Page 1

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

SENIN, 20 DESEMBER 2010

Trofi Juara di Depan Mata 1 Indonesia v Filipina 0

INDEKS Upah Buruh TPI Harus Diperhatikan HAL. METROPOLIS

Pondasi Pagar Keliling SD Longsor HAL. KABUPATEN TEGAL

Sehari, Dua rumah Terbakar HAL. BREBES DAN BUMIAYU

Jadi Susah Tidur Gara-gara Tugas Sekolah HAL. XPRESI

APA MANING...

HENDRA EKA/JAWA POS

CETAK GOL LAGI - Selebrasi Christian Gonzales (kanan) usai menjebol gawang Filipina di semifinal AFF Suzuki CUP 2010 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta kemarin.

JAKARTA - Sejarah ada di depan mata. Itu setelah Indonesia berpeluang besar meraih gelar Piala AFF (Federasi Sepak Bola Asia Tenggara) untuk kali pertama sejak digulirkan pada 1996. Pasukan Merah Putih, julukan timnas Indonesia, memastikan tiket final setelah di leg kedua menundukkan Filipina dengan skor 1-0 (1-0) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, tadi malam (19/12). Gol semata wayang Indonesia dicetak Christian Gonzalez pada menit ke-42. Gol ini lahir dengan indah dan berkelas. Dikerubuti tiga peman belakang lawan, pertandingan memasuki menit ke42 pemain naturalisasi itu asal Uruguay berhasil melakukan shoting keras dengan kaki kiri dari luar kotak penalty dan tidak mampu dijangkau kiper Neil Etheridge. Pada pertemuan pertama lalu (16/12), pemain asal Persib Bandung tersebut juga jadi pahlawan Pasukan Garuda, julukan lain timnas Indonesia, melalui gol tunggalnya. Dengan kemenangan ini tim besutan Alfred Riedl lolos dengan agregat 2-0. Ini adalah final keempat bagi Indonesia di Piala AFF setelah edisi 2000, 2002, dan 2004. Pada 2000 dan 2002, Indonesia gagal juara setelah di partai puncak ditaklukkan Thailand. Pada 2004 giliran Singapura yang menjegal Indonesia untuk menjadi juara. Di babak puncak yang akan dihelat dengan sistem home dan away pada 26 dan 29 Desember mendatang, Indonesia sudah ditunggu Malaysia yang terlebih dulu lolos dengan menyingkirkan juara bertahan, Vietnam. Malaysia lolos dengan agregat 2-0. Indonesia akan melakoni laga away dulu pada 26 Desember di Stadion Bukit Jalil. Indonesia memiliki modal bagus untuk menghadapi Malaysia di babak puncak. Pecinta bola di tanah air tentu masih ingat bagaimana 1 Desember lalu. Saat itu, Firman Utina dkk menghajar tim negeri jiran itu dengan skor mencolok 5-1 di laga pembuka Piala AFF grup A di SUGBK. Usai pertandinagan, pelatih Indonesia Alfred Riedl mengaku senang Indonesia akhirnya bisa lolos ke partai ke hal 19 kol 4

Demokrat Tolak Warteg Dipajaki

Polisi - Gembong Narkoba Adu Tembak

ADI MULYADI/RATEG

DILEPAS - Secara resmi Walikota Tegal dengan didampingi Danlanal serta Kapolres Tegal Kota melepas peserta Rally Wisata 2010.

PesertaRallyWisataMembludak TEGAL – Antusiasme masyarakat mengikuti perhelatan Rally Wisata 2010, yang digagas Pemerintah Kota dan Kabupaten Tegal serta Ikatan Motor Indonesia (IMI) Korwil Pekalongan tergolong tinggi. Ini dapat dilihat dari jumlah peserta yang membludak dalam kegiatan yang digelar pada Minggu (19/12) di Obyek Wisata Pantai Alam Indah (OW PAI) tersebut. Rally wisata 2010 dilaksanakan sebagai puncak serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT Korpri ke-39 dua pemerintahan. Dengan konsep rekreasi menggunakan kendaraan di alam bebas. Ketua Panitia HUT Korpri ke-39 Pemkot Tegal Gito Musriyono mengatakan, tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah sebagai ajang silaturohmi masyarakat kota dan kabupaten. Selain itu juga sebagai wahana sosialisasi tertib lalu lintas untuk seluruh lapisan masyarakat. “Dalam pelaksanaan pengemudi wajib memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) A atau B. Sedang kendaraan yang digunakan juga wajib ke hal 19 kol 4

JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Anas Urbaningrum mengatakan, sebagai usaha mikro dan tempat makan masyarakat berpenghasilan kecil, Warung Tegal (Warteg) tidak tepat dibebani pajak 10 persen. “Jika warga kota yang berpenghasilan rendah makan di Warteg tetap dipajaki, Kebijakan itu pasti berpengaruh terhadap konsumen dan pengelola warung secara signifikan,” kata Anas, usai makan di salah satu Warteg, kawasan Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta, Minggu (19/12). Menurut Anas, munculnya gagasan Pemprov DKI Jakarta untuk memajaki Warteg sepertinya tanpa didahului dengan survei independen terhadap karakter, pelaku dan konsumen serta perputaran uang di Warteg. “Akibatnya, Pemprov DKI terjebak ke hal 19 kol 1

DWI PAMBUDO/RM

WARTEG - Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum didampingi Pemilik Warteg Sunda Kelapa, Djunah saat makan nasi di Warung Tegal (Warteg) Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Minggu (19/12).

DEPOK - Perburuan gembong narkoba di lingkungan kampus berakhir. Setelah Unit Satuan Narkoba Polda Metro Jaya dan Polres Depok berhasil membekuk di Stasiun KRL Universitas Indoensia, Sabtu (12/12) malam. Pelaku dibekuk setelah kalah dalam baku tembak dengna polisi. Sedangkan dua pelaku lainnya melarikan diri Satu anggota polisi Unit Narkoba Polda Metro Jaya dikabarkan tertembak. Ucup, 29, pedagang rokok di sekitar stasiun membenarkan adanya aksi penangkapan bandar narkoba. Bahkan dirinya sempat ikut mengejar seorang yang diduga sebagai pelaku. Bersama tiga orang rekannya yang sedang duduk, Ucup membekuk salah seorang dengan ciri tubuh kecil tinggi. “Saat mau dihajar dia bilang dari Polda. Jadi kami semua mundur dan langsung melepasnya,” kata Ucup ditemui di warung rokoknya, kemarin. ke hal 19 kol 4

Rumitnya Memindah Pohon Langka Baobab dari Subang ke Kampus UI

Perlu Dua Hari untuk Pindahkan Dua Pohon Komitmen Universitas Indonesia (UI) menjadi kampus terhijau di Indonesia tidak mainmain. Salah satunya dilakukan dengan menanam 10 pohon Africanbaobab. Padahal pohon-pohon langka yang rata-rata berbobot 80 ton itu harus dipindahkan dari Subang ke kampus UI Depok sejauh 150 km. LAPORAN: ZULHAM M DAHI Rektor UI Prof Dr der Soz Gumilar Rusliwa Somantri mengernyit. Matanya tajam menatap

sebuah maket dan foto berukuran kartu pos yang tergeletak di meja kerjanya pada pekan pertama Agustus silam. Sejurus kemudian, dia menulis secarik catatan dan menyerahkannya kepada tim yang beranggota sejumlah pakar tanaman. Hari itu, rencana yang disebut mission impossible itu pun harus dapat terwujud: memindahkan 10 pohon Africanbaobab yang berdiameter rata-rata 3 - 5 meter dari pedalaman Subang, Jawa Barat, ke kampus UI Depok. “Waktu itu, saya sedikit pesimistis. Tapi, alhamdulillah berkat bantuan banyak pihak pohon itu kini melengkapi koleksi ragam tanaman di kampus UI,” ujar Gumilar ketika ditemui di kantornya, Jumat (17/12).

Pemindahan pohon berukuran 16 pelukan orang dewasa tersebut belum tuntas benar. Di antara 10 pohon yang direncanakan, tim baru bisa memindahkan tujuh pohon. Kini, pohon bernama latin Adansoia digitata itu telah tertanam di halaman gedung rektorat UI. Pohon-pohon tersebut diperkirakan sudah berusia lebih dari seabad (100 tahun). Rata-rata bertinggi 20 meter. Selama ini, pohon-pohon itu hidup di lahan kantor Regional 1 PT Sang Hyang Seri Sukamandi, Ciasem, Subang, dan di kebun tebu PT PG Rajawali II di Desa Manyingsal, Cipunagara, Subang. Tentu saja pemindahannya tidak bisa dibilang mudah. Sebab, ke hal 19 kol 1

DOK. PRIBADI

POHON BAOBAB - Kepala Tim Pemindahan Pohon Baobab UI, Harun A Gunawan jelang pemindahan pohon Baobab di Subang, Jawa Barat.

Nok Slentik Demokrat Tolak Warteg Dipajaki * Lumayan kena nggo golet simpati! Trofi Juara di Depan Mata * Bisa ngimpi manjing piala dunia!

CMYK


OPINI

2

SENIN 20 DESEMBER 2010

RADAR TEGAL

Menunggu Formulasi Kelulusan Siswa Oleh: Muh. Abduh FORMULASI penentuan penilaian kelulusan siswa memang belum ditentukan. Pasalnya, antara pemerintah dan DPR belum menemukan kata sepakat. “Bocah tembe liren semesteran, bisane wis runtag soal kelulusan wa?” “Perlu disiapna saiki. Eben pas tekane ora pada keder. Bocah-bocah sing kelas telu, kudu sregep sinaune!” ujar Dalipan. Sebagai orang tua yang anaknya sudah duduk di kelas tiga, tentu Dalipan ketar-ketir apakah buah hatinya bisa lulus atau tidak. Apalagi beberapa tahun lalu, kelulusan ditentukan dengan nilai ujian nasional (Unas). Pro kontra mengenai kelulusan ditentukan oleh hasil Unas juga menyeruak, seirama dengan suara bising kendaraan pelajar yang sedang bereuforia karena berhasil lulus. Entah mereka menggarap dengan jujur atau tidak. Karena, demi berhasil lulus sementara kemampuan tak menyakinkan, ada saja yang nekad mencontek, atau mencari bocoran soal. Perilaku curang itu ditengarai juga bukan hanya pelajar, guru yang tak ingin dikatakan gagal mendidik murid, atau kepala sekolah yang malu dengan kelulusan rendah, juga mendorong munculnya praktik tak jujur dalam melaksanakan Unas. “Kuwe sing akhirnya muncul wacana perlu orane kelulusan ditentukan oleh hasil Unas!” Pastinya, Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) Muhammad Nuh telah memberikan isyarat jika penentu kelulusan tidak semata-mata dari hasil ujian nasional (Unas). Tapi pemerintah coba mengadopsi penilaian dari ujian tingkat sekolah, yaitu ujian akhir sekolah (UAS). “Pimen kuwe Wa? Formulasi baru penentuan kelulusan siswa akan melibatkan partisipasi langsung sekolah. Ke depan, sekolah wajib memberikan nilai UAS kepada pemerintah pusat paling lambat seminggu sebelum Unas berlangsung. Nilai itu akan dijadikan salah satu pertimbangan kelulusan yang akan ditentukan langsung oleh Kemendiknas. “Dadi ora mung seka dasar nilai Unas, wa?” Mekanisme tersebut setidaknya merupakan roh baru Unas yang pada intinya menggabungkan nilai akhir pada ujian sekolah dan Unas. Penggabungan tersebut akhirnya berujung pada penghapusan hak veto Unas. Sebab, pemberian nilai akan komprehensif dan tidak bergantung pada nilai di pusat atau sekolah saja. “Kayane dadi jalan tengah sing apik kuwe!” Karena itu, Kemendiknas merekomendasikan UAS dilaksanakan sebelum Unas berlangsung atau paling lambat awal April 2011. Penyerahan hasil UAS ke Kemendiknas menjadi tanggung jawab penyelenggara provinsi. Nilai UAS harus diserahkan paling lambat tujuh hari sebelum Unas dilaksanakan. “Kiye ngelingna jamane Ebtanas!” Ketentuan yang akan diterapkan ini memang berkaca pada masa evaluasi belajar tahap nasional (Ebtanas) yang diselenggarakan beberapa tahun lalu. Saat itu ditemukan bahwa sekolah kerap melakukan kecurangan dengan menaikkan nilai Unas siswa jika rendah. Secara terpisah, Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) menyebutkan, soal yang akan diujikan harus dibagi dua antara esai di UAS dan pilihan ganda di Unas. Menurut BSNP, UAS sebaiknya esai karena akan mensubstitusi kekurangan soal pilihan ganda yang ditanyakan di Unas. Sehingga soal yang ditanyakan di Unas dengan pilihan ganda tidak ditanyakan lagi di ujian yang dibuat UAS. Sayangnya, rapat antara Kemendiknas dan Panja Unas Komisi X DPR belum menetapkan bobot formula antara Unas dan UAS. Formula baru Unas yang akan dilaksanakan adalah menggabungkan nilai dengan ujian sekolah. Nilai sekolah adalah gabungan nilai UAS ditambah nilai rapor semester 1–4. “Aku esih bingung wa!” “Kaya kuwe be bingung!” (*)

Meninjau Ulang Mekanisme Penetapan Upah Oleh: Oki Hajiansyah Wahab RITUAL penetapan upah setiap tahunnya mungkin kini tidak lagi menjadi hal yang istimewa bagi para buruh. Pengalaman pahit di Lampung membuktikan bahwa selama lima tahun berturut-turut upah yang ditetapkan tidak pernah mencapai 100% kebutuhan hidup layak (KHL) seperti yang diamanatkan oleh peraturan perundang-undangan. Buruh, tampaknya, mulai meyakini bahwa politik upah murah yang dimanifestasikan lewat ’’upah yang tidak minimum’’ adalah satu kenyataan pahit yang harus diterima. Berbagai pernyataan pejabat publik pasca penetapan upah juga tidak satu pun yang menunjukkan empati terhadap buruh. Kebanyakan menyatakan, sebaiknya buruh juga bisa mengerti kondisi pengusaha dalam suasana iklim investasi dewasa ini. Pemerintah tidak bisa berbuat apa-apa. Padahal, pernyataan yang ditunggu oleh para buruh dari pejabat-pejabat publik sekurang-kurangnya jika tidak mampu berbuat apa pun adalah sikap empati. Sebab, penetapan upah minimum di bawah KHL bukanlah kali pertama terjadi. Tapi terus terjadi per tahunnya. Para pejabat publik kita seakan lupa bahwa dalam konsideran UU No. 13/2003 disebutkan, perlindungan terhadap tenaga kerja dimaksudkan untuk menjamin hak-hak dasar pekerja/buruh serta menjamin kesamaan kesempatan dan perlakuan tanpa diskriminasi atas dasar apa pun untuk mewujudkan kesejahteraan pekerja/ buruh juga keluarganya dengan tetap memperhatikan perkembangan kemajuan usaha. Semangat yang terkandung di dalam UU No. 13/2003 adalah sebuah tugas terpenting bagi negara yang kembali ditegaskan di dalam pasal 2 angka (4) sub (c) dan (d) serta pasal 41 angka (1)

dan (2) yaitu jaminan apakah peraturan tersebut dapat berfungsi serta sejauh mana implementasi dari undang-undang tersebut demi tegaknya kesejahteraan buruh dan keluarganya. Penulis sengaja menggunakan istilah upah yang tidak minimum. Karena memang, berdasarkan regulasi yang disebut dengan upah minimum adalah upah yang memenuhi KHL. Pasal 1 Permenakertrans menyebutkan, KHL adalah standar kebutuhan yang harus dipenuhi seorang pekerja/buruh lajang guna bisa hidup laik, baik secara fisik, nonfisik, maupun sosial, untuk kebutuhan satu bulan. Komponen kebutuhan hidup layak untuk para pekerja lajang dalam satu bulan yang komponennya terdiri atas makanan dan minuman, sandang, perumahan, pendidikan, kesehatan, transportasi dan rekreasi, serta tabungan. Ironis memang, ketika pemerintah membuat dan menetapkan Permenakertrans No. 17/ 2005 tentang Komponen dan Pelaksanaan Tahapan Pencapaian Kebutuhan Hidup Layak, tapi hasilnya (baca UMK/P) selalu berada di bawah angka KHL yang telah ditetapkan. Kritik juga patut dilontarkan ke serikat-serikat buruh atau pekerja yang ada di dewan pengupahan yang selama lima tahun terakhir dipecundangi kalangan pengusaha. Selama lima tahun terakhir, tidak satu pun serikat-serikat buruh yang duduk dalam dewan pengupahan mampu memberikan posisi tawar yang kuat terhadap pengusaha dalam konteks penetapan upah minimum. Padahal, serikat-serikat buruh yang duduk dalam dewan pengupahan adalah serikat buruh yang dianggap oleh undang-undang memiliki anggota yang cukup banyak. Sehingga mampu mendudukan serikat tersebut dalam dewan pengupahan.

Pengalaman lima tahun berturut-turut di mana serikatserikat buruh selalu kalah dalam negosiasi terhadap asosiasi pengusaha dalam hal penetapan upah minimum, tampaknya tidak menjadi pelajaran yang berarti bagi serikat-serikat buruh yang ada dalam dewan pengupahan tersebut. Wajar jika kemudian muncul mosi tidak percaya dari buruh maupun serikat-serikat buruh yang tidak duduk dalam dewan pengupahan dengan membuat survei alternatif dan berbagai bentuk protes lainnya. Ke depan, kita juga semestinya melakukan peninjauan ulang terhadap dasar pemikiran maupun konsepsi terhadap upah minimum tersebut. Upah minimum seperti yang diatur dalam Permenaker 17/2005 hanya ditujukan bagi buruh lajang di mana dasar penetapannya adalah KHL yang besarannya diperoleh melalui survei harga. Secara normatif yang dimaksud dengan hidup layak adalah standar kebutuhan hidup seorang buruh, baik secara fisik, nonfisik, maupun sosial, untuk satu bulan. Kenyataannya, kebutuhan hidup yang menjadi dasar dari survei harga itu hanya ditentukan berdasarkan pada kebutuhan hidup buruh lajang. Artinya, kebutuhan hidup bagi para buruh yang berkeluarga tentu saja tak akan pernah masuk dalam hitungan. Untuk kebutuhan makan keluarga pun tak masuk hitungan. Apalagi bagi pendidikan anak. Istilah layak telah dimanipulasi sedemikian rupa, sehingga seolah-olah pemerintah telah memberikan satu perhatian terhadap upah buruh. Angka KHL tampaknya, berdasarkan pengalaman selama lima tahun, hanya menjadi ilusi semata. Terbitnya Permenaker No. 17/2005 tentang Komponen Kebutuhan Hidup Layak untuk Pekerja Lajang peme-

rintah mengubah standar kebutuhan yang menjadi dasar dalam penetapan upah minimum, yaitu dari Kebutuhan Hidup Minimum (KHM) menjadi Kebutuhan Hidup Layak (KHL). Perbedaan yang utama, ada penambahan 3 komponen dari 43 komponen yang diatur dalam KHM menjadi 46 komponen didalam KHL. Namun, sesuatu yang tidak pernah berubah (baik KHM maupun KHL) adalah dasar penghitungannya tetap saja Buruh Lajang. Dengan Dasar Pengertian dan Fungsi Upah Minimum maka istilah KHL terlihat secara jelas sisi manipulatifnya. Sebab, upah minimum sifatnya adalah jaring pengaman yang berfungsi sebagai perlindungan kepada buruh, yang upahnya sangat rentan berhadapan dengan pasar tenaga kerja serta inflasi. Maka, pemenuhan kebutuhan dasar manusia yang meliputi kebutuhan fisik, nonfisik, maupun sosial, haruslah dijamin oleh pemerintah sebagai standar kualitas hidup buruh. Ukuran dari standar kebutuhan hidup itulah yang telah di manipulasi. Karena pada kenyataannya, jangankan kebutuhan sosial buruh lajang, kebutuhan fisik dan non-fisik buruh pun tidak terpenuhi didalam penghitungan KHL. Pelaksanaan survei harga yang menjadi dasar penetapan KHL dilakukan ketika situasi harga dan pasokan masih stabil. Yaitu sekitar pertengahan tahun. Tapi lonjakan kenaikan harga secara umum malahan terjadi di penghujung tahun. Hal itulah yang menjadi selubung dari dasar alasan mengapa upah minimum provinsi selambat-lambatnya harus ditetapkan 60 hari sebelum tanggal berlakunya upah minimum (yaitu per 1 Januari) dan upah minimum kota/kabupaten adalah 40 hari sebelumnya.

Dalane Ora Kalap

Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Suyuti Abdul Ghofir. Redaktur: Hesti Prastyani, Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi. Sekretaris Redaksi/Persh: Kharisma Dewi. Kota Tegal: Hermas Purwadi, M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan. Brebes: Abidin Abror. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Agus Wibowo, Khikmah Wati, Arief Nur Rahardian Sidiq, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Ali Basara, Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. akhmad Fatori Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Moch. Arifin (Manajer Tegal), Yully Trieyani, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Yuyuk Darwati, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: Anang Bastomi. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

ASSALAMUALAIKUM kangge Bpk Walikota, tempat sampah ng dalan Karimun Jawa tlg di pindah bae, yen udan apa rob becek lan kotor, mambune bacin katon kumuh, melas wong pan liwat. 087830193xxx

Mana Janjimu? GMANA sih tentang kondisi Bp Walikota terhormat gmana pariwisata di Kota Tegal.... kok kalah dengan kota-kota lain yg tmpt wisatanya lengkap dan mengasikan... jng cuma ngurusi bisnisnya sendiri tp pariwisatanya di Kota Tegal tidak di urusi.... itu yg namanya pro rakyat... gmana hsil PAD Tegal mau tinggi klau keadanya seperti itu. Mana janjimu...... warga Tegal menantinya, jngn bikin kecewa!! 085641088xxx

Dicopot jadi GAM

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 33.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

Selisihnya 30 Menit ASSALAMUALAIKUM... Yth. MUI Kab Brebes. Saya bingung , kenapa jam di Masjid Jami Banjarharjo dan Masjid Izzul Azam Ketanggungan bedanya/selisihnya sampai 30 menit. Padahal itu kan menentukan wkt sholat. Mohon secepatnya diluruskan, biar kami tidak bingung. 085867313xxx

Dijamin Nikmat Nemen SEDULUR sing dadi pejabat nang DPU gr anggta dewan Kab. Tegal sing ngangeni lan mbetahi. Tlng smpn ngliwati dalan Babakan~Jatibogor. Dijamin nikmat nmn. Sung.. Apamng dong musim udan. Masyarakat ws akeh sg ngresula, tp taunan laka tanggapan perbaikan. Eling sadulur jarene smpn abdi masyarakat.... 081542357xxx

Jangan yang baru Lulus YTH Panitia CPNSD Provinsi Jateng.. Untuk seleksi CPNS umum thn ni, kami mohon perhatikan yg usianya di atas 30 thn, jangan yang baru malah pada lulus. Dimana perhatian pemerintah terhadap kami2.. 085867313xxx

Asli Kelahiran Brebes YTH Panitia CPNSD Brebes.. Untuk seleksi cpns umum tahun ni, kami mohon perhatikan yg usianya diatas 30 thn (asli kelahiran brebes) jangan yg baru dapat ijazah malah pada lulus. Dimana perhatian pemerintah terhadap kami2.. 085742470xxx

PDAM Langka Dirute PAK Ikmal, daripada dirut PDAM langka sing Ngisi jabatane suka aku bae ws. Sing penting aja korupsi, kolusi dan Nepotisme. InsyaAllah saya siap 085226584xxx

Penulis adalah peminat masalah perburuhan

Tempat Sampah Dipindah

KEPADA Bapak Bupati Tegal lan PejaBat Terkait, Tulung Len sampean lewat desa KERTAYASA-KRAMAT ngrasakna daLane ANCUR mEN, aja Mung Lewat daLan ALUS t0k, wez pirang2 taun ra dAsPaL2. Q tErSiksa jb pan Lunga cz daLanE oRA KALAP. Radar ToloNg dMuaT!!! Trimz. 085642943xxx

PENDIDIKAN di Kota TEGAL bakal rusak, karena KS berprestasi dicopot jd GAM, Guru Asal Mangkat. Guru jd Pengawas, bagaimana bs membina KS? Membabi buta. 08882600xxx

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal

Penentuan waktu survei itu secara gamblang menggambarkan bahwa berapa pun kenaikan upah minimum buruh tentunya akan terlibas dengan laju inflasi. Begitu juga dengan tempat survei yang dipilih di pasar-pasar induk atau tradisional, yang tentu saja harganya akan jauh lebih rendah dari harga di tingkat retail. Di mana rantai perdagangannya masih pendek. Padahal, kenyataannya buruh selama ini lebih banyak berbelanja barang di toko-toko kelontong serta warung yang berada di sekitar tempat tinggalnya. Di mana harganya jelas berbeda karena panjangnya rantai perdagangan. Selanjutnya tentang dasar penetapan upah minimum, situasinya semakin terang ketika KHL serta survei harga di atas ternyata hanya digunakan sebagai salah satu bahan pertimbangan dalam penetapan upah minimum. Sebab, secara normatif ada pertimbangan lainnya dalam penetapan upah minimum. Yaitu, produktivitas (hasil perbandingan antara jumlah produk domestik regional bruto (PDRB) dengan jumlah tenaga kerja pada periode yang sama); pertumbuhan ekonomi (merupakan pertumbuhan nilai PDRB); serta usaha yang paling tidak mampu. Tentu saja hal ini merupakan kekejian tersendiri yang secara vulgar menggerus dasar pengertian dari upah minimum. Ke depan, sekali lagi kita mesti meninjau mekanisme penetapan upah minimum yang ada. Sebab, kecenderungannya kebijakan ini justru mempertahankan politik upah murah. Sudah selayaknya buruh mendapatkan hak-haknya agar bisa hidup lebih laik. (*)

Patang Wulan Ra Metu PA Dirut PDAM Tegal, tolong air di Jln Kapt Sudibyo wis 4 bl ra metu2, kandege bayare mundak, wis lapor pirang2 ra direwes pibe donge, aja njalok duite tok 081548074xxx

Nasib Penjaga Sekolah ASLMUALKUM... Q pan melu ngresula kyeh, pmen donge nasibe penjaga sekolah ky q sng ijazahe kur SMP tok kpn ddi PNS se? Mhon dprjuangkn angger pmerntah melas. 081902131xxx

Bolong dan Kroak KALIGUNG Slawi bolong... kroak.. lunyu lan banjir yen udan.. sangat

membahayakan..!! Primen kaya kuwe.. pemerentah laka dana..? Mbokan pan iuran dinggo ndandani ya aku gelem..!! 085250608xxx

Aja Nggorohi Wargane KYE aq pan melu ngresula, tulung Bapak Camat Pangkah, pamong, sekdes, aja pd ngoroi wargane. gawe akte tanah wis regane larang suwe maning kanti pirang2. wulan pribe. tulung disampaikena neng bawahane. Sadarunge dilaknat gusti Allah. 08170757xxx

Kaligung Emas Nyaman TRIMS PT. KA, dg telah dilayaninya KA Kaligung Emas yg nyaman. Pancen wis wayahe wong Tegal dsk dilayani yg bagus dan nyaman. 085642678xxx

Esih Adol Maning RUBRIK ngresula, Pak polisi pimen kyeh kae sing adol ciu nang pertelon pabrik teh gopek jare wis digrebek, buktine saiki esih adol maning lawange buka separo tok tapi sing tuku pirang2, nek bongkaran ciu truk’e mepet lawang,warga wis mulai resah kyeh pak polisi, tulung diusut tuntas, maturnuwun... 085729088xxx

Dijamin Ora Lulus MELU ngresula lah. He,he,he... Layanan SIM nang Polres Tegal pancen lucu. Konfirmasine nggwe SIM ra pan mbebani peserta tes. Tapine peserta ws bisa nebak dijamin ora lulus tese sanajan bisa nggarap tes 1. Tapi lewat calo sing nteke meh 400an sìap/cpet dadine. Kepriben kyeh sng bner ndi. Kongkalingkong? 081803993xxx

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS 08159440722, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Bagi tiga pengirim Ngresula yang beruntung masing-masing mendapatkan dua dus (200 gr) susu bubuk kedelai produk AFIS Tiap Harinya. Produk tersebut dapat diambil di Kantor Radar Tegal dengan menyerahkan fotocopy KTP dan menunjukan no HP anda.


CMYK

SENIN, 20 DESEMBER 2010

METROPOLIS

3

RADAR TEGAL

Upah Buruh TPI Harus Diperhatikan Terkait Pelaksanaan Pengalihan Pengelolaan Tiga TPI

KETENAGAKERJAAN Jaminan Hari Tua Hak Pekerja

WALAPUN secara resmi Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur soal pengalihan atau pelimpahan tiga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) ke Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal telah ditetapkan hampir satu tahun, namun sesuai rencana penyerahan pengelolaan tiga TPI baru dilaksanakan pada 31 Desember 2010. Sehingga, terhitung sejak 1 Januari 2011 pengelolaan tiga TPI

yang ada di Kota Tegal menjadi tanggungjawab mutlak pemkot. Terkait hal ini, agar minimnya upah karyawan (buruh) TPI tak terjadi, maka pemkot juga diminta untuk memikirkannya. TARGET DINAIKKAN Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tegal Rachmat Rahardjo mengatakan, Perda pengelolaan TPI yang menjadi dasar pelimpahan, telah ditetapkan. Namun, lanjut dia, secara detail atau teknis pelaksanaannya bakal diatur dalam Peraturan Walikota (Perwalkot). Karenanya, menurut Rachmat, Perwalkot harus secepatnya disiapkan. Sebelum 31 Desember 2010, Perwalkot sudah harus siap 100

persen. Sebab, beberapa waktu lalu, Perwalkot yang mengatur pelaksanaan atau pengelolaan baru sekitar 75 persen. ’’Selain pengecekan lapangan, dalam waktu dekat kami juga akan meminta klarifikasi soal kesiapan pemkot mengelola tiga TPI pada Dinas Pertanian dan Kelautan (Dislatan),’’ tandasnya. ’’Jangan sampai pemprov menyerahkan pengelolaanya, tapi pemkot tak siap,” lanjut Rachmat menegaskan. Dijelaskan Rachmat, selain soal kesiapan pengelolaan TPI, dengan pelimpahan pengelolaan tiga TPI Pemkot juga harus memikirkan nasib ke hal 9 kol 1

M. SAEKHUN/RATEG

TURUNKAN IKAN - Sejumlah nelayan menurunkan hasil tangkapan dari kapal untuk dilelangkan di TPI Pelabuhan Kota Tegal.

