Page 1

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

KAMIS, 21 OKTOBER 2010

PENGUMUMAN SELAMA beberapa hari mendatang, Radar Slawi, dan Radar Pemalang tidak bisa hadir seperti biasanya. Termasuk suplemen Kreasi yang biasanya ada pada edisi hari Kamis. Ini tidak lain karena mesin percetakan Harian Pagi Radar Tegal sedang dalam perbaikan dan membutuhkan cukup banyak waktu. Setelah perbaikan selesai, Radar Slawi, Radar Pemalang dan suplemen Kreasi akan kembali ditampilkan. Harap Maklum. Redaksi

Empat Rapor Merah Survei LSI, Cuma Dua Bidang yang Selamat

INDEKS Rekrutmen CPNS Mundur HAL. METROPOLIS

Empat Warga Mejasem Kena DB HAL. SLAWI METROPOLIS

Penderita Gizi Buruk Alami Anemia Berat HAL. BREBES DAN BUMIAYU

Netralitas PNS Mulai Dipertanyakan HAL. PEMALANG

APA MANING... AFP PHOTO / ISMOYO

KERAS - Aparat kepolisian dengan keras mengatasi warga yang melakukan aksi peringati satu tahun pemerintahan SBY-Boediono di Jakarta, Rabu (20/10).

JAKARTA - Kinerja pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Wapres Boediono secara umum mengecewakan publik. Hasil riset terakhir Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pimpinan Denny J.A. menyebutkan, selama setahun pemerintahan telah menghasilkan empat rapor merah. Rapor merah itu adalah istilah untuk kepuasan publik di bawah 50 persen. Menurut hasil survei tersebut, kepuasan terendah terjadi pada kinerja pemerintah di bidang hubungan luar negeri. Hanya 42,6 persen masyarakat yang merasa puas. Sebanyak 57,4 persen menyatakan tak puas. “Kasus menonjol yang membuat publik tidak puas adalah konflik dengan Malaysia,” ujar Direktur Strategi LSI Agustinus Budi Prasetyohadi saat melansir hasil survei lembaganya di Cafeisa, Jakarta, kemarin (20/

10). Respons pemerintah terhadap negara tetangga tersebut selama ini dianggap sebagai kelemahan negara “besar” terhadap negara yang lebih kecil. Misalnya, terkait dengan isu maraknya penyiksaan TKI (tenaga kerja Indonesia), pertukaran nelayan Malaysia yang ditangkap dengan petugas Indonesia (Dinas Kelautan dan Perikanan Kepri) yang ditahan Polis Diraja Malaysia, atau budaya Indonesia yang diklaim sebagai budaya Malaysia. Rapor merah selanjutnya ada di bidang ekonomi. Hanya 43,9 persen publik yang menyatakan puas. Sedangkan 56,1 persen menyatakan tidak puas. Hal itu selaras dengan persepsi di bagian lain riset bahwa kurang dari 30 persen public yang menganggap kondisi ekonomi saat ini baik. “Kasus menonjol yang memicu ketidakpuasan adalah meledaknya tabung elpiji dimana-mana,” kata Budi. Dia mengungkapkan, hasil survei lembaganya juga menangkap bahwa 76,1 persen ke hal 19 kol 1

Eksepsi Ditolak, Susno Tak Kecewa Pengacara Ajukan Banding Atas Putusan Sela SUMITRO / RADAR PEMALANG

SAMBUTAN – Calon Bupati Pemalang H Junaedi SH MM mengajak kepada umat Islam di Kec. Ulujami untuk menggunakan hak pilihnya pada 31 Oktober mendatang.

Ulama & Kades, Teladan Sekaligus Rujukan ULUJAMI – Pengajian Akbar dalam rangka pernikahan Siti Nurjannah dan Taripan, urung dari kehadiran Dai Sejuta Umat, KH Zainuddin MZ. Namun ribuan umat Islam yang kadung menyemut sejak pukul 12.00 WIB kemarin, terobatkan dengan kehadiran Drs KH Ihya Ulumuddin atau Kyai Jaka Tingkir dari Jakarta. Ulama yang namanya tengah naik daun ini saat memberikan ceramah, mempunyai kemiripan

JAKARTA - Harapan Komjen Pol Susno Duadji untuk bisa lepas dari dakwaan jaksa penuntut umum kandas. Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak keberatan (eksepsi) mantan Kabareskrim itu atas surat dakwaan terkait kasus PT Salmah Arowana Lestari (SAL) dan kasus korupsi dana pengamanan Pilkada Jabar. Selanjutnya, majelis hakim memerintahkan JPU untuk melanjutkan persidangan ke tahap pembuktian. “Memerintahkan penuntut umum untuk melanjutkan sidang dengan menghadirkan saksi-saksi,” kata Charis Mardiyanto, ketua majelis hakim, dalam pembacaan putusan sela di PN Jaksel, kemarin (20/10). ke hal 19 kol 4

MUSTAFA RAMLI/JAWA POS

TROPI JUARA - Menteri Pemuda Dan Olahraga Andi Malarangeng memperlihatkan tropi juara AC Milan Camp kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang diraih tim sepak bola Indonesia The All Star Team-Milan Junior Camp Indonesia, Rabu (20/10) di Istana Negara di Jakarta.

Demo Memanas, SBY Terima Tim Sepakbola Junior RAKA DENNY/JAWAPOS

EKSEPSI DITOLAK - Mantan Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Pol.Susno Duadji, usai sidang dengan agenda mendengar tanggapan jaksa atas eksepsi yang diajukan dalam persidangan sebelumnya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (20/10).

SAAT aksi demonstrasi berlangsung, sejak pagi, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tetap beraktivitas di

Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. Pada pukul 08.00, SBY melayani ke hal 19 kol 1

ke hal 19 kol 4

Kesibukan Keluarga Cendana Jelang Peringatan Seribu Hari Wafatnya Pak Harto

SEMOK

Maribeth Tak Menyerah Jadi WNI JANGAN tanyakan lagi kecintaan Maribeth, penyanyi asal Filipina, terhadap Indonesia. Karena telanjur cinta pada negeri ini, pelantun Denpasar Moon yang populer pada 1993 tersebut tak pernah putus asa untuk menjadi WNI (warga negara Indonesia). Pemilik nama lengkap Maribeth Pascua itu hampir saja mendapatkan status WNI beberapa tahun lalu. Tapi, karena sesuatu hal, keinginannya gagal terwujud. Rencana pernikahannya dengan pria Indonesia, Steve Rumangkang, juga kandas di tengah jalan. Belakangan Steve justru menikah dengan artis Angel Karamoy.

Tommy-Mamiek Urusi di Solo, Mbak Tutut-Sigit di Jakarta Peringatan seribu hari wafatnya mantan Presiden Soeharto yang jatuh pada 22 Oktober membuat keluarga Cendana sibuk. Terutama menyiapkan upacara pemasangan nisan di makam Pak Harto, Astana Giribangun, Karanganyar, Jawa Tengah. LAPORAN: RIKA IRAWATIWIBATSU ARI SUDEWO GERIMIS pagi itu tidak menyurutkan semangat pekerja di Astana Giribangun untuk memasang

RIKA IRAWATI/RADAR SOLO

SERIBU HARI - Tommy Soeharto (kanan) Mamiek (tengah) dan Bupati Begug Poernomosidi di Solo, Minggu (17/10), menjelang Peringatan Seribu Hari Wafatnya Pak Harto

tenda di halaman kompleks pemakaman, Senin (18/10). Tenda tersebut didirikan mengelilingi kompleks pemakaman keluarga Cendana itu. “Meski baru digunakan mulai Kamis nanti (21/10), tempatnya harus dipersiapkan mulai sekarang,” kata Agus Sutopo, salah seorang petugas sekuriti Astana Giribangun. Kamis malam, di kompleks makam itu akan diadakan tahlilan untuk mendoakan almarhum. Keesokannya (22/10), keluarga melaksanakan upacara pemasangan maejan (mahkota nisan) di atas nisan makam Soeharto. Tidak hanya di halaman kompleks, pekerjaan juga terlihat di Argosari, tempat makam Soeke hal 19 kol 4

ke hal 19 kol 1

Nok Slentik Empat Rapor Merah * Ora munggah kudune! Rekrutmen CPNS Mundur * Wis akeh sing ngenteni!

CMYK


OPINI

2

KAMIS 21 OKTOBER 2010

RADAR TEGAL

LSM, Kaki Tangan Imperialisme? Isu Menggulingkan SBY

Oleh: A Fatih Syuhud

Oleh: Muh. Abduh KIYE DUDU soal kambing guling. Tapi munculnya isu gerakan untuk menggulingkan SBY. Menjelang masa satu ta h u n p e m e r i n ta h a n S B YBoediono, memang banyak hal yang disorot dengan tajam. Seperti ditebarnya berbagai hasil analisis hingga semakin menambah sorotan publik. “Ngger kambing guling tah enak o Wa!” Menyikapi wacana tersebut tentu ada pro dan kontra. Isu tentang penggulingan kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pernah dan kini sedang berembus, meski secepat kilat berlalu dari wacana politik mutakhir. “Kayane nggawe runtag SBY Wa?” “Runtag mesti ana. Mulane partaine siap melawan penggulingan!” Awal isu ini berkaitan gencarnya suara dan kritik terhadap pemerintahan yang dinilai belum mampu mendatangkan kepuasan berbagai kelompok di masyarakat. Karena itu, mereka menyatakan aspirasi dan suaranya, termasuk dengan cara yang dianggap menukik oleh rezim pemerintah. “Jarene tah dudu penggulingan, tapi menghendaki perubahan. Pengin pemerintahane bisa melakukan perubahan nggo rakyate,” kata Dalipan. “Kuwe bahasa aluse!” timpal Panjul. Hampir bisa dipastikan, hanya segelintir orang yang berpikir dan mau menggulingkan kekuasaan yang legal dan konstitusional saat ini. Selain akan membawa dampak yang kurang baik bagi bangunan tatanan politik dan demokrasi di tanah air, pola mengganti kepemimpinan dengan tidak pada waktunya juga akan cenderung merugikan kita semua.Pengalaman kita sudah membuktikan itu. “Kiye wis dudu saate bagi kita untuk membangun politik pecah belah. Persatuan demi kesatuan hendaknya menjadi keutamaan!” tandas Dalipan. Panjul manggutmanggut. Maka bila ada yang hendak menggulingkan pemerintah, rakyat Indonesialah yang menghadangnya. Dan dari logika akal sehat, pemerintah yang dibentuk dan diangkat oleh rakyat, tentu memiliki tingkat legitimasi yang tinggi. Dukungan besar yang disampaikan masyarakat kepada duet kepemimpinan SBY-Boediono, jelas merupakan modal yang sangat berharga. Karena itu, wacana penggulingan rezim pemerintahan yang sah dan konstitusional yang pernah dihembuskan segelintir orang mestinya tak terlalu ditanggapi dengan serius, apalagi sampai berlebihan. Justru yang patut dipikirkan dan ditindaklanjuti oleh rezim kekuasaan adalah memperbaiki kinerja. “Nah kuwe sing memang kudu dipikiri!” Sebab, sesuatu yang perlu kita simak adalah bahwa keinginan untuk memiliki hidup yang lebih baik dan lebih sejahtera yang salah satu bisa diwujudkan melalui pengelolaan tatanan pemerintahan yang baik, serta penataan dan pengabdian bagi kepentingan bangsa oleh para pemimpinnya, tak akan pernah surut dari hati dan pikiran anak bangsa. Sebab, itulah cita-cita kebangsaan kita yang terangkum dalam konstitusi. Dalam setiap proses suksesi kepemimpinan nasional dan lokal sejalan dengan semangat demokrasi dan demokratisasi, tawaran akan perwujudan cita-cita tersebut selalu saja menggejala, utamanya oleh mereka yang hendak tampil dalam mempertahankan atau merebut kekuasaan. Dan dalam konstelasi politik, hal ini menjadi sesuatu yang wajar. Sebab pentas politik, seperti pemilu atau pemilukada adalah perhelatan ajang menawarkan konsep, visi dan program terbaik untuk kemudian disimak dan diseleksi oleh masyarakat pemilih. Nah, sekarang sudah bukan zamannya lagi berkompetisi secara politik. Yang sangat diperlukan masyarakat saat ini adalah adanya gerakan pembaharuan lewat berbagai terobosan dari pengendali kekuasaan, baik pusat maupun daerah. Tidak lebih dari itu. Program-program yang pro pada nasib rakyat, semestinya menjadi prioritas melebihi dominasi kepentingan pribadi juga golongan. (*)

SEJUMLAH laporan intelijen AS terbaru menunjukkan bahwa Ahmad Chalabi–—yang selama ini menjadi anak mas Washington di Irak–—adalah seorang agen ganda, yang secara rahasia bekerja untuk Iran. Hal ini tampak sebagai sebuah usaha AS untuk menemukan kambing hitam sebagai sebuah alibi atas kegagalan perang Irak. Chalabi, seorang muslim Syiah, dipersalahkan telah menyesatkan pemerintahan Bush, sebelum penyerangan, tentang realitas lapangan di Irak yang dikuasai Sunni agar supaya dapat membuka jalan pengambilalihan oleh Syiah dukungan AS. Dan Iran, yang mayoritas Syiah, secara aktif dimanfaatkan Chalabi untuk memuluskan rencananya sendiri. Hal ini tampak seperti sebuah skenario meyakinkan dimana kita diharapkan untuk percaya bahwa Amerika memang bermaksud untuk melengserkan rejim Saddam Hussein. Adalah mungkin bahwa Chalabi mempunyai agendanya sendiri dan tidak hanya sebagai kaki tangan AS. Namun demikian, tentunya dia selalu berada di bawah pengawasan kalangan spionase. Apabila mereka tidak menge-

tahui berbagai fakta, maka hal ini memunculkan sejumlah pertanyaan serius tentang kredibilitas jaringan mata-mata AS, yang notabene terkaya dan tersebar di seluruh dunia. George Tenet, direktur CIA (Central Intelligence Agency), sedang dalam posisi terjepit dan kemungkinan akan dipecat kendatipun seandainya Bush terpilih kembali. Counterpunch, sebuah newsletter portal Amerika, membeberkan bahwa sejumlah LSM di seluruh dunia yang didanai AS berfungsi sebagai instrumen untuk menyebarkan misi kebijakan AS di negara lain. Menghubungkan kudeta yang terjadi baru-baru ini di Georgia dengan operasi semacam itu, penulis Jacob Levich dalam artikelnya “When NGOs Attack” menunjukkan bagaimana agen-agen semacam itu “saat ini secara terbuka terintegrasi dalam keseluruhan strategi Washington untuk mengkonsolidasi supremasi global”. Mengutip laporan dari Departemen Luar Negeri sebagai pendukung, Levich mengklaim bahwa sejumlah LSM yang tampak tidak berbahaya saat ini sedang memainkan peran penting dalam kebijakan “perubahan rejim” reka-

yasa AS, yang telah digariskan dalam National Security Strategy (NSS). Levich menuding organisasi United State Agency for International Development (USAID) sebagai link utama dalam pendanaan badan-badan pengembangan dan ratusan organisasi lain yang terlibat dalam kerja sosial. Disamping itu, terdapat sejumlah thinktank yang didanai oleh asing. Kebanyakan dari organisasi ini perlu dibedakan dari LSM murni yang “tidak dikontrol oleh biro kebijakan luar negeri AS”. Pandangan kritis ini didukung oleh sebuah laporan USAID, bahwa “Bantuan Asing adalah demi Kepentingan Nasional: Mempromosikan Kebebasan, Keamanan dan Peluang.” Dipublikasikan pada Januari 2003 tetapi sama sekali tidak diketahui oleh negara-negara terkait, dokumen itu menyatakan bahwa program pengembangan akan ditingkatkan guna “mendorong reformasi demokrasi.” Singkatnya, dana-dana yang masuk ke berbagai LSM ini dimaksudkan untuk mendukung kepentingan AS di negara-negara penerima dana. Inilah imperialisme dengan wajah baru yang artifisial, karena ia ber-

kedok kegiatan sosial, dan sulit dilarang karena mengandung agenda yang tampak bermanfaat. Banyak kelompok kebijakan dan aktivis pro-perubahan menjadi bagian dari jaringan ini, yang sering menjadikan pemerintah sebagai patner strategis. Cara semacam itu memungkinkan LSM mendapatkan dana besar, termasuk dalam hal ini, George Soros, milyarder Amerika asal Hungaria, yang menjadi salah satu sumber dana. Laporan itu juga menyatakan bahwa bantuan semacam itu akan menjadi investasi masa depan, ketika perubahan politik memberikan kekuasaan riil pada kalangan reformis. Bagaimana strategi semacam ini berjalan? “Bantuan dapat diberikan pada kalangan reformis untuk membantu mengidentifikasi siapa yang akan menang dan akan kalah, membangun koalisi dan strategi mobilisasi, dan mendesain berbagai usaha publisitas”. Termasuk di dalamnya rencana tipu daya yang berliku untuk mengacaukan negara-negara yang akan membahayakan kepentingan ekonomi AS. Sering terjadi, sebagaimana di Irak, operasi itu dilakukan di bawah kedok institusi kebijakan de-

mokrasi. Chalabi dan kawan-kawan, yang dididik Washington, terbukti sangat bermanfaat karena telah memberikan alasan bagi koalisi pimpinan AS untuk menyerang Irak. Pada waktu itu, tidak ada keraguan AS dan media Barat atas integritas mereka. Akan tetapi saat ini, mereka dihempaskan karena dianggap merugikan AS. Pemimpin Al Qaidah Usama bin Ladin juga dibesarkan oleh kepentingan Amerika. Akan tetapi sang Frankenstein itu sekarang mengancam akan menghancurkan tuannya. Dari berbagai fakta di atas, pemerintahan Megawati dan juga pemerintahan di bawah presiden terpilih yang baru nantinya hendaknya berhatihati terhadap berbagai dana asing yang mengalir ke berbagai LSM apapun. Dan hendaknya berpikir dua kali sebelum melunakkan aturan-aturan yang berkaitan dengan dana asing. Karena, tidak diragukan lagi bahwa gerakan-gerakan sosial kemasyarakatan saat ini menjadi senjata imperialisme yang paling efektif. (*) *) Penulis adalah mahasiswa Pascasarjana Ilmu Politik Agra University, India.

Mulai Masuk Kerja MENANGGAPI ngresula no HP 087830015xxx tentang tenaga kebersihan di SMPN 8 Tegal, perlu kami jelaskan bahwa petugas kebersihan (tenaga honorer) mulai hari Senin 14 Sept s/d akhir Sept 2010 sakit, sehingga tidak memungkinkan untuk bekerja. Untuk efektifitas, pekerjaan sementara diampu petugas lainnya sehingga kebersihan tetap terjaga. Awal Oktober yang bersangkutan sudah masuk tapi belum memungkinkan bekerja. Mulai minggu ke-2 Oktober, yang bersangkutan telah kembali bekerja seperti biasa. Terima kasih atas perhatiannya. Tertanda Sihono, Kepala SMPN 8 Tegal.

Ora Diwulang Setan YTH 085842225xxx n 081911469xx. Jangan disamakan semuanya seperti itu, kemungkinan kalian ketemunya oknum yang spt itu, anane kalian bisa baca tulis karena diwulang guru. Angger sing mulang setan ya anane mung iri2nan karena ora melu ngejar sertifikasi. Jasane guru aja diilang2na ngko kalian kualat. Trims. Dari anak seorang guru sing ngabdi hampir 30 thn. 0818286xxx

Malah Diangel-angel NGGAWE SKCK saiki angel nemen sih! Prosese muter2 suwe nemen. Ora melas wong wis angel2 golet kerja. Gawe SKCK-ne malah diangel2. 085747770xxx

Tulung Diatur Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Suyuti Abdul Ghofir. Redaktur: Hesti Prastyani, Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi. Sekretaris Redaksi/Persh: Kharisma Dewi. Kota Tegal: Hermas Purwadi, M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan. Brebes: Abidin Abror. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Agus Wibowo, Khikmah Wati, Arief Nur Rahardian Sidiq, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Ali Basara, Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, Dian Prayudi Aji, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Moch. Arifin (Manajer Tegal), Yully Trieyani, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Yuyuk Darwati, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: Anang Bastomi. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 33.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

ENYONG melu ngresula len. Dalan arah bangjo Banjaran nganti pasar BP seringe macet, padahal neng pertigaan tugu Teh Botol ana pos polisi tapi mbuh polisine pada ngendi bisa sepi pose. Melasi sing pada lewat mono oh. Disamping kwe ya akeh kendaraan gede pada lewat trus tukang2 becak pada markiri becake sapenake boyok. Tolong pak polisi dalane diatur ben ora macet ya. Dadine enyong seneng oh lewat mono. 081902166xxx

Dilawani Nyuap Bisane yen dadi KS mesti sugih sih ya? Padahal gaji pada karo guru. Mulane sih calon KS C Plus ngocom nemen njaluk dilantik padahal ora lulus test, dilawani nyuap. Aneh. 082136492xxx

Merendahkan Martabat Manusia KA Tegal Arum adalah kereta api kebanggaan dan andalan wong Tegal, tapi sekarang kondisinya memprihatinkan terutama dalam hal pelayanan; cenderung merendahkan martabat kemanusiaan. Tidak percaya? Cobalah sekali-kali menumpang KA Tegal Arum, disana antara kambing, ayam dan manusia tidak ada beda. Tidak ada jarak. Umpel-umpelan. Campur aduk. Kondisi ini hrs cepat dibenahi agar martabat kemanusiaan terjaga. KA Tegal Arum makin dicinta para pemimpin dibanggakan oleh rakyatnya. Dan bangsa In-

donesia diberkahi karena manusianya saling mencintai. I Love You Full. 085719088xxx

Dasar Semrawud BARANG ngarepe stasiun dirombak tambah semrawud. Lapangan2 ya saiki pada dibangun, apa olah raga neng lapangan laka artine? Karepe dewek tok. Dasar semrawud. 089667078xxx

Tinjau HO Ternak Ayam MOHON pada dinas terkait untuk meninjau kembali ijin gangguan atau HO usaha pemotongan ayam yang ada di pinggir jalan raya utara Pasar Kemantran. Dengan bau yang sangat menyengat dan bulu yang mengganggu pernafasan, apalagi limbah serta kotorannya. Terima kasih. 081548141xxx

ORA SAH DIPERPANJANG DONGE PRIBEN WONG DINAS KABUPATEN BREBES? DATA GTT-2 NE GANING SAMPE SAIKI GURUNG DIKIRIM NING BKN. LHA WONG NING TEGAL BEGEN WES ANJOG, MALAH SAIKI WES DIPRIKSA NG BKD & BKN. TRUS SAIKI KARI

PEMBERKASAN TOK! APA ORA ISIN KARO TANGGA KABUPATEN? TRUS, ARI WES WAKTU NE PENSIUN YA KARI MUDUN TOK. ORA USAH NJALUK DIPERPANJANG MANING! WONG SING NING NGINGSOR LUWIH PINTER & LUWIH BIJAK GEN AKEH! 085870112xxx

Aja Sopire Dadi Korban KANG Radar aku melu urun ngresula muga2 Kejaksaan lan Pengadilan Negri Slawi pada maca, kasus Bansos Masjid sing supire divonis 4 th kudune majikane luwih suwe hukumane wong aktor intelektuale. Aja supire sing nggo korban. Makasih ya kang. 081902388xxx

Ora Tanggap Blas NANGGAPI 087830264xxx emang bener, neng pertelon tugu Teh Botol Banjaran polisi ra tanggap blas yen ana macet, tapi aja salah, yen weruh ana wong ra nganggo helm neng tk obt Ratna or Kaliratu, polisine sing sadurunge lehalehe neng pos, gagian marani, jaluk duit.. 081326522xxx

Tulung Cermati Temenan KANGGO BKD Kab. Tegal, masa bojone aku guru SD TMT-ne juli 2010

ora bisa mlebu pemberkasan eh malah sing tembe ngarya wingi2 2006-2009 dumeh bisa malsu TMT kepenak bae mlebune. Tulung berkas sing wis mlebu dicermati temenan, deleng bae ijasahe sesuai apa ora? Suwun. 085642793xxx

Ora Tau Mudun Pemerentah pibe donge? Angger rega bawang lagi duwur cepet2 diturunna! Kapan wong tani gemuyu suwe. Rega motor ora tau mudun? 081902655xxx

Jangan Iri Dong Pada jam setengah 9 pagi sy pergi ke kantor suatu instansi pemkot, karena disuruh mengumpulkan berkas. Jam msh sangat pagi, tp yg terlihat para pegawai sedang santai. Ada yg ngobrol sambil ngemil, ada yang lg nglamun, ada yg lg belanja dll. Dan hal spt itu bukn sekali dua kali sy temui setiap kali ke kantor tp sering sekali. Coba kalau guru? Jam segitu ya lagi ngodor berkoar-koar menerangkn pelajarn. Jd jngn iri kalau guru seharusnya dpt tunjangn alias TPP dari Pemkot, terutama guru yang belum dapat tunjangan sertifikasi. 085727013xxx

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS 08159440722, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Bagi tiga pengirim Ngresula yang beruntung masing-masing mendapatkan dua dus (200 gr) susu bubuk kedelai produk AFIS Tiap Harinya. Produk tersebut dapat diambil di Kantor Radar Tegal dengan menyerahkan fotocopy KTP dan menunjukan no HP anda.


CMYK

KAMIS, 21 OKTOBER 2010

METROPOLIS

3

RADAR TEGAL

Rekrutmen CPNS Mundur Rincian Daftar Formasi Belum Turun

DIBUKA RESMI - Grand REI Expo 2010 Rabu (20/10) di Pacific Mall secara resmi dibuka oleh Wali Kota H Ikmal Jaya.

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

Grand REI Expo 2010

PERMUDAH

DOK./RATEG

IKUTI SELEKSI – Tes VCPNS tahun ini kemungkinan akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

MILIKI HUNIAN GELARAN Grand REI Expo 2010 yang dihelat di Atrium Hall Pacific Mall Rabu (20/10) hingga Minggu (31/10) menjadi kesempatan masyarakat Tegal dan sekitarnya untuk memiliki hunian sesuai kebutuhan. Pasalnya, di ajang tersebut, pengembang dan kalangan per-

LAYANAN PUBLIK Perekrutan Langsung Tenaker LANGKAH Pusat Pengembangan Karir dan Hubungan Alumni Bursa Kerja Khusus (PPKHA-BKK) Universitas Pancasakti menggelar perekrutan langsung dengan menggundang lima bidang usaha dan perusahaan, mendapat antusiasme ribuan pencari kerja. Perekrutan langsung tenaga kerja yang digelar sehari Rabu (20/10) pagi hingga petang kemarin dilangsungkan di enam tempat yang berada di komplek kampus kawasan Jl Halmahera. Ketua PPKHA-BKK UPS Taufiqullah SPd MHum menyatakan ajang perekrutan langsung ini baru digelar untuk pertama kalinya dilingkup kampus. “Persiapan kami lakukan selama sepekan. Perekrutan langsung tenaga kerja ini dibuka untuk umum dan alumni UPS. Di mana untuk ajang perdana ini sekitar 80 persen pencari kerja datang dari para alumni,” terangnya di sela-sela perhelatan kemarin. ke hal 9 kol 5

PROGRAM

bankan menawarkan berbagai fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan tingkat suku bunga bersaing, proses mudah, serta jangka waktu hingga 15 tahun. Ketua Komisariat Tegal DPD Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah H Drajat Adi Prayitno SKom MM me-

ngatakan REI Expo 2010 merupakan agenda rutin yang menjadi ajang bagi pengembang, kalangan perbankan dan sebagainya untuk menawarkan berbagai kemudahan dalam pemilikan rumah di sejumlah lokasi. Saat ini, potensi yang ada di Kota Tegal dan ke hal 9 kol 1

Puskesmas Margadana Masuk Nominasi CPP KOTA Tegal bakal kembali memperoleh penghargaan langsung dari Presiden RI Susilo Bambang Yuhoyono (SBY). Sebab, Puskesmas Margadana masuk menjadi nominasi penerima piala Citra Pelayanan Prima (CPP) tahun 2010 yang diselenggarakan pemerintah. Kepala bagian Hukum dan Organisasi Sekertariat Daerah Kota Tegal Imam Subardianto melalui stafnya Heri K mengatakan, pengumuman nominasi ini keluar Kamis (14/10) lalu di sebuah media nasional yang dikeluarkan oleh Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) nomor: 2283/D.V.PAN/10/2010. ke hal 9 kol 1

BERDASAR informasi dari Provinsi, formasi CPNS 2010 akan diumumkan pada 22 Oktober. Sedang pendaftarannya baru akan dibuka 27 Oktober mendatang. Namun rencana tersebut dimungkinkan mundur karena sampai saat ini belum ada surat resminya. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Tegal Dyah Kemala Sintha mengatakan, besar kemungkinnan pengumuman dan pendaftaran CPNS 2010 mundur dari rencana. Karena sampai dengan detik ini pun belum adat penetapan rincian formasi ke hal 9 kol 5

Balaikota Kembali Kebobolan Malmot KEBERADAAN petugas Linmas yang berjaga dipintu masuk portal kawasan Balaikota, tak membuat kawanan pencuri kendaraan sepeda motor keder. Buktinya, setelah sekian lama reda dari incaran pelaku curanmor, aksi tersebut kembali terulang. Sebuah motor milik karyawan Dinas Pengelola Keuangan Aset Daerah amblas disikat maling. Motor jenis Honda keluaran tahun 2009 bernopol G 2796 SE itu diketahui raib pada pukul 15.30 WIB saat pemiliknya hendak pulang kerja. Korban Sukmadewi (32), warga Griya Mejasem Baru II RT 01 RW 16 itupun melaporkan insiden tersebut ke jajaran Polres Kota Tegal. Tim penyidik juga telah melakukan pemeriksaan intensif terhadap salah satu petugas Linmas yang petang itu menjalankan aktivitas penjagaan di seputar

kompleks Balaikota. Kepala Kesbangpolinmas Roes Prasojo didampingi Kasi Linmas Soni Sontani mengaku saat ini penggunaan kartu pengenal bagi pengendara yang memasuki areal Balaikota sudah tidak diberlakukan. “Ini mengingat dari jumlah kartu identitas parkir yang awalnya berjumlah 800 lembar, kini hanya tinggal 50 lembar. Banyak PNS yang enggan mengembalikan kartu tersebut pada petugas jaga portal, dengan alasan lupa dan tertinggal di kantor. Kebanyakan PNS yang tidak mengembalikan kartu beralasan lembur,” ujarnya Rabu (20/10) kemarin. Dia juga menyatakan petugas Linmas yang ditugaskan membantu tugas Satpol PP menjaga keamanan lingkungan Balaikota berjumlah 6 orang. Mereka ke hal 9 kol 1

ADI MULYADI/RATEG

FOKUS PELAYANAN – Pelayanan terbaik untuk warga yang menjadikan Puskesmas Margadana dinominasikan raih Piala CPP.

