Issuu on Google+

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

SENIN, 22 FEBRUARI 2010

INDEKS Dishubkominfo “Tangting” Juru Parkir HAL. METROPOLIS

Ratusan Guru Berebut Sertifikat Internasional HAL. BREBES DAN BUMIAYU MUSTAFA RAMLI/JAWA POS

TEMUI WIRANTO - Penggagas Hak Angket Century, Tim 9 menemui Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto di Jakarta, Minggu (21/2) di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Tim 9 meminta masukan dari Wiranto.

DBD Serang Kertosari HAL. PEMALANG

Lebih dari Setengah Pilih Ekskul Olahraga HAL. XPRESI

APA MANING...

Tim 9 Temui Tokoh Nasional Wiranto: Sebut Nama Pelaku Bailout JAKARTA - Minggu bukan sebagai penghalang anggota pansus Century melakukan lobi-

LAELA NURCHAYATI/RATEG

TEWAS - Korban tersengat listrik, Dedi Setiawan, masih dalam ruang jenazah RSUI Harapan Anda sebelum dibawa ke kediamannya di Kelurahan Randugunting.

Turunkan Baliho, Dedi Tewas Tersengat Listrik TEGAL - Nasib apes menimpa Dedi Setiawan (18) warga Jalan Arum Indah Randugunting, Tegal Selatan. Pasal saat menurunkan baliho Lippo Bank di jalan Sudirman bersama rekanrekannya, Dedi Setiawan tersengat listrik hingga tewas, Minggu (21/2) sekitar pukul 20.00 WIB. Diperoleh informasi di lapangan, peristiwa tersebut bermula adanya order pembongkaran baliho Lippo Bank oleh bos rongsok. Dedi Setiawan, yang merupakan salah satu pekerjanya, mendapat perintah bosnya untuk membongkar baliho tersebut. Dibantu sekitar dua temannya, Dedi panggilan akrabnya naik ke atas untuk menurunkan baliho tersebut dengan tali. ke hal 19 kol 1

lobi politik. Para inisiator pansus yang populer dengan nama Tim 9 itu kemarin (21/2) kembali mencari dukungan ke tokoh nasional. Kubu yang menganggap ada pelanggaran dalam bailout Century itu bertemu dengan Ketua

Umum (Ketum) Partai Hanura Wiranto. Pertemuan tersebut merupakan rangkaian gerilya tokoh nasional oleh politisi yang bersemangat membongkar kasus Century. Sebelumnya mereka berjumpa de-

ngan Ketum PB NU Hasyim Muzadi. Selain itu, mereka berencana menemui sejumlah tokoh nasional. Di antaranya, Amien Rais dan Din Syamsuddin. Road show Tim 9 itu mengimbangi lobi-lobi politik yang

dilakukan Partai Demokrat. Seperti diketahui, pilar pendukung SBY-Boediono itu, selain berusaha menyatukan mitra koalisi, mendekati parpol oposisi seperti PDIP dan Gerindra. ke hal 19 kol 4

Demokrat Ingatkan Boediono Bagian Koalisi Polri Tindaklanjuti Temuan Pidana Kasus Pajak

JAKARTA - Menjelang kesimpulan akhir pansus angket kasus Bank Century, kubu pemerintah terus berusaha membentengi Wakil Presiden Boediono dari ancaman delegitimasi politik. Mereka menagih komitmen kepada jajaran mitra koalisi untuk melanggengkan Wapres Boediono hingga berakhirnya masa jabatan pemerintahan pada 2014. “Substansi kontrak politik bukan sebatas koalisi SBY, tapi juga koalisi SBY-Boediono, baik di kabinet maupun parlemen,” kata anggota Dewan Pembina DPP Partai Demokrat Hayono Isman di Jakarta kemarin (21/2). Karena itu, menurut Hayono, koalisi bukan hanya wajib mempertahankan Presiden SBY sampai berakhirnya masa jabatan. Komitmen itu juga meliputi Wapres Boediono yang maju dalam satu paket dengan SBY saat pilpres lalu. “Semua anggota koalisi, bila punya komitmen kepada pemerintah, harus juga memiliki etika politik. Apalagi, Boediono belum dinyatakan bersalah oleh pengadilan,” ungkap wakil ketua Komisi I DPR itu.

Hayono menyampaikan indikasi adanya upaya pemakzulan terhadap Boediono melalui pansus sangat kuat. Prosesnya tidak melalui mekanisme hukum, misalnya Mahkamah Konstitusi

(MK). Tapi, itu lebih didorong melalui manuver politik yang sangat mungkin memunculkan vicious circle (lingkaran setan, Red) dalam politik nasional.

JAKARTA - Meski menuai kritik, Mabes Polri tetap komit membantu Dirjen Pajak mengusut kasus penggelapan pajak. Besok (23/2), korps Bhayangkara itu bakal meneken nota kesepahaman (MoU) dengan Dirjen Pajak. Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Ito Sumardi mengatakan, penandatanganan MoU itu untuk menegaskan komitmen Mabes Polri dalam pengusutan kasus penggelapan. Apa tidak khawatir dengan tudingan adanya unsur politis? “Saya tidak bisa bicara apakah ada unsur politis atau tidak dalam hal ini. Saya no comment soal itu. Yang jelas, saya hanya bicara bukti-bukti dan fakta-fakta,” tegas Ito saat dihubungi Jawa Pos di Jakarta kemarin (21/2). Mantan Kapolda Sumatera Selatan itu mengakui, kasus pajak merupakan domain Dirjen Pajak. Namun, dalam pengusutan kasus itu Mabes Polri dan Dirjen Pajak bekerja bersama. Apabila ada unsur pidana yang

ke hal 19 kol 1

ke hal 19 kol 4

Final DBL, Kualitas Bandung, Rekor Lampung

The S.I.G.I.T dan Bintang Garuda Flexi Ikut Ramaikan Final Jabar Final Honda Development Basketball League (DBL) 2010 diselenggarakan di dua kota serentak kemarin (21/2). Final Jawa Barat marak bintang tamu di GOR C-Tra Arena Bandung, final Lampung menandai pemecahan rekor jumlah penonton di GOR Saburai Bandarlampung. DI Bandung, sekitar 3.500 penonton bergantian meramaikan GOR C-Tra Arena, menyaksikan dua laga final yang mempertemukan wakil dari dua kota. Di laga putra, SMA Trinitas Bandung sebagai juara East Region menghadapi SMAN 2 Bogor sebagai

juara West Region. Di laga putri, SMAN 9 Bandung (East) melawan SMAN 5 Bogor (West). Lebih dari 1.000 penonton kemarin datang dari Bogor. Mereka menumpang belasan bus dan tak terhitung kendaraan pribadi. S a y a n g , semangat itu tak dibarengi sukses timnya. Tim putra SMAN 2 Bogor harus mengakui keunggulan SMA Trinitas Bandung, 57-76, sedangkan tim putri SMAN 5 Bogor dikalahkan ke hal 19 kol 4

DITA PUTRI/JAWAPOS

AWARD - Award di Final Honda DBL West Java Series di GOR C-TRA ARENA Bandung, Minggu (21/ 02).

Nok Slentik Polri Tindaklanjuti Temuan Kasus Pajak * Ana sing diincer? Tim 9 Temui Tokoh Nasional * Sing jelas nggolet dukungan!

CMYK


WACANA

2

SENIN 22 FEBRUARI 2010

RADAR TEGAL

Delik Korupsi untuk Mafia Pajak Korban Banjir TenangTenang Saja Oleh: Muh. Abduh WIS BIASA. Kalau musim penghujan, beberapa wilayah di republik ini selalu tergenang banjir. Apa maning Ibukota Jakarta. Kalau musim kemarau, kekeringan pun melanda di mana-mana. Dan itu menjadi siklus kehidupan yang mau tidak mau dialami masyarakat indonesia. Banjir yang terjadi di Jakarta dan sekitarnya disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya tingginya curah hujan, adanya lahan kritis dan kurangnya vegetasi, daerah resapan yang menurun, waduk dan saluran irigasi yang tidak berfungsi dengan baik, serta naiknya permukaan air laut. Ditambah lagi, masih sedikit masyarakat yang sadar akan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, dan membuangnya ke daerah sungai. Hal tersebut tergambar dari penuhnya Sungai Ciliwung oleh sampahsampah yang mengapung diatasnya dan membendung aliran sungai. “Persoalane, selalu antisipatifkan diri kita terhadap fenomena alam itu?” ujar Dalipan. “Wis aja kakean dipikir wa, gagiyan bantu enyong nguras banyu,” kata Panjul. Hari itu, ia dengan beberapa tetangganya harus nrima air hujan menggenangi lantai rumah. Padahal sebelumnya, lantai keramik rumah Panjul selalu kinclong. Tapi ya itu tadi, wis biasa. Para korban banjir juga menjadi terbiasa menghadapi banjir. Mereka tidak panik dengan datangnya banjir. Seperti yang sampeyan saksikan dalam berita. Penduduk yang daerah dan rumahnya digenangi banjir, belum mau dievakuasi. Mereka beralasan, “Kalau rumah ditinggal, nanti berantakan. Kami sudah terbiasa dengan hal ini.” Kalau ada simulasi atau gladi resik menjelang datangnya banjir, mungkin para korban banjir yang telah berpengalaman bertahun-tahun dapat menjadi instruktur atau pengajar di saat itu. Mereka dapat memberitahu apa saja yang pertama kali perlu dilakukan ketika banjir datang. Apa saja yang harus dihindari ketika banjir datang, kemanakah harus mengungsi. Semua langkah-langkah yang harus diambil ketika banjir datang, sudah ada di luar kepala mereka. Karena sudah bertahun-tahun mengalaminya, bagi mereka banjir seolah bukan permasalahan. “Tapi, apa sampeyan kabeh setuju jika banjir diarani bukan permasalahan? Apakah kita setuju bila ada orang yang mengatakan bahwa banjir bukan permasalahan yang besar, buktinya para korbannya tenang-tenang saja?” Sebenarnya masalah banjir ini harus diselesaikan dari akar permasalahannya. Banjir terjadi akibat ulah tangan manusia sendiri yang tidak mau menjaga kebersihan lingkungan, terutama kebersihan sungai-sungai. Padahal agama mengajarkan agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan, termasuk kebersihan sungai. Selain itu, agama senantiasa mengajarkan agar menjaga lingkungan dan alam semesta ini. Di samping itu, pemerintah seharusnya segera menyelesaikan permasalahan umat ini, bukan sekadar memberikan janji-janji yang tak pasti. Maka sudah seharusnya masyarakat beserta pemerintah sadar dan bangkit untuk bersama-sama menyelesaikan permasalahan banjir ini agar banjir tidak datang lagi. Pemerintah hendaknya menanggapinya dengan serius, sebelum banjir memakan korban lebih banyak lagi. Para penebang liar hendaknya diberi hukuman yang cukup berat. Mengingat akibat yang ditimbulkan dari penggundulan hutan memiliki dampak yang cukup serius. “Embuh pirang hektare sawah sing gagal panen. Embuh pira korban sing mati karena banjir.” Para penentu kebijakan terkait dengan tata ruang kota juga diberikan sanksi hukum yang cukup berat. Sebab, bukankah mereka turut andil dalam merubah daerah resapan air menjadi bangunan? Mereka sudah tahu berapa luas daerah resapan air yang dibutuhkan ibu kota hingga terhindar dari banjir. Mereka juga dapat belajar dari bencana banjir di tahun-tahun sebelumnya. “Kweh, darani asal mbangun langka dampake?” “Semoga kita selalu menjadi orang yang peka terhadap permasalahan. Semoga hati kita tetap peka terhadap permasalahan, walau terkesan sebagai sesuatu yang lumrah.” “Amin wa!” timpal Panjul. (*)

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Suyuti Abdul Ghofir. Redaktur: Hesti Prastyani, Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi. Sekretaris Redaksi/Persh: Kharisma Dewi. Kota Tegal: Hermas Purwadi, M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan. Brebes: Abidin Abror. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Agus Wibowo, Khikmah Wati, Arief Nur Rahardian Sidiq, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Ali Basara, Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan (Koordinator), Dian Prayudi Aji, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Moch. Arifin (Manajer Tegal), Yully Trieyani, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Yuyuk Darwati, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: Anang Bastomi. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 10.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 32.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

Oleh: Febri Diansyah SATUAN Tugas Pemberantasan Mafia Hukum (Satgas) terlihat bergerak masuk ke sektor mafioso pajak. Lapas Narkotika, Cipinang, tempat Vincentius Amin menjalani hukuman atas tuduhan pencucian uang PT Asian Agri, bahkan sempat disafari oleh tim bentukan presiden itu. Mereka masuk dari dugaan praktik mafia hukum di balik sejumlah kejanggalan penjatuhan vonis terhadap Vincent. Ditenggarai, hal itu berhubungan dengan posisi Vincent sebagai whistle blower. Sejumlah dokumen yang sempat dibuka mengarah ke dugaan penggelapan pajak hingga Rp 1,3 triliun. Banyak pihak menilai, itu adalah serangan balik terhadap manuver panitia khusus Pansus Angket Bank Century yang bergerak cepat dan nyaris mengancam eksistensi pemerintahan SBY. Namun, satgas membantah. Bahkan, mereka menyatakan bahwa para pengemplang pajak itu memang harus digertak. Seriuskah mereka? Atau, hanya sebatas ‘’gertak sambal’’? Pertanyaan dan syak wasangka tersebut mudah ditepis jika satgas berhasil mendorong penuntasan skandal pajak hingga ke jalur hukum. Dalam artian, ia tidak semata menjadi komodifikasi politik murahan atau semacam alat meningkatkan posisi tawar pemerintah kepada partai koalisi di pansus Century. Dugaan penggelapan pajak Asian Agri, misalnya. Terutama

karena kasus itu sudah diajukan penyidik Dirjen Pajak kepada Kejaksaan Agung April 2008 dengan tuduhan penggelapan pajak. Dan, akan lebih baik jika satgas juga berani mendorong penggunaan delik korupsi untuk memerangi mafia pajak. KERAH PUTIH Kejahatan pajak merupakan salah satu varian di antara kejahatan ‘’kerah putih’’ (whitecollar crimes). Ia memiliki kerumitan tersendiri. Karena itulah, pendekan konvensional yang hanya menggunakan regulasi perpajakan, tanpa melapisi dengan undang-undang tindak pidana korupsi, diperkirakan tidak akan berhasil. Khusus polemik perpajakan di Asian Agri bermula dari informasi yang diberikan ke KPK oleh Vincentius, Dirjen pajak sebenarnya sudah memeriksa, menyita dokumen, hingga akhirnya menetapkan 12 tersangka. Perusahaan yang berada di bawah payung Grup Raja Garuda Mas (RGM) itu diduga melakukan pidana pajak pada 2002-2006. Hingga, pada pertengahan 2008 (25/4), Tim Pajak menyerahkan setumpuk alat bukti kepada Kejaksaan Agung. Harapannya, kejaksaan menuntaskan tugasnya menyeret pelaku ke tingkat penuntutan di pengadilan. Sayang, hampir tiga tahun berselang informasi penanganan skandal pajak itu nyaris tenggelam. Kemudian, itu muncul kembali melalui sidak Satgas ke lapas Vincent. Karena itulah, Satgas seharusnya tidak hanya

berbicara tentang praktik mafia hukum dalam proses peradilan Vincent, tetapi juga masuk lebih dalam ke jantung persoalan. Mungkin, mafia peradilan di balik penanganan kasus kasus Asian Agri jauh lebih penting. Konstruksi Hukum Kacamata paling sederhana yang perlu digunakan adalah pasal 39 ayat (1) butif (d) dan (f) Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2000 tentang Ketentuan Umum Perpajakan (UU KUP). Poin yang perlu dibuktikan adalah surat pemberitahuan Asian Agri tidak benar dan ada upaya pemalsuan dokumen. Dengan logika bahwa pajak merupakan sumber penerimaan negara, manipulasi data surat pemberitahuan akan merugikan negara. Mafia pajak biasanya bermain di manipulasi data/ pembukan agar tidak menyetorkan sejumlah biaya pajak kepada negara. Ada lima modus utama yang bisa digunakan untuk membaca kasus tersebut. Pertama, transfer pricing. Pengertian yang sederhana adalah upaya mengalihkan penghasilan kena pajak dari suatu negara dengan tarif pajak tinggi (Indonesia) ke negara lain dengan tarif pajak rendah atau negara Tax Haven (Misalnya: Singapura, Hongkong, dan Swiss). Pemindahan tersebut dilakukan dengan cara penjualan perusahaan lintas negara, padahal perusahaan sebenarnya dimiliki atau dikuasasi orang yang sama. Dalam modus tersebut, Indonesia sangat dirugikan karena

pajak yang seharusnya diterima negara dilarikan ke negaranegara tax haven. Padahal, sumber daya yang digunakan, sampah yang dibuang, dan bahkan sarana dan prasarana yang digunakan berasal dari uang rakyat Indonesia. Kedua, transaksi hedging fiktif. Tujuan yang sederha, perusahaan tercatat rugi sehingga tidak ada kewajiban membayar pajak. Penyiasatan seperti itulah yang dapat dibidik oleh tim pajak dan kejaksaan dimulai dari indikasi adanya upaya penipuan data keuangan. Sama halnya dengan poin kedua, tiga modus lain adalah dugaan management fees yang fiktif, mark up pembelian aset, dan tambahan biaya fiktif lainnya. Tujuan dari tiga modus terakhir, agar seolah-olah perusahaan mengeluarkan sejumlah biaya sehingga keuntungan/ penghasilan menurun jauh. Konsekuensi logis sederhana dari ini bahwa jumlah pajak yang harus dibayarkan berkurang drastis. DELIK KORUPSI Adanya kerugian negara seperti disebutkan di atas menjadi dasar kasus manipulasi pajak dapat dijerat dengan korupsi. Karena itulah, ICW menyarankan penggunaan UU Tindak Pidana Korupsi (UU 31/ 1999 jo 20/2001) untuk menjerat pihak yang diduga mafia pajak secara berlapis. Hal itu bertujuan nanti pelaku tidak dibebaskan di pengadilan karena berlindung di balik sejumlah kelemahan Undang-Undang Perpa-

jakan. Sangat memungkinkan sebuah kasus pidana pajak dialihkan ke sekadar pertanggungjawaban administratif dan perdata. Penegak hukum dapat menggunakan hasil rakernas Mahkamah Agung pada 2007 di Makasar, yang menyatakan bahwa sepanjang sebuah kejahatan atau bahkan pelanggaran administrasi memenuhi unsur UU Korupsi, maka ia bisa dijerat dengan delik korupsi. Setidaknya, unsur kerugian keuangan negara, melawan hukum, dan menguntungkan pihak lain diduga sangat mungkin terpenuhi dalam kasus Asian Agri tersebut. Satgas sepatutnya secara serius menempatkan analisis hukum tindak pidana korupsi untuk membongkar skandal pajak. Baik untuk kasus Asian Agri maupun perkara lain yang merugikan keuangan negara secara signifikan. Kemudian, mengawal dan memastikan penggelapan pajak atau korupsi pajak diajukan ke persidangan. Setidaknya untuk membuktikan kepada publik bahwa Satgas tidak main-main. Satgas bukan sekadar ‘’dayang-dayang’’ dan ‘’pentungan politik’’ kekuasaan untuk membungkam kekuatan yang kritis terhadap pemerintah. Itulah indikator apakah Satgas patut dipercayai, atau sebaliknya disimpan di dalam laci. (*) *). Febri Diansyah, peneliti hukum, anggota Badan Pekerja ICW

Dalahi Lampu Bangjo PAK bupati/dinas terkait yen neng prapatan procot dalahi lampu bangjo ndean tertib owh…soale saiki akeh becak pada mangkal sembarangan karuan sih dalane amba tapi ya mbokan dadi sadare yen ana lampu bangjo bs katon tetriblan meminimalkan kecelakaan. Mohon tindak lanjut ya..sapa sih sing ra seneng kabeh bisa tertib lan teratur?? 081932583xxx

Ana Konspirasi Apa Ora? SWAKELOLA pembangunan nang kota Tegal pancen luar biasa, sing hebat maning, ora ngerti teknik konstruksi dikongkon mbangun, ya hasile bisa luwih apik atau luwih bobrok, nang kene bisa kanggo barometer, kepala sekolah karo komite ana konspirasi apa ora? Sing tak gawe heran tim pemeriksa matane bisa dadi blabur mbuh kelilipen apa. Joko. 085842225xxx

Bangunan Liar BANGUNAN liar di bong cina Martoloyo makin marak. Herannya lahan2 tersebut diperjualbelikan per petakpetak secara individu, sedangkan lahan tersebut milik pemkot dan yang lebih herannya lagi, kok bisa pasang listrik dari PLN? Meskipun bangunan tersebut adalah tdk resmi aliar liar. Apakah keberadaan mereka juga diakui sebagai warga RT/RW setempat? Mohon ditindak lanjuti. 085842271xxx

BBne Narkoba KANGGO Kasat Narkoba, sebage masyarakat aq salut sebab wis akeh kasus sing diungkap nang kota Tegal, Cuma sayang aku ora pernah krunguu BBne narkoba dibakar atau disimpan? Sekedar urun rembug donge kaya miras digiles kanggo slender, disaksikan wartawan..lah kuwe aku nembe acung jempol. 085842225xxx

Klalen Apa Maen Klalen UTEKKE donge neng endi sih… wong informasi ka pan dibatasi RPM konten!! Klalen apa maen klalen donge! Wis ana KPI ..sih pan balik maring zaman orde baru maning!!. Jangan2 go luruh proyek/ngentongna anggaran tok!! Sadar len sadar, esih kurang wis jatah fasilitas mewah? Akeh wong sih butuh duit go ngobati penyakite..sing butuh bantuan mangan karena banjir, gempa, longsor!!.. 081904259xxx

Tunanetra Be Paham

Maksa Nemen

Tanggapan

TUNA Netra (T) kas sing Tegal mbonceng sepeda motor karo kakange (K). T: kiye tekan Tembok Luwung ya kang?. K: Iya, koq ngerti si? T: Mambu wangi Teh. K: Ooo... Ora suwe T Takon maning: Kiye wis Slawi ya kang?. K: kok ngerti si? T: Iya kang mambu tlepong jaran. K: Ooo.... Kuweh, tunanetra be paham. 085870118XXX

KANGGO DPR kab rakyate tulungi kieh, panitia stdy toor SMAN 1 Kramat, panitiane maksa nemen maring muride sih kudune wong tuane pada adol katok kolor sing lg dinggo.. 081803903xxx

KAMI sudah membagi tugas kepada wartawan untuk peliputan di wilayah tersebut. Terima kasih masukkannya. Redaksi

Nglayani Sing Ramah

Jare Gratis?

PAK inyong kokon ora dugal kepibe nang umah maring mriyang/RSU Kardinah olih nglayani wong mriang ka bena kasih wong cilik ka disiak-siakna anger wong gede duite tah disubah2, aja dumeh wong cilik ora duwe duit, inyong njaluk tulunglah pak olih nglayani sing ramah dani sing mriang eben tambah bungah tambah waras ora malah tambah mati. 081902051xxx

JALAN flores baru depan pos patko langon, piben lampu penerangan jalan wis sue mati ora dibenerna. Prapatan peteng ndadekna kecelakaan lalulintas. 081575634xxx

PAK inyong pan takon donge kepribe sih sekolah jare gratis pungli ana bae, duite bos nggo apa sih? Akeh duite bos mung dinggo enake wudele dewek tok, kepibe kokon wong kere makmur kepibe?... 081902051xxx

Staf Ahli ora Diumumna? GO pimpinan DPRD kab Tegal jarene arep nglayani masyarakat temenanan, nyatane embuh, contone delampua seleksi administrasi, fit and proper test tenaga ahli DPRD, daning ora diumumna padahal biaya seleksi duite rakyat oh ya, toli ya honore wis ditentukna per januari 2010, milih sing ahline ya, aja krn sengit utawa kuatir, sing pinter malah disingkirna, berat oh wa. 085842052xxx

Bisa Nata Slawi Ora? AQ ndukung ngresulane sing neng prapatan PLN, warunge cak yoso mangan saparo dalan, pdahal saiki dalan kuwe wis rame, trus gubug2 PKL sing nang kiwa tengene MC coba diatur, disawang sumpeg. Pimen pa agus, bisa nata Slawi ora? Toli sampeyan saiki nyambut gawe apa ora sih, daning sing katon wakile terus. 085642812xxx

PNS Kluyuran PAK yang dioperasi jangan anak2 sekolah kluyuran jam belajar tok, tapi itu lo pns yang kluyuran jam kerja perlu ditindak apa kepasar, toko, dll. Trims. 02836035xxx

Ora Tau Diliput PAK Radar aq melu mein saran, bisane nang jatibarang, margasari, jatinegara, karo daerah pelosok liyane ora tau diliput? Beritane aja mung ning kota bae. Suwun. 02836035xxx

Isine Wong Gerelan PAK angger inyong mlaku-mlaku nang alun-alun masjid agung Tegal isine wong gerelan tok priben? Wong olih gerelane kayong beleh pantes disawang wong ngarepe masjid. 081902051xxx

Wis Suwe Mati

Jangan SewenangWenang KEPADA yth polres Tegal tolong jangan sewenang-wenang kalau mau nangkap wingi aku ditangkap polisi waktu bawa mobil gara-gara nyelip polisi padahal sudah lengkap suratsuratnya malah nanya yg ngga2 nanyanya gini kasar lagi jarene endi surat2e sewise di kasih surat2 sama sim A jaluk sim C katanya kalo persyaratan bikin sim A kan harus punya sim C ya nga si apa polisi kalau ngga ada sim c kna dnda 50 ribu pdahal kan sim C buat kendaraan motor bukan buat mobil camkan tu pak polisi. 085642527xxx

PENGIRIM SMS NGRESULA BERUNTUNG HARI INI 1. 2. 3.

085842271456 081904652448 085842052698

Anda mendapatkan Hadiah masingmasing 1 dus Susu Bubuk Kedelai AFIS, hadiah dapat diambil di Harian Pagi Radar Tegal dengan melampirkan fotokopi KTP dan menunjukan no HP anda.

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS 08159440722, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Bagi tiga pengirim Ngresula yang beruntung masing-masing mendapatkan satu dus (200 gr) susu bubuk kedelai produk AFIS Tiap Harinya. Produk tersebut dapat diambil di Kantor Radar Tegal dengan menyerahkan fotocopy KTP dan menunjukan no HP anda.


CMYK

SENIN, 22 FEBRUARI 2010

METROPOLIS

3

RADAR TEGAL

Lagi, AIDS Telan Korban Dinkes Temukan 3 Penderita, 1 Meninggal MEMASUKI tahun 2010 Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tegal kembali menemukan tiga wargannya yang positif mengidap HIV/AIDS. Bahkan satu diantarannya meninggal akibat virus mematikan itu. Data tersebut diperoleh Dinkes dari laporan Klinik VCT RSUD Kardinah. Yang menyatakan telah menemukan tiga

penderita HIV/AIDS selama sebulan terakhir ini tepatnya Februari 2010. Kasi Penanggulangan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Imam Sahadat mengatakan, laporan dari klinik ada tiga warga yang positif mengindap HIV/ AIDS. Dua orang diantaranya masih hidup dan satunya meaninggal. “Mengenai siapa yang meninggal dan warga mana saja yang terkena virus HIV/AIDS saya tidak bisa menyebutkan.

Yang pasti ini hasil penemuan beberapa waktu lalu. Dan mereka yang terkena HIV/AIDS hingga meninggal adalah orang dewasa dan anak-anak,” katanya kemarin. Dijelaskan, data dari Klinik VCT Kota Tegal, jumlah penderita HIV/AIDS di wilayah Kota Tegal dari tahun 2009 hingga Februari 2010 sebanyak 15 orang. Rinciannya, 2009 ditemukan 12 penderita dan tahun ini 3 orang positif. ke hal 9 kol 5

Pemadaman Listrik Karena Cuaca ADI MULYADI/RATEG

LEPAS BALON - Wakil Walikota Habib Ali Zaenal Abidin melepaskan balon sebagai simbol pencanangan madrasah bersih di MTsN Margadana.

MTsN Margadana Canangkan Sekolah Bersih

Buang Sampah Sembarangan

DIDENDA TERINSPIRASI dari program Pemerintah Kota (Pemkot), yakni Kota Tegal Sehat 2010. MTs Negeri Margada Sabtu (20/2) menggelar sebuah acara besar-besaran. Yaitu kegiatan pencanangan gerakan madrasah bersih dan istighatsah sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dengan dibuka langsung oleh Walikota Tegal Ikmal Jaya SE Ak yang diwakili Habib Ali Zaenal Abidin SE, dengan didampingi Kepala departemen Agama Drs Ahmad Rifai MPd. Pencanangan madrasah bersih

SEBANYAK 150 siswa SMP Ihsaniyah Kota Tegal, Sabtu (20/2) mendapat pelajaran baru dari Kantor Lingkungan Hidup (KLH). Ratusan anak itu diajari cara pengolahan sampah organik dan anorganik menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi lingkungan dan manusia. Ketua Panitia Somiatun Aliyah SPd mengatakan, sekolah

mentarjetkan tahun 2011 menjadi green school. Karenannya mulai dari sekarang, warga sekolah melaksanakan beberapa kegiatan untuk mencapai tarjet tersebut. Salah satunya adalah mengadakan pelatihan tentang pengolahan sampah yang diikuti seluruh siswa dari mulai kelas VII sampai IX. ke hal 9 kol 1

ABIDIN ABROR/RATEG

JALAN SEHAT - Walikota Tegal, H Ikmal Jaya, didampingi Pemimpin BI Tegal, Tri Selo, melepas peserta jalan sehat keliling Kota Tegal.

Semarak TabunganKU kampanyekan gerakan ini. Dan untuk daerah Kota Tegal serta daerah sekitarnya, pencanangan budaya menabung diadakan bersamaan kegiatan jalan sehat, Minggu (21/ 2). Kegiatan ini dipusatkan depan Kantor Pos Jalan Pemuda dengan diikuti ribuan peserta baik tua maupun muda. Dan paginya, Walikota Tegal H ke hal 9 kol 5

ADI MULYADI/RATEG

POSE BERSAMA - Jajaran guru dan siswa SMP Ihsaniyah berpose bersama Ir Daryati (tengah) pemateri dari KLH dalam pelatihan pengolahan sampah disekolahnya.

Lomba Pidato Gebyar Maulid Yayasan Syiarul Islam

Hanya Diberi Waktu Delapan Menit Yayasan Syiarul Islam yang berkantor di Jl KH Muchlas Panggung Tegal Timur selalu mengadakan banyak kegiatan dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Salah satunya adalah lomba pidato tingkat remaja masjid se-Kota Tegal. Seperti Apa Pelaksanaannya? LAPORAN: ADI MULYADI MINGGU (21/2) pagi sekitar pukul 09.00 WIB di sepanjang Jl KH Muchlas nampak berbeda dari biasanya. Dimana ditepi sepanjang jalan tersebut dihiasi spanduk-spanduk yang tinggi menjulang dari berbagai spon-

CMYK

ADI MULYADI/RATEG

UNJUK GIGI - Salah seorang peserta menampilkan kepiawaiannya dalam berpidato dihadapan tiga dewan juri.

sor. Sehingga terlihat jelas bahwa disitu sedang ada kegiatan yang cukup meriah.

ke hal 9 kol 1

PERBAIKI JARINGAN – Petugas teknik PLN melakukan perbaikan pada jaringan yang rusak akibat cuaca.

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

ke hal 9 kol 1

KLH Gembleng SMP Ihsaniyah

GERAKAN Indonesia Menabung, Sabtu (20/2), resmi dicanangkan oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, berlangsung di Kemayoran Jakarta. Dalam pencanangan ini, Bank Indonesia (BI) meluncurkan produk TabunganKU yang diharapkan dapat menciptakan budaya menabung di masyarakat. Sebagai gerakan nasional, semua Perbankan wajib meng-

PADAMNYA aliran listrik dalam beberapa hari terakhir di wilayah kerja PT PLN (Persero) Area Pelayanan dan Jaringan (APJ) Tegal lebih dikarenakan faktor cuaca. Hujan deras disertai petir dan tumbangnya sejumlah pohon membuat jaringan listrik milik PLN terganggu. Akibatnya, terjadi pemadaman di sejumlah titik hingga perbaikan selesai dilakukan. Manager PLN APJ Tegal Nanang Subuh Isnandi mengatakan, pemadaman di beberapa titik pada beberapa hari terakhir dikarenakan hujan deras disertai angin kencang. Gangguan eksternal seperti faktor cuaca dan sebagainya mencapai 60 persen dari beberapa faktor penyebab padamnya aliran listrik.

Digedung sekretariat yayasan nampak puluhan remaja putra dan putri menggunakan

busana muslim yang rapi. Mereka berkumpul dalam satu ruangan yang sudah didesain sedemikian rupa oleh panitia. Beberapa dari mereka yang baru datang langsung menuju tempat tanda tangan daftar hadir. Setelah beberapa saat, panitia mengumumkan bahwa lomba pidato segera dimulai, lantaran seluruh peserta sudah hadir semua. Pada saat itu salah seorang perwakilan dari dewan juri Hadi Gunawan membacakan tata tertib peserta lomba. Diantaranya, peserta harus hadir pukul 08.00 WIB, kemudian apabila dipanggil sebanyak tiga kali tidak ada maka dianggap gugur. Waktu yang diberikan hanya 8 menit untuk menyampaikan pidatonya dengan ditandai lampu hijau, kuning dan merah. ke hal 9 kol 1

20 Pasutri Gugat Cerai Per Bulan Didominasi Ekonomi dan Pernikahan Dini KASUS perceraian pasangan suami istri (Pasutri) di Kota Tegal termasuk tinggi. Sebab, dalam kurun waktu satu bulan Pengadilan Agama (PA) ratarata menangani 20 kasus perceraian. Dari data yang ada, tiap tahunnya kasus pecahnya rumah

tangga itu selalu mengalami peningkatan jumlah atau angka. Sementara, faktor penyebabnya didominasi oleh masalah ekonomi dan pernikahan dini yang dilangsungkan masyarakat. Humas Pengadilan Agama Kota Tegal Drs Fajarudin Efendi mengatakan, dalam tahun 2010 ini kasus gugatan cerai yang masuk ke kantornya sudah mencapai 150. Ini terdata sejak akhir tahun 2009 lalu asampai dengan Februari 2010. Dari jumlah tersebut rata-rata yang

menggugat dari pihak perempuan alias istri. “Angka perceraian suami istri yang terjadi di Kota Tegal rata-rata 20 kasus perbulannya. Dengan alasana faktor ekomoni dan pernikahan dini yang menjadi penyebabnya,” katanya. Dijelaskan fajarudin, setiap tahunnya gugatan cerai di PA angkanya selalu mengalami peningkatan. Pada tahun 2008 ada 500 kasus yang masuk PA. Kemudian tahun 2009 terdapat ke hal 9 kol 5


PEMALANG

4

SENIN 22 FEBRUARI 2010

RADAR TEGAL

PENDIDIKAN Biang Kerok Terpuruknya Bangsa MENGAPA dunia pendidikan kita selama ini tidak pernah maju dan makin terpuruk? Padahal jumlah sarjana, magister pendidikan, dan doktor di bidang pendidikan setiap tahun terus bertambah. Jumlah mereka ini bukan lagi dalam hitungan puluhan, akan tetapi mencapai ratusan yang dilahirkan setiap tahun. Bukan hanya di bidang pendidikan, di bidang hukum, politik, ekonomi, kedokteran juga mengalami hal yang sama. Itu sebabnya ada permasalahan Century, SUMITRO/RADAR PEMALANG kerap dijumpai mal praktik, juga perProf Dr H Yunan Yusuf tumbuhan ekonomi Indonesia yang tak kunjung membaik. Demikian disampaikan Prof Dr H Yunan Yusuf ketika menyampaikan pengantar makalahnya “Pendidikan Bermutu”, dalam Seminar Nasional Pendidikan yang diselenggarakan SMK Muhammadiyah Ulujami di Gedung Serba Guna Pemalang Minggu (21/2) kemarin. Lebih lanjut Anggota Tim Sosialisasi Ujian Nasional (UN) dan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) Badan Standar Nasional Pendidikan (BNSP) Pusat itu mengatakan, diterapkannya standar pendidikan yang meliputi standar kompetensi lulusan, standar isi, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan pendidikan, dan standar penilaian adalah upaya kementerian pendidikan dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang lebih bermutu. “Jangan sampai siswa sekolah, baik SD, SMP, SMA, maupun mahasiswa di perguruan tinggi, diluluskan kalau belum memenuhi standar yang telah ditetapkan,” tandas Yunan yang juga Ketua Majelis Dikdasmen Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Karena apabila kemampuan dan pengetahuannya belum memenuhi standar dan diluluskan, nantinya justru akan menjadi bumerang. Karena dari beberapa studi dan penelitian yang telah dilakukan para pakar, biang kerok dari keterpurukan bangsa Indonesia salah satunya adalah dari permasalahan tersebut. Berangkat dari sini pula, ia mengajak kepada insan pendidikan di Kabupaten Pemalang untuk senantiasa menjalankan standar pendidikan nasional dengan baik dan benar. Sehingga out put-nya benar-benar bisa dipertanggungjawabkan. “Mantapkan hati dengan lurus untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, yakni dengan mulai dari diri sendiri,” ajaknya kepada guruguru se-Kab Pemalang yang memenuhi gedung yang terletak di depan Polres Pemalang tersebut. (mg6)

EVENT Langitku Biru, Kapolres Lempar - Lempar Hadiah PEMALANG - Dalam rangka mengurangi polusi udara dan menciptakan suasana nyaman dan bersih, Polres Pemalang menggelar acara olahraga sepeda sehat dengan tajuk Langitku Biru. Acara ini dihadiri oleh Kapolwil Pekalongan KBP Fatkhurohman, Muspida, dan Kapolres Tegal, Brebes, Pekalongan. Sedikitnya 2000 warga mengikuti sepeda sehat dengan menyusuri kota dan alam tersebut. Puluhan hadiah doorprize dibagi ke peserta dengan cara dilemparkan begitu saja oleh Kapolres AKBP Burhannudin SIK. Kapolwil dalam sambutannya mengatakan, kegiatan sepeda sehat dengan tajuk Langitku Biru itu untuk menyadarkan kepada masyarakat akan pentingnya udara yang bersih dan sehat. “Melalui acara ini kami berharap udara kota Pemalang menjadi bersih,” kata dia didampingi Muspida dan para Kapolres di wilayahnya. Usai memberikan sambutan Kapolwil melepas balon yang berisi hadiah ke udara. Peseta sepeda sehat yang sejak pukul 06.00 WIB berkumpul di alun-alun Pemalang itu dilepas Wakil Bupati H Junaedi SH MM sekitar pukul 07.00 WIB. Peserta selanjutnya mengikuti rute yakni mengitari alun-alun, jalan Pemuda, Jl Serayu, Kelurahan Kebondalem, Jl Samanhudi, Jl Urip Sumoharjo menuju ke Widuri. Selanjutnya dari OW Widuri peserta masuk ke sirkuit roadrace menuju Desa Danasari, Terminal Induk hingga finis Mapolres. Di Mapolres peserta disuguhi hiburan musik dan taburan hadiah. Pada awalnya hadiah dialkukan secara diundi. Namun belakangan Kapolres naik ke panggung dan hadiah yang semula akan dibagi satu-satu dengan diundi dilempar-lemparkan ke peserta. Tentu saja aksi ini mendapat sambutan luar biasa hingga ribuan peserta maju ke depan panggung untuk mendapatkan lemparan dari Kapolres. Hadiah yang dilempar mulai dari payung, bingkisan kecil dan bingkisan besar. Hanya sepeda antik senilai Rp 12 juta yang tidak dilemparkan. (ali)

