke para pebulu tangkis Indonesia. Pada hari kedua yang mulai mempertandingkan babak utama. Panpel optimistis penonton bakal lebih ramai. Sebab, para pemain unggulan seperti Taufik Hidayat, Lin Dan, Lee Chongwei, dan lainnya bakal turun ke arena. “Kami yakin kalau di pertandingan-pertandingan berikutnya penonton bakal semakin ramai. Kalau sudah permepat final, semifinal, dan final bsia jadi tiketnya akan ludes,” ucapnya. (aam)

“Saat Anda memimpin, Anda tidak bisa berbuat lebih baik lagi. Untuk itu, kami harus tampil bagus di semua hal. Saya percaya dia (Lorenzo) akan mampu bersaing lagi dengan Stoner dan bisa meraih kemenangan,” tegasnya. Hanya, kubu Stoner pun tak mau begitu saja menyerahkan tampuk pimpinan kembali ke Stoner. Bisa jadi, kemenangan di MotoGP Belanda kembali digapai. ?Kalau terjadi, itu akan membuatnya meraih empat kali kemenangan beruntun (quattrick) musim ini. Tiga gelar berurutan (hat-trick) diraihnya di Inggris (12/6), Catalunya (5/ 6), dan Prancis (15/5). Satu lagi posisi terhormat jatuh ke tangannya di Qatar (20/3) yang juga jadi seri pembuka. Tapi, Stoner pun tak terlena dengan kemenangan yang diraihnya dan posisinya kini. Honda juga bakal mengatur strategi matang guna menghadang laju Lorenzo. Seperti yang terjadi di Silverstone lalu. Andrea Doviziozo begitu tenang menahan laju Lorenzo sebelum akhirnya pembalap Spanyol itu terjatuh. (diq)

PERUBAHAN status dari super series ke super series premier membuat segala sesuatunya di ajang Djarum Indonesia Open 2011 semakin meningkat. Tak terkecuali sisi pendukung di luar lapangan. Planet Badminton, tulisan itu akan langsung menyambut para pengunjung yang akan masuk dan menonton pertandingan bulu tangkis di Istora Senayan, Jakarta. Bukan sekedar tulisan, panitia pelaksana (panpel) kejuaraan juga menyulap area halaman Istora Senayan menajdi makin semarak.

Panitia mendirikan berbagai stand yang berbentuk tendatenda berwarna putih. Disana, para pengunjung Istora bakal dimanjakan dengan arena permainan yang terkait dengan duniua bulu tangkis. Tujuannya, agar para pengunjungh semakin betah berada di arena Istora selama seharian penuh. Manager Marketing PT Djarum Roland Halim mengatakan bahwa pihaknya sengaja membangun Planet Badminton tersebut sebgai alternative bagi para pengunjung. “Ini memang untuk memanjakan para pe-

ngunjung, juga para pemain bahkan tema-teman wartawan. Jadi, kalau mereka sedang istirahat menonton, bisa menikmati hiburan yang berkatian dengan bulu tangkis,” katanya saat ditemui di sela-sela pertandingan,kemarin sore (21/6). Selain games, tenda-tenda di arena Istora juga menyediakan sesuai yang semakin beragam. Tidah hanya menjual berbagi macam appreal yang berkaitan dengan bulu tangkis, tapi juga ada stan khusus makanan dan salah satu Bank. Sehingga nmpak meriah. (muh)


CMYK

18

RABU, 22 JUNI 2011

RADAR TEGAL

DPAWER BAND

Usung Progresif Rock SEBAGAI salah satu band pelajar, DPawer rupanya punya keberanian untuk mengusung aliran musik progresif rock. Band yang beranggotakan Puhas Pinandita sebagai vokalis, M Wisnu N gitaris 1, Dimas Anugrah gitaris 2, Ananggirieza N sang drummer, dan Meizan Riza pemain keyboard ini terbilang kreatif dalam bermusik. Kreativitas mereka pun diandalkan sekolahnya yakni SMA Negeri 1 Slawi. Mereka menganggap progresif rock merupakan aliran yang paling cocok buat mereka. Mereka terbentuk setelah sering kumpul-kumpul bareng. “Saat kita sering kumpul bareng, ternyata anak-anaknya enak buat diajak ngobrol dan dari situlah kita membuat band,” terang M Wisnu N, sang gitaris. Band yang dilatih Makmuri ini, mempunyai banyak prestasi yang telah diraih. Antara lain Juara II Festival Band Pelajar di SMA Negeri 4 Kota Tegal dan juga the best vocal se-Eks Karesidenan Pekalongan tahun 2010, Juara I sekaligus the best vocal Festival Pelajar seKabupaten Tegal tahun 2010. Prestasi yang paling membanggakan yakni saat mereka masuk sebagai finalis Djarum Rock Festival tahun 2011 Regional Kabupaten Tegal. “Menjadi entertaint yang bisa selalu menghibur para penikmat musik di tanah air ini menjadi harapan kami,” pungkas dia. (teguh)

Apakah kamu termasuk orang yang suka nonton seriak drama Korea? Iya Bukan Nggak terlau

Tak Butuh Jawaban Naff

[intro] A D A D A F#m aku takkan bisa memberikan lagi Bm hati yang tlah kau lukai F# A perihnya kau tancap duri F#m E dalam setiaku A mudahnya ingin kembali F#m bangkitkan kisah yang mati Bm tak mudah aku lewati F# A F#m E tak mudah aku obati sendiri [chorus] A D patah hatiku tak butuh jawaban Bm A hanya butuh untuk kau dengar E A D biarlah luka ini jadi cerita Bm E A masa lalu kita A mudahnya ingin kembali F#m bangkitkan kisah yang mati Bm tak mudah aku lewati F# A F#m E tak mudah aku obati sendiri [chorus] A D patah hatiku tak butuh jawaban Bm A hanya butuh untuk kau dengar E A D biarlah luka ini jadi cerita Bm E A

