Issuu on Google+

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

SABTU, 21 MEI 2011

INDEKS Abrasi Makin Parah HAL. METROPOLIS

PDIP Dinilai Lamban HAL. RADAR BREBES

Terancam Sanksi FIFA Pendukung George-Arifin Salahkan Agum Gumelar

Sepakat SOTK Diusulkan HAL. PEMALANG

Nelayan Gelar Sedekah Laut HAL. RADAR SLAWI

APA MANING...

CHARLIE.LOPULUA/INDOPOS

PASRAH - Sejumlah anggota Kongres PSSI 2011 menunggu ketidakpastian jalannya acara tersebut atau tidak hingga tertidur didalam ruangan Kongres.

DEDI HARYADI/RADAR CIREBON

PINDAH - 10 tersangka teroris bom Cirebon dipindah dari Mako Brimob Detasemen C Polda Jabar Ke Mako Brimob Kelapa Dua Depok.

5 DPO Teroris Masih Diburu Densus CIREBON - Setelah ditangkap di tempat yang berbeda. Sepuluh tersangka pelaku pengeboman di Masjid Adz-Dzikra Mapolresta Cirebon dipindah ke rutan brimob kelapa dua, jumat (20/5) sekitar pukul 13.00. Pemindahan para tersangka dilakukan menggunakan sebuah bus pariwisata milik PO Sahabat bernopol E 7650 KA dengan pengawalan ketat tim Densus 88 Mabes Polri. Berdasarkan pantauan Radar di Mako Brimob Detasemen C Polda Jawa Barat Jalan Raya Winong, Kabupaten Cirebon tidak terlihat satu pun keluarga para tersangka yang mengiringi pemindahan mereka. Dengan kondisi tangan terborgol, kaki terantai besi, mata dan wajah ditertutup kain, para tersangka keluar satu per satu dari ruang tahanan dengan pengawalan ketat tim Densus 88 Mabes Polir yang bersenjata lengkap. Selanjutnya mereka digiring masuk ke dalam bus yang sudah dipersiapkan yang kemudian dibawa menuju rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok. Seluruh kaca bus juga terlihat tertutup rapat dengan gorden warna ke hal 19 kol 4 biru.

ke hal 19 kol 1

ke hal 19 kol 4

Bupati Dianggap Terlalu Berani

Nazaruddin Beri Dua Amplop ke Sekjen MK JAKARTA - Masalah yang dihadapi Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin semakin pelik. Belum rampung dugaan keterlibatannya dalam kasus suap Sesmenpora Wafid Muharam, kini ?ulah? Nazaruddin di Mahkamah Konstitusi mulai terkuak. Tidak tanggungtanggung, yang mengungkapkan adalah Ketua MK Mahfud MD. Dia juga telah mengirimkan surat kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam kapasitas sebagai ketua Dewan Pembina PD. Surat tersebut disampaikan ketika kasus suap Sesmenpora terkait pembangunan wisma atlit Sea Games di Palembang mulai mencuat. Surat itu juga karena SBY sudah menegaskan persoalan hukum dise-

JAKARTA - Seperti diperkirakan, Kongres PSSI di Hotel Sultan, Jakarta, akhirnya bernasib seperti kongres di Hotel Premier, Pekanbaru, pada Maret lalu. Yakni, ricuh dan tak menghasilkan apa-apa. Itu tak lepas dari kengototan kubu pendukung George Toisutta-Arifin Panigoro yang terus berusaha agar jago mereka bisa masuk bursa pencalonan. Caranya, dengan meminta agar Komite Banding Pemilihan yang dipimpin Ahmad Riyadh yang meloloskan George dan Arifin yang jelas-jelas dicekal FIFA diizinkan melakukan presentasi. Tapi, permintaan itu ditolak Agum karena tidak termasuk agenda sidang. Sebelumnya, Thierry Regenass, Direktur Keanggotaan dan Pengembangan FIFA, yang hadir di kongres juga sudah menjelaskan mengapa George dan Arifin beserta Nirwan Bakrie dan Nurdin Halid dicekal FIFA. Karena kondisi dianggap semakin tidak kondusif, Agum pun akhirnya menghentikan sidang. Namun, para pendukung George-Arifin yang dikenal sebagai Kelompok 78 bersikukuh mereka tidak bersalah atas apa yang terjadi dalam kongres tadi malam. Dalam jumpa pers yang digelar di Golden Ballroom Hotel Sultan sekitar pukul 23.00, mereka malah balik melemparkan tanggung jawab ke Agum Gumelar dan Komite Normalisasi yang dipimpinnya. Jika ada sanksi dari FIFA, mereka mengatakan KN-lah yang harus bertanggungjawab. Komite bentukan FIFA itu dituding tidak bisa menjalankan kongres sesuai aturan yang ada. “Kongres ditinggalkan KN dan kami tidak tahu alasannya,� kata Yunus Nusi, sekum Persisam Samarinda yang menjadi salah satu pentolan Kelompok 78

HUMAS MK/IST

KETEMU SBY - Ketua MK, Mahfud MD dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

SLAWI - Langkah yang ditempuh Bupati Tegal, H Agus Riyanto Ssos MM saat paripurna Hari Jadi Kabupaten Tegal ke-410, Rabu (18/5) lalu dianggap terlalu berani. Tak heran, perintah langsung bupati kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk mengkaji dan bersiap-siap mengganti Bank Jateng sebagai Pemegang Kas Daerah pun menjadi pembicaraan publik. Seperti diberitakan Radar sebelumnya, bupati menyamDOK.RATEG paikan langkah Pemerintah Kabupaten Tegal terkait du- H Agus Riyanto Ssos MM gaan ketidakprofesionalan Bank Jateng selaku Pemegang Kas Daerah pada peristiwa Pinjaman Daerah Tahun 2007. Pimpinan Bank Jateng saat itu dianggap terlibat dalam proses ke hal 19 kol 1

Balik ke Rumah, Keluarga Korban Salah Tembak Dijaga Ketat Bak Orang Penting

Berbelanja Pun selalu Ada Polwan yang Mendampingi Lima hari lamanya istri dan dua anak Nur Iman (korban tewas salah sasaran dalam penyergapan teroris di Sukoharjo, Sabtu pekan lalu) menghilang. Rabu lalu (18/5), mereka kembali pulang. Tapi, sejak saat itu hingga kemarin polisi menjaga ketat mereka seperti menjaga keluarga penting. ARIS MASHUDI-FERY A.S., Sukoharjo ANDRE/GP

WAJAH Waliyem, istri Nur Iman, siang itu (18/5) sekitar pukul 13.00 tampak tegang. Dengan

BERSAMA ANAK - Waliyem, istri Nur Iman, di rumahnya yang sangat sederhana di Kampung Dukuh, Desa Sanggrahan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo. Jawa Tengah. -radar solo.

langkah tergopoh-gopoh dia membimbing dua anaknya, Rizky Eka Nur Pambudi, 9, dan Ririn Dwi Nur Fidyanto, 3, masuk ke rumah mereka yang sangat sederhana di Kampung Dukuh, Desa Sanggrahan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo. Di belakang mereka tampak Ny Harso Mulyono (ibu kandung Waliyem) dan beberapa aparat keamanan. Mereka adalah empat anggota TNI serta tiga polisi. Dua perangkat desa setempat ikut pula menyertai. Begitu tiba di rumahnya, Waliyem dan dua anaknya tak keluar lagi. Di depan rumah, aparat keamanan tersebut terus berjaga. Radar Solo (Jawa Pos Group) saat itu berusaha menemui Waliyem. Tapi, polisi yang menjaga tidak memperbolehkan.

Sorenya, Radar Solo kembali ke rumah itu. Tetap saja ada polisi yang menjaga. Tapi, kali ini yang menjaga adalah dua polwan dan seorang polisi. Mereka tak mengenakan seragam dinas. Rizky, anak sulung Nur Iman, saat itu sempat keluar rumah. Tapi, oleh salah seorang polwan, dia langsung dibawa masuk begitu tahu ada Radar Solo yang ingin mendekat. Kemarin Radar Solo kembali mendatangi rumah Nur. Tampak dua polwan masih menjaga rumah tersebut. Saat itu dua anak Waliyem sedang bermain dengan teman-teman sebayanya di teras rumah. Tak jauh dari tempat itu, Waliyem sedang bersantai. Perempuan 37 tahun tersebut sedang duduk didampingi dua polwan ke hal 19 kol 4

Terancam Sanksi FIFA * Giliran perusuh diudag-udag rakyat Bupati Dianggap Terlalu Berani * Meang wis kudune wani koh

CMYK


OPINI

2

SABTU 21 MEI 2011

RADAR TEGAL

Macet Lagi, Macet Lagi Oleh: M Riza Pahlevi SELAMA beberapa pekan dan mungkin beberapa bulan ke depan, jalan Pantura Brebes dilanda antrian kendaraan yang panjang, bahkan bisa mencapai puluhan kilometer. Kondisi ini sudah menjadi pemandangan setiap hari, bahkan setiap jam. Bagi masyarakat pengguna jalan, mungkin yang namanya kemacetan hanya ditemui saat-saat tertentu saja. Namun sekarang ini, di jalan Pantura Brebes, yang namanya macet hampir terjadi setiap waktu. Sehingga warga menemui jalan jalan, hanya saat-saat tertentu saja, pas kebetulan jalanan sepi. Ya, saat ini ada pekerjaan besar yang dilakukan Bina Marga Provinsi Jawa Tengah, yakni perbaikan tiga jembatan, yakni jembatan Pemali, jembatan Balekambang dan jembatan Pakijangan. Selain itu juga perbaikan jalan raya Klampok, sejauh 2,4 km. Pekerjaan-pekerjaan ini dilakukan secara berbarengan, sehingga membuat jalanan jadi sempit. Sementara jumlah kendaraan tak pernah berkurang, justru semakin bertambah. Selain itu, jalur selatan yang menajdi satu-satunya jalur penghubung antara Tegal-Purwokerto, tepatnya di tanjakan Ciregol Kecamatan Tonjong juga sedang ada masalah. Tanjakan itu putus akibat tanah bergerak. Hingga kini, situasi di jalan belum bisa dipulihkan, karena tanah itu terus bergerak. Sementara itu, satu-satunya jalan alternatif juga kondisinya rusak parah. Akibatnya sekarang ini, di jalan Pantura Brebes, termasuk jalur selatan di Tonjong, sering dikeluhkan warga, yakni macet lagi, macet lagi dan macet lagi. Tak ada hari, selain kemacetan dan suasana panas, dan kadang-kadang hujan lebat disertai angin. Selain harus pintar mencari jalan alternatif, pengendara juga harus hati-hati saat terjebak kemacetan. Stress, menjadi salah satu penyakit yang timbul selama terjebak kemacetan. Begitu juga dengan sejumlah agenda kegiatan yang harus tepat waktu, harus terbengkalai akibat terjebak macet. Mencari jalan alternatif sepertinya cukup susah. Selain harus memutar dengan ajrak tempuh yang cukup jauh, kondisi jalan alternatif itu juga rusak. Sehingga tidak ada pilihan lain, kecuali harus menunggu satu persatu kendaraan itu berjalan pelan. Bukan hanya masyarakat saja yang mengeluh, pejabat Brebes juga banyak yang mengeluh. Betapa tidak, hanya untuk mengikuti rapat atau koordinasi di Kantor Bupati saja, mereka harus berangkat lebih awal agar tidak terlambat. Atau kalau mereka yang terburu dengan waktu, terpaksa meninggalkan kendaraan yang ber-AC-nya untuk datang memenuhi undangan Bupati. Mereka lebih memilih membonceng sepeda motor, dari pada harus terjebak macet hingga berjam-jam. Karena dengan sepeda motor, mereka bisa tlusap-tlusup di antara kemacetan yang terjadi. Namun bagi pengendara sepeda motor, yang biasa tlusaptlusup hendak lebih berhati-hati. Selain akrena padatnya kendaraan, juga celah sempit yang kadang tidak mampu dilewati motor pun kadang dipaksakan. Akibatnya, bisa celaka dan jatuh. Korban pun sudah ada yang jatuh saat terjadi kemacetan itu. Ini mengingatkan kepada semua pengguna jalan, untuk selalu berhati-hati. Dan tentunya, yang tak kalah penting adalah budaya untuk antri, tertib dan sabar dalam menghadapi kemacetan ini. Aparat Satlantas Polres Brebes pun tak henti-hentinya menyosialisasikan himbauan ini. Para pengendara untuk berjalan dengan tertib, satu persatu tanpa harus saling serobot untuk sampai terlebih dahulu. Hampir setiap hari, petugas yang tak kenal lelah itu mengatur lalu lintas. Dengan peluit di mulut, serta tangan yang selalu memberi aba-aba, mengatur lalu lintas yang macet. Hormati para petugas ini, dengan berjalan tertib dan tidak saling serobot. Tak kurang dari itu, para petugas itu pun melalui pengeras suara juga meminta dan menghimbau agar semua pengendara membiasakan budaya antri, termasuk di jalan raya. Sehingga ketika terjadi kemacetan, tidak malah bertambah macet, yang justru merugikan masyarakat sendiri. Kini kita tinggal berharap kepada rekanan yang mengerjakan proyek tersebut. Bekerjalah dengan cepat, dan teliti. Sehingga kualitas jalan dan jembatan yang dibangun itu cepat selesai dan hasilnya bagus. Jangan sampai begitu jalan jadi dan digunakan, tak lama setelahnya rusak lagi. Selain merugikan negara, juga akan semakin menambah rakyat jadi sengsara. Karena kalau diperbaiki lagi, pasti akan macet, dan macet lagi. Kita tunggu, kapan tak lagi jalan macet! (*)

Memaknai Kebangkitan Nasional Oleh: Ismatillah A. Nu’ad TIAP 20 Mei bangsa ini selalu memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), sebuah momen sejarah yang dimulai sejak berdirinya pergerakan Boedi Oetomo (20 Mei 1908). Apa signifikansi gerakan Boedi Oetomo dalam konteks sekarang? Ancaman berbahaya bagi sebuah bangsa adalah ketika ada sebagian masyarakatnya yang berpura-pura mencintai bangsanya, padahal dibalik itu mereka memiliki niat jahat untuk menghancurkannya. Sebenarnya hancurnya sebuah bangsa bukan dikarenakan faktor eksternal atau adanya pihak-pihak asing yang ingin merebut serta mengeksploitasinya, melainkan disebabkan oleh faktor internal yang diejawantah dengan adanya kepentingan individu maupun kelompok dari dalam sebuah bangsa yang bersifat destruktif. Menurut kesaksian sejarah Pramoedya Ananta-Toer (2004), bangsa Indonesia sebenarnya tak pernah dijajah oleh bangsa asing, melainkan dijajah oleh sebagian kecil masyarakat dari bangsanya sendiri (kaum priyayi atau bangsawan lokal). Mereka berselingkuh dengan penguasa asing untuk menindas kaum lemah. Wujud dari kolonialisasi tahap awal ialah pembelian tanah milik kaum lemah dengan harga yang sangat murah oleh para centeng (jawara) yang disuruh kaum priyayi dan bangsawan lokal, selanjutnya mereka menjualnya ke penguasa asing dengan harga yang sangat tinggi. Lalu tanah itu dikelola, sebagian besar untuk perkebunan dan sebagian kecil dibangun sebuah industri. Pemiliknya penguasa asing, yang mengorganisasikannya kaum priyayi dan bangsawan lokal, pengawas lapangannya para centeng, sementara buruh kasarnya kaum lemah yang

semula memiliki tanah tersebut. Demikianlah wujud kolonialisasi tahap awal. Selanjutnya secara evolusioner, dimana kondisi itu terus berlangsung hingga mencapai titiknya yang paling klimaks, yaitu penguasaan besar-besaran atas tanah rakyat kaum lemah. Ketika tanah-tanah kaum lemah itu sudah terakumulasi, ketika penguasa lokal sudah ditundukan dengan uang, jabatan atau kekuasaan, dan seterusnya, pada saat itu pula kolonialisasi terjadi selama lebih dari 4 abad lamanya. Keberhasilan kolonialisasi yang cukup lama terjadi akibat perselingkuhan penguasa lokal dan kekuasaan asing, pola bargaining kekuasaan (sharing of power) menjadi begitu ampuh, kondisi seperti itulah yang kemudian lambat laun disebut sebagai pemerintahan Hindia-Belanda. Pemerintahan Hindia-Belanda telah memproduksi mentalitas kolonial yang kemudian diwarisi oleh sebagian masyarakat dari bangsa ini. Menurut sejarawan Ong Hok Ham (2003), strukturasi pemerintah Hindia-Belanda sangat penuh dengan nuansa korupsi, kolusi dan nepotisme. Kantor kegubernuran harus dikuasai oleh orang Belanda sendiri, sedangkan dibawah kegubernuran, seperti kadipaten (kabupaten) boleh dikuasai oleh penguasa lokal yang lazimnya dari kalangan priyayi atau bangsawan. Sementara para petugas pamong pemerintahan baik di kegubernuran, kadipaten maupun ditingkatan yang lebih bawah lagi, dijabat oleh orangorang terdekat dari kalangan priyayi maupun bangsawan. Jika menginginkan kenaikan jabatan, budaya permisif sangat kental terjadi, apakah melakukan kolusi dalam bentuk memberi upeti atau mengawinkan

puterinya dengan penguasa yang lebih tinggi. Pendeknya strukturasi pemerintah HindiaBelanda sangat kental dengan nuansa korupsi, kolusi dan nepotisme. Sebab itu yang dikhawatirkan sejarawan seperti Ong Hok Ham, karena narasi sejarah pemerintah Hindia-Belanda tersebut masih diwarisi hingga kini, dan mata rantainya belum terputus secara mengakar. Kesalahan dari kebangkitan Indonesia pada tahun 1945, adalah ketika saat itu tidak benar-benar melakukan revolusi sepenuhnya, dalam pengertian memotong secara habis struktur birokrasi warisan pemerintah Hindia-Belanda. Melainkan, yang terjadi hanyalah sebentuk pelimpahan wewenang kekuasaan dari pemerintah HindiaBelanda ke pemerintah Indonesia, sedangkan birokrasinya masih tetap diduduki oleh orang-orang lama, yaitu mereka para pamong dari kalangan priyayi dan bangsawan yang dulu pernah bekerja dalam pemerintahan Hindia-Belanda. Konsekuensinya, hingga kini sebenarnya bangsa Indonesia masih dibelenggu oleh birokrasi yang korup, nepotisme dan penuh dengan kolusi. Mereka kaum birokrat semacam itu berlindung di balik jubah nasionalisme ke-Indonesiaan yang palsu (pseudo nasionalis). Bagi mereka, tak peduli terhadap kondisi bangsa ini yang masih terus dilanda krisis, karena mereka hanya peduli dengan kepentingan individu serta kelompoknya saja. Sebenarnya, ketimpangan dan disparitas sosial antara “orang kaya” dan “orang miskin” yang terjadi begitu kontras; sebagian masyarakat naik mobil mewah, sementara sebagian lagi menjadi pedestrian sejati, “orang kaya” tak peduli dan tak ambil

pusing dengan keberadaan “orang miskin”, dan seterusnya, kondisi semacam itu sebenarnya merupakan wujud dari budaya kolonial. Jika mau jujur, bangsa Indonesia belum sepenuhnya keluar dari terali penjajahan, karena masih banyak rakyat yang masih hidup dibawah garis kemiskinan yang ekstrem, kebodohan sebagai akibat dari rendahnya kualitas pendidikan, dan persoalan lain yang masih tersisa hingga detik ini. Demikian, narasi kolonialisasi dari pemerintahan HindiaBelanda sebenarnya masih berlanjut hingga kini. Segaris dengan pemikiran tersebut, menurut H.S. Nordholt (2004), pada derajat tertentu, krisis yang dialami bangsa Indonesia sekarang ini, yang diakibatkan oleh korupsi khususnya, adalah warisan jaman pemerintahan Hindia-Belanda. Bagaimana pengelolaan departemen yang semestinya mengabdi kepada rakyat, justru didalamnya banyak terjadi praktik-praktik korupsi yang sangat ekstrem. Sehingga, departemen selalu mengalami defisit, dan uang yang semestinya dipergunakan bagi kesejahteraan rakyat, justru habis akibat dikorupsi dalam jumlah yang cukup massif. Persis ketika VOC sebuah lembaga perekonomian pemerintahan HindiaBelanda masih ada, padahal VOC adalah lembaga ekonomi terbesar ketika itu, namun karena adanya korupsi yang massif, akhirnya mengalami kebangkrutan yang koma, hingga klimaksnya bubar. Satu-satunya jalan bagi kebangkitan Indonesia baru sebenarnya bangsa ini harus benar-benar memutus mata rantai sejarah warisan jaman kolonial tersebut. Bangsa ini jangan sampai menjadi bangsa tempe (don’t become a soybean cake

Masyarakat Sing Arep Nindak PAK enyong kie warga Tegal pan ngerusala len, warung” sing nang ndalan tulung sering d tinjo Pak. Karena akeh wadon”. Sing go kesempatan, ngedol awake dewek. Dong ora bisa ya engko masyarakat dewek sing garep menindak Pak. Dong ora dilubrak bae Warung” sing kaya kue, dalan nang kabeh Tegal.. Akeh nemen Pak. 081902556xxx

Sing Lincah Gerakane ASS.. Aq pn melu ngersula ndlez, kie sdlur, masa jembatan Kali Pemali dalane kya kae? Sing mbang lor, medeni nmen sunk.. pdhl prek alun2, dang lwat medeni kya numpak ombak banyu. Tlong lah dibeneraken. Trutama Dinas PU sing lincah grakane. 087830421xxx

Cari Kerja Susah

Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur: Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati, Moch. Arifin, Arief Nur Rahardian Sidiq. Sekretaris Redaksi/Persh: Yully Trieyani. Kota Tegal: M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan, Abidin Abror. Brebes: Agus Wibowo. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Hermas Purwadi, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Hesti Prastyani (Manajer Tegal), Kharisma Dewi, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Astri Prayudita, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: M. Yusuf Abadii. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 35.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

Kapan Job Fair Lagi KPD. Yth Bpk Walkot sya mw Tanya nieh kpan Tegal ngadaen lgi job fair, lo bisa ngadain lg hrus sprit purwokerto jdi tingkatnya udah se-jateng n jng kya kmaren cz kmren Cuma kbnykn jdi sales. Trims. 087730099xxx

Tanggapan: PERLU kami jelaskan sebagai berikut: 1. Kami sampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat yang telah turut serta dalam keterbukaan informasi 2. Dalam rangka menekan dan mengurangi penyakit masyarakat, maka Dinsosnakertrans dan Instansi terkait setiap bulan melaksanakan kegiatan razia PGOT/WTS yang sasarannya di antaranya adalah warung remang2, hotel2 yang dicurigai sebagai pangkalan WTS, gudang barang, seputar stasiun dll 3. Hasil dari kegiatan razia baik PGOT/ WTS dilakukan upaya pembinaan, baik melalui jalur balai rehabilitasi sosial yang ada di Jawa Tengah maupun pembinaan yang berbasis keluarga 4. Setiap saat bersama instansi terkait juga dilakukan upaya pengawasan di lapangan baik pada siang, sore maupun malam hari terhadap tempat2 yang dilaporkan masyarakat secara periodik serta pendekatan secara persuasif 5. Negara Indonesia adalah Negara Hukum, yakinlah bahwa setiap bentuk

Penulis adalah peminat Historiografi Indonesia Modern. Tinggal di RempoaCiputat, Jakarta Selatan

masyarakat lewat Dharma Wanita dan PKK Kota Tegal 3. Menertibkan Surat Edaran kepada Camat dan Lurah se Kota Tegal perihal antisipasi ulat bulu di kota Tegal (terlampir) An. KEPALA DINAS KELAUTAN DAN PERTANIAN KOTA TEGAL Drs EKO ISMIANTORO

SAYA mw ikut ngresula nih. Kenapa yah, cari lowongan kerja di Tegal susah banged yah??Padahal ud masukin lamaran tapi belum ada hasil. Tolong bursa lowongan kerja diperbanyak lagi. 085710976xxx

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal

nation), karena mentalitas rakyatnya yang masih belum mau beranjak untuk menuju serta menjemput perubahan revolusioner, hal itu pula yang menjadi sebab tertinggalnya bangsa ini dengan bangsa-bangsa lain. Karakter bangsa yang maju adalah karena berani menanggung resiko, mereformulasi halhal baru untuk perubahan. Bangsa yang maju adalah bangsa yang berani melakukan perubahan, memutus mata rantai sejarah yang menjadi benalu perubahan, dan harus mampu membentengi diri dengan kualitas sumber daya manusia yang mapan, sehingga tidak tergantung dengan bangsa lain. Namun sayangnya, keinginan dan hasrat semacam itu selalu terbentur oleh karena dalam tubuh bangsa ini sebenarnya masih banyak terdapat kaum-kaum yang bermental penjajah. Mereka tak menginginkan bangsa ini maju, mereka tak menginginkan rakyat dari bangsa ini menjadi pintar dan tercerahkan, karena dikhawatirkan posisi sosialnya akan dibalik oleh perubahan. Sebab itulah, kondisi sosial bangsa Indonesia yang masih serba mengenaskan, sebenarnya terjadi akibat adanya pembiaran, dalam arti bukan tidak mungkin bisa di atasi, melainkan keadaan seperti itu sengaja dibiarkan, karena masih ada keinginan dari kalangan tertentu yang sengaja membiarkan segala kondisi itu terus berlangsung demi keuntungan individu dan kelompok, tapi sesungguhnya sangat menodai nasionalisme ke-Indonesiaan itu sendiri. (*)