DBD Serang Kertosari Langsung Diadakan Fogging ULUJAMI – Demam Berdarah Dengeu (DBD) menyerang salah satu warga di Desa Kertosari Kecamatan Ulujami. Korbannya adalah salah satu anak berusia 10 bulan di RT 03 RW 02 desa setempat. Putri (10 bln), nama korban tersebut langsung dirujuk ke Rumah Sakit Siti Khotidjah Pekalongan. Terjadinya serangan DBD ini, oleh pihak Desa Kertosari

langsung ditindaklanjuti dengan meminta Puskesmas Ulujami untuk segera dilakukan fogging (pengasapan). Karena, banyaknya kubangan milik warga selama datangnya musim hujan, tidak ditutupi sehingga membuat nyamuk bisa bersarang bebas di tempat tersebut. “Begitu mengetahui adalah salah satu warga kami yang terserang DBD, kami langsung mengadakan koordinasi dengan bidan dan Puskesmas setempat agar segera dilakukan

fogging,” ungkap Kepala Desa Kertosari Joko Triyono kepada Radar, Minggu (21/2) kemarin. Untuk mengantisipasi meluasnya serangan DBD lanjut dia, pihaknya kemudian mengadakan koordinasi dengan perangkat desa setempat untuk segera melakukan bersih-bersih di masing-masing RT. Yakni, sesaat setelah diadakannya fogging yang dilaksanakan pada Jumat (19/2). Bersih-bersih atau kerja bhakti dilakukan di RT 2, 3, 5, 7, dan RT 8, dengan melibatkan se-

luruh warganya. Yakni dengan membersihkan tempat-tempat sampah, menimbun barang-barang yang ada kemungkinan disinggahi nyamuk, dan melancarkan saluran air atau drainase. Dia menjelaskan, kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungannya selama ini memang agak kurang. Sehingga pada saat musim hujan, ada semacam “kekagetan” ketika salah satu warganya terserang DBD. Dalam kesempatan itu, Kades Triyono juga mengharapkan agar masyarakat senan-

tiasa menjaga lingkungannya agar bersih. Dari pekarangan rumah, tempat pembuangan limbah rumah tangga, hingga kubangan-kubangan yang dimungkinkan untuk bersarang nyamuk. Selain itu, ia juga menghimbau agar orang tua anak senantiasa menjaga anaknya dengan baik. Korban sendiri sebagaimana dikemukakan Kades Triyono, kedua orang tuanya tinggal di Jakarta. Sehingga pengawasannya agak kurang selama diasuh neneknya. (mg6)

Semangat Imlek, Lestarikan Budaya Bangsa HARI Raya Imlek pada tanggal 1 bulan 1 tahun Imlek (Cia Gwee Che It) yang dirayakan oleh masyarakat Tionghoa Pemalang, hendaknya dilaksanakan dengan khidmat, penuh kedamaian dan kebersamaan, tanpa membedakan adanya perbedaan agama dan kepercayaan. Karena makna dari datangnya Tahun Baru Cina adalah sebagai ungkapan rasa syukur atas berkat dan kelimpahan, serta permohonan berkat dan pertolongan Tuhan pada tahun yang akan datang. Demikian disampaikan Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Pemalang, Farianto kepada Radar Sabtu (20/2) malam lalu. Dalam kegiatan yang dilangsungkan di Gedung Serba Guna Pemalang tersebut, selain digelar untuk merayakan Tahun Baru Imlek 2561, juga sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun ke-10 PSMTI. Acara yang dihadiri Ketua PSMTI Jawa Tengah dan Sekda Pemalang H Sumadi Sugondo SE MM MSi yang mewakili Bupati Pemalang HM Machroes SH itu dimulai sekitar pukul 18.00 WIB. Yakni dengan diawali pertunjukan Barongsai serta jamuan makan malam. Perayaan Imlek serta HUT PSMTI ke 10 bertambah meriah, dengan hadirnya aneka tarian Tionghoa yang membuat decak kagum tamu undangan dengan atraksi panggung PSMTI Kabupaten Pemalang yang telah genap berusia 10 tahun, merupakan organisasi masyarakat resmi yang mewakili masyarakat Tionghoa se-Kabupaten Pemalang. Dimana pada tahun 2009 lalu masing-masing bidang telah melaksanakan agenda sosial. Hal ini dilakukan sebagai wujud solidaritas untuk sesama serta visi dan misi yang berorientasi pada sosial. Perayaan Imlek lanjut Farianto, disebut juga sebagai “Hari Pengucap Syukur”. Sedangkan Tari Liong atau Barongsai yang pada mulanya

M HASANUDIN / RADAR PEMALANG

MENYALAKAN LILIN – Ketua PSMTI Pemalang Farianto menyalakan lilin HUT ke-10.

dilaksanakan sebagai prosesi untuk mengusir bala, belakangan menjadi pertunjukan budaya yang mempunyai nilai luhur dalam mempersatukan masyarakat Tionghoa dengan masyarakat pada umumnya. Tidak heran bila dalam merayakan Tahun Baru Imlek 2561, pihaknya mengambil tema “De-

ngan semangat Imlek, kita lestarikan budaya Bangsa”. Sementara itu, H Sumadi Sugondo SE MM MSi yang mewakili Bupati Pemalang HM Machroes SH menuturkan, peran serta Marga Tionghoa Kabupaten Pemalang dalam 2 periode kepemimpinannya, selama ini mampu memberikan

sumbangsih bagi kemajuan perekonomian masyarakat. Yakni dengan mendorong jalannya roda perekonomian measyarakat melalui berbagai bidang usaha.“Pemerintah akan mensupport, yakni dengan memudahkan berinvestasi tanpa harus mempersuli perijinan,” ungkap dia.

Selain itu, masyarakat Tionghoa juga turut menjaga stabilitas masyarakat Pemalang menjadi lebih aman dan damai. Meski adat-istiadatnya berbeda lanjutnya lagi, namun mampu menjaga dan memerankan dirinya ditengah-tengah masyarakat, yakni dengan membaur bersama-sama. (hasan)


METROPOLIS

SENIN 22 FEBRUARI 2010

5

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING Hotel Bahari Inn Tegal

(0283) 343399

Dishubkominfo ”Tangting” Juru Parkir TARIF PARKIR Tarif Retribusi Parkir Tepi Jalan Umum Jenis Sepeda Motor Mobil Truk/bus Truk gandeng

Tarif Rp 500 Rp 1.000 Rp 1.500 Rp 2.000

Sumber: Perda No. 11 Tahun 2007

Pendapatan Parkir Tepi Jalan Umum Tahun 2007 Rp 169.851.250 Tahun 2008 Rp 298.172.050 Tahun 2009 Sampai November Rp 395.000.000 Sumber: Dishubkominfo, 2010

1. 085727534xxx Ass.wr.wb. Pk Wali dan Pak Wawali, tolong ditertibkan warnetwarnet yang ada di Kota Tegal. Saya sangat prihatin sekali dengan warnet-warnet yang bentuknya kamar, kebanyakan isinya anakanak remaja/sekolah berpasangan dalam keadaan tertutup rapat, entah apa yang mereka lakukan. Sekali lagi, tolong tindak tegas warnet-warnet yang menyediakan kamar tertutup seperti itu. Jawab : Terimakasih atas masukan dan informasinya. Untuk pelanggaran warnet yang menyediakan bilik atau kamar tertutup dan disinyalir memberi peluang tindakan tak bermoral, akan segera diinventarisir oleh staf Satpol PP Kota Tegal, bilamana perlu akan dilakukan penertiban maupun pencabutan perijinan. Selain itu akan dilakukan evaluasi untuk perubahan bentuk sekat bilik sampai dengan tingkat yang aman (tidak tertutup). Sedangkan dari Dinas Perhubungan Kominfo juga akan segera mengundang para pengelola warnet untuk membicarakan masalah layout ruang di dalam warnet sehingga tidak menimbulkan dampak negatif. 2. 081902686xxx Ass.wr.wb. Pak Wali, saluran di Alun-Alun Kota Tegal terutama di Masjid Agung terasa bau sekali. tetapi itu bukan ulah para pedagang, melainkan kondisi saluran yang tidak lancar. Maka kami mohon supaya ada perbaikan saluran tersebut dari Pemkot dengan segera karena sangat menganggu sekali. Terimakasih. Jawab : Ada dua saluran di depan masjid Agung, yaitu saluran Masjid Agung dan saluran di sekeliling lapangan. Saluran keliling lapangan merupakan saluran tadah hujan yang tidak ada air bila tidak hujan. Bau pada saluran ini disebabkan oleh adanya buangan sisa makanan atau air bekas cucian tempat makanan yang tidak bisa mengalir karena memang tidak ada aliran air penggelontornya. Sedangkan saluran Masjid Agung bila berbau karena kondisinya mampat. Namun tahun 2010 ini sudah diprogramkan leh DPU untuk segera ditangani. Terimakasih atas informasi dan kepedulian Saudara.

PAJAK Ditarget Rp 457 Miliar TAHUN 2010, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tegal mentargetkan pencapaian pajak sekitar Rp 457 miliar. Di tahun 2009, penerimaan pajak mencapai Rp 370 miliar. Jumlah tersebut melampaui target yang ditentukan sebesar Rp 355 miliar dari wajib pajak di Kota dan Kabupaten Tegal serta Kabupaten Brebes. Kepala KPP Pratama Tegal Drs Suwarno MBA mengatakan, pencapaian di tahun 2009 melampaui target sehingga penerimaan pajak hingga 104 persen dari rencana semula yang telah ditentukan. Kondisi tersebut tentu saja tidak lepas dari peranan masyarakat sebagai wajib pajak baik orang pribadi maupun hukum serta berbagai terobosan yang dilakukan pihaknya. Hingga pertengahan Februari 2010, SPT yang diambil sebanyak 25.000 yang terdiri dari 24.500 orang pribadi dan 500 badan. Sementara SPT yang masuk hingga saat ini sebanyak 2.500 untuk orang pribadi dan 120 badan. Sisanya, belum dikembalikan oleh wajib pajak. Menurutnya, kepatuhan wajib pajak di tahun 2009 mencapai 40 persen. Di tahun 2010 diharapkan kepatuhan wajib pajak bisa meningkat hingga 50 persen. Jika wajib pajak tidak menyerahkan SPT hingga batas akhir yang telah ditentukan, lanjutnya, maka wajib pajak orang pribadi akan dikenakan denda sebesar Rp 100 ribu, sedangkan badan sebesar Rp 1 juta. (gun)

Setoran Harian Harus Naik IMBAS dari target pendapatan retribusi parkir tepi jalan umun pada tahun 2010 naik, yakni menjadi Rp 500 juta dari rencana awal Rp 344.388.000. Dinas Perhubungan, Informasi dan Komunikasi (Dishubkominfo) Kota Tegal men-tangting semua juru parkir yang ada untuk menaikan setoran harian. Selain itu, Dishubkominfo bakal memperketat pengawasan di lapangan. Kepala Dishubkominfo Kota Tegal Drs H Khaerul Huda MSi, Sabtu (20/2) kemarin, mengatakan, untuk memenuhi target pendapatan retribusi parkir tepi jalan umum, yang telah ditetapkan DPRD Kota Tegal. Maka pihaknya sengaja mengumpulkan semua juru parkir dan kordinator lapangan, untuk mentangting mereka agar menaikan setoran harian. Pasalnya, kalau jumlah setoran harian tidak dinaikan, maka tidak mungkin target penadapatan sebesar Rp 500 juta bisa tercapai. “Selain mengharuskan setoran harian naik, kami juga meminta kepada semua juru parkir untuk menjaga sopan santun kepada para pelanggan. Karena dengan sopan santun, pihaknya yakin pelanggan akan memberikan retribusi parkir lebih dengan sukarela. Namun kalau ada juru parkir yang memaksa meminta uang lebih, maka kami minta untuk segera diadukan,” kata Khaerul. Menurut Khaerul, sesuai dengan konsideran Peraturan Daerah (Perda) No. 1 tahun 2007, reribusi parkir tepi jalan umum, pengelolaan parkir dilarang untuk dipihak ketigakan. Atas dasar tersebut, mulai bulan April 2008 lalu pengelolaan parkir tepi jalan umum dikelola langsung Dishubkominfo secara swakelola. Untuk membantu tugas dinas, pihaknya telah menyiapkan 15 koordinator lapangan yang bertugas menarik seroran dari para juru parkir yang ada, baik sore, siang maupun malam.

Melihat Sisi Lain Kota Tegal Usai Diguyur Hujan

Jalanan Dipenuhi Genangan Air Ada pemandangan berbeda saat melihat Kota Tegal usai diguyur hujan. Jalanan yang biasanya disibukkan dengan hiruk-pikuk pengguna jalan menjadi lengang. Pasalnya, badan jalan dipenuhi genangan air setinggi lutur orang dewasa. Apa saja dan bagaimana warga beraktivitas dalam kondisi seperti itu ? LAPORAN: R GUNAWAN DALAM beberapa hari terakhir, setiap sore hujan turun dengan deras disertai petir dan angin kencang. Bahkan, Sabtu (20/2) sore hujan besar memporak-porandakan sejumlah baliho berukuran besar dan sejumlah pohon besar hingga tumbang. Sejumlah ruas jalan seperti Jalan Kartini, Tentara Pelajar, Pancasila, HOS Cokroaminoto, Jendral Sudirman, Teuku Umar dan sebagainya tergenang banjir. Imbasnya, banyak pengguna jalan berbalik arah untuk menghindari genangan air tersebut. Tetapi, bagi warga sekitar, banjir yang terjadi setiap hujan turun seakan menjadi pemandangan biasa. Budi (41), warga Jalan Tentara Pelajar mengatakan, setiap hujan turun jalan di sekitar rumahnya selalu digenangi air. Selain itu, sampah yang terbawa arus air membuat jalanan menjadi kotor dan bau. Akibatnya, setiap hujan turun dia dan warga lannya harus rela mem-

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

WASPADA – Jalanan di Kota Tegal sedikit berbeda jika dilihat usai hujan turun.

bersihkan sisa sampah yang berserakan di pinggir jalan. Selokan yang tidak mampu menampung luapan air hujan membuat badan jalan menjadi terendam air. “Mau bagaimana lagi, memang kondisinya selalu seperti ini,” katanya. Lain halnya dengan Bowo (32), dia menjadi saksi mata robohnya baliho besar di perempatan Jalan Gajah Mada, Sabtu (20/2). Menurutnya, saat melintas menggunakan sepeda motor, dia mendengar suara kreet, kreeet.. Dan tibatiba sebuah baliho jatuh beberapa meter di depan dia yang meluncur dari Jalan Jendral Sudirman menuju Jalan Mayjen Sutoyo. Tidak hanya itu, padamnya aliran listrik membuat lampu lalu-lintas mati sehingga arus kendaraan dari empat jalur berbeda semakin kacau. Saat hendak berbalik arah, dia justru terperangkap banjir dan terpaksa meminggirkan kendaraannya agar tidak mogok hingga ke-

tinggian air menyusut. “Kami jadi trauma jika harus melintas di bawah baliho saat hujan turun,” terangnya. Kepala Kantor Kesbangpolinmas Kota Tegal, Roesprasojo BA melalui Kasi Linmas Soni Sontani SH mengatakan, hujan yang terus mengguyur Kota Tegal telah diantisipasi dengan menyiapkan sedikitnya 5.0000 karung dan perahu karet untuk mengevakuasi warga. Pihaknya juga berkoordinasi dengan sejumlah instansi untuk memantau daerah rawan banjir khususnya yang berada di tengah pemukiman warga. Salah satu langkah nyata adalah melakukan pelatihan kepada sejumlah anggota Linmas di semua kelurahan dengan menggunakan empat buah perahu karet. “Jika ada banjir atau bencana lainnya usai hujan turun misalnya, kami minta agar masyarakat aktif dalam memberikan laporan sehingga bisa dilakukan penanganan secepatnya,” tukasnya. (*)

Dijelaskan, pendapatan retribusi parkir setiap tahunnya terus naik, pada tahun 2008 atau awal dikelola langsung Dishubkominfo secara swakelola pendapatan parkir sebesar Rp 298.172.050, pada tahun 2009 menjadi sekitar Rp 339.275.450. Sedangkan pada tahun 2007, pendapatan parkir tepi jalan umum hanya Rp 169.851.250. “Untuk penarikan parkir tepi jalan umum, kami telah menyebar 301 juru parkir yang disebar dibeberapa zona (titik, red) yang ada di wilayah Kota Tegal. Setiap harinya, semua juru parkir harus menyetorkan pendapatannya koordinator lapangan Pihaknya akan terus mengevaluasi zona-zona yang ada, agar pendapatan dari sektor retribusi tepi jalan umum lebih maksimal,” tuturnya. Sebelumnya, Ketua Komisi III DPRD Kota Tegal Drs HM Nursholeh MMPd, mengungkapkan, walaupun belum dikelola secara maksimal, tapi setiap tahun pendapatan retribusi parkir tepi jalan umum selalu naik. Bahkan hasil perkiraan, dari potensi yang ada sebenarnya pendapatan retribusi parkir bisa lebih dari Rp 500 juta. Karenanya pada tahun 2010, pihaknya mentarget minimal pendapatan parkir tepi jalan umum Rp 500 juta atau naik sekitar Rp 155.612.000. Sesuai RAPBD 2010, target pendapatan retribusi parkir tepi jalan umum Rp 344.388.000. (hun)

M SAEKHUN/RATEG

ATUR PARKIR - Juru parkir di Jalan Setia Budi Tegal saat memasang tutup sepeda motor.

Warga Pilih Jalan Abdul Muis SESUAI hasil rapat pengurus RT, RW dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Debong Tengah, Kecamatan Tegal Selatan memilik lahan di Jalan Abdul Muis dengan luas sekitar 1.500 meter persegi menjadi tempat relokasi kantor kelurahan baru. Pasalnya, letaknya berada ditengahtengah wilayah kelurahan dan tak jauh dari kantor lama. Kepala Kelurahan Debong Tengah Anis Winarko, mengatakan, kantor kelurahan Debong Tengah sudah sangat representatif, karena luas lahanya hanya sekitar 280 meter persegi. Usulan reloaksi telah berulang kali diusulkan, tapi hasilnya selalu gagal. Namun pada tahun ini, keingian warga direspon Pemerintah Kota Tegal. Dengan rencana, tahun 2010 pebebesan

lahan dan tahun 2011 pembangunan fisik kantor kelurahan. Sesuai hasil rapat warga, yang ditindak lanjuti dengan ajuan penawaran kepada Bagian Permerintahan (Bapem) Setda Kota Tegal ada tiga bidang lahan yang ditawarkan jadi tempat relokasi kantor kelurahan, yakni di Jaln Abdul Muis dengan luas sekitar 1.500 meter persegi, Jalan Rembang dengan luas wilayah sekitar 900 meter persegi, dan Jalan Jatisari dengan luas wilayah sekitar 1.700 meter persegi. “Sebenarnya hasil rapat warga, telah menyepakati tempat relokasi kantor kelurahan di Jalan Abdul Muis. Alasannya, selain lokasinya berada di tengah-tengah wilayah kelurahan. Jalan Abdul Muis letaknya tak jauh dari kantor lama,

serta akses jalannya sangat memadai. Selain itu, lahan sudah siap bangun,” kata Anis. Menurut Anis, walaupun warga telah menyepakati Jalan Abdul Muis, tapi putusan final pada tim Bagian Pemerintahan Setda Kota Tegal. Namun harapannya, agar Pemkot bisa mengabulkan keinginan warga agar proses pembangunan dan pelayanan terhadap masyarakat bisa lebih maksimal. Sebab bagi warga, yang diwakili RT, RW dan LPMK melalui rapat koordinasi sudah menyepakati lokasi relokasi kantor kelurahan. Sehingga sifatnya final, karena sudah melalui berbagai pertimbangan-pertimbangan. “Karena proses penawaran sudah dilakukan, kami minta agar proses pembayaran bisa dipercepat.” (hun)


BREBES & BUMIAYU

6

SENIN 22 FEBRUARI 2010

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes RSU Bhakti Asih

(0283) 671431 (0283) 671279 / 673481

Ratusan Guru Berebut Sertifikat Internasional Dinas Siapkan Sanksi Tegas

LINTAS IPNU Penerus Perjuangan BREBES - PC Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Brebes lantik PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Wanasari di Desa Glonggong, Kecamatan Wanasari, Minggu (21/2). Menurut Ketua PAC IPNU Wanasari terpilih Lutfi Nazarudin, pelantikan PAC IPNU-IPPNU Wanasari ini merupakan pengurus hasil Konferensi Anak Cabang (Konferancab) pada 27-29 Desember 2009. Selain para pengurus PAC, juga dilantik Pengurus Ranting (PR) IPNU-IPPNU Desa Gelonggong, Desa Wanasari, dan Desa Keboledan. ’’Mereka merupakan pengurus periode 2010-2012,” tandas Lutfi. Pelantikan dihadiri Pengurus Wilayah IPNU Jateng Koordinator Pantura Nurcholis, Ketua PC IPNU Brebes Ahmad Munsip, ketua PC IPPNU Brebes, Ketua MWC NU Kecamatan Wanasari KH Sobarudin, dan Anggota DPRD Brebes KH Khumaedi. Pemberi tausiyah pada peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW dan Pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU KH Agus Mudrik Khaelani. Mudrik mengatakan, sebagai organisasi kader, diminta lanjutkan perjuangan Nahdlatul Ulama. Pasalnya, IPNU-IPPNU sebagai ’kecambahnya’ NU. Bila kecambah-kecambah tak tahan terhadap berbagai terpaan situasi alam, menurutnya, maka sulit untuk tumbuh menjadi pohon kehidupan NU. Untuk itu IPNU harus membekali diri dengan berbagai disiplin ilmu, sesuai dengan bakat dan kemampuan masing anggota. ’’Akan menjadi kader yang militan, manakala IPNU-IPPNU mau membekali dengan semangat belajar, berjuang dan bertakwa,” ujarnya. (mg7)

BREBES - Ratusan guru tak menyia-nyiakan kesempatan emas untuk mendapatkan sertifikat kelas international sebagai bahan pemberkasan sertifikasi guru, dengan mengikuti seminar pendidikan level international di Kabupaten Brebes Minggu (21/2). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Forum Jurusan Administrasi Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia (FIP-UPI) Bandung dan Ikatan Alumni UPI Bandung tersebut dilaksanakan di Aula Islamic Centre, Brebes. Anehnya, dari 400 lebih peserta yang terdaftar, sebagian tidak mengikuti pelatihan dan hanya menitipkan sertifikat kepada temannya. Dari pengamatan Radar, ketika acara masih berlangsung, di kamar panitia para guru berdesakan mengambil sertifikat melalui jendela kamar panitia tersebut. ’’Saya bawa titipan tujuh orang teman yang beli sertifikat,” ujar Rosidin, guru salah satu SMP di Jatibarang. Hal senada juga diungkapkan Rohaeni, guru salah satu SD di Kecamatan Bantarkawung, yang membeli sertifikat sebanyak 12 lembar sebagai

titipan dari temannya. ’’Harganya Rp 100.000. Tapi tidak apa-apa, yang penting nilai poin sertifikasinya besar,” ujar Eni. Ketua Panitia The Commite of International Workshop ‘Teacher Quality Assurance, Empowerment adn Quality Improvment Toward International Standard Agus Rohendi mengatakan, pihaknya tidak bisa memastikan seluruh peserta hadir untuk mengikuti pelatihan. Bahkan, setelah jam pendaftaran ditutup, ternyata masih ada pendaftar. ’’Panitia kerepotan, dan sertifikat juga banyak diburu oleh guru,” ujar pria asal Garut, Jawa Barat, tersebut. Meski begitu, dia mengaku, pihaknya tidak menjual sertifikat ’bodong’. Namun, jika itu terjadi, lanjutnya, panitia telah melakukan listing terhadap peserta aktif dan peserta yang hanya membeli sertifikat seminar yang diisi oleh Prof Dr Johar Permana, Drs Amir SE, serta Drs Budi Adjar Pranoto SH MPd tersebut. Kepala Bidang (Kabid) Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Pemkab Brebes Budi Adjar Pranoto ketika dihubungi melalui ponselnya mengatakan, jika ada sertifikat yang dijualbelikan secara tidak resmi, maka guru yang bersangkutan akan men-

ISMAIL FUAD/RATEG

BEREBUT SERTIFIKAT- Sejumlah guru berebut sertifikat pendidikan internasional karena nilai poinnya besar. Mereka bahkan ’memborong’ sertifikat tersebut sebagai titipan temannya.

dapat sanksi. Menurutnya, program sertifikasi guru itu bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru. Sedang-

kan instrumen penilaiannya, bisa dilihat melalui sertifikat Diklat tentang kependidikan sebagai bukti guru tersebut sudah mengikutinya dengan

baik. ’’Jika memang terbukti sertifikat ’bodong’, maka bisa dibatalkan atau dicabut,” tegas Budi. (mg7)

Desa Welahar Tak Tersentuh Perhatian Kualitas Pakaian Domestik Pun Mampu Bersaing dengan Produk Mancanegara Lama Terisolir Di Balik Pemberlakuan Era Perdagangan Bebas Cina dan ASEAN

Era perdagangan bebas antara Cina dan ASEAN yang mulai berlaku 1 Januari 2010, membuat kalangan pebisnis yang merasa cemas. Mengapa dan sejauhmana imbasnya bagi produk lokal? LAPORAN: ABIDIN ABROR

KECEMASAN kalangan pengusaha itu diakibatkan adanya kekhawatiran produk mereka kalah bersaing. Terlebih yang harus mereka hadapi adalah produk dari Negara Cina, yang terkenal murah. Salah satunya, produk pakaian. Namun, kondisi ini ternyata tak banyak dipedulikan oleh padagang lokal. Salah satunya,

Albari (19), pedagang pakaian keliling asal Comal. Menurut Albari, cara yang dapat ditempuh para pedagang serta produsen pakaian domestik (lokal, Red) adalah dengan tetap menjaga kualitas. Dengan mempertahankan mutu (kualitas), lanjutnya, maka kekhawatiran tersebut akan lenyap dengan sendirinya. Selain itu, juga dengan melakukan promosi secara intensif. Tanpa adanya promosi, menurutnya, produksi pakaian domestik akan tersisih. Konsumen otomatis akan membeli produk luar negeri dibanding produksi dalam negeri. Termasuk menyangkut harga, yang menurutnya, berani diadu. ’’Kalau dikatakan pakaian dari Cina itu harganya lebih murah, (produk) saya pun lebih murah,” kata Albari didampingi

rekannya, Fathuri (31), saat ditemui Radar di Alun-Alun Brebes Minggu ( 21/2). Dicontohkannya, celana jeans kualitas bagus per potong hanya dijual Rp 60 ribu. Untuk kemeja per potongnya Rp 25 ribu. Harga ini lebih murah jika dibandingkan dengan yang dijual di mall atau toko-toko pakaian terkenal. Sejauh ini, dijelaskannya, untuk beragam produk yang dipasarkannya seluruhnya merupakan produksi Comal dan sebagian lagi dari Kota Batik, Pekalongan. Barang sandang itu dijual di sejumlah daerah, dari Jawa Tengah (Jateng) hingga Jawa Timur (Jatim). ’’Sabtu (berjualan) di AlunAlun Brebes. Karena yang dijual itu banyak, sehingga untuk jualan keliling itu dibantu lima tenaga kerja,” kata Fathuri

mengemasi dagangannya. Menurut Fathuri, produk pakaian impor tidak otomatis sebagai produk berkualitas. Karena banyak juga hasil sortiran. Kecuali yang dijual di mall-mall, yang kualitasnya

sangat terjamin. Meski demikian, menurut pemerhati sosial Tegal sekaligus event organizer (EO) Erwindho Hascaryo, yang terpenting adalah membeli sesuai kebutuhan. (*)

ABIDIN ABROR/RATEG

MAMPU BERSAING - Pakaian produksi Comal dan Pekalongan memiliki kualitas bermutu yang tak terkalahkan dengan produk serupa lainnya.

BREBES – Kondisi Desa Welahar, Kecamatan Larangan, kurang mendapatkan perhatian serius. Desa Welahar diapit Sungai Pemali dan Sungai Irigasi yang berpenduduk sekitar 10 ribu jiwa itu, juga tak memiliki akses jalan. Hal ini disampaikan Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Brebes Heri Fitriansyah. Sarana jalan representatif yang memungkinkan tumbuh dan berkembang ekonomi masyarakat- memang jauh dari harapan. Kalau pun ada, lanjutnya, itu masuk jalan pedukuhan yang keadaannya sangat terbatas. ’’Jadi benar-benar terisolir, dan kami prihatin dengan kondisi yang terjadi di Welahar. Padahal, potensi ternaknya tergolong besar,” kata Heri.

Dalam kesempatan reses yang digelarnya, Heri berjanji pihaknya akan mengusulkan adanya akses jalan sepanjang kurang lebih 5 kilometer yang menghubungkan Pamulihan Welahar pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Brebes Tahun Anggaran (TA) 2011. Dalam reses di Kecamatan Jatibarang, tidak hanya aspirasi bidang fisik yang banyak disampaikan. Menurut Anggota Komisi I Pamor Wicaksono SH, selain aspirasi perbaikan infrastruktur, juga untuk bidang pemberdayaan. ’’Kalau di wilayah Jatibarang, untuk aspirasi seimbang. Sebagian untuk perbaikan sarana prasarana, sebagiannya lagi itu untuk pemberdayaan. Jadi seimbang, sama-sama maju. Tidak hanya fisik semata, pengembangan diri juga penting.’’ (din)


BREBES & BUMIAYU

SENIN 22 FEBRUARI 2010

7

RADAR TEGAL

PENDIDIKAN

Jalan Kabupaten Terancam Putus Ratusan KK di Dukuh Cigobang Nyaris Terisolir

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

ADU PINTAR - Sejumlah peserta mengikuti LCC tingkat Kabupaten yang digelar di SMP Negeri 01 Paguyangan.

SMP Negeri 02 Raih Juara I PAGUYANGAN - Melalui persaingan yang cukup ketat, SMP Negeri 02 Brebes berhasil meraih juara I Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Kabupaten Brebes yang digelar Sabtu (20/2) di SMP 01 Paguyangan. SMP 02 Brebes berhasil mengalahkan para pesaingnya, yakni SMP 01 Tonjong yang keluar sebagai juara II, dan tuan rumah SMP 01 Paguyangan yang meraih juara III. LCC tingkat Kabupaten Brebes diikuti 15 sekolah, yang merupakan perwakilan dari 5 koordinator wilayah (korwil). Masing-masing korwil mengirimkan 3 regu untuk mengikuti lomba tersebut. Ketua Panitia Penyelenggara LCC Djasman SPd yang juga kepala sekolah SMP 01 Paguyangan mengatakan, dalam pelaksanaan LCC dilakukan beberapa tahapan lomba. Tahap pertama, para peserta mengikuti seleksi yakni ujian tertulis berupa pilihan ganda. Dari hasil seleksi tersebut diambil sebanyak 9 regu untuk maju ke tahapan lomba selanjutnya. ’’Soal yang dilombakan terdiri dari seluruh mata pelajaran,” kata Djasman. ’’Jumlah pertanyaan masing-masing sebanyak 12 soal, berupa pertanyaan wajib, lemparan dan pertanyaan rebutan.’’ Kegiatan LCC kemarin dibuka oleh Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes Drs Slamet Sunarto, mewakili kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes. Dikatakan Slamet, kegiatan tersebut merupakan agena rutin tahunan. Bagi sekolah yang berhasil meraih juara, lanjutnya, berhak mewakili Kabuten Brebes di tingkat Provinsi Jateng. ’’Kegiatan ini juga diharapkan dapat memotivasi siswa untuk dapat meraih prestasi. Salah satu barometer keberhasilan pendidikan adalah dengan meraih prestasi,” jelasnya. Sebelumnya, Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes juga telah mengadakan LCC tingkaat Sekolah Dasar (SD) bertempat di SD Bulakamba 03, yang diikuti oleh 17 SD dari masing-masing UPT Pendidikan. Keluar sebagai juara I dalam lomba tersebut Kecamatan Tanjung, juara II Kecamatan Paguyangan, dan juara III Kecamatan Sirampog. (pri)

PAGUYANGAN - Sejumlah sarana infrastruktur di Kecamatan Paguyangan mengalami kerusakan akibat bencana alam yang terjadi sepekan terakhir ini. Akibat dari kerusakan tersebut, aktivitas warga terganggu. Kerusakan yang ditimbulkan oleh bencana alam tersebut di antaranya, jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Langkap, Kecamatan Bumiayu, dengan Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan, nyaris putus menyusul terjadinya longsor sepanjang 10 meter di ruas jalan yang masuk wilayah Dukuh Beran, Desa Cilibur. Ruas jalan tersebut merupakan sarana vital warga Desa Cilibur dalam melakukan aktivitas perekonomian, pendidikan, dan lainnya di Kecamatan Bumiayu. Kepala Desa (Kades) Cilibur Sukirno ketika dikonfirmasi Radar mengatakan, pihaknya merasa khawatir dengan kondisi yang terjadi saat ini. Mengingat jalur tersebut merupakan jalur utama yang dapat menghubungkan Kecamatan Bumiayu, Paguyangan, dan Sirampog. ’’Sebagian besar warga Desa Cilibur memanfaatkan akses jalan tersebut untuk melakukan aktivitasnya ke Bumiayu. Dengan kondisi yang terjadi saat ini, warga sangat merasa khawatir karena jalur tersebut satusatunya jalan yang dilalui oleh kendaraan umum,” jelasnya. Akibat longsor yag terjadi pada Sabtu (14/2) lalu, saat ini badan jalan hanya menyisakan

kurang dari 2 meter. Sementara, kedalaman jurang lebih dari 15 meter. Kondisi ini sangat membahayakan para pengguna jalan. ’’Sebenarnya, mobil masih dapat melalui jalan tersebut, tapi harus sangat hati-hati dan bergantian,” terang Sukirno. Kondisi yang sama juga terjadi di Desa Kedungoleng, Kecamatan Paguyangan. Ratusan kepala keluarga (KK) di Dukuh Cigobang nyaris terisolir, menyusul ambruknya jembatan Kaliserang yang bera-da di Dukuh Kedaung, Blok Cibeler, Kamis (18/2) lalu. Kades Kedungoleng Suwaryo mengatakan, ambruknya jembatan sepanjang 5 meter dengan lebar 4 meter dan tinggi dari sungai 5 meter tersebut diakibatkan banjir yang terjadi menyusul hujan deras saat itu. ’’Jembatan ambruk setelah salah satu pilar utamanya tergerus oleh aliran sungai yang mengalami banjir. Akibatnya, saat ini warga sangat kesulitan untuk dapat mengakses ke luar wilayah pedukuhan.’’ Jembatan tersebut merupakan akses utama warga Dukuh Cigobang dan Dukuh Kedaung menuju pusat pemerintaha desa dan kecamatan. Camat Paguyangan Ahmad Hermanto SIP ketika dikonfirmasi Radar membenarkan kondisi yang terjadi di dua desa tersebut. Dikatakannya, untuk sementara penanganan darurat telah dilakukan oleh warga dibantu pemerintahan desa. ’’Hingga kemarin warga Kedungoleng masih melakukan kerja bakti untuk membangun jembatan darurat,’’ tandasnya. ’’Kerugian atas kerusakan tersebut sebesar Rp 25 juta. Kami telah melaporkan ke tingkat kabupaten.’’ (pri)

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

MEMBAHAYAKAN - Jalan penghubung Kecamatan Bumiayu menuju Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan, dalam kondisi membahayakan akibat longsor.

Urgensi Jembatan Gantung di Dukuh Petengteng, Desa Purwadadi, Kecamatan Tonjong

Warga Sangat Berharap Segera Dibangun Jembatan Permanen Sebanyak 200 kepala keluarga (KK) yang tinggal di Dukuh Petengteng, Desa Purwadadi, Kecamatan Tonjong, sangat mengharapkan adanya pembangunan permanen terhadap jembatan gantung Dukuh Petengteng yang melintasi aliran Kali Pedes. Mengapa? LAPORAN: TEGUH S. SELAIN sebagai sarana pe-

nghubung Dukuh Petengteng menuju ke pusat pemerintahan, jembatan tersebut juga dimanfaatkan warga dari dua desa lainnya sebagai sarana penting dalam beraktivitas. Yakni, Desa Tanggeran dan Linggapura. Kondisi jembatan sepanjang 26 meter tersebut sangat memperihatinkan. Seluruh bangunan jembatan gantung tersebut hanya terbuat dari bambu yang terlihat telah usang. ’’Banyak sekali warga yang mengharapkan jembatan gantung tersebut dapat dibangun secara permanen, sehingga mereka akan lebih mudah dalam beraktivitas sehari-harinya,”

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

JEMBATAN UTAMA - Warga di tiga desa menjadikan jembatan gantung Dukuh Petengteng sebagai jembatan utama untuk akses transportasi dalam beragam aktivitas.

ungkap Jasman (40), warga Purwadadi. Dikatakannya, meskipun jembatan gantung tersebut hanya terbuat dari bambu. Namun, warga tetap menggantungkan aktivitas sehari-harinya melalui jembatan tersebut. ’’Jembatan itu dilalui warga yang berjalan kaki maupun yang bersepeda motor untuk mengangkut berbagai keperluan. Padahal, kondisinya sangat membahayakan karena beberapa bagian jembatan terlihat sudah rapuh,” lanjut Jasman. Hal senada juga disampaikan H Mahnuri (60), warga Dukuh Petengteng. Dia mengaku, ke-

sulitan untuk mendistribusikan hasil pertaniannya. ’’Selama ini, dalam mendistribusikan hasil pertanian terpaksa dengan jalan dipikul. Sama halnya saat kita membeli pupuk,” kata Mahnuri. Sementara, para pelajar juga lebih memilih melalui jembatan tersebut untuk menuju sekolah. Jika tidak melalui jembatan gantung, mereka harus memutar dengan jarak lebih jauh sekitar 2 kilometer. Kepala Desa (Kades) Nur Hayatuloh mengatakan, pihaknya telah mengupayakan pembangunan jembatan tersebut secara permanen, namun hingga saat ini

belum dapat terealisasi. ’’Kami telah mengajukannya melalui kegiatan Musrenbang maupun proposal pembangunan, namun hingga saat ini belum mendapat jawaban,” kata Nur. Melihat pentingnya jembatan tersebut, pihaknya sangat berharap keinginan warga untuk memiliki jembatan permanen dapat segera terwujud. ’’Jembatan tersebut merupakan jalur utama warga, baik untuk perekonomian maupun pendidikan. karenanya diharapkan pemerintah dapat membantu mewujudkan keinginan warga ini,” jelasnya. (*)


SLAWI METROPOLIS

8

SENIN 22 FEBRUARI 2010

RADAR TEGAL

Penyebab Kecelakaan Kerusakan Jalan Pantura Kian Merata

1. 081542084xxx Yth Bupati dan DPRD Kab Tegal, mhn spy ada perhatian dr aparat pemerintah yg berwenang menangani mslh yg kami hadapi. Kami tnggal di jln singkil 91, stiap msm hujan, jln raya dpn rmh langsung jd lautan air hjn + air limbah tahu (dr tmpahan stiap wrg Psalakan yg msak tahu), mhn dg amat sangat aparat terkait menata spy air hjn tdk menggenang. Insya Alloh warga akan gtong ryong sesuai kemampuan wrg. 2. 085642681xxx Bp ket DPRD, stiap th khol di ponps cikura, pemda memperbaiki jln yg mnj ke ponps, dn khol itu srg bertepatan musim hjn. seiring dgn itu, pemda ngaspal jln, krn pengsplnya dimsm hujan sehingga aspalnya cpt hilang, sptri sekarang ini, tlg kpd DPRD. Kalo memperbaikinya ya jelang khol kurang 2 bln wkt musim terang. eman2 duwit negr, dibuangi tok./ warga cikra.