TIM XPRESI

42,5% 37% 20,5%

Serial drama Korea apa yang paling kamu suka? Dong Yi Pasta In Love Bad Boy

15,3% 49% 20%

Siapa aktor Korea yang kamu suka? Kim Hyun Joong Kim Bum Rain Lee Min Ho

25% 42% 22,5% 10,5%

Menurut kamu, orang yang suka serial drama Korea itu bagaimana? Seru orangnya Keren Biasa aja Tergantung

38.3% 16.4% 26% 17.3%

Lebih Menarik, Serial Drama Korea Diminati PENGARUH Negeri Ginseng Korea ternyata nggak cuma dari musik dengan kehadiran boybandnya saja. Beberapa serial drama Korea juga menarik minat penonton televisi termasuk ResponX. Hampir separuh ResponX atau tepatnya 42,5 persen yang mengaku suka dengan tayangan itu. Salah satunya Bunga, siswi SMK PGRI Kota Tegal. “Aku suka serial drama Korea karena ceritanya kadang lucu tapi keren banget. Apalagi pemainnya,” tutur dia. Hanya 37 persen saja yang

mengaku tidak gemar nonton serial drama Korea. Sisanya 20,5 persen mengaku nggak terlalu suka. Dari beberapa serial yang pernah atau sedang tayang di salah satu televisi swasta, serial ‘Dong Yi : The Jewel in The Crown’ mendapat prosentase 15,3 persen dari ResponX. Sementara 49 persen lainnya memilih ‘Pasta in Love’ yang episodenya baru berakhir kemarin. Lainnya yakni 20 persen menyebut ‘Bad Boy’, dan sisanya 15,7 persen memilih ‘Starway to Heaven’. Tika, siswi SMK Al-Hikmah 2

Brebes mengaku gemar nonton serial ‘Pasta in Love’. “Aku suka serial itu karena ceritanya lebih menarik dari serial biasanya,” tambahnya. Saat disinggung mengenai aktor Korea favorit, 25 persen ResponX memilih Kim Hyun Joong, dan 42 persen lainnya menyebut Kim Bum. Seperti Noni, siswi SMK Bhakti Karya Kota Tegal. “Aku ngefans dengan Kim Bum karena keren dan aktingnya bagus,” kata dia. Dengan prosentase yang berbeda yakni 22,5 persen mengaku ngefans sama Rain, dan 10,5

persen memilih Lee Min Ho. Menurut 35 persen ResponX, tema percintaan menjadi daya tarik drama Korea yang disukai mereka, 47 persen lebih memilih komedi, dan 18 persen tentang intrik dan perebutan kekuasaan. Anggit, siswi SMA Negeri 3 Brebes sendiri mengaku menyukai tayangan drama Korea yang beralur komedi. “Itu yang aku suka dari drama Korea,” jawabnya. Menurut penilaian 38,3 persen ResponX, para penikmat drama Korea memiliki tampilan yang seru. (tim1)

Tetap Prioritaskan Hal yang Lebih Penting SELAIN boybandnya yang booming, serial drama Korea juga makin banyak diminati penikmat tontonan televisi. Nur Khasanah Oktavian, aktivis Pramuka SMP Negeri 2 Brebes juga mengaku suka dengan tayangan tersebut. “Aku paling suka ‘Pasta In Love’,”tambah dia menyebut serial drama Korea yang episode terakhirnya baru ditayangin Selasa (21/ 6) kemarin di salah satu stasiun televisi swasta. Cewek kelahiran Brebes, 3 Oktober 1996 ini mengaku sangat menyukai aktor Kim

NUR KHASANAH O Aktivis Pramuka SMP Negeri 2 Brebes

Bum yang mempunyai paras bening dan keren. “Nggak heran banyak yang ngefans dengannya,” tambah dia. Menurut dia, menyukai serial drama Korea sah-sah saja asal jangan kebablasan hingga melalaikan semuanya. Dia juga

punya tips bagaimana menjadi penggemar yang wajar. Yuk kita simak! 1. Tetap prioritaskan hal yang lebih penting sebelum menonton serial drama Korea kesukaan 2. Kalo ketinggalan episodenya, kamu bisa cari sinopsis atau tayangan online di internet 3. Jangan terlalu mengagung-ngagungkan sang idola 4. Kamu juga bisa koleksi CD atau DVD serial drama Korea kesukaan atau menyewanya di rental. (shinta) —

KOORDINATOR : Khikmah Wati ANGGOTA TIM1: I Layung Sari, Shinta Wulandari, Teguh Arif Bowo TIM 2: Intan Aji P, Anggi Mutiara M, Khifni Setiawan

PROFIL USIA :

JUMLAH :

13 - 17 tahun

25 ResponX di Kota dan Kabupaten Tegal, Brebes

JENIS KELAMIN : PENDIDIKAN : Cewek 50 persen Cowok 50 persen

SMP dan sederajat SMA/SMK dan sederajat

SENAM merupakan salah satu cabang olahraga yang bisa dilakukan siapa saja. Mulai dari anak kecil sampai orang tua bisa melakukannya. Selain bisa menyehatkan badan, olahraga ini rupanya bisa menambah banyak teman. Seperti yang dirasakan para personil Tim Senam SMA Negeri 1 Kota Tegal. “Kami senang bisa ikut lomba senam. Selain menambah prestasi, ini juga membuat kami saling mengenal teman yang awalnya nggak kenal,” tutur Nopi diamini personil lainnya yakni Mila, Putri, Sherly, Manda, Rosy dan Erin ini. Meski baru pertama kali ikut lomba senam, namun hasil yang diraih sudah cukup memuaskan. Setelah

melawan beberapa tim dari sekolah lain di Kota Tegal, predikat Juara II berhasil mereka raih dalam Lomba Senam Sehat Bangsaku tingkat 2 tahun 2011. “Sangat senang pastinya. Kami berharap suatu saat bisa meraih Juara I sampai tingkat nasional,” tutur Nopi. Semua personil yang baru naik kelas 3 ini mengaku semangat menyiapkan diri saat mengikuti lomba beberapa waktu lalu. Dalam waktu satu minggu, mereka berlatih. Dukungan dari guru dan orang-orang terdekat turut membuat mereka lebih bersemangat.”Harapan kami semoga tahun selanjutnya diadakan lagi agar kami bisa memperbaiki prestasi untuk lebih baik,” tambahnya. (teguh)