Pemkot Siapkan Perwalkot KIP

JAMINAN hari tua merupakan hak setiap pekerja yang akan dinikmati di usia tertentu. Untuk itu, setiap perusahaan harus memperhatikan jaminan hari tua setiap karyawan atau tenaga kerjanya sehingga mampu mendukung dan meningkatkan etos kerja. PROGRAM PERLINDUNGAN Kepala Cabang PT Jamsostek Tegal Achmad Gunawan mengatakan, program jaminan sosial merupakan program perlindungan yang bersifat dasar bagi tenaga kerja. Tujuannya, untuk menjamin adanya keamanan dan kepastian terhadap resiko-resiko sosial ekonomi. Jaminan hari tua sekaligus menjadi sarana penjamin arus penerimaan penghasilan bagi tenaga kerja dan keluarganya, akibat terjadinya resiko-resiko dengan pembiayaan yang terjangkau oleh pengusaha dan tenaga kerja. Program jaminan hari tua ditujukan sebagai pengganti terputusnya penghasilan tenaga kerja karena meninggal, cacat atau hari tua, dan

Kota/Kabupaten Wajib Dirikan PPID PEMERINTAH Kota (Pemkot) Tegal akan membuat Peraturan Walikota (Perwalkot) yang mengatur tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Ini sebagai dasar hukum yang digunakan badan pelayanan publik dalam memberikan informasi kepada masyarakat. Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Tegal Khaerul Huda mengatakan, Perwalkot tersebut juga sebagai pendorong atau tindak lanjut dari Undang-Undang (UU) No. 14 Tahun 2008 tentang KIP, yang mulai diberlakukan sejak 1 Mei lalu. ke hal 9 kol 1

ke hal 9 kol 1

PENDAPATAN

ABIDIN ABROR/RATEG

TIDAK MELAUT – Sejumlah nelayan sedang memperbaiki jarring (jala) yang rusak. Karena gelombang laut tinggi, para nelayan kecil asal Kota Tegal terpaksa menganggur tanpa penghasilan.

Musim Paceklik Menghadang Nelayan M. SAEKHUN/RATEG

BAHAS RAPERDA - Komisi II DPRD Kota Tegal bersama instansi terkait di lingkungan Pemkot Tegal, Kantor Pajak Pratama, serta ESDM Provinsi Jateng menyelesaikan pembahasan draft Raperda BPHTB.

Pemkot Diminta Siapkan Aparatur MULAI tahun 2011, Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dialihkan ke pemerintah daerah (pemda), yang awalnya menjadi hak pemerintah pusat. Agar pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur masalah BPHTB bisa dilaksanakan secara maksimal, maka Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal melalui Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (DPPKAD) untuk menyiapkan aparaturnya. ke hal 9 kol 5

SOSIAL

MENCOBA BERTAHAN

dalam Keprihatinan NASIB nelayan tradisional kini benar-benar memprihatinkan. Terlebih dengan cuaca yang tak menentu seperti saat ini. Ketinggian gelombang (ombak) Laut Jawa mencapai sekitar lima meter. Keadaan laut yang kurang bersahabat seperti saat ini menyebabkan banyak kapal yang tak

beroperasi. Akibat banyaknya kapal-kapal yang tak melaut seperti di Dermaga Jongor, Kelurahan Tegal Sari, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, menyebabkan dermaga penuh sesak. Di tempat ini, ratusan unit kapal ke hal 9 kol 1

M. SAEKHUN/RATEG

MENJULANG TINGGI - Sebuah tower salah satu perusahaan selular yang ada di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Tegal, menjulang tinggi dan cukup membahayakan bagi warga sekitarnya.

Kota ’Bahari’ Jadi Hutan Tower Harus Diberlakukan Tower Bersama KOTA Tegal yang memiliki luas wilayah cukup sempit -karena hanya terdiri dari 4 kecamatan dan 27 kelurahan- ternyata akhir-akhir ini bagaikan hutan tower. Hampir setiap titik terdapat tower selular yang menjulang tinggi. Hal ini membuat pemandangan tak ke hal 9 kol 5

Pemilihan RT Ala Warga RT 04 RW 03, Tunon, Kecamatan Tegal Selatan

Digelar Selayaknya Pemilu, Pemenang Diarak Keliling Kampung ADI MULYADI/RATEG

SERAHKAN BANTUAN - Walikota Tegal Ikmal Jaya (kiri) secara simbolis menyerahkan bantuan kepada petani dan nelayan.

Petani dan Nelayan Takut Terima Bantuan SEBAGIAN petani dan nelayan Kota Tegal takut menerima bantuan yang diberikan oleh pemerintah. Alasannya, mereka enggan bersinggungan dengan hukum, seperti yang dialami Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Cabawan, Kecamatan Margadana, Kota Tegal, beberapa waktu lalu. Ini disampaikan Ketua Kelompok Tani Tri Mulya II, Kalinyamat Kulon, Asmawi Aziz di hadapan Walikota Tegal Ikmal Jaya dan jajarannya, saat akan menerima bantuan dari Dinas Kelautan dan Pertanian (Dislatan) Kota Tegal Minggu (19/12). ke hal 9 kol 5

CMYK

Lazimya dalam pemilihan ketua RT adalah dengan cara ditunjuk secara langsung atau dengan voting warga. Namun, di RT 04 RW 03, Kelurahan Tunon, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal, tidak demikian. Seperti apa? LAPORAN: ADI MULYADI HALAMAN rumah Sayi, warga Jalan Kendari No. 50, RT 04 RW 03, Tunon, Tegal Selatan, Kota Tegal, Minggu (19/12) pagi nampak dikerumuni ratusan orang. Wajah mereka nampak penasaran melihat sebuah acara di sana. Tarub (tenda) yang berdiri dan banyaknya stiker yang ditempel menambah maraknya acara tersebut. Bilik suara dan tempat pendaftaran yang dijaga panitia, menambah penasaran orang yang melihatnya. Selidik

FOTO-FOTO: ADI MULYADI/RATEG

DIARAK - Ketua RT terpilih diarak keliling kampung dengan diiringi rebana (foto kiri). Seorang warga sedang menyalurkan hak suaranya di bilik suara (foto kanan).

punya selidik di lokasi ini rupanya sedang digelar sebuah pesta demokrasi pemilihan ketua RT setempat. UNTUK PEMBELAJARAN Ibarat dalam pemilihan presiden (pilpres) atau kepala daerah (pilkada), suara pendukung calon RT menyeruak ketika penghitungan suara dimulai. Hingga akhirnya, munculah nama seseorang yang mendapatkan suara terbanyak yakni Nasori. Dengan begitu, Nasori memenangkan pesta demokrasi tersebut dan sah menjadi ketua RT 04 RW 03, Tunon. Seketika itu pula Nasori diangkat oleh puluhan pendukungnya dan diarak keliling kampung dengan diiringi musik rebana. Lebai atau Modin setempat Khaerudin Ahmad mengatakan, ide pemilihan ketua RT dengan cara seperti pemilu muncul pada saat rapat pertemuan RT. Semua warga setuju pemilihan RT dengan cara layaknya pemilihan presiden, kepala daerah, atau anggota legislatif. ke hal 9 kol 1


PEMALANG

4

SENIN 20 DESEMBER 2010

RADAR TEGAL

Pengurus Berani Belajar dari Pengalaman Jelang Musda III PAN

PENTOL RAH

DOK.ISTIMEWA

BERPPOSE – Dewan Direksi PSRG menyempatkan diri untuk berfoto bersama di sela-sela rapat kerja yang berlangsung di Agrowisata Tambi Wonosobo tanggal 13-16 Desember 2010 lalu.

Target Laba Tercapai, Karyawan Makin Sejahtera Rapat Kerja Pringsewu Restaurant Group 2010/ 2011

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

SOSIALISASI - Kepala Perwakilan Radar Pemalang Embong Sriyadi melakukan sosialisasi di hadapan kepala SD se-UPPK Pemalang, disaksikan kepala UPPK Pemalang Drs Suwito yang didampingi sejumlah pengawas.

UPPK Pemalang Jalin Kemitraan dengan Radar PEMALANG – UPPK (Unit Pengelola Pendidikan Kecamatan) Pemalang melakukan rapat koordinasi dan sosialisasi terhadap sejumlah pengawas di lingkungannya. Dalam acara tersebut, UPPK juga menggandeng pimpinan dan staf pemasaran/redaksi Radar Pemalang untuk melakukan pemaparan dan visi misi koran harian ini, Kamis (16/12) di ruang pertemuan SDN 06 Kebondalem Kecamatan/ Kabupaten Pemalang. Pada kesempatan tersebut, Kepala UPPK Pemalang Drs C Suwito melakukan sosialisasi informasi soal kedinasan dan pembinaan kepada kepala sekolah, perkenalan pengawas baru serta sosialisasi tentang informasi Permendiknas 28 tahun 2010 tentang penugasan guru menjadi kepela sekolah dan Permendikanas Nomor 15 tahun 2010 tentang standarisasi pelayanan minimal (SPN) untuk kalangan pendidikan dasar di Kabupaten/Kota. Kegiatan yang berlangsung gayeng ini sangat direspon oleh kepala sekolah yang hadir. Disamping itu, kepala UPPK yang selalu tampil sederhana dan humoris membuat peserta rapat terlihat lancar. “Intinya semua yang saya paparkan untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten Pemalang. Untuk itu, tampilnya para pengawas baru di UPPK Pemalang diharapkan akan memacu kinerja semua kepala sekolah agar lebih meningkat dari sebelumnya. Semua demi kemajuan anak didik kita,” tegasnya di depan forum kepala sekolah. Di tempat yang sama, Kepala UPPK Pemalang juga memberikan waktu kepada Kepala Perwakilan Radar Pemalang Embong Sriyadi untuk menyampaikan pemaparan, berkaitan dengan redaksi dan marketing Radar Pemalang. Dalam kesempatan tersebut, Embong menegaskan, pentingnya kemitraan antar lembaga perusahaan surat kabar dengan lembaga pendidikan. Sebab, pendidikan dan dunia pers, sejatinya satu mata rantai yang tak bisa dipisahkan. Maka untuk kepentingan pendidikan dibutuhkan kemitraan yang baik antara dua lembaga ini. ”Apa namanya prestasi jika tanpa dukungan dan kerja sama yang baik dengan pers, tentu saja nama besar peraih penghargaan bukanlah apa-apa. Namun jika kemitraan antar keduanya terjaga, prestasi akan senantiasa terpupuk untuk tetap membangun imej dalam mendapatkan prestasi yang lebih besar.” Embong berpesan, jangan takut untuk bermitra dengan Radar. “Kami tak meminta apa-apa sebab kemitraan dengan jalan berlangganan akan lebih berharga.” Kepala UPPK Pemalang Drs C Suwito mengatakan sangat merespon keberadaan Radar Pemalang di daerahnya yang selalu tampil komunikatif dan aspiratif bagi dunia pendidikan terutama di Pemalang. (mg1)

JELANG tutup tahun 2010, Pringsewu Restaurant Group (PSRG) yang terdiri dari 16 cabang dari seluruh area (Utara, Timur, dan Tengah) menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) tahunan. Raker Dihadiri seluruh manajer dari masing-masing cabang, serta jajaran direksi, termasuk Direktur Utama PT. Pringsewu Cemerlang Ir H. Bambang Riyadi MM. Raker tahunan dilaksanakan di Agrowisata Tambi, Wonosobo, selama empat hari mulai tanggal 13 hingga 16 Desember 2010. Pemilihan lokasi di area perkebunan teh yang sejuk dan tenang tidak lain agar para peserta Raker dapat lebih berkonsentrasi serta rileks dalam menyampaikan materi. Raker kali ini diisi dengan Pemaparan Rencana Program

Kerja dan Rencana Anggaran Biaya 2011 yang dipresentasikan di hadapan jajaran direksi serta Direktur Utama. Acara ditutup dengan Factory Tour ke kebun dan Pabrik pengolahan teh serta dilanjutkan mengunjungi Dieng Plateu. Melalui Raker seperti ini, diharapkan Program Kerja yang telah direncanakan oleh pimpinan cabang untuk dilaksanakan pada tahun 2011 dapat berjalan sempurna, terutama setelah mendapat masukan dan koreksi dari Direktur Bidang terkait yaitu Direktur Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia, Bidang Keuangan, Bidang Pemasaran, Bidang Pelayanan, Bidang Produksi, dan Bidang Perawatan & Kontrol Fasilitas. Budaya Komunikasi organisasi memang sangat dikembangkan di PSRG, terutama The Equalitarian Style. Aspek penting gaya komunikasi ini ialah adanya landasan kesamaan. Gaya Komunikasi seperti ini ditandai dengan berla-

kunya arus penyebaran pesanpesan verbal secara lisan maupun tertulis yang bersifat dua arah. Dalam gaya komunikasi yang diadopsi oleh PSRG ini, tindak komunikasi dilakukan secara terbuka. Artinya, setiap anggota organisasi dapat mengungkapkan gagasan ataupun pendapat dalam suasana yang rileks dan lebih santai. Dalam suasana yang demikian, memungkinkan setiap anggota organisasi mencapai kesepakatan dan pengertian bersama. Hasilnya adalah kebijakankebijakan yang diputuskan serta program kerja yang makin matang, yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing cabang. Tentunya dengan program yang matang, diharapkan target perusahaan untuk memperoleh laba pun dapat tercapai, efeknya karyawan juga akan makin sejahtera, terutama dengan system Internal Quality Service (IQS) yang dijalankan di PSRG. (embong sriyadi)

PEMALANG – Pengurus DPD PAN harus berani belajar dari pengalaman selama lima tahun kepengurusan lalu, apa yang telah diraih dan yang belum. Hal itu diungkapkan Seksi Pendaftaran dan Pemilihan Steering Committee Musda III PAN Pemalang Drs. Puji Dwi Darmoko dalam press releasenya menjelang akan digelarnya Musda partainya di Sekretariatnya, Minggu (18/12) kemarin. ”Tidak adanya pimpinan partai yang kharismatik itu mengharuskan kepemimpinan kolegial yang dikedepankan. Jaringan, fungsi dan mekanisme partai menjadi suatu keniscayaan yang harus dipenuhi,” ungkapnya. Karena itu, lanjut Puji Dwi Darmoko, dibutuhkan kearifan dari semua kader PAN untuk memberikan peluang yang sama kepada siapapun. Apalagi kader PAN yang mempunyai komitmen bagi kemajuan dan pengembangan partai untuk ikut serta menyumbangkan tenaga dan pemikirannya dalam Pemilihan Ketua dan Anggota Formatur nanti. ”Melihat fenomena yang berkembang menjelang Musda PAN, Steering Committee menyerukan kepada seluruh kader dan calon peserta Musda agar tetap menjaga iklim demokrasi yang kondusif dan dinamis serta menjaga diri dari upaya atau gerakan melakukan dikotomi di antara pengurus, kader dan simpatisan,” katanya. Dia menambahkan, perlunya menyampaikan hal itu karena adanya gelagat-gelagat yang akan mengganggu jalannya Musda. ”Untuk itu, yang perlu dipikirkan dan dipersiapkan bagaimana Musda PAN bisa

dok.rateg

Puji Dwi Darmoko

berjalan dengan baik dan lancar serta menghasilkan pokokpokok pikiran yang memberikan solusi terbaik untuk pemenangan pemilu mendatang.” Puji Dwi Darmoko menjelaskan, Musda PAN III Kabupaten Pemalang yang akan dilaksanakan tanggal 6-7 Februari 2011 di GOR Jokam Taman Pemalang nanti, agaknya sedikit berbeda dengan sebelumnya. Sebab, setiap calon ketua nanti harus mendapatkan rekomendasi dari DPW & DPP PAN. ”Hal itu dilatarbelakangi upaya meminimalisasi sekecil mungkin adanya praktek-praktek money politics dan adanya calon yang berasal dari kader non struktural,” terangnya. Lebih lanjut dia menjelaskan dalam gelar Musda III PAN nanti, ada beberapa tahapan yang harus dilalui. Pertama tahapan pendaftaran peserta Musda paling lambat tanggal 01 Februari 2011 pukul 24.00 WIB. Kedua tahap pendaftaran bakal calon ketua/ketua formatur, anggota formatur dan ketua MPP. Berkas pendaftaran dapat diambil di pantia mulai tanggal 20 Desember 2010 s/d 26 Desember 2010 dan dikembalikan tanggal 27 Desember 2010 s/d 02 Januari 2011. (mg1)

Bank Jateng Pemalang Roadshow “TabunganKu” ke Sekolah-sekolah

Upaya Tumbuhkan Kebiasaan Gemar Menabung bagi Pelajar Setelah meluncurkan tabungan siswa di Kecamatan Moga, Rabu (15/12) lalu, Bank Jateng Cabang Pemalang mengadakan roadshow ke sekolahsekolah. LAPORAN: SUMITRO UPAYA menumbuhkan dan menanamkan kebiasaan gemar menabung bagi pelajar tersebut digelar di SMA N 2 dan SMP N 2 Pemalang, Selasa - Jumat (1417/12). Pemasaran Bank Jateng Cabang Pemalang yang juga ketua Tim Roadshow Tabunganku, M Yuda Negara SH MM mengungkapkan, gelaran roadshow merupakan wujud komitmen dan kepedulian Bank Jateng terhadap kemajuan dunia pendidikan. Selain itu juga implementasi dari Gerakan Indonesia

SUMITRO / RADAR PEMALANG

SAMBUTAN - Didampingi Tim Pemasaran Bank Jateng, M Yuda Negara, KS SMA N 2 Pemalang Edi Nur Sukamto, tengah menyampaikan sambutan sosialisasi Tabunganku, Selasa (14/ 12).

Menabung yang dicanangkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 20 Februari 2010 lalu. “Pelajar harus terus dipupuk sejak dini untuk gemar menabung. Karena dari kebiasaan menabung, pelajar secara lang-

sung dididik untuk menentukan masa depannya sendiri,” terang dia. Untuk lebih menarik minat pelajar, TabunganKu tidak mengenakan biaya administrasi pada saat pembukaan rekening. Cukup dengan setoran awal

sebesar Rp 20.000, nasabah pelajar sudah bisa memiliki rekening tabungan sendiri. Tidak dikenakannya biaya administrasi ini sebagai respon Bank Jateng terhadap kebutuhan masyarakat kecil. Utamanya produk tabungan dengan biaya yang murah dan terjangkau seluruh lapisan. Divisi acara, Sony Ferry Hariyanto, menjelaskan, sosialisasi TabunganKu di sekolahsekolah penyelenggaraannya dikemas semenarik mungkin, dengan konsep bermain sambil belajar. Hal ini seperti yang dilaksanakan saat sosialisasi di SMA N 2 Pemalang, Selasa (14/ 12) dan SMP N 2 Pemalang, Jumat (17/12). “Ratusan pelajar sangat antusias mengikuti permainan yang ada, kami juga menyediakan berbagai hadiah dan bingkisan menarik yang bisa didapatkan secara cuma-cuma,” tuturnya kepada Radar. Kepala Sekolah SMA N 2

Pemalang Nur Edi Sukamto mengungkapkan bahwa dirinya selaku kasek mendukung kegiatan Bank Jateng dalam upayanya memajukan dunia pendidikan. Karena selain membantu pihak sekolah, Program TabunganKu Bank Jateng juga turut menanamkan kesadaran siswasiswinya dalam merencanakan masa depannya. “SMA Negeri 2 Pemalang mendukung TabunganKu Bank Jateng. Apalagi dengan adanya TabunganKu siswa merasa terbantu kalau mau mengadakan kegiatan. Salah satunya pada acara piknik yang kami adakan setiap tahun,” kata dia. Sebagai wujud dukungan, lanjut Sukamto, sebelumnya pihak SMA N 2 Pemalang meneken nota kesepahaman atau Master of Understanding dengan Bank Jateng. Kerjasama yang lantas diapresiasi siswa-siswinya, dengan mengisi form pembukaan rekening baru TabunganKu, diakhiri gelaran roadshow. (*)


SENIN 20 DESEMBER 2010

TEGAL METROPOLIS

5

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Jum’at dan Sabtu Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

Trotoar Beralih Fungsi SEBAGIAN trotoar di Kota Tegal banyak dikeluhkan pejalan kaki. Mereka mengeluh karena banyak pemilik toko yang menempatkan dagangannya hingga meluber ke atas trotoar. Ditambah lagi sejumlah pedagang yang berjualan di atas trotoar, sehingga kenyamnan pejalan kaki di atas trotoar menjadi terganggu. Wuryanti (44) saat melintas di Jalan Sultan Agung, Kota Tegal, mengatakan, keberadaan trotoar seharusnya menjadi hak

pejalan kaki. Tetapi, pada praktIknya trotoar banyak dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi, seperti untuk berjualan, tempat parkir sepeda motor, dan sebagainya. Akibatnya, lanjut Wuryanti, tidak sedikit pejalan kaki yang turun ke jalan sehingga bisa mengganggu pengguna kendaraan dan mengancam keselamatan pejalan kaki sendiri. Apalagi jika malam hari, sebagian besar trotoar ditutup tenda oleh pedagang sehingga tidak ada lagi tempat bagi pejalan kaki

untuk berjalan. Untuk kawasan tertentu, menurutnya, mungkin bisa dipahami karena sudah dikembangkan menjadi pusat lesehan atau usaha malam hari. Tetapi, di lokasi lainnya pedagang juga menerapkan hal yang sama, sehingga sebagai pejalan kaki dia merasa sangat tidak nyaman lagi saat melintas di atas trotoar. ’’Jika seperti ini, maka buat apa ada trotoar jika pejalan kaki harus berjalan di tepian jalan?” katanya. Hal senada diungkapkan

RIEZ PALACE HOTEL - Senin sampai Minggu Breakfast Promo Spesial Price (All You Can Eat) selama OktoberNovember 2010 dari pukul 07.00-10.00 WIB. Spesial Sop Buntut di abunawas Top Roof Resto. Mulai jam 19.00 selama bulan november 2010, Buka 24 Jam

Yeni (32), warga lainnya. Menurutnya, trotoar harus dikembalikan seperti fungsi utama, yaitu sebagai tempat pejalan kaki untuk melintas. Jika ada rambu larangan parkir, lanjut dia, maka sepeda motor jangan naik ke atas trotoar. Untuk pedagang, sebelum mendirikan lapak maka harus mempertimbangkan kembali kepentingan umum di atas kepentingan pribadi. Jika ada pejalan kaki yang berjalan di pinggir, maka jangan disalahkan karena trotoar ba-

nyak yang beralih fungsi menjadi tempat usaha atau sekadar display dari toko yang ada di pinggir jalan. Untuk itu, dia berharap agar pemerintah melalui instansi terkait bisa lebih tegas dan menata kembali, sehingga trotoar bisa berfungsi sebagai tempat pejalan kaki dan bukan sebagai tempat usaha. ’’Jika seenaknya seperti ini, maka buat apa trotoar berulang kali dibongkar dan diganti yang baru?” ujarnya dengan setengah bertanya. (gun)

29 Grup Band Adu Kebolehan Meriahkan HUT PKBM ke-12

ABIDIN ABROR/RATEG

DISAMBUT HARU - Seorang jamaah haji setibanya di Pendopo Ki Gede Sebayu, Balaikota Tegal, disambut haru oleh keluarganya.

Isak Tangis Warnai Kedatangan Jamaah Haji Satu Orang Meninggal Dunia SETELAH menempuh perjalanan dari Bandara Adi Sumarmo, Solo, Sabtu (18/12) jamaah haji asal Kota Tegal akhirnya tiba di kampung halaman (Kota Tegal, Red). Jamaah haji tiba di Kota Tegal sekitar pukul 06.00 WIB. Sesampainya di halaman Pendopo Ki Gede Se-

bayu, Balaikota Tegal, ratusan jamaah haji langsung disambut isak tangis sanak keluarga yang menjemputnya. Bahagia bercampur haru menjadi pemandangan tersendiri saat itu. Saat pintu gerbang balaikota dibuka, keluarga jamaah haji berlarian menyambutnya. Karena, sesuai aturan, mereka yang boleh masuk di areal pendopo hanya orang-orang tertentu.

Wakil Walikota (Wawalkot) Tegal Habib Ali Z.A. saat menjemput kedatangan jemaah haji turut terharu dan menangis. Dari sebanyak 322 jamaah haji, menurut Suwarso dari Kantor Kementerian Agama Kota Tegal, satu orang jamaah haji asal Kota Tegal meninggal dunia di tanah suci. ’’Satu orang jamaah haji Kota Tegal meninggal di sana,” kata Suwarso kepada Radar saat menunggu tibanya jamaah haji. (din)

SEBANYAK 29 grup band yang berasal dari Kota Tegal dan sekitarnya Sabtu (18/12) siang bertempat di Kantor Kelurahan Kraton, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, adu kebolehan dalam festival band akhir tahun sekaligus peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) ke-12. Festival band dibuka langsung Pembina PKBM Tebar sekaligus Anggota DPRD Kota Tegal M. Nursholeh. Menurut Nursholeh, ajang ini merupakan kegiatan yang sangat positif, sebab melalui festival band ini pemuda bisa melakukan kreasi sekaligus prestasi. Kegiatan ini juga sekaligus sebagai bentuk pengarahan kegiatan atau aktivitas pemuda, agar tak terjermus ke hal-hal yang bersifat negatif. Sehingga Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal perlu mendukung kegiatan semacam ini, agar generasai muda Kota Tegal bisa terselematkan dari penggunaan narkoba maupun kegiatan negatif lainya. ’’PKBM Tebar merupakan kegiatan masyarakat yang peduli terhadap masalah pendidikan, sehingga kami nilai sudah selayaknya Pemkot mendukungnya. Bukan hanya moril, tapi dukungan materiil yang memadai,’’ tandasnya. ’’Sehingga masyarakat yang kurang beruntung, karena tak bisa mengikuti pendidikan formal, baik SD, SMP maupun SMP bisa ikut Kelompok Belajar

(Kejar) Paket A, B, dan C di PKBM Tebar. Hal ini juga seirama, untuk kesuksesan program ’Tegal Cerdas’ tahun 2011,” lanjut Nursholeh. Ketua PKBM Tebar Edi Purwono mengungkapkan, festival band kali ini sengaja dilaksanakan untuk mengenalkan sekaligus mendekatkan PKBM Tebar dengan masyarakat. Saat ini PKBM Tebar melakukan aktivitas belajar mengajar, baik Paket A, B maupun C. Sehingga melalui momen festival band kali ini, PKBM bisa memberikan hiburan pada masyarakat. Sedangkan tujuannya, untuk memberikan aprsesiasi atau menampung pecinta musik serta mencari bibit grup band. ’’Kami cukup bangga, karena festival kali ini diikuti 29 grup band. Baik yang berasal dari Kota Tegal maupun luar kota. Hal membuktikan, kalau eksistemsi PKBM Tebar sudah dikenal masayarakat,’’ katanya. ’’Sedangkan aturannya, setiap band menyayikan dua lagu yakni lagu wajib dan pilihan. Untuk lagu wajib ada tiga antara lain, Bendera (Coklat), GebyarGebyar (Gombloh), dan Garuda di Dadaku (Netral). Sedangkan lagu pilihan bebas, dengan kriteria lagu indonesia,” lanjut Edi sambil menyatakan, ini merupakan festival band yang kali pertama dilaksanakan PKBM Tebar. Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Non Formal dan Informal Dinas Pendidikan (Disdik) Pemkot Tegal M. Lachmin A. menyatakan, pihaknya sangat mendukung kegiatan PKBM Tebar. (hun)

Menguji Adrenalin di atas Ketinggian

Hobi Ekstrem dengan Tehnik Tinggi LINTAS Pengamen Tolak Dianggap Memaksa Pengunjung SEJUMLAH pengamen jalanan yang kerap beroperasi di kawasan Tegal Laka-laka menolak jika dikatakan meminta secara paksa kepada pengunjung atau warga. Anggapan miring tersebut, menurut mereka, tidak bisa dipukul rata karena tidak semua pengamen melakukan hal yang selama ini dituduhkan. Momo, seorang pengamen mengatakan, pengamen jalanan bukanlah musuh atau sesuatu yang harus ditakuti. Bahkan sebagian pengamen jalanan memiliki potensi dibidang musik tetapi keterbatasan yang ada membuat mereka menjalani hidup di jalanan. Penghasilan secara ekonomi yang kurang mencukupi membuat pengamen jalanan mencari tambahan rejeki dengan bernyanyi menggunakan berbagai alat musik, sekaligus menghibur masyarakat. Tetapi, ada saja yang menganggap kehadiran pengamen sekedar iseng dan kerap mendapatkan cibiran. Dia dan beberapa pengamen jalanan lainnya mengaku tidak pernah memaksa saat mengamen. Diberi ucapan terima kasih dengan senyuman saja sudah cukup. Tetapi, pihaknya juga tidak menolak jika diberi sekadar uang receh karena bagi pengamen jalanan inilah salah satu cara untuk menyambung hidup. Semuanya tidak bisa disamaratakan. Pasalnya, menurut dia, pengamen yang ada saat ini tidak hanya dari Kota Tegal ada juga dari luar kota. Sehingga tidak semua pengamen melakukan hal-hal yang dituduhkan selama ini. ’’Kami hanya mencari recehan, jika tidak diberi kami juga puas meskipun hanya mendapatkan senyum dan ucapatan terima kasih,” katanya. (gun)