Potongane Akeh Nemen pelanggaran hukum pasti ditindak dan dikenai sangsi. Oleh karena itu kami sarankan untuk tidak main hakim sendiri, karena main hakim sendiri juga termasuk pelanggaran hukum 6. Di Dinsosnakertrans Kota Tegal tersedia banyak lowongan pekerjaan, baik yang ditempel di papan informasi, maupun pada Bursa Kerja Online, oleh karena itu bagi masyarakat yang membutuhkan berbagai informasi lowongan pekerjaan silakan datang ke kantor kami. Bagi yang telah mendaftar dan memasukan surat lamaran tapi belum mendapat pekerjaan, kami sarankan untuk bersabar dan terus mencoba lagi. Yakinlah bahwa kegagalan adalah awal dari sebuah kesuksesan 7. Dalam rangka akselerasi penurunan angka pengangguran di Kota Tegal sesuai target RPJMD Kota Tegal, Dinsosnakertrans Kota Tegal tetap berupaya melaksanakan kegiatan Job Market Fair yang rencananya akan dilaksanakan pada akhir minggu ke IV bulan Juni 2011 yang dikemas secara terpadu melalui “Nakertrans Expo 2011”. Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama Dinsosnakertrans kota Tegal bersama Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI 8. Demikian untuk menjadi maklum atas perhatiannya disampaikan terima kasih KEPALA DINAS SOSIAL TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI KOTA TEGAL SUMITO, SIP

Awas Ulat Bulu ASWB Pa WALI.. Sebelum serangan ulat bulu nyampe ke kota Tegal tolong diadakan penyemprotan pestisida untk smua pohon yg ada di Kota Tegal, teruatama pohon2 mangga. Ngeri deh klo ulat bulu mewabah di Kota Tegal. Mtr nuwun sblmx. 081548032xxx

Ulat Bulu Sudah Mertamu ASS.wb.. Nuwun sewu Radar yg terhormat, badhe nderek NGRESULA.. Skrg ulat bulu sdh merebak dan menyerang Rt 01 Rw 09 Desa Jatilaba Kec. Margasari Kab. Tegal.sudah setiap hari diberantas, pakai di siram minyak tanah lah, pake dibakar lah, tetap sj malah merambat kemana-mana, bhkn kalo pagi hari begitu buka pintu, ulat itu sdh mertamu bnyk sekali, mhn utk solusi penanggulanganya.. blm ulat itu pd kabur menempel pd jemuran. gatal2 deh. mhn di perhatikan.. syukron.. 081391913xxx

Tanggapan: 1. Bahwa berdasarkan laporan dan pengamatan di lapangan terdapat ulat bulu di Kelurahan Mintaragen, Pesurungan Lor dan Sumurpanggang, sehubungan hal tersebut telah diadakan upaya pengendalian sebagaimana data terlampir 2. Mengadakan sosialisasi kepada

NGRESULAH sing akeh kang...! Pmn kyeh Dinas Pertanian Kab. Tegal. Bsne pinjaman petani lewat GAPOKTAN neng Kr.anyar Kec. Kedungbanteng potongane akeh nemen... aku sing dadi petani rugi gede oh. tlg di tinjo leh... para sesepuh sing nangani. 085642994xxx

Kerjane Ora Beres NGRESULAH trs.... aku jaluk tlg kr sing nangani GAPOKTAN neng Kr.anyar Kec. Kdungbnteng Kab. Tegal. kwe pengurus gapoktan mentakan apa aja didalaih perangkat desa. Sbb perangkat desa neng Karanganyar krjane ora beres... pd tega kr rakyate. Tlg ya tlg leh... usulku di gatekaken... ya melas rakyate leh wong2 ng nduwur... 085642994xxx

Jare Ora Bayar Q brU ngrEsula kEh . TLng’y Pak Walikota, kPriben kiE ! JRe ninG kOta gwE KTP oRa di jLuk byR’an, Tpi bsanE Q mlh d jLuki byRan... PyAh aKh, Pa wAli! 087730095xxx

Setuju Pakai PSH AMAT, sangat se7 jk pakean guru Kab Tegal kembali ke PSH. Kata orang yg bukan guru, dg PSH guru lbh berwibawa. Kecwali itu sll mudah dikenal, juga anggun serta cocok di smua acara. Pokoknya kerenlah. 082135790xxx

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS ke 085293278922, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Dapatkan kaos Ngresula, yang berisi SMS ngresula pilihan. Hanya Rp55.000/pcs.


CMYK

METROPOLIS

SABTU, 21 MEI 2011

RADAR TEGAL

PRASARANA

Abrasi Makin Parah

Tahun 2012 Polder Harus Difungsikan WALAUPUN lelang pertama proyek lanjutan pembangunan polder di Dukuh Bayeman, Kelurahan Kaligangsa, Kecamatan Margadana Kota Tegal gagal karena tidak ada yang mengajukan penawaran. Namun Dinas Pekerjaan Umum (DPU) menargetkan, pada awal tahun 2012 polder yang menghabiskan anggaran Rp6 miliar lebih dapat difungsikan. Sebab, untuk pelaksanaan proyek penyelesaian polder DPU telah membuka kembali lelang melalui internet. Kepala Seksi Pemeliharaan Pengairan DPU setempat, Teguh Widodo mengatakan, soal penyelesaian polder tahun 2011 pihaknya menyiapkan anggaran Rp3,9 miliar. Namun pelaksanaan

Jalan Jongor Tergerus hingga 1,5 Meter

ke hal 9 kol 1

ASET DAERAH

ADI MULYADI/RATEG

PENTING - Karena sama pentingnya, Wali Kota Tegal H Ikmal Jaya SE Ak meninggalkan kegiatan Garnisun di Mako Kodim 0712, demi menghadiri acara Rakor PKP I APBD Kota Tegal.

Demi Rakor, Walkot Tinggalkan Garnisun M SAEKHUN/RATEG

TAK MILIKI SHM - Lahan milik Pemkot yang dimanfaatkan untuk bangunan Pasar Randugunting, yang terletak di Jalan KSA Tubun sampai saat ini belum miliki SHM.

INGIN KEGIATAN BERJALAN

Aset Semrawut, Pemkot Perlu Kerja Keras

LANCAR

SAMPAI saat ini masalah aset selalu jadi catatan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Sehingga Pemkot melalui Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) perlu bekerja keras. Sebab tahun 2012 penataan aset Kota Tegal harus selesai. Menurut Sekretaris Komisi II DPRD, Kusnendro ST, setiap tahun masalah aset selalu jadi catatan audit BPK. Hal itu sebenarnya bukan hanya dialami Kota Tegal. Tapi hampir semua kota/kabupaten, kecuali daerah yang masih baru. ke hal 9 kol 5

CMYK

3

PELAKSANAAN Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Kegiatan Pelaksanaan (PKP) I APBD kemarin memang molor, karena Wali Kota Tegal H Ikmal Jaya SE Ak terlambat hadir. Namun, sebenarnya demi rakor tersebut, wali kota meninggalkan kegiatan Garnisun

atau pertemuan rutin triwulanan muspida Kota dan Kabupaten Tegal sebelum kegiatan itu selesai. Hal ini diungkapkan Kabag Humas dan Protokol Setda, Herlien Tedjo Oetami, usai mengikuti upacara dan tabur bunga ke hal 9 kol 1

ABRASI di Jalan Jongor, tepatnya di RT 10 RW 02 Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat Kota Tegal makin parah. Bahkan saat ini abrasi menggerus jalan sampai 1,5 meter. Sehingga aktivitas masyarakat sekitar terganggu. Menyikapi kondisi semacam ini, Forum Pemberdayaan Masyarakat Pantai (FPMP), mendesak Pemkot melakukan penanganan. Menurut Ketua FPMP, Heri Kuntoro, saat ini abrasi yang menggerus Jalan Jongor cukup parah. Padahal itu merupakan jalan utama keluar masuk Blok J, sentral pengasinan ikan Kota Tegal. Karena itu pihaknya mendesak Pemkot melalui satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, guna melakukan penanganan. “Kalau terus dibiarkan, apalagi sampai musim baratan sekitar bulan Agustus sampai Desember, dimana gelombang tinggi, dipastikan abrasi makin ke hal 9 kol 1

M SAEKHUN/RATEG

MAKIN PARAH - Abrasi yang menggerus kawasan pantai di Kota Tegal harus segera dicarikan solusi dan penyelesaian terbaik.


PEMALANG

4

SABTU 21 MEI 2011

RADAR TEGAL

NGENDONG Komisi A Pantau Pilkades Karangsari PEMALANG - Komisi A DPRD Kabupaten Pemalang dipimpin CH Sri Kuswandari SH melakukan pemantauan penyelenggaraan pesta demokrasi, berupa pemilihan kepala Desa (Pilkades) Karangsari Kecamatan Pulosari yang diselenggarakan Kamis (19/5) kemarin. Seusai memantau pilkades Karangsari, rombongan juga mendatangi calon kepala desa, baik yang terpilih maupun tidak bersama damat, Danramil serta kapolsek Pulosari. dok.rateg Kepada Radar, Wakil Ketua Komisi A CH SRI KUSWANDARI, SH ini menuturkan, pemilihan kepala Desa Karangsari patut dicontoh. Sebab berjalan lancar, demokratis, aman, dan kondusif. Kendati pengamanan dari pihak 6 polsek dan Koramil guna mengantisipasi hal-hal tidak diinginkan. “Seusai penghitungan suara, kami bersama muspika Pulosari berkunjung ke rumah calon Kades yang terpilih maupun yang tidak, agar lebih dekat dengan masyarakat setempat,” tutur Sri Kuswandari lagi. Dia menambahkan, masyarakat Desa Karangsari sangat menyadari makna demokrasi. Bukti nyata telah berjalan pesta demokrasi dengan aman, lancar, dan kondusif. Tidak sedikit pun permasalahan timbul. Kesadaran itu menandakan bahwa masyarakat Desa Karangsari lebih maju. (gtr)

PENTOL RAH

Sepakat SOTK Diusulkan PEMALANG - DPRD Kabupaten Pemalang melalui Badan Legislasi (Baleg) telah menerima dan menyepakati, usulan eksekutif terhadap 19 Raperda. Salah satu di antaranya Raperda tentang RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) tahun 2011 - 2016, dan SOTK (Struktur Organisasi Tata Kerja) Pemkab Pemalang. Hal itu diungkapkan oleh Wakil Ketua DPRD Pemalang, H Noor Rosyadi SE MM kepada Radar di gedung dewan, kemarin. “Sebagai pimpinan DPRD sudah menyampaikan pada eksekutif dan teman-teman anggota DPRD, agar RPJMD serta SOTK Kabupaten Pemalang dibuat dengan baik dan maksimal.” Selain itu, lanjutnya, disamping usulan tersebut juga akan meminta kepada esksekutif supaya progam dan kegiatankegiatan yang ada, dibuat secara detail serta terukur. Sehingga dalam mengevaluasinya mudah dan hasil kinerjanya makin jelas atau terukur

secara kuantitatif. Menyinggung soal pemerintahan di masa sekarang betulbetul punya niatan baik. Apalagi setelah mendasari adanya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib DPRD, Pasal 2 yang disebutkan i bahwa DPRD mempunyai fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan. Pada Pasal 10 juga anggota DPRD mempunyai hak, salah satunya mengajukan rancangan peraturan daerah, dan Pasal 81 ayat 1 Rancangan Peraturan Daerah dapat berasal dari DPRD atau kepala daerah diterimanya dengan baik. “Sehingga adanya dua Perda inisiatif atau prakarsa dari dewan, sebagai usulan dewan bukan sesuatu hal yang aneh ataupun mengada-ada,” ujarnya. Menurut Noor Rosyadi, sebagai anggota legilatif pihaknya hanya menjalankan fungsi dan menggunakan hak sebagai tanggung jawabnya pada masyarakat. Sebab telah diatur

dok.rateg

H Noor Rosyadi

dalam PP Nomor 16 Tahun 2010. Namun demikian yang menjadi pertanyaannya, kenapa baru sekarang ada Perda inisiatif anggota dewan tersebut. “Sebab dilihat sejarahnya selama 41 tahun, baru sekarang ada Perda dari anggota DPRD hasil Pemilu 2009. Adapun dua Perda itu adalah Perda transparansi dan partisipasi masyarakat, dalam penyelenggaraan pemerintah daerah dan Perda

tentang penyelenggaraan penanggulangan bencana. Insya Allah setelah dua Perda inisiatif, juga muncul lagi dua Perda inisiatif lain. Semuanya bermuara untuk menjawab kebutuhan dan kepentingan masyarakat,” imbuhnya. Misalnya, Raperda tentang pendapatan asli daerah (PAD), dengan harapan pendapatan daerah bisa dimaksimalkan lagi sesuai dengan potensinya, guna membiayai pembangunan. Meskipun pada awalnya, ada yang merasa pesimis atas rencana prakarsa Raperda inisiatif DPRD itu, utamanya Raperda transfaransi. Mengingat sebagai hal baru, pemimpin baru atau bupati dan wakil bupati baru yang dilantik pada tanggal 25 Januari 2011 lalu. “Kami FPKB salut dan layak memberikan acungan jempol kepada pemimpin yang baru ini, dengan tulus ikhlas menerima dan mendukung Raperda inisiatif tersebut.” Dia menjelaskan, niat baiknya akan bersama-sama de-

ngan legislatif serta masyarakat Pemalang guna memajukan daerah ini, agar lebih baik lagi dari tahun sebelumnya. Sehingga diharapkan dengan Perda dan niatan baik itu, dapat memberikan kepercayaan dan mampu membangun citra positif bagi legislatif dan eksekutif, yang benar-benar serius dan berbuat sesuatu untuk kemajuan Pemalang di masa datang. Dengan ditetapkannya ke dua Perda tersebut, Noor Rosyadi yang juga sebagai anggota FPB sangat berharap, masyarakat dapat mengikuti perkembangan pemerintahan yang baru ini, sekaligus memberi saran dan pendapatnya. “Dengan diberlakukannya Perda tentang penyelenggaraan penanggulangan bencana, pemerintah segera mengatasi permasalahan yang timbul akibat bencana, sesuai peraturan daerah yang berlaku. Di sisi lain masyarakat yang mendapatkan musibah juga mendapatkan pertolongan sesuai haknya,” papar Noor Rosyadi. (apt)

Momentum Penting Kebangkitan Masyarakat Pemalang DEDI MUHSONI/RADAR PEMALANG

SELEKSI- Salah satu peserta sedang diuji juri untuk lomba Tilawah di Aula SMP Negeri 2 Pemalang, Kamis (19/5) kemarin.

118 Peserta Ikuti Lomba MHQ dan MTQ PEMALANG - Sekitar 118 siswa peserta telah mengikuti seleksi Musabaqah Hifzil Quran (MHQ) Pesantren dan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) pelajar dan umum tingkat kecamatan. Kegiatan tersebut diselenggarakan di aula SMP Negeri 2 Pemalang dan dibuka Camat Pemalang Suharto SIP. Kegiatan itu merupakan seleksi para juara yang mewakili tingkat kecamatan dan selanjutnya untuk tingkat kabupaten. Akrom Khasani SAg, Ketua Paniti Penyelenggara kegiatan seleksi MHQ dan MTQ mengatakan, Kegiatan ini merupakan seleksi peserta dari pondok pesantren, SD dan SMP yang berjumlah 118 peserta. Mereka berlomba dalam kategori yang sudah ditentukan panitia, yaitu Tilawah, Tartil dan Hafalan Al Quran. Dalam kesempatan itu, Peserta SD kategori Tilawah diikuti 15 peserta dan kategori tartil 17 peserta. Untuk kategori Tilawah tingkat SLTP 29 dan Tartil 33 peserta, sementara kategori Tilawah untuk SLTA 14 dan Tartil 18 peserta. Dalam seleksi tersebut peserta dari masyarakat umum dan pondok pesantren berlomba dalam kategori hafalan sebanyak 10 peserta. Acara berlangsung dalam satu hari dan peserta yang juara akan diberikan piagam penghargaan dan tropi pada acara penutupan sekitar pukul 14.00 WIB. (ddm)

PEMALANG – Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-103, yang baru saja diperingati, dinilai Bupati Pemalang H Junaedi SH MM merupakan momentum sangat penting untuk masyarakat. Yaitu membangun semangat kebersamaan guna mewujudkan Pemalang makin maju. “Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-103 untuk masyarakat Pemalang, yang pas kebetulan baru adanya regenerasi kepemimpinan. Sehingga diharapkan rasa kebersamaan agar terus ditingkatkembangkan,” ujarnya kepada Radar usai memimpin jalannya upacara bendera Peringatan Harkitnas di halaman pendopo kabupaten, Jumat (20/5) kemarin. Dia menambahkan, sesuai arahan dalam sambutan menteri komunikasi dan informatika RI, guna mencapai keberhasilan itu syarat utamanya bersatu dalam segala hal. Baik pemerintahan dan semua komponen masyarakat, serta seluruh lapisan yang ada. “Karena itu, guna membangkitkan kembali sema-

ngat membangun, saya sangat berharap kepada seluruh masyarakat supaya bersatu padu dan semangat kebersamaan membangun Pemalang agar ke depan semakin maju.” Menurut bupati, Hari Kebangkitan Nasional merupakan memontum sangat penting. “Makanya kami mengajak seluruh masyarakat bangkit bersama-sama mewujudkan Pemalang yang sehat cerdas berdaya saing, dan berakhlak mulia sesuai harapan kita besama,” paparnya. Dalam peringatan Harkitnas ke-103 tahun 2011 di Kabupaten Pemalang, seperti biasanya ditandai dengan kegiatan upacara bendera diikuti seluruh jajaran Pemkab Pemalang. Baik dari dinas dan instansi negeri maupun swasta, ormas, organisasi kepemudaan, pelajar SMP, dan SMA serta pejabat tinggi yang ada di daerah. Sebagai inspektur upacara Bupati Pemalang H Junaedi SH MM dan komandan upacara Danramil Bantarbolang Kapten Hari Purnomo. Upacara berlangsung lancar dan hidmat. (apt)

MUSDA Gelar Lomba Bakyak dan Tarik Tambang PEMALANG – Guna memeriahkan jalannya acara Musyawarah Daerah (Musda) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Pemalang yang akan digelar besok pada Minggu (22/5) di Aula SLB Pemalang, bidang perempuan PKS baru-baru ini menggelar berbagai aneka macam lomba. Di antaranya lomba lari bakyak dan tarik tambang. Lomba kali ini diikuti oleh kader-kader perempuan partai berlambang bulan sabit dan padi menguning. Kabid Perempuan Sri Hidayati AMd menuturkan untuk memeriahkan jalannya acara Musda PKS pihaknya telah menyelenggakan berbagai macam aneka lomba. “Lomba bakyak dan tarik tambang ini di samping untuk memeriahkan Musda PKS juga sebagai sarana mempererat jalinan silaturrahmi antar kader,” katanya kepada Radar. Dia menjelaskan dalam kegiatan lomba lari bakyak ini dibutuhkan adanya kekompakkan dan keseriusan bagi peserta yang ada dalam satu kelompok. Sedangkan bagi peserta yang menang akan mendapatkan hadiah yang telah telah disediakan panitia. “Hadiah yang kami sediakan memang tidak seberapa, tapi yang terpenting dalam kegiatan lomba ini adalah ukhuwah Islamiyah yang utama,” ujarnya. Jalannya acara lomba bakyak dan tarik tambang yang diikuti oleh ratusan kader perempuan PKS itu berlangsung cukup meriah dan penuh keakraban. Bahkan cukup seru ketika peserta sedang berlomba meraka jatuh bangun. (gtr)

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

HARKITNAS – Bupati Pemalang H Junaedi SH MM, saat membacakan sambutan dalam upacara bendera Peringatan Harkitnas ke-103 di halaman pendopo kabupaten.

GUNTUR WAHYUDI/RADAR PEMALANG

UCAPAN SELAMAT – Kepala Desa Karangsari terpilih, M Taufik menerima ucapan selamat dari masyarakat serta para pendukungnya, usai pemilihan Kamis (19/5) kemarin.

”Yang Kalah Harus Legowo” M Taufik Terpilih Jadi Kades PEMILIHAN kepala desa merupakan ajang pesta demokrasi bagi arus bawah. Hal itu terjadi di Desa Karangsari Kecamatan Pulosari, Kamis (19/ 5), dengan dua calon dari gambar Padi calkades Susi Herningtyas (44) masih menjabat sebagai kades Karangsari, dan gambar jagung M Taufik (44) dengan jumlah hak pilih 4.292, hak pilih yang hadir 3.227 dan mencapai kourum. Hal ini disampaikan Suratno selaku ketua panitia Pilades Karangsari kepada Radar seusai berlangsungnya penghitungan suara dalam pilkades. “Hak pilih di Desa Karangsari tercatat 4.292. Sedamg dalam pemilihan kepala desa yang mengguna-

kan suaranya hanya 3.227. Namun sudah mencapai kourum,” tandasnya. Ia menambahkan, hasil pemilihan yang digelar di Lapangan Pesuruan Desa Karangsari gambar padi memperoleh 1.272 suara, gambar jagung mendapat 1.881 suara, suara tidak sah/blangko 74, total yang hadir 3.227 hak pilih. “Saya berharap seusai pilkades Karangsari tidak terjadi apa-apa. Mudah-mudahan kondusif,” harap Suratno yang juga pernah mencalonkan diri sebagai kades Karangsari tahun 1984 lalu. Suratno yang sudah dua kali menjadi ketua panitia Pemilihan Kepala Desa Karangsari cukup berpengalaman. Dia minta kepada kedua calon kepala desa untuk legowo, bagi calon yang tidak terpilih. Namun untuk

yang terpilih sebaiknya tidak sombong. Karena hari depan Desa Karangsari ada di pundaknya. “Seyogyanya tiap calon kepala Desa Karangsari siap kalah. Sebab yang akan jadi kepala Desa Karangsari hanya satu, yakni terpilih dengan suara terbanyak.” Lebih lanjut dia menuturkan, yang terpilih bisa memimpin rakyat Desa Karangsari, harus secara arif dan bijaksana. Karena sesudah pilkades dan nantinya jika dilantik, siapapun yang berada di Karangsari merupakan warganya. “Sehingga dapat melangsungkan pembangunan lebih baik. Kalau kepala desa sebelumnya memimpin Karangsari dengan predikat baik, maka kades yang terpilih harus melakukan dengan lebih baik lagi,” paparnya. (gtr)


TEGAL METROPOLIS

SABTU 21 MEI 2011

5

RADAR TEGAL

Pelayanan Klinik Kardinah Disoal

TELEPON PENTING Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Jum’at dan Sabtu Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

RIEZ PALACE HOTEL - Senin sampai Minggu Special afternoon tea at abunawas resto. Tea, Coffee, dan jajanan pasar tersedia pukul 17.00 - 19.00 WIB Special Seafood promo at abunawas resto. Sajian special seafood tersedia selama 24 jam, 7 hari seminggu

Banyak Dokter Datang Terlambat

ADI MULYADI/RATEG

BERDIALOG - Wakil Wali Kota Tegal Habib Ali Zaenal Abidin menggali informasi dari para pasien, di klinik RSUD Kardinah terkait pelayanan yang diberikan.

Pulang Belanja, Suami-Istri Dijambret

BUNGA

ABIDIN ABROR/RATEG

DIJEMUR - Sebelum dijual ke pengepul, Rukyat lebih dulu menjemur bunga kamboja hasil mencari di kuburan belakang rumahnya.