SAMBUNGAN

RABU 22 JUNI 2011

19

RADAR TEGAL

Pesawat Rusia Jatuh, 44 Tewas dari halaman 1 Pesawat tersebut awalnya mencoba mendarat darurat di jalan tol sekitar satu kilometer dari Bandara Besovets, Petrozavodsk, di wilayah Karelia, Rusia utara. Namun, pesawat yang bertolak dari Bandara Domodedovo, Moskow, itu jatuh dan terbakar. “Pada 20 Juni, pesawat Tu134 mengalami hard landing. Kontak hilang dengan pilot pada pukul 23.40. Orang-orang yang selamat telah dikirim ke Rumah Sakit Petrozavodsk,” demikian pernyataan kementerian darurat setempat seperti dikutip AFP kemarin. Kecelakaan terjadi saat acara Paris Air Show yang rencananya dihadiri Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin. “Menurut informasi terbaru, 52 orang berada di pesawat. 44 tewas dan 8 luka-luka,” kata Juru Bicara Kementerian Darurat Irina Andianova kepada kantor berita RIA Novosti. Menurut sumber-sumber penerbangan Rusia, selain cuaca buruk di daerah tersebut, penyebab kecelakaan diduga juga kesalahan manusia. Media-me-

dia Rusia melaporkan, pesawat tersebut tampaknya gagal mencapai landasan pacu dan terpaksa mendarat darurat di jalan tol. Namun, karena tak bisa mendarat secara mulus, pesawat terbakar. Pesawat langsung meledak di jalan sekitar 0,6 mil (1 km) dari landasan pacu Bandara Besovets, 430 mil barat laut Moskow. Pesawat milik RusAir berpenumpang 43 orang dengan sembilan kru itu terbang dari Domodedovo, Moskow, menuju Petrozavodsk. RusAir sendiri menolak berkomentar. Sebagian besar penumpang berkewarganegaraan Rusia dan Swedia. Sesaat setelah insiden, petugas penyelamat melihat mayat-mayat berserakan di jalanan. Delapan orang selamat dalam musibah itu. Namun, mereka menderita luka-luka serius dan saat ini dirawat di RS Petrozavodsk. Di antara mereka ada seorang pramugari yang ditemukan masih hidup. Dia adalah satu-satunya awak pesawat yang selamat dalam kejadian itu. Korban terluka lain adalah bocah laki-laki 10 tahun bernama Anton Terekhin. Dia

dilaporkan selamat bersama kakak perempuannya, Anastasia Terekhin, yang berusia 14 tahun. “Keadaaan mereka kritis. Kakak-adik itu berasal dari Kepulauan Sakhalin. Keduanya dan enam korban lain yang terluka berat dibawa ke RS,” kata pejabat Kementerian Keadaan Darurat Karelia kepada Reuters. Namun, ibu kedua anak itu, Oksana Terekhin, dilaporkan tewas. Mereka sedianya melakukan perjalanan panjang dari Sakhalin melalui Moskow untuk mengunjungi keluarga di Karelia. Rencananya, mereka dijemput di Bandara Petrozavodsk oleh pamannya. “Baik Anton maupun Nastya (Anastasia) belum sadar karena menderita luka bakar dan luka-luka,” tulis pejabat itu seperti dilansir Daily Mail. Sementara itu, tulis AP, paman Anton dan Nastya menyaksikan dengan mata kepala sendiri pesawat itu jatuh di jalan tol. Dia pun tidak kuat melihat kejadian itu, sehingga langsung mendapat serangan jantung hingga tak sadarkan diri. Pria itu kemudian dioperasi dan hingga kini belum sadar. (c2/iro)

Delapan Kementerian Diduga “Gelapkan” Dana Bansos Paling Besar Kemendiknas Menyusul Kemenpora JAKARTA - Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA) mengungkap dugaan penyimpangan anggaran bantuan sosial (bansos) tahun 2010 di delapan kementerian. Nilai totalnya terbilang fantastis, yakni Rp 2,435 triliun. Data tersebut diangkat FITRA berdasarkan hasil audit BPK tahun 2011. “KPK harus segera melakukan penyelidikan,” kata Kordinator Investigasi dan Advokasi FITRA Uchok Sky Khadafi di Jakarta, kemarin (21/6). Dia menjelaskan anggaran bansos adalah transfer uang atau barang yang diberikan kepada masyarakat guna melin-

dungi dari kemungkinan terjadinya resiko sosial terhadap dirinya. “Dalam laporan BPK disebut sejumlah kementerian yang anggaran bansosnya tidak mengalir atau penyalurannya tidak sesuai peruntukan,” ujar Uchok. Dugaan penyimpangan paling besar terjadi di Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas), yakni mencapai Rp 1,49 triliun. Rinciannya adalah penyaluran tidak ada atau tidak lengkap laporan pertanggungjawaban keuangannnya sebesar Rp 1,425 triliun, dana tidak disalurkan atau mengendap di pihak ketiga sebesar Rp 69,33 miliar, dan penyaluran yang tidak sesuai peruntukan sejumlah Rp 438,67 juta. “Semua ini mengindikasikan terjadinya peryim-

