Page 1

CMYK

RADAR TEGAL Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal

SENIN, 21 OKTOBER 2013

Rp. 2.500,-

Serba-serbi Pelaksanaan Survey Pilkada Tahap III Radar Tegal (1)

Mau Saya Coblos, Wani Piro? Langka Duite, Ya Sungkan! Setelah dirapatkan dengan matang, Jumat (18/10), survey pilkada wali kota dan wakil wali kota Tegal tahap III yang diadakan Radar Tegal bekerjasama Lembaga Survey Parameter pun dilaksanakan. Selama berlangsungnya survey, ada berbagai fakta-fakta menarik yang ditemui surveyor. Apakah itu? LAPORAN: ADI MULYADI SURVEY pilkada tahap III dilaksanakan langsung di empat

kecamatan atau 27 kelurahan yang ada di Kota Tegal. Survey

dilangsungkan selama dua hari, yakni Sabtu dan Minggu (19-20/10). Karenanya sejak Sabtu pagi para surveyor Radar Tegal pun mulai blusukan ke kelurahan-kelurahan

yang menjadi tanggungjawabnya. Mereka masuk dan mewawancara responden dari satu rumah ke rumah yang lainnya. Adanya penolakan warga untuk dijadikan responden hingga surveyor dianggap tim sukses, sudah jadi hal biasa ditemui. Namun ada yang lebih menarik dari itu, bahkan sempat membuat surveyor terperanjat. Sebab,

respon sebagian masyarakat menunjukkan masih kurang sadarnya mereka akan demokrasi. Dalam perjalanan survey banyak responden yang ditemui masih mendambakan seorang calon yang ‘berjuang’ (bagi-bagi beras, baju dan uang). Sehingga tidak sedikit yang menyatakan “Mau dicoblos, wani piro?” ke hal 7 kol 5

ADI MULYADI/RATEG

WAWANCARA – Seorang surveyor Radar Tegal sedang mewawancarai responden yang ditemuinya.

Beri Rambu Program 100 hari

INDEKS Kotak Suara Langsung Disegel HAL. METROPOLIS

Lagi, Raskin Ditolak HAL. RADAR BREBES

Kiai Jangan Sruntal-Sruntul HAL. RADAR PEMALANG

Berbagi Kegiatan dengan Keluarga HAL. FEMALE

APA MANING...

Pelantikan Sutarman Belum Jelas

ADI MULYADI/RATEG

AMBROL - Sejumlah petugas melakukan pengamanan di lokasi lantai stadion yang ambrol.

Lantai Tribun Stadion Ambrol Belasan Peserta Kampanye Terluka YERRY NOVEL/RADAR SLAWI

LUDES - Sebagian gedung SMPN 1 Pagerbarang terbakar, Jumat (18/10) malam. Dalam insiden itu, sekolah mengalami kerugian tidak kurang dari Rp 100 juta.

SMPN1PagerbarangTerbakar PAGERBARANG - SMP Negeri 1 Pagerbarang, dilalap sijago merah, Jumat (18/10) sekira pukul 23.30. Diduga, api berasal dari arus pendek listrik. Meski tidak ada korban jiwa, namun diperkirakan sekolah tersebut mengalami kerugian sedikitnya ke hal 7 kol 1 Rp 100 jutaan.

beban ratusan manusia yang ada di atasnya. Sebanyak 12 orang mengalami luka-luka dan dilarikan ke RSI Harapan Anda. Insiden tersebut terjadi di sela-sela pelaksanaan kampanye terbuka yang digelar oleh pasangan calon (paslon)

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal nomor urut 1. Menurut keterangan seorang warga yang berada di lokasi kejaian, Arif (42), saat orator kampanye sedang orasi dan bernyanyi di atas panggung tiba-tiba lantai tribun bagian paling depan ambrol. ke hal 7 kol 1

JAKARTA - Program 100 hari pertama kapolri yang diusulkan Fraksi Partai Golkar di Komisi III DPR RI dinilai bisa diwujudkan jika Kapolri bersungguh-sungguh. Kompolnas menilai, ada tiga hal yang bisa direalisasikan Kapolri dalam waktu 100 hari setelah dia dilantik. Ketiganya bisa menjadi pembuka jalan bagi program berikutnya. Anggota Kompolnas M Nasser mengatakan, program 100 hari pertama Kapolri adalah ke hal 7 kol 1

DOK.RATEG

M Nasser

Ratusan Jamaah Minta Pulang Awal

Penyaluran Tunjangan Profesi Guru Lambat

Kloter Pertama Tiba Tadi Malam

Mengendap di Pemda Hingga Rp 10 Triliun

TEGAL – Lantai Tribun Stadion Yos Sudarso Kota Tegal, Minggu (20/10), ambrol lantaran tak kuat menahan

MAKKAH - Sejumlah jamaah haji Indonesia mengajukan diri untuk bisa pulang ke tanah air lebih awal (tanazul) dengan alasan beragam. Di antara mereka ada pejabat-pejabat daerah. Tapi, tidak semua pengajuan itu

disetujui. Sampai Sabtu malam (19/ 10) waktu setempat, sebanyak 368 jamaah mendapat persetujuan untuk pulang awal. “Kalau jamaah sakit atau ada yang harus segera diselesaikan di tanah air, bisa mengajukan izin tanazul,” kata Arsyad Hidayat, kepala Daerah Kerja Makkah Kantor Urusan Haji Indonesia, kemarin.

Persetujuan tanazul itu mesti menyesuaikan ketersediaan seat (kursi), ketepatan tanggal keberangkatan pesawat ke tanah air, serta kesesuaian embarkasi. “Prinsipnya kita akan berupaya memberikan layanan kepada para jamaah yang mengajukan tanazul. Namun, tentu kalau ada kursi kosong,” ujar Arsyad.

JAKARTA - Sudah berjalan hampir dua bulan, upaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menuntaskan pencairan tunjangan profesi pendidik (TPP) lambat. Hingga kini belum ada kejelasan pencairan TPP yang mengendap di pemkab dan pemkot hingga Rp 10 triliun itu.

ke hal 7 kol 1

ke hal 7 kol 5

MANUFACTURING HOPE 99

Gotong Royong untuk 86,4 Juta Orang Miskin PAGI ini di Sukabumi seluruh direktur utama BUMN berkumpul. Di Sukabumi mereka membubuhkan tanda tangan pertanda ikut gotong royong. Mengikutkan seluruh karyawan dan keluarga mereka ke program BPJS Kesehatan. Bapak Presiden SBY hadir di acara ini. Beliau tidak hanya menyaksikan. Beliau ingin program bersejarah yang terjadi di era kepemimpinan beliau ini sukses. BPJS memang akan mengubah sistem jaminan kesehatan nasional. Ta-

hun pertama baru menyangkut 86,4 mereka ditanggung pemerintah. Mejuta orang. Tapi, inilah dasar yang ku- lalui layanan Askes yang berganti nama kuh untuk sistem kesehatan negara BPJS Kesehatan. modern nanti. Baru kali ini terjadi dalam sejarah Karyawan BUMN Republik Indonesia dan keluarganya tipengobatan untuk Oleh Dahlan Iskan dak termasuk yang seluruh orang misMenteri BUMN 86,4 juta itu. Keikutkin dan hampir missertaan BUMN bisa kin ditanggung oleh menambah kualitas pemerintah. layanan untuk yang 86,4 juta orang itu. Tentu layanan yang bisa diberikan Siapakah 86,4 juta orang itu? Mereka kepada 86,4 juta orang miskin itu belum adalah rakyat miskin dan hampir mis- akan memuaskan. Tiap orang baru kin. Mulai 1 Januari 2014, kesehatan mendapatkan jatah Rp 19.000 per bu-

lan. Rata-rata. Artinya, kalau banyak yang tidak sakit, jatah untuk yang sakit bisa lebih besar daripada itu. Meski belum memuaskan, tapi sejarah sudah dimulai. Meningkatkannya akan jauh lebih mudah daripada memulainya. Ini bukan hanya soal uang. Tapi juga komitmen. Di dalamnya menyangkut pembangunan sistem. Termasuk membangun kapasitas pengelolaannya. ke hal 7 kol 5

KPK Bekukan Rekening Akil * Isine esih ana belih? PKS Kompak Tutupi Bunda Putri * Ben aja katon aurate?

CMYK


OPINI

2

SENIN 21 OKTOBER 2013

RADAR TEGAL

PT Bukan Pengejar Akreditasi Oleh: Muhadjir Effendy

Tentukan Pilihan Oleh: M Riza Pahlevi MINGGU, 27 Oktober 2013 dua daerah yang masih satu ikatan, Kabupaten Tegal dan Kota Tegal, bakal menggelar pemilihan kepada daerah. Di Kota Tegal ada empat pasangan calon yang berebut simpati rakyat. Sementara di Kabupaten Tegal ada lima pasang calon yang berebut kekuasaan. Setiap pasangan calon sudah melakukan kampanye, baik terbuka maupun tertutup. Dengan visi dan misinya masing-masing, tentunya para pasangan calon itu berharap akan menarik simpati rakyatnya, hingga memilih dirinya dalam pemilihan yang digelar pada 27 Oktober mendatang. Dan selama masa kampanye itu, sebagian besar pemilih sudah menentukan calon pasangan kepala daerahnya masing-masing. Namun pilihan itu bisa saja berubah, bahkan saat berata di bilik pemungutan suara sekali pun. Yang pasti, setiap warga yang memiliki hak pilih, telah menentukan pilihan. Pilihan untuk memilih atau pun tidak. Namun penyelenggara Pemilu, dalam hal ini KPU, pasti berharap semua pemegang hak pilih menggunakan hak pilihnya. (*)

BETUL bahwa kampus yang belum memiliki akreditasi institusi perguruan tinggi (AIPT) tidak bisa memberikan gelar akademik, akan ada lebih dari 3.000 PT yang mengalami kesulitan meluluskan. Jawa Pos (14/ 10) memberitakan, pemerintah akan memberlakukan pasal 28 ayat (3) UU No 12/2012 tentang Pendidikan Tinggi mulai 10 Agustus tahun depan. Saat ini ada 3.218 perguruan tinggi swasta (PTS), 93 perguruan tinggi negeri (PTN), serta 614 perguruan tinggi agama (negeri dan swasta) dan PTN kedinasan. Akibat keterbatasan anggaran dan minimnya tenaga asesor, Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) hanya bisa mengakreditasi kurang dari 10 persen PT dalam setahun (sampai tahun ini kurang dari 120 PT). Sisanya menunggu giliran, bahkan belum diproses. Dalam pandangan pesimistis, kebijakan tersebut memang menjadi ancaman serius. Masyarakat tentu saja emoh masuk ke sebuah PT jika ijazah lulusannya tidak diakui alias dianggap bodong. Jika konsisten, PTN pun terancam tidak bisa menghasilkan lulusan bila gagal memenuhi deadline akreditasi. Pun dikhawatirkan PT-PT hanya akan mengejar akreditasi formalistik dan menomorsekiankan kualitas ser-

ta martabat pendidikan tinggi. Kegalauan PTS bisa berlipat ganda karena citranya tidak seindah PTN. Banyak yang masih beranggapan akreditasi PTN tidak perlu dilirik, sedangkan PTS yang sudah terkareditasi pun masih sering dilihat sebelah mata. Padahal, PTS juga harus bekerja keras mengupayakan dana mandiri untuk memperjuangkan akreditasi, sedangkan PTN didanai negara. Artikel Saudara Akh. Muzakki (Jawa Pos, 16/10) tepat bahwa masyarakat seharusnya melihat akreditasinya, bukan status negeri maupun swastanya. Sebaliknya, jika dilihat secara optimistis, kebijakan tersebut merupakan langkah maju dalam persaingan global agar mampu berkompetisi dengan PT asing. Salah satu ciri modernisasi atau kemajuan adalah adanya standardisasi untuk mengurangi uncertainty (ketidakpastian). Pemberlakuan standardisasi bisa menjamin lahirnya lulusan dengan mutu yang setara pula. Namun, harus diakui, standardisasi selalu memunculkan kontroversi. Hal itu terkait dengan kredibilitas lembaga pengukur standar, instrumen yang digunakan, serta kondisi objektif disparitas antar-PT karena keterbatasan akses dan kesulitan SDM. Kontroversi itu perlu di-

sikapi secara positif oleh PTS agar tidak ciut nyali. Prestasi tiga PTS, yakni Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), dan Universitas Islam Indonesia (UII), meraih nilai A atau kategori ‘’sangat baik’’ untuk AIPT membuktikan bahwa PTS bisa sangat kompetitif. Meminjam istilah Saudara Muzakki, mereka ‘’telah berada pada garis prestasi akreditasi yang sama’’ dengan Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), Universitas Hasanuddin (Unhas), dan belakangan ditambah Universitas Diponegoro (Undip). Tidak hanya perlu perjalanan panjang dan berliku, UMM juga melakukan usaha yang strategis, tapi bukan demi akreditasi semata. Dalam teknis pengawasan mutu pelayanan akademik, SDM, tata kelola termasuk IT, penelitian dan pengabdian masyarakat, pembinaan kemahasiswaan, serta kerja sama internasional, misalnya, sejak awal UMM membentuk berbagai badan khusus yang menangani. Untuk keperluan akreditasi, tim task force mengintegrasikan berkas dari badan-badan tersebut dengan melibatkan seluruh unit

di universitas. Tim itu bekerja sepanjang tahun karena selain mempersiapkan AIPT juga untuk akreditasi prodi. Selain itu, perlu sebuah corporate culture yang dibangun dari habit kolektif-kolegial. Yakni, menjaga martabat pendidikan untuk mencerdaskan bangsa, membentuk watak, sekaligus mengasah otak yang cemerlang. Karena itu, diperlukan etos kerja keras secara cerdas dan penuh ikhlas. Alhasil, bukan hanya pengakuan BAN-PT yang bisa diraih UMM. Kampus swasta terbesar di Jatim itu juga mempertahankan status sebagai universitas paling unggul pilihan Anugerah Kampus Unggul (AKU) Kopertis VII selama enam tahun berturutturut sejak 2008. Selain itu, berdasar pengakuan QS Stars World University Ranking, baik untuk kategori universitas maupun by subject, UMM berada pada posisi menggembirakan. Merujuk pemberlakuan pasal 28 ayat (3) UU Pendidikan Tinggi yang dimulai tahun depan dan tingkat kesulitan PTS, perlu dipertimbangkan beberapa hal. Pertama, demi tercapainya akreditasi ganda (institusi sekaligus prodi), selain dari BANPT, pemerintah bisa mengakui lembaga akreditasi asing yang

kredibel. Atau, mempersilakan asosiasi PT membentuk badan akreditasi seperti usul Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Seluruh Indonesia (Aptisi) dengan nama Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM). Kedua, karena standarnya sudah jelas dan relatif bersifat kuantitatif, semestinya PTN dan PTS secara simultan memperbaiki mutu, bukan semata-mata untuk meraih akreditasi. Sejak awal mendirikan dan mengelola PT, semua program pengembangan diarahkan untuk memenuhi standar tersebut. Toh, tidak ada salahnya jika standar itu dipenuhi. Ketiga, bukan zamannya lagi mempersoalkan PTN atau PTS, tapi soal kualitas. Toh, ukuran standarnya sama, yakni akreditasi, baik institusi maupun prodi. Soal biaya? Sekarang PTS belum tentu lebih mahal daripada PTN. Beberapa PTS justru lebih inovatif membangun income center yang akuntabel demi menunjang finansial kampus tanpa semata menunggu pemasukan dari mahasiswa. (*) Muhadjir Effendy, Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Ketua Umum Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Islam Swasta atau BKS-PTIS

Rubrik Cerpen UM RADAR, di korannya diberiin itu dong. maksudnya contohnya: saya menuliskan puisi/cerpen/yg lainnya lalu dikirim kekoran radar Tegal. tapi dikirimnya lewat sms / yang lain. terus setiap Minggu yang selalu mengirim dapat bingkisan menarik. tollooong um radar. nanti kan saya bisa lihat koran radar Tegal lewat perpustakaan sekolah. tolooooooooong banget ya um Radar. 082326827767

Tanggapan: TERIMA KASIH atas saran masukannya. Masukan ini akan ditampung dan dipertimbangkan. TTD Redkasi

Dalane Akeh Jeglongan UM melu ngresula, kye dalan nang Keturen khususnya Jl Sultan Hasanudin depan toko bangunan WMJ ngalor dalane rusak akeh jeglongan mbahayani. Tolong sampaikan pda dinas terkait supaya cepat diperbaiki secepatnya. Mkasih. 089624008910

Dana BOS Ora Anjoq-Anjog ASALAMUALAIKUM Rateg, aq mlu ngresula bzne dana BOS qia ajok2, jrene olih 4 pak buku. dane rha anjox ap dana anggrane rha cukup. 085741751013

Reklame Besar Membahayakan ASS. Tiang papan reklame berukuran besar yg berdiri di sebelah utara pasar Jatisawit depan rumah warga sangat berbahaya dan mengganggu keselamatan dan kenyamanan lingkungan sekitar bila angin besar seng berbunyi sangat keras, aplg klo malam mengusik dan sangat mengganggu org istirahat. Dan gerakan tiang papan sangat menakutkn bila roboh. Tolong dinas terkait spy cek keberadaan papan reklame tsb krn dikhawatirkn warga roboh, bila ada korban siapa yg brtanggung jwa? Maaf nyawa tdk ada disuper market, tlong pihak brwajib, muspika dan aparat desa Jatisawit utk meninjau lgsg di lapangan, jd tahu, jgn krn utk target peningkatan pendapatan daerah tdk memperhatikan segi keselamatn warga, trims mhn diperhatikn. 081548035391

Jabatan Bukan Bisnis ASS WR WB. Foto2 caleg di Bumiayu terpampang keren2 berdasi ibarat model, siapa yg akan memilih anda2? Masyarakt skrg tdk bodoh memilih bahkan masa bodoh alias bs golpot, contoh pilkada Bupati Brebes kemarin sdh trpilih mana ada perhatian trhdp infrastruktur/jalan dlm kota Bumiayu sdh puluhan tahun tdk trsentuh pengaspalan dan jln menuju Buaran

Salem sama kaya kali kering, dana pemeliharaan kemana? Bupati, Caleg/DPR Brebes ditiadakan saja? Krn tdk bs kerja. Jabatan bukan sbg ajang lahan kerja/bisnis.aplg nyaleg pasti pakai uang stlah jadi Ngeleg uang rakyat, bgmn jalan bs mulus? LSM bgmn ko pd tidur dan anteng? Lihat Ciregol berlubang dan bergelombang, tebing sungai sebentar lg longsor, Binamarga mandul, siapkan pesawat sbntr lg Ciregol tdk bs dilewati/macet total. Trims Rdr. 081548035391

Mejasem Barat Penuh Sampah

Sing Nongkrong Bocah Sekolah

AKU pan ngresula maring masyarakat Mejasem Barat, kenapa budaya bersih belum tercipta. Buktine di pertigaan Pala Raya menuju jalan ke gereja, akeh sedulur buang sampah di situ. Wajah Mejasem tercoreng karena ulah para sedulur kang sak kepenake dhewek. 083861549309

UM RATEG, bener kueh sing nongkrong ari bengi rata2 bocah sekolah. Donge tah menurut inyong segera d tertibna. Pimen pada setuju ora? Soale masa depan di tangan tangan mereka. 085712257770

Susah Digawe Dewek

ASSALAMU ALAIKUM WR WB. Yth Dikpora Kab Tegal mhon sekolah SD DUKUH JATi KIDUL 02 Kec Pangkah untuk dtindklanjuti, siswa2ne yg dpat BSM dpotong go bncakan 180 ewu rupiah. Ortu ga setju kebangeten men. Lurah anyar bae msyarakate oleh BLSM ora motong. Mtur swun snget pa Dikpora 085640239196

AKU setuju karo 087885553093 dengan judul DADI ORA KERAMAT, tapi ya pan poraha... mendah pada susah digawe dewek, KTP, KK, AKTE, SERTIFIKAT gon di RUBAH DEWEK, dijaluki bayar aja olih gratis. 087830304883

BSM Dipotong

Pengumuman KEPADA para pengirim SMS Ngresula, kami mohon maaf, karena kendala teknis, nomor Ngresula yang lama mengalami kerusakan. Sebagai gantinya, nomor Ngresula yang baru sebagai berikut: 085225272499. Harap maklum dan mohon maaf. Silahkan sampaikan kritik, unek-unek dan saran melalui SMS Ngresula Radar Tegal.

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan Anda ke rubrik Ngresula ini via SMS ke 085225272499, email rateg2000@yahoo.com atau melalui surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan atau bisa juga menggunakan Bahasa Tegal. Dapatkan Kaos Ngresula, yang berisi SMS Ngresula pilihan (hanya Rp 60.000/pcs).

Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Dirut: Yanto S. Utomo, Direktur: Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur: Zuhlifar Arrisandy, Moch. Arifin, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati, Arief Nur Rahardian Sidiq. Sekretaris Redaksi/Persh: Yully Trieyani. Kota Tegal: M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan, Abidin Abror, Agus Wibowo, Adi Mulyadi. Brebes: Hervianto, Ismail Fuad. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Hermas Purwadi, Yeri Novelli, M. Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Ghoni, M. Fatkhurrohman. Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Agus Pratikno, Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S, Novian Setyo W. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Hesti Prastyani, Kharisma Dewi, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Sunarjo (Manager), Umaman Sahareka, Muslih, Zaenal Muttaqin, Wahyu, Rokhim. Keuangan: Yela Ramadiah (Manager), Dwi Titi Lestari, Lita Rahmiati, Astri Prayudita, Syafriani Maulidah, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), fax (0283) 340004. Semarang: M. Yusuf Abadi. Jakarta: Ferdinansyah, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal. Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/ Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 25.000/mm kolom, Sosial/Keluarga: Rp 17.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 17.000/baris, Iklan Colour: Rp 37.000/mm kolom. surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima Iklan halaman 1 (depan): Rp 75.000/ mmk. Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50%. NPWP: No: 01.994.052.7-511.000. imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal


NASIONAL

SENIN 21 OKTOBER 2013

3

RADAR TEGAL

Tersendat di Brebes-Semarang Menteri PU Minta Gubernur Jateng Bantu Pembebasan Lahan Jalan Tol JAKARTA - Pembangunan ruas tol Trans Jawa terkendala persoalan klasik. Yakni, pembebasan lahan. Lokasi hambatannya pun masih sama, yakni

ruas antara Kabupaten Brebes dan Kota Semarang, Jawa Tengah. Menteri Pekerjaan Umum (PU0 Djoko Kirmanto secara khusus meminta bantuan Gubernur Jawa Tengah untuk menyelesaikan masalah tersebut. Dari total sembilan ruas yang harus dibebaskan lahannya, tinggal dua ruas yang masih alot. Yakni, ruas Pemalang-Batang sepanjang 39,2 kilometer dan ruas Batang-Semarang sepan-

jang 74,75 kilometer. Progres pembebasan lahannya masih di bawah 10 persen. Padahal, ruas lainnya rata-rata nyaris selesai bahkan sebagian telah dibangun dan beroperasi. Djoko menyatakan, sebagian besar urusan lahan untuk tol trans Jawa telah beres. Jalur tol Jakarta-Cirebon akan segera tersambung seiring dengan beresnya pembebasan lahan di sepanjang jalur tersebut. Begitu pula di Jawa Timur yang proses pembe-

basan lahannya hampir 100 persen. Persoalan ada di Jawa Tengah, terutama kedua ruas tersebut. Peran gubernur Jateng akan sangat besar untuk bisa membantu pembebasan lahan yang dibutuhkan. “Untuk jalur tol Semarang-Solo, tinggal arah BawenSolo. Kami optimistis kalau itu. Yang agak berat sekarang ini memang antara Semarang-Brebes,” terang Djoko. Djoko menjelaskan, investor

yang hendak menggarap dua ruas tol itu sudah siap, baik teknis pembangunan maupun pendanaannya. Jika nanti persoalan lahan untuk kedua ruas jalan tersebut belum juga tuntas, tidak ada jalan lain kecuali konsinyasi. Pemerintah akan membebaskan tanah secara paksa dengan menitipkan dana ke pengadilan sesuai dengan harga yang telah ditetapkan tim appraisal independen. Masyarakat yang terkena pembebasan lahan diper-

silakan untuk mengambil haknya di pengadilan. “Saya sudah minta Pak gubernur untuk dorong (pembebasan lahan),” katanya. Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo belum bisa dikonfirmasi perihal permintaan Menteri PU. Permintaan konfirmasi yang dilayangkan koran ini via telepon maupun pesan singkat belum direspons. Namun, sebelumnya Ganjar sempat menyatakan kesiapan-

nya menjembatani keinginan pemerintah pusat dengan masyarakat yang terkena pembebasan lahan. Menurut dia, Pemerintah pusat harus menjelaskan secara langsung kepada masyarakat urgensi proyek tersebut beserta dampaknya terhadap kemajuan perekonomian di Jawa Tengah. Dengan begitu, masyarakat akan paham sehingga proses pembebasan bisa berjalan dengan baik. (byu/ca)

Dahlan Pimpin Konvensi Capres

ABDURRAHMAN/RADAR LAMPUNG

SABU-SABU - Kapolda Lampung Brigjen Pol. Heru Winarko memberikan keterangan dalam ekspose penyitaan 11,5 kilogram (kg) sabu-sabu (SS) dan dua kilogram putau di Mapolres Lampung Selatan, kemarin (20/10).

Penyelundupan Narkotika Senilai Rp29 M Terhenti di Bakauheni BAKAUHENI – Big fish (tangkapan besar). Jajaran Polres Lampung Selatan (Lamsel) kembali berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika yang akan dikirim ke Pulau Jawa. Tidak tanggung-tanggung, kali ini zat psikotropika yang berhasil diamankan yaitu 11,5 kilo gram (kg) Shabu-shabu (ss) dan 2 kg heroin jenis putaw. Seperti biasa, keberhasilan mengagalkan penyelundupan barang haram itu ketika petugas Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni dan tim seafort Interdiction (SI) tengah melakukan razia rutin di pintu pemeriksaan SI sekitar pukul 15.00 wib (18/10). Saat memeriksa bus FA Medan Jaya warna merah kombinasi jurusan Medan-Jakarta, BK 7094 UA, Polisi berhasil menemukan paketan SS dan putaw senilai Rp29 miliar itu, di dalam sebuah kardus warna cokelat bekas air mineral yang diletakkan di dalam bagasi sebalah kanan kendaraan.

“SS itu dikemas dalam 4 bungkus plastic berwarna bening. Sementara putaw, dikemas dalam satu bungkus plastic bening. Untuk mengelabui petugas, tersangka menutupi paketan SS dan putaw ini dengan 10 bungkus plastic kacang atom ,”terang Kapolda Lampung, Brigjend. Pol. Heru Winarko saat memimpin ekspose di halaman kantor KSKP Bakauheni, kemarin (20/10). Heru yang saat ekspose didampingi Kabid Humas Polda Lampung, AKBP Sulistyanigsih, jajaran pejabat Polda Lampung dan Kapolres Lamsel, AKBP Bayu Aji mengatakan, tersangka yang berhasil diamankan yaitu Rianto alias Kiek Wan (47), diduga merupakan sindikat jaringan internasional. Terlebih, biasanya putaw di produksi di luar negeri.”Karenanya, kasus ini masih terus kami kembangi untuk mengusut nya,”ujar Jenderal bintang satu ini. Mantan Wadir III tipikor Bareskrim Mabes Polri ini juga mengungkapkan, pihaknya ma-

Kompolnas Desak Polri Sikapi Bentrok di Cafe

DOK.

Edi Saputra Hasibuan

JAKARTA - Bentrok antara anggota Brimob dan personel TNI di caf” Venus Depok dinilai sangat memalukan. Selain ada korban luka, bentrok juga mencoreng citra dua institusi. “Ini akibat penegakan disiplin anggota belum maksimal. Ada pemakluman yang terus dibiarkan,” ujar anggota Kompolnas Edi Saputra Hasibuan di Jakarta kemarin (20/10). Bentrok terjadi Jumat 18 Oktober 2013 pukul 23.30. Insiden perkelahian itu dipicu oleh keributan meminta rokok.