PermintaanBungaKambojaTinggi SELAIN bunga melati, mawar, dan anggrek yang memiliki nilai jual tinggi di pasaran. Bunga lain yang mempunyai nilai jual tinggi yakni bunga kamboja. Kembang yang banyak berserakan di kuburan, dan sejauh ini tak banyak orang tertarik untuk menggunakannya. Alasannya karena tumbuh di pemakaman. Karena itu bunga ini lebih dikenal sebagai kembang kuburan. Tapi dibalik itu semua, ternyata nilai jual kamboja cukup tinggi. Bahkan ada pengepulnya, yang siap menampung dalam jumlah besar. Sedang pemanfaatannya sebagai bahan campuran kosmetik. Selain campuran obat nyamuk lotion, seperti yang banyak dijual di pasaran. Harga per kilogram bunga kamboja kering mencapai Rp20 ribu. Bunga kamboja yang dikeringkan, selanjutnya dikirim ke pabrik kosmetik di Surabaya. Selain kota-kota lain, meski harganya tinggi. Menurut Rukyat, untuk mendapatkan bunga kamboja jumlahnya sangat terbatas. “Dapatnya sedikit,” ucapnya yang selama ini berprofesi sebagai pencari kembang kamboja. Untuk menjual bunga tersebut dia tidak mengalami kesulitan. Karena sudah ada yang menampung. “Penampungnya nanti datang sendiri,” tambah Rukyat yang kebetulan tempat tinggalnya berdampingan dengan pemakaman umum Cinde, Kelurahan Kraton Kecamatan Tegal Barat. Di kuburan belakang rumah, banyak tumbuh bunga ini. Kembang yang banyak berserakan di atas tanah tersebut lalu dikumpulkan untuk dikeringkan. Dari usahanya ini selain untuk mengisi kesibukan, juga menambah pendapatan. (din)

SAMPAH Bak Sampah Dekat Sekolahan PERSOALAN sampah di kota ini seperti tak pernah habis. Kritik penempatan bak penampungan sampah dekat sarana pendidikan sering mencuat. Seperti yang berada sebelah utara GOR Yos Sudarso Kelurahan Slerok Kecamatan Tegal Timur. Karena bak penampungan sampah berada tepat depan Sekolah Dasar (SD). Setiap pagi sampah menumpuk di tempat ini. Sebelum diangkut ke atas truk, bau yang ditimbulkan dari tumpukan sampah benar-benar menyengat. Pagi hingga siang hari, para siswa terpaksa menghirup udara kotor, dan sejauh ini belum ada rencana pemindahan. Tempat lain di Jalan Durian Kelurahan Kraton Tegal Barat. Dampak penempatan bak sampah di pintu masuk jalan ini, mematikan ekonomi warga. Karena tamu enggan tinggal, dan memilih mencari tempat lain. Bak penampungan sampah sejenis dibangun tengah kota. Tepatnya di Jalan HOS Cokroaminoto. Bahkan paling parah, bak sampah sebelah selatan Pasar Pagi. Bau yang ditimbulkan benar-benar mengganggu kesehatan. Karena pengalaman seorang pengunjung dari Jogjakarta, saat makan di lesehan depan Pasar Pagi, malam itu disuguhi bau sangat menyengat. Menurut Sukandar, warga Kelurahan Mintaragen Tegal Timur, penempatan bak sampah di sejumlah lokasi agar dikaji ulang. “Bau yang ditimbulkan tak sejalan dengan Program Tegal Cerdas. Karena untuk mencapai kecerdasaan, orang butuh tempat bersih,” ucapnya. (din)

NASIB sial dialami Izul dan Inaizah, Kamis (19/5) kemarin. Pulang belanja di Rita SuperMall, suami-istri ini dijambret oleh seorang laki-laki tidak dikenal. Tepatnya di Jalan Sipelem Kelurahan Kemandungan Tegal Barat. Waktu itu kedua korban hendak pulang ke rumah, Jalan Nanas Kelurahan Kraton Aksi ini benar-benar membuat mereka kaget, apalagi malam itu keduanya membawa anak yang masih balita. Dengan mengendarai sepeda motor, pelaku penjambretan langsung tancap gas menuju jalan raya Pantura. Sambil membawa dompet korban, pelaku kabur ke arah timur tepatnya Jalan Kolonel Sugiono. Karena tidak terima, sang suami langsung mengejar dari belakang sembari berteriak, “Jambret…. Jambret…” Dari teriakannya itu Inaizah berharap ada orang yang mau menangkap pelaku. Sebaliknya, penjambret terus kabur. Saat di depan Bioskop Maya, Izul berteriak meminta tolong pada petugas Sat Lantas Polresta Tegal Kota. Karena kebetulan di perempatan lampu merah, ada pos induk polisi. Begitu mendengar teriakan korban, tanpa membuang waktu lagi petugas Sat Lantas mengejar pelaku menuju selatan, yaitu Jalan Kapten Sudibyo. Aksi saling kejar berakhir dengan ditangkapnya pelaku. Se-

ABIDIN ABROR/RATEG

KORBAN - Petugas Sat Lantas Pos Induk Maya, tengah berusaha menenangkan korban jambret yang ditangkapnya.

belum warga datang ke lokasi kejadian, polisi menggelandang penjambret menuju Pos Induk depan Pacific Mall. Di sini satu persatu masyarakat sekitar mulai berdatangan. Sebelum berkembang lebih jauh, sang pelaku bernama M Fakhrudin, warga Sumurpanggang dibawa ke Mapolresta untuk diproses hukum lebih lanjut. Dari keterangan Izul, dompet yang dibawa istrinya berisi uang Rp200 ribu. Selain itu di dalam dompet ada handphone (HP). “Saya tadi dari mall,” ucap Izul ketika ditemui di Pos Induk Maya. Sementara sang istri meng-

aku sangat terkejut, sebab aksi jambret datangnya secara tibatiba. “Untung anak saya tidak jatuh.” Kapolresta Tegal Kota AKBP Haryadi SIK MSi, melalui Kasat Reskrim AKP Heriyanto SH, membenarkan kejadian tersebut. Atas perbuatannya pelaku dijerat Pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman selama 5 tahun. Sementara barang bukti milik korban, termasuk sepeda motor yang dipakai untuk melakukan kejahatan, kini telah diamankan. Sebelum menjalankan aksinya, pelaku telah melakukan pengintaian lebih dulu. (din)

Pengurukan Gunakan Tanah Berkualitas PROSES pengurukan untuk pembangunan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) di Kelurahan Kraton Kecamatan Tegal Barat, dari pantauan lapangan hingga kini terus berlangsung. Setiap hari tanpa henti puluhan kendaraan dumtruk, secara bergiliran mengangkut ratusan ton tanah. Menurut Fatchurosidin dari CV Rejo Makmur, bahan tanah yang dipakai pengurukan sengaja dipilih tanah berkualitas. Karena ada banyak jenis tanah, yang masing-masing memiliki kualitas sendiri. Sedangkan untuk bahan tanah yang dipakai untuk hunian bertingkat lima ini sengaja diambilkan dari tanah pegunungan di Desa Dukuhjati, Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal. “Proses pengiriman tanah dari lokasi menggunakan

17 armada. Selanjutnya langsung dilakukan pemadatan. Sejak dilaksanakan 12 Mei dan hingga kini proses pengurukan terus berjalan. Sesuai jadual akan selesai 10 Juli 2011.” Dijelaskan Fatchurosidin, pengurukan lahan Rusunawa yang merupakan rumah susun pertama di Kota Tegal, menelan anggaran Rp833.998.000. Dana tersebut diambilkan dari APBD II Kota Tegal. Sedang untuk pembangunan rumah setinggi lima lantai ini, nantinya ditangani kontraktor dari Jakarta. “Ketinggian tanahnya mencapai kurang lebih 1 meter,” ucapnya. Sekadar diketahui, luas tanah yang diuruk kurang lebih 1 hektare. Tanah tersebut merupakan tanah rawa, sebagian besar asetnya milik Pemkot Tegal. Dengan

dibangunnya rumah susun di daerah ini, ke depan daerah itu bakal ramai. Apalagi letaknya berada tak jauh dari Jalan Lingkar Utara (Jalingkut). (din)

PELAYANAN di klinik RSUD Kardinah dikeluhkan para pasien. Sebab para dokter kerap datang terlambat. Sehingga pemeriksaan baru dimulai lebih dari pukul 10.00. Hal ini terungkap saat Wakil Wali Kota Tegal, Habib Ali Zaenal Abidin, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di RSUD Kardinah, Jumat (20/5) kemarin. Setelah sebelumnya dia mendapat laporan seorang warga yang mengatakan, pelayanan di rumah sakit itu memprihatinkan. Seharusnya dimulai pukul 07.00, namun hingga pukul 09.00 lebih para dokter klinik belum juga membuka layanan. Pada kesempatan itu, seorang pasien klinik jantung, Kharim (35) warga Kluwut RT 04 RW 10 Brebes mengaku sudah datang sejak pukul 08.00. Tapi sampai pukul 10.15 belum diperiksa dokter. “Saya rutin periksa ke sini. Hampir setiap kali periksa dokter yang menangani datangnya terlambat. Sehingga harus menunggu lama,” ujarnya. Di tempat sama, pasien lain yang juga guru SD Dukuh Jati 2 Kedung Banteng Kabupaten Tegal, Supihan (56) membenarkan, kalau dokter di klinik ini kerap datang terlambat. Padahal untuk memeriksakan diri ke rumah sakit, dia harus ijin meninggalkan pekerjaan. Sementara di rumah sakit tidak disiplin, sehingga waktu ijin meninggalkan pekerjaan lebih lama. “Bahkan kadang-kadang saya menunggu hingga pukul 14.00. Padahal saya ijin meninggalkan kerja dari pagi. Sebenarnya pelayanannya sudah bagus, dan dokternya juga enak buat konsultasi. Hanya kedisiplinan pelayanan pemeriksaan yang perlu ditingkatkan. Jadi kalau bisa pemeriksaannya dipercepat. Sehingga tidak menunggu terlalu lama,” tandasnya. Hal sama diungkapkan beberapa pasien di klinik lain RSUD Kardinah. Permasalahan dokter datang terlambat jadi faktor dikeluhkannya pelayanan klinik RSUD Kardinah. Sementara itu Kepala Rawat Jalan RSUD (Rusah Sakit Umum Daerah) Kardinah, Dr Diana A Y menjelaskan, pendaftaran dimulai pukul 08.00 11.00, kecuali Jumat hanya

sampai pukul 10.00. Sedangkan pelayanan pemeriksaan seharusnya dimulai pukul 09.00. Adapun dokter datang terlambat dan pemeriksaan dimulai melebihi waktu yang ditentukan, karena jumlah SDM masih kurang. Dia mencontohkan, dokter jantung hanya ada seorang, sementara harus melayani di Kota Tegal, Kabupaten Tegal, dan Brebes. Faktor lain, dokter harus melakukan visit lebih dahulu bagi pasien rawat inap. Ini dimulai pukul 07.00 sampai selesai baru kemudian ke klinik. “Kami sudah berupaya maksimal supaya dokter tidak datang terlambat. Bahkan para perawat terkadang sampai mengingatkan dokter melalui telepon. Namun lantaran jumlah SDM yang terbatas, keterlambatan masih ada, tapi tidak terlalu lama,” kilahnya. Dikatakan pula, terkait pelayanan rumah sakit dan dokter sudah berupaya maksimal. Bahkan tidak jarang ada dokter yang melayani pasiennya melebihi jam kerja yang ditentukan. Pelayanan kepada pasien tidak ada perbedaan. Baik dari pasien Jamkesmas, Jamkesda atau SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu) dan umum diperlakukan sama. Menanggapi hal itu, Habib Ali memerintahkan kepada kepala Rawat Jalan RSUD Kardinah agar menyampaikan hal itu kepada direktur rumah sakit. Mengenai pelayanan pemeriksaan dimulai pukul 09.00, RSUD Kardinah diminta memasang tulisan di klinik. Dengan begitu masyarakat akan melihat, dan tidak ada lagi yang menunggu lama. “Aturan pemeriksaan mulai pukul 09.00 belum ada yang terpasang. Seperti pelayanan pendaftaran yang dimulai pukul 08.00 - 11.00. Ke depan ini harus dipasang dan mensosialisasikan kepada pasien,” tegasnya mantap. Habib menyebutkan, peralatan dan fasilitas yang ada sudah bagus. Karena diharapkan pelayanan yang ada juga ditingkatkan. Sebab Pemkot mengharapkan RSUD Kardinah menjadi rumah sakit rujukan se-eks Karesidenan Pekalongan. “Ini menjadi catatan, tolong sampaikan ke direktur rumah sakit, supaya segera memasang tulisan pelayanan pemerikasaan dimulai pukul 09.00,” tegasnya lagi. (adi)


SLAWI METROPOLIS

6

SABTU 21 MEI 2011

RADAR TEGAL

KEPOLISIAN

Sisa Waktu untuk Mbecak

Maksimalkan Kelancaran Arus UPAYA peningkatan pelayanan kepada warga Kabupaten Tegal, terus dilakukan jajaran Satlantas Polres Tegal. Seperti terobosan lewat pendirian pos polisi di enam titik, baik di lintasan jalur I maupun jalur II yang ada di wilayah hukumnya. Pendirian pos dan penempatan personil disana didasari pada titik rawan macet maupun rawan lantas, serta memberi jaminan keselamatan pada pengguna jalan. “Gagasan awal pendirian pos dan penempatan personil, lebih difokuskan pada areal pusat perekonomian dan kemacetan transportasi,” terang Kasatlantas Polres Tegal, AKP Wahyu Purwidiarso SIK SH. Dari jumlah yang ada, sudah berhasil DOK.RADAR SLAWI terbangun secara permanen di dua titik. AKP Wahyu Masing-masing di perempatan depan Purwidiarso SIK SH kantor Kecamatan Adiwerna dan simpang tiga Tegalwangi (Butak) Talang. “Pos kami dirikan di jalur I maupun II dengan lokasi di perempatan patung Srikandi, simpang empat Slawi, Pasar Pagongan, simpang tiga Tegalwangi, simpang empat Singkil, dan simpang empat Kecamatan Adiwerna,” terangnya. “Program kami akan menjadikan pos tenda tersebut menjadi pos permanen. Disinilah dukungan penuh dari Pemda lewat instansi terkait agar program tersebut berhasil diwujudkan. Setidaknya dengan terbangunnya pos permanen, akan memacu personil yang bertugas disana dalam mengemban tugas Kamtibcarsel Lantas (kemanaman, ketertiban, kelancaran, dan keselamatan berlalulintas),” cetusnya. Selain menjalankan tugas penjagaan, personil yang ditempatkan di pos tenda itu juga dituntut menjalankan tugas pengaturan arus pada jam rawan macet, mengurai arus, serta menjalankan tugas kemanusiaan lainnya seperti membantu penyeberang jalan pada saat keberangkatan dan kepulangan siswa dan karyawan kantor. (her)

ORGANISASI

Sosok Honorer Daerah Pantang Menyerah

HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

TUNGGU PENUMPANG - Wastoni dengan becaknya saat menunggu calon penumpang di salah satu sudut sekitar kantor Koramil Slawi, kemarin.

Nelayan Gelar Sedekah Laut Satu Kepala Kerbau Dilarung

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

PENGUKUHAN – Perwakilan Kadarkum menerima ucapan selamat dari jajaran Muspida Kabupaten Tegal sesaat setelah acara pengukuhan Kadarkum, kemarin.

14 Desa/Kelurahan Tak Bentuk Kadarkum SEDIKITNYA terdapat 14 desa/kelurahan di tiga kecamatan di Kabupaten Tegal, tidak membentuk kelompok keluarga sadar hukum (Kadarkum). Hal itu karena ke-14 desa/kelurahan tersebut tidak mengusulkan Kadarkum. Hal itu diungkapkan Kabag Hukum Setda Kabupaten Tegal, Salu Panggalo SH, saat menyampaikan laporan pada acara pengukuhan Kadarkum desa/kelurahan se-Kabupaten Tegal, Jumat (20/5), di pendopo Ki Gede Sebayu Slawi. “14 desa/kelurahan yang tidak mengusulkan pembentukan Kadarkum yakni 9 desa di Kecamatan Balapulang, 4 desa di Kecamatan Margasari, dan 1 kelurahan di Kecamatan Slawi,” katanya. Dikatakannya, dari 287 desa/kelurahan se-Kabupaten Tegal, hanya 273 desa/kelurahan yang membentuk kelompok Kadarkum. Menurutnya, pembentukan Kadarkum ini dalam rangka mengembangkan budaya hukum disemua lapisan masyarakat. Sehingga, dapat tercipta kesadaran dan kepatuhan hukum demi tetap tegaknya supremasi hukum di negara Indonesia. “Pengukuhan Kadarkum ini sebagai sarana, sekaligus sebagai motor penggerak untuk melakukan penyuluhan hukum di wilayah Kabupaten Tegal. Tujuannya, guna mewujudkan masyarakat yang sadar hukum,” ungkapnya. Pada kesempatan itu, sejumlah kelompok Kadarkum dilantik dan dikukuhkan langsung oleh Bupati tegal, H Agus Riyanto SSos MM. Acara pengukuhan itu juga disaksikan jajaran Muspida, pimpinan SKPD, Camat se-Kabupaten Tegal, Ketua TP PKK, dan perwakilan Kadarkum se-Kabupaten Tegal. Sementara itu dalam sambutannya, Bupati Tegal mengatakan, bahwa semua warga Indonesia memiliki kedudukan yang sama di mata hukum. Sehingga dengan pengukuhan Kadarkum ini, diharapkan mampu menjembatani atau dapat dijadikan sebagai media atau wahana dalam memperluas pengetahuan dan wawasan dibidang hukum, bagi masyarakat Kabupaten Tegal. Yang nantinya diharapkan mampu tercipta partisipasi nyata masyarakat dalam pembangunan bangsa dan negara, khususnya dengan aparatur pemerintah. “Titip kepada DPRD, Polres, Dandim, dan yang lain untuk bisa dimanfaatkan keberadaan Kadarkum ini. Jadikan warga Kabupaten Tegal menjadi insan yang sadar hukum. Tugas kita adalah belajar dan bertanya untuk mendapatkan pencerahan. Ini bisa dilakukan oleh Kadarkum untuk memberikan informasi kepada masyarakat sekitar agar sadar akan hukum,” ungkapnya. (fat)

KRAMAT - Warga nelayan kawasan Pantura tepatnya di Desa Munjung Agung Kecamatan Kramat, Jumat (20/5) siang, menggelar acara adat nenek moyang yakni melarung sesaji ke tengah laut. Dengan melarung sesaji tersebut, ribuan nelayan setempat berharap ke depan hasil tangkapannya semakin berlimpah. Kegiatan rutin tahunan ini, biasa dikenal oleh masyarakat nelayan sekitar dengan sebutan sedekah laut. Acara yang dihadiri Muspika dan Plt Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan, Ir Suhartono MM, serta ribuan nelayan itu digelar di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Larangan desa setempat. Sesaji yang dihias di perahu kecil dengan panjang 3 meter dan lebar 1 meter itu, berisi berbagai jenis makanan. Diantaranya makanan yang berbentuk tumpeng kecil, ikan bakar, ayam bakar, buah-buahan, minuman ringan, dan satu kepala kerbau. Sebelum dilarung, lebih dulu sesaji dibacakan doa-doa oleh Ustad Muson warga setempat.

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

SEDEKAH LAUT - Tampak Plt Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan Kabupaten Tegal Ir Suhartono MM (kiri) beserta jajaran Muspika Kramat mengiringi ancak yang hendak dilarung ke tengah laut lepas pada acara sedekah laut, Jumat (20/5) kemarin.

Ketua Panitia Larung Sesaji 2011, Warnadi, mengatakan, kegiatan ini dilakukan setiap setahun sekali. Anggaran yang digunakan, berasal dari iuran para nelayan setempat. Jumlah dana yang terkumpul untuk tahun ini, sekira Rp 70 juta. Jenis nelayan di TPI Larangan berdasar-

kan jenis kapalnya terdiri dari Gemplo, Purshesin Mini, dan Gillnet. “Pelarungan ancak (sesaji, red) ke tengah laut, akan diiringi sedikitnya 50 perahu asal desa setempat. Jarak tempuh darat ke tengah laut, sekitar 7 kilometer,” tuturnya, disela-sela kegiatan. (yer)

SOSOK pekerja keras dalam melakoni kerasnya kehidupan, terpampang jelas pada raut wajah Wastoni (37) warga RT 02/RW 03 Kelurahan Procot Kecamatan Slawi. Selain menjalani aktivitas harian sebagai tenaga honorer daerah pada Dinas pekerjaan Umum Bagian Pertamanan, dia pun menjalani profesi sebagai penarik becak. Profesi ini dengan ikhlas dijalaninya, tanpa ras malu sedikitpun. Nrimo dalam arti tawakal, itu positif. Tanpa adanya budaya nrimo, mungkin kita tidak bisa tersenyum lagi. Itulah semangat yang dilakoni honorer daerah ini dalam menyikapi keterbatasan ekonomi yang menerpanya. Bermodalkan semangat dan menerima apa adanya, menjadi bukti mempertahankan agar tetap berlangsungnya biduk rumah tangga dengan keharmonisan yang tercipta. Meski rejeki yang diterima sebagai tenaga honorer daerah, tidak cukup untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-harinya. Bagi suami dari Lindiawati (32) dan juga ayah dari putri pertamanya Citra Puspa (2), dalam menjalani pekerjaan harus dilakukan dengan enjoy. “Ini termasuk pekerjaan sambilan, menarik becak. Pekerjaan ini saya lakukan setiap hari, setelah pekerjaan utama di Dinas Pekerjaan Umum pada Bagian Pertamanan selesai,” tuturnya. Sejak menjadi pegawai honorer daerah di Dinas Pekerjaan Umum Bagian Pertamanan, dirinya tidak pernah mengeluh soal honor yang didapat setiap bulannya. Namun demikian, tuntutan kebutuhan hidup mengharuskannya mencari pendapatan sampingan. Sehingga, penghasilan tambahan itu dapat menjadi tumpuan disamping honor daerah, yang terbilang cukup kecil. “Untuk itulah, saya tidak hanya menunggu hasil honor di lingkungan pemerintah Kabupaten Tegal saja. Saya juga harus mencari tambahan penghasilan dari sektor lainnya,” tutur dia. Salah satu temannya sesama penarik becak, Untung, warga RT 02/RW 02 Kelurahan Procot, mengaku salut dan memberikan dukungan penuh kepada rekan seprofesinya itu. Dia mengaku tidak pernah ada keluhan dari sesama tukang becak lainnya yang sama-sama mangkal di area kantor Koramil Slawi. “Toh rejeki sudah ada yang mengatur. Walaupun kami sama-sama mangkal di Koramil, tetapi rejeki kami jelas berbeda,” ujar Untung. Bagi Wastoni sendiri, menjalankan profesi sebagai tukang becak hanyalah sebagai pekerjaan sambilan. “Saya berangkat kerja menarik sebagai tukang becak dan datang di pangkalan dari jam 12.00 WIB sampai jam 17.00 WIB sore. Itupun tidak setiap hari. Pekerjaan ini saya jalani hanya untuk menutup kebutuhan hidup harian. Maklum, honor yang saya terima hanya Rp 385.000 perbulan,” celotehnya. Dari profesi sambilan sebagai penarik becak, kadang-kadang Wastoni bisa membawa pulang Rp 20.000 dalam kondisi penumpang ramai. Sedangkan jika dalam kondisi sepi dan tidak ada penumpang yang naik becaknya, dia hanya mendapatkan Rp 15.000. Wastoni berharap, adanya perhatian dari pemerintah Kabupaten Tegal terhadap nasib honorer daerah seperti dirinya itu. Sehingga kesejahteraan yang diberikan oleh Pemkab, dapat mencukupi kebutuhan hidupnya dan rekanrekannya sesama honorer daerah. Sehingga dia pun tidak harus menjalani profesi sambilan sebagai penarik, untuk sekedar memenuhi tuntutan kebutuhan hidup sehari-hari. (hermas purwadi)


KABUPATEN TEGAL

7

SABTU 21 MEI 2011

RADAR TEGAL

LINTAS Blubuk-Purwahamba Diperbaiki SURADADI - Ruas jalan Desa Blubuk hingga Desa Purwahamba Kecamatan Suradadi, bakal diperbaiki. Perbaikan akan dilaksanakan bulan depan dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2011. Nilai pagu anggaran, Rp 316 juta. Kepala UPTD PU Warureja-Suradadi Sugeng Ristanto melalui Pengawas Tehnis Suradadi, Toto mengatakan, terakhir diperbaiki ruas jalan sepanjang 1,1 km itu, ketika 2007 silam. Sedang perbaikan di tahun ini menurutnya, hanya peningkatan kapasitas ruas jalan. “Mayoritas, ruas jalan di Kecamatan Suradadi dan Warureja masih labil. Maka dari itu, prioritas utama harus ditalud. Hal demikian, guna mengantisipasi kerusakan dini,” terangnya, kemarin. Selain itu, lanjut Toto, kendaraan yang melintas, bukan hanya kendaraan kecil. Namun truk tebu yang berkapasitas tinggi, kerap juga melintas di jalan desa tersebut. Sehingga, kerusakan jalan semakin bertambah. “Mestinya kendaraan berkapasitas tinggi, dikurangi. Dengan begitu, jalan desa tidak cepat rusak,” ujarnya. Terpisah, Ketua Karang Taruna Desa Purawahamba, Kholid, mengatakan, perbaikan jalan di wilayah desanya diharapkan bisa maksimal. Karena selama ini, masyarakat sekitar selalu terhambat ketika melintas di jalan tersebut. Hampir sepanjang ruas jalan itu bergelombang dan dipenuhi kubangan besar. “Kami bersyukur jalan di desa diperbaiki. Tapi satu yang paling penting, dinas terkait harus selalu memantau kinerja para kontraktor pelaksana. Dengan begitu, hasil kerjanya bisa maksimal. Karena tanah desa kami masih labil. Maka dari itu, perlu pengawasan khusus. Dan kami pun juga tetap akan mengawasinya,” ucapnya. (yer)

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

JUARA – Pemenang lomba fotografi dalam rangka hari jadi ke-410, berfoto bersama Bupati, Ketua DPRD, dan Kabag Humas, usai penerimaan piala.