pangan anggaran yang serius di kementeriannya Pak M.Nuh,” tegas Uchok. Penyimpangan nomor dua terbesar ditemukan di Kementerian Pemuda dan Olah Raga yang dinahkodai Andi Mallarangeng. Dananya mencapai Rp 407,8 miliar. “Pantas saja pemuda dan olah raga kita tidak maju-maju dibandingkan negara lain,” sindir Uchok. Berturut -turut penyimpangan dana bansos lain adalah Kementerian Sosial sebesar Rp 236,510 miliar, Kementerian Kesehatan Rp 141,916 miliar, Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal 93,885 miliar, Kementerian Agama Rp 41,391 miliar, Kementerian Pertanian Rp 14,280 miliar, serta Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata sebesar Rp 4,328 miliar. (pri)

Doyan Bule dari halaman 1 seiman. Kalau sekarang aku belum punya pacar,” akunya. warna kulit aku. Tapi aku sih Kesibukan bernyanyi mesama siapa saja, yang penting mang membuat waktu jebolan

Citra tersedot untuk karier. Belum lagi, penyanyi berkulit hitam manis ini harus menjalani home schooling bersama Kak

Seto. “Sebenarnya sih mau saja pacaran. Tapi aku masih sibuk banget. Sekarang juga masih home schooling di Kak Seto,” urainya. (net)

KY Interogasi Tiga Hakim Kasus Antasari Pemberangkatan TKI Diperketat Total dari halaman 1 Sekitar pukul 13.30 ketiga hakim tersebut keluar meninggalkan gedung KY. Saat ditemui wartawan mereka tidak mengeluarkan komentar apapun. Bahkan terkesan saling menutupi. “Coba tanya pak Ibnu,” kata Herry saat sembari masuk ke dalam mobil. Namun saat ditanya, Ibnu malah melemparkan ke rekannya yang lain hingga akhirnya mobil yang mengangkut mereka meninggalkan gedung KY. Lebih lanjut Asep menerangkan, pemeriksaan tersebut lebih banyak untuk mengklarifikasi data-data yang sebelumnya diperoleh KY terkait persidangan Antasari. Misalnya, tentang klarifikasi data-

data yang sebelumnya dikumpulkan dari pemeriksaan para saksi ahli dalam persidangan tersebut. Sebelumnya, KY memeriksa tiga saksi ahli dalam perkara tersebut. Mereka adalah ahli forensik RSCM/FKUI Abdul Mun?im Idris, ahli balistik Maruli Simanjuntak, dan ahli IT Agung Harsoyo. “Data-data ini yang diklarifikasi ke mereka (tiga hakim),” ucapnya. Selain data dari para saksi ahli, ada data lainnya investigasi lainnya yang juga ditanyakan kepada mereka. KY, kata Asep sangat mengapresiasi kedatangan tiga hakim PN Jaksel itu. “Mereka hanya dipanggil satu kali dan langsung datang,” kata mantan Direktur Indonesia Legal Roundtable

itu. Asep mengatakan, dua KY akan mengumumkan hasil pemeriksaan sidang Antasari ini dalam dua minggu ke depan. Jika memang nantinya KY menemukan ada pelanggaran dalam sidang Antasari maka KY akan merekomendasikan hukuman para hakim itu kepada Mahkamah Agung (MA). Namun jika nantinya KY tidak menemukan kesalahan apapun dalam sidang Antasari, maka KY akan merehabilitasi nama ketiga hakim itu. Apakah nantinya akan memanggil hakim tinggi dan hakim agung yang juga menangani kasus itu? “Belum. Untuk saat ini kami masih fokus untuk memeriksa hakim pengadilan negeri (PN Jaksel),” imbuhnya. (kuh)

Andi Nurpati Makin Tersudut dari halaman 1 di Gedung DPR, Seanayan, Jakarta, kemarin (21/6). Selain itu, terkait pengakuan Nurpati belakangan ini, kalau surat tidak langsung diserahkan ke ketua KPU karena kondisi surat yang tidak ada stempel MK, Mahfud juga pandangan itu sangat lemah. Sebab, jika benar surat itu tidak distempel, kenapa dalam rentang waktu yang sangat lama tidak ada upaya mempertanyakan atau mengembalikan surat tertanggal 17 Agustus 2009 itu. “Sampai hari ini, sampai saya ada di sini, surat itu tidak pernah ditunjukkan tidak ada stempelnya, apalagi dikembalikan,” kata Mahfud, mempertanyakan. Guru besar ilmu hukum UII itu tetap meyakini kalau surat yang diterima langsung Andi Nurpati di Jak TV itu tetap ada stempelnya. Seperti diberitakan, kasus pemalsuan dokumen putusan MK telah dilaporkan MK ke polisi, pada 12 Februari 2010 lalu. Kasus tersebut diawali saat terjadi sengketa calon anggota legislatif terpilih untuk DPR di dapil Sulsel I. Pasca putusan, KPU mengirim surat ke MK untuk menanyakan lebih lanjut siapa calon yang berhak atas kursi DPR, Dewi Yasin Limpo (Hanura) atau Mestariyani Habie (Gerindra). Terhadap hal itu MK mengirim surat bernomor 112/PAN MK/2009 ke KPU pada 17 Agustus 2009. Surat tersbeut diterima langsung Andi Nurpati di Jak TV. Namun, belakangan surat tersebut ternyata tidak dipakai. Pada rapat pleno 2 September 2009 yang dipimpin Andi Nurpati, surat yang muncul justru dengan nmomor yang sama tertanggal 14 Agustus 2009. Surat tersebut memiliki substansi yang berbeda dengan surat 17 Agustus 2011. Surat itu justru memenangkan Dwewi Yasin Limpo. “Surat yang selama ini tidak pernah ditujukan langsung, ini kebenaran materiil,” ujar Mahfud. Menurut dia, hal tersebut masuk dalam dugaan tindak pidana penggelapan dokumen negara. Atau, jika ada bukti lebih lanjut, bisa berlanjut pada dugaan pemalsuan. “Ini pelanggaran terhadap hasil sengketa pemilu yang sudah final, bukan sengketa pemilu, dan ini pidana,” tandas Mahfud, lagi. Selain makin menyudutkan Andi Nurpati, rapat konsultasi dengan MK itu juga mulai menyeret-nyeret nama baru. Yaitu, mantan Hakim MK Arsyad Sanusi dan putrinya Nes-

