Page 1

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

RABU, 21 JULI 2010

Pemerintah Ingin Ubah Tampilan Rupiah BI Dihapus, Diganti NKRI

INDEKS Pemkot Tak akan Gegabah HAL. METROPOLIS

BarangBuktiNarkotikaDimusnahkan HAL. BREBES DAN BUMIAYU

Dirazia, PNS Berlarian ke Pasar HAL. PEMALANG

Masih Ada yang Nggak Tahu OSIS HAL. XPRESI

RACHMAN/RADAR BANDUNG

UANG DESAIN BARU - Wakil Presiden RI Boediono didampingi sejumlah pejabat terkait meresmikan pengeluaran uang logam pecahan Rp1.000 dan uang kertas pecahan Rp10.000 desain baru di kantor Bank Indonesia Bandung, Jalan Braga, kemarin (20/7).

APA MANING...

JAKARTA - Pemerintah mengusulkan agar fisik uang Rupiah, khususnya pada beberapa frase kata dalam lembaran uang yang masih berlaku sebagai alat pembayaran segera diubah. Usulan pemerintah itu dilandasi amanat UndangUndang Keuangan Negara maupun UU tentang Bank Indonesia. Hal itu disampaikan Menteri Keuangan Agus Martowardojo pada pada rapat kerja Komisi XI DPR RI dengan agenda pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Mata Uang, Selasa (20/7). Menkeu menjelaskan bahwa dalam tahap perencanaan Rupiah, pemerintah ke hal 19 kol 1

Penetapan Biaya Haji Gagal Terganjal Pemondokan, Lima Kali Deadlock DOK.RATEG

SIDANG - Indra Kusuma saat menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta.

Kasus Indra, Keterangan Saksi Ditunggu KASUS dugaan mark up tanah tahun 2003 sebesar Rp 11 miliiar, dengan kerugian negara hingga mencapai Rp 7,8 miliiar, tetap menjadi perhatian besar masyarakat Kabupaten Brebes. Termasuk masyarakat daerah tetangga. Sedangkan kasusnya sendiri, kini tengah proses persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Jakarta. Meski dalam proses, namun banyak juga dari element masyarakat yang menanyakan, siapakah yang bakal dihadirkan sebagai saksi. Dan sejauh ini belum ada yang tahu, siapakah namanama yang bakal diundang sebagai saksi ke hal 19 kol 1

SEMOK

Eno Lerian

Mau Didemo FPI BARU saja nongol di dunia film, Enno Lerian harus berurusan dengan dengan Front Pembela Islam. Film Enno bertajuk Selimut Berdarah jadi pangkal masalahnya. Dalam film itu, Enno yang biasa dikenal cewek alim mendadak tampil vulgar. Enno tak hanya berbikini, dia juga berani mempertontonkan kemolekan tubuhnya. “Kami menyayangkan, bintang film yang tadinya sopan dan tutup aurat, sekarang jadi rusak dengan memakai bikini. Dibayar berapa sih?” tanya Habib Salim Alatas, Ketua DPD FPI DKI Jakarta kemarin. (GIE)

JAKARTA - Pemerintah dan DPR kembali gagal mencapai kata sepakat dalam rapat Panitia Kerja (Panja) Haji. Agenda menetapkan nominal Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) yang harusnya tuntas kemarin (20/7) kembali tertunda. Jawa Pos mencatat, penundaan ini terjadi untuk yang kelima kalinya dalam periode satu

bulan terakhir. Pembahasan BPIH tahun ini adalah yang paling alot dalam penyelenggaraan haji sepanjang satu dekade terakhir. Sekjen Kementerian Agama (Kemenag) Bahrul Hayat mengakui bahwa pembahasan BPIH ini sarat dengan tarik ulur. Kali ini, Bahrul menyatakan penundaan terkait persoalan internal dalam tubuh parlemen. Namun, dia optimis bahwa kata sepakat akan tercapai dalam pembahasan lanjutan yang akan dilanjutkan hari

ini. “Ada persoalan internal di dewan yang harus diselesaikan,” kata Bahrul ketika ditemui di kantornya kemarin (20/7). Dia mengataan, pemerintah mengusulkan penurunan ongkos haji sebesar USD 36 atau sekitar Rp 320 ribu dibandingkan ongkos tahun lalu sebesar USD 3.444 Pemerintah juga berjanji, tahun ini tidak ada lagi keluhan terkait jauhnya pemondokan dari Masjidilharam di Kota Makkah.

Menurut Bahrul, sebanyak 127 ribu atau 63 persen jemaah, akan tinggal di ring I, sekitar dua kilometer dari Masjidilharam. Tahun lalu, sekitar 27 persen jamaah berada di lokasi ini. Sedangkan 67 ribu atau 37 persen jamaah menempati pemondokan di ring II, sekitar empat kilometer dari Masjidilharam. Angkanya berkurang dibandingkan tahun lalu yang sebesar 73 persen. Komisi VIII DPR dan pemerintah memang sepakat melanjutkan

Yusril Hadirkan Menteri Era Gus Dur dan Mega JAKARTA - Mantan Menkeh HAM Yusril Ihza Mahendra menyiapkan amunisi yang bisa membuatnya lolos dari jeratan kasus korupsi biaya akses Sistem Administrasi Badan Hukum (Sisminbakum). Dia berencana menghadirkan menteri-menteri di era pemerintahan Presiden Gus Dur dan Megawati Soekarnoputri sebagai saksi-saksi yang meringankan. “Terutama sekali para anggota kabinet pada masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid dan Megawati,” kata Yusril seusai menjalani pemeriksaan di Gedung Bundar, Kejaksaan Agung, kemarin (20/7). Pernyataan Yusril tersebut disampaikan menjawab penyidik yang menanyakan apa dirinya akan menghadirkan saksi meringankan. Namun dia belum menyebutkan ke hal 19 kol 4

WAHYU DWI NUGROHO/RM

USAI DIPERIKSA - Mantan Menteri Kehakiman Yusril Ihza Mahendra usai mendatangi Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus korupsi proyek Sisminbakum, Selasa (20/7), Jakarta.

rapat konsultasi pembahasan BPIH 2010, pada Selasa kemarin. Namun pembahasan itu dibatalkan karena DPR ingin menggelar rapat internal. Dalam rapat tertutup, Komisi VIII melakukan voting untuk menentukan besaran BPIH yang akan disampaikan kepada Kemenag.”Rapat pleno Komisi ini akan menentukan besaran BPIH. voting dilakukan dalam rapat tertutup,” ujar anggota Panja Haji, Muhammad Baghowi. ke hal 19 kol 1

Hakim Putuskan Panggil Antasari Azhar JAKARTA - Sidang kasus Anggodo Widjojo di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) kemarin (20/7) diwarnai kejadian mengejutkan. Anggodo tiba-tiba mendatangi mantan Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Wisnu Subroto yang sedang memberi kesaksian, lalu mencium tangan karibnya itu. Tindakan Anggodo tersebut dilakukan setelah dirinya merasa terharu mendengar kesaksian Wisnu. Anggodo pun menyesal telah membuat Wisnu terseret dalam perkara pidana yang menjerat dirinya. “Saya mohon maaf pada Pak Wiske hal 19 kol 4

DOK.RATEG

Wisnu Subroto

Nok Slentik Pemerintah Ingin Ubah Tampilan Rupiah * Rakyat pengin duwe sing akeh! Hakim Putuskan Panggil Antasari Azhar * Uripe nggo urusan hukum terus!

CMYK


WACANA

2

RABU 21 JULI 2010

RADAR TEGAL

Mempertahankan Bahasa Daerah Ketika Anak Berkebutuhan Khusus Oleh: Muh. Abduh SUNGGUH, semuanya ingin memiliki anak yang tumbuh sehat, jasmani dan rokhani. Tak kecuali istri Panjul. Ia yang sedang mbobot enam bulan selalu berdoa agar janin di perutnya tumbuh sehat. Kadang juga ia latah, begitu melihat sesuatu yang tak sedap di pandang mata.”Eh amit-amit jabang bayi!” Begitu istri Panjul latah sambil mengusap-usap perutnya yang sudah besar. Namun, kadang harapan memiliki anak sehat dan normal, tak semua tercapai. Ada yang kurang beruntung. Anak yang dilahirkan dan berkembang tak sesuai harapan. Bagi sebagian orang, mereka merasa mendapat aib dan malapetaka. Tapi tak sedikit, mereka tetap memberi kasih sayang kepada anak yang demikian. Kasih orang tua tak luntur meski kondisi anak begitu memprihatinkan. “Kaya kiye ya tetep anakku...Tetep pan tak sekolahna nang SLB!” Dalipan salut dengan seorang ibu yang bertekad menyekolahkan anak yang kondisinya kurang beruntung. Tentu sebagai orangtua ingin mencari Sekolar Luar Biasa (SLB) yang bagus, yang menyediakan banyak keterampilan untuk diajarkan kepada anak. Apalagi kondisinya masih mampu dilatihtentang keterampilan sederhana yang bisa menjadikan dia sebagai individu mandiri. Perlu diketahui, Sekolah Luar Biasa atau disingkat dengan SLB biasanya menampung anak–anak dengan kelainan mental. Tak banyak masyarakat yang mengenal PLB (Pendidikan Luar Biasa) atau SLB (Sekolah Luar Biasa) sebagai wadah untuk menampung para penderita keterbelakangan mental dan lain–lain. Biasanya SLB hanya menampung penderita tuna rungu, tuna grahita dan sebagainya. Pendidikan Luar Biasa adalah usaha sadar untuk menumbuhkembangkan semua potensi kemanusiaan peserta didik luar biasa baik yang menyandang ketunaan maupun yang dikaruniai keunggulan (berkebutuhan khusus) secara optimal dan terintegrasi agar bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat. “Tapi ingat Ibu, memasukkan ke SLB jangan sebagai tindakan yang merendahkan anak, melainkan justru kita memberikan pendidikan yang benar-benar dia butuhkan dan bisa memahami kondisinya,” pesan Dalipan, bak psikiater. Carilah terus kelebihan yang dimiliki anak agar dapat dikembangkan. Jangan terlalu berfokus pada apa yang dia tidak bisa saja. Yang terpenting dan tidak boleh dilupakan adalah dukungan dan kasih sayang yang harus diberikan. Ajak seluruh anggota keluarga untuk terus memberinya semangat dan jangan membedakan perlakuan kepada dirinya sebagai anak yang berbeda dengan anak-anak yang lain. Sehingga anak akan tumbuh dan berkembang dengan rasa percaya diri yang kuat dalam kepribadiannya nanti. Perhatian, kasih sayang, dan kesabaran akan sangat membantunya menapaki kehidupannya kelak. “Mulane aku prihatin kondisi SLB sing cuma asal-asalan didirikan dan minim guru. Padahal anak-anak yang kurang beruntung itu juga butuh pendidikan yang layak!” ujar Dalipan. Bagaimana tidak prihatin, lanjut Dalipan, anak yang perlu pendidikan khusus, belajar di tempat yang tidak memadai. Ruang kelas hanya disekat-sekat. Karena itu, langkah pemerintah kota Tegal yang akan mendirikan bangunan baru guna menampung siswa berkebutuhan khusus, dari mulai tingkat TK sampai SMA, patut kita apresiasi. Pemkot akan membuatkan kampus baru untuk SLB. Salah satu alternatif lahan yang akan digunakan adalah tanah pemkot yang berada di belakang SDN Slerok 6 Tegal Timur. Lahan yang disiapkan luasnya mencapai 6.000 meter persegi. “Wis anak berkebutuhan khusus ora bakal kapiran. Mereka akan mendapat pendidikan yang layak,” ujar Dalipan lalu membayangkan, ke depan anak didik di sekolah luar biasa itu bisa tersenyum sambil menunjukkan kebolehan mereka menari di atas panggung. (*)

Oleh: Laode Ida MUNGKINKAH bahasa daerah akan eksis di tengah derasnya arus globalisasi? Jawaban atas pertanyaan ini tentu saja bergantung pada dari mana kita mempersepsikannya. Bergantung pula pada level dan bidang mana bahasa daerah itu digunakan. Namun, harus dipasrahkan kalau di pentas global bahasa daerah pasti sulit memperoleh tempat yang layak, kecuali hanya menjadi alat komunikasi terbatas di antara person seetnis dan sebahasa yang mungkin atau kebetulan berada di dalam suatu forum multinasional. Pada level nasional (Indonesia) sendiri, bahasa daerah hanya diakui sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa, tak digunakan sebagai alat komunikasi resmi di tingkat dan atau dalam penyelenggaraan negara/daerah. Pada tingkat ini sungguh berbeda dengan kebijakan di beberapa negara luar yang mengapresiasi bahasa suatu etnik untuk digunakan sebagai bagian dari bahasa resmi. Bahasa lokal Scottish di Inggris, misalnya, menjadi bahasa resmi di Prov. Scotland (tentu saja selain bahasa Inggris). Demikian juga di Amerika Serikat (AS), bahasa Mandarin dan Spanyol (Spain) digunakan sebagai bagian dari tiga bahasa resmi (Inggris, Spanyol, Mandarin) di negara bagian (state) California -terkait dengan proporsi etnik pengguna kedua bahasa itu yang mencapai 25 persen dari jumlah penduduk

(dijamin oleh konstitusi). Dengan sendirinya, bahasa daerah di Indonesia hanya fungsional bagi setiap suku dari daerah yang bersangkutan. Tentu saja, bagi etnis lain terbuka untuk belajar dan mendalami suatu bahasa daerah, terutama mereka yang terkait dengan domisili dengan alat komunikasi masyarakat kebanyakan adalah bahasa ibu. DOMINASI BUDAYA Kendati demikian, sejumlah bahasa daerah ternyata eksis yang sebagian kosa katanya teradopsi ke dalam bahasa Indonesia. Pada tingkat ini, diakui atau tidak, muncul fenomena adanya dominasi atau stratifikasi budaya bangsa berdasarkan bahasa, yakni: Bahasa Jawa, Sunda, Minang/ Melayu, dan Bugus/Makassar. Sementara, suku yang dialek bahasanya cenderung berpengaruh atau digunakan komunitas di luar etnisnya (kendati pada derajat yang sangat terbatas) adalah Manado, Ambon, Madura, dan Batak. Dominasi atau stratifikasi bahasa daerah tersebut agaknya sebagai konsekuensi dari beberapa faktor yang saling terkait. Pertama, terkait dengan jumlah penduduk, di mana suku Jawa dan Sunda menjadi bagian dari mayoritas warga bangsa ini, sehingga warga bangsa dari etnik lain kerap (terjebak) menggunakan bahasa etnik mayoritas. Malah lebih dari itu, tata karma dalam pergaulan seharihari, termasuk dalam komunikasi penyelenggara, juga masuk

perangkap suatu budaya dengan etnik mayoritas. Kedua, terkait dengan kuantitas elite dari etnik yang berpengaruh, baik di lini pengambil kebijakan, dalam pengembangan budaya bangsa, ilmu pengetahuan, sampai pada penguasaan media massa. Tak bisa dimungkiri, sejumlah etnik yang disebutkan di atas para elitenya sangat berpengaruh di semua lini kehidupan negeri ini, sehingga secara otomatis bahasa, budaya, dan karakternya pun menjadi bagian dari acuan. Ketiga, dialeknya yang mengesankan. Ungkapan bahasa keseharian dari etnik di atas pada tingkat tertentu sangat berkesan dan atau memiliki daya tarik, sehingga tak sedikit orang yang menirunya. Pada saat itulah terjadi pemopuleran bahasa, mulai istilah sampai dengan ekspresi pengungkapannya. Maka, tidak heran kalau sebagian dari kita bisa berdialek seperti Manado, atau orang Batak, atau orang Ambon, atau Bugis, Makassar, dan Madura. Proses-proses sosiolingustik seperti itu, tanpa disadari, telah menenggelamkan bahasa-bahasa daerah lain. Orang-orang yang berasal dari selain suku bangsa yang bahasa dan budayanya dominan di atas, dengan sendirinya akan sangat sulit memopulerkan bahasa dan budayanya -suatu kecenderungan adanya marginalisasi bahasa daerah-daerah. Sekali lagi, semua ini akibat

kebijakan penyeragaman bahasa resmi nasional, yakni hanya bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia sungguh dipaksakan sebagai satu-satunya alat komunikasi resmi. GLOBALISASI Kecenderungan untuk tidak gemar belajar, mendalami, bahkan “tidak ingin” menggunakan bahasa daerah diperkuat dengan tuntutan globalisasi. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek), termasuk teknologi informasi, niscayanya kekuatan ekonomi pasar, ditambah dengan kompetisi tenaga kerja lintas negara, menjadikan perkembangan generasi dari waktu ke waktu sudah lebih berorientasi ke luar, untuk kemudian mencoba beradaptasi dengan lingkungan global. Bahasa global yang digunakan pada umumnya bahasa Inggris, kendati kini semakin bervariasi sesuai dengan kemajuan ekonomi dan iptek. Bahasa Prancis dan Jerman merupakan dua bahasa asing yang sudah sering digunakan sebagai bahasa internasional. Belakangan, kecuali bahasa Arab dengan potensi ekonomi dan kekhasan budaya sumber tradisi Islam bahasa Alquran, juga muncul bahasa Jepang, Mandarin, dan Korea. Singkat kata, semakin maju ekonomi dan iptek suatu negara, bahasanya pun lambat laun dipelajari dan bahkan dijadikan bagian dari bahasa yang digunakan di tingkat internasional. Begitulah, maka

Aja Dikorupsi DONGENE asline bayaran petugas Sensus Penduduk 2010 pira sih? Jare kortim 3 jt terus PCL 2,5 jt. Tapi bisane ning Kab. Tegal kortim 2,8 jt trus pcl 2,3 jt? Wis kaya kuwe duit transport ora metu2 maning. Wis lg bingung di takoni ketua RT endi bayarane enyong? Bingung bin mumet oh dadine, durung maning duit pelatihan sing 350 ewu, bisane mung dinein 310 ewu tok. Aja dikorupsi ya kena oh, kerjane ya awan bengi ka. Tolong penjelasane ben bombong. Suwun. 081390310xxx

Mirip Kolam Air JALAN Bantarsari sampai Desa Randegan (Kec. Losari) rusak parah, hampir mirip kolam air kalau musim hujan. Kepada Dinas terkait mohon untuk diperhatikan. Sangat membahayakan pengguna jalan bila musim hujan, dikarenakan jalan licin akibat lumpur. Kanggo Kang RAGAL matur nuwun. 081213027xxx

Mung Ditambal Tok Dalan Laka Lampune

AQ AREP melu ngresula le kanggo sing berwenang ning Kab. Tegal, donge kapan ya dalan sing PangkahKalikangkung diaspal hotmik? Saiki cuman ditambali tok, donge primen bupatine. Trims. 081808422xxx

INYONG pan usul, masalah lampu sing ning dalan mburi kabupaten bsane laka? Dadine peteng dedet melazi wong sing umahe Tegalandong kya inyong arep jalan2 sore apa pan metu bengi dadi wedi. Tulung leh di wei lampu y kena o. Inyong mathur nuwun nemen yen ana lampune go padang2. 085742060xxx

Akeh Sing Tiba AKU melu ngresula keh. Dalan sing pan maring Cacaban bisane peteng nemen. Wis kya kue dalan sing arahe maring Desa Sawahjero rusak parah ora ngarti dibenerna. Soale akeh sing pada tiba adong gawa pari. Tulung ditanggapi. By: Comesboel. 085742334xxx

Eben Aja Dihina Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur: Hesti Prastyani, Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati. Asisten Redaktur: Arief Nur Rahardian Sidiq, Sekretaris Redaksi/Persh: Kharisma Dewi. Kota Tegal: Hermas Purwadi, M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan. Brebes: Abidin Abror. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Agus Wibowo Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Ali Basara, Moh. Hasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, Dian Prayudi Aji, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Moch. Arifin (Manajer Tegal), Yully Trieyani, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Yuyuk Darwati, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: Anang Bastomi. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 33.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

*) Laode Ida, sosiolog, wakil ketua Dewan Perwakilan Daerah/DPD RI.

dadi badan disiapna pirantine kabeh sadurunge oh, dadi masyarakat ora sing nggo korban, priben pak Sekda? Makasih um Radar. 081902433xxx

Dinggo Bareng-bareng

GRAFIS : DWI NANDA P

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal

sudah pasti masyarakat di negara-negara seperti yang disebutkan di atas, umumnya tidak gandrung untuk mempelajari bahasa asing lainnya. KAUM MARGINAL Lalu siapa yang mempertahankan bahasa daerah? Setidaknya ada dua elemen komunitas lokal yang, hemat saya, berperan penting dalam mempertahankan bahasa daerah. Pertama, golongan masyarakat kebanyakan di mana mereka, karena faktor ekonomi, kurang mampu berkompetisi mempersiapkan diri atau keturunannya untuk beradaptasi dengan tuntutan global. Tepatnya, mereka “terpaksa pasrah” dengan nasib untuk tetap berada di daerah asal dengan komunitas etnik berikut budayanya sendiri. Kedua, komunitas pelestari budaya yang ada di setiap daerah. Mereka bukan sekadar mampu berbahasa daerah seperti pada umumnya masyarakat lokal kebanyakan, melainkan juga mampu mempertahankan derajat keagungan bahasa yang diekspresikan dalam lakon budaya dan tata krama komunikasi dengan bahasa lokal. Terhadap kedua kelompok terakhir ini, seharusnya menjadi bagian dari fokus utama program budaya bagi setiap daerah otonom yang memiliki bahasa ibu. (*)

YA Allah, nasibe prwt BLUD melasi nemen. Kapan ya perawat tenaga kontrak RS (BLUD) dadi PNS eben aja dihina terus. Suwun. 085740988xxx

Gak Ada Sarana Olahraganya MUAP numpang ngresulane, di Pantai Alam Indah qo ga ad sarana olah raganya sih. Dikasih donk. Kan udara pas banget tuch. 085642662xxx

Guru Digugu Ditiru KUDUNE tah sertifikasi guru bener2 selektif. La Bu Guru ning Kedungbanteng jelas2 selingkuh ka lolos sertifikasi? Guru2 sing lu wih apik be akeh ka, tulung diusut leh wani apa ora? 085742763xxx

Masalah Sepur Langsir SEDIKIT solusi utk PT. KAI dan Pertamina. Langsir gerbong BBM selama ini meresahkn masyarakat. Kalo bikin jalan layang pasti biayanya besar dan rawan dikorupsi, tetapi jika merubah jadwal aktifitas di malam hari diatas jm 21.00 karyawan bisa dibagi siff dan upah lembur yg tdk sbrp. Trmksh

Rateg. 081327578xxx

Capil Amburadul Banget PELAYANAN petugas Capil Kab. Tegal bagian pengambilan akte sangat amburadul, lebih tertib juru parkir, 7 bulan akte baru jadi ketika akan diambil sesuai yg dijanjikan malah belum jadi, 5 kali tiap minggu datang baru ketemu, ko bisa amburadul bgt ya? 08164241xxx

Akeh Taksi Plat B NENG Tegal akeh taxi plat B pada oprasi. Mengko pendapatan daerahe laka oh pa wali. By: Pak Yono Slerok. 02833301xxx

Akeh Sing Mesum PAN melu ngresula. Ya Allah bisane neng PAI dong bengi akeh wong pacaran neng semek2 karo gubug? Kenapa ra diadakan razia? Dongen tugaze polisi Tegal pibe sih? Ora isin? 085842085xxx

Ngenteni Nyawa Pira Maning ASSALAMUALAIKM. Aq pan melu

ngresula, sebenere dalan nang pantura khususe Demangharjo ora durusi apa kepimen? Akeh lubang sing amba nganti saiki ora ditambal, melas pengguna dalane oh bos, wis akeh korbane, pan ngenteni nyawa pira maning? Tlg pa bupati DLLAJR gon mantau. Mksh. 081902420xxx

Didelengna Tok PANCEN bener, donk sekirane ura katon ia ura diperhatikna. Piben, dalan Pala 27 Mejasem Timur ws ura kena go lewat ia delengna tok. Peteng maning. Tollng och, dinas sing terkait mlaku2 mno mbuh pa ben wruh. 081911616xxx

Bingung Karo Pemerintah SAYA bingung dengan pemerintah, di saat sedang giat-2nya mengentaskan kemiskinan, harga bahan baku jati naik. Yang mengakibatkan UKM seperti saya mengurangi tenaga kerja. Pada nganggur. 085743250xxx

Disiapna Pirantine PAN urun ngresula, masyarakat Kab. Tegal saiki sing lagi ngurus perijinan nang BPPT kudu sabar, sebab sing tanda tangan, stempel, kop surat durung ana (?) Donge tah pan ngganti dinas

ENYONG ceritane pan numpang wadul kyeh. Tapi keder pan maning sapa wadule. Neng Jalan Abdul Ghoni Pesurungan Kidul, wong pada duwe angkutan tapi ora pada duwe garasi. Ndalah angkutane neng dalan tok. Melas pengguna dalan liyane oh. Separo dalan kaya nggo garasi pribadi. Pimen kuwe? Njaluk solusine lah sing apik nggo bareng-bareng pimen ya sedulur. Matur suwun. 085642731xxx

Gempane Kurang Kuat WAKTU ke waktu, dina ganti dina, ku ora tambh apik malah tambh ancur, ora tmbh supel malah tambah musuh, ora nyenengna wong malah gawe lara ati, ora tmbh dewasa malh tmbh egoiz, ora tmbh ibadah malh gadi kolektor maksiat, ora tmbh eling malh tmbh edan, ora ngejar akherat mlh melu setan, ora bnerlah kurang ajar lah. Taubat sdelat tok bar kuwe kumat maning, Wiz ditata gmpg runtuh, apa pondasine kurang kuat. Apa gempane esih kurang hebat. Aduh pibe jon. 085742289xxx

PENGIRIM NGRESULA YANG BERUNTUNG : 1. 2. 3.

085742850732 085642585018 081808081272

Anda mendapatkan Hadiah masingmasing 1 dus Susu Bubuk Kedelai AFIS, hadiah dapat diambil di Harian Pagi Radar Tegal dengan melampirkan fotokopi KTP dan menunjukan no HP anda.

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS 08159440722, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Bagi tiga pengirim Ngresula yang beruntung masing-masing mendapatkan satu dus (200 gr) susu bubuk kedelai produk AFIS Tiap Harinya. Produk tersebut dapat diambil di Kantor Radar Tegal dengan menyerahkan fotocopy KTP dan menunjukan no HP anda.


CMYK

RABU, 21 JULI 2010

METROPOLIS RADAR TEGAL

Delapan Pelajar Terjaring Razia TIM Gabungan Pemkot Tegal kembali menggelar razia pelajar di pusat-pusat keramaian, Selasa (20/7). Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil menjaring 8 pelajar yang berkeliaran pada jam-jam efektif belajar. Kasi Linmas Kesbangpolinmas Soni Sontani mengatakan, razia ini sudah menjadi rutinitas tiap bulan. Hanya saja pada masa-masa ujian kemarin, kegiatan sempat vakum selama satu bulan. Dalam razia kali ini, tim mengosek beberapa tempat keramaian. Seperti warnrt, rental play station, GOR dan tempat wisata. Kegiatan dimulai pukul 09.30 sampai 12.00 WIB. Tim menyisir diwilayah Tegal Timur, mulai dari PAI, Jl Setiabudi, Jl Serayu, Jl Perintis Kemerdekaan, GOR, Kejambon

ADI MULYADI/RATEG

DIDATA - Petugas mendata siswa yang terjaring razia pelajar, Selasa (20/7), dari beberapa lokasi.

dan Jl Sultan Agung. Tim beranggotakan dari Kesbangpolinmas, Satpol PP, Polresta Tegal, dan Dinas Pendidikan. “Dari 8 anak yang terjaring,

satu diantaranya siswa kelas III SMPN 11. Kemudian satu orang SMK Dinamika, dan sisanya SMK Muhammadiyah 1. Mereka didata dan disuruh

menandatangani surat pernyataan,” katanya. Tidak hanya itu, pihak sekolah juga diundang agar mengambil siswanya di Kantor Kesbangpolinmas. Jika nanti dalam razia berikutnya, mereka kembali tertangkap, maka akan di beri sanksi tegas. Dijelaskan, tujuan razia pelajar ini, adalah agar pelajar di Kota Tegal tertib. Tidak keluyuran di luar sekolah pada jam-jam efektif belajar. Selain itu juga, guna mempersiapkan program pemerintah Tegal Cerdas 2011 nanti. Dengan rutin digelar razia, diharapkan angka anak sekolah yang membolos bisa ditekan. Sehingga berefek pada peningkatan mutu pendidikan dan angka kelulusan. “Ini akan dilaksanakan terus dalam satu tahun anggaran.” (adi)

Kesejahteraan Guru SLB Minim Sebulan Hanya Digaji Maksimal Rp 200 Ribu ENAM orang guru wiyata bhakti di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Kota Tegal, tidak tersentuh bantuan apapun dari pemerintah. Mereka hanya mendapatkan honor dari sekolah yang besarannya Rp 100 sampi Rp 200 ribu perbulan. Guru Kelas II Tingkat SD Jurusan B SLBN Kota Tegal Biantoro mengatakan, belum pernah ke hal 9 kol 1

Saksi Ahli Sarankan Rehabilitasi AGENDA lanjutan sidang kasus sabu, Selasa (20/7), yang menghadirkan keterangan saksi dokter ahli RSUD Kardinah yang ditunjuk JPU menemui babak baru. Kedua dokter ahli itu menyimpulkan kelima terdakwa selayaknya harus menjalani rehabilitasi untuk menguatkan mental mereka secara psikologis. Dalam persidangan yang digelar di Ruang Sidang Utama PN Tegal, keduanya yakni dr Ihzudin SpKJ (spesialis kedokteran jiwa) dan dr Said Basalamah SpPD (spesialis penyakit dalam) setelah diambil sumpahnya, secara bergantian dengan lugas menjawab semua pertanyaan yang dilontarkan majelis hakim yang diketuai Hj Hanizah Ibrahim SH MH dengan dua anggotanya RA Didi

Ismiatun SH dan Gatot Ariyadi SH secara bergantian. Dr Ihzudin SpKJ dalam keterangannya menyatakan, kelima terdakwa memang perlu dikuatkan jiwanya agar secara mental psikologis tidak terpancing untuk menggeluti kebiasaan mengkonsumsi sabu kembali. “Memang rehabilitasi yang sekarang ada masih berupa rehabilitasi perbuatan mental secara pikologis. Idealnya juga harus dibarengi dengan pemberian penyadaran lewat ajaran agama,” ujarnya. Ditegaskan pula, waktu rehabilitasi yang ditentukan sesuai dengan teori kedokteran adalah tiga bulan dengan pola seminggu dua kali untuk materi psikologis dan psikiandri. ke hal 9 kol 1

DOK./RATEG

BELUM BERSHM – Sampai saat ini tanah milik Pemkot Tegal yang digunakan untuk PPIB dan TBT belum miliki SHM.

Sertifikat Rumdin Wawalkot Dilacak SAMPAI saat ini tanah milik Pemkot Tegal yang difungsikan untuk rumah dinas (rumdin) wakil wali kota (wawalkot) belum memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM). Bukan itu saja, tanah milik Pemkot yang digunakan untuk Parsar Randugunting dan Pusat Promosi Informasi Bisnis (PPIB) juga bernasib sama. Untuk itu, agar masalahnya bisa terselesaikan secepatnya. Bagian Tata Pemerintahan Setda Kota Tegal siap melacak proses pembeliannya, agar bisa diketahui penyebabnya. Kepala Tapem Hartoto, Sela-

sa (20/7) mengatakan, agar bisa memiliki SHM, maka pihaknya akan melakukan pelacakan atas proses pembelian aset Pemkot, berupa lahan yang digunakan untuk rumdin wawalkot, Pasar Randugunting, dan PPIB. Soal bagaimana solusinya, pihaknya akan melakukan konsultasi dengan instansi terkait. Sebab dengan tidak adanya SHM, maka Pemkot secara administarsi dirugikan. Karenanya keberadaanya tak bisa tercatat dalam aset, kenadi secara riil sudah menjadi hak milik dan ada kwitansi pembeliannya. ke hal 9 kol 1

Tilep Duit, Dituntut Tiga Tahun Penjara KARYAWAN Bank Mega Cabang Tegal Maria Purnamawati (27) yang didakwa menilep uang bosnya sekaligus nasabah terdakwa yang merupakan pengusaha toko makanan ternak di Jatibarang Brebes sebesar Rp 13.350.000, dituntut 3 tahun penjara potong masa tahanan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Drs Sukoco SH, Selasa (20/7). Uang milik pasangan suami istri Tambah Santoso dan Indrawati Soelijanto yang digelapkan Maria diduga lebih dari Rp 1,2 miliar. Namun Sukoco pada materi dakwaan terdahulu tidak menyebutkan hal tersebut dalam persidangan. Maria hanya me-

CMYK

ngaku memakai uang bosnya sebesar Rp 6.350.000. Sukoco di hadapan majelis hakim yang diketuai Hj Hanizah Ibrahim Mallombasang SH MH dan dua anggotanya RA Didi Ismiatun SH MH dan Gatot Ardian Agus Triono SH SpN, hanya membeberkan tiga pengiriman (transfer) uang yang dilakukan terdakwa Maria Purnamawati. Dia mengungkapkan, Maria yang bekerja sebagai staf marketing Bank Mega Cabang Tegal di Jalan Gajah Mada adalah cucu dari suami istri tersebut. Karena masih ada hubungan saudara dan bekerja di bank tersebut, terdakwa yang beralamat ke hal 9 kol 5

3

ADI MULYADI/RATEG

SPESIAL - Guru SLB butuh keahlian khusus untuk mengajar anak-anak yang berkebutuhan khusus.


PEMALANG

4

RABU 21 JULI 2010

RADAR TEGAL

Dirazia, PNS Berlarian ke Pasar Hasil Razia PGOT Tak Dikirim ke Semarang

MEWASPADAI PENYAKIT JANTUNG BAWAAN PADA ANAK Joyo Santoso Apakah anak Anda mengalami keterlambatan pertumbuhan? Atau anak Anda tampak kebiruan saat menangis? Jika ya, maka Anda perlu mewaspadai penyakit jantung bawaan pada anak. Penyakit jantung bawaan (PJB) merupakan penyakit struktural jantung atau pembuluh darah besar yang terjadi sejak lahir. Penyakit ini dapat menunjukan gejala sejak lahir ataupun setelah beranjak remaja. Hal tersebut dipengaruhi oleh jumlah, berat ringan, dan jenis penyakit yang diderita. Penyakit jantung bawaan pada anak cukup banyak ditemukan. Angka kejadian PJB di seluruh dunia berkisar antara 8 sampai 10 kasus untuk setiap 1000 kelahiran hidup. Berdasarkan penelitian Harimurti G.M., angka kejadian PJB di Indonesia diperkirakan sebanyak 9 kejadian per 1000 kelahiran hidup. Jika diandaikan terdapat 1000 kelahiran hidup dalam sehari, maka dalam setahun setidaknya terdapat 40.550 penderita PJB. Jumlah yang cukup besar sehingga perlu diwaspadai. Selain itu, penyakit ini dapat terjadi pada semua lapisan sosial masyarakat maupun ras. Oleh karena itu, diperlukan deteksi dini pada anak Anda.