Bupati Serahkan Hadiah Lomba Fotografi SEJUMLAH pemenang lomba fotografi dalam rangka hari jadi Kabupaten Tegal ke-410, menerima piala dari Bupati Tegal, H Agus Riyanto SSos MM, Kamis (19/5) malam. Penyerahan dilaksanakan bersamaan dengan penyelenggaraan pameran fotografi, yang bertempat di Radio Pertiwi FM Slawi. Mereka yang berhasil merebut juara pada lomba fotrografi tersebut yakni Imron Dwi dengan judul foto One Hand I Can, juara II Adi Mulyadi judul foto Cetak Kendi, dan juara III diraih Andi Susanto dengan foto Sedang Memotong Besi. Penyerahan piala, piagam, dan uang pembinaan tersebut berlangsung cukup meriah, karena dihibur organ tunggal dan digelar di tengah arena pameran foto dari peserta lomba. Para pememang diminta menyumbangkan suara emasnya. Setelah itu, Bupati dan Ketua DPRD serta para tamu dan wartwan yang hadir juga bernyanyi layaknya lomba menyanyi. Menurut Bupati Tegal, H Agus Riyanto SSos MM, perlombaan foto ini harus tetap dilakukan dan selanjutya dapat dipamerkan. Makanya kerja sama antara Pemkab dan Pewarta Foto Pantura ini jangan sampai putus. “Kami berharap kerja sama ini bisa terus terjalin dan bisa mengadakan lomba lebih besar lagi dalam waktunya nanti,” ungkapnya. Sebelum acara penyerahan dimulai, Bupati Tegal didampingi Ketua DPRD Rojikin AH SH, dan Kabag Humas Setda Kabupaten Tegal Drs Adi Mardiyatno, melihat-lihat foto yang telah dipamerkan. Dirinya terlihat berkesan, karena banyak potensi yang ada di Kabupaten Tegal yang perlu digali. Dan dari sisi fotografi, ternyata banyak diminati. Sementara, Ketua panitia lomba foto dan pameran, Dwi Putra GD, mengatakan, lomba dan pameran foto ini dalam rangka mengangkat potensi lokal di Kabupaten Tegal. Walaupun masih banyak obyek yang belum difoto, baik oleh peserta maupun panitia. (fat)

Eks Bengkok Terbengkalai Untuk Embung dan Hutan Kota KEBERADAAN eks tanah bengkok Desa Dampyak Kramat yang berada di Desa Mejasem Barat Kramat, tepatnya di Jl Para Raya Utara, masih terbengkalai. Tanah aset milik Pemkab Tegal seluas hampir dua hektar itu, rencananya akan dimanfaatkan warga sekitar. Sebagian lahan di sebelah Barat akan dibangun embung untuk resapan air bagi lingkungan desa. Namun di bagian Timur lahan, warga mendesak dibangunnya hutan kota untuk kepentingan hutan kota dan sebagai paruparu desa. Kondisi itu dibenarkan oleh Sekdes Mejasem Barat, Sugito, jika warganya bisa menerima pembangunan embung desa. Namun disisi lain, sisa lahan yang masih cukup luas juga akan dimanfaatkan dengan dijadikan sebagai hutan kota. Menurut dia, untuk pembangunan embung desa, sudah masuk dalam penganggaran kegiatan yang sudah ditetapkan DPRD setempat pada APBD Kabupaten Tegal tahun 2011. Warga bisa menerima karena itu merupakan program daerah yang harus didukung. “Disisi lain, warga juga minta dibangunkan hutan kota pada sisa lahan eks bengkok Desa Damyak itu,” katanya. Menurut dia, keinginan warga itu dinilai wajar. Karena saat ini warga Desa Mejasem Barat sangat membutuhkan hutan kota. Apalagi jika menilik semakin pesatnya pembangunan perumahan oleh developer di wilayah tersebut. Disamping itu, hutan kota juga diharapkan dapat dijadikan sebagai area tempat bermain anak-anak. Khususnya

M GHONI/RADAR SLAWI

TERBENGKALAI - Lahan eks bengkok Desa Dampyak Kramat dan milik Pemkab Tegal seluas hampir 2 Ha, masih terbengkalai dan direncanakan akan dimanfaatkan warga Desa Mejasem Barat Kramat dengan dibuat sebagai embung dan hutan kota.

saat libur sekolah atau sekedar jalanjalan saat pagi atau sore hari. Namun demikian, dalam pembangunan embung desa, warga meminta kepada Pemkab Tegal, agar juga memperhatikan pengamanan wilayah embung. Karena selama ini dirinya sering mendengar adanya korban anak-anak yang tenggelam saat bermain di em-

bung. “Ini yang sangat penting dan butuh perhatian, seandainya nanti dibangun embung,” ujar Sugito. Sementara, menyikapi keinginan warga dengan dibangunnya hutan kota di Desa Mejasem Barat, agar diperhatikan pula. Karena yang dia ketahui, baru program pembangunan embung yang sudah ditetapkan DPRD. Apalagi

dengan dijadikan sebagai hutan kota, maka menurutnya, aset Pemkab Tegal tersebut akan aman dan tidak hilang. “Warga juga menjadi bangga karena ada sarana rekreasi baru yang dekat dan bisa dimanfaatkan untuk sekedar joging atau bersantai. Ini sangat mendukung tingkat keramaian desa pula,” pungkas Sugito. (gon)

Bupati: “Saya Anggap Kios Itu Tak Pernah Ada” PRO KONTRA pembangunan kios di lapangan Desa Pagongan yang kini justru malah sudah dioperasikan, akhirnya mendapat tanggapan serius dari Pemkab Tegal. Meski sudah dioperasikan, seluruh bangunan kios tersebut belum mengantongi IMB. Bupati Tegal H Agus Riyanto SSos MM, menyatakan, dirinya menganggap bangunan kios tersebut tidak pernah ada. Ini mengingat, kios itu dibangun meski pada proses awal tidak mengantongi ijin. Dan dia mengisyaratkan bila belum mengantongi ijin namun nekad membangun, tentunya yang berhak merobohkan adalah mereka yang ngotot mendirikan bangunan tersebut. “Saya anggap (bangunan, red) kios itu tak pernah ada. Mestinya sesuai aturan, kalau mau mendirikan bangunan harus ijin terlebih dahulu. Bukan setelah bangunan selesai baru mengajukan ijin,” tegasnya disela-sela mengikuti olahraga

langkah koordinasi ke provinsi, dinilainya hal tersebut tidak perlu dilakukan. Ini mengingat, secara kasat mata apa yang telah dilakukan pihak pendiri bangunan sejak awal sudah menyalahi aturan. “Pemkab saat ini sedang banyak pekerjaan rumah. Jadi jangan menambahi beban permasalahan baru, dengan upaya menabrak rambu-rambu peraturan daerah yang sudah ada,” ujarnya. Sementara itu, upaya yang DOK.RATEG

H Agus Riyanto SSos MM

bersama TNI/Polri di halaman Kodim 0712/Tegal, Kamis (19/ 5) kemarin. Ketika disinggung langkah Pemkab terhadap polemik ini, dengan lugas dia menyatakan bahwa secara akal sehat yang berhak membongkar bangunan tersebut adalah mereka sendiri. Dan upaya yang telah dilakukan DPU dengan melakukan

telah dilakukan DPU melalui langkah koordinasi dengan provinsi terkait aturan yang digunakan dalam pembangunan kios, telah terjawab. Dimana pihak provinsi mengembalikan sepenuhnya aturan itu kepada Pemkab Tegal. Mengingat, bangunan tersebut berdiri di depan jalan kabupaten. Kepala DPU Kabupaten Tegal Ir Erling Susiardi MSi, melalui sekretarisnya Zefri Yusuf SE, sempat menyatakan

bahwa bila dikembalikan lagi permasalahan tersebut ke Pemkab, berarti rujukan yang tepat untuk menentukan ROI atau garis sempadan jalan adalah Perda Kabupaten Tegal Nomor 24 tahun 2006 tentang Rencana Umum Tata Ruang Kota/Kabupaten. Dimana dalam Perda tersebut isinya sama persis dengan Perda Provinsi yang mengatur ketentuan berdirinya bangunan di jalan kolektor primer sejauh 15 meter dari garis sempadan jalan. (her)


RADAR BREBES

8

SABTU 21 MEI 2011

RADAR TEGAL

PDIP Dinilai Lamban

TELEPON PENTING RSUD Brebes RSU Bhakti Asih RSIA Mutiara Bunda Tanjung Brebes RS Dera As Syifa Banjarharjo Brebes Hotel Dedy Jaya Brebes RS Dedy Jaya

(0283) 671431 (0283) 671279 / 673481 (0283) 877222 (0283) 889588/ 889548 (0283) 673133 / 673158 (0283) 672145/ 672525

Tekait Penentuan Cawabup

LINTAS

AGUS WIBOWO/RADAR BREBES

Siagakan Personel

DOK. RATEG

AKP Hary Ardiyanto

PADATNYA lalu lintas Pantura Brebes pada akhir-akhir ini, membuat jajaran Satlantas Polres Brebes tak bisa ‘tidur’. Pasalnya mereka harus selalu disiagakan untuk mengatur arus yang padat, bahkan sering terjadi kemacetan. Hal ini akibat adanya perbaikan tiga jembatan dan jalan yang berada di sepanjang jalur Pantura Brebes. “Ini tantangan kami untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, terkait kondisi jalur pantura yang tengah padat. Sejak kami duduk di sini, kami sudah dihadapkan dengan adanya kemacetan jalan akibat adanya perbaikan jembatan dan jalan yang lokasinya satu arah,” kata Kasat Lantas Polres Brebes

AKP Hary Ardiyanto SIK SH. Menurutnya, meski sejumlah anggotanya sudah diturunkan termasuk dirinya yang ikut siaga, namun perbaikan tiga jembatan dan jalan yang lokasinya tidak jauh itu membuat arus di pantura tetap padat dan mengular. “Terlebih bila ada kendaraan yang mogok di lokasi atau jalan yang dijadikan pengalihan arus. Jelas kondisi ini akan membuat arus pantura semakin padat. Kita harus segera menderek kendaraan tersebut agar tidak terjadi kemacetan panjang seperti pada pekan kemarin,” ungkapnya. Namun yang jelas, kemacetan yang sering terjadi pada bulan-bulan ini bukan karena polisi tidak bisa mengatur. Tapi karena memang kondisi jalan dan jembatan yang sedang ada perbaikan dan ini semua juga demi kelancaran dan kenyamanan masyarakat pula ke depannya. (gus)

KIBARKAN BENDERA - Sejumlah peserta upacara tengah menghormati bendera merah putih dalam peringatan Harkitnas.

Tingkatkan Jiwa Nasionalisme Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 103 MEMPERINGATI Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke 103 tahun, Pemerintah Kabupaten Brebes menggelar upacara bendera yang dipusatkan di halaman Mapolres Brebes di Jalan Jendral Sudirman, Jumat (20/5). Selain itu, peringatan Harkitnas juga dilakukan dengan ziarah ke Taman Makam Pahlawan sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasanya. Pantauan Radar di lapangan, meski peringatan Harkitnas yang digelar Pemkab Brebes sangat sederhana, namun kegiatan untuk bisa mengambil makna dari Harkitnas sangatlah besar. Termasuk saat jalannya upacara di halaman Mapolres Brebes, berjalan dengan hikmad dan lancar. Tak terkecuali dengan pedoman pelaksanaan peringatan 103 tahun, yang

mengambil tema “Dengan Semangat Harkitnas ke 103 tahun 2011, kita wujudkan kebangsaan yang berkarater bersatu dan berdaya saing menuju masyarakat yang sejahtera”. Amanat Harkitnas itu dibacakan Kapolres Brebes AKBP Kif Aminanto SIk SH MH, yang bertugas inspektur upacara. “Semoga dengan adanya peringatan Harkitnas, jiwa nasionaliseme pemuda, pelajar dan mahasiswa dan kita semua akan semakin meningkat,” kata Kapolres Brebes AKBP Kif Aminanto. Dalam amanatnya, perwira asal Kebumen ini juga menambahkan semoga dalam peringatan Harkitnas ini masyarakat bisa terus tumbuh jiwa nasiolisme dan kepedulian kepada bangsa dan negara. Terlebih saat ini, banyak kegiatan maupun golongan yang tidak jelas. Sehingga adanya perlu kewaspadaan agar masyarakat bisa tetap bersatu dan tidak terpecah. “Termasuk para pemuda. Jika tanpa para pahlawan terdahulu

yang menciptakan adanya golongan seperti Yong Java dan sebagainya. Makanya, kepada para pemuda perlu adanya sikap kepedulian terhadap bangsa dan negara,” ungkapnya. Sementara dalam peringatan yang dipusatkan di Mapolres Brebes, hadir dalam peserta upacara selain Polri, juga dari TNI dalam hal ini Kodim 0713, Korpri, Satpol PP, Dishubkominfo, Hansip, dan Dinas Pendidikan termasuk siswa-siswi sekolah. Tak terkecuali dengan kegiatan upacara tersebut dilakukan dengan perpaduan antara Polri dan Korpri. Seperti terlihat dalam petugas yang membawa bendera merah putih hingga sampai dikibarkan dilakukan oleh pegawai Pemkab Brebes. Sedangkan sejumlah tamu yang ikut hadir dalam upacara Harkitnas, di antaranya sejumlah SKPD yang tidak mengikuti umroh, dan anggota DPRD, termasuk sejumlah tokoh masyarakat, dan tokoh agama yang ikut menghadirnya. (gus)

BREBES - DPC PDIP Kabupaten Brebes dinilai lamban dalam proses penjaringan Cawabup. Pasalnya, meski dijanjikan rekomendasi Cawabupnya akan keluar setalah pelantikan Bupati. Namun sudah sepekan lebih belum ada tanda-tanda positif. “Mestinya DPC lebih proaktif koordinasi dengan DPD maupun DPP. Sehingga rekomendasi untuk Cawabup PAW Brebes bisa lebih cepat,” tandas Kiageng Ranggasasana, Jumat (20/5). Salah satu kontestan seleksi Cawabup DPC PDIP itu mengatakan, lambannya proses penjaringan secara internal itu dapat menimbulkan berbagai spekulasi miring dan merangsang kecurigaan masyarakat. Hal itu, katanya, terbukti dengan munculnya sejumlah pemberitaan di media tentang hasil rekomendasi yang bersifat menduga-duga saja. “DPC jangan lebay, segera bersikap tegas jangan sampai menimbulkan spekulasi dan kecurigaan di masyarakat. Kalau sudah katakan sudah, kalau belum juga perlu ditegaskan, kami tidak ingin kejadian di Pati terjadi di Brebes,” ketus dia. Rangga mengaku sudah melakukan komunikasi ke DPP PDIP terkait dengan proses penjaringan Cawabup ini. Bahkan DPP, akunya, telah menyerahkan proses selanjutnya ke DPC. “Pak Tjahjo (Tjahjo Kumolo, Sekjen DPP PDIP-red) sudah ngomong itu,” katanya sambil menunjukan sejumlah

SMS Tjahjo Kumolo. Sementara terkait dengan munculnya dua nama yang dikabarkan mendapat rekomendasi dari DPP, menurut Kiageng itu merupakan pelanggaran kode etik partai. Menurutnya, munculnya nama tersebut mengindikasikan adanya ketidak konsistenan dari Panitian Penjaringan PAW Wakil Bupati Brebes dan pengurus DPC PDIP itu sendiri. “Apapun bentuknya, dengan munculnya dua nama yang akan mendapatkan rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan itu merupakan sebuah kebocoran. Apabila bocoran tersebut sengaja dilakukan, maka baik panitia maupun pengurus DPC PDIP Kabupaten Brebes nyata-nyata telah melanggar kode etik partai,” ujarnya. Dikatakan, apapun bentuknya rekomendasi DPP terhadap nama-nama calon Wakil Bupati tersebut sifatnya rahasia. Nama tersebut boleh dipublikasikan setelah DPC PDIP Kabupaten Brebes sudah mendapatkan rekomendasi dari DPP PDIP. “Rekomendasi untuk PAW Wakil Bupati ini kan belum resmi dikeluarkan. Maka seharusnya baik dari panitia maupun pengurus partai jangan mengeluarkan pernyataan apa pun yang menyangkut nama-nama calon,” katanya. Ki Ageng mengaku, pernyataan Sekretaris DPC PDI P Kabupaten Brebes Illia Amin di sebuah media jelas sangat berdampak terhadap stabilitas partai. Pernyataan tersebut dikhawatirkan akan menyulut terjadinya konflik internal partai. Apalagi semu calon belum pernah ditemukan. (ism/har)

Perajin Geribik Sulit Ditemui Jalur SitanggalJatibarang Dibeton

HARVIYANTO/RADAR BREBES

MELAYANI - Salah satu perangkat Desa Sitanggal terlihat sedang melayani warga terhadap pengurusan administrasi penduduk

Pemohon Izin Menikah Meningkat LARANGAN - Selama bulan Mei 2011, permintaan surat izin menikah di Desa Sitanggal, Kecamatan Larangan meningkat tajam. Dibandingkan dengan bulan sebelumnya, peningkatan mencapai dua kali lipat. Kepala Desa Sitanggal melalui Kaur Umum Khamim Abdul Hadi Jumat (20/5) mengatakan, selama bulan Mei 17 calom pengantin yang mengajukan izin nikah. Jumlah tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang hanya 9 calon pengantin. Peningkatan tersebut, ujar Khamim merupakan hal yang biasa. Pasalnya warga sudah memiliki tradisi untuk mengadakan hajatan pada bulan-bulan ini. Terkait dengan Dana Sosial Bersalin (Dasolin), saat ini pihak desa sudah tidak lagi melakukan penarikan terhadap calon pengantin. Dikatakan, dana Dasolin sebelumnya memang pernah dilaksanaan oleh desa. Namun demikian, hal tersebut sudah tidak lagi dilakukan. Tidak hanya permintaan surat ijin nikah, lonjakan pelayanan juga terjadi pada pengajuan pembuatan KTP, surat bawa kerja, SKCK dan lainnya. Lonjakan tersebut terjadi lantaran adanya libur panjang. “Setelah libur panjang usai, warga langsung menyerbu kantor desa untuk mengurus administrasi perizinan, baik KTP maupun lainnya,” terang Khamim. Peningkatan pelayanan diperkirakaan baru akan kembali normal pada akhir bulan ini. Meski jumlah pemohon meningkat, namun desa tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan baik. (har)

SIRAMPOG - Geribik atau anyaman bambu kini tidak lagi banyak ditemukan. Geribik yang biasanya digunakan sebagai alas untuk menjemur hasil pertanian dan perkebunan kini sudah jarang ditemukan. Padahal kualitas hasil penjemuran dengan alas geribik diyakini lebih baik dibanding dengan lainnya. Itu terjadi seiring makin berkurangnya jumlah pengrajin gribik. Seperti di Dukuh Sembungregel, Desa Manggis, Kecamatan Sirampog yang merupakan salah satu sentra pengrajin geribik. Di dukuh tersebut sampai tahun 1990-an merupakan sentra pengrajin gribik, tapi kini hanya tinggal beberapa orang saja yang masih bertahan menjadi pengrajin geribik. Itupun hanya sambilan, bukan pekerjaan utama. Salah satu pengrajin, Dakiroh (32) menuturkan, sebelum tahun 1990-an di dukuhnya hampir setiap rumah tangga menjadi

pengrajin geribik. “Dulu kalau kita masuk rumah pasti ada penghuninya yang sendang menganyam geribik, tapi sekarang hanya beberapa orang saja yang masih mau menganyam geribik,” ujarnya. Berkurangnya jumlah pengrajin, akibat adanya barang yang punya fungsi serupa yang lebih praktis, yaitu yang terbuat dari bekas karung plastik. Selain itu juga keuntungan dari membuat geribik sangat kecil. “Pengrajin berkurang karena untungnya sangat kecil,” ungkap Dakiroh. Untuk satu lembar geribik dengan ukuran lebar 1,5 meter panjang 2 meter dihargai oleh pengepul hanya Rp 3 ribu. Setiap hari biasanya seorang pengrajin yang ahli hanya mampu membuat tiga lembar geribik. Bahan bakunya dari bambu, yang satu batangnya hanya bisa dibuat menjadi dua lembar. “Harga satu batang

bambu sekarang Rp 3 ribu, itupun sekarang sudah mulai kesulitan mencari bambu,” papar Dakiroh. Pengrajin yang masih bertahan, seperti Dakiroh, mengatakan pekerjaan membuat geribik hanyalah pekerjaan sambilan ketika tidak ada pekerjaan lain. “Dari pada menganggur pendapatan kecil tidak apa-apa, hitung-hitung untuk uang jajan anak,” terang Dakiroh, yang memiliki empat orang anak. Sementara Kepala Desa Manggis Drs Masruri membenarkan kondisi itu. Menurutnya selain di Sembungregel, masih ada Dukuh Salagading yang juga dulunya menjadi sentra pengrajin geribik. Tetapi dengan nilai jual yang tidak lagi menguntungkan, sementara bahan baku berupa bambu juga sudah mulai jarang dan harga juga mulai mahal, pengrajin pun meningglkannya. “Secara ekonomis sudah tidak menguntungkan,” katanya. (pri)

LARANGAN - Jalan provinsi penghubung Desa Sitanggal Kecamatan Larangan dengan Kecamatan Jatibarang saat ini sudah mulai dilakukan perbaikan. Bahkan perbaikan dilakukan dengan menggunakan sistem beton dengan ketebalan mencapai 20 sentimeter. Dari pantauan Radar di lapangan, perbaikan jalan tersebut dilakukan mulai dari timur Kantor Balai Desa Sitanggal sampai dengan Desa Rengaspendawa. Akibat adanya perbaikan tersebut, beberapa pengguna kendaraan kerepotan untuk melintas di ruas jalan tersebut. Hal itu mengingat hanya lajur sebelah selatan yang bisa digunakan untuk melintas. Mahmudi (35) Warga Desa Rengaspedawa mengaku, perbaikan terhadap ruas jalan tersebut memang sangat mere-

potkan dirinya. Pasalnya, ruas lajur sebelah utara saat ini sedang dilakukan pembetonan. Sempitnya jalan serta banyaknya ruas yang rusak membuat beberapa kendaraan terjebak macet. Ali mengaku, kondisi semakin parah saat turun hujan. Lubang jalan dengan kedalaman mencapai 50 centimeter yang ada di ruas Sitanggal sangat menyulitkan pengedara. Tidak jarang, beberapa pengendara sepeda motor banyak yang terjebak dikubangan tersebut akibat mesin motor mati. Untuk itu, dirinya meminta kepada pelaksana proyek agar bisa secepatnya menyelesaikan perbaikan tersebut dengan baik. “Perbaikan ini merupakan langkah kongkrit pemerintah, namun hal itu harus diimbangi oleh pelaksana proyek agar bisa cepat dalam penggarapannya,” katanya. (har)


SAMBUNGAN

SABTU 21 MEI 2011

9

RADAR TEGAL

INTAN RJ

ARUMI BACHSIN

Ortu Hadir, Merasa Dijebak

Rahasiakan Identitas Pacar BANYAK yang tak menyangka jika penyanyi Intan RJ diam-diam telah memiliki tambatan hati. Namun sayang, Intan enggan memberitahukan siapa pria yang berhasil merebut hatinya. “Dia bukan pengusaha dan bukan di bidang yang sama seperti aku,” ungkap Intan usai mengisi acara musik ‘DahSyat’, di RCTI, Kebun Jeruk, Jakarta Barat, Juamt (20/5). Tak hanya enggan memberitahu siapa kekasih hatinya saat ini, wanita yang memiliki nama lengkap Intan Rizky Jaenab itu juga menepis ketika diminta bercerita sejauh mana hubungan mereka. “Nanti saja dikenalinnya ya,” ungkap Intan berahasia. Meski begitu, pelantun tembang ‘Cinta yang Baru’ itu mengaku tak akan terburu-buru mengakhiri masa lajangnya. Bagi wanita kelahiran Jakarta 22 Desember 1984 itu yang terpenting saat ini adalah karier dan kualitas vokal yang harus dijaga. “Dulu maunya umur 25, tapi sekarang sudah 26 jalan 27 jadi aku sendiri fokus dulu saja deh untuk karier. Tapi bukan aku nggak memikirkan masa depan, yang jelas itu nggak mau aku jadikan beban atau momok yang menakutkan. Bismillah saja,” katanya. (dtk)

ARTIS Arumi Bachsin memenuhi undangan untuk bertemu dengan Anggota DPD, AM Fatwa, di Gedung DPD RI, Senayan, Jumat (20/5), terkait kisruh dirinya dengan orang tuanya. Bintang film ’18+’ diketahui sempat berteriak sangat kencang mengetahui orang tuanya ikut hadir dalam pertemuan itu. Arumi sempat berpikir merasa dijebak dalam pertemuan ini. “Nggak mau pulang,” teriak Arumi di salah satu ruangan Gedung DPD RI, Jumat (20/ 5). Lalu disusul teriakan dari ibu Arumi. Setelah menjalani mediasi kurang lebih 1 jam yang dihadiri orang tua dan kedua adik Arumi, AM Fatwa, serta Sekjen LPSK, akhirnya Arumi mau dibawa pulang oleh kedua orang tuanya. “Yah mereka langsung pulang ke rumah,” ujar AM Fatwa. AM Fatwa menjelaskan memang pada awalnya ia memberitahukan Arumi jika pertemuan itu tidak akan ada orang tuanya. Arumi yang mengenakan kemeja putih langsung diboyong bersama orang tuanya sambil menangis menggunakan mobil Avanza hitam bernomor polisi B 1509 RFF. Menurut ibunda Arumi, Maria Lilian Pesch, ia amat gembira akhirnya bisa memboyong anaknya ke rumah setelah hampir 7 bulan pergi dari rumah. (kpl)

JAMES FRANCO

Terjun ke Industri Film Porno?

