Page 1

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

KAMIS, 22 APRIL 2010

Jaksa Poltak Resmi Dicopot

INDEKS MENJADI seorang dokter bedah merupakan harapan besar bagi Maulana Fahdhurahman Al Abdi, yang saat ini duduk di kelas X 7 SMAN 1 Kramat. Siapa dia? Baca suplemen Kreasi!

Sanksi Berat Tak Cermat Tangani Kasus Gayus

Pekerja Galian Tertimbun Tanah HAL. BREBES DAN BUMIAYU

Deposan Gerudug Koperasi HAL. PEMALANG

APA MANING...

RAKA DENNY/JAWAPOS

DICOPOT - Poltak Manulang dicopot dari jabatannya sebagai Kajati Maluku karena terlibat saat menangani perkara penggelapan dana pajak dengan tersangka Gayus Tambunan.

JAKARTA - Poltak Manulang resmi meletakkan jabatannya sebagai kepala Kejaksaan Tinggi Maluku. Kemarin (21/4), jaksa senior yang mendapat sanksi berat karena penanganan perkara kasus Gayus Tambunan itu melakukan serah terima jabatan (sertijab) dengan pejabat penggantinya, Soegiarto. Dalam sertijab yang dipimpin Wakil Jaksa Agung Darmono itu, Poltak tampak tenang. Bahkan dia cukup lantang mengucapkan kata demi kata saat menyerahkan memori sertijab pada Soegiarto. Soegiarto sebelumnya menjabat sebagai direktur penanganan pelanggaran HAM berat. Usai acara, Poltak yang disanksi berkaitan dengan tugasnya saat menjabat direktur prapenuntutan bidang pidana umum, enggan berkomentar tentang pencopotan dirinya dari kursi Kajati Maluku. “Kalau pimpinan memutuskan seperti ini, kita laksanakan. Saya kan anak buah,” elak Poltak. Meski demikian, Poltak menyatakan telah mengajukan keberatan atas sanksi yang dijatuhkan. Dia menolak mengungkapkan isi keberatannya. “Saya (ketika itu) cuma dir pratut. Pembelaan saya ke hal 7 kol 1

Tangkap Lagi Satu Orang ABIDIN ABROR/RATEG

DISERAHKAN - Kapolres AKBP Beno Louhenapessy, didampingi Kasat Reskrim AKP Sugeng, menyerahkan BB sepeda motor pada Kades Limbangan Tarjono.

Barang Bukti Sepeda Motor Dikembalikan BREBES - Sepeda motor yang menjadi barang bukti (BB) sejumlah tindak pencurian kendaraan bermotor (curanmor) serta berhasil diamankan pihak berwajib di wilayah hukum Polres Brebes, kemarin (21/4) akhirnya dikembalikan kepada pemiliknya. Penyerahan BB tersebut dilakukan langsung oleh Kapolres Brebes AKBP Beno Louhenapesy SH MH di halaman Mapolres Brebes. Penyerahan sepeda motor yang telah lama hilang itu disambut penuh gembira pemiliknya. Sebelumnya, mereka tak menyangka kalau sepeda motor yang hilang sejak 2009 akhirnya bisa kembali ke rumah. Semua itu atas kerja keras Tim Buser Reskrim Polres Brebes. ke hal 7 kol 4

SEMOK

Ratih S

Jariangan Mafia Pajak di Surabaya SURABAYA - Satu demi satu jaringan mafia pajak oknum pajak dibekuk oleh Satreskrim Polwiltabes Surabaya. Setelah Suhertanto (KPP Karangpilang), Edwin (Kasi Penagihan KPP Rungkut),

dan Dino Armanto (IT KPP Mulyorejo), kemarin polisi membekuk Amirul Yusuf Suharto, warga Menur Pumpungan. Pria yang biasa disebut Irul tersebut adalah PHL (pegawai harian lepas) Kasi Pelayanan KPP Rungkut. Dia ditangkap karena menjadi salah satu bagian dari sindikat orang dalam pajak yang

membobol pajak melalui modus ganti nama WP (wajib pajak). Dengan penangkapan Irul ini, maka jaringan mafia pajak Suhertanto-Edwin-Dino Armanto menjadi jelas. Karena Irul ini adalah orang yang mencuri berkas ketetapan pajak di Kasi Pelayanan untuk diserahkan ke Suhertanto untuk dimusnahkan (yang kemu-

dian belum sempat dimusnahkan tapi disita polisi). Kenapa Irul harus mencuri data? Karena alurnya memang seperti itu. Dalam modus ganti nama WP, harus ada kesesuaian data antara server database dengan berkas fisik ketetapan pajak. Ada perbedaan sedikit, tentu saja mencurigakan.

Sebelum menjadi berkas ketetapan pajak tertunggak, sebuah berkas harus dibon dulu oleh Kasi Pemeriksa dari Kasi Pelayanan. “Hasil dari pemeriksaan itulah, kemudian muncul ketetapan pajak. Yang kemudian diserahkan lagi ke Kasi Pelayanan,” kata Suhertanto, menguraikan jejaring mafianya. ke hal 7 kol 1

Hakim Asnun Segera Dikonfrontir

BANTAH TERIMA SUAP Majelis Hakim perkara Gayus Tambunan Bambang Widiatmoko (tengah) dan Haran Tarigan (kanan) usai diperiksa di Komisi Yudisial, Jakarta, Rabu (21/4).

Pemeriksaan KY Terhadap Dua Hakim Gayus

RAKA DENNY/JAWAPOS

JAKARTA - Setelah hakim ketua Muhtadi Asnun mengaku menerima duit suap dari Gayus Halomoan Tambunan sebesar Rp 50 juta, Komisi Yudisial (KY) memeriksa dua hakim anggota rekan Asnun kemarin (21/4). Mereka adalah Bambang Widyatmoko dan Haran Tarigan. Namun, belum

ditemukan indikasi keterlibatan. “Dari pemeriksaan tadi, kami belum menemukan indikasi keterlibatan. Tapi, ini masih sementara,” kata Komisioner KY Soekotjo Soeparto usai pemeriksaan Bambang dan Haran di gedung KY kemarin (21/4). Meski begitu, KY tak akan menyerah. Senin pekan depan (29/ 4), KY akan kembali memeriksa mereka. Lembaga pimpinan Busyro Muqoddas itu juga akan mengkonfrontir dua hakim anggo-

Grow with Character! (88/100) Series by Hermawan Kartajaya

Ingat Nabi, Belajarlah Sampai ke Tiongkok! ABIDIN ABROR/RATEG

TIDAK KEBERATAN - Pragawati Ratih Sanggarwati pada pers menyatakan tidak keberatan pemberakuan larangan pezina nyalon bupati/walikota.

Setuju Pezina Dilarang Nyalon Kepala Daerah BREBES - Larangan pezina mencalonkan sebagai Bupati atau Walikota, dan hingga kini wacana tersebut terus bergulir. Meski itu baru sebatas wacana, namun dari situ berbagai tanggapan banyak muncul di masyarakat. Termasuk media. Sebagian ada yang sangat setuju. Sebagiannya lagi menyetujui namun mekanisme aturannya diserahkan ke Parpol. ke hal 7 kol 1

Nok Slentik Tangkap Lagi Satu Orang * Gayus dengan nomer urut pira? Jaksa Poltak Resmi Dicopot * Aja wani-wani dolanan hukum!

CMYK

DI Tiongkok ada Kotler Marketing Group atau KMG yang dipimpin Milton Kotler. Dia itu adik Philip Kotler yang usianya berbeda dua tahun. Walaupun usia hampir sama, sikap dan perilaku mereka sangat berbeda. Philip adalah seorang Demokrat, tapi Milton merupakan Republican. Philip hidup sangat sehat dan teratur, sedangkan Milton adalah perokok cerutu berat. Philip adalah profesor, Milton menjadi konsultan dan sekaligus deal maker. Philip pergi ke manamana karena undangan datang dari seluruh dunia. Sedangkan Milton suka ke Tiongkok, bisa delapan kali setahun. Di Tiongkok, KMG punya kantor mulai Sen Zhen, ekspansi ke Shanghai, dan akhirnya Beijing. Total ada 60

orang yang bekerja di KMG, seharihari dipimpin Tiger Chao. Milton sangat suka kepada Tiger karena dia orang Tiongkok asli, tapi lulusan MBA dari Kanada. Dialah yang merekrut semua staf yang hampir semua orang Tiongkok Daratan. Selain itu, Milton punya seorang asisten pribadi yang sangat fasih berbahasa Tionghoa. Dia bule, tapi sudah lebih dari sepuluh tahun tinggal di Tiongkok. Orang seperti dia saat ini banyak dicari orang. Mengapa? Anda mungkin tergiur untuk masuk pasar Tiongkok yang begitu besar. Tapi, kalau hanya berbahasa Inggris, jangan harap bisa diterima di sana. Karena itu, kalau sempat ke kampus BLCU atau Beijing

Language and Cultural Center, Anda akan melihat orang belajar bahasa Tionghoa dari seluruh dunia. Pak Dahlan Iskan, konon, pernah belajar bahasa Tionghoa di Nanchang, Jiang Xi, sebuah kota kecil yang tidak ada orang Indonesia. Selain itu, di kota tersebut katanya gak ada orang yang bisa berbahasa Inggris. Jadi, mau gak mau, ya harus bisa survive dengan bahasa ‘’tarzan’’ sambil belajar bahasa Tionghoa dengan cepat. Nah, kalau Pak Dahlan sekarang sangat fasih berbahasa Tionghoa, bahkan beberapa kali kirim SMS pakai tulisan Kanji ke saya, Milton gak bisa. ‘’I am too old to learn, Hermawan.’’ Tapi, dia sangat percaya bahwa masa depan Amerika dan dunia nanti

ditentukan oleh Tiongkok. Milton dan Tiger adalah dua orang yang mengundang saya untuk ke Tiongkok beberapa kali guna bicara di berbagai acara, termasuk di kampus Tsing Hua yang terkenal itu. Saya takjub bukan main kepada semangat belajar para peserta. Mereka sangat disiplin. Maklum ‘’masih’’ negara komunis secara politik, walaupun kapitalis secara ekonoke hal 7 kol 4

ke hal 7 kol 4


WACANA

2

KAMIS 22 APRIL 2010

RADAR TEGAL

Kartini, Emansipasi dan Persamaan Gender Oleh: Muh. Abduh SAMPEYAN pasti sudah hapal, kalau tanggal 21 April merupakan hari Kartini. Setidaknya, sampeyan mengetahui bila tiba hari Kartini, banyak anakanak perempuan yang dirias sedemikian rupa. Didandani cantik, secantik Kartini. Tukang paes pun ketiban rejeki. Banjir order mempermak wajah anakanak sampai ibu-ibu pejabat agar tampil menawan di hari Kartini. Ibu-ibu yang selama ini cukup pendek, tetap bisa sanggulan, walau harus dijepit sana-sini. Tentu tujuan memperingati hari Kartini tak sekadar itu. Ada nilai pendidikan yang akan ditanamkan untuk putri generasi bangsa. “Apa kuwe, Wa! Soal emansipasi wanita. Kuwe tah wis lawas!” kata Panjul. Betul, masalah emansipasi wanita sudah lama. Saat ini lebih tepat melirik kemampuan dan kredibilitas kartini-kartini di masa depan. Sangat membanggakan prestasi-prestasi wanita masa kini. Banyak wanita-wanita handal yang memegang peranan penting bahkan menjadi isu sentral. Sebut saja, Sri Mulyani. Wanita yang menjadi Menkeu ini tidak diragukan lagi kemampuannya. Termasuk ketabahannya menghadapi kasus century. Di kalangan artir, Julia Perez dan Maria Eva. Dua wanita selebritis yang selalu mengundang sensasi itu kini bertekad bulat maju menjadi calon wakil bupati, meski diragukan moralitasnya. “Kue arane emansipasi wanita Wa?” Betul. Dan hasilnya sungguh luar bisa. Sejumlah wanita sudah menempati posisi yang strategis. Mereka tak hanya cuma konco wingking pria. Tapi apakah benar, emansipasi wanita yang telah diperjuangkan lamanya sudah mengangkat harkat dan martabat perempuan Indonesia? Apakah benar perempuan mendapatkan kesempatan yang sama seperti pria? Samakah emansipasi wanita dengan persamaan gender? “Pada ora sih, Wa? Emansipasi wanita lebih menitik beratkan pada perannya dalam dunia kerja. artinya, perempuan kini telah berada di posisi yang sama dalam urusan peran dan individunya. Emansipasi tidak berbicara hak dan kewajiban. Tetapi emansipasi lebih berbicara dalam sudut pandang ekonomi dan pendidikan. Sesuai kategorinya sebagai peran, saat ini anda dapt melihatnya dalam dunia usaha. Emansipasi atau peran serta perempuan kini telah ada pada posisi yang balance terhadap pria. “Wong wadon bisa kerja nang ndi bae Wa. Ana sing dadi polisi, guru, menteri.” Beda maning, jika berbicara masalah persamaan gender. Persamaan gender lebih berbicara pada hak hidup setiap individu tanpa membedakan jenis kelamin. Sementara emansipasi biasanya akan terbentur pada eksistensi dan tingkat pendidikan yang dimiliki perempuan tersebut. Contone, jika perempuan yang memiliki pendidikan rendah, secara tidak langsung emansipasinya akan sebatas pada tingkat kemampuan intelektualnya. “Lumrahe wong wadon lulusan SD ya ora mungkin njaluk dadi menteri o. Ngger kerja ya dadi TKW, mbantu sing lanang,” seloroh Panjul. Jadi emansipasi terbangun karena ada kebutuhan akan eksistensi perempuan yang harus diakui. Sedangkan persamaan gender mutlak dilakukan untuk mendapatkan perlakuan yang sama di mata hukum dan di mata masyarakat. Tidak ada lagi kata ‘dia berbeda karena perempuan’ untuk setiap permasalahan sosial. “Tapi kon bada plek ya angel Wa. Fisiknya saja beda!” Salah satu sulitnya kesetaraan gender adalah pola pikir masyarakat kita yang turun temurun bahwa laki-laki akan menjadi pemimpin dan perempuan akan menjadi ibu rumah tangga. Ternyata pembedaan gender itu sudah kita dapatkan ketika sekolah. “Sampeyan kemutan ora lagi sekolah SD. Nang pelajaran bahasa Indonesia, contone mesti ‘Ayah pergi ke kantor’ dan ‘Ibu pergi ke pasar’. atau ‘Budi main bola’, ‘Wati sedang memasak’. Itu menciptakan gender!” jelas Dalipan. (*)

Ketika Perempuan Jadi Pemimpin Oleh: Nalini Muhdi Dalam panggung dunia, semua laki-laki dan perempuan hanyalah pemain. Masing-masing keluar dan masuk, dan satu orang pada masanya memainkan banyak peran. (William Shakespeare, dalam drama ‘as you like it’)

SAAT itu mungkin belum terbayangkan oleh Shakespeare -karena dia bukan seorang cenayang- bahwa kemajuan perempuan di berbagai bidang sepesat sekarang. Ketika perempuan mampu memainkan banyak peran dalam kehidupan domestik maupun publik; ketika kesempatan membentang bagai cakrawala luas; ketika warna kehidupan perempuan adalah sebuah pilihan, bukan keterpaksaan budaya. Termasuk menjadi pemimpin, yang mempunyai konotasi kekuasaan, sebuah kata yang sering justru diemohi perempuan karena munculnya ketakutan terhadap terancamnya eksistensi feminitasnya. (Itulah) konsekuensi tugas high profile yang bakal menjauhkan perempuan dari zona nyamannya. Menjadi pemimpin berarti mempunyai nyali untuk berdiri di ruang publik, dicermati dengan saksama untuk dianalisis, dikritisi, dan bahkan dibidik untuk dijatuhkan. Dan situasi tersebut sangat berisiko, dapat menggoyang stabilitas feminitasnya sekaligus mengganggu kebutuhan akan ketergantung-

an yang kerap mereka balut dalam peran yang tak begitu menuntut tanggung jawab berat serta berisiko. *** Untuk menjadi pemimpin yang efektif, seorang perempuan harus berhenti berpikir bahwa dia adalah seorang perempuan. Begitulah yang dikatakan Flory Bramnick, senior eksekutif dari Sony Pictures Television. Sebab, perempuan pemimpin tidak bisa lagi memusatkan perhatian kepada dirinya sendiri, sebagai pembenaran untuk tetap mendapatkan privilege dari lingkungan sosial-budayanya hanya lantaran ‘’karena aku seorang perempuan...’’. Tentu saja (itu) tidak mudah karena membutuhkan usaha keras agar visi perjalanan selaras. Berhenti menjadi perempuan bukan berarti harus bermetamorfosis menjadi laki-laki, misalnya. Tapi, menjadi seseorang yang berpikir dalam konteks lebih luas, tujuan kemanusiaan yang lepas dari batas-batas gender yang justru kerap membentuk stereotipe tertentu dan malah menjeratnya untuk bisa berpikir lebih fleksibel. Perempuan yang memasuki wilayah kepemimpinan tidak lagi bisa menjadi ‘’anak manis’’ seperti dulu lagi, yang bisa menggantungkan sebagian besar tanggung jawabnya kepada orang-orang di sekitarnya dan selalu ingin menyenangkan

Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Suyuti Abdul Ghofir. Redaktur: Hesti Prastyani, Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi. Sekretaris Redaksi/Persh: Kharisma Dewi. Kota Tegal: Hermas Purwadi, M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan. Brebes: Abidin Abror. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Agus Wibowo, Khikmah Wati, Arief Nur Rahardian Sidiq, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Ali Basara, Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, Dian Prayudi Aji, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Moch. Arifin (Manajer Tegal), Yully Trieyani, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Yuyuk Darwati, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: Anang Bastomi. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 33.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

nyaris tanpa fleksibilitas. (Itulah) kondisi yang membuat mereka lebih menjauh dari zona nyamannya. ‘’Wanita besi’’ yang sejatinya rapuh di dalam dan untuk menjaganya lantas membungkus diri dalam cangkang yang keras tanpa kompromi. Sejatinya, tak perlu perempuan menyia-nyiakan kesempatan dan kemampuan tinggi yang sudah di depan mata andai saja mereka mampu melihat nilai lebih dan kurangnya eksistensi mereka, plus kemampuan menebalkan telinga tipis yang sudah menjadi bawaan. Mendengarkan kata hatinya sekaligus orang lain dengan adonan akal sehat, bukan sekadar perasaan yang sering mendominasi mereka. *** Perempuan pemimpin sebetulnya dikaruniai kelebihan. Sisi keibuan alami (motherhood) yang mengajarkan manajemen, komitmen tinggi, sifat welas asih, keterampilan bernegosiasi, kemampuan membuat keseimbangan, dan empati bawaan terhadap masalah kemanusiaan adalah modal dasar yang bisa dikembangkan dalam membawa gerbong kerja sama menuju keberhasilan. Belum lagi kemampuannya dalam menghargai relationship, bukan semata memakai ‘’kepalanya’’, tapi juga ‘’telinga dan mata hatinya’’. Sekaligus menyadari serta

YEN pengin sake ora bodol, ya aja dadi GTT, soale awit tahun 2005 pemerintah ora menerima GTT. Dadi yen wis kadung ngabdi dadi GTT aja ngresula, memang laka bayarane. Yen olih honor ya kuwe kebijakan sekolah, wong saiki segala kegiatan sekolah ya diatur BOS, ora sakerepe dewek. Apa maning pencairan dana BOS metune saben triwulan. Dadine kebijakan mau ora bisa lancar. Mohon dimaklumi lan dimengerti, disabar-sabari memang kaya kue anane. Pan primen maning,ora susah ngresula, ngabdi bae disit sing bener, nrimo pandum, aja nyalahena Pemda. Aja nyalahena sekolahan. Trima kasih pada Radar atas dimuatnya tulisan saya ini. 08156670xxx

PAK WALI karo Pak DPRD-ne, dalan sing pereke kampus UPS nang Jalan Halmahera ora bisa diaspal alus? Masak pan mangkat kuliah kudu kotor2an disit gara2 motore njeblung jeglongan2 sing nang dalan. Diparani mana oh pak. Tuli kongkonan anak buahe kon diaspal sing alus ya pak. Suwun... 085659810xxx

Gagian Dibangun JANE aku ngresula ya percuma soale laka sing nggugu! Muga-muga cepet dibangun Pasar Trayeman eben ana parkirane maning. Dadi toko sing neng ngarep ora ketutupan kaki lima. Ya muga-muga aku sabar. Saiki aku dagangane ora kaya biyen, soale sing tuku angel ora bisa mlebu ketutupan kaki lima. Dongen gagian dibangun terus pada pindah. 081911559xxx

AKU ta bingung maring Kabupaten Tegal, dalan neng kota karo neng desa ancur kabeh. Aku kajogan mbayar pajak, dongene duit pajake aku nggo apa sih? 085642519xxx

Sing Dukung Akeh ASSALAMUALAIKUM. Aku cuma mau ngucapin terima kasih karo rubrik Ngresulane Radar Tegal. Sing dukung akeh ko. Siiip! ` 081911559xxx

Sampah Nang Kuburan NYONG ya pan melu ngresula ah. Kuwe tah digugu mbuh ora. Kyeh aku melas nemen maring kuburan sing ana ning Jatibarang (Kertasinduyasa), tempate tah ning gili gede tapi bisane isine runtah buangan sing pasar. Duh yakin sung melasi men sing dikubur nang kono. Tulung oh bos petugase ditegur. Suwun. 081542097xxx

Semboyane Esih Moni? DONGE semboyan Brebes Berhias esih moni? Yen bisa diganti Brebes kumuh tur akeh nyamuk. He, he, he, cruwek. 085869534xxx

Mangan Isine Pengamen YTH Bapak Walkot Tegal. Aku pan melu ngresula. Donge kepriben kae neng sepanjang Jalan A. Yani. Aku pan mangan ka isine pengamen. Wis kaya kuwe pengamene antri kaya pan njukut

*) Nalini Muhdi, psikiater konsultan ‘women’s mental health’, staf RSU Dr Soetomo/FK Unair.

Motore Njeblung Jeglongan

Duit Pajakke Nggo Apa Sih?

PAN gawe akte kelahiran diangel-angel, wong syarate lengkap ka.... 081803971xxx

mengendalikan kelemahan dasar mereka dalam memimpin, misalnya, kerap kurang bisa mendelegasikan tugas, kurang berani mengambil risiko (safety player), mem-’’personal’’-kan masalah yang timbul dalam lingkungan pekerjaan dan dapat mudah menjebaknya dalam sikap subjektif, serta mencampuradukkan pekerjaan dan urusan pribadi. (Itulah) kondisi yang bisa dikatakan satu paket sebagai manusia, sebagaimana dipunyai laki-laki pula. Menjadi pemimpin berarti mempunyai keberanian menjumput risiko untuk tidak bisa menyenangkan semua pihak, sesuatu yang berlawanan dengan konsep ‘’perempuan baik-baik’’. Artinya, tidak dapat meramalkan hasil akhir yang lebih pasti yang memberikan rasa aman. Sebaliknya, tidak mengambil risiko juga, malah memberikan kepastian situasi yang tidak akan berubah. Ketika Kartini memandang ke bumi, dia berharap berbondongnya perempuan masa kini yang riuh rendah meraih kesempatan dan kemampuan jauh di atas daripada yang dapat diraih kaumnya saat itu dapat memberikan pencerahan bagi peradaban manusia. Bukan sekadar pesta sementara bagi perempuan. Mampukah?

minal Ketanggungan. Ngudag-udag mobil banter pada mencelat ning elep. Lamon tiba sing salah sapa? Tolong pak nyuwun ditertibna. 087830270xxx

Aja Ngresula Bae

Pan Gawe Akte Diangel-angel Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal

orang lain untuk memuaskan rasa ketergantungannya. (Itulah) suatu konflik mendasar intrapsikis yang sering melanda perempuan ketika harus menentukan pilihan. Masalah yang dikaitkan dengan budaya plus pola asuh yang membawa perempuan kesulitan dalam melepaskan konsep ‘’sindrom perempuan baik-baik’’ telanjur melekat dalam dirinya. Akibatnya, sering perempuan mengalami kegamangan justru ketika puncak pimpinan tinggal selangkah lagi. Saat dia mendaki puncak kekuasaan, tentu saja kewajiban dan tanggung jawab yang dibebankan ke pundaknya kian berat seiring dengan hak-hak yang bisa diraihnya. Padahal, di titik tersebut mereka dituntut mampu membuat keputusan sendiri sebagai refleksi sebuah kemandirian sejati, tanpa banyak berharap pertolongan orang lain. Betapa menakutkan bagi sebagian besar perempuan; mereka akan mengalami konflik antara ketergantungan dan kemandirian sejati. Di titik krusial inilah mereka terkadang melakukan kompensasi yang merugikan, menghambat laju karirnya sendiri, atau sebaliknya, tetap melangkah dengan memakai jaket ‘’wanita besi’’. (Itulah) situasi ketika mereka merasa insecure. Konflik ketergantungan dan kemandirian sering membuat perempuan menjelma menjadi ‘’wanita besi’’ yang kukuh, tapi

raskin neng balaidesa. Tolong tertibkan! 087830042xxx

Daftar Kiye Salah, Kuwe Salah PAK Walkot piben nasibku yang baru lulus. Kuliah, cari kerja tak ada yang mau nerima. Katanya pak walkot sudah mengetok palu tidak boleh menerima guru honorer (SD). Piye nasibku, sedangkan aku punya anak, suami pun penghasilannya tidak mencukupi. Daftar pakai ijazah D2 agama salah, daftar pakai ijazah D2 umum salah. Piye, kuliah 2 kali tak ada yang mau menerima. 085742299xxx

Sertifikate Urung Dikirim AKU pengin ngresula maring Indogama seng awal tahun ngadakna workshop learning neng Slawi. Kami wis bayar 350 ribu en melu acara sampe pragat tapi durung olih sertifikat. Jare arep dikirim ke sekolah. Trims. 085642504xxx

Piala Dunia Listrik Aja Mati BUAT PLN, entar kalau lagi pertandingan sepak bola Piala Dunia (PD) aja mati. Soale PD 4 tahun sekali. Jadi barangkali ada kabel-kabel sing rusak dibetulkan mulai sekarang . Bravo PLN. 085842939xxx

Singkatane Apa? KEPADA bapak-bapak di Pemda Brebes sing wateke licik2, donge Brebes Berhias singkatane apa? Angger ngarti tulung jelasna, dalan be pada rusak, kae dalan Tegalwulung Jatibarang dileng. 085865505xxx

Ben Bokonge Pada Mlecah KAB. TEGAL saben2 Musrenbang monine anggarane depisit, duite pada maring endi? Nyatane dalan rusak wis taunan ora didanda-dandani. Soba sih pejabate mlaku2 nang pinggiran kota, kaya sing Kertasari ke Jatibogor trus Gembongdadi. Mengko mesti bokonge pada mlecah, donge pada nduwe perasaan apa ora sih? 081391877xxx

Ati-Ati Bae! PIMEN kyeh daning dalan pantura saiki bleh berez. Tulung dandani oh, saben balik kerja bengi lampune ana sing mati dalane bolong ya wis siap2. Ati2 bae! 085870117xxx

Ana Wong Edan Uda NGGO dinas2 terkait, pimen dongen pak wong glandangan kedabelan ora nganggo apa-apa ka dijorna tok. Nang kota maning, nyebrang ngarepe SMK 1 Tegal, nglewati pos polisi maning. Aku sing weruh be Masya Allah disawang jijik dewek. Lagi pusing2 ana sawangan gratis pisan ana wong edan uda. Padahal Kota Tegal tercinta bar ngrayakna ulang tahun. Pimen kuwe pak walikota? Cepet2 o dirazia. Matursuwun Radar. 087830345xxx

Yuh, Mbangun Bangsane Dewek SEDULUR kabeh, yuh pada mbangun bangsane dewek. Yen dudu enyong karo rika pan sapa maning? Paling ora dadi wong sing bener tur pener. Insya Allah angger saben uwong nduwe budi pekerti sing luhur Indonesia bakal gemah ripah loh jinawi toto titi tentrem kerto raharjo. Setuju? 085842785xxx

Tukang Becakke Semrawut TUKANG becak semrawut ning ter-

PENGIRIM NGRESULA YANG BERUNTUNG: 1. 2. 3.

087830236098 085742764638 08156670036

Anda mendapatkan Hadiah masingmasing 1 dus Susu Bubuk Kedelai AFIS, hadiah dapat diambil di Harian Pagi Radar Tegal dengan melampirkan fotokopi KTP dan menunjukan no HP anda.

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS 08159440722, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Bagi tiga pengirim Ngresula yang beruntung masing-masing mendapatkan satu dus (200 gr) susu bubuk kedelai produk AFIS Tiap Harinya. Produk tersebut dapat diambil di Kantor Radar Tegal dengan menyerahkan fotocopy KTP dan menunjukan no HP anda.


JATENG

6

KAMIS 22 APRIL 2010

RADAR TEGAL

INSIDEN Pria Tertusuk Pisau di Perut PURWOKERTO - Warga di kawasan Terminal Purwokerto, Rabu (21/4) gempar. Pasalnya, sesosok pria muda bernama Sutono, 26, warga Pandean, Gilirejo, RT 4/2 Bagor, Nganjuk, Jawa Timur tiba-tiba ditemukan sudah tersungkur dan tergeletak berlumuran darah. Sutono ditemukan dalam keadaan tertusuk pisau dapur di bagian perut sisi bawah. Diduga, Sutono melakukan aksi percobaan bunuh diri. Namun, aksi bunuh diri itu bisa digagalkan warga di sekitar kawasan Terminal Baru. Hingga akhirnya korban di bawa ke RS Margono Soekardjo. Saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif di ruang bedah minor RSMS. Dari pantauan Radarmas di RSMS sekitar pukul 10.00 WIB, tangan dan kaki Sutono diikat dengan tali. Dari keterangan beberapa perawat, kaki dan tangan diikat karena korban selalu berontak saat tergeletak di kasur perawatan. Korban masih tersadar. Pisau juga masih tertancap di bagian perut dengan sedikit darah yang terus mengucur. Bahkan, korban juga masih bisa menjelaskan nama dan alamat rumahnya. “Saya Sutono dari Gilirejo, Nganjuk Jawa Timur,” katanya. Setelah itu, korban enggan untuk berkomunikasi. Selain itu, terlihat dua petugas polisi dari Kepolisian Sektor Purwokerto Selatan yang turut menjaga pasien tersebut. Keterangan yang dihimpun dari berbagai saksi mata di lokasi kejadian, korban menusukan diri sendiri dengan pisau dapur milik warung Sederhana, Komplek Blok D, Terminal Baru Purwokerto. “Saat itu pagi sekali saat saya di dapur untuk memasak. Tahu-tahu pisau dapur diambil aja,” kata dia. Saya tidak tahu dia datang darimana. Masuk saja ke dapur dan ambil pisau,” kata Syarifah, 35, salah satu karyawan perempuan di rumah makan Sederhana, komplek Blok D, Terminal Baru, seraya terus mengulang-ulang. Selanjutnya, selepas pria muda itu mengambil pisau, dirinya curiga dan langsung keluar. “Kejadian ambil pisaunya sangat cepat. Saya cek keluar waktu itu juga, Tahu-tahu sudah tergeletak dan tertusuk di bagian perut. Kalau ngomong mau pinjem pisau, pasti tak saya perbolehkan,” katanya. Syarifah yang lagi masak lantas panik dan langsung berteriak minta tolong ke warga sekitar. Warga yang berada disekitar lokasi kejadian langsung merubung, kemudian menghubungi petugas polisi setempat. Anggota dari Kepolisian Sektor Purwokerto Selatan juga langsung melakukan olah TKP dan melakukan identifikasi. Keterangan dari berbagai saksi juga dicatat untuk proses lebih lanjut. Dari KTP korban, diketahui bahwa Sutono merupakan warga Nganjuk, Jawa Timur. “Saat ini masih dalam penyelidikan polisi. Soal motif belum diketahui pasti,” katanya. (ttg)

UPIK/RADAR BANYUMAS

TAK BERDAYA - Sutono ditemukan sudah tersungkur dan tergeletak berlumuran darah. Korban kini berada di RS Margono Soekardjo.

Cilacap Bakal Jadi Kota Sampah Kapasitas TPA Tinggal 20 Persen

UPIK/RADAR BANYUMAS

LAUTAN SAMPAH - Problem persampahan di Kota Cilacap kini kian rumit. Bahkan, Cilacap terancam bakal menjadi kota sampah jika Pemkab setempat tidak segera membuka Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah baru.