hawati. Dugaan keterkaitan keduanya, terhadap kasus pemalsuan disampaikan Sekjen MK Janedri M. Gaffar, yang sekaligus sempat menjabat sebagai sekretaris tim investigasi MK utnuk kasus tersebut. Nama Arsyad Sanusi muncul berdasar hasil interogasi terhadap sejumlah pihak. Diantaranya, dari Panitera MK Zaenal Husein, juru panggil MK Masyhuri Hasan, panitera pengganti M. Faiz, dan laiinya. Janederi menuturkan, kalau Arsyad dan putrinya beberapa kali terlibat pembicaraan terkait munculnya surat tertanggal 14

Agustus 2009, yang belakangan dianggap palsu. Dia juga ikut menjembatani antara Dewi Yasin Limpo dan sejumlah staf MK yang diduga terkait dengan upaya pemalsuan tersebut. (selengkapnya lihat grafis) Dia mengungkapkan, beberapa staf MK yang diduga terkait sudah diberi sanksi. Mulai dari sanksi paling hingga paling berat. Sanksi paling berat diberikan pada juru panggil MK Masyhuri Hasan. Dia yang kini menjabat sebagai salah satu hakim MA di Papua itu disanksi pemberhentian dengan hormat atas permintaan. (dyn)

dari halaman 1 alasan mengapa moratorium tidak dilakukan penuh tetapi selama empat bulan ini kita baru setengah saja. Karena perketat total,” katanya usai masih banyak TKI yang bermembuka Nakertrans Expo 2011 nasib bagus. Artinya mereka di Gedung PPIB Kota Tegal, berangkat bagus, pulang deSelasa (21/6). ngan kondisi bagus juga. “Jadi Menurutnya, dengan adanya tidak kita tutup total. Untuk pengetatan tersebut jumlah menghargai mereka yang bepemberangkatan TKI ke Timur kerja dengan baik. Serta menTengah khususnya Arab Saudi dapatkan perlakuan yang baik turun 20 persen. Tenga kerja pula,” urai dia. yang selama ini setiap bulannya Namun demikian, lanjut Mutidak kurang dari 20 ribu orang haimin lagi, kendati ada toleransi berkurang lebih dari 20 persen. pengetatan yang ada akan dijaga Menakertrans menjelaskan, dan akan semakin ditingkatkan

lagi. Contohnya bagi majikan yang akan mengambil TKI harus di fit and proper tes dulu. Kedutaan RI di Arab Saudi juga akan menyeleksi dulu agen dan calon majikan TKI. “Kasus yang menimpa Ruyati ini menjadi catatan kita untuk meneruskan pengetatan total ini. Sekaligus mempercepat proses pembuatan MoU antar RI dan Arab Saudi yang akan berlangsung.” Muhaimin tak menampik apabila saat ini masih ada beberapa TKI yang terancam. Namun untuk angka pastinya Muhai-

min tidak bisa menyebutkan. Yang pasti Kemenakertras dan Kemen HUM dan HAM sudah ke Arab Saudi. Dan sudah berhasil membebaskan tidak kurang dari 500-an TKI yang tersangkut kasus hukum. dia juga berpesan, kepada Warga Negara Indonesia (WNI) yang ingin berkerja ke Timur Tengah khususnya Arab Saudi untuk mengurungkan niatnya. Itu apabila yang bersangkutan belum benar-benar tahu apa saja hak dan kewajibannya. (adi)

Status Tersangka Bupati Diduga Rekayasa dari halaman 1 terang. Ia berharap, dengan adanya bedah kasus ini semua bisa terungkap jelas, dan pembangunan jalingkos akan segera dilaksanakan kembali. “Jangan sampai karena konspirasi oleh segelintir oknum ini, membuat opini public bahwa Bupati Tegal terbukti bersalah.

Karena ini sudah jelas ada konspirasi dari pihak-pihak tertentu, yang tidak menginginkan kepemimpinan Agus Riyanto,” ungkapnya. Sementara ketua PMII Kabupaten Tegal, Bambang Irawan, menyampaikan, persoalan apapun yang menghambat proyek jalingkos , secepatnya segera diungkap. Ia mencontohkan,

salah satu persoalan pemalsuan tanda tangan yang dilakukan oknum tertentu, itu adalah perbuatan dzalim dan tidak boleh dibiarkan. “Perbuatan dzalim merupakan bentuk tantangan dan rintangan jika jatuh dan

terjerembab, maka jangan di biarkan. Kemudian dengan tegas katakan, “Sopo sing Njoroke aku” (siapa menjerumuskan saya, red), dan yang mendzolimi bupati ini segera dapat di ketahui,” pungkasnya. (fat)


