Issuu on Google+

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

SABTU, 1 MEI 2010

INDEKS

Ledakan di Duren Sawit Berasal dari Luar Angkasa

40 PGOT Diamankan

JAKARTA - Polisi memastikan kalau benda yang meledak dan merusak tiga rumah di Jalan Delima VI/Gang 1 Rt 01/05 Malaka Asri, Duren Sawit Jakarta Timur bukan ledakan bom maupun ledakan tabung gas. Melainkan sebuah benda yang jatuh dari langit dalam kecepatan tinggi sehingga merusak ketiga rumah itu. Hal ini disampaikan Kepala Departemen Balisktik Metalogi dan Forensik Mabes Polri Kombes Pol Amri Karim. Namun Amri belum dapat me-

HAL. METROPOLIS

Terlilit Banyak Kasus, Kades Mangkir HAL. BREBES DAN BUMIAYU

Texmaco Diambil Alih BPPN HAL. PEMALANG

Hardiknas, Peringati dengan Apa?? HAL. XPRESI

SEMOK

Vira Yuniar Survey Pacar PASCA bercerai dari Teuku Ryan pertengahan Januari lalu, Vira Yuniar belum juga menemukan tambatan hati. Padahal, Vira ngebet pingin segera punya gandengan. “Habis gimana yah, belum dapet nih orangnya, jadi masih sendiri dulu,” ujar Vira saat dijumpai usai menonton konser Kelly Clarkson di Senayan, baru-baru ini. Ibu dari Cut Sjalinni Ryan dan Teuku Prayaa Alcany Ryan ingin serius membina hubungan lagi. “Ini aja masih survey.” Wanita kelahiran Tanjung Pinang, 1 September 1981 itu berharap pilihannya juga direstui anakanaknya kelak. “Karena yang utama itu anak-anak, bagi saya kalau sudah urusan anak ya harus serius,” ungkapnya. Bekas cover girl sebuah majalah remaja ini juga bertekad menemukan pasangan hidup yang jauh lebih bai. (GIE)

FERY PRADOLO/INDOPOS

HANCUR - Puslabfor Mabes Polri memastikan ledakan yang merusak tiga rumah di Jalan Delima 6 RT 01/05 Malakasari, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis sore bukan dari tabung gas elpiji. Ledakan diduga berasal luar angkasa.

ke hal 19 kol 1

Boediono Cukup, Ani Lanjut KPK Inginkan Pemeriksaan Kasus Century Tak Berulang-ulang JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menganggap pemeriksaan terhadap

Wakil Presiden Boediono terkait dugaan korupsi pemberian dana bailout untuk Bank Century dianggap sudah cukup. Wakil Ketua KPK, Moch Jasin, menyatakan bahwa dirinya telah menerima laporan dari tim penyelidik yang memeriksa Boediono selaku mantan gubernur Bank Indonesia. “Berdasar laporan tim (peme-

Mabes Polri Rilis DPO 12 Teroris

riksaan atas Boediono) sudah selesai,” ujar Jasin yang dihubungi wartawan di KPK, Jumat (30/4) malam. Namun demikian dalam kesempatan itu Jasin juga kembali menegaskan bahwa KPK masih akan memeriksa Sri Mulyani, akrab dipanggil Ani, setelah pemeriksaan yang dilakukan Kamis (29/4)

Aceh Darussalam (NAD). Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Edward Aritonang menyatakan, ada 12 orang yang dikejar untuk menuntaskan penyidikan kasus Aceh. “Ada beberapa nama yang pernah melakukan

dari penyelidikan dugaan korupsi pemberian bailout untuk Bank Century, Jasin belum bisa memastikannya. “Tergantung analisa tim penyelidik,” tandas Jasin. Mantan Direktur Penelitian dan Pengembangan (Litbang) KPK ini menegaskan, KPK berprinsip agar keterangan dari Boediono dan Sri ke hal 19 kol 1

Kumpulkan Bukti, Bidik Tiga Kelompok

12 TERORIS YANG DICARI

Penyidikan Kasus Gayus Tambunan

GRAFIS: DWI NANDA P./RATEG

JAKARTA - Mabes Polri mengeluarkan daftar pencarian orang (DPO) dalam kasus terorisme. Mereka yang masuk DPO itu menjadi buron karena diduga tersangkut tadrib askariyah (pelatihan militer) di Nanggroe

lalu dianggap belum cukup. “Untuk beliau (Sri Mulyani) sesuai panggilan tim tetap Selasa (4/5). Bisa saja berubah (lokasi pemeriksannya), tetapi kemungkinan besar tetap di Kemenkeu,” tandas Jasin. Saat ditanya apakah pemeriksaan atas Boediono dan Sri Mulyani itu merupakan tahap akhir

(teror), ada juga yang baru ikut,” ujar Edward kemarin (30/4). Di urutan pertama, terdapat nama Umar Patek alias Umar alias Abu Syech alias Zacky. Lalu, di urutan berikutnya adalah Abu ke hal 19 kol 1

JAKARTA - Proses pemeriksaan terhadap delapan tersangka kasus Gayus Tambunan sudah selesai. Polisi kini sedang berupaya menuntaskan pemberkasan agar bisa segera dilimpahkan ke Kejaksaan Agung. Setelah delapan orang itu beres, penyidik melanjutkan ke kelompok baru. “Pola penuntasannya memang urut. Delapan ini dilimpahkan dulu, lalu ke tiga kelompok utama,” ujar staf ahli Kapolri bidang

hukum pidana Dr Chairul Huda pada Jawa Pos kemarin. Chairul yang juga menjadi konsultan tim independen bentukan Kapolri itu mengungkapkan, penyidik tak bisa terburu-buru membidik yang lain sebelum berkas beres. Delapan orang itu adalah Gayus Tambunan, Andi Kosasih, Haposan Hutagalung, Syahril Djohan, Lambertus Ama, Alif Kuncoro, Mohammad Enanie, dan Sri Sumartini. “Mereka ini disebut sebagai simpul pokok atau aktor aktor utama,” kata Chairul. Sekarang, penyidik masih meke hal 19 kol 4

Grow with Character! (96/100) Series by Hermawan Kartajaya

Bali Mengungguli Kinabalu dengan New Wave Marketing PROFESOR Sang Lee adalah seorang Korean American yang luar biasa. Dua saudaranya yang tinggal di Korea adalah pejabat tinggi negara, pernah jadi menteri segala. Sedangkan Sang Lee memilih tinggal di Amerika dan menjadi profesor bidang operational research yang disegani. Kali pertama saya diperkenalkan oleh Prof Hooi Den Huan pada 2008, Sang Lee sudah menyelenggarakan Pan Pacific Management Conference 25 kali berturut-turut tiap tahun! Berpindah-pindah tempat, dari satu kota ke kota lain. Tiap tahun, ada sekitar 300-500 peserta -kebanyakan profesor- menyempatkan datang

untuk berkumpul. Membicarakan topik di bidang manajemen yang lagi in, baik di sesi pleno maupun sesi-sesi paralel. Setiap tahun ada ratusan riset akademis yang dipresentasikan oleh para profesor muda dan kandidat doktor. Den Huan mengatakan kepada saya bahwa dirinya sudah ikut “keliling” Sang Lee lebih dari sepuluh tahun. “Very very good for networking, Hermawan.” “I am thinking to propose to him to organize it in Indonesia!” Wah, mendengar hal tersebut, saya terpanggil untuk menjadikan Indonesia tuan rumah. Why not? Kita kan perlu mengekspos lebih

banyak akademisi dan peneliti Indonesia ke panggung internasional. Sambil menjual MICE atau meeting, incentive, conference, and exhibition. Sudah beberapa tahun, para pengajar Sekolah Bisnis dan Manajemen atau SBM ITB ikut aktif di Asia Pacific Management Conference. Sejak didirikan dulu, saya memang diajak aktif oleh Pak Kuntoro Mangkusubroto, yang sekarang menjadi ketua Unit Kerja Presiden untuk Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) dan Prof Ir Surna Tjahja Djajadiningrat MSc PhD. Saya memperkenalkan Den Huan untuk juga ikut duduk sebagai inter-

national advisor di SBM ITB. Den Huan juga yang memperkenalkan Sang Lee ke SBM ITB. Bahkan, Sang Lee pernah datang ke Bandung sebagai tamu SBM ITB. Jadi, dia pernah melihat Indonesia on the spot, tapi belum berpikir menyelenggarakan konferensi tahunannya di Indonesia. Terlalu banyak yang menawari Sang Lee untuk jadi host tiap tahun. Waktu itu kota penyelenggara untuk konfeke hal 19 kol 4

Nok Slentik Boediono Cukup, Ani Lanjut * KPK aja lempoh! Kumpulkan Bukti, Bidik Tiga Kelompok * Kudu sing titis!