Beragam hobi saat ini banyak digeluti kawula muda. Tetapi, ada hobi yang cukup ekstrem yang sekarang banyak diminati yaitu panjat tebing. Apa saja persiapan sebelum menguji adrenalin di atas ketinggian LAPORAN: R. GUNAWAN MINGGU (19/12) pagi ada pemandangan menarik di belakang Gedung Olahraga (GOR) Wisanggeni, Kota Tegal. Sejumlah remaja nampak asik bergelayutan dengan seutas tali, menapaki tebing buatan. Meski dengan nafas terengalengal, tangan-tangan itu dengan kuat mencengkram bongkahan pegangan untuk bis amencapai puncak. Di bawah, seorang rekannya nampak mengamati dan menjaga keseimbangan tali sebagai salah satu bagian dari keselamatan panjat tebing. Komar (14) mengaku, dia senang dengan panjat tebing karena memacu adrenalin lebih tinggi dibandingkan olahraga lainnya. Tetapi, untuk bisa

melakukan itu semua membutuhkan waktu cukup lama serta latihan teratur, sehingga semua tehnik bisa dikuasai sehingga tetap aman. Awalnya, dia juga merasa takut saat berada di atas ketinggian. Tetapi, lama kelamaan dia menjadi terbiasa dan semakin tertantang untuk melakukan panjat tebing, sekaligus menaklukkan rintangan dengan cepat. Menurutnya, ada kepuasan tersendiri saat bisa mencapai puncak dan melihat daratan dari atas. Rasa lelah, takut, dan sebagainya sirna seketika saat menjejakkan kaki di puncak. TEKNIK DAN PERALATAN Tetapi, olahraga ini membutuhkan tehnik dan latihan yang harus diawasi oleh meraka yang betul-betul profesional, sehingga bisa aman. Meski baru beberapa tahun menekuni hobi ekstrem tersebut, dia mengaku akan terus menapaki setiap rintangan, meski harus mengeluarkan seluruh tenaganya sehingga bisa sampai ke puncak. ’’Rasa lelah dan cemas terbayar lunas saat berhasil mencapai puncak,” katanya. Adi (18) membenarkan jika panjang tebing merupakan salah satu olahraga ekstrem

yang membutuhkan sarana dan peralatan khusus. Dengan sarana dan pendukung keselamatan yang memadai, maka semuanya bisa dilakukan melalui latihan-latihan rutin sehingga kemampuan mencengkram, menginjak, dan sebagainya bisa terus terasah. Kesabaran dan ketepatan memilih pijakan menjadi salah satu strategi, sehingga semua rintangan bisa dihadapi dengan mudah. Hanya saja, tidak semua orang berani dan bisa melakukan ini karena membutuhkan keberanian dan mental baja. ’’Semakin tinggi jam terbang, maka kemampuan akan semakin bertambah sehingga bisa meningkatkan tehnik yang dimiliki,” terangnya. Agus (17) menuturkan, panjang tebing baik di alam bebas atau di tebing buatan semuanya membutuhkan tehnik serta mental yang kuat. Pasalnya, saat bergelayutan di atas ketinggian, seorang pemanjat tebing harus bisa mengatur nafas dengan baik sehingga mampu mencapai puncak. Kekuatan tangan untuk mencengkram dan ketenangan menghadapi rintangan adalah

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

MENANTANG – Panjat tebing menjadi salah satu olahraga ekstrem yang mampu memacu adrenalin di atas ketinggian.

kuncinya. ’’Selama dilakukan sesuai dengan standar keselamatan yang ada, maka olahraga ini

bisa dilakukan siapa saja yang ingin menguci nyali dan adrenalin di atas ketinggian,” ujarnya. (*)


SLAWI METROPOLIS

6

SENIN 20 DESEMBER 2010

RADAR TEGAL

KESEHATAN

Mobdin Kabag Pemerintahan Dicuri

Cek Kartu Jamkesda SLAWI - Kartu kepemilikan jaminan Kesehatan Masyarakat Daerah (Jamkesda), disinyalir banyak mengendap di perangkat desa dan belum diterimakan kepada yang berhak. Kondisi itu terbukti dengan adanya sejumlah warga, khususnya di pedesaan, yang belum menerima kartu itu meski data dirinya resmi tercantum dalam daftar penerima Jamkesda. Hal itu dikhawatirkan menjadi preseden buruk pada masyarakat dimasa mendatang. Bupati Tegal diharapkan segera menyikapi oknum perangkat desa nakal, yang menyimpan kartu Jamkesda milik warganya. DOK.RADAR SLAWI Wakhidin BA Fenomena itu terjadi belum lama ini di BLUD RSUD dr Soeselo Slawi, dimana seorang warga Desa Tuwel Bumijawa, ternyata memiliki kartu Jamkesda sesuai data di instansi terkait. Bahkan, dirinya resmi tercantum dalam daftar yang ada. Namun kenyataannya, kartu Jamkesda miliknya, sampai kini belum diterimakan kepada dirinya. Dari informasi yang didapat, kartu Jamkesdanya masih dipegang Kadesnya. “Kami baru mengetahui saat mengurus kartu Jamkesda di Kabupaten Tegal, karena kami ingin mendapatkan keringanan berobat sebagai masyarakat tidak mampu,” kata seorang warga Desa Tuwel yang keberatan disebut namanya, kepada Radar belum lama ini. Dikatakan, dari kondisi itu, dikhawatirkan tidak hanya perangkat Desa Tuwel yang menyimpan kartu Jamkesda milik warganya. Namun juga terjadi hal sama di desa lain. Jika memang benar fenomena itu terjadi, baiknya Bupati Tegal segera bersikap. Selain kasihan terhadap masyarakat desa, juga tidak menutup kemungkinan menjadi “bom waktu” yang bisa merugikan kebijakan Pemkab Tegal dimata masyarakat. Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal, Wakhidin BA dari FPKS, mengaku kaget, saat dikonfirmasi. Terutama karena masih adanya perangkat desa yang menyimpan kartu Jamkesda milik masyarakat dan terkesan enggan memberikan kepada yang berhak. “Itu jelas tindakan yang tidak benar. Memang perlu ada langkah tegas bagi perangkat nakal terkait kartu Jamkesda,” ucapnya. Menurut dia, Bupati Tegal harus bersikap dan menindak tegas oknum perangkat desa seperti itu. Pasalnya, sejak awal pembagian kartu Jamkesda, jelas disebutkan harus segera disosialisasikan dan pemasanganan pengumuman bagi warga penerima kartu Jamkesda. Dengan harapan, warga segera mengetahui dan segera mengambil kartu Jamkesda miliknya. “Ini ironi, jika memang ada perangkat yang tega menyimpan tanpa memberikan kepada warga yang berhak,” ujar Wakhidin. Sementara, langkah awal yang bakal dilakukan pihaknya, yakni segela melakukan klarifikasi. Kemudian hal ini akan dibahas pada tingkat komisi. Jika benar, pihaknya tidak segan memperingatkan dinas terkait untuk bersikap tegas terhadap perangkat desa yang nakal itu. (k1)

PEDULI

M GHONI/RADAR SLAWI

PENGOBATAN GRATIS - Sekitar 100 orang lebih di Desa Prupuk Utara Kecamatan Margasari mendapat pengobatan gratis. Terlihat sejumlah warga tengah diperiksa oleh tim medis.

HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

TURUN JALAN - Warga Desa Pagongan Kecamatan Dukuhturi dalam aksi penolakan pembangunan kios di lapangan desa setempat, kemarin.

Warga Gelar Aksi Pasang Spanduk Pro Kontra Pembangunan Kios Pagongan RATUSAN warga Desa Pagongan yang mewakili 23 RT menggelar aksi turun ke jalan yang dibarengi pemasangan spanduk penolakan terkait pembangunan kios di lapangan setempat, Minggu (19/12) sekitar pukul 10.00 WIB. Aksi penolakan pembangunan kios itu dilancarkan seiring keresahan warga yang mensiyalir areal kios belakangan ini sering digunakan ajang mesum pada malam hari. Selain dipicu hal tersebut, sejumlah warga juga meminta adanya transparansi harga sewa yang dinilai sangat memukul konsumen pengguna. Aksi pemasangan spanduk yang dikoordinir oleh salah satu angota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Sodikin tersebut dilakukan dibawah pengawalan Kapolsek Dukuhturi AKP Syafrudin dan personilnya, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. Aksi dimulai dengan membentangkan spanduk di pintu masuk gerbang desa. Spanduk tersebut berbunyi ‘Pemkab Harus Berani Bongkar Bangunan Kios Yang Salahi Aturan dan Tidak ber-IMB’. Massa selanjutnya berjalan menuju depan kantor kecamatan setempat dan kembali membentangkan spanduk yang bertuliskan ‘Wong Kecamatan Wis Disogok,

Dadine Meneng Bae Anane Kios’. Aksi dilanjutkan warga dengan berjalan kaki menuju balai desa untuk kembali membentangkan spanduk di sana. Usai melakukan pemasangan spanduk di balai desa, warga melanjutkan aksinya dengan membentangkan beberapa spanduk di areal kios yang berada di lapangan Desa Pagongan. Kapolsek Dukuhturi AKP Syafrudin berkesempatan mendatangi rumah Kades Pagongan Rahensis untuk mengajukan usulan mengajak warganya berdialog, terkait ketidakpuasan mereka dengan keberadaan kios. Namun, kades belum bersedia mengabulkan ajakan tersebut, dan memilih membiarkan dulu warganya mengeluarkan ganjalan yang selama ini masih ada terkait pembangunan kios. “Mungkin ada keinginan warga yang belum terealisasikan, yang membuat aksi pemasangan spanduk ini terjadi. Kita tunggu waktu yang pas untuk mempertemukan warga terkait penyampaian anspirasi yang belum terrealisasi,” ujarnya. Dia juga menyatakan terkait IMB sendiri saat ini masih dalam proses. Dia mengakui, saat ini ada 29 kios yang sudah berdiri, dimana harga sewanya mencapai Rp 40 juta untuk masa sewa selama 20 tahun. “Terkait areal tersebut disinyalir sering digunakan sebagai ajang mesum pada malam hari, kami sudah melakukan upaya pengajuan pema-

sangan lampu dan konsultasi dengan dinas penerangan jalan. Dan kami sudah mengupayakan petugas jaga malam untuk meminimalisir tindak kejahatan asusila di sana,” tegasnya. Hal senada juga dilontarkan Kapolsek Dukuhturi, dimana pihaknya tidak segan-segan akan melakukan tindakan tegas bila menemui aksi asusila diwilayah hukumnya. Ketika disinggung soal transparansi pembangunan kios sendiri, Rahensis mengaku, pihaknya telah mengakomodir masukan dari warganya lewat pertemuan yang sempat dilakukan. “Termasuk kami mengakomodir masukan dari warga untuk mengganti kepanitiaan pembangunan kios, yang sebelumnya dipegang oleh ketua BPD yakni Nyoman dan kini sudah diganti oleh salah satu warga yakni Arif Supriyanto. Termasuk mengganti bendahara yang tadinya dipengang oleh investor dan kini telah diserahkan pada salah satu warga di sini,” tegasnya. Sementara itu, salah satu angota BPD, Sodikin menyatakan, kegelisahan warga terkait transparansi, mencuat melihat harga sewa kios yang terlalu tinggi yang setara dengan banguan rumah mewah. Dia mengakui dari harga bangunan senilai Rp 27.500.000 yang dikeluarkan investor, melonjak ditataran harga sewa senilai Rp 40 juta. Jumlah ini sangatlah membebani konsumen. (her)

SLAWI - Mobil Dinas (Mobdin) Toyota Avanza warna hitam dengan Nopol G 9504 MP, Sabtu (18/12), dini hari digondol pencuri. Hilangnya Mobdin itu sendiri, sesuai informasi baru diketahui oleh pemakainya, yaitu Kabag Pemerintahan Pemkab Tegal, Fajar Rokhwidi SIP, pagi hari saat pihaknya terbangun. Peristiwa hilangnya Mobdin itu, saat ini menjadi berita hangat dikalangan PNS Pemkab Tegal. “Informasinya sih, Kabag Pemerintahan kaget dan sedikit shock, saat mengetahui Mobdinnya tidak ada di tempat parkir, saat dirinya terbangun,” kata sumber resmi yang enggan disebut namanya. Dikatakan, konon seperti biasa Mobdin yang setiap harinya dipakai sebagai kendaraan inventaris, selalu dibawa pulang usai kerja. Itupun hampir sama kebanyakan pejabat di Pemkab Tegal. Namun rupanya

hari itu apes bagi Kabag Pemerintahan Pemkab Tegal, karena sepertinya sudah ada pencuri yang mengincar dan berhasil menggondolnya. Sementara, Inspektur Inspektorat Pemkab Tegal, Muji Atmanto SH MM menjelaskan, pihaknya belum bisa bertindak karena belum ada laporan dari kepala SKPD terkait. Karena menurutnya prosedur yang harus dilakukan sesuai SK Mendagri Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Aset Daerah, baru bisa ditindaklanjuti setelah SKPD bersangkutan melaporkan kejadian kehilangan Mobdin dimaksud. “Kami masih menunggu laporan itu,” ucap Muji Atmanto. Sesuai aturan, setelah ada laporan pihaknya baru menindaklanjuti, kemudian dilaporkan kepada Majelis Tim Penetapan Tuntutan Ganti Rugi (MTPTGR) yang diketuai Sekda. (k1)

682 Bangunan Rusak Tersapu Angin Lisus JATINEGARA - Sebanyak 682 rumah yang ada di sembilan desa di Kecamatan Jatinegara, rusak total. Kerusakan terkjadi akibit bencana angin kencang yang terjadi, Jumat (17/12) sore kemarin. Sembilan Desa tersebut diantaranya Desa Jatinegara, Lebakwangi, Gantungan, Dukuhbangsa, Padasari, Wotgalih, Lembasari, Luwijawa, dan Tamansari. Menurut Camat Jatinegara, Suharinto melalui Kasi Pemerintahan Kecamatan Jatinegara Imam Warsito, mengatakan, data tersebut diperoleh dari laporan sejumlah kepala desa setempat dan masih bersifat sementara. Karena, laporan kerusakan itu belum disertai dengan keterangan rusak berat dan ringannya. “Kami mengintruksikan kepada semua kepala desa se-Kecamatan Jatinegara untuk segera melaporkan kejadian yang terjadi akibat angin kencang . Termasuk jumlah bangunan yang terkena. Ternyata, dari 17 Desa yang ada, baru ada sem-

bilan desa yang melaporkan,” katanya kepada Radar, Minggu (19/12) kemarin. Imam menambahkan, dari laporan yang masuk tersebut, diantaranya Desa Jatinegara ada 29 bangunan yang rusak, Desa Padasari ada 53 bangunan, Desa Tamansari ada 266 bangunan, Desa Wotgalih ada 204 bangunan, Desa Gantungan ada 63 bangunan, Desa Luwijawa ada 35 bangunan, Desa Lebakwangi ada 7 bangunan, dan Desa Lembasari ada 29 bangunan. Sementara Desa Dukuhbangsa, sampai dengan dengan ditulisnya berita ini, belum melaporkan. Padahal, di wilayah Desa Dukuhbangsa terdapat beberapa rumah warga yang rusak, ditambah lagi dengan robohnya tower Polsek Jatinegara dan rusaknya kantor UPTD satu atap. “Kita belum tahu, dari 682 bangunan tersebut, berapa yang tergolong rusak berat dan ringannya. Tapi, rata-rata yang terkena itu rumah warga dan rusakan ringan. (mg2)

Ratusan Warga Dapat Pengobatan Gratis MARGASARI - Seratus lebih warga Desa Prupuk Utara Kecamatan Margasari, Minggu (19/12), mendapat pengobatan gratis. Pengobatan bagi warga setempat, digelar oleh Forkommat dan BSMI bekerjasama dengan Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Mujahadah desa setempat. Tidak hanya orang dewasa, anak-anakpun banyak yang memanfaatkan kesempatan dengan berobat pada acara itu. Dari seratus lebih warga yang berobat, kebanyakan mereka mengalami sakit karena faktor usia dan juga faktor alam. Tidak ditemukan penyakin bermasalah yang serius, maupun penyakit yang berbahaya. Warga merasa senang dengan digelarnya pengobatan gratis itu. Mereka minta agar suatu saat bisa diselenggarakan kembali dengan kuota yang lebih banyak, termasuk juga mendatangkan dokter spesialis. “Pengobatan gratis ini semata untuk membantu warga yang sakit dan jauh dari lokasi Puskesmas maupun rumah sakit,” kata Ketua Forkommat Tegal, Ir Mujiono, kepada Radar, Minggu (19/12). Dikatakan Mujiono, selain bekerjasama dengan BSMI dan Ponpes Darul Mujahadah, kegiatan itu juga didukung oleh Indosat. Kegiatan tersebut tidak ada muatan politis apapun, melainkan murni sosial kemasyarakatan. Pengobatan gratis itu terbuka bagi siapapun, termasuk warga sekitar pesantren maupun santri, juga dapat memanfaatkan kesempatan pengobatan gratis itu. “Ini merupakan program rutin dan setiap tahunnya kami bekerjasama dengan Ponpes, yang kebetulan jaraknya jauh dari tempat pengobatan,” jelasnya. Disisi lain, dr Sofyan dari BMSI mengatakan, dari hasil pemeriksaan, pihaknya tidak menemukan warga yang mengidap penyakit serius dan membahayakan. Rata-rata sakit karena kecapean yang disebabkan faktor usia dan cuaca bagi orang dewasa. Sementara pada anak-anak, kebanyakan sakit akibat cuaca. “Mereka yang berobat juga kami beri obat gratis,” ujar Sofyan. (k1)

Dibalik Kegiatan Alumni SMA N 3 Tegal di Desa Pepedan

Rayakan 1 Muharram dengan Sunatan Massal Guna merayakan hari besar Islam 1 Muharram 1432 H / 2010 M, alumni SMA N 3 Tegal yang tergabung dalam “The Arisan 99”, memperingatinya dengan menggelar berbagai kegiatan. Seperti apa kegiatannya? LAPORAN : YERI NOVEL BERAWAL sejak Sabtu (18/ 12) kemarin, para Alumnus SMA N 3 Tegal angkatan 1999 yang tergabung dalam “The Arisan 99” ini, merayaan Hari Besar Islam dengan menggelar pasar murah. Hingga menjelang siang, kegiatan yang bertajuk

Grebeg Desa 2010 ini, diwarnai dengan pagelaran musik lokal. Dalam kesempatan itu, Life Band akustik yang dimeriahkan oleh band album kompila Indie (sang bintang radio) turut memeriahkan pula. Selain itu, The Bee Band dan Band Karang Taruna desa setempat, juga tidak ketinggalan untuk turut menyumbang ekspresinya. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini, dilanjutkan kembali esok harinya, (Minggu 19/12). Dalam rangkaiannya, acara yang dimotori oleh 18 personil yang merupakan kru dari The Arisan 99 ini, dengan melaksanakan bakti sosial. Diantaranya, sunatan massal dengan jumlah peserta 15 anak dan penjualan sembako murah yang ditukarkan melalui kupon. “Peserta sunatan massal dari

usia 6 - 12 tahun. Selain disunat, para peserta yang berasal dari desa setempat ini, juga mendapat santunan berupa uang dan perlengkapan sholat. Sedangkan sembako murah, diberikan kepada warga dengan harga spesial yakni Rp 6000/paket. Sembako yang berisi beraneka ragam itu, harga sebenarnya adalah Rp 30 ribu/paket. Alhamdullilah, kami berhasil membagi kepada warga, sedikitnya 200 paket sembako,” papar Ketua The Arisan 99, Ananta Bayu, kepada Radar saat ditemui di lokasi. Setelah acara ini usai, imbuh Bayu, bakal dilanjutkan dengan pengajian akbar dan pementasan wayang golek dengan dalang Ki Enthus Susmono. “Kegiatan sosial seperti ini, rencananya bakal diagendakan

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

BERI SEMBAKO - Kru The Arisan 99 saat memberikan sembako kepada warga Desa Pepedan Kecamatan Dukuhturi, kemarin.

setiap tahunnya. Karena manfaat dari semua ini, sungguh besar nilainya. Kita bisa bersilaturahmi dan sekaligus menolong warga yang membutuhkan,” kata

pria yang bertubuh atletis ini. Ketua Panitia Grebeg Desa 2010, Ari Setyono berterima kasih kepada warga sekitar, terutama pemuda karang taruna. (*)


KABUPATEN TEGAL

7

SENIN 20 DESEMBER 2010

RADAR TEGAL

Pondasi Pagar Keliling SD Longsor Mhn Ditinjau kembali bansos APBD II Traktor via TANBUNHUT karena peruntukannya ada muatan INTERVENSI PRIBADI dan bukan utk kepentingan "petani" 08137748xxx

JATINEGARA - Hujan lebat yang mengguyur Desa Lembasari Kecamatan Jatinegara dan sekitarnya, Sabtu (18/12) malam, mengakibatkan pondasi pagar keliling SD Negeri Lembasari 01 longsor. Hal itu dikatakan Kepala Sekolah SDN Lembasari 01, Suroso SPd, kepada Radar, Minggu (19/12) kemarin. Menurutnya, pada minggu (19/12) pagi, dirinya mendapatkan laporan dari penjaga sekolah, bahwa podasi pagar keliling di SD longsor akibat hujan lebat semalam. Usai menerima laporan, dirinya langsung menuju ke lokasi tersebut. Ternyata laporan dari penjaga tersebut tidak salah, pagar keliling sepanjang 12 meter longsor dengan kedalaman sekitar 2,5 meter. “Sebenaranya, kondisi bangunan yang berumur 9 tahun itu masih bagus. Tapi itu semua karena kejadian alam dan kami tidak bisa mengatakan apa-apa. Yang kami khawatirkan adalah bangunan ruang kelas yang

diatasnya, karena jaraknya dari longsor itu berkisar 80 cm,” katanya. Dia menambahkan, dirinya hanya bisa berharap ada bantuan dari pemerintah. Karena, menurutnya, jika perbaikan menggunakan dana BOS, serasa tidak mungkin. Karena kerugian yang ada diperkirakan Rp 45-50 juta. Apalagi jika perbaikan meminta bantuan kepada masyarakat, juga menurutnya sulit dilakukan. “Saat ini kiami bersama masyarakat sedang melakukan kerja bakti. Kejadian ini sudah kami laporkan ke UPTD Dikpora Kecamatan Jatinegara,” ungkapnya. Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Tegal dari Fraksi PDI P, Bambang R Irawanto yang saat itu mendampingi Kepala Sekolah SDN Lembasari 01 meninjau ke lokasi, mengatakan, jika melihat kondisi yang ada, kerusakan itu harus segera diatasi. Karena

jika tidak, maka ruangan yang diatasnya pun bisa longsor. Hal ini jelas akan menggangu proses belajar mengajar. “Kami berharap, dinas terkait bisa tanggap dengan kejadian yang terjadi di Kecamatan Jatinegara. Baik itu rumah yang terkena angin kencang kemarin, maupun sekolah-sekolah. Khususnya SDN Lembasari 01 , yang kami sendiri tahu kondisinya,” ungkapnya. Sementara ditempat terpisah, Kepala UPTD Dikpora Jatinegara H Wasari mengatakan, bahwa dirinya sudah mendengar kejadian yang terjadi pada sekolah-sekolah khususnya SD di wilayah Jatinegara. Diantaranya salah satu SD di Desa Gantungan, SD di Desa Wotgalih, dan yang terakhir SDN Lembasari 01. Dirinya juga sudah menghimbau kepala sekolah untuk secepatnya membuat laporan tentang musibah yang yang terjadi tersebut.

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

LONGSOR - Pondasi pagar keliling SDN Lembasari 01 longsor sedalam 2,5 meter, setelah terjadi hujan deras, Sabtu (18/12) sore.

“Kami sudah menghimbau kepala sekolah untuk membuat laporan yang ditujukan kepada Bupati Tegal, secepatnya. Mu-

dah-mudhdan dengan laporan tersebut, ada bantuan dari pemkab melalui dinas terkait,” katanya. (mg2)

Suradadi Krisis SLTA Negeri DAFTAR PENYUMBANG 1. Ibu Ratna 2. Hamba Allah 3. Bp. Cinta Rosul - Tegal 4. Bp. Agus - Tegal 5. Tirta 6. Elang Dani 7. Hamba Allah 8. Hendriyana Total

Rp. 100.000,Rp. 500.000,Rp. 30.000,Rp. 500.000,Rp. 150.000,Rp. 100.000,Rp. 1.000.000,Rp. 100.000,Rp. 2.480.000,-

LINTAS 324 Pengurus Anak Ranting PDIP Dilantik BALAPULANG - 324 Pengurus Anak Ranting Partai Demokrasi Indoensia Perjuangan (PDI P), dari 108 anak ranting PDI P seKecamatan Balapulang, Jumat (17/12) kemarin, dilantik. Acara digelar di Padepokan Kalibakung. Menurut Ketua PAC PDI Perjuangan Balapulang, Masruri, secara seremonial pengurus anak ranting yang dilantik hanya 324 orang, dan jumlah itu dari 108 anak ranting yang ada. Setiap pengurus anak ranting yang dilantik, secara simbolis diwakili oleh ketua, sekretaris, dan bendahara. Pelantikan disaksikan oleh jajaran 20 pengurus Ranting, pengurus PAC PDIP Kecamatan Balapulang, dan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Tegal. Usai pelantikan, acara dilanjutkan dengan sosialisasi musayawarah ranting dan pembinaan partai, yang disampaikan oleh Pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tegal. “Letak pengurus anak ranting ini ada di pedukuhan, ada juga yang di RW, ada juga yang di dusun, tergantung kondisi desanya. Mudahmudahan ini menjadi langkah awal yang baik bagi PDI P, dalam menjalankan roda organisasi partai sampai ke tingkat bawah,” kata Masruri.Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPC PDI P Rojikin AH SH, mengatakan, dengan terbentuknya pengurus anak ranting ditiap desa, maka diharapkan fungsi partai sebagai penyambung lidah rakyat, harus di jalankan dengan sebaik mungkin. Karena, partai politik merupakan lembaga demokrasi. Dalam memperjuangkan kepentingan rakyat banyak, pengurus partai harus bisa berkomunikasi dengan baik kepada masyarakat. “Paling tidak, suara PDI P di Kabupaten Tegal pada Pemilu kedepan, bisa lebih bertambah. Bertambahnya suara partai, tidak mesti kemudian dengan cara memaksa. Akan tetapi bagaimana bisa mengaplikasikan aspirasi masyarakat, yang disalurkan melalui partai kita,” katanya. Dirinya menambahkan, sebagai pengurus partai polotik, harus menjalankan paling tidak empat fungsi yang ada. Yang pertama, sebagai sarana pendidikan politik bagi masyarakat. Kedua, sebagai sarana komunikasi politik. Ketiga, sebagai sarana rekruitmen politik. Dan keempat, sebagai sarana peredam konflik. “Banyak tugas yang harus dilakukan oleh parpol. Makanya, kami berharap partai kita ini yang dikenal menjadi partainya wong cilik, harus betul-betul membantu orang kecil dengan tidak meninggalkan fungsi parpol itu sendiri,” ungkapnya. MUSTING AKHIR DESEMBER Setelah dibentuknya pengurus anak ranting PDIP, maka selanjutnya dilakukan musyawarah ranting (Musting). Dimana dalam musting tersebut, selain membuat program kedepan juga memilih salah satu anggota untuk di jadikan sebagai ketua ranting, yang berkedudukan di tingkat Desa. Hal itu diungkapkan pengurus DPC PDI P Tri Leksono, saat memberikan sosialisai Musting usai pentikan pengurus anak ranting se-Kecamatan Balapulang. “Setelah dibentuk pengurus anak ranting, pada akhir Desember pengurus ranting harus melakukan musting untuk memilih ketua ranting, yang dipilih oleh pengurus anak ranting. Dan ini akan dilaksanakan serempak se-Kabupaten Tegal,” katanya. Dia menghimbau kepada semua pengurus anak ranting, agar dalam pemilihan ketua ranting tidak harus dilakukan dengan voting atau suara terbanyak. Karena di negara demokrasi ini, diajarkan untuk musayawarah dalam mencapai mufakat. “Kita tidak perlu ribut dalam mencari sosok menjadi ketua ranting. Silahkan pengurus anak ranting memilih ketua ranting dengan cara musyawarah. Seperti yang diajarkan oleh pendiri partai kita, tanpa harus ada gontok-gontokan,” pungkasnya. (mg2)

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

SURADADI - Bertahun-tahun di Kecamatan Suradadi Kabupaten Tegal, tidak memiliki Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) Negeri. Kendati ada sekolah setara, mayoritas berstatus swasta. Hal demikian membuat warga setempat merasa iri, lantaran di kecamatan lain seperti di Kramat dan Warureja, sudah terfasilitasi. Hal ini dihembuskan seorang tokoh masyarakat Desa Jatibogor, Kecamatan Suradadi, Kojin, ketika sarasehan Bupati Tegal, H Agus Riyanto SSos MM, dalam acara tilik desa di Pendopo Desa Jatibogor, Sabtu (18/12) kemarin malam. Menurut Kojin, selama ini warga Suradadi setiap hendak melanjutkan ke SLTA Negeri selalu di kecamatan lain. Bahkan tidak sedikit yang mendaftar di Kota Tegal. Dengan demikian, pengeluaran transportasi bakal bertambah. Terlebih, untuk efisiensi waktunya juga harus extra. Karena, jarak tempuh menuju sekolah, terbilang jauh dari kediaman.