Menurut Edi, anggota kepolisian idealnya tidak membawa nama institusi di tempat hiburan malam. “Perlu ada aturan tegas untuk anggota agar tidak sering berada di cafe-cafe. Ini yang belum ada,” katanya. Terpisah, anggota komisi III (bidang hukum) DPR Abubakar Al Habsyi juga meminta Polri dan TNI melakukukan evaluasi serius. “Jangan sampai yang semacam ini terulang terus menerus,” katanya. Abubakar menjelaskan masing-masing satuan juga sebaiknya meningkatkan pengamanan agar tidak ada anggotanya yang seenaknya keluar tanpa ada perintah yang jelas. Hal ini perlu dilakukan agar kasus seperti di Cebongan, Jogjakarta tidak kembali terulang. Seperti diketahui kasus penyerangan di Lapas Cebongan bermula dari keributan antara anggota TNI dengan sipil di Cafe Hugos, jalan Adisucipto, Jogjakarta. “Para pimpinan satuan Kepolisian dan TNI juga sebaiknya menertibkan para anggotanya yang kongkowkongkow di tempat hiburan malam tanpa tujuan yang jelas,” katanya. (rdl)

sih terus mengembangi kasus ini. Sebab tersangka yang kedapatan membawa barang haram itu diduga hanya sebagai kurir. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Mabes Polri, Badan Narkotika Provinsi (BNP) DKI Jakarta, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk memburu pelaku lainnya untuk mengusut tuntas kasus narkotika senilai Rp29 miliar ini. Dari hasil penyelidikan Polisi terhadap warga Jl. Darmoyudo, utama No.16 rt001/rw001 Desa Purworejo, Kecamatan Purworejo, Pasuruan Jawa Timur (Jatim) itu, ia mengaku barang haram itu adalah milik Ade Irma (DPO) dan akan diberikan Kepada Basuki (DPO) di Jakarta. Tersangka menerima barang haram tersebut di sebuah hotel di Kota Medan, Sumatera utara (Sumut) dan akan dibawa ke Jakarta. Ia mengaku, baru mendapat imbalan Rp2 juta untuk membawa barang haram itu ke Jakarta. Pria berkulit kuning langsat itu

juga mengaku nekat membawa barang haram itu, lantaran diiming-imingi akan dilunasi hutang nya sebesar Rp55 juta di Bank jika berhasil mengantarkan barang haram itu ke Jakarta. “Dengan berhasil digagalkannya penyelundupan narkotika ini, 44.500 anak manusia berhasil diselamatkan dari bahaya penyalahgunaan narkoba. Dengan asumsi, 1 gram ss dikonsumsi oleh 3 orang dan 1 gram putaw dikonsumsi oleh 5 orang,”bebernya. Sementara, Polisi akan menjerat tersangka Rianto dengan pasal 112 ayat 2 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun, denda maksimum Rp12 miliar Serta Pasal 114 ayat 2 dengan ancaman pidana paling singkat 6 tahun, paling lama 20 tahun, denda maksimum Rp13 miliar. Sekadar mengingatkan, dalam bulan-bulan ini petugas KSKP Bakauheni dan tim SI juga

berhasil menggagalkan penyelundupan 2 kg SS yang dibawa dari Medan tujuan Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng), sekitar pukul 06.30 wib, (7/ 10). Barang haram senilai Rp4 miliar itu berhasil diamankan petugas saat melakukan pemeriksaan rutin di pintu pemeriksaan SI Bakauheni. Saat menggeledah bus PO Antar Lintas Sumatera (ALS), BK 7330 DO, jurusan Medan-Jakarta, petugas menemukan 6 paket SS itu dalam sebuah kardus indomie warna cokelat yang ditumpuki pakaian. Kemudian pada (22/9), sekitar pukul 07.00 wib, jajaran Polres Lamsel juga berhasil menggagalkan penyelundupan 4 Kg SS yang dibawa dari Kabupaten Kerinci, Jambi tujuan Jakarta. Zat psikotropika golongan satu yang ditaksir senilai Rp6 miliar itu, ditemukan petugas di dalam mobil pengiriman paket PT. Eksa Sari Lorena (ESL) saat akan melintasi areal pemeriksaan SI Bakauheni. (dur)

Terduga Teroris Bone Kader Muhammadiyah JAKARTA - Penembakan terduga teroris Suardi di Bone terus dipertanyakan. Suardi belum pernah diumumkan sebagai DPO (daftar pencarian orang) dan mempunyai rekam jejak yang baik di masyarakat. “Polisi tidak memberikan penjelasan yang tuntas tentang apa yang dilakukan almarhum hingga harus ditembak mati tanpa peradilan,” ujar aktivis PP Muhammadiyah Mustofa Nahrawardaya di Jakarta kemarin (20/10). Dari data yang dikumpulkan Mustofa, Suardi merupakan kader Muhammadiyah. Dia merupakan alumnus Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Watampone. Suardi merampungkan studinya pada tahun 2003 dan mulai menjadi tenaga guru honorer di Sekolah Dasar (SD) Inpress 6/80 Ulawengriaja, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone. Bahkan, Suardi diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS) sejak tahun 2007. Suardi yang diketahui mengajar kelas murid kelas VI ini akhirnya memilih mengundurkan diri dari pekerjaannya.

Menurut Mustofa, sejak berhenti menjadi guru, Suardi kemudian bekerja sebagai petani, mengelolah kebun warisan orangtuanya. Sementara istrinya bekerja sebagai penjahit pakaian. “Dia disebut Pak Guru karena juga aktif mengajar anakanak baca tulis Al Quran di kediamannya pada sore hari,” kata peneliti Indonesia Crime Analyst Forum itu. Dalam kesehariannya, Pak Guru dikenal orang baik dalam bertingkah laku dan sangat jujur saat mengobrol. “Silahkan Anda cek langsung ke tetangga-tetangga di sekitar rumahnya. Dia sangat ramah dan terbuka pada warga,” katanya. Suardi juga tidak pernah keluar kampong dalam waktu lama. “Dia juga tidak memiliki senjata api. Bagaimana mungkin disebut baku tembak, “ katanya. Karena itu, Mustofa menduga ada salah prosedur dalam penembakan hingga tewasnya Suardi. “Kami akan berkomunikasi dengan Komnas HAM. Selama ini, Muhammdiyah juga aktif mengkritik Densus 88 karena sering menyimpang,” katanya.

Seperti diketahui, Suardi alias Pak Guru tewas ditembak oleh tim Densus 88 pada Kamis, 17 Oktober sekira pukul 15.00 wita. Saat itu Suardi diketahui baru saja pulang dari berkebun bersama anaknya AI ,17 serta seorang rekannya J alias U . Suardi ditembak dan tewas, sedangkan dua yang lain ditangkap oleh Densus 88 menggunakan minibus Avanza bernomor polisi DW 567. Terpisah, anggota Komnas HAM Siane Indriani menjelaskan pihaknya akan menginvestigasi kasus itu. “Tidak boleh ada judicial killing lagi oleh Densus 88,” kata Siane. Dia juga sudah mendengar penuturan istri Suardi dari media. “Kalau keterangan keluarga, yang ditembak itu sangat perhatian dan bertanggungjawab pada keluarga. Ini harus diusut,” kata Siane. Pihaknya juga mengagendakan pertemuan dengan Komjen Sutarman setelah dilantik menjadi Kapolri. “Kami akan mendesak perubahan pola operasi Densus 88 yang lebih manusiawi dan menjunjung nilai ham,” katanya. (rdl)

JAKARTA - Posisi Dahlan Iskan sebagai peserta Konvensi Capres Partai Demokrat dengan elektabilitas tertinggi masih belum tergoyahkan. Survei nasional Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pimpinan Denny J.A. terakhir menegaskan, tingkat dukungan publik terhadap menteri BUMN itu sementara jauh meninggalkan sepuluh peserta konvensi lainnya. “Kalau (penentuan pemenang konvensi) dilaksanakan hari ini, maka Dahlan yang tampil jadi pemenang,” kata peneliti LSI Adjie Alfaraby saat memaparkan hasil survei lembaganya di Kantor LSI, Jl Pemuda, Jakarta, kemarin (20/10). Dahlan unggul dengan raihan elektabilitas sebesar 16,1 persen. Menyusul berturut-turut adalah Pramono Edhie Wibowo (5,3 persen), Marzuki Alie (3,2 persen), dan Gita Wirjawan (2,2 persen). Kandidat lain, mulai Irman Gusman, Anies Baswedan, Sarundajang, Hayono Isman, Endiartono Sutarto, Dino Patti Djalal, dan Ali Masykur Musa, masing-masing hanya meraih dukungan di bawah 2 persen. Survei terbaru LSI tersebut diadakan pada 12 September hingga 5 Oktober 2013. Dilaksanakan di 33 provinsi di Indonesia, survei melibatkan 1.200 responden. Mereka diwawancarai secara tatap muka. Dengan metode multistage random sampling, estimasi kesalahan penyamplingan (margin of error) mencapai kurang lebih 2,9 persen. Dalam kesempatan survei kali ini, LSI Denny J.A. mengguna-

kan indikator baru dalam memotret elektabilitas kandidatkandidat capres. Maksudnya, terlebih dulu menyusun indeks capres. Indeks tersebut pada akhirnya akan mengarahkan survei hanya untuk memotret kandidat-kandidat capres yang paling mungkin maju. Selama ini survei umumnya membuat simulasi tokoh-tokoh yang diisukan di media massa maju sebagai capres. “Dengan menyusun indeks, akan lebih tergambar capres riil dan capres wacana,” kata Adjie. Dengan mengacu pada pengalaman pemilu 2004 dan 2009, plus ketentuan di UU Pilpres terkait syarat pengajuan capres oleh partai (dukungan minimal 25 persen suara atau 20 persen kursi DPR), indeks pada akhirnya mencakup tiga variabel. Yaitu dicalonkan oleh koalisi dari tiga partai terbesar atau teratas dalam perolehan suara pemilu, pengurus struktural partai atau pemenang konvensi, dan dicalonkan secara resmi oleh partai. Mengacu pada survei terbaru LSI pada Oktober 2013 kali ini pula, terdapat tiga partai yang berpeluang masuk tiga besar. Yaitu Partai Golkar (20,4 persen), PDI Perjuangan (18,7 persen), dan Demokrat (9,8 persen). “Jika tidak terjadi tsunami politik yang mahadahsyat, maka Golkar, PDIP, dan Demokrat tetap punya kans lebih kuat untuk menjadi tiga partai perolehan suara terbanyak dengan elektabilitas di atas 10 persen,” ujar Adjie. (dyn/c1/fat)

Sudah Dua Bulan, Tak Ada Kemajuan

DOK.

Johan Budi S.P

JAKARTA - Keseriusan KPK untuk menelusuri lebih jauh temuan uang USD 200 ribu di ruangan Sekjen ESDM dipertanyakan. Sebab, hingga kini lembaga antirasuah itu belum mengagendakan pemanggilan terhadap Sekjen ESDM Waryono Karyo. Termasuk, mengklarifikasi Menteri ESDM Jero Wacik atas uang yang pernah disebutnya sebagai uang operasional itu. Jubir KPK Johan Budi S.P mengatakan hingga kini pihaknya belum menjadwalkan pemeriksaan pada kedua pejabat itu. Dia hanya memastikan kalau rencana pemanggilan masih ada meski belum diketahui kapan pelaksanaannya. Saat ditanya apakah itu pertanda bahwa keduanya bersih sehingga batal pemeriksaan, Johan membantah. “Bukan tidak jadi, tapi belum. Nanti pimpinan dan penyidik yang akan menentukan,” jelasnya. Meski demikian, Johan memastikan penelusuran dugaan suap di SKK Migas tidak berhenti pada penetapan tersangka mantan ketua Rudi Rubiandini. Penyidik masih terus melakukan pendalaman pada kasus itu. Seperti diketahui, rencana pemanggilan Sekjen ESDM su-

dah didengungkan sejak dua bulan lalu. Rencana itu muncul setelah penyidik menemukan uang USD 200 ribu di ruangan Waryono Karyo pada pertengahan Agustus. KPK langsung menyatakan bakal meminta klarifikasi pada Waryono. Menurut KPK, klarifikasi penting dilakukan karena ada beberapa kejanggalan. Seperti pengakuan uang itu untuk operasional Kementerian ESDM. Padahal, selama ini uang operasional selalu diberikan dalam bentuk rupiah. Lantas, tersiar kabar kalau nomor seri uang dollar Amerika itu berurutan dengan suap kepada Rudi. Bukti tidak berhentinya kasus SKK Migas disampaikan dengan telah selesainya berkas tersangka Simon Gunawan Tanjaya alias P21. Dalam beberapa hari kedepan, berkas milik komisaris Kernel Oil itu akan dilimpahkan dan sidang bisa segera digelar. “Berkas Rudi Rubiandini masih belum P21,” jelasnya. Sebelumnya, Ketua KPK Abraham Samad mengatakan, kalau pihaknya membuka peluang memeriksa Jero Wacik. Namun, itu baru bisa dilakukan setelah pihaknya meminta keterangan Waryono Karno. “Setelah itu baru bisa disimpulkan perlu tidaknya memeriksa menterinya. Hasil keterangan sekjen bisa dikembangkan lagi,” katanya beberapa waktu lalu. Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK terhadap Rudi Rubiandini pada Agustus lalu. Dia diduga menerima USD 700 ribu atau sekitar Rp 7,2 miliar. Oleh KPK, Rudi disangka melanggar pasal 12 huruf a dan b atau pasal 5 ayat 2 atau pasal 11 UU Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. (dim/kim)


INTERMEZO

4

SENIN 21 OKTOBER 2013

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING 1. Pemadam Kebakaran

(0283) 325429

2. Pelayanan Gangguan PLN

(0283) 342245

3. Polresta Tegal

(0283) 356115

4. Rumah Sakit Umum Kardinah

(0283) 356067 / 341938

5. Pelayanan Gangguan PDAM

(0283) 356175 / 358316

6. Stasiun Besar Tegal

(0283) 353018

7. Terminal Bis Tegal

(0283) 354696 / 354695

8. Rumah Sakit Amanah Mahmudah (0283) 6183504

Hotel dan Hiburan Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284 Ajam Goreng Spesial Lombok Idjo - Jl. Karanganyar No. 21A Kejambon (0283) 342331 - d’POSO resto

(0283) 342330 (0283) 6144277

- Anggraeni Hotel

(0283) 881011

Jl. Ahmad Yani No. 159 Ketanggungan - Brebes -Anggraeni Hotel JL.Raya Timur No.9 Jatibarang-Brebes

(0283) 6184090

AGENDA HOTEL

Sesak Napas di Lapindo AKTRIS Dewi Perssik memiliki pengalaman yang menarik dalam perjalanan syuting yang dilakukan di areal Lumpur Lapindo, Sidoarjo, Jawa Timur, beberapa waktu lalu. Wanita yang akrab disapa Depe ini mengaku, mengalami sesak napas setelah berada di lokasi lumpur tersebut. Depe mengalami sesak napas setelah bau lumpur itu sangat menyengat mengalir ke tubuhnya. Pasalnya, Depe diketahui sudah memiliki penyakit sinus dan sesak. Tapi Dewi pun memberanikan diri untuk tidak memakai masker ketika berada di areal tersebut. ”Saya syuting di lumpur Lapindo, panas banget. Dan saya sendiri enggak pakai masker, padahal punya sinus dan sesak,” kata Depe saat jumpa pers Junket di Sarinah, Jakarta Pusat. Malah yang lebih terharu lagi, Depe harus bertemu dengan korban lumpur Lapindo. Menurutnya, fisik semua warga disitu sangat kuat. Hampir semuanya mereka tidak ada yang pakai masker, padahal kebutuhan masker sangat diperlukan. ”Karena mereka itulah saya akhirnya tidak pakai masker juga,” ucapnya.

Saat momen ketemu dengan warga korban lumpur Lapindo, Depe mendapatkan sebuahkenang-kenangan dari warga setempat. Depe diberikan sebuah compact disk (CD) yang didalamnya cerita mereka saat diterjang lumpur ganas tersebut. ”Saya tersentuh banget sama para korban. CD itu diberikan ke saya tentang kisah rumah mereka yang rata dengan lumpur dan orangtuanya yang sudah nggak ada,” ujarnya. Depe mengaku puas, dengan kunjungannya ke lokasi lumpur Lapindo. Malah kabarnya kata Depe akan ada kedatangan pejabat penting ke lokasi tersebut. Depe berharap, semua korban lumpur Lapindo bisa bangkit. ”Setidaknya kedatangannya bisa memberikan motivasi untuk bangkit karena saya juga dari Jatim,” imbuhnya. Rencananya, kata Depe, untuk pembuatan filmnya itu membutuhkan waktu selama 16 hari berada di kawasan lumpur Lapindo. Malah saat melakukan beberapa adegan, Depe sempat dilumpuri juga dari ujung kaki sampai atas kepala. ”Lumpurnya dari tepung kanji,

dan lengket semua di badan saya. Akhirnya yah saya enggak mandi satu hari satu malam,” paparnya. Kali ini Depe mendapat sebuah peran dari film ‘Bangkit dari Lumpur’. Dalam adegan yang diperagakan olehnya terdapat sejumlah adegan panas. Salah satunya, adegan ciuman dengan pemeran cowok. ”Ciumannya bener, tapi nggak yang melumat-melumat,” tandasnya. (dny/ jpnn)

HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Setiap Hari Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

RIEZ PALACE HOTEL - Senin sampai Sabtu Pick up service Gratis. Layanan antar jemput gratis setiap hari kerja. Dari atau ke Stasiun KA & Terminal Bus Tegal Spesial menu “Afternoon Tea” tiap pukul 17.00-19.00 WIB di Abunawas Resto lt.4 - Sabtu malam Minggu, jam: 20.00 - 23.00 WIB Live Music

KIMBERLY RYDER

Pengin Kerja di Hollywood

YUANITA CHRISTIANI

Dituntut Lebih Muda DIKENAL sebagai presenter, sesekali Yuanita Christiani main film. Setelah D’Trex The Movie (2004) dan Berbagi Suami (2005), dia terlibat Diam Diam Suka yang dibintangi kesembilan personel Cherrybelle. ”Ceritanya aku menjadi kakaknya salah satu personel Cherrybelle. Filmnya memang bercerita tentang Cherrybelle,” katanya. Baginya, bukan peran yang mudah. Berusia 27 tahun, dia dituntut tampil lebih muda di film garapan Rizal Mantovani itu. ”Saya harus menurunkan usia saya enam tahun saat berhadapan dengan mereka. Tetapi asyik sih, seru syutingnya, karena saya memang suka dengan pekerjaan yang di dalamnya ada suasana seru dan nggak boring,” tuturnya. Ke depan, dia berharap bisa main film action. Selama ini, dia mengaku penikmat film-film dengan adegan perkelahian yang menegangkan. ”Saya suka banget film action. Kalau ada tawaran main film action, saya mau banget. Film seperti The Raid,” terangnya. Tetapi film horor apalagi yang berbau seks, tak ada dalam kamusnya. ”Kalau horor kayaknya nggak deh, muka saya kayaknya nggak cocok. Nanti filmnya nggak laku,” ungkap presenter Take Me Out Indonesia itu. (ash/jpnn)

RAFFI AHMAD

Kasus Dilimpahkan ke Kejagung PROSES hukun kasus kepemilikan narkoba jenis baru milik Raffi Ahmad masih terus berlanjut. Kepala Badan Narkotika Nasional Komjen Pol Anang Iskandar menjelaskan, pihaknya sudah melimpahkan kelanjutan proses hukum dari pemain YKS itu ke Kejaksaan Agung. “Kasus ini tentu dilimpahkan ke Kejaksaan Agung. Semua masih dalam proses,” jelasnya di Jakarta. Anang mengungkapkan, ada perbedaan persepsi antara BNN dan Kejagung terkait kelanjutan proses hukum Raffi. “Masih didiskusikan jalan keluarnya, harus dicari jalan keluarnya,” tukasnya. Anang menegaskan, mereka yang terlibat dengan barang terlarang harus tetap mendapat konsekuensi dari perbuatan mereka. Mantan kekasih Yuni Shara ini dinilai telah melanggar Pasal 112 Ayat 2 jo Pasal 132, Pasal 111 Ayat 1 jo Pasal 132, Pasal 127 Subsidair Pasal 133 UU No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. (dew/jpnn)

NAMA Kimberly Ryder belakangan sering muncul di bioskopbioskop Indonesia. Wajah blasterannya nampaknya tengah laku di pasaran. Meski sibuk dengan berbagai syuting, pemain film Manusia Setengah Salmon ini mengaku ingin sekali menikmati liburan. Pemilik nama lengkap Kimberly Alvionnella Ryder ini mengungkapkan, berlibur merupakan cara untuk menghilangkan penat di tengah padatnya kegiatan syuting. “Buat aku berlibur itu penting banget karena bisa menghilangkan stres,” kata wanita yang mengawali karirnya sebagai model itu. Menurut mantan kekasih Kevin Julio ini, dia sangat senang menghabiskan waktu dengan bepergian dan berpetualang. Sayangnya dengan kesibukannya tersebut, dia belum bisa menjalankan hobinya itu sesering mungkin. Apalagi, lanjutnya, jadwal syuting yang ada selama ini tak jelas waktunya, sehingga dia tak bisa mengatur liburan dari jauh-jauh hari. “Kalau pergi diniatkan malah susah, jadwalnya nggak pernah pas,” imbuh wanita kelahiran 6 Agustus 1993 ini. Meski suka traveling, pemain film Air Terjun Pengantin ini mengaku tak memiliki budget khusus untuk berlibur. “Gue berharap suatu saat nanti pergi nggak pakai budget, jadi bisa gilagilaan,” aku pemilik tinggi 172 sentimeter itu. Kim mengaku punya beberapa tempat yang menjadi impiannya ubtuk dikunjungi. “Aku pengin banget ke Amerika, Disneyland,” tandasnya. Rupanya, keinginannya ke negeri paman Sam itu bukan hanya ingin herlibur, tapi dia iuga ingin hekerja di sana. “Pengin kerja di sana, Hollywood, tiap ada casting di sana aku ikut. Tapi sejauh ini sih belum ada jawaban, belum jodoh,” pungkasya. (dew/jpnn)

IKKE NURJANAH

Tak Ingin Hubungan Instan PEDANGDUT Ikke Nurjanah tampaknya betah dengan status jandanya. Buktinya pelantun Memandangmu itu sudah hampir tujuh tahun bercerai dari Aldy Wahab, namun masih betah dengan kesendiriannya. Dibanding urusan jodoh, wanita kelahiran Jakarta, 18 Mei 1974 ini mengaku ingin fokus berkarier. ‘Kalau jodohnya ada pasti saya jalani. Tapi sekarang lagi konsentrasinya kerja dulu,’ ujar pemilik nama lengkap Hartini Erpi Nurjanah ini. Pernah gagal dalam membina rumah tangga, ibu dari Siti Adira Kinaya ini mengaku lebih selektif dalam memilih pasangan, dia pun kini lebih mengedepankan chemistry dalam menjalin hubungan dengan pria. “Apalagi aku sudah pernah mengalami kegagalan, proses itulah yang membuat saya berpikir panjang untuk menjalaninya. Jadinya nggak mungkin instan, berkenalan langsung menikah,” jelasnya. Menurutnya, banyak hal yang harus dipahami pasangannya kelak mengenai dirinya. “Aku lebih selektif. Saat-saat ini chemistry itu penting. Banyak hal yang harus dipahami oleh calon pasangan saya. Bagaimana panggilan hati,” tambah pelantun Sun Sing Suwe ini. Untungnya, sang anak, tak pernah menuntutnya untuk segera mempunyai ayah baru. “Anak sekarang nggak ya, dia lagi sibuk dengan dunianya sendiri. Anak sekarang mood-nya, kita harus lebih sabar-sabar,” tutur sulung dari

empat bersaudara pasangan Abdul Pihar Tanjung dan Junaerti itu. Walaupun si kecil tak pernah meminta kehadiran sosok ayah baru, namun Ikke merasa dirinya perlu untuk terus berikhtiar mencari pasangan. “Pasti ya, ketemui sama pria yang mencoba dekat, atau saya yang mencoba untuk berteman ada. Tapi tidak semudah itu juga, saya step pendekatannya panjang dan ada beberapa orang lain yang step-nya pendek,” pungkasnya. (dew/jpnn)

DEWI PERSSIK


5

SENIN, 21 OKTOBER 2013

MEMILIKI usaha yang membutuhkan pengawasan hingga menghabiskan sebagian waktu di luar rumah tentu bukan perkara enteng. Tetapi, dengan dukungan keluarga, semua itu tentu bisa berjalan meskipun pada awalnya membutuhkan proses adaptasi yang cukup lama. Kondisi inilah yang dirasakan oleh Kartika Wijayanti, pemilik salah satu usaha fashion di Tegal. Dari pagi hingga malam hari, dia disibukkan dengan aktivitas melayani pembeli, mengecek barang yang keluar masuk serta membuat perencanaan dalam mengembangkan usaha yang sudah dirintisnya selama 4 tahunan tersebut. Awalnya, usaha tersebut dia geluti agar bisa membantu perekonomian keluarga sekaligus menjadi sarana mencari kesibukan dan menyalurkan hobinya di dunia fashion. Tetapi, sekarang usaha tersebut terus tumbuh dan berkembang sehingga membutuhkan majemen yang baik agar tidak berhenti di tengah jalan. Apalagi, modal yang dia puatr dalam menjalankan bisnisnya sudah cukup banyak hingga dia bisa memiliki 4 orang karyawan dan ratusan pelanggan dari dalam serta luar kota. Semua itu, jelasnya, tidak akan berhasil tanpa dukungan keluarga yang membuatnya bisa fokus dalam

menjalankan usaha. “Awalnya memang suami dan anak-anak protes karena saya jarang dirumah, tetapi sekarang mereka justru mendukung usaha ini,” katanya. Meski disibukkan dengan aktivitas di luar rumah, lanjutnya, tanggung jawab sebagai seorang istri dan ibu tetap dia jalankan. Pagi hari dia bangun lebih awal untuk menyiapkan sarapan anak dan suaminya. Dia juga rutin mengantar anaknya ke sekolah dan menunggu hingga suami berangkat ke tempat kerja sebelum dia membuka toko miliknya. Aktivitas tersebut dia lakukan dari Senin hingg Sabtu. Khu su s M i n g g u , d i a s e n g a j a m e nghabiskan waktu bersama keluarga untuk sekedar berkumpul di rumah atau bertandang kerumah famili. Baginya, sebanyak apapun materi yang dimiliki, jika keluarga tidak bahagia maka semuanya akan siasia. Itulah sebabnya, dia selalu meminta saran dari keluarga apabila akan membuat sebuah kegiatan baik untuk mendukung kemajuan usaha atau sosial bersama temantemannya. Tidak lupa, bersama suami dia juga selalu memantau perkembangan buah hati semata wayangnya yang kini berusia 5 tahun. Bahkan, saat dirumah tidak sering berbagi

tugas dengan suami dalam menjaga putranya. Kebahagiaan dan keharmonisan rumah tangga selalu dia utamakan dan menjalin komunikasi bersama seluruh anggota keluarga menjadi salah satu cara menjaga agar keceriaan selalu terdengar di dalam rumah. Saat berada di tempat usaha, dia selalu mengejar apa yang sudah menjadi target sehingga tercipta keselarasan antara kekompakan rumah tangga dan kebersaman usaha dengan karyawannya. Ke depannya, apa yang dia lakukan tentu akan dipertahankan dan pengalaman yang dia alami akan menjadi pelajaran berharga untuk menjaga keharmonisan ruS mah tangga sekaligus kemajuan usahanya. “Semua pasti ada jalannya dan bagaimana kita bisa mensiasasti, berusaha sekuat tenaga serta tidaklupaberdoa,” pungkasnya. (gun)

Kartika

Wijayanti

Olahraga Rutin Turunkan Risiko Kanker Esofagus RUTIN berolahraga mampu membentengi tubuh dari serangan kanker. Penelitian terbaru membuktikan, olahraga rutin menurunkan risiko menderita kanker esofagus. Kanker esofagus adalah jenis penyakit yang menyerang saluran cerna pada tenggorokan. Esofagus merupakan bagian dari saluran pencernaan yang menghubungkan rongga mulut dengan lambung. Peneliti dari Mayo Clinic membuktikan, aktivitas fisik menurunkan risiko kanker esofagus sebesar 19 sampai 32 persen. Penurunan ini terutama pada kanker jenis Adenocarcinoma. Hasil riset ini bisa menjadi strategi terbaru melawan penyakit yang membunuh 15.000 orang tiap

Terapi Musik Aktif Bantu Pasien Lawan Penyakit MUSIK merupakan salah satu elemen yang tidak bisa dilepaskan dalam keseharian. Rangkaian nada alunan musik mampu meningkatkan mood dan memengaruhi kondisi psikologis seseorang. Musik juga bisa menjadi sarana relaksasi maupun terapi. Untuk relaksasi, seseorang yang hanya sebatas mendengarkan alunan nada, ini disebut musik pasif. Sedangkan untuk terapi, pasien bisa ikut menyusun komposisi atau menyumbang lirik. Untuk musik sebagai terapi, ini merupakan jenis musik aktif. Musik untuk terapi membantu penyembuhan dari dalam, misalnya mengatasi depresi. Dengan membantu memperbaiki kondisi depresi, pasien diharapkan mau berobat. Kemauan melawan penyakit akan memperbaiki kualitas hidup pasien, yang menentukan kesembuhannya. “Sebetulnya tidak hanya dari sisi psikologi, musik juga membantu penyembuhan dari sisi fisik, mental, estetika

dan spiritual. Musik juga mampu meningkatkan keterampilan motorik dan fungsi kognitif,” kata pendiri Institut Musik Daya Indonesia (IMDI), Prof T j u t N y a k D e v i a n a D a u dsyah, DA.Mus.Ed pada kampanye edukasi Artritis Rematoid di Jakarta, kemarin. Beberapa jenis penyakit yang menggunakan musik sebagai terapi pendukung adalah stroke, penyakit jantung, gangguan neurologis dan epilepsi, serta gangguan psikologi. Lebih jauh Tjut mengatakan, musik yang digunakan untuk terapi berbeda dan bersifat spesifik antar pasien. Hal ini dikarenakan selera musik tiap orang yang berbeda. Apalagi pada terapi musik, pasien bisa ikut berpartisipasi. Namun memang ada jenis musik tertentu yang walau menjadi favorit pasien, disarankan untuk tidak didengarkan selama terapi. Jenis ini antara lain heavy metal, punk, atau musik hardcore lainnya.

“Musik untuk terapi sebaiknya memiliki frekuensi dan volume yang tidak terlalu tinggi atau rendah. Seorang terapis musik memang punya repertoir sendiri. Namun repertoir ini sangat fleksibel bergantung pada selera dan jenis musik yang biasa didengar pasien,” terang Tjut. Kemampuan musik sebagai terapi pendukung juga diakui internist dari RS Hasan Sadikin, Bandung, dr Andry Reza Rahmadi, SpPD, MKes. Menurutnya, sebagai terapi pendukung non obat, musik berperan penting dalam peningkatan kemampuan perlawanan terhadap penyakit. Hal ini bisa dicapai karena musik membantu keseimbangan emosi dan menghilangkan depresi pasien. “Kalau sudah ada kemauan maka pasien akan mengikuti seluruh proses pengobatan. Keinginan untuk tidak menyerah inilah yang kemudian menentukan perbaikan kualitas hidup pasien,” kata Andry menambahkan. (hkc)

tahunnya di Amerika Serikat. Adeniocarcinoma merupakan tipe kanker esofagus yang bayak diderita, selain Esophageal squamous cell carcinoma. Adenocarcinoma terjadi pada kelenjar yang menghasilkan liur di bagian bawah esofagus. Jenis ini berhubungan dengan kejadian obesitas. Sedangkan Squamous cell carcinoma berkembang di sel tepat pada bagian tengah esofagus. Kebanyakan penderita yang mengalami Squamous cell carcinoma dan Adenocarcinoma meninggal setahun setelah diagnosis ditegakkan. Tim peneliti menemukan, angka kejadian kanker esofagus pada orang yang aktif lebih rendah daripada yang tidak aktif.

