Page 1

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

RABU, 21 APRIL 2010

Susno Dicecar 40 Pertanyaan Statusnya Bisa Saja Ditingkatkan

INDEKS Kelas SLB Masih Kurang HAL METROPOLIS

DB Jangkiti Warga Bojongbata HAL RADAR PEMALANG

Belum Berhasil Jerat Firdaus HAL RADAR SLAWI

Nokia Grebeg Petani Pakijangan HAL BREBES & BUMIAYU 1

CATATAN Enam Keputusan untuk Bali DI sela-sela acara retreat tiga hari di Istana Tampak Siring, Bali (Senin-Rabu) ini saya sempat ‘mencuri’ waktu melihat proyek PLTU di Celukan Bawang yang sudah tiga tahun macet itu. Inilah salah satu proyek yang membuat listrik di Bali byar-pet. Kalau saja proyek 3x DOK.RATEG 135 MW ini selesai Dahlan Iskan tepat waktu alangkah cukupnya listrik di Bali saat ini. Tapi, menyesali keadaan saja tidak cukup. Yang penting, sejak dua bulan lalu krisis listrik di Bali sudah berakhir. Tidak ada lagi byar-pet. Meski sifatnya masih pas-pasan. Masih belum bisa memenuhi antrean daftar tunggu yang sangat panjang itu. Itulah sebabnya saya harus banyak membuat keputusan untuk Bali. Tidak terasa, selama empat bulan menjabat Dirut PLN ini, saya sudah membuat enam keputusan penting untuk Bali. Pertama, saya harus mengambil langkah darurat untuk mengatasi byar-pet. Ini sudah berhasil dilakuke hal 19 kol 1

APA MANING...

MUHAMAD ALI/JPNN

DIPERIKSA - Komjen Pol Susno Duadji saat tiba di Mabes Polri untuk menjalani pemeriksaan tim penyidik independen.

JAKARTA - Mantan Kabareskrim Komjen Susno Duadji memenuhi janji datang dalam pemeriksaan di Mabes Polri, Selasa (20/4). Namun, jenderal bintang tiga non job itu belum tuntas menjawab pertanyaan penyidik. Rencananya, pemeriksaan akan dilanjutkan, Rabu (21/ 04) hari ini. Wakil Kepala Divisi Humas Mabes Polri Kombes Zainuri Lubis menjelaskan pemeriksaan hari pertama masih seputar penanganan kasus suap Gayus Tambunan, pegawai Ditjen Pajak. “Ada sekitar 40 pertanyaan, dua belum dijawab,” katanya. Mantan Kepala Bagian Perencanaan Bareskrim Polri itu tak menjelaskan secara pasti alasan Susno tidak menjawab dua pertanyaan yang tersisa itu. “Mungkin saja karena beliau kelelahan. Tapi, itu nanti tetap akan ditanyakan lagi besok (hari ini, red.),” tambah dia. Zainuri menjelaskan, pemeriksaan Susno belum sampai pada tahap konfrontasi dengan para tersangka. “Kan masih awal. Jadi, seputar pernyataan beliau tentang kasus itu, seperti yang sudah ada di media itu.” Dia memastikan hingga pemeriksaan selesai, status Susno masih sebagai saksi. Susno didengar keterangannya karena menjabat sebagai Kabareskrim saat kasus itu terjadi. “Kalau ada perubahan besok, itu dinamika. Mungkin-mungkin saja,” jawab Zainuri. Terpisah, sumber Jawa Pos di lingkungan tim menjelaskan, dua pertanyaan yang tidak dijawab Susno, terkait kasus Arwana dan pengakuan Syahril Djohan. “Beliau menganggap itu tidak masuk substansi pemeriksaan, karena keluar dari konteks kasus Gayus,” ungkap sumber tadi. Perwira menengah itu menyebut, pertanyaan itu penting karena tiga dari delapan tersangka yang sudah ke hal 19 kol 4

Lebih Diunggulkan, Bayern Anti Pede BERLIN - Bayern Munchen dan Olympique Lyon samasama merupakan tim kejutan di empat besar Liga Champions musim ini. Sepanjang perjalanan, mereka sukses menaklukkan musuh yang lebih difavoritkan. Bayern menjegal Manchester United di perempat final, sementara Lyon menyingkirkan Real Madrid di 16 besar. Siapa yang bakal melanjutkan kejutan hingga ke final, bisa dilihat ketika keduanya bentrok dalam first leg semifinal di Allianz Arena, dini hari nanti (siaran langsung RCTI pukul 01.30 WIB). Kali ini, Bayern yang dalam posisi lebih difavoritkan. Catatan dan tradisi mereka di Eropa memang jauh lebih mentereng dari sang calon lawan. FC Hollywood (sebutan Bayern) sudah memenangkan empat trofi Liga Champions. Sementara Lyon, bahkan belum pernah mencapai final. Prestasi tertinggi mereka di ajang ini adalah perempat final. Musim ini, rekor domestik mereka juga bertolak

FERY PRADOLO/JPNN GRAFIS: DWI NANDA P/RATEG

belakang. Bayern kukuh di puncak klasemen Bundesliga, sementara Les Gones (julukan Lyon) masih kesulitan menembus empat besar. Di Liga Champions, mereka hanya sekali kalah, yakni dari Bordeaux di fase grup. Selebihnya, Bayern selalu menang di Allianz Arena. Namun, segala catatan itu tidak membuat kubu Bayern terlalu percaya diri. Sebab, Lyon adalah tim istimewa yang mampu meningkatkan level permainan sesuai dengan level lawannya. Itu yang diperagakan asuhan Claude Puel tersebut kala mengeliminasi Real dan mengalahkan Liver-

pool di fase grup. “Akan sangat sulit melawan Lyon, karena mereka tim yang sangat bagus. Kami tidak boleh membiarkan diri kami terlena dan memikirkan final,” kata gelandang serang Bayern Franck Ribery. “Lyon sangat terorganisasi, sangat agresif, dan secara fisik sangat kuat,” tambah pelatih Louis van Gaal. “Mereka punya banyak pemain yang cepat dalam melakukan counter-attack, dan semuanya merupakan pengolah bola yang baik. Bakal sulit sekali mengatasi tim dengan karakter seperti itu,” lanjutnya. ke hal 19 kol 4

KUMPULKAN DATA - Tim Investigasi Kerusuhan Koja dari Komnas HAM dan Palang Merah Indonesia (PMI) mendatangi Makam Mbah Priuk di lokasi Terminal Peti Kemas Koja, Jakarta Utara kemarin.

30 Korban Priok Belum Terdata JAKARTA - Tim Investigasi bentrok berdarah dalam penggusuran paksa makam Habib Hasan bin Muhammad Al Hadad alias Mbah Priok mulai bekerja. Untuk mencari data dan fakta atas terjadinya bentrok antara warga dengan petugas Satpol PP di sekitar areal makam Mbah Priok, Tim dari Komnas HAM dan PMI mendatangi TKP yang terletak di Koja, Jakarta Utara. “Tujuan kami datang ke sini melakukan investigasi dan meminta keterangan kepada ahli waris, santri, dan warga lainnya serta secara langsung melihat lokasi kejadian,” ujar Kabul Supriyadhie, Ketua Tim Investigasi Komnas HAM ketika ditemui di Kantor Komnas HAM, Selasa ke hal 19 kol 4 (20/4) kemarin.

ADI MULYADI/RATEG

UTUH – Meski terseret kereta hingga ribuan meter, kondisi keranda tetap.

Kaligung Seret Katil PERISTIWA misterius, Senin (19/4) sekitar pukul 19.30 WIB, terjadi di wilayah antara Kota dan Kabupaten Tegal. Masyarakat yang berada di sekitar perbatasan kedua wilayah terheranheran, ketika mendapati keranda mayat terseret KA Kaligung hingga 1,5 km. Diketahui, keranda itu adalah milik warga Jl Melati RW 04 Kelurahan Dampyak Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal. Alat pembawa jenazah itu terseret kereta dari makam yang letaknya di belakang RSU Mitra Siaga sampai ke Mejabung Panggung, Tegal Timur. Sontak warga kedua daerah geger, melihat kejadian aneh tapi nyata itu. ke hal 19 kol 4

Nok Slentik Susno Dicecar 40 Pertanyaan *Gampang, sing mriksa yuniore dewek ka 30 Korban Belum Terdata *Maring endi terus mlayune wa!

CMYK


WACANA

2

RABU 21 APRIL 2010

RADAR TEGAL

Belajar dari Program PNPM Olimpiade Tim Pemain Uang Negara Oleh: Muh. Abduh SUNGGUH luar biasa. Republik ini ternyata memang dikuasai pemain-pemain handal. Mereka bisa membawa bola dengan baik. Menggocek, menggiring, lalu menendangnya hingga menciptakan gol dengan indah. Lalu mereka selebrasi ramai-ramai. Merayakannya dengan tanpa penuh dosa. Bahkan ada yang menggunakannya untuk tambahan biaya umroh. Maaf gambaran di atas bukanlah permainan sepakbola. Apakah prestasi sepakbola kita sudah bisa dipamerkan? Permainan diatas adalah permainan mencari uang berlimpah di negara yang berdasarkan Pancasila ini. Mereka sungguh bisa bermain dengan indah memakan uang negara, secara bersama-sama. Dan kita mungkin belum bisa melihat sepenuhnya jurus mereka dalam meraup bermiliar-miliar rupiah. Kita juga belum bisa melihat sesolid apakah tim mereka dalam bermain, sehingga dapat menggarong uang negara tanpa berpeluh keringat. Belumlah petugas mengungkap tuntas siapa saja yang masuk dalam “tim” Gayus, kita dibuat terbelalak dengan aksi “tim” Suhertanto yang bisa mengoyak gawang pajak di Jawa Timur. “Donge pada nduwe ilmu seka endi sih?” ujar Panjul. Dalipan yakin seyakin-yakinnya tak ada pelatihan khusus untuk menjadi tim kuat pengeruk uang negara. Apalagi pendidikan untuk libat-libet uang negara. Bukankah selama ini, dalam pendidikan kita, diajarkan moral Pancasila? Guruguru kita, dari taman-taman kanak-kanak sampai jenjang pendidikan lebih tinggi, tak ada satupun yang mengajar bagaimana mainkan uang negara. Tapi kenyataannya, mereka pandai melihat peluang, pandai membaca kelemahan, lalu bersama-sama menggiring uang negara masuk ke pundi-pundi mereka. Jadilah ia hidup dengan penuh kemewahan, sekalipun hanya PNS berpangkat III A. “Kuwe apa bakat alam Wa? Ngger ndelet duit, langsung matane ijo.” Untuk sementara, ulah Suhertanto cs yang tercium sejak Maret lalu itu menimbulkan kerugian negara yang lebih besar. Tapi, itu masih sebatas perkiraan polisi. Bisa jadi yang sesungguhnya tidak seperti itu. Bisa lebih besar, besar, dan besar lagi. “Tim” ini bisa jadi prestasinya melebihi “tim” Gayus. Beda dengan Gayus yang main di “dalam”, mafia di Surabaya tersebut lebih bermain di luar kantor pajak. Meskipun, diduga permainan di “dalam” juga kuat. Seperti diberitakan koran ini kemarin, modus mafia pajak di Surabaya tersebut lebih bernuansa penipuan. Mereka menerbitkan validasi palsu dari bank untuk disetorkan ke kantor pelayanan pajak (KPP). Berdasar validasi palsu itu, KPP mengeluarkan SSP (surat setoran pajak). Praktik tersebut sudah berlangsung lima tahun dan menelan korban sedikitnya 361 wajib pajak perusahaan. “Ehhh mulane sih wong kae, sing kerja nang pajak, kayong omber nemen. Delat-delat mborong, tuku mobil, umahe magrong-magrong,” seloroh Panjul. Dalipan mesem. Terkuaknya kasus tersebut, membuat warga yang getol mengamati negeri ini, memahami sejumlah kejanggalan yang selama ini terjadi. “Kae ya paling pada bae,” timpal Panjul sembari menunjuk rumah tetangganya yang PNS tapi sugihnya cukup mencolok. Kasus Pajak bisa menjadi jawaban sementara, mengapa negara yang kaya raya ini harus membiayai anggaran dengan berutang ke luar negeri terus-menerus, mengapa banyak orang- beberapa di antaranya aparatur negara - yang memiliki kekayaan dan gaya hidup yang melebihi- bahkan sangat melebihi- kewajaran, serta mengapa banyak orang yang berebut menjadi kepala daerah dengan gampang menghamburkan uang bermiliar-miliar rupiah? Dengan mengacu pada kasus-kasus tersebut, terjawablah sudah, banyak cara yang bisa dilalui untuk mengumpulkan harta haram dalam waktu singkat. Banyak juga modus yang dapat dijalankan guna menggarong uang negara. Selain itu, banyak ilmu yang bisa diterapkan agar perilaku hina tersebut langgeng, aman, dan tidak disentuh penegak hukum. Bahkan yang terpenting, banyak orang yang siap menjadi “teman sejawat”. Menjadi satu tim yang kuat. “Ngger ora masuk satu tim ya ketinggalan o wa!, malah dikucilkan!” “Setan” bertebaran di mana-mana. Kapan pun dan di mana pun, mereka siap membantu siapa pun yang hendak berbuat jahat. Mereka sudah sedemikian berkuasa, menguasai medan, dan digdaya. Sehingga, “malaikat” pun bila ditugasi menjalankan misi suci untuk mengembalikan ke jalan yang benar bisa kesulitan dan terseok-seok. (*)

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Suyuti Abdul Ghofir. Redaktur: Hesti Prastyani, Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi. Sekretaris Redaksi/Persh: Kharisma Dewi. Kota Tegal: Hermas Purwadi, M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan. Brebes: Abidin Abror. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Agus Wibowo, Khikmah Wati, Arief Nur Rahardian Sidiq, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Ali Basara, Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, Dian Prayudi Aji, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Moch. Arifin (Manajer Tegal), Yully Trieyani, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Yuyuk Darwati, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: Anang Bastomi. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 33.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

Oleh: Lukmanul Hakim DI saat negara terus mengejar para koruptor dan makelar kasus yang sampai sekarang masih menghiasi di media cetak maupun elektronoik, semua masyarakat tergiring untuk berbicara tidak mengenal waktu, dan tidak mengenal tingkatan, mulai dari masyarakat kelas bawah sampai masyarakat perkotaan. Kasuskasus negara terus menjadi makanan setiap hari dan tidak ada habis-habisnya mulai dari kasus kelas metropolitan sampai pada kelas pengguna metromini. Pejabat negara terus membongkar pelaku ketidakadilan di negeri ini, para pejuang keadilan dan pencari keadilan berusaha menggali keadilan yang sebenarnya. Mungkin kita bertanya, masih adakah masyarakat yang jujur dan peduli pada pembangunan lingkungannya? yang bisa menerima amanat negera untuk membangun bangsa Indonesia. Inilah sebuah pertanyaan yang harus dijawab dengan bentuk hasil karya nyata bukan sekedar bicara. PNPM (Progran Nasional Pemberdayaan Masyarakat ) Mandiri Perkotaan, merupakan salah satu program pemerintah yang cukup berhasil, program yang sangat dirasakan langsung oleh masyarakat tanpa ada campur tangan birokrasi yang bertele-tele dan membuat capai dalam proses pengurusannya. Program ini merupakan suatu upaya untuk meningkatkan keberdayaan komunitas masyarakat untuk berbuat sesuai dengan harkat dan martabatnya dalam melaksanakan hak-hak dan tanggung jawab sebagai komunitas masyarakat

dan sebagai warga Negara. Program pemberdayaan dalam upaya penanggulangan kemiskinan yang dicanangkan oleh pemerintah sangat jelas dibutuhkan masyarakat dan dapat langsung diterima oleh masyarakat. Dalam pelaksanaannya, program penanggulangan kemiskinan ini dikelola oleh BKM (Badan keswadayaan Masyarakat) yang berasal dari para relawan masyarakat setempat selaku badan pengawas kegiatan program, dan pelaksanaanya ditangani langsung oleh KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat) yang ada di lingkungan sekitar pelaksanaan kegiatan. Dengan mengutamakan keterlibatan masyarakat lingkungan sekitarnya sebagai pelaksana program dalam rangka pemberdayaan ekonomi lingkungan dan pembelajaran masyarakat dalam penanganan pembangunan. BLM (Bantuan Langsung Masyarakat) yang diberikan oleh Pemerintah secara langsung baik untuk program sosial, lingkungan dan ekonomi, sangat terasa sekali oleh masyarakat sebagai penerima program PNPM. Sistem pengawasan dan pembelanjaan anggaran secara langsung diawasi oleh masyarakat sebagai pengguna, pengelola dan pemanfaatan dari program yang dilaksanakan. Kekhawatiran masyarakat akan ketidakjelasan penggunaan anggaran belanja keuangan terjawab dengan sendirinya. Masyarakat yang terorganisir dalam wadah KSM diajak langsung aktif dalam proses berjalannya pembangunan yang telah direncanakan bersama. Disebabkan adanya rasa kepemi-

likan wilayah, tanggung jawab atas lingkungan dan manfaat yang akan diperoleh dalam setiap pelaksanaan kegiatan, peran swadaya masyarakat melebihi 50% dari total anggaran yang diusulkan. Yang cukup menarik dari program PNPM Mandiri Perkotaan adalah program lingkungan (sarana/prasarana). Berdasarkan dari hasil opname yang dilakukan oleh Faskel (Fasilitator Kelurahan) dari program lingkungan yang dilaksanakan baik berupa pavingisasi, drainase, pengaspalan dan pengerasan jalan adalah melebihi dari volume awal yang ditetapkan dalam rencana Anggaran, kelebihan tersebut tidak hanya puluhan meter bahkan ada yang sampai pada penambahan 50 % dan ada yang lebih. Bukan berarti mengurangi kadar campuran dari pengolahan bangunan tetapi semangat membangun masyarakat inilah yang dijadikan modal utama dengan mengedepankan transparansi dan pembangunan yang berkepihakan pada masyarakat miskin. SISI KEBERHASILAN PNPM Pertama pelaksana program PNPM langsung dikerjakan masyarakat lingkungan setempat yang mendapatkan program, pencairan anggaran kegiatan tanpa ada birokrasi yang panjang dan berliku-liku serta potongan apapun, sehingga secara tidak langsung memunculkan kepribadian masyarakat meniru atasan atau pejabat pemegang amanah. Masyarakat tidak akan berani melakukan pemotongan anggaran bahkan mengurangi bahan-bahan bangunan, masyarakat sudah

diajarkan nilai kejujuran dan merekapun ternyata dapat menjadi orang yang jujur. Kedua peran masyarakat dalam program PNPM diikutkan langsung bekerja bersama-sama dalam kegiatan sehingga dirinya secara otomatis terpanggil untuk mewujudkan program tersebut dengan baik. Dengan tanpa disuruh ataupun dipaksa setiap program kegiatan yang melawati rumah penduduk secara suka rela mereka ikut membantu baik berupa makanan maupun tenaga. Dengan belajar memanusiakan manusia program kegiatan akan berjalan dengan baik, mereka bekerja dengan mengedepankan hati dan moral, Masyarakat juga diajak bersama-sama melakukan pengawasan dalam setiap program yang dilaksanakan. serta ikut berperan dalam pemberian swadaya sehingga akan memunculkan kesadaran diri akan kebermanmaatan program. Ketiga, program PNPM adalah program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat, program yang dijalankan bukan berangkat dari rekayasa politik melainkan berasal dari rembug warga terlebih dahulu untuk menentukan prioritas kegiatan. Bahkan masyarakat sering menanyakan kepada BKM kapan pelaksanaan program dikerjakan. Masyarakat secara transparan mengetahui jumlah anggaran dan volume yang akan dikerjakan. Ketika program kegiatan dilaksanakan mereka menyambut dengan antusias dan berterima kasih sekali pada pemerintah melalui program PNPM. Tidak ada istilah yang sia-sia sebagai penghamburan

Didongakna Apes Tujuh Turunan

DINAS Pariwisata Tegal, Purin akeh pungline. Mlebu mbayar daning ora tau nggain karcis. Di nggain karcis parkir tarif 750 perak tapi petugas narike 3.000. 0817289xxx

Sing Neng Duwur Ora Melas?

Muduna Tarip Ya Kena O...

YTH Bpk Bupati Tegal. Pimen pak bisane tunjangan perangkat desa ora dicair2na? Alesane apa len? Wis genah aturane sesuai karo SE Permendagri bahwa tunjangan tuk pemdes dicairkn setiap 1 bulan sekali dan besaran tunjangan nominale sesuai karo UMK, tapi apa nyatane ya ora sesuai karo UMK. Mbuh wis ora genah! Tolong len tunjangan cepet2 dicairna. Anak bojone enyong wis pada tangisa. Loken wong sing neng duwur ora pada melas? 085742041xxx

KANGGO PO Bus jurusan JakartaTegal sing beroprasi neng Tegal, tolong taripe dimuduna 20 ewu apa 25 ewu. Dadine sepur Tegal Arum ora kuwalahan ngangkut penumpange. Ndean pengusaha bis anggo kartel tarip kyeh. 085642919xxx

Sikat Para Penjudi

Aja Kalah Karo Desa Liane PAK Lurah Adiwerna, tolong dalan sing stasiun sepur ngulon anjog sawah diaspal ben apik. Aja kalah karo desa liane. Maturnuwun. 081575687xxx

Dingein Lampu Endah Padang

Pan Ngenteni Korban Maning? Jabatan Adalah Amanah Rakyat YTH Bpk Bupati, Ketua DPRD, Ketua DPU Tegal, tolong dicek dan diperbaiki. Apa Anda tidak pernah lewat jalan Balamoa ke timur dari Desa Kebandingan sampai Desa Harjosari? Jalan rusak parah berlobang disana-sini, rawan kriminal, kecelakaan, itu fasilitas sarana umum untuk manusia bukan untuk binatang, jangan didiamkan saja. Dimanakah perasaan hati dan kepedulian bapak-bapak. Ingat jabatan Anda adalah Amanah Rakyat. Pikirkan nanti pertanggungjawaban di akherat. 081911486xxx

Datang Lebih Pagi

PAK wali, fly over Jalingkut diwei lampu oh endah padang. Toli aning bengi aja olih nggo tongkrongan. 081947161xxx

PA walikota yg budiman, tolong sampaikan ke aparat kepolisian yg bertugas di Jalan raya mohon utk datang lebih pagi. Jam 6 sudah stand by di jalan. Terima kasih. 085640463xxx

Ngindari Kucing Kena Jeblongan

Ngantrine Jemper

NGINDARI kucing nyebrang dadi kena jeblongan. Keh enyong’e tiba gara2 dalan sing maring PagiyantenDukuhwaru isine jeblongan amba2. Tulung lah aja mung ditambali tok kaya ban. Ben bisa awet. Aja ban motore bae sing ditambali gara2 kena jeblongan dalan rusak. Matur thanks you. 085741979xxx

*) Lukmanul Hakim, Kordinator Forum BKM Brebes.

Purin Akeh Pungline

MOGA2 sing gawe sengsara inyong (nglarang2 wong dagang) tak dongakna nasibe apes sengsara 7 turunan. Wassalam. 081803995xxx

KEPADA Yth Bapak Kapolsek/Kapolres beserta seluruh jajaranya. Mohon berantas sampai tuntas perjudian dan penjudi-penjudi yang ada di Saditan, terutama di sekitar Jalan M Husni Thamrin dan sekitarnya karena sudah sangat meresahkan dan membawa pengaruh sangat buruk bagi masyarakat. Sudah puluhan tahun daerah tersebut menjadi endemik perjudian, tetapi mengapa sampai sekarang belum ada tindakan yang tegas dari aparat berwenang? Aku njaluk tulung nemen lah maring Pak Polisi, tangkepi kabeh en aja dimein ampun para sampah2 masyarakat tersebut. Loken ora bisa? 089666992xxx

uang negara melainkan program terlaksana dan terawasi langsung dari, oleh dan untuk masyarakat. Keempat, program PNPM merupakan program yang menyentuh langsung masyarakat miskin, masyarakat yang membutuhkan kemudahan transportasi untuk berusaha, kelancaran perekonomian warga, mempercepat jalur perdagangan, dengan tersediannya kemudahan bagi masyarakat sehingga program ini sangat menyentuh langsung lapisan masyarakat. Masyarakat yang menentukan program dan mereka pula yang bertanggung jawab melaksanakannya dengan bantuan pembiayaan yang diterima sebagai stimulus melaksanakan program. Jadi masyarakat miskin bukan dijadikan obyek pembangunan, tetapi mereka adalah subyek yang pelaksana pembangunan. Belajar dari pelaksanaan PNPM Mandiri Perkotaan kita dapat melihat bahwa keberhasilannya dalam penanggulangan kemiskinan benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat miskin dan masyarakat sekitarnya. Dari program ini juga dapat menumbuhkan semangat kebersamaan dan kegotongroyongan yang telah mulai luntur karena budaya individulisme dan konsumerisme yang melanda masyarakat. Mengenali jati diri bangsa yaitu jiwa kegotongroyongan membuat pembangunan lebih berarti karena masyarakat merasa memiliki dan punya rasa peduli. (*)

PEGAWAI Samsat sing terhormat. Aku pan melu ngresula. Tulunglah calo2 sing pada keliaran nang Samsat ditertibna. Ndadekna semrawut nmn. Ora menghargai sing teka disit. Jare ngonkon pd tertib antri. Ari carane kaya kuwe tah sing ora lewat calo ngantrine jemper wong ora dilayani2. Maturnuwun. 085727517xxx

Blih Ngarti Didandani NYONG pan melu ngresula keh. Donge pemerintah Kab. Tegal kepribe sih, apa belih ngrasakena kae jalan raya siji sing arah lor maring Slawi pada rusak blih ngarti didandani. Kepribe? 081803992xxx

Jangan Ada Korban Mati Sia-sia PERMISI... Maaf akang2 pejabat di Dinas Jasa Marga, Pemkab, dll. Tolong trotoar yg ada di Jalan Ahmad Yani Brebes tepatnya di depan asrama polisi kota baru terbuka menganga tidak ditutup. Tolong sudah banyak korban jatuh terperosok. Semoga jangan ada lagi korban mati sia2. 087830236xxx

Merebu Kesehatanku KORUPSI merebut kesehatanku, sih bisane? Periksa resep obate, kali olih obate mung 6 donge 3 entek rong dina wis entek. Lha sedina nahan lara ngenteni kontrol. 085741817xxx

Perbaiki Plang Selamat Datang PAK wali kota, perbaiki, percantik, dan perindah plang selamat datang Kota Bahari. Trims. 081902409xxx

TOLONG Jalan Raya BalamoaBanjaran tepate neng Desa Purbayasa, Jatikampir keadaane rusak parah trus sering terjadi kecelakaan. Tolong secepete diperbaiki. Pan ngenteni korban maning? 085742041xxx

Apen-apen Ora Ngarti KATUR Bapak Kapolres Tegal, jane priben sih nang wilayah Tegal miras karo judi genah dilarang apa ora? Soale akeh wong sing pada mendem karo natani kartu dang bengi. Kaya laka aturan blas. Tulung lah pak nacak diurusi. Aja apen-apen ora ngerti. 085742764xxx

Investore Sapa Sih? APA kabar Pak Ikmal? Aku penasaran rehab kolam renang Samudra nang samping SMAN 1 ka ora pragat-pragat. Donge investore sapa sih? 081326942xxx

PENGIRIM NGRESULA YANG BERUNTUNG : 1. 2. 3.

081326942863 081326942863 085869262208

Anda mendapatkan Hadiah masing-masing 1 dus Susu Bubuk Kedelai AFIS, hadiah dapat diambil di Harian Pagi Radar Tegal dengan melampirkan fotokopi KTP dan menunjukan no HP anda.

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS 08159440722, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Bagi tiga pengirim Ngresula yang beruntung masing-masing mendapatkan satu dus (200 gr) susu bubuk kedelai produk AFIS Tiap Harinya. Produk tersebut dapat diambil di Kantor Radar Tegal dengan menyerahkan fotocopy KTP dan menunjukan no HP anda.


CMYK

METROPOLIS

RABU, 21 APRIL 2010

3

RADAR TEGAL

Persiapan Sensus Penduduk 2010

PASTIKAN Anda Tercatat

ADI MULYADI/RATEG

MINIM - Jumlah ruang kelas SLB Kota Tegal kurang.

UNTUK bisa mendata jumlah pasti penduduk Kota Tegal mulai tanggal 1 sampai 31 Mei mendatang, Badan Pusat Statistik (BPS) mengerahkan 468 petugas pencacah atau pendata yang diterjunkan langsung untuk menggali data ke kawasan perumahan penduduk. Bahkan para gelandangan dan nelayan juga tak luput dari pendataan Sensus Penduduk (SP) 2010 dengan menerjunkan tim khusus. Untuk mempermudah proses pencacahan, BPS sengaja membagi petugas dengan tim blok sensus. Masing-masing tim terdiri dari 4 orang, terdiri 1 koordinator dan 3 anggota. Sedangkan tugas tim mencacah 80 sampai 120 rumah tangga. Selanjutnya koordinator melaporkan hasil pencacahan ke koordinator lapangan, sebelum dilaporkan ke BPS. Sedangkan tema sensus penduduk tahun 2010 Kebenaran jawaban Anda menentukan keberhasilan pembangunan bangsa . Ketua BPS Kota Tegal, Edy P, mengatakan, agar proses penca-

Ruang Kelas SLB Kurang Jumlahnya Masih Belum Ideal

M SAEKHUN/RATEG

SIAPKAN PERALATAN - Sejumlah petugas BPS Kota Tegal menyiapkan peralatan, yang akan digunakan petugas dalam sensus penduduk 1 sampai 31 Mei mendatang.

cah bisa sesuai dengan aturan, dan hasilnya valid. Semua petugas telah dilatih selama 3 hari, dengan pembekalan berbagai materi. Dari 468 petugas pencacah, dalam bekerja dibagi kedalam 117 tim yang siap ditugaskan di 27

kelurahan. “Sensus Penduduk kami lakukan 10 tahun sekali, dengan data penduduk mulai umur 0 sampai usia tak terbatas. Dengan harapan, melalui sensus penduduk kami bisa mendapatkan data penduduk

KERAJINAN Pembatik Kesulitan Minyak Tanah SEBAGIAN perajin batik di Kota Tegal masih mempertahankan minyak tanah dalam proses produksi mereka. Tetapi, saat ini di pasaran keberadaan minyak tanah dianggap sulit dan dijual dengan harga cukup tinggi. Langkah tersebut terpaksa diambil karena minyak tanah dianggap lebih pas untuk memanaskan malam dibandingkan gas. Darwati, pembatik asal Kalinyamat, mengatakan, penggunaan gas dalam proses membatik masih sulit dilakukan. Api yang terlalu besar membuat pembatik kesulitan menyelesaikan motif yang akan dikerjakan. Untuk itu, dia dan pembatik lainnya masih

DOK./RATEG

BAK PENAMPUNG - Jajaran PDAM Kota Tegal mengecek lokasi pembangunan bak penampung PDAM di kawasan PPIB untuk penayaluran air ke Kecamatan Margadana.

ke hal 9 kol 1

Anggota Dewan Kebingungan Direktur PDAM Diminta Gentle

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

LANGKA – Pembatik kesulitan mendapatkan minyak tanah sebagai bahan baku produksi.

SEJUMLAH anggota DPRD Kota Tegal mengaku resah menjelang reses masa sidang pertama 20 sampai 25 April nanti. Mereka mengaku bingung menjawab pertanyaan seputar air bersih yang dikelola PDAM. Pasalnya, janji Direktir PDAM terkait pemerataan air bersih PDAM sampai saat ini belum bisa terwujud. Anggota DPRD, Hj Stella Emilina, Selasa (20/4), mengatakan, ke hal 9 kol 1

Pengukuhan 24 Anggota Ubaloka Kwarcab Gerakan Pramuka XI-35 Kota Tegal

Jalan Kaki dari Danawarih Hingga PAI Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Tegal, Selasa (20/4), mengukuhkan 24 anggota Unit Bantuan Pertolongan Pramuka (Ubaloka) baru. Untuk dikukuhkan, peserta harus mengikuti pelatihan. Seperti apa? LAPORAN: ADI MULYADI PAGI itu matahari bersinar dengan teriknya. Namun panas cahayanya seperti tidak dirasakan puluhan anggota baru Ubaloka. Mereka tetap siap dan tegap mengikuti prosesi pengukuhan. Sebelumnya mereka harus mengikuti pelatihan yang ba-

CMYK

ADI MULYADI/RATEG

DIKUKUHKAN – 24 anggota baru Ubaloka dikukuhkan Ketua Kwarcab Kota Tegal, Drs Chaerul Huda MSi, di OW PAI, Selasa (20/4).

nyak menguras tenaga dan pikiran. Bahkan dari total 26 peserta, 2 diantaranya tidak bisa dikukuhkan lantaran kelemahan

fisiknya. Sementara yang dinyatakan lulus bersyarat dalam pelatihan sebanyak 3 peserta. ke hal 9 kol 1

yang valid untuk pengambilan kebijakan,” kata Edy. Dijelaskan Edy, sesuai hasil Sensus Penduduk tahun 2000 lalu, jumlah penduduk Kota Tegal 236.900, terdiri dari 117.954 ke hal 9 kol 5

SEKOLAH Dasar Luar Biasa (SDLB) Kota Tegal, sesuai SK Wali Kota tertanggal 30 September 2009, resmi menjadi SLB. Perubahan itu mengharuskan sekolah tersebut menangani anak berkebutuhan khusus dari tingkat TK sampai SMA. Ironisnya, peralihan status tersebut tidak diiringi dengan ditambahnya sarana dan prasarannya. Akibatnya, lantaran jumlah siswanya semakin bertamabah bangunan yang ada tidak bisa menampungnya. Kepala SLB Kota Tegal, Dra Sepholindarsih, mengatakan, ruang yang ada sekarang hanya 6 kelas dan satu aula. Ini digunakan untuk menampung 148 siswa yang seharusnya membutuhkan 17 kelas. “Ini idealnya jumlah ruangan

adalah 17 kelas. 148 siswa itu terbagi menjadi tiga tingkatan. Yaitu 13 anak TKLB, 125 siswa SDLB, dan 10 orang SMPLB,” katanya singkat. Untuk sementara ini, sekolahnya kekurangan sekitar 9 ruang. Dan itu sudah diajukan ke Dinas Pendidikan (Disdik). Selain ruang kelas, lanjut Sepholindarsih, SLB juga kekurangan sarana dan prasarana (sarpras) lainnya yang mendukung proses pembelajaran. Seperti meubeler, papan tulis, dan lainnya, yang dibutuhkan dalam pengajaran anak berkebutuhan khusus. “Saya sudah mengajukan ke Walikota untuk membuat kampus. Sehingga dari mulai tingkat TK sampai SMA berada dalam satu lokasi tidak terpisah-pisah. Saya meminta eks SD Panggung 1 di Jl Kolonel Sudiharto. Namun tidak dijinkan, kerena disitu menurut ke hal 9 kol 5


PEMALANG

4

RABU 21 APRIL 2010

RADAR TEGAL

NGENDONG Hanya Sensasi KUNJUNGAN kerja (kunker) DPRD ke Bali terus mendapat perhatian. Mencuatnya penolakan segelintir anggota DPRD terhadap disertakannya wartawan dalam kegiatan tersebut membuat lembaga terhormat ini sampai menggelar rapat untuk menyikapinya. Ketua DPRD Kabupaten Pemalang Waluyo AT menilai, anggotanya yang menolak itu hanya mencari sensasi tanpa bermaksud lainnya. dok/radar pemalang ’’Sudah kami agendakan sejak tahunWaluyo AT tahun sebelumnya, kunker itu untuk memelajari kemajuan daerah lain, sehingga lokasi kunker harus daerah yang lebih maju bukan yang sama dengan Pemalang. Karena kemajuannya itu melalui proses dan proses inilah yang akan dipelajari teman-teman anggota dewan,” beber dia Selasa (20/4). Pihaknya menggelar rapat untuk menyikapi berita imbauan dari ketua PWI agar wartawan tidak ikut kunker. Dalam rapat tersebut dijelaskan kepada anggota dewan yang menolak itu. ’’Pers itu merupakan salah satu pilar demokrasi. Teman-teman anggota dewan sebenarnya sudah paham, mereka hanya mencari sensasi saja dengan menolak wartawan ikut serta dalam kunker,” tandasnya. Kunker, lanjut dia, mengunjungi kabupaten-kabupaten yang pada bidang-bidang tertentu lebih maju. Hanya saja, kabupaten yang dituju itu berada di Provinsi Bali. Sehingga imej yang terbentuk di masyarakat adalah kunker ke Bali menganggapnya sebagai plesiran. Pada kunker kali ini, hasilnya dibuatkan rekomendasi-rekomendasi oleh anggota dewan sesuai bidang masing-masing, agar bisa difollow up eksekutif. (ali)

LEGISLATIF Anggota BK DPRD Disusutkan PEMALANG - Disahkannya tata tertib (tatib) DPRD beberapa waktu lalu segera ditindaklanjuti dengan beberapa kebijakan untuk menyesuaikan. Di antaranya, dengan menyusutkan jumlah anggota Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Pemalang. Dari jumlah saat ini yang mencapai tujuh orang, dua di antaranya bakal tereliminasi. Bahkan tidak menutup kemungkinan pimpinan BK juga akan berganti. Wakil Ketua DPRD Muntoha SH MHum mengatakan, adanya penyusutan jumlah anggota BK dalam waktu dekat ini. ’’Sesuai tatib yang baru jumlah anggota badan kehormatan hanya lima orang, padahal tatib sebelumnya adalah menyesuaikan jumlah fraksi, kita punya tujuh fraksi sehingga memilki tujuh anggota BK,” kata dia baru-baru ini. Muntoha menampik anggapan selama ini mengenai BK yang tidak terlihat kinerjanya. ’’Beberapa waktu yang lalu BK kami minta untuk rapat, dan diselenggarakan. Kalau soal kinerja lain seperti menyelesaikan permasalahan anggota, selama ini semuanya berjalan aman-aman,” kata dia. BK, lanjut dia, sudah dijabat oleh Wijo Purnomo BA selama dua periode DPRD. Sesuai tatib yang baru lima anggota BK akan dipilih dalam rapat paripurna, dan setiap fraksi akan mengirimkan satu nama untuk dipilih. Sedangkan pimpinan BK akan dipilih oleh lima anggota BK hasil pilihan pada rapat paripurna. Muntoha melihat Partai Demokrat masih memiliki peluang untuk mendudukkan kadernya sebagai pimpinan BK. Meski demikian, beberapa anggota DPRD berharap agar pimpinan BK berganti, sehingga mereka akan menempuh strategi tertentu untuk menggolkannya. (ali)