Kekayaan Laut Terancam Punah KEKAYAAN bawah laut seperti terumbu karang, koral, dan lainnya di sepanjang Pantai Utara mulai dari Brebes hingga Pemalang terancam punah. Ini lantaran adanya oknum nelayan yang menggunakan alat tangkap ikan berbahaya saat beroperasi. Kepala Satuan Kerja (Satker) Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Tegalsari Kota Tegal Arif Herma-

wan mengatakan kondisi kekayaan laut pantai utara saat ini sebagian besar telah rusak. Itu terjadi karena adanya nelayan yang kurang mematuhi peraturan dalam penangkapan ikan. “Kita pastikan, hampir sebagian besar terumbu karang sudah habis,” katanya saat ditemui di kantornya di Jalan Blanak Tegalsari Kota Tegal, kemarin. Dijelaskan, penyebab rusaknya

terumbu karang itu diakibatkan oleh adanya oknum nelayan yang melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan alat tangkap yang dilarang. Seperti menggunakan bom ikan dan semacamnya. Untuk mengembalikan kelestarian terumbu karang, lanjut dia, dinas terkait telah berupaya membuatkan terumbu karang buatan di Pulau Lapes. “Ini di wilayah perairan Brebes.” ke hal 9 kol 1

HERMAS PURWADI/RATEG

DIPERKETAT - Pintu masuk komplek Balaikota ditutup separo untuk menekan terulangnya aksi curanmor.

Dari Gelaran Lomba Pidato Hari Sumpah Pemuda Disporabudpar Ajang HERMAS PURWADI/RATEG

SIAP SIAGA - Kapolres Tegal Kota AKBP Kalingga Rendra Raharja menginstruksikan tindak tegas pelaku anarkis dalam apel gabungan kemarin.

Tangkal Aksi Anarkis MENYIKAPI fenomena tindak anarkis yang terjadi di tanah air belakangan ini, terkait satu tahun kinerja kabinet Indonesia Bersatu, jajaran Polres Tegal Kota menjembatani digelarnya apel gabungan untuk menyatukan langkah seluruh komponen yang ada demi tetap terciptanya iklim kondusif. Apel gabungan yang digelar dihalaman Mapolres Tegal Kota Rabu (20/10) pagi dihadiri Wali Kota Ikmal Jaya dan juga mendapat dukungan penuh dari unsur TNI AD, AL, serta Satpol PP. Kapolres Teal Kota AKBP Kalingga Rendra Raharja SE didampingi Wakapolres Kompol H Sugeng Tiyarto SH MH dan Kabid Humas AKP Evi Wijayatni SH menyatakan jajaran telah siap siaga untuk menindak tegas aksi anarkis yang cenderung merusak fasilitas umum dan tidak bertanggung jawab. ke hal 9 kol 5

CMYK

Gugah Kepercayaan Diri Pelajar Tampil di Muka Publik Dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda ke-82, Dinas Pemuda Olahraga Seni Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Tegal mengadakan lomba pidato khusus pelajar. Kegiatan dihelat di Aula SMKN 1 selama dua hari. Seperti apa pelaksanaannya? LAPORAN: ADI MULYADI BERPIDATO merupakan salah satu wahana untuk berani dalam mengemukakan gagasan, ide-ide secara jujur dan terbuka. Sehingga memupuk serta meningkatkan rasa percaya diri seseorang.

Seperti yang terlihat di Aula SMKN 1 Rabu (20/10). Tampak beberapa pelajar dengan pedenya mengungkapkan ide-idenya dihadapan dewan juri dan penonton. Seolah mereka tak menghiraukan apakah ide itu didengarkan atau tidak oleh audien. Kepala Seksi Pemberdayaan dan Pengembangan Pemuda Disporabudpar P Riyanto mengatakan, lomba pidato dalam rangka memperingati sumpah pemuda ini diikuti pelajar. Dari mulai tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/ MA/sederajat se-Kota Tegal. “Lomba ini merupakan ajang kompetisi yang positif dan dan objektif bagi generasi muda khususnya pelajar. Dalam berkreasi dan berekspresi menyalurkan bakat serta mengukur prestasi,” katanya disela-sela kegiatan. lomba ini dilaksanakan selama

ADI MULYADI/RATEG

PENUH EKSPRESI - Salah seorang peserta dengan penuh penghayatan menyampaikan pidatonya di hadapan dewan juri dan penonton.

dua hari, mulai 20 sampai dengan 21 Oktober. Kegiatan dilaksanakan dari pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai. “Untuk tingkat SD/sederajat dan SMP/sederajat dilaksanakan Rabu (20/10). Sedangkan tingkat SMA/SMK/ MA/sederajat hari ini Kamis (21/ 10),” imbuhnya. Tema yang diangkat dalam lomba ini adalah Peran Serta Generasi Muda Menuju Tegal Cerdas 2011. Kriteria penilaian meliputi kesesuaian isi materi dengan tema, teknik penyampaiannya. Maksudnya vokal, ekspresi, olah tubuh serta penampilan peserta dalam membawakannya. Menurutnya acara seperti ini memang sudah rutin dilaksanakan. Sementara ketika ditanya bagaimana animo peserta, Dia menjelaskan pelaksanaan lomba ke hal 9 kol 1


METROPOLIS

4

KAMIS 21 OKTOBER 2010

RADAR TEGAL

PDW Junjung Tinggi Pluralisme

PENDIDIKAN

HERMAS PURWADI/RATEG

PENGANGKATAN - Ketua YPP didampingi sekretarisnya menyerahkan SK pengangkatan pada calon pegawai kemarin.

Angkat Pegawai Kontrak TIGA belas dosen dan 3 karyawan diangkat oleh Yayasan Pendidikan Pancasakti (YPP) menjadi calon pegawai. Selain itu juga terdapat 4 dosen dan 6 karyawan menjadi pegawai kontrak. Dari pengangkatan ini diharapkan bisa memacu peningkatan kualitas dosen dan karyawan serta loyalitas sesuai dengan bidangnya. Ketua YPP H Imawan Sugiarto SH MH didampingi Sekretarisnya Eddhie Praptono SH MH menyatakan pengangkatan ini berdasar pengajuan dari dekan untuk tenaga dosen dan kepala biro untuk karyawan yang diajukan kepada rektor. “YPP langsung mempertimbangkan untuk melakukan pengangkatan baik untuk calon karyawan dan karyawan kontrak. Tidak semua yang diajukan rektor bisa diakomodasi. Ini melihat keuangan yang ada di yayasan,” terangnya Rabu (20/ 10) kemarin. Diakuinya hingga kini YPP mempekerjakan 30 tenaga kontrak dan 25 calon pegawai. Pengangkatan tenaga kontrak dan calon pegawai ini dilakukan setahun dua kali yakni April dan Oktober. Keduanya mengaku pengangkatan calon pegawai dan tenaga kontrak ini telah mengakomodasi sedikitnya 70 persen dari ajuan yang dilayangkan rektor. “Semua penilaian dilakukan secara transparan baik oleh masingmasing dekan dan kepala biro terkait siapa saja yang layak untuk diajukan ke rektor. Satu indikasi penilaian terkait loyalitas dan pengabdian yang dilakukan sesuai dengan bidang yang ditekuninya,” terangnya. (her)

SARANA Pengawasan Parkir Balaikota Ditingkatkan GELAGAT aksi pelaku curanmor yang kembali membidik kawasan komplek Balaikota disikapi serius UP3AD (Unit Pelayanan Pendapatan dan Pemberdayaan Aset Daerah) Samsat Kota Tegal. Di mana instansi yang melengkapi diri dengan tenaga parkir tersebut mulai melakukan pengawasan intensif di bawah kendali satuan pengaman yang dimilikinya. Kepala UP3AD Samsat Drs Soekristiono MM didampingi Budiono mengakui Samsat saat ini tidak melakukan pungutan parkir karena sudah diserahkan ke pihak ketiga. “Kami hanya menyewakan lahan parkir dan yang pengelola kami serahkan kepihak ketiga. Ini sesuai dengan aturan perda. Selebihnya kami tetap melakukan pembinaan dan mengarahkan tenaga parkir untuk terbiasa menata kendaraan wajib pajak sekaligus melakukan penjagaan serta mengenali benar siapa pemilik ranmor tersebut,” ujarnya Rabu (20/10) kemarin. Keberadaan tenaga parkir tersebut menurutnya berlaku pada semua institusi Samsat yang ada di Jawa Tengah. Dia juga menyatakan tenaga pengelola parkir selain bertugas meminimalisir aksi curanmor juga diberi beban turut menjaga kebersihan lingkungan. Ketika disinggung keberadaan pelayanan publik menjadi salah satu sebab sulitnya kontrol keluar masuk kendaraan di komplek Balaikota, keduanya mengaku itu hanya faktor alam belaka. “Kurang pas untuk mencari kambing hitam terhadap insiden hilangnya ranmor dikomplek balai kota, lantaran keberadaan kantor pelayanan seperti Samsat. Kami sudah berupaya maksimal mengamankan ranmor wajib pajak terhindar dari pencurian. Seyogyanya dari kejadian yang ada, perlu dilakukan koreksi terkait pola pengamanan komplek balai kota. Bila selama ini dengan keberadaan portal masih bisa kebobolan, mungkin sistem pengamanannya yang perlu dikaji ulang,” tegasnya. (her)

KENDATI sudah tidak muda lagi, seluruh anggota Paguyuban Dharma Wulan (PDW) tetap semangat dan menjunjung tinggi pluralisme. Itu dibuktikan dengan tidak adanya perbedaan dalam tubuh organisasi para lanjut usia (lansia) tersebut. Ini disampaikan Ketua Umum DPP PDW Martinus Barlim Subardjo, dalam acara pembukaan Munas PDW ke VII di Hotel Karlita Selasa (19/10) malam kemarin. Dia mengatakan persahabatan dan persaudaraan di PDW terwujud karena kesadaran bahwa pluralisme merupakan bagian kehidupan organisasinya. “PDW meyakini bahwa sebagai manusia kita tidak hanya diberi persamaan, melainkan juga perbedaan. Setiap manusia pasti memiliki ciri, watak, dan keyakinan masing-masing. Dan semua itu tidak bisa diseragamkan dengan cara apapun,” katanya. Karenannya PDW membuka selebarlebarnya siapapun yang ingin bergabung dengan organisasi. Yang penting mereka sudah masuk dalam kategori lansia dengan usia minimal 55 tahun. Meski begitu tidak menutup kemungkinan masih berusia 50 tahun kebawah. “Jika ada ini akan dijadikan anggota kehormatan,” ungkap dia. Dijelaskan Munas ini dilaksanakan mulai 19 sampai dengan 21 Oktober mendatang. Agendannya, lanjut Barlim, Laporan Pertanggungjawaban Ketua Umum periode 20082010. Penyususnan program kerja dan pemilihan pengurus periode 2010-2012. Dari 54 cabang PDW se-Indonesia, yang hadir dalam Munas ini hanya 49. “Munas dilakukan organisasi dua tahun sekali. Karena masa kepemimpinan juga sepanjang itu,” ujarnya. Sementara saat membuka Munas VII PDW, Wali Kota Tegal Ikmal Jaya menuturkan ini merupakan gambaran pada kita bahwa usia lanjut bukan berarti menutup kiprah dalam peran serta membangun bangsa. “PDW menjadi contoh bagi generasi muda. Sehingga apabila ada generasi muda yang tidak bisa ikut dalam pembangunan bangsa harus malu. Karena anggota PDW yang sudah lansia masih getol berperan serta memajukan bangsa kita tercinta Indonesia,” katanya. (adi)

ADI MULYADI/RATEG

TABUH GONG - Wali Kota menabuh gong sebagai tanda dibukanya acara Munas PDW ke VII tahun 2010 di Hotel Karlita.

Upaya Gerakan Pemuda Bermartabat dan Cerdas Oleh: Moh Ali Rosyidi*) PERANAN pemuda dalam pembangunan bangsa atau bahkan peradaban sekalipun, bukan hal yang terelakkan lagi. Pemuda memiliki kekuatan tersendiri yang tidak dimiliki generasi lainnya. Bukan hanya sebagai generasi penerus tongkat estafet perjalanan bangsa, bahkan lebih dari itu pemuda sudah memiliki tanggung jawab tersendiri terhadap kemajuan bangsa ini. Artinya, pemuda tidak perlu menunggu kapan tongkat estafet itu diberikan. Sejarah telah banyak mencatat mengenai cerita–cerita heroik kepemudaan dalam ranah histori pada ruang waktunya. Sebut saja cerita abadi pemuda Ashabul Kahfi yang dengan gigih mempertahankan keimanannya, dan hal ini menjadi bagian dalam isi Al Quran sehingga diharap kita menapaktilas apa yang menjadi perjuangannya. Perjuangan mereka sungguh mahal harganya. Untuk mempertahankan keyakinan tersebut, mereka harus berhadapan dengan penguasa yang terkenal dengan kezalimannya ketika itu. Atau simbol-simbol kepemudaan yang dilambangkan oleh gerakan Sumpah Pemuda 1928 dan para pejuang kemerdekaan terdahulu. Sebutlah tokoh-tokoh seperti Bung Karno, Bung Hatta, Bung Tomo, dan lain sebagainnya. Semua itu mencerminkan bahwa peranan pemuda memang sangat besar sekali dalam bangsa ini. Mereka tidak menunggu tongkat estafet itu diberikan, atau hanya menunggu bola saja. Mereka bergerak berdasarkan nurani dan jiwa kepemudaan

mereka sendiri. Sekarang di tengah putaran roda pembangunan bangsa ini, ruh pemuda seperti itu sangat dibutuhkan kembali. Pergerakan-pergerakan pemuda untuk membangun bangsa ini sangat dinantikan. Namun bukan berarti gerakan pemuda Indonesia sekarang mengalami kebekuan. Tentu saja masih ada kelompok-kelompok pemuda yang mau bergerak. Akan tetapi pergerakan yang diharapkan itu adalah pergerakan yang lebih cerdas dan bermartabat. Pergerakan yang cerdas dan bermartabat itu sudah pasti tidak termasuk di dalamnya kategori seperti demonstrasi dan turun ke jalan, hingga mengganggu ketertiban umum. Pergerakan yang cerdas dan bermartabat adalah pergerakan yang menjunjung tinggi intelektualitas dan moralitas. Pergerakan seperti inilah yang sangat pantas untuk dilakukan oleh para pemuda sekarang ini. Bentuk konkret dari gerakan yang cerdas dan bermartabat itu akan tergambar jelas ketika kita menganologikannya dengan proses terbentuknya suatu peradaban. Menurut Ibnu Khaldun, maju mundurnya suatu peradaban tergantung pada ilmu pengetahuan. Salah satu tanda dari wujudnya peradaban itu adalah berkembangnya ilmu pengetahuan, seperti fisika, kimia, geometri, aritmetik, astronomi, optic, kedokteran, dan lain sebagainya. Namun ada satu faktor terpenting lagi selain ilmu pengetahuan yang tidak dapat dipisahkan dari unsur-unsur peradaban, yaitu agama atau kepercayaan. Sayyid Qutb menya-

takan bahwa keimanan adalah sumber utama dari peradaban. Sejalan dengan Sayyid Qutb, Syeikh Muhammad Abduh ternyata juga menekankan pentingnya membangun mental sprititual yang kuat sebagai landasan atas peradaban. Dua unsur pembentuk peradaban ini harus selalu dipadukan dan diposisikan secara seimbang. Keduanya tidak akan hidup tanpa adanya orang-orang atau komunitas yang selalu konsisten untuk mengembangkannya. Komunitas yang ada di Madinah, Cordova, Baghdad, dan Kairo pada masa kejayaan Islam adalah sebagian kecil dari contoh orang-orang yang mau konsisten dengan ilmu pengetahuan, tanpa mengesampingkan mental spiritual. Untuk membentuk itu semua tentunya membutuhkan suatu proses yang tidak sebentar. Dibutuhkan suatu tradisi intelektual yang kuat hingga akhirnya mencetak masyarakat yang tidak tabu dengan ilmu pengetahuan dan agama. Bercermin dari Islam, secara historis tradisi intelektual dalam Islam dimulai dengan pemahaman terhadap Al-Qur’an

yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW, secara berturut-turut dari periode Makkah sampai periode Madinah. Mengapa demikian, karena di dalam Al-Qur’an sendiri sudah terdapat konsep ilmu yang bersifat umum. Inilah yang menjadi cikal bakal pengembangan ilmu pengetahuan dalam tradisi intelektual Islam selanjutnya. Satu hal yang perlu diperhatikan juga adalah medium transformasi ilmu itu sendiri. Tercatat juga dalam sejarah, tradisi intelektual yang ada dalam Islam itu ternyata dikembangkan melalui institusi pendidikan yang disebut dengan As-Suffah. Di lembaga pendidikan Islam pertama inilah pesan-pesan yang disampaikan dalam wahyu dan hadits-hadits dikaji dan dipelajari secara efektif. Terbukti, lagi-lagi kita menemukan adanya komunitas yang mengembangkannya,yakni golongan pemuda. Mungkin kita bisa bayangkan, dari komunitas yang kecil ini saja telah membawa dampak yang begitu dahsyat, karena dapat membangun peradaban Islam seperti sekarang ini.

Lalu bagaimana jikalau pekerjaan yang dilakukan komunitas seperti itu, kemudian dijalankan oleh komunitas yang lebih besar lagi, yaitu komunitas pemuda Indonesia. Maka tidak menutup kemungkinan jika Indonesia ini nantinya berkembang tidak hanya sebagai bangsa atau negara saja, melainkan sebagai peradaban. Sudah saatnya generasi muda sekarang membentuk gerakan-gerakan intelektual yang menjunjung tinggi moral. Gerakan intelektual lebih kongkrit daripada gerakan-gerakan yang hanya sekedar berdemonstrasi saja. Mengubah bangsa ini tidak bisa hanya dengan turun ke jalan. Gerakan pemuda sekarang harus bisa memasuki dunia informasi dan birokrasi. Jadi, kemampuan intelektual yang ada pada pemuda harus digunakan sebaik-baiknya, dan dikemas dalam bungkusan moralitas yang bermartabat demi kemajuan bangsa. Wallahu’alam. *) Peminat Masalah Sosial Budaya dan Keolahragaan


KAMIS 21 OKTOBER 2010

SLAWI METROPOLIS

5

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Jum’at dan Sabtu Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

RIEZ PALACE HOTEL - Senin sampai Minggu Breakfast Promo Spesial Price (All You Can Eat) selama OktoberNovember 2010 dari pukul 07.00-10.00 WIB.

Empat Warga Mejasem Kena DB Minta Segera Dilakukan Fogging KRAMAT - Warga di perumahan Pala 21 RT 1 RW 12 Desa Mejasem Barat dan sekitarnya meminta agar pemerintah desa maupun dinas terkait untuk melakukan fogingisasi. Pasalnya, dalam sepekan ini sudah terdapat empat anak yang mengalami sakit akibat gigitan nyamuk aedes aegepty. Sedangkan dua diantaranya hingga kini masih menjalani perawatan intensif di RSI Mitra Siaga Tegal. ‘’Awalnya yang masuk RS Mitra Siaga Tegal yakni mas Bayu tetangga saya yang rumahnya persis bersebelahan. Dan selang sehari baru anak saya yang kini dirawat di RSI

Mitra Siaga Tegal,’’ kata Permanasari (28) orang tua dari Gusti Bangkit Prawiratama, yang kini tengah terbaring sakit Demam Berdarah (DB), Selasa (19/10) kemarin. Menurutnya, gejala yang dialami anaknya bermula demam tinggi selama tiga hari. Setelah itu, kondisi Gusti langsung drop dingin. Lantaran curiga, akhirnya anaknya dilakukan cek darah di RSI Harapan Anda Tegal, dan dari tim medis setempat menyatakan kalau Gusti terjangkit penyakit Demam Berdarah. ‘’Mendapatkan informasi itu, kami juga langsung merujuknya dan merawat Gusti ke RSI Mitra Siaga Tegal. Ini kami lakukan lantaran jarak antara RS dengan rumah dekat,’’ ungkapnya.

Warga Pala 21 Mejasem ini juga berharap lingkungannya bisa segera dilakukan foging. Sebab, jika tidak takut anaknya yang kedua termasuk tetangga yang lain bisa terkena gigitan nyamuk yang membahayakan. Kepala Desa Mejasem Barat Agung Santiaji SIp, mengaku terimakasih atas laporan warga. Dan dengan laporan ini, pihaknya juga akan segera melakukan koordinasi dengan dinas terkait agar bisa melakukan fogingisasi di lingkungan sekitar. ‘’Dalam waktu dekat ini kami pasti bersama dengan tim akan segera melakukan foging. Namun, kalau bisa kami meminta salinan hasil laboratorium atau cek darah untuk bisa memberikan laporan kepada puskesmas setempat,’’ pungkasnya. (gus)

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

DIRAWAT - Salah satu anak warga Mejasem Kramat yang kini tengah dirawat di RS Mitra Siaga Tegal, akibat terjangkit penyakit Demam Berdarah.

Polsanak, Kenalkan Lalin Pada Anak Sambangi TK Pabriteks

LAELA NURCHAYATI/RATEG

MERIAH - Suasana meriah terlihat selama kegiatan Polsanak berlangsung di TK Pabriteks.

Oknum Kecamatan Diduga Terima Pelicin

LINTAS Persiapan Menuju Sukses HARAPAN menuju sukses untuk menghadapi Ujian Akhir Berstandar Nasional (UASBN), SDN Mejasem Timur 01, melakukan berbagai persiapan. Langkah ini dilakukan, sebagai antisipasi agar pelaksanaan UASBN kedepan lebih baik dan memberikan hasil optimal. Salah satunya dengan pemberlakuan jam tambahan bagi siswasiswi kelas VI sejak awal semester genap ini. Mereka mendapat pembelajaran dalam satu minggunya, dua kali pertemuan. Kepala SDN Mejasem Timur 01, H Sugiri melalui Guru kelas V, Purwoto Spd mengatakan, setiap menjelang UASBN, sekolahnya selalu memberlakukan tambahan pelajaran. Dengan tujuan, supaya nilai kelulusannya mendapat hasil yang baik. “Alhamdullilah, di sekolah kami setiap tahunnya selalu lulus 100 persen. Nilai yang dihasilkan siswa juga lumayan bagus. Ini semua berkat kinerja guru disini selalu maksimal,” terang Purwoto. Dengan jumlah pengajar 10 guru PNS dan 4 wiyata bakti, terang dia, jumlah siswa setiap tahunnya selalu bertambah. Bahkan rombongan kelas (rombel) yang ada, hampir semuanya paralel. “Jumlah siswanya saat ini, ada 315 anak. Semua kelas berparalel, hanya saja untuk kelas V dijadikan satu. Karena jumlah ruang kelasnya kurang memadai,” paparnya. Dikatakan, selain tambahan pelajaran untuk siswa kelas VI, sekolah ini juga memberikan pelajaran ekstrakulikuler. Khususnya untuk siswa selain kelas VI. Mereka diberi ekskul tentang kepramukaan dan seni tari. Bahkan dalam prestasinya, SD yang berada di Desa Mejasem Timur Kecamatan Kramat ini, pernah meraih juara I dalam lomba cerdas cermat tingkat gugus sekolah. (k2)

DUKUHTURI - Pembangunan 29 kios di Desa Pagongan, Kecamatan Dukuhturi diduga menyalahi prosedur. Bahkan isu yang mencuat dikalangan pemerintahan Desa Pagongan dan kecamatan tersebut, oknum pegawai kecamatan menerima uang pelicin dari kepala desa. Pelicin yang disinyalir sebagai mempercepat pembuatan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) dan pembuatan Perdes itu, jumlahnya sekitar Rp 10 juta. Wakil Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pagongan, Edi Santoso mengaku pernah mendengar isu tersebut. Bahkan acap kali mendengarnya, dari tubuh kecamatan Dukuhturi sendiri serta sejumlah kepala desa setempat. Hanya saja, meski isu itu santer masuk ke telinganya, namun untuk sumbernya belum bisa dipastikan. “Denger-denger ada pelicin senilai Rp 10 jutaan yang diberikan untuk oknum kecamatan dari kades. Dan pelicin itu khabarnya untuk mempermudah pembuatan perdes dan IMB pembangunan kios. Tapi saya pun masih sanksi, karena isu itu belum bisa dipastikan,” ungkap Edi. Menurutnya, kali pertama mendengar khabar yang miris itu, ketika dirinya tengah bermain di kantor Kecamatan Dukuhturi belum lama ini. Diterangkan, ada seseorang secara tidak langsung mengatakan seperti itu. Bahkan pernah juga

dirinya mendengar dari seorang kepala desa yang mengatakan hal serupa. Kendati demikian, diakuinya memang belum ada bukti yang mengarah kesitu. “Saya mendengar isu dari orang yang waktu itu berada di kantor kecamatan. Sepertinya isu ini sudah banyak yang tahu. Cuma sayangnya tidak ada sumber yang pasti,” ujarnya. Sebelumnya, Kasi Tata Pemerintahan Kecamatan Dukuhturi, Endro mengaku juga pernah mendengar kabar burung itu. Tetapi, kata dia, tidak ada sumber yang pasti. Karena bukti yang menguatkan tidak ada. “Saya memang mendengar isu itu. Tapi saya tidak akan ambil pusing. Yang penting terkait pembuatan perdes dan IMB pembangunan kios, harus melalui prosedur yang berlaku,” cetusnya. Sementara, Camat Dukuhturi, Asrori ditanya soal tersebut enggan komentar. Hanya dengan singkat dia mengatakan bahwa isu itu tidak benar. “Tidak ada uang pelicin, semua itu hanya isu saja,” ucapnya singkat. Terpisah, Kepala Desa Pagongan, Rahencis mengatakan ada ‘fee’ untuk oknum pegawai kecamatan setempat. Namun menurutnya, fee yang diberikannya itu tidak sekarang. Tetapi setelah ada profit dari sewa kios yang saat ini tengah dalam pengerjaan. Sedangkan pembagian profit nanti, kata dia, akan dibuatkan Su-

rat Keputusan (SK). Masingmasing lembaga yang berkaitan akan mendapatkannya. Jadi menurut Rahencis, yang mendapatkan fee itu bukan hanya kecamatan melainkan dari desa ataupun lembaga desa juga mendapatkannya. “Memang kecamatan akan diberi fee, tapi tidak sekarang. Menunggu setelah mendapat profit dari sewa kios bangunan itu. Sedangkan yang memberi bukan saya, melainkan langsung dari panitia pembangunan kios,” terangnya. (k2)

KRAMAT - Suasana meriah terlihat saat sejumlah anggota Polres Tegal mendatangi TK PAbriteks di Jalan Pala Raya Mejasem, Rabu (20/10) kemarin. Sekitar 20 siswa terlihat antusias menyambut kedatangan polisi di sekolah tersebut. Tidak terlihat raut ketakutan atau canggung siswa-siswi saat mereka memperkenalkan dirinya satu persatu. Ajang perkenalan ini menjadi pembuka kegiatan bertajuk Polisi Sahabat Anak (polsanak). Siswa diberi pembinaan dan pengarahan tentang pentingnya tertib berlalu lintas. “Kegiatan ini sebagai langkah awal bagi anak-anak untuk mengenal lalu lintas (lalin),” ungkap IPDA Slamet Kusnadi. Menurut Kanit Dikyasa Polres Tegal ini, kedisplinan dalam segala hal mencerminkan budaya yang tinggi. Sehingga kegiatan ini cukup penting dilaksanakan. Kanit Dikyasa Polres Tegal ini menambahkan, Polsanak sekaligus untuk mendekatkan profesi polisi kepada anak didik. Sebab, tak jarang polisi dijadikan sebagai ikon yang menakutkan oleh orang tuanya.