ANANG-ASHANTY

Sering Diminta Nyatakan Cinta di Acara TV

KARIR James Franco bisa dibilang sangat gemilang di dunia film Hollywood. Namun apakah tak cukup sampai Franco ‘terjun’ ke bisnis film porno? Eits, tunggu dulu. Franco memang akan terjun ke bisnis film porno, namun hanya sebatas peran dalam film ‘Cherry’. Bersama Heather Graham, Dev Patel, dan Lili Taylor, Franco akan membintangi film drama indie ini, yang mengisahkan seorang gadis muda yang memulai karir di dunia industri film porno di San Francisco. Franco rencananya akan memerankan seorang pengacara yang kecanduan kokain dan mengenal gadis muda bermasalah ini. Sedangkan Graham akan memainkan seorang mantan bintang film porno yang beralih profesi sebagai sutradara di dunia film dewasa ini. Peran Graham ini dikisahkan terobsesi pada gadis-gadis muda, yang akan berkaitan langsung dengan sang peran utama. Lili Taylor akan menjadi ibu sang gadis muda yang kecanduan alkohol sedangkan Patel adalah sahabat sang gadis yang jatuh cinta padanya. Naskah film ini ditulis sekaligus disutradarai oleh Stephen Elliott yang juga menulis untuk ‘The Adderall Diaries’. Produksi film dijadwalkan akan mulai di San Francisco bulan depan, walau Franco masih menjalani ‘diskusi’ untuk perannya. (kpl)

HUBUNGAN percintaan Ashanty dan Anang Hermansyah ternyata mempunyai daya tarik sendiri bagi stasiun-stasiun televisi nasional. Buktinya, Ashanty mengakui bahwa mereka sering dimintai untuk saling menyatakan cinta di berbagai acara televisi. “Memang, kita kalau di stasiun TV memang sering untuk diminta menyatakan cinta, jadi ya kemarin itu becanda-becandaan aja,” tutur Ashanty saat ditemui usai penunjukan dirinya sebagai duta bola voli di kantor Pengurus Pusat PBVSI di Jakarta Selatan, Jumat (20/5). Kendati telah menyatakan cinta secara terbuka di acara televisi, namun Anang menegaskan belum ada acara pertunangan antara dirinya dan

Tahun 2012 Polder Harus Difungsikan fisiknya belum dapat dilakukan, mengingat pada lelang pertama gagal. “Sebab tidak ada rekanan mengajukan penawaran. Sedangkan tahun pertama, Pemkot menggelontorkan anggaran Rp1,9 miliar, adapun untuk tahap kedua Rp700 juta.” Dijelaskan Teguh, kalau sesuai DED maka pembangunan polder menghabiskan anggaran Rp14 miliar. Tapi karena berbagai pertimbangan, khususnya keterbatasan dana maka fasilitas pendukung polder ditiadakan. Namun polder harus tetap di-

fungsikan. “Bahkan luasan polder yang rencana awal sekitar 4 hektare dikurangi jadi 3 hektare, termasuk kedalamannya. Sesuai rencana awal 4 meter, tapi karena berbagai pertimbangan dikurangi jadi 3 meter,” tuturnya lagi. Dia menambahkan, target awal bulan Juni 2011 pekerjaan proyek polder lanjutan dimulai. Tapi lantaran lelang gagal, pihaknya menargetkan bulan Juli 2011, pekerjaan fisik dapat dimulai. Pada akhir tahun pekerjaan selesai, kemudian awal 2012 bisa difungsikan. Secara terpisah Ketua Komisi

III DPRD, Drs HM Nursholeh MMPd mengungkapkan, walaupun telah menghabiskan anggaran hampir Rp3 miliar, tapi sampai saat ini polder belum difungsikan. Sehingga tujuan pembangunan untuk mengurangi titik banjir di Kecamatan Margadana belum direalisasikan. “Melalui APBD 2009, Pemkot menggelontorkan dana sekitar Rp2 miliar, untuk pembangunan polder tahap awal. Tahun 2010, Pemkot kembali mengucurkan dana Rp700 juta lebih. Tahun 2011 anggaran tahap akhir polder kembali digulirkan. Dengan

jumlah anggaran Rp4 miliar lebih.” Menurutnya, kalau dihitung secara keseluruhan, untuk pembangunan polder Dukuh Bayemanan, Kelurahan Kaligangsa selama 3 tahun anggaran Pemkot Rp6 miliar lebih. “Karena ini tahun terakhir, tahun 2012 sudah tak ada ajuan anggaran untuk pembangunan polder. Sehingga tahun 2012 polder harus benar-benar berfungsi. Utamanya untuk pengurangan titik banjir di Kecamatan Margadana, sebagai rencana atau tujuan awal pembangunan polder,” paparnya. (hun)

Abrasi Makin Parah dari halaman 3 parah. Bahkan bisa jadi semua jalan Jongor habis tergerus. Untuk itu kami minta ada penanganan dari Pemkot. Walaupun sifatnya sementara, supaya kondisinya tidak kian memprihatinkan.” Sebab kalau dibiarkan, tandas Heri, bisa-bisa aktivitas Blok J menjadi lumpuh. Pihak-

nya sependapat dengan langkah Pemkot, yang akan melakukan penanggulan sepanjang pantai. Karena itu solusi satusatunya, yang dapat dilakukan guna menghindari abrasi dan rob. “Langkah semacam ini dilakukan beberapa kota di Indonesia, termasuk luar negeri. Mengingat anggarannya cukup besar, yakni Rp200 miliar

lebih. Kami minta Pemkot lebih proaktif ke pemerintah pusat, demi merealisasikan pembangunan tanggul pantai sepanjang 7 kilometer. Kalau itu bisa direalisasikan, pantai Kota Tegal akan aman,” ucapnya mantap. Sementara itu anggota Fraksi Partai Golkar DPRD, W Edi Susilo SH meminta Pemkot menindaklanjuti upaya penanganan abrasi, yang menggerus

Jalan Jongor sampai 1,5 meter. Sebab ini sifatnya mendesak, dan perlu dilakukan secepatnya. “Apalagi merupakan jalan utama keluar masuk Blok J, termasuk sentral ikan asin di daerah ini. Kalau memang membutuhkan anggaran dan tidak masuk APBD 2011. Karena sifatnya mendesak, kami yakin bisa diajukan melalui Perubahan APBD,” ungkapnya. (hun)

Ingin Kegiatan Berjalan Lancar dari halaman 3 di makam pahlawan, memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-103, Jumat (20/5). Menurutnya, undangan rakor PKP dibuat jauh-jauh hari. Tapi, Rabu (18/5) undangan kegiatan Garnisun diterima. Karena itu wali kota menghadiri acara tersebut di Mako Kodim 0712. Namun ternyata mundur, seharusnya mulai pukul 07.00, baru dilaksanakan jam 08.00. “Garnisun merupakan kegiatan pertemuan muspida Kota dan Kabupaten Tegal rutin tiga bulanan. Itu wajib hadir secara pribadi. Penyebab mundurnya acara pada Garnisun, lantaran

setelah senam bersama diselingi cooffe break. Akhirnya kegiatan selanjutnya tidak sesuai jadual yang ditentukan,” ucap Herlien lagi. Mengingat di Kota Tegal ada kegiatan rakor yang sudah dijadualkan sejak jauh hari, wali kota meninggalkan acara Garnisun sebelum usai. Hal itu dilakukan agar pelaksanaan rakor tetap berjalan sesuai rencana. “Jadi, biar bagaimanapun wali kota berupaya maksimal agar semua kegiatan berjalan lancar,” ungkapnya. Sebelumnya diberitakan pelaksanaan Rakor Pengendalian Kegiatan Pelaksanaan (PKP) I APBD, di ruang Adipura Bali

tualnya untuk menikahi Ashanty. “Saya mau clear-kan dulu, itu guru spritual itu tidak ada, itu bapakku, dia kenal baik dan setuju, semua keluarga besarku senang sama dia (Ashanty),” tutupnya. (dtk)

Aset Semrawut, Pemkot Perlu ... dari halaman 3

dari halaman 3

Ashanty. Anang mengaku untuk saat ini ingin fokus dulu dengan proyek-proyek menyanyi duet. Mantan suami Krisdayanti itu juga membantah bahwa kabar yang menyebutkan dirinya telah bertemu guru spri-

Kota, Kamis (19/5), terpaksa molor dari jadual yang ditentukan. Acara yang sedianya dimulai pukul 09.00, baru terlaksana jam 10.00. Lantaran Wali Kota Tegal, H Ikmal Jaya SE Ak terlambat datang. Padahal sejak pukul 09.00, seluruh peserta rakor yang terdiri dari pengguna anggaran, dan pejabat pelaksana teknis dari 86 SKPD sudah berkumpul. Bahkan nampak beberapa di antaranya keluarmasuk ruangan, sembari menunggu datangnya wali kota. Atas keterlambatan itu, sesaat sebelum memberikan sambutan, Ikmal meminta maaf pada seluruh peserta rakor. Dia mengakui, akibat datang terlambat

maka pelaksanaan kegiatan itu tertunda hingga satu jam. Ikmal menjelaskan, keterlambatan sebenarnya tidak perlu terjadi. Namun, lantaran kegiatan olah raga bersama TNI/Polri, Pemda se-wilayah Garnisun Tegal, di Makodim 0712/Pagongan mundur, akhirnya semua jadual yang ditentukan ikut-ikutan molor. “Seharusnya kegiatan Garnisun dimulai sebelum pukul 09.00. Namun di lapangannya lain, acara baru dimulai pukul 09.00. Seperti inilah apabila kegiatan tidak tepat waktu. Semua rencana jadi berantakan, dan jadual yang ditentukan terpaksa terpending hingga 1 jam. Karena itu saya minta maaf.” (adi)

Karena penghitungan asetnya mudah, dan pasti tercatat. “Berbeda dengan Kota Tegal, dinas kesulitan sebab ada beberapa aset yang terdata namun tak terindetifikasi. Atau sebaliknya, teridentifikasi tapi tak terdata. Sehingga menjadi ‘PR’ (pekerjaan rumah, red) serius Pemkot, utamanya DPPKAD.” Dia berharap DPPKAD bekerja keras melakukan pendataan aset-aset yang dimiliki. Tentunya harus melibatkan SKPD, agar tak ada lagi aset yang terdata tapi tak terinden-

tifikasi, atau teridentifikasi namun tak terdata. “Kami menargetkan tahun 2012 pendataan aset harus selesai dan beres. Soal bagaimana caranya, kami serahkan sepenuhnya pada DPPKAD. Sehingga tahun 2013 mendatang, soal aset tak lagi jadi catatan audit BPK. Sebab sampai saat ini masih ada lahan milik Pemkot, yang tak memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM, red), ataupun aset bergerak yang tak terdata maupun tidak terindentifikasi,” ucap Kusnendro lagi. Sebelumnya Kepala DPPK AD Kota Tegal, Imam Subar-

yanto mengungkapkan, karena tak ada batasan tahun, pihaknya kesulitan mendata asetaset milik Pemkot. Apalagi ada sejumlah aset bantuan pemerintah propinsi maupun pusat, yang tak disertai berita acara penyerahan. Sehingga perlu pelacakan, supaya aset itu terdata dan teridentifikasi. “Saat ini kami sedang melakukan pendataan aset. Sehingga kami akan berusaha semaksimal mungkin, agar masalah aset tak lagi jadi catatan audit BPK. Berkaitan target waktu, kami bakal usahakan secepatnya.” (hun)

SOLUSI MENGATASI DIABETES BAGI WANITA AKTIF Tak dapat dipungkiri, kesehatan menjadi modal utama dalam menjalani aktifitas sehari-hari. Banyak orang sering merasa dirugikan ketika terkena penyakit. Salah satunya adalah Siti Faizah, S.Pd. Sebagai seorang yang memiliki banyak kesibukan, ia menyadari betul berharganya kesehatan. Apalagi, ia yang telah lama memiliki masalah dengan kadar gula darah, sering kali merasa aktifitasnya terhambat karena penyakit ini. Indonesia saat ini menduduki peringkat keempat dengan jumlah penderita diabetes terbesar di dunia setelah Shina, India, dan Amerika. Diperkirakan, jumlah penderitanya akan terus meningkat dari tahun ke tahun. Diabetes adalah peningkatan kadar glukosa darah akibat kekurangan insulin baik yang sifatnya absolut maupun relatif atau resistensi reseptor insulin. Diabetes melitus sangat erat kaitannya dengan mekanisme pengaturan gula normal. “Karena diabetes, badan saya sering terasa lemas, padahal habis makan. Saya pun jadi mudah haus,” terang wanita berusia 44 tahun tersebut. Untungnya, sekitar 1 tahun yang lalu, wanita yang berdomisili di Kec. Suruh Salatiga, Jawa Tengah ini menemukan solusi yang tepat untuk mengatasi keluhannya tersebut, yakni dengan minum Gentong Mas. Setelah

minum dengan teratur, Siti pun merasakan manfaatnya, “Kadar gula darah saya yang tadinya mencapai 320 mg/ dL sekarang sudah normal. Capek-capek hilang, badan pun terasa segar.” Ungkap ibu 2 anak ini bahagia.

Dengan tubuh yang sehat, kini Siti yang berprofesi sebagai guru serta memiliki kesibukan sebagai ketua bursa kerja dapat beraktifitas dengan nyaman. Ia pun tak segansegan membagi pengalaman sehatnya dengan orang lain. Gentong Mas adalah minuman kesehatan herbal alami dengan bahan utama Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) yang terbukti manfaatnya bagi penderita dari berbagai penyakit, termasuk diabetes. Habbatussauda dalam Gentong Mas dipercaya dapat mening-

katkan fungsi insulin dan mengurangi resistensi reseptor insulin, sedangkan Gula Aren berperan dalam optimalisasi kerja reseptor insulin. Gentong Mas juga mengandung Chromium yang efektif memperlancar metabolisme gula darah dan mengatur kepekaan sel terhadap insulin sehingga meringankan kerja pankreas. Selain itu, Gula Aren dalam Gentong Mas memiliki indeks glisemik yang sangat aman bagi kesehatan yaitu hanya 35 (aman jika indeks glisemik dibawah 50), sehingga mampu menjaga dan merawat pankreas agar tetap berfungsi dengan baik. Meski demikian, untuk mendapatkan hasil maksimal, disarankan untuk mengatur pola makan, olahraga, pengaturan berat badan seideal mungkin, diet rendah lemak, kontrol stress, dan menghindari rokok serta alkohol. Dengan aturan penggunaan yang tepat, manfaat bagi kesehatan dan kelezatan rasanya membuat semakin banyak masyarakat yang mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentong mas.com. Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: Tegal:081990879809, Brebes:081225099282, Pekalongan: 028 -58175543. Depkes:P-IRT:812.3205.01.114.


CMYK

SABTU, 21 MEI 2011

KOTA

BAWANG

10

Puluhan Peserta Upacara Harkitnas Pingsan HARKITNAS Bangkitkan Pendidikan Nasionalisme BUMIAYU - Harus diakui bahwa globalisasi dapat menjadi peluang bagi kemajuan bangsa. Namun demikian gobalisasi telah membuka ruang bagi pengaruh dan transformasi budaya serta pembentukan perilaku yang jauh dari nilai-nilai luhur budaya bangsa. Pada akhirnya wawasan kebangsaan telah menjadi barang langka saat ini. DOK.RATEG Melihat kenyataan Zaenal Arifin tergerusnya nilai-nilai luhur budaya banggsa tersebut, maka perlu melakukan revitalisasi nilai-nilai kebangsaan. Salah satu langkahnya adalah melalui bidang pendidikan. Hal itu dikarenakan pendidikan merupakan arenanya para pemuda didalam melakukan revitalisasi nilai-nlai kebangsaan. “Nasionalisme harus dipupuk sejak dini melalui pendidikan, karena ini untuk mempertahankan jiwa nasionalis dan rasa tanggung jawab terhadap negara,” kata Zaenal Arifin, Ketua PK Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Bumiayu. Pemupukan rasa nasionalisme, lanjut Zaenal, juga harus dilakukan di seluruh tingkatan pendidikan, mulai SD hingga perguruan tinggi. Yakni dengan menekankan rasa kebangsaan lewat pendidikan kewarganegaraan. (pri)

PEMBANGUNAN JalanPorosTigaDesaDikebut BREBES - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes mulai melakukan survey langsung berkaitan dengan inventarisasi dan identifikasi tanah di lokasi pembukaan jalan penghubung antara Desa Ciputih, Desa Gandong dan Desa Kadumanis Kecamatan Salem. Untuk diketahui, jalan poros tersebut sempat terputus akibat urugan tanah longsor yang terjadi beberapa waktu lalu. Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Brebes Drs HM Supriyono melalui Kasi Linmas Kesbangpolinmas menjelaskan, saat ini pihaknya telah menurunkan tim satgas yang terdiri dari Kasubag Pertanahan Setda, Petugas Ukur dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Brebes, Camat Salem dan Kades Ciputih serta Kesbangpollinmas Pemkab Brebes. Tim ini, katanya, bertugas untuk menginventarisir dan mengidentifikasi lokasi. “Tim ini bekerja untuk memperoleh data yang akurat mengenai lahan yang akan dipersiapkan sebagai jalan yang baru,” ujarnya melalui hape, Jumat (20/5). Dia mengungkapkan, pengerjaan proyek ini sebagai dampak tertutupnya jalan yang lama karena bencana longsor. Sedang pelaksanaannya telah dimulai sejak kemarin (19/5). Kasubag Pertanahan Setda Brebes Warsito Eko Putro SSos menambahkan, sejak kemarin tim Satgas tengah mengidentifikasi dan inventarisasi tanah yang meliputi pengukuran tanah untuk mengetahui luas tanah yang digunakan untuk jalan. (ism)

CMYK

BREBES - Sedikitnya 20 peserta upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke 103 yang digelar di halaman Mapolres Brebes jatuh pingsan. Diduga mereka yang pingsan, yang kebanyakan siswa-siswi SMA itu karena belum sarapan, termasuk tak kuat menahan panasnya matahari. Dari sekitar 20 perserta yang pingsan tersebut, mayoritas siswi SMA. Namun, beberapa di antaranya ada juga yang berasal dari PNS maupun dari Satpol PP. “Mereka yang pingsa rata-rata kurang istirahat, disamping itu banyak pula yang mengaku belum sarapan. Termasuk mereka tidak tahan sengatan matahari, karena sejak 08.00 WIB sudah harus di lapangan,” kata Ipda Harti. Kasat Binkum yang memberikan pertolongan ini juga langsung memberikan minyak angin, serta air mineral kepada mereka yang telah siuman. Tak terkecuali dengan makanan dan snack. Karena sebagian mereka yang pingsan juga

diketahui belum sarapan sebelum mengikuti upacara Harkitnas. Hal sama juga dikatakan Muarif, petugas PMI Brebes. Dia menambahkan banyaknya yang pingsan membuat petugas sempat kewalahan. Sebab personel yang diterjunkan hanya sekitar lima orang. Sementara yang pingsan sekitar 20 orang. “Kita sempat kuwalanan menangani mereka, karena tenaga sangat terbatas,” katanya. Ditambahkan bahwa seluruh peserta upacara yang pingsan tidak ada yang parah. Artinya, mereka bisa langsung di atasi dan siuman. Sementara pantauan Radar di lapangan, banyaknya peserta yang pingsan membuat anggota dari Kodim 0713 Brebes ikut menggotong siswa-siswi yang pingsan. Tak terkecuali dengan anggota Polres Brebes yang lainnya ikut melakukan hal sama untuk bisa memberikan pertolongan dan menggotong siswa-siswi yang pingsan karena keterbatasan personil dari PMI. (gus)

1.400 Kubik Tanah Urug Didatangkan BREBES – Kondisi kerusakan jalan Tegal-Purwokerto, di ruas Ciregol Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong hingga kini belum tertuntaskan. Karena kondisi tanah di titik tersebut masih terus bergerak. Sekitar 1.400 kubik tanah urug telah didatangkan selama penanganan darurat amblesnya jalan tersebut. “Selama ini telah dilakukan upaya penangan, sudah sekitar 1.400 kubik tanah urug habis untuk menutup di titik yang ambles. Namun kondisi tanahnya hingga kini terus bergerak,” ujar Ketua Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes Drs HM Supriyono, Jumat (20/5) di kantornya.

Ia menjelaskan, sebagai upaya tindak lanjut penanganan Ciregol, pihaknya bersama Bina Marga Provinsi Jateng dan Perhutani telah melakukan pertemuan serta tinjauan lapangan. Dari hasil pembahasan itu, upaya pengalihan tetap dilaksanakan. Hal itu juga sebagai hasil rekomendasi dari BMG Bandung. Namun, sebagai upaya penanganan darurat dilakukan pengeprasan. Langkah itu kini sudah tidak ada masalah, karena tidak memakan banyak lahan milik Perhutani. Pengeperasan itu berfungsi untuk meluruskan pandangan terhadap jalan yang menikung. Jadi, pengeperasan bukan untuk badan jalan, tetapi hanya saluran. (har)

Sepasang Calon Pengantin Tewas Tertabrak KA di Lintasan Tanpa Palang Pintu WANASARI - Agus Gunawan (23) warga Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba dan kekasihnya Suci Anggraeni (20) warga Desa Klampok, Kecamatan Wanasari urung ke pelaminan. Sepasang kekasih itu keburu meninggal dunia setelah dihantam Kereta Api (KA) di lintasan KA tanpa palang pintu Desa Klampok, Kecamatan Wanasari Kamis (19/5) malam. Keduanya tewas dengan kondisi mengenaskan dengan luka di kaki, tangan patah dan kepala pecah. Kedua korban oleh petugas dan warga langsung di bawa ke RSUD Brebes. Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, sebelum kejadian naas itu, Agus berniat mengenalkan Suci ke orang tuanya di Desa Grinting untuk dipinang menjadi istrinya. Keduanya kemudian mampir di pasar malam Banjaratma. Sekitar pukul 20.30

WIB, Agus kemudian berniat mengantarkan Suci pulang, keduanya menyusuri jalan di samping jalur KA dari barat ke timur antara Desa Luwungragi hingga Desa Klampok menggunakan sepeda motor Honda Supra Fit G-2240YG. Tak jauh dari rumah Suci, tepatnya di perlintasan KA tanpa palang pintu Klampok Km 165/01, Agus bermaksud menyeberang rel. Namun saat bersamaan melaju kecang KA Bangun Karta dari arah barat. KA dengan nomor lokomotif 20320 Jurusan Gambir–Jombang itu menabrak sepasang kekasih yang berencana menikah itu. Mereka tewas seketika, tubuh terserempet dan terpental sekitar 25 meter dari lokasi kejadian. Kepulangan jenazah Agus itu disambut isak tangis keluarga. Wirso (45) dan Ganepo (40), kedua orang tua Agus terlihat masih shok. Kapolres Brebes AKBP Kif Aminanto SH MH melalui Kapolsek Wanasari AKP Parimin membenarkan terjadinya kecelakaan yang merenggut dua korban jiwa itu. (ism)

AGUS WIBOWO/RADAR BREBES

PINGSAN - Sejumlah petugas PMI tengah memberikan pertolongan kepada sejumlah peserta yang pingsan saat mengikuti upacara Harkitnas.