Pimpinan riset Siddarth Singh mengatakan, hasil riset ini menggarisbawahi pentingnya olahraga untuk melawan berbagai penyakit termasuk obesitas. “Obesitas berhubungan dengan peningkatan risiko kanker esofagus, melalui tingginya kadar insulin. Peningkatan ini menimbulkan luka kronis yang terjadi pada tubuh,” kata Singh. Melalui olahraga, lemak perut akan berkurang. Hal ini akan menekan faktor pemicu kanker, sekaligus meningkatkan sensitivitas insulin. Kondisi ini perlahan akan menurunkan inflamasi kronis. Singh mengatakan, dengan proses ini maka sangat mungkin olahraga mampu mengurangi risiko kanker esofagus. Meski begitu, Singh menga-

takan, hubungan antara aktivitas fisik, kanker esofagus, dan obesitas, tidak sama antar daerah. “Di seluruh dunia angka kejadian Esophageal squamous cenderung menurun. Namun Adenocarcinoma menunjukkan peningkatan. Peningkatan ini merupakan bagian dari obesitas yang bersifat epidemik,” katanya. Singh mengatakan, hubungan antara latihan fisik dan kanker esofagus masih membutuhkan riset tambahan. Bukti yang ada masih terbatas sehingga hubungan yang ada belum bisa ditegakkan. Menurut Singh, riset tidak boleh melupakan faktor lain yang memengaruhi kebiasaan olahraga dan risiko menderita kanker esofagus. (hkc)

Nyeri Sendi, Waspada Artritis Rematoid BILA persendian kerap terasa nyeri, waspada kemungkinan terserang Artritis Rematoid (AR). Sebagai penyakit autoimun, AR menyerang sistem kekebalan tubuh dan seluruh persendian. Sistem kekebalan tubuh berbalik menyerang jaringan yang sehat. Pada akhirnya seluruh persendian penderita AR terasa kaku. Rasa kaku terjadi karena pembengkakan bantalan sendi, yang merupakan reaksi peradangan. Pembengkakan ini menyebar ke seluruh tubuh hingga membuat penderitanya mengalami keterbatasan gerak. Keterbatasan gerak perlahan mengakibatkan kelumpuhan pada penderita. “AR bisa diatasi dan diterapi sejak dini bila penderita mengetahuinya. Sayangnya masyarakat Indonesia kerap menganggap nyeri sebagai sesuatu yang biasa. Belum lagi kesalahan diagnosa sebagai pengapuran (osteoarthritis) bagi penderita lansia,” kata internist dari RS Hasan Sadikin, Bandung, dr Andry Reza Rahmadi, SpPD, MKes pada pada kampanye edukasi Kenali Artritis Rematoid di Jakarta, kemarin. Penyakit AR, kata Andry, juga bisa menyerang usia muda. Untuk membedakan dengan pengapuran, Andry menjelaskan gejala klinis pada penderita AR. Dengan mengetahui gejala sejak

dini, diharapkan penderita AR secepatnya berkonsultasi pada ahli reumatologi. Berikut gejala klinis penyakit AR: 1. Sendi Meradang. Peradangan ditandai bengkak (nodul) pada daerah persendian. Kulit daerah peradangan biasanya sedikit kemerahan dan bersuhu lebih tinggi. Dari area peradangan juga kerap timbul rasa nyeri. 2. Menyebar. Sebagai penyakit sistemik, AR perlahan menyebar ke seluruh persendian dalam tubuh. Penyebaran biasanya dimulai dari tangan dan berlanjut ke siku, persendian dada, bahu, rahang, hingga lutut dan kaki.

“Gejala inilah yang membedakan dengan pengapuran. Pengapuran hanya terjadi di satu sisi, yaitu kanan atau kiri dan kaki atau tangan. Sedangkan AR menyebar ke seluruh tubuh dan bersifat simetri, yaitu diderita anggota tubuh kanan dan kiri,” kata Andry. 3. Kaku di Pagi Hari. Penderita AR kerap mengalami rasa kaku ketika bangun di pagi hari. Rasa kaku ini bisa berlangsung lebih dari satu jam, dan membatasi aktivitas penderitanya. “Biasanya setelah satu jam penderita baru bisa bergerak. Gerakan ini juga tidak bisa bebas. Hal ini tentu sangat mengganggu

penderita yang masih dalam usia produktif,” kata Andry. 4. Gejala Sistemik. Karena merupakan penyakit sistemik, ada beberapa gejala lain yang menyertai AR. Gejala ini meliputi penurunan nafsu makan, berat badan, dan anemia. Penderita juga mengalami mudah lelah dan lesu. “Ingat,ARbukanpenyakitorangtua. Penyakit ini sebetulnya sudah menampakkan gejala sejak usia muda. Dengan mengetahui gejalanya sejak dini, maka diagnosis dan terapi bisa segera dilakukan,” kata Andry. Proses diagnosa dan terapi yang segera dilakukan, menentukan cepatnya pemulihan penderita. (hkc)


JAWA TENGAH

6

SENIN 21 OKTOBER 2013

RADAR TEGAL

KESEHATAN Hipertensi Bisa Sebabkan Serangan Jantung PURWOKERTO - Paska Idul Adha, konsumsi daging pasti meningkat. Konsumsi daging terutama daging merah yang berlebihan bisa menyebabkan hipertensi, apalagi untuk orang yang sudah beresiko. Jangan sepelekan hipertensikarena jika dibiarkan bisa menyebabkan serangan jantung yang berujung pada kematian. Dokter Customer Service Laboratorium Klinik Prodia Purwokerto, dr Anton Sunaryo ST mengatakan, hipertensi jika dibiarkan terus menerus akan berdampak pada stroke, serangan jantung, ganguan ginjal, gangguan penglihtan kematian. Menurutnya, hal tersebut terjadi karena tekanan darah tinggi maka jantung aka dipaksa bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seleruh tubuh. Hal tersebut perlu diwaspadi karena biasanya penyandang hipertensi tidak menyadari gejala-gejala yang ditimbulkan. Mencegah hipertensi bisa dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi seperti buah dan sayur. Selain itu bisa dengan menganti penyedap yang mengadung garam dengan bumbu-bumbu rempah. Menurut Ahli Kateterisasi Jantung dr M Yusuf Suseno, hipertensi dibagi menjadi dua yakni hipertensi primer dan hipertensi sekunder. Lebih lanjut dia mengatakan, hipertensi primer merupakan hipertensi tanpa ada sumber yang jelas. Sedangkan hipertensi sekunder merupakan hipertensi karena ada sumber hipertensi yang jelas. “Kalau hipertensi sekunder biasanya penderita mengidap penyakit ginjal yang dapat menimbulkan hipertensi. Namun jika hipertensi esensial atau primer tidak ada sumber yang jelas, tiba-tiba terkena hipertensi,” terangnya. (nun)

KULINER Kreasikan Menu RS Seperti Menu Hotel PURWOKERTO - Percepat kesembuhan pasien, Rumah Sakit berusaha menampilkan makanan menggugah selera seperti makanan di hotel dengan cita rasa dan penampilan menarik. Hal tersebut dikemukanan dalam workshop Seni Kuliner Menciptakan Makanan Rumah Sakit dengan Tampilan Hotel, di Rumah Sakit Margono Soekarjo, Sabtu (19/10). Ketua Panitia Workshop Seni Kuliner Menciptakan Makanan Rumah Sakit dengan Tampilan Hotel Sri Kinetika M ST SS MM mengatakan, menu makanan di Rumah Sakit biasanya kurang menarik dari sisi cita rasa dan juga penampilan. Padahal menu makanan di Rumah Sakit bertujuan untuk mempercepat proses penyembuhan pasien. Lebih lanjut dia mengatakan, keadaan gizi pada makanan sangat berpengaruh terhadap kesembuhan penyakit. Proses perjalanan penyakit dapat berpengaruh terhadap keadaan gizi pasien atau sebaliknya. Makanan di Rumah Sakit biasanya hanya melihat dari sisi kebutuhan gizi tanpa memperhatikan rasa dan juga penampilan makanan. Padahal asupan makanan yang baik bisa mempercepat penyembuhan sehingga lama hari rawat pendek. “Kalau hari rawat jadi pendek, secara otomatis biaya yang dikeluarkan oleh pasien semakin terjangkau,” terangnya. Pembicara dalam Workshop Seni Kuliner Menciptakan Makanan Rumah Sakit dengan Tampilan Hotel, Chef Yanto Budidarma mengatakan untuk meningkatkan selera makan pasien perlu pengembangan resep yang berbasis seni kuliner dengan tetap memperhatikan prinsip dan syarat diit. Chef Yanto menambahkan, pengembangan kuliner tersebut mengacu pada peningkatkan mutu terutama rasa dan penampilan. Tidak hanya rasa dan penampilan saja. Namun teknik pengolahan serta penyajian makanan dengan sentuhan seni kuliner diharapkan bisa memberikan kepuasan pasien. Workshop yang digelar di Aula II RSMS ini juga dilakukan demo memasak untuk menyajikan makanan Rumah Sakit dengan tampilan yang menarik. Cheff Yanto mengatakan, selain tampilan menarik sebaiknya untuk penggunaan bahan-bahan juga diperhatikan, misal dengan ukuran yang standar. “Kalau di hotel ukuran dan warna tomat standar, saya harapkan di Rumah Sakit juga seperti itu hingga cita rasa makanan sama saja satu dengan yang lain,” terangnya. Selain masalah bahan makanan, peralatan yang digunakan juga harus standar. Peralatan yang standar hotel tersebut akan menjadikan cheff yang ada di Rumah Sakit lebih aman dari kecelakaan dan lainlain. (ida/nun)

PRAMUKA Seratusan Penegak-Pandega Berjibaku PURWOKERTO - Ratusan anggota Pramuka Banyumas harus berjibaku mengikuti seleksi agar tergabung dalam Korps Unit Bantu Pertolongan Pramuka (Ubaloka) di Stadion Satria Purwokerto, Minggu (20/10). Mereka menghabiskan hari liburnya untuk menjalani setiap tahap seleksi. Mereka wajib hukumnya berlari lapangan selama 6 menit, lanjut push up dan set up masing-masing 1 menit. Test jasamani atau kesamaptaan ini wajib mereka ikuti karena menjadi salah satu syarat yang harus diikuti. Ketua Sangga Kerja Diana Dwi Putra mengatakan, seleksi dihelat Dewan Kerja Cabang (DKC) Pramuka Banyumas. Proses rekrutmen ini dilaksanakan selama 2 hari, mulai Sabtu (19/10) sampai Minggu (20/10). Dia memaparkan seleksi Ubaloka tahun ini diikuti 103 Pramuka penegak dan pandega utusan dari Pangkalan dan Kwartir Ranting se- Kabupaten Banyumas. 32 diantara para pelamar itu adalah Pramuka putri. “Sabtu lalu, peserta seleksi melaksanakan tes kemampuan berenang di Kolam Renang Langen Tirto. Materi tes kemampuan renang ini adalah berenang gaya bebas dan water trappen. Kemudian pada Hari Minggu peserta melaksanakan seleksi kesamaptaan,” katanya. Dia menambahkan, sebelum itu peserta seleksi melaksanakan cek riwayat kesehatan berupa pengecekkan tinggi badan, berat badan, dan tensi, serta tes tertulis. Usai melakoni tes kesamaptaan, peserta mengikuti wawancara. Tes ini ini berfungsi untuk mengetahui seberapa jauh minat serta kesanggupan peserta seleksi dalam mengikuti Gladi Tangguh Ubaloka, termasuk dukungan dari pihak sekolah dan terutama dari pihak orang tua. Diana menyebut anggota Ubaloka memiliki tugas yang tidak mudah, yaitu bertugas di bidang kemanusiaan khususnya di Search and Rescue, disamping melaksanakan tugasnya sebagai anggota Pramuka dan sebagai Pelajar. Dari 103 peserta setelah melakukan seluruh rangkaian seleksi, akan dipilih 40 calon Anggota Ubaloka yang nantinya akan mengikuti tahapan Gladi Tangguh. Komandan Ubaloka anyumas, Kuswanto menegaskan, bahwa menjadi anggota Ubaloka mempunyai tanggung jawab yang besar, bukan untuk gagah-gagahan. Salah satu peserta seleksi, Muhamad Munawar Cholil Sidiq Hasan dari SMA Negeri 4 Purwokerto, mengatakan, dia tertarik mengikuti kegiatan ini agar mendapat materi pertolongan guna untuk membantu sesama. (why/dis)

Meriah, Ribuan Pecinta Sepeda Ikut Serta Gowes HUT Akpol SEMARANG - Sepeda santai untuk memperingati HUT ke 48 Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang kemarin (20/10) berlangsung meriah. Ribuan pecinta sepeda ikut serta dalam acara gowes bareng yang mengambil start di depan gerbang utama Akpol, dan finish di Lapangan Bhayangkara Akpol tersebut. Para pecinta gowes dilepas oleh Gubernur Akpol Irjen Eko Hari Sutedjo, dengan rute relatif pendek, yakni gerbang utama Akpol- Jalan Sisingamangaraja - Jalan Dr Wahidin – Kaliwiru, Jalan Sultan Agung, dan finish kembali ke Akpol. Selain masyarakat umum, sejumlah tokoh dan pejabat kepolisian serta TNI juga ikut serta. Seperti Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Rektor Undip Prof Soedarto P Hadi, Kapolrestabes Semarang Kombes Djihartono, Dandim Semarang serta pejabat teras lainnya. Gubernur Akpol Irjen Eko Hari Sutedjo mengaku senang dengan antusiasme masyarakat dalam memeriahkan HUT Akpol ke 48. Ia sengaja melibatkan masyarakat umum, dengan harapan bisa membaur dan bisa lebih dekat dengan TNI/Polri. ”Ini sebagai upaya untuk mendekatkan diri dengan masyarakat umum. Ternyata antusiasme sangat besar,” katanya. Menurut Irjen Eko, Akpol

MIFTAHUL A’LA/RADAR SEMARANG

GENJOT NDAN - Kapolrestabes Semarang Kombes Djihartono (kanan) saat sepeda santai HUT ke 48 Akpol Semarang kemarin.

terbuka untuk masyarakat umum. Apalagi saat ini Akpol sudah dipersiapkan sebagai

destinasi wisata pendidikan dan lingkungan. Karena itu, upaya untuk mengenalkan ke

masyarakat wajib dilakukan. ”Akpol akan dijadikan destinasi wisata, kami berharap nantinya

memang benar-benar bisa bermanfaat bagi semua kalangan,” harapnya. (fth/aro)

Empat Pasar Mangkrak Disorot DHINAR SASONGKO/RADAR SEMARANG

TERJUNGKAL - Seorang pengendara motor terjungkal setelah sepeda motornya terpeleset di dalam genangan air.

Pengelolaan Drainase Masih Buruk SALATIGA - Pengelolaan drainase di Kota Salatiga masih buruk. Terbukti, tiap kali hujan datang, sejumlah jalan muncul genangan air. Ironisnya, hingga kemarin lokasi genangan selalu sama dan kerap menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Ketika hujan deras turun Sabtu (29/10) sore. Sejumlah genangan air terdapat di Jalan Diponegoro, Jalan Kartini, Jalan Hasanuddin dan beberapa ruas jalan lainnya. Bahkan di Jalan Kartini, tepatnya dekat Rumah Makan (RM) Padang, genangan air mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor terjatuh. Warga Jombor, Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang tersebut terjungkal dari motornya, lantaran ban roda depannya terpeleset di dalam genangan air. “Tidak tahu, tiba–tiba

terpeleset dan jatuh. Kaki saya sakit karena tertindih sepeda motor,” tutur perempuan yang enggan menyebutkan namanya sambil menunjukkan luka di kaki kanannya. Yarti (47), pemilik RM Padang menjelaskan, genangan itu selalu terjadi karena kecilnya saluran air dari aspal ke selokan yang berada di sebelahnya. “Saluran airnya sangat kecil. Kalau hujan agak deras, selalu banjir. Sering ada motor jatuh disitu,” tutur Yarti kepada wartawan, kemarin. Warga berharap Pemkot Salatiga segera memperbaikinya. Namun memang belum ada tanda–tanda ada perbaikan saluran. “Sudah berkali–kali dikeluhkan, tetapi belum juga ada tanda–tanda Pemkot melakukan perbaikan saluran tersebut,” terang Hidayati (38), warga Salatiga. (sas/ida)

Polisi Periksa Enam Saksi KENDAL - Kasus perampokan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Truko di Jalan Raya Truko No 194 Kecamatan Kangkung Kabupetan Kendal yang terjadi Sabtu (19/10) dini hari sekitar pukul 02.00, hingga kemarin masih dalam penyelidikan aparat Polres Kendal. Sebanyak 6 saksi terkait diperiksa guna mengungkap pelaku perampokan dengan kerugian Rp 508 juta tersebut. Mereka yang diperiksa adalah Kepala BRI Unit Truko, karyawan, warga sekitar, serta penjaga malam yang sempat disekap saat kejadian. “Kami telah memeriksa enam saksi. Mereka adalah kepala unit, karyawan, warga sekitar, dan pengaja malam,” kata Kapolres Kendal AKBP Harryo Sugihhartono saat dikonfirmasi Radar Semarang, Minggu (20/ 10) siang. Menurut kapolres, dari hasil pemeriksaan sementara, belum ada indikasi keterlibatan orang dalam pada aksi perampokan tersebut. ”Masih terus kami selidiki dan kembangkan guna mengungkap pelakunya,” ujarnya. Harryo berpesan kepada perusahaan jasa keuangan dan perbankan untuk lebih waspada dalam menyimpan uang. Harryo mengaku siap jika diminta tolong untuk memberikan pengama-

nan dalam pengiriman uang. “Para pengusaha jasa keuangan harus lebih waspada agar kasus serupa tidak terulang. Kami siap jika pihak perusahaan membutuhkan pengawalan,” katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, BRI Unit Truko yang terletak di Jalan Raya Truko No 194 Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal, Sabtu (19/10) dini hari sekitar pukul 02.00 dibobol perampok. Diduga 3 perampok masuk melalui pintu depan tanpa merusak kunci pintu utama. Setelah berhasil masuk, mereka langsung menyekap seorang penjaga malam, Nur Khamid (29), warga Dusun Polaman Desa Truko Kangkung Kendal. Rupanya kawanan ini cukup cerdik. Begitu masuk, mereka langsung merusak dan membawa Video Cassette Recorder (VCR) yang berisi rekaman closed circuit television (CCTV). Sehingga tak ada bukti rekaman kejadian ketika perampok ini membawa kabur uang Rp 508 juta dari dalam brankas. Aksi ini baru terbongkar ketika Khamid berhasil melepaskan ikatan dan melapor ke polisi. Kawanan pelaku diduga mengendarai mobil Toyota Kijang Innova yang diparkir di depan warung Dim Rhois (48), tak jauh dari kantor BRI. (den/aro)

UNGARAN - Kalangan DPRD Kabupaten Semarang sangat prihatin. Pasalnya, sebanyak empat pasar yang dibangun dengan anggaran miliaran rupiah, akhirnya mangkrak sudah lebih dari 5 tahun. Bahkan bangunan di beberapa pasar saat ini kondisinya rapuh dan rusak. Adalah 2 pasar Argopolitan di Desa Candigaron Kecamatan Sumowono dan Getasan, Kecamatan Cetasan. Selain itu Pasar Tanaman Hias Gedongsongo di Desa Candi, Kecamatan Bandungan dan Pasar Ikan Higienis (PIH) di Langensari, Kecamatan Ungaran Barat. “Pembangunan pasar tersebut menelan biaya hingga miliaran rupiah. Namun akhirnya, bangunan tidak terpakai karena pedagang tidak mau berjualan di pasar tersebut dengan berbagai macam alasan. Hal ini tidak hanya merugikan masyarakat, tapi juga negara,” kata anggota Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Sarwono, Minggu (20/10) pagi kemarin. Menurut Sarwono, kondisi pasar saat ini sangat memprihatinkan. Di antaranya, Pasar Candigaron mulai rusak. Pasar Tanaman Hias di Candi Bandungan juga dibiarkan tidak terurus. Bahkan bila malam hari, kerap digunakan untuk nongkrong dan pacaran anak-anak muda. “Seharusnya pasar-pasar tersebut diaktifkan kembali, sehingga dapat menggerakkan perekonomian masyarakat. Paling tidak mengubah menjadi pasar umum atau menambah fasilitas dan memperbanyak sosialisasi sehingga meningkatkan minat berdagang dan pembeli,” sarannya. Pihaknya melalui fraksi, sudah kerap mengusulkan untuk pengaktifkan kembali pasar tersebut. Terutama dalam rapat-rapat komisi di DPRD. Termasuk usulan pembuatan sub terminal di pasar

bunga, agar pasar itu bisa bermanfaat. “Mangkraknya pasar, karena kajiannya tidak tepat. Semestinya segera melakukan sosialisasi yang intensif dan memberi bantuan permodalan bagi yang berjualan di sana atau mengubah menjadi pasar umum,” ujar Sarwono. Hal senada dikatakan Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang, Achsin Ma’ruf. Menurutnya, pasar-pasar tersebut dibangun menggunakan biaya dari pemerintah pusat dan Provinsi Jateng. Konsepnya, pasar tersebut untuk spesialiasi komoditas. Namun dalam praktiknya sepi pembeli dan pedagang, sehingga akhirnya mangkrak. ”Pembangunan pasar-pasar tersebut tidak tepat sasaran sehingga tidak berfungsi dengan baik,” tandasnya. Achsin berharap Pemkab Semarang segera mengambil langkah sebelum bangunan pasar tersebut rusak parah hingga tidak bisa digunakan lagi. Di antaranya, mengaktifkan kembali pasar-pasar tersebut dengan mengubah konsep yang semula pasar komoditas khusus, men-

jadi pasar umum. “Kalau dijadikan agropolitan atau pasar ikan tidak jalan, ya diganti saja, jadi pasar umum saja. Pemprov Jateng maupun pemerintah pusat semestinya memberikan kelonggaran untuk meningkatkan manfaatnya,” ujarnya. Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Harian (Plh) Bupati Semarang, Warnadi menyatakan bahwa pihaknya sudah kerap mengingatkan sejumlah instansi terkait yang mengurusi pasar untuk mengaktifkan kembali pasar tersebut. Kendati begitu, Pemkab Semarang akan menggandeng Bank Indonesia untuk membina Usaha Kecil Masyarakat dengan membuat klaster sehingga bisa berjualan di pasar tersebut. “Kami akan mengaktifkan kembali pasar-pasar tersebut sesuai karakteristik masingmasing,” katanya. Bahkan, pihaknya akan menambah fasilitas agar menarik kunjungan. Seperti di Pasar Agropolitan Sumowono bisa dibuat rest area sehingga bisa digunakan untuk transit. Apalagi pemandangannya bagus. (tyo/ ida)

PRISTYONO/RADAR SEMARANG

MANGKRAK - Pasar Tanaman Hias Gedongsongo di Desa Candi, Kecamatan Bandungan mangkrak, tidak terurus. Bahkan tembok dicorat-coret, digunakan menyimpan pupuk kandang dan tanaman hias.

Oknum PNS Setda Ikut Otaki Curanmor PURBALINGGA - Perbuatan ini benar- benar tak pantas dicontoh dan mencoreng nama baik kesatuan. Seorang oknum PNS Setda Purbalingga berinisial FRY (25) ikut mendalangi pencurian sepeda motor di dua tempat. Dia berhasil dibekuk polisi, Sabtu (19/10) pagi kemarin bersama dua teman lainnya, yaitu Mis (33) buruh dan mahasiswa berinisial ADF (24). Kejadian berawal saat polisi menerima laporan adanya pencurian sepeda motor jenis Mio di depan Warung Sop Ayam Pak Min jalan Kapten Sarengat Purbalingga, Jumat (18/10) dinihari. Polisi melakukan pengembangan hingga berhasil mengendus keberadaan para pelaku. Kapolres Purbalingga, AKBP I

Ketut Suwitra Adnyana SIK melalui Kasat Reskrim, AKP Sardji menjelaskan, polisi menangkap para pelaku di wilayah kabupaten Wonosobo. Diduga kuat mereka sedang melakukan transaksi sepeda motor hasil curian. Polisi menerima informasi ada sepeda motor dirazia di Wonosobo sesuai dengan identitas motor yang dikabarkan hilang. Dari informasi itu dikembangkan hingga ada ketiga tersangka itu. “Pelaku ADF melakukan aksinya dengan kunci T. Kemudian sekira pukul 23.00, kami dipimpin Kanit Ipda Damar Iskandar melakukan penyelidikan dan mengarah ketiga orang itu,” ungkapnya, Minggu (20/10). Bahkan dari pengembangan usai penangkapan didapatkan

keterangan jika aksi pencurian juga sempat dilakukan pada Rabu (16/10) di parkiran RSUD dr Goeteng Tarunadibrata Purbalingga. Dengan barang bukti satu unit motor Mio. “Saat ini ketiga tersangka dan dua barang bukti kendaraan sudah kita amankan. Mereka segera kita proses dan sementara meringkuk di tahanan Mapolres Purbalingga,” tambahnya. Kepada Radarmas, pelaku ADF mengaku jika dia hanya membantu temannya yang PNS itu untuk mencuri motor. Bahkan inisiator juga dari temannya itu yang PNS. “Saya hanya membantu. Saya kenal FRY karena sering ketemu saat main game online internet. Kami sama- sama terbelit hutang.” (amr/bdg)


INTERNASIONAL

SENIN 21 OKTOBER 2013

7

RADAR TEGAL

Pencarian Korban Gempa Dihentikan Pusat Penanggulangan Dialihkan ke Cebu City CEBU - Upaya pencarian korban gempa Bohol dan Cebu kemarin (20/10) dihentikan. Sebagai gantinya, pemerintah akan melakukan upaya-upaya pemulihan. “Upaya pencarian korban kami hentikan. Tetapi, tim kecil yang tersebar akan terus berusaha mencari korban yang belum ditemukan,” kata Direktur Eksekutif Badan Nasional Pengelolaan dan Penanggulangan Bencana Eduardo del Rosario kepada wartawan kemarin. Untuk mempercepat proses

penelusuran korban yang dikhawatirkan berada di bawah reruntuhan, tim penyelamat dibantu anjing-anjing K-9 yang didatangkan khusus dari Manila. Anjinganjing K-9 terlatih mencium jejak manusia (hidup maupun meninggal), narkotik, dan bahan peledak. Seperti diketahui, Selasa pekan lalu (15/10) beberapa daerah di Provinsi Bohol, Cebu, dan Siquijor dihajar gempa tektonik berkekuatan 7,2 skala Richter (SR). Akibatnya, beberapa gereja bersejarah, rumah, dan kantor pemerintahan di sana hancur. Selain itu, 20 jembatan besar dan jalan-jalan provinsi di Bohol rusak berat, 183 orang tewas, 583 terluka, dan 13 orang (termasuk 5 anak) dikabarkan hilang. Kerusakan terparah dan korban ter-

banyak ada di Bohol. Seharian kemarin masyarakat masih merasakan beberapa gempa susulan. Tetapi, yang membuat banyak orang sempat panik adalah yang terjadi pada pukul 04.40 waktu setempat dengan kekuatan 5,1 SR, yang diikuti tiga guncangan lain secara berurutan dengan kekuatan 4,2 SR. Sebagian orang sempat panik ketika pada pukul 09.30 gempa susulan kembali mengguncang dengan kekuatan yang sedikit lebih tinggi, yakni 5,2 SR. Gempa lain datang menyusul sekitar pukul 14.00 dengan kekuatan sekitar 4,2 SR. Yang ini tak banyak yang merasakan karena pada pukul tersebut umumnya warga Cebu City dan Tagbilaran sedang sibuk bekerja. Pencarian korban dihentikan

antara lain karena sejak hari ketiga pascagempa tim penyelamat tak lagi menemukan korban di lokasi-lokasi yang runtuh akibat gempa. Selain itu karena masyarakat mulai mengeluhkan lambatnya pengiriman bantuan dan pemulihan fasilitas-fasilitas vital seperti listrik dan air bersih. Sebagaimana diberitakan, keluhan masyarakat akan lambatnya pengiriman bantuan itu mendapat tanggapan serius dari Presiden Benigno “Ninoy” Aquino III. Janji presiden untuk mempercepat proses pemulihan dan pendistribusian bantuan tersebut bukan sekadar pernyataan. Buktinya, kemarin pusat penanggulangan korban gempa itu dialihkan dari Manila ke Cebu City, yang lokasinya sangat dekat

Ratusan Jamaah Minta Pulang Awal Dari data Panitia Penyelenggara dari halaman 1 Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi, Saat pemulangan jamaah haji total mereka yang tertunda dan memang selalu ada seat pesawat batal berangkat ke tanah suci yang kosong karena sejumlah dari seluruh embarkasi tahun ini alasan. Misalnya, jamaah wafat. mencapai 224 orang. Hingga kemarin jumlah jamaah Nah, kekosongan-kekosongwafat di Arab Saudi ada 115 or- an seat itulah yang berpeluang ang. Yang meninggal di embar- untuk dimanfaatkan jamaah. kasi ada enam orang. Nah, dari “Kendati begitu, karena alasan jamaah yang wafat saja ada 121 tertentu, ada juga yang juga meseat kosong. minta pulang mundur,” terang Selain dari seat jamaah wafat, Arsyad. ada juga karena jamaah masih Selain sakit, ada juga yang dirawat di rumah sakit sehingga mengajukan tanazul dengan alajadwal kepulangan harus diun- san tugas. Apakah itu tugas nedur. Ada ratusan jamaah sakit gara atau tugas dari perusahaan. yang menjalani rawat inap di Namun, untuk kepentingan itu Makkah. Seat kosong juga bisa yang bersangkutan harus medari jamaah yang dulu tertunda nunjukkan surat resmi dari insatau batal berangkat ke tanah tansi atau perusahaan tempat suci dengan beberapa sebab. jamaah tersebut bekerja.