DB Jangkiti Warga Bojongbata PEMALANG – Sebanyak lima warga Kelurahan Bojongbata, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, barubaru ini terjangkiti penyakit demam berdarah (DB). Akibat penyakit tersebut, yang bersangkutan segera dilarikan ke RSUD Dr M. Ashari, dan hingga kini satu di antaranya masih menjalani perawatan medis secara intensif di rumah sakit. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Radar Selasa (20/4), sejumlah warga Kelurahan Bojongbata yang menderita penyakit DB yaitu 2 warga Jalan Bintan Raya RT 01 RW XVI yaitu Adel dan Ipung. Sedangkan warga 3 warga lainnya adalah Fariananda AP, M. Mushab Usaid warga Jalan Bintan IV RT 02 RW XVI, dan satunya lagi Alif warga Jalan Mentawai. Sebelumnya, ke empat warga yang terkena penyakit akibat gigitan nyamuk itu mengalami proses penyembuhan setelah sembat dilarikan ke rumah sakit. Selang beberapa hari kemudian, korban terus bertambah yaitu Alif Riski, putra Raharjo, yang hingga kini masih dirawat di rumah sakit akibat penyakit tersebut. Menurut penuturan Raharjo, orangtua Alif Riski, penyakit

DB yang dialami anaknya itu semula ditandai dengan kepala pusing, mual, muntah, dan suhu badan cenderung menaik. ’’Sebelumnya, ada 4 warga yang terkena DB dan selang beberapa hari kemudian anak saya juga ikut terkena penyakit tersebut,” kata Raharjo ketika ditemui Radar sedang menunggu anaknya yang sedang dirawat di RSUD Dr M. Ashari, Pemalang. Lurah Bojongbata Iman Hidayat BSc melalui Kepala Seksi (Kasi) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Koriah Amiyah menjelaskan, jumlah warga yang terkena DB semula berjumlah 4 orang, namun belakangan jumlahnya terus bertambah hingga mencapai 5 orang. 1 di antaranya, menurut Koriah, masih berada di rumah sakit dan 4 warga lainnya sudah sembuh dari penyakit. ’’Setelah ada laporan pihak kelurahan langsung menindaklanjuti ke Puskesmas terdekat, dan oleh Dinas Kesehatan telah dilakukan penyemprotan,” tandasnya. Sementara, pihak Dinas Kesehatan Pemkab Pemalang menyatakan, pihak dinas telah melakukan fogging (pengasapan), setelah mendapat laporan dari pihak Pemerintahan Kelurahan Bojongbata. (mg1)

PEMERINTAHAN SUMITRO/RADAR PEMALANG

Belum Satupun Desa Siap PEMALANG – Proses pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2010 rupanya masih dinilai kades terlalu rumit. Buktinya, dari 20 desa yang ada di wilayah Kecamatan Pemalang hingga kini belum ada satupun yang menyatakan siap untuk melakukan pencairan dana tersebut. Ini akibat terkendala pada persyaratan administrasinya. ’’Di Kecamatan Pemalang belum ada satupun desa yang siap untuk melakukan proses pencairan ADD tahun 2010,’’ kata Camat Pemalang Suharto SIP MM melalui Kepala Seksi (Kasi) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kecamatan Pemalang Ir Waluyo kepada Radar Selasa (20/4). Menurutnya, dalam proses pengajuan pencairan ADD ada beberapa persyaratan yang harus bisa dipenuhi di antaranya, SPJ-ADD tahun 2009 tahap II yang harus sudah selesai, APBDes, serta Laporan Pertanggungjawaban Pemerintah Desa (LPPD). Adapun banyak desa hingga kini belum bisa melakukan proses pencairan ADD diakibatkan persyaratan banyak yang masih kurang. ’’Banyak desa yang telah mengajukan pencairan ADD, namun ratarata yang sudah masuk untuk masing-masing desa baru terpenuhi syarat administrasi berupa SPJ, APBDes, LPPD, dan gambar rencana pembangunan fisik dan Dafatar Usulan Kegiatan,” paparnya. Dia menjelaskan, pencairan ADD tahun 2010 diperkirakan akan bisa dilakukan pada April hingga Mei mendatang. Untuk tahap sekarang, desa sedang melakukan perisiapan-persiapan proses pencairan. Karenanya, lanjut dia, agar pencairan itu segera terealisasi pihak kecamatan telah melakukan berbagai upaya, seperti halnya memonitoring persiapan ke desa-desa. Sebab, banyak desa yang mengalami kesulitan. ’’Terutama pembuatan LPPD yang sedikit rumit sehingga membutuhkan waktu yang cukup, bahkan untuk segera menyelesiakanya terkadang harus menambah waktu lembur,” tandasnya. Sementara, salah satu kepala desa yang ada di wilayah kecamatan Pemalang Wahmu mengaku, pihaknya mengalami kesulitan dalam melakukan proses pencairan karena banyak persyaratan yang harus dipenuhi, meskipun dirinya tergolong kepala desa yang rajin dalam soal penyusunan laporan persyaratan pencairan ADD. (mg1)

GEDUNG BARU – Bangunan Balaidesa Mojo, Kecamatan Ulujami, sesuai RAB akan menghabiskan dana hingga Rp 1,4 miliar.

Besaran Pungutan Sudah Melalui Musyawarah Balai Desa Senilai Rp 1,4 Miliar ULUJAMI – Terkait keluhan warga yang merasa keberatan dengan pungutan untuk pembangunan balaidesa, Kepala Desa Mojo, Kecamatan Ulujami, Diyanto merasa apa yang dikeluhkan warganya tidak berdasar. Apalagi, menurutnya, penetapan besaran pungutan juga sudah melalui berbagai tahapan. Di antaranya, musyawarah dengan BPD, LPMD, perangkat desa/kepala dusun, tokoh masyarakat, dan perwakilan warga. ’’Musyawarah desa juga berulang kali kami dilaksanakan,” tegasnya kepada Radar Senin (19/4). Menurutnya, penetapan besaran pungutan, yakni Rp 100 ribu bagi keluarga ’pas-pasan’, Rp 200 ribu untuk warga berekonomi menengah, dan Rp 300

ribu bagi warga berekonomi kecukupan sudah dilaksanakan sesuai dengan kesepakatan bersama. Menurutnya, itu tidak secara sepihak sebagaimana dikeluhkan warganya. Agar tidak terlalu membebani, lanjut Diyanto, dalam musyawarah itu juga disepakati bersama bahwa model penarikan pungutan tidak dilakukan sekali penarikan, melainkan diangsur selama setahun. Dengan model penarikan seperti itu, lanjutnya, diharapkan warga nantinya tidak terbebani dengan pungutan. Karena iutam ditarik sedikit demi sedikit selama satu tahun. Sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB), pembangunan Balaidesa Mojo akan menghabiskan dana hingga Rp 1,4 miliar. Namun, Diyanto menegaskan, besaran itu sekaligus untuk mengantisipasi kurangnya dana pembangunan. (cw2)

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

PERAWATAN MEDIS – Alif Riski, warga Kelurahan Bojongbata masih menjalani perawatan medis secara intensif di RSUD Dr M. Ashari, Pemalang

Sego Methil Sangat Digandrungi PEMALANG – Bagi penggemar kuliner di wilayah Kabupaten Pemalang dan sekitarnya, terutama menu khas pedesaan, saat ini sudah terjawab kerinduan setelah beroperasinya Rumah Makan dan Pondok Wisata Pawon Resto di Jalan Raya Road Race Widuri Water Park, Pemalang. Pawon Resto menyajikan beragam makan khas Jawa yang belum pernah ada di Eks Karesidenan Pekalongan. Menumenu yang ditawarkan seperti nasi sambel tumpang, bothok bledeg, sego methyl, serta nasi sambal bancik adalah sederetan menu pedesaan yang asing di telinga penggemar kuliner. Dengan desain bangunan antik serta interior resto yang didominasi kayu jati, Pawon Resto siap menyuguhkan kepuasan pelanggan dengan kelezatan menu dan ramahnya pelayanan. Keunikan resto ini semakin sempurna dengan adanya pemandangan sekeliling yang dipenuhi dengan pohon jati dan burung berkicau. Direktur Pawon Resto Budi Iswoyo kepada Radar Rabu (20/4) menjelaskan, keberadaan resto yang mulai beroperasi 10 Februari lalu ini berkonsep etnis Jawa tradisional. Ini terlihat dari menu yang disajikan, yang didominasi makanan khas lidah orang Jawa. Pengunjung kebanyakan memesan sego methil. Selain harganya murah yakni 1 porsi Rp 20.000, menu ini sangat menarik karena di nasinya yang

MOHAMAD HASANUDIN/RADAR PEMALANG

AKRAB - Direktur Pawon Resto Budi Iswoyo (berdiri) menyalami pengunjung yang datang untuk bersantap siang.

berbentuk tumpeng dikelilingi ayam goreng, urap, teri, dan bothok. ’’Resto kami juga menyediakan fasilitas gedung pertemuan untuk 250 orang, VIP meeting room, kolam pemancingan, area bermain anak, gazebo, musala, serta ditunjang parkir yang luas,’’ jelasnya. Lebih lanjut dijelaskannya, bagi penggemar bebek maupun ayam bakar dan goreng jangan khawatir, karena Pawon Resto menyediakan banyak menu tersebut serta menu pendamping lainya, seperti seafood, oriental (cap cay), dan aneka sayur serta minuman. Menu-menu istimewa ter-

sebut diperuntukan khusus untuk pengunjung, agar mereka betah dan nyaman memilih dan menikmati aneka ragam menu di Pawon Resto Hj Rohyatun, seorang pengunjung Pawon Resto mengakui kelezatan makanan asal Jawa Timur ini. Dijelaskannya, menu di resto ini cocok untuk lidah pada umumnya. Selain makanannya yang khas pedesaan, juga suasana di resto ini nyaman. ’’Saya tadi (kemarin, Red) baru makan bothok bledek. Selain rasanya yang mantap, bahan dari bothok bledeg ternyata di dalamnya mengambil bahan dasar ikan patin,’’ akunya. (moh hasanudin)


METROPOLIS

RABU 21 APRIL 2010

5

RADAR TEGAL

Data Kurang, NIP Molor

TELEPON PENTING Hotel Bahari Inn Tegal Hotel Karlita Orange Karaoke

(0283) 343399 (0283) 358050 (0283) 322022

DARI ratusan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kota Tegal seleksi 2009, hingga kini belum menerima NIP-nya. Karena dalam proses pembuatannya di Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jogjakarta mengalami kendala. Yakni masih ada beberapa peserta yang data administrasinya kurang. Bahkan proses pembuatan nomer induk tersebut baru terselesaikan sekitar 75 persennya saja. Sementara didaerah-daerah lainnya seperti Kabupaten Tegal sudah terselesaikan. Kasubid Perencanaan dan Pengangkatan Pegawai (PP) BKD Kota Tegal, Nugroho W, Selasa (20/4), mengatakan, pembuatan NIP terkendala kesalahan administrasi. Kesalahan disini maksudnya ada beberapa peserta yang administrasinya kurang. “Contohnya seperti ijazah. Seharusnya legalisirnya basah, namun yang ada ternyata masih foto kopian. Sehingga dikembalikan dan diganti yang sesuai dengan aturan, yaitu basah asli. Selain itu juga kesalahan admi-

PIDANA Peredaran Narkoba Rambah Kota AKSI penyalahgunaan narkoba di kota-kota besar tak dipungkiri kini menjadi pekerjaan rumah Polri. Indikasi banyaknya tempat hiburan malam menjadi medan yang empuk untuk transaksi barang haram tersebut. Di sinilah peran aktif Satuan Narkoba untuk mengungkap jaringan pengguna dan pengedar yang masih menggurita dalam menjalankan aksinya. Itu dilontarkan Kapolwil Kombes (Pol) Drs Fatkhur Rahman, usai memimpin gelar sertijab Kapolresta, Selasa (20/4) kemarin. “Memang untuk Kota Tegal sendiri saya ancungi jempol di mana banyak kasus tentang jual beli dan penyalahgunaan narkoba bisa terendus petugas. Sebenarnya masalah narkoba ini merata ada di semua daerah. Tinggal bagaimana ketekunan petugas dalam upaya ungkap. Kalau tidak ada niatan untuk ungkap, tentu saja daerah itu dirasa aman oleh mereka,” ujarnya. Diapun tak menampik telah melalukan terobosan dengan melakukan langkah koordinasi dengan para pengusaha tempat hiburan malam. “Dalam koordinasi itu kami harap, pengusaha tempat hiburan malam tidak memberi celah bagi kegiatan transaksi jual beli narkoba. Kalau tempat hiburan malam kita minta tidak beroperasi itu jelas tidak mungkin, dan bisa menyalahi aturan menyangkut hak seseorang untuk membuka usahanya,” tegasnya. Diapun mengakui maraknya peredaran narkoba tidak bisa diukur dari banyaknya upaya ungkap yang dilakukan petugas. Sebab bisa jadi disuatu daerah aksi jual beli narkoba tinggi, namun justru petugasnya tutup mata. Dia pun menegaskan anggaran pendukung untuk Satuan Narkoba ada peningkatan. “Bila selama ini Satuan Narkoba kesulitan dan untuk operasional ungkap, bisa saja koordinasi dengan Polwil ataupun Polda Jateng. Toh, nantinya ada pergeseran dana untuk mem-back up satuan yang benar-benar konsisten dalam pemberantasan narkoba,” katanya. Sementara itu di menit-menit akhir pergantian kapolresta, Satuan Narkoba dibawah pimpinan Kasat Narkoba AKP Teguh Riyanto SE berhasil menggulung sindikat penjual ganja dengan barang bukti seberat hampir 2 kilogram. Kapolresta AKBP Drs Kalingga Rendra Raharja SE meminta waktu untuk menggelar keberhasilan Satuan Narkoba, lantaran masih ada dua pelaku lain dalam jaringan yang hendak diringkusnya. (her)

WISATA

HERMAS PURWADI/RATEG

TONGKAT KOMANDO - Kapolwil Kombes (Pol) Drs Fatkhur Rahman (kiri) menyerahkan tongkat komando Polresta Tegal kepada AKBP Drs Kalingga Renda Rahardja SE.

Hentikan Arogansi Personil BERKACA pada insiden buruk yang dialami angota Polri di Kebumen dan Purworejo, hendaknya bisa menjadi cermin agar kedepan personil dituntut meningkatkan kewaspadaan disaat menjalankan tugas di pos polisi dan polsek, serta meminimalisasi arogansi saat menjalankan tugas. Ini diminta Kapolwil Kombes (Pol) Drs Fatkhur Rahman SH MM, dalam sambutan singkatnya digelar sertijab Kapolresta, Selasa (20/4). “Setidaknya dalam mengemban tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat personil selain dituntut waspada ditempat tugas, juga mulai meninggalkan sifat arogansi dihadapan masyarakat. Sebab hal

ini akan berdampak pada antipati warga kepada Polri. Sudah saatnya kita menjalankan perpolisian masyarakat yang muaranya membentuk jalinan komunikasi masyarakat yang taat pada aturan hukum,” terangnya. Pada kesempatan tersebut kapolwil berkesempatan mencopot lencana dan menarik tongkat komando dari pejabat Kapolresta lama AKBP Drs Ahmad Husni, untuk disematkan dan diserahkan pada pejabat baru AKBP Drs Kalingga Renda Rahardja SE. Pejabat lama untuk selanjutnya menempati jabatan baru di Irbidops Itwasda Polda Metro. Sementara pejabat baru sebelumnya menduduki jabatan kabag Dalpers (pe-

ngendalian personil) Ropers (biro personil) Polda Jawa Tengah. “Sertijab merupakan hal yang lazim dilakukan ditubuh Polri sebagai mekanisme pembaharuan dalam sistem organisasi. Kami berharap kedepan pejabat baru bisa meneruskan tongkat estafet yang selama ini diemban pejabat lama dalam menciptakan kondusifitas wilayah kota,” ujarnya. Dia juga berharap pejabat baru bisa segera menyesuaikan diri untuk membangun kemitraan dengan seluruh komponen yang ada, untuk memudahkan menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan warga kota. (her)

DPRD Tagih Pemanfaatan IPAL

DOK./RATEG

TAK BERPENGARUH – Wahana wisata baru di OW PAI, ternyata tak berpengaruh pada pendapatan pedagang di kawasan obyek wisata itu.

Laba Pedagang PAI Turun PENDAPATAN pedagang di Pantai Alam Indah (PAI) mengalami penurunan. Menurut pengakuan sejumlah pedagang, penurunan terjadi hingga di atas 10 persen akibat jumlah pedagang yang terus bertambah. Sementara pengunjung hanya meningkat saat akhir pekan. Wiwit (36), salah seorang pedagang menuturkan, sudah sebulan lebih dia harus berjuang keras untuk mempertahankan dagangannya agar tidak bangkrut. Meskipun jumlah pengunjung meningkat pada Sabtu atau Minggu, tetapi tidak semua pengunjung melakukan transaksi. Justru sebagian pengunjung sudah membawa perbekalan seperti makanan, minuman serta cemilan dari rumah. Jika dalam kondisi normal dia mengaku bisa mendapatkan keuntungan antara 20 ribu hingga 25 ribu per hari. Kini untuk mendapatkan Rp 10 ribu per hari saja cukup berat. “Bukan hanya saya, pedagang lain juga mengeluhkan hal yang sama,” katanya. Wawan (40), pedagang lainnya membenarkan jika saat ini jumlah pembeli yang datang ke tempat usahanya menurun drastis. Padahal, usahanya tersebut merupakan satu-satunya sumber penghasilan untuk menghidupi istri dan ketiga anaknya. Meski pihaknya telah memberikan pelayanan yang ramah serta menyediakan berbagai kebutuhan, tetapi tetap saja sepi. Kondisi tersebut sangat terasa saat hari kerja dimana jumlah pengunjung yang mampir ke warungnya bisa dihitung dengan jari. Jumlah pedang tiban atau keliling yang biasa menjajakan dagangannya ke pengunjung PAI juga membuat penghasilannya terus menurun. “Mau bagaimana lagi, jika tidak berjualan justru kami tidak ada pemasukan sama sekali,” tandasnya. (gun)

nistrasi lainnya,” katanya. Jika melihat tahun kemarin SK pengangkatan sudah keluar pada Maret. Namun itu bukan menjadi jaminan tahun berikutnya juga sama. Sebab tergantung dari BKN-nya mengeluarkan NIP. “Karena SK bisa turun setelah ada NIP.” Dia tidak menampik, jika sampai dengan saat ini BKN belum menentukan sikap kapan NIP akan terselesaikan 100 persen. Meski begitu BKD telah membuat konsep pengajuan SK ke Walikota. Sehingga ketika NIP selesai, waktu untuk pengajuannya jadi lebih cepat. Dijelaskan, mengenai 4 peserta yang mengundurkan diri dan dikenai denda Rp 10 juta sudah beres. Tidak satupun dari mereka yang mbalelo. Semua konsekuen dam membayarnya pada saat pemberkasan beberapa bulan lalu. “Uang denda masuk kedalam kas daerah. Sedangkan formasi yang kosong akan dibiarkan tidak digantikan. Dan akan diisi melalui seleksi pada tahun berikutnya,” pungkasnya. (adi)

LANGKAH Dinas Pertanian dan Kelautan (Disalatan) menunjukan alat kelengkapan Instalasi Pengolah Air Limbah (IPAL), yang disimpan dikantor dinilai tak cukup dan bukan berati lepas dari tanggungjawab. Pasalnya, permintaan Komisi III DPRD Kota Tegal adalah pemfungsian dan pemanfaatan IPAL tersebut. Sebab sejak dibangun tahun 2008 lalu, IPAL yang menghabiskan anggaran Rp 500 juta belum difungsikan. Anggota Komisi III DPRD Kota Tegal, H Hadi Sutjipto SH, Selasa (20/4), mengatakan, karena pembangunan IPAL menggunakan dana APBD, apalagi nilainya mencapai Rp 500 juta bukan hanya sekedar dibangun. Tapi yang terpenting adalah pemfungsiannya, sehingga manfaatnaya akan dirasakan. Bukan sekedar disimpan, apalagi dibiarkan begitu saja. “Penyimpanan alat kelengkapan IPAL kamia nilai sebuah pelanggaran, karenanya Inspektorat harus turun melakukan penyelidikan pelanggaran ini,” kata Sutjipto. Di tempat sama, Hery Budiman, mengungkapkan, karena IPAL belum difungsikan, maka pihaknya menilai ini proyek siasia. Padahal untuk pembangunan IPAL, pemerintah menggunakan uang rakyat. “Kami minta pemfungsian IPAL secepatnya, bukan hanya penunjukan kelengkapan alat,” uangkap Hery. Sedangkan, Rofii Ali, menegaskan, pihaknya minta kepa-

da kantor Lingkungan Hiduo (KLH) yangg sudah berjanjinya untuk segera mengadakan koordinasi dengan Dislattan, untuk segera mengoperasikan fasilitas IPAL yg semenjak jadi sampai skarang belum bisa dioperasikan karena alasan ketersediaan air. “Kalau kami melihat KLH saat itu tidak punya tanggungjawab, karena membangun fasilitas IPAL tidak dengan kajian yang matang serta asal jalan. Seharusnya sumber air yang jadi faktor terpenting dari fasilitas IPAL tidak diadakan terlebih dahulu, sehingga fasilitas IPAL tersebut tidak bisa difungsikan,” tegas Rofii. Sebelumnya, Kepala Dislatan, Agus Santoso, mengungkapkan, penyimpanan alat kelengkapan IPAL di kantor Dis-

latan sifatnya hanya pengamanan, karena kalau tetap dipasang dapat dipastikan hilang. Apalagi alat kelengkapan IPAL harganya cukup mahal, karenanya atas kesepakatan Dislatan bersama KLH dan paguyuban pengelola sepakat untuk disimpan di kantor Dislatan, sambil menunggu pemfungsiannya. “Semua alat IPAL siap difungsikan, dan tidak ada satupun yang rusak. Bahkan rekanan siap membantu melakukan pemasangan alat, kalau sudah siap. Namun untuk pemfungsiannya, kami akan berkoordinasi dengan para pelaku usaha di sentra rumah filet dan berkoordinasi dengan PDAM untuk mencukupi kebutuhan air bersih,” ungkap Agus. (hun)

PENGUMUMAN LELANG NOMOR : 028.1/01 Pemkot Tegal cq. DPPKAD Kota Tegal melalui KPKNL Tegal akan menyelenggarakan lelang non eksekusi terhadap bekas bangunan gedung Sekretariat DPRD Kota Tegal, Jl.Pemuda No.4 Tegal dan sebagian bangunan gedung RSUD Kardinah Tegal,Jl. KS Tubun No.2 Tegal,sebagai berikut : Bangunan Gedung 1 paket Eks Sekretariat DPRD 1 paket Sebagian RSUD Kardinah

Luas (M2) 1.485,73 643,70

Harga Limit Rp.155.000.000,Rp. 90.000.000,-

Uang Jaminan Rp. 45.000.000,Rp. 25.000.000,-

Waktu/Tempat Lelang Hari Senin, tanggal 26 April 2010, pukul 09.30 WIB, bertempat di Ruang Rapat lantai 2 Sekretariat Daerah Pemkot Tegal Jl. Ki.Gede Sebayu Nomor 12 Kota Tegal Syarat-syarat Lelang : 1. Peminat/calon peserta lelang wajib menyetor uang jaminan sebagaimana tercantum pada masingmasing nomor melalui rek.KPKNL Tegal No. 0101-01-000603-30-1 pada BRI Cab.Tegal paling lambat / harus sudah efektif 1 hari sebelum lelang dan harus mendaftar ke KPKNL Tegal paling lambat 1 hari kerja sebelum lelang. 2. Pelunasan paling lambat 3 (tiga) hari kerja setelah lelang, apabila tidak dilunasi maka dinyatakan Wanprestasi dan uang jaminan lelang disetorkan ke Kas Negara sebagai pendapatan jasa lainnya. 3. Peserta lelang yang tidak memenangkan lelang, uang jaminan dikembalikan dengan cek. 4. Lelang dapat dilaksanakan apabila diikuti oleh minimal 2 (dua) peserta. 5. Syarat dan ketentuan lainnya akan disampaikan dalam pelaksanaan lelang 6. Pelaksanaan peninjauan objek/ barang yang dilelang tanggal 23 April 2010 jam 08.00 WIB Penjelasan lelang dan informasi lainnya dapat menghubungi Bidang Aset DPPKAD Pemerintah Kota Tegal, Jl. Ki Gede Sebayu No. 3 Tegal selama jam kerja Tegal, 21 April 2010 DPPKAD PEMKOT TEGAL Ttd, Panitia

M SAEKHUN/RATEG

DIWASPADAI - Muanculnya karaaoke warnet patut diwasapadai.

Karaoke Warnet Harus Ditertibkan MENJAMURNYA pendirian atau pembangunan tempat karaoke, warung internet (warnet) dengan bilik tinggi dan banyaknya toko obat kuat harus direspon Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal. Pasalnya, banyak tempat-tempat tersebut yang berfungsi ganda ataupun beralih fungsi jadi tempat mesum. Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Tegal, Rofii Ali, Selasa (20/4), mengatakan, perlu ada tindakan tegas dari Pemkot, melalui instansi terkait, baik Kesatuan Bangsa, Politik, dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) maupun Dinas Perhubungan dan Informatika (Dishubkominfo). Dia juga minta orang tua, tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk ikut mewaspadai menjamurnya pendirian tempat karaoke, warnet, toko obat kuat dan pendirian lainnya yang mengarah pada praktek mesum. “Kami minta BP2T untuk mengkaji ulang ijin mereka, kalau memang terbukti beralih fungsi. Apalagi ketangkap basah sebagai tempat mesum, maka izin kami minta untuk dicabut. Tindakan tegas kami rasa perlu, agar bisa menekan tindakan kemaksiatan di Kota Tegal,” kata Rofii. Akibat belum adanya tindakan tegas, akhir-akhir ini sejumlah pelajar, muda mudi memilih

tempat karoke atau Warnet untuk jadi tempat permesuman. Karena perlu ada langkah cepat, berupa penertiban. Selain itu, Pemkot harus terus menerus melakukan monitoring dan pengawasan secara ketat, terkait praktek atau opersional tempat karaoke dan warnet. Selain itu, untuk mempermudah pengawasanya jumlah tempat karaoke dan warnet harus dibatasi. “Kami tidak ingin Kota Tegal yang telah dirintis lama, beralih menjadi medan kemaksiatan. Karena kami desak untuk dicabut izinnya, bagi tempat yang terbukti melanggar izin. Maraknya tempat-tempat tersebut bila dibiarkan, maka keberadaannya mengancam dekadensi moral para pelajar,remaja, pemuda dan masyarakat pada umumnya,” paparnya. Komentar senada diungkapkan, Drs H Darni Imadudin. Politisi asal PKS itu, meminta, agar tempat karaoke dan warnet yang berfungsi ganda menjamur, maka Pemkot harus ekstra ketat dalam mengeluarkan izin. Sehingga tidak bisa semua ajuan disepakti, dan izin dikeluarkan. Tapi yang terpenting, terkait efek negatif atas pendirian tempat karaoke yang harus diantisipasi. “Selama ini keberadaan tempat hiburan tak berpengaruh terhadap PAD, karena kami minta ada pembatasan perijinan tempat hiburan,” ungkap Darni. (hun)


BREBES & BUMIAYU

6

RABU 21 APRIL 2010

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes RSU Bhakti Asih

(0283) 671431 (0283) 671279 / 673481

Nokia Grebeg Petani Pakijangan

LINTAS

ISMAIL FUAD/RATEG

SOSIALISASI - Nokia sosialisasi promo terbaru Nokia Life Tools kepada Kelompok Tani Pakijangan Bulakamba, Selasa (20/4).

BREBES - Untuk mendekatkan diri dengan konsumen, Nokia bersilaturrahmi dengan sejumlah petani di Desa Pakijangan, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, di balaidesa setempat Selasa (20/4). Dalam kesempatan Grebeg Warga itu, Nokia mempromosikan program layanan terbaru, yakni Nokia Life Tools. ’’Nokia adalah satu-satunya vendor yang memberikan perhatian lebih kepada petani di Indonesia melalui Nokia Life Tools,” ujar Supervisor Nokia Tegal Febriyansah di sela-sela acara. Dalam Nokia Life Tools, kata Febri, petani akan mendapatkan berbagai keistimewaan. ’’Dengan layanan ini, petani akan mendapat informasi actual dan jitu seputar masalah pertanian, dari info harga pasar komoditas, benih, pupuk, pestisida, cuaca, dan informasi penunjang cocok tanam lainnya,” terang Febri. Dengan layanan ini, menurutnya, Nokia berharap dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, petani melalui peningkatan produk-

tivitasnya. Di samping layanan pertanian, dalam Nokia Life Tools juga beragam layanan pendidikan hingga hiburan. Dalam kesempatan itu, Nokia memfasilitasi diskusi pertanian dengan narasumber Koordinator Bidang Program PPL Kecamatan Bulakamba Suyatno dan Ketua PSPPI Atmo Suwito Rasban SE. Keduanya mengupas tuntas informasi kekinian dan berbagai bentuk penyuluhan peningkatan produksi petani. ’’Sebagai wilayah tadah hujan, petani di pantura dan khususnya di Pakijangan harus mampu mensiasati keadaan alam dan sistem irigasi yang masih sulit. Perlu taktik seperti mengamati cuaca saat hendak menanam, penggunaan dosis pukuk dan pengetahuan wawasan pertanian terkini,” jelas Suyatno. Kepala Desa Pakijangan Wasjan Kirom dalam sambutannya mengaku bangga dengan kegiatan itu. Dia berharap, agar diskusi berdampak pada peningkatan wawasan petani di desanya. (cw1)

ABIDIN ABROR/RATEG

SERET PELAKU - Ketua Komunitas Wartawan dan LSM Brebes Suwarso dalam aksinya minta KPK menyeret pelaku lain.

Bakal Segera Disidang BREBES – Pemeriksaan terhadap Bupati Brebes Indra Kusuma masih terus dilakukan. Bahkan, berdasarkan informasi terakhir, persidangan kasus ini tak lama lagi bakal digelar. Kordinator Gerakan Brantas Korupsi (Gebrak) Kabupaten Brebes Darwanto berkeyakinan adanya tersangka lain dalam kasus yang terjadi di tahun 2003 tersebut, selain Indra. ’’Optimis bakal ada tersangka lainnya,” kata Darwanto, saat dikonfirmasi melalui handphone-nya Selasa (20/4). Dijelaskannya, laporan Gebrak dan Kaukus Mahasiswa untuk Penuntasan Korupsi kepada KPK mendapat respon positif. Dari bagian penindakan KPK, tambah Darwanto, telah melakukan langkah penyelidikan. Karenanya, untuk mengetahui hasilnya, warga diminta bersabar. ’’Dari informasi, sidang bupati bakal digelar,” kata Darwanto. Sementara, Senin (19/9) lalu, puluhan massa yang mengatasnamakan Komunitas Wartawan dan LSM menggelar aksi unjuk rasa. Dalam aksi tersebut, mereka menuntut KPK menyeret tersangka lain selain Indra, karena ini sebagai kerja tim. (din)

Disenggol Bus Tukang Becak Tewas BREBES - Niat cari penumpang, malang berujung maut. Inilah yang dialami tukang becak warga RT 04 RW 04 Desa Wanasari, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Raswid (45) Sabtu (17/4) pukul 01.00 WIB. Meski sempat dilarikan ke RSUD Brebes, sayang nyawanya tak tertolong. Esok harinya jenazah almarhum langsung dikuburkan di pemakaman umum setempat. Dari informasi yang berhasil dihimpun, kecelakaan berawal saat bus bernomor Polisi B 2789 BW meluncur dari Tegal menuju Jakarta. Saat bus berusaha menyalip truk di depannya, tidak disangka badan bus mengenai becak milik Raswid. Senggolan keras ini sehingga berakibat fatal, dan korban langsung dilarikan ke rumah sakit. ’’Kebetulan tidak bawa penumpang. Almarhum pagi itu sedianya berniat pulang ke rumah di Wanasari,” kata warga setempat Slamet (40). Sementara, bus malam jurusan Jogjakarta-Jakarta yang mengalami nasib nahas kini ditahan Satlantas Polres Brebes. (din)

Frustasi karena Buta, Casmadi Kendat WANASARI - Lantaran frustasi menjalani hidup, seorang kakek renta Casmadi (70), warga RT 5 RW 2 Desa Siasem, Kecamatan Wanasari, Brebes, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di kamar rumahnya Selasa (20/4). Aksi nekat itu sempat menggegerkan warga sekitar. Diduga aksi kendat Casmadi dilatarbelakangi oleh kebutaan pada matanya yang diderita selama 10 tahun terakhir, yang tak kunjung sembuh sehingga dia putus asa menjalani hidup. Penyakit itu diderita korban akibat usianya sudah uzur. Kali pertama yang menemukan jasad Casmadi yang telah

menggantung dengan seutas tali putih yang diikatkan di jendela kamar adalah cucunya, Isah (25). Dia langsung shock dan berteriak sehingga mengundang perhatian warga lainnya. ’’Saya menemukan kakek sudah meninggal sekitar pukul 06.00 WIB. Kemudian saya mengundang warga hingga diteruskan kepada Polisi dan Puskesmas,” ujarnya. Menurut Isah, kakek selama ini tinggal hanya serumah dengan dirinya. Jenazah Casmadi dimakamkan siang hari itu juga di tempat pemakaman umum (TPU) setempat. Petugas Polsek Wanasari

setelah mendapat laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan olah kejadian perkara (TKP). Sementara, dokter Puskesmas Wanasari melakukan visum untuk memastikan penyebab kematian korban. Kapolres Brebes AKBP Benone Louhenapessy SIK MH melalui Kapolsek Wanasari AKP Parimin menyatakan, pihak keluarga korban sudah diminta keterangan terkait kematian Casmadi. ’’Dari hasil keterangan sementara disimpulkan, kejadian bunuh diri tersebut murni bunuh diri. Selain itu, dari lubang dubur korban mengeluarkan kotoran dan sperma.’’ (cw1)

ISMAIL FUAD/RATEG

PUTUS ASA – Jenazah Casmadi (70) digotong warga saat hendak dimandikan kemarin (20/4).

Sekolah Diinstruksikan Tak Pungut Biaya Untuk Pelaksanaan PPDB BREBES - Menjelang pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2010/2011, seluruh sekolah diminta tidak memungut biaya kepada calon siswa yang mendaftar. Sebab, biaya operasional

PPDB telah dialokasikan melalui Biaya Operasional Sekolah (BOS). ’’Sekolah jangan sampai meminta biaya pendaftaran kepada calon peserta didik baru karena biayanya sudah disediakan melalui BOS,” ujar Staf Bidang Program dan Evaluasi Dewan Pendidikan Kabupaten Brebes Ir Iskandar SH MSi kepada Radar Selasa (20/4). Menurutnya, berdasarkan

rapat yang telah dilakukan dengan pihak terkait telah disepakati, biaya pendaftaran peserta didik baru diambil dari BOS. Langkah ini, sebagai upaya meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan warga melalui akses pendidikan yang lebih mudah. Sehingga, menurutnya, target wajib belajar sembilan tahun bisa direalisasikan. ’’Dalam prosedur penggunaan BOS diperbolehkan un-

tuk biaya operasional pendaftaran siswa. Ada 19 item penggunaannya dan 10 item bentuk penyelewengannya. Itu diperbolehkan, kecuali BOS digunakan untuk studi banding dan karyawisata itu yang tidak boleh,” tandas Iskandar. Meski demikian, dia menggaris bawahi, biaya pendaftaran peserta didik baru untuk sekolah berlevel Sekolah Standar Nasional (SSN) dan Rintisan Sekolah Berstandar Inter-

nasional (RSBI) terdapat aturan yang tersendiri. Selain itu, jumlah calon peserta didik pada setiap satuan pendidikan hendaknya melihat kuota rombongan belajar yang ada. Itu, katanya, untuk menghindari munculnya pungutan-pungutan pembangunan fisik akibat kebelihan siswa. ’’Calon peserta didik dibatasi sesuai dengan angka siswa yang telah lulus.’’ (cw1)


BREBES & BUMIAYU

RABU 21 APRIL 2010

7

RADAR TEGAL

PERTANIAN

Rencana Relokasi Masih Belum Terlaksana

Ratusan Hektar Tanaman Bawang Merah Puso JATIBARANG - Lebih dari ratusan hektar tanaman bawang merah warga Desa Tegalwulung, Kecamatan Jatibarang, belum lama ini dilaporkan mengalami puso (gagal penen, Red) akibat diserang hama tol. Serangan terjadi menjelang panen dan nyaris merata di seluruh areal tanaman bawang merah warga. Akibatnya, puluhan petani merugi hingga ratusan juta rupiah. Kadus III Desa Tegalwulung Ahmad Syaroni mengungkapkan, total lahan tanaman bawang di Desa Tegalwulung yang mengalami gagal panen hingga mencapai 100 hektar. Serangan hama tersebut, dijelaskannya, sudah muncul sekira hampir setengah bulan lalu dan menyerang semua umur tanaman bawang, dari 25 hari hingga 40 hari. Serangan hama itu diduga muncul paska turunnya hujan deras yang mendadak. Bahkan, hama tol kini telah menyebar dan menyerang sejumlah desa tetangga. Gejala dari serangan hama tersebut, menurut Ahmad, susah dideteksi. Sebab, saat daun tanaman diperiksa tidak ditemukan ulat dan sejenisnya. Namun, tiba-tiba kondisi daun kering dan layu. ’’Sebelumnya tanaman masih bagus. Namun, setelah diguyur hujan deras tanaman mendadak layu, daun berlubang dan pecah-pecah hingga tanaman mati. Tapi diperiksa tidak ada ulatnya,” ungkap dia. Ketua Asosiasi Bawang Merah Indonesia (ABMI) H Asmawi Isa mengatakan, munculnya serangan hama itu disebabkan kondisi cuaca yang tidak menetu. Mestinya bulan April sudah mulai musim kering, tetapi kenyataanya masih terjadi hujan. ’’Kondisi ini merusak tanaman. Apalagi tanaman bawang merah sangat rentan terhadap pergantian cuaca yang mendadak,” katanya. (cw1)

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

SULIT BERKEMBANG - Petani jagung di Desa Kebandungan, Kecamatan Bantarkawung, sulit berkembang akibat terjerat sistem ijon.