PEMALANG - Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan kegiatan razia untuk menegakkan disiplin bagi PNS. Razia yang digelar sejak Senin (19/7) itu berhasil menjaring puluhan PNS yang berkeliaran pada saat jam dinas. Saat razia digelar di Kecamatan Comal, Selasa(20/7) kemarin, sejumlah PNS berlarian ke dalam Pasar Comal untuk menghindar. Kepala Satpol PP Cipto Leksono SIP melalui beberapa komanan regu mengatakan

razia tersebut dilakukan atas perintah Bupati. Razia pada Senin kemarin dipimpin oleh Diar dan mendapati 16 PNS yang berada di pusat-pusat perbelanjaan. “Senin kemarin dilakukan razia di Jalan Jendral Sudirman sampai ke Pasar Beji,” kata dia. Razia juga merambah jalur pantura dan Kecamatan Taman serta Kecamatan Petarukan. Dalam razia tersebut, PNS yang terjaring menyampaikan beberapa alasan berada di liar kantor saat jam dinas. Empat di antaranya dapat menunjukkan surat tugasnya. Mereka ini dikumpulkan esok harinya dan dilakukan pembinaan di Kantor Satpol PP. Sementara razia yang dilakukan di Kecamata Comal berhasil menjaring 10 PNS dan

Macam-macam penyakit jantung bawaan (PJB) Terdapat lebih dari 30 jenis penyakit jantung bawaan (PJB). Berikut ini beberapa penyakit yang paling banyak ditemui : 1. Ventricular Septal Defect (VSD) Merupakan kelainan yang terjadi pada sekat antara bilik (ventrikel) jantung kiri dan kanan (lihat gambar bagian jantung). Sekat tersebut tidak menutup sempurna sehingga darah dari bilik kiri bercampur dengan darah dari bilik kanan. Penyakit ini paling banyak terjadi, kurang lebih 25% dari penyakit jantung bawaan. 2. Atrium Septal Defect (ASD) Penyakit yang terjadi pada sekat antara serambi (atrium) jantung kiri dan kanan yang tidak menutup sempurna. 3. Patent Ductus Arteriosus (PDA) Sirkulasi janin saat di dalam kandungan berbeda dengan bayi yang sudah lahir. Saat dalam kandungan janin belum bernafas sehingga paru-paru belum dapat dialiri darah. Aliran darah yang menuju ke paru-paru (arteri pulmonalis) dialihkan ke pembuluh nadi besar (aorta) melalui pembuluh darah yang disebut ductus arteriosus. Setelah bayi lahir dan bernafas, paruparu dapat dialiri darah sehingga tidak memerlukan ductus arteriosus. Pada kondisi normal, ductus arteriosus akan menutup tetapi pada PDA, ductus arteriosus tetap terbuka dan dialiri darah (lihat gambar)s. Terapi PJB membutuhkan penanganan yang cepat dan tepat. Hal ini dilakukan untuk mencegah komplikasi dan berlanjutnya penyakit. Jika penyakit tersebut berlanjut, maka akan mencapai fase dimana terapi lanjutan (terapi definitif) tidak dapat dilakukan. Ada beberapa PJB dapat sembuh (menutup) sendiri tergantung jenis dan berat ringan penyakit yang diderita. Secara umum terapi PJB dibagi menjadi : 1. Medikamentosa Terapi obat-obatan jantung maupun antibiotika digunakan untuk mengurangi gejala dan komplikasi yang timbul sampai terapi definitif dilakukan. 2. Intervensi Sebagian besar (33%-50%) penyakit jantung bawaan membutuhkan penanganan intervensi pada tahun pertama setelah terdeteksi. Tindakan intervensi ini meliputi tindakan operatif melalui bedah terbuka atau cukup dengan kateterisasi. Kateterisasi merupakan tindakan memasukan alat semacam selang ke dalam pembuluh darah di paha, lengan atas, atau leher hingga mencapai jantung. Deteksi dini Teknologi medis yang semakin maju memungkinkan PJB untuk dapat dideteksi secara dini sejak janin masih dalam kandungan. Dengan menggunakan Ekokardiografi, suatu alat yang bekerja dengan menggunakan gelombang suara yang dirubah menjadi gambar, penyakit ini dapat deteksi. Deteksi dapat dilakukan sejak usia kehamilan 4-5 bulan. Meskipun demikian, alat ini tidak dapat mendeteksi penyakit yang sifatnya kecil atau minimal. Pencegahan Meskipun penyebab PJB ini belum diketahui secara pasti, tindakan pencegahan tetap memegang peranan penting. Upaya pencegahan PJB dapat dilakukan dengan : 1. hindari kebiasaan merokok 2. hindari mengkonsumsi obat-obatan tanpa petunjuk dokter 3. melakukan imunisasi MMR (Mumps, Measles, Rubella) bagi anak perempuan 4. pastikan tidak memakai KB hormonal bila sudah diketahui hamil.

instansi hasilnya tak lagi harus dikirim ke Semarang. Dengan keadaan ini anggaran untuk kegiatan tersebut bisa lebih kecil karena hasilnya cukup dikirim ke Panti Samekto Karti di Ujunggede Kecamatan Ampelgading. Kabag Kesra Setda Drs Slamet Masduki melalui Kasubag Sosial Nursyamsiyah mengemukakan terakhir kali razia PGOT menertibkan 18 orang dimana sembilan di antaranya adalah orang gila. “Kalau pada razia sebelumnya orang gila kita kirim ke RSJ di Semarang, sekarang tidak lagi karena Panti Samekto Karti juga memiliki fasilitas serupa sehingga hasilnya baik gelandangan, pengemis maupun orang gila bisa dirawat di panti ini,” kata

dia Selasa (20/7). Razia terakhir beberapa waktu yang lalu ada beberapa gelandangan yang ditertibkan tidak dikirim ke panti namun diserahkan kembali ke keluarganya sebanyak dua orang. Sedangkan untuk pengamen dilakukan pembinaan dan diserahkan ke keluarganya. “Untuk pengamen kita masih belum menemukan solusi yang tepat sehingga meskipun dirazia dan diserahkan ke keluarganya. Mereka akan kembali melakukan aksinya,” ujar dia. Pengamen-pengamen yang tidak kapok dirazia ini bisa dijumpai di simpang empat Sirandu dan Pagaran. Ironisnya mereka yang berusia anak-anak itu saat beraksi mendapatkan pengawasan dari keluarganya. (ali)

Warga Kreo Kembali Geruduk Mapolres

Penyebab PJB merupakan penyakit yang terjadi akibat gangguan perkembangan sistem jantung dan peredaran darah (sistem kardiovaskuler) pada janin selama masa kehamilan. Gangguan perkembangan tersebut terutama terjadi pada bulan-bulan awal masa kehamilan (trimester pertama) karena pada masa ini terjadi pembelahan aktif sel-sel untuk membentuk organ-organ tubuh (organogenesis). Penyebab pasti penyakit ini belum diketahui dengan jelas. Berbagai pengembangan ilmu kedokteran dan penelitian dilakukan oleh para ahli untuk mengetahui penyebab pasti penyakit ini. Di bawah ini terdapat beberapa faktor yang jika terjadi selama masa kehamilan dapat menyebabkan PJB. Faktor-faktor tersebut antara lain : 1. infeksi virus Rubela (campak) 2. mengkonsumsi obat-obatan selama kehamilan 3. genetik atau keturunan 4. pemakaian hormon estrogen dan progesteron (pil, suntik KB) selama kehamilan 5. merokok Gejala Klinis Gejala PJB yang muncul dapat beraneka macam. Gejala-gejala tersebut dapat langsung muncul dengan cepat, lambat, atau bahkan tak bergejala. Semua gejala tersebut tergantung pada jumlah, jenis, dan berat ringan penyakit jantung yang diderita. Beberapa gejala dan tanda pada anak yang perlu Anda waspadai antara lain : 1. kebiruan di bibir, kulit, dan kuku terutama saat menangis 2. tidak mau minum ataupun sering terhenti pada saat minum karena kelelahan 3. sesak nafas 4. badan kurus, berat badan sulit naik 5. mudah menderita infeksi pernafasan 6. kejang tanpa disertai panas 7. bengkak pada kedua tungkai 8. ujung-ujung jari besar (jari tabuh)

kebanyakan dari unsur guru. Komandan Regunya Sumar mengemukakan, dalam razia ini, sejumlah PNS yang berada di pusat keramaian mengetahui kalau ada kegiatan sehingga mereka berlarian masuk ke dalam Pasar Comal untuk menghindar. “Operasi hanya berlangsung dalam dua jam dan kami juga menuju ke Kecamata Ulujami, Pasar Grosir dan ke komplek WTS Ambo namun di komplek ini tidak terdapat PNS,” ujarnya. TAK DIKIRIM Sementara itum, kegiatan razia terhadap Pengemis Gelandangan dan Orang Telantar (PGOT) yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Pemalang dengan melibatkan sejumlah

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

TES URINE – Ratusan siswa SLTA di Kabupaten Pemalang sedang melakukan kegiatan tes urine yang digelar BNP Jawa Tengah bekerjasana BNK Pemalang di pendopo kabupaten, Senin (19/7) kemarin.

Ratusan Pelajar Dites Urine PEMALANG – Sedikitnya 250 siswa SLTA se-Kabupaten Pemalang, Senin (19.7) kemarin mengikuti kegiatan tes urine di pendopo kabupaten. Kegiatan tersebut dalam rangkaian acara sosialisasi Penanganan, Pencegahan, Pemberantasan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang diselenggarakan Badan Narkotika Propinsi (BNP) Jawa Tengah bekerjasama dengan Badan Narkotika Kabupaten

(BNK) Pemalang. Sekretaris BNK Pemalang Drs Hendro Susilo mengatakan, kegiatan sosialisasi P4GN dan kegiatan tes urine ini merupakan program kegiatan BNP Jawa Tengah yang diselenggarakan di wilayah Kabupaten Pemalang. Dalam kegiatan tersebut diikuti sebanyak 250 siswa dari 25 SLTA yang ada di wilayah Kabupaten Pemalang. Ketua Pelaksana Harian BNP Jawa Tengah melalui Ketua

Bidang Terapi dan Rehabilitasi Siswanto menjelaskan, kegiatan sosialisasi P4GN dan tes urine yang diikuti oleh siswa SLTA se Kabupaten Pemalang ini untuk melakukan pendataan para siswa. Tes urine sendiri bertujuan untuk mengetahui positif dan negative siswa dalam penggunaan obat-obatan terlarang. “Obat-obatan terlarang sangat berbahaya bagi tubuh, salah satunya merusak otak,” ujarnya. (mg1)

PEMALANG - Kasus kecelakaan tunggal yang terjadi pada Bulan Desember 2009 di Desa Gembyang Kecamatan Randudongkal masih menyisakan persoalan. Ratusan warga Desa Kreo Kecamatan Randudongkal mendatangi Mapolres untuk menanyakan tindak lanjut dari penganan kasus tersebut. Karena, beberapa korban kecelakaan tersebut adalah tetangga mereka dan berkeyakinan ada penganiayaan menyertai kasus tersebut. Polisi masih memintai keterangan sejumlah saksi untuk mengungkapnya Selasa(20/7). Sejumlah warga yang ditemui Radar mengatakan, mereka berkumpul di Balai Desa Kreyo Kecamata Randudongkal sebanyak 200-an orang. Dengan mengendarai beberapa mobil bak terbuka warga ini mendatangi Mapolres berniat menanyakan kelanjutan kasus tersebut. Salah satu warga, Ali yang juga kepala dusun di desa tersebut mengemukakan, dirinya mengawal warga karena ada informasi polisi telah mengamankan sejumlah warga yang diduga terlibat pengeroyokan saat kecelakaan itu terjadi. “Informasi yang berkembang di warga ada sekitar delapan orang yang diamankan namun nama-namanya masih dirahasiakan polisi. Kami ke sini untuk

menanyakan kejelasan informasi ini,” kata dia. Nampak di tengah-tengah warga juga perangkat Desa Kreo yang lain termasuk Kadesnya, Nuridin. Sementara Kapolres AKBP Burhanudin SIK melalui Kasatreskrim AKP Suwarto SH MH saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut. “Kami masih memeriksa saksi-saksi. Jumlahnya sekitar tujuh orang,” kata dia. Warga yang mendatangi Mapolres itu duduk-duduk di sekitar Mapolres. Aksi ini adalah yang kedua kalinya, setelah beberapa bulan lalu aksi serupa juga dilakukan dengan jumlah massa yang lebih besar. Sebelumnya diberitakan kasus kecelakaan terjadi di Jalan Desa Gembyang Kecamatan Randudongkal pada Bulan Desember 2009.Sebuah sepeda motor yang dikendarai tiga orang melintas di jalan tersebut. Ketiganya adalah Rizal pengendara motor yang tewas di lokasi kejadian, Madi, pembonceng tewas dalam perawatan di rumah sakit dan satu pembonceng lagi Sindon menderita gagar otak. Sedangkan pejalan kaki yang ditabrak adalah Sukasmo Kades Gembyang mengalami patah tulang, pejalan kaki lainnya mengalami luka ringan yaitu ketua RT Warman. (ali)

Tuntut Kades Mundur ULUJAMI – Warga Desa Pesantren Kecamatan Ulujami menuntut Kades Sarwono, Kadus VI Hasanudin, dan lembaga desa setempat diberhentikan dari jabatannya. Warga menuntut karena merasa terancam setelah diintimidasi pihak desa, terkait pengambilalihan tanah lepe-lepe di bantaran sungai Kali Comal desa setempat. Salah satu perwakilan warga, Sutari, mengungkapkan, tanah lepe-lepe yang selama ini digarap oleh puluhan petani merupakan gantungan warga dalam menafkahi keluarga. Terlebih

tanah tersebut bukan bondo desa, sehingga bisa diambil alih begitu saja oleh pihak desa. “Kami sebetulnya menyadari akan proses pembangunan desa, tapi tidak dilakukan secara paksa,” tegasnya. Dalam pernyataan sikap yang ditandatangani 14 perwakilan warga, Sutari mengungkapkan 5 butir pernyataan. Pertama, tidak setuju dan tidak menerima pengambilalihan tanah lepe-lepe yang tidak disertai adanya tanah pengganti atau ganti rugi. Kedua, merasa tidak mendapatkan keadilan dari Kades

Sarwono, Kadus Hasanudin, perangkat dan lembaga desa lainnya atas pengambilalihan tanah lepe-lepe. Ketiga, tanah bantaran kali bukanlah tanah desa, sehingga kepemilikannya bukan atas nama desa melainkan negara. Adapun butir keempat dan kelima, pihak desa selama ini tidak merasakan pahit getirnya dalam mengelola lahan lepelepe, sehingga tidak mempunyai hak untuk mengambilalih dan atau memperjual-belikan tanah tersebut. Apalagi hal itu dilakukan atas nama kepentingan masyarakat. cw2)

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

DUDUK - Sejumlah warga desa Kreo Kecamatan Randudongkal duduk-duduk di Mapolres untuk menanyakan kasus kecelakaan yang menimpa tetangganya.


METROPOLIS

RABU 21 JULI 2010

5

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING Hotel Bahari Inn Tegal Hotel Karlita Orange Karaoke

(0283) 343399 (0283) 358050 (0283) 322022

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Jum’at dan Sabtu Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

Pemkot Tak akan Gegabah Terkait Pembebasan Tanah Rel Ganda KEJADIAN di sejumlah daerah saat proses pembebasan tanah milik warga yang terkena proyek jalur rel ganda PT KA, dijadikan acuan Pemkot Tegal untuk menjalankan prosesnya. Karenanya, Pemkot tak akan gegabah dalam memutuskan pelaksanaan pembebasannya. Meski begitu, Pemkot akan terus berupaya mendukung terealisasinya proyek tersebut. Kepala Bagian Tata Pemerintahan Hartoto, Selasa (20/7) mengatakan, sebenarnya Satuan Kerja (Satker) PT KA telah meminta Pemkot membentuk tim untuk pembebasan lahan milik warga. Karena prosesnya sangat rentan masalah, pihaknya minta Satker PT KA mengajukan surat permohonan untuk pembuatan tim. Ini perlu dilakukan mengingat sesuai aturan apabila luas tanah yang dibebaskan kurang dari satu hektar, tidak perlu adanya surat keputusan (SK) pembentukan tim dari Pemkot Tegal. “Sebenarnya pembebasan lahan bisa langsung ditangani Satker, dengan bantuan instansi terkait. Namun, apabila Satker tidak mampu maka kami menyarankan untuk mengajukan permohonan ke Pemkot,” kata Hartoto. Dijelaskan Hartoto, surat permohonan tersebut akan digunakan sebagai dasar untuk pembentukan tim pembebasan tanah. Sebab, apabila tidak ada permohonan Pemkot bisa melanggar aturan. “Luas areal lahan yang dibe-

baskan hanya sekitar 5.000 hingga 7.000 meter persegi, dari sekitar 64 rumah milik warga yang terimbas. Sehingga tak perlu ada tim,” jelas Hartoto. Menurut Hartoto, sebenarnya ada atau tidaknya tim dari Satker untuk pembebasan tanah, Pemkot Tegal tetap siap membantu untuk merealisasikan proyek rel jalur ganda. Saat ini, tahap sosialisasi terhadap warga yang tanah maupun rumahnya terkena proyek tersebut telah dilaksanakan. Setelah itu, dalam waktu dekat ini akan dilakukan pengukuran oleh tim pengukur. “Proyek jalur rel ganda yang kini dilaksanakan PT KA di Kota Tegal sedikitnya mengenai 64 rumah dan tanah warga yaitu dari Kelurahan Mintaragen dan Panggung, Kecamatan Tegal Timur,” tuturnya. Sebelumnya, terkait adanya adanya masjid yang terkena proyek tersebut, yaitu di Kampung Mejabung, pihaknya telah berkoordinasi dengan pengurus masjid maupun masyarakat sekitar. Hasilnya, pengurus masjid diminta untuk mencari tanah baru yang digunakan untuk merelokasi masjid. “Untuk pembayaran tanah dan biaya pembangunan masjid sudah disiapkan oleh PT KA,” ujar Hartoto. Ditambahkan Hartoto, tentang proses ganti rugi yang sudah dilaksanakan yaitu terhadap rumah semi permanen dan permanen yang dibangun warga di atas tanah milik PJKA. Ganti rugi rumah permanen sekitar Rp 200.000 per meter persegi dan ganti rugi rumah semi permanen sekitar Rp 100.000 per meter persegi. (hun)

Pemkot akan Bangunkan SLBN Kampus Baru PIDANA Kasus Daryono Dilimpahkan DESAS-desus tersangka penganiayaan yang dilakukan Daryono (47), warga Jl Sepat Nomor 34 RT 01/ RW 06 Kelurahan Tegalsari yang hanya jalan di tempat tidak terbukti. Kasus pembacokan yang terjadi menjelang Lebaran tahun 2009 lalu itu memang sempat terhenti pemeriksaannya, dan kini mulai dituntaskan kembali proses penyidikannya dibawah kendali Kapolsekta Tegal Barat AKP Aziz Sugiarto. Tersangka sebelumnya nyaris menghabisi diri Markono Sudaryo SST (58), warga Jl Pala XX Nomor 45 RT 01 RW 12 Mejasem Barat, ketika dia bertandang ke rumah tersangka untuk menagih hutangnya. Saat itu korban disuruh menunggu di dalam rumah dan tersangka bermaksud pamit untuk mencari uang guna membayar hutangnya. Setelah usahanya gagal mencari uang guna membayar hutangnya, tersangka kalap dan berupaya menghabisi korban yang dilihatnya sedang tertidur di ruang tamu. Dalam insiden itu, korban mengalami luka bacok di bagian pinggul belakang, pinggang, dan perut. Kapolresta AKBP Drs Kalingga Rendra Raharja SE melalui Kapolsekta Tegal Barat AKP Aziz Sugiarto menyatakan, tidak ada orang yang kebal terhadap hukum. (her)

SARANA Penutupan Jalan Pancasila Dikeluhkan PENUTUPAN sementara Jalan Pancasila tepatnya di depan Stasiun Tegal, Selasa (20/7), pagi hingga siang hari banyak dikeluhkan pengguna jalan. Jalan tersebut ditutup untuk memberikan ruang pada sejumlah pekerja yang melakukan perbaikan saluran air yang ada di bawah jalan. Hanya saja, penutupan semestinya dilakukan setengah-setengah sehingga jalan masih bisa dilalui terutama saat kereta api tiba sehingga jalan tidak macet. Kanapi, saat menjemput adiknya di stasisun Tegal mengaku kaget saat melintas dari arah barat karena jalan dipalang dengan bambu panjang. Meski terdapat tulisan serta papan peringatan, tetapi dia merasa terganggu karena harus berputar arah sehingga waktu tempuh lebih lama. Menurutnya, jalan yang luas seharusnya ditutup setengah dan sisi lainnya bisa tetap digunakan sehingga arus lalu-lintas tidak terganggu seperti sekarang. Meskipun hanya sementara, tetapi banyak pengendara yang mengeluh dan harus mencari jalan lain atau berbalik arah sehingga kendaraan di belakangnya turut terganggu. Ke depannya, sebagai pengguna jalan dia meminta kepada instansi terkait agar lebih memperhatikan kenyamanan pengguna jalan sehingga tidak terganggu. “Kalau sudah begini, kami juga yang harus mencari jalan lain,” katanya. Hal senada diungkapkan Tatang. Menurutnya, perbaikan apapun yang dilakukan di jalan raya tentu berdampak pada terganggunya arus lalu-lintas di lokasi sekitar. Apalagi ruas jalan yang lebar semestinya masih bisa dibuka satu lajur secara bergantian sehingga jalan tetap bisa dilalui. Apalagi, lokasi perbaikan berada di bundaran. (gun)

MASALAH kekurangan kelas di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Tegal, ditanggapi serius Pemerintah Kota (Pemkot). Rencananya 2011 nanti, Pemkot akan mendirikan bangunan baru, guna menampung siswa berkebutuhan khusus dari mulai tingkat TK sampai SMA. Sementara, sambil menunggu rencana tersebut terealisasi, Pemkot memberikan bantuan empat ruang di Asrama SDLB yang dikelola Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans). Sehingga kekurangan kelas yang dialami SLBN bisa tertangani, dan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) bisa berjalan lancar. Wakil Wali Kota Tegal Habib Ali Zaenal Abidin mengatakan, untuk menangani kekurangan kelas di SLBN, sebelumnya Pemkot sudah memberikan bantuan 4 ruang di Asrama SDLB. Namun, lantaran sekolah masih tetap kekurangan, pemkot kembali memberi bantuan 4 ruang lagi. Dengan begitu total ada 8 ruang di Asrama SDLB yang digunakan untuk proses KBM SLBN Tegal. “Dengan adanya tambahan ruang tersebut, sekarang tidak ada lagi kelas yang disekat menjadi tiga. Sehingga siswa bisa belajar dengan konsentrasi tanpa terganggu oleh, siswa

lain dalam lokasi yang sama,” katanya, saat meninjau lokasi SLBN, Selasa (20/7). Rencanannya, pemkot akan membuatkan kampus baru untuk SLB. Salah satu alaternatif lahan yang akan digunakan adalah tanah pemkot yang berada di belakang SDN Slerok 6 Tegal Timur. Lahan yang disiapkan luasnya mencapai 6.000 meter persegi. Saat ini, lanjut Habib, kondisinya masih berupa sawah yang dikelola masyarakat sekitar. “Kenapa dinamakan kampus? Karena disitu berkumpul dari mulai tingkat TKLB sampai dengan SMALB.” Pada intinya, anak usia sekolah di Kota Tegal dilarang tidak mengenyam bangku pendidikan. Baik itu yang reguler atau siswa yang berkebutuhan khusus. Semua mempunyai kesempatan yang sama dalam hal pendidikan. Rencana pembangunan Kampus SLB ini akan diajukan dalam anggaran ubahan 2010 nanti. Dengan begitu akan muncul Detail Engineering Design (DED)-nya. Sedangkan anggarannya dari Direktorat Jenderal Pendidikan Non Formal dan In Formal (PNFI). Sementara dari APBD II, hanya menyiapkan dana pendampingnya saja. (adi)

M SAEKHUN/RATEG

MULAI DIKERJAKAN - Sejumlah pekerja mulai mengerjakan pembangunan jalur rel ganda di beberapa wilayah Kota Tegal.


BREBES & BUMIAYU

6

RABU 21 JULI 2010

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes RSU Bhakti Asih Hotel Dedy Jaya Brebes

(0283) 671431 (0283) 671279 / 673481 (0283) 673133 / 673158

Barang Bukti Narkotika Resmi Dimusnahkan

LINTAS Kans Persab Lolos ke Divisi II Masih Terbuka BREBES - Kiprah Persab Brebes dalam putaran kualifikasi divisi III Pengprov PSSI Jawa Tengah (Jateng) hanya mampu bertengger di posisi kedua. Meski demikian, kans laskar Jaka Poleng untuk lolos ke divisi II masih cukup terbuka. Pelatih Kepala Persab Iriando DS mengatakan, dari hasil pertandingan kualifikasi beberapa waktu lalu, peluang untuk lolos promosi divisi II nasional masih terbuka. Hanya saja, menurut dia, peluang itu harus dimaksimalkan dengan pembenahan secara internal maupun eksternal. ’’Secara teknis, kami perlu pembenahan lagi, terutama di lini depan dan lini belakang. Karenanya, perlu seleksi pemain baru dan harus dipusatkan supaya latihan bisa terprogram dengan baik,” jelas dia. Pemusatan latihan, katanya, bisa dilakukan tergantung dari kebijakan Ketua Umum Persab maupun manajer tim. Sebab, itu menyangkut masalah pendanaan yang tidak sedikit. ’’Perlu perhatian juga dari pemkab, baik legislatif maupun eksekutif serta dukungan masyarakat.’’ Dia juga menyoroti, kondisi infrastruktur stadion kandang Persab yang dinilai tidak layak. ’’Stadion Karang Birahi sebetulnya harus ditata lagi, selain sering terbentur posisi tiang bendera, kondisi tanahnya juga keras dan tidak rata. Ini perlu dibenahi.’’ (cw1)

ABIDIN ABROR/RATEG

BAKAR BB - Kajari Brebes Nunuk Sugiyarti didampingi kepala Pengadilan dan kapolres Brebes melakukan pembakaran barang bukti (BB) narkotika di belakang Kantor Kejari Brebes kemarin (20/7).

BREBES - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Brebes Selasa (20/7) memusnahkan barang bukti (BB) narkotika dari jenis ganja. Pemusnahan barang haram ini dipimpin langsung Kepala Kejaksaan (Kajari) Brebes Nunuk Sugiyarti SH, yang diawali sanbutan tentang aturan pemusnahan barang terlarang. Sesuai peraturannya, dijelaskan Nunuk, pemusnahan harus dilakukan sesegera mungkin. Kemarin, semua barang bukti narkotika yang setelah kasusnya disidangkan segera dimusnahkan. ’’Pemusanahan narkotika seperti diatur agar dilakukan secepatnya,” kata Nunuk dalam sambutan, yang dilanjutkan dengan pembakaran BB yang dimaksud. Semua barang bukti yang dihasilkan sejak tahun 2010 tersebut siang kemarin dimusnahkan. Ikut dimusnahkan juga alat penghisap atau bong, sabu-sabu. Hadir dalam kegiatan ini Kepala Pengadilan Negeri Brebes Noer Ali SH dan Kapolres AKBP Beno Louhenapessya SH MH, untuk turut serta melakukan pemusnahan BB tersebut. Kegiatan ini disaksikan para jaksa, pejabat Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, dan dari perwakilan Badan Narkotika Kabupaten (BNK), serta unsur pers.’’Jangan coba-coba dengan narkotika. Karena sudah banyak contoh, para pelaku narkotika yang dengan terpaksa harus mendekam di sel tahanan. Sebagiannya mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kabupaten Brebes,’’ ujar Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) Samiaji SH. BB narkotika yang dimusnahkan tersebut, menurut Samiaji, sebagian perkaranya sudah diputus oleh Pengadilan. ’’Dari total 30 perkara, 18 perkara sudah diputus. Sedang barang bukti lain masih dalam perkara,” kata Samiaji usai pelaksanaan pemusnahan. (din)

Dari Reses Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Drs A. Fikri Fakih

Masyarakat Menagih Janji untuk Dukuh Banjangsari

ABIDIN ABROR/RATEG

DISERAHKAN - Dokumen Raperda Pajak Daerah dan Retribusi dari Wakil Bupati H Agung Widyantoro diserahkan kepada Pimpinan DPRD HM. Agus Sutrisno untuk dibahas di DPRD.

Eksekutif Ajukan Raperda Pajak dan Retribusi BREBES - Sehubungan bakal dilaksanakannya Undang-Undang (UU) No. 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi yang berlaku per 1 Januari 2011. Bersamaan itu, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Brebes mengajukan Raperda tentang Pajak dan Retribusi. Pengajuan Raperda Pajak dan Retribusi ini digelar bersamaan agenda pemandangan umum fraksi-fraksi, atas Laporan pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2009. Kedua agenda digelar dalam sidang paripurna DPRD kemarin (20/7). Setelah menyampaikan maksud dan tujuannya, selanjutnya bupati melalui Wakil Bupati Agung Widyantoro, langsung menyerahkan dokumen Raperda kepada pimpinan DPRD HM. Agus Sutrisno, dengan didahului penandatanganan berkas yang dimaksud. ’’Kami harapkan Raperda yang kami ajukan DPRD segera membahasnya,” kata Agung. Sementara, terkait pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2009, sejumlah fraksi menyampaikan saran dan kritiknya, sehingga mampu meningkatkan kinerja guna menghasilkan pembangunan ke depan yang lebih baik. (din)

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah (Jateng) Drs A. Fikri Fakih Selasa (20/7) melakukan reses di Dukuh Banjangsari, Desa Randusanga Kulon, Kabupaten Brebes. Apa hasilnya? LAPORAN: ISMAIL FUAD DALAM resesnya itu, Fikri Fakih yang berasal dari PKS itu ditagih janjinya oleh warga setempat. Karena, menurut warga, selama ini kunjungan sejumlah pejabat dan anggota DPRD untuk mengangkat Dukuh Banjangsari dari keterisolasian belum mampu diwujudkan. Bahkan, dalam kesempatan itu, Fikri Fakih juga digadanggadang akan didukung kembali jika mampu mengangkat Dukuh Banjangsari. Namun, permintaan warga itu dijawab secara diplomatis oleh Fikri. Fikri mengatakan, kedatangannya bukan untuk memberikan janji, tapi mendengar aspirasi masyarakat guna disampaikan kepada pengambil kebijakan. Dia juga mengajak warga setempat untuk bekerja ber-

sama dalam membangun Dukuh Banjangsari, sehingga bisa keluar dari keterisolasian. Dari reses itu, masalah infrastruktur jalan dan listrik yang paling banyak disuarakan warga setempat. Sebagai salah satu daerah yang berada di ibukota kabupaten, belum adanya listrik dan sarana infrastruktur yang memadai tentunya menjadi sebuah keprihatinan tersendiri. Dalam kesempatan itu, Fikri juga sempat meninjau pembang u n a n p e n a h a n t e b i n g tanggul Kali Pemali yang saat ini kembali amblas. Padahal, proyek pembangunan tersebut baru rampung pada akhir 2009 lalu, namun sudah jebol sejak 31 Januari 2010. ’’Padahal, ini proyek baru beberapa bulan. Jika tidak segera ditanggulangi, bisa

ISMAIL FUAD/RATEG

TINJAU TANGGUL - Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Drs A. Fikri Fakih saat meninjau tanggul Kali Pemali di Dukuh Banjangsari, Desa Randusanga Kulon, Brebes.

berbahaya bagi penduduk,” kata Fikri didampingi Kepala

Desa (Kades) Randusanga Kulon Ahmad Zaeni.

Proyek yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2009 itu juga tidak disebutkan berapa anggarannya, karena dari papan informasi yang ada tidak disebutkan. ’’Ini tidak lazim, sehingga kita tidak bisa menilai bagaimana proyek ini,” tandasnya. Sementara, Kades Randusanga Kulon Ahmad Zaeni mengatakan, terkait kebutuhan listrik, pihaknya sudah beberapa kali mengusulkan. Namun, hingga kini belum direalisasikan. Saat ini, warga hanya menggunakan diesel dengan iuran. Untuk satu rumah yang menggunakan 15 watt, dikenakan biaya Rp 15 ribu per minggu, dan Rp 35 ribu bagi yang memiliki televisi. (*)


BREBES & BUMIAYU

RABU 21 JULI 2010

7

RADAR TEGAL

INFRASTRUKTUR

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

RUSAK - Sebagai sarana infrastuktur ruas jalan Bantarkawung-Pangarasan dalam kondisi rusak sehingga menghambat aktivitas warga.

SejumlahSaranaBelumTerpenuhi BANTARKAWUNG - Minimnya sarana infrastuktur, baik gedung sekolah lanjutan maupun akses jalan dan jembatan, yang kurang memadai di Desa Kebandungan, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, diindikasikan sebagai salah satu faktor penyebab tingginya angka anak putus sekolah di desa tersebut. Sutarto MPd, kades Kebandungan menyikapi kondisi tersebut mengusulkan adanya pembangunan gedung sekolah SD-SLTP satu atap di desa ini, mengingat saat ini di desanya baru berdiri dua Sekolah Dasar (SD). Sementara, para siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke tingkat SLTP harus bersekolah di luar daerah. ’’Desa kami termasuk wilayah terpencil yang baru memiliki dua SD. Siswa yang akan melanjutkan ke tingkat SLTP harus sekolah keluar daerah, yaitu Kecamatan Kesambi, Kabupaten Tegal, yang berjarak tiga kilometer. Selain itu, siswa juga harus menyebrangi dua sungai besar, yaitu Sungai Cipamali dan Glagah yang belum dilengkapi jembatan,’’ jelas Sutarto. ’’Sementara, kalau mereka sekolah di Bantarkawung jaraknya bisa tiga kali lipat lebih jauh dibanding menuju Kesambi. Karenanya, kami sangat mengharapkan sekali adanya gedung sekolah satu atap,” lanjut. Menurut Sutarto, jauhnya jarak sekolah bagi siswa berbuntut pada membengkaknya biaya yang harus dikeluarkan oleh para orangtua mereka yang mayoritas hanya mengandalkan sektor pertanian sebagai tumpuan ekonomi. ’’Kebanyakan dari mereka lebih memilih untuk merantau keluar kota setelah tamat SD. Jika saja usulan pembangunan tersebut dapat dilaksanakan, bukan hanya siswa yang berasal dari Kebandungan yang bisa bersekolah di sana, tapi juga dapat dinikmati oleh siswa yang berasal dari Dukuh Cikamuning,” beber Sutarto. Anggota DPRD yang juga warga Bantarkawung Sudono tidak menyangkal kondisi yang terjadi saat ini di Desa Kebandungan. Dia menyarankan agar pihak Desa segera mengajukan maksud tersebut ke tingkat kabupaten. (pri)

Enam Perangkat Tidak Terima TPAD BULAKAMBA - Enam perangkat Desa Pakijangan, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, sampai saat ini belum menerima Tunjangan Perangkat Desa (TPAD). Tunjangan tersebut sebesar Rp 1.320.000, yang diberikan setiap tiga bulan sekali. Keenam perangkat yang belum menerima TPAD tersebut adalah Jaya Dimulya SE, Siti Faridhotun, Arlis Dosi Subagyo, Sumardi, Cipto, dan Purwanto.

Kepala Desa (Kades) Pakijangan M. Wasjan Kirom melalui Sekretaris Desa (Sekdes) Rustopo saat ditemui Radar membenarkan kalau selama ini masih ada enam perangkat desa yang belum menerima dana TPAD. Ia mengaku, di Desa Pakijangan ada 14 perangkat desa yang membantu kinerja kades. Namun, dari jumlah tersebut baru delapan perangkat desa yang telah menerima dana TPAD periode ini. Padahal, untuk perangkat desa

Permudah Akses Perekonomian LARANGAN - Untuk mempermudah akses masyarakat untuk meningkatkan sarana ekonomi, saat ini talud yang terletak di Jalan Curug, Desa Kedung Bokor, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, dalam proses perbaikan. Kepala Desa (Kades) Kedung Bokor HM. Dato saat dihubungi Radar Selasa (20/7) mengaku, pihaknya sangat berterima kasih dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes atas adanya upaya perbaikan talud Curug. Ia mengaku, talud sepanjang kurang lebih 30 meter tersebut sebelumnya mengalami rusak parah. Bahkah, akibat karusakan tersebut, masyarakat sebelumnya sempat terganggu untuk menjalankan aktivitasnya. ’’Kami selaku kepala desa sangat berterima kasih dengan adanya upaya perbaikan terhadap talud Curug. Dengan adanya perbaikan tersebut, saat ini warga sedikit dipermudah untuk

akses transportasi,” ungkapnya. Ia mengaku, untuk masalah anggaran perbaikan, pihaknya memang tidak banyak mengetahui. Pasalnya, bantuan tersebut tidak diberikan langsung ke Desa. Sementara, Munawir (47), warga Desa Kedung Bokor mengaku, dengan adanya pembangunan talud di Jalan Curug, pihaknya sedikit lega. Pasalnya, sebelum dilakukan pembangunan talud, kondisi jalan sedikit membahayakan. ’’Kami (warga, Red) cukup senang dengan adanya pembangunan talud tersebut. Sehingga hal itu akan mengurangi kerusakan jalan dan tingkat kecelakaan akibat jalan rusak,” katanya. Anggota DPRD Kabupaten Brebes dari Fraksi PKB Zubad Fahilatah menuturkan, proyek pembangunan talud Jalan Curug memang merupakan kegiatan yang selama ini diharapkan oleh masyarakat. Dengan adanya kegiatan tersebut, lanjut dia, diharapkan nantinya akan mempermudah akses ekonomi masyarakat. (cw3)

Berawal dari Adanya Desakan Para Petani

LAPORAN: HARVIYANTO DIREKTUR CV Karya Anak Bangsa Tarmono Hanggoro Putro SE selaku produsen BoiGrade saat ditemui di kantornya, Jalan Raya Bulusari 36, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Selasa (20/7) mengatakan, ide pembutan pupuk alami BioGrade bermula dari adanya desakan petani akan kebutuhan pupuk alami. Dari keinginan petani tersebut, akhirnya CV Karya Anak Bangsa yang berdiri pada Maret 2010 melakukan terobosan untuk mengembangkan pupuk alami yang sekaligus sebagai obat hama tanaman pertanian. Tarmono mengaku, untuk membuat pupuk alami BioGrade, pihaknya memanfaatkan bakteri rizobium yang diambil dari bonggol akar kacangkacangan dan beberapa rempah, yang bisa membasmi hama ulat pada tanaman dengan

HARVIYANTO/RATEG

PUPUK ORGANIK - Direktur CV Karya Anak Bangsa Tarmono Hanggoro Putro SE saat menunjukani pupuk organik yang di produksinya.

melalui proses laboratorium. Untuk mengembangkan pupuk tersebut, CV Karya Anak Bangsa melakukan kerjasama dengan Laboratorium Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiah Jogjakarta. ’’Untuk saat ini produksi memang masih terbatas, hal itu lantaran pembutan masih dilakukan berdasarkan kebutuhan petani bawang dan semangka yang ada di Bulakamba.’’ Untuk satu botol berisi satu

kat Desa dan Keluruahan (BPMDK) Kabupaten Brebes, terkait alasan tidak turunnya dana TPAD untuk enam perangkat di desa ini. BELUM MENERIMA Sementara, Plt Ketua Umum Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Brebes Khamim mengatakan, selama ini pihaknya belum menerima laporan dari pengurus PPDI Kecamatan Bulakamba terkait adanya perangkat

desa yang belum menerima dana TPAD. Untuk itu, lanjut Khamim, pihaknya akan mencoba mencari tahu tentang informasi tersebut. Dikatakan dia, untuk pencairan dana TPAD memang sudah diberikan kepada seluuh perangkat desa pada 3-5 Juli lalu. ’’Untuk di Kebupaten Brebes, saat ini ada 3.500 perangkat desa. Berdasarkan sepengetahuan saya, semuanya sudah menerima dana TPAD,” tandasnya. (cw3)

Jembatan Curug Mulai Diperbaiki

Kehadiran Pupuk Organik bagi Lahan Pertanian

Untuk memberikan kemudahan petani dalam mendapatkan pupuk organik, saat ini sudah mulai dikembangkan pupuk non kimia dengan brand BioGrade. Pupuk organik dalam bentuk cair tersebut bahkan sudah di perjual belikan ke para petani. Namun saat ini penjulan masih terbatas lantaran masih dalam proses uji coba. Seperti apa prosesnya?

lainnya saat ini sudah menerima dana tunjangan tersebut. ’’Selama ini, seluruh perangkat Desa Pakijangan sudah memiliki Surat Keputusan (SK) dari kepala desa. Namun, pada kenyataannya masih ada enam perangkat desa yang belum menerima tunjangan,” ujarnya. Dikatakan dia, saat ini seluruh perangkat desa yang belum menerima tunjangan masih menunggu kepastian dari Badan Pemberdayaan Masyara-

liter pupuk, yang dijual dengan harga Rp 45 ribu. Jumlah tersebut bisa digunakan petani untuk memupuk tanaman diatas lahan se-luas 600 meter persegi dari masa tanam sampai panen. Sementara, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Brayan Tani Sejati Desa Bulusari Hari Purnomo mengaku, dengan adanya pupuk organik yang telah dikembangkan oleh CV Karya Anak Bangsa, saat ini petani di desanya bisa dengan mudah untuk mendapatkan pupuk non kimia tersebut. Dengan menggunakan pupuk organik jauh lebih hemat dan aman dibanding pupuk anorganik. (*)

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

TANPA LISTRIK - Warga di salah satu pedukuhan di wilayah Desa Plompong, Kecamatan Sirampog, hingga saat ini belum dapat menikmati aliran listrik PLN.