“Biasanya kan orang tua menakut-nakuti anaknya yang bandel menggunakan polisi, dengan kegiatan ini diharapkan tidak ada paradigma bahwa polisi itu menyeramkan,” tambahnya. Pada kesempatan ini, Slamet ditemani dua anggota lainnya yaitu Briptu Chrisna AW dan Brigadir A Farizal. Mereka memberikan pengarahan dan pengenalan tentang ramburambu lalu lintas dengan kemasan acara yang menarik. Penyuluhan dan pembinaan dilakukan melalui permainan, tebaktebakan, dan menyanyikan sejumlah lagu yang bercerita tentang tertib lalu lintas. Siswa diajari memahami rambu lalu lintas, keselamatan berkendara, dan materi lain. Terpisah, Kepala TK Pabriteks Istikomah menuturkan, kegiatan ini rutin dilaksanakan dua kali dalam satu tahun. Dimana bertujuan untuk mendekatkan polisi dan anak didiknya. Sekaligus mengenalkan salah satu profesi yaitu sebagai seorang polisi. “Yang terpenting juga adalah anak-anak mengenal dan mengetahui rambu-rambu lalu lintas,” ungkapnya. Dengan harapan mereka bisa disiplin dan menerapkannya. (ela)

PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Brebes, dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Tegal akan melaksanakan penjualan di muka umum / lelang eksekusi berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan Nomor 4 Tahun 1996 terhadap tanah atau tanah dan bangunan tersebut dibawah ini : 1. Debitur : JAENUDIN BIN HAJI MUKDORI 1.1. Sebidang tanah dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor : 1050 seluas 339 M2 atas nama Widya Astuti berikut bangunan yang berdiri di atasnya terletak di Ds. Dukuhtengah, Kec. Ketanggungan, Kab. Brebes; Limit Rp 260.000.000 ,Uang Jaminan Rp 52.000.000,1.2. Sebidang tanah dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor : 1229 seluas 900 M2 atas nama Jaenudin berikut bangunan yang berdiri di atasnya terletak di Ds. Kemurangwetan, Kec. Tanjung, Kabupaten Brebes; Limit Rp 284.900.000,Uang Jaminan Rp 56.980.000,1.3. Sebidang tanah dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor : 1840 seluas 3.399 M2 atas nama Jaenudin bin Haji Mukhdori berikut bangunan yang berdiri di atasnya terletak di Ds. Kemurangwetan, Kec. Tanjung, Kab. Brebes; Limit Rp 457.900.000,Uang Jaminan Rp 91.580.000,2. Debitur : AGUS JUNAEDI Sebidang tanah dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor : 00939 seluas 119 M2 atas nama Agus Junaedi, Sarjana Pendidikan berikut bangunan yang berdiri di atasnya terletak di Ds. Gandasuli, Kec. Brebes, Kab. Brebes; Limit Rp 96.435.000,Uang Jaminan Rp 19.287.000,3. Debitur : HAJJAH MAHMUDAH Sebidang tanah dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor : 01826 seluas 272 M2 atas nama Mahmudah berikut bangunan yang berdiri di atasnya terletak di Ds. Pasarbatang, Kec./Kab. Brebes setempat di kenal dengan Jl. KH Ahmad Dahlan No. 51 Pasarbatang, Brebes; Limit Rp 192.000.000,Uang Jaminan Rp 38.400.000,4. Debitur : HAJJAH MARYATI BIN SUDARJO 4.1. Sebidang tanah dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor : 99 seluas 330 M2 atas nama Hajjah Maryati berikut bangunan yang berdiri di atasnya terletak di Ds. Petunjungan, Kec. Bulakamba, Kab. Brebes; Limit Rp 548.500.000 ,- Uang Jaminan Rp 116.900.000,4.2. Dua bidang tanah dijual dalam 1(satu) paket terdiri dari: Sebidang tanah dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor : 212 seluas 84 M2 atas nama Hajjah Maryati dan Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor : 00248 seluas 182 m2 atas nama Hajjah Maryati binti Sudarjo berikut bangunan yang berdiri di atasnya terletak di Ds. Petunjungan, Kec. Bulakamba, Kab. Brebes; Limit Rp 100.000.000,- Uang Jaminan Rp 20.000.000,4.3. Sebidang tanah dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor : 213 seluas 1.834 M2 atas nama Hj. Maryati berikut segala sesuatu yang berdiri di atasnya terletak di Ds. Petunjungan, Kec. Bulakamba, Kab. Brebes; Limit Rp 27.500.000,Uang Jaminan Rp 5.500.000,4.4. Sebidang tanah dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor : 98 seluas 210 M2 atas nama Maryati binti Sudardjo berikut bangunan yang berdiri di atasnya terletak di Ds. Petunjungan, Kec. Brebes, Kab. Brebes; Limit Rp 58.000.000 ,- Uang Jaminan Rp 11.600.000,4.5. Sebidang tanah dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor: 247 seluas 60 M2 atas nama Hajjah Maryati binti Sudarjo berikut bangunan yang berdiri di atasnya terletak di Ds. Petunjungan, Kec. Bulakamba, Kab. Brebes; Limit Rp 37.000.000 ,Uang Jaminan Rp 7.400.000,5. Debitur : SUHARJO BIN HM RASDI Sebidang tanah dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor : 469 seluas 550 M2 atas nama Suharjo berikut segala sesuatu yang berdiri di atasnya terletak di Kelurahan Tunon dahulu Kel. Bandung, Kec. Tegal Selatan, Kota Tegal; Limit Rp 111.400.000, Uang Jaminan Rp 22.280.000,6. BATAL 7. Debitur : SYAEFUDIN BIN TAMRIN Dua bidang tanah dijual dalam 1(satu) paket terdiri dari sebidang tanah dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor : 466 seluas 342 M2 atas nama Suhelah dan Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor : 468 seluas 284 M2 atas nama Saepudin berikut segala sesuatu yang berdiri di atasnya terletak di Ds. Sarireja, Kec. Tanjung, Kab. Brebes; Limit Rp 184.200.000,Uang Jaminan Rp 36.840.000,-

8. Debitur : MOHAMAD AGUS RIYADI Dua bidang tanah dijual dalam 1(satu) paket terdiri dari sebidang tanah dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor : 1021 seluas 160 M2 atas nama 1. Supeno bin Syahrin 2. Rosiati binti Djito dan Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor : 1110 seluas 255 M2 atas nama 1. Supeno bin Syahrin 2. Rostiyati binti Sudjito berikut bangunan yang berdiri di atasnya terletak di Kel. Kejambon, Kec. Tegal Timur, Kota Tegal; Limit Rp 309.400.000,Uang Jaminan Rp 61.880.000,9. Debitur : LIANA Sebidang tanah dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor : 1311 seluas 930 M2 atas nama 1. Liana, 2. Cony Aquino berikut bangunan yang berdiri di atasnya terletak di Ds. Lemahabang, Kec. Tanjung, Kab. Brebes; Limit Rp 665.300.000,Uang Jaminan Rp 133.060.000,10. Debitur : YUDI WIJAYA BIN TANYUDI Sebidang tanah dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor : 324 seluas 405 M2 atas nama 1. Yudi, 2. Hatiti berikut bangunan yang berdiri di atasnya terletak di Ds. Losari Lor, Kec. Losari, Kab. Brebes; Limit Rp 119.900.000,Uang Jaminan Rp 23.980.000,11. Debitur : NANANG ZAENI BIN KASMIR 11.1.Dua bidang tanah dijual dalam 1(satu) paket terdiri dari : sebidang tanah dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor : 00982 seluas 156 M2 atas nama Kasminah dan Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor : 00997 seluas 162 M2 atas nama Nanang Zaeni berikut bangunan yang berdiri di atasnya terletak di Ds. Losari Lor, Kec. Losari, Kab. Brebes; Limit Rp 118.680.000,- Uang Jaminan Rp 23.736.000,11.2. Sebidang tanah dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor : 00155 seluas 98 M2 atas nama Nanang Zaeni berikut bangunan yang berdiri di atasnya terletak di Ds. Pengabean, Kec. Losari, Kab. Brebes; Limit Rp 27.900.000 ,Uang Jaminan Rp 5.580.000,12. Debitur : UNTUNG PRIYONO, Ahli Madya Farmasi 12.1. Sebidang tanah dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor : 131 seluas 284 M2 atas nama 1. Kholisoh 2. Anggi Anggraini Priyono berikut bangunan yang berdiri di atasnya terletak di Ds. Luwungragi, Kec. Bulakamba, Kab. Brebes; Limit Rp 317.200.000,- Uang Jaminan Rp 63.440.000,12.2. Sebidang tanah dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor : 131 seluas 320 M2 atas nama 1. Untung Priyono, A.Md 2. Kholisoh berikut bangunan yang berdiri di atasnya terletak di Ds. Jagalempeni, Kec. Wanasari, Kab. Brebes; Limit Rp 355.200.000 ,- Uang Jaminan Rp 71.040.000,12.3. Sebidang tanah dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor : 123 seluas 340 M2 atas nama Untung Priyono berikut bangunan yang berdiri di atasnya terletak di Ds. Jagalempeni, Kec. Wanasari, Kab. Brebes; Limit Rp 378.400.000,Uang Jaminan Rp 75.680.000,12.4. Sebidang tanah dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor : 156 seluas 110 M2 atas nama Untung Priyono, Ahli Madya Farmasi berikut bangunan yang berdiri di atasnya terletak di Ds. Jagalempeni, Kec. Wanasari, Kab. Brebes; Limit Rp 129.500.000 ,- Uang Jaminan Rp 25.900.000,13. Debitur : HAJJAH MAKSUNAH BINTI ACHMAD RIFAI Sebidang tanah dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor : 00866 seluas 2.110 M2 atas nama Suwarno Retno suami Sri Hartati berikut bangunan yang berdiri di atasnya terletak di Ds. Sitanggal, Kec. Larangan, Kab. Brebes; Limit Rp 284.850.000,Uang Jaminan Rp 56.970.000,14. Debitur : LAY HANTORO d/h OEY ENG LAY Sebidang tanah dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor : 275 seluas 904 M2 atas nama 1. Sri Muljati Komala d/h Kho Lian Nio 2. Layhantoro d/h Oey Eng Lay berikut bangunan yang berdiri di atasnya terletak di Ds. Suradadi, Kec. Suradadi, Kab. Tegal; Limit Rp 1.526.100.000,Uang Jaminan Rp 305.220.000,-

Waktu/Tempat Lelang : Hari Kamis, tanggal 04 Nopember 2010, pukul 10.00 WIB, bertempat di PT BRI (Persero) Tbk Kantor Cabang Brebes, Jl. Dr. Wahidin Nomor 1 Brebes Syarat-syarat Lelang : 1. Peminat/calon peserta lelang wajib menyetor uang jaminan sebagaimana tercantum pada masing-masing nomor melalui rekening KPKNL Tegal No. 0101-01-000603-30-1 pada PT. BRI (Persero) Cabang Tegal paling lambat / harus sudah efektif 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang dan untuk uang jaminan sampai dengan Rp 20.000.000,- dapat disetorkan langsung ke Bendahara Penerimaan KPKNL Tegal atau Pejabat Lelang paling lambat sesaat sebelum pelaksanaan lelang. 2. Pemenang lelang diwajibkan membayar pelunasan harga lelang dalam waktu 3 (tiga) hari kerja setelah ditunjuk sebagai pemenang lelang. 3. Apabila pemenang lelang tidak melunasi kewajibannya, maka dinyatakan Wanprestasi dan uang jaminan lelang disetorkan ke Kas Negara sebagai pendapatan jasa lainnya serta peserta lelang akan dimasukkan ke dalam DAFTAR HITAM LELANG. 4. Peserta lelang yang tidak memenangkan lelang dapat mengambil kembali uang jaminannya tanpa potongan dengan menunjukkan asli bukti setoran, dan identias diri. 5. Lelang dapat dilaksanakan apabila diikuti oleh minimal 1(satu) peserta. Penjelasan lelang dan informasi lainnya dapat menghubungi PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Cabang Brebes, Jl. Dr. Wahidin No. 1 Brebes, Telp. (0283) 671760, atau KPKNL Tegal, Jl. KS Tubun No. 12, Tegal Telp. (0283) 325011. Brebes, 21 Oktober 2010 PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Brebes Ttd. Boedy Prastyono Pemimpin Cabang


KABUPATEN TEGAL

6

KAMIS 21 OKTOBER 2010

RADAR TEGAL

Sumber Air PDAM Bakal Ditutup Belum Membayar Kontribusi ke Pemkab SLAWI - Karena tidak respek terhadap pembayaran kewajiban kontribusi kepada Pemkab Tegal, bahkan sudah diperingatkan dan diminta menyelesaikan secara baik melalui surat dan musyawarah, ada upaya penyegelan sumber air

PDAM Kota Tegal. Rencana itu mendapat respon baik dari Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal, A Firdaus Azzaerozi sekaligus koordinator Komisi II yang membidangi pendapatan. “Kami dukung dan berencana membiarkan masyarakat melakukan penutupan pada sumber air PDAM Kota Tegal yang berada di Bumijawa Kabupaten Tegal,” kata Firdaus, kepada Radar, Rabu (20/10).

Dikatakan, Pemkab Tegal sudah terlalu mengalah dan lunak menyikapi kewajiban PDAM Kota Tegal yang harus menyelesaikan pembayaran kontribusinya namun tidak pernah dilakukan bahkan sudah berjalan berbulan-bulan. “Pemkab sudah terlalu bijak. Mulai dari musyawarah, diingatkan secara lisan sampai dengan pemberitahuan lewat surat resmi, tetapi terkesan dilecehkan oleh PDAM Kota

Tegal,” jelasnya pula. Menurut A Firdaus Azzaerozi, tidak meresponnya PDAM Kota Tegal terhadap upaya Pemkab Tegal, terkesan menyepelekan dan menghina secara kelembagaan. Hal itu pantas membuat Pemkab Tegal dengan masyarakatnya tersinggung dan bisa mengambil sikap. “Karena aturannya jelas, jangan salahkan jika masyarakat di wilayah sumber air milik PDAM Kota Tegal kemudian diputus

atau disegel,” ucap Firdaus. Tidak hanya itu, sementara masyarakat juga merencanakan penutupan semua akses jalan menuju sumber air milik PDAM Kota Tegal di Bumijawa bagi kepentingan pihak PDAM Kota Tegal. “Jangan pernah berpikir jika belum menyelesaikan kewajiban membayar kontribusi kepada Pemkab Tegal, semua akses PDAM Kota Tegal bakal dibuka masyarakat,” pungkas Firdaus. (K1)

Bakal Terima Bantuan Peralatan DAFTAR PENYUMBANG 1. Ibu Ratna 2. Hamba Allah Total

Rp. 100.000,Rp. 500.000,Rp. 600.000,-

LINTAS

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

TABUR BUNGA - Pengurus Golkar sedang melakukan tabur bunga di Makam Pahlawan dalam acara HUT Golkar yang ke 46.

Kader Golkar harus Rame Ing Gawe M GHONI/RADAR SLAWI

TINJAU LABORATORIUM- Tim dari Kemendiknas tengah meninjau secara langsung Laboratorium, tempat praktek siswa SMKN 2 Adiwerna.

Tidak Ada Resep Istimewa ADIWERNA- Dalam berprestasi SMKN 2 Adiwerna tidak memiliki resep istimewa dalam melaksanakan kegiatan proses belajar mengajar. Hanya saja bagaimana seorang pendidik di sekolah itu bisa menciptakan suasanya nyaman, sehingga siswa merasa sekolah sebuah kegiatan yang menyenangkan. Penerapan kurikulum pembagian antara teori dan praktek juga sesuai dengan aturan yang ada, yaitu 40 prosen teori dan 60 prosen praktek. Disisi lain sekolah menciptakan komunikasi dengan sejumlah perusahaan, agar siswa kelulusannya nanti bisa tertampung menjadi pekerja pada perusahaan yang telah menjalin kerjasama. “Sekolah kami menyandang predikat RSBI sekitar tahun 2007 dan mendapatkan ISO yang pertama, untuk SMK diseluruh Jateng,” kata Kasek SMKN 2 Adiwerna Drs Parjana didampingi Humas sekolah Joko Purnomo MDS, Rabu (20/ 10). Dikatakan Parjana, tidak ada keistimewaan dalam proses belajr mengajar yang dilakukan kepada lima jurusan yang ada seperti Jurusan Kayu, Logam, tekstil, Teknik Komputer Jaringan (TKJ) dan Nulti Media. Hanya sekolah itu memiliki kelebihan dibidang TKJ, karena sampai saat ini menjadi rujukan se Kabupaten Tegal. “Komunikasi dengan siswa dan bagaimana membuat siswa merasa senang belajar dan bersekolah, itu kunci utama kami,” jelasnya pula. Menurut dia, saat ini sebagai penyemangat siswa pihaknya sudah menjalin kerjasama dengan sekitar 100 lebih perusahaan, dimana setiap jurusan menjalin selitar 22 perusahaan untuk menampung sejumlah besar lulusan sekolah itu. “Dari sinilah pihak pendidik memberikan bimbingan kepada siswa agar bisa mendapatkan kepercayaan bekerja pada mitra harus memiliki nilai bagus, ini yang memacu siswa giat belajar,” terag Parjana. Sementara, menurut Humas SMKN 2 Adiwerna, Joko Purnomo MDS, saat untuk siswa sekolahnya berjumlah 1.011 siswa dengan jumlah guru sebanyak 80 guru. Sedang fasilitas sarana praktek yang ada, sekolah berupaya menyedakan sesuai dengan kemampuan secara maksimal. “Saya pikir biasa seperti layaknya SMK lain. Intinya kiat kami bagaimana mendekatkan antara siswa dan guru dalam belajar mengajar,” ucap Joko. Ditambahkan, dengan adanya perhatian dan penilaian yang positif dari Kemdiknas Pusat, sekolah itu akan berupaya melakukan yang terbaik untuk siswa dan sekolah. (K1)

SLAWI – Hari Ulang Tahun Golkar yang ke 46 yang jatuh pada hari Rabu (20/10), DPD Partai Golkar Kabupaten Tegal melakukan beberapa kegiatan yang diawali dengan melaksanakan tabur bunga di taman makam pahlawan Tegal. Tasyakuran dan kamis (21/10) hari ini mengikuti acara safari sepeda onthel DPP parati Golkar dari Kabupaten Pemalang menuju Kabupaten Brebes. Wakil Ketua DPD Parati Golkar Udin Zaenudin, Kepada radar Rabu (20/10) di kantor DPD Golkar, di dampingi ketua panitia Muaris mengatakan, Kegiatan yang di awali dengan tabur bunga ini dimaksudkan sebagi bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan RI. “kami berharap

semua kader Partai Golkar dapat mengambil hkmah dan memberikan penghormatan kepada semua pahlawan yangtelah guru mendahului kita semua,” katanya. Dalam tasyakuran di hadiri oleh sesepuh partai dan pengurus dari mulai DPD sampai ketingkat PK ini dan kader pemuda yang tergabung dalam AMPG serta kader perempuan yang tergabung dalam KPPG. Sementara hari ini dimulai dari pukul 08.00 setiap DPD dapat menikuti sebanyak 200 sepeda onthel dengan menjemput DPP dari pemalang di perbatasan Kabup a t e n Te g a l d e n g a n menghantarkan ke kota Tegal yang DPP nanti sampai ke Kabupaten Brebes. Dikatakan Udin, Rangkaian acara HUT ke 46 dengan me-

ngambil tema kerja keras tersebut dalam rangka menerjemahkan motto Partai Golkar yaitu suara Golkar suara rakyat, suara rakyat suara Golkar. “HUT sekarang ini menjadi tonggak agar menjadi ruh, dengan harapan kedepan gerak langkah organisasi partai Golkar dapat melaksanakan berbagai kegiatan di masyarakat.” Udin menambahkan, Kader Golkar harus betul-betul memahami kebutuhan masyarakat, dengan rame ing gawe, artinya semua kader harus melakukan kerja-kerja sosial dengan melakukan kerja yang nyata. “Kader Golkar harus membantu kepada semua kebutuhan masyarakat dengan tidak menggenggamkan tangannya, artinya terbuka dan membantu kepada semua orang,” imbuhnya. (mg2)

ADIWERNA - SMKN 2 Adiwerna Kabupaten Tegal, bakal terima bantuan dari Tim Kemendiknas Pusat, GTZ Jerman dan Badan Nasional Standar Profesi (BNSP) Jakarta, berupa sarana prasarana peralatan praktek belajar. Sekolah itu salah satu dari 11 SMK berstatus RSBI yang bakal menerima bantuan dari sekitar 300 lebih SMK RSBI di seluruh Indonesia. Untuk Jateng sendiri ada tiga SMK yang bakal menerima bantuan yaitu SMK Jepara dan Magelang. Bantuan itu sendiri mengingat dari hasil penilaian Tim Kemendiknas atas prestasi belajar mengajar sekolah itu karena dianggap baik dan layak mendapatkan bantuan. Penilaian sendiri mendasari sejumlah proses pembelajaran yang dikirimkan oleh sekolah kepada Kemendiknas pusat atas prestasi sekolahnya. Trerkait itu Tim Implementasi Program Sustainable Economic Development Throught Tehnical and Vocational Education and Training (SED-TVET), ingim melihat dari dekat proses kegiatan belajar mengajar di sekolah itu, Rabu (20/10). “Kami sendiri sangat bangga atas penilaian postif sekolahnya oleh Tim Kemdiknas Pusat. Pihaknya sangat berharap atas kepercayaan lembaga ini, yang berencana memberikan bantuan sarana prasarana sekolah, guna pencapaian program dimaksud,” jelas Kasek SMKN 2 Adiwerna, Drs Parjana didampingi Humasnya Joko Pramono MDS, kepada Radar, Rabu (20/ 10). Dikatakan Parjana, sekolahnya yang meraih Rintisan Sekolah Berstandar International (RSBI) beberapa tahun lalu, menurut TIM Kemediknas Pusat layak untuk menerima bantuan peralatan. Sedang untuk sarana gedung dan la-

han, dibebankan kepada sekolah dengan dukungan dari Pemerintah daerah setempat. “Kami berharap Pemkab Tegal bisa membantu kami,” ucapnya. Disisi lain Perwakilan dari Tim Kemendiknas yang dipimpin oleh Ir Johar Wahidi, menyatakan jika 11 SMK di Indonesia, termasuk SMKN 2 Adiwerna, dari sejumlah kegiatan belajar mengajar yang masuk di Kemdeiknas, patut menerima bantuan. Dari sinilah pihaknya ingin melihat dari dekat bagaimana prose situ dilaksanakan. “Kami juga mengetahui jika SMKN 2 Adiwerna, menjalin kebersamaan dengan seratus lebih perusahaan untuk bisa menampung kelulusan siswa sekolahnya dan itu sangatbagus,” terang Johar Wakhidi. Sementara mengomentari kehadiran Tim Implementasi program SED-TVET, Baik Plh Kepala Dinas Kemendiknas Kabupaten Tegal, Drs Edi Pramono dan Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal, Wakhidin BA, siap mengupayakan kepada Pemkab Tegal. Khusunya untuk penyediaan lahan dan bangunan sebagai wadah bantuan peralatan. “Intinya atas prestasi SMKN 2 Adiwerna ini kami siap mendukung,” ucap keduanya. Wakhdin BA sendiri berharap, atas kepercayaan itu, diharapkan SMKN 2 Adiwerna untuk lebih meningkatkan kwalitas dan kapasitas, sehingga kedepan Kabupaten Tegal lebih diperhitungkan. Selain itu perlu penciptaan keterpaduan informasi dan langkah konkrit antara Sekolah, Dinas Mendiknas, Dinsosnakertrans dan DPRD khususnya Komisi IV Kabupaten Tegal. “Dengan ini nantinya tercipta kualitas sekolah dan mampu menempatkan kelulusan anak didiknya sesuai harapan,” ujar Wakhidin. (K1)

Ombudsman Banyak Terima Keluhan SLAWI - Ombudsman selaku lembaga negara yang mempunyai kewenangan mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik, banyak sekali menerima keluhan dari masyarakat, mulai dari pelayanan KTP, izin gangguan (HO), IMB yang lelet dan juga persoalan pelayanan publik lainnya, seperti masih memberlakukannya pungutan liar. Menurut Kepala Kantor Ombudsman, H Kardjono Darmoatmojo SH saat selesai melakukan sosialisai UU Nomor 37 tahun 2008 tentang ombudsman di aula bupati mengatakan, Selama bulan Januari-Maret

2010, terdata ada sebanyak 50 laporan yang masuk ke lembaga negara ini. Dari jumlah itu, 21 laporan di antaranya mengeluhkan adanya pelayanan di pemda. “Keluhan masyarakat yang tergolong banyak ditujukan ke aparat kepolisian delapan laporan dan peradilan enam laporan dan seluruh laporan yang masuk itu telah ditindaklanjuti. Setelah meneliti kapasitas pelapor, selanjutnya anggotanya juga melakukan klarifikasi terhadap terlapor,” katanya. Saat sosialisasi H Kardjono Darmoatmojo SH yang didamping asistennya Muha-

djirin SH MKn, mengungkapkan, Ombudsman ini bukan lembaga yang diciptakan atau dibentuk sebagai penegak hukum maupun peradilan, melainkan lembaga yang hanya merupakan wadah pengaduan terhadap pelayanan publik. Dia menambahkan, kalau dari Kabupaten Tegal pihaknya mengaku pernah ada pengaduan dari masayarakat atas pelayanan satlantas beberapa waktu lalu, di mana yang bersangkutan mengalami kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Tegal merasa dipersulit. “Pernah ada aduan atau komplain.” (mg2)

M GHONI/RADAR SLAWI

PEMAPARAN – Perwakilan dari Tim Mendiknas Pusat didampingi perwakilan dari GTZ Jerman dan dari BNSP, tengah memberikan pemaparan terkait sertifikasi dan rencana bantuan untuk SMK 2 Adiwerna di Aula sekolah setempat, Rabu (20/10).


BREBES & BUMIAYU

KAMIS 21 OKTOBER 2010

7

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes (0283) 671431 RSU Bhakti Asih (0283) 671279 / 673481 RSIA Mutiara Bunda Tanjung - Brebes (0283) 877222 Hotel Dedy Jaya Brebes

(0283) 673133 / 673158

LINTAS

FOTO-FOTO: HARVIYANTO/RATEG

RBSIdiBrebesDinilaiCukupKompeten WANASARI - Anggapan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) hanya untuk orang kaya, dibantah dengan tegas oleh Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah (Jateng) dr Mesi Widiastuti di sela-sela kunjungan di Kabupaten Brebes Selasa (19/10). Sebab, menurut dia, RSBI juga mengakomodasi siswa dari kalangan keluarga kurang mampu. Selain Mesi, turut meninjau pula Anggota Komisi E yang lain yakni Wahid Ahmadi (FPKS), Muh. Zen (FPKB), dan Kukuh Birowo (FDemokrat). Mereka didampingi Asisten III Setda Brebes Athoilah dan Kepala Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes Munthoha Nasuha meninjau dua sekolah berlabel RSBI di Kabupaten Brebes. Yaitu, SDN Brebes 3 dan SMPN 2 Brebes. ’’Selama ini masyarakat memang menganggap RSBI hanya untuk orang kaya dan perlu ditinjau, makanya kami ingin melihat secara riil keadaan di lapangan untuk dijadikan bahan pertimbangan ke depan,” jelas Mesi. Dia mengatakan, selain mempertanyakan penggunaan biaya sekolah RSBI, pihaknya juga memeriksa sejumlah sarana dan pra sarana penunjuang pendidikan serta kompetensi dari sekolah RSBI secara keseluruhan. ’’Sementara ini, RSBI di Kabupaten Brebes kita melihatnya cukup kompeten. Kami berharap, semoga sukses,” ujarnya. Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Brebes Dr Munthoha Nasuha MPd mengatakan, sekolah berlabel RSBI masih dalam proses menuju sekolah bertaraf internasional. Karenanya, kata dia, hingga saat ini sekolah RSBI yang ada masih dalam pemenuhan dan perelengkapan agar betul-betul ideal. ’’Ini kan baru rintisan, belum menjadi bertaraf internasional. Jadi masih proses,” katanya. (cw1)

SIAPKAN PERLENGKAPAN - Petugas Kantor Kementrian Agama Kabupaten Brebes tengah menyiapkan dokumen perjalanan ibadah haji (foto kiri). Sementara, petugas lainnya menyiapkan kopor yang akan dibagikan untuk masing-masinh calhaj (foto kanan).

Pemkab Belum Alokasikan Anggaran Untuk Vaksin Influenza Calhaj BREBES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes mengakui sampai saat ini belum mengalokasikan anggaran guna memenuhi vaksin influenza bagi calon jamaah haji (calhaj). Hal tersebut lantaran penggunaan vaksin tersebut belum menjadi keharusan bagi calhaj yang hendak berangkat ke tanah suci. Asisten III Setda Kabupaten Brebes H Athoillah saat ditemui Radar di ruang kerjanya kemarin (20/10) mengatakan, untuk anggaran vaksin influenza selama ini pemerintah belum menyediakan anggaran khusus seperti halnya untuk vaksin meningitis. Akibatnya, lanjut dia, calhaj yang akan melakukan vaksin tersebut tetap harus mengeluarkan anggaran tersendiri. Selain itu, dikatakan Athoillah, sampai saat ini pemerintah juga belum mewajibkan untuk pemakaian vaksin influenza. ’’Dengan tidak adanya kewajiban tersebut, maka calon

jamaah haji juga tidak harus melakukan vaksin tersebut,” ujarnya. Namun demikian, tambahnya, pihaknya berharap agar ke depan pemerintah bisa mengalokasikan anggaran guna penggunaan vaksin influenza. Dikatakan dia, dari pengalaman yang ada, hampir sebagian jamaah haji banyak yang terkena influenza saat berada di Tanah Suci, Mekkah. Hal itu disebabkan kondisi cuaca yang jauh berbeda dibandingkan di Indonesia. ’’Saya memang dua kali berangkat haji. Di sana tidak hanya jamaah haji asal Indonesia saja yang terserang flu, banyak juga mereka yang dari negara lain terserang flu,” katanya. Terkait dengan proses pemberangkatan, pihaknya juga telah mengundang panitia haji dan beberapa pihak terkait untuk melakukan koordinasi. Salah satunya, terhadap penanganan jamaah haji yang menderita sakit saat di tanah suci. ’’Saya tadi memang melakukan rapat dengan panitia haji dan pihak terkait. Diharapkan, calon jamaah haji asal Kabu-

paten Brebes bisa terpantau dengan baik,” tandasnya. Selain melakukan pantauan, dijelaskannya, pihak panitia juga diminta untuk memberikan laporan secara cepat terhadap kondisi jamaah haji. Terutama bagi mereka yang sakit. ’’Yang saya harapkan, semua jamaah haji asal Kabupaten Brebes bisa menjalankan ibadah dengan baik tanpa ada masalah. Namun, untuk melihat perkembangan di tanah suci, kami meminta agar panitia bisa melaporkan keberadaan jamaah haji secara cepat,” jelasnya. TIDAK TAHU Sementara, kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Brebes melalui Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umrah (Garahaju) Drs Syahri saat dikonfirmasi Radar terkait penarikan uang untuk vaksinansi mengaku, pihaknya tidak mengetahui persoalan tersebut. ’’Kantor Kemenag tidak mengurusi teknis kesehatan, jadi tidak tahu menahu persoalan itu,” ucapnya singkat. Seperti diberitakan sebelumnya, pemeriksaan dan pem-

berian vaksin bagi calhaj Kabupaten Brebes diduga ada pungutan dari panitia. Hal tersebut sempat menjadi bahan pembicaraan calhaj setelah menjalani pemeriksaan. ’’Kalau tidak salah, saat periksa dimintai Rp 150 ribu,” ungkap salah seorang calhaj yang meminta Radar untuk tidak menyebutkan identitasnya baru-baru ini. Dia menyakini, kalau pemberian vaksin sudah menyatu dengan pembiayaan ibadah haji. Sehingga, menurut dia, tidak perlu ada lagi tambahan dana. Dia juga menyadari bahwa dalam ibadah haji tidak mempersoalkan pembiayaan. ’’Tetapi, alangkah indahnya ketika dibuka kran keterbukaan sehingga tidak saling su’udzon (berprasangka buruk, Red). Bagi saya, tidak ada masalah soal pungutan itu,” imbuhnya. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Dr Laode Budiono MPH melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat dr H Sri Gunadi saat dikonfirmasi Radar Senin (18/10) mengakui adanya penambahan biaya vaksinasi calhaj Kabu-

paten Brebes tahun 2010. Tetapi, dijelaskan dia, dana tersebut bukan untuk vaksinasi meningitis, melainkan untuk paket vaksin influenza. ’’Vaksinasi menengitis gratis, karena sudah dianggarkan pemerintah,” tegas Gunadi. Menurut Gunadi, adanya penambahan biaya untuk vaksin influenza karena pemerintah belum menganggarkannya, sehingga ditanggung calhaj. ’’Pemerintah tidak menganggarkan untuk vaksinasi influenza,” ungkapnya. Lebih lanjut dijelaskannya, pemberian vaksin influenza tidak dipaksakan bagi calhaj Kabupaten Brebes. Sehingga tidak ada kewajiban untuk pemberian vaksin influenza. Berdasarkan pengalaman, lanjut Gunadi, jamaah haji kalau sudah sampai Saudi Arabia 95 persen menderita flu. Sehingga, menurut dia, sangat perlu pemberian vaksin influenza. Terlebih jika mengingat ibadah haji memerlukan kekuatan fisik yang baik. ’’Kalau tidak sehat, maka ibadahnya kurang sempurna,” ujar Gunadi yang juga menjabat ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Brebes ini. (cw3)

Dari Proses Persidangan Kasus Tanah Tahun 2003 ISMAIL FUAD/RATEG

TINJAUAN LAPANGAN – Rombongan anggota Komisi E DPRD Provinsi Jateng saat meninjau secara langsung sekolah ’berlabel’ RSBI di Kabupaten Brebes Selasa (19/10).