Petani Masih Terjerat Sistem Ijon BANTARKAWUNG - Desa Kebandungan, Kecamatan Baantarkawung, dikenal sebagai daerah penghasil jagung yang dalam pemasarannya hingga ke luar daerah. Namun, dalam perkembangannya, ratusan petani jagung di sana masih berada di tingkat kesejahteraan yang rendah. Kondisi tersebut diakui oleh Kepala Desa (Kades) Kebandungan Sutarto MPd. Menurut dia, meski tanaman jagung merupakan andalan sektor pertanian di desa ini, namun para petani masih kesulitan dalam memenuhi kebutuhan ekonomi mereka. ’’Kondisi itu disebabkan masih digunakannya sistem ijon dalam bertransaksi hasil pertanian. Sehingga, kalaupun ada keuntungan yang dihasilkan, itu relatif sedikit yang dirasakan oleh petani,” ungkapnya Selasa (20/4). Dikatakan Sutarto, sistem ijon dipilih petani sebagai upaya mensiasati permodalaan yang tidak dimiliki mereka. ’’Petani mendapatkan modal dari seorang juragan, mulai dari bibit, pupuk maupun obat-obatan pertanian yang harganya sudah ditentukan oleh pemodal. Selain itu, di saat petani memanen hasil tanamannya. Mereka juga harus menjual hasil panennya kepada pemodal yang telah memberi pinjaman,” ungkap Sutarto. Meski harga jual disesuaikan dengan harga yang berlaku di pasaran, namun para petani terbebani dengan nilai pinjaman modal yang harus mereka kembalikan. Selain itu, keuntungan naik-turun (fluktuatif), sedangkan pinjaman harus tetap dibayar. ’’Kondisi demikian yang menyebabkan para petani sering tidak tenang, Mereka sudah terikat kontrak dengan para pengijon, sejak awal penggarapan lahan,” ujar Sutarto. Lahan yang digunakan sebagai perkebunan jagung di Desa Kebandungan, menurut Sutarto, sekarang mancapai 250 hektar. Termasuk di dalamnya lahan Perhutani. Dengan harga jual jagung yang berlaku saat ini sebesar Rp 200 per kilogram, semestinya para petani bisa mendapatkan keuntungan lebih. ’’Untuk itu, saat ini kami tengah mengkaji rencana pembentukan koperasi bekerjasama dengan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH). Dalam pelaksanaannya nanti, koperasi tersebut juga dikelola bersama masyarakat dalam bentuk simpan pinjam,” jelasnya. Dengan terbentuknya koperasi tersebut, dia berharap taraf pendapatan petani jagung di wilayah ini dapat meningkat. (pri)

HARI KARTINI PKK Sambangi Panti Wreda BREBES - Tim Penggerak (tp) PKK Kabupaten Brebes dan sejumlah organisasi wanita yang tergabung dalam Gabungan Organasisasi Wanita (GOW) Kabupaten Brebes memberikan bantuan berupa 100 paket alas kasur beserta selimut kepada penghuni Panti Wreda Purbo Yuwono, Jalan Raya Klampok No. 69, Brebes, Senin (19/4) lalu. Kegiatan ini merupakan rangkaian dalam memperingati Hari Kartini ke-131 di Kabupaten Brebes. Ketua Panitia Hari Kartini ke-131 Kabupaten Brebes Dra Aqilatul Munawaroh MPd mengatakan, rasa penghargaan yang besar terhadap pengelola Panti Wreda Purbo Yuwono yang dengan tulus ikhlas merawat ’mbah putri dan mbah kakung’ yang terlantar tak ternilai bandingannya. Sehingga, menurutnya, meski dalam perawatan panti para penghuni yang mayoritas sudah uzur ini dapat menikmati akhir hidup dengan bahagia. ’’Panti Wreda ini mengingatkan kita semua pada hari tua kelak. Di panti ini, tak lain adalah sebagai monumen hari tua,” jelas Aqilatul. Sementara, TP PKK Kabupaten Brebes memberikan bantuan kepada penghuni Panti Wreda ini sebagai ucapan terima kasih dan penghargaan atas dedikasinya kepada penghuni panti selama hidup untuk keluarga. ’’Kami berharap, penghuni panti bisa menikmati setiap keberkahan yang diturunkan Allah dalam setiap aktivitasnya. Di luar, masih banyak orang jompo yang terlantar dan tidak seberuntung mereka yang dalam perawatan panti,” ujarnya. Kepala Panti Wreda Purbo Yuwono E.S. Windrati SH mengungkapkan, sesuai dengan moto panti, Di Hari Tua yang Bahagia dan Sejahtera, panti jompo ini berusaha untuk melayani dengan sepenuh hati agar penghuni panti bisa menikmati hidup dengan bahagia dan sejahtera. ’’Panti Wreda yang berpenghuni 90 orang ini, terdiri dari 47 jompo wanita dan 43 jompo laki-laki. Di antaranya ada yang menikah dengan sesama penghuni panti dan disediakan ruang khusus keluarga,” jelas Windarti. (cw1)

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

RUSAK PARAH - Sejak lima tahun terakhir jalan penghubung Desa Cinanas ke pusat pemerintahan dibiarkan rusak.

Warga Ancam Tak Lunasi PBB BUMIAYU- Kondisi kerusakan jalan Desa Cinanas, Kecamatan Bantarkawung, menuju pusat pemerintahan semakin rusak parah. Keadaan tersebut disesalkan warga. Pasalnya, jalan kabupaten sepanjang lebih kurang 16 kilometer itu sudah 5 tahun belum pernah mendapat perbaikan. Warga berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes dapat melakukan penanganan terhadap kondisi jalan yang sebagai urat nadi perekonomian warga Cinanas dan sekitarnya tersebut. Kerusakan jalan Cinanas mulai terjadi sejak Dukuh Tegalmunding, Desa Pruwatan, Kecamatan Bumiayu. Di lokasi itu kondisi jalan berlubang dan bergelombang. Menurut sejumlah warga, kerusakan jalan juga mengakibatkan kerawanan lalulintas. ’’Karena jalan rusak, sudah sering terjadi pengendara sepeda motor terjatuh. Semestinya pemerintah memperhatikan kondisi ini,” kata Tedjo (39),

warga Cinanas. Di samping itu, menurut Tejo, sudah selayaknya pemerintah melakukan perbaikan diruas jalan tersebut. Sebab, sebagai warga negara, masyarakat Desa Cinanas selalu taat dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). ’’Kami selalu taat membayar pajak, namun jalan menuju desa kami yang rusak parah tidak pernah mendapatkan perhatian. Kalau begini terus, lebih baik kami tidak bayar pajak sampai jalan ini mendapat penanganan,” ungkapnya. BELUM TEREALISASI Kepala Desa (Kades) Cinanas Drs Toat Riyono saat dikonfirmasi mengenai kondisi kerusakan jalan menuju wilayah tersebut mengatakan, pemerintah desa telah berulangkali mengusulkan perbaikan jalan Cinanas sejak 2004. ’’Usulan kami ajukan dalam proposal pembangunan, selain itu dalam daftar musrenbang juga selalu tercantum, namun hingga saat ini belum ada realisasinya,” tandas Toat.

Dikatakannya, akibat kondisi rusaknya sarana infrastuktur tersebut, berdampak pada kelancaran pelunasan PBB. ’’Mereka (warga) beralasan kenapa PBB harus dibayar tepat waktu, sementara sarana infrastuktur tidak kunjung mendapat perbaikan,” ungkap Toat menyampaikan keluhan warganya. Selain sebagai jalan utama warga Desa Cinanas, jalan ruas jalan tersebut juga menjadi lalulintas ekonomi bagi warga Pamulihan, Kabupaten Cilacap, sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan Desa Cinanas. Kondisi badan jalan dari perbatasan Cilacap hingga Dukuh Kalijambe, Desa Cinanas, Bantarkawung, telah dibangun oleh warga secara gotong royong sepanjang 1 kilometer. ’’Warga Pemulihan, dalam setiap hari melakukan aktivitas perekonomian melalui jalan tersebut untuk menuju pasar di Kecamatan Bumiayu.’’ Menurut Toat, dengan kondisi jalan yang baik maka sangat dirasakan manfaatnya. (pri)

TONJONG - Rencana relokasi terhadap tujuh rumah warga yang tinggal di Dukuh Pecangakan, Desa Tonjong, Kecamatan Tonjong, akibat longsor yang terjadi pada tahun 2006 lalu hingga saat ini belum dapat terealisasi. Ketujuh unit rumah tersebut masing-masing milik Jamiludin (38), Simah (40), Wasri (45), Sudirman (35), Shodikin (50), dan Nasor (45). Saat ini dalam kondisi mengkhawatirkan. Pasalnya, akibat longsor tersebut jarak antara rumah warga dengan bibir tebing hanya tersisa tidak lebih dari 1 meter. Selain itu, longsor juga menyebabkan hampir terputusnya badan jalan yang menghubungkan beberapa pedukuhan lainnya. Hingga saat ini jalan tersebut hanya dapat dilalui oleh kendaraan roda dua dan pejalan kaki. Kepala Desa (Kades) Tonjong Maksudi mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk memulihkan kondisi yang terjadi, termasuk relokasi pemukiman ketujuh rumah warga karena dinilai tidak layak huni. Namun, lanjut sia, dalam pelaksanaannya rencana relokasi hingga saat ini belum dapat dilaksanakan karena keterbatasan dana desa dalam menyediakan lahan bagi warga. ’’Pemkab sendiri telah menyetujui rencana tersebut, hanya saja di dalam pengadaan lahan sepenuhnya diserahkan

kepada kami. Sementara pemkab memberikan bantuan untuk pemindahan rumah. Dengan kondisi terbatasnya keuangan desa, jelas pengadaan lahan tidak sanggup kami upayakan. Padahal lahan yang di rencanakan untuk relokasi telah tersedia dan warga mau menempatinya,” jelas Maksudi. Dikatakan maksudi, upaya lain yang dilakukan untuk memulihkan kondisi itu adalah dengan mengajukan proposal pembangunan ke kabupaten, termasuk pengusulan dalam kegiatan Musrenbang. ’’Selain mengancam pemukiman warga, jalan penghubung pedukuhan serta desa lain juga terhambat. Hal itu jelas berpengaruh pada terhambatnya aktivitas perekonomian warga, mengingat jalan itu merupakan akses masyarakat menuju Pasar Tonjong,” paparnya. Shodikin (50), warga yang rumahnya termasuk dalam rencana relokasi mengatakan, dirinya mendukung rencana tersebut. Sebab, menurut dia, selama ini dirinya merasa khawatir jika sewaktu-waktu akan kembali terjadi longsor. ’’Kami semua sudah menyetujui rencana itu. Setiap turun hujan terutama di malam hari, kami selalu ketakutan kalau terjadi longsor. Karenanya kami mengharapkan rencana tersebut dapat segera di laksanakan,” ungkapnya. (pri)

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

MEMBAHAYAKAN - Jarak antara perumahan warga dengan bibir tebing tidak lebih dari satu meter. Kondisi tersebut jelas sangat membahayakan.

Mengenal Kota Kecamatan Jatibarang

Kepadatan dan Keramaiannya Saingi Kabupaten Seiring kemajuan Kecamatan Jatibarang, kini menunjukan geliat ekonomi luar biasa. Sekalipun sebagai kota kecamatan, namun banyak berdiri bank konvensional. Apa yang menarik? LAPORAN: ABIDIN ABROR JATIBARANG adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Brebes, terletak 12 km sebelah selatan Kota Brebes. Didukung 22 desa yang masing-masing memiliki potensi berbeda. Selain potensi pertanian dan perdagangan, sejak dulu Jatibarang dikenal daerah religius. Predikat ini bisa dimaklumi mengingat banyak berdiri pendidikan keagamaan. Termasuk pendidikan Pesantren, yang sebagai ikon terkenalnya yakni, Masjid Al Ittihad diresmikan oleh Mantan Wakil Presiden

ABIDIN ABROR/RATEG

PADAT - Karena padatnya, banyak rumah plus toko (ruko) di Jatibarang dibangun bertingkat.

(Wapres) RI Jusuf Kalla. Termasuk peninggalan Pabrik Gula, yang terkenal itu. Adapun indikasi kemajuan dari daerah ini, dimana banyak berdiri bank-bank. Sekalipun kota Kecamatan, jumlah banknya tidak beda dengan kota Kabupaten. Sedikitnya berdiri 7 bank di Jatibarang, yakni BCA, BRI, BPD, BKK, DSP, Puspa Kencana, dan Kospin Jasa. Sementara, untuk pendapatan pasar, sesuai data sebagai yang tertinggi pendapatannya dibandingkan pasar-pasar lain di Kabupaten Brebes. Bahkan, pendapatan pasar masih lebih tinggi dari Pasar Induk. Karenanya tak heran kemajuan ini banyak dilirik perbankan. Keramaian kotanya, dibanding kecamatan lain, kota Jatibarang masih lebih ramai. Pagi hingga sore hari sepanjang jalan dipenuhi pedagang kaki lima (PKL). Kemajuan yang diraih itu diakui warga bernama M. Wasdiun (40). ’’Dibandingkan dulu, Jati-

barang lebih maju,” kata Wasdiun Selasa (20/4). Namun, kemajuan itu tidak barengi budaya tertib. Dia melihat, semua trotoar yang ada dipenuhi padagang kaki lima. Pejalan kaki seolah nyaris tidak diberi tempat sama sekali. Apalagi saat tibanya musim giling tebu atau saat menjelang Lebaran, keramaian mencapai puncaknya. Selain potensi hasil pertanian, daerah ini dikenal banyak mengirim tenaga kerja ke luar negeri. Mereka bekerja di sektor informal, seperti sebagai pembantu rumah tangga. Makanan paling terkenal di Jatibarang adalah sate kambing. Sate di sini dikenal mempunyai cita rasa khas dengan memakai tusuk lidi dari kelapa. Tidak seperti sate kambing yang umum memakai tusuk bambu. Dibakar dengan arang khusus arang pohon kamboja. Konon dengan arang ini aroma sate mempunyai cita rasa yang khas. Selain sate kambing, juga nasi lengko yang rasanya tak kalah lezat. (*)


SLAWI METROPOLIS

8

RABU 21 APRIL 2010

RADAR TEGAL

Belum Berhasil Jerat Firdaus

RSI PKU Muhammadiyah Kab.Tegal

0283-3448131

Lapor pak antara ds kemuning sampe ke maribaya jlnya tak pernah perbaikan ya kenaapa?trim. 081902346XXX Kepd Yth.DPRD KAB.TEGAL ko dong ADD metu aja kya wg mkne ayam!!tlg sawise metu kudu d sidak oh.alfakir jtngra. 081542211XXX

RAMAI - Seorang capster tengah memfacial pelanggannya, demikian dengan pemilik salon Hj Umi tengah mendandani Aski, anggota DPRD dari PKB.

PELAYANAN

Salon Kecantikan Kebanjiran Order

Pelayanan RS Perlu Ditingkatkan MELIHAT masalahnya yang dihadapi Sifa (3) yang terkena penyakit Hedrocepalus pada pemberitaan Radar sebelumnya, setiap orang pasti akan merasa tersentuh. Hal itu juga dirasakan A Fatikhudin Emha SAg, anggota DPRD Dapil 2 dari Fraksi Partai Demokrat. Fatih mengatakan laporan dan aduan dari keluarga, yang juga tetangganya sendiri sangat disayangkan pelayanan RSUD Dr Soeselo Slawi. Di mana pelayanan yang kurang baik tersebut, dok/rateg termasuk ketidakramahan dokter speA Fatikhudin Emha SAg sialis anak yang menanganinya. Apalagi sampai mengatakan yang tidak sepantasnya yang dilakukan seorang dokter terhadap pasienya. Tentu saja ini menambah citra dan praktek pelayanan rumah sakit sangat buruk. ”Saya memang mendapatkan aduan dari warga saya, terkait pelayanan rumah sakit dan dokter sepesialis anak yang kurang ramah itu,” tandasnya. Menurutnya ini baru kasusnya Sifa, belum lagi kasus Sifa-Sifa yang lain atau masyarakat yang berobat di rumah sakit tersebut. Dia berharap pihak rumah sakit untuk bisa meningkatkan pelayananya terhadap pasien. Entah pasien itu mampu dalam hal ekonomi maupun pasien yang tidak mampu, baik dari sisi keramahan perawatnya ataupun dokternya. (mg2)

AGUS WIBOWO/RATEG

Jelang Hari Kartini, 21 April 2010 MENJELANG peringatan Hari RA Kartini, sejumlah salon kecantikan mengaku kewalahan menghadapi sejumlah konsumen yang terus berdatangan. Mulai dari meminjamkan baju kebaya, menyanggul rambut hingga sampai permintaan mempercantik wajah. Kondisi ini terlihat di sejumlah salon kecantikan di Kota Slawi. Seperti halnya salon kecantikan TAJ yang ditemui di jalan raya KH Mas Mansyur Slawi atau di belakang Rumdin Bupati Tegal. Pengunjung yang hadir tidak peduli tua maupun muda, namun kebanyakan dari kaum hawa, yang kini hendak menampilkan gaya ala RA Kartini. Dan

semuanya juga ingin mempersiapkan tampil di Hari Kartini yang diperingati pada Rabu (21/4) hari ini. “Saya memang sengaja datang ke salon, agar wajah dan tampilan rambut biar nampak cantik dan indah. Termasuk baju kebaya yang saya pinjam, merupakan salah satu sebab saya datang ke salon ini,” kata Aski, salah seorang pengunjung salon. Anggota DPRD dari Fraksi PKB ini kemarin nampak merias wajahnya. Dia menambahkan dirinya datang ke salon, karena selain pelayanannya ramah, perawatan muka dan model gaya oleh capsternya juga sangat profesional. Termasuk sejumlah baju kebaya yang ditawarkan pun beragam. Demikian pula dengan harganya yang tidak begitu mahal. Pemilik Salon Hj Umi Maskani mengatakan kalau sejak sepe-

kan ini pihaknya kewalahan melayani konsumen. Sebab sejumlah baju kebaya dari ukuran anak-anak hingga ibu-ibu kini sudah terpesan semua. “Termasuk kami yang biasanya tutup di menit 20.00 WIB, sejak sepekan ini salon kami tutup pukul 23.00 WIB,” tandasnya. Ditambahkan keramaian salon memang bisa dikatakan pada momen-momen tertentu. Di antaranya pada Hari Kartini, Hari Kemerdekaan 17 Agustus, jelang lebaran dan natal. Di harihari besar seperti ini, dipastikan hampir semua salon kebanjiran order. Dandanan ala RA Kartini, memang menjadi model yang seperti wajib dikenakan saat perayaan Hari kartini. Hari Kartini sendiri diperingati sebagai bentuk penghargaan terhadap upaya Kartini dalam emansipasi wanita. (agus wibowo)

Tersangka Bansos Masih Bungkam SLAWI - Tersangka kedua kasus Bantuan Sosial (bansos) Iwan Rudiyanto (36), warga Desa Tegalwangi Kecamatan Talang Kabupaten Tegal, menurut jaksa yang menangani kasus tindak pidana korupsi (tipikor) hingga Selasa (20/4) kemarin masih bungkam. Dia sendiri masih mengakui semua perbuatan yang dilakukan. Hasilnya jaksa mengaku masih kesulitan untuk menjerat tersangka pertama yakni Johan Firdaus yang merupakan mantan anggota DPRD Provinsi Jateng. “Sampai dengan sekarang, Iwan masih mengakui semua atas perbuatan penyelewengan dana Bansos. Di antaranya bantuan untuk Masjid Baiturrahman di Desa Tegalwangi Kecamatan Talang, bantuan untuk Masjid di Mejasem Kramat , dan Bansos untuk Masjid di Pagerbarang,” kata Kasi Pidsus Kejari Slawi Nursodik SH, kemarin. Menurutnya, Iwan Rudiyanto yang bekerja sebagai sopir Johan Firdaus dan saat ini posisisnya masih ditahan di LP Tegalandong Lebaksiu. Dia

masih belum terbuka terkait dengan kasus yang disangkakannya. Padahal dalam kasus ini, dia merupakan saksi kunci. “Kita lihat saja nanti di tahap II. Apakah Iwan masih bersikukuh dengan keterangannya bahwa dia yang melakukan semua atas tindakan penyelewengan bansos tersebut atau nanti akan membuka mulut. Sebab Iwan sampai sekarang belum mau memberikan perubahan keterangan. Makanya, untuk bisa menyeret Johan Firdaus, kami masih belum bisa melakukan penahanan,” beber Nursodik. Nursodik menambahkan, dari hasil pemeriksaan para saksi dalam pencairan juga, bahwa sistem yang dilakukan dengan cara melalui rekening. Jadi tidak langsung pencairan uang. Dan itupun dilakukan bukan melalui fraksi. Makanya hingga kini kasus bansos masih menunggu keterangan dari Iwan Rudiyanto untuk membuka mulut. “Kendati demikian, pada saat proses sidang nanti keterangan Iwan Rudiyanto bisa berubah. Sebab nantinya dari majelis hakim bisa lebih detail, termasuk dari tersangka sendiri yang tidak bisa plin-plan,” jelasnya. (gus)

Pembuatan Kartu Kuning Meningkat SLAWI - Banyaknya jumlah tenaga kerja di Kabupaten Tegal membuat permintaan Kartu Kuning di Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tegal meningkat. Setiap hari jumlah permintaan kartu tersebut mencapai 50 orang. Untuk melayani permintaan tersebut, Dinsosnakertran melakukan antisipasi dengan memperbanyak blangko kartu tersebut. Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinsosnakertran Kabupaten Tegal Edi Buntoro kermarin mengaku, untuk saat ini

CMYK

permintaan kartu kuning di kantornya memang mengalami peningkatan. Peningkatan tersebut disebabkan lantaran saat ini jumlah calon tenaga kerja di Kabupaten Tegal dari waktu ke waktu jumlahnya semakin bertambah. “Untuk saat ini, setiap harinya permintaan kartu kuning dari calon tenaga kerja jumlahnya mencapai 50 orang,” terangnya. Untuk mengantisipasi kekosongan blangko kartu kuning, Dinsosnakertran Kabupaten Tegal telah memperbanyak jumlah cetakan blangko tersebut.

“Artinya kami memang tidak pernah kehabisan kartu kuning, ini karena cetakan sudah kami persiapkan jauh-jauh sebelumnya,” terangnya. Sementara itu, untuk bisa memberikan kesempatan bagi calon tenaga kerja Kabupaten Tegal yang berminat untuk ke luar negeri, pihak Dinsosnakertrans Kabupaten Tegal juga telah berkoordinasi dengan Provinsi Jawa Tengah untuk bisa memanfaatkan peluang kerja yang ada di luar negeri terutama di Malaysia. Untuk pengiriman keluar negeri terse-

but, tambahnya, Dinsosnakertrans pada tahun 2009 telah memberangkatkan sebanyak 330 tenaga kerja. Sementara untuk tahun ini ada 68 tenaga kerja yang telah berangkat per bulan Maret kemarin. “Beberapa waktu lalu Dinsosnakertran Kabupaten Tegal juga telah diundang pemerintah provinsi terkait dengan penempatan kerja ke luar negeri terutama ke Malaysia, dan kami juga telah melaksanakan permintaan tersebut dengan mengirimkan ratusan tenaga kerja ke Malaysia,” terangnya. (cw3)

MELIHAT PENGUMUMAN Beberapa calon tenaga kerja saat mencari pengumuman kerja di Kantor Dinsosnakertrans Kabupaten Tegal. HARVIYANTO/RADAR SLAWI


ENTERTAINMENT

RABU 21 APRIL 2010

9

RADAR TEGAL

REZKY ADITYA

MARSHANDA

Tak Gentar Dituntut Rp 21 Miliar

Demi Konser, Biayai Sendiri Perjalanannya KEPEDULIAN Marshanda mengikuti kegiatan dengan tema sosial nampaknya sudah tak perlu diragukan lagi. Hari Minggu kemarin (18/4), ia rela berpanas-panasan mengisi acara di Pecatu Indah Resort, Bali, dalam acara bertajuk Bali Live Earth. Total ia bernyanyi 3 lagu,’Face’ milik George Michael, ‘Heal The World’-nya Michael Jackson, dan ‘Listen’ milik Beyonce Knowles. “Aku memang suka sekali dengan acara sosial seperti ini karena aku baca data soal mencari air di Afrika ini menarik sekali. Mereka harus mendapatkan air sejauh 6 km untuk minum dan masih kurang layak. Semoga masyarakat tergugah dan menengok untuk masalah air ini,” harap Marshanda. Karena terlalu sering ikut serta dalam konser sosial seperti ini, Marshanda mengaku lupa sudah berapa kali mengikuti konser seperti di Bali Live Earth ini. Ia juga merasa bangga bisa ikut serta dalam konser berskala internasional ini.

PESINETRON Rezky Aditya harus berhadapan dengan rumah produksi MD Entertainment atas kasus wanprestasi alias pelanggaran kontrak. Ia dituntut Rp 21 miliar. Rezky mengaku tak gentar. “Bukan sesuatu yang mengejutkan buat Rezky. Karena persoalan ini sudah dibicarakan sebelumnya. Rezky siap menghadapi proses hukum apapun,” ujar Ana Sofa Yuking, pengacara Rezky, ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jl Gajah Mada, Selasa (20/4). Kasus ini bermula dari Rezky yang mulai bekerjasama dengan rumah produksi lain, selain MD Entertainment. Menurut Rezky, hal yang ia lakukan itu sah karena kontrak eksklusifnya berakhir Januari lalu. Sebelumnya sudah ada pembicaraan dari rumah produksi dan Rezky untuk mengatasi masalah tersebut. Namun ternyata Jumat (16/4), MD Entertainment memasukkan kasus itu ke jalur hukum. Hari ini, Selasa (20/4), seharusnya sidang pertama kasus tersebut digelar. Namun sidang ditunda karena pihak penggugat malah tidak datang. S i dang d it u n d a sampai waktu yang belum ditentukan. Tunggu kabar dari panitera,” jelas Rezky. (yla/yla)

“ O h ya jelas cuma kemarin sayang hampir batal tapi Alhamdulillah tetap jalan lah,” ungkapnya. Marshanda juga mengaku membiayai sendiri perjalanannya ke Bali untuk mengikuti acara ini. Merasa berat membiayai sendiri? “Engga lah, yang penting tetep seneng untuk acara ini,” pungkasnya. (kpl/gum/dka)

KRISDAYANTI

Pacaran dengan Bosnya Raul?

Pembatik Kesulitan Minyak Tanah dari halaman 3 mempertahankan minyak tanah meski sedikit sulit untuk mendapatkannya. Meski harga minyak tanah sempat mencapai Rp 7.000 per liter, perajin batik tidak kaget karena beberapa waktu lalu harga minyak juga pernah mencapai Rp 7.000 per liternya sebelum

kembali ke harga normal yaitu Rp 5.500 hingga Rp 6.000 per liter. “Mau bagaimana lagi, jika dipaksakan dan hasilnya tidak maksimal. Kami juga yang akan kesulitan memasarkan,” terangnya. Endang, perajin lainnya menuturkan, sebagai basis perajin batik Tegalan juga mengaku

enggan pindah ke gas. Selain takut meledak apinya juga dinilai terlalu besar padahal apinya digunakan dalam waktu yang lama sehingga harus sering mematikan dan menghidupkan. Sampai saat ini, jelasnya, persedian minyak tanah masih mudah di dapatkan meski dengan harga yang berbeda-beda. Te-

tapi, jika ada alat yang bisa membuat gas mengeluarkan nyala api kecil seprti minyak tanah dan mudah digunakan, pihaknya mengaku tidak keberatan dan akan mencoba. “Untuk saat ini kami masih mempertahankan minyak tanah meskipun harganya tinggi dan semakin langka di pasaran,” katanya. (gun)

Jalan Kaki dari Danawarih Hingga PAI dari halaman 3 Ketua Kwarcab Kota Tegal, Drs Chaerul Huda MSi, mengatakan, jumlah anggota pramuka dengan kemampuan ketrampilan pertolongan pertama dan keterampilan SAR bertambah. Sedikitnya 24 peserta berhasil lulus dalam pelatihan Gladi Tangguh Unit Bantu Pertolongan Pramuka (Ubaloka) Kwarcab Gerakan Pramuka XI-35. “Pelatihan Ubaloka dimaksudkan untuk memberikan bekal bagi peserta. Baik pada materi teori maupun praktek. Sehingga pada saat terjadi bencana atau kecelakaan yang sewaktu-waktu mereka selalu si-

gap dan cepat tanggap,” katanya. Dijelaskan, mereka telah di gembleng selama beberapa hari. Yaitu cara-cara pertolongan pada setiap korban kecelakaan atau bencana lain. Baik itu di darat maupun di air. Peserta telah dibekali dengan berbagai ilmu SAR. Sehingga suatu saat terjadi bencana mereka sudah siap bagaimana memberikan pertolonganya. “Pelatihan dilaksanakan sejak 21 Maret sampai dengan 20 April. Lokasinya di Sanggara Pramuka Jl Hang Tuah Tegalsari Tegal Barat. Kemudian mereka dikirim ke Desa Danawarih, Gunung Tanjung Lebaksiu dan

sekitarnya. Disana peserta digembleng baik fisik maupun mental oleh para instruktur dari Kwarcab, Lanal, dan Polresta Tegal, serta Tim Pelatih dari Yonif 407,” ujarnya. Untuk bisa dilantik, lanjut Chairul, peserta harus bisa melalui apa yang diberikan saat pelatihan. Salah satunya, menjelang akhir pelatihan peserta berjalan kaki dari desa Danawari sampai OW PAI Tegal. “Awalnya peserta berjumlah 26 anggota Pramuka tingkat Penegak dan Pandega. Dari berbagai gugus depan Saka Bhayangkara dan Saka Bahari. Dari jumlah itu yang dinyatakan ti-

dak lulus ada dua peserta. Karena kelemahan fisik. Selain itu, 3 orang lainnya dinyatakan lulus bersyarat. Bagi peserta yang lulus mendapat penghargaan. Yakni berupa PIN yang disematkan langsung oleh ketua Kwarcab saat upacara penutupan,” imbuhnya. Usai menyampaikan selamat kepada para peserta. Chairul berpesan agar ilmu yang diperoleh selama pelatihan hendaknya ditularkan kepada anggota pramuka yang di gugus depan masing-masing. Konsekuensi setelah mengikuti kegiatan ini, peserta harus selalu siap untuk diterjunkan ke medan bencana jika sewaktu-waktu terjadi. (*)

semakin tak jelas,” kata Stella. Di tempat sama, Eny Yuningsih, mengungkapkan, sesuai janji awal direktur PDAM, pada tahun 2010 air bersih PDAM sudah bisa disalurkan ke wilayah Kecamatan Margadana. Ini sebagai bentuk konsekuensi pemutusan pelanggan di Kabupaten Brebes, apalagi pipa PDAM telah terpasang. Tapi kenyataanya, sampai saat ini belum ada kejelasan. Sehingga masyarakat Kecamatan Margadana sampai saat ini belum bisa menikmati air PDAM, karena langkah PDAM tak jelas. “Kami mempertanyakan janji Direktur PDAM, katanya mau membangun bak penamoung di kawasan PPIB. Padahal rencana pembangunan pada tahun 2009, dan tahun 2010 penyalurannya. Namun pembangunan

bak penampung sampai saat ini tak jelas, apalagi penyaluran air ke Kecamatan Margadana,” ungkap Eny TAGIH JANJI Ketua Fraksi PAN Peduli Rakyat, H Harun Abdi Manap, menyatakan, pihaknya akan menagih janji direktur PDAM yang menyatakan siap mundur kalau pada tahun 2010 tidak bisa menyalurkan air ke semua wilayah Kota Tegal. Janji ini, tambahnya, sudah menjadi wacana publik. Jadi, kalau tidak mampu, lebih baik mundur. “Waktu direktur PDAM tinggal 8 bulan lagi, sehingga kalau sampai akhir bulan Desember 2010 tidak bisa meyalurkan air PDAM ke semua wilayah Kota Tegal kami minta untuk bersikap gentle, mengundurkan diri dari jabatannya,” papar Harun.

Direktur PDAM, HM Iqbal SE MM, menegaskan, diaa siap datang ke reses anggota DPRD, untuk menerangkan soal kendala dan permasalahan air bersih PDAM. Tapi, kalau tidak diundang, diapun tidak bisa hadir untuk ikut menjelaskannya kepada masyarakat. (hun)

sendiri aja nggak tahu bosnya Raul. Kan Pak Raulnya sudah

bos. Saya no comment. Memang saya juga dengar-dengar begitu ya. Bener atau nggak, tanya aja sama dia (Raul),” jelas perempuan bernama lengkap Shechah Salem Sagran itu. Ata tidak berani berkomentar soal kabar tersebut karena Raul tidak pernah menyatakan kalau KD berpacaran dengan bosnya. Ia baru akan membeberkan isu tersebut jika ada bukti pengakuan Raul. “Nggak, dia SMS nggak bilang dekat sama bosnya atau apa. Saya tidak akan memberikan komentar apapun karena SMS-nya juga sudah saya hapus. Jadi saya tidak akan berbicara tanpa bukti. Untuk pertanyaan itu saya tidak akan jawab,” kata Ata. (ebi/iy)

Ruang Kelas SLB Kurang dari halaman 3

Anggota Dewan Kebingungan dari halaman 3 setiap kali pelaksanaan reses, pertanyaan awal yang dilontarkan masyarakat dipastikan persoalan air bersih PDAM. Dan hal ini sampai saat ini belum ada solusinya, bahkan hampir semua janji Direktur PDAM belum ada yang direalisasikan. Sehingga kondisi air bersih yang tak merata, dan yang selalu bermasalah terus berlanjut sampai saat ini. “Kami minta Direktur PDAM bisa merealisasikan janjinya, terkait dengan pemerataan dan peamksimalan distribusi air. Sebab sampai saat ini masalah air PDAM belum terselesaikan, sebagian besar pelanggan tak bisa mendapatkan pasokan air secara maksimal. Apalagi program penyambungan baru, yang

DRAMA asmara Krisdayanti (KD) tidak kunjung usai. Setelah putus dari Raul Lemos, KD kini kembali kena isu asmara. Ia dikabarkan menjalin cinta dengan bos Raul. Istri Raul Lemos, Atas Lemos, mengaku mendengar kabar kalau KD sebenarnya bukan berpacaran dengan suaminya, melainkan dengan bos suaminya. Namun Ata menolak membahas kabar itu lebih lanjut. Kabar tersebut ditanyakan wartawan kepada Ata di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (20/4) sore. Di Polda, Ata diperiksa polisi terkait pelaporannya kepada Raul dan Yuni Shara. “Siapa bosnya Raul? Saya

RTRW-nya bukan untuk sekolah,” jelasnya. Sejauh ini, dari pemkot memang sedang mencarikan lokasi yang tepat untuk kampus SLB. Dan Sementara, guna memenuhi kebutuhan kelas, akan menggunakan asrama SDLB di sebelah Barat sekolah sekarang.

Hanya saja pemakaiannya harus berbagi dengan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans). Sebab, gedung tersebut milik Dinsosnakertrans, dan masih dibutuhkan. Selain itu, juga akan memanfaatkan lahan eks Puskesmas Tegal Timur. Terkait jumlah gurunya saat sekarang memang kekurangan.

Karena dari total siswa hanya ada 18 guru. Namun akan ada tambahan 8 guru lagi setelah SK CPNS formasi 2009 turun. “Satu guru membawahi 5 siswa.” Dia berharap pemkot secepatnya menambah kebutuhan SLB. Sebab apabila nanti sudah ada siswa SMA-nya maka kebutuhan kelas akan lebih banyak lagi. (adi)

Pastikan Anda Tercatat dari halaman 3 penduduk laki-laki dan 118.946 penduduk perempuan. Sedangkan jumlah penduduk Kota Tegal tahun 2010 belum diketahui secara persis, karena sensus baru akan dimulai 1 sampai 31 Mei mendatang. Namun kalau melihat pendataan rutin bulanan, dimungkinkan jumlah penduduk Kota Tegal naik, dibanding tahun 2000. “Selain menerjunkan 468 petugas, yang dibagi kedalam 117 tim. Kami juga menyiapkan petugas khusus, yang berasal dari BPS, Adpel, Polresta dan Satpol PP untuk pendataan pada nelayan dan gelandangan,” tuturnya.