200 KK di Tiga Pedukuhan Belum Nikmati Listrik SIRAMPOG - Sebanyak 200 Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di tiga Pedukuhan yakni Dukuh Ades, Kempong, dan Cilontar, Desa Plompong, Kecamatan Sirampog, berharap bisa segera mendapatkan pasokan listrik. Sampai saat ini untuk mendapatkan listrik warga terpaksa masih menyalur dari dukuh terdekat, yang berjarak kurang dari satu kilometer. ’’Kami sudah beberapa kali mengajukan permohonan pemasangan jaringan listrik, tetapi hingga kini belum terealisasi juga,” ujar Mudakir (45), warga Dukuh Kempong. Menurut dia, dengan banyaknya warga yang mendapatkan listrik dengan cara menyambung dari wilayah dukuh tetangga menyebabkan banyaknya kabel yang melintang di pemukiman penduduk, sehingga sangat membahayakan. ’’Banyak sekali gangguan

yang kami rasakan selama mendapatkan listrik dengan jalan menyalur dari wilayah pedukuhan tetangga, selain kapasitas daya yang lemah, kabel yang melintang, juga sangat membahayakan warga terlebih selama musim hujan ini,” ungkap Mudakir. Iswanto (43), warga Dukuh Cilontar mengatakan, dia bersama warga lainnya telah beberapa kali mencoba mendaftar sebagai pelanggan baru di PLN UPJ Bumiayu, namun hingga saat ini keinginannya tersebut belum dapat terpenuhi. ’’Menurut petugas di sana, jaringan untuk melayani pemasangan pelanggan baru di wilayah sini masih harus menunggu karena sudah penuh,” ujarnya. Warga berharap wilayahnya dapat segera teraliri listrik, mengingat lokasi pedukuhan yang belum teraliri sangat berdekatan dengan pedukuhan

yang telah dapat dialiri listrik. ’’Padahal, jarak tiang listrik terakhir dengan wilayah pedukuhan kami tidak lebih dari satu kilometer. Sehingga jika memang akan ada pengembangan jaringan jaraknya sudah tidak terlalu jauh,” kata Iswanto. Kepala Desa (Kades) Plompong Ikhya Ulumudin SPdi mengatakan, pihaknya telah berupaya untuk merealisasikan leinginan warga di tiga pedukuhan tersebut dengan jalan mengusulkan melalui kegiatan Musrenbang. ’’Kami telah mengupayakan pengusulan prioritas melalui kegiatan Musrenbang. Selain itu, kami juga mengusulkan melalui kegiatan pembangunan lain. Namun, hingga saat ini belum dapat terealisasi, warga yang tinggal di pedukuhan tersebut sangat mendambakan wilayahnya dapat terlayani dengan jaringan listrik PLN,” jelas Ikhya. (pri)


SLAWI METROPOLIS

8

RABU 21 JULI 2010

RADAR TEGAL

Anak Gorok Bapak

RSI PKU Muhammadiyah Kab.Tegal

0283-3448131

Diduga Stress TARUB - Sadis benar perbuatan yang dilakukan Taroso (27), warga Desa Kedungbungkus RT 06/RW I Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal. Pasalnya dia tega menggorok leher bapaknya sendiri, Nasa yang usianya sudah 70 tahun. Diduga aksi nekad yang dilakukan karena tersangka mengalami stress. Sedangkan atas perbuatannya, tersangka kini harus mendekam di sel tahanan Mapolres Tegal dan barang buktinya yakni sebilah gobang ikut diamankan. Diperoleh informasi, aksi sadis yang dilakukan tersangka terjadi pada Senin (19/7) petang. Bermula saat itu Taroso tengah duduk santai bersama dengan bapaknya di ruang keluarga. Namun entah kenapa dan hingga kini belum diketahui

EKONOMI

modusnya, tiba-tiba Taroso mengambil sebuah gobang yang langsung diarahkan ke leher Nasa, bapaknya sendiri. Atas kejadian ini, leher Nasa langsung mengucurkan darah dan dengan tubuh yang sempoyongan berupaya meminta pertolongan ke tetangga. Warga yang melihat korban dengan kondisi terluka parah, langsung berupaya membawa Nasa ke mantri terdekat. Namun lantaran kondisinya sangat kritis, akhirnya langsung dirujuk ke RS Kardinah Kota Tegal untuk menolong nyawanya. Setelah sempat mendapatkan penanganan dari ruang Unit Gawat Darurat, Nasa dibawa ke Ruang ICU (Intensive Care Unit) lantaran luka pada bagian lehernya sangat parah. Sedangkan informasi yang didapat pada Selasa (20/7) siang, kondisi korban masih sekarat dan harus menjalani

perawatan intensif di Ruang ICU rumah sakit milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal itu. Sementara pelaku Taroso yang dinilai sadis oleh petugas Polsek Tarub langsung diringkus dan dibawa ke Mapolres Tegal. Termasuk barang bukti senjata tajam yang digunakan Taroso untuk menggorok bapaknya itu telah diamankan. Sedangkan dari informasi warga, bahwa Taroso nekad menggorok bapaknya lantaran pria yang masih membujang itu mengalami stress. Kapolsek Tarub AKP Supratman mengatakan, penganiayaan anak terhadap bapaknya kini masih terus dikembangkan dan diselidiki. Sebab hingga kini pihaknya belum bisa memintai keterangan dari korban, termasuk tersangka sendiri yang kini sudah diamankan di Mapolres Tegal. “Kami memang belum bisa

memastikan penyebab aksi nekad pelaku yang tega menggorok bapaknya sendiri. Sebab baik pelaku maupun korban, sampai sekarang belum dimintai keterangan terkait kasus penganiayaan itu. Sebab tersangka sendiri saat diperiksa oleh tim penyidik, kondisinya diduga masih belum fokus alias shok,” jelasnya. Demikian dengan anggota keluarga yang dimungkinkan mengetahuinya juga masih depresi. Karenanya untuk sementara, pihaknya masih belum mengetahui motif pasti penyebab penganiayaan anak kepada bapaknya ini. Sementara salah satu tetangga korban, Amel (28) mengatakan kalau Taroso memang memiliki sedikit kelainan jiwa alias stress. Termasuk kondisi kejiwaannya tidak stabil. Terkadang sadar, sebaliknya kadang-kadang juga menunjuk-

kan perilaku aneh. Sementara informasi yang ada bahwa saat kejadian, hanya ada empat orang di rumah korban Nasa tersebut. Selain Nasa dan Taroso, juga ada Rasbi (isteri Nasa berumur 68 tahun) dan cucu korban, Nurlela (16). “Setahu kami, Taroso memang sering berkelakuan aneh. Atas kejadian ini, kami juga berharap polisi bisa menahannya demi keamanan keluarga maupun lingkungan. Sebab kami juga khawatir bila Taroso dinyatakan stres yang akhirnya dibebaskan demi hukum, maka bisa jadi perbuatan Taroso akan kembali terulang. Jadi kami termasuk warga lainnya juga berharap agar demi keamanan lingkungan Kedungbungkus agar polisi juga bisa menahan Taroso yang memang sangat membahayakan,” tukasnya. (gus)

Laporan Dugaan Penggelapan Di-SP3 KSU Yudhatama Praseja Mempertanyakan AGUS/RADAR SLAWI

MULAI NAIK - Harga gula pasir di pasaran jelang Ramadan ini mulai naik hingga Rp 10 ribu perkilogramnya.

Harga Gula Pasir Ikut Meroket KRAMAT - Meski bulan Ramadan masih tiga pekan lagi, namun sejumlah harga sembako kini terus meroket. Salah satunya harga gula pasir yang dijual sejumlah pedagang di Kabupaten Tegal terus melonjak naik sejak sepekan terakhir, dari Rp 8.000 menjadi Rp 10.000 perkilogram. Pantauan Radar di lapangan Selasa (20/7) kemarin di sejumlah pasar tradisional maupun sejumlah toko sembako terus menaikkan harga gulanya dari sekitar Rp 8.000 menjadi Rp 8.500 dan naik lagi menjadi Rp 9.000 perkilogram. Kemudian naik lagi mejadi Rp 10.000 perkilogram saat ini. Menurut keterangan sejumlah pedagang di pasar, kalau naiknya harga gula pasir karena distributor gula yang ada sebagai pemasok gula ke daerah juga menaikkan harganya. “Naiknya harga gula diakibatkan distributor gula di toko besar termasuk distributor menaikkan harga ketika dipasok ke warung maupun pedagang di pasar,’’ kata Ani (32) pedagang sembako di Kramat yang juga pengecer gula. Ibu satu anak ini menambahkan, kalau harga gula tidak dinaikkan, maka pengecer juga akan merugi dan tidak mendapat keuntungan. Sedangkan selain gula, sejumlah harga sembako lain di antaranya minyak sayur juga mengalami kenaikan. Yakni dari harga Rp 9 ribu kini menjadi Rp 10.500. Demikian dengan harga beras yang kini menjadi Rp 6 ribu, namun itu pun barangnya tidak terlalu bagus. Padahal sebelumnya kalau harga Rp 6 ribu berasnya sangat bersih dan besarbesar. “Kami pahami harga gula sudah tidak terjangkau, tetapi kami tidak punya pilihan karena kami juga takut rugi ini bukan keinginan kami,” katanya. Ditambahkan, bahwa pada tahun 2009 lalu, harga gula tertinggi saat bulan Ramadan hanya Rp 10 ribu. Dan itupun berlangsung hingga lebaran. Namun di tahun 2010 ini, meski Ramadan masih kurang 3 pekan lagi, sudah mengalami kenaikan. “Jadi diperkirakan harga gula maupun sejumlah sembako lainnya saat Ramadan nanti akan kembali naik, atau lebih dari harga Rp 10 ribu. Sebab saat ini saja sejumlah sembako termasuk sayur mayur terus merambah naik,’’ ulasnya. Sementara itu naiknya harga gula di sejumlah pasar maupun pengecer pedagang sembako, dari masyarakat meminta pemerintah segera menurunkan harga gula tersebut. “Bulan suci Ramadan masih cukup lama, namun harga gula sudah tidak terjangkau, jangan sampai pada bulan Ramadan harga gula akan semakin naik lagi. Ini akan membebani masyarakat karena gula adalah kebutuhan penting pada bulan puasa,” kata Ny Ajeng, salah seorang warga. Oleh karena itu ia meminta Pemerintah Kabupaten Tegal dapat mengendalikan harga gula tersebut agar menjadi normal. “Distributor atau pedagang tidak boleh ada yang mengambil untung besar dengan mempermainkan harga, karena masyarakat yang akan merasakan dampaknya. Pemerintah harus bekerja maksimal mengendalikan harga gula ini,” kata Ny Yuni, salah seorang warga lainnya. Sementara mengenai kenaikan harga beras, Kepala Bulog Sub Divre IV Pekalongan Barat Ma’mun menegaskan kalau pihaknya siap melakukan operasi pasar. Hal ini agar bisa meringankan masyarakat. Terlebih saat ini menjelang Ramadan yang nota bene kebutuhan masyarakat akan sembako termasuk beras sangat tinggi. (gus)

CMYK

SLAWI - Kepala Koperasi Serba Usaha (KSU) Yudhatama Praseja, Joko Sukarso (43) didampingi kuasa hukumnya Yos K Humba SH Selasa (20/7) kemarin mempertanyakan kasus dugaan penggelapan uang sebesar Rp 142,4 juta yang sebelumnya dilaporkan ke Polsek Bojong. Pasalnya kasus yang dilaporkan tersebut oleh tim penyidik Sektor Bojong dikeluarkan SP3 (Surat Pemberhentian Proses Penyidikan), meski sebelumnya penyidik sendiri sudah menetapkan tersangkanya yakni Wrd yang diketahui pegawai koperasi itu. Keputusan Kapolsek Bojong AKP Kusnadi SH dalam mengeluarkan SP3 itu juga jelas mengundang reaksi Kepala KSU Yudhatama Praseja Joko Sukarso (43) didampingi kuasa hukumnya Yos K Humba SH. Sementara reaksi yang dilakukan oleh terlapor bersama kuasa hukumnya, akhirnya Selasa (20/ 7) mendatangi Mapolres Tegal untuk mempertanyakan kejelasan perkara itu. Sebab kasus ini telah dilimpahkan ke Mapolres Tegal. Tetapi upayanya belum membuahkan hasil. “Keluarnya SP3 itu untuk menghentikan proses penyidikan yang dilakukan Polsek Bojong, kami melihat tak memiliki dasar yang jelas. Padahal bukti-bukti seperti halnya data fiktif pencairan pinjaman kepada anggota koperasi, surat perjanjian meminjam uang yang ditandatangani anggota maupun hasil audit pegawai bersama Wrd telah diserahkan. Dalam kasus ini, pegawai yang sebelumnya dilaporkan dan dijadikan sebagai tersangka, Wrd tersebut diduga telah membuat data fiktif terkait pinjaman koperasi,’’ kata Joko Sukarso (43) didampingi kuasa hu-

kumnya Yos K Humba SH, kemarin usai gagal menemui salah satu Kanit Penyidik di Satreskrim Polres Tegal. Menurutnya, ada sejumlah nama anggota koperasi yang asli, namun banyak pula yang dipalsukan. Dan sejumlah data ini digunakan untuk mencairkan pinjaman. Sedangkan mengenai masalah hasil penagihan pinjaman anggota juga ada yang tak disetorkan. Belum lagi terkait bentuk penyimpangan lainnya yaitu pinjaman milik anggota koperasi ada yang tak tepat sasaran. “Kami rasa bukti yang telah kami sampaikan ke penyidik Polsek Bojong ini cukup. Kami juga pernah mengawal kasus serupa di Brebes, dimana bukti yang telah diajukan ini cukup sehingga proses hukum terus berjalan. Termasuk dari penyidik sendiri sebelumnya sudah menetapkan tersangka. Jadi saat itu dasar penerapan tersangka itu menggunakan apa, kalau kasusnya saat ini di SP3 kan,” sambung Yos K Humba Joko Sukarso juga menuturkan bahwa kasus penggelapan dan penipuan ini mulai dilakukan pegawainya, Wrd antara bulan Agustus 2009 hingga Maret 2010. Persoalan di koperasi dengan alamat di Desa Tuwel RT03 RW III Kecamatan Bojong ini terungkap saat ada audit di kantornya. Saat itu ditemukan laporan dan administrasi pinjaman maupun angsuran milik pegawainya kacau balau. Terpisah Kapolsek Bojong AKP Kusnadi menyatakan, bukti yang diajukan oleh pelapor ini tidak cukup. Sehingga ini yang menjadikan proses penyidikan dihentikan. Terlebih lagi, pihak koperasi juga merahasiakan data yang berkaitan dengan unsur penggelapan. “Kalau data ada yang dirahasiakan, bagaimana kami mencarinya. Harus ada bukti yang nyata, koperasi juga perlu memberikannya,” tukasnya. (gus)

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

SERIUS - Peserta pelatihan Daiyah tingkat dasar sedang mendengarkan pemateri pelatihan secara serius.

Agama Harus Dipahami Secara Dinamis SLAWI – Di zaman sekarang ini dakwah banyak sekali mengalami tantangan. Makanya perlu diadakan pelatihan daiyah agar bisa mengantisipasi paham atau aliran-aliran yang tidak sehat dan masyarakat bisa memahami agama secara dinamis bukan secara konserfatif. Hal itu dikatakan Ketua Bidang Dakwah PW Muslimat NU Jawa Tengah Drs Hj Munawaroh Thowaf saat mengisi materi Pelatihan Daiyah Tingkat Dasar Muslimat NU Kabupaten Tegal di gedung NU Selasa (20/7) kemarin. “Agama tidak bisa dipahami secara konserfatif, akan tetapi harus dipahami secara dinamis. Dan itu harus dipunyai oleh para daiyah untuk bisa memberikan pengetahuanya kepada masyarakat agar masyarakat bisa lebih mengerti akan perlunya agama,” katanya. Dalam berdakwah lanjut Munawaroh, harus melakukan pendekatan-pendekatan, baik

edukatif maupun pendekatan budaya dan multimedia. Pasalnya dalam dakwah sekarang ini pasti akan mengalami tantangan yang luar biasa. Makanya diperlukan tidak hanya kuantitas, akan tetapi kualitas dalam memahami perkembangan zaman dalam kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi modern. “Di era glonalisasi ini harus ada filter untuk mengimbangi arus informasi yang begitu cepat, makanya daiyah yang berkualitas sangatlah diperlukan,” imbuhnya. Lebih lanjut Munawaroh menjelaskan, bahwa sekarang ini dakwah akan mengalami banyak tantangan masyarakat ataupun pemerintah mengalami multi krisis, baik krisis identitas, krisi legalitas, penetrasi, partisipasi, distribusi dan krisi karakter pembentukan jiwa yang positif.. “Banyak tantangan dakwah yang nanti akan dialami para daiyah, makanya para dai harus mempersiapkan dan me-

mahami tantang-tantangan yang ada,” ungkapnya. Ketua Panitia Hj Masruroh SAg mengatakan pelatihan ini adalah tindak lanjut dari pelatihan daiyah tingkat wilayah Jawa Tengah yang diadakan Himpunan Daiyah dan Majlis Taklim (Hidmat) Muslimat NU Kabupten Tegal. Dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia daiyah Muslimat NU, agar dalam dakwah itu tidak melenceng dari ajaran yang sudah ada. “Para daiyah di lingkungan Muslimat sebenarnya sebenarnya sering pembinaan, akan tetapi pelatihan ini untuk meningkatkan SDM daiyah yang sudah ada, disamping nantinya juga akan ada pelatihan daiyah tingkat lanjut,” katanya. Masruroh menambahkan, pada pelatihan daiyah tingkat dasar ini dikuti perwakilan PAC dan Pimpinan Cabang, yang jumlahnya kurang lebih sekitar 70 peserta. (mg2)


SAMBUNGAN

RABU 21 JULI 2010

9

RADAR TEGAL

ADJIE NOTONEGORO

Bayar Utang atau Kembali Dipolisikan PERANCANG busana Adjie Notonegoro masih harus membayar utangnya sebesar Rp 100 juta kepada sahabatnya, Dewi Cinta. Dewi memperpanjang batas pengembaliannya hingga Rabu (21/4) hari ini. Sementara itu, Adjie kini masih mendekam di penjara karena dituduh menipu temannya bernama Mervin sebesar Rp 960 juta. Namun Mervin lebih dulu melaporkannya ke polisi hingga paman Ivan Gunawan itu dipenjara. Hal serupa akan dilakukan Dewi jika Adjie tidak membayar utangnya sebesar Rp 100 Juta. Adjie harus membayar utangnya paling lambat, Rabu (21/7) besok.

“Kita akan tetap laporkan. Tapi kami kan hanya menunggu perintah saja dari Mbak Dewi. Kalau memang sudah harus lapor, yah kita datang ke Polda,” jelas pengacara Dewi, Yaser Arafat saat dihubungi via ponselnya, Selasa (20/7). Sebelumnya, Adjie diberi batas waktu untuk membayar utangnya hingga Senin (19/7) sore kemarin. Karena alasan kasihan dengan Adjie, maka Dewi memperpanjang batas pengembalian uangnya. “Yah kemaren itu karena kasihan sebagai seorang sahabat, klien kami masih memberi waktu lagi hingga besok. Yah kita kasih nafas dulu,” jelasnya. (ebi/iy)

ZAC EFRON

Nikah Tunggu Usia 30 Tahun BINTANG Hollywood Zac Efron sepertinya kompak dengan sang kekasih, Vanessa Hudgens, untuk tidak nikah muda. Zac mengaku ingin menikah di usia 30 tahun nanti. Zac yang kini baru berusia 22 tahun itu mengaku sangat mencintai Vanessa, yang jadi lawan mainnya di serial dan film ‘High School Musical’. Namun bukan berarti pernikahan harus berlangsung dalam waktu dekat. “Saya pikir saya selalu bilang saya tidak akan menikah hingga usia 30. Saya akan menunggu. Saya tidak ingin komitmen atau tekanan itu sekarang,” ujar Zac dilansir Aceshowbiz, Selase (20/7). Awal Juli lalu beredar kabar, bintang film ’17 Again’ itu tengah menyiapkan lamaran untuk Vanessa. Pasangan tersebut sudah berpacaran selama lima tahun. “Tidak, saya tidak akan menikah dalam waktu dekat ini,” tegasnya.(yla/iy)

Saksi Ahli Sarankan Rehabilitasi dari halaman 3 “Dari hasil dianogsa kelima terdakwa, hampir mempunyai kesamaan pembawaan. Dia tidak sakit jiwa berat, namun ada kecenderungan kepribadian yang mudah cemas, curiga, dan interaksi kepribadian yang

buruk. Tidak tahan terhadap kritik dan mudah marah serta melampiaskan kompensasi kemarahan tersebut pada bawahannya. Ini adalah sifat dan ciri-ciri manusia yang bergantung pada zat aditif,” terangnya. Keterangan senada dilon-

tarkan dr Said Basalamah SpPD. Dia mengakui, meski secara fisik kelima terdakwa terlihat sehat, belum menjadi jaminan mereka bisa benarbenar lepas dari ketergantungan obat. Utamanya tanpa menempuh upaya rehabilitasi untuk merehabilitasi perbuat-

SHM secara bertahap,” kata Hartoto. Sedangkan soal tanah Balaikota, yang sampai saat ini SHMnya masih atas nama Pemkab Tegal. Hartoto menjelaskan, sebenarnya tanah yang digunakan untuk Balaikota sudah dibeli Pemkot, dari Pemkab Tegal. Namun sampai saat ini belum bisa dibuatkan SHM, karena bukti-bukti pembayarannya tidak ditemukan dalam arsip.

Makanya soal pembuatan SHM tanah balaikota, Tapem juga akan melacak proses peralihannya. Selain itu, pihaknya melakukan konsultasi ke instansi terkait. “Kami targetkan pada tahun 2014 mendatang, masalah aset milik Pemkot sudah beres. Soal lahan Rumdin Wawalkot, Pasar Randugunting, PPIB, dan balaikota akan kami carikan solusi terbaiknya,” jelasnya.

2 guru dari luar. Dari jumlah tersebut 6 diantaranya tenaga wiyata bhakti yang sudah mengabdi dari tahun 2006 hingga sekarang. Honor yang diterima mereka dari mulai Rp 100 ribu sampai dengan Rp 200 ribu. Tergantung lamanya masa wiyata bhakti,” katanya saat dikunjungi Wakil Wali Kota dan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik), Selasa (20/7). Kepala SLBN Dra Sepholindarsih, membenarkan, jika 6 orang guru wiyata bhakti disekolahnya belum pernah menerima bantuan apapun dari sekolah.

“Memang SLB dulu dikelola langsung oleh provinsi. Namun setelah otonomi daerah maka pengelolaannya diserahkan ke daerah,” katanya. Dia tak menampik, jika sampai dengan saat ini belum pernah mengajukan ke dinas terkait. Namun setelah mendapatkan penjelasan dari Kepala Disdik, dia segera melaksanakan prosedurnya. Dengan harapan para guru wiyata bhakti disekolahnya bisa mendapatkan bantuan seperti guru-guru disekolah lain. Menanggapi itu, Kepala Disdik Suryaningsih Budias-

PESINETRON Nana Mirdad kembali ke layar kaca. Ibu satu anak itu pun harus meninggalkan suaminya, Andrew White, di Bali. Walau jauh, Nana jaga kepercayaan suami. Biasanya, kakak Naysilla Mirdad itu menghabiskan waktu di Jakarta selama dua minggu untuk keperluan syuting. Setelah itu, ia akan mengunjungi suaminya di Bali beberapa hari. Nana pun kini sudah mulai membawa serta anak semata wayangnya, Jason Deandra White. Selama jauh dari suami, Nana pun berusaha menjaga kepercayaan. Demikian juga dengan Andrew. Cinta lokasi haram hukumnya bagi Nana. “Cinta lokasi juga nggak. Kan lagi sama-sama sibuk. Kami saling percaya dan menjaga kepercayaan,” jelas Nana saat ditemui di Studio Penta, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (20/7/2010). Jika suami Nana sudah percaya, bagaimana tanggapan keluarga besar mereka? Rupanya keluarga besar Nana dan sang suami santai-santai saja. “Mereka bukan tipe orang yang mencurigai. Mereka juga support aku. Di sini kan aku tinggal sama keluarga. Kami memang punya komitmen. Kami nggak tahu ke depannya seperti apa. Dia sayang aku, aku sayang dia. Kami sudah sama-sama dewasa, sudah punya anak. Masing-masing harus sadar dengan konsekuensinya,” jelas Nana. (ebi/yla)

Tilep Duit, Dituntut Tiga Tahun ... Sekretaris Komisi I DPRD W Edi Susilo berharap masalah tanah-tanah Pemkot yang belum miliki SHM bisa diselesaikan secepatnya. Ini agar data aset milik Pemkot, utamanya soal tanah jelas. “Kalau sudah miliki SHM, statusnya jelas. Sehingga Pemkot tidak perlu khawatir akan hilang, ataupun diserobot orang yang tak bertanggungjawab,” ungkapnya. (hun)

Kesejahteraan Guru SLB Minim dari halaman 3 mendapatkan bantuan dalam bentuk apapun dari pemerintah. Entah itu pemerintah daerah, provinsi, dan pusat. Dia mengaku hanya mendapatkan honor dari sekolah saja sebesar Rp 100 ribu perbulan. Karenanya, dia berharap ada bantuan dari pemerintah, seperti tenaga wiyata bhakti disekolah-sekolah lainnya. Apalagi tenaga untuk sekolah luar biasa termasuk spesial. Karena tidak semua orang bisa dan mau mengajar di SLB. “Di SLBN ada 27 guru plus

Jauh dari Suami, Jaga Kepercayaan

an mentalnya secara psikologis. Usai mendengarkan keterangan dari saksi ahli, majelis hakim memutuskan untuk mendengarkan tuntutan JPU dalam persindangan lanjutan yang akan digelar, Kamis (29/7) mendatang. (her)

Sertifikat Rumdin Wawalkot Dilacak dari halaman 3 “Kami akan terus melakukan pembuatan SHM, atas tanahtanah yang dimiliki Pemkot. Sesuai data yang kami miliki, sedikitnya 616 tanah milik Pemkolt saat ini sudah memiliki SHM. Bahkan untuk mempertegas, kami juga memasang papan SHM pada tanah Pemkot yang sudah miliki SHM. Sedangkan sisanya, akan kami lakukan

NANA MIRDAD

tuti menuturkan, sebenarnya mereka bisa mendapatkan bantuan dari provinsi atau pusat. Bantuan dana tersebut biasa diistilahkan Kesra. Besarannya per orang Rp 150 ribu per bulan. “Namun dapatnya hanya satu, apakah itu dari provinsi atau pusat. Jadi tidak diperbolehkan mendapatkan keduaduanya,” katanya. Kepala sekolah, tambahnya, tinggal mendata dan melaporkannya ke Badan Kepegawaian daerah (BKD). Nanti BKD yang akan memproses hingga mendapatkan bantuan itu. (adi)

dari halaman 3 di Jl Raya Timur 112 RT 2 RW 6 Desa Jatibarang Kidul, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes, kemudian dipercaya untuk mengelola keuangannya yang tersimpan di dua produk tabungan banknya, yakni di Mega Ultima dan Mega Dana. Begitu percayanya suami istri itu, kemudian sejumlah slip pencairan uang di dua buku tabungan sudah ditandatangani. Dengan tujuan untuk mempermudah pengiriman uang ke sejumlah pemasok makanan ternak yang dikirimkan di tokonya. Namun kepercayaan itu didu-

ga disalahgunakan Maria. Sukoco berdasarkan pengakuan suami istri tersebut membeberkan soal transfer pertama dilakukan Maria pada 31 Oktober 2007 sebesar Rp 6.350.000 kepada Lilie Lestari, seorang pengusaha toko emas. Uang itu memang digunakan untuk membayar ‘cokim’ atau keperluan pribadinya saat membeli emas batangan. Kemudian pengiriman uang pada 12 Agustus 2008 sebesar Rp 4 juta kepada orang tua terdakwa, Endy Sunardi. Juga pengiriman sebesar Rp 3 juta kepada orang tuanya pada 29 Oktober 2008. Sukoco mendakwa Maria dengan pasal 372 KUHP jo pasal

64 Ayat (1) KUHP. Atas tuntutan itu, penasehat hukum terdakwa, Fajar Arisudewo SH MH akan mengajukan pembelaan (pledoi) pada sidang mendatang. (zul)

Dulu, Kalau Batuk Bisa Sampai Tiga Bulan Beberapa tahun yang lalu Nyonya Juarning sering sekali didera batuk kering. “Kalau sudah kambuh, saya sampai berkeringat dingin. Dan, yang merepotkan, sampai tiga bulan batuk itu tidak sembuh-sembuh walaupun saya sudah rajin minum obat,” ujarnya. Menurut dokter yang mengobatinya, batuk yang diderita wanita 35 tahun ini adalah batuk akibat alergi. Kebetulan, suami Nyonya Juarning suka meminum MDL-525 untuk meningkatkan stamina. Maka, ibu tiga anak ini pun coba-coba mengkonsumsi kedelai bubuk instan yang belakangan berganti nama menjadi New Mandala

525 ini. “Rutin dua kali sehari saya meminumnya,” ujar penduduk Gang Mawar, Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, ini saat ditemui 31 Desember 2009 yang lalu. Ternyata, tak lama kemudian ia tak lagi sering digganggu batuk itu. “Kalau dulu saya sering ke dokter, sekarang tidak,” paparnya. Selain itu, lututnya yang dulu sering nyeri saat ia bangun tidur, sekarang juga tidak lagi. “Anak-anak saya yang kelas 5 SD dan kelas 2 SMP pun suka minum produk itu sehingga mereka tidak sering pusing lagi di saat menghadapi ulangan di

sekolah,” imbuh Nyonya Juarning. Batuk merupakan penyakit yang disebabkan oleh terjadinya gangguan pada pernapasan. Batuk alergi yang sudah kronis dapat membuat penderitanya sangat sengsara. Betapa tidak. Bila sudah kambuh, penderita tak lagi bisa melakukan aktivitas secara normal karena disibukkan dengan keluhannya itu. Seperti halnya penyakit-penyakit alergi lainnya, batuk alergi sulit untuk disembuhkan. Yang bisa dilakukan para penderitanya hanyalah menekan gejalanya sehingga penderita itu bisa hidup dengan normal dan

dapat melakukan aktivitas seperti orang normal. Serangan penyakit itu sangat berkaitan dengan daya tahan

tubuh. Oleh karena itu, penderita dianjurkan untuk selalu meningkatkan sistem imun merupakan hal yang amat penting. Karena itu pula, penderitra perlu rutin mengkonsumsi zat-zat gizi yang diketahui mampu meningkatkan sistem imun, apalagi yang berfungsi sebagai antioksidan. Menurut sebagian ahli, pada orang dewasa susu kedelai mungkin lebih bermanfaat untuk menanggulangi masalah ini. Selain berperan sebagai antioksidan, isoflavon kedelai mampu menambah daya tahan, meningkatkan proses metabolisme, serta memperbaiki sel-sel yang

rusak dalam tubuh. Meskipun demikian, menjaga pola hidup sehat tetap dianjurkan untuk dijadikan prioritas utama. Di antaranya adalah selalu berpikir positif, menghindari penyebabnya, menghindari stres, tidak merokok, menjauhi alkohol, berolahraga dengan teratur, beristirahat dengan cukup, menjaga pola makan dengan baik, meminum air putih dengan cukup, dan lainlain. New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya yang nyata dan produknya yang diolah secara higienis. Ini amat ditunjang oleh mulai tumbuh-

nya kesadaran masyarakat masa kini untuk beralih ke bahan-bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. Dan bila ingin mendapatkannya, hubungi apotek/toko obat terkemuka di kota Anda, atau lewat telepon berikut ini. Distributor Jateng: 02470231987 / 081382600344. Tegal: 0283-3302323 / 08156556362. Brebes: 0283-3302323 / 08122255523. Pemalang: 0284-5800685 / 08157708854. Pekalongan: 02857983080 / 085226849284 DINKES: PIRT No. 815320503590


CMYK

10

RABU, 21 JULI 2010

RADAR TEGAL

KESAN UNIK

PROFIL TORIQ

dengan Furniture Kayu SELAIN memiliki fungsi sebagai alat rumah tangga, furnitur yang ada juga menambah nilai tersendiri bagi ruangan dan pemilik rumah pastinya. Tak heran jika pemilihan furniture sangat berpengaruh besar dan penting saat kita mendesain sebuah rumah. Salah satunya memilih bahan furnitur yang akan mengisi dan menghiasai rumah kita, diantaranya adalah furniture dari bahan kayu. Bahan alami yang satu ini selalu memiliki penggemar tersendiri. Kehadirannya pun tak tergerus tren dan selalu terlihat cantik dalam setiap era. Bahkan material ini juga kerap digunakan dalam langgam modern yang sebelumnya lebih banyak bermain dengan bahan-bahan logam. Baik menjadi bahan utama maupun hanya sebagai aksen yang berperan untuk memberi sentuhan seni pada seni. Selain karena kekuatannya, warna cokelat kayu menjadi daya tarik utamanya yang selalu berhasil menciptakan suasana hangat dan akrab dalam sebuah ruangan. Itu sebabnya, pemilihan warna finishing kayu menjadi hal penting untuk diperhatikan agar keindahan kayu semakin terlihat menonjol. ‘’Finishing kayu yang menyerupai barang lama atau antik cukup banyak penggemarnya saat ini,’’ ungkap Toriq, pemilik Mitra Abadi Furniture. Kendati dengan desain minimalis, namun kesan antik masih tetap dipertahankan, baik melalui pemilihan bahan dan disempurnakan lewat finishing tersebut. Warna finishing kayu yang kini banyak dijumpai cukup bervariasi mulai dari warna cokelat terang, natural, hingga gelap. Masing-masing warna finishing mewakili selera tiap pemilik rumah untuk disesuaikan dengan kebutuhan ruang dan kesan yang ingin ditampilkan. Warna gelap masih menjadi favorit, karena disamping lebih terlihat kokoh dan tua, juga lebih mudah dalam perawatan. Selain itu, warna gelap juga tidak membosankan, dan bertahan lebih lama dibandingkan

LAELA NURCHAYATI/RATEG

ELEGAN - Furniture dengan bahan kayu memberikan kesan tersendiri untuk ruangan dan tidak lekang termakan waktu.

warna-warna cerah lainnya. Finishing furnitur yang saat ini digemari adalah hasilnya memperlihatkan seperti barang lama ini yaitu dengan tetap memperlihatkan tekstur kayu pada material, tidak halus seperti furnitur kayu kebanyakan. Meski menggunakan warna finishing gelap pun, tekstur kayu bisa tetap ditonjolkan. Pasalnya, tekstur kayu alami pada bahan material itulah yang menjadi keindahan utama dari bahan kayu yang tak dijumpai pada material lainnya. Tak heran jika orang awam mengira furnitur atau mebel tersebut telah berusia lama. Padahal baru dibuat beberapa lama dan hanya mengandalkan sentuhan finishing yang sempurna. Di mana serat atau tekstur kayu lebih menonjol dan kasar ketika disentuh. ‘’Kesannya seperti barang

kuno yang antik, padahal baru dibuat kemarin,’’ tambahnya. Teknik finishing ini lebih menekankan pada kekeringan kayu dengan proses yang tidak terlalu rumit. Berbeda dengan finishing biasa, harus melalui berbagai tahap seperti pengamplasan, pengeringan, pengecatan dan lainnya. Sementara, dilihat dari hasil dan ketahanan furnitur tersebut tidak terlalu jauh, bahkan lebih bagus yang finishing asli. ‘’Tidak usah takut akan timbul noda putih pada kayu saat terkena panas,’’ kata Toriq. Teknik finishing ini pun makin banyak digunakan khususnya pada furnitur-furnitur bergaya modern yang berdesain simpel atau minimalis. Dewasa ini furnitur kayu memang tak melulu menampilkan desain klasik atau antik yang identik dengan ukiran-ukiran di

tiap bagiannya. Dia pun mampu tampil elegan dengan desain modern yang lebih simpel, atau memberi sedikit lengkungan pada bagian kaki dan sandaran tangan tanpa melepaskan kesan sederhananya. Tampil sederhana ataupun dengan banyak detil ukiran, furnitur kayu terus dicari. Yang menjadi kendala adalah dari bahan mentah, yaitu kayu jati yang berbeda dari tahuntahun sebelumnya. Kini, jarang sekali dijumpai kayu jati berukuran besar dengan diameter lebih lebar. Kalaupun ada, maka harganya yang tidak terjangkau banyak kalangan dan sulit untuk pemasaran. ‘’Paling hanya untuk kolektor tertentu yang memang suka dan mampu mengoleksinya,’’ tutur ayah dua anak ini. Dengan bahan kayu jati yang

lebih kecil, secara tidak langsung sambungan lebih banyak kendati tidak terlalu mempengaruhi kualitas dan hasil furnitur ini. Namun, untuk mendapatkan furnitur dengan bahan dari satu gelondong kayu jati, jarang dijumpai. Adapun model furnitur yang menjadi favorit khususnya untuk kursi tamu adalah model sudut. Kursi tamu sudut ini masih menjadi jawara yang banyak dipilih sebagai pelengkap perabot rumah tangga. Selain modelnya yang beragam, jenis kursi sudut ini juga memiliki kapasitas lebih besar dibandingkan sofa biasa. Selain itu, mudah diletakkan di berbagai ruangan baik ruang kecil maupun ruangan yang berukuran luas. Kini, tergantung selera anda masing-masing. (laela nurchayati)

Merawat Furniture Kayu Perlu Kecermatan AGAR furniture di rumah kita selalu tampil baru, maka harus mendpatkan perlakuan yang memang semestinya. Tak terkecuali untuk furniture berbahan kayu, masing-masing juga memiliki kebutuhan yang berbeda tergantung dari jenis kayunya ataupun proses pembuatannya. Salah satunya adalah furniture kayu yang tidak berpelapis (unfinished), memerlukan perlakuan yang telaten dan hatihati sekali. Karena mudah dilekati kotoran seperti lemak, noda, cairan dan sebagainya. Jika terkena air maka seratseratnya akan mengembang sehingga permukaan menjadi kasar. Untuk perawatan seharihari, perabot ini sebaiknya digosok dengan kain bersih, lembut dan tidak berbulu. Jika terkena tumpahan cairan hendaknya segera dihilangkan. Kemudian, segera bersihkan

bekas lemak yang menempel dengan kain basah yang mengandung deterjen. Jangan biarkan air terlalu lama membasahi permukaan kayu, segera seka secara hati-hati dengan kain yang kering. Sedangkan untuk perawatan intensif, cukup dilakukan setahun sekali. Yaitu dengan mencuci menggunakan air dingin yang mengandung deterjen. Dapat juga menggunakan sabun yang lembut. Setelah dikeringkan selama semalam, furniture kemudian digosok dengan amplas yang paling halus dengan dibalutkan pada gabus. Gerakan penggosokan harus searah dengan serat-serat kayu, dan jangan sekali-sekali menggunakan sikat baja (steel wool). Sedangkan untuk furnitur kayu yang dicat mudah sekali rusak karena terkena hantaman atau goresan. Jika terkena

LAELA NURCHAYATI/RATEG

BUTUH KESABARAN – Untuk merawat perabotan berbahan dasar kayu membutuhkan ketelitian dan kesabaran.

tumpahan cairan seperti teh, kopi dan sebagainya akan menimbulkan noda-noda yang sulit dihapus. Hati-hati juga jika ingin meletakkan secangkir teh atau kopi panas di atas furnitur kayu

tanpa alas, karena akan meninggalkan bekas. Untuk pemeliharaan sehari-hari, cukup digosok dengan kain bersih, lembut dan tidak berbulu. Jika terkena tumpahan cairan, bersihkan dengan segera.