PNPM Tidak Hanya untuk PembangunanInfrastrukturUmum BREBES - Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan (BPMDK) Kabupaten Brebes menggelar kegiatan semiloka PNPM Mandiri Pedesaan di Operation Room Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Brebes kemarin (19/10). Kegiatan semiloka ini diselenggarakan sebagai upaya integrasi diantara pelaku-pelaku PNPM Mandiri Pedesaan dengan Dinas pemerintah maupun unsur-unsur terkait ’’Tujuan utamanya, memperkuat komitmen SKPD dalam rangka penanggulangan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan (BPMDK) Kabupaten Brebes Drs Khambali dalam laporannya. Selain itu, lanjutnya, tujuan lain adalah untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam program-program pemberdayaan masyarakat maupun penanggulangan kemiskinan, serta untuk menyusun rencana strategis program penanggulangan kemiskinan di daerah. Terakhir, lanjut dia, untuk memperkuat forum dalam menyusun rencana kerja pembangunan daerah. Wakil Bupati Brebes Agung Widyantoro mengatakan, sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan, PNPM tidak hanya berkutat pada pembangunan infrastrutur umum. Namun, lanjut dia, juga membantu masyarakat dalam memfasilitasi kegiatan ekonomi, terutama pendampingan dalam peningkatan usaha dengan menggandeng instansi terkait maupun pihak perbankan yang selama ini fokus pada pengembangan usaha dan industri kecil. (cw1)

Berhasil Ditemukan 16 Fakta Hukum Dengan mencermati proses persidangan kasus pengadaan tanah di Kabupaten Brebes tahun 2003, terungkap adanya 16 fakta hukum. Apa sajakah itu? LAPORAN: ABIDIN ABROR PROSES jual beli tanah ini hingga menyeret Bupati Brebes (non aktif) Indra Kusuma sebagai terdakwa korupsi. Sedangkan proses persidangnya memasuki tahap akhir, yakni menunggu vonis hakim tindak pidana korupsi (tipikor). Adapun 16 fakta hukum tersebut, menurut Jaksa Penuntut Umum (JPU), benar pada 2002 dari tim penyusun anggaran Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Brebes tidak pernah menerima dan memasukan kegiatan pengadaan tanah yang dimaksud. Baik itu tanah di Jalan Jenderal Sudirman, maupun tanah di Jalan A. Yani.

Alasan tidak dimasukannya program pengadaan tanah untuk pasar tersebut, karena tanah tersebut tak terdaftar dalam Daftar Usulan Proyek (DUP) maupun Daftar Skala Prioritas (DSP). Pengadaan tanah di dua lokasi tersebut, menurut JPU, sebelumnya tidak pernah dilakukan penelitian apakah sudah sesuai bentuknya dengan Tata Ruang Wilayah (RT/RW). Pengadaan tanah, diakui JPU, tidak pernah diusulkan oleh masing-masing SKPD serta belum pernah dibahas dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang). ’’Adalah bahwa pada 12 Maret 2003, Pemkab Brebes dalam hal ini telah melaksanakan pencairan pembayaran terhadap tanah milik Dien Novianty Rahmatika di Jalan A. Yani seluas 1.200 m2, yang dibayar oleh Pemda Brebes sebesar Rp 6 miliar,” beber JPU. Fakta lain, menurut JPU, berdasarkan hasil penelitian dan verifikasi, pembelian tanah tanpa kelengkapan persyaratan.

ABIDIN ABROR/RATEG

DUKUNGAN - Dukungan semangat tiada pernah putus diberikan kepada terdakwa Indra Kusuma (kedua dari kiri) dalam setiap proses persidangan.

Selain itu, disebutkan pula bahwa dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2003 maupun dalam DASK hanya dialokasikan 1 pos anggaran sebesar Rp 4,5 miliar untuk 2 lokasi pengadaan tanah.

Pembayaran terhadap kedua lokasi tanah oleh BPKD Kabupaten Brebes dibayar dengan menggunakan pos anggaran yang berbeda. Untuk tanah di Jalan Jenderal Sudirman, dana pemabayaran diambilkan dana pada pos

anggaran bagian pemerintahan sebesar Rp 4,5 miliar. Sedangkan untuk tanah di Jalan A. Yani, dananya diambilkan dari alokasi dana tidak tersangka. Inilah sejumlah fakta hukum dalam pengadaan tanah yang dilakukan tidak sesuai prosedur. ’’Persyaratannya belum lengkap, namun pembayaran sudah lebih dulu dilakukan,’’ tandas Saksi Ahli Piping dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) saat persidangan lalu. ’’Selain itu, diketahui harga tanah di Jalan Jenderal Sudirman disamakan harganya dengan tanah yang ada di Jalan A. Yani. Seharusnya, harganya berbeda. Dan tanah di Jalan Sudirman kenyataannya dibeli (dengan harga) sama per meter Rp 5 juta,” lanjut dia. Dari fakta-fakta hukum tersebut, lanjut JPU, sehingga semua unsur terpenuhi. Proses pembelian tanah sekaligus pencairan anggaran dilakukan saat Indra Kusuma baru menjabat bupati Brebes selama dua bulan. (*)


BREBES & BUMIAYU

8

KAMIS 21 OKTOBER 2010

RADAR TEGAL

Penderita Gizi Buruk Alami Anemia Berat

EKONOMI

Kondisi Lilis Terus Dipantau TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

TERPENGARUH CUACA - Harga daging ayam naik akibat terpengaruh kondisi cuaca yang terjadi saat ini.

CuacaBurukPengaruhiHargaAyam BUMIAYU - Harga daging ayam potong di sejumlah pasar tradisional yang ada di wilayah Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, naik. Kenaikan harga juga disertai dengan tersendatnya kiriman dari daerah pemasok ayam potong. Di Pasar Induk Bumiayu pada Rabu (20/10) daging ayam dijual dari pedagang seharga Rp 24.000 per kilogram. Padahal, dalam kondisi normal harga ayam potong Rp 21.000 per kilogram. Marwati (35), seorang pedagang ayam potong di pasar tersebut mengatakan, kondisi kenaikan harga daging ayam sudah berlangsung sejak seminggu terakhir ini. Akibatnya, para pedagang terpaksa harus menyesuaikan harga jual, meskipun dengan konsekuensi hanya mendapat keuntungan tipis. ’’Kita tidak berani jika harus ikut menaikan harga hanya demi mendapat keuntungan semata. Sebab, khawatir pembeli malah nggak mau membeli daging ayam. Sehingga kita tetap menjual meskipun keuntungan yang diperoleh sangat tipis,” ungkapnya. Sementara Solahudin, pedagang sekaligus distributor ayam potong untuk wilayah Bumiayu membenarkan kondisi kenaikan harga yang saat ini tengah terjadi. Menurut dia, kenaikan harga ayam terjadi akibat pengaruh cuaca yang terjadi saat ini, khususnya yang terjadi di Jakarta. Dijelaskan dia, beberapa wilayah di Jakarta saat ini mengalami banjir, sehinggga pasokan ayam dari beberapa daerah yang biasa memenuhi kebutuhan daging ayam di Jakarta mengalami kesulitan memenuhi permintaan. Akibatnya, lanjut dia, daerah yang biasa memasok kebutuhan ayam untuk wilayah Bumiayu dan sekitarnya saat ini turut mengirim ke wilayah Jakarta. ’’Kita biasa mendapat pasokan ayam dari wilayah Banyumas, tapi dengan tingginya permintaan dari wilayah Jakarta dengan harga yang lebih tinggi. Sehingga pemasok dari Banyumas tadi memprioritaskan pengiriman ke Jakarta dan untuk wilayah kita dikurangi,” jelasnya. Meski demikian, menurut dia, kondisi kenaikan harga serta berkurangnya pasokan ayam potong ini akan berangsur pulih seiring dengan membaiknya kondisi cuaca di kota-kota besar, seperti Jakarta. ’’Ini sudah biasa terjadi, jika di kota besar sedang membutuhkan maka kita yang ada di sini sedikit kesulitan. Tapi itu tidak berlangsung lama, jika kondisnya membaik maka harga akan kembali normal,” kata Solahudin. (pri)

BUMIAYU - Lilis Mulyati (10), bocah penderita gizi buruk asal Dukuh Babakan, Desa Banjarsari, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, hingga kemarin (20/10) masih dirawat di bangsal kelas II (dua) Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Asiyah, Bumiayu. Dibandingkan saat masuk RSI Siti Asiyah pada Senin (18/ 10) malam, kondisi Lilis kemarin lebih baik dari sebelumnya. Namun demikian, menurut dr Toiful Hachim -dokter yang menangani Lilis sejak mendapatkan perawatan-, dari hasil cek laboratorium yang dilaksanakan, ternyata Lilis mengalami anemia berat. Kondisi Lilis pun terus dipantau. Kondisi itu didukung atas hasil tes pengukuran kadar hemoglobin (HB). Lilis hanya memiliki HB sebesar 1,5 gram. Padahal, menurut Toiful, HB normal untuk anak seusia Lilis adalah 12-14 gram. ’’Selain itu, pasien juga memiliki kadar darah putih (leukosit) sangat tinggi, yakni 13.000. Padahal, untuk ukuran tubuh sehat, kandungan leukosit maksimal 10.000,’’ jelas Toiful saat dikonfirmasi Radar kemarin (20/10). ’’Dengan kondisi ini, penderita sangat rentan terhadap infeksi. Bahkan, sudah mengarah pada infeksi,” lanjutnya. Lebih lanjut dijelaskan Toiful, leukosit bertugas melindungi tubuh dari serangan bakteri dan virus. Jumlah leukosit akan meningkat, jika tubuh diserang kuman. Ini dilakukan untuk mengimbangi jumlah kuman yang masuk. ’’Dengan tingginya leokosit

dalam tubuh, maka diketahui bahwa pasien juga telah terjangkiti kuman atau terinfeksi bakteri,” lanjut Toiful. Untuk penanganan terhadap kondisi kesehatan Lilis, menurut Toiful, diperlukan waktu cukup lama. Selain memberikan asupan gizi, lanjut dia, juga dilakukan pengobatan maupun pencegahan dari serangan infeksi yang rawan menyerang pada penderita gizi buruk. ’’Ini perlu dilakukan, mengingat penderita gizi buruk biasanya juga disertai penyakit lain. Untuk itu ,perlu dilakukan pengobatan dan pencegahan,” kata Toiful. BERKOORDINASI Sementara, Camat Bantarkawung, Edi Sudarmanto SIP mengatakan, sejak ditemukannya penderita gizi buruk di wilayah Kecamatan Bantarkawung, pihaknya telah menurunkan petugas untuk mengetahui kondisi yang terjadi dengan berkoordinasi bersama petugas kesehatan dari Puskesmas Bantarkawung. ’’Kita sudah turun ke lapangan. Hasilnya, kita akan turut memfasilitasi jika penderita harus mendapat penanganan atau di rujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Brebes. Termasuk kita akan upayakan akomodasi jika penderita di rujuk ke sana,” jelas Edi. Rendahnya pengetahuan masyarakat akan perlunya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), dikatakan Edi, menjadi salah satu penyebab timbulnya masalah kesehatan di desa. ’’Rendahnya pengetahuan akan pengelolaan pangan lokal yang sebenarnya memiliki nilai gizi tinggi menjadi penyebab munculnya gizi buruk,” kata Edi. (pri)

Dari Kunjungan Komisi I DPRD Kabupaten Brebes ke Kedung Tukang

Pelaksanaan Pembangunan Masih Terkendala ADD yang Minim Desa yang merupakan pemerintahan terkecil di Indonesia sampai saat ini ternyata masih kurang mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah. Alokasi dana yang dikucurkan untuk membangun desa dari pemerintah ternyata masih jauh dari harapan. Benarkah? LAPORAN: HARVIYANTO BEBERAPA pembangunan di desa bahkan terpaksa di tunda lantaran tidak tersedianya dana yang memadai. Desa Kedung Tukang yang merupakan salah satu desa di Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes, Rabu (20/10) mendapat perhatian tersendiri dari DPRD Kabupaten Brebes. Rombongan Komisi I DPRD Kabupaten Brebes sekitar pukul 10.00 WIB datang ke kantor Desa Kedung Tukang untuk berdialog dengan tokoh masyarakat sekitar, khususnya terkait dengan pelaksanaan program pembangunan desa. Dalam kesempatan tersebut, Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Brebes Pamor Wicak-

HARVIYANTO/RATEG

PAPARKAN PROGRAM - Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Brebes Pamor Wicaksono SH saat memaparkan program dalam dialog pembangunan di Desa Kedung Tukang, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes.

sono SH menuturkan, selama ini pihaknya sebagai anggota Komisi I terus berkomitmen untuk membangun desa. Khususnya di daerah pemilihannya. Salah satu yang dilakukannya adalah dengan menyerap aspirasi dari desa, untuk ditindaklanjuti di tingkat kebijakan. Dikatakan dia, untuk saat ini pembangunan desa memang sudah sepatutnya untuk di-

lakukan agar lebih baik dari sebelumnya. Pasalnya, pembangunan desa merupakan barometer dari suksesnya pembangunan suatu daerah. Untuk itu, dijelaskan Pamor, pihaknya akan kembali memperjuangkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2011 untuk pembangunan desa. Salah satunya, untuk Desa Kedung Tukang.

SANGAT KURANG Sementara, Kepala Desa (Kades) Kedung Tukang Kecamatan Jatibarang Safi’i kepada Radar mengatakan, untuk saat ini anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan desa masih terlalu kecil. Bahkan, Alokasi Dana Desa (ADD) yang digulirkan untuk desa ini hanya senilai Rp 37 juta. Nilai tersebut, menurut dia, masih sangat kurang mengingat dana yang dibutuhkan untuk pelaksanaan pembangunan di desa ini sangat besar. Dijelaskan dia, sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) desa, ada 28 item kegiatan yang diprioritaskan untuk segera dilaksanakan. Dari RPJM tersebut, diperkirakan desa membutuhkan dana sekitar Rp 4 miliar untuk bisa menyelesaikan semua item tersebut. Untuk itu, menurut dia, pihaknya berharap kepada pemerintah untuk bisa menaikan ADD. ’’Selama ini, kami baru bisa melaksanakan beberapa item pembangunan. Di antaranya, aspal jalan di empat RT serta pavingisasi jalan, dan pembangunan rehab kantor desa yang sampai saat ini masih belum selesai pengerjaannya,” terang Safi’i. (*)

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

DALAM PANTAUAN - Lilis Mulyanti, bocah penderita gizi buruk asal Desa Banjarsari, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, masih jalani perawatan di RSI Siti Asiyah Bumiayu. Sementara, sang ibu terus mendampinginya.

Bidan dan Tenaga Medis PTT Diminta Lebih Bersabar BREBES – Wakil bupati Brebes meminta bidan dan tenaga medis yang berstatus Pegawai Tidak Tetap (PTT) untuk lebih bersabar terkait status kepegawaian mereka. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Brebes Agung Widyantoro SH Selasa (19/10) saat menghadiri acara silaturahmi dengan Keluarga Besar Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes. Dalam kesempatan tersebut, Agung meminta kepada Dinas Kesehatan untuk melakukan pendataan terhadap ratusan tenaga medis, termasuk bidan desa yang belum berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Agung mengatakan, para tenaga medis yang selama ini masih berstatus PTT diminta untuk bisa lebih sabar. Selama ini, menurut dia, Kabupaten Brebes yang terdiri dari 18 kecamatan masih banyak membutuhkan tenaga medis untuk

membantu dalam menangani kesehatan masyarakat. ’’Saya minta para bidan maupun tenaga medis lain yang masih berstatus PTT untuk bisa lebih sabar,’’ tandas Agung. ’’Saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes masih membutuhkan banyak tenaga medis, jadi masih ada harapan bagi PTT untuk bisa mendaji PNS,” lanjutnya. Agung menuturkan, keterbatasan anggaran yang tersedia untuk saat ini jelas menjadi persoalan tersendiri. Namun demikian, lanjut Agung, pihaknya dalam rapat Baperjakat telah mengupayakan agar dalam rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini ada formasi lebih bagi tenaga medis. Ini, menurut Agung, dilakukan agar mereka yang masih berstatus PTT bisa ikut dalam proses rekrutmen tersebut.

’’Untuk tahun ini Kabupaten Brebes mendapatkan tambahan sebanyak 50 formasi. Dan saya sudah meminta agar dari formasi tersebut bisa tersedia untuk formasi tenaga medis.’’ 283 BIDAN Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Laude Budiyono Melalui Kepala Sub Bagian (Kasubag) Kepegawaian Eddy Kartoyo mengatakan, untuk saat ini ada 283 bidan di Kabupaten Brebes yang masih berstatus PTT. Sedangkan yang sudah berstatus PNS ada 437 orang. Namun demikian, menurut dia, untuk proses pengangkatan menjadi PNS kewenangannya berada di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Brebes. ’’Kami hanya bertugas menghimpun data. Setelah itu, kami serahkan ke BKD untuk ditindaklanjuti.’’ (cw3)


SAMBUNGAN

KAMIS 21 OKTOBER 2010

9

RADAR TEGAL

Gugah Kepercayaan Diri Pelajar Tampil di Muka ... dari halaman 3 pidato kali ini berbenturan dengan pelaksanaan ujian tengah semester. Sehingga jumlah peserta lomba tahun ini agak

berkurang. Namun demikian, itu tidak mengurangi kesemarakan pelaksanaan lomba. Panitia menyediakan hadiah dan piagam untuk pemenang. Untuk piagam rencananya akan

diberikan pada saat upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda dan diserahkan langsung oleh Wali Kota Tegal Ikmal Jaya. “Hasil penilaian menyatakan

lomba tingkat SD, keluar sebagai juara I, Jamilah Jafar Ahmad Basalamah dari SD Ihsaniyah Juara II Putri Santika N dari SDN MKK 8,” pungkasnya. (*)

Balaikota Kembali Kebobolan Malmot dari halaman 3 bekerja pada jam dinas hingga PNS pulang. “Petugas Linmas yang bertugas di portal pintu masuk dan titik parkir yang ada bekerja hingga pukul 16.00 WIB. Khusus hari Jumat sampai pukul 11.00 WIB. Usai jam tersebut tugas pengamanan dikembalikan pada Satpol PP,” ujarnya. Terpisah Kepala Satpol PP Praptomo WR melalui Kasi

Trantib Rony Yudiantono juga mengakui banyaknya kartu identitas parkir yang hilang disebabkan kurang adanya kepedulian dari PNS yang bekerja di areal Balaikota. “Jujur saja kami tidak punya anggaran khusus untuk pengadaan kartu identitas parkir yang baru. Mungkin ke depan kami akan mencoba memberlakukan karcis sistem sobek yang berlaku sehari,” terangnya. Dia tak menampik sulitnya

melakukan kontrol terhadap keluar masuk kendaraan, karena di komplek Balaikota juga terdapat kantor pelayanan publik. Paska kejadian tersebut pihak Sat Pol PP berupaya menutup separo gerbang pintu masuk koimplek balai kota pada pukul 12.00 WIB kemarin. Diakuinya insiden ini telah dibahas secara serius oleh satuannya untuk mencari solusi baru mempersempit ruang gerak pelaku kriminal di komplek

Balaikota. “Kami juga menyarankan pada PNS untuk membiasakan diri memarkir kendaraan diareal parkir karyawan yang telah tersedia dimasing- masing SKPD. Tidak sedikit keteledoran karyawan yang kadang memarkirkan kendaraan tidak pada tempatnya, bahkan kunci motor juga banyak yang lupa diambil dan tetap tergantung di ranmornya,” tegasnya. (her)

Puskesmas Margadana Masuk Nominasi CPP dari halaman 3 Dalam pengumunan tersebut menyatakan, bahwa pemerintah cq Kemenpan RB bekerjasama dengan perguruan tinggi, LSM, dan media massa. Atas usul instansi pusat, Pemprov dan BUMD telah melakukan penilaian terhadap 218 Unit Pelayanan Publik (UPP) se-Indonesia. Yang memiliki kinerja baik dalam pelayanan kepada masyarakat. “Dari penilaian tersebut telah menghasilkan 82 UPP yang dicalonkan mendapat piala CCP. Dari 82 UPP itu, salah satu diantaranya adalah Puskesmas Margadana Kota Tegal,” katanya.

Sebelumnya, lanjut dia, Puskesmas Margadana telah lolos dalam penilaian CPP tingkat provinsi pada 31 Maret lalu. Karenannya UPP dimaksud melaju ke tingkat nasional bersama 218 UPP lainnya se Indonesia. Penilaian CPP tingkat nasional dilaksanakan pada 21 April lalu. Berdasar pada pengumuman itu, penentuan pemenang masih menunggu penilaian kelayakan atau keberatan dan sanggahan atas pencalonan tersebut dari masyarakat luas. “Kelayakan atau keberatan dan sanggahan atas pencalonan itu diampaikan secara tertulis kepada Kemenpan RB melalu No. faximile (021) 7398323/7398404.

Atau bisa juga melalui SMS ke nomor 082112797697 dan 0858905 11235. Bisa juga melalui email di CPP2010@yahoo.com. Sanggahan palinglambat 16 Oktober,” urai Heri. Dengan begitu, imbuh Heri lagi, saat ini Puskesmas Margadana tinggal menunggu hasil sanggahan saja. Sementara mengenai kapan pengumuman selanjutnya, dia belum mengetahui pasti. Namun untuk rencana, penerimaan piala CPP akan diberikan secara langsung oleh SBY di istana Negara pada akhir Oktober ini. Sementara Wali Kota Tegal Ikmal Jaya usai membuka Munas Paguyuban Dharma Wulan

(PDW) membenarkan bahwa Puskesmas Margadana telah berhasil lolos dan menjadi nominasi calon penerima piala CPP. Dia berharap Kota Tegal bisa kembali meraih penghargaan kali kedua dari SBY melalui lomba CPP ini. “Piala Citra Pelayanan Prima adalah suatu penghargaan yang diberikan oleh pemerintah terhadap unit pelayanan publik yang berprestasi secara nasional. Untuk mendapatkan penghargaan tersebut suatu unit pelayanan publik harus memiliki kinerja yang baik dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat pengguna,” ujarnya. (adi)

Ajang ini juga diharapkan menjadi tren positif karena menawarkan berbagai kemudahan dalam kepemilikan rumah sehingga masyarakat Tegal dan sekitarnya diharapkan bisa mendapatkan hunian yang nyaman untuk seluruh anggota keluarga. “Banyak manfaat yang bisa diambil dari Grand REI Expo 2010,” ujarnya. Wali Kota H Ikmal Jaya mengungkapkan Pemkot Tegal sepenuhnya mendukung pengembangan perumahan karena menjadi bagain dari kebutuhan primer setiap manusia. Langkah tersebut diwujudkan dengan kemudahan pemberian perijinan yang sesuai dengan ketentuan yang ada. Apalagi, Kota Tegal saat ini menjadi magnet bagi masyarakat luar kota untuk berinvestasi sehingga tidak sedikit warga dari luar yang datang dan akhirnya menetap sehingga membutuhkan sebuah hunian

yang mamu menampung semua kebutuhan yang ada. Secara umum, masyarakat bisa memanfaatkan ajang ini untuk melihat konsep apa saja yang ditawarkan pengembang sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Apalagi, Pemkot Tegal juga telah menyiapkan lahan seluas 11 ribu meter di Kecamatan Tegal Barat yang akan dibangun menjadi rusunawa dan saat ini telah terdaftar sekitar 400 kepala keluarga. Pentingnya sebuah hunian yang nyaman dan aman membuat Grand REI Expo 2010 diharapkan menjadi solusi sekaligus media untuk menentukan perumahan mana yang akan dipilih sesuai kebutuhan dan kemampuan yang ada. “Kami sangat mendukung kegiatan ini dan diharapkan masyarakat juga memanfaatkan momen ini dengan baik,” tandasnya. (rochman gunawan)

Permudah Miliki Hunian dari halaman 3 sekitarnya bisa menjadi daya tarik bagi warga luar kota untuk datang dan berinvestasi. Dengan demikian, kehadiran perumahan yang dibuat dengan konsep yang berbeda bisa menjadi solusi untuk memiliki hunian yang sesuai dengan idaman. Peranan Pemkot serta pihak terkait juga akan memudahkan masyarakat yang belum memiliki rumah agar bisa segera mendapatkan tempat tinggal yang layak sehingga bisa menjadi tempat berkumpul bagi seluruh anggota keluarga. “Ini adalah kesempatan bagi masyarakat untuk melihat dan memilih konsep apa saja yang ditawarkan sehingga hunian yang diidamkan bisa segera dimiliki,” terangnya. Ketua Panitia Grand REI Expo 2010 Tengku Syafrul menuturkan ajang ini bisa menjadi solusi terutama bagi masya-

rakat yang belum memiliki hunian. Berbagai lokasi ditawarkan pengembang dengan menggandeng pihak perbankan sehingga kepemilikan bisa diperoleh baik scara tunai maupun kredit sesuai kemapuan masing-masing. Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, ajang semacam ini bisa menjadi barometer untuk melihat minat serta kebutuhan masyarakat akan perumahan. Di sini, pengunjung bisa menanyakan langsung kepada pengembang tentang konsep, lokasi perumahan hingga harga dengan jelas. Jika sudah puas dan berminat, transaksi juga bisa dilakukan sehingga tidak perlu menunggu lama. Kesempatan ini, jelasnya, menjadi kesempatan emas karena berbagai tipe rumah yang ditawarkan bervariatif sehingga kebutuhan yang ada bisa disesuaikan dengan anggaran yang tersedia.

Kekayaan Laut Terancam Punah dari halaman 3 Selain itu, dia juga menyampaikan bahwa sebagian besar terumbu karang di Tegal kondisinya sudah rusak. Bahkan hanya menyisakan terumbu karang yang ada di Pulau Karang Jeruk. “Kekayaan laut lainnya yang rusak akibat ulah nelayan tak bertanggungjawab yakni berkurangnya habitat ikan-ikan kecil yang ada di pinggiran pantai atau berada sekitar 0-4 mil dari jarak pantai hingga ke tengah laut. Ikan-ikan kecil yang seharusnya dibiarkan berkembang terkuras habis, akibat penggunaan alat tangkap yang tidak sesuai aturan tersebut,” imbuHnya. Arif juga menerangkan bagaimana cara operasi alat tangkap ikan dengan menggunakan papan pembuka. saat kapal tengah berlayar, papan pembuka direntangkan di bawah laut sehingga ikan-ikan kecil masuk ke dalamnya.

Imbas dari itu, nelayan yang menggunakan kapal kecil sejenis kapal sopek yang beroperasi di pinggiran pantai, hasil tangkapannya tidak maksimal. Karenanya tidak sedikit nelayan dengan kapal sopek mengeluh, karena perolehan ikannya berkurang. Koordinator Operasi Pembinaan dan Pengawasan Sumber Daya Ikan Provinsi Jateng Aries Kusmoro membenarkan jika tingkat kerusakan bawah laut di pantai pantura sudah cukup parah. Karenannya dinas terkait yang bekerjasama dengan instansi seperti Angkatan Laut (AL), serta Dinas Kelautan dan Perikanan, bahu membahu melakukan penanganan terhadap hal tersebut. “Itulah yang membuat kami gencar melakukan operasi pembinaan terhadap nelayan yang menggunakan alat tangkap berbahaya. Demi mengurangi tingkat kerusakan kekayaan alam bawah laut,” jelasnya usai

melakukan operasi alat tangkap ikan dan kelengkapan dokumen kapal di pantai Tegal kemarin. Menurutnya, alat-alat tangkap ikan yang disita petugas adalah alat tangkap yang tidak ramah lingkungan dan juga tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Razia yang dilakukan, berhasil mengamankan lima alat tangkap ikan berbahaya yakni papan pembuka berhasil disita petugas. “Kami tidak melakukan penahanan kepada nelayan. Petugas

hanya menyita alat-alat yang tidak ramah lingkungan itu. Solusinya dinas terkait mengganti alat yang disita itu dengan alat tangkap ramah,” tegasnya. Sejumlah kapal jenis cantrang yang tidak dilengkapi surat dan dokumen kepemilikan juga tak luput dari operasi yang dilakukan petugas. “Ada empat kapal cantrang yang diamankan petugas lantaran tidak dilengkapi surat dan dokumen kepemilikan resmi,” paparnya. (adi)

CUT TARI

Stres & Masuk Rumah Sakit PRESENTER dan aktris Cut Tari langsung stres saat tahu berkas kasus Ariel dinyatakan lengkap sehingga mantan vokalis Peterpan itu batal dibebaskan. Saking stresnya, Tari sampai dirawat di rumah sakit. “Kondisinya nggak bagus. Soal Ariel itu dia stres banget,” ujar kuasa hukum Tari, Hotman

Paris Hutapea, saat ditemui di kantornya Gedung Summitmas, Jl Jend Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (20/10). Tari masuk rumah sakit sejak Minggu (17/10). Dia harus dirawat karena ada masalah di pencernaannya. Menurut Hotman, seharusnya pekan ini Tari kembali

menjalani BAP di Mabes Polri. Namun karena sampai saat ini dia masih dirawat, hal itu pun tidak bisa dilakukan. Pastinya sampai saat ini stres masih melanda Tari. “Dia khawatir di-P21 juga. Soalnya tadinya kita yakin (Ariel) tidak P21, tapi ternyata...,” tukas Hotman lagi. (eny/mmu)

Perekrutan Langsung Tenaker dari halaman 3 Dia juga menyatakan perekrutan langsung ini diikuti alumni dari semua jurusan yang ada di kampusnya. BKK yang merupakan bentukan rektor diharapkan bisa menyalurkan alumni memasuki dunia kerja sesuai dengan disiplin ilmu. Lima perusahan masing-

masing PT Bank Bukopin, Yayasan Editama Nabawi, PT Adira Finace, PT Pharos Indonesia, dan PT PKSS (BRI Grup) tersebut melakukan rekrutmen langsung pada para pencari kerja mulai dari proses interview hingga tahapan tes lainnya di tempat yang berbeda dalam lingkup kampus UPS. “Kami menggunakan bebe-

rapa ruang yang ada seperti ruang transit audotorium, ruang micro teaching, ruang kelas audit sebelah timur, ruang UPT bahasa, dan selatan kampus,” ujarnya. Rektor UPS Prof Dr H Tri Jaka Kartana MSi menyatakan pendirian BKK ini diharapkan bisa dijadikan wadah alumni untuk mencari kerja. (her)

Rekrutmen CPNS Mundur dari halaman 3 dari pusat. “Memang informasi dari provinsi tangal-tangal tadi. Tapi dengan belum adanya kejelasan sampai dengan sekarang, bukan hal mustahil pelaksanaan mundur,” katanya di hadapan Wali Kota Tegal Ikmal Jaya, Rabu (20/10). Sistem seleksi atau tes akan ada sedikit perbedaan dengan tahun sebelumnya. Tahun ini ujian dilaksanakan dua kali. “Tapi ini baru wacana.” Sedangkan pastinya ada

tambahan tes khusus pada formasi pranata komputer dan humas protokoler. “Misalnya seperti tes TOEFL bagi humas protokoler. Kuota CPNS Kota Tegal tahun ini hanya 182 bukan 183,” jelasnya. Sebelumnya dia menyatakan tahun 2010, Pemerintah Kota Tegal mendapat kuota Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari pusat sebanyak 183. Sesuai rencana pengumuman formasinya akan dibuka pada akhir Oktober mendatang dan dilanjutkan dengan pendaftaran. Pengumumannya, lanjut dia,

dikeluarkan pada akhir Oktober dan langsung dilanjut dengan pendaftaran. “Biasanya waktu pendaftaran sampai sepekan atau 10 hari. Jadi warga yang akan mendaftar punya kesempatannya waktu sepanjang itu,” katanya saat menghadiri upacara pemakaman Staf Ahli Wali Kota Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Edi Eriandi, Selasa (12/10). Pendaftaran masih sama seperti tahun sebelumnya, yakni melalui sistem online. Namun untuk berkas-berkasnya tetap dikirim melalui pos. (adi)

Tangkal Aksi Anarkis dari halaman 3 “Kami mengajak seluruh komponen yang ada baik TNI AD, AL, dan Satpol PP bersama pemkot untuk turut serta menjaga dan menciptakan iklim kondusif,” terangnya.