Sementara itu, Sabtu (19/10) malam, Direktur Pembinaan Haji Kemenag Ahmad Kartono melepas jamaah Kloter 1 JakartaPondok Gede (JKG) yang paling awal pulang ke tanah air. Kloter 1 JKG itu beranggotakan 455 orang. Mereka diberangkatkan dari pemondokan ke Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, dengan menggunakan sepuluh bus. Kemarin pagi pukul 07.20 mereka sudah take off dengan pesawat Garuda Indonesia dan diperkirakan tiba di tanah air tadi malam sekitar pukul 20.55 WIB. Selain dari Kloter 1 JKG, kemarin juga diterbangkan sembilan kloter lagi dari Bandara Jeddah ke tanah air. Yakni, dari kloter 1 Padang dengan jumlah 374 ja-

maah, kloter 1 Solo (375), loter 1 Balikpapan (360), kloter 2 Solo (375), kloter 1 Medan (440), kloter 1 Makassar (375), kloter 1 Batam (450), kloter 1 Jakarta-Bekasi (450), dan kloter 1 Surabaya (450). Total jamaah yang sudah diterbangkan ke tanah air hingga tadi malam ada 4.104 orang. Khusus jamaah debarkasi Batam, Jakarta-Bekasi, dan Surabaya, pemulangan jamaah menggunakan pesawat Saudi Airlines. Untuk debarkasi lain menggunakan pesawat Garuda Indonesia. “Jamaah haji Indonesia yag masuk gelombang dua, baru dijadwalkan berangkat dari Makkah ke Madinah pada 26 Oktober nanti,” ujar Kartono. (hud/ ca)

SMPN 1 Pagerbarang Terbakar kamar saya. Sepertinya, api itu dari halaman 1 berasal dari arus pendek listrik,” Salah satu saksi mata dalam kata Wamro, kemarin. Menurut Wamro, api tidak hainsiden itu Wamro yang merupakan tukang kebon sekolah. Kese- nya membakar rumah yang dihariannya, Wamro menempati tempatinya. Tapi, kantin sekolah rumah dinas penjaga sekolah dan ruang ganti atau gudang sekolah, juga hangus terbakar. bersama istrinya, Taniroh (54). Wamro mengisahkan, sebe- Bahkan, api juga membakar selum kebakaran itu terjadi, dirinya bagian ruang kelas VII H. Akibat sempat melihat ada api diatas insiden itu, Wamro mengalami kamarnya. Sontak, ia pun ber- kerugian yang tidak sedikit. Uang gegas membangunkan istrinya tunai senilai Rp 3,5 juta ludes dan keluar dari rumah tersebut terbakar. Kemudian barang beruntuk menyelematkan diri. Dia harga seperti sertifikat tanah kemudian teriak meminta tolong pribadi dan BPKB motor serta perabotan rumah tangganya, ke warga sekitar. “Untungnya saya sempat me- juga turut terbakar. “Harta kami hanya sisa baju lihat ada api yang menjalar di atas

yang kami pakai. Lainnya sudah ludes terbakar,” ucapnya sedih. Kepala SMP Negeri Pagerbarang 1, Drs Samukri mengatakan, akibat kebakaran itu, siswa kelas VII H tidak punya ruang untuk belajar. Terpaksa, siswa yang berjumlah 36 anak itu, akan digabung dengan kelas VII lainnya. “Kami akan bagi menjadi 8 kelas untuk kelas VII H itu,” urainya. Samukri mengaku sudah melapor ke Dinas Dikpora atas kejadian tersebut. Ia melaporkan secara lesan dan tertulis. Dia berharap, bangunan yang terbakar segera mendapat bantuan perbaikan dari pemerintah daerah

setempat. “Semoga lekas dapat bantuan. Sehingga kegiatan belajar mengajar kami tidak terganggu,” tukasnya. PMI KIRIM BANTUAN Sehari setelah kebakaran itu terjadi, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal memberikan bantuan kepada keluarga Wamro. PMI memberi bantuan berupa family kit, terpal dan uang tunai senilai Rp 300 ribu. Bantuan diserahkan oleh Ketua PMI Kecamatan Pagerbarang, dr Sarmanah Adi Muraeny mewakili Ketua PMI Kabupaten Tegal. “Semoga bantuan ini bermanfaat,” ucapnya. (yer)

Lantai Tribun Stadion Ambrol dari halaman 1 Praktis puluhan orang yang ada di atasnya turut jatuh kebawah sedalam kurang lebih 2 meter. “Kurang lebih ada 12 orang yang terjerembab ke kolong tribun. Baik itu ibu-ibu, wanita hamil serta anak-anak. Mereka menderita luka ringan lecet-lecet dan memar karena benturan,” kata warga Jalan Melati RT 07 RW 05 Kejambon, Tegal Timur tersebut. Dikatakan, ambrolnya lantai tribun diduga lantaran kayu balok penyangganya papan lantai sudah rapuh. Itu nampak dari bekas patahan kayu balok penyangga yang berukuran kurang

lebih 10 x 10 cm. “Kondisi tribun stadion memang sudah cukup tua. Usianya sudah lebih dari 20 tahun, jadi lumrah apabila tidak kuat menahan beban berat,” kata lakilaki yang rumahnya tepat berada di depan stadion itu sembari menuturkan, lantai yang ambrol sepanjang 5 meteran dengan lebar 1,5 meter. Ditambahkan warga yang ikut mengantarkan korban ke RSI Harapan anda, Asmawi Azis, korban yang lukanya cukup parah hanya dua orang. Kaki dan kepalanya lecet-lecet serta memar. “Kedua orang tersebut adalah Ibu Badriyah dan Sopiyah. Satu orang warga Margadana

dan satu lagi, saya belum tahu,” ujarnya. Sementara itu calon wakil wali kota Tegal, Edy Suripno (Uyip) langsung turun dari atas panggung saat melihat kejadian tersebut. Dia lari menuju tempat kejadian dan melihat langsung kondisi korban. “Biaya pengobatan para korban akan ditanggung oleh kami,” tegasnya sambil merangkul Ibu Badriyah sesaat sebelum dilarikan ke rumah sakit. Lebih jauh Uyip menguraikan, kondisi tribun Stadion Yos Sudarso memang sudah tua dan lapuk, sehingga perlu direnovasi total. “Kami juga sudah merencana-

kan, apabila terpilih dalam pilkada akan meronovasi stadion ini.” Dikonfirmasi melalui telephon, Ikmal Jaya mengatakan, akan melakukan evaluasi atas kejadian dimaksud. Pemkot sebelumnya sudah merencanakan renovasi tribun tahun 2014 mendatang. Tahun ini yang dilakukan hanyalah renovasi lapangan dan pagar pembatas. “Kami baru merencanakan malah sudah ambruk lebih dulu. Padahal perawatan dilakukan rutin setiap bulan,” papar wali kota Tegal yang kembali mencalonkan pada periode 20142019 itu. (adi)

Beri Rambu Program 100 hari karir selama ini adalah orang dari halaman 1 yang itu-itu saja. Padahal, lanjut kebijakan yang bisa langsung dia, masih banyak polisi yang menyentuh kepentingan masya- baik dan berprestasi. Khusus untuk SDM, Kompolrakat, anggota, dan tupoksi Polri. Artinya, program itu harus lang- nas menyarankan agar anggota sung bisa dirasakan masyarakat yang dalam tiga tahun terakhir dan anggota di internal Polri. mendapat kenaikan pangkat yaSekaligus berpengaruh pada ng tidak wajar untuk dievaluasi. gaya menjalankan Tupoksi Polri. “Kapolri yang lama tidak terlalu Menurut Nasser, ada tiga hal perhatian, dan lebih memercayang realistis untuk dilakukan yakan pada bawahannya seperti jika ingin memenuhi target 100 Asisten SDM,” tutur pria yang hari. Yakni, di bidang SDM, pena- juga dokter spesialis kulit dan nganan korupsi, dan Pemilu. kelamin itu. Hal itu sangat rawan menimDalam hal SDM, pergantian Kapolri bisa menjadi momentum bulkan permainan dalam hal kauntuk memperhatikan jajaran rir, dan potensial menurunkan yang selama ini jarang tersentuh semangat anggota yang tidak mampu untuk ikut “bermain”. oleh pusat. Hal kedua, menurut Nasser Salah satunya, jajaran kepolisian di kawasan Indonesia Timur. masih berhubungan dengan “Selama ini, jajaran kepolisian di SDM, namun lebih spesifik. Yakkawasan seperti Papua, NTT, ni di bidang penindakan korupsi. relatif kurang mendapat perha- Menurut Nasser, Sutarman harus tian,” ujarnya. Setidaknya, jika segera membenahi manajemen dibandingkan kepolisian di Jawa. penanganan korupsi. Tidak perApakah itu berarti perlu mu- lu menunggu pembentukan tasi besar-besaran di tubuh Pol- densus antikorupsi. Cukup deri, Nasser tidak menjawab spesi- ngan menambah personel di fik. Namun, faktanya memang Polda dan Polres serta mengyang mengalami peningkatan upgrade kemampuannya.

Kemudian, memberikan target tinggi dalam penanganan korupsi, namun bukan dalam hal jumlah kasus yang ditangani. Melainkan, kualitas kasusnya. “Artinya, yang disidik itu tipikor yang dilakukan aparat penegak hukum termasuk polisi sendiri, aparat penyelenggara negara, serta pengusaha,” ucapnya. pengusaha yang dimaksud adalah pengusaha yang berupaya menyuap polisi maupun penyelenggara Negara lainnya. Program ketiga adalah kampanye netralitas Polri dalam Pemilu. Menurut Nasser, netralitas Polri bukan hanya saat terjadi kisruh saat pemilu. Namun, polisi harus proaktif berkampanye untuk menunjukkan jika mereka netral. Caranya, menggandeng KPU dan pemerintah daerah untuk ikut menjamin netralitas pemilu. Sebelumnya, Fraksi Partai Golkar meminta Sutarman untuk membuat program 100 hari pertama saat dia menjadi Kapolri. Dalam pandangan fraksi yang disampaikan anggota Komisi III DPR RI Deding Ishak itu, Partai Golkar meminta Sutarman

fokus menyelesaikan kasus-kasus menonjol dalam waktu 100 hari. seperti premanisme, anarkisme warga, pembunuhan, narkoba, dan terorisme. Sementara itu, Mabes Polri hingga kini belum menerima jadwal pelantikan Sutarman di Istana Negara. Kabagpenum Divhumas Mabes Polri Kombes Agus Rianto menyatakan, urusan pelantikan termasuk jadwalnya ada di tangan presiden. “Masih ada mekanisme lain, kan baru ada hasil dari parlemen. Itu akan disampaikan kepada presiden,” ujarnya. Agus tidak menyebut mekanisme apa yang masih akan dilalui. Namun, yang jelas pergantian Kapolri kali ini murni terkait dengan Pemilu 2014. Jadwal pemilu legislatif hampir berbarengan dengan masa pensiun Timur Pradopo, yakni pada Bulan April. Sangat riskan jika pergantian Kapolri dilakukan saat itu. “April kan pemilu, Presiden menginginkan Polri sudah siap dengan pelaksanaan tugasnya dan tidak memikirkan pergantian,” tambahnya. (byu)

dengan Provinsi Bohol maupun Lapu-Lapu dan Mandaue. Jarak Cebu City dengan Mandaue dan Lapu-Lapu hanya sekitar setengah jam dengan Tagbilaran, yang merupakan ibu kota Provinsi Bohol, juga tak lebih dari 1,5 jam dengan kapal penumpang. Saking dekatnya

hingga tak ada penerbangan yang mau melayani rute tersebut. Dari Tagbilaran bantuan bisa disalurkan lewat darat atau melalui helikopter angkatan udara dan angkatan darat yang selalu siaga di bandara Tagbilaran. Pendistribusian lewat darat kini sudah lebih memungkinkan dari-

pada hari-hari sebelumnya. Sebab, saat ini sudah semakin banyak jalan dan jembatan yang dinyatakan aman untuk dilewati. Meski beberapa di antaranya berupa jalan batu yang hanya bisa dilalui dengan sepeda motor atau maksimal motor tiga roda (tricycle). (c9/kim)

Gotong Royong untuk 86,4 Juta ... seperti itu tidak akan merangdari halaman 1 sang manajemen BPJS untuk Sesuai dengan UU Nomor 24 maju. Tidak ada sistem insentif Tahun 2011 tentang Badan Pe- yang memadai. Tapi biarlah senyelenggara Jaminan Sosial, BP mua berjalan dulu. Kalau BUMN JS Kesehatan tidak di bawah BU mempersoalkan itu, nanti terMN. Mulai 1 Januari nanti, PT kesan tidak rela melepaskannya. Askes (Persero) menjelma jadi Mengapa keikutsertaan BPJS Kesehatan dan bukan lagi BUMN disebut gotong royong” BUMN. Sebab, keikutsertaan BUMN Kita akan punya pengalaman akan memperkuat BPJS. Si kuat baru. Sebuah lembaga layanan membantu yang lemah. Si muda masyarakat tidak berbentuk pe- membantu yang tua. Si sehat rusahaan. BPJS tidak boleh men- membantu yang sakit. cari laba. Dana operasional BPJS Dirut PT Askes Dr dr Fachmi Kesehatan dijatah dari persen- Idris berhasil meyakinkan itu. tase dana kesehatan yang diper- BUMN akan membayar ke BPJS oleh dari APBN. Juga tidak boleh Rp 50.000 per bulan per orang. punya anak perusahaan. Karena Karyawannya muda-muda seitu, anak perusahaan PT Askes, hingga diasumsikan masih jaPT Asuransi Jiwa Inhealth Indo- rang sakit. Pendidikannya juga nesia, akan diakuisisi BUMN lain lebih tinggi. Kesadaran hidup sebelum akhir tahun ini. sehatnya lebih tinggi. Banyak yang mengkhawatirDirut Askes harus mencari kan sistem pengelolaan yang sebanyak-banyaknya peserta

yang seperti BUMN itu. Agar semakin banyak yang ikut gotong royong. Dengan demikian, rakyat miskin yang jatahnya Rp 19.000 itu bisa mendapatkan layanan lebih daripada itu. Yang juga sangat penting adalah disiplin pada sistem rujukan. Jangan semua orang sakit langsung masuk RS. Rumah sakit haruslah hanya tempat rujukan dari puskesmas. Dengan BPJS Kesehatan ini, pengentasan kemiskinan bisa lebih berhasil. Selama ini banyak orang yang berhasil diangkat dari kemiskinan. Namun, mereka langsung kembali miskin manakala salah seorang anggota keluarganya sakit. Selamat berpisah PT Askes (Persero). Selamat datang BPJS Kesehatan. Sebanyak 86,4 juta rakyat miskin menanti pelayananmu! (*)

Penyaluran Tunjangan Profesi ... bud) belum menerima laporan dari halaman 1 dari lapangan,” katanya kemarin. Temuan pengendapan TPP itu Mantan rektor Universitas Anawalnya diramaikan oleh tim dalas (Unand) Padang itu, pengeInspektorat Jenderal (Itjen) Ke- cekan terhadap penyaluran TPP mendikbud. Karena keterbata- yang dikelola oleh pemkot atau san personel, Itjen Kemendik- pemkab itu cukup sulit. Sebab, bud menjalin kerjasama dengan uangnya langsung ditransfer dari Badan Pengawas Keuangan dan Kementerian Keuangan (KePembangunan (BPKP). Seluruh menkeu) ke daerah. auditor di kantor BPKP tingkat “Ke depan kami berupaya unprovinsi diterjunkan untuk me- tuk lebih intensif meminta langaudit dana riil TPP yang me- poran pencairan TPP,” ujarnya. ngendap di pemda. Baik itu laporan penyaluran Menurut sejumlah informasi, dari Kemenkeu, maupun dari dana TPP yang mengendap itu pemda ke guru. Musliar menuuntuk sementara dibekukan du- turkan hasil audit oleh BPKP dan lu. Supaya tidak ada perubahan timItjen Kemendikbud itu nannominalnya. Termasuk juga bu- tinya akan dijadikan bahan evanga hasil simpanannya. Anggar- luasi. Tidak menutup kemungan ini bisa dicairkan jika audit kinan, pencairan TPP diubah BPKP tadi sudah beres. seperti penyaluran dana BanWakil Mendikbud Bidang Pen- tuan Operasional Sekolah didikan Musliar Kasim menutur- (BOS). Penyaluran dana BOS dikan, sampai saat ini proses pen- ganti, tidak lagi ditransfer ke regecekan TPP yang mengendap kening pemkab atau pemkot. masih berlangsung. “Soalnya Tetapi dari Kemenkeu ditransfer saya dan pak Menteri (Mendik- ke pemprov, lalu ke sekolah sa-

saran. Menurut Musliar, perubahan cara penyaluran uang TPP bisa berdampak positif. Dia mencontohkan perubahan pencairan TPP khusus guru swasta. Saat ini pencairan TPP guru swasta ditangani penuh oleh Kemendikbud. Musliar mengatakan, persentase pencairan TPP guru swasta untuk triwulan ketiga (Juli-Agustus) mencapai 93 persen. Begitu juga untuk pencairan TPP guru swasta triwulan satu dan dua, sudah mencapai 90 persen lebih. “Kami tidak tahu berapa persentase pencairan TPP yang di pemda (untuk guru PNS, red). Karena tidak ada laporannya ke Kemendikbud,” papar mantan Irjen Kemendikbud itu. Sisa pencairan TPP guru swasta yang dikelola Kemendikbud, belum tersalurkan karena urusan administrasi. Seperti guru tidak memenuhi standar jam mengajar (24 jam tatap muka per pekan) dan lainnya. (wan)

Mau Saya Coblos, Wani Piro? ... dari halaman 1 Seperti disampaikan responden di wilayah RT 02 RW 07 Tegalsari, Tegal Barat. Saat ditanya siapa paslon yang pantas dipilih? Wanita yang usianya sudah 51 tahun itu, menjawab masih bingung. “Tapi sing pasti, yen pengin tak coblos, wani poro? Yen laka duite ya sungkan,” ujarnya polos menggunakan dialek khas Tegal. “Jaman sekarang trennya, siapa yang kasih uang itu ya yang saya pilih,” imbuh ibu rumah tangga yang suaminya sedang

melaut tersebut. Jawaban sama juga disampaikan seorang responden di wilayah Kelurahan Kejambon, RT 02 RW 02. Laki-laki yang berusia 35 tahun ini tidak menampik apabila, beberapa paslon (pasangan calon) sudah blusukan dan mencoba menarik simpati warga di wilayahnya. Namun demikian, sambung dia, para paslon hanya meminta warga untuk memilihnya, tanpa diimbangi dengan pembagian apapun. “Mintanya mau, tapi ngasihnya tidak mau,” tandasnya.

Baginya, menurut laki-laki yang bertubuh tambun itu, yang dipilih ya yang ada uangnya. “Saya kira banyak warga yang memiliki pemikiran sama dengan saya. Orang jamannya sedang sulit, jadi kalau mau minta dukungan ya harus memberi lebih dulu.” Pemikiran masyarakat yang seperti itu ternyata hampir merata di seluruh kelurahan. Laporan para surveyor yang blusukan, dari sekitar 20 responden yang ditemui, pernyataan seperti yang disebutkan tadi bisa 35 orang. (*)


CMYK

BISNIS

SENIN, 21 OKTOBER 2013

8

RADAR TEGAL

Nikmati Sensasi Rasa di Bakso Rudal Terpadu. Semua itu, jelasnya, menjadi komitmen awal agar seluruh pelanggan selalu mendapatkan bakso dengan kualitas yang terbaik. “Semua kami awasi secara ketat agar bakso dan mie ayam yang disuguhkan bisa sesuai dengan selera pengunjung,” katanya. Bagi masyarakat yang sedang berada di sekitar Alun-alun Tegal, lanjutnya, bisa datang dan merasakan sendiri bakso sapi berkualitas. Semua akan dilayani dengan cepat, ramah dan yang paling penting adalah harga yang bersahabat sehingga bisa dijangkau semua lapisan masyarakat. Pengunjung bisa

ROCHMAN GUNANWAN/RATEG

BERI SANTUNAN - Imam Fajar Pamuji, Branch Head Astra Motor Bongkok (kanan) membeirkan santunan atau bantuan kepada salah satu warga.

Honda Fiesta 2013 Bareng Astra Motor Bongkok KRAMAT – Astra Motor Bongkok, Minggu (20/10) menggelar ‘Honda Fiesta 2013’ yang dihelat di Pantai Larangan, Kramat, Kabupaten mulai pukul 06.00 WIB. Acara yang dimeriahkan sederet hiburan hingga door prize tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat sekitar yang memadati lokasi acara.

I

mam Fajar Pamuji, Branch Head Astra Motor Bong kok membenarkan hal itu. Gelaran kali ini dimeriahkan sederet acara seperti goyang Caesar, test ride berhadiah, aneka permainan menarik hingga penjualan sepeda motor Honda berbagai tipe di lokasi yang menyediakan beragam hadiah langsung. Di sini, pengunjung juga mendapatkan sosialisasi tentang program terbaru yaitu ‘GEBER’ atau gelegar berhadiah, miliaran Honda untuk setiap pembelian Honda Revo atau Honda Blade selama periode 1 Oktober hingga 31 Desember 2013. Di sini, pengunjung juga dapat mencoba secara langsung beberapa tipe sepeda motor Honda dalam test ride berhadiah serta dihibur oleh organ tunggal agar suasana pagi hingga siang terasa lebih meriah. Di sela-sela acara, panitia juga memberikan

santunan atau bantuan kepada salah satu warga. Hal ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus kepedulian Astra Motor Bongkok kepada masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan. Dia juga tidak lupa mengucapakan terima kasih kepada seluruh pengunjung yang datang dan turut memeriahkan acara dari awal hingga akhir. “Semua berjalan lancar dan penuh kemeriahan sehingga bisa menjadi hiburan gratis bagi warga sekitar,” katanya. Hartono (37) warga Bongkok, Kramat mengaku senang karena Minggu pagi ini dia dan keluarga bisa merasakan suasana pantai Larangan dan ambil bagian dalam kemeriahan acara bersama Astra Motor Bongkok. Lokasi acara yang diadakan di pusat keramaian seperti pantai, merupakan sebuah langkah yang tepat sehingga bisa menjadi hiburan gratis bagi pengunjung. Di sini, pengujung juga bisa bergabung mengikuti beberapa permainan yang menyediakan bermacam-macam hadiah. Selain itu, yang tidak kalah penting adalah pengunjung bisa mencoba secara langsung ketangguhan beberapa tipe sepeda motor Honda dalam test ride berhadiah. Ke depannya, acara seperti ini diharapkan bisa lebih sering diadakan agar Astra Motor Bongkok semakin dekat dengan masyarakat. “Kami juga bisa bernyanyi dan goyang Caesar bersama-sama,” pungkasnya. (gun)

Kementerian BUMN akan Jual Dua Perusahaan JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan menjual dua perusahaan pelat merah yakni PT Kertas Padalarang (Persero) dan PT Primissima (Persero). Hal ini dilakukan sesuai masterplan BUMN untuk merampingkan perusahaan pelat merah. Rencanannya PT Primissima akan dijual kepada perusahaan swasta gabungan Koperasi Batik Indonesia (GKBI). Sedangkan PT Padalarang akan dijual kepada PT Bank Mandiri atau PT Peruri. “Jadi kedua perusahaan BUMN tersebut saat ini sedang dalam tahap negosiasi harga. Targetnya akhir tahun ini negosiasi sudah selesai,” ujar Sekretaris Kementerian BUMN, Imam A. Saputro, Sabtu (19/10). Menurut Imam yang paling tersulit dalam pembelian dua BUMN ini kepada investor yaitu

CMYK

dalam penghitungan valuasi harga perusahaan. “Ya itu kan perlu kecocokan harga juga, enggak bisa sembarangan diputuskan,” terangnya. Seperti dilansir dari laman Sekretaris Kabinet, Penjualan saham Primissima kepada GKBI dilakukan atas keseluruhan saham milik negara pada Primissima sebanyak 6.863 saham atau sebesar 52,79 persen. Mengenai besarnya nilai saham yang akan dijual ditetapkan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Demikian bunyi Pasal 2 Ayat (1,2) PP No. 37/2013 itu. Menurut PP itu, hasil penjualan saham PT Primissima disetorkan langsung ke kas negara. Hasil penjualan saham sebagaimana dimaksud merupakan hasil bersih setelah dikurangi dengan biaya pelaksanaan penjualan. (chi/jpnn)

Tempat Nyaman, Harga bersahabat TEGAL – Berkumpul bersama teman atau keluarga sembari menikmati bakso dalam suasana nyaman tentu akan menghadirkan pengalaman menarik. Inilah yang selalu dihadirkan oleh Bakso Rudal di Jalan Pancasila dan Kompleks Pasar Alun-alun Kota Tegal. Tempat yang luas dan harga bersahabat tentu bisa menjadi pilihan bagi pecinta bakso yang ingin mendapatkan suasana lain dari biasanya.

Paidi Hadi Sutrisno, Pemilik Bakso Rudal mengatakan jika masyarakat Tegal, Brebes, Slawi dan sekitarnya bisa datang baik bersama teman ataupun keluarga untuk menikmati sensasi rasa nikmat yang dihadirkan di Bakso Rudal. Semua itu tercipta karena proses awal mulai dari pemilihan bahan baku berupa daging sapi segar, pengolahan hingga penyajian dilakukan dengan mengutamakan kebersihan. Kesehatan dan kebersihan tersebut sesuai dengan Setifikat Laik Sehat yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal melalui Badan Pelayanan Perizinan

datang mulai pukul 09.00-22.00 WIB. Bagi yang membawa kendaraan, tidak perlu khawatir karena tersedia lokasi parkir yang luas. Saat ada tamu dari luar kota yang kebetulan sedang bertandang ke rumah, Bakso Rudal bisa menjadi rujukan agar tamu tersebut turut merasakan sensasi bakso yang disuguhkan. Baik yang dimakan di lokasi atau dibungkus sebagai oleh-oleh, semuanya akan diracik dengan baik agar citarasa tetap terjaga. “Tunggu apa lagi, datang dan rasakan sendiri semuanya hanya di Bakso Rudal,” ujarnya. (adv/gun)

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

JAGA KUALITAS – Bakso Rudal selalu menjaga kualitas agar bisa memberikan bakso kualitas terbaik bagi pengunjung.


CMYK

SENIN, 21 OKTOBER 2013

METROPOLIS RADAR TEGAL

Kotak Suara Langsung Disegel

Yuuuhhh

Nyoblos!!

27 Oktober 2013

11 HARI LAGI 47 LAGI

PENGIRIMSMSKUISMERDEKA 081902223xxx Bpk H. IkmAL Jaya SE AK No:1 ok Lanjutkan...!

081911558xxx BPK. H. IKMAL JAYA, SE. AK. 085326590xxx BPK. H. IKMAL JAYA, SE. AK.

M SAEKHUN

JALAN BERSAMA - Calon Wakil Wali Kota Tegal, Kang Nur, didampingi Ketua PD Pengajian Al Hidayah Kota Tegal, Hj Endang Aisyiyah SPd, ikut berjalan bersama belasan ribu masyarakat.

Jalan Santai Pengajian Al Hidayah

BELASAN RIBU WARGA

TUMPLEK BLEK JALAN santai yang digelar Pimpinan Daerah (PD) Pengajian Al Hidayah Kota Tegal, memperingati Hari Ulang Tahun Pengajian Al Hidayah tahun 2013, sekaligus sumpah pemuda ke-85 tahun ini, di lapangan Sumurpanggang, kemarin (20/10), diikuti belasan ribu warga. Mereka memadati lapangan dan Jalan Ki

Hajar Dewantoro, sejak pukul 06.00, sampai pengundian selesai. Dalam kegiatan itu, hadir Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota-Wakil Wali Kota nomor urut 3, Hj Siti Masitha Soeparno-Drs HM Nursholeh MMPd, atau Hj Bunda Sitha dan Kang Nur. ke hal 15 kol 1

Hendria-Endang Pilih Masuk Perkampungan PASANGAN Calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Tegal, Hendria PriatmanaHj Endang Sutarsih SH, terus meng-

galang dukungan masyarakat di berbagai kelurahan. Dalam kunjungannya, pasangan calon (paslon) nomor

BHAYANGKARI

ABIDIN ABROR/RATEG AGUS WIBOWO/RADAR TEGAL

KARANGAN BUNGA - Ketua Bhayangkari Cabang Tegal, Nuning Darmawan bersama anggotanya, saat meletakkan karangan bunga, usai melakukan apel bersama.

KunjungiMakam,sebagai Bentuk Penghargaan MEMPERINGATIHariKesatuanGerakBhayangkari (HKGB) ke-61, yangjatuh tiap tanggal 19 Oktober. Maka Ketua Bhayangkari Cabang Tegal Kota, Nuning Darmawan Sunarko, bersama pengurus serta anggota BhayangkariPolresTegalKota,ziarahkeTamanMakam Pahlawan Pura Kusuma Negara Tegal, kemarin. ke hal 15 kol 1

CMYK

9

TEMUI WARGA - Hendria Priatmana-Hj Endang Sutarsih, dengan setia menemui warga Jalan Tawes, Kelurahan Tegalsari.

urut empat ini, memilih mendatangi langsung warga. Selama dua hari kampanye, kedua pasangan itu tidak henti-hentinya bersilaturahmi dengan masyarakat. Dari satu rumah hingga rumah berikutnya. Dari pintu ke pintu, HendriaEndang penuh perhatian menyalami warga. Sekaligus mohon doa restu, atas pencalonannya dalam pemilihan kepala daerah. Dalam kunjungan tersebut, paslon ini penuh perhatian menyerap segala aspirasi yang disampaikan. Setelah datang ke Kecamatan Tegal Selatan dan Margadana, giliran menemui warga yang tinggal di Perumahan Sub Inti, Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur. ke hal 15 kol 5

SEKRETARIAT KPU Kota Tegal, kemarin (20/10), menyelesaikan packing (pengepakan) logistik pilwalkot. Semuanya dimasukkan dalam kotak suara, dan langsung disegel. Segel dibuka waktu di TPS oleh petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), disaksikan tim pasangan calon (paslon) dan masayarakat. Selama proses pengiriman, segel tidak boleh rusak. Menurut Sekretaris KPU, Ikrar Yuswan, usai proses sortir, pelipatan surat suara selesai, kemudian ditata dan packing logistik. Semua logistik pilwalkot yang bakal dikirim ke TPS, seperti surat suara, tinta, bantalan, alat coblos, ATK, serta beberapa formulir selesai dimasukkan kotak suara. Setelah itu, kotak suara disegel. Segel tidak boleh rusak, apalagi dibuka. Sebab yang berhak membuka hanya petugas KPPS, disaksikan tim paslon, dan masyarakat ketika hari pencoblosan, Minggu (27/10). “Walaupun semua logistik selesai dibungkus, pengiriman logistik ke PPK, dilakukan Kamis (24/10), dilanjutkan distribusi ke

PPS, Jumat (25/10). Lalu distribusi ke TPS, Sabtu (26/10). Sehingga H-1, semua logistik sudah berada di TPS. Dengan begitu, Minggu tanggal 27 Oktober 2013, pukul 07.00, dapat dimulai pencoblosan sampai jam 13.00. Sehingga masyarakat diimbau menggunakan hak pilihnya sebelum batas waktu itu.� Dia menambahkan, menghindari hal-hal tidak diinginkan, pengiriman logistik dari KPU ke PPK sampai TPS, mendapat pengawalan ketat aparat bersenjata lengkap. Hal ini dilakukan, sejak proses pengangkutan dari gudang KPU ke truk, hingga kantor PPK, dan diserahkan pada petugas jaga di kantor kecamatan sampai TPS. Secara terpisah, Ketua KPU, KH Saifudin Zuhri Madraias SAg mengungkapkan, jumlah surat suara yang dikirim ke TPS, sesuai jumlah DPT yang ada. Ditambah surat suara cadangan 2,5 persen. Hal ini mengantisipasi adanya surat suara rusak. Meski sudah disortir atau adanya pemilih tak terdaftar dalam DPT. Namun memiliki KTP Kota Tegal. ke hal 15 kol 5

M SAEKHUN/RATEG

LOGISTIK - Petugas sekretariat KPU, menyelesaikan packing logistik, yang akan digunakan dalam pilwalkot, Minggu (27/10).