CMYK

SABTU, 21 MEI 2011

OLAHRAGA

11

RADAR TEGAL

DEMI REKOR

MADRID - Sudah tidak ada lagi gelar yang diperebutkan di Liga Primera Spanyol. Namun, bukan berarti Real Madrid akan setengahsetengah dalam menurunkan pasukannya pada pekan terakhir melawan Almeria di Santiago Bernabeu, dini hari nanti (siaran langsung TV One pukul 01.00 WIB). Tim berjuluk Los Blancos itu tetap akan turun dengan pasukan terbaik yang dimilikinya. Mereka punya satu misi untuk mengantarkan bintangnya Cristiano Ronaldo memecahkan rekor gol terbanyak dalam satu musim yang telah bertahan selama 21 tahun. Pada pekan sebelumnya, saat Real menang atas Villarreal 3-1 (15/5), Ronaldo menyarangkan dua gol dan membuatnya menyamai rekor legenda Real Madrid Hugo Sanchez dan Telmo Zarra (Athletic Bilbao, 1950-1951) yang mengemas 38 gol dalam semusim. Nah, dengan begitu, satu gol lagi, Ronaldo akan mencatatkan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak dalam semusim di Liga Primera. Kans untuk mencatatkan rekor sangat terbuka karena lawannya Almeria yang dipastikan telah terdegradasi ke Segunda Division. “Masih ada tiga poin di depan kami, memang tidak lagi memiliki efek bagi posisi di klasemen, tapi kami memiliki motivasi lain di

pertandingan itu. Salah satunya adalah mengantarkan Ronaldo mencatat rekor bersejarah,” kata Aitor Karanka, asisten pelatih Real, seperti dikutip Sportinglife. Musim ini, Ronaldo tampil hebat. Dia menjadi pahlawan kemenangan Real di final Copa del Rey ketika melawan Barcelona, dan dia juga mampu mengoleksi 51 gol. Dia telah melampaui rekor gol terbanyak dalam semusim di semua ajang yang sebelumnya dipegang Ferenc Puskas pada 1959/1960, Ronaldo pada 1996/ 1997 dan Lionel Messi musim lalu dengan 47 gol. Musim ini, Ronaldo nyaris pasti menggenggam status sebagai el Pichichi alias top scorer. Sebab, di sisa satu laga, winger asal Portugal itu unggul tujuh gol atas Messi. Sampai saat ini Messi baru mengemas 31 gol di Liga Primera. Dukungan kepada Ronaldo untuk memecahkan rekor datang langsung dari Sanchez. “Saya pikir Ronaldo akan memecahkan rekor itu. Saya bangga bisa berbagi rekor dengan Telmo Zarra. Secara pribadi saya lebih senang Ronaldo

yang melakukannya daripada Messi,” kata Sanchez. Ronaldo sendiri mengaku tidak terobsesi dengan rekor, tapi tetap akan mengeluarkan kemampuan terbaiknya di laga terakhir. “Saya senang bisa menggapai rekor itu, tapi saya tidak terobsesi. Bagi saya, lebih baik tim ini yang merebut kemenangan. Tapi, sekarang kami tidak memiliki sesuatu yang dikejar kecuali rekor itu,” kata Ronaldo, seperti dikutip Goal. Untuk mengakomidir misi Ronaldo, entrenador Real Jose Mourinho akan memainkan strategi ofensif dengan skema 4-3-3. Ronaldo akan mengisi lini depan bersama dengan Angel Di Maria dan Gonzalo Higuain. Mereka ditopang Xabi Alonso, Mesut Oezil, dan Esteban Granero di lini tengah. Peluang Ronaldo menambah pundit-pundi golnya terbuka dini hari nanti. Almeria saat ini bukan lagi tim dengan motivasi yang sama seperti ketika mereka bersua pada Januari lalu, di mana Almeria mampu menahan seri Real 1-1. Apalagi, ada beberapa pemain yang selama ini selalu menjadi pemain utama masih cedera, seperti bek kanan Michel dan gelandang asal Kamerun Modeste M?Bami. Namun, Almeria sudah bisa diperkuat bek asal Argentina Hernan Pellerano. (ham)

Saling Sikut di Papan Bawah

Ronaldo

Cerro PortenoPenarol ke Semifinal ASUNCION - Lengkap sudah kuota semifinal Copa Libertadores 2011. Cerro Porteno (Paraguay) dan Penarol (Uruguay) melengkapinya setelah memastikan lolos kemarin WIB (20/5). Keduanya menyusul Santos (Brazil) dan Velez Sarsfield (Argentina) yang lolos sehari sebelumnya. Di semifinal, Cerro akan menantang Santos, sedangkan Penarol menghadapi Velez. Cerro merupakan satu-satunya semifinalis yang belum pernah memenangi Copa Libertadores. Prestasi terbaik mereka adalah semifinalis enam kali, termasuk tahun ini. Lolosnya Cerro ke semifinal tak lepas dari kemenangan 1-0 atas klub Meksiko Jaguares de Chiapas di kandang sendiri, Estadio General Pablo Rojas di Asuncion. Kemenangan itu membuat El Ciclon “sebutan Cerro” menang agregat 2-1. Defender Pedro Benitez menjadi pahlawan tuan rumah berkat gol semata wayangnya pada menit ke-72. Gol Benitez sejatinya tercipta secara kebetulan. Itu setelah kiper Jaguares Fabian Villasenor gagal menangkap bola dari sepak pojok dengan sempurna. Bola akhirnya menimpa kepala Benitez dan bergulir ke dalam gawang. “Terlepas dari gol keberuntungan, kami layak lolos ke semifinal setelah perjuangan kami sepanjang pertandingan,” ungkap Benitez kepada Associated Press. Ketidakberuntungan Jaguares makin lengkap setelah defender Ismael Fuentes dikartu merah delapan menit sebelum laga bubaran karena dua kartu kuning. (dns)

Altintop Resmi Milik Real

Hamit Altintop

SATU lagi pemain dari jebolan Bundesliga Jerman bergabung ke Real Madrid. Dia adalah gelandang Bayern Munchen asal Turki Hamit Altintop. Pemain berusia 28 tahun tersebut menyepakati kontrak empat tahun dengan Los Blancos, julukan Real. Nah, dengan begitu, Altintop menjadi pemain kedua yang didatangkan Real untuk musim depan. Sebelumnya, mereka sudah lebih dahulu merekrut gelandang Borussia Dortmund asal Turki Nuri Sahin. Bukti bahwa Real kian doyan talenta dari Bundesliga. Sebelum Sahin dan Altintop, Real musim lalu menggaet Sami Khedira dan Mesut Oezil. Ternyata, dua penggawa timnas Jerman itu tampil fantastis mengawal lini tengah Real sepanjang musim ini. Mereka menjadi sosok tak tergantikan. Karena performa hebat mereka yang membuat entrenador Real Jose Mourinho jatuh hati pada talenta jebolan Bundesliga. Kebetulan, Real tidak perlu mengeluarkan uang transfer untuk menggaet Altintop, karena kontrak di Bayer habis di pengujung musim ini. Sejak pekan lalu, kabar yang mengaitkan Real dengan Altintop mulai dibahas di berbagai media. “Akhirnya tercapai kesepakatan antara pemain Bayern Munchen Hamit dengan Real.” (ham)

MADRID - Juara Liga Primera Spanyol sudah digenggam Barcelona, tiket-tiket ke Liga Champions dan Europa League juga sudah tidak ada lagi yang dapat diperebutkan. Namun, pekan terakhir masih menyisakan sejumlah laga seru di papan bawah. Ya, masih ada satu kouta degradasi yang belum terpenuhi. Dua kouta lain sudah dipenuhi Almeria dan Hercules. Meski hanya satu kouta yang belum terisi, tapi melibatkan enam tim, yakni Deportivo la Coruna, Real Zaragoza, Mallorca, Osasuna, Real Sociedad, dan Getafe. Tim yang berada pada posisi ke-13 hingga 17 memiliki peluang untuk terdegradasi. Namun, peluang terbesar ada pada Real Zaragoza, Getafe, dan Deportivo. Mereka dituntut harus menang untuk mengamankan posisinya dari jerat degradasi. Sedangkan, tiga tim lainnya yakni Mallorca, Sociedad, dan Osasuna hanya butuh satu angka untuk mengamankan nasibnya. Ketiga tim itu samasama mengemas 44 poin. Suntikan satu angka membuat posisi mereka cukup aman, tergantung head to head. Zaragoza yang berada pada posisi terbawah di antara enam tim itu akan bertamu ke Ciutat de Valencia menantang Le-

vante. Dengan koleksi 42 poin, memaksa mereka bekerja keras. Bila tergelincir, otomatis mereka akan terdegradasi ke Segunda Division. “Para pemain menerima ide saya bahwa kami tetap optimistis dengan peluang kami. Para pemain memahami situasinya dan mereka akan bermain habis-habisan sampai titik darah terakhir. Terdegradasi pasti tak menyenangkan,” kata Javier Aguirre, pelatih Zaragoza, kepada Marca. Pelatih asal Meksiko itu menjelaskan, selama 90 menit belum berakhir mereka harus fokus merebut kemenangan. “Tidak perlu terpaku pada hasil dari tim lainnya, kami lebih baik fokus dan konsentrasi

pada pertandingan kami sendiri,” lanjut mantan pelatih Atletico Madrid itu. Masalahnya, ambisi serupa juga ditegaskan pesaing-pesaingnya di papan bawah. Deportivo dengan tegas menyatakan tidak ingin terlempar ke kasta kedua. Mereka akan menjamu Valencia pada dini hari nanti di Stadion Riazor. “Ini adalah laga terbesar kami dalam 13 tahun terakhir.” (ham)

Javier Aguirre


ALL SPORTS

12

SABTU 21 MEI 2011

RADAR TEGAL

Samba tanpa Kaka-Ronaldinho RIO DE JANEIRO - Jarang mendapat tempat utama di Real Madrid pada musim ini berdampak negatif bagi nasib Kaka di timnas Brazil. Playmaker berusia 29 tahun itu akhirnya harus rela namanya tidak masuk dalam skuad Brazil di Copa Amerika 2011. Bukan hanya Kaka harus terlempar dari skuad Brazil, pelatih Brazil Mano Menezes juga tidak memanggil Ronaldinho. Padahal, keputusannya pindah dari AC Milan ke Flamengo pada Januari lalu dengan tujuan supaya mendapat tempat di timnas. Alasan Menezes, Kaka masih butuh waktu memulihkan diri. “Selama Copa Amerika berlangsung (1-24 Juli), Kaka butuh waktu recovery. Dia harus menjalani beberapa terapi untuk mengembalikan kebugarannya pada kondisi terbaik,” ujar Menezes, seperti dikutip Reuters. Mantan pelatih Corinthians itu juga menjelaskan, keputusan diambil setelah melakukan pembicaraan dengan Kaka. “Kami sudah berkonsultasi dan dari hasil itu kami menilai ini belum menjadi waktu yang tepat baginya untuk dipanggil,” kata Menezes. Dengan begitu, nyaris satu tahun penuh Kaka tidak bermain untuk Samba, julukan Brazil. Kali terakhir dia membela Brazil adalah pada Piala Dunia 2010 lalu di mana Brazil tersingkir pada perempat final setelah kalah dari Belanda 1-2.

MENEZES

Setelah itu, dia berkutat dengan cedera selama delapan bulan dan baru kembali tampil membela Real pada 3 Januari melawan Getafe. Setelah itu, dia sempat cedera lagi pada Maret lalu. Akibatnya, kesempatan dia unjuk gigi musim ini terbatas. Apalagi di Real dia harus bersaing dengan Mesut Oezil yang tampil sangat brilian sepanjang musim ini. Alhasil, Kaka hanya tampil sebagai starter selama 10 laga di Liga Primera Spanyol dan satu laga di Liga Champions, lima laga lainnya sebagai cadangan. Bila Kaka dan Ronaldinho harus kehilangan tempat, nasib lebih baik dimiliki striker Fluminense Fred. Mantan striker Olympique Lyon tersebut akhirnya dipanggil bergabung dengan 27 pemain lainnya setelah absen sejak Maret 2007 lalu. Untuk lini depan, selain Fred, Menezes memanggil duo AC Milan Alexandre Pato dan Robinho, serta Neymar (Santos), Nilmar (Villarreal), Leandro Damiao (Internacional). Mereka akan dijajal pada laga uji coba melawan Belanda (4/6) dan Rumania (7/6). Kemudian pada laga melawan Rumania, akan menjadi laga testimoni buat Ronaldo. “Kami tidak meminta banyak hasl darinya, itu hanyalah momen untuk enjoy. Dia akan bermain sejak babak pertama dan ketika jeda dia akan memberikan salam perpisahan,” kata Menezes. (ham)

CARLOS TEVEZ INGIN PERGI MANCHESTER - Manchester City harus s i a p k e h i l a n g a n C a r l o s Te v e z . S e b a b , keinginan Tevez meninggalkan City sulit dibendung lagi. The Citizens “sebutan City” memang berhasil menahan niat Tevez di bursa transfer Januari lalu, tapi itu bakal sulit dilakukan pada bursa transfer musim panas nanti. “Saya ingin meninggalkan Manchester City,” ujar Tevez kepada Radio Del Plata. “Saya menerima perlakuan yang sangat baik dari mereka dan saya cukup tersanjung. Saya membalasnya dengan memberikan apa yang saya miliki untuk hasil terbaik klub. Ta p i , se p a k bola telah banyak berub a h

dan saya butuh perubahan,” tambah striker 27 tahun Argentina itu. Prestasi City tentu bukan alasan Tevez berniat meninggalkan City. Sebab, musim ini City masih bisa meraih tiket ke Liga Champions musim depan dan memenangi Piala FA. Seperti kabar sebelumnya, alasan Tevez masih sama, yakni tak nyaman dengan kehidupan sosial di Inggris. Tevez sekaligus menyangkal apabila keinginan meninggalkan City karena rasa frustrasi setelah tidak masuk skuad Argentina di Copa America Juli nanti. Pelatih Argentina Sergio Batista tidak memilihnya karena dianggap tidak cocok dengan strategi yang diusungnya. “Tidak ada hubungannya antara keinginan saya meninggalkan City dengan terpilih atau tidaknya saya dalam skuad Argentina. Saya juga tidak tahu apakah saya bakal tampil di Piala Dunia 2014,” jelas eks striker Manchester United itu. Ketika disinggung klub yang ingin dibelanya ke depan, Tevez sempat tertarik dengan klub di awal karirnya, Boca Juniors. “Kembali ke Boca Juniors akan sangat indah. Saya bicara dengan gelandang Roman Riquelme dan kami sepakat apabila saya akan kembali s u a t u s a a t n a n t i . Ta p i , u r u s a n k e u a n g a n sepertinya akan menjadi ganjalan,” papar striker yang dikaitkan dengan Real Madrid dan Inter Milan tersebut. Saat Tevez ingin pergi, City justru dikaitkan dengan bintang Real Cristiano Ronaldo yang ditengarai terlibat cekcok dengan pelatih Jose Mourinho. City diklaim harian Spanyol AS berani membayar 150 juta pounds (lebih dari Rp 2 triliun) untuk menarik kembali R o n a l d o k e K o t a M a n c h e s t e r. I t u hampir dua kali lipat saat United melepas Ronaldo ke Real dengan 80 juta pounds (Rp 1,1 triliun) dua tahun lalu. Hanya, City telah membantahnya kemarin. Awal pekan ini, Chairman City Khaldoon Al Mubarak juga telah mengatakan apabila klubnya tidak akan melakukan pembelian wah lagi. (dns/bas)

Carlos Tevez


ALL SPORTS

SABTU 21 MEI 2011

13

RADAR TEGAL

JALAN TERJAL HADANG DJOKOVIC

Joko Suprianto

Strategi Tergantung Sesi Terakhir JAKARTA - Banyak pihak yang mulai meragukan peluang Indonesia di Piala Sudirman 2011. Alasannya, beberapa pebulu tangkis andalan Merah Putih absen dalam even bulu tangkis beregu yang dilaksanakan pada 22-29 Mei mendatang di Qingdao, Tiongkok. Joko Suprianto, mantan pebulu tangkis nasional, menyebut jika kekuatan Indonesia saat ini sudah jauh menurun dibandingkan dengan era 1990-an. Meski sulit menjadi juara, saat itu Indonesia cukup ditakuti dan masih bisa diharapkan penampilannya. Menurut dia, kelemahan Indonesia saat ini karena fokus regenerasi kurang. Akibatnya, nomor unggulan Indonesia dari tunggal putra, ganda putra, dan tunggal putri nyaris hilang. Pebulu tangkis yang selama ini menjadi tumpuan Merah Putih usianya sudah tidak muda lagi, sedangkan penerusnya belum bisa berprestasi cukup moncer. “Indonesia bakal semakin sulit bersaing. Saya lihat materinya, Indonesia sudah bukan termasuk tim kuat di Asia,” terangnya. Karena itu, saat melihat target yang dibebankan bisa melaju ke semifinal, Joko tak bisa membayangkan betapa beratnya perjuangan Simon Santoso dkk. Bagi dia, berbicara semifinal terlalu jauh bagi Indonesia karena ada lawan berat di babak penyisihan grup yang menanti. “Malaysia sekarang bukan yang dulu, Indonesia juga bukan tim terbaik. Akan berat bagi Indonesia menga-

tasi Lee Chong Wei (tunggal putra terbaik dunia asal Malaysia, red) maupun pebulu tangkis Malaysia lainnya. Apalagi mental mereka sudah terpengaruh,” ujar lelaki asal Solo tersebut. Untuk bisa bersaing, menurut Joko, harus ada tiga nomor yang mutlak Indonesia sudah sangat kuat. Sedangkan di dua nomor lainnya dimaksimalkan untuk regenerasi dan membangun kejayaan di nomor lainnya. Kabid Binpres PB PBSI Hadi Nasri pun mengakui jika kondisi timnya cukup mengkhawatirkan. ini membuat pihaknya harus berpikir semakin keras. Kendati absennya Taufik sudah diprediksi sejak awal pembentukan tim Sudirman, dia harus kembali memutar otak untuk menutupi kekurangan di sektor ganda campuran. “Kami pasti mengubah strategi. Kondisi kami juga sudah terbaca oleh lawan dengan tidak ikutnya pemainpemain yang sebelumnya diandalkan. Anak-anak ini harus bikin kejutan karena mereka adalah yang terbaik “yang terpilih membawa nama negeri ini,” kata lelaki yang juga menjabat sebagai manajer tim Sudirman tersebut. Hari ini, Tim Sudirman akan menjalani latihan untuk kali kedua di Qingdao. Pada hari pertama kemarin (20/5), Indonesia telah melakoni latihan ringan untuk mulai beradaptasi dengan kondisi lapangan. Nah, pada latihan terakhir kali ini Hadi ingin melihat sejauh mana kondisi para pebulu tangkisnya apakah ada yang kurang bugar. (aam/diq)

PARIS - Jalan terjal menghadang Novak Djokovic dalam rute menuju gelar pertama di grand slam Prancis Terbuka. Hasil drawing (undian) yang berlangsung kemarin (20/5) WIB di Paris, Prancis, berpotensi menyulitkan ambisi petenis Serbia itu. Itu artinya juga menyulitkan usahanya untuk segera merengkuh peringkat teratas ATP (Asosiasi Tenis Putra). Di daftar unggulan, Djokovic menghuni unggulan kedua. Dia menorehkan prestasi 37 kemenangan beruntun di musim 2011. Dia menjadi favorit utama sebagai juara untuk berhadapan dengan sang juara bertahan dan penghuni peringkat teratas ATP Rafael Nadal. Tahun ini, Djokovic sudah mengalahkan Nadal empat kali. Djokovic akan menghadapi petenis Belanda Thiemo De Bakker di babak pertama. Dia berpotensi menghadapi Juan Martin del Potro (Argentina) di babak ketiga, kemudian Richard Gasquet (Prancis) di babak keempat. Del Potro, yang kini menghuni peringkat ke-27, pernah menjejak semifinal Prancis Terbuka pada 2009. Di tahun yang sama, dia memenangkan grand slam Amerika Serikat (AS) Terbuka. Namun, kini dia sedang berburu dengan waktu untuk pemulihan cedera otot pinggang yang didapatnya di Madrid Masters awal bulan ini. Di lain pihak, Nadal juga harus berjuang keras lolos dari babak pertama. Dia akan berhadapan dengan petenis AS John Isner di partai perdana. Selanjutnya, tantangan besar

berpotensi dihadapinya di perempat final saat dia kemungkinan berhadapan dengan Robin Soderling (Swedia). Soderling adalah petenis terakhir yang mengalahkan Nadal di Roland Garros (arena Prancis Terbuka), yaitu pada perempat final 2009. “Rafa, Anda mungkin mendapatkan banyak masalah karena tahun ini persaingannya sangat kuat, terutama karena Novak Djokovic,” ujar Presiden Federasi Tenis Prancis Jean Gachassin, dalam sambutannya pada acara drawing. Unggulan ketiga Roger Federer tampil sebagai underdog dalam edisi kali ini. Kesulitan juga menghadangnya di partai awal. Petenis Swiss itu harus berhadapan dengan Feliciano Lopez (Spanyol). Federer harus menjalani tiga kali tie-break untuk mengalahkan Lopez di Madrid Masters. Di bagian wanita, unggulan teratas Caroline Wozniacki (Denmark) berupaya meraih gelar grand slam yang pertama. Di laga pertama dia menghadapi petenis veteran asal Jepang Kimiko Date-Krumm. Wozniacki berpotensi menghadapi finalis tahun lalu Samantha Stosur di semifinal. Selain Wozniacki, favorit juara lainnya adalah dua mantan peringkat teratas WTA (Asosiasi Tenis Putri) Kim Clijster (Belgia) dan Maria Sharapova (Rusia). Dengan absennya duo Williams, Serena dan Venus Williams, mereka berebut gelar bersama juara bertahan Francesca Schiavone (Italia). Namun, Clijsters dan Sharapova kemungkinan akan saling bentrok di perempat final. (ady/diq)

Novak Djokovic

Masalah Gaji, Trinidad Ogah Bertahan KEDIRI - Ketegangan antara Pelatih Persik Jaya Hartono dan Adrian Trinidad dipastikan akan berujung pada perpisahan keduanya dalam hubungan pelatih-pemain. Sebab, usai nyaris baku pukul di Stadion Brawijaya (19/5) lalu, Trinidad mengaku ingin segera meninggalkan Persik. “Aku pusing sekali. Aku ingin segera mendapatkan gajiku dan pergi,” kata mantan pemain Persipura Jayapura itu kepada Radar Kediri. Mantan pemain Persiba Balikpapan itu mengaku sudah tidak tahan dengan apa yang dialaminya di Persik saat ini. Dia

sudah tidak cocok dengan apa yang ada di tim yang telah dibelanya selama satu musim terakhir. “Aku ingin masalah gaji ini segera selesai dan pergi,” tandasnya usai bersitegang dengan Jaya di pinggir lapangan Stadion Brawijaya. Seperti diberitakan, pemain yang akrab disapa Trini tersebut nyaris baku hantam dengan pelatih Persik Jaya Hartono. Beruntung insiden tersebut berhasil dicegah oleh para pemain dan asisten pelatih Persik. Sehingga antara pemain dan pelatih itu tidak sempat terjadi jual beli pukulan. Kedua belah pihak ditari oleh para pemain sehingga

Adrian Trinidad

gagal adu jotos. Ketegangan Jaya dan Trini ini dipicu oleh masalah gaji pemain

seret dan tindakan mangkir latihan yang dilakukan oleh Trinidad. Jaya menganggap Trinidad indisipliner karena sama sekali tidak meminta izin tidak ikut latihan. Sehingga dia merasa tidak tahu kenapa pemain tersebut mangkir. Di pihak lain, Trinidad marah kepada Jaya karena terus meminta latihan padahal dirinya dan para pemain lain sudah tidak menerima gaji dari manajemen sebagaimana mestinya. Sejak Maret lalu para pemain hanya menerima gaji separo saja. Trini enggan latihan jika tidak dibayar penuh. Apalagi dia merasa punya banyak kebu-

tuhan yang harus dipenuhi dengan gajinya tersebut. Lalu kemana dirinya akan pergi setelah masalah gajinya selesai dan meninggalkan Persik” Trinidad mengaku belum memastikan. Namun kemungkinan dia tak akan mau bermain di Liga Indonesia lagi. “Aku sudah capek dengan kondisi seperti ini. Aku akan meninggalkan Indonesia,” tegas mantan pemain KL Plus Malaysia tersebut. Sementara itu, usai ketegangan tersebut Jaya mengaku selama ini tidak pernah memaksa para pemain untuk latihan. (jie)


JATENG

SABTU 21 MEI 2011

17

RADAR TEGAL

Pasar Waru Indah Terbakar SEMARANG - Puluhan kios pedagang Pasar Waru Indah di Kelurahan Kaligawe, Kecamatan Gayamsari, Semarang, Jumat (20/5) dini hari, pukul 03.30, ludes terbakar. Api diduga berasal dari kios pedagang. Sebelum muncul titik api, terdengar ledakan cukup keras. Tak ada korban jiwa dalam kebakaran itu. Kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta. Seorang saksi mata, Joned (30), menuturkan, api dipergoki sejumlah warga, pukul 03.30. “Sebelum muncul api di antara kios milik Mulyanto dan Saliman, sempat terdengar suara ledakan beberapa kali,” katanya. Menurut dia, sejumlah warga sudah berusaha memadamkan api, dengan alat seadanya. Namun, api dengan cepat membesar dan menjalar ke puluhan kios lainnya. Sejumlah pemilik kios dan warga sekitar pasar gotongroyong mengeluarkan barangbarang dari dalam kios dan meletakkan di tepi jalan. Sedangkan kesaksian Sunardi

(50), warga kampung Banjarsari Baru yang tinggal di belakang pasar menyebut, sebelum terjadi kebakaran, sempat terdengar ledakan. “Saya dengar ada ledakan keras sekali. Ketika saya keluar hendak melihat apa yang terjadi, api sudah besar dan membakar beberapa kios di sisi barat,” katanya. Sunardi menduga, ledakan tersebut berasal dari tabung elpiji yang bocor. Sebab, bagian barat pasar adalah tempat menjual barang-barang elektronik, onderdil sepeda motor, dan juga kompor gas beserta elpiji. Sama seperti kesaksian Joned, Sujiwanto, saksi mata lainnya, menyebutkan, api berasal dari sisi barat, yakni di antara kios milik Mulyanto dan Saliman. Api muncul setelah listrik di kawasan itu padam. “Mungkin ledakan itu ledakan trafo dan menimbulkan bunga api yang menyambar benda yang mudah terbakar,” katanya. Keterangan Joned dan Sujiwanto dikuatkan kesaksian Joko Haryono (52), penjaga

malam Pasar Waru Semarang. Menurut Joko, api muncul di kios yang berada di pojok kompleks setelah listrik di sekitar pasar mendadak padam. Sejumlah pemilik kios tampak menangis dan shock melihat kiosnya sudah ludes terbakar. Joko Haryono menambahkan, saat dia tugas jaga malam sekitar pukul 02.30, di lokasi terjadi korsleting listrik. Akibatnya, beberapa lampu kios padam. Setelah dilakukan pengecekan, lampu kios kembali nyala. Sekitar pukul 03.30, Joko kembali mengontrol kios. Saat itulah dari ujung barat deretan kios, terdengar ledakan keras. Suara ledakan dibarengi percikan api berasal dari sebuah kios yang paling besar dan bertingkat dua di kompleks pasar. “Waktu saya keliling jaga, eh malah kedengaran ada suara plotok-plotok, setelah saya kontrol eh ternyata kios kebakaran,” kata Joko. Enam mobil Dinas Kebakaran Kota Semarang diterjunkan untuk mengendalikan api. Petu-

gas juga mengerahkan 2 pompa portable dan menurunkan 28 petugas. “Sekitar pukul 03.45, kami mendapat kabar dan langsung menuju ke lokasi kejadian,” kata Supriyanto, Kepala Seksi Operasi Dinas Kebakaran Kota Semarang. Pemadaman tak mengalami kendala. Sebab, pagi itu jalanan sepi dan lokasi kebakaran dekat rawa-rawa. Pihaknya belum menemukan sumber kebakaran yang ditimbulkan dari arus listrik atau barang-barang elektronik di sekitar lokasi. “Kami belum berani menyimpulkan penyebab kebakaran.” Akibat kebakaran, para pemilik toko diperkirakan mengalami kerugian sekitar 5-6 juta per kios. Jika dihitung semua, maka total kerugian berkisar ratusan juta rupiah. Api baru bisa dipadamkan pada 06.00. Petugas Polsek Gayamsari yang berada di lokasi kebakaran meminta keterangan dari sejumlah saksi sebagai bahan penyelidikan penyebab kebakaran. (zal/isk/ce1)

PRATIDINA/RADAR SEMARANG

TERBAKARI - Petugas pemadam kebakaran berusaha keras memadamkan api yang membakar Pasar Waru Indah di Kelurahan Kaligawe, Kecamatan Gayamsari, Semarang, Jumat (20/5).