CMYK


WACANA

2

SABTU 1 MEI 2010

RADAR TEGAL

Hari Buruh Oleh: Muh. Abduh PANJUL beberapa hari terakhir terlihat sibuk. Di belakang rumahnya, ia usrek dengan alat-alat kerja. Ada kayu, gergaji, palu, paku, bambu, kertas, lem dan lainnya. Entah apa yang akan dibuat? Dua hari lalu belum terlihat hasilnya. Para tetangganya tak mengerti, layaknya umat Nabi Nuh yang tak mengerti apa yang tengah dibuat Nabi Nuh. Panjul terus berkarya. Baru kemarin, buah kerjanya terwujud dan dapat disaksikan para tetangganya. “Sampeyan jebule nggawe kebo-kebonan. Pan nggo apa? Pawai? Kan tujuhbelasane esih adoh, Njul?” tanya tetangga Panjul. Panjul mesem. Lalu dia menegaskan, dirinya mau ikut demontrasi hari buruh. Berhubung ada larangan membawa kerbau yang hidup, Panjul ketemu ide. Membuat patung kebokebonan dan akan dibawa saat demontrasi. Menjadi simbol apa? Panjul tak mau ambil pusing. Yang pasti, Panjul ingat gara-gara ada yang membawa kerbau hidup, hingga muncul larangan demonstrasi membawa hewan. Padahal hewan juga bisa diajak sebagai teman seperjuangan. Bahkan lebih jujur dan setia daripada yang selama ini dibela-bela. Buktinya, ia begitu manut ketika ditulisi dan ditempeli poster bertuliskan nada pedas. Hari ini, 1 Mei 2010, memang Hari Buruh Sedunia atau dikenal dengan sebutan May Day. Semasa Soeharto berkuasa, aksi untuk peringatan May Day masuk kategori aktivitas subversif, karena May Day selalu dikonotasikan dengan ideologi komunis. Setelah era Orde Baru berakhir, walaupun bukan hari libur, setiap tanggal 1 Mei kembali marak dirayakan oleh buruh di Indonesia dengan demonstrasi di berbagai kota. Tuntutan sama, yakni perbaikan nasib buruh yang biasanya berupa kenaikan upah, jaminan keberlangsungan kerja, karena adanya PHK atau karena adanya perlakuan yang dianggap tidak adil. Mantan aktivis perburuhan M Jumhur Hidayat yang juga Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) menyatakan, peringatan Hari Buruh Sedunia 1 Mei 2010 di rebuplik ini akan berjalan tertib, karena para buruh di Indonesia hanya menuntut hak normatifnya. “Sampeyan pan melu demo? Pan nuntut apa? Apa belih wedi dipecat?” tanya Dalipan yang saat itu melu ngrubung melihat karya Panjul. Sampai saat ini, posisi buruh masih lemah dan mungkin akan tetap lemah. Apalagi masih maraknya sistem kerja kontrak dan outsourcing yang menimbulkan kondisi ketidakpastian dalam bekerja. Karier tidak jelas, status tidak jelas, tidak adanya jaminan keberlangsungan bekerja, upah rendah, PHK semenamena, anti serikat pekerja dan lainnya. Pemberlakuan UMP murah juga makin menyengsarakan kehidupan tenaga kerja. “Ngger sampeyan nuntut upah duwur, engko usahane malah mati. Terus kepriben? sampeyan bisa kelangan gaweran loh! Pengusaha ya pengine usaha jalan, terus ngupahi sampeyan sing layak. Kocapa perusahane esih kedeselan. Sampeyan mestine ikut mengerti kondisi itu!” Persoalane, seringkali dengan dalih krisis dan didukung dengan kebijakan Upah Minimum yang rendah, perusahaan menengah dan besar menggunakan alasan tersebut untuk membayar buruh dengan upah murah. Padahal kemampuan si perusahaan tersebut untuk membayar upah sudah jauh melebihi dari ketentuan yang ada. “Celakane Wa, prinsipe kejar keuntungan dengan menginjak buruh,” ujar Panjul. Peranan pemerintah dalam menangani tekanan upah buruh sangat krusial. Di satu sisi pemerintah berkewajiban menyediakan sistem pengaman untuk menjamin tidak ada buruh yang terjatuh dan diabaikan hak-hak hidup layaknya. Di sisi lain, pemerintah harus realistis. Bahwa, sebagian pengusaha masih belum kondusif memberikan balas jasa pekerjaan yang layak. “Terus keprimen kue?” Yang dapat dilakukan pemerintah adalah terus mendorong dialog yang cerdas antara pihak buruh dan pengusaha. Pemerintah juga memiliki kewajiban moral menyediakan acuan normatif dalam penetapan upah layak serta memperoleh pengakuan sepenuhnya dari pihak buruh dan pengusaha. “Celakane maning, kon dialog susah. Ya wis, yuh nggiring kebo bae!” “Mboh ah, nyong tah pasrah. Ben sing etung-etungan pengeran. Ngger sebenarnya perusahaan sudah bisa memberikan upah yang layak demi kesejahteran pekerja, lalu ternyata tidak dilakukan, wis ben bae pengeran sing mein ganjaran nggo wong sing dlolim.” (*)

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Suyuti Abdul Ghofir. Redaktur: Hesti Prastyani, Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati. Asisten Redaktur: Arief Nur Rahardian Sidiq, Sekretaris Redaksi/Persh: Kharisma Dewi. Kota Tegal: Hermas Purwadi, M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan. Brebes: Abidin Abror. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Agus Wibowo Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Ali Basara, Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, Dian Prayudi Aji, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Moch. Arifin (Manajer Tegal), Yully Trieyani, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Yuyuk Darwati, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: Anang Bastomi. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 33.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

Reformasi Informasi Publik Dimulai Oleh Suko Widodo

MULAI hari ini, 30 April 2010, semua badan publik tidak lagi bisa menyembunyikan informasi manakala ada pihak yang meminta. Jika selama ini akses dan penyediaan informasi badan publik kurang transparan, kini tak akan terjadi. Bahkan, jika ngotot tidak menyediakan informasi secara terbuka, badan publik tersebut bisa dituntut. Tuntutan menyediakan informasi kepada publik berkaitan dengan diberlakukannya Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP). Sesuai dengan amanatnya, UU KIP (UU 14/2008) ini harus diberlakukan setelah dua tahun disahkan pada 2008 lalu. Sebagai orang yang bergelut dalam problem komunikasi dan informasi, tentu saya termasuk orang yang menyambut dengan sukacita diberlakukannya UU KIP ini. Sebab, inilah sejatinya kunci kegagalan penyelenggaraan negara selama ini. Reformasi 1998 sejatinya juga bersumber dari tiadanya keterbukaan informasi. Akibat mengabdi berlebih pada pusat kekuasaan, hak-hak warga negara diabaikan. Dan, informasi sebagai sumber transparansi kala itu tidak cukup dimiliki oleh warga negara. Implikasinya, rakyat sama sekali tidak berperan dalam semua kebijakan publik dan hanya berposisi sebagai objek belaka. Sekalipun saya dan banyak

pihak menyambut sukacita atas pemberlakuan UU tersebut, tentu memerlukan waktu yang tidak pendek untuk benar-benar mewujudkan tujuan keterbukaan informasi publik. BADAN PUBLIK Yang dimaksud dengan badan publik adalah semua lembaga eksekutif, legislatif, yudikatif, dan badan lain yang fungsi dan tugas pokoknya berkaitan dengan penyelenggaraan negara dan lembaga yang sebagian atau seluruh dananya bersumber dari APBN/ APBD dan termasuk organisasi nonpemerintah sepanjang sebagian atau seluruh dananya bersumber dari APBN/APBD, sumbangan masyarakat, dan/ atau luar negeri. Perlu dipahami bahwa badan publik bukan hanya pemerintah. Tetapi, juga pihak kepolisian, militer, kejaksaan dan pengadilan, partai politik, BUMN, BHP, lembaga swadaya pemerintah (LSM), yayasan, dan organisasi lain sepanjang anggarannya dari APBN/APBD atau sumbangan masyarakat. UU KIP mewajibkan semua badan publik tersebut menyediakan informasi publik secara transparan. Di antara informasi publik yang harus dibuka secara transparan adalah semua rencana kebijakan publik, penggunaan keuangan, dan kegiatan yang dilakukan

badan publik. Sekalipun demikian, memang tidak semua informasi disediakan. Ada sejumlah informasi yang dirahasiakan dan hanya boleh diminta dengan persyaratan. Ada sejumlah titik krusial yang berpotensi menimbulkan konflik atau sengketa informasi. Misalnya, informasi yang menyangkut penggunaan keuangan dan informasi yang masuk kategori rahasia negara. Perbedaan mempersepsi makna rahasia negara, misalnya, sangat berpotensi melahirkan sengketa informasi. Jika terjadi sengketa informasi, Komisi Informasi akan melakukan mediasi. Jika gagal, dilakukanlah adjudikasi nonlitigasi (pengambilan keputusan oleh Komisi Informasi). Jika kedua tindakan tersebut juga masih belum diterima pihak bersengketa, persoalan akan dibawa ke PTUN (bagi badan publik pemerintah), dan ke pengadilan negeri (bagi badan publik nonpemerintah). IMPLIKASI Informasi memang menjadi kunci penting berkaitan dengan urusan publik. Karena itu, publik atau warga negara memiliki hak untuk memperoleh informasi atas semua urusan publik. Hak memperoleh informasi merupakan hak asasi manusia. Oleh karena itu, keterbukaan informasi publik menjadi sebuah keniscayaan, dan

merupakan salah satu ciri penting negara demokratis. Dengan adanya UU KIP, rasanya harapan besar mewujudkan transparansi kebijakan publik bakal terwujud. Dengan keterbukaan informasi, semua pihak dapat mengawasi proses kebijakan publik. Tetapi, sekali lagi, perlu waktu yang tidak pendek. Sebuah negara maju, seperti Inggris, memerlukan waktu tujuh tahun untuk bisa menarapkan undang-undang yang sama. Setelah dua tahun UU KIP disahkan, di Indonesia baru Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur yang termasuk paling siap melaksanakan. Indikasi ini terlihat setidaknya dari kegiatan kedua provinsi merekrut anggota Komisi Informasi. Sementara itu, ternyata tidak semua badan publik juga cukup siap mengantisipasi UU KIP. Dalam riset yang dilakukan Puskakom Surabaya (20092010), ternyata sebagian besar badan publik selama ini belum memiliki kesiapan yang memadai untuk melaksanakan amanat UU tersebut. Bahkan, ada badan publik yang sampai sekarang tidak mengetahui ikhwal UU KIP tersebut. Nah, kalau badan publik tidak tahu-menahu soal UU KIP, bagaimana tujuan mewujudkan penyelenggaraan kebijakan publik secara baik? Padahal, tujuan keterbukaan informasi publik

Ngresula Sehalaman

untuk menjamin hak warga negara mengetahui secara detail kebijakan publik. Mulai rencana pembuatan kebijakan publik, program kebijakan publik, dan proses pengambilan keputusan publik, serta alasan pengambilan suatu keputusan publik. Implikasi atas pemberlakuan UU KIP ini, semua badan publik kini harus menyediakan tenaga yang secara khusus menangani masalah informasi. Dalam UU disebutkan namanya Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Lebih dari itu, semua badan publik juga harus menyiapkan sistem manajemen informasi publik yang terorganisasi. Dan, yang paling harus segera diputuskan adalah penyediaan anggaran komunikasi publik. Sebab, secara berkala (setahun dua kali), badan publik harus menyediakan informasi publik secara meluas. Karena itu, badan publik harus segera mereformasi pengelolaan informasi publik. Keterbukaan informasi publik diharapkan mampu mendorong partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan kebijakan publik. Akhirnya terwujud penyelenggaraan negara yang baik, transparan, efektif dan efisien, akuntabel, serta dapat dipertanggungjawabkan. (*) *) Suko Widodo, dosen Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Airlangga