PEMALANG

10

SENIN 21 OKTOBER 2013

RADAR TEGAL

PENTOL RAH

Kiai Jangan SruntalSruntul Umaro Punya Tugas Sendiri

AGUS P/RADAR PEMALANG

BUKA LOMBA – Sepeda sehat merupakan puncak KTS di SMP Negeri 3 Ulujami Pemalang.

Ikuti Kegiatan KTS ULUJAMI – Ratusan siswa-siswi SMP Negeri 3 Ulujami Pemalang, Sabtu (19/10), mengikuti kegiatan tengah semester (KTS). Salah satu kegiatan yang sedang mereka ikuti lomba sepeda sehat berhadiah yang di selenggarakan sebagai puncak rangkaian kegiatannya. Kepala SMP Negeri 3 Ulujami Supriyono SPd melalui Urusan Kesiswaan Widi Husodo SPd mengatakan, KTS di sekolahnya banyak rangkaian kegiatan yang dilakukan. Yaitu macam kegiatan olah raga dan permainan, seperti sepak takrow, bola basket, bercerita dengan alat peraga, pidato, baca puisi, kesenian musik, dan lomba karaoke serta lomba K3. Menurutnya, KTS dilaksanakan sejak Kamis, Jumat, hingga Sabtu sebagai puncak kegiatannya dengan dilaksanakannya lomba sepeda sehat. “Adapun untuk peserta kegiatan lomba sepeda sehat ini, adalah seluruh siswa yang ada kurang lebihnya sebanyak 867 orang dari 24 kelas yaitu kelas 7, 8, dan 9 masing-masing 8 kelas,” katanya. Widi Husodo menjelaskan, kegiatan KTS ini merupakan program sekolah yang dilaksanakan setiap tahunnya, yang tujuannya disamping untuk refresing bagi anak didik, juga untuk mencari bakat sekaligus menjaring bibit anak berprestasi. Selain itu untuk menampilkan potensi prestasi siswa, salah satunya bidang olah raga sepak takraw yang sering menjadi juara di tingkat kabupaten. “Sekaligus untuk melakukan pembinaan terhadap siswa yang berpotensi dan berprestasi yang menjadi unggulan sekolah,” paparnya lagi. Lebih lanjut Widi Husodo mejelaskan, rangkaian kegiatan KTS sebelumnya diawali kegiatan penyembelihan hewan kurban saat Hari Raya Idul Adha yaitu satu ekor sapi. Setelah itu, baru melaksanakan kegiatan-kegiatan lomba. Untuk memberikan semangat kepada para peserta panitia menyediakan banyak hadiah untuk hadiah lomba sepeda sehat yaitu berupa dua buah sepeda lipat dan hadiah hiburan menarik lainnya yang jumlahnya cukup banyak. Yaitu berupa alat dan perlengkapan sekolah sedangkan untuk hadiah lomba K3 yaitu berupa alat-alat kebersihan. Untuk rute lomba sepeda sehat ini, diawali star di depan pintu gerbang sekolah, menuju Desa Limbangan, Mojo, Wonokromo, Sarwodadi, Padek, Pamutih, Blendung, Ketapang kembali lagi ke Limbangan dan finish di SMPN 3 Ulujami sebagai pusat kegiatan. Para peserta total menyusuri rute yang telah ditentukan panitia berjaraknya kurang lebih 7 km. “Jarak rute yang lumayan jauh untuk dilewati para peserta, karena lomba sepeda sehat ini juga sebagai wahana wisata desa yang murah dan meriah. Anak-anak bisa menikmati pemandangan alam yang ada di desa yang dilaluinya,” paparanya. (apt)

LINTAS

M RIDWAN/RADAR PEMALANG

MENJULANG TINGGI – Pohon ajaib yang menjulang tinggi berada di komplek Makam Syaikh Maulana Syamsudin Sugihwaras, Pemalang merupakan pohon ajaib satu batang, beranting 8 jenis pepohonan berbeda.

Ajaib, Sebatang 8 Pohon Berbeda PEMALANG – Pohon yang menjulang tinggi di komplek makam Syaikh Maulana Syamsuddin, merupakan salah satu pohon ajib yang ada di Pemalang. Pasalnya, pohon yang telah berumur ratusan tahun tersebut saat ini menjadi istimewa karena ditumbuhi pohon lain dengan jenis yang berbeda dari pohon utamanya. Umumnya jika pohon itu tumbuh, walaupun ada jenis pohon lain yang menempel disitu maka tidak akan tahan lama dan mati. Tapi tidak yang terjadi pada pohon tersebut. Pohon yang diketahui adalah jenis ketos pada bagian batang tengahnya tumbuh berbagai jenis pohon lainnya seperti jambu, mengkudu, asem, dan lain-lain. Menurut Edi Amin, salah seoranm pengurus makam yang lokasinya ditumbuhi pohon tersebut mengatakan, pohon ketos merupakan pohon yang telah berumur ratusan tahun, beberapa keajaiaban dan karomah yang ada dalam pohon tersebut sampai sekarang diyakini oleh sebagian masyarakat. Salah satunya adalah pada buah mengkudu yang tumbuh dalam pohon tersebut, buah mengkudu yang dipetik dari pohon tersebut diyakini sebagaian peziarah sebagai obat bagi ibu-ibu yang sudah bertahun-tahun tidak memiliki keturunan. Peziarah, utamanya dari Semarang, sudah banyak yang mempercayainya. Hal itu dibuktikan saat mereka mengadakan syukuran setelah memperoleh keturunan melalui perantara buah mengkudu yang di petik dari pohon besar di komplek makam tersebut. Keajabaian lainnya adalah hal lain yang merupakan bagain dari karomah makam tersebut, yaitu saat makam dibongkar, akar pohon tersebut tidak menabrak mayat, tetapi memutar melingkari jenazah Syaikh Maulana Syamsuddin. Yang menjadi sangat penting diperhatikan, menurut Amin, adalah bahwa pohon itu tidak boleh ditebang, karena dari zaman dulu sampai sekarang untuk patokan para nelayan, bahwa itu adalah masuk wilayah Pemalang. Disampaikan, bahwa sebetulnya ada dua pohon yang dikermatkan pada komplek makam tersebut, tetapi pohon yang satunya tidak ditumbuhi oleh pohon lain dengan jenis yang berbeda. Hanya yang berada di dalam makam tersebut yang memiliki keajaiaban. (rid)

AGUS P/RADAR PEMALANG

RESMI DILANTIK - Wakil Ketua PWNU Jawa Tengah Drs Muchlisin Bisri saat melantik jajaran PCNU Kabupaten Pemalang masa hidmat 2013-2018 kemarin.

Mampu Mengurus Pelantikan Pengurus Cabang (PC) NU Masa Hidmat 2013-2018 JAJARAN Pengurus Cabang Nadlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pemalang masa hidmat 2013-2018, Minggu (20/10), resmi dilantik. Pelantikan dilakukan Wakil Ketua Pengurus Wilayah (PWNU) Jawa Tengah Drs KH Muchlisin Bisri. Hadir di acara itu Wakil Ketua PBNU Prof DR Mafud Ma’sum dan seluruh keluarga dan jajaran pengurus NU, Wakil Ketua DPRD Pemalang H Noor Rosyadi SE MM serta Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kabupaten Pemalang Drs Wahyu Sukarno yang mewakili bupati Pemalang.

Di antaranya pengurus cabang yang ikut dilantik yaitu Rois Syuriah KH Abdul Aziz Syahmari, A’wan Drs KH Romadhan SY, Ketua Tanfidziyah Dasuki SPd, Sekretaris Drs Nasikhin MMPd dan Bendahara H Amsori. Wakil Ketua PWNU Jawa Tengah Drs Muchlisin Bisri berpesan, semua jajaran PCNU Kabupaten Pemalang yang barus saja dilantik, agar menjadi pengurus yang betul-betul mampu mengurus, bukan pengurus yang menjadi urusan. Dia berharap, semua jajaran pengurus agar bersungguh dalam menjalankan tugas pengabdiannya sehingga akan mendapat berkah bukan musibah. “Mudahan-mudaha pengurus yang baru dilantik mendapat berkah dari NU bukan musibah,”

katanya. Muschlisin Bisri menjelaskan, akan mendapat musibah itu tugas pengurus NU sangat banyak dan yang harus dilaksanakan, sehingga cukup merepotkan. Akan tetapi dimaknai sebagai berkah, karena dilaksanakannya dengan baik, sehingga semua akan berjalan dengan baik sebagai mana mestinya tugas seorang pengurus. Sehingga akan memberikan nilai manfaat kepada semua pengurus. Sebab, kalau itu ukurannya adalah berkah ketika menjadi pengurus NU. Karenanya, semua ini adalah pengabdian yang semata-mata untuk membesarkan nilai-nilai aswaja yakni nilai-nilai ahlussunah wal jamaah sebagai tantangan terbesar NU dari kelompok-kelompok lainnya. (apt)

PEMALANG – Rois Syuriah Pengurus Cabang Nadlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pemalang KH Abdul Aziz melarang ulama atau para kiai untuk tidak ngrusuhi pekerjaan dan tugas umaro. Artinya ulama atau kiai akan dinilai jelek, apabila suka datang ke tempat pejabat-pejabat daerah seperti halnya ke bupati, camat, dan kepala desa atau lurah. “Semua jajaran pengurus NU baik itu syuriah dan tanfidziyah jangan suka ngrusuhi atau ngurusi pekerjaan para pejabat. Sebab, sejelek-jelak kiai itu yang suka sruntal-sruntul ke pintunya umaro,” kata KH Abdul Aziz saat memberikan ceramah pembuka pelantikan pengurus PCNU Kabupaten Pemalang di Sekretariat PCNU, Minggu (20/10). Abdul Aziz mencontohkan, untuk pengurus tingkat cabang sering datang ke pendopo kabupaten, MWC datang ke rumah camat, dan ranting datang ke lurah atau kepala desa. Sebaliknya, pejabat yang baik yaitu pejabat yang sering sruntalsruntul atau datang ke rumah para kiai, bukan justru kiainya diundang datang ke rumahnya. “Soal itu bupati, camat atau kepala desa, jika akan dikatakan baik apabila sering datang ke

rumah para kiai,” ujarnya. Seperti halnya saat mau jadi pecutnya dalam pemilihan bupati atau kepala daerah, lalu mengundang syuriah diundang ke rumah itu tidak baik. Tapi, bupati yang seharusnya datang ke tempat kiai atau datang ke pesantren-pesantren, jangan kiainya yang datang menuruti undangannya ke rumah. Sehingga kiai tidak ngrusuhi pekerjaan atau tugas bupati, karena bupati sendiri pekerjaanya sangat banyak. “Ulama atau kiai itu harus dekat dengan umaro atau pemerimtah artinya dalam memberikan nasehat-nasehatnya,” tegasnya. Terkait upaya menjaga persatuan dan kesatuamn serta keutuhan bangsa, dalam kesempatan itu KH Abdul Aziz mengajak seluruh komponen bangsa, komponen warga masyarakat Kabupaten Pemalang, utamanya warga NU untuk selalu tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Sebab, di masa sekarang ini sering kali mendengar berita bahwa NKRI sudah mulai teracanam, bahkan rasa persatuan di NU juga sudah mulai diombangambingkan. “Karena itu kami mengaja semua pengurus NU dari cabang hingga sampai tingkat ranting untuk tetap menjaga keutuhan dan saling hargai serta menghormati apa yang menjadi tugasnya masing-masing,”pintanya. (apt)

PKPU 35/2013 Belum Dijalankan PEMALANG – Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 35 tahun 2013 belum dijalankan sepenuhnya di tingkat daerah. Ini dibuktikan dengan masih banyaknya beberapa banner, baliho atau spanduk para caleg yang terpampang di sudut-sudut jalan desa maupun tepi jalan raya. PKPU yang mengatur setiap caleg hanya diperbolehkan memasang sebuah baliho di setiap zona, kenyataannya ditemukan masih marak dan masing-masing caleg memasang lebih dari satu. Bahkan dalam satu desa jumlahnya bisa mencapai puluhan bahkan ratusan. Ketua Panwaslu Kabupaten Pemalang Hery Setiawan SH, Minggu (20/10) mengatakan, PKPU Nomor 35 tahun 2013 sudah diberlakukan. Bahkan beberapa kali sudah diadakan rapat, tetapi hasilnya belum ada penetapan. “Selama ini sudah koordinasi dengan KPU Kabupaten, tetapi hasilnya belum ada penetapan,” terang Hery. Terkait beberapa pelanggaran alat peraga kampanye yang dilakukan caleg, panwaslu telah menyisir dan menlayangkan surat ke KPU. Intinya, untuk memerintahkan peserta pemilu, utamanya parpol untuk menurunkan atau menertibkan alat peraga yang tidak sesuai aturan. “Selaku pengawas, kami mendesak secepatnya karena banyak

AGUS P/RADAR PEMALANG

INGATKAN KIAI – Rois Syuriah PCNU Kabupaten Pemalang KH Abdul Aziz tengah ceramah pembuka pelantikan jajaran pengurus NU kemarin.

WWP Harus Dievalusi M RIDWAN/RADAR PEMALANG

BELUMn DITINDAK – Banner dan spanduk caleg masih bertebaran di sudut-sudut desa lebih dari satu jumlahnya.

pelanggaran. Utamanya balihobaliho besar yang ada di pinggir jalan,” papar Hery lagi. Disampaikan pula, sesuai PKPU satu desa adalah satu alat peraga untuk satu caleg dan bentuknya adalah spanduk berukuran maksimal 1,5 x 7 meter. Selain itu tidak diperbolehkan. “Jika berbentuk bahan kampanye seperti brosur, selebaran atau pamflet itu boleh,” jelas Hery. Panwaslu telah memerintahkan dan melayangkan surat kepada KPU Kabupaten Pemalang

untuk segera menertibkannya. Namun, realisasinya masih harus menunggu koordinasi dengan Pemkab Pemalang mengenai teknis penindakannya. “Panwaslu hanya merekomndasi semua pelanggaran-pelanggaran yang ada, nantinya lyang menindak adalah pemerintah daerah,” kata Hery menegaskan. Dia berharap secepatnya dilakukan penetapan, sehingga pelanggaran-pelanggaran yang sudah banyak dilakukan para caleg segera ada tindakan konkret. (rid)

Murah, Petani Mulai Enggan Budidaya Rumput Laut ULUJAMI – Budidaya rumput laut yang beberapa tahun sebelumnya menjadi trend di Desa Pesantren, saat ini kembali lesu. Kelesuan itu diakibatkan oleh harga jual petani rumput laut yang anjlok drastis di bawah standar. Perusahaan yang dengan mudahnya membeli produk hasil dari petani rumput laut dengan harga yang sangat murah, sehingga hal tersebut mengakibatkan para petani enggan untuk membudidayakan rumput laut itu kembali. Tidak itu saja, Pemkab Pe-

malang dalam hal ini Dinas Kelautan baru sebatas mencarikan partner budidaya rumput laut, belum pada mencarikan soulusi bagaimana menstabilkan harga. Padahal, itu sangat diperlukan agar petani tidak selalu rugi akibat biaya yang dileuarkan banyak tetapi harga jualnya rendah. Nasrudin (42), salah seorang petani rumput laut di Dusun Sidomulyo Desa Pesantren Kecamatan Ulujami menyampaikan, dia yang memiliki tambak seluas 0,5 hektare. Saat ini lahannya telah disebari bibit rumput laut sebanyak 1 ton yang dalam waktu antara 2–3 bulan sudah bisa menghasilkan rumput ba-

sah sekitar 15 ton. Rumput laut itu, papar dia, nantinya setelah kering akan mengalami penyusutan karena kadar airnya berkurang sebesar 10 p[ersen. Harga saat ini adalah Rp 3.500 per kilogramnya. Permasalahannya bukan hanya pada tingkat harga yang bisa turun drastis, tetapi saat pemanenan juga membutuhkan tenaga panen khusus yang mempunyai tarif sendiri per harinya. “Kalau ditangani sendiri tidak masalah, tapi kalau lahannya sampai 4 hektare kan tidak mungkin.” Disampaikan pula, budidaya rumput laut merupakan hal yang sangat mudah. (rid)

PEMALANG – Pembangunan Water Boom Widuri Water Park (WWP) di Obyek Wisata Pantai Widuri Pemalang yang menelan dana APBD cukup besar hingga mencapai Rp 31 miliar di tahun lalu. Menarik perhatian Ketua Komisi C DPRD Pemalang Ujianto MR, agar obyek wisata tersebut harus segera dievaluasi sebagai langkah untuk penyelamatan asset daerah. “Sekarang sudah saatnya WWP itu dievaluasi, apakah selama ini membebani APBD apa tidak,” kata Ujianto kemarin. Ujianto mengatakan, jika melihat laporan berkala dan hasil cek ke lapangan, hampir dapat

dipastikan bahwa WWP sudah perlu dilakukan pengambilan langkah-langkah strategis sebagai penyelematan aset investasi yang jumlahnya cukup besar hingga mencapai Rp 31 miliar. Sehubungan dengan hal itu, jangankan berpikir BEP (Break Event Point), tidak membebani saja sudah sangat hebat. “Buat kita sebenarnya untuk memberi keyakinan bahwa pemerintah sebenarnya tidak perlu berbisnis, karena belum memiliki SDM yang mampu,” papar dia. Kondisi tersebut menuntut i pemerintah harus bisa mencari solusi terbaik. (apt)


KABUPATEN TEGAL

SENIN 21 OKTOBER 2013

13

RADAR TEGAL

PAK tolong beri kami informasi ide-ide bisnis yang mata rantainya bagus. Terimakasih (085799388xxx)

SLAWI (21/10) – Siang ini kloter pertama jamaah haji Kabupaten Tegal (01 SOC) dijadwalkan tiba di kampung halaman. Dijadwalkan rombongan pertama jamaah haji kita tersebut akan memasuki pendopo Kab. Tegal di Slawi pada pukul 12.30 siang hari ini. Menurut H. Nawawi Usman dari tanah suci kloter 01 SOC telah meninggalkan Kota Makkah pada hari Ahad (20/10) kemarin pukul 04.20 WAS, sedangkan take off meninggalkan Bandara International King Abdul Azis Jeddah pada pukul 12.20 waktu setempat. Sementara Kloter 02 SOC menyusul lima jam kemudian yakni pukul 09.00 dan terbang dari Jeddah pada pukul 17.00 Waktu Arab Saudi. Bagi masyarakat Slawi dan sekitarnya, meski tidak ada upacara penyambutan khusus bagi rombongan haji, namun diperkirakan lalu lintas di sekitar alun-alun slawi siang ini akan sedikit padat sehingga para pengguna jalan di sekitarnya harus sedikit bersabar atau mengambil jalur alternatif di sekitar pendopo bupati, di jalan dr. Soetomo. Suasana yang sama juga diperkirakan terjadi esok hari, mengingat masih ada dua kloter jamaah haji Kabupaten Tegal yang bakal memasuki pendopo, yakni kloter 02 SOC pada pukul 08.00 pagi dan kloter 04 SOC pada petang harinya pukul 18.30 wib. Selengkapnya jadwal kepulangan jamaah haji Kab Tegal adalah sebagai berikut : Nama Kloter Kloter 01 SOC tiba di Asrama Haji Solo tgl 21/10 pk. 04.45 wib, tiba di Slawi: 21/10 pk. 12.30 wib.

Nama Kloter Kloter 03 SOC tiba di Asrama Haji Solo tgl 21/10 pk. 23.18 wib, tiba di Slawi tgl 22/10 pk. 08.00 wib.

Nama Kloter Kloter 02 SOC tiba di Asrama Haji Solo tgl 21/10 pk. 09.15 wib, tiba di Slawi tgl 21/10 pk. 17.30 wib.

Nama Kloter Kloter 04 SOC tiba di Asrama Haji Solo tgl 22/10 pk. 10.18 wib, tiba di Slawi tgl 22/10 pk. 18.30.

Antisipasi Bentrok, Brimob Disebar SLAWI - Langkah memberikan jaminan rasa aman dan iklim kondusif selama pesta demokrasi pemilukada bupati dan wakil bupati ditempuh jajaran Polres Tegal, dengan menerjunkan pasukan Brimob untuk memback up jajaran polsek di wilayah hukumnya. Sebanyak 10 personil brimob ditempatkan di semua polsek yang ada di wilayah hukum Polres Tegal. Kapolres Tegal, AKBP Tommy Wibisono SIK melalui Kabag Ops, Kompol Kuntri Yudho mengatakan, BKO Brimob di masing-masing polsek itu diharapkan bisa bekerja maksimal untuk meredam indikasi gesekan antar pendukung calon selama masa kampanye, hari tenang dan masa pencoblosan, hingga penghitungan suara. “Pembagian lima zona jalur koordinasi pengamanan sudah mampu dimainkan personil dengan baik dilapangan. Disini brimob melekat dalam zona dan bersinergi dalam pengamanan tahapan pemilukada,” tegasnya. Diakuinya, selain membentuk zona, upaya memudahkan jalur

koordinasi dilapangan dengan induk, pihaknya juga membentuk satgas atau satuan tugas yang jumlahnya mencapai delapan satgas. Masing-masing satgas akan bertindak sesuai tupoksinya dan segera melaporkan hasil yang telah dikerjakan. “Sesuai rencana awal, jumlah kekuatan yang diterjunkan di hari H pelaksanaan pemilukada mencapai 984 personil yang diback up dari unsur Brimob dan polres samping se eks Karesidenan Pekalongan,” tuturnya. Diakuinya, hingga saat ini kondisi wilayah Kabupaten Tegal relatif kondusif. Untuk memback up pola pengamanan terhadap hal-hal yang diluar dugaan Polres Tegal telah membentuk dan terus melakukan pemantapan pada Peleton Dalmas Kerangka dan Peleton Dalmas Inti. Selebihnya Polres Tegal juga memantapkan kinerja tim negosiator untuk meredam gejolak yang timbul dipermukaan. Untuk pasukan Dalmas masingmasing peleton akan diisi 33 personil. “Peleton Dalmas Inti kita persiapkan,” cetusnya. (her)

MILAD YERRY NOVEL/RADAR SLAWI

BERJUBEL - Ratusan masyarakat di wilayah Kecamatan Suradadi mendatangi lokasi pengobatan gratis yang digelar oleh pasangan dokter Muhamad Edi Utomo-Drs Abasari MHum.

HERMAS PURWADI /RADAR SLAWI

TIM KHUSUS - Pasukan Brimob yang selalu hadir di semua tahapan perhelatan pemilukada di wilayah Kabupaten Tegal.

Himawan Janjikan Reformasi Birokrasi SLAWI - Ribuan simpatisan Himawan-Budi Sutrisno membanjiri lapangan Ekoproyo Talang dalam gelar kampanye terbuka paslon nomor urut 2. Dalam kesmepatan ini HR Himawan Keskawa SH MH kembali menyerukan pentingnya reformasi birokrasi dimasa yang akan datang, agar tidak terulang terjadinya mall praktek disektor birokrasi. Gelar kampanye terbuka yang juga dihadiri petinggi partai pengusung Gerindra seperi Nurcholis BM, dan Fatchuddin SH tersebut juga memberi kepastian pada warga Talang yang nota bene bergantung dari sektor industri rumahan berupa batik tegalan. “Sudah sepantasnya produk Batik Tegalan asli Talang bisa menjadi produk unggulan Kabupaten Tegal. Kedepan bila pasangan yang kami usung diijinkan memimpin kabupaten Tegal, ada keseriusan melobi provinsi dan pusat untuk mewujudkan hal tersebut,” tutur keduanya secara bergantian. Niat baik untuk ‘ndandani’Kabupaten Tegal yang lebih bersih, berwibawa, dan adil yang

HERMAS PURWADI /RADAR SLAWI

BERBAUR - Kandidat calon bupati, HR Himawan Keskawa SH MH berbaur dengan ibu-ibu yang menjadi simpatisan pendukungnya ditengah perhelatan kampanye terbuka, kemarin.

disuarakan paslon HR Himawan Keskawa SH MH-dr Budi Sutrisno MKes dihadapan ribuan kader simpatisannya itu mendapat sambutan meriah. Calon bupati, HR Himawan Keskawa SH MH kembali menyorot budaya memberi ‘iming- iming’ pada rakyat yang sering dilakukan kandidat yang maju dalam bursa pemilukada, tanpa mengukur realitas anggaran yang dimiliki pemkab.

Dia juga bakal segera menjalankan kewajiban untuk penertiban dan penegakkan kedisiplinan kerja di semua lini birokrasi bila nantinya diberi kesempatan untuk menahkodai Kabupaten Tegal. Dia memohon kepada semua kader simpatisan dan relawan untuk memanjatkan doa pada sang pencipta agar diberikan perkenan untuk melaksanakan niat baiknya mewujudkan lebih baik. (her)

Juriyah Dapat Kampanye Enthus-Umi Membludak H adiah Umroh

YERRY NOVEL/RADAR SLAWI

SAMBUTAN - Kepala Dinas Kesehatan, dr Hendadi saat memberikan sambutan dihadapan peserta Jalan Sehat Milad Muhamadiyah ke 104 dan RSI Singkil ke 24.

Pentingnya Kesehatan Ibu dan Anak SLAWI - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal, dr Hendadi Setiaji MKes mengingatkan masyarakat akan pentingnya kesehatan terutama bagi ibu hamil dan anak anak. Hal itu dikatakan dr Hendadi dihadapan puluhan ribu peserta jalan sehat dalam rangka Milad Muhammadiyah ke 104 dan Milad RSI PKU Muhammadiyah Adiwerna ke 24 yang digelar Minggu. Menurut dr Hendadi, dengan meningkatnya kesehatan ibu hamil akan dapat menekan angka kematian dalam melahirkan. “Apabila ibu hamil sehat, tentu akan berdampak pada angka kematian dalam melahirkan berkurang,” ujarnya. Dalam kesempatan itu, dr Hendadi juga menyampaikan selamat milad Muhammadiyah serta Milad RSI PKU Muhammadiyah, semoga menjadi rumah sakit terpercaya dan berkualitas dalam pelayanan kesehatan. Sementara itu, Jalan sehat milad Muhammadiyah dan RSI PKU Muhamadiyah diikuti sepuluh ribu orang lebih dengan start dari halaman RSI PKU Muhamadiyah / Singkil Adiwerna - Jl raya singkil ke barat lampu merah belok keselatan - lewat depan SMP 3 adiwerna masuk ke timur - Ujungrusi ke utara terus masuk desa Pesawahan finish kemabli di RSI PKU Muhammadiyah Adiwerna. Kegiatan yang dimulai pukul 6 pagi, dihadiri anggota DPR RI Dapil IX Jawa Tengah, Ir Teguh Juwarno yang ikut memberikan hadiah serta membagikan hewan kurban kepada ranting Muhammadiyah se Kabupaten Tegal. Tampak hadir pula sejumlah calon Bupati dan Wakil Bupati Tegal. Ketua panitia, dr M. Abdurahman mengatakan jalan sehat digelar gratis untuk masyarakat dan disediakan hadiah menarik oleh panitia Jalan sehat diantaranya Sepeda Motor, Kulkas, Sepeda Gunung, Kipas Angin, uang tunai 5 juta rupiah, dan ratusan doorprize lainnya. “Ade Fatah Rizki, peserta dari Margasari beruntung meraih hadiah utama berupa sepeda motor honda revo,” terangnya. (yer)

SURADADI - Juriyah, warga Desa Suradadi, Kecamatan Suradadi mendapatkan hadiah utama umroh pada gelaran jalan sehat dan pengobatan gratis pasangan dokter Edi Utomo-Drs Abasari MHum (DOA), Minggu (20/10) di lapangan desa setempat. Ribuan massa yang memadati lapangan sepakbola menyambut antusias gelaran pengobatan gratis dan jalan sehat yang digelar calon bupati dan wakil bupati ini. Bahkan ribuan massa yang hadir di kegiatan tersebut, saat calon bupati mengajak berdialog, mereka sangat antusias. Mulai dari kesejahteraan nelayan sampai kesehatan masyarakat. Simpatisan dan pendukung pasangan calon bupati-wakil bupati, dokter Moch Edi UtomoDrs Abasari MHum tumplek blek di lapangan sepakbola Desa Suradadi. Mereka sebagian besar ibu-ibu ikut memeriahkan kampanye sehat dengan hadian utama satu tiket umroh. Kampanye sehat itu meliputi pengobatan gratis, senam dan jalan bersama. Sejak pagi para ibu-ibu sudah

antri di tempat pengobatan gratis. Sementara di depan panggung hiburan, massa sudah berkumpul untuk mengikuti senam bersama dan jalan sehat. Kegiatan itu juga dihadiri cabup dokter Edi Utomo yang didampingi sejumlah tim sukses pemenangan dokter edi-Abasari (DOA). Dokter Edi hadir ditengah masyarakat sembari ikut senam bersama. Masyarakat pun menyambut dengan suka cita, sembari mengajak salaman. “Silahkan ibu-ibu, mari kita senam bersama. Terima kasih atas kehadirannya,” sapa dia pada peserta kampanye.Menurut Didik H, anggota tim pemenangan pasangan dokter Edi-Abasari mengatakan, kegiatan kampanye sehat merupakan wujud pendekatan dokter Edi pada masyarakat. Perhatian pada pelayanan kesehatan masyarakat menjadi prioritas yang diperhatikan jika dokter Edi terpilih menjadi bupati pada Pilbup 27 Oktober mendatang. “Antusiasme masyarakat sangat luar biasa, terutama untuk pengobatan gratis,” paparnya. (yer)

MARGASARI - Sudah kesekian kalinya, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tegal, Enthus-Umi menggelar kampanye. Kali ini, pasangan nomor urut 4 itu menggelar kampanye di Lapangan Margasari, Jumat (18/10). Sungguh diluar dugaan. Dalam kampanye itu, puluhan ribu relawan pendukung Enthus-Umi membludak di lapangan tersebut. Tak pelak, kampanye itu pun mengakibatkan penumpukan kendaraan di jalur Margasari sepanjang sekitar 5 kilometer. Hal itu, membuat calon wakil Bupati Tegal Umi Azizah tidak bisa menuju ke titik kampanye. Umi terjebak di sekitar jalan Desa Jembayat. Terpaksa, Umi pun mengandalkan jasa ojek untuk menuju ke tempat tersebut. “Saya yakin, dengan semangat relawan ikhlas ini, EnthusUmi pasti menang dalam Pilkada nanti,” kata Ketua DPC PKB, A. Firdaus A, saat memberikan orasi dalam kampanye tersebut. Firdaus mengingatkan, lima tahun ke depan merupakan waktu yang cukup lama. Karena itu, masyarakat jangan sampai salah memilih dalam Pilkada nanti.