Angka Kasus Gizi Buruk Masih Tinggi KEBUMEN - Kasus gizi buruk ternyata masih menghantui anak-anak dan balita di Kabupaten Kebumen. Buktinya, ada 7 balita penderita gizi buruk yang kini tengah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kebumen. Hal ini terungkap saat sejumlah anggota Komisi B DPRD Kebumen melakukan kunjungan ke Bangsal Melati RSUD Kebumen, Rabu (21/4) pagi. Awalnya, rombongan anggota dewan yang dipimpin Ketua Komisi B Dian Lestari hendak mengunjungi Tri Rahmadani (18 bulan), pasien gizi buruk yang orang tuanya tewas tertabrak kereta api di desa Pejagoan, Senin (19/4) sore. “Kedatangan kami ke sini juga sekaligus sidak kasus balita gizi buruk yang ada di rumah sakit. Sebab, selama ini kasus tersebut kurang terexpose,” ujar Dian. Kecurigaan anggota Dewan ternyata benar. Tak tanggungtanggung, ada 6 pasien balita gizi buruk selain Tri Rahmadani yang hingga kemarin siang masih ditangani intensif di bangsal khusus anak-anak tersebut. Salah satu balita pengidap gizi buruk adalah Risno Wastiyo yang dirawat di kamar A2 bangsal Melati. Kondisi Risno cukup parah dibanding balita pengidap gizi buruk lainnya. Di usianya yang menginjak 22 bulan, balita malang ini hanya me-

miliki berat badan 4,2 kilogram. Padahal, seharusnya dia memiliki berat badan minimal 11 kilogram. Kondisi tersebut mengakibatkan tubuh balita putra pasangan Musriyati (32) dan Sutarno (43) warga Desa Sawangan Kecamatan Alian ini terlihat kurus kering. Menurut Musriyati, putranya tersebut lahir normal dengan berat badan 2,5 kilogram. “Namun sejak usia 3 bulan, beratnya turun terus,” ujar perempuan yang mengaku tidak memiliki penghasilan tetap dan hanya mengandalkan kiriman uang dari suaminya yang bekerja sebagai sopir Kopaja di Jakarta. Kondisi serupa juga dialami oleh Fiana Barokah (7 bulan) asal RT 2 RW 6 Desa Kalirancang RT 2 RW 6 Kecamatan Alian. Putri pasangan Sukaryanto (40) dan Muhyati (34) itu hanya memiliki berat badan 3,75 kg dari berat normal 6 kilogram. Selain murni gizi buruk, ada pula balita penderita gizi buruk yang diakibatkan penyakit penyerta. Seperti yang dialami dialami Zulfa Mustafa, putra dari Masruroh (40) dan Kharisun (45) yang mengalami kelainan jantung. Data dari RSUD Kebumen, 7 balita pengidap berasal dari 4 kecamatan. Yakni Bonorowo, Ambal, Pejagoan dan terbanyak dari Kecamatan Alian. Selain tiga balita diatas, ada

juga Faqih Agil (17 bulan) asal RT 2 RW 9 Desa Seliling Kecamatan Alian, Zulfa Mustafa (18 bulan), Siti Mulyani (3 bulan) RT 2 RW 1 Desa Tlogorejo Kecamatan Bonorowo, dan Khayatul (19 bulan) asal RT 2 RW 3 Desa Sidokmuti Kecamatan Ambal. Menurut penuturan Kepala RSUD Kebumen dr Suprayitno, sebagian besar menggunakan kartu Jamkesmas, namun ada pula yang tidak. “Bagi yang tidak menggunakan jamkesmas tetap mendapat perawatan gratis dengan dana khusus dari APBD Provinsi,” tegasnya. Terpisah, Ketua Komisi B Dian Lestari mengaku prihatin dengan masih ditemukannya kasus gizi buruk di Kabupaten Kebumen. Menurut Dian, adanya kasus gizi buruk menjadi indikasi belum optimalnya upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan. “Kemungkinan masih banyak ditemukan kasus gizi buruk lagi, karena kasus gizi buruk seperti fenomena gunung es. Artinya, kasus yang muncul di permukaan sedikit tapi dibawahnya jauh lebih besar. Kami yakin banyak penderita gizi buruk lain yang belum terdeteksi. Apalagi di sini saja sudah ada 7 kasus, diluar pasti lebih banyak lagi,” tandas politisi dari PDI Perjuangan ini. (has)

CILACAP - Problem persampahan di Kota Cilacap semakin rumit. Bahkan, Cilacap terancam bakal menjadi kota sampah jika Pemkab setempat tidak segera membuka Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah baru. Sebab, saat ini kapasitas tampung TPA Gunung Kapitan yang ada di Desa Tritih Lor Kecamatan Jeruklegi, hanya tersisa 20 persen saja. Padahal volume sampah Kota Cilacap per hari bisa mencapai 450 meter kubik dan sekitar 250 meter kubik harus dibuang ke TPA tersebut. Kepala Dinas Cipta Karya Kebersihan dan Pertamanan (DCKKP) Kabupaten Cilacap Ir Rstiyanto MT mengakui, daya tampung TPA Gunung Kapitan yang dibangun tahun 1986 memang semakin tidak memadai. Padahal menurutnya, luas TPA yang pada awal dibangun hanya 4,5 hektar, sudah diperluas hingga mencapai 6,2 hektar. Jadi memang sudah hampir habis karena hanya tersisa sekitar 20 persen dari total kapasitas tampung awal,”kata Ristiyanto kepada Radarmas saat memantau kegiatan pengolahan sampah organik yang dilakukan warga Karangcengis

Kelurahan Sidakaya Kecamatan Cilacap Selatan kemarin. Menurut Ristiyanto, kehadiran tempat-tempat pengolahan sampah organik, baik yang berasal dari prakarsa masyarakat maupun dibiaya di Pemkab Cilacap, sangat membantu mengurangi timbunan sampah di TPA. “Paling tidak ada pengurangan timbunan. Produksi sampah Kota Cilacap per hari yang mencapi 450 meter kubik, bisa dikurangi di tempat-tempa pengolahan sehingga yang benarbenar dibuang ke TPA hanya sekitar 250 meter kubik,” paparnya. Menurut dia, prakarsa masyarakat untuk membuka tempat pengolahan sampah menjadi pupuk organik, akan terus didorong. “Bahkan untuk yang ada di Karangcengis ini akan kami jadikan sebagai pilot project. Ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap persoalan sampah dan pelestarian lingkungan yang harus kita apresiasi dan disupport,” ujarnya serius. Dia menambahkan, prakarsa warga di Karangcengis akan dikembangkan di setiap RT maupun RW di Kabupaten Cilacap. Sebab menurutnya, jika prakarsa itu bisa dibudayakan, maka persoalan sampah di Kabupaten Cilacap akan semakin ringan. (din)

Volume Air Waduk Sempor Kurang KEBUMEN - Ratusan hektar lahan pertanian yang masuk daerah irigasi (DI) Sempor terancam tidak mendapat pasokan air secara maksimal dari Waduk Sempor. Pasalnya, volume air waduk diperkirakan tidak cukup untuk memenuhi seluruh kebutuhan air irigasi selama musim tanam (MT) II ini. Menurut Kabid Irigasi pada Dinas Sumber Daya Air Energi dan Sumberdaya Mineral (SDA-ESDM) Kabupaten Kebumen Muchtarom SST, hingga Selasa (20/4), elevasi Waduk

Sempor pada posisi 72,1 meter dengan volume 37,845 juta meter kubik. Kondisi ini masih di bawah kebutuhan air irigasi yang seharusnya 40 juta meter kubik untuk selama musim tanam. Tingginya tingkat sedimentasi waduk, kata dia, membuat Waduk Sempor semakin berat untuk bisa memenuhi kebutuhan air irigasi pada lahan seluas 6.478 hektar. “Memang volume air waduk kurang. Tapi alhamdulillah tidak ada kendala.,” katanya. (has)


SAMBUNGAN

KAMIS 22 APRIL 2010

7

RADAR TEGAL

Ingat Nabi, Belajarlah Sampai ke Tiongkok!

Tangkap Lagi Satu Orang dari halaman 1 Dari Kasi Pelayanan itulah bisa muncul tiga surat. Yang pertama adalah surat teguran pertama ke WP. Bila tidak diindahkan, muncul surat kedua yang diberi nama surat paksa. Isinya meminta WP melunasi pajak selambat-lambatnya 1 x 24 jam. Dan yang ketiga adalah surat sita yang di-filekan itu. Nah, WP-WP yang menunggak banyak itulah yang menjadi sasaran mafia pajak oknum pajak tersebut. PT Mrd, misalnya. Perusahaan yang mempunyai tunggakan sebanyak Rp 800 juta tersebut Selasa (20/ 4) malam lalu diperiksa, dan mengakui semuanya. PT Mrd mengaku didatangi oleh tiga orang. Yakni, Kasi Penagihan KPP Rungkut Edwin, dan dua juru sitanya, Suhertanto dan Isk (diinisial karena masih buron). Kedua belah pihak tersebut kemudian bernegosiasi, dan keluarlah angka Rp 250 juta tersebut. Akhirnya, tunggakan pajak PT Mrd pun terselesaikan. Hanya, masih ada satu hal yang mengganjal, meski data di server database sudah aman. Yakni, berkas-berkas ketetapan pajak sebelumnya yang masih ada di Kasi Pelayanan. “Kan lucu, data di server sudah klir, tapi berkas ketetapan pajaknya masih ada

tunggakan. Nanti bisa terlacak,” paparnya. Untuk itu, Edwin kemudian meminta Irul untuk mencuri berkas data di Kasi Pelayanan tersebut. Imbalannya adalah Rp 2 juta. Memanfaatkan kelengahan kolega sesama penjaga ruang Kasi Pelayanan, Irul kemudian mencuri bendel data ketetapan pajak tersebut. Selanjutnya, Irul menyerahkan berkas ketetapan pajak yang masih asli tersebut ke Suhertanto untuk dimusnahkan. Tapi, kejahatan memang pasti akan terbongkar. Sebelum dimusnahkan, Suhertanto sudah dibekuk oleh polisi, dan data ketetapan pajak tersebut justru menjadi barang bukti. Di bagian lain, pemeriksaan terhadap Edwin dan Dino Armanto masih berjalan alot, terutama Dino. Pria yang dikenal koleganya sebagai programmer pajak paling andal di Surabaya tersebut tetap membantah keterkaitan maupun keterlibatannya. Kepada penyidik, Dino mengaku tidak tahu apa-apa, dan tidak pernah mendapat order untuk melakukan pengubahan data tersebut. Sedangkan Edwin kemarin sudah melunak. Kepada penyidik, Edwin sudah mengaku beberapa kali memang melakukan kejahatan tersebut. “Hanya, dia (Edwin, Red) belum

membuka semuanya,” ucap seorang petugas yang ikut menangani kasus tersebut. Sementara itu, Kasatreskrim Polwiltabes Surabaya AKBP Anom Wibowo belum mau menjelaskan secara terbuka hasil perkembangan penyidikannya. “Memang betul sudah ada penangkapan satu lagi. Tapi, nanti saja. Belum semua jaringan sudah terungkap.” Di bagian lain, fakta baru yang mengejutkan disampaikan oleh Siswanto. Menurut kuasa hukumnya, M. Sholeh, setidaknya ada lima instansi pemerintahan yang ikut menjadi korban sindikasi validasi palsu untuk mendapatkan SSP (surat setoran pajak, Red) Siswanto cs tersebut. Menurut Sholeh, diantara lima lembaga tersebut adalah KPU Surabaya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, dan Bappeko. “Itu seingat saya. Dua lainnya tidak hafal. Yang jelas, klien kami sangat kooperatif dalam pemeriksaan,” papar pria yang sempat berusaha mencalokan diri maju dalam pilwali sebagai calon independen tersebut. Dia mengatakan, pihaknya sudah terangterangan menyerahkan semua yang diketahui oleh pihaknya. Yakni, 150 lembar validasi palsu dan nama-nama perusahaan yang jadi korban. (ano)

Setuju Pezina Dilarang Nyalon ... dari halaman 1 Saat hal itu ditanyakan pada peragawati terkenal Indonesia Ratih Sanggarwati, yang tengah mencalonkan diri sebagai Bupati Ngawi Jatim, prinsipnya dia setuju dengan pemberlakuan aturan tersebut. “Saya tidak keberatan. Tidak,” kata Ratih Sanggarwati, pada wartawan dalam kesempatan peringatan Hari Kartini di Pendo-

po Bupati Brebes, Rabu (21/4). Semuanya menurut Ratih, yang tampil dalam busana muslim diperlukan bukti yang kuat, dengan didukung saksi-saksi. Ini dimaksudkan agar tidak timbul fitnah. Saat ditanyakan, bagaimana kalau perbuatan calon itu terekam di kamera, dengan tegas Ratih mengatakan, kalau itu sudah jelas dan seharusnya tidak boleh nyalon jadi bupati atau walikota.

Dibanding Ngawi, menurut Ratih, Brebes masih jauh lebih baik. “Kalau Ngawi pendapatan asli daerahnya hanya Rp 12 milliar, sedang Brebes pendapatan daerah per tahun hingga Rp 500 milliar. Makanya tak heran Hp para ibu di sini, itu bagus-bagus semua. Ada kameranya,” kata Ratih Sanggarwati, yang langsung disambut tepuk tangan hadirin. (din)

Jaksa Poltak Resmi Dicopot dari halaman 1 sekitar (tugas di jabatan) itu.” Saat ditanya dugaan aliran dana dari Gayus, Poltak mengelak. “Jangan bicara dana,” tegas dia. Bagaimana dengan kemungkinan diperiksa Mabes Polri? “Kita ini aparat penegak hukum. Di manapun diperiksa, siap-siap saja,” jawab Poltak yang selanjutnya akan bertugas sebagai jaksa fungsional pada jaksa agung muda perdata dan tata usaha negara (JAM Datun). Poltak merupakan satu dari dua jaksa yang telah dijatuhi sanksi terkait ketidakcermatan dalam penanganan perkara Gayus. Satu lainnya adalah Cirus Sinaga yang dicopot dari jabatan asisten pidana khusus (Aspidsus) Kejati Jateng. Dalam perkara Gayus, dia menjadi

ketua tim jaksa peneliti (P-16). Selanjutnya, Cirus yang juga menjadi ketua tim JPU perkara Antasari Azhar akan bertugas sebagai jaksa fungsional di JAM Intelijen. Namun pelaksaan sertijab Cirus dengan penggantinya dilakukan di Kejati Jateng. “Pelaksanaan penyerahan jabatan eselon III akan dilaksanakan oleh atasannya masingmasing (kepala Kejati, Red),” kata Darmono usai pelantikan. Dia menegaskan, masih ada jaksa-jaksa yang terlibat perkara Gayus yang akan menyusul Poltak dan Cirus mendapatkan sanksi. Mereka adalah jaksa-jaksa yang pernah diperiksa oleh tim pemeriksa jajaran pengawasan Kejagung. “Semua sudah diperiksa dan dijatuhi hukuman sesuai derajat kesalahannya masing-ma-

sing,” kata dia. Meski usulan sanksi disiplin sudah disetujui oleh jaksa agung, namun Darmono belum bisa menyebutkan nama-nama jaksa itu. Sebab, laporan tersebut masih ada di meja JAM Pengawaasan (JAM Was) Hamzah Tadja. “Selengkapnya akan dijelaskan JAM Was dalam satu-dua hari,” katanya. Hingga saat ini, pihaknya belum menerima informasi resmi tentang aliran dana yang masuk ke kantong jaksa terkait perkara Gayus. Baik dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) maupun laporan dari masyarakat. JAM Pidsus Marwan Effendy mengatakan mendengar informasi bahwa ada pengakuan dari Gayus tentang dana yang dianggarkan untuk jaksa peneliti kasus Gayus. (fal/iro)

dari halaman 1 mi. Orang Tiongkok pada umumnya sangat takut melanggar hukum. Mereka juga ‘’penganut’’ Confucius karena itu sangat hormat pada keguru atau lao-she. Apalagi, kalau tahu bahwa saya dulu memang pernah menjadi lao-she selama 20 tahun di SMA dan SMP. Bahkan, saya pernah menjadi siau tsang atau kepala sekolah! Waktu tanya jawab, selalu banyak yang tanya. Mulai jarang tepat waktu, apalagi selesainya. Bisa molor gak keruan karena semua orang pengin tanya! Apalagi tahu bahwa saya menulis beberapa buku bersama Philip Kotler. Selama di Beijing dan Shanghai, kalau kebetulan ada Philip Kotler, saya diminta untuk duduk di sebelahnya terus! Karena masih suasana ‘’komunis’’, siapa yang duduk di sebelah orang paling penting ya pasti penting juga! Itulah kebudayaan Tiongkok. Mereka juga pekerja keras siang malam. Karena itu, pada suatu hari, saya diminta untuk melakukan seminar sehari pada Minggu! Ada 500 orang pengusaha menengah kecil yang datang dan mendengarkan terjemahan dengan tekun. Katanya, kalau

diselenggarakan pada hari biasa, mereka gak mau datang karena harus kerja atau ‘’jaga’’ perusahaannya. Edan kan! Beijing dan Shanghai berbeda. Di Beijing harus ada penerjemah, sedangkan di Shanghai sering tidak perlu. Banyak sekali orang Shanghai yang bahasa Inggris-nya jauh lebih bagus daripada saya. Pernah suatu kali saya diwawancarai televisi di Beijing atas pengaturan KBRI. Setelah tanya-tanya marketing, lantas ‘’belok’’ ke pertanyaan peristiwa 1998. ‘’Mereka masih ingat dan ngeri dengan peristiwa itu,’’ kata Dubes RI kepada saya. Kita sudah lama lupa dan memang gampang lupa. Sedangkan mereka masih takut pergi ke Indonesia karena trauma. Di Tiongkok saya punya buku laris dalam bahasa Tionghoa. Marketing in Venus yang populer di Indonesia itu diterjemahkan dan diberi contoh lokal. Co-author-nya adalah Tiger Chao dan di-launch beberapa tahun lalu di sebuah toko buku terbesar di Beijing. Ada satu lagi pengalaman berbicara di Hainan University. Di Pulau Hainan, yang terkenal dengan Hainan Chicken Rice itu, sering diadakan final Miss

Universe di kota Sanya. Juga ada pertemuan tahunan mirip Davos, namanya Boao Summit. Saya sempat meninjau ke sana, waktu diundang Hainan University. Uniknya, ketika saya mulai berbicara di depan 300 dosen dan mahasiswa S-2, tiba-tiba lampu mati. Ternyata di sana PLN-nya juga kurang reliable. Tapi, saya takjub, tidak ada satu pun orang ‘’bersuara’’, apalagi berteriak-teriak komplain. Cukup ada penjelasan bahwa akan ada genset, semua terkendali. Itulah Tiongkok Daratan! Pengalaman berbicara di Hongkong dan Taiwan lain lagi. Di Hongkong ternyata banyak eksekutif yang tidak bisa bahasa Inggris dengan bagus. Tapi, mereka sangat demanding dan kritis. Maklum, orang-orang ini kan yang dulu nekat melarikan diri dari Tiongkok. Jadi, maunya harus cepat dan no-nonsense. Wartawan yang wawancara pun ‘’ganas’’. Selalu nguber ke hal-hal yang detail. Nah, kalau Taiwan, orangnya lebih civilised. Mereka sopan, respect, dan elegan. Mereka sudah lama terbiasa dengan marketing. Jadi, sifatnya mau diberi sesuatu yang baru. Nah, kesimpulan dari pengalaman saya muter-muter di Tiongkok

ini adalah China is not One. China is a Continent! Sangat besar dan beragam, apalagi kalau sudah masuk ke kota-kota yang lebih kecil. Tapi, dari kengototan belajar marketing dan begitu banyaknya brand kuat di dalam negeri sendiri, saya percaya pada 2020 nanti makin banyak brand dari Tiongkok yang kuat! Mereka tidak hanya jual harga, tapi pakai marketing. Pada saat ini, sekolah-sekolah bisnis terbaik di US berlombalomba berpartner dengan sekolah bisnis di Tiongkok. Jangan kaget, the best business school in Asia sekarang adalah Bei-ta atau Beijing University. Bukan dari Singapura, Hongkong, atau Filipina. Dunia sudah bergeser dari Barat ke Timur. Tiongkok sudah bangkit dan dalam tahun ini akan menjadi negara ekonomi terbesar kedua di dunia. Dan terkaya di dunia. Sedangkan Amerika masih tetap nomor satu dengan ‘’beda yang jauh’’, tapi sekaligus pengutang terbesar di dunia. Utang sama siapa? Siapa lagi kalau gak sama Tiongkok! Karena itu, percayalah kepada Nabi Muhammad untuk ‘’belajar sampai ke Tiongkok’’. (*)

Barang Bukti Sepeda Motor Dikembalikan dari halaman 1 ’’Ini sepeda motor milik bapak, kini kami serahkan kembali sepeda motor ini kepada bapak. Kami mengucapkan terima kasih atas kerjasamanya,” kata Beno sembari menyerahkan kunci motor pada Kepala Desa (Kades) Limbangan, Kecamatan Kersana, Tarjono. Dijelaskan Beno, BB sepeda motor yang diserahkan pada

pemilik berjumlah 8 unit. Sedang yang 5 unit, sejauh ini masih dalam pengejaran.’’Semuanya ada 13 unit kendaraan,” katanya. Dari hasil penyelidikan, aksi curanmor dilakukan oleh dua kelompok. Sedang modus yang dijalankan adalah dengan berpura-pura pinjam, setelah itu pelaku lalu membawanya kabur dan menjualnya. Sedang kelompok ke dua, melakukan

aksinya dengan menggunakan kunci T, saat pemilik lengah karena sedang di sawah. Karenanya, lanjut Beno, demi keamanan maka kepada semua pemilik sepeda motor sebaiknya kendaraan dilengkapi kunci ganda. Kalau satu kunci belum cukup, sehingga perlu kunci ganda. ’’Kami menghimbau agar sepeda motornya dilengkapi kunci ganda,” tegas Beno.

Kades Limbangan Tarjono menuturkan, 2 unit sepeda motor yang dikembalikan adalah benar milik warganya. ’’Ya, awalnya sih ada tetangga desa pinjam. Karena sudah kenal, akhirnya pemilik merelakan kendaraannya dipinjam. Eh, tidak tahunya dijual. Dengan ditemukan kembali motor, kami selaku kades mengucapkan terima kasih pada Polres Brebes,” ujar Tarjono. (din)

Hakim Asnun Segera Dikonfrontir dari halaman 1 ta itu dengan Asnun. Bambang dan Haran adalah dua hakim anggota Pengadilan Negeri (PN) Tangerang yang memvonis bebas Gayus pada 12 Maret silam. Dalam pemeriksaan KY sebelumnya, ketua majelis hakim Asnun mengaku menemui Gayus di rumah dinasnya dan menerima duit suap Rp 50 juta. Uang suap dari Gayus itu lantas digunakan Asnun untuk umroh. Bambang, kata Soekotjo, diperiksa dua jam sejak pukul 13.30 hingga 15.30. Dia diberondong 65 pertanyaan tentang keterlibatannya dalam praktek dugaan suap terhadap Asnun. Sedangkan Haran diperiksa sesudahnya. Yakni dari pukul 16.00 hingga 17.30. Dia dicecar 48 pertanyaan. Ditemui wartawan usai di-

periksa, Haran dan Bambang kompak mengaku tak ikut kecipratan duit suap itu. Mereka juga menegaskan tak pernah bertemu Gayus kecuali di ruang sidang. “Tidak ada duit Gayus sepeser pun yang kami terima,” kata Bambang. Haran menjawab senada. Dia justru bersyukur tidak ikut kecipratan duit suap yang diterima Asnun. Haran mengaku tidak tahu kalau ada upaya kongkalikong dalam putusan tersebut. Sebab, dia sendiri baru masuk ketika sidang memasuki sidang keempat. Selama sidang pertama hingga ketiga, dia tidak ikut lantaran menjalani pelatihan hakim tindak pidana korupsi. Sebelumnya, posisi dia diisi hakim Abdul Hutapea. Soekotjo mengatakan, dalam pemeriksaan, Bambang dan Haran ditanya kenapa bersikap pasif dalam kasus tersebut. Salah satunya alasan majelis

hakim tidak meminta saksi korban didatangkan. Bambang dan Harun, kata Soekotjo, sudah menanyakan itu kepada jaksa penuntut umum. Tapi, jaksa sudah menyatakan cukup. Mereka juga mengaku tidak tahu menahu suap terhadap Asnun. Mereka bahkan kaget bahwa Asnun menemui Gayus dan menerima ongkos tambahan umroh sebesar Rp 50 juta. “Mereka surprised,” kata Soekotjo. Bambang dan Haran mengaku sempat merasa ada kejanggalan dalam kasus tersebut. Yakni pada dakwaan untuk Gayus. Dakwaan satu dan dua tidak ada bedanya. Bahkan seolah hanya melakukan copy dan paste pada surat dakwaan tersebut. “Mereka tidak bisa berbuat apa-apa karena yang aktif jaksa,” kata komisioner kelahiran Kediri itu. Lantas, kenapa majelis hakim

secara bulat memvonis bebas Gayus? Bambang dan Haran menyatakan bahwa mereka memiliki pandangan yang sama terhadap kasus tersebut. Karena itu, putusan tersebut tidak ada dissenting opinion alias perbedaan pendapat. KY, kata Soekotjo, sudah berkoordinasi dengan Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Yunus Husein. Hasilnya, tidak ada aliran dana mencurigakan terhadap Bambang dan Haran. “Tapi, bukan berarti mereka pasti tidak menerima dana. Bisa saja secara cash,” kata Soekotjo. Bulan depan, kata Soekotjo, KY akan meminta Mahkamah Agung (MA) untuk membentuk Majelis Kehormatan Hakim (MKH). MKH ini yang akan merekomendasikan apakah Asnun diberhentikan dengan tidak hormat atau tidak. (aga)

NYAMAN SETELAH HIPERTENSI TAK MENGGANGGU LAGI Banyak penyakit yang datang pada saat usia kita lanjut. Diantara penyakit pada usia senja, yang populer adalah Diabetes (kencing manis), Asam urat , Hipertensi (darah tinggi), Asam urat, Maag dan menurunnya vitalitas. Penyakit-penyakit diatas mudah menyerang, karena pada saat usia lanjut, organ dan daya tahan tubuh melemah. Kondisi yang sama juga dialami oleh ( 64 th) , warga Perumahan Sambitan Permai, Samarinda Hilir, Samarinda- Kaltim. “.....alhamdulillah tak banyak penyakit yang mendera saya, hingga kini hanya dua yaitu batuk dan darah tinggi ...meski demikian kedua penyakit tersebut cukup mengganggu ..jika darah tinggi datang, kepala pusing , leher kaku dan mata berkunang-kunang .” ucap pensiunan Departemen Pertanian ini membuka pembicaraan. Suatu hari, istrinya mengajak untuk mencoba Gentong Mas, suplemen herbal yang alami. Setelah menghabiskan enam kotak, manfaat Gentong Mas mulai terasa. “....... batuk berkepanjangan yang mendera saya sedikit demi sedikit berkurang dan tenggorokan semakin lega.....dan yang paling saya syukuri , serangan darah tinggi

mereda...” kata pak Haji Suwarno gembira. Setelah merasakan sendiri manfaatnya, kini Suwarno makin rajin minum Gentong Mas setiap pagi dan menjelang malam. “...selain bermanfaat...Gentong Mas adalah suplemen kesehatan paling enak yang pernah saya minum..” tutur Suwarno menutup pembicaraan. Dengan Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) sebagai bahan utama , Gentong Mas terbukti memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Menurut Imunolog Jerman, Hidelbert Wagner, Nigella sativa

pada Gentong Mas juga mengandung Ascorbic Acid, Omega 3 dan Omega 6 yang memperkuat daya tahan tubuh imunitas untuk menangkal serangan radikal bebas dan penyakit. Sedangkan menurut Jeff Nugent dalam Permaculture Plants (2004), Chromium pada Gula Aren dapat memperlancar metabolisme

darah dan memperkuat kekebalan tubuh (imunitas), Riboflavin dan Nigellone berfungsi membersihkan saluran pencernaan dan gangguan pada tenggorokan. Selain itu Gentong Mas banyak mengadung zat aktif yang dapat menangkal darah tinggi diantaranya Potasium. Untuk hasil lebih baik, olahraga teratur, mengurangi rokok dan alkohol serta banyak minum air putih perlu dilakukan. Gentong Mas dibuat dari Gula Aren dan Nigela Sativa pilihan yang diproses tanpa menggunakan bahan kimia dan pengawet, sehingga aman dikonsumsi. Manfaat bagi kesehatan dan kelezatan rasanya membuat semakin banyak masyarakat yang mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentongmas.com dan bagi anda yang membutuhkan silahkan hubungi: 081313322669/ 08156406404.Bagi anda yang ingin mendapatkannya sudah tersedia di Apotek / Toko Obat Terkemuka Di Kota Anda. Tegal:081990879809, Apt Medika Farma, Apt Ayu Farma, Apt Duta Sehat, Apt Kaliratu,Apt Adiwerna. Pemalang : Apt Sari Waras, Apt Hikmah. Depkes: P-IRT : 812. 3205.01.114


KOMBIS

KAMIS, 22 APRIL 2010

8

RADAR TEGAL

M-One Gelar BERI DISKON Putri Kebaya 2010 Hari Kartini, Larissa Manjakan Wanita

20 Persen

SEBAGAI bentuk partisipasi Larissa Aesthetic Center pada Hari Kartini, digelar sejumlah kegiatan dan promo, Rabu (21/4). Hari yang bersejarah tentang pembebasan hak-hak kaum wanita Indonesia ini diantaranya dengan memanjakan mereka di pusat perawatan kecantikan ini. Salah satunya dengan pemberian diskon 20 persen untuk semua treatment atau perawatan. ‘’Promo ini khusus untuk member kami, ini sebagai bentuk rasa terimakasih kami kepada konsumen,’’ ungkap Erni selaku marketing Larissa Aesthetic Center. Treatment yang bisa dilakukan diantaranya organic facial dengan ramuan buah dan rempah untuk merawat kesehatan kulit, mencegah jerawat, dan membantu mempercepat penyembuhan jerawat. Ada juga fruit facial, menggunakan scrub dan masker dari buah-buahan asli serta yoghurt yang dipadukan dengan peralatan modern. Perawatan ini menawarkan pilihan buah strawberry, blueberry, jeruk, alpukat dan pisang, disesuaikan dengan kondisi kulit. Sementara chocolate facial menggunakan coklat asli yang mengandung antioksidan tinggi dan moisturizer untuk perawatan anti aging, melembabkan dan melembutkan kulit. Aesthetic Center yang berada di Rita Supermall Tegal lantai 1 ini juga memberikan pelayanan acne light fa-

Rayakan Hari Kartini

LAELA NURCHAYATI/RATEG

MANJAKAN WANITA - Larissa Aesthetic Center memanjakan wanita pada peringatan Hari Kartini dengan memberikan diskon 20 persen untuk semua treatment.

cial, untuk mempercepat penyembuhan jerawat dan mengurangi minyak yang berlebih. Paraffin facial, mengkombinasikan mikrodermabrasi ringan, ultrasound dan masker paraffin untuk menghaluskan dan melembabkan kulit serta mengurangi garis halus pada wajah. Gold facial, untuk menghaluskan, melembabkan, dan mencerahkan kulit. Serta oxygen facial untuk menyegarkan dan menyehatkan kulit serta mencegah timbulnya jerawat. Treatment lainnya yang bisa dilakukan adalah mesotherapy without needle, radio frequency

monopolar, microdermabrasion, medical hair spa, medical hair mask, dan waxing. Agenda lainnya yang dilaksanakan pada hari yang sama adalah menyambangi ibu Walikota Tegal Ny Rosalina Ikmal Jaya. Pada kesempatan ini, Larissa menyerahkan bingkisan sebagai bentuk penghargaan seorang wanita yang tangguh mendampingi maupun mengembang tugas dan tanggung jawab memajukan Tegal Kota Bahari. ‘’Di belakang laki-laki sukses, ada wanita hebat yang senantias mendukungnya,’’ pungkas Erni. (ela)

SMKN 1 Adiwerna Siap Cetak Lulusan Berkualitas

HIBUR PENONTON - Kepala SMKN 1 Adiwerna Kabupaten Tegal, Drs Zarnuji MM berpartisipasi hibur siswa-siswi dalam acara perpisahan kelas XII Tahun Diklat 2009/2010. Perpisahan kali ini bersamaan dengan peringatan Hari Kartini, sehingga panitia ditangani murid putri termasuk pembimbing kepanitiaan ditangani guru-guru putri.