"Jangan Seperti Membeli Kucing dalam Karung" TEGAL - Prinsip utama bangunan rumah itu harus kuat. Ini tentunya tak terlepas dari fungsi bangunan rumah tersebut. Hal ini menjadi gambaran mengenai konstruksi bangunan rumah yang baik. Hal ini ditegaskan Ir Supriyatno, Direktur Utama Kelompok Usaha di bawah Bendera SENSA Group ketika dikonfirmasi Radar baru-baru ini melalui e-mail. "Prinsip utama bangunan rumah itu harus kuat sesuai

fungsinya, serta tetap mengedepankan aspek ekonomis,'' tandasnya. Lebih lanjut Supriyatno menjelaskan, jika diuraikan, bangunan itu ada dua komponen utama. Pertama, menyangkut struktur. Yakni, mulai dari pondasi, sloof, kolom praktis/ skelet, ring balok, hingga konstruksi atap, contoh untuk bangunan tidak bertingkat. "Kedua, finishing. Yakni, mulai dari pasang bata, plesteran.

1. Selamat pagi pak Supriyatno. lebih baik menggunakan rangka besi atau kayu untuk membuat plafon? apa kekurangan dan kelebihannya masing masing? Ali 085742717xxx Bpk. Ali Yth.: Ada 3 faktor yang sering jadi Pertimbangan, (1). Ekonomis & Keawetan (2). Perawatan dan (3) Psykologis. Untuk saat ini dari sisi ekonomis dan keawetan lebih pada Besi, (meskipun kayu bisa di anti-rayap sehingga jadi awet), sedangkan untuk perawatan lebih mudah kayu (ibaratnya bisa dikerjakan sendiri). Nah secara Psykologis (termasuk metafesis) kayu lebih nyaman, karena mampu menyerap “energi negatif ’. Harus diingat, Resiko Plafond/Rangka Atap Besi terhadap instalasi listrik besar, bila pemasangan instalasi listriknya ceroboh. 2. Pak Supri. Mohon kasih tips merenovasi rumah menjadi tempat usaha sekalian rumah tinggal? Atas bantuanya saya ucapkan terima kasih. Didi 0857730107xxx Bpk. Didi yth. Ada 4 Prisip Utama, yakni Pertama, harus Tetap ada Akses masuk ke Rumah Tinggal yg tidak melewati Ruang Usaha (bisa sebuah pintu samping, yg dari depan tidak kelihatan). Kedua, Ruang usaha dan Rumah Tinggal harus ada pembatas yg jelas, meski semi permanen. Ketiga, Tampak Depan Bangunan harus di robah, layaknya ruang usaha yg menarik. Keempat, Gunakan Ruang secukupnya dan fungsikan secara optimal (kelak bisa dikembangkan kembali & biar ekonomis biaya renovasi di awal). Moga rumah tetap nyaman di tinggali dan usahanya sukses. amin 3. Pak Supriyatno yang terhormat kenapa yah keramik di rumah saya banyak yang lepas? apa solusinya? Terima kasih. Rivan 085842010xxx Yth. Bpk. Rivan dan juga menjawab Pertanyaan serupa. Pemasangan Keramik yang

Sedangkan lainnya seperti pengecatan, keramik lantai lebih ke arah interior guna mempercantik rumah. Ini sebagai aspek kenyamanan," paparnya. Terkadang, lanjut Supriyatno, sebagian orang hanya mengejar "tampilan" saja. Sementara struktur bangunan dikerjakan dengan asal-asalan. "Artinya, bangunan terlihat bagus tapi sebenarnya "rapuh". Sehingga berujung pada kerugian," katanya. "Harus diingat,

benar adalah Pertama, Lapisan Pasangan keramik didahului Lapisan Lantai Kerja, berupa rabat beton tebal 5 Cm (1pc:3ps:5kr) atau Spesi tebal 3Cm (1pc ; 5ps), Kedua, Rendam Keramik > 15 Menit sebelum di pasang, termasuk pilih Pasir yang berkualitas Baik (sekelas Pasir Cor Beton). Ketiga, Lakukan Pemasangan dengan spesi (1pc:4ps) dengan terlebih dahulu sisi bawah keramik diberi pasta semen (‘buletan’ semen) maksimum setelab 0,5 cm. Keempat, Tiga-Empat hari setelah keramik terpasang lakukan “pengkolotan”/penggroutingan dengan semen warna yang berkualitas dengan cara disiramkan (untuk Keramik Lantai) hingga ruang kosong bawah keramik terisi penuh, dan dibersihkan setelah + 1 Jam. Kesalahan dalam Pemasangan keramik lantai yang sering terjadi: (1). Lantai Kerja tidak dibuat, sehingga air semen pasangan keramik meresap dalam pasir. Bila Perlu lantai kerja diberi Besi tulangan bila tanah setempat tidak stabil/bekas rawa. (2). Keramik tidak di rendam air (3). Setelah keramik selesai dipasang jangan diinjak > 3 hari. (4) Kualitas pasir jelek. (5) Jangan pasang keramik hanya dengan semen saja. Mudah-mudahan membantu. 4. Apa boleh batu bata bekas bangunan yang di robohkan digunakan lagi untuk membangun rumah? Apa mempengaruhi hasil bangunan nanti pak? . Riyanto 087830351xxx Yth. Bpk. Riyanto. Perilaku Bata karena bahannya dari tanah (dan dibakar), semakin lama karakternya makin rapuh (kembali ke tanah). Akan tetapi jika bata tersebut secara kualitas masih baik (kuat, tidak lapuk dan tidak mudah patah) mungkin dahulu membakarnya bagus benar, secara prinsip tetap bisa digunakan dan tembok tetap kuat. Tks.

tidak ada renovasi struktur," lanjut Direktur Griya UPS Asri Tegal. Selain hal-hal tersebut, yang patut diperhatikan adalah mengenai pentingnya perencanaan. Supriyatno mengatakan, perencanaan perlu dilakukan terlebih dahulu. "Sesederhana apapun, bangunan itu harus ada dokumen perencanan. Selain untuk mempermudah dalam melaksanakan kelak, juga dipakai untuk mengurus dokumen Izin Mendirikan Bangunan (IMB)," ujar bapak 4 anak ini. Di samping itu, lanjutnya, pengerjaannya pun harus dilakukan dengan tahapan yang benar. Adakalanya, menurut Supriyatno, pengalaman tukang bukan sebuah jaminan, sehingga diperlukan pelaksana atau pengawas yang paham masalah teknis. Kemudian, pilihlah bahan bangunan yang baik. "Jangan lupa mengurus IMB, sehingga aspek legalitas bangunan terjamin dan jelas," tegas pria yang juga menjabat sebagai direktur P2SDM SENSA Yogyakarta sebuah lembaga yang bergerak di bidang Riset & Pelatihan Jasa Konstruksi. Terkait pelaksanaan pembangunan, calon penghuni suatu perumahan juga memiliki hak-

hak yang wajib dipenuhi oleh pihak pengembang (developer). Hak tersebut menyangkut keinginan calon penghuni perumahan untuk ikut memantau proses pembangunan rumah yang dimaksud. "Sudah menjadi hak konsumen untuk mendapatkan bestek atau dokumen gambar perencanan dan spesifikasi teknis. Dan sudah menjadi hak konsumen juga untuk mengetahui proses pembangunan," jelasnya dengan Tegas oleh pria yang aktivitas utamanya banyak di Yogyakarta dan Tegal.

Hal ini, Supriyatno menjelaskan, sangat berguna untuk mengetahui apakah bangunan tersebut sudah dikerjakan sesuai dengan bestek yang ditawarkan atau tidak. Sehingga, lanjut dia, konsumen diibaratkan tidak seolah membeli kucing dalam karung. "Apabila konsumen tidak tahu, developer wajib memberitahu. Hanya saja, konsumen juga harus memahami bahwa pelaksanan pekerjaan di proyek itu mempunyai prosedur. Artinya, misalkan ketika

melakukan pengawasan ketika proses pembangunan berlangsung ada hal yang dirasa menyimpang-negatif karena ada penyimpangan-positif, maka kunsumen dapat minta penjelasan kepada penangungjawab proyek (site mamager atau staf site manager, Red) secara baikbaik," urainya. Tetapi, Supriyatno mengatakan, konsumen tidak dibenarkan menegur dan minta penjelasan ke tukang. Hal ini guna menghindari salah paham karena keterbatasan tukang dalam memberikan penjelasan.(hes)


CMYK

18

SABTU, 21 MEI 2011

RADAR TEGAL Apa kamu pernah merasa bosen saat pelajaran berlangsung? Pernah 65% Kadang-kadang 15% Nggak pernah 5% Tergantung mood 15%

Pelajaran Terasa

Ngebosenin

Mengapa kamu merasa bosen? Gurunya nggak enak 25% Bosen aja 25% Lagi nggak mood 35% Nggak suka pelajarannya 15%

BAND MAKLETUK

TerinspirasiAlatMusikBali BAND MAKLETUK berasal dari SMA Negeri 3 Slawi Kabupaten Tegal. Eksistensinya di kancah musik band pelajar makin berkibar seiring makin seringnya band ini tampil dari panggung ke panggung. Dengan personil pilihan dari pembina musik sekolahnya, band yang namanya terinspirasi dari alat musik tradisional asal Bali ini cukup diperhitungkan. “Band kami sudah berdiri satu tahun. Ini gabungan dari beberapa siswa yang dipilih Pak Juned (pembina musik),” kata Achmad Sazani, sang gitaris yang duduk di kelas XII IPA 1. Selain dia, di band ini terdapat Bagus Eko (drummer) dari kelas XII IPS 2, Faiq Zamron(vokalis) kelas XII IPS 3, Intan Alfi Andini (vokalis) kelas XII IPA 5, Meizan Riza (keyboardis) kelas X6 dan Roko Rozan (bassis) kelas X4. Band ini lebih beraliran musik pop blues yang dikuasai semua personil yang bergabung dalam satu band menjelang festival band tingkat eksKaresidenan Pekalongan. Mardoa Arifin yang menjadi pemilik proyek mengajak mereka untuk ikut terlibat dalam festival tersebut. “Kami nggak cuma latihan, tetapi juga diarahkan sebelum festival,” ucap Meizan Riza, personil lainnya. Pengalaman ngeband kelompok ini cukup beragam. Diantaranya mulai dari SMA Negeri 2 Kota Tegal, Pacifik Mall hingga di acara HUT UPS Kota Tegal. Termasuk tampil di acara perpisahan sekolah beberapa waktu lalu. (khifni)

RALAT Terdapat kesalahan penulisan pada berita ‘Ari Wahabi Lutfi, Berprestasi di Cabor Lompat Tinggi’ di halaman Xpresi, edisi Jumat, 20 Mei 2011. Dalam berita tertulis ‘Ari Wahabi Lutfi, siswa SMK Negeri 1 Adiwerna’. Seharusnya tertulis ‘Ari Wahabi Lutfi, siswa SMK Negeri 1 Dukuhturi. Demikian ralat ini dibuat untuk menjadi maklum adanya. Tertanda, Koordinator Xpresi

Perbedaan Juliette

Saat Lagi

Bagaimana sikap kamu menghadapi pelajaran ngebosenin? Ngobrol sama temen 50% Biasa aja 10% Nggak ikut pelajaran 30% Keluar dari kelas 5%

Nggak Mood

Apakah guru tahu saat kamubosendenganpelajaran itu? Tahu 50% Mungkin aja 30% Nggak tahu 10% Kadang tahu 10% Menurutmupelajaranyang ngebosenin itu bisa diatasi apa nggak? Bisa-bisa aja 20% Tergantung diri kita 45% Sedikit 35% PERNAH ngerasa bad mood atau nggak mood saat di sekolah? Gimana rasanya? Pelajaran yang diajarkan jadi terasa ngebosenin kan. Seperti pengakuan 35 persen ResponX yang ngerasa bosen kalo lagi nggak mood. Selain terkait mood, 15 persen lainnya menganggap pelajaran tertentu ngebosenin karena nggak suka dengan pelajarannya. ’’Gurunya nggak enak, bikin ngantuk,’’ tutur polos Izati Charina Devi, siswi SMA Negeri 3 Slawi yang lebih merasa bosen karena sosok guru tertentu. ’’Kalo gurunya nggak enak nerangin, ya pasti jadi ngerasa bosen,’’ tambah Rahardyan Aristyo, siswa SMA Negeri 1Slawi. Lalu bagaimana sikap mereka saat menghadapi pelajaran ngebosenin? Sebanyak 10 persen tak berusaha melakukan apapun alias bersikap biasa aja meski harus menghadapi pelajaran ngebosenin. “Biar nggak menganggu temen lain yang lagi semangat,’’ ucap Nur Afriani, siswi SMA NU 01 Wahid Hasyim Talang Kabupaten Tegal. Tapi nggak seperti Nur, 50 persen ResponX rupanya lebih suka ngobrol dengan temen saat pelajaran yang dianggapnya

ngebosenin berlangsung. Itu mungkin lebih baik daripada 30 persen lainnya yang memilih nggak ikut pelajaran. Sisanya 5 persen berusaha keluar dari kelas saat pelajaran berlangsung.

Diakui 50 persen ResponX, para gurunya kerap tahu saat mereka ngerasa bosen sama pelajaran. ’’Soalnya kalo ngerasa bosen biasanya tiduran di meja jadi guru gampang tahu,’’ kata

Akhmad Faizhol, siswa SMP Negeri 4 Adiwerna Kabupaten Tegal. Meski susah dihindari, 20 persen ResponX yakin kalo masalah itu bisa meraka atasi.’’Pasti ada

[intro] A#m F# C# F 2x C# D# F# C# sendiri resapi heningnya malam ini C# D# F#m C# tanpamu di sini hatiku sunyi A#m F# C# F berharap engkau kembali A#m F# F mengisi hari bersama lagi [chorus] A# segala perbedaan itu Cm membuatmu jauh dariku D# F A# F biarlah sang waktu menjaga cintamu A# nyalakanlah api cinta Cm membakar ragu yang ada D# F A# ku kan selalu setia hingga saat tiba C# D# F# C# perpisahan ini hanya tuk sementara C# D# F# C# sabarlah menanti usah gelisah [solo] A#m F# C# F A#m F# F A# [chorus] A# segala perbedaan itu Cm membuatmu jauh dariku D# F A# F biarlah sang waktu menjaga cintamu A# nyalakanlah api cinta Cm membakar ragu yang ada

Cari Temen yang Bikin Semangat BOSEN sama pelajaran tertentu mungkin pernah terjadi sama kamu. Tapi kamu nggak sendirian loh, Mohamad Syauqil Alim, siswa SMA Negeri 3 Slawi kelas XI IA 2 juga pernah merasa bosen sama pelajaran. “Kadang kalo suasana hati lagi nggak enak karena banyak masalah, jadi nggak mood saat menerima pelajaran,’’ ujar cowok kelahiran Tegal, 11 Desember 1994 ini. Kebosanannya itu juga terkadang diketahui guru yang mengajar. ’’Kalo aku bosen biasanya guruku yang sedang mengajar

MOHAMMAD SYAUQIL A Paskibra SMA Negeri 3 Slawi

menyinggung aku,’’ kata cowok yang bercita-cita menjadi arsitek ini. Cowok yang aktif di ekstra kurikuler Paskibra dan menjabat sebagai ketua ini punya tips buat kamu agar nggak sering merasa bosen saat pelajaran berlangsung. Yuk disimak! 1. Usahakan duduk dengan temen yang

bikin semangat dan pintar biar pas pelajaran kamu bisa terbawa semangatnya untuk menerima pelajaran 2. Jika kamu merasa bosen saat pelajaran berlangsung kamu bisa bertanya hal-hal menarik terkait pelajaran kepada guru mu 3. Sering belajar kelompok dengan temen, jadi kamu bisa mencari tahu halhal menarik dari pelajaran yang belum kamu ketahui. (anggi)

jalan keluarnya, tergantung gimana kita menyikapinya,’’ tandas Dewi Putri Ayuningtyas, siswi SMA Negeri 4 Kota Tegal. (tim 2)


SAMBUNGAN

SABTU 21 MEI 2011

19

RADAR TEGAL

Nazaruddin Beri Dua Amplop ... dari halaman 1 lesaikan secara hukum dan masalah etika dengan kode etik. “Maka saya berikan informasi demi kebaikan partai, saya sampaikan langsung kepada beliau,” kata Mahfud dalam keterangan di Kantor Presiden, kemarin (20/5). Inti surat tersebut, pada suatu ketika, Nazaruddin memanggil Sekjen MK Janedjri M. Gaffar. Setelah berbicara, dia lantas meninggalkan dua buah amplop. Janedjri sempat mengejar, namun Nazaruddin bilang ambil saja. “Saya tidak tahu maksudnya dan isinya untuk apa itu. Pak Nazaruddin lalu pergi,” kata Mahfud. Keesokan harinya, Janedjri kembali menghubungi Nazaruddin, bermaksud mengembalikan amplop tersebut. Namun Nazaruddin bersikukuh dan menolak amplop dikembalikan. “Pokoknya itu untuk Pak Sekjen, terima saja,” ujar Mahfud menirukan ucapan Nazaruddin. Mahfud lantas menyarankan untuk mengantar ke rumah Nazaruddin di kawasan Pejaten, Jaksel. Amplop itu dititipkan ke penjaga rumah setelah lebih dulu diminta tanda pengenalnya dan dibuat tanda terima. “Di situlah lalu dibuka oleh staf kami yang nganter. Ternyata masing-masing amplop 60 ribu dolar (dolar Singapura, Red),” ungkap mantan menteri pertahanan era Presiden Gus Dur itu. Setelah pengembalian itu, Nazaruddin sempat kontak

dengan Janedjri, memertanyakan alasan dikembalikan uang itu. “Kenapa dibalikin. Itu kan hanya uang persahabatan,” katanya. Mahfud membeberkan, sempat ada ancaman jika uang tersebut tidak diterima, maka MK akan diobrak-abrik. “Saya bilang, biar MK diobrak-abrik, kembalikan uang ini. Saya ingin tahu mau mengobrak-abrik apa,” tegasnya. Mahfud menuturkan, informasi itu sengaja diberikan sebagai masukan bagi SBY untuk menyelesaikan persoalan di internal PD. Dia mengatakan, hal itu bisa menjadi bagian penyelesaian masalah etika Nazaruddin. “Kalau hukum susah, di tindak hukum apa. Kalau di MK dia nggak punya urusan apa-apa. Kalau tidak juga bisa dianggap gratifikasi. Oleh karena itu kita serahkan ke ketua Dewan Pembina Partai Demokrat,” urainya. SBY mengatakan, informasi dari Mahfud tersebut menjadi masukan bagi partainya. “Saya melihat ini sesuatu yang tidak remeh,” katanya. Dia mengaku telah mencari penjelasaan dan menanyakan persoalan tersebut ke Ketua Umum PD Anas Urbaningrum. “Dan mendapatkan jawaban tidak tahu,” sambungnya. Sebagai tokoh partai, SBY meminta semua kader PD untuk tetap tenang. Saat ini, lanjut dia, partainya tengah memproses persoalan Nazaruddin, baik melalui DPP maupun Dewan Kehormatan Demokrat yang diketuai SBY. “Terkait masalah hukum, itu

urusan penegak hukum, bukan urusan saya. tetapi saya melihat dikaitkan dari sisi etika, kode etik, dan kehormatan. Dalam konteks itulah kami saat ini sedang bekerja, melakukan klarifikasi,” urai SBY. Anggota Dewan Kehormatan Demokrat Jero Wacik mengatakan, penilaian Dewan Kehormatan terhadap Nazaruddin tengah dalam pembahasan. Dia juga belum memberikan tanggapan terkait dengan dugaan keterlibatan Angelina Sondakh, kader PD yang lain. “Sabar. Jangan paksa saya menjawab sesuatu yang belum final,” elak Jero Wacik yang juga Menbudpar itu. Sementara itu, Janedjri yang ikut mendampingi Mahfud menolak berkomentar banyak soal amplop dari Nazaruddin tersebut. Dia lebih banyak menjawab pertanyaan wartawan dengan tersenyum dan sesekali tertawa. “Ya seperti yang diceritakan Pak Ketua (Mahfud, Red) tadi,” kata Janedjri sambil berjalan meninggalkan Kantor Presiden. Pertemuan SBY dengan Mahfud kemarin, sebetulnya membahas tentang rencana pertemuan pimpinan lembaga negara yang akan digelar 24 Mei mendatang. Kali ini, giliran MK yang menjadi tuan rumah. Selain itu, MK juga meminta presiden menjadi pembicara dalam seminar internasional yang akan diselenggarakan MK. Namun usai membahas dua topik tersebut, persoalan soal Nazaruddin juga ikut dibicarakan. (fal/pri/bay)

Bupati Dianggap Terlalu Berani dari halaman 1 pengalihan dana talangan untuk Proyek Jalingkos tersebut, sebagaimana tergambar pada video dokumentasi audiensi Pemkab dan Bank Jateng, 26 Januari 2011 lalu. “Saya sendiri sempat kaget membaca kabar ini. Apalagi, sikap bupati disampaikan pada forum Sidang Paripurna Hari Jadi, yang tentu saja dihadiri jajaran muspida,” ungkap aktivias mahasiswa Universitas Pancasakti (UPS) Tegal, Didi Kusaeri, kemarin. Bagi mantan Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tegal ini, sikap Bupati Tegal ini bisa dianggap terlalu berani. Menurutnya, apa yang dilakukan oleh bupati adalah hal baru dan belum pernah terjadi di daerah lainnya. “Bagi saya, ini kebijakan otentik yang sangat berani. Sebab setahu saya, belum ada satupun kepala daerah yang pernah mengambil kebijakan semacam ini,” terang mahasiswa asal Kecamatan Talang ini. Meski demikian, Didi mengaku tetap memberikan apresiasi. Sebab sebagai isu publik, penggantian Bank Jateng sebagai Pemegang Kas Daerah menjadi pilihan logis ketika Bank yang bersangkutan se-

cara nyata mengambil kebijakan yang berpotensi merugikan keuangan daerah, yakni soal pengalihan ke rekening pribadi. “Barangkali, pilihan ini menjadi tabu bagi kepala daerah lain, atau bahkan Gubernur sekalipun. Akan tetapi, sejauh itu dimaksudkan dalam rangka mengamankan uang daerah, kenapa tidak? Justru perhitungannya menjadi rasional. Apalagi, sikap ini juga mendapatkan dukungan dari DPRD selaku institusi wakil rakyat. Dalam semangat inilah saya menyampaikan salut, atas keberanian bupati,” tegasnya. Seperti diketahui, paska penetapan Bupati menjadi tersangka kasus jalingkos, Pemkab Tegal mengambil sejumlah langkah guna proses klarifikasi kelembagaan. Oleh sebab Bupati diduga telah menyuruh mengalihkan Pinjaman Daerah, yang semestinya masuk ke kas daerah menjadi ke rekening Budi Haryono, Pemkab pun melayangkan surat permohonan klarifikasi ke lembaga ini. “Sejauh yang saya baca di media, proses audiensi antara Pemkab dan Bank Jateng beberapa bulan lalu, adalah dalam rangka klarifikasi. Dan hasilnya membuat saya merinding juga. Kok Bank Jateng seteledor itu. Ini mengingatkan memori kita tentang kasus pembobolan bank yang beberapa waktu ini sempat menjadi isu nasional,” tambahnya. Sejauh ini, Pemkab sendiri telah tiga kali menyurati Bank Jateng. Pertama adalah Surat Nomor 900/2105 tanggal 5 Oktober 2010 perihal permoho-

nan data. Kedua, Surat Nomor 900/3122/2010 tanggal 12 Desember 2010 perihal permohonan klarifikasi dan audiensi pihak Bank Jateng dengan Pemda Kabupaten Tegal. Surat kedua ini direalisasi pada 26 Januari 2011. Ketiga, menindaklanjuti hasil audiensi yang dianggap cukup janggal, Pemkab melayangkan surat ketiga Nomor 180/0528/2011 tanggal 7 Februari 2011 perihal permohonan penjelasan secara tertulis dari Bank Jateng. Hanya saja, sampai saat ini pihak Bank Jateng belum memberikan jawaban. “Tetapi jangan lupa, bupati beserta birokrasinya pun harus bertambah profesional dan transparan. Prinsipnya, agar tragedi jalingkos tak terulang lagi di kemudian hari,” kata Didi. Sementara itu, bupati sendiri menilai langkah yang diambilnya tersebut wujud pertanggungjawabannya pada masyarakat Kabupaten Tegal. Sebab selama lebih dari setahun ini, dirinya memilih tak bereaksi atas segala pemberitaan dan opini miring yang berkembang terkait proses hukum yang tengah dijalaninya. “Tetapi ada momentum, kenapa baru saat ini saya menyampaikan sikap. Sikap saya ini adalah untuk menjawab permintaan DPRD yang meminta kejelasan dan kelanjutan Proyek Jalingkos. Kedua, dalam forum yang mengagendakan pandangan umum fraksi atas LKPj Bupati, di mana banyak fraksi mempersoalkan tentang buruknya tata kelola aset daerah,” tandasnya. (gon)

Terancam Sanksi FIFA dari halaman 1 dan paling sering melakukan interupsi selama jalannya sidang. Yunus mengatakan, Agum dan KN tidak bertanggung jawab karena meninggalkan kongres dengan alasan tidak jelas. “Kongres dihentikan sepihak. Ini seperti lepas tanggungjawab. Apa yang dilakukan Agum Gumelar tidak sesuai dengan statuta PSSI dan FIFA,” katanya bersemangat. Yunus mengklaim, mayoritas suara saat ini tengah berdiskusi untuk melanjutkan kongres yang menurut mereka dihentikan sepihak oleh Agum Gumelar. “Kami terus menjalin komunikasi dengan pemerintah dan FIFA. Kami berencana untuk melajutkan kongres,” bebernya. Kongres yang bubar di te-

ngah jalan ini itu membuat para calon yang siap bertarung di kongres kecewa. Salah satunya adalah calon Ketua Umum, Wakil Ketua Umum, dan anggota Exco Adhan Dambea. “Saya sangat menyayangkan situasi ini. Karena situasi seperti tidak harapkan,” kata Adhan. Pria yang juga wali kota Gorontalo itu menyayangkan sikap para peserta yang memaksakan kehendak. Terutama soal usulan agar Komite Banding memaparkan keputusannya meloloskan George-Arifin sebagai calon Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum PSSI. “Sudah jelas, diagenda kongres tidak membahas masalah itu, tapi tetap dipaksakan. Pak Agum sebenarnya sudah mengakomodir permintaan mereka, tapi tetap saja mereka ngotot,” kata Adhan.