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

HATI-HATI - Nampak papan pengumuman kendaraan diminta hati-hati karena ada perbaikan jalan.

ORGANISASI LRI Kabupaten Tegal Dibentuk LEMBAGA Reclasseering Indonesia (LRI) Komisariat Daerah (Komda) Kabupaten Tegal, akhirnya terbentuk. Pembentukan ditandai dengan pengukuhan pengurus LRI Komda Kabupaten Tegal, di pendopo Ki Gede Sebayu Pemkab Tegal, Minggu (21/2) kemarin. Pengukuhan dan pengambilan sumpah pengurus dilakukan oleh Ketua Umum LRI, Prof Dr H Mukidjan Rio Supadmo MSc. Acara dihadiri jajaran pengurus LRI se-eks karesidenan Pekalongan. Ketua Umum LRI, Prof Dr H Mukidjan Rio Supadmo MSc, menjelaskan, reclasseering artinya mengangkat harkat dan martabat manusia kepada posisinya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa. Yakni dengan mengembalikan ke dalam kehidupan normal di masyarakat, membentuk dan membimbing akhlaq dan moral para narapidana, eks narapidana, atau residivis agar dapat kembali ke tengah-tengah masyarakat dengan dibekali budi pekerti luhur, mental, dan moral yang mentaati hukum serta keahlian pekerjaan untuk penghidupan yang layak. Selain itu, pengertian reclasseering juga termasuk pemulihan atau rehabilitasi bagi semua penyandang ketunaan, agar dapat menjadi manusia-manusia yang berguna dan berwawasan positif bagi dirinya, masyarakat, dan negara. ‘’Di dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana pasal 15 dan 16 dijelaskan tentang pelepasan bersyarat bagi terpidana. Bahwa pelepasan bersyarat ditetapkan oleh Menteri Kehakiman atas usul atau setelah mendapat kabar dari pengurus penjara tempat terpidana, harus ditanya dahulu pendapat Dewan Reclasseering Pusat, yang tugasnya diatur oleh Menteri Kehakiman. Masalah reclasseering juga diatur dalam Kitab Undang-undang Hukum Perdata pada pasal 1653 sampai dengan 1665,” terang Prof Dr H Mukidjan Rio Supadmo MSc. Adapun visi pembentukan LRI, lanjut Mukidjan Rio Supadmo, yakni mengembalikan harkat dan martabat manusia melalui pembangunan manusia seutuhnya, serta melakukan penataan sistem berbangsa dan bernegara. ‘’Untuk mewujudkan visi tersebut, kami membuat 3 program kerja LRI tahun 2010. Yakni restrukturisasi dan reorganisasi LRI Propinsi dan Kabupaten yang belum selesai karena masih terdapat 20 Propinsi dan 300 Kabupaten yang belum terbentuk kepengurusan LRI, mewujudkan koperasi usaha/produksi di tingkat Kabupaten dan Propinsi sebagai langkah mewujudkan Badan Usaha Masyarakat tingkat Propinsi, serta mewujudkan harmonisasi sistem hubungan kemasyarakatan di segala lapisan,” terang Mukidjan. (aan)

AGUS WIBWO/RADAR SLAWI

MAHAL - Bawang merah kini harganya mahal, sebelumnya per kg hanya Rp 2.500 kini menjadi Rp 8.000.

CMYK

Dewan Dinilai Resahkan Masyarakat Soal Cacaban Dijadikan Kawasan Prostitusi SLAWI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tegal dinilai telah meresahkan masyarakat setempat. Pasalnya, Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPRD Kabupaten Tegal Abdul Baar telah merencanakan untuk menerbitkan peraturan daerah yang mengatur miras dan prostitusi, serta menjadikan Cacaban sebagai kawasan prostitusi Kabupaten Tegal. Akibat lontaran tersebut, Ketua Baleg DPRD Kabupaten Tegal Abdul Baar menuai protes. Seperti oleh dua aktivis Lingkar Studi Slawi (LiSUS) Helmy Alamsyah dan Ahmad Mudofar. Menurut Helmy Alamsyah yang membidangi kajian politik lokal di LiSUS, tidak sepatutnya seorang wakil rakyat melontarkan isu yang meresahkan masyarakat. Apalagi bagi seorang wakil rakyat yang diamanahi memimpin badan yang memproduksi undang-undang. “Sudah tidak masanya lagi anggota dewan bergerak tanpa berdasarkan logika-logika yang berkembang di masyarakat. Apalagi jika menyangkut masalah sensitif yang sudah jelas hitam putihnya,” terang Helmy. Barangkali, kata Helmy, tujuan Abdul Baar adalah agar muncul reaksi keras dari masyarakat,

MUSIM hujan yang masih terus mengguyur Tegal dan sekitarnya, membuat sejumlah kerusakan di jalur pantura bertambah parah. Bahkan, akibat kondisi jalan yang penuh dengan lubang yang menganga lebar ini, banyak insiden lakalantas yang terjadi. ‘’Dari hasil pantauan di lapangan, kerusakan jalan untuk wilayah jalur pantura, terlihat dari Brebes hingga Pekalongan. Sedangkan kerusakan jalan yang bervariasi ini juga merupakan salah satu penyebab terjadinya lakalantas,’’ kata Kasubag Lantas Polwil Pekalongan Kompol B Suprihatin SIK, kemarin saat melakukan kunjungan di Mapolres Tegal. Menurutnya, kerusakan jalan pantura di wilayahnya ini terjadi akibat curah hujan yang tinggi, termasuk beban kendaraan yang terkadang tidak terkontrol. Sedangkan parahnya rusak di jalur pantura ini juga menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya lakalantas. Mulai dari Brebes, Kota/Kabupaten Tegal hingga Pekalongan sendiri, kini banyak kejadian lakalantas akibat jalan rusak tersebut. Hal sama juga dikatakan oleh Kepala Unit Kecelakaan Lalulintas Polres Tegal Iptu Juli Monasoni Sabtu (20/1) kemarin. Mantan KBO Reskrim tersebut menjelaskan bahwa memang salah satu penyebab terjadinya lakalantas di jalur pantura, adalah faktor sarana jalan yang memang kini merata di sepanjang jalan mulai dari Dampyak Kramat hingga Warureja. ‘’Kecelakaan di ruas jalur

pantura memang kerap terjadi. Dan hampir rata-rata bila terjadi lakalantas, salah satu dari mereka yang terlibat lakalantas mengalami luka parah maupun sampai meninggal dunia,’’ katanya. Sementara Kanit Dikyasa Brigadir Suwito menambahkan, untuk meminimalisir bentuk lakalantas yang disebabkan oleh faktor jalan, kini pihaknya sudah menyurati maupun berkordinasi dengan pihak terkait untuk bisa segera memperbaikinya. ‘’Bila kami melihat, kerusakan jalan di ruas pantura Kramat tersebut terjadi akibat faktor hujan yang kini terus menggenangi pantura. Termasuk beban jalan yang semestinya ada perawatan rutin,’’ paparnya. Ditambahkan dia, bahwa selain di jalur pantura, di jalur selatan wilayah hukum Polres Tegal juga kini sudah banyak ditemui akan sejumlah titik kerusakan jalan yang bisa mengakibatkan lakalantas. Bahkan lebih dari itu, lubang jalan yang menganga lebar tersebut juga bisa membuat pengendara motor mengalami kecelakaan. Sementara warga Kramat Teguh (30) menambahkan, kalau jalan berlubang tersebut memang sangat membahayakan. ‘’Kondisi jalan yang berlubang bisa ditemui mulai jembatan Ketiwon Kramat hingga perbatasan antara Warureja dengan Pemalang. Sedangkan kondisi terparah, bisa ditemui dari jembatan Kalipah ke timur, depan Bulog, sampai dengan Suradadi, termasuk jalur di Warureja,’’ pungkasnya. Ditambahkan bahwa bila tidak segera diperbaiki maka akan kerap kali terjadi lakalantas yang mengakibatkan nyawa melayang. (gus)

Harga Bawang Merah Semakin Merah

DOK/RADAR SLAWI

KAWASAN CACABAN - Kawasan obyek wisata Cacaban direncanakan akan dijadikan kawasan prostitusi. Bagaimana menurut Anda?

sehingga pada akhirnya ada ketegasan dari pemerintah daerah untuk menutup semua tempat-tempat prostitusi yang merebak di Kabupaten Tegal. Tetapi, lanjut dia, manajemen isu seperti itu keliru. Karena justru mengundang kemarahan. Sangat ironis bagi seorang pimpinan badan legislasi yang diharapkan mampu memimpin lembaganya menghasilkan produk perda yang pro rakyat, justru memproduksi kemarahan. Sementara itu, Ahmad Mudofar yang membidangi kajian manajemen dan kebijakan publik LiSUS mengatakan, paradigma yang menyatakan pros-

titusi lebih baik dilokalisasi daripada berpencar di manamana, sebagaimana dianut oleh banyak pemerintah daerah, memiliki sebuah kesalahan fatal. Teori ekonomi dan fenomena empiris membuktikan, lokalisasi sebuah usaha atau yang dikenal dengan istilah aglomerasi ekonomi akan menyebabkan usaha tersebut menjadi lebih besar. Hal ini disebabkan antara lain biaya usaha berkurang, harga barang dan jasa menjadi lebih murah, suplai barang dan pekerja lebih mudah, dan pasar yang luas lebih mampu dijangkau. (aan)

SLAWI – Setelah sebelumnya sempat anjlog, kini harga bawang merah memasuki masa tanam mulai tinggi. Bahkan, untuk di kalangan petani saja harga bawang merah yang sebelumnya per kg-nya Rp 2500, kini harganya mencapai Rp 8 ribu hingga 10 ribu per kgnya. Sedangkan untuk per kuintalnya bisa mencapai Rp 1 juta. ‘’Untuk bawang berkualitas sedang, harganya bisa Rp 8 ribu. Sedangkan bawang berkualitas baik bisa mencapai harga Rp 10 ribu per kgnya,’’ terang Sulastri (32) petani bawang asal Kramat. Menurutnya, naiknya harga bawang merah ini lantaran saat ini termasuk dengan kondisi cuaca yang curah hujannya tinggi, para petani lebih memilih untuk melakukan penanaman padi. Jadi, keberadaan bawang juga sedikit, yang membuat harganya meningkat. ‘’Kalau untuk per kuintalnya, saya bisa jual Rp 1 juta. Itupun bila ada pedagang yang banyak melakukan penawaran, kami

bisa menjualnya lebih dari 1 juta untuk per kuintalnya,’’ jelas ibu satu anak. Jadi, lanjut istri dari Makhfud itu, dipastikan harga eceran maupun yang ada dipasaran untuk harga bawang per kgnya bisa lebih dari Rp 10 ribu, untuk kualitas bawang yang bagus. Sebab, di tingkat petani saja, harga bawang bisa berkisar Rp 8-10 ribu per kgnya. ‘’Ya, semoga saja kenaikan harga bawang merah ini tidak dirusak dengan datangnya bawang impor. Sebab, kalau bawang impor masuk dan memasok barang dengan banyak, bisa jadi harga bawang akan kembali anjlog,’’ bebernya. Sementara penebas bawang merah, Yoko (37) menambahkan, bahwa bawang yang dibelinya dari petani, dijual dipasaran paling dirinya mengambil keuntungan sekitar seribu hingga 2,5 ribu saja per kgnya. Jadi, harga dipasaran harga bawang bisa mencapai Rp 13 hingga 15 ribu per kg-nya. (gus)


ENTERTAINMENT

SENIN 22 FEBRUARI 2010

9

RADAR TEGAL

DEWI SANDRA

Cinta Laura

Disukai Anak-Anak, Kaget

Perjanjian Sinemart Dinilai Pengacara Merugikan

BERNYANYI di atas panggung tentu bukan sesuatu yang baru bagi penyanyi Dewi Sandra. Tapi, jika ada anakanak yang ikut bergoyang bersamanya di atas panggung, itu jadi hal baru baginya. Dewi Sandra bahkan mengaku kaget anak-anak menyukai lagulagunya. “Dulu waktu naik panggung itu masih tahap belajar, banyak groginya agak kaku. Siapapun di atas panggung itu bisa nyambung, jadi nggak ada gap antara penyanyi dengan penonton. Saya pengennya di atas panggung itu santai karena ini dunia hiburan. Saya juga nggak tahu, anak-anak lebih berani berekspresi, lebih menikmati perform saya karena mereka masih polos,” terang Dewi saat ditemui di acara Heavenly Blush Anniversary, Feel

Diffrent Stay Young di PI 2, Jaksel, Sabtu (20/2) kemarin. Disinggung soal anak-anak sendiri, Dewi mengaku amat suka dengan mereka. Meskipun tak punya target pangsa pasar anak-anak, namun Dewi mengaku senang kalau lagu-lagunya disukai anakanak. “I love it. Dari dulu suka banget sama anak-anak. Kayak tadi pas manggung anak-anak ikutan nari di panggung. Jadi udah kayak keluarga. Saya nggak punya target. Buat saya musik adalah musik, siapapun bisa menikmati. Kalau anak kecil yang menikmati musik saya, berarti saya masih punya jangka waktu 10 tahun lagi di dunia entertainment,” katanya. “Itu semua di luar dugaan,” lanjutnya mengomentari ikutnya anak-anak bergoyang di panggung bersamanya itu. “Tapi menurut saya lagu bagus itu yang tahan lama, bisa dinikmati semua orang. Nggak ada batasan umur dan batasan bahasa.” (kpl/gum/npy)

Waktu Diberi Waktu Delapan Menit dari halaman 3 “Yang artinya, jika lampu hijau menyala berarti peserta mulai menyampaikan pidatonya, Kuning menyala waktu tinggal 1 menit yang tersisa, dan Merah waktu yang diberikan sudah habis. Dan panitia berhak untuk menghentikannya,” kata Hadi. Selain itu, peserta diwajibkan menggunakan busana muslim dan memasang ID Cart. Pengumuman dilaksanakan setelah lomba selesai. Sedangkan pem-

berian haadiahnya dilaksanakan pada 28 Februari mendatang. Ketua Panitia Abdul Kholik Amas mengatakan, ini merupakan rangkaian acara peringatan rolasan atau Maulid Nabi. Tema pidato yang dibawakan peserta adalah kesehatan dalam Islam. Jumlah peserta dibatasi hanya 40 orang saja. Hadiah yang diperebutkan tropy, piagam, dan uang pembinaan. “Juara yang diambil 1, 2, dan 3 serta harapan satu sampai ti-

ga. Sementara yang mendapat uang pembinaan hanya juara I sebesar Rp 350, juara II Rp 250, dan Juara III Rp 150 ribu. Untuk tropy dan piagam semua juara mendapatkannya,” jelasnya. Kriteria penilaiannya antara lain penggunaan bahasa, keterkaitan pidato dengan tema, dan retorik. Dewan juri yang menilai tiga orang dari PMI, guru Bahasa Indonesia, dan retorik pidato. Keputusan dewan juri tidak bisa diganggu gugat. “Kegiatan ini sudah menjadi

agenda tahunan dari yayasan setiap memperingati rolasan. Munculnya lomba-lomba lantaran zaman orde baru tidak diperbolehkan atau dilarang menggelar pawai rolasan. Namun ketika rezim tersebut sudah berganti dan pawai diperbolehkan kembali, lomba-lomba tetap dilaksanakan untuk lebih memeriahkannya. Bahkan tidak hanya lomba, tetapi kegiatan lain seperti pengajian akbar pun selalu dilaksanakan setiap rolasan,” pungkasnya. (*)

KLH Gembleng SMP Ihsaniyah dari halaman 3 “Kegiatan dan targjet sekolah tujuannya adalah mendukung program pemerintah yang baru dicanangkan yaitu Tegal Sehat 2010. Kami mengundang langsung pakar pengolahan sampah dari dinas terkait, dalam hal ini KLH. Setelah pelatihan ini nanti akan ditinak lanjuti dengan praktek langsung oleh

siswa dan semua warga sekolah,” katanya. Kepala KLH Sugeng Suwaryo melalu Kasi Pengendalian Pencemaran Lingkungan Ir Daryati menyampaikan, dinasnya menyambut baik permintaan dari sekolah untuk memberikan pelatihan ini. Selain itu, ini juga merupakan program dari KLH dalam mengembangkan konsep pengo-

lahan sampah langsung disumbernya. “Materi yang diberikan dalam pelatihan ini adalah pengertian sampah, dampaknya, serta manfaat sampah. Tujuannya memberi wawasan kepada warga sekolah untuk peduli terhadap lingkungan. Kenapa fokusnya sampah? Karena dampak dari limbah tersebut sangatlah besar,” ujarnya.

Selain memberikan materi, KLH juga memberi bantuan satu unit alat pembuat bio pori. Dengan harapan sekolah tersebut akan mempraktekan langsung di lahan sekolah yang sangat berpotensi itu. Sehingga, lingkungan sekolah akan terjaga dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat dari sampah, dengan sistem bio pori dan pengomposan. (cw1)

Pemadaman Listrik Karena Cuaca dari halaman 3 Pihaknya juga tidak menginginkan adanya pemadaman, tetapi jika terjadi kerusakan dan harus dilakukan perbaikan, maka aliran listrik di sekitar lokasi kerusakan harus dipadamkan. Hal ini menyangkut keselamatan dan memaksimalkan kinerja petugas teknis. Melihat pengalaman dan kejadian tumbangnya sejumlah pohon bebe-

rapa hari lalu, pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar segera melapor jika ada pohon yang bisa membahayakan jaringan listrik PLN. Pihaknya juga berkoordinasi dengan instansi terkait sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali. Untuk mengatasi kondisi tersebut dan menjaga agar tidak terjadi pemadaman dalam waktu lama. PLN telah berusaha maksimal melakukan perbaikan sehingga aktivitas

masyarakat yang menggunakan listrik sebagai sumber tenaga bisa berjalan normal. “Jika ada laporan gangguan kami akan langsung turun ke lapangan dan melakukan perbaikan secara maksimal,” katanya. Menjaga agar aliran listrik di 800 ribu pelanggan APJ Tegal, lanjutnya, tentu bukan perkara mudah. Tetapi, pihaknya selalu berupaya semaksimal mungkin agar seluruh pelanggan tidak mengalami gangguan.

Sistem yang digunakan PLN, lanjutnya, berbeda dari telepon misalnya. Untuk menjaga agar jaringan tetap aman, petugas teknis atau lapangan harus mengecek jalur yang dilalui jaringan listrik untuk memastikan tidak ada gangguan seperti pohon atau pencurian kabel. “Pemadaman yang terjadi kali ini lebih dkarenakan faktor eksternal yaitu hujan dan petir serta angin kencang,” tandasnya. (gun)

Buang Sampah Sembarangan Didenda dari halaman 3 ditandai dengan pelepasan balon dan simbolis penanaman pohon di taman sekolah oleh Wakil Walikota. Setelahnya, dilanjutkan dengan doa bersama alias istighatsah, dalam rangka menghadapi Ujian Nasional (UN) yang jatuh pada 29 Maret mendatang. Dan dilanjutkan dengan peringatan hari besar Islam Maulid Nabi Muhammad SAW yang tepatnya jatuh pada Jumat (26/2). Kegiatan diikuti seluruh warga sekolah dan beberapa tamu undangan. “Pencanangan madrasah bersih 2010 ini mendapat inspirasinya dari pencanangan Tegal sehat 2010. Kegiatan ini diawali dari rapat koordinasi pada Sabtu (31/1) lalu. Dengan mengusung tema Peneguhan dan Pencerahan Untuk Kemajuan MTs. Rapat tersebut telah menegaskan kembali kepada seluruh jajaran, baik tenaga pendidik maupun kependidikan untuk semakina membuktikan kinerja gerakan apara mitra kepala madrasah. Yakni Komite Madrasah, Kepala TU, Wakil Kepala, guru dan karyawan,” kata Wakil Kepala MTsN Margadana bidang Kesiswaan Drs H Alif Syarifuddin M Hum diselasela acara. Menurutnya, terhitung mulai hari ini bagi siapapun warga sekolah yang melanggar kebersihan akan dikenai sanksi. Yaitu denda sebesar Rp 1.000 persampah persiswa dan Rp 10.000 persampah perguru, jika membuang sampah tidak pada tempatnya disekolah. Selain itu, seluruh jajaran guru dan karya-

wan juga dilarang merokok disembarang tempat. Karenannya sekolah sedang membuatkan ruangan khusus untuk para perokok. Guna mensukseskannya, setiap satu minggu sekali, tepatnya Jumat ada giat bersih. Semua warga sekolah melaksanakan kebersihan selama satu jam, mulai pukul 06.30 sampai dengan 07.30 WIB. Sedangkan dalam kesehariannya kegiatan kebersihan digalakan melalui piket. “Yang terkena sanksi tidak hanya warga sekolah yang membuang sampah sembarangan saja. Namun bagi mereka yang melihat ada sampah tercecer kemudian dibiarkan saja juga akan dikenai sanksi yang sama. Sosialisasi pencanangan madrasah bersih ini sudah dilaksanakan sejak Desember 2009 lalu,” ujar Alif. Kebersihan tersebut juga dilombakan untuk tiap kelasnya. Hadiah yang didapatkan totalnya mencapai Rp 1 juta, detailnya untuk guru atau wali kelas Rp 300 ribu dan Kelas Rp 700 ribu. Standar nilai yang harus dipenuhi minimal 6,00. Penilaian dilakukan oleh tim yang akan menilai setiap minggunya, kemudian ditotal nilainya pada setiap bulannya. Pada saat yang sama Kepala MTsN Margadana Tobari mengatakan, pencanangan madrasah bersih ini sudah menjadi program sekolah tahun 2010. Kemudian pada 2011 nanti programnya meningkat menjadi madrsah sehat dan 2012 madrasah berprestasi. “Bersih disini artinya sesuai dengan konsep dasar Islam.

Yaitu mulai dari pribadi masingmasing komponen yang ada dan lingkungan. Tak terkecuali pula seluruh sarana dan prasarana yang ada disekolah,” katanya. Semua program-program tadi, lanjut Tobari, bertujuan untuk menjadikan sekolah Madrasah Berstandar Internasional (MBI) atau jika di sekolah lainnya adalah Sekolah Berstandar Internasional (SBI). Jadi saat ini MTs N Margadana sedang menuju ke arah itu. Pencanangan madrasah bersih ini juga disambut meriah siwa-siswi sekolah barbasis agama itu, yang jumlahnya mencapai 997 orang. Irma Setiawati misalnya, siswa kelas VII G ini mengaku sangat mendukung dengan program yang baru saja dicanangkan tersebut. Karena dengan susana bersih maka sekolah akan terasa nyaman dan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) pun berjalan dengan tenang. Sehingga pelajaran-pelajaran yang diberikan oleh guru bisa terserap dengan maksimal. “Mengenai denda yang ditentukan tadi itu bukan suatu masalah. Karena hasil dari program ini akan luas sekali. Tidak hanya bersih saja, tetapi kedisiplinan para siswa pun menjadi lebih baik lagi,” tutur cewek berjilbab itu. Hal senada diungkapkan temannya Sinta Indrawati. Dia sangat mendukung programprogram sekolah baik itu madrasah bersih, sehat, dan berprestasi. Dengan program tersebut otomatis mutu sekolah menjadi semakin baik lagi dari tahuntahun sebelumnya.

KASUS wanprestasi yang dituduhkan pihak MD Entertaintment kepada artis Cinta Laura menurut kuasa hukum Cinta, Junimart Girsang, sebenarnya berasal dari perjanjian 601 yang dibuat pada Mei 2006 silam. Masalahnya, perjanjian itu tidak ditandatangani oleh ibunda Cinta, Herdiana. Diterangkan oleh Junimart, adendum yang dibuat pihak MD tersebut tidak ditandatangani oleh Herdiana. Apalagi, jika yang menandatangani adendum sepihak maka perjanjian itu batal demi hukum. “Bahwa permasalahan muncul berdasarkan perjanjian eksklusif 601 yang dibuat bulan Mei 2006 diatur tentang produksi sinetron dan serial TV. Dan dibuat adendum, dan adendum ini tidak ditandatangani oleh Cinta Laura dalam hal ini ibu Herdiana. Kalau adendum ditandatangani sepihak maka batal demi hukum. Lalu mereka buat adendum lagi 174 bulan Juli 2007 hanya membuat perjanjian 1515 dalam arti 601 tidak berlaku, ini sudah jelas,”

terang Junimart saat ditemui di SMP Pangerasaan , Bogor (20/2). Lebih lanjut, Junimart menjelaskan dengan adanya perjanjian 601 ini yang paling dirugikan adalah pihak Cinta karena sudah menjalani perjanjian dalam bentuk stripping sesuai perjanjian 601 tidak sesuai dengan serial TV. “Cinta kembalikan honor yang sudah dia terima sebesar Rp28 juta sebagai down payment atau sebagai nofum. Cinta sudah jalankan sesuai perjanjian dalam bentuk stripping.” (kpl/buj/npy)

Semarak TabunganKU dari halaman 3 Ikmal Jaya didampingi Pemimpin BI Tegal Tri Selo teriring doa berkesempatan melepas peserta jalan sehat. Pelepasan peserta ini didahului aba-aba bendera. Setelah hitungan ke tiga, semua peserta bergerak menuju jalanan perkotaan. Inilah awal kampanye gerakan menabung di daerah yang diadakan bersamaan acara jalan sehat berkeliling Kota Tegal. Dengan penuh antusias, para peserta jalan sehat yang sebagian besar anggota Perbankan wilayah Karsidenan Pekalongan mengikuti even itu. Selain itu, melalui kegiatan jalan-jalan tersebut kian menambah keakraban. Setelah melewati Jalan Veteran, peserta menuju Jalan A Yani. Selama perjalanan, tidak sedikit masyarakat yang penasaran. Apalagi seluruh peserta jalan sehat mengenakan kaos dengan warna dan tulisan sama: TabunganKU. Setelah dilihat dari dekat, barulah mengerti kalau ini sebagai pencanangan menabung. Dan Setelah melawati Jalan A Yani, berikutnya menuju Jalan Diponegro, Jalan AR Hakim, kemudian belok kiri menuju Jalan Kartini. Dari Jalan Kartini, dilanjutkan menuju Jalan Semeru, Jalan Kolonel Sudiarto, Jalan Raya Panggung Timur, dan setelah menempuh sekitar 200

meter dilanjutkan ke Jalan Slamet Riyadi dan finish di Jalan Pemuda dengan menempuh perjalanan sekitar 3 Km. Kegiatan dilanjutkan di atas panggung, dan dalam kesempatan ini H Ikmal Jaya, secara dramatis melakukan pemecehan celengan. Pemecehan celengan ayam jago ini merupakan simbol, agar warga dalam menyimpan uangnya itu, tidak lagi di bawah kasur, bantal, di bawah lemari, atau dimasukan dalam celengan seperti zaman dulu. Namun untuk lebih aman, menyimpannya itu di Bank, melalui TabunganKU. “Menyimpan uangnya jangan di kasur, bantal, atau dimasukan celengan. Simpan uangnya itu di Bank,” kata Walikota. Karenanya, dia mengajak warganya untuk gemar menabung. Karena dengan menabung itu, sehingga potensi domestik itu bisa digali. Menurut Tri Selo, ide dasar yang melandasi pencanangan Gerakan Indonesia Menabung (GIB), serta peluncuran produk tabungan, dalam hal ini produk TabunganKU, adalah sebuah keinginan untuk makin membudayakan kegiatan menabung di masyarakat kita. “Dengan semakin terwujudnya budaya menabung, maka paling tidak kita dapat lebih memastikan diri sebagai sebuah bangsa, bahwa salah satu sumber pendanaan pembangunan paling penting,

dapat digali dari potensi domestik,” kata Pemimpin BI Tri Selo. Produk TabunganKU, lanjut Tri Selo bukanlah sebuah tujuan akhir. Gerakan Indonesia Menabung (GIB) ini, namun hanya sebagai sebuah sarana untuk menuju cita-cita besar menggerakan potensi tabungan yang dapat menjadi sumber pendanaan pembangunan, yang penting bagi Indonesia, dengan dukungan penuh segenap lapisan masyarakat. “Kami mencatat bahwa dari sekitar 138 juta penduduk usia dewasa terdapat sekitar 80 juta penduduk belum memiliki tabungan. Di sisi lain terdapat kecederungan peningkatan proporsi golongan penduduk Indonesia usia produktif 15-64 tahun, yang berpotensi memperkuat tabungan domestik,” kata Tri Selo. Karena disadari dengan GIB, akan dapat meningkatkan saving rate Indonesia yang saat ini rasionya paling rendah diantara negara-negara ASEAN. Dia percaya dengan rasio tabungan dan investasi per PDB, yang mencapai 24-25 persen, secara perlahan namun pasti akan dapat terus ditingkatkan. Adapun sasaran utama gerakan menabung itu kelompok pelajar, mahasiswa, nelayan, petani, buruh, parkir, pedagang asongan, dan sebagainya. Mereka selama ini menurut Tri Selo, belum tergali benar potensi menabungnya. (din)

Lagi, AIDS Telan Korban “Ini ide yang sangat brilian. Dengan kebersihan yang dicanangkan itu, efeknya akan membawa kebaikan bagi seluruh warga sekolah khusunya dan masyarakat umumnya. Terkait denda yang ditentukan itu adalah sebagai langkah awal untuk membentuk mental anak. Sehingga nantinya tanpa sanksi pun mereka akan melaksanakannya, baik itu di lingkungan sekolah, rumah, dan masyarakat. Dengan generasi yang bersih maka Indonesia akan semakin membaik,” harap siswi kelas VII G itu. Sementara Wakil Walikota saat membawakan sambutan Walikota yang berhalangan hadir menguraikan, pemkot memberikan apresiasi yang mendalam kepada MTsN Margadana yang mencanangkan program madrasah bersih. Ini juga bukti dukungan mereka kepada program pemerintah Tegal sehat 2010. Karenannya, dari pemkot nanti akan memberikan bantuan pohon, agar sekolah menjadi nampak lebih hijau lagi. Sehingga suasana nyaman dapat tercipta dengan kondisi yang hijau dan bersih. Dia juga berpesan, agar guru di MTsN Margadana tidak hanya menjadi pengajar saja. Namun guru disini juga harus menjadi seorang pendidik. “Ini merupakan pendorong untuk menjadikan budaya bersih di lingkup Kota Tegal. Pemkot akan selalu mendukung program-program dari sekolah ini. Semoga semua bisa terrealisasi dengan lancar tanpa ada halangan yang berarti,” pungkas Habib Ali. (adi mulyadi)

dari halaman 3 “Jadi dari total tersebut, sudah ada dua orang yang meninggal sedangkan sisanya positif terinfeksi virus mematikan itu,” imbuhnya. Menurut Imam, tiga kasus yang ditemukan ini bukan ditularkan di Kota Tegal. Dari hasil pengamatan, kemungkinan penderita terinfeksi di luar kota. Kemudian terdeteksi setelah timbul infeksi oportunitis lebih lanjut dan kurangnya kesadaran untuk memeriksakan diri. Beberapa gejala yang dirasakan penderita HIV/AIDS, lanjut Imam, diantaranya penderita mengalami demam tinggi tanpa sebab yang jelas. Kemudian batuk-batuk, diare berkepanjangan, jamur dan lain-lain. Na-

mun penderita HIV ini, baru dapat diketahui setelah dilakukan pemeriksaan pada darahnya. Lebih lanjut Imam menerangkan, HIV/AIDS adalah penyakit yang sangat berbahaya dan bisa mengancam masyarakat di mana saja, tak terkecuali. Lebih mengerikan lagi, sekali orang tertular atau terinfeksi penyakit tersebut akan sulit disembuhkan, mengingat sampai sekarang belum ditemukannya obat penangkalnya. “Karenanya, kami mengharapkan kepada semua masyarakat untuk selalu waspada terhadap penularan HIV/AIDS. Adapun hal-hal yang bisa dilakukan untuk mencegah tertularnya HIV/AIDS adalah tetap setia kepada pasangan dengan tidak berganti-ganti.