085642507024 (Hartono). SETIAP tahun ajar- 2. Divisi Bisnis Center Perakitan Laptop/Netbook Merakit an di SMK dan menjual netbook AD Negeri 1 AVAN SMK dengan harga 3 diwerna mejutaan dengan kualitas prima. nerima pePERTAMA DI INDONESIA: serta didik Dalam rangka Mensuksesbaru kurang lebih 540 siswa untuk kan Aku Cinta Produk In5 program keahlian, masingdonesia, kami mengajak anda masing Teknik Gambar Bangunan untuk merakit Netbook/Lap(Arsitek), Teknik Audio Video, top dan dijamin bisa dengan Teknik Instalasi Tenaga Listrik, sistem Buy & Training : Teknik Pemesinan, dan Teknik Pembeli dengan biaya Rp. Mekanik Otomotif. 3.100.000,(Tiga Juta Seratus Setiap program keahlian memRibu Rupiah) dapat memiliki buka 3 (tiga) rombongan belajar, Netbook/Laptop ADVAN tiap rombongan belajar sebaSMK (Intel Atom N270, 1 GB nyak 36 siswa. DDR2, 160 GB SATA, 10’2 Bisnis Center/ Teaching Factory LED Screen, Batt 6 Cell, Wifi SMK Negeri 1 Adiwerna. Untuk & WebCam, Larger Keymengembangkan jiwa kewirauboard). Harga di atas sudah sahaan SMK Negeri 1 Adiwerna termasuk pelatihan selama 2 telah membuka 2 (dua) divisi hari, Sertifikat Pelatihan dan bisnis center yaitu : Manual Book. Cepat Daftar 1. Divisi Bisnis Center Perakitan dan Beli ...... Pelaksanaan PeMotor Merakit dan menjual latihan/Training mulai bulan motor Kanzen beberapa type Mei 2010. Contact person : dengan harga yang murah 02839140321 (Eny) dan terjangkau oleh masyara08156948760 (Rokhit) kat (Surat-surat ditanggung 08164252384 (Asrul). (adv) beres). Untuk contact person:

CMYK

GUNA memeriahkan hari Kartini, M-One Production menggelar ajang Putri Kebaya 2010. Even yang dilaksanakan Sabtu (24/4) hingga Minggu (25/4) ini akan dilangsungkan di Atrium Pacific Mall. Kegiatan kali pertama ini memperebutkan piala bergilir ibu Walikota Tegal serta uang pembinaan dengan total jutaan rupiah. ‘’Ajang ini sekaligus untuk melestarikan budaya kita serta mencari bibit unggul dalam bidang modelling,’’ ungkap Wijanto selaku koordinator M-One Production. Lomba modeling ini berbeda dengan kegiatan serupa yang telah banyak dilaksanakan. Sebab, peserta yang masuk babak final akan mendapatkan pembekalan terlebih dahulu sebelum bertarung di sesi penentuan juara. ‘’Kami berharap dengan pembekalan ini, peserta

tahu teori modeling yang sebenarnya. Bukan asal jalan dan berlenggak lenggok di atas catwalk saja,’’ tegas pria yang akrab disapa Wija ini. Dalam sesi pembekalan ini, finalis juga akan diajarkan koreografi fashion untuk penampilan saat final. Koreografi fashion ini disesuaikan dengan tema kebaya yang digunakan. Ajang ini dibagi dalam dua kategori yaitu anak-anak untuk usia 5 tahun hingga 13 tahun. Serta kategori remaja usia 14 tahun hingga 21 tahun. Gelar putri kebaya 2010 ini dilaksanakan dua hari untuk babak seleksi dan babak final. Seleksi dilaksanakan Sabtu (24/4) mulai pukul 14.00 WIB, sedangkan babak final pada Minggu (25/ 4) mulai pukul 15.00 WIB dihadiri langsung oleh Ibu Walikota Tegal Ny Rosalina Ikmal Jaya. Wija menambahkan, ajang ini tidak sekedar mencari yang terbaik saja. Namun sekaligus untuk edukasi ke masyarakat

khususnya di bidang modeling. Yaitu melalui pembekalan yang dilakukan kepada finalis sehingga mereka tidak hanya mengandalkan bakat saja. Namun dengan materi dan pengetahuan serta wawasan akan modeling yang benar. Tak terkecuali untuk kategori anak-anak, melatih mental dan menambah jam terbang mereka untuk persiapan saat dewasa nantinya. Ajang ini menghadirkan dewan juri dari desainer, salon atau make up, dan pengamat model. Kriteria yang dinilai diantaranya costum, performance atau penampilan, penghayatan, dan make up. ‘’Kebaya yang digunakan nantinya adalah kebaya modern,’’ pungkasnya. Untuk pendaftaran, lanjut Wija, bisa dilakukan di Melany Senam dan Modeling, Ana Cosmetics, Gracia Salon, Roshita M, Husny Arizal Desainer, Aan Desainer, WM Mie Gili dan Salon Capcus. (ela)

Kartini Nge-joss Bareng Pringsewu PERINGATAN hari Kartini oleh Pringsewu Restaurant Group 2010 ini tak kalah heboh dengan tahun sebelumnya. Masih dalam bentuk Coorporate Social Responsibility (CSR), yaitu membagikan ratusan souvenir lengkap dengan brosur promo dan sampel produk kepada ibu-ibu. Bentuk apesiasi terhadap kaum wanita ini dilakukan di tiga titik. Yaitu di komplek Balaikota Tegal, Pasar Pagi dan pertigaan Dedy Jaya. Tak ketinggalan pula kostum menarik dikenakan tim marketing dari Restoran Taman Pringjajar Pemalang, Restoran Taman Pringsewu, Mie Pasar Baru dan Pondok Makan Kabayan. Yakni busana khas Jawa Tengah yaitu beskap dan kebaya sebagai tanah kelahiran RA Kartini. ‘’Kami membuat 500 souvenir dan sampel produk sponsor,’’ ungkap Agung Nuryono selaku Marketing Pringsewu Restaurant Group. Sesuai tema kali ini yaitu Kartini nge-joss bareng Pringsewu, pihaknya menggandeng beberapa sponsor. Diantaranya E-juss dari bintang tujuh, Gracia

LAELA NURCHAYATI/RATEG

FOTO BERSAMA - Tim Marketing Pringsewu Restaurant Group foto bersama di kantor TP PKK Kota Tegal usai membagikan paket souvenir kepada kaum wanita yang ada di kantor tersebut.

salon dan tata rias pengantin, Aji percetakan dan fotocopy serta Printworld. Pihaknya juga memberikan promo menarik hingga tanggal 30 April 2010. ‘’Kami berikan spesial menu di masing-masing outlet secara gratis dengan brosur yang kami bagikan tadi.’’ Untuk Mie Pasar Baru gratis

1 mie ayam untuk transaksi makan di tempat. Sedangkan untuk Restoran Taman Pringsewu dan Pringjajar masingmasing memberikan gratis 1 sop buntut khusus untuk makan di tempat. Sedangkan di Pondok Makan Kabayan memberikan gratis 1 nasi liwet sunda untuk transaksi makan di tempat. (ela)


CMYK

METROPOLIS

KAMIS, 22 APRIL 2010

RADAR TEGAL

9

Mayoritas Warnet Bodong Tak Miliki Ijin Usaha dan HO PEMERINTAH Kota (pemkot) Tegal kembali menggelar razia pelajar, Rabu (21/4). Selain berhasil menjaring 21 siswa membolos, tim gabungan juga menemukan adanya beberapa warnet yang tidak memiliki ijin usaha dan gangguan atau HO. Kasi Linmas Kesbangpolinmas, Soni Sontani, mengatakan, dari total siswa yang tertangkap, 4 diantaranya perempuan. Selain itu ada

pula sepasang kekasih yang mencurigakan didalam bilik warnet. “Untuk menghindari terjadinya perbuatan asusila di tempat itu. Sepasang remaja itu kita bawa untuk diberi pembinaan bersama para siswa lainnya di Kantor Kesbangpolinmas,” katanya usai razia. Dijelaskan, dalam razia ini juga ada temuan beberapa warnet yang belum memiliki ijin. Terkait berapa jumlah totalnya belum bisa disebutkan. Karena masih akan di inventarisasi dan ditindak lanjuti. ke hal 15 kol 5

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

SERAHKAN – Bank Mandiri Tegal memberikan bantuan peralatan kebersihan Pasar Pagi Kota Tegal sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

Memupuk Kepedulian Terhadap Lingkungan

PERHATIKAN Hal-hal Kecil

KEPEDULIAN terhadap lingkungan tidak sebatas pada halhal besar yang sebetulnya telah dilakukan banyak pihak. Banyak hal kecil yang terlihat sepele tetapi sebetulnya memiliki peranan penting bagi lingkungan sekitar. Salah satunya adalah kebersihan lingkungan. Termasuk lingkungan

ADI MULYADI/RATEG

BODONG – Razia pelajar, Selasa (22/4), juga banyak ditemukan warnet yang tak berijin.

pasar tradisional yang seringkali terabaikan dan hanya mengandalkan sesuatu yang sudah ada. Lingkungan pasar yang bersih tentu akan menarik minat masyarakat untuk berkunjung. Maka, secara tidak langsung pendapatan pedagang akan terkerek dengan banyaknya pengunjung yang datang. Kabid Pasar Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah Perin-

dustrian dan Perdagangan (Diskop UMKM Perindag), Joko Triatmojo, mengatakan, untuk menjaga kebersihan lingkungan pasar selain membutuhkan sumber daya manusia juga harus didukung dengan peralatan yang memadai. Dengan demikian, penambahan atau pembaharuann peralatan seperti ke hal 15 kol 1

Tertibkan Bangunan Liar!

PIDANA Bawa Ganja, Kurir Disergap AKSI pemasok daun surga berupa ganja kering di wilayah hukum Polresta Tegal, kembali berhasil digagalkan Satuan Narkoba. Kali ini sedikitnya 1 kg ganja kering yang dibawa seorang kurir, Wardiman (42), warga Desa Semingkir RT 01 RW 10 Randudongkal, Pemalang berhasil digagalkan petugas di kawasan belakang Terminal Bus Kota Tegal. Sedianya barang itu akan dikirim pada pemesan yang ada di metropolis. Dia tak berkutik, ketika dikeler petugas ke mapolresta untuk dimintai keterangan secara detail, terkait siapa pemesan barang haram tersebut. ke hal 15 kol 1

M SAEKHUN/RATEG

TINJAU BANTARAN - Kepala DPU, Gito Mursriyono, bersama stafnya menjelaskan rencana pembangunan tanggul Kali Anyar kepada anggota DPRD.

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Tegal melalui instansi terkait didesak melakukan penertiban bangunan disepanjang kali anyar. Pasalnya, hasil tinjauan Komisi III DPRD Kota Tegal bersama Dinas

Pekerjaan Umum (DPU), Rabu (21/ 4), ternyata di sepanjang bantaran Kali Anyar terdapat bangunan liar dan membuat kumuh saluran. Anggota Komisi III, Hery Budiman, mengatakan, pihaknya minta

agar Pemkot tidak melakukan perbaikan tanggul kali anyar yang di sebelah timur. Tapi yang terpenting tanggul yang berada di sebelah barat, karena disepanjang tanggul kali anyar terdapat bangunan pemukiman. Sehingga yang mendesak dibangun bukan tanggul sebelah timur, melainkan yang disebelah barat. “Kami minta instansi terkait, baik DPU, Satpol PP maupun instansi terkait lainnya untuk melakukan penertiban bangunan liar di sepanjang tanggul. Karena sudah nyata-nyata melanggar, dan membuat kondisi kali kumuh,” kata Hery. Menurut Hery, pihaknya minta ijin bangunan di sepanjang tanggul Kali Anyar, kalau memang pengakuannya ada ijinnya. Tapi kalau ternyata bangunan tersebut ada ijinnya, dipastikan ada oknum yang bermain. Sebab tidak mungkin bangunan ditepi tanggul, bahkan ada yang melebihi tanggul diijinkan sesuai aturan. Sehingga pihaknya minta ada bukti riil, berupa ijin tertulis. ke hal 15 kol 5

Kaligung Tambah Gerbong Eksekutif RANGKAIAN Kereta Api (KA) Kaligung Bisnis, per 16 April ditambah 2 gerbong kelas ekseutif. Karenanya, stasiun tujuan akhir pun berubah menjadi Semarang Tawang dari sebelumnya di Stasiun Poncol. Wakil Kepala Stasiun Besar Tegal, Hari Supriyono, mengatakan, upaya ini dilakukan guna memberikan pilihan pelayanan buat para pengguna setianya. Sehingga bagi penumpang yang menginginkan kenyamanan saat perjalanan bias terpenuhi. “Tarif yang ditawarkan juga sangat terjangkau. Dari Stasiun Brebes, Slawi, dan Tegal hingga

Semarang Tawang, atau sebaliknya harga tiket hanya Rp 50 ribu per orang,” katanya. Meski begitu, jadwal pemberangkatan baik dari Tegal atau Semarang tidak ada perubahan. Yakni berangkat dari Tegal pukul 04.40, masuk Poncol 07.31 WIB. Selanjutnya 07.35 berangkat kembali, sampai Tawang 07.40 WIB. Untuk arah sebaliknya, berangkat dari Tawang pukul 08.25, masuk Poncol 08.35 WIB. Kemudian 08.35 kembali menuju Tegal, masuk stasiun 11.33 WIB. “Ini pemberangkatan pagi. Sedangkan siang harinya juga masih sama ke hal 15 kol 5

ADI MULADI/RATEG

PELAYANAN – Untuk meningkatkan pelayanan kepada penumpangnya, KA Kaligung kini ditambah 2 gerbong eksekutif.

Cegah Pekerjaan Asal-Asalan, Rekanan Saluran Siwatu Diingatkan HERMAS PURWADI/RATEG

PASRAH - Hendra Purnomo (kanan) harus mempertanggungjawabkan aksinya di sel.

Gondol Ponsel, Diringkus Petugas BERDALIH minta dicarikan jodoh, malah tega mengembat ponsel orang yang dimintai tolong. Ini dilakukan Hendra Purnomo (31), warga Desa Sarwogalang Kecamatan Mirit kabupaten Kebumen. Dia nekad menggelapkan ponsel seharga Rp 500.000 milik M Faisol (39), warga KH Muchlas Gang II Kelurahan Panggung Kecamtan Tegal Timur, saat korban hendak menjalankan shalat di kiosnya di Jl Tentara Pelajar. ke hal 15 kol 5

CMYK

SEBAGAI bentuk konsekuensi kelanjutan pembangunan proyek Jalan Lingkar Utara (Jalingkut) yang dibiayai APBN dan pinjaman bank dunia, Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal pada tahun 2010 melakukan pembuatan goronggorong Saluran Siwatu, dengan anggaran sekitar Rp 814 juta. Sedangkan hasil lelang, DPU telah menetapkan CV Rejo Makmur. Anggota Komisi III DPRD Kota Tegal, Abdullah Sungkar SE ST, Rabu (21/4) kemarin, mengatakan, CV Rejo Makmur sebagai rekanan pembangunan gorong-gorong saluran Siwatu dalam mengerjakan harus memperhatikan bestek, sehingga dalam pelaksanaan tidak ditemukan lagi pelanggaran atau proyek tak sesuai bestek.

M SAEKHUN/RATEG

DITINJAU - Komisi III DPRD Kota Tegal meninjau rencana pembangunan gorong-gorong Saluran Siwatu.

Sehingga rekanan harus benarbenar memperhatikan bestek, agar hasil pekerjaan bisa dipertanggungjawabkan. Selain itu, pekerjaan harus tepat waktu, sehingga pekerjaan tidak molor. “Karena ini proyek bersifat nasional, karenan nantinya penggunaanya untuk Jalingkut. Maka mutu dan kualitas bangunan harus dapat dipertanggungjawabkan, jangan sampai baru beberapa bulan bangunan rusak. Apalagi target Jalingkut untuk kendaraan berat, sehingga harus benar-benar kuat,” kata Abdullah Sungkar. Di tempat sama, Dedi Wahyudin, mengungkapkan, peringatan juga berlaku bagi rekanan lain, agar mengerjakan proyek 2010 bisa sesuai dengan bestek. Jangan

sampai ada rekanan yang main-main, karena pihaknya akan lebih memaksimalkan fungsi pengawasan. “Kami minta SKPD jangan mengambil atau memilih rekanan yang tak profesional, dalam memilih rekanan. Karena itu bisa menghambat pembangunan Kota Tegal,” ungkap Dedi. Staf Pelaksana CV Rejo Makmur, Wahyudi, menyatakan siap untuk melaksanakan proyek pembangunan gorong-gorong saluran Siwatu secara profesional, dengan tetap memperhatikan bestek dan DED. “Dalam realisasi proyek, kami akan memperhatikan scudle. Sehingga pelaksanaan pekerjaan tidak molor, dan mutu atau kualitasnya bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya. (hun)


METRO TEGAL

10

KAMIS 22 APRIL 2010

RADAR TEGAL

PIDANA

Mayoritas Warnet Bodong Tak Miliki Ijin Usaha dan HO

HERMAS PURWADI/RATEG

PASRAH - Hendra Purnomo (kanan) harus mempertanggungjawabkan aksinya di sel.

Gondol Ponsel, Diringkus Petugas

PEMERINTAH Kota (pemkot) Tegal kembali menggelar razia pelajar, Rabu (21/4). Selain berhasil menjaring 21 siswa membolos, tim gabungan juga menemukan adanya beberapa warnet yang tidak memiliki ijin usaha dan gangguan atau HO. Kasi Linmas Kesbangpolinmas, Soni Sontani, mengatakan, dari total siswa yang tertangkap, 4 diantaranya perempuan. Selain itu ada pula sepasang kekasih yang mencurigakan didalam bilik warnet. “Untuk menghindari terjadinya perbuatan asusila di tempat itu. Sepasang remaja itu kita bawa untuk diberi pembinaan bersama para siswa lainnya di Kantor Kesbangpolinmas,” katanya usai razia.

ADI MULYADI/RATEG

BODONG – Razia pelajar, Selasa (22/4), juga banyak ditemukan warnet yang tak berijin.

AKIBAT Sekretaris KPU Kota Tegal Ali Rosyidi memangku jabatan lain, menjadi Sekretaris DPU Kota Tegal. Jabatan Sekretaris KPU akhirnya secara resmi diganti, dan dipercayakan kepada Akur Sujarwo bersamaan 5 Sekretaris KPU kota dan kabupaten se-Jawa Tengah di Kota Tegal, Rabu (21/4). Pengangkatan Akur Sujarwo menjadi sekretaris KPU Kota Tegal atas dasar Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum, Nomor 150/Kpts/ Setjen/2010, tanggal 31 Maret 2010 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Sekretaris KPU Kota Tegal. Dengan keluarnya surat keputusan ini, Akur Sujarwo resmi menggantikan Ali Rosyidi yang sudah bertugas sebagai Sekretaris KPU Kota Tegal selama 2 tahun lebih. Sekretaris KPU Propinsi Jawa Tengah, Pudjo Rahayu, meminta

Bawa Ganja, Kurir Disergap

PENDIDIKAN Tingkat Kelulusan Terendah DIBANDINGKAN dengan daerah lain, tingkat kelulusan pesert seleksi masuk IPDN dari Kota Tegal rendah. Itu dilihat dari jumlah total yang mengikuti, hanya 1 orang yang berhasil lolos. Kasubbid Diklat BKD Kota Tegal, Sartono, mengataka, dua tahun berturut-turut 2008-2009, peserta seleksi IPDN dari sini hanya bisa lolos 1 orang. Bahkan pada 2005 dan 2006 tidak satupun peserta yang lulus masuk IPDN. “Melihat data tersebut, tingkat kelulusan peserta dari Kota Tegal terrendah dari daerah lainnya. Dari Kabupaten Tegal saja bisa meluluskan 3 orang. Sedangkan lainnya bisa lebih dari itu,” katanya. Dijelaskan, banyaknya peserta yang gugur biasanya terjadi pada saat psikotes atau seleksi tahap awal. Selain itu, peserta mengundurkan diri sebelum menjalani tes. Karena ujian bersamaan dengan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) lain seperti STAND dan yang lainnya. Dan peserta lebih memilih mengikuti ujian di PTN-PTN itu. Meski begitu, lanjut Sartono, animo masyarakat untuk mendaftarkan diri termasuk tinggi. Setiap tahunnya jika dirata-rata jumlah pendaftar bisa mencapai 40 orang. Untuk pendaftaran 2010 dibuka mulai 19 sampai dengan 23 April nanti. Syaratnya, lulusan SMA/MA tahun 2008, 2009, dan 2010. “Lulusan 2010 dibuktikan surat keterangan dari Kepala Sekolah. Bahwa naka tersebut masih duduk dibangku kelas VII.” Nilai rata-rata minimal harus 7,00. Apabila kurang dari angka tadi maka langsung dianggap gugur. Kemudian syarat lainnya adalah seperti biasa, ijazah, SKCK, keterengan sehat, dan lainnya. Tes seleksi akan dilaksanakan mulai 26 April hingga 06 Juli mendatang. Untuk pendaftaran dan seleksi tidak dipungut biaya sepeserpun alias gratis. Pelaksanaan seleksi di Semarang, peserta hanya menyediakan ongkos transport saja. Salah seorang pendaftar siswa SMAN 1 kelas VII IPA 3, Inadea, menuturkan, sangat berminat mendaftar di IPDN. Alasannya, ketika lulus nanti langsung ditempatkan dan diangkat PNS. “Motivasi saya mendaftar ya itu tadi, ketika lulus kelak tidak perlu bingung mencari pekerjaan. Mengenai banyaknya berita yang muncul bahwa di IPDN itu keras tidak membuat saya mundur. Karena yang saya tahu sekarang tidak demikian,” ujarnya. Mengenai persyaratan, lantaran dia masih duduk dibangku kelas VII, menyertakan surat keterangan dari kepala sekolah. Dia sangat berharap usaha ini bisa berhasil dan menjadi salah satu peserta yang diterima IPDN. (adi)

CMYK

Kemudian OW PAI, GOR Wisanggeni dan tempat karaoke keluarga yang biasa menjadi tempat nongkrong anak-anak sekolah. Sementara saat pembinaan di Kantor Kesbangpolinmas, Staf Bina Mitra Polresta Briptu Suharto, menyampaikan, apabila dalam razia berikutnya mereka kembali tertangkap akan langsung dibawa ke Bina Mitra Polresta. Kemudian orang tua dan kepala sekolahnya dipanggil. “Razia ini untuk shock terapy buat para pelajar yang keluyuran menggunakan seragam di jam efektif belajar. Sehingga kedepannya tidak lagi terlihat pemandangan tersebut. Razia akan digelar secara rutin dua kali dalam sebulan,” ujarnya. Setelah mendapat binaan, pelajar disuruh menandatangani surat pernyataan. Selanjutnya diperbolehkan pulang. (adi)

Sekretaris KPU Diganti

BERDALIH minta dicarikan jodoh, malah tega mengembat ponsel orang yang dimintai tolong. Ini dilakukan Hendra Purnomo (31), warga Desa Sarwogalang Kecamatan Mirit kabupaten Kebumen. Dia nekad menggelapkan ponsel seharga Rp 500.000 milik M Faisol (39), warga KH Muchlas Gang II Kelurahan Panggung Kecamtan Tegal Timur, saat korban hendak menjalankan shalat di kiosnya di Jl Tentara Pelajar. Kejadian bermula, ketika tersangka mendatangi kios korban dan berniat untuk menc2ari jodoh. Korban sempat iba dengan kejujuran hati tersangka. Diapun mengenalkan wanita bernama Suciati (30), warga Balamoa kepada tersangka. Tersangka sempat mendatangi rumah wanita yang baru dikenalkan korban itu. Setelah bertandang ke rumah wanita tersebut, tersangka kembali menghampiri korban di kiosnya. Niat jahatnya muncul, ketika tersangka tak kesulitan meminjam ponsel milik korban, yang menurutnya, hendak dipinjam sebentar guna menghubungi kekasihnya di Balamoa. Tanpa curiga, korban pun meminjamkan ponsel itu pada tersangka. Kapolresta AKBP Drs Kalingga Rendra Raharja SE melalui Kapolsekta Tegal Timur AKP Anggiat Siringo-ringo, menyatakan, petugas langsung melakukan upaya pengintaian, paska menerima laporan dari korban. “Pelaku diringkus di kawasan Pangkah dan langsung dikelar ke markas. Dari hasil pemeriksaan awal, memang ada niatan dari pelaku untuk mengusai ponsel tersebut guna dijiual,” ujarnya, Selasa (20/ 4) kemarin. Dalam kasus ini pelaku bakal dijerat dengan pasal 372 KUHP tentang pengelapan. (her)

AKSI pemasok daun surga berupa ganja kering di wilayah hukum Polresta Tegal, kembali berhasil digagalkan Satuan Narkoba. Kali ini sedikitnya 1 kg ganja kering yang dibawa seorang kurir, Wardiman (42), warga Desa Semingkir RT 01 RW 10 Randudongkal, Pemalang berhasil digagalkan petugas di kawasan belakang Terminal Bus Kota Tegal. Sedianya barang itu akan dikirim pada pemesan yang ada di metropolis. Dia tak berkutik, ketika dikeler petugas ke mapolresta untuk dimintai keterangan secara detail, terkait siapa pemesan barang haram tersebut. Dari ocehannya, petugas berhasil mendeteksi pemesan yakni Aji Wijayanto (38), warga Jl Kenanga Selatan RT 02 RW 01 Kelurahan Panggung Kecamatan Tegal Timur. Awalnya dia mengelak, memesan ganja kering dari Wardiman. Namun, dia mengaku, sempat beberapa tahun lalu memesan ganja kering pada Wardiman seberat 1 kg. Petugas pun tak patah arang untuk mencari bukti keberadaan daun ganja di rumah Aji Wijayanto. Hasil pengeledahan, petugas menemukan daun ganja kering seberat 850 gram. Kapolresta AKBP Drs Kalingga Rendra Raharjo SE didampingi Kasat Narkoba AKP Teguh Riyanto SE berharap penangkapan pemilik dan kurir ganja tadi, bisa terus dikembangkan. “Upaya untuk menelusuri jejak pelaku ataupun jaringan ini terus kami lakukan bersama anggota. Mudah-mudahan dari keterangan awal kedua pelaku yang berhasil ditangkap, bisa memudahkan pengembangan pengungkapan pelaku lain yang masih berkeliaran,” terangnya, Rabu (21/4). Sehari sebelumnya Kapolwil Kombes (Pol) Drs Fatkhur Rahman tak menampik, bahwa penyalahgunaan narkoba di kota-kota besar menunjukkan indikasi peningkatan. Indikasi banyaknya tempat hiburan malam menjadi medan yang empuk untuk transaksi barang haram tersebut. Di sinilah, dia meminta, peran aktif Satuan Narkoba sekaligus informasi akurat dari masyarakat untuk mengungkap jaringan pengguna dan pengedar yang masih menggurita dalam menjalankan aksinya. (her)

Dijelaskan, dalam razia ini juga ada temuan beberapa warnet yang belum memiliki ijin. Terkait berapa jumlah totalnya belum bisa disebutkan. Karena masih akan di inventarisasi dan ditindak lanjuti. Yang pasti salah satu di antaranya adalah eks Perpustakaan Daerah (Perpusda) di Jl Cinde Tegalsari Tegal Barat. Atau persisnya di depan SMPN 6. “Di situ difungsikan sebagai warnet dan kantor Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK). Keberadaan warnet ini melanggar Peraturan Daerah (Perda),” imbuhnya. Warnet yang baru dibuka 2 hari ini, lanjut Soni lagi, dikelola oleh warga sekitar. Setelah diperikas ternyata belum memiliki ijin usaha dan HO. Razia gabungan ini dilaksanakan di sejumlah warnet, game center, dan play station.

kepada sekretaris KPU Kota Tegal dan pejabat lainnya di kpu daerah lainnya, untuk berkomitmen dalam membantu tugas-tugas KPU Propinsi Jateng. Selain itu, pihaknya juga meminta adanya dedikasi dan loyalitas yang tinggi dalam setiap pekerjaan. “Jabatan sekretaris KPU sangat penting, untuk mewujudkan demokrasi. Sehingga kami minta dedikasi dan loyalitasnya, agar proses demokrasi ini bisa berjalan sesuai dengan aturan,” kata Pudjo. Wakil Wali Kota Tegal, H Habib Ali Zaenal Abidin, dalam sambutannya juga, menghimbau kepada KPU Kota Tegal agar bekerja secara baik dan proseional. Sebab, kesekretariatan KPU sangat besar fungsinya dalam menopang kinerka KPU Kota Tegal. “Karena sangat strategis, kami minta untuk bisa bekerja profesional,” ungkapnya. (hun)

M SAEKHUN/RATEG

TINJAU BANTARAN - Kepala DPU, Gito Mursriyono, bersama stafnya menjelaskan rencana pembangunan tanggul Kali Anyar kepada anggota DPRD.

Tertibkan Bangunan Liar! PEMERINTAH Kota (Pemkot) Tegal melalui instansi terkait didesak melakukan penertiban bangunan disepanjang kali anyar. Pasalnya, hasil tinjauan Komisi III DPRD Kota Tegal bersama Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Rabu (21/4), ternyata di sepanjang bantaran Kali Anyar terdapat bangunan liar dan membuat kumuh saluran. Anggota Komisi III, Hery Budiman, mengatakan, pihaknya minta agar Pemkot tidak melakukan perbaikan tanggul kali anyar yang di sebelah timur. Tapi yang terpenting tanggul yang berada di sebelah barat, karena disepanjang tanggul kali anyar terdapat bangunan pemukiman. Sehingga yang mendesak dibangun bukan tanggul sebelah timur, melainkan yang dise-

belah barat. “Kami minta instansi terkait, baik DPU, Satpol PP maupun instansi terkait lainnya untuk melakukan penertiban bangunan liar di sepanjang tanggul. Karena sudah nyata-nyata melanggar, dan membuat kondisi kali kumuh,” kata Hery. Menurut Hery, pihaknya minta ijin bangunan di sepanjang tanggul Kali Anyar, kalau memang pengakuannya ada ijinnya. Tapi kalau ternyata bangunan tersebut ada ijinnya, dipastikan ada oknum yang bermain. Sebab tidak mungkin bangunan ditepi tanggul, bahkan ada yang melebihi tanggul diijinkan sesuai aturan. Sehingga pihaknya minta ada bukti riil, berupa ijin tertulis. “Kalau memang yang dibangun tanggul di sebelah timur, kami rasa tidak usah dilaksa-

nakan saja. Anggaran Rp 300 juta lebih baik dialihkan, atau untuk pembangunan tanggul sebelah barat. Karena tanggul sebelah timur masih bagus, dan belum mendesak diganti,” tuturnya. Kepala DPU, Gito Mursriyono, mengungkapkan, untuk pembangunan tanggul kali anyar sepanjang 400 meter pihaknya telah mengalokasikan anggaran sekitar 300 juta. Soal bangunan di sepanjang tanggul Kali Anyar, pihaknya telah melayangkan surat kepada Satpol PP. Dan jawabanya, ternyata bangunan tersebut telah mengantongi ijin. “Soal penertiban bangunan bukan kewenangan kami, tapi dinas teknis. Karenanya kami tidak bisa melakukan tindakan, tapi pembangunan tanggul dilaksanakan di sebelah timur,” ungkap Gito. (hun)

Cegah Pekerjaan Asal-Asalan, Rekanan Saluran Siwatu Diingatkan SEBAGAI bentuk konsekuensi kelanjutan pembangunan proyek Jalan Lingkar Utara (Jalingkut) yang dibiayai APBN dan pinjaman bank dunia, Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal pada tahun 2010 melakukan pembuatan gorong-gorong saluran Siwatu, dengan anggaran sekitar Rp 814 juta. Sedangkan hasil lelang, DPU telah menetapkan CV Rejo Makmur. Anggota Komisi III DPRD Kota Tegal, Abdullah Sungkar SE ST, Rabu (21/4) kemarin, mengatakan, CV Rejo Makmur sebagai rekanan pembangunan gorong-gorong saluran Siwatu dalam mengerjakan harus memperhatikan bestek, sehingga dalam pelaksanaan tidak ditemukan lagi pelanggaran atau proyek tak sesuai bestek. Sehingga rekanan harus benar-benar memperhatikan bestek, agar hasil pekerjaan bisa dipertanggungjawabkan. Selain itu, pekerjaan harus tepat waktu, sehingga pekerjaan tidak molor. “Karena ini proyek bersifat nasional, karenan nantinya penggunaanya untuk Jalingkut. Maka mutu dan kualitas bangunan harus dapat dipertanggungjawabkan, jangan sampai baru beberapa bulan bangunan

M SAEKHUN/RATEG

DITINJAU - Komisi III DPRD Kota Tegal meninjau rencana pembangunan gorong-gorong Saluran Siwatu.

rusak. Apalagi target Jalingkut untuk kendaraan berat, sehingga harus benar-benar kuat,” kata Abdullah Sungkar. Di tempat sama, Dedi Wahyudin, mengungkapkan, peringatan juga berlaku bagi rekanan lain, agar mengerjakan proyek 2010 bisa sesuai dengan bestek. Jangan sampai ada rekanan yang main-main, karena pihaknya akan lebih memaksimalkan fungsi pengawasan. “Kami minta SKPD jangan mengambil atau memilih rekanan yang tak profesional, dalam

memilih rekanan. Karena itu bisa menghambat pembangunan Kota Tegal,” ungkap Dedi. Staf Pelaksana CV Rejo Makmur, Wahyudi, menyatakan siap untuk melaksanakan proyek pembangunan gorong-gorong saluran Siwatu secara profesional, dengan tetap memperhatikan bestek dan DED. “Dalam realisasi proyek, kami akan memperhatikan scudle. Sehingga pelaksanaan pekerjaan tidak molor, dan mutu atau kualitasnya bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya. (hun)

ADI MULADI/RATEG

PELAYANAN – Untuk meningkatkan pelayanan kepada penumpangnya, KA Kaligung kini ditambah 2 gerbong eksekutif.