Anggota Komisi II DPRD Kota Tegal, Heri Kuntoro, mengungkapkan, karena hasil sesnsus penduduk 2010 sangat menentukan keberhasilan pembangunan kedepan, maka dalam melakukan pendataan BPS harus benar-benar teliti dan jeli. Ini dimaksudkan, agar validasi pendataan atau pencacahan penduduk tahun 2010 bisa dipertanggungjawabkan. Sebab kalau hasil tak valid, penyaluran program pemerintah, seperti beras miskin (raskin),

Bantuan Langsung Tunai (BLT), serta program pemerintah lainnya bisa kacau. Pasalnya, untuk menentukan program tersebut pemerintah selalu berpatokan dengan hasil pendataan yang dilakukan BPS. “Agar sampai terjadi kesalahan dalam melakukan pendataan, maka kami minta petugas harus disiapkan sedini mungkin. Selain pelatihan dan pembekalan, kami juga minta petugas orang pilihan yang memiliki SDM lebih,” ungkap Heri. (m saekhun)


CMYK

10

RABU, 21 APRIL 2010

RADAR TEGAL

Warung Makan Bu Hj Ipah

Es Krim Kelapa Muda

SERBA PANAS DAN FRESH

(Untuk 6 gelas) Bahan - bahan : * 100 ml air kelapa muda * 700 ml susu segar * pewarna merah muda * 1 sdm tepung maizena, larutkan dengan sedikit air * 3 kuning telur ayam, kocok * 200 g daging kelapa muda, keruk halus * 100 ml krim kental Cara membuat : * Campur air kelapa dan susu. Aduk rata. * Beri beberapa tetes pewarna merah muda, aduk rata. Jerangkan di atas api kecil sambil aduk hingga panas. * Tuangi larutan maizena, aduk hingga kental dan mendidih. * Ambil sedikit adonan, aduk dengan kuning telur. Tuangkan kembali ke dalam adonan. Masak hingga mendidih. Angkat, aduk-aduk hingga uapnya hilang dan menjadi hangat. * Tambahkan kelapa muda dan krim aduk rata. Tuangkan ke dalam wadah. * Simpan dalam freezer hingga setengah beku. Keluarkan, aduk rata. * Simpan kembali dalam freezer hingga beku. * Sendoki dalam gelas-gelas saji. Sajikan dingin.

PROFIL

Teruskan Resep Mertua MENANTU dan ibu mertua biasanya seperti tom and jerry. Tak jarang ibu mertua atau menantu yang merasa tersaingi akan kasih sayang anak atau suaminya. Namun tidak demikian halnya dengan Srikartini. Menantu anak pertama pasangan Hj Ipah dan H Untung ini sangat dekat dengan ibu mertuanya sejak sebelum menikah. Bahkan setelah proses lamaran, wanita yang akrab disapa Tini ini membantu calon ibu mertuanya tersebut di warung makan. Hingga memiliki dua anak, Tini masih membantu ibu mertuanya dalam mengelola warung makan Hj Ipah ini. Tak hanya keakraban yang didapatkannya, Tini juga mengaku lebih pandai memasak sejak membantu ibu mertuanya tersebut. Ibunda Ramdani dan Risma Indah Khulfadlu ini juga sudah ahli dalam memilih ikan yang bagus. Sehingga dia dipercaya untuk berbelanja menggantikan tugas yang biasa dilakukan ibu mertuanya yaitu Hj Ipah. Lulusan D1 Primakom ini baru saja merayakan ulang tahunnya tanggal 20 April kemarin. Kedekatan yang dirasakan Tini juga dilakoni kelima me-

nantu perempuan lainnya. Sebab, keenam putra Hj Ipah dan H Untun semuanya lakilaki. Bahkan sebagian menjadi partner kerja dalam mengelola warung makan Hj Ipah bersama ibu menantunya tersebut hingga sekarang. Selain menantu putra pertama, yang turut mengelola warung makan Hj Ipah ini adalah menantu putra ketiga yaitu Novi dan menantu dari putra keempat yaitu Izzah. Menantu anak pertama Hj Ipah ini menambahkan, ciri khas makanan di warungnya adalah sambal terasi. Kendati bahan yang digunakan sama dengan sambal terasi lainnya, namun disini memiliki cita rasa tersendiri. Antara lain cabe erah, bawang merah, terasi, asam matang, gula jawa dan garam. ‘’Yang bikin beda adalah terasinya, kami membuatnya sendiri. Dijamin dengan rebon asli dan tanpa pengawet atau bahan pewarna,’’ tambahnya. Selain terasi buatan sendiri, sambal ini juga nendang di lidah karena raciaka n n y a yang pas. (ela)

KEDATANGAN artis, pejabat penting, hingga presiden ke restoran mewah atau di hotel bintang lima sudah biasa. Namun jika orang nomor satu di Indonesia mampir ke warung makan sederhana, tampaknya tidak mungkin. Namun kemustahilan ini tidak berlaku pada warung makan bu Hj Ipah di Jl Halmahera nomor 50 Mintaragen. Warung makan yang berdiri sejak tahun 1980 ini kerap menjadi langganan pejabat teras dan beberapa tokoh nasional. Bahkan mantan Presiden RI Megawati sempat akan menikmati menu yang disajikan di rumah makan ini. Namun, karena kepadatan jadwal rencana tersebut urung dilakukan. Banyaknya orang penting yang singgah di rumah makan ini pastinya karena ada sesuatu yang menarik dan membuat pelanggannya ingin kembali lagi ke sana. Ya, karena menu yang disajikan di warung makan Hj Ipah ini memiliki cita rasa mantab. Bahan berkualitas dan segar menjadi kunci awal suksesnya suatu olahan makanan. Selain itu, makanan berbahan seafood ini seperti ikan, udang, dan cumi ini juga berani bumbu. ‘’Berani bumbu, jadi hasil olahannya juga lebih sedap dan mantap,’’ ungkap Srikartini, pengelola warung makan Hj Ipah. Menantu anak pertama Hj Ipah ini menambahkan, ciri khas makanan di warungnya adalah sambal terasi. Kendati bahan yang digunakan sama dengan sambal terasi lainnya, namun disini memiliki cita rasa tersendiri. Antara lain cabe erah, bawang merah, terasi, asam matang, gula jawa dan garam. ‘’Yang bikin beda adalah terasinya, kami membuatnya sendiri. Dijamin dengan rebon asli dan tanpa pengawet atau bahan pewarna,’’ tambahnya. Selain terasi buatan sendiri, sambal ini juga nendang di lidah karena raciakannya yang pas. Sehigga sangat mampu meggoyang lidah kita saat menyantapnya. Menu yang disuguhkan di warung Hj Ipah ini diantaranya sayur asam, pecak ikan, asemasem ikan, cumi hitam, udang goreng, dan ayam goreng. Untuk pecak ikan bervariasi, mulai dari ikan pihi, bawal, tengiri, dan

LAELA NURCHAYATI/RATEG

MENU ANDALAN - Pecak dan asem-asem ikan menjadi menu andalan dan paling banyak dicari pelanggan.

tongkol. Demikian halnya untuk asem-asem ikan yang juga menjadi favorit pelanggan. Menu satu ini ternyata berasal dari Sulawesi sebagai nenek moyang Hj Ipah. ‘’Tapi kalau asli sana ada tambahan tomat dan nanas dengan sajian terpisah,’’ kata wanita yang akrab disapa Tini ini. Jika ingin merasakan makanan asli Sulawesi ini, lanjutnya, bisa pesan sesuai ke-

inginan. Untuk soal harga, cukup terjangkau kantong kita. Untuk pecak ikan Rp 10 ribu per porsi, apabila lengkap dengan nasi dan sayur asam serta minum sekitar Rp 20 ribu per porsi. Sedangkan untuk asem-asem ikan Rp 20 ribu per porsi, jika lengkap dengan nasi dan minum sekitar Rp 27 ribu. Warung Makan Hj Ipah mulai buka pukul 06.00 WIB hingga

pukul 16.00 WIB. Agar bisa mendapatkan semua menu yang diinginkan, kita bisa datang sekitar pukul 09.00 WIB atau pukul 10.00 WIB. Sebab, jika terlambat sedikit maka menu favorit yang ada sudah habis. Dalam sehari mengabiskan sekitar 50 kilogram ikan. Dari satu kilogram ikan, bisa dibuat 3 porsi. Pihaknya juga menerima pesanan baik dalam bentuk dus maupun prasmanan. ‘’Biasanya

sering terima pesanan arisan,’’ tambahnya. Warung makan yang awalnya buka di Pasar Beras ini, mampu menghidupi keenam anak Hj Ipah dan menyekolahkan mereka hingga tingkat perguruan tinggi. ‘’Alhamdulillah, banyak yang sudah jadi orang mba. Ada yang jadi dokter, polisi, dan jabatan bagus di kantor,’’ pungkasnya. (laela nurchayati)

Ayam dan Bebek Goreng Presto Kremes Paduan Daging Empuk dengan Kriukkk MENU bebek makin banyak disuguhkan warung makan dan restoran di Tegal akhir-akhir ini. Salah satu unggas tersebut menjadi alternatif atau pilihan selain ayam dan burung dara. Penikmatnya pun beragam dan beberapa diantaranya memang menjadikan menu satu ini sebagai favoritnya. Baik diolah dengan cara digoreng, rica-rica, bakar dan lainnya. Salah satu warung makan yang menyajikan bebek sebagai menu utamanya adalah rumah makan Ayam Bebek Resto Plus di Jl Semeru 12 Kota Tegal. Rumah makan yang berjarak sekitar 100 meter ke arah selatan Stasiun Kereta Api Kota Tegal ini menyuguhkan menu bebek dan ayam berbeda dari lainnya.

(ela)

Sebab, disini daging bebek dan ayam di rumah makan milik Nora Hermawan ini lebih empuk karena melalui proses presto. ‘’Kami sengaja presto dulu ayam dan bebeknya biar lebih empuk dan bumbunya meresap,’’ ungkap Nora. Kelebihan lainnya dari bebek dan ayam goreng presto di rumah makan yang dibuka sejak Januari 2010 lalu ini adalah kremes. Adonan tepung terigu dan telur ini sudah menjadi khas ayam goreng di Tegal. Namun untuk bebek goreng, jarang yang disajikan lengkap dengan kremes. Sebagai pelengkap, disediakan pula lalapan yang terdiri dari mentimun, daun singkong, dan kacang panjang serta sambal. Dalam satu hari, rumah makan ini menghabiskan sekitar 10 ekor bebek dan 10 ekor ayam. Dari satu ekor bebek atau ayam, lanjutnya, bisa dijadikan empat porsi. ‘’Dihitung-hitung kami

melayani sekitar 80 porsi bebek atau ayam goreng,’’ tambah Nora. Rumah makan ini bukan satusatunya usaha kuliner yang dimiliki Nora. Warga Jl Perintis Kemerdekaan ini juga memiliki warung makan bakso batok dan usaha katering. Diah salah satu pelanggan menuturkan, dia bisa tiga kali seminggu meluangkan makan di rumah makan tersebut. Bersama suami dan putranya, mereka memilih bebek goreng sebagai favorit makanan keluarga. Karena dagingnya lebih empuk dan gurih sehingga bikin ketagihan. Selain cita rasanya yang mak nyuss, harganya juga lebih murah. Harga satu porsi bebek atau ayam goreng kremes Rp 11.000 per porsi, udang goreng kremes Rp 6.000 per porsi. Sedang aneka juice Rp 3.000. Sementara untuk satu ekor bebek atau ayam goreng kremes dijual Rp 55.000. (ela)

Udang Keripik Kentang

The Next Planet Es Cafe

Bahan : • ½ kg udang • 200 gr kentang • 3 siung bawang putih • 1 sendok teh lada • 200 gr bawang merah • 1 sendok bawang merah • 1 sendok makan ketumbar • 1 sendok teh gula halus dan garam secukupnya

Sajikan Menu Variatif SETELAH lima tahun berdiri, Planet Es memberikan banyak pilihan menu bagi pelanggannya. Selain es campur dengan nama tata surya serta fenomena alam ini juga menyuguhkan makanan ringan dan makanan berat. Sehingga kita bisa menikmati makan siang atau malam sambil ditemani aneka jenis es dengan nama unik. ‘’Perubahan ini juga berpengaruh pada nama, sekarang nama cafe kami adalah the next planet es cafe,’’ ungkap Mega pemilik The Next Planet es cafe. Menu es campur di Cafe yang berada di Jalan Gajah Mada ini masih sama seperti yang dulu. Terdapat sekitar 29 jenis es campur dengan nama 9 planet, galaksi, tata surya serta fenomena alam seperti twister,

LAELA NURCHAYATI/RATEG

UNIK - Menu es campur di Planet Es cukup unik yakni menggunakan nama sistem tata surya dan fenomena alam lainnya.

tornado, gempa bumi, terang bulan dan lainnya. Masing-masing menu es campur ini memiliki isian yang berbeda. Adapun isian es campur jauh berbeda dengan es campur biasanya. Yaitu ager, puding, nata, jeli, susu, meses, chocochip, alpokat, kacang

LAELA NURCHAYATI/RATEG

SEDAP - Selain empuk dagingnya, ayam dan bebek goreng rumah makan Nora juga renyah.

hijau, roti, kolang-kaling, belimbing, nanas, younghun, kedondong, mangga muda, kelapa muda, nangka, lecy, cincau, kopi, selasih, papaya, kermit, dan ceremai. Sedangkan untuk sirupnya, digunakan sirup putih, sirup hijau, kuning dan merah. (ela)

Cara memasak : • Udang direbus, lalu dibuang kulitnya lalu haluskan • Kentang diiris tipis-tipis dan digoreng kering. • Bumbu dihaluskan, masukkan ke dalam udang. • Bawang merah diiris halus dibuat bawang goreng • Udang berbumbu tadi juga digoreng kering • Bahan-bahan yang telah digoreng semua dicampurkan. Biarkan sebentar diatas baki beralaskan kertas minyak, agar minyak diserap lalu masukkan ke toples. • Udang direbus, lalu dibuang kulitnya lalu haluskan • Kentang diiris tipis-tipis dan digoreng kering. • Bumbu dihaluskan, masukkan ke dalam udang. • Bawang merah diiris halus dibuat bawang goreng • Udang berbumbu tadi juga digoreng kering • Bahan-bahan yang telah digoreng semua dicampurkan. Biarkan sebentar diatas baki beralaskan kertas minyak, agar minyak diserap lalu masukkan ke toples.


CMYK

OLAHRAGA

RABU, 21 APRIL 2010

RADAR TEGAL

11

LLORIS UNTUK REDAM ROBBEN

HUGO Lloris menjadi salah satu kunci sukses Olympique Lyon mengatasi Girondins Bordeaux di perempat final dua pekan lalu. Terutama di leg kedua, ketika Bordeaux hanya menang tipis 1-0 di kandangnya sendiri. Saat itu, dalam kondisi leading 31, Lloris memastikan Maroeuane Chamakh dkk tidak bisa memetik lebih dari satu gol. Ya, seandainya Bordeaux menang 2-0 saja, Lyon dipastikan tersingkir karena kalah gol away. Nah, penjaga gawang belia itulah yang menggagalkan semua upaya Bordeaux mencetak gol kedua. Tercatat, dia membuat tiga penyelamatan penting dan membuat mimpi timnya tetap terjaga. Lloris kembali menjadi tumpuan harapan Lyon dalam meredam serbuan para penyerang Bayern Munchen dini hari nanti. Bukan tugas mudah, mengingat pelatih Louis van Gaal diprediksi bakal menerjunkan skema full ofensif demi mengejar gol sebanyak mungkin di kandang. Tantangan terbesar Lloris bakal datang dari Arjen Robben. Gelandang serang Die Roten sebutan Bayern- asal Belanda itu sedang on fire. Di Liga Champions, dia membuat gol penentu lolosnya Bayern di kandang Manchester United dua pekan lalu. Sedangkan di Bundesliga, dia baru membuat hattrick kala Bayern membabat Hanover 7-0 Sabtu malam lalu. “Dia sedang mengalami musim yang luar biasa. Dia mencetak banyak gol yang atraktif dan menentukan kemenangan tim. Tiap gol selalu lebih bagus daripada sebelumnya,” papar Van Gaal. Bagi Lloris sendiri, ini adalah kompetisi tertinggi yang pernah dicapai. Secara mental, banyak yang bilang kiper 23 tahun itu belum cukup matang. Termasuk sebenarnya pelatihnya sendiri, Claude Puel. Namun, setelah melihat aksi dia di leg kedua perempat final lalu, Puel optimistis Lloris mampu membendung tembakan-tembakan Robben. “Di perempat final, Hugo lagi-lagi datang dengan penyelamatan yang kami butuhkan. Saya kira dia sudah pantas bermain di level tinggi seperti semifinal Liga Champions. Dia adalah kiper yang mampu membuat perubahan,” papar Puel. Bahkan, dengan Lloris, mantan pelatih Monaco itu optimistis timnya mampu menembus final. “Dengan penjaga gawang yang hebat seperti dia, kami bisa mencapai tempattempat yang awalnya tidak terjangkau. Misalnya, final Liga Champions,” tegas Puel. (na/jpnn)

LOUIS VAN GAAL

Batal Protes, Belum Legawa PELATIH Bayern Munchen Louis van Gaal sempat meradang saat mendengar Olympique Lyon mendapat dispensasi jadwal dari otoritas Ligue 1. Laga melawan AS Monaco yang sedianya digeber pada Sabtu malam (24/4) diundur jadi 12 Mei. Dispensasi itu, kata Van Gaal, akan menguntungkan Lyon saat menjamu Bayern di Stade de Gerland, Selasa depan (27/4). Van Gaal pun berencana protes ke UEFA. Namun belakangan, kubu Bayern membatalkan rencana tersebut. Van Gaal mengaku menerima kalau memang otoritas Ligue 1 memberikan izin penundaan jadwal kepada anggotanya yang tengah berjuang di kancah Eropa. “Kami tidak akan mengajukan protes kepada UEFA,” kata juru bicara Bayern Marcus Hoerwick. “Penundaan jadwal itu adalah kebijakan independen masingmasing liga, dan kami tidak bisa mencampurinya. Memang merugikan kami, tapi begitulah faktanya,” lanjut Hoerwick. Ketika Lyon menikmati akhir pekan yang nyaman, Bayern harus melawat ke kandang Borussia Munchengaldbach (24/4). Dari segi level, memang si calon lawan jauh di bawah Bayern. Namun, faktor kelelahan pasti akan mempengaruhi performa Bayern di kandang

Lyon nantinya. FC Hollywood -sebutan Bayern- memang pantas iri terhadap keleluasaan Lyon mengatur jadwal. Pasalnya, di Bundesliga agenda tiap spieltag menjadi hal yang sangat sulit diganggu gugat. Dua pekan lalu, mereka mencoba meminta penundaan untuk jadwal melawan Bayer Leverkusen. Sebab, laga itu hanya 24 jam setelah mereka melakoni second leg perempat final Liga Champions di kandang Manchester United. Hasilnya, ditolak. Akibatnya, Bayern ditahan imbang Leverkusen 1-1. Meski tidak jadi melayangkan protes ke UEFA, Van Gaal tetap menyayangkan aksi Lyon mengundur jadwal. “Asosiasi sepak bola Prancis (FFF) jelas menganggap penundaan jadwal itu bakal memudahkan Lyon melaju ke final. Dan saya rasa anggapan itu benar. Ini bukan fair play lagi,” keluhnya. “Kalau UEFA mengorganisasi sebuah turnamen, mereka harusnya memastikan kedua tim berada dalam kondisi yang sama sebelum bertanding. Saat ini, kondisi kami dengan Lyon tidak seperti itu. Harusnya penundaan jadwal semacam itu tidak diperbolehkan,” omel mantan pelatih Barcelona tersebut. (na/jpnn)

Lebih Baik dari Tim Juara 2001 MUNCHEN - Willy Sagnol menjadi bagian dari skuad Bayern Munchen di saat tampil sebagai juara Liga Champions 2001. Pemain yang pensiun pada musim lalu di Bayern itu menilai skuad Bayern sekarang lebih baik daripada saat juara 2001 lalu. Sagnol meyakini tim asuhan Louis van Gaal itu akan lolos ke final Liga Champions. Meski lawan Bayern adalah tim asal Prancis, yakni Olympique Lyon, Sagnol tetap memilih untuk mendukung Bayern, tim yang dibelanya selama sembilan tahun. Kebetulan, Lyon merupakan klub musuh bebuyutan Saint-É´ienne, klub kota kelahiran sekaligus klub profesional pertama Sagnol. Menurut dia, kedua tim memiliki kekuatan yang sama dalam menyerang. Bila Lyon mengandalkan Lisandro Lopez dan Michael Bastos, maka Bayern mengandalkan duo winger Arjen Robben dan Frack Ribbery, meski saat ini Ribery tidak fit. Tidak berbeda jauh dengan tahun 2001 lalu, ketika itu tanpa disangka-sangka Bayern bisa berkiprah hingga final. FC Hollywood -julukan Bayern- bukanlah tim yang masuk dalam

CMYK

jajaran favorit untuk tampil di final musim ini. Namun, mereka selalu mampu melewati tekanan, seperti tatkala lolos dari fase grup, dan kemudian harus berjuang mati-matian versus Fiorentina pada babak 16 besar, dan akhirnya mampu menyingkirkan tim favorit juara Manchester United di perempat final. Awal musim, Van Gaal melakukan beberapa perubahan. Bek tengah Lucio disingkirkan ke Inter Milan, Sagnol pensiun, Massimo Oddo tidak diperpanjang peminjamannya dan kembali ke AC Milan. Ternyata, Val Gaal mampu mengatasinya. Dia memaksimalkan tenaga Daniel Van Buyten dan Martin Demichelis di jantung pertahanan. Kemudian menggeser Philipp Lahm ke kanan dan memberi kepercayaan pada bek belia Holger Badstuber. “Kalau melihat permainan yang ditampilkan Bayern sekarang, mereka memainkan sepak bola yang lebih baik daripada apa yang kami tampilkan di saat menjadi juara pada 2001. Mereka pantas tampil di partai puncak,” papar Sagnol lagi. (ham/jpnn)

TANGKAP Penjaga Gawang utama Olimpique Lyon Hugo Lloris (kiri) menangkap bola, persis di sebelah bek Lyon Jeremy Toulalan (kanan).

NICOLAS TUCAT/AFP PHOTO

Skandal Ribery Bikin Real Mundur MADRID - Jelang laga penting melawan Olympique Lyon, gelandang serang Bayern Franck Ribery diganggu skandal memalukan. Dia bersama beberapa pemain timnas Perancis (termasuk diantaranya gelandang serang Lyon Sydneu Gouvou) disinyalir terlibat sebuah pesta seks dengan PSK di bawah umur. Senin lalu, dia diperiksa polisi sebagai saksi. Meski statusnya masih saksi, skandal tersebut cukup mempengaruhi reputasi Ribery. Buktinya, Real Madrid jadi pikir-pikir untuk mem-

belinya. Padahal, raksasa Spanyol itu selama ini paling bernafsu memburu Ribery. Dalam pemeriksaan memang belum terbukti Ribery bersalah. Bintang timnas Perancis itu mengaku ikut berhubungan intim dengan si PSK, hanya saja dia tidak tahu bahwa gadis tersebut masih di bawah umur. “Klien saya hanya diperiksa sebagai saksi. Keterlibatan dia di sana hanya sebagai tamu,” tegas Sophie Bottai, kuasa hukum Ribery. Bagaimanapun, kabar bahwa Real tidak jadi meminati Ribery

menggembirakan Bayern. Selama ini direktur klub Karl Heinz Rummenige memang cenderung memagari pemainnya itu. Meskipun, Ribery berkali-kali menyatakan keinginannya pindah ke Spanyol. “Kami akan menunda pembahasan soal masa depan Ribery. Tujuannya sudah jelas, yakni ingin memperpanjang kontrak dia di sini,” kata Rummenigge pekan lalu. “Tapi kalau tidak mencapai kesepakatan, itu bukan berarti otomatis kami akan menjualnya musim panas nanti,” tegasnya. (na/jpnn)


ALL SPORTS

12

RABU 21 APRIL 2010

RADAR TEGAL

3 LIVERPOOL V WEST HAM 0

TETAP INTIP EMPAT BESAR

LIVERPOOL - Liverpool masih berpeluang finis empat besar Premier League musim ini. Kemenangan 3-0 atas West Ham United di Anfield kemarin (20/4) menghidupkan kans Liverpool meski tipis. The Reds -sebutan Liverpool- kini menghuni peringkat keenam dengan koleksi 59 poin dari 35 laga. Berselisih lima poin dengan peringkat keempat Tottenham Hotspur dan tiga poin dengan peringkat kelima Manchester City. Baik Tottenham dan City baru memainkan 34 laga. Pesaing lain di empat besar adalah peringkat ketujuh Aston Villa (58 poin, 34 laga). Minus bomber Fernando Torres yang absen sampai akhir musim, Liverpool tidak kehilangan produktivitas golnya kemarin. Yossi Benayaoun membuka keunggulan tuan rumah pada menit ke-19. Dari free kick Steven Gerrard, Benayoun mendorong bola dengan perutnya tanpa bisa dijangkau kiper Robert Green. David Ngog yang mengisi posisi Torres menggandakan keunggulan Liverpool di menit ke-29. Ngog menyambut crossing Maxi Rodriguez dengan tendangan silang. Sedangkan gol ketiga Liverpool lahir pada menit ke-59 lewat bunuh diri Green. Tendangan Sotirios Kyrgiakos membentur tiang gawang, tapi memantul kaki Green dan masuk ke gawang. Pelatih Liverpool Benitez terlihat sumringah setelah pertandingan karena timnya tidak menemui kesulitan berarti menghadapi West Ham. “Kemenangan sempurna karena kami harus memenangi laga hari ini (kemarin, Red). Kami punya tiga laga sisa dan kami bisa saja finis empat besar apabila memenangi semuanya,” paparnya. Optimisme Benitez tidak mendapat dukungan dari kapten Liverpool Steven Gerrard. Stevie G -sapaan akrab Gerrard-

pesimistis dengan kans The Reds. Pernyataan Gerrard bisa dibenarkan apabila menilik fakta jumlah penonton di Anfield yang tengah menurun. Laga lawan West Ham hanya disaksikan 37.697 penonton. Lebih rendah 5 ribu dari rata-rata penonton Anfield musim ini. Sedangkan kapasitas Anfield adalah 45.362 penonton. “Setiap orang tahu bahwa musim ini memberi pembelajaran penting bagi kami. Kami harus mulai menata diri untuk musim depan dan saya percaya dengan penambahan beberapa pemain berkualitas, kami akan kompetitif lagi di perburuan juara,” ulas Gerrard. Di kubu lawan, hasil negatif di Anfield makin mengancam West Ham dari degradasi. The Hammers -julukan West Ham- kini berada di bibir zona degradasi dengan selisih hanya tiga poin dari peringkat ke-18 Hull City. Posisi pelatih Gianfranco Zola pun ikut terancam. Sebagaimana diprediksi media-media Inggris, Zola hampir pasti didepak akhir musim ini. Selain hasil jeblok West Ham, hubungan kurang harmonis pelatih Italia itu dengan pemilik klub merupakan alasan lainnya. “Saya tidak akan berbicara tentang jabatan. Tapi, permintaan maaf kepada 1.500 fans kami yang sudah rela datang ke Anfield dan pulang dengan kekecewaan,” tambah pelatih yang menangani West Ham per 15 September 2008 itu. (dns/jpnn)

GIRING Bomber Liverpool asal Belanda Dirk Kuyt (kiri) nampak berlari menggiring bola saat menghadapi West Ham United pada putaran Liga Premier inggris di Stadion Anfield di Liverpool, (19/4).

PAUL ELLIS/AFP PHOTO

Liverpool Tempuh 24 Jam ke Madrid TIDAK ada waktu santai bagi Liverpool setelah mengalahkan West Ham United kemarin. Hanya beberapa jam berselang, Liverpool bertolak menuju Spanyol untuk melakoni first leg semifinal Europa League kontra Atletico Madrid Kamis besok atau Jumat dini hari (23/4). Liverpool berangkat lebih cepat karena mereka tidak bisa menggunakan jasa penerbangan langsung ke Madrid. Apalagi penyebabnya jika bukan karena kebijakan larangan penerbangan sebagai efek abu vulkanik dari letusan gunung Eyjafjallajokull di Islandia 20 Maret lalu. Itu berarti rute darat menjadi opsi pengganti. Pilihan Liverpool adalah menggunakan kereta api jurusan Paris, Prancis. Sialnya, rute sepanjang 2080 Km itu bisa memakan waktu sampai 24 jam. Karena rombongan Steven Gerrard dkk kemungkinan bakal transit atau menginap lebih dulu di Paris. Dari Paris, Liverpool berharap bisa menggunakan pesawat menuju Madrid. Tapi, apabila penerbangan di kota Menara Eiffel itu belum dibuka, Liverpool

LAWAN ATHLETICO Kapten Liverpool, Steven Gerrard, sesaat sebelum menaiki kereta api menuju ke Paris (20/4) kemarin.

AFP PHOTO

ANDREW YATES/AFP PHOTO

bakal naik kereta menuju Bordeaux. Itu karena bandara di Bordeaux tetap berfungsi sebagaimana biasanya. “Kondisi transportasi udara di Eropa memang tidak menguntungkan bagi kami saat ini. Karena itu, setiap jam klub kami terus memonitor perkembangan di bandara karena kami berharap adanya rute

penerbangan ke Spanyol yang dibuka kembali,” papar Rafael Benitez, pelatih Liverpool. Tidak hanya kedatangan ke Spanyol, kepulangan dari Negeri Matador menjadi perhatian Benitez. Pelatih kelahiran Madrid 50 tahun lalu itu khawatir timnya tidak memiliki waktu recovery cukup sebelum bentrok di kandang

Burnley di Premier League Sabtu siang waktu setempat (24/4). “Dua laga ke depan kami sama-sama away dan dalam situasi saat ini sangat sulit menerapkan kebijakan rotasi pemain karena kedua laga itu sama-sama krusial bagi tim kami,” jelas Benitez. (dns/ko/jpnn)

TEMPEL - Pemain Newcastle United, Wayne Routledge (kiri) ditempel ketat pemain Plymouth Argyle, Onismor Bhasera (kanan) dalam laga yang digelar di stadion Home Park di Plymouth Inggris (19/4).

Newcastle Promosi ke Liga Premier PLYMOUTH - Newcastle United menyempurnakan promosi ke Premier League musim depan dengan titel Championship musim ini. Gelar Newcastle dipastikan seiring kemenangan 2-0 atas Plymouth Argyle kemarin dini hari WIB (20/4). Dua

Diskors Sembilan Bulan, Mutu Banding ROMA - Kasus doping Adrian Mutu menemui babak baru. Pengadilan antidoping Komite Olimpiade Italia (CONI) menjatuhkan skors sembilan bulan bagi striker Fiorentina itu kemarin (20/4). Mutu terbukti positif me-

ngonsumsi salah satu zat doping bernama sibutramine, yakni zat penekan rasa lapar yang terkandung dalam pil dietnya. Dalam dua kali tes doping Januari lalu, Mutu memang gagal lulus. Pertama saat lawan Bari di ajang Serie A (10/1) dan setelah laga kontra Lazio di Coppa Italia (29/1). Dengan skors sembilan bulan, berarti striker 31 tahun Rumania itu baru kembali ke lapangan hijau pada 29 Oktober mendatang. Jaksa antidoping CONI merekomendasikan skors satu tahun, namun hakim akhirnya memutuskan untuk memberikan skors sembilan bulan kepada Mutu. Menanggapi skorsnya, Mutu tidak puas. “Saya tidak senang. Sanksi

yang panjang hanya untuk obat pencahar (sibutramin biasanya terkandung dalam obat pencahar herbal, Red). Saya melakukan kesalahan, tapi saya harus membayar (dihukum, Red) terlalu banyak. Itu sangat berlebihan,” ungkapnya. Mutu pun berencana mengajukan banding. Mantan striker Juventus, Inter Milan, dan Parma itu telah meminta pengacaranya mempersiapkan banding kepada Pengadilan Arbitrasi Olahraga (CAS) yang berkedudukan di Lausanne, Swiss. “Saat ini, kami masih mengevaluasi apa yang harus dilakukan. Kami memang kecewa karena pengurangan skors yang besar tidak terealisasi. Tapi, kami juga mempertimbangkan bahwa Adrian Mutu bisa aktif bermain kembali musim depan,” tutur Paolo Rodella, pengacara Mutu. Selepas menjalani skors ke-

lak, Mutu berharap dirinya masih bisa membela Fiorentina. Kontraknya bersama La Viola sebutan Fiorentina- memang masih tersisa sampai musim panas 2012. “Saya ingin meminta maaf kepada rekan tim saya, klub, dan fans Fiorentina. Saya berharap mereka masih mau menerima saya kembali,” kata Mutu. Skors karena kasus doping merupakan kali kedua bagi Mutu. Pada 2004, Mutu diskors tujuh bulan karena positif menggunakan kokain. Kala itu, Mutu masih berkostum Chelsea. Gara-gara kasus itu pula, Mutu harus membayar kompensasi EUR 17.183.990 (sekitar Rp 208,85 miliar, kurs EUR 1 = Rp 12.154) kepada Chelsea karena pelanggaran kontrak. Nominal itu merupakan denda terbesar dalam sejarah pelanggaran kontrak pesepak bola dunia. (dns/jpnn)

gol Newcastle dicetak Andy Carroll dan Wayne Routledge. Tambahan tiga poin membawa The Magpies -sebutan Newcastle- kini unggul sembilan poin (98-89) dari West Bromwich Albion (WBA) setelah 44 laga. Dengan hanya dua laga sisa alias maksimal enam poin, poin The Magpies tidak mungkin

terkejar WBA. Dua pekan lalu, Newcastle telah memastikan promosi ke Premier League, setelah menang 2-1 atas Sheffield United. Selain Newcastle, WBA telah terlebih dahulu dipastikan promosi. Berarti, kedua tim hanya semusim menghilang dari Premier League setelah terdegradasi musim lalu. (dns/jpnn)


ALL SPORTS

RABU 21 APRIL 2010

13

RADAR TEGAL

3 PERSEBAYA V PERSIDAFON 2

MERASA LEBIH BERUNTUNG

FARID FANDI JAWA POS

KETAT - Striker Persebaya, Patricio Morales (kanan) dan Bek Persidafon, Bruno Chasmir (kiri), berebut bola dalam pertandingan Piala Indonesia grup F di Gelora 10 Nopember Surabaya, Selasa (20/4).

SURABAYA - Persebaya Surabaya berhasil meraih tiga poin perdana di laga Piala Indonesia 2010. Ini ditandai dengan keunggulan tim asal Kota Pahlawan tersebut atas Persidafon dengan skor 3-2 (1-2) dalam laga grup F di Gelora 10 Nopember, Surabaya, (20/4) kemarin. Persebaya unggul terlebih dulu melalui gol Jeon ByungEuk menit ke-25. Tapi Persidafon membalikkan keadaan dengan gol Uston Nawawi menit ke-30 dan Carlos Raul menit ke-68. Tapi, tuan rumah kembali memimpin di babak kedua melalui gol Marcelo Cirelli menit ke-62 dan Patricio Morales menit ke-84. Green Force, julukan Persebaya, pantas gembira berkat kemenangan tersebut. Kini, mereka menjadi salah satu kandidat kuat jawara grup F. Meski sukses meraih kemenangan, Pelatih Persebaya Rudy William Keltjes mengakui bahwa kemenangan tersebut tak lepas dari keberuntungan. Secara teknis, dia menilai penampilan Mat Halil dkk kurang bagus. Hal tersebut tak lepas dari beratnya lapangan akibat diguyur hujan di sepanjang pertandingan. “Tapi untungnya, anak-anak punya fighting spirit lebih,” ujar Rudy. Hal itulah yang membuat permainan Persebaya lebih hidup terutama di babak kedua. Padahal, sebelumnya Rudy sempat putus asa di tengah laga. Dia kecewa dengan kepemimpinan wasit yang menganulir gol Patricio Morales menit ke-31 dan Arif Ariyanto menit ke-80. “Saya menganggap kemenangan ini karena beruntung saja. Saya sempat putus asa

karena keputusan wasit. Masak terkena perut dibilang handsball dan Arif coming from behind dinilai offside,” lanjut dia. Namun demikian, dia mengakui bahwa permainan Persidafon cukup baik. Bahkan dia mengakui serangan tim asal Kabupaten Jayapura itu dari sisi kanan dan kiri membuat stamina anak asuhnya terkuras. “Terus terang, stamina pemain anak-anak dihabiskan oleh para pemain Persidafon,” ujarnya. Selain itu, para pemain Persidafon juga bermain dengan cukup efektif. Mereka tidak lama menguasai bola tapi sering mengancam gawang Persebaya yang dijaga Syaifudin. Di sisi lain, arsitek Persidafon Freddy Muli mengakui bahwa permainan kedua tim sebenarnya cukup bagus. Hanya, hujan yang turun pada saat pertandingan cukup menghambat permainan keduanya. Oleh sebab itu, sebenarnya Freddy sudah menginstruksikan pemainnya untuk lebih waspada. Tapi kondisi di lapangan tidak sesuai dengan keinginan Freddy. Anak asuhnya lengah beberapa menit jelang laga berakhir. Dia mengakui bahwa pemainnya lengah akibat gol Patricio Morales yang bersarang di gawang timnya di menit ke-84. “Sebenarnya, gol ketiga Persebaya tadi karena pemain lengah, mereka tidak mengantisipasi pergerakan Patricio dan Andi Oddang,” lanjut mantan pelatih Persebaya tersebut. Alasan tersebut, sekaligus menepis anggapan bahwa Persebaya diberikan hadiah kemenangan oleh Persidafon. Freddy menyatakan bahwa pertandingan kemarin bersih dan cukup fair. (uan/diq/jpnn)

Langsung Amankan Tiket Babak 16 Besar BATAM - Keuntungan didapat tim voli pantai Indonesia I dan III. Pasangan Koko Prasetyo Darkuncoro/Andy Ardiansyah (Indonesia I) serta Jonathan B Monim/ Robertus Yana Kamu (Indonesia III) dipastikan langsung lolos ke babak 16 besar kejuaraan voli pantai Asia Pasifik, yang diselenggarakan di Batam mulai hari ini (21/4) hingga 24 April mendatang. Kepastian tersebut didapat setelah technical meeting (TM) di Turi Beach Resort Batam kemarin. Andy/Koko yang tergabung di grup B hanya akan menghadapi Casey Grice/Adam Blackburn

CMYK

(Australia II). Sementara, Jontahan/ Robertus tergabung di grup A bersama Sitichai Sangkhachot/Prathip Sukto (Thailand II). Dengan skema tersebut, keduanya pasti akan mengantungi tiket 16 besar. Sebab, dari setiap grup akan diambil juara serta runner-up ke babak 16 besar. Tentu saja, kondisi tersebut merupakan keuntungan bagi Indonesia I dan III. “Tapi kami harus tetap waspada, babak 16 besar tidak akan mudah. Setiap tim pasti memiliki strategi untuk bertanding di babak 16 besar. Bisa saja sebuah tim mengalah di fase grup agar menjadi runner-

up sehingga tidak terlalu capek,” terang Koko setelah drawing kemarin. Meski begitu, pebola voli pantai kelahiran DI Yogyakarta itu tetap menanggapi positif hasil drawing tersebut. Pasalnya, dia hanya akan bertanding sekali di fase grup. “Kami bisa menggunakan pertandingan di fase grup untuk mengetahui permainan lawan. Selain itu juga untuk beradaptasi dengan lapangan serta angin yang cukup kencang,” tambah Jonathan. Nasib kurang mujur dialami Indonesia II. Tim yang diisi pasangan Agung Santoso/ Naci Subagja tersebut berada

satu grup bersama Reza Assari Naeni/Rahman Raoufi (Iran) serta Marvin Chew Beng Heng/Goh Jun Rui (Singapura I). Agung/Naci tentu harus mengeluarkan kemampuan terbaiknya jika ingin lolos ke babak 16 besar. “Tim Iran sangat bagus. Meski bukan yang bertanding pada seri di Thailand, tapi kemampuannya dengan tim utama tidak jauh berbeda. Sementara Singapura juga tidak bisa dianggap enteng,” ulas Agung. Dalam kejuaraan tersebut, pasangan Indonesia I diwajibkan mampu keluar sebagai juara. Sementara Indonesia II dan III

diharapkan mampu menembus minimal babak semifinal. Di sisi lain, optimisme memayungi pasangan New Zealand II yang diisi Sam O’Dea/ Ben O’Dea. Mereka yakin mampu menyabet gelar juara dalam even yang baru kali pertama digeber di Batam tersebut. “Target kami adalah juara. Kami ingin mengulangi hasil ketika seri pertama di Thailand lalu,” tegas Sam. Namun, dia sadar bahwa misinya tersebut tidak akan mudah. Dia melihat tim-tim yang ambil bagian di kejuaraan tersebut cukup mumpuni. Hal itu tentu memaksanya untuk kerja keras. (ru/ang/jpnn)

AFP PHOTO

BELA - Sony Dwi Kuncoro, satu diantara sejumlah nama pebulutangkis yang disiapkan membela Indonesia dalam ajang Piala Thomas-Uber.