YERRY NOVEL/RADAR SLAWI

KAMPANYE - Calon Bupati Tegal, Enthus Susmono mengajak simpatisan menyanyikan lagu ciptaannya dalam kampanyenya di Lapangan Margasari, kemarin.

Hindari praktik politik uang, karena hakekatnya, calon bupati yang sudah mengeluarkan uang, tentunya akan mencari modal kembali. “Jangan terhanyut karena uang dan mie instan. Pada prinsipnya, kita harus memilih bupati yang benar-benar membela rakyat dan mensejahterakan rakyat,” kata Firdaus disambut tepuk tangan.

Sementara itu, Enthus yang dikenal sebagai dalang, dengan mudahnya menguasai aksi panggung selama berorasi di depan puluhan ribu simpatisan. Dengan diiringi grup musik Jaket (Jakwire Enthus), calon bupati Tegal ini, membawakan beberapa lagu ciptaannya. Seperti lagu yang berjudul Enthus-Umi versi Iwak peyek dll. (yer)


RADAR BREBES

14

SENIN 21 OKTOBER 2013

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes

(0283) 671431

RSU Bhakti Asih

(0283) 671279 / 673481

RSIA Mutiara Bunda Tanjung Brebes

(0283) 877222

RS Dera As Syifa Banjarharjo Brebes

(0283) 889588/ 889548

Hotel Dedy Jaya Brebes

(0283) 673133 / 673158

RS Dedy Jaya

(0283) 672145/ 672525

WONGE DEWEK Gagas Komunitas Ibu Menyusui PENGALAMAN kegagalan memberikan air susu ibu eksklusif kepada anaknya yang kini sudah berusia empat tahun membuat Lusiana Indira Isni MIKom berusaha ingin menularkan pengalamannya kepada ibu-ibu lainnya. Untuk itu, ibu satu anak ini memiliki rencana untuk menggagas komunitas yang diberi nama Asosiasi Ibu Menyusui ASI (AIMIASI). Melalui komunitas itu, proses penularan pengalaman serta pemberian pemahaman akan pentingnya ASI kepada anak akan jauh lebih mudah. Lusiana, panggilan akrabnya saat ditemui Jumat (18/10) mengatakan, DOK.RADAR BREBES sebagai orang yang bekerja di Lusiana Indira Isni pemerintakan dirinya pernah mengalami kegagalan, hal itu disebabkan karena faktor kesibukannya bekerja. Sebagai orang yang peduli kepada kaum ibu dan anak, lanjut dia, dirinya menginginkan agar pengalaman itu tidak terulang pada ibu-ibu yang lainnya. Dengan demikian, tambah dia, dirinya menginginkan agar ibu-ibu di lingkungannya bisa meberikan ASI eksklusif bagi anaknya yang masih berusia di bawah 6 bulan. “Dari kumunitas itu ibu-ibu bisa saling bertukar pengalaman, tentunya yang berkaitan dengan pemberian ASI bagi anak,” katanya. Menurut dia, selama ini masih banyak ibu-ibu yang tidak menyadari akan pentingnya pemberian ASI eksklusif. Sehingga tak sekdikit dari anak-anak yang baru lahir langsung diberi asupan susu formula. Pola pemberian susu formula kepada anak dibawah usia 6 bulan jelas akan berpengaruh terhadap perkembangan anak. “Anak yang sudah mengkonsumsi susu formula sejak pertama lahir jelas akan berbeda dengan kondisi anak yang hanya diberi ASI saja sampai usia enam bulan,” beber Lusiana yang saat ini menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Humas Setda Kabupaten Brebes. Ia menjelaskan, anak yang hanya mendapatkan ASI sejak lahir akan memiliki ketahanan tubuh lebih kuat dibanding anak yang sudah mengkonsumsi susu formula. Tidak hanya itu saja, tambah dia, pemberian ASI eksklusif juga akan mempengaruhi kecerdasan anak nantinya. Untuk itu, sebagai upaya mempersiapkan generasi unggul dirinya ingin ibu-ibu bisa mengerti akan pentingnya pemberian ASI eksklusif bagi anak. Melalui komunitas itu, kata dia lagi, dirinya juga ingin agar ibu-ibu tidak mengorbankan anaknya demi gengsi semata. Menurut dia, selama ini banyak ibu-ibu menyusui di wilayah perkotaan memberikan asupan susu formula kualitas tinggi kepada anaknya lantaran didasari oleh faktor gengsi. Padalah, semahal apapun susu formula yang diberikan kepada anak kualitasnya masih jauh dibandingkan dengan air susu ibu. Maka dari itu, dirinya ingin merubah pola berfikir mereka (ibu menyusui) demi menyelamatkan anak dari ketergantungan susu formula. “Dengan pemberian ASI eksklusif kepada anak, secara tidak langsung mereka juga telah mempersiapkan generasi baru yang lebih tangguh dan cerdas pada kemudian hari,” tutur ibu dari Safanina Altasanee Abdira. (har)

AJIB AH...

Lagi, Raskin Ditolak Warga Bergejolak BREBES - Warga Desa Luwungragi, Kecamatan Bulakamba kembali menolak pembagian beras miskin (raskin) dari pemerintah ke balaidesa seempat, Minggu (20/10). Mereka menilai pembagian beras tersebut tidak tepat sasaran dan tidak memenuhi rasa keadilan warga. “Warga yang dapat dan tidak masuk data penerima, pada ribut dan saling iri. Kalau beras raskin tidak dibagi rata, kami yang repot. Yang tidak dapat protes memaki-maki kami karena biasanya yang dulu-dulu dapat semua,” kata Supaat, Ketua RT 6 di desa tersebut. Dia mengungkapkan, warga di desa itu kini tidak kondusif lagi karena persoalan di tengah masyarakat gara-gara distribusi raskin. “Kalau kami sih maunya da-

ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

TOLAK RASKIN - Sejumlah ketua RT dan warga mengembalikan beras rakin di kantor balaidesa Luwungragi karena muncul gejolak di masyarakat.

pat semua tapi sesuai aturan, nanti yang membagi rata itu penerimanya. Tapi penerimanya tidak bisa akibatnya konflik sendiri. Saya mengembalikan raskin

daripada didemo, karena warga mayoritas menginginkan dibagi rata atau tidak sama sekali,” ujarnya. Insiden penolakan raskin ter-

sebut merupakan kali kedua pasca ditahannya kades mereka karena dianggap menyalahi aturan pendistribusian raskin secara rasta. Hayatullah, salah satu perangkat desa setempat mengakui hingga saat ini realisasi raskin untuk bulan Oktober 2013 ini belum dibagikan. Sebab, para ketua RT bersama warga menolaknya. “Kami sih maunya sesuai juklak dan juknis, tapi ternyata di lapangan susah dilaksanakan. Masalah penolakan ini dulu sudah muncul, sekarang bergejolak lagi. Kami pun tidak berani membagikan karena khawatir warga yang tidak dapat pada demo seperti dulu. Kami sekarang menunggu kebijakan dari Pemkab, kalaupun ditarik lagi ya silahkan,” tandasnya. Menurut Hayat, gejolak raskin itu dimulai menyusul ditahan-

nya kades setempat, Rokhali karena didakwa salah dengan membagi rata raskin kepada warga. Aparatur kemudian trauma dan raskin bulan September tidak dibagikan. Namun, dalam rapat dengan Pemkab dan Muspika, raskin itu akhirnya dibagikan sesuai data penerima meski mendapat keberatan dari warga yang belum terkover. Kini, warga yang terkover ini pun kembali bergejolak karena faktor kecemburuan. “Saya kira untuk Luwungragi perlu ada kebijakan khusus, karena masalah raskin sangat sensitif,” kata dia. Dijelaskan, Luwungragi setiap bulannya mendapat jatah 11,4 ton, atau 762 kantong, masingmasing berisi 15 kilogram. Sesuai alokasi beras tersebut dibagikan kepada warga di 41 RT dan 8 lingkungan RW. (ism)

Krokot Pun Jadi Sirup dan Selai DI mata petani, rumput krokot kerap dianggap sebagai hama yang bisa merusak tanaman palawija. Namun di mata siswa-siswi SMP Terbuka Tanjung, keberadaan tamanan dengan nama latin Portulaca Orelasea ini bisa dijadikan sebagai minuman yang memiliki khasiat tinggi dan bisa mencegah sel kangker dan menekan kolesterol tinggi. Sejumlah siswi SMP Terbuka Tanjung pun mampu berkreasi dengan membuat sirup dan selai dari rumput krorot tersebut. Rumput yang banyak tumbuh di areal persawahan saat musim kemarau ini, ternyata dapat dimanfaatkan. Adalah Fitri, Wiwit dan Nining dibantu guru pembinanya, berhasil membuat sirup dan selai krokot. Untuk membuat minuman sirup krokot itu, para siswa terlebih dulu mencari tanaman gulma itu di sawah dekat sekolah tempat mereka belajar. Setelah didapat, kemudian tanaman itu dicuci sebelum kemudian dijuicer untuk diambil sarinya. Dari proses itu, lalu sari tanaman dicampur dengan air mendidih dengan perbandingan 200 mililiter sari krokot diicampur 400 mililiter air dan dicampur dengan gula dan daun pandan. Setelah proses pencampuran itu, kemudian Fitri, bersama dua teman sekolahnya Wiwit dan Nining kemudian mengaduk campuran saripati krokot dan air yang sudah direbus sampai mengental. “Daun pandan dan gula dicampur untuk menghilangkan aroma langu dari tanaman krokot,” ujar Fitri. Setelah sedikit mengental, air campuran saripati krokot itu kemudian disaring agar terbebas dari ampas krokot yang terbawa saat proses pengambilan saripati. Dari proses itu, kemudian jadilah sirup krokot yang siap dikonsumsi. Tak berhenti di sutu saja, tiga siswi

HARVIYANTO/RADAR BREBES

MENGOLAH – Siswi SMP Terbuka Tanjung tengah mengolah tanaman krokot menjadi sirup dan selai yang bisa berhasiat mencegah kangker dan kolesterol.

SMP Terbuka Tanjung ini juga berupaya mengembangkan tanaman krokot menjadi makanan jenis selai. Fitri mengaku, minuman dan makanan yang terbuat dari tanaman krokot itu sudah dicoba untuk dikonsumsi. Hasilnya, selain memiliki cita rasa yang segar dan enak, minuman dari bahan dasar krokot itu juga bisa berhasiat untuk mencegah pertumbuhan sel kangker dan kolesterol. Mulyati, guru ketrampilan SMP Ter-

buka Tanjung mengatakan, sirup dan selai krokot hasil karya tiga siswinya itu tidak menggunakan campuran bahan kimia, sehingga tidak berbahaya saat dikonsumsi. Bahkan sebaliknya, minuman itu bisa menjadi obat herbal yang bisa mencegah terjadinya penyakit. Atas hasil temuan tiga siswinya itu, pihak sekolah akan terus memberikan dorongan kepada para siswi untuk terus mengembangkan kreatifitasnya. Sehingga sirup dan selai

krokot ini dapat menjadi produk yang bernilai jual. Hal senada juga disampaikan Surono, pengawas SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes ini mengaku takjub dengan hasil kreasi yang siswi SMP Terbuka Tanjung. Untuk itu dinas pendidikan akan berupaya membatu siswa dalam mengembangkan karya nyatanya itu agar bisa menjadi produk minuman dan makanan yang bernilai tinggi. (harviyanto)

Bukan Jago Kandang HARVIYANTO/RADAR BREBES

UJIAN - Ratusan atlet Taekwondo mengikuti ujian kenaikan tingkat di GOR Sasana Krida Adhi Karsa, Brebes

Atlet Taekwondo Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat BREBES - Atlet Taekwondo asal Brebes Minggu (20/10) mengikuti ujian kenaikan tingkat. Ujian yang diselenggarakan di Gedung Olah Raga (GOR) Sasana Krida Adhi Karsa Brebes diikuti oleh 123 peserta dari 4 tempat latihan (Dojo) yang ada di wilayah Kecamatan Brebes, Bantarkawung, Paguyangan dan Bumiayu. Ketua Pengurus Cabang Taekwondo Indonesia Kabupaten Brebes Abdussomad SAg mengatakan, dari jumlah peserta ujian mereka terbagi menjadi beberapa tingkatan. Di antaranya ujian sabuk kuning diikuti 57 peserta, sabuk kuning strip 18 peserta, sabuk hijau 26 peserta, sabuk hijau strip 8 peserta, sabuk biru 3 peserta dan biru strip 11 peserta. “Mereka diuji langsung oleh Master Suroso yang didatangkan dari Semarang,” terang Abdussomad. Untuk materi sendiri, peserta ujian harus bisa menunjukan kemampuan teknik dasar, pertarungan hingga jurus taekwondo yang sudah mereka pelajari dari masing-masing tempat latihan. Selain untuk kenaikan tingkat, tambah dia, ujian tersebut juga dilakukan untuk mengetahui perkembangan dan kemampuan para atlet sebagai dasar dalam mengukir prestasi. Sehingga, ujain yang diselenggarakan tiap 4 bulan sekali ini diharapkan bisa mencetak atlet-atlet Taekwondo yang bisa bersaing hingga tingkat nasional. Sementara Penasehat Pengcab Taekwondo Indonesia Kabupaten Brebes Ahmad Badarrusamsi menambahkan, perkembangan olahraga Taekwondo di Kabupaten Brebes kini mengalami peningkatan cukup signifikan. Bahkan dari jumlah tempat latihan yang awalnya ada 2 pada tahun 2008, kini sudah bertambah menjadi 15. Tak hanya itu saja, sejumlah prestasi juga sudah banyak di raih oleh atlet taekwondo Kabupaten Brebes. “Terakhir, berhasil mendapatkan medali perunggu dalam kejuaraan pelajar se-Indonesia yang digelar di Solo,” katanya. Kemudian, lanjut dia, atlet Kabupaten Brebes juga berhasil meraih juara di tingkat Karesidenan Pekalongan dan mampu meloloskan atlet ke ajang Dulongmas. Kedapan, Pengcab akan terus berusaha mengembangkan taekwondo dan berupaya meningkatkan prestasi yang sudah pernah diraihnya. (har)

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

TERGERUS - Salah satu lokasi tebing Sungai Keruh yang mengancam lahan pertanian dan sarana air bersih akibat gerusan alur sungai.

Musim Hujan Waspada Sungai Besar SIRAMPOG - Meski belum mengakibatkan banjir, namun dengan mulai turunnya hujan di wilayah selatan Kabupaten Brebes, membuat sejumlah pihak mengkhawatirkan kondisi sejumlah tebing. Salah satunya di aliran Sungai Keruh. Data dari Forum Pelanggan Air Minum Kabupaten Brebes (Forpambes) yang melakukan penelurusan terhadap kondisi sumber mata air dan kondisi aliran sungai diketahui, aliran Sungai Keruh saat musim hujan memiliki tingkat kerawanan banjir yang mengakibatkan kerusakan sarana infrasuktur. Seperti yang pernah terjadi di jembatan penghubung Desa Plompong, Kecamatan Sirampog, dinilai akibat terjadinya kerusakan pada Daerah Aliran Sungai (DAS)

yang terjadi saat ini. “Kerusakan DAS di Sungai Keruh sudah terjadi semenjak wilayah Hulu hingga hilir sejauh lebih kurang tujuh kilometer. Kondisi tebing di aliran itu sudah memprihatinkan, sehinga jika terjadi hujan dengan intensitas cukup tinggi, maka dengan cepat akan terjadi banjir,” ungkapnya Jamil, selaku anggota Forpambes, Minggu (20/10). Sejauh ini menurut dia, gerusan alur Sungai Keruh telah berdampak pada kerusakan lahan pertanian di wilayah Desa Plompong. Selain itu, aliran sungai yang mengarah tidak terkendalai juga kerap merusak infrastuktur irigasi pertanian. “Dampaknya petani kesulitan mendapat pasokan air, meski dalam kondisi musim hujan. Hal

ini disebabkan sarana irigasi yang ada, sering rusak saat terjadi banjir di Sungai Keruh,” kata dia. Terpisah, Kepala UPT Dinas Pengairan Energi Sumberdaya Mineral (ESDM) wilayah Pemali Hulu, Tasali mengatakan, dari hasil pantauan serta uji lokasi melalui pengukuran, telah terjadi peningkatan kecuraman alur Sungai Keruh dari hulu menuju hilir. “Bertambahnya kecuraman alur sungai sudah terjadi semenjak 10 tahun terakhir. Untuk itu idealnya dilakukan pembangunan cek dam yang berfungsi untuk menghambat laju air, sekaligus mengangkat permukaan dasar sungai. Sehingga air bisa kembali mengalir ke saluran irigasi pertanian,” jelas Tasali. (pri)

BREBES - Kabag Humas dan Protokol Setda Brebes Drs Atmo Tan Sidik yang kondang di Brebes dan sekitarnya, ternyata juga bukan jago kandang. Dalam kegiatan rakor Kehumasan se Jawa Tengah, Atmo duduk berjajar dengan narasumber dari Pemprov Jateng sebagai narasumber, di Solo, kemarin. Kegiatan yang mengundang seluruh Kabag Humas se Jawa Tengah itu membahas tentang komitmen pemerintah untuk terus memaksimalkan peran humas sebagai ujung tombak sumber informasi bagi masyarakat. Selain Atmo, narasumber lain adalah Kepala Badan Koordi-

nator Wilayah II Provinsi Jawa Tengah Drs Budiyanto MSi, dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Dr Saifur Rohman MHum dan Ahmad Nizar dari Kementerian Komunikasi dan Informatika. “Ya kemarin, saya jadi narsum acara Provinsi, bukan cuma jago di kandang. Masalah relasi pers dan pemerintahan,” gurau Atmo. Narasumber secara bergilir menyampaikan pandangan terkait dengan kebijakan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo yang berencana akan menghapus anggaran jamuan pers di lingkup Jateng. Atmo menilai, wacana itu wajar dan sah saja. (ism)


PEKALONGAN

SENIN 21 OKTOBER 2013

15

RADAR TEGAL

Musim Angin Timur, TPI Sepi Lelang

AKHMAD SAEFUDIN

RAMAI - Akademisi STAIN Pekalongan, Dr Ali Trigiatno MAg, saat menyampaikan taushiyahnya di depan ratusan jamaah pengajian rutin ahad pagi, kemarin.

Muhammadiyah Tak Tergiur Politik Praktis PEKALONGAN - Sebagai salah satu ormas Islam tertua di tanah air, Muhammadiyah sejak awal memilih mengusung high politic. Karena itu, sampai kapanpun persyarikatan yang didirikan oleh KH Ahmad Dachlan itu tak akan tergiur untuk terjun ke politik praktis. “Sebagai ormas, Muhammadiyah bukan tak berpolitik. Tetapi yang kita anut adalah high politic, bukan politik praktis. Kalau politik praktis itu ruangnya parpol,” ungkap Dr Ali Trigiatno MAg, di depan ratusan warga Muhammadiyah, yang menghadiri pengajian ahad rutin di Desa Tegalsari, Kecamatan Kandeman, Minggu (20/10). Pernyataan akademisi STAIN Pekalongan itu sekaligus menanggapi pertanyaan salah seo-

rang jamaah, yang menanyakan sikap politik Muhammadiyah terutama menyikapi tahun politik hingga 2014 mendatang. Menurut Ali, konsep high politic memungkinkan ormas Islam modern itu memainkan politik secara cantik, tanpa harus secara vulgar dipertunjukkan ke publik. “Prinsip inilah yang diterjemahkan dalam maklumat Pimpinan Pusat. Karena itu, Muhammadiyah harus menjaga jarak yang sama dengan semua partai politik. Bahwa ada kedekatan historis dengan PAN (Partai Amanat Nasional –red), itu benar. Tetapi secara normatif, Muhammadiyah tetap harus menjaga jarak yang sama dengan semua parpol,” terangnya. Dalam semangat high politic pula, lanjut Ali, persyarikatan tak

akan tergiur oleh dinamika politik praktis yang ada. Dia menegaskan, Muhammadiyah harus tetap memposisikan dirinya sebagai ormas, yang kalaupun berpolitik, levelnya ada pada high politic, bukan praktis. “Bahwa PAN berpolitik praktis, ya karena memang dia parpol. Itu memang domain mereka sebagai parpol. Kader Muhammadiyah pun boleh berpolitik praktis, tetapi sifatnya personal dan pastinya tidak memanfaatkan persyarikatan,” tandasnya. Pengajian ahad rutin sendiri untuk kali pertama digelar di Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kandeman. Meski terbilang PCM baru, namun tak mengurangi antusiasme mereka untuk menjadi tuan rumah. Hasilnya, pengajian pun sukses diikuti ra-

tusan jamaah, mulai orang tua, remaja, hingga anak-anak. Di setiap kegiatan rutin mingguan itu, dua lembaga Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), yakni Baetul Tanwil Muhammadiyah (BTM) dan Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh (LAZIS) pun berkesempatan membuka outlet di lokasi. “Karena kami PCM baru, jadi untuk jamaah pengajian masih dibantu dari PCM Batang. Mudah-mudahan ini bisa memotivasi kami untuk semakin berkembang,” kata Ketua PCM Kandeman, Sutiyoso SPd. Dari hasil pengajian, panitia pun sukses mengumpulkan infaq spontan hingga Rp 1.757.500. Sebagaimana biasa, kegiatan diakhiri dengan sarapan megononan bersama. (sef)

Bupati Janji Jalan Petungkriyo Bakal Diperbaiki KAJEN - Menanggapi keluhan masyarakat terkait kundisi jalan yang rusak, khususnya di Kecamatan Petungkriyono, Bupati Pekalongan Amat Antono berjanji akan memperbaikinya. Hal tersebut dilakukan agar perekonomian masyarakat bisa meningkat dengan adanya infrastruktur jalan yang memedai. Menurutnya, potensi di Kecamatan Petungkriyono seperti kentang, harganya akan lebih

bagus jika ditunjang dengan infrastruktur yang memadai. Jalan yang perlu diperbaiki yakni, Doro, Petungkriyono Kecamatan, Gumelem, hingga Semego. Ruas jalan lain yang juga perlu diperbaiki yakni Curug Muncar dan perbatasan Kali Bening. “Kentang sebagus apapun kalau jalannya rusak, maka harganya juga kasihan. Saya minta untuk diselesaikan,” intruksinya kepada Kepala DPU Kabupaten

Pekalongan belum lama ini. Untuk di Curug Muncar, jalan rusak ada di beberapa titik, dan terlihat mulai dari kecamatan ke kebalai desa. “Saya minta dicek dalam satu minggu sudah harus ada laporan, kemudian saya akan digunakan dana tak terduga,” katanya. Pihaknya mengintruksikan kepada dinas terkait, agar jalan yang rusak segera dicek. Selain jalan yang rusak, pihaknya juga

mengimbau kepada dinas terkait untuk melengkapi fasilitas di air terjun Curug Muncar untuk menunjang pariwisata. “Kecamatan Doro saya minta ditata agar tidak kumuh, Kesesi, Kedungwuni dan Wiradesa juga perlu ditata. Pasalnya daerah tersebut merupakan titik pengembangan ekonomi. Untuk Penataan Lapangan Gemek tolong dicek lampu dan kebersihannya,” pungkasnya. (ap23)

Kunjungi Makam, sebagai Bentuk Penghargaan dari halaman 9 Giat diawali apel bersama, dilanjutkan peletakan karangan bunga secara simbolis, oleh ketua Bhayangkari. Usai kegiatan, dilanjutkan doa bersama serta tabur bunga, di pusara para pahlawan oleh seluruh rombongan peziarah. Sebelumnya, beberapa acara digelar memperingati HKGB ke-

61. Antara lain olah raga bersama, diteruskan lomba olah raga dan ketangkasan, kemudian anjangsana ke warakawuri purnawiranan Polri maupun panti asuhan. Menurut Ketua Bhayangkari Cabang Polres Tegal Kota, Nuning Darmawan SIK, semua kegiatan itu dalam memperingati HKGB yang jatuh tiap 19 Oktober. ‘’Kunjungan dan ziarah ke makam pahlawan, bentuk peng-

hormatan kepada beliau yang mendahului kita. Karena perjuangannya, HKGB kini telah berusia 61 tahun.’’ Karena itu, guna menghormati jasa-jasanya, dan menyambut HUT HKGB ke-61, Bhayangkari Cabang Tegal berkunjung dan ziarah ke makam pahlawan. ‘’Sebelumnya, dalam memperingati HKGB, kami menggelar sejumlah kegiatan. Di antaranya

senam massal bersama, diikuti semua istri polisi. Selain lomba bakiak, meniti batu bata, voli serta lomba tumpengan,’’ imbuhnya. Disamping itu, juga digelar bakti sosial dengan anjangsana ke warakawuri purnawiranan Polri dan panti asuhan. Hal ini dilakukan, sebagai bentuk penghargaan dan rasa kekeluargaan. Sehingga tali silaturahmi terus terjalin dengan baik. (gus)

Belasan Ribu Warga Tumplek Blek dari halaman 9 Selain ikut berjalan bersama belasan ribu masyarakat, keliling Kecamatan Margadana. Di hadapan puluhan ribu peserta jalan santai Pengajian Al Hidayah, paslon nomor 3 Hj Bunda Sitha dan Kang Nur, menyampaikan visi, misi, program prioritas, serta meminta dukungan pada pencoblosan hari Minggu, 27 Oktober 2013. Sekitar pukul 06.00, peserta jalan santai berjalan melewati Jalan Ki Hajar Dewantoro, Kalinyamat Kulon, sebelum rel kereta api ke barat, tembus Makam Sriandu masuk Jalan Demak 2 Kelurahan Margadana, Jalan Banyumas, dan kembali ke Jalan Ki Hajar Dewantoro. Lalu masuk lagi ke lapangan Sumurpanggang, sekitar pukul 07.30. Pembagian hadiah diselingi dengan musik. Disamping hadiah utama satu unit sepeda motor yang diraih

Karyoto, warga RT 03 RW 07, Jalan Merpati Gang Puyuh Nomor 6b, Kelurahan Randugunting, Kecamatan Tegal Selaran, Kota Tegal, acara yang diadakan PD Pengajian Al Hidayah, juga memberikan hadiah lain, seperti kulkas, televisi, mesin cuci, 2 unit sepeda, dispenser, magicjar dan sebagainya. Belasan ribu warga antusias mengikuti jalan santai, dan mengikuti proses pengundian sampai selesai. Dengan rasa suka cita, peserta jalan santai mendengarkan paparan visi, misi, dan prioritas program prorakyat, disampaikan paslon nomor urut 3, Hj Bunda Sitha dan Kang Nur. Menurut Ketua PD Pengajian Al Hidayah, Hj Endang Aisyiyah SPd, kegiatan ini dilaksanakan memperingati Hari Ulang Tahun Pengajian Al Hidayah tahun 2013, sekaligus peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-85. Walaupun dilaksanakan oleh Pengajian Al Hidayah, peserta jalan

santai dibuka untuk umum. Bahkan pada kageiatan tersebut, pihaknya sengaja mengundang paslon nomor 3, Hj Bunda Sitha dan Kang Nur, untuk menyapa masyarakat. Termasuk memaparkan visi, misi, dan program prioritas yang akan dilaksanakan ketika terpilih nanti. “Meski pengajian Al Hidayah bukan organisasi partai politik, secara resmi kami mendukung dan siap memenangkan paslon nomor urut 3, Hj Bunda Sitha dan Kang Nur. Komitmen ini bakal dilakukan belasan ribu anggota, tersebar di setiap kelurahan. Demi terwujudnya perubahan ke arah lebih baik,” paparnya. Di hadapan belasan ribu masyarakat, Calon Wali Kota Hj Bunda Sitha menyatakan, sebagai salah satu paslon, yang akan mengikuti pilwalkot tanggal 27 Oktober 2013, pihaknya bangga atas sambutan serta dukungan, yang disampaikan warga. Kehadirannya pada jalan santai ini

merupakan undangan. Karena acara itu diadakan PD Pengajian Al Hidayah Kota Tegal. “Melalui kegiatan ini kami tegaskan, untuk mengetahui persis keinginan masyarakat. Kami terus blusukan dan silaturahmi. Saat terpilih, program yang kami laksanakan benar-benar sesuai keinginan masyarakat.” Sementara itu, Calon Wakil Wali Kota, Kang Nursholeh mengaku optimis, mampu memenangkan pilwalkot. Sebab peserta jalan santai PD Pengajian Al Hidayah membludak, bahkan diluar perkiraan. Walaupun pihaknya tamu undangan, peserta jalan santai kali ini menyatakan dukungannya, pada paslon nomor urut 3, Hj Bunda Sitha-Kang Nur. “Kami akan merangkul semua elemen, untuk melakukan perubahan Kota Tegal ke arah lebih baik. Kami harap dukungan masyarakat, agar bisa memenangkan pilwalkot,” tegasnya. (m saekhun)

PEKALONGAN - Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kota Pekalongan tercatat sudah empat hari terakhir tidak menggelar lelang ikan hasil tangkapan nelayan. Pasalnya, masuknya musim angin timur, membuat nelayan yang berangkat melaut enggan untuk kembali ke Kota Pekalongan, dan memilih berlabuh di daerah wilayah timur untuk menjual ikannya. Hanya terdapat beberapa kapal kecil yang masih berlabuh, namun tak setiap hari membawa ikan. Kondisi tersebut, juga berdampak pada langkanya pasokan ikan dalam seminggu terakhir, yang kemudian membuat harga ikan di pasaran melonjak. Kepala TPI Pekalongan, Kasim S menuturkan, kondisi demikian memang sudah terjadi antara dua hingga empat hari terakhir. Bahkan sebelumnya, TPI juga sudah sepi lelang, karena jumlah ikan yang dijual hanya sedikit. "Faktor utamanya adalah angin timur yang saat ini berhembus. Hal itu membuat nelayan enggan kembali ke Pekalongan, karena kencangnya angin. Mereka memilih menjual ikan hasil tangkapannya ke dae-

rah wilayah timur. Dampaknya, TPI Pekalongan sepi dari kegiatan lelang," jelasnya. Namun dirinya optimis, musim angin timur akan berakhir dalam waktu dekat, dan angin akan mulai berhembus ke barat. Masuknya musim angin barat, akan kembali membawa para nelayan untuk menjual ikannya di daerah barat pantura, salah satunya Pekalonga. Kasim mengungkapkan, kondisi alam memang tidak bisa diprediksi olehnya, namun jika melihat siklus alam, maka dirinya yakin mulai minggu depan angin barat akan berhembus. Sementara mengenai harga ikan yang melonjak, Kasim menjelaskan hal itu sudah sesuai dengan sistem pasar yang berlaku. Dimana ketika barang langka, maka harga akan naik. Tetapi ketika barang melimpah harga akan kembali normal. Untuk itu, dirinya yakin permasalahan tersebut akan dapat teratasi ketika musim angin barat sudah terjadi, dan lelang di TPI sudah kembali aktif. Sering berubahnya kondisi alam, dikatakan Kasim juga berdampak pada pemasukan yang

diterima TPI. Menjelang akhir tahun, atau sampai September lalu, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari TPI , sudah mencapai angka Rp3,2 miliar dari target yang ditetapkan yaitu Rp4 miliar. Kasim mengakui, penambahan target PAD tahun ini cukup memberatkan pihaknya. Pasalnya, capaian PAD dari TPI tidak semata-mata berdasarkan pada kinerja, namun dipengaruhi banyak faktor seperti kondisi alam. Selain itu, dikatakan Kasim, mulai tanggal 21 Oktober mendatang, TPI juga akan mengalami rehab sehingga kemungkinan akan berpengaruh pada kegiatan di TPI. "Namun kami tetap optimis bisa mencapai target PAD tersebut pada akhir tahun nanti dengan pertimbangan kondisi alam akan membaik. Sehingga nelayan dapat melaut dan kegiatan lelang disini bisa berjalan lancar. Mengenai adanya rehab, sudah dibicarakan bahwa rehab akan dilakukan di salah satu sisi agar sisi lainnya tetap dapat digunakan untuk kegiatan lelang," pungkasnya. (nul)