Kaligung Tambah Gerbong Eksekutif RANGKAIAN Kereta Api (KA) Kaligung Bisnis, per 16 April ditambah 2 gerbong kelas ekseutif. Karenanya, stasiun tujuan akhir pun berubah menjadi Semarang Tawang dari sebelumnya di Stasiun Poncol. Wakil Kepala Stasiun Besar Tegal, Hari Supriyono, mengatakan, upaya ini dilakukan guna memberikan pilihan pelayanan buat para pengguna setianya. Sehingga bagi penumpang yang menginginkan kenyamanan saat perjalanan bias terpenuhi. “Tarif yang ditawarkan juga sangat terjangkau. Dari Stasiun Brebes, Slawi, dan Tegal hingga Semarang Tawang, atau sebaliknya harga tiket hanya Rp 50 ribu per orang,” katanya. Meski begitu, jadwal pemberangkatan baik dari Tegal atau Semarang tidak ada perubahan.

Yakni berangkat dari Tegal pukul 04.40, masuk Poncol 07.31 WIB. Selanjutnya 07.35 berangkat kembali, sampai Tawang 07.40 WIB. Untuk arah sebaliknya, berangkat dari Tawang pukul 08.25, masuk Poncol 08.35 WIB. Kemudian 08.35 kembali menuju Tegal, masuk stasiun 11.33 WIB. “Ini pemberangkatan pagi. Sedangkan siang harinya juga masih sama seperti biasanya.” Menurut Hari tidak banyak yang perubahan yang terjadi. Hanya tujuan akhirnya yang ditambah hingga Semarang Tawang dan rangkaian keretanya saja. “Sebelum ada kelas eksekutif, rangkaiannya adalah 3 gerbong bisnis (3K2) dan 1 kereta pembangkit ekonomi (1KP3) ,” urai Hari. (adi)


SLAWI METROPOLIS

KAMIS 22 APRIL 2010

11

RADAR TEGAL

Tembus Sampai Manca Negara

TELEPON PENTING Hotel Bahari Inn Tegal Hotel Karlita Orange Karaoke

(0283) 343399 (0283) 358050 (0283) 322022

Melihat Produksi Teri Nasi Munjung Agung

PENDIDIKAN AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

DIALOG - Camat Kramat Berlian Aji bersama dengan Ketua HNSI Warnadi tengah berdialog bersama dengan nelayan dan perajin teri nasi di Desa Munjung Agung Kramat.

Belum Lama Diresmikan, Sudah Jebol AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

FOTO BERSAMA - Anak-anak TK Pembina Procot Slawi berfoto bersama petugas Satlantas Polres Slawi saat kunjungan.

Polres Gelar Polsanak SLAWI - Dalam rangka menumbuhkan disiplin berlalu lintas sejak dini, SatLantas Polres Tegal untuk kesekian kalinya mengadakan kegiatan Polsanak (Polisi Sahabat Anak). Adapun materi yang diberikan kepada anak-anak TK Bhayangkari adalah tentang peraturan Lalu Lintas dan menanamkan sikap disiplin yang baik pada saat di jalan raya. “Polisi Sahabat Anak ini diharapkan adalah langkah awal menekan maupun mengurangi terjadinya lakalantas kelak dikemudian hari. Sebab penanaman dan pengenalan rambu-rambur lalu lintas secara langsung terhadap anak usia dini, bisa menjadikan anak tahu, mana yang salah dan yang benar saat berada di jalan raya. Tak pelak, saat ini terkadang banyak anak yang kerap kali menegur orang tuanya yang melanggar lalulintas,” terang Kasat Lantas Polres Tegal AKP Yuliantoro melalui didampingi Paur Dikyasa Brigadir Suwito, kemarin. Di sela-sela memberikan pengenalan rambu lalu lintas kepada anakanak TK, Yuliantoro juga menjelaskan selain memberikan pembelajaran materi dan pengenalan rambu, anak-anak TK itu juga langsung diajak turun ke jalan melihat aktivitas lalulalang jalan raya. Fungsinya, mereka bisa menilai mana pengguna jalan yang salah, dan mana yang sudah benar mematuhi aturan berlalu lintas. “Sedangkan dalam pengenalan rambu lalu lintas, kami juga selingi dengan bernyanyi. Ini dilakukan agar anak merasa betah dan tidak merasa bahwa sebenarnya mereka sedang belajar pengenalan rambu-rambu lalu lintas, karena keasikan dengan tampilan-tampilan animasi yang menggoda. Si anak juga akan tahu, bahwa Satlantas bukan hanya menilang saja, namun memang mitra masyarakat,” terangnya. Pengenalan rambu-rambu lalu lintas bersama anak-anak TK merupakan kegiatan yang sudah kesekian kalinya dilakukan di sejumlah TK di wilayah hukum Polres Tegal. Ini akan terus digalakan sebagai upaya langkah dari kepolisian, yang mengharapkan saat mereka tumbuh dewasa, sudah tahu bagaimana cara berlalu lintas dengan baik dan benar. “Kegiatan Polsanak, bagian program kemitraan dan penegakan citra santun serta ramah, dalam hal ini dengan anak-anak usia dini. Harapannya, sejak dini akan tertanam kesadaran akan keberadaan polisi. Juga untuk menghapus kesan angker jajaran kepolisian kepada anak-anak. Sebab dalam kegiatan Polsanak, murid TK diberi pengenalan dini kepada oleh bapak polisi maupun Polwan,” ujaranya. “Mereka dikenalkan rambu-rambu lalu lintas serta kegiatan bermain dengan alat peraga peralatan kerja kepolisian, seperti berkeliling dengan mobil patroli, pengenalan rambu lalu lintas dan sejenisnya.” Sementara Kepala Sekolah TK Pembina Procot Slawi Endang Tateki mengaku kalau kegiatan Polsanak salah satu kegiatan yang sangat mendidik untuk arah kedisiplinan saat berada di jalan. “Kami para guru jelas sangat senang, dengan kegiatan Polsanak yang memang merupakan media pendidikan kedisiplinan bagi anakanak usia dini,” tandasnya. (gus)

HARI KARTINI Gelar Lomba Ala RA Kartini KRAMAT - Guna mengenang jasa Kartini yang diperingati setiap tanggal 21 April, masyarakat di Kecamatan Kramat, Rabu (21/4) kemarin menggelar fashion show. Acara yang digelar di pendopo kecamatan itu bertajuk bergaya ala RA Kartini. Lomba yang diikuti oleh kaum hawa tersebut semuanya berdandan ala RA Kartini, termasuk pakaian yang dikenakan serta kebaya dan rambut yang ditata bersanggul. Ketua Paguyuban Putri Berlian, Neneng Waluyo yang mengadakan acara gelar lomba ala Kartini kemarin mengatakan bahwa acara yang dihadirkan dengan peserta para perias pengantin, termasuk sejumlah ibu-ibu PKK se Kecamatan Kramat ini dilakukan guna mengenang jasa Kartini. “Dalam kriteria lomba bergaya ala Kartini di antaranya peserta wajib menggunakan kain kebaya, rambut disanggul Jawa, termasuk legaklegok dalam berjalan pun tim juri akan melakukan penilaiannya,” katanya. Menurutnya, jumlah peserta yang ikut dalam lomba bergaya ala Kartini berjumlah 40 orang yang semuanya warga Kramat. “Sebenarnya kegiatan lomba bertajuk Kartini atau menggunakan baju kebaya sudah sering kali kami adakan. Namun acara tersebut digelar pada saat momen tertentu di antaranya seperti pada hari Ibu, dan hari besar lainnya yang memang membutuhkan tata rias pengantin. Sebab di Kecamatan Kramat dan mungkin hanya satu-satunya yang sudah memiliki Paguyuban Tata Rias Pengantin dengan nama Paguyuban Putri Berlian dengan penasehat Ibu Puji dan Pelindung Berlian Aji atau pak Camat,” jelas Neneng. Ditambahkan, acara yang digelar ini merupakan salah satu untuk mengenang jasa RA Kartini yang bisa mewujudkan akan emansipasi wanita. Sehingga kaum hawa dalam keseharian melakukan aktifitasnya pun kini hampir sama. “Salah satu di antaranya adanya pegawai perempuan, tukang becak dan sopir angkot maupun taksi yang kini kaun perempuan juga sudah banyak yang melakukan aktivitas ini. Namun, emansipasi wanita jangan disalahtafsirkan dalam kehidupan rumah tangga,” jelasnya. Yakni adanya suami yang terkadang bisa memiliki istri lebih dari satu. Dan hal ini tidak bisa bagi kaum hawa. Jadi, emansipasi wanita juga ada batas-batas yang memang tidak harus dilakukan oleh perempuan untuk menjalaninya. (gus)

CMYK

Hasil Sidak ke Puskesmas Kesamiran TARUB - Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal Rabu (21/4) kemarin, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Puskesmas Kesamiran Tarub. Sidak dalam rangka menindaklanjuti pengaduan warga tersebut dipimpin langsung Wakil Ketua Komisi IV dr Budi Sutrisno. Dari hasil sidak tersebut, ternyata laporan dan pengaduan warga tersebut benar. Yakni atap Puskesmas Kesamiran yang baru diresmikan tersebut ternyata sudah jebol. Kondisi ini tentu saja dipertanyakan anggota Komisi IV yang dating melihat langsung. “Sidak ke Puskemas ini, untuk mengatahui kondisi di lapangan terkait pengaduan warga dan pasien,” ujar anggota Komisi IV H Zaenal Abidin, kepada Radar Rabu (21/4) kemarin. Dari hasil sidak di lapangan, menurut Abidin, kerusakan atap di sejumlah ruangan Puskesmas patut dikeluhkan warga maupun pasien. Pasalnya kondisi itu sedikit banyaknya sudah menggangu aktivitas pelayanan puskemas. “Kalau dilihat di lapangan secara langsung, pengaduan dari warga memang patut dibenarkan. Karena kondisinya sangat mengganggu pelayanan puskemas,” katanya. Hal senada diungkapkan anggota yang lain, Niko Prakoso, yang menilai kondisi kerusakan Puskesmas Kesamiran itu sangat mengganggu pelayanan kesehatan. Untuk itu, instansi terkait harus sese-

YANVERA/RADAR SLAWI

SIDAK - Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal sidak Puskesmas Kesamiran kecamatan Tarub.

gera mungkin mengangani kerusakan ini. “Saya minta instansi terkait segera memperbaiki kondisi ini. Sebab sudah sangat menganggu,” timpalnya. Memperbaiki dengan cepat, tepat dan akurat, lanjut Niko, adalah solusi terbaik untuk mengatasi segala kendala yang ada. Agar warga yang hendak berobat tidak merasa terganggu, begitu pula sebaliknya, pihak Puskesmas bisa memberikan pelayanan prima kepada semua pasien. “Saya tidak mau menyalahkan salah satu pihak dari kondisi ini. Tapi saya meminta dengan sangat kepada instansi terkait untuk bertanggung jawab atas kondisi ini, artinya cepat memperbaikinya dengan anggaran yang ada,” tandasnya. Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV dr Budi Sutrisno menjelaskan pada dasarnya ada banyak faktor penyebab kerusakan atap di sejumlah ruangan puskesmas yang baru diresmikan itu. Tapi yang paling penting Dinas Kesehatan selaku

pengguna anggaran cepat memperbaiki kondisi tersebut secepat mungkin. Karena langkah itu sangat dibutuhkan. “Saya minta Dinkes bisa langsung tanggap dengan kondisi ini. Agar tidak menimbulkan polemik,” terangnya. Terpisah, Kasi Upaya Kesahatan Masyarakat (UKM) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal Muktar Mawardi menyatakan, penyebab utama kerusakan pada atap di ruangan Puskesmas Kesamiran adalah kebocoran genting yang tidak cepat ditangani. Sehingga lama kelamaan menjadi jebol. “Penyebabnya genting jatuh menimpa eternit ruangan,” kilahnya. Kondsi itu, lanjut Muktar, tengah diperbaiki secara cepat dan akurat, disamping itu juga, pihaknya tengah mengupayakan dana perbaikan. Karena hal itu merupakan kewajiban pihaknya untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. “Langkah perbaikan sedang kami lakukan,” pungkasnya. (k1)

Buruh Tani Saling Pukul Gara-gara Rebutan Lahan TARUB - Perkelahian antar buruh tani membuat warga Desa Bulakwaru Kecamatan Tarub ketakutan. Pasalnya sejumlah buruh tani yang saat itu sedang panen padi, dikejutkan dengan keributan antar buruh tani itu sendiri. Ketkukan warga dan buruh tani itu lantaran mereka membawa arit, yang saat itu untuk memanen padi. Namun sebelum keributan bertambah parah, aksi itu berhasil diredam aparat kepolisian dari Polsek Kramat. Kapolsek Tarub AKP Supratman membenarkan kejadian perkelahian antar buruh tani tersebut. Menurutnya, keduanya sama-sama buruh tani dengan juragan yang sama. Untuk mendamaikan mereka, pihaknya bersama sejumlah anggota akhirnya turun langsung ke lokasi kejadian untuk melerai. Menurutnya, peristiswa itu atas dasar laporan Tarjono (40) warga RT 32/RW 15 Desa Kedungbanteng. Kejadian itu pada pukul 10.00 WIB itu berawal dari rebutan lahan yang sedang dipanen dari juragan yang sama. Namun Tarjono tibatiba dipukul oleh samsuri (35) warga desa yang sama dari RT 33 RW 16 sambil mengacungkan aritnya temanya sendiri. Karena takut dipukul dan

diancam, Tarjono langsung lari menuju Polsek Tarub untuk mencari keselamatan. “Beruntung Tarjono langsung lapor, makanya kami dari pihak Polsek langsung meluncur menuju tempat kejadian,” kata Supratman kepada Radar Rabu (21/4) kemarin. Sampai di lokasi kejadian, sejumlah warga yang ada di

tempat kejadian langsung dibawa ke polsek untuk dimintai keterangan. “Sesampainya di Polsek, kami coba menghentikan perkelahian itu untuk mencari perdamaian, dan akhirnya kedua orang tersebut dengan 3 orang saksi membuat pernyataan untuk tidak melakukanya lagi,” imbuhnya. (mg2)

Aktifitas penduduk warga Desa Munjung Agung Kecamatan Kramat yang berada di sekitar TPI saat ini terus berlangsung. Bahkan kini produksi teri nasi Munjung Agung itu sudah dikirim hingga ke manca Negara, seperti Amerika dan Jepang. Namun Pemkab Tegal dinilai masih kurang perhatian atas nasib para nelayan teri nasi yang ada di Munjung Agung. Khususnya dalam pembenahan sistem distribusi, yang masih banyak kendalanya. Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Tegal Warnadi Rabu (21/4) kemarin mengatakan bahwa sebenarnya perajin teri nasi Munjung Agung diberikan pendamping maupun sarana pendistribusian yang jelas, maka potensi ini akan sangat baik. Sebab teri nasi olahan warga bisa tembus ke negara seperti Amerika, Korea, dan Jepang. “Lantaran melalui banyak tangan, maka harga teri nasi yang dijual nelayan Munjung Agung hanya berkisar Rp 60 ribu-100 ribu per kg, padahal bias lebih kalau dijual langsung ke konsumen. Tergantung dari jenis ikan teri itu sendiri. Sebab jenis ikan teri juga berbagai macam, termasuk dari kualitas ikan teri itu sendiri,” terangnya. Ditamnbahkan Warnadi, beberapa jenis teri nasi yang diproduksi itu diantaranya jenis teri nasi super, teri nasi Medan, dan teri nasi Samarinda. Namun dari jenis teri ini yang berkualitas bagus adalah jenis teri nasi super. Pada bentuk teri nasi ini, warnanya juga putih bersih. Termasuk bentuk ikan teri itu sendiri yang berbentuk lempengan lurus belum ada perutnya. “Bila dilihat pada penghasil-

an sejumlah nelayan Munjung Agung saat mendapatkan hasil banyak, teri nasi yang didapat bisa mencapai 300-500 kg. Sedangkan hasil tangkapan ini juga hampir semuanya langsung dikirim ke Jakarta. Setelah berada di Jakarta, ikan teri nasi super ini juga langsung diekspor ke negara-negara besar tersebut. Diantaranya Amerika, Korea, dan Jepang. Di negara tersebut, harga ikan teri hasil olahan nelayan kami bisa tembus dengan harga Rp 500-900 ribu per kg,” jelas Warnadi. Kendati demikian, imbuh Warnadi, lantaran perajin teri nasi ini berada di daerah maka jangkauan dan jaringan untuk bisa langsung menuju negara besar tersebut sangatlah susah. Belum adanya bantuan Pemkab yang ikut memberikan pendampingan maupun proses pendistribusiannya. Padahal teri nasi di Munjung Agung ini sudah merupakan lahan untuk bisa mengenalkan diri akan teri nasi wilayah setempat. Sementara Camat Kramat Berlian Aji yang ikut hadir dalam peninjauan perajin teri nasi juga mengaku kalau teri nasi yang tengah dijemur juga rasanya sudah enak. Padahal teri nasi yang baru diolah dengan direbus dan diberi garam saja sudah muncul rasa yang nikmat. “Hmmmm,, enak juga ya teri nasi ini. Padahal teri nasi super ini belum dimasak dan diberi bumbu,” katanya. Sedangkan mengenai sulitnya pendistribusian ke manca negara, Berlian juga mengaku akan berusaha untuk mencari jaringan agar nelayan dan perajin teri nasi di Munjung Agung bisa menikmati banyak akan aktivitas mereka seharihari. “Kami akan mencoba mencari informasi termasuk untuk menggandeng pebisnis agar bisa memberikan jalan para nelayan sini untuk bisa maju dengan teri nasinya,” pungkasnya. (agus wibowo)

PKK Dukuhwaru Adakan Lomba Paduan Suara DUKUHWARU - Peringatan Hari Kartini ke-131 di Desa Dukuhwaru berbeda dengan desadesa lainya. Di desa ini tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Dukuhwaru mengadakan lomba paduan suara. Dalam acara itu juga diberikan doorprize, sehingga antusiasme masyarakat cukup tinggi untuk berbondong-bondong menyaksikan lomba paduan suara tersebut. Dalam sambutanya, Ketua Tim Penggerak PKK Desa Dukuhwaru Endang Setyastuti SE, yang juga Kabag Humas Pemkab Brebes mengatakan, sebagai perempuan Indonesia patut berterima kasih dan bersyukur karena Tuhan telah menciptakan sosok Kartini. Menurutnya, Kartini adalah pendobrak belenggu kebebasan kaum hawa pada masa penjajahan. “Sehingga hasilnya bisa dinikmati seperti sekarang ini, dan sebagai kader PKK harus juga menempa diri, mengembangkan potensi yang dimiliki serta menambah wawasan dengan meningkatkan ilmu pengetahuan dan ketrampilan di berbagai bidang,” paparnya. Menurut Endang, melalui momentum peringatan Hari Kartini ini berharap masyarakat

Dukuhwaru pada khususnya, dan umumnya Kabupaten Tegal, akan muncul Kartini-kartini masa kini yang berpikiran maju, berpengatahuan luas, mandiri namun tetap menonmorsatukan keharmonisan keluarga dan menghormati serta taat terhadap suami sebagai kepala rumah tangga. ”Saya berharap di Desa Dukuhwaru ini akan muncul Kartini-kartini masa kini dengan tetap menjaga keluarga,” tegasnya. Dikatakan Endang, pada Hari Kartini ini, di samping mengadakan lomba paduan suara tingkat desa yang diikuti 10 RW, juga dibarengi dengan pemberian doorprize dan hiburan oleh penyanyi cilik dari warganya yang masih kelas 5 SD. Peringatan ini juga sebagai sebagai ajang silaturohmi yang diharapkan masyarakat Dukuhwaru, terlebih perempuanperempuanya mampu mencontohkan kepada perempuanperempuan lain untuk lebih bergairah maju dan tidak hanya sebagai teman di rumah, tapi juga bisa memberikan pemberdayaan perempuan. “Perempuan jangan hanya sebagai konco wingking, tapi juga mampu memberikan pemberdayaan di lingkunganya,” katanya. (mg2)


BREBES & BUMIAYU

12

KAMIS 22 APRIL 2010

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes RSU Bhakti Asih

(0283) 671431 (0283) 671279 / 673481

HARI KARTINI

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

TEWAS - Kuato (35), korban tewas tertimbun tanah di lokasi pengggalian tanah arugan saat berada di Rumah Sakit Bumiayu.

DITUTUP - Lokasi penambangan tanah arugan yang memakan korban jiwa ditutup oleh petugas Kepolisian dengan memasang Police line.

ABIDIN ABROR/RATEG

PRODUK LOKAL – Ketua TP PKK Hj Maryatun Indra Kusuma saat memborong kain batik Brebesan kemarin (21/4).

Hari Kartini, Maryatun Mborong Batik BREBES - Bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, Rabu (21/4) Ketua Tim Penggerak (TP) PKK yang juga istri Bupati Brebes Hj Maryatun Indra Kusuma melakukan ’aksi borong’ di stan Batik Salem. Setelah melihat-lihat, Maryatun pun jatuh cinta dengan motif serta warna batik hasil produksi wilayah Brebes selatan. Semua batik itu dilihat penuh teliti, untuk selanjutnya dia memborong puluhan batik. Hal ini tentunya membuat gembira pengusaha batik. Apalagi yang membeli istri bupati orang yang selama ini banyak menggelar peragaan busan batik di pendopo. Selain itu, dia juga aktif mempromosikan batik di berbagai kota. ’’Kalau bukan kita yang peduli, lalu siapa lagi? Ini buat oleh-oleh,” kata Maryatun. Sebelumnya, ketua Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GN-OTA) Kabupaten Brebes ini juga memberikan beasiswa bagi anak-anak tidak mampu. Bantuan dari GN-OTA diberikan untuk 300 siswa, yang tersebar di berbagai pelosok pedesaan. Tak ketinggalan, pengusaha terkenal Dr H Muhadi juga memberi bantuan sama untuk 250 siswa. Bantuan diterima Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Pemkab Brebes Muntoha. Bantuan dari Muhadi diserahkan Dedy Yon Supriyono SE. (din)

Pekerja Galian Tertimbun Tanah BUMIAYU - Seorang pekerja di lokasi penambangan tanah arugan yang berada di pinggiran jalan lingkar wilayah Dukuh Talok Timur, Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, tewas tertimbun tanah saat bekerja di lokasi penambangan Rabu (21/ 4) sekitar pukul 12.15 WIB. Korban bernama Kuato (35), warga RT 03 RW 01 Desa Kedung Wuluh Lor, Kecamatan Patikraja, Kebupaten Banyumas, tewas dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Bumiayu. Dedi Priyanto (28), teman kerja korban mengatakan, sebelumnya Kuato bersama pekerja

lainnya tengah mengeruk tanah dengan peralatan manual yang akan digunakan untuk proyek double track (jalur ganda) lintas Cirebon-Kroya. ’’Saat itu kami sedang mengisi tanah ke dalam truk, Kuato terlihat sedang mengeruk tanah yang berada di bawah tebing sebelah utara. Tiba-tiba tanah setinggi sekitar tiga meter ambruk dan langsung menimpa tubuhnya,” beber Dedi. Selain tertimbun oleh tanah, tubuh Kuato juga tertimpa bongkahan batu beton berasal dari jalan setapak yang ada tepat di atas lokasi penggalian.

Dedi mengatakan, butuh waktu sekitar 10 menit untuk mengeluarkan tubuh korban dari timbunan tanah dan reruntuhan beton. Melihat kejadian tersebut, seluruh pekerja yang saat itu berada di lokasi penggalian berusaha menyelamatkan korban yang tertimbun tanah beserta batu beton. Setelah berhasil mengeluarkan tubuh korban, para pekerja segera melarikannya ke Rumah Sakit Bumiayu untuk mendapatkan pertolongan. ’’Saat diangkat dari timbunan, dia terlihat masih bernafas. Tapi,

dalam perjalanan nyawanya tidak tertolong,” lanjut Dedi. DITUTUP Kapolres Brebes AKBP Benno Louhenapessy SIK MH melalui Kapolsek Bumiayu AKP Bowo Ciptohadi yang didampingi Kanit Reskrim Polsek Bumiayu Ipda Eko SP saat dikonfirmasi Radar kemarin, membenarkan terjadinya insiden tersebut. ’’Saat ini kita tengah melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut. Selain melakukan olah tempat kejadian perkara, kita juga akan meminta keterangan dari beberapa pihak

terkait termasuk penanggung jawab di lokasi penambangan serta pelaksana perusahaan,” jelas Eko. Lokasi penambangan sebagai tempat kejadian perkara (TKP) ditutup oleh petugas dengan memasang Police line (garis Polisi). Selain itu, Polres Brebes juga menerjunkan Unit Identifikasi guna pengembangan lebih lanjut. ’’Lokasi penambangan untuk sementara kita tutup hingga proses penyelidikan usai. Kita juga akan memintai keterangan dari pihak-pihak terkait nantinya,” tandas Eko. (pri)

Brebes Diproyeksikan Sebagai Pembangkit Tenaga Listrik Bumiayu Jadi Tuan Rumah BREBES - Sumber daya air dan energi yang terkandung dalam bumi Kabupaten Brebes diketahui mengandung sumber panas bumi yang cukup potensial. Di wilayah sekitar kaki Gunung Slamet ini dianggap cukup berpotensi sebagai pembangkit tenaga listrik yang membantu jaringan listrik Jawa-Bali. PT Trinergy Jakarta yang melakukan penelitian tersebut bahkan memperkirakan kapasitas kadungan panas bumi di kaki Gunung Slamet bisa menghasilkan tenaga listrik 175 megawatt. Ini akan mencukupi stok kebutuhan listrik Jawa-Bali.

Hal ini terungkap dalam dalam pembahasan finalisasi peraturan wilayah pertambangan oleh kementrian energi dan sumber daya mineral, yang mendatangkan PT Trinergy dengan Pemkab Brebes di aula Kantor Dinas Pengairan, Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Brebes, Selasa (20/4). Potensi panas bumi yang terkandung di wilayah Gunung Slamet ini, menurut dia, seyogyanya dimanfaatkan untuk kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Kabupaten Brebes. Sebab, sejauh ini potensi panas bumi yang terkandung di gunung Slamet dibawah ka-

wasan hutan lindung yang masuk wilayah Kabupaten Brebes, Tegal, Banyumas, Pemalang dan Purbalingga ini memiliki daerah patahan bumi yang menyerap air masuk kedalam bumi. Di antara kelima wilayah tersebut yang memiliki potensi energi panas bumi terbesar adalah wialyah Kabupaten Brebes. Wakil Bupati Brebes H Agung Widyantoro menyatakan, Pemkab Brebes mendukung penuh upaya pemanfaatan sumber daya panas bumi di wilayah Brebes untuk kesejahteraan masyarakat. ’’Kebijakan pemerintah dae-

rah harus bermuara pada kesejahteraan rakyat,” ujarnya. Terkait hal tersebut, lanjutnya, pihaknya akan berkoordinasi denga pihak terkait dalam pemanfaatan sumber daya panas bumi ini. ’’Pemkab Brebes bersama DPRD, Dinas Kehutanan, dan pihak terkait lainnya akan segera membahas dalam rancangan Rencana Tata Ruang dan Wilayah Kabupaten Brebes,” jelas Agung. Hadir dalam pertemuan ini sejumlah anggota DPRD Brebes, kepala SKPD terkait, dan perwakilan camat di Kabupaten Brebes. (cw1)

BUMIAYU - Kecamatan Bumiayu menjadi tuan rumah Festival dan Lomba Seni Siswa Sekolah Dasar (SD) tahun 2010 tingkat Kabupaten yang akan digelar Kamis (22/4). Dalam kegiatan tersebut akan diadakan sejumlah lomba yakni seni tari, nyanyi solo, kerajinan tangan, mengarang, karawitan, mocopat, paduan suara, seni lukis dan cipta puisi. Subagyo SPd, ketua panitia penyelenggara mengatakan, kegiatan tersebut akan diikuti

oleh Sekolah Dasar (SD) yang berasal 17 kecamatan di Kabupaten Brebes. ’’Masing-masing kecamatan mengirimkan tim ataupun peserta terbaiknya untuk ikut berlomba dalam kegiatan ini.’’ Acara pembukaan fastival akan di aksanakan di halaman kantor UPTD Pendidikan Bumiayu, sedangkan pelaksanan lomba dibagi dalam 7 lokasi berbeda yakni Aula UPTD Pendidikan untuk lomba seni tari, SD Kalierang 02 untuk lomba nyanyi solo, SD Kalierang 01 untuk lomba

kerajinan tangan dan mengarang, SD Jatisawit 02 untuk lomba karawitan, SD Jatisawit 01 untuk lomba seni lukis dan puisi, Gedung PGRI untuk lomba mocopat, dan SD Dukuhturi 02 sebagai tempat untuk lomba paduan suara. ’’Kegiatan ini juga merupakan program dari Dikdasmen beserta Dinas Pariwisata Budaya dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Brebes. Sedangkan Dewan juri merupakan tim gabungan Dikdasmen dan Disbudpora.’’ (pri)


ALL SPORTS

14

KAMIS 22 APRIL 2010

RADAR TEGAL

SEPAK POJOK Janji Buat Torres FERNANDO Torres memang tidak bisa bermain first leg semifinal Europa League di kandang Atletico Madrid dini hari nanti. Bahkan seandainya Liverpool menembus final pun striker 26 tahun itu tidak akan bisa memperkuat The Reds. Operasi lutut memaksanya absen hingga akhir musim. Namun, Atletico tetap wajib waspada. Meski tidak hadir di lapangan, Torres bisa menjadi senjata rahasia Liverpool. Dia menjadi sumber motivasi para pemain untuk memenangkan trofi. Ya, Steven Gerrard dkk berjanji akan mempersembahkan gelar Europa League kepada striker yang membela Liverpool sejak 2007 itu. “Fernando adalah penyerang terbaik di dunia, dan bisa melalui semifinal dengannya bakal lebih mudah. Sayangnya, itu tidak mungkin,” papar gelandang The Reds Yossi Benayoun. “So, kami harus memenangkan pertandingan buat dia, sebagai bentuk respek dan terima kasih, karena dia sudah membantu kami mencapai banyak hal. Mencapai semifinal ini juga salah satu hasil kerja kerasnya,” lanjut Benayoun. Sejatinya, comeback Torres ke Vicente Calderon bakal jadi momen emosional buat dia dan fans Atletico. Tidak heran, enam musim lamanya Torres mengasah bakat dan permainan di klub berjuluk Rojiblancos tersebut. Bisa dibilang, Atletico lah yang meroketkan nama Torres. Sejak pindah ke Liverpool, Torres sama sekali belum pernah kembali ke Calderon. Ketika kedua tim berhadapan di fase grup Liga Champions musim lalu, Torres juga sedang cedera. “Saya ingin dia main saat melawan klub lamanya. Dia sangat berhak. Itu bakal jadi momen berharga buat dia. Tapi kami akan mencoba memenangkan laga demi dia,” kata Benayoun. “Musim ini sangat mengecewakan bagi kami. Tapi kami ingin menutupnya dengan trofi. Kami ingin memberikannya kepada semua pendukung Liverpool, dan terutama Fernando,” tegas pemain asal Israel itu. Torres sendiri mengaku sangat kecewa tidak bisa main. Dia bahkan tidak boleh ikut ke Madrid. Untuk alasan recovery, dia tidak diizinkan menempuh perjalanan jauh lewat jalur darat. “Saya sangat ingin ke Atletico. Saya ingin kembali ke sana dan berkangen-kangenan dengan semua orang,” tutur Torres. “Tapi saya harus fokus memulihkan diri. Saya sedang berpacu dengan waktu, dan tiap hari sangat berharga. Saat ini Piala Dunia lebih penting, dan saya sudah menunggu empat tahun untuk bisa tampil di sana. So, saya sangat serius mempersiapkan diri,” lanjut kolektor 71 caps bersama timnas Spanyol tersebut. (na)