Undang Pemain Nonpelatnas Simulasi Thomas-Uber JAKARTA - Tim Piala Thomas-Uber Indonesia akan melakoni simulasi sebelum berangkat pada kejuaraan yang dilangsungkan di Kuala Lumpur, itu. Simulasi itu akan dilangsungkan di GOR Sritex, Solo pada 25 April mendatang. Dalam simulasi tersebut, PB PBSI mengundang sejumlah pemain nonpelatnas untuk melakukan latih tanding dengan tim yang disiapkan untuk terjun di kejuaraan beregu tersebut. Pelatih Kepala Pelatnas Cipayung Christian Hadinata menuturkan, simulasi adalah agenda rutin sebelum terjun di kejuaraan tersebut. “Simulasi ini sifatnya hanya trying sebelum Thomas-Uber,” paparnya, kemarin (20/1). “Hasilnya tidak bisa dijadikan acuan utama untuk memilih tim yang akan dikirim ke Malaysia,” lanjutnya. Solo dipilih sebagai tuan rumah simulasi, karena, di Kota Bengawan ini masyarakat sangat antusias terhadap perkembangan olahraga terutama bulutangkis. Sehingga, dengan adanya pertandingan pemanasan dapat diharapkan menjadi penyemangat para pemain yang

akan maju Piala Thomas dan Uber, yang akan digelar di Malaysia. “Kami akan melakukan evaluasi secara menyeluruh setelah simulasi,” jelasnya. Atlet pelatnas yang akan berlaga adalah, Sony Dwi Kuncoro, Simon Santoso, Hayom Rumbaka (Tunggal), M.Ahsan/ Nova Widianto dan Bona Septano/Rian Sukmawan (ganda). Atlet non pelatnas antara lain, Taufik Hidayat, Fauzi Adnan, Andre Kurniawan (tunggal), sedangkan pemain ganda yakni Markis Kido/ Hendra Setiawan dan Alvent Yulianto/Hendra Aprida Gunawan. Sedangkan di sektor wanita, hanya akan diisi pemain-pemain pelatnas. Mereka dibagi menjadi dua tim. Yaitu, Garuda dan Rajawali. Tim Garuda akan diisi oleh, Adriyanti Firdasari, Linda Fenny Fanetri, Aprilla Yuswandari, sedangkan ganda wanitanya ada nama Anneke Feinya/Annisa Wahyuni dan Grecia Polii/Meliana Djauhari. Tim Rajawali diisi Maria Febe, Maria Kristin, sedangkan ganda wanitanya, yakni Lilyana Natsir/Sendy Puspa dan Nitya Krishinda/Suci Rizky Andini. “Tim akan resmi dibentuk ketika batas terakhir entry by name diserahkan kepada panitia,” beber Christian. (nar/jpnn)


JATENG

RABU 21 APRIL 2010

17

RADAR TEGAL

HUKUM PH Nilai JPU Diskriminatif CILACAP – Penasehat hukum terdakwa Soeprihono melontarkan tanggapan cukup keras terhadap jaksa penutut umum. Bahkan, tuntutan JPU untuk memenjara mantan sekda Cilacap selama 4 tahun penjara dinilai tidak berdasarkan hukum dan lebih bersifat diskriminatif. “Kami tetap pada nota pembelaan tertanggal 16 April 2010 yang telah dibacakan pada sidang yang lalu,” ujar Penasehat hukum terdakwa, Guyub Bekti Basuki saat menyampaikan duplik (tanggapan atas replik JPU) pada sidang perkara korupsi pengadaan tanah PLTU Bunton di Pengadilan Negeri Cilacap, Selasa (20/4). Dalam nota pembelaan penasehat hukum memohon agar terdakwa dinyatakan tidak terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi dan memebaskan terdakwa dari segala tuntutan. Kemudian juga memohon agar nama baiknya dipulihkan. Guyub mengurai tentang tindakan diskriminatif yang dilontarkannya kepada JPU. Menurutnya terdakwa Sudaryanto yang benar-benar terbukti secara sah dan menyakinkan sebagai aktor rekayasa masalah ini hanya dituntut dua tahun penjara oleh JPU. Sementara terdakwa Soeprihono yang menjadi korban akibat perbuatan Sudaryanto dan tidak terbukti melakukan perbuatan melawan hukum justru dituntut 4 tahun. “Disini jelas JPU dalam menuntut tidak berdasarkan keadilan hukum dan diskriminatif,” terangnya. Dalam duplik yang merupakan kesempatan terakhir melakukan pembelaan di PN Cilacap ini, penasehat hukum menyatakan sepakat dengan JPU yang mengatakan negara Indonesia adalah negara hukum. Dimana ini juga berlaku bagi JPU. “Tapi pada kenyataannya sesuai fakta persidangan dan bukti yang terungkap justru yang telah melakukan perbuatan melanggar hukum dibiarkan begitu saja dan belum diambil tindakan apapun oleh JPU,” tegasnya Penasehat hukum terdakwa juga mengurai terkait pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP yang digunakan untuk menjerat mantan sekda Cilacap ini. Menurut Guyub, JPU tidak dapat membuktikan bahwa terdakwa yang melakukan, yang menyuruh lakukan atau turut melakukan perbuatan. Soalnya yang melakukan dan yang turut melakukan adalah Ruswandi dkk (belum diproses, red). Demikian juga dalam kepanitian, menurut Guyub, hubungan hukum antara ketua dan anggota panitia bersifat koordinatif. Oleh karena itu maka seluruh anggota panitia harus bertanggungjawab secara administratif kolektif kolegial. Untuk itu apabila terjadi kesalahan yang bersifat pidana akibat perbuatan masing-masing anggota sesuai dengan kewenangannya maka kesalahan pidana tersebut harus menjadi tanggung jawab pribadi masing-masing dan bukan ditimpakan kepada terdakwa. (amu)

SARPRAS

Pembangunan Terminal Karangsambung Terhenti KEBUMEN – Mimpi warga Kecamatan Karangsambung mempunyai terminal tampaknya harus tertunda. Pasalnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen memastikan, pembangunan terminal type B di kawasan itu belum bisa direalisasikan tahun ini. Keberadaan terminal tersebut diharapkan akan membantu jalur kendaraan Kebumen Banjarnegara, sekaligus mendorong perkembangan sektor pariwisata di Karangsambung. Seperti diketahui, di Kecamatan Karangsambung terdapat wisata geologi batuan yang bertaraf internasional. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kebumen, H Mudji Basuki SH mengatakan, rencana pembangunan terminal itu sudah dibuatkan DED (detail engineering development/cetak biru) nya sejak 2009 kemarin. Bahkan, lahan seluas 1,5 ha bakal lokasi terminal pun sudah disiapkan. Lahan itu tadinya milik pribadi warga yang sudah diganti rugi Pemkab Kebumen. “Tadinya kami berharap, terminal tersebut akan memudahkankan akses dari dan menuju kecamatan Karangsambung,” ujar Mudji Basuki, kemarin. Belum dapat direalisasikannya proyek terminal, menurut Mudji Basuki, karena terganjal anggaran yang terbatas. Sebagai gambaran, alokasi dana bagi Dinas Perhubungan di tahun anggaran ini hanya berkisar 1,1 milyar rupiah. Dana sejumlah itu, ujar Mudji ditujukan bagi kebutuhan lain yang sudah mendesak. Diantaranya, pemeliharaan lampu lalulintas di Kebumen, yang mayoritas sudah berusia tua. “Tahun ini Dishub akan membangun dua titik warning lamp di perempatan Munggu (Kecamatan Petanahan) dan pertigaan Semondo (Gombong),” katanya. Keterbatasan anggaran juga membuat sejumlah kebutuhan pengadaan sarana dan prasarana di Dinas Perhubungan terhambat. Seperti pengadaan alat uji kendaraan yang saat ini sudah berusia tua. Meski sudah berulang kali mengajukan usulan, hingga kini alat uji kendaraan tersebut masih belum diganti .(cah)

ARUNG JERAM Penerbangan Ditutup, Slovakia Gagal Turun BANJARNEGARA - Akibat penutupan bandara internasional di Eropa yang disebabkan letusan gunung Eyjafjallajokull di Islandia. Tim nasional arung jeram Slovakia batal turun dalam kejuaraan Australasian Rafting Champs 2010, yang di gelar di Serayu Banjarnegara pada 22 hingga 28 April mendatang. “Slovakia batal turun, ini karena faktor alam, namun berdasarkan informasi dari International Rafting Federation (IRF), India yang sebelumnya tidak ikut rencana akan ikut turun, dan rombongan diperkirakan datang ke Banjarnegara Kamis besok,” kata Sekretaris kejuaraan arung jeram Tien Sumarwati, kemarin. Menurutnya, saat ini, sedikitnya sudah ada delapan tim yang sudah mencoba arena lomba, yakni Indonesia empat tim, Malaysia, dua tim dan Iran dua tim. Mereka sudah mencoba beberapa trek yang akan digunakan dalam kejuaraan internasional arung jeram di Banjarnegara. Sementara itu, coach tim arung jeram Malaysia Nasir yang ditemui Radarmas di Serayu Adventure Indonesia mengatakan, dalam kejuaraan ini, Malaysia menurunkan tim terbaik, bahkan dia membidik dan optimis bisa meraih medali dalam kejuaraan ini. Dikatakaknnya, Sungai Serayu tidak begitu berbeda dengan lokasi latihan di negaranya, bahkan dia menilai Serayu lebih luas, sehingga para atlet bisa memilih jalur yang tepat untuk menjadi yang terbaik. “Kita sudah coba arena, dan kita mau yang terbaik,” katanya. Selain menurunkan tim arung jeram, Malaysia juga akan menurunkan atlet mereka dalam eksebisi kayak. (oel)

ADA IKLAN

Kris Akhirnya Gugat KPU Pilwalkot Semarang SEMARANG - Pasca pilwalkot pada 18 April lalu, KPU Kota Semarang bakal menuai gugatan hukum. Kristanto, sang calon wakil wali kota, bahkan sudah menunjuk seorang pengacara untuk menggugat KPU. Alasannya, KPU telah melakukan kesalahan fatal yang berakibat gembosnya suara pasangan Bambang Raya-Kristanto hingga 15 persen. Kesalahan yang dilakukan KPU terkait penulisan agama Kristanto. Di visi-misi calon yang ditempelkan di TPS-TPS, agama Kristanto ditulis Islam. Padahal agama Kristanto adalah Katolik. “Pak Kristanto kan murni Katolik, karena ditulis Islam, banyak komunitasnya yang mempersoalkan. Akibatnya, kami dirugikan karena banyak suara kami dari kaum Nasrani yang lepas,” kata Bambang Raya, di ruang Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Semarang, Selasa (20/4). Terkait persiapan menggugat, kata Bambang, Kristanto telah menghubungi pengacara. Ia menyatakan hal ini perlu dilakukan agar KPU lebih berhatihati memperhatikan hal-hal yang sepertinya kecil, namun berdampak besar. “Suara kami lepas hingga 15 persen karena satu kesalahan itu. Ini pelajaran bagi KPU,” tegasnya. Mengomentari kemenangan Marhen, Bambang mengaku legawa. Ia mengakui, Marhen unggul karena didukung tokohtokoh di Provinsi Jateng. Ia menyebut, karena maju lewat PDIP, maka Gubernur Bibit Waluyo pun mendukung. Du-

kungan juga diperkuat dari Sekda Jateng Hadi Prabowo Selain itu, PDIP terlihat sangat serius dengan bersedianya Megawati Soekarnoputri, Tjahjo Kumolo, dan Maruarar Sirait turun ke Semarang. “Bandingkan dengan saya, Bambang Raya sendirian tidak ada yang mendukung,” ujarnya. Terpisah, sejak tabulasi suara KPU mengunggulkan Marhen, calon wali kota dari Partai Demokrat, Mahfudz Ali, puasa bicara. Ia belum mengucapkan selamat kepada Soemarmo seperti para calon wali kota lainnya. Namun Mahfudz Ali menolak jika dikatakan tak legawa. Dia justru ingin menghormati proses dan tahapan pilwalkot. Ditemui wartawan di ruang kerja wakil wali kota, Mahfudz Ali mengatakan, persoalannya bukan pada memberi ucapan selamat atau tidak. “Jadi bukan masalah memberikan ucapan selamat atau tidak, tapi ingin menghormati proses yang masih berjalan saja. Sehingga mesti sabar,” tuturnya. Ia menuturkan, tabulasi suara KPU hanya perhitungan suara sementara untuk memberi gambaran kepada masyarakat. Yang ditampilkannya pun baru 80 persen dari total suara keseluruhan. “Kami menunggu hingga penghitungan suara resmi secara manual oleh KPU,” katanya. Disinggung rencana gugatan ke Mahkamah Konstitusi, Mahfudz menyatakan persetujuannya. Jika memang ada kesalahan dan pelanggaran disertai bukti dan saksi yang kuat, maka kata dia, gugatan sudah seharusnya dilayangkan. Mahfudz mengatakan, dirinya sangat percaya dengan kekuasaan Allah. (dib/isk)

UPIK/RADAR BANYUMAS

GUNDUL - Sekitar tiga puluh pendukug Heru-Kento langsug melakukan cukur gundul sebagai ungkapan rasa syukur karena pasangan calon yang mereka dukung mendapatkan perolehan suara terbanyak.

Pendukung Heru-Kento Cukur Gundul PURBALINGGA - Sekitar tiga puluh pendukug Heru-Kento langsug melakukan cukur gundul sebagai ungkapan rasa syukur karena pasangan calon yang mereka dukung mendapatkan perolehan suara terbanyak berdasarkan hasil perolehan suara sementara yang dilaksanakan Desk Pilkada Purbalingga, Selasa (20/4). Cukur gundul ini juga dilakukan karena mereka merasa gembira dengan lancar dan amannya pelaksanaan Pilkada Purbalingga 18 April tersebut. “Ini merupakan acara spontaitas sebagai ungkapan rasa syukur kami atas peroleha suara yang dicapai oleh pasangan Heru-Kento. Kami berharap, Purbalingga tetap aman dan kondusif hingga penetapan maupun pelantikan pasangan calon terpilih nanti,” tutur H Arif Hidayat, perwakilan Tim Sukses dari keluarga. Prosesi cukur gundul tersebut

berlangsug di Posko Pemenangan Heru-Kento Sirongge. H Eling Purwoko yang juga tim sukses dari keluarga diberi kehormata untuk melakukan pencukuran perdana. Usai melakukan cukur gundul, mereka langsung mengadakan syukuran sederhana degan sajian musik organ tunggal. Usai melakukan syukuran di Posko Sirongge, para pendukug Heru-Kento beramairamai menuju POsko utama di jl Lawet Purbalingga Wetan. Mereka melakukan ramah tamah dengan Drs H Heru Sudjatmoko M Si yang mendapatkan perolehan suara terbanyak dalam Pilkada Purbalingga itu. Seperti diketahui, berdasarkan data dari desk pilkada, perolehan suara untuk pasangan calon bupati-wakil bupati Purbalingga 2010-2015 nomor urut 2, Heru-Kento unggul dengan perolehan suara 235.186 atau 57,66 persen. Diikuti pasangan

BBS-Jaya diurutan kedua 148.012 atau 36,29 persen dan pasangan Sing-Setya diurutan ketiga mendapatkan suara 24.684 atau 6,05 persen. Secara terpisah, Me-nyinggung perolehan suara sementara pemilihan bupati dan wakil bupati Purbalingga 2010, salah satu anggota TIm Kampanye Heru -Kento, Drs Soberi Arafah M Si menegaskan bahwa perolehan suara tersebut menunjukkan perolehan suara yang cukup demokratis karena masyarakat memilih Heru-Kento berdasarkan hati nuraninya. Menurutnya, masyarakat Purbalingga adalah masyarakat yang memiliki jati diri yang tinggi. Mereka tidak terpengaruh oleh iming-iming dan lainnya. ”Meski Pak Heru sempat difitnah korupsi dan diisukan sebagai calon yang tidak punya uang, masyarakat tetap melihat dengan hati nurani,” tandasnya. (bdg)

Toko Elektronik Terbakar, Rugi Ratusan Juta SEMARANG - Toko elektronik “Megah Elekro” milik Herman Januarko, 58, warga Jalan Telaga Bodas Raya 50, yang berada di jalan MT Haryono 717, Wonodri, Semarang Selatan, kemarin (20/4) pagi, ludes terbakar dilalap si jago merah. Diduga, kebakaran tersebut, berasal dari hubungan arus pendek listrik, beruntung, dalam peristiwa tidak timbul korban jiwa, sedangkan kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Kejadian yang menimpa toko itu, terjadi sekitar pukul 07.00, dari keterangan beberapa saksi mata , api berasal dari lantai atas yang dijadikan gudang dan langsung menjalar kelantai bawah dan membakar sebagian besar barang elektronik. Saimun ,39, salah satu karyawan toko tersebut mengatakan, sekitar pukul 07.00 dirinya dikabari warga bahwa toko tempatnya bekerja mengeluarkan asap tebal, “Saya lihat ternyata asap sudah mengepul dari lantai atas” ujar dia. Dengan dibantu warga sekitar, seluruh karyawan berusaha memadamkan api, namun gagal karena api semakin membesar, bahkan delapan unit mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan untuk mema-

ADA IKLAN

damkan api mengalami kesulitan karena sulitnya menembus titik api. Bahkan, untuk mencapai titik api, petugas pemadam pun mengalami kesulitan karena banyaknya teralis di lantai dua toko tersebut. Karena itu, petugas terpaksa memecahkan

kaca untuk menyemprot kobaran api di dalamnya, dan barulah setelah berjuang sama lebih dari 3 jam api baru dapat dijinakkan. Pemilik toko Herman, mengatakan, belum bisa mengitung jumlah kerugian akibat kebakaran tersebut, namun ia mem-

perkirakan mencapai ratusan juta rupiah,”Penyebabnya mungkin karena korleting listrik” terang dia. Petugas identifikasi dari Polres Semarang Selatan yang datang ke lokasi langsung melakukan identifikasi untuk mengetahui penyebab keba-

karan,”Saat ini masih dalam penyidikan, dan belum bisa dipastikan penyebab kebakaran” terang Kapolres Semarang Selatan AKBP Nurkholis saat berada di lokasi. Akibat kejadian tersebut jalan MT Haryono mengalami kemacetan total. (nag)

ADA IKLAN ADA IKLAN

ADA IKLAN

ADA IKLAN


CMYK

18

RABU, 21 APRIL 2010

RADAR TEGAL

Terinspirasi Sang Idola KEHEBATAN sang idola dalam serial TV, menjadi inspirasi bagi band asal SMP Negeri 5 Adiwerna Kabupaten Tegal ini untuk selalu giat berlatih dan berusaha selalu tampil yang terbaik. Android Sevenflood, demikian nama band ini. Band ini mengaku kerap mendapat inspirasi dari serial kartun Son Goku dalam film Dragon Ball. Salah satunya untuk selalu berlatih keras dan penuh perjuangan. “Son Goku itu selalu meraih kemenangan dalam segala pertandingan dan itu yang menjadi jiwa band kami,” terang Nur Faulli, sang drummer. Band yang terbentuk hampir 1 tahun ini berawal dari kumpul-kumpul biasa. Kemudian mencuat ide berkreasi dalam sebuah band. Hingga akhirnya, band ini berani masuk dalam ekstra kurikuler (ekskul) sekolahnya. Band pelajar beraliran pop-rock ini beranggotakan Nur Faulli (drumm), Dimas (vokal), Gangster (Rhytm), Deka (bass), dan Huda (melody). Mereka tergolong berbakat dalam bermusik. Saat Tim Xpresi berkunjung ke tempat latihannya, band pelajar ini terlihat sudah lihai membawakan lagu “Jengah” milik Pass Band dengan aransemen musik sendiri yang mengesankan. Latihan dilakukan secara otodidak tiap 2 kali seminggu menggunakan sarana dan prasarana sekolah, serta menggunakan studio di luar. Latihan tersebut pastinya membuat para personil band ini siap tampil kala ada ajang festival atau perlombaan band antar pelajar. ”Untuk tampil terbaik, band kami selalu latihan secara rutin sesuai jadwal, tentunya nggak boleh mengganggu aktifitas belajar, dengan begitu band kami akan menjadi kuat dan selalu siap tampil, ” tambah Nur. Meski belum banyak prestasi yang dipersembahkan untuk sekolah, namun perjuangan untuk terus berkarya dalam memajukan band sekolah selalu ada di benak para personil Android Sevenflood. Mereka mengaku sudah berencana secara matang untuk mengikuti lomba atau festival nanti. ”Latihan dulu sebagai hobi dalam bermusik walau tanpa bantuan pelatih, kalau kita tekun dan serius pasti dapat meraih prestasi” ujar Huda meyakinkan. Kemauan mengembangkan bakat disertai hobi bermain musik juga menjadi salah satu unsur band sekolah ini. (ikhsan)

TIM XPRESI KOORDINATOR : Khikmah Wati ANGGOTA TIM1: Nur Irma Rahmawati, Hendra Apriyadi , Mufrodi TIM 2: M Khaerul Anam, Intan Aji Purnamawati, Ikhsan B

PROFIL USIA :

JUMLAH :

13 - 17 tahun

28 ResponX di Kota/ Kabupaten Tegal, Brebes

JENIS KELAMIN :

PENDIDIKAN :

Cewek 50 persen Cowok 50 persen

SMP 50 Persen SMA 50 Persen

Aku bukan wonder womenmu yang bisa terus menahan rasa sakit karna mencintaimu hatiku ini bukanlah hati yang terbuat dari besi dan baja hatiku ini bisa remuk dan hancur... SEPENGGAL lagu ini mengingatkan kita pada lagu yang dinyanyiin sama Mulan Jameela, penyanyi jebolan grup duo ratu yang kini sukses bersolo karier. Tapi jangan salah, meski tema Xpresi kali ini nyerempet-nyerempet sama lagu penyanyi tersebut tapi kita bukannya mo ngebahas kehidupan artis asal Garut itu. Dalam lagu itu, sosok wonder women diibaratkan sebagai seseorang (cewek tentunya) yang bisa terus menahan rasa sakit dan memiliki hati terbuat dari besi dan baja yang nggak bisa remuk dan hancur. Gambaran itu tentunya pas banget buat ngedeskripsiin sedikit tentang ketangguhan sang wonder women. Meski di video klipnya sang penyanyi sempat bergaya ala pahlawan wanita dari barat tersebut, tapi dia toh mengaku bukan wonder women. Kenapa ya? Bisa jadi karena menjadi perempuan tangguh sehebat wonder women memang nggak mudah. Dan mengenai ini, 95 persen ResponX menyebut mama mereka sebagai sosok yang paling pas disebut wonder women. “Buatku, wonder women ya ibuku,” tandas Dewi Ayu, salah satu siswi SMA Negeri 1 Kramat

Kabupaten yang kini duduk di kelas X2. Meski sosok pahlawan wanita seperti RA Kartini juga disebut-sebut sebagai wanita tangguh tapi sang wonder women

gian kecil ResponX. Mereka yang menjawab demikian bisa jadi

sendiri merupakan tokoh yang sudah populer sejak lama. Pemeran asli serial film tersebut adalah Lynda Carter yang kemudian ditransformasikan menjadi film kartun. Dulu, penggemar serial ini cukup banyak. Mulai dari kalangan anak kecil bahkan dewasa mengenal tokoh wonder woman sebagai wanita yang kuat dan perkasa. Meski semuanya nggak sepakat dengan deskripsinya, 70 persen Responx sepakat kalau tokoh ini pantas ditiru. “Karena memang lebih banyak sisi positifnya ketimbang negatif,” ujar Anisa dari SMA Negeri 1 Kota Tegal. Dan 10 persen ResponX lainnya menjawab tidak. Selebih-

nya mengganggap hal itu memang lebih menge- s e b a g a i s e s u a t u y a n g b i a s a nal ketangguhan sang nenek dan bingung menentukan si kap. (tim II) dibanding wanita manapun. Bagi 65 persen ResponX, Kamu tahu wonder woman sosok wonder women tentunya nggak ? Tahu Bingung

harus merujuk pada wanita yang perkasa dan kuat. Sementara 35 persen lainnya menyatakan kalau dia adalah seorang superhero. Yap! Wonder women

tetaplah sang ibu. “Mama itu sangat kuat dan pantang menyerah. Beliau telah melahirkan dan membesarkan kita sejak masih kecil,” ucap Deni Safitri, sisILUSTRASI: DNP/RATEG wi asal SMK Maarif NU Talang Kabupaten Tegal duduk di bangku kelas X AP. Sosok nenek juga dipilih seba-

95 % 0,5 %

Menurut kamu wonder woman itu gimana ? Wanita perkasa dan kuat 65 % Super Hero 30% Yang menurut kamu sosok mirip wonder woman siapa ? Ibu 60 % Nenek 0,5 % R.A Kartini 0,5 % Kalau kamu jadi wonder woman, apa sich yang pengin kamu lakuin ? Menjaga kaum perempuan 60 % Melawan cowok nakal 20 % Melindungi mama 0,5 % Membrantas korupsi 0,5 %

Metode : Random sampling

-X S P TI

Malam Biru (Kasihku) SANDY SANDORO

[intro] Am Dm 2x Am Dm Suatu malam yang biru tanpa dirimu Am Dm Berjuta juta Rindu ku padamu Am Dm Sendiri ku pun harus menikmati D# Dm Nyanyian sang rembulan Am Dm Engkau yang seharusnya disisiku Am Dm Engkau yang slalu ada dihayatku Am Dm Semoga kau mendengar lagu ini D# Dm Yang ku cipta untukmu

DALAM kehidupan sehari-hari, sosok wonder women kerap dilekatkan pada para wanita tangguh. Ibu yang tangguh juga mewakili sosok wanita yang seperti itu. Tapi tentu saja, ibu bukanlah tokoh komik yang merupakan pahlawan rekaan pengarangnya. Ibu adalah sosok yang multifungsi seperti yang dikatakan Dwi Novita, seorang pelajar kelas XII Administrasi Perkantoran SMK PGRI Kota Tegal. Lalu mungkinkah dia bisa menjadi wonder women? Cewek kelahiran Jakarta, 22 November 1991 yang beralamat di Purwahamba Indah, RT 04/RW II No. 38 Kecamatan Suradadi Kabupaten Tegal ini juga membagi tipsnya untuk menjadi figur wanita yang tangguh. Diantaranya;

[chorus] G C Oh kasihku F C Ini ini laguku F Em Hanya untuk dirimu A F Tanda cintaku G Padamu oh sayang

Cetak Atlet Sambut

Am Dm Am Dm

OLIMPIADE Olahraga Siswa Nasional (OSN) tingkat Jawa Tengah akan segera digelar sekitar tanggal 12 sampai 17 Juli mendatang. Momen tersebut rupanya menjadi motivasi bagi Suhardi Siswoyo, pelatih ekstra kurikuler (ekskul) Tapak Suci Putra Muhammadiyah Suradadi Kabupaten Tegal mencetak beberapa atletnya untuk dikirim dalam ajang bergengsi tersebut. Langkahnya dibuktikan dengan latihan intensif dan keseriusan siswa berlatih ekstra setiap Senin dan Kamis, pukul 14.00 sampai 16.30 WIB. Ekskul Tapak Suci sendiri sudah ada di SMA Muhammadiyah Suradadi sejak tahun 1994. Suhardi

Am Dm Engkau yang seharusnya disisiku Am Dm Engkau yang slalu ada dihayatku Am Dm Semoga kau mendengar lagu ini D# Dm Yang ku cipta untukmu [chorus lagi] A# D# A# D# G# F G [chorus lagi] [outro] Am Dm 3x Am

CMYK

Harus Pede dan Positif Thinking

OLIMPIADE

1. Percaya diri dan Positif Thinking (No Doubt) Jadi wanita harus percaya diri. Kuncinya ada di hati dan pikiran. Bila hati te-

Dwi Novita PELAJAR SMK PGRI KOTA TEGAL

nang, pikiranpun akan tenang sehingga tidak ada beban buat kamu. 2. Pantang menyerah Jangan mudah menyerah atau putus asa. Walaupun ada pepatah mengatakan menyerah bukan berarti kalah. 3. Memiliki keyakinan Kamu harus yakin dengan apa yang

kamu lakukan selama positif dan tidak merugikan orang lain. 4. Rasa tanggung jawab Tentunya kamu harus jadi orang yang bertanggung jawab. Janggan anggap remeh suatu tindakan atau perbuatan yang dibebankan kepada kamu 5. Berusaha Selalu berusaha meraih semua hal yang kamu diinginkan. 6. Berdoa dan tawakal (berserah diri kepada Tuhan YME) Sesudah berusaha, maka iringi dengan doa agar kamu selalu diberi kekuatan dan apa yang kamu inginkan dapat terwujud. Jangan lupa berdoa kepada Tuhan YME agar semua berjalan dengan baik dan sempurna. Ok! (anam)

X - SPORT sudah sering mencetak atlet di setiap kejuaraan, seperti Kejuaraan Nasional tahun 2008 yang berhasil meraih Juara III serta Juara I saat seleksi wilayah dan juarajuara umum Pekan Olahraga Daerah (Porda). Untuk persiapan OSN, beberapa atlet yang dipersiapkan diantaranya sejumlah siswa dari kelas XI IPA yaitu Laely Maulidha, Kamidun (kelas X), Dede Panca Wisman (kelas XI IPS), Atik Wahyuni (kelas X), Muh Nur Rowi (kelas XI IPS), dan Dewi Puji Riyanti (kelas X) dengan kategori seni tunggal putra/putri, tanding kelas B putri/putra, kelas tanding F (putra/putri). Suhardi yang sudah 13 tahun menjadi pelatih ini sempat menceritakan sejarah berdirinya Tapak Suci di SMA Muhammadiyah. Menurutnya, setiap perguruan Muhammadiyah wajib mengadakan ekskul tersebut. “Saya seneng ikut ekskul ini, soalnya pengin punya prestasi dan terus mengikuti kejuaraan. Selain itu biar bisa jaga diri,” ujar Laely, salah satu peserta ekskul membeberkan alasan keikutsertaannya dalam Tapak Suci. (intan)

INTAN AJI PURNAMAWATI/TIM XPRESI

SERIUS LATIHAN - Peserta ekskul Tapak Suci Muhammadiyah terlihat serius berlatih.


SAMBUNGAN

RABU 21 APRIL 2010

19

RADAR TEGAL

Enam Keputusan untuk Bali dari halaman 1 kan oleh teman-teman PLN di Bali meski baru pas-pasan. Kedua, memutuskan untuk mencari tambahan daya listrik sebesar 30 dan 50 MW agar yang pas-pasan tadi bisa sedikit longgar. Ini sangat penting untuk jaga-jaga. Misalnya kalau ada salah satu mesin yang tiba-tiba mati. Atau ada mesin yang sudah tiba waktunya harus dimatikan untuk dipelihara. Keputusan ketiga adalah memasang kabel bawah laut dua sirkuit lagi. Ini untuk mengalirkan listrik dari Jawa ke Bali. Dengan tambahan dua sirkuit kabel bawah laut ini, Bali akan bisa dapat tambahan daya 200 MW. Tender untuk proyek ini dilakukan. Dua minggu lalu sudah diumumkan pula pemenangnya. Sayangnya, proyek kabel bawah laut di Selat Bali itu hanya bisa dikerjakan pada bulan September-Oktober. Bulan-bulan lain sangat berbahaya. Palung di laut itu dalamnya 90 meter. Sebenarnya saya ingin memaksakan kabel itu sudah bisa digelar September depan, tapi kabelnya belum bisa jadi. Terpaksa penggelaran kabel bawah laut itu baru akan bisa dilakukan SeptemberOktober tahun depan. Keputusan cepat menambah kabel bawah laut ini ada latar belakangnya. Sebenarnya sudah ada rencana lama, lamaaa sekali, bahwa PLN akan membangun jaringan 500 kv tapi tidak di bawah laut. Melainkan di udara. Saya minta program ini didiskusikan lagi. Saya ingin melihat mungkinkah bisa dilakukan dalam waktu dekat. Ternyata diskusi-diskusi kabel udara menuju Bali ini penuh dengan pro-kontra. Sebab untuk menyeberangkan transmisi itu di atas Selat Bali perlu infrastruktur khusus. Perlu dibangun tower gigantik di sisi Banyuwangi dan di sisi Gilimanuk. Tinggi tower itu harus antara 350 sampai 400 meter. Saya langsung membayangkan tingkat kesulitan dan resikonya. Maka langsung saja rencana itu saya batalkan. Lebih cepat dan realistis kalau lewat bawah laut. Saya minta lima orang dari bagian perencanaan untuk segera belajar ke Tiongkok. Di Tiongkok baru saja selesai pemasangan kabel bawah laut dari propinsi Guangdong ke Pulau Hainan sejauh 44 Km. Sedang Selat Bali ini hanya 4 Km. Maka kabel bawah laut di Selat Bali bisa ditenderkan. Pemenangnya dari Eropa. Keputusan keempat adalah bagaimana agar proyek PLTU yang sudah macet tiga tahun itu bisa berjalan kembali. Karena itu Senin sore kemarin saya paksakan melihat lokasi ini. Jaraknya tiga jam berkendaraan dari Tampak Siring menuju ke

pantai utara Bali. Beruntung, investor proyek ini sangat kooperatip. Mau menceritakan apa saja kesulitan yang dihadapi. Terutama dalam menggandeng partner. Padahal begitu banyak investor yang datang ke PLN yang ingin membangun PLTU di Indonesia. Tinggal pilih salah satunya. Maka ketemulah jalan keluar untuk mengatasi kemacetan proyek ini: ‘kawin!’ Tiga bulan lagi proyek ini harus berjalan. Saya membayangkan betapa sulitnya Bali kalau proyek ini macet. Begitu PLTG Gilimanuk berhenti, sepertiga Bali padam! Keputusan kelima saya ambil mendadak kemarin pagi. Pagi itu saya lagi makan pagi di Ubud bersama GM Distribusi Bali, Dadan Kurniadipura, GM Indonesia Power (anak perusahaan PLN), Antonius Reseptyas Artono dan stafnya. Sambil menunggu keberangkatan ke Istana Tampak Siring, saya ingin mendapat gambaran Bali ke depan. Astaga! Antonius melaporkan bahwa bulan Juli nanti PLTG Gilimanuk harus berhenti beroperasi. “Sudah tiba waktunya untuk pemeliharaan,” ujar Antonius. Saya langsung menaruh sendok saya. Apa? Berhenti? Gilimanuk yang punya kekuatan sepertiga Bali itu harus berhenti? Bulan Juli? Saya langsung membayangkan sepertiga Bali akan padam. Akan geger lagi. Baru dua bulan ini Bali menikmati kecukupan listrik meski pas-pasan, sudah akan sengsara lagi. Apa kata dunia? Untungnya teman-teman di Bali punya jalan keluar. Yang diperlukan adalah keputusan. Yakni menyewa pembangkit 80 MW yang harus siap sebelum Juli. Kalau ditambah dengan pemasangan yang 30 dan 50 MW, maka teoritis teratasi. Persoalannya adalah biaya. Menyewa pembangkit 80 MW bukan barang yang murah. Tambahan BBM-nya saja sudah selangit. Di saat rakyat masih menolak kenaikan TDL, keuangan PLN akan terus belepotan. Tapi jalan keluar harus ditemukan agar penyewaan ini tidak terlalu memberatkan PLN Bali. Ada titik terang. Sewa 80 MW itu hanya diperlukan waktu beban puncak selama lima jam saja. Antara pukul 5 sore sampai 10 malam. Harga sewanya pun murah. Dibuka saja di sini: paling tinggi Rp 1.400/kwh. Persoalannya: maukah pemilik mesin itu hanya disewa 5 jam sehari” Tentu tidak. Harus 24 jam. Lalu bagaimana? Teman-teman di Bali punya pemikiran yang istimewa. Mesin sewaan itu bisa dijalankan 24 jam. Justru mesinnya PLN sendiri yang dimatikan. Apakah ini tidak terkesan menguntungkan ‘orang lain’ Tidak. Sebab mesin milik PLN itu borosnya bukan main. Jatuhnya lebih

mahal: Rp 2.000/kwh. Selisih Rp 600/kwh. Maklum, PLN menggunakan pembangkit tahun 1974. Dengan demikian ide menyewa mesin 80 MW dadakan ini fisible dilakukan. Di samping bisa mengatasi krisis di Bali bulan Juli nanti, hitung-hitungan bisnisnya juga masuk. Keputusan keenam juga dibuat kemarin pagi: melakukan ad-on PLTG Gilimanuk. Ide ini sudah sangat lama. Bukan ide saya. Memang seharusnya begitu. PLTG Gilimanuk itu kapasitasnya bisa bertambah 70 MW tanpa harus tambah bahan bakar. Caranya: memanfaatkan panas yang dikeluarkan mesin itu untuk menghasilkan listrik. Meski ide ini sudah muncul sejak bertahun-tahun yang lalu tapi sulit dilaksanakan. Tanahnya sempit. Tidak ada ruang untuk memasang boiler dan aparatnya. Tanah di belakang mesin itu juga tidak bisa dibeli: hutan cagar alam. Maka setiap orang yang saya tanya mengapa tidak dilakukan ad-on di Gilimanuk, jawabnya seperti koor: tidak mungkin. IDE INI MENGUAP BEGITU SAJA. Sampai saya ke Bali sekarang ini. Menurut Antonius sebenarnya masih ada tanah yang bisa dibeli. Tidak termasuk cagar alam. Tapi letaknya tidak persis di belakang mesin yang akan diad-on. Saya pikir, ini bukan hambatan. Ini bisa diselesaikan oleh tim desain dan engeneering. Boiler pasti bisa juga diletakkan di lokasi lain asal jangan jauh-jauh. Ini kan soal pemipaan dan desain lainnya. Maka hari ini juga tim PLN Pusat tiba di lokasi untuk melakukan perencanaan yang secara teknis bisa dipertanggungjawabkan. Walhasil, kapasitas Gilimanuk ini pasti bisa ditingkatkan. Bahkan Direktur Operasi JawaBali, Ngurah Adnyana punya ide lebih radikal: sekalian tambahi unit kedua.Dengan keputusan-keputusan itu, listrik di Bali akan lebih jelas jluntrungannya. Sebenarnya masih ada satu lagi yang bisa diputuskan di Bali. Tapi yang satu ini saya tidak mampu memutuskan. Yakni mengenai listrik panas bumi di Bedugul. Sudah 15 tahun proyek ini macet. Pengeborannya sudah berhasil dilakukan. Uapnya pun sudah keluar. Waktu saya ke sana lima tahun lalu, saya melihat sendiri uap itu keluar dari bumi dengan hebatnya. Berada di dekat sumber uap itu seperti mendengar suara mesin pesawat Boeing 747 yang lagi take-off. Proyek ini tidak bisa dilanjutkan. Masyarakat adat Bali keberatan. Ini menyangkut kepercayaan. Yang satu ini saya menyerah. Saya akan minta tolong Gubernur Bali Pak Mangku Pastika untuk mencarikan jalan keluarnya. (*)

Kaligung Seret Katil dari halaman 1 Anehnya lagi, meski tertabrak dan terseret kereta hingga ribuan meter, keranda mayat tak hancur. Tapi, hanya bengkokbengkok di bagian tengahnya. Yang membuat pertanyaan masyarakat sekitar, jarak antara rel dan tempat meletakan keranda mayat (katil, red.) itu mencapai 50 meter. Hanya saja, katil bisa sampai di tengah rel tanpa ada yang memindahkannya. Salah seorang saksi mata, Penjaga Lintasan KA Texin, Kamari (29), mengatakan, usai kumandang adzan Maghrib, melaju kencang KA Kaligung dari Semarang menuju Tegal.