RDTR Relevan hingga 20 Tahun ke Depan KAJEN – Berkaitan dengan penentuan tujuan penataan Bagian Wilayah Perkotaan (BWP) di Kecamatan Kedungwuni dan Wiradesa, Raperda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kecamatan Wiradesa dan Kedungwuni disusun dengan didasari atas hasil analisis, proyeksi dan dinamika pembangunan di kedua wilayah itu. Sehingga, diprediksi masih relevan sampai 20 tahun mendatang. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Fadia Arafiq, pada saat rapat paripurna DPRD, Jumat (18/ 10) kemarin. saat menyampaikan Jawaban bupati atas pemandangan umum Fraksi-fraksi DPRD terhadap 3 (tiga) Rancangan Peraturan Daerah tersebut, wabub berharap RDTR masih relevan untuk 20 tahun ke depan. Terkait jika ada perkembangan lain dalam dinamika pembangunan di daerah, maka bisa dilakukan review dalam 5 tahun. Mengenai penilaian kepadatan penduduk, lanjut Wakil Bupati, sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) Nomor 031733 tahun 2004 tentang perencanaan perumahan di lingkungan perkotaan, kepadatan pen-

duduk diklasifikasikan dalam kepadatan penduduk rencah (15.000 jiwa/Km2), kepadatan penduduk sedang (15.001-20.000 jiwa/Km2), kepadatan penduduk tinggi (20.001-40.000 jiwa/Km2), dan kepadatan penduduk sangat tinggi (40.001 jiwa/Km2). "Terkait dengan sub zona pendidikan dan kebutuhan sarana pendidikan, baik pendidikan dasar, menengah maupun perguruan tinggi di Kecamatan Kedungwuni dan Wiradesa akan kita perbaiki sesuai dengan hasil analisis kebutuhan sarana pendidikann" jelas Fadia. Mengenai penentuan jenis dan jumlah sarana peribadatan, kata Fadia, tentunya disesuaikan dengan proyeksi jumlah penganut agama yang ada di wilayah masing-masing. "Karena pada umumnya sarana peribadatan agama tertentu dibangun di wilayah masyarakat penganutnya," ujarnya. "Pertumbuhan permukiman dan industri memang tidak bisa dipungkiri akan mengurangi lahan pertanian yang kita miliki. Justru dengan adanya Perda RDTR ini, maka pertumbuhan permukiman dan industri dapat

Hendria-Endang Pilih... dari halaman 9 Disamping menemui warga, Calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Hendria Priatmana-Endang Sutarsih, menyambangi PAUD/TK Aisyiyah 9. Di antara aspirasi yang disampaikan, supaya kesejahteraan garu PAUD/TK lebih diperhatikan. Setelah beberapa jam menemui warga Perumahan Sub Inti. Paslon nomor urut empat ini, melanjutkan perjalanan ke kampung Sentanan, Kelurahan Mangkukusuman Kecamatan Tegal Timur. Tepatnya sebelah barat sungai Gung. Selama di lokasi, HendriaEndang tak lupa mohon doa restu kepada masyarakat. Aksi menemui masyarakat langsung, dilanjutkan Minggu (20/10). Kedua paslon itu mengunjungi warga Kampung Jo-

ngor, dan sempat berdialog dengan para nelayan. Bahkan sempat menemui para pekerja ikan. Kemduian bersama timnya, Hendria-Endang menemui warga Jalan Tawes, Kelurahan Tegalsari Kecamatan Tegal Barat. Keduanya tak henti-henti menyalami warga, dan tentu saja mohon doa restu. Masyarakat yang tinggal di gang-gang sempit, tidak luput dari perhatian. Bahkan saat di Jalan Tawes, Calon Wali Kota Tegal, Hendria Priatmana mendengarkan aspirasi dari warga masalah sertifikat tanah. Menurut Hendria Priatmana, kalau itu demi kepentingan masyarakat, kenapa tidak dilakukan? Apalagi warga menempati tanah di situ puluhan tahun. Semua aspirasi bakal menjadi perhatian khusus. (din)

Kotak Suara Langsung... dari halaman 9 Sehingga yang bersangkutan berhak menggunakan hak pilihnya di TPS terdekat, sesuai alamat KTP-nya. “Hasil sortir surat suara, jumlah suara cukup. Sesuai DPT ada 196.339 pemilih. Surat suara pilwalkot yang kami siapkan sekitar 201 ribu. Sehingga ada sisanya, untuk dijadikan cadangan. Kalau tidak digunakan, surat suara cadangan harus dikembalikan lagi ke KPU,” tuturnya.

Sementara Divisi Pencalonan KPU, Dra Siti Mudrikah memaparkan, tahapan pilwalkot saat ini memasuki masa kampanye. Dan akan berakhir 23 Oktober 2013. Mulai 24 sampai 26 Oktober 2013, merupakan hari tenang. Semua paslon wali kotawakil wali kota dilarang kampanye. “Kami mengajak masyarakat datang ke TPS, Minggu (27/ 10), dan menggunakan hak pilihnya, guna memilih wali kotawakil wali kota periode 2014 2019.” (hun)

dikendalikan, sehingga tetap bisa mempertahankan lahan pertanian untuk mendukung ketahanan pangan," lanjutnya. Untuk mewujudkan hal tersebut, menurutnya, perlu ditentukan kawasan-kawasan mana yang bisa berkembang untuk permukiman, industri maupun perdagangan dan jasa. Selain itu juga ditetapkan pula kawasankawasan yang akan dipertahankan sebagai lahan pertanian pangan berkelanjutan. Sementara itu, Fadia juga menjelaskan, di Kabupaten Pekalongan saat ini telah dibentuk BKPRD (Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah). Ketuanya adalah Sekda dan Sekretarisnya adalah Ketua Bappeda serta beranggotakan Kepala SKPD terkait. Menurutnya, BKPRD mempunyai 2 kelompok kerja (Pokja) yaitu Pokja Perencanaan Tata Ruang dan Pokja Pemanfaatan dan Pengendalian Pemanfaatan Tata Ruang. (ap23)

087749700xxx BPK. H.I KMAL JAYA 085642687xxx H. IKMAL JAYA, SE. Ak 087830228xxx IKMAL JAYA 085741787xxx H. IKMAL JAYA, SE.AK 081911541xxx BPK. H IKMAL JAYA SE Akt 088215163xxx H. IKMAL JAYA SE AK 087830137xxx H. IKMAL JAYA, SE. AK 081914104xxx H. IKMAL JAYA, SE. AK 081911558xxx BPK. H. IKMAL JAYA, SE. AK. 085747772xxx H. IMAL JAYA SE Ak 085742808xxx H. IKMAL JAYA. SE, AK 087878278xxx H. IKMAL JAYA. SE. Akt 089634394xxx H. Ikmal jaya NO.1 08971567xxx BPK H. IKMAL JAYA 085726941xxx Bapak Ikmal Jaya,sE 085741787xxx H. IKMAL JAYA, SE. AK 08971567xxx BPK H. IKMAL JAYA 081575422xxx H. IKMAL JAYA, SE. AK 085727871xxx Bpk H Ikmal Jaya SE. Ak. Lanjutkan! 082138535xxx Bpk H Ikmal Jaya SE. Ak. Lanjutkan! 087730042xxx H. IKMAL JAYA. SE. AK 08561776xxx H. IKMAL JAYA, SE. AK 085642225xxx bpk H. IKMAL JAYA SE Ak


ADVERTORIAL

SENIN, 21 OKTOBER 2013

16

RADAR TEGAL

M SAEKHUN/RATEG

M SAEKHUN/RATEG

BERSALAMAN - Calon Wali Kota nomor urut 3, Hj Bunda Sitha, bersalaman dengan peserta jalan santai PD Pengajian Al Hidayah Kota Tegal.

SIAP MEMENANGKAN - Ketua Kowarteg H Sastoro, siap all out memenangkan paslon nomor urut 3, Hj Bunda Sitha dan Kang Nursholeh.

Bunda Sitha-Kang Nur Terus Blusukan Dekatkan Diri dengan Masyarakat MEMASUKI akhir masa kampanye, Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota-Wakil Wali Kota Tegal nomor urut 3, Hj Siti Masitha Soeparno-Drs HM Nursholeh MMPd, atau Hj Bunda SithaKang Nur, terus blusukan serta silaturahmi ke sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, para ustadz, kiai maupun habib. Karena kegigihannya, dukungan terhadap paslon tersebut terus mengalir. Bahkan puluhan siswa SMA/ SMK selaku pemilih pemula, mendatangi Posko Tim Kampanye Hj Bunda Sitha-Kang Nur, guna menyatakan dukungan.

Bukan itu saja. Dukungan para tokoh agama, tokoh masyarakat, ustadz, kiai, habib, tokoh NU, tokoh Muhammadiyah, serta elemen masyarakat kian bulat. Tanpa ada paksaan atau perintah, mereka mengucapkan ikrar, demi memenangkan Hj Bunda Sitha-Kang Nur, untuk perubahan Kota Tegal ke arah lebih baik. Disamping itu, Bunda Sitha dan Kang Nur, berkunjung ke sejumlah rumah warga. Terutama yang sedang terkena musibah. Blusukan yang dilakukan paslon nomor urut 3, tak sekadar formalitas. Karena selama ini, hasil atau keinginan masyarakat selalu dicatat. Bila paslon tersebut dipercaya memimpin Kota Tegal 5 tahun ke depan. Masukan dan aspirasi masyarakat yang

M SAEKHUN/RATEG

DISAMBUT WARGA - Ratusan warga sambut kedatangan calon wali kota nomor urut 3, Hj Bunda Sitha.

diterima, dijadikan program prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal. Sehingga program yang bakal dijalankan, bukan atas dasar kepentingan pribadi, keluarga atau kolompok. Namun keinginan dan aspirasi warga, demi terciptanya peningkatan taraf kesejahteraan dan perubahan ke arah lebih baik. Menurut Calon Wali Kota Tegal, Hj Bunda Sitha, dirinya berjanji memanfaatkan sisa hidup, guna mengabdi kepada masyarakat. Kalau mereka memberikan kepercayaan memimpin Kota Tegal 5 tahun ke depan. Jiwa dan raganya akan diabdikan, untuk terwujudnya kesejahteraan. “Blusukan ini tetap saya lakukan, bila terpilih jadi wali kota bersama Kang Nur. Sehingga saya tahu persis keinginan masyarakat. Masalah anak putus sekolah, pengangguran, kemiskinan, dan persoalan sosial lain yang terjadi, dapat dicarikan solusi secara cepat. Tentu melalui program pemerintah yang prorakyat,” imbuh Hj Bunda Sitha. Di tempat sama, Calon Wakil Wali Kota Tegal, Kang Nur menegaskan, dirinya dan Hj Bunda Sitha hanyalah manusia biasa. Sehingga perlu ada masukan dan kritik. Dia tak akan alergi kritik. Asalkan bersifat membangun. Sikap ini akan dipegang teguh bersama Hj Bunda Sitha, ketika dipercaya memimpin Kota Tegal.

menuju ke arah lebih baik. Tentu dengan mencoblos paslon nomor urut 3, Hj Bunda Sitha-Kang

Nur, saat Pilwalkot Tegal, Minggu (27 Oktober 2013),” paparnya. (hun/adv)

M SAEKHUN/RATEG

BANTUAN - Paslon nomor urut 3, Hj Bunda Sitha-Kang Nur, menyerahkan bantuan ke PD Aisyiyah Kota Tegal. M SAEKHUN/RATEG

DUKUNGAN - Keluarga besar Ramdhon Abdurochim, siap memenangkan paslon nomor urut 3, Hj Bunda Sitha-Kang Nur.

M SAEKHUN/RATEG

DISAMBUT ANAK PANTI ASUHAN - Kedatangan paslon nomor urut 3, Hj Bunda Sitha-Kang Nur, disambut anak-anak Panti Asuhan Putri Aisyiyah.

“Kedekatan saya dengan masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, ustadz, kiai, dan habib akan dipertahankan. Walaupun saya bersama Hj Bunda

Sitha, dipercaya memimpin. Sebab tanpa masyarakat, kami tak ada apa-apanya. Saya mengajak pada semua warga, bersamasama melakukan perubahan

M SAEKHUN/RATEG

SILATURAHMI - Calon Wali Kota Tegal nomor urut 3, Hj Bunda Sitha, bersilaturahmi dengan Ustadz Hasan, dan warga Kelurahan Krandon.

M SAEKHUN/RATEG

M SAEKHUN/RATEG

M SAEKHUN/RATEG

TEMUI PETANI - Bunda Sitha menemui petani dan warga Kecamatan Margadana.

SILATURAHMI - Calon Wali Kota nomor urut 3, Hj Bunda Sitha, bersilaturahmi dengan Ketua MWC NU Tegal Barat, Husaen.

SILATURAHMI - Calon Wali Kota Tegal nomor urut 3, Hj Bunda Sitha, silaturahmi dengan ketua MWC NU Tegal Timur.

M SAEKHUN/RATEG

M SAEKHUN/RATEG

M SAEKHUN/RATEG

JENGUK ORANG SAKIT - Bunda Sitha menjenguk Rati, warga Kelurahan Debong Tengah yang sedang sakit.

DATANGI POSKO - Sejumlah ibu datang ke Posko Pemenangan Hj Bunda Sitha-Kang Nur, untuk menyatakan dukungannya.

FOTO BERSAMA - Hj Bunda Sitha foto bersama Kiai Nuridin, dan warga Kelurahan Kaligangsa.

CMYK


CMYK

ADVERTORIAL

SENIN, 21 OKTOBER 2013

17

RADAR TEGAL

ADI MULYADI/RATEG

SERAHKAN HADIAH - Calon Wali Kota Tegal, Ikmal Jaya dan Calon Wakil Wali Kota, Edy Suripno, serta kakak kandung Ikmal Jaya, Sakti, secara simbolis menyerahkan hadiah umroh gratis, kepada peserta jalan sehat yang beruntung.

Ikmal-Uyip Umrohkan 3 Warga Kampanye Diikuti 50.000-an Massa PASANGAN calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal, Ikmal Jaya dan Edy Suripno, memberikan hadiah umroh kepada 3 orang warga secara gratis. Ketiganya merupakan peserta yang beruntung dalam giat jalan sehat kampanye terbuka paslon nomor 1, Minggu (20/10). Mereka yang diumrohkan, antara lain Sartono (43), warga Jalan Nanas RT 03 RW 07, Kraton, Tegal Barat. Kemudian Warlikha

(23), warga RT 02 RW 02, Debong Kulon, Tegal Selatan. Lalu Ismanto (50), warga Jalan Sukrosono, Slerok, Tegal Timur. Sartono mengaku kaget, ketika nomor kuponnya disebutkan oleh Calon Wali Kota, Ikmal Jaya, saat mengundi hadiah umroh. “Saya tidak menyangka akan mendapat hadiah ini. Saya dan keluarga sangat berterima kasih kepada paslon nomor 1,” ungkapnya. Hal sama disampaikan Warlikha. Menurut dia, sebelum mendapat hadiah umroh dari Ikmal-Uyip. Pada malam harinya ada tanda-tanda, yakni anaknya

ADI MULYADI/RATEG

KAMPANYE - Kakak kandung Ikmal, Sakti (kiri), didampingi Bupati Brebes Idza Priyanti (tengah), dan Wakil Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo.

yang biasanya tenang mendadak rewel. “Meski kurang tidur, karena anak rewel, ternyata mau mendapat hadiah sangat tidak disangka. Saat pak Uyip menyebutkan nomor, saya langsung lemas, dan jantung mendadak berdetak kencang,” tutur ibu dua anak yang suaminya berprofesi sebagai driver tersebut. Perasaan sama dirasakan, Ismanto. Dia tidak menyangka akan mendapat hadiah umroh ini. Namun demikian, karena dia merasa belum benar-benar siap berangkat ke Tanah Suci. Ismanto berharap, hadiah bisa ditukar dengan uang. “Kalau bisa sih ditukar dengan uang saja,” ungkap laki-laki yang berprofesi sebagai montir itu. Selain memberikan hadiah umroh, paslon nomor 1 juga membagi hadiah lain. Di antaranya satu unit sepeda motor, sepeda goes, kulkas, tv berwarna, serta hadiah hiburan lainnya. Kampanye terbuka IkmalUyip pada H-7 pencoblosan ini diikuti kurang lebih 50.000-an masyarakat dari 4 kecamatan yang ada di Kota Tegal. Termasuk jajaran tim pemenangan paslon nomor 1. Selain jalan sehat, kampanye juga diisi atraksi dari klub BMX, orasi paslon, serta pertunjukan musik. Rang-

dan banyak dirasakan masyarakat Kota Tegal. Makanya tidak perlu bingung lagi, coblos IkmalUyip, Lanjutkan....,” ujar Sakti. Sementara itu, kendati kondisi cuaca cukup panas, puluhan ribu masyarakat yang membanjiri Lapangan Yos Sudarso tetap antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Mereka berjingkrak-jingkrak sembari mengacung-acungkan jari telunjuknya dan meneriakan ‘Lanjutkan..... Lanjutkan.... Lanjutkan.” Untuk mendinginkan suasana, penyelenggara menyiramkan air kepada puluhan ribu massa yang hadir, setiap kali massa merasa kepanasan. (adi) kaian kegiatan dimulai sejak pukul 06.30 sampai dengan pukul 16.00. Orasi kampanye diisi kali pertama oleh perwakilan dari Partai Hanura serta PKB. Setalahnya Ikmal-Uyip berorasi dan mengajak masyarakat untuk tidak lupa mencoblos gambarnya saat berada di bilik TPS, 27 Oktober mendatang. “Ora usah bingung-bingung. Coblos bae foto Ikmal-Uyip sing gambare nganggo klambi batik tulis Tegal. Siji-sijine paslon sing nganggo batik Tegal ya Ikmal-

Uyip nomor 1,” kata keduanya. Ikmal juga membeberkan program-programnya. Antara lain SD-SMA/SMK gratis serta kuliah gratis bagi mahasiswa berprestasi. Selain itu juga jaminan kesehatan kepada seluruh warga. Orator lainnya yang juga kakak kandung Ikmal, Sakti didampingi Bupati Brebes Idza Priyanti dan Wakil Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo. Mengajak masyarakat untuk mencoblos calon yang sudah jelas kinerjanya. “Prestasi Ikmal Jaya sudah jelas

ADI MULYADI/RATEG

PENGUNDIAN - Kakak kandung Ikmal, Sakti, didampingi Bupati Brebes Idza Priyanti, dan Wakil Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo undi hadiah.

ADI MULYADI/RATEG

ADI MULYADI/RATEG

ADI MULYADI/RATEG

BERKUMPUL - Ribuan peserta jalan santai berkumpul di Stadion Yos Sudarso Kota Tegal, untuk mengikuti acara kampanye terbuka Ikmal-Uyip.

SEMANGAT - Puluhan ribu massa penuh semangat mengikuti jalan sehat paslon nomor urut 1, Ikmal-Uyip, kemarin.

PENGUNDIAN - Calon Wali Kota Tegal, Ikmal Jaya mengambil kupon undian, untuk mentukan peserta yang beruntung mendapatkan paket umroh.

ADI MULYADI/RATEG

ADI MULYADI/RATEG

ADI MULYADI/RATEG

KAMPANYE - Pasangan Calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Tegal, Ikmal-Uyip menggelar kampanye terbuka di Stadion Yos Sudarso.

START - Calon Wali Kota Tegal, Ikmal Jaya didampingi Calon Wakil Wali Kota, Edy Suripno mengibarkan bendera start kepada peserta jalan sehat.

PENGUMUMAN - Calon Wali Kota Tegal, Ikmal Jaya dan Calon Wakil Wali Kota, Edy Suripno mengumumkan peserta jalan sehat yang beruntung.

CMYK


ALL SPORTS

18

SENIN 21 OKTOBER 2013

RADAR TEGAL

(1) MILAN VS UDINESE (0)

BERKAT BIRSA

GABRIEL

Dilema Penampilan Menawan Gabriel PELATIH Milan Massimiliano Allegri sempat pening pagi hari sebelum pertandingan melawan Udinese. Kiper kedua Marco Amelia ternyata masih belum sembuh benar dari cedera bahu. Kondisi tersebut menempatkan posisi Allegri dalam situasipelik.Sebab,kiperutama Christian Abbiati lebih dulu tumbang karena cedera. Nah, stok kiper Milan tinggal dua. Kiper veteran berusia 35 tahunFerdinandoCoppoladan penjaga gawang belia berumur 21 tahun, Gabriel. Pada akhirnya, Allegri memilihuntukmemberikandebut kepada Gabriel. Untung saja, kiper tim nasional Brasil di Olimpiade London 2012 tersebut,tampilfantastis.Diaberhasil menjagagawangnyatetapperawan. Milan pun menang 1-0. Aksi terbaik mantan pemain Cruzeiro itu terjadi pada menit ke-63. Gabriel berhasil menghalau keluar tendangan bebas berbahaya dari striker Udinese Antonio Di Natale. “Ini adalah debut yang luar biasa.Dansayasangatbahagia,” kata Gabriel kepada Sky Sport Italia. “Tentu saja ada sedikit

tekanan pada awal pertandingan. Dan ini adalah pertandingan yang sangat sulit. Kami harus menang. Start kami cukuplambat, namun akhirnya berakhir baik,” imbuh kiper yang sudah mencatat satu caps bersama timnas senior tersebut. Allegrimengakupuasdengan debut Gabriel. “Apalagi konsentrasi kami adalah di pertahanan. Kami sudah kebobolan 13 gol dalam tujuh pertandingan. Untunglah kami tetap solid,” tegasnya. Namun, Milan mengalami dilemakarenaGabrieltidakakan bermaindiMatchdayketigaLiga ChampionsRabudiniharinanti (23/10) melawan raksasa Spanyol Barcelona. Gabriel memang tidak didaftarkan. Milan memasukkan tiga kiper di Liga Champions. Selain AbbiatidanAmelia,Milanmencantumkan nama Coppola. Milan bisa bernafas lega karena Amelia menyatakan siap bertanding. “Saya memang tidak dalam kondisi seratus persen karena cedera bahu. Namun sekarang saya sudah fit. Syukurlah,” kata Amelia kepada Tribal Football. (nur)

CARLES PUYOL

Akhiri Penantian Selama 224 Hari KEGEMBIRAAN masih menaungi Barca meski gagal meneruskan start sempurna kemarin. Itu seiring kembalinya kapten tim Carles Puyol dari cedera lutut yang membekapnya selama tujuh bulan terakhir atau dalam 224 hari. Puyol tercatat tak lagi membela Barca sejak kemenangan 4-0 atas AC Milan leg kedua 16 besar Liga Champions musim lalu (12/3).Yang menarik, laga ke depan Barca adalah kontra Milan di ajang yang sama (22/ 10) meski Puyol sepertinya tak akan diturunkan. Dalam laga kemarin, Puyol bermain penuh (2x45 menit). Entrenador BarcaTata Martino pun melakukan rotasi karena memilih defender muda Marc Bartra sebagai tandem Puyol. Di sisi lain, duet defender regulersejakawalmusimdisimpan. Gerard Pique tak dibawa ke Pamplona dan Javier Mascherano hanya duduk manis di bench. “Capi (sapaan akrab Puyol), selamat datang ! Semoga kita bisa terus bersama sampai akhir mu-

sim”. Sambut Cesc Fabregas di akun Twitter. “Melihat dirinya, saya seperti melihat seorang pemain muda yang bersemangat menjalani lagapertamanya,”sahutMartino mengomentari performa Puyol sebagaimanadikutipdariMarca. Di sisi lain, Puyol menyayangkan comeback-nya gagal berbuahhasilpositifbagiBarca. “Saya puas melihat saya kembaliberadadilapangan,tapisaya tidak puas dengan hasil akhir. Kamitahulagainibakalberjalan sulit dan penyelesaian akhir kami tidak begitu bagus,” kata Puyol di situs resmi klub. “Sekarang,kamiharusmemulihkan kondisi dan fokus menghadapiMilan,”imbuhpemain35 tahun itu. (dns/bas)

MILAN - AC Milan perlahanlahanmulaibangkit.IRossoneri naik dari peringkat 12 ke posisi delapan klasemen sementara Seri A via kemenangan penting atas Udinese dengan skor 1-0 (1-0) di San Siro kemarin dini hari (20/10). Sebiji gol dari gelandang Valter Birsa pada menit ke-22 sudah cukup untuk membuat Milan mendulang tiga poin. MengandaskanUdineseadalah kemenangan ketiga yang didapatkan Milan musim ini. Seluruh victory tersebut terjadi di kandang sendiri. Kemenangan kemarin merupakanpemanasanyangpasbagi Milan sebelum menjalani big match melawan Barcelona pada matchday ketiga Liga Champions di San Siro Rabu dini hari nanti (23/10). Absennya dua striker utama Mario Balotelli dan Stephan ElShaarawy yang cedera, Pelatih Milan Massimiliano Allegri tetap memainkan pola 4-3-1-2 dengan Robinho dan Alessandro Matri sebagai ujung tombak. Saat kedua penyerang itu melempem, Birsa tampil sebagai pahlawan. Pemain asal Sloveniatersebutberhasilmencetak gol pada kesempatan keduanya menembak ke arah gawang. Tendangan keras kaki kiri Birsa dari jarak hampir 19 meter melesat mulus di pojok kananatasgawangUdineseyang dijaga Ivan Kelava. “Gol tersebut sedikit berbau keburuntungan,” kata Birsa, pemain baru rekrutan dari Genoa kepada Corriere dello Sport. “Sekarang fokus kami akan melawan Barcelona. Mereka adalah tim juara yang punya pengalaman serta kualitas. Namun, kami sudah bekerja keras dan memiliki kepercayaan diri,” imbuh pemain berjuluk Maradona dari Nova Gorica itu. Allegri sendiri memuji lini tengah Milan yang berhasil dengan baik mengkover pertahanan.Walau begitu, pelatih berusia 46 tahun tersebut kecewa dengan banyaknya peluangyangterbuangpadababak pertama.

Valter Birsa

“Kami memiliki banyak kesempatandalamseranganbaik. Pada babak kedua, kami mengkreasi banyak peluang. Jadi ini adalah kemenangan yang sangatpantas,”kataAllegrikepada Sky Sport Italia. Allegri juga memuji M’Baye Niang dan Kaka yang masuk dari bangku cadangan. Niang menggantikan Birsa pada menit ke-68. Sedangkan Kaka resmi melakukan comeback pertama di San Siro dengan menggantikan Alessandro Matri padamenitke-77. “Walau kehilangan banyak kesempatan, pengambilan posisi M’Baye Niang selalu baik. Selain itu sangat penting memiliki Kaka ketika kami berjuang secara fisik dan psikis,” ujar Allegri. Disisilain,PelatihUdineseFrancescoGuidolin kecewakarenapasukannyapulangdengantangan hampa.Apalagipadaawal musimini,performaUdinese jeblok, selalu kalah dalamempatpertandingandikandanglawan. “Saya percaya kami adalahtimyang butuh peningkatan kualitas saat bermain di kandanglawan. Hasil-hasil ini memang sangat jelek,” kata Guidolin kepada Sky SportItalia. “Kami harus memilikikeberanian,dan mampu menatap jauh ke depan. Dan saya percaya kami meningkat.Walaukalah, namun kami sedikit berkembang,” imbuhnya.(nur)

Barcelona dan Atletico Gagal Sempurna dari cedera tertarik otot paha, turun 23 menit terakhir. “Dalamkondisinormal,kami seharusnya menang menilik performa pemain dan peluang yang dihasilkan. Tapi, ternyata tidak. Osasuna memang tim yang sulit dikalahkan di kandangnya,” tutur pelatih yang masih belum terkalahkan dalam 14 laga (10 menang, 4 seri) bersama Barca itu.

