Page 1

CMYK

RADAR TEGAL Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal

SELASA, 22 JANUARI 2013

24 HALAMAN - Rp. 2.500,-

PGSI Gelar Aksi Demo

Kapal Tegal Tenggelam di Perairan Babel 16 ABK Berhasil Diselamatkan KAPAL nelayan Kota Tegal dengan nama KM Linda Jaya 4 tenggelam di perairan Bangka Belitung (Babel) pada Minggu (20/1) dini hari. Diketahui kapal jenis cantrang ukuran 29 GT tersebut milik Sugiman (50) warga Jalan Blanak RT 06 RW 01 Tegalsari, Tegal Barat. Hingga Senin (21/1), kapal dimaksud sedang dalam proses evakuasi. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Sebanyak 16 Anak Buah Kapal (ABK) termasuk nahkoda berhasil diselamatkan oleh kapal nelayan lain yang berhasil dikontek darurat. Wakil Ketua Paguyuban Nelayan Kota Tegal (PNKT) Susanto Agus Priyono SH mengungkapkan, KM Linda Jaya 4 tenggelam di perairan ke hal 7 kol 5

Tolak Hasil Revisi PP 74 Tahun 2008 SLAWI - Puluhan guru swasta yang tergabung dalam Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) Kabupaten Tegal menolak hasil revisi Peraturan Pemerintah (PP) No 74 Tahun 2008 tentang guru. Terutama ayat 3 PP tersebut. Pasalnya, mereka beranggapan dari hasil revisi tersebut menyimpang bahkan meke hal 7 kol 1 rupakan pelanggaran konstitusi.

ADI MULYADI/RATEG

SIAPKAN PERBEKALAN - Seorang nelayan yang hendak berangkat sedang mempersiapkan perbekalannya.

Fajar Utama Sambar Avanza, Tiga Tewas

INDEKS Ambil E-KTP Ditarik Bayaran HAL. METROPOLIS

Bupati Minta Maaf HAL. RADAR BREBES

Didemo, Pamong Diminta Turun HAL. PEMALANG

BANYUMAS - Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Desa Sawangan Rt 01/ 02 Kecamatan Kebasen, Banyumas, Senin (21/1). ebuah mobil Toyota Avanza hitam bernomor polisi R 8640 WH yang berisi lima penumpang tersambar kereta api

Dengan Standar, Lulusan Gak Asalasalan

Fajar Utama jurusan Jakarta-Jogja. Akibat kecelakaan ini, tiga orang penumpang meninggal seketika. Sementara sopir mobil Juni Priyono (31) warga Jalan Pahlawan Rt 01/04, Kelurahan Tanjung Kecamatan Purwokerto Selatan dan seorang penumpang Sakum Toreh warga Kelurahan Bantarsoka Rt 06/03, Kecamatan Purwokerto Barat berhasil selamat meski

mengalami luka parah. Ketiga korban yang meninggal dunia yakni Jaka Arifudin (30) warga Jalan Pahlawan Rt 01/04, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Purwokerto Selatan, Lutfi Saiful Anam (26) warga Kelurahan Bantarsoka Rt 02/03, Kecamatan Purke hal 7 kol 1

HAL. FEMALE

APA MANING... Hary Tanoe Mundur dari Partai Nasdem JAKARTA - Gelombang konflik di Partai Nasional Demokrat (Nasdem) mencapai puncaknya. Seorang tokoh pentingnya, yakni Hary Tanoesudibyo, resmi menyatakan mundur dari partai yang dideklarasikan pada 26 Juli 2011 itu. Saat bergabung dengan Partai Nasdem, bos MNC Group itu didapuk sebagai Ketua Dewan Pakar sekaligus Wakil Ketua Majelis Nasional Partai.

RINGSEK - Mobil avanza yang tersambar KA Fajar Utama rusak parah, Senin (21/1).

JAKARTA - Pembubaran sekolah berlabel rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) yang berbandrol mahal oleh Mahkamah Konstitusi (MK), ternyata hanya berjalan formalitas. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akhirnya tetap menghalalkan sekolah bekas RSBI memungut biaya pendidikan. ke hal 7 kol 5 ALI IBRAHIM/RADARMAS

Lima Hari Pasca Penetapan Masa Tanggap Darurat Banjir Jakarta

Banjir Mulai Surut, 45 Ribu Jiwa Masih Mengungsi Lima hari pasca penetapan masa tanggap darurat banjir Jakarta, kondisi area yang tergenang mulai berangsur pulih.

Pilkada2014MajuSetahun

SEBAGIAN besar wilayah yang tadinya tergenang, kini mulai surut airnya. Begitu pula banjir yang menggenangi 51 desa di Kabupaten karawang, kemarin mulai berangsur surut. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut, masih ada beberapa kawasan di ibu kota yang tergenang hinga kedalaman satu setengah meter. Lokasinya terutama berada di Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Yakni, di Muara Baru dan Kapuk Muara. “Untuk Ka-

JAKARTA - Pemilu 2014 mengubah jadwal sejumlah pilkada yang berlangsung pada tahun tersebut. Pemerintah melalui Kemendagri bakal memajukan jadwal Pilkada 2014 lebih cepat setahun, yakni pada 2013. Komisi II DPR (membidangi politik dalam negeri) meminta Mendagri Gamawan Fauzi mengajukan peraturan ke hal 7 kol 5

Kemendikbud Halalkan Pungutan di Sekolah Bekas RSBI Menolak Dicap Mengingkari Putusan MK

ke hal 7 kol 1

PEMILU

M GHONI/RADAR SLAWI

TANDA TANGAN – Ketua DPRD Kabupaten Tegal Rojikin AH SE membubuhkan tanda tangan surat penolakan PGSI setempat terkait revisi PP 44 Tahun 2008 ayat 3 tentang guru, kemarin.

FERY PRADOLO/INDOPOS

EVAKUASI - Warga dievakuasi menggunakan kendaraan PMI di kawasan Pluit, Jakarta Utara, kemarin (21/01).

wasan Pluit sudah turun hingga di bawah satu meter,” terang Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho kemarin. Selain Pluit, masih ada sejumlah kawasan seperti Muara Angke dan Penjaringan yang ketinggian airnya sudah di bawah satu meter. Banjir yang masih melanda kawasan-kawasan tersebut lebih disebabkan pengaruh pasang air laut. Sutopo menyatakan, pompa air di ke hal 7 kol 1

DOK.RATEG

Gamawan Fauzi

Hary Tanoe Mundur dari Partai Nasdem * Pan nggolet tunggangan liyane? Kapal Tegal Tenggelam di Perairan Babel * Emut karo larangan melaut oh!

CMYK


OPINI

2

SELASA 22 JANUARI 2013

RADAR TEGAL

Mencermati Migrasi Partai Politik Politik Mundur

Oleh: Imam Chumedi

Oleh: M Riza Pahlevi PERNYATAAN mundur Hary Tanoe dari jabatan Ketua Dewan Pakar Partai Nasdem, mengejutkan beberapa pihak. Selama ini, Hary Tanoe aktif mempromosikan diri di jaringan televisinya sebagai Dewan Pakar Nasdem. Sehingga Hary Tanoe pun cukup identik dengan keberadaan Partai Nasdem. Iklan politik itu muncul hampir setiap hari. Dengan semangat restorasi dan gerakan perubahan yang diusungnya. Namun kini, tiba-tiba saja Bos MNC itu menyatakan mundur dari Partai Nasdem. Padahal baru saja Partai Nasdem dinyatakan lolos verifikasi faktual dan mendapat nomor urut 1 dalam Pemilu 2014 mendatang. Tentu bukan tanpa sebab Hary Tanoe mundur. Ada konflik kepentingan di internal partai tersebut. Padahal belum tentu partai itu meraih kursi di DPR maupun DPRD. Namun konflik di dalam partai itu justru keluar, setelah partai baru seumuran jagung saja. Konflik dalam politik memang wajar. Dalam beberapa kasus, beberapa politisi langsung menyatakan mundur dari partai tersebut, setelah sebelumnya terdapat persaingan atau konflik kepentingan di internal partai. Rupanya sebagian dari mereka, kalau tidak jadi ketua, lebih baik mundur saja dari partai tersebut. Wajar, memang partai erat kaitannya dengan rebutan jabatan. Namun ketika itu terjadi di dalam internal partai, tentu dipertanyakan. Itulah yang menjadi salah satu alasan bagi Hary Tanoe untuk mundur dari Partai Nasdem. Entah apa yang bakal terjadi dengan Partai Nasdem Paska mundurnya Hari Tanoe. Kalau melihat ke belakang, berdirinya Partai Nasdem juga karena latar belakang sang pendiri, Surya Paloh yang gagal menjadi Ketua Umum Partai Golkar. Setelah kalah dari Abu Rizal Bakrie, dia menyatakan keluar dari Partai Golkar. Kemudian dia membentuk ormas Nasdem, dan selanjutnya mendirikan Partai Nasdem. Rupanya, mundurnya Hary Tanoe ini mungkin karma bagi Surya Paloh, yang ingin menguasai partai itu seorang diri. Idealisme politik yang ada pada diri Hary Tanoe, mungkin masih sangat ideal bagi seorang politisi baru. Namun hal itu tentu disikapi berbeda oleh partai-partai lain, apakah bisa menerima Hary Tanoe setelah mundur dari Partai Nasdem. Figur Hary Tanoe, harus diakui turut membesarkan Partai Nasdem. Sehingga, meskipun belum terbukti, akan mempengaruhi suara Pasrtai Nasdem pada Pemilu 2014 mendatang. Tanpa Hary Tanoe, mungkinkah Partai Nasdem duduk di parlemen, seperti partai-partai lainnya. Ataukah hanya menjadi pendamping saja? Yang jelas, politik mundur Hary Tanoe masih akan terus mewaranai berita politik menjelang Pemilu dan Pilpres 2014. Dalam gelaran-gelaran politik nasional, banyak politisi yang mundur usai kalah bersaing di internal partai. Ada yang pindah partai, ada yang mendirikan partai baru, hingga vakum dari kegiatan partai. Namun ada juga yang akhirnya balik lagi ke partai induk, setelah sekian lama melintang di partai barunya. Istilahnya balik kandang. Politik mundur, jelas merupakan bentuk kekecewaan atas apa yang dilakukan dalam politik di internal partai tersebut. Sebagian besar dari mereka yang menyatakan mundur, rata-rata adalah politisi yang gagal menajdi ketua umum. Mereka kemudian mendirikan partai baru dan dirinya akhirnya menjadi ketua umum. Itu mudah, karena dia yang mendirikan, maka otomatis dia yang menjadi ketua umum. Hanya sebagian kecil saja yang mundur karena menjaga idealismenya. Apakah Hary Tanoe seperti politisi-politisi lainnya atau tidak. Tentu perjalanan waktu yang akan menentukannya. Khusus Hary Tanoe, yang memang baru terjun di dunia politik, tentu menjadi berita yang mengejutkan. Apalagi dia disokong dengan dana besar dan jaringan media besar juga. Mau di manakah Hary Tanoe nanti berlabuh? Kita lihat saja nanti, seperti apa kelanjutan dari politik mundur bos MNC tersebut. (*)

POLITIK oleh sebagian orang dapat dimaknai sebagai suatu seni. Seni memanfaatkan peluang. Lebih spesifiknya yaitu seni tentang kejelian dan kelihaian. Sementara orientasi dan tujuan politik itu sendiri tentunya memiliki muatan kekuasaan yang lebih tinggi, minimal dari sudut pandang kepentingan politisinya itu sendiri. Namun disadari, dalam dunia politik penuh dengan sesuatu yang tidak pasti, sehingga bisa menimbulkan beragam kemungkinan di luar perhitungan politik. Termasuk dalam konteks ini adalah kemungkinan untuk melakukan migrasi partai politik sebagai bagian dari strategi kejelian dan kelihaian. Migrasi partai politik sebenarnya bukan barang baru di negara ini. Fenomena semacam ini sudah lazim dilakukan oleh para elit politik kita. Meskipun, migrasi parpol di era orde baru saat itu dianggap sebagai sesuatu hal yang tabu atau inkonsisten. Namun seiring roda perpolitikan di era reformasi yang begitu fulgar, migrasi parpol, ganti rumah atau ganti perahu, dianggap sebagai suatu hal yang wajar. Hal ini merupakan bagian dari sebuah STRATAK (Strategi, Teknik dan Taktik) perlindungan dan pelenggangan kekuasaan. Sehingga, migrasi bukan hanya sekedar sebagai bentuk kejelian membaca peluang, namun juga sebagai bentuk proteksi guna mewujudkan orientasi

politik yang ada dalam benak politisi. Nampaknya, gelombang migrasi parpol di tahun 2013 ini mulai terjadi pasca penetapan 10 partai politik peserta Pemilu 2014 oleh komisi Pemilihan Umum (KPU) beserta nomor urutnya. 10 Parpol yang telah lolos verifikasi dan telah mendapatkan nomor urut adalah 9 diantaranya parpol yang saat ini mempunyai wakil di DPR 2009-2014 yaitu Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan (PDI-P), Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) serta Partai Nasional Demokrat yang baru terbentuk menjelang pemilu 2014. Keputusan KPU Nomor 5/ Kpts/KPU/2003 ini selain menetapkan hanya 10 Parpol peserta Pemilu 2014, juga menjadikan 24 parpol lainnya yang mengikuti verifikasi faktual tidak memenuhi syarat sebagai peserta pemilu mendatang. Hal ini menarik untuk kita cermati bersama, karena agenda penting pasca penetapan parpol dan pengundian nomor urut peserta pemilu 2014 adalah pencalonan anggota DPR/ DPRD oleh parpol peserta pemilu. Otomatis, parpol yang dinyatakan tidak lolos verifikasi faktual akan segera mengubah

pola kontestanisasi Pemilu 2014. Keadaan semacam ini akan mendorong migrasi besarbesaran para politisi yang parpolnya tidak lolos kepada parpol lain yang lebih prospektif. Hal ini sebenarnya sudah dianalisa dan dan diantisipasi oleh para politisi jauh-jauh hari, merujuk pada elektabilitas parpol. Sehingga kenyataan pahit yang mencuat sekarang, sudah terlintas pandangan atau opsi migrasi parpol. Meskipun, secara perhitungan bagi politisi yang kini menjabat sebagai anggota DPRD masih bisa menduduki jabatannya hingga Oktober 2014. Namun demi mewujudkan mimpi yang belum terwujud, sudah tentu politisi yang parpolnya tidak lolos, maka akan berfikir untuk pindah kendaraan. Jika memang migrasi besarbesaran akan terjadi, pastilah akan terjadi pula pengisian, pergantian antar waktu secara besar-besaran pula pada anggota DPRD. Karena salah satu keharusan menjadi caleg adalah menjadi anggota parpol peserta Pemilu. Maka politisi yang hendak maju lewat parpol lain tentu harus keluar dari parpol lamanya. Wajah baru pun akan menghiasi DPRD, melanjutkan masa tugas untuk kurun waktu kurang dari dua tahun ini. Setidaknya pada Pemilu 2009 lalu, selain 9 Parpol yang mengisi kursi DPR, ada pula 36 parpol nasional (plus 2 parpol lokal dari Aceh) yang mengisi

kursi DPRD provinsi dan 33 parpol (plus 5 parpol lokal di Aceh) yang mengisi kursi DPRD kabupaten/ kota. Migrasi Meski sebenarnya migrasi partai politik tidak bertentangan dengan kelaziman politik, namun kita ketahui betul, bahwa kedewasaan demokrasi tidak akan cepat tumbuh kalau kita hanya bersandar pada cara pandang yang hanya sesaat, linear dan sempit versi kepentingan kelas dominan saat ini. Bagaimana pun juga, dalam jangka panjang migrasi politik akan berdampak pada bahaya pragmatisme berpolitik. Tidak menutup kemungkinan beberapa partai politik yang memiliki lisensi pencalonan saat ini akan mematok harga yang tinggi kepada tokoh-tokoh non-partai. Kita semua tahu, musim Pilkada adalah kesempatan emas bagi partai-partai untuk semaksimal mungkin “menjual” lisensinya kepada mereka yang hendak menyewa perahu partainya. Dengan konstruksi rezim Pilkada seperti sekarang ini, jelas akan mempertajam praktek money politic di tingkat daerah. Money politic sudah dimulai sejak tahapan pencalonan anggota DPRD. Fenomena migrasi politik dari parpol yang satu kepada parpol lainnya oleh seorang politisi juga dapat menunjukan pengingkaran mandat pilihan rakyat atas terpilihnya seseorang sebagai anggota DPR/

DPRD. Dalam ingatan kita, baru saja pada periode lalu dengan perahu A, kini di periode mendatang sudah beralih perahu lainnya. Meminjam statemen Robert Endi Jaweng, hal ini mengesankan bahwa keikutsertaan mereka dalam pemilihan legislatif tak lebih dari motif ujipasar (testing water) untuk sesuatu ambisi yang lain, yakni jabatan eksekutif. Bila arus migrasi politik yang tidak proporsional ini semakin gencar dilakukan oleh elit politik, maka pada akhirnya akan dapat menimbulkan antipati politik bagi masyarakat. Dan antipati politik semakin memuncak seiring rapot merah beberapa “wakil rakyat” kita. Padahal antipati politik inilah yang sebenarnya tanpa disadari merupakan peninggalan rezim orde baru. Antipati terhadap politik, memandang politik sebelah mata, sebagai suatu yang kotor dan korup, penuh perebutan kursi, justru pada hakekatnya akan menguntungkan para penguasa. Karena dengan kondisi semacam inilah kontrol masyarakat semakin melemah. Padahal kontrol masyarakat kepada penguasa sejatinya menjadi esensi dari sebuah cita-cita demokrasi bangsa. (*) Imam Chumaedi, Bergiat di Pendidikan Politik Untuk Rakyat

Menyoal Turunnya Anggaran Pendidikan di Brebes Oleh: Abdul Kodir KUALITAS pendidikan, sebagai salah satu pilar pengembangan sumber daya manusia, sangat penting artinya bagi pembangunan nasional. Malahan dapat dikatakan masa depan bangsa bergantung pada keberadaan pendidikan masa kini. Pendidikan yang berkualitas hanya akan muncul apabila terdapat sekolah yang berkualitas. Peran pendidikan sangat strategis untuk menciptakan masyarakat yang cerdas dan demokratis. Tanpa sumber daya yang memadai, baik sumber daya manusia dan sumber daya selebihnya, yaitu uang, peralatan, perlengkapan, dan bahan, proses pendidikan di sekolah tidak akan berlangsung secara mamadai. Undang-undang Nomor 32 tahun 2004 tentang pemerintah daerah pasal 7 ayat 1 berbunyi bahwa kewenangan daerah mencakup kewenangan dalam seluruh bidang pemerintahan,

kecuali kewenangan dalam bidang politik luar negeri, pertahanan keamanan, peradilan, moneter dan fiscal, agama serata kewenangan bidang lainnya. Kewenangan yang dimiliki pemerintah daerah tersebut, jelaslah bahwa kewenangan pengelolaan pendidikan menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Untuk itu, kualitas pendidikan di daerah sangat bergantung pada kebijakan pemerintah daerah. Menyoal alokasi anggaran untuk bidang pendidikan dalam APBD Kabupaten Brebes tahun 2013 berkurang hingga Rp 17 miliar dari tahun 2012. Dana tersebut dialihkan untuk menggolkan program 6 pilar pemberdayaan masyarakat. Hal ini menunjukan bahwa kebijakan pemerintah daerah tidak propendidikan dan tidak sesuai dengan amanat UU No 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas Bab XIII pasal 49. Di mana mengamanatkan dana pendi-

dikan selain gaji pendidik dan biaya pendidikan kedinasan dialokasikan minimal 20 % dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada sektor pendidikan dan minimal 20 % dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Hasil penelitian lembaga survei mengatakan bahwa kualitas SDM, APM, Buta Aksara, tingkat kemiskinan di Kabupaten Brebes menduduki ranking 35 dari 35 kabupaten/ kota di Jawa Tengah. Berdasarkan hasil evaluasi BPS Jawa Tengah, IPM Kabupaten Brebes baru mencapai 64,3 %. Ini merupakan IPM terendah di Jawa Tengah. Hal ini menunjukan bahwa anak yang tidak sekolah/tidak melanjutkan sekolah jumlahnya cukup banyak. IPM merupakan salah satu instrumen untuk membandingkan kesenjangan antarwilayah yang diukur dari tingkat kemajuan

suatu daerah secara keseluruhan dalam tiga dimensi dasar pembangunan manusia. Yaitu lamanya harapan hidup, pendidikan, dan standar hidup yang layak. Dewan Pendidikan mencatat 933 ruang kelas yang kondisinya masih rusak, tersebar di 17 kecamatan untuk segera diperbaiki. Tentunya membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Apabila hal ini dibiarkan tidak segera di tangani secara serius, diprediksi 5 tahun ke depan akan terjadi kerusakan parah dan secara langsung akan berpengaruh pada proses belajar mengajar. Bukan jalan mulus berpengaruh pada pendidikan. Pendidikan disepakati sebagai jembatan menuju perbaikan harkat dan martabat hidup, tetapi tingginya biaya pendidikan masih dirasakan oleh sebagian masyarakat Brebes yang sebagian besar

dari jumlah penduduk termasuk keluarga ekonomi lemah. Misalnya di Kecamatan Tanjung terdapat sekitar 30 % lulusan SD tidak melanjutkan SMP/MTs (Suara Merdeka, 2007). Kecilnya minat melanjutkan sekolah karena faktor biaya. Kemajuan daerah Kabupaten Brebes hanya dapat dicapai melalui penataan pendidikan yang menyeluruh, dan berkualitas. Rendahnya kualitas SDM daerah Brebes tidak lepas dari hasil yang dicapai oleh pendidikan selama ini. Upaya peningkatan kualitas pendidikan diharapkan dapat menaikan harkat dan martabat masyarakat Kabupaten Brebes. Sebab kualitas pendidikan adalah tolok ukur kualitas sumber daya manusia. (*) Penulis adalah Pemerhati Pendidikan dan Guru SMA Negeri 3 Brebes

Monitoring sing Bener MELU ngresula. Tlg dmuat sg judvle pan njaluk duren apa monitoring. Yth BUPATI Tegal yg terhmt, tlg Kepdin Bapermads Kab Tegal Adong monitrg ADD ng Kecmtan Jatngra aja mung sg dioyok sodokane (duren kr pete tok, dll) tp verifiksi SPJne. Sebabe Petugs monitrg ws dibayr negra... bener om., Smrwud? 085741732911

Jalan Diperbaiki KPD Pemkab Tegal, tolng perbaiki Jln Wanabhakti yg mnuju Ds Kalijambe-Margapadang Kec tarub. Trim’s bang Radar... 085642711010

Perhatikan Honorer K2 ASSALMU ALAIKUM... Om Rateg Yth... aq arp melu ngresula. tlong sampaikn keluhn ln keinginane nyok... marng Gusti Allah sng wei rzki mudh2n nuduhakn mring sng lgi dadi pemimpin wei amanat, apa sng dijanjikn bsa dilaksnakn. Jarene arp ngangkt guru honrer k2 kaya aq sng ws suwe nunggu kpastiane. Tolnglah prhatikn para honrer k2, endh cpt2 di angkt, aq ws kesl nunggu dijanjikna. Lan mudh2n lngka kcurngan ky dene titipn. Amieeen... wass... @akusdur - 085868837237

Lampu Merah Mati UM Radar. q pan ngresula kyeh. Masa sing arne lmpu merah mati, bhya blihh? Utk phak yg bwenang, tlong dbenerna lmpu merah sng ng Pertigaan Larangan Kramat. Mtrnwun sdurunge um.. 085714460791

Ora Pisan Pindo MENANGGAPI sms kading 085786628230 ttg SPBU sing nang sbeLah wetan’e SMAN 2 PMLG.. Memang bner bgd, aq ya melu ngresuLa, ora pisan pindo,, ning nggenapna rega spenak’e dwek tok.. 750 ora disu2ki,,kuwe nek ana 30 w0ng ya lumayan nemen owh, d0nge mLayune maring ndi dwit jujuLane??? 087710118777

Masang Pavinge Ra Bener PAN melu gresula ng Rateg. Ngo Bpk Lurah Kelurahan Bandung. Kae ng gang cibulan dipasangi gorong2, tapi masang pavinge mng ra bener, pd jeblos. Aning musim udan ky kye gadi becek, trs mbahayani ngo liwat o,, mohon ditindaklanjuti. 087730009750

EKTP Ada yang Keliru KPD YTH, Kepala Disdukcapil Kab Tegal, q udh dpt E KTP, tp ad yg keliru data, apakh bisa d ralat, trus prosedur gmn.. by A Yusuf H. 085385045445

Belih Idep Isin KANG Jon, yahanu pan ngresula kyeh..! Rapat

paripurna HUT 335 KABUPATEN BREBES anggota dewan sing nongol pirang iji tok, “MEMALUKAN”. Kie cermin anggota dewan Brebes ndableg2, yen laka duite ya ra mangkat, belih idep isin maring rakyat?? Tulung dimuat Kang Jon endah pd mikir kueh. Makasih Radar Tegal..! 083874615749

Wajib Bersyukur ALHMADULILLAH, kita wajib bersyukur. Kalau panas tidak hujan, kita sholat istisqo. Kalau hujan terus bagaimana biar bermanfaat? Jangan ngresula! Mengeluh? 08562779161

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS ke 083861302125, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Dapatkan kaos Ngresula, yang berisi SMS ngresula pilihan Hanya Rp60.000/pcs.

RADAR TEGAL

Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Dirut: Yanto S. Utomo, Direktur: Moh. Sukron

Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur: Zuhlifar Arrisandy, Moch. Arifin, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati, Arief Nur Rahardian Sidiq. Sekretaris Redaksi/Persh: Yully Trieyani. Kota Tegal: M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan, Abidin Abror, Agus Wibowo, Adi Mulyadi. Brebes: Hervianto, Ismail Fuad. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Hermas Purwadi, Yeri Novelli, M. Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Ghoni, M. Fatkhurrohman. Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Agus Pratikno, Himawan AR, Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S . Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Hesti Prastyani (Manajer), Kharisma Dewi, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Sunarjo (Manager), Umaman Sahareka, Muslih, Zaenal Muttaqin, Wahyu, Rokhim. Keuangan: Yela Ramadiah (Manager), Dwi Titi Lestari, Lita Rahmiati, Astri Prayudita, Syafriani Maulidah, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), fax (0283) 340004. Semarang: M. Yusuf Abadi. Jakarta: Ferdinansyah, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal. Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/ Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 25.000/mm kolom, Sosial/Keluarga: Rp 17.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 17.000/baris, Iklan Colour: Rp 37.000/mm kolom. surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima Iklan halaman 1 (depan): Rp 75.000/ mmk. Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50%. NPWP: No: 01.994.052.7-501.000. imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal


NASIONAL

SELASA 22 JANUARI 2013

3

RADAR TEGAL

BANJIR Butuh Seminggu Kembalikan Tahanan JAKARTA - Meski air yang menggenangi KPK sudah surut sejak beberapa hari yang lalu, Rutan yang terletak di basement gedung belum bisa digunakan. Jadinya, para tahanan yang dititipkan ke Rutan Guntur belum bisa dijebloskan lagi ke Rutan KPK. Kemungkinan besar, butuh waktu seminggu untuk mengembalikan sembilan tahanan itu. Jubir KPK Johan Budi mengatakan kalau KPK sebenarnya sudah bisa bekerja seperti semula. Tidak ada masalah berarti di kantor jalan H.R Rasuna Said itu, apalagi pasokan listrik sudah kembali normal sejak Minggu (20/1). “Khusus untuk Rutan yang ada di basement belum bisa digunakan,” ujarnya. Kondisi Rutan masih cukup buruk untuk kembali dihuni para koruptor karena sempat terendam banjir setinggi 40 - 50 cm. Menurut Johan, saat ini masih ada berbagai kelengkapan Rutan yang rusak dan harus diperbaiki. Setelah semua siap, proses pemindahan tahanan baru dilakukan. Seperti diketahui, saat banjir besar melanda Jakarta pada Kamis (17/1) kemarin, Rutan KPK ikut menjadi korban. Gara-gara itu, sembilan tahanan yakni Yani Anshori, Gondo Sudjono, Amran Batalipu, M. Roem, Syarief Hidayat, Ratna Dewi Umar, Miranda Swaray Goeltom, Neneng Sri Wahyuni, dan Siti Hartati Murdaya. “Masih menunggu ada kelengkapan yang diperbaiki,” imbuhnya. Johan juga belum tahu pasti berapa kerugian yang didera KPK akibat banjir tersebut. Dia hanya mengatakan kalau beberapa perangkat sosialisasi yang terendam sudah tidak bisa lagi digunakan. Seperti brosur, dan kaos. Tapi dia menilai tidak akan banyak karena genset dan uninterrupted power supply (UPS) sebagai alat vital tak rusak. Setelah dikeringkan Minggu (20/1), ternyata kedua pemasok listrik itu bisa beroperasi dengan normal. Urusan di gedung KPK juga tinggal instalasi internet yang diharapkan normal kemarin. “Yang pasti, kegiatan sudah full sejak hari ini (kemarin, red). Saat banjir di hari Kamis dan Jum’at juga tidak libur. Hanya taka da kegiatan pemeriksaan karena supporting tenaga listrik padam,” jelasnya. (dim)

PERADILAN

MUHAMAD ALI/JAWAPOS

GELAR AKSI - Massa yang tergabung dalam Serikat Pekerja Indosat melakukan aksi di Halaman Pengadilan Tipikor, Jakarta Selatan, Senin (21/1). Aksi tersebut untuk memberikan dukungan kepada mantan Dirut Indosat Mega Mandiri (IM2) Indar Atmanto terkait kasus dugaan korupsi penyalahgunaan frekuensi jaringan 3G PT IM2 serta menolak kriminalisasi terhadap industri telekomunikasi.

Indosat Siap Adukan ke Arbitrase Terkait Kasus Dugaan Korupsi Frekuensi JAKARTA - Pemegang saham mayoritas PT Indosat Tbk mulai gerah atas kasus dugaan penyalahgunaan frekuensi 2,1 Ghz yang melibatkan PT Indosat Mega Media (IM2). Saat ini muncul opsi kasus itu diajukan ke pengadilan arbitrase internasional meski manajemen Indosat masih yakin bisa memenangkan perkara tersebut. Direktur Utama Indosat Alexander Rusli mengatakan menggunakan fasilitas pengadilan arbitrase merupakan salah satu opsi yang diajukan Qa-

RANDY TRI KURNIAWAN/RM

DITAHAN - Mantan Inspektur Jenderal (Irjen) Kemendiknas M Sofyan diperiksa sebagai tersangka dugaan korupsi terkait perjalanan dinas di Kementerian Pendidikan Nasional di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (21/1).

Mantan Irjen Kemendiknas Ditahan KPK JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan mantan Inspektur Jenderal Kemendiknas, M Sofyan, Senin (21/1). Ia adalah tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi pada pengelolaan anggaran di kementerian pada tahun anggaran 2009. Sofyan ditahan di Rutan Cipinang, Jakarta Timur, selama 20 hari kedepan. “Kita tahan yang bersangkutan untuk kepentingan penyidikan,” kata Juru Bicara KPK Johan Budi melalui pesan singkatnya. Dalam kasus ini, KPK menduga Sofyan telah menyalahgunakan jabatannya sebagai Irjen Kemendiknas untuk melawan hukum. Modusnya, dengan melakukan pengeluaran atas beban anggaran belanja untuk tujuan lain dari yang ditetapkan dalam anggaran belanja negara. Salah satunya adalah anggaran perjalanan dinas.Akibat perbuatannya negara mengalami kerugian senilai Rp 13 miliar. Oleh KPK, Sofyan dikenakan Pasal 2 ayat 1 dan atau Pasal 3 UU Pemberantasan Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (flo/jpnn)

tar Telecom Asia (QTel Asia). QTel merupakan pemegang saham utama dengan kepemilikan 65 persen. Sebagai investor asing, QTel diproteksi International Centre for Settlement of Investment Disputes (ICSID) sehingga berhak mendapat fasilitas arbitrase. Walau begitu, imbuh Alex, pemegang saham belum memutuskan apakah akan benar-benar mengadu ke tingkat international atau tidak dalam waktu dekat ini. “Itu masih opsi. Belum ada keputusan,” tegasnya saat paparan publik di Jakarta kemarin. Sejauh ini, pemegang saham masih memercayakan kepada manajemen

Desain Siap, Start Pembangunan Tunggu Gubernur JAKARTA - Realisasi pembangunan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) bagi warga yang tinggal di bantaran Kali Ciliwung tinggal menunggu waktu. Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) menyatakan sudah menyiapkan desain flat untuk ribuan KK itu. Namun, desain itu tidak akan dipublikasikan sampai Pemprov menegaskan kapan pembangunan dimulai.

Pasca penolakan dari kementerian Pekerjaan Umum terkait konsep flat apung di atas sungai Ciliwung, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan dua lokasi pengganti. Yakni, di atas bangunan Pasar Rumput dan di lahan yang kini ditempati bangunan eks Dinas PU DKI Jakarta. Pertimbangannya, kedua lahan itu milik Pemrov DKI sehingga tidak perlu pembebasan lahan. Sebelumnya, Kemenpera menyiapkan konsep bangunan flat di atas sungai untuk menggantikan rumah-rumah warga di bantaran sungai. Namun, rencana itu mendapat penolakan

Sidang Kasus Bupati Buol

RANDY TRI KURNIAWAN/RM

MENANGIS - Sambil menitikkan air mata Terdakwa kasus suap Buol Hartati Murdaya membacakan nota pembelaan (pledoi) pada sidang lanjutan di Pengadilan Tipokor, Senin (21/1).