Selain itu, tidak menggunakan narkoba, khususnya pemakaian jarum suntik bersama,”jelasnya. Guna mengantisipasi penularan penyakit HIV/AIDS, Dinkes Kota Tegal dalam waktu dekat, tepatnya 22 Februari sampai 3 Maret, akan mengadakan sosialisasi terkait hal tersebut, melalui radio spot. Untuk pelaksanaannya setiap tiga bulan sekali. Selain itu, tambah Imam lagi, juga melaksanakan VCT mobile bekerja sama dengan LSM dan lainnya. “Saya harap, agar masyarakat mau berkonsultasi tentang penyakit mematikan tersebut di Klinik VCT RSU Kardinah dan IMS Puskesmas Kecamatan Tegal Barat. Demi mencegah penularan HIV/AIDS lebih luas lagi,” imbaunya. (cw1)

20 Pasutri Gugat Cerai Per Bulan dari halaman 3 sekitar 600 kasus gugat cerai. Dan memasuki awal tahun 2010 hingga sekarang sudah mencapai 150 kasus masuk. Setiap ada kasus baru yang masuk, lanjut Fajarudin, sebelumnya selalu diusahakan untuk diselesaikan dengan jalan damai. Namun dari pihak penggugat atau tergugat terkadang sulit untuk menempuh jalan damai tersebut dengan alasan sudah tidak ada kecocokan antar keduanya. “Angka kasus gugat cerai juga berkaitan dengan pernikahan siri yang sering terjadi. Para suami yang malakukan perselingkuhan, kemudian di-

lanjutkan dengan pernikahan siri. Banyak beralasan, karena ingin bertanggung jawab pada hubungan gelapnya. Dengan adanya pernikahan siri, hampir

dipastikan akan timbul perceraian. Dari data-data tadu ratarata dilakukan oleh pasutri yang usia perkawinannya dibawah 5 tahun,” imbuhnya. (cw1)


CMYK

10

SENIN, 22 FEBRUARI 2010

RADAR TEGAL

Bergaya dengan

WARNA RAMBUT SEBAGAI mahkota wanita, wajar bila kaum hawa sangat memperhatikan rambutnya. Untuk mendapatkan rambut indah, tak jarang mereka rela mengeluarkan biaya yang terbilang tidak sedikit. Mulai dari perawatan di rumah maupun di salon kecantikan. Selain melakukan perawatan, mereka juga kerap bereksperimen dengan rambutnya sendiri. Seperti mengganti warna rambut atau mengecat rambut. Mengganti warna rambut ini rupanya menjadi trend. Sebagai visualisasi keindahan dari tata rambut, pewarnaan juga dapat menciptakan citra tersendiri bagi pemiliknya. Baik agar terlihat modis, fashionable dan trendy. ‘’Sebagian besar untuk fashionabel, namun tak jarang dibutuhkan untuk menutup rambut putih atau uban,’’ ungkap Inung Wahyudi. Pemilik I’we salon and bridal ini menjelaskan tren pewarnaan rambut saat ini digemari semua kalangan. Mulai anak muda hingga orang tua. Bahkan mengecat rambut juga sudah lama dilakoni kaum adam. Untuk tren warna rambut sendiri, coklat masih menjadi favorit karena sesuai dengan kulit orang In-

donesia. Apalagi warna ini juga tidak terlalu mencolok. Khususnya bagi mereka yang ingin menutup ubannya, warna coklat terang tidak terlalu kontras dengan rambut putih. Sehingga uban yang tumbuh di kulit kepala terlihat samar namun tetap trendy dan modern. Pewarnaan rambut pada dasarnya terbagi dalam 3 jenis. Yaitu temporer atau sementara, semi permanent dan permanen. Biasanya cat rambut temporer hanya bertahan dalam satu kali pencucian rambut. Zat warna pada pewarna rambut temporer bebas peroksida dan amonia sehingga tidak mengakibatkan kerusakan komponen rambut. Saat mengecat rambut dengan cat rambut temporer, yang diwarnai adalah bagian luar, yaitu bagian kutikula. Jadi, hanya melapisi seperti cat dan mengenai bagian kutikula saja. Meskipun relatif aman, jika tanpa dilengkapi dengan perawatan khusus, ujung rambut akan pecah-pecah dan kasar jika digunakan terlalu sering. Karena kutikula sebagai penahan penguapan air apabila rusak membuat rambut rapuh. Pada kondisi rambut yang kutikulanya rusak, molekul cat

PROFIL

bisa terserap sampai kedalam helai rambut. Sehingga bisa menyebabkan reaksi iritasi seperti ketombe. Sementara pewarnaan rambut semi permanen ini hanya bertahan sekitar 2 sampai 3 bulan. Cat rambut semi permanen biasanya digunakan untuk menutup uban dan menambah kilau rambut. Zat warna yang dipakai biasanya berat molekulnya relatif rendah sehingga cat rambut jenis ini akan menghilang dalam waktu tidak terlalu lama. Sedangkan pewarnaan rambut permanen umumnya bertahan hingga 6 bulan. Untuk mendapatkan hasil maksimal, harus dilakukan pengecatan kembali. Untuk cat rambut permanen, disini terlihat benar-benar seperti menggantikan pigmen atau zat warna rambut. Pria yang akrab disapa inung ini menambahkan pewarnaan rambut tidak boleh dilakukan sembarangan. Karena beberapa zat kimia pada pewarna rambut berbahaya bagi pemakainya. Khususnya yang memiliki alergi pada cat rambut. Sehingga sebelum dilakukan pewarnaan, sebaiknya dites terlebih dahulu dengan mengusapkan cat rambut tersebut pada bagian tengkuk. Kemudian diamkan selama 24 jam, apabila tidak terjadi reaksi berarti cocok untuk rambut kita. Pewarnaan rambut juga cenderung merusak rambut kita. Karena bahan kimia yang terdapat didalamnya berpengaruh pada sebum atau zat asam rambut. Namun dengan kemajuan teknologi saat ini, banyak sekali produk yang bisa menjaga atau mengembalikan kesehatan rambut. Misalnya menggunakan sampo atau kondisioner khusus bagi rambut yang sudah diwarnai. Sehingga mah-

kota kita tetap mendapatkan protein atau vitamin yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan rambut. Pewarnaan rambut juga membutuhkan perawatan intens lainnya seperti creambath, hair spa, maupun masker rambut dan lainnya. Selain tidak asal saat melakukan pengecatan, pemilihan warna juga harus disesuaikan dengan kulit kita. Sehingga tidak terkesan kemakan mode. (laela nurchayati)

Mitos Pewarnaan Rambut

INUNG WAHYUDI

Mendekatkan Diri dengan Klien DUNIA kecantikan bukan hal baru bagi Inung Wahyudi. Pemilik I’we salon and bridal ini sudah melanglang buana untuk urusan yang sebagian besar konsumennya adalah wanita. Bahkan pria yang akrab disapa Inung ini tak jarang menghandel artis papan atas saat berada di bawah lembaga kecantikan di ibu kota. ‘’Saya di Jakarta selama 4 tahun, di Bandung 3 tahun dan sempat di Manado juga selama 4 tahun,’’ ungkap Inung. Bekerja di dunia hiburan dibawah manajemen rupanya tidak menjadikan Inung cepat puas. Dia memberanikan diri membuka Inung salon di Bandung sebagai awalnya. Selain memiliki kebebasan dalam hal waktu, dengan membuka salon ini juga Inung bisa mendekatkan diri dengan klien secara personal. Hal ini juga dilakoninya ketika sudah kembali ke kampung asal. Inung mengaku sengaja membuka cabang salon di Jalan Proklamasi agar pelanggannya lebih mudah mendapatkan jasa atau pelayanan dirinya. ‘’Tadinya kan di Mejasem, tapi kayaknya nggak enak juga kalau pelanggan jauh-jauh dari rumahnya ke Mejasem hanya untuk ke salon saja,’’ ujarnya. Diceritakan Inung, awal dirinya berkecimpung di dunia kecantikan ketika tengah menimba ilmu bidang seni rupa di kota kembang Bandung. Saat itu lokasi kampus dan kostnya tak jauh dari tempat kursus atau pelatihan tata rambut yaitu Jhoni Andrean Training Center. ‘’Akhirnya saya tertarik juga dan mengambil pelatihan disana,’’ tambahnya. Keseriusannya dalam bidang ini ternyata cukup terbukti. Inung tidak hanya menjadi peserta atau siswa saja, namun juga menjadi instruktur atau trainer di sana. Dunia kecantikan rambut dan tata rias juga dijalankannya saat bekerja di Sanko salon selama 2 tahun. ‘’Sekarang balik lagi ke Tegal, kebetulan bapak pensiun, jadi menemani beliau,’’ kata Inung. I’we sendiri merupakan singkatan dari Inung Wahyudi yang tak lain adalah nama aslinya. Selain kecantikan rambut, pihaknya lebih banyak mengurusi tata rias wajah baik untuk acara hajatan ataupun lomba dan peragaan busana di Kota Tegal dan sekitarnya. (ela)

CMYK

MITOS kadang dipercaya, namun banyak juga yang menghiraukannya. Dalam pewarnaan rambut pun banyak mitos yang tak jarang membuat orang membatalkan niatnya mengecat rambut. Apalagi ini menyangkut mahkota yang paling berharga. Sehingga tidak mau mengambil resiko merusak rambut hanya karena ingin ganti penampilan. Inung Wahyudi dari I’we salon and bridal berbicara mengenai benar tidaknya seputar mitos pewarnaan rambut ini. 1. Rambut kering dan rusak. Memang benar akan tetapi produk masa kini banyak yang telah mengalami kemajuan teknologi sehingga aman bagi kesehatan rambut. Asalkan sering dirawat dan diberi kondisioner serta vitamin, kesehatan rambut akan tetap terjaga 2. Sekali diwarnai, rambut harus terus diwarnai. Tidak harus juga, namun biasanya karena kebutuhan hal ini dilakukan secara berulang. Terlebih bagi mereka yang beralasan untuk menutup uban. Selain itu juga menghindari terjadinya belang pada rambut khususnya yang menggunakan warna kontras dengan rambut asli. Sarannya, dilakukan pewarnaan ulang dengan warna yang tak jauh beda dengan rambut asli kita. Sehingga ketika tumbuh tidak terlalu kontras. 3. Rambut diwarnai sebaiknya sering keramas untuk mengurangi kekeringan. Rambut diwarnai tidak harus sering keramas, keramas bukan merupakan solusi untuk mencegah kekeringan pada rambut. Namun yang diperlukan adalah perawatan seperti creambath dengan masker rambut, conditioner, dan vitamin rambut. 4. Sebaiknya keramas sebelum mewarnai rambut. Hal ini benar sekali, agar kotoran yang menempel pada rambut ikut terbuang dengan bilasan air. Selain itu minyak yang melapisi batang rambut pun bisa dihilangkan. Sehingga cat dapat menempel dengan baik. Rambut yang bersih juga akan membuat hasil pengecatan rambut lebih sempurna. 5. Jangan langsung keramas setelah mewarnai rambut. Tidak juga, karean setelah diwarnai rambut harus dibersihkan dengan keramas. Namun untuk memantapkan warna

cat pada tambut disarankan menunda keramas berikutnya 2-3 hari setelah pewarnaan rambut. 6. Rambut pendek tidak boleh diwarnai karena obatnya bisa langsung mengenai kulit kepala. Mitos ini salah, rambut model apa saja boleh diwanai. Yang terpenting teknik pengecatannya jangan sampai salah. 7. Rambut diwarnai tidak boleh menjalani treatmen yang lain. Sebenarnya tidak ada larangan untuk melakukan rebondong, perming atau treatmen lainnya. Namun lakukan jeda waktu. Hal ini guna memberikan waktu bagi rambut untuk mengkonsumsi vitamin dan berbagai perawatan untuk kesehatan rambut setelah diwarnai. Setelah itu barulah melakukan treatmen lain. 8. Rambut virgin lebih mudah diwarnai ketimbang yang sudah pernah diwarnai. Salah, rambut virging atau belum pernah mendapatkan treatmen justru lebih sulit menyerap zat warna pada produk perwanaan, karena kutikula dan pigmen rambut masih sangat kuat. Justru rambut yang telah diwarai lebih mudah menyerap zat warna karena telah mengalami proses perubahan pigmen rambut. Meskipun begitu, hasilnya tergantung dari pigmen asli rambut masingmasing. Rambut yang warna aslinya tidak terlalu hitam akan lebih

Mengecat Rambut Sendiri

mudah menyerap zat warna, tetapi rambut dengan warna asli hitam pekat alami akan lebih sulit menyerapnya. 9. Rambut diwarnai lebih sulit dirawat ketimbang rambut biasa. Benar, perawatan rambut yang diwarnai lebih detail dan intensif. Namun sekarang banyak produk yang dapat menunjang perawatan untuk rambut yang diwarnai dengan kandungan bahan alami. Seperti sampo dan conditioner untuk rambut yang diwarnai, serum, setra vitamin untuk rambut yang diwarnai, dan berbagai treatmen yang memudahkan bagi mereka yang ingin menjaga kesehatan rambut yang diwarnai. 10. Untuk mengurangi warna yang terlalu terang setelah pewarnaan perlu sering keramas. Salah, semakin sering keramas warna cat rambut justru semakin terang dengan cepat lebih baik mencuci rambut dua hari sekali. 11. Tidak boleh menggunakan sampo anti ketombe untuk rambut yang diwarnai. Sebenarnya boleh-boleh saja menggunakan sampo anti ketombe untuk rambut yang diwarnai, asalkan jangan terlalu sering. Sampo anti ketombe dapat memudarkan warna rambut, sehingga lebih cepat terang. Menggunakan sampo anti ketombe atau tidak tetap yang paling pas adalah mencuci rambut dua hari sekali. (ela)

BAGI yang merasa atau terlalu berat untuk melakukan pewarnaan rambut disalon, pewarnaan itu sendiri dapat dilakukan di rumah saja. Nah, ada baiknya mengikuti tips mengecat rambut berikut agar hasil yang diperoleh maksimal: 1. Sebelum pengecatan dilakukan, olesi terlebih dahulu bagian dahi, pelipis, tengkuk, dan telinga dengan baby oil. 2. Bila menginginkan hasil pewarnaan yang baik, terutama untuk rambut beruban, pilihlah cat rambut yang permanen yang dapat mengubah keseluruhan warna rambut untuk waktu yang lama. 3. Berhati-hatilah pada waktu pengecatan. Jangan sampai larutan cat masuk ke dalam mata atau selaput lendir lainnya. Jika tidak sengaja masuk, cucilah mata dengan segera dan carilah pertolongan dokter. 4. Sebaiknya tidak mengenakan cat rambut di saat sedang mengandung, kecuali telah berkonsultasi dengan dokter. 5. Setelah dilakukan pengecatan, biasanya terdapat bercak-bercak sisa cat rambut pada kulit. Hilangkan segera dengan penghapus cat rambut (color ex) yang dapat dibeli di toko kosmetik. 6. Sebelum melakukan pengecatan, sebaiknya melakukan tes tempel pada kulit. Tindakan ini perlu untuk mengetahui, apakah terjadi alergi pada jenis cat rambut tertentu. Caranya, siapkan sedikit cat rambut yang telah dilarutkan dengan pencair. Oleskan pada beberapa bagian kulit, antara lain pada kulit di belakang telinga, kulit pada lipatan tangan atau daerah leher. Biarkan mengering dan diamkan sedikitnya 1x 24 jam. Jika pada saat pengetesan tersebut kulit tidak meradang atau timbul iritasi, maka untuk sementara dianggap aman memakai cat rambut tersebut. 7. Untuk perawatan, jangan mencuci rambut terlalu sering. Cucilah seminggu sekali. Dan, pilihlah sampo yang ringan. Hindari menggunakan sampo antiketombe, karena mengandung bahan kimia yang dapat mempengaruhi warna rambut. (ela)


CMYK

SENIN, 22 FEBRUARI 2010

OLAHRAGA RADAR TEGAL

11

Berharap Kebangkitan Titi

THIERRY HENRY SEHARI menjelang laga melawan Racing Santander, Thierry Henry menjadi sasaran kritik media-media Spanyol. Topiknya apa lagi kalau bukan produktifitas dia yang menurun. Terakhir kali striker asal Prancis itu mencetak gol adalah 12 Desember silam, saat Barcelona menang 2-0 atas Xerez. Karena itu, seluruh penggawa Barca turut gembira ketika dia akhirnya mencetak gol ke gawang Racing Santander dini hari kemarin. Itu adalah gol ketiga dia sepanjang musim ini. Pelatih Barca Josep Guardiola berharap gol itu bisa menjadi titik balik penampilan Henry di laga-laga selanjutnya. “Kami tentu ingin gol tersebut menjadi penambah spirit dan motivasi bagi Titi,” kata Guardiola, seperti dilansir Reuters. “Temanteman setimnya, termasuk saya juga mengharap lebih banyak darinya. Semoga dia bisa mencetak lebih banyak gol lagi bagi tim ini,” lanjut sang entrenador. Selama ini, Guardiola juga menyadari bahwa performa tukang gedornya yang ber-

usia 32 tahun itu semakin menurun. Karena itu, dia lebih sering menempatkan Henry di bangku cadangan. Di dua laga terakhir Barca, striker timnas Prancis itu malah tidak dimainkan sama sekali. Henry sendiri sempat putus asa. Dia tidak bisa menyalahkan Guardiola. Akhirnya, eks striker Arsenal itu merasa tidak pantas menjadi starter, bahkan mengaku siap dijual. “Situasi bakal beda kalau saya mencetak 15 gol musim ini. Tapi kenyataannya banyak pemain yang tampil lebih bagus daripada saya, dan secara personal, saya merasa tidak pantas masuk starting eleven,” curhatnya sehari sebelum tanding. Kendati demikian, Guardiola mengaku selalu yakin Henry bakal kembali menemukan bentuk terbaiknya. Yang perlu dia lakukan hanya berlatih lebih keras, karena Pep tidak pernah punya preferensi dalam menentukan skuad. Siapa yang lebih oke, bakal dimainkan sejak awal. “Saya tidak pernah kehilangan kepercayaan terhadapnya. Kami sangat membutuhkan dia,” tutur Guardiola. “Tapi, kami butuh dia untuk bermain dengan standar yang lebih tinggi dari yang selama ini dia tunjukkan. Saya menuntut lebih banyak hal dari dia,” tegasnya. Sport director Barca Txiki Begiristain ikut mendukung Titi. Dia sama sekali tidak menyinggung rencana melego pemain yang sudah menyumbang total 48 gol buat Barca tersebut. “Musim lalu, dia membuat 26 gol buat kami. Padahal, dia harus bermain di sektor sayap, posisi yang bukan spesialisasinya. Dia menunjukkan usaha keras dan profesionalisme. Dia masih pemain hebat kami,” papar Begiristain kepada Canal+. (na/zul/jpnn)

Canales Musuh Baru Nou Camp KEPUTUSAN winger Racing Santander Sergio Canales bergabung dengan Real Madrid musim depan membuat dia jadi musuh baru pendukung Barcelona. Padahal, Canales belum akan bergabung dengan Real dalam waktu dekat. Setelah resmi jadi milik Real mulai Juni men-

datang, dia masih bermain di Racing dalam status pinjaman. Namun, puluhan ribu fans Barca yang memadati Nou Camp dini hari kemarin tidak memedulikan fakta itu. Mereka menganggap seolah-olah remaja yang baru merayakan ulang tahun ke-19 pekan lalu (16/2) tersebut sudah berkostum Real. Suporter Barca pun mulai menekan playmaker belia Racing tersebut. Sepanjang pertandingan, mereka mengejek Canales setiap kali si pemuda mendapatkan bola. Ada juga yang mengeluarkan siulansiulan bernuansa hujatan. Pendukung tuan rumah semakin kesal kepada Canales setelah dia membuat defender Barca Rafael Marquez diganjar kartu kuning. Wasit David Fernandez Borbalan menghadiahkan kartu kuning padanya setelah melakukan tekling keras dengan dua kaki terhadap Canales di

menit ke-38. Entah ada hubungannya atau tidak, Canales tidak banyak memberi kontribusi buat Racing malam itu. Tidak seperti biasanya, dia seperti tidak tahu apa yang harus dilakukannya saat itu. (na/zul/jpnn)

CMYK

PERTAHANKAN GAP Gelandang Barcelona, Andres Iniesta (tengah), tetap menjaga jarak dengan seterunya Real Madrid.

CENTENARY CAP

MADRID - Laga ke-100 Josep Guardiola bersama Barcelona dini hari kemarin (21/2) mendapat kado manis. Dengan pasukan yang kekuatannya tereduksi akibat panjangnya daftar cedera, mereka masih mampu mengalahkan Racing Santander. Tidak tanggung-tanggung, empat gol tanpa balas mereka sarangkan ke gawang sang tamu. Dengan kemenangan itu, Blaugrana (sebutan Barcelona) kembali menjauh dari kejaran Real Madrid. Lionel Messi dkk untuk sementara unggul lima poin atas rival terdekatnya tersebut. Meski Real punya kans memperpendek gap poin lagi, untuk saat ini Barcelona merasa sedikit lebih aman. “Kami menang dengan cukup mudah, meskipun tidak terhitung luar biasa,” ungkap Guardiola seperti dikutip Triball Football. “Kami melakukan semuanya dengan baik, dan sesuai rencana. Tapi untuk berkompetisi

di level tinggi seperti ini, kami harus berjuang lebih keras dan menuntut lebih banyak dari diri kami sendiri,” lanjut pelatih 39 tahun tersebut. Menurut Pep (sapaan akrab Guardiola) ada kelemahan besar timnya yang tampak malam itu. Yakni, kurang konsisten dan sering kehilangan ritme permainan. Namun itu bisa dimaklumi, mengingat Barcelona tengah kehilangan beberapa pemain kunci. Xavi Hernandez, Seydou Keita, dan Eric Abidal sudah jauh hari dipastikan absen lantaran cedera. Beberapa jam jelang laga, Barca kehilangan satu pemain penting lagi. Yakni Zlatan Ibrahimovic yang cedera engkelnya kambuh. Posisinya pun diisi Thierry Henry yang tengah jadi sorotan, akibat lama puasa gol. “Tanpa main terlalu bagus pun kami bisa menang besar. Itu karena pertahanan jauh lebih baik daripada pekan lalu (saat kalah 1-2 dari Atletico Madrid, Red). Tapi kami selalu ke-

hilangan ritme setiap kali mendapat bola,” tutur Pep. Kendati demikian, Pep dan anak buahnya tetap gembira. Sebab, semua lini tetap berfungsi efektif dan menyumbang gol. Mereka mendominasi pertandingan, dan nyaris tidak memberi sedikitpun kesempatan pada sang tamu untuk menyerang balik. Baru jalan tujuh menit, Barca (sebutan lain Barcelona) sudah membuka kemenangan lewat Andres Iniesta. Memanfaatkan umpan terobosan Rafael Marquez, Iniesta melepaskan tendangan dari tengah kotak penalti ke sisi kanan gawang Fabio Coltorti. Seolah menjawab gencarnya kritik yang mengarah kepadanya, Henry menggandakan skor Barca 12 menit berselang lewat tendangan bebas akurat yang langsung mengarah ke sudut kiri gawang Racing. Lima menit kemudian, giliran Marquez yang menambah keunggulan Barca menjadi 3-0.

Dalam pertandingan itu, Barca juga menemukan bakat baru yang siap dipoles. Dia adalah Thiago Alcantara, yang masih berstatus penggawa Barcelona B. Dia beberapa kali dipanggil jika tim utama kekurangan pemain. Kemarin, remaja 19 tahun itu menunjukkan kualitas dan kematangan dengan mencetak gol terakhir Barca di menit ke-84. Mendapat assist dari Lionel Messi, dia tendangannya dari tengah kotak penalti sedikit mengalami defleksi, sehingga menjebol gawang Coltorti. Pelatih Racing Miguel Angel Portugal tidak mengeluarkan banyak pernyataan terkait kekalahan telak dari sang juara bertahan. Dia tidak menyalahkan pemain ataupun taktik yang diterapkannya secara khusus. Semua itu terjadi semata karena level Barcelona jauh di atas timnya. “Mereka terlalu bagus, dan tidak memberi kami pilihan sama sekali,” kata Portugal, seperti

dikutip Marca. “Pertandingan sudah ditentukan sejak gol kedua. Setelah gol itu kami sudah tidak bisa lagi bangkit. Tapi bahwa ada dua gol lagi yang tercipta, itu membuat kami terluka,” lanjutnya. Selain itu, tambah Portugal, anak buahnya sering membuat kesalahan dan tidak mengantisipasi bola-bola mati Barca. Mereka juga kekurangan konfidensi sehingga terlalu banyak memberi ruang buat Barca. “Mungkin kami berdosa karena terlalu banyak membuka diri terhadap serangan Barca, dan kami menerima hukumannya,” pungkas Portugal. Kermenangan ini juga merupakan modal baik Barca untuk melakoni laga 16 besar Liga Champions, (24/2) lusa. Karena, absennya sejumlah pilar penting kentara sekali mempengaruhi skema permainan anakanak Catalan itu. Karenanya, Guardiola harus bisa memaksimalkan stok pemain yang ada. (na/zul/jpnn)


ALL SPORTS

12

SENIN 22 FEBRUARI 2010

RADAR TEGAL

HATTRICK SERI

SEPAK POJOK

GETTY IMAGES

SETAHUN LAGI – Kiper Manchester United, Edwin Van Der Saar, tetap bersama The Red Devils hingga musim depan.

Bertahan Setahun Lagi MANCHESTER - Edwin van der Sar masih berkostum Manchester United musim depan. Kiper Belanda itu sepakat memperpanjang kontrak setahun lagi bersama United kemarin WIB (21/2). Berarti, Van der Sar bakal tetap bermain saat usianya genap 40 tahun pada 29 Oktober nanti. Kontrak lama Van der Sar habis di pengujung musim ini. Alhasil, santer beredar bahwa dirinya siap pensiun. Tapi, seiring sulitnyaUnited mencari kiper pengganti, tenaga kiper bertinggi 197 sentimeter itu masih dibutuhkan. Dua pelapis Van der Sar di United saat ini, Tomasz Kuszczak dan Ben Foster, penampilannya kurang meyakinkan. “Saya masih ingin terus bermain sehingga saya memutuskan meneken kontrak baru,” kata Van der Sar sebagaimana dilansir News of the World. “Klub (United) menginginkan saya bertahan dan saya sangat bahagia membela mereka. Kondisi fisik saya masih bagus dan saya masih yakin bisa memberikan kontribusi signifikan bagi United,” tambahnya. Van der Sar langsung menjadi pilihan utama di bawah mistar United sejak diboyong United dari Fulham lima tahun lalu. Pelatih United Sir Alex Ferguson menyebut mantan kiper Juventus dan Ajax Amsterdam itu merupakan penjaga gawang yang pernah dimiliki Setan Merah sejak era Peter Schmeichel (1991-1999). Di musim ini, Van der Sar sempat menghadapi cobaan. Kiper terbaik Eropa (versi majalah UEFA) dan UEFA (di kejuaraan antarklub Eropa) itu mengalami retak jari tangan di turnamen pramusim Audi Cup sehingga memaksanya absen hampir tiga bulan. (dns/zul/jpnn)

Nerazzurri Puasa Bicara INTER Milan kecewa berat dengan kinerja wasit Paolo Tagliavento saat meladeni Sampdoria kemarin. Penyebabnya, sang pengadil mengusir dua pemain Inter. Yakni, Walter Samuel dan Ivan Cordoba. Samuel menerima kartu kuning kedua yang berujung kartu merah setelah menyikut striker Sampdoria Nicola Pozzi pada menit ke-32. Enam menit berselang, giliran Cordoba yang di-espulso wasit Tagliavento karena melanggar Pozzi. Inter pun harus bermain dengan sembilan orang. Atmosfer pertandingan menjadi panas. Beberapa kali terjadi kontak fisik antarpemain. Pada menit ke-74, Sampdoria kehilangan Giampaolo Pazzini. Penyerang Il Samp (julukan Sampdoria) itu dikartumerah wasit karena melakukan pelanggaran kepada gelandang Inter Dejan Stankovic. Meski kalah jumlah pemain, Nerazzurri (julukan Inter) tetap sulit ditaklukkan. Hingga peluit panjang berbunyi, Sampdoria gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Di sisi lain, kubu Inter memutuskan melakukan aksi puasa bicara kepada pers alias silenzio stampa. Mereka menolak hadir pada sesi konferensi pers dan tidak mau berkomentar soal hasil atau kejadian dalam pertandingan. Sepanjang pertandingan berulangkali allenatore (pelatih) Inter Jose Mourinho menunjukkan ekspresi kekecewaan terhadap keputusan wasit. Pria asal Portugal itu tampak resah dan harus ditenangkan oleh ofisial keempat di pinggir lapangan. (ham/ca/jpnn)

MILAN - Inter Milan lolos dari lubang jarum. Mereka sukses menahan seri Sampdoria tanpa gol, kemarin dini hari (21/2), setelah hanya tampil dengan sembilan pemain sejak menit ke38, akibat dua kartu merah yang dijatuhkan kepada Walter Samuel dan Ivan Cordoba. Samuel diusir keluar lapangan pada menit ke-32 dan Cordoba di menit ke-38. Mereka dikartu merah, karena melakukan pelanggaran keras terhadap pemain yang sama, yakni striker Sampdoria Nicola Pozzi, tapi di waktu yang berbeda. Ya, hanya dengan sembilan pemain di lapangan, membuat permainan Inter tidak berkembang. Mereka terus ditekan tamunya Sampdoria. Namun, Nerazzurri (julukan Inter) berhasil menggagalkan beberapa peluang emas Sampdoria. “Inter hanya kalah kalau bermain dengan enam orang di lapangan,” ketus Jose Mourinho, pelatih Inter Milan, kepada Sky TV, sembari berlalu meninggalkan lapangan usai laga. Setelah itu, Inter tidak hadir di sesi konferensi pers. Seiring dengan hasil seri itu maka sudah tiga pertandingan beruntun Inter selalu merebut satu angka. Sebelumnya, mereka ditahan seri Parma 1-1 pada 10 Februari lalu dan bermain imbang tanpa gol dengan Napoli pada 14 Februari lalu. Dampaknya, Inter gagal memperlebar jarak angka dengan AS Roma yang merupakan pesaing terdekatnya. Saat ini, Inter masih bertakhta pada puncak klasemen dengan koleksi 55 poin dari 16 kemenangan, tujuh kali imbang, dan dua kali kalah. Hasil imbang itu juga menyelamatkan rekor gemilang Mourinho yang belum pernah tersentuh kekalahan di partai kandang selama delapan tahun. Tercatat sudah 130 laga kandang dilewati Mourinho tanpa kalah sejak melatih FC Porto, Chelsea, dan kini Inter. Namun, perjuangan keras Inter yang bermain dengan sembilan orang, membuat para pemain kelelahan dan bukan hal positif jelang tampil di Liga Champions. Mereka akan menjamu Chelsea di first leg babak 16 besar, Kamis dini hari (25/2). Di sisi lain, suntikan satu angka yang didapat dari Inter mendapatkan sambutan positif dari pelatih Sampdoria Luigi Del Neri. Dia tidak kecewa karena timnya gagal memaksimalkan keunggulan dua pemain, sebelum Giampaolo Pazzini dikartu merah (74’). (ham/zul/jpnn)

MOURINHO

RALAT PENGUMUMAN LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Menunjuk Pengumuman Lelang Ulang Eksekusi Hak Tanggungan PT. Bank Danamon Indonesia,Tbk Melalui SKH Radar Tegal tanggal 17 Februari 2010 Pada Point 2 Debitur : SADULLOH SY huruf a.Tertulis"..... dst. Harga Limit Rp. 100.000.000,Uang Jaminan Rp. 20.000.000,-, Seharusnya "....dst.Harga Limit Rp. 120.000.000,Uang Jaminan Rp. 24.000.000,- " Demikian disampaikan untuk menjadi ralat. Ttd PT. Bank Danamon Indonesia,Tbk

KETAT Dejan Stankovic (kanan) mendapat kawalan ketat Bek Sampdoria, Reto Ziegler.


ALL SPORTS

SENIN 22 FEBRUARI 2010

13

RADAR TEGAL

Timnas Indonesia Ke Semifinal

SEPAK POJOK Montpellier Kalah, Bordeaux Untung PARIS - Girondins Bordeaux memperbesar kans mempertahankan trofi Ligue 1. Kendati tidak turun ke lapangan kemarin (21/2), Bordeaux diuntungkan dengan kekalahan yang dialami Montpellier. Rival terdekat Bordeaux itu kalah 0-1 dari tuan rumah Saint-Etienne di Stade Geoffroy-Guichard. Alhasil, Bordeaux kini unggul tiga poin dari Montpellier (51-48) plus memainkan satu laga lebih sedikit (24-25). Bordeaux semestinya tampil lawan AJ Auxerre kemarin. Tapi, laga ditunda karena memberikan recovery cukup bagi Les Girondins (sebutan Bordeaux) yang tampil dalam first leg babak 16 besar Liga Champions lawan Olympiakos Rabu dini hari WIB (24/2). Dispensasi yang diminta Bordeaux dikabulkan otoritas Ligue 1 karena skuad Laurent Blanc juga baru berlaga di semifinal Coupe de la Ligue alias Piala Liga Prancis midweek lalu (17/2). Secara realistis, Montpellier memang bakal sulit menggusur Bordeaux kemarin karena selisih golnya sangat kontras. “Kami berselisih 16 gol dengan Bordeaux sebelum menghadapi Saint-Etienne. Kami sadar tidak mungkin berada di puncak klasemen. Tapi, kami semestinya minimal meraih seri hari ini (kemarin, Red) dan bukannya kalah,” urai pelatih Montpellier Rene Girard kepada AFP. Montpellier sebenarnya mengawali laga di Geoffroy-Guichard dengan bagus. Tapi, gol tidak kunjung datang bagi tim tamu. Justru dari serangan balik tuan rumah, pemain pengganti Emmanuel Riviere mencetak gol semata wayang pada menit ke-79. Gol Riviere prakris menghentikan laju kemenangan Montpellier dalam lima laga sebelumnya. (dns/zul/jpnn)

HENDRA EKA/JPNN

STRATEGI – Varney Boakey (kanan) memerlukan umpanumpan matang dari lini tengah Gresik United.

Butuh Jenderal Lapangan GRESIK - Gresik United (GU) akan segera melakukan evaluasi. Meskipun mampu menahan imbang Persikota Tangerang 2-2 pada Sabtu (20/2) lalu, mereka melihat ada kekurangan di lini tengah. “Menurut saya masih belum ada yang bisa menjadi jenderal lapangan, jadi tidak ada yang bisa menahan bola di tengah,” jelas Asisten pelatih GU Zainal Abidin kemarin (21/2). Karena itu, mereka akan memanfaatkan waktu istirahat setelah pertandingan melawan Persikota. Ya, GU baru akan melakoni laga kembali pada 10 Maret mendatang melawan Mitra Kukar di kandang. Otomatis, jeda yang cukup lama itu juga dimanfaatkan oleh GU untuk memoles pemain yang bisa menjadi penyeimbang lini tengah tersebut. Menururt Zainal, timnya bisa lagi mencari pemain baru untuk mengisi peran tersebut karena bursa transfer telah di tutup pada 12 Februari lalu. Satu-satunya cara adalah dengan memaksimalkan stok pemain yang ada. “Ada Herman, Mulyanan, Basile. Saya yakin mereka mampu untuk tugas itu,” terangnya. Juga, dia menilai kerjasama timnya masih perlu dibenahi. Karena dia menilai masih sering terjadi salah komunikasi antar lini sehingga bisa mengganggu skema permainan dari pelatih. Tetapi, langkah tersebut belum bisa dilakukan oleh Laskar Joko Samudro, julukan GU, dalam dua hari ke depan. Pasalnya, tim besutan Sasi Kirono itu masih diliburkan hingga Rabu (24/2) mendatang. Selain itu, Jeda waktu istirahat yang mencapai dua minggu lebih itu akan digunakan sepenuhnya oleh tim pelatih untuk mendrill Heri Purnomo dkk. Bahkan, mereka berencana untuk melakukan uji coba dengan tim lain yang kualitasnya lebih bagus. “Mungkin cara itu bisa meningkatkan performa anak-anak dan mengasah mental bermain mereka. Saya rasa itu sangat perlu,” tegas Zainal. (aam/zul/jpnn)

CMYK

JAKARTA - Tim Nasional (timnas) Indonesia memastikan langkah ke semifinal Kualifikasi Grup A Kejuaraan Futsal Asia. Itu setelah tim besutan Robby Hartono sukses menumbangkan Myanmar 7-1 di Stadion Tennis Indoor, Senayan, Jakarta kemarin (21/1). Di sisi lain, Myanmar sudah menuai dua kekalahan. Sabtu (20/1) lalu Myanmar dijegal Australia dengan kekalahan telak pula 1-6. Sukses itu dimulai dari striker Deny Handoyo yang membuka keunggulan Indonesia dengan gol di menit ke-6 dan ke-7. Socrates Matulessy juga menyumbang dua gol pada menit ke-20 dan 23. Tiga gol

lainnya dicetak oleh Jefri Purba (29), Sayan Karmadi (34) dan Hairul Ohorella (35). Satu-satunya gol hiburan bagi Burma dicetak oleh Han Naing Soe pada menit ke-37 setelah memanfaatkan kesalahan pemain belakang tim Indonesia. Kesuksesan itu membuat Robby puas. “Ini pertandingan pertama yang akan menjadi sangat berarti untuk pertandingan selanjutnya,” kata Robby. Menurut Robby kemenangan itu hasil dari permainan lepas anak didiknya setelah berhasil unggul 3-0. Sebelumnya, anak asuhnya bermain terlalu hati-hati. (vem/zul/jpnn)

Mesir Segrup dengan Afsel LUBUMBASHI - Mesir mendapat drawing tidak ringan dalam kualifikasi Piala Afrika 2012. Juara tiga edisi terakhir itu diundi satu grup dengan tuan rumah Piala Dunia 2010 Afrika Selatan (Afsel) mengacu hasil drawing di Lubumbashi, Republik Kongo, kemarin WIB (21/2). Mesir dan Afsel ditempatkan di grup 7 bersama Sierra Leone dan Niger. Berada segrup merupakan yang pertama bagi Mesir dan Afsel karena kedua negara belum pernah bersanding bersama dalam kualifikasi maupun putaran final Piala Afrika. Untuk lolos ke putaran final Piala Afrika 2012 yang dihelat di Gabon dan Equatorial Guinea, Mesir dan Afsel bakal saling sikut merebut juara grup. Opsi lainnya, meraih satu dari tiga runner-up terbaik. Kualifikasi yang diikuti 44 grup dan terbagi dalam sebelas grup itu bakal dimulai September nanti. “Kami tentu berharap meraih posisi teratas grup karena runner-up sangat riskan mengingat a d a sebelas grup dalam kualifikasi,” kata juru

bicara Federasi Sepak Bola Mesir sebagaimana dilansir allAfrica. Sebagai catatan, Mesir baru saja meraih gelar ketiga beruntun Piala Afrika akhir bulan lalu di Angola. The Pharaohs (julukan Mesir) sekaligus tim tersukses di Piala Afrika dengan tujuh gelar. Afsel tidak bisa diremehkan karena sekalipun gagal lolos ke Piala Afrika tahun ini, Bafana Bafana (sebutan Afsel) pernah juara pada 1996. Hasil drawing lainnya tidak memperlihatkan adanya tantangan bagi tim-tim yang diunggulkan. Ghana misalnya hanya satu grup dengan Sudan, Kongo, dan Swaziland di grup 9. Sedangkan tim mapan seperti Pantai Gading sepertinya tidak akan kesulitan mengungguli Benin, Rwanda, dan Burundi di grup 8. “Saya pikir lebih baik Pantai Gading berada di grup berat karena mereka bakal lebih teruji. Di grup saat ini, mereka bakal sulit melakukan evaluasi kelemahan mer- eka,” ulas Joel Kablan. (dns/zul/ jpnn)

Getty Images

GRUP MAUT - Karim Ziani (tengah) dkk satu grup bersama Afrika Selatan di kualifikasi Piala Afrika 2010 mendatang.

Getty Images

FANTASTIS – Pembalap McLaren Mercedes, Jenson Button (depan), menjadi yang tercepat di sesi uji coba terakhir sebelum seri perdana F1 digelar.

BUTTON TERCEPAT, ALONSO PUAS JEREZ - McLaren-Mercedes kembali menunjukkan sudah siap mengarungi kompetisi Formula 1 musim 2010. Mobil mereka menguasai dua edisi uji coba yang berlangsung di sirkuit Jerez, Spanyol. Lewis Hamilton menjadi yang tercepat pada uji coba 10 sampai 13 Februari, sedangkan Jenson Button menorehkan catatan waktu tercepat kombinasi uji coba 17 hingga 20 Februari. Keberhasilan Button menjadi yang tercepat pada hari terakhir tes yang sama sekali tak terganggu oleh cuaca buruk seperti hari-hari sebelumnya, Button mencatat waktu 1 menit 18,871 detik. Itu merupakan catatan waktu terbaik selama latihan empat hari di Jerez, sehingga pembalap Inggris ini memimpin perolehan waktu terbaik pada tes pra-musim ketiga (kombinasi waktu), setelah di Valencia awal bulan ini dan di Jerez pekan lalu. Kali ini, Button mengalahkan catatan waktu terbaik yang dibuat Hamilton pekan lalu. Juara dunia 2009 tersebut unggul 0,7 detik dari raihan rekan setimnya tersebut, yang pekan lalu mencatat waktu terbaik sepanjang latihan pramusim kedua. Di belakang Button ada pembalap Renault Robert Ku-

bica dan pembalap Sauber Kamui Kobayashi. Mark Webber, yang pada tes hari terakhir hanya berada di urutan delapan, berada pada posisi empat catatan waktu terbaik sepanjang pekan ini. Keberhasilan pembalap Red Bull Racing itu berkat raihannya pada tes hari pertama Rabu (17/ 2), saat dia menjadi yang tercepat dengan torehan 1 menit 19,299 detik. Sementara itu, para pembalap Ferrari dan Mercedes GP terlempar dari urutan lima besar. Fernando Alonso harus puas di urutan tujuh dan Felipe Massa di urutan ke-15. Sedangkan duet Mercedes, Nico Rosberg di posisi keenam dan Michael Schumacher di urutan kesepuluh. Meski demikian, hasil tes sudah membuat Ferrari puas.Alonso mengakui, Ferrari F10 merupakan mobil terbaik yang pernah dikendarainya. Pembalap Spanyol ini juga menyatakan, F10 belum menunjukkan apa yang bisa dilakukannya. “Tak ada alasan untuk pesimistis. Ini merupakan mobil terbaik yang pernah saya kendarai,” ungkap juara dunia F1 2005 dan 2006 itu. Massa dan Alonso bergantian mencoba mobil. Massa di

dua hari pertama, sementara sisanya jatah Alonso.Beruntung bagi Alonso, dia bisa menikmati latihan dalam cuaca yang bagus di Jerez pada akhir pekan ini. Tak heran jika dia bisa menyelesaikan banyak lap, mencapai total 269, selama dua hari. “Red Bull, McLaren dan Renault sangat cepat dan mereka sudah memperlihatkan kartunya, sedangkan kami masih menyembunyikannya,” ujar Alonso. “Mungkin, Ferrari perlu perbaikan pada short runs dengan bahan bakar sedikit. Red Bull dan McLaren lebih cepat untuk itu, sehingga akan menjadi referensi untuk percobaan dan perbaikan bagi F10 pada tes berikutnya di Barcelona,” sambungnya. Pernyataan Alonso ini muncul setelah Button mengatakan sangat memperhitungkan Ferrari. Juara dunia 2009 itu mengakui, Ferrari sudah mendapatkan mobil yang tangguh. “Saya pikir Ferrari punya mobil yang sangat kuat. Jika Anda melihat penampilannya, mereka sangat konsisten. Saya pikir saat ini mereka tim yang paling konsisten.,” ujar Button, sehari sebelumnya. (ady/diq/jpnn)


PEKALONGAN RAYA

14

SENIN 22 FEBRUARI 2010

RADAR TEGAL

Dunia Pendidikan Batang Terlambat BATANG - Dunia pendidikan di Kabupaten Batang sedikit terlambat dari wilayahwilayah lain di Jawa Tengah (Jateng). Di tengah upaya peningkatan mutu pendidikan dan anak didik dalam menghadapi era globalisasi, hingga saat ini Batang baru memiliki satu sekolah berstatus Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI). ’’Di dalam meningkatkan dan menunjang dunia pendidikan saat ini, sudah saatnya di setiap kabupaten/kota memiliki sekolah RSBI di semua jenjang pendidikan. Dari 35 kabupaten/kota di Jateng, hampir keseluruhan sudah memiliki sekolah RSBI. Hanya 2 yang belum ada, yakni Batang dan Brebes. Bahkan, di Solo sudah ada 7 sekolah,” ungkap Kepala Seksi (Kasi) Pengendalian Mutu Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Jateng Reza Pahlevi pada grand opening ’Green Mart’ SMKN 1 Batang Sabtu (20/2). Hanya saja, menurut informasi yang diperoleh dari seorang tenaga pendidik di Batang, Kabupaten Brebes saat ini sudah mulai merintis pembentukan sekolah RSBI di semua jenjang pendidikan, baik SD, SMP maupun SMA/ K. Di sisi lain, Reza mengatakan, saat ini Departemen Pendidikan tengah berupaya untuk mengembangkan keberadaan SMK di setiap daerah, dengan perbandingan 70 persen SMK dan 30 persen SMA. Namun, menurutnya, upaya tersebut bukan untuk

ANWAR FATONI/RADAR PEKALONGAN

GUNTING PITA - Plt Sekda Batang didampingi tamu undangan menggunting pita dibukanya minimarket ’Green Mart’ SMKN 1 Batang.

mematikan keberadaan SMA, namun lebih untuk menciptakan tenaga-tenaga trampil di tingkat menengah. ’’SMA dan SMK punya khithoh sendiri-sendiri. SMA menyiapkan tamatannya untuk menjadi seorang saintis, ilmuwan maupun birokrat. Namun, untuk mencapai itu harus melanjutkan ke perguruan tinggi. Sementara SMK menyiapkan tenaga kerja di kelas medle (menengah).