Gerakan menggosok searah dengan garis-garis serat, dan hati-hati jika furnitur berfinishing doff atau matt, gosoklah dengan ringan saja. Untuk pembersihan intensif, dilakukan hanya bila dianggap perlu. Cucilah dengan hati-hati menggunakan air suam-suam kuku dan mengandung sedikit deterjen. Dan gunakan air sedikit-sedikit kemudian gosok sampai kering. Jangan sampai ada air yang menggenang di atas permukaan kayu. Furnitur kayu yang difinishing dengan teak oil memang menimbulkan kesan alami pada furniture kayu. Tetapi tidak banyak memberikan perlindungan terhadap panas, air, alkohol dan cairan lainnya. Pemeliharaan sehari-hari dilakukan dengan menggosok menggunakan kain bersih, kering, dan tidak berbulu. Untuk menghilangkan noda-noda. (ela)

Terinspirasi Sahabat INSPIRASI bisa datang dari mana saja. Tidak hanya dalam menghasilkan karya, namun langkah yang akan kita tempuh bisa juga terinspirasi dari mana saja. Seperti diakui Toriq, pemilik Mitra Abadi Furniture di Jl Sultan Agung nomor 4 Tegal. Usaha yang ditekuninya saat ini juga terinspirasi dari banyaknya kisah sukses teman semasa SMA yang tidak melanjutkan sekolah di jenjang selanjutnya. ‘’Awalnya saya belajar usaha di Jakarta sambil kuliah, ternyata menarik dan cukup menjanjikan,’’ ungkapnya. Jakarta menjadi pasar pertamanya, karena disini banyak sekali peluang dan pangsa pasar. Sejak tujuh tahun yang lalu, usaha ini masih eksis hingga sekarang baik yang ada di Depok maupun di daerah Sawangan. ‘’Sekarang dikelola oleh adik,’’ katanya. Ayah Jibril dan Deni ini juga sempat membuka galeri furniture di Yogyakarta. Menurutnya, lokasi ini sangat strategis karena disana juga memiliki pasar yang

luas sekaligus sebagai pusat barang-barang berbau antik dan unik. ‘’Di sana sudah tutup, karena sekarang pindah ke Tegal bersama istri,’’ tambahnya. Menurut pria asal Pemalang ini, Jogyakarta juga sudah terlalu banyak kompetitor yang bergerak di bidang yang sama. Bisnis furnitur ini menggandeng perajin ukir asli dari Jepara. Di Tegal hanya melakukan finishing, pengerjaan dan pembuatannya di Jepara. Suami Nina ini juga tak jarang mendesain sendiri furniture yang dipesan pelanggannya. (ela)

Memadukan Furniture Klasik dan Modern MEMILIKI perabotan yang indah dan menarik tidak harus berburu ke banyak tempat. Perabot kuno atau yang sudah dimakan jaman dan terkadang tak lagi menarik minat ini justru bisa menciptakan keindahan yang tidak ada bandingannya. Di mana 1.001 kenangan yang tersimpan disana dan masih bisa digunakan lho sekalipun dipadukan dengan interior modern. Kata kuncinya untuk dapat mengaplikasikan perabot tradisional tersebut yakni kita perlu menekankan kenyamanan, baik saat memasang maupun menggunakannya. Jangan ragu untuk menggunakan perabot yang serba antik namun sesuaikan dengan tema ruangan yang akan digunakan. Area yang bisa disulap lebih menarik dengan perabot-perabot ini tidak melulu yang berukuran besar namun

bisa juga diaplikasikan pada ruangan mungil. Yang penting, bisa menyesesuaikan kebutuhan dan keinginan kita di ruangan ini serta jangan lupa cat dinding dengan warna terang. Tujuannya agar ruangan tampak luas dan dapat dipadukan dengan perabot apapun. Selanjutnya, pilih perabot dengan seksama. Jangan sampai lapar mata ketika berburu furnitur antik, tradisional atau kuno. Sayang bukan jika akhirnya perabot yang sudah dibeli hanya teronggok di gudang karena tidak cocok diletakkan di dalam ruangan. Perabot etnik tidak selalu penuh ukiran dan bentuk yang unik. Bisa s a j a m e n a m p i l k a n n u a n sa tradisional melalui kain-kain daerah seperti batik, tenun untuk sarung bantal, penutup sofa, penutup tempat tidur, taplak meja hingga tirai. (ela)


OLAHRAGA

RABU, 21 JULI 2010

11

RADAR TEGAL

INTER DI BURSA TRANSFER Masuk Pemain

Klub asal

Harga

Luca Castellazzi McDonald Mariga Jonathan Biabiany Andrea Lussardi Matteo Colombi Marco Davide Faraoni Philippe Coutinho

Sampdoria Parma Parma Piacenza Piacenza Lazio Vasco da Gama

Free 4 juta euro Tertutup Free Free Free 3,8 juta euro

Pemain

Klub baru

Harga

Marko Arnautovi Ricardo Quaresma Francesco Toldo Luis Jimmenez Andrea Mei Vid Belec Attila Filkor Cristian Daminu Marco Ezio Fossati Giulio Donati Luca Caldirola Juri Toppan Andrea Bavena Luca Tremolada Daniele Pedrelli

Twente Besiktas Ternana Piacenza Crotone Milan Milan Milan Lecce Vitesse Spezia Portogruaro Piacenza Cesena

Free 7,3 juta euro Pensiun 3 juta euro Tertutup Pinjaman Tertutup Tertutup Tertutup Pinjaman Pinjaman Tertutup Tertutup Tertutup Tertutup

Keluar

INGIN PERGI

Maicon Berniat Gabung Real Madrid

MILAN - Inter Milan harus bersiap kehilangan bek kanan andalannya, Douglas Maicon. Selain karena kejaran Real Madrid yang makin gencar, belakangan si pemain sendiri yang menyiratkan keinginan untuk bergabung dengan raksasa Liga Primera tersebut. Melalui agennya, Antonio Caliendo, Maicon menyatakan bahwa salah satu faktor yang membuat Maicon tertarik pindah ke Santiago Bernabeu adalah Jose Mourinho. Musim lalu di bawah Mourinho, dia membawa Inter merebut tiga gelar sekaligus. Maicon berharap, dengan kembali bersatu dengan mantan allenatore Inter itu dia bisa mengulang berbagai kejayaan. “Suasana panas di Inter sedikit mereda, terutama karena semua orang berkonsentrasi

memagari Mario Balotelli,” ungkap Caliendo. “Sedangkan penawaran Real untuk klien saya juga belum dibatalkan. So, kemungkinan dia pindah ke Real sangat besar. Apalagi, sejarah menunjukkan bahwa bursa transfer musim panas sering berakhir dengan dealdeal mengejutkan,” lanjutnya. Kubu Maicon boleh saja optimistis segera gabung Real. Tapi yang jadi masalah, manajemen Real belum menyetujui permintaan harga yang diminta Inter. Terakhir, klub yang dipimpin Massimo Moratti tersebut mematok banderol sebesar EUR 35 juta, atau setara dengan Rp 440 miliar. Akhir pekan lalu, Mourinho dikabarkan mendesak presiden Florentino Perez untuk menyetujui angka tersebut. Namun, laporan terakhir menyebutkan bahwa presiden yang musim lalu mengucurkan lebih dari Rp 3 triliun untuk mem-

boyong enam bintang baru itu hanya mau menyediakan anggaran EUR 30 juta (sekitar Rp 350,8 miliar) untuk Maicon. Kini fokus utama Maicon dan agennya adalah meyakinkan Real untuk tidak menutup penawaran sebelum bursa transfer berakhir. Dia juga meminta pelatih berjuluk The Special One itu melakukan pendekatan kepada Perez. Bek timnas Brazil itu juga menyatakan, bakal menempuh banyak cara supaya bisa pindah ke Santiago Bernabeu musim depan. Mourinho sudah pasti bakal membantu memuluskan jalan buat defender 28 tahun tersebut. Sebab, sejak awal dialah yang ngotot membawa bek kanan kesayangannya tersebut. “Menurut saya, permainan Inter

musim lalu sangat fantastis. Banyak pemain yang pencapaiannya sangat tinggi, salah satunya Maicon,” jelas Mourinho. Manajemen Real belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait keinginan Maicon bergabung dengan skuad Los Galacticos -sebutan Real- musim depan. Penyebabnya, mereka juga sibuk memburu banyak pemain baru. Namun, banyak yang percaya bahwa deal hanya tinggal menunggu waktu. Harian Marca bahkan menyatakan bahwa kepindahan Maicon ke Madrid akan terealisasi dalam 48 jam.

Melihat gelagat ini, giliran pelatih Inter Rafael Benitez yang harap-harap cemas. Dia pun siap mental jika Moratti benar-benar melepas Maicon. Karena itu, dia sudah menyusun beberapa rencana skema untuk mengantisipasi kepergian bek yang masuk tim terbaik FIFA 2010 tersebut. “Biarlah klub yang memutuskan,” kata Benitez pasrah. (na)

DOUGLAS MAICON

Boateng Merapat ke Genoa

Jose Mourinho

Mourinho Bantah Kunjungi Dukun DI tengah gencarnya bermanuver di bursa transfer, pelatih Real Madrid Jose Mourinho direpotkan oleh hal lain. Dia gerah oleh klaim seorang dukun juju asal Kenya yang menyatakan bahwa Mourinho datang padanya untuk minta jimat. Dipercaya, jimat itu mampu meningkatkan karisma Mourinho kala berhadapan dengan bintang-bintang besar Real macam Cristiano Ronaldo dan Kaka. Melalui agennya, Elado Parames, pelatih 47 tahun itu langsung membantah klaim tersebut. “Mr Mourinho dengan tegas membantah cerita itu. Menurut dia, itu hanya kabar bodoh dan tidak bisa dipercaya. Kabar itu juga hanya bertujuan untuk merusak image dan kredibilitas Mourinho,” papar Parames. Sebagaimana diberitakan, akhir pekan lalu seorang dukun juju bernama Mzee Makthub mengungkapkan pada media bahwa Mourinho meminta bantuanya. Hal itu dilakukan di tengah liburan musim panas bersama keluarganya. Makthub bilang, dia dan tiga rekannya menemui eks pelatih Chelsea dan Inter Milan itu di sebuah tempat rahasia. Mourinho datang bersama sang istri. Namun, Parames meyakinkan bahwa Mourinho tidak pernah berbicara dengan si dukun. Parames ikut dalam rombongan liburan keluarga

CMYK

Mourinho, dan tak sedikitpun pria itu meninggalkan acara liburan untuk menemui dukun. “Dia tidak pernah bicara dengan orang ini (Makthub, Red). Saya bersama dia sepanjang waktu,” tegasnya. “Jose Mourinho adalah seorang Katolik taat, dan dia hanya percaya pada Tuhan. Jika berkaitan dengan kehidupan profesionalnya, dia hanya percaya pada kerja keras dan usaha maksimal. Dia tidak akan percaya pada keajaiban dukun atau ahli nujum,” pungkas Parames. Sementara itu, Mourinho sudah mulai menjalankan tugas reguler di Real. Mulai Jumat lalu, dia sudah mulai menggeber latihan, meskipun masih banyak pemain Real yang berlibur selepas menjalankan tugas membela negara di Piala Dunia 2010. Los Blancos -sebutan lain Real- juga akan melakoni tujuh uji coba sebelum Liga Primera digeber pada 28 Agustus mendatang. Beberapa pemain yang mengikuti sesi latihan tersebut mengaku, porsi yang diberikan Mourinho sangat berat. Sesi itu terbagi menjadi tiga segmen, latihan fisik, ujian tendangan ke gawang, dan sparring. “Mourinho memastikan kami tidak bisa rileks sepanjang latihan,” ungkap Marcelo defender asal Brazil itu. (na)

GENOA - Performa brilian Kevin-Prince Boateng bersama timnas Ghana di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan membuatnya menjadi pusat perhatian pada bursa transfer. Apalagi, klub yang dibelanya Portsmouth terlempar dari orbit Premier League. Dengan begitu, kemungkinan besar, Boateng akan angkat kaki dari Pompey -julukan Portmouth-. Kebetulan, yang paling getol mendekatinya adalah klub Italia Genoa. Bahkan, Boateng kabarnya selangkah lagi merapat ke Genoa. Pompey sendiri rela kehilangan Boateng. Mereka siap melego pemain berusia 23 tahun itu kalau ada yang menawar seharga 7 juta euro atau setara dengan Rp 81,8 miliar. Nah, sampai saat ini, negosiasi antara Genoa dengan Pompey masih berjalan.

Frey Tak ke Inggris

“Boateng telah bermain luar biasa pada Piala Dunia 2010 lalu. Kalau kami tidak menjualnya seharga 6-7 juta euro, maka itu adalah kesalahan. Dia akan kami lepas kalau ada penawaran menarik,” bilang Andrew Andronikou, penanggung jawab Portmouth. Sejatinya, Boateng belum ingin pindah dari Pompey. Hanya saja, klub yang dibelanya memang membutuhkan dana segar. Mario Miele, penasihat hukum sekaligus agen Boateng, sudah melakukan pembicaraan dengan Genoa. Sudah terjadi titik temu, tinggal tunggu kesepakatan harga antara dua klub itu. “Kami hanya menunggu telepon dari Genoa. Kami telah melakukan pertemua dengan petinggi Rossoblu -julukan Genoa- pada pekan lalu,” kata Miele. (ham)

AFP PHOTO

TEMPEL - Kevin-Prince Boateng (kanan) saat membela Ghana, ditempel ketat Bek Uruguay Maximiliano Pereira (kiri) di babak Perempat Final PD Afsel 2010.

FLORENCE - Sudah lama Sebastien Frey diberitakan bakal hengkang ke Inggris atau Premier League. Kiper Fiorentina itu telah dihubung-hubungkan dengan Manchester United, Arsenal, hingga yang terbaru Aston Villa. Kedatangan Artur Boruc dari Glasgow Celtic awal pekan ini semakin memperkuat kabar itu. Tapi, agen Frey yang bernama Giovanni Branchini langsung memberi bantahan. Branchini mengatakan tidak ada negosiasi apapun antara dirinya dengan klub Premier League manapun saat ini. “Aston Villa tidak pernah sekalipun berbicara dengan Fiorentina terkait Frey. Itu hanya rumor untuk kesekian kalinya,” kata Branchini. Direktur Olahraga Fiorentina Pantaleo Corvino memperkuat pernyataan Branchini. Corvino mengatakan tidak ada rencana La Viola ? sebutan Fiorentina menjual Frey. Kedatangan Boruc tidak berarti membuat Frey yang sudah lima tahun terakhir berkostum Fiorentina itu harus dilepas. “Klub mendatangkan Boruc karena dia sudah lama menjadi buruan kami d a n Celtic bersedia melepas dengan harga yang sesuai. Bagi klub penting seperti Fiorentina, memiliki dua pemain berkualitas di posisi sama merupakan sesuatu yang lumrah. Itu juga sesuai dengan keinginan pelatih (Sinisa) Mihajlovic,” urai Corvino. (dns)

SEBASTIEN FREY


12

ALL SPORTS

RABU 21 JULI 2010

RADAR TEGAL

COLE PAKAI NOMOR TUJUH

Joe Cole

ZUG - Ekspektasi tinggi ditujukan Liverpool kepada pemain baru mereka, Joe Cole. Apalagi setelah Cole mewarisi kostum nomor tujuh di Liverpool. Nomor yang dianggap keramat di klub asal kawasan Merseyside itu. Nomor tersebut dipakai legenda Liverpool macam Kevin Keegan dan Kenny Dalglish. Kepastian Cole bakal mengenakan nomor tujuh diumumkan saat pemain 28 tahun itu mengunjungi training camp Liverpool di Zug, Swiss, kemarin (20/ 7). Hanya sehari setelah mantan bintang Chelsea itu diumumkan sebagai pemain Liverpool dengan status free transfer (gratis). “Joe Cole pantas mengenakan nomor itu,” kata pelatih Liverpool Roy Hodgson. “Sama seperti Milan Jovanovic (yang mendapat kostum nomor 10, Red), pemain baru yang didatangkan Liverpool adalah pemain spesial,” sambung mantan pelatih Fulham itu. Cole rencananya baru memamerkan kostum nomor tujuh miliknya setelah menjalani tes medis di markas latihan Liverpool, Melwood, hari ini waktu setempat (21/7). Cole selanjutnya bakal berlatih bersama sejumlah pemain utama Liverpool yang kembali dari liburan seusai tampil di Piala Dunia lalu. Di sisi lain, pemilihan nomor tujuh untuk Cole mendapat dukungan dari legenda penyerang Liverpool Ian Rush. “Ini adalah transfer fantastis dan pemain fantastis. Joe (Cole) pantas mendapat apresiasi,” kata Rush. “Joe (Cole) merupakan pemain dengan skill natural terbaik di Inggris saat ini. Saya yakin Roy Hodgson akan selalu memainkannya di setiap pertandingan dan memang alasan ingin bermain reguler-lah yang membuat Joe memilih bermain di Liverpool,” tambah top scorer sepanjang masa Liverpool itu. Berbeda dengan Rush, mantan bintang Liverpool Phil Thompson mengingatkan agar Cole tidak terlalu dibebani ekspektasi tinggi. Apalagi dengan kostum nomor tujuh yang disandangnya. Pengalaman Robbie Keane dua musim lalu merupakan alasan utamanya. Pada musim 2008-2009, Keane digadang-gadang bakal menjadi ikon baru Liverpool setelah didatangkan dari Tottenham Hotspur. Penampilan menawannya bersama Tottenham diyakini bakal lebih mengilap bersama The Reds kala itu. Tapi, yang terjadi adalah Keane kesulitan beradaptasi dengan gaya permainan Liverpool. Keane bahkan hanya bertahan enam bulan sebelum dijual kembali ke Tottenham. “Tantangan Cole di Liverpool adalah bagaimana dia bisa menyatu dengan Steven Gerrard yang selama ini menjadi sentral permainan Li verpool di lini tengah. Juga dengan Fernando Torres dan Dirk Kuyt di lini depan,” tutur Thompson. “Apabila dia mampu beradaptasi dengan baik, Liverpool akan memiliki daya serang yang bagus dan bervariasi,” tambahnya. (dns)

Berkat Lobi Gerrard-Carragher SUKSES Liverpool mendapatkan Joe Cole ternyata tidak lepas dari lobi dua pemain senior mereka. Yakni kapten tim Steven Gerrard dan wakil kapten tim Jamie Carragher. Keduanya melancarkan lobi saat samasama membela timnas Inggris di Piala Dunia 2010 lalu. “Steven Gerrard dan Jamie Carragher melakukan tugasnya dengan baik. Keduanya mampu meyakinkan Joe (Cole) bahwa Liverpool adalah klub yang tepat baginya,” ungkap Roy Hodgson, pelatih Liverpool. Cole memang sempat diliputi kebimbangan kala harus meninggalkan Chelsea yang notabene sudah telanjur identik dengan namanya. Itu karena Cole sudah membela Chelsea selama tujuh tahun (2003-2010). “Seorang warga London, yang mendedikasikan sebagian besar karirnya di klub besar London, tidak akan mudah untuk memindahkan hatinya ke Liverpool. Sama seperti perasaan saya ketika meninggalkan Fulham,” jelas Hodgson yang juga asli kelahiran Croydon, London, 62 tahun lalu itu. Dalam kesempatan terpisah, Gerrard tidak menampik bahwa dirinya-lah yang merayu Cole agar bergabung. Bahkan, gara-gara kedatangan Cole, dirinya mantap tetap bertahan di klub yang dibelanya salama 12 tahun terakhir itu. “Saya tidak sabar memulai musim baru dengan Joe Cole sebagai rekan setim,” jelas Gerrard. Sementara Carragher menilai perekrutan Cole adalah pembuktian Liverpool masih layak disegani rival mereka, khususnya di ajang Premier League. “Kami mendapatkan pe-

AFP PHOTO

BELA - Kapten timnas Inggris Steven Gerrard (kanan), ditempel ketat pemain depan Jerman Thomas Mueller (kanan) pada pertandingan di Babak 16 besar PD 2010 Afsel bebrapa waktu lalu.

main top dunia dan sebenarnya masih sangat penting dari Chelsea. Ini seperti sebuah

pesan bahwa kami sudah selangkah lebih unggul,” tutur Carragher. (dns)

Sering Cedera, Ribery Bikin Kecewa MUNCHEN - Prestasi Bayern Munchen di musim lalu layak dibanggakan. Mereka nyaris saja merebut treble winners. Sayang, setelah merajai pentas Bundesliga Jerman dan DFB Pokal, trofi Liga Champions justru melayang. Tapi, selain lepasnya trofi Liga Champions, ada fakta lain yang bikin pelatih Louis van Gaal kesal. Der trainer asal Belanda itu ternyata kurang sreg dengan performa Franck Ribery. Winger timnas Prancis itu tampil labil dan lebih sering dibekap cedera selama musim lalu. “Bayern telah membayar para pemainnya dengan baik, begitu juga Ribery. Semua pemain memberikan segalanya bagi tim. Saya belum melihat performa terbaik Ribery, karena dia terlalu sering cedera,” cetus Van Gaal. Meski begitu, dia tetap berupaya mempertahankan Ribery agar tidak pergi dari Bayern. Dia

juga sedang berupaya untuk menjaga bek Philipp Lahm dan gelandang Bastian Scheweinsteiger dari kejaran klub elite Eropa lainnya. Sembari menjaga agar asetnya tak berpindah tangan, Van Gaal juga sedang melakukan perburuan pemain. Itu dilakukan guna memperkukuh tim berjuluk FC Hollywood itu. “Saya sedang mencari pemain. Saya masih memantau (Gregory) van der Wiel, (Fabio) Coentrao, dan (Martin) Caceres. Bila kami tidak mampu memperkuat diri sendiri, maka kami harus membeli pemain,” ujar mantan pelatih Barcelona itu. Bayern hanya akan membeli satu di antara beberapa pemain itu. Kalau mampu menggaet Van der Wiel, maka Lahm akan dikembalikan ke bek kiri. Bila mampu menggaet Coentrao, maka Lahm tetap di kanan. Bayern butuh tambahan opsi di belakang.

Van Gaal sendiri dikenal sebagai pelatih yang jago mengembangkan talenta pemain. Lihat saja, dia berani memberikan kesempatan lebih kepada Thomas Mueller, Holger Badstuber, dan Diego Contento. Mueller akhirnya bersinar di Piala Dunia 2010 bersama Jerman. Sementara itu, Van Gaal mengaku kesal dengan kondisi pemain Bayern setelah Piala Dunia 2010. “Saya memiliki 13 pemain yang bermain di Piala Dunia 2010, dan sebelas pemain di antaranya bermain di semifinal. Paling banyak di antara seluruh klub di dunia,” keluh Van Gaal. Kondisi itu menjadi handicap bagi dirinya dalam memulai latihan pra musim. “Ini memang bukan pra musim yang bagus. Saya menginginkan juara Piala Super Jerman (7 Agustus, Red), tapi sepertinya sulit,” tutur van Gaal. (ham/bas)


ALL SPORTS

RABU 21 JULI 2010

13

RADAR TEGAL

Persik v Persija

KEJAR REKOR BARU

KEDIRI- Peluang Persik Kediri lolos semifinal Piala Indonesia 2010 masih terbuka. Syaratnya, Macan Putih memetik kemenangan dengan selisih satu saat menjamu Persija Jakarta dalam second leg Piala Indonesia 2010 di Stadion Brawijaya, Kediri, sore ini (siaran langsung RCTI mulai pukul 15.30 WIB). Memang selisih satu tersebut gol tak boleh 4-3 ke atas. Ini disebabkan pada first leg di Stadion Manahan, Solo (17/7), Macan Kemayoran, julukan Persija, memetik kemenangan 43. Jadi, paling aman, Persik harus bisa menjebol gawang tim asal ibu kota tersebut dengan selisih dua gol. Lolos ke semifinal nanti juga punya arti penting. Hasil tersebut bukan sekedar sebagai obat luka Persikmania, suporter Persik, yang berduka karena timnya besar kemungkinan harus terdegradasi musim depan, tapi juga untuk menorehkan sejarah baru di ajang Piala Indonesia. Jika memang bisa menyingkirkan Persija sore ini, maka Persik akan mencatat rekor baru. “Kalau lolos, ini akan menjadi yang pertama Persik bisa masuk semifinal di ajang Piala Indonesia,” kata pelatih Persik Agus Yuwono kemarin (20/7). Meski moncer di ajang Liga Indonesia, sejauh ini prestasi Persik memang melempem di ajang Piala Indonesia. Paling banter, mereka hanya bisa masuk delapan besar di musim 2006. “Kami tak terlalu memikirkan rekor itu. Yang kami pikir bagaimana bisa menang lawan Persija,” tegas Agus usai sesi coba lapangan Stadion Brawijaya. Meski punya modal tiga gol di leg pertama, Agus mengatakan bahwa timnya harus kerja keras. “Syarat pertama kami tak boleh kebobolan. Untuk itu pertahanan dan organisasi permainan sudah kami perbaiki. Semoga kejadian seperti di first leg tak terulang,” ucap pria asal Malang itu.

Dia yakin, di Stadion Brawijaya sore ini timnya, khususnya lini belakang, sudah lebih kukuh dari sebelumnya. Kendala hambatan komunikasi yang terjadi di pertandingan terakhir menurutnya sudah coba diminimalkan. “Kondisi tim sangat enjoy. Di luar lapangan antar pemain tidak ada masalah sama sekali,” terangnya. Yang terpenting, para pemainnya harus sangat ngotot untuk bisa mendapatkan gol sebanyak mungkin. “Meski menang 1-0 sudah cukup, kami tidak boleh terlena. Kalau bisa (selisih gol, red) dua kenapa tidak. Kami tak mau terlena,” tegasnya. Sementara itu kubu Persija mengaku tak gentar menghadapi Persik di kandangnya sendiri. “Kemarin (first leg, red) kami kemasukan tiga gol. Mau tak mau kami harus fight di second leg ini,” kata pelatih Persija Benny Dolo. (jie/jpnn/diq)

FARID FANDI/JAWA POS

GAGAL - Pemain Persebaya, M Taufik (kanan) berebut bola dengan pemain Sriwijaya FC, Keith Kayamba (kiri) pada pertandingan leg kedua Piala Indonesia di Gelora 10 Nopember, (20/7). Meski menang 1-0, Persebaya gagal melaju ke semifinal karena kalah agregat gol.

Kalah, Rudy Diminta Lengser

Perkiraan Pemain: Persik (4-3-1-2): 22-Fauzi Toldo (pg), 19-Mahyadi Panggabean, 12-Harianto, 4-O.K. John, 20- Na Byungyul, 82Nasirov Mekan, 24-Legimin Raharjo, 8-Jefri Dwi Hadi, 10Han Jiho, 7-Yongki Aribowo, 9-Zhang Shuo Pelatih: Agus Yuwono Persija Jakarta (4-4-2): 1Roni Tri Prasnanto (pg), 23Leo Saputra, 4-Herman Abanda, 2-Pape Abdon Toure, 32Leonard Tupamahu, 87-Firman Utina, 81-Muhammad Ilham, 10-Serge Emaleu, 9Fahrudin Mustafic, 29-Talaohu Abdul Musafri, 20Bambang Pamungkas Pelatih: Benny Dolo

Yongki Aribowo

PENAMPILAN di bawah form saat menghadapi Sriwijaya FC kemarin (20/7) menyisakan kekecewaan mendalam bagi manajemen Persebaya. Saking kecewanya, Asisten Manajer Persebaya Ferdinand Patty menyarankan pelatih Rudy William Keeltjes lengser dari jabatannya. “Kalau hanya bermain seperti tadi (kemarin 20/7), lebih baik pelatih berbesar hati untuk mundur,” tegas Ferdinand. Menurut pria asal Maluku itu, Rudy sudah tidak memiliki wibawa di mata anak buahnya. Hal itu menyebabkan strategi yang diturunkan oleh Rudy tidak diterjemahkan di lapangan. “Saya tadi (jeda pertandingan) sempat masuk di ruang ganti. Pelatih coratcoret (papan tulis) memberikan strategi, tapi apa hasilnya ? Itu menunjukkan bahwa pemain sudah tidak respek lagi kepadanya,” lanjut Ferdinand. Meski menyarankan Rudy supaya mundur, Ferdinand belum menemukan solusi atas masa depan tim, terutama ketika menghadapi babak playoff. Dia hanya berpendapat bahwa mana-

jemen harus mengambil langkah riil atas situasi seperti ini. “Terus terang saya baru sampai dari Jakarta dan langsung menonton pertandingan. Saya belum bertemu manajemen yang lain. Tapi yang pasti hal ini akan saya sampaikan kepada Pak Gede (Manajer Persebaya I Gede Widiade),” ungkapnya. Sayangnya, Rudy belum bisa dikonfirmasi atas hal ini. Di sisi lain, dia juga mengkritisi kinerja para pemain yang dinilainya tidak berjuang maksimal. Menurutnya, tidak seharusnya para pemain Persebaya bermain loyo. “Pemain harusnya bisa bersikap profesional. Jangan jadikan persoalan gaji sebagai alasan atas semua ini,” sergah Ferdinand. Atas performa yang kurang menyenangkan tersebut, Ferdinand menyatakan bahwa hal itu sangat merugikan tim, dan Kota Surabaya. “Kalau tahu seperti ini, lebih baik saya tidak menjadi pengurus. Pemain itu seharusnya sadar bahwa mereka dibayar oleh APBD. Jadi mereka punya tanggung jawab moral pada masyarakat,” paparnya. (uan)

Mulai Fokus Cari Pemain Keturunan Indonesia

CHARLIE LOPULUA/INDOPOS

PROTES - Perwakilan suporter Persebaya Bonek Jabodetabek saat berunjuk rasa kekantor PSSI. Mereka memprotes keputusan PSSI dan menolak keputusan Komisi Banding yang menganulir Keputusan Komisi Disiplin PSSI tertang kemenangan WO Persebaya atas Persik di ajang ISL.

Tanding Ulang, Bonek Demo PSSI JAKARTA - Keputusan PT Liga Indonesia (PT LI) yang memutuskan menggelar pertandingan ulang antara Persik melawan Persebaya disambut dengan demo oleh Bonek, sebutan suporter Persebaya yang tinggal di kawasam Jabodetabek. Kemarin siang, sekitar pukul 13.30 WIB puluhan Bonek Jabodetabek menggelar demo di depan kantor PSSI mengecam keputusan tanding ulang itu. Mereka mengecam keputusan PSSI ini dalam hal ini Komding (Komisi Banding) yang memberikan rekomendasi kepada PT LI untuk menggelar laga ulang Persik versus Persebaya setelah mengabulkan banding yang diajukan Persik. Padahal apa yang dilakukan Komding itu jelas-jelas tidak menabrak aturan. Dimana sesuai Kode Disiplin PSSI pasal 127 menyatakan bahwa klub yang terkena denda dibawah Rp 50 juta tidak boleh melakukan banding. Saat gagal menjamu Persebaya, oleh Komdis (Komisi Disiplin), Persik

CMYK

dikenai sanksi dianggap kalah 3-0 dan didenda Rp 25 juta. Tapi Persik yang kembali “diperkuat” Iwan Budianto (Ketua Badan Liga Amatir Indonesia) tetap melakukan banding dan akhirnya dikabulkan. “PSSI tidak konsisten. Jelas ada konspirasi dibalik ini semua,” kata Andhi Mahligai, ketua Bonek Jabodetabek dalam orasinya. Bonek juga mengancam akan datang dengan massa lebih besar lagi jika tanding ulang yang rencananya bakal dilangsungkan antara 3-5Agustus tetap dipaksakan. Tapi seperti demo-demo yang dilakukan elemen supporter lain sebelumnya, kemarin siang tidak nampak satu pun pejabat teras PSSI berada di kantor. Bonek yang ingin bertemu dengan pengurus PSSI akhirnya hanya diterima HUmas PSSI Tubagus Adhi di depan pagar kantor PSSI. Saat berdialog singkat dengan perwakailan Bonek Tugabus Adhi berjanji akan menyampaikan aspirasi Bonek kepada para petinggi PSSI. (ali)

JAKARTA - Kualitas pemain Indonesia yang merumput di kompetisi lokal sepertinya sudah tidak bisa lagi diharapkan untuk mengangkat prestasi timnas. Salah satu indikasinya, kini PSSI dan BTN tengah memikirkan untuk mengumpulkan para pemain keturunan yang bermain di luar negeri. Sekjen PSSI Nugraha Besoes mengatakan, dalam waktu dekat dirinya bersama ketua Badan Timnas Nasional (BTN) Ima Arief, dan pelatih timnas Alfred Reidl akan berkeliling ke beberapa negara untuk mendekati pemain-pemain keturunan Indonesia. “Diantara Negara yang akan kami kunjungi adalah Belanda. Kami mendapat informasi di sana banyak pemain bagus yang masih punya darah Indonesia,” kata Nugraha Besoes kemarin. Rencana ini bisa jadi adalah respon dari keluhan pelatih Alfred Riedl yang saat melakukan seleksi pembentukan skuad Piala AFF lalu mengeluhkan kualitas pemain-pemain Indonesia. Pelatih asal Austria itu bahkan mengatakan kumampuan para pemain Indonesia masih di bawah pemain timnas Vietnam yang pernah diarsitekinya. Tapi hal itu ditampik oleh Nugraha Besoes. “Bukan begitu. Ini sebenarnya adalah program lama dari PSSI dan barus sekarang ada kesempatan untuk melakukannya. Ini salah satu usaha kita untuk mempercepat progress timnas,” ungkapnya. Pria asal Bandung ini menyatakan, PSSI akan sangat selektif dalam perekrutan pemain keturunan. Selain kualitasnya mumpuni salah satu syarat mutlaknya adalah pemain tersebut bisa memperkuat timnas minimal tiga tahun. Sementara itu, Sergio Van Dijk, pemain keturunan Indonesia yang berminat tampil membela timnas Indonesia, kemarin berkunjung ke Jakarta dan bertemu dengan jajaran petinggi BTN dan PSSI. Ketua BTN Iman Arif mengatakan, kedatangan Sergio merupakan langkah awal merespons wacana masyarakat yang ingin timnas diperkuat pemain keturunan Indonesia. “Sejauh ini BTN belum bisa menjanjikan Sergio mau mele-

Sebagian pemain keturunan Indonesia : Sergio Van Dijk

(FC Adelaide, Australia)

Kim Jeffrey Kurniawan

(FC 07 Heidelsheim, Jerman)

Syaffarizal Mursalin Agri

(AL Khor Junior, Qatar)

Irfan Bachdim

(FC Haarlem, Belanda)

Radja Nainggolan

(Cagliari, Italia)

Charles Dissels

(Sparta Rotterdam, Belanda)

Sigourney Bandjar

(Excelsior, Belanda)

Donovan Partosoebroto

(Ajax Amsterdam, Belanda)

Robbert Maruanaya

(Go Ahead Eagles, Belanda)

Michael Timisela

(VVV-Venlo, Belanda)

paskan statusnya sebagai warga negara Belanda. Tapi, setidaknya kami akan mencoba dan berusaha terlebih dulu,” kata Iman Arif. Memang tidak mudah bagi seorang pemain keturunan Indonesia mendapatkan status Warga N e g a r a I n d o n e s i a (WNI). Butuh proses panjang dan berliku untuk bisa mendapatkan pengesahan dari negara. Itupun dengan syarat pemain bersangkutan harus menanggalkan status Warga Negara Asing (WNA). Pasalnya, Undang-undang (UU) Kewarganegaraan Indonesia tidak mengenal kewarganegaraan ganda. Selain terus merayu Sergio, BTN dan PSSI juga akan melakukan pendekatan terhadap pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olah Raga serta Kementerian Hukum dan HAM. “Tapi kami sangat berharap usaha mendatangkan pemain keturunan ini jangan sampai dipolitisasi. Ini murni usaha untuk membangkitkan prestasi sepak bola Indonesia. Di era sepak bola modern seperti

sekarang jangan lagi bicara pemain timnas harus asli Indonesia. Tim sebesar Jerman saja memakai pemain keturunan,” beber Iman. Iman Arif juga memaparkan BTN berencana menjalin kerja sama dengan Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) untuk menggelar seleksi pemain keturunan Indonesia yang tinggal di Belanda. Kerja sama ini akan dimulai pada awal September mendatang. Setelah hasil seleksi diumumkan, BTN dan PSSI akan berangkat ke Belanda untuk membujuk pemain keturunan tersebut agar mau berganti kewarganegaraan. “Untuk pemain keturunan berusia di atas 20 tahun kami targetkan bisa mendapatkan tiga sampai lima pemain. Sedangkan, pemain di bawah usia tersebut tentunya akan lebih banyak. Hal itu terkait program jangka pendek untuk prestasi timnas senior di Piala AFF dan kualifikasi Piala Dunia 2014. Sedangkan, perekrutan pemain di bawah usia 20 tahun adalah program jangka panjang,” papar Iman. (ali)

AFP PHOTO

KETURUNAN - Salah satu pemain sepak bola warga negara Belanda yang keturunan Indonesia, Sergio van Dijk (kiri) saat membela klubnya Adelaide United.