Sementara itu Dandim 0712/ Pagongan Tegal Letkol (ARH) Elman Nawendro secara tegas menyatakan jajarannya di samping bertugas mengamankan kedaulatan NKRI, juga siap 24 jam membantu kinerja Polri kapan saja dibutuhkan.

Walkot memberikan apresiasi positif terhadap kekompakan komponen Polri dan TNI untuk tetap menjaga iklim kondusif di kotanya. “Pemkot berterima kasih atas kekompakan TNI dan Polri menjaga kondusifitas di Kota Tegal,” ujarnya. (her)

MARIA LEBIH MEMILIH YANG ALAMI Alam telah menyediakan kekayaan yang melimpah, banyak bahan-bahan alami yang memiliki banyak manfaatnya bagi kesehatan. Pengalaman The Tjeng Nio atau yang akrab disapa dengan nama Ibu Maria ini, bisa kita ambil manfaatnya. Ibu Maria, seorang warga Jl. Panda Raya, Palebon, Semarang, telah menderita asam urat sejak dua tahun yang lalu. “Kalau asam urat saya sudah kambuh, rasanya sakit sekali, benarbenar menyiksa, berjalanpun tidak lancar” Cerita wanita berusia 58 tahun ini tentang pengalaman buruknya ketika menderita asam urat. Entah ada hubungannya dengan asam uratnya atau tidak, belakangan Maria pun sering menderita susah tidur. Memang penyakit susah tidur atau sering disebut insomnia kini semakin marak dirasakan oleh masyarakat Indonesia, tak peduli usia, jenis kelamin dan kalangan. Namun demikian, Saat ditemui di kediamannya, Ibu Maria tampak begitu segar dan sehat. Ia bertutur bahwa kini asam uratnya telah membaik dan tidurnya pun menjadi nyenyak. “Sejak saya rajin dan teratur minum Gentong Mas, badan saya enak, tidur nyenyak, jalanpun lancar.” Ungkap nenek 4 cucu ini menjelaskan. “Saya mengetahui tentang Gentong Mas dari koran dan ingin sekali mencoba membuktikan

manfaat ramuan herbal ini. Setelah minum Gentong Mas dua bulan sebanyak 3 kotak, saya mulai merasakan manfaatnya untuk kesehatan saya. Badan saya sekarang terasa enak, tidur juga jadi gampang dan sekarang kaki saya tidak lagi sakit kalau dipakai berjalan,” terangnya.

Gentong Mas adalah suplemen kesehatan dengan bahan utama Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda). Kini, tak hanya ia saja yang mengkonsumsi Gentong Mas, beberapa kenalan dekatnya pun merasakan manfaat herbal ini. “Bagi yang punya penyakit seperti yang dulu saya derita, mari coba Gentong Mas!” Pungkasnya mengakhiri obloran hari itu. Menurut James duke dalam

bukunya Handbook of Medicinal Plant (2007), Gula Aren mengandung Niacin dan Riboflavin yang membantu melancarkan metabolisme, membangun jaringan sel dan memperbaiki fungsi syaraf. Riboflavin juga membersihkan saluran pencernaan. Thiamine pada Gula Aren memperlancar proses pembentukan energi. Sedangkan menurut Imunolog Jerman, Hidelbert Wagner, Nigella Sativa, yang menjadi bahan Gentong Mas, menambah daya tahan tubuh, nafsu makan dan vitalitas. Gentong Mas juga mengandung Potasium dan calcium yang efektif mengusir depresi dan melancarkan peredaran darah. Meski demikian pola hidup sehat seperti makan teratur, banyak minum air putih dan olah-raga tetap diperlukan. Kini semakin banyak masyarakat yang semakin percaya pada suplemen-suplemen makanan herbal. Sehingga, penjualan Gentong Mas kian hari kian meningkat secara signifikan. Gentong Mas diproses tanpa bahan pengawet sehingga aman dikonsumsi. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www. gentongmas.com. Bagi anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek / toko obat terdekat atau hubungi : Tegal:081990879809, Brebes: 081225099282, Pekalongan: 028 58175543

Tak Lagi Gampang Meriang Usianya baru 35 tahun saat diwawancarai, di pengujung tahun 2009 yang lalu. Selain itu, tampilan fisiknya pun masih oke: terlihat gagah dan prima. Oleh sebab itu, tidaklah mengherankan bila kesehatan raga lelaki yang bernama Joni Sujana ini masih belum terganggu secara signifikan. Namun, menurut anak pertama dari tujuh orang bersaudara ini, ada sedikit gangguan yang sering juga membuatnya gusar. Apa itu? “Kadangkadang saya tidak tiap hari BAB,” jawab pria yang masih senang melajang ini. Selain itu, pegawai sebuah perusahaan swasta di Bandung ini mengaku badannya sering juga

meriang bila ia sudah bekerja terlalu berat. Untuk itu, sejak setahun belakangan ini ia rajin mengonsumsi New Mandala 525 setiap hari. Ternyata dengan bantuan kedelai bubuk instan tersebut kesehatan penduduk Kelurahan Kopo, Kecamatan Bojong Lowa Kaler, Kota Bandung, ini semakin prima. “Buang air besar (BAB) saya sudah lancar dan badan saya tidak mudah meriang lagi,” ucapnya. Untuk selalu fit, asupan gizi mesti selalu terjaga. Bila tidak, ia bisa memberikan dampak negatif bagi seseorang sehingga ia mudah terserang penyakit akibat metabolisme yang tak lagi normal. Salah satu fungsi

isoflavon yang terkandung dalam kedelai adalah untuk melancarkan kembali metabolisme sehingga penyerapan zat-zat gizi diseimbangkannya kembali dengan sistem pengeluaran. Dan bila terjadi toksifikasi atau peracunan dalam tubuh, kandungan karoten susu kedelai akan menetralisiasinya secara bertahap. Selain itu, penyebab badan tidak fit dan penyakit mampir adalah sistem imun yang rendah. Dalam hal ini, isoflavon sangat berperan dalam meningkatkan sistem imun. Karena itu setiap orang, berapa pun umurnya, harus rajin memelihara kesehatannya, termasuk menjaga pola ber-

pikir. Susu kedelai merupakan sumber vitamin B1, B6, dan E, mineral magnesium dan seng, serta asam amino triptofan. Di dalam buku Susu Kedelai,

Susu Nabati yang Menyehatkan dikatakan bahwa senyawasenyawa dan zat-zat tersebut mampu menambah vitalitas, tenaga, dan kualitas tidur seseorang. Dr. Ir. Hery Winarsi, pengarang buku Isoflavon, menulis, isoflavon yang terdapat pada kedelai memegang peranan penting dalam meningkatkan metabolisme dan menjaga kebugaran. Ia merupakan penyusun fitoestrogen, hormon yang sangat berpengaruh pada vitalitas dan daya pikir. Pada kasus di atas, berkurangnya keluhan tentu tak lepas dari peran recovery dan peningkatan sistem imun setelah rutin mengonsumsi isoflavon. Menurut badan

kesehatan PBB, bangsa Jepang dan Cina relatif lebih sehat ketimbang bangsa-bangsa lain akibat kebiasaan mereka mengonsumsi susu kedelai sejak kecil. Meski demikian, menjaga pola hidup sehat tetap dianjurkan untuk dijadikan prioritas utama. Di antaranya adalah selalu berpikir positif, menghindari penyebab penyakit, rajin-rajin berdoa, menghindari stres, tidak merokok, menjauhi alkohol, berolahraga dengan teratur, dan banyakbanyak bertawakal.New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya yang nyata dan produknya yang diolah secara higienis. Ini amat di-

tunjang oleh mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat masa kini untuk beralih ke bahan-bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. Dan bila ingin mendapatkannya, hubungi apotek/toko obat terkemuka di kota Anda, atau lewat telepon berikut ini. Distributor Jateng: 02470231987 / 081382600344. Tegal: 0283-3302323 / 08156556362. Brebes: 0283-3302323 / 08122255523. Pemalang: 0284-5800685 / 08157708854. Pekalongan: 02857983080 / 085226849284 DINKES: PIRT No. 815320503590


CMYK

KAMIS, 21 OKTOBER 2010

PEMALANG

10

RADAR TEGAL

HAJI

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

TENANG - Jamaah Calhaj asal Pemalang sedang serius mendengarkan pidato bupati.

Lukman Termuda, Masri Tertua PEMALANG - Jamaah calon haji (calhaj) Kabupaten Pemalang telah mengikuti berbagai bimbingan dan mereka siap untuk diberangkatkan pada tanggal 3 Oktober 2010 pukul 01.00 WIB terbagi dalam dua kelompok terbang. Dari 610 jamaah calhaj, ibu rumah tangga dan PNS merupakan latar belakang personil yang paling dominan. Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Pemalang Drs Muslim Umar MAg dalam laporannya pada pelepasan jamaah calhaj di Pendopo Kabupaten Pemalang mengemukakan, dari 610 jamaah calhaj 124 diantaranya adalah warga yang berlatar belakang ekonomi dari serktor swasta, sementara 116 oarang adalah ibu rumah tangga. Sedangkan mereka yang berlatar belakang PNS ada 114 orang,Polri 3 , Pegawai BUMN 8 Pedagang 103, petani 80 dan pensiunan ada 57 orang. Dari jumlah tersebut latar belakang pendidikan didominasi oleh lulusan SD yang mencapai 280 orang, SMP 67 orang, SMA 106, Sarjana muda 53, Sarja S1 98, S2 10 dan S3 1 orang. “Jamaah calhaj yang akan berangkat pada haji tahun 1431 hijriah, termuda usianya adalah Lukman Hakim yaitu 22 tahun warga Jalan Galunggung Kelurahan Mulyoharjo sedangkan jamaah tertua adalah Masri (83) warga Desa Cikadu, Kecamatan Watukumpul,” ujarnya. Hingga saat ini warga Kabupaten Pemalang yang berniat naik haji dan sidah masuk dalam daftar tunggu Siskohaj mencapai 2.469 orang. Dari jumlah ini akan diberangkatkan pada tahun 2011 mencapai 457, tahun 2012 ada 566, 2013 ada 613 dan 2014 mencapai 743 orang. (ali)

PILKADA

Dari Pemberangkatan Jamaah Calon Haji Asal Pemalang JAMAAH calon haji (calhaj) asal Pemalang akan menempati penginapan ring satu di Makah Al Mukaromah. Kemarin jamaah yang berjumlah 605 orang itu dilepas Bupati Pemalang, HM Machroes SH di Pendopo Kabupaten Pemalang. Jamaah yang menempati ring satu ini adalah yang kedua kalinya dialami. Bupati mengatakan, sebelumnya jamaah calhaj selalu menempati penginapan yang jaraknya jauh dari Mekah sehingga banyak diantara mereka yang tidak bisa shalat berjamaah di Masjidil Haram. Saat bupati menjalankan ibadah haji dan menjumpai keadaan ini dia meminta stafnya untuk melakukan koordinasi dengan kementrian agama agar jamaah calhaj asal Pemalang bisa menempati maktab yang dekat yaitu ring satu. Dari upaya yang dilakukan tidak diperoleh jawaban yang memuaskan dan maktob setiap daerah ditentukan melalui undian. Namun bupati terus berusaha karena keyakinannya tidak ada yang tidak bisa dilakukan sehingga jamaah calhaj akhirnya bisa mendapatkan penginapan di ring satu Mekah Al Mukaromah yang hanya berjarak 2 kilometer dari kabah kartena petunjuk dari Allah. “Tolong barangkali ada yang mengakuaku hal itu adalah perjuangan dari calon bupati adalah bohong besar,” tandasnya, Rabu (20/10). Sementara Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Pemalang, Drs Muslim Umar MAg mengemukakan jamaah calhaj Kabupaten Pemalang tahun 2010 M 1431 H berjumlah 610 orang, lunas ONH. Dari jumlah tersebut satu orang sudah meninggal dunia, empat orang undur diri karena sakit dan lima orang pindah keluar Pemalang. “Jumlah Calhaj yang akan berangkat pada Rabu (3/11) berjumlah 601ditambah empat orang dari TPHD dan TKHD,” kata dia. Jamaah Calhaj ini terbagi dalam dua kloter yaitu kloter 73 SOJ yang merupakan gabungan dengan jamaah calhaj Kota Tegal dan kloter 74 SOJ yang keseluruhannya adalah jamaah calhaj Pemalang. (ali)

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

DILEPAS - 610 Jamaah Calhaj 1431 H dilepas Bupati HMachroes SH.

Netralitas PNS Mulai Dipertanyakan Tertangkap Kamera Ikut Debat Publik PEMALANG – Puluhan orang berseragam Pegawai Negeri Sipil (PNS) telah tertangkap bidikan kamera petugas Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kebupaten Pemalang dalam acara debat publik calon bupati dan wakil bupati di Gedung Serba Guna, Selasa (19/10) kemarin. Bidikan kamera Panwas tersebut terkait banyak PNS yang diduga telah ikut mendukung salah satu calon bupati. Ketua Panwaslu Kabupaten Pemalang, Agus Khumaedy MA mengumukakan, berdasarkan hasil pantauan dalam pelaksanaan acara debat publik telah banyak orang-orang berseragam PNS tertangkap kamera, melakukan

dukungannya kepada salah satu calon bupati. Namun demikian, pihaknya belum bisa memastikannya karena dalam acara tersebut banyak PNS yang ikut dilibatkan, sehingga sulit untuk memastikan bahwa kejadian tersebut merupakan sebuah pelanggaran Pemilukada ada bukan, yaitu dalam soal netralitas PNS. ”Dalam acara debat publik Panwas dalam hasil rekaman kamera petugas telah banyak menangkap keterlibatan PNS dalam memberikan dukungannya kepada salah satu calon bupati,”katanya, usia mengikuti acaara debat publik, kepada Radar, Selasa (19/ 10) kemarin. Menurutnya, soal keterlibatan para PNS dalam acara itu dan telah banyak tertangkap kamera akan diklarifikasi terlebih dahulu sebelum memastikannya sebagai

DOK/RADAR PEMALANG

HADIR - Banyak oknum PNS mengikuti acara debat publik calon bupati dan wakil bupati.

pelanggaran netralitas PNS. Sebab acara debat publik yang baru saja digelar KPU cukup banyak

mengundang kalangan PNS. Sehingga apabila terjadi adanya soal dukung mendukung dengan sa-

lah satu calon bupati saat itu bisa saja karena sebuah luapan emosinya yang secara pribadi seorang PNS itu juga punya keputusan pada dirinya untuk menentukan pilihannya. ”Sehingga apabila terjadi hal semacam itu, sudah adanya kata kesepakatan bersama,” ujarnya. Kendati demikian, pihaknya tetap menegaskan bahwa PNS termasuk kepala desa dalam aturan tidak boleh melakukan atau memberikan dukungannya kepada salah satu calon bupati, hal itu sesuai UU nomor 32 tahun 2004 pasal 80. ”Pejabat struktural dan fungsional itu tidak boleh membuat keputusan yang menguntungkan salah satu calon, selama masa kampanye termasuk ikut melakukan kampanye,”tandasnya. (mg1)

Warga RT 04 Ingin Dipecah ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

BADAR - Berkaca pada Perang Badar, kader PAN-PKS siap menangkan Kun-Endang.

Menangkan Kun-Endang, Berkaca Perang Badar PEMALANG - Kampanye tertutup kembali dilakukan pasangan cabup/cawabup dr KunEndang yang diusung PKS-PAN. Kampanye dilakukan Rabu (20/10) di Gedung Serba Guna Pemalang denagn dihadiri kader kedua partai tersebut.Dalam kesempatan tersebut tim kampanye menggembleng kader untuk memenangkan Kun-Endang dengan berkaca pada perang Badar. Ketua tim kampanye Bekumandang Ikmaludin Azis dalam kampanyenya mengemukakan agar kader-kader tidak perlu gentar menghadapi situasi Pemilukada di lapangan. “Kita tidak perlu risih hanya karena stiker calon kita sedikit, balihonya kecil-kecil, gerakan rival sudah sedemikian erat, mari kita berkaca pada perang Badar,” jelasnya. Dalam perang Badar pasukan rosul Muhammad hanya berjumlah 313 orang namun karena ridha Allah pasukan kecil ini bisa mengalahkan pasukan musuh yang berjumlah seribu orang. “Yakinlah kalau Allah sudah berkata Kun fa yakun, maka kemenangan bagi dokter Kun-Endang pun terwujud,” bakarnya.Perang Badar, lanjut dia, seharusnya menjadi pemicu semangat dalam menghadapi hajat demokarasi ini dengan tekad memenangkan Kun-Endang. Sementara juru kampanye lainnya Drs Bambang Agus Rohim (BAR) mengemukkan agar kader-kader harus terbebas pikirannya dari rasa takut untuk memenangkan Kun- Endang. “Jangan merasa terintimidasi ketika sudah menentukan pilihan untuk memenangkan KunEndang, karena kemerdekaan untuk mementukan pilihan dijamin dalam Undang-undang, jadi saya minta saudara-saudara untuk istikomah,” tandasnya. Kampanye ikni dihadiri kader-kader dari 41 desa di dua Kecamatan yaitu Taman dan Pemalang. BAR dalam kesempatan tersebut menggembleng kader koordinator desa(kordes) untuk membentuk saksi TPS. Kordes diminta untuk tidak berpikir kepentingan pribadi namun untuk kemenangan Kun-Endang. Kordes juga diminta untuk tidak menyoal saksi apakah berasal dari PKS ataupun PAN. Menurutnya, saksi adalah agen dan kunci kemenangan. Tugas saksi, kata dia, tidak hanya ditobong menyaksikan orang berlalu lalang, namun juga mengawasi jalannya pemungutan suara sampai penghitungan dan penandatanganan BAP. Mereka diminta tanggungjawab dan disiplin. (ali)

CMYK

PEMALANG – Meski beberapa warganya mengharapkan agar RT 04 dipecah, pihak Kelurahan Mulyoharjo Kecamatan Pemalang belum menindaklanjutinya. Hal ini dikarenakan keinginan warga tersebut hanya bersifat pribadi dan belum melaporkannya ke pihak kelurahan. “Kami memang dengar keinginan beberapa warga agar RT 04 dipecah. Tapi hingga kini belum ada laporan tentang itu ke kelurahan,” terang Kepala Kel Mulyoharjo, Sujitno, kepada Radar, Selasa (19/10) kemarin. Dia mengakui, RT 04 di RW 06 Dukuh Cokrah, jumlah kepala keluarganya melebihi batas atau overload, sebanyak 120 KK, sehingga pengawasan RT setempat tidak bisa maksimal.

Apalagi di RT tersebut banyak rumah-rumah kost, sehingga kekhawatiran warga dirasa cukup beralasan. Namun karena belum ada laporan ke kelurahan, Kalur Sujitno bersama perangkat lainnya belum bisa menindaklanjutinya. Standarnya jumlah RT di sebuah desa/kelurahan, lanjutnya, yakni antara 30 hingga 90 KK. Sedangkan batasan maksimalnya adalah dihuni oleh 100 KK. Apabila ternyata dalam suatu RT terdapat lebih dari batas maksimal itu, dikhawatirkan pengawasan dan kontrolnya kurang maksimal. “Pengawasan ini utamanya untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,”ucap dia. Sebelumnya diberitakan Ra-

dar, beberapa warga RT 04 RW 06 Dukuh Cokrah resah dengan banyaknya penghuni di RT tersebut. Mereka menginginkan agar pihak kelurahan memecahnya menjadi dua. Keresahan warga didasarkan atas ulah pengelola/pemilik kostkostan, dimana kebanyakan menerima begitu saja orang lain yang hendak mondok/kost. Terlebih lagi, pengelola kost disinyalir tidak memberitahukan keberadaan mereka ke ketua RT setempat. “Harusnya kan mereka lapor setiap kali ada penghuni baru. Apa kerjanya atau masih sekolah, asalnya darimana, status perkawinannya dengan orang sekamar, dan lain-lainnya yang menyangkut pribadinya,” tandas salah satu warga. (cw2)

SUMITRO / RADAR PEMALANG

SATU TEKAD – Sambil mengangkat tangannya, perangkat dan kepala desa se-Kab Pemalang bertekad memperjuangkan pasangan Junaedi-Agung.

Kades dan Perangkat Pemilukada Sama Permainan Sepakbola Dukung Berjuang

AGUS PARTIKNO/RADAR PEMALANG

SILAHTURAHMI – Sejumlah Ibu-ibu di Gedung Pertemuan KPRI Kecamatan Ampelgading sedang mengikuti acara silahturahmi.

AMPELGADING – Pemilian Umum Kepala Daerah (Pemilukada) di Kabupaten Pemalang dinilai Camat Ampelgading, Bejo Suwarno SIP tidak bedanya seperti permainan sepakbola bola yang harus ada wasit, pemain dan sporter (penonton). Oleh karena itu agar permainan bolanya nanti sukses tentunya wasit harus adil dan pemainnya harus spor-

tif, sedangkan penontonnya juga harus tertib agar tidak terjadi keributan. Untuk itu, guna menjaga suasana Pemilukada agar tetap kondusif, masyarakat Ampelgading hendaknya harus tetap menjaga persatuan dan kesatuan agar pelaksanaan Pemilukada nanti dapat berjalan sukses. ”Pemilukada itu seperti pemainan bola yang harus

berjalan sukses,” katanya dalam acara Silaturahmi Istri Bupati Pemalang, Hajjah Dyah Machroes bersama tokoh-tokoh Wanita di kecamatan Ampelgadung, Rabu (20/10) kemarin. Bejo Suwarno lebih lanjut menuturkan, dalam menjalankan tugasnya selaku camat di lingkungan kerjanya pihaknya sering kali dicurigai oleh masyarakat, seperti halnya dalam setiap kali datang ke acara pertemuan. Padahal selaku camat punya kewajiban untuk membina organisasi pemerintahan dan juga membina kehidupan masyarakat yang ada di lingkungan kerjanya. ”Sebagai aparat pemerintahan, apabila ada pertemuan di lingkungannya mestinya itu harus datang. Apalagi dalam kondisi sekarang ini sangat erat kaitannya dengan suhu politik Pemilukada,” paparnya. Dalam scara silaturahmi ini, dihadiri istri Bupati Pemalang, Hajjah Dyah Machroes. selaku pembina Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Pemalang dan Hajjah Fadillah Sumadi Sugondo selaku Ketua GOW. (mg1)

PEMALANG – Ratusan perangkat dan kepala desa se-Kabupaten Pemalang, bertekad memperjuangkan pasangan Berjuang, Junaedi-Agung, hingga terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Pemalang tahun 20112016. Tekad ini ditempuh karena menurut mereka hanya pasangan Berjuang yang lebih peduli kepada permasalahan wong cilik. “Kita semua satu visi dan satu persepsi. Tekad kami sudah bulat, yakni mengegolkan Junaedi-Agung menjadi Bupati dan Wakil Bupati Pemalang,” tegas Muhibin, Ketua II Paguyuban Simongklang, kepada Radar disela-sela mengikuti Debat Publik, Selasa (19/ 10). Dikatakan dia, kesatuan visi dan persepsi perangkat dan kepala desa diambil atas pertimbangan matang. Yakni tekad mempunyai pemimpin yang lebih peduli pada kepentingan masyarakat, lebih ngayomi, dekat dengan semua kalangan, serta “ngopeni” kemajuan umat Islam. Meski tergabung dalam Paguyuban Simongklang, dukungan yang diberikan kepala desa dan perangkat, menurut Kades Pamutih Kecamatan Ulujami ini tidak mengatasnamakan organisasi. Melainkan atas kesadaran pribadi dan harapan akan proses pembangunan ke depan yang lebih

baik lagi. “Tidak ada koordinator atau semacamnya, karena dasar kami mendukung Berjuang atas kesadaran pribadi,” kata Kades Ibin, sapaannya, kepada Radar. Konsolidasi kades dan perangkat desa, lanjut dia, dilakukan secara mengalir. Mengikuti situasi yang berkembang di masyarakat, utamanya atas keperluan dan kebutuhan. Disebutkan, dari 222 desa/kelurahan yang ada di Kab Pemalang, apabila diprosentasekan yang mendukung pasangan Berjuang, sampai dengan 80 persen. Sisanya menyebar ke beberapa calon lain yang maju dalam bursa Pemilu Kada Pemalang 2010. Soliditas kades dan perangkat desa untuk mendukung Berjuang, tidak akan pernah goyah hingga hari H pemilihan. Prosentase tersebut dibuktikan dengan kehadirannya saat mengantar Berjuang mengikuti Debat Publik, di Gedung Serbaguna Pemalang, Selasa (19/10) lalu. Dimana dalam kesempatan itu, sebagaimana dikemukakan Kades Ibin, sedikitnya 160 kades dan perangkat desa datang. “Hampir seluruh kades dan perangkat kompak, prosentasenya sekitar 80 persen sepakat mendukung Berjuang,”pungkasnya. (cw2)


KAMIS, 21 OKTOBER 2010

OLAHRAGA RADAR TEGAL

11

Napoli v Liverpool

SETENGAH HATI

NAPLES - Liverpool mulai membagi prioritas mereka musim ini. Seiring hasil mengenaskan di Premier League, dengan tercecer di zona degradasi alias peringkat ke-19 dari 20 kontestan, Liverpool bakal menjadikan Europa League sebagai prioritas kedua. Itu terlihat dari keputusan pelatih Liverpool Roy Hodgson yang tidak membawa skuad terbaiknya dalam lawatan ke Napoli dini hari nanti (21/10). Tidak ada nama Fernando Torres dan Steven Gerrard, dua pemain utama Liverpool, dalam daftar 20 pemain yang dibawa ke San Paolo. Hodgson melakukan karena lebih memperioritaskan bentrok melawan Blackburn Rovers Sabtu nanti (24/10). Itu wajar dilakukan karena posisi Liverpool di Europa League relatif aman. The Reds -sebutan Liverpool- masih memuncaki klasemen grup K dengan empat poin dari dua laga. “Saya tidak membawa sejumlah pemain utama karena tenaga mereka lebih penting untuk laga akhir pekan ini. Saya tidak mau mengambil risiko dalam tur ke Napoli,” kata Hodgson. Hodgson juga tidak ingin kehilangan lebih banyak pemain akibat cedera seandainya memaksakan turun dengan kekuatan penuh melawan Napoli. Saat ini, Liverpool minus Dirk Kuyt karena cedera engkel, Glen Johnson (hamstring), dan Daniel Agger (sakit demam). “Saya pikir lawan kami tetap harus berhati-hati karena kami

PERKIRAAN PEMAIN : NAPOLI (3-4-3) : 26-De Sanctis (g); 2Grava, 28-P.Cannavaro, 14-Campagnaro; 11-Maggio, 5-Pazienza, 23Gargano, 8-Dossena; 22-Lavezzi, 7-Cavani, 17-Hamsik Pelatih : Walter Mazzarri JAVIER SORIANO/AFP PHOTO

Kostum Tim : Biru langit-Putih Kostum Kiper : Abu-abu-Abu-abu

SENGIT - Penyerang Real Madrid asal Portugis Cristiano Ronaldo (kiri) bertarung sengit memperebutkan bola dengan bek AC Milan Gianluca Zambrotta (kanan) pada pertandingan grup G Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu Madrid, (19/10).

LIVERPOOL (4-2-3-1) : 25Reina (g), 23-Carragher, 37Skrtel, 16-Kyrgiakos, 3-Konchesky; 28-Poulsen, 26Spearing; 19-Babel, 10-Cole, 14-Jovanovic; 24-Ngog

2 Real Madrid v AC Milan 0

Pelatih : Roy Hodgson Kostum Tim : Merah-Merah Kostum Kiper : Kuning-Kuning Stadion : San Paolo, Naples Wasit : Thorsten Kinhoefer (Jerman)

masih tetap tim tangguh. Pemain seperti Ryan Babel dan David Ngog akan menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar pelengkap di skuad kami,” tegas pelatih 63 tahun itu. Pernyataan Hodgson memang benar. Kapten sekaligus defender Napoli Paolo Cannavaro mengatakan bahwa peringkat Liverpool di liga domestik tidak bisa dijadikan parameter pertandingan. Sebagai catatan, Napoli saat ini menduduki peringkat keempat di klasemen sementara Serie A Italia. “Kami tidak akan dibodohi dengan peringkat Liverpool di Premier League. Liverpool tetap tim tangguh yang sarat pengalaman di Eropa. Kami

David Ngog

harus bermain dengan kemampuan terbaik kami untuk bisa mengalahkan mereka,” kata adik kandung mantan kapten timnas Italia Fabio Cannavaro itu. Pernyataan Cannavaro berseberangan dengan rekan setimnya, Walter Gargano. Gelandang Napoli asal Uruguay itu justru menyebut merosotnya performa Liverpool belakangan ini merupakan kesempatan bagus timnya menorehkan kemenangan pertama di Europa League musim ini. Di dua laga sebelumnya, Partenopei -sebutan Napoli- hanya mampu bermain imbang. Masing-masing 0-0 lawan FC Utrecht (16/9) dan 3-3 kontra Steaua Bucharest (30/9).