SMK nantinya akan mencetak anak didik untuk dilatih kewirausahaan. Salah satunya, melalui penciptaan pusat bisnis SMK, dimana SMK akan menjadi pusat pelatihan sekaligus wirausaha,” paparnya. Sementara itu, Plt Sekda Batang H Soesilo dalam sambutannya mengatakan, saat ini di Batang baru memiliki sebuah sekolah RSBI, yakni SMPN 1 Batang. Untuk mem-

bentuk di jenjang yang lain, menurutnya, hal itu merupakan kewenangan dari Dinas Pendidikan. ’’Akan tetapi, pemerintah daerah tetap memiliki kewajiban. Salah satunya adalah penyediaan fasilitas dan anggaran, juga timbul pertanyaan bagaimana nanti pengelolaannya. Jadi masih ada faktorfaktor dan beberapa aspek yang harus dilihat lagi,” tandas Soesilo. (ton)

Kejari Kendal Sita Dokumen Pelabuhan KENDAL - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendal kini telah menyita berbagai dokumen penting terkait dengan pembangunan Pelabuhan Kaliwungu, yang diduga menjadi salah satu sarang praktik korupsi yang menimbulkan kerugian negara hingga miliaran rupiah. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kendal Jaya Kesuma SH MH yang dikonfirmasi kemarin menerangkan, beberapa dokumen penting yang disita antara lain, surat perintah membayar, sertifikat, berita acara pembayaran, SK Pelaksanaan, dan lainnya. Dokumen tersebut, menurutnya, kelak akan digunakan sebagai salah satu bukti di persidangan. ’’Kini pemeriksaannya sudah mencapai 90 persen. Dalam waktu dekat, akan segera diketahui, siapa pelaku yang paling bertanggungjawab atas kerugian yang ditimbulkan. Ba-

gaimana pun, karena ada yang dirugikan (dalam hal ini keuangan negara, Red), maka pasti ada pihak yang diuntungkan,” papar Jaya. Diberitakan sebelumnya, sejumlah pejabat Kabupaten Kendal maupun yang telah menjadi mantan Selasa (1/12) diperiksa di Kejari, terkait dugaan kasus korupsi pengadaan tanah Pelabuhan Kaliwungu. Pejabat yang mendapat giliran diperiksan antara lain, Drs Warso Susilo (mantan kepala DPPKD), Sri Hapsari SSos (DPPKD), Dra Dian Handayani (DPPKD), Tavip Purnomo SH (mantan kabag), serta Ir Syamsu Hidayat (mantan kepala DPU yang telah pensiun). Kemudian, Kepala BPN Ir Kardani Iswantah selaku assisten I, camat Kaliwungu, dan kepala desa pada waktu terjadi transaksi maupun saksi lain yang mengetahui kasus ini.

Berdasarkan hasil audit investigasi BPKP, pemeriksaan akan difokuskan pada pengadaan tanah yang melibatkan Tim Sembilan. Berdasarkan hasil audit investigasi yang dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jateng ditemukan kerugian negara Rp 1,025 miliar, pada pengadaan tanah untuk pembangunan Pelabuhan Kaliwungu. Hasil audit investigasi tersebut, menurut Kepala BPKP Jateng Muchtar Husien, telah diserahkan ke Kejari Kendal, selaku pemohon. Permohonan audit investigasi diajukan Kejaksaan 2 April, namun baru bisa dilaksanakan akhir April 2009. Audit investigasi juga menemukan adanya rekayasa pembelian tanah oleh oknum pegawai Pemkab Kendal. Menimbulkan kerugian negara Rp 1,025 miliar. (dar)

Lantai dan Dinding SDN 03 Garungwiyoro Ambrol KANDANGSERANG - Longsornya talud dan pondasi SDN 03 Garungwiyoro, Kecamatan Kandangserang, ternyata berdampak terhadap lantai dan dinding yang ikut ambrol. Untuk itu, Pemkab Pekalongan perlu mengantisipasi sebelum adanya rencana relokasi. ’’Lantai keramik yang beru-

kuran lebar 1,5 meter dan panjang 7 meter ambrol. Selain itu, dinding dengan tinggi 2 meter dan panjang 7 meter ambrol juga. Perlu adanya antisipasi, sebelum dilakukan relokasi, ‘’ tutur Sutrisno, guru SDN 03 Garungwiyoro.Penahan gedung satu lokal tersebut hanya beton cor antara pondasi dan

IKLAN BARIS LOKER 7 X 300 MMK

dinding bata yang sudah ambrol. ’’Ambrol lantai dan dinding, setelah talud dan ponasi longsor. Ruang kelas 2 dan 4 sudah tidak digunkan karena mempertimbangkan keselamatan siswa,’’ ujarnya. Gedung yang tersisa tinggal dua lokal, satu ruang disekat lemari. (ap1)


SENIN 22 FEBUARI 2010

PEKALONGAN

15

RADAR TEGAL

Kompor Meledak, Pabrik Mie Terbakar Kerugian Capai Ratusan Juta

ANWAR FATONI

JINAKKAN API - Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air untuk memadamkan api yang membakar pabrik mie di Pasekaran, Kabupaten Batang, Sabtu (20/2) siang.

BATANG - Sebuah pabrik mie milik Al Muthafifin alias Fifin (45) warga Desa Pasekaran RT 2 RW 1, Kecamatan/Kabupaten Batang, Sabtu (20/2) sekitar pukul 13.00 WIB ludes dilalap si jago merah. Kebakaran diduga terjadi akibat sebuah kompor modifikasi meledak hingga menimbulkan api. Meski tidak ada korban jiwa, diperkirakan kerugian yang ditimbulkan mencapai ratusan juta rupiah. Mengingat ratusan karung tepung terigu sebagai bahan baku dan peralatan pembuat mie ikut ludes terbakar. Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun dari para pekerja, diketahui api muncul kali pertama dari sebuah kompor modifikasi. Saat itu, Manteb (24), salah seorang pekerja, bermaksud memulai aktivitasnya setelah ber-

istirahat. Dia masuk ke pabrik dan langsung menyalakan kompor tersebut dengan memompa tabung berisi bahan bakar. ’’Kebetulan di lantai di sekitar kompor ada minyak yang tumpah. Ketika dinyalakan api langsung menyambar minyak yang di lantai itu. Dalam waktu sekejap api langsung merembet ke bagianbagian yang lain dan langsung membesar,” ujar pria asal Desa Tombo RT 4 RW 3, Kecamatan Bandar, Batang, itu. Dia yang berada di dalam bersama Ahmad Riyadi (30), langsung berlari ke luar untuk menyelamatkan diri. Manteb dan Ahmad beserta 5 pekerja lainnya dibantu warga berupaya mematikan api tersebut dengan peralatan seadanya. Namun, api terus membesar dan menyambar bagian atap pabrik. ’’Kami terus berupaya mematikan api dengan alat seadanya. Namun api tidak mau padam dan justru

semakin membesar. Karena takut merembet kami terpaksa merusak sebagian atap yang nyambung ke rumah utama,” tutur Ahmad. Takut api merambat ke rumah di sekitarnya, salah seorang warga menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tidak berselang lama dua buah mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi, yang disusul 2 mobil lagi selang 30 menit kemudian.

Satu jam kemudian api berhasil dipadamkan, meski sudah menghabiskan seluruh isi dan atap pabrik. Sementara itu, menurut penuturan beberapa warga yang ditemui di sekitar lokasi kejadian, sebelum diketahui terbakar sempat terdengar adanya suara ledakan. Bahkan ledakan terdengar hingga radius 50 meter. (ton)


CMYK

18

SENIN, 22 FEBRUARI 2010

RADAR TEGAL

Lebih dari Setengah Pilih Ekskul Olahraga TARI SMK PIUS KOTA TEGAL

PadukanTradisionaldanModern TARIAN tradisional merupakan salah satu budaya seni yang kerap kali tersisih oleh masuknya budaya lain yang menyajikan bentuk tarian yang hampir sama tapi sudah modern. Saat ini beberapa kalangan mencoba melestarikan unsur budaya ini dengan memadukan tari tradisional dengan modern. Seperti SMK Pius Kota Tegal. “Tari tradisional di sini masih dilestarikan, bahkan dikembangkan dan dipadukan dengan tarian modern (dancer). Kami juga sering menciptakan bentuk tarian sendiri yang bertema kerakyatan maupun lainnya,” terang Agnes Mujayanti selaku Pelatih Tari dan Guru KKPI SMK Pius Kota Tegal. Menurut ceritanya, ekstra kurikuler (ekskul) tari di sekolahnya sudah ada sejak sekolahnya berdiri pada tahun 1980-an. “Rata-rata siswa yang ikut ekskul ini sudah bisa nari,” ungkap pengajar yang tinggal di Griya Mutiara Dika, Jalan Raya Pacul Kabupaten Tegal ini. Siswa yang aktif di tari diantaranya Evi dari kelas XI Ak (Akuntansi), Desi dari kelas XI Ak, Faizatul dari kelas XI Pj (Penjualan) dan beberapa siswa lainnya. “Selain suka seni dan tari dari kecil, mereka juga ingin mengasah mental agar bisa tampil tanpa beban. “ (anam)

SIAPA bilang ekstra kurikuler (ekskul) cabang olahraga kurang diminati di sekolah? Meski tak semua memiliki minat yang sama namun lebih dari setengah atau tepatnya 57,14 persen ResponX yang ditemui Tim Xpresi mengaku suka dengan ekskul olahraga. Jadwal pelajaran yang terlalu susah dipahami terkadang memang bikin pikiran jadi penat. So, ekskul menjadi salah satu cara untuk menyeimbangkannya. Selain sebagai wadah penyaluran hobi, minat dan bakat para siswa secara positif, ini juga dapat mengasah kemampuan, daya kreativitas, jiwa sportivitas, meningkatkan rasa percaya diri, dan lain sebagainya seperti diamini sebagian besar ResponX yang aktif di sekolah. “Selain menjadi salah satu hobi, dengan olahraga, badan kita jadi lebih sehat,” aku Risky Sugiarti, siswi SMP Negeri 17 kota Tegal. Meski banyak diminati namun yang memilih ekskul lain juga ada. Salah satu, Deni Nur’aeni, siswi salah satu SMA di Kota Tegal. Gadis ini mengaku lebih menyukai ekskul pramuka dibandingkan lainnya. “Pramuka kan dapat mengembangkan berbagai

bakat yang aku miliki,” tuturnya mewakili 38,09 persen ResponX yang memilih jawaban lain. Pemilihan ekskul tentunya terkait juga dengan alasan mereka mengikutinya. Dari semua yang ditemui Tim Xpresi, 47,61 persennya tertarik aktif di ekskul untuk berprestasi. Yuliana Nurhidayati, salah satu siswi SMP di Kota Tegal mengakui hal ini. “Salah satu tujuan aku ya mengukir prestasi untuk dapat meraih cita-cita,” ujarnya beralasan. Sedangkan 47,61 persen lainnya beralasan mengikuti ekskul hanya untuk menambah pengalaman. Selain dapat mengisi waktu luang, ekskul

bagi siswa bisa memupuk jiwa sportif baik yang digelar secara internal di sekolah maupun eksternal dengan sekolah lain. Ekskul juga mengajarkan siswa akan arti organisasi, bersosialisasi walaupun dalam skala yang kecil. Menambah prestasi non akademik merupakan salah satu manfaatnya yang diakui 42,85 persen ResponX. “Aku juga ingin menambah prestasi non akademik melalui ekskul,” ujar Fajar Setyo N siswa SMP Negeri 17 Kota Tegal. Sedangkan 19,04 persen ResponX ya-

ng lainnya dengan mantap menyatakan manfaat ekskul adalah dapat lebih bersosialisasi dengan teman lainnya. Aktif di ekskul berarti harus meluangkan waktu untuk latihan. Soal ini, 14,28 persen ResponX mengaku harus berangkat ekskul tiga kali seminggu. Tapi dengan prosentase yang lebih besar yakni 57,14 persen berangkat ekskul hanya satu kali dalam seminggu. Sedangkan 38,09 persen ResponX berangkat ekskul dua kali seminggu. “Dua kali seminggu, karena pelatihnya juga ada jadwal yang lain,” ungkap Eko Prayitno, siswa MTs Negeri Margadana Kota Tegal yang mengikuti ekskul marcing band. (tim)

PROSENTASE Kegiatan ekstrakurikuler apa yang paling kamu sukai? Olahraga 57,14% Seni dan sastra 4,76 % jawaban lain 38,09 % Mengapa kamu begitu tertarik dengan ekskul tersebut ? menambah pengalaman 47,61% menambah teman juga kali 4,76% ingin mengukir prestasi 47,61% Apa manfaat yang kamu dapatka dari kegiatan ekskul yang kamu ikuti? mengisi waktu luang 14,28% menambah prestasi non akademik 42,85% nambah nilai pelajaran 23,80% bersosialisasi 19,04% Barapa kali dalam seminggu biasanya kamu berangkat ekskul ? sekali aja 57,14% dua kali seminggu 38,09% tiga kali 14,28% Menurut kamu, sudahkah fasilitas sekolah mendukung sarana dan prasarana serta pelatih yang ahli di bidangnya untuk melatih ekskul yang kamu ikuti? sudah dong 33,33% belum sepenuhnya 38,09% sedang dibenahi agar lebih baik 4,76% nggak tau 23,80% Apakah orang tuamu mendukung kegiatan ekskul kamu? tentu 80,95% kadang-kadang 14,28 orang tua ga tau 4,76%

TIM XPRESI KOORDINATOR : Khikmah Wati ANGGOTA : Balkis Arifiani, Nur Irma Rahmawati, M Khaerul Anam, Agus Winarto

PROFIL USIA :

JUMLAH :

13 - 17 tahun

28 ResponX di Kota Tegal

JENIS KELAMIN :

PENDIDIKAN :

Cewek 50 persen Cowok 50 persen

SMP 50 Persen SMA 50 Persen Metode : Random sampling ILUSTRASI: DNP

TIPS - X

Jalin Komunikasi yang Baik Harmoni Cinta GITA GUTAWA

Em B Ada yang bergerak di dalam dadaku ini E Am Seperti ku kenal pernah kurasakan D B Waktu aku jatuh cinta Em D Waktu hatiku tertarik F# B Rasanya pun begini Jatuh cinta Em B Apakah ini sama seperti yang itu E Am Hatiku bergerak Aku jatuh cinta D B Dinding hatiku berlagu Em D Harmoni cinta menyentuh F# B Pipiku pun merona Jatuh cinta

APA sih enaknya ikut kegiatan ekstra kurikuler (ekskul)? Ngapain juga capekcapek plus pusing-pusing-pusing ngurusin kegiatan itu? Hal ini rupanya tidak berlaku bagi salah satu siswi SMA Negeri 4 Kota Tegal, Syafa’atul Haq. Pelajar kelas XI IPA 2 ini mengaku menikmati kegiatan ekskulnya. Ulhaq, biasa dia disapa, aktif di rohis sekolahnya sejak kelas X. Ada kesan tersendiri ketika dia bergabung dengan rohis. Bagi cewek kelahiran Tegal, 19 April 1993 ini, kegiatan itu cukup menyenangkan. Pasalnya, kegiatan rohis yang umumnya hanya ta’lim, juga diselingi dengan kegiatan rekreasi (rihlah). Selain itu, pembina rohisnya juga memberikan banyak kontribusi, baik secara langsung ataupun tidak. Selain itu, dia bisa mengembangkan potensinya di

Syafa’atul Haq Siswi SMA Negeri 4 Kota Tegal

bidang master of ceremony alias MC dan belajar berpidato ataupun menyampaikan pendapatnya di depan teman-temannya. Aktivis sekolah yang tinggal di Jalan Musi Gg. 2 No. 13 Mintaragen Kota Tegal juga punya beberapa tips buat kamu: 1. Selagi kita masih jadi pelajar, manfaatkan fasilitas yang ada di sekolahmu untuk berkegiatan (dalam hal ini kegiatan ekskul) 2. Kembangkan bakat dan minatmu di ekskul, kamu suka olahraga, gabung

X-SPORT

Tim V oli SMP Voli 6 Kota TTegal egal

[chorus] E B C#m F#m E B Harmoni cintaku kini datang G# C#m B Nyanyikan suara hatiku F#m B E Berlagu penuh cinta

Kian Eksis

[int] B D B D B Em B Apakah ini sama seperti yang itu E Am Hatiku bergerak Aku jatuh cinta D B Dinding hatiku berlagu Em D Harmoni cinta menyentuh F# B Pipiku pun merona Jatuh cinta [interlude] Fm C F A#m D# C Fm D# G C C# G# A#m G# D#m C# G# F A#m G# D#m G# A#m C [ke chorus]

dengan ekskul sport, kamu suka musik bisa ikut ekskul musik, yang suka keagamaan bisa masuk di rohis, yang suka sastra bisa gabung dengan mading, dan sebagainya. 3. Jalinlah hubungan yang baik antar pengurus ataupun teman-temanmu yang aktif di ekskul. Sering-seringlah berkoordinasi dan silaturahmi. 4. Ayo aktif di ekskul biar kenal dengan guru-guru, kita bisa sharing dan mengakrabkan diri dengan guru lewat aktif di kegiatan ekskul dan pastinya belajar berorganisasi juga dong. (irma)

DOK.ISTIMEWA/TIM XPRESI

BANYAK DIMINATI - Bagi pelajar Kota Tegal, cabang olahraga voli cukup diminati.

EKSISTENSI Tim Bola Voli SMP Negeri 6 Kota Tegal yang berdiri sekitar tahun 2000 agaknya makin terlihat. Hal ini dibuktikan dengan raihan prestasi tim ini saat lomba voli di SMP Negeri 8 Kota Tegal beberapa waktu lalu. Dalam ajang lomba antar SMP di Kecamatan Tegal Barat tersebut, tim ini berhasil meraih Juara III dan Harapan I. ”Voli sudah dijadikan salah satu kegiatan ekstra kurikuler (ekskul), karena cabang ini sangat

digemari anak-anak sejak dulu,” terang Guru Pembina Olah Raga SMP Negeri 6 Kota Tegal Suyanto. Untuk pemainnya, tim voli sekolahnya selalu mengalami berregenerasi. Meski begitu, mereka selalu dikondisikan untuk tetap eksis, konsisten dan kompak dalam segala hal. “Baik dalam latihan maupun saat bertanding,” tambah dia. Dikatakannya, untuk tahun ini, pihaknya mempunyai 1 tim putra dengan personil Arif Triyono (kapten), Bonix, Adi, dan lainnya. Sementara untuk tim putri terdiri dari Putriyani, Wulandari, Lulu Azizah, dan beberapa rekannya. Dengan pelatih Yoga selaku guru olah raga SMP Negeri 6 Kota Tegal. ”Alasan mereka ikut ekskul voli, rata-rata karena hobi dan bakat yang mereka miliki dari kecil,” ujarnya. Latihannya digelar setiap Senin, mulai pukul 15.30 sampai 17.00 WIB. (anam) BALKIS A/TIM XPRESI

CMYK


NASIONAL

SENIN 22 FEBRUARI 2010

19

RADAR TEGAL

Cicak Kritik Pengawasan Internal KPK JAKARTA - Aktivis Cinta Indonesia Cinta Anti Korupsi (Cicak) khawatir dengan melemahnya pengawasan internal di tubuh KPK. Cicak bahkan menilai akuntabilitas KPK kalah bila dibandingkan dengan Mahkamah Agung dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Aktivis Cicak yang juga peneliti ICW Febri Diansyah mengatakan, lemahnya pengawasan internal KPK ditandai tidak adanya sanksi terhadap Direktur Penuntutan KPK Ferry Wibisono yang dipergoki mengantar mantan Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung Wisnu Subroto. Ferry mengantar mantan atasannya itu keluar dari gedung KPK melalui pintu samping, se-

hingga wartawan tidak berhasil mewawancarai Wisnu. Kondisi berbeda terjadi di tubuh LPSK. Lembaga baru itu telah menonaktifkan dua komisionernya karena terekam ketika tengah berkomunikasi dengan sejumlah pihak yang terkait kasus Anggodo Widjojo. Keduanya dinonaktifkan setelah digelar sidang pemeriksaan kode etik yang bahkan mengambil anggota majelis hakim konstitusi Akil Mochtar. “Ini tentu patut diapresiasi dibanding sikap KPK yang tidak jelas soal pemeriksaan staf internalnya yang diduga kuat melanggar aturan hukum dan kode etik pegawai KPK,” kata Febri dalam rilis Cicak kemarin (21/2). Lemahnya penegakan kode

etik bahkan berbanding terbalik dengan keterbukaan di Mahkamah Agung (MA) yang kerap mendapat kritik tajam karena marak praktik mafia peradilan. Bersama Komisi Yudisial, MA menggelar sidang Majelis Kehormatan Hakim secara terbuka. “Sejumlah hakim juga telah diberhentikan secara tidak hormat atau dinonpalukan dalam persidangan MKH yang terbuka.” Karena itu, Cicak mempertanyakan apakah KPK akan bersikukuh dengan status quo yang semakin diragukan publik. “Apakah KPK akan tetap menutup diri dari desakan masyarakat untuk membuka semua proses pemeriksaan internal?” (noe/iro)

Demokrat Ingatkan Boediono ... dari halaman 1 Hayono khawatir, kondisi politik Indonesia akan seperti Thailand yang serba tidak pasti. “Nah, demi terhindar dari hal tersebut (kondisi vicious circle dalam politik nasional, Red), orang baik seperti Pak Boediono bisa saja dia resign (mengundurkan diri dari jabatan Wapres, Red). Apakah itu demokrasi yang mau kita bangun?” ujar Hayono. Sejumlah fraksi, seperti Partai Golkar, PKS, dan Partai Hanura, dalam kesimpulan akhir memang berencana menyebut nama Boediono, selain Sri Mulyani sebagai pihak yang paling bertanggung jawab dalam kasus Bank Century. Boediono disebut dalam

kapasitasnya sebagai gubernur Bank Indonesia. Meskipun masih jauh dari “vonis” pemakzulan, sikap fraksi-fraksi itu tentu akan membuat Boediono mengalami delegitimasi secara politik. Anggota pansus Century dari Fraksi Partai Golkar (FPG) Bambang Soesatyo meminta Presiden SBY dan kekuatan politik utamanya, yakni Partai Demokrat, bersikap bijaksana dan elegan dalam menjaga stabilitas pemerintahan. Strategi melumpuhkan pansus untuk tidak meminta pertanggungjawaban Boediono dan Sri Mulyani justru bisa menjadi bumerang bagi presiden dan kabinetnya. “Tekad presiden menjaga stabilitas pemerintahannya kita

apresiasi. Tetapi, situasinya sudah berkembang sedemikian jauh, tak seideal yang diasumsikan. Kepercayaan terhadap satu-dua pembantu presiden (Boediono dan Sri Mulyani, Red) sudah mencapai titik terendah,” terangnya. Dia mengingatkan bahwa pandangan atau kesimpulan fraksi-fraksi itu pernah disampaikan secara terbuka. Karena itu, tidak ada ruang untuk mundur atau berubah. Rakyat bukan hanya kecewa, tapi juga marah kalau rekomendasi pansus tidak sejalan atau bertolakbelakang dengan kesimpulan awal masing-masing fraksi. “Risiko itu tak hanya ditanggung DPR, tetapi juga pemerintah,” tegas Bambang. (pri)

Turunkan Baliho, Dedi Tewas .... dari halaman 1 Namun saat menurunkan baliho dengan tali tiba-tiba suara jeritan terdengar. Ternyata, suara jeritan tersebut berasal Dedi, Tukijo dan Bolang. Mereka tersengat aliran listrik dengan tegangan tinggi. Dedi langsung tewas seketika di lokasi kejadian. Sementara Tukijo dan Bolang, keduanya juga warga Randugunting hanya mengalami luka bakar. Rekan-rekan Dedi yang ada di bawah segera melakukan per-

tolongan terhadap mereka dan membawanya ke RSU Harapan Anda Kota Tegal. Ikbal (35) warga RT 06 RW 07 Randugunting mengaku kenal baik dengan korban. Sebab, hampir setiap hari korban bekerja di depan rumahnya. ‘’Kebetulan kerjanya di depan rumah, jadi setiap hari lihat dia,’’ ungkapnya. Terpisah, Sodikin selaku petugas RSUI Harapan Anda Tegal menjelaskan, korban tiba di rumah sakit sekitar pukul 20.20 WIB. Saat itu sudah dalam

kondisi tak bernyawa. Korban langsung divisum dan ditempatkan di kamar jenazah hingga menunggu surat keterangan dari kepolisian tiba. ‘’Sekitar pukul 22.20 WIB, jenazah dibawa dengan ambulan ke kediamannya,’’ ungkap Sodikin. Sementara Kepala Polsek Tegal Barat AKP Aziz Sugiarto ketika dimintai keterangan mengakui adanya kejadian tersebut. Hanya saja pihaknya belum bisa memberikan rincian kejadian secara jelas. (ela)

The S.I.G.I.T dan Bintang Garuda Flexi Ikut ... dari halaman 1 SMAN 9 Bandung 46-79. Meski demikian, rombongan Bogor tetap pulang dengan kepuasan tersendiri. “Kalah nggak jadi masalah. Tim kami sudah berusaha maksimal. Justru penonton terbawa suasana yang seru, seolah-olah kami ikut bermain di lapangan,” kata Emi Rosmiami, guru sejarah SMAN 2 Bogor, yang kemarin ikut menonton, kepada Bandung Ekspres (Jawa Pos Group, partner penyelenggara Honda DBL di Bandung). Bagi SMA Trinitas Bandung, sukses ini merupakan pembalasan kegagalan tahun lalu. Waktu itu di babak final mereka ditundukkan SMAN 9 Bandung. Tahun ini mereka membalas kekalahan itu di babak Fantastic Four East Region. Jadi, kemarin mereka layak disebut jawara sejati karena dalam perjalanannya mampu menundukkan tim yang selama ini mendominasi ajang basket SMA di Jabar. Dicky Sastra, pelatih Trinitas, mengatakan, ini sukses terbesar yang pernah diraih tim basket sekolahnya. “Ini ajang pembuktian,” ucapnya. Azrul Ananda, commissioner DBL, mengaku senang dengan pertumbuhan kompetisi di Jabar. “Total penonton selama dela-

pan hari pertandingan di Bogor hampir 20 ribu orang. Di Bandung juga hampir 20 ribu orang. Final Jabar itu sekitar 3.500 orang. Jadi, penonton Honda DBL 2010 di Jabar sudah hampir 45 ribu orang,” ungkap Azrul di Bandung kemarin setelah sehari sebelumnya menghadiri final di Manado. “Dalam hal kualitas permainan dan pertandingan, saat ini mungkin Jabar yang terbaik di Indonesia,” lanjutnya. Final Jabar kemarin juga penuh dengan acara tambahan. Grup band The S.I.G.I.T tampil sebagai bintang tamu, menghibur penonton di sela-sela pertandingan putra dan putri. Pada halftime laga putra, tampil pula tiga bintang klub Indonesian Basketball League (IBL) Garuda Flexi Bandung untuk menghibur penonton. Agustinus “Aguy” Dapas Sigar, Nico Donda, dan Andre Tiara ikut beraksi, menunjukkan kemampuan shooting bersama penonton, bermain DBL 2Ball dan Free Throw Conga. “Acaranya keren dengan kemasan yang bagus. Saya pernah lihat rekaman pertandingan DBL di Surabaya. Ternyata lebih hebat ketika melihat langsung,” kata Nico Donda. Nico juga sempat menyampaikan harapan kepada DBL Indonesia, penyelenggara Honda DBL 2010, yang mulai tahun

ini juga dipercaya sebagai pengelola IBL. “Seharusnya IBL lebih keren daripada DBL,” ujarnya. REKOR LAMPUNG Bila kompetisi di Jabar tumbuh memuaskan, Honda DBL di Lampung tumbuh mengagumkan. Kemarin (21/2), lebih dari 4.000 penonton memadati GOR Saburai. Menurut DBL Indonesia dan Radar Lampung sebagai penyelenggara, total penonton di provinsi tersebut menembus angka 31 ribu orang. Angka itu merupakan rekor terbanyak penyelenggaraan di satu kota, di luar homebase DBL Indonesia di Surabaya. “Bandarlampung layak disebut ibu kota basket Sumatera,” komentar Azrul Ananda, setelah mendapat laporan penonton dari Lampung. Berbagai pihak di Lampung pun berharap kehebohan kompetisi itu bisa berlanjut hingga tahun-tahun berikutnya. “Kalau kota kami tidak dipilih kembali, apa alasannya? Mau dibawa ke mana kekecewaan ribuan penonton ini? Kota kami sukses kok sebagai penyelenggara Honda DBL,” kata Agus Salim, kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Lampung. Harapan senada disampaikan Wali Kota Bandarlampung Eddy Sutrisno, yang juga ketua Pengprov Perbasi Lampung.

DBL BANDUNG HONDA MOST VALUABLE PLAYER (MVP) Putri: Sarah Dephiola (SMAN 9 Bandung) Putra: M Naufal Afif (SMAN 2 Bogor)? Yel-Yel Competition: Juara 1: SMAN 5 Bandung Juara 2: SMAN 17 Bandung Juara 3: SMAN 5 Bogor

“Kompetisi ini layak disebut yang terbesar di Indonesia,” pujinya. Tidak ketinggalan komentar penonton final kemarin. “Gila aja acara kayak gini nggak disuka. Silakan tanya satu-satu sama penonton di sini. Pasti bilangnya harus ada lagi. Pokoknya, DBL oke banget!” ucap Pristiani Anugerah, pelajar SMAN 1 Bandarlampung, yang kemarin hadir sebagai penonton “netral”. Di Lampung, tim putri SMA BPK Penabur Bandarlampung menjadi juara setelah mengalahkan SMAN 2 Bandarlampung 47-36. Kemudian, tim putra tampil SMAN 2 Bandarlampung sebagai champion dengan menundukkan SMAN 9 Bandarlampung, 65-58. (jpnn)

Tim 9 Temui Tokoh Nasional dari halaman 1 Wiranto saat ditemui Tim 9 mendukung agar nama-nama orang yang bertanggung jawab dalam bailout Century disebut. “Kalau secara substansial (sudah terbukti), perlu untuk sebutkan nama (yang terlibat),” katanya dalam acara yang berlangsung di Kantor DPP Hanura, Jakarta, kemarin. Inisiator yang hadir dalam acara itu, antara lain, Bambang Soesatyo (Golkar), Andi Rahmat (PKS), Akbar Faizal (Hanura), dan Syukur Nababan (PDIP). Kesimpulan dan rekomendasi akhir pansus, kata Wiranto, harus tegas. Kerja pansus yang berlangsung lebih dari dua bulan sebaiknya menghasilkan keputusan yang tegas. Apa-

lagi, pandangan yang mendominasi di pansus membuktikan adanya pelanggaran dalam penyelamatan Bank Century. “Kita bongkar saja semua bahwa ada ketidakberesan. Nanti biar hukum yang menyelesaikan,” ujar mantan panglima ABRI itu. Wiranto mengkritik sikap sejumlah elite yang berusaha melemahkan pansus pada akhir masa tugasnya. Dia mengingatkan bahwa kerja para elite di DPR adalah untuk rakyat. “Kalau mau melemahkan, itu sama saja melawan rakyat,” tandasnya. Bambang menambahkan, inisiator angket Century merasa perlu menemui sejumlah pimpinan partai. Menjelang kesimpulan dan rekomendasi akhir, Tim 9 akan meminta penegasan

komitmen dari pimpinan partai atas seluruh proses yang terjadi di pansus. “Kami perlu menagih janji pimpinan partai sebelumnya. Sebab, kalau pimpinan bilang A, pasti bawahannya ikut A,” kata Bambang. Domain yang terjadi saat ini bukan lagi domain pansus. Ketua umum masing-masing partai berperan besar dalam hasil akhir pansus nanti. Kepada tujuh partai yang menolak penyelamatan Century, Bambang berharap agar para ketua umum konsisten terhadap apa yang sudah disampaikan. “Mohon jangan lakukan politik transaksional. Jangan korbankan parpol masing-masing untuk kepentingan sesaat,” terangnya. Andi Rahmat menambahkan,

saat ini upaya untuk melemahkan kerja pansus sangat terlihat. Salah satu di antaranya adalah usaha pengalihan isu serta upaya untuk tidak menyebutkan nama pejabat yang terlibat. “Padahal, gaya politik semacam ini sudah bukan waktunya. Sudah saatnya pejabat yang melakukan output juga bersedia bertanggung jawab,” kata Andi. Andi mengingatkan, DPR jangan hanya lembaga stempel seperti halnya lembaga saat Orde Baru. DPR harus kembali pada fungsi dasarnya, yakni memberikan koreksi terhadap pemerintah. “Check and balances, ini yang selalu terdistorsi dengan koalisi. Padahal, tidak ada sama sekali hubungannya,” tegasnya. (bay/tof)

Polri Tindaklanjuti Temuan Pidana Kasus Pajak dari halaman 1 ditemukan, Polri akan menindaklanjutinya. Seperti diwartakan, Dirjen Pajak Muhammad Tjiptardjo secara langsung meminta bantuan Mabes Polri dalam kasus penggelapan pajak. Bareskrim Mabes Polri langsung merespons. Sembilan penyidik dikerahkan untuk membantu Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS)

Direktorat Jenderal Pajak menangani semua kasus pelanggaran perpajakan. DPR mengkritik keras upaya Mabes Polri membantu Dirjen Pajak. Mereka menengarai, ada unsur politis di balik keikutsertaan Polri dalam pengusutan kasus pajak yang melibatkan perusahaan milik pengusaha sekaligus Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie itu. Apalagi, pengusutan kasus itu

muncul secara tiba-tiba saat pansus hak angket Century sedang panas-panasnya. “Kenapa kasus pajak ini diungkap menjelang kesimpulan pansus dan menyerang perusahaan-perusahaan milik Aburizal Bakrie,” kata anggota DPR dari KS Nasir Djamil beberapa waktu lalu. Karena itu, Komisi III (bidang hukum) akan memanggil Ito hari ini di DPR untuk menjelaskan alasan per-

bantuan khusus tersebut. Apakah murni kesadaran aparat Tri Brata itu atau ada motivasi politis. Ditanya mengenai pemanggilan itu, Ito mengaku siap. Teman seangkatan mantan Kabareskrim Komjen Susno Duadji itu pun sudah menyiapkan jawaban. “Kalau nanti ditanya soal pajak, kita jawabnya normatif saja,” kata mantan Kapolwiltabes Surabaya itu. (aga/oki)

KADAR GULA NORMAL, AKTIVITAS LANCAR LAGI Jika dicermati slogan back to nature sesuai dengan anjuran untuk mengkonsumsi produk alami .Minum Gula Aren adalah salah satu anjuran yang telah lama diabaikan, akibatnya kita kian rentan dan sulit mengatasi berbagai penyakit. Kiai Haji Ade Rosyad Hidayat (65 th), pimpinan Podok Pesantren Sadang Lebak,Kec Karangpawitan Kab.Garut, memiliki penga- laman yang patut disimak. Memasuki usia enampuluh, Kiai Aceng Ade, demikian masyarakat menyapa, terkena penyakit berbahaya yaitu diabetes alias kencing manis. Akibat penyakit ini, tubuhnya menjadi lemas, berat badan menurun , penglihatan kabur dan timbul bercak gatal di kulit lengan dan wajah. Beliau sudah mencoba mengatasinya lewat dokter dan rumah sakit, namun kadar gula tak kunjung turun, bahkan pernah mencapai 400 mg/ dl. Pada suatu hari putranya memberi minuman Gula Aren Gentong Mas yang langsung diminumnya secara rutin. Hasilnya, secara perlahan kadar gulanya turun , bah-

kan belum sebulan kadar gulanya normal dalam kisaran 100 - 115 mg/dl. Tidak hanya itu, bercak gatal pada kulit wajah dan lengan juga hilang. “ alhamdulillah, berat badan naik lagi dan aktivitas kembali lancar , kini saya rutin minum Gentong Mas antara dua sampai tiga kali sehari “

ujar Kiai Aceng Ade mengakhiri pembicaraan. Menurut James duke dalam bukunya Handbook of Medicinal Plant (2007) Gula Aren mengandung unsur energi dengan indeks kadar gula yang sangat rendah, sehingga aman dan baik dikonsumsi oleh penderita diabetes. Kandungan Riboflavin pada Gula Aren juga berfungsi memperbaiki kerusakan sel dan melancarkan metabolisma.

Meski demikian, pola hidup sehat dan makan teratur tak boleh diabaikan. Gentong Mas diproses dengan Higienis dan pengawasan ketat sehingga hanya Gula Aren murni pilihan yang menjadi bahan bakunya. Manajer Marketing PD Gentong Mas menuturkan kian banyak masyarakat yang merasakan manfaat Gentong Mas sehingga tingkat permintaan terus melonjak secara signifikan. untuk informasi lebih lanjut hubungi : 081313322669 / 081313322669 / 08156406404/ Tegal 081990879809, Apt. Medika Farma Ks. Tubun Tegal, Kabupaten Tegal : Apt.Ayu Farma 1 Jl. Raya Singkil Adiwerna,Apt. Ayu Farma Jl. Dr Sutomo Slawi, Apt Duta Sehat Jl. Raya Pagongan, Apt. kaliratu Jl. Raya Timur Banjaran. Pemalang: Apotik Sari Waras, Jl. Jend. Sudirman No. 143. Telp. (0284) 321197, Apotik Hikmah, Jl. Jend. Sudirman No. 275, Telp. (0284) 321116 P-IRT No. 812320501114 www.gentongmas.com


KOMBIS

SENIN, 22 FEBRUARI 2010

20

RADAR TEGAL

Ungkapan Februari Penuh Cinta untuk Pelanggan Naga Mas Motor

Satu Bulan Penuh

MANJAKAN KONSUMEN

ZAKI MUBAROK/RATEG

SAJIAN CINTA – Naga Mas Motor di Februari ini menggelar rangkaian acara Imlek Penuh Cinta yang bertabur hadiah dan program-program menarik.