JATENG

RABU 21 JULI 2010

17

RADAR TEGAL

BANJARNEGARA Suara PAN Kian Mengerucut BANJARNEGARA - Usulan pengurus PAC PAN se kabupaten Banjarnegara dalam mengusung bakal calon bupati dari partai berlambang matahari ini semakin mengerucut. Bahkan, para pengurus PAC ini sepakat untuk mengusulkan ketua DPD untuk maju dalam bursa pemilukada 2011 mendatang. Sekretaris jendral DPD PAN Banjarnegara Farid Mashudi mengatakan, dalam silaturahmi antar pengurus DPC sebelumnya, muncul wacana PAN untuk mengusung kader struktural, namun suara tersebut kini semakin menguat untuk mengusung ketua DPD sebagai kandidat dari PAN dalam pemilukada 2011 mendatang. Namun begitu, lanjut Farid, hal tersebut masih menunggu hasil keputusan forum tertinggi partai, yakni melalui pleno DPD dan kesediaan dari yang bersangkutan. “Keinginan pengurus DPC mengusulkan ketua untuk maju, namun tidak mutlak harus bupati, bisa saja wakil, tergantung suasana. Dan ini baru sekedar masukan dari pengurus cabang, belum diputuskan dalam rapat resmi,” jelasnya. Usulan cabang untuk mengusung ketua DPD PAN Banjarnegara maju dalam pemilukada 2011 juga dibenarkan oleh wakil ketua DPD bidang pemenangan pemilu Budiono, dimana dia mengatakan kalau wacana tersebut masih dalam pembahasan dan pengkajian dari tim 11. “Kita tunggu saja hasil survei dari tim 11, dan kesiapan dari yang bersangkutan,” jelasnya. (oel)

PURBALINGGA PuluhanTabungElpijiDikembalikan PURBALINGGA - Puluhan tabung elpiji ukuran 3 kilogram yang diindikasikan layak pakai siap dikembalikan ke Pertamina. Tabung yang tidak layak ini akan diretester lagi kelayakannya agar dapat menjamin keamanan masyarakat pengguna elpiji 3 kilogram di Kabupaten Purbalingga. ”Kami sudah melakukan pengecekan ke lima agen gas elpiji di Purbalingga. Ada sejumlah tabung gas elpiji yang kurang layak pakai. Jumlahnya hanya puluhan saja dan akan dikembalikan ke Pertamina oleh pihak agen,” tutur Kasi Pengawasan dan Distribusi Perdagangan Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Purbalingga, Sumitro. Sumitro menjelaskan, ketidaklayakan tersebut disebabkan oleh kerusakan pada sambungan pengelasan pada tabung dan keruusakan pada katup tabung elpiji. ”Tabung-tabung yang rusak itu sudah dipisahkan dan tidak akan beredar ke masyarakat,” tambahnya. Pemantauan yang dilakukan bersama Polres Purbalingga tersebut juga tidak menemukan adanya penyimpangan seperti berkurangnya isi gas, praktek pengalihan isi gas 12 kilogram ke 3 kilogram dan lainnya. Sumitro juga membantah adanya kelangkaan isi ulang gaselpiji ukuran 3 kilogram. Menurutnya, pasokan elpiji 3 kilogram di Purbalingga jusru mengalami penambahan setelah pemberlakuan rayonisasi pasokan elpiji 3 kilogram. (bdg)

KEBUMEN Dilirik Martha Tilaar Group KEBUMEN - CEO Martha Tilaar Gruoup DR Martha Tilaar mengaku tertarik dengan potensi bengkoang (Pachyrhizus Erosus) yang dimiliki Kabupaten Kebumen. Sebab, pihaknya memang memerlukan buah berwarna putih itu sebagai salah satu bahan baku pembuatan kosmetik. “Kami dengar Kebumen banyak memiliki bengkoang ya. Kita siap bekerja sama dengan petani local Kebumen,” kata Martha Tilaar pada saat jumpa pers dengan sejumlah media di Ruang Jatijajar Pendopo rumah dinas Bupati Kebumen, kemarin. Hanya saja, perempuan yang lahir dan dibesarkan di Gombong ini mengaku memiliki sejumlah persyaratan ketat untuk bisa mengambil bengkoang yang banyak dibudidayakan oleh para petani di kawasan timur Kebumen tersebut. Syarat tersebut misalnya, bengkoang harus dihasilkan dari pertanian organic (beauty green sehingga bebas dari bahan-bahan kimia berbahaya. Semisal pestisida. “Pestisida itu sangat berbahaya bagi kulit,” ujar perempuan yang baru saja terpilih sebagai duta pendidikandan pelatihan HAM ini. (has)

Bulog Tak Mampu Beli Beras GROBOGAN – Tingginya pembelian beras di atas harga pembelian pemerintah (HPP), kemungkinan besar membuat Bulog tidak bisa menjangkau harga jual di tingkat petani di Grobogan. Sehingga penyerapan gudang Bulog 104 Depok sudah mentok hanya sebesar 13.105 ton dan gabah 1.800 ton. Hal tersebut disampaikan Kepala Gudang Bulog 104 Depok, Grobogan, Teguh Dwi Haryanto kepada wartawan. Dia menjelaskan, saat ini penyerapan beras oleh Bulog di Grobogan, menurun. Meskipun masih tersedia ribuan hektar tanaman padi MT II di Kecamatan Gubug, Godong dan Karangrayung ”Penyerapan Bulog turun lantaran harga jual beras di pasaran di Grobogan di atas HPP. Berdasarkan HPP sebesar Rp 5.060 per kg, namun harga beras kualitas Bulog di tingkat petani antara Rp 5.200-5.300 per kg,” kata Teguh, kemarin. Penyerapan beras oleh Bulog dari daerah itu tidak memenuhi

prognosa yang telah ditentukan juga terjadi. Penyebabnya, kualitas hasil panen padi musim tanam kedua (MT II) di Grobogan lebih rendah dibanding hasil panen musim sama tahun 2009. ”Hingga minggu ketiga Juli 2010 ini, kami baru bisa menyerap 13.105 ton dari progonosa 16 ribu ton. Padahal 2009 kami bisa menyerap sekitar Rp 15 ribu ton,” ungkapnya. Penyebab lainnya kualitas hasil panen di Grobogan rendah karena sebagian tanaman padi terserang wereng. ”Kami juga menemukan butiran gabah hasil panen petani sebagian berwarna hitam, sehingga setelah digiling, beras yang dihasilkan banyak yang broken rusak (broken),” ungkapnya. Mengenai syarat beras yang bisa diterima Bulog berdasarkan Inpres Nomor 7 Tahun 2009, selain kadar air (KA) paling tinggi 14 persen dan derajat sosoh (DS) 95 persen, juga tingkat patah tidak boleh lebih dari 20 persen dan menir tidak boleh lebih 2 persen. (mg7/joe)

Jalan Rusak Parah, Sopir Pengusaha Pemindangan Angkudes Jeruklegi Mogok Tak Peduli

REMBANG – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Rembang harus direpotkan beberapa pengusaha pemindangan ikan di dekat TPI Tasik Agung, Kecamatan Rembang. Pasalnya setiap harinya ada sebanyak 12 meter kubik sampah atau setara 3 truk yang harus diambil petugas dari lokasi ini. Namun yang menjadi persoalan bukan banyaknya sampah yang dibuang, melainkan tingkat kesadaran pengusaha pemindangan ikan untuk buang sampah secara benar masih rendah. Menurut Kabid Kebersihan dan Drainase DPU Rembang Endro Riyadi banyak di antara mereka yang membuang sampah di sembarang tempat. “Padahal sudah disediakan TPS,” katanya, kemarin. Dia menjelaskan, selama ini warga atau pengusaha sulit dikendalikan. Sejauh ini berda-

sarkan data yang ada ada, sekitar 10 pengusaha membuka usaha pemindangan di Desa Tasik Agung dekat TPI. ”Dinas sebenarnya sudah melayangkan teguran baik secara lisan maupun tulisan. Tapi yang terjadi, warga menyepelekan teguran itu,” ungkapnya. Pihak DPU sendiri sebenarnya sudah menyediakan kontainer sampah di tempat tersebut. Namun warga masih banyak yang membuang sampah tidak di dalam container, melainkan di luarnya. Bahkan beberapa waktu lalu entah karena apa, kontainer yang ada malah terbakar. Sementara itu Kepala Desa Tasik Agumg Supolo mengatakan, pihaknya sudah berulang kali mengimbau warga untuk tidak membuang sampah sembarangan. (mg8/joe)

Cabai Dorong Inflasi Juni 0,92 Persen PURWOKERTO - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banyumas mencatat inflasi bulan Juni 2010 sebesar 0,92 persen. Sementara itu, besaran dari laju inflasi hingga Bulan Juni 2010 sebesar 2,36 persen. Untuk inflasi dari tahun ke tahun sebesar 4,31 persen. Nilai dari inflasi tersebut mendapat pengaruh dari kenaikan harga cabai selama beberapa minggu yang lalu. Menurut Kasi Statistik Distribusi BPS Kabupaten Banyumas, Ardiana Suwardi, SE, harga cabai memang mempengaruhi inflasi. Paling menonjol adalah kenaikan harga pada bumbubumbuan sekitar 20 persen,

sedangkan untuk sayuran besaran pengaruhnya tidak mencapai 10 persen. “Harga bumbu-bumbuan yang paling berdampak,” ungkapnya. Sementara itu, kenaikan harga cabai dikarenakan jumlah kebutuhan meningkat tetapi persediaan barang tidak ada. Kurangnya persediaan cabai ini dikarenakan cuaca. “Banyak cabai yang membusuk,” ungkapnya. Inflasi ini dipengaruhi kenaikan bahan makanan, dan kemungkinan nilai inflasinya akan tetap tinggi menyusul dengan dekatnya hari-hari besar mendatang. “Belum diketahui kapan inflasi akan mengalami penurun-

DARYONO/RADAR BANYUMAS

DEMO JALAN RUSAK - Awak angkudes trayek Jeruklegi saat berdemo terkait jalan rusak.

an karena sebentar lagi mendekati puasa, lebaran idul fitri, lebaran haji, dan natal,” tuturnya. Diketahui bahwa sepanjang bulan Juni, kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau mengalami inflasi sebesar 3,20 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar mengalami inflasi sebesar 0,22 persen, kelompok sandang mengalami inflasi sebesar 0,28 persen, kelompok kesehatan mengalami inflasi sebesar 0,55 persen,

kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga mengalami inflasi sebesar 0,03 persen, transportasi, komunikasi dan jasa keuangan mengalami inflasi sebesar - 0,01 persen. Ardiana menambahkan, menurut menteri perdagangan yang kami dengar di televisi, pada bulan Agustus nantinya harga-harga akan mengalami penurunan. “Sejauh ini, benar atau tidak kami tunggu saja,” ungkapnya. (monik/ap11)

JERUKLEGI – Kerusakan jalan di Jeruklegi yang demikian parah membuat para pengemudi angkutan kota menjerit. Selasa kemarin (20/7) awak angkutan pedesaaan (angkudes) yang ada di kecamatan tersebut mogok dan menggrudug kantor Kecamatan Jeruklegi. “Jalan jalur angkudes rusak. Sekitar 75 persen jalan kondisinya rusak parah. Ini membuat kendaraan cepat rusak dan membahayakan para penumpang,” ujar Ketua paguyuban angkudes Putra Mandiri, Rohmat Hidayat kepada Radarmas disela-sela mengadu di kecamatan Jeruklegi Cilacap kemarin. Angkudes, yang mogok ini meliputi dua jalur. Yakni angkudes jurusan Jeruklegi KulonBrebeg- Ujungmanik- Kubangkangkung dan Jalur Jeruklegi – Brebeg- Ujungmanik–Grugu. Selain tidak mau mengangkut penumpang, para awak Angkudes yang siang kemarin mengrudug kecamatan memarkir angkudesnya di halaman kecamatan tersebut. Praktis halaman kecamatan ini layaknya terminal transit karena ada puluhan angkudes yang diparkir berdesak-desakan disana. Jalur Angkudes ini sekitar 25 kilometer dengan jalan yang nyaris semuanya rusak. Sebanyak 75 persen rusak parah khususnya yang ada di Kubangkangkung, dan ruas Brebeg– Ujungmanik. Kondisi jalan yang rusak ini

seakan dibiarkan begitu saja oleh pemerintah. Menurut Rohmat, paguyuban sudah berulang kali melakukan perbaikan jalan secara swadaya setidaknya sebulan sekali. Tapi kerusakan jalan semakin melebar karena jalan tersebut lama tidak dilapis. Perbaikan ruas jalan ini dilakukan terakhir kali 2004 lalu. “Mengadu ke desa sudah kita lakukan. Dan sekarang ini kita mengadu ke kecamatan. Intinya kita ingin jalan yang ada diperbaiki agar layak untuk dilewati kendaraaan. Jika tidak ada kepastian akan diperbaiki kita akan tetap mogok,” ancamnya Ditambahkan pengemudi Sutikno jalan yang rusak tidak hanya membuat usia kendaraan menjadi pendek. Tetapi para pengemudi juga selalu waswas saat membawa penumpang. Jalan yang rusak bisa mengakibatkan penumpang terjatuh. “Kita ingin bekerja melayani masyarakat dengan tenang. Jika pendapatan kita sedikit dan penumpang jatuh bisa berabe,”tambahnya. Kondisi angkudes berwarna hijau yang mogok kemarin memang memprihatinkan. Ratarata angkudes sudah tidak memiliki bemper belakang karena rusak akibat selalu melewati jalan berlobang yang demikian besar. Bemper itu akhirnya dicopot karena sudah tidak kokoh lagi. Dijelaskannya, dengan menggelar aksi mogok ini memang

membuat mereka merugi. Selain tidak bisa setor Rp 70 ribu ke pemilik kendaraan, mereka juga tidak mendapatkan penghasilan rata-rata sehari Rp 25.000- Rp 30.000. Belum lagi mereka masih harus nombok beli BBM untuk menuju ke kecamatan. “Sebenarnya kasihan juga kepada penumpang. Tapi bagaimana lagi, jalan ini harus kita tempuh agar jalan segera diperbaiki,”tambahnya. Angkudes yang mogok sejak pagi ini membuat para pengguna jasa angkutan kelimpungan. Banyak diantara pengguna jasa angkudes yang akhirnya mengurungkan niatnya untuk bepergian. “Saya sebenarnya mau belanja ke pasar. Tapi karena tidak ada angkutan saya memilih untuk pulang dari pada nanti kesulitan untuk pulang,”ujar Ny Minah (40) warga Jeruklegi kemarin. Sementara itu Camat Jeruklegi, Eko Hidayat ketika dikonfirmasi Radarmas menyatakan usulan dari para pengemudi ini sudah ditampung dan dicatat semuanya. “Pengaduan ini memang mulai dari desa dan kecamatan. Sesuai hirarkinya, nanti pengaduan masyarakat ini akan kita laporkan ke kabupaten,” tambahnya. Menurutnya, memang jalan yang ada kondisinya sudah rusak. Pihaknya akan mengusulkan ke Pemkab Cilacap agar ruas jalan yang dikeluhkan pengemudi diperbaiki untuk kelancaran transportasi. (amu)


CMYK

18

RABU, 21 JULI 2010

RADAR TEGAL

JUWITANTIK PUSPITA RATNA

Termotivasi Sang Ayah DORONGAN orang tua berpengaruh besar dalam keberhasilan anak. Hal ini diakui siswi asal SMP Negeri 2 Kota Tegal, Juwitantik Puspita Ratna yang termotivasi sang ayah untuk berprestasi. Diapun merasa bangga atas prestasi yang ia dapat. Juwitantik yang kini duduk di bangku kelas VIII A berhasil meraih Juara 1 Tembang Macapat Tingkat Kota Tegal pada Pekan Olah Raga dan Seni (Porseni) yang saat itu diselenggarakan di SMP Muhammadiyah Kota Tegal. Siswi kelahiran Tegal, 2 Agustus 1997 yang memiliki cita-cita menjadi orang sukses ini memang berbakat di bidang tarik suara. Cewek ini juga pernah meraih Juara III tingkat eks-Karesidenan Pekalongan. Gadis cantik yang beralamat di Desa Grogol Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal ini mengaku tidak merasa terganggu dengan jadwal latihan vokal, yang dibimbing guru pelatih Septika. Sebagai pelajar, ia berusaha menyempatkan waktu berlatih pada saat jam pulang sekolah telah usai. “Aku senang, Alhamdulillah bangga banget bisa menang, dan tentunya terharu saat itu,” ujarnya. (intan)

Tetap Semangat

Bondan Prakoso & Fade 2 Black [intro] Dm Am A# A 4x Dm satu bahasa jutaan makna cerita Am satu kata perkata diawal langkah pertama A# ini saatnya kita tentukan langkah baru A bergerak maju berwarna dan berdebu Dm aku disini dan engkau disana Am bersama coba langkahi semua bendera A# redam amarah… mari bersuara A bicara bahasa kita dengan banyak cinta

BAGI siswa sekolah menengah, OSIS atau Organisasi Siswa Intra Sekolah merupakan organisasi yang lekat dengan mereka. Nah, ngomongin soal OSIS, rupanya masih ada lho siswa sekolah menengah yang nggak tahu apa-apa tentang itu. Jumlahnya 10,7 persen. Meski tak banyak namun cukup mengherankan jika mereka tak mengerti tentang OSIS. Ini tentunya bertolak belakang dengan 71,4 persen ResponX dari 28 siswa yang disurvey Tim Xpresi lainnya yang mengaku tahu. “Ya, OSIS sebuah organisasi yang dikelola siswa dan berada di sekolah-sekolah,” tutur Fahmi Firmansah, siswa kelas XI SMA NU 1 Penawaja Kabupaten Tegal. Sedangkan 17,8 persen lain mengaku bingung saat ditanya tentang OSIS. “Soalnya aku belum pernah jadi anggota OSIS,” kata Fatchur Rizky, siswa kelas X TKR SMK Ma’arif Talang Kabupaten Tegal memberikan alasannya. Mereka yang tahu tentang OSIS menganggap organisasi sekolah itu penting banget diadakan di sekolah dan wajib ada. Hal ini diakui 51,7 persen ResponX, salah satunya Bilqis Febryana, siswi kelas IX SMP Negeri 4 Kota Tegal. “Kegiatan OSIS positif banget bagi siswa untuk bisa berkreasi di sekolah dan menciptakan kegiatan lainnya,” ucapnya. Sementara 42,8 persen lainnya menganggap kegiatan itu cukup penting di sekolah. “Yap, karena OSIS melatih siswa dalam berorganisasi di dalam sekolah saja,” ujar Achmad Junaedi, siswa kelas X TKR SMK Ma’arif Talang Kabupaten Tegal. OSIS merupakan wadah di sekolah untuk menampung dan menyalurkan kreativitas bakat siswa, baik melalui kegiatan kokurikuler maupun ekstra kurikuler sekolah. Bagi 46,4 persen ResponX, kegiatan OSIS menarik minat mereka untuk ikut bergabung di dalamnya. Hal ini seperti penuturan, Eka Yulianti, siswi XII Akutansi SMK Bhakti Praja Talang Kabupaten Tegal. “Pengin bisa berorganisasi

biar nambah pengalaman dan jadi aktif di kegiatan yang ada di lingkungan sekolah,” tuturnya. Berbeda dengan jawaban 42,8 persen ResponX lainnya. Mereka mengaku tergantung kondisi aja bila ikut kegiatan OSIS. “Soalnya kalo ikut OSIS kadang sibuk dengan kepengurusan dan kegiatannya juga,” ujar Nurul Usnah, siswi kelas VIII D SMP Negeri 1 Adiwerna Kabupaten Tegal. Sedangkan 10,7 persen sisanya mengaku nggak pengin ikut kegiatan

OSIS. Siswa yang menjadi anggota di kepengurusan OSIS, pastinya sudah memenuhi syarat tersendiri. Sebanyak 50 persen ResponX menyebut bakat seorang pemimpin sebagai syarat utamanya. Edwin, siswa kelas XI SMA Al’ Irsyad Kota Tegal menuturkan, siswa yang aktif di OSIS harus memiliki bakat pemimpin dan tegas. “Karena dia akan mengelola juga mengatur organisasi sekolah,” tuturnya.

Sementara 25 persen lagi menyebut kemampuan sebagai syarat utamanya.”Ya, harus mampu mengatur serta mengelola organisasi biar

jalannya lancar,” ucap Ahmad Saeful, siswa kelas XI SMA NU 1 Penawaja Kabupaten Tegal. Sisanya, 17,8 persen menjawab pintar sebagai syarat utama. Dan 7,1 persen lagi memilih rajin. Semua kegiatan sekolah, termasuk OSIS sudah tentu punya tujuan yang jelas. Hal ini seperti pendapat 50 persen ResponX yang menjawab OSIS sebagai sarana kreativitas siswa. Kholifah Ika Putri, siswa kelas VII H SMP Negeri 1 Warureja Kabupaten Tegal salah satunya.

”Kegiatan OSIS merupakan tempat kreativitas siswa untuk belajar mandiri di sekolah,” tuturnya. Sedangkan 32,1 persen lainnya, berpendapat kalo OSIS bertujuan menumbuhkan sikap kebersamaan. “Ya, kegiatannya dapat menumbuhkan rasa kebersamaan antar siswa demi kepentingan bersama juga,” ujar Adi Setiawan, siswa kelas XI IPS 3 SMA Negeri 3 Kota Tegal. Sedangkan 17,8 persen sisanya menyebut

OSIS bertujuan melatih siswa dalam berorganisasi. Dengan tujuan itu, sebanyak 71,4 persen ResponX memilih musyawarah saat menentukan pengurusnya. Hal ini seperti penuturan Miftakhus Salam, siswa kelas X TKR SMK Ma’arif Talang Kabupaten Tegal. “Dipilih secara bersama-sama dengan musyawarah hingga mufakat agar nggak terjadi kesalahan dan ribet dalam pemilihan,” katanya. Tapi 14,2 persen lebih suka memilih langsung. (tim 2)

[int] Dm Am A# A Dm maju bergerak hadapi semuanya Am membuka mata lebar “rude boy” haa… lupakan luka A# karna untuk terus berada didalam garis A kau tau pasti… jadi orang harus optimis Dm please, tepislah egois, ku tak perlukan diss… Am hanya langkah optimis… realistis?! A# menggores tinta dengan sentuhan klasik A Dm membakar jiwa… dengan teknik terbaik!! c’mon!! [chorus] Dm Am A# woy maju tak gentar, membela yang benar A tetap semangat!! Dm Am A# woy pantang menyerah, terus melangkah A tetap semangat!! Dm eiyo kawan, lihat kedepan Am

ORGANISASI Siswa Intra Sekolah (OSIS) bagi organisasi sejak dini. siswa sekolah menengah tentu bukan hal yang asing “Semua siswa itu perlu mengenal lebih dalam apa itu OSIS lagi. Kegiatan itu berguna untuk meningkatkan peran terutama siswa yang masih baru,” tuturnya. serta para siswa di sekolah dan melatih mereka berUntuk itu, Nurbaeti yang tinggal di Desa Ketanggungan organisasi. Hal ini seperti dikataRT 04 RW 05 Kecamatan Dukan Nurbaeti, siswa kelas XII Akukuhturi Kabupaten Tegal punya tansi III SMK Bhakti Praja Talang tips mengenal OSIS. Kayak apa Kabupaten Tegal. ya? Menurut dia, kegiatan OSIS menjadi 1. Kenali lebih dulu secara SISWI SMK BHAKTI PRAJA TALANG KAB. TEGAL hal yang perlu ada di sekolah. mendalam organisasi sekolahmu “Di dalamnya, perlu ada anggota 2. Kamu harus aktif dan kreatif dan pengurus yang punya jiwa dan mental disiplin juga,” ujar di sekolah Nurbaeti yang berstatus sebagai anggota OSIS. 3. Mulai berlatihlah kepemimpinan dalam organisasi di Cewek kelahiran Tegal, 24 Mei 1992 ini mengatakan, kegiatan sekolah kamu OSIS penting untuk dikenalkan secara mendalam kepada semua 4. Siapkan dirimu agar punya potensi dan mental yang bagus siswa. Agar semua bisa tau kegunaan dan manfaat bersehingga siap berorganisasi. (ikhsan)

Nurbaeti

TIM XPRESI KOORDINATOR : Khikmah Wati ANGGOTA TIM1: Nur Irma Rahmawati, Hendra Apriyadi , Mufrodi TIM 2: M Khaerul Anam, Intan Aji Purnamawati, Ikhsan B

PROFIL USIA :

JUMLAH :

13 - 17 tahun

28 ResponX di Kota dan Kabupaten Tegal

JENIS KELAMIN : PENDIDIKAN : Cewek 50 persen Cowok 50 persen

SMP dan sederajat SMA/SMK dan sederajat Metode : Random sampling

CMYK

SHELY Praditia, siswi kelas XII IPS 1 SMA Negeri 4 Kota Tegal ini berhasil membuktikan kemampuannya dalam ajang menembak di Kejurnas Menembak Tamzil Cup Air Guns Festival V - 2010 yang digelar di Kudus beberapa bulan lalu. Dalam even tersebut, Shely berhasil meraih Juara III dan membuktikan Kota Tegal mempunyai banyak pelajar yang berbakat. Prestasi lainnya yang pernah diraih cewek ini yaitu pernah membawa pulang medali emas dalam Pekan Olahraga Daerah (Porda) tahun 2007 dan perak di Porda tahun 2008. Shely sendiri mengaku sudah menjadikan aktivitas menembak sebagai hobinya. Dia juga tergabung di Perbakin sejak kelas 2 SMP dan masuk di Tim Rifle Hunting Putri. Dia biasa latihan setiap Minggu pagi sampai sore bahkan hingga malam di GOR Wisanggeni Kota Tegal. Pelatihnya H Dahlan dari Solo, sedangkan pembimbingnya Urip Amijoyo

dari Tegal. “Awal perjalanan kiprahku di cabang olahraga menembak, sebenarnya hanya iseng, sekedar ikut-ikutan aja, tapi lama-kelamaan jadi hobi deh,”ungkap cewek yang berdomisili di Asrama Polisi (Aspol) R Suprapto No.F-37 Tegal ini. “Terkadang tidak konsen dalam menembak, mungkin karena gugup, banyak pikiran dan terbawa emosi juga, itu beberapa faktor kendala dalam sesi latihan,”tambahnya. Harapannya, ke depan dirinya dapat meraih juara di Porda dan Kejurnas di Jakarta bulan ini. Sekarang ini, Shely memang tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti lomba menembak dalam even tersebut. “Pengalaman yang paling mengesankan yaitu saat lomba kemarin, sehabis lomba hidungku keluar darah (mimisan), mungkin karena grogi dan lelah,”cerita dia. (anam)


SAMBUNGAN

RABU 21 JULI 2010

19

RADAR TEGAL

Pemerintah Ingin Ubah Tampilan ... dari halaman 1 menganggap perlu adanya mekanisme check and balanced antara Pemerintah dan Bank Indonesia (BI). Karena itulah, Pemerintah juga memandang perlu untuk ikut serta bersama dengan BI dalam tahap perencanaan penentuan harga, macam dan kebutuhan jumlah rupiah yang beredar. Selain itu, kata Agus, karena secara filosofis mata uang merupakan simbol Kenegaraan karena di dalamnya terdapat lambang negara “Garuda Pancasila”, maka untuk itu sudah sewajarnya Pemerintah ikut menandatangani Uang Kertas Rupiah bersama dengan Gubernur Bank Indonesia. “Sejalan

dengan penggunaan lambang Negara itu pula, maka frase Bank Indonesia diusulkan diubah menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia,” jelas Agus Martowardojo. Selain mengubah frase pada fisik uang Rupiah, pemerintah juga mengusulkan pada teks uang kertas Rupiah, terutama terkait frase “DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, BANK INDONESIA MENGELUARKAN UANG SEBAGAI ALAT PEMBAYARAN YANG SAH DENGAN NILAI” diusulkan diubah menjadi “DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA MENGELUARKAN UANG SEBAGAI ALAT PEMBAYARAN YANG

SAH DENGAN NILAI”. Menurut Agus, penggantian frase “Bank Indonesia” dengan “Negara Kesatuan Republik Indonesia” itu telah sesuai dengan amanat pasal 2 huruf a Undang-Undang nomor 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara. Disebutkan bahwa pasal tersebut menegaskan, pengeluaran dan pengedaran uang merupakan hak negara. “Selain itu, Rupiah merupakan salah satu identitas dan lambang kedaulatan Negara sehingga lambang dan logo yang seharusnya tertera pada uang kertas adalah lambang dan logo NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA yang mengeluarkan Rupiah sebagai alat pembayaran yang sah,” jelas Agus. (afz/jpnn)

Penetapan Biaya Haji Gagal dari halaman 1 Baghowi menyatakan, saat ini Panja Haji mencoba melunak dan mengalah agar BPIH segera disepakati. Bagowi mengatakan, biaya pemondokan yang menyebabkan kebuntuan terus dinego ulang. “Biaya pemondokan akan divoting apakah 2.700 sampai 3.000 riyal,” terang Baghowi sebelum memasuki ruang rapat. Ketika ditemui usai melakukan rapat tertutup, Wakil Ketua Komisi VIII, Chairun Nisa mengatakan telah tercapai kesepakatan bahwa parlemen akan mengajukan usul pemondokan sebesar 2.800 riyal. Artinya, nominal itu sudah sedikit melunak dari permintaan sebelumnya agar Kemenag menurunkan hingga 2.500 riyal dari harga 3.000 riyal. “Kalau ini sudah diputuskan tinggal disahkan dalam rapat kerja dengan Menteri Agama besok (hari ini, Red),” kata dia. Chairun mengatakan, harga pemondokan riilnya adalah 3.200 riyal. Dengan penurunan biaya pemondokan menjadi 2.800 maka pemerintah memberikan subsidi sebesar 400

riyal. Subsidi itu akan dialokasikan dari dana optimalisasi (bunga) tabungan haji yang terkumpul sebesar Rp 1,174 triliun. Jika Menag menyepakati penurunan itu maka dana optimalisasi itu akan terpakai secara keseluruhan. Di sisi lain, dia menjelaskan, permintaan Kemenag agar biaya pemondokan menjadi 3.000 bertujuan agar dana optimalisasi tidak terpakai habis. Karena, dengan harga 3.000 riyal maka pemerintah hanya memberikan subsisi sebesar 200 riyal bunga haji. Hasilnya, dana bunga haji masih akan menyisakan nominal sebesar Rp 200 miliar. “Mereka mintanya agar dana itu untuk alokasi dana tidak terduga, dan itu yang kami tidak mau. Dewan maunya dana bunga haji diberikan semuanya kepada jamaah,” tegas angota Fraksi Partai Golkar itu Lalu berapa asumsi besar BPIH 2010? Parlemen, kata dia, menargetkan BPIH tahun ini turun sedikitnya USD 100, atau sekitar Rp 950 ribu (dengan kurs ketetapan pemerintah Rp 9.500). Estimasi DPR harga biaya haji tahun ini sebesar

USD 3.350 atau sekitar Rp 32 juta. Penurunan itu cukup signifikan karena tahun lalu BPIH adalah sebesar USD 3.444 atau sekitar Rp 36,1 juta dengan kurs ketika itu ditetapkan Rp 10.500. “Jadi perbedaannya kan lumayan itu,” terang dia. Secara pribadi, Chairun meminta maaf kepada jamaah karena pembahasan ini tak kunjung tuntas. Ini, kata dia, tak lain demi upaya agar jamaah haji tidak dirugikan. Pada bagian lain, persiapan penyelenggaraan haji terus dituntaskan. Kementerian Kesehatan (kemenkes) telah menyiapkan pelayanan kesehatan jemaah haji dengan menugaskan sebanyak 1.755 Calon Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) ke Arab Saudi. “Tenaga kami akan melayani CJH yang berangkat dari kelompok terbang (kloter) dan nonkloter,” ujar Kepala Pusat Komunikasi Publik Tritarayati. Tritarayati mengatakan, pemberangkatan tenaga kesehatan di jadwalkan pada awal Oktober 2010. Tepatnya dua minggu sebelum jemaah kloter pertama tiba di Arab Saudi. (zul/nuq)

Kasus Indra, Keterangan Saksi ... dari halaman 1 nantinya? Apakah dia pejabat, pimpinan DPRD, ataukah dia pemilik tanah di Jalan Sudirman dan Jalan A Yani Kabupaten Brebes. Atau pihak lain, dan atas pertanyaan ini tidak ada pihak yang bisa memastikan. Sejauh ini nama-nama yang disebut, masih sebatas dugaan atau kemungkinan. Karena sidangnya sendiri masih berlangsung, dan baru diadakan dua kali. Sidang pertama digelar 12 Juli 2010, dengan agenda utama yakni, pembacaan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Sidang kedua berlangsung 16 Juli, mengagendakan pembacaan nota pembelaan atau eksepsi

terdakwa Indra Kusuma. Dalam eksepsinya terdakwa Indra Kusuma, seperti disampaikan penasehat hukum Arteria Dahlan SH, menolak semua dakwaan JPU. Dari dokumen eksepsi setebal 55 halaman, dipenuhi kalimat penolakan dari terdakwa. Menolak sebagai ini, menolak sebagai itu, menolak harga, dan banyak lagi pernyataan menolak yang lainnya. Sebagai kesimpulan akhir, terdakwa minta dibebaskan. Dibebaskan dari semua tuntutan hukum, dan segera membebaskannya dari sel tahanan. “Kami minta klien kami segera dibebaskan,” kata penasehat hukum Arteria Dahlan ST SH, dalam persidangan kemarin.

Apakah pembelaan terdakwa Indra Kusuma, dapat diterima ataukah sebaliknya, dan semuanya tidak ada yang tahu. Semua penolakan akan dibuktikan dalam persidangan berikut, Senin (26/7), dengan agenda utama jawaban dari JPU. Setelah itu baru menghadirkan saksi-saksi, dan dari keterangan saksi sehingga semua persoalan itu semakin terang. Sementara itu untuk persidangan senin mendatang, sejumlah pejabat menyampaikan pada Radar, berniat menghadiri. “Sidang sebelumnya kami tidak hadir, tapi sidang senin nanti kami siaplah hadir,” kata seorang pejabat Pemda Brebes. (abidin abror)

Hakim Putuskan Panggil Antasari Azhar dari halaman 1 nu. Banyak teman-teman seperti Pak Wisnu, yang tidak ikut-ikut, duduk di kursi ini (kursi saksi, Red),” ujarnya. Usai mengucapkan permohonan maaf itulah, Anggodo mendatangi kursi saksi, lalu mencium tangan Wisnu di hadapan majelis hakim. Wisnu tampak menerima permintaan maaf kawan dekatnya tersebut. Dalam kesaksiannya, Wisnu mengatakan, kalau namanya disebut-sebut dalam rekaman percakapan telepon yang kemudian diperdengarkan di Mahkamah Konstitusi pada 3 November 2009, itu karena dirinya sekadar ikut terseret dalam perkara Anggodo. Dia membantah terlibat dalam upaya mengkriminalisi dua pimpinan KPK Bibit Samad Rianto dan Chandra Marta Hamzah. Wisnu mengatakan, dalam percakapan itu dirinya hanya mendengarkan curhat (curahan hati) terdakwa lewat telepon. “Saya hanya mendengarkan Anggodo bercerita bahwa keterangan Eddy Sumarsono (kawan Anggodo yang lain, Red) tidak komit dengan yang sebenarnya. Karena itu, dia meminta saya ngomong ke Eddy, karena saya kenal Eddy. Tapi saya bilang kompromikan yang benar, jangan aneh-aneh,” urainya. Wisnu merasa keberatan jika dikatakan ikut terlibat dalam perkara Anggodo tersebut.