“Warga Suradadi sangat membutuhkan sekali SLTA Negeri. Karena selama ini, warga kami sekolahnya di Kota Tegal dan Warureja. Kasihan para orang tua yang terbebani dengan harus mengeluarkan dana yang besar untuk anak-anaknya,” keluh Kojin kepada Bupati Tegal, seraya disambut tepuk tangan warga sekitar. Dalam kesempatan itu, H Agus Riyanto SSos.Msi didampingi jajaran SKPD Pemkab Tegal, dan Muspika setempat menyatakan, bakal membahas usulan tersebut dalam rapat paripurna kelak. Tidak menutup kemungkinan, lanjut Agus, usulan ini bakal dimasukan ke APBD II 2011 mendatang. “SLTA Negeri akan kami sediakan atau kami bangunkan di sini (Kecamatan Suradadired). Asal, masyarakat juga turut membantu untuk bergotong royong. Artinya, meski dibantu APBD, namun masyarakat wajib bertoleransi,” urainya. (k2)

HATI-HATI - Sejumlah pengguna jalan tengah melintas diatas jalan yang dipenuhi lubang, di Desa Kertaharja Kecamatan Kramat.

Tanpa Aspal, Layaknya Sungai Tak Berair Jalan Rusak, Kerap Diprotes Warga KRAMAT - Jalan di Desa Kertaharja Kecamatan Kramat, serasa sudah tidak layak lagi untuk digunakan. Pasalnya, jalan yang merupakan jalur angkutan jurusan PagonganSuradadi itu, mengalami rusak parah dan sudah tidak beraspal lagi layaknya sungai tanpa air. Bahkan tidak sedikit pula, pengguna jalan di areal tersebut kerap terjatuh akibat menghindari jalan yang berlubang. Disamping itu, warga pun kerap protes ke balai desa setempat, guna mengajukan usulan agar secepatnya jalan tersebut di-

perbaiki. Sekretaris Desa (Sekdes) Kertaharja, Terin mengatakan, berulangkali korban terjatuh saat melintas di jalan yang berada tepat di depan Balai Desa Kertaharja. Biasanya terjadi, ketika turun hujan. Sebab, setiap turun hujan lubang jalan sering tergenang air. Yang akibatnya pengguna kendaraan tidak melihat jalan tersebut. “Beberapa warga sering meminta, agar jalan yang berada di depan balai desa itu, secepatnya diperbaiki. Dan kami sudah berupaya maksimal, tapi hasilnya masih nihil,” kata Terin, kemarin. Terpisah, Suryo (39) warga RT 02 RW 01 Desa Kertaharja,

mengatakan, mungkin sudah lima tahun lebih jalan yang merupakan akses menuju keramaian ini belum pernah ada pengaspalan. Meski ada, itu hanya pengurugan saja dari dinas terkait. Untuk membantunya, kadang warga pun ikut juga melakukan pengurugan. Itu pun hanya sebatas didepan rumahnya masing-masing. “Entah sampai kapan pengaspalan disini bakal terwujud, saya pun tidak tahu pasti. Yang penting, kami bersama warga lainnya selalu mengusulkan kepada pemerintah desa setempat. Dengan harapan, agar usulan kami diteruskan ke dinas terkait,” singkat wiraswastawan ini. (k2)

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

ASPIRASI - Bupati Tegal, H Agus Riyanto SSos MM, saat mendengarkan aspirasi dari salah satu warga Desa Jatibogor.

Korban Angin Puting Beliung Berangsur Membaik SURADADI - Sejumlah rumah yang terseret gentengnya akibat angin puting beliung di Desa Suradadi, Kecamatan Suradadi, Jumat (17/12) pukul 17.30 WIB kemarin, kini berangsur membaik. Bahkan fiber jembatan penyebrangan yang berada di depan Pasar Suradadi, juga sudah dibetulkan. Aktifitas warga yang sempat shok akibat

terkena angin kencang kala itu, kini kembali semula. “Alhamdulilah, rumah korban yang terkena angin puting beliung beberapa hari yang lalu, kini sudah membaik. Mereka sudah kembali beraktifitas seperti semula,” kata Camat Suradadi, Moh Soleh SSos Msi, Sabtu (18/ 12) kemarin, usai mendampingi Bupati Tegal,

dalam acara saresahan tilik desa. Menurutnya, bukan rumah warga saja yang berangsur membaik, bahkan 5 fiber jembatan penyebrangan yang sempat terbawa angin kencang kala itu, kini juga sudah diperbaiki kembali. Sedangkan korban yang terkilir kakinya, juga sudah pulang dari rumah sakit.

“Sepertinya, korban yang terjatuh dari atas genteng kemarin, sudah pulang ke rumah. Dan kami bersyukur, ketika ada angin kencang itu, tidak menimbulkan korban jiwa,” ucapnya lirih. Terpisah, Kepala Desa Sur a d a d i , Ta r s i d j a n m e n g a takan, semenjak kejadian angin kencang usai, sejumlah rumah yang terseret gen-

tengnya langsung diperbaiki. Dengan demikian, kini sudah kembali semula. “Waktu itu, sejumlah korban langsung memperbaiki rumahnya masing-masing. Bahkan ada juga yang nglembur sampai pagi. Dan sekarang, aktifitas warga juga sudah kembali normal dan sudah tidak ada masalah apa pun lagi,” pungkasnya. (k2)


BREBES & BUMIAYU

8

SENIN 20 DESEMBER 2010

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes (0283) 671431 RSU Bhakti Asih (0283) 671279 / 673481 RSIA Mutiara Bunda Tanjung Brebes (0283) 877222 RS Dera As Syifa Banjarharjo Brebes (0283) 889588 Hotel Dedy Jaya Brebes (0283) 673133 / 673158

LINTAS

Sehari, Dua Rumah Terbakar Dua Orang Terluka PAGUYANGAN - Dalam satu hari, dua insiden kebakaran terjadi di Desa Winduaji Kecamatan Paguyangan, Sabtu (18/ 12). Dua orang sempat dilarikan ke Puskesmas Paguyangan akibat luka bakar dan gangguan pernafasan setelah mengirup asap akibat kebakaran tersebut. Kebakaran pertama terjadi di RT 05/RW 05 Dukuh Benda, Desa Winduaji sekitar pukul 10.30 WIB. Sebuah rumah milik Bariyah (85) yang sedang ditinggal para penghuninya, hangus dilalap api yang diduga diakibatkan terjadinya hubungan arus pendek listrik. Diperoleh informasi saat itu, Bariyah tengah melakukan aktifitasnya dikebun untuk memungut buah melinjo. Sementara menantunya yakni Sariyah (45) juga sedang keluar rumah untuk mengambil raport milik anaknya yang bersekolah di salah satu SMK, sedangkan

Faesol (45) anak Bariyah tengah bekerja. Kebakaran diketahui oleh warga yang berada di sektar kediaman, namun karena rumah dalam kondisi ditingal pemiliknya, warga tidak sempat menyelamatkan harta benda yang masih berada di dalam rumah. “Semuanya hangus, yang tersisa hanya pakaian yang sedang dipakai ini,” kata Sariyah. Selang beberapa jam kemudian, warga Desa Winduaji kembali dikejutkan oleh beberapa warga terjadinya kebakaran. Kali ini menimpa sebuah bengkel sepeda motor Mugi Langgeng yang berada di Dukuh Keseran RT 03/RW 01 milik Noto Pratikno (32). Informasi yang didapat mengenai kebakaran tersebut menyebutkan, sebelumnya salah seorang karyawan bengkel yakni Tahro (35) tengah menuang bensin kedalam sebuah jeriken. Namun tanpa diketahui sumbernya, tiba-tiba api me-

nyambar bensin yang tengah dituang. “Saya sendiri tidak tahu dari mana asalnya api tersebut,” kata Tahro, di ruang IGD Puskesmas Paguyangan. Akibat insiden tersebut Tahro mengalami luka bakar pada bagian kaki sebelah kirinya. Selain Tahro, warga lain yakni Deden (25) mengalami sesak nafas setelah menghirup asap saat berusaha untuk menyelamatkan barang-barang di dalam bengkel. Kobaran api dengan cepat semakin membesar akibat banyaknya barang yang mudah terbakar didalam bengkel. Kapolres Brebes AKBP Beno Louhenapessy SIK MH melalui Kapolsek Paguyangan AKP Sukoyo didampingi Camat Paguyangan Ahmad Hermanto SIP, membenarkan terjadinya dua insiden kebakaran tersebut. Dikatakan Camat, dari hasil inventarisir yang dilakukan pihaknya bersama petugas

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

TERBAKAR - Pemilik bangunan tengah mencari sisa-sia barang di lokasi kebakaran Desa Winduaji, Kecamatan Paguyangan.

kepolisian, diperkiraan kerugian yang ditimbulkan kebakaran yang terjadi di Dukuh Benda sebesar Rp 33 juta, sedangkan kebakaran yang menimpa sebuah bengkel ditaksir menelan kerugian Rp 40 juta.

“Kebakaaran rumah diduga akibat hubungan arus pendek listrik, sedangan untuk bengkel masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Laporannya sendiri telah dilanjutkan ke kabupaten,” kata Hermanto. (pri)

ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

PEMILIHAN - Panitia Konfercab Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Larangan tengah menghitung hasil pemilihan ketua, yang dimenangkan H Nuridin Alim.

H Nuridin Pimpin NU Larangan LARANGAN - H Nuridin Idris akhirnya terpilih menjadi Ketua Tanfidziyah MWC NU Larangan setelah mendapatkan suara mutlak 20 suara dari 26 suara yang diperebutkan saat Konferensi Anak Cabang (Konfercab) Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Larangan di SMK NU Larangan, Minggu (19/12). Dia menggantikan Kiai Jazuli Safa untuk masa khidmat 2010-2015. Sementara Terpilih sebagai Rais Syuriyah MWC NU Larangan KH Shohib, menggantikan KH Abdul Khamid. H Nuridin mengatakan, pihaknya berharap seluruh jajaran pengurus nantinya agar bisa bekerja aktif dan ikhlas demi kemajuan dan kesejahteraan Nahdliyin di Kecamatan Larangan. Sebab meskipun mayoritas, namun ghirah (semangat-red) berorganisasinya warga Nahdliyin makin memudar, sehingga perlu digairahkan kembali. “Saat ini, yang mendesak untuk digarap pengurus NU untuk kemaslahatan masyarakat adalah kiprah nyata, dengan kerja bukan cuma program,” ujarnya. Dia tidak ingin menjadi seorang pengurus NU hanya numpang nama. Apalagi kalau kemudian jabatan kepengurusannya digunakan untuk kepentingan pribadi. Sementara kiprah membesarkan NU nihil. “Jangan titip nama, apalagi untuk kepentingan diri,” ucapnya. (cw1)

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

AMBLAS - Ruas jalan negara Tegal-Purwokerto wiayah Ciregol Kecamatan Tonjong amblas akibat pergerakan tanah.

Pergerakan Tanah Putus Jaringan PLN Ancam Jalan Negara

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

TANAM POHON - Warga Dukuh Karangjati, Desa Kalierang Kecamatan, Bumiayu yang kecewa atas tidak kujung diperbaikinya jalan tersebut menenemi pohon di jalan Kalierang-Negaradaha.

Warga Tanam Pohon di Jalan Ancam Boikot PBB

ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

BERTANDING - Tunas Berhias Brebes saat bertanding dengan LPSB Bantarkawung Selection di Stadion Karang Birahi Brebes, kemarin.

Demam Bola, LPSB Gelar Pertandingan BREBES - Bagai terkena demam bola, LPSB (Lembaga Pendidikan Sepakbola) Tunas Berhias Brebes mulai menjajal kemampuan 250 anak didiknya. Minggu (19/12), LPSB Tunas Berhias menjajaki kekuatan LPSB Bantarkawung Selection Kabupaten Brebes di Stadion Karang Birahi Brebes. “Sebetulnya sparing ini untuk pembinaan anak-anak dan mengisi liburan, setelah Bantarkawung minggu depan rencananya juga akan tanding dengan SSB Sirampog, apalagi masih suasana euphoria piala AFF,” tutur Ketua LPSB Tunas Berhias, Iriando DS saat mendampingi anak asuhnya. Dalam kesempatan itu, skuad Tunas Berhias dan Bantarkawung Selection menurunkan tim kelompok usia 10 hingga 12 tahun. Usia 13-14, Usia 15-16 dan Usia 17-tahun. Hasil pengamatan, kedua tim sulit mengembangkan permainan akibat buruknya kondisi lapangan. Di samping tanah yang tidak rata, rumputnya juga terlihat mulai gundul sehingga pemain kerap terpleset dalam kubangan lumpur. Terkait dengan ini, Iriando mengatakan, pihaknya telah berkali-kali meminta Pemkab Brebes untuk melakukan renovasi stadion karena sudah sangat tidak layak. “Kami sudah lama minta diperbaiki tapi hingga sekarang belum ada perhatian,” sesalnya. (cw1)

BUMIAYU - Tidak tuntasnya perbaikan jalan kabupaten yang melintasi wilayah tiga desa, yakni Desa Kalierang-LangkapNegaradaha, mendapat reaksi warga. Minggu (19/12) kemarin, ratusan warga melakukan aksi protes dengan cara menutup akses jalan serta menanam sedikitnya 200 pohon pisang di jalan sepanjang 1,5 kilometer tersebut. Edi Junaidi, koordinator warga mengatakan, aksi tersebut dilakukan warga secara sepontanitas sebagai bentuk kekecewaan terhadap pemerintah kabupaten yang dinilai tidak tanggap dalam menanggapi kesulitan warga. “Sejak tahun 2008 kami mendapatkan janji akan dilakukannya perbaikan jalan, tapi sampai sekarang janji itu seperti angin lalu. Kerusakan jalan dibiarkan semakin parah, sedangkan di lokasi lain perbaikan jalan sudah selesai dilaksanakan,” ungkapnya. Dikatakan Edi, akibat tidak kunjung mendaat perbaikan jalan. Warga merasa dianaktirikan Pemkab. Padahal menurut dia, warga telah berupaya melakukan perbaikan dengan cara swadaya. Ha itu dilakukan

dengan harapan akan mendapat perhatian dari pemerintah, mengenai pentingnya akses jalan bagi warga. “Kami sudah bosan urunan (patungan-red) untuk memperbaiki jalan secara swadaya, tapi belum ada bantuan dari Pemkab. Padahal sama dengan yang di tengah kota, jalan ini juga merupakan urat nadi perekonomian warga di sini jadi kami mohon kesetaraan,” kata Edi. Selain melakukan aksi penutupan jalan dengan mananam pohon pisang, warga yang kesal juga mengancam akan memboikot pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) jika perbaikan jalan tidak segera mendapat perhatian dari Pemkab. “Percuma bayar pajak, jalan selamanya jelek. Masa di daerah lain jalan dihot mix, sedangkan di sini jalan semakin dibiarkan rusak hingga lebih mirip sungai kering berbatu,” kata Hasan (40) warga lainnya. Dia menandaskan, saking parahnya kerusakan jalan, sering terjadi kecelakaan yang dialami para pengemudi sepeda motor. “Apalagi kalau sudah hujan, jalan jadi licin. Setiap hari sudah tak terhitung lagi orang yang jatuh karena terpeleset di jalan berbatu yang

licin,” ujarnya. Selain mengancam memboikot pajak, beberapa warga juga mengancam tak akan menggunakan hak pilihnya dalam setiap bentuk penyelenggaraan pemilu, baik pilkada, legislatif, pilpres bahkan pilkades. “Mending golput. Percuma milih juga, orang yang dipilihnya gak merhatiin rakyat yang milih,” ujar Solehan. Pihak UPTD PU dan Tata Ruang wilayah Bumiayu belum dapat dikonfirmasi terkait aksi warga tersebut. Sementara Camat Bumiayu Eko Purwanto BA SIp dikonfrimasi terkait ancaman warga yang akan memboikot pembayaran PBB mengatakan, agar tetap bersabar sesuai dengan tahapan penggunaan anggaran yang ada saat ini. “Pembangunan tetap akan dilaksanaan, hanya saja saat ini telah memasuki akhir tahun anggaran 2010. Sehingga pembangunan baru akan dilaksanakan pada tahun 2011. Selain tiu kami jga menghimbau kepada warga untuk tetap membayar PBB sebab itu merupakan sumber pendapatan yang akan digunakan untuk pembangunan,” jelasnya. (pri)

TONJONG - Hujan lebat yang terjadi pada Sabtu (18/12) memicu terjadinya pergerakan tanah di beberapa titik lokasi diwilayah Kecamatan Tojong. Seperti yang terjadi di wilayah Ciregol masuk Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong. Pergerakan tanah di lokasi tersebut mengakibatkan robohnya tiga tiang PLN jaringan Bumiayu V dan II suplay Balapulang. Pergerakan tanah terjadi sekitar pukul 16.30 WIB, robohnya tiang listrik mengakibatkan terputusnya suplay listrik ke sejumlah wilayah baik di sekitar Kecamatan Tonjong maupun luar wilayah Kecamatan. Manager PLN UPJ Bumiayu Kisno, ditemui di sekitar lokasi pergerakan tanah mengatakan, pihaknya berupaya secepatnya melakukan perbaikan jaringan yang rusak akibat pergerakan tanah tersebut. “Ada tiga tiang masing-masing Bumiayu V K244/630 hingga 634. Mengakibatkan terputusnya suplay ke empat wilayah di Tonjong di antaranya, Desa Kutamendala, Karang Sawah, Gardu dan Watujaya,” jelasnya. Dikatakan Kisno, selain memutuskan jaringan listrik PLN di wilayah Kecamatan Tonjong, pergerakan tanah juga menghambat pendistribusian listrik kesejumah daerah lain seperti Bojong, Bumijawa dan sebagian wilayah Moga. “Upaya yang dilakukan adalah penggantian tiang yang roboh dengan tiang baru, perbaikan diharapkan dapat diselesaikan Minggu 19/12,” jelasnya. Selain memutuskan jaringan listrik, pergerakan tanah juga mengancam keberadaan jalan nasional Tegal-Purwokerto, tepat dijalur dua tanjakan Ciregol. Kondisi itu dipicu munculnya

retakan tanah di pinggir jalan selebar lebih kurang 30 centimeter, selain mengalami retak, tanah dilokasi tersebut juga amblas sedalam 50 centimeter hingga menyebabkan badan jalan terlihat mengambang. “Pergerakan tanah kemarin terjadi beberapa saat dan bertahap semenjak hujan lebat disertai angin, pergerakan mengarah kealiran sungai Pedes yang ada di bawah tebing bagian bawah jalan,” kata Slamet (40), warga setempat. Pergerakan tanah menurut Slamet, bukan kali pertama terjadi dilokasi itu. Sejak satu tahun terakhir pergerakan tanah telah menyebabkkan longsor di tebing sungai yang mengancam jalan dan perumahan warga yang ada di pinggir jalan. Hingga kemarin belum ada upaya maupun langkah pengamanan yang dilakukan Binamarga terkait kondisi rawan dilokasi bencana. Selain di wilayah Ciregol, bencana yang dipicu akibat hujan lebat juga terjadi ruas jalan yang sama wilayah Desa Linggapura, Kecamatan Tonjong. Di lokasi tersebut, terjadi tanah longsor dan mengancam keberdaan jalan nasional. Camat Tonjong Tatag Koes Adianto MSi membenarkan terjadinya bencana alam di wilayahnya tersebut. Dikatakan Tatag, hujan lebat juga mengakibatkan bencana alam di dua desa lain yakni Kalijurang berupa tanah longsor dan putusnya jembatan gantung Wadas Gumantung Desa Kutamendala. “Bersama dengan Wakil Bupati Brebes H Agung Widiyantoro kita telah meninjau di semua lokasi bencana, saat ini ditindak lanjuti oleh Pemkab dengan mengupayakan penanganan di lokasi bencana,” jelasnya. (pri)


SAMBUNGAN

SENIN 20 DESEMBER 2010

9

RADAR TEGAL

AHMAD DHANI

Petani dan Nelayan Takut Terima...

Sudah Berdamai dengan FPI SEBELUMNYA Front Pembela Islam (FPI) mempermasalahkan foto syur Dewi Persik yang dibuat di kediaman Ahmad Dhani. FPI pun sempat mencoba melaporkan Dhani. Namun sekarang FPI mengaku sudah berdamai dengan pentolan Dewa 19 itu. Perdamaian tersebut disampaikan oleh pentolan FPI DKI Jakarta Habib Salim Alatas kepada wartawan via ponselnya, Minggu (19/12). Namun FPI masih memperkarakan kasus Dewi. “Pokoknya kita udah nggak ada masalah sama Dhani. Tapi Dewi Persik tetep kita

perkarakan. Yang bikin masalah kan Dewi Persik ini karena fotonya sudah beredar. Bukannya minta maaf, malah makin sombong, belagu, sok tahu. Biar rasain dimusuhi sama FPI,” kata Salim. Sebelumnya FPI melaporkan Dewi dengan tudingan telah memamerkan bagian tubuh. Lalu tidak lama ormas Islam itu juga berniat melaporkan Dhani ke Polda Metro Jaya. FPI menuding Dhani bersalah karena menyediakan tempat untuk Dewi membuat foto syurnya. Namun belakangan FPI tidak jadi melaporkan. (dtc)

Jaminan Hari Tua Hak Pekerja dari halaman 3 diselenggarakan dengan sistem tabungan hari tua. Program jaminan hari tua memberikan kepastian penerimaan penghasilan yang dibayarkan pada saat tenaga kerja mencapai usia 55 tahun, atau telah memenuhi persyaratan khusus. Untuk itu, terdapat iuran program jaminan hari tua 3,7 persen

ditanggung oleh perusahaan dan 2 persen ditanggung tenaga kerja. Jaminan hari tua akan dikembalikan atau dibayarkan sebesar iuran yang terkumpul ditambah dengan hasil pengembangannya apabila tenaga kerja telah mencapai umur 55 tahun atau meninggal dunia atau cacat total tetap, maupun mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) setelah men-

jadi peserta sekurang-kurangnya 5 tahun dengan masa tunggu 1 bulan. Selain itu, juga karena pergi ke luar negeri dan tidak kembali atau menjadi PNS atau anggota TNI/Polri. Pentingnya jaminan hari tua ini, dijelaskannya, akan sangat dirasakan manfaatnya oleh tenaga kerja saat memasuki usia pensiun sehingga bisa menjalani hari tua dengan nyaman.

Untuk itu, pihaknya berharap agar perusahaan bisa memberikan jaminan hari tua kepada seluruh tenaga kerjanya, karena menjadi salah satu hak dari pekerja. ’’Selain jaminan hari tua, kami juga memiliki bberapa program seperti jaminan pemeliharaan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, dan sebagainya yang menjadi hak pekerja,” jelasnya. (gun)

Upah Buruh TPI Harus Diperhatikan dari halaman 3 para buruhnya. Sebab, Rachmat mengatakan, sesuai hasil tinjauan lapangan, ternyata upah yang mereka jauh di bawah rata-rata. Bahkan, tak sesuai dengan ketentuan Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) yang telah ditetapkan. Agar mereka bisa bekerja maksimal, lanjut dia, maka kesejahteraan mereka harus diperhatikan. Minimal upah mereka harus sesuai dengan ketentuan UMK Kota Tegal tahun 2011. Namun, terkait

besarannya, pemkot juga harus melihat masa kerja. ’’Kami minta soal jumlah karyawan TPI untuk dikaji ulang, apakah jumlah karyawan saat ini sudah cukup atau belum. Kalau ternyata kurang, maka kami minta pemkot harus melakukan penambahan karyawan,” jelasnya. Ditambahkan Rachmat, sebenarnya TPI cukup banyak menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) selama dikelola Pemprov Jateng. Dari tiga TPI, Pemkot Tegal mendapat ba-

gian Rp 1,2 miliar setiap tahunnya. Sedangkan pada tahun 2011, dengan dikelola langsung pemkot -sesuai dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2011- pemkot menargetkan pendapatan dari TPI sebesar Rp 4,1 miliar atau naik 300 persen lebih. ’’Kami sangat optimis target pendapatan Rp 4,1 miliar bisa tercapai. Apalagi kalau dikelola secara profesional, maka pendapatan dari TPI pada tahun 2011 bisa mencapai Rp 5 miliar karena potensi TPI Kota Tegal

cukup bagus jika dibandingkan dengan potensi TPI yang ada di luar Kota Tegal,” jelasnya. Anggota Komisi II DPRD Kota Tegal Heri Kuntoro mengungkapkan, agar hasil pengelolaan TPI bisa lebih maksimal, maka pemkot harus menggandeng semua elemen masyarakat. Baik Asosiasi Bakul Ikan (ABIT), HNSI, KUD Karya Mina, maupun elemen nelayan lainnya. ’’Langkah ini kami rasa perlu, agar hasil atau pendapatan dari pengelolaan TPI bisa lebih maksimal,” tegasnya. (hun)

Mencoba Bertahan dalam Keprihatinan dari halaman 3 ’nganggur’ karena tak operasi. Keadaan sama terjadi pula di TPI Pelabuhan Niaga Kota Tegal dan di Kelurahan Muarareja, tempat berkumpulnya kapal-kapal kecil. TANPA PENGHASILAN Ombak laut yang tinggi membuat hidup nelayan semakin terpuruk. Siklus cuaca tahunan ini kerap disebut nelayan sebagai musim paceklik. Kehidupan penuh keprihatinan ini dialami nelayan bersamaan tibanya musim baratan. Di musim ini, keadaan gelombang laut tinggi. Meski demikian, tetap saja ada nelayan yang berangkat melaut dan menantang deburan ombak. Seorang nelayan asal Jongor Warno menuturkan, dia sudah seminggu ini bersama teman satu kapal menganggur tanpa penghasilan akibat tidak melaut. Karena tidak ada penghasilan yang bisa dia peroleh, membuat dia hidup dengan apa adanya. Sementara, untuk sekadar menyambung hidup, selama tak melaut dia bersama teman satu

kapalnya hanya duduk-duduk di atas kapal. Waktu luang ini dia manfaatkan untuk memperbaiki jaring yang rusak. Jaring ikan yang rusak itu dengan penuh kesabaran dia jahit. Dari menjahit jaring sang pemilik kapal itulah dia kemudian mendapatkan upah. Adapun besarnya upah yang dia peroleh, menurut Warno, tidak seberapa. Dalam arti, hanya sekadar untuk menyambung hidup. ’’Ya sekadar untuk beli beras buat keluarga di rumah,” kata Warno saat ditemui Radar di Dermaga Jongor. DUKUNGAN ISTRI Sementara menurut Saupari, nelayan lainnya, dukungan sang istri dalam kondisi penuh keprihatinan saat ini sangatlah besar. Apalagi dia harus menghidupi tiga anak yang masih kecil. Kondisi inilah yang membuat istrinya turut membantu mencari nafkah sebagai pemotong ikan di salah satu usaha fillet. ’’Kalau tanpa istri bekerja, ya berat,” kata Saupari. Selama musim paceklik, para nelayan mendapatkan bantuan

beras dari perhimpunan nelayan setempat, sebanyak 20 kg. Saupari pun mengatakan, dia juga mendapatkan beras miskin (raskin). ’’Kalau raskin ya dapat, selain beras dari perhimpunan nelayan. Tapi kapan itu dibagikan, belum tahu,” kata Saupari. Se d a n g k a n b a g i m e r e k a yang hidupnya hanya mengandalkan dari mencari ikan, maka selama paceklik ini mereka memilih menggadaikan barang berharga. Cara tersebut dilakukan untuk sekadar bertahan hidup. Naik turunnya gelombang laut yang kadang sulit diprediksi, sehingga tidak sedikit dari mereka yang akhirnya memilih bekerja di darat dengan serabutan. Termasuk anak-anak mereka yang enggan memilih kerja di laut, seperti dilakukan para orang tuanya. Keadaan ini berdampak semakin sulitnya mencari orang yang mau bekerja sebagai Anak Buah Kapal (ABK). Sulitnya mencari ABK ini dibenarkan pengusaha kapal Kota Tegal Anam. ’’Tak hanya ikan yang sulit,

mencari ABK juga sulit,’’ ujar Anam. Kalau pun ada yang mau menjadi ABK, menurut dia, sebelum kerja sudah berhutang atau bon duluan. Keadaan serba sulit ini, sehingga tidak sedikit pengusaha kapal di Tegal akhirnya memilih menjual kapal. HARGA RENDAH Kesulitan yang dialami nelayan kecil ternyata tidak diimbangi kenaikkan harga ikan. Harga ikan meski gelombang sedang tinggi, tetap saja rendah. Seorang nelayan dogolan asal Desa Pangaradan Dapin yang kebetulan ditemui Radar saat membongkar ikan di TPI Jonggor menuturkan, hasil tangkapan ikan kembung sebanyak 15 keranjang seluruhnya dihargai Rp 1 juta. ’’Ongkos perbekalannya saja Rp 300 ribu. Setelah jual, harganya rendah. Sudah gelombang lautnya tinggi lagi,” kata Dapin dengan nada kesal. Setelah dipotong biaya perbekalan, selanjutnya sisanya dibagi untuk tujuh orang ABK. (abidin abror)

Pemkot Siapkan Perwalkot KIP dari halaman 3 ’’Terkait hal tersebut, kita sudah mesosialisasikannya kepad seluruh SKPD yang ada di Kota Tegal. Dengan harapan, SKPD benar-benar memahami dan mengerti mengenai UU No. 14 Tahun 2008 itu,’’ tandas Huda. ’’Sebab, dalam UU tentang KIP, bagi pejabat, SKPD atau badan publik yang tidak memberikan informasi bisa dikenai sanksi pidana penjara selama 1 tahun,” lanjutnya.