HAMBURG V FULHAM

TAMU LEBIH PEDE HAMBURG - Hamburg SV sangat berpeluang mencapai gelar prestisius musim ini. Yakni, memenangkan trofi Europa League di kandang sendiri, HSH Nordbank Arena, 12 Mei mendatang. Sayang, jelang first leg semifinal melawan Fulham dini hari nanti, kondisi internal wakil Bundesliga itu malah mengalami perpecahan. Itu tidak lepas dari kekalahan 0-1 dari Mainz di HSH Sabtu malam lalu. Pelatih Bruno Labbadia menuduh kiper Frank Rost sebagai penyebab utama hasil buruk tersebut. Pasalnya, Rost mengajak beberapa rekannya nonton film pada malam sebelum pertandingan. Padahal lazimnya, pemain harus menghabiskan waktu bersama di sebuah hotel di Hamburg. Namun, baik Rost maupun pemain lain menyangkal bahwa kondisi itu bakal mempengaruhi penampilan mereka kala menjamu Fulham. Rost mengaku hubungannya dengan sang pelatih sudah membaik. Penjaga gawang 36 tahun itu bahkan yakin Labbadia mampu membawa mereka ke partai puncak turnamen kelas dua Eropa ini. “Saat ini kondisi internal kami justru sangat solid. Apa yang menyatukan kami adalah fakta bahwa kami semua sangat lapar gelar. Kami harus mengembalikan kebanggaan klub ini,”

YAKIN Bomber Hamburg SV asal Belanda, Ruud van Nistelrooy, yakin timnya dapat memanfaatkan posisi sebagai tuan rumah untuk mendulang kemenangan saat menjamu Fulham pada laga Semi Final trofi Europa League.

tutur Rost. Striker Ruud van Nistelrooy bahkan menganggap bahwa tingginya tensi di ruang ganti, plus ketidakpuasan atas beberapa hasil terakhir di Bundesliga telah meningkatkan motivasi mereka. Penyerang asal Belanda itu juga yakin Hamburg bisa memanfaatkan faktor tuan rumah untuk mencetak banyak gol. Kali ini, Van Nistelrooy tidak ditemani tandemnya, Mladen Petric, yang tengah cedera. Tapi sisi positifnya, Labbadia bisa memainkan striker Peolo Guerrero yang di Bundesliga terkena sanksi larangan main lima laga gara-gara menyerang fans. “Sayang saya hanya bisa nonton dari tribun waktu tim dipermalukan Mainz. Tapi saya sangat fit dan siap dimainkan di Europa League. Saya ingin menunjukkan bahwa saya sudah kembali ke performa terbaik,” tegas Guerrero. Di sisi lain, Fulham tengah on fire. Meskipun awalnya pelatih Roy Hodgson mengomel lantaran mereka harus ke Hamburg dengan bus, para pemain tetap penuh konfidensi. Yang jadi dasar, apa lagi kalau bukan rekor yang mentereng. Meski pengalaman di Eropa tidak banyak, Bobby Zamora dkk telah mengeliminasi juara bertahan Shakhtar Donetsk (saat masih bernama Piala UEFA), Juventus, serta juara Bundesliga Wolfsburg. Buat Fulham, ini even yang sangat penting. Perjalanan kami sangat fantastis, dan kami sangat bersemangat,” kata Zoltan Gera, penyerang Fulham. “Hamburg tim bagus. Tapi begitu juga Shakhtar Donets, Juventus, dan Wolfsburg. Kami tahu, dalam saat-saat krusial, kami bisa bermain lebih bagus dari tim manapun. So, kami berangkat ke sana dengan keyakinan bahwa kami bisa,” tegasnya. (na)

AFP PHOTO

Super Mario Perusak Pesta

Barca Tuding Wasit Untungkan Inter

PESTA kemenangan Inter Milan atas Barcelona di first leg semifinal Liga Champions, kemarin dini hari (21/4) ternoda. Lagi-lagi yang bikin ulah adalah striker belia Mario Balotelli. Bertengkar dengan rekan satu tim, ribut dengan pelatih, dan dikeroyok fans. Semua itu bermula dari ejekan tifosi Inter tatkala Balotelli membuang peluang di depan gawang Barca. Super Mario julukan Balotelli- berreaksi dengan gesture mengejek terhadap tifosi. Tapi, bukan hanya itu, pada akhir laga, dia membanting kostum Inter ke tanah. Sontak ulah Balotelli langsung direaksi tifosi Inter, beberapa pemain Inter, dan allenatore Jose Mourinho. Bukannya merayakan kemenangan atas Barca, justru Balotelli sibuk mengomel dan adu argumen dengan Mourinho dan beberapa rekannya. Itu saja belum cukup. Defender gaek Inter Marco Materazzi rupanya tidak terima dengan ulah Balotelli. Bukannya menenangkan pemain berusia 20 tahun itu, dia malah berusaha menghajar Balotelli ketika berada di jalur menuju ruang ganti. Bukan hanya para pemain Inter saja yang bisa melihat adu fisik dua pemain Inter itu, bahkan para pemain Barca juga menjadi saksi. Penyerang Barca Zlatan Ibrahimovic pun menuturkan insiden memalukan itu kepada media. “Saya menyaksikan Materazzi menyerang dia (Balotelli, Red) di jalur menuju ruang ganti. Saya tidak pernah melihat hal seperti itu. Bila saja saya berada di posisi Materazzi, mending saya biarkan saja Mario sendiri,” papar Ibra. “Tapi, apa yang dilakukan Materazzi, dia malah balik menyerangnya serta berusaha menjatuhkannya. Kalau saja Materazzi menyerang saya seperti itu, saya bakal mem-

KEPEMIMPINAN wasit asal Portugal Olegario Benquerenca bikin gerah kubu Barcelona. Mereka menuding Benquerenca berlaku bias. Wasit berusia 41 tahun itu dinilai lebih memberikan keuntungan buat Inter Milan pada laga kemarin dini hari. Kesamaan negara dengan allenatore Inter Jose Mourinho jadi alasan bagi Carles Puyol dkk. Beberapa pemain Barcelona yang dipimpin Xavi Hernandes sempat memprotes wasit hingga memasuki jalur ke ruang ganti. Mereka menilai ada beberapa keputusan wasit yang lebih memberikan keuntungan bagi tuan rumah, termasuk menjatuhkan lima kartu kuning pada lima pemain Barca, yakni Sergi Busquets, Carles Puyol, Seydou Keita, Dani Alves, dan Gerard Pique. “Dia tidak mengatur pertandingan dengan baik karena terlalu sering menghentikan pertandingan (untuk tendangan bebas, Red), dan saya pikir itu memalukan. Itu memang pertandingan berat dan wasit tidak bekerja dengan baik,” ujar Pedro Rodriguez, striker Barca. Rupanya tingkah para penggawa Barca yang sibuk memprotes wasit, bahkan sampai ke jalur menuju ruang ganti, mendapat kecaman keras dari Mourinho. Menurut dia, sikap itu tidak menunjuk sikap tim yang bermental juara. “Saya melihat beberapa pemain berusaha menekan wasit. Saya hanya berkomentar bahwa mereka, para pemain itu, hanya memiliki memori yang pendek. Mereka tidak ingat dengan komplain Chelsea atas kepemimpinan Ovrebo (Tom Henning),” papar Mourinho. Ya, pada musim lalu, Chelsea menuding banyak dirugikan Ovrebo ketika menjadi wasit pada second leg semifinal Liga Champions melawan Barca. Hingga saat ini, banyak kepu-

MARIO BALOTELLI balasnya dan menjatuhkannya dalam waktu singkat,” beber striker asal Swedia itu. Pertengkaran antara Materazzi dan Balotelli itu jadi pembicaraan di ruang ganti Barcelona. “Materazzi memang sering buat masalah. Kami heran dan membicarakan itu di ruang ganti. Seharusnya bangga saat menang dan bukan menyerang pemain berusia 20 tahun,” cecar Ibrahimovic. Tidak sampai di situ saja, insiden Balotelli. Ketika ber-

jalan di lokasi parkir untuk menuju ke mobilnya, Balotelli diserang beberapa tifosi yang geram dengan ulahnya. Keamanan sempat kesulitan mengatasi keroyokan tifosi yang marah itu. Akibat ulahnya, Balotelli terancam sanksi. Ernesto Paollilo, direktur umum Inter, berjanji menjatuhkan hukuman. “Sikap yang tak terpuji. Kami akan membicarakannya. Apakah dia akan dihukum” Ya, tentu saja,” papar Paollilo. (ham)

ANDREAS SOLARO/AFP PHOTO

TARUNG - Bomber Barcelona asal Argentina Lionel Messi (kiri) bertarung memperebutkan bola dengan gelandang Inter Milan asal Brazil, Thiago Motta (kanan) pada partai leg pertama Semi Final during the UEFA Champions League first leg Semifinal Piala Liga Champions di Stadion San Siro Milan, (20/4).

tusan Ovrebo pada laga itu yang masih dipertanyakan. Karena itu, Mourinho melanjutkan, sebaiknya Barca berlaku layaknya tim juara. “Kenapa Barcelona tidak berlaku layaknya juara dan menerima bahwa

mereka kalah malam ini (kemarin dini hari, Red) dari tim yang main lebih bagus,” kata mantan pelatih Chelsea itu. Namun, Mourinho menolak anggapan bahwa dirinya punya masalah dengan Xavi. “Saya

tidak memiliki masalah dengan Xavi. Saya mengagumi dia. Sebab, dia adalah salah satu pemain terbaik di dunia,” puji pelatih yang membawa FC Porto juara Liga Champions pada 2004 itu. (ham)


TEGAL METROPOLIS

KAMIS 22 APRIL 2010

15

RADAR TEGAL

Sekretaris KPU Diganti AKIBAT Sekretaris KPU Kota Tegal Ali Rosyidi memangku jabatan lain, menjadi Sekretaris DPU Kota Tegal. Jabatan Sekretaris KPU akhirnya secara resmi diganti, dan dipercayakan kepada Akur Sujarwo bersamaan 5 Sekretaris KPU kota dan kabupaten se-Jawa Tengah di Kota Tegal, Rabu (21/4). Pengangkatan Akur Sujarwo menjadi sekretaris KPU Kota Tegal atas dasar Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum, Nomor 150/Kpts/ Setjen/2010, tanggal 31 Maret 2010 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Sekretaris

KPU Kota Tegal. Dengan keluarnya surat keputusan ini, Akur Sujarwo resmi menggantikan Ali Rosyidi yang sudah bertugas sebagai Sekretaris KPU Kota Tegal selama 2 tahun lebih. Sekretaris KPU Propinsi Jawa Tengah, Pudjo Rahayu, meminta kepada sekretaris KPU Kota Tegal dan pejabat lainnya di kpu daerah lainnya, untuk berkomitmen dalam membantu tugas-tugas KPU Propinsi Jateng. Selain itu, pihaknya juga meminta adanya dedikasi dan loyalitas yang tinggi dalam setiap pekerjaan. “Jabatan sekretaris KPU sa-

ngat penting, untuk mewujudkan demokrasi. Sehingga kami minta dedikasi dan loyalitasnya, agar proses demokrasi ini bisa berjalan sesuai dengan aturan,” kata Pudjo. Wakil Wali Kota Tegal, H Habib Ali Zaenal Abidin, dalam sambutannya juga, menghimbau kepada KPU Kota Tegal agar bekerja secara baik dan proseional. Sebab, kesekretariatan KPU sangat besar fungsinya dalam menopang kinerka KPU Kota Tegal. “Karena sangat strategis, kami minta untuk bisa bekerja profesional,” ungkapnya. (hun)

Pemilihan Putri Kebaya 2010

ADI MULYADI/RATEG

ISI FORMULIR – Pendaftar IPDN sedang mengisi formulir pendaftaran di Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

Tingkat Kelulusan Terendah Pendaftaran IPDN 2010 Dibuka DIBANDINGKAN dengan daerah lain, tingkat kelulusan pesert seleksi masuk IPDN dari Kota Tegal rendah. Itu dilihat dari jumlah total yang mengikuti, hanya 1 orang yang berhasil lolos. Kasubbid Diklat BKD Kota Tegal, Sartono, mengataka, dua tahun berturut-turut 2008-2009, peserta seleksi IPDN dari sini hanya bisa lolos 1 orang. Bahkan pada 2005 dan 2006 tidak satupun peserta yang lulus masuk IPDN. “Melihat data tersebut, tingkat kelulusan peserta dari Kota Tegal terrendah dari daerah lainnya. Dari Kabupaten Tegal saja

bisa meluluskan 3 orang. Sedangkan lainnya bisa lebih dari itu,” katanya. Dijelaskan, banyaknya peserta yang gugur biasanya terjadi pada saat psikotes atau seleksi tahap awal. Selain itu, peserta mengundurkan diri sebelum menjalani tes. Karena ujian bersamaan dengan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) lain seperti STAND dan yang lainnya. Dan peserta lebih memilih mengikuti ujian di PTNPTN itu. Meski begitu, lanjut Sartono, animo masyarakat untuk mendaftarkan diri termasuk tinggi. Setiap tahunnya jika dirata-rata jumlah pendaftar bisa mencapai 40 orang. Untuk pendaftaran 2010 dibuka mulai 19 sampai dengan 23

April nanti. Syaratnya, lulusan SMA/MA tahun 2008, 2009, dan 2010. “Lulusan 2010 dibuktikan surat keterangan dari Kepala Sekolah. Bahwa naka tersebut masih duduk dibangku kelas VII.” Nilai rata-rata minimal harus 7,00. Apabila kurang dari angka tadi maka langsung dianggap gugur. Kemudian syarat lainnya adalah seperti biasa, ijazah, SKCK, keterengan sehat, dan lainnya. Tes seleksi akan dilaksanakan mulai 26 April hingga 06 Juli mendatang. Untuk pendaftaran dan seleksi tidak dipungut biaya sepeserpun alias gratis. Pelaksanaan seleksi di Semarang, peserta hanya menyediakan ongkos transport saja. Salah seorang pendaftar sis-

wa SMAN 1 kelas VII IPA 3, Inadea, menuturkan, sangat berminat mendaftar di IPDN. Alasannya, ketika lulus nanti langsung ditempatkan dan diangkat PNS. “Motivasi saya mendaftar ya itu tadi, ketika lulus kelak tidak perlu bingung mencari pekerjaan. Mengenai banyaknya berita yang muncul bahwa di IPDN itu keras tidak membuat saya mundur. Karena yang saya tahu sekarang tidak demikian,” ujarnya. Mengenai persyaratan, lantaran dia masih duduk dibangku kelas VII, menyertakan surat keterangan dari kepala sekolah. Dia sangat berharap usaha ini bisa berhasil dan menjadi salah satu peserta yang diterima IPDN. (adi)

Bawa Ganja, Kurir Disergap dari halaman 9 Dari ocehannya, petugas berhasil mendeteksi pemesan yakni Aji Wijayanto (38), warga Jl Kenanga Selatan RT 02 RW 01 Kelurahan Panggung Kecamatan Tegal Timur. Awalnya dia mengelak, memesan ganja kering dari Wardiman. Namun, dia mengaku, sempat beberapa tahun lalu memesan ganja kering pada Wardiman

seberat 1 kg. Petugas pun tak patah arang untuk mencari bukti keberadaan daun ganja di rumah Aji Wijayanto. Hasil pengeledahan, petugas menemukan daun ganja kering seberat 850 gram. Kapolresta AKBP Drs Kalingga Rendra Raharjo SE didampingi Kasat Narkoba AKP Teguh Riyanto SE berharap penangkapan pemilik dan kurir ganja tadi, bisa terus dikembangkan. “Upaya untuk menelusuri

jejak pelaku ataupun jaringan ini terus kami lakukan bersama anggota. Mudah-mudahan dari keterangan awal kedua pelaku yang berhasil ditangkap, bisa memudahkan pengembangan pengungkapan pelaku lain yang masih berkeliaran,” terangnya, Rabu (21/4). Sehari sebelumnya Kapolwil Kombes (Pol) Drs Fatkhur Rahman tak menampik, bahwa penyalahgunaan narkoba di kota-

kota besar menunjukkan indikasi peningkatan. Indikasi banyaknya tempat hiburan malam menjadi medan yang empuk untuk transaksi barang haram tersebut. Di sinilah, dia meminta, peran aktif Satuan Narkoba sekaligus informasi akurat dari masyarakat untuk mengungkap jaringan pengguna dan pengedar yang masih menggurita dalam menjalankan aksinya. (her)

tus sosial serta daerah. Saat lingkungan pasar tertata dan selalu terjaga kebersihannya. Maka kabar tersebut akan menyebar luas melalui orang yang datang sehingga bisa menarik minat orang lain. Sebanyak apapun petugas lapangan atau kebersihan pasar, tidak akan membuahkan hasil maksimal jika tidak didukung dengan peralatan yang memadai. Sapu lidi misalnya, sekilas terlihat sepele, tetapi pemakaian sapu lidi pasti ada batas waktunya. Jika lebih dari usia pakai tetap digunakan, maka hasilnya juga kurang maksimal. Sebagai pedagang, dia mengaku tidak pernah melihat secara nominal atau bentuk yang diberikan. Yang terpenting baginya adalah manfaat dari barang tersebut bisa dinikmati secara menyeluruh bagi pedagang lain serta masyarakat atau pengunjung pasar pada umumnya. Ke depannya, pihaknya berharap agar peranan pihak lain seperti instansi swasta, perusahaan dan sebagainya terhadap pasar tradisional bisa lebih ditingkatkan. Bagaimanapun juga, banyak produk buatan pabrik-pabrik besar yang dijual di pasar. Jadi, jangan menganggap pasar sebagai tempat untuk mencari keuntungan semata, tetapi bagaimana berusaha memberikan imbal balik atas apa yang telah diberikan oleh pedagang dan pembeli lakukan di dalam pasar. “Jika tidak ada pasar, bagaimana suatu produk baik barang atau jasa bisa laku dan menghasilkan keuntungan,” terangnya. Amin Swastika, Area Man-

ager Bank Mandiri Tegal mengungkapkan, pemberian bantuan berupa peralatan kebersihan kepada Pasar Pagi Kota Tegal diharapkan bisa memberikan manfaat bagi banyak pihak. Langkah tersebut sejalan dengan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang selama ini dijalankan. Apalagi keberadaan pasar merupakan salah satu pangsa bagi pihaknya untuk memasarkan produk perbankan yang ada. Untuk itu, sudah semestinya ada timbal balik dalam bentuk kepedulian menjaga kebersihan lingkungan pasar. Pihaknya juga berharap agar apa yang telah diberikan bisa bermanfaat sebagaimana mestinya sehingga tujuan untuk turut menjaga lingkungan pasar selalu bersih bisa tercapai. Apalagi telah dicanangkan Tegal sehat 2010 sehingga program kali ini diharapkan bisa bersinergi dengan upaya pemerintah untuk menciptakan Kota Tegal yang sehat di tahun 2010. “Apa yang kami berikan semata-mata merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan, khususnya di Pasar pagi Kota Tegal,” tukasnya. (gun)

Perhatikan Hal-hal Kecil dari halaman 9 gerobak sampah, sapu, pakaian untuk petugas lapangan dan sebagainya juga harus diperhatikan. Ha l-hal kecil inilah yang seringkali luput dari perhatian. Sebagian orang hanya memikirkan hal yang besar tanpa menyadari jika hal-hal yang kecil justru memegang peranan penting. Peran serta instansi terkait, pedagang, masyarakat serta pihak ketiga seperti perusahaanperusahaan sudah semestinya terus digalakkan. Salah satunya adalah Bank Mandiri Tegal yang memberikan bantuan peralatan kebersihan mulai dari gerobak sampah, wear pack, sepatu boots, sapu dan sebagainya kepada petugas kebersihan di komplek Pasar Pagi Tegal. Bantuan seperti ini, jelasnya, akan mendukung kelancaran tugas petugas di lapangan dalam menjaga dan menciptakan agar lingkungan selalu bersih sehingga menjadi sehat. Bisa dibayangkan jika sehari saja sampah tidak dibersihkan, tentu pedagang pasar akan komplain dan pengunjung juga segan untuk bertandang. Menurutnya, sebelum memikirkan hal yang besar, sudah sewajarnya jika hal-hal yang dianggap sepele jangan sampai luput dari perhatian. Sebagai salah satu fasilitas umum yang dikunjungi ratusan bahkan ribuan orang. Keberadaan Pasar Pagi seringkali menjadi sorotan karena pasar tradisional tersebut dikemas dalam konsep dan penataan modern. Dalam hal ini, pihaknya tidak melihat berapa nilai atau bentuk

apa yang diberikan untuk lingkungan pasar. Tetapi seberapa besar manfaat dari bantuan tersebut sehingga bisa dirasakan manfaatnya oleh banyak pihak. Terobosan-terobosan serta peranan pihak ketiga seperti ini diharapkan akan terus mengalir dan menjadi awal yang baik. Dengan demikian, perusahaan tidak hanya berorientasi pada bisnis semata tetapi tetap memperhatikan lingkungan dan aktivitas yang ada di dalamnya. Jika lingkungan pasar bisa tetap bersih dan bantuan peralatan yang diberikan bisa bermanfaat, maka bukan hanya pedagang yang akan menikmati. Masyarakat juga akan merasakan sesuatu yang berbeda sehingga keberadaan pasar tradisional yang bagi sebagian kalangan dianggap kumuh dan kotor bisa ditepis. “Kepedulian terhadap lingkungan bisa diwujudkan dalam banyak hal, salah satunya adalah menciptakan lingkungan yang bersih,” katanya. Malikha (47), salah seorang pedagang, menuturkan, konsep atau bentuk kepedulian khususnya di lingkungan pasar bisa dikemas dalam beraneka cara. Salah satunya adalah memberikan peralatan kebersihan. Mungkin bagi orang lain hal tersebut dianggal sepele. Tetapi, bagi dia dan pedagang lainnya. Kebersihan adalah sesuatu yang sangat berarti. Pasalnya, lingkungan pasar yang bersih akan menarik minat pengunjung untuk datang sehingga penghasilan pedagang akan bertambah. Tidak hanya itu, pasar juga menjadi tempat bertemunya ratusan orang dalam sehari yang berasal dari beragam sta-

SEBAGAI rangkaian peringatan Hari Kartini, M One Production Tegal menyelenggarakan Pemilihan Putri Kebaya 2010. Pemilihan sebagai ajang melestarikan budaya asli bangsa Indonesia merupakan proses memperingati hari Kartini. Di mana Raden Ajeng Kartini, patut dijadikan suri tauladan bagi kita semua dalam memperjuangkan kesamaan hak antara Pria dan Wanita. Pada saat itu, hak wanita yang tidak boleh melanjutkan sekolah di kota kota besar, diperjuangkan oleh Raden Ajeng Kartini hingga tetes darah terakhir. Dan Pemilihan Putri Kebaya 2010 mendapat perhatian khusus dari Ibu Wali Kota Tegal, Ny Hj Rosalina Ikmal Jaya dengan memberikan trophy untuk diperebutkan dalam lomba tersebut, sehingga pemilihan Putri Kebaya 2010

yang dibagi menjadi 2 katagori peserta akan memperebutkan trophy Ibu Wali Kota Tegal. Kategorinya berdasarkan umur yakni katagori 1 yakni anak-anak hingga usia 13 tahun,

katagori 2 usia 14 tahun hingga 21 tahun. Lomba dilaksanakan, Sabtu (24/ 4), pukul 15.00 WIB selesai dan babak finalnya, Minggu (25/4), pukul 14.00 WIB di lantai dasar Pacific Mall Tegal. “Keserasian busana, cara berjalan di panggung dan make up merupakan kunci utama penilaian lomba Putri Kebaya 2010,” ujar Melany SE, selaku ketua penyelenggara dari M One Production Tegal. Melany SE menyatakan panitia hanya menargetkan peserta hanya 75 peserta untuk 2 kategori. Sehingga siapa yang daftar pertama dia yang berhak mengikuti lomba. Untuk yang berminat mengikuti Putri Kebaya 2010 silahkan hubungi Melany SE di M One Production, Jl Batanghari 8 Telpon 251913 atau 0816667076 Tegal. (red)

Mayoritas Warnet Bodong dari halaman 9 Yang pasti salah satu di antaranya adalah eks Perpustakaan Daerah (Perpusda) di Jl Cinde Tegalsari Tegal Barat. Atau persisnya di depan SMPN 6. “Di situ difungsikan sebagai warnet dan kantor Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK). Keberadaan warnet ini melanggar Peraturan Daerah (Perda),” imbuhnya. Warnet yang baru dibuka 2 hari ini, lanjut Soni lagi, dikelola oleh warga sekitar. Setelah

diperikas ternyata belum memiliki ijin usaha dan HO. Razia gabungan ini dilaksanakan di sejumlah warnet, game center, dan play station. Kemudian OW PAI, GOR Wisanggeni dan tempat karaoke keluarga yang biasa menjadi tempat nongkrong anak-anak sekolah. Sementara saat pembinaan di Kantor Kesbangpolinmas, Staf Bina Mitra Polresta Briptu Suharto, menyampaikan, apabila dalam razia berikutnya mereka kembali tertangkap akan lang-

sung dibawa ke Bina Mitra Polresta. Kemudian orang tua dan kepala sekolahnya dipanggil. “Razia ini untuk shock terapy buat para pelajar yang keluyuran menggunakan seragam di jam efektif belajar. Sehingga kedepannya tidak lagi terlihat pemandangan tersebut. Razia akan digelar secara rutin dua kali dalam sebulan,” ujarnya. Setelah mendapat binaan, pelajar disuruh menandatangani surat pernyataan. Selanjutnya diperbolehkan pulang. (adi)

Gondol Ponsel, Diringkus Petugas dari halaman 9 Kejadian bermula, ketika tersangka mendatangi kios korban dan berniat untuk menc2ari jodoh. Korban sempat iba dengan kejujuran hati tersangka. Diapun mengenalkan wanita bernama Suciati (30), warga Balamoa kepada tersangka. Tersangka sempat mendatangi rumah wanita yang baru dikenalkan korban itu. Setelah bertandang ke rumah wanita

tersebut, tersangka kembali menghampiri korban di kiosnya. Niat jahatnya muncul, ketika tersangka tak kesulitan meminjam ponsel milik korban, yang menurutnya, hendak dipinjam sebentar guna menghubungi kekasihnya di Balamoa. Tanpa curiga, korban pun meminjamkan ponsel itu pada tersangka. Kapolresta AKBP Drs Kalingga Rendra Raharja SE melalui Kapolsekta Tegal Timur AKP Anggiat Siringo-ringo,

menyatakan, petugas langsung melakukan upaya pengintaian, paska menerima laporan dari korban. “Pelaku diringkus di kawasan Pangkah dan langsung dikelar ke markas. Dari hasil pemeriksaan awal, memang ada niatan dari pelaku untuk mengusai ponsel tersebut guna dijiual,” ujarnya, Selasa (20/ 4) kemarin. Dalam kasus ini pelaku bakal dijerat dengan pasal 372 KUHP tentang pengelapan. (her)

Tertibkan Bangunan Liar! dari halaman 9 “Kalau memang yang dibangun tanggul di sebelah timur, kami rasa tidak usah dilaksanakan saja. Anggaran Rp 300 juta lebih baik dialihkan, atau untuk pembangunan tanggul sebelah barat. Karena tanggul sebelah timur masih bagus, dan belum

mendesak diganti,” tuturnya. Kepala DPU, Gito Mursriyono, mengungkapkan, untuk pembangunan tanggul kali anyar sepanjang 400 meter pihaknya telah mengalokasikan anggaran sekitar 300 juta. Soal bangunan di sepanjang tanggul Kali Anyar, pihaknya telah melayangkan surat kepada

Satpol PP. Dan jawabanya, ternyata bangunan tersebut telah mengantongi ijin. “Soal penertiban bangunan bukan kewenangan kami, tapi dinas teknis. Karenanya kami tidak bisa melakukan tindakan, tapi pembangunan tanggul dilaksanakan di sebelah timur,” ungkap Gito. (hun)

Kaligung Tambah Gerbong Eksekutif dari halaman 9 seperti biasanya.” Menurut Hari tidak banyak yang perubahan yang terjadi. Hanya tujuan akhirnya yang ditambah hingga Semarang Tawang dan rangkaian keretanya saja. “Sebelum ada kelas eksekutif, rangkaiannya adalah 3 gerbong bisnis (3K2) dan 1 kereta pembangkit ekonomi (1KP3). Ini hanya digunakan untuk listrik dan kipas angin. Sekarang rangkaiannya menjadi 3K2, 2 gerbong

eksekutif (2K1), ditambah 1BP atau kereta pembangkit buat AC, Listrik, dan layanan eksekutif lainnya,” urai Hari. Dijelaskan, kapasitas dua kelas ekskutif tersebut pergerbong atau kereta 50 tempat duduk. Jadi total dua kereta tersebut menampung 100 orang, dengan tempat duduk dua-dua.

Sementara untuk kelas bisnisnya sendiri pekereta maksimal 60 empat duduk. “Karena beru dioprasikan kemarin, kami belum bisa memastikan meningkat atau tidaknya jumlah penumpang setelah ditambah kelas bisnis. Yang jelas belum ada perubahan yang signifikan,” pungkasnya. (adi)


CMYK

OLAHRAGA

KAMIS, 22 APRIL 2010

RADAR TEGAL

16

ATLETICO MADRID V LIVERPOOL

SELAMATKAN REPUTASI

MADRID - Atletico Madrid boleh jadi bulan-bulanan di Liga Primera. Tapi di luar liga, mereka berpeluang merebut trofi Europa League. Dua langkah lagi, Diego Forlan dkk bakal bisa mengembalikan reputasi mereka sebagai salah satu tim elite Spanyol. Syaratnya, mereka harus mampu mengatasi hadangan Liverpool di first leg semifinal yang digeber di Vicente Calderon, Madrid, dini hari nanti. Liverpool sejatinya punya masalah yang sama dengan Los Colchoneros -julukan Atletico-. Terutama diawal hingga pertengahan musim, ketika badai cedera membuat pasukan Rafael Benitez kesulitan menjaga ritme permainan. Akibatnya, mereka tersingkir dari Liga Champions, dan sempat jeblok ke peringkat ketujuh klasemen Premier League. Tapi bagaimanapun juga, sukses mereka menembus babak ini sudah cukup untuk membuat keduanya saling waspada. Apalagi, baik Liverpool maupun Atletico sama-sama kehilangan ujung tombak andalan. The Reds -sebutan Liverpool- tidak diperkuat Fernando Torres yang cedera, sedangkan Atletico kehilangan Sergio “Kun” Aguero yang kena akumulasi kartu. “Liverpool memang kehilangan

Torres, tapi kami juga tidak diperkuat Kun. Saya yakin tidak adanya Torres sangat berat buat mereka, tapi saya kira masalah kami lebih parah. Kun adalah kunci permainan kami,” papar gelandang serang Atletico Jose Antonio Reyes. “Kami merasa beruntung dia absen, tapi kami juga tidak berharap banyak,” lanjutnya. Beberapa punggawa Atletico memang merasa kurang konfiden. Apa lagi penyebabnya kalau bukan kekalahan 1-2 dari Villarreal Sabtu malam lalu (17/4). Di sisi lain, tanpa Torres Liverpool baru saja membukukan kemenangan 3-0 atas West Ham. Striker muda David N’Gog menjadi bintang The Reds dengan menyumbang satu gol. “Kami sangat respek kepada Liverpool. Mereka rival yang berat dan tim besar di Eropa,” kata winger Jose Jurado. “Mereka sangat berbahaya. Kami akan mengimbangi tiap detail yang mereka lakukan. Dengan begitu, kami bisa mengeliminasi mereka, dan membukukan satu tempat di final,” lanjut dia. Kapten Diego Forlan mencoba mengangkat mental rekan-rekannya. Menurut mantan penyerang Manchester United itu, Liverpool bukan tim yang tidak bisa dikalahkan. “Saya sering menang atas Liverpool

ketika main di United. Saya tahu cara mengalahkan mereka, terutama tanpa Torres. Di sini permainan bakal beda dengan di liga, karena motivasi kami seperti tampil di final,” papar Forlan. Di sisi lain, Liverpool belum banyak memikirkan pertandingan di Madrid. Klub yang berbasis di Merseyside itu lebih meributkan betapa berat perjalanan yang harus mereka tempuh dari Liverpool ke Madrid. Seperti diberitakan, The Reds harus melakoni perjalanan darat selama 24 jam karena tidak bisa naik pesawat. Perjalanan Steven Gerrard dkk bukan hanya melelahkan, tapi juga merepotkan. Dari London, mereka naik kereta bawah tanah menyeberang Selat Channel ke Paris. Setelah bermalam di kota mode itu, mereka naik kereta lagi ke Bordeaux. Dari Bordeaux, baru naik pesawat ke Madrid. (na)

TUMPUAN Striker muda Liverpool asal Perancis David N’Gog (kedua kiri) melakukan selebrasi bersama rekan-rekan setimnya, usai menyarangkan gol ke gawang West Ham united.