Dalan Go Dodolan

TO RADAR TGAL,Yen Rubrik Ngresula dipasaken sehalaman ndean tah bakal dtanggepi (kue NDEANNN, sing maca kan MELEQ), akeh sg ngresula maning...Secuil tok kurang MANTAB. Thank’s to RADAR TEGAL 085642675xxx

NUWUN sewu pak satpol PP tlng len neng kidule PLN slawi masa dalan go dodolan ngasi lampu merae ora katon. Tlng ditertibna pak. 081564957xxx

Ra Usah TanggungTanggung

Dodol Nang Kelas

PAK walikotane gagah, alun2ne apik, ana tipi gede ne maning, tapi sayang isine wong edan karo wong ngemis tok. apa ora ngisin2 na. 081902794xxx

RATEG aku melu ngresula keh, ning kemandungan umahe jakwire aku olih bantuan sing kelurahan berupa gendeng. Sing gawe aku ngresula sing ndisit umah ra tau kebocoran bareng ganti gendeng anyar ka malah ra ndadekna ayem. Ning pan mbantu wargane ra usah tanggung2, nein gendeng ka sing kena udan mrembes. Melas aku mrng jakwir, umahe kaya kebocoran kbh setiap ruangan. Gendenge ora berkualitas. Semoga lurahe maca, anggap bae aku sing mewakili wargane. Trim’s. 085869168xxx

Angger Laka Pedagang

Bangun Pasar Trayeman

NANG kota Tegal angger laka pedagang taman poci karo alun alun tak jamin kota tegal sepi nemen kaya kuburan. Terus laka pemasukan duit kanggo pendapatan Daerah. trus mengko taman poci kaya gemiyen maning go sarang WTS. malah tambah parah. 085870117xxx

KYEH d rungukena bpk2 yth..pada duweke kuping bleh...tolong pasar trayeman slawi d bangun sgera..sebab ada isue pedagang sing nang ngarep ora gelem masuk pasar maning..engko sing repot satpol PP.. 0818430xxx

GURU (digugu lan ditiru) tapi yen ana guru sing dodol nang njero kelas karo ngein tugas terus ditinggal belanja aja ditiru 085842323xxx

Isine Wong Edan

Kembang Suruh AKU pan melu ngresula ndelen, sedulur-sedulur kabeh, sampeyan aja pada ngresula, soale sing dingresulani kuwe maen ora ngarti. embuh-embuh temen. kembang suruh.... ora idep ora weruh. BETUL? 081902749xxx

Nggo Ora-Ora KEPADA Yth bpak bupati tegal agus riyanto, tulunglah tulung...brantas ya kena lesehan spnjng bnjrn smpe slwi...tmpte akeh sing nggo ora2, tlunglah tlung..!!! 085878484xxx

Motore Mblebek WUUADUUH..doNg udan kya kiye trus susah nang koTa tegal tpate nang bunderan SMA Negri 1 tegal bnjir tRus stngah jam baE udan geDe bnjir nganti mtoRe mbLebek tLoNg owh pak waLi luruhna solusine msalahe awit aku SD nganti wez mbojo doNg lwat mNo mst mblebeg mtoRe,makasih 085742753xxx

Profesional Apa Ora? MELU ngresula : Donge Jaksa nang slawi profesional apa ora ya? Kasus bansos wis jelas tersangka kedua (supire) wis ditahan malah sing pertama esih bebas? 081902433xxx

Pilih Kasih Pasar Esuk Bocor SING diurus aja peringatan dina dinane bae! Pasare pd bocor diurus mbeke pimpinan sing ngarti susahe rakyate! Yen ora bayar karcis be ganyami! Ora byr karcis wong laka duite! Ra nglayani kan bnjir! Tapi mbesikine byre dobel! Nyaluk dibenerna ps esuk karo mol ps esuk be ora digubris! Ky mring bp tiri bae! Radar Tegal wartawane kon moto ps esuk sing bocor ya kena owh! Ben korane tambah akeh sing maca! Ditulis ya NGRESULANE Wong ps esuk! 087868674xxx

Tinjau Ponpes YTH bpk walikota Tegal, aq pan usul. s’kLi2 len meninjau poN-pes ng kota tegal, truTama ning dEboNg tengah.endah ngrti koNdisine soale ora tau direhab total, aja sing d’pntingna sekolah formale tok (SD,SMP,SMA) kan poN-pes sma2 mencerdaskan anak bAngsa. Aja ya pak wali.OK... 081564884xxx

Carane Piben Yah? PAK wali... eben kota tegal dong udan gede ora banjir carane piben yah? mau bengi inyong balik futsal dalane banjir kabeh, dadine motore mogok oh...??? 087877070xxx

Sing Penting Tunjangan Lancar LAKA kabare. Pak bupati sing terhormat.Aku perangkat desa .Aku ora ambisi pengin dadi .P.N.S sing penting tunjangan lancar. Saiki .S.P.P.T wis metu .Apa duit pajak denggo tuli tapi ilok pamong pan kaya .G.A.Y.U.S? Saiki narik pajak susah. Gara2 kasus pajak tlng bapake .Tunjangan sung butuh nemen ben duit pajak utuh kab tegal maju terus aku pamong prupuk sel matur nwun bapake aja dadi penggalih 085842087xxx

Subsidi Kompor Gas SAYA mau ikut ngresula,begini, kenapa ibu saya sampai sekarang belum mendapat subsidi kompor gas dari pemerintah, padahal tetangga saya sudah kebagian semua walaupun ada yang belum,tapi herannya saya yang baru menikah kok langsug kebagian y? apa dumehe saya ditarik 25ewu buat bikin KK Baru,sedangkan ibu saya dan dan tetangga yang belum dapat menggunakan KK yang sudah ada sejak dulu,dan tak perlu mengeluarkan 25ewu? Mbok jangan pada kasab sing ga bner..Snenge lha diumpet2 ake, tolong ditindak pa bupatine, untuk perangkat dari sukareja.Warureja agar mau menepati janj, 085742074xxx

KANGGO Bawasda/Inspektorat Kab.Tegal jelas wis ana aturan instansi/ dinas ora olih ngangkat tenaga honorer, gadi tenaga honorer sing saiki nang instansi/dinas ning gon metu siji ya kudu metu kabeh, aja sing ana surat aduan tok, kuwe ora adil alias pilih kasih, aturan digawe berlaku umum. donge sampean-sampean bisa kerja apa ora sih ? mnuridin@gmail.com

Bolongane Wis Kaya Kolam ASSALAMUALAIKUM kepada yth. Pemda Brebes, Dinas PU dan jajarannya tulung dalan alternatif pejagan klonengan diperbaiki bolongane wis kayak kolam renange para bebek, tks to Radar Tegal 08156215xxx

PENGIRIM NGRESULA YANG BERUNTUNG : 1. 2. 3.

081902793516 081542326372 085290430395

Anda mendapatkan Hadiah masing-masing 1 dus Susu Bubuk Kedelai AFIS, hadiah dapat diambil di Harian Pagi Radar Tegal dengan melampirkan fotokopi KTP dan menunjukan no HP anda.

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS 08159440722, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Bagi tiga pengirim Ngresula yang beruntung masing-masing mendapatkan satu dus (200 gr) susu bubuk kedelai produk AFIS Tiap Harinya. Produk tersebut dapat diambil di Kantor Radar Tegal dengan menyerahkan fotocopy KTP dan menunjukan no HP anda.


CMYK

METROPOLIS

SABTU, 1 MEI 2010

3

RADAR TEGAL

Polisi UJI KREATIFITAS Kantongi Ibu-ibu Masa Kini Bukti Kuat Dari Peringatan Hari Kartini

Tiga Pegawai BKK Bisa Ditahan

SEBAGAI bentuk kepedulian terhadap peran serta wanita, dalam peringatan hari Kartini 21 April 2010 sekaligus peringatan hari jadi Kota Tegal ke-430. Sejumlah ibu-ibu di Kota Tegal, yang tergabung dalam Pos Wanita Keadilan (PWK) DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Tegal menunjukan kreatifitasnya. Selain kreatifitas kecerdasan, ibuibu juga diuji ketrampilannya. Kegiatan yang mengambil tema Muslimah cerdas dan sholehah, tunjukan jati dirimu dilaksanakan di masing-masing kecamatan. Di Kecamatan Mardagana, sekitar 84 ibu-ibu mengikuti lomba. Antara lain, lomba merangkai hantaran sarahan, cerdas cermat, dan lomba masak. Dengan waktu yang cukup singkat, peserta bisa menghasilkan hantaran sarahan yang cukup unik, masakan yang cuku lezat. ke hal 9 kol 5

NILAI HASIL - Tim Juri melakukan penilaian hasil masakan yang dibuat peserta lomba. M SAEKHUN/RATEG

Guru Ancam Demo Wali Kota

PAJAK Tunggakan PBB Tinggi TUNGGAKAN Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kota Tegal tahun 2009 yang belum terealisasi hingga saat ini cukup tinggi. Dari realisasi pendapatan tahun 2009 hingga saat ini hanya 79 persen yang berhasil dikumpulkan atau sebesar Rp 7.243.908.233 dari target yang ada yaitu Rp 9.210.400.471. Dengan demikian, terdapat tunggakan sebesar 21 persen atau sebesar Rp 1.966.492.238. Kabid Pendataan Penetapan dan Penagihan Dinas Pengelola Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Tegal, Jaka, mengatakan, tunggakan PBB tahun 2009 yang belum terealisasi hingga saat ini mencapai 21,35 persen. ke hal 9 kol 5

PERISTIWA

Desak Isi Perwal Ditinjau Ulang LANTARAN merasa haknya dirampas, guru SD, SMP, dan SMA di Kota Tegal mengancam akan menggelar aksi demo besar-besaran. Itu dilakukan apabila upaya kembali mendapatkan haknya yakni Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) mentok atau tidak dipenuhi Pemkot setempat. Aspirasi tersebut disampaikan kepada wakil wali kota, Jumat (30/ 4), di ruang kerjanya. Hadir pada saat itu 10 perwakilan guru dari tingkat SD hingga SMA. Termasuk di dalamnya ketua dan sekretaris Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). ke hal 9 kol 1