Meski begitu, lanjut Huda, tidak semua informasi harus disampaikan kepada masyarakat. Sebab, ada juga informasi yang bersifat rahasia negara, yang tidak boleh disampaikan ke publik. Karenannya, guna meminimalisasi terjadi konflik informasi, pemkot akan membuat Perwalkot terkait hal tersebut. Di dalamnya akan diatur informasi yang boleh maupun tidak untuk disampaikan kepada masyarakat. DIRIKAN PPID

Sementara Komisioner Keterbukaan Informasi Publik (KKIP) Jawa Tengah (Jateng) A. Zaini Bisri menambahkan, pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 61 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan UU KIP pada 23 Agustus lalu. Dengan terbitnya PP ini, Zaini menjelaskan, maka 2011 mendatang setiap kabupaten/ kota wajib mendirikan Pejabat Pengelola Info Dokumentasi (PPID). ’’Dalam PP tadi memberi ba-

tas waktu untuk pembentukan PPID disetiap kabupaten/kota dipemerintah setelah PP tersebut terbit. PPID wajib dibentuk pada badan publik baik pemerintah ata swasta yang menerima bantuan dari APBN atau APBD,” ujarnya. Bisri mengatakan, apabila pada 2011 mendatang tidak terbentuk, mkla kabupaten/ kota tersebut menyalahi aturan. Akibatnya, akan mengurangi kepercayaan masyarakat kepada pemerintah setempat. (adi)

Digelar Selayaknya Pemilu, Pemenang Diarak... dari halaman 3 ’’Cara ini juga untuk memberikan pembelajaran seperti apa demokrasi yang baik dan benar. Dengan begini pula, pemilihan ketua RT menjadi lebih fair play. Semua warga bisa menuangkan hak suaranya,” jelasnya. BERKAMPANYE Menurut Khaerudin, keberhasilan pemilihan dengan cara mencoblos ini juga menjadi tolak ukur ke depan. Sehingga demokrasi menjadi budaya bagi warga Kota Tegal pada umumnya, dan Tunon pada khususnya. Ketua Panitia Pemilihan Ketua RT 04 Samsudin menambahkan, dalam pesta demokrasi

ini dilaksanakan persis seperti pemilu sebenarnya. Sebelum pencoblosan, para calon juga diberi waktu kampanye selama dua pekan. ’’Bentuk kampanyenya hampir sama dengan pemilu asli, yakni dengan menggunakan gambar yang ditempel. Selain itu, calon juga bertatap muka langsung dengan warga setempat untuk menyampaikan visi misinya,” terangnya. Samsudin menjelaskan, dalam pelaksanaan terdapat hak suara sebanyak 78 orang. Namun, pada saat pencoblosan total suara yang masuk hanya 73 orang. Sedang sisanya ada kepentingan, sehingga tidak dapat hadir dalam pesta demokrasi ini. Dua di antaranya

meninggal dunia sebelum pemilihan dilaksanakan. ’’Dalam acara ini ada tiga calon yang dijagokan, yaitu Kasnali, Nasori, dan Hartono. Hasilnya, Kasnali mendapat 16 suara, Nasori 44, dan Hartono 11. Sesuai data ada 2 orang yang golput,” urainya. Setelah dinyatakan menang, calon langsung menerima papan nama letua RT dan diarak keliling kampung. Sehingga seluruh warga bisa tahu siapa yang terpilih menjadi RT baru. Sementara, Lurah Tunon Maman Suherman menuturkan, pihaknya sangat mendukung dengan apa yang dilakukan warga RT 04. Ini, menurutnya, juga menjadi contoh bagi RT lainnya di Kelurahan Tunon.

Diharapkan, ke depan akan menggunakan sistem pemilihan yang sama dengan RT 04. ’’Di Kelurahan ada 21 RT dan 4 RW. Semuanya telah selesai melaksanakan pemilihan pada Desember ini,’’ tandasnya. ’’Namun, dari sekian banyaknya RT yang menggunakan sistem pemilu hanya di RT 04. Sedang lainnya masih sama sepeti dulu, menggunakan aklamasi dan voting,” papar Herman. Dia juga mengunkapkan bahwa pelaksanaan pemilu di RT 04 menggunakan dana dari kas RT dibantu swadaya dari warga sendiri. Intinya, lanjut Herman, budaya demokrasi ini akan ditularkan kepad warganya yang lain. (*)

dari halaman 3 Menurut Asmawi, apabila memang mau memberi bantuan, seharusnya pemerintah tidak perlu mengungkit-ungkitnya kembali. ’’Kita sebenarnya takut menerima bantuan ini. Barangkali nantinya akan seperti kejadian yang dialami Gapoktan Cabawan,’’ ujarnya usai menerima bantuan yang diserahkan oleh walikota. ’’Kita dari rumah datang ke sini untuk menerima bantuan. Tetapi setelah pulang ke rumah dimintai keterangan oleh Kejaksaan. Petani dan nelayan berharap bantuan ini tidak bermasalah,” lanjutnya. SESUAI PROSEDUR Menanggapi itu, Ikmal menegaskan, para petani dan nelayan yang menerima bantuan dari pemerintah tidak perlu takut. Mereka tidak akan tersandung dengan hukum, apabila bantuan tersebut dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku. ’’Kalau begitu, saya yakin

tidak akan bersinggungan dengan hukum. Yang pasti, petani dan nelayan juga memanfaatkan bantuan sesuai dengan peruntukannya dan sesuai prosedur,” tandasnya. Lebih lanjut Ikmal menyampaikan, bantuan yang diberikan untuk mendorong dan meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan. Dengan meningkatnya hasil produksi dari mereka, maka Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga akan mengalami hal yang sama. Pemkot, lanjut Ikmal, juga akan terus mengupayakan ditahun-tahun mendatang bantuannya akan ditingkatkan. Dengan catatan, pendapatan PAD juga meningkat, sehingga tidak terjadi besar pasak daripada tiang. Sementara, Kepala Dislatan Pemkot Tegal Agus Santoso menguraikan, tujuan pemberian bantuan ini adalah untuk membantu kelancaran kegiatan usaha petani dan nelayan. Sehingga dapat meningkatkan hasil produksi dan kesejahteraannya.

’’Bantuan ini adalah dari APBN dan Dana Alokasi Kusus (DAK) di bidang pertanian tahun 2010. Jenis bentuan tidak berupa uang, namun alat-alat usaha,” jelasnya. Jenis bantuannya meliputi 4 unit pompa air untuk Kelompok Tani Margadana Mulya 1 dan 2, Kecamatan Margadana, masing-masing 1 unit. Kemudian, 2 unit sisanya diberikan kepada Kelompok Tani Tanah Rema, Krandon; dan Tani Makmur, Kalinyamat Wetan. Selain itu, 3 unit traktor diberikan kepada Kelompok Tani Tri Mulya, Kalinyamat Kulon; Tambah Mulya, Krandon; serta Sida Mukti, Debong Lor. Sedang bantuan alat perikanan berupa 4 ribu alat tangkap badong. ’’Ini diberikan untuk Kelompok Nelayan Minat Bakti, Muarareja. Selain itu, juga alat tangkap trammel net 20 unit. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh walikota di Kantor Kelurahan Muarareja, Kecamatan Tegal Barat, kemarin,” ujarnya. (adi)

Pemkot Diminta Siapkan Aparatur dari halaman 3 Ketua Komisi II DPRD Kota Tegal Hendria Priatmana Jumat (17/12) mengatakan, secara maraton pihaknya telah membahas Raperda BPHTB, yang diusulkan pemkot dan kemarin telah final. Agar pelaksanaan Perda tersebut -yang dimulai awal tahun 2011- bisa dilaksanakan secara maksimal, maka mulai saat ini pemkot harus menyiapkan segala sesuatunya. Terutama menyangkut aparatur yang akan menanganinya. ’’Sebenarnya, masalah BPHTB awalnya meerupakan wewenang pemerintah pusat. Tapi, dengan terbitnya UndangUndang (UU) No. 28 Tahun 2009, maka BPHTB menjadi wewenang pemerintah daerah,’’ tandasnya.

’’Sedangkan pelaksanaanya, akan dimulai pada tahun 2011. Agar kerja keras kami membahas Raperda ada hasilnya, maka pemkot juga harus secepatnya menyiapkan aparaturnya,” lanjut Hendria. Menurut Hendria, sesuai draft Raperda yang telah dibahas, tarif bea tanah dan bangunan ditetapkan 5 persen. Sedangkan Nilai Perolehan Obyek Pajak Pajak Tidak Kena (NPOPTKP) mengalami perubahan. Saat menjadi wewenang pemerintah pusat, besaran minimal transaksi Rp 15 jauta terkena pajak, sedangkan dalam draft Raperda batasan minimal transdaksi jual beli tanah menjadi Rp 60 juta. Sehingga kalau jual beli tanah di bawah Rp 60 juta tak terkena pajak. ’’Khusus untuk waris, tran-

saksi minimal yang terkena pajak Rp 300 juta. Sehinga kalau nilai jualnya dibawah Rp 300 juta maka tidak akan terkena pajak,” jelasnya. Secara terpisah, Sekretaris Komisi II DPRD Kota Tegal Kusnendro menyatakan, pembahasan Raperda BPHTB sudah final dan tidak perlu melakukan konsultasi lagi. Sebab, menurut dia, dalam pembahasan Raperda ini, DPRD sudah melibatkan Kantor Pajak Pratama, Bagian ESDM Provinsi Jawa Tengah, dan sejumlah unsur terkaitnya. ’’Karena sudah final dan ini sangat berpotensi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka kami minta pemkot harus menyiapkan aparatur dari dini agar konsideran Perda bisa dilaksanakan secara maksimal,” paparnya. (hun)

Kota ’Bahari’ Jadi Hutan Tower dari halaman 3 indah. HARUS DENGAN PERWALKOT Menyikapi kondisi semacam ini, Komisi III DPRD Kota Tegal meminta agar Kota Tegal menggagas pelaksanaan tower bersama. Anggota Komisi III DPRD Kota Tegal Rofii Ali mengatakan, hasil tinjauan di Kota Surabaya, Jawa Timur, ternyata di sana sudah menerapkan tower bersama. Sedangkan pengaturan tower bersama diatur dengan menggunakan rekomendasi dari Dinas Perhubungan, dan walikota tidak turut campur dalam masalah perizinan pendirian tower bersama. ’’Jumlah tower di Kota Surabaya sangat banyak, bahkan sesuai data yang ada mencapai 700 unit,’’ katanya. ’’Melihat kondisi semacam ini, walikota Surabaya mengeluarkan Peraturan Walikota (Perwalkot) No. 3 Tahun 2008 yang mengatur soal tower bersama,” lanjut Rofii. Menurut Rofii, beberapa

aturan tower bersama yang tertera dalam Perwalkot tersebut antara lain, perusahan yang mengajukan pendirian tower harus mendapat izin dari warga radius jatuhnya tower. Selain itu, perusahaan yang mengajukan pendirian tower harus memberikan asuransi kepada warga pada radius jatuhnya tower. Proses perizinan pendirian tower cukup ditangani oleh Dinas Perhubungan, dan walikota tidak turut campur dalam masalah perizinan. Di samping itu, ketika ada ajuan pengajuan tower, maka Dinas Perhubungan akan melakukan kajian dan kordinasi dengan pihak Bandara Juanda, Surabaya, guna menjaga keselamatan jalur penerbangan. Izin tower bersama berlaku selama 3 tahun. Setelah ada Surat keputusan Bersama Menteri (SKB Menteri), semua tower yang ada izinnya akan berakhir pada tanggal 31 Maret 2011, ini juga berlaku bagi yang baru mengajukan izin pendirian tower baru. Pasalnya, selanjutnya akan ditata ulang dengan aturan

yang lebih baik lagi, sehingga aturan baru yang akan diberlakukan pelaksanaannya bisa bisa seragam. ’’Kami rasa, ini langkah yang sangat efektif dan Kota Tegal harus berani meniru. Sehingga wilayah Kota Tegal yang akhir-akhir ini seperti hutan tower, jumlahnya bisa dikurangi,” tuturnya. Sementara, Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Teguh Iman Santoso menyatakan, langkah pelaksanaan tower bersama harus dilakukan Kota Tegal. Walikota juga harus berani mengeluarkan Perwalkot yang mengatur soal pelaksanaan tower bersama. Saat ini, menurut dia, hampir setiap kelurahan memiliki lebih dari 3 unit tower, sehingga kesannya semrawut. Belum lagi bahaya dari tower, baik radiasi maupun bahaya fisiknya. ’’Dengan pemberlakuan tower bersama, kami berharap jumlah tower di Kota Tegal hanya 4 atau maksimal 8. Dengan prediksi, masing-masing kecamatan hanya ada 1-2 unit tower, yang bisa dimanfaatkan secara bersama-sama,” ungkapnya. (hun)

MARI ATASI DIABETES DAN HIPERTENSI DENGAN CARA YANG ALAMI Hipertensi Dan Diabetes adalah dua penyakit yang kerap mendera masyarakat Indonesia, terutama mereka yang sudah menginjak atau mendekati usia setengah abad, mereka rentan terkena penyakit ini. Begitu juga yang dialami oleh SUMARNO, warga jalan Belimbing, Kab. Cilacap, Jawa Tengah. Telah 6 bulan lamanya, ia merasakan sakit akibat kedua penyakit tersebut. “Jika sedang kumat, kaki kadang terasa kencang... jika gula darah saya lagi tinggi badan terasa lemas tak bertenaga..” keluh pria 55 tahun ini. Punya penyakit seperti darah tinggi dan diabetes itu memang tidak enak, semua serba terbatas. Belum lagi ketika sakitnya kambuh, pria yang bekerja di Dinas Pendidikan ini harus mengeluarkan uang yang tidak sedikit untuk berobat ke dokter dan membeli obat-obatan yang diresepkan. Terdorong keinginannya untuk sembuh, bapak tiga anak ini pun membeli Gentong Mas di apotek yang terletak di Jalan A. Yani Cilacap, lalu mengkonsumsinya secara rutin. Gentong Mas adalah suplemen kesehatan yang sangat bermanfaat dan aman karena terbuat dari herbal alami. Bahan utama Gentong Mas adalah Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) terbukti secara klinis dan ilmiah sangat bermanfaat bagi penderita dari berbagai penyakit,

diantaranya penderita darah tinggi dan diabetes. Setelah mengkonsumsi Gentong Mas dalam kurun waktu yang relatif singkat, yakni 3 bulan, ia sudah merasakan manfaatnya. “Tekanan darah saya dulu sering naik hingga 170/ 100 dan gula darah saya 200 mg/ dl, tapi setelah saya

mengkonsumsi Gentong Mas secara rutin, kini tekanan darah dan gula darah saya stabil dan normal. Gejala-gejala yang dulu saya rasakan seperti badan lemas dan kaki pegal-pegal sudah tidak ada lagi. Gentong Mas memang bermanfaat, saya merasakannya!” Terang Sumarno yang meyakini pola makan yang salah dan kurang berolahraga sebagai penyebab ia menderita kedua penyakit tersebut.

Kini, Sumarno mengajak rekanrekan sepekerjaannya untuk ikut minum Gentong Mas. “Cobalah minum Gentong Mas! Tidak hanya saya yang merasakan manfaatnya, teman-teman saya di kantor pun ikut merasakannya juga!” Ujar Sumarno menutup perbincangan. Gentong Mas juga mengandung Fiber dan Magnesium pada Gentong Mas mampu mencegah diabetes dengan cara menormalisir kadar gula darah. Chromium pada Gentong Mas memperlancar metabolisme gula darah dan mengatur kepekaan sel terhadap insulin. Selain itu Gentong Mas memiliki indeks glisemik yang sangat rendah yaitu hanya 35, sehingga mampu menjaga dan merawat pankreas tetap berfungsi dengan baik. Selain itu, Gentong Mas juga mengandung unsur Omega yang berfungsi memperbaiki sel pankreas yang mengalami kerusakan. Untuk hasil maksimal pola hidup sehat seperti olahraga teratur, makan teratur dan mengurangi rokok perlu dilakukan. Manfaat besar bagi kesehatan dan kelezatan rasanya membuat semakin banyak masyarakat yang mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentong mas.com dan bagi anda yang membutuhkan silahkan hubungi : Tegal:081990879809, Brebes: 081225099282, Pekalongan: 028 58175543


CMYK

RADAR BREBES

10

SENIN, 20 DESEMBER 2010

LEGISLATIF Empat Raperda Segera Disahkan BREBES - Mengakhiri masa kerja tahun 2010, DPRD Kabupaten Brebes akan segera memparipurnakan empat Raperda. Keempat Raperda itu adalah Raperda Pajak Daerah, Raperda Retribusi Daerah, Raperda Pengelolaan Air Tanah dan Raperda tentang RTRW (Rencana Tata Ruang dan Wilayah). Abdullah Syafaat, Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPRD KabuDOK/RADAR BREBES paten Brebes Minggu (19/12) mengatakan, Abdullah Syafaat keempat Raperda itu cukup urgent, sehingga digodok cukup intensif. Bahkan khusus Raperda RTRW, selain dibahas oleh DPRD bersama tim penyusun eksekutif Pemda Brebes juga harus dimintakan rekomendasi kepada apemerintah pusat agar tata ruang dan wilayah yang direncanakan pemda Brebes tidak bertentangan dengan rencana tata ruang pemerintah pusat. “Empat Raperda itu memang telah dibahas oleh dua pansus (panitia khusus) besar dan memakan waktu cukup lama,” tuturnya. Dirinya memastikan, keempat Raperda akan ditetapkan menjadi Perda pada akhir tahun ini juga. “Masing-masing pansus sudah melakukan finalisasinya Sabtu (18/12) kemarin. Sesuai agenda, keempatnya akan segera diparipurnakan pada tanggal 27 Desember,” ungkapnya. Dia menambahkan, selain melihat kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah, keempat Raperda yang akan segera disyahkan itu juga beberapa ada yang menjadi amanat dari UU yang lebih atas. (cw1)

Rencana Pembangunan Monumen Dipertanyakan Menelan Biaya Rp 1,8 M BREBES - Rencana Pemerintah Kabupaten Brebes untuk membangun monumen pahlawan dipertanyatakan sejumlah kalangan masyarakat. Pasalnya selain nilai anggaran pembangunannya yang dianggap terlalu besar, pemilihan lokasi pembangunan yakni di Pusat Grosir Pesantunan juga dinilai mengorbankan kepentingan masyarakat banyak. Aktivis LSM Gerakan Berantas Korupsi (Gebrak) Brebes Darwanto Minggu (19/12) mengatakan, rencana Pemkab Brebes membangun monumen pahlawan dengan membongkar bangunan sentra grosir bawang di sebelah barat Kali Pemali sangat tidak rasional. Sebab, katanya, selama ini lokasi tersebut menjadi pusat perekonomian rakyat kecil dan

pusat transaksi bawang merah terbesar di Kabupaten Brebes. “Jika ini tetap dilaksanakan, berarti Pemkab sangat tidak cerdas dengan mengorbankan nasib petani, buruh butik bawang dan masyarakat lain yang sudah memanfaatkan ekonomi dari tempat tersebut,” ujarnya. Pemerhati Brebes Alfian Nazri menganggap, rencana Pemkab Brebes mengganggarkan senilai Rp 1,8 miliar untuk pembangunan sebuah patung sejarah Brebes tidak jelas dan tidak menggunakan azas skala prioritas. “Kalau memang betul sebaiknya ditunda dulu, mengingat masih banyak masyarakat yang tingkat kesejahteraannya kecil. Lebih baik untuk pedagang kaki lima. Biar kesejahteraannya tercukupi, diberi modal pinjaman tanpa agunan atau dihibahkan saja. Itu kan lebih baik,” ujarnya. BELUM PASTI

Asisten 1 Sekda Brebes Drs HM Supriyono saat dikonfirmasi wartawan menyatakan, pembangunan monumen pahlawan tersebut baru sebatas wacana. Menurutnya, sebenarnya masalah pembangunan patung sejarah itu atas usulan dari para pelaku sejarah dan pejuang Brebes yang saat ini masih hidup. “Yang perlu diingat adalah bahwa pembangunan patung sejarah itu yang dulunya berada di lokasi Alunalun Brebes kemudian dibongkar, karena adanya rehabilitasi total terhadap Alun-alun. Jadi intinya Pemkab hanya memindahkan ke lokasi lain,” ucap Supriyono. Supriyono mengatakan, pihaknya hingga saat ini bahkan belum dapat memastikan nilai anggaran maupun lokasi pembangunannya. “Saya belum tahu biaya pembangunan patung sejarah tersebut menelan angaran hingga Rp 1,8 miliar. Masalah lokasinya di

ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

BAKAL DIBONGKAR? - Pusat Grosir Pesantunan ini rencana bakal dibongkar dan dijadikan monumen pahlawan senilai Rp 18 miliar.

sebelah barat Sungai Pemali itu juga belum deal,” tandasnya. Lebih lanjut dia memastikan, hingga saat ini pihaknya masih terbuka untuk menampung aspirasi yang berkembang di ma-

Karangsembung Ikutkan 11 Gapura Lomba Gapura HUT Brebes 333

PENDIDIKAN

ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

MEWARANAI - Ratusan anak TK dan SD meramaikan lomba mewarnai dan menggamabr di Islamic Center Brebes.

Asah Kreativitas dengan Mewarnai BREBES - Guna mengasah bakat dan kreativitas anak, SDIT Harapan Umat dan TKIT Harapan Brebes menggelar lomba menggambar dan mewarnai tingkat TK dan SD di Islamic Center, Minggu (19/12) kemarin. Dalam kesempatan itu, tidak kurang dari 350 peserta dari berbagai TK dan SD. Mereka dibagi dalam tiga kelompok kategori perlombaan, yaitu, mewarnai kelompok A untuk TK dan SD kelas 1, mewarnai kelompok B untuk peserta SD kelas 2-3 dan kategori menggambar untuk SD kelas 4 hingga kelas 6. Ketua Panitia Khomisatun mengatakan, lomba mewarnai dan menggambar dilaksanakan sebagai upaya memberikan ruang bagi anak usia dini untuk menuangkan kreativitasnya sesuai dengan kelompok usia. Lomba mewarnai dan mengambar ini bertujuan untuk memperingati bulan Muharram serta meramaikan Islamic Center agar bisa menjadi pusat kegiatan umat muslim. Sementara juara kategori kelompok A diraih D Feby J SDN Brebes 01, juara 2 Zahrotunnisa TK Pertiwi Brebes, juara 3 Alda SDN Brebes 3. Kategori B, juara 1 Nanda SDN Brebes 01, kedua Nabila SDN Brebes 06 dan ketiga Syifa SDN Tegalsari Tegal. Sementara di kelompok C, juara 1 Catur Diah SDN Pasarbatang 07, juara 2 Fajar SDN Brebes 02 dan 3 Titania S (SDN Tegalsari). (cw1)

ORGANISASI Muslimat NU Brebes Dilantik

BREBES - Pengurus Cabang Muslimat NU Kabupaten Brebes periode 2010-2015 akhirnya resmi dilantik Ketua Pengurus Wilayah (PW) Muslimat NU Provinsi Jawa Tengah Prof Dr Hj Ismawati MAg melalui SK PP Muslimat NU. Pelantikan yang digelar pendopo Brebes, Minggu (19/12) itu juga diserahkan secara simbolis beasiswa bagi 25 anak SD/MI dan SMP/ MTs. Beasiswa juga akan diberikan di tiap-tiap Pengurus Anak Cabang (PAC) se Kabupaten Brebes. Ketua PC Muslimat NU Dra Hj Nurhalimah mengajak kepada seluruh warga Muslimat untuk menjadi anggota yang AKIK. Yakni menjadi Muslimat NU yang aktif, Kreatif, Inovatif dan Komunikatif. Sebab menjadi pengurus dan anggota yang AKIK, maka segala program akan bisa direalisasikan. Dia juga meminta dukungan dan partisipasi anggota dalam menggerakan program kerja. Seperti mengembangkan aset yang telah berdiri seperti majelis taklim, yayasan, lembaga pendidikan, Badan Kejahteraan Muslimat NU (BKM) dan sebagainya. Sementara Wakil Bupati Brebes H Agung Widiyantoro SH MSi dalam kata sambutannya menyampaikan penghargaan yang tinggi atas sumbansih Muslimat NU dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Wabup berharap agar Muslimat mampu menjadi organisasi yang mandiri dalam menunjunjukan jatidiri organisasi. Selain itu, Muslimat NU juga diminta membantu Pemkab Brebes dengan menyusun program kerja yang bernilai produktif. (cw1)

CMYK

syarakat. “Pemkab masih akan membahasnya lagi dengan instansiintansi terkait, kalau ada pemikiran lain bisa dikomunikasikan” tandasnya. (cw1)

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

BERDIALOG - Wakil Bupati yang juga ketua BNK Kabupaten Brebes H Agung Widiyantoro SH MSi berdialog dengan siswa dalam kegiatan sosialisasi penyalahgunaan narkoba di SMPN 01 Paguyangan.

Wali Murid Dapat Sosialisasi Penyalahgunaan Narkoba PAGUYANGAN - Ratusan siswa dan orang tua siwa kelas IX SMP Negeri 01 Paguyangan mendapat pengarahan dan sosialisasi penyalahgunaan narkoba Minggu (19/12) dari Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Brebes. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Brebes H Agung Widyantoro selaku ketua BNK. Dalam sambutannya, Agung meminta kepada para orang tua untuk senantisa mendampingi putra-putrinya. Terlebih dalam waktu dekat ini para siswa akan menghadapi ujian kelulusan sekolah, sehingga memerlukan kesiapan baik secara mental maupun materi pelajaran. “Masih ada waktu beberapa bulan untuk menyiapkan diri sebelum UN dilaksanakan, hal itu dilakukan agar tingkat kelulusan siswa tahun ini lebih baik dibanding tahun

sebelumnya. Selain siap dari sisi penguasaan materi, saya kira persiapan mental juga tak kalah penting. Walau pandai, tapi jika tidak siap secara mental, hasilnya bisa jauh dari harapan,” kata Agung. Kegiatan seosialisasi narkoba kali ini dilaksanakan berbarengan dengan pembagian raport kepada para siswa yang dihadiri orang tua siswa. Sementara Sekretaris BNK Urip Rosyidik SH kepada para orang tua mengingatkan agar selama libur semester yang dimulai saat ini tetap mengedepankan pengawasan terhadap para putra putrinya. Hal itu dilakukan untuk menjaga agar jangan sampai anak-anak terjerumus dalam pergaulan yang salah. “Peranan orang tua dirumah sangat penting didalam menghindari anak terjerumus pergaulan

tidka baik, terebih dalam menghadapi liburan ini. Dimana waktu yang dimiliki anak-anak lebih banyak dilakukan di luar lingkungan sekolah,” kata Urip. Kekhawatiran mengenai penyalahgunaan narkoba di tengah pelajar saat ini dikatakan urip cukup memperihatikan. Di mana dalam beberapa kasus diketahui peredaran maupun pengguna narkoba telah melibatkan pelajar. “Karenanya sebagai orang tua, guru dan kita semua mari bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap penyalahgunaan barang berbahaya ini,” kata Urip. Sementara dalam menghadapi ujian akhir sekolah nanti, SMP Negeri 01 Paguyanga sendiri telah melakukan persiapan terkait pembekalan materi kepada siswa-siswinya. (pri)

BREBES - Upaya pemerintah dan masyarakat Desa Karangsembung, Kecamatan Songgom dalam mendukung program HUT Brebes ke-333 sulit diragukan. Bagaimana tidak, desa ini turut menyertakan 11 gapura di desanya untuk diikutkan dalam Lomba Gapura Desaku dan Semarak Penjor Hari Jadi Kabupaten Brebes ke-333. Karena partsipasi aktif ini, Desa Karangsembung pun diganjar rekor desa teraktif oleh panitia event yang disponsori Djarum Coklat ini. Kepala Desa Karangsembung H Akrom menuturkan, sebanyak 11 gapura yang diikutsertakan dalam lomba tersebut tersebar di sejumlah titik di desanya. Rata-rata bangunan gapura tersebut masih dalam kondisi baik dan tinggal dimodifikasi ulang. “Ini juga menjadi bukti, kami berpartisipasi dalam rangka mendukung HUT Kabupaten Brebes ke-333 dan peduli pada pembangunan desa,” ujarnya. Selain di Karangsembung sejumlah desa di Kecamatan Songgom juga ikut dalam lomba gapura desa ini, di antaranya Desa Wanacala yang Kepalai oleh Rawuh Gunawan. Semen-

tara di Kecamatan Wanasari, Desa Sisalam telah merampungkan proses hingga 80 persen. Begitu juga di Kecamatan Larangan Dukuh Lamaran Sitanggal, kerja bhakti dan pembangunan dipimpin langsung oleh Kadus Sudiryo mendapat sambutan positif dari warganya. Ketua penyelenggara Lomba Gapura Desaku dan Semarak Penjor Hari Jadi Kabupaten Brebes ke-333 Mulya Didi Kuswondo menyatakan, sesuai jadwal yang telah ditetapkan, peserta lomba gapura ini diberi waktu untuk membangun atau mendesain ulang gapura sejak Senin 14 hingga 23 Desember ini. Selama melakukan kegiatan pembangunan gapura, panitia akan memberi subsidi berupa cat dan produk rokok Djarum Coklat kepada peserta. (cw1)

M RIZA PAHLEVI/RADAR BREBES

CUKUP ASRI – SD Cipajang 04, Kecamatan Banjarharjo saat dinilai Tim Penilai Pelopor Kebersihan Sekolah terlihat cukup asri.

Lomba Pelopor Kebersihan Sekolah Kabupaten Brebes

Semangat Penjaga Sekolah Patut Diacungi Jempol Keberadaan penjaga sekolah atau yang lebih dikenal Pak Kebon, tak bisa dilepaskan dari kebersihan lingkungan sekolah. Tanpanya, sepertinya sekolah mungkin akan kedodoran dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Bagaimana kiprahnya? LAPORAN: M RIZA PAHLEVI SEMANGAT kebersihan yang dilakukan penjaga sekolah patut diacungi jempol. Pasalnya keberadaan mereka sangat membantu kebersihan di lingkungan sekolah. Selain itu, juga menjadi inspirasi bagi seluruh siswa di sekolah tersebut. Demikian diungkapkan Dasirin SPd, Ketua Tim Penilai Pelopor Kebersihan Sekolah tingkat Kabupaten Brebes di sela-selai penilaian di SD Cipajang 04, Kecamatan Banjarharjo. Menurut Dasirin, semangat mereka itu sangat luar biasa. Betapa tidak, meski sebagian besar status mereka hanya

M RIZA PAHLEVI/RADAR BREBES

CUKUP ASRI – SD Cipajang 04, Kecamatan Banjarharjo saat dinilai Tim Penilai Pelopor Kebersihan Sekolah terlihat cukup asri.

pegawai tidak tetap (PTT), tetapi mereka tetap bekerja dengan semangat besar

dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah.