Namun, dia melihat sedikit kejanggalan pada lokomotif kereta yakni terbawanya sebuah benda berwarna biru yang ternyata adalah sebuah katil. “Saya sangat kaget. Percaya tidak percaya, tetapi memang nyata-nyata terjadi dan saya melihatnya dengan jelas. Katil itu terseret hingga sampai ke wilayah Mejabung, tepatnya sekitar 500 meter dari Jembatan Ketiwon,” katanya. Saksi lainnya, warga RT 06 RW 12 Mejabung, Panggung, Tegal Timur, Melinawati (33), menyampaikan, sekitar pukul 18.00 WIB, ada sebuah suara keras dari arah rel KA tepat di belakang rumahnya. Suara

keras tadi terdengar berulangulang hingga empat kali. “Saya dengar dengan jelas suara itu. Kemudian saya melihatnya, ternyata sebuah katil yang terseret kereta. Asalnya dari mana saya tidak tahu,” ujarnya. Mantan Ketua RT 01 RW 04 Dampyak, Waluyo SH, menerangkan, kejadian memang tidak jelas kronologisnya. Sehingga, tak ada yang tahu persis mengapa keranda itu bisa sampai terseret kereta. “Kalau mau dicuri, setidaknya ada bekas atau tanda-tanda lainnya dan orangnya pun tidak mungkin sendirian. Sebab, tak seorang pun yang bisa mengangkat keranda itu sendirian,”

terangnya usai mengevakuasi keranda dan mengembalikan ke tempatnya semula. Menurutnya, di Pemakaman Batu di daerahnya, memang kerap terjadi sesuatu yang aneh, janggal, dan sulit dinalar. Sebab, disitu ada makam keramatnya. Itu sudah bukan cerita aneh lagi di Dampyak dan sekitarnya. “Yang saya heran keranda tidak hancur sama sekali. Hanya bengkok-bengkok di beberapa bagian karena benturan keras dengan lokomotif kereta. Evakuasi dari Mejabung dilakukan sekitar pukul 20.00 WIB menggunakan becak. Semoga ini bukan pertanda apa-apa,” pintanya. (adi)

Lebih Diunggulkan, Bayern Anti Pede dari halaman 1 Dalam laga kali ini, Bayern hanya kehilangan Kapten Mark van Bommel yang kena larangan main. Sementara Franck Ribery yang mengalami masalah hamstring kala Bayern menghajar Hanover 7-0 Sabtu malam lalu sudah fit berkat penanganan khusus Van Gaal. Pemain berjuluk Scarface itu menghabiskan tiga hari untuk menjalani sesi latihan terpisah dengan rekan-rekannya. “Kehilangan Van Bommel

adalah kerugian besar,” kata Van Gaal. “Tapi di sisi lain, kami bakal diperkuat Ribery. Saya yakin dia siap all out. Saya melindunginya sedikit karena ototnya sangat rapuh,” tambah manajer asal Belanda tersebut. Salah satu yang bikin Van Gaal percaya diri adalah fakta bahwa Lyon bakal menghabiskan sepuluh jam melakoni perjalanan darat dengan bus. Paling tidak, ketangguhan fisik yang jadi salah satu senjata Lyon bakal tereduksi. Bahkan pemain Lyon sendiri mengaku

faktor itu menjadi gangguan. “Ini sangat sulit buat semua orang, tapi kami mencoba menerimanya,” kata kapten Lyon Cris. “Secara mental, kami semua sangat termotivasi. Yang harus kami lakukan adalah melupakan perjalanan dan fokus ke pertandingan. Kami sangat siap,” tegasnya. Pelatih Lyon, Claude Puel juga dipusingkan dengan absennya sejumlah pemain. Gelandang tengah Jean-Alain Boumsong yang kena cedera betis, Jean Makoun (otot), Mathieu Bod-

mer (punggung) dan Dejan Lovren (lutut). Kondisi striker Lisandro Lopez juga diragukan, meski ada kemungkinan Puel akan memaksakan dia main demi mengejar gol tandang. “Kadang ada tim yang bisa menyelesaikan semuanya ketika banyak orang tidak menyangka. Porto sudah pernah melakukannya dengan menjadi juara edisi 2004,” ucap gelandang Jeremy Toulalan. “Mungkin kali ini giliran kami,” lanjutnya optimistis. (na/zul/jpnn)

Susno Dicecar 40 Pertanyaan dari halaman 1 ditetapkan sebelumnya, mencokot Susno dalam kasus (Arwana) itu. Tiga orang itu adalah Syahril Djohan, Haposan Hutagalung, dan Andi Kosasih. Bahkan, Andi Kosasih kemarin juga dihadirkan di Bareskrim. Susno dituding tiga orang itu meminta ‘deal’ uang perkara, agar kasus ikan Arwana itu bisa dilanjutkan di Bareskrim. Saat deal terjadi, Susno baru dua bulan menjabat sebagai kabareskrim, setelah sebelumnya menjadi kapolda Jawa Barat. Selain pengakuan, polisi sudah

mendapatkan hasil pembicaraan antara ketiganya dengan Susno. Sebelumnya, dalam rapat dengan Komisi III DPR, Susno memang sudah mengemukakan kasus Arwana itu ke depan anggota dewan. Saat itu, Susno menyebut Mister X dan Haposan ‘memainkan’ kasus itu. Alumnus Akpol angkatan 80an itu menjelaskan, dalam pemeriksaan Susno, penyidik tak mau buru-buru menaikkan status tersangka untuk Susno Duadji dalam kasus ikan Arwana. “Kami menunggu perintah kapolri dan izin dari Istana,”

papar sumber itu. Salah satu pertimbangan polisi adalah respon public, jika Susno yang nota bene sebagai pengungkap (whistle blower) kasus Gayus justru dijadikan tersangka. Susno kemarin datang ke Mabes Polri didampingi para pengacaranya. Dia berangkat dari rumah pribadinya di Puri Cinere, Depok, Jawa Barat pukul 08.00 WIB dan tiba di Mabes Polri pukul 09.25 WIB dengan mobil Jaguar hitam B 809 QW. Turun dari mobil, Susno tak langsung menuju gedung Ba-

reskrim, tapi terlebih dulu ke Gedung Rupatama, tempat kantor kapolri dan wakapolri bekerja sehari-hari. “Beliau mau lapor dulu ke wakapolri,” kata salah satu pengacara Susno Zul Armain. Sekitar 15 menit kemudian, Susno baru diantar beberapa petugas Propam menuju gedung utama Bareskrim, sekitar 50 meter sebelah barat Rupatama. Susno lalu naik ke lantai empat. Susno baru pulang pukul 17.05 WIB. Dia keluar lewat pintu samping dekat gedung Puslabfor. (rdl/zul/jpnn)

Terpisah, PT Pelindo II mendesak agar pengesahan master plan renovasi makam Mbah Priok, Koja, Jakarta Utara, ditandatangani Komnas HAM dan bukan ahli waris yang mengaku sebagai pemilik tanah. Perusahaan memperkirakan, kebutuhan pendanaan untuk merenovasi kawasan makam Mbah Priok lebih dari Rp 1 miliar. Seluruh kebutuhan dana direncanakan berasal dari kas internal perusahaan. “Yang menyetujui (master plan, Red) bukan ahli waris, tapi Komnas HAM. Kalau tidak, bisa jadi ganjalan renovasi karena kami berpikir ini untuk kepentingan umat,” ujar Direktur Utama Pelindo II RJ Lino.

Menurut Lino, keputusan Pelindo II merenovasi makam Mbah Priok berdasar pertimbangan langkah itu dilakukan untuk kepentingan bersama. Lino menambahkan, Pelindo II berencana menunjukkan sejumlah tim ahli, ahli sejarah, dan ulama untuk melakukan riset mengenai posisi makam Mbah Priok yang sebetulnya. “Sehingga kalau nanti jadi cagar budaya, orang akan mengetahui posisi persis makam Mbah Priok,” ujar dia. Pelindo mengharapkan seluruh proses riset tersebut bakal selesai dalam enam bulan mendatang. Sedangkan desain kawasan makam Mbah Priok diharapkan kelar Juni 2010. (zul/jpnn)

30 Korban Belum Terdata dari halaman 1 Dengan beranggotakan sekitar 11 anggota, tim investigasi langsung menyisir areal makam Mbah Priok sekaligus meminta keterangan para santri dan pengelola makam. Nantinya, hasil investigasi tersebut akan dibawa ke sidang paripurna Komnas HAM agar dihasilkan rekomendasi kepada pihak-pihak yang terlibat dalam insiden tersebut. Ketua PMI Jakarta Utara, Sabri Saiman yang juga anggota tim investigasi menegaskan, tim akan fokus pada investigasi kemanusian. Termasuk pengobatan jangka panjang bagi korban yang mengalami trauma

atau gangguan kejiwaan. “Selanjutnya bagaimana penanganan para korban, bisa jadi ada korban yang masih trauma dan itu harus disikapi,” ujarnya. Hingga saat ini, Sabri mengungkapkan, jumlah korban insiden makam Mbah Priok terdapat 145 korban, 2 diantaranya kritis dan 3 tewas. Data awal yang didapat awalnya 113 orang luka, tapi bertambah temuan baru sekitar 32 orang. Jadi totalnya sekitar 145 orang korban luka. “Saat ini kami masih mencari data sekitar 30 korban lain yang belum ditemukan oleh tim. Korbannya fifty-fifty atau sama antara petugas dan massa,” tambahnya.

DIABETES REDA, KERJA LANCAR KEMBALI Anjuran orang tua dahulu agar mengkonsumsi asupan yang alami telah sekian lama kita abaikan, akibatnya kita kian rentan dan rapuh menghadapi pelbagai penyakit. Penuturan Ibrahim Wasid, penduduk Jl Negara , Bandar Jaya, Lampung Tengah-Lampung patut kita simak. Memasuki usia limapuluh tahun Ibrahim terkena diabetes alias kencing manis. Akibat penyakit ini, tubuhnya menjadi lemas, berat badan menurun , penglihatan kabur dan vitalitas dewasa juga melemah. Diabetes sangat berbahaya karena dianggap sebagai “ibu segala penyakit “ artinya diabetes merupakan pengundang penyakit berbahaya lainnya seperti jantung, ginjal, hipertensi , impotensi dan lainnya. Ibrahim sudah mencoba mengatasinya lewat rumah sakit, dokter dan berbagai obatobatan serta suplemen, namun hasilnya belum memuaskan. Ibrahim bersyukur tatkala anaknya memberi Gentong Mas yang rasanya lezat, segar dan hangat. Belum sebulan mengkonsumsi rutin Gentong Mas, manfaat telah dirasakannya. Kadar gula secara perlahan turun menjadi 200 mg/dl alias mendekati kadar normal. “ ..Alhamdulillah, tubuh

tidak lemas lagi sehingga siap kerja keras lagi “ tutur wiraswastawan ini. Dan yang tak kalah disyukurinya adalah kembalinya kemampuan sebagai lelaki sejati. dewasauntuk membahagiakan istri. Sekarang Ibrahim rutin mengkonsumsi Gentong Mas setiap pagi dan sore. “...alhamdulillah berat badan saya berangsur naik lagi, memang Gentong Mas cara lezat untuk sehat dan menjadi lelaki kuat “ ujar Ibrahim menutup perbincangan. Gentong Mas , suplemen kesehatan dengan Gula

Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) sebagai bahan utama terbukti memiliki banyak manfaat. Gentong Mas juga mengandung fiber dan magnesium yang mampu mencegah diabetes. Selain itu Gentong Mas memiliki indeks glisemik yang sangat rendah yaitu hanya 35, sehingga mampu menjaga dan me-

rawat pankreasagar tetap berfungsi dengan baik. Menurut Jeff Nugent dalam buku “Permaculture Plants (2004)” Riboflavin dan Chromium pada Gentong Mas memperlancar metabolisme gula darah dan mengatur kepekaan sel terhadap insulin. Meski demikian, pola hidup sehat yaitu olahraga teratur, mengurangi rokok dan banyak minum air putih perlu dilakukan. Gentong Mas dibuat dari Gula Aren dan Nigela Sativa pilihan yang diproses tanpa menggunakan bahan kimia dan pengawet, sehingga aman dikonsumsi. Manfaat bagi kesehatan dan kelezatan rasanya membuat semakin banyak masyarakat yang mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentongmas.com dan bagi anda yang membutuhkan silahkan hubungi:081313322669/ 08156406404.Bagi anda yang ingin mendapatkannya sudah tersedia di Apotek / Toko Obat Terkemuka Di Kota Anda. Tegal:081990879809, Apt Medika Farma, Apt Ayu Farma, Apt Duta Sehat, Apt Kaliratu,Apt Adiwerna. Pemalang : Apt Sari Waras, Apt Hikmah. Depkes: P-IRT : 812.3205.01.114


KOMBIS

RABU, 21 APRIL 2010

20

RADAR TEGAL

VIAR Karya Makin Diminati

Penjualan Meningkat

SIGNIFIKAN KEHADIRAN motor china makin diterima masyarakat Kota Tegal dan sekitarnya. Terbukti penjualan mengalami peningkatan signifikan sejak beberapa bulan terakhir. Salah satunya adalah VIAR Karya, motor roda tiga ini telah mendapat tempat di hati masyarakat khususnya untuk usaha dan petani. Tak tanggung-tanggung, peningkatan penjualan Viar Karya ini mencapai 10 kali lipat. ‘’Sebelumnya dalam satu bulan hanya terjual sekitar 5 unit, sekarang sudah mencapai 50 unit,’’ ungkap Handoyo selaku Manajer Marketing Gedong Jembar Putra. Sekitar 25 unit diperoleh oleh Gedong Jembar Putra cabang Tegal, sedangkan sisanya di cabang-cabang lainnya. Seperti di Margasari, Brebes, dan sekitarnya. Viar Karya ini banyak diminati pedagang gas 3 kilogram, bisnis air minum, petani bawang serta pedagang keliling lainnya. Beralihnya tren motor roda tiga ini karena Viar Karya memiliki banyak keunggulan dibandingkan kompetitor lainnya. Seperti oli cooler atau pendingin oli dan ban serep yang juga bisa digunakan untuk ban depan. ‘’Ini baru satu-satunya, kompetitor lainnya

LAELA NURCHAYATI/RATEG

MAKIN DIMINATI - Viar Karya makin diminati masyarakat karena keunggulannya dan kemudahan mendapatkan perawatan dan spare part.

hanya menyediakan ban serep untuk ban belakang saja, tidak bisa digunakan untuk ban depan,’’ terangnya. Sedangkan oli cooler

sangat diperlukan untuk mendinginkan pelumas. Sebab, banyaknya muatan atau beban kendaraan hingga 500 kilogram ini menye-

babkan oli cepat panas. Selain keunggulannya yang tidak didapatkan pada kendaraan sejenis merek lain, peningkatan Viar Karya ini juga karena komitmen Gedong Jembar Putra ini dalam service seumur hidup. Dimana semua spare part kendaraan ini bisa didapatkan disini. ‘’Spare part kendaraan roda tiga tidak dijual bebas, jadi kalau ada yang rusak susah mencari. Berbeda dengan Viar Karya, semua tersedia disini jadi nggak kesulitan,’’ papar Handoyo. Peningkatan signifikan pada penjualan ini juga berlaku pada motor jenis bebek. Program gebyar hadiah beli motor dapat motor mendapatkan banyak atensi konsumen. Ungkapan terimakasih kepada konsumen ini dengan memberikan kesempatan mendapatkan motor dan ratusan hadiah menarik lainnya. Seperti televisi, hp nokia, dan lainnya. Gedong Jembar Putra juga memberikan subsidi uang muka hingga Rp 1 juta untuk pembelian sejumlah tipe yang ditentukan. Program ini berlaku sejak 1 Maret hingga 30 april mendatang. ‘’Jadi jangan buang kesempatan menarik ini, langsung datang ke dealer kami,’’ pungkasnya. (ela)

Maksimal Harga Minimal SATU lagi alternatif gadget dengan spesifikasi maksimal namun harga minimal. Ya, Muse S790 hadir meramaikan bursa gadget di tanah air untuk memenuhi kebutuhan smartphone bagi masyarakat. Hanya dengan Rp 590 ribu, kita bisa dapatkan ponsel dengan touch screen atau layer sentuh dan spesifikasi lengkap lainnya. Bukan hanya itu, fasilitas java yang ada pun bisa digunakan secara langsung. ‘’Untuk ponsel produk cina lainnya harus diaktifkan dahulu, tapi dengan Muse kita bisa langsung menggunakan java ini,’’ ungkap Aenul Huda selaku owner Mitra Anda Seluler. Fitur lain yang disediakan Muse S790 ini adalah MPEG4, radio FM, record, bluetooth, dan GPRS. Yang lebih menarik lagi, dengan harga tersebut kita juga mendapatkan memori eksternal 2GB secara gratis. ‘’Kapan lagi bisa mendapatkan semua ini dengan harga terjangkau,’’ tambahnya. Seperti kebanyakan ponsel China, Muse S790 ini juga mengusung dual sim card dual on dan kamera. Sayang, tidak disebutkan

LAELA NURCHAYATI/RATEG

LENGKAP – Smartphone Muse S790 hadir sebagai alternatif gadget.

seberapa besar megapixel kamera yang dibenamkan dalam ponsel ini. Selain itu, dalam gadget ini juga telah dibenamkan sejumlah fitur kekinian, seperti situs jejaring sosial Facebook. Jadi bisa on line terus dimanapun untuk up date status. (ela)

Grow with Character! (87/100) Series by Hermawan Kartajaya

Masukilah Hutan, Kenali Pohon dan Binatang di Dalamnya ASEAN bakal menjadi satu kesatuan ekonomi pada 2015. Karena itu, buku keempat saya bersama Philip Kotler, Think ASEAN, punya subtitle Rethinking Marketing toward ASEAN Community 2015. Saat ini juga diusahakan supaya sense of ASEAN tidak hanya ada di tingkat elite pejabat pemerintah, tapi juga di tingkat grass root! P2P atau people to people lebih penting daripada G2G atau government to government. Kalau B2B atau business to business, biasanya paling mudah. Begitu ada keuntungan, para pengusaha akan dengan sendirinya saling berdagang. Tapi, masalahnya mau dagang pakai marketing atau komoditas saja? Kalau pakai cara tradisional, yaitu dagang komoditas, ya main harga saja. Produk Indonesia, ketika masuk wilayah ASEAN lain, harus bisa dijual lebih murah daripada produk buatan lokal. Hitungannya sederhana. Cost plus transportasi plus profit sama dengan harga jual. Itu kalau diasumsikan pajak impor semua sudah nol persen. Sudah pasti masih harus diperhitungkan biaya lain-lain seperti channel margin, ongkos penyimpanan, dan service. Tapi, kalau hanya ‘’main’’ seperti itu, akan susah jadinya. Sekarang sudah ada CAFTA atau China-ASEAN Free Trade Area. Barang buatan Tiongkok ada di mana-mana, termasuk di ASEAN. Jadi, AFTA-nya aja belum full berlaku, tapi CAFTA sudah jalan mulai 1 Januari 2010.

CMYK

Karena itu, saya selalu menganjurkan kepada para pengusaha Indonesia agar pakai marketing untuk masuk ASEAN. Pakai marketing berarti tidak selalu harus pakai senjata harga. Konsekuensinya?

Harus mengerti budaya lokal! Karena itu, P2P jadi penting untuk menunjang B2B. Kalau semakin banyak orang Indonesia suka travel dan akhirnya punya banyak teman di berbagai negara ASEAN, tentu saja kan lebih mudah. Semakin jarang turun ke pasar, Anda semakin sulit melakukan penetrasi pasar. Sebab, walaupun nanti pajak impor sudah hilang sekalipun, mengerti selera lokal adalah yang paling penting bagi marketing. Dari background kolonisasi saja sudah beda. Indonesia satu-satunya bekas koloni Belanda. Sedangkan Singapura, Malaysia, Brunei, dan

Myanmar adalah koloni Inggris. Filipina lain lagi. Sampai beberapa tahun lalu, negara itu masih punya pangkalan militer Amerika. Thailand selalu mengklaim tidak pernah dijajah siapa pun. Vietnam bekas koloni Prancis dan banyak pengaruh Amerika, terutama di selatan. Kamboja dan Laos juga pernah dijajah Prancis. Besar kecilnya negara dan pengaruh kerajaan jaman dulu serta partaipartai yang memerintah juga sangat memengaruhi budaya lokal. Begitu juga dengan agama yang dipeluk. Jadi, orang-orang ASEAN yang ‘’kelihatannya’’ sama itu sebenarnya sangat berbeda. Berbagai pengalaman saya bicara di mana-mana

membuktikan hal tersebut. Di Singapura, saya harus selalu jaga waktu. Mereka sangat on-time dan disiplin. Mulai dan selesai tepat waktu dan harus ‘’sesuai’’ brosur. Begitu ada yang nggak cocok, mereka akan protes. Maklum, mereka kiashu atau takut rugi! Peserta biasanya sangat formal dan bertanya secara straight forward serta suka yang kuantitatif. Di Malaysia hampir sama, tapi lebih relaks sedikit. Pada umumnya, peserta workshop di Malaysia tidak mau bertanya pada waktu sesi resmi. Mereka bertanya pada waktu break. Sangat nasionalistis berkat berhasilnya kampanye ‘’Malaysia Boleh’’. Tidak seperti di Indonesia, mereka berbeda-beda antara Malay, Chinese, dan Indian. Malay lebih ramah dan sopan, Chinese penuh perhitungan, dan Indian jago bicara dan debat! Thailand pada dasarnya lebih relaks, mirip Indonesia tapi sangat sopan. Sangat ramah juga, mengalahkan Indonesia. Yang sensitif satu saja. Apa itu?

Jangan sampai menyinggung raja! Ada hukuman badan untuk orang yang bicara jelek tentang raja dan keluarganya di tempat umum. The King is always right! Hampir sama kayak Malaysia, bertanya dilakukan di luar sesi resmi. Bagaimana dengan Filipina? Wah, ini beda banget! Peserta selalu aktif bertanya dan bicara mengemukakan pendapat. Kata orang, yang bisa ngimbangi orang India ya cuma orang Filipina. Saya harus menyiapkan banyak jokes untuk Filipina. Yang paling berkesan, ketika saya mendapatkan standing applause seribu orang pa-

da akhir talk! Setiap kali diajak nyanyi dari video clip, mereka selalu antusias. Vietnam sangat patriotis dan arogan. Mereka selalu menganggap dirinya sebagai ‘’bangsa pemenang’’. Bahkan, Amerika pun kalah di Vietnam. Peserta selalu kaku dan banyak yang harus pakai alat penerjemah langsung. Seringkali saya mengatakan joke, tapi mereka tidak ketawa. Mungkin penerjemahnya salah mengartikan joke itu! Sensitif terhadap Partai Komunis. Jangan sekali-kali menjelekkan partai. Kayak raja di Thailand. Brunei? Wah, ini lain lagi!

Yang ikut seminar dan workshop kebanyakan Chinese karena mereka harus berjuang untuk bisa hidup layak. Malay di sana bisa bersekolah gratis dan berobat gratis. Kaya-kaya dan kebanyakan kerja untuk pemerintah atau BUMN, jadi gak perlu marketing! Dari berbagai pengalaman tersebut, saya semakin yakin bahwa ‘’hutan’’ ASEAN harus dimasukin untuk diliatin ‘’pohon dan binatang’’ di dalamnya. Kelihatan sama dari ‘’atas’’. Tapi, untuk melakukan marketing, tidak cukup pasar bebas. Anda harus masuk ke dalam hutan tersebut. (*)


CMYK

RADAR PEMALANG

BERLANGGANAN (0284) 323575 / SMS ke 0815.4801.5578

RABU, 21 APRIL 2010

Sajian Penggoyang Lidah Pawon Resto

SEGO METHIL Sangat Digandrungi AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

PERAWATAN MEDIS – Alif Riski, warga Kelurahan Bojongbata masih menjalani perawatan medis secara intensif di RSUD Dr M. Ashari, Pemalang

DB Jangkiti Warga Bojongbata PEMALANG – Sebanyak lima warga Kelurahan Bojongbata, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, barubaru ini terjangkiti penyakit demam berdarah (DB). Akibat penyakit tersebut, yang bersangkutan segera dilarikan ke RSUD Dr M. Ashari, dan hingga kini satu di antaranya masih menjalani perawatan medis secara intensif di rumah sakit. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Radar Selasa (20/4), sejumlah warga Kelurahan Bojongbata yang menderita penyakit DB yaitu 2

warga Jalan Bintan Raya RT 01 RW XVI yaitu Adel dan Ipung. Sedangkan warga 3 warga lainnya adalah Fariananda AP, M. Mushab Usaid warga Jalan Bintan IV RT 02 RW XVI, dan satunya lagi Alif warga Jalan Mentawai. Sebelumnya, ke empat warga yang terkena penyakit akibat gigitan nyamuk itu mengalami proses penyembuhan setelah sembat dilarikan ke rumah sakit. Selang beberapa hari kemudian, korban terus bertambah yaitu Alif Riski, putra Raharjo, yang hingga kini masih dirawat di rumah sakit akibat penyakit

PEMALANG – Bagi penggemar kuliner di wilayah Kabupaten Pemalang dan sekitarnya, terutama menu khas pedesaan, saat ini sudah terjawab kerinduan setelah beroperasinya Rumah Makan dan Pondok Wisata Pawon Resto di Jalan Raya Road Race Widuri Water Park, Pemalang. Pawon Resto menyajikan beragam makan khas Jawa yang belum pernah ada di Eks Karesidenan Pekalongan. Menumenu yang ditawarkan seperti nasi sambel tumpang, bothok bledeg, sego methyl, serta nasi sambal bancik adalah sederetan menu pedesaan yang asing di telinga penggemar kuliner. Dengan desain bangunan antik serta interior resto yang didominasi kayu jati, Pawon Resto siap menyuguhkan kepuasan pelanggan dengan kelezatan menu dan ramahnya pelayanan. Keunikan resto ini semakin ke hal 9 kol 5

ke hal 9 kol 1

TELP PENTING RSUD Dr. M. Ashari (0284) 32161 RSU Santa Maria Pemalang (0284) 321251 / 5862051 (IGD)

NGENDONG Hanya Sensasi KUNJUNGAN kerja (kunker) DPRD ke Bali terus mendapat perhatian. Mencuatnya penolakan segelintir anggota DPRD terhadap disertakannya wartawan dalam kegiatan tersebut membuat lembaga terhormat ini sampai menggelar rapat untuk menyikapdok/radar pemalang inya. Waluyo AT Ketua DPRD Kabupaten Pemalang Waluyo AT menilai, anggotanya yang menolak itu hanya mencari sensasi tanpa bermaksud lainnya. ’’Sudah kami agendakan sejak tahun-tahun sebelumnya, kunker itu untuk memelajari kemajuan daerah lain, sehingga lokasi kunker harus daerah yang lebih maju bukan yang sama dengan Pemalang. Karena kemajuannya itu ke hal 9 kol 1

SUMITRO/RADAR PEMALANG

GEDUNG BARU – Bangunan Balaidesa Mojo, Kecamatan Ulujami, sesuai RAB akan menghabiskan dana hingga Rp 1,4 miliar.

Besaran Pungutan Sudah Melalui Musyawarah Balai Desa Senilai Rp 1,4 Miliar ULUJAMI – Terkait keluhan warga yang merasa keberatan dengan pungutan untuk pembangunan balaidesa, Kepala Desa Mojo, Kecamatan Ulujami, Diyanto merasa apa yang dikeluhkan warganya tidak berdasar. Apalagi, menurutnya, penetapan besaran pungutan juga sudah melalui berbagai tahapan. Di antaranya, musyawarah dengan BPD, LPMD, perangkat desa/ kepala dusun, tokoh masyarakat, dan perwakilan warga. ke hal 9 kol 1

Mampu Membawa Pemalang JUNAEDI-Agung pasangan yang cocok dan akan membawa Pemalang ke arah yang lebih baik. (14 SMS) 085727543xxx JUNAEDI-Agung menjadikan pemalang lebih maju dan berkembang. (9 SMS) 085747771xxx JUNAEDI-Agung Pokoke paling top lahh. . . (10 SMS) 085747771xxx JUNAEDI-Agung pas dan cocok mbangun Pemalang. (5 SMS) 085642631xxx JUNAEDI-Agung Mampu membuat perekonomian Pemalang semakin baik. (15 SMS) 085747771xxx JUNAEDI-Agung menjadikan Pemalang lebih makmur. (10 SMS) 085747771xxx JUNAEDI-Agung mampu membuat Pemalang semakin Sejahtera. (10 SMS) 085747771xxx

CMYK

Anggota BK DPRD Disusutkan PEMALANG - Disahkannya tata tertib (tatib) DPRD beberapa waktu lalu segera ditindaklanjuti dengan beberapa kebijakan untuk menyesuaikan. Di antaranya, dengan menyusutkan jumlah anggota Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Pemalang. Dari jumlah saat ini yang mencapai tujuh orang, dua di antaranya bakal tereliminasi. Bahkan tidak menutup kemungkinan pimpinan BK juga akan berganti. Wakil Ketua DPRD Muntoha SH MHum mengatakan, adanya penyusutan jumlah anggota BK dalam waktu dekat ini. ’’Sesuai tatib yang baru jumlah anggota badan kehormatan hanya lima orang, padahal tatib sebelumnya adalah menyesuaikan jumlah fraksi, kita punya tujuh fraksi sehingga memilki tujuh anggota BK,” kata dia baru-baru ini. Muntoha menampik anggapan selama ini mengenai BK yang tidak terlihat kinerjanya. ’’Beberapa waktu yang lalu BK kami minta untuk rapat, dan diselenggarakan. Kalau soal ke hal 9 kol 1

MOHAMAD HASANUDIN/RADAR PEMALANG

AKRAB - Direktur Pawon Resto Budi Iswoyo (berdiri) menyalami pengunjung yang datang untuk bersantap siang.


METRO TEGAL

4

RABU 21 APRIL 2010

RADAR TEGAL

WISATA

Ruang Kelas SLB Kurang Jumlahnya Masih Belum Ideal

DOK./RATEG

TAK BERPENGARUH – Wahana wisata baru di OW PAI, ternyata tak berpengaruh pada pendapatan pedagang di kawasan obyek wisata itu.

Laba Pedagang PAI Turun PENDAPATAN pedagang di Pantai Alam Indah (PAI) mengalmai penurunan. Menurut pengakuan sejumlah pedagang, penurunan terjadi hingga di atas 10 persen akibat jumlah pedagang yang terus bertambah. Sementara pengunjung hanya meningkat saat akhir pekan. Wiwit (36), salah seorang pedagang menuturkan, sudah sebulan lebih dia harus berjuang keras untuk mempertahankan dagangannya agar tidak bangkrut. Meskipun jumlah pengunjung meningkat pada Sabtu atau Minggu, tetapi tidak semua pengunjung melakukan transaksi. Justru sebagian pengunjung sudah membawa perbekalan seperti makanan, minuman serta cemilan dari rumah. Jika dalam kondisi normal dia mengaku bisa mendapatkan keuntungan antara 20 ribu hingga 25 ribu per hari. Kini untuk mendapatkan Rp 10 ribu per hari saja cukup berat. “Bukan hanya saya, pedagang lain juga mengeluhkan hal yang sama,” katanya. Wawan (40), pedagang lainnya membenarkan jika saat ini jumlah pembeli yang datang ke tempat usahanya menurun drastis. Padahal, usahanya tersebut merupakan satu-satunya sumber penghasilan untuk menghidupi istri dan ketiga anaknya. Meski pihaknya telah memberikan pelayanan yang ramah serta menyediakan berbagai kebutuhan, tetapi tetap saja sepi. Kondisi tersebut sangat terasa saat hari kerja dimana jumlah pengunjung yang mampir ke warungnya bisa dihitung dengan jari. Jumlah pedang tiban atau keliling yang biasa menjajakan dagangannya ke pengunjung PAI juga membuat penghasilannya terus menurun. “Mau bagaimana lagi, jika tidak berjualan justru kami tidak ada pemasukan sama sekali,” tandasnya. (gun)

KERAJINAN

DOK./RATEG

BAK PENAMPUNG - Jajaran PDAM Kota Tegal mengecek lokasi pembangunan bak penampung PDAM di kawasan PPIB untuk penayaluran air ke Kecamatan Margadana.