UPAYA paksa untuk mengamankan tiga pegawai Badan Kredit Kecamatan (BKK) Tegal Selatan akan dilakukan tim reskrim Polresta. Polisi tidak mau berisiko ketigaanaya kabur, setelah kabar penggelapan dana senilai Rp 3,8 miliar mencuat. Kapolresta AKBP Drs Kalingga Rendra Raharja SE melalui KBO Reskrim Iptu Heriyanto SH, Jumat (30/4), mengatakan, sebenarnya satuannya telah melakukan penyelidikan dan pengumpulan bukti terhadap laporan pengaduan yang masuk sejak sepekan terakhir. “Dan kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak Kejaksaan. Untuk bukti penguat terkait penggelapan yang dilakukan pun, telah kami ambil seluruhnya dari BKK,” ujarnya. Diakui pula, dia sempat menerima laporan lisan dari direktur BKK hasil merger, tentang dugaan penggelapan dimaksud. “Kini laporan polisi (LP)-nya sudah kami terbitkan. Anggota sudah diterjunka ke lapangan untuk menangkap

DOK.RATEG

Iptu Heriyanto SH

ketiga pelaku, guna memudahkan proses penyidikan terkait aduan yang sempat dilayangkan pelapor,” tegasnya. Direktur BKK Merger, Sunardi, mengakui, telah mendatangi Polresta terkait penggelapan yang dilakukan tiga pegawai BKK Tegal Selatan. Dalam laporannya, dia menyatakan, dugaan penyelewengan diperkirakan dilakukan sejak BKK belum digabung. Ketiganya, jelas Sunardi, membuat kredit fiktif sebanyak 200 orang. Polresta sendiri berharap, pemanggilan atau penangkapan ketiganya bisa berjalan mulus. (her)

Bahan Oplosan Miras Disita LUAR BIASA! Sedikitnya, dua jerigen besar brangkal atau sejenis arak putih tak bermerk yang sering digunakan sebagai bahan oplosan miras berhasil disita petugas dalam razia pekat, Jumat (30/4). Selain dua jirigen brangkal, polisi juga turut menyita 3 botol besar arak tak bermerk yang disimpan dalam botol bekas kemasan air mineral. Razia miras yang dilakukan jajaran Polsekta Tegal Selatan ini, setidaknya bisa digunakan sebagai barometer, bahwa keberadaan miras di pinggiran metropolis masih belum habis. Razia yang langsung dikomandoi Kapolsekta Tegal Selatan AKP I Wayan Sudiasa ini,

menerjunkan 6 personil gabungan. Petugas langsung menyisiri kawasan Debong Kulon. Di RT 05 RW 03, petugas langsung mendobrak rumah yang ditinggali Tardi (46). Dari dalam rumah kecil itu, petugas mendapati dua jerigen brangkal berikut 3 botol besar bekas air kemasan. Polisi langsung membawa pemilik berikut barang bukti brangkal ke mapolsekta setempat. Razia selanjutnya diteruskan membidik areal Debong Kidul, Tunon, dan Randugunting. Petugas berhasil menyita sedikitnya 76 botol miras dari berbagai merk dan ukuran seperti intisari, anggur hitam, dan anggur merah. ke hal 9 kol 5

ADI MULYADI /RATEG

ASPIRASI – Juru bicara guru memberikan keterangan usai menyampaikan aspirasinya ke wakil wali kota.

Pemkot Butuh Aturan Pasti Perihal Larangan Limbah Filet MENYIKAPI tingginya tingkat pencemaran polusi bau yang disebabkan limbah filet, DPRD Kota Tegal meminta Pemkot Tegal segera membuat peraturan larangan limbah filet masuk Kota Tegal. Ini diperlukan agar ada sanksi tegas bagi pelanggarnya

Anggota DPRD, Heri Kuntoro, Kamis (29/4), mengatakan, pelarangan masuknya limbah filet dari daerah sangat membantu mengurangi polusi udara, yang ada di Kota Tegal. Utamanya di wilayah Kecamatan Tegal Barat. Apalagi limbah filet dari luar lebih bau, ketimbang limbah filet yang ada di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tegalsari. Karenanya, dia meminta Pemkot bisa mengeluarkan

Peraturan Daerah (Perda) atau Peraturan Wali Kota (Perwalkot), mengenai pelarangan limbah filet dari luar daerah masuk ke Kota Tegal. ”Kami rasa peraturan ini cukup mendesak, karena kondisi pencemaran polusi bau di Kota Tegal sudah cukup tinggi. Jangan sampai Kota Tegal dikenal karena bau, sehingga harus ada ketegasan dari Pemkot,” kata Heri. ke hal 9 kol 5

HERMAS PURWADI/RATEG

BERBAHAYA - Cairan campuran miras oplosan yang berhasil disita jajaran Polsekta Tegal Selatan, kemarin.

ADI MULYADI/RATEG

MACET – warga yang ingin melihat kehadiran ular taliwangsa di atap took, membuat padat Jl A Yani.

Geger Ular, Lalin Mengular WARGA Kota Tegal digegerkan adanya berita seekor ular taliwangsa besar di atap salah satu toko di Jl A Yani. Kontan warga yang mendengarnya berkerumun di depan toko yang letaknya tepat di sebelah selatan Optik Indonesia.

ke hal 9 kol 5

RALAT BERITA PADA berita edisi, Jumat (30/4), yang berjudul Tiga Pegawai BKK Diperiksa ada kesalahan penulisan pada alinea terakhir. Yakni tertulis: Dijelaskan, kasus ini terkuak pada 2009 lalu, saat terjadi merger antar empat BKK. Di antaranya BKK Tegal Barat, Tegal Selatan, Margadana, dan Tegal Timur. Yang benar adalah Dijelaskan, kasus ini terkuak pada 2009 lalu, saat terjadi merger antar empat BKK. Di antaranya BKK Tegal Barat, Tegal Selatan, TPI Tegal Barat, dan Tegal Timur. Jadi, bukan Margadana tetapi TPI Tegal Barat.

Kegemaran Berburu Aksesoris Unik dan Lucu Para ABG di Kota Tegal

Rela Rogoh Kocek Dalam-Dalam demi Kepuasan Pribadi Setiap orang tentu memiliki hobi tersendiri. Bahkan untuk menyalurkan hobi tersebut, uang bukan ukuran yang terpenting adalah kepuasan karena hobi tersebut bisa disalurkan. Salah satu hobi yang sedang tren dikalangan anak muda, utamanya remaja putri adalah mengoleksi boneka serta aksesoris unik.

dengan harga bervariatif. Diana (25), saat memilih boneka di sebuah pusat perbelanjaan mengaku sudah dua tahun lebih menjadi kolektor boneka terutama yang berwarna pink. Kegemarannya tersebut diakuinya membawa kepuasan batin sehingga dia tidak terlalu memikirkan uang yang dikeluarkan. Dalam sebulan, sedikitnya dua hingga tiga kali dia menyalurkan hobinya. Untuk merk dan harga, dia tidak terlalu fanatik. Baginya, yang terpenting boneka buruannya bisa menarik dan unik. Saat ini, setidaknya lebih dari 30 boneka dia koleksi. Umumnya, boneka tersebut bermotif binatang atau animasi yang sedang tren saat ini.

LAPORAN: R GUNAWAN IMBASNYA, di pusat perbelanjaan dengan mudah dijumpai pedagang aksesoris mulai boneka, gelang, kalung, cincin, ikat pinggang hingga bantal yang dijual ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

CMYK

TREN - Berbagai aksesoris dan boneka unik, saat ini banyak diburu kalangan remaja putri.

Saking gemarnya mengoleksi aneka boneka, setiap ulang tahun, dia selalu mendapatkan kado boneka dari teman-teman atau keluarganya. Bahkan, saking hobinya, dia rela menyisihkan sebagian tabungan atau uang untuk keperluan seharihari agar hobinya bisa terus tersalurkan. Untuk menjaga agar koleksinya selalu bersih dan terawat dengan baik, dia menggunakan lemari tersendiri untuk meletakkan koleksinya. Sisanya, diletakkan di tempat tidur dan ruang tengah sebagai hiasan. “Jika ada boneka unik yang dipajang di etalase, berapapun harganya akan saya beli,” katanya. Tiwi (20), menuturkan, meski belum lama mengoleksi aksesoris seperti gelang, kalung, anting dan sebagainya. Dia semakin ke hal 9 kol 1