Pendidikan dan Pengenalan Satwa TEGAL- Pentas Lumba-Lumba di Area GOR Wisanggeni Tegal makin mendapat antusiasme berbagai kalangan. Seperti, Sabtu (20/2), puluhan siswa PAUD dan TK memadati GOR untuk menyaksikannya. Mereka datang secara pribadi atau rombongan dari berbagai penjuru lembaga pendidikan di Tegal dan sekitarnya. Bagi Astuti, salah seorang guru PAUD, menyaksikan pertunjukkan lumba-lumba tidak hanya sekedar mencari hiburan, melainkan menghibur dan mendidik. “Mendidik anak-anak yang usianya masih ‘hijau’ harus kreatif. Menonton pentas ini berarti menghibur sambil memasukan nilai-nilai pendidikan tentang menyayangi binatang,” ujarnya sambil tersenyum. Manajer Operasional Pentas Lumba-Lumba, Ade, mengatakan, animo terbesar memang dari kalangan pendidikan, PAUD dan TK. Dia mengharapkan, pihak sekolah bisa meman-

faatkan waktu yang tersisa untuk mengajak siswanya bermain sambil belajar. “Itulah sebabnya, yang datang ke sini kebanyakan anak PAUD dan TK,” terang Ade. Sementara Regina (4th), salah satu siswa PAUD di Kota Tegal, mengakui, pertunjukan ini menyenangkan dan membuatnya penasaran. “Makanan lumba-lumba apa ya?” tanya Regina. Selain menyaksikan pertunjukan, pengunjung juga dapat mengabadikan momen dengan foto bersama lumba-lumba atau dengan kaos bergambar pengunjung bersama lumba-lumba. Bagi lembaga pendidikan yang akan menyaksikan pertunjukan, penyelenggara menyediakan berbagai kemudahan. Pentas lumba-lumba diharapkan mampu memberikan alternatif metode pendidikan yang peka terhadap pemeliharaan lingkungan hidup. “Pentas akan berlangsung sampai 7 Maret nanti,” pungkas Ade. (mg3)

ZAKI MUBAROK/RATEG

PENUH SESAK – Pentas lumba-lumba setiap hari selalu disesaki pengunjung.

CMYK

VALENTINE day yang kali ini berbarengan dengan Imlek, benarbenar dimanfaatkan Naga Mas Motor untuk mengungkapkan kecintaannya kepada pelanggan setianya. Rangkaian kegiatan yang dikemas dalam Romantic Moment with Naga Mas itu dimulai, Sabtu (13/ 2), dengan pertunjukan seni barongsai di pelataran show room Naga Mas Motor Jl AR Hakim 46 Tegal. Selanjutnya, Minggu (14/2), digelar Kontes Karaoke Cinta yang diikuti 41 peserta. Kegiatan serupa juga dilakukan Naga Mas Motor Brebes dan Slawi dengan melakukan pemilihan pasangan romatic. Pasangan diberi kesempatan untuk diabadikan dengan pose semesra mungkin di atas produk matic Honda. Dua acara di Balai Desa Larangan dan Alun-Alun Slawi (AAS) itu juga dimeriahkan seni pertunjukan barongsai. Sembari menyaksikan Kontes Karaoke Cinta, konsumen yang datang juga dimanjakan dengan berbagai hiburan dan permainan. Pengunjung juga berkesempatan mengikuti games seputar produk Honda yang dibagi menjadi dua

zona. Hadiah-hadiahnya pun sangat menarik dengan grand prize sebuah hp keren. Sedangkan bagi pemilik sepeda motor Honda bisa mengikuti servis gratis. Sebagai puncak kegiatan Valentinan dan Imlek, Minggu (20/2) di Pacifik Mall, Naga Mas menggelar pentas barongsai, break dance, band performance, dan pembagian door prize. Pemilik Naga Mas Motor, Thomas, menegaskan, ungkapan cinta Naga Mas itu sengaja digelar untuk mengapresiasikan loyalitas pelanggan setia Naga Mas. Konsumen, juga masih diberi kesempatan memiliki motor Honda dengan berbagai kemudahan misalnya secara kredit tanpa survey.

“Konsumen cukup menunjukkan KTP, lalu akan langsung diproses dengan fasilitas kredit cepat dan mudah. Aplikasinya pun bisa ditunggui,” katanya. Naga Mas, tambah Thomas, tetap berkomitmen kepuasan pelanggan adalah di atas segala-galanya. Itu sejalan dengan moto Naga Mas untuk selalu memberikan diskon dan hadiahnya yang nggak habis-habis. Kecuali itu, Naga Mas juga memberikan cash back sampai dengan Rp 1,2 juta dan DP Rp 350 ribu, angsuran hanya Rp 15 ribu per hari, serta potongan angsuran 8 kali melalui program Imlek Penuh Cinta yang berlaku selama Februari ini. (zuhlifar arrisandy)

510 Rekening Baru Apply TabunganKU BRI Terbanyak TEGAL - Launcing TabunganKU sebagai tanda pencanangan Gerakan Indonesia Menabung, Minggu (21/2), diikuti 11 bank dengan membuka pembukaan layanan rekening di tempat. Total ada 510 rekening baru berhasil di-apply nasabah

baru. BRI paling banyak menerima pembukaan rekening TabunganKU. Sesuai data panitia, pembukaan rekening baru di BRI ada sebanyak 248 rekening dengan dana terkumpul mencapai Rp 6,715 juta. Berikutnya, Bank BTN 150 rekening. Disusul Bank Bukopin 55 rekening dan Bank Mandiri Syariah dan CIMB masing-

masing 20 rekening. Sedangkan untuk Bank Nusamba terdapat 10 rekening, Bank Sinar Mas 4 rekening, dan Bank BPD Jateng menerima 3 rekening. Tingginya pembukaan rekening TabunganKU di BRI, ungkap Asiten Manager Bisnis BRI Cabang Tegal, Teguh Purwito, lantaran semua unit BRI yang tersebar sampai pelosok pedesaan telah menyampaikan pro-

gram ini. Termasuk syarat kemudahan, dengan tanpa dipungut biaya administrasi. “Sebelumnya, kami memang sudah promosi. Semua unit BRI telah menyampaikannya dan direspon baik. Mereka tertarik , karena tanpa biaya administrasi,” kata Teguh. Besarnya potensi ini, urai Teguh, akan ditindaklanjuti BRIdengan promosi untuk pela-

jar, mahasiswa, nelayan, petani, buruh, tukang parkir, pedagang asongan, dan lainnya. Khusus pelajar, BRI juga akan menggandeng orang murid. Walikota Tegal, Ikmal Jaya, dalam acara ini memberikan 20 voucher gratis, kepada pedagang kaki lima dan penyapu jalan. Dengan voucher gratis ini, mereka otomatis memiliki rekening TabunganKU. (din)

Grow with Character! (32/100) Series by Hermawan Kartajaya

Marketing Warfare (Tidak) Sama dengan Real Warfare DARI semua buku referensi perang, hanya ada strategi dan taktik. Pada umumnya, para pemikir mengatakan bahwa strategi lebih penting daripada taktik. Tentukan strateginya dulu, baru taktik. Jangan dibalik, katanya. Tapi, pada awal 1990-an, ketika saya mulai merumuskan Sembilan Elemen Pemasaran sebagai competitive strategy, ada sebuah buku kontroversial! Siapa lagi kalau bukan Al Ries dan Jack Trout, penulisnya. Judulnya Bottom Up Marketing. Di buku itu dikemukakan contoh bagaimana Domino Pizza “gagal” menetapkan strategi Thirty Minutes or Free! Pizza dikirim dalam waktu 30 menit sesudah ada order via telepon atau free! Kenapa Domino sampai nekat seperti itu? Ya, karena Pizza Hut sudah terlalu kuat! Sudah dianggap top of mind Pizza Resto, juga sudah dianggap pizza paling lezat taste-nya. Walaupun Domino bisa bikin pizza yang lebih enak, gak akan dipercaya orang. Tapi, orang harus menunggu cukup lama di Pizza Hut Resto. Karena itu, Domino Pizza memutuskan suatu positioning sebagai Pizza Home Delivery pertama di Ame-

rika. Mendadak saja, sambutan luar biasa! Inilah rupanya anxiety and desire orang, memimpikan Fast Pizza Home Delivery! Tapi, ketika banyak pesanan, banyak yang dapat free karena telat datangnya. Domino rugi besar, sudah free, customer kecewa! Sebuah positioning “kosong” kata mereka. Selain itu, banyak mobil Domino Pizza yang nabrak orang karena “bergegas” supaya tidak telat. Sebuah strategi yang bagus, tapi tidak diperhitungkan taktiknya lebih dahulu. Mestinya, ada pembatasan “order area”, juga harus diperhitungkan mesti berapa banyak konter pembuatan dan pengiriman. Selain itu, berapa kendaraan pengiriman yang dibutuhkan. Kata Al Ries dan Jack Trout, semua taktik tersebut mesti diberesin dulu, baru menetapkan strategi seperti itu. Maka, mereka sebut bukunya sebagai Bottom Up Marketing. Sebuah pemikiran menarik, tapi saya menggolongkan pekerjaan membuat sistem operasional itu sebagai diferensiasi yang ada di kelompok taktik pemasaran atau DMS! Dan, saya tidak meletakkan taktik lebih penting daripada strategi atau

sebaliknya, melainkan sejajar! Dalam menentukan STP atau strategi pemasaran, Anda harus memperhatikan DMS yang “sudah” atau “akan” Anda rancang! Tapi, di samping strategi dan taktik, waktu itu para ahli mulai bicara tentang value-creation! Di dalam the real warfare, yang ada cuma penghancuran nilai atau value-destruction. Tapi, di dalam the marketing warfare, harus ada valuecreation atau penciptaan nilai untuk customer. Tanpa itu, sebuah perang pemasaran hanya akan menghasilkan loselose-lose situation. Artinya? Kedua pihak yang “berperang” dan pelanggan akan sama sama rugi! Atas dasar pemikiran itulah, saya merancang dimensi ketiga dalam Model Sembilan Elemen saya, yaitu value atau nilai. Artinya, apa pun strategi dan taktik yang akan dipilih, haruslah ada value yang tercipta! Bagi orang produksi atau operasional, sebuah proses

yang baik akan “menciptakan” nilai untuk produk output-nya. Yang buruk akan “menghancurkan” nilai. Bagi orang marketing, proses harus menghasilkan servis yang memuaskan para customer! Ketika itu, saya juga sangat terinspirasi oleh sebuah One Week Workshop di Wharton School yang berjudul Reengineering Process for Customer Satisfaction. Setelah seminggu di situ, saya jadi sadar “korelasi” antara proses dan servis. Kalau keduanya dilakukan dengan baik, akan berujung pada tingginya Brand Equity! Brand itu kayak aset kata David Aaker dalam bukunya Building Brand Equity. Punya value yang bisa diukur jadi nilai uang. Ujung-ujungnya, kalau makin banyak customer yang loyal pada sebuah brand, artinya value brand itu makin tinggi. Saya juga sangat yakin yang membuat marketing itu beda dari ekonomi ya brand itu. Tanpa brand, sebuah produk

hanya komoditas biasa dan price taker. Kalau brand-nya kuat, sebuah produk jadi branded good, walaupun bukan LV, Armani, dan sebagainya. Bisa jadi price maker! Itulah yang semakin membulatkan saya untuk mengelompokkan brand, service, dan process jadi value. Jadilah BSP jadi dimensi value! Harus BSP bukan PSB karena buat orang marketing, walaupun “ujung”, brand adalah yang paling penting. Selain itu, ada korelasi yang sangat kuat antara P (Postioning) di strategy, D ( differentiation) di tactic, dan B (Brand) di value. Kalau dirangkai, jadi konsep PDB yang sangat terkenal itu. Lengkaplah sudah “kelahiran” sembilan elemen yang saya ceritakan sebagai bidan dengan dibantu Sonni, Agus Giri, dan Hartono Anwar sebagai “pembantu bidan” pada 1993. Dan ketika dimensi itu saya gambar, ada tiga bulatan dengan isi tiga elemen di masingmasing bulatan tersebut. Itu menunjukkan bahwa tiga dimensi tersebut “setingkat”. Kalau Anda beruntung, masih bisa mendapatkannya di toko buku, judul langka seperti Marketing Plus 2000 atau MarkPlus on Strategy. (*)


CMYK

RADAR PEMALANG

BERLANGGANAN (0284) 323575 / SMS ke 0815.4801.5578

SENIN, 22 FEBRUARI 2010

DBD Serang Kertosari Langsung Diadakan Fogging

M HASANUDIN / RADAR PEMALANG

MENYALAKAN LILIN – Ketua PSMTI Pemalang Farianto menyalakan lilin HUT ke-10 PSMTI.

Semarak HUT Ke-10 PSMTI Kab Pemalang

Semangat Imlek,

LESTARIKAN BUDAYA HARI Raya Imlek pada tanggal 1 bulan 1 tahun Imlek (Cia Gwee Che It) yang dirayakan oleh masyarakat Tionghoa Pemalang, hendaknya dilaksanakan dengan khidmat, penuh kedamaian dan kebersamaan, tanpa membedakan adanya perbedaan agama dan kepercayaan. Karena makna dari datangnya Tahun Baru

Cina adalah sebagai ungkapan rasa syukur atas berkat dan kelimpahan, serta permohonan berkat dan pertolongan Tuhan pada tahun yang akan datang. Demikian disampaikan Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Pemalang, Farianto kepada Radar Sabtu (20/2) malam lalu.

Dalam kegiatan yang dilangsungkan di Gedung Serba Guna Pemalang tersebut, selain digelar untuk merayakan Tahun Baru Imlek 2561, juga sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun ke-10 PSMTI. Acara yang dihadiri Ketua PSMTI Jawa Tengah dan Sekda Pemalang H Sumadi ke hal 9 kol 1

ULUJAMI – Demam Berdarah Dengeu (DBD) menyerang salah satu warga di Desa Kertosari Kecamatan Ulujami. Korbannya adalah salah satu anak berusia 10 bulan di RT 03 RW 02 desa setempat. Putri (10 bln), nama korban tersebut langsung dirujuk ke Rumah Sakit Siti Khotidjah Pekalongan. Terjadinya serangan DBD ini, oleh pihak Desa Kertosari langsung ditindaklanjuti dengan meminta Puskesmas Ulujami untuk segera dilakukan fogging (pengasapan). Karena, banyaknya kubangan milik warga selama datangnya musim hujan, tidak ditutupi sehingga membuat nyamuk bisa bersarang bebas di tempat tersebut. “Begitu mengetahui adalah salah satu warga kami yang terserang DBD, kami langsung mengadakan koordinasi dengan bidan dan Puskesmas setempat agar segera dilakukan fogging,” ungkap Kepala Desa Kertosari Joko Triyono kepada Radar, Minggu (21/2) kemarin. Untuk mengantisipasi meluasnya serangan DBD lanjut dia, pihaknya kemudian mengadakan koordinasi dengan perangkat desa setempat untuk segera melakukan bersih-bersih di masing-masing RT. Yakni, sesaat setelah diadakannya fogging yang dilaksanakan pada Jumat (19/2). Bersih-bersih atau kerja bhakti dilakukan di RT 2, 3, 5, 7, dan RT 8, dengan melibatkan seluruh warganya. Yakni dengan membersihkan tempattempat sampah, menimbun barang-barang yang ada kemungkinan disinggahi nyamuk, dan melancarkan saluran air atau drainase. Dia menjelaskan, kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungannya selama ini memang agak kurang. Sehingga pada saat musim hujan, ada semacam “kekagetan” ketika salah satu warganya terserang DBD. Dalam kesempatan itu, Kades Triyono juga mengharapkan agar masyarakat ke hal 9 kol 1

TELP PENTING RSUD Dr. M. Ashari (0284) 32161 RSU Santa Maria Pemalang (0284) 321251 / 5862051 (IGD)

NGENDONG BiangKerokTerpuruknyaBangsa MENGAPA dunia pendidikan kita selama ini tidak pernah maju dan makin terpuruk? Padahal jumlah sarjana, magister pendidikan, dan doktor di bidang pendidikan setiap tahun terus bertambah. Jumlah mereka ini bukan lagi dalam hitungan puluhan, akan SUMITRO/RADAR PEMALANG tetapi mencapai ra- Prof Dr H Yunan Yusuf tusan yang dilahirkan setiap tahun. Bukan hanya di bidang pendidikan, di bidang hukum, politik, ekonomi, kedokteran juga mengalami hal yang sama. Itu sebabnya ada permasalahan Century, kerap dijumpai mal praktik, juga pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tak kunjung membaik. Demikian disampaikan Prof Dr H Yunan Yusuf ketika menyampaikan pengantar makalahnya “Pendidikan Bermutu”, dalam Seminar Nasional Pendidikan yang diselenggarakan SMK Muhammadiyah Ulujami di Gedung Serba Guna Pemalang Minggu (21/2) kemarin. Lebih lanjut Anggota Tim Sosialisasi Ujian Nasional (UN) dan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) Badan Standar ke hal 9 kol 4

Anugrah Motor Test Drive Dua Varian Yamaha PEMALANG - Yamaha Anugrah Motor Group Pemalang menggelar test drive bagi produk terbaru sepeda motor Yamaha. Tes dilakukan di alun alun Pemalang bersamaan dengan kegiatan Langitku Biru Polres Pemalang, Sabtu (20/2) lalu. Kedua varian tersebut adalah Nnew Jupiter Z dan Vega ZR New. Leader Tim Yamaha Anugrah Motir Group M Ramadhan di lokasi test drive mengemu-

kakan, kegiatan yang dilakukan perusahaannya sebagai salah satu bentuk sosialisasi savety riding. “Kami menyosialisasikan bagaimana mengendarai kendaraan yang aman dan benar,” kata dia. Selain itu juga menunjukkan bagaimana persiapan mengendarai yang baik di antaranya adalah memerikasa kelengkapan motor seperti rem, mesin, lampu sein, dan lampu

utama. Pengunjung disilahkan untuk mencoba sepeda motor terbaru produk Yamaha untuk mengaplikasikan savety riding ini. Dua varian terbaru produk tahun 2010 ini menurutnya memberikan kenyamanan sebagai pendukung savety riding. Test drive hari itu selain dilaksanakan di alunalun Pemalang juga dilakukan di halaman Mapolres Pemalang. (ali)

Ingin Berhasil, Tapi Tak Mau Kerja Keras Seminar Pendidikan SMK Muhammadiyah Ulujami PEMALANG – Bertempat di Gedung Serba Guna Pemalang, guruguru se-Kabupaten Pemalang, Minggu (21/2) kemarin mengikuti Seminar Nasional Pendidikan. Seminar yang diselenggarakan SMK Muhammadiyah Ulujami tersebut menghadirkan Guru Besar UNNES Prof Dr Joko Widodo dan Anggota Tim Sosialisasi UN-UASBN BNSP Pusat Prof Dr Yunan Yusuf. Drs Suhardi selaku panitia kepada Radar di sela-sela kegiatan kemarin

mengatakan, diselenggarakannya seminar yang mengambil tema “Pendidikan Bermutu” adalah upaya panitia dalam memberikan pemahaman dan penjelasan bagaimana sebaiknya melaksanakan dan mengelola pendidikan yang lebih bermutu. Khususnya dilihat dari sudut pandang standar nasional pendidikan yang telah ditetapkan Badan Standar Nasional Pendidikan (BNSP). Bukan hanya itu, seminar juga mengomparasikan antara aturan BNSP dalam meningkatkan mutu pendidikan dengan implementasinya Total Quality Management (TQM) dalam dunia pendidikan. “Bagaimana kacamata Standar ke hal 9 kol 4

Langitku Biru, Kapolres Lempar - Lempar Hadiah PEMALANG - Dalam rangka mengurangi polusi udara dan menciptakan suasana nyaman dan bersih, Polres Pemalang menggelar acara olahraga sepeda sehat dengan tajuk Langitku Biru. Acara ini dihadiri oleh Kapolwil Pekalongan KBP Fatkhurohman, Muspida, dan Kapolres Tegal, Brebes, Pekalongan. Sedikitnya 2000 warga mengikuti sepeda sehat dengan menyusuri kota dan alam tersebut. Puluhan hadiah doorprize dibagi ke peserta dengan cara dilemparkan begitu saja oleh Kapolres AKBP Burhannudin SIK. Kapolwil dalam sambutannya mengatakan, kegiatan sepeda sehat dengan tajuk Langitku Biru itu untuk menyadarkan kepada masyarakat akan pentingnya udara yang bersih dan sehat.

CMYK

“Melalui acara ini kami berharap udara kota Pemalang menjadi bersih,” kata dia didampingi Muspida dan para Kapolres di wilayahnya. Usai memberikan sambutan Kapolwil melepas balon yang berisi hadiah ke udara. Peseta sepeda sehat yang sejak pukul 06.00 WIB berkumpul di alunalun Pemalang itu dilepas oleh Wakil Bupati H Junaedi SH MM sekitar pukul 07.00 WIB. Peserta selanjutnya mengikuti rute yang ditentukan panitia yakni mengitari alun-alun, jalan Pemuda, Jl Serayu, Kelurahan Kebondalem, Jl Samanhudi, Jl Urip Sumoharjo menuju ke Widuri. Selanjutnya dari OW Widuri peserta masuk ke sirkuit roadrace menuju Desa Danasari, Terminal Induk hingga finis Mapolres. Di Mapolres peserta disuguhi hiburan musik dan taburan

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

LEMPAR - Kapolres AKBP Burhanudin SIK melempar hadiah ke peserta sepda sehat Langitku Biru.

hadiah. Pada awalnya hadiah dialkukan secara diundi. Namun belakangan Kapolres naik ke panggung dan hadiah yang semula akan dibagi satu-satu dengan diundi dilempar-lem-

parkan ke peserta. Tentu saja aksi ini mendapat sambutan luar biasa hingga ribuan peserta maju ke depan panggung untuk mendapatkan lemparan dari ke hal 9 kol 1

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

TEST DRIVE - Kru Yamaha Anugrah Motor Group saat berpose dalam test drive.


METRO TEGAL

4

SENIN 22 FEBRUARI 2010

RADAR TEGAL

PERKAWINAN

Lagi, AIDS Telan Korban

20 Pasutri Gugat Cerai Per Bulan KASUS perceraian pasangan suami istri (Pasutri) di Kota Tegal termasuk tinggi. Sebab, dalam kurun waktu satu bulan Pengadilan Agama (PA) rata-rata menangani 20 kasus perceraian. Dari data yang ada, tiap tahunnya kasus pecahnya rumah tangga itu selalu mengalami peningkatan jumlah atau angka. Sementara, faktor penyebabnya didominasi oleh masalah ekonomi dan pernikahan dini yang dilangsungkan masyarakat. Humas Pengadilan Agama Kota Tegal Drs Fajarudin Efendi mengatakan, dalam tahun 2010 ini kasus gugatan cerai yang masuk ke kantornya sudah mencapai 150. Ini terdata sejak akhir tahun 2009 lalu asampai dengan Februari 2010. Dari jumlah tersebut rata-rata yang menggugat dari pihak perempuan alias istri. “Angka perceraian suami istri yang terjadi di Kota Tegal rata-rata 20 kasus perbulannya. Dengan alasana faktor ekomoni dan pernikahan dini yang menjadi penyebabnya,” katanya. Dijelaskan fajarudin, setiap tahunnya gugatan cerai di PA angkanya selalu mengalami peningkatan. Pada tahun 2008 ada 500 kasus yang masuk PA. Kemudian tahun 2009 terdapat sekitar 600 kasus gugat cerai. Dan memasuki awal tahun 2010 hingga sekarang sudah mencapai 150 kasus masuk. Setiap ada kasus baru yang masuk, lanjut Fajarudin, sebelumnya selalu diusahakan untuk diselesaikan dengan jalan damai. Namun dari pihak penggugat atau tergugat terkadang sulit untuk menempuh jalan damai tersebut dengan alasan sudah tidak ada kecocokan antar keduanya. “Angka kasus gugat cerai juga berkaitan dengan pernikahan siri yang sering terjadi. Para suami yang malakukan perselingkuhan, kemudian dilanjutkan dengan pernikahan siri. Banyak beralasan, karena ingin bertanggung jawab pada hubungan gelapnya. Dengan adanya pernikahan siri, hampir dipastikan akan timbul perceraian. Dari data-data tadu rata-rata dilakukan oleh pasutri yang usia perkawinannya dibawah 5 tahun,” imbuhnya. (cw1)

Dinkes Temukan 3 Penderita, 1 Meninggal

EVEN Semarak TabunganKU GERAKAN Indonesia Menabung, Sabtu (20/2), resmi dicanangkan oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, berlangsung di Kemayoran Jakarta. Dalam pencanangan ini, Bank Indonesia (BI) meluncurkan produk TabunganKU yang diharapkan dapat menciptakan budaya menabung di masyarakat. Sebagai gerakan nasional, semua Perbankan wajib mengkampanyekan gerakan ini. Dan untuk daerah Kota Tegal serta daerah sekitarnya, pencanangan budaya menabung diadakan bersamaan kegiatan jalan sehat, Minggu (21/2). Kegiatan ini dipusatkan depan Kantor Pos Jalan Pemuda dengan diikuti ribuan peserta baik tua maupun muda. Dan paginya, Walikota Tegal H Ikmal Jaya didampingi Pemimpin BI Tegal Tri Selo teriring doa berkesempatan melepas peserta jalan sehat. Pelepasan peserta ini didahului aba-aba bendera. Setelah hitungan ke tiga, semua peserta bergerak menuju jalanan perkotaan. Inilah awal kampanye gerakan menabung di daerah yang diadakan bersamaan acara jalan sehat berkeliling Kota Tegal. Dengan penuh antusias, para peserta jalan sehat yang sebagian besar anggota Perbankan wilayah Karsidenan Pekalongan mengikuti even itu. Selain itu, melalui kegiatan jalan-jalan tersebut kian menambah keakraban. Setelah melewati Jalan Veteran, peserta menuju Jalan A Yani. Selama perjalanan, tidak sedikit masyarakat yang penasaran. Apalagi seluruh peserta jalan sehat mengenakan kaos dengan warna dan tulisan sama: TabunganKU. Setelah dilihat dari dekat, barulah mengerti kalau ini sebagai pencanangan menabung. Dan Setelah melawati Jalan A Yani, berikutnya menuju Jalan Diponegro, Jalan AR Hakim, kemudian belok kiri menuju Jalan Kartini. Dari Jalan Kartini, dilanjutkan menuju Jalan Semeru, Jalan Kolonel Sudiarto, Jalan Raya Panggung Timur, dan setelah menempuh sekitar 200 meter dilanjutkan ke Jalan Slamet Riyadi dan finish di Jalan Pemuda dengan menempuh perjalanan sekitar 3 Km. Kegiatan dilanjutkan di atas panggung, dan dalam kesempatan ini H Ikmal Jaya, secara dramatis melakukan pemecehan celengan. Pemecehan celengan ayam jago ini merupakan simbol, agar warga dalam menyimpan uangnya itu, tidak lagi di bawah kasur, bantal, di bawah lemari, atau dimasukan dalam celengan seperti zaman dulu. Namun untuk lebih aman, menyimpannya itu di Bank, melalui TabunganKU. “Menyimpan uangnya jangan di kasur, bantal, atau dimasukan celengan. Simpan uangnya itu di Bank,” kata Walikota. Karenanya, dia mengajak warganya untuk gemar menabung. Karena dengan menabung itu, sehingga potensi domestik itu bisa digali. (din)

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

PERBAIKI JARINGAN – Petugas teknik PLN memperbaiki jaringan yang rusak akibat cuaca.

Pemadaman Listrik Karena Cuaca PADAMNYA aliran listrik dalam beberapa hari terakhir di wilayah kerja PT PLN (Persero) Area Pelayanan dan Jaringan (APJ) Tegal lebih dikarenakan faktor cuaca. Hujan deras disertai petir dan tumbangnya sejumlah pohon membuat jaringan listrik milik PLN terganggu. Akibatnya, terjadi pemadaman di sejumlah titik hingga perbaikan selesai dilakukan. Manager PLN APJ Tegal Nanang Subuh Isnandi mengatakan, pemadaman di beberapa titik pada beberapa hari terakhir dikarenakan hujan deras disertai angin kencang. Gangguan eksternal seperti faktor cuaca dan sebagainya mencapai 60 persen dari beberapa faktor penyebab padamnya aliran listrik. Pihaknya juga tidak menginginkan adanya pemadaman, tetapi jika terjadi kerusakan dan harus dilakukan perbaikan, maka aliran listrik di sekitar lokasi kerusakan harus dipadamkan. Hal ini menyangkut keselamatan dan memaksimalkan kinerja petugas teknis. Melihat pengalaman dan kejadian tumbangnya sejumlah pohon beberapa hari lalu, pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar

segera melapor jika ada pohon yang bisa membahayakan jaringan listrik PLN. Pihaknya juga berkoordinasi dengan instansi terkait sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali. Untuk mengatasi kondisi tersebut dan menjaga agar tidak terjadi pemadaman dalam waktu lama. PLN telah berusaha maksimal melakukan perbaikan sehingga aktivitas masyarakat yang menggunakan listrik sebagai sumber tenaga bisa berjalan normal. “Jika ada laporan gangguan kami akan langsung turun ke lapangan dan melakukan perbaikan secara maksimal,” katanya. Menjaga agar aliran listrik di

800 ribu pelanggan APJ Tegal, lanjutnya, tentu bukan perkara mudah. Tetapi, pihaknya selalu berupaya semaksimal mungkin agar seluruh pelanggan tidak mengalami gangguan. Sistem yang digunakan PLN, lanjutnya, berbeda dari telepon misalnya. Untuk menjaga agar jaringan tetap aman, petugas teknis atau lapangan harus mengecek jalur yang dilalui jaringan listrik untuk memastikan tidak ada gangguan seperti pohon atau pencurian kabel. “Pemadaman yang terjadi kali ini lebih dkarenakan faktor eksternal yaitu hujan dan petir serta angin kencang,” tandasnya. (gun)

MEMASUKI tahun 2010 Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tegal kembali menemukan tiga wargannya yang positif mengidap HIV/AIDS. Bahkan satu diantarannya meninggal akibat virus mematikan itu. Data tersebut diperoleh Dinkes dari laporan Klinik VCT RSUD Kardinah. Yang menyatakan telah menemukan tiga penderita HIV/AIDS selama sebulan terakhir ini tepatnya Februari 2010. Kasi Penanggulangan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Imam Sahadat mengatakan, laporan dari klinik ada tiga warga yang positif mengindap HIV/ AIDS. Dua orang diantaranya masih hidup dan satunya meaninggal. “Mengenai siapa yang meninggal dan warga mana saja yang terkena virus HIV/AIDS saya tidak bisa menyebutkan. Yang pasti ini hasil penemuan beberapa waktu lalu. Dan mereka yang terkena HIV/AIDS hingga meninggal adalah orang dewasa dan anak-anak,” katanya kemarin. Dijelaskan, data dari Klinik VCT Kota Tegal, jumlah penderita HIV/AIDS di wilayah Kota Tegal dari tahun 2009 hingga Februari 2010 sebanyak 15 orang. Rinciannya, 2009 ditemukan 12 penderita dan tahun ini 3 orang positif. “Jadi dari total tersebut, sudah ada dua orang yang meninggal sedangkan sisanya positif terinfeksi virus mematikan itu,” imbuhnya. Menurut Imam, tiga kasus yang ditemukan ini bukan ditularkan di Kota Tegal. Dari hasil pengamatan, kemungkinan penderita terinfeksi di luar kota. Kemudian terdeteksi setelah timbul infeksi oportunitis lebih lanjut dan kurangnya kesadaran untuk meme-

riksakan diri. Beberapa gejala yang dirasakan penderita HIV/AIDS, lanjut Imam, diantaranya penderita mengalami demam tinggi tanpa sebab yang jelas. Kemudian batuk-batuk, diare berkepanjangan, jamur dan lain-lain. Namun penderita HIV ini, baru dapat diketahui setelah dilakukan pemeriksaan pada darahnya. Lebih lanjut Imam menerangkan, HIV/AIDS adalah penyakit yang sangat berbahaya dan bisa mengancam masyarakat di mana saja, tak terkecuali. Lebih mengerikan lagi, sekali orang tertular atau terinfeksi penyakit tersebut akan sulit disembuhkan, mengingat sampai sekarang belum ditemukannya obat penangkalnya. “Karenanya, kami mengharapkan kepada semua masyarakat untuk selalu waspada terhadap penularan HIV/ AIDS. Adapun hal-hal yang bisa dilakukan untuk mencegah tertularnya HIV/AIDS adalah tetap setia kepada pasangan dengan tidak berganti-ganti. Selain itu, tidak menggunakan narkoba, khususnya pemakaian jarum suntik bersama,”jelasnya. Guna mengantisipasi penularan penyakit HIV/AIDS, Dinkes Kota Tegal dalam waktu dekat, tepatnya 22 Februari sampai 3 Maret, akan mengadakan sosialisasi terkait hal tersebut, melalui radio spot. Untuk pelaksanaannya setiap tiga bulan sekali. Selain itu, tambah Imam lagi, juga melaksanakan VCT mobile bekerja sama dengan LSM dan lainnya. “Saya harap, agar masyarakat mau berkonsultasi tentang penyakit mematikan tersebut di Klinik VCT RSU Kardinah dan IMS Puskesmas Kecamatan Tegal Barat. Demi mencegah penularan HIV/AIDS lebih luas lagi,” imbaunya. (cw1)


SAMBUNGAN

SENIN 22 FEBRUARI 2010

9

RADAR TEGAL

Bukan Semata-mata Cari Kemenangan Pesta Siaga Ceria PEMALANG - Pesta Siaga Ceria digelar Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kabupaten Pemalang Minggu (21/2) di aula SMAN 1 Pemalang. Sekitar 280 Pramuka Siaga mengikuti pesta sebagai wahana seleksi barung untuk menghadapi pesta siaga tingkat Kwarda Jawa Tengah Maret mendatang. Pesta siaga juga bukan semata untuk mencari kemenangan namun memberi kesempatan kepada pramuka untuk lebih mengenal persahabatan. Pesta siaga dibuka oleh Sekretaris Mabicab H Sumadi Sugondo SE MM MSi. Dia berharap pesta siaga yang juga

dalam rangka memeringati HUT Pemalang ke -435 itu mampu menyiapkan generasi muda yang sehat dan cerdas, memiliki jiwa patriotisme, mandiri dan bertanggungjawab. “Kegiatan pesta siaga yang diselenggarakan Kawarcab Pemalang adalah salah satu upaya untuk membentuk karakter generasi muda sejak dini dengan harapan pada saat dewasa nanti mereka dapat menjadi patriot-patriot bangsa penerus perjuangan yang siap menghadapi semua tantangan hidup dengan mengedepankan cinta tanah air, persaudaraan dan mengutamakan kepantingan bangsa dan negara,” jelasnya.

Pesta siaga ini lanjut Sekmabicab, sebagai wahana untuk seleksi bagi barung yang hasilnya disiapkan untuk mengikuti pesta siaga tingkat Kwarda Jateng pada Bulan Maret di Kwarcab Pekalongan. Dia harapkan motivasi Kwartir Ranting (Kwaran) dan gugus depan yang mengirim kontingen bukan semata-mata untuk meraih kemenangan semata. “Mari kita berpikir jauh ke depan melalui kegiatan ini kita ingin memberikan kesempatan kepada anak-anak kita untuk lebih mengenal sahabat- sahabatnya dari seluruh wilayah Kabupaten Pemalang,” ujarnya. Sekmabicab usai membacakan sambutan Bupati Pemalang

selaku Kamabicab membuka pesta siaga tersebut. Pembukaan disertai dengan penyematan tanda peserta kepada perwakilan Pramuka siaga secara simbolis. Ketua Panitia Johan Rusadi SPd mengemukakan pesta siaga dimaksudkan untuk memberikan wadah kegiatan bagio peserta didik Pramuka Siaga untuk meningkatkan pengetahuan, pengalaman dan keterampilan agar mampu mengembangkan diri di gugus depannya masing-masing. Para pesertanya adalah utusan kwartir ranting ke Kwarcab Pemalang yang masing-masing mengirim satu barung putra dan satu barung putri. (ali)

Valentines Day, Puluhan Murid TK Lomba Mewarnai ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

PESTA SIAGA - Pesta Siaga diselenggarakan di SMAN 1 Pemalang Sabtu (21/2) untuk lebih mengenal persahabatan.

Langitku Biru, Kapolres Lempar ... dari halaman 9 Kapolres. Hadiah yang dilempar mulai dari payung, bingkisan kecil dan bingkisan besar. Namun untuk hadiah utama berupa sepeda antik senilai Rp 12 juta tidak dilemparkan ke pengunjung. “Agar lebih cepat, kalau

diundi terlalu lama,” kata Kapolres usai melakukan aksi lempar hadiah tersebut. Beberapa peserta memrotes aksi ini karena tiket undian juga ikut dilempar hingga bertebaran. Akibatnya panitia harus kembali memunguti tiket tersebut untuk dilakukan pengundian hadiah utama. Acara berlang-

sung meriah ini menggandeng sponsor utama Yamaha Anugrah Pemalang. Sementara peraih hadiah utama berupa sepeda antik senilai Rp 12 juta adalah Sugeng anggota Polres Pemalang. Hadiah utama lainnya berupa sepeda tandem diraih oleh anggota paguyuban sepeda ontel Pemalang (PSOP). (ali)

DBD Serang Kertosari dari halaman 9 senantiasa menjaga lingkungannya agar bersih. Dari pekarangan rumah, tempat pembuangan limbah rumah tangga,

hingga kubangan-kubangan yang dimungkinkan untuk bersarang nyamuk. Selain itu, ia juga menghimbau agar orang tua anak senantiasa menjaga anaknya dengan baik. Korban

sendiri sebagaimana dikemukakan Kades Triyono, kedua orang tuanya tinggal di Jakarta. Sehingga pengawasannya agak kurang selama diasuh neneknya. (mg6)

Semangat Imlek, Lestarikan Budaya dari halaman 9 Sugondo SE MM MSi yang mewakili Bupati Pemalang HM Machroes SH itu dimulai sekitar pukul 18.00 WIB. Yakni dengan diawali pertunjukan Barongsai serta jamuan makan malam. Perayaan Imlek serta HUT PSMTI ke 10 bertambah meriah, dengan hadirnya aneka tarian Tionghoa yang membuat decak kagum tamu undangan dengan atraksi panggung PSMTI Kabupaten Pemalang yang telah genap berusia 10 tahun, merupakan organisasi masyarakat resmi yang mewakili masyarakat Tionghoa se-Kabupaten Pemalang. Dimana pada tahun 2009 lalu masingmasing bidang telah melaksanakan agenda sosial. Hal ini dilakukan sebagai wujud soli-

daritas untuk sesama serta visi dan misi yang berorientasi pada sosial. Perayaan Imlek lanjut Farianto, disebut juga sebagai “Hari Pengucap Syukur”. Sedangkan Tari Liong atau Barongsai yang pada mulanya dilaksanakan sebagai prosesi untuk mengusir bala, belakangan menjadi pertunjukan budaya yang mempunyai nilai luhur dalam mempersatukan masyarakat Tionghoa dengan masyarakat pada umumnya. Tidak heran bila dalam merayakan Tahun Baru Imlek 2561, pihaknya mengambil tema “Dengan semangat Imlek, kita lestarikan budaya Bangsa”. Sementara itu, H Sumadi Sugondo SE MM MSi yang mewakili Bupati Pemalang HM Machroes SH menuturkan,

peran serta Marga Tionghoa Kabupaten Pemalang dalam 2 periode kepemimpinannya, selama ini mampu memberikan sumbangsih bagi kemajuan perekonomian masyarakat. Yakni dengan mendorong jalannya roda perekonomian measyarakat melalui berbagai bidang usaha.“Pemerintah akan mensupport, yakni dengan memudahkan berinvestasi tanpa harus mempersuli perijinan,” ungkap dia. Selain itu, masyarakat Tionghoa juga turut menjaga stabilitas masyarakat Pemalang menjadi lebih aman dan damai. Meski adat-istiadatnya berbeda lanjutnya lagi, namun mampu menjaga dan memerankan dirinya ditengah-tengah masyarakat, yakni dengan membaur bersama-sama. (hasan)

PEMALANG - Lomba mewarnai digelar oleh salah satu dealer sepeda motor di Kecamatan Petarukan. Puluhan murid TK mengikuti lomba tersebut dalam rangka hari kasih sayang (valentines day), Sabtu (20/2) lalu di komplek pasar lama Petarukan. Meski sederhana namun acara berlangsung meriah.

