Page 14

RADAR BREBES

14

SABTU 22 FEBRUARI 2014

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes

(0283) 671431

RSU Bhakti Asih

(0283) 671279 / 673481

RSIA Mutiara Bunda Tanjung Brebes

(0283) 877222

RS Dera As Syifa Banjarharjo Brebes

(0283) 889588/ 889548

Hotel Dedy Jaya Brebes

(0283) 673133 / 673158

RS Dedy Jaya

(0283) 672145/ 672525

WONGE DEWEK Jumlah PKBM Masih Minim JUMLAH Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di wilayah Kabupaten Brebes sampai dengan ini belum sebanding dengan jumlah desa/kelurahan yang ada. Pasalnya, dari 297 desa/kelurahan saat ini hanya 34 PKBM yang melaksanakan kegiatan pengentasan buta aksara. Padahal idealnya, di setiap desa seharusnya ada PKBM yang melaksanakan kegiatan kejar paket untuk mempercepat pengentasan buta aksara di wilayah Kabupaten Brebes. Kepala Seksi Keaksaraan Bidang PNFI Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes Andri Firdaus, MPd Jumat (21/ 2) menuturkan, sampai dengan ini, DOK.RADAR BREBES jumlah PKBM yang telah berdiri dan Andri Firdaus, MPd melaksanakan kegiatan kejar paket hanya ada 43 lembaga. Idealnya, terang Andri, di tiap-tiap desa seharusnya ada PKBM yang melaksanakan kegiatan kejar paket sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat. Dengan demikian, upaya mengurangi buta aksara akan bisa cepat terselesaikan. Meski demikian, dari jumlah tersebut saat ini telah tersebar di tiap-tiap kecamatan. Sehingga, masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan kejar paket A,B dan C sudah bisa dijangkaunya di tiap kecamatan. “Bagi warga yang ingin melanjutkan pendidikan namun waktunya sedikit karena kesibukan kerja, bisa mengikuti kegiatan kerjar paket yang sudah tersedia di tiap-tiap kecamatan,” katanya lagi. Untuk kegiatan sendiri, kejar paket biasanya dilaksanakan tiga kali dalam sepekan. Waktu pelaksanaannya pun disesuaikan dengan kondisi masyarakat setempat. “Biasanya untuk kegiatan belajar mengajar dilangsungkan pada sore atau malam hari,” terangnya. Untuk mendapatkan ijasah setara sekolah formal, peserta kejar paket juga nantinya akan diikutkan dalam ujian nasional yang diselenggarakan oleh pemerintah dengan soal yang sama. “Ijasah tersebut kemudian bisa dimanfaatkan untuk melanjutkan pendidikan formal ke jenjang yang lebih tinggi maupun untuk melamar pekerjaan,”ujar Andri. (har)

AJIB AH

Peserta UN Mulai Didata Sekolah Dihimbau Kreatif Selenggarakan Try Out BREBES - Menjelang pelaksanaan Ujian Nasional (UN), Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes mulai melakukan pendataan terhadap peserta ujian untuk tingkat SMA/SMK. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan jumlah peserta UN tingkat SMA/SMK di Kabupaten Brebes.

Kepala Bidang Pendidikan Menengah Budi Anjar, MPd Jumat (21/2) mengatakan, untuk persiapan ujian nasional, pihaknya kini sudah mulai melakukan pendataan terhadap siswa peserta ujian di tingkat SMA/SMK. “Pendataan ini untuk mengetahui pasti jumlah peserta UN untuk tahun ajaran 2014/2015,” terang dia. Sesuai jadwal dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, pelaksanaan Ujian Nasional untuk tingkat SMA/SMK akan dilangsungkan pada tang-

gal 14-16 April mendatang. Saat ini sosialisasi pelaksanaan ujian sendiri sudah dilakukan di tingkat UPTD (kecamatan). “Kami sudah melakukan sosialisasi pelaksanaan UN di tingkat UPTD. Langkah ini dilakukan agar mereka bisa menyiapkan diri terhadap pelaksanaan ujian,” tambah Budi. Ia menambahkan, di Kabupaten Brebes sendiri saat ini ada 32 SMA dan 73 SMK negeri dan swasta yang akan menyelenggarakan ujian nasional. Dan saat ini pihak dinas pendidikan sudah menyampaikan kepada pihak

sekolah untuk bisa mempersiapkan siswanya yang akan mengikuti ujian nasional. Kesiapan juga dilakukan terhadap sejumlah sekolah yang berada di lokasi rawan bencana. “Beberapa sekolah memang ada yang berlokasi di daerah rawan bencana. Tapi kami sudah meminta kepihak sekolah agar bisa mempersiapkan diri dalam menjalankan ujian nasional nanti,” katanya. Sehingga saat pelaksanaan, seluruh siswa bisa mengikutinya dengan baik tanpa ada yang harus tertunda.