Amran, disebutnya itu semua atas inisiatif Totok. Hartati merasa terjebak oleh ulah Totok saat dirinya berbicara dengan Amran melalui telepon. Dia mengakui, dalam pembicaraan tersebut dirinya memang sempat mengucapkan terima kasih. Tetapi, ditegaskan bahwa saat itu dia masih berpikir bahwa uangnya digunakan untuk membereskan preman, bukan dana pilkada. “Perintah saya tidak dilakukan dengan baik Totok. Semua karena instruksi dan intervensinya. Kalau saya tahu itu (uang) untuk sumbangan pilkada, saya tidak akan telepon karena potensi demo masih ada. Para preman itu belum menerima apa pun,” urainya. Memang, Hartati mengaku waswas dengan gangguan keamanan oleh komplotan preman di pabriknya. Salah satu ulahnya adalah memprovokasi agar

telekomunikasi yang mengatakan bahwa IM2 tidak menggunakan frekuensi dan tidak perlu membayar Rp 1,3 triliun. Kendati demikian, Alex tidak melupakan berbagai risiko yang harus dihadapi Indosat dalam kasus ini. Jika penyidikan atas Indosat sebagai tersangka dilimpahkan ke pengadilan dan Indosat diputus bersalah oleh majelis hakim, risiko yang akan dialami adalah kewajiban membayar kerugian negara Rp 1,3 triliun. “Ya kita mungkin punya uang sebesar itu dari hasil jual tower. Tetapi jelas kita tidak mau bayar orang kita benar kok,” yakinnya. (gen/oki)

Bangun Rusun 36 Lantai

Dibohongi Bawahan, Hartati Minta Bebas JAKARTA - Sidang lanjutan suap kepada mantan Bupati Buol Amran Batalipu dengan terdakwa Siti Hartati Murdaya memasuki agenda pembacaan pleidoi atau nota pembelaan. Dalam pleidoi, Hartati menolak tuntutan jaksa yang meminta hakim menghukum bos PT Hardaya Inti Plantation (HIP) itu lima tahun plus denda Rp 200 juta. Saat membaca pleidoi, Hartati berulang-ulang meneteskan air mata. Terutama, saat mengingat dia harus berpisah dengan anak-anaknya, karyawannya, kegiatan rohaninya, dan suaminya. “Gara-gara masalah yang ditimbulkan anak buah saya, juga tidak sempat datang pernikahan anak saya,” tutur Hartati dalam sidang. Dalam pleidoi, Hartati menggarisbawahi peran Totok Lestiyo, anak buah yang dia sebut sebagai akar masalah. Menurut Hartati, perintah memberikan uang Rp 1 miliar untuk bantuan sosial kepada para pengganggu pabriknya tidak dilaksanakan dengan baik oleh Totok. Uang tersebut, kata Hartati, malah diberikan ke Amran sepenuhnya dengan dalih sumbangan untuk pilkada. Sebab, saat itu Amran sedang menggalang dana untuk modal sebagai incumbent pilbup Buol. “Tapi, Arim (anak buahnya yang lain) atas perintah Totok malah dialihkan ke sumbangan pilkada,” imbuhnya. Seharusnya, lanjut Hartati, Amran hanya menjadi fasilitator untuk preman-preman yang kerap mengganggu pabrik milik Hartati. Bukan penerima utama. Begitu juga Rp 2 miliar lagi yang bisa sampai ke tangan

dalam menyelesaikan perkara yang disebut-sebut merugikan uang negara senilai Rp 1,3 triliun itu. “Kami 100 persen yakin tidak bersalah,” ucapnya. Praktik bisnis yang dijalankan Indosat bersama IM2, kata dia, sudah sesuai peraturan dan mendapat restu dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemeninfo). Dia mengatakan, Kejagung telah melakukan kesalahpahaman tentang kata “menggunakan frekuensi” sehingga IM2 didakwa menggunakan frekuensi dan wajib membayar Rp 1,3 triliun. Pendapat itu berbeda dengan Menkominfo selaku regulator di bidang

para pekerja menuntut kenaikan gaji di atas upah minimum provinsi DKI Jakarta. Demo itu juga terjadi setiap dia tidak merespons bantuan pilkada yang diminta Amran. “Saya tidak berani menolak secara langsung karena berdasar pengalaman, kalau ditolak langsung, muncul demo,” jelasnya. Dia berharap majelis hakim bisa bersikap adil. Apalagi selama sidang tidak ada bukti persetujuan darinya untuk memberikan uang sumbangan pilkada kepada Amran. Karena itu, dia memohon kepada hakim agar menyatakan dirinya tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana yang didakwakan. “Membebaskan terdakwa dari seluruh dakwaan atau setidak-tidaknya dilepaskan dari tuntutan hukum. Memerintahkan penuntut umum supaya segera membebaskan

terdakwa,” kata Hartati. Tim pengacara juga menegaskan bahwa dakwaan penuntut umum secara sengaja disusun dengan mengaitkan pertemuan yang kebetuan dihadiri oleh kliennya dengan Amran. “Tidak ada satu alat bukti yang diajukan penuntut umum untuk membuktikan terdakwa mengetahui, mengizinkan, apalagi memerintahkan pemberian uang untuk Amran,” ujar Patra M. Zen. Sementara itu, Ketua DPP Partai Hanura Saleh Husin mengatakan, setiap anak bangsa yang tersangkut masalah hukum berhak mendapatkan kebebasan dan tidak dihukum berat. “Jadi, lumrah saja mendapatkan hukuman yang seminimal mungkin. Tidak ada salahnya meskipun yang menentukan adalah hakim untuk memutuskan. Yang tahu itu hanya hakim dan Tuhan saja.” (jpnn)

dari kementerian PU karena bertentangan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2011 tentang Sungai. PP tersebut melarang adanya bangunan di atas sungai kecuali memang sangat diperlukan. Deputi Bidang Perumahan Formal kemenpera Pangihutan Marpaung menyatakan, pihaknya sudah membicarakan kelanjutan proyek rusunawa tersebut. Hanya saja, pihaknya belum banyak terbuka soal desain flat yang akan dinbangun. “Konsep awalnya, kami akan bangun flat antara 30 sampai 36 lantai,” terangnya. Untuk lahan Pasar Rumput,

nantinya akan mengubah konsep pasar murni menjadi pasar plus hunian. Pasar akan ditempatkan di bawah, kemudian di atasnya diberi hunian. Begitu pula dengan bangunan bekas Dinas PU. “Desain sudah siap, namun masih akan kami bicarakan lagi dengan pemprov DKI,” lanjutnya. Hanya saja, dalam pembangunannya nanti memerlukan sejumlah dasar hukum. Pertama adalah Peraturan Presiden tentang pembangunan rusunawa untuk kawasan kumuh. Rancangan Perpres itu saat ini masih digodok. Kedua, adalah aturan soal

perubahan peruntukan lahan. Selama ini, pasar rumput diperuntukkan bagi kegiatan perdagangan. Nantinya, harus ada regulasi untuk perubahan peruntukan dari pasar murni menjadi pasar dan hunian. Sama halnya dengan eks Dinas PU, yang juga berubah peruntukan dari lahan untuk kantor menjadi hunian. Hingga saat ini, belum ada kepastian kapan rusunawa bakal dibangun, dan berapa warga yang akan direlokasi ke rusunawa itu. Sebab, pemprov sempat memberikan sinyalemen jika rusunawa itu hanya untuk warga ber-KTP Jakarta saja. (byu)


INTERMEZO

4

SELASA 22 JANUARI 2013

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING 1. Pemadam Kebakaran

(0283) 325429

2. Pelayanan Gangguan PLN

(0283) 342245

3. Polresta Tegal

(0283) 356115

4. Rumah Sakit Umum Kardinah

(0283) 356067 / 341938

5. Pelayanan Gangguan PDAM

(0283) 356175 / 358316

6. Stasiun Besar Tegal

(0283) 353018

7. Terminal Bis Tegal

(0283) 354696 / 354695

Hotel dan Hiburan Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284 Ajam Goreng Spesial Lombok Idjo - Jl. Karanganyar No. 21A Kejambon (0283) 342331 - d’POSO resto

(0283) 342330 (0283) 6144277

- Anggraeni Hotel

(0283) 881011

Jl. Ahmad Yani No. 159 Ketanggungan - Brebes

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Setiap Hari Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

RIEZ PALACE HOTEL - Senin sampai Sabtu Pick up service Gratis. Layanan antar jemput gratis setiap hari kerja. Dari atau ke Stasiun KA & Terminal Bus Tegal Spesial menu “Afternoon Tea” tiap pukul 17.00-19.00 WIB di Abunawas Resto lt.4 - Sabtu malam Minggu, jam: 20.00 - 23.00 WIB Live Music

CHERYL COLE

Bubar Setelah Tur GRUP vokal Girls Aloud berencana untuk segera bubar. Namun sebelum bubar mereka akan menyelesaikan rangkaian tur dan mengantongi uang saku Rp 15 miliar. Grup yang digawangi Cheryl Cole, Sarah Harding, Nicola Roberts, Nadine Coyle dan Kimberley Walsh itu belum secara resmi mengumumkan hal tersebut. Saat ini Girls Aloud masih fokus untuk menyelesaikan tur mereka. Diprediksi tur yang akan dilakoni Girls Aloud akan menghasilkan Rp 15 miliar. Para perempuan itu tahu kalau tur ini akan jadi terakhir kalinya mereka bekerja bersama. Saat jumpa pers mengumumkan tur, mereka sengaja menghindari pertanyaan tentang rencana masa depan karena tak mau merusak kegembiraan,” ungkap sumber. Menurut dia, para personel Girls Aloud sudah merasa tak cocok lagi menyanyikan single-single yang mereka rilis beberapa tahun lalu. Para personelnya juga ingin mengembangkan karier mereka masing-masing. “Mereka ingin menjadikan kesempatan (tur) ini sebagai cara untuk mundur dan menapaki kehidupan baru dalam hidup mereka tanpa pertanyaan mengenai kapan mereka akan kembali bersama,” jelas sumber. Sebelumnya tur ini, Girls Aloud sempat vakum panjang setelah merilis album Out of Control pada 2008. Pada biografinya, Cheryl Cole mengungkap alasan di balik vakumnya Girls Aloud. Ternyata karena keinginan Nadine Coyle untuk bersolo karier. Alasan lain yang dikemukakan Cheryl, Nadine juga mangkir dari acara Brit Awards 2009 padahal mereka dinominasikan dalam kategori Best Group Inggris. “Saya pikir kita semua berharap dia (Nadine Coyle) datang, tapi dia hanya bilang ‘It’s not really my thing’. (Setelah mendengar itu) saya masih ingat (kita) terdiam, itu seperti tamparan di wajah kita semua,” tulis Chreyl di autobiografinya. (net/jpnn)

Minta Eza Segera Ditahan MENGADU ke Komnas Perempuan, Rasti merasa lebih dilindungi ketimbang pihak kepolisian. Menyandang status tersangka, Eza Gionino masih bisa menghirup udara segar alias belum ditahan. Fakta ini membuat hati Ardina Rasti kecewa. Ia menyayangkan sikap kepolisian yang menanggap tindakan Eza terhadap dirinya adalah penganiayaan ringan. “Lebih ke nurani, ya. Semua sudah tahu dia tersangka. Yang kami pertanyakan adalah keadilan,” bilang Rasti, usai mengadu ke Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) di Jakarta Pusat, kemarin. Rasti terdiam sejenak sebelum melanjutkan kata-katanya. Dia terlihat m enahan t angi s. N am un, ai r m at a akhirnya tak terbendung. “Bukti sudah ada, saksi juga. Ini sama sekali bukan sekedar penganiayaan ringan. Saya sebagai korban meminta keadilan,” ujarnya sambil terisak. Setelah tenang kembali, Rasti mengaku jadi tambah percaya diri setelah melaporkan kasus penganiayaan Eza ke Komnas Perempuan. Menurutnya, Komnas Perempuan adalah tempat yang paling tepat untuk mendapatkan dukungan keadilan ketimbang kepolisian. “Lebih merasa dilindungi, jelas aura positifnya keluar. Sebagai sesama perempuan jauh lebih baik dan saya jadi meningkatkan kepercayaan diri saya jika keadilan masih ada,” kata bintang film Lari Dari Blora ini. Mengenakan blazer biru, Rasti datang didampingi ibu dan pengacaranya. Selama dua jam, Ardina berbincang dengan pimpinan Komnas Perempuan. Seusai pertemuan, ibunda Rasti, Erna Santoso merasa gembira laporannya disambut dengan baik. “Kami memasukkan pengaduan dan pelaporan atas apa yang dialami Rasti. Aduan yang kami lakukan telah diterima dengan baik,” beber Erna. Ia juga mengajak partisipasi dan dukungan semua pihak untuk turut terlibat aksi penolakan atas tindak kekerasan terhadap perempuan. “Sebagai solidaritas, dukungan kepada anak saya Ardina Rasti dalam mencari keadilan dan menolak kekerasan pada wanita,” tandas Erna. Sekadar mengingatkan, selama berpacaran, Rasti mengaku menjadi bulanbulanan Eza Gionino. Tak hanya kekerasan fisik, Eza juga dituding menyiksa Rasti secara mental. Alhasil, pada 30 Oktober 2012, Rasti melaporkan Eza ke Polres Jakarta Selatan. Nah, oleh pihak Polres Jaksel, Eza sudah dipanggil sebagai tersangka pada Senin (14/1). Dalam panggilan pertamanya itu, Eza disodorkan 35 pertanyaan oleh penyidik. Materi pertanyaan masih seputar hubungannya dengan Rasti, belum mengarah pada peristiwa penganiayaan. “Belum sampai ke arah soal pemukulan. Masih sekitar hubungan saja,” kata pengacara Eza, Hendrik Jehaman. Sudah tersangka tapi kok tidak langsung ditahan? Alasan polisi berkisar pada ancaman hukuman di bawah 5 tahun, serta sikap Eza yang kooperatif. “Karena ancaman hukumannya di bawah 5 tahun yakni pasal 351 ayat 1 yang hukumannya hanya 2 tahun 8 bulan. Dia juga kooperatif, tidak

melarikan diri dan tidak menghilangkan barang bukti,” jelas AKBP Hermawan, Kasat Reskrim Polres Jaksel kepada wartawan, Selasa (15/1). Karena itu, Eza cukup dikenai wajib lapor. “Dia wajib lapor setiap SelasaKamis. Kalau wajib lapor itu kan sudah wajib dan sudah bisa kami pantau,” terang Hermawan. Dalam jumpa pers, Eza telah membantah semua tuduhan yang dilayangkan Rasti. Dia merasa tak pernah melakukan penganiayaan. Bahkan, kata dia, hubungannya dengan Rasti masih terjalin baik sampai sekarang. “Tentang tindak kekerasan, saya bingung maksudnya apa? Kekerasan seperti apa? Tindak penganiayaan seperti apa? Itu saya nggak pernah tahu dan saya tak pernah merasa melakukan itu,” tegas Eza. Ditegaskan, dirinya shock dan meyayangkan pernyataan Rasti yang mengaku dianiaya. Selama ini, dia sering mendengar kabar miring dari orang lain, bukan dari orang yang dicintainya. “Mendengar hal itu dari orang yang pernah saya sayangi sekali. Dan, selama ini saya hanya dengar rumor seperti itu semua keluar dari mungkin orang yang tidak suka dengan saya, menghancurkan hubungan kita,” tuturnya. Kepada pengacaranya, Aldy, Rasti bercerita bahwa ada dua kejadian penganiayaan yang menimbulkan luka-luka cukup serius di sekujur tubuhnya. “Kejadian pertama, pada Juli 2011. Eza mukul wajah Rasti sampai Rasti jatuh. Ditendang berkalikali rusuknya sampai pingsan, karena membuat asma Rasti kambuh,” beber Aldy. Penganiayaan kedua berlangsung pada Juni 2012. “Hampir mirip dengan yang p e r t a m a . R a s t i d i t a m p a r, ditoyor kepalanya, dibenturkan ke benda-benda keras. Tapi nggak sampai pingsan,” lanjut Aldy. Kepada Aldy pula, Rasti hanya mengatakan bahwa Eza itu sangat emo¬sional. Jika sedang marah, Eza biasanya suka membanting barang. Sebelum putus, sejatinya Rasti dan Eza kerap terlihat mesra di depan umum. Namun tak disangka, perubahan lebih banyak terjadi di Rasti selama pacaran. Bintang film The Sexy City dan Batas ini dinilai semakin jauh dengan keluarganya. Ia juga tak lagi ceria dan lebih menutup diri. “Semakin jauh dengan keluarganya dan lebih tertutup,” ungkap sumber. (bcg/net/jpnn)

KRISDAYANTI

Tutup ‘Pabrik’ BUKAN pertama kali Krisdayanti (KD) melahirkan anak laki-laki. Dari pernikahannya dengan Anang Hermansyah, ia memiliki Azriel. Di tanggal cantik 12-12-12, ia melahirkan Kellen Alexander Raul Lemos, anak keduanya dari Raul Lemos. Tak muluk-muluk, KD hanya berharap anak bungsunya bisa seperti sang suami. “Raul punya sense of business, sport, yang baik, juga gentleman. Mudah-mudahan itu nurun, yang saya inginkan dia (Kellen) cuma meneruskan suami,” ujar KD. Sebenarnya, Raul dan KD tidak membedakan anak laki-laki maupun perempuan. Mereka tetap memberikan yang terbaik untuk keduanya. Namun, mau tak mau Raul merasakan juga sedikit perbedaannya. Dengan Amora, ia bisa sangat gemas sampai menciuminya jika menggendong. Perasaan berbeda timbul saat ia menggendong Kellen. “Mungkin itu karena Kellen anak lakilaki,” kata KD.Bukan hanya itu, Raul juga sering membayangkan ketika anak laki-lakinya nanti sudah tumbuh lebih besar. Setiap ke mall, ia ingin membeli baju kembar dengan sang buah hati.“Kalau sudah segini (agak besar), mungkin bisa beli yang sama,” sambul Raul sambil tersenyum. Rencananya, Maret mendatang, KD ingin membawa Kellen ke tanah kelahiran Raul, Timor Leste. Namun, itu juga tergantung pada saran dokter. “Biasanya kan bayi di atas tiga bulan baru boleh naik pesawat,” ujar KD. Di usianya yang ke-37 tahun, KD sudah dikaruniai empat anak. Pelantun Menghitung Hari ini merasa sudah cukup. “Seneng ya, kanan-kiri. Masih bisa dikasih kesempatan sama Allah untuk urus anak. Udah empat, tutup pabrik,” cetus KD berkelakar. (bcg/jpnn)

ARIEL ‘NOAH’

ARDINA RASTI ZIVANNA LETISHA

Saksi Kasus Pramugari, Batal Diperiksa Kampanye Anti Rokok RENITASARI, salah satu saksi dalam kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan pramugari cantik, Magdalena Awuy, yang juga melibatkan vokalis Noah, Ariel, batal diperiksa oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Renitasari, sang Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation tersebut meminta penjadwalan ulang. “Hasil koordinasi dengan penyidik, benar pemeriksaan ditunda. Renitasari minta dijadwal ulang,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan, baru-baru ini. Rikwanto menjelaskan, pemeriksaan ditunda lantaran Renita sibuk. “Karena adanya kepadatan jadwal yang bersangkutan (Renitasari), yang sudah dibuat jauh sebelumnya,” kata Rikwanto lagi. Sementara itu, Kepala Sub Direktorat Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse dan Kriminal Umum Polda Metro Jaya, AKBP Helmy Santika, menyatakan akan melakukan cek ulang terlebih dulu, apakah benar ada pemeriksaan terhadap Renitasari. “Nanti saya cek dulu ya, saya lagi ngurusin banjir,” ujar Helmy. Lebih lanjut Helmy menjelaskan, saat ini pihaknya

masih terus mengumpulkan barang bukti untuk segera menemukan tersangka dalam kasus ini. “Dalam satu kasus itu kita harus lakukan proses penyelidikan, penyidikan dan mengumpulkan barang bukti. Ini untuk membuat terang satu kasus kemudian baru ditemukan tersangkanya. Kalau hal ini sudah terlaksana, baru kita simpulkan siapa tersangkanya,” jelasnya. Sementar Ariel merasa dirugikan akibat pem¬beritaan bohong tentang dirinya yang dikabarkan memiliki kedekatan dengan Magdalena Awuy. Karena pemberitaan itulah, ia kembali berurusan dengan pihak kepolisian. “Kalau dengan berita bo¬hong ya pasti merasa dirugikan,” ujar Ariel. Mantan pacar Luna Maya ini menjelaskan, dari semua pemberitaan tentang dirinya tidak semuanya b e n a r. Te r l e b i h , k a b a r kedekatannya dengan pramugari itu. Ariel memiliki dugaan bahwa ada orang yang sengaja mengeluarkan pernyataan tersebut sehingga booming di media-media. “Ya, kan ada berita yang nggak benar, jadi lagi diselidiki siapa yang ngomong yang nggak benarnya. Terus butuh keterangan dari saya, terus apa saya yang saya ketahui, sudah begitu saja,” katanya. (bcg/net/jpnn)

PUNYA beragam kesibukan, antara lain menjadi presenter TV dan mengisi acara-acara off air, Zivanna Letisha Siregar (Zizi) masih konsentrasi pada kampanye hidup sehat. Ia terus mengampanyekan gerakan antirokok. Selain kuliah, Puteri Indonesia 2008 ini sudah dua tahun aktif di Yayasan Jantung Indonesia (YJI). Ia terlibat dalam kampanye tentang kesehatan jantung, terutama yang menyasar perempuan muda. “Ini tahun kedua saya aktif di YJI. Awal ditawari, sempat berpikir, kenapa nggak. Misi yang diusung YJI pas banget dengan diri saya. Saya rutin nge-gym tiga kali seminggu, juga tidak merokok. Saya tertantang untuk menyebarkan kepada teman-teman, terutama teman perempuan, tidak merokok bukan berarti nggak gaul,” ucapnya. Zizi berprinsip, bila ingin pintar, bergaul lah dengan orang pintar. Begitu pula bila mau sehat. “Aktif di YJI, saya jadi tahu banyak tentang kesehatan. Saya mulai menjaga asupan makanan, memilih nasi merah, memperbanyak konsumsi sayur dan buah. Sekali-kali saya clubbing, tetapi tetap tanpa rokok,” paparnya. Waktu untuk diri sendiri, Zizi suka ke salon untuk pijat refleksi atau membaca buku. “Le-

bih sering baca buku, sih, terutama buku-buku self motivation atau trilogi. Sepertinya klise ya, buku itu jendela ilmu, dan buku juga tidak membatasi kita dalam berimajinasi. Sekarang saya sedang menyelesaikan 50 Shades of Grey,” papar jawara Elite Model Look Indonesia ini. Disinggung soal jodoh, Zizi belum kepikiran mau punya pacar hingga punya rumah sendiri. Makanya buat pasangan, wanita berdarah batak ini hanya bisa bersikap pasrah. “Kalau saya yang pertemanan saja dulu, buka koneksi banyak. Kalau pasangan ke mana pergi pasti ada yang ikut, jodoh di tangan Tuhan. Nunggu rumah dulu kali ya,” terangnya. Zizi tak pasang target jodohnya harus dari kalangan profesi tertentu. Yang jelas, kelak suaminya harus yang pintar dan tidak possesif. “Bebas, kalau jodoh dari dunia entertainment ya sudah, kalau dari dunia arsitektur ya sudah. Jalanin saja tapi untuk nikah belum terpikir sampai sejauh ini. Kalau smart harus kalau nggak smart bagaimana gitu, yang penting pintar bawa saya. Suami harus bawa istri, harus bisa nerima. Saya banyak maunya, coba ini itu, kalau banyak kekang, saya bisa nggak betah jalanin hidup sama dia,” pungkasnya (ins/jpnn)


5

SELASA, 22 JANUARI 2013

DENGAN STANDAR, Lulusan Gak Asal-asalan

BANYAKNYA perguruan tinggi di berbagai pelosok negeri mencetak sarjana yang tak terhitung jumlahnya. Sehingga memberikan kesan, tak sulit menyandang gelar tersebut tanpa melihat kualitas lulusannya. Padahal, tetap ada standar yang mengaturnya sehingga tidak lulus asal-asalan.

Majunya teknologi memang mempermudah mahasiswa saat ini dibandingkan jaman dulu,’’ ungkap Iroma Maulida SKM MEpid, ketua Lembaga Penjamin Mutu (LPM) Politeknik Harapan Bersama Tegal. Saat ini laptop atau note book hampir semua punya. Belum lagi akses internet sebagai alternatif referensi materi yang dibutuhkan. Semuanya memudahkan mahasiswa dalam melaksanakan masa perkuliahan. Terkait mutu pendidikan, terlihat tak sebagus dulu karena jumlahnya yang meningkat pesat. Pastinya dengan kapasitas dan kapabilitas masing-masing lulusan yang berbeda. ‘’Karena banyak sekali, jadi agak sulit juga mencari yang sesuai kompetensinya. Dibandingkan tahun 1990an, bisa dibilang lulusan S1 apalagi S2 masih jarang,’’ tambahnya. Di sinilah peran Lembaga Penjamin Mutu (LPM) diperlukan, untuk berupaya memantau sekaligus meningkatkan mutu pendidikan di kampus sesuai standar sehingga tidak asal-asalan. LPM merupakan unit independen dan ada di semua perguruan tinggi. Tugasnya adalah untuk memantau mutu dilihat

B I O DATA Nama Lahir Suami Anak

Alamat

: : : :

Iroma Maulida SKM MEpid 24 Maret 1975 Teguh Subeno ST 1. Muthia Hashna FS 2. Aida Tsany RS 3. Putri Aisyah HS : Jalan Nusa Indah, Kejambon, Tegal Timur

Pendidikan: SDN Kejambon 8 SMP N 2 Tegal SMA N 1 Tegal S1 Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia S2 Program Studi Epidemiologi FKM UI Karir: Ketua Lembaga Penjamin Mutu (LPM) Politeknik Harapan Bersama Tegal

dari berbagai sisi sesuai dengan aturan dari DIKTI. ‘’Perguruan Tinggi yang bermutu setidaknya memenuhi Standar Nasional Pendidikan (SNP) yang ditetapkan,’’ ujarnya. Minimal memenuhi 8 standar yang ada, seperti standar kurikulum, proses pembelajaran, mahasiswa dan kelulusan, sarana dan prasarana serta standar lainnya. ‘’Agar dapat terpenuhi, harus ada yang memonitor proses yang ada,’’ katanya. Sehingga pencapaian semakin meningkat, tidak stagnan, baik lulusan, dosen, kurikulum dan lainnya. Lembaga ini juga membantu menetapkan serta memantau jalannya standar tersebut. Juga memberikan masukan kepada direktur berdasarkan data yang ada. ‘’Kami juga melakukan pendampingan program studi ketika ada akreditasi eksternal,’’ tambahnya. Evaluasi ini idealnya dilaksanakan setiap tahun. Sesuai dengan mekanisme PDCA plus evaluasi. Setelah ditetapkan dan dilaksanakan, selanjutnya ada audit pelaksanaan standarisasi. Kemudian hasil-

nya disampaikan ke Direktur atau rektor sebagai bahan pertimbangan. ‘’Audit tidak selalu dijadwal rutin, disesuaikan dengan kebutuhan yang ada, misalkan sarana dan prasarana tidak mesti satu semester atau satu tahun sekali,’’ terangnya. Demikian juga terkait standar, dibuat sesuai kesepakatan bersama unit terkait. Ketika sudah terpenuhi, maka tahun berikutnya akan dipertahankan atau ditingkatkan lagi. Misalkan untuk menentukan IPK dilihat dari berb a g a i indikator terakit. Seperti penilaian, rasio mahasisw a d a n dosen serta lainnya. Ketika sudah ditentukan angkanya, dan terpenuhi maka akan ditingkatkan. (ela)

Beri Pelajaran Melalui Teladan BANYAK cara dilakukan orang tua dalam mendidik buah hatinya. Salah satunya melalui teladan dan kebiasaan di rumah. Hal ini justru lebih mudah mengena kepada anak-anak, dan biasanya akan tertanam lebih dalam dibandingkan sekedar penjelasan semata. Tindak tanduk orang tua adalah pelajaran tanpa kata yang penuh makna. ‘’Ini yang jarang kita sadari, ternyata anak-anak memperhatikan dan meniru apa yang dilakukan orang tuanya setiap hari,’’ ungkap Iroma Maulida SKM MEpid. Di sisi lain, hal tersebut menjadi media pembelajaran kepada anak yang paling mudah. Yang pastinya dengan penjelasan, sehingga mereka tidak salah persepsi dengan pandangan sendiri. Misalnya, ketika bapak mencuci piring karena ibunya sakit. Dijelaskan bahwa harus saling membantu dan kerjasama, dan mencuci bukan hanya tugas dan kewajiban ibu saja. Yang paling utama adalah menjalin komunikasi yang baik dengan anak-anak. Kuantitas diutamakan, tanpa mengesampingkan kualitas. Terlebih dosen mata kuliah Epidemiologi Program Studi Kebidanan Politeknik Harapan Bersama Tegal ini tak memiliki banyak waktu luang di rumah. Sejak pagi hingga sore hari waktunya dihabiskan di kampus untuk mengajar maupun menjalankan tugasnya sebagai ketua Lembaga Penjamin Mutu (LPM) setempat. Dirinya berupaya keras mentransfer ilmu kepada ketiga anaknya dengan bahasa dan cara yang sesuai dan mudah diterima. ‘’Kualitas sangat penting, akan percuma saja ketika kita dalam satu ruangan namun dengan kesibuk-

yang seharusnya dipahami benar oleh orang tua. Sehingga, bisa mengarahkan mereka sesuai dengan dunianya. Khususnya untuk penanaman nilai-nilai moral dan akhlak sebagai benteng ketika mereka terjun di dunia luar yang sudah semakin bebas ini. Menurutnya, hal tersebut seharusnya sudah diberikan sejak dini. Karena anak-anak berhadapan langsung dengan globalisasi dan kemajuan teknologi yang juga memiliki dampak negatif bagi mereka. Dengan harapan, mereka sudah memiliki filter kuat dalam menyikapi derasnya kebebasan jaman saat ini. (ela)

an masing-masing tanpa adanya interaksi,’’ ungkapnya. Misalkan, dalam ruang keluarga anak-anak menggambar dan orang tuanya asyik nonton film saja. Tidak ada interaksi diantara mereka, nampak dekat namun jauh. Ketika bergabung dengan kegiatan anak-anak, maka akan terbangun ikatan yang kuat antara orang tua dan anak. Biasanya dilakukan dengan menemani mereka belajar ataupun sekedar bermain

dan menggambar. ‘’Terkejut juga ketika anak saya bilang mama hebat, hanya karena bisa memilih buah manis dan bando yang bagus,’’ katanya. Pemikiran dunia anak seperti inilah

Jitu Terapkan Manajemen Waktu KESIBUKAN pekerjaan bukan menjadi halangan seorang ibu untuk dekat dan menjadi panutan buah hatinya. Kendati kerap melewatkan perkembengan anaknya secara langsung, namun semua bisa diatasi dengan jitu manajemen waktu. Terlebih bagi orang tua, selelah apapun bekerja akan tetap memperhatikan dan memberikan apa yang diinginkan anaknya. ‘’Awalnya sih masih ada protes dari anak, tapi mereka tahu kondisi ibunya yang harus melaksanakan tugas pekerjaannya,’’ ungkap Iroma Maulida SKM MEpid. Yang tak kalah pentingnya adalah dukungan pasangan atau suami dalam segala hal yang dilakukan. Karena, sangat disadari pekerjaan dan tugas di kampus kadang menyita waktu sehingga mengurangi jatah kebersamaan dengan anakanak. ‘’Pandai-pandainya kita saja saat menemani mereka di rumah, kalaupun susah istirahat yang penting mereka senang,’’ katanya. Tak heran bila hari Sabtu dan Minggu menjadi hari favorit. Karena, bisa dihabiskan penuh bersama keluarga, kecuali ada tugas yang memang harus dilaksanakan saat itu juga. Iroma mengaku kadang sedikit dilema ketika mengingat ketiga buah hatinya di rumah. Akan tetapi, tanggung jawab yang diembannya sekarang merupakan bentuk kasih sayang kepada orang tuanya yang sudah bersusah payah menyekolahkan hingga ke jenjang yang tinggi. Sekaligus, sebagai bentuk tanggung jawabnya memiliki ilmu yang harus dibagikan kepada orang lain sehingga bisa bermanfaat. ‘’Kadang anak-anak protes, mintanya saya mengajar di SD saja biar siang bisa pulang,’’ ujarnya. Hal ini sangat wajar dan hampir dialami siapa saja yang memiliki anak kecil. Yang terpenting adalah komunikasi guna menjelaskan apa saja yang dilihatnya. (ela)


JAWA TENGAH

6

SELASA 22 JANUARI 2013

RADAR TEGAL

KRIMINAL Rumah Jenderal Dibobol Maling SEMARANG - Pelaku pencurian memang tak mengenal waktu dan siapa korbannya. Asal ada kesempatan, aksi jalan terus. Tak peduli yang dibobol adalah rumah anggota perwira tinggi polisi sekalipun. Ini seperti yang dialami Brigjen Hendrawan, perwira tinggi polisi warga Jalan Beringin Raya No 23, Tambakaji, Ngaliyan. Senin (21/1) dini hari, rumahnya disatroni pencuri. Dalam aksinya, pelaku berhasil membawa kabur 2 laptop, 4 handphone, 1 galaxi tab, serta dompet berisi sejumlah uang dan surat-surat berharga. Anehnya, tak ditemukan kerusakan apa pun di rumah korban. Kapolsek Ngaliyan Kompol Slamet R saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan pencurian tersebut. Menurut dia, saat kejadian, di rumah hanya ada anak korban dan pembantunya. Sedangkan Brigjen Hendrawan bertugas di Mabes Polri Jakarta. “Iya itu rumah yang menjadi sasaran milik anggota Polri. Pelaku beraksi saat kondisi rumah sepi,” katanya kepada Radar Semarang. Dikatakan, aksi pencurian itu kali pertama diketahui anak korban Hendi Widiatama (25). Kemudian dilaporkan kepada pembantu rumah, Nani (44). Saat itu, anak korban bangun tidur dan hendak salat subuh sekitar pukul 04.30. Namun ia kaget melihat handphone galaxi yang di-charger sudah tidak ada. Sehari-hari, rumah Brigjen Hendrawan yang berlantai II itu ditempati 3 orang anaknya, 2 adiknya, serta seorang pembantu. “Selanjutnya anak korban bersama pembantunya melakukan pengecekan semua ruangan di lantai I dan II. Ternyata 2 laptop, 4 handphone serta dompet juga sudah hilang,” bebernya. Setelah menghubungi ayahnya lewat telepon, kejadian itu langsung dilaporkan anak korban ke polisi. Petugas Polsek Ngaliyan dan Inafis Polrestabes Semarang yang mendapat informasi segera merapat ke TKP. Petugas melakukan olah TKP, termasuk mencari sidik jari yang menempel di jendela, pintu, atau tempat-tempat lain yang digunakan untuk identifikasi pelaku. Hasil olah TKP sementara, polisi tidak menemukan adanya tandatanda kerusakan di rumah korban. “Kami masih menyelidiki dugaan kasus pencurian itu. Sejumlah saksi sudah dimintai keterangan,” kata Kompol Slamet R. (fth/aro/ce1)