Sebab, saat komunikasi lewat telepon itu terjadi dia sudah tidak menjabat sebagai jamintel. Akibat pemberitaan di media soal keterlibatannya dalam kasus yang menghebohkan itu, Wisnu mengaku kehidupannya hancur. Selain Wisnu, Pengkaji Intelijen Jamintel Kejagung Irwan Nasution juga mengaku dekat dengan Anggodo. Irwanlah yang mengenalkan Anggodo pada Eddy Sumarsono. “Karena waktu itu Anggodo ingin dikenalkan Antasari (mantan Ketua KPK Antasari Azhar, Red). Kebetulan Eddy ada di kantor saya, jadi saya bilang pada Anggodo bahwa Eddy bisa mengenalkan dirinya dengan Antasari,” paparnya. Ketika Anggodo dan Eddy berkenalan dan kemudian berbicara banyak, Irwan mendengar pembicaraan soal duit yang akan diberikan pada Antasari. Begitu mendengar pembicaraan seperti itu, Irwan lantas meminta keduanya keluar dari kantornya. “Saya bilang sama mereka berdua, sudah-sudah kalau mau bicarakan itu (duit) di luar saja,” urainya. Dalam sidang kemarin, Anggodo Widjojo kembali mendapat angin segar. Itu setelah permohonan Anggodo untuk menghadirkan Antasari sebagai saksi dikabulkan majelis hakim yang diketuai Tjokorda Rai Suhamba. “Majelis akan mengeluarkan

penetapan untuk menghadirkan Saudara Antasari di persidangan,” ujar Tjokorda. Permintaan untuk menghadirkan Antasari memang diutarakan kubu Anggodo di awal persidangan. Pihak Anggodo perlu menghadirkan terpidana kasus pembunuhan berencana Dirut PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen sebagai saksi yang meringankan. “Pak Antasari mengatakan, bila majelis hakim menghendaki dia datang, dia akan datang untuk membuat perkara ini terang benderang. Supaya tidak ada dusta di antara kita,” ujar O.C. Kaligis, kuasa hukum Anggodo. Selain mengabulkan permohonan tersebut, majelis hakim juga akan memutar kembali rekaman percakapan Anggodo dengan beberapa pihak yang pernah diputar di MK pada 3 November 2009. Pemutaran rekaman tersebut merupakan permintaan jaksa penuntut umum. Majelis juga menyetujui permintaan kuasa hukum Anggodo untuk memutar rekaman yang memuat 64 kali percakapan antara Deputi Penindakan KPK Ade Rahardja dan Ari Muladi. Mengenai rekaman percakapan Ade dan Ari itu, saksi penyidik Polri Parman membantah keberadaan rekaman tersebut. Menurut Parman, tidak ada barang bukti berupa rekaman antara pejabat KPK dan Ari Muladi.

“Tidak ada barang bukti itu, tidak ada rekaman 64 kali antara Ade Rahardja dan Ari Muladi,” tegas penyidik yang ikut menangani kasus Anggodo itu. Selain Parman, penyidik Polri Sumari juga memberikan kesaksian yang memberatkan Anggodo. Dia membantah bahwa kriminalisasi terhadap dua pimpinan KPK, Bibit Samad Rianto dan Chandra Marta Hamzah tidak didasarkan pada laporan Antasari kepada Mabes Polri. “Anggodo dan kuasa hukumnya, Bonaran (Bonaran Situmeang, Red) melaporkan pemerasan, pencemaran, dan penyalahgunaan jabatan/ wewenang dan perbuatan tidak menyenangkan. Yang dilaporkan Chandra dan Bibit dengan korban Anggodo Widjojo,” urai perwira siaga Polri tersebut. Dia menambahkan laporan itu diserahkan langsung oleh Bonaran Situmeang yang juga datang bersama Anggodo Widjojo pada 10 Agustus 2009 di ruangannya. Atas keterangan yang disampaikan Sumari tersebut, terdakwa merasa keberatan. Dia menuding saksi berbohong. “Saya tidak pernah ketemu Saudara, keterangan saksi 100 persen tidak benar,” sembur Anggodo. Kuasa hukum Anggodo pun bersikeras bahwa yang melaporkan adanya dugaan penerimaan suap oleh pimpinan KPK adalah mantan Ketua KPK Antasari Azhar. (ken/ari)

Yusril Hadirkan Menteri Era Gus Dur dan Mega dari halaman 1 nama-nama menteri yang dimaksud. Yusril lebih dulu akan mendiskusikannya bersama tim kuasa hukum. “(Saksi) yang mungkin akan memberikan keterangan tentang permasalahan terkait kebijakan pemerintah waktu memutuskan tentang Sisminbakum ini,” papar mantan Mensesneg itu. Maqdir Ismail, kuasa hukum Yusril menambahkan, Sisminbakum merupakan kebijakan negara. Salah satunya karena adanya kehendak dari IMF agar ada perbaikan dalam pelayanan pemberian status badan hukum. “Dan itu diputuskan dalam sidang-sidang kabinet,” ungkap Maqdir. Pengacara alumnus Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) itu menuturkan, kebijakan Sisminbakum bukan dimulai saat Yusril menjabat Menkeh HAM. Namun, berdasarkan putusan Romli Atmasasmita (terdakwa Sisminbakum), kata Maqdir, sudah disiapkan sejak Menkeh dijabat Muladi. Maqdir mengharapkan, saksi-saksi yang disiapkan bisa membawa hasil, yakni penghentian perkara. “Kami berharap, (kasus) ini di-SP3-kan.

Bagaimanapun ini kebijakan negara, bukan kebijakan Pak Yusril sebagai menteri kehakiman,” urai pengacara senior itu. Dalam putusan pengadilan atas nama terdakwa Romli, lanjut dia, sama sekali tidak disinggung perbuatan dilakukan bersama-sama dengan Yusril. Meski dalam surat dakwaan tercantum nama Yusril, namun tidak dalam pertimbangan putusan. “Sama sekali tidak disebut apa peran Pak Yusril dalam Sisminbakum ini,” tegas Maqdir. Selain itu, juga tidak disebutkan keuntungan secara pribadi yang diterima Yusril. Dalam pemeriksaan kemarin, Yusril mendapat 19 pertanyaan dari tim penyidik. Dia berada di Gedung Bundar sejak pukul 10.15 hingga 15.30. Meski menjawab semua pertanyaan penyidik, namun jawaban Yusril tak masuk substansi. “Pertanyaan yang diajukan saya jawab sama, yaitu bahwa saya belum bersedia menjawab pertanyaan ini karena saya berpendapat jaksa agung tidak sah,” ucap Yusril. Jawaban itu pula yang diberikan pemeran Laksamana Cheng Ho dalam film di sebuah stasiun tv swasta itu saat menjalani pemeriksaan 12 Juli lalu. Dia masih menunggu putusan Mahkamah

Konstitusi (MK) atas uji materi UU Kejaksaan yang diajukannya. Tidak sahnya jaksa agung, menurut Yusril, berimbas pada proses penyidikan yang tengah berlangsung. Sebab, dalam UU Kejaksaan disebutkan kejaksaan adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan dan jaksa agung sebagai penanggung jawab tertinggi operasional kejaksaan dalam penegakan hukum. “Maka seluruh pihak yang terkait dalam proses penyidikan ini saya katakan tidak sah,” tegas Yusril. Secara terpisah, kuasa hukum Hartono Tanoesoedibjo meluruskan tentang informasi kedatangan Hary Tanoe menemui JAM Pidsus M. Amari, pekan lalu. Kedatangan tersebut itu dalam konteks hubungan kakak ? adik antara Hartono dan Hary. Topik pembicaraan bukan berkaitan dengan kesediaan untuk membayar kerugian negara dalam kasus Sismimbakum yang berdasarkan putusan kasasi Mahkamah Agung mencapai Rp 378 miliar. “Yang disampaikan adalah untuk memberikan kenyamanan untuk negara. Ini comfort statement,” kata Andi F. Simangunsong, salah satu kuasa hukum Har-

tono, kepada koran ini, tadi malam. Maksudnya, kata Andi, jika memang nanti perkara sampai maju ke pengadilan, kemudian Hartono diputus bersalah, serta ada kewajiban kerugian negara yang harus dibayar, maka pihak Hary bersedia untuk memenuhinya. “Jadi bukan bilang dari sekarang mau ganti kerugian negara, karena Hartono tidak salah,” tegasnya. Andi menuturkan, kliennya tidak bersalah sehingga tidak bisa diminta pertanggungjawaban dalam kasus Sisminbakum. Dia menyebutkan tiga alasan, yakni Sisminbakum legal dan bukan masuk ranah pidana. Kemudian tidak ada kickback (suap) dan Hartono tidak terlibat dalam operasional dalam Sisminbakum. Menurut Andi, penjelasan itu juga yang disampaikan Hary Tanoe. Dia menepis anggapan bahwa kesediaan untuk membayar kerugian negara merupakan kata lain dari pernyataan mengakui kesalahan. “Tidak ada pengakuan bersalah. (Kesediaan) itu seandainya sampai disidangkan dan diputus bersalah. Tapi kami optimis karena Hartono tidak salah, Sisminbakum tidak salah,” katanya. (fal)


CMYK

KOMBIS

RABU, 21 JULI 2010

20

RADAR TEGAL

SEMINAR Restoran Properti menggelar seminar dengan tema ‘Utang yang Membawa Untung dari Kebaikan Bank’ di Cafe Nelayan Bahari Inn Tegal.

LAELA NURCHAYATI/RATEG

Seminar Restoran Properti di Cafe Nelayan Bahari Inn

OLAH UTANG dari Kebaikan Bank LOGIKANYA, jika kita hutang kepada bank mau tidak mau, harus membayar angsuran tiap bulan dari kantong kita sendiri. Namun lain halnya jika kita bawa ke Restoran Properti. Kita bisa utang besar namun yang bayar adalah bank. Atau kredit modal ratusan juta rupiah dengan agunan orang lain namun bisa menjadi milik kita. Kita juga bisa kredit rumah atau ruko tiap tahun tanpa uang, sementara Surat Hak Milik (SHM) dibawa pulang dalam waktu 3 tahun. Semua ini bisa saja terwujud karena Restoran Properti akan menyuguhkan utang yang bisa membawa keuntungan dari kebaikan bank. ‘’Bank memberikan semua kebaikannya kepada kita, tinggal bagaimana kita bisa memanfaatkannya dan semua bisa terlaksana,” ungkap Bisri MZ selaku mentor dalam seminar Restoran Properti di Cafe Nelayan Bahari Inn, Minggu (18/7) kemarin. Owner Restoran Properti ini menjelaskan tentang trik membayar utang yang besar tanpa uang dari kantong sendiri. Ada juga kredit modal tanpa

agunan dan bunga, yang sebenarnya tersedia di semua bank yang ada. Yang menarik lainnya dari seminar ini adalah, pemegang kartu kredit bisa utang dari kartu kredit senilai Rp 40 juta tapi lunas hanya dalam sehari dengan mengantongi modal sebesar Rp 1,5 juta saja. Dan pengembalian tersebut tanpa bunga dan denda. “Properti merupakan usaha yang paling menjanjikan karena setiap tahun nilai investasinya semakin bertambah. Jadi di sini kita membekali peserta cara mengelola utang bank agar untungnya berlipat ganda,” ujarnya. Properti bisa menjadi mesin uang, dengan memberi untung di muka, menutup kerugian, menambah keuntungan, bisa mengambil uang di bank setiap tahun dan bahkan menanggulangi kredit macet. ‘’Pastinya harus tahu trik-trik lainnya yang bisa didapatkan dengan mengikuti kelas di Restoran Properti ini,” tambahnya. Bahkan, sesuai dengan jargonnya, Restoran Properti ini adalah restoran yang bikin lapar, yaitu utang yang

untung dari kebaikan bank. Pada kesempatan ini, Bisri juga membeberkan beberapa rahasia dan trik yang bisa dilakukan jika kita ingin sukses dalam hidup, tanpa takut berurusan dengan bank. Sebab, semua yang kita dapatkan bukan dari kantong sendiri namun dari pihak lain. Hal tersebut sudah dibuktikan oleh seorang alumni Restoran Properti Syamsudin, yang kini telah memiliki usaha franchise ‘Sari Ulam’ dan memiliki puluhan outlet di seluruh Indonesia. Padahal, warga asli Tegal ini awalnya hanya penjual gerobak dorongan dan tinggal di rumah papan. Namun sekarang, telah memiliki 60 outlet yang tersebar di Cirebon, Indramayu, Kuningan, Majalengka, Brebes, Tegal, Pemalang, Bandung, Bekasi dan Tanggerang. Bahkan, Syamsudin juga telah memiliki rumah senilai ratusan juta rupiah tanpa uang dari kantongnya sendiri. ‘’Kesempatan ini juga bisa didapatkan siapa saja, yang penting berani,” tukas Syamsudin. (ela)

Kaisar Motor Luncurkan Produk Tangguh Triseda XP (Extra Power) BREBES - Satu lagi bukti komitmen Kaisar Triseda Motor untuk terus berinovasi mengembangkan produk-produk bermutu yang mengerti dan menjawab kebutuhan konsumen, Kaisar Triseda keluarkan produk teranyarnya. Sepeda motor roda tiga yang diberi nama Triseda XP (Ekstra Power) merupakan produk baru yang memiliki kelebihan-kelebihan dari produk sebelumnya. Menurut Direktur Cahaya Murni Kaisar, Dealer Sepeda Motor Kaisar Klampok Brebes, Hadi Santoso, Triseda XP dihadirkan dengan keunggulankeunggulan pada sepesifikasi teknik, sistem elektrik, mesin, rangka hingga kapasitas muatannya. Selain tromol rem yang lebih besar, Triseda XP juga memiliki gardan dengan extra power gear. Selain itu ditunjang oleh engine 150 cc yang mem-

CMYK

CMYK CMYK

buatnya hemat BBM, water cooling system hingga memiliki idependent dual shock system yang membuatnya lebih tangguh dan stabil. “Baknya juga lebih panjang, yaitu 160 centimeter bisa memuat lebih banyak. Apalagi didukung oleh mesin yang canggih, Triseda XP akan mampu melaju dengan stabil meski membawa beban hingga 8 kuintal dan menanjak sekalipun,” ujar Hadi. Dengan ketangguhannya, Tridesa XP, menurutnya, akan bisa menjawab kebutuhan transportasi, jasa maupun usaha niaga yang membutuhkan distribusi yang banyak. “Ini sangat tangguh dan cocok untuk petani, pedagang maupun profesi lainnya,” lanjutnya. Sebab, type baru Triseda XP ini memang dirancang untuk pekerjaan yang lebih berat. Dengan tenaga ekstra. “Triseda

sanggup menempuh medan berat dan beban muatan yang lebih berat dibanding dengan yang lain,” ujarnya. Produk bermutu ini ditawarkan dengan harga promo pada bulan Juni sd Agustus 2010, yaitu sekitar Rp 20 juta 5 ratus ribu.

“Selain produknya unggul, kami juga menyediakan garansi hingga perlengkapan suku cadangnya,” imbuh Hadi. Triseda XP bisa anda dapatkan: di Cahaya Murni Kaisar, Jl. Raya Klampok 208 Brebes, Telp. 0283-3337689, SMS 24 jam: 0819 3181 6618 (adv)

XL Serahkan Rp 25 Miliar Bagi Top Outlet PT XL Axiata Tbk (XL) memberikan penghargaan Top Outlet (XL Top) atas pencapaian prestasi penjualan para mitra penjualan XL. Pemberian penghargaan bagi para mitra penjualan ini merupakan salah satu rangkaian dari program Mari Kejar Outlet Top (Markotop), yakni program stimulasi penjualan yang ditujukan bagi para outlet XL untuk mencapai peningkatan penjualan berdasarkan kriteria target penjualan tertentu yang sudah ditetapkan. Program ini ditujukan bagi outlet penjualan XL di seluruh Indonesia mulai periode pertama yakni 1 Maret hingga 30 Juni 2010. Vice President Channel Strategy & Management XL Joedi Wisoeda mengatakan, penghargaan ini merupakan wujud kepedulian dan apresiasi XL terhadap partisipasi serta kontribusi yang sudah diberikan para outlet. Baik itu penjualan kartu perdana ataupun penjualan voucher isi ulang. Program ini terdiri atas tiga kategori yaitu Blue, Silver serta Gold yang berlangsung dari tanggal 1 Maret hingga 31 Desember 2010. Selanjutnya pencapaian hasil penjualan senilai jumlah tertentu tersebut mendapatkan point reward yang dikonversikan dalam bentuk beberapa hadiah. Untuk periode pertama khusus kategori blue dan silver. Dalam Top Outlet ini, XL menyediakan total hadiah senilai total Rp 25 miliar yang terdiri dari Hadiah Wisata/tour ke Singapura, 125 unit Sepeda

ROCHMA GUNAWAN/RATEG

SALAM PERPISAHAN - Sabtu (17/7) malam di Oemah Srikandi, ASOC XL Tegal Yurry Apretto menyampaikan salam perpisahan kepada mitra kerja seperti dealer Prima Handphone serta sejumlah outlet yang selama ini bahu-membahu membesarkan XL.

Motor Honda Revo, 76 Notebook Hewlett Packard, 30 unit BlackBerry Bold 9700 Smartphone, 98 unit LCD 32\’94 Panasonic, 220 unit BlackBerry Curve 8900 Smartphone, 152 unit handphone Nokia E63 dan seluruh pajak ditanggung oleh XL. “Kami berharap penghargaan ini dapat memacu serta meningkatkan kontribusi para outlet serta jajaran tenaga penjualan XL. Sebab melalui dukungan para mitra inilah XL dapat meraih pencapaian kinerja yang sangat baik hingga saat ini,” katanya. NDARU SETIAWAN GANTIKAN YURRY APRETTO Di tempat terpisah, Sabtu (17/ 7) malam di Oemah Srikandi, ASOC XL Tegal Yurry Apretto menyampaikan salam perpisahan kepada mitra kerja seperti

dealer Prima Handphone serta sejumlah outlet yang selama ini bahu-membahu membesarkan XL. Menurutnya, dukungan Prima Handphone sebagai dealer exclusive XL, kanvaser serta outlet sangat besar dalam meningkatkan penjualan sehingga pelanggan XL bisa terus bertambah di wilayah Depo Tegal. Selanjutnya, selama tiga bulan ke depan, posisinya akan digantikan Ndaru Setiawan yang saat ini menjabat sebagai Area Manager Depo Purwokerto. Dia berharap agar kepindahannya ke Jakarta tidak melepas tali persahabatan dan semua pihak bisa meneruskan kemitraan bersama penggantinya sehingga bersama-sama bisa terus memberikan pelayanan secara maksimal kepada seluruh pelanggan XL. (gun)

Dapat Hp dan Jalan-jalan ke Jogja Pemenang Program HPO Indosat TEGAL - Setelah berjalan selama tiga bulan yakni mulai April sampai Juni, Senin (19/7) lalu, Indosat Cabang Tegal mengumumkan 80 pemenang program Hadiah Pelanggan dan Outlet (HPO). Kedelapan puluh pemenang yang terdiri dari 40 pelanggan prabayar Indosat, dan 40 pemilik outlet yang berada di wilayah cabang Tegal tersebut mendapatkan reward atas keikutsertaan mereka dalam program yang rencananya akan diadakan rutin tiap kuartal ini. Semua pelanggan prabayar yang menjadi pemenang berhak mendapatkan masing - masing satu unit handphone Nokia. Sedangkan 40 pemilik outlet yang beruntung mendapat kesempatan jalan - jalan ke Jogja bersama Tim Indirect Sales Indosat cabang Tegal. “Penyerahan 40 handphone untuk pelanggan sudah diserahkan pada hari Senin lalu, sedangkan acara jalan - jalan ke Jogja dilaksanakan hari Kamis sampai Jumat (14 sampai 15 Juli),” ungkap Nurkholis, Head of Tegal Branch. Menurutnya, keberhasilan HPO tahap 1 dilanjutkan dengan diluncurkannya HPO tahap 2 yaitu HPO versi lebaran,

dengan periode program Juli sampau September 2010. Program ini berbeda dengan program sebelumnya. Dalam program tahap dua ini, setiap bulannya akan diambil 12 pemenang dari pelanggan dan outlet untuk mendapatkan reward berupa handphone dan parcel. Setelah tiga bulan, seluruh peserta yang mengikuti program ini akan diambil dua orang untuk grandprize berupa satu unit BlackBerry (untuk pelanggan) dan satu unit Laptop (untuk outlet). Program HPO tahap 2 dikhu-

suskan untuk semua pelanggan dan anggota Indosat Outlet Community (IOC) yang memiliki ID IOC di wilayah cabang Tegal. Mekanismenya adalah, setiap pelanggan baru yang membeli kartu perdana baik IM3 maupun Mentari nomor Tegal dan melakukan isi ulang (reload) 10 ribu akan berkesempatan mendapatkan reward dari program ini. Selain untuk pelanggan baru, pelanggan lama juga berkesempatan mendapatkan reward dengan isi ulang sebesar 20 ribu di outlet yang memiliki ID IOC. (*)


CMYK

RADAR PEMALANG

BERLANGGANAN (0284) 323 575 / SMS ke 0852.2651.7726

RABU, 21 JULI 2010

Dirazia, PNS Berlarian ke Pasar Hasil Razia PGOT Tak Dikirim ke Semarang PEMALANG - Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan kegiatan razia untuk menegakkan disiplin bagi PNS. Razia yang digelar sejak Senin (19/7) itu berhasil menjaring puluhan PNS yang berkeliaran pada saat jam dinas. Saat razia digelar di Kecamatan Comal, Selasa(20/7) kemarin, sejumlah PNS berlarian ke dalam Pasar Comal untuk menghindar. Kepala Satpol PP Cipto Leksono SIP melalui beberapa komanan regu mengatakan razia tersebut dilakukan atas

perintah Bupati. Razia pada Senin kemarin dipimpin oleh Diar dan mendapati 16 PNS yang berada di pusat-pusat perbelanjaan. “Senin kemarin dilakukan razia di Jalan Jendral Sudirman sampai ke Pasar Beji,” kata dia. Razia juga merambah jalur pantura dan Kecamatan Taman serta Kecamatan Petarukan. Dalam razia tersebut, PNS yang terjaring menyampaikan beberapa alasan berada di liar kantor saat jam dinas. Empat di antaranya dapat menunjukkan surat tugasnya. Mereka ini dikumpulkan esok harinya dan dilakukan pembinaan di Kantor Satpol PP. Sementara razia yang dilakukan di Kecamata Comal berhasil menjaring 10 PNS dan kebanyakan dari unsur guru. Komandan Regunya Sumar

35 Atlet Ikuti Porsema Jateng LEMBAGA Pendidikan (LP) Maarif NU Kabupaten Pemalang belum lama ini mengirimkan 35 atletnya untuk mengikuti Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) 2010 tingkat Provinsi Jawa Tengah. Peserta mengikuti berbagai lomba yang diadakan LP Maarif NU Jawa Tengah. Ketua LP Maarif Kabupaten Pemalang Drs Supaat MPd mengungkapkan, kegiatan yang dilombakan dalam Porsema, muaranya untuk meningkatkan peserta didik dalam bidang iptek, keterampilan, dan pembentukan sikap. Hal ini karena dalam lomba itu bakat dan minat yang dimiliki siswa, disalurkan sesuai bidangnya masing-masing. “Porsema sangat bermanfaat

dok.radar pemalang

Supaat

sekali untuk memacu semangat siswa dalam belajar dan menekuni suatu bidang sesuai ke hal 9 kol 1

Warga Pesantren Tuntut Kades dan Kadus Mundur Terkait Pengambilalihan Paksa Tanah Lepelepe ULUJAMI – Warga Desa Pesantren Kecamatan Ulujami menuntut Kades Sarwono, Kadus VI Hasanudin, dan lembaga desa setempat diberhentikan dari jabatannya. Warga menuntut karena merasa terancam setelah diintimidasi pihak desa, terkait pengambilalihan tanah lepe-lepe di bantaran sungai Kali Comal desa setempat. Salah satu perwakilan warga, Sutari, mengungkapkan, tanah lepe-lepe yang selama ini digarap oleh puluhan petani merupakan gantungan warga dalam menafkahi keluarga. Terlebih

tanah tersebut bukan bondo desa, sehingga bisa diambil alih begitu saja oleh pihak desa. Sepengetahuannya, tanah lepelepe adalah tanah milik negara dan kewenangannya ada pada PU dan BPN, bukan pihak desa. Pihak desa, lanjut dia, tidak bisa mengaku bahwa tanah tersebut adalah bondo desa. “Kami sebetulnya menyadari akan proses pembangunan desa, tapi tidak dilakukan secara paksa. Main rampas begitu saja tanpa mengadakan musyawarah dengan penggarap,” tegasnya. Dalam pernyataan sikap yang ditandatangani 14 perwakilan warga, Sutari mengungkapkan 5 butir pernyataan. Pertama, tidak setuju dan tidak menerima pengambilalihan tanah lepe-lepe yang tidak disertai adanya tanah pengganti atau ganti rugi. Kedua, merasa ke hal 9 kol 1

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

TES URINE – Ratusan siswa SLTA di Kabupaten Pemalang sedang melakukan kegiatan tes urine yang digelar BNP Jawa Tengah bekerjasana BNK Pemalang di pendopo kabupaten, Senin (19/7) kemarin.

Ratusan Pelajar Dites Urine PEMALANG – Sedikitnya 250 siswa SLTA se-Kabupaten Pemalang, Senin (19.7) kemarin mengikuti kegiatan tes urine di pendopo kabupaten. Kegiatan tersebut dalam rangkaian acara sosialisasi Penanganan, Pencegahan, Pemberantasan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang diselenggarakan Badan Narkotika Propinsi (BNP) Jawa Tengah bekerjasama dengan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Pemalang. Sekretaris BNK Pemalang Drs Hendro Susilo mengatakan, kegiatan sosialisasi P4GN dan kegiatan tes urine ini merupakan program kegiatan BNP Jawa Tengah yang diselenggarakan di wilayah Kabupaten Pe-

CMYK

malang. Dalam kegiatan tersebut diikuti sebanyak 250 siswa dari 25 SLTA yang ada di wilayah Kabupaten Pemalang. “Kegiatan sosialisasi ini diselengarakan oleh BNP Jateng bekerjasama dengan BNK Pemalang,” katanya. Ketua Pelaksana Harian BNP Jawa Tengah melalui Ketua Bidang Terapi dan Rehabilitasi Siswanto menjelaskan, kegiatan sosialisasi P4GN dan tes urine yang diikuti oleh siswa SLTA se Kabupaten Pemalang ini untuk melakukan pendataan para siswa. Adapun untuk tes urine sendiri bertujuan untuk mengetahui positif dan negative siswa dalam soal penggunaan obat-obatan terlarang seperti narkoba. ke hal 9 kol 5

mengemukakan, dalam razia ini, sejumlah PNS yang berada di pusat keramaian mengetahui kalau ada kegiatan sehingga mereka berlarian masuk ke dalam Pasar Comal untuk menghindar. “Operasi hanya berlangsung dalam dua jam dan kami juga menuju ke Kecamata Ulujami, Pasar Grosir dan ke komplek WTS Ambo namun di komplek ini tidak terdapat PNS,” ujarnya. TAK DIKIRIM Sementara itum, kegiatan razia terhadap Pengemis Gelandangan dan Orang Telantar (PGOT) yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Pemalang dengan melibatkan sejumlah instansi hasilnya tak lagi harus dikirim ke Semarang. Dengan keadaan ini anggaran untuk

Warga Kreo Kembali Geruduk Mapolres

kegiatan tersebut bisa lebih kecil karena hasilnya cukup dikirim ke Panti Samekto Karti di Ujunggede Kecamatan Ampelgading. Kabag Kesra Setda Drs Slamet Masduki melalui Kasubag Sosial Nursyamsiyah mengemukakan terakhir kali razia PGOT menertibkan 18 orang dimana sembilan di antaranya adalah orang gila. “Kalau pada razia sebelumnya orang gila kita kirim ke RSJ di Semarang, sekarang tidak lagi karena Panti Samekto Karti juga memiliki fasilitas serupa sehingga hasilnya baik gelandangan, pengemis maupun orang gila bisa dirawat di panti ini,” kata dia Selasa (20/7). Razia terakhir beberapa waktu yang lalu ada beberapa

PEMALANG - Kasus kecelakaan tunggal yang terjadi pada Bulan Desember 2009 di Desa Gembyang Kecamatan Randudongkal masih menyisakan persoalan. Ratusan warga Desa Kreo Kecamatan Randudongkal mendatangi Mapolres untuk menanyakan tindak lanjut dari penganan kasus tersebut. Karena, beberapa korban kecelakaan tersebut adalah tetangga mereka dan berkeyakinan ada penganiayaan menyertai kasus tersebut. Polisi masih memintai keterangan sejumlah saksi untuk mengungkapnya Selasa(20/7). Sejumlah warga yang ditemui Radar mengatakan, mereka berkumpul di Balai Desa Kreyo Kecamata Randudongkal sebanyak 200-an orang. Dengan mengendarai beberapa mobil bak terbuka warga ini mendatangi Mapolres berniat menanyakan

ke hal 9 kol 1

ke hal 9 kol 5

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

DUDUK - Sejumlah warga desa Kreo Kecamatan Randudongkal duduk-duduk di Mapolres untuk menanyakan kasus kecelakaan yang menimpa tetangganya.


METRO TEGAL

4

RABU 21 JULI 2010

RADAR TEGAL

Kesejahteraan Guru SLB Minim Sebulan Hanya Digaji Maksimal Rp 200 Ribu

MEWASPADAI PENYAKIT JANTUNG BAWAAN PADA ANAK Joyo Santoso Apakah anak Anda mengalami keterlambatan pertumbuhan? Atau anak Anda tampak kebiruan saat menangis? Jika ya, maka Anda perlu mewaspadai penyakit jantung bawaan pada anak. Penyakit jantung bawaan (PJB) merupakan penyakit struktural jantung atau pembuluh darah besar yang terjadi sejak lahir. Penyakit ini dapat menunjukan gejala sejak lahir ataupun setelah beranjak remaja. Hal tersebut dipengaruhi oleh jumlah, berat ringan, dan jenis penyakit yang diderita. Penyakit jantung bawaan pada anak cukup banyak ditemukan. Angka kejadian PJB di seluruh dunia berkisar antara 8 sampai 10 kasus untuk setiap 1000 kelahiran hidup. Berdasarkan penelitian Harimurti G.M., angka kejadian PJB di Indonesia diperkirakan sebanyak 9 kejadian per 1000 kelahiran hidup. Jika diandaikan terdapat 1000 kelahiran hidup dalam sehari, maka dalam setahun setidaknya terdapat 40.550 penderita PJB. Jumlah yang cukup besar sehingga perlu diwaspadai. Selain itu, penyakit ini dapat terjadi pada semua lapisan sosial masyarakat maupun ras. Oleh karena itu, diperlukan deteksi dini pada anak Anda.

ENAM orang guru wiyata bhakti di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Kota Tegal, tidak tersentuh bantuan apapun dari pemerintah. Mereka hanya mendapatkan honor dari sekolah yang besarannya Rp 100 sampi Rp 200 ribu perbulan. Guru Kelas II Tingkat SD Jurusan B SLBN Kota Tegal Biantoro mengatakan, belum pernah mendapatkan bantuan dalam bentuk apapun dari pemerintah. Entah itu pemerintah daerah, provinsi, dan pusat. Dia mengaku hanya mendapatkan honor dari sekolah saja sebesar Rp 100 ribu perbulan. Karenanya, dia berharap ada bantuan dari pemerintah, seper-

ADI MULYADI/RATEG

SPESIAL - Guru SLB butuh keahlian khusus untuk mengajar anak-anak yang berkebutuhan khusus.

ti tenaga wiyata bhakti disekolah-sekolah lainnya. Apalagi tenaga untuk sekolah luar biasa termasuk spesial. Karena tidak

semua orang bisa dan mau mengajar di SLB. “Di SLBN ada 27 guru plus 2 guru dari luar. Dari jumlah ter-

Gejala Klinis Gejala PJB yang muncul dapat beraneka macam. Gejala-gejala tersebut dapat langsung muncul dengan cepat, lambat, atau bahkan tak bergejala. Semua gejala tersebut tergantung pada jumlah, jenis, dan berat ringan penyakit jantung yang diderita. Beberapa gejala dan tanda pada anak yang perlu Anda waspadai antara lain : 1. kebiruan di bibir, kulit, dan kuku terutama saat menangis 2. tidak mau minum ataupun sering terhenti pada saat minum karena kelelahan 3. sesak nafas 4. badan kurus, berat badan sulit naik 5. mudah menderita infeksi pernafasan 6. kejang tanpa disertai panas 7. bengkak pada kedua tungkai 8. ujung-ujung jari besar (jari tabuh)

Terapi PJB membutuhkan penanganan yang cepat dan tepat. Hal ini dilakukan untuk mencegah komplikasi dan berlanjutnya penyakit. Jika penyakit tersebut berlanjut, maka akan mencapai fase dimana terapi lanjutan (terapi definitif) tidak dapat dilakukan. Ada beberapa PJB dapat sembuh (menutup) sendiri tergantung jenis dan berat ringan penyakit yang diderita. Secara umum terapi PJB dibagi menjadi : 1. Medikamentosa Terapi obat-obatan jantung maupun antibiotika digunakan untuk mengurangi gejala dan komplikasi yang timbul sampai terapi definitif dilakukan. 2. Intervensi Sebagian besar (33%-50%) penyakit jantung bawaan membutuhkan penanganan intervensi pada tahun pertama setelah terdeteksi. Tindakan intervensi ini meliputi tindakan operatif melalui bedah terbuka atau cukup dengan kateterisasi. Kateterisasi merupakan tindakan memasukan alat semacam selang ke dalam pembuluh darah di paha, lengan atas, atau leher hingga mencapai jantung. Deteksi dini Teknologi medis yang semakin maju memungkinkan PJB untuk dapat dideteksi secara dini sejak janin masih dalam kandungan. Dengan menggunakan Ekokardiografi, suatu alat yang bekerja dengan menggunakan gelombang suara yang dirubah menjadi gambar, penyakit ini dapat deteksi. Deteksi dapat dilakukan sejak usia kehamilan 4-5 bulan. Meskipun demikian, alat ini tidak dapat mendeteksi penyakit yang sifatnya kecil atau minimal. Pencegahan Meskipun penyebab PJB ini belum diketahui secara pasti, tindakan pencegahan tetap memegang peranan penting. Upaya pencegahan PJB dapat dilakukan dengan : 1. hindari kebiasaan merokok 2. hindari mengkonsumsi obat-obatan tanpa petunjuk dokter 3. melakukan imunisasi MMR (Mumps, Measles, Rubella) bagi anak perempuan 4. pastikan tidak memakai KB hormonal bila sudah diketahui hamil.

dia segera melaksanakan prosedurnya. Dengan harapan para guru wiyata bhakti disekolahnya bisa mendapatkan bantuan seperti guru-guru disekolah lain. Menanggapi itu, Kepala Disdik Suryaningsih Budiastuti menuturkan, sebenarnya mereka bisa mendapatkan bantuan dari provinsi atau pusat. Bantuan dana tersebut biasa diistilahkan Kesra. Besarannya per orang Rp 150 ribu per bulan. “Namun dapatnya hanya satu, apakah itu dari provinsi atau pusat. Jadi tidak diperbolehkan mendapatkan kedua-duanya,” katanya. Kepala sekolah, tambahnya, tinggal mendata dan melaporkannya ke Badan Kepegawaian daerah (BKD). Nanti BKD yang akan memproses hingga mendapatkan bantuan itu. (adi)

Saksi Ahli Sarankan Rehabilitasi

Penyebab PJB merupakan penyakit yang terjadi akibat gangguan perkembangan sistem jantung dan peredaran darah (sistem kardiovaskuler) pada janin selama masa kehamilan. Gangguan perkembangan tersebut terutama terjadi pada bulan-bulan awal masa kehamilan (trimester pertama) karena pada masa ini terjadi pembelahan aktif sel-sel untuk membentuk organ-organ tubuh (organogenesis). Penyebab pasti penyakit ini belum diketahui dengan jelas. Berbagai pengembangan ilmu kedokteran dan penelitian dilakukan oleh para ahli untuk mengetahui penyebab pasti penyakit ini. Di bawah ini terdapat beberapa faktor yang jika terjadi selama masa kehamilan dapat menyebabkan PJB. Faktor-faktor tersebut antara lain : 1. infeksi virus Rubela (campak) 2. mengkonsumsi obat-obatan selama kehamilan 3. genetik atau keturunan 4. pemakaian hormon estrogen dan progesteron (pil, suntik KB) selama kehamilan 5. merokok

Macam-macam penyakit jantung bawaan (PJB) Terdapat lebih dari 30 jenis penyakit jantung bawaan (PJB). Berikut ini beberapa penyakit yang paling banyak ditemui : 1. Ventricular Septal Defect (VSD) Merupakan kelainan yang terjadi pada sekat antara bilik (ventrikel) jantung kiri dan kanan (lihat gambar bagian jantung). Sekat tersebut tidak menutup sempurna sehingga darah dari bilik kiri bercampur dengan darah dari bilik kanan. Penyakit ini paling banyak terjadi, kurang lebih 25% dari penyakit jantung bawaan. 2. Atrium Septal Defect (ASD) Penyakit yang terjadi pada sekat antara serambi (atrium) jantung kiri dan kanan yang tidak menutup sempurna. 3. Patent Ductus Arteriosus (PDA) Sirkulasi janin saat di dalam kandungan berbeda dengan bayi yang sudah lahir. Saat dalam kandungan janin belum bernafas sehingga paru-paru belum dapat dialiri darah. Aliran darah yang menuju ke paru-paru (arteri pulmonalis) dialihkan ke pembuluh nadi besar (aorta) melalui pembuluh darah yang disebut ductus arteriosus. Setelah bayi lahir dan bernafas, paruparu dapat dialiri darah sehingga tidak memerlukan ductus arteriosus. Pada kondisi normal, ductus arteriosus akan menutup tetapi pada PDA, ductus arteriosus tetap terbuka dan dialiri darah (lihat gambar)s.

sebut 6 diantaranya tenaga wiyata bhakti yang sudah mengabdi dari tahun 2006 hingga sekarang. Honor yang diterima mereka dari mulai Rp 100 ribu sampai dengan Rp 200 ribu. Tergantung lamanya masa wiyata bhakti,” katanya saat dikunjungi Wakil Wali Kota dan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik), Selasa (20/7). Kepala SLBN Dra Sepholindarsih, membenarkan, jika 6 orang guru wiyata bhakti disekolahnya belum pernah menerima bantuan apapun dari sekolah. “Memang SLB dulu dikelola langsung oleh provinsi. Namun setelah otonomi daerah maka pengelolaannya diserahkan ke daerah,” katanya. Dia tak menampik, jika sampai dengan saat ini belum pernah mengajukan ke dinas terkait. Namun setelah mendapatkan penjelasan dari Kepala Disdik,

ADI MULYADI/RATEG

DIDATA - Petugas mendata siswa yang terjaring razia pelajar, Selasa (20/7), dari beberapa lokasi.