Dikatakan, untuk pelaksanaan ujian nasional tahun ini tidak berbeda jauh dengan pelaksanaan UN pada tahun sebelumnya. Untuk persyaratan kelulusan sendiri siswa harus bisa mendapatkan rata-rata nilai 5,5 dengan nilai terendah 4,0. Agar peserta ujian bisa memenuhi kriteria kelulusan itu, maka sekolah dihimbau untuk kreatif menyelenggarakan try out bagi siswanya yang akan mengikuti ujian. “Untuk pelaksanaan try out tergantung dari kreatifitas sekolah masing-masing,” pungkas dia. (har)

Antisipasi Bencana, Bersihkan Lingkungan UNTUK mengantisipasi dan menghadapi kemungkinan terjadinya banjir dan bencana alam lainnya, puluhan warga dan TNI dari sejumlah pedukuhan di Desa Terlaya Kecamatan Bantarkawung melakukan kerjabhakti. Mereka membersihkan bahu jalan dan saluran drainase, Jumat (21/2). Kegiatan warga tersebut dilakukan untuk menjaga kemungkinan tersumbatnya saluran oleh sampah. Selain itu warga juga melakukan pengerukan terhadap endapan lumpur yang selama ini terbawa air hujan. “Kegiatan ini sebagai bentuk pemeliharaan lingkungan, mengingat selama musim hujan ini banyak saluran yang kurang mendapat perhatian sehingga tersumbat oleh sampah atau sejenisnya,” kata Kades Terlaya Ujang Muhaemin SAg di sela-sela gotong royong. Dikatakan, demi terjaganya kondisi infrastuktur jalan yang ada, perlu dilengkapi dengan fasilitas pendukung. Seperti saluran drainase yang ditujukan untuk menjaga kondisi badan jalan dari gerusan air yang seringkali melimpas akibat guyuran hujan. “Bagaimanapun juga musuh utama lapisan aspal adalah air,” jelasnya. Selain mengadakan normalisasi saluran air di sepanjang jalan utama, selama musim hujan, pemerintah desa juga senantiasa mensosialisasikan kepada masyarakat untuk memperhatikan kondisi saluran-saluran air di wilayah pemukimannya. “Wilayah kami ini termasuk daerah

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

BERSIHKAN - Warga dan anggota TNI mengeruk endapan lumpur pada permukaan jalan.

yang rawan terjadinya bencana alam, sehingga dengan memperhatikan dan menjaga kondisi lingkungan diharap-

kan dapat terhindar dari bencana,” urainya. Dengan kondisi lingkungan yang

terjaga, diharapakan dapat meminimalkan kemungkinan terjadinya bencana. (pri)

Sosialisasi Pemilu Sasar Penghuni LP Penguatan STBM

ISMAIL/RATEG

BANTUAN - Personel Ampibi Bumiayu memnyerahkan bantuan logistik untuk korban banjir Losari.

BantuanBanjirLosariTerusDatang LOSARI - Kendati kondisi banjir di wilayah Kecamatan Losari, Brebes telah mulai surut, namun niat para dermawan dan relawan untuk menggalang bantuan tidak ikut surut. Bantuan untuk warga korban banjir Losari masih terus berdatangan di posko Kecamatan Losari. Aliansi Masyarakat Peduli Bencana Indonesia (Ampibi) Bumiayu memnyerahkan bantuan logistik untuk korban banjir Losari berupa mie instan, air mineral, pakaian layak pakai. Bantuan diterima langsung oleh Camat Losari, Drs Hudiono bersama Muspika dan Kepala BPBD Kabupaten Brebes di Kantor Kecamatan Losari, kemarin (20/2) malam. “Bantuan ini berasal dari penggalangan dana di dalam anggota AMPiBI Bumiayu, Ampibi adalah gabungan dari 32 ormas, LSM, mahasiswa dan pemuda se Brebes Selatan,” kata Koordinator Lapangan AMPiBI Peduli Losari, Andrian Igong didampingi Humas, Jefry Arsya Robby. Menurutnya, Ampibi lahir dari rasa keprihatinan banyaknya bencana yang terjadi di wilayah Indonesia. Sebelumnya, mereka juga menggalang dan mengirim bantuan ke korban banjir Pekalongan, korban erupsi gunung Kelud. Bantuan juga dari kalangan PNS Setda Brebes. Pakaian bekas layak pakai serta uang yang dikumpulkan oleh tiap PNS di Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) ini dikumpulkan ke Bagin Humas Setda Brebes, yang kemudian didistribusikan ke lokasi. Di samping pakaian, para PNS juga menggalang uang Rp 2 juta. (ism)