PERISTIWA Habis Dijambret, Dian ’Dikerjai’ Polisi Gadungan SEMARANG - Pura-pura membantu korban penjambretan, pria yang mengaku anggota polisi justru menggasak dua handphone. Kejadian nahas ini dialami Dian Utami Dewi (26), warga Jalan Poncowolo Barat V No 654 RT 4 RW 6 Pindrikan Lor, Semarang. Alhasil, Dian pun mengalami dobel apes. Dijambret plus dikerjai polisi gadungan. Dian menceritakan, kejadian tersebut bermula Rabu (16/1) sekitar pukul 23.00 lalu. Saat itu, ia dalam perjalanan pulang kerja mengendarai motor Yamaha Jupiter Z. Saat melintas di Jalan Menteri Supeno, sepeda motornya dipepet dua pria berboncengan sepeda motor. Tanpa disadari, pria yang membonceng langsung merebut handphone BlackBerry Gemini yang dipegangnya. Pelaku juga menendang korban hingga terjatuh dari sepeda motor. “BlackBerry yang saya pegang diambil paksa pelaku waktu saya jatuh dari sepeda motor,” tutur Dian. Dengan kondisi luka-luka, Dian sempat berteriak meminta tolong. Namun tak ada satu pun pengguna jalan yang simpati. Dalam keadaan seperti itu, korban yang sedianya akan menuju Jalan Pahlawan, tibatiba didatangi seorang pria berbadan gempal dengan potongan rambut cepak. Pria yang mengendarai Yamaha Vega itu mengaku anggota polisi. “Katanya dia polisi. Awalnya mau lapor ke Polrestabes, namun akhirnya dia mengantar saya ke RSUP dr Kariadi untuk mengobati luka saya,” ujar Dian. Dengan perilakunya yang sopan, tegas dan meyakinkan, saat itu korban tak curiga apa pun terhadap pelaku. Dian mau saja saat disuruh pria tersebut untuk memasuki ruang pengobatan, sementara pria tersebut menunggu di luar sambil memegangi tas milik korban. Saat itulah, pria yang dianggap Dian sebagai pahlawan itu, mengambil dua handphone yang berada dalam tasnya. “Setelah berobat, saya keluar ruangan, tapi orang itu sudah tidak ada tapi tasnya ditinggalkan. Setelah saya cek ternyata dua HP saya, BlueBerry dan Smart Fren sudah tidak ada,” tuturnya sedih. Atas kejadian itu, korban melaporkan ke SPKT Polrestabes Semarang. Hingga kemarin, laporan korban masih dalam pengusutan petugas. (tah/ris/aro/ce1)

KESEHATAN Tes HIV/AIDS sebelum Menikah SEMARANG – Pasangan yang hendak menikah diminta secara sukarela melakukan tes HIV/AIDS. Ini bisa menjadi salah satu cara untuk menekan meningkatnya penularan penyakit mematikan itu. Cara tersebut disarankan oleh dr Hendro Sucipto dari RSI Sultan Agung Semarang pada seminar bertema Fenomena Gunung Es HIVAIDS dan Penularannya di rumah belajar Mutiara Bangsa, kemarin. Menurut Hendro, untuk mencegah penularan HIV/AIDS, bisa dilakukan dengan abstinensia. Di antaranya, tidak melakukan hubungan seks bagi yang belum menikah, melakukan tes HIV/AIDS bagi pasangan yang hendak menikah, setia pada pasangan, dan menggunakan pengaman bila melakukan hubungan seks yang berisiko tertular. “Yang tidak kalah penting adalah jangan mengonsumsi alkohol dan narkotika,” ungkapnya. Hendro menambahkan, fenomena kasus HIV/AIDS yang ditemukan, kini meningkat. Dari tahun ke tahun, kasus HIV/AIDS mengalami grafik kenaikan. Jateng, misalnya, dari data penelitian yang dilaporkan pada 1993 sampai 2008, rata-rata mengalami peningkatan kasus berkisar antara 50-100 persen per tahunnya. “Data itu menunjukan umur produktif yang menduduki ranking pertama, yaitu antara umur 20-35 tahun,” ungkapnya. Dikatakan Hendro, yang lebih menyakitkan lagi, korbannya kebanyakan ibu rumah tangga dengan jumlah 13,43 persen, mengalahkan pekerja seks komersial (PSK) yang hanya 8,36 persen, mahasiswa 8,06 persen, dan pengusaha 7,16 persen. Selain Hendro Sucipto, pembicara lain yang hadir adalah Dosen Unimus Semarang, Siti Hajar Rahmawati, dan dipandu moderator Muhammad Adibul Umam, aktivis anti-HIV/AIDS Kota Semarang. Acara diikuti perwakilan organisasi kepemudaan dan mahasiswa yang peduli bahaya HIV/AIDS. Di antaranya, Remaja Islam Masjid Agung Jawa Tengah (Risma JT), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Semarang, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Juga Sapma Pemuda Pancasila, Pondok pesantren dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. (ric/isk/ce1)

ADITYO DWI/RADAR SEMARANG

DILALUI KENDARAAN — Jembatan Kalipancur, Senin (21/ 1) pagi, resmi dibuka sehingga bisa dilalui kendaraan. Dibukanya jembatan tersebut mempermudah akses warga, khususnya Gunungpati dan sekitarnya.

Kesaksian Asmadinata Dibantah Kasus Suap Hakim Tipikor Semarang SEMARANG - Tak melulu putusan majelis hakim didasarkan pada fakta persidangan. Buktinya, mantan hakim ad hoc Pengadilan Tipikor Semarang, Asmadinata, berani memutus bebas, meski fakta persidangan telah nyata-nyata menyatakan bahwa terdakwa terbukti bersalah. Hal itu terungkap dalam persidangan kasus suap hakim Pengadilan Tipikor Semarang, kemarin. Yakni, untuk terdakwa hakim ad hoc Pengadilan Tipikor Pontianak, Heru Kisbandono. Putusan bebas bagi terdakwa korupsi, diakui oleh Asmadinata ketika dihadirkan sebagai saksi. “Saya memang memutus bebas dengan dissenting opinion (DO) pada saat rapat musyawarah majelis hakim,” kata hakim ad hoc yang kini bertugas di Pengadilan Tipikor Palu itu. Padahal, saat itu, dua hakim lain—yakni Pragsono dan Kartini Juliana Mandalena Marpaung—menyatakan bahwa ketua DPRD Grobogan (Yaeni), terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi. Yakni, atas perkara penyelewengan dana perawatan mobil dinas DPRD Grobogan. Yang menarik, Asmadinata justru menyatakan bahwa putusan DO bebas hanya untuk coba-coba saja. “Saya hanya ingin coba-coba, karena sebagai hakim ad hoc yang baru, saya ingin memperluas wacana. Meski, dua hakim lain menyatakan terdakwa (Yaeni, Red) masuk (penjara, red),” tandasnya. Asmadinata beralasan, meski ia memberikan DO bebas, toh keputusannya tidak akan mengubah putusan yang harus diterima Yaeni. Sebab, dua hakim lain tetap memvonis Yaeni bersalah. “Saya DO itu juga sah sesuai perundang-undangan yang ada, karena sebagai hakim diberikan hak untuk DO,” tuturnya. Asmadinata mengaku, putusan tersebut tidak ada embelembel suap atau iming-iming uang dari keluarga Yaeni. “Saya malah tidak tahu adanya uang suap itu. Saya tahu dari media,” akunya. Bagaimana dengan Heru Kisbandono yang meminta saksi untuk membantu perkara Yaeni? Asmadinata mengakui. Ia bahkan mengaku dua kali bertemu Kisbandono bersama-sama Kartini. Yakni, di rumah makan Gama Resto Candi Semarang dan Hotel Agas Solo. “Dalam pertemuan, Heru Kisbandono meminta agar kasus Yaeni bisa dibebaskan,” tuturnya. Namun, Asmadinata menolak

ADITYO DWI/RADAR SEMARANG

BANTAH KETERANGAN DI BAP — Hakim Asmadinata menjadi saksi atas terdakwa Heru Kisbandono di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (21/1) kemarin.

pertemuan itu membahas perihal uang ucapan terima kasih. “Hanya makan-makan dan membicarakan soal profesi, karena kami sesama hakim ad hoc. Setelah itu saya pulang,” ujarnya. CABUT BAP Keterangan Asmadina berbeda dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Dalam BAP, Asmadinata menyatakan sanggup membantu perkara Yaeni hingga bebas. Alasannya, saksi-saksi tidak mendukung dakwaan jaksa. Selain itu, hakim Lilik Nuraini (sebelum akhirnya dimutasi ke luar Jawa, red) yang mengadili perkara Yaeni, sudah menyetujui. Namun, bantuan Asmadinata tidak serta-merta diberikan. Asmadinata meminta persyaratan. Yakni bergantung pada besar kecilnya uang ucapan te-

rima kasih yang akan diberikan keluarga Yaeni. “Tidak ada kesepakatan uang ataupun saya meminta uang. Saya tidak pernah mengatakan hal itu dalam pertemuan. Saya sejak awal menolak untuk membantu, karena saya tahu Yaeni tetap akan divonis masuk (terbukti korupsi, Red),” timpalnya. Atas kesaksian Asmadinata, hakim Jhon Halasan Butar Butar yang memimpin sidang perkara Heru Kisbandono menyatakan putusan DO bebas tidak masuk akal. “Apakah putusan yang tidak didasarkan pada DO itu pantas atau tidak, saya tidak memiliki kewenangan untuk menilai,” ucapnya. Selain Asmadinata, saksi lain yang dihadirkan adalah Panitera Pengganti (PP), Hartoyo. Dalam kesaksiannya, dia juga me-

nyangkal mengetahui adanya rencana suap yang akan dilakukan Kartini dan Asmadinata dengan Heru Kisbandono. Sebagai PP, Hartoyo mengaku tugasnya hanya mencatat resume sidang dan berita acara persidangan. “Saya tidak mengetahui (adanya suap, Red). Saya justru tahu setelah adanya penangkapan terhadap Kartini dan Kisbandono oleh KPK,” ujar Hartoyo. Hartoyo mengaku, saat kejadian (tertangkapnya Kartini dan Heru Kisbandono, Red), ia sempat melihat Kisbandono di PN Semarang. Bahkan, ia ditelepon Kisbandono, untuk mencari hakim Pragsono. Namun, Hartoyo mengaku tidak bertemu Pragsono. Karena itu, ia hanya menyampaikan kepada Kartini Marpaung. “Saat itu saya sampaikan ke-

pada Kartini, hati-hati Bu (Kartini, red) putusannya masuk loh.” Ditanya jaksa KPK maksud dari kata ‘hati-hari Bu, putusannya masuk’ Hartoyo tidak bisa menjelaskan. Padahal, dari kalimat tersebut, mengindikasikan seolah Hartoyo mengetahui bahwa Kartini akan menerima suap. “Saya tidak tahu kalau ada suap,” tegasnya. Hal janggal lainnya, Hartoyo sebagai PP juga diminta untuk menyusun kerangka putusan yang akan dijatuhkan majelis hakim kepada Yaeni. Padahal, sebagai PP, ia tak memiliki kewenangan untuk membuat putusan. “Tapi saat itu Kartini meminta saya untuk menyusun putusan, karena alasannya Kartini akan berlibur ke Lombok dan Bali.” BANTAH KESAKSIAN Bagaimana kesaksian Asmadinata? Menanggapi kesaksian koleganya, Heru Kisbandono menyatakan, Asmadinata banyak berbohong. Heru Kisbandono secara tegas menyatakan bahwa dari awal, Asmadinata dan Kartini sudah tahu akan adanya uang ucapan terima kasih, jika membantu perkara Yaeni. Bahkan, Asmadinata sudah tahu dari awal pertemuan. “Pertemuan tidak dua kali, tapi tiga kali. Yakni di Gama Resto dua kali dan sekali di Hotel Agas Solo. Selain itu, saya sudah kenal lama dengan Asmadinata, yakni sejak Mei 2011, karena kebetulan teman Asmadinata juga menjadi hakim ad hoc di Pengadilan Tipikor Pontianak. Sejak itu, komunikasi kami intens kami lakukan.” Perihal putusan DO bebas oleh Asmadinata, diakui Kisbandono, hal itu tidak sekadar coba-coba. Sejak awal, Asmadinata akan memberikan vonis bebas, karena saksi tidak ada yang mendukung. “Saksi (Asmadinata, Red) saat itu mengatakan jika seperti ini, saya berani memutus bebas,” tambahnya. Untuk diketahui, kasus suap hakim ini bermula ketika Yaeni menjadi terdakwa kasus korupsi dana perawatan mobil dinas DPRD Grobogan. Sri Dartutik selaku adik Yaeni melakukan suap kepada majelis hakim. Besaran uang suap Rp 150 juta. Uang tersebut diberikan melalui perantara Kisbandono. Suap dilakukan agar Yaeni mendapat vonis minimal, yakni satu tahun penjara. Oleh Kisbandono, uang Rp 150 juta itu diberikan kepada Kartini di halaman Pengadilan Negeri Semarang pada 17 Agustus 2012 lalu. Setelah itu, keduanya ditangkap tim KPK. Sedangkan Sri Dartutik ditangkap petugas KPK di Pasar Johar, usai memberikan uang suap kepada Kisbandono. (bud/isk/ce1)

Sebelas Koruptor Dipindah ke Sukamiskin

BUDI SETYAWAN/RADAR SEMARANG

SOLIDARITAS - Puluhan warga Batang membeberkan spanduk saat menggelar aksi solidaritas di depan kantor Pengadilan Negeri Semarang kemarin.

Puluhan Warga Batang Geruduk PN Semarang SEMARANG - Puluhan warga Batang bersama mahasiswa Unnes kemarin (21/1) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Pengadilan Negeri (PN) Semarang. Mereka menuntut agar majelis hakim memberikan keadilan atas lima warga Batang yang dijadikan terdakwa atas tuduhan perampasan kemerdekaan orang lain dan perusakan barang. Kelima warga Batang yang menjadi terdakwa tersebut adalah Casnoto, Muhamad Ali Tafrihan, Kirdar Untung, Riyono dan Sabarno. Jaksa penuntut umum (JPU) menjerat mereka dengan pasal berlapis. Agenda persidangan kemarin adalah pembacaan eksespsi dari YLBHI-LBH Semarang sebagai kuasa hukum dari kelima warga Batang tersebut. Sidang kelima terdakwa tersebut dilakukan secara terpisah. Warga menilai, kelima terdakwa telah dikriminalisasi oleh

pihak Polres Batang, karena peristiwa datangnya warga Jepang Sakatoshi Sakamoto yang melakukan peninjauan lapangan untuk perencanaan pembangunan PLTU di Batang. Massa mengklaim apa yang dialami Sakatoshi Sakamoto tidaklah diculik oleh warga. Namun saat itu warga hanya mencoba mengamankan warga Jepang tersebut. Sebab, saat itu warga tidak ingin Sakatoshi menjadi sasaran kemarahan warga yang menolak PLTU Batang. Tak diduga, tindakan mengamankan Sakatoshi tersebut menjadi dalih Polres Batang untuk menangkap kelima terdakwa dengan menjerat pasal 333 ayat (1) yakni merampas kemerdekaan orang. Upaya kriminalisasi ini sebagai usaha untuk memperlemah perlawanan masyarakat terhadap penolakan PLTU Batang. (bud/aro/ce1)

PEKALONGAN - Sebanyak 11 orang koruptor yang sebelumnya mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) maupun Rumah Tahanan (Rutan) di wilayah Eks Karesidenan Pekalongan, sejak akhir pekan kemarin sudah dipindahkan ke Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat. Dari 11 orang narapidana (napi) yang ditahan karena terjerat kasus korupsi tersebut, enam diantaranya berasal dari Lapas dan Rutan di Kota Pekalongan. Kepala Lapas Kelas IIA Pekalongan, Suprapto, saat dikonfirmasi membenarkan tentang adanya pemindahan napi-napi korupsi tersebut. Suprapto menyampaikan, proses pemindahan dari Lapas Pekalongan telah dilakukan pada Jumat (18/1) pukul 10.00. Namun, para napi itu tidak lantas langsung dibawa ke Sukamiskin. Melainkan terlebih dulu dikumpulkan di Lapas Kelas I Kedungpane, Semarang, bersama napi-napi kasus korupsi lainnya di seluruh Jawa Tengah. “Napi-napi kasus korupsi yang dari Eks

Karesidenan Pekalongan, kemarin dibawa dulu untuk dikumpulkan di Pekalongan, kemudian kita angkut dalam satu bus menuju Kedungpane Semarang. Selanjutnya, dari Semarang dibawa ke Sukamiskin,” kata dia, kemarin (21/1). Ia merinci, 11 napi kasus korupsi itu masingmasing adalah empat orang dari Lapas Pekalongan, dua orang dari Rutan Pekalongan, dua orang dari Lapas Brebes, serta tiga orang dari Lapas Slawi. “Mereka dibawa dengan mobil tahanan dari Lapas atau Rutan mereka masing-masing ke Lapas Pekalongan. Dibawa ke sini, karena kita yang punya kendaraan besar (bus) untuk didrop ke Semarang. Demi alasan kemanusiaan juga dibawa pakai bus,” katanya. Suprapto menandaskan, apa yang dilakukan pihaknya itu karena menjalankan perintah dari Pusat yang sudah mengeluarkan kebijakan, bahwa seluruh napi kasus korupsi akan dikumpulkan jadi satu di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat. (way)

Syarat Lembaga Pemantau Berbelit SEMARANG – Komisi Pemilihan Umum Daerah Jawa Tengah menjaring petugas pemantau pemilu untuk pelaksanaan pilgub Jateng 2013. Pendaftaran dibuka mulai 6 Januari hingga 28 April 2013 di kantor KPUD Jawa Tengah dan KPUD kabupaten/kota se-Jateng. “Hal itu sudah kami sosialisasikan ke masyarakat. Hari ini (kemarin, red) kami mengundang berbagai pihak, seperti pemerintah, kelompok-kelompok masyarakat dan Bawaslu untuk koordinasi hal itu,” kata Ketua KPUD Jawa Tengah Fajar Subki Arif, usai rapat koordinasi lembaga pemantau pilgub Jateng 2013 di kantor KPU Jateng, Senin (21/1) kemarin. Menurut Fajar, untuk menjadi

pemantau harus memenuhi banyak syarat. Antara lain, berasal dari masyarakat, kelompok masyarakat, LSM, badan hukum dalam negeri, lembaga perguruan tinggi, lembaga riset, dan organisasi kemasyarakatan. “Pemantau juga harus memiliki sumber pendanaan yang jelas; bersifat independen, nonpartisan, dan tidak berafiliasi peserta pemilu.” Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Semarang Andiyono mengatakan, persyaratan pendaftaran pemantau pilgub terlalu berbelit-belit. Hal itu akan membuat lembaga tersebut sepi peminat. Karena itu, ia meminta KPU Jateng mengambil kebijakan lebih fleksibel. “KPU cende-

rung mengutamakan syarat administratif dibanding independensi lembaga. Syarat administrasi yang memberatkan di antaranya keharusan melampirkan akta pendirian organisasi dan atau surat keputusan pengangkatan pengurus organisasi,” katanya. Menurut Andiyono, dengan syarat tersebut, lembaga seperti Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) sulit menjadi peserta. Di sisi lain, jika ada partai politik yang berminat memanfaatkan lembaga pemantau, bisa dengan mudah memenuhi syarat administrasi tersebut. Pada rakor kemarin, tak disediakan dana oleh KPU, juga menjadi sorotan dalam rakor tersebut. (saf/jpnn/isk/ce1)


SAMBUNGAN

SELASA 22 JANUARI 2013

7

RADAR TEGAL

Banjir Mulai Surut, 45 Ribu Jiwa Masih Mengungsi dari halaman 1 waduk Pluit sebagian telah berfungsi kembali setelah sebelumnya tidak beroperasi akibat terendam banjir. Sementara, Kementerian PU hari ini akan mendatangkan lagi pompa berkapasitas 400 liter per detik ke waduk seluas 80 hektar itu. Meski banjir mulai surut, bukan berarti aktivitas warga yang terdampak ikut normal kembali. Hingga kini, tercatat 45.954 jiwa masih bertahan di lokasi pengungsian. Ratarata, mereka bertahan karena rumahnya masih terendam atau masih perlu pembersihan bagi kawasan yang telah surut airnya. Hingga kemarin, BNPB mencatat banjir Jakarta membawa dampak bagi 100.274 KK atau 245.119 jiwa. Pengungsi sendiri masih menyebar di seluruh

wilayah Jakarta. Nyaris separonya berada di wilayah Jakarta barat sebanyak 22.315 jiwa. Kemudian disusul Jakarta Utara (17.237), Jakarta Timur (1.442), Jakarta Pusat (1.268), dan Jakarta Selatan (430). Khusus di Kecamatan penjaringan yang terdampak paling parah, masih terdapat 5.053 pengungsi. Yakni, di Kapuk Muara 1.043 jiwa, Pluit 2.525 jiwa, dan Muara Baru 1.485 jiwa. BNPB mengklaim telah mengkoordinir berbagai potensi nasional, seperti Armabar, Kopassus, PAskhas, kesatuan TNI AD, Polri, Basarnas, Tagana, Kemenkes, dan sejumlah relawan lainnya untuk tanggap darurat. Selain itu, ratusan perahu karet dan truk dikerahkan untuk evakuasi, distribusi logistic dan kebutuhan dasar, serta sarana transportasi masyarakat

untuk melalui genangan air. “Logistik mencukupi untuk semua kebutuhan pengungsi.” Meski begitu, Sutopo tetap mengapresiasi upaya dari kalangan non pemerintah yang telah ikut memberikan bantuan kemanusiaan bagi para korban. Untuk jumlah korban meninggal, hingga kini laporan yang masuk ke BNPB mencapai 20 orang. Rata-rata, mereka meninggal bukan akibat terseret arus. Melainkan, tersengat arus listrik saat berada di rumah atau lokasi-lokasi yang terendam banjir. Ada pula yang meninggal akibat menghirup gas karbonmonoksida dari genset di ruang tertutup. Sebagian kecil lagi hanyut, termasuk dua korban yang ditemukan terjebak di basement gedung UOB Plaza. Di sisi lain, banjir juga masih merendam sejumlah wilayah di

Kabupaten Karawang. Banjir yang merendam 51 desa sejak 17 Januari lalu itu hingga kini baru surut sebagian. “Penyebab banjir di situ adalah luapan sungai Ciobeet dan Citarum,” tutur Sutopo. Ketinggian air sendiri berkisar 30 sampai 250 sentimeter. Banjir tersebut membuat 18.626 rumah terendam dan berdampak pada 18.914 KK atau 66.746 jiwa. Data terakhir menunjukkan, tiga kawsan masih terendam banjir cukup parah. Antara lain Kecamatan Batu Jaya, Desa Segaran, dan Telukbango. Ketinggian air berkisar 180 sampai 250 sentimeter. Upaya tanggap darurat juga masih dilakukan. Hanya saja, petugas sempat mengalami kesulitan karena Karawang belum memiliki Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). (byu)

merupakan satu-satunya wadah organisasi yang sah bagi guru. “Kami tidak sepaham dan tetap berpegang pada PGSI sebagai organisasi kami,” terang Fatah Yasin. Ungkapan Sulistiyo itu, Yasin anggap PGRI ingin menjadi pahlawan kesiangan terhadap guru swasta yang memiliki kelompok dan oorganisasi tersendiri di luar PGRI. “Mengapa baru saat ini, PGRI terkesan ingin mengajak gabung guru-guru diluar PGRI. Padahal sebelumnya, guru swasta khususnya yang berada diluar PGRI dikesampingkan. Ini sangat kental dengan upaya politisasi terhadap guru di luar PGRI,” ujarnya. Di sisi lain, Ketua PGRI Kabupaten Tegal Waudin menegaskan, jika PGRI tidak ada upaya ke arah itu. PGRI sendiri justru sebaliknya ingin agar semua guru yang ada men-

dapatkan honorarium sesuai UMK yang ada. Hal itu demi kesejahteraan guru, seperti yang diusulkan kepada Pemkab Tegal. Terkait, upaya pengusulan agar diperdakannya seragam PGRI, sama sekali tidak ada maksud memaksa terhadap guru di luar PGRI. “Seluruh anggota PGSI juga tidak bersalah jika ingin mengenakan seragam PGRI. Kalaupun tidak juga tidak jadi masalah,” tegasnya. Sementara, Ketua DPRD Kabupaten Tegal, Rojikin AH SE, yang didaulat untuk menemui PGSI di depan Gedung DPRD setempat, menyatakan dukungannya pada aspirasi PGSI. Hal itu diwujudkan dengan bersedia turut membubuhi tandatangannya pada surat penolakan PGSI yang bakal dilayangkan kepada PGRI dan Kemendiknas Pusat. (gon)

PGSI Gelar Aksi Demo dari halaman 1 Dalam ayat 3 PP Tahun 2008 tentang ketentuan persyaratan organisasi profesi guru dinyatakan, keanggotaan organisasi terdata dan tersebar di seluruh provinsi dan kabupaten/kota, minimal 25 persen dari jumlah guru di wilayah yang bersangkutan. Poin berikutnya, kepengurusan organisasi berada di pusat dan di semua provinsi, serta minimal 75 persen di kabupaten/kota. “Kami guru yang tergabung dalam PGSI Kabupaten Tegal khususnya menolak tegas atas ayat 3 PP 74 Tahun 2008,” kata Ketua PGSI Fatah Yasin, kemarin. Menurutnya, klausul tambahan dari revisi yaitu ayat 3 PP 74 Tahun 2008 merupakan upaya pembatasan yang berlebihan kepada seorang guru. Bahkan dianggap sebuah upaya terstruktur dalam mempoli-

tisasi guru dan organisasinya. Apalagi, jika aturan tersebut ditetapkan menjadi aturan pemerintah, sangat membelenggu keterbatasan guru sebagai warga yang memiliki kebebasan berserikat. Bukti penolakan PGSI itu, dikatakan Fatah Yasin, sejumlah puluhan guru yang tergabung dalam PGSI dari perwakilan seluruh guru swasta di Kabupaten Tegal menggelar protes. Bentuk protes yang dilakukan perwakilan itu dengan mengusung poster penolakan sambil melakukan longmarch di lingkungan kantor sekretariat Pemkab Tegal dan Alun-alun Slawi. Usai melakukan longmarch, puluhan guru juga mengadakan orasi penentangan terhadap hasil revisi dimaksud. Disamping itu, PGSI juga mengecam ungkapan Ketua PB PGRI Sulistiyo dalam sebuah surat kabar yang mengatakan jika PGRI

Fajar Utama Sambar Avanza, Tiga Tewas dari halaman 1 wokerto Barat, dan Talita Nike Febriana (16) warga Jalan Pahlawan Gang 2, Kecamatan Purwokerto Selatan. Informasi yang dihimpun Radarmas, peristiwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 13.00. Menurut keterangan dari Sudarmanto (42) Kasi Pemerintahan Desa Sawangan, Kebasen. kecelakaan bermula saat sebuah mobil Avanza yang dikemudikan sopir melaju dari arah barat. “Sementara ngga tau itu mobil dari mana mau kemana, yang jelas mobil dari arah Sampang,” ujarnya pada wartawan.

Sesampainya di perlintasan kereta tanpa palang pintu, tibatiba dari arah Jakarta datang sebuah kereta api Fajar Utama dengan jurusan Yogyakarta dengan kecepatan kencang. Badan mobil yang sudah berada tepat di tengah rel tidak luput dari sambaran kereta api hingga terpental sejauh kurang lebih 50 meter dan masuk ke sawah. Korban ada yang terpental hingga keluar dari mobil. Sementara dua korban yang selamat sempat terjepit di dalam badan mobil yang ringsek parah. Warga yang mendengar terjadinya tumbukan benda keras segera mendatangi tempat kejadian untuk mengevakuasi

para korban. Rata-rata korban meninggal mengalami luka parah di kepalanya. Korban meninggal dilarikan ke Rumah Sakit BAnyumas untuk keperluan visum. Sementara korban selamat mengalami patah tulang dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Siaga Medika Banyumas. Tempat kejadian kecelakaan sempat disesaki para warga yang penasaran melihat proses evakuasi secara langsung. Camat Kebasen Sunartono mengatakan, dirinya ikut prihatin dengan kecelakaan ini. “Sudah lebih dari 10 kali terjadi kecelakaan di perlintasan ini sejak tahun 2000. Dari kejadian ini semoga ada tindakan dari PT

KAI untuk membuat palang pintu di perlintasan ini,” harapnya. Kasat Lantas Polres Banyumas AKP Chalid Mawardi yang ditemui Radarmas di lokasi kejadian mengatakan, dugaan sementara terjadinya kecelakaan karena kelalaian sopir. “Diduga kecelakaan karena kelalaian sopir, karena di perlintasan itu meski tidak ada palangnya, namun rambu-rambu seperti stop, tengok kanan kiri, dan garis pengejut sudah ada. Nantinya sopir mobil bisa saja dijadikan sebagai tersangka karena kelalaiannya mengakibatkan hilangnya nyawa tiga orang dan cidera,” pungkasnya. (ali)

Hary Tanoe Mundur dari Partai Nasdem kalangan muda. Karena itu, para dari halaman 1 senior partai, seperti dirinya dan “Dengan mundurnya saya, Surya Paloh seharusnya menterhitung mulai hari ini saya dorong kaum muda itu supaya bukan lagi anggota Partai bekerja lebih giat dan keras. Nasdem,” kata Hary Tanoe di “Tapi, Pak Surya Paloh ingin HT Foundation, Jalan Dipone- ada perubahan, langsung tergoro No.29, Jakarta Pusat, jun sebagai ketua umum partai,” kemarin (21/1). ujar pria kelahiran Surabaya, 26 Dengan keputusan itu, se- September 1965, itu. mua iklan politik dirinya di Perkembangan inilah yang televisi yang mengkampanye- membuat Hary Tanoe merasa kan “gerakan perubahan” se- tidak cocok lagi untuk berjalan bagai tagline Partai Nasdem bersama Surya Paloh. juga dihentikan. “Itu sudah “Bukan berarti saya dan Pak pasti, karena saya bukan kader Surya Paloh berkonflik. Kami Partai Nasdem lagi,” tegasnya. secara pribadi bersahabat. Tadi Sebelum menggelar konfe- ngobrol lama saat menyamrensi pers, Hary Tanoe terlebih paikan surat pengunduran diri,” dulu menyerahkan surat pe- tegasnya. ngunduran dirinya kepada Pasca mundur, Hary Tanoe Surya Paloh di Kantor DPP mengaku belum memutuskan Partai Nasdem, Jalan RP Soe- langkah selanjutnya. Tapi, dia roso No.44, Gondangdia Lama, mengisyaratkan tidak akan Jakarta Pusat. Hary Tanoe tidak meninggalkan dunia politik. sendirian. Beberapa pengurus “Bagaimana gerakan politik ini teras DPP juga ikut mengun- tetap bisa dilaksanakan untuk durkan diri. Di antaranya, Sek- mengembangkan idealisme kajen Partai Nasdem Ahmad Ro- mi semua dan teman-teman fiq, Wasekjen Saiful Haq, dan yang lain. Tujuan kita satu Ketua Bidang Internal dan bagaimana bisa berbuat untuk Kaderisasi Endang Tirtana. bangsa kita dan perubahan Apakah keputusannya ini menuju Indonesia yang lebih masih akan diikuti pengurus baik,” katanya. dan kader Partai Nasdem di Soal cara, lanjut Hary Tanoe, daerah? “Saya tidak mau mem- ada tiga pilihan. Bisa dengan perkeruh suasana. Saya tidak mendirikan organisasi kematahu. Kita lihat saja. Saya tidak syarakatan (ormas), mendirikan mau memprovokasi, karena ini partai baru, atau bergabung keputusan pribadi,” jawab Hary dengan partai yang sudah ada. Tanoe bergabung dengan Par- Dia menyadari opsi mendirikan tai Nasdem pada 9 Oktober partai baru kurang strategis, 2011, itu. karena tentunya tidak mungkin Hary Tanoe mengakui ke- bisa ikut pemilu 2014. Sebalikputusannya untuk mundur, nya, dengan bergabung ke karena kecewa dengan rencana salah satu partai peserta pemilu Surya Paloh yang hendak me- mendatang bisa langsung terrombak struktur kepengurusan libat aktif dalam pemilu. DPP. “Saya ingin sekali mem“Pilihan mana yang dipilih pertahankan struktur kepengu- terus terang tidak bisa merusan yang saat ini sedang nyampaikan saat ini,” tegasnya. berlangsung, tanpa adanya Dia tidak membantah bebeperubahan,” katanya. rapa partai sudah mencoba Dia beralasan mayoritas ang- membangun komunikasi degota dan pengurus Partai Nas- ngannya. Tapi, Hary Tanoe dem di daerah saat ini dari belum membuat keputusan

apapun. “Saat ini fokus saya pengunduran diri,” tegasnya. Sewaktu dikonfirmasi soal isu bahwa dirinya mundur dari Partai Nasdem, karena tidak mendapat garansi dari Surya Paloh untuk diusung menjadi calon wakil presiden (cawapres) 2014, Hary Tanoe langsung mengelak. “Saya tidak pernah menyatakan saya ingin untuk wapres 2014. Tapi, itu yang berkembang di media massa. Bukan dari saya. Itu katanya orang lain, bukan kata saya,” kata Hary Tanoe. Dia juga membantah kabar telah membangun komunikasi intensif dengan Ketua Dewan Pembina sekaligus capres dari Partai Gerindra Prabowo Subianto. Kabar yang santer berkembang, Hary Tanoe diproyeksikan menjadi cawapres Prabowo. “Sampai hari ini saya belum pernah berkomunikasi dengan Pak Prabowo di bidang politik,” tandasnya. Pada akhir Januari ini, Partai Nasdem rencananya akan menggelar kongres. Melalui kongres itu, ketua umum sekaligus pendiri ormas Nasdem Surya Paloh akan mengambil alih kepemimpinan partai dari ketua umum Patrice Rio Capella. Menurut mantan Sekjen Partai Nasdem Ahmad Rofiq, sebenarnya tidak ada yang menolak rencana majunya Surya Paloh tersebut. Asalkan mengikuti mekanisme dan aturan partai. “Kongres ini diputuskan siapa? Saya sebagai sekjen merasa tidak pernah ada rapat khusus terkait keputusan kongres. Makanya, sampai sekarang tandatangan undangan juga tidak mau,” kata Rofiq. Keputusannya untuk mundur, lebih dikarenakan keinginannya untuk tetap berada di jalur konstitusional. “Kalau Majelis Nasional Partai (MNP) rapat mengadakan kongres beberapa bulan yang

lalu, pasti saya ikuti, karena keputusan tertinggi. Tapi, mekanisme itu tidak pernah ditempuh,” tegas Rofiq. Keputusan Hary Tanoe untuk mundur disayangkan oleh internal Partai Nasdem. Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Nasdem Ferry Mursyidan Baldan menjelaskan, semua pihak harus menghormati hak yang melekat pada tiap diri Warga Negara Indonesia. Terlebih, terkait dengan bergabung atau tidaknya seseorang dalam suatu partai politik. “Kita patut menyayangkan, tapi kita tidak berhak untuk melarangnya apalagi menghalangi penggunaan hak politik tersebut,” ujar Ferry rilis tertulisnya. Menurut Ferry, dirinya menyampaikan rasa terimakasih atas kontribusi Hary terhadap Partai Nasdem. Ferry mengakui jika sebagai partai baru, Partai Nasdem belum sebaik dan seideal yang diharapkan. “Kita sampaikan terima kasih karena sudah sempat bergabung, maaf jika Nasdem belum sebaik yang diharapkan,”lanjutnya. Terpisah, Partai Kebangkitan Bangsa mengaku prihatin dengan konflik yang terjadi di internal Partai Nasdem. Ketua Umum Dewan Tanfidz DPP PKB Muhaimin Iskandar menyatakan, sebagai partai, PKB sudah kenyang mengalami konflik internal. “Kalau partai lain baru memulai, PKB sudah selesai dan tidak ingin mengulangi lagi,” ujar Muhaimin di kantor DPP PKB. Muhaimin bersyukur PKB telah mampu menyelesaikan konflik. Apapun bentuk konflik tidak pernah menguntungkan partai. Muhaimin berharap jika konflik di Partai Nasdem segera mendapatkan solusi. “Perpecahan tidak menghasilkan apapun. Seluruh tokoh harus bersatu,” ujarnya. (pri/bay)