Adhan juga berharap FIFA tidak terburu-buru menjatuhkan sanksi buat Indonesia. FIFA diminta memberikan toleransi dan kesempatan buat KN untuk mengemban amanahnya. “Ya saya berharap masa jabatan Pak Agum sebagai ketua KN diperpanjang,” paparnya. Rasa malu luar biasa kepada rakyat dan perwakilan FIFA dan AFC juga dikemukakan salah satu anggota KN, FX Hadi Rudiyatmo. Dia pun menyatakan mundur sebagai anggota KN di tengah” perdebatan tak jelas saat kongres. “KN dibentuk oleh FIFA. Dari pada saya diturunkan di sidang mending saya mundur. Dan, kalau ada apa-apa dengan sepak bola Indonesia kalian yang harus bertanggungjawab,” katanya ke arah pendukung GeorgeArifin.

Calon Ketum PSSI lainnya, Achsanul Qosasi, juga kecewa berat dengan kondisi yang terjadi. “Sejujurnya ini sejarah terburuk yang pernah terjadi di sepanjang pengalaman sepak bola Tanah Air dan memalukan di hadapan utusan FIFA dan AFC. Saya sangat menyesalkan hal ini,” kata Achsanul Qosasi. Hinggga pukul 23.45 tadi malam, belum ada kepastian tentang kelanjutan kongres. Tapi, sepertinya terhentinya kongres ini membuat ancaman sanksi dari FIFA makin dekat. Kalau itu benar terjadi, Indonesia bakal absen dari cabang sepak bola SEA Games mendatang yang akan dihelat di depan publik sendiri. Dua wakil negeri ini yang masih bertahan di Piala AFC, Perspura Jayapura dan Sriwijaya FC, juga bakal dieliminasi. (ali/sis/ttg)

Berbelanja Pun selalu Ada Polwan yang Mendampingi dari halaman 1 yang mengenakan pakaian preman. Jika sebelumnya sulit diwawancarai, kemarin Waliyem bisa diajak ngobrol. Waliyem mengatakan, dia bersama keluarga lainnya sudah mulai tenang. Tetapi, dia masih belum beraktivitas seperti biasa. Dia lebih banyak menghabiskan waktu di dalam rumah. “Saya dan keluarga lainnya belum bekerja seperti biasanya. Anak saya juga belum sekolah. Mungkin, anak saya Rizki Senin besok mulai masuk sekolah,” kata Waliyem kepada Radar Solo dengan suara rendah kemarin (20/5). Waliyem mengakui, dia dan keluarganya mendapatkan pendampingan polisi sejak pertama kembali ke rumah. Meski dijaga ketat, dia tak merasa terganggu. Justru dia dan keluarganya merasa nyaman. Sebab, para polisi yang berjaga di rumahnya itu juga kerap dijadikan teman untuk berbincang-bincang. “Saya kan

orang nggak tahu apa-apa. Jadi, dengan didampingi seperti ini, saya merasa lebih tenang. Ada yang bisa ngajarin saya,” tuturnya. Waliyem mengaku, setelah peristiwa tewasnya suaminya, dia dan keluarganya berada di bawah perlindungan polisi. Tiga hari lamanya dia dilindungi polisi. Kemudian, sehari berada di rumah keluarga mertuanya di Klaten. “Kondisi saya bersama keluarga aman Mas,” tuturnya sambil menundukkan kepala. Selama dijaga polisi, ke mana pun Waliyem dan anak-anaknya pergi selalu didampingi. Termasuk pergi berbelanja sekalipun. “Ya, kami selalu ditemanin kalau beli-beli. Tapi, beli-belinya tidak jauh,” kata Rizki, putra pertama Nur Iman. Mengapa rumah Nur Iman harus dijaga ketat oleh polisi” Menurut Kapolres Sukoharjo AKBP Pri Hartono E.L., penjagaan itu dilakukan karena permintaan warga di sekitar rumah Nur Iman. “Sejak operasi penyergapan itu, warga di sana

resah karena sering didatangi orang tak dikenal. Mereka lantas minta polisi menjaga,” katanya. Atas permintaan tersebut, pihaknya sudah memerintah petugas polsek maupun polres untuk melakukan patroli keliling kampung. Dan hal itu sudah dimulai sejak Selasa malam (17/ 5). “Kami menerjunkan dua SSP (satuan setingkat peleton, Red) yang berpatroli setiap malam. Selain itu, kami menyiagakan personel yang on call,” imbuhnya. Di bagian lain, Kepala Desa Sanggrahan, Sukoharjo, Adi Sucipto, 41, mengatakan, Kamis lalu (19/5) Kapolres Sukoharjo AKBP Pri Hartono E.L. beserta jajarannya memberikan santunan kepada keluarga Nur Iman. Santunan diberikan kepada anak-anak Nur Iman untuk kepentingan pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan hidup lainnya. Adi, sebagaimana dia biasa dipanggil, menambahkan, separo biaya santunan yang diberikan juga diperuntukkan

urusan pemakaman Nur Iman hingga peringatan 1.000 harinya. “Besaran uang yang diberikan saya kurang tahu. Tetapi yang jelas, setelah uang diberikan kepada Waliyem, seketika langsung dimasukkan ke bank. Santunan tersebut merupakan bantuan langsung dari pemerintah pusat dan daerah Sukoharjo serta pihak-pihak yang berempati atas kejadian tragis tersebut,” katanya kepada Radar Solo saat dihubungi kemarin. Santunan juga dimanfaatkan untuk membiayai segala proses peringatan atas meninggalnya Nur Iman atau acara pengajian yang telah digelar mulai tujuh harinya lalu hingga 1.000 harinya nanti. “Tetap, kami semua juga merasa kehilangan seperti apa yang dirasakan keluarga Nur Iman. Waliyem pun mengatakan sangat berterima kasih atas segala perhatian dan bantuan yang telah diberikan guna membiayai kedua anaknya,” ucap Adi menirukan perkataan Waliyem. (nan/jpnn/c5/c3/kum)

5 DPO Teroris Masih Diburu Densus dari halaman 1 Menurut salah seorang perwira yang memimpin tim Densus 88 Mabes Polri selama melakukan perburuan terhadap para teroris di wilayah Cirebon menyebutkan, kesepuluh tersangka tersebut yaitu Achmad Basuki, Arief Budiman, Musolah alias Saefullah, Ishak Andriana, Edy Triwiyanto alias Edi Jablay, Ari Budi Santoso alias Erwan alias Irfan, Nobita alias Hari Budiarto, Jahim alias Jakim, Arifin dan Andri Siswanto alias Hasyim. “Mereka kami pindahkan ke rutan Mako Brimob kelapa dua untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Selama perburuan para pelaku bom Cirebon, para tersangka ini kami titipkan di Mako Brimob Detasemen C Polda Jawa Barat di Cirebon ini,” ujarnya yang minta agar identitasnya tidak dipublikasikan. Dijelaskannya, kesepuluh tersangka teroris bom Cirebon ini merupakan para instruktur dan pelatih pembuatan bom yang digunakan M Syarif melakukan aksi bom bunuh diri di masjid Adz Dzikra Mapolres Cirebon Kota beberapa pekan

lalu. “Arifin ini menyembunyikan amunisi sebanyak 568 butir, Ishak Andriana dia yang membuat bom, Ari Budi Santoso alias Erwan dia adalah kabilah Solo yang merupakan bawahan langsung Sigit Qordowi, Nobita alias Hari Budiarto adalah orang yang menyembunyikan Hayat(DPO) dan Yadi (DPO), Hasyim alias Andri Siswanto yang mengambil bom di rumah Arief Budiman dan Musola, sedangkan Basuki calon yang akan menjadi pelaku bom bunuh diri berikutnya,” ungkapnya. Meski telah menangkap 10 orang tersangka, menurut Dia Densus 88 Mabes Polri belum selesai mengejar pelaku jaringan bom Cirebon lainnya. “Sekarang masih ada 5 orang yang masuk DPO, jadi operasi kami mencari jaringan teroris diwilayah Cirebon masih terus berlanjut. Mungkin saja nanti jumlahnya akan bertambah hasil pengembangan jika kelima orang buronan itu berhasil kami tangkap. Selain itu juga, kami masih mencari 15 bom pipa aktif siap ledak yang sampai saat ini belum berhasil kami temukan,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Kamis pagi(19/5) lalu sebelum dilimpahkan ke Depok, para tersangka tersebut terlebih dahulu dibawa ke Mapolres Cirebon Kota untuk dipublikasikan kepada para Wartawan saat pihak Mabes Polri menggelar jumpa pers di Mapolres Cirebon Cirebon Kota. Mereka (tersangka,red) dibawa ke Mapolres Cirebon Kota dengan menggunakan dua kendaraan tempur milik Brimob yakni

Baracuda dan mobil Rantis. Sekitar pukul 15.20 atau usai Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam memberikan keterangan pers kepada para wartawan di aula Mapolres Cirebon Kota, mereka pun kembali digiring tim Densus 88 Mabes Polri masuk kedalam kendaraan Baracuda dan mobil Rantis lalu dibawa ke Mako Brimob Detasemen C Polda Jawa Barat di Jalan Raya Winong, Kabupaten Cirebon.(rdh/mul)


CMYK

KOMBIS

SABTU, 21 MEI 2011

20

RADAR TEGAL

Gabungkan Tarif Murah & Kualitas Sinyal SP Esia Kuat ESIA, layanan telekomunikasi hemat PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL), mempertegas posisinya sebagai produk yang memberikan keleluasaan bagi pelanggannya untuk memilih layanan yang diinginkan dengan tarif termurah. BTEL kini menghadirkan Kartu Perdana Esia Kuat sebagai perwujudan perusahaan inovatif yang memperhatikan kebutuhan pelanggan. Selama ini tarif telepon ke sesama pelanggan Esia sudah dikenal paling murah dan sederhana. Cukup Rp 1 per detik, pelanggan Esia bisa bicara sepuasnya tanpa harus dibatasi oleh syarat dan ketentuan yang berlaku. Namun bagaimana kalau percakapan teleponnya ditujukan ke pelanggan operator telepon lainnya, apakah masih termurah? Menjawab pertanyaan tersebut Esia mengeluarkan kartu perdana baru yang dinamakan SP Esia Kuat. Lewat kartu perdana baru ini, Esia menegaskan bahwa tarif murah Esia tidak hanya berlaku untuk pembicaraan telepon ke sesama pelanggan Esia juga, tapi juga termurah untuk tarif telepon ke operator lainnya, termasuk operator GSM. Bahkan lebih murah jika dibandingkan dengan telepon antar GSM sekalipun. Menariknya lagi, berbagai keuntungan tarif murah tersebut dipadukan dengan kekuatan sinyal yang saat ini kondisinya telah jauh lebih baik. Keyakinan akan kekuatan dan kualitas sinyal dibuktikan melalui penggantian talktime setiap kali terjadi putus sambungan atau drop call. “Sudah saatnya masyarakat

DOK.ISTIMEWA DOK.ISTIMEWA

ESIA KUAT -(ki-ka) Ade Rai, Wakil Direktur Utama Bakrie Telecom Erik Meijer, Nadine Chandrawinata, EVP Marketing Product & CRM Ridzki Kramadibrata.

memahami betul kualitas layanan yang diberikan setiap operator. Ada operator yang menonjolkan murahnya tarif, bahkan gratis. Tapi sebenarnya banyak syaratnya dan hanya berlaku di jam-jam tertentu. Setelah itu kembali ke tarif normalnya yang jauh lebih mahal. Belum lagi kita bicara soal kualitas jaringan,” kata Ridzki Kramadibrata, Executive Vice President PT Bakrie Telecom Tbk. Melalui SP Esia Kuat, Esia mengajak masyarakat untuk melek tarif, sadar sinyal. Maksudnya, papar Ridzki, masyarakat harus cermati betul seberapa murah dan sederhananya tarif telepon yang ditawarkan operatornya. Di samping tarif, masyarakat juga semestinya menyadari seberapa bagus kualitas sinyal operator tersebut. Tarif murah itu bagus, tapi juga harus dibarengi kualitas jaringan yang prima. “Percuma murah tapi nggak bisa digunakan karena sinyalnya naik turun. Jatuhnya mahal

juga kan? Karena itu kami tawarkan SP Esia Kuat sebagai solusi karena menggabungkan tarif telepon murah dan jaminan kualitas sinyal,” katanya. Terdapat berbagai bonus di dalam SP Esia Kuat yang berlaku hingga bulan Desember 2011. Pertama, masyarakat yang membeli SP Esia Kuat akan mendapatkan bonus harian berupa gratis SMS ke sesama Esia sepuasnya dan gratis 1000 karakter SMS ke semua operator. Bonus harian ini dapat dinikmati langsung pelanggan setelah ada pemakaian Rp 2.000,- pada hari yang sama. Ada pula bonus bulanan berupa gratis akses internet 15 MB per bulan. Bonus ini diberikan akan dapat dinikmati pelanggan pada bulan berikutnya setelah ada pemakaian telepon dan SMS Rp 35 ribu. Sebagai tambahan, pelanggan akan menikmati diskon 25 persen setiap hari libur atau tanggal merah untuk melakukan percakapan telepon ke semua operator. (*)

Kulit Sehat & Bebas Kerutan dengan Mesotherapy Larissa Aesthetic Center Jl. Kol. Sugiono 155 Rita Mall Lat. I Tegal Tlp. (0283) 343434

TAK ada yang ingin kulit wajahnya berkerut. Apalagi yang masih muda dan energik. Karena itu, perawatan menjadi hal yang sangat penting. Salah satu jenis perawatan yang bisa dicoba adalah mesotherapy. Perawatan ini bisa mengembalikan keremajaan kulit. Mesotherapy merupakan salah satu tindakan medis dengan cara memasukkan cairan yang berbentuk serum yang berisi bahan alami, vitamin dan mineral ke dalam jaringan mesodermis untuk mencerahkan kulit, membantu proses peremejaan kulit, mengaktifkan proses metabolisme, sehingga merangsang pembentukan serat kolagen dan elastin yang membuat kulit menjadi awet muda. Mesotherapy ditemukan pada tahun 1952 oleh Dr. Michel Pistor dengan cara pengobatan melalui suntikan ke dalam mesoderm, yaitu lapisan lemak dan seratserat yang berhubungan di bawah kulit. Lebih dari 50 tahun lalu, sebanyak 15.000 dokter di dunia telah menggunakan Mesotherapy untuk berbagai tujuan, salah satunya adalah menghilangkan kerutan. Bagaimana bila anda takut jarum, jangan khawatir anda

bisa tetap melakukan treatment ini karena Mesotherapy sebenarnya bukan teknik baru. Namun, perkembangan teknologi meninggalkan jarum sebagai alat transfer serum kelapisan kulit nomor dua yang disebut mesoderm. Artinya treatment mesotherapi tanpa penggunaan jarum (mesotherapy Without Needle) dan hanya bisa anda temukan di larissa aesthetic center. “Mesotherapy No Needle ini menggunakan teknik ultrasound dan sinar LED untuk membantu penyerapan serum melalui jaringan kulit. Dengan ultrasound, serum dimasukkan ke mesoderm dengan tekanan yang berfariasai. Dampaknya, penyebaran serum di lapisan kulit kedua lebih merata. Beda dengan suntik yang serumnya hanya bisa masuk di titik suntik itu sendiri. Serum yang masuk ke dalam mesoderm ini lebih merata karena sistem tembak dalam. Mesotherapy No Needle memberikan efek menyemprotkan serum ke dalam kulit. Karena itulah serum mampu menyebar dan jaringan yang terkena kian luas. Tanpa rasa sakit, treatment mesotherapy Without Needle jauh lebih efektif dibanding metode

needle (jarum). Perawatan ini efektif untuk mencegah dan mengatasi penuaan yang disebabkan oleh radikal bebas yang terdapat pada lingkungan atau pun disebabkan oleh stres. Kondisi khusus yang tidak diperbolehkan melakukan Mesotherapy? Pasien penderita diabetes Melitus, tekanan darah tinggi, memeiliki riwayat stroke, gangguan pembekuan darah, wanita hamil dan menyusui serta pengguna alat pacu jantung. Sebaiknya perawatan dilakukan di usia berapa? “Treatment ini dapat dimulai sejak dini, kurang lebih pada usia sekitar 17 tahunan. Apalagi jika sudah tampak atau timbul tandatanda penuaan seperti menurunnya kontur kulit, kerut, wajah yang kurang cerah dan tidak terlihat sehat atau pun cantik. Agar perawatan ini berhasil dengan baik, harus diimbangi dengan pola makan, lifestyle yang baik dan teratur. Biaya yang harus dikeluarkan? Mencapai 200 ribu rupiah untuk satu kali perawatan. Sangat terjangkau bukan, Jadi tak perlu mengeluarkan budget yang lebih untuk mendapatkan kulit cantik. Selain untuk menghilangkan kerutan Larissa juga menyediakan berbagai serum yang diformulasikan secara khusus yaitu : · Serum Rejuvenation : untuk meremajakan kulit · Serum Brightening : untuk mencerahkan kulit · Serum Lifting : untuk mengencangkan kulit · Serum Anti-acne : untuk menyembuhkan jerawat Apapun jenis kulit anda saat ini anda masih tetap bisa melakukan perawatan Mesotherapy. Efek samping yang ditimbulkan dari perawatan ini hampir tidak ada. Treatment ini sangat aman dan bisa dilakukan oleh siapa saja. “Karena ini hanya treatment pilihan bagi Anda yang ingin mendapatkan penampilan lebih dan cantik”. Jadi tunggu apa lagi, Selamat mencoba !

RBT PLUS - (kika) Sr. VP Marketing Brand & Communication Development XL Tommy Wattimena, Vidi Alviano dan VP Marketing Mobile Data Service Jeremiah Dela Cruz, dalam peluncuran layanan RBT Plus di Jakarta, Kamis (19/5).

XL Luncurkan Layanan RBT Plus

PERTAMA DI INDONESIA PT XL Axiata Tbk (XL) terus menunjukkan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan yang inovatif dan terbaik bagi pelanggannya. Kamis (19/5), XL kembali meluncurkan layanan Value Added Service (VAS) terbaru dan inovatif, yaitu XL RBT Plus. Melalui layanan ini, pelanggan dapat mendengarkan RBT pilihannya ketika melakukan panggilan telepon ke operator manapun. Acara peluncuran XL RBT Plus ini sekaligus merupakan salah satu rangkaian acara XL yaitu jumpa artis yang diluncurkan lebih dahulu yaitu tanggal 21 April 2011. Direktur Marketing XL Joy Wahjudi mengatakan, layanan XL RBTPlus ini merupakan yang pertama di Indonesia. “XL akan terus melahirkan layanan baru bagi pelanggan dan diharapkan dapat memberikan tambahan pengalaman yang menyenangkan dalam menggunakan layanan seluler XL, yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan loyalitas pelanggan,” terangnya. Selain itu melalui layanan XL RBT Plus ini diharapkan bisa menjadi

jawaban atas semakin meningkatnya permintaan pelanggan XL terhadap kemudahan mengakses dan mendengarkan musik atau lagu-lagu yang disukainya. Layanan XL RBT Plus ini terdiri dari dua pilihan paket penggunaan. Pertama, layanan Playlist dimana pelanggan dapat memilih paket playlist secara gratis yang terdiri dari 3 buah RBT, dan RBT tersebut akan berputar acak setiap kali pelanggan melakukan panggilan telepon. Kedua, layanan Ala Carte, dimana pelanggan dapat memilih RBT apa saja untuk dijadikan RBT Plus, dan RBT yang sudah dibeli akan berputar setiap kali pelanggan melakukan panggilan telepon serta akan menambah playlist RBT Plus secara otomatis. Tarif berlangganan layanan Playlist (sebanyak 3 lagu) sebesar Rp7700 per 30 hari dan tarif konten masih berlaku gratis selama promo. Sementara itu untuk berlangganan layanan Ala Carte, tarif Rp7.700 perkonten, sedangkan untuk berlangganan selama 1 bulan dikenakan biaya

Rp7.700. Biaya tersebut sudah termasuk pajak dan baru akan dikenakan setelah 30 hari berlangganan. Adapun cara atau mekanisme untuk dapat menggunakan layanan XL RBT Plus adalah dengan cara mengirimkan SMS ke 1818 contoh untuk paket Playlist ketik PLUS<spasi><nama playlist> sedangkan untuk paket Ala Carte ketik PLUS<spasi>kodelagu kemudian SMS ke 1818. Berlangganan bisa juga melalui UMB di *‘123*1919# dan ikuti instruksinya. Contoh untuk paket Playlist: Pilih menu RBT Plus: *123*1919#, gratis 3 lagu, pilih paket lagu dan aktifkan sedangkan untuk paket Ala Carte dengan menu pilihan RBT Plus *123*1919#-TOP/-NEWCARI-pilih lagu-pilih fitur- aktifkan. Untuk layanan XL RBT Plus, XL bekerjasama dengan semua Major Label/CP dan saat ini layanan XL RBT sudah dinikmati oleh sembilan juta (9 juta) pelanggan dari 39,3 juta pelanggan di seluruh Indonesia. Informasi selengkapnya mengenai layanan XL RBT Plus bisa dilihat di http://rbt.xl.co.id. (*)

Kaisar Motor Luncurkan Produk Tangguh Triseda XP (Extra Power)

BREBES - Satu lagi bukti komitmen Kaisar Triseda Motor untuk terus berinovasi mengembangkan produk-produk bermutu yang mengerti dan menjawab kebutuhan konsumen, Kaisar Triseda keluarkan produk teranyarnya. Sepeda motor roda tiga yang diberi nama Triseda XP (Ekstra Power) merupakan produk baru yang memiliki kelebihan-kelebihan dari produk sebelumnya. Menurut Direktur Cahaya Murni Kaisar, Dealer Sepeda Motor Kaisar Klampok Brebes, Hadi Santoso, Triseda XP dihadirkan dengan keunggulankeunggulan pada sepesifikasi teknik, sistem elektrik, mesin, rangka hingga kapasitas muatannya. Selain tromol rem yang lebih besar, Triseda XP juga memiliki gardan dengan extra power gear. Selain itu ditunjang oleh engine 150 cc yang membuatnya hemat BBM, water

cooling system hingga memiliki idependent dual shock system yang membuatnya lebih tangguh dan stabil. “Baknya juga lebih panjang, yaitu 160 centimeter bisa memuat lebih banyak. Apalagi didukung oleh mesin yang canggih, Triseda XP akan mampu melaju dengan stabil meski membawa beban hingga 8 kuintal dan menanjak sekalipun,” ujar Hadi. Dengan ketangguhannya, Tridesa XP, menurutnya, akan bisa menjawab kebutuhan transportasi, jasa maupun usaha niaga yang membutuhkan distribusi yang banyak. “Ini sangat tangguh dan cocok untuk petani, pedagang maupun profesi lainnya,” lanjutnya. Sebab, type baru Triseda XP ini memang dirancang untuk pekerjaan yang lebih berat. Dengan tenaga ekstra. “Triseda sanggup menempuh medan berat dan beban muatan yang

lebih berat dibanding dengan yang lain,” ujarnya. Produk bermutu ini ditawarkan dengan harga promo pada bulan Juni sd Agustus 2010, yaitu sekitar Rp 20 juta 5 ratus ribu. “Selain produknya unggul, kami juga menyediakan garansi hingga perlengkapan suku cadangnya,”

imbuh Hadi. Triseda XP bisa anda dapatkan: di Cahaya Murni Kaisar, Jl. Raya Klampok 208 Brebes, Telp. 0283-3337689, SMS 24 jam: 0819 3181 6618. Tegal: Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No. 72 Pesurungan (Sebelah Timur Bebek Goreng H.Slamet) Tegal, Telp. 3322689 (adv)


Radar Tegal 21 Mei 2011