AGENDA lanjutan sidang kasus sabu, Selasa (20/7), yang menghadirkan keterangan saksi dokter ahli RSUD Kardinah yang ditunjuk JPU menemui babak baru. Kedua dokter ahli itu menyimpulkan kelima terdakwa selayaknya harus menjalani rehabilitasi untuk menguatkan mental mereka secara psikologis. Dalam persidangan yang digelar di Ruang Sidang Utama PN Tegal, keduanya yakni dr Ihzudin SpKJ (spesialis kedokteran jiwa) dan dr Said Basalamah SpPD (spesialis penyakit dalam) setelah diambil sumpahnya, secara bergantian dengan lugas menjawab semua pertanyaan yang dilontarkan majelis hakim yang diketuai Hj Hanizah Ibrahim SH MH dengan dua anggotanya RA Didi Ismiatun SH dan Gatot Ariyadi SH secara bergantian. Dr Ihzudin SpKJ dalam keterangannya menyatakan, kelima terdakwa memang perlu dikuatkan jiwanya agar secara mental psikologis tidak terpancing untuk menggeluti kebiasaan mengkonsumsi sabu kembali. “Memang rehabilitasi yang sekarang ada masih berupa re-

habilitasi perbuatan mental secara pikologis. Idealnya juga harus dibarengi dengan pemberian penyadaran lewat ajaran agama,” ujarnya. Ditegaskan pula, waktu rehabilitasi yang ditentukan sesuai dengan teori kedokteran adalah tiga bulan dengan pola seminggu dua kali untuk materi psikologis dan psikiandri. “Dari hasil dianogsa kelima terdakwa, hampir mempunyai kesamaan pembawaan. Dia tidak sakit jiwa berat, namun ada kecenderungan kepribadian yang mudah cemas, curiga, dan interaksi kepribadian yang buruk. Tidak tahan terhadap kritik dan mudah marah serta melampiaskan kompensasi kemarahan tersebut pada bawahannya. Ini adalah sifat dan ciriciri manusia yang bergantung pada zat aditif,” terangnya. Keterangan senada dilontarkan dr Said Basalamah SpPD. Dia mengakui, meski secara fisik kelima terdakwa terlihat sehat, belum menjadi jaminan mereka bisa benar-benar lepas dari ketergantungan obat. Utamanya tanpa menempuh upaya rehabilitasi untuk merehabilitasi perbuatan mentalnya secara psikologis. (her)

Delapan Pelajar Terjaring Razia Tilep Duit Dituntut Tiga Tahun Penjara

TIM Gabungan Pemkot Tegal kembali menggelar razia pelajar di pusat-pusat keramaian, Selasa (20/7). Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil menjaring 8 pelajar yang berkeliaran pada jam-jam efektif belajar. Kasi Linmas Kesbangpolinmas Soni Sontani mengatakan, razia ini sudah menjadi rutinitas tiap bulan. Hanya saja pada masa-masa ujian kemarin, kegiatan sempat vakum selama satu bulan. Dalam razia kali ini, tim mengosek beberapa tempat keramaian. Seperti warnrt, rental play station, GOR dan tempat wisata. Kegiatan dimulai pu-

kul 09.30 sampai 12.00 WIB. Tim menyisir diwilayah Tegal Timur, mulai dari PAI, Jl Setiabudi, Jl Serayu, Jl Perintis Kemerdekaan, GOR, Kejambon dan Jl Sultan Agung. Tim beranggotakan dari Kesbangpolinmas, Satpol PP, Polresta Tegal, dan Dinas Pendidikan. “Dari 8 anak yang terjaring, satu diantaranya siswa kelas III SMPN 11. Kemudian satu orang SMK Dinamika, dan sisanya SMK Muhammadiyah 1. Mereka didata dan disuruh menandatangani surat pernyataan,” katanya. Tidak hanya itu, pihak sekolah juga diundang agar mengambil siswanya di Kantor Kes-

bangpolinmas. Jika nanti dalam razia berikutnya, mereka kembali tertangkap, maka akan di beri sanksi tegas. Dijelaskan, tujuan razia pelajar ini, adalah agar pelajar di Kota Tegal tertib. Tidak keluyuran di luar sekolah pada jamjam efektif belajar. Selain itu juga, guna mempersiapkan program pemerintah Tegal Cerdas 2011 nanti. Dengan rutin digelar razia, diharapkan angka anak sekolah yang membolos bisa ditekan. Sehingga berefek pada peningkatan mutu pendidikan dan angka kelulusan. “Ini akan dilaksanakan terus dalam satu tahun anggaran.” (adi)

KARYAWAN Bank Mega Cabang Tegal Maria Purnamawati (27) yang didakwa menilep uang bosnya sekaligus nasabah terdakwa yang merupakan pengusaha toko makanan ternak di Jatibarang Brebes sebesar Rp 13.350.000, dituntut 3 tahun penjara potong masa tahanan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Drs Sukoco SH, Selasa (20/7). Uang milik pasangan suami istri Tambah Santoso dan Indrawati Soelijanto yang digelapkan Maria diduga lebih dari Rp 1,2 miliar.

Namun Sukoco pada materi dakwaan terdahulu tidak menyebutkan hal tersebut dalam persidangan. Maria hanya mengaku memakai uang bosnya sebesar Rp 6.350.000. Sukoco di hadapan majelis hakim yang diketuai Hj Hanizah Ibrahim Mallombasang SH MH dan dua anggotanya RA Didi Ismiatun SH MH dan Gatot Ardian Agus Triono SH SpN, hanya membeberkan tiga pengiriman (transfer) uang yang dilakukan terdakwa Maria Purnamawati. (zul)


KABUPATEN TEGAL

8

RABU 21 JULI 2010

RADAR TEGAL

Siswa Berprestasi Kurang Perhatian Pemerintah KRAMAT Peran Masyarakat Sangat Penting PERAN masyarakat dalam mewujudkan situasi keamanan maupun kondusivitas wilayah memang sangat berpengaruh. Termasuk segala kejadian pun bisa langsung diketahui masyarakat, lantaran yang melihatnya secara langsung. Tak terkecuali dengan tugas seperti tingkat RT maupun RW, sebagai mitra pemerintah dalam penyelenggaraan pembangunan tidak bisa dipandang sebelah mata. Sebab meski sepele, namun kedua jabatan tersebut bisa dikatakan sebagai ujung tombak yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. “Salah satunya RW di Dukuh Petiangan yang langsung memberikan laporan ke kami akan terjadinya longsor atau amblasnya DOK.RATEG bantaran tanah di Kali Ketiwon. Meski Drs Berlian Adji terlihat sepele, namun memiliki tanggungjawab penuh atas lingkungan, RW setempat rela membuang waktunya guna melaporkan kejadiannya ke kami,” kata Camat Kramat Drs Berlian Adji. Menurutnya, bahwa peranan RT dan RW juga bisa meningkatkan fungsi sekaligus hubungan kelembagaan dalam mendorong partsisipasi masyarakat. Sebab dalam kehidupan bermasyarakat, tentu terdapat beragam pemikiran. Di sinilah peranan RT dan RW untuk bisa menangkap aspirasi masyarakat, yang selanjutnya bisa dibawa dalam tingkat selanjutnya seperti Musrenbangdes, Musrenbangcam. “Termasuk dalam pengurusan berbagai kelengkapan administrasi juga tidak bisa dianggap sepele. Seperti pembuatan berbagai dokumen, warga harus mendapatkan pengantar dari RT kemudian RW dan seterusnya. Dengan demikian, RT dan RW bisa menjadi motor dalam menggerakkan program pembangunan, sehingga lingkungan sekitar bisa terus maju sesuai dengan program yang ada,” pungkasnya. (gus)

SLAWI – Adanya siswa berprestasi yang sudah mengharumkan nama baik Kabupaten Tegal menjadikan kebanggan tersendiri. Akan tetapi sayangnya pemerintah Kabupaten Tegal kurang perhatian yang serius untuk memberikan semangat atau apapun kepada mereka yang berprestasi. Hal ini dikatakan Kasi Penamas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tegal Nurrotib kepada Radar Selasa (20/7) kemarin. “Kami selalu mencoba memberikan pembinaan terhadap anak-anak yang sudah berprestasi, karena biar bagaimanapun mereka yang akan meng-

harumkan nama Kabupaten Tegal. Akan tetapi sayangnya dari pihak pemkab kurang ada perhatian yang serius,” katanya. Lebih lanjut Nurrotib menjelaskan, dirinya memang kurang begitu tahu siswa yang berprestasi di lingkungan sekolah umum. Tapi kemungkinan juga ada kesamaan, karena di sekolah non formal juga mengalami hal yang sama, contohnya kepada anak-anak yang kemarin telah merebut juara umum FASI tingkat Jawa Tengah. “Kami tetap membantu dan minta kepada pihak yang peduli untuk memberikan bantuanya kepada mereka yang

berprestasi. Walupun pemerintah kurang begitu peduli, akan tetapi kami tetap berharap ada kepedulian dari pemkab, karena sebentar lagi juga akan ada perlombaan MTQ tingkat Jawa Tengah dan diharapkan pemkab ada perhatian kepada mereka yang nanti akan mewakili Kabupten Tegal,” imbuhnya. Di tempat terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Tegal Rodjikin AH SH mengatakan harusnya pemkab melalui leading sektornya atau instansi terkait memberikan perhatian kepada siswa yang berprestasi. “Instansi terkait harus memberikan perhatian atau mensuport

Nasib Petani Tebu Jadi Permainan

SLAWI Pemerintah Abaikan Majelis Taklim MAJELIS taklim yang ada di Indonesia sangatlah banyak, maka sebenarnya harus ada pendataan agar terdaftar di pemerintahan melaui Kantor Kementerian Agama. Hal ini bertujuan agar kejadiankejadian yang tidak diinginkan bisa terpantau dan diberi pembinaan sebagaimana mestinya. Wakil ketua Himpunan Daiyah dan Majelis Taklim Muslimat (Hidmat) NU Jawa Tengah Dra Ida Masruroh Hakim saat akan mengisi pelatihan daiyah tingkat dasar di gedung NU Slawi Selasa (20/7) mengatakan, banyaknya majelis taklim yang sudah disusupi sekelompok orang. Hal itu menurutnya bukanlah kesalahan pengurus semata, karena dari pemerintah juga sudah ada penyuluh, yang seharusnya bisa memantau perjalanan majelis taklim dalam mengadakan kegiatan. Tapi kenyataanya mereka para penyuluh kurang aktif dalam melakukan pemantauan, pasalnya mereka tidak punya data majelis taklim. “Harunya Kementerian Agama melalui Penamas atau Pekapontren melakukan pendataan, agar setiap majelis taklim bisa terdaftar dan penyuluh juga dalam melakukan kegiatanya bisa berpedoman pada data yang ada untuk melakukan pemantauan,” katanya. Ida menambahkan, dari majelis taklim Muslimat yang ada di Jawa Tengah sebenarnya sudah berupaya untuk mengajukan pendataan dan pendaftaran kepada Kantor Kementerian Agama. Akan tetapi di beberapa daerah tidak bisa diterima dengan alasan belum ada juklak untuk pendaftaran majelis taklim. Padahal menurutnya pendataan itu sangat penting untuk semua majelis taklim agar Kementerian Agama bisa langsung menegur apabila ada majelis taklim yang melakukan pelanggaran atau mengajarkan faham-faham yang dilarang negara. “Ini menjadi kelalaian pemerintah, jadi sangat wajar kalau ada beberapa majelis talim disusupi kelompok yang tidak jelas untuk melawan pemerintah. Dan kami dari Muslimat walaupun majelis taklim yang ada belum semua terdaftar, tapi kami berupaya untuk mendaftarkan sendiri kepada Kementerian agama dan berusaha untuk membuat profil majelis taklim,” imbuhnya. Hal yang sama juga dikatakan Ketua PC Muslimat Dra Umi Azizah, bahwa memang sangat berbahaya kalau pemerintah tidak melakukan pendataan bagi majelis taklim yang ada. Pasalnya bisa saja penyuluh merasa kesulitan apabila ada penyusup yang masuk untuk memberikan pelajaran yang tidak sesuai dengan ajaranya. “Majelis taklim yang ada di bawah naungan Muslimat NU Kabupaten Tegal ada sekitar 790 dan ini semua belum terdaftar di dalam Kementerian Agama, mungkin banyak juga majelis taklim lain yang belum juga terdaftar,” katanya. (mg2)

agar siswa yang bepretasi ada kesemangatan, karena mereka juga mewakili kabupaten, bukan perorangan,” katanya. Rodjikin juga menambahkan, kalau instansi terkait tidak mempunyai anggaran untuk itu semua, maka harusnya ada inisiatif mengajukan anggaran untuk para siswa yang berprestasi. “Misalnya ada siswa yang mewakili Kabupten Tegal dan mereka berprestasi dalam perlombaan sains fisika tingkat Jawa Tengah, paling tidak dari pihak Dikpora ada inisiatif meminta anggaran untuk keperluan tersebut,” ungkapnya. (mg2)

FATKHUROHAM/DADAR SLAWI

BERI MATERI - Fasilitator teknik PNPM MD UPK Jatinegara sedang memberikan materi pelatihan TPK.

Pelatihan TPK PNPM Mandiri Pedesaan JATINEGARA – Program Nasional Pemberdayaan Masyrakat Mandiri Pedesaan (PNPM MD) yang diprogramkan pemerintah dan dilaksanakan melalui Unit Pengelola Kegiatan (UPK) mengadakan pelatihan Tim Pelaksana Kegiatan di Aula Kecamatan Jatinegara Selasa (20/7) kemarin. Acara itu dilakukan demi suksesnya program PNPM dan tidak ada miss komunikasi antar pelaksana, baik dari UPK, Kepala Desa, Tim Monitorong dan TPK itu sendiri. “Pelatihan ini dimaksudkan agar para TPK di tingkat pedesaan memahami latar belakang dan tujuan pelaksanaan PNPM MD tahu 2010 dan mengatahui hal-hal penting dalam pelaksanaanya nanti,” kata fasilitator kecamatan, Sanuri. Menurutnya, PNPM di Kecamatan Jatinegara kedepan harus lebih baik dari PNPM sebelumnya. Mulai dari pelaksanaan sampai dalam pembuatan

laporan agar masyarakat betul-betul bisa menikmati hasil program tersebut. “Kami tidak ingin ada kegagalan akibat salah perencanaan dan kami berharap dalam pelaksanaan nanti bisa tepat waktu dan transparan serta bisa dipertanggungjawabkan,” imbuhnya. Hal yang sama juga dikatakan fasilitator teknis Zakaria ST. Bahwa dalam pelaksanaan PNPM nanti sangat diharapkan agar para pelaksana bisa memahami efesiensi biaya serta memahami mekanisme dan prosedur pengadaan bahan dan alat. “Kami berharap peserta yang nantinya akan mejadi pelaksana prokram bisa memahami mekanisme program, baik dalam pengadaan maupun dalam prosedur pencarian dana,” katanya. Dalam pelatihan ini lanjut Zakaria, diambil dari Ketua TPK, sekretaris dan bendahara dan juga Tim Monitorong dari pedesaan, dimaksudkan agar semua

peserta nanti bisa memahami mekanisme yang ada, juga memahami mekanisme kegiatan pemeliharaan. Karena biasanya ketika pelaksanaan sudah selesai, kegiatan pemeliharaan tidak dipedulikan. “Peserta pelatihan ini setiap desa enam orang dan harapan kami tidak hanya selesai dalam pelaksanaan tapi betul-betul memeliharanya juga,” imbuhnya. Menurut salah satu peserta dari sekretaris TPK Desa Cerih Ahmad Hasani, dirinya merasa senang karena ternyata dalam pelaksanaan PNPM ini ada pelatihan. Walaupun setiap tahun sudah pernah ada PNPM di desanya, karena dengan pelatihan ini dirinya jadi tambah pengetahuan akan suksenya program tersebut. “Kami berharap dengan pelatihan ini semua desa bisa melakukan program dengan baik sesuai dengan harapan pelatihan,” katanya. (mg2)

SLAWI – Nasib petani tebu terkesan menjadi obyek atau tumbal permainan Pabrik Gula (PG) dan juga Asosia Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI). Kondisi itu terlihat petani sebagai obyek yang selalu kurang beruntung dan hanya obyek permainan kedua lembaga tersebut. Kedepan diharapkan pemerintah turut andil memperhatikan nasib petani tebu jika ingin mereka menjadi lebih baik dan sejahtera. “Wajar jika PG ingin mencari keuntungan dan kurang sepaham dengan keinginan petani. Yang kami sesalkan justru APTRI, lembaga ini sebernarnya harus berpihak kepada petani tebu namun realitanya justru tidak berpihak kepada petani tebu,” kata Wakil Ketua APTRI Kabupaten Tegal, yang juga anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal dari FPKB H Zainal Abidin, kepada Radar, Selasa (20/7). Dikatakan, kenapa dirinya yang juga pengurus APTRI namun mengkritisi, hal itu dikarenakan kinerja APTRI selama ini justru tidak sepaham dengan pemikiran dirinya khususnya dalam membantu petani tebu. “Harusnya APTRI itu menjadi advokasi petani tebu saat bersentuhan dengan kebijakan PG yang dianggap merugikan petani tebu. Namun yang kami lihat justru terbalik, ini kan lucu,” terang Zaenal. Pihaknya berharap agar APTRI menata kembali kinerjanya jika ingin diperhatikan oleh petani tebu. Jika tidak niscaya akan berbenturan dan dikhawatirkan bakal terjadi gesekan dengan petani tembu sendiri. “Kalau boleh tegas petani tebu termasuk kami, ingin APTRI dibubarkan saja jika kinerjanya sudah lepas dari fungsi sebenarnya,” terangnya. Sementara, menyinggung musim giling tebu pada PG Pangka Tahun 2010, pihaknya menyesalkan dengan rendemen yang lebih rendah dari perkiraan semula. Tetapi pihaknya tidak kaget karena itu merupakan permasalahan klasik yang selalu dihadapi petani tebu di Kabupaten Tegal khususnya. “Perkiraan rendemen sekitar 8 lebih namun kenyataannya rendemen hanya enam lebih, ini akan berpengaruh pada produksi gula dan hasil bagi gula petani menjadi rendah,” ucap Zaenal. Meski demikian pihaknya tidak mampu berbuat banyak karena seperti yang dikatakan APTRI harusnya melakukan pembelaan pada petani namun tidak dilakukan. Untuk itu pihaknya yang juga mewakili petani tebu hanya bisa pasrah. (k1)


SAMBUNGAN

RABU 21 JULI 2010

9

RADAR TEGAL

Jalan Desa Lebih Utama

EMBONG SRIYADI/RADAR

JEMBATAN - Kepala Desa Sikasur sedang mengawasi aktivitas para pejerja yang membangun jembatan penghubung.

Sikasur Bangun Jembatan Penghubung PEMALANG - Desa Sikasur Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang membangun jembatan penghubung ke Desa Mendelem dengan dana dari PNPM Mandiri Perdesaan dan swadaya masyarakat. Pembangunan jembatan tersebut untuk menunjang dan memudahkan aktivitas warga setempat dalam bidang pertanian yang mencapai ratusan hektar. Di samping itu, jembatan terse-

but sebagai jembatan penghubung ke desa lain. “Rata-rata masyarakat kami adalah masyarakat petani, sayur mayur dan buah yang membutuhkan sektor transportasi yang cepat,” ujar Kepala Desa Sikasur Kozin kemarin. Dia menjelaskan, semua yang dilakukan demi peningkatan taraf hidup masyarakat di sana yang banyak memiliki lahan pertanian dan perke-

bunan. Bahkan tak sekadar itu, Desa Sikasur yang memiliki potensi obyek wisata seperti air terjun Silating dan Bengkawah juga cukup menyita perhatian pemerintah desa. Untuk itu desa juga sedang menata sarana penunjang seperti membuat jalan menuju obyek wisata. Bahkan pihaknya juga telah membangun jalan baru untuk mempermudah aktivitas mayarakat yang selama ini harus

kesulitan mencapai lokasi. “Keinginan kami pemerintah daerah bisa mengolah dua lokasi wisata di desa kami dengan memanggil investor. Tentunya dengan sarana pendukung lain yakni membuat jalan dan memperbaiki jalan menuju dua lokasi. Kami yakin dua lokasi ini bisa berkembang dengan cepat melihat minat pengunjung sekarang mulai nampak banyak,” terangnya. (sri)

35 Atlet Ikuti Porsema Jateng dari halaman 9 dengan bakat dan minatnya,” terang dia kepada Radar, Selasa (20/7) kemarin.

Berbagai lomba diadakan, lanjut dia, di antaranya bola voli, tenis meja, sepak takraw, kaligrafi, lari 100 meter dan 5 Km, serta bulutangkis. Selain

olahraga, lomba juga turut merangsang nilai-nilai Agama Islam, seperti pidato bahasa Arab, karaoke kasidah, hadrah, dan MTQ.

“Atlet Pemalang meraih juara pada lomba lari, siswa dari MTs Hasyim Asyari Pemalang,” tutur Supaat yang juga Kepala Sekolah SMA N 1 Comal. (cw2)

Dirazia, PNS Berlarian ke Pasar dari halaman 9 gelandangan yang ditertibkan tidak dikirim ke panti namun diserahkan kembali ke keluarganya sebanyak dua orang.

Sedangkan untuk pengamen dilakukan pembinaan dan diserahkan ke keluarganya. “Untuk pengamen kita masih belum menemukan solusi yang tepat sehingga mes-

kipun dirazia dan diserahkan ke keluarganya. Mereka akan kembali melakukan aksinya,” ujar dia. Pengamen-pengamen yang tidak kapok dirazia ini bisa

dijumpai di simpang empat Sirandu dan Pagaran. Ironisnya mereka yang berusia anakanak itu saat beraksi mendapatkan pengawasan dari keluarganya. (ali)

Warga Pesantren Tuntut Kades dan Kadus Mundur dari halaman 9 tidak mendapatkan keadilan dari Kades Sarwono, Kadus Hasanudin, perangkat dan lembaga desa lainnya atas pengambilalihan tanah lepe-lepe. Ketiga, tanah bantaran kali bukanlah tanah desa, sehingga kepemilikannya bukan atas nama desa melainkan negara. Adapun butir keempat dan kelima, pihak desa selama ini tidak merasakan pahit getirnya dalam mengelola lahan lepelepe, sehingga tidak mempunyai hak untuk mengambilalih dan atau memperjual-beli-

kan tanah tersebut. Apalagi hal itu dilakukan atas nama kepentingan masyarakat. Terkait hal itu, pihaknya menuntut agar kades, perangkat beserta lembaga desa lainnya membatalkan pengambilalihan yang tidak jelas dan tanpa prosedur yang jelas. “Kami juga menuntut agar yang terlibat pengambil-alihan tanah lepe-lepe berhenti atau mengundurkan diri bila permasalahan ini tidak mencapai hasil akhir yang adil dan transparan,”

terang Sutari. Warga penggarap, lanjutnya lagi, akan melakukan aksi besarbesaran dengan menduduki kantor Balai Desa Pesantren, bila tidak ditanggapi dan diselesaikan seadil-adilnya.“Kami akan mempertahankan lahan garapan hingga titik darah penghabisan,” tegas dia. UPAYA MEDIASI Sementara itu Camat Ulujami Herry Waluyo SE ketika dikonfirmasi mengenai permasalahan tersebut mengatakan, pihaknya

akan mendalami permasalahan tersebut agar tidak berlarutlarut. Karena bila tidak segera ditangani, eksesnya bisa berdampak pada jalannya pemerintahan Desa Pesantren. “Kami sedang menginventarisasi permasalahan, bagaimana latar belakang dan asal-usul tanah lepe-lepe tersebut,” pungkas dia kepada Radar kemarin. (cw2)

DESA Bulakan kini telah menggeliat dengan pembangunan infrastruktur masyarakat yang cukup memuaskan. Hal itu bagi Kepala Desa Bulakan Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang membangun desa adalah satu keutamaan yang harus dikedepankan selama menjabat sebagai orang nomor satu di desanya. Di tahun 2007, awal dirinya terpilih menjadi kepala desa, hal yang dipikirkan dan sangat mendesak dilakukan adalah membangun infrastruktur lingkungan desanya agar terlihat fres dan tidak kumuh. Maka upaya terbaik yang harus dilakukan wanita alumnus SMA Negeri 1 Randudongkal ini yakni dengan membuat akses jalan baru yang menghubungkan satu dusun dengan dusun lain yang masih satu desa, dan

dok.radar pemalang

ENI DWI ASIH

melakukan perbaikan, baik berupa rabat beton dan lain sebagainya demi kelancaran lalu lintas warga agar lebih lancar dan aman dalam melakuka aktivitas baik ke dalam dan

ke luar desanya. “Sejak menjabat di tahun 2007 jalan desa menjadi prioritas utama dan alhamdulilah di tahun 2010 semua sudah selesai diperbaiki. Semua itu berkat swadaya masyarakat yang menyadari arti penting sebuah pembangunan desanya. Disamping itu juga dana ADD dan PNPM juga turut memberikan warna tersendiri bagi pembangunann desa Bulakan,” tegas Kades Bulakan Eni Dwi Asih kepada Radar di rumahnya kemarin. Menurut wanita yang tak pernah lepas berbusana muslim ini, ke depan pemerintah desa akan melakukan rehab gapura di delapan gang yang ada di seluruh Desa Bulakan. Hal itu makin mempercantik lingkungan agar bertambah asri dan berseri. (sri)

120 Bidan Tunggu Hasil Uji Kompetensi PEMALANG – Tugas bidan selama ini dirasakan betul oleh warga. Karenanya, bidan harus memiliki kapasitas, kapabilitas, dan kompetensi dibidangnya. Dengan begitu dalam memberikan pertolongan kepada masyarakat, bidan mampu melakukan perannya secara profesional. Ketua Ikatan Bidan Indone-

sia (IBI) Kabupaten Pemalang Wahyuningsih AMd kepada Radar, Selasa (20/7) kemarin mengatakan, pemahaman bidan mengenai hal-hal teknis perbidanan merupakan hal yang sangat penting dimiliki. “Kalau tidak menguasai, IBI tidak bisa mengeluarkan surat ijinnya,” terang dia. IBI Kab Pemalang, lanjut

Ning Dullah, biasa disapa, sejak pergantian kepengurusan akhir Maret lalu, langsung menindaklanjuti rekomendasi terkait permasalahan tersebut. “Kami tengah mengupayakan diterbitkannya Surat Ijin Bidan (SIB) ke tingkat provinsi, melalui uji kompetensi bagi 120 bidan yang ada di Kabupaten Pemalang,” ungkapnya. (cw2)

Warga Kreo Kembali Geruduk ... dari halaman 9 kelanjutan kasus tersebut. Salah satu warga, Ali yang juga kepala dusun di desa tersebut mengemukakan, dirinya mengawal warga karena ada informasi polisi telah mengamankan sejumlah warga yang diduga terlibat pengeroyokan saat kecelakaan itu terjadi. “Informasi yang berkembang di warga ada sekitar delapan orang yang diamankan namun nama-namanya masih dirahasiakan polisi. Kami ke sini untuk menanyakan kejelasan informasi ini,” kata dia. Nampak di tengah-tengah

warga juga perangkat Desa Kreo yang lain termasuk Kadesnya, Nuridin. Sementara Kapolres AKBP Burhanudin SIK melalui Kasatreskrim AKP Suwarto SH MH saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut. “Kami masih memeriksa saksi-saksi. Jumlahnya sekitar tujuh orang,” kata dia. Warga yang mendatangi Mapolres itu duduk-duduk di sekitar Mapolres. Aksi ini adalah yang kedua kalinya, setelah beberapa bulan lalu aksi serupa juga dilakukan dengan jumlah massa yang lebih besar. Sebelumnya diberitakan

kasus kecelakaan terjadi di Jalan Desa Gembyang Kecamatan Randudongkal pada Bulan Desember 2009.Sebuah sepeda motor yang dikendarai tiga orang melintas di jalan tersebut. Ketiganya adalah Rizal pengendara motor yang tewas di lokasi kejadian, Madi, pembonceng tewas dalam perawatan di rumah sakit dan satu pembonceng lagi Sindon menderita gagar otak. Sedangkan pejalan kaki yang ditabrak adalah Sukasmo Kades Gembyang mengalami patah tulang, pejalan kaki lainnya mengalami luka ringan yaitu ketua RT Warman. (ali)

Ratusan Pelajar Dites Urine dari halaman 9 Tujuan lain kegiatan ini juga untuk mencegah generasi mu-

da sebagai generasi penurus bangsa agar jangan sampai terhanyut menggunakan obatobatan terlarang.

“Obat-obatan terlarang sangat berbahaya bagi tubuh, salah satunya merusak otak manusia,” ujarnya. (mg1)

IAN Comp memberi kesempatan utk dpt penghasilan 200Rb / Hr atau 6Jt/bln. Hub Jl. Raya Ds. Losari 106 Ampelgading Pemalang

Dulu, Kalau Batuk Bisa Sampai Tiga Bulan Beberapa tahun yang lalu Nyonya Juarning sering sekali didera batuk kering. “Kalau sudah kambuh, saya sampai berkeringat dingin. Dan, yang merepotkan, sampai tiga bulan batuk itu tidak sembuh-sembuh walaupun saya sudah rajin minum obat,” ujarnya. Menurut dokter yang mengobatinya, batuk yang diderita wanita 35 tahun ini adalah batuk akibat alergi. Kebetulan, suami Nyonya Juarning suka meminum MDL-525 untuk meningkatkan stamina. Maka, ibu tiga anak ini pun coba-coba mengkonsumsi kedelai bubuk instan yang belakangan berganti nama menjadi New Mandala

525 ini. “Rutin dua kali sehari saya meminumnya,” ujar penduduk Gang Mawar, Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, ini saat ditemui 31 Desember 2009 yang lalu. Ternyata, tak lama kemudian ia tak lagi sering digganggu batuk itu. “Kalau dulu saya sering ke dokter, sekarang tidak,” paparnya. Selain itu, lututnya yang dulu sering nyeri saat ia bangun tidur, sekarang juga tidak lagi. “Anak-anak saya yang kelas 5 SD dan kelas 2 SMP pun suka minum produk itu sehingga mereka tidak sering pusing lagi di saat menghadapi ulangan di

sekolah,” imbuh Nyonya Juarning. Batuk merupakan penyakit yang disebabkan oleh terjadinya gangguan pada pernapasan. Batuk alergi yang sudah kronis dapat membuat penderitanya sangat sengsara. Betapa tidak. Bila sudah kambuh, penderita tak lagi bisa melakukan aktivitas secara normal karena disibukkan dengan keluhannya itu. Seperti halnya penyakit-penyakit alergi lainnya, batuk alergi sulit untuk disembuhkan. Yang bisa dilakukan para penderitanya hanyalah menekan gejalanya sehingga penderita itu bisa hidup dengan normal dan

dapat melakukan aktivitas seperti orang normal. Serangan penyakit itu sangat berkaitan dengan daya tahan

tubuh. Oleh karena itu, penderita dianjurkan untuk selalu meningkatkan sistem imun merupakan hal yang amat penting. Karena itu pula, penderitra perlu rutin mengkonsumsi zat-zat gizi yang diketahui mampu meningkatkan sistem imun, apalagi yang berfungsi sebagai antioksidan. Menurut sebagian ahli, pada orang dewasa susu kedelai mungkin lebih bermanfaat untuk menanggulangi masalah ini. Selain berperan sebagai antioksidan, isoflavon kedelai mampu menambah daya tahan, meningkatkan proses metabolisme, serta memperbaiki sel-sel yang

rusak dalam tubuh. Meskipun demikian, menjaga pola hidup sehat tetap dianjurkan untuk dijadikan prioritas utama. Di antaranya adalah selalu berpikir positif, menghindari penyebabnya, menghindari stres, tidak merokok, menjauhi alkohol, berolahraga dengan teratur, beristirahat dengan cukup, menjaga pola makan dengan baik, meminum air putih dengan cukup, dan lainlain. New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya yang nyata dan produknya yang diolah secara higienis. Ini amat ditunjang oleh mulai tumbuh-

nya kesadaran masyarakat masa kini untuk beralih ke bahan-bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. Dan bila ingin mendapatkannya, hubungi apotek/toko obat terkemuka di kota Anda, atau lewat telepon berikut ini. Distributor Jateng: 02470231987 / 081382600344. Tegal: 0283-3302323 / 08156556362. Brebes: 0283-3302323 / 08122255523. Pemalang: 0284-5800685 / 08157708854. Pekalongan: 02857983080 / 085226849284 DINKES: PIRT No. 815320503590


CMYK

RABU, 21 JULI 2010

MENUJU G1-G2 RADAR TEGAL

10

FPKB Belum Satu Dukungan

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

SOSIALISASI - Ketua KPU Propinsi Jawa Tengah Ida Budhiati SH MH sedang menyampaikan material sosialisasi Pemilukada di pendopo KPU Pemalang, Selasa (20/7) kemarin

Pemilih Cerdas Mampu Pilih Bupati Berkualitas PEMALANG – Pelaksanaan kegiatan Pemilhan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) di Kabupaten Pemalang yang akan dilaksanakan nanti pada tanggal 31 Oktober 2010, merupakan kegiatan pemilihan umum yang terakhir. Oleh karena itu diharapkan hasilnya akan lebih baik. Harapan tersebut setelah banyak melihat pengalaman daerah-daerah lain yang telah melaksanakan Pemilukada. “Pemilukada di Kabupaten Pemalang ini diharapkan akan sukses dan berhasil. Keberhasilan tersebut tentunya sangat dibutuhkan masyarakat atau pemilih yang cerdas. Artinya pemilih yang berhasil memilih pemimpin rakyat yang berkualitas,” kata Ketua KPU Kabupaten Pemalang HM Arief Efendi S.Sos dalam acara sosialisasi Pemilukada di pendopo

KPU setempat, Selasa (20/7) kemarin. Dalam acara sosialisasi kali ini, diselenggarakan Direktorat Jenderal Kesatuan Bangsa dan Politik Kementerian Dalam Negeri RI bekerjasama dengan Jalanmata, Yayasan Penggerak dan Pencerah. Hadir dalam acara tersebut Ketua Ketua Umum Jalanmata Dr Ari Pradanawati MS. Selain itu sejumlah nara sumber yakni KPU Propinsi Jawa Tengah Ida Budhiati SH MH, Hasyim Asya’ari SH MSi Dosen Fakultas Undip, Wahid Abdurahman SIP Sekretaris Jalanmata serta Drs Herbasuki Nurcahyanto MTP Dosen Fisip – Undip selaku moderator. Peserta acara terusebut dari dinas intansi, partai politik, PPK, tokoh masyarakat dan para balon buapti dan wakil bupati. Lebih lanjut Arief menga-

takan, Pemilukada merupakan ajang yang bebas untuk menentukan calon bupati karena pemilih diberi kebebasan dalam memilih. Disamping itu pula hak pemilih dihargai sama yaitu satu orang satu suara yaitu one man one voot. “Dikatakan Pemilukada sekarang ini menjadi ajang bebas karena siapapun orang atau pemilih itu mempunyai hak yang sama,” ujarnya. Ketua Umum Jalanmata Dr Ari Pradanawati MS dalam kesempatan tersebut menjelaskan, Yayasan Jalanmata ini untuk menggerakan dan memberikan pencerahan. Artinya dalam semua programnya memberikan motivasi kepada masyarakat dan melakukan pencerahan terkait soal Pemilukada. Bahkan lebih fokusnya bagaimana Pemilukada ini menjadikan kegiatan pemilu

PEMALANG - Pemilukada 2010 yang masih ratusan hari lagi disiasati beberapa pihak untuk bisa meraih kemenangan. Di antaranya adalah dengan menggalang dukungan. DPC PKB Pemalang dengan tegas memberikan dukungannya bagi pasangan cabup cawabup H Junaedi SH MM Mukti Agung Wibowo ST. Namun fraksinya di DPRD belum satu dukungan karena ada beberapa anggota yang berasal dari partai berbeda. Ketua FPKB Aminudin saat dikonfirmasi Radar belum bisa memberikan statemen karena tidak semua anggota FPKB dari PKB. “Ada dua anggota FPKB dari delapan orang, yang berasal dari Partai Hanura. Mereka

mengatakan kepada saya kalau masih konsentrasi terhadap kegiatan Muscab Partai Hanura sehingga kami belum bisa berstatemen mengenai dukungan dalam Pemilukada,” kata dia, Selasa (20/7). Namun demikian anggota FPKB dari PKB menurutnya sudah jelas memberikan dukungan sesuai instruksi DPC PKB. Mengenai sikap dua anggota FPKB dari Hanura ini, Aminudin akan berkonsultasi ke DPC PKB sebelum menentukan sikap. Sementara Ketua DPC PKB H Noor Rosyadi SE MM saat dikonfirmasi melalui telepon mengemukakan, Partai Hanura meskipun berada di FPKB bebas menentukan pilihan dalam Pemilukada

2010 nanti. Sri Jumaliyah dan Ketua Partai Hanura Ir Antoni Rujai sudah menemui dirinya dan menyampaikan kalau dukungan partai tersebut ke cawabup Andriyanto Johan Syah ST MM. Cawabup ini mendaftar melalui konvensi Partai Golkar. Terpisah anggota FPKB dari Partai Hanura Sri Jumaliyah SH saat dikonfirmasi mengaku masih terkonsentrasi pada pelaksanaan Muscab Partai Hanura pada akhir Juli 2010 ini. Terkait dukungan pada Pemilukada dimana FPKB sudah memberikan dukungan ke pasangan Berjuang, Jumaliyah menegaskan saat pembentukan FPKB tidak ada komitmen di Pemilukada harus satu dukungan. (ali)

yang akuntabel yaitu yang bisa dipertanggungjawabkan. Dalam kesempatan yang sama, Ketua KPU Propinsi Jawa Tengah Ida Budhiati dalam materi pembahasannya mengambil tema penyelenggarakan Pemilukada demokratis menuju pemerintahan yang akuntabel. Di antaranya soal kebijakan desentralisasi, keunggulan Pemilukada secara langsung dan Menejemen Pemilukada. Sementara materi pembahasan yang dibawakan Hasyim Asy’ari, Dosen Fakultas Hukum Undip dengan tema dinamika politik local, Pemilukada tahun 2010, yang meliputi masalah pemilu legislative, pemilu presiden dan pemilukada. Disamping itu pula soal regulasi Pemilukada dan problem regulasi pemilukada. (mg1)

Hanura Belum Tentukan Dukungan PEMALANG – Sikap politik Partai Hanura dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Pemalang hingga kini belum jelas. Sebab, penentuan sikap pilihannya kepada bakal calon (balon) bupati masih menunggu hasil rapat pleno bersama sejumlah partai-partai kecil yang ikut tergabung dalam Forum Komunikasi Lintas Partai (FKLP). Sekretaris DPC Partai Hanura Kabupaten Pemalang Nurdin Iskhak mengatakan, partainya hingga saat ini belum menyatakan sikap untuk memberikan dukungan kepada salah satu balon bupati. Alasannya, dalam internal partainya, ada wacana untuk memberikan dukungan kepada ketua partainya yakni Ir

CMYK

Anton Rujai untuk maju dalam bursa Pemilukada sebagai balon wakil bupati atau G2. “Partai Hanura masih pada posisi semula, dan hingga kini belum ada pernyataan sikap untuk memberikan dukungan kepada salah satu balon bupati,” katanya kepada Radar usai mengikuti sosialisasi Pemilukada di KPU, Selasa (20/7). Adanya salah satu balon bupati yang telah menyebut bahwa partai Hanura telah mendukungnya, Nurdin Iskak menegaskan, belum ada pembicaraan soal dukungan kepada balon tersebut. “Hanura disebut telah mengusung balon bupati, tidak jadi masalah. Itu kan bisa jadi keuntungan partai nantinya,” ujar dia.