Kapal Tegal Tenggelam di Perairan ... dari halaman 1 Babel lantaran mengalami kebocoran. Tempat Kejadian Perkara (TKP)-nya di 4.55 poin 800 Lintang Selatan, 106.48 poin 800 Bujur Timur. Atau lebih tepatnya sekitar 70 Nautikel Mill utara Tanjung Priok Jakarta. Kronologis kejadiannya, sambung dia, Minggu dini hari sekitar pukul 02.00, Nahkoda KM Linda Jaya 4, Sahmudi (40) warga Brebes makan. Setelahnya, yang bersangkutan langsung tidur. Sekitar pukul 03.00, ABK bagian mesin atau motoris kapal membangunkannya dan mengatakan kamar mesin sudah terendam air setinggi pusar orang dewasa. “Air masuk memenuhi kamar mesin diduga lantaran ada kebocoran atau lubang. Kemungkinan itu akibat hempasan ombak yang saat ini tingginya mencapai 2 meter,” katanya saat ditemui di Sekretariat PNKT, Senin (21/1). Lebih jauh disampaikan Susanto melihat kondisi yang semakin parah, nahkoda berupaya koordinasi dengan kapal nelayan lain terdekat. Upaya tersebut berhasil dan datanglah Kapal Raling jenis cumi untuk

menyelamatkan 16 orang yang ada di KM Linda Jaya 4. Sehingga selamatlah semua ABK yang ada. “Laporan tenggelamnya Kapal Linda Jaya 4 di perairan Babel ke PNKT pada Minggu pukul 08.00 dari pemilik melalui jaringan telepon.” Setelah menerima laporan, PNKT segera berkoordinasi dengan Polairud dan Lanal Tegal. Kemudian kedua institusi itu menindaklanjutiya dengan berkoordinasi kepada pihak-pihak terkait di wilayah perairan yang menjadi TKP. Sementara pemilik kapal mengupayakan kapal bantuan khusus yang digunakan untuk evakuasi dari Indramayu Jawa Barat. Hari itu juga anak pemilik KM Linda Jaya 4, sekitar pukul 13.00 ke Indramayu dan meluncur dengan kapal evakuasi ke Babel. “Saat ini sedang dalam proses evakuasi. Posisi kapal sudah terbalik 180 derajat. ABK yang ditolong kapal cumi sudah dijemput oleh Kapal Linda Jaya 5 dengan pemilik yang sama, yang juga sedang diwilayah perairan Babel,” ujarnya. Kapal ini, imbuh dia, sudah beroperasi selama 20 hari dan

berencana akan pulang ke Tegal. Namun nahas, dalam perjalanannya mengalami insiden tersebut. Kerugian yang diderita pemilik sekitar Rp 1 miliar, apabila bangkai kapal gagal dievakuasi. Namun apabil evakuasi berhasil maka kerugian sekitar Rp 300 jutaan. Sementara itu, Komandan Lanal Tegal Letkol Laut (P) Joko Triwanto membenarkan adanya satu kapal milik nelayan Tegal yang tenggelam di perairan Babel. Karena wilayah TKP merupakan wilayah kerja armada barat, maka dari Lanal segera berkoordinasi dengan wilayah barat. “Dari informasi yang kami terima, 16 orang ABK KM Linda Jaya 4 terselamatkan dan saat ini sudah berada di KM Linda Jaya 5. Saat itu posisi kapal dalam keadaan mengapung terbalik. Hal ini terjadi lantaran masih ada ruang kedap udara pada kapal naas tersebut,” ungkapnya. Menurutnya, kebocoran kapal mungkin diakibatkan oleh hempasan ombak besar sebelumnya. Karena pada saat kejadian, ketinggian ombak di perairan Babel sekitar 2 meter. (adi)

Pilkada 2014 Maju Setahun dari halaman 1 pemerintah pengganti undangundang (perppu) sebagai landasan hukum perubahan jadwal pilkada tersebut. Hal itu disampaikan anggota DPR kepada Gamawan dalam rapat kerja (raker) di gedung parlemen kemarin (21/1). Ditemui setelah raker, Mendagri Gamawan mengakui, memajukan jadwal pilkada lebih cepat setahun merupakan pilihan rasional. Salah satu pertimbangannya adalah mengurangi jumlah penjabat pusat ke daerah. “(Total) ada 43 kabupaten/ kota yang akan pilkada pada 2014,” ujar Gamawan. Perinciannya, 28 kabupaten dan 15 kota. Menurut Gamawan, DPR meminta Presiden SBY dapat menerbitkan perppu itu melalui Mendagri. “Untuk percepatan, kami (akan) bergerak. Besok (22/ 1) sudah buat ke presiden,” ujarnya. Gamawan menjelaskan, mempercepat Pilkada 2014 murni karena pertimbangan bahwa tahun tersebut adalah tahun pemilu. Akan ada gelaran pemilu legislatif dan pemilu presiden. Komisi Pemilihan Umum (KPU)

tentu sibuk mempersiapkan tahap pemilu. “Kalau (pilkada) tetap digelar, apa KPU sanggup dengan pemilu ditambah pilkada,” ujarnya. Sejumlah KPU daerah sebelumnya juga merekomendasikan percepatan pilkada untuk memfokuskan diri pada gelaran pileg dan pilpres. Kata Gamawan, perppu diperlukan karena saat ini tidak ada landasan hukum untuk memajukan pilkada. Pasal 233 ayat (2) UU Nomor 32/2004 tentang Pemda menyatakan bahwa pilkada yang berakhir masa jabatanya pada Januari 2009 hingga Juni 2009 diselenggarakan pilkada secara langsung sebagaimana dimaksud UU ini pada Desember 2008. “Aturan itu hanya berlaku sekali. Dengan demikian, ketentuan ini tidak berlaku bagi dasar pelaksanaan pilkada untuk daerah yang masa pemerintahan kepala daerahnya berakhir pada 2014,” jelasnya. Meski pilkada dimajukan, bukan berarti masa jabatan kepala daerah dipangkas. Gamawan menjelaskan, yang dimajukan adalah gelaran pilkada, sementara masa jabatan kepala

daerah tidak berpengaruh. “Pelantikannya tetap pada 2014,” jelasnya. Selain Pilkada 2014 yang dimajukan, 137 pilkada digelar pada 2013. Perinciannya, 14 provinsi, 95 kabupaten, dan 28 kota menggelar pilkada pada tahun ini. Menurut Mendagri, 103 daerah yang melaksanakan pilkada adalah yang masa jabatannya pada 2013. Yakni, 12 provinsi, 67 kabupaten, dan 24 kota. Kemudian, 28 daerah lain memiliki masa jabatan yang berakhir pada Januari hingga Maret 2013, yakni 1 provinsi, 23 kabupaten, dan 4 kota. Dua daerah adalah pilkada yang tertunda sejak 2011, yakni Provinsi Papua dan Kabupaten Puncak. “Terakhir, empat daerah melaksanakan pilkada ulang berdasar putusan MK (Mahkamah Konstitusi),” ujar Gamawan. Empat daerah itu adalah Kabupaten Kapuas, Kabupaten Deiyai, Kabupaten Paniai, dan Kabupaten Morowali. Mendagri menegaskan, untuk pilkada yang berlangsung 2013 tidak ada perubahan jadwal alias berlangsung sesuai jadwal. Termasuk, pilgub Jawa Timur yang berlangsung pada 29 Agustus 2013. (bay/c2/agm)

Kemendikbud Halalkan Pungutan ... dari halaman 1 Keputusan jajaran Kemendikbud ini keluar dari hasil pertemuan mereka dengan seluruh kepala dinas pendidikan provinsi se-Indonesia di Jakarta kemarin. Sekilas keputusan Kemendikbud menghalalkan pungutan di sekolah bekas RSBI ini, bertentangan dengan putusan MK. Sebab putusan MK itu berawal dari gugatan masyarakat yang mengeluhkan biaya sekolah di RSBI sangat mahal. Sejak putusan MK soal penghapusan RSBI ini keluar beberapa pekan lalu, muncul polemik soal pungutan SPP di SDN dan SMPN bekas RSBI. Polemik muncul karena SDN dan SMPN non RSBI tidak boleh memungut SPP kepada siswa, karena masuk program wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun (wajar dikdas). Di sela pertemuan Mendikbud Mohammad Nuh menegaskan, semua pungutan yang sudah dirancang sekolah bekas RSBI dan masuk dalam rancangan kegiatan dan anggaran sekolah (RKAS) tetap dijalankan. “Maksimal hingga tahun ajaran 2012-2013 selesai, yakni sekitar April nanti,” kata dia. “Yang jelas proses pembelajaran di RSBI membutuhkan sumber daya, lebih kongkrit lagi sumber dana,” ucap dia. Mantan rektor ITS itu mengatakan, pungutan yang sudah masuk di RKAS ini banyak ragamnya. Selain SPP juga ada pungutan-pungutan lain yang istilahnya menjadi wewenang sekolah masing-masing. Nuh mengatakan jika pungutan yang sudah berjalan dan masuk dalam RKAS ini dihapus, dia khawatir proses pembelajaran di sekolah bekas RSBI akan limbung. “Semangat kita kan terus menjaga kualitas pembelajaran

di sekolah bekas RSBI supaya tidak turun,” katanya. Nuh juga terus berpegang pada kesepakatannya dengan Ketua MK Mahfud M.D. yang berujung perlu masa transisi dalam pembubaran RSBI ini. Nuh lantas menegaskan, Kemendikbud dan seluruh dinas pendidikan provinsi telah sepakat melarang sekolah bekas RSBI membuat ketentuan pungutan baru. “Jadi saya tegaskan yang tidak boleh itu jika ada pungutan baru pasca putusan MK (soal RSBI, red),” kata dia. Mantan Menkominfo ini tidak mengikuti pertemuan hingga tuntas. Di saat jeda pertemuan penting ini, Nuh bergegas meluncur untuk mengikuti kegiatan lain di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidyatullah, Jakarta. Pimpinan rapat kemudian diambil alih Wamendikbud Bidang Pendidikan Musliar Kasim. Usai rapat Musliar mengatakan, memang benar segala pungutan yang sudah ditetapkan sekolah bekas RSBI tetap berjalan hingga akhir tahun ajaran 2012-2013 nanti. Mantan rektor Universitas Andalas (Unand) itu mengatakan, kebijakan ini sematamata untuk menjaga kualitas pembelajaran di RSBI yang jelas tidak bisa lepas dari keberadaan anggaran. Misalnya, untuk menggaji guru honorer yang khusus mengajar mata pelajaran baru sebagai konsekuensi adanya kurikulum internasional di RSBI. Jika pungutan SPP dihentikan, Musliar khawatir guru khusus ini tidak bisa mengajar lagi. Ujungnya, pembelajaran di RSBI akan menurun kualitasnya. Persoalan krusial lain yang dibahas dalam forum ini adalah pengalihan aset RSBI. Musliar mengatakan, ada sejumlah sekolah RSBI yang sudah dialih-

fungsikan dari aset pemkab atau pemkot menjadi aset pemprov. Selain bangunan atau sarana fisik lain, pengalihfungsian ini juga merembet status PNS gurunya. “Pengalihfungsian aset saja tidak sebentar. Apalagi pengalihan status gurunya,” tutur Musliar. Dia mengatakan, persoalan teknis RSBI pasca putusan MK akan terjawab dari panduan teknis yang akan dilansir Kemendikbud. Panduan teknis ini tertuang dalam surat edaran (SE) Mendikbud. “Ini drafnya sudah jadi. Tetapi saya harus laporkan dulu ke Pak Menteri,” pungkasnya. Kebijakan Kemendikbud yang tetap menghalalkan pungutan di RSBI ini direspon negatif oleh ICW selaku unsur penggungat RSBI di MK. Peneliti ICW Febri Hendri mengatakan, Kemendikbud terlalu khawatir belebihan soal penghapusan RSBI ini. “Buktinya mereka masih menghalalkan pungutan di sekolah bekas RSBI. Dalihnya supaya proses pembelajaran tetap berlangsung,” tandasnya. Febri mengatakan, sejatinya sekolah RSBI itu rumus pendiriannya adalah sekolah standar nasional (SSN) plus kurikulum internasional. “Yang diharamkan MK kan kurikulum internasionalnya, SSN-nya tidak,” katanya. Jadi meskipun kurikulum internasional di sekolah bekas RSBI dihapus, sekolah itu tetap jalan karena masih berstandar SSN. Kualitas pendidikan di sekolah berstandar SSN ini tidak terlalu jelek. Menurut Febri, penghapusan kurikulum internasional di sekolah bekas RSBI juga bisa menekan cost sekolah. Sehingga sekolah tidak perlu menarik biaya lagi dari masyarakat. Baik itu melalui pungutan SPP atau sejenisnya. (wan)


CMYK

BISNIS

SELASA, 22 JANUARI 2013

8

RADAR TEGAL

Tinta Isi Ulang Printer Laris Manis TEGAL – Meski semakin banyak yang bermain di bisnis penjualan isi ulang tinta printer model infus, tetapi permintaan yang tinggi membuat usaha ini masih menjanjikan keuntungan yang lumayan.

H

amzah (39), pemilik salah satu toko isi ulang mengaku jika saat ini persaingan di bisnis tersebut sangat ketat. Setiap tempat pasti menawarkan bera-

gam kelebihan sehingga bisa menarik konsumen. Faktor harga serta kualitas menjadi hal penting yang harus selalu diperhatikan. Jika harga terpaut Rp 3.000 saja maka

konsumen bisa beralih ke tempat lain. Sementara kualitas biasanya dilihat dari kekuatan serta daya tahan tinta menjadi penentu yang kerap dilontarkan oleh konsumen. Untuk isi ulang lengkap dengan cardridge pengganti dan tempat, pihaknya menjual mulai Rp 150 ribu. Tetapi harga bisa berubah tergan-

tung jenis printer yang digunakan. Selain isi ulang tinta printer, pihaknya juga melayani perbaikan hingga jual beli printer second. Usaha tersebut dilakukan agar perputaran usaha tidak terhenti akibat ketatnya persaingan di bisnis tersebut. “Kami harus jeli dalam

menangkap setiap peluang yang ada serta lebih gencar dalam memberikan promo yang menarik,” ujarnya. Hal yang sama diungkapkan oleh Willy (49), salah satu pelaku usaha serupa. Menurutnya semakin banyak pemain di bisnis isi ulang tinta printer maka persai ngan menjadi semakin kom-

petitif. Kelengkapan peralatan serta ketersediaan produk yang beragam bisa menjadi salah satu senjata guna menarik konsumen. Selain itu, keramahan serta kecepatan dalam merespon kebutuhan konsumen juga harus selalu diperhatikan sehingga dapat bertahan di bisnis tersebut.

Meski baru 1 tahun terjun ke usaha tersebut, tetapi pihaknya sudah bisa melihat segmen yang dapat ditangkap sehingga tetap mendapatkan konsumen yang loyal. “Ketersediaan produk juga selalu kami perhatikan sehingga apa yang dibutuhkan konsumen bisa dipenuhi,” pungkasnya. (gun)

Airasia X Luncurkan Rute Kuala Lumpur - Jeddah AIRASIA X, afiliasi Grup AirAsia yang melayani penerbangan jarak jauh, beberapa hari lalu mengumumkan peluncuran rute baru yaitu Kuala Lumpur – Jeddah. Rute penerbangan ini akan mulai terbang pada tanggal 16 Februari 2013, guna memberikan kesempatan kepada para pelanggan untuk menjelajah pusat perkotaan besar di bagian barat Saudi Arabia serta kota-kota bersejarah yang ada disekelilingnya. AirAsia X berencana untuk memulai penerbangan menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah dari Kuala Lumpur dengan frekuensi penerbangan 3 kali dalam seminggu mulai dari tanggal 16 Februari sampai 30 April 2013, dan akan menambah frekuensinya menjadi 4 kali dalam seminggu mulai tanggal 1 Mei 2013 sampai seterusnya. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan akan ada perubahan frekuensi penerbangan berdasarkan musim perjalanan. Sehubungan dengan pembukaan rute baru ini, AirAsia X memberikan penawaran istimewa yaitu harga kursi penerbangan mulai dari Rp 1.336.000 untuk kelas ekonomi, dan mulai dari Rp 5.352.000 untuk penerbangan dengan Premium Flatbed untuk satu kali jalan menuju Jeddah dari Kuala Lumpur. Pembelian kursi penerbangan tersedia mulai dari tanggal 18 sampai 20 Januari 2013 dengan periode penerbangan mulai dari tanggal 16 Februari 2013 sampai 9 Februari 2014. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi www.airasia.com. Para pelanggan juga dapat menghubungi call center AirAsia X di +603

2787 0101 (Senin – Jumat; 9 pagi sampai 6 malam waktu Malaysia) atau melalui email di aax_groupdesk@airasia.com. CEO AirAsia X Azran Osman-Rani mengatakan, pihaknya dengan senang hati mengumumkan peluncuran rute penerbangan Kuala Lumpur – Jeddah, yang merupakan destinasi ke-14 di jaringan rutenya. “Jeddah merupakan pintu gerbang menuju Mekah dan Madinah, oleh karena itu kami sangat gembira karena dapat menyediakan transportasi udara dengan harga kursi penerbangan yang sangat terjangkau untuk para penumpang Muslim di Malaysia dan negara-negara Asia lainnya, khususnya yang ingin berangkat umroh atau naik haji”. “Begitu juga dengan para calon penumpang dari Saudi Arabia, mereka akan memiliki kesempatan untuk mengeksplor jaringan rute penerbangan kami yang sangat luas di wilayah Asia Tenggara dan sekitarnya. Kami percaya dengan jaringan rute penerbangan kami yang luas dan harga kursi penerbangan yang terjangkau, akan semakin memudahkan penduduk di negara Saudi Arabia yang ingin menikmati wisata budaya, peninggalan sejarah, belanja, dan rekreasi di destinasi-destinasi menarik seperti Malaysia, Singapura, Indonesia, Thailand, Australia, dan negara lainnya di wilayah Asia Pasifik”. Para pelanggan yang berada di Indonesia (Jakarta, Medan, Surabaya, dan Bali) dapat menggunakan layanan Fly-thru AirAsia X untuk terbang menuju Jeddah melalui hub Kuala Lumpur. (*/ima)

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

AKSESORIS IMLEK – Pengunjung memilih beragam aksesoris Imlek di Rita SuperMall Kota Tegal.

Rita SuperMall Sambut Imlek dan Valentine

SIAPKAN ATRAKSI BARONGSAI DAN ANEKA LOMBA TEGAL - Dalam rangka menyambut Imlek 2564 dan Hari Valentine, Rita SuperMall Kota Tegal kembali menyuguhkan beragam kemeriahan yang kali ini mengambil tema ‘Share Your Love in Snake Year’. Dimas BP, promosi Rita SuperMall Tegal menuturkan, bazar Imlek dan Valentine digelar di Diamond Hall mulai 10 Januari hingga18 Februari 2013. Dalam bazaar tersebut, pengunjung bisa mendapatkan pernak-pernik Imlek seperti lampion, angpao, baju Imlek dan sebagainya.

Ada juga kado spesial untuk menyambut Valentine dengan diskon hingga 50 persen. Selain itu, mulai Februari mendatang, beragam lomba akan digelar seperti lomba ketangkasan memakai sumpit untuk umum dan atraksi barongsai pada 10 Februari 2013. Lomba karaoke duet dan donor darah untuk umum tanggal 17 Februari 2013, lomba mewarnai untuk anak-anak TK dan SD di tanggal 24 Februari 2013, Snake Show atau pameran ular by T’Rex-c Community

digelar juga pada tanggal 3 dan 17 Februari 2013. “Pengunjung juga akan mendapatkan kejutan tepat di hari Valentine 14 Februari 2013,” jelasnya. Bagi masyarakat Tegal dan sekitarnya, lanjutnya, bisa mengikuti acara tersebut dengan mendaftarkan diri di bagian informasi Rita SuperMall untuk mengetahui informasi lebih lanjut. Biaya pendaftaran mulai dari Rp 10 ribu untuk lomba ketangkasan memakai sumpit, lomba mewarnai untuk TK dan SD Rp 25

ribu. Lomba karaoke duet hanya dengan Rp 40 ribu. Bagi para pemenang akan disediakan hadiah yang menarik. Selain itu, pengunjung Rita SuperMall juga bisa membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan dengan melakukan donor darah dan menyaksikan kemeriahan atraksi barongsai yang menawan. “Inilah beberapa rangkaian acara yang akan memeriahkan perayaan Imlek dan Hari Valentine di Rita SuperMall, Tegal,” ujarnya. (gun)

Belajar Menyenangkan di Bimba AIUEO KRAMAT – Bermain adalah hak anak yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Bermain adalah sebuah kegiatan anak yang menyenangkan. Jadi apapun kegiatan anak seperti bermain ayunan, tebak huruf dan kata, berlari dan sebagainya, bila tidak menyenangkan anak maka bukan kegiatan bermain. Untuk itulah, Bima AIUEO, Mejasem, Kramat Kabupaten Tegal menggunakan metode khusus yang bisa meningkatkan minat baca menjadi luar biasa. Pemilik Bimba AIUEO Tegal M Shaiful Mukmin melalui Kepala Bimba Nurul Faizah SPd mengatakan, dalam proses belajar terutama anak-anak diperlukan metode khusus. Setelah anak ada kemauan barulah boleh diberikan materi yang sesuai dengan kemampuan.

Tanpa keduanya, proses belajar menjadi tidak efektif. Untuk itu, Bimba AIUEO menggunakan metode berupa fun learning. Semua kegiatan belajar mengajar dilakukan dalam suasana yang menyenangkan yaitu bermain sambil belajar. Metode lainnya adalah smail step system. Seluruh kegiatan terdiri dari potongan tema kecil yang berkesinambungan sehingga anak dapat dengan mudah mengikuti kegiatan bermain sambil belajar. Metode lainnya adalah individual system. Proses pembelajaran berpusat pada anak sehingga anak menjadi subyek bermain sambil belajar bukan sebagai obyek. Kalau hanya bisa baca itu biasa, tetapi kalau mempunyai minat baca itu baru luar biasa.

Inilah yang selalu diterapkan di sini, sehingga suasana belajar anak dikemas dalam hal-hal yang menyenangkan. Banyak pakar pendidikan yang mengatakan bahwa usia 3 sampai 6 tahun merupakan periode emas dan ada juga yang mengatakan periode kritis. Hal ini menunjukan pada periode ini penting untuk memberikan stimulasi pada anak agar tumbuh kembang mereka dapat berlangsung secara maksimal. Apalagi periode ini tidak bisa dikembalikan bila terlewat. Dengan mengadopsi metode yang ada, maka para orang tua tidak perlu ragu untuk membawa putra-putrinya. “Kami memiliki metode yang berbeda sehingga anak-anak bisa menerima dengan mudah,” terangnya. (gun)

DOK.RATEG

METODE BERBEDA – Bimba AIUEO menggunakan metode berbeda sehingga bisa diterima dengan baik oleh anak-anak.

DOK.RATEG

SEGERA DISERAHKAN – nDalem Samiaji tahap 1, bulan Maret 2013 akan segera diserah terimakan kepada konsumen.

Maret, Serah Terima nDalem Samiaji Tahap 1 TEGAL – Bagi masyarakat yang sudah memesan perumahan nDalem Samiaji tahap 1, dalam waktu dekat akan segera dilakukan proses serah terima sehingga rumah dapat segera ditempati. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen serta menjaga ketepatan waktu sehingga apa yang diharapkan konsumen bisa diwujudkan dengan baik. Lemmy, direktur PT Tridaya Pratama Mandiri membenarkan hal itu. Menurutnya, serah terima tahap 1 yang saat ini sudah terjual habis akan dilakukan pada bulan Maret 2013. Saat ini, proses pengerjaan masih terus dilakukan sehingga apa yang menjadi harapan dari konsumen untuk segera menempati rumah tersebut akan segera terwujud. Dengan spesifikasi bangunan yang baik, tentu akan menghasilkan kualitas yang baik pula sehingga tidak salah jika masyarakat Tegal dan sekitarnya memilih nDalem Samiaji sebagai pilihan utama. Meski unit yang tersedia di tahap 1 sudah terjual habis, tetapi masih ada kesempatan bagi masyarakat untuk memesan tahap 3 yang masih tersisa. Bahkan, tahun ini dia sudah

merencanakan sebuah gathering dengan menggandeng pihak perbankan. Hal ini dilakukan agar lebih fokus dalam memasarkan unit yang ada sekaligus memberikan kesempatan kepada masyarakat dalam memanfaatkan fasilitas KPR dari perbankan. Untuk menanggapi isu tidak sedap yang banyak dihembuskan oknum tidak bertanggung jawab terkait legalitas dan sebagainya, pihaknya sekali lagi kembali menegaskan jika semuanya sudah sesuai dengan prosedur dan tidak ada masalah atau kendala apapun. Dengan demikian, calon konsumen bisa merasa nyaman saat akan membeli perumahan baik yang akan digunakan sebagai tempat tinggal atau untuk berinvestasi. Dengan lokasi yang strategis dan berada di pusat niaga Kota Tegal, nDalem Samiaji tentu menawarkan beragam kelebihan sekaligus investasi yang akan memberikan keuntungan bagi konsumen. “Sebentar lagi tahap 1 akan diserah terimakan, dan tahap selanjutnya juga akan menyusul sesuai dengan rencana yang sudah ada,” katanya. (gun)

CM Y K


CMYK

SELASA, 22 JANUARI 2013

METROPOLIS

9

RADAR TEGAL

Ambil E-KTP Ditarik Bayaran Pungutan Tanpa Kuintansi, Alias Liar

MENUMPUK - Ribuan judul buku, menumpuk di Toko Buku Meddy, sebelah barat Pacific Mall dengan harga murah. ABIDIN ABROR/RATEG

Nasib Penjualan Buku di Era Digital

WARGA Kecamatan Tegal Selatan mengelukan pungutan, ketika mengambil e-KTP sebesar Rp2.000 per keping. Sebab dalam undangan yang diterima, tidak menyebutkan adanya pembayaran alias gratis waktu

mengambil identitas kependudukan tersebut. Hal ini mencuat, saat Wakil Wali Kota Tegal Habib Ali Zaenal Abidin, melihat langsung proses pembagian e-KTP di Kecamatan Tegal Selatan, kemarin (21/1). Pada kesempatan itu, sejumlah warga yang sedang antri, melaporkan adanya pungutan dilakukan petugas pembagi e-KTP. ke hal 15 kol 1

OPTIMIS DAGANGANNYA TETAP

DIBUTUHKAN SEBUAH lompatan teknologi saat ini terjadi begitu cepat. Setiap waktu muncul temuan baru, dan meninggalkan yang lama. Salah satu di antaranya berkaitan dengan kebutuhan membaca. Orang tidak lagi mengandalkan buku cetak. Melainkan membaca lewat teknologi digital, atau se-

ring disebut ebook (buku elektronik). Era digital serta virtual, berlangsung secara perlahan menggeser penjualan buku cetak. Semua memilih internet. Era buku seperti yang dikhawatirkan bakal mengalami kepunahan. Mungkin suatu hari nanti, tak ada lagi tumpukan buku di perpustakaan

atau ruang tamu. Semua sudah tergantikan oleh CD berisi konten buku. Untuk mencarinya, judul buku menarik orang tak perlu lagi melalui katalog. Disamping mendatangi toko buku. Sebab sekarang tinggal klik. Semua permintaan judul buku, langsung ke hal 15 kol 1

KANCA BATIR

CEK DATA

Letkol Laut (P) Joko Triwanto

PPDP Kelurahan Mangkusuman didampingi anggota PPS, PPK Tegal Timur dan Divisi Pemutakhiran Data dan Data Pemilih KPU, Arisandi Kurniawan, mengecek data yang dimiliki wali kota, sebelum ditetapkan masuk dalam DPS pilgub.

Nalayan Jangan Nekad INSIDEN kapal tenggelam terjadi belum lama ini. Hal itu lebih disebabkan kondisi cuaca cukup ekstrim. Ketinggian ombak masih di atas 2 meter, dan hembusan angin lumayan kencang. Karena itu nelayan jangan memaksakan diri atau mengambil resiko melaut, ketika cuaca tidak bersahabat. Imbauan tersebut diutarakan Komandan Lanal tegal, Letkol Laut (P) Joko Triwanto, kemarin (21/1). Menurutnya, saat ini gelombang laut memang tidak begitu tinggi, khususnya di perairan Laut Jawa. Tinggi gelombang sekitar 2 hingga 2,5 meter. Namun demikian di perairan Natuna, Aru, dan Paciffic, ketinggian gelombang sangat tinggi. Yakni mencapai lebih dari 4 meter. Bagi nelayan yang bakal berangkat melaut tidak asal saja. Tapi perhatikan cuaca yang terjadi. Terlebih bagi kapal kecil. Meski ketinggian ombak sudah 2 meter. “Tapi yang penting sebelum berangkat pastikan dulu cuacanya memungkinkan. Apabila tidak lebih baik, batalkan melaut, daripada terjadi hal-hal tidak diinginkan,” jelasnya. (adi)

M SAEKHUN/RATEG

Beri Batas Waktu Kerja PPDP Selesaikan Validasi Daftar Pemilih KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Kota Tegal, memberi batas waktu

(deadline) kerja Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) pilgub Jateng, yang bekerja mencocokkan dan meneliti (coklit) daftar pemilih, sejak tanggal 7 Januari 2013. Sesuai laporan masuk, realisasi coklit baru

ADI MULYADI/RATEG

BERI PENJELASAN - Camat Tegal Selatan, Marsetyanto (kiri), dan petugas pembagian e-KTP memberikan penjelasan pada Wakil Wali Kota Habib Ali Zaenal Abidin, terkait keluhan adanya pungutan liar.

Wah, Fasilitas Obyek Wisata PAI Memprihatinkan OBYEK Wisata Pantai Alam Indah (PAI) Tegal, sebagai satu-satunya tempat wisata dimiliki pemkot, saat ini kondisinya memperihatinkan. Selain sering tergenang banjir, menyebabkan kawasan itu kumuh. Saat ini banyak fasilitas dan sarana prasarana (sarpras) yang rusak. Antara lain anjungan, Waterboom, poci tumpah, dan Monumen Bahari.

Anggota Komisi III DPRD, Abdullah Sungkar SE MT, di sela-sela tinjauan lapangan, kemarin (21/1) mengatakan, sebagai wakil rakyat dia meminta pada instansi terkait, segera mengambil tindakan. Misalnya normalisasi saluran guna mengatasi genangan air, dan memperbaiki sarana prasarana yang rusak.

ke hal 15 kol 5

sekitar 40 persen. Masih ada 60 persen daftar pemilih belum divalidasi. Sisa waktu coklit kurang dari 2 minggu lagi. Menurut Ketua KPU, KH Saifudin ke hal 15 kol 5

Waspadai Peredaran Kosmetik Berbahaya MENINDAKLANJUTI surat dari Badan POM RI Nomor HM.03.03. 955.01.13.0106.1, tanggal 10 Januari 2013 yang ditandatangani Kepala Bidang Pengujian Pangan dan Bahan Beredar Drs Agus Subagyo Apt, perihal pemberitahuan publik warning. Dinas Koperasi UMKM

Perindustrian dan Perdagangan Kota Tegal, meminta masyarakat waspada ketika membeli kosmetik. Sebab, sesuai surat Badan POM RI, saat ini banyak kosmetik berbahaya dan dilarang beredar, namun diperjualbelikan bebas di pasaran. Menurut Kepala Dinas Koperasi

UMKM Perindustrian dan Perdagangan, Sugeng Suwaryo SSos, didampingi Kabid Koperasi Abdan Harimurti AP, menindaklanjuti surat Badan POM RI, berhubungan dengan warning publik pengawasan terhadap kosmetik mengandung ke hal 15 kol 1

M SAEKHUN/RATEG

CEK SARPRAS - Anggota DPRD Abdullah Sungkar SE MT, mengecek sarpras PAI yang sering dikeluhkan pengunjung.

PKS Gelar Bazar dan Sembako Murah

Kurang dari Dua Jam, Barang Ludes Terjual Untuk menarik simpatik masyarakat, DPC PKS Margadana menggelar bazar dan paket sembako murah. Kegiatan ini ternyata mendapat respon warga. Kurang dari dua jam barang dagangan ludes terjual. Bagaimana situasinya? LAPORAN : M SAEKHUN

ABIDIN ABROR/RATEG

ANTIK - Sebuah jam kuno milik Stasiun Kereta Api (KA) Tegal, pada kaca depannya diberi tanda silang. Tidak jelas karena rusak atau sebagai pengaman. Sedang jam di depan pintu masuk stasiun, hingga kini belum diperbaiki.