Anggota Dewan Bingung Direktur PDAM Diminta Gentle SEJUMLAH anggota DPRD Kota Tegal mengaku resah menjelang reses masa sidang pertama 20 sampai 25 April nanti. Mereka mengaku bingung menjawab pertanyaan seputar air bersih yang dikelola PDAM. Pasalnya, janji Direktir PDAM terkait pemerataan air bersih PDAM sampai saat ini belum bisa terwujud. Anggota DPRD, Hj Stella Emilina, Selasa (20/4), mengatakan, setiap kali pelaksanaan reses, pertanyaan awal yang dilontarkan masyarakat dipastikan persoalan air bersih PDAM. Dan hal ini sampai saat ini belum ada solusinya, bahkan hampir semua janji Direktur PDAM belum ada yang direalisasikan. Sehingga kondisi air bersih yang tak merata, dan yang selalu bermasalah terus berlanjut sampai saat ini. “Kami minta Direktur PDAM bisa merealisasikan janjinya, ter-

kait dengan pemerataan dan peamksimalan distribusi air. Sebab sampai saat ini masalah air PDAM belum terselesaikan, sebagian besar pelanggan tak bisa mendapatkan pasokan air secara maksimal. Apalagi program penyambungan baru, yang semakin tak jelas,” kata Stella. Di tempat sama, Eny Yuningsih, mengungkapkan, sesuai janji awal direktur PDAM, pada tahun 2010 air bersih PDAM sudah bisa disalurkan ke wilayah Kecamatan Margadana. Ini sebagai bentuk konsekuensi pemutusan pelanggan di Kabupaten Brebes, apalagi pipa PDAM telah terpasang. Tapi kenyataanya, sampai saat ini belum ada kejelasan. Sehingga masyarakat Kecamatan Margadana sampai saat ini belum bisa menikmati air PDAM, karena langkah PDAM tak jelas. “Kami mempertanyakan janji Direktur PDAM, katanya mau membangun bak penamoung di kawasan PPIB. Padahal rencana pembangunan pada tahun 2009, dan tahun 2010 penyalurannya. Namun pembangunan

bak penampung sampai saat ini tak jelas, apalagi penyaluran air ke Kecamatan Margadana,” ungkap Eny TAGIH JANJI Ketua Fraksi PAN Peduli Rakyat, H Harun Abdi Manap, menyatakan, pihaknya akan menagih janji direktur PDAM yang menyatakan siap mundur kalau pada tahun 2010 tidak bisa menyalurkan air ke semua wilayah Kota Tegal. Janji ini, tambahnya, sudah menjadi wacana publik. Jadi, kalau tidak mampu, lebih baik mundur. “Waktu direktur PDAM tinggal 8 bulan lagi, sehingga kalau sampai akhir bulan Desember 2010 tidak bisa meyalurkan air PDAM ke semua wilayah Kota Tegal kami minta untuk bersikap gentle, mengundurkan diri dari jabatannya,” papar Harun. Direktur PDAM, HM Iqbal SE MM, menegaskan, diaa siap datang ke reses anggota DPRD, untuk menerangkan soal kendala dan permasalahan air bersih PDAM. Tapi, kalau tidak diundang, diapun tidak bisa hadir untuk menjelaskannya (hun)

SEKOLAH Dasar Luar Biasa (SDLB) Kota Tegal, sesuai SK Wali Kota tertanggal 30 September 2009, resmi menjadi SLB. Perubahan itu mengharuskan sekolah tersebut menangani anak berkebutuhan khusus dari tingkat TK sampai SMA. Ironisnya, peralihan status tersebut tidak diiringi dengan ditambahnya sarana dan prasarannya. Akibatnya, lantaran jumlah siswanya semakin bertambah bangunan yang ada tidak bisa menampungnya. Kepala SLB Kota Tegal, Dra Sepholindarsih, mengatakan, ruang yang ada sekarang hanya 6 kelas dan satu aula. Ini digunakan untuk menampung 148 siswa yang seharusnya membutuhkan 17 kelas. “Ini idealnya jumlah ruangan adalah 17 kelas. 148 siswa itu terbagi menjadi tiga tingkatan. Yaitu 13 anak TKLB, 125 siswa SDLB, dan 10 orang SMPLB,” katanya singkat. Untuk sementara ini, sekolahnya kekurangan sekitar 9 ruang. Dan itu sudah diajukan ke Dinas Pendidikan (Dis-

dik). Selain ruang kelas, lanjut Sepholindarsih, SLB juga kekurangan sarana dan prasarana (sarpras) lainnya yang mendukung proses pembelajaran. Seperti meubeler, papan tulis, dan lainnya, yang dibutuhkan dalam pengajaran anak berkebutuhan khusus. “Saya sudah mengajukan ke Walikota untuk membuat kampus. Sehingga dari mulai tingkat TK sampai SMA berada dalam satu lokasi tidak terpisah-pisah. Saya meminta eks SD Panggung 1 di Jl Kolonel Sudiharto. Namun tidak dijinkan, kerena disitu menurut RTRW-nya bukan untuk sekolah,” jelasnya. Sejauh ini, dari pemkot memang sedang mencarikan lokasi yang tepat untuk kampus SLB. Dan Sementara, guna memenuhi kebutuhan kelas, akan menggunakan asrama SDLB di sebelah Barat sekolah sekarang. Hanya saja pemakaiannya harus berbagi dengan Dinsosnakertrans). Sebab, gedung tersebut milik Dinsosnakertrans dan masih dibutuhkan. Selain itu, juga akan memanfaatkan lahan eks Puskesmas Tegal Timur. (adi)

ADI MULYADI/RATEG

MINIM - Jumlah ruang kelas SLB Kota Tegal kurang.

Pengukuhan 24 Anggota Ubaloka Kwarcab Gerakan Pramuka XI-35 Kota Tegal

Jalan Kaki dari Danawarih Hingga PAI ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

LANGKA – Pembatik kesulitan mendapatkan minyak tanah sebagai bahan baku produksi.

Pembatik Kesulitan Minyak Tanah SEBAGIAN perajin batik di Kota Tegal masih mempertahankan minyak tanah dalam proses produksi mereka. Tetapi, saat ini di pasaran keberadaan minyak tanah dianggap sulit dan dijual dengan harga cukup tinggi. Langkah tersebut terpaksa diambil karena minyak tanah dianggap lebih pas untuk memanaskan malam dibandingkan gas. Darwati, pembatik asal Kalinyamat, mengatakan, penggunaan gas dalam proses membatik masih sulit dilakukan. Api yang terlalu besar membuat pembatik kesulitan menyelesaikan motif yang akan dikerjakan. Untuk itu, dia dan pembatik lainnya masih mempertahankan minyak tanah meski sedikit sulit untuk mendapatkannya. Meski harga minyak tanah sempat mencapai Rp 7.000 per liter, perajin batik tidak kaget karena beberapa waktu lalu harga minyak juga pernah mencapai Rp 7.000 per liternya sebelum kembali ke harga normal yaitu Rp 5.500 hingga Rp 6.000 per liter. “Mau bagaimana lagi, jika dipaksakan dan hasilnya tidak maksimal. Kami juga yang akan kesulitan memasarkan,” terangnya. Endang, perajin lainnya menuturkan, sebagai basis perajin batik Tegalan juga mengaku enggan pindah ke gas. Selain takut meledak apinya juga dinilai terlalu besar padahal apinya digunakan dalam waktu yang lama sehingga harus sering mematikan dan menghidupkan. Sampai saat ini, jelasnya, persedian minyak tanah masih mudah di dapatkan meski dengan harga yang berbeda-beda. Tetapi, jika ada alat yang bisa membuat gas mengeluarkan nyala api kecil seprti minyak tanah dan mudah digunakan, pihaknya mengaku tidak keberatan dan akan mencoba. “Untuk saat ini kami masih mempertahankan minyak tanah meskipun harganya tinggi dan semakin langka di pasaran,” katanya. (gun)

Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Tegal, Selasa (20/4), mengukuhkan 24 anggota Unit Bantuan Pertolongan Pramuka (Ubaloka) baru. Untuk dikukuhkan, peserta harus mengikuti pelatihan. Seperti apa? LAPORAN: ADI MULYADI PAGI itu matahari bersinar dengan teriknya. Namun panas cahayanya seperti tidak dirasakan puluhan anggota baru Ubaloka. Mereka tetap siap dan tegap mengikuti prosesi pengukuhan. Sebelumnya mereka harus mengikuti pelatihan yang banyak menguras tenaga dan pikiran. Bahkan dari total 26 peserta, 2 diantaranya tidak bisa dikukuhkan lantaran kelemahan fisiknya. Sementara yang dinyatakan lulus bersyarat dalam pelatihan sebanyak 3 peserta. Ketua Kwarcab Kota Tegal, Drs Chaerul Huda MSi, mengatakan, jumlah anggota pramuka dengan kemampuan ketrampilan pertolongan pertama dan keterampilan SAR bertambah. Se-

ADI MULYADI/RATEG

DIKUKUHKAN – 24 anggota baru Ubaloka dikukuhkan Ketua Kwarcab Kota Tegal, Drs Chaerul Huda MSi, di OW PAI, Selasa (20/4).

dikitnya 24 peserta berhasil lulus dalam pelatihan Gladi Tangguh Unit Bantu Pertolongan Pramuka (Ubaloka) Kwarcab Gerakan Pramuka XI-35. “Pelatihan Ubaloka dimaksudkan untuk memberikan bekal bagi peserta. Baik pada materi teori maupun praktek. Sehingga pada saat terjadi bencana atau kecelakaan yang sewaktu-waktu mereka selalu sigap dan cepat tanggap,” katanya. Dijelaskan, mereka telah di gembleng selama beberapa hari. Yaitu cara-cara pertolongan pada setiap korban kecelakaan

atau bencana lain. Baik itu di darat maupun di air. Peserta telah dibekali dengan berbagai ilmu SAR. Sehingga suatu saat

terjadi bencana mereka sudah siap bagaimana memberikan pertolonganya. “Pelatihan dilaksanakan sejak 21 Maret sampai dengan 20 April. Lokasinya di Sanggara Pramuka Jl Hang Tuah Tegalsari Tegal Barat. Kemudian mereka dikirim ke Desa Danawarih, Gunung Tanjung Lebaksiu dan sekitarnya. Disana peserta digembleng baik fisik maupun mental oleh para instruktur dari Kwarcab, Lanal, dan Polresta Tegal, serta Tim Pelatih dari Yonif 407,” ujarnya. Untuk bisa dilantik, lanjut Chairul, peserta harus bisa melalui apa yang diberikan saat pelatihan. Salah satunya, menjelang akhir pelatihan peserta berjalan kaki dari desa Danawari sampai OW PAI Tegal. “Awalnya peserta berjumlah

26 anggota Pramuka tingkat Penegak dan Pandega. Dari berbagai gugus depan Saka Bhayangkara dan Saka Bahari. Dari jumlah itu yang dinyatakan tidak lulus ada dua peserta. Karena kelemahan fisik. Selain itu, 3 orang lainnya dinyatakan lulus bersyarat. Bagi peserta yang lulus mendapat penghargaan. Yakni berupa PIN yang disematkan langsung oleh ketua Kwarcab saat upacara penutupan,” imbuhnya. Usai menyampaikan selamat kepada para peserta. Chairul berpesan agar ilmu yang diperoleh selama pelatihan hendaknya ditularkan kepada anggota pramuka yang di gugus depan masing-masing. Konsekuensi setelah mengikuti kegiatan ini, peserta harus selalu siap untuk diterjunkan ke medan bencana jika sewaktu-waktu terjadi. (*)


KABUPATEN TEGAL

8

RABU 21 APRIL 2010

RADAR TEGAL

Pelaku Lebih dari Seorang Pemerkosaan dan Pembunuhan ABG

Lapor pak antara ds kemuning sampe ke maribaya jlnya tak pernah perbaikan ya kenaapa?trim. 081902346XXX Kepd Yth.DPRD KAB.TEGAL ko dong ADD metu aja kya wg mkne ayam!!tlg sawise metu kudu d sidak oh.alfakir jtngra. 081542211XXX

KEJAKSAAN KasiPidumdanDatunKejariDiganti GERBONG mutasi kembali terjadi di jajaran pejabat Kejaksaan Negeri (kejari) Slawi. Kini pejabat yang dimutasi di antaranya Kasi Pidana Umum (Pidum) dan Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun). Kasi Pidum yang sebelumnya dijabat oleh Darmukid SH, kini diganti oleh Sunari SH. Sedangkan Kasi Datun dijabat oleh Edi Wijayanto SH, namun hingga kini belum ada yang menggantikannya. Darmukid yang belum lama di Kejari Slawi, kini kembali bertugas di Kejari Pemalang. Hanya saja, sebelumnya menjadi Kasi Pidum di Pemalang, kini menjadi Kasi Pidsus. Sedangkan penggantinya, Sunari yang sebelumnya bertugas sebagai Kasi Datun di Kejari Mungkid Magelang, kini menggantikan posisi Kasi Pidum di Slawi. Sementara Edi Wijayanto, meski SK-nya sudah turun dari Kejagung per tanggal 12 Maret 2010 lalu, hingga kini belum ada penggantinya. “Mutasi merupakan suatu hal yang wajar. Ini dilakukan untuk penyegaran dan juga jenjang karir. Jadi, tidak ada unsur lain kepindahan Kasi Pidum ke Pemalang, dan Kasi Datun ke Trenggalek Jawa Timur,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Slawi Samsuddin SH MH, kemarin. Sementara Kasi Pidum Kejari Slawi yang baru Sunari SH menambahkan sebelumnya dirinya bertugas sebagai kasi Datun Mungkid Magelang. “Sedangkan sebelum di Magelang, kami juga pernah bertugas di Kejari Brebes dan Kota Tegal. Makanya untuk di wilayah Slawi kami tidak asing. Termasuk dalam penyesuaian dalam tugas baru akan bisa sangat mudah dan cepat. Sebab di wilayah Tegal kami sudah lama menjabat di tahun 1988,” pungkasnya. (gus)

PELAYANAN Pasien Keluhkan Pelayanan Rumah Sakit TARUB - Rumah sakit merupakan sarana untuk mendapatkan kesehatan, baik orang kaya maupun orang miskin. Seperti yang dilakukan Sifa (3) anak miskin dari Desa Mindaka saat berobat dan menginap di RSUD Dr Soeselo Slawi. Akan tetapi keluarganya mengeluhkan pelayanan yang didibeirkan rumah sakit. Sri Nur Witaningsih (50) keluarga Sifa mengatakan kepada Radar kemarin mengaku berasal dari keluarga tidak mampu. Namun usaha untuk menyembuhkan anaknya di rumah sakit tidak mendapat apaapa. Menurutnya, selama 5 hari dibiarkan saja, padahal kata dokter spesialis bedah dan syaraf disuruh dioperasi. Dan yang paling membuat dia kecewa, seorang dokternya mengatakan kalau mau dioperasi dijagal. Direktur RSUD Dr Soeselo lewat Wakil direktur bidang pelayanan dr Hafidz MKes MMR ketiaka dikonfimasi mengatakan, banyak pasien di sini dan akan mengecek dulu apa itu benar atau tidak. “Terkait dengan dokter akan saya konfimasi karena kami sangat tidak yakin kalau ada dokter yang mengatakan seperti itu. Saya akan cek dulu dan saya tidak yakin ada dokter mengatakan seperti itu,” tandasnya. Hafidz menambahkan penyakit Hedrocepalus memang harusnya dioperasi dan kebetulan di rumah sakitnya belum bisa melakukan itu. “Kalau memang penyakitnya demikian dan harus dioperasi kami hanya bisa merujuk ke rumah sakit lain,” imbuh Hafidz. (mg2)

SLAWI - Nur Khasanah (17), warga Desa Pagiyanten RT 02/ RW 01 Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal ditemukan tewas secara mengenaskan beberapa waktu lalu. Aparat Polres Tegal pun akhirnya berhasil menangkap pelakunya, yakni Imam Kasmuri (23) alias Plento yang diketahui warga Desa Penarukan Adiwerna. Berdasarkan pengakuan tersangka, pelaku pemerkosaan dan pembunuhan itu tidak dilakukan sendirian, tapi bersama dua orang lainnya. Pihak kepolisian pun masih terus mengembangkan aksus tersebut secara tuntas. Berdasarkan pengakuannya, kronologi kasus itu bermula saat dia bersam dua rekannya untuk merayu Nur Khasanah. “Saat itu sekitar pukul 13.00 WIB saya dengan dua teman memasuki rumah Nur Khasanah. Dan seketika itu, kami juga berusaha merayu Nur Khasanah untuk bisa melayani nafsu kami,” kata Imam. Menurutnya, sebenarnya dia tidak tertarik dengan Nur Khasanah. Namun karena sering melihat dia (korban-red) dibawa oleh sejumlah lelaki dari desa lain, dia bersama dengan rekanrekannya menjadi penasaran. “Nur Khasanah bisa kami sebut dengan gadis Jablai. Sebab dia sering bolak balik dibawa laki-laki. Makanya kami pun akhirnya mencoba untuk bisa ‘menikmati’. Dan saat itu, kami juga bersama-sama memaksa Nur Khasanah untuk melayani nafsu kami,” akunya. Ditambahkan, aksi tindak

asusila yang dilakukan saat itu berada di ruang tengah dan dengan beralaskan karpet saja. Sedangkan saat itu dirinya memperkosa Nur Khasanah bukan yang kali pertama, melainkan yang terakhir, setelah dua rekannya terlebih dulu memperkosa Nur Khasanah yang saat itu tinggal sendirian di rumahnya. “Saya memperkosa Nur Khasanah hanya sekali saja pak. Bahkan perbuatan saya juga yang terakhir. Demikian pula dengan kedua rekan saya yang masing-masing hanya sekali saja,” terangnya. Imam juga menambahkan, saat dirinya memperkosanya Nur Khasanah juga sempat melakukan perlawanan. Bahkan tangan dan punggungnya juga sempat dicakar korban. Lukanya juga kini masih ada di tangan kirinya. Setelah memperkosa dan membunuh Nur Khasanah, sejak saat itu dirinya juga bingung hendak kemana. Termasuk rasa was-was selalu menghantui dirinya. “Kami sempat ke Banjaran Adiwerna. Namun perasaan kami tidak tenang. Termasuk kami juga sempat ke luar kota, tapi tetap saja perasaan selalu dihantui,” paparnya. Kasat Reskrim AKP Rudi Wihartana menegaskan bahwa kini pihaknya juga masih terus mengembangkan kasus pemerkosaan dan pembunuhan ini. “Dari hasil laboratorium, juga membenarkan bahwa sebelum dibunuh korban juga diperkosa lebih dulu. Termasuk luka lebam pada sekitar lehernya merupakan bekas cekikan, hingga membuat gagal pernafasan,” pungkasnya. (gus)

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

DIPERIKSA – Tersangka pemerkosa dan pembunuhan Nur Khasanah saat diperiksa penyidik Polres Tegal.

Menikmati Sayur Asem dan Ikan Kembung di Tengah Sawah

Lokasi Nyaman, Banyak Diserbu Pembeli Keberadaan warung tengah sawah di Desa Kepandean Dukuhturi yang menyajikan banyak menu ternyata menjadi daya tarik tersendiri bagi penggila makanan. Bahkan letaknya yang jauh dari keramaian menjadikan masyarakat penasaran untuk mengunjungi warung tersebut dan mencicipi menu yang disajikan. Bagaimana rasanya? LAPORAN: HARVIYANTO

KEBERADAN warung tengah sawah milik ibu Wiwi (35) yang berada di Desa Kepandean Dukuhturi menjadi daya tarik tersendiri bagi mereka yang inging mengisi perutnya. Bahkan saat Radar menyambangi warung tersebut, seluruh tempat duduk sudah sesak dijejali pelanggan. Termasuk tampat duduk yang berhadapan langsung dengan sawah. Meski menu yang disajikan tidak terlalu mewah, namun cita rasa yang ada cukup menggoda lidah. “Saya sering ke sini, bahkan setiap datang ke warung Ibu Wiwi, hanya makan nasi dan sayur asem ditambah ikan kembung yang memang memiliki rasa yang enak,” tutur Agus,

salah satu pelanggan. “Apalagi lokasinya yang berada di tengah-tengah sawah, menjadikan nafsu makan semakin bertambah,” tuturnya. Pemilik warung, Ibu Wiwi mengaku, banyak pelanggan yang datang lantaran dirinya banyak menyajikan menu. Namun semuanya dibuat dengan sederhana. Diakui, sebagian pengunjung lebih banyak memilih menu sayur asam dengan ikan kembung, tentunya dengan sambal yang cukup pedas. Keberadaan warung miliknya sudah berdiri sejak sepuluh tahun yang lalu. Saat itu, dia dibantu kakaknya, sebelum akhirnya mempunyai pembantu. (*)

HARVIYANTO/RADAR SLAWI

MENIKMATI SAYUR ASEM - Salah satu pelanggan saat menikmati nasi dan sayur asem di WTS Ibu Wiwi.


SAMBUNGAN

RABU 21 APRIL 2010

9

RADAR TEGAL

Gaji Lulusan SMK Menggiurkan Rp 3-4 Juta Per Bulan JUNAEDI-Agung menjadikan Pemalang semakin bersih dan sehat. (10 SMS) 085747771xxx JUNAEDI-Agung lanjutkan pemerintahan kota Pemalang, semoga kota Pemalang jadi kota yang lebih ikhlas. Amin... 081902900xxx JUNAEDI-Agung pas karena mampu memperbaiki Pemalang. (26 SMS) 085642631xxx

Diterima Semua Golongan DR KUN-Agus sosok yang diterima semua golongan di Pemalang, karena niatnya Ikhlas utk kemajuan Pemalang. 085641135xxx KUN-Agus untuk Pemalang sehat dan maju. 08156958xxx

Bisa Sejahterakan Pemalang AMIROH-Rois, pemimpin ingkang berakhlak karimah, siap jadikan Pemalang yang Agamis ...Bupatine WADON BAE!!! 085720282xxx AMIROH-Rois, pemimpin ingkang berakhlak karimah, siap jadikan Pemalang yang Agamis ...Bupatine WADON BAE!!! (3 SMS) 085720949xxx AMIROH-Rois. Pemimpin ingkang berakhlak karimah. Siap jadikan Pemalang yang agamis. 085720282xxx AMIROH-Rois, pemimpin yang berakhlak karimah. 085720282xxx AMIROH-Rois Sejahterakan Pemalang dengan Hati nuranimu. (2 SMS) 085720949xxx AMIROH-Rois bisa Sejahterakan Pemalang. 085720949xxx AMIROH-Rois pasangan yang bias Sejahterakan Pemalang dengan Hati nuranimu. 085720949xxx AMIROH-Rois pokoke pas untuk Pemalang sejahtera. 085720949xxx

Cocok untuk Membangun Pemalang SORIHIN-Iis pasangan yang cocok untuk bangun Pemalang. 081902657xxx

PEMALANG - Puluhan pelajar dan alumni SMK Islam Pemalang mengikuti seleksi tenaga kerja beberapa perusahaan besar. Seleksi ini terdiri dari beberapa tahap yang harus diikuti untuk bisa bekerja di perusahaan tersebut. Satu lulusan SMK yang diterima bekerja akan digaji sebesar Rp 3-4 juta per bulannya. Kepala SMK Islam Drs Wiyoni kepada Radar menuturkan, ratusan siswa dan alumni sekolahnya mengikuti rekrutmen beberapa perusahaan besar yang setiap tahunnya berlangganan mengambil SDM di sekolah ini. ’’Kali ini ada dua perusahaan besar yang bergerak di sektor otomotif dan pertambangan,” kata dia Selasa (20/4) didampingi Kepala Bursa Kerja Khusus (BKK) Handal Nurwantikno. Perusahaan raksasa yang melakukan rekrutmen di sekolah tersebut adalah PT Asrea Honda Motor dan PT Pama. Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, dari jumlah siswa yang mengikuti rekrutmen itu 40 persen di antaranya diterima. ’’Untuk bekerja di dua perusahaan tersebut, setelah diterima mereka akan mengikuti training dan mendapatkan gaji,

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

TINGGI BADAN - Siswa SMK Islam Pemalang mengukur tinggi badan untuk mengikuti rekrutmen tenaga kerja.

kemudian dikontrak untuk beberapa tahun,” tambahnya. Khusus untuk PT Pama, siswa yang terekrut akan menjalani training di Jakarta dan digaji. Selanjutnya mereka akan ditempatkan di beberapa pertambangan, baik di Pulau Jawa

oleh Wijo Purnomo BA selama dua periode DPRD. Sesuai tatib yang baru lima anggota BK akan dipilih dalam rapat paripurna, dan setiap fraksi akan mengirimkan satu nama untuk dipilih.

PEMALANG – Proses pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2010 rupanya masih dinilai kades terlalu rumit. Buktinya, dari 20 desa yang ada di wilayah Kecamatan Pemalang hingga kini belum ada satupun yang menyatakan siap untuk melakukan pencairan

dana tersebut. Ini akibat terkendala pada persyaratan administrasinya. ’’Di Kecamatan Pemalang belum ada satupun desa yang siap untuk melakukan proses pencairan ADD tahun 2010,’’ kata Camat Pemalang Suharto SIP MM melalui Kepala Seksi

Sedangkan pimpinan BK akan dipilih oleh lima anggota BK hasil pilihan pada rapat paripurna. Muntoha melihat Partai Demokrat masih memiliki peluang untuk mendudukkan kadernya sebagai pimpinan

BK. Meski demikian, beberapa anggota DPRD berharap agar pimpinan BK berganti, sehingga mereka akan menempuh strategi tertentu untuk menggolkannya. (ali)

dengan menolak wartawan ikut serta dalam kunker,” tandasnya. Kunker, lanjut dia, mengunjungi kabupaten-kabupaten yang pada bidang-bidang tertentu lebih maju. Hanya saja, kabupaten yang dituju itu berada di Provinsi Bali. Sehingga imej yang terbentuk di

masyarakat adalah kunker ke Bali menganggapnya sebagai plesiran. Pada kunker kali ini, hasilnya dibuatkan rekomendasi-rekomendasi oleh anggota dewan sesuai bidang masingmasing, agar bisa di-follow up eksekutif. (ali)

Hanya Sensasi dari halaman 9 melalui proses dan proses inilah yang akan dipelajari temanteman anggota dewan,” beber dia Selasa (20/4). Pihaknya menggelar rapat untuk menyikapi berita imbauan dari ketua PWI agar wartawan

tidak ikut kunker. Dalam rapat tersebut dijelaskan kepada anggota dewan yang menolak itu. ’’Pers itu merupakan salah satu pilar demokrasi. Temanteman anggota dewan sebenarnya sudah paham, mereka hanya mencari sensasi saja

Besaran Pungutan Sudah Melalui Musyawarah dari halaman 9 ’’Musyawarah desa juga berulang kali kami dilaksanakan,” tegasnya kepada Radar Senin (19/4). Menurutnya, penetapan besaran pungutan, yakni Rp 100 ribu bagi keluarga ’pas-pasan’, Rp 200 ribu untuk warga berekonomi menengah, dan Rp 300 ribu bagi warga berekonomi kecukupan sudah dilaksanakan sesuai dengan kesepakatan bersama. Menurutnya, itu tidak secara sepihak sebagaimana dikeluhkan warganya. Agar tidak terlalu membebani, lanjut Diyanto, dalam musya-

warah itu juga disepakati bersama bahwa model penarikan pungutan tidak dilakukan sekali penarikan, melainkan diangsur selama setahun. Dengan model penarikan seperti itu, lanjutnya, diharapkan warga nantinya tidak terbebani dengan pungutan. Karena iutam ditarik sedikit demi sedikit selama satu tahun. Sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB), pembangunan Balaidesa Mojo akan menghabiskan dana hingga Rp 1,4 miliar. Namun, Diyanto menegaskan, besaran itu sekaligus untuk mengantisipasi

kurangnya dana pembangunan. Karena, lanjutnya, diperkirakan untuk membangun balai desa yang kini sudah mencapai 50 persen tersebut realisasinya hanya berkisar Rp 600-an juta. ’’RAB memang segitu, tapi dalam realisasinya kan tidak sebesar itu,” ucapnya. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pembangunan Balaidesa Mojo yang meliputi 11 lokal (ruang kerja), yakni ruang kerja kepala desa, perangkat, BPD, dan Tim Penggerak PKK, dan Karang Taruna dikeluhkan warganya.

DB Jangkiti Warga Bojongbata dari halaman 9 tersebut. Menurut penuturan Raharjo, orangtua Alif Riski, penyakit DB yang dialami anaknya itu semula ditandai dengan kepala pusing, mual, muntah, dan suhu badan cenderung menaik. ’’Sebelumnya, ada 4 warga yang terkena DB dan selang beberapa hari kemudian anak saya juga ikut terkena penyakit tersebut,” kata Raharjo ketika ditemui Radar sedang menunggu anaknya yang sedang dirawat di RSUD Dr M. Ashari, Pemalang. Lurah Bojongbata Iman Hi-

dayat BSc melalui Kepala Seksi (Kasi) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Koriah Amiyah menjelaskan, jumlah warga yang terkena DB semula berjumlah 4 orang, namun belakangan jumlahnya terus bertambah hingga mencapai 5 orang. 1 di antaranya, menurut Koriah, masih berada di rumah sakit dan 4 warga lainnya sudah sembuh dari penyakit. ’’Setelah ada laporan pihak kelurahan langsung menindaklanjuti ke Puskesmas terdekat, dan oleh Dinas Kesehatan telah dilakukan penyemprotan,” tandasnya. Sementara, pihak Dinas Ke-

rekrutmen di dua perusahaan tersebut di antaranya,s memiliki tinggi badan minimal 163 centimeter dan berat badan seimbang. Kemarin para siswa, selain mengajukan berkas lamaran, juga melakukan pengukuran

tinggi dan berat badan di kampusnya. Selain PT Astra Honda dan PT Pama, perusahaan lain yang mengambil SDM di sekolah ini adalah P T P a ko yang bergerak di bidang industri palek kendaraan. (ali)

Belum Satupun Desa Siap untuk Pencairan ADD

Anggota BK DPRD Disusutkan dari halaman 9 kinerja lain seperti menyelesaikan permasalahan anggota, selama ini semuanya berjalan aman-aman,” kata dia. BK, lanjut dia, sudah dijabat

maupun di luar, dengan gaji antara Rp 3-4 juta setiap bulannya. Mereka yang ditugaskan di luar pulau mendapatkan hak untuk cuti setiap tiga bulan sekali. Beberepa persyaratan harus dipenuhi untuk mengikuti

sehatan Pemkab Pemalang menyatakan, pihak dinas telah melakukan fogging (pengasapan), setelah mendapat laporan dari pihak Pemerintahan Kelurahan Bojongbata. (mg1)

PERTAMA DI DUNIA, Jadikan Ponsel anda MESIN ATM pribadi, untuk segala jenis transaksi, Bukan MLM dan bukan Money Game. http:// www. k a r t u p u l s a . c o m / 2234561589 Hub. 0284-5803000 SMS: 0813 2687 3333.

Warga mengeluh karena pungutan dinilainya terlalu besar dan sangat membebani. Karena untuk makan sehari-hari saja, warga harus berhutang ke tetangga di kanan-kirinya. ’’Kami keberatan, namun tidak bisa berbuat apa-apa,” ucap salah satu warga yang tidak mau dikorankan kepada Radar. (cw2)

(Kasi) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kecamatan Pemalang Ir Waluyo kepada Radar Selasa (20/4). Menurutnya, dalam proses pengajuan pencairan ADD ada beberapa persyaratan yang harus bisa dipenuhi di antaranya, SPJ-ADD tahun 2009 tahap II yang harus sudah selesai, APBDes, serta Laporan Pertanggungjawaban Pemerintah Desa (LPPD). dapun banyak desa hingga kini belum bisa melakukan proses pencairan ADD diakibatkan persyaratan banyak yang masih kurang. ’’Banyak desa yang telah mengajukan pencairan ADD, namun rata-rata yang sudah masuk untuk masing-masing desa baru terpenuhi syarat

administrasi berupa SPJ, APBDes, LPPD, dan gambar rencana pembangunan fisik dan Dafatar Usulan Kegiatan,” paparnya. Dia menjelaskan, pencairan ADD tahun 2010 diperkirakan akan bisa dilakukan pada April hingga Mei mendatang. Untuk tahap sekarang, desa sedang melakukan perisiapan-persiapan proses pencairan. Karenanya, lanjut dia, agar pencairan itu segera terealisasi pihak kecamatan telah melakukan berbagai upaya, seperti halnya memonitoring persiapan ke desa-desa. Sebab, banyak desa yang mengalami kesulitan. ’’Terutama pembuatan LPPD yang sedikit rumit sehingga membutuhkan waktu yang cukup, bahkan untuk segera menyelesiakanya terkadang harus

menambah waktu lembur,” tandasnya. Sementara, salah satu kepala desa yang ada di wilayah kecamatan Pemalang Wahmu mengaku, pihaknya mengalami kesulitan dalam melakukan proses pencairan karena banyak persyaratan yang harus dipenuhi, meskipun dirinya tergolong kepala desa yang rajin dalam soal penyusunan laporan dalam persyaratan pengajuan proses pencairan ADD. ’’Persyaratan administrasi untuk pencairan AAD sekarang ini jauh lebih rumit. Namun demikian, dengan seringnya melakukan konsultasi akan kekurangan administrasi itu maka kami sedikit bisa mengatasinya,” ungkapnya. (mg1)

Sego Methil Sangat Digandrungi dari halaman 9 sempurna dengan adanya pemandangan sekeliling yang dipenuhi dengan pohon jati dan burung berkicau. Direktur Pawon Resto Budi Iswoyo kepada Radar Rabu (20/4) menjelaskan, keberadaan resto yang mulai beroperasi 10 Februari lalu ini berkonsep etnis Jawa tradisional. Ini terlihat dari menu yang disajikan, yang didominasi makanan khas lidah orang Jawa. Pengunjung kebanyakan memesan sego methil. Selain harganya murah yakni 1 porsi Rp 20.000, menu ini sangat menarik karena di nasinya yang

berbentuk tumpeng dikelilingi ayam goreng, urap, teri, dan bothok. ’’Resto kami juga menyediakan fasilitas gedung pertemuan untuk 250 orang, VIP meeting room, kolam pemancingan, area bermain anak, gazebo, musala, serta ditunjang parkir yang luas,’’ jelasnya. Lebih lanjut dijelaskannya, bagi penggemar bebek maupun ayam bakar dan goreng jangan khawatir, karena Pawon Resto menyediakan banyak menu tersebut serta menu pendamping lainya, seperti seafood, oriental (cap cay), dan aneka sayur serta minuman. Menu-menu istimewa ter-

sebut diperuntukan khusus untuk pengunjung, agar mereka betah dan nyaman memilih dan menikmati aneka ragam menu di Pawon Resto Hj Rohyatun, seorang pengunjung Pawon Resto mengakui kelezatan makanan asal Jawa Timur ini. Dijelaskannya, menu di resto ini cocok untuk lidah pada umumnya. Selain makanannya yang khas pedesaan, juga suasana di resto ini nyaman. ’’Saya tadi (kemarin, Red) baru makan bothok bledek. Selain rasanya yang mantap, bahan dari bothok bledeg ternyata di dalamnya mengambil bahan dasar ikan patin,’’ akunya. (mohamad hasanudin)


CMYK

RABU, 21 APRIL 2010

MENUJU G1-G2 RADAR TEGAL

10

Perguruan Silat Diklaim Dukung Kun Muntoha: Tidak Semuanya PEMALANG - Sebuah perguruan silat besar di Pemalang diklaim mendukung calon bupati koalisi PKS – PAN, dr Kun Sri Wibowo SpB FINACS - Drs Agus Khozim. Klim ini tidak hanya dilontarkan saat soft deklarasi pasangan tersebut beberapa waktu yang lalu, namun berhembus hingga Selasa (20/4). Ketua Tim Sukses Kun-Agus Ikmaludin Azis SPd mene-

dok/radar pemalang

Kun Sri Wibowo

gaskan, adanya dukungan dari persuruan silat tersebut. ’’Pak Kun sejak muda sudah bergabung dengan perguruan silat, dan sampai sekarang perguruan itu masih solid mendukungnya. Tidak menutup kemungkinan tokoh perguruan tersebut yang juga politikus akan ikut bergabung mendukung Kun,” tandas dia. Tokoh politik yang dimaksud Ikmal berada dalam perguruan silat tersebut adalah Slamet Efendi SE, anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah (Jateng). Meski demikian, terkait ma-

salah ini dia belum berhasil dikonfirmasi, walaupun sebelumnya Slamet mengungkapkan dalam perguruannya sesama pendekar menyebutnya saudara. Menurutnya, kalau ada saudara yang nyalon bupati, maka pendekar-pendekar akan mendukungnya. TIDAK SEMUA Terpisah, Ketua Pengurus Cabang(Pengcab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pemalang Muntoha SH MHum membantah ada perguruan silat yang mendukung pasangan calon bupati

tertentu. ’’Secara lembaga, tidak ada itu perguruan silat mendukung pasangan calon bupati, itu hanya personelnya saja dan tidak semuanya,” kata dia. Muntoha menyatakan, saat acara 1 syura salah satu perguruan silat besar di Pemalang, dirinya hadir dan dalam kesempatan tersebut tidak terungkap adanya dukungan perguruan tersebut ke salah satu calon bupati dan wakil bupati. Perguruan silat, menurut dia, memiliki aturan sendiri yang dipatuhi oleh anggotanya. (ali)

Musik Akustik Ruuar Biasa Hebohkan Dedy Jaya Plaza

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

KUNKER – Acara kunjungan kerja (kunker) Anggota DPRD Kabupaten Cirebon di gedung dewan Kabupaten Pemalang untuk pembahasan LKPJ bupati tahun 2009.

Dewan Cirebon Belajar LKPj Bupati Pemalang PEMALANG – Gedung DPRD Kabupaten Pemalang Selasa (20/4) kedatangan tamu anggota dewan dari Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Maksud kedatangan mereka untuk melakukan kunjungan kerja (kunker) guna menimba ilmu proses pembahsan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati tahun 2009. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang H Noor Rosyadi SE MM Akt mengatakan, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Cirebon yang terdiri dari Panitia Khusus (Pansus) I dan II baru saja telah melakukan kunker di gedung dewan Pemalang. Maksud kedatangan mereka, lanjutnya, untuk mencari informasi sekaligus menimba pengalaman terkait pentahapan dan proses pembahasan LKPJ bupati tahun 2009.