CMYK

KOMBIS

RABU, 22 JUNI 2011

20

RADAR TEGAL

200 Atlet Bulutangkis Siap Beradu Kebolehan

DOK.RATEG

Ahmad Nurohman

BREBES - Kurang lebih 200 atlet bulutangkis di wilayah Kabupaten Brebes Kamis (23/6) mendatang akan beradu kebolehan dalam Turnamen Kejuaraan Bulutangkis Kelompok Umur Agung Widyantoro Cup 2011 yang akan dilaksanakan di GOR Kabupaten Brebes. Ahmad Nurohman, panitia turnamen kepada Radar, Selasa (21/6) kemarin mengatakan, sesuai dengan agenda Pengurus PBSI Provinsi Jawa Te-

ngah, tiap-tiap kabupaten/ kota diharuskan untuk menyelenggarakan minimal dua kali kejuaraan kelompok umur tiap tahunnya. Atas agenda tersebut, saat ini PBSI Kabupaten Brebes bersiap menyelenggarakan turnamen yang disponsori Djarum Super ini. Sesuai rencana, turnamen tersebut akan dilaksanakan pada Kamis sampai dengan Sabtu (23-25/6) full pagi sampai malam. Dikatakan, untuk peserta sendiri, saat ini sudah ada sekitar 200 atlet yang mendaftarkan diri. Semuanya merupakan putra terbaik se-Kabupaten Brebes untuk beradu kemampuan merebutkan piala Agung Widyantoro Cup 2011. Nurohman yang juga Wakil Ketua Bidang Organisasi PBSI Kabupaten Brebes mengaku, dari hasil pembinaan yang dilakukan oleh PBSI Brebes, saat ini sudah ada beberapa atlet bulutangkis asal Brebes yang ditarik

untuk berlatih di PB Jakarta dan daerah lainnya. Seperti halnya, Atik asal Songgom, saat ini telah ditarik salah satu PB di Jakarta, selain itu juga ada Devi yang juga ditarik oleh PB Samrok, Medan. “Mereka adalah putra terbaik Brebes yang kini kerap mengikuti turnamen di tingkat nasional,”terangnya. Ia berharap, dengan adanya turnamen ini, nantinya juga akan muncul atlet-atlet handal yang bisa maju ke turnamen tingkat nasional. (har)

XL Indonesia Berprestasi Award 2011 Diluncurkan PT XL Axiata Tbk (XL) terus mencoba membangun tradisi menghargai sekaligus mendukung warga negara Indonesia yang berkomitmen dan mendedikasikan dirinya dalam perbaikan kualitas hidup masyarakat luas. Melalui program Indonesia Berprestasi Award (IB Award), XL akan memberikan tidak sekadar hadiah dan trofi, namun juga dukungan pengembangan kapasitas kelembagaan kepada para peraih penghargaan ini agar mereka mampu memaksimalkan manfaat kerja kerasnya bagi komunitas atau masyarakat yang juga lebih luas. Dirjen Penyelengaraan Pos dan Informatika Kementrian Kominfo Syukri Batubara dan Direktur Teknologi & Layanan XL Dian Siswarini, meluncurkan program IB Award 2011 ini, Senin (20/6) di Jakarta. Dian Siswarini mengatakan, ada perbedaan dalam pelaksanaan program IB Award tahun ini. “Jika pada penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya kita mencari orang yang berprestasi untuk diberikan apresiasi, maka untuk tahun ini XL mencari warga Indonesia yang berprestasi untuk diberikan pembekalan materi, pengetahuan maupun keahlian sehingga bisa mendorong yang bersangkutan untuk bisa lebih mengembangkan prestasi yang sudah dimiliki tersebut,” terangnya. XL akan menjadi fasilitator yang bisa menjembatani para warga Indonesia yang berprestasi untuk bisa berkembang lebih baik lagi. IB Award 2011 terbuka bagi setiap warga negara Indonesia dengan ketentuan usia di bawah 40 tahun yang memiliki karya inovatif, menginspirasi, serta menawarkan solusi atas permasalahan sosial dan pembangunan. Program ini terbuka untuk kandidat perorangan maupun kelompok yang terdiri dari 3 kategori, yaitu Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Kewirausahaan Sosial, serta Seni dan Budaya. Pada setiap kategori akan dipilih satu orang yang akan menerima penghargaan IB Award 2011. Selain itu, XL juga akan menetapkan 1 kelompok peraih penghargaan. Dari semua peraih perorangan dan kelompok tersebut, juri akan memilih yang terbaik di antara mereka yang

Pencari Kerja Membludak Expo Nakertrans 2011

DOK.ISTIMEWA

TABUH GENDANG - Dian Siswarini, Direktur Teknologi & Layanan XL (ketiga dari kiri) bersama Muhammad Razif Rifai selaku perwakilan Dirjen Penyelenggaraan Pos & Informatika (keempat dari kiri) sedang menabuh gendang tanda diresmikannya peluncuran program IBA 2011. Turut mendampingi para Dewan Juri IBA 2011 yakni (ki-ka) yakni Adrie Subono, Atiqah Hasiholan, Dr. Imam B Prasodjo (kedua dari kanan), serta Dr. Ninok Leksono (paling kanan).