CMYK

KEPEDULIAN PKS terhadap masyarakat kembali diperlihatkan melalui bazar dan paket sembako murah, yang dilaksanakan DPC PKS Margadana. Bakti sosial yang sengaja digelar guna mendekatkan diri dengan warga, langsung diserbu sejumlah orang. Kurang dari 2 jam, barang dagangan habis terjual. Selain menjual paket sembako,

M SAEKHUN/RATEG

SERBU BAZAR - Ratusan warga Kecamatan Margadana, antri dalam bazar yang dilaksanakan DPC PKS. Karena antusias, kurang dari 2 jam barang dagangan habis terjual.

dalam bazar juga dijual pakaian pantas pakai super murah. Menurut Ketua DPC PKS Margadana, Samsul Bachri Amd, acara tersebut rangkaian agenda DPC, yang rencananya digelar di semua kelurahan di Margadana secara bergiliran. Tujuannya membantu warga kurang mampu, dengan menyediakan sembako murah. Selain itu dijual pakaian pantas pakai dengan harga super murah, mulai dari Rp5.000 sampai Rp1.000. “Meskipun bukan barang baru, kondisi pakaian pantas pakai masih bagus. Tidak heran ketika bazar dibuka, puluhan orang menyerbu dan berebut membeli barang tersebut. Dari baju anak, baju dewasa sampai sepatu diborong warga yang memadati bazar sejak pagi. Kami bangga, sebab kegiatan ini

direspon masyarakat. Semua barang yang dijual, dalam kurun waktu kurang dari 2 jam laku terjual,” imbuh Samsul. Sementara Kasi Pemberdayaan Masyarakat mewakili Pemerintah Kecamatan Margadana, Duriyani menandaskan, kegiatan itu sangat bermanfaat dan membantu pemerintah. Khususnya di Kecamatan Margadana, berkaitan dengan kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu. “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya sekali. Namun bisa berkali-kali. Kami juga mengajak parpol lain atau elemen masyarakat di Kota Tegal dan sekitarnya, melaksanakan kegiatan serupa.” Disamping bazar dan penjualan pakaian pantas pakai, dalam acara tersebut disosialisasikan program beasiswa anak sekolah, dari SD - SMA. (*)


PEMALANG

10

SELASA 22 JANUARI 2013

RADAR TEGAL

NGENDONG Waspadai Banjir CURAH hujan yang sekarang mulai meningkat membuat Kepala Kantor Kesbangpolinmas Kabupaten Pemalang Ahmad Fatah SIP MSi perlu mengimbau warga untuk selalu meningkatkan kewaspadaan di lingkungannya masing-masing. Utamanya daerah-daerah pantura di sejumlah wilayah kecamatan yang rawan banjir. “Kami mengimbau warga agar selalu waspada terhadap bencana banjir, utamanya yang ada di daerah pantura,” katanya kemarin. Dia mengatakan upaya antisipasi terjadinya bencana banjir dok.rateg di saat musim hujan, akan lebih difokuskan di wilayah pantura Ahmad Fatah SIP MSi karena wilayah tersebut rawan banjir. Seperti wilayah Kecamatan Ulujami, Petarukan, dan Pemalang. Dia menjelaskan, alasan sejumlah wilayah itu menjadi fokus antisipasi dan kewaspadaan karena di musim hujan ini sudah terjadi banjir seperti di wilayah Kecamatan Ulujami beberapa hari lalu. Meskipun banjirnya tidak terus meluas, berhenti di seputar lokasi tambak dan surut lagi. Dia berharap, di Pemalang ini tidak ada bencana banjir. Namun upaya antisipasi tetap dilakukannya dengan kesiapsiagaan baik posko maupun kesiapan alat-alat yang diperlukan apabila terjadi bencana banjir seperti perahu karet dan para petugasnya. Dia menambahkan, kewaspadaan harus dilakukan warga karena di saat musim hujan ini di Pemalang sudah terjadi beberapa kali bencana alam seperti tanah longsor di Kecamatan Watukumpul. Akibat bencana itu sangat luas yakni membuat jalan rusak yaitu jalan menuju arah SMP Negeri 2 Watukumpul dan talud ambrol dari arah Bodeh ke Watukumpul. Kerusakan akibat longsor, menurutnya, sekarang ini sudah diperbaiki masyarakat bersama Polri dan TNI serta petugas hansip. Temasuk upaya untuk mendapatkan bantuan juga tetap dilakukan yaitu tanggap darurat ke provinsi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah. (apt)

Didemo, Pamong Diminta Turun Kepala Desa Dideadline 15 Hari TAMAN – Dianggap kerap menyalahgunakan wewenangnya, Witno, perangkat desa (pamong) Desa Taman Kecamatan Pemalang Kabupaten Pemalang diminta turun. Tuntutan puluhan warga Dusun III Taman itu dilakukan saat mereka menggelar aksi demonstrasi itu di depan Kantor Kepala Desa Taman, Senin (21/1). Dalam aksinya itu mereka membentangkan spanduk dan membawa keranda mayat. Aksi mereka dijaga ketat personel Polsek Taman. Koordinator Aksi Daryono mengatakan, dia mendapatkan mandat dari warga Dusun III untuk menyampaikan aspirasi

kepada kepala desa. Intinya, salah seorang perangkat desa setempat yang juga merupakan kepala Dusun III, Witno, disebut-sebut telah menyalahgunakan wewenangnya. “Masyarakat menghendaki Witno diturunkan dari jabatannya karena telah melecehkan ulama, utamanya ustad dan ulama desa yakni memotong ranting pohon warga tanpa izin,” ujarnya. Selain itu, lanjutnya, Witno juga diduga melakukan pungutan kepada warga antara lain kepada Sinang, Kursin, dan Rusmono dengan dalih untuk penambahan lampu penerangan TPU Mbah Pangeran Alip tetapi tidak pernah direalisasikan. Diungkapkan juga, dalam pendistribusian e-KTP dia juga memungut biaya kepa-

HIMAWAN AR/ RADAR PEMALANG

TURUNKAN PAMONG - Pendemo membawa keranda mayat sebagai kiasan agar kepala Desa Taman melakukan tindakan tegas kepada pamongnya.

da warganya. “Ini salah satu tindakan menyalahgunaan wewenang,” ujarnya berapi-api. Perwakilan warga meminta kepala Desa Taman segera menurunkan kadus yang dinilai mereka bermasalah itu. Sementara Kepala Desa Taman Agus Sutrisno mengatakan, akan melakukan pembinaan kepada perangkat desa yang bersangkutan. “Akan kita lakukan perbaikan dan pembinaan,” jawabnya. Kepala desa dideadline massa untuk melakukan pembinaan kepada kadus III itu dalam waktu 15 hari. Jika dalam waktu tadi kepala desa tidak dapat melakukannya, warga mengancam akan melakukan aksi yang lebih besar lagi.(him)

Mayat Misterius Penuh Luka Diduga Korban Tabrak Lari PEMALANG - Sesosok mayat, Senin (21/1), ditemukan tergeletak di saluran air dekat Penyosohan Beras KUD Bangun Jaya Dusun Mbong Desa Rowosari Kecamatan Ulujami. Di diduga jenazah tanpa identitas itu merupakan korban kecelakaan lalu lintas alias tabrak lari. Mayat berkelamin laki-laki itu diperkirakan berumur antara 4550 tahun, tinggi 165 cm, dan berat sekitar 61 kg. Saat ditemukan korban mengenakan kaos putih bertuliskan I’am Vario CBS dan celana jin pendek 3/4 warna biru dengan rambut pendek. Dugaan mayat adalah korban

PENTOL RAH

tabrak lari diperkuat dengan adanya luka sobek di kepala selebar 3 cm, luka di pelipis 4 cm, dan tangan kiri patah dengan luka sobek 10 cm. Kapolres Pemalang AKBP Tjuk Winarko SH MH melalui Kapolsek Ulujami AKP Giyatno didampingi Kanit Reskrim IPDA Mu’awan Subagya mengatakan, penemuan mayat itu dilaporkan warga sekitar pukul 08.30 di saluran air dekat jalan raya Ulujami-Rowosari. Selanjutnya, personel langsung meluncur ke TKP untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi mayat sesuai prosedur. “Di lokasi penemuan langsung dilakukan olah TKP. Korban selanjutnya dibawa ke RSUD dr Ashari untuk kepentingan penyelidikan,” ungkapnya. (him)

AGUS P/RADAR PEMALANG

BERI HADIAH – Bupati Pemalang H Junaedi memberikan hadiah kepada Dian Nita Agustin yang hafal Pancasila di usia muda.

EMBONG SRIYADI/RADAR PEMALANG

PEMILIHAN KETUA - Konfercab PAC GP Ansor Kecamatan Pemalang berjalan tertib dan lancar.

Konfercab PAC GP Ansor PEMALANG - Pengurus Anak Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Pemalang menggelar Konferensi Anak Cabang (konfercab), Minggu (20/1) di TPQ Bustanulmannan Kelurahan Paduraksa. Konfercab ini merupakan keharusan dalam sebuah berorganisasi yang merupakan bagian dari evaluasi kepengurusan sebelumnya dan juga sebagai keberlangsungan untuk kaderisasi GP Ansor ke depan. Ketua Pengurus Cabang GP Ansor Kabupaten Pemalang Imron Khudlori SAg mengatakan, pemuda Ansor merupakan ujung tombak Nahdlatul Ulama (NU) sehingga pengkaderan sangat perku guna melihat bakat-bakat pimpinan. “Ke depanya anggota GP Ansor harus siap menang menjadi pemimpin baik di desanya maupun sebagai anggota legislatif. Karena saya sebagai ketua siap mendukung dari awal sampai akhir,” jelasnya. Sementara Ketua domisioner PAC GP Ansor Pemalang M Subehan IC dalam LPJnya mengharap pengurus lebih memantapkan sistem pengkaderan serta menguatkan tradisi dan amaliah warga NU untuk pengembangan ekonomi produktif. Sebelum pemilihan dimulai terlebih dahulu pemaparan dan LPJ oleh ketua domisioner, kemudian dilanjutkan dengan pandangan komisioner oleh utusan ranting yang berjumlah 20 desa. Setelah itu dilanjutkan dengan pemilihan ketua dan pengurus yang dipimpin oleh Pengurus Cabang GP Ansor Fauzi SPdI. Dalam konfercab ini Ali Maksum SSos terpilih sebagai ketua PAC Pemalang masa khidmad 2013-2016. Dia yang sebelumnya menjabat sebagai ketua Ranting GP Ansor Desa Surajaya memperoleh 17 suara mengungguli Bagus SW yang mendapatkan 4 suara dari total 21 suara. “Kami mengharapkan kerja sama yang baik antara pengurus dan anggota serta menjalin hubungan yang baik dengan pemerintah dalam hal ini Muspika Pemalang,” ajak Ali Maksum. Acara ini dihadiri Muspika Pemalang serta pemuka ulama setempat. Dalam kesempatan ini Lurah Paduraksa Muntoha SIP mewakili Camat Pemalang membuka acara konfercab PAC GP Ansor.(sri)

Komitmen dari Dini Cara Bupati Pemalang Membangun Karater Bangsa di Daerah BUPATI Pemalang H Junaedi SH MM di ruang kerjanya, Senin (21/1), memberikan hadiah kepada Dian Nita Agustin, siswa Kelas II SD Negeri 2 Kejambon Kecamatan Taman. Hadiah berupa uang tabungan tersebut diberikan karena bupati terharu terhadap anak kecil yang hafal teks Pancasila yang dibacakan di hadapanya saat menghadiri lomba sepeda sehat KNPI di Kecamatan Taman. “Saya sangat terharu karena ada anak kecil yang hafal teks Pancasila dan lagu perjuangan,” katanya. Menurut bupati, keinginannya untuk memberikan penghargaan berupa hadiah kepada siswa tersebut, awalnya melihat anak kecil yang naik ke panggung menyanyikan lagu dangdut terbaru yang belum dikenalinya dengan bergoyang. Sehingga bupati secara spontan, langsung membuka lomba hafal teks Pancasila dan lagulagu perjuangan.

“Agar nilai-nilai perjuangan dan nasionalisme itu tidak hilang maka perlu kita bangun sejak dini,”ujarnya. Cara bupati membuka lomba nyanyi lagu perjuangan dan menghafal teks Pancasila ini, menurut bupati, untuk membangun karakter bangsa yang harus dilakukan sejak dini. Sekaligus untuk melihat sejauh mana respon masyarakat termasuk keluarga besar pendidikan terhadap pembangunan karakter bangsa kepada anak-anak. Bupati lebih lajut mengatakan, orang akan menjadi tumbuh semangat nasionalisme itu, salah satunya mengerti akan jati dirinya untuk menuju karakter bangsanya. Yaitu harus bisa mengenali siapa aku, siapa saya dan siapa kita termasuk kita itu berada di mana. Karena siapa yang akan tahu dirinya secara utuh, jika tidak dari dirinya sendiri. “Kita ini sebagai bangsa yang besar sehingga kita harus tetap menghormati nilai-nilai perjuangan,” paparnya. Bupati menjelaskan, nilainilai perjuangan dan nasionalisme jika ditanamkan sejak dini kepada anak anak, akan tumbuh semangat yang lebih luas lagi, yaitu tumbuh rasa

bangga dengan bangsa dan jati dirinya. Sehingga kalau ada tantangan dan hambatan yang datang dari luar maka sudah mempunyai perisai diri. Kehadiran Dian Nita Agustin saat menerima hadiah dari bupati didampingi orang tua, guru dan kepala sekolahnya. Hal itu sesuai janji bupati, ketika anak itu berhasil menghafal Pancasila, bupati meminta agar anak itu datang ke kantornya untuk mengambil hadiah dengan didampingi oleh orang tuanya, guru dan kepada sekolahnya. Saat ia bertemu bupati setelah menerima hadiah uang, juga oleh bupati diminta untuk menyayikan lagu kebangsaan Indonesia Raya di hadapannya. Setelah mendengar anak itu hafal lagu tersebut keharuan bupati pun semakin bertambah. Sehingga rasa bangganya melihat anak kecil yang hafal Pancasila dan lagu-lagu kebangsaan akhirnya anak itu diberi hadiah uang tambahan lagi sebesar Rp 500 ribu. Sehingga total hadiah Rp 1,5 juta. Bahkan kebanggaan bupati lalu mencium anak itu sebagai tanda kecintaanya kepada anak-anak yang cerdas dan mau mengerti akan nilai-nilai perjuangan dan nasionalisme. (apt)

Pengelolaan Rusunawa harus Selektif KABUPATEN Pemalang tengah membahas empat rancangan peraturan daerah (raperda). Salah satu raperda yang menarik adalah tentang pengelolaan rumah susun sewa (Rusunawa). Dalam sidang paripurna, Selasa (15/1), dengan agenda pandangan umum fraksi, beberapa fraksi mempertanyakan kesiapan pemda dalam pengelolaan rusunawa ini. Fraksi PDI Perjuangan dalam pandangan umum yang disampaikan oleh juru bicaranya Bagong Yoyok SH mengatakan, pemda perlu untuk menyelenggarakkan pelayanan kepada masyarakat untuk kebutuhan dasar utamanya rumah sebagai tempat berlindung dan mendukung terselenggarakannya pen-

didikan keluarga, pertumbuhan budaya dan perilaku serta peningkatan kualitas generasi yang akan datang. “Pembangunan rusunawa jadi alternbatif untuk pemenuhan rumah tinggal bermartabat, sehat, nyaman dan aman bagi masyarakat berpenghasilan endah atau warga miskin,” ujarnya. Bagi akyat miskin lanjutnya, kepemilikan rumah yang layak dan manusiawi merupakan sesuatu yang sulit untuk diraih. FPDIP dalam kesempatan itu menanyakan berkaitan calon penghuni rusunawa, bagaimana langkah dan prosedur yang ditempuh oleh pemda, dalam hal ini UPTD yang mengelola rusunawa agar sesuai peruntukannya bagi warga miskin yang belum memiliki

tempat tinggal. “Bagaimana rencana tindak lanjut paska raperda ditetapkan, utamanya berkaitan tata ruang, termasuk bagaimana kesiapan kelengkapan penunjang seperti jaringan listrik, air dan saluran limbah serta perlengkapan pemadam kebakaran,” tanyanya. Sedangkan FPKS dalam pandangan umum yang disampaikan Endang Purwanti SH mengajukan, beberapa pertanyaan yang antara lain alasan pemda membangun Rusunawa? Dia juga menanyakan kriteria masyarakat yang dapat menjadi penghuni di rusunawa itu. “Seperti bagaimana kriteria masyarakat berpenghasilan rendah yang dimaksudkan dalam raperda. (him)

HIMAWAN AR/ RADAR PEMALANG

TAHAP PERTAMA - Gedung rusunawa tahap pertama tegak menjulang di areal yang masuk wilayah Kelurahan Pelutan.

HIMAWAN ARDI/RADAR PEMALANG

TINGKATKAN KEWASPADAAN - Anggota satpam diminta untuk selalu meningkatkan kemampuannya mencegah dan menanggulangi kajahatan.

Satpam Harus Lebih Profesional PEMALANG – Satuan pengamanan (satpam) diminta untuk meningkatkan kemampuan profesinya. Di antaranya mampu mencegah dan menanggulangi berbagai tindak kejahatan pada tindak penanganan pertama. Permintaan itu langsung diungkapkan Kapolres Pemalang AKBP Tjuk Winarko SH MH, Senin (21/1), saat menutup Diksar Gada Pratama Angkatan ke XII tahun 2013 tingkat Polda Jateng di Mapolres Pemalang. Menurut Kapolres, selepas diksar para peserta diharapkan untuk selalu meningkatkan kompetensi, berperilaku santun, dan menghargai tugas sehari-hari serta peka dan waspada terhadap setiap bentuk kejadian di lingkungan kerjanya yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. “Satpam merupakan mitra penting polisi untuk mencegah

tindak kejahatan yang sudah kian beragam modusnya. Karenanya satpam harus selalu meningkatkan kewaspadaan untukmencegah dan menanggulangi berbagai tindak kejahatan pada tindak penanganan pertama,” pinta Kapolres. Diksar ini, lanjut kapolres, adalah bukti keseriusan Polri dalam upaya pelayanan, pengayoman, dan perlindungan kepada masyarakat di bidang keamanan pada seluruh aspek kehidupan. Selain itu, juga untuk memupuk rasa kebersamaan Polri dengan segenap komponen pengamanan swakarsa. “Ini sebagaimana diamanatkan pasal 14 ayat 1 huruf F UU RI Nomor 2 tahun 2002,” ujarnya. Diksar yang dilakukan selama tiga minggu itu diikuti puluhan satpam dan ditutup dengan penglepasan peserta oleh kapolres. (him)


KABUPATEN TEGAL

SELASA 22 JANUARI 2013

13

RADAR TEGAL

KONFEKSI

Empat Kades Terpilih Dilantik Dua Diantaranya Incumbent

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

SANTAI - Salah seorang buruh jahit sedang duduk santai di atas meja mesin jahit di konfeksi milik pengusaha konfeksi.

Pengusaha Konfeksi di Harjasari Butuh Bantuan SLAWI - Pengusaha konfeksi di Desa Harjasari, Kecamatan Suradadi, kesulitan mengembangkan usahanya. Mereka saat ini membutuhkan bantuan seperti mesin jahit (high speed) serta bahan baku konfeksi. Salah satu pengusaha konfeksi di Desa Harjasari, Saryo (38), mengaku hanya memiliki 15 unit mesin jahit. Dari jumlah itu, menurutnya masih sangat kurang seiring dengan banyaknya orderan dari para pelanggan. “Sebelumnya kami hanya memiliki 3 unit mesin jahit, dan sekarang sudah berkembang menjadi 15 unit,” kata dia bersyukur. Dengan mesin sebanyak itu, ia mengaku mampu memproduksi sekitar 3.000 potong per bulan untuk jenis pakian anak-anak. Selain pakaian anak, ia juga memproduksi pakaian orang dewasa baik laki-laki maupun perempuan. Hal itu tergantung dari pemesan atau pelanggan tetapnya. Sementara untuk pemasarannya, Saryo mengaku menjualnya ke sejumlah pelanggan di pasar Tanah Abang Jakarta. Pengiriman dilakukan setiap seminggu sekali dengan menggunakan jasa travel. “Karyawan kami merupakan warga sekitar. Sebelum menjadi karyawan disini, lebih dulu mereka mengikuti kursus dengan biaya dari kami,” ujarnya. Industri konfeksi di desanya itu, mulai berkembang sejak tiga tahun lalu. Masyarakat yang memilih bisnis itu, kini jumlahnya tidak sedikit. Bahkan saat ini, hampir sebagian di desanya, menggeluti bisnis pakaian jadi dengan mendistribusikan ke sejumlah kota-kota besar. “Apabila ada bantuan mesin yang lebih canggih untuk pengusaha di sini, tentu produksinya akan meningkat dan kualitasnya akan lebih baik,” ujarnya. Kepala Desa Harjasari, Waji, mengatakan hal senada. Menurutnya, tiga tahun terakhir banyak warganya yang memproduksi pakaian jadi. Hanya saja, mereka belum bisa maksimal lantaran mesin yang dimilikinya masih minim. Karena itu, pihaknya berharap agar dari pemkab memberi bantuan berupa mesin jahit. Sehingga, usaha konfeksi di desanya dapat berkembang serta bisa mengurangi jumlah pengangguran. “Jumlah pengangguran disini lumayan banyak, karena itu butuh lapangan pekerjaan yang harus diciptakan. Salah satunya adalah usaha konfeksi,” pungkasnya. (yer)

JATINEGARA - Empat kades terpilih di wilayah Kecamatan Jatinegara yang digelar pada Desember 2012 lalu dilantik. Pelantikan berlangsung di pendopo kecamatan setempat oleh Bupati Tegal, HM Hery Soeistiyawan SH MHum. Dua dari empat kades terpilih dan dilantik merupakan kades Incumbent. Yaitu Kades Mokaha, Karyono dan Kadas Kedungwungu, Muchari SPdI. Prosesi pelantikan sendiri cukup meriah, karena dihadiri oleh pendukung dan keluarga kades terpilih. Bahkan dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat dan agama dari empat desa yang kadesnya dilantik oleh bupati. “Warga empat desa sangat berbahagia, karena Bupati Tegal, HM Hery Soelistiyawan, bisa secara langsung melantik empat kades terpilih ini,” terang Camat Jatinegara, Teguh. Disisi lain, Bupati Tegal, HM Hery Soelistiyawan SH MHum, dalam sambutannya mengatakan, sumpah yang dibacakan dengan diawali Demi Allah dan diakhiri kepada tuhan, agar dipertanggungjawabkan dalam kinerja kedepan. Karena di dalamnya memiliki makna yang mendalam dan memiliki pertanggungjawaban, tidak hanya dengan masyarakat tetapi juga dengan Allah SWT. Menurut dia, kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat

M GHONI/RADAR SLAWI

DILANTIK - Empat Kades terpilih di wilayah Jatinegara, Senin (22/1), dilantik oleh Bupati Tegal. Dua dari empat kades terpilih diantaranya incumbent yaitu Kades Mokaha dan Kades Kedungwungu, Jatinegara.

desanya, terbukti dengan terpilihnya empat orang kades tersebut, sebuah bentuk kepercayaan yang tidak boleh disiasiakan. Untuk itu, diminta agar kades terpilih selalu berkoordinasi dengan lembaga desa dan tokoh masyarakat. “Sehingga usulan kades bakal

merangkum usulan dari lembaga dan masyarakat desanya,” tutur Hery. Sementara, kepada kades terpilih, diminta untuk selalu mempelajari aturan perundangundangan khususnya tentang pemerintahan desa. Sehingga dalam memimpin masyarakat-

M GHONI/RADAR SLAWI

TIDAK MAKSIMAL - Sejumlah kolam pembesaran ikan di Balai Benih Ikan (BBI) milik DKPP Pemkab Tegal tidak berfungsi secara maksimal.

Bangunan BBI Berfungsi Tidak Maksimal

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

Pegawai SMK Muhamadiyah Dapat Pensiun KRAMAT - Sejumlah pegawai SMK Muhamadiyah Kramat akan mendapat dana pensiun ketika memasuki masa purna tugas. Khususnya guru tetap dan karyawan tetap yang sudah tercatat dalam sekolah tersebut. Kepala SMK Muhamadiyah Kramat, Abdul Wahid S.Kom, mengatakan, dana pensiunan ini merupakan kepedulian sekolah terhadap para pegawai sekolah. Hal itu mengacu pada Bab VII pasal 9 tentang jaminan sosial tenaga kerja dan simpanan hari tua. Simpanan hari tua itu, pihak sekolah bekerjasama dengan salah satu bank ternama. “Untuk plafonnya disesuaikan dengan usia dan masa kerja,” kata Wahid, kemarin. Dia menyatakan, dana pensiunan itu merupakan subsidi dari sekolah yang disimpan di bank. Nilai premi simpanan itu sebesar Rp 200 ribu untuk setiap bulannya. Sementara, jumlah guru yang sudah diajukan menerima dana pensiun saat ini sebanyak 7 orang. Sedangkan karyawan tetap, 4 orang. Rencananya, Wahid mengaku akan mengajukan pegawainya kembali untuk mendapatkan dana pensiunan tersebut. Jumlah yang diajukan di bulan ini 11 guru dan 2 karyawan. “Total jumlah guru dan karyawan kami, sebanyak 63 orang. Target kami, mereka harus mendapatkan dana pensiun semua. Dan saat ini sedang kami upayakan,” kata Wahid bersemangat. Selain mendapat pensiun, semua karyawan di sekolah yang dipimpinnya itu juga mendapat jaminan sosial tenaga kerja (Jamsostek). Menurutnya, jamsostek sudah diberlakukan sejak beberapa bulan yang lalu. “Semuanya sudah ikut jamsostek, sebentar lagi akan diajukan untuk menerima dana pensiun bagi karyawan tetap,” pungkasnya. (yer)

kades,” terangnya. Dari empat kades terpilih dan dilantik, masing-masing Muchari SPdI, Kades Kedungwungu (incumbent), Muslikhim Kades Sumbarang, Karyono Kades Mokaha (incumbent) dan Sugiarto Kades Luwijawa. (gon)

Tim Futsal Ninos FC Gulung Wadas

PENDIDIKAN

KETERANGAN - Kepala SMK Muhamadiyah Kramat Abdul Wahid S.Kom, memberikan penjelasan tentang dana pensiun kepada wartawan, kemarin.

nya, seorang kades mampu membimbing dan mengayomi masyarakat desanya dengan baik, sesuai harapan masyarakatnya. “Pemerintah Kabupaten Tegal juga bakal membimbing dengan memberikan pelatihan dan pembinaan serta pengawasan kepada setiap

SLAWI- Sejumlah infrastruktur bangunan pada Balai Benih Ikan (BBI) milik Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (DKPP) Pemkab Tegal banyak yang terbengkalai dan berfungsi tidak maksimal. Kondisi itu disebabkan oleh sejumlah faktor, disamping pemanfaatan juga fakor kebutuhan air suplai dari waduk cacaban yang kurang. Selain kolam ikan yang kurang air juga TPI BBI yang kurang termanfaatkan. Untuk pasar atau TPI BBI, sepertinya terkesan keliru dalam perencanaan pembangunannya. Namun untuk sejumlah kolam ikan, karena suplai air dari waduk cacaban, hingga kini dirasa kurang. Itu yang menjadi kendala pemanfaatan kolam ikan menjadi tidak maksimal. “Untuk TPI BBI, pembangunannya sebelum kami menjabat. Sedang terkait dengan kolam ikan, suplai dari sumur yang ada kurang

mampu dan tetap mengandalkan dari air waduk,” terang kepala DKPP Pemkab Tegal, Ir Suhartono MM, kemarin. Dikatakan Ir Suhartono MM, jika saat ini lima kolam pembesaran, masih kekurangan air dari yang dibutuhkan. Mengingat suplai air dari waduk cacaban belum bisa diterima guna kebutuhan kolam-kolam itu. Sedang untuk kolam pemijahan dan peristirahatan ikan yang baru di pemijahkan tercukupi. Karena air dari sumur pompa yang ada mampu menyuplai, sehingga tetap berfungsi normal. “Saat ini ada sekitar tiga jenis ikan air tawar yang tengah dibudidayakan, yaitu lele, nila dan gurame,” ujarnya. Disisi lain, menurut Ir Setyo Budi selaku pengatur pembagian air waduk cacaban dari Bidang Pengairan DPU Pemkab Tegal, membenarkan jika air untuk sarana irigasi pertanian

belum bisa dikeluarkan. Mengingat terasa sia-sia jika musim penghujan seperti ini, air waduk dikeluarkan untuk kebutuhan irigasi pertanian. Namun pihaknya kurang mengetahui jika dari pintu saluran pembagi, juga dibutuhkan oleh BBI. “Debit yang ada 21 juta M3 lebih, masih kami tahan, untuk menggenangi air dan bakal kami bagi saat benar-benar dibutuhkan,” tuturnya. Sementera, seorang penjaga piket BBI, Ali Apriyanto, membenarkan jika kebutuhan air pada kolam pembesaran masih kurang. Hal itu karena suplai air dari waduk cacaban masih sangat kecil. Namun setelah diselidiki, ternyata ada penyumbatan pada gorong-gorong pada saluran yang mengarah pada BBI. “Batu penyumbat, belum bisa diambil, karena cukup dalam airnya pada saluran gorong-gorong tersebut,” pungkasnya. (gon)

SLAWI - Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) futsal yang diikuti 38 tim futsal se Kabupaten Tegal berhasil mengukuhkan Ninos FC, sebagai tim futsal terbaik di daerahnya. Setelah dalam final, Minggu malam (20/1), berhasil menekuk Wadas FC, dengan skol 1-0, di GOR Indoor Slawi. Ninos FC, berhak atas hadiah uang pembinaan dan piala yang diserahkan oleh Bupati Tegal, HM Hery Soelistiyawan MHum. “Untuk juara III bersama, diraih oleh Slafia FC dan Srangsong FC, yang juga berhak atas uang pembinaan dan piala dari panitia,” kata salah seorang panitia lomba, Taryana, kemarin. Dikatakan Taryana, kejuaraan Porkab futsal digelar selama dua hari Sabtu dan Minggu (19-20/1), bertempat di GOR Indoor Slawi. Diikuti oleh 38 tim futsal se Kabupaten Tegal, bertujuan mencari bibit futsal untuk diikutkan dalam Porkab futsal Provinsi Jateng mendatang. Sekaligus memberikan kepada setiap tim yang ada di

daerahnya, untuk bisa tampil dan menguji kemampuannya dalam bertanding. Menurut dia, dalam final yang menggunakan sistim gugur itu, bertemu tim futsal Ninos FC berhadapan dengan tim futsal Wadas FC. Bertandingan berjalan ketat dan disaksikan ratusan penonton. Babak awal keduanya bertanding, tidak ada satu golpun tercipta. Begitu babak kedua peluit panjang dibunyikan, pada sembilan menit babak kedua, Ninos FC berhasil merubah skor 1-0. Sedang kedudukan itu hingga peluit akhir dibunyikan tidak berubah dan pendukung tim futsal Ninos bersorak sorai karena timnya berhasil menjuarai Porkab futsal Kabupaten Tegal itu. Sementara, Bupati Tegal, HM Hery Soelistiyawan SH MHum, usai memberikan hadiah kepada juara Porkab futsal mengatakan, dengan kejuaraan tersebut, diharapkan bisa memilik bibit futsal yang bakal disertakan pada Porkab futsal Jateng mendatang. (gon)

M GHONI/RADAR SLAWI

TERIMA HADIAH - Kapten tim futsal Ninos FC, saat menerima hadiah juara Porkab Futsal dari Bupati Tegal, di lapangan Futsal GOR Indoor, Slawi, Minggu malam (20/1).