Anak-anak TK tersebut sangat antusias mengikuti lomba. Mereka berusaha untuk mewarnai dengan sebaik-baiknya. Salah satu panitia penyelenggara Awi lomba mewarnai menjadi agenda tahunan dari perusahaannya. “Kami tidak menetapkan tema mewarnai, namun karena dalam rangka hari kasih sa-

yang setidaknya melalui acara seperti ini even promosi kami bisa berjalan,” kata dia. Dalam lomba tersebut sedikitnya 65 murid dari 341 TK se-Kecamatan Petarukan terlibat. Mereka selain didampingi guru-gurunya juga didampingi orang tua yang menunggui di tempat khusus. Acara tersebut dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan

tidak melalui seremonial. “Kita langsung pada pokok acara yakni mewarnai dan selesai mewarnai dilakukan penjurian dan pengumuman pemenang,” ujarnya. Akhirnya tampil sebagai pemenang adalah TK dari Desa Serang sedangkan juara kedua TK dari Kendalsari dan juara ketiga dari Desa Petanjungan. (ali)

Biang Kerok Terpuruknya Bangsa dari halaman 9 Nasional Pendidikan (BNSP) Pusat itu mengatakan, diterapkannya standar pendidikan yang meliputi standar kompetensi lulusan, standar isi, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan pendidikan, dan standar penilaian adalah upaya kemen-

terian pendidikan dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang lebih bermutu. “Jangan sampai siswa sekolah, baik SD, SMP, SMA, maupun mahasiswa di perguruan tinggi, diluluskan kalau belum memenuhi standar yang telah ditetapkan,” tandas Yunan yang juga Ketua Majelis Dikdasmen Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Karena apabila kemampuan

dan pengetahuannya belum memenuhi standar dan diluluskan, nantinya justru akan menjadi bumerang. Karena dari beberapa studi dan penelitian yang telah dilakukan para pakar, biang kerok dari keterpurukan bangsa Indonesia salah satunya adalah dari permasalahan tersebut. Berangkat dari sini pula, ia mengajak kepada insan pendidikan di Kabupaten Pemalang

untuk senantiasa menjalankan standar pendidikan nasional dengan baik dan benar. Sehingga out put-nya benar-benar bisa dipertanggungjawabkan. “Mantapkan hati dengan lurus untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, yakni dengan mulai dari diri sendiri,” ajaknya kepada guru-guru seKab Pemalang yang memenuhi gedung yang terletak di depan Polres Pemalang tersebut. (mg6)

Ingin Berhasil, Tapi Tak Mau Kerja Keras dari halaman 9 Pendidikan Nasional dan Implementasi Total Quality Management,” ungkap Suhardi yang juga Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah Ulujami. Guru Besar UNNES Prof Dr Joko Widodo dalam menyampaikan makalahnya mengatakan, mutu secara harfiah (kata) mempunyai arti derajat keunggulan suatu barang atau jasa dibandingkan dengan yang lain. Dengan kata lain ada nilai lebih yang ditawarkan. Sedangkan pendidikan bermutu adalah pendidikan yang telah memenuhi Standar Nasional Pendidikan (SNP). Dimana SNP ini meliputi 8 poin yang harus dilaksanakan, di antaranya standar kompetensi lulusan, isi, pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan

prasarana, pengelolaan, pembiayaan pendidikan, dan standar penilaian. Menerapkan NSP lanjut dia, sama sulitnya dengan memasukkan benang ke dalam jarum. Karena budaya yang sudah “kadung” melekat dalam masyarakat adalah budaya instan. Sehingga segala sesuatunya dilakukan dengan tergesa-gesa dan tidak memakai aturan. Padahal dengan begitu, secara tidak langsung pendidikan menciptakan generasi-generasi bangsa yang rapuh. “Budaya instan, ingin berhasil akan tetapi tidak mau bekerja keras,” terang Yunan yang juga Ketua Majelis Dikdasmen Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Sementara itu, Prof Dr Joko Widodo menyampaikan, tujuan diterapkannya TQM dalam bidang pendidikan adalah me-

ningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan, terus menerus, dan terpadu. Artinya, ada upaya dan kerja keras yang dilakukan secara berkesinambungan pada setiap komponen pendidikan. “Tidak bisa melakukan pekerjaan belum selesai, kemudian sudah berpindah lagi mengerjakan yang lain,”ucap dia. Diterapkannya TQM dalam dunia pendidikan sendiri sebagaimana dikemukakan Joko, harus dilakukan dengan memenuPonsel /online internet tuk transaksi tagihan listrik, telepon, speedy, FIF, Adira, isi pulsa dll. Modal awal 300.000 atau 1,8 jtdapat 6 HU dengan deviden kl 200.000/bln. http ://www. kartupulsa.com. kode aktivasi 22345 61589 Hub 02845803000

hi tuntutan masyarakat yang terus berkembang. Dan, karena pendidikan merupakan aktifitas sistemik, treatment terhadap salah satu aspek akan berdampak pada seluruh aspek yang lain. “Pendidikan merupakan sebuah sistem, karenanya perlu dibangun sebuah sistem yang berkualitas,” terangnya. (mg6)


CMYK

SENIN, 22 FEBRUARI 2010

MENUJU G1-G2

10

RADAR TEGAL

Sikap Pejabat dan PNS Undang Reaksi Terang-Terangan Dukung Balon Bupati

AGUS P/RADAR PEMALANG

RAKERDA - Wakil Ketua DPD Partai Golkar Tingkat I Jawa Tengah DR Noor Achmad saat memberikan arahan dan pertimbangan politiknya dalam Rakerda DPD Partai Golkar Kabupaten Pemalang.

Rois Diminta Ngurusi Partai Bukan Maju Pilkada Rakerda Partai Golkar PEMALANG – Wakil Ketua DPD Partai Golkar Tingkat I Jawa Tengah Noor Achmad meminta Ketua DPD Partai Golkar Rois Faisal tidak maju dalam Pilkada tetapi mengurusi Partai Golkar. Alasannya, Partai Golkar masih membutuhkan kepemimpinannya untuk membesarkan partai demi pemenangan Pemilu mendatang di Kabupaten Pemalang. “Kalau saya boleh memberikan pertimbangan secara pribadi, HM Rois Faisal mengurusi partai dulu. Untuk kesempatan kali ini, Partai Golkar harus bisa memenangkan Pemilu,” kata Noor Achmad dalam acara Rakerda Partai Golkar Kabupaten Pemalang di Gedung DPD setempat, Minggu (21/2) kemarin. Pertimbangan politik yang telah disampaikan kepada seluruh jajaran pengurus Partai Golkar tersebut, setelah dirinya

mengamati perkembangan politik di Partai Golkar yang ada di Kabupaten Pemalang. “Rasa-rasanya belum ada kesiapan Ketua DPD Partai Golkar setempat untuk maju dalam Pilkada nanti,” kata dia. Dalam kesempatan itu, Noor Achmad juga meminta kepada DPD Partai Golkar setempat memperpanjang pelaksanaan penjaringan balon cabup dan cawabup hingga akhir Februari nanti. Harapannya dengan perpanjangan tersebut, akan terbuka seluas-luasnya kesempatan warga yang ingin maju dalam Pilkada. Sehingga nantinya dapat menemukan cabup dan cawabup yang betul-betul sesuai harapan masyarakat Pemalang. “Kami minta penjaringan balon untuk diperpanjang dan untuk dibuka seluas-luasnya agar masyarakat memanfaatkan kesempatan ini,” ujarnya. Dia menegaskan kepada jajaran pengurus Partai Golkar di Kabupaten Pemalang tidak

memaksakan kehendak kepada seseorang dan dalam Pilkada nanti juga jangan sampai ada yang mau coba-coba bermain politik untuk kepentingan pribadi. Sebab, dengan bermain sendiri atau secara sembunyi nantinya akan menambah persoalan dan akan memunculkan kecurigaan terhadap partai. “Kami berharap jajaran pengurus dan kader Partai Golkar dalam Pilkada ini jangan sampai ada pemaksaan kehendak kepada seeorang dan juga jangan sampai Pilkada nanti untuk main-main,”tandasnya. Dengan munculnya pertimbangan politik itu, dan akan dibukanya kembali penjaringan cabup dan cawabup, banyak kemungkinan yang bakal terjadi. Seperti halnya Ketua DPD Partai Golkar Pemalang Rois Faisal yang dimungkinkan batal maju dalam Pilkada. Rois Faisal sendiri terkesan bingung menentukan sikap. Meskipun banyak kader partai yang ber-

harap dirinya maju sebagai cawabup untuk berpasangan dengan cabup H Sumadi Sugondo yang kini telah resmi mendaftar di Partai Golkar. Rois Faisal sendiri belum ikut mendaftarkan diri sebagai cawabup di partainya. Kendati penjaringan sudah ditutup. Kebenaran Rois Faisal belum ikut mendaftarkan diri masuk dalam bursa pencalonan cabup dan cawabup di partai Golkar dibenarkan Sekretaris DPD Partai Golkar setempat Ujianto MR dan Ketua Tim Pilkada H Muchlis Yasin BA. Meskipun keduanya belum memastikan. “Tunggu saja nanti hasil keputusan Rakerda apakah penjaringan balon akan diperpanjang atau tidak,” ujarnya. Hingga berita ini diturunkan Rakerda masih terus berjalan dan belum ada kejelasan keputusan akhir apakah Rois Faisal maju atau tidak dalam Pilkada. Termasuk soal perpajangan penjaringan cabup dan cawabup. (mg1)

PEMALANG – Banyak pejabat dan sejumlah Pengawai Negeri Sipil (PNS) lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupeten Pemalang yang memberikan dukungan kepada salah satu balon bupati dengan cara terang-terangan dan banyak yang memanfaatkan fasiltas negara seperti menggunakan mobil dinas. Hal ini ternyata mengundang reaksi keras Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Pemalang Waluyo AT. “Meskipun memberikan dukungan kepada salah satu calon bupati itu hak dan tidak ada larangan namun mestinya sikap seorang PNS itu tidak demikian dan caranya tidak harus seperti itu. Padahal PNS itu sendiri terikat dengan yang namanya

dok/rateg

Waluyo AT

aturan, sehingga mestinya harus bisa memberi contoh yang baik kepada masyarakat apalagi seorang pejabat itu merupakan panutan masyarakat,” kata Waluyo AT dalam pres realeasemenanggapi maraknya pejabat dan PNS yang ramai-ramai memberikan dukungan kepada calon bupati dan banyak menggunakan fasilitas negara saat mengantarkan ca-

bup mendaftar dan menyerahkan formulir di salah satu partai. Dia sangat menyayangkan sikap para pejabat yang melakukan hal demikian. Sebab, Pemalang yang sekarang ini kondisinya sangat kondusif, dengan munculnya aksi para pejabat yang melakukan dukungan secara terang-terangan, justru menyulut pihak lain untuk menyikapi persoalan tersebut. “Mestinya sebagai pejabat itu harus bisa menjaga kondusivitas daerahnya sendiri. Dan kami juga bagian masyarakat Pemalang tidak melarang kepada siapapun untuk berpartisipasi dalam Pilkada. Akan tetapi norma dan aturan tentunya harus dijaga agar Pilkada nanti tetap kondusif,” ujarnya seraya berharap semua warga Pemalang untuk menjaga situasi dan kondisi di Pemalang tetap kondusif sesuai harapan besama. (mg1)

Tak Butuh Calon Ideal RAMAINYA bursa calon bupati dan wakil bupati Pilkada 2010 berpengaruh juga pada politikus asal Partai Golkar Ujiyanto MR. Bahkan bapak asal Petarukan ini mengakui partainya pun ikut-ikutan menghangat dengan belum mendaftarnya Sang Ketua dalam pendaftaran calon bupatiwakil bupati partai tersebut sampai Sabtu kemarin. Namun demikian Uut punya kriteria untuk cabup cawabup partainya. “Golkar akan menetapkan pasangan cabup-cawabup yang jadi,” kata dia saat ditanya mengenai cabup-cawabup ideal bagi Partai Golkar.

Menurut dia, partainya tidak membutuhkan pasangan yang ideal untuk memenangkan Pilkada 2010. Pasangan yang akan diusung adalah pasangan yang mampu menang dalam pilkada nanti. Partai Golkar cukup sibuk dengan membuka pendaftaran cabup dan cawabup ini. Partai ini memenuhi kuota untuk mengusung dan mendaftarkan calonnya ke KPU. Sehingga tidak heran banyak tokoh yang mengambil formulir pendaftaran dan mengembalikannya setelah diisi. Dalam waktu dekat setelah pendaftaran ditutup Golkar akan mengirim namanama yang mendaftar ini ke

dok/rateg

Ujiyanto MR

DPP untuk dilakukan survei dan selanjutnya ditetapkan calon-calonnya. (ali)

Pengajian Akbar Gebyar Muktamar 1 Abad Muhammadyah

AGUS P/RADAR PEMALANG

HADIAH - Kepala Cabang Yamaha Agung Motor Pemalang Achmad Mustolib menyerahkan hadiah televise kepada Aminah pemenang undian dalam acara Gathering With Yamaha Agung Motor

Memanjakan Konsumen PEMALANG – Gathering With Yamaha Agung Motor membuat para konsumen betulbetul dimanjakan, kemarin. Apalagi dalam kegiatan tersebut banyak hiburan yang disajikan termasuk juga acara bagi-bagi hadiah kepada para pengujung. Kepala Cabang Yamaha Agung Motor Pemalang Achmad Mustolib mengatakan acara Gathering With Yamaha Agung Motor ini untuk memberikan apresiasi kepada pelanggan dan calon pelanggan yang ada di Kabupaten Pemalang sebagai wilayah pemasaran produk Yamaha. Hal itu menunjukkan keberhasilan Yamaha dalam mempimpin pasar otomotif roda dua secara nasional. Disamping itu, sebagai ucapan terima kasih kepada pelanggan yang telah mempercayakan pembelian dan perawatan sepeda motornya di Yamaha Agung Motor Pemalang. “Yang pasti acara ini untuk memanjakan para pelanggan

CMYK

karena banyak hiburan yang disajikan,” ujar Mustolib seraya,” katanya kepada Radar di sela-sela acara. Dia mengungkapkan, hiburan yang disajikan yaitu hiburan orgen tungal, magic show, game-game atau permainan dan pemberian sejuta hadiah dan doorprize kepada para pengunjung. Sebagai hadiah utama berupa televisi berwarna 21 inchi. “Selain acara hiburan, pengunjung atau peserta acara ini juga diajak mengikuti dialog interaktif. Harapannya banyak masukan saran dan kritik baik soal produk Yamaha maupun soal layanan yang ada di Yamaha Agung Motor.” Untuk mengawali kegiatan ini, para pelanggan juga telah mengikuti undian Meet and Great With Jorge Lorenzo dan tiga di antaranya ada yang memenangkan undian tersebut yaitu Ari Mawardi, Kasmari dan Zaenal Abidin yang kesemuanya adalah konsumen Yamaha Agung Motor Pemalang. (mg1)

PEMALANG – Keluarga besar Muhammadyah di Kabupaten Pemalang, Sabtu (20/2) lalu di Kantor Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS) Baitutamil Muhammadyah (BTM) Pemalang, mengikuti acara pengajian akbar dalam menyambut Muktamar 1 Abad Muhammadyah. Sebagai penceramah dalam acara tersebut adalah Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadyah (PWM) Jawa Tengah Drs M Tasfsir dan acara dihadiri Ketua Pimpinan Daerah (PD) Muhammadyah Kabupaten Pemalang Dr Mahrus Achid. Pimpinan KJKS BTM Pemalang selaku Panitia Penyelenggara Burhannudin menuturkan, pengajian akbar ini dalam rangkaian Gebyar Muktamar 1 Abad Muhammadyah yang diikuti keluarga besar

muhammadyah di Kabupaten Pemalang. Untuk memeriahkan acara ini, panitia juga menyelenggarakan sejumlah kegiatan di antaranya pawai ta’aruf, khitanan masal yang diikuti sebanyak 48 anak dari keluarga kurang mampu. Adapun sebagai penceramah dalam pengajian ini adalah Ketua PWM Jawa Tengah Drs M Tafsir. “Sebagai acara inti dalam rangkaian kegjatan ini adalah dilakukannya peresmian gedung baru KJKS BTM Pemalang yang dipusatkan di wilayah Kecamatan Randudongkal sekaligus digelarnya Rapat Anggota Tahunan (RAT) tutup buku 2009,” katanya. Dengan terselenggaranya rangkain kegiatan ini, lanjut Burhannudin, akan menambah semangat anggota Muhammadiyah dalam ikut berorgani-

CERAMAH Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadyah (PWM) Jawa Tengah Drs M Tasfsir sedang memberikan ceramahnya di pengajian akbar gebyar Muktamar 1 Abad Muhammadyah.

AGUS P/RADAR PEMALANG

sasi dan membangun organisasi ini lebih besar lagi. Salah satunya membuka usaha koperasi yang telah dibangun dan

telah berjalan memasuki tahun kedua yang kini telah memiliki gedung baru dan sebelumnya dalam melakukan usahanya

masih menyewa tempat. “Alhandulillah dengan semangat dan kebersamaan usaha terus maju pesat.” (mg1)


CMYK

SENIN, 22 FEBRUARI 2010

RADAR SLAWI

BERLANGGANAN (0283) 340 900 / SMS ke 0815.5643.6843

Dewan Dinilai Resahkan Masyarakat Soal Cacaban Dijadikan Kawasan Prostitusi

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

HATI-HATI - Nampak papan pengumuman kendaraan diminta hati-hati karena ada perbaikan jalan.

Kerusakan Jalan Pantura Kian Merata

SLAWI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tegal dinilai telah meresahkan masyarakat setempat. Pasalnya, Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPRD Kabupaten Tegal Abdul Baar telah merencanakan untuk menerbitkan peraturan daerah yang mengatur miras dan prostitusi, serta menjadikan Cacaban sebagai kawasan prostitusi Kabupaten Tegal. Akibat lontaran tersebut, Ketua Baleg DPRD Kabupaten Tegal Abdul Baar menuai protes. Seperti oleh dua aktivis Lingkar Studi Slawi (LiSUS) Helmy Alamsyah dan Ahmad Mudofar. Menurut Helmy Alamsyah yang membidangi kajian politik lokal di LiSUS, tidak sepatutnya seorang wakil rakyat melontarke hal 9 kol 4

Penyebab KECELAKAAN MUSIM hujan yang masih terus mengguyur Tegal dan sekitarnya, membuat sejumlah kerusakan di jalur pantura bertambah parah. Bahkan, akibat kondisi jalan yang penuh dengan lubang yang menganga lebar ini, banyak insiden lakalantas yang terjadi. ‘’Dari hasil pantauan di lapangan, kerusakan jalan untuk wilayah jalur pantura, terlihat dari Brebes hingga Pekalongan. Sedangkan kerusakan jalan yang bervariasi ini juga merupakan salah satu penyebab terjadinya lakalantas,’’ kata Kasubag Lantas Polwil Pekalongan Kompol B Supri-

hatin SIK, kemarin saat melakukan kunjungan di Mapolres Tegal. Menurutnya, kerusakan jalan pantura di wilayahnya ini terjadi akibat

curah hujan yang tinggi, termasuk beban kendaraan yang terkadang tidak terkontrol. Sedangkan parahnya rusak di jalur pantura ini juga menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya lakalantas. Mulai dari Brebes, Kota/ Kabupaten Tegal hingga Pekalongan sendiri, kini banyak kejadian lakalantas akibat jalan rusak tersebut. Hal sama juga dikatakan oleh Kepala Unit Kecelakaan Lalulintas Polres Tegal Iptu Juli Monasoni Sabtu (20/1) kemarin. Mantan KBO Reskrim tersebut menjelaskan bahwa memang salah satu penyebab terjadinya ke hal 9 kol 1

Harga Bawang Merah Semakin Merah SLAWI – Setelah sebelumnya sempat anjlog, kini harga bawang merah memasuki masa tanam mulai tinggi. Bahkan, untuk di kalangan petani saja harga bawang merah yang sebelumnya per kg-nya Rp 2.500, kini harganya mencapai Rp 8 ribu hingga 10 ribu per kgnya. Sedangkan untuk per kuintalnya bisa mencapai Rp 1 juta. ‘’Untuk bawang berkualitas sedang, harganya bisa Rp 8 ribu. Sedangkan bawang berkualitas baik bisa mencapai harga Rp 10 ribu per kgnya,’’ terang Sulastri (32) petani bawang asal Kramat. Menurutnya, naiknya harga bawang merah ini lantaran saat ini termasuk dengan kondisi cuaca yang curah hujannya tinggi, para petani lebih memilih ke hal 9 kol 4

LRI Kabupaten Tegal Dibentuk LEMBAGA Reclasseering Indonesia (LRI) Komisariat Daerah (Komda) Kabupaten Tegal, akhirnya terbentuk. Pembentukan ditandai dengan pengukuhan pengurus LRI Komda Kabupaten Tegal, di pendopo Ki Gede Sebayu Pemkab Tegal, Minggu (21/2) kemarin. Pengukuhan dan pengambilan sumpah pengurus dilakukan oleh Ketua Umum LRI, Prof Dr H Mukidjan Rio Supadmo MSc. Acara dihadiri jajaran pengurus LRI se-eks karesidenan Pekalongan.

Ketua Umum LRI, Prof Dr H Mukidjan Rio Supadmo MSc, menjelaskan, reclasseering artinya mengangkat harkat dan martabat manusia kepada posisinya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa. Yakni dengan mengembalikan ke dalam kehidupan normal di masyarakat, membentuk dan membimbing akhlaq dan moral para narapidana, eks narapidana, atau residivis agar dapat kembali ke tengah-tengah masyarakat dengan dibekali budi pekerti luhur, ke hal 9 kol 1

ARIEF NUR RS/RADAR SLAWI

PENGUKUHAN – Pengukuhan jajaran pengurus LRI Komisariat Daerah Kabupaten Tegal, Kota Tegal, dan Kabupaten Pekalongan oleh Ketua Umum LRI, Prof Dr H Mukidjan Rio Supadmo MSc (kiri) di pendopo Pemkab Tegal.

Stikes Bhamada Gelar Diklatsar KSR

Bentuk Tim Satuan Tanggap Siaga Bencana Sedikitnya 68 anggota baru Korps Suka Rela (KSR) Palang Merah Indonesia (PMI) unit Stikes Bhamada Slawi, mengikuti kegiatan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) anggota KSR. Diklatsar dilangsungkan selama 2 hari berturut-turut. LAPORAN : ARIEF NUR

ARIEF NUR RS/RADAR SLAWI

TUK – Seremonial upacara penutupan kegiatan Diklatsar KSR PMI unit Stikes Bhamada yang digelar di dalam Tuk Mudal Desa Cempaka Kecamatan Bumijawa.

CMYK

KEGIATAN dilangsungkan di kampus Stikes Bhamada Slawi, Sabtu (20/2), yang diisi dengan kegiatan berupa Upacara Pembukaan dan Dinamika Kelompok. Siang harinya, kegiatan dilanjutkan di MTs Miftahul Huda Desa Cempaka

Kecamatan Bumijawa, hingga berakhir Minggu (21/2). Adapun materi yang diberikan selama peserta menjalani kegiatan di MTs Miftahul Huda, diantaranya berupa Kepalangmerahan, dasar-dasar pertolongan pertama, teknik dasar evakuasi darat, out bound, serta simulasi penanggulangan bencana tanah longsor yang menelan korban masal. Menurut pelatih cabang PMI, drs Budi Martono, kegiatan Diklatsar tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan oleh KSR unit Stikes Bhamada. Kegiatan dilaksanakan setiap kali penerimaan calon anggota baru KSR unit Stikes Bhamada Slawi. ‘’Melalui Diklatsar, kami harap peserta dapat menguasai seluruh materi yang diberikan. ke hal 9 kol 4

DOK/RADAR SLAWI

KAWASAN CACABAN - Kawasan obyek wisata Cacaban direncanakan akan dijadikan kawasan prostitusi. Bagaimana menurut Anda?

AGUS WIBWO/RADAR SLAWI

MAHAL - Bawang merah kini harganya mahal, sebelumya per kg hanya Rp 2.500 kini menjadi Rp 8.000.


PEMALANG

4

SENIN 22 FEBRUARI 2010

RADAR TEGAL

PENDIDIKAN Biang Kerok Terpuruknya Bangsa MENGAPA dunia pendidikan kita selama ini tidak pernah maju dan makin terpuruk? Padahal jumlah sarjana, magister pendidikan, dan doktor di bidang pendidikan setiap tahun terus bertambah. Jumlah mereka ini bukan lagi dalam hitungan puluhan, akan tetapi mencapai ratusan yang dilahirkan setiap tahun. Bukan hanya di bidang pendidikan, di bidang hukum, politik, ekonomi, kedokteran juga mengalami hal yang sama. Itu sebabnya ada permasalahan Century, SUMITRO/RADAR PEMALANG kerap dijumpai mal praktik, juga perProf Dr H Yunan Yusuf tumbuhan ekonomi Indonesia yang tak kunjung membaik. Demikian disampaikan Prof Dr H Yunan Yusuf ketika menyampaikan pengantar makalahnya “Pendidikan Bermutu”, dalam Seminar Nasional Pendidikan yang diselenggarakan SMK Muhammadiyah Ulujami di Gedung Serba Guna Pemalang Minggu (21/2) kemarin. Lebih lanjut Anggota Tim Sosialisasi Ujian Nasional (UN) dan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) Badan Standar Nasional Pendidikan (BNSP) Pusat itu mengatakan, diterapkannya standar pendidikan yang meliputi standar kompetensi lulusan, standar isi, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan pendidikan, dan standar penilaian adalah upaya kementerian pendidikan dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang lebih bermutu. “Jangan sampai siswa sekolah, baik SD, SMP, SMA, maupun mahasiswa di perguruan tinggi, diluluskan kalau belum memenuhi standar yang telah ditetapkan,” tandas Yunan yang juga Ketua Majelis Dikdasmen Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Karena apabila kemampuan dan pengetahuannya belum memenuhi standar dan diluluskan, nantinya justru akan menjadi bumerang. Karena dari beberapa studi dan penelitian yang telah dilakukan para pakar, biang kerok dari keterpurukan bangsa Indonesia salah satunya adalah dari permasalahan tersebut. Berangkat dari sini pula, ia mengajak kepada insan pendidikan di Kabupaten Pemalang untuk senantiasa menjalankan standar pendidikan nasional dengan baik dan benar. Sehingga out put-nya benar-benar bisa dipertanggungjawabkan. “Mantapkan hati dengan lurus untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, yakni dengan mulai dari diri sendiri,” ajaknya kepada guruguru se-Kab Pemalang yang memenuhi gedung yang terletak di depan Polres Pemalang tersebut. (mg6)

EVENT Langitku Biru, Kapolres Lempar - Lempar Hadiah PEMALANG - Dalam rangka mengurangi polusi udara dan menciptakan suasana nyaman dan bersih, Polres Pemalang menggelar acara olahraga sepeda sehat dengan tajuk Langitku Biru. Acara ini dihadiri oleh Kapolwil Pekalongan KBP Fatkhurohman, Muspida, dan Kapolres Tegal, Brebes, Pekalongan. Sedikitnya 2000 warga mengikuti sepeda sehat dengan menyusuri kota dan alam tersebut. Puluhan hadiah doorprize dibagi ke peserta dengan cara dilemparkan begitu saja oleh Kapolres AKBP Burhannudin SIK. Kapolwil dalam sambutannya mengatakan, kegiatan sepeda sehat dengan tajuk Langitku Biru itu untuk menyadarkan kepada masyarakat akan pentingnya udara yang bersih dan sehat. “Melalui acara ini kami berharap udara kota Pemalang menjadi bersih,” kata dia didampingi Muspida dan para Kapolres di wilayahnya. Usai memberikan sambutan Kapolwil melepas balon yang berisi hadiah ke udara. Peseta sepeda sehat yang sejak pukul 06.00 WIB berkumpul di alun-alun Pemalang itu dilepas Wakil Bupati H Junaedi SH MM sekitar pukul 07.00 WIB. Peserta selanjutnya mengikuti rute yakni mengitari alun-alun, jalan Pemuda, Jl Serayu, Kelurahan Kebondalem, Jl Samanhudi, Jl Urip Sumoharjo menuju ke Widuri. Selanjutnya dari OW Widuri peserta masuk ke sirkuit roadrace menuju Desa Danasari, Terminal Induk hingga finis Mapolres. Di Mapolres peserta disuguhi hiburan musik dan taburan hadiah. Pada awalnya hadiah dialkukan secara diundi. Namun belakangan Kapolres naik ke panggung dan hadiah yang semula akan dibagi satu-satu dengan diundi dilempar-lemparkan ke peserta. Tentu saja aksi ini mendapat sambutan luar biasa hingga ribuan peserta maju ke depan panggung untuk mendapatkan lemparan dari Kapolres. Hadiah yang dilempar mulai dari payung, bingkisan kecil dan bingkisan besar. Hanya sepeda antik senilai Rp 12 juta yang tidak dilemparkan. (ali)

DBD Serang Kertosari Langsung Diadakan Fogging ULUJAMI – Demam Berdarah Dengeu (DBD) menyerang salah satu warga di Desa Kertosari Kecamatan Ulujami. Korbannya adalah salah satu anak berusia 10 bulan di RT 03 RW 02 desa setempat. Putri (10 bln), nama korban tersebut langsung dirujuk ke Rumah Sakit Siti Khotidjah Pekalongan. Terjadinya serangan DBD ini, oleh pihak Desa Kertosari

langsung ditindaklanjuti dengan meminta Puskesmas Ulujami untuk segera dilakukan fogging (pengasapan). Karena, banyaknya kubangan milik warga selama datangnya musim hujan, tidak ditutupi sehingga membuat nyamuk bisa bersarang bebas di tempat tersebut. “Begitu mengetahui adalah salah satu warga kami yang terserang DBD, kami langsung mengadakan koordinasi dengan bidan dan Puskesmas setempat agar segera dilakukan

fogging,” ungkap Kepala Desa Kertosari Joko Triyono kepada Radar, Minggu (21/2) kemarin. Untuk mengantisipasi meluasnya serangan DBD lanjut dia, pihaknya kemudian mengadakan koordinasi dengan perangkat desa setempat untuk segera melakukan bersih-bersih di masing-masing RT. Yakni, sesaat setelah diadakannya fogging yang dilaksanakan pada Jumat (19/2). Bersih-bersih atau kerja bhakti dilakukan di RT 2, 3, 5, 7, dan RT 8, dengan melibatkan se-

luruh warganya. Yakni dengan membersihkan tempat-tempat sampah, menimbun barang-barang yang ada kemungkinan disinggahi nyamuk, dan melancarkan saluran air atau drainase. Dia menjelaskan, kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungannya selama ini memang agak kurang. Sehingga pada saat musim hujan, ada semacam “kekagetan” ketika salah satu warganya terserang DBD. Dalam kesempatan itu, Kades Triyono juga mengharapkan agar masyarakat senan-

tiasa menjaga lingkungannya agar bersih. Dari pekarangan rumah, tempat pembuangan limbah rumah tangga, hingga kubangan-kubangan yang dimungkinkan untuk bersarang nyamuk. Selain itu, ia juga menghimbau agar orang tua anak senantiasa menjaga anaknya dengan baik. Korban sendiri sebagaimana dikemukakan Kades Triyono, kedua orang tuanya tinggal di Jakarta. Sehingga pengawasannya agak kurang selama diasuh neneknya. (mg6)

Semangat Imlek, Lestarikan Budaya Bangsa HARI Raya Imlek pada tanggal 1 bulan 1 tahun Imlek (Cia Gwee Che It) yang dirayakan oleh masyarakat Tionghoa Pemalang, hendaknya dilaksanakan dengan khidmat, penuh kedamaian dan kebersamaan, tanpa membedakan adanya perbedaan agama dan kepercayaan. Karena makna dari datangnya Tahun Baru Cina adalah sebagai ungkapan rasa syukur atas berkat dan kelimpahan, serta permohonan berkat dan pertolongan Tuhan pada tahun yang akan datang. Demikian disampaikan Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Pemalang, Farianto kepada Radar Sabtu (20/2) malam lalu. Dalam kegiatan yang dilangsungkan di Gedung Serba Guna Pemalang tersebut, selain digelar untuk merayakan Tahun Baru Imlek 2561, juga sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun ke-10 PSMTI. Acara yang dihadiri Ketua PSMTI Jawa Tengah dan Sekda Pemalang H Sumadi Sugondo SE MM MSi yang mewakili Bupati Pemalang HM Machroes SH itu dimulai sekitar pukul 18.00 WIB. Yakni dengan diawali pertunjukan Barongsai serta jamuan makan malam. Perayaan Imlek serta HUT PSMTI ke 10 bertambah meriah, dengan hadirnya aneka tarian Tionghoa yang membuat decak kagum tamu undangan dengan atraksi panggung PSMTI Kabupaten Pemalang yang telah genap berusia 10 tahun, merupakan organisasi masyarakat resmi yang mewakili masyarakat Tionghoa se-Kabupaten Pemalang. Dimana pada tahun 2009 lalu masing-masing bidang telah melaksanakan agenda sosial. Hal ini dilakukan sebagai wujud solidaritas untuk sesama serta visi dan misi yang berorientasi pada sosial. Perayaan Imlek lanjut Farianto, disebut juga sebagai “Hari Pengucap Syukur”. Sedangkan Tari Liong atau Barongsai yang pada mulanya

M HASANUDIN / RADAR PEMALANG

MENYALAKAN LILIN – Ketua PSMTI Pemalang Farianto menyalakan lilin HUT ke-10.

dilaksanakan sebagai prosesi untuk mengusir bala, belakangan menjadi pertunjukan budaya yang mempunyai nilai luhur dalam mempersatukan masyarakat Tionghoa dengan masyarakat pada umumnya. Tidak heran bila dalam merayakan Tahun Baru Imlek 2561, pihaknya mengambil tema “De-

ngan semangat Imlek, kita lestarikan budaya Bangsa”. Sementara itu, H Sumadi Sugondo SE MM MSi yang mewakili Bupati Pemalang HM Machroes SH menuturkan, peran serta Marga Tionghoa Kabupaten Pemalang dalam 2 periode kepemimpinannya, selama ini mampu memberikan

sumbangsih bagi kemajuan perekonomian masyarakat. Yakni dengan mendorong jalannya roda perekonomian measyarakat melalui berbagai bidang usaha.“Pemerintah akan mensupport, yakni dengan memudahkan berinvestasi tanpa harus mempersuli perijinan,” ungkap dia.

Selain itu, masyarakat Tionghoa juga turut menjaga stabilitas masyarakat Pemalang menjadi lebih aman dan damai. Meski adat-istiadatnya berbeda lanjutnya lagi, namun mampu menjaga dan memerankan dirinya ditengah-tengah masyarakat, yakni dengan membaur bersama-sama. (hasan)


KABUPATEN TEGAL

8

SENIN 22 FEBRUARI 2010

RADAR TEGAL

Puluhan Ha Tambak Ditelantarkan Kualitas Air Turun

1. 081542084xxx Yth Bupati dan DPRD Kab Tegal, mhn spy ada perhatian dr aparat pemerintah yg berwenang menangani mslh yg kami hadapi. Kami tnggal di jln singkil 91, stiap msm hujan, jln raya dpn rmh langsung jd lautan air hjn + air limbah tahu (dr tmpahan stiap wrg Psalakan yg msak tahu), mhn dg amat sangat aparat terkait menata spy air hjn tdk menggenang. Insya Alloh warga akan gtong ryong sesuai kemampuan wrg.

KRAMAT - Akibat kualitas air yang semakin menurun serta sirkulasi air tambak tidak lancar, puluhan hektar tambak di wilayah Kecamatan Kramat ditelantarkan pemiliknya. Sehingga tidak sedikit tambak yang mengering atau menjadi dangkal karena terlalu lama tidak dimanfaatkan. Salah seorang petani tambak Kecamatan Kramat, Sukarto (50) kemarin mengatakan, sejak

setahun terakhir ini, para petani tambak di Kecamatan Kramat sengaja membiarkan tambaknya tidak diurus. Pasalnya jika dipaksakan ditanami ikan akan mengalami kerugian yang cukup besar. ”Persoalan ini terjadi akibat kualitas air yang semakin menurun menyebabkan sirkulasi air tambak tidak berjalan lancar. Dampaknya, ikan bandeng yang ditanam para petani menjadi sulit untuk tumbuh besar dan berbagai penyakit pun

mudah hinggap, sehingga kematian ikan bisa mencapai di atas 60 persen,” ujarnya. Dia menjelaskan, meski tidak semua tambak mengalami kerusakan tetapi banyak petambak yang tidak berani mengambil risiko. Kalau pun ada yang terpaksa memelihara ikan, biasanya hanya jenis mujahir yang tidak membutuhkan modal besar. Sedangkan petani tambak lainnya, Jaenuri (48) menyebutkan, keberadaan tambak dengan sistem saluran pengairan

ke luar dan masuk yang berbarengan dengan tambak lainnya, menyebabkan penyebaran penyakit yang ada di satu tambak bisa dengan mudah masuk ke tambak lain. Sementara Ketua DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Tegal, Warnadi mengakui, saat ini terdapat kerusakan pada sejumlah tambak di pesisir pantai utara Kabupaten Tegal dikarenakan faktor alam serta ulah manusia yang membuang lim-

KSR PMI Tanam 2.000 Bibit Pohon

2. 085642681xxx Bp ket DPRD, stiap th khol di ponps cikura, pemda memperbaiki jln yg mnj ke ponps, dn khol itu srg bertepatan musim hjn. seiring dgn itu, pemda ngaspal jln, krn pengsplnya dimsm hujan sehingga aspalnya cpt hilang, sptri sekarang ini, tlg kpd DPRD. Kalo memperbaikinya ya jelang khol kurang 2 bln wkt musim terang. eman2 duwit negr, dibuangi tok./ warga cikra.