PRAMUKA Kwarcab Brebes Dikukuhkan BREBES - Jajaran Kwartir Cabang (Kwarcab) 11.29 Gerakan Pramuka Kabupaten Brebes dilantik secara maraton di pendopo Brebes, kemarin (19/2). Mereka yang dilantik adalah Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), Pengurus Kwarcab dan Dewan Kerja Cabang Pramuka Brebes secara bergantian. Mabicab yang diketuai oleh Bupati Brebes, Hj Idza Priyanti SE dengan anggota jajaran Forkompinda Brebes ini dilantik langsung oleh Ketua Kwarda Pramuka Jawa Tengah, Prod Dr Budi Prayitno. Usai dilantik, Ketua Mabicab langsung melanjutkan melantik pengurus Kwarcab yang diketuai H Emastoni Ezam SH MH. Sementara Emastoni Ezam yang baru dikukuhkan melantik pengurus Dewan Kerja Cabang. Pengukuhan bergilir itu berlangsung khidmat. Masing-masing pengukuh pun menyampaikan harapan yang sama, yakni perkembangan dan kemajuan Pramuka harus dipertahankan dengan menghidupkan kegiatan kepanduan di Kabupaten Brebes. Ketua Kwarcab Brebes Emastoni Ezam menyampaikan, pihaknya akan terus melakukan pembenahan, baik dari segi kegiatan peserta didik, pembina, tata administrasi maupun pengelolaan anggaran. Hal tersebut dilakukan untuk mewujudkan kwartir cabang yang kredibel dan menjadi yang terbaik di Jawa Tengah. Sejumlah program juga telah diupayakan untuk menghidupkan dan memajukan Pramuka di Kabupaten Brebes. (ism)

BREBES - Menjelang pelaksanaan Pemilu legislatif 9 April mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Brebes tak henti-hentinya melakukan sosialisasi pemilu kepada masyarakat pemilih. Langkah itu dilakukan agar dalam pelaksanaannya nanti, partisipasi pemilih akan bisa meningkat dibanding pada pemilihan sebelumnya. Bahkan baru-baru ini, KPU kembali melakukan sosialisasi terhadap para penghuni Lembaga Permasyarakatan (LP) Brebes. Setidaknya, dalam sosialisasi itu 250 penghuni LP mengikuti sosialisasi yang juga diikuti oleh sejumlah relawan demokrasi. Anggota Bidang Sosialisasi KPU Kabupaten Brebes M. Subhan, ST, Jumat (21/2) menuturkan, selain melakukan sosialisasi terhadap pemilih pemula, KPU juga baru saja melakukan sosialisasi terhadap warga binaan LP Brebes. Sosialisasi itu dilakukan mengingat selama ini masyarakat penghuni LP dianggap kurang banyak mengetahui tentang informasi pemilu. Selain itu,

Butuh Keberpihakan Legislatif

HARVIYANTO/RADAR BREBES

SOSIALISASI - Ratusan penghuni LP Brebes antusias mengikuti sosialisasi pemilu yang dilaksanakan KPU.

dalam pelaksanaan pemilu nanti, mereka juga memiliki hak suara yang sama dengan pemilih lainnya. “Kami lakukan sosialisasi ini agar mereka bisa menyalurkan suaranya dengan benar. Mengingat selama ini mereka kurang banyak mengetahui tentang informasi pelaksanaan pemilu,” terang dia. Menurutnya, dalam sosialisasi itu, banyak penghuni LP

yang menghendaki agar calon anggota legislatif bisa mengunjunginya. Pasalnya, sejauh ini mereka belum banyak tahu tentang sosok calon legislatif yang akan menjadi wakilnya di DPR maupun DPRD. Untuk itu, pinta Subhan, para calon legislatif diharapkan memiliki kepedulian terhadap penghuni LP untuk memperkenalkan diri sekaligus memeberikan motivasi kepada mereka. (har)