Pembekalan Ilmu Pemerintahan Desa Bagi Kades SLAWI - Pemahaman akan ilmu tata pemerintahan desa, banyak kades yang kurang memahami, khususnya kades baru terpilih dan dilantik. Untuk itulah, perlu adanya pembekalan dan pembelajaran ilmu tata pemerintahan, termasuk di dalamnya PP, Pergub maupun Perda dan Perbup terkait pemerintahan desa. Hal itu guna pemberian pemahaman aturan pemerintahan, sehingga kedepan proses perjalanan kades dalam memimpin desanya menjadi maksimal. Apalagi, desa sebagai pemerintahan paling bawah dan bersentuhan secara langsung dengan masyarakat, seorang kades harus memiliki ilmu pemerintahan yang mumpuni. Sehingga tidak setengah-setengah dalam mengatur masyarakatnya demi kemajuan desa dan warganya. “Kami yakin,

dengan majunya sebuah desa, bakal maju pula wilayah kecamatan maupun daerahnya. Inilah yang perlu disikapi oleh setiap pemkab,” terang anggota Komisi I DPRD Kabupaten Tegal dari FPKS, Wakhidin BA, kemarin. Dikatakan Wakhidin, saat ini sejumlah kades di Kabupaten Tegal, dari hasil survei maupun informasi dilapangan menyebutkan, ternyata masih banyak kades yang kurang memahami ilmu akan pemerintahan desa. Itu dikhawatirkan menghambat kinerjanya dalam memenej pemerintahan desanya. Ironinya lagi, teknis pembuatan administrasi tentang sebuah kegiatan dari dana yang diterimanya, juga relatif belum mampu. Kondisi itulah, kiranya menjadi perhatian pemkab agar kedepan kades lebih mampu

dok.rateg

Wakhidin BA

dalam mengelola pemerintahannya. Sehingga apapun permasalahan yang muncul di

desa, tidak lagi menjadi hambatan bahkan bisa diselesaikan oleh seorang kades, yang benar-benar mumpuni ilmu dan pemahamannya dalam menata desa dan masyarakatnya. “Kami kira itu juga tanggungjawab daerah dan harus memintarkan maupun membuat kades di daerahnya menjadi pintar,” ujar Wakhidin. Terkait dengan kebutuhan anggaran guna memberikan pelatihan bagi kades, bisa disolusikan dengan sejumlah pendanaan yang ada. Yang terpenting adalah azas manfaat dari penggelontoran dana, sesuai dengan peruntukannya dan azas manfaatnya jelas. Ini semua demi kemajuan kades dan desa serta masyarakat yang dipimpinnya. Sementara menyikapi itu, Kabag Pemeintahan Pemkab Tegal, Fakihurrokhim menye-

pakati. Bahkan saat ini pihaknya tengah memgagas memberikan pembekalan kepada kades. Terutama kades yang baru dilantik maupun kades lama yang memang membutuhkan pembekalan tersebut. Namun demikian, dirinya tengah mengupayakan saat usainya Pilkades di tahun 2013. Sehingga proses pembekalan tidak berbenturan dengan gelar Pilkades pada sejumlah desa yang bakal digulirkan. “Sudah kami rencanakan untuk memberikan pembekalan ilmu pemerintahan tentang desa pada kades baru maupun lama yang membutuhkan. Untuk penganggarannya, tengah kami bahasa ditingkat Pemkab Tegal, mengingat keterbatasan pendanaan yang dimilik daerah. Yang pasti ini menjadi perhatian daerah,” pungkas Fakihurrohim. (gon)


RADAR BREBES

14

SELASA 22 JANUARI 2013

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes RSU Bhakti Asih RSIA Mutiara Bunda Tanjung Brebes RS Dera As Syifa Banjarharjo Brebes Hotel Dedy Jaya Brebes RS Dedy Jaya

(0283) 671431 (0283) 671279 / 673481 (0283) 877222 (0283) 889588/ 889548 (0283) 673133 / 673158 (0283) 672145/ 672525

WONGE DEWEK Minta Panitia Netral SEBANYAK 13 bakal calon kepala desa Senin (21/1) secara resmi telah ditetapkan sebagai calon kepala desa yang akan mengikuti pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa di enam desa se-Kecamatan Kersana. Camat Kersana Jakaria SIP MM kepada Radar menuturkan, pelaksanaan Pilkades wilayahnya ke 13 calon kades itu tersebar di enam desa. Untuk Desa Jagapura, ada empat calon kades, mereka diantaranya, Sutarno, Sukarwo, Budi Harjono, H Dumeri Maksum. Sedang di Desa Sutamaja terdapat tiga calon, yaitu Nursidik, DOK/RADAR BREBES Sunarto, Turwedi. Dan di Desa Jakaria MM Ciampel terdapat dua calon yaitu Karso, Warnali. Desa Cikandang dua calon yaitu Wastam, Jemingin. Desa Cigedog satu calon yaitu Anang Sugandi. Sementara di Desa Kemukten satu calon yaitu Wirjo. “Dari 13 calon kepala desa yang maju itu, 4 orang diantaranya merupakan calon kepala desa incumben,” terang Jakaria. Sebagai camat yang memimpin di wilayah Kecamatan Kersana, dia menghendaki agar para calon kepala desa yang maju pada bursa Pilkades untuk tidak melakukan tindakan-tindakan yang bisa menimbulkan perpecahan warga. Mereka juga diminta untuk bersamasama dalam menjaga kondusivitas wilayah desa mereka masingmasing. Kepada Panitia Pilkades di enam desa tersebut, lanjut Jakaria, dirinya juga menghimbau agar mereka tetap memegang prinsip netralitas dalam menyelenggarakan Pilkades. Netralitas ini sangat dibutuhkan agar pada proses pemungutan suara nantinya tidak timbul gejolak dan perselihan antar pendukung dan simpatisan calon kades. (har)

DPRD Setuju Bentuk Pansus Pemekaran Wilayah Brebes Selatan DPRD Kabupaten Brebes segera membentuk panitia khusus (Pansus) untuk membahas persiapan pembentukan daerah otonomi baru (DOB) bagi wilayah Brebes Selatan. Itu menyusul telah disampaikannya hasil pembahasan internal Komisi I kepada rapat paripurna di kantor dewan, Senin (21/1). Sekretaris Komisi I, Mustolah SH MM saat menyampaikan laporan kerja komisinya mengatakan bahwa pembahasan terkait dengan pemerkaran itu dilakukan secara maraton dengan dasar usulan dari BPD dan masyarakat yang berada di 6 kecamatan wilayah Brebes Selatan. Selanjutnya, usulan prakarsa tersebut akan ditindaklanjuti dengan pembentukan Pansus. Menurutnya, di tingkat komisi semuanya sudah sepakat agar rencana pemekaran ini ditindaklanjuti dengan pembentukan Pansus oleh DPRD. Sehingga aspirasi masyarakat Brebes selatan untuk membuat kabupaten baru bisa diwujudkan.

Sementara Ketua DPRD Brebes Dr H Illia Amin mengatakan, bahwa langkah DPRD itu merupakan langkah normatif. Di mana hasil Pansus itu nantinya disampaikan kepada Gubernur dan DPRD Provinsi Jawa Tengah. “Teman-teman sudah setujui akan dibentuk Pansus tentang pemekaran. Tapi harus diingat, kita bukan menyetujui atau tidak menyetujui pemekaran, kapasitas DPRD hanya memiliki hak menyampaikan usul prakarsa,” tambahnya. Menurutnya, Pansus yang akan dibentuk tersebut akan bekerja untuk menghasil rekomendasi usulan prakarsa yang akan diserahkan kepada Gubernur dan DPRD Propinsi Jateng. “Jadi, tugas kita di daerah sudah selesai,” tukasnya. Anggota Komisi I DPRD Sururul Fuad Lc menambahkan, rapat paripurna DPRD itu memang bergendakan penyampaian usual prakarsa tentang pemekaran Kabupaten Brebes. “Itu sebagai tindak lanjut aspirasi sebagian besar masyarakat Brebes Selatan. Prosesnya masih panjang, namun normatifnya harus lalui dulu,” ujar dia dalam akun facebook-nya. (ismail fuad)

AJIB AH...

DOK/HUMAS BREBES ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

GERAK JALAN – Gerak jalan 18 km beregu dilakukan dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Brebes ke-335.

SMKN 1 Brebes Juara Gerak Jalan BREBES - Pelajar putra SMK Negeri 1 Brebes berhasil menjuarai lomba gerak jalan 18 KM putra dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-335 Kabupaten Brebes. Mereka berhasil menyisihkan peserta 149 regu lainnya, Senin (21/1). Sementara juara kedua UPTD Pendidikan Kecamatan Salem menyusul kemudian SMPN 2 Brebes. Para juara selain mendapat piala dan piagam juga mendapatkan uang pembinaan. Untuk Juara 1 mendapatkan Rp 2 juta, juara Rp 1,5 juta dan juara 3 Rp 1 juta. Piala dan uang pembinaan diserahkan langsung oleh Bupati Brebes. Gerak jalan yang diikuti 150 regu itu dilepas Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE dengan mengibaskan bendera start dengan hitungan mundur di depan SMK BU NU Songgom hingga Stadion Karangbirahi Brebes. Sepanjang perjalanan, peserta gerak jalan disambut masyarakat dan anak-anak SD/SMP dan PAUD. Mereka mengelukelukan peserta dengan bertepuk tangan, nyanyi dan menabuh drumb band. Bupati beserta jajarannya juga ikut ambil bagian dengan mengikuti gerak jalan di posisi star ke-4. “Melalui kegiatan ini kami mengharapkan para peserta membiasakan diri berolahraga agar tubuh tetap sehat dan prima. Sebab, di dalam badan yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Mari kita wujudkan masyarakat Brebes yang sehat jasmani dan rohani,” ajaknya. (ism)

SEPAK BOLA Persab Bungkam Banyumas Selection BREBES - Persab Brebes berhasil menjinakan tamunya Banyumas Selection, 2-1 dalam laga ujicoba di lapangan Desa Buaran, Kecamatan Bantarkawung, Minggu (20/1). Hasil ini menjadi pelipur lara setelah sehari sebelumnya Persab juga takluk atas penghuni tahta Divisi Utama PSSI, Persip Pekalongan. Melawan Banyumas Selection, anak asuh Dwi Priyo Utomo tampil ngotot sejak peluit pertama dibunyikan. Kedua tim tampil terbuka, namun tim tamu yang memperagakan permainan umpan satu dua berhasil mencuri gol terlebih dahulu pada paruh pertama. Babak kedua baru berjalan 10 menit, giliran Persab yang merobek gawang Banyumas melalui tandukan Rona Gigih. Tidak butuh waktu lama, Persab akhirnya berhasil membalikkan keadaan menjadi 2-1 setelah umpan crossing Rizki Putra disambar Izul Muafik tanpa bisa dihalau kiper lawan. Pelatih Persab Brebes Dwi Priyo Utomo mengaku permainan Persab melawan Banyumas masih terlihat kedodoran karena stamina telah terkuras setelah sehari sebelumnya harus meladeni Persip Pekalongan di Sadion Kraton Pekalongan. Dalam laga tersebut, Persab harus mengakui keunggulan Persip yang mengandalkan sejumlah legiun asing asal Afrika dengan skor 5-1. “Kemenangan ini cukup bagus walau anak-anak sudah kelelahan. Kalau saat melawan Persip, kita bisa mengambil pelajaran dengan tim yang levelnya jauh di atas Persab. Ia mengatakan, laga uji coba yang digeber intensif tersebut selain bisa menambah jam terbang anak asuhnya juga untuk mengukur perkembangan skuad Laskar Jaka Poleng itu guna menghadapi Porprov Jateng, Maret 2013 mendatang. “Uji coba tersebut tujuannya untuk melihat perkembangan anakanak didik kami baik, dari segi fisik, mental maupun teknik dan lainnya,” ujar Dwi. (ism)

FOTO KEPALA DAERAH - Foto kepala daerah terpasang bersama baliho milik salah satu calon kepala desa.

ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

SERAH TERIMA - Berkas pembahasan pemekaran Komisi I diserahterimakan Ketua DPRD Brebes kepada Bupati, kemarin.

Bupati Idza Minta Maaf Pengusiran Anggota DPRD BREBES - Ketua DPRD Kabupaten Brebes H Illia Amin mengkritik kinerja panitia Kirab Budaya Hari Jadi Kabupaten Brebes yang menyebabkan insiden pengusiran terhadap salah satu anggotanya, kemarin. “Kami menyayangkan peristiwa itu terjadi, kegiatan kenegaraan tidak mengedepankan aturan protokoler. Seharusnya fungsi protokoler digunakan, ada aturan mainnya. Dimana, tata urutan tempat duduk atau barisan pejabat sudah diatur. Mestinya setelah barisan Forkominda daerah itu adalah anggota DPRD, tetapi masih ada orang-orang yang tidak normatif. Karena itu, harus dimaksimalkan fungsi protokoler ini,” tandasnya saat memimpin rapat paripurna DPRD, Senin (21/1). Sementara, Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE menyesalkan kejadian pengusiran terhadap salah satu anggota DPRD saat kirab budaya tersebut. Insiden pengusiran tersebut bukan dilakukan oleh keluarganya langsung, melainkan oleh teman yang kebetulan tidak tahu aturan protokoler. “Atas nama pribadi dan keluarga, saya menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada para anggota DPRD dan istri. Kejadian itu benar-benar di luar dugaan saya,” ucapnya. Untuk diketahui, kemeriahan acara Kirab Budaya peringatan

hari jadi Kabupaten Brebes ke335, Minggu (20/1), tercoreng dengan tindakan pengusiran oleh anggota DPRD Kabupaten Brebes oleh seseorang yang mengaku dari keluarga Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE. Peristiwa itu terjadi saat Wahidin yang merupakan anggota Komisi I DPRD Brebes bersama istri menjadi peserta kirab. Saat berada di kereta delman yang akan diarak keliling kota, ia mendadak diusir oleh oknum yang mengaku keluarga Bupati. Pengusiran tersebut sempat memicu adu mulut antara keduanya hingga memancing perhatian masyarakat yang tengah menyaksikan kirab tersebut. “Saya sudah menempati tempat sesuai aturan dari panitia, eh tiba-tiba diusir dan disuruh turun. Yang membuat saya

kecewa lagi, yang meminta turun ini mengaku-ngaku keluarga Bupati Brebes. Sementara, panitia tidak ada tindakan apaapa,” tandas Wahidin. Dalam adu mulut tersebut, seorang yang mengaku keluarga Bupati itu meminta Wahidin dan istrinya turun dari kereta delman. Sebab, kereta tersebut disebutkan sudah disewa untuk keluarga Bupati. “Lah, sebenarnya yang menyewa delman untuk kelengkapan kirab siapa, keluarga Bupati atau Pemkab Brebes. Kan panitia yang mengatur,” lanjutnya. Meski kecewa dengan tindakan arogan tersebut, Wahidin menilai secara umum acara kirab budaya itu sudah bagus dan berlangsung lancar. Ia mengevaluasi, aturan protokoler yang diterapkan semrawut. (ism)

JATIBARANG - Tiga calon kepala desa yang telah ditetapkan Panitia Pilkades Kedungtukang, Kecamatan Jatibarang Senin (21/1) secara bersamasama mengikuti pengambilan nomor urut. Dalam prosesi itu, masing-masing calon diberi kesempatan untuk mengambil nomor urut secara langsung yang telah disediakan panitia dan disaksikan lima orang simpatisan dari masing-masing calon. Panitia Pilkades Kedungtukang Cipto Hadi menuturkan, setelah penetapan ketiga calon kades, mereka juga langsung diberi kesempatan untuk mengambil nomor urut. Dalam pengundian itu, nomor urut satu dimiliki calon kades Tanto Sugeng Raharjo, nomor urut dua dimiliki Safii dan untuk nomor

urut tiga dimiliki calon kades Abdul Kodir. Setelah dilakukan penetapan dan pengundian nomor urut, lanjut Cipto Hadi, saat ini panitia tinggal menunggu proses kampanye dan pemungutan suara. “Untuk jadwal kampanye sendiri akan dilaksanakan pada Tanggal, 11 Februari 2013 atau sehari sebelum proses pemungutan suara berlangsung,” terang dia. Sedang untuk hak pilih sendiri, sesuai dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) terdapat 3.236 pemilih. Sementara untuk anggaran Pilkades sendiri, panitia telah menetapkan alokasi anggaran dengan total nilai Rp 69 juta. “Sampai dengan penetapan dan pengundian nomor urut ini kami menggunakan dana yang ber-

sumber dari swadaya calon kades. Ini mengingat bantuan dari Pemkab Brebes belum ada kejelasan,” tutur dia. Menurutnya, sampai dengan ini panitia belum mendapatkan edaran dari pemerintah terkait dengan penyaluran bantuan Pilkades yang bersumber dari APBD. “Kami masih menunggu bantuan itu, dan diharapkan itu bisa disalurkan sebelum tahapan Pilkades berakhir,” pintanya. Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Camat Jatibarang Subagyo,SH meminta kepada para calon yang telah ditetapkan untuk tidak mengundurkan diri. Menurutnya, sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) yang ada, para calon kades yang telah ditetapkan tidak diperbolehkan untuk mengundurkan diri. (har)

DOK/FACEBOOK

DIUSIR – Anggota DPRD Brebes Wahidins empat diusir mengikuti kirab budaya dalam rangka Hari Jadi, Minggu lalu.

Foto Bupati dengan Cakades Masih Tiga Calon Kades Kedungtukang Ambil Nomor Urut Terpasang Panitia Belum Terima Instruksi BREBES - Foto gambar wajah Bupati dan Wakil Bupati Brebes bersama dengan calon kepala desa masih terpasang di tempat umum. Padahal, Pemkab Brebes telah melayangkan himbauan kepada panitia Pilkades agar menindak aksi pemasangan simbol-simbol negara tersebut. Fenomena atribut wajah bupati dan wakilnya itu seperti yang terjadi di Desa Klampok Kecamatan Wanasari. “Dengan membawa-bawa bupati dan wakil di Pilkades kami khawatir suasana desa tidak kondusif karena kesannya ada keberpihakan kepada calon tertentu,” kata Toto Sugiarto, warga yang juga Sekretaris Forum Manijah Center Klampok, Senin (21/1). Dia mengatakan, sebagai simbol negara, bupati adalah milik semua rakyat Brebes dan sudah sepantasnya mengayomi semua warganya tanpa membeda-bedakan. “Sah-sah saja mengidolakan bupati tapi kalo di Pilkades ada aturan main, ini bukan ajang parpol tapi warga. Kalo Pilkada atau Pemilu sih tidak apa-apa, tapi di Pilkades itu bukan dari partai tapi masyarakat memilih sesuai pilihan apapun latarbelakang politiknya.” “Agar suasana tetap kondusif, kami juga berharap agar panitia bersikap netral dan bekerja sesuai aturan, terutama dalam hal verifikasi berkas calon. Begitu juga perangkat desa dan BPD harus tetap menjaga netralitasnya,” lanjut Toto. Sementara Ketua Panitia Pilkades Desa Klampok, Wanasari, Ahmad Toridin SPdI mengaku belum bisa menindak baliho cakades yang memuat

gambar kepala daerah karena tidak ada regulasi yang mengaturnya. “Kami belum menerima surat resmi dari Pemkab, dalam hal ini Kabag Pemdes sebagai dasar hukum. Sehingga, kami tidak bisa berbuat apa-apa karena nanti bisa salah paham dengan masyarakat,” katanya saat ditemui. Dia mengungkapkan, pemasangan foto kepala daerah bersama salah satu cakades di wilayahnya tersebut, merupakan urusan pribadi yang bersangkutan. Sejauh ini, pihaknya juga belum mendapat keberatan dari masyarakat. “Itu urusan yang bersangkutan, kebetulan katanya masih kerabat dengan bupati. Kalau Panitia tetap akan netral,” katanya. Menanggapi hal ini, baik bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE dan wabup Narjo mengaku belum mengetahui hal itu. Sebagai kepala daerah, mereka mengaku akan netral. “Belum ada koordinasi dengan kami, dan kami juga tidak memihak siap apun, semua adalah warga Brebes,” kata Narjo. Sebelumnya, Kabag Pemerintahan Desa (Pemdes) Setda Brebes, Drs Tatag Koes Adiyanto MSi mengaku sudah meminta kepada panitia Pilkadesnya agar menegur yang calon yang memuat foto bupati karena dinilai kurang etis. Dijelaskan, bupati dan wakil bupati adalah simbol negara yang juga milik semua masyarakat. “Kalau foto bupati dan wakil bupati dibawa-bawa, maka orang akan menafsirkan bupati dan wakil itu tidak netral, tapi memihak salah satu calon. Padahal kepala daerah itu milik semua masyarakat Brebes, bukan golongan tertentu karena fungsinya sebagai simbol negara,” tegas Tatag. (ism)


SAMBUNGAN

SELASA 22 JANUARI 2013

15

RADAR TEGAL

Kartu Jamkesmas Baru Mulai Berlaku

ADI MULYADI/RATEG

ANTRI - Sejumlah pasien Jamkesmas tengah antri di loket RSUD Kardinah.

Ajukan Tuan Rumah Porprov 2017 HARAPAN dan keinginan Wali Kota H Ikmal Jaya SE Ak, agar pelaksanaan Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Jateng 2017, dilaksanakan di Kota Tegal benar-benar mendapat tanggapan positif berbagai kalangan. Termasuk Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI). Harapan dan keinginan sebagai tuan rumah disampaikan kepala daerah, dalam acara pembukaan Pelatihan Daerah (Pelatda) Kota Tegal 2012 - 2013. Selanjutnya KONI mengajukan

surat permohonan sebagai tuan rumah Porprov 2017 pada KONI Jawa Tengah dan Kementerian Olah Raga (Kemenpora) pusat. Menurut Ketua KONI Kota Tegal, Hartono Santoso, permohonan menjadi tuan rumah mendapat sambutan positif. “KONI telah mengajukan surat permohanan sebagai tuan rumah Porprov 2017 pada KONI Jateng, dan mendapat respon cukup baik. Semuanya akan dibahas lebih lanjut,” ucapnya ketika ditemui di sela-sela

kesibukan, kemarin. Berkaitan dengan pembangunan sarana prasarana olah raga, lanjutnya, bakal dibangun di Kecamatan Margadana. Luas lahan yang dibutuhkan sekitar 20 hektare. “Pelaksanaan Porprov nantinya bekerja sama dengan Pemkab Tegal dan Brebes. Khususnya untuk penggunaan sejumlah tempat olah raga. Tidak semua cabang olah raga diadakan di Kota Tegal. Misalnya cabang olah raga dayung. Sebab Kota Tegal tidak mempunyai waduk atau danau. Sehingga ke-

giatan digelar di Waduk Cacaban atau Waduk Malahayu.” Lebih lanjut dia mengungkapkan, kerja sama ini termasuk untuk cabang olah raga lain. Hal ini sekaligus mempromosikan potensi daerah masing-masing. “Kami berharap usulan menjadi tuan rumah dapat disetujui. Kalau memang terealisasi merupakan sejarah tersendiri. Sebab baru pertama kali Kota Tegal jadi tuan rumah even olah tingkat propinsi. Setelah Kabupaten Banyumas, giliran Kota Tegal,” papar Hartono lagi. (din)

Optimis Dagangannya Tetap Dibutuhkan dari halaman 9 keluar lewat layar monitor. Dengan kemajuan teknologi, dunia tidak lagi selebar daun kelor. Bahkan sekarang lebih kecil. Tinggal klik, segala informasi dibutuhkan langsung keluar di depan mata. Buku yang merupakan jendela dunia, secara perlahan mulai tergantikan. Kemajuan teknologi informasi menyodorkan sebuah tantangan menyangkut hidup matinya dunia penerbitan cetak. Lalu, bagaimana dengan perkembangan penjualan buku di Kota Bahari? Salah seorang penjual buku cetak, Meddy mengakui bahwa omset penjualan buku cetak tak seramai dulu. Sekarang pelajar memilih inter-

net. “Untuk penjualan buku jelas mengalami penurunan. Semua lari ke internet. Padahal untuk biaya fotokopi lebih mahal. Murah beli buku. Selain itu, buku dapat dikoleksi,” imbuhnya ketika ditemui kemarin. Meski banyak pelajar dan masyarakat umum memilih internet. Setiap hari diakui ada saja yang membeli buku. Selain buku pelajaran, tidak sedikit konsumen membeli buku lain. Baik buku terapan, novel dan sebagainya. Dari kalangan mahasiswa, banyak yang mencari buku tentang hukum, ekonomi, sosiologi dan sejenisnya. “Kalau pengunjung tiap hari ada saja yang datang. Mereka memilih buku sesuai yang dibutuh-

kan. Selain itu, tak sedikit tamu yang datang dari kalangan pelajar. Buku-buku yang dijual di tempat ini harganya murah. Bahkan untuk tiga buah buku cuma Rp10 ribu,” papar Meddy lagi. Di tempat sama, seorang pengunjung toko buku, Intan (23) menyatakan, dia sengaja datang ke toko buku. Disamping untuk rekrerasi, juga melihat-lihat judul buku terbaru. “Setiap berkunjung ke suatu kota, tak lupa saya menyempatkan diri mengunjungi toko buku. Termasuk di Kota Tegal.” Ternyata tidak hanya Meddy, yang mengeluhkan penjualan buku cetak. Hal serupa terjadi pada penjualan buku bekas pakai. Seperti banyak dijual di

Pasar Alun-alun, sebelah barat lapangan PJKA. Di sini tumpukan buku bekas pakai maupun buku baru dijual dengan harga murah. Selain itu, tak sedikit dijual aneka majalah. Menurut pedagang buku, Slamet, pembeli memang sangat jarang. Tidak seramai dulu. Sebelumnya jumlah pembeli sebagian besar mahasiswa dan pelajar. Sekarang keadaannya benar-benar sepi. “Kalau pun ramai bertepatan tahun ajaran baru. Biasanya banyak orang tua membeli buku untuk anaknya. Saat ini, setelah habis dipakai, buku pelajaran dipakai adik atau saudaranya lagi. Sehingga pelajar kesulitan mencari buku pelajaran bekas,” paparnya. (abidin abror)

Waspadai Peredaran Kosmetik Berbahaya dari halaman 9 bahan bahaya atau dilarang. Antara lain dengan kandungan bahan berbahaya merkuri (hG0), bahan dilarang hidrokinon, dan kosmetik mengandung pewarna dilarang. Pihaknya bakal menindaklanjuti surat Badan POM RI, dengan terjun dan melakukan pengecekan. “Kami telah menyiapkan tim guna mengawasinya. Kami minta orang dan toko yang memiliki kosmetik yang dilarang agar ditarik, lalu diserahkan pada pihak terkait. Bila hasil pengawasan ternyata ditemukan. Toko maupun pemilik kosmetik dapat dikenai sanksi pidana. Yakni dijerat Pasal 60 dan 62 UU Perlindungan Konsumen, dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun atau denda paling banyak Rp2 miliar.” Lebih lanjut Sugeng mengungkapkan, untuk kosmetik mengandung bahan berbahaya

merkuri (hg) ada 20 item. Yaitu DR Whitening Teatment Night Cream, Lie Che Whitening soap, Lie Che Day Cream, Lien Hua Day Cream, Walet Krim, Night Cream Small, pemutih dokter, SP spesial UV Whitening, Spesial pear; cream super, pemutih sejuta bintang, racikan walet putih, Night cream SJ SIN Jung, Day Cream SJ UV White SIN Jung, vitamin pemutih kecantikan, KLIP 80"S Day Cream, Vayala Bightly Cream, Vayala Daly Cream, dan valya sabun transparan. Semua merek kosmetik tersebut positif mengandung merkuri atau raksa (hg). Sebagian tak milik ijin, dan sebagian ijin dibatalkan. Untuk kosmetik mengandung bahan dilarang hidrokinon ada 6 merek. Antara lain SBM-2 Cream, SB-2 Cream, SBM-1 Cream, SB-1 Cream, SB-3 Cream, SL-2 Cream, hasil uji badan POM RI positif mengandung hidrokinon, semuanya

tanpa ijin edar. Kosmetik mengandung pewarna dilarang ada 16. Masing-masing Jus Miss Lip Color Lipstick No. 41, Feves Color Cream 0,43 Phoenix Red, Fever color cream 0,43 Phoenix Red, Feves color cream 5,36 golden cupprum, Pond’s Beuty Care make Up lipstick colorful eye shadow two way cake (pink), Izioca Eye shadow Two Way cake with pearl Nutriant, Vit B3 & UV protection, Tailamei 3 in 1 Twi way cake & eye shadow color control No. A3, Tailaimei Make Up kit Eye shadow & lipstick 7 Blusher & Twi way cake No. A81, Tailaimei Make Up kit compact powder & Eye shadow blusher & lipstick No. A73, Tailaimei fashion make up kit Eye shadow & lipstick & blusger & two way cake No.92, Tailaimei mak nup kit eye shadow & lipstick & blusher & two way cake No, 64, Tailaimei make up kit Beautyful color No. 178, Tailaimei 12 Eye shadow &

4 blush & 3 two way cake, Tailaimei Make up Kit Eye Shadow & blusher & two way cake No. A10 serta Tailaimei Make Up kit compack powder & Eye Shadow Blusher & lipstick N. A65. “Untuk melindungi masyarakat dari penggunaan kosmetik yang tidak memenuhi persyaratan keamanan, manfaat, dan mutu. Kami melalui informasi dari Badan POM RI secara rutin dan berkisanambungan, melakukan pengawasan peredaran kosmetik. Termasuk kemungkinan penggunaan bahan berbahaya serta dilarang dalam kosmetik. Kami menghimbau dan menegaskan pada masyarakat, tidak menggunakan kosmetik yang mengandung bahan berbahaya merkuri (hg), kosmetik mengandung bahan dilarang hidrokinon, dan kosmetik mengandung pewarna dilarang, yang kami sampaikan tadi.” (hun)

Ambil E-KTP Ditarik Bayaran dari halaman 9 Seorang warga RT 02 RW 03 Debong Kidul Tegal Selatan, Hasan Suwito (44) mengatakan, dalam undangan yang diterima tidak ada kata-kata membayar. Namun pada kenyataannya, usai mengambil e-KTP, mereka diminta mengisi kaleng dengan besaran Rp2.000 per keping eKTP. “Kami tidak tahu uang tersebut untuk membayar apa. Namun yang jelas tidak ada kuitansi yang diterima, setelah memasukkan uang ke dalam kaleng. Saya memang belum diminta mengisi kaleng. Sebab masih dalam antrian. Tapi banyak orang membayar Rp2.000 ke petugas. Terutama yang mengambil e-KTP sebelum hari ini (kemarin, red),” tandasnya di sela-sela antrian. Hal sama diungkapkan Safii (56), warga Kalinyamat Wetan. Menurutnya, pungutan Rp2.000

kalau hanya satu tidak memberatkan. Namun menjadi berat bila dalam satu keluarga terdapat 5 orang. Lantaran harus membayar atau mengisi kaleng Rp10.000. “Selain itu, saya berharap pengambilan e-KTP dipermudah. Sementara ini antriannya panjang. Saya saja sudah datang dari pukul 09.00. Hingga pukul 11.15 belum mendapatkan e-KTP,” paparnya. Demikian pula disampaikan warga Kalinyamat Wetan RT 03 RW 01, Rohani (35). Warga yang mengambil e-KTP lebih dulu, hampir seluruhnya diminta mengisi kaleng oleh petugas. “Beruntung saya mengambilnya hari ini, ketika ada wakil wali kota. Sehingga petugas tidak menarik bayaran. Mungkin jika saya mengambilnya besok atau kemarin, pasti ditarik Rp2.000 per keping e-KTP.” Menanggapi permasalahan itu, Camat Tegal Selatan, Mar-

setyanto menandaskan bahwa kecamatan cuma dijadikan tempat untuk membagi e-KTP. Petugas yang membagi serta undangan bukan dari kecamatan. Tapi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Dia mengaku tidak tahu-menahu tentang adanya pungutan, yang dilakukan petugas dalam pengambilan eKTP. “Tugas kami memberikan pengantar untuk pembuatan administrasi kependudukan. Pembagian e-KTP semua personilnya dari Disdukcapil. Kami tidak tahu apa yang dilakukan petugas, waktu membagikan eKTP. Bahkan sehari mendistribusikan berapa pun kami tidak tahu,” tandasnya. Dengan adanya keluhan warga tersebut, lanjutnya, mulai hari ini pihak kecamatan bakal melakukan pengawasan. Jika dibiarkan, warga tahunya yang melakukan pungutan orang kecamatan. Padahal pihaknya

ketempatan saja. Di tempat sama, Wakil Wali Kota Habib Ali Zaenal Abidin menuturkan, keluhan warga terkait pungutan saat pengambilan e-KTP di Tegal Selatan segera ditindaklanjuti. Dia segera berkoordinasi dengan Disdukcapil, agar permasalahan ini dapat diselesaikan. “Namun yang jelas dan wajib warga tahu, dalam pengambilan e-KTP tidak ada pungutan apapun alias gratis. Bagi warga yang dipungut, cepat laporkan pada saya. Tidak benar mengambil e-KTP itu bayar.” Memang, imbuhnya, waktu tinjauan tidak ditemukan barang bukti, kaleng atau lainnya. Tapi warga yang mengantri semuanya mengeluhkan pungutan tersebut. Sehingga tidak menutup kemungkinan, apa yang disampaikan memang benar. “Ini segera kami kordinasikan dengan dinas terkait,” pungkasnya. (adi)

MASYARAKAT pemegang kartu baru Jamkesmas warna biru, kini dapat tersenyum lega. Sebab database kepesertaan program nasional itu sudah turun dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Sehingga kartu baru mulai berlaku. Hal ini diperkuat dengan surat edaran PT Askes pusat No. 0274/III.1/0113 tanggal 14 Januari. Dalam surat itu menyebutkan, berdasar surat Direktur Jenderal Bina Upaya Kesehatan Kemenkes No. JP.02.01/I/0051/2013 tanggal 11 Januari, tentang penerbitan SKP bagi para pemegang kartu baru. Dijelaskan, kartu Jamkesmas baru warna dasar biru mulai berlaku 1 Januari, dengan master file kepesertaan terbaru. Sedangkan kartu Jamkesmas lama warna dasar hijau, masih dapat digunakan sampai 28 Februari. Mulai 1 Maret, kartu Jamkesmas lama tidak berlaku, dan database lama yang terinstall harus dihapus. Hal tersebut dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tegal, dr Moehammad

Hafidz MKes, melalui Kabid Kesehatan Keluarga Yuli Prasetya. Menurutnya, belum turunnya database Jamkesmas beberapa hari lalu, banyak memunculkan komplain. Meski kartu telah berada di tangan pemiliknya, namun belum berlaku dan diberikan pelayanan kesehatan gratis. “Dengan turunnya surat edaran PT Askes pusat, menindaklanjuti surat Kemenkes, kartu baru Jamkesmas kini sudah berlaku. Surat sampai pada kami Jumat lalu, dan per Sabtu (19/1) kartu baru dapat dipakai,” imbuhnya, kemarin (21/1) di RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Kardinah. Dia menandaskan bahwa kuota Jamkesmas baru Kota Tegal dari pusat 64.490 jiwa. Namun demikian, kartu yang telah dibagikan pada pemiliknya sekitar 63.797. Jadi belum semuanya kartu Jamkesta baru sampai ke tangan pemegangnya. “Jika dibanding tahun sebelumnya, ada penambahan jumlah kuota. Karena jumlah warga yang dicover Jamkesmas sebe-

lumnya cuma 62.113 jiwa. Kendati demikian dalam data baru ini terdapat warga yang sebelumnya dicover menjadi tidak. Demikian pula sebaliknya.” Semantara Direktur RSUD Kardinah, dr Abdal Hakim Tohari Sp RM MMR menguraikan, dengan turunnya database Jamkesmas, per Sabtu lalu pelayanan pada pemegang kartu biru telah diberikan. Karena ada kejelasan penjamin setelah surat edaran Kemenkes keluar. “Dalam surat menyatakan berlaku per 1 Januari lalu. Namun demikian pelayanan baru kami berikan seusai ketentuan Sabtu kemarin setelah database turun,” paparnya. Ketika ditanya bagaimana dengan pemegang kartu lama yang tidak mendapat kartu baru? Hakim menjelaskan, sesuai ketentuan kartu lama masih berlaku pada waktu masa transisi. Batas akhir penggunaannya 28 Februari mendatang. Setelah itu, kartu lama tidak berlaku, yang ada hanya kartu Jamkesmas warna dasar biru. (adi)

Wah, Fasilitas Obyek Wisata PAI ... dari halaman 9 “Saya minta adanya penantaan parkir. Karena selama ini sering dikeluhkan pengunjung. Saya mengusulkan supaya di PAI diterapkan sistem seperti pintu tol. Petugas mengenakan seragam, dan mengarahkan ke lokasi parkir tanpa ada pungutan parkir lagi. Sedangkan bagi pejalan kaki atau sepeda kayuh, dibebaskan dari retribusi.” Lebih lanjut dia menjelaskan, dengan sistem layaknya pintu tol, tidak ada lagi kebocoran restribusi, disamping menghilangkan aktivitas parkir ilegal, serta tidak ada lagi pengunjung resah. Namun dengan catatan, rencana pintu masuk melalui Ja-

lan Sangir, dan keluar melalui Jalan Halmahera harus diberlakukan. “Kalau itu bisa dilaksanakan, pendapatan PAI akan maksimal. Kebocoran mampu ditekan sangat minim,” papar Sungkar. Di tempat terpisah, Kasi Pengembangan Produk dan Usaha Pariwisata pada Dinas Pemuda Olah Raga Seni Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar), Sudibyo SE mengungkapkan, guna mengatasi banjir maka pihaknya melakukan normalisasi saluran di sekitar PAI. Adapun kerusakan waterboom dan poci tumpah lantaran korosi. “Poci tumpah di Waterboom kami lepas. Sebab tiang penyangganya keropos. Hal itu sebagai antisipasi supaya tidak

roboh menimpa pengunjung.” Sedangkan mantan Kepala Dinas Perhubungan dan Pariwisata, H Sumito SIP menandaskan, pengembangan PAI harus dilakukan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sebab obyek wisata itu memiliki potensi besar, dijadikan sebagai tujuan wisata. Karena itu, berbagai kerusakan yang terjadi harus secepatnya diperbaiki, dan banjir segera diatasi. “Kami berharap penambahan sarana prasarana dilakukan. Mengingat secara lahan masih memiliki potensi. Kalau itu diterapkan, jumlah pengunjung makin bertambah, seperti pembangunan hotel yang langsung menghadap ke pantai,” imbuhnya. (hun)

Beri Batas Waktu Kerja PPDP dari halaman 9 Zuhri Madrais SAg, sesuai jadual tahapan pilgub, tanggal 4 Februari 2013, hasil coklit dapat diterima lembaganya. Sehingga 407 PPDP yang memperoleh mandat melakukan coklit harus bekerja keras. Sebab tinggal beberapa hari lagi, mereka menuntaskan tugas coklit maupun validasi data pemilih pilgub, sebelum ditetapkan jadi Daftar Pemilih Sementara (DPS) serta DPT. “Sesuai laporan, saat ini realisasi coklit baru 40 persen. Ada 60 persen lagi. Untuk itu kami harap PPDP bekerja maksimal. Sehingga target waktu tersedia, bisa diselesaikan.”