akan menjadi Best of The Best. Pendaftaran dibuka hingga tanggal 31 Juli 2011. Keterangan lebih lanjut tentang pengiriman usulan kandidat dan IB Award 2011 bisa dilihat melalui www.xl.co.id/ibawards. Kepada setiap peraih penghargaan, XL akan memberikan dana insentif masing-masing sebesar Rp 50 juta kepada peraih penghargaan. Selain itu, XL juga memberikan trofi karya seniman Dolorosa, medali dan piagam penghargaan. Kepada masing-masing peraih IB Award, XL juga masih akan memberikan pembekalan berupa pelatihan dan pendampingan selama 3 bulan untuk mengimplementasikan program yang akan dijalankan peraih IB Award. Sementara itu, untuk peraih Best of The Best (terbaik di antara 3 peraih perorangan dan 1 peraih kelompok cross category) akan mendapatkan dana insentif sebesar Rp 100 juta. Dewan Juri terdiri dari Prof Dr Umar Anggara Jenie (Ketua LIPI), Dr Ninok Leksono (wartawan senior), Adrie Subono (pengusaha), Dr Imam B Prasodjo (sosiolog dan penggiat masyarakat sipil), Atiqah Hasiholan (artis dan sosialita), serta Dian Siswarini (direktur teknologi & layanan XL). Dewan juri dipilih berdasarkan kompetensi mereka, dan memiliki hak mutlak untuk menentukan

peraih penghargaan IB Award 2011. Indonesia Berprestasi Award (IBA), merupakan sebuah penghargaan terhadap warga negara Indonesia yang terus berkarya dan memberikan kontribusi secara nyata bagi masyarakat Indonesia. Ajang penghargaan ini merupakan program yang berkelanjutan sejak diselenggarakan kali pertama pada tahun 2007 yang lalu, dan selama ini telah berhasil menjaring beberapa anak bangsa yang telah berprestasi demi kemajuan bangsa. Penghargaan IBA antara lain telah diberikan kepada Frederik Sitaung, seorang guru di pelosok hutan Merauke Papua yang telah mengabdi selama sekitar 20 tahun, Sudiyanto, warga Banyumas yang berhasil membuat mesin pompa air tenaga air yang sangat berguna bagi masyarakat petani pedesaan yang kekurangan pengairan, Toto Sugito, inisiator gerakan Bike to Work, Gola Gong, pendiri tempat belajar dan berkarya Rumah Dunia bagi anak-anak di Banten, Susi Pudjiastuti, pengusaha sukses asal Pangandaran yang memberdayakan dan mengangkat perekonomian nelayan di berbagai pelosok Indonesia, serta Bambang Suwerda, pendiri Bank Sampah di Bantul yang berhasil mengubah pandangan masyarakat dalam mengelola sampah. (*)

Jadi PT, Pegadaian Siap IPO PENANTIAN panjang Perum Pegadaian untuk beralih status menjadi perseroan terbatas (PT) tak sia-sia. Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akhirnya merestui perubahan status tersebut. Menteri BUMN Mustafa Abubakar mengatakan, Kementerian BUMN selaku pemegang saham memang sudah menyetujui perubahan status Pegadaian dari perum menjadi PT. “Jumat (17/6) kemarin sudah saya teken dokumennya,” ujarnya di Kantor Kementerian BUMN, Senin malam (20/6). Menurut Mustafa, begitu izin prinsip perubahan status sudah didapat, saat ini Kementerian BUMN tinggal merampungkan beberapa proses administrasi

ABIDIN ABROR/RATEG

BERJUBEL - Para pencari keja saling berdesakan mendapatkan pekerjaan usai dibuka langsung oleh Menakertrans.

yang diperlukan. “Sekarang prosesnya di Pak Yasin (Sekretaris Kementerian BUMN Mahmuddin Yasin),” katanya. Mustafa menyatakan, perubahan status Pegadaian dari perum menjadi PT diharapkan memberi keleluasaan bagi manajemen untuk mengembangkan bisnis. “Dengan status PT, Pegadaian bisa mengembangkan bisnisnya,” ucapnya. Menurut dia, lini bisnis Pegadaian yang bergerak di pelayanan jasa gadai untuk pengadaan dana cepat bagi masyarakat masih sangat potensial berkembang. Apalagi, kini Pegadaian melakukan diverisifikasi melalui produk syariah, KRISTA (Kredit Usaha Rumah Tangga), dan beberapa produk lain. “Status Pe-

gadaian sebagai perum selama ini lebih terkesan melayani kepentingan umum, padahal bisnis Pegadaian itu besar,” terangnya. Perubahan status dari perum menjadi PT akan melapangkan jalan bagi Pegadaian untuk go public. Selama ini, Pegadaian memang menjadi salah satu BUMN yang digadang-gadang segera melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Mustafa mengatakan, proses penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) memang menjadi target selanjutnya dari Kementerian BUMN. “Saya harap tahun depan mereka (Pegadaian) segera IPO untuk mendapat modal segar bagi pengembangan usaha,” ujarnya. (jpnn)

TEGAL - Expo Nakertrans 2011 Kota Tegal, Selasa (21/6) kemarin resmi dibuka Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) H Muhaimin Iskandar MSi. Pembukaan even ini sekaligus menandai dibukanya bursa lowongan kerja, yang diikuti 36 perusahaan, baik dari lokal, regional, serta nasional. Setelah even dibuka, para calon tenaga kerja langsung menyerbu stand perusahaan yang ada. Bahkan karena banyaknya pencari kerja, para peserta sampai rela berdesakan. Sambil memegang formulir, mereka sampai menunggu hingga berjamjam. Menakertrans dalam sambutan mengatakan, saat ini jumlah penganggur di Indonesia mencapai 8.12 juta. Jumlah ini menurun 470 ribu dibandingkan Februari 2010 sebanyak 8, 59 juta. Sedang tingkat pengangguran terbuka pada Februari 2011 mencapai 6,8 persen dari total angkatan kerja. Jumlah ini turun dibandingkan Februari 2010 sebesar 7, 41 persen. Ini data yang dirilis BPS. “Kami menyambut baik Expo Nakertrans ini. Karena dengan expo ini pencari kerja, dengan