PAUL ELLIS/AFP PHOTO

CMYK


CMYK

RADAR PEMALANG

BERLANGGANAN (0283) 340 900 / SMS ke 0856.4022.2293

KAMIS, 22 APRIL 2010

TELP PENTING RSUD Dr. M. Ashari (0284) 32161 RSU Santa Maria Pemalang (0284) 321251 / 5862051 (IGD)

NGENDONG Dewan Perlu Etika Berdemokrasi MUNCULNYA suara anggota dewan yang akhir ini banyak disampaikan oleh Anggota DPRD Kabupaten Pemalang di luar forum rapat dalam menyikapi hasil keputusan rapat dewan, nampaknya menjadi keprihatinan pimpinan dewan. Pasalnya, dalam meDOK RADAR PEMALANG nyampaikan pendapat, Muntoha SH MHum anggota dewan belum bisa menerapkan etika dalam berdemokrasi, akibatnya menimbulkan banyak polemik di masyarakat. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang Muntoha SH MHum mengatakan, munculnya statemen anggota dewan dalam menyikapi keputusan rapat yang disampaikan bebas diluaran, menunjukan sikap anggota dewan

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

MENUNJUKKAN - Deposan Kospin Dafa menunjukkan surat depositonya saat mendatangi kantor koperasi tersebut.

Deposan Gerudug Koperasi

ke hal 15 kol 1

PERTANIAN

Tak Cair Saat Jatuh Tempo PEMALANG - Sejumlah deposan, nasabah, dan anggota Koperasi Simpan Pinjam (Kospin) Darul Falah menggerudug kantor koperasi. Mereka menuntut uang mereka yang didepositokan maupun ditabungkan untuk dikembalikan Rabu (21/4). Para deposan ini mengaku tanggal jatuh tempo depositonya sudah habis dan berniat mengambil untuk keperluan yang lain. Ditambah lagi dengan kondisi koperasi yang sudah tidak beroperasi kembali. Polisi mengamankan manajer koperasi untuk menghindari hal-hal yang menjurus ke anarkis. Informasi yang dihimpun di sekitar kantor koperasi di Jalan Piere Tendean No. 40 Taman, Pemalang, mereka mulai men-

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

BERKUNJUNG – Ketua Komisi C DPRD Ujiyanto MR beserta anggota komisi mengunjungi salah satu gudang pupuk bersubsidi .

DPRD Belum Jumpai Keluhan Petani PEMALANG - DPRD Kabupaten Pemalang sampai saat ini belum menjumpai adanya keluhan terhadap kenaikan Harga Eceran Tertinggi(HET) pupuk yang diberlakukan per 9 April lalu. Aspirasi yang ditampung hanya sebatas anjloknya harga gabah yang merupakan imbas dari hukum ekonomi karena memasuki musim panen. Meski demikian, Komisi C DPRD akan melakukan kunjungan ke pihak-pihak yang berkaitan dengan distribusi pupuk. Ketua Komisi C Ujiyanto MR mengatakan, kunjungan kerja (kunker) pupuk rencananya akan dilakukan Senin (19/4) lalau, namun batal dilaksanakan. ’’Agenda kunker pupuk batal karena banyak anggota komisi yang mengikuti rapat fraksi, kami akhirnya menunda sampai Selasa(hari ini),” kata dia saat dikonfirmasi usai rapat fraksi. Meski demikian, aspirasi yang diserap dari masyarakat, belum ada keluhan terhadapkenaikan HET ini. ’’Kenaikan HET adalah sebagai konsekuensi logis, yang penting bagaimana petani bisa mendapatkan pupuk meskipun harganya mahal,” tambahnya. Sementara, Anggota DPRD yang lain Drs Bambang Agus Rohim dari Fraksi Amanah Indonesia Raya(AIR) mengemukakan, aspirasi yang ditampung menyebutkan saat ini jumlah pupuk yang ada di gudang-gudang dalam keadaan berlimpah. ’’Jadi nanti gudang-gudang itu kami usulkan agar dikunjungi Komisi C agar petani bisa dengan mudah mendapatkan pupuk, karena jumlahnya sesuai dengan kuota,’’ ujar dia. (ali)

MEMILIH – Seorang anggota DPRD Kabupaten Pemalang sedang memberikan hak suaranya dalam proses pemilihan anggota Badan Kehormatan (BK) DPRD kemarin (21/4).

Ketegangan di Rapat Paripurna DPRD

Pimpinan Dewan

MINTA MAAF PEMALANG – Rapat paripurna DPRD Kabupaten Pemalang dalam agenda pembentukan dan penetapan alat kelengkapan dewan di gedung

dewan setempat, Rabu (21/4) berlangsung tegang. Ketegangan itu terjadi ketika Ketua Fraksi PKS Ikmaludin Aziz SPd berulang kali mempertanyakan kepada pimpinan dewan terkait penempatan salah satu anggotanya yang tidak sesuai dengan keinginannya. Karena, menurutnya, anggota tersebut sudah terlalu banyak jabatan yang telah didudukinya dalam alat ke-

JUNAEDI-Agung Karena lebih muda, profesional, berpengalaman, dan demokratis. (2 SMS) 081911529xxx JUNAEDI-Agung menjadikan Pemalang terus berkembang mengikuti jaman. (20 SMS) 085747771xxx JUNAEDI-Agung mampu membuat perubahan untuk Kabupaten Pemalang. (22 SMS) 085747771xxx JUNAEDI-Agung pasangan yang cocok dan akan membawa Pemalang ke arah yang lebih baik. (9 SMS) 085727543xxx JUNAEDI-Agung Menjadikan masyarakat Kabupaten Pemalang makmur dan sejahtera. (10 SMS) 085747771xxx JUNAEDI-Agung Menjadikan Pemalang lebih maju dan berkembang. 085747771xxx JUNAEDI-Agung pas karena mampu memperbaiki Pemalang. (65 SMS) 085642631xxx

CMYK

ke hal 15 kol 4

lengkapan dewan. Sehingga dirasa tidak mungkin lagi untuk bisa bekerja dengan baik. Berdasarkan pantaun Radar, rapat paripurna pembentukan dan penetapan alat kelengkapan dewan sebelumnya diawali dengan agenda pemilihan anggota Badan Kehormatan (BK) DPRD. Acara rapat pemilhan yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Pemalang ke hal 15 kol 4

SUMITRO/RADAR PEMALANG

Puluhan Peserta Mulai Jalani Seleksi PPS

SUMITRO/RADAR PEMALANG

Muda, Profesional, Demokratis

datangi kantor koperasi sejak pukul 09.00 WIB. Manajer Koperasi Bambang Eko Widodo sempat menemui beberapa dari mereka, namun karena situasi semakin tidak menentu, manajer ini akhirnya diamankan petugas Polsek Taman. Deposan dan anggoat koperasi ini masih menunggui kantor tersebut meskipun dipasang pengumuman kalau manajer koperasi diamankan di Polres Pemalang. Salah satu deposan, Ny Nasihin mengatakan, dirinya mendepositokan uangnya selama tiga bulan di koperasi tersebut. ’’Jatuh temponya sudah habis sejak Desember 2010. Kami berniat mengambilnya sekaligus untuk mendapatkan bunga deposito 12 persen satu periode, namun sampai seka-

SELEKSI – Ketua PPK Kec Petarukan Turahno HD didampingi Sekcam Herry Espe menunggu peserta seleksi PPS di pendopo kecamatan setempat Rabu (21/4).

PETARUKAN – 78 warga di Kecamatan Petarukan sejak Selasa (20/4) hingga Rabu (21/ 4) mengikuti seleksi penerimaan anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS). Rencananya, di Kecamatan Petarukan nantinya direkrut 60 PPS dari 19 desa dan 1 kelurahan. Dengan tiap desa masing-masing 3 PPS. Yakni, ketua sekaligus merangkap wakil ketua dan dua anggota. ’’Peserta seleksi mengikuti rangkaian tes yang diadakan PPK yang merupakan perpanjangan dari KPU Pemalang,” terang Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Petarukan Turahno H.D. kepada Radar di sela-sela seleksi di pendopo kecamatan setempat Rabu (21/4). ke hal 15 kol 4

AMT – Trainer dari Badan Diklat Propinsi Jateng saat memberikan materi AMT di Aula SLB-A Kabupaten Pemalang Selasa (20/4).

Diskoperindag Mantapkan Pengelolaan Koperasi PEMALANG – Setelah menggelar Pelatihan Akuntansi sepekan lalu, Bidang Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Pemalang kembali menggelar pelatihan bagi pengelola koperasi. Pelatihan yang dikemas da-

lam Achievement Motivation Training (AMT) ini berlangsung di Aula SLB-A Kabupaten Pemalang Selasa (20/4). Kepala Diskoperindag Kabupaten Pemalang Ir Syahroni melalui Kepala Bidang (Kabid) Koperasi dan UKM Ir Bambang Gunawan di sela-sela kegiatan ke hal 15 kol 1

Aksi Damai BEM STIT Pemalang

Teladani Kartini dengan Kepedulian Sosial Perempuan harus mampu berkiprah di berbagai bidang yang ada, jangan hanya terusterusan di belakang layar laki-laki. Mengapa? LAPORAN: SUMITRO PADA hakekatnya, dalam memerankan di berbagai bidang, baik perempuan dan laki-laki mempunyai kesempatan yang sama. Meski begitu, jangan sampai kebablasan dengan meninggalkan kodratnya sebagai perempuan secara biologis. ’’Perempuan jangan hanya dikenal karena bawel dan cerewetnya, tapi kaum perempuan juga harus mampu menunjukkan intelektualitas yang dimilikinya,”

tegas Lukman Hakim, ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (BEM STIT) Pemalang kepada Radar di selasela menggelar aksinya di Pasar Pagi Pemalang Rabu (21/4). Menurut Lukman, aksi tersebut digelar untuk memperingati Hari Kartini yang jatuh setiap 21 April. Dalam demonstrasi tersebut diikuti setidaknya 50-an anggota BEM STIT Pemalang. Yakni, dengan membagi-bagikan bunga melati yang dirangkai membentuk gelang, kepada seluruh warga, khususnya perempuan. Pembagian bunga melati, kata dia, dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dengan berjalan kaki keliling ke beberapa pasar tradisional. Mereka membagi-bagikan bunga melati kepada pembeli, pedagang, dan pengunjung pasar. Dari Pasar Pagi Pemalang, Pasar

Beji Kecamatan Taman, dan Pasar Bojongbata, Kecamatan Pemalang, sambil melakukan orasi akan semangat dan nilai-nilai Kartini yang patut diteladani kaum perempuan masa kini. ’’Selama hidupnya, sosok Kartini memberikan keteladanan hidup bagi kaum perempuan untuk lebih peduli dalam bidang sosial,” terang Lukman. Selain orasi ke pasar tradisional, aksi juga dilakukan dengan membagi-bagikan bunga melati pada pengguna jalan yang sedang melintas. Peserta aksi dengan penuh semangat, memberikan seuntai bu nga dan selebaran Selamat Hari Kartini dari Dra Amiroh MAg. ’’Wahai kaum perempuan, mari kita buktikan bahwa kaum perempuan mampu membangun Pemalang,” ujar Lukman sambil mem-

SUMITRO/RADAR PEMALANG

BAGI BUNGA – Beberapa mahasiswa BEM STIT Pemalang membagibagikan bunga melati di kepada para pedagang di Pasar Pagi Pemalang Rabu (21/4).

baca pesan dari bakal calon (balon) bupati yang kini tengah mengikuti penjaringan di Partai

Golkar tersebut. Aksi damai di pasar itu mendapatkan perhatian dan rasa simpati pedagang. (*)


KABUPATEN TEGAL

KAMIS 22 APRIL 2010

11

RADAR TEGAL

Dewan Desak Perbaikan Jalan

PANGKAH Sopir Minta Perbaikan Jalan SOPIR Angkudes jurusan Slawi-Pangkah mendesak instansi terkait di lingkungan Pemkab Tegal secepatnya memperbaiki dan meningkatkan jalan pada jalur Pangkah-Curug-Grobog Wetan-Kendal Serut. Pasalnya, kondisi jalan sepajang jalur itu pada rusak dan dipenuhi lubang. “Kami minta Pemkab Tegal segera memperbaiki kerusakan jalan pada jalur ini,” ujar Wanto (40), salah seorang sopir angkudes, kepada Radar Rabu (21/4) kemarin. Menurut Wanto, kerusakan jalan di jalur ini sudah sangat parah dan cukup membahayakan. Kenyataan itu tentunya membuat para pengguna jalan, terutama sopir angkudes seperti dirinya menderita. “Kami kerap kali dibuat menderita saat melintasi jalur ini,” katanya singkat. Hal senada diungkapkan Slamet (30), salah seorang pengguna jalan asal Slawi yang merasa kapok saat melintasi jalur tersebut. Dikarenakan dirinya pernah terjatuh hingga kakinya terkilir akibat sepeda motornya masuk ke lubang jalan. “Saya kapok melintasi jalur itu. Karena bukannya selamat sampai tujuan tapi malah rasa sakit sampai tujuan,” terangnya. Pemkab Tegal dalam waktu cepat, lanjut Slamet, harus turun tangan untuk meninjau kerusakan jalan pada jalur Pangkah-Curug hingga Kendal Serut. Supaya mereka (Pemkab-red) bisa memahami penderitaan warga sekitar dan pengguna jalan. “Saya minta para pejabat Pemkab turun ke lapangan dan melihat secara langsung kerusakan jalan pada jalur ini,” pinta Slamet. Sementara itu, anggota DPRD Prayitno SH saat dimintai tanggapannya terkait keluhan warga dan sopir angkudes menyatakan, kerusakan jalan pada jalur itu patut dikeluhkan warga maupun sopir angkudes. Sebab kondisinya sudah diambang batas kewajaran. “Kerusakan jalan pada jalur ini sangat parah. Sehingga wajar kiranya jika warga mengeluhkannya,” terang Prayitno. Kondisi jalan ini cepat atau lambat, jelas Prayitno, wajib ditanggulangi dengan cara menggulirkan program perbaikan. Dikarenakan hal itu merupakan solusi terbaik yang sudah diharapkan warga. “Tidak ada kata lain selain perbaikan jalan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Untuk itu, saya minta Pemkab cepat ambil tindakan,” pungkasnya. (k1)

KRAMAT

TARUB - Kerusakan jalan penghubung perekonomian antar desa pada jalur Kalijambe-Kesamiran Tarub, harus secepatnya diperbaiki Pemkab Tegal. Sebab kondisi itu sudah membuat warga dan pengguna jalan menderita. Hal itu ditegaskan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal dr Budi Sutrisno saat malakukan peninjauan infrastruktur desa di wilayah Kecamatan Tarub. Menurut Budi, dilihat dari kondisi di lapangan secara langsung, kerusakan jalan pada jalur Kalijambe-KesamiranTarub sudah diambang batas kewajaran. Kenyataan ini kalau terus dibiarkan berlaut-larut tanpa ada penanggulangan, akan berdampak fatal bagi warga sekitar. Selain itu juga, cukup membahayakan buat pengguna jalan saat melintasi jalur ini. “Pemkab Tegal secepat mungkin memperbaiki kerusakan jalan ini,” tandasnya. Sepanjang jalur ini, lanjut Budi, bahu dan badan jalannya banyak dipenuhi lubang-lubang besar. Dan tentunya sangat sulit untuk dilalui kendaraan, baik roda dua maupun empat. “Kenyatan semacam ini yang membuat saya khawatir dan perihatin. Untuk itu saya tekankan di sini, Pemkab harus cepat serta tanggap untuk mengatasi permasalahan kerusakan jalan pada jalur ini,” tegasnya. Hal senada diungkapkan anggota Komisi IV dari PKNU H Zaenal Abidin, bahwa per-

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

baikan jalan adalah kata paling tepat untuk menggambarkan kondisi kerusakan jalan pada jalur itu. Karena memang kondisinya sudah tidak patut diterangkan. “Artinya, kerusakannya pa-

rah sekali mas. Dan untuk kata yang paling tepat untuk menggambarkannya adalah perbaikan cepat dari Pemkab,” timpalnya. Warga dan pengguna jalan, lanjut Abidin, sudah dibuat

menderita oleh kerusakan jalan ini. Untuk itu pihak-pihak terkait seharusnya mengerti akan hal ini, supaya tidak sampai menimbulkan polemik di lapangan. Apalagi di musim penghujan seperti sekarang ini le-

tupan-letupan kekesalan dari warga maupun pengguna jalan jelas terasa sekali. “Saya minta Pemkab secepatnya bertindak menangani kerusakan jalan pada jalur ini,” pintanya. (k1)

FGD Rekomendasikan Perangkat Desa Jadi PNS SLAWI - Pernyataan yang dilontarkan Ketua Umum Dewan Presidium Persatuan Rakyat Desa (Parade) Nusantara, Sudir Santoso terkait keberadaan perangkat desa yang tidak layak untuk menjadi PNS, disikapi Pengurus Besar Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PB PPDI). Dia membantah pernyataan Sudir Santoso tersebut. Pengurus Besar (PB) PPDI Dikrun Diantoro Rabu (21/4) kemarin kepada Radar mengatakan pernyataan yang dilontarkan Parade Nusantara dianggap tidak memiliki dasar. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 45 Tahun 2007 tentang Persyaratan, Pengangkatan dan Tata Cara Pengangkatan Sekretaris Desa Menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS)

PADAT MERAYAP - Jalur arah Semarang giliran melaju gerak setelah petugas Satlantas Polres Tegal mengatur arus agar tidak terjadi antrian panjang.

YANVERA/RADAR SLAWI

TINJAU JALAN - Sejumlah anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal tengah meninjau kerusakan jalan pada jalur KalijambeKesamiran Tarub.

membuktikan selama ini pemerintah telah mengakomodir perangkat desa menjadi PNS. Meski saat ini baru dilakukan terhadap sekretaris desa (Sekdes). “Dengan terakomodirnya sekdes menjadi PNS, maka perangkat desa lain sudah sepatutnya bisa ikut terakomodir menjadi PNS, mengingat keberadaan sekretaris desa juga sama-sama sebagai perangkat desa lainnya,”t erangnya. Di samping itu, dalam Focus Group Discussion (FGD) yang diadakan di Universitas Diponegoro Semarang pada 20 April kemarin, yang dihadiri Staf Ahli Menteri Dalam Negeri Suryokoco, Ketua Komisi II DPR RI Ir Teguh Juwarno, Komisi III DPR RI Bahrudin, Dirjen Pemberdayaan Masyarakat Desa

(PMD) dan perwakilan bupati se-Indonesia merekomendasikan agar perangkat desa bisa menjadi PNS. Secara umum dalama rekomendasi yang dikeluarkan FGD mengatakan, perlu adanya komitmen bersama antar lembaga dalam peningkatan kesejahteraan perangkat desa di luar sekdes. Serta perlu adanya pengawalan RUU Pemerintah Desa oleh asosiasi, sehingga bisa mencapai tujuan yang diinginkan perangkat desa, yaitu menjadi PNS. Diakui, selama ini PPDI tidak pernah ikut campur urusan rumah tangga Parade Nusantara. Namun pada kenyataannya mereka melemparkan pernyataan yang kurang tepat kepada PPDI. “Seharusnya ka-

lau Parade Nusantara mau mengayomi, maka mereka seharusnya jangan mengeluarkan statmen yang menyangkut masalah PPDI,” tandasnya. Sementara itu, Bagas Abdullah, yang merupakan tokoh masyarakat Desa Warureja Kecamatan Warureja mengaku, selama ini pemerintah desa merupakan ujung tombak masyarakat. Berjalan tidaknya pemerintahan bergantung terhadap keberadaan perangkat desa yang saat ini memiliki akses langsung terhadap warga masyarakat. Kalau saat ini perangkat desa menghendaki untuk menjadi PNS, maka hal tersebut sangatlah wajar. “Bahkan tidak hanya menjadi ujung tombak saja, saat ini perangkat desa juga harus

DOK.RATEG

Dikrun Diantoro

bekerja selama 24 jam untuk melayani masyarakat desa,” terangnya. (cw3)

Pemerintah Perlu Dewan Desak Pemasangan PJU Mencari Format Ideal

Jalur Pantura Padat Merayap

Jelang HUT ke-409

PERBAIKAN jalan di jalur pantura, khususnya mulai di jalan raya Munjung Agung Kramat atau sekitar depan pabrik rokok, mulai Rabu (21/4) kemarin membuat arus lalu lintas kendaraan padat merayap. Pasalnya jalan dua jalur mulai dari Larangan arah Jakarta dialihkan ke jalur arah Semarang atau satu jalur saja. Pantauan Radar di lapangan, antrian kendaraan yang berjalan padat merayap di jalur pantura jika dari arah timur menuju barat sudah mulai terlihat di jalan raya Dampyak Kramat atau depan Lingkungan Industri Kerja (LIK) Takaru. Di jalur ini, sekitar pukul 08.30 WIB, antrian semua kendaraan yang hendak melaju ke arah Semarang nampak tidak bisa bergerak sepanjang sekitar 3 km. Tak terkecuali kendaraan sepeda motor yang terpaksa melaju kendaraannya melalui di luar badan jalan, sehingga membuat jalan semakin macet. Sedangkan kondisi jalan pantura yang berjalan padat merayap ini, terjadi akibat mulai dari Pos Larangan pekerja proyek dari Bina Marga tengah melakukan perbaikan jalan hingga depan pabrik rokok yang diketahui kerusakan jalan yang ada sangat parah. Perbaikan jalan ini merupakan salah satu respon dari pemerintah, terkait dengan banyak keluhan. Padahal jalan tersebut merupakan jalan negara, yang menjadi satu-satunya jalan utama antara provinsi di Jawa. Namun setiap musim hujan, kondisi jalur Pantura sepertinya cepat rusak. Padahal jalur tersebut baru diperbaiki beberapa waktu lalu. “Syukurlah, akhirnya jalan ini diperbaiki, karena sering terjadi kecelakaan,” ujar seorang warga. Sementara karena perbaikan jalan ini juga membuat petugas kepolisian Resor Tegal melakukan pengalihan jalan yang dari arah timur menuju barat. Oleh petugas, dari pos Larangan jalur yang menuju ke arah Jakarta akhirnya dijadikan satu jalur arah Semarang. Tak pelak pemindahan jalur ini membuat arus kendaraan terganggu. Sedangkan antrian panjang ini juga nampak masih terlihat hingga sore hari kemarin. “Laju kendaraan yang padat merayap ini mulai terlihat sekitar pukul 07.00 WIB. Sebab, ini terjadi setelah petugas kepolisian mengalihkan jalur arah Jakarta mulai dari Pos Larangan, ke arah jalur menuju Semarang,” kata Supardi (32) warga Munjung Agung Kramat. Kasat Lantas AKP Yuliantoro melalui anggotanya di lapangan mengatakan bahwa pengalihan arus ini dilakukan agar tidak mengganggu proses perbaikan jalan yang tengah dilakukan oleh Bina Marga Provinsi Semarang. Sebab seperti yang terlihat perbaikan dilakukan dengan cara pengerukan aspal yang rusak hingga nanti ditambal. “Guna mengantisipasi antrian panjang, anggota juga diterjunkan ke lapangan, termasuk di sejumlah titik rawan guna mengatur arus lalu lintas termasuk menjaga dan mengantisipasi adanya kejadian yang tidak diinginkan,” pungkasnya. (gus)

SLAWI - Setiap 18 Mei Kabupaten Tegal Selalu mengadakan Peringatan Hari Ulang Tahun. Pada tahun 2010 ini Kabupeten Tegal telah menginjak umurnya yang ke 409. Ini menunjukkan bahwa Kabupaten Tegal sudah cukup umur untuk memperlihatkan eksistensinya. Namun dalam tiap momen ulang tahun, hanya dirasakan oleh pemerintah saja, padahal seharusnya peringatan hari ulang tahun kabupaten dirasakan atau dinikmati oleh masyarakat. Hal itu terlihat di setiap tahun, yang mengadakan kirab dan pameran atau pasar rakyat saja. Seperti dikatakan Moh Marsinggih Marnadi, selaku tokoh masyarakat dan pendiri organisasi Simphoni Kebangsaan kepada Radar Rabu (21/4) kemarin di rumahnya. Menurut Marsinggih, panggilan akrabnya, pemerintah harusnya lebih sering mensosialisasikan tentang hari jadi atau hari ulang tahun ini kepada masyarakat. “HUT Tegal kurang dinikmati masyarakat karena kurang sosialisasi sampai ketingkat bawah,” katanya. Selain itu, kurangnya sosialisasi dikarenakan panitianya hanya dari unsur birokrasi saja. Padahal seharusnya HUT ini masyarakat dilibatkan dalam kepanitian. Dan buat pemerintah seharusnya hari ulang tahun ini betul-betul merupakan sebuah evaluasi agar Kabupaten Tegal bisa lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya Hal yang sama juga dika-

takan Tri Wiharjo, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Wahana Karya Tama kepada Radar di kantornya. Menurutnya, peringatan hari ulang tahun yang ke-409 ini lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Dan tidak hanya dilakukan atau dirasakan pemerintah saja, akan tetapi dilakukan juga sampai ke tingkat pedukuhan, seperti peringatan kemerdekaan RI. “Artinya hari ulang tahun ini betul-betul milik masyarakat, bukan milik pemerintah semata, agar masyarakat mempunyai rasa handarbeni atau rasa memiliki,” tandasnya. (mg2)

SLAWI - Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal dr Budi Sutrisno menegaskan akan tetap terus mendesak instansi terkait di lingkungan Pemkab Tegal untuk secepatnya menjalankan program pemasangan lampu penerangan jalan umum di wilayah Desa Curug Kecamatan Pangkah. “Meskipun agak sulit karena keterbatasan anggaran, tapi saya akan berupaya terus agar program itu terealisasikan. Karena sudah sangat diharapkan warga,” tandasnya, kepada Radar Rabu (21/ 4) kemarin. Menurut Budi, keberadaan PJU bagi warga Curug sangat penting. Dikarenakan hal itu,

dapat membantu kelancaran aktivitas perekonomian warga di malam hari. Disamping itu juga sudah merupakan kebutuhan prioritas. “Sudah sejak lama warga Curug mengharapkan PJU, tapi hingga kini belum pernah direalisasikan Pemkab,” katanya. Sejauh ini, lanjut Budi, aktivitas perkonomian warga kalau malam hari agak tersendat, lantaran kondisinya jalan desanya sangat gelap. Sehingga menyulitkan warga maupun pengguna jalan yang melewatinya. “Kalau malam hari suasana jalan di desa ini gelap semua. Padahal aktivitas warganya sangat tinggi. Kenyataan inilah

yang mendorong saya mendesak Pemkab Tegal untuk menjalankan program pemasangan PJU di sekitar jalan desa ini,” tegas Budi. Budi menambahkan, desakannya kepada Pemkab sudah merupakan sebuah keharusan. Karena di samping sudah sesuai kebutuhan di lapangan, juga sebagai bentuk kerja seorang wakil rakyat, yang harus selalu memperjuangkan aspirasi masyarakat. “Ini adalah bentuk perjuang aspirasi rakyat. Sehingga sampai kapan pun saya akan terus mendesak agar program pemasangan PJU bisa segera direalisasikan di lapangan,” pungkas Budi. (k1)


METRO TEGAL

10

KAMIS 22 APRIL 2010

RADAR TEGAL

PIDANA

Mayoritas Warnet Bodong Tak Miliki Ijin Usaha dan HO

HERMAS PURWADI/RATEG

PASRAH - Hendra Purnomo (kanan) harus mempertanggungjawabkan aksinya di sel.

Gondol Ponsel, Diringkus Petugas

PEMERINTAH Kota (pemkot) Tegal kembali menggelar razia pelajar, Rabu (21/4). Selain berhasil menjaring 21 siswa membolos, tim gabungan juga menemukan adanya beberapa warnet yang tidak memiliki ijin usaha dan gangguan atau HO. Kasi Linmas Kesbangpolinmas, Soni Sontani, mengatakan, dari total siswa yang tertangkap, 4 diantaranya perempuan. Selain itu ada pula sepasang kekasih yang mencurigakan didalam bilik warnet. “Untuk menghindari terjadinya perbuatan asusila di tempat itu. Sepasang remaja itu kita bawa untuk diberi pembinaan bersama para siswa lainnya di Kantor Kesbangpolinmas,” katanya usai razia.

ADI MULYADI/RATEG

BODONG – Razia pelajar, Selasa (22/4), juga banyak ditemukan warnet yang tak berijin.