Dia menambahkan, sesuai Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilu (DP4) pilgub dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) ada 226.213 orang. Namun data itu belum final. Pihaknya masih melakukan coklit, sebelum ditetapkan jadi DPS. Apalagi sesuai Data Agrigat Kependudukan (DAK) 2 Pemilihan Legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (pilpres), jumlah penduduk Kota Tegal cuma 254.450 jiwa. Kepastian jumlah pemilih, KPU menunggu hasil coklit. “Karena masuk tahapan, daftar pemilih kami gunakan hasil coklit. Berapa pun hasil validasi petugas PPDP, itu yang akan kami pa-

kai,” tutur Saifudin lagi. Lebih lanjut dia memaparkan, dalam penyelarasan aplikasi, baik untuk PPS dan PPK terkait data pemilih. Pihaknya sengaja melakukan bintek manual aplikasi sistem informasi data pemilih gubernur Jateng. (Si-Indi Jateng) untuk anggota PPK seKota Tegal. Hasilnya, PPK harus mensosialisasikan ke PPS dan PPS, diteruskan ke panitia di bawahnya lagi. “Melalui bintek, kami berharap ada keselarasan dalam menjalankan tugas dan kewajiban antarsesama panitia penyelenggaran pilgub. Baik KPU, PPK, PPS maupun panitia penyelenggara pilgub Jateng lain,” imbuhnya. (hun)

Diabetes Bisa Diatasi dengan Kacang Kedelai Majalah Healthy Life Oktober 2007 menyatakan, diabetes sudah dikenal sejak berabadabad Sebelum Masehi (SM). Di Mesir, 1500 SM pada Papyrus Ebers telah digambarkan bahwa ada penyakit dengan tandatanda banyak kencing. Dan Celsus menemukan penyakit ini 30 tahun SM, tapi baru 200 tahun kemudian Aretaeus menyebutnya dengan diabetes. Selain faktor genetik, yang jadi penyebab penyakit ini adalah perubahan gaya hidup, kebiasaan makan yang buruk, perubahan komposisi tubuh, penyakit penyerta, usia lanjut, serta pemakaian obat yang rutin. Obat hipoglikemik oral golongan daonil yang dipakai lama dapat meningkatkan intoleransi glukosa sehingga diperlukan terapi insulin untuk penderita diabetes tipe 2. Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), penderita diabetes di dunia berjumlah sekitar 250 juta, dan satu orang di antaranya meninggal setiap sepuluh detik akibat penyakit mereka itu mengalami komplikasi. Bagaimana dengan negeri kita? Untuk Indonesia, juga menurut WHO, jumlah kasus penyakit yang juga disebut kencing manis ini berada pada posisi terbesar ke4 dunia setelah Cina, India, dan Amerika Serikat. Persatuan Diabetes Indonesia menyebutkan, tahun 2000 baru terdapat 8,5 juta penderitanya di Indonesia, namun di akhir 2008 sudah 12 juta. Dan diperkirakan tahun

2030 mencapai 20 juta. Parahnya, separuh dari mereka tak sadar telah mengidap diabetes sehingga setiap tahun ada 6 juta penderita baru yang wafat. Mengingat begitu banyaknya penderitanya di negeri ini, sangat disayangkan karena tahun 2008, menurut data statistik, jumlah dokter ahli diabetes baru sekitar 50 orang. Untuk membuat penyakit ini enyah dari tubuh penderita belum ditemukan jalannya. Tapi, untuk membuatnya tak sampai ke tahap komplikasi, jelas tak satu jalan ke Roma. Di antaranya membatasi konsumsi karbohidrat seperti nasi, serta menghindari makanan manis. Lalu, olahraga teratur 3-4 kali seminggu dengan durasi 1 jam. Minum obat secara teratur pun perlu, selain menghindari rokok, alkohol, dan stres. Beristirahat dengan cukup juga penting. Ada lagi yang lain, yaitu mengonsumsi tanaman yang dapat menurunkan gula darah. Apa tanaman itu? Tentu banyak, tapi di antaranya–yang telah dibuktikan penderitanya– adalah kedelai. Kandungan biji kedelai mampu mengendalikan status glukosa yang tidak menguntungkan dalam tubuh. Protein kedelai kaya akan arginin dan glisin. Kedua asam amino itu merupakan komponen penyusun insulin dan glukogen yang disekresi kelenjar pankreas. Dan yang jadi nilai plusnya, protein nabati lebih mudah diterima ginjal

ketimbang yang hewani. Karena itu, semakin tinggi asupan protein, sekresi insulin dan glukogen ke tubuh semakin meningkat. Dengan meningkatnya kadar insulin, kadar glukosa darah akan berkurang karena sebagian diubah menjadi energi. Saat ini banyak kedelai bubuk beredar. Namun, Kedelai Bubuk Instan New Mandala 525, yang dulu bernama MDL525, sangat laku karena manfaatnya nyata dan produknya higienis. Kadar isoflavonnya terukur, sehingga tidak sama dengan susu-susu kedelai yang diproduksi di rumah tangga. Dan ini ditunjang oleh mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk beralih ke bahan nabati ini dalam memelihara kesehatan, sebagai pengganti kebiasaan minum kopi atau teh di pagi hari. Sehingga kebiasaan ini perlu ditiru dan disebarluaskan kepada seluruh lapisan masyarakat. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. Untuk konsultasi kesehatan, hubungi dokter kami pada jam kerja di telepon bebas pulsa 08001401430 atau di e-mail purwati-s@centrin.net.id. Produk ini bisa didapatkan di apotek dan toko obat terkemuka di kota Anda. Dan untuk informasi penjualan, hubungi distributor kami untuk Provinsi Jawa Tengah di 08129474173.


RADAR TEGAL

SELASA, 22 JANUARI 2013

Bukan Dicabuli tapi Digauli SEMENTARA banyak anak muda bisa kaya raya, Elman (35) malah pemuda miskin pertimbangan. Bayangkan, ketika dia selingkuh dengan WIL-nya, kok direkam segala. Nah, begitu file rekaman itu ketahuan istrinya dalam laptop, jadilah masalah, bahkan polisi pun turun tangan mengurusi perkaranya. Agaknya Elman asal Purwokerto, Banyumas, tak jauh beda dengan karakter lelaki pada umumnya, suka pembosan pada pasangannya sendiri. Meski istri cukup cantik, ketika ketemu barang baru dan kayaknya memungkinkan, pengin juga. Lalu berusahalah dia untuk lobi-lobi setengah kamar agar bisa dilanjutkan dengan adegan dalam kamar. Jadi tak ubahnya guk-guklah. Meski di rumah disediakan menu beras Rojo Lele berikut lauk-pauknya, ketemu kotoran di jalan disikat juga! Elman memang sedang punya gebedan baru. Secara fisik sebetulnya sang WIL biasa-biasa saja, cuma dia menang lebih muda. Dasar Elman tipe lelaki petualang, gadis kenalan baru itu lalu ditelateni sehingga rela berbuka paha untuknya. Untuk “eksekusi” dalam rangka koalisi, Elman sengaja memilih hotel. Oon-nya dia, soal adegan mesum seperti itu kenapa pakai direkam segala. Dari mulai pemanasan hingga semuanya diabadikan lewat kamera HP. Selanjutnya, rekaman itu dikopi ke dalam hardisk laptop miliknya. Di saat-saat tertentu Elman suka melihat-lihat gambarnya yang sedang bermesum ria itu. “Ora kalah karo Ariel o ya...” batinya bangga. Nah, beberapa hari lalu laptop itu ketinggalan di rumah. Lalu sang istri, Tutik (28) iseng-iseng mengoperasikannya. Bagitu membuka sebuah file, dia menemukan adegan porno sebagaimana layaknya gambar-gambar di dunia maya. Tapi setelah dicemati, lho lho… kok bintang lelakinya justru suami sendiri? Langsung dadanya megap-megap. Dia sangat kecewa, karena suaminya ternyata bagian dari komplotan penjahat kelamin! Begitu suami pulang dan diklarifikasi, Elman tidak mengaku. Tapi Tutik sendiri tak mau lagi menunjukkan gambar itu, karena takut laptop penuh dosa itu dirampas suami dan dia kehilangan barang bukti. “Pokok ngaku bae, selingkuh karo wadon lia nang hotel, kan?” kata Tutik meledak-ledak. Ujung-ujungnya Elman malah meninggalkan rumah. Makin sewotlah jadinya perempuan malang itu. Dia segera melaporkan skandal itu ke polisi. Tapi lantaran locus delicti-nya di luar kota, polisi menyarankan agar Tutik membawa kasus itu ke kantor polisi setempat. Jadilah Tutik mengusung aib suaminya ke luar kota. Untuk menimbulkan efek jera, Tutik berharap polisi bisa menindak suaminya. Mau dijerat pasal apa saja terserah, yang penting Elman mengaku salah dan menerima hukumannya secara setimpal. Polisi sendiri sudah bergerak ke lapangan dan menjerat Elman dengan pasal pencabulan. Walah, taroke Elman neng ora dicabuli owh pak, tapi digauli! (wan/jpnn)

Terpeleset, Pencari Kangkung Tewas KUDUS – Nasib nahas menimpa Saripan (55) warga RT 4 RW 5, Dukuh Broto, Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kudus. Niat mencari kangkung untuk pakan ternak harus berakhir dengan kematian. Saripan tenggelam di genangan air areal persawahan Desa Kirig, Kecamatan Mejobo, kemarin malam. Kapolsek Mejobo, AKP Dwi Jati Usodo, mengungkapkan, kejadian itu bermula korban sekitar pukul 14.00 pergi ke sawah di Desa Kirig. Dia hendak mencari kangkung untuk pakan kambing yang dipeliharanya. ”Di areal persawahan tersebut sering tergenang dan banyak ditumbuhi kangkung,” ungkap Jati. Namun, hingga Maghrib korban belum pulang ke rumah. Di hari biasa, korban selalu pulang maksimal pukul 17.00. Karena khawatir, Nur Rosyid, anak korban, mencari di tempat yang biasa digunakan ayahnya mencari kangkung. ”Di pinggir sawah itu, Rosyid menemukan sepeda motor korban bernomor polisi K 5310 RC diparkirkan di bawah pohon randu. Usai didapatkan sepeda motor korban, pencarian dilakukan tim gabungan Koramil, Polsek Mejobo, BPBD, dan masyarakat sekitar dengan menggunakan perahu karet,” imbuhnya. Sedangkan, sumber lain menerangkan, Saripan mencari ikan dan sayur di Sungai Payaman, Mejobo. Sekitar pukul

08.00, korban menjalankan aktivitas sendirian. ”Namun, sekitar pukul delapan malam, warga melihat beberapa alat kerjanya, seperti pisau dan jaring masih berada di lokasi. Warga tersebut menaruh curiga, pria tersebut mendapat musibah,” kata Kasi Kesiap Siagaan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kudus Atok Darmobroto, kemarin. Tak lama kemudian, pihaknya mendapatkan kabar dari warga. Timnya langsung meluncur ke TKP dengan membawa mobil dilengkapi dengan perahu karet sampai di lokasi sekitar pukul 21.00. Sementara puluhan warga sudah berkumpul. ”Kami pun langsung terjun ke sungai dan melakukan penyisiran. Karena suasana sudah gelap, kami sedikit kesulitan,” ungkapnya. Penyisiran tidak hanya di Sungai Payaman. Pencarian berlanjut ke jurusan sungai tersebut. Saat itu, kedalaman sungai sekitar 1,5 meter dan arus sangat deras. ”Sekitar dua jam, pencarian kami membuahkan hasil. Kami menemukan jasad korban di sekitar Sungai Kirig, Mejobo,” ungkapnya. Korban ditemukan sudah tak mengembuskan napas. Selepas itu, Saripan dilarikan ke Puskemas Jepang. ”Hasilnya tidak diketemukan tanda-tanda penganiayaan. Diduga korban meninggal akibat terpeleset saat beraktivitas dan hanyut di sungai,” paparnya. (ben/jpnn)

Kapolres Kembali Jelaskan Peraturan Kapolri Buntut Insiden Salah Tembak TEGAL - Agar insiden salah tembak tak terulang, Kapolresta Tegal, AKBP Darmawan Sunarko SIK, terus menggembleng para personilnya. Diantaranya, menjelaskan soal Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 01/2009 tentang Penggunaan Kekuatan dalam Tindakan Kepolisian dan Perkap Nomor 08/ 2009 tentang Implementasi dan Standar HAM dalam Penyelenggaraan Tugas Polri. ‘’Dalam aturan itu jelas, dalam upaya paksa dan atau tin-

CMYK

dakan lain yang dilakukan secara bertanggungjawab menurut hukum, yang berlaku untuk mencegah, menghambat, menghentikan tindakan pelaku kejahatan yang mengancam atau membahayakan jiwa raga, harta benda, kehormatan kesusilaan, untuk mewujudkan tertib dan tegaknya hukum serta terbinanya ketentraman masyarakat,’’ jelas Darmawan. Ditambahkan, prinsip legalitas semua tindakan kepolisian harus sesuai hukum yang berlaku. Termasuk, penembakan dapat dilakukan bila memang diperlukan dan tidak dapat dihindarkan berdasarkan si-

16

tuasi yang dihadapi. Dan proporsionalitas harus dilaksanakan secara seimbang antara ancaman yang dihadapi dan tingkat kekuatan atau respon anggota Polri, sehingga tidak menimbulkan kerugian atau korban penderitaan yang berlebihan. ‘’Kewajiban umum, anggota Polri diberi kewenangan untuk bertindak atau tidak bertindak menurut penilaian sendiri, untuk menjaga memelihara ketertiban dan menajamin keselamatan umum. Termasuk tindakan kepolisian mengutamakan pencegahan,’’ tegasnya. Sementara, sebelum meng-

gunakan senjata api (senpi), harus ada tahapan-tahapannya. Diantaranya kekuatan yang memilik dampak pencegahan, perintah lisan, kendali tangan kosong lunak, kendali tangan kosong keras, kendali senjata tumpul, atau alat lain sesuai standar Polri,’’ imbuhnya. ‘’Usai menggunakan senpi, anggota wajib mempertanggungjawabkan tindakannya. Diantaranya memberikan bantuan medis bagi setiap orang yang terluka tembak, memberitahukan kepada keluarga atau kerabat korban, dan membuat laporan,’’ katanya. (gus)

BENI ARMAN/RADAR KUDUS

TEWAS - Saripan (55) warga RT 4 RW 5, Dukuh Broto, Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, pulang sudah menjadi mayat usai mencari kangkung untuk pakan ternaknya.

Residivis Curanmor Dibekuk BLORA – Residivis Curanmor Kabupaten Blora kembali dibekuk tim reserse mobil (resmob) Polres Blora, Senin (14/1) malam. Tersangkanya antara lain Teguh (22); Jayadi (22) warga Kecamatan Randublatung dan satu lagi Puryanto (40) warga Desa Growong Kecamatan Tunjungan. Ketiganya kini meringkuk di tahanan Polres Blora. Kapolres Blora, AKBP Kukuh Kalis Susilo, melalui Kasubbag Humas, AKP Suharto, mengatakan, para tersangka sebelum melancarkan aksinya mempelajari sasaran terlebih dahulu. Setelah dirasa mempunyai kesempatan, mereka baru beraksi. Ketiga tersangka ini, memiliki tugas berbeda. Dua orang bertugas mengambil motor yang menjadi incaran. Sementara satu orang lainnya mengawasi di dalam mobil Daihatsu Xenia bernopol H 8723 SA, yang juga diamankan sebagai barang bukti. Pihak kepolisian juga mengamankan Yamaha Jupiter X bernopol K 3213 NN, ponsel, dua kunci T. ”Modus operandinya, mereka masuk ke dalam rumah dengan cara mencongkel jendela dan keluar membawa hasil curiannya ke dalam mobil warna silver tersebut,” tuturnya, kemarin. Aksi kejahatan yang diotaki Teguh (residivis) ini, telah mengambil motor di dua tempat kejadian perkara (TKP). TKP pertama di rumah Surani, 35, yang berada di Dukuh Telapak Desa Tem-

YUDI NOOR HADIYANTO/RADAR KUDUS

BARANG BUKTI - Mobil Daihatsu Xenia Nopol H 8723 SA diamankan petugas sebagai barang bukti.

purejo Kecamatan Bogorejo. Tersangka mencuri Yamaha Jupiter Z K 3213 NN serta sebuah ponsel. TKP kedua yakni di rumah Suwati, 35, menggondol SPM Honda Supra Fit Nopol K 2659 RE dan satu telepon genggam. Adapun TKP ketiga adalah di rumah Yasno, 52, pelaku membawa kabur sepeda motor Honda Supra Nopol K 5036 WE. ”Setelah kami kembangkan

dari hasil penyidikan, masih ada tujuh TKP yang kita intai. Ini jaringan residivis kejahatan pencurian pemberatan di Kabupaten Blora.” Diakuinya, tujuh TKP tersebut berada di wilayah hukum Kabupaten Blora. ”Hasil penangkapan ini murni dari pengintaian petugas. Kita sedang mengincar pelaku lain di tujuh TKP lainnya,” jelasnya. (yud/ jpnn)


SELASA, 22 JANUARI 2013

OLAH RAGA RADAR TEGAL

17

MATCH REVIEW TOP OF MATCH Rio Ferdinand (Man United) “8,5” Situasi pada menit ke78 menunjukkan dirinya masih layak disebut defender kelas dunia. Ferdinand melakukan sliding untuk memblok tendangan Jermain Defoe yang sudah dua langkah di depannya dan berdiri bebas di depan gawang United.

FLOP OF MATCH Jermain Defoe (Tottenham) “4,5” Laga kontra United merupakan penampilan ke-500 Defoe sepanjang karirnya. Sayang, striker 30 tahun itu tidak banyak berkutik sepanjang laga. Jika Spurs memiliki stok striker di bench, striker yang telah mengemas 10 gol di liga itu mungkin bakal diganti. Tottenham Hotspur Empat poin yang diraih atas United dalam dua pertemuan liga musim ini adalah capaian terbaik Spurs sepanjang era Premier League. Juga yang pertama sejak Spurs sukses mendouble United dalam era Divisi Satu pada musim 1988/1989. Man United Sekalipun bermain draw, Setan Merah bisa berbangga karena mencatat prestasi tersendiri. Capaian 56 angka dalam 23 laga musim ini adalah yang tertinggi dicapai pasukan Sir Alex Ferguson sejak musim 2006/2007. Pada musim itu, Setan Merah meraih 57 angka dalam laga plus juara. (dns) Rating : 1-5 (flop of the match), 6-10 (top of the match)

LONDON - Manchester United berhasil membuat Manchester City, Chelsea, Arsenal, sampai Liverpool bertekuk lutut di Premier League musim ini. Liverpool bahkan sudah dua kali dipecundangi United. Tapi, ada satu tim yang menjadi momok United di musim ini. Klub itu adalah Tottenham Hotspur. Dari dua kali pertemuan musim ini, Setan Merah (sebutan United) tidak pernah menang. Setelah dipermalukan 2-3 di Old Trafford pada 29 September tahun lalu, Nemanja Vidic cs hanya bermain seri 1-1 di White Hart Lane kemarin dini hari WIB (21/1). Sampai menit ke-92 atau semenit sebelum laga bubaran, United sepertinya bakal sukses melakukan revans atas Spurs (sebutan Tottenham). Tim tamu memimpin sejak menit ke-25 melalui sundulan Robin van Persie. Itu merupakan koleksi ke-18 sang pemuncak top scorer liga tersebut. Itu sekaligus gol ke-100 United dari 72 lawatan liga ke White Hart Lane. Namun, Clint Dempsey memberi pil pahit bagi United di menit akhir

laga. Dari operan Aaron Lennon, Pemain Terbaik AS 2012 itu mendorong bola ke gawang kosong seiring kiper David de Gea yang sudah out of position. Dempsey juga menyumbang satu gol dalam pertemuan di Old Trafford. “Sebelum musim ini, saya tidak pernah mencetak gol ke gawang mereka. Jadi, sangat senang rasanya membantu tim meraih hasil seri. Empat poin dari United musim ini sungguh luar biasa,” kata Dempsey yang bergabung dari Fulham di awal musim itu kepada Sky Sports. Dempsey menilai Spurs memang tidak layak kalah. Spurs bahkan seharusnya menang mengingat banyaknya peluang yang mereka dapatkan. Sebagai perbandingan, Spurs melepaskan 25 tembakan, sedangkan United hanya seperlima dari itu. “Saya kira Manchester United tidak dalam performa terbaik mereka. Kami melakukan banyak tekanan dan menghasilkan sejumlah peluang di babak kedua dan kami sudah sepantasnya mendapatkan gol,” jelas Dempsey yang telah

mengemas 7 gol bersama Spurs itu. Pelatih United Sir Alex Ferguson ikut memuji performa Spurs. “Pemain Tottenham tidak pernah kehilangan semangat dan terus bermain agresif. Kami mungkin terlalu menikmati skor 10. Yang mengecewakan adalah ketidakmampuan kami menyudahi laga,” papar pelatih 71 tahun itu kepada Manchester Evening News. Seiring hanya menambah satu angka di pekan ke-23, keunggulan United dari Manchester City di puncak klasemen tereduksi. Dari tujuh angka menjadi lima angka (56-51). Sedangkan Spurs juga tetap di zona Liga Champions (peringkat keempat) dengan 41 poin atau empat poin di belakang Chelsea. “Saya kira spirit para pemain dalam memburu tiket ke Liga Champions musim depan membantu kami meraih hasil melawan Manchester United. Kami memang menginginkan kemenangan, tapi satu poin dengan perjuangan seperti ini semakin meningkatkan kepercayaan diri kami,” tutur pelatih Spurs Andre Villas-Boas seperti dikutip BBC. (dns/ttg)

Carrick: Saatnya Gunakan Tabir Ke MU Keputusan Tepat S TAT I S T I K Surya MANCHESTER - Setelah berbagi hasil seri lawan Tottenham Hotspur, para pemain Manchester United langsung menuju Qatar. Meski resminya tetap berlabel latihan, perjalanan ini tampaknya juga akan digunakan sebagai liburan singkat. Setelah laga kontra Spurs, Minggu (20/1), ada beberapa hari lowong yang memungkinkan MU bisa melawat dan berlatih ke Qatar selama 4 hari. Kesempatan ini rupanya sudah cukup ditungguMichael Carrick tunggu para pemain MU. “Saya pikir ini akan jadi jeda yang penting buat kami,” kata gelandang MU Michael Carrick kepada MUTV. “Semoga saja kami bisa menggunakan tabir surya dan bersenang-senang di pantai, dan santai sejenak!” selorohnya. (dtc)

Tottenham 8 6 11 1 9 1 438 77% 36 24 11 19 8 45% 51%

Tembakan ke Gawang Tembakan Melenceng Tembakan Diblok Offside Sepak Pojok Kartu Kuning Total Umpan Akurasi Umpan Crossing Lemparan ke Dalam Dribel Tekling Pelanggaran Bola Udara Penguasaan Bola

ROBIN van Persie baru-baru ini menegaskan bahwa keputusannya hengkang ke Manchester United adalah tindakan yang benar. Dalam hal ini, striker asal Belanda itu pun menggarisbawahi jika kepindahannya ke kubu rival ada di masa yang tepat. “Saya merasa bahwa inilah waktu yang tepat berada di sini. Saya tidak berpikir akan jadi hal yang lebih baik untuk pindah lebih awal. Saya pikir semuanya berjalan de-

Man United 2 2 1 7 4 4 427 74% 17 26 7 16 14 55% 49%

ngan cara tersebut karena suatu alasan,” ujar van Persie kepada Sky Sports. “Sebagai contoh, ketika saya memperpanjang kontrak saya di Arsenal beberapa tahun lalu, saya merasa bahwa hal itu adalah keputusan yang tepat untuk bertahan dan bermain [di sana] karena saya belum selesai. “Kini, sejak musim panas kemarin, saya mendapati

hasrat yang hebat untuk mendapatkan tantangan besar, dan ini adalah tantangan terbesar saya sejauh ini.” “Dan tiap harinya, (orangorang) mengatakan bahwa saya telah membuat keputusan tepat (dengan bergabung ke Man United). Adapun, ini bukan mengenai sesuatu yang buruk tentang Arsenal, karena Arsenal akan tetap menjadi klub hebat dan tidak ada satu pun orang yang lebih besar dari klub tersebut.” “Anda telah melihat banyak nama besar hengkang dari Arsenal football club, dan Arsenal selalu akan jadi klub besar. Dan Arsenal akan selalu berkompetisi untuk meraih trofi dan tetap berada di atas sana.” “Setelah delapan tahun, saya siap untuk move on dan mencoba hal lain,” tegasnya. (goal)

Robin van Persie

Geregetan dengan Asisten Wasit BIASANYA, Sir Alex Ferguson melampiaskan kekecewaan kepada ofisial pertandingan ketika Manchester United gagal meraih kemenangan. Nah, Ferguson kembali mengumbar “jurus” tersebut atas hasil imbang timnya kemarin. Sasarannya kali ini bukan wasit, melainkan adalah asisten wasit (linesman) Simon Beck. Fergie (sapaan akrab Ferguson) mempermasalahkan Beck karena tidak mengangkat bendera tanda pelanggaran saat Wayne Rooney dijatuhkan Steven Caulker di kotak penalti pada menit ke68. “Itu memang penalti. Sangat jelas penalti. Asisten wasit melihatnya, tapi dia tidak menganggapnya (pelanggaran). Saya pikir ini sebuah penampilan buruk

darinya karena hampir semua klaim kami, termasuk lemparan ke dalam, diabaikannya,” teriak Fergie seperti dilansir Sky Sports. Sekalipun berusia 71 tahun, Fergie ternyata memiliki ingatan kuat terhadap sosok Beck. Fergie lantas menceritakan memori tiga tahun silam ketika Beck juga dianggap merugikan United dalam pertandingan liga melawan Chelsea. “Kami memiliki catatan kurang bagus dengan linesman satu ini. Ketika kami menghadapi Chelsea, dia membiarkan Didier Drogba onside sekalipun sudah offside sejauh 3 yard (2,7 meter, Red),” beber pelatih yang kemarin menjalani laga ke-2.133 itu. Laga yang dimaksud Fergie tepatnya berlangsung pada 3 April 2010 di Old Trafford. United harus menyerah 1-2 dari Chelsea di depan pendukungnya sendiri. Sedang insiden kontroversial Drogba terjadi menit ke79 yang berbuah gol kedua Chelsea. (dns)

Sir Alex Ferguson

CMYK

Cari Kehangatan di Qatar ROMBONGAN Manchester United memilih tidak pulang seusai pertandingan kontra Tottenham Hotspur. Skuad Setan Merah ternyata langsung terbang dari London ke Qatar untuk menjalani latihan sekaligus jalanjalan (refreshing) selama empat hari. Agenda ke Qatar memang bagian dari kebijakan pelatih United Sir Alex Ferguson mengusir jenuh dan lelah anak asuhnya dari rutinitas pertandingan. United berkesempatan tur ke Timur Tengah seiring baru turun lapangan lagi Minggu mendatang menjamu Fulham di putaran keempat Piala FA (27/1). Alasan United memilih Qatar tentu tidak perlu dipertanyakan lagi. Yakni, karena negara tuan rumah Piala Dunia 2022 itu menawarkan kehangatan mengingat Inggris kini tengah dingin-dinginnya dengan intensitas hujan salju hampir setiap hari. Selama di Qatar, Nemanja Vidic dkk akan berlatih di Aspire Academy, kompleks olahraga peninggalan Asian Games 2010 yang ada di Doha. Paris Saint-Germain (PSG) dan Bayern Munchen juga memilih lokasi yang sama dalma training camp musim dingin mereka. “Agenda ke Qatar sangat penting bagi kami dalam menyiasati jadwal pertandingan yang padat dan semakin berat ke depan. Salah satunya kami akan kembali turun di Liga Champions,” kata pemain jangkar United Michael Carrick di situs resmi klub. Carrick merupakan pemain United yang harus di-recharge tenaganya. Sepanjang musim ini, Carrick turun dalam 25 laga di berbagai ajang. Itu menjadikannya sebagai pemain yang paling sering berlaga selain pasangan full back Rafael da Silva dan Patrice Evra. Di sisi lain, ada pemandangan menarik dalam penerbangan rombongan United kemarin. Para pemain terlihat memakai piyama bergambar tokoh kartun Bugs Bunny. Tidak ada alasan khusus dibalik piyama itu. Kabarnya, itu hanya ide iseng dari divisi marketing klub. (dns)

LATIHAN - Pemain Manchester United, Wayne Rooney (kiri) mengontrol bola disaksikan rekan setimnya, Nani (kanan) dalam sesi latihan di Aspire Academy, kompleks olahraga peninggalan Asian Games 2010 yang ada di Doha, 21 Januari 2013. FADI AL-ASSAAD-POOL/AFP PHOTO


ALL SPORTS

18

SELASA 22 JANUARI 2013

RADAR TEGAL

BINTANG LIMA DI MESTALLA

HASILSPANYOL KEMARIN WIB Osasuna vs Deportivo 2-1 (Sola 26, Nino 61/Camunas 90) Valladolid vs Zaragoza 2-0 (Guerra 2, Gonzalez 74) Atl Madrid vs Levante 2-0 (Adrian 32, Koke 60) Valencia vs Real Madrid 0-5 (Higuain 9, Di Maria 34, 45, Ronaldo 36, 41)

KLASEMEN SEMENTARA 1. Barcelona

20

18

1

1

66-23

55

2. Atl Madrid

20

15

2

3

42-18

47

3. Real Madrid

20

12

4

4

50-20

40

4. Betis

19

11

1

7

30-29

34

5. Malaga

20

9

5

6

30-17

32

6. Vallecano

20

10

1

9

27-36

31

7. Valencia

20

9

3

8

27-32

30

8. Levante

20

9

3

8

24-29

30

9. Sociedad

20

8

5

7

31-27

29

10. Valladolid

20

8

4

8

29-25

28

11. Getafe

20

7

5

8

25-31

26

12. Sevilla

20

6

5

9

24-29

23

13. Zaragoza

20

7

1

12

21-30

22

14. Espanyol

20

5

6

9

23-32

21

15. Ath Bilbao

19

6

3

10

23-39

21

16. Granada

20

5

5

10

18-29

20

17. Celta Vigo

20

5

4

11

20-25

19

18. Osasuna

20

4

6

10

16-21

18

19. Mallorca

20

4

5

11

20-36

17

20. Deportivo

20

3

7

10

24-42

16

VALENCIA - Bermain di markasnya, Mestalla, Valencia tidak belajar dari kesalahan sebelumnya. Setelah kalah dari Real Madrid pada first leg perempat final Copa del Rey 0-2 (15/1), mereka kembali tumbang dengan skor lebih mencolok 0-5 (0-5), kemarin dini hari WIB. Terlalu banyak kesalahan yang dilakukan Valencia sejak awal laga. Mereka sudah kebobolan ketika laga baru berjalan sembilan menit melalui gol Gonzalo Higuain. Kemudian disusul dua gol Angel Di Maria di menit ke-34 dan 45 serta Cristiano Ronaldo di menit ke-36 dan 41. Bagi Real, itu merupakan pertandingan babak pertama terbaik selama musim ini di Primera Division Spanyol. “Berulangkali (Jose) Mourinho telah mengatakan bahwa kami harus memperbaiki diri. Inilah yang kami lakukan,” kata Aitor Karanka, asisten pelatih Real, seperti dikutip Sport. “Di Valencia, kami menunjukkan

bisa melakukannya. Sekarang, kami siap menghadapi second leg perempat final Copa del Rey dengan pendekatan yang berbeda. Fans Mestalla tentu tidak ingin tim kesayangan mereka kalah lagi,” kata Karanka. Ya, setelah pertandingan ini, Real akan kembali bertarung di Mestalla pada second leg perempat final Copa del Rey (23/ 1). Mereka bermodal dua gol pada pertandingan pertama. Asalkan tidak kalah lebih dari dua gol Real akan melaju ke semifinal. Lebih penting lagi karena kemenangan itu menjadi ajang bagi dua winger Real, yakni Di Maria dan Ronaldo membungkam kritik. Keduanya sempat dikritik Mourinho dalam dua pertandingan berbeda saat melawan Osasuna (12/1) dan

Valencia (15/1). “Apa yang menjadi kendala Di Maria bukanlah soal teknik ataupun fisiknya, melainkan lebih kepada psikologis. Kami berharap dia kembali melakukan hal serupa. Kali ini kita bisa menyaksikan Di Maria sebenarnya,” kata Karanka. Dibanding musim lalu, performa Di Maria memang menurun. Hingga tengah musim ini dia baru menyarangkan empat gol dan dua assist di Primera Division. “Tim ini terus berkembang dan kompetisi masih terus

berjalan,” jelas Karanka. Kemenangan itu membuat Real memperbaiki ketertinggalannya dari Barcelona dan Atletico Madrid. Dari Barcelona yang berkuasa di puncak klasemen, Real yang mengemas 40 poin tertinggal 15 angka. Dari Atletico, mereka tertinggal tujuh angka. Ini kekalahan yang menyakitkan buat Los Che (julukan Valencia). Sebab, untuk kali pertama mereka kebobolan lima gol pada babak pertama. “Saya pikir kami tidak perlu mencari alasan. Sekarang harusnya kami fokus pada laga berikutnya,” kata Ever Banega, gelandang Valencia. Berbeda dengan pertandingan sebelumnya di Santiago Bernabeu, di Mestalla, Valencia mencoba lebih terbuka dan menyerang. Ternyata strategi itu blunder. “Pertahanan kami terlalu terbuka dan itu tidak boleh terulang lagi,” kata Banega. (ham)

HASIL SERIE A ITALIA KEMARIN WIB AS Roma vs Inter Milan 1-1 (Totti 22-pen/Palacio 45)

KLASEMEN SEMENTARA 1. Juventus

21

15

3

3

45-14

48

2. Napoli

21

13

4

4

41-19

43

3. Lazio

21

13

4

4

32-21

43

4. Inter

21

12

3

6

33-23

39

5. Fiorentina

21

10

6

5

38-25

36

6. Milan

21

10

4

7

38-28

34

7. Roma

21

10

3

8

44-35

33

8. Catania

21

9

5

7

29-27

32

9 . Parma

21

8

7

6

29-27

31

10. Udinese

21

7

9

5

32-31

30

11. Torino

21

6

9

6

25-24

6*

12. Chievo

21

7

4

10 22-34

25

13. Atalanta

21

7

4

10 19-31

3*

14. Sampdoria 21

6

4

11

22-29

1*

15. Bologna

21

6

3

12 26-28

21

16. Pescara

21

6

2

13 17-39

20

17. Cagliari

21

5

5

11

20-37

20

18. Genoa

21

4

5

12 21-34

17

19. Palermo

21

3

7

11

18-34

16

20. Siena

21

5

5

11

20-31

4*

*) Terkena pemotongan poin karena terlibat pengaturan skor.