Dia menjelaskan, sikap Partai Hanura dalam menentukan pilihan balon bupati menunggu setelah rapat pleno bersama FKLP. Selian itu, juga dalam Muscab Partai Hanura yang rencananya akan dila-

ksanakan pada tanggal 24 Juli. Diperkirakan hasilnya akan merekomendasikan untuk mendukung kadernya sendiri yang akan maju untuk mencalonkan diri sebagai wakil bupati. (mg1)

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

HADIR - Bambang S (kedua dari kiri) pengurus Partai Hanura saat menghadiri sosialisasi cawabup Andriyanto Johan Syah ST MM.


CMYK

RABU, 21 JULI 2010

RADAR SLAWI

BERLANGGANAN (0283) 340 900 / SMS ke 0815.5643.6843

Anak Gorok Bapak Diduga Stress

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

SERIUS - Peserta pelatihan Daiyah tingkat dasar sedang mendengarkan pemateri pelatihan secara serius.

Agama Harus Dipahami Secara Dinamis SLAWI – Di zaman sekarang ini dakwah banyak sekali mengalami tantangan. Makanya perlu diadakan pelatihan daiyah agar bisa mengantisipasi paham atau aliran-aliran yang tidak sehat dan masyarakat bisa memahami agama secara dinamis bukan secara konserfatif. Hal itu dikatakan Ketua Bidang Dakwah PW Muslimat NU Jawa Tengah Drs Hj Munawaroh Thowaf saat mengisi materi Pelatihan Daiyah Tingkat Dasar Muslimat NU Kabupaten Tegal di gedung NU Selasa (20/7) kemarin. “Agama tidak bisa dipahami secara konserfatif, akan tetapi harus dipahami secara dinamis. Dan itu harus dipunyai oleh para daiyah untuk bisa memberikan pengetahuanya kepada masyarakat agar masyarakat bisa lebih mengerti akan perlunya agama,” katanya. Dalam berdakwah lanjut Munawaroh, harus melakukan pendekatan-pendekatan, baik edukatif maupun pendekatan budaya dan multimedia. Pasalnya dalam dakwah sekarang ini

pasti akan mengalami tantangan yang luar biasa. Makanya diperlukan tidak hanya kuantitas, akan tetapi kualitas dalam memahami perkembangan zaman dalam kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi modern. “Di era glonalisasi ini harus ada filter untuk mengimbangi arus informasi yang begitu cepat, makanya daiyah yang berkualitas sangatlah diperlukan,” imbuhnya. Lebih lanjut Munawaroh menjelaskan, bahwa sekarang ini dakwah akan mengalami banyak tantangan masyarakat ataupun pemerintah mengalami multi krisis, baik krisis identitas, krisi legalitas, penetrasi, partisipasi, distribusi dan krisi karakter pembentukan jiwa yang positif.. “Banyak tantangan dakwah yang nanti akan dialami para daiyah, makanya para dai harus mempersiapkan dan memahami tantang-tantangan yang ada,” ungkapnya. Ketua Panitia Hj Masruroh SAg mengatakan pelatihan ini adalah tindak lanjut dari pelatike hal 9 kol 4

AGUS/RADAR SLAWI

MULAI NAIK - Harga gula pasir di pasaran jelang Ramadan ini mulai naik hingga Rp 10 ribu perkilogramnya.

Harga Gula Pasir Ikut Meroket Dalam Sepekan Naik Rp 2 Ribu KRAMAT - Meski bulan Ramadan masih tiga pekan lagi, namun sejumlah harga sembako kini terus meroket. Salah satunya harga gula pasir yang dijual sejumlah pedagang di Kabupaten Tegal terus melonjak naik sejak sepekan terakhir, dari Rp 8.000 menjadi Rp 10.000 perkilogram.

Pantauan Radar di lapangan Selasa (20/7) kemarin di sejumlah pasar tradisional maupun sejumlah toko sembako terus menaikkan harga gulanya dari sekitar Rp 8.000 menjadi Rp 8.500 dan naik lagi menjadi Rp 9.000 perkilogram. Kemudian naik lagi mejadi Rp 10.000 perkilogram saat ini. Menurut keterangan sejumlah pedagang di pasar, kalau naiknya harga gula pasir karena distributor ke hal 9 kol 1

Laporan Dugaan Penggelapan Di-SP3 KSU Yudhatama Praseja Mempertanyakan SLAWI - Kepala Koperasi Serba Usaha (KSU) Yudhatama Praseja, Joko Sukarso (43) didampingi kuasa hukumnya Yos K Humba SH Selasa (20/7) kemarin mempertanyakan kasus dugaan penggelapan uang sebesar Rp 142,4 juta yang sebelumnya dilaporkan ke Polsek Bojong. Pasalnya kasus yang dilaporkan tersebut oleh tim penyidik Sektor Bojong dikeluarkan SP3 (Surat Pemberhentian Proses Penyidikan), meski sebelumnya penyidik sendiri sudah menetapkan tersangkanya yakni Wrd yang diketahui pegawai koperasi ter-

CMYK

sebut. Keputusan Kapolsek Bojong AKP Kusnadi SH dalam mengeluarkan SP3 itu juga jelas mengundang reaksi Kepala KSU Yudhatama Praseja Joko Sukarso (43) didampingi kuasa hukumnya Yos K Humba SH. Sementara reaksi yang dilakukan oleh terlapor bersama kuasa hukumnya, akhirnya Selasa (20/ 7) mendatangi Mapolres Tegal untuk mempertanyakan kejelasan perkara itu. Sebab kasus ini telah dilimpahkan ke Mapolres Tegal. Tetapi upayanya belum membuahkan hasil. “Keluarnya SP3 itu untuk menghentikan proses penyidikan yang dilakukan Polsek Bojong, kami melihat tak memiliki dasar yang jelas. Padahal bukti-bukti seperti halnya data ke hal 9 kol 4

TARUB - Sadis benar perbuatan yang dilakukan Taroso (27), warga Desa Kedungbungkus RT 06/RW I Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal. Pasalnya dia tega menggorok leher bapaknya sendiri, Nasa yang usianya sudah 70 tahun. Diduga aksi nekad yang dilakukan karena tersangka mengalami stress. Sedangkan atas perbuatannya, tersangka kini harus mendekam di sel tahanan Mapolres Tegal dan barang buktinya yakni sebilah gobang ikut diamankan. Diperoleh informasi, aksi sadis yang dilakukan tersangka terjadi pada Senin (19/7) pe-

tang. Bermula saat itu Taroso tengah duduk santai bersama dengan bapaknya di ruang keluarga. Namun entah kenapa dan hingga kini belum diketahui modusnya, tiba-tiba Taroso mengambil sebuah gobang yang langsung diarahkan ke leher Nasa, bapaknya sendiri. Atas kejadian ini, leher Nasa langsung mengucurkan darah dan dengan tubuh yang sempoyongan berupaya meminta pertolongan ke tetangga. Warga yang melihat korban dengan kondisi terluka parah, langsung berupaya membawa Nasa ke mantri terdekat. Namun lantaran kondisinya sangat kritis, akhirnya langsung dirujuk ke RS Kardinah Kota Tegal untuk menolong nyawa-

nya. Setelah sempat mendapatkan penanganan dari ruang Unit Gawat Darurat, Nasa dibawa ke Ruang ICU (Intensive Care Unit) lantaran luka pada bagian lehernya sangat parah. Sedangkan informasi yang didapat pada Selasa (20/7) siang, kondisi korban masih sekarat dan harus menjalani perawatan intensif di Ruang ICU rumah sakit milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal itu. Sementara pelaku Taroso yang dinilai sadis oleh petugas Polsek Tarub langsung diringkus dan dibawa ke Mapolres Tegal. Termasuk barang bukti senjata tajam yang digunakan Taroso untuk menggorok bapaknya itu telah diamankan. Sedangkan dari informasi war-

ga, bahwa Taroso nekad menggorok bapaknya lantaran pria yang masih membujang itu mengalami stress. Kapolsek Tarub AKP Supratman mengatakan, penganiayaan anak terhadap bapaknya kini masih terus dikembangkan dan diselidiki. Sebab hingga kini pihaknya belum bisa memintai keterangan dari korban, termasuk tersangka sendiri yang kini sudah diamankan di Mapolres Tegal. “Kami memang belum bisa memastikan penyebab aksi nekad pelaku yang tega menggorok bapaknya sendiri. Sebab baik pelaku maupun korban, sampai sekarang belum dimintai keterangan terkait kasus penganiayaan itu. Sebab tersangka

sendiri saat diperiksa oleh tim penyidik, kondisinya diduga masih belum fokus alias shok,” jelasnya. Demikian dengan anggota keluarga yang dimungkinkan mengetahuinya juga masih depresi. Karenanya untuk sementara, pihaknya masih belum mengetahui motif pasti penyebab penganiayaan anak kepada bapaknya ini. Sementara salah satu tetangga korban, Amel (28) mengatakan kalau Taroso memang memiliki sedikit kelainan jiwa alias stres. Termasuk kondisi kejiwaannya tidak stabil. Terkadang sadar, sebaliknya kadang-kadang juga menunjukkan perilaku aneh. ke hal 9 kol 1


SAMBUNGAN

RABU 21 JULI 2010

9

RADAR TEGAL

NANA MIRDAD

Jauh dari Suami, Jaga Kepercayaan PESINETRON Nana Mirdad kembali ke layar kaca. Ibu satu anak itu pun harus meninggalkan suaminya, Andrew White, di Bali. Walau jauh, Nana jaga kepercayaan suami. Biasanya, kakak Naysilla Mirdad itu menghabiskan waktu di Jakarta selama dua minggu untuk keperluan syuting. Setelah itu, ia akan mengunjungi suaminya di Bali beberapa hari. Nana pun kini sudah mulai membawa serta anak semata wayangnya, Jason Deandra White. Selama jauh dari suami, Nana pun berusaha menjaga kepercayaan. Demikian juga dengan Andrew. Cinta lokasi haram hukumnya bagi Nana. “Cinta lokasi juga nggak. Kan lagi sama-sama sibuk. Kami saling percaya dan menjaga kepercayaan,” jelas Nana saat ditemui di Studio Penta, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (20/7/ 2010). Jika suami Nana sudah percaya, bagaimana tanggapan keluarga besar mereka? Rupanya keluarga besar Nana dan sang suami santai-santai saja. “Mereka bukan tipe orang yang mencurigai. Mereka juga support aku. Di sini kan aku tinggal sama keluarga. Kami memang punya komitmen. Kami nggak tahu ke depannya seperti apa. Dia sayang aku, aku sayang dia. Kami sudah samasama dewasa, sudah punya anak. Masing-masing harus sadar dengan konsekuensinya,” jelas Nana. (ebi/yla)

Bayar Utang atau Kembali Dipolisikan PERANCANG busana Adjie Notonegoro masih harus membayar utangnya sebesar Rp 100 juta kepada sahabatnya, Dewi Cinta. Dewi memperpanjang batas pengembaliannya hingga Rabu (21/4) hari ini. Sementara itu, Adjie kini masih mendekam di penjara karena dituduh menipu temannya bernama Mervin sebesar Rp 960 juta. Namun Mervin lebih dulu melaporkannya ke polisi hingga paman Ivan Gunawan itu dipenjara. Hal serupa akan dilakukan Dewi jika Adjie tidak membayar utangnya sebesar Rp 100 Juta. Adjie harus membayar utangnya paling lambat, Rabu (21/7) besok.

“Kita akan tetap laporkan. Tapi kami kan hanya menunggu perintah saja dari Mbak Dewi. Kalau memang sudah harus lapor, yah kita datang ke Polda,” jelas pengacara Dewi, Yaser Arafat saat dihubungi via ponselnya, Selasa (20/7). Sebelumnya, Adjie diberi batas waktu untuk membayar utangnya hingga Senin (19/7) sore kemarin. Karena alasan kasihan dengan Adjie, maka Dewi memperpanjang batas pengembalian uangnya. “Yah kemaren itu karena kasihan sebagai seorang sahabat, klien kami masih memberi waktu lagi hingga besok. Yah kita kasih nafas dulu,” jelasnya. (ebi/iy)

Adjie Notonegoro

ZAC EFRON

Nikah Tunggu Usia 30 Tahun BINTANG Hollywood Zac Efron sepertinya kompak dengan sang kekasih, Vanessa Hudgens, untuk tidak nikah muda. Zac mengaku ingin menikah di usia 30 tahun nanti. Zac yang kini baru berusia 22 tahun itu mengaku sangat mencintai Vanessa, yang jadi lawan mainnya di serial dan film ‘High School Musical’. Namun bukan berarti pernikahan harus berlangsung dalam waktu dekat. “Saya pikir saya selalu bilang saya tidak akan menikah hingga usia 30. Saya akan menunggu. Saya tidak ingin komitmen atau tekanan itu sekarang,” ujar Zac dilansir Aceshowbiz, Selase (20/7). Awal Juli lalu beredar kabar, bintang film ’17 Again’ itu tengah menyiapkan lamaran untuk Vanessa. Pasangan tersebut sudah berpacaran selama lima tahun. “Tidak, saya tidak akan menikah dalam waktu dekat ini,” tegasnya. (yla/iy)

Harga Gula Pasir Ikut Meroket dari halaman 3 gula yang ada sebagai pemasok gula ke daerah juga menaikkan harganya. “Naiknya harga gula diakibatkan distributor gula di toko besar termasuk distributor menaikkan harga ketika dipasok ke warung maupun pedagang di pasar,’’ kata Ani (32) pedagang sembako di Kramat yang juga pengecer gula. Ibu satu anak ini menambahkan, kalau harga gula tidak dinaikkan, maka pengecer juga akan merugi dan tidak mendapat keuntungan. Sedangkan selain gula, sejumlah harga sembako lain di antaranya minyak sayur juga mengalami kenaikan. Yakni dari harga Rp 9 ribu kini menjadi Rp 10.500. Demikian dengan harga beras yang kini menjadi Rp 6 ribu, namun itu pun barangnya tidak terlalu bagus. Padahal sebelumnya kalau harga Rp 6 ribu berasnya sangat bersih dan besar-besar. “Kami pahami harga gula

sudah tidak terjangkau, tetapi kami tidak punya pilihan karena kami juga takut rugi ini bukan keinginan kami,” katanya. Ditambahkan, bahwa pada tahun 2009 lalu, harga gula tertinggi saat bulan Ramadan hanya Rp 10 ribu. Dan itupun berlangsung hingga lebaran. Namun di tahun 2010 ini, meski Ramadan masih kurang 3 pekan lagi, sudah mengalami kenaikan. “Jadi diperkirakan harga gula maupun sejumlah sembako lainnya saat Ramadan nanti akan kembali naik, atau lebih dari harga Rp 10 ribu. Sebab saat ini saja sejumlah sembako termasuk sayur mayur terus merambah naik,’’ ulasnya. Sementara itu naiknya harga gula di sejumlah pasar maupun pengecer pedagang sembako, dari masyarakat meminta pemerintah segera menurunkan harga gula tersebut. “Bulan suci Ramadan masih cukup lama, namun harga gula sudah tidak terjangkau, jangan sampai pada bulan Ramadan harga gula akan

semakin naik lagi. Ini akan membebani masyarakat karena gula adalah kebutuhan penting pada bulan puasa,” kata Ny Ajeng, salah seorang warga. Oleh karena itu ia meminta Pemerintah Kabupaten Tegal dapat mengendalikan harga gula tersebut agar menjadi normal. “Distributor atau pedagang tidak boleh ada yang mengambil untung besar dengan mempermainkan harga, karena masyarakat yang akan merasakan dampaknya. Pemerintah harus bekerja maksimal mengendalikan harga gula ini,” kata Ny Yuni, salah seorang warga lainnya. Sementara mengenai kenaikan harga beras, Kepala Bulog Sub Divre IV Pekalongan Barat Ma’mun menegaskan kalau pihaknya siap melakukan operasi pasar. Hal ini agar bisa meringankan masyarakat. Terlebih saat ini menjelang Ramadan yang nota bene kebutuhan masyarakat akan sembako termasuk beras sangat tinggi. (gus)

Anak Gorok Bapak dari halaman 3 Sementara informasi yang ada bahwa saat kejadian, hanya ada empat orang di rumah korban Nasa tersebut. Selain Nasa dan Taroso, juga ada Rasbi (isteri Nasa berumur 68 tahun) dan cucu korban, Nur-

lela (16). “Setahu kami, Taroso memang sering berkelakuan aneh. Atas kejadian ini, kami juga berharap polisi bisa menahannya demi keamanan keluarga maupun lingkungan. Sebab kami juga khawatir bila Taroso dinyatakan stres yang akhirnya dibebaskan

demi hukum, maka bisa jadi perbuatan Taroso akan kembali terulang. Jadi kami termasuk warga lainnya juga berharap agar demi keamanan lingkungan Kedungbungkus agar polisi juga bisa menahan Taroso yang memang sangat membahayakan,” tukasnya. (gus)

Laporan Dugaan Penggelapan Di-SP3 dari halaman 3 fiktif pencairan pinjaman kepada anggota koperasi, surat perjanjian meminjam uang yang ditandatangani anggota maupun hasil audit pegawai bersama Wrd telah diserahkan. Dalam kasus ini, pegawai yang sebelumnya dilaporkan dan dijadikan sebagai tersangka, Wrd tersebut diduga telah membuat data fiktif terkait pinjaman koperasi,’’ kata Joko Sukarso (43) didampingi kuasa hukumnya Yos K Humba SH, kemarin usai gagal menemui salah satu Kanit Penyidik di Satreskrim Polres Tegal. Menurutnya, memang ada sejumlah nama anggota koperasi yang asli, namun banyak pula yang dipalsukan. Dan

sejumlah data ini digunakan untuk mencairkan pinjaman. Sedangkan mengenai masalah hasil penagihan pinjaman anggota juga ada yang tak disetorkan. Belum lagi terkait bentuk penyimpangan lainnya yaitu pinjaman milik anggota koperasi ada yang tak tepat sasaran. “Kami rasa bukti yang telah kami sampaikan ke penyidik Polsek Bojong ini cukup. Kami juga pernah mengawal kasus serupa di Brebes, dimana bukti yang telah diajukan ini cukup sehingga proses hukum terus berjalan. Termasuk dari penyidik sendiri sebelumnya sudah menetapkan tersangka. Jadi saat itu dasar penerapan tersangka itu menggunakan apa, kalau kasusnya saat ini di SP3 kan,” sam-

bung kuasa hukum pelapor Yos K Humba seraya menambahkan pemberhentian proses penyidikan yang dilakukan ke polisi tersebut dinilainya kurang tepat dan patut dipertanyakan. Joko Sukarso juga menuturkan bahwa kasus penggelapan dan penipuan ini mulai dilakukan pegawainya, Wrd antara bulan Agustus 2009 hingga Maret 2010. Persoalan di koperasi dengan alamat di Desa Tuwel RT03 RW III Kecamatan Bojong ini terungkap saat ada audit di kantornya. Saat itu ditemukan laporan dan administrasi pinjaman maupun angsuran milik pegawainya kacau balau. Terpisah Kapolsek Bojong AKP Kusnadi menyatakan, bukti yang diajukan oleh pela-

por ini tidak cukup. Sehingga ini yang menjadikan proses penyidikan dihentikan. Terlebih lagi, pihak koperasi juga merahasiakan data yang berkaitan dengan unsur penggelapan. “Kalau data ada yang dirahasiakan, bagaimana kami mencarinya. Harus ada bukti yang nyata, koperasi juga perlu memberikannya,” tukasnya. (gus)

Agama Harus Dipahami Secara ... dari halaman 3 han daiyah tingkat wilayah Jawa Tengah yang diadakan Himpunan Daiyah dan Majlis Taklim (Hidmat) Muslimat NU Kabupten Tegal. Dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia daiyah Muslimat NU, agar dalam dakwah itu tidak melenceng dari ajaran yang sudah ada. “Para daiyah di lingkungan

Muslimat sebenarnya sebenarnya sering ada pembinaan, akan tetapi pelatihan ini untuk meningkatkan SDM daiyah yang sudah ada, disamping nantinya juga akan ada pelatihan daiyah tingkat lanjut,” katanya. Masruroh menambahkan, pada pelatihan daiyah tingkat dasar ini dikuti oleh perwakilan PAC dan Pimpinan Cabang, yang jumlahnya kurang lebih sekitar 70 peserta

yang nantinya diharapkan bisa memberikan materi-materi yang nantinya bisa disampaikan di majelis-majleis taklim yang ada. “Peserta pelatihan ini diambil dari PAC Muslimat NU se Kabupaten Tegal, ketua bidang dakwah, ketua bidang dan Pimpinan Cabang Muslimat NU, dengan materi strategi dakwah, pemberdayaan majelis taklim dan materi ahlussunah waljamaah,” imbuhnya. (mg2)

Dulu, Kalau Batuk Bisa Sampai Tiga Bulan Beberapa tahun yang lalu Nyonya Juarning sering sekali didera batuk kering. “Kalau sudah kambuh, saya sampai berkeringat dingin. Dan, yang merepotkan, sampai tiga bulan batuk itu tidak sembuh-sembuh walaupun saya sudah rajin minum obat,” ujarnya. Menurut dokter yang mengobatinya, batuk yang diderita wanita 35 tahun ini adalah batuk akibat alergi. Kebetulan, suami Nyonya Juarning suka meminum MDL-525 untuk meningkatkan stamina. Maka, ibu tiga anak ini pun coba-coba mengkonsumsi kedelai bubuk instan yang belakangan berganti nama menjadi New Mandala

525 ini. “Rutin dua kali sehari saya meminumnya,” ujar penduduk Gang Mawar, Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, ini saat ditemui 31 Desember 2009 yang lalu. Ternyata, tak lama kemudian ia tak lagi sering digganggu batuk itu. “Kalau dulu saya sering ke dokter, sekarang tidak,” paparnya. Selain itu, lututnya yang dulu sering nyeri saat ia bangun tidur, sekarang juga tidak lagi. “Anak-anak saya yang kelas 5 SD dan kelas 2 SMP pun suka minum produk itu sehingga mereka tidak sering pusing lagi di saat menghadapi ulangan di

sekolah,” imbuh Nyonya Juarning. Batuk merupakan penyakit yang disebabkan oleh terjadinya gangguan pada pernapasan. Batuk alergi yang sudah kronis dapat membuat penderitanya sangat sengsara. Betapa tidak. Bila sudah kambuh, penderita tak lagi bisa melakukan aktivitas secara normal karena disibukkan dengan keluhannya itu. Seperti halnya penyakit-penyakit alergi lainnya, batuk alergi sulit untuk disembuhkan. Yang bisa dilakukan para penderitanya hanyalah menekan gejalanya sehingga penderita itu bisa hidup dengan normal dan

dapat melakukan aktivitas seperti orang normal. Serangan penyakit itu sangat berkaitan dengan daya tahan

tubuh. Oleh karena itu, penderita dianjurkan untuk selalu meningkatkan sistem imun merupakan hal yang amat penting. Karena itu pula, penderitra perlu rutin mengkonsumsi zat-zat gizi yang diketahui mampu meningkatkan sistem imun, apalagi yang berfungsi sebagai antioksidan. Menurut sebagian ahli, pada orang dewasa susu kedelai mungkin lebih bermanfaat untuk menanggulangi masalah ini. Selain berperan sebagai antioksidan, isoflavon kedelai mampu menambah daya tahan, meningkatkan proses metabolisme, serta memperbaiki sel-sel yang

rusak dalam tubuh. Meskipun demikian, menjaga pola hidup sehat tetap dianjurkan untuk dijadikan prioritas utama. Di antaranya adalah selalu berpikir positif, menghindari penyebabnya, menghindari stres, tidak merokok, menjauhi alkohol, berolahraga dengan teratur, beristirahat dengan cukup, menjaga pola makan dengan baik, meminum air putih dengan cukup, dan lainlain. New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya yang nyata dan produknya yang diolah secara higienis. Ini amat ditunjang oleh mulai tumbuh-

nya kesadaran masyarakat masa kini untuk beralih ke bahan-bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. Dan bila ingin mendapatkannya, hubungi apotek/toko obat terkemuka di kota Anda, atau lewat telepon berikut ini. Distributor Jateng: 02470231987 / 081382600344. Tegal: 0283-3302323 / 08156556362. Brebes: 0283-3302323 / 08122255523. Pemalang: 0284-5800685 / 08157708854. Pekalongan: 02857983080 / 085226849284 DINKES: PIRT No. 815320503590


CMYK

METRO SLAWI

RABU, 21 JULI 2010

10

RADAR TEGAL

OW Unggulan Harus Layak Jual Untuk Tunjang PAD

M GHONI/RADAR SLAWI

EVALUASI - Komisi I DPRD Kabupaten Tegal tengah melakukan evaluasi terhadap SKPD. Evaluasi diharapkan mampu meningkatkan kinerja SKPD bersangkutan kedepan.

Kreativitas Birokrasi Perlu Ditata Ulang Dalam Mengelola Daerah SLAWI – Dengan melihat hasil evaluasi semester I tahun 2010, kinerja SKPD di Pemkab Tegal, perlu berbenah dan menata kembali kinerjnya. Sehingga pada akhir tahun kegiatan tidak terjadi insiden terkait anggaran. Muara dari proses pengelolaan daerah, di antaranya faktor ketidak kreativitas birokrasi dalam melakukan pengelolaan dan faktor yang disebabkan oleh sistem. “Menurut kami dua faktor itu sangat penting untuk segera dievaluasi guna

menata birokrasi, khususnya pada SKPD yang kurang maksimal agar Kabupaten Tegal kedepan semakin baik,” terang Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tegal dari FPAN, Helmi Amrullah kepada Radar, Selasa (20/7). Dikatakan Helmi, birokrasi dalam melakukan pengelolaan harus obyektif dan setiap perencanaan yang dibuat. Idealnya cukup realistis sehingga menjadi kenyataan dengan anggaran yang tersedia. Jika itu terkesampingkan, bakal terjadi kegiatan khususnya pembangunan fisik, yang terlantar dan itu tidak diinginkan semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakatnya.

“Kami tidak perlu menunjuk sesuatu, tetapi mari kita evaluasi dan introspeksi diri dengan kondisi yang telah dilakukan saat ini di Kabupaten Tegal,” ucap Helmi. Pihaknya tanpa harus menyebut atau menujuk, yang dirasakan komisinya saat ini, pemegang kebijakan (founding), belum optimal dan harus siap secara total mengubah sistem jika Kabupaten Tegal ingin lebih baik. Dirinya ingin ada semacam reformasi birokrasi dalam skala di tingkat SKPD. “Kondisi ini dari kacama kami sangat perlu, karena sejumlah pengelola SKPD, hasilnya kurang memuaskan dalam mengelola anggaran yang di-

miliki,” jelasnya. Sementara, masyarakat menginginkan perubahan yang lebih baik terjadi di Kabupaten Tegal, idealnya kondisi itu harus dilakukan oleh SKPD dengan niatan positif memperbaiki kinerja. Jika tidak pihaknya khawatir kedepan kondisi Kabupaten Tegal semakin tidak jelas dan terarah. “Kami bukan membela individu atau lembaga tertentu, setidaknya setiap penanggung jawab atau petinggi SKPD sebagai pengelola, harus mampu menerjemahkan keinginan rakyat, visi misi daerah dan kepala daerahnya, sehingga ada sinkronisasi arah pembangunan di Kabupaten Tegal.” (k1)

Peningkatan Layanan BLUD dr Soeselo Perhatian Utama SLAWI – Untuk meningkatkan pelayanan kesehatan secara maksimal terhadap masyarakat, dalam waktu dekat Komisi I DPRD Kabupaten Tegal berharap segera dilakukan penataan pelayanan. Jika diperlukan dilakukan survey serta kajian dari lembaga independent sehingga diketahui secra pasti kekurangan dan salusi yang harus dilaukan BLUD dr Soeselo Slawi. Selain itu pengelolaan Perpustakaan Daerah dan Perhatian terhadap kebudayaan juga menjadi prioritas agenda komisi itu. “Kami sudah sepaham de-

ngan BLUD Rumah Sakit dr Soeselo, kualitas pelayanan harus diutamakan. Bahkan keluhan yang selama ini muncul harus diminimalisasi dengan pelayanan yang lebih baik,” terang Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal Wakhidin BA dari FPKS kepada Radar Selasa (20/7) kemarin. Dikatakan Wakhidin, sebagai perwujudannya, BLUD dr Soeselo siap mengadakan survey dari masyarakat dan keluarga pasien yang berobat di BLUD itu. Bahkan saat ini sudah ada pendekatan dengan pihak Undip Semarang, untuk beker-

jasama melakukan survey tersebut. “Yang kami dengar akan dilakukan sejenis konsultan dari Undip Semarang yang anggotanya sejumlah dosen perguruan tinggi ini,” katanya. Masih menurut Wakhidin, hal itu dilakukan mengingat persaingan yang semakin ketat dan adanya informasi jika warga kabupaten tidak sedikit yang berobat ke rumah sakit lain di luar BLUD dr Soeselo. “Kondisi ini harus disikapi secara arif dan bijak. Meski BLUD RS dr Soeselo sering menjadi rujukan pelayanan kesehatan dari rumah sakit lain, tetapi kami yakin

ada kekurangan yang harus ditata,” papar Wakhidin. Sementara, perhatian lain dari komisinya yaitu terkait Perpustakaan Daerah (Perpusda) dan Peninggalan budaya yang ada di Kabupaten Tegal. Untuk perpustaakaan, saat ini sudah dibangun gedung baru dengan fasilitas buku yang dimiliki sekitar 35 ribu judul, bahkan dilengkapi dengan bioskop mini yang bisa memutar film dokumenter maupun iptek. “Namun kami ingin agar pengelolaannya diharapkan baik sehingga mampu menepis anggapan yang selama ini muncul jika orang

kesulitan manakala mencari buku bacaan di Kabupaten Tegal,” urainya. Ditambahkan, untuk peninggalan budaya, komisi IV merencanakan ada pengelolaan dan penanganan sejumlah peninggalan budaya dengan baik. Jika perlu akan ada upaya pemanfaatan budaya yang bernilai sejara menjadi obyek wisata bagi siswa sekolah khusunya SD. “Semacam pengenalan dini pada anak-anak sehingga mereka mampu menghargai sejarah dan budaya khusunya daerahnya,” pungkas Wakhidin. (k1)

Kontrol Pelaksanaan Proyek Harus Maksimal SLAWI – Pelaksanaan kegiatan fisik di sejumlah instansi di Pemkab Tegal diperkirakan dimulai pada akhir Juli atau awal Agustus. Baik mulai proses lelang sampai dengan pelaksanaannya. Kondisi itu mendapat respon dari Komisi III DPRD Kabupaten Tegal, agar setiap SKPD khusunya PNS yang mendapat mandat pengawasan harus melakukannya dengan

baik. Kondisi itu diharapkan bisa memaksimalkan kualitas dan meminimalisir kebocoran anggaran. “Kami tidak ingin pengerjaan kegiatan terkesan semrawut, apalagi hasilnya tidak baik. Untuk itu kami berharap ada suatu pengawasan secara ketat dan disiplin, jika perlu ajak institusi terkait untuk membantu pengawasannya,” jelas

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Tegal, Sahyudin. Dikatakan, untuk proses lelang pihaknya berharap pantia jangan hanya semata-mata penawar terendah yang dimenangkan, melainkan sejumlah persyaratan lain seperti kualifikasi dan administrasi rekanan juga harus dipertimbangkan. Dengan begitu diharapkan rekanan penggarap kegiatan

akan mengerjakan secara professional. “Jika demikian kami merasa yakin jika kualitas kegiatan yang digarap bisa dibuktikan dan tidak ada pihak yang dirugikan,” ungkap Sahyudin. Lebih jauh dikatakan, komisinya juga ingin memberi catatan, pelaksanaan kegiatan mengutamakan azas maksimalisasi pemanfaatan anggaran untuk mengerjakan kegiatan dengan

mengutamakan sesuai RAB yang ada. Menyinggung perencanaan kegiatan, diharapkan sesuai dengan aspirasi masyarakat secara berkesinambungan. Sehingga kebutuhan akan sarana insfrastruktur bisa terpenuhi. “Jika ini dilaksanakan, tidak ada proyek mangkrak yang merugikan daerah,” pungkasnya. (k1)

SLAWI – Dari sejumlah Obyek Wisata (OW) di Kabupaten Tegal, OW Pemandian Air Panas Guci di Kecamatan Bojong sangat layak dijual kepada wisatawan. Kemasan OW wisata harus layak dan itu butuh dorongan anggaran dari pemerintah setempat. Sejumlah sarana yang ada harus ditata dan kurangnya sarana perlu dipikirkan jika Pemkab Tegal berharap PAD dari sektor itu bisa dinaikkan. “OW Guci sudah menjadi ikon wisata Kabupaten Tegal, jadi riskan jika pengunjung mengeluh akan kondisi obyek itu, khusunya terkait fasilitas obyek,” kata Sekretaris Komisi II DPRD KRT Sugono Adinagoro Selasa (20/7) kemarin. Dikatakan Sugono, setidaknya kondisi seperti itu harus dipikirkan dan mendapat skala prioritas. Manakala OW sebagai produk daerah yang bisa dijual guna mendapatkan PAD yang bisa dimanfaatkan untuk menunjang pembangunan daerah Apa yang dia katakan bukan semata menekan Pemkab Tegal agar segera melakukan pembenahan dengan meleng-

kapi perbaikan dan penambahan fasilitas OW, tetapi lebih berharap saat kondisi keunagan daerah memunglkinkan. “Setidaknya itu diupayakan sebagai prioritas. Jika tidak daerah sendiri yang memikirkan, lantas berharap kepada siapa,” ujarnya. Dia yakin dengan melihat kondisi OW Guci tertata rapi dengan dorongan, diyakini banyak investor yang tertarik untuk menanamkan investasinya pada OW itu. Kondisi OW semakin baik, pihaknya lebih yakin banyak wisatawan yang ingin melihat dan berbondongbondong mendatanginya. ”Sudah barang tentu kemasan dan penanganan yang profesinal dari pengelola, tidak boleh dikesampingkan. Namun sepertinya saat ini kita masih harus bermimpi,” ujarnya. Sementara untuk saat ini jika melihat OW Guci, ada sejumlah prioritas sarana yang harus dibenahi. Di antaranya akses jalan keluar masuk agar tidak terjadi kemacetan saat padat pengunjung. Fasilitas lahan parkir yang memadai itu juga sangat diharapkan. “Kami melihat jika liburan atau lebaran, jalan menuju obyek ini pasti macet. Bahkan bingung mau parkir,” katanya. (k1)

Kinerja DPRD Didiskusikan Di TVRI Secara Live SLAWI – Sesuai rencana Selasa (20/7) DPRD Kabupaten Tegal yang diwakili oleh unsur pimpinan dan komisi, siaran langsung (live) di TVRI Semarang. Topik yang diangkat pada acara yang berdurasi sekitar satu jam itu, terkait kinerja legislatif dan peran serta lembaga itu untuk kemajuan pembangunan daerah dan pengenalan sejumlah produk unggulan daerah. “Kami ingin menggambarkan kinerja DPRD Kabupaten Tegal dan sinkronisasi terkait kebijakan daerah untuk kemajuan Kabupaten Tegal,” kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal dari F Partai Golkar, Muaris sebelum berangkat ke Semarang. Dikatakan Muaris, dari acara itu nantinya selain Kabupaten Tegal lebih dikenal masyarakat luas. Diharapkan menggugah investor menjadi tertarik dengan sejumlah produk unggulan daerah Kabupaten Tegal, sehingga investor ingin melihat dari dekat. “Dengan kehadiran para investor, nantinya kami berharap ada sinergi positif dan ada kesepahaman untuk investor menanamkan investasinya,” harap Muaris.

Masih menurut Muaris, Kabupaten Tegal sendiri dengan digelarnya acara di TVRI Semarang itu terus mengupayakan pembangunan daerah dan juga pelayanan pada SKPD terkait di daerahnya secara baik. Sehingga ketertarikan investor nantinya menjadi gayung bersambut dengan kondisi riil yang ada sesuai dengan penjelasan yang pihaknya lakukan. “Yang tidak kalah pentingnya selain kemudahan seperti perijinan yang bakal diterima investor, juga perlu adanya jaminan dari Pemkab Tegal akan keamanan investasi dan kenyamanan iklim kondusif daerah maupun masyarakatnya harus terjaga,” ucap Muaris. Sementara, menyinggung hasil evaluasi semester I tahun 2010 tentang kinerja SKPD yang menurut lembaga itu kurang maksimal, menurut dirinya harus dilakukan perubahan secara signifikan. “Segera laksanakan penataan kinerja yang baik dan optimal pada setiap SKPD,” tegasnya. Ditambahkan, untuk produk unggulan yang ditawarkan selain hasil industri, pertanian juga akan ditawarkan obyek wisata unggulan Kabupaten Tegal. “Kami berharap pengelola OW harus maksimal jika suatau saat ada investor tidak memalukan Pemkab Tegal,” tukasnya. (k1)

Radar Tegal 21 Juli 2010  

Radar Tegal 21 Juli 2010