AKIBAT Sekretaris KPU Kota Tegal Ali Rosyidi memangku jabatan lain, menjadi Sekretaris DPU Kota Tegal. Jabatan Sekretaris KPU akhirnya secara resmi diganti, dan dipercayakan kepada Akur Sujarwo bersamaan 5 Sekretaris KPU kota dan kabupaten se-Jawa Tengah di Kota Tegal, Rabu (21/4). Pengangkatan Akur Sujarwo menjadi sekretaris KPU Kota Tegal atas dasar Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum, Nomor 150/Kpts/ Setjen/2010, tanggal 31 Maret 2010 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Sekretaris KPU Kota Tegal. Dengan keluarnya surat keputusan ini, Akur Sujarwo resmi menggantikan Ali Rosyidi yang sudah bertugas sebagai Sekretaris KPU Kota Tegal selama 2 tahun lebih. Sekretaris KPU Propinsi Jawa Tengah, Pudjo Rahayu, meminta

Bawa Ganja, Kurir Disergap

PENDIDIKAN Tingkat Kelulusan Terendah DIBANDINGKAN dengan daerah lain, tingkat kelulusan pesert seleksi masuk IPDN dari Kota Tegal rendah. Itu dilihat dari jumlah total yang mengikuti, hanya 1 orang yang berhasil lolos. Kasubbid Diklat BKD Kota Tegal, Sartono, mengataka, dua tahun berturut-turut 2008-2009, peserta seleksi IPDN dari sini hanya bisa lolos 1 orang. Bahkan pada 2005 dan 2006 tidak satupun peserta yang lulus masuk IPDN. “Melihat data tersebut, tingkat kelulusan peserta dari Kota Tegal terrendah dari daerah lainnya. Dari Kabupaten Tegal saja bisa meluluskan 3 orang. Sedangkan lainnya bisa lebih dari itu,” katanya. Dijelaskan, banyaknya peserta yang gugur biasanya terjadi pada saat psikotes atau seleksi tahap awal. Selain itu, peserta mengundurkan diri sebelum menjalani tes. Karena ujian bersamaan dengan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) lain seperti STAND dan yang lainnya. Dan peserta lebih memilih mengikuti ujian di PTN-PTN itu. Meski begitu, lanjut Sartono, animo masyarakat untuk mendaftarkan diri termasuk tinggi. Setiap tahunnya jika dirata-rata jumlah pendaftar bisa mencapai 40 orang. Untuk pendaftaran 2010 dibuka mulai 19 sampai dengan 23 April nanti. Syaratnya, lulusan SMA/MA tahun 2008, 2009, dan 2010. “Lulusan 2010 dibuktikan surat keterangan dari Kepala Sekolah. Bahwa naka tersebut masih duduk dibangku kelas VII.” Nilai rata-rata minimal harus 7,00. Apabila kurang dari angka tadi maka langsung dianggap gugur. Kemudian syarat lainnya adalah seperti biasa, ijazah, SKCK, keterengan sehat, dan lainnya. Tes seleksi akan dilaksanakan mulai 26 April hingga 06 Juli mendatang. Untuk pendaftaran dan seleksi tidak dipungut biaya sepeserpun alias gratis. Pelaksanaan seleksi di Semarang, peserta hanya menyediakan ongkos transport saja. Salah seorang pendaftar siswa SMAN 1 kelas VII IPA 3, Inadea, menuturkan, sangat berminat mendaftar di IPDN. Alasannya, ketika lulus nanti langsung ditempatkan dan diangkat PNS. “Motivasi saya mendaftar ya itu tadi, ketika lulus kelak tidak perlu bingung mencari pekerjaan. Mengenai banyaknya berita yang muncul bahwa di IPDN itu keras tidak membuat saya mundur. Karena yang saya tahu sekarang tidak demikian,” ujarnya. Mengenai persyaratan, lantaran dia masih duduk dibangku kelas VII, menyertakan surat keterangan dari kepala sekolah. Dia sangat berharap usaha ini bisa berhasil dan menjadi salah satu peserta yang diterima IPDN. (adi)

CMYK

Kemudian OW PAI, GOR Wisanggeni dan tempat karaoke keluarga yang biasa menjadi tempat nongkrong anak-anak sekolah. Sementara saat pembinaan di Kantor Kesbangpolinmas, Staf Bina Mitra Polresta Briptu Suharto, menyampaikan, apabila dalam razia berikutnya mereka kembali tertangkap akan langsung dibawa ke Bina Mitra Polresta. Kemudian orang tua dan kepala sekolahnya dipanggil. “Razia ini untuk shock terapy buat para pelajar yang keluyuran menggunakan seragam di jam efektif belajar. Sehingga kedepannya tidak lagi terlihat pemandangan tersebut. Razia akan digelar secara rutin dua kali dalam sebulan,” ujarnya. Setelah mendapat binaan, pelajar disuruh menandatangani surat pernyataan. Selanjutnya diperbolehkan pulang. (adi)

Sekretaris KPU Diganti

BERDALIH minta dicarikan jodoh, malah tega mengembat ponsel orang yang dimintai tolong. Ini dilakukan Hendra Purnomo (31), warga Desa Sarwogalang Kecamatan Mirit kabupaten Kebumen. Dia nekad menggelapkan ponsel seharga Rp 500.000 milik M Faisol (39), warga KH Muchlas Gang II Kelurahan Panggung Kecamtan Tegal Timur, saat korban hendak menjalankan shalat di kiosnya di Jl Tentara Pelajar. Kejadian bermula, ketika tersangka mendatangi kios korban dan berniat untuk menc2ari jodoh. Korban sempat iba dengan kejujuran hati tersangka. Diapun mengenalkan wanita bernama Suciati (30), warga Balamoa kepada tersangka. Tersangka sempat mendatangi rumah wanita yang baru dikenalkan korban itu. Setelah bertandang ke rumah wanita tersebut, tersangka kembali menghampiri korban di kiosnya. Niat jahatnya muncul, ketika tersangka tak kesulitan meminjam ponsel milik korban, yang menurutnya, hendak dipinjam sebentar guna menghubungi kekasihnya di Balamoa. Tanpa curiga, korban pun meminjamkan ponsel itu pada tersangka. Kapolresta AKBP Drs Kalingga Rendra Raharja SE melalui Kapolsekta Tegal Timur AKP Anggiat Siringo-ringo, menyatakan, petugas langsung melakukan upaya pengintaian, paska menerima laporan dari korban. “Pelaku diringkus di kawasan Pangkah dan langsung dikelar ke markas. Dari hasil pemeriksaan awal, memang ada niatan dari pelaku untuk mengusai ponsel tersebut guna dijiual,” ujarnya, Selasa (20/ 4) kemarin. Dalam kasus ini pelaku bakal dijerat dengan pasal 372 KUHP tentang pengelapan. (her)

AKSI pemasok daun surga berupa ganja kering di wilayah hukum Polresta Tegal, kembali berhasil digagalkan Satuan Narkoba. Kali ini sedikitnya 1 kg ganja kering yang dibawa seorang kurir, Wardiman (42), warga Desa Semingkir RT 01 RW 10 Randudongkal, Pemalang berhasil digagalkan petugas di kawasan belakang Terminal Bus Kota Tegal. Sedianya barang itu akan dikirim pada pemesan yang ada di metropolis. Dia tak berkutik, ketika dikeler petugas ke mapolresta untuk dimintai keterangan secara detail, terkait siapa pemesan barang haram tersebut. Dari ocehannya, petugas berhasil mendeteksi pemesan yakni Aji Wijayanto (38), warga Jl Kenanga Selatan RT 02 RW 01 Kelurahan Panggung Kecamatan Tegal Timur. Awalnya dia mengelak, memesan ganja kering dari Wardiman. Namun, dia mengaku, sempat beberapa tahun lalu memesan ganja kering pada Wardiman seberat 1 kg. Petugas pun tak patah arang untuk mencari bukti keberadaan daun ganja di rumah Aji Wijayanto. Hasil pengeledahan, petugas menemukan daun ganja kering seberat 850 gram. Kapolresta AKBP Drs Kalingga Rendra Raharjo SE didampingi Kasat Narkoba AKP Teguh Riyanto SE berharap penangkapan pemilik dan kurir ganja tadi, bisa terus dikembangkan. “Upaya untuk menelusuri jejak pelaku ataupun jaringan ini terus kami lakukan bersama anggota. Mudah-mudahan dari keterangan awal kedua pelaku yang berhasil ditangkap, bisa memudahkan pengembangan pengungkapan pelaku lain yang masih berkeliaran,” terangnya, Rabu (21/4). Sehari sebelumnya Kapolwil Kombes (Pol) Drs Fatkhur Rahman tak menampik, bahwa penyalahgunaan narkoba di kota-kota besar menunjukkan indikasi peningkatan. Indikasi banyaknya tempat hiburan malam menjadi medan yang empuk untuk transaksi barang haram tersebut. Di sinilah, dia meminta, peran aktif Satuan Narkoba sekaligus informasi akurat dari masyarakat untuk mengungkap jaringan pengguna dan pengedar yang masih menggurita dalam menjalankan aksinya. (her)

Dijelaskan, dalam razia ini juga ada temuan beberapa warnet yang belum memiliki ijin. Terkait berapa jumlah totalnya belum bisa disebutkan. Karena masih akan di inventarisasi dan ditindak lanjuti. Yang pasti salah satu di antaranya adalah eks Perpustakaan Daerah (Perpusda) di Jl Cinde Tegalsari Tegal Barat. Atau persisnya di depan SMPN 6. “Di situ difungsikan sebagai warnet dan kantor Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK). Keberadaan warnet ini melanggar Peraturan Daerah (Perda),” imbuhnya. Warnet yang baru dibuka 2 hari ini, lanjut Soni lagi, dikelola oleh warga sekitar. Setelah diperikas ternyata belum memiliki ijin usaha dan HO. Razia gabungan ini dilaksanakan di sejumlah warnet, game center, dan play station.

kepada sekretaris KPU Kota Tegal dan pejabat lainnya di kpu daerah lainnya, untuk berkomitmen dalam membantu tugas-tugas KPU Propinsi Jateng. Selain itu, pihaknya juga meminta adanya dedikasi dan loyalitas yang tinggi dalam setiap pekerjaan. “Jabatan sekretaris KPU sangat penting, untuk mewujudkan demokrasi. Sehingga kami minta dedikasi dan loyalitasnya, agar proses demokrasi ini bisa berjalan sesuai dengan aturan,” kata Pudjo. Wakil Wali Kota Tegal, H Habib Ali Zaenal Abidin, dalam sambutannya juga, menghimbau kepada KPU Kota Tegal agar bekerja secara baik dan proseional. Sebab, kesekretariatan KPU sangat besar fungsinya dalam menopang kinerka KPU Kota Tegal. “Karena sangat strategis, kami minta untuk bisa bekerja profesional,” ungkapnya. (hun)

M SAEKHUN/RATEG

TINJAU BANTARAN - Kepala DPU, Gito Mursriyono, bersama stafnya menjelaskan rencana pembangunan tanggul Kali Anyar kepada anggota DPRD.

Tertibkan Bangunan Liar! PEMERINTAH Kota (Pemkot) Tegal melalui instansi terkait didesak melakukan penertiban bangunan disepanjang kali anyar. Pasalnya, hasil tinjauan Komisi III DPRD Kota Tegal bersama Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Rabu (21/4), ternyata di sepanjang bantaran Kali Anyar terdapat bangunan liar dan membuat kumuh saluran. Anggota Komisi III, Hery Budiman, mengatakan, pihaknya minta agar Pemkot tidak melakukan perbaikan tanggul kali anyar yang di sebelah timur. Tapi yang terpenting tanggul yang berada di sebelah barat, karena disepanjang tanggul kali anyar terdapat bangunan pemukiman. Sehingga yang mendesak dibangun bukan tanggul sebelah timur, melainkan yang dise-

belah barat. “Kami minta instansi terkait, baik DPU, Satpol PP maupun instansi terkait lainnya untuk melakukan penertiban bangunan liar di sepanjang tanggul. Karena sudah nyata-nyata melanggar, dan membuat kondisi kali kumuh,” kata Hery. Menurut Hery, pihaknya minta ijin bangunan di sepanjang tanggul Kali Anyar, kalau memang pengakuannya ada ijinnya. Tapi kalau ternyata bangunan tersebut ada ijinnya, dipastikan ada oknum yang bermain. Sebab tidak mungkin bangunan ditepi tanggul, bahkan ada yang melebihi tanggul diijinkan sesuai aturan. Sehingga pihaknya minta ada bukti riil, berupa ijin tertulis. “Kalau memang yang dibangun tanggul di sebelah timur, kami rasa tidak usah dilaksa-

nakan saja. Anggaran Rp 300 juta lebih baik dialihkan, atau untuk pembangunan tanggul sebelah barat. Karena tanggul sebelah timur masih bagus, dan belum mendesak diganti,” tuturnya. Kepala DPU, Gito Mursriyono, mengungkapkan, untuk pembangunan tanggul kali anyar sepanjang 400 meter pihaknya telah mengalokasikan anggaran sekitar 300 juta. Soal bangunan di sepanjang tanggul Kali Anyar, pihaknya telah melayangkan surat kepada Satpol PP. Dan jawabanya, ternyata bangunan tersebut telah mengantongi ijin. “Soal penertiban bangunan bukan kewenangan kami, tapi dinas teknis. Karenanya kami tidak bisa melakukan tindakan, tapi pembangunan tanggul dilaksanakan di sebelah timur,” ungkap Gito. (hun)

Cegah Pekerjaan Asal-Asalan, Rekanan Saluran Siwatu Diingatkan SEBAGAI bentuk konsekuensi kelanjutan pembangunan proyek Jalan Lingkar Utara (Jalingkut) yang dibiayai APBN dan pinjaman bank dunia, Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal pada tahun 2010 melakukan pembuatan gorong-gorong saluran Siwatu, dengan anggaran sekitar Rp 814 juta. Sedangkan hasil lelang, DPU telah menetapkan CV Rejo Makmur. Anggota Komisi III DPRD Kota Tegal, Abdullah Sungkar SE ST, Rabu (21/4) kemarin, mengatakan, CV Rejo Makmur sebagai rekanan pembangunan gorong-gorong saluran Siwatu dalam mengerjakan harus memperhatikan bestek, sehingga dalam pelaksanaan tidak ditemukan lagi pelanggaran atau proyek tak sesuai bestek. Sehingga rekanan harus benar-benar memperhatikan bestek, agar hasil pekerjaan bisa dipertanggungjawabkan. Selain itu, pekerjaan harus tepat waktu, sehingga pekerjaan tidak molor. “Karena ini proyek bersifat nasional, karenan nantinya penggunaanya untuk Jalingkut. Maka mutu dan kualitas bangunan harus dapat dipertanggungjawabkan, jangan sampai baru beberapa bulan bangunan

M SAEKHUN/RATEG

DITINJAU - Komisi III DPRD Kota Tegal meninjau rencana pembangunan gorong-gorong Saluran Siwatu.

rusak. Apalagi target Jalingkut untuk kendaraan berat, sehingga harus benar-benar kuat,” kata Abdullah Sungkar. Di tempat sama, Dedi Wahyudin, mengungkapkan, peringatan juga berlaku bagi rekanan lain, agar mengerjakan proyek 2010 bisa sesuai dengan bestek. Jangan sampai ada rekanan yang main-main, karena pihaknya akan lebih memaksimalkan fungsi pengawasan. “Kami minta SKPD jangan mengambil atau memilih rekanan yang tak profesional, dalam

memilih rekanan. Karena itu bisa menghambat pembangunan Kota Tegal,” ungkap Dedi. Staf Pelaksana CV Rejo Makmur, Wahyudi, menyatakan siap untuk melaksanakan proyek pembangunan gorong-gorong saluran Siwatu secara profesional, dengan tetap memperhatikan bestek dan DED. “Dalam realisasi proyek, kami akan memperhatikan scudle. Sehingga pelaksanaan pekerjaan tidak molor, dan mutu atau kualitasnya bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya. (hun)

ADI MULADI/RATEG

PELAYANAN – Untuk meningkatkan pelayanan kepada penumpangnya, KA Kaligung kini ditambah 2 gerbong eksekutif.

Kaligung Tambah Gerbong Eksekutif RANGKAIAN Kereta Api (KA) Kaligung Bisnis, per 16 April ditambah 2 gerbong kelas ekseutif. Karenanya, stasiun tujuan akhir pun berubah menjadi Semarang Tawang dari sebelumnya di Stasiun Poncol. Wakil Kepala Stasiun Besar Tegal, Hari Supriyono, mengatakan, upaya ini dilakukan guna memberikan pilihan pelayanan buat para pengguna setianya. Sehingga bagi penumpang yang menginginkan kenyamanan saat perjalanan bias terpenuhi. “Tarif yang ditawarkan juga sangat terjangkau. Dari Stasiun Brebes, Slawi, dan Tegal hingga Semarang Tawang, atau sebaliknya harga tiket hanya Rp 50 ribu per orang,” katanya. Meski begitu, jadwal pemberangkatan baik dari Tegal atau Semarang tidak ada perubahan.

Yakni berangkat dari Tegal pukul 04.40, masuk Poncol 07.31 WIB. Selanjutnya 07.35 berangkat kembali, sampai Tawang 07.40 WIB. Untuk arah sebaliknya, berangkat dari Tawang pukul 08.25, masuk Poncol 08.35 WIB. Kemudian 08.35 kembali menuju Tegal, masuk stasiun 11.33 WIB. “Ini pemberangkatan pagi. Sedangkan siang harinya juga masih sama seperti biasanya.” Menurut Hari tidak banyak yang perubahan yang terjadi. Hanya tujuan akhirnya yang ditambah hingga Semarang Tawang dan rangkaian keretanya saja. “Sebelum ada kelas eksekutif, rangkaiannya adalah 3 gerbong bisnis (3K2) dan 1 kereta pembangkit ekonomi (1KP3) ,” urai Hari. (adi)


SAMBUNGAN

KAMIS 22 APRIL 2010

15

RADAR TEGAL

Truk Kacang Terguling di Pantura JUNAEDI-Agung menjadikan Pemalang semakin bersih dan sehat. (10 SMS) 085747771xxx JUNAEDI-Agung lanjutkan pemerintahan kota Pemalang, semoga kota Pemalang jadi kota yang lebih ikhlas. Amin... 081902900xxx JUNAEDI-Agung pas karena mampu memperbaiki Pemalang. (26 SMS) 085642631xxx

Diterima Semua Golongan DR KUN-Agus sosok yang diterima semua golongan di Pemalang, karena niatnya Ikhlas utk kemajuan Pemalang. 085641135xxx KUN-Agus untuk Pemalang sehat dan maju. 08156958xxx

Bisa Sejahterakan Pemalang AMIROH-Rois, pemimpin ingkang berakhlak karimah, siap jadikan Pemalang yang Agamis ...Bupatine WADON BAE!!! 085720282xxx AMIROH-Rois, pemimpin ingkang berakhlak karimah, siap jadikan Pemalang yang Agamis ...Bupatine WADON BAE!!! (3 SMS) 085720949xxx AMIROH-Rois. Pemimpin ingkang berakhlak karimah. Siap jadikan Pemalang yang agamis. 085720282xxx AMIROH-Rois, pemimpin yang berakhlak karimah. 085720282xxx AMIROH-Rois Sejahterakan Pemalang dengan Hati nuranimu. (2 SMS) 085720949xxx AMIROH-Rois bisa Sejahterakan Pemalang. 085720949xxx AMIROH-Rois pasangan yang bias Sejahterakan Pemalang dengan Hati nuranimu. 085720949xxx AMIROH-Rois pokoke pas untuk Pemalang sejahtera. 085720949xxx

Cocok untuk Membangun Pemalang SORIHIN-Iis pasangan yang cocok untuk bangun Pemalang. 081902657xxx

PEMALANG – Truk bemuatan kacang Rabu (21/4) sekitar pukul 15.00 WIB terguling di jalan pantura, tepatnya di Depan Makam Pagaran Pemalang, akibat bak truk lepas dari casisnya. Dalam peristiwa kecelakaan tersebut tidak memakan korban jiwa, namun membuat di lokasi kejadian menjadi macet. Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun Radar menyebutkan, peristiwa kecelakaan yang terjadi di jalan pantura dekat Makam Pagaran itu terjadi ketika 1 unit truk bernopol K 1347 RC dengan bermuatan kacang dari Kudus arah timur menuju ke Jakarta. Tiba-tiba truk saat melintasi jalan tersebut terguling, akibat bak truk lepas dari casisinya. Kecelakaan itu diduga akibat kondisi bak truk yang sudah rapuh, sehingga saat truk itu melintasi jalan sedikit membelok. Bak truk yang dipenuhi dengan muatan kacang seberat 4 ton tidak mampu menahan beban muatannya. Sehingga terjadi oleng ke selatan jalan dan bak itu terguling akibat lepas dari casisnya. Sutrisno (28), sopir truk warga Kabupaten Kudus Pasuruan Lor menuturkan, kejadian kecelakaan yang dialaminya akibat bak truk yang dikemudikan lepas dari casisnya disebabkan karena kondisi bak truknya mengalami rapuh. ’’Saat membelok, tiba-tiba truk oleng dan bak truk lepas dari casisnya akibat terguling,’’ katanya kepada Radar. Sementara, sejumlah petugas Polisi Lalulintas Polres Pemalang untuk menghindaari terjadi kemacetan di jalan pantura mereka segera melakukan pengamanan dan pengaturan lalulintas. Kemacetan sebelumnya sempat terjadi, namun akhirnya dapat diatasi dengan baik dan laju kendaran bisa berjalan normal kembali. (mg1)

Diskoperindag Mantapkan Pengelolaan... dari halaman 9 kepada Radar mengatakan, AMT digelar untuk memberikan dorongan dan semangat bagi pengelola koperasi baru. Yakni, mereka yang telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT), sebagai bentuk laporan pertanggungjawaban periodik tahunan. ’’AMT diselenggarakan untuk memberikan semangat bagi pengelola koperasi yang baru,” terang dia. Dijelaskannya, AMT yang

diadakan secara rutin setiap tahun tersebut bertujuan, selain untuk memberikan semangat pengelola baru, juga untuk memberikan pencerahan berbagai hal yang menyangkut pengelolaan koperasi. Materi tersebut mulai dasardasar kepemimpinan, keorganisasian, hingga materi mengenai manajemen koperasi. Peserta AMT yang diselenggarakan kali pertama di tahun 2010, lanjut Bambang, diikuti 20 peserta yang merupakan perwakilan dari masing-masing

koperasi. Untuk trainer, pihaknya mengundang pelatih langsung dari Badan Diklat Provinsi Jawa Tengah. Diharapkan, melalui AMT ke depan pengelola koperasi yang baru lebih mantap dalam menjalankan roda organisasi koperasi, karena sudah mendapatkan ’pencerahan’ secara langsung dari ahlinya. ’’Peserta diberikan pemahaman bagaimana seharusnya menjalankan koperasi, termasuk ketika menghadapi sebuah masalah,” ujar Bambang. (cw2)

Dewan Perlu Etika Berdemokrasi dari halaman 9 yang belum bisa menerapkan etika berdemokrasi yang baik. ’’Yang namanya rapat internal biasanya bersifat tertutup, oleh karena itu siapapun orangnya atau anggota dewan dari manapun harus bisa menjaga hasil keputusan rapat. Dan etika hasil keputusan rapat itu untuk tidak disampaikan keluar atau kepada publik,” jelas Muntoha kepada Radar kemarin (21/4). Keprihatinan Muntoha sendiri muncul setelah pihaknya melihat anggota dewan seakan bebas berpendapat dengan membebarkan hasil keputusan rapat internal dewan yang bersifat tertutup termasuk dalam menceritakan proses pembahasannya. Sehingga muncul rasa suka dan tidak suka kepada dewan yang berbeda pendapat, meskipun hasilnya telah disepakati bersama. Belakangan, munculnya pendapat antaranggota dewan

yang saling menyoroti kinerja anggota dewan. Seperti yang terjadi di Komisi B dalam rapat internal, yang mestinya juga harus dijaga dengan baik. Tidak bebas disampaikan di luaran yang tidak pada tempatnya. Sehingga, lanjutnya, bagi anggota dewan yang sebelumnya punya latar belakang pengusaha kontruksi sering menjadi sasaran sorotan dewan lainnya, karena masalah proyek. ’’Jika ada sorotan kepada anggota dewan dapat proyek, itu sudah hal yang wajar dan sudah biasa. Apalagi jika anggota dewan yang bersangkutan sebelumnya punya background pengusaha konstruksi,” tandasnya. Namun demikian, lanjut Muntoha, tidak cukup alasan jika sorotan itu ditunjukan kepada anggota dewan tersebut, jika anggota dewan itu tidak secara langsung bermain dalam soal proyek.

Dia menjelaskan, biasanya yang terjadi bukan anggota dewan yang bersangkutan melainkan pihak lain. Misalnya, adiknya, kakaknya, atau istrinya jika anggota dewan itu lakilaki, dan sebaliknya jika anggota dewannya perempuan bisa juga suaminya. Hal itu, menurutnya, wajar. Asalkan dalam mengikuti kegiatan proyek itu sesuai prosedur. ’’Karena anggota dewan berdasarkan kode etik tidak diperbolehkan untuk bermain atau menjalankan profesi usaha itu dalam kegiatan proyek. Namun demikian, anggota dewan yang bersangkutan tetap saja menjadi sorotan,” paparnya. Oleh karena itu, Muntoha berharap kepada anggota dewan untuk berhati-hati dan untuk tidak ikut bermain proyek. Karena jika nyata-nyata melakukannya, maka tidak luput dari sorotan semua pihak. (mg1)

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

TERGULING – Bak truk dengan muatan kacang masih terguling di ruas jalan pantura akibat lepas dari casisnya.

Puluhan Peserta Mulai Jalani Seleksi PPS dari halaman 9 Dikatakannya, rangkaian seleksi yang harus dilalui pendaftar meliputi tes administrasi, tes tertulis, dan tes wawancara. Di berbagai tahapan seleksi dilaksanakan sesuai dengan aturan perekrutan PPS dari Kantor Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pemalang. Pengawas jalannya pelaksanaan seleksi, lanjut Turahno, pihaknya memaksimalkan ang-

gota PPK Petarukan. Yakni, sesuai dengan kewenangan yang diberikan KPU Pemalang, dalam membantu perekrutan anggota PPS. Selepas mengikuti seleksi, nantinya 78 peserta tersebut akan menunggu hasil pengumuman yang menurut rencana akan dilaksanakan pada 25 April 2010 mendatang. ’’Tidak ada titip-titipan. Siapa yang mampu mengerjakan tahapan tes, ya mereka yang akan

lolos,” tegas Turahno. Sementara, Sekcam Petarukan Herry Espe kepada Radar mengatakan, sistem perekrutan secara fair. Semua tahapan seleksi dilaksanakan secara transparan dan diketahui oleh semua peserta. Sehingga tidak ada jalur belakang siapa yang akan diterima menjadi anggota PPS dan siapa yang tidak. Karena semuanya dikembalikan kepada peserta, apakah mereka mampu me-

nyelesaikan seluruh tahapan tes secara baik dan benar. ’’Kalau tidak memahami, tidak menguasai, ya tidak diterima,” imbuhnya. Meski begitu, Herry tidak serta merta turut campur karena semua kebijakannya ada ditangan PPK Petarukan. Pihaknya hanya menghimbau dan mengajak kepada seluruh komponen agar turut berpartisipasi mensukseskan Pemilu-Kada Pemalang. (cw2)

Deposan Gerudug Koperasi dari halaman 9 rang tak bisa dicairkan,” ungkap dia. Nasabah lainnya juga benasib sama seperti Muinah seorang pedagang asal Kelurahan Bojongbata, Kecamatan Pemalang. ’’Saya mendepositokan uang sebesar Rp 2 juta untuk tiga bulan, jatuh tempo pada Januari mau saya ambil lagi untuk modal dagang, tapi koperasinya tutup dan sampai sekarang uang saya belum bisa saya cairkan,” ujarnya. Koperasi, lanjut dia, tutup sejak September 2009. Meski demikian, karyawan masih menerima tabungan dari masyarakat dua

hari sebelum berhenti beroperasi. Sementara, salah satu keluarga Bambang Eko Widodo, Heri mengatakan, dirinya maupun anggota keluarga yang lain sudah lama tidak bertemu dengan Eko. Manajer ini selalu bepergian sehingga keluarga tidak tahu menahu bagaimana berjalannya koperasi serta permasalahan yang melingkupinya. ’’Tahu-tahu banyak orang mendatangi kantor koperasi yang bangunannya adalah milik ibu saya dan dikontrakkan ke Eko,” tandasnya. Kapolres Pemalang AKBP Burhanudin SIK melalui Kapolsek Taman AKP Utomo SH

mengemukakan, saat dirinya mendatangi lokasi situasi sudah tidak memungkinkan untuk dilakukan pembicaraan penyelesaian antara anggota koperasi, nasabah, deposan dengan manajer. ’’Kami akhirnya membawa manajernya ke Polsek untuk diamankan dan selanjutnya diserahkan ke Polres,”ungkapnya. Di Mapolres Bambang saat dikonfirmasi mengemukakan, banyaknya deposito maupun tabungan yang tidak dapat dicairkan adalah karena permodalan koperasi yang dikelolanya tidak beres. ’’Banyak kredit fiktif dan berakibat macet, jumlahnya

mencapai Rp 800 juta,” kata dia. Timbulnya kredit fiktif kata dia karena ulah oknum-oknum karyawannya. Koperasi yang anggotanya mencapai 500 orang lebih itu jumlah karyawannya semula mencapai 30 orang. Seiring permasalahan yang membelitnya, jumlah karyawan semakin berkurang hanya sepuluh orang. Hingga kemarin siang masih banyak orang yang berkerumun di kantor koperasi, beberapa dari mereka bahkan ada yang berasal dari Randudongkal. Sayangnya, di Mapolres belum ada satupun nasabah maupun anggota koperasi yang melapor karena merasa menjadi korban dari manajer koperasi ini. (ali)

Pimpinan Dewan Minta Maaf dari halaman 9 Waluyo AT sebelumnya berlangsung cukup lancar. Dalam proses pemilihan, ada 7 kandidat perwakilan dari masingmasing fraksi, yaitu Sutono BA (FPDIP), Drs Masrukhin Ahmadi (FPG) Suristo (FKB), Khodori SAg (FP3), Drs H Wahyudi (FAIR), Sumari SPdI (F-PKS), dan Wijo Purnomo (FPD). Setelah dilakukan pemilihan secara langsung dengan mekanisme satu orang anggota dapat memilih lima nama kandidat, akhirnya terpilih lima nama yang berhasil memperoleh suara terbanyak. 2 di antaranya tereliminasi karena hanya mampu menduduki urutan 6 dan 7, yaitu Drs H Wahyudi dengan 22 suara dan Sumari SPdi 15 suara. Suara terbanyak diraih oleh Sutono BA dengan mengantongi 45 suara, disusul 4 kandidat lainya. Setelah terpilihnya 5 orang kandidat dinyatakan sebagai calon anggota BK, dan 2 orang

PERTAMA DI DUNIA, Jadikan Ponsel anda MESIN ATM pribadi, untuk segala jenis transaksi, Bukan MLM dan bukan Money Game. http:// www. k a r t u p u l s a . c o m / 2234561589 Hub. 0284-5803000 SMS: 0813 2687 3333.

kandidat yang terelimiansi oleh pimpinan dewan direkomendasikan untuk bisa mengisi alat kelangkapan dewan lainnya, yaitu Badan Legislatif (Baleg). Hanya saja, karena rekemondasi tersebut dinilai oleh ketua FPKS tidak sesuai dengan rancangan keputusan dewan, maka Ikmaludin Aziz selaku pimpinan fraksi merasa keberatan untuk bisa menempatkan Sumari di Baleg. Ini karena sudah terlalu banyak jabatan yang harus diemban Sumari. Selain itu, menurutnya, rekomendasi pimpinan dewan juga tidak sesuai dengan hasil keputusan pimpinan dewan ada dalam bentuk rancangan keputusan sebelumnya. ’’Sangat tidak mungkin jika FPKS harus menempatkan personelnya dengan banyak jabatan,” kata Ikmuludin di hadapan pimpinan rapat. MOHON MAAF

Sementara, Ketua DPRD Kabupaten Pemalang Waluyo AT sebagai pimpinan rapat dalam kesempatan itu mencoba untuk memberikan pemahaman. Pihaknya juga menyerahan kepada fraksi yang bersangkutan yang memiliki kewenangan penuh terkait penempatan anggota fraksi untuk bisa duduk dalam alat kelengkapan dewan. ’’Kami tidak ikut interfensi jika keberatan untuk menempatkan salah satu anggotanya untuk duduk di Baleg. Itu kewenangan ada fraksi masingmasing,” tandas Waluyo. Namun, Ikmaludin tetap saja masih belum bisa menerima, bahkan terus membahasan persoalan itu. Dengan persoalan itu, pimpinan rapat akhirnya memberikan kesempatan kepada Wakil Ketua DPRD Muntoha SH MHum untuk bisa memberikan penjelasan. Sementara, Ikmaludin yang tetap saja ngotot. Akhirnya,

Muntoha terpancing dan mengelurkan kata kurang bijaknya kepada Ikmaludin. Sehingga membuat suasana semakin tegang dan memanas. Melihat suasana rapat yang kurang kondisif, Waluyo dengan cepat langsung mengambil alih dan memohon maaf kepada Iklmaludin atas kesalahan pimpinan dewan. ’’Kami atas nama pimpinan dewan mohon maaf, apabila ada kesalahan oleh pimpinan dewan,” ujar Waluyo. Permohonan maaf ketua Dewan itu langsung disambut tepuk tangan oleh semua peserta rapat paripurna. Suasana rapat kembali jernih dan pimpinan rapat meminta kepada sekretaris dewan (sekwan) untuk bisa membacakan rancangan keputusan dewan, setelah dimintakan oleh Ikmaludin Aziz, harapanya agar semua jelas soal rancangan keputusan dewan tesebut. (agus sutikno)


CMYK

RADAR SLAWI

BERLANGGANAN (0283) 340 900 / SMS ke 0815.5643.6843

KAMIS, 22 APRIL 2010

Melihat Produksi Teri Nasi Munjung Agung

RSI PKU Muhammadiyah Kab.Tegal

TEMBUS SAMPAI

0283-3448131

BALANE NYONG Tolak Pembangunan Kebun Raja Trade Area RENCANA pembangunan Kebun Raja Trade Area yang akan dilakukan di Desa Ujungrusi Kecamatan Adiwerna ditolak anggota DPRD dari Fraksi PKS. Pembangunan yang akan memakan sebagian halaman sekolah tersebut dianggap tidak mengedepankan unsur kebersihan lingkungan dan tata ruang yang ada. DOK.RATEG Menurut Amirudin Amirudin Jamal Jamal, anggota Fraksi PKS, mengaku sesuai rencana Kepala Desa Ujungrusi akan membangun Kebun Raja Trade Area di sekitar pertigaan Ujungrusi arah Slawi. Pembangunan tersebut sesuai informasi akan memakan sebagian lahan halaman SDN 1 Ujungrusi, SDN 2 Ujungrusi dan halaman Sanggar Kegiatan Belajar (SKB). Mendengar informasi tersebut, maka pihaknya secara tegas menolak rencana tersebut. Apalagi akan memanfaatkan sebagian halaman sekolah, maka dipastikan akan mengganggu proses belajar-mengajar di sekolah tersebut.