DIHADANG - Gelandang Real Madrid asal Argentina, Angel di Maria (kanan) berusaha melewati hadangan Gelandang Valencia asal Argentina, Ever Banega (kiri), dalam pertandingan La Liga Spanyol, kemarin dini hari WIB.

Rayu Zidane jadi Penengah ATMOSFER di ruang ganti Real Madrid sedang tidak harmonis. Hubungan pelatih Real Jose Mourinho dengan para pemain sedang berada pada titik terendah. Dia menepikan Iker Casillas, mengkritik keras Angel Di Maria, dan beradu mulut dengan Cristiano Ronaldo. Buruknya hubungan Mourinho dengan sejumlah pemain Real asli Spanyol memang cerita lama. Parahnya, sekarang mantan pelatih Inter Milan itu malah bersitegang dengan Di Maria dan Ronaldo yang selama ini dikenal dekat dengannya. Padahal, kompetisi masih separo jalan dan mereka sudah mulai memasuki fase-fase krusial di Copa del Rey dan Liga Champions. Tidak mau suasana ruang ganti makin galau, sejumlah pemain senior Real mengambil inisiatif. Punto Pelota melaporkan, sejumlah pemain senior Real asal Spanyol seperti Casillas, Xabi Alonso, Sergio Ramos, dan Alvaro Arbeloa, menemui legenda Real Zinedine Zidane. Mereka meminta Zidane bersedia menjadi penengah hubungan mereka dengan Mourinho. Zidane hanya mendengarkan dan tidak berkomentar banyak soal permintaan dari para pemain. Hingga salah seorang dari pemain kemudian agak memaksa. “Hanya ingin memastikan agar situasi ini tidak semakin buruk,” kata sang pemain, ditirukan sumber Punto Pelota. Pertemuan para pemain itu dengan Zidane belakangan diketahui Mourinho. Belum ada tanggapan secara terbuka. Namun, sumber Punto Pelota menyebutkan tactician asal Portugal itu tidak senang dengan kelakuan sejumlah pemain senior itu. Zidane memang sudah tidak lagi memiliki jabatan di Los Blancos, julukan Real. Meski begitu, dia tetap punya pengaruh yang cukup besar. Sebelumnya, dia pernah menjabat sebagai penasihat teknis presiden

VS

DANI POZO/AFP PHOTO

Real Florentino Perez. Atas permintaan Mourinho, pada musim lalu, Zidane sempat membantunya dan menduduki jabatan direktur olahraga Real. Hanya, tidak lama Zidane mendudukinya sebelum memutuskan mundur. Disinyalir mundur karena beda pendapat dengan Mourinho. Sementara itu, Real s u d a h mulai membidik suksesor Mourinho yang diperkirakan akan hengkang pada pengujung musim ini. Tetapi, belum ada yang memuaskan Florentino Perez. Incaran utama mereka Joachim Loew memilih bertahan bersama timnas Jerman. (ham)

VALENCIA (0)

REAL MADRID (5)

Pemanasan Jelang Coppa Italia ROMA - Edisi pertama bentrok AS Roma versus Inter Milan pada akhir Januari ini berakhir imbang 1-1 (1-1). Ini menjadi pemanasan yang layak jelang bertarung dalam dua laga di semifinal Coppa Italia pada 23 dan 30 Januari nanti. Bertanding di markasnya Olimpico, Roma sudah bisa memainkan tridente alias tiga striker andalannya Francesco Totti, Erik Lamela, dan Pablo Osvaldo yang sebelumnya absen karena kurang fit. Totti membawa Roma unggul melalui titik penalti di menit ke-22. Namun, Inter mampu menyamakan skor melalui Rodrigo Palacio di menit ke-45. Bagi Inter, itu hasil yang memuaskan karena mereka tidak bisa turun dengan kekuatan terbaiknya karena Diego Milito dan Anto-

nio Cassano absen. Kegagalan I Lupi alias Serigala (julukan Roma) meraih tiga angka membuat mereka semakin sulit mengejar ambisi mencapai tiga besar. Saat ini mereka baru mengemas 33 poin dan harus bergeser ke posisi ketujuh. Sebab, AC Milan menang di giornata ke-21 dari Bologna 2-1. Dari tim terbawah di tiga besar, yakni Lazio, Roma masih tertinggal sepuluh poin. “Kami melawan tim hebat seperti Inter dan kami baru saja melewati pertandingan melelahkan tengah pekan lalu selama 120 menit melawan Fiorentina,” jelas Zdenek Zeman, pelatih Roma, seperti dikutip Football Italia. “Menjengkelkan karena selama babak pertama kami memi-

liki sejumlah peluang gol. Kami juga bermain baik. Beberapa kali Osvaldo terjebak offside, tetapi sekali waktu asisten wasit keliru mengangkat bendera,” kata Zeman. Biar tertinggal cukup jauh, Zeman menolak angkat bendera putih. “Masih banyak pertandingan, berlebihan bila mengatakan peluang kami telah tertutup. Kami akan membuktikan di lapangan,” ujar pelatih yang membawa Pescara promosi musim ini. Di sisi lain, kubu Inter mempersoalkan keputusan penalti pada menit ke-22. Menurut bek Inter Andrea Ranocchia, harusnya insiden dengan gelandang Roma Michael Bradley itu tidak berakhir dengan hukuman penalti. “Memang terjadi kontak de-

dok.rateg

Francesco Totti

ngan Bradley. Tetapi, saya tidak berpikir itu penalti. Wasit kemudian mengatakan saya menyentuhnya,” jelas Ranocchia. (ham)

Wenger Bikin Aturan Killer

ZINEDINE ZIDANE

LONDON - Gara-gara hair dryer treatment, Sir Alex Ferguson dianggap sebagai pelatih paling killer di Premier League. Belum lagi insiden sepatu melayang pada 2003 (karena ditendang Ferguson yang tengah marah) sehingga mengenai mata David Beckham. Tapi, pelatih Manchester United itu mendapat saingan dari koleganya di Arsenal, Arsene Wenger. Bedanya, predikat killer untuk Wenger dituangkan dalam sebuah aturan untuk anak asuhanya. Aturannya itu sebenarnya untuk urusan “remeh temeh”, tapi sanksinya tegas. Aturan itu terungkap dari foto yang di-posting fans

Arsenal via Twitter. Foto itu diambil saat dia mengikuti tur keliling London Colney, markas latihan The Gunners (sebutan Arsenal). Aturan itu berisi beberapa hal yang harus ditaati pemain dan denda dari kisaran GBP 100 (Rp 1,5 juta) sampai GBP 1.000 (Rp 15,2 juta) bagi yang melanggar. Beberapa aturan itu misalnya mengggunakan ponsel di komplek latihan didenda GBP 500 (Rp 7,6 juta). Denda itu juga berlaku untuk telat latihan atau treatment melebihi 15 menit serta ket i n g g a l a n b u s s a a t a w a y. Sedangkan terlambat mengikuti rapat tim atau makan bersama diharuskan mem-

bayar separonya. Denda paling besar atau Rp 15,2 juta adalah apabila pemain yang tidak masuk line up (daftar 18 pemain) dalam laga home absen tanpa izin. Sedangkan denda paling kecil, GBP 100 (Rp 1,5 juta) dijatuhkan untuk pemain yang membawa koran, laptop, atau sepatu oudoor ke ruang ganti. “Jika denda tidak dibayar dalam sepekan, maka akan digandakan,” kata salah satu sumber di internal Arsenal kepada Daily Mail. Wenger juga menetapkan defender Per Mertesacker sebagai juru tagih denda. Bisa jadi postur tinggi menjulang Mertesacker (198 sentimeter) menjadi alasan pemain

internasional Jerman itu cocok menjadi debt collector bagi rekan-rekannya. Arsenal tidak membantah perihal aturan itu. Tapi, The Gunners menyangkal foto itu diambil fans mengingat adanya larangan untuk mengambil gambar dalam tur di London Colney. “Foto yang genius. Dugaan kami, yang mengambil adalah teman dari salah satu staf kami (dokter klub Gary O’Driscoll). Pelatih (Wenger) kecewa dengan dipublikasinya foto itu dan menjadi pembelajaran bagi kami untuk meningkatkan kewaspadaan,” kata juru bicara Arsenal kepada The Sun. (dns)


ALL SPORTS

SELASA 22 JANUARI 2013

19

RADAR TEGAL

TINJU DAUD YORDAN

PERSIBA

Cino Main Di Singapura Lagi JAKARTA - Juara dunia kelas bulu (57,1 kilogram) IBO asal Indonesia, Daud “Cino” Yordan akan kembali menjalani pertarungannya. Dijadwalkan 30 Maret mendatang di Marina Bay Sands, Singapura, Cino akan melakoni laga selanjutnya. Hingga kemarin (21/1) lawan yang akan dijajal Cino di atas ring masih belum diumumkan. Namun dari informasi yang didapat, lawan Cino kali ini adalah petinju asal Filipina. Yakni Jun “Hercules” Doliquez. Nah, kakak sekaligus pelatih Cino, Damianus Yordan membenarkan kalau adiknya akan naik ring kembali akhir Maret mendatang lawan petinju Filipina. Meski belum mau menyebut nama, Damianus terus menggeber latihan keras untuk petinju berusia 25 tahun itu. “Kalau persiapan menjelang naik ring Maret mendatang terus kami lakukan. Untuk bulan Januari ini persiapan yang kami kami lakukan masih dalam tahap umum. Nanti baru Februari persiapan khusus,” tutur Damianus kemarin. Adapun persiapan umum yang dimaksud Damianus adalah latihan pagi lari 40 menit. Siang berlatih memukul sansak delapan ronde. Lalu sore harinya berlatih sansak empat ronde dan ditutup shadow boxing. “Saya belum lihat atau dapat informasi seperti apa lawan yang akan dihadapi Cino. Tapi untuk bulan Januari ini, kita akan memperkuat latihan dasar Cino. Latihan akan kita evaluasi per minggu,” ujar Damianus. Cino ketika dihubungi kemarin juga mengiyakan jika lawan yang akan dihadapinya adalah petinju asal Filipina. “Ya, Filipina. Tapi belum boleh diberitakan kayaknya. Soalnya promotor belum umumkan secara resmi,” kata Cino. Menjelang pertarungannya di Singapura ini, Cino memang siap 100 persen. Apalagi dalam dua pertarungan terakhirnya di Marina Bay Sands, petinju asal Kayong Utara BC Kalbar itu meraih glory. Yakni menang angka atas Choi Tseveenpurev dan menang KO Lorenzo Villanueva. Di sisi lain, promotor tinju Mahkota Promotion Raja Sapta Oktohari belum mau berkomentar banyak mengenai pertarungan Cino dengan petinju Filipina itu. “Nanti akan segera kita umumkan kepastiannya,” jawab Okto singkat. (dra)

VS

GUSTAVO CHENA

PERSEGRES

BALIKPAPAN - Persegres Gresik selalu kesulitan dalam 45 menit pertama. Itulah yang setidaknya terjadi dalam dua laga sebelumnya. Kelemahan itu mesti dihindari Persegres jika tak mau tumbang saat mengawali Tur Kalimantannya kontra tuan rumah Persiba Balikpapan pada lanjutan Indonesia Super League (ISL) di Stadion Persiba, Balikpapan, sore ini. Laga ini akan disiarkan secara langsung di TV One mulai pukul 15.30 WIB. Kelemahan penggawa Persegres yang telat panas itu bisa dilihat dari menit terciptanya gol di dua laga, kontra Persiram Raja Ampat (8/1) dan Persidafon Dafonsoro (15/1). Gol-gol kemenangan tercipta di atas menit ke-50. Sebelum masuk menit itu, permainan klub berjuluk Laskar Joko Samudro itu kerap tertatih-tatih. Pelatih Persegres Suharno tidak mau permainan buruk itu terulang kembali. Apalagi kali ini Persegres bermain di kandang lawan. Kedodoran di menit-menit awal, maka siap-siap saja kehilangan poin. “Permainan harus dimulai dengan bermain lepas dan lebih percaya diri lagi. Mental harus lebih siap,” ujar Suharno kepada Jawa Pos, kemarin (21/1). Suharno mengakui, tekanan sudah pasti akan didapatkan anak asuhnya sejak peluit awal babak pertama. Tekanan dari pemain lawan akan berlipat ganda dengan adanya tekanan dari pendukung. “Kalau sudah seperti itu, pemain harus lebih tenang dan jangan sampai nervous begitu ditekan,” cetus pelatih asli Klaten itu. Pertahanan berlapis sejak dari lini tengah akan coba diberlakukan mantan arsitek Arema ISL musim lalu itu untuk laga kali ini. Bola serangan dari pemainpemain Persiba sudah harus diantisipasi begitu menyentuh deretan pemain di lini tengah. Peran Gustavo Chena, Shohei Matsunaga, dan Ahmad Sembiring akan

lebih vital dalam laga ini. Dengan percaya diri, Suharno menganggap hasil satu atau bahkan tiga poin bukanlah hal yang mustahil bagi anak asuhnya. Syaratnya, strategi pertahanan berlapis tersebut harus bisa dijalankan dengan baik. “Jangan sampai bola langsung masuk ke jantung pertah a nan,” imbuh dia. Sementara, Persiba tidak diperkuat dua legiun asingnya, Luka Savic dan Diego Santos. Keduanya masih dibekap cedera. Hanya, dua poin di dua laga tandang lalu bisa menjadi bekalnya. “Dan sekarang kami main di kandang sendiri, kami tentu ingin memetik tiga poin yang pertama,” koar pelatih Persiba Herry Kiswanto. Herkis (sapaan akrab Herry) menyebut semua pemain Persegres layak untuk diwaspadai. Baik pemain asing ataupun lokalnya. Makanya, Herkis meminta skuadnya konsentrasi di laga ini. “Siapa yang terdekat dengan kotak penalti, pemain itulah yang harus dimatikan. Pokoknya jangan sampai kebobolan,” tandas dia. (ren/er/jpnn)

PERKIRAAN PEMAIN Persiba (4-4-2): 59-Wawan Hendrawan (k); 32-Absor Fauzi, 4-Precious Emajureye, 11-Yusar Fandi, 30-Anggi Indra Permana; 8-Alfian Habibi, 10-Patrice Nzekou, 69-Fengki Turnando, 7-Irvin Museng; 24-Eki Nurhakim, 20-Mahmoud El Ali. Pelatih: Herry Kiswanto Persegres (4-4-2): 77-Hery Prasetyo (pg); 15-Khabib Syukron, 20-Park Chulhyung, 55-Sasa Zecevic, 27-Kacung Khoirul Munib; 83-Ahmad Sembiring, 33April Hadi, 18-Shohei Matsunaga, 10Gustavo Chena; 14-Riski Novriansyah, 17-Aldo Barreto. Pelatih: Suharno Wasit: Ahmad Suparman (Bandung) Pengawas Pertandingan: Rivai Arsyad (Makassar)

HEAD TO HEAD 13/6/2012 06/1/2012

ISL ISL

Persegres vs Persiba Persiba vs Persegres

0-2 4-2

SIARAN LANGSUNG

TUR KALIMANTAN DAN REKOR BOBOL 4 GOL 06/1/2012 25/5/2012 29/5/2012

ISL ISL ISL

Persiba vs Persegres Mitra Kukar vs Persegres Persisam vs Persegres

4-2 4-1 4-0

22 JANUARI 2013 MULAI PUKUL 15.30 WIB

Sanksi Komdis Bakal Sia-Sia Gelar Uji Coba Lagi, Siapkan Tim Inti JAKARTA - PSSI akhirnya memutuskan menghukum 22 pemain yang tidak mau bergabung ke Timnas. Mereka mendapatkan dua sanksi sekaligus dari Komsisi Dispilin (Komdis) PSSI, tidak boleh aktif dalam sepak bola Nasional selama enam bulan dan dikenai denda Rp 100 juta. Keputusan itu diambil setelah Komdis melakukan rapat di kantor PSSI, kemarin sore (21/ 1). Dalam SK Komdis bernomor 14/Kep/KD/Timnas/I-13, ditegaskan bahwa pemain dianggap melanggar Peraturan Organisasi (PO) PSSI pasal 78 ayat 1 tentang kode disiplin. “Pemain dinilai bertingkah laku buruk dan menolak panggilan Timnas. Karena itu, Sanksi harus diberikan untuk menegakkan aturan,” kata Wakil Ketua Komdis Catur Agus Saptono dalam juma pers pasca rapat Komdis, kemarin. Mengapa pemain yang disanksi ? Menurut Catur itu karena pemain tidak mau datang dan memberikan penjelasan dalam sidang Komdis PSSI 18 Januari lalu. Karena itu, pemain dianggap mengabaikan panggilan karena menurutnya sampai kemarin, tidak memberikan konfirmasi langsung ke PSSI. Meski sudah diputuskan, menurut Catur, pemain masih bisa melakukan banding atas hukuman tersebut. Mekanismenya, melalui Komisi Banding dan ditunggu selambat-lambatnya dua minggu setelah keputusan diambil. Tapi, putusan Komdis ini besar kemungkinan tidak akan dipenuhi oleh pemain-pemain. Sebab, mayoritas pemain yang disanksi berasal dari kompetisi Indonesia Super League (ISL) yang berpayung bukan pada PSSI Djohar Arifin, melainkan ke PSSI KLB Ancol. Karena itu, Komdis tidak bisa memberikan jaminan bahwa, aturan itu akan dilaksanakan oleh 23 pemain yang disanksi. Apalagi, putusan itu juga menganak emaskan beberapa pemain yang saat ini masih

IRFAN BACHDIM

belum bergabung dengan Timnas seperti Bambang Pamungkas dan Irfan Bachdim. Menurut Catur, dua pemain itu mendapat pengecualian karena sudah melakukan konfirmasi secara langsung ke manajemen Timnas. Bepe masih sibuk memperjuangkan proses pelunasan gajinya melalui APPI dan Irfan masih berada di Thailand untuk mencari klub. Ketidaktegasan putusan ini juga terlihat dengan tidak adanya jaminan dari Komdis bahwa putusan itu akan dijalankan dan sanksi akan diterima oleh pemain. “Kami pasti akan terus memantau. Tapi kewajiban kami untuk memberikan sanksi sudah ada. Kalau tidak dijalankan, nanti akan dibicarakan lagi, diproses lagi,” elaknya. Alasan bahwa pihaknya ti-

dak bisa memastikan pemain itu akan patuh ke putusan Komdis karena beberapa pemain tampil di ISL . Sementara, Catur menilai ISL tidak diakui dibawah yurisdiksi PSSI Karena tidak mau mengakui PSSI Djohar Arifin. Keyakinan bahwa Putusan Komdis ini tidak akan berjalan maksimal karena Ketua Komdis Bernhard Limbong ternyata siap melakukan revisi aturan. Syaratnya, pemain yang disebutkan dalam daftar mau bergabung dengan Timnas meskipun dalam pertandingan kedua lawan Arab Saudi pada 22 Maret mendatang. “Ya ini untuk menunjukkan ketegasan Komdis. Kalau pemain sadar dan mau bergabung, maka pasti akan direvisi aturannya. Mereka bisa tidak disanksi,” ucap Limbong enteng. (aam)

JAKARTA - Ketidakpuasan dalam laga uji coba kontra Pro Duta, Sabtu (19/1) membuat Timnas ingin kembali menguji kekuatan. Mereka dijadwalkan meladeni klub Indonesia Premier League (IPL), Semen Padang, Kamis (24/1) mendatang. Pelatih Timnas Nilmaizar ingin melihat perkambangan terakhir anak didiknya sebelum berangkat ke Timur Tengah pada 27 Januari mendatang. Menurut dia, cara bermain tim masih harus dilihat kembali melawan tim lokal. “Kami ingin melihat perkembangan tim secara utuh sebelum berangkat untuk laga pertama lawan Iraq,” katanya saat dihubungi, tadi malam (21/1). Dari uji coba lawan juara bertahan IPL tersebut, Nil baru akan mengumumkan 23 pemain, dari 27 yang ada saat ini, yang bakal dibawa untuk melawan Iraq. Besar kemungkinan, lanjut dia, Irfan Bachdim juga bergabung hari ini. Timnas sendiri saat ini masih bermasalah di lini depan. Selain kekurangan pemain, lini depan Timnas juga masih belum berpengalaman. Karena itu, dia ingin mencoba formasi alternative seandainya lini depan Timnas buntu. “Saat ini kondisi tim sudah 75 persen. Kami ingin lebih baik lagi dan meningkatkan performa di uji coba berikutnya,” ucap pealtih berkumis tersebut. Di sisi lain, satu-satunya uji coba Internasional Timnas melawan Yordania, sebelum tampil di laga Pra Piala Asia 2015 (PPA), dimajukan jadwalnya. Koordinator Timnas, Bob Hippy, menyebut pertandingan fix digelr pada 31 Januri dari rencana awal 1 Februari. Menurut Bob, pemajuan jadwal pertandngan karena permintaan Yordania. Tapi, dia tidak bsia menjelaskan mengapa laga itu akhirnya berubah jadwal. “Itu tuan rumah yang meminta. Kami bisa memgikuti saja. Tidak masalah maju,” terangnya. Pihaknya menerima permintaan pemanuan jadwal itu juga

karena tak ingin kehilangans atu-satunya kesempatan uji coba. Sebab, lanjutnya, Timnas akan menjadikan laga kontra

Yordania sebagai simulasi sebelum melawan Iraq. “Ini penting bagi kami untuk mengukur kekuatan. Apalagi tipikal Yordania

tidak berbeda jauh dengan Iraq. Sama-sama tim timur tengah,” tutur mantan pemain Timnas era 60-an tersebut. (aam)


CMYK

24

SELASA, 22 JANUARI 2013

RADAR TEGAL

KATA MEREKA ○

Merasa Punya Kelebihan TEMA kali ini membahas tentang cewek nih yang katanya cewek itu suka sombong. Setuju nggak dengan pernyataan itu? May be yes may be no, pastinya ada yang setuju ada juga yang nggak dong. Tapi kalo menurut Sagita Fitriani, siswi SMP Negeri 2 Pagerbarang ini setuju kalo cewek itu suka sombong. Alasannya, rasa sombong itu ada di setiap orang walaupun kadarnya berbeda-beda. “Ya menurutku sih begitu, karena mungkin merasa punya kelebihan dan rasa pede yang cukup tinggi yang bikin cewek jadi sombong,” jelas cewek berambut panjang yang sekarang duduk di kelas VII D ini. Menurutnya, cewek suka sombong nggak apa-apa alias boleh aja selama ada sesuatu yang menjadi kelebihannya. “Tapi jangan terlalu sombong juga lah, nggak baik,” ucapnya. “Cewek suka sombong? Kadang-kadang sih,” tandas Lilis Setiyowati, siswi SMK Diponegoro Lebaksiu Kabupaten Tegal. Lilis mengakui kalo cewek memang suka sombong. Biasanya kesombongan seorang cewek itu timbul karena dia memiliki suatu kelebihan. “Misalnya punya tubuh yang proporsional, wajah cantik, pinter dan kelebihan lainnya deh,” terang Lilis. Lilis sendiri nggak setuju kalo cewek identik dengan sikap sombong. Pasalnya nggak semua cewek yang punya kelebihan itu suka sombong. (layung/timxpresi)

BENARKAH CEWEK SUKA SOMBONG? KESOMBONGAN sebenarnya melekat pada pribadi masing-masing orang, baik cewek maupun cowok. Tapi? Kenapa ya imej kesombongan itu lebih melekat kepada diri cewek? Hal ini sering dilontarkan kalangan cowok misalnya kata-kata seperti, “Jadi cewek kok sombong sih?” Nampaknya dari kata-kata yang

sering dilontarkan para cowok ini menyatakan bahwa gender seorang cewek itu membuat cewek-cewek menjadi sombong. Mhm, apa benar? Beberapa cewek punya pendapat sendiri. Ada yang beranggapan kalau cewek itu sebenarnya makhluk yang unik. Kelihatannya aja yang sombong tetapi kalau udah kenalan akan tahu sendiri kebai-

kannya. Semuanya tergantung kepribadian dan pembawaan orangnya saja. Contohnya dia di luarnya aja kelihatan sombong padahal sebenarnya tidak. Seperti kata pepatah, ‘Tak Kenal Maka Tak Sayang’. Kalau belum kenal tentu aja awalnya kita menganggap orang lain sombong, tetapi kalau sudah kenalan baru tahu deh setiap kepribadian seseorang itu menyenangkan. Selain unik, cewek juga kerap merasa serba salah. Diajak kenalan tapi responsnya cuma diam dibilang sombong. Nah, kalau diajak kenalan dan langsung mau dibilang murahan. Baiknya cewek itu harus bagaimana ya?

Pastinya cewek itu harus tahu mana yang baik dan yang buruk. Supaya kita tidak dicap sebagai cewek murahan. Cewek itu bersikap cuek bukan berarti dia sombong tetapi ingin menjaga imej aja biar tidak dianggap murahan. Nah, bagi yang cowok-cowok jangan langsung judge cewek itu, siapa tahu

huuh..!! dasar cewek sombong

Sagita Fitriani

hanya di luarnya aja bersikap cuek tetapi biasanya cewek itu lebih perhatian. Mereka seperti karena ada alasan tertentu. Setiap kita tentu ada alasan tersendiri kenapa harus bersikap seperti ini dan itu. Tidak hanya cewek saja, tetapi cowok pun juga ada yang seperti itu. Kita sebagai cewek di judge orang lain sombong, ya itu semua terserah kepada penilaian orang lain terhadap kita. Yang jelas kalau ditanya secara pribadi ke setiap cewek pasti kebanyakan dari mereka mengaku dirinya tidak sombong. Semua tergantung interpretasi atau cara padang orang lain terhadap diri kita. Namun, ada juga sebagian cewek yang kadang sadar akan sikap sombong mereka, tetapi masih juga membiarkan kesombongan itu. Sehingga berkembang menjadi sebuah kepribadian. Sepertinya akan berdampak tidak bagus nih, seandainya cewek di dunia ini harus menyandang jugde dari para cowok sebagai makhluk yang sombong. Kita-kita sebagai cewek harus dapat meyakinkan kepada orang lain bahwa cewek itu makhluk yang lembut, baik, dan penyayang yang diciptakan oleh Sang Khalik. (tim)

Jangan Menganggap Rendah Orang Lain... SOMBONG adalah sikap menganggap besar keadaan dirinya sendiri dan menganggap rendah keadaan orang lain. Penyebab sikap sombong adalah sikap selalu merasa lebih dibandingkan dengan orang lain, baik dalam hal keturunannya, hartanya, ilmunya, ibadahnya dan lain-lain. Tanda-tanda sifat sombong adalah memandang hina atau rendah orang lain dan membayangkan, merasa bangga serta menyukai sanjungan orang lain

Lilis Setiyow ati

ALFINA DAMAYANTI

kepada dirinya. Terapi untuk mengatasi sikap sombong ini ada dua; terapi secara global dan terapi secara terperinci. Terapi yang bersifat global atau umum juga ada dua, yakni bersifat pengetahuan atau teoritis dan bersifat amaliyah atau praktis. Terapi yang bersifat teoritis adalah dengan cara menadalami dan merenungkan dalil-dalil naqliyah (Al-Qur’an dan Hadits) maupun ‘aqliyah (rasional) yang memaparkan ten-

tang rendahnya sifat sombong tersebut. Sedangkan terapi yang bersifat amaliyah atau praktis adalah dengan cara bergaul dengan orang-orang yang rendah hati dan mengambil pelajaran atas sikap hidup mereka. Adapun terapi yang bersifat terperinci adalah dengan cara merenungkan tentang betapa hinanya nafsu dan tentang sesuatu yang membuatnya merasa sombong. Jika sesuatu itu berupa harta

benda, maka ingatlah bahwa harta benda itu tidak akan bertahan lama, karena akan segera diambil kembali oleh Pemiliknya yang sejati. Ketahuilah, bahwa kemuliaan itu hanya bagi orang yang sanggup membebaskan diri dari kekayaannya, dan bukan bagi orang yang sangat tergantung dengan kekayaannya, karena orang yang sangat tergantung dengan kekayaannya, sebenarnya dia adalah orang yang miskin.

Jika sesuatu yang membuat dirinya sombong adalah berupa ilmu pengetahuan, maka sadarlah bahwa masih banyak orang lain yang lebih luas ilmunya daripada dirinya. Ilmu yang dimilikinya itu seharusnya bisa mencegah dirinya dari bersikap sombong. Ilmunya harus bisa berfungsi sebagai panduan hidupnya, sehingga jika dia melaksanakan sesuatu dia mengetahui secara pasti kekurangankekurangannya. (tim)

X-Sport

Ekspresikan Senang dengan Melompat-lompat WAJAR rasanya kalo kita mengekspresikan perasaan senang jika mendapat suatu penghargaan atas prestasi yang kita buat. Seperti halnya Alfina Damayanti, siswa SMP Negeri 2 Pagerbarang Kabupaten Tegal. Cewek yang kini berusia 13 tahun ini nggak jarang meluapkan ekspresi kegembiraannya saat meraih juara pada cabang olahraga tenis meja tunggal putri dengan melompatlompat. “Seneng banget kalo bisa meraih jua-

ra. Soalnya dengan begitu aku bisa bikin bangga ortu dan juga sekolahku,” ungkapnya dengan nada sumringah. Prestasi yang telah membuat bangga ortu Alfina sekaligus sekolah tercintanya yakni dengan menjadi Juara I Popda Kabupaten Tegal, Juara I Tenis Meja tingkat umum dalam rangka HUT Kabupaten Tegal dan masuk 16 besar pada Popda Provinsi Jateng di Semarang. Semua prestasinya itu diraih oleh anak tunggal ini pada tahun 2012 kemaren. Dari beberapa prestasinya, bukan tidak mungkin akan membawa siswi kelas VIIIC ini mendapat

Juara I pada Popda Kabupaten dan Provinsi di bulan Maret mendatang. “Untuk targetnya pada Maret nanti sih mejadi Juara I. Karena hasil yang kemarin sudah cukup memuaskan,” jelasnya. Bakat dalam bidang tenis meja diakui dara kelahiran Tegal, 3 November 1999 ini sejak ia duduk di bangku kelas 6 SD. Namun untuk ketertarikannya sendiri berawal dari seringnya ia melihat kakak kelas main tenis meja di sekolah yang pada saat itu masih kelas 5 SD. Alfina pun berharap kalo regenerasi pada ekskul tenis meja ini akan jauh lebih baik dari dia sekarang. (layung/ timxpresi)

REFRESH BAND

Raih Prestasi di Tahun 2012 BAGI Refresh band yang berasal dari SMA Negeri 1 Slawi, tahun 2012 merupakan tahun prestasi. Iya, band ini berhasil meraih Juara I dalam festival musik yang diselenggarakan Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan dalam rangka promosi sekolah, dan penyuluhan remaja tentang keselamatan berkendara tanggal 25 November tahun lalu. Personil yang ikut bergabung dalam band ini dian-

taranya Oky Ayu Saputri (vokal 1), Julda Izhar Sany (vokal 2), Ananggirieza Nugraha (drum), M. Wisnu Nagoro (gitar), Ilham Habib Fajry (bass), Hizki Beta Sunarna (keyboard), dan Abdul Aziz Faishal (crew sekaligus CP band). Refresh band mengaku bangga bisa meraih Juara I. Hal ini mengingat tingginya persaingan dari band-band peserta yang terbilang berbobot. ‘’Seneng banget bisa mengalahkan

band lainnya,’’ ujar Hizki. Bukan hanya prestasi yang membuat band ini memiliki kesan yang mendalam dengan kegiatan bermusiknya. Kenangan yang tak terlupakan juga menjadi sisi lain yang menyenangkan. Band ini pernah diundang oleh salah satu guru sekolahnya untuk mengisi hajatan pernikahan pada bulan Oktober tahun lalu.’’Banyak kebersamaan yang mengesankan kami,’’ tambahnya. (khifni/timxpresi)

RADAR TEGAL 22 JANU 2013  

RADAR TEGAL 22 JANU 2013

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you