“Walau hanya mendapat honor sekitar Rp 200 ribu perbulan, tapi semangat mereka sangat luar biasa. Tanpa keberadaan mereka, sekolah mungkin kurang bersih dan tertata rapi,” tandasnya. Dari penilaian sementara ini, lanjut Dasirin yang juga Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Jatibarang ini, hampir semuanya bagus. Sehingga belum bisa menentukan, siapa yang bakal menjadi juaranya. Hanya saja kekurangan di sebagian besar sekolah adalah keberadaan MCK yang masih sangat terbatas. “Jumlah MCK di sekolah sangat terbatas, tetapi jumlah siswanya kan banyak, ratusan siswa. Ini tantangan bagi sekolah dalam memelihara kebersihan, khususnya kebersihan siswa-siswinya,” tukasnya. Dikatakan, bahwa juara lomba pelopor kebersihan ini akan mendapat hadiah umroh dari Wakil Bupati Brebes H Agung Widyantoro SH MSi. Namun demikian, semangat kebersihan ini jangan hanya sebatas pada saat lomba saja, namun tetap dijalankan setiap hari agar lingkungan tetap bersih. Sehingga baik guru maupun siswa merasa nyaman dan sehat selama berada di lingkungan sekolah. (*)


CMYK

OLAHRAGA

SENIN, 20 DESEMBER 2010

RADAR TEGAL

11

Wakil Bupati Tegal Buka Slawi Ayu Cup II

Met tahun baru 2011, buat klwrga q and sdra”q.. Special bwt anak” KANGGOORA CLUB. Moga tambah sukses.... 085742356xxx Happy nEW Year 2011... tuK Smw orG yg dA Di bUMI ini. SmOga di thn yg Baru nanti, kt Slalu dlm lindungaNya.... Tinggalkan 2010, slmt dAtang 2011.... 085742300xxx SeLamat tahun baru 2011, Buat Semua Karyawan Sinar Mutiara Shuttlecock semoga di tahun 2011 bertambah sukses dan sehat selalu. 083861456xxx TIDAK TERASA BENTAR LAGI AKAN MENINGGALKAN TAHUN 2010, YANG PENUH SUKA MAUPUN DUKA DAN KITA SAMBUT DATANGNYA TAHUN BARU 2011. SELAMAT TAHUN BARU DAN SELAMAT DATANG DI DUNIA AXIS. (RIO) 085869539xxx “SELAMAT TAHUN BARU 2011 UNTUK TEMAN”Q AREK” IKABAMA UMM KABEH” (DANI ANGKATAN 4 IKBAMA). 083837027xxx SELAMAT TAHUN BARU BUAT TEMAN”Q DI RM D’ANGKLO BREBES. (DANI) 083837027xxx SELAMAT TH BR ISLAM 1432 H, dan semoga di tahun ini iman kt bertambah dan takwa pd TYE. Amin, utk bu guru SRI WAHYUNI. Kr sembung dari boy wantwang. 085878443xxx Selamat tahun baru 2011, buat keluarga q yg da di mrgsari, buat tmn2 kulyah q Happy New Year. 083861456xxx Slmt Tahun Baru 2011, mari qt tmbhkn smgt baru utk mnju “ksuksesan.” Taqobbal Du’aana Ya Robbi... Amien.. Bwt IPNU IPPNU Rntng Debong Tengah, smoga eksis sllu... 081564884xxx Happy New Year 2011, mga di thun 2011 nh qt jdi rang yg lbih baek lg. Amien... 083861456xxx Selamat Tahun Baru 2011, buat cowoQ pngeran kucing.... I Love you 083861456xxx Selamat tahun baru 2011, bwt kryawan cv. Guna electric smoga tetp axis & smangat! Bwt MARTA slamat natal ya... 087830105xxx Selamat natal n hapy new year bwt karyawan astraco n skrtrz yg pesek n lg hamil srta ssw2ya... goodluck 2011.... 081803918xxx Selamat Tahun Baru 2011, buat semua karyawan Radar Tegal semoga tambah semangat dan sejahtera. Amin ya robal alamin. 085869292xxx SELAMAT THUN BRU ISLAM 1432 H n HapPY NEW YEAR 2011 bwt irfan n asari smOga kalian br2 tetp axis dlam brkarier n sehat sllu.... Riyanto abelco. 087730202361 Selamat Hari Natal dan Tahun Baru 2011, buat temen saudara kerabat kelrg besar alumni TH 2004 D2 PGSD UKSW. Semoga tetap menjalin silaturahmi. 085226035xxx

CMYK

ADIWERNA - Agenda rutin tahunan PBSI Kabupaten Tegal dalam mencari bibit pemain muda bulutangkis, bakal digelar disetiap kecamatan. Untuk turnamen yang berlebel Slawi Ayu Cup (SAC) yang ke II, bertempat di Gor Anjas Pratama Adiwerna dengan didukung oleh sponsor ship PR Djarum Kudus. Untuk peserta turnamen kali ini yang sudah terdaftar dan siap bertanding sebanyak 150 lebih peserta mulai dari kelas kelompok usia dini sampai veteran. Pembukaan turnamen sendiri sesuai rencana pada Minggu (19/12) malam, oleh Ketua PBSI Kabupaten Tegal yang juga Wakil Bupati Tegal, HM Hery Soelistiyawan SH MHum. “Sesuai data kami, jumlah peserta untuk usia dini (Dibawah 10 Tahun) sebanyak 32, Anak-anak (Usia 9-11 Th) 21, Pemula 18, Remaja 16, Taruna 8, Dewasa 44 dan Veteran 18. Kali ini jelas jumlah peserta ter-

banyak peserta dewasa,” jelas Sekretaris PBSI Kabupaten Tegal, Agus Hermanto, kepada Radar, Minggu (19/12) saat melakukan kesiapan akhir jelang pembukaan SAC II. Dikatakan Agus, untuk lima kelas yaitu mulai dari kelas usia dini, anak-anak, pemula, remaja dan taruna, dipertandingkan kelas tunggal (Single). Sedang untuk kelas dewasa dan veteran hanya mempertandingkan kelas ganda (Double). “Mereka mulai bertan-

ding, usai pembukaan yang diteruskan dengan eksibishi antara pemain kecamatan dan pengurus PBSI, selanjutnya pertandingan peserta turnamen,” ucapnya. Menurut dia, para juara nantinya bakal mendapatkan trophy dan uang pembinaan totalnya Rp 12 juta yang disediakan oleh KONI dan PBSI Kabupaten Tegal melalui panitia dan dari sponsor. Dikatakannya, dari turnamen ini nantinya diharapkan bakal bermunculan bibit pebulutangkis muda Kabupaten Tegal yang nantinya bisa membawa harum nama daerah di event yang lebih tinggi. “Prestasi terakhir PBSI Kabupaten Tegal, atlet bulu tangkisnya menjadi juara pertama ganda dewasa tingkat Karesidenan,” ujar Agus pula. Sementara, menyinggung peran Pemkab Tegal bagi kegiatan perbulutangkisan di daerah, menurutnya cukup

M GHONI/RADAR SLAWI

CEK AKHIR - Sekretaris PBSI Kabupaten Tegal, didampingi sejumlah pengurus tengah mengecek persiapan akhir, lapangan yang bakal digunakan untuk bertanding peserta pada turnamen Slawi Ayu Cup (SAC) II di GOR Anjas Pratama Desa Tembok Luwung, Adiwerna.

baik. Bahkan selalu berperan serta setiap PBSI menggelar kejuaraan bulutangkis di daerahnya. “Kami berharap, eserta akan serius dan fair dalam

bertanding, sehingga siapapun juaranya itu yang terbaik dan bakal berprestasi ditingkat lebih tinggi mengharumkan daerah,” pungkasnya. (K1)

DEG-DEGAN LIHAT SUAMI TERKAPAR MONCERNYA performa pemain Arema Achmad Bustomi di Timnas Indonesia tidak terlepas dari dukungan sang istri, Fina Dian Sari. Selama suaminya bermain di Arema maupun timnas, wanita 25 tahun itu tidak pernah lelah memberikan motivasi. Ini terlihat setiap kali bertanding di Piala AFF, Fina dan keluarganya selalu menyempatkan menonton bareng penampilan Timnas Indonesia. Bahkan, setiap kali menjelang pertandingan, Fina menyempatkan menelepon Bustomi. Itu dilakukan untuk melepaskan kangen serta memberikan dukungan agar tampil bagus. Tidak hanya itu. Terkadang Bustomi yang menelepon Fina untuk meminta masukan terkait penampilannya. Dan sejauh ini, Fina menilai permainan suaminya di timnas konsisten. “Ini udah biasa Mas, saya telepon Mas Tomi (panggilan Fina kepada Bustomi) untuk memberikan motivasi biar tampil maksimal, baik di timnas maupun di Arema,” kata dia kepada Radar Malang kemarin. Meski demikian, Fina sering deg-degan ketika melihat suaminya bertanding bersama timnas. Maklum dirinya tidak menginginkan timnas kalah. Bahkan tahun ini, Fina berharap Timnas Indonesia bisa menjadi juara Piala AFF. Dengan demikian, ada sesuatu yang dibanggakan karena tahun ini merupakan penampilan perdana Bustomi bersama Timnas Indonesia. Namanya istri, Fina juga sering waswas bila melihat Bustomi mengerang kesakitan setelah ditekel atau bertabrakan dengan pemain lawan. Dia khawatir suaminya mengalami cedera berat. Apabila itu terjadi, tentunya performa Bustomi terganggu. Disinggung jauh dari suami di kala masih menjadi pengantin baru, Fina mengaku dirinya tidak terlalu mempersoalkan masa pengantin baru tapi jauh dari suami. Dia menyadari itu sudah menjadi konsekuensi sebagai istri pemain sepak bola. Jadi, setiap kali Arema away, dirinya harus jauh dari Bustomi minimal satu minggu. Pengalaman seperti itu sudah dilakoni selama pacaran lima tahun. “Kami teman sejak SMP. Tapi lima tahun terakhir ini kami pacaran. Jadi, udah terbiasa kalau ditinggal,” kata perempuan yang bekerja sebagai asisten apoteker di RSSA (Rumah Sakit Saiful Anwar) Malang ini. Fina dan Bustomi menikah 2 Juni 2010 lalu. (gus)

HENDRA EKA/JAWAPOS

MELOMPAT - Pemain Tim Nasional Indonesia, Ahmad Bustomi dan Roel Jimena dari Filipina di semifinal AFF Suzuki CUP 2010 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.


ALL SPORTS

12

SABTU 20 DESEMBER 2010

RADAR TEGAL

SEPAK POJOK Klub-klub Belanda Menelan Kerugian Cukup Besar KRISIS ekonomi yang menghantam Eropa berakibat cukup buruk bagi persepakbolaan Belanda. Klub-klub Eredivisie Belanda menelan kerugian besar sepanjang musim lalu. Seberapa besar? KNVB alias asosiasi sepak bola Belanda mengkampanyekan gerakan transparansi keuangan di sepak bola Belanda. Nah, karena itu, mereka pun memeriksa keuangan klub-klub Eredivisie dan hasilnya bakal dibeberkan kepada publik. Ternyata, hasilnya sungguh memilukan. Berdasarkan pemeriksaan diketahui bahwa klub-klub Eredivisie merugi. Secara total kerugian yang dialami mencapai 71,8 juta euro atau setara Rp 850 miliar untuk semua klub kontestan. Dengan diumumkannya jumlah kerugian itu, maka membenarkan rumor-rumor yang beredar sebelumnya bahwa rata-rata klub Belanda merugi selama musim lalu. Hanya saja, angka belum pernah dirilis secara gamblang seperti yang dilakukan KNVB. “Banyak sekali angka-angka yang dibeberkan di berbagai media, tapi inilah nilai yang sebenarnya. Ini berdasarkan pemeriksaan yang kami lakukan kepada seluruh klub,” kata Frank Rutten, direktur pelindung klub-klub Eredivisie, seperti dilansir Soccernet. Selain karena krisis yang melanda, menurunnya pendapatan klubklub Belanda disebabkan penurunan penjualan pemain ke luar negeri. Belum lagi gaji pemain yang semakin tinggi, sedangkan durasi kontraknya dengan klub masih panjang. Akibatnya, sulit bagi klub untuk mengubah struktur gaji dalam tempo singkat. Nah, situasi itu membuat penurunan pendapatan bagi klub. Total di musim lalu hanya sebasar 66 juta euro atau setara Rp 779 miliar. Padahal, dua tahun sebelumnya dapat mencapai 142 juta euro atau setara Rp 1,6 triliun. Untunglah, klub-klub Eredivisie masih tertolong dengan pemasukan dari tayangan televisi dan sponsor. Bila tidak, tentu akan sangat berbahaya bagi persepak bolaan Belanda. “Beruntung karena punya kontrak panjang dengan televisi,” ujar Sefton Perry, ofisial UEFA. Kalau berdasar data yang dimiliki Volkskrant, total kerugian lebih besar lagi, yakni mencapai 89,5 juta euro atau setara Rp 1,05 triliun. Hanya ada segelintir klub yang tidak merugi, seperti VVV Venlo dan Vitesse yang dalam beberapa tahun terakhir berusaha keluar dari krisis finansial. Klub-klub elite justru menelan rugi paling besar. Ajax Amsterdam memimpin dengan kerugian mencapai 23 juta euro atau setara Rp 270,7 miliar, PSV sebesar 17,5 juta (Rp 205 miliar), Heerenven senilai 15 juta euro (Rp 176 miliar), dan Feyenoord sebanyak 14 juta euro (Rp 164 miliar). “Pada masa lalu, pendapatan bisa diraih dengan menjual pemain. Tapi sekarang tidak bisa seperti itu. Penyebabnya banyak pengeluaran yang harus dibayar klub untuk menggaji para pemain,” bilang Mattijs Manders, direktur di perusahaan kredit Graydon, seperti dikutip DutchNews. Menurut dia, krisis bukan semata-mata menjadi alasan utama karena yang justru menjadi masalah adalah kesalahan manajemen yang dilakukan oleh klub-klub Belanda. “Banyak klub yang melakukan mismanajemen,” jelas Manders. Namun, masih ada juga klub yang menangguk untung. Antara lain FC Twente yang meraup untung sebesar 1,2 juta euro atau setara Rp 14 miliar, NEC Breda 1,5 juta euro (Rp 17,6 miliar) dan FC Groningen sebesar 21 ribu euro (Rp 247 juta). (ham)

Iniesta

Dobel Aplaus untuk Iniesta ANDRES Iniesta menerima perlakuan istimewa di Cornella El Prat kemarin. Jika rekan setimnya dihujat fans Espanyol, Iniesta malah mendapat aplaus. Sambutan hangat diterima gelandang Barcelona itu menyusul selebrasi golnya di final Piala Dunia 2010 lalu. Seusai mencetak gol tunggal kemenangan 1-0 Spanyol atas Belanda, Iniesta merayakannya dengan menunjukkan tulisan di undershirt putih dari balik kostumnya. Tulisan itu berbunyi “Dani Jarque siempre con nosotros” atau “Dani Jarque, selalu bersama kami”. Jarque tak lain adalah mantan kapten Espanyol yang meninggal dunia pada 8 Agustus 2009 karena serangan jantung saat menjalani pramusim di Coverciano, Florence, Italia. Jarque yang berposisi sebagai bek tengah itu meninggal dalam usia muda, 26 tahun. Jarque dan Iniesta diketahui berteman baik ketika bahu membahu membela timnas Spanyol U-17, U-19, U-20, dan U-21. Tidak heran, aksi Iniesta di Piala Dunia lalu mampu merebut simpati dari fans Espanyol. Ketika nama-nama pemain Barca diumumkan sebelum kickoff, Iniesta mendapat aplaus kurang lebih 15 detik Begitu pula ketika ditarik keluar pada menit ke-86, kandidat pemain terbaik dunia 2010 kembali menerimanya. Kali ini lebih lama dari yang pertama. “Saya merasakan sesuatu yang berbeda saat itu (ketika menerima aplaus, Red), sesuatu yang terhebat yang pernah saya terima,” ungkap Iniesta kepada Marca. Iniesta pun tidak bisa menyembunyikan rasa harunya. “Fans tuan rumah seakan ingin menyampaikan pesan dukungan kepada saya. Apa yang mereka lakukan lebih penting daripada rivalitas kedua tim di lapangan,” tutur pemain 26 tahun tersebut. Direktur Sepak Bola Barca Andoni Zubizarreta memberi komentar atas dobel aplaus yang dierima Iniesta. “Baru kali ini saya melihat pemain Barca mendapat aplaus dari fans Espanyol. Sekalipun skor pertandingan mungkin menyakitkan bagi fans Espanyol, mereka mampu mengesampingkannya,” terang mantan kiper Barca dan timnas Spanyol ekade 1980-an dan 1990-an itu. (dns)

Espanyol (1) v Barcelona (5)

JUARA MUSIM DINGIN BARCELONA - Barcelona memenangi derby Catalan jilid pertama di La Liga musim ini. Di markas Espanyol, Azulgrana menghajar tuan rumah 5-1. Bagi Los Periquitos, ini merupakan kali pertama mereka kalah di kandang sendiri di La Liga di musim ini. Dua gol dari Pedro, dua dari David Villa, dan satu sumbangan Xavi Hernandez menggetarkan gawang Espanyol dalam laga yang berlangsung di Estadio Cornella-El Prat, Minggu (19/12) dinihari WIB. Sementara itu tuan rumah hanya mampu membalas satu kali lewat Pablo Daniel Osvaldo. Ini merupakan kali pertama Espanyol kalah di kandang sendiri di La Liga musim ini. Sementara gol Osvaldo merupakan yang pertama yang bersarang di gawang Barca setelah dalam empat partai sebelumnya di La Liga tim “biru-merah” mencatatkan clean sheet. Kemenangan ini menjadikan Barcelona juara musim dingin dengan mengantongi poin 43, unggul lima angka dari pesaing terdekat mereka Real Madrid. Sementara Espanyol tetap di nomor empat dengan poin 28. Meski atmosfer derby panas dan laga berlangsung keras, namun suporter Espanyol memberikan apresiasi ketika gelandang Barca Andres Iniesta ditarik keluar. Ini terjadi karena Iniesta merupakan sahabat dari mendiang Dani Jarque yang semasa hidupnya merupakan pemain Espanyol. Espanyol melancarkan ancaman di menit kedua pertandingan. Sepakan Pablo Osvaldo dari sebelah kanan di kotak penalti masih bisa diamankan Victor Valdes. Busquets! Tiga menit laga berjalan, tendangan salto gelandang Barcelona ini masih di samping gawang Espanyol. Memasuki menit sembilan, tim tamu memiliki peluang lewat Lionel Messi. Sepakan playmaker Barcelona itu bisa ditepis Idriss Kameni. Semenit berselang, Messi membuang peluang matang. Serangan Barca diawali oleh Dani Alves yang menggiring bola hingga kotak penalti. Kameni kemudian maju untuk menutup ruang gerak Alves. Kemudian bek asal Brasil itu meengoper ke Messi. Namun eksekusi pemain Argentina itu justru melambung.

Barcelona membuka skor menit ke-19 melalui Pedro. Menerima umpan terobosan dari Lionel Messi, Pedro berhasil memenangi adu lari dengan dua pemain Espanyol yang mengawalnya. Pemain muda Spanyol itu selanjutnya melepas tendangan datar yang gagal dihentikan Kameni. Dua menit kemudian, usaha Espanyol lewat tendangan bebas Luis Garcia masih bisa ditangkap Victor Valdes. Azulgrana menambah pundi gol di menit ke-30 lewat Xavi Hernandez. Umpan Messi diterima Xavi yang ada di sebelah kanan. Selanjutnya Xavi mengoper ke tengah. Dani Alves yang siap menyambut umpan justru kehilangan keseimbangan dan bola memantul kemudian kembali ke Xavi. Pemain nasional Spanyol itu kemudian melepaskan tembakan dari sudut sempit yang bersarang di gawang tuan rumah untuk kedua kalinya. Peluang emas didapat Espanyol menit ke-34. Umpan Luis Garcia diterima oleh Jose Maria Callejon. Setelah mengontrol bola sejenak, ia kemudian melepas tembakan. Namun usaha tersebut masih bisa ditepis Victor Valdes. Tiga menit babak kedua berlangsung, Barca memiliki peluang matang. Operan Andres Iniesta diterima Pedro. Selanjutnya Pedro berlari mengiris lewat sisi kiri dalam posisi tanpa kawalan. Pedro kemudian mengirim umpan ke tengah kepada Lionel Messi. Namun bola bisa dipotong oleh Didac. Tak lama kemudian, sepakan dari luar kotak penalti yang dilepas Andres Iniesta masih nisa ditepis Kameni. Gol! Barca unggul 3-0 ketika laga menginjak satu jam. Kembali Pedro yang mencatatkan namanya di papan skor. Gol ini berawal dari tendangan datar Messi yang ditepis Kameni. Pedro berhasil mendahului Kameni dalam usaha memperebutkan bola pantul dan pemain Barca bernomor 17 itu melesakkan bola ke gawang Los Periquitos. Pedro hampir mencetak hattrick semenit kemudian. Namun eksekusinya usai menuntaskan kerjasama dengan Iniesta masih bisa digagalkan Kameni. Espanyol memperkecil ketinggalan

PEDRO

SUSUNAN PEMAIN Espanyol: Kameni; Forlin, Ruiz, Didac (David Garcia 81'), Torres (Amat 64'), Baena, Marquez, Verdu, Callejon, Luis Garcia (Datolo 62'), Osvaldo. Barcelona: Victor Valdes; Pique, Puyol, Abidal, Dani Alves, Busquets (Mascherano 78'), Iniesta (Keita 85'), Xavi, Pedro (Bojan 87'), Villa, Messi.

di menit ke-62. Pablo Osvaldo yang berhasil lolos menerobos lewat kanan. Memenangi adu lari dengan Carles Puyol, Osvaldo kemudian melepas tembakan ke tiang jauh yang gagal dibendung Valdes. Osvaldo hampir mencetak gol keduanya di menit ke-70. Tetapi kali ini usahanya bisa dihentikan oleh Valdes. Seperempat jam menuju bubaran, skor berubah menjadi 4-1 untuk Barcelona. Gol keempat dikemas oleh

Selalu Buat Pep Terkejut DIPERKIRAKAN bakal dapat perlawanan sengit, Barcelona justru menang 5-1 dalam laga derby kontra Espanyol. Untuk kali kesekian Josep Guardiola dibuat terkesima oleh perjuangan anak didiknya. Di babak pertama saja Barcelona sudah unggul dua gol lewat aksi-aksi Pedro Rodriguez dan Xavi Hernandez. Tiga gol tambahan The Catalans yang tercipta di paruh kedua oleh David Villa dan Pedro cuma bisa dibalas sekali oleh Osvaldo. Skor 5-1 dalam laga yang dilangsungkan di Estadio Cornella-El Prat, Minggu (19/12) dinihari WIB tersebut jelas menjadi kejutan. Meski tim tamu dianggap lebih kuat, namun gengsi derby diyakini akan membuat laga berjalan sengit. Apalagi sang lawan punya rekor bagus di kandang sendiri sepanjang musim ini dengan belum pernah terkalahkan.

Sebuah kondisi yang membuat Josep Guardiola dibuat terkejut dengan hasil akhir yang didapat pemainnya. “Kami mendapatkan hasil yang paling tak terduga sepanjang musim. Kami baru saja mengalahkan tim yang sangat baik, selain menjadi rival sekota, itu yang terpenting,” sahut Guardiola usai laga seperti dikutip dari Yahoosports. “Tim saya tak berhenti mengejutkan saya. Mereka punya

mental mental yang kuat yang dimiliki karena telah melakukan banyak hal di sepakbola,” lanjut dia kemudian. Kemenangan 51 atas Espanyol memang jadi kejutan besar karena sepanjang sejarah Liga Spanyol Barca belum pernah menggelontorkan lima gol ke gawang saudara sekotanya itu. Yang jelas tiga poin dari laga ini menjadikan Barcelona juara musim dingin dengan sementara unggul lima poin atas Real Madrid. (nar)

David Villa. Diawali umpan terobosan Messi, Villa yang lolos dari pengamatan pemain Espanyol belari menggiring bola ke kotak penalti lawan dan mengakhiri aksinya dengan eksekusi yang gagal dicegah Kameni. Villa! Enam menit menuju peluit panjang El Guaje menambah pundi gol-nya sehingga membawa Barca unggul 5-1. Gol ini berawal dari umpan Xavi kepada Villa. Kemudian striker nasional

Josep Guardiola

Spanyol tersebut melepas tendangan yang bersarang di gawang Kameni. Gol Villa ini menjadi yang terakhir yang lahir di laga ini. Meski atmosfer derby panas dan laga berlangsung keras, namun suporter Espanyol memberikan apresiasi ketika Andres Iniesta ditarik keluar. Ini terjadi karena Iniesta merupakan sahabat dari mendiang Dani Jarque yang semasa hidupnya merupakan pemain Espanyol. (nar)


ALL SPORTS

SENIN 20 DESEMBER 2010

13

RADAR TEGAL

Mazembe (0) v Inter Milan (3)

JUARA ANTARKLUB ABU DHABI - Inter Milan berhasil menutup tahun 2010 dengan meraih gelar juara Piala Dunia Antarklub. Di babak final, anak buah Rafael Benitez mengatasi wakil Afrika Mazembe tiga gol tanpa balas. Inter mengalahkan Mazembe 3-0 dalam laga yang berlangsung di Sheikh Zayed Stadium, Abu Dhabi, Minggu (19/ 12) dinihari WIB. Gol-gol kemenangan Nerazzuri dikemas Goran Pandev, Samuel Eto’o dan Jonathan Biabiany. Di kejuaraan dunia antarklub kali ini, Inter total membukukan enam gol dan tidak kebobolan. Ada pun di pertandingan sebelumnya yakni melawan Seongnam, tim Italia itu juga mencatat kemenangan 3-0. Menit awal laga ini sempat diganggu oleh masuknya seorang penyusup ke dalam lapangan yang membuat laga terhenti sela m a b e b e r a p a s a at. Pertandingan berlangsung dalam tempo tak terlalu cepat. Mazembe berusaha menekan lewat kedua sayap, namun usaha wakil Afrika itu belum ada yang memberikan ancaman berarti ke g awang Inter yang dikawal Julio Cesar. Inter membuka skor lewat Goran Pandev di menit ke-13. Gol ini berawal dari umpan Samuel Eto’o. Bola coba diantispiasi oleh Kazembe Mihayo, namun gagal. Si kulit bundar jatuh ke Pandev. Setelah beberapa langkah menggiring bola, eks Lazio itu melepas tembakan datar yang gagal dibendung kiper Muteba Kidiaba. Juara Liga Champions Eropa unggul 2-0 empat menit berselang. Adalah Samuel Eto’o yang menjadi pencetak gol-nya. Berawal dari umpan silang Javier Zanetti dari sisi kanan, bola diterima dengan tak terlalu sempurna oleh Pandev. Bola kemudian mengarah ke Eto’o.

Jonathan

Biabiany

Goran Pandev

Inilah Inter Sesungguhnya STRIKER Inter Milan Goran Pandev menyatakan bahwa performa Nerazzuri di Piala Dunia Antarklub menunjukkan Inter sesungguhnya, yakni sebagai tim yang tak pernah gagal di momen-momen besar. Inter menjadi juara Piala Dunia Antarklub 2010 usai mengalahkan Mazembe 3-0 di laga puncak, Minggu (19/ 12) malam WIB. Gol pembuka juara Liga Champions 2009/10 itu dikemas Goran Pandev, selanjutnya disusul oleh gol dari Samuel Eto’o dan Jonathan Biabiany. “Saya berterimakasih kepada semuanya. Mereka membantu saya melewati momen berat ini. Eto’o

memberikan umpan yang luar biasa. Seluruh tim juga tampil luar biasa,” ujar Pandev dikutip dari situs resmi klub. Prestasi ini seolah menepis sejumlah keraguan yang mengiringi Inter menjelang keberangkatan ke Piala Dunia Antarklub. Pasalnya I Biscione mencatat hasil yang tak memuaskan di kompetisi domestik mau pun di Eropa. “Hari ini kami menunjukkan seperti apa tim yang sesungguhnya, tim yang tidak pernah gagal di momen-momen besar (penting). Jadi mari kita nikmati trofi kelima yang kami peroleh di tahun ini,” ujar Pandev. (nar)

Benitez : Dukung atau Pecat Saya! SUKSES memenuhi target menjuarai Piala Dunia Antarklub 2010 mendongkrak daya tawar allenatore Inter Milan Rafael Benitez. Dia pun berani melontarkan ancaman supaya Inter menambah pemain pada bursa transfer Januari nanti. Ya, bila sebelumnya Benitez yang berada dalam ancaman lantaran performa Javier Zanetti dkk yang labil di Serie A Liga Italia, kini Benitez mulai merasa di atas angin. Tanpa ragu dia meminta kepada Inter supaya lebih serius mendukungnya. Pada bursa transfer awal musim lalu, tidak ada pemain bidikannya yang merapat. Akibatnya, ketika Inter kehilangan banyak pemain akibat cedera, stok pemain habis dan performa mereka labil. Benitez tak mau itu kembali terulang. “Ada tiga kemungkan bagi klub. Pertama, mendukung pelatih 100 persen dan beli empat atau lima pemain untuk memperkuat tim. Untuk itu kami butuh pemain yang kompetitif dan bermental juara,” bilang Benitez, seperti dikutip Goal. Opsi kedua, Inter bisa tetap saja mengandalkan skuad yang dan dia enggan disalahkan bila gagal pada akhir musim nanti. “Yang ketiga, silakan hubungi agen saya dan putus kontrak saya apabila tidak didukung penuh. Mudah bukan” lanjut Benitez. Mantan manajer Liverpool itu menilai sekarang yang tersisa dalam skuadnya adalah para pemain yang kelelahan. Mereka butuh suntikan tenaga baru.