PEMALANG

4

SABTU 1 MEI 2010

RADAR TEGAL

Texmaco Diambil Alih BPPN

NGENDONG Harus Memiliki Lima Kompetensi UPAYA meningkatkan kualitas pendidikan akan tercapai bila seluruh komponen mampu dimanfaatkan secara optimal, terutama komponen sumber daya sekolah. Dari kepala sekolah (kepsek), tenaga administrasi, pengembang kurikulum di sekolah, hingga penjaga sekolah. Namun, dari semua komponen tersebut, kepsek menempati posisi yang sangat sentral guna membentuk keunggulan suatu DOK/RADAR PEMALANG sekolah. Sapardi ’’Keunggulan sekolah terletak pada kepseknya. Karenanya, kepala sekolah perlu memahami lima kompetensi. Yakni kompetensi kepribadian, manajerial, kewirausahaan, supervisi, dan kompetensi sosial,” tandas Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Kadindikpora) Kabupaten Pemalang Drs Sapardi MSi beberapa waktu lalu. Lebih lanjut dijelaskannya, dalam acara yang juga dihadiri Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Dewan Pendidikan, PGRI Kabupaten Pemalang tersebut, Sapardi mengatakan, dalam hal baik-buruknya dan berhasil-tidaknya wajah sekolah, bertumpu pada kepsek bersangkutan. Hal ini menunjukkan vitalnya peran kepsek dalam berkehidupan di sekolah. Berangkat dari sini pula, lanjutnya, kepsek dalam mengawali tugasnya berangkat dari pertanyaan ’bagaimana menyatukan komponen sekolah?’. Selanjutnya, bagaimana mengfungsikan dan menggerakkan komponen-komponen sekolah. Komponen sekolah dimaksud adalah guru, tata usaha, dan siswa. ’’Menyatukan komponen sekolah bukan hal yang sepele, memerlukan teknik-teknik tertentu,” ujarnya. Sebab, setiap komponen sekolah mempunyai pola pikir dan karakter yang berbeda-beda. Jangankan puluhan dan ratusan orang, belasan orang saja pola pikir dan cara pandangnya sudah berbeda-beda. Karenanya, dalam menghadapi kenyataan seperti itu, kepsek ditekankan agar arif dan jeli dalam menyatukan siswa dengan guru, guru dengan guru, guru dengan staf tata usaha, serta antarsiswa sendiri. Menyatukan komponen ini akan berpengaruh besar pada proses selanjutnya, memfungsikan komponen sekolah. Karena dalam tahap ini ada hubungan timbal balik antar komponen, sehingga secara tidak langsung memfungsikan antarkomponen menurut takarannya masing-masing. Sedangkan proses penggerakan, menurutnya, kembali lagi pada pola kepemimpinan yang dimiliki kepsek bersangkutan. ’’Rumus apapun yang dipergunakan bila komponen sekolah belum disatukan, pasti akan mendapatkan hambatan,” tegas Sapardi. Sapardi mengingatkan, setiap jabatan secara langsung menggambarkan status yang diemban pemegangnya. Status tersebut pada gilirannya menunjukkan peran yang harus dilakukan, sebelum pada akhirnya pemegang jabatan akan dimintai pertanggungjawaban kinerjanya. (cw2)

PEMALANG – Pemerintah pusat akhirnya mengambil alih penanganan kasus Texmaco. Belum tuntasnya masalah pesangon bagi 300 lebih mantan karyawan Texmaco, tidak hanya menjadi perhatian pemerintah daerah (pemda) setempat. Pemerintah pusat pun akhirnya mengambil alih persoalan ini. Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang menyatakan, persoalan Texmaco kini ditangani oleh Badan Penyelesaian Piutang Negara (BPPN).

Kepala Dinsosnakertrans Pemkab Pemalang Drs Mariyoto MPd menjelaskan lebih lanjut masalah uang pesangon bagi eks (mantan) karyawan Texmaco tersebut. ’’Sekarang bukan lagi penang anan Pemda Pemalang s e j a k p e r s o a l a n Te x m a c o Group ditangani oleh pemerintah pusat, pemerintah d a e r a h d a l am hal ini Dinsosnakertrans sud a h t i d a k mengurusi lagi,’’ tandas Mariyoto Kamis (29/4). Dinsosnakertrans, lanjut dia, hanya bisa memantau atau memberikan bantuan terhadap keinginan eks karyawan.

PEMALANG – Pengelolaan obyek wisata Widuri Warter Park (WWP) di Kabupaten Pemalang dinilai anggota dewan belum optimal. Pasalnya, banyak sarana fisik yang mengalami kerusakan tidak bisa segera diperbaiki akibat minimnya dana pemeliharaan. Penilaian kondisi WWP tersebut setelah sejumlah anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pemalang melakukan kunjungan kerja (kunker) Jumat (30/4). Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pemalang H Saefudin mengatakan, kondisi fisik WWP di Obyek Wisata (OW) Pantai Widuri yang kini banyak mengalami kerusakan, akibat pengelolaannya yang kurang optimal. Terutama, pada sisi pemeliharaannya yang masih cukup minim. ’’Minimnya promosi dalam pengelolaanya juga masih men-

jadi kekurangan, oleh karena itu agar potensi daerah ini mampu menyerap pengunjung maka perlu adanya promosi secara luas,” tandasnya. Saefudin yang didampingi sejumlah Anggota Komisi B lainnya Sumari SPdI, Sutono, dan Wijo Purnomo menuturkan, optimalisasi pengelolaan WWP semestinya perlu ditingkatkan. Meski demikian, lanjutnya, karena terbentur soal anggaran menjadikan kendala bagi pengelolanya. ’’Dilihat dari kualitasnya, WWP itu cukup baik. Namun, perlu penyempurnaan yaitu dengan melalui pengajuan anggaran untuk upaya perbaikan dan pengembangan,” jelasnya. Wijo Purnomo menjelaskan, acara kujungan komisi B di WWP ini untuk melihat perkembangannya dalam tahun anggaran 2010. Selain itu, juga untuk melihat potensi wisata yang ada di Kabupaten Pemalang yang masih banyak

pesangon dari perusahaannya. Jumlahnya sekitar Rp 3 miliar lebih. Mereka yang belum dilunasi itu adalah yang jumlah pesangonnya per orang mencapai Rp 18 juta. Sedangkan yang berjumlah Rp 11 juta sudah dilunasi. Ketua SPTSK PT Texmaco Jaya Pranoto mengungkapkan, pada 27 September 2004 sebanyak 1.708 karyawan Texmaco jaya di-PHK karena perusahaan mengalami persoalan keuangan yang akut. Total pesangon yang harus dibayarkan perusahaan kepada karyawan saat itu sebesar Rp 18,7

miliar. Hingga April 2010 sisa pesangon eks karyawan Texmaco yang belum dibayar tinggal Rp 3 miliar lebih kepada sekitar 300 orang. Dijelaskan dia, proses pembayaran pesangon memakan waktu sangat lama sejak 2004 sampai sekarang belum rampung, juga tersendat-sendat. SPTSK tetap berjuang dan tetap berusaha maksimal untuk menangani masalah ini. Di antaranya, melayangkan surat, telepon ke direksi PT Texmaco Pusat di Jakarta agar segera menyelesaikan kewajibannya kepada karyawan. (ali)

SMA PGRI 1 Pemalang Tanamkan Kedisiplinan PEMALANG – Ratusan siswa SMA PGRI 1 Pemalang tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya Kamis (29/4) lalu. Senyum yang mengembang dengan wajah berbinar terlihat saat satu per satu siswa dipanggil ke depan, untuk menerima penghargaan dari Kepala SMA PGRI 1 Pemalang Drs Fathurrohman. Sesekali, riuh tawa mereka tidak terbendung dan membuncah. Apalagi saat itu adalah saat terakhir menjejakkan kakinya di sekolah yang memberinya ilmu pengetahuan. ’’Kami menyikapi pengumuman hasil UN (Ujian Nasional, Red) dengan lebih sederhana, dengan tetap mengucapkan rasa syukur kepada Allah,” tandas Fathurrohman saat memberikan sambutannya dalam Wisuda VI SMA PGRI 1 Pemalang di halaman sekolah setempat kemarin. Upacara wisuda yang diikuti 331 siswa tersebut, dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Kadindikpora) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang Drs Sapardi MSi, Ketua PGRI Pemalang Sugiyanto SH MSi, Ketua Yayasan Pembina Penyelenggara Pendidikan (YPLP) Dikdasmen PGRI Drs Mariyoto MPd, dan Ketua Komite Sekolah H Faizin. Pelaksanaan UN tahun 2010, lanjut dia, di SMA PGRI 1 Pemalang berhasil meluluskan 331 siswanya atau 99 persen. Dengan rincian, untuk jurusan IPA sebanyak 174 mendapatkan hasil yang memuaskan karena berhasil lulus 100 persen, sedangkan untuk ju-

rusan IPS 4 dari 161 siswanya tidak lulus. ’’Bagi yang tidak lulus jangan berkecil hati karena masih ada kesempatan. Yakni, dengan mengikuti ujian ulangan yang akan dilaksanakan pada tanggal 10 hingga 14 Mei mendatang,” jelas Fathurrohman. Dalam kesempatan itu, pihaknya juga mengatakan, puluhan siswanya kini telah diterima oleh beberap Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta. Di antaranya, Universitas Negeri Semarang (Unnes), Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Universitas Negeri Jogjakarta, Universitas Jendral Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Stikes Semarang, dan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Sementara, Kadindikpora Pemkab Pemalang Drs Sapardi MSi dalam sambutannya mengatakan, dengan dukungan berbagai fasilitas dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang selama ini dilaksanakan, pihaknya berharap bahwa sekolah yang bervisi mewujudkan akhlak mulia, terampil, dan berkarya tersebut nantinya dapat lebih meningkatkan kualitasnya. ’’Siswa-siswi SMA PGRI 1 Pemalang mampu menciptakan kedisiplinan bagi siswanya dengan lebih bersahabat, sehingga siswa-siswanya senantiasa mengikuti tata tertib yang ada tanpa merasa ada kecanggungan,” terang Sapardi. Apresiasi juga diberikan Sapardi terkait prestasi yang telah ditorehkan SMA PGRI 1 Pemalang, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi, sehingga berpredikat B+. (cw2)

Pengelolaan WWP Belum Optimal Akibat Terkendala Anggaran

Sekitar 3 bulan lalu, bupati juga menerima surat tembusan dari karyawan yang mengadu kepada Presiden SBY. Isi surat itu di antaranya menyatakan, karyawan meminta segera diselesaikan pesangon yang belum dilunasi. Selain itu, juga meminta pemerintah untuk menghidupkan kembali perusahaan tersebut. Pemkab Pemalang selanjutnya menindaklanjuti aduan tersebut dengan mengirim surat serupa, dan dikirimkan kepada presiden. Sebelumnya diberitakan, sekitar 300 karyawan PT Texmaco belum lunas mendapatkan

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

KUNKER – Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pemalang melakukan kunjungan kerja di Widuri Water Park, OW Pantai Widuri, Pemalang, untuk melihat perkembangannya.

membutuhkan pengembangan, seperti Wisata Alam Pantai Nyamplung Sari, Blendung, dan Telaga Silating. Sementara, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Drs Joko Sijanto sendiri dalam

melakukan pengelolaan WWP mengaku, pihaknya banyak mengalami kendala terutama soal anggaran. Menurutnya, upaya perbaikan dan pengembangan bisa dilakukan jika ada anggarannya. (mg1)

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

KE RUMAH PASIEN – Sejumlah tim medis RSUD Dr M. Ashari Pemalang saat berkunjung ke rumah salah satu pasien, untuk melihat perkembangan kesehatannya setelah pasien berada di rumah.