Warga Keluhkan Minimnya Fasilitas Umum BREBES - Warga yang tinggal di Perumahan The Trans Kelurahan Pasarbatang Kecamatan Brebes terpaksa harus mengusulkan fasilitas penerangan jalan kepada Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Brebes. Langkah itu dilakukan setelah pihak pengembang tidak menyediakan fasilitas penerangan yang sebelumnya pernah dijanjikan. Ketua Paguyuban Warga penghuni perumahan setempat, Teguh Waneng Wibowo Jumat (21/ 2) menuturkan, selama ini warga yang tinggal di perumahan The Trans sudah beberapa kali menyampaikan keluhan terhadap fasilitas umum termasuk penerangan jalan umum. Meski demikian, keluhan itu tidak pernah mendapat respon dari pihak pengembang. Lantaran kebutuhan penerangan jalan sangan dibutuhkan, akhirnya warga terpaksa mengusulkan penerangan jalan ke pihak DPU Kabupaten Brebes. “Alhamdulillah pihak DPU ak-

hirnya mengabulkan permohonan warga dengan menyediakan PJU yang tersebar di 6 titik,” terang Teguh. Selain penerangan jalan, lanjut dia, warga selama ini juga masih mengeluhkan fasilitas lain yang pernah dijanjikan pihak pengembang. Fasilitas yang sampai saat ini belum terpenuhi diantaranya, pengerasan jalan, saluran air dan jaringan air bersih yang menuju ke rumah warga. Salah satu penghuni peru-

mahan The Trans, Wowo Sutrisno mengaku selama ini warga sudah mengharapkan agar pihak pengembang bisa menyediakan fasilitas yang sebelumnya pernah di janjikan. Pasalnya, selama ini warga sudah membayar ke pihak pengembang untuk bisa menempati perumahan itu. Tapi setelah menempati rumah, sejumlah fasilitas umum sampai dengan ini belum semuanya terpenuhi, termasuk sarana ibadah berupa mushala. (har)

BREBES - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes dan Unicef mendatangi gedung paripurna DPRD Brebes, kemarin (20/2). Bukan tanpa maksud, mereka memanfaat waktu untuk mensosialisasikan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) sekaligus berharap adanya dukungan dari wakil rakyat. Kegiatan sosialisasi itu dilakukan sesaat setelah pelaksanaan paripurna. Namun, saat kegiatan berlangsung, satu persatu wakil rakyat pergi meninggalkan acara. Hingga akhir kegiatan hanya menyisakan Fraksi Partai Golkar yang bertahan. “Semoga kegiatan ini menjadi pemicu, ke depan DPRD diharapkan memiliki keberpihakan politik anggaran untuk STBM,” kata Kabid Pemsosbud Bappeda Brebes Drs Khairul Abidin. Sosialisasi diawali dengan pemutaran film kolosal tentang sanitasi yang buruk di Indonesia. Potret buruk sanitasi juga terekam di wilayah Kabupaten Brebes. Dinas Kesehatan Kabupaen

Brebes sebagaimana disampaikan Awaludin MKes, tahun 2013 akibat sanitasi yang buruk memicu tingginya angka kematian ibu dan bayi serta diare juga melonjak. Sebanyak 250 ribu rumah warga Brebes belum memiliki WC hingga banyak sekali warga yang buang hajat sembarangan. Dampaknya, angka kematian ibu ada 61 kasus kematian. Sementara perwakilan Unicef, H Bahrul Ulum mengungkapkan, buruknya sanitasi di Brebes itu sangat dipengaruhi oleh kebiasaan dan karakterisitik masyarakatnya. Sanitasi dan kesehatan itu belum baik karena warga masih buang hajat sembarangan, tidak ada pengolahan sampah rumah tangga, perilaku cuci tangan pakai sabun serta tidak adanya pengelolaan limbah cair rumah tangga. Wakil Ketua DPRD Brebes drh HAgus Sutrisno mengakui lembaganya prihatin dengan kondisi sanitasi di Kabupaten Brebes. Pihaknya membuka diri untuk membahas persoalan ini agar menjadi isu dalam politik anggaran. (ism)

Radar Tegal 22 feb 2014  

Radar Tegal 22 feb 2014

Radar Tegal 22 feb 2014  

Radar Tegal 22 feb 2014

Advertisement