“Liverpool adalah tim besar dan kami selalu tampil bagus ketika menghadapi tim besar. Saya yakin kami akan meraih hasil maksimal,” kata pemain yang ikut ambil bagian di skuad Uruguay saat mengalahan Indonesia 7-1 di Gelora Bung Karno, Jakarta, dua pekan lalu (8/ 10) itu. (dns)

Kado Buruk Debut Amelia

Marco Amelia

LAWATAN AC Milan ke Santiago Bernabeu kemarin mestinya menjadi momen yang menyenangkan. Sebab, matchday ketiga Liga Champions itu menjadi debut perdananya dengan berkostum merah hitam khas Milan. Namun, kekalahan 0-2 dari tuan rumah membuat Marco Amelia sangat kecewa. Penjaga gawang 28 tahun yang dipinjam dari Genoa itu terjun sejak menit pertama menyusul absennya kiper senior Christian Abbiati yang belum pulih dari cedera otot. Meski tampil cukup meyakinkan, kesalahan defender

Milan membuat Amelia harus kebobolan dua kali dalam 60 detik. “Sejatinya saya sudah tahu kalau hari ini (kemarin dini hari WIB, Red) saya akan mencatat debut. Sebab, sewaktu latihan Christian (Abbiati) sudah bilang bahwa dia mungkin tidak akan bisa tampil,” ungkap Amelia. “So, saya sudah mempersiapkan mental menghadapi laga ini,” imbuhnya. “Saya sangat kecewa dengan dua gol yang menjebol gawang saya, juga kekalahan kami. Apalagi musim lalu kami bisa menang di Bernabeu. Saya sudah berusaha memberikan yang terbaik malam ini,” jelas dia. “Real Madrid memang tim yang bagus, tapi mestinya kami bisa memberi perlawanan,” lanjut pemain yang mengawali karir di AS Roma tersebut. Massimiliano Allegri menyatakan puas dengan penampilan Amelia. Secara teknis, dia tampil prima dan sukses membuat sejumlah penyelamatan gemilang. Namun, statusnya sebagai debutan turut menjadi penyebab terjadinya gol pertama Real. Mestinya, dia lebih banyak berkomunikasi dengan pagar betis untuk mengantisipasi tendangan bebas. “Saya tidak menyalahkan pemain secara partikular,” kata Allegri. Akibat hasil ini, Rossonerri -sebutan Milan- baru mengumpulkan empat poin dari tiga laga. Meski masih menduduki posisi kedua, Milan tidak aman karena Ajax Amsterdam punya koleksi nilai yang sama. Untuk menjaga peluang lolos ke babak kedua adalah membalas kekalahan dari Real di matchday keempat dua pekan mendatang (3/11). (na)

Bara Dendam Andrea Dossena LAGA yang ditunggu-tunggu Andrea Dossena akhirnya tiba. Bek kiri Napoli itu berpeluang merealisasikan dendamnya kepada Liverpool dini hari nanti. Yakni keinginan mempermalukan Liverpool karena sudah menyia-nyiakan kemampuannya. Ya, Dossena merupakan mantan penggawa Liverpool selama dua tahun sebelum dijual ke Napoli awal tahun ini. Dossena merasa tidak diperlakukan adil ketika membela Liverpool sekalipun dirinya sudah memberikan kemampuan maksimal. “Saya akan menunjukkan siapa Andrea Dossena sesungguhnya. Saya sudah menantikan laga besar ini. Saya akan membuktikan kepada Liverpool apabila keputusan mereka melepas saya adalah kesalahan be-

CMYK

Andrea Dossena

sar,” ungkap Dossena berapiapi. “Selama di Liverpool, saya selalu mempersiapkan diri dengan baik sejak pramusim. Saya juga tidak pernah mengalami cedera. Tapi, saya tidak mengerti kenapa kesempatan bermain reguler tidak pernah saya dapatkan,” tambahnya. Dossena menambahkan, dirinya sempat dilanda frustrasi setelah meninggalkan Liverpool. Beruntung, pelatih Napoli Walter Mazzarri adalah orang yang tepat dalam membangkitkan motivasinya lagi. “Saya senang di Napoli karena Walter menginginkan saya dan dia benarbenar memercayai kemampuan saya. Tim ini juga memiliki skuad yang kompetitif dan saya yakin kami bisa bersaing dengan tim-tim besar,” terang pemain 29 tahun itu. (dns)

Balas Dendam Sempurna MADRID - Real Madrid mulai menunjukkan reputasi sebagai kolektor sembilan trofi Liga Champions. Cristiano Ronaldo dkk sukses membalas dendam atas AC Milan yang musim lalu mempermalukan mereka di Santiago Bernabeu. Di matchday ketiga dini hari kemarin, mereka membayar kekalahan itu dengan victory manis dua gol tanpa balas. Ronaldo menjadi bintang Real dengan golnya yang berasal dari tendangan bebas di menit ke-13. Tak sampai semenit kemudian, dia memberikan umpan silang yang berbuah gol kedua dari Mesut Oezil. Sempat terdefleksi membentur Daniele Bonera, bola melambung masuk ke gawang Marco Amelia. “Tidak mudah bermain dengan intensitas seperti ini setelah pertandingan yang ketat di liga akhir pekan lalu. Tapi tim saya menunjukkan konsistensinya. Saya punya firasat baik soal ini,” ucap entrenador Real Jose Mourinho. Pembalasan dendam Real terasa sangat sempurna. Real tidak sekadar memenangi pertandingan, mereka juga tampil komplet dan menguasai laga. Menekan sejak menit pertama, dan tidak mengendurkan serangan di babak pembuka. Total, Ronaldo dkk menghujani kotak penalti Milan dengan 23 tembakan, plus tujuh yang mengarah ke gawang. Pertahanan Los Blancos- sebutan Real- juga sempurna. Tanpa bek kanan Sergio Ramos yang belum fit, mereka sukses mematikan pergerakan Ronaldinho dan Alexandre Pato. Zlatan Ibrahimovic yang sering lolos ke kotak penalti Real pun sulit menembus barikade yang digalang duet bek tengah asal Portugal, Ricardo Carvalho dan Pepe. Peluang paling matang diperoleh Andrea Pirlo yang melancarkan freekick di menit ke-29. Tapi tendangannya ditepis oleh kiper Real Iker Casillas. Ronaldo percaya bahwa berani menekan sejak awal memang menjadi kunci kemenangan timnya kemarin. Apalagi, tekanan itu langsung diikuti dengan dua gol dalam kurun waktu dua menit. Setelah gol kedua Real, Milan makin kesulitan mengimbangi permainan tuan rumah. “Sejak awal kami sadar bahwa kami harus mengeset ritme yang tinggi, juga dengan konsentrasi penuh,” jelas Ronaldo. “Kami sudah 75 persen lolos ke 16 besar,” lanjutnya yakin. Meski cukup superior, Mourinho tetap mengkritisi penampilan anak buahnya. Terutama, karena mereka cukup banyak membuang peluang gol di babak kedua. Mourinho menyatakan, hal itu tidak bisa ditolelir jika Real sudah bermain di babak yang lebih tinggi. “Saat ini gol-gol yang terbuang itu tidak begitu penting, karena kami masih di fase grup. Tapi kalau ini perempat final, dan kami menyia-nyiakan kesempatan menang 4-0, tentu saya tidak gembira,” lanjutnya. Pelatih Milan Massimiliano Allegri mengaku menerapkan pendekatan yang salah untuk laga ini. Allegri menurunkan formasi 4-3-3 yang berorientasi defensif dengan tiga gelandang bertahan. Itu membuat Milan lebih gampang ditekan, dan kebobolan cukup mudah di awal babak pertama. (na)


ALL SPORTS

12

KAMIS 21 OKTOBER 2010

RADAR TEGAL

Dipecat Galatasaray, Dibidik Liverpool ISTANBUL - Nama besar bukan jaminan prestasi. Itulah yang dialami Frank Rijkaard. Kendati pernah meraih seabrek gelar ketika menangani Barcelona, Rijkaard gagal menapaktilasinya ketika menangani Galatasaray. Alhasil, pelatih asal Belanda itu kemarin (20/10) harus menerima sanksi pemecatan. Rijkaard di-PHK setelah Galatasaray kalah 2-4 dari Ankaragucu di kandang sendiri. Itu adalah kekalahan keempat Galatasaray dari delapan laga, sehingga Cim bom -julukan Galatasaray- tercecer di peringkat kesembilan Super Lig Turki (liga utama Turki). Hasil itu menambah buruk prestasi Arda Turan dkk setelah gagal menembus fase grup Europa League Agustus lalu. Galatasaray disingkirkan klub gurem Ukraina Karpaty Lviv karena aturan gol away dari hasil draw 3-3. Imbasnya, Galatasaray memutuskan untuk melengserkan mantan pelatih timnas Belanda di Euro 2000 itu. Kontrak Rijkaard sendiri sejatinya baru habis di pengujung musim ini setelah meneken kontrak dua tahun bersama Galatasaray Juni tahun lalu. “Pada 20 Oktober 2010, pela-

Frank Rijkaard tih Frank Rijkaard dan asisten pelatih Johan Neeskens tidak lagi menjadi bagian klub kami,” demikian rilis Galatasaray di situs resmi klub. “Galatasaray berterima kasih kepada Rijkaard atas usaha dan kerjasamanya. Dia banyak memberikan pengalamannya kepada klub,” tambah rilis itu. Kendati gagal bersama Galatasary, nama Rijkaard tetap diminati. Sebab, Liverpool dikabarkan sudah memplot pelatih 48 tahun itu sebagai

calon pengganti Roy Hodgson. Hodgson memang baru saja mendapat garansi aman dari pemilik baru Liverpool John William Henry. Tapi, apabila Liverpool tidak kunjung keluar dari zona degradasi di Premier League, Hodgson bisa saja didepak. “Saat ini, Henry tengah memelajari kemungkinan memutus kontrak Hodgson dengan biaya kompensasi 3 juta pounds (Rp 42 miliar),” kata salah satu sumber di internal Liverpool. (dns/bas)

Empat Takeover Paling Sukses KARUT-marut takeover Liverpool oleh pengusaha AS John W Henry tidak akan terjadi jika saja The Reds -sebutan Liverpool- menang atas Chelsea di pertandingan terakhir Premier League musim 1992-93. Saat itu, taipan minyak asal Rusia Roman Abramovich yang sedang berminat membeli klub Inggris menonton di tribun. Ketika Chelsea menang 2-1, tanpa pikir panjang Abramovich mengucurkan investasi sebesar GBP 140 juta (setara dengan Rp 1,9 triliun) untuk menjadikan Chelsea sebagai bagian dari kerajaan bisnisnya. Abramovich memang pengusaha murni. Namun, dia tidak lantas menjadikan The Blues -sebutan Chelsea- semata sebagai mesin pencetak uang. Dia juga bekerja keras menjadikan klub medioker tersebut sebagai kekuatan baru di Inggris. Dia kembali menyuntikkan dana lebih dari GBP 100 juta untuk belanja pemain. Sederet nama besar pun datang, mulai Glen Johnson, Wayne Bridge, Joe Cole, Adrian Mutu, hingga Juan Sebastian Veron. Pelatih bertangan dingin Jose Mourinho direkrut sebagai komandan pasukan baru tersebut. Alhasil, hanya dalam dua musim, Chelsea sudah merebut gelar juara Premier League dan Carling Cup. Sejak itu, gerbong kesuksesan The Blues tak terhentikan. Mereka kembali merebut gelar juara Premier League musim berikutnya, dan masuk jajaran klub elite Inggris. Mereka juga menembus final Liga Champions 2008. Abramovich, tak bisa

dimungkiri, merupakan sosok di balik peningkatkan prestasi Chelsea di dekade terakhir ini. “Saya hanya berpikir bahwa Chelsea sudah menjadi tim besar di Inggris, tapi untuk urusan juara masih seret,” ungkap Abramovich kala itu. “Kini, klub punya sumber daya yang besar dan ambisi untuk meraih lebih banyak trofi,” lanjutnya. Kisah sukses takeover klub tidak hanya dinikmati The Blues. Di awal dekade 90an lalu, Sokratis Kokkalis sukses mengangkat Olympiakos yang saat itu terancam degradasi menjadi juara. Saat mengambil alih klub pada 1993, dia melunasi semua utang, dan menyuntikkan investasi baru. Hasilnya, dalam empat musim, investasi Kokkalis mulai berbuah gelar juara. Mereka kembali merajai Liga Yunani dengan 11 gelar beruntun yang masih bertahan hingga musim lalu. Setelah itu, Kokkalis menjual saham mayoritas kepada taipan perkapalan Vangelis Marikanis, namun masih dipertahankan sebagai chairman klub. Dari daratan Rumania, sukses Gigi Becali membeli Steaua Bucharest pantas menjadi sorotan. Dia tidak hanya mengangkat derajat klub dengan uang dan pembelian pemain baru, tapi juga terjun langsung dalam urusan teknis. Becali dikenal sangat suka memecat dan memilih pelatih baru. “Menurut saya, pelatih adalah yang paling bertanggung jawab atas prestasi klub, dan kalau memang tidak bisa membawa Steaua ke puncak,

mereka harus out,” kata Becali ketika menunjuk Marius Lacatus awal bulan ini. “Lacatus dibebani target membawa tim finis di dua besar, atau dia harus pergi,” imbuhnya. Lacatus adalah arsitek keempat Steaua musim ini. Abramovich dan Kokkalis bisa menjadikan klub yang ditakeover-nya haus gelar. Tapi, itu karena si klub sendiri punya dasar dan sejarah yang cukup kuat. Mereka hanya menambahkan sedikit dari kebutuhan klub untuk bisa merebut trofi. Tapi, yang dilakukan Elton John lebih sensasional. Dia mampu melambungkan Watford yang bercokol di divisi keempat Inggris ke kasta teratas hanya dalam waktu lima musim. “Saya punya misi untuk membawa mereka promosi ke divisi utama. Mereka (pemain Watford) harus siap bekerja keras demi tujuan ini,? kata Elton, ketika membeli saham mayoritas Hornets -sebutan Watford- pada 1976 silam. Hebatnya, pada musim pertama berlaga di Divisi Utama, 1981, mereka langsung finis di peringkat kedua di bawah Liverpool. Pelantun Candle in the Wind itu melakukan segala cara untuk mendanai Watford. Bahkan, dia menggelar konser amal untuk membantu klub membeli pemain baru, dan menggaji pelatih kenamaan Gordon Taylor. Meski sudah menjual saham mayoritas beberapa tahun lalu, nama Elton masih sering disebutsebut untuk kembali ke Watford setiap kali klub tersebut mengalami penurunan performa. (na)

Terkadang Berakhir Buruk TIDAK semua takeover berakhir bahagia. Banyak pula yang berakhir menyedihkan. Portsmouth terlempar dari Premier League, West Ham United masih terus berjuang untuk eksis, serta Grenoble terdegradasi dari Ligue 1 Prancis. Nasib klub berjuluk Pompey tersebut saat ini sungguh mengenaskan. Mereka mengalami kebangkrutan, terdegradasi dari Premier League, dan saat ini masih berada dalam penguasaan administrasi liga. Mereka berada di masa suram. Situasi yang bertolak belakang dengan empat tahun lalu. Ketika itu, Alexandre Gaydamak mengakuisisi Portsmouth dari Milan Mandaric. Sang pemilik baru menggelontorkan banyak duit untuk mendatangkan sejumlah pemain anyar. Selama di bawah kekuasaan Gaydamak, mereka merekrut Nwankwo Kanu, Andres D’Alessandro, John Utaka, Jermain Defoe, Peter Crouch, Jermaine Pennant, dan Sol Campbell. Performa Portsmouth pun membaik di Premier League. Namun, pada Agustus 2009, Gaydamak melepaskan kepemilikannya kepada Sulaiman Al Fahim, pengusaha asal Uni Emirat Arab (UEA). Saat itu, kondisi Portsmouth sudah mulai goyah. Al Fahim pun hanya berkuasa tak lebih dari dua bulan. Kepemilikan berganti kepada Ali al-Faraj pada 6 Oktober 2009. Kali ini Al Faraj juga gagal

Jermaine Pennant menyelamatkan Portsmouth. Pada 4 Februari lalu, Al Faraj melepas kepemilikannya kepada pengusaha asal Hongkong Balram Chainrai. Di tangan Chainrai, Portsmouth justru bangkrut. “Sekarang klub ini dalam penguasaan administrasi liga, kami telah berupaya sebaik mungkin untuk menyelamatkannya. Ini momen yang bikin frustasi,” bilang Chainrai. Nasib yang sedikit lebih baik dialami West Ham. David Sullivan dan David Gold yang mengakuisi West Ham dari CB Holding mampu membuat klub itu lepas dari kebangkrutan. Plus, The Hammers -julukan

West Ham- selamat dari degradasi. Sementara itu, dari Prancis, sebuah perusahaan Jepang Index membeli klub Grenoble pada 2004 lalu. Mereka memang memiliki rencana jangka panjang, bahkan membangun stadion berkapasitas 20 ribu penonton. Namun, pelit belanja pemain. Hasilnya, Grenoble memang sempat merasakan atmosfer Ligue 1, tapi di musim keduanya musim lalu, Grenoble mengawali musim dengan teramat buruk. Mereka kalah beruntun dalam sebelas laga dan terdegradasi di akhir musim. (ham)

ASAL BUKAN CITY MANCHESTER - Sinyal Manchester United melepas Wayne Rooney semakin kuat. Selasa lalu (19/10), manajer United Alex Ferguson memastikan bahwa penyerang 24 tahun itu tidak akan memperpanjang kontrak dengan United. Sejumlah klub elite di Premier League maupun luar negeri sudah antre mengajukan penawaran. Namun, apapun yang terjadi, tampaknya United tidak akan melepas Rooney ke rival sekotanya, Manchester City. Sebuah sumber internal Setan Merah -sebutan United- menyatakan bahwa manajemen klub lebih suka menjual striker timnas Inggris tersebut ke luar negeri daripada musuh bebuyutannya. “Itu (menjual Rooney ke City, Red) akan jadi mimpi buruk buat semua orang di klub. Kami akan melakukan segala cara untuk mencegah kemungkinan tersebut terjadi,” terang sumber internal tersebut. Masalahnya, saat ini justru City lah yang punya peluang paling besar untuk membeli Rooney. Memang, kisaran banderol yang mungkin disematkan kepada Rooney tidak akan terlalu tinggi. Sebab kontraknya bakal habis pada akhir musim 2012 mendatang. Namun, tidak semua klub bisa membayar gaji Rooney yang mencapai GBP 150 ribu (setara dengan Rp 1,9 miliar) per pekan. Di sisi lain, pelatih City Roberto Mancini menegaskan bahwa pihaknya belum membuka kontak dengan Rooney. Sebaliknya, pria asal Italia itu punya firasat Rooney tidak jadi dijual. Mancini menganggap spekulasi soal kepergiannya dari Old Trafford -markas United- tidak lebih dari ungkapan kekesalan Ferguson kepada striker kesayangannya tersebut. “Tidak, belum. Saya belum menjalin kontak dengan agen Rooney,” ucap Mancini. “Rooney adalah pemain hebat, tapi saya pikir dia akan tetap tinggal di United. Dia pemain yang sangat penting di sana, mestinya manajemen klub juga tidak akan melepasnya dengan mudah,” lanjutnya. Bekas allenatore Inter Milan itu juga tidak mau berandaiandai situasi ke depan. “Dia sekarang masih berstatus pemain United. Bukan hal yang benar kalau saya berbicara soal situasi saat ini. Saya menaruh respek kepada dia, kepada Ferguson, juga kepada United. Saya hanya mau berkomentar soal pemain saya,” tegasnya. (na)

WAYNE ROONEY

Klub Merengek, Regulasi Lembek AWAL tahun ini, klub Jerman Hannover 96 mengajukan petisi kepada otoritas liga Jerman (DFL) maupun Federasi Sepak Bola Jerman (DFB). Isinya adalah permintaan untuk menghapus regulasi “50+1” berkaitan dengan kepemilikan klub sepak bola di negara produsen mobil mewah itu. Regulasi “50+1” merefleksikan mayoritas pemegang saham yang memiliki sebuah klub. Regulasi itu praktis membuat investor individu hanya boleh memiliki 49 persen saham. Karena bukan mayoritas, si investor individu sulit mengendalikan kebijakan klub bersangkutan. Hannover menganggap regulasi “50+1” adalah penyebab utama klub-klub Bundesliga gagal bersaing di kejuaraan antarklub Eropa. Sebab, kecuali Bayern Munchen yang secara finansial sangat mapan, klub lainnya tidak didukung injeksi dana melimpah yang berasal dari kantong investor asing. “Aturan itu membuat Bundesliga akan sulit berprestasi karena pemain bintang seperti Kaka atau Cristiano Ronaldo tidak akan pernah bermain di Jerman,” ungkap Presiden Hannover Martin Kind. Presiden Bayern Uli Hoeness antusias dengan ide dari Hannover. Apalagi setelah FC Hollywood -sebutan Bayernkalah di final Liga Champions dari Inter Milan. Tapi, Hoeness tidak secara langsung men-

dukung ide tersebut. Alhasil, karena minimnya dukungan, usul Hannovers tidak mendapat respon positif DFL maupun DFB. Rupanya, baik DFL maupun DFB menganggap klub Jerman tidak butuh investor asing sejauh ini, khususnya di Bundesliga. “Semua klub di Bundesliga sangat sehat secara ekonomi dan tidak ada alasan yang membuat kami harus mengubah regulasi hanya untuk mengakomodasi investor asing,” terang Reinhard Rauball, presiden DFL. Sikap Rauball mendapat dukungan penuh dari fans sepak bola di Jerman. Para fans menganggap keberadaan investor asing hanya membuat mereka kehilangan stadion dan mendapati harga tiket lebih mahal. Dengan kata lain, fans Jerman tidak ingin apabila klub kesayangannya dijadikan ajang komersialisme seperti klub Inggris macam Chelsea, Manchester United, atau Liverpool. Di bandingkan Jerman, otoritas Premier League maupun Football League (otoritas liga sepak bola profesional Inggris di bawah Premier League) tidak memberlakukan aturan ketat bagi investor asing. Investor asing hanya perlu memenuhi fit and proper person test (FPPT) dengan tiga syarat utama yang relatif sangat ringan. Antara lain : tidak pernah terlibat dalam tindak pidana kriminalitas, tidak memiliki klub profesional

lainnya di Inggris, dan tidak merangkap jabatan ganda di perusahaan pemilik klub sepak bola lainnya. “Tidak hanya aturannya yang sangat lembek, klub di Inggris mudah merengek kepada investor asing. Saya tidak heran bila di masa mendatang, semua klub Premier League dimiliki bukan warga Inggris,” terang Kind. “Klub Premier League sukses meraih gelar di Eropa, sedangkan klub Bundesliga mampu mengeruk penonton terbanyak. Kita lihat saja pilihan mana yang akan bertahan di masa mendatang,” tambahnya. Jerman memang masih mampu menahan invasi investor asing, setid a k n y a sampai saat ini. Tapi, tren takeover investor asing di Inggris s u d a h menjangkiti negara Eropa lainnya. Sebut saja di Eredivisie Belanda.

Pada 16 Agustus lalu, Vitesse Arnhem mencatat sejarah sebagai klub profesional Belanda pertama yang dimiliki investor asing. Itu setelah pengusaha Georgia Merab Jordania resmi menduduki kursi orang nomor satu di Vitesse. Menariknya, Jordania adalah teman dekat Abramovich. “Saya menargetkan Vitesse akan meraih titel Eredivisie dalam tiga tahun ke depan,” kata Jordania di hari pertamanya sebagai pemilik Vitesee. (dns)

Martin Kind


ALL SPORTS

KAMIS 21 OKTOBER 2010

13

RADAR TEGAL

MINATI VAN BEUKERING GAJAYANA - Harapan pelatih Persema, Timo Scheunemann untuk menambah satu striker asing Benua Asia, pupus sudah menyusul Ketua Umum Persema, Peni Suparto tidak memberi rekomendasi. Namun, pelatih berlisensi A UEFA ini masih tetap mengidamkan timnya mempunyai tambahan seorang goal getter. Kali ini, ngidam-nya Timo ditujukan kepada calon pemain timnas senior dari jalur naturalisasi. Dia adalah bomber Jhonny Rudolf Van Beukering, pemain keturunan Belanda-Indonesia. Van Beukering ini kini lagi proses mendapat naturalisasi dari pemerintah Indonesia karena tenaganya disiapkan membela timnas Indonesia di ajang AFF, Desember mendatang. Peluang gabung Van Beukering baru akan terjadi saat memasuki windows transfer mendatang. Kebetulan, naturalisasi itu sedianya baru dikeluarkan pemerintah pada akhir November mendatang. Sebab, deadline pendaftaran pemain baru di Super Liga sudah ditutup PSSI per kemarin. Dengan begitu, klub-klub peserta tidak dapat melakukan penambahan pemain. “Ya, harapannya Van Beukering gabung Persema, setelah na-

DOK. RATEG

SELEKSI - Luiz “Eduardo” da Silva (barisan belakang, kedua kanan) saat mengikuti seleksi PSM Makassar, meski kemudia dia dipulangkan dan gagal memperkuat PSM pada putaran kedua Superliga 2009-2010 lalu.

Luiz Eduardo Gabung Latihan TUREN - Setelah harus absen latihan sejak Selasa (12/10) lalu atau sekitar seminggu, striker asing Metro FC, Luiz “Eduardo” da Silva akhirnya bisa kembali bergabung latihan bersama rekan-rekannya. Maklum, selama seminggu terakhir, pemain asing eks Seri B Brazil Duque de Caxias diberi izin oleh menejemen untuk menyelesaikan Surat Izin Tinggal Sementara (KITAS)-nya selama nanti membela Metro FC. Tidak heran bila sejak seminggu terakhir, Eduardo pun tidak nampak bersama rekan-rekannya latihan di Stadion Talok-Turen. Termasuk, ketika timnya melakukan pemanasan dengan melawan tim lokal Malang. Eduardo sendiri, sampai di mess pemain sekitar pukul 14.00. Setelah istirahat sejenak, dia pun sorenya ikut merumput bersama Nurul Mauludi dkk. Bahkan, kesempatan latihan finishing dan pasing yang diberikan sore itu, pun dijalaninya dengan baik. “Senin saya berangkat ke Singapura dan hari itu juga urusan surat-menyurat domisili sementara selama nanti di Indonesia, langsung bisa diselesaikan. Enak, di sana (Singapura) urusan tidak berbelit-belit

dan lama. Sehingga, cukup sehari semuanya sudah beres,” kata pemain di posisi striker itu. Ditambahkan pemain asal Brazil itu, sebenarnya Senin itu juga dirinya ingin langsung bertolak ke Malang dari Jakarta. Hanya saja, karena pertimbangan transportasi, makanya baru Selasa pagi dirinya berangkat dari Jakarta ke Malang. “Saya sampai di Jakarta dari Singapura, itu sekitar pukul 22.00. Maunya langsung ke Malang, tapi ragu dengan transportasi,” tambah penggawa yang biasa dipasangkan dengan Harmoko. Menariknya, di tengah kesibukannya yang harus mengurus KITAS, Eduardo masih menyempatkan diri untuk tetap latihan. Baik itu jogging atau pun menguji speed-nya. “Latihan, oh selama mengurus izin tetap latihan. Tapi tidak bisa lama, karena harus menyesuaikan dengan waktu yang ada,” ujarnya. Dalam latihan sore kemarin, Eduardo nampak tidak ada masalah dengan perubahan cuaca selama dirinya di Jakarta. Bahkan, beberapa latihan yang diisi dengan pasing dan finish i n g t o u c h , j u g a mampu diselesaikan dengan baik. (sit)

Raih Rookie of The Year

Jhonny Van

Beukering

Skorsing Akibat Produk Khusus Pria HENDRA EKA/JAWA POS

LATIHAN - Pebola Voli pantai Indonesia, Andi Ardiansyah, saat berlatih di hall fitness Senayan, Jakarta.