Berlakukan Home Visit PEMALANG – Upaya untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr M. Ashari, Kabupaten Pemalang, terus dilakukan. Salah satunya, melalui program home visit. Yaitu, layanan kesehatan paska pasien menjalani perawatan medis di rumah sakit tersebut yaitu melihat perkembangan kesehatan pasien di rumah, terutama pada penyakit yang beresiko tinggi. Layanan kesehatan program home visit kali ini baru saja dilakukan di rumah Rastina (26), warga RT 03 RW 03 Desa Bojongnangka, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang. Dia adalah salah satu pasien yang sebelumnya telah menjalani operasi sesar melahir bayi kembar. Kunjungan ke rumah warga tersebut untuk melihat perkembangan kesehatannya di saat

dia itu berada di rumah, karena masuk dalam kategori penyakit beresiko tinggi. Dr Bambang Ismanto, tim rombongan tenaga medis RSUD Dr M, Ashari Pemalang menuturkan kegiatan program home visit yang sedang dilakukan merupkan salah satu bentuk layanan kesahatan yang ada di rumah sakit di tempat kerjanya. Yaitu, melakukan cek kesehatan paska pasien menjalani perawatan kesehatananya di rumah sakit. ’’Kami bersama rombongan ingin melihat perkembangan kesehatan pasien setelah pulang dari rumah. Dan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk layanan kesehatan dalam program home visit,” jelasnya kepada Radar Kamis (29/4). Menurutnya, yang masuk dalam program home visit ini adalah pasien RSUD yang mempunyai penyakit resiko

tinggi salah satunya pasien yang telah menjalani operasi bedah, seperti yang baru dialami Rastina yaitu pasien RSUD yang baru melahirkan anak kembar melalui operasi cesar. Tidak hanya itu, semua pasien yang mempunayi penyakit resiko tinggi pasti akan dipantauperkembangan kesehatanya paska menjalani perawatan medis. ’’Karena pasien ini habis melahirkan dengan operasi cesar, maka tim rombongan yang kami bawa dari tenaga kebidanan,” ujarnya. Sebelumnya, Rastina merupakan pasien RSUD dan dia telah menjalani perawatan medis selama 13 hari, yaitu melahirkan anak kembar berjenis kelamin perempuan. Kondisi kini di rumah sudah cukup membaik, karena telah secara rutin melakukan control kesehatannya di RSUD. (mg1)


METROPOLIS

SABTU 1 MEI 2010

5

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING Hotel Bahari Inn Tegal Hotel Karlita Orange Karaoke

(0283) 343399 (0283) 358050 (0283) 322022

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu : Show DJ dan Dancer Performance Jam 23.00 - 03.00 WIB di Zodiak Discotheque & VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Jum’at dan Sabtu Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

WILAYAH Warga Minta Pasar Dipindah WARGA Kecamatan Margadana meminta Pemkot Tegal, memindahkan pasar Sumurpanggang (Sumpang) ke lapangan olahraga yang berada di sebelah selatan. Sedangkan lahan pasar dimanfaatkan untu perluasan Puskesmas rawat inap, sehingga keberadaan Puskesmas tak sempit. Permintaan ini disampaikan warga saat reses anggota DPRD Kota Tegal, kemarin. Menurut Akrim, warga Kelurahan Sumurpanggang, ini dilakukan agar lokasi pasar yang berada tepat di jalan raya dan sering menyebabkan kecelakaan lalu lintas, lebih representatif. ”Kami rasa lokasi pasar sudah tak layak, karena berada di tepi jalur pantura,” tuturnya. Hal senada diungkapkan Suhairah. Menurutnya, Pasar Sumpang lokasinya terlalu dekat dengan jalur pantura yang padat. Sehingga rawan kecelakaan. Apalagi aktifitas warga di pasar tersebut cukup tinggi. Dengan dipindahnya pasar, Puskesmas Margadana bisa diperluas. ”Keberadaan Puskesmas rawat inap sudah sangat dibutuhkan, sehingga kami sangat setuju kalau diperluas sampai ke pasar,” ungkapnya. Menanggapi permintaan warga, anggota DPRD, H Harun Abdi Manap, menyatakan, usulan ini akan disampaikan kepada Pemkot. Karena ini keinginan masyarakat, tandasnya, pemkot harus mempertimbangkan serius. ”Usulan ini akan kami sampaikan pada pimpinan DPRD, untuk disampaikan pada Pemkot,” tegas Harun. (hun)

SARPRAS

M SAEKHUN/RATEG

MAKIN KRITIS - Tanggul Sungai Ketiwon sudah mengancam pemukiman warga sekitarnya.

Tanggul Segera Diperbaiki MENGANTISIPASI semakin parahnya tanggul Sungai Ketiwon, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tegal akan segera melakukan perbaikan. Perbaikan hanya bersifat darurat, sebelum ada perbaikan dari BPSDA Pemali-Comal. Kepala DPU Kota Tegal, Gito Musriyono, Kamis (29/4), mengatakan, rencananya menggunakan bambu yang dipasang sepanjang tanggul yang rusak. Setelah itu, diatasnya diuruk dengan tanah. ”Saat ini kami masih menghitung anggaran biaya yang dibutuhkan untuk penanganan darurat,” kata Gito. Menurut Gito, terkait kerusakan tanggul pihaknya sudah koordinasi dengan BPSDA. Untuk perbaikan permanen menjadi wewenang dari BPSDA. Sedangkan, untuk penanganan darurat dilakukan Pemkot Tegal. ”Tanggul itu sering ambles, kami perkirakan lapisan tanah di bawah pondasi labil, sehingga tidak mampu menahan beban,” tuturnya. Sebelumnya, warga Kelurahan Slerok, Kecamatan Tegal Timur rumahnya berbatasan langsung dengan tanggul Sungai Ketiwon akhir-akhir ini cemas. Sebab, kondisi tanggul semakin kritis dan dikhawatirkan apabila hujan lebat turun akan jebol sehingga air sungai meluap menggenangi rumah warga. Wakil Ketua DPRD, H Yakin Basuki, meminta Pemkot segera melakukan penanganan. Sebab, tanggul sudah ambles sekitar 5 meter, sehingga ratusan rumah warga terancam banjir. (hun)

40 PGOT Diamankan Hasilnya Meleset dari Target BANYAKNYA aduan dan keluhan masyarakat terkait Pengemis Gelandangan dan Orang Terlantar (PGOT) yang berkeliaran membuat gerah Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal. Karenanya, Jumat (30/4), Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) menggelar razia penyakit masyarakat (pekat). Sedikitnya 40 PGOT berhasil terjaring dalam razia yang dilaksanakan di beberapa pusat keramaian. Dari jumlah tadi, mereka akan dibawa ke panti rehabilitasi. Kepala Dinsosnakertrans, Sumito, mengatakan, razia digelar lantaran banyak keluhan dari masyarakat. Selain itu, juga dalam rangka mewujudkan misi dan visi wali kota yakni Tegal Sehat 2010. Sehingga semua penyakit masyarakat harus dimimalisasi. “Tim yang merazia adalah gabungan Satpol PP, Dinsosnakertrans, dan kepolisian. Target pencapaiannya 50 orang. Namun, realisasinya hanya bisa menjaring 40 orang,” katanya di sela-sela kegiatan. Dijelaskan, tim memulai kegiatan menyusur dari kawasan terminal dan depan Rita Mall. Di lokasi tersebut, petugas menjaring 17 pengemis, gelandangan, dan orang gila. Sebagian besar mereka adalah orang yang sudah lanjut usia dan anak muda. “Tak sedikit dari mereka meronta-ronta menolak dibawa petugas. Sehingga, para petugas membawa secara paksa pengemis ke mobil, kemudian langsung diusung ke kantor Dinsosnakertrans,” terang Sumito. Setelahnya tim kembali melanjutkan operasi ke lokasi lainnya. Sebanyak 23 PGOT di kawasan Stasiun, Pasar Pagi, Kantor Pos, Alun-alun dan Masjid Agung, juga tak bisa

ADI MULYADI/RATEG

DIBINA –PGOT yang terjaring razia akan dibina, sebelum dikembalikan ke tengah-tengah masyarakat.

mengelak dari razia tersebut. Para PGOT yangb terjaring, lanjut Sumito, dikelompokan terlebih dulu sebelum dibawa ke panti rehabilitasi. Untuk gelandangan atau pengemis yang sudah jompo akan dibawa ke Comal dan Brebes. Sedangkan orang gila

Penggalian PAD Belum Optimal Diduga Ada Kebocoran PENDAPATAN Asli Daerah (PAD) Kota Tegal dinilai masih sangat kecil, jika dibandingkan dengan kondisi riil yang sebenarnya. Ada beberapa penyebabnya, sehingga harus diawasi dengan ekstra ketat. Ini diungkapkan anggota Fraksi PKS DPRD Kota Tegal, Rofii Ali, Jumat (30/4) kemarin. Menurut dia, ada beberapa hal yang mempengaruhi defisit APBD, antara lain pertama kecil kontribusi PAD terhadap APBD, hal ini disebabkan karena pengelolaan PAD yang tidak optimal dan banyaknya kebocoran, saat ini konstribusinya baru 24 persen. Optimalisasi PAD bisa dilakukan apabila potensi PAD terukur, sehingga PAD bisa ditarget. Untuk itu harus ada uji potensi (uji petik). Penataan dan pendataan aset daerah perlu sesegera mungkin dilakukan, untuk menghindari anggaran belanja yang tidak tepat. Misalnya biaya operasional pada kendaraan milik dinas yang sebenarnya sudah tidak dapat dipakai, akan tetapi anggaran operasional masih dianggarkan. Dijelaskaan pula, banyaknya kegiatan atau program yang tidak direncanakan dengan baik, mengakibatkan

out put ataupun out come kegiatan tidak seperti yang diharapkan. Ini bisa dicontohkan dengan mangkraknya sarana dan prasarana IPAL Sentra Rumah Filet di TPI Jongor. Demikian juga, banyaknya kegiatan yang bersifat seremonial, penetapan standar beberapa harga barang dengan pagu yang terlalau tinggi, dan banyaknya dana-dana taktis di SKPD yang pemanfaatannya kurang jelas dan ini harus diawasi secara ketat. ”Kami rasa beberapa point ditas sangat membebani APD, sementara PAD saat ini masih kecil. Sehingga kami rasa harus secepatnya dilakukan pembenahan, kalau tidak ingin semakin semrawut,” kata Rofii. Terpisah, Abdullah Sungkar, mengungkapkan, program Pemkot saat ini masih jauh dari visi dan misi, sehingga Pemkot dalam hal ini Walikota harus berani melakukan reformasi birokrasi dan reformasi penyusunan anggaran. Karena keduanya sangat berpengaruh, untuk menunjang pemenuhan visi dan misi Kota Tegal. ”Kalau wali kota tidak berani melakukan reformasi birokrasi dan reformasi anggaran, maka kerja wali kota sampai 5 tahun ke depan tidak akan ada hasilnya,” ungkap Sungkar. (hun)

dibawa ke Semarang dan Solo. Bagi gelendangan dan pengemis akan dibina dan diberi ketrampilan. Harapannya setelah pulang dari panti rehabilitasi memiliki ketrampilan dan meninggalkan kegiatan semula. Sementara bagi yang gila diba-

wa ke rumah sakit jiwa, untuk diobati hingga sembuh, lalu dikembalikan ke keluarga masingmasing. “Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin. Selain PGOT, Dinsosnakertrans juga menggelar razia Pekerja Seks Komersial