pihak perusahaan bisa bertemu langsung. Tidak ada perantara, “ kata H Muhaimin Iskandar dalam kesempatan pembukaan expo di halaman Pusat Promosi dan Informasi Bisnis (PPIB) Kota Tegal. Pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini, menurut menteri, jauh lebih baik dibandingkan negara lain. Karena negara seperti Inggris, yang terkenal sangat maju menurutnya, pertumbuhan ekonominya hanya sekitar 1 persen. Sedang untuk Indonesia angka pertumbuhan ekonomi mencapai 6 persen. “Pertumbuhan ekonomi Indonesia sama dengan China dan India. Sedang untuk negara maju Inggris, dari keterangan menteri tenaga kerja di sana, pertumbuhan ekonominya hanya sekitar 1 persen. Keadaan ini tentu sangat membanggakan,” kata Muhaimin Iskandar, yang datang didampingi istri. Gubernur Jateng dalam sambutannya yang diwakili Kepala Dinas Tenaga Kerja Jateng Siswo Laksono, menyebutkan jumlah pengangguran di Jateng pada tahun 2009 sebanyak 1. 252. 267 orang, dan pada tahun 2010 menjadi 1. 046. 267 orang. Atau turun sebesar 16, 04 persen. Sedang jumlah angkatan kerja tahun 2009 sebanyak 17.087. 649 jiwa dengan penyerapan tenaga kerja 92, 73 persen. Dan pada

ABIDIN ABROR/RATEG

PENUHI STAND - Pencari kerja yang berjumlah ribuan tampak memadati stand Nakertrans Expo 2011.

tahun 2010 turun 16, 40 persen menjadi 16.856.330 jiwa dengan tingkat penyerapan tenaga kerja 93, 14 persen. “Sektor yang banyak menyerap tenaga kerja pada 2010, pertanian, perdagangan, dan industri,” kata Siswo Leksono. Dalam kesempatan ini, Menakertrans berkesempatan memberikan paket bantuan. Bantuan dengan jumlah lebih dari Rp 1 milliar, diberikan untuk Gerakan Penanggulangan Pengangguran (GPP). Selain itu bantuan tiga paket Teknologi Tepat Guna (TTG), subsidi program 5 paket, dan bantuan untuk Job Fair-Bursa Kerja. Bantuan ini diserahkan langsung Menaker-

trans disaksikan Walikota Tegal Ikmal Jaya serta Kepala Dinas Tenaga Kerja Jateng dan tamu undangan lain. Dari halaman PPIB, Menakertrans berkesempatan mengunjungi SMA NU di Kelurahan Pesurungan Kota Tegal. Acara sillaturahmi ini dihadiri ulama setempat seperti KH Syaefudin Zuhri, KH Subchan Makmun, KH Ibrahim, serta Kepala SMA NU H Maskuri Bunyamin. Ikut dalam rombongan menteri ini, dua anggota DPR RI dari PKB yakni Ir H Abdul Kadir Karding (anggota Komisi VIII DPR RI) serta H Bachrudin Nasori (anggota Komisi III DPR RI). (din)

ABIDIN ABROR/RATEG

ABIDIN ABROR/RATEG

OPTIMIS - Menaketrans H Muhaimin Iskandar MSi kesempatan pembukaan Expo Nakertrans 211 optimis dengan pencapaian angkatan kerja.

TANPA PERANTARA - Walikota Tegal Ikmal Jaya, menyatakan dari bursa kerja ini pencari kerja bisa mendaftar langsung tanpa perantara.

Kaisar Motor Luncurkan Produk Tangguh Triseda XP (Extra Power)

BREBES - Satu lagi bukti komitmen Kaisar Triseda Motor untuk terus berinovasi mengembangkan produk-produk bermutu yang mengerti dan menjawab kebutuhan konsumen, Kaisar Triseda keluarkan produk teranyarnya. Sepeda motor roda tiga yang diberi nama Triseda XP (Ekstra Power) merupakan produk baru yang memiliki kelebihan-kelebihan dari produk sebelumnya. Menurut Direktur Cahaya Murni Kaisar, Dealer Sepeda Motor Kaisar Klampok Brebes, Hadi Santoso, Triseda XP dihadirkan dengan keunggulankeunggulan pada sepesifikasi teknik, sistem elektrik, mesin, rangka hingga kapasitas muatannya. Selain tromol rem yang lebih besar, Triseda XP juga memiliki gardan dengan extra power gear. Selain itu ditunjang oleh engine 150 cc yang membuatnya hemat BBM, water

cooling system hingga memiliki idependent dual shock system yang membuatnya lebih tangguh dan stabil. “Baknya juga lebih panjang, yaitu 160 centimeter bisa memuat lebih banyak. Apalagi didukung oleh mesin yang canggih, Triseda XP akan mampu melaju dengan stabil meski membawa beban hingga 8 kuintal dan menanjak sekalipun,” ujar Hadi. Dengan ketangguhannya, Tridesa XP, menurutnya, akan bisa menjawab kebutuhan transportasi, jasa maupun usaha niaga yang membutuhkan distribusi yang banyak. “Ini sangat tangguh dan cocok untuk petani, pedagang maupun profesi lainnya,” lanjutnya. Sebab, type baru Triseda XP ini memang dirancang untuk pekerjaan yang lebih berat. Dengan tenaga ekstra. “Triseda sanggup menempuh medan berat dan beban muatan yang

lebih berat dibanding dengan yang lain,” ujarnya. Produk bermutu ini ditawarkan dengan harga promo pada bulan ini, yaitu sekitar Rp 20 juta 5 ratus ribu. “Selain produknya unggul, kami juga menyediakan garansi hingga perlengkapan suku cadangnya,” imbuh Hadi. Triseda

XP bisa anda dapatkan: di Cahaya Murni Kaisar, Jl. Raya Klampok 208 Brebes, Telp. 0283-3337689, SMS 24 jam: 0819 3181 6618. Tegal: Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No. 72 Pesurungan (Sebelah Timur Bebek Goreng H.Slamet) Tegal, Telp. 3322689 (adv)


Radar Tegal 22 Juni 2011