CMYK

’’Hasil kerja dewan dalam pembahasan LPKJ bupati tahun 2009, dalam acara kunjungan anggota dewan Kabupaten Cirebon kami mencoba untuk memberikan gambaran kepada mereka bagaimana proses dalam pembahasannya,’’ jelasnya. Menurut Noor Rosyadi, dalam proses pembahasan LKPJ yang dilakukan oleh dewan Cirebon ada perbedaan. ’’Yaitu, sebelumnya melakukan konsultasi kepada pakar terlebih dahulu, dan setelah baru melakukan pembahasan,” ujarnya. Dijelaskannya, proses pembahasan LKPJ yang terjadi di dewan Pemalang sebelumnya diawali dengan rapat bersama dinas dan instansi, kemudian dilanjutkan dengan melakukan cek lapangan dengan tujuan agar menemukan kecocokan antara data dengan yang terjadi di lapangan. (mg1)

PEMALANG – Ruang untuk mengembangkan dan meningkatkan ketrampilan bermusik bagi kawula muda di Kabupaten Pemalang, selama ini kurang mendapatkan tempat. Berbeda dengan tetangga sebelah seperti Pekalongan dan Tegal, dimana pertunjukan musik baik dari band-band lokal maupun ibukota kerap menyambangi. Sehingga kaum muda yang identik dengan kenakalan remaja, obat-obatan terlarang, serta labilitas kejiwaannya dapat diminimalisir sedini mungkin. Padahal, melalui ketrampilan bermain musik, bukan saja menghapus imej yang kadung melekat pada remaja tersebut. Tetapi juga mampu memberikan ruang positif bagi generasi bangsa di masa mendatang. Karena ada sarana penyaluran hasrat, minat, bakat, serta potensi yang dimiliki kawula muda secara umum. Hal inilah yang mendasari Dedy Jaya Plaza Pemalang menggelar pertunjukan ’Musik Akustik Ruuar Biasa’ Minggu (18/4) lalu. Tidak tanggungtanggung, kegiatan yang rencananya digelar secara rutin tersebut menggandeng 12 band lokal Pemalang. Ke-12 grup band ini diajak untuk menunjukkan kebolehan-

nya di depan peserta lain secara bergantian, dan pengunjung yang memenuhi mall tersebut. ’’Gelaran Musik Akustik Ruaar Biasa untuk menjawab kegelisahan dan kebosanan audience terhadap tampilan pentas musik di Pemalang yang cenderung di monopoli oleh distorsi,” terang Karso, ketua Panitia yang juga manajemen Dedy Jaya Plaza kepada Radar di sela-sela kegiatan. Sebagai guest star dalam gelaran Musik Akustik Ruuar Biasa, Dedy Jaya Plaza menampilkan Asyky Band dan Feodhal Band yang juga grup band asli Pemalang. Grup band ini, lanjut Karso, telah merampungkan rekaman album Anugrah Terindah beberapa waktu lalu. Dalam penampilannya, selain melantunkan lagu-lagu akustik, Feodhal Band juga membagi-bagikan stiker kepada penonton. Dengan dukungan Ketua BNK Pemalang H Junaedi SH MM, gelaran musik dengan menggunakan gitar bolong listrik tanpa adanya efek distorsi, dimulai pukul 11.00 hingga 17.00 WIB. Masing-masing grup band melantunkan 3 lagu, baik karyakarya sendiri maupun lagu-lagu papan atas Indonesia serta mancanegara. (cw2)

SUMITRO/RADAR PEMALANG

AKSI PANGGUNG – Grup band asal Pemalang, Feodhal Band, saat unjuk kebolehannya di Dedy Jaya Plaza, Pemalang, Minggu (18/4) lalu.


CMYK

RADAR SLAWI

BERLANGGANAN (0283) 340 900 / SMS ke 0815.5643.6843

RABU, 21 APRIL 2010

RAMAI Seorang capster tengah memfacial pelanggannya, demikian dengan pemilik salon Hj Umi tengah mendandani Aski, anggota DPRD dari PKB.

Belum Berhasil Jerat Firdaus Tersangka Bansos Masih Bungkam

AGUS WIBOWO/RATEG

Jelang Hari Kartini, 21 April 2010

Salon Kecantikan KEBANJIRAN ORDER MENJELANG peringatan Hari RA Kartini, sejumlah salon kecantikan mengaku kewalahan menghadapi sejumlah konsumen yang terus berdatangan. Mulai dari meminjamkan baju kebaya, menyanggul rambut hingga sampai permintaan mempercantik wajah. Kondisi ini terlihat di sejumlah salon kecantikan di Kota Slawi.

Seperti halnya salon kecantikan TAJ yang ditemui di jalan raya KH Mas Mansyur Slawi atau di belakang Rumdin Bupati Tegal. Pengunjung yang hadir tidak peduli tua maupun muda, namun kebanyakan dari kaum hawa, yang kini hendak menampilkan gaya ala RA Kartini. Dan semuanya juga ingin mempersiapkan tampil di Hari Kartini yang diperingati pada

Rabu (21/4) hari ini. “Saya memang sengaja datang ke salon, agar wajah dan tampilan rambut biar nampak cantik dan indah. Termasuk baju kebaya yang saya pinjam, merupakan salah satu sebab saya datang ke salon ini,” kata Aski, salah seorang pengunjung salon. Anggota DPRD dari Fraksi PKB ini ke hal 9 kol 1

SLAWI - Tersangka kedua kasus Bantuan Sosial (bansos) Iwan Rudiyanto (36), warga Desa Tegalwangi Kecamatan Talang Kabupaten Tegal, menurut jaksa yang menangani kasus tindak pidana korupsi (tipikor) hingga Selasa (20/4) kemarin masih bungkam. Dia sendiri masih mengakui semua perbuatan yang dilakukan. Hasilnya jaksa mengaku masih kesulitan untuk menjerat tersangka pertama yakni Johan Firdaus yang merupakan mantan anggota DPRD Provinsi Jateng. “Sampai dengan sekarang, Iwan masih mengakui semua atas perbuatan penyelewengan dana Bansos. Di antaranya bantuan untuk Masjid Baiturrahman di Desa Tegalwangi Kecamatan Talang, bantuan untuk Masjid di Mejasem Kramat , dan Bansos untuk Masjid di Pagerbarang,” kata Kasi Pidsus Kejari Slawi Nursodik SH, kemarin. Menurutnya, Iwan Rudiyanto yang bekerja sebagai sopir Johan Firdaus dan saat ini posisisnya masih ditahan di LP Tegalandong Lebaksiu. Dia masih belum terbuka terkait dengan kasus yang disangkakannya. Padahal dalam kasus ini, dia merupakan saksi kunci. “Kita lihat saja nanti di tahap II. Apakah Iwan masih bersikukuh dengan keterangannya bahwa dia yang melakukan semua atas tindakan penyelewengan bansos tersebut atau nanti akan membuka mulut. Sebab Iwan sampai sekarang belum mau memberikan perubahan keterangan. Makanya, untuk bisa menyeret Johan Firdaus, kami masih belum bisa melakukan penahanan,” beber Nursodik. Nursodik menambahkan, dari hasil pemeriksaan para saksi dalam pencairan juga, bahwa sistem yang dilakukan dengan cara melalui rekening. Jadi tidak langsung pencairan uang. Dan itupun dilakukan bukan melalui fraksi. ke hal 9 kol 4

RSI PKU Muhammadiyah Kab.Tegal

0283-3448131

BALANE NYONG Pelayanan RS Perlu Ditingkatkan MELIHAT masalahnya yang dihadapi Sifa (3) yang terkena penyakit Hedrocepalus pada pemberitaan Radar sebelumnya, setiap orang pasti akan merasa tersentuh. Hal itu juga dirasakan A Fatikhudin Emha Sag, anggota DPRD Dapil 2 dari Fraksi Partai Demokrat. Fatih mengatakan dok/rateg A Fatikhudin Emha Sag laporan dan aduan dari keluarga, yang juga tetangganya sendiri sangat disayangkan pelayanan RSUD Dr Soeselo Slawi. Di mana pelayanan yang kurang baik tersebut, termasuk ketidakramahan dokter spesialis anak yang menanganinya. Apalagi sampai mengatakan yang tidak sepantasnya yang dilakukan seorang dokter terhadap pasienya. Tentu saja ini menambah citra dan praktek pelayanan rumah sakit sangat buruk. ”Saya memang mendapatkan aduan dari warga saya, terkait pelayanan rumah sakit dan dokter sepesialis anak yang kurang ramah itu,” tandasnya. ke hal 9 kol 4

Dewan Desak Dishub Bangun Palang Pintu Kurangi Angka Kecelakaan SLAWI - Banyaknya perlintasan kereta api yang tidak memiliki palang pintu mendapat perhatian dari DPRD Kabupaten Tegal. Anggota Komisi II dari Fraksi PKS, Bahrun SH Selasa (20/4) kemarin mengaku saat ini masih banyak perlintasan rel kereta api yang belum memiliki palang pintu. Jumlahnya bahkan mencapai puluhan perlintasan. Dikatakan, untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan maut di tiap perlintasan rel, maka sangat perlu dibuat palang pintu. Apalagi saat ini doble track sudah mulai diberlakukan, sehingga apabila tidak di buat palang pintu, maka ini sangat rawan terjadinya kecelakaan. “Untuk saat ini doble track kan sudah mulai digunakan, maka untuk mengurangi angka kecelakaan, perlu sekali dibuat palang pintu di tiap perlintasan yang ada,” terangnya. Ia mengaku, untuk saat ini di jalur rel pantura dari Kecamatan Kramat sampai dengan Warureja masih banyak yang tidak berpalang pintu. Untuk di Kecamatan Kramat sendiri, dari sebelas perlintasan yang ada, hanya empat perlintasan yang memiliki palang pintu, sementara di Kecamatan Suradadi, dari empat perlintasan, hanya satu yang ada palang pintu. “Dan untuk Kecamatan Warureja, dari tiga perlintasan, hanya ada satu perlintasan yang ke hal 9 kol 4

Pembuatan Kartu Kuning Meningkat SLAWI - Banyaknya jumlah tenaga kerja di Kabupaten Tegal membuat permintaan Kartu Kuning di Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tegal meningkat. Setiap hari jumlah permintaan kartu tersebut mencapai 50 orang. Untuk melayani permintaan tersebut, Dinsosnakertran melakukan antisipasi dengan memperbanyak blangko kartu tersebut. Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinsosnakertran Kabupaten Tegal Edi Buntoro kermarin mengaku, untuk saat ini permintaan kartu kuning di kantornya memang mengalami peningkatan. Peningkatan tersebut disebabkan lantaran saat ini jumlah calon tenaga kerja di Kabupaten Tegal dari waktu ke waktu jumlahnya semakin bertambah. ke hal 9 kol 1

CMYK

HARVIYANTO/RADAR SLAWI

MELIHAT PENGUMUMAN - Beberapa calon tenaga kerja saat mencari pengumuman kerja di Kantor Dinsosnakertrans Kabupaten Tegal.


ENTERTAINMENT

RABU 21 APRIL 2010

9

RADAR TEGAL

Tak Gentar Demi Konser, Biayai Sendiri Perjalanannya Dituntut Rp 21 Miliar MARSHANDA

PESINETRON Rezky Aditya harus berhadapan dengan rumah produksi MD Entertainment atas kasus wanprestasi alias pelanggaran kontrak. Ia dituntut Rp 21 miliar. Rezky mengaku tak gentar. “Bukan sesuatu yang mengejutkan buat Rezky. Karena persoalan ini sudah dibicarakan sebelumnya. Rezky siap menghadapi proses hukum apapun,” ujar Ana Sofa Yuking, pengacara Rezky, ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jl Gajah Mada, Selasa (20/4). Kasus ini bermula dari Rezky yang mulai bekerjasama dengan rumah produksi lain, selain MD Entertainment. Menurut Rezky, hal yang ia lakukan itu sah karena kontrak eksklusifnya berakhir Januari lalu. Sebelumnya sudah ada pembicaraan dari rumah produksi dan Rezky untuk mengatasi masalah tersebut. Namun ternyata Jumat (16/4), MD Entertainment memasukkan kasus itu ke jalur hukum. Hari ini, Selasa (20/4), seharusnya sidang pertama kasus tersebut digelar. Namun sidang ditunda karena pihak penggugat malah tidak datang. “Sidang ditunda sampai waktu yang belum ditentukan. Tunggu kabar dari panitera,” jelas Rezky. (yla/yla)

KEPEDULIAN Marshanda mengikuti kegiatan dengan tema sosial nampaknya sudah tak perlu diragukan lagi. Hari Minggu kemarin (18/4), ia rela berpanas-panasan mengisi acara di Pecatu Indah Resort, Bali, dalam acara bertajuk Bali Live Earth. Total ia bernyanyi 3 lagu,’Face’ milik George Michael, ‘Heal The World’nya Michael Jackson, dan ‘Listen’ milik Beyonce Knowles. “Aku memang suka sekali dengan acara sosial seperti ini karena aku baca data soal mencari air di Afrika ini menarik sekali. Mereka harus mendapatkan air sejauh 6 km untuk minum dan masih kurang layak. Semoga masyarakat tergugah dan menengok untuk masalah air ini,” harap Marshanda. Karena terlalu sering ikut serta dalam konser sosial seperti ini, Mar-

Rezky Aditya

Pacar Gary Iskak Dikabarkan Aborsi

JENNIFER LOPEZ

Promosi Film Dengan Taksi ‘THE BACK UP PLAN’, film terbaru Jennifer Lopez baru akan diedarkan mulai tanggal 23 April mendatang dan saat ini CBS Films yang bertugas sebagai distributor film komedi ini sedang giatgiatnya melakukan promosi untuk film ini. Salah satu cara yang digunakan adalah dengan memanfaatkan Yellow Cab, taksi berwarna kuning yang beredar di jalanan Kota New York. Bahkan setelah mempromosikan film ini lewat acara ‘Today Show’ yang ditayangkan di jaringan televisi NBC, Jennifer Lopez juga pulang mengendarai taksi. Ini memang salah satu cara CBS Films dalam mempromosikan film ini. Mereka menawarkan jasa taksi gratis keliling Manhattan sebagai salah satu cara mempublikasikan film ini. ‘The Back - Up Plan’ sendiri berkisah tentang seorang wanita yang memutuskan untuk hamil lewat proses bayi tabung dengan menggunakan sperma dari sahabat karibnya. Sayangnya, tak lama setelah proses ini berjalan ia bertemu seorang pria dan keduanya pun menjalin hubungan asmara. Kini si wanita harus mencari cara untuk menjelaskan bahwa ia telah hamil.(spl/roc)

Dimohon Kembalikan Razzie Statue

Pacaran dengan Bosnya Raul? Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (20/4) sore. Di Polda, Ata diperiksa polisi terkait pelaporannya kepada Raul dan Yuni Shara. “Siapa bosnya Raul? Saya sendiri aja nggak tahu bosnya Raul. Kan Pak Raulnya sudah bos. Saya no comment. Memang saya juga dengar-dengar begitu ya. Bener atau nggak, tanya aja sama dia (Raul),” jelas perempuan bernama lengkap Shechah Salem Sagran itu. Ata tidak berani berkomentar

soal kabar tersebut karena Raul tidak pernah menyatakan kalau KD berpacaran dengan bosnya. Ia baru akan membeberkan isu tersebut jika ada bukti pengakuan Raul. “Nggak, dia SMS nggak bilang dekat sama bosnya atau apa. Saya tidak akan memberikan komentar apapun karena SMS-nya juga sudah saya hapus. Jadi saya tidak akan berbicara tanpa bukti. Untuk pertanyaan itu saya tidak akan jawab,” kata Ata. (ebi/iy)

Pembuatan Kartu Kuning Meningkat dari halaman 3 “Untuk saat ini, setiap harinya permintaan kartu kuning dari calon tenaga kerja jumlahnya mencapai 50 orang,” terangnya. Untuk mengantisipasi kekosongan blangko kartu kuning, Dinsosnakertran Kabupaten Tegal telah memperbanyak jumlah cetakan blangko tersebut. “Artinya kami memang tidak pernah kehabisan kartu kuning, ini karena cetakan sudah kami

persiapkan jauh-jauh sebelumnya,” terangnya. Sementara itu, untuk bisa memberikan kesempatan bagi calon tenaga kerja Kabupaten Tegal yang berminat untuk ke luar negeri, pihak Dinsosnakertrans Kabupaten Tegal juga telah berkoordinasi dengan Provinsi Jawa Tengah untuk bisa memanfaatkan peluang kerja yang ada di luar negeri terutama di Malaysia. Untuk pengiriman keluar negeri tersebut, tambahnya, Dinsosnakertrans pada tahun

2009 telah memberangkatkan sebanyak 330 tenaga kerja. Sementara untuk tahun ini ada 68 tenaga kerja yang telah berangkat per bulan Maret kemarin. “Beberapa waktu lalu Dinsosnakertran Kabupaten Tegal juga telah diundang pemerintah provinsi terkait dengan penempatan kerja ke luar negeri terutama ke Malaysia, dan kami juga telah melaksanakan permintaan tersebut dengan mengirimkan ratusan tenaga kerja ke Malaysia,” terangnya. (cw3)

Salon Kecantikan Kebanjiran Order dari halaman 3 kemarin nampak merias wajahnya. Dia menambahkan dirinya datang ke salon, karena selain pelayanannya ramah, perawatan muka dan model gaya oleh capsternya juga sangat profesional. Termasuk sejumlah baju kebaya yang ditawarkan pun beragam. Demikian pula dengan harganya yang tidak begitu mahal. Pemilik Salon Hj Umi Maskani

mengatakan kalau sejak sepekan ini pihaknya kewalahan melayani konsumen. Sebab sejumlah baju kebaya dari ukuran anak-anak hingga ibu-ibu kini sudah terpesan semua. “Termasuk kami yang biasanya tutup di menit 20.00 WIB, sejak sepekan ini salon kami tutup pukul 23.00 WIB,” tandasnya. Ditambahkan keramaian salon memang bisa dikatakan pada momen-momen tertentu.

KABAR bahagia tengah menyelimuti Gary Iskak dengan kelahiran bayi laki-laki hasil buah cintanya dengan Richa Novisha. Namun ada juga kabar buruknya. Perempuan yang disebut-sebut tengah menjalin kasih dengan Gary diisukan nekat melakukan aborsi. Perempuan itu adalah mantan pacar Ian Kassela, Poppy Gisela. Poppy disebut-sebut tengah mengandung anak hasil buah cintanya dengan Gary. Namun saat ini dikabarkan Poppy sudah menggugurkan kandungannya. Poppy yang dikonfirmasi soal isu tersebut, tegas membantahnya. “Gugurin kandungan, nggak!” bantah Poppy langsung menutup ponselnya saat dihubungi detikhot, Selasa (20/4). Bintang sinetron itu mengaku sudah banyak yang menghubunginya soal kabar mengugurkan kandungan itu. Sayangnya Poppy tidak ingin menjelaskan lebih lanjut soal isu tersebut. “Dari tadi pagi banyak yang telepon aku, tapi bukan soal kerjaan,” jelas Poppy singkat. Kabar kedekatan mereka mencuat semenjak sopir pribadi Poppy membeberkan kedekatan Gary dan Poppy. Menurut keterangan sang sopir, Gary memang kerap mendatangi kediaman majikannya terutama pada malam hari. Selain itu, di awal 2010 beredar foto Poppy sedang mencium pipi Gary. Foto itu disebutsebut diambil saat ultah Poppy pada 26 Desember 2009. (ebi/iy)

SANDRA BULLOCK

KRISDAYANTI

DRAMA asmara Krisdayanti (KD) tidak kunjung usai. Setelah putus dari Raul Lemos, KD kini kembali kena isu asmara. Ia dikabarkan menjalin cinta dengan bos Raul. Istri Raul Lemos, Atas Lemos, mengaku mendengar kabar kalau KD sebenarnya bukan berpacaran dengan suaminya, melainkan dengan bos suaminya. Namun Ata menolak membahas kabar itu lebih lanjut. Kabar tersebut ditanyakan wartawan kepada Ata di Polda

shanda mengaku lupa sudah berapa kali mengikuti konser seperti di Bali Live Earth ini. Ia juga merasa bangga bisa ikut serta dalam konser berskala internasional ini. “Oh ya jelas cuma kemarin sayang hampir batal tapi Alhamdulillah tetap jalan lah,” ungkapnya. Marshanda juga mengaku membiayai sendiri perjalanannya ke Bali untuk mengikuti acara ini. Merasa berat membiayai sendiri? “Engga lah, yang penting tetep seneng untuk acara ini,” pungkasnya. ( k p l / gum/ dka)

Di antaranya pada Hari Kartini, Hari Kemerdekaan 17 Agustus, jelang lebaran dan natal. Di harihari besar seperti ini, dipastikan hampir semua salon kebanjiran order. Dandanan ala RA Kartini, memang menjadi model yang sepertinya wajib dikenakan saat perayaan Hari kartini. Hari Kartini sendiri diperingati sebagai bentuk penghargaan terhadap upaya Kartini dalam emansipasi wanita. (agus wibowo)

PENDIRI bersama Razzie Awards telah berbicara kepada media untuk memohon Sandra Bullock mengembalikan hadiah yang diperoleh aktris itu pada April untuk kategori Worst Actress. “Kami siap melakukan tindakan yang tak pernah terjadi sebelumnya untuk meminta seseorang pemenang mengembalikan Razzie Statue,” kata John Wilson, pendiri bersama lembaga pemberi hadiah tersebut, kepada surat kabar Telegraph, Inggris, sebagaimana dilaporkan di Internet dengan alamat http://movies.yahoo.com dan dipantau di Jakarta, Selasa. “Jika orang mengira isyarat itu tak memiliki kaitan dengan perjuangan hidup pribadi Sandra baru-baru ini, coba pikirkan lagi. Para hakim di Razzie belum mengubah pendapat mereka mengenai penampilan Sandra di ‘All About Steve’, mereka

hanya ingin hadiah sesungguhnya dikembalikan,” kata Wilson. Tampaknya mereka sangat

terpana pada saat itu sehingga bukannya memberikan Sandra patung tiruan, yang berharga murah sekitar

US$4,79, seperti diberikan kepada pemenang yang lain. Penyelenggara Razzie Awards secara tak sengaja memberi Sandra hadiah asli yang berusia 30 tahun. Mengingat kelangkaan dan usianya, patung asli tersebut memiliki nilai lebih besar sebagai barang koleksi. Wilson menjelaskan kebingungan tersebut kepada Telegraph. “Karena Sandra sangat tergesa-gesa setelah menaruh gelar worst actress, ia bergegas dengan membawa yang asli buatan tangan yang telah dihadirkan pada berbagai upacara sejak 1980-an.” Sandra diperlihatkan menerima hadiah worst actress atas perannya di film laris ‘All About Steve’, dan membawa ratusan DVD film tersebut serta berjanji akan mengembalikan hadiah itu kalau para hakim Razzie mengubah pendapat mereka setelah menonton film tersebut. (ant/dar)

Pelayanan RS Perlu Ditingkatkan dari halaman 3 Menurutnya ini baru kasusnya Sifa, belum lagi kasus SifaSifa yang lain atau masyarakat

yang berobat di rumah sakit tersebut. Dia berharap pihak rumah sakit untuk bisa meningkatkan pelayananya terhadap pasien. Entah pasien itu

mampu dalam hal ekonomi maupun pasien yang tidak mampu, baik dari sisi keramahan perawatnya ataupun dokternya. “RSUD Dr Soeselo Slawi ha-

rus lebih serius dalam melayani pasien, baik yang mendapatkan jamkesmas, Suat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) ataupun yang tidak,” tegasnya. (mg2)

Belum Berhasil Jerat Firdaus dari halaman 3 Makanya hingga kini kasus bansos masih menunggu keterangan dari Iwan Rudiyanto

untuk membuka mulut. “Kendati demikian, pada saat proses sidang nanti keterangan Iwan Rudiyanto bisa berubah. Sebab nantinya dari

majelis hakim bisa lebih detail, termasuk dari tersangka sendiri yang tidak bisa plin-plan,” jelasnya. Sementara Johan Firdaus,

yang juga sudah dijadikan tersangka hingga kini belum ditahan. Padahal dalam kasus tersebut, Johan Firdaus merupakan tersangka pertama. (gus)

Dewan Desak Dishub Bangun Palang Pintu dari halaman 3 memiliki palang pintu,” tandasnya. Ia mengaku, minimnya palang pintu di perlintasan kereta api yang ada di wilayah pantura

sangat beresiko untuk terjadinya kecelakaan, terutama terhadap jalur yang banyak dilalui kendaraan. Untuk itu, pihaknya mendesak kepada pihak terkait dalam hal ini Dinas Perhubungan untuk bisa sese-

gera mungkin membuat palang pintu di tiap perlintasan. Tidak hanya itu, pihaknya juga meminta agar keberadaan lampu penerang yang ada di tiap perlintasan untuk bisa difungsikan kembali.

“Saat ini memang banyak lampu penerangan perlintasan yang mati, kami meminta kepada pihak terkait untuk bisa mengaktifkan kembali lampu penerangan tersebut,” pintanya. (cw3)


CMYK

RABU, 21 APRIL 2010

METRO SLAWI RADAR TEGAL

10

Reses Harus Dimanfaatkan dengan Optimal SLAWI- Kegiatan reses anggota DPRD Kabupaten harus dimanfaatkan secara baik dan optimal semua anggota. Karena reses ini merupakan salah satu aktivitas politik yang memiliki muatan moral cukup besar. Di mana anggota dewan dapat melakukan kegiatan dialog konstruktif yang bersifat implementatif dengan masyarakat. Hal itu ditegaskan anggota Fraksi Partai Demokrat (FPD) DPRD Kabupaten Tegal Niko Prakoso, kepada Radar Selasa (20/4) kemarin. Menurut Niko, reses secara internal merupakan momentum untuk merefleksi diri anggota dewan atas komitmen politiknya yang sudah dijanjikan untuk dibuktikan kepada masyarakat yang telah mempercayainya. “Artinya, secara garis besar sangat bermanfaat bagi kepentingan anggota dewan maupun masyarakat,” kata Niko. Penyerapan aspirasi masyarakat, lanjut Niko, adalah salah satu dari sekian banyaknya manfaat baik dari kegiatan reses. Sehingga bagaimana pun juga harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan professional. Karena dananya juga diambil dari APBD, tentunya juga harus diberikan kepada yang berhak menikmatinya, dalam hal ini masyarakat. Dan disinilah letak pen-

tingnya kegiatan reses. Untuk itu, lanjut dia, jangan pernah menyia-nyiakan momentum bagus ini dengan mengabaikan persoalan yang ada. Sebab reses ini adalah bekal baik untuk kedepan saat membahas konsep program pembangunan. “Ini buat saya sangat berarti sekali. Makanya saya tidak akan pernah memandang sebelah mata kegiatan ini,” tandas Niko. Hal senada diungkapkan Ketua FPD Rudi Fahruriyanto, yang menilai menyia-nyiakan kegiatan reses adalah kerugian besar. Dikarenakan tidak bisa mendengarkan atau melihat kondisi dan permasalahan yang tengah dihadapi masyarakat. “Reses harus dimanfaatkan dengan baik. Sebab, kalau tidak para wakil rakyat itu sendiri yang akan rugi nantinya,” timpal Rudi. Dalam kegiatan reses, lajut Rudi, seorang anggota dewan bisa bercermin secara langsung di lapangan. Sampai sejauh mana hasil dari kinerjanya dalam hal memperjuangkan kepentingan masyarakat. Dan hal itulah makna dari tujuan dan sasaran reses itu sendiri. “Disini anggota dewan dituntut untuk becermin dengan kondisi yang ada di lapangan sebagai bekal kinerjanya kedepan,” pungkasnya. (k1)

FPD Persiapkan Reses SLAWI - Fraksi Partai Demokrat (FPD) DPRD Kabupaten Tegal Selasa (20/4) kemarin menggelar rapat internal khusus membahas pelaksanaan kegiatan reses. Rapat yang dilaksanakan di ruang Wakil Ketua Dewan Hj Ayu Palarertin dipimpin langsung oleh Ketua FPD Rudi Fahruriyanto. Sekretaris FPD Sriyanto mengatakan, rapat internal fraksi ini hanya membahas persiapan pelaksanaan kegiatan reses, terutama anggota FPD. Rapat itu untuk mematangkan dan melancarkan kegiatan reses yang akan datang. Karena waktunya sangat mepet atau singkat, maka perlu persiapan yang serius. “Ini merupakan bentuk persiapan secara matang, yang dilandasi keputusan bersama demi kepentingan bersama-sama,” ujarnya kepada Radar. Reses ini, menurut Sriyanto, merupakan yang pertama kalinya. Sehingga segala bentuk persiapannya harus matang. Terlebih lagi tujuan dari kegitan itu adalah untuk menyerap aspirasi masyarakat. “Reses ini pertama kalinya buat kami. Maka dari itu, kami wajib memanfaatkan momentum bagus ini sebaik mungkin, agar dapat bermanfaat bagi masyarakat banyak,” kata Sriyanto. Hal senada diungkapkan anggota FPD Hj Ayu Palaretin, bahwa rapat internal fraksinya hanya sebatas membicarakan persiapan pelaksanaan reses dewan. Dan tentunya materimateri yang dibicarakan pun seputar reses, seperti penga-

turan jadwal, lokasi, undangan dan lainnya. “Pembicaraan rapat hanya seputar persipan reses,” ungkap Ayu. Lebih lanjut perempuan berparas cantik yang dipercaya menduduki Wakil Ketua DPRD ini menjelaskan, persiapan reses sangat penting bagi anggota FPD, termasuk dirinya. Karena sesuatu hal kalau dipersiapkan secara matang sejak jauh-jauh hari, hasilnya akan baik buat semuanya. “Tujuan dan sasaran dari reses ini sendiri adalah untuk menyerap aspirasi arus bawah. Untuk itu, pelaksanaanya pun harus baik dan lancar, supaya hasilnya bisa berdampak baik bagi semuanya,” tandasnya. Kesan pertama harus baik dan sempurna, tambah Ayu, bisa dibilang harapan semua anggota FPD dalam kesepakatan rapat. Artinya, reses untuk yang pertama kalinya ini wajib dilaksanakan secara matang dan sesuai aturan. “Pada dasarnya kami menginginkan reses pertama ini berjalan sesuai harapan masyarakat,” tegas Ayu. Sementara itu, Ketua FPD Rudi Fahruriyanto menegaskan tema atau materi rapat internal fraksi ini hanya membicarakan masalah persiapan reses. Sebab dirinya menilai kegiatan reses pertama bagi anggota FPD ini wajib dilaksanakan secara optimal, sesuai kaidahkaidan serta aturan yang ada dengan landasan memperjuangkan kepentingan masyarakat banyak. (k1)

YANVERA/RADAR SLAWI

RAPAT PERSIAPAN – Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Tegal tengah mempersiapkan anggend reses, yang dipimpin Ketua FPD dan juga Wakil Ketua DPRD dari FPD.

FPKS Beri Bantuan Anak Sekolah SLAWI- Pemberian bantuan dari FPKS dan DPD PKS Kabupaten Tegal kepada Muhaman Fajar Adi Saputra (13) anak dari Karsono warga RT 01/01 Desa Kalisalak Kecamatan Margasari merupakan komitmen PKS untuk membantu sesame. Hal itu juga sebagai wujud keperdulian secara nyata sesuai jargon partai yakni bersih, peduli dan professional. Hal itu ditegaskan Ketua FPKS DPRD Kabupaten Tegal Mustofa kepada Radar beberapa waktu lalu, usai memberikan bantuan bersama anggota lainnya. Menurut Mustofa, pemberian bantuan maupun pendampingan kepada masyarakat yang sedang membutuhkan sudah menjadi kebiasaan partainya. Karena hal itu tujuannya adalah untuk meringankan beban penderitaan masyarakat. “Ini merupakan komitmen kuat dari kami. Dan yang namanya komitmen kuat dipastikan akan selalu dijaga dan laksanakan setiap saat,” katanya. Bantuan kepada Muhamad Fajar Adi Saputra (13), lanjut Mustofa, pada dasarnya selain

sebagai bentuk komitmen, juga dilandasi keprihatinan dirinya dan teman-teman PKS terhadap masa depan anak tersebut. “Kami memandang masa depan anak itu. Sehingga kami terketuk hatinya untuk membantu guna meringkankan bebannya, demi keinginan tuk menggapai masa depannya,” tandasnya. Hal senada diungkapkan anggota FPKS Amirudin Jamal, bahwa pemberian bantuan kepada Muhamad Fajar Adi Saputra adalah sebuah keharusan. Karena itu merupakan program PKS yang selalu mengedepankan kepetingan masyarakat di banding kepentingan golongan maupun pribadi. “Kami memiliki program pasti untuk membantu penderitaan masyarakat. Maka itu kami membantu Muhamad Fajar,” timpalnya. Pemberian bantuan kepada masyarakat, lanjut Amirudin, adalah salah satu dari puluhan program yang dimiliki PKS. PKS mempunyai program-program sejenis yang tujuan dan sasarannya membantu masyarakat. “Program donor darah, program pendampingan terhadap

persoalan-persoalan kesehatan dan tenaga kerja serta lainnya merupakan contoh diantaranya. Sehingga kalau ada permasalahan-permasalahan semacam itu dipastikan kami paling terdepan serta terutama,” te-

rangnya. Sementara itu, anggota FPKS lainnya Wakhidin BA menjelaskan, program pemberian bantuan kepada masyarakat yang sedang membutuhkan merupakan bentuk implemen-

tasi dari jargon peduli. Hal itu tentunya akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan demi kepentingan masyarakat. “ Itu merupakan implementasi dari jargon perduli,” tambahnya. (k1)

FDPAC Tuntut DPC PKB Sikapi Isu Asusila SLAWI - Forum Dewan Pengurus Anak Cabang (FDPAC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se-Kabupaten Tegal meminta pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC PKB) menangani serius isu adanya tindak asusila yang dilakukan anggota Dewan

Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dari Fraksi PKB. Dalam rilisnya yang disampaikan oleh FDPAC PKB Kabupaten Tegal menyebutkan, dalam rangka untuk membangun citra dan kebesaran PKB di Kabupaten Tegal, maka Forum DPAC PKB Kabupaten Tegal mengharapkan dan meminta agar Dewan Pimpinan Pengurus Cabang (DPC), Dewan Pengurus Wilayah (DPW) dan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB mengambil timdakan cepat, tepat dan tergas terkait isu asusila yang dilakukan oknum anggota Fraksi Kebangkitan Bangsa. “Ini sangat penting karena PKB adalah partai Islam yang sudah seharus-

nya memberikan contoh dan teladan buat konstituen atau masyarakat pada umumnya. Untuk itu kami mohon DPC PKB untuk segera menindaklanjuti,” ungkap Kordinator Forum DPAC PKB Kabupaten Tegal, A Lukni Selasa (20/4) kemarin. Harapannya, semoga para elit dan petinggi partai bisa memahami dan memaklumi keresahan dan keprihatinan konstituen dan gejolak yang timbul di masyarakat Kabupaten Tegal. Sementara itu, Ketua DPC PKB Kabupaten Tegal Habib Sholeh Al Alattas saat dihubungi via telpon di kediamannya mengaku, pihaknya saat ini telah mengetahui tentang adanya isu tindak asusila yang dilakukan kadernya yang saat ini duduk di DPRD. Bahkan untuk kasus tersebut pihaknya sudah memanggil yang bersangkutan untuk diminta klarifikasi. Tidak hanya itu, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) sudah mendatangi yang bersangkutan untuk dimintai kebenarannya. “Memang pada saat dikonfirmasi DPW, yang bersangkutan AB tidak mengakui akan tindakan asusila tersebut, bahkan yang

bersangkutan berani bersumpah Al Quran,” terang Habib Sholeh. Diakui, terhadap isu persoalan tersebut, sampai saat ini memang belum ada alat bukti yang jelas untuk menunjuk yang bersangkutan melakukan tindak asusila. Untuk itu, DPC dan DPW PKB hanya sebatas melakukan klarifikasi terhadap yang bersangkutan. Apabila dalam perkembangannya terdapat kebenaran terhadap isu tersebut, tambahnya, pihaknya pasti akan memanggil seluruh pengurus DPC untuk mengadakan rapat menyikapi kasus tersebut, dan akan menyampaikan kepada DPW. “Kalau memang isu tersebut benar, ini jelas sangat mencoreng nama baik PKB, ini mengingat PKB merupakan partai Islam yang seharusnya mengedepankan etika dan norma yang ada. Terkait sangsi, kalau itu benar, ya nanti diputuskan setelah ada koordinasi antara DPC dan DPW PKB,” tandasnya. Namun demikian pihaknya meminta kepada semua pihak, terutama pers agar tidak memperkeruh persoalan tersebut. (cw3)

YANVERA/RADAR SLAWI

BERI SANTUNAN - Ketua DPD PKS Kabupaten Tegal Toto Waryanto didampingi anggota dan Ketua FPKS DPRD Kabupaten Tegal Mustofa memberikan santunan kepada siswa kurang mampu.

Komisi II Temukan Proyek Bermasalah Anggaran Tahun 2009 SLAWI - Komisi II DPRD Kabupaten Tegal menemukan beberapa proyek yang ada di Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan yang diduga bermasalah. Temuan ini merupakan hasil inspeksi mendadak, setidaknya ada tiga proyek pada tahun anggaran 2009 yang diduga tidak sesuai keperuntukannya. Hal ini dikatakan anggota Komisi II Nursidik Selasa (20/4) kemarin. Kata Nursidik, hasil temuan Komisi II pada proyek pembangunan gedung kantor UPTD Poskeswan (Pos Kesehatan Hewan) yang anggarannya Rp 50 juta dengan realisasi Rp 49.909.900, pelak-

sanaan kegiatan tidak ada dan patut dipertanyakan. Selain itu, rehabilitasi sedang gedung kantor senilai Rp 125 juta ternyata bukan rehab tetapi membangun baru dengan ukuran kurang lebih 5 x 5 meter. Dan kalau melihat dari standar yang ditetapkan PU, Komisi II melihat anggaran tidak realistis. “Selain itu, ada proyek penyempurnaan gedung waserda TPI Suradadi senilai Rp 75 juta, setelah kami cek di lapangan keperuntukannya tidak sesuai anggaran yang ada. Dinas hanya melakukan pemasangan keramik kurang lebih 15 x 9 meter, pemasangan listrik, kamar mandi dengan ukuran 1,5 x 2,5 meter, jendela lima buah dan pintu dua buah,” katanya. Melihat persoalan ini, lan-

jut Nursidik, Komisi II merekomendasikan supaya DKPP tidak menganggarkan kegiatan yang kurang bermanfaat dan berdaya guna. Juga balai benih ikan yang terletak di Desa Dukuhjati Kidul, Kecamatan Pangkah agar difungsikan secara maksimal guna memenuhi kebutuhan masyarakat atas konsumsi ikan air tawar maupun bagi peternak ikan. “Kami mita kedepannya harus lebih baik lagi,” tegasnya penuh kesal. Hal senada diungkapkan, anggota Komisi II dari FPKS Bahrun SH, yang meminta kepada pihak DKPP agar bisa lebih professional lagi. “Saya minta DKPP untuk lebih mengutamakan profesionalisme kinerja,” timpalnya menambahkan. (k1)

Radar Tegal 21 April 2010  

Radar Tegal 21 April 2010

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you