(PSK). Ini akan dilakukan 12 kali dalam setahun. Pelaksanaannya sebulan sekali secara bergantian. Dibanding tahun sebelumnya kegiatan meningkat dua kali lipat. Sebelumnya hanya 6 kali saja dalam setahun,” pungkasnya. (adi)

Sepekan May Day, Dalmas Siaga I UPAYA antisipasi terhadap gelombang aksi unjuk rasa yang bakal dilakukan kaum buruh menyambut may day (hari buruh sedunia) ditempuh jajaran Polresta dengan melakukan persiapan personil pengendali massa (dalmas). Seruan yang datang dari pusat agar satuan penghalau massa ini bisa menjalankan fungsinya dengan optimal, ditindaklanjuti dengan menggelar latihan kesiapan dalmas, baik fisik dan mental selama dua hari ini. Untuk perhelatan latihan fisik digelar Jumat, (30/4), di halaman mapolresta. Kapolresta AKBP Drs Kalingga Rendra Raharja SE berkesempatan pula membakar semangat juang personil dalmas dalam mengemban tugas di lapangan. “Setidaknya dengan latihan peregangan otot dan tempaan fisik kalian bisa fresh ketika menjalankan tugas pengamanan dilapangan. Sesuai instruksi pimpinan, dalmas diperintahkan untuk siaga terkait peringatan hari buruh sedunia. Tentunya pola pengamanan harus dilakukan secara profesional dan porposional dengan tetap mengedepankan upaya pendekatan,” terangnya di hadapan para personil kemarin. Komandan Peleton (Danton) Dalmas Polresta Ipda Damun, menyatakan, saat ini pasukan dalmas dibentengi 100 personil yang di-back up pleton alunalun. Pelatihan kali ini dimaksimalkan untuk menyamakan persepsi serta keseragaman gerak dalam upaya penanggulangan aksi unjuk rasa yang mengarah pada tindak anarkisme. Pada puncak peringatan hari

HERMAS PURWADI/RATEG

BERI SEMANGAT - Kapolresta AKBP Drs Kalingga Rendra Raharja SE memberikan arahan kepada pasukan dalmas.

buruh sedunia, Sabtu (1/5) hari ini, Komite Persiapan FederasiJaringan Kerja Buruh (KPFJARIKEBU) Kota Tegal akan menggelar mimbar bebas di pelataran gedung DPRD Kota Tegal. Koordinator Aksi, Slamet Hidayat, menyatakan, aksi turun

ke jalan kali ini akan mengusung tema Jayalah Bersama Rakyat Pekerja. Dia mengakui, may day selalu diperingati kaum buruh dengan cara turun ke jalan, guna menyuarakan tuntutan normatif kaum buruh yang selama ini belum diberikan oleh pemerintah. (her)


BREBES & BUMIAYU

6

SABTU 1 MEI 2010

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes RSU Bhakti Asih

(0283) 671431 (0283) 671279 / 673481

Terlilit Banyak Kasus, Kades ’BK’ Mangkir TANJUNG - Oknum kepala desa (kades) di Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, mangkir kerja hingga 2 bulan lebih. Dia diduga telah melakukan serangkaian penyelewengan dana di desanya hingga ratusan juta rupiah. Dari informasi yang herasil dihimpun Radar, oknum kades tersebut diduga telah menggelapkan dana beras miskin (raskin) selama Pebruari hingga Maret 2010. Pasalnya, sejumlah warga mengaku tidak tidak menerima raskin dari Bulog. Di samping itu, dia juga tersandung kasus dugaan dana kompensasi dari

NELAYAN

pembangunan tol Pejagan Kanci dari pihak pengembang senilai puluhan juta. Tak hanya itu, dia juga terlibat kasus penipuan dengan sejumlah warganya dalam pengurusan sertifikat tanah sebesar Rp 12 juta. Sebelumnya, pada tahun 2009, oknum kades berinisial BK ini juga diduga menggelapkan dana hasil penjualan tanah banda desa, yang seharusnya digunakan untuk pembangunan desa dengan nilai puluhan juta rupiah. Di tahun yang sama pula, BK diduga menggelapkan dana ADD pada tahap ke tiga sebesar Rp 165 juta hingga penggelapan dana desa untuk pe-

mugaran rumah masyarakat miskin sebesar Rp 2,5 juta. Sekretaris Desa (Sekdes) di wilayah itu Mas’udi membenarkan persoalan ini. Meski demikian, dia menyatakan, kasus dugaan penggelapan dan penyelewengan keungan desa saat ini penanganannya sudah ditangani pihak Kecamatan Tanjung.’’Kami sudah membicarakan persoalan ini dengan BPD dan elemen lain. Selebihnya, persolaan tersebut sudah dilaporkan ke Kecamatan Tanjung,” jelas Masudi. Plh Camat Tanjung Supriyadi SSos ketika dikonfirmasi di kantornya membenarkan adanya laporan dugaan

penyimpangan dari aparatur dan BPD salah satu desa di wilayahnya. Meski begitu, pihaknya mengaku merasa kesulitan untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut. Sebab, yang bersangkutan tidak pernah datang memenuhi panggilannya.’’Kasus dugaan pengelapan dana desa yang dilakukan dia (BK) diteruskan ke Inpektorat dan Kejaksaan Negeri Brebes untuk ditindaklanjuti,” terang dia. Supriyadi juga menyatakan, BK telah mengajukan surat pengunduran diri dari jabatannya sejak 30 Maret 2010 dengan alasan beralih profesi atau pekerjaan lain. (cw1)

Goyud: Marjab Bukan Isu

ABIDIN ABROR/RATEG

HASIL MELAUT - Para awak kapal compreng tengah menurunkan hasil tangkapannya untuk dilelang.

ISMAIL FUAD/RATEG

TERIMA TAMBAHAN - 41 PNS menerima tambahan penghasilan dari Pemkab Brebes.

Tangkapan Ikan Minim BULAKAMBA - Hasil tangkapan ikan seperti umum dialami nelayan Pulau Gading, Bulakamba, saat ini tidaklah begitu memuaskan. Selain itu, dalam soal harga tak berubah, bahkan harganya cenderung anjlok. Tiga keranjang ikan jenis kuniran, hasil melaut selama sekitar 12 jam, dihargai hanya Rp 150 ribu. Inilah hasil tangakapan yang didapat nelayan Sukiran (45). ’’Kami mencari di Krakahan,” kata Sukiran kepada Radar Jumat (30/ 4). Menurut tokoh nelayan setempat Karnadi, hasil yang diperoleh itu masih lebih baik. Karena kenyataan, banyak pula yang hanya mendapatkan beberapa kilogram ikan. ’’Ya, ini karena keadaan cuacanya begini,” kata Karnadi. Dari pantauan lapangan kemarin, hingga pukul 14 00 WIB tak banyak kapal yang masuk ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Sedangkan untuk aktivitas lelang, nampak tidak begitu ramai seperti hari sebelumnya. Keadaan ini, lanjut Karnadi, karena sebagian kapal baru melaut. Biasanya, seminggu kemudian keadaan mulai ramai kembali. Itupun, menurutnya, tergantung pasang surut air laut. ’’Kalau lautnya sedang pasang, sehingga untuk keluar masuk kapal tidak masalah. Tapi kalau kebetulan surut, maka untuk keluar masuk kapal akan mengalami kendala. Ini terjadi karena kolamnya sangat dangkal, “ kata Karnadi. (din)

41 PNS Terima Tambahan Penghasilan BREBES - Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) kembali memberikan tunjangan kesejahteraan pegawainya. Kamis (29/4), sebanyak 41 Pegawai Negeri Sipil (PNS) kembali menerima tambahan pendapatan periode April 2010. PNS tersebut terdiri dari pegawai yang menjelang pensiun, meninggal dunia, janda/duda. Selain itu, 41 PNS tersebut juga diberi piagam penghargaan . Bupati Brebes H Indra Kusuma yang diwakili Asisten III H Drs Athoilah mengharapkan kepada pensiunan untuk terus mengabdi demi kemajuan Kabupaten Brebes, dengan berperan aktif di masyarakat. Di sampaikannya pula, untuk

merubah paradigma bahwa purnatugas bukan beban dan bukan masa suram, melainkan merupakan masa bagi kita untuk sedikit melepaskan beban dan tanggung jawab pekerjaan dan menikmati hasil jerih payah selama bekerja berpuluh tahun mengabdikan diri kepada negara dan masyarakat. ’’Pemberian tambahan penghasilan ini sebagai bentuk kepedulian dan ucapan terima kasih atas pengabdiannya PNS di lingkungan Pemkab Brebes,” kata Athoilah. Sedangkan besarnya pemberian tambahan penghasilan ini, menurutnya, berdasarkan prestasi kerja ditetapkan sebesar 5 prosen kali gaji pokok ditambah tunjangan keluarga dan tunjangan beras, namun tidak

termasuk tunjangan struktural. ’’Dalam pemberian periode April 2010 ini untuk golongan IV sebanyak 21 orang, golongan III sebanyak 10 orang dan golongan II sebanyak 10 orang,” lanjutnya. Menurut dia, total dana TP mencapai Rp 610.383.340, jumlah tersebut diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APDB) yang berd a s a r k a n P e r a t u r a n D a e r a h (Perda) Kabupaten Brebes No. 001 Tahun 2010 dan Perda No. 002 Tahun 2010. Adapun rinciannya, tunjangan tersebut diberikan kepada 34 orang pensiun karena Batas Usia Pensiun (BUP) sebesar Rp 511.116.000, dan 7 orang pensiun karena meninggal dunia sebesar Rp 99.267.340. (cw1)