Tim Voli Pantai Bisa Berubah JAKARTA - Komposisi tim voli pantai Indonesia yang akan tampil di Asian Games XVI/2010 bisa berubah. Tim Indonesia 1 yang beranggotakan Andy Ardiansyah/Koko Prasetyo Darkuncoro tetap aman, karena mereka adalah pasangan terbaik yang dimiliki Indonesia. Wacana perubahan tim mengarah kepada duet Indonesia 2 yang diisi Suratno/Dian Putra Santosa. Prestasi Ade Candra Rachmawan yang kian benderang membuat tim pelatih voli pantai nasional mulai berpikir untuk mematenkan duet Ade/ Dian. Sebelumnya, Ade berduet dengan I Gede Eka Agustiawan. Mereka adalah peraih perunggu di Asian Youth Games I/2010 di Singapura. Kala tampil di Kejuaraan Voli Pantai Asia Pasifik Seri Indonesia di Bangka-Belitung, 8-16 Oktober silam, Ade yang terpaksa diduetkan dengan Dian, karena Suratno berhalangan tampil gemilang. Mereka sanggup tampil sebagai runnerup dalam kejuaraan tersebut. Di partai puncak, mereka dikalahkan Andy/Koko. “Ini masih wacana. Penampilan Ade masih perlu diuji lebih jauh sebelum kami mengambil keputusan,” urai Slamet Mulyanto, pelatih voli pantai Indonesia, kemarin (19/10). Even yang akan menjadi media me-

CMYK

nguji performa Ade adalah Asian Beach Volleyball Championship 2010 di Haikou, Tiongkok, hari ini sampai Minggu (24/ 10). Dalam kejuaraan tersebut, Ade kembali dipasangkan dengan Dian. Menurut Slamet, kemampuan Suratno dan Ade sebenarnya tidak jauh berbeda. Suratno yang berpasangan dengan Dian mampu mengukir juara di Indonesia Open 2007. Melihat kenyataan ini, Slamet memilih untuk berhati-hati sebelum mengeluarkan keputusan siapa yang akan diduetkan dengan Dian di Asian Games nanti. Dia menegaskan, tidak ingin salah pilih. Karena itu, di saat bersamaan dia juga terus memantau penampilan yang ditunjukkan Suratno. “Kemampuan teknis Ade, seperti universal block dan defense cukup bagus. Kalau Suratno unggul dalam hal pengalaman,” terangnya. Sementara itu, pasangan Andy/Koko juga akan diterjunkan di Haikou. Tapi, tujuannya lain. Mereka diturunkan dengan harapan dapat meraih prestasi gemilang dan meningkatkan kemampuan mereka jelang tampil di Asian Games nanti. “Sebelumnya, mereka bisa jadi juara di Indonesia. Saya berharap, mereka mampu terus tampil konsisten,” ucapnya. (nar)

turalisasinya turun. Dia sudah berjanji ke saya, akan menomorsatukan Persema jika jadi main di Indonesia. Dia bisa menjadi alternatif, setelah Persema tidak merekrut striker Asia yang bertipikal goal getter,” ujar Timo meyakinkan, usai memimpin tim latihan di Stadion Gajayana, sore kemarin. Van Beukering merupakan satu dari empat pemain keturunan yang berkasnya sudah masuk ke Kemenpora untuk permohonan naturalisasi dari pemerintah. Tiga pemain lainnya adalah Raphael Guilermo Eduardo (Belanda), Christian “El Loco” Gonzales (Persib Bandung/ Uruguay), dan Kim Jeffrey Kurniawan (Jerman). Nama terakhir, juga sudah cukup lama menjadi incaran Persema. Dikatakan Timo, keberadaan Irfan Bachdim dan kakak Irfan di Belanda, menjadi magnet tambahan bagi Van Beukering memilih Persema sebagai klubnya mendatang. Selain itu, dia juga tertarik dengan atmosfir dan kondisi kota Malang yang diketahui cukup tenang dan nyaman. Karenanya, dia akan memilih Persema, meski banyak klub dari Super Liga lainnya juga menginginkannya. Seperti Persiwa Wamena yang juga yakin sudah mendapatkan mantan pemain Go A Head Eagles FC Belanda. “Saya sudah dengar kabar Persiwa juga inginkan dia. Lihat saja, Van Beukering akan pilih Persema sebagai pilihan utamanya. Itu juga karena tertarik di Persema, punya pelatih dari Eropa, dan kedekatannya dengan Irfan serta kakak Irfan yang ternyata juga agen pemain di Belanda sana. Dia adalah goal getter, jadi tidak perlu cari pemain asing dari Asia,” tambah Timo. (poy)

COLORADO SPRINGS Hukuman menyakitkan sekaligus memalukan harus dinikmati pelari peraih emas olimpiade, LaShawn Merritt. Pelari asal Amerika Serikat (AS) itu terkena skors hingga Juli 2011 karena mengonsumsi obat terlarang yang terkandung dalam produk khusus untuk pria. Merritt yang meraih medali emas 400 meter di Olimpiade Beijing 2008 sudah menjalani skorsing sejak Oktober tahun lalu. Dengan demikian Merritt memiliki kesempatan ikut dalam Kejuaraan Dunia Atletik IAAF (Federasi Atletik Internasional) pada Agustus 2011. Pelari berusia 24 tahun ini terbukti mengonsumsi zat terlarang testosterone prohormones sebanyak tiga kali antara Oktober 2009 dan Januari 2010. Namun dia mendapatkan banyak keringanan atas kesalahannya itu, karena dianggap kooperatif saat menjalani pemeriksaan. Menurut panel arbitrase y a ng memeriksa kasus tersebut, Merritt terbukti mengonsumi produk yang disebut Extenze. Mereka menyebut Merritt terpaksa melakukan

pengakuan yang menyakitkan dan memalukan karena mengonsumsi produk yang dikenal sebagai pembesar alat vital untuk pria. Dalam produk tersebut terkandung DHEA dan pregnenolone. Berdasar pengakuannya, produk tersebut dikonsumsi pada 2009. Merritt sendiri menerima hukuman tersebut dan berterimakasih karena masih diberi kesempatan mengikuti kejuaraan dunia yang berlangsung Agustus 2011. Sehingga, hukuman tersebut bisa dikatakan tak terlalu menghalangi karirnya. “Meski mengakui saya berbuat kesalahan, saya mengharagi panel arbitrase yang mau mendengarkan semua kesaksian dan bukti. Mereka setuju bahwa selama ini saya tidak pernah menggunakan obatobatan untuk meningkatkan performa saya di lapangan,” kata Merritt. “Saya menatap kemungkianan untuk kembali ke kompetisi sesegera mungkin dan membuktikan bahwa kesuksesan yang saya raih, termasuk di olimpiade, saya capai dengan jujur dan fair,” lanjut Merritt. (ady)

KECEMERLANGAN Ben S p i es di musim 2010 berbuah manis. Pembalap Yamaha Tech 3 itu meraih gelar Rookie of The Year 2010 setelah finis di posisi kelima pada MotoGP Australia, Minggu (17/10). Hasil itu memastikan Spies tak terkejar oleh para rookie lain. Keberhasilan Spies meraih posisi kelima di Phillip Island membuat rider asal Amerika Serikat (AS) itu unggul 61 poin dari pendatang baru lainnya di MotoGP musim ini, Marco Simoncelli. Dan dengan menyisakan dua seri yang menyediakan 50 poin maksimal, posisi Spies sudah tidak mungkin dikejar Simoncelli. “Saya senang bisa menjadi Rookie of the Year musim ini. Saya mengalahkan banyak pembalap bagus lainnya dan ini suatu pencapaian yang bisa saya banggakan di akhir musim. Saya mendapat hasil bagus dalam tiga pekan

terakhir dan siap menghadapi dua seri terakhir,” ujar Spies. Spies, yang akan menjadi duet Jorge Lorenzo di tim utama Yamaha musim depan, menjadi satusatunya rookie dan rider satelit yang bisa meraih pole dan podium musim ini. Rider 26 tahun itu merebut pole dan posisi kedua di MotoGP Indianapolis. Rival Spies untuk menjadi rookie terbaik tahun ini adalah Simoncelli, Hector Barbera, Alvaro Bautista, Aleix Espargaro dan Hiroshi Aoyama. Semuanya kecuali Espargaro telah memenangkan seri 125cc dan 250cc, namun hanya Simoncelli, Bautista dan Aoyama yang pernah menjadi juara dunia. “Musim Ben semakin membaik. Bisa memenangkan gelar Rookie of The Year dengan menyisakan dua balapan adalah pencapaian luar biasa baginya dan kru Yamaha Tech 3,” tutur manajer Tech 3 Herve Poncharal. (ady)


JATENG

KAMIS 21 OKTOBER 2010

17

RADAR TEGAL

SUBAH Kacab BKK Tewas Terlindas Truk SUBAH - Keluarga besar BPR/BKK Kabupaten Batang saat ini tengah dirundung duka. Pasalnya, Kepala Cabang BKK Kecamatan Tersono meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan tragis, yang terjadi di Jalur Pantura Desa Sengon Kecamatan Subah Batang, Rabu (20/10) sekitar pukul 11.30 WIB. Korban yang diketahui bernama Sri Rahati, 41 tahun, tewas dengan kondisi yang sangat mengenaskan. Kepala hancur akibat terlindas sebuah truk yang datang dari arah belakang. Sayangnya, sopir truk yang belum diketahui identitasnya tersebut tidak mau bertanggung jawab dan melarikan diri bersama kendaraannya. Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, kecelakaan bermula saat korban mengendarai sepeda motor sendirian dari arah barat menuju timur. Sesampainya di lokasi kejadian, tiba-tiba sepeda motornya disrempet sebuah kendaraan yang juga tidak diketahui identitasnya. Kerasnya senggolan yang terjadi, mengakibatkan korban yang seorang perempuan tidak mampu menguasai sepeda motornya dan terjatuh ke kanan. Di saat yang bersamaan meluncur dengan kecepatan tinggi sebuah truk dari arah belakang, yang seketika itu langsung melindas korban tepat di kepalanya. Sri, yang diketahui sebagai warga Dukuh Getas Desa/ Kecamatan Bawang ini, langsung tewas seketika di lokasi kejadian. Sementara itu, entah mengetahui atau tidak, sopir truk langsung tancap gas meninggalkan lokasi kejadian bersama truk ke arah timur. “Korban naik sepeda motor sendirian dari barat. Begitu sampai di sini dia tersrempet kendaraan lalu jatuh ke kanan. Pas saat itu di belakangnya ada truk yang melaju kencang dan langsung melindas kepala korban. Kami sendiri tidak tega ketika melihat hal itu,” jelas salah seorang warga. Melihat kondisi korban yang cukup mengenaskan, warga tidak berani berbuat banyak. Warga akhirnya menghubungi pihak Polsek Subah, yang diteruskan ke Satlantas Polres Batang. Usai divisum dan dimandikan di Puskesmas Rawat Inap Subah, jasad korban siang itu juga dibawa pulang ke desanya untuk dimakamkan. Hingga berita ini diturunkan, truk maut yang menyebabkan tewasnya Sri Rahati belum juga ditemukan. Pihak Satlantas Polres Batang sendiri sudah menerjunkan anggotanya untuk melakukan pengejaran terhadap truk maut tersebut. (ton)

BATANG Pengumuman CPNS Tunggu Gubernur BATANG - Tak ubahnya lulusan Sekolah Menengah Atas/ Kejuruan (SMA/K), kesempatan para sarjana bidang teknis untuk dapat mengikuti proses penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Batang tahun 2010 minim. Pasalnya, hanya sarjana yang mengantongi ijazah di bidang keguruan dan kesehatan yang bisa mendaftar. Sementara untuk formasi tenaga teknis, lebih diutamakan kepada mereka yang merupakan lulusan Diploma III (D-III). Disamping itu, di formasi tenaga teknis sendiri hanya dibutuhkan untuk dua posisi, yakni sebagai verifikator keuangan dan pranata komputer. Berdasarkan data sementara dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Batang, tahun ini hanya menerima 100 CPNS yang terbagi untuk 10 posisi bagi tenaga kependidikan, 30 posisi tenaga kesehatan dan 60 posisi tenaga teknis. Dimana 10 posisi tenaga kependidikan hanya dibuka untuk lulusan Pendidikan Guru SD (PGSD) baik D-II maupun S1. Sementara tenaga kesehatan membutuhkan tiga dokter spesialis, tiga dokter umum, satu dokter gigi, satu apoteker, serta posisi asisten apoteker, bidan, rekam medis, nutrisionis, analis kesehatan dan sanitarian. Sedangkan tenaga teknis terdiri 10 verifikator keuangan lulusan D-III Akuntansi dan 50 pranata keuangan lulusan D-III Komputer. Kepala BKD Batang, Nining Hadiningsih mengatakan, penetapan jumlah formasi ini berdasarkan persetujuan dari Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara (MenPAN). Berdasarkan usulan dari masing-masing Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD). “Namun formasi ini masih dimungkinkan berubah,” terangnya. Belum pastinya formasi tersebut dikarenakan belum turunnya surat instruksi dari MenPAN. Kondisi tersebut juga berpengaruh pada pasti tidaknya pengumuman penerimaan CPNS akan mulai tanggal 22 Oktober mendatang. “Untuk pengumuman kami masih menunggu kepastian dari Gubernur. Pak Gubernur juga masih menunggu kepastian dari MenPAN,” jelasnya, didampingi Kabid Pengembangan Pegawai, Sudarmono AS. Meski begitu, pihaknya berharap agar pelaksanaan penerimaan CPNS akan berlangsung sesuai jadwal yang ditentukan sebelumnya. “Kalaupun ada perubahan, kami berharap tidak jauh dari tanggal itu (22 Oktober, Red),” tandas Nining. (ton)

Setahun Pemerintahan SBY Didemo Korupsi Masih Merajalela PEKALONGAN - Setahun Pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden RI, Susilo Bambang Yudiono (SBY ) dan Budiono yang jatuh pada 20 oktober kemarin. Didemo oleh Aliansi Gerakan Mahasiswa Pekalongan, Rabu (20/10). Karena Pemerintahan SBY-Budiono dinilai tidak membawa perubahan, bahkan kehidupan masyarakat semakin terpuruk. Aliansi Gerakan Mahasiswa Pekalongan yang tergabung dari mahasiswa Universitas Pekalongan (Unikal), Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Muhammadiyah Pekalongan dan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STIMIK) Widya Pratama Pekalongan. Ratusan mahasiswa tersebut menggelar demonstrasi mulai dari Kampus Unikal pada pukul 09.00 kemudian turun ke jalan untuk mengadakan Long Mach dari Jalan Sriwijaya, ke Jalan Gajah Mada, Jalan Merdeka dengan membawa papan yang bertuliskan ‘Tolak Kapitalisme Pendidikan’, SBY Budiono Antek Kaum Modal dan Spanduk yang dibentangkan dengan bertuliskan ‘ Gerakan

Mahasiswa Melawan oligarki dan Kapitalis untuk Rakyat’. Disepanjang jalan ratusan mahasiswa berorasi untuk segera menuntaskan kasus korupsi, tolak semua kapitalisasi disemua sektor, saat mereka turun di jalan tidak lupun dari kawalan para anggota Polres Pekalongan Kota, meskipun jalan sempat terjadi kemacetan saat para mahasiswa berorasi di Bundaran Air Mancur. “Untuk itu Aliansi Gerakan Mahasiswa Pekalongan Melawan Oligarki elit Borjuasi dan tindakan Represifitas Kapitalisme terhadap rakyat” kata Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unikal. Para mahasiswa juga menilai Pemerintahan SBY - Budiono sela satu tahun tidak ada perubahan, karena masih banyak warga yang belum mengenyam pendidikan gratis, seperti yang presiden janjikan sebelumnya. “Kami menuntut negara untuk mewujudkan pendidikan gratis, ilmiah, demokratis dan bervisi kerakyatan dari tingkat Sekolah Dasar Hingga Perguruan Tinggi. Juga Stop tindakan kekerasan dan represifitas gerakan mahasiswa di kampus serta gerakan rakyat lainya, tuntaskan kasus-kasus korupsi dan bangun Undang -undang sis-

batan gantung Dadirejo. Kasus ini sudah ditingkatkan ke penyidikan, dengan tersangka Kades Dadirejo Sugeng Supriyadi,” terang Kajari Kajen Betty Suryawati melalui Kasi Intel Kejari Kajen Yuyun Wahyudi. Seperti diketahui, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kajen mengusut dugaan penyelewengan pembangunan jembatan gantung Dadirejo di Desa Dadirejo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, senilai Rp 350 juta dari dana APBD tahun anggaran 2007. Pada awal pemeriksaan, kejaksaan menemukan kejanggalan

tem pendidikan yang pro terhadap rakyat,” tuntutnya. “Dan SBY kurang tegas dalam menjalankan pemerintahan ini, hingga akhirnya rakyat jadi

korban,” tambah Pandu. Setelah kurang lebih satu jam mahasiswa berorasi di Bundaran air Mancur, mereka melanjutkan Long Mach ke Jalan KH

Mansur terus ke Jalan Wilis, jalan Mataram, Jalan Majapahit dan kembali lagi ke Jalan Sriwijaya dengan menuju ke Kampus Unikal. (ap2)

Akhir Oktober Belum Lancar 60 Hektar Persawahan Terendam Rob KANDEMAN - Pihak Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Tengah wilayah Weleri-Comal terus mengebut proses perbaikan dua Jalur Pantura di Desa/Kecamatan Tulis Kabupaten Batang. Namun dimungkinkan hingga akhir Oktober nanti arus lalu lintas di jalur tersebut masih akan terganggu. Saat ini Dinas Bina Marga Jateng sendiri sudah memutuskan membuka salah satu jalur yang sempat ditutup, yakni di ruas Dukuh Sawahan Tulis. Perbaikan sepanjang 450 meter antara KM 82+500-82+950 ini, saat ini sudah bisa dilalui oleh kendaraan yang melintas dari arah barat menuju timur. Pengawas Lapangan Preserfasi Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga wilayah WeleriComal, Robinson Pasaribu mengatakan, pembukaan jalur Pekalongan-Semarang ini dilakukan setelah dilakukan pelapisan aspal pengikat. “Titik perbaikan di sebelah kiri (Sawahan, Red), sudah bisa dilalui kendaraan dari barat. Karena disini sudah dilapisi dengan aspal pengikat,” ungkapnya, di kantornya, Rabu (20/10). Sementara untuk di ruas Dukuh Tulis, tepatnya di KM 83+275-84+025, sepanjang 750 meter direncanakan akan bisa dilalui kendaraan pada akhir pekan ini. “Target Sabtu atau Minggu ini sudah bisa dilalui. Asalkan cuaca mendukung,” sebut Robinson.

Khusus titik ini, Dinas Bina Marga Jateng akan melapisi dengan aspal pengikat secara bertahap. Tahap pertama dilakukan Rabu kemarin sepanjang 400 meter, sementara sisanya akan dilakukan hari ini. “Jadi nanti Kamis (hari ini, Red), (pelapisan) sudah total,” terangnya. Diakuinya, selesainya proses perbaikan ini sedikit lebih cepat dari jadwal yang ditentukan. “Schedule-nya 1 bulan. Tapi ternyata maju,” sambung Robinson. Setelah semua titik perbaikan dilapisi aspal pengikat, selanjutnya akan dilakukan pengaspalan hotmix yang rencananya akan berlangsung selama dua minggu, yang dimulai 25 Oktober mendatang dan diperkirakan akan selesai 100% pada awal November. Hotmix ini sebanyak dua lapis yakni binder di lapisan bawah dan werhill di lapisan atas. “Memang nanti akan mengganggu lalu lintas. Namun hotmix akan dilakukan setengah jalur, sehingga setengahnya bisa dilewati kendaraan,” jelasnya. Disamping itu, Dinas Bina Marga Jateng juga akan memperbaiki taman U-turn, yang selama perbaikan dibongkar untuk pengalihan arus dari kedua jalur. “Itu memang sengaja kami bongkar, guna mempermudah kendaraan melintas. Apalagi yang dari timur ada titik tanjakan, sehingga tidak mungkin pemindahan jalur di titik itu,” tandas Robinson. (ton)

Kades Dadirejo Jadi Tersangka KAJEN – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kajen melakukan pemeriksaan di lokasi jembatan gantung di Desa Dadirejo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, Rabu (20/10) pagi, sekitar pukul 09.00 WIB. Pemeriksaan di lapangan ini dilakukan setelah ditingkatkannya kasus dugaan penyimpangan pembangunan jembatan gantung senilai Rp 350 juta dari penyelidikan ke penyidikan, dengan tersangka Kepala Desa Dadirejo Sugeng Supriyadi. “Pagi ini, kami meninjau jem-

TRIYONO/RADAR PEKALONGAN

DEMO - Aliansi Gerakan Mahasiswa Pekalongan saat menggelar Demo di Bundaran Air Mancur

pengeluaran anggaran Rp 31 juta yang diduga tidak bisa dipertanggungjawabkan secara hukum, sebab penggunaannya di luar kontruksi bangunan. Pembangunan jembatan gantung Dadirejo dengan panjang 55 meter dan lebar 1,6 meter didanai dari APBD tahun 2007 sebesar Rp 350 juta. Dari dana sebesar itu, digunakan untuk konstruksi jembatan sebesar Rp 298.300.000 dan untuk pembayaran pajak sebesar Rp 20 juta. Yuyun menerangkan, dana tersebut diterima oleh Kepala Desa Dadirejo, Sugeng Supriyadi dan diserah-

terimakan kepada ketua tim pelaksana pembangunan jembatan gantung, H Rohli, sebesar Rp 298 juta. “Pelaksanaan kegiatan diduga tidak sesuai Keppres Nomor 80 tahun 2003, sehingga kerugian ditaksir Rp 350 juta” ujar dia. Seperti yang diberitakan di Radar sebelumnya, jembatan gantung Dadirejo dibangun dari alokasi APBD Kabupaten Pekalongan 2007, dengan nilai sekitar Rp 350 juta. Dari hasil pemeriksaan uang yang dihabiskan untuk pekerjaan ternyata Rp 298 juta. (fin)

KAJEN - Ratusan petani di Desa Blacanan Kecamatan Siwalan sudah lima kali ini gagal panen. Pasalnya, lahan persawahan mereka seluas 60 hektar terendam rob. Demikian yang dituturkan Kasi Pembangunan Desa Blacanan Kecamatan Siwalan, Tarkuat saat ditemui Radar, Rabu (20/10) di DPRD Kabupaten Pekalongan. Pada saat itu, Terkuat dan beberapa warga yang juga petani di Desa Blacanan, bertemu langsung Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan H. Asip Kholbihi. Mereka mengadukan permasalahan itu langsung kepada Asip, dengan harapan segera ditindaklanjuti. Tarkuat saat itu juga mengatakan, ratusan petani pemilik dan penggarap lahan persawahan tersebut, tentu saja mengalami kerugian yang tidak sedikit. Sebagai perbandingan, menurut Tarkuat, sehektar lahan persawahan yang ditanam padi, petani menghabiskan biaya keseluruhan Rp 3 juta hingga Rp 4 juta. Namun setelah terendam banjir rob, para petani hingga sekarang tidak dapat menanam bibit padi mereka. Pasalnya, sudah lima kali petani gagal penen padi karena lahan

mereka terendam rob. “Itu mungkin belum termasuk biaya di luar pengolahan padi,” tutur Tarkuat. Tarkuat menambahkan, para warga desa terutama petani mengharapkan pihak terkait untuk menindaklanjuti keluhan sekaligus masukan dari petani Desa Blancakan. Pasalnya, jika terus dibiarkan tidak tertangani, menurut Tarkuat, kerugian yang dialami para petani akan terus membengkak. “Oleh karenanya, kami ke sini bukan hanya berkeluh kesah saja, tapi juga menyampaikan solusi yang mungkin dapat direalisasikan. Karena kalau kami atau warga sendiri yang melakukannya, itu tidak mungkin, dan harus dibantu oleh pihak terkait,” imbuhnya. Salah satu solusi yang dibawa Tarkuat dengan beberapa warga saat itu, adalah memperbaiki pintu air dan tanggul yang beberapa waktu terakhir ini makin parah kerusakannya. Sebelumnya, Tarkuat mengutarakan, para petani sendiri yang berinisiatif dengan memperbaiki pintu air dan meninggikan tanggul saluran air di lahan persawahan. Namun karena masih manual, perbaikan

itu tidak bertahan lama. Sementara itu, salah satu warga yang juga petani yang saat itu ikut menghadap Asip, Sariyat (60), mengungkapkan dirinya beberapa waktu lalu sudah tidak menanam bibit padi lagi. Pasalnya lahan persawahannya yang luasnya sekitar sehektar itu, hampir tiap hari terendam rob. Selain diperkirakan tidak produktif lagi lahan persawahan miliknya. Sariyat juga takut akan mengalami kerugian lebih besar lagi, jika tetap menanam bibit padi. “Wedhi rugi, dipaksakke nandur mboten saget panen melih (Takut rugi, dipaksakan menanam tidak dapat panen lagi),” ujarnya. Asip Kholbihi yang saat itu lansung menemui dan mendengarkan petani yang bertandang ke ruangannya, mengatakan pihaknya akan langsung menindaklanjuti permasalahan yang dialami para petani Desa Blacan Kecamatan Siwalan. SKPD terkait akan dipanggilnya, dan selanjutnya akan dilakukan survei ke persawahan tersebut. “Kami akan menindaklanjutinya, dengan memanggil SKPD terkait untuk menanganinya,” tutur Asip. (fin)


CMYK

18

KAMIS, 21 OKTOBER 2010

RADAR TEGAL

TEATER TERANG

Tampilkan Lautan Jilbab SALAH satu bentuk kreativitas Tim Teater Terang SMA Negeri 1 Pagerbarang Kabupaten Tegal yang baru-baru ini patut diacungi jempol adalah penampilan teater yang berjudul ‘Lautan Jilbab’. Judul ini sengaja dibuat untuk menggambarkan realitas kehidupan wanita pada umumnya. “Lautan jilbab ini menceritakan orang yang sedang di alam makhsar nanti. Di sana akan ada perbedaan antara orang yang suka berbuat baik dan berbuat jahat, juga diperlihatkan semua amalnya semasa hidup. Nah, wanita berjilbab inilah insya Allah yang akan selamat,” tutur Fatchudin S Pd, selaku pembina dan pelatih tim tersebut. Teater yang dibinanya sengaja bertujuan memanusiakan manusia, tidak membedakan manusia dari manapun asal dan kelompoknya. “Saya ingin memberikan wacana kepada murid saya, supaya bisa menempatkan manusia seperti manusia,” tambahnya. Tim teater yang berjumlah kurang lebih 25 siswa dan siswi ini nampak kompak saat memainkan perannya masing-masing pada pentas bulan lalu. Mereka cukup bersemangat, saat memberikan penampilan terbaiknya. “Biasanya kami kalau mau pentas, dua minggu sebelumnya sudah mempersiapkan segala sesuatunya, seperti peralatan, mental tempat dan sebagainya. Ya cukup lelah sih, tapi asyik juga,” ujar Adi Kurniawan, ketua tim ini sambil tersenyum. Selain ada latihan khusus , timnya juga terbiasa latihan setiap Sabtu dan Selasa sore, sepulang sekolah. Mulai pukul 14.00 sampai 16.00 WIB. Dalam latihan tersebut, pelatih selalu menekankan bimbingan mental agar bisa percaya diri. (mufrodi)

DEMAM panggung bukan hal baru di kalangan pelajar. Gejalanya bisa ditunjukkan dalam bentuk nervous, grogi, jantung berdebar-debar, panas dingin, muncul keringat dingin dan yang terparah pingsan gara-gara itu. Di kalangan ResponX, hal ini juga bukan sesuatu yang aneh. Sekitar 85,7 persen bahkan pernah merasakannya. Seperti penuturan Nurlitasari, siswi kelas X SMA Negeri 3 Kota Tegal. “Biasanya sebelum tampil atau aksi nari rasanya nervous banget,”tuturnya. Penyakit ini terkadang bisa tibatiba muncul saat menghadapi banyak orang atau berdiri di muka umum. Selain karena tidak terbiasa berdiri di depan orang banyak, kurang percaya diri menjadi penyebab lainnya. Gejala grogi menjadi hal yang paling sering dialami 35,8 persen Res-

Pernah nggak kamu merasakan demam panggung ? Pernah Sering

85,7 % 14,3 %

Kenapa kamu sampai merasakan hal tersebut ? Tidak terbiasa Grogi Nervous Tidak ada persiapan

21,4 % 35,8 % 28,5 % 14,3 %

Dalam hal apa kamu pernah merasakan demam panggung ? Maju di depan kelas Segala hal Ketika ikut lomba Nggak tahu

Empat Mata

d’Bagindas [intro] E B C#m A 3x EB Biarkanlah diri ini C#m A Untuk mencoba mendekatimu EB Mendekati indahnya dirimu C#m A Dirimu yang hadir di mimpiku [int] E B C#m A EB Berikanlah aku waktu C#m A Dan keadaan yang engkau mampu EB Empat mata yang ku mau C#m A B Untuk katakan cinta padamu

28,5 % 42,9 % 25 % 3,6 %

Dengan cara apa kebiasaan demam panggung bisa dihilangkan? Banyak cara 28,5 % Dipaksakan 17,9 % Biasakan bicara di depan umum21,4 % Bingung/Nggak tahu 32,2 %

Bagaimana sikap kamu ketika melihat temanmu merasakan demam panggung ? Menghiburnya Biasa saja Tertawa

50 % 20 % 30 %

ILUSTRASI: DWI NANDA P/RATEG

ponX saat demam panggung. ”Grogi dan deg-degan rasanya saat tampil, tapi tetap optimis karena ada guru yang mendampingiku,” terang Maya Wulandari, pelajar asal SMP Negeri 9 Kota Tegal. Meski jadi hal yang biasa, namun diakui ResponX, mereka tak selalu mengalaminya setiap hari. Hanya dalam kondisi tertentu saja penyakit itu tiba-tiba muncul. Bahkan saat maju di depan kelas pun bisa terjadi. Seperti yang pernah dialami 28,5

persen ResponX. Sementara 25 persen merasakannya saat mengikuti lomba. Nggak cuma mereka, 42,9 persen bahkan mengaku merasakannya dalam segala hal, baik ketika maju di depan kelas ataupun saat lain. Seperti yang dialami Umi Rizqi Yanti, siswi SMP Negeri 4 Adiwerna Kabupaten Tegal. ”Intinya saat harus bicara dan berdiri di depan banyak orang, pasti demam panggung deh,” ungkap dia. Diakui 28,5 persen ResponX,

mereka kerap kebingungan untuk mengatasi masalah itu. Sementara 32,2 persen lainnya mengaku tidak tahu bagaimana caranya menghilangkan kebiasaan demam panggung. ”Awalnya pasti bingung tapi PD aja, kalau panik justru malah grogi banget,” terang Laelatul Syifa, siswi kelas VII SMP Negeri 9 Kota Tegal membongkar triknya mengatasi demam panggung. Lalu kalo justru teman mereka yang kena demam panggung gimana ya? Dengan mantap 50

persen ResponX menyatakan siap membantu mereka. Seperti yang dilakukan Rezi Handika, siswa kelas X TKR-1 SMK Ma’arif NU Talang Kabupaten Tegal. ”Sebagai teman yang baik, tentunya sudah menjadi keharusan kita untuk menghiburnya dan memberikan semangat dan motivasi,” tuturnya. Sisanya bersikap biasa dan sebagian lagi justru tertawa saat melihat temannya kena demam panggung. Bagaimana dengan kamu? (tim 2)

F#m B Hati ini takkan bisa F#m B Lebih lama tuk memendam rasa [chorus] AE Empat mata bicara padamu C#m B Ku katakan aku cinta kamu AE Empat mata ku ingin bertemu C#m B Tuk ungkapkan isi di hatiku EB Berikanlah aku waktu C#m A Dan keadaan yang engkau mampu EB Empat mata yang ku mau C#m A B Untuk katakan cinta padamu F#m B Hati ini takkan bisa F#m B Lebih lama tuk memendam rasa [chorus] AE Empat mata bicara padamu C#m B Ku katakan aku cinta kamu AE Empat mata ku ingin bertemu C#m B Tuk ungkapkan isi di hatiku

SETIAP orang pasti pernah mengalami demam pangkelahiran Tegal,19 Desember 1994 yang juga mempunyai gung. Selain karena tidak terbiasa tampil di depan orang bakat di seni tari dan renang ini ingin berbagi tips soal banyak, ada faktor lain yang membuat kita jadi grogi, takut itu. Simak yuk! dan nervoes saat hendak melakukan 1.Tarik nafas panjang. Ini perlu dilakukan ketika sesuatu. Seperti yang pernah dialami hendak pentas atau tampil di muka umum Novita Indah Setya Pratiwi, siswi agar bisa mengurangi rasa grogi dan Kelas XI IPA 2 SMA Al Irsyad Kota takut Tegal ini. 2. Percaya diri. Tentunya kamu harus “Waktu itu aku pentas di depan bisa PD ketika berhadapan dengan orang Walikota Kota Tegal bareng teman- Pengurus OSIS SMA Al Irsyad Kota Tegal banyak karena itu kuncinya. Anggap aja teman, yakni saat acara Summit. apa yang di hadapan kamu adalah benda Groginya minta ampun tampil di depan orang-orang mati penting dan yang paling takut ketika topengku hampir 3.Latihan yang giat dan rajin, artinya biasakan dulu jatuh saat membawakan tarian Endel, apa jadinya kalau latihan di depan cermin jadi tahu akan kesalahan kamu jatuh,” cerita Novi yang berdomisili di Jalan Gatot Subroto sebelum bicara di depan orang banyak No.18 Kota Tegal. 4. Mintalah dukungan atau support dari orang di sekitarmu Demam panggung diakui dia sebenarnya bisa termasuk teman-teman dikurangi dan bahkan bisa dihilangkan. Itu tergantung 5. Minum air putih sebelum tampil agar sedikit dapat menghidari keinginan dan kemauan untuk berusaha. Siswi langkan dehidrasi saat demam panggung. (anam)

Novita Indah S P

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

[solo] A E C#m B 2x

TIM XPRESI KOORDINATOR : Khikmah Wati ANGGOTA TIM1: Hendra Apriyadi , Mufrodi, I Layung Sari TIM 2: M Khaerul Anam, Intan Aji Purnamawati, Ikhsan B

PROFIL USIA :

JUMLAH :

13 - 17 tahun

30 ResponX di Kota dan Kabupaten Tegal

JENIS KELAMIN :

PENDIDIKAN :

Cewek 50 persen Cowok 50 persen

SMP dan sederajat SMA/SMK dan sederajat Metode : Random sampling

CMYK

MENGGEMARI hobi di bidang olahraga yang menguji keberanian mental, tidak banyak dimiliki cewek. Tapi lain halnya dengan Primadani, siswi asal SMP Negeri 14 Kota Tegal yang mulai menggeluti hobi karate sejak masuk sekolah tingkat pertama. Meski pengalamannya dalam arena kejuaraan belum cukup banyak, cewek kelahiran Tegal, 16 Januari 1998 ini berhasil meraih Juara II Karate-Do Goju Kai dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Tingkat Kota Tegal pekan lalu. Sekalipun belum lama mengenal olahraga bela diri tersebut, siswi yang kini duduk di bangku kelas 8 H ini mengaku senang. Pasalnya hobi yang ia gemari mampu membawanya menjadi atlet yang bisa membawa nama baik sekolahnya.