CMYK

Susunan Pemain Mazembe: Kidiaba; Nkulukuta, Kasusula, Kimwaki, Bedi, Ekanga, Mihayo, Singuluma, Kaluyituka (Ndonga 89'), Kabangu, Kasongo (Kanda 45') Inter Milan: Julio Cesar; Maicon, Cordoba, Chivu (Stankovic 53'), Lucio, Zanetti, Cambiasso, Thiago Motta (Mariga 84'), Milito (Biabiany 70'), Pandev, Eto’o.

Dengan tendangan datar pemain asal Kamerun itu menjebol gawang Mazembe. Nerazzuri memiliki kesempatan menambah skor di menit ke-23. Diego Milito yang lolos dari jebakan off-side tinggal satu lawan satu dengan Kidiaba. Sepakan pemain Argentina ini mengenai Kidiaba, bola selanjutnya dibuang bek Joel Kimwaki. Menit ke-32 wakil Afrika memiliki peluang. Sepakan jarak jauh Dioko Kaluyituka masih bisa ditangkap Julio Cesar. Milito! Tiga menit menuju jeda, pemain bernomor 22 ini kembali memiliki peluang. Menerima umpan terobosan, Milito tinggal berhadapan dengan Kidaiba. Namun sepakannya masih bisa dibendung dengan kaki oleh kiper Mazembe itu. Inter memiliki dua peluang di periode satu jam laga berjalan. Sepakan Maicon dari sebelah kanan mengenai tangan Kiadiba dan kemudian tiang gawang. Selanjutnya tandukan Milito dari situasi sepak pojok masih melenceng dari sasaran. Peluang bagus didapatkan wakil Afrika di menit ke-74. Kaluyituka berhasil menerobos hingga kotak penalti Inter. Julio Cesar bergerak menghalangi pergerakan pemain bernomor 15 itu. Kaluyituka kehilangan keseimbangan dan terjatuh. Eto’o! Menit ke-77 striker Kamerun ini punya kesempatan menambah pundi gol-nya. Menuntaskan kerjasama antara Pandev dan Dejan Stankovic, Eto’o melepas tembakan yang masih bisa ditepis Kiadiba. Dua menit berselang terjadi kemelut di muka gawang Inter. Umpan silang dari Mulota Kabangu disambut sepakan Kaluyituka. Bola ditepis oleh Julio Cesar. Hasil rebound diterima oleh Arnia Ekanga, namun usaha dia bisa digagalkan oleh Ivan Cordoba. Tak lama kemudian, Kaluyituka kembali berpeluang. Kali ini tandukannya menyambut umpan silang dari sebelah kanan tepat di tangkapan Julio Cesar. Anak buah Rafael Benitez memantapkan kemenangan limamenit menuju bubaran lewat pemain pengganti Jonathan Biabiany. (nar)

Ulangan Prestasi Inter Milan Pada Era 1960

Benitez

“Jangan lakukan itu pada pertengahan Januari, tapi sekarang,” ungkap Benitez. Permintaan Benitez beralasan. Sebab, setelah sukses treble winners musim lalu membuat espektasi lebih tinggi kepada Inter. Masalahnya, saat ini mereka harus berjuang keras di Serie A dan Liga Champions. Mereka tertinggal 13 poin dari penguasa klasemen AC Milan. Kemudian di Liga Champions mereka kembali bersua dengan Bayern Munchen. Lawan yang mereka hadapi pada final Liga Champions musim lalu. Bayern bakal bertarung dengan Inter dengan semangat revans di babak 16 besar nanti. Di sisi lain, kesuksesan itu membuat Presiden Inter Massimo Morratti puas. Dia memuji kepiawaian Benitez dalam mengatasi tekanan. (ham)

KESUKSESAN Inter Milan memenangi Piala Dunia Antarklub 2010 merupakan ulangan prestasi mereka di era 1960-an. Massimo Moratti pun berhasil mengikuti jejak ayahnya, Angelo. Inter menjadi juara Piala Dunia Antarklub 2010 usai mengalahkan Mazembe 3-0 di laga puncak, Minggu (19/12) malam WIB. Ini merupakan trofi juara dunia ketiga buat Nerazzurri. Inter pernah meraih trofi serupa pada tahun 1964 dan 1965, yang waktu itu masih bernama Piala Interkontinental. Mereka sukses menundukkan Independiente, wakil Amerika Latin, dua tahun berturut-turut. Saat Inter meraih dua trofi Piala Interkontinental tersebut, ja-

kacita dari tiap orang, khususnya orang-orang yang ayahnya jadi bagian di masa itu,” tukas Moratti, merujuk kepada anak-anak mendiang Armando Picchi dan Giacinto Facchetti, kepada Football Italia. Picchi dan Facchetti meru-

Massimo Moratti

batan presiden Nerazzurri dipegang Angelo, ayah Massimo Moratti. Kesuksesan Inter tahun ini pun membuat Moratti berhasil mengikuti jejak ayahnya. “Anda bisa melihat su-

pakan dua pemain Inter saat mereka meraih Piala Interkontinental di tahun 1964 dan 1965. Picchi meninggal tahun 1971 akibat kanker. Sementara Facchetti meninggal tahun 2006 akibat penyakit yang sama. “Kenangan dari anak-anak itu

di 1960-an hidup lagi, tapi sekarang kita harus berpikir tentang mempertahankan posisi ini,” sambung Moratti. Taipan minyak ini pun menyatakan kepuasan atas keberhasilan klubnya meraih trofi kelima di tahun ini. (a2s)


JATENG

SENIN 20 DESEMBER 2010

17

RADAR TEGAL

PEKALONGAN Enam Peserta Jadi Calon Dosen STAIN PEKALONGAN - Enam orang peserta yang memilih formasi dosen di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pekalongan dinyatakan lulus Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Proses penyaringan sendiri tak hanya melalui tes CPNS tertulis, melainkan dengan dua tahap yakni melalui tes tertulis dan wawancara. Sebelumnya, terdapat 11 orang yang dinyatakan lulus tes tertulis, namun setelah dilakukan tes wawancara, hanya 6 peserta saja yang lolos, DOKl. RATEG sesuai dengan kuota formasi Zaenal Mustakim dosen di STAIN Pekalongan. Hal ini disampaikan Pembantu Ketua II STAIN Pekalongan Zaenal Mustakim MAg yang juga ketua Panitia Pengadaan CPNS STAIN Pekalongan Sabtu (18/12). Tes wawancara sendiri dilakukan di kampus STAIN Pekalongan, namun untuk draft pertanyaan juga keputusan lolos atau tidaknya diputuskan oleh Kementrian Agama RI. ’’Keenam peserta yang menjadi calon dosen di STAIN Pekalongan antara lain, Abdul Bastish calon Dosen Bahasa Arab, Aenurofik, dan Mansur Chadi Mursid calon Dosen Ekonomi Syariah, Nur Khasanah calon Dosen Pendidikan Profesi Guru, Kurdi calon Dosen Tafsir Hadits, serta Abdul Hamid calon Dosen Ushul Fiqh,” ungkapnya. Keputusan tersebut sesuai dengan keputusan sekretaris jendral kementrian agama No. 77 Tahun 2010 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pengadaan CPNS di Lingkungan Kementrian Agama Tahun Anggaran 2010. Selain itu, juga berdasarkan Surat Biro Kepegawaian Nomor B.II/1-a/Kp.003/16631.16674-18725, 16726 dan 16735 tanggal 10 Desember 2010, perihal penyampaian pengumuman hasil ujin tertulis penerimaan CPNS formasi umum instansi kementrian agama tahun anggaran 2010. (san)

SEMARANG Pengadilan Tipikor Daerah Dibuka SEMARANG – Kendati Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di daerah resmi dibuka pada Jumat (17/12) lalu, namun para hakim tipikor belum dilantik. Di Kota Semarang, 12 hakim tipikor belum mendapatkan surat keputusan (SK) dari MA. Karenanya, mereka belum dilantik. Keduabelas hakim tersebut adalah hakim karier. Lima dari Pengadilan Tinggi (PT) Semarang dan tujuh dari Pengadilan Negeri (PN) Semarang. Ditambah enam hakim ad hoc yang lolos seleksi pada November 2010 lalu. Humas PN Semarang, Sugeng Hiyanto membenarkan hal itu. ’’Ya, untuk pelantikan hakim masih menunggu SK dari pusat. Kirakira dalam satu minggu ini sudah ada kepastian,” katanya kemarin. Peresmian Pengadilan Tipikor di daerah dilakukan di Surabaya pada 17 Desember lalu. Pengadilan Tipikor tahap pertama di tiga daerah yakni Surabaya, Bandung, dan Semarang dibuka oleh Ketua Mahkamah Agung Harifin A. Tumpa. Terpisah, Sekretaris Komite Penyelidikan dan Pemberantasan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KP2KKN) Jateng Eko Haryanto mengatakan, sumber daya untuk pengadilan Tipikor masih sangat kurang. Sebab, Pengadilan Tipikor Semarang saja, akan menampung seluruh perkara di Jawa Tengah yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pihaknya berharap, Pengadilan Tipikor dapat menghasilkan keputusan yang luar biasa. ’’Karena korupsi adalah kejahatan luar biasa,” tegasnya. (eka/isk)

Puting Beliung Sapu 20 Rumah Lima Tempat Umum Rusak TULIS - Hujan deras disertai angin puting beliung menyapu wilayah Desa Siberuk, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Jumat (17/12) sore lalu. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, akibat kejadian tersebut puluhan rumah milik warga dan beberapa fasilitas umum mengalami kerusakan. Menurut keterangan yang berhasil dihimpun menyebutkan, angin puting beliung tersebut mengamuk di Siberuk sekitar pukul 17.30 WIB. Sebelum angin berkecepatan tinggi itu memporakporandakan perkampungan warga, hujan gerimis terlebih dulu turun di desa yang terletak sekitar 5 km dari Kota Kecamatan Tulis tersebut. ’’Sebelum angin datang, terlebih dulu di sini turun hujan, tapi tidak deras hanya gerimis. Setelah sedikit reda tiba-tiba angin besar datang dan langsung menghantam pemukiman warga,’’ ungkap Sekretaris Desa (Sekdes) Siberuk Amat Afif. ’’Angin datangnya dari barat laut sekitar jam setengah 6 sore. Anginnya datang seperti gelombang laut,” sambungnya. Angin yang datang secara

PATI - Sembilan orang anak buah kapal (ABK) KM Tambah Netral yang mengalami kecelakaan di Perairan Bawean, Jawa Timur, dan terbawa kapal tongkang hingga ke Malaysia, akhirnya pulang ke rumahnya Jumat (17/12) petang lalu. Kedatangan kesembilan orang tersebut, disambut tangis haru keluarga dan kerabat yang sudah menanti mereka. Bahkan, keluarga sudah menunggu di Balai Desa Bendar, Kecamatan Juwana, sejak pagi hari. Keluarga memang patut bahagia dengan kedatangan mereka. Pasalnya, sudah sejak 8 Desember lalu, sembilan ABK tersebut, harus terkatung-katung di lautan, bahkan sampai ke Negeri ’Jiran’, Malaysia, untuk bisa mempertahankan hidupnya. Sembilan ABK yang pulang kemarin adalah Sudarwi (31), Sapar (41), Saelan (35), Mudiono (30), Sudirman (39), Oktora (20), Saryadi (30), Daryanto (32), dan Sugeng (36). Sejak 8 Desember lalu, KM Tambah Netral yang sedang melaut, tiba-tiba saja tertabrak

sebuah kapal tongkang tanpa muatan, yang saat itu ditarik kapal tugboat berlabel Jin Hwa 39. Kejadiannya di Perairan Bawean, Jawa Timur. Pada saat kejadian, ada 18 ABK di KM Tambah Netral. Saat kapal hancur usai ditabrak, sebanyak delapan ABK kemudian diselamatkan kapal nelayan lainnya. Sedangkan sembilan orang lain, melompak ke arah tugboat untuk menyelamatkan diri. Selanjutnya, mereka terbawa sampai ke Sarawak, Malaysia. Satu orang ABK dikabarkan meninggal dunia. Sekretaris Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Pati Hadi Sutrisno mengatakan, usai KM Tambah Netral yang merupakan milik Tarmin, warga Desa Bendar, Kecamatan Juwana, tertabrak, pencarian dilakukan kepada sembilan nelayan yang hilang. ’’Kemudian yang kita ketahui adalah kesembilan nelayan itu dibawa ke Malaysia. Kami berusaha mengurus kepulangan mereka. Dan akhirnya, kesembilannya bisa pulang lewat jalur udara, setelah sebelumnya ditelantarkan di Malaysia,” terangnya. Menuru Hadi, para nelayan ini, ditengarai para awak kapal tongkang akan berbuat jahat.

ANWAR FATONI/RADAR PEKALONGAN

PUTING BELIUNG - Warga Siberuk mulai memperbaiki atap rumah mereka yang rusak akibat dihajar puting beliung pada Jumat (17/12) sore lalu.

Pascakejadian tersebut, Sabtu (18/12) warga setempat secara swadaya melakukan kerja bakti memperbaiki kerusakan yang ditimbulkan. ’’Warga baru secara swadaya

memperbaiki bangunan yang rusak, terutama bangunan fasilitas umum. Untuk pemukiman warga sebagian juga sudah diperbaiki. Untuk kerugian diperkirakan Rp 50 juta,” tandas

Afif seraya mengatakan, pihaknya sudah melaporkan kejadian tersebut ke kantor kecamatan secara lisan dan akan ditindaklanjuti secara tertulis Senin (20/12). (ton)

Check Up Anggota DPRD Kyai Sholeh Akui Gagal Habiskan Rp 400 Juta KENDAL - Biaya general check up untuk 50 anggota DPRD Kendal selama satu tahun nilainya cukup besar, mencapai Rp 400 juta. Selama satu tahun, anggota dewan menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh sebanyak dua kali. Kemarin (19/12), mereka kembali menjalani general check up. Wakil Ketua DPRD Kendal Pamuji Wido Utomo justru mengatakan, dana pemeriksaan kesehatan untuk anggota dewan tergolong minim. Dikatakannya, anggota dewan juga mendapatkan penggantian biaya obat maksimal Rp 1 juta, termasuk keluarganya. Menurut Pamuji, dana tersebut

Sembilan ABK Akhirnya Kembali Dibawa Kapal Tongkang ke Malaysia

tiba-tiba tersebut melaju dari barat laut menuju timur. Rumahrumah warga dan fasilitas umum di desa tersebut yang dilalui angin langsung tersapu. Hanya dalam waktu dua menit, ribuan genteng di atap rumah warga, sekolah dan tempat ibadah, berterbangan terbawa angin. Tidak hanya itu, angin kencang juga menghajar perkebunan pohon di sebelah timur desa. Akibatnya puluhan pohon, terutama sengon bertumbangan. Bahkan, salah satu pohon menimpa sebuah mobil pikap milik warga yang hendak diparkir. Serta menutup badan jalan masuk menuju ke desa. ’’Untuk fasilitas umum yang terkena adalah SD, madrasah diniyah, balai desa, musholla dan masjid. Sementara, rumah warga ada sekitar 20 rumah dan 7 unit antena ikut roboh. Juga pohon-pohon di sebelah timur desa, bahkan ada yang menimpa mobil pikap yang akan diparkir,” jelas Afif. Kejadian angin puting beliung ini sendiri merupakan yang keduakalinya melanda Siberuk. Sebelumnya insiden serupa pernah terjadi sekitar tahun 1980-an. ’’Dulu pernah sekali. Tapi saya tidak ingat pastinya, sekitar tahun 80-an,” lanjutnya.

Karena itu, kesembilannya kemudian dilarikan pemilik tongkang hingga ke Malaysia. ’’Namun, setelah semua diurus dengan baik, para awak kapal ini bisa pulang dengan selamat,” ujarnya. Di samping kesembilan ABK itu, ada juga delapan ABK lain yang sudah selamat sebelumnya. Mereka pulang terlebih dahulu sebelumnya ditolong nelayan lain, yang melintas beberapa jam setelah kejadian. Mereka adalah nahkoda kapal Subowo (32), Marsup (30), Sunarto (32), Diono (30), Sahuri (34), Agus Setiawan (21), Joni (34), dan Doyok (32). Sedangkan seorang nelayan atas nama Ngasimin (35), warga Desa Batursari, RT 2 RW II, Kecamatan Batangan, ditemukan tewas di Pantai Putri, Desa Kumalasa, Pulau Bawean, pada Jumat (10/12) oleh warga setempat. Ditambahkan Hadi, untuk proses pemulangan jenazah Ngasimin sendiri sejauh ini masih terus diupayakan. ’’Hal itu sesuai dengan permintaan keluarga korban. Sedangkan untuk santunan dan bantuan untuk ABK yang lain, sejauh ini juga masih terus kami upayakan. Termasuk asuransi,” imbuhnya. (ali/mer)

tak mencukupi untuk pemeriksaan bersama anggota keluarga. ’’Dana itu digunakan selama satu tahun dua kali. Jadi tidak cukup untuk periksa bersama keluarga,’’ tandasnya. Ketua DPRD Kendal Anik Kasyani mengatakan, general check up merupakan agenda rutin yang wajib dijalani. Pemeriksaan kesehatan secara rutin dilakukan agar dewan bisa tahu persis kondisi kesehatannya. General check up meliputi pemeriksaan darah, USG, paru-paru, jantung, dan kolesterol. (yud/isk)

BATANG - Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Batang periode 2006-2011, KH Sholeh Maksum, mengakui dirinya telah gagal dalam memajukan partai berlambang ka’bah tersebut. Hal itu disampaikannya saat Musyawarah Cabang (Muscab) VI di Hotel Dewi Ratih Sabtu (18/ 12) lalu. Sebagai rasa tanggung jawabnya dia menyatakan tidak siap dipilih lagi sebagai ketua DPC untuk periode 2010-2015. ’’Saya tidak siap dipilih periode berikutnya sebagai Ketua DPC. (Karena) saya telah gagal

membawa partai ini untuk lebih baik,” ungkapnya. Dikatakannya, salah satu kegagalan tersebut adalah berkurangnya jumlah kursi di DPRD Batang pada Pemilu 2009 lalu. Dari sebelumnya mampu memperoleh tujuh kursi di Pemilu 2004, kini hanya empat kursi saja. Meski menurutnya penurunan itu juga akibat dipengaruhi beberapa faktor. ’’Yakni, pemilihan langsung dan segi finansial yang kurang,” lanjut Sholeh, yang masa jabatannya seharusnya baru selesai pada 2011 mendatang. Namun, karena ada penataan

organisasi dari DPP hingga ranting, dalam rangka menghadapi Pemilu 2014 mendatang, membuatnya harus lengser lebih cepat. Keluarnya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait proses pemilihan langsung anggota legislatif, yang membatalkan keputusan KPU tentang nomor urut, membuat pengurus partai tidak berdaya untuk bersikap dalam proses pencalonan. Setelah melalui proses voting, Suyono terpilih sebagai ketua DPC PPP periode 2010-2015 dengan 12 suara. (ton)


CMYK

18

SENIN, 20 DESEMBER 2010

RADAR TEGAL INSOMNIA atau susah tidur sering dialami banyak orang. Entah karena kebiasaan atau stres mikirin nilai pelajaran yang merosot, pacar atau hal lainnya. Ini juga termasuk penyakit yang ditunjukkan dengan gejala kelainan dalam tidur berupa kesulitan berulang untuk tidur atau mempertahankan tidur walaupun ada kesempatan untuk itu. Saat disurvei Tim Xpresi, semua ResponX rupanya pernah ngalamin susah tidur. Sebanyak 35 persen mengalaminya gara-gara banyak tugas se○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

ON % OFF

Fokus dan Ulet FOKUS dan ulet ternyata membuahkan hal yang positif. Hal inilah yang menjadi semangat lahirnya On % Off, grup band rock ‘n roll yang berdiri tahun 2006, asal dari Balapulang Kabupaten Tegal. Grup band On % Off mempunyai arti keseimbangan. Band yang digawangi 4 personel, diantaranya TeGe (vokal, harmonika), Bayu (gitar, keyboard), Jay (bass) dan Panji (drum, perkusi) ini siap meluncurkan single andalan mereka yang berjudul ‘Aku Jatuh Cinta (AJC)’ di Album Kompilasi Indie - Sang Bintang Radio 2010 di bawah naungan Ceuthink Management. Seperti single band lainnya yang tergabung dalam album itu, lagu tersebut bisa didownload di www.sangbintang.com. “Semua perjalanan yang telah dilewati On % Off adalah perjalanan untuk terus berkarya lewat musik yang merupakan gambaran On % Off sesungguhnya, kita mencoba melangkah lebih jauh dengan memberikan karya terbaik untuk musik Indonesia dan menjadi penyegar dan motivator bagi band-band lain di Tegal dan sekitarnya,” tandas TeGe. (*)

Faktor apa yang bikin kamu susah tidur? Banyak maslah 35% Nonton Bola 15% Banyak pikiran 40% Penyakit 10% ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

kolah. “Karena besok paginya tugas sekolah harus dikumpulkan, jadi susah tidur deh,” kata Setiawan, siswa SMA Negeri 1 Slawi. Nggak cuma tugas sekolah, 15 persen lainnya ngaku jadi susah tidur setelah nonton bola. “Kalo aku susah tidur kalo ada masalah yang belum diselesaikan. Itu membut pikiran menjadi nggak tenang soalnya,” ujar ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Menurut kamu baik apa tidak kalau tidur sampe larut malam? Sangat Baik 15% Tidak 50% Tergantung Sikon 10% Tidak sma Sekali 20% ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Tak Setampan Romeo Yovie & Nuno

[into] F#m C# F#m C# F#m C# F#m C# mimpikah aku kau ada di sampingku D C# D C# yang selama ini jauh dari genggamanku F#m C# F#m C# dulu pesimis merasa ini takkan mungkin D C# D E berharap ini bukan cinta sesaatku [chorus] A F#m D E mungkin aku tak setampan romeo A F#m D E aku juga tak bergelimang harta F#m C# E B namun tak ku sangka dapatkan dirimu D E A C# yang lebih indah dari seorang juliet F#m C# F#m C# engkau kini bagaikan putri yang terindah D C# D C# menghiasi bunga di taman jiwaku F#m C# F#m C# ku sadari banyak yang inginkan kamu D C# D E berharap kamu untuk aku selamanya [chorus] A F#m D E mungkin aku tak setampan romeo A F#m D E aku juga tak bergelimang harta F#m C# E B namun tak ku sangka dapatkan dirimu D E A yang lebih indah dari seorang juliet [solo] G-F#-Bm-F#-Bm-A-D G-F#-Bm-F#-Bm-A-DC#-F#m-E-A G-F-E A F#m D E mungkin aku tak setampan romeo A F#m D E aku juga tak bergelimang harta F#m C# E B namun tak ku sangka dapatkan dirimu D E A F# yang lebih indah dari seorang juliet [chorus] B G#m E F# mungkin aku tak setampan romeo

Laelatul Hidayati, siswi SMK Negeri 3 Kota Tegal. Dan 10 persen lainnya ngaku susah tidur karena punya penyakit. Bagi 50 persen ResponX, kesulitan tidur yang bikin mereka baru terlelap saat larut malam nggak baik buat kesehatan. Namun menurut Nadhira, siswi kelas X 8 SMA Negeri 1 Slawi, hal itu tergantung sikon. ‘’Ya kalau buat kebaikan mungkin nggak apa-apa,” tambah Maulia Ayu, siswi SMA ALIrsyad Kota Tegal mewakili 10 persen ResponX yang berpendapat sama. Diakui ResponX, badan terasa tidak enak saat kurang tidur. ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Kalau tidurnya sampe larut malam bangun paginya badan rasanya gimana? Tidak enak 20% Ngantuk 15% Lemas 30% Males bangun 20% ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

ILUSTRASI: Dwi Nanda P (DNP)

JADI SUSAH TIDUR

Gara-gara Tugas Sekolah Merekapun akan merasa ngantuk karena nggak beristirahat dengan baik karena hal itu. “Kalo kurang tidur pasti mata terasa ngantuk dan bisa ketiduran di sekolah,” tutur M Mutazul Afiq dari SMP + NU 01 Penawaja Talang mewakili 13 persen ResponX. Menurut Siti Nurhanani, siswi SMK Negeri 1 Tegal, saat tidur sampe larut malam, aktivitas di sekolah pasti akan terganggu. Dia jadi susah menerima pelajaran di

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Pernah nggak dimarahin guru di sekolah gara-gara tiduran di kelas? Ya 30% Tidak 30% Sering 15% Pernah 20% ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

kelas. “Karena mengantuk jadi susah memahami dan menerima

BANYAK hal yang bisa jadi penyebab susah tidur. Mulai dari masalah pribadi, keuangan, tugas yang belum selesai, penyakit dan hal lainnya. Saat mengalaminya, banyak cara dilakuin untuk ngundang kantuk. Seperti nonton TV, telpon atau SMS pacar dan sahabat, facebookan atau mungkin keluar rumah sekedar nongkrong sama tetangga. Seperti yang pernah dialami Rizal Nur Irfani, siswa SMA NU 01 Wahid Hasyim Talang. “Aku pernah susah tidur garagara perut aku laper banget soalnya aku belum makan tapi setelah makan alhamdulilah bisa langsung tidur,” cerita cowok kelahiran 30 November 1994 yang beralamat di Desa Kajen Kecamatan

pelajaran,” katanya. Hanya 10 persen ResponX saja yang ngaku nggak ngaruh dengan hal itu. Kalo cuma nggak paham sama pelajaran mungkin udah sering, tapi kalo sampe ketiduran pasti bisa kena marah sama guru yang ngajar. Seperti yang pernah dialami A Faizhol Amin. “Aku ketiduran pas jam pelajaran dimulai. Ya sudah kena marah deh,” kata cowok ini. “Ya bagaimana guru tidak marah, beliau serius

Rizal Nur Arfani Siswa SMA NU 01 Wahid Hasyim Talang

Talang ini. Selain makan, dia juga punya beberapa tips biar kamu nggak susah tidur. Yuk dicatet! 1. Pikirkan hal yang kamu sukai kalo kamu nggak bisa tidur karena lagi ada masalah pribadi 2. Pastikan kamar tidur kamu selalu bersih dan tidak bau karena biar menambah kenyamanan untuk tidur

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

TIM XPRESI KOORDINATOR : Khikmah Wati ANGGOTA TIM1: I Layung Sari, Shinta Wulandari, Teguh Arif Bowo TIM 2: Intan Aji P, Anggi Mutiara M, Khifni Setiawan

PROFIL USIA :

JUMLAH :

13 - 17 tahun

28 ResponX di Kota dan Kabupaten Tegal, Brebes

JENIS KELAMIN : PENDIDIKAN : Cewek 50 persen Cowok 50 persen

SMP dan sederajat SMA/SMK dan sederajat Metode : Random sampling

CMYK

BAGI Wira Harasan Adli, siswa SMA Negeri 2 Slawi kelas XI IPA 3, karate merupakan seni bela diri yang menarik. Diapun sempat menorehkan prestasi di cabang olahraga tersebut. Diantaranya sempat menjadi Juara I Kata memperebutkan Piala Walikota Kediri pada sabuk hijau tingkat ke-3 serta Juara III Kata kejuaraan Forki se-Jawa Tengah dengan sabuk biru kyu 5. Cowok kelahiran Lhokseumawe, 27 Oktober 1994 ini memang hobi berolahraga dan karate. Tak heran jika dia begitu menikmati aktivitas olahraga tersebut. ‘’Kebetulan aku anak pertama dan tinggal di rumah bersama adik dan keluarga, jadi aku ingin melindungi keluargaku,” terangnya mantap. Selain sebagai perlindungan, tujuannya menguasai karate juga sebagai sarana kebugaran jasmani. Moti-

vasi yang tinggi dalam kegiatan ekskul tersebut tak pernah pudar. Walau prestasinya sudah cukup bagus namun dia tetap berusaha memacu prestasinya agar lebih baik lagi. “Aku menyukai karate sejak SMP dan kegiatan ini buat aku asyik untuk digeluti,” katanya. Kemampuannya dalam karate dia asah dengan bimbingan pelatih Senpai M. Aziz, setiap Rabu dan Sabtu pukul 15.30 WIB. “Dengan berlatih rutin, kemampuan kita tentunya akan semakin terasah,” tambah dia. (anggi)

menerangkan pelajaran, malah aku enak-enakan tidur,” cerita Ilma Noviati. (tim 2) ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Kalau tidur larut malam gimana aktivitas di sekolah? Susah Menerima Pelajaran 45% Nggak Ngaruh 10% Males-Malesan 20% Tiduran di Kelasa 25% ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

3. Dengerin musik di radio atau hp kamu sesuai selera 4. Pajang foto pacar atau idola kamu di kamar dan hadapkan pas saat kita lagi tidur bisa keliatan. Jadi kalo kangen tinggal liat saja 5. Pilihlah bantal dan kasur yang nyaman 6. Kalo perlu, pakelah obat anti nyamuk 7. Pakelah lampu kamar dengan penerangan yang sesuai kebutuhan 8. Pastikan selalu membaca doa sebelum tidur. (khifni)

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○


SAMBUNGAN

SENIN 20 DESEMBER 2010

19

RADAR TEGAL

Demokrat Tolak Warteg Dipajaki dari halaman 1 dengan sikap yang tidak berpihak pada masyarakat kecil,” ucapnya. Keberadaan banyak Warteg di Jakarta, lanjut Anas, merupakan penyangga perut dan perekonomian warga berpenghasilan kecil DKI Jakarta. “Ini berarti Warteg telah jadi sabuk pengaman perekonomian perkotaan disamping simbol ekonomi masyarakat kecil,” pungkas Anas yang juga mantan Ketua Fraksi PD di DPR itu. Seperti diberitakan sebelum-

nya, Pemprov DKI ingin memajaki usaha Warteg. Keinginan tersebut ditentang keras oleh banyak pihak hingga Pemda DKI Jakarta menunda revisi Peraturan Daerah Pajak Restoran yang memasukkan Warteg dan warung makan lainnya terkena pajak 10 persen. Dalam draf pembahasan revisi, Balegda DPRD DKI mengusulkan empat opsi. Pertama, pembatalan sebagian poin dari pajak restoran, khususnya yang mengatur pajak warteg. Kedua, penerapan pajak tersebut akan ditangguhkan hingga waktu yang ditentukan.