BREBES - Keberadaan makelar jabatan (marjab) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes yang tengah marak di pemberitaan media, semakin menemukan titik terang. Marjab bukan sekadar isu belaka, namun sudah menjadi rahasia milik bersama. ’’Saya sudah teriak-teriak ini sudah lama, tapi saat ini baru mengemuka. Marjab itu bukan isu,” ungkap Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah (Jateng) Wahyudin Nooraly ketika dikonfirmasi Radar melalui handphonenya Jumat (30/4). Menurut Goyud -sapaan Wahyudin Nooraly-, untuk mengendus praktik makelar jabatan bisa dilihat dari proses dan hasil yang telah ada di suatu instansi. Itu, kata Goyud, dapat dikonsultasikan dengan aturan regulasi yang ada, maka akan terlihat terang kebaradaannya. ’’Semua orang bisa melihat fenomena ini dengan jelaslah,” katanya. Dia menambahkan, saat ini banyak jabatan struktural yang tidak sesuai prinsip dan bidang keahlian personalnya. Selain itu, kapasitasnya juga tidak maksimal sehingga merugikan rakyat akibat roda pemerintahan menjadi miss match. ’’Banyak pejabat yang loncat-loncat dari fungsional ke struktural meski dilihat dari jabatan dan golongan kepangkatannya tidak qualified,” terang dia. Akibat dari itu, kata Goyud, banyak personal profesional yang dirugikan lantaran kariernya terhambat oleh rekayasa Baperjakat bayangan itu. Lebih lanjut Goyud mengatakan, Baperjakat Pemkab Brebes harus mengakhiri persoalan ini. Setidaknya, bertindak tegas dan mengembalikan fungsi birokrasi yang transaparan dan akuntable agar pembangunan dan pelayanan publik lebih efektif. ’’Kembalikan jabatan pada posisi semestinya, jangan ada rekayasa dan pelanggaran sebagai shock teraphy agar ke depan tidak terualang lagi,” kata dia. ’’Begitu juga dengan masyarakat dan DPRD yang memiliki fungsi kontrol harus segera bertindak menyelesaikan masalah ini. DPR manfaatkankan lah fasilitas dan wewenang yang ada untuk mengontrol pemerintahan,” tegasnya lagi. (cw1)


BREBES & BUMIAYU

SABTU 1 MEI 2010

7

RADAR TEGAL

TRANSPORTASI Dishub Seleksi Awak Teladan BREBES - Program tahunan pemilihan awak angkutan teladan kembali digelar. Pemilihan ini berlangsung selama tiga hari, dimulai Selasa (27/4) hingga Kamis (29/4) berlangsung di Hotel Kencana, Jalan Gajahmada, Kabupaten Brebes. Dari hasil seleksi Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informasi, seluruh peserta yang mengikuti sebanyak 32 orang. Mereka berasal dari awak angkutan pedesaan, serta awak Angkutan Antar-Kota dan Provinsi (AKAP). Selama tiga hari peserta menerima teori lalulintas dan praktik. Sebagai pemateri utama yakni dari Satlantas Polres Brebes, Jasa Raharja, dan Dinas Perhubungan. Ketatnya seleksi awak teladan, menurut Kepala Seksi (Kasi) Angkutan dan Terminal Johari, karena pemenangnya kemudian diajukan dalam lomba tingkat provinsi. Setelah tingkat provinsi, selanjutnya dibawa ke tingkat nasional. ’’Jadi, ini merupakan bagian dari pemilihan nasional,” kata Johari saat menerima kedatangan peserta seleksi Rabu (27/4) lalu. Sedangkan mengenai maksud pemilihan ini, lanjut Johari, sebagai upaya mengembangkan sekaligus mewujudkan budaya keamanan. Khususnya, keamanan keselamatan berlalulintas. Karena, menurut dia, terjadinya kecelakaan tidak terlepas dari faktor kelalaian manusia, serta terjadinya kecelakaan diawali karena adanya suatu pelanggaran. ’’Kegiatan ini termasuk untuk merubah sikap atau prilaku berlalulintas, selain bertujuan terjadinya penurunan jumlah pelanggaran lalulintas. Inilah spirit diadakan kegiatan pemilihan awak angkutan teladan,” jelas Johari. (din)

Ampek: BKD Tak Aspiratif Terkait Rangkap Jabatan Kepala Dinkes BREBES - Permintaan audiensi dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Brebes yang dilayangkan aktivis Aliansi Masyarakat Peduli Kesehatan (Ampek) terkait dengan rangkap jabatan kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Ka-

bupaten Brebes dan Plh direktur utama (dirut) RSUD Brebes belum menemui titik terang. Sejak dilayangkan surat permohonan hampir sebulan itu, hingga kini belum ditanggapi. Hal ini membuat aktivis Ampek menuduh BKD Brebes tidak aspiratif. ’’Kami sangat menyayangkan sikap dari kepala BKD Brebes yang tidak aspiratif dengan kebutuhan masyarakat Brebes. Seharusnya sebagai pelayan publik mereka tidak bersikap

seperti itu,” tandas Koordinator Ampek Brebes Otong Wibowo. Dia mengungkapkan, surat permohonan audiensi telah dilayangkan pada awal April silam dan beberapa kali telah dijanjikan akan dilaksanakan audiensi. Namun, lanjutnya, dalam waktu itu BKD selalu menggagalkan dengan alasan yang tidak jelas. Atas sikap BKD tersebut, lanjut Otong, pihaknya merasa dirugikan karena menjadi cibiran

sejumlah kalangan. ’’Banyak yang mengira Ampek membatalkan audiensi gara-gara sudah diberi sesuatu. Ini kan jelas merugikan kami,” tegas dia. Lebih lanjut Otong menjelaskan, audiensi Ampek adalah tindak lanjut dari penggalangan sejumlah karyawan dan dokter di RSUD Brebes yang menghendaki dr Laode Boediono mundur dari jabatannya, karena dinilai tidak mampu mensejahterakan karyawan.

Ditabrak Truk Diesel, Pengendara Motor Tewas

INFRASTRUKTUR

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

RAWAN - Salah satu titik di ruas jalan Bumiayu-Sirampog tanpa dilengkapi LPJU.

JalurBumiayu-SirampogMinimPJU BUMIAYU - Ruas jalan provinsi Bumiayu-Sirampog saat ini minim fasilitas penerangan jalan umum (PJU). Padahal, di ruas jalan tersebut aktifitas warga cukup tinggi meskipun di malam hari. Kondisi itu mendapat keluhan dari warga atas minimnya keberadaan PJU. Bahkan, di beberapa tempat yang telah terpasang PJU namun saat ini dalam kondisi padam. ’’Pengendara sangat kesulitan terutama di waktu malam hari, padahal medan di lokasi tersebut banyak tikungan serta tebing yang cukup tinggi sehingga sangat membahayakan,” kata Faqih (36), seorang tukang ojek. Menurutnya, warga melalui pemerintahan setempat sudah lama mengusulkan kepada dinas terkait agar jumlah PJU ditambah. Hal itu mengingat sebagai jalan provinsi memiliki tingkat aktivitas yang cukup tinggi. ’’Kami meminta jumlah PJU ditambah. Apalagi jalan ini merupakan lalu lintas utama bagi warga kecamatan Sirampog,” ujar dia. Menurutnya, usulan pengadaan lampu PJU salah satu di antaranya adalah untuk memberikan kenyamanan para pengguna jalan. Di samping itu, mencegah tindak kriminalitas. ’’Kami warga yang tinggal disini merasa kesulitan jika harus keluar malam hari semisal untuk memeriksakan kesehatan maupun keperluan lainnya, padahal jalan itu sangat bermanfaat bagi kami,” keluh Yanti (35), warga Desa Buniwah. Hal yang sama diutarakan Kepala Desa (Kades) Sridadi Wastomo. Menurutnya, minimnya lampu PJU secara otomatis menghambat aktivitas atau kegiatan masyarakat. ’’Saat malam hari, warga malas bepergian karena jalanan gelap gulita,” kata Wastomo. Karena itu, menurutnya, pemerintah sudah sepatutnya mengoptimalkan pembangunan daerah dalam hal peningkatan fasilitas PJU. ’’Adanya fasilitas PJU yang memadai akan meningkatkan kegiatan perekonomian masyarakat,” paparnya. Dikatakannya, penambahan lampu PJU patut diprioritaskan untuk jalur antara Desa Benda sampai Desa Igir Klanceng. ’’Pada medan jalan menikung sepanjang jalur itu harus diberi lampu PJU,” ujarnya. Terpisah, Camat Sirampog Drs Jamli SIP mengatakan, usulan penambahan lampu PJU untuk jalan poros Kecamatan Sirampog sudah disertakan dalam kegiatan Musrenbang. ’’Saat kegiatan Musrenbang kemarin, kami menyertakan pengusulan penambahan sekitar 52 titik PJU. Dengan harapan akan menambah kenyamanan dan menjaga keselamatan para pengguna jalan,” jelasnya. (pri)

IRIGASI Enam Desa Usulkan Dam Irigasi SIRAMPOG - Sebanyak enam desa di Kecamatan Sirampog mengharap kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes untuk dapat mewujudkan pembangunan dam irigasi, yang dapat difungsikan untuk pengairan ratusan hektar sawah di enam desa tersebut. Keenam desa tersebut adalah Kaligiri, Sridadi, Mendala, Mlayang, Kaliloka, dan Manggis. Usulan pembangunan dam irigasi tersebut menyusul semakin berkurangya volume air di aliran Sungai Kaligiri