Hijaukan Lingkungan Tuk Mudal

KEJAKSAAN Utamakan Puldata PROSES penananganan dan merubah status dari saksi menjadi tersangka dalam kasus tindak pidana korupsi, memang terkadang terkesan lambat dilakukan oleh Kejaksaan. Namun demikian, meski terkesan santai dan tidak terlalu garang dalam proses penyidikannya, tim penyidik dari Kejaksaan rupanya memiliki ‘senjata’ khusus yakni dengan cara bisa membidik tersangkanya untuk tidak berkutik. Dalam hal ini, upaya perlawanan yang dilakukan tersangka akhirnya bertekuk saat berada di persidangan. ‘’Penyidikan yang kami lakukan memang DOK.RATEG terkesan lambat dan santai. Namun, di Gunawan SH dalam penglihatan santai dan lambat ini kami tetap melakukan kinerja dan upaya-upaya untuk bisa menjerat tanpa ada pemberontakan dari tersangkanya. Sebab, sebelum kami melangkah ke proses penyidikan lebihlanjut, kami terlebih dulu melakukan upaya Puldata dan Pulbaket, sebagai dasar kami mengetahui akan proses kejadiannya,’’ kata Kasi Intelijen Kejari Slawi Gunawan SH. Menurutnya, dalam tugasnya sebagai Intel di Kejari memang sangatlah berperan dalam mengungkap semua kasus Tipikor. Sebab, bila di dalam INtel sendiri lemah dalam melakukan upaya pencarian data, maka untuk bisa membongkar jaringan pelaku korupsi sangatlah susah. Makanya, dengan memasang telinga lebar-lebar, diharapkan segala sesuatu atau ide kejahatan yang ada bisa segera terdeteksi. ‘’Jadi Puldata dan Pulbaket adalah sesuatu yang menurut kami sangat penting dan harus terus didalami. Sebab, jika dalam Puldata yang dilakukan tidak lengkap, maka upaya menjerat tersangka juga sangatlah susah,’’ jelasnya. Termasuk dalam upaya pengamanan bukti, imbuh Gunawan, bahwa hal itu sangatlah penting dalam mendukung menjebloskan tersangka ke dalam sel tahanan. (gus)

ARIEF NUR RS/RADAR SLAWI

PENANAMAN – Anggota KSR PMI Cabang Kabupaten Tegal yang dibantu sejumlah warga nampak melakukan penanaman bibit pohon di lahan kritis di Desa Cempaka.

Terjebak Lubang, Lengan Kiri Kusriyanto Patah KRAMAT - Jalan pantura yang kini dipenuhi dengan sejumlah lubang yang menganga lebar, mulai dari jalan raya Dampyak Kramat hingga Warureja, rupanya membuat Kusriyanto (47) warga Kelurahan Kalinyamat Wetan RT 01 RW 01 Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal, apes. Pasalnya, Sabtu (20/2) malam, saat melintas di jalan raya Kramat pengendara motor Honda Supra X ini terjebak dalam lubang yang menganga lebar. Korban mengalami patah tulang lengan kirinya, dan terpaksa harus dirawat di RSI Mitra Siaga Tegal. Insiden laka tunggal yang dialami oleh pengendara sepeda motor tersebut, terjadi sekitar

bah atau sampah tidak pada tempatnya. ”Meski penanaman mangrove telah dilakukan, namun jumlahnya tidak sebanding dengan areal tambak yang rusak. Untuk itu kami berharap agar instansi terkait bisa segera mengambil tindakan agar tambak-tambak yang sekarang ditelantarkan petani tambak bisa kembali produktif. Soalnya kelestarian tambak dapat menjadi sumber penghasilan masyarakat pesisir,” katanya. (aan)

DOK/RADAR SLAWI

BERBAHAYA – Lubang yang menganga di tengah jalan membahayakan para pengguna jalan. Bahkan kemarin telah memakan korban yang lengan kirinya patah.

pukul 21.30 WIB di jalan raya pantura masuk wilayah Kramat. Bermula, dari arah timur menuju barat Kusryanto yang baru saja berjunjung ke rmah saudaranya hendak ulang ke rumah. Namun sial, di tengah perjalanan tepatnya di depan pabrik rokok, ban motor yang dikendarai oleh korban terjebak dalam jalan yang menganga lebar. Tak pelak lantaran korban tak bisa menguasai laju motornya, akhirnya terjungkal. Sedangkan atas kejadian ini, oleh sejumlah saksi di lokasi kejadian langsung dilarikan ke RSI Mitra Siaga Tegal. ‘’Saya juga kaget, dan langsung tak bisa menguasai laju motor, saat di depan nampak lubang jalan

yang menganga lebar. Sedangkan saat mencoba menghindar, terlihat di spion di belakangnya nampak kendaran besar yang tengah melaju dengan kencang. Karenanya, mau tidak mau ban motor juga akhirnya masuk dalam jalan yang berlubang tersebut,’’ terang Kusriyanto. Sementara korban yang terjungkal berikut sepeda motornya oleh warga langsung dilarikan ke RSI Mitra Siaga. Sedangkan dari keterangan tim medis, bahwa korban lakatunggal tersebut mengalami patah tulang di bagian lengan kirinya. Demikian pada dahinya yang mengalami luka robek. (gus)

BUMIJAWA – Sedikitnya 30 orang anggota Korps Suka Rela (KSR) Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Kabupaten Tegal, menggelar aksi penanaman 2.000 bibit pohon dari berbagai jenis tanaman keras. Penanaman dilakukan di Desa Cempaka Kecamatan Bumijawa, Minggu (21/2). Kegiatan juga melibatkan sejumlah warga masyarakat setempat. Ketua PMI Cabang Kabupaten Tegal, dr H Bimo Bayu Adji, menjelaskan, penanaman pohon dilakukan secara bertahap selama 3 hari berturut-turut, sejak Minggu (21/2) dan direncanakan selasai Selasa (23/2) besok. ‘’Untuk tahap pertama, hari Minggu, kita melakukan penanaman 500 bibit pohon Jati. Sementara sisanya, sebanyak 500 bibit pohon Sengon dan 1.000 bibit pohon Jengkol, akan ditanam bertahap selama dua hari, Senin dan Selasa,” terang dr Bimo. Keseluruhan bibit tanaman yang ditanam pada kegiatan tersebut, lanjut dr Bimo, merupakan bantuan dari Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Tegal. Adapun penanamannya, dilakukan secara swadaya oleh jajaran KSR PMI dan masyarakat setempat. ‘’Bibit pohon yang ditanam kali ini merupakan bantuan dari Dinas Tanbunhut. Semoga bisa dimanfaatkan warga dan kami harap bisa dipelihara agar kegiatan penanaman pohon kali ini tidak sia-sia,” harap dr Bimo. Koordinator kegiatan yang juga koordinator KSR PMI Kecamatan Bumijawa, Dedi Sonata, menjelaskan, sejumlah lokasi dipilih sebagai sasaran kegiatan penanaman pohon. Sejumlah lokasi itu terutama pada lahan-lahan kritis yang tersebar di wilayah Desa Cempaka Kecamatan Bumijawa. ‘’Lokasi yang dipilih adalah lahan-lahan kritis, yang terpenting di sekitar tuk (sumber air , Red) Mudal. Karena tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menyelamatkan loahan kritis agar tidak mudah terkikis erosi serta melestarikan keberadaan tuk Mudal,” terang Dedi Sonata. Ditambahkan Dedi Sonata, program pelestarian tuk Mudal tersebut dilakukan mengingat prospek pengembangan Tuk Mudal ke depan. Yakni sebagai obyek wisata baru yang akan dikembangkan di Kabupaten Tegal. ‘’Khusus untuk Tuk Mudal, kita juga mengingat prospek pengembangannya yang direncanakan akan menjadi obyek wisata di Kabupaten Tegal. Sehingga kami memandang perlu pelestarian sumber air di Tuk Mudal,” terangnya. Secara terpisah, Kepala Desa Cempaka, Burhanudin, menyambut baik pelaksanaan penanaman bibit pohon di wilayahnya itu. Pihaknya berjanji akan melakukan upaya pelestarian bibit pohon yang telah ditanam oleh KSR PMI dan masyarakat tersebut. ‘’Kami akan berusaha memberikan himbauan agar warga dapat terus menjaga dan merawat bibit tanaman pohon yang ditanam hari ini,” ujarnya. (aan)


ENTERTAINMENT

SENIN 22 FEBRUARI 2010

9

RADAR TEGAL

DEWI SANDRA

Disukai Anak-Anak, Kaget Bernyanyi di atas panggung tentu bukan sesuatu yang baru bagi penyanyi Dewi Sandra. Tapi, jika ada anak-anak yang ikut bergoyang bersamanya di atas panggung, itu jadi hal baru baginya. Dewi Sandra bahkan mengaku kaget anak-anak menyukai lagulagunya. “Dulu waktu naik pang-

gung itu masih tahap belajar, banyak groginya agak kaku. Siapapun di atas panggung itu bisa nyambung, jadi nggak ada gap antara penyanyi dengan penonton. Saya pengennya di atas panggung itu santai karena ini dunia hiburan. Saya juga nggak tahu, anak-anak lebih berani berekspresi, lebih menikmati perform saya karena mereka masih polos,” terang Dewi saat ditemui di acara Heavenly Blush Anniversary, Feel Diffrent Stay Young di PI 2, Jaksel, Sabtu (20/2) kemarin. Disinggung soal anak-anak sendiri, Dewi mengaku amat suka dengan mereka. Meskipun tak punya target pangsa pasar anakanak, namun Dewi mengaku senang kalau lagu-lagunya disukai anakanak. “I love it. Dari dulu suka banget sama anak-anak. Kayak tadi pas manggung anak-anak ikutan nari di panggung. Jadi udah kayak keluarga. Saya nggak punya target. Buat saya musik adalah musik, siapapun bisa menikmati. Kalau anak kecil yang menikmati musik saya, berarti saya masih punya jangka waktu 10 tahun lagi di dunia entertainment,” katanya. “Itu semua di luar dugaan,” lanjutnya mengomentari ikutnya anak-anak bergoyang di panggung bersamanya itu. “Tapi menurut saya lagu bagus itu yang tahan lama, bisa dinikmati semua orang. Nggak ada batasan umur dan batasan bahasa.” (kpl/gum/ npy)

Perjanjian Sinemart Dinilai Pengacara Merugikan KASUS wanprestasi yang dituduhkan pihak MD Entertaintment kepada artis Cinta Laura menurut kuasa hukum Cinta, Junimart Girsang, sebenarnya berasal dari perjanjian 601 yang dibuat pada Mei 2006 silam. Masalahnya, perjanjian itu tidak ditandatangani oleh ibunda Cinta, Herdiana. Diterangkan oleh Junimart, adendum yang dibuat pihak MD tersebut tidak ditandatangani oleh Herdiana. Apalagi, jika yang menandatangani adendum sepihak maka perjanjian itu batal demi hukum. “Bahwa permasalahan muncul berdasarkan perjanjian eksklusif 601 yang dibuat bulan Mei 2006 diatur tentang produksi sinetron dan serial TV. Dan dibuat adendum, dan adendum ini tidak ditandatangani oleh Cinta Laura dalam hal ini ibu Herdiana. Kalau adendum ditandatangani sepihak maka batal demi hukum. Lalu mereka buat adendum lagi 174 bulan Juli 2007 hanya membuat perjanjian 1515 dalam arti 601 tidak berlaku, ini sudah jelas,” terang Junimart saat ditemui di SMP Pangerasaan Desa Cipucung, Cijeruk, Bogor, Jawa Barat (20/2). Lebih lanjut, Junimart menjelaskan dengan adanya perjanjian 601 ini yang paling dirugikan adalah pihak Cinta karena sudah menjalani perjanjian dalam bentuk stripping sesuai dengan perjanjian 601 tidak sesuai dengan serial TV. “Cinta kembalikan honor yang sudah dia terima sebesar Rp28 juta sebagai down payment atau sebagai nofum. Cinta sudah menjalankan sesuai perjanjian dalam bentuk stripping. Justru yang dirugikan dalam hal ini pihak Cinta Laura, karena dia menjalani perjanjian 601 tidak sesuai dengan serial TV. Maka kita gugat perkara ini,” tutur Junimart. (kpl/buj/npy)

MEY CHAN

Digosipkan Foto Bugil, Khawatir Imej Porno

JENNIFER HUDSON

Kampanyekan Minum Susu diAS TAHUN 1993 lalu, Goodby Silverstein & Partners membuat kampanye minum susu sapi di Amerika Serikat dan hingga saat ini kampanye yang dikenal sebagai Got Milk? ini telah berhasil meningkatkan konsumsi susu di Amerika meski tidak secara drastis. Sepanjang sejarahnya kampanye ini sering melibatkan nama pesohor dan yang terakhir bergabung adalah

Jennifer Hudson yang konon memang suka mengonsumsi susu sejak dulu. “Susu sapi adalah bagian dari hidup saya. Yang pasti susu selalu ada di meja dapur saya,” ungkap Jennifer yang baru saja menjadi ibu ini. Malahan menurut Jennifer, susu juga yang membuat ia bisa mempersiapkan perannya untuk film ‘Winnie’. Menurut Jennifer dengan

memasukkan susu sebagai bagian dari program dietnya saat mempersiapkan diri memerankan Winnie Mandela, ia berhasil menurunkan berat badannya sampai 25kg. Selain mempersiapkan peluncuran film ini, Jennifer Hudson juga sedang disibukkan dengan persiapan peluncuran album terbarunya yang konon akan mulai diedarkan bulan Mei mendatang. (spl/roc)

Penyebab Kecelakaan dari halaman 3 lakalantas di jalur pantura, adalah faktor sarana jalan yang memang kini merata di sepanjang jalan mulai dari Dampyak Kramat hingga Warureja. ‘’Kecelakaan di ruas jalur pantura memang kerap terjadi. Dan hampir rata-rata bila terjadi lakalantas, salah satu dari mereka yang terlibat lakalantas mengalami luka parah maupun sampai meninggal dunia,’’ katanya. Sementara Kanit Dikyasa Brigadir Suwito menambahkan, untuk meminimalisir bentuk lakalantas yang disebabkan oleh faktor jalan, kini pihaknya sudah menyurati maupun ber-

kordinasi dengan pihak terkait untuk bisa segera memperbaikinya. ‘’Bila kami melihat, kerusakan jalan di ruas pantura Kramat tersebut terjadi akibat faktor hujan yang kini terus menggenangi pantura. Termasuk beban jalan yang semestinya ada perawatan rutin,’’ paparnya. Ditambahkan dia, bahwa selain di jalur pantura, di jalur selatan wilayah hukum Polres Tegal juga kini sudah banyak ditemui akan sejumlah titik kerusakan jalan yang bisa mengakibatkan lakalantas. Bahkan lebih dari itu, lubang jalan yang menganga lebar tersebut juga bisa membuat pengendara mo-

tor mengalami kecelakaan. Sementara warga Kramat Teguh (30) menambahkan, kalau jalan berlubang tersebut memang sangat membahayakan. ‘’Kondisi jalan yang berlubang bisa ditemui mulai jembatan Ketiwon Kramat hingga perbatasan antara Warureja dengan Pemalang. Sedangkan kondisi terparah, bisa ditemui dari jembatan Kalipah ke timur, depan Bulog, sampai dengan Suradadi, termasuk jalur di Warureja,’’ pungkasnya. Ditambahkan bahwa bila tidak segera diperbaiki maka akan kerap kali terjadi lakalantas yang mengakibatkan nyawa melayang. (gus)

LRI Kabupaten Tegal Dibentuk dari halaman 3 mental, dan moral yang mentaati hukum serta keahlian pekerjaan untuk penghidupan yang layak. Selain itu, pengertian reclasseering juga termasuk pemulihan atau rehabilitasi bagi semua penyandang ketunaan, agar dapat menjadi manusiamanusia yang berguna dan berwawasan positif bagi dirinya, masyarakat, dan negara. ‘’Di dalam Kitab Undangundang Hukum Pidana pasal 15 dan 16 dijelaskan tentang pelepasan bersyarat bagi terpidana. Bahwa pelepasan bersyarat ditetapkan oleh Menteri Kehakiman atas usul atau setelah mendapat kabar dari pengurus penjara tempat terpidana, harus ditanya dahulu pendapat Dewan Reclasseering Pusat, yang tugasnya diatur oleh Menteri Kehakiman. Masalah reclasseering juga diatur dalam Kitab

Undang-undang Hukum Perdata pada pasal 1653 sampai dengan 1665,” terang Prof Dr H Mukidjan Rio Supadmo MSc. Adapun visi pembentukan LRI, lanjut Mukidjan Rio Supadmo, yakni mengembalikan harkat dan martabat manusia melalui pembangunan manusia seutuhnya, serta melakukan penataan sistem berbangsa dan bernegara. ‘’Untuk mewujudkan visi tersebut, kami membuat 3 program kerja LRI tahun 2010. Yakni restrukturisasi dan reorganisasi LRI Propinsi dan Kabupaten yang belum selesai karena masih terdapat 20 Propinsi dan 300 Kabupaten yang belum terbentuk kepengurusan LRI, mewujudkan koperasi usaha/ produksi di tingkat Kabupaten dan Propinsi sebagai langkah mewujudkan Badan Usaha Masyarakat tingkat Propinsi, serta mewujudkan harmonisasi

sistem hubungan kemasyarakatan di segala lapisan,” terang Mukidjan. Sementara itu, Ketua LRI Komda Kabupaten Tegal, Drs Imron Rosyadi, melalui Wakil Ketua LRI Komda Kabupaten Tegal, Jazuli, menyatakan, khusus untuk Kabupaten Tegal, program yang dikedepankan pada tahun 2010 yakni berupaya mengentaskan kemiskinan dengan memberdayakan potensi ekonomi pedesaan. ‘’Sebagai upaya mewujudkan program kerja tersebut, dalam waktu dekat ini kami akan mendirikan koperasi bagi masyarakat pedesaan,” terang Jazuli. Selain pengukuhan 12 orang pengurus LRI Komda Kabupaten Tegal, dilangsungkan pula pengukuhan pengurus LRI Komda Kota Tegal dan Kabupaten Pekalongan. (aan)

BELUM lama ini di dunia maya beredar foto-foto perempuan mirip penyanyi MeyChan tanpa busana. MeyChan yang namanya dicatut membantahnya. “Foto-foto yang pakai bikini dan telanjang itu jelas-jelas bukan aku,” ujarnya ketika ditemui di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, belum lama ini. MeyChan menambahkan kalau ia belum pernah sekali pun bertelanjang bulat di depan kamera. Berbeda ketika foto dirinya sedang berciuman dengan cowok bule beberapa waktu lalu, perempuan asal Malang itu mengakuinya. “Yang benar cuman foto

ciuman dengan mantan saya. Foto ciuman itu sebelum aku gabung dengan Maia, waktu itu umurku 18 tahun,” imbuhnya. Meski terlihat santai, MeyChan sebenarnya sempat khawatir dengan keluarganya. Beruntung kedua orang tuanya juga tak ambil pusing soal foto tersebut. MeyChan berharap agar siapa pun tidak menggunakan popularitas selebritis untuk menyebar hal-hal berbau pornografi. MeyChan juga tak ingin dirinya didentikkan dengan pornografi. “Karena beruntun soal gosip foto itu, aku khawatir orang-orang malah mikir porno tentang aku,” tandasnya. (fjr/fjr)

Bentuk Tim Satuan Tanggap Siaga Bencana dari halaman 3 Karena semua materi yang didapat ini merupakan bekal dasar sebagai anggota KSR unit Stikes Bhamada,” terangnya. Wakhidin, pelatih cabang PMI lainnya, menyatakan, momen kegiatan Diklatsar kali ini juga sekaligus dimanfaatkan untuk merintis pembentukan tim Satuan Tanggap Siaga Bencana (Satgana), meskipun sebe-

lumnya telah terbentuki tim Satgana PMI cabang Kabupaten Tegal. ‘’Dalam kegiatan kali ini, kami juga sempat membicarakan rencana pembentukan unit Satgana. Adapun anggota tim Satgana itu terdiri dari unsur KSR Markas PMI Cabang, anggota KSR Stikes Bhamada, dan juga dari unsur KSR unit kecamatan Bumijawa,” terang wakhidin. Selanjutnya, menurut Wa-

khidin, tim Satgana yang akan dibentuk tersebut nantinya memiliki tugas pokok sebagai tim tanggap bencana yang melaksanakan operasional penanggulangan bencana di lapangan. ‘’Nantinya kami berharap agar setiap personel anggota tim Satgana ini dapat masuk ke dalam 11 komponen unit pelayanan tanggap darurat bencana. Akan lebih baik jika banyak personel yang direkrut menjadi

anggota tim Satgana, yang tentu saja harus dibekali dengan pengetahuan yang cukup dan kualifikasi sebagai anggota Satgana,” tandas Wakhidin. Rangkaian kegiatan ditutup dengan seremonial upacara penutupan, yang uniknya dilangsungkan di dalam Tuk Mudal Desa Cempaka Kecamatan Bumijawa. Upacara dipimpin oleh Ketua PMI Cabang Kabupaten Tegal, dr H Bimo Bayu Adji. (*)

Harga Bawang Merah Semakin Merah dari halaman 3 untuk melakukan penanaman padi. Jadi, keberadaan bawang juga sedikit, yang membuat harganya meningkat. ‘’Kalau untuk per kuintalnya, saya bisa jual Rp 1 juta. Itupun bila ada pedagang yang banyak melakukan penawaran, kami

bisa menjualnya lebih dari 1 juta untuk per kuintalnya,’’ jelas ibu satu anak. Jadi, lanjut istri dari Makhfud itu, dipastikan harga eceran maupun yang ada dipasaran untuk harga bawang per kgnya bisa lebih dari Rp 10 ribu, untuk kualitas bawang yang bagus. Sebab, di tingkat petani saja,

harga bawang bisa berkisar Rp 8-10 ribu per kgnya. ‘’Ya, semoga saja kenaikan harga bawang merah ini tidak dirusak dengan datangnya bawang impor. Sebab, kalau bawang impor masuk dan memasok barang dengan banyak, bisa jadi harga bawang akan kembali anjlog,’’ be-

bernya. Sementara penebas bawang merah, Yoko (37) menambahkan, bahwa bawang yang dibelinya dari petani, dijual dipasaran paling dirinya mengambil keuntungan sekitar seribu hingga 2,5 ribu saja per kgnya. Jadi, harga dipasaran harga bawang bisa mencapai Rp 13 hingga 15 ribu per kg-nya. (gus)

Dewan Dinilai Resahkan Masyarakat dari halaman 3 kan isu yang meresahkan masyarakat. Apalagi bagi seorang wakil rakyat yang diamanahi memimpin badan yang memproduksi undang-undang. “Sudah tidak masanya lagi anggota dewan bergerak tanpa berdasarkan logika-logika yang berkembang di masyarakat. Apalagi jika menyangkut masalah sensitif yang sudah jelas hitam putihnya,” terang Helmy. Barangkali, kata Helmy, tujuan Abdul Baar adalah agar muncul reaksi keras dari masyarakat, sehingga pada akhirnya ada ketegasan dari pemerintah daerah untuk menutup semua tempat-tempat prostitusi yang merebak di Kabupaten Tegal. Tetapi, lanjut Helmy, manajemen isu seperti itu keliru. Karena justru mengundang kemarahan. Sangat ironis bagi seorang pimpinan badan legislasi yang diharapkan mampu memimpin lembaganya menghasilkan produk perda (peraturan daerah) yang pro rakyat, justru memproduksi kemarahan.

Sementara itu, Ahmad Mudofar yang membidangi kajian manajemen dan kebijakan publik LiSUS mengatakan, paradigma yang menyatakan prostitusi lebih baik dilokalisasi daripada berpencar di manamana, sebagaimana dianut oleh banyak pemerintah daerah, memiliki sebuah kesalahan fatal. Teori ekonomi dan fenomena empiris membuktikan, lokalisasi sebuah usaha atau yang dikenal dengan istilah aglomerasi ekonomi akan menyebabkan usaha tersebut menjadi lebih besar. Hal ini disebabkan antara lain biaya usaha berkurang, harga barang dan jasa menjadi lebih murah, suplai barang dan pekerja lebih mudah, dan pasar yang luas lebih mampu dijangkau. Dalam konteks lokalisasi prostitusi, kata Dofar, kekuatan aglomerasi ekonomi dapat diartikan dua hal. Pertama, lebih mudah direkrutnya calon pekerja seks komersial (PSK), dan kedua, lebih banyaknya konsumen prostitusi dari kalangan

yang lebih luas. Dengan kata lain, kebijakan lokalisasi justru memperbesar pelacuran daripada mengontrolnya. “Tidak ada orang yang bercita-cita menjadi PSK. Tetapi, sebuah tindakan yang memperbesar peluang seseorang menjadi PSK, dengan menghancurkan potensi produktifnya merupakan dosa dan kerugian besar bagi sebuah masyarakat beradab,” pungkasnya. seperti diberitakan Radar sebelumnya, Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPRD Kabupten Tegal, Abdul Baar, merencanakan penyusunan perda yang mengatur tentang peredaran minuman keras (miras) dan prostitusi. Hal ini dimaksudkan untuk menertibkan prostitusi, termasuk warung remang lesehan yang kini merebak di sepanjang jalan Tegal-Purwokerto, tepatnya di Kecamatan Adiwerna dan Slawi. Menurut dia, selama ini belum ada perda yang mengatur tentang prostitusi dan miras. Adanya rencana pembuatan

perda ini tentunya untuk mengatur keberadaan prostitusi maupun warung lesehan di Kabupaten Tegal. “Prostitusi perlu ditertibkan, ini supaya tidak mengganggu keindahan dan kenyamanan kota atau lingkungan,” katanya, kemarin. Dia menjelaskan, jumlah tempat prostitusi di Kabupaten Tegal cukup banyak. Antara lain, berada di kawasan lokalisasi Peleman, Desa Sidoarjo, Kecamatan Suradadi, Dukuh Karanggondang, Lebaksiu serta Wandan dan Gang Sempit, keduanya di Kramat. Di luar itu, masih ada warung lesehan yang kini banyak ditemukan di pinggir jalan raya Tegal- Purwokerto. “Jika tak diatur, akan mengganggu keindahan dan kenyamanan suatu wilayah.” Untuk itu, Abdul Baar menilai, prostitusi perlu dilokalisir. “Salah satu tempat yang dirasakan pas untuk dijadikan kawasan prostitusi adalah di daerah terpencil, tepatnya dekat Waduk Cacaban, Kecamatan Kedungbanteng.” (aan)


CMYK

SENIN, 22 FEBRUARI 2010

METRO SLAWI

10

RADAR TEGAL

Usai Tabrak Truk, Bus Coyo Hajar Rumah SURADADI - Bus Coyo Nopol G 1431 BA, Sabtu (20/2) malam menyeruduk rumah warga di jalan raya Desa Suradadi Kabupaten Tegal, setelah menghajar truk dari belakang. Sopir dan kernet mengalami patah tulang pada kedua kakinya. Diperoleh informasi dari beberapa sumber di lokasi kejadian, sekitar pukul 21.30 WIB, bus Coyo yang berlukiskan macan di bagian bodinya melaju dari arah timur menuju barat. Bus jurusan SemarangCirebon itu hanya membawa empat penumpang. Saat melintas di jalan raya Suradadi, bus yang dikendarai Ramli (51) warga asal Desa Pebatan Wanasari Brebes itu, tiba-tiba menghajar truk yang berada di depannya. Diduga karena rem blong. Sopir bus mencoba menghentikan laju. Namun upaya tersebut rupanya tidak bisa dilakukan. Lantaran panik, stir bus pun langsung dibanting ke arah kanan. Kendati demikian, upaya menghindar tak bisa dilakukan sopir. Apalagi, laju bus jurusan patas full AC itu kecepatannya sangat tinggi. Hingga akhirnya, roda bus itu menaiki gazon dan melintas di jalur lawan arah. Bus malam yang melaju dari arah timur itu tak terkendali hingga akhirnya terhenti setelah menabrak pagar rumah milik warga. Atas kejadian ini, kedua kaki sopir tergencet. Demikian juga kernetnya yang tidak bisa keluar dari bus yang depannya sudah berantakan. Warga dibantu petugas kepolisian Satlantas Polres Tegal

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

RINGSEK – Bagian depan Bus Coyo ringsek setelah menabrak rumah.

melarikan sopir ke RSI Mitra Siaga Tegal. Sedangkan kernetnya dilarikan ke Puskesmas Suradadi. Insiden lakalantas ini juga membuat jalur pantura merayap sekitar dua jam. Sebab, sebagian bodi bus melintang ke badan jalan. Petugas akhirnya mengalihkan arus lalu lintas

dari arah barat melalui jalur timur. Insiden lakalantas ini juga sempat menjadi tontonan warga yang penasaran. ‘’Bus Coyo itu memang dari arah timur saat melaju kecepatannya sangat tinggi. Namun entah kenapa, tiba-tiba bus tersebut menghajar truk yang berada di depannya,’’ terang

Darsono (40) saksi mata di lokasi kejadian. Menurut dia, usai menghajar truk, roda bus Coyo jurusan Semarang-Jakarta itu langsung menaiki gazon dan memasuki jalur arah lawan. Diduga karena panik, sang sopir juga terus membanting stirnya ke arah kanan, hingga akhirnya bus terhenti setelah menabrak pagar rumah milik Samsudar. Sementara saksi lain, Samsudar (37) warga RT 01 RW 13 Desa Suradadi mengaku sangat kaget saat mendengar ada suara seperti ledakan. ‘’Saat kejadian saya di dalam rumah sedang tidur. Namun, saya langsung tersentak kaget saat mendengar suara benturan keras. Dan malam itu saya pun langsung ke luar dan ternyata sudah ada bus di depan rumah dengan kondisi semua kaca depan pecah. Termasuk, kondisi sopir yang tergencet di belakang kemudinya,’’ terang dia. Kanit Laka Polres Tegal Iptu Juli Monasoni yang datang ke TKP menuturkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan olah TKP. Sebagai langkah awal, yakni menderek bus agar tidak terjadi kemacetan. Menurut keterangan tim medis RSI Mitra Siaga Tegal, kondisi sopir mengalami luka cukup parah. ‘’Sopir bus itu mengalami patah tulang pada kedua kakinya. Demikian pula dengan wajahnya yang penuh dengan luka robek tak beraturan hingga mukanya tidak terlihat dengan jelas akibat bekas robekan kaca. Tangannya juga sebagian mengalami luka robek,’’ bebernya. (gus)

ARIEF NUR RS/RADAR SLAWI

SIMBOLIS – Ketua PMI cabang Kabupaten Tegal dr H Bimo Bayu Adji melakukan penanaman bibit pohon secara simbolis di Desa Cempaka Kecamatan Bumijawa.

IMT Ciputat Berbagi dengan Anak Yatim PULUHAN anak-anak yatim piatu dan duafa Darul Salam Al Mubarokah Desa Buniwa Kecamatan Bojong, Minggu (21/ 2) kemarin mengikuti kegiatan out bound dan training motivasi yang diadakan oleh Ikatan Mahasiswa Tegal (IMT) Ciputat Jakarta, di lingkungan komplek panti setempat. Kegiatan out bound dan training motivasions yang mengambil tema bersama tingkatkan solidaritas dengan saling mengisi, bertujuan meningkatkan kualitas iman tersebut, dibuka oleh Pembina IMT Ciputat Khoeron Durori MAg. Menurut Ketua Panitia kegiatan Atfiyanah, dipilihnya panti

asuhan anak yatim piatu dan duafa sebagai tempat kegiatan, karena tempat-tempat sosial semacam itu dianggap paling tepat untuk mengimplementasikan sebuah tema yang diusung. Selain itu, didasari dari tujuan utamanya dari kegiatan itu sendiri yang menitik beratkan pada keperdulian untuk saling berbagi. “Tempat sosial semacam panti asuhan anak yatim piatu, memang salah satu tempat yang sangat tepat untuk saling berbagi dan mengisi,” katanya. Masih kata Aatfiyanah, kesadaran untuk berbagi tidak saja merupakan sikap mulia yang sudah diajarkan oleh semua agama. Tapi lebih dari itu,

didasari dari naluri dan pikiran manusia sebagai makhluk sosial. Di mana kepekaan hati terhadap kondisi sosial selalu menuntun gerakan hati. “Ini adalah salah satu motivasi hati sejak dini. Guna merasakan getaran hati,” ucapnya. Lebih lanjut dia menjelaskan, selain kegiatan out bound dan training motivations, para peserta dalam hal ini anak-anak panti asuhan Darul Salam Al Mubarok, juga diberikan santunan. “Mereka diberikan santunan,” tandasnya. Hal senada juga disampaikan Ketua IMT Ciputat Hendri Pradiyanto. Menurutnya, kegiatan kali ini memang menekankan pada kebersamaan. (k1)

USAHA KECIL DAN MENENGAH Industri Rumahan Emping Melinjo Desa Gantungan Jatinegara

Berpotensi Dongkrak Perekonomian Warga SECARA geografis wilayah, memang Padukuhan Bulak Desa Gantungan Kecamatan Jatinegara, bisa dibilang salah satu padukuhan terpencil di wilayah Kabupaten Tegal. Tapi kalau dilihat dari potensi ekonomi desa, padukuhan ini boleh berkacak pinggang di hadapan desa-desa lainnya. Pasalnya, segala hasil dari alam semacam melinjo, nanggka, durian dan rambutan serta lainya sangat melimpah. Dan kualitasnya sudah terkenal di berbagai daerah. Kondisi itu merupakan berkah tersendiri bagi warga setempat. Lantaran hanya dengan bermodalkan semangat dan sedikit peralatan sederhana saja, semua hasil dari alam itu sendiri bisa diolah untuk dijadikan beragam makanan ringan khas desa, yang pangsa pasarnya sudah mengantre dengan sendirinya. Semisal emping khas Gantungan, di mana bahan bakunya terbuat dari biji pohon melinjo. Adalah andalan warga di wilayah ini untuk dijadikan sandaran pendapatan ekonomi tetap warga, terutama kaum ibu rumah tangga. Sehingga wajar jika ratusan rumah warga disulap menjadi industri rumahan

kecil nan sederhana. Karena, peluang pasarnya menginginkan hal tersebut, walaupun hanya sekadar buruh bantu orang atau juragan emping. ”Warga di sini, terutama ibu-ibu rumah tangga tiap harinya membikin emping dari biji melinjo. Baik itu untuk keperluan sendiri maupun dijual. Karena bahan bakunya sangat melimpah,” kata Tuminah (38) warga Padukuhan bulak Gantungan, yang sudah tujuh tahun lebih menjadi buruh bikin emping melinjo. Menurut Tuminah, besarnya animo pasar pada emping melinjo Gantungan daripada produksi-produksi hasil alam lainnya. Memang membuat keranjingan para kaum perempuan di wilayah ini untuk menggeluti profesi sebagai pembuat emping. Sebab, selain mudah cara membuatnya juga tidak membutuhkan tenaga dan modal besar. “Kalau dihitung secara kasar, sekitar sembilan puluh persennya, kaum ibu-ibu rumah tangga di Padukuhan Bulak ini, bisa dikata berprofesi sebagai pembuat emping melinjo,” ucap Tuminah. Lumpang batu dan alu kecil dari kayu, lanjut Tuminah, adalah salah satu alat utama

membuat emping. Dimana kegunaannya untuk menumbuk biji melinjo yang sudah dikupas, setelah di goreng di dalam wajan besar tanpa memakai minyak kelapa. “Biji melinjo digoreng terus dikupas, kemudian ditumbuk adalah cara membuat emping melinjo,” tandas Tuminah, seraya menjemur hasil tumbukan biji melinjo. Tuminah menjelaskan, untuk satu kilo emping melinjo, dirinya biasanya mendapatkan upah sebesar Rp. 3 ribu. Dan kalau cuaca lagi baik serta ketersediaan biji cukup, dalam satu hari uang sebesar Rp.10 ribu mudah dikatonginya. “ Hasilnya cukup lumayan mas. Sebab, bisa buat Bantu-bantu ekonomi keluarga, terlebih pekerjaan ini tidak mengganggu rutinitas pekerjaannya sebagai ibu rumah tangga. Karena bikin emping melijo bisa ditempat mana saja,” tandasnya.. Dia menambahkan, selama tujuh tahun lebih menggeluti profesi sebagai buruh bikin emping melinjo atau penggemprek melinjo. Dirinya berhasil mewujudkan keinginannya untuk menyekolahkan anak-anaknya hingga ketingkat lebih tinggi lagi daripada orang

YANVERA/RADAR SLAWI

MENGUPAS - Ibu Tuminah bersama Saroh sedang mengupas dan menggoreng biji melinjo, untuk dijadikan emping

tuanya. Selain itu, prestasi anak dalam hal ini nilai sekolah tinggi, yang sudah di idam-

Punya Cita Rasa Tersendiri MAKRONI (40) tengkulak emping melinjo Gantungan asal Slawi menyatakan, emping melinjo khas Gantungan, yang hingga kini masih diproduksi dengan cara-cara tradisional oleh para warga di wilayah itu memiliki cita rasa tersendiri, sehingga sangat digemari oleh banyak orang. Kenyataan itu jelas sangat menguntungan semua pihak, termasuk para pedangang seperti dirinya. “Sampai sekarang harga emping melinjo Gantungan di tingkat pasaran local per kilogramnya bisa mencapai Rp 30 ribu. Sedangkan tingkat pasaran luar daerah bisa dikisaran Rp 40 ribu lebih. Sehingga kalau di wilayah itu mayoritas warganya berprofesi sebagai pembuat emping, jelas wajar. Lantaran

segala potensinya didukung oleh peluang pasar,” kata Makroni. Masih kata Makroni, dilihat dari sudut pandang bisnis, kemungkinan besar emping melinjo Gantungan ini akan bisa bertahan lama. Bahkan kalau didukung oleh pihak-pihak terkait dapat merajai pasar-pasar emping di semua daerah. Karena segala hal mulai dari potensi alam didukung oleh semangat warga. “Saya kira industri rumahan emping melinjo di wilayah ini bakal lebih maju lagi dari sekarang. Lantaran semua itu didukung oleh karunia alam yang melimpah,” pungkas Makroni, yang seminggu sekali datang mengambil pesanan melinjo di wilayah Gantungan. (k1)

YANVERA RADAR SLAWI

Oni (23) salah seorang pedagang emping melinjo Gantungan Jatinegara.

idamkan dirinya dan suami terasakan juga. “ Irfan Afandi (17) anak sulung saya yang kini

duduk dibangku kelas II SLTA, nilainya cukup bagus. Sedangkan Sadiah (13) hingga kini

masih bisa berkutat pengejaran rangking kelas,” tambah Tuminah. (k1)


Radar Tegal 22 Februari 2010