Ketiga, dilakukan perubahan beberapa poin pajak restoran dengan berbagai penyesuaian termasuk peningkatan omzet yang menjadi obyek pajak. Sehingga nantinya pajak restoran tidak akan dikenakan kepada jenis usaha jasaboga berbentuk warung seperti warung Tegal, warung Padang, dan sejenisnya. Keempat, ada kemungkinan pajak ini diterapkan dengan perubahan persentase maksimal pajak yang dikenakan kepada wajib pajak. Artinya, besaran pajaknya bisa dikenakan di bawah 10 persen. (fas/jpnn)

Perlu Dua Hari untuk Pindahkan ... dari halaman 1 pohon-pohon itu semula berada di tengah perkebunan, kemudian dibawa melintasi jalan-jalan sempit, perumahan penduduk, hingga jalan tol sebelum sampai di UI. Gumilar mengungkapkan, yang dilakukan tim UI itu sepadan dengan kegunaan dan fungsi pohon yang disebut superfruit atau buah super tersebut. Inisiatif awalnya bermula dari perjalanan Gumilar dua tahun lalu ke Eropa. Ketika di Jerman, dia membaca sebuah artikel di media yang menyebutkan keistimewaan pohon Africanbaobab atau Adansonia digitata. Berdasar penelitian ilmiah, pohon tersebut sangat bermanfaat. Daunnya lezat menyerupai daun kemangi, bisa dimakan mentah. Buahnya juga enak menyerupai cempedak. Kandungan vitamin C-nya enam kali lebih banyak dari jeruk. Kandungan potasiumnya enam kali lebih banyak dari pisang. Kalsiumnya dua kali lebih tinggi dari susu. Begitu pula, zat besi, antioksidan, dan magnesiumnya sangat tinggi. Setelah kembali ke tanah air, Gumilar mendapat informasi tentang keberadaan pohon asli Afrika itu di Subang. Warga menyebut pohon tersebut dengan sebutan Ki Tamblek karena identik dengan sesuatu yang mistis serta menyeramkan. Ditengarai, pohon itu ada di Subang karena dibawa penjajah Belanda. Yang luar biasa, di antara 10 pohon langka tersebut, ada yang sudah berusia 700 tahun. “Karena itu, kami ingin pohon itu menjadi magnet baru bagi peneliti UI dan dikonservasi di sini,” ungkap Gumilar. Menurut Harun A. Gunawan, ketua tim pemindahan pohon baobab UI, teknis pemindahan dalam sekali perjalanan membutuhkan waktu satu sampai dua minggu. Tujuh pohon itu diangkut dalam empat kali perjalanan. Dalam tiga perjalanan pertama, tim berhasil

memindahkan masing-masing dua batang pohon. Pada pengangkutan keempat, tim hanya mampu memindahkan satu pohon. “Yang keempat itu yang paling sulit karena paling besar,” ujar Harun. Sebelum memindahkan pohon, UI memberangkatkan tim advance yang terdiri atas konsultan ahli tanaman dan tim teknis yang membidangi operasi alat berat. Tugas tim advance tidak hanya menyurvei di lapangan, tapi juga membuka akses bagi alat berat yang akan menuju lokasi pemindahan. Jika jalur menuju lokasi terlalu sempit, tim akan melebarkannya. Tim juga mengukur semua panjang tikungan dalam jalur pemindahan. Termasuk, mengukur lebar serta tinggi gate (pintu) jalan tol yang akan dilalui trailer pengangkut pohon raksasa itu. Tim pun perlu waktu seminggu untuk “membersihkan” jalur. UI mendapat bantuan dari PT Waskita Karya yang menyediakan alat berat sebagai bagian dari program corporate social responsibility (CSR). PT Waskita menyediakan trailer dan dua crane serta backhoe untuk tiap proyek pemindahan. Harun menuturkan, setidaknya dibutuhkan 40 orang yang bekerja selama 10 jam secara bergantian untuk bisa mencabut pohon raksasa tersebut dari akarnya. Prosesnya dilakukan super hati-hati untuk menghindarkan pohon tidak sampai terluka yang bisa berakibat fatal. Setelah akar berhasil dicabut, pekerjaan mereka semakin rumit. Menurut Harun, menaikkan pohon seberat 80 ton dengan posisi tidur ke atas trailer merupakan salah satu bagian terumit dari proses pemindahan pohon Baobab. Pohon dengan diameter rata-rata 5 meter dan tinggi 20 meter itu hampir tidak mungkin diletakkan secara pas di bak trailer. Apalagi, bentuk batangnya tidak sepenuhnya bundar, melainkan agak lon-

jong. Tim harus mencoba berkali-kali sebelum menemukan letak yang paling pas sehingga trailer sepanjang 20 meter itu bisa melewati jalan dan gate tol dengan mulus. “Proses menaikkannya saja perlu waktu sekitar 14 jam. Harus super hati-hati agar pohon tidak sampai terluka dan bergeser ketika di jalan,” katanya. Untuk penyangga, tim menaruh sekitar 100 karung tanah, pupuk, dan sekam. Tim memilih memindahkan pohon saat malam untuk menghindari kemacetan dan cuaca yang bisa membuat pohon layu. Perjalanan dari Subang ke kampus UI yang biasanya bisa ditempuh selama empat jam (termasuk kena macet), saat mengangkut pohon Baobab, menjadi 11 -12 jam. “Pemindahan dari lokasi setidaknya butuh dua hari, termasuk penggalian dan lama transportasi,” kata Harun. Sesampai di kampus UI, pekerjaan yang cukup menyita tenaga kembali dilakukan. Yakni, penanaman kembali pohon raksasa itu. Untuk menjaga agar pohon tetap bisa hidup, tim mendatangkan pasir dari Malang, Jawa Timur, sebanyak 800 karung untuk setiap pohon. Pasir itu digunakan untuk menjaga agar pohon tetap lembap dan bisa tetap berposisi tegak. Tim juga menambahkan hormon pertumbuhan, pupuk kandang, serta memastikan posisinya berhadapan dengan arah matahari. Penanaman ulang itu membutuhkan 14 jam untuk setiap batang pohon. Tenaga tim ikut terkuras habis. Harun, misalnya, kini sedang mengalami flu berat dan kondisinya drop karena mengawal evakuasi yang semua dilakukan semalam suntuk. Kini, daun-daun baru mulai tumbuh di sebagian pohon itu. Harun berharap kerumitan dan kesulitan proses pemindahan akan terbayar dengan hasil penelitian para mahasiswa UI tentang khasiat serta manfaat baru pohon langka tersebut. “Semoga semua ini berguna bagi kemanusiaan,” ujarnya. (*/c5/ari)

Trofi Juara di Depan Mata dari halaman 1 final. “Sekarang kami langsung fokus kepada Malaysia,” ujar Riedl dalam sesi jumpa pers. “Sebelum ini saya sama sekali belum memikirkan Malaysia. Saya hanya sempat melihat bagaimana melawan Vietnam lewat televisi,” lanjut pelatih yang tetap pelit senyum meski tim besutannya sudah lolos final ini. Meski di babak penyisihan grup lalu Indonesia berhasil menghajar Malaysia dengan skor telak 5-1, Riedl menyatakan tidak mudah bagi timnya bisa mengulang kembali torehan membanggakan itu. Apalagi babak final harus dilakukan dengan home dan away. “Saya kira peluangnya 50 : 50,” tegas Riedl. Mantan pemain dan pelatih timnas Austria ini menguangkapkan, melihat keseluruhan jalannya pertandingan di babak penyisihan grup lalu, sebetulnya skor 5-1 atas Malaysia agak ketinggian. Menurutnya skor 3-1 untuk Indonesia lebih pantas. “Saat itu laga agak berimbang. Tapi di final nanti jelas kami akan berusaha lebih baik lagi,” bebernya.” Sementara itu, dalam pertandingan tadi malam, sesuai pernyataan Riedl sebelumnya, Indonesia langsung bermain menyerang sejak menit kick off dibunyikan wasit asal Bahrain, Ali Hasan Ebrahim Abdulnabi. Menghadapi Filipina tadi malam, tidak banyak perubahan yang dilakukan Riedl dalam skuadnya.

Hanya Irfan Bachdim yang masih cedera otot paha yang diganti oleh striker muda lainnya, Yongki Aribowo. Ini adalah penampilan perdana Yongki di Piala AFF dan pemain depan Arema itu langsung dimainkan penuh. Selain masih cedera, Irfan memang tampil tidak maksimal di dua laga terakhir. Tampil menggebrak sejak menit awal, Indonesia langsung mendapatkan sederet peluang emas. Menit 10 Gonzalez hampir saja menjebola gawang Filipina setelah mendapat umpan terobosan Yongki. Sayang, sontekannya masih bisa diamankan kipper Neil Etheridge. 10 menit berselang El Loco, julukan Gonzalez, kembali mengancam. Kali ini lewat heading tajamnya. Di menit ke-22, pemain depan Persib Bandung itu melewatkan peluang terbaiknya. Tinggal berhadapan dengan gawang kosong, Gonzalez terlalu cepat bergerak menyongsong umpan Nasuha yang sebelumnya melakukan solo run luar biasa. Selain dari kaki dan kepala Gonzalez Indonesia juga mendapat” peluang lewat Ridwan dan Oktavianus Maniani. Sayang semuanya gagal. Sebaliknya, Filipina yang bertekat tampail total menyerang seolah tidak berdaya menghadapi tekanan dari Firman Utina dkk. Sepanjang pertandingan, The Azkals, julukan timnas Filipina, hanya sekali bisa melakukan tembakan ke gawang Indonesia yang dikawal Markus Haris Maulana. Dalama jumpa pers, pelatih

Filipina Simon Alexander McMenemy mengaku kecewa timnya akhirnya gagal mencatatkan sejarah emas lolos ke final.” “Tapi saya tetap bangga dengan tim saya. Ini pengalaman luar biasa,” kata McMenemy. “Atmosfer pertandingan luar biasa. Suporter di sini sulit dipercaya. Amazing,” lanjut pelatih berkebangsaan Inggris ini. Acungan jempol layak diberikan kepada skuad The Azkals. Meski dalam dua kali pertandingan semifinal di SUGBK mendapat teror dan cemoohan dari pendukung tuan rumah, usai kekalahan tadi malam, sebelum keluar lapangan anak asuh Simon McMenemy memberikan “salam perpisahan” dengan berjalan mengitari lapangan sambil melambai lambaikan tangan ke arah puluhan ribu suporter Indonesia. Lambaian tangan itu pun disambut tepuk tangan meriah dari puluhan ribu suporter Merah Putih. “Kami tak akan pernah melupakan pertandingan hebat ini,” beber McMenemy. Sementara itu, ditemui usai pertandingan, Ketua Umum PSSI Nurdin Halid yang wajahnya berseri-seri yakin Indonesia kali ini bakal menjadi juara Piala AFF 2010. “Saya yakin Indonesia bisa juara. Tim luar biasa,” kata Nurdin di depan kantor PSSI tadi malam. Sesuai janjinya, mantan manajer PSM Makassar itu tadi malam langsung mengucurkan bonus senilai Rp 2,5 miliar kepada Pasukan Garuda. “Kami akan tepati janji. Bo-

nus langsung kami cairkan malam ini. Tunai. Silahkan cek di mobil saya. Ada uang Rp 2,5 miliar di dalamnya. Tadi saya sudah ketemu pemain di ruang ganti dan saya akan ke Hotel Sultan untuk menyerahkan uangnya,” cetus Nurdin sambil menunjuk mobil mewahnya. JANGAN LENGAH Kemenangan Indonesia atas Filipina kemarin juga disaksikan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) beserta Ibu Negara Ny Ani Yudhoyono. SBY duduk di tribun VVIP bersama Menpora Andi Mallarangeng dan Ketua Umum PSSI. Sejumlah menteri serta Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie juga turut menyaksikan laga tadi malam. Usai pertandingan, Presiden SBY berpesan agar tim Garuda tidak lengah dalam menghadapi Malaysia di partai puncak. “Jangan lengah. Terus berkonsentrasi untuk masuk final bersama Malaysia,” kata SBY sambil bergegas menuju mobil kepresidenan. SBY turut gembira dengan kemenangan gemilang atas Filipina. “Alhamdulillah, alhamdulillah, kita bisa masuk final. Anak-anak bermain baik. Serangannya ada, pertahanannya kuat,” ujarnya. Para suporter timnas kemarin benar-benar memerahkan Stadion Utama Gelola Bung Karno. Puluhan suporter pemegang tiket VIP dan VVIP kemarin juga sempat tidak kebagian tempat duduk, termasuk artis seksi Julia Perez dan pasangannya, Gaston Castanyo. (ali/sof)

Peserta Rally Wisata Membludak dari halaman 1 memiliki Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang asli,” katanya sebelum peserta diberangkatkan. Ketua Panitia Rally Wisata 2010 Ading Abdul Kodir menambahkan, awalnya panitia menargetkan jumlah peserta hanya 100 mobil. Namun kenyataannya jumlah peserta membludak hingga mencapai angka 120. “Itu untuk mobilnya saja. Apabila dihitung dengan orangnya maka jumlahnya sangat banyak. Karena peserta diperbolehkan membawa keluarga dan sanak famili dalam

satu kendaraan,” ujarnya. Ading menjelaskan, start dimulai pukul 07.30 WIB dengan rute sepanjang 80 km dan finish di OW Guci. Rute dibagi menjadi dua yakni A dan B. Rute A meliputi OW PAI, Jl Sangir, Yos Sudarso, Pemuda, Proklamasi, MT Haryono, Piere Tendean, Blanak, dan Brawijaya. Dilanjut ke Jl Mataram, Wahidin Sudirohusodo, Kolonel Sugiyono, AR Hakim, Kartini, Abimanyu, Werkudoro, dan seterusnya hingga OW Guci. Sedang rute B, awalnya sama. Namun ketika sampai Jl Pemuda dilanjutkan melalui Jl Veteran, A Yani, Diponegoro.

Lalu Jl Sudirman, Mayjen Sutoyo, Kolonel Sugiono. Dilanjutkan melalui Jl Kihajar Dewantoro, Jajarsari, terusa sampai dengan OW Guci. “Di tengah perjalanan ada kegiatan bakti sosial, yakni pemberian bantuan kepada kelompok tani dan nelayan di Murareja dan penanaman pohon di OW Cacaba. Saat di finish juga diramaikan dengan kegiatan hiburan dan pembagian doorprize. Hadiah utamanya berupa satu unit sepeda motor, laptop, lemaries, hand phone, dan hadiah hiburan lainnya,” kata Ading. Sementara Walikota Tegal Ikmal

Jaya sebelum melepas peserta menuturkan, dengan adanya kegiatan ini diharapkan Korpri ke depan semakin bagus dan solid. Selain sebagai sarana sosialisasi lalulintas, imbuh Ikmal, kegiatan ini juga untuk memperkenalkan tempat-tempat wisata yang dimiliki kedua daerah. “Dengan harapan peserta yang dari luas kota seperti Pemalang dan Kabupaten Pekalongan bisa tertarik dan ingin kembali ke obyek wisata yang ada. Namun yang terpenting Rally Wisata 2010 sebagai ajang untuk mempererat hubungan antara Pemkot dan Pemkab Tegal,” ujarnya. (adi)

Polisi - Gembong Narkoba Adu Tembak dari halaman 1 Dia menceritakan, dari arah peron terdengar suara gaduh sehingga menarik perhatian pedagang yang ada di sekitar Jalan Sawo RT 02/RW 05, Kelurahan Pondok Cina, Kecamatan Beji, Depok. Awalnya mereka tidak tahu kalau sedang terjadi aksi kejar-mengejar antara polisi dengan pengedar narkoba.

Dari arah berlawanan Ucup mendengar teriakan pedagang lain yang menginstruksikan untuk menangkap orang berpakaian preman itu. “Nggak tahunya dia polisi,” imbuh Ucup. Ucup kemudian melepaskan polisi tersebut sambil meminta maaf. Polisi tersebut kemudian pergi meninggalkan lokasi menuju peron stasiun. Dari

informasi yang berkembang, tambah Ucup, seorang pelaku berbadan tinggi besar diketahui bersembunyi di balik gardu listrik. “Satu polisi juga kena tembak di stasiun,” jelasnya. Terpisah, Kasubdit Pembinaan Lingkungan Kampus UI Dadan Herwandi menututkan, pihaknya menerima informasi sekira pukul 22.00 WIB. Kabarnya polisi mengendus aksi

tersebut lantaran ketiga pelaku akan melakukan transaksi di Stasiun UI. “Kami hanya mendengar memang ada penangkapan bandar narkoba kemarin malam. Tapi itu terjadi di luar wilayah kampus,” ujarnya melalui telepon. Sayangnya pihak kepolisian belum ada yang dapat memberikan penjelasan resmi. (rko)


CMYK

KOMBIS

SENIN, 20 DESEMBER 2010

20

RADAR TEGAL

Ratusan Penonton Larut dalam Creative Band Parade ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

MERIAH – Yamaha Kampung Cibebek, Sabtu (18/12) di Lapangan Martoloyo, Kota Tegal berlangsung meriah.

Yamaha Kampung Cibebek Meriah Hadirkan Beragam Kegiatan TEGAL – Gelaran Yamaha Kampung Cibebek, Sabtu (18/ 12) di Lapangan Martoloyo, Kota Tegal berlangsung meriah. Pengunjung yang memadati lokasi sejak pukul 15.00 WIB terlihat hilir mudik menyaksikan deretan tenda Yamaha yang tertata rapi. Tidak ketinggalan, beragam aktivitas mulai hiburan, permainan, olahraga dan sebagainya mendapat sambutan positif dari seluruh pengunjung yang datang. Daniel, Area Marketing Development Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) mengatakan, gelaran tersebut merupakan agenda rutin sebagai bentuk apresiasi Yamaha kepada masyarakat, khususnya pelanggan setia Yamaha. Konsep yang diusung dalam Yamaha Kampung Cibebek terinspirasi dari film ‘Bebek Belur’ yang menghadirkan konsep lebih merakyat sehingga bisa dinikmati seluruh segmen. Selain itu, tujuan dari kegiatan tersebut untuk lebih mendekatkan Yamaha kepada masyarakat sehingga berbagai tipe

sepeda motor terbaru bisa lebih dikenal secara langsung. Bahkan pengunjung berkesempatan mencoba sepeda motor Yamaha dalam test ride. Kegiatan lain yang bisa dinikmati pengunjung diantaranya sepak bola, wahana permainan anak, service, live music, selling hingga pemutaran film ‘Bebek Belur’. Di sini, pengunjung juga bisa melakukan transaksi pembelian dengan persyaratan mudah dan proses cepat yang didukung sejumlah perusahaan pembiayaan. Beragam door prize juga disediakan sehingga seluruh kegiatan bisa dinikmati semua usia sehingga dapat berbaur dalam kemeriahan acara. “Semua kami persembahkan sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat dan pelanggan setia Yamaha,” terangnya. Wahyu, salah seorang pengunjung mengaku senang karena bisa mengajak istri dan anaknya menikmati beragam kegiatan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana bagi warga untuk mendapatkan berbagai hiburan secara gratis. Tidak hanya itu, dia juga bisa melihat secara langsung berbagai tipe sepeda motor Yamaha serta mencoba langsung se-

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

RAMAI PENGUNJUNG - Acara yang digagas Yamaha tampak penuh dengan pengunjung.

hingga bisa merasakan sendiri. Adanya wahana permainan anak juga menjadi media bagi pengunjung yang membawa anak-anak sehingga bisa dinikmati seluruh anggota keluarga. Ke depan, pihaknya berharap agar kegiatan serupa bisa terus dilaksanakan sehingga Yamaha bisa semakin dekat dengan masyarakat. “Kami sangat terhibur dengan gelaran ini. Mudah-mudahan event berikutnya bisa dilangsungkan di sini,” tandasnya. (gun)

TEGAL - Keramaian Rita Supermall Minggu (19/12) kemarin berbeda dari biasanya. Salah satu pusat perbelanjaan di Kota Tegal ini padat pengunjung, terutama di depan gedung. Ratusan pengunjung tampak larut dalam even Creative Band Parade yang digelar. Mereka ingin menyaksikan penampilan sekaligus mendukung group band andalannya dalam ajang yang menggandeng ProMild ini. Gelaran even yang terselenggara di Rita Supermall Tegal tampak meriah dan bertabur banyak hadiah. Kemeriahan rangkaian Rita SuperMall Magical Moment On December 2010 ini terlihat dari banyaknya peserta. ‘’Sedikitnya 70 group band menjadi peserta,’’ ungkap Wargono, Promosi Rita Supermall Tegal. Mereka merupakan musisi muda dari berbagai wilayah se-eks Karesidenan Pekalongan meliputi Tegal, Brebes, Slawi, Pemalang, Bumiayu dan Pekalongan. Dari total peserta yang ada, dibagi dalam tiga kelompok. Kelompok pertama telah unjuk aksi pada Minggu (7/12) lalu.

CMYK

cooling system hingga memiliki idependent dual shock system yang membuatnya lebih tangguh dan stabil. “Baknya juga lebih panjang, yaitu 160 centimeter bisa memuat lebih banyak. Apalagi didukung oleh mesin yang canggih, Triseda XP akan mampu melaju dengan stabil meski membawa beban hingga 8 kuintal dan menanjak sekalipun,” ujar Hadi. Dengan ketangguhannya, Tridesa XP, menurutnya, akan bisa menjawab kebutuhan transportasi, jasa maupun usaha niaga yang membutuhkan distribusi yang banyak. “Ini sangat tangguh dan cocok untuk petani, pedagang maupun profesi lainnya,” lanjutnya. Sebab, type baru Triseda XP ini memang dirancang untuk pekerjaan yang lebih berat. Dengan tenaga ekstra. “Triseda sanggup menempuh medan berat dan beban muatan yang

LAELA NURCHAYATI/RATEG

MERIAH - Ajang Creative Band Parade Rita SuperMall Magical Moment On December 2010 berlangsung meriah.

wokerto, hingga Semarang. ‘’Ajang ini juga akan memperebutkan uang tunai, tropy, piagam dan bingkisan serta hadiah lainnya,’’ tambahnya. Acara spesial persembahan Rita SuperMall ini akan berlangsung hingga malam pergantian tahun dari tahun 2010 menuju tahun baru 2011. Puncak acara Rita SuperMall Magi-

cal Moment On December 2010 ini mengusung tema ‘Pesta dan Puncak Acara Funtastic New Year 2011’, akan menghadirkan group band terbaik, pem e n a n g b r e a k d a n c e c o m petition, dance competition, atraksi sulap, sexy dancer, games dan door prize menarik serta banyak hadiah lainnya. (ela)

Tanya Selamat pagi Dokter, saya mau tanya secara ilmu kedokteran ada gak biar dalam hubungan suami isteri, kita bisa memperoleh anak perempuan ? +622836033xxx. Jawab Yang membawa jenis kelamin pada bayi adalah spermatozoon. Jadi tergantung yang membuahi telur (ovum) itu spermatozoon benih laki2 apa benih perempuan. Makanya kalau menghendaki salah satu jenis itu bisa dilakukan saringan spermatozoon. Hasil saringan jenis yg diinginkan dimasukkan kedalam rahim isteri. Dengan cara demikian kans mendapatkan jenis kelamin yang diinginkan akan lebih besar , tapi ingat tidak bisa 100%.

problem menstruasi sebulan 2x itu apa sehat? Tiap mens payudara sakit dan perut juga sakit, apa ini karena mens? Bagaimana cara mengobatinya? KB saya spiral. +622836124xxx. Jawab Bu AY, Perlu diketahui bahwa siklus menstruasi ( dihitung dari hari pertama mens ke hari pertama mens berikutnya) normal bila terjadi paling pendek tiap 21 hr dan paling panjang tiap 35 hr. Kalau siklusnya 21 hr, suatu ketika bisa terjadi mensis 2x dalam sebulan, misalnya datang tgl 5 Des dan 26 Des datang lagi, ini kan dalam bulan Desember datang mens 2x tapi jaraknya masih 21 hr jadi ini masih normal. Kalau tiap kali mensis payudara dan perut sakit ini pengaruh dari meningkatnya hormon yg secara siklik terjadi pada siklus2 menstruasi. Nyeri menstruasi ( dismenore) bisa juga terjadi karena : endometriosis, infeksi rahim, tumor

Dukungan FIF Sangat membantu Dealer TEGAL – Dukungan PT Federal International Finance (FIF) kepada dealer selama ini menjadi salah satu pendorong untuk meningkatkan penjualan sekaligus memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh pelanggan. Salah satunya di CV Surya Utama Perkasa (Super) Banjaran, Kabupaten Tegal. Erwin Nursetiawan dari Super Banjaran mengatakan, kerja sama antara pihaknya dengan FIF sudah terjalin lama. Semuanya berjalan seirama dna berlangsung dengan baik, khususnya dalam penjualan sepeda motor Honda. Adanya program-program yang diberikan kepada dealer tentu sangat membantu dan mempermudah konsumen dalam melakukan pembelian secara kredit. Dampaknya, dukungan tersebut bisa meningkatkan penjualan sepeda motor Honda. Ke depannya, pihaknya berharap agar kerjasama yang telah terjalin lama bisa dipertahankan dan ditingkatkan sehingga bisa memberikan pelayanan secara

maksimal kepada seluruh pelanggan setia Honda. Pasalnya, kepuasan konsumen merupakan bagian terpenting dalam pelayanan yang didukung dengan beragam program serta kemudahan kepada konsumen. Apalagi, selama ini konsumen mendapatkan kemudahan dalam proses pembayaran angsuran yang bisa dilakukan di berbagai tempat seperti kantor pos, bank maupun kantor FIF. Layanan tersebut, tentu memudahkan konsumen sehingga bisa memilih lokasi terdekat dari tempat tinggalnya masing-masing. Program yang digulirkan juga terus diperbaharui sehingga selalu ada kejutan serta manfaat lebih yang bisa didapatkan konsumen yang muaranya akan meningkatkan penjualan bagi dealer. Sementara konsumen akan merasa puas dengan pelayanan terbaik yang diberikan selama ini oleh FIF. “Kami sangat terbatu dengan beragam program yang digulirkan oleh FIF,” katanya. (gun/adv)

Kaisar Motor Luncurkan Produk Tangguh Triseda XP (Extra Power) BREBES - Satu lagi bukti komitmen Kaisar Triseda Motor untuk terus berinovasi mengembangkan produk-produk bermutu yang mengerti dan menjawab kebutuhan konsumen, Kaisar Triseda keluarkan produk teranyarnya. Sepeda motor roda tiga yang diberi nama Triseda XP (Ekstra Power) merupakan produk baru yang memiliki kelebihan-kelebihan dari produk sebelumnya. Menurut Direktur Cahaya Murni Kaisar, Dealer Sepeda Motor Kaisar Klampok Brebes, Hadi Santoso, Triseda XP dihadirkan dengan keunggulankeunggulan pada sepesifikasi teknik, sistem elektrik, mesin, rangka hingga kapasitas muatannya. Selain tromol rem yang lebih besar, Triseda XP juga memiliki gardan dengan extra power gear. Selain itu ditunjang oleh engine 150 cc yang membuatnya hemat BBM, water

‘’Dilanjutkan hari ini (kemarinred) di tempat yang sama pula. Dan kelompok selanjutnya dilaksanakan Minggu (26/12) mendatang. Dari seluruh peserta yang telah menunjukkan kebolehannya, akan diambil 8 group band terbaik untuk tampil di puncak acara pada malam tahun baru Jumat, (31/12) mendatang,” terangnya. Wargono menambahkan, rangk aian kegiatan lainnya adalah Dance Competition yang a k a n d i l a n g s u n g k a n Minggu (26/12) besok. Animo masyarakat juga cukup tinggi akan ajang satu ini. Terbukti, sudah ada 30 group yang telah masuk dalam daftar peserta. Mereka juga berasal dari berbagai kota seperti Tegal, Slawi, Brebes, Pemalang, Pekalongan, Sukabumi, Purbalingga, Pur-

lebih berat dibanding dengan yang lain,” ujarnya. Produk bermutu ini ditawarkan dengan harga promo pada bulan Juni sd Agustus 2010, yaitu sekitar Rp 20 juta 5 ratus ribu. “Selain produknya unggul, kami juga menyediakan garansi hingga perlengkapan suku cadangnya,”

imbuh Hadi. Triseda XP bisa anda dapatkan: di Cahaya Murni Kaisar, Jl. Raya Klampok 208 Brebes, Telp. 0283-3337689, SMS 24 jam: 0819 3181 6618. Tegal: Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No. 72 Pesurungan (Sebelah Timur Bebek Goreng H.Slamet) Tegal, Telp. 3322689 (adv)

Tanya Dok sy wanita umur 30 th,ud menikah lbh 1 th blom hamil. Periksa ke dr Kandungan diberi obat penyubur sampe resep 2x blom berhasil. Gimn ya dok agar bs berhasil +6281542101xxx. Jawab Kalau pasutri sudah menikah lebih 1 th padahal melakukan intercourse teratur tanpa kontrasepsi belum bisa hamil ini namanya infertil. Kalau periksa ke dokter kandungan mestinya diperiksa apa penyebabnya baik pada isteri maupun pada suami. Lha dokter akan memberikan terapi sesuai dengan penyebabnya, tidak selalu diberikan obat penyubur ber-ulang2. Anjuran saya, konsultasi lagi ke dokter kandungan bersama-sama ( suami-isteri).

Tanya Sy Ay Slawi. Mengalami


Radar Tegal 20 Des 2010  

Radar Tegal 20 Des 2010

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you