Lionel Messi

MADRID - Kemenangan 2-0 Real Madrid atas Malaga Sabtu malamWIB (19/10) seharusnya membuat Barcelona dan Atletico Madrid lebih bersemangat meraih kemenangan demi menjaga gap.Tapi, Barca (sebutan Barcelona) dan Atletico yang berlaga beberapa jam kemudian malah tampil loyo. Barca hanya bermain kacamata (0-0) kontra Osasuna di El Sadar, sedangkan Los Rojiblancos (sebutan Atletico) malah tumbang 0-1 di kandang Espanyol via gol bunuh diri Thibaut Courtois (54'). Barca dan Atletico pun gagal melanjutkan start sempurna mereka di jornada kesembilan. Kegagalan Barca dan Atletico menjadikan rekor start sempurna terbaik dalam sejarah PrimeraDivisionmasihdimiliki Real. Itu terjadi saat Real pada musim 1968-1969 atau di era kepelatihan Miguel Munoz menorehkan sembilan kemenangan beruntun. Hasil itu sekaligus merapatkan gap di tiga besar klasemen. Barca dengan 25 poin,

Atletico (24), dan Real (22). Persaingan semakin menarik karena Barca dan Real akan berhadapan dalam El Clasico di Nou Camp pekan depan (26/ 10). Itu pun keduanya terlebih dulumenjalanipemanasansulit melawan klub-klub raksasa Italia di Liga Champions midweek ini. Barca akan menantang AC Milan di San Siro (22/10), sedangkanRealmenerimakunjungan Juventus di Santiago Bernabeu sehari berselang (23/10). “Kami tidak mungkin bisa memenangkan setiap pertandingan. Saya tidak merasa kami tengah mengalami penurunan performa. Jika itu benar, saya akan segera mencari solusi karena kami akan menghadapi laga-laga penting ke depan,” kata entrenador Barca Gerardo “Tata” Martino kepada Mundo Deportivo. Martino sudah mencoba semuaopsiterbaikyangdimiliki Barca untuk mengalahkanOsasuna. Tak terkecuali memaksakan Lionel Messi, yang sejatinya belum pulih seratus persen

Berbeda denganTata, kolega senagaranya, Diego Simeone, malah menderita kekalahan dalam laga keseratusnya bersama Atletico. Padahal, Simeone menurunkan tim terbaik. “Tidak perlu ada yang disesali karena kekalahan juga bagian dari permainan sepak bola,” kata pelatih 43 tahun itu seperti dilansir Football Espana. Seiring Barca dan Real akan

saling berhadapan pekan depan, Atletico seharusnya diuntungkan. Los Rojiblancos diprediksimenangkarenahanya akan menghadapi Real Betis di kandang sendiri.Tapi, Simeone masihmemilikipemikiranbahwa timnya bukan kandidat juara. “Liga ini masih berpotensi membosankan (juara hanya antara Barca dan Real, Red),” jelas Simeone. (dns)


ALL SPORTS

SENIN 21 OKTOBER 2013

19

RADAR TEGAL

(0) PSLS vs PSM (3)

GOODBYE HARIMAU MALAKA

JEPARA - Juku Eja (julukan PSM Makassar) berkokok keras saat berduel melawan Harimau Malaka (julukan PSLS Lhoksumawe) di Stadion Gelora Bumi Kartini (SGBK) kemarin. PSM berhasil unggul besar dengan tiga gol tanpa balas. Hasil ini, membuat PSLS tersingkir dari babak play off ini. Kembali bermainnya gelandang senior PSM Syamsul Bachri Haerudin setelah dibekap cedera hamstring membuat lini tengah PSM lebih “nyaman” dalam berkreasi dengan formasi 41-3-2. Pemain asli Makassar itu, diplot sebagai gelandang sentral di belakang dua striker. Satu asist dan satu golnya menjadi bukti. Syamsul bebas menjelajah sisi lapangan tengah dan menyuplai bola ke lini depan maupun sayap. Hasilnya, pada menit ke-1 Andi Oddang sudah berhasil membobol gawang PSLS. Andi mendapat umpan terobosan horizontal dari Syamsul yang berdiri bebas di tengah lapangan. Andi langsung mencecarkan bola ke pojok kanan gawang PSLS yang dijaga Sukirmanto. Syamsul sendiri akhirnya mencetak gol melalui titik putih pada menit ke-3 setelah sebelumnya Abdulrahman dijatuhkan bek sayap kiri PSLS, Rusdian. Pemain pengganti M Rahmat menutup kemenangan PSM di menit ke-92. Gol tersebut dari aksi dribel bola dari tengah lapangan menembus pemain bertahan PSLS sekaligus menaklukkan kiper PSLS. Selain Syamsul, debut sebagai starter juga dijalani oleh Rasyid

yang sebelumnya hanya menjadi cadangan. Duet serasi Syamsul dan Rasyid di lini tengah membuat serangan PSLS mati angin selama babak pertama. Sepannjang 45 menit babak pertama, hanya dua tembakan ke gawang yang didapat PSLS. Yakni melalui kaki Zal Wandi pada menit ke-14 dan Camara Fassawa pada menit ke40. Pada babak kedua, PSLS lebih dominan dalam penguasaan bola. Namun kondisi tersebut tidak dapat dimanfaatkan para pemain tim asal Lhoksumawe tersebut, untuk mengoyak gawang Ngurah Komang, kiper PSM. Kekalahan ini membuat PSLS tersingkir dari perebutan tiket verifikasi calon peserta ISL musim depan. Sebab hingga pertandingan ketiga, tim ini belum mengumpulkan satu poin pun. Di laga terakhir yang tak lagi menentukan Selasa nanti, PSLS akan menghadapi Pro Duta. Sedangkan PSM masih punya dua laga sisa, melawan Bontang FC dan Persijap. Kubu PSLS sendiri pasrah atas hasil buruk yang didapat. “Saya sudah mewanti-wanti agar para pemain tak terlena pada menit-menit awal. Pemain tengah juga sudah saya peringatkan agar tak bermain labil. Apalagi pemain tengah PSM sangat berkualitas dan berbahaya,” ungkap pelatih PSLS, Zul Khoiri Lubis. Sementara pelatih PSM, Imran Amirullah mengakui, hadirnya Syamsul dan Rasyid membuat suplai bola ke lini depan lebih lancar. (gul/lin)

DATA FAKTA PSLS : 0 (0) Gol :KK :KM :Pemain : Sukirmanto (pg), Afrizal Abas, M. Isa, Rusdian, Wawan Kurniawan/Muchlis Rasyid (59'), Rizal Juzly, Hendra (c), Cammara Fassawa, Muchlis Sawang, Zal Wandi, Suheri Daud/ Nanda Lubis (65') Pelatih : Zul Khoirilubis PSM 3 (2) GOL : Andi Oddang (1'), Syamsul Bachri (3'), M Rahmat (92') KK :KM :Pemain : Ngurah Komang (pg), Hendra Wijaya, M Rasul, Ketut Mahendra, Fabre Santis, Kurniawan, Rasyid Bakri/Aswar Syamsudin (46'), Syamsul Bachri/Fandy Edy (70'), Kaharuddin, Abdul Rahman/M Rahmat (72'), Andi Oddang (c) Pelatih : Imran Amirullah Stadion : Gelora Bumi Kartini Jepara (SGBK) Penonton : 50 Cuaca : Cerah Wasit : Syamsul Hadi (Surabaya)

DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS

BERSAING - Pemain PSLS Lhoksumawe, Zal Wandy (kiri) saat bersaing memperebutkan bola dengan pemain PSM Makasar, Hendra Wijaya di SGBK Jepara. Skor akhir 0 - 2 untuk kemenangan PSM Makasar.

Riedl Akui Ada Komunikasi JAKARTA - Pergantian pelatih di Timnas senior sudah dipastikan terjadi setelah partai Pra Piala Asia (PPA) terakhir Timnas di tahun ini, pada

Dari Riedl ke Riedl April 20 10, Riedl resmi dikontrak oleh PSSI selama 2 tahun untuk bertugas sebagai pelatih bagi timnas senior dan timnas U-23. Desember 2010 Dia gagal membawa Indonesia menjadi juara Piala AFF 2010 setelah kalah dari Malaysia di final. Juli 2011 Pada 13 Juli, RIedl dipecat oleh PSSI yang saat itu memiliki nahkoda baru, Djohar Arifin Husin. PSSI menunjuk Wim Rijsbergen sebagai pengganti. September 2012 Riedl diangkat menjadi pelatih timnas Indonesia versi KPSI pada tanggal 4 September 2012. Timnas KPSI ini adalah Timnas tandingan saat PSSI dan KPSI berkonflik. Saat itu, timnas KPSI yang menamkan dirinya The Real Garuda ditolak eksistensinya oleh AFC dan AFF. Mereka sejatinya dipersiapkan untuk menuju Piala AFF 2012. Karena PSSI tidak mengakui dan AFC serta AFF menolak timnas KPSI, akhirnya Timnas yang dilatih Nil Maizar yang berangkat ke Piala AFF. Kejadian memalukan sempat terjadi saat Timnas KPSI menjalani laga uji coba ke Australia. Mereka ditolak beruji coba secara resmi di sana sehingga akhirnya timnas KPSI hanya menjalani uji coba melawan tim amatir lokal, Queensland Christian Soccer Association (QSCA). Karena tak Bisa berangkat ke AFF, RIedl memilih untuk kembali ke Austria. Desember 2012 Riedl menagih utang Rp 1,35 miliar kepada PSSI setelah FIFA mengabulkan gugatannya karena dipecat di tengah jalan. Sampai sekarang belum ada kejelasan.

April 2013 Nama Riedl sempat kembali mengapung namun BTN akhirnya memutuskan memilih Jacksen F Tiago sebagai pelatih kepala dalam lanjutan Pra Piala Asia 2015. Oktober 2013 Riedl mengaku sudah melakukan komunikasi dengan orang penting di sepak bola tanah air. Tapi belum ada komunikasi formal dengan federasi BTN -PSSI. Tapi, dalam e-mailnya, dia berani menyebut ada agenda besar di akhir 2014, yakni emas Piala AFF.

Alfred Riedl

Maret 2013 Nama Riedl sempat disebut-sebut bakal menggantikan posisi Luis Manuel Blanco pasca terjadi pergantian kursi Ketua BTN dari Isran Noor ke La Nyalla Mattalitti. Tapi, akhirnya duet pelatih caretaker Rahmad Darmawan-Jacksen F Tiago yang menggantikan.

19 November mendatang melawan Iraq di Jakarta. Sebagai kandidat pengganti Jacksen F Tiago, rumor Alfred Riedl bakal kembali menangani Boaz Salossa dkk pada 2014 mendatang semakin menguat. Rumor yang sedang senter berkembang itu tampaknya besar kemungkinan menjadi kenyataan pada 2014 mendatang. Sebab, sejauh ini, ternyata sudah ada komunikasi yang terjalin antara Riedl dengan orang yang sedang mengurusi sepak bola di tanah air saat ini. Saat Jawa Pos menghubungi Alfred melalui pesan elektronik kemarin (20/10), dia mengakui jika sedang dalam komunikasi dengan orang yang menurutnya penting. Sayang, dia tidak bisa menyebutkan siapa nama orang yang dimaksud. “Saya sedang dalam kontak dengan beberapa orang (dia juga orang penting) di sepak bola (Indonesia),” katanya. Tapi, dia menjelaskan bahwa kontak yang dimaksud itu masih di luar hubungan formal atau resmi via federasi. “Tapi saya tidak dalam kontak langsung dengan BTN (Badan Tim Nasional) sejauh ini,” tambah pelatih asal Austria tersebut.

Harapan Riedl untuk bisa kembali menangani Skuad Garuda terlihat jelas saat ditanya terkait keinginan mantan anak buahnya yang ingin Timnas kembali ditangani Riedl. Pelatih 63 tahun tersebut dengan antusias menunjukkan ketertarikan besarnya. “Saya juga berharap untuk bisa kembali sesegera mungkin,” ucapnya. Dia pun sempat menyinggung bahwa pada akhir tahun ini ada turnamen besar yang disebut-sebut olehnya menjadi target besar Timnas untuk 2014. Yakni, untuk bisa meraih prestasi tertinggi di Piala AFF 2014. “Ada target besar di akhir tahun depan, emas di piala AFF!,” tegas pelatih yang menangani Indonesia saat meraih runner up AFF pada 2010 silam. Terpisah, Sekjen PSSI Joko Driyono saat dikonfirmasi enggan membicarakan masalah pergantian pelatih Timnas senior23. PSSI baru akan membicarakan masalah pergantian pelatih setelah partai PPA 2015 melawan Iraq pada 19 November mendatang. “Kita bicara soal pelatih, setelah 19 November,” ucapnya singkat, kemarin. Sebelumnya, sudah ditegaskan bahwa Jacksen tak lagi menangani Timnas senior setelah 19 November. Pelatih asal Brazil tersebut dikabarkan sudah menjalin komunikasi dengan klub League One (kasta kedua kompetisi sepak bola Tiongkok) Tianjin Songjiang. (aam)

DALAM ANGKA 1 - 1 tahun Riedl menangani Indonesia sejak Mei 2010, sampai Dipecat pada Juli 2011. 2 - Posisi terbaik yang pernah diberikan olehnya adalah saat menangani Indonesia, menjadi runner up Piala AFF 2010. 1,35 Miliar - Jumlah yang harus dibayarkan PSSI sesuai putusan FIFA, karena memecat Riedl pada 2011 silam. Itu setara 75 persen dari jumlah gaji Riedl yang belum terbayarkan.

Indra Masih Santai

Indra Sjafrie

JAKARTA - Sudah sepekan pemain Timnas U-19 mendapatkan libur setelah berjuang untuk lolos ke putaran final Piala AFC U-19 2014 mendatang. Mulai hari ini, beberapa pemain harus kembali menjalani latihan di daerah masing-masing untuk memenuhi pekerjaan rumah (PR) dari pelatih Indra Sjafrie. Indra menjelaskan, bahwa sampai hari ini, dia belum mengagendakan waktu untuk bertemu dengan Badan Tim Nasional (BTN). “Saya masih libur, di Sumatera Barat (Sumbar), belum ada jadwal apa-apa, Selasa (22/10) saya baru ke Jakarta,” katanya saat dihubungi, kemarin (20/10). Karena itu, dia belum memberikan kepastian kapan skuad Garuda Jaya (julukan Timnas U19) bakal dipanggil kembali untuk menjalani pemusatan latihan (TC) di Jogjakarta. Bahkan, untuk program yang akan dipaparkan kepada BTN pun Indra masih belum menyiapkan secara terperinci. Hanya, itu tak membuat Indra

melepas Evan Dimas Darmono dkk tanpa program begitu saja. Indra mengaku, telah memberikan PR terhadap pemain-pemainnya. Itu berupa peningkatan kemampuan Individu untuk seluruh pemain agar secara teknik dan fisik tak menurun selama liburan. “Saya belum dapat undangan dari BTN untuk menjelaskna program. Tapi, pemain-pemain ada PR. Mereka silahkan sekolah dulu, tapi kalau sudah TC, PR itu harus terselesaikan,” ucapnya. Apa saja PR tersebut? Indra menjelaskan bahwa setiap pemain sudah dievaluasi secara personal. Nah, hasil evaluasi itulah yang harus dipenuhi pemain-pemainnya saat kembali berkumpul untuk persiapan menuju putaran Final Piala AFC U19 di Myanmar 2014 mendatang. Mengenai PR, pemain Timnas U-19 membenarkan hal itu. Salah satunya adalah M Hargianto, yang mengaku tak lagi bisa bersantai mulai hari ini. Setelah libur sepekan, dia pun akan kembali menjalani latihan di diklat Ragunan mulai sore ini. Sebagai gelandang, Hagi, pangglan akrabnya diberi PR berupa peningkatan fisik dan akurasi passing. Untuk itu, dia langsung berkonsultasi dengan pelatih fisik Timnas U-19 Nursaelan untuk memulai program peningkatan Vo2 Max-nya. “Saya program untuk ningkatin Vo2 Max dari 57, bisa naik 1 atau 2 poin. Selain itu, saya juga terus berlatih akurasi passing pendek dan long pass . Pokoknya kalau gabung TC lagi, harus lebih baik agar bisa tetap di Timnas,” tuturnya. Hal yang sama juga diungkapkan Muchlis Hadi NS. Dia terus berlatih di kampungnya di Mojokerto. Selain itu, dia juga berusaha mengasah kemampuannya selama menunggu waktu TC bersama teman-temannya di SSB-nya dahulu, Sinar Mas Mojokerto. “Saya latihan sendiri saja. Di kampung dan di SSB saya dulu. Harus bisa meningkat untuk bersaing saat dipanggil lagi ke Timnas,” tuturnya. (aam)


CMYK

24

SENIN, 21 OKTOBER 2013

RADAR TEGAL

Dari Kaleng Menjadi Mushola TIM REDAKSI Penanggung jawab Koordinator Pembina Pemimpin redaksi Editor Layouter Reporter Tim kreatif Marketing

: Kepala sekolah, Supriyadi S.Pd : Setiawan Indriantoro S.Kom : 1. Dwi Retnoningrum S.Pd 2. Nurhayati S.Pd : Fahrizal Bagas B. : 1. Pratika Hanafiah 2. Faiza Handayani : 1. Indra Saputra S.Pd 2. Ahmad Teguh B. : 1. Zhiva Sediqi F.N 2. Nurul Izzah 3. Dipo Candra : 1. Nur Suci Indriyani 2.Nur Anisaul A. : Lathifah N.S

PGRI Gelar Aksi Damai dengan Do’a Bersama DALAM rangka Peringatan Hari Guru Internasional yang jatuh pada tanggal 5 Oktober 2013 guru di seluruh Indonesia mengadakan Doa Bersama dalam rangka Aksi Damai. Tidak ketinggalan juga di SMPN 10 Tegal pada tanggal tersebut tepatnya pukul 10.00 WIB dilaksanakan Aksi Damai dengan Doa Bersama yang diselenggarakan di Aula dihadiri oleh Kepala Sekolah, bapak / ibu guru serta karyawan kantor. Doa Bersama tersebut dipandu oleh Bapak Saripin, S.Pd selaku pengurus PGRI.Doa Bersama dilaksanakan sekitar 10 menit dengan tertib dan khusyu. Doa bersama ini mempunyai arti yang dalam bagi para guru dan juga generasi penerus bangsa, untuk membangun sebuah peradaban yang mampu menjaga komitmen, untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam melaksanakan tugas dan pengabdian bidang pendidikan dan pembangunan bangsa ini. Melalui Doa Bersama ini mudah-mudahan pemerintah akan melaksanakan kebijakan yang terkait dengan peningkatan profesionalisme, kesejahteraan, martabat, dan perlindungan bagi guru, dosen, dan tenaga kependidikan, serta peningkatan mutu dan layanan pendidikan yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat secara berkeadilan. Untuk menciptakan kebersamaan dan suasana hikmat, peserta didik diikutsertakan dalam kegiatan Doa Bersama tersebut dengan mengamini di dalam kelas masing-masing. Dengan melalui kegiatanAksi Damai PGRI 5 Oktober 2013, Kita Wujudkan Guru, Dosen, dan Tenaga Kependidikan yang Sejahtera, Profesional, dan Bermartabat. (Dwi Rets)

Puisi

Tentang Mu Aku suka caramu menahan diriku .. Saat ku ‘kan pergi jauh .. Aku suka caramu membuat diriku cemburu .. Tuk Dapat perhatianku .. Aku suka caramu memanjakanku .. Aku suka caramu meyakinkan aku .. Saat aku merasa ragu .. Aku suka caramu membuatku tersenyum .. Saat hari ku kelabu .. Aku suka caramu tertawa riang .. Saat kau datang menyambutku .. Aku suka semua perhatianmu .. Aku suka caramu menjaga diriku .. Aku suka semuanya tentangmu ..

Humor TEKA – TEKI SUPER KOCAK - Apa bedanya sepatu sama jengkol? Kalau sepatu disemir, kalau jengkol disemur - Mana yang lebih pandai anjing apa monyet? Emang loe pernah sekelas sama mereka… - Kenapa Afrika negaranya miskin? Karena terlalu sibuk ngritingi rambut - Lampu apa yang dipecahin keluar orangnya? Lampu tetangga. (coba elo pecahin kan orangnya keluar - Orang apa yang paling kuat di dunia? Orang Jawa, soalnya ada orang Jawa yang bisa Mangku Bumi - Dua artis yang sangat tinggi… Lulu Tebing dan Jeremi Monas - Siapa anak Bali yang gemar merantau? Made, buktinya di mana-mana ada Made in Japan, Made in USA, Made in China - Negara apa yang merugikan kesehatan dunia? Maroko, karena dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, gangguan kehamilan dan janin - Apa bahasa Jepangnya “saya tidak punya uang”? Sakurata kuraba takada

MUSHOLA Baitul Jannah SMPN 10 Tegal,yang diresmikan pada tanggal 19 Juni 2013 oleh Bapak Walikota Tegal merupakan suatu hasil dari jerih payah seluruh warga SMPN 10 Tegal, baik dari Kepala Sekolah, para guru, karyawan kantor maupun siswa – siswi. Keseluruhan dana yang terkumpul merupakan sumbangan atupun iuran seluruh warga SMPN 10 Tegal beserta para donatur. Dana tersebut atas inisiatif kami Peduli Rehab Mushola Baitul Jannah, karena satu-satunya tempat ibadah yang ada di SMPN 10 Tegal, yang sejak beberapa tahun lalu sudah tidak layak sebagai tempat untuk sholat berjamaah, karena dengan bertambahnya jumlah siswa maka dibutuhkan tempat yang lebih luas untuk kenyamanan ibadah. Dengan alasan tersebut Kepala Sekolah Bapak Supriyadi ,S.Pd mengungkapkan gagasannya untuk perbaikan mushola dan disambut antusias oleh seluruh warga SMPN 10 Tegal, terutama bapak/ ibu guru,karyawan dan juga tentunya para siswa. Pengumpulan dana tersebut dilakukan setiap hari dengan cara menyiapkan kaleng-kaleng untuk setiap kelas. Awal pengumpulan dana tersebut dilaksanakan pada 14 Mei 2012. Dalam

rangka pengumpulan dana tersebut kami tidak memaksakan kehendak kepada warga SMPN 10 Tegal, tetapi semua sifatnya sukarela, tetapi kami dari panitia mengedarkan kaleng-kaleng tersebut setiap hari. Sedangkan untuk sumbangan dari guru ataupun karyawan dengan teknik sumbangan sukarela lewat potongan gaji setiap bulan. Panitia juga mengedarkan proposal kepada para hamba Allah yang bersedia ikut berpartisipasi. Hal ini dilaksanakan sejalan dengan kandungan ayat Al Quran S. Al Baqarah : 261 yang artinya “ Perumpamaan ( nafkah yang dikeluarkan oleh ) orangorang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh butir, pada tiap-tiap bulir : seratus biji, Allah melipatgandakan ( ganjaran ) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas ( karuniaNya) lagi Maha Mengetahui. Setelah berlangsung kurang lebih satu tahun, alhamdulillah kegiatan pengumpulan dana melalui kaleng infak sudah bisa dihentikan, tetapi tidak menutup kemungkinan bagi para guru maupun para siswa untuk tetap melanjutkan infaknya untuk penyempurnaan pembangunan mushola. Dengan rasa bangga

Bapak H. Ikmal Jaya SE.Ak selaku walikota Tegal telah meresmikan mushola Baitul Jannah SMP 10 Tegal pada tanggal 19 Juni 2013. “Saya bangga dengan cara yang dilakukan SMP 10 Tegal karena pembangunan mushola semegah ini bisa dibangun dengan swadana warga sekolah. Ini bisa dijadikan contoh bagi sekolah yang lain sebagai upaya meningkatkan kegiatan ibadah di sekolah,”demikian sambutan walikota sebelum berlangsung pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti. Dalam acara tersebut dilaksanakan pula tausiyah dan doa bersama yang dipimpin oleh wakil walikota Tegal Bapak KH.Habib Ali Zaenal Abidin, SE. Sekarang mushola Baitul Jannah SMPN 10 Tegal sudah bisa dipakai untuk sholat berjamaah para guru, karyawan dan siswa. Dan dengan kenyamanan tempat sholat sekarang ini , bidang keagamaan membuat pembiasaan sholat dhuhur berjamaah secara bergilir tiap hari, yang jadwalnya sudah dibuat untuk masing-masing kelas. Dari kaleng menjadi mushola itu menjadi kebanggaan kami, ternyata dari yang sedikit bisa menjadi sesuatu yang sangat bermanfaat. Mudah-mudahan yang kami tulis akan sangat bermanfaat bagi semua pembaca. (Dwi Rets)

DOK. SEKOLAH

Pengguntingan pita Mushola Baitul Jannah di SMPN 10 Tegal oleh Bpk. Walikota Tegal didampingi Wakil Walikota.

Cerber

Sanitasi Komunal

JANJI CINTA PERTAMA.. (2)

BERANTAS HELIKOPTER TEMPUR SUNGAI

“Bapak akan bagikan formulirnya. Tolong diisi sekarang. Karena akan langsung dikumpulkan.” Suara pak Guru menyentak lamunanku. Aku merogoh-rogoh tasku, tapi benda yang kucari tak ada di sana. Tanganku mencoba semakin dalam mencarinya. Tetapi, nihil. Aku lupa bawa tempat pensil! Ya ampun… gimana, nih… aku belum akrab dengan yang lain. Tapi kalau begini, formulirnya nggak bisa diisi. Aku mulai panik. Tetapi, tiba-tiba sebuah pensil menggelinding di atas meja ku. Eh? Jangan-jangan pensil ini dari Eli, karena sama persis dengan yang sedang digunakannya, batinku. Ketika bel pulang berbunyi, dan semua keluar dari kelas, termasuk Eli yang mulai beranjak, aku mulai menegurnya. “Tunggu, Eli!” Dia menengok. “Ah, ini punyamu kan?” “Oh.iya,” Ternyata memang Eli yang meminjamkannya. Dia tahu kalau tadi aku sedang kebingungan, batinku. Tanpa banyak bicara, dia memasukkan pensil ke dalam tas nya dan beranjak. “Tunggu…!” cepat-cepat aku manghentikan langkahnya. “Aku benar-benar tertolong. Terima kasih,” ungkap ku jujur. Dia tersenyum sedikit. Orangnya pendiam, dingin, dan tidak ramah. Tapi… mungkin kebaikan hatinya tidak berubah. Tanpa ku sadari, kakiku melangkah ke bukit Paper Plane. Tak sengaja, aku melihat sarang burung berada di atas ranting pohon. Eh, tapi sarang itu kelihatannya miring. Karena penasaran, aku mancoba melihatnya lebih dekat dengan memanjat pohon itu. Tetapi kaki ku terpeleset saat menginjak ranting yang ringkih. Aku terjatuh!. Tapi tak terasa sakit. Sepertinya tubuhku tak sampai membentur tanah. Setelah membuka mata, ternyata Eli berada di hadapanku. Dia yang menangkapku. Aku segera berdiri, membetulkan posisi tubuh ku. “Kamu nggak apa-apa?” tanya Eli. “Iya. Terima kasih,” ujarku gugup. “Hng… aku bukannya iseng manjat pohon, tapi burungnya… eh, sarang burungnya…” ujarku terbata-bata. “Miring?” Eli melanjutkan. “Eh?! Kok tahu…?” Dia manunjukkan tas plastik yang berisikan peralatan untuk mengikat sarang burung itu. Ternyata Eli sudah tahu. Setelah Eli memanjat pohon dan mengikat sarang burungnya menjadi kokoh, lega rasanya. “Eli baik sekali,” kata ku memuji. “Jarang ada yang bilang aku baik.” “Hahaha. Masa?” tawa ku terdengar garing. “Banyak yang bilang aku tidak ramah.” “Ahahaha. Maaf aku juga berpikiran seperti itu.” ngkap ku jujur. “Aku mengerti.” “Kebaikan hati mu masih sama seperti dulu. Waktu kecil kita sering main di sini. Kau selalu menolongku saat terjatuh dan menangis. Tadi kamu juga menolongku lagi.” Kata ku me-review yang lalu. Tes… tes. Aku merasakan rintik air jatuh di pundakku. Dan semakin lama semakin banyak. “Lho, hujan?!” aku panik. “Iya…” jawab Eli. “Harus cepat pulang!” Esoknya, berangkat sekolah, aku merasa sedikit lemas. Apa gara-gara kemarin kehujanan, ya?. “Pagi,” aku menyapa Eli. “Pagi.” Jawabnya. Tapi tak hanya menjawab, dia juga mendekati dan menatapku dengan penuh teliti. “Kau demam, ya? Harus ke UKS. Aku antar ya!” Tanpa menunggu tanggapan ku, dia menarik lenganku menuju UKS. “Ternyata memang demam. Suhu badanmu tinggi sekali.” ujar

Oleh: Suci Indiyani (9E)

Bersambung

Juara 1 Lomba KIR Tingkat Provinsi Jawa Tengah

DOK. SEKOLAH

Penyerahan piala juara I KIR oleh Bpk. Gubernur Jateng dan Menteri PU.

MAULIDYA Dwi Anggini,siswi SMP 10 Tegal berhasil mengantongi juara 1 dalam Lomba Karya Ilmiah Remaja tingkat Provinsi Jawa Tengah dalam rangka Peringatan Hari Air Sedunia. Awalnya gadis yang saat ini duduk di kelas IX tersebut melihat lingkungan sekitar yang kurang sedap dipandang mata. Dengan dibimbing gurunya yaitu Alishan Rian Darmawan, S.Pd, Maulidya menulis karya ilmiah dan mengikuti lomba bidang tersebut yang diadakan oleh Dinas PSDA Provinsi Jawa Tengah. Di wilayah Kota Tegal yang merupakan kota padat penduduk, masih terdapat jamban-jamban liar yang mempengaruhi tingkat sanitasi lingkungan menjadi lemah dikarenakan kurang adanya wawasan pentingnya sanitasi lingkungan bagi kehidupan masyarakat terutama penduduk yang tinggal di daerah aliran sungai yang melintas di kota Tegal. Banyak warga setempat membuat jamban-jamban liar atau Helikopter tempur sungai untuk dijadikan sebagai tempat pembuangan kotoran manusia (tinja).

Hal tersebut dapat menimbulkan dampak yang fatal dikarenakan dengan adanya pembuangan tinja di sungai menyebabkan timbulnya pencemaran air sungai oleh bakteri E-coli, seperti halnya di daerah kelurahan Kejambon kota Tegal. Untuk mengatasi masalah sanitasi air sungai karena banyaknya helikopter helikopter tempur sungai yang ada , yang kemungkinan besar bisa menimbulkan pencemaran air oleh bakteri E-Coli maka perlu penanganan khusus mengenai pemecahan masalah tersebut, agar warga dapat mempunyai MCK yang baik dengan kondisi lahan pemukiman yang sempit dan keadaan ekonomi yang pas pasan, sehingga jamban-jamban liar atau helikopter tempur sungai dapat diberantas. Salah satu solusinya dengan mengadakan pembangunan Sanitasi Komunal yaitu pembuatan jamban-jamban di rumah masing-masing penduduk dengan menggunakan satu tampungan kotoran / Septic tank. Hal ini dikarenakan pertimbangan keadaan lahan yang sempit di daerah perkotaan dan keadaan ekonomi yang pas- pasan. Pembuatan MCK dengan satu tempat penampungan septic tank raksasa atau sering dikenal dengan penanganan sanitasi berbasis komunal di daerah padat penduduk yang mempunyai lahan sempit ternyata dapat dijadikan salah satu solusi untuk penanganan masalah pencemaran air sungai oleh kotoran/fases manusia yang tidak menutup kemungkinan tercemar oleh bakteri E-Coli . Selain itu dengan penanganan sanitasi berbasis komunal dapat meringankan warga berkaitan dengan biaya yang relatif kecil. Dan yang paling penting dengan adanya penanganan sanitasi berbasis komunal dapat memberantas bangunanbangunan jamban liar/ helikopter-helikopter tempur sungai karena setiap warga sudah mempunyai jamban sendiri di rumah masing-masing yang sehat dan bersih. Dengan demikian air sungai pun akan terbebas dari bakteri e-coli yang membahayakan bagi kesehatan manusia. (Dea)

RADAR TEGAL 21 okt 2013  

RADAR TEGAL 21 okt 2013

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you