Pelajar yang tinggal di kawasan Jalan Projosumarto I Kaligayam Kecamatan Talang Kabupaten Tegal ini mengaku memiliki impian menjadi seorang polwan (polisi wanita). Karenanya sekarang, dia makin giat berlatih dalam mengolah fisik. Kegiatan ekstra kurikuler (ekskul) karate di sekolahnya dilatih Awaliyah SPd yang juga menjadi bidang kesiswaan. Ekskul tersebut aktif latihan setiap Selasa pukul 15.30 di lapangan sekolah. Selain alasan hobi, Primadani mengaku akan terus berkarya meraih prestasi agar dirinya bisa membahagiakan kedua orangtuanya. “Harapanku ke depan, ingin jadi orang sukses berprestasi dan terus membahagiakan orangtua dan sekolah,” tandasnya. (intan)


SAMBUNGAN

KAMIS 21 OKTOBER 2010

19

RADAR TEGAL

Tak Menyerah Jadi WNI dari halaman 1 “Untuk menjadi WNI harus tinggal di Indonesia lima tahun berturut-turut. Dulu aku hampir lima tahun (tinggal di Indonesia). Persisnya empat tahun. Tapi, tiba-tiba ada masalah dengan pekerjaan,” tutur Maribeth saat ditemui di Jakarta Selatan Selasa (19/10). Tapi, perempuan kelahiran Bayombom, Filipina, 14 Januari 1972, itu tak menyerah. Dia melakukan berbagai pekerjaan untuk bisa menetap lima tahun

berturut-turut di Indonesia. “Aku mengajar vokal dan investasi di London School of Public Relations. Aku harus bertahan. Apa pun pekerjaan yang dikasih sponsor aku kerjakan. Aku berusaha mengikuti peraturan,” ujar pelantun Born to Sing itu. Selain menjadi dosen, Maribeth mencoba untuk memantapkan karirnya di dunia hiburan. Setelah merilis album di tanah air dan membintangi sinetron produksi lokal, saat ini dia terlibat dalam film yang berjudul

Tommy-Mamiek Urusi di Solo, Mbak Tutut-Sigit ... Simfoni Luar Biasa. “Separo hidupku dihabiskan di Indonesia. Aku punya banyak teman di sini. Jadi, aku pengin banget pemerintah Indonesia memberikan kartu izin tinggal tetap (kitap),” tutur pemenang kontes Voice of Asia 1991 tersebut. Selain berkarir, Maribeth berharap bisa membangun bisnis di Indonesia. Saat ini dia tengah mengumpulkan modal untuk merintis usaha. “Aku pengin bikin (usaha) manajemen artis,” katanya. (eos/c13/dwi) 1

Empat Rapor Merah dari halaman 1 warga khawatir atas penggunaan tabung elpiji untuk kompor gas tersebut. Dua rapor merah lain adalah di bidang penegakan hukum dan politik. Untuk penegakan hukum, hanya 49,5 persen publik yang menyatakan puas. Tetapi, 50,5 persen merasa tidak puas. Sementara itu, dalam bidang politik hanya 49,2 persen publik yang merasa puas. Yang 50,8 persen merasa tidak puas. Di luar empat bidang yang mendapat rapor merah tersebut, kinerja pemerintah berhasil mendapat rapor biru (kepuasan di atas 50 persen) pada dua bidang. Yaitu, di bidang keamanan (63,2 persen) dan sosial (60,2 persen). “Di dua bidang itu pemerintah selamat,” ujar Budi. Lantas, siapa yang paling dianggap bertanggung jawab oleh publik atas kondisi tersebut? Survei itu menyebutkan, ternyata mayoritas publik menganggap bukan Presiden SBY yang patut dipersalahkan. Hanya warga perkotaan dan kalangan terpelajar (pernah kuliah atau tingkat pendidikan di atasnya) yang memberikan

rapor merah terhadap kinerja SBY. Untuk warga perkotaan, hanya 48,6 persen yang menyatakan puas atau cukup puas. Sedang kalangan terpelajar cuma 47,5 persen yang menyatakan puas. “Kita semua tahu bahwa jumlah mereka (warga perkotaan dan terpelajar, Red) minoritas. SBY masih tertolong personality-nya yang dianggap masih bagus,” tutur Budi. Terutama, lanjut dia, di kalangan masyarakat pedesaan dan berpendidikan menengah ke bawah. Mayoritas publik, ungkap survei itu, masih lebih menyalahkan wapres dan para menterinya. Hal itu terlihat dari tingkat kepuasan pada Wapres Boediono yang rendah. Baik di perkotaan (32,9 persen) maupun pedesaan (49,9 persen), kinerja mantan gubernur Bank Indonesia (BI) itu sama-sama mendapat rapor merah. “Yang menarik, publik ternyata merindukan sosok wapres seperti Jusuf Kalla (JK),” ungkap Budi ketika memaparkan hasil survei lembaganya. Menurut dia, mayoritas masyarakat menginginkan wapres yang cepat dan tegas seperti sosok JK untuk melengkapi

leadership yang dimiliki SBY. Setali tiga uang, kinerja menteri secara umum juga menjadi sasaran mayoritas publik untuk disalahkan. Kepuasaan atas para pembantu presiden itu hanya 49,8 persen di daerah pedesaan dan lebih rendah lagi (36,6 persen) di daerah perkotaan. “Karena itu, mungkin SBY tidak perlu ragu memilih menteri yang lebih kompeten dengan modal leadership yang dimiliki,” terang Budi. Survei LSI yang dilaksanakan pada awal Oktober 2010 tersebut melibatkan 1.000 responden. Mereka dipilih dengan metode multistage random sampling dan diwawancarai secara tatap muka langsung. Margin of error riset plus minus 3,2 persen. Dihubungi terpisah, Ketua DPP Partai Demokrat Achsanul Qosasi menghargai hasil survei tersebut. “Titik yang belum optimal memang ada di menterimenterinya,” ujar Achsanul. Karena itu, dia meminta agar Presiden SBY segera mengevaluasi semua kementerian dan lembaga dalam setahun pemerintahannya. Hal itu diperlukan untuk menjamin efektivitas pemerintah empat tahun ke depan. (jpnn)

Demo Memanas, SBY Terima ... kata Juru Bicara dari halaman 1 Presiden Julian Aldrin Pasha wawancara khusus sebuah ra- di Komplek Istana Kepresidio swasta. denan, Jakarta, kemarin. Setelah itu, SBY tetap berada Julian mengatakan, presiden di Kantor Presiden. Tidak ada memandang aksi unjuk rasa agenda rapat bersama para yang dipusatkan di Istana, menteri. Saat kericuhan di de- sebagai implementasi aspirasi pan Istana Negara, SBY ber- masyarakat. “Itu tentu saja hal siap-siap menerima kunjungan yang wajar dalam iklim yang tim sepakbola The All Star Team demokratis saat ini,” kata Julian. -Milan Junior Indonesia. SBY Meski demikian, Presiden seditemani Ibu Negara Ani Yu- benarnya tetap berharap aksi dhoyono, Menpora Andi Mal- berjalan tertib dan aman. larangeng, Mendiknas M. Nuh, Kemarin meskipun lingkungdan Mensesneg Sudi Silalahi. an di luar Istana dijaga ketat oleh Ia tampak santai menikmati ratusan aparat kepolisian, pertemuan dan berdialog de- namun pengamanan dalam ngan para pemain yang rata- Istana masih dilakukan sesuai rata seusia SMA itu. standar. Para pegawai dan tamu “Presiden menjalankan akti- masih bisa keluar masuk dengan vitas pemerintahan dari Istana. leluasa melalui gerbang SekreTetap menjalankan memimpin tariat Negara. Tidak ada pengajalan pemerintahan dari istana,” manan mencolok di dalam Ista-

na. Di sisi lain, sore ini presiden menggelar sidang kabinet paripurna di Istana Bogor. Pagi harinya, di tempat yang sama, presiden menghadiri peringatan ke-50 Hari Agraria Nasional. Julian mengatakan, sidang paripurna tersebut tidak membahas reshuffle (kocok ulang) kabinet. “Tidak ada pembicaraan soal reshuffle untuk rapat kabinet paripurna,” kata Julian. “Rapat kabinet yang diselengarakan di Bogor itu adalah sesungguhnyarutin. Diselenggarakan secara periodik,” kata Julian. Wapres Boediono yang berada di Tiongkok sejak Senin (18/10), hari ini dijadwalkan sudah kembali ke Jakarta untuk mengikuti rapat tersebut. (jpnn)

dari halaman 1 harto. Di bawah arahan Ari Wibowo Sukirno, bagian administrasi Yayasan Giribangun, tiga pekerja melakukan “prodo”, memperjelas kembali ukiran dan nama-nama pemilik nisan di tempat tersebut. Di antaranya, nisan milik Fatimah Siti Hartinah (Tien Soeharto), GRAy Siti Hartini Endang (kakak Tien Soeharto), KPH Soemoharjomo (ayah Tien Soeharto), serta nisan KB RAy Hatmanti Soemoharjomo (ibunda Tien). Di bagian lain, dua pekerja merapikan nisan Soeharto yang baru dipasang pada Jumat (15/ 10). Sambungan bagian-bagian nisan diperhalus dengan adonan khusus dan marmernya dipoles agar mengkilap. Mereka juga membersihkan karpet di sekitar makam dengan vacuum

cleaner. Beberapa pekerja di Astana Giribangun menceritakan, persiapan peringatan seribu hari meninggalnya Soeharto lebih ribet dibanding peringatan seribu hari meninggalnya Tien Soeharto. Meski upacara yang dilaksanakan tidak jauh berbeda, yakni bedah bumi (memasang fondasi nisan), pemasangan nisan, tahlilan, serta pemasangan maejan, persiapan seribu hari meninggalnya Pak Harto lebih detail dan terarah. “Kalau dulu (peringatan seribu hari Tien Soeharto) semua diserahkan ke yayasan (Yayasan Giribangun), sekarang diatur langsung dari Jakarta (anak-anak Soeharto, Red),” ungkap seorang pekerja. Karena itu, para pekerja tidak bisa leluasa beraktivitas sebelum mendapat perintah dari keluarga Cendana. Bahkan,

untuk memasang lampu-lampu di sekitar Astana Giribangun saja, mereka harus menunggu instruksi dari Jakarta. “Lampunya langsung dari Mbak Tutut (Sri Hardiyanti Rukmana, Red),” terang Ari Wibowo Sukirno. Menurut Kepala Rumah Tangga Astana Giribangun Sukirno, pihaknya hanya kebagian menyiapkan ubo rampe selamatan saat puncak acara. Sementara itu, ritualnya menjadi tanggung jawab Bupati Wonogiri Begug Poernomosidi yang masih kerabat keluarga Cendana. “Kami hanya menyiapkan tempat, kursi, dan tenda. Itu saja,” ujar Sukirno ketika dihubungi Radar Solo (Jawa Pos Group). Persiapan juga dilakukan di Lor In, hotel dan spa milik Hutomo Mandala Putra (Tom-

my Soeharto) di Karanganyar. Manajemen hotel mempersiapkan sedikitnya 20 kamar untuk keluarga dan tamu undangan yang akan menghadiri puncak peringatan seribu hari di Astana Giribangun, Jumat mendatang. “Tapi, kami tidak tahu untuk siapa saja (kamar itu). Yang jelas, kami sudah siapkan kamar dan akomodasinya,” terang Public Relation Officer Lor In Kartika Oktavia. Bukan hanya kamar. Bahkan, sejak Minggu (17/10), 80 karyawan hotel itu mulai menyiapkan berbagai kebutuhan untuk konsumsi acara Kamis dan Jumat nanti. Misalnya, membeli bahan-bahan makanan yang akan dimasak. “Kalau tidak dicicil sekarang, takutnya nanti tidak bisa selesai maksimal. Selain kamar, kami diserahi katering untuk acara nanti,” ujarnya. (*/c5/ari)

Eksepsi Ditolak, Susno Tak Kecewa nyaknya jumlah saksi yang dari halaman 1 terdapat dalam berkas perkara. Usai persidangan, Susno Dalam putusan yang dibacakan bergantian dengan hakim mengaku tidak kecewa meski anggota Haswandi dan Artha hakim menolak seluruh keTheresia, majelis menyatakan beratannya dan tim kuasa huPN Jaksel berwenang meme- kum. “Dari awal kami tidak keriksa dan mengadili perkara cewa dengan putusan. Kan apapun putusan hakim itu adalah Susno. Tidak hanya itu, majelis me- putusan yang terbaik untuk nolak eksepsi Susno dan kuasa mencari kebenaran,” kata Sushukumnya yang mempersoal- no. “Tidak istilah bahwa kami kan digabungkannya dua perkara Susno dalam satu surat yang kalah, kami yang menang. dakwaan. Hakim berpendapat, Semua menang.” Meski begitu, menurut Suspenggabungan berkas pekara tersebut karena ada kesamaan no, tim kuasa hukumnya akan perbuatan tindak pidana, yaitu menempuh upaya lanjutan atas dugaan tindak pidana korupsi. ditolaknya eksepsi oleh majelis “Tersangkanya Susno Dua- hakim. “Kalau pengacara kami dji dan tindak pidananya adalah kan masih ada lagi yang belum sama, yakni tindak pidana tertampung (keberatannya), korupsi,” kata hakim Artha makanya nanti disampaikan di dalam bandingnya. Tapi perkara Theresia. Sidang lanjutan mantan Ka- pokok tetap jalan,” urainya. Susno menjelaskan, hingga polda Jabar itu rencananya akan dihelat dua kali dalam se- perkaranya dilimpahkan ke pekan. Pertimbangannya, ba- jaksa dan kemudian berlanjut ke

pengadilan, dirinya belum belum diperiksa. Artinya, kasus yang kini menjeratnya hanya berdasarkan keterangan sepihak. “Jadi saya belum disidik. Belum ada berita acaranya di situ,” terang Susno sembari menunjuk ke berkas perkara yang ada di atas meja tim kuasa hukum. Henry Yosodiningrat, kuasa hukum Susno menambahkan, kliennya memang tidak pernah menjalani pemeriksaan. Alasannya, antara penyidik Polri dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) tidak tercapai titik temu. “LPSK menetapkan Pak Susno dibawa ke perlindungan (safe house, Red) di bawah pengawasan LPSK. Jadi izin LPSK. Nah LPSK tidak memberikan izin, jd beliau tidak mau diperiksa,” papar Henry. Dia menegaskan, tim kuasa hukum mengajukan banding

atas putusan sela itu. Itu terkait dengan kewenangan PN Jaksel mengadili perkara korupsi dana pengamanan Pilkada Jabar dan penggabungan dua berkas. “Ada perbedaan hal yang menurut kami sangat prinsip,” katanya. Dalam persidangan, Henry bahkan meminta majelis hakim untuk menunda proses pemeriksaan di persidangan sambil menunggu hasil banding atas putusan sela. Namun hakim menyatakan persidangan akan terus dilanjutkan sesuai amar putusan sela. “Ya kita hormati. Tapi konsekuensinya, kalau nanti putusan pengadilan tinggi atau sampai kasasi di MA menyatakan PN Jaksel tidak berwenang memeriksa kasus yang berkaitan dengan Polda Jabar , artinya putusan PN Jaksel menjadi batal dong,” jelas pengacara bergelar keraton Kanjeng Raden Haryo (KRH) itu. (fal)

Ulama & Kades, Teladan Sekaligus Rujukan dari halaman 1 dengan Dai Sejuta Umat. Dari cengkok suaranya yang agak serak, familiar, penuh perumpamaan, penguasaan panggung, serta kemampuannya dalam mengajak jamaah yang mengikuti pengajian untuk seutuhnya menyimak apa yang dia sampaikan. “Perkembangan teknologi memberikan kita kemudahan dalam melakukan suatu kegiatan, tetapi bila tidak pintarpintar mensikapinya, justru menjadi bumerang bagi kita semua,” kata dia. Bumerang dimaksud macammacam bentuknya, dari kenakalan remaja karena mudahnya mengakses foto dan video secara bebas, perselisihan karena penggunaan handpho-

ne sembarangan, penggunaan miras, narkoba, dan sejenisnya, hingga terus duduk di depan layar kaca menyaksikan televisi. Upaya membentengi hal tersebut, tidak ada formula yang tepat selain kembali kepada ajaran Rasulullah SAW. Trend berkembang pada remaja misalnya, kini mereka lebih tertarik untuk main band daripada mengaji. Memilih aktifitas hura-hura, dibandingkan mengkaji dan mempelajari ibadah muamalah yang sangat berguna bagi dirinya sendiri. Mereka tidak memikirkan bagaimana masa depannya, karena yang ada dibenaknya adalah enak dan enak. “Ibu-ibu harus waspada, karena hidup ini penuh jebakan. Bentengi sejak dini anak-anak ibu untuk lebih mengenal Is-

lam,” tegas Kyai Jaka Tingkir. Sementara itu Calon Bupati Pemalang H Junaedi SH MM dalam sambutannya mengatakan, pesta demokrasi lima tahunan Kabupaten Pemalang tinggal beberapa hari lagi. Karenanya ia mengajak kepada ribuan umat Islam bersama-sama datang ke TPS-nya masing-masing dan menentukan pilihannya. “Arah dan kebijakan pembangunan ke depan, ditentukan oleh seluruh warga masyarakat pada 31 Oktober mendatang,” tuturnya. Setiap suara mempunyai arti penting bagi jalannya proses demokrasi dan pembangunan pada umumnya. Siapa yang akan dipilih, Cabup Junaedi menyerahkan sepenuhnya kepada warga masyarakat. Karena hal tersebut menyangkut hati

nurani masing-masing warga, namun ada baiknya untuk meminta nasehat atau rujukan kepada ulama, kyai, tokoh masyarakat, serta kepala desa, yang dipercayainya. “Ulama dan kyai merupakan teladan di tengah masyarakat. Jangan sungkan-sungkan untuk meminta nasehat kepada mereka,” ajaknya. Selepas menyampaikan sambutan, tausyiah kemudian dilanjutkan oleh penceramah kedua, yakni DR Akhmad Hafidz Hasyim dari Jakarta. Pengajian Akbar sendiri berlangsung sangat meriah, meski shohibul hajat mengambil lokasi di kebun kelapa. Dihadiri ribuan umat Islam se-Kec Ulujami, tampak pula Muspika Ulujami, tokoh masyarakat, serta ratusan tamu undangan lainnya. (cw2)


CMYK

KOMBIS

KAMIS, 21 OKTOBER 2010

20

RADAR TEGAL

Kopi ABC Serahkan Hadiah Motor BREBES – Kopi ABC terus menunjukkan komitmennya memberikan yang terbaik bagi konsumen. Salah satunya dengan menggelar program Hologram Gelegarrr Kopi ABC Hadiah Langsung. Dalam program tersebut, 3 warga Kabupaten Brebes dan 1 warga dari Kabupaten Tegal beruntung mendapatkan hadiah dari Hologram Kopi ABC Susu berupa 1 unit sepeda motor Honda Revo. Penyerahan hadiah hologram dari Kopi ABC dilakukan di Pasar Brebes, Pasar Limbangan, Pasar Adiwerna dan Pasar Sitanggal yang dilakukan oleh perwakilan

Kopi ABC wilayah Tegal, Rabu (20/10). Program berhadiah langsung di dalam bungkus Kopi ABC Susu berbentuk bulat dengan tulisan Rp1.000, Rp2.000, Rp3.000, Rp 5.000, Rp100.000, 1 unit televisi, 1 unit motor atau 1 unit mobil. Raih kesempatan memenangkan ratusan motor, serta 1 unit mobil lagi, ratusan televisi, serta miliaran uang tunai selama periode program berlangsung dan pemenang tidak akan diundi karena program ini sifatnya hadiah langsung. Pemenang tidak akan dipungut biaya apa pun dan

pajak hadiah serta biaya pengurusan surat-surat kendaraan akan ditanggung Kopi ABC sesuai identitas pemenang yang sah. Pihak Kopi ABC juga mengingatkan kepada semua pihak agar berhati-hati terhadap penipuan yang mengatas namakan Kopi ABC ataupun PT Santos Jaya Abadi. Jika menemukan hal-hal yang dicurigai sebagai penipuan, bisa segera dilaporkan kepada pihak berwajib. Jika ada pertanyaan seputar program ini bisa menghubungi layanan konsumen bebas pulsa PT Santos Jaya Abadi

yang tertera di belakang bungkus Kopi ABC yaitu di nomor 0800-1-726867 (Senin sampai Jumat, pukul 09.00 sampai 17.00 WIB). Program Gelegarrr Kopi ABC Hadiah Langsung berakhir hingga Desember 2010. Sipon (57), warga Desa Petunjungan Kecamatan Bulakamba, Brebes yang ketiban rejeki mendapatkan satu unit sepeda motor mengaku kaget saat melihat hologram yang ada di dalam sachet bertuliskan sepeda motor. Karena penasaran, dia langsung menghubungi nomor layanan bebas pulsa yang te-

rtera dalam sachet Kopi ABC Susu. Dia mendapat jawaban dari operator dengan meminta alamat dan identitas diri untuk diproses lebih lanjut. Awalnya dia tidak percaya dan rasa penasarannya terjawab setelah beberapa hari ada perwakilan Kopi ABC yang datang ke rumahnya. “Program ini betul-betul nyata dan pemenang tidak dipungut biaya apapun,” katanya. (gun/adv) BERUNTUNG – Sipon (57) mendapatkan 1 unit Honda Revo dari sachet Kopi ABC tanpa dipungut biaya.

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

Bakrie Pede IEDC Bantu Proyek Infrastruktur

DOK.RATEG

PELAYANAN PRIMA – Customer service Yamaha Berlian Motor Tegal siap memberikan pelayanan prima pada nasabah maupun pelanggan yang datang.

Yamaha Berlian Tegal Berikan Layanan Prima

PENGURUSAN STNK Maksimal 12 Hari TEGAL – Sebagai pemain lama di dunia otomotif wilayah Tegal dan sekitarnya, Dealer Yamaha Berlian Motor Tegal yang tergabung dalam Deta Group, tak mau ketinggalan memberikan servis prima kepada para konsumen maupun pelanggan. Salah satunya berkaitan dengan pelayanan pengurusan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan), yang biasanya mencapai 2 minggu sekarang bisa 12 hari. “Bukan itu saja. Bagi pelanggan yang melakukan servis berkala motor Yamaha di tempat kami, bakal memperoleh free minuman baik Nescafe, Milo, dan kopi biasa sembari menunggu di ruang yang telah kami siapkan. Alhamdulillah rata-rata per hari 30 hingga 40 motor yang servis di dealer kami, semuanya ditangani 4 orang mekanik berpengalaman. Bahkan hari Minggu tetap buka sampai jam 14.00 WIB,” ujar Branch Manager Dealer Yamaha Berlian Motor Andy ketika ditemui Radar di kantornya Jalan KS Tubun Nomor 73 Tegal, kemarin. Lebih lanjut lelaki ini menambahkan, pelayanan terbaik lain yang diberikan pihaknya berhubungan dengan proses pembelian sepeda motor oleh konsumen. Sebab maksimal 3 jam barang langsung dikirim

CMYK

ke alamat yang dituju. “Ini khusus dalam kota, dan pelanggan tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan lagi. Sedang untuk konsumen agak pinggiran atau luar kota kami jemput bola dengan mendatanginya langsung, tujuannya supaya mereka tidak perlu jauh-jauh ke dealer kami serta keluar biaya ekstra,” terang dia. Ketika ditanya program promosi apa lagi yang dilakukan Dealer Yamaha Berlian Motor Tegal, Andy menjelaskan bahwa pihaknya juga sering menggelar even ke beberapa daerah, baik perkotaan atau pedesaan. Termasuk di antaranya kegiatan yang diberi tajuk gerebeg kampung. “Nah, kalau pas acara seperti itu biasanya kami beri potongan angsuran sampai Rp 10 ribu per bulan. Yang jelas Yamaha tidak akan jorjoran harga. Produk kami memang berkualitas dan murah tapi tidak murahan. Masyarakat pasti sudah bisa merasakan atau menilai sendiri,” tandasnya seraya mengungkapkan bahwa saat ini indent sepeda motor Yamaha Byson cukup tinggi, adapun untuk Xeon dan Vixion mulai stabil sebab distribusi barang dari pusat lancar. (ari)

DOK.RATEG

SECANGKIR KOPI - Branch Manager Dealer Yamaha Berlian Motor Andy mencoba mangambil secangkir kopi Nescafe khusus untuk konsumen yang servis motor Yamaha di dealernya.

JAKARTA - Seabreg masalah klasik masih menghadang proyek infrastruktur. Berbagai program diluncurkan pemerintah, tapi selalu saja kandas. Kini harapan ada di Indonesia Economic Development Coridor (IEDC). Untuk sementara, penilaian positif terhadap kesepakatan Pembangunan Koridor Ekonomi Indonesia (IEDC) datang dari Bakrie Group. Manajemen Bakrie Toll Road sangat pede (percaya diri-red), IEDC akan mempercepat pembangunan infrastruktur yang diakui banyak orang multi kompleks. “IEDC berada dalam koridor infrastruktur yang kami bangun. Makanya kami optimis program ini akan menjadi pendorong, terutama untuk pembangunan jalan tol dan sentra usaha kecil dan menengah yang kini tengah kami bangun,” kata Direktur Utama PT Bakrie Toll Road Harya Mitra Hidayat di Jakarta, kemarin. Seperti diketahui, pada pekan kedua Oktober 2010, Indonesia dan Jepang telah menyepakati kerja sama fase pertama megaproyek senilai 52,9 miliar dolar AS bagi pengembangan infrastruktur dua koridor ekonomi. Yakni Sumatera Timur-Barat Laut Jawa dan Jalur Pantura melalui skema pembiayaan Kerja Sama Pemerintah dan Swasta (PKS). Saat ini, Bakrie Toll Road (BTR) tengah menggarap proyek tol Ciawi-Sukabumi, Pejagan-Pemalang dan BatangSemarang. Sedangkan induk perusahaan PT Bakrieland Development Tbk, tengah mengembangkan kawasan di sekitar jalan tol, baik untuk perumahan maupun sentra industri menengah dan kecil. ”Dengan kehadiran IEDC yang diklaim bakal dorong pembangunan infrastruktur listrik, air minum dan akses jalan, maka pendapatan serta ekonomi masyarakat bisa naik,” harap Harya. Dijelaskan, salah satu upaya kelompok usaha Bakrie mengembangkan kawasan di sekitar jalan tol untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Niatan itu bisa terwujud dengan IEDC yang akan mempercepat pertumbuhan ekonomi di kawasan itu.

“Yang jelas, kami tidak mungkin membangun kawasan Pantura maupun Bogor sendirian, sehingga kehadiran IEDC jelas akan sangat membantu kami. Program mereka sangat inline (selaras) dengan program Bakrieland,” jelas Harya. Apalagi, lanjutnya, sebagian besar dana IEDC sebesar 18 miliar dolar AS diperuntukkan bagi pengembangan koridor jalan Pantura, sehingga bakal memberikan dorongan positif bagi pembangunan jalan tol di kawasan ini. Dia yakin, pemerintah sangat bersungguh-sungguh dalam mengeluarkan kebijakan pertanahan untuk menjamin program ini berjalan lancar, sehingga dipastikan akan membuat pembebasan tanah di jalan tol juga akan lebih cepat dibanding saat ini. Harya memperkirakan, jika taraf hidup masyarakat mengalami kenaikan, berarti lalu l i n t a s To l K a n c i - P e j a g a n yang telah beroperasi akan mengalami kenaikan. “Kami akan tancap gas untuk melengkapi berbagai fasilitas di Tol Kanci-Pejagan seperti tempat istirahat dan SPBU. Apalagi fasilitas tersebut menurut rencana akan mel i b a t k a n p e n g u sa h a - p e n g usaha lokal setempat,” paparnya. Namun, ekonom Indef (Institute for Development of Economics and Finance Indonesia) Ahmad Erani Yustika mengingatkan pihak Bakrie untuk tidak percaya betul pada IEDC. Alasannya, persoalan pembebasan lahan dan perizinan belum ditangani serius oleh pemerintah walaupun di Indonesia memiliki potensi besar. “Semua ini kembali kepada komitmen pemerintah. Kalau tidak ada keseriusan, sampai kapan pun persoalan infrastruktur tidak berkembang,” tukas Ahmad. Dia bilang, selama ini sikap pemerintah hanya reaktif saja dalam menghadapi persoalan pembebasan lahan dan perizinan. “Persoalan pembebasan lahan dan perizinan selalu diatasi seperti pemadam kebakaran dan dampaknya tiap tahun persoalan tersebut selalu mengemuka,” pungkas Ahmad. (rm)


Radar Tegal 21 Okt 2010  

Radar Tegal 21 Okt 2010

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you