MANCA NEGARA AKTIFITAS penduduk warga Desa Munjung Agung Kecamatan Kramat yang berada di sekitar TPI saat ini terus berlangsung. Bahkan kini produksi teri nasi Munjung Agung itu sudah dikirim hingga ke manca Negara, seperti Amerika dan Jepang. Namun Pemkab Tegal dinilai masih

kurang perhatian atas nasib para nelayan teri nasi yang ada di Munjung Agung. Khususnya dalam pembenahan sistem distribusi, yang masih banyak kendalanya. Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Tegal Warnadi

Rabu (21/4) kemarin mengatakan bahwa sebenarnya perajin teri nasi Munjung Agung ke hal 15 kol 1

ke hal 15 kol 1

KIYE LIKUH...

DIALOG - Camat Kramat Berlian Aji bersama dengan Ketua HNSI Warnadi tengah berdialog bersama dengan nelayan dan perajin teri nasi di Desa Munjung Agung Kramat. AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

Belum Lama Diresmikan, Sudah Jebol AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

FOTO BERSAMA - Anak-anak TK Pembina Procot Slawi berfoto bersama petugas Satlantas Polres Slawi saat kunjungan.

Polres Gelar Polsanak SLAWI - Dalam rangka menumbuhkan disiplin berlalu lintas sejak dini, SatLantas Polres Tegal untuk kesekian kalinya mengadakan kegiatan Polsanak (Polisi Sahabat Anak). Adapun materi yang diberikan kepada anakanak TK Bhayangkari adalah tentang peraturan Lalu Lintas dan menanamkan sikap disiplin yang baik pada saat di jalan raya. “Polisi Sahabat Anak ini diharapkan adalah langkah awal menekan maupun mengurangi terjadinya lakalantas kelak dikemudian hari. Sebab penanaman dan pengenalan ramburambur lalu lintas secara langsung terhadap anak usia dini, bisa menjadikan anak tahu, mana yang salah dan yang benar saat berada di jalan raya. Tak pelak, saat ini terkadang banyak anak yang kerap kali menegur orang tuanya yang melanggar lalulintas,” terang Kasat Lantas Polres Tegal AKP Yuliantoro melalui didampingi Paur Dikyasa Brigadir Suwito, kemarin. ke hal 15 kol 4

HARI KARTINI

Hasil Sidak ke Puskesmas Kesamiran TARUB - Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal Rabu (21/4) kemarin, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Puskesmas Kesamiran Tarub. Sidak dalam rangka menindaklanjuti pengaduan warga tersebut dipimpin langsung Wakil Ketua Komisi IV dr Budi Sutrisno. Dari hasil sidak tersebut, ternyata laporan dan pengaduan warga tersebut benar. Yakni atap Puskesmas Kesamiran yang baru diresmikan tersebut ternyata

sudah jebol. Kondisi ini tentu saja dipertanyakan anggota Komisi IV yang dating melihat langsung. “Sidak ke Puskemas ini, untuk mengatahui kondisi di lapangan terkait pengaduan warga dan pasien,” ujar anggota Komisi IV H Zaenal Abidin, kepada Radar Rabu (21/4) kemarin. Dari hasil sidak di lapangan, menurut Abidin, kerusakan atap di sejumlah ruangan Puskesmas patut dikeluhkan warga maupun pasien. Pasalnya kondisi itu sedikit banyaknya sudah menggangu aktivitas pelayanan puskemas. “Kalau dilihat di lapangan secara langsung, pengaduan dari warga memang patut dibenarkan. Karena kondisinya sangat meng-

ganggu pelayanan puskemas,” katanya. Hal senada diungkapkan anggota yang lain, Niko Prakoso, yang menilai kondisi kerusakan Puskesmas Kesamiran itu sangat mengganggu pelayanan kesehatan. Untuk itu, instansi terkait harus sesegera mungkin mengangani kerusakan ini. “Saya minta instansi terkait segera memperbaiki kondisi ini. Sebab sudah sangat menganggu,” timpalnya. Memperbaiki dengan cepat, tepat dan akurat, lanjut Niko, adalah solusi terbaik untuk mengatasi segala kendala yang ada. Agar warga yang hendak berobat tidak merasa terganggu, begitu ke hal 15 kol 4

Buruh Tani Saling Pukul

PKK Dukuhwaru Adakan Lomba Paduan Suara

Gara-gara Rebutan Lahan TARUB - Perkelahian antar buruh tani membuat warga Desa Bulakwaru Kecamatan Tarub ketakutan. Pasalnya sejumlah buruh tani yang saat itu sedang panen padi, dikejutkan dengan keributan antar buruh tani itu sendiri. Ketkukan warga dan buruh tani itu lantaran mereka membawa arit, yang saat itu untuk memanen padi. Namun sebelum keributan bertambah parah, aksi itu berhasil diredam aparat kepolisian dari Polsek Kramat. Kapolsek Tarub AKP Supratke hal 15 kol 4

YANVERA/RADAR SLAWI

SIDAK - Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal sidak Puskesmas Kesamiran Kecamatan Tarub.

FTAKHUR ROHMAN/RADAR SLAWI

BERDAMAI – Dua orang buruh tani yang sempat berkelahi, akhirnya berdamai di hadapan petugas Polsek Tarub.

DUKUHWARU - Peringatan Hari Kartini ke-131 di Desa Dukuhwaru berbeda dengan desadesa lainya. Di desa ini tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Dukuhwaru mengadakan lomba paduan suara. Dalam acara itu juga diberikan doorprize, sehingga antusiasme masyarkat cukup tinggi untuk berbondong-bondong menyaksikan lomba paduan suara tersebut. Dalam sambutanya, Ketua Tim Penggerak PKK Desa Dukuhwaru

Endang Setyastuti SE, yang juga Kabag Humas Pemkab Brebes mengatakan, sebagai perempuan Indonesia patut berterima kasih dan bersyukur karena Tuhan telah menciptakan sosok Kartini. Menurutnya, Kartini adalah pendobrak belenggu kebebasan kaum hawa pada masa penjajahan. “Sehingga hasilnya bisa dinikmati seperti sekarang ini, dan sebagai kader PKK harus juga menempa diri, mengembangkan potensi yang dimiliki serta menamke hal 15 kol 4

Melihat Pelaksanaan Peringatan HUT Kartini ke-131 AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

FOTO BERSAMA – Sejumlah peserta lomba bergaya ala RA Katini foto bersama Camat Kramat Berlian Aji.

Gelar Lomba Ala RA Kartini KRAMAT - Guna mengenang jasa Kartini yang diperingati setiap tanggal 21 April, masyarakat di Kecamatan Kramat, Rabu (21/4) kemarin menggelar fashion show. Acara yang digelar di pendopo kecamatan itu bertajuk bergaya ala RA Kartini. Lomba yang diikuti oleh kaum hawa tersebut semuanya berdandan ala RA Kartini, termasuk pakaian yang dikenakan serta kebaya dan rambut yang ditata bersanggul. Ketua Paguyuban Putri Berlian, Neneng Waluyo yang mengadakan acara gelar lomba ala Kartini kemarin mengatakan bahwa acara yang dihadirkan dengan peserta para perias pengantin, termasuk sejumlah ibu-ibu PKK se Kecamatan Kramat ini dilakukan guna mengenang jasa Kartini. ke hal 15 kol 1

Kaum Laki-Laki Turut Ramaikan Peringatan Kartini Dalam rangka HUT Kartini setiap tanggal 21 April, Kantor Kecamatan Dukuhturi bersama dengan PKK menyelenggarakan lomba memasak nasi goreng. dalam pelaksanaannya, lomba ini tidak hanya diikuti kaum perempuan, beberapa kaum laki-laki juga ikut andil dalam lomba memasak nasi goreng tersebut. Bagaimana kemeriahannya? LAPORAN: HARVIYANTO UNTUK ikut meramaikan keme-

riahan HUT Kartini ke-131, Kantor Kecamatan Dukuhturi, Rabu (21/ 4) kemarin mengadakan lomba memasak nasi goreng. Lomba tersebut dilaksanakan di aula Kantor Kecamatan setempat dengan melibatkan beberapa instansi pemerintah di wilayah Kecamatan Dukuhturi. Meski dilakukan secara sederhana, namun kemeriahannya tidak kalah dengan peringatan yang diadakan di tingkat kabupaten. Ini lantaran, dalam lomba memasak nasi goreng, tidak hanya melibatkan kaum perempuan saja, beberapa kaum laki-laki juga ikut ambil bagian dalam lomba tersebut. Camat Dukuhturi melalui Sekretaris Camat, Elliya Hidayah kepada Radar mengaku, sebagai wujud

penghormatan terhadap pahlawan emansipasi wanita, pihaknya berusaha memperingati hari Kartini tengan mengadakan lomba memasak nasi goreng. Sesuai rencana awal, lomba tersebut akan diikuti oleh 30 peserta, namun pada pelaksanaannya hanya 24 peserta yang hadir. “Untuk peserta memang melibatkan Kepala Desa, Kepala UPTD, Kasubag dan Kepala Seksi instansi pemerintah yang ada di wilayah Kecamatan Dukuhturi,” terangnya. Diakui, kegiatan tersebut dilaksanakan untuk bisa menumbuhkan semangat kebersamaan. Diharapkan dengan adanya kegiatan tersebut, ke depan bisa meningke hal 15 kol 1

HARVIYANTO/RADAR SLAWI

MENYERAHKAN - Sekcam Dukuhturi Elliyah Hidayah saat menyerahkan hadiah kepada salah satu pemenang lomba memasak nasi goreng.


PEMALANG

KAMIS 22 APRIL 2010

15

RADAR TEGAL

Deposan Gerudug Koperasi Tak Cair Saat Jatuh Tempo PEMALANG - Sejumlah deposan, nasabah, dan anggota Koperasi Simpan Pinjam (Kospin) Darul Falah menggerudug kantor koperasi. Mereka menuntut uang mereka yang didepositokan maupun ditabungkan untuk dikembalikan Rabu (21/4). Para deposan ini mengaku tanggal jatuh tempo depositonya sudah habis dan berniat mengambil untuk keperluan yang lain. Ditambah lagi dengan kondisi koperasi yang sudah tidak beroperasi kembali. Polisi mengamankan manajer koperasi untuk menghindari hal-hal yang menjurus ke anarkis. Informasi yang dihimpun di sekitar kantor koperasi di Jalan Piere Tendean No. 40 Taman, Pemalang, mereka mulai mendatangi kantor koperasi sejak pukul 09.00 WIB. Manajer Koperasi Bambang Eko Widodo sempat menemui beberapa dari mereka, namun karena situasi semakin tidak menentu, manajer ini akhirnya diamankan petugas Polsek Taman. Deposan dan anggoat koperasi ini masih menunggui kantor tersebut meskipun dipasang pengumuman kalau manajer koperasi diamankan di Polres Pemalang. Salah satu deposan, Ny Nasihin mengatakan, dirinya men-

depositokan uangnya selama tiga bulan di koperasi tersebut. ’’Jatuh temponya sudah habis sejak Desember 2010. Kami berniat mengambilnya sekaligus untuk mendapatkan bunga deposito 12 persen satu periode, namun sampai sekaang tak bisa dicairkan,” ungkap dia. Nasabah lainnya juga bernasib sama seperti Muinah seorang pedagang asal Kelurahan Bojongbata, Kecamatan Pemalang. ’’Saya mendepositokan uang sebesar Rp 2 juta untuk tiga bulan, jatuh tempo pada Januari mau saya ambil lagi untuk modal dagang, tapi koperasinya tutup dan sampai sekarang uang saya belum bisa saya cairkan,” ujarnya. Koperasi, lanjut dia, tutup sejak September 2009. Meski demikian, karyawan masih menerima tabungan dari masyarakat dua hari sebelum berhenti beroperasi. Sementara, salah satu keluarga Bambang Eko Widodo, Heri mengatakan, dirinya maupun anggota keluarga yang lain sudah lama tidak bertemu dengan Eko. Manajer ini selalu bepergian sehingga keluarga tidak tahu menahu bagaimana berjalannya koperasi serta permasalahan yang melingkupinya. ’’Tahu-tahu banyak orang mendatangi kantor koperasi yang bangunannya adalah milik ibu saya dan dikontrakkan ke Eko,” tandasnya. Kapolres Pemalang AKBP

Burhanudin SIK melalui Kapolsek Taman AKP Utomo SH mengemukakan, saat dirinya mendatangi lokasi situasi sudah tidak memungkinkan untuk dilakukan pembicaraan penyelesaian antara anggota koperasi, nasabah, deposan dengan manajer. ’’Kami akhirnya membawa manajernya ke Polsek untuk diamankan dan selanjutnya diserahkan ke Polres,”ungkapnya. Di Mapolres Bambang saat dikonfirmasi mengemukakan, banyaknya deposito maupun tabungan yang tidak dapat dicairkan adalah karena permodalan koperasi yang dikelolanya tidak beres. ’’Banyak kredit fiktif dan berakibat macet, jumlahnya mencapai Rp 800 juta,” kata dia. Timbulnya kredit fiktif kata dia karena ulah oknum-oknum karyawannya. Koperasi yang anggotanya mencapai 500 orang lebih itu jumlah karyawannya semula mencapai 30 orang. Seiring permasalahan yang membelitnya, jumlah karyawan semakin berkurang hanya sepuluh orang. Hingga kemarin siang masih banyak orang yang berkerumun di kantor koperasi, beberapa dari mereka bahkan ada yang berasal dari Randudongkal. Sayangnya, di Mapolres belum ada satupun nasabah maupun anggota koperasi yang melapor karena merasa menjadi korban dari manajer koperasi ini. (ali)

Kaum Laki-laki Ramaikan... dari halaman 9 katkan kerja sama yang baik antar lembaga. Di samping juga untuk menumbuhkan partisipasi. Sebagai tim juri dalam ke-

giatan tersebut, panitia menghadirkan dari Puskesmas, dokter, perwakilan PKK dan perwakilan Kecamatan. “Secara khusus penilaian dilakukan terhadap keseimbangan gizi pada masakannya,” katanya.

Dalam lomba tersebut, berhasil meraih juara pertama adalah Kasubag Keuangan Kecamatan Dukuhturi dan disusul Kepala Desa Sutapranan dan UPT Puskesmas Desa Kupu. (cw3)

Tolak Pembangunan Kebun Raja ... dari halaman 9 Tidak hanya itu, dengan munculnya Kebun Raja Trade Area, maka dipastikan akan menyebabkan lingkungan sekolah menjadi kotor. “Apalagi SDN 1 Ujungrusi saat ini sedang diprogramkan menjadi Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI), seharusnya kepala desa setempat bisa ikut membantu program sekolah tersebut,” tukasnya. Disamping itu, tambahnya,

selama ini rencana pembangunan Kebun Raja Trade Area tersebut belum disosialisasikan kepada warga. Bahkan kepala desa juga tidak melibatkan perangkat desa. “Melihat kenyataan tersebut, saya melihat program tersebut terlalu dipaksakan, bahkan terlihat ada kepentingan sepihak terhadap rencana pembangunan Kebun Raja Trade Area tersebut,” tambahnya. Diakui, untuk mengupayakan peningkatan ekonomi Desa Ujungrusi, seharusnya peme-

rintah desa lebih memfokuskan terhadap pembangunan semacan Pujasera yang menawarkan berbagai macam hasil kerajinan warga sekitar. “Bukan malah memabangun Kebun Raja Trade Area, yang notabene pedagang yang ada di sekitar lokasi tersebut bukan merupakan warga desa Ujungrusi. Apalagi menurut informasi, kios yang ditawarkan harganya sangat tinggi, ini tidak memungkinkan bisa dijangkau oleh pedagang desa sekitar,” bebernya. (cw3)

Gelar Lomba Ala RA Kartini dari halaman 9 “Dalam kriteria lomba bergaya ala Kartini di antaranya peserta wajib menggunakan kain kebaya, rambut disanggul Jawa, termasuk legak-legok dalam berjalan pun tim juri akan melakukan penilaiannya,” katanya. Menurutnya, jumlah peserta yang ikut dalam lomba bergaya ala Kartini berjumlah 40 orang yang semuanya warga Kramat. “Sebenarnya kegiatan lomba bertajuk Kartini atau menggunakan baju kebaya sudah sering kali kami adakan. Namun acara tersebut digelar pada saat momen tertentu di antaranya

seperti pada hari Ibu, dan hari besar lainnya yang memang membutuhkan tata rias pengantin. Sebab di Kecamatan Kramat dan mungkin hanya satu-satunya yang sudah memiliki Paguyuban Tata Rias Pengantin dengan nama Paguyuban Putri Berlian dengan penasehat Ibu Puji dan Pelindung Berlian Aji atau pak Camat,” jelas Neneng. Ditambahkan, acara yang digelar ini merupakan salah satu untuk mengenang jasa RA Kartini yang bisa mewujudkan akan emansipasi wanita. Sehingga kaum hawa dalam keseharian melakukan aktifitasnya

pun kini hampir sama. “Salah satu di antaranya adanya pegawai perempuan, tukang becak dan sopir angkot maupun taksi yang kini kaun perempuan juga sudah banyak yang melakukan aktivitas ini. Namun, emansipasi wanita jangan disalahtafsirkan dalam kehidupan rumah tangga,” jelasnya. Yakni adanya suami yang terkadang bisa memiliki istri lebih dari satu. Dan hal ini tidak bisa bagi kaum hawa. Jadi, emansipasi wanita juga ada batas-batas yang memang tidak harus dilakukan oleh perempuan untuk menjalaninya. (gus)

Tembus Sampai Manca Negara dari halaman 9 diberikan pendamping maupun sarana pendistribusian yang jelas, maka potensi ini akan sangat baik. Sebab teri nasi olahan warga bisa tembus ke negara seperti Amerika, Korea, dan Jepang. “Lantaran melalui banyak tangan, maka harga teri nasi yang dijual nelayan Munjung Agung hanya berkisar Rp 60 ribu-100 ribu per kg, padahal bias lebih kalau dijual langsung ke konsumen. Tergantung dari jenis ikan teri itu sendiri. Sebab jenis ikan teri juga berbagai macam, termasuk dari kualitas ikan teri itu sendiri,” terangnya. Ditamnbahkan Warnadi, beberapa jenis teri nasi yang diproduksi itu diantaranya jenis teri nasi super, teri nasi Medan, dan teri nasi Samarinda. Namun dari jenis teri ini yang berkualitas bagus adalah jenis teri nasi super. Pada bentuk teri nasi ini, warnanya juga putih bersih. Termasuk bentuk ikan teri itu sendiri

yang berbentuk lempengan lurus belum ada perutnya. “Bila dilihat pada penghasilan sejumlah nelayan Munjung Agung saat mendapatkan hasil banyak, teri nasi yang didapat bisa mencapai 300-500 kg. Sedangkan hasil tangkapan ini juga hampir semuanya langsung dikirim ke Jakarta. Setelah berada di Jakarta, ikan teri nasi super ini juga langsung diekspor ke negara-negara besar tersebut. Diantaranya Amerika, Korea, dan Jepang. Di negara tersebut, harga ikan teri hasil olahan nelayan kami bisa tembus dengan harga Rp 500-900 ribu per kg,” jelas Warnadi. Kendati demikian, imbuh Warnadi, lantaran perajin teri nasi ini berada di daerah maka jangkauan dan jaringan untuk bisa langsung menuju negara besar tersebut sangatlah susah. Belum adanya bantuan Pemkab yang ikut memberikan pendampingan maupun proses pendistribusiannya. Padahal teri nasi di Munjung Agung ini sudah merupakan lahan untuk bisa

mengenalkan diri akan teri nasi wilayah setempat. Sementara Camat Kramat Berlian Aji yang ikut hadir dalam peninjauan perajin teri nasi juga mengaku kalau teri nasi yang tengah dijemur juga rasanya sudah enak. Padahal teri nasi yang baru diolah dengan direbus dan diberi garam saja sudah muncul rasa yang nikmat. “Hmmmm,, enak juga ya teri nasi ini. Padahal teri nasi super ini belum dimasak dan diberi bumbu,” katanya. Sedangkan mengenai sulitnya pendistribusian ke manca negara, Berlian juga mengaku akan berusaha untuk mencari jaringan agar nelayan dan perajin teri nasi di Munjung Agung bisa menikmati banyak akan aktivitas mereka seharihari. “Kami akan mencoba mencari informasi termasuk untuk menggandeng pebisnis agar bisa memberikan jalan para nelayan sini untuk bisa maju dengan teri nasinya,” pungkasnya. (agus wibowo)

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

MEMILIH – Seorang anggota DPRD Kabupaten Pemalang sedang memberikan hak suaranya dalam proses pemilihan anggota Badan Kehormatan (BK) DPRD kemarin (21/4).

Pimpinan Dewan Minta Maaf Ketegangan di Rapat Paripurna DPRD PEMALANG – Rapat paripurna DPRD Kabupaten Pemalang dalam agenda pembentukan dan penetapan alat kelengkapan dewan di gedung dewan setempat, Rabu (21/4) berlangsung tegang. Ketegangan itu terjadi ketika Ketua Fraksi PKS Ikmaludin Aziz SPd berulang kali mempertanyakan kepada pimpinan dewan terkait penempatan salah satu anggotanya yang tidak sesuai dengan keinginannya. Karena, menurutnya, anggota tersebut sudah terlalu banyak jabatan yang telah didudukinya dalam alat kelengkapan dewan. Sehingga dirasa tidak mungkin lagi untuk bisa bekerja dengan baik. Berdasarkan pantaun Radar, rapat paripurna pembentukan dan penetapan alat kelengkapan dewan sebelumnya diawali dengan agenda pemilihan anggota Badan Kehormatan (BK) DPRD. Acara rapat pemilhan yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Pemalang Waluyo AT sebelumnya ber-

langsung cukup lancar. Dalam proses pemilihan, ada 7 kandidat perwakilan dari masingmasing fraksi, yaitu Sutono BA (FPDIP), Drs Masrukhin Ahmadi (FPG) Suristo (FKB), Khodori SAg (FP3), Drs H Wahyudi (FAIR), Sumari SPdI (F-PKS), dan Wijo Purnomo (FPD). Setelah dilakukan pemilihan secara langsung dengan mekanisme satu orang anggota dapat memilih lima nama kandidat, akhirnya terpilih lima nama yang berhasil memperoleh suara terbanyak. 2 di antaranya tereliminasi karena hanya mampu menduduki urutan 6 dan 7, yaitu Drs H Wahyudi dengan 22 suara dan Sumari SPdi 15 suara. Suara terbanyak diraih oleh Sutono BA dengan mengantongi 45 suara, disusul 4 kandidat lainya. Setelah terpilihnya 5 orang kandidat dinyatakan sebagai calon anggota BK, dan 2 orang kandidat yang terelimiansi oleh pimpinan dewan direkomendasikan untuk bisa mengisi alat kelangkapan dewan lainnya, yaitu Badan Legislatif (Baleg). Hanya saja, karena rekemondasi tersebut dinilai oleh ketua FPKS tidak sesuai dengan rancangan keputusan dewan, maka Ikmaludin Aziz

selaku pimpinan fraksi merasa keberatan untuk bisa menempatkan Sumari di Baleg. Ini karena sudah terlalu banyak jabatan yang harus diemban Sumari. Selain itu, menurutnya, rekomendasi pimpinan dewan juga tidak sesuai dengan hasil keputusan pimpinan dewan ada dalam bentuk rancangan keputusan sebelumnya. ’’Sangat tidak mungkin jika FPKS harus menempatkan personelnya dengan banyak jabatan,” kata Ikmuludin di hadapan pimpinan rapat. MOHON MAAF Sementara, Ketua DPRD Kabupaten Pemalang Waluyo AT sebagai pimpinan rapat dalam kesempatan itu mencoba untuk memberikan pemahaman. Pihaknya juga menyerahan kepada fraksi yang bersangkutan yang memiliki kewenangan penuh terkait penempatan anggota fraksi untuk bisa duduk dalam alat kelengkapan dewan. ’’Kami tidak ikut interfensi jika keberatan untuk menempatkan salah satu anggotanya untuk duduk di Baleg. Itu kewenangan ada fraksi masingmasing,” tandas Waluyo. Namun, Ikmaludin tetap saja masih belum bisa menerima,

bahkan terus membahasan persoalan itu. Dengan persoalan itu, pimpinan rapat akhirnya memberikan kesempatan kepada Wakil Ketua DPRD Muntoha SH MHum untuk bisa memberikan penjelasan. Sementara, Ikmaludin yang tetap saja ngotot. Akhirnya, Muntoha terpancing dan mengelurkan kata kurang bijaknya kepada Ikmaludin. Sehingga membuat suasana semakin tegang dan memanas. Melihat suasana rapat yang kurang kondisif, Waluyo dengan cepat langsung mengambil alih dan memohon maaf kepada Iklmaludin atas kesalahan pimpinan dewan. ’’Kami atas nama pimpinan dewan mohon maaf, apabila ada kesalahan oleh pimpinan dewan,” ujar Waluyo. Permohonan maaf ketua Dewan itu langsung disambut tepuk tangan oleh semua peserta rapat paripurna. Suasana rapat kembali jernih dan pimpinan rapat meminta kepada sekretaris dewan (sekwan) untuk bisa membacakan rancangan keputusan dewan, setelah dimintakan oleh Ikmaludin Aziz, harapanya agar semua jelas soal rancangan keputusan dewan tesebut. (agus sutikno)

PKK Dukuhwaru Adakan Lomba Paduan Suara dari halaman 9 bah wawasan dengan meningkatkan ilmu pengetahuan dan ketrampilan di berbagai bidang,” paparnya. Menurut Endang, melalui momentum peringatan Hari Kartini ini berharap masyarakat Dukuhwaru pada khususnya, dan umumnya Kabupaten Tegal, akan muncul Kartini-kartini masa kini yang berpikiran maju, berpengatahuan luas, mandiri

namun tetap menonmorsatukan keharmonisan keluarga dan menghormati serta taat terhadap suami sebagai kepala rumah tangga. ”Saya berharap di Desa Dukuhwaru ini akan muncul Kartini-kartini masa kini dengan tetap menjaga keluarga,” tegasnya. Dikatakan Endang, pada Hari Kartini ini, di samping mengadakan lomba paduan suara tingkat desa yang diikuti 10 RW,

juga dibarengi dengan pemberian doorprize dan hiburan oleh penyanyi cilik dari warganya yang masih kelas 5 SD. Peringatan ini juga sebagai sebagai ajang silaturohmi yang diharapkan masyarakat Dukuhwaru, terlebih perempuanperempuanya mampu mencontohkan kepada perempuanperempuan lain untuk lebih bergairah maju dan tidak hanya sebagai teman di rumah, tapi juga bisa memberikan pember-

dayaan perempuan. “Perempuan jangan hanya sebagai konco wingking, tapi juga mampu memberikan pemberdayaan di lingkunganya,” katanya. Selain itu, tambahnya, dalam lomba paduan suara ini juga dalam rangka mencari bibit-bibit untuk dijadikan tim paduan suara tingkat desa, barangkali ada lomba-lomba dari tingkat kecamatan ataupun tingkat kabupaten. (mg2)

mengharapkan saat mereka tumbuh dewasa, sudah tahu bagaimana cara berlalu lintas dengan baik dan benar. “Kegiatan Polsanak, bagian program kemitraan dan penegakan citra santun serta ramah, dalam hal ini dengan anak-anak usia dini. Harapannya, sejak dini akan tertanam kesadaran akan keberadaan polisi. Juga untuk menghapus kesan angker jajaran kepolisian kepada anakanak. Sebab dalam kegiatan Polsanak, murid TK diberi pengenalan dini kepada oleh bapak polisi maupun Polwan,” ujaranya. “Mereka dikenalkan rambu-

rambu lalu lintas serta kegiatan bermain dengan alat peraga peralatan kerja kepolisian, seperti berkeliling dengan mobil patroli, pengenalan rambu lalu lintas dan sejenisnya.” Sementara Kepala Sekolah TK Pembina Procot Slawi Endang Tateki mengaku kalau kegiatan Polsanak salah satu kegiatan yang sangat mendidik untuk arah kedisiplinan saat berada di jalan. “Kami para guru jelas sangat senang, dengan kegiatan Polsanak yang memang merupakan media pendidikan kedisiplinan bagi anak-anak usia dini,” tandasnya. (gus)

Karena takut dipukul dan diancam, Tarjono langsung lari menuju Polsek Tarub untuk mencari keselamatan. “Beruntung Tarjono langsung lapor, makanya kami dari pihak Polsek langsung meluncur menuju tempat kejadian,” kata Supratman kepada Radar Rabu (21/4) kemarin. Sampai di lokasi kejadian, sejumlah warga yang ada di

tempat kejadian langsung dibawa ke polsek untuk dimintai keterangan. “Sesampainya di Polsek, kami coba menghentikan perkelahian itu untuk mencari perdamaian, dan akhirnya kedua orang tersebut dengan 3 orang saksi membuat pernyataan untuk tidak melakukanya lagi,” imbuhnya. (mg2)

Polres Gelar Polsanak dari halaman 9 Di sela-sela memberikan pengenalan rambu lalu lintas kepada anak-anak TK, Yuliantoro juga menjelaskan selain memberikan pembelajaran materi dan pengenalan rambu, anak-anak TK itu juga langsung diajak turun ke jalan melihat aktivitas lalulalang jalan raya. Fungsinya, mereka bisa menilai mana pengguna jalan yang salah, dan mana yang sudah benar mematuhi aturan berlalu lintas. “Sedangkan dalam pengenalan rambu lalu lintas, kami juga selingi dengan bernyanyi. Ini

dilakukan agar anak merasa betah dan tidak merasa bahwa sebenarnya mereka sedang belajar pengenalan ramburambu lalu lintas, karena keasikan dengan tampilan-tampilan animasi yang menggoda. Si anak juga akan tahu, bahwa Satlantas bukan hanya menilang saja, namun memang mitra masyarakat,” terangnya. Pengenalan rambu-rambu lalu lintas bersama anak-anak TK merupakan kegiatan yang sudah kesekian kalinya dilakukan di sejumlah TK di wilayah hukum Polres Tegal. Ini akan terus digalakan sebagai upaya langkah dari kepolisian, yang

Buruh Tani Saling Pukul dari halaman 9 man membenarkan kejadian perkelahian antar buruh tani tersebut. Menurutnya, keduanya sama-sama buruh tani dengan juragan yang sama. Untuk mendamaikan mereka, pihaknya bersama sejumlah anggota akhirnya turun langsung ke lokasi kejadian untuk melerai. Menurutnya, peristiswa itu

atas dasar laporan Tarjono (40) warga RT 32/RW 15 Desa Kedungbanteng. Kejadian itu pada pukul 10.00 WIB itu berawal dari rebutan lahan yang sedang dipanen dari juragan yang sama. Namun Tarjono tiba-tiba dipukul oleh samsuri (35) warga desa yang sama dari RT 33 RW 16 sambil mengacungkan aritnya temanya sendiri.

Belum Lama Diresmikan, Sudah Jebol dari halaman 9 pula sebaliknya, pihak Puskesmas bisa memberikan pelayanan prima kepada semua pasien. “Saya tidak mau menyalahkan salah satu pihak dari kondisi ini. Tapi saya meminta dengan sangat kepada instansi terkait untuk bertanggung jawab atas kondisi ini, artinya cepat memperbaikinya dengan anggaran yang ada,” tandasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV dr Budi Sutrisno menjelaskan pada dasarnya ada banyak faktor penyebab kerusakan atap di sejumlah ruangan puskesmas yang baru diresmikan itu. Tapi yang paling penting Dinas Kesehatan selaku pengguna anggaran cepat memperbaiki kondisi tersebut secepat mungkin. Karena langkah itu sangat dibutuhkan. “Saya minta Dinkes bisa langsung tanggap

dengan kondisi ini. Agar tidak menimbulkan polemik,” terangnya. Terpisah, Kasi Upaya Kesahatan Masyarakat (UKM) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal Muktar Mawardi menyatakan, penyebab utama kerusakan pada atap di ruangan Puskesmas Kesamiran adalah kebocoran genting yang tidak cepat ditangani. Sehingga lama kelamaan menjadi jebol.

“Penyebabnya genting jatuh menimpa eternit ruangan,” kilahnya. Kondsi itu, lanjut Muktar, tengah diperbaiki secara cepat dan akurat, disamping itu juga, pihaknya tengah mengupayakan dana perbaikan. Karena hal itu merupakan kewajiban pihaknya untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. “Langkah perbaikan sedang kami lakukan,” pungkasnya. (k1)

Radar Tegal 22 April 2010  

Radar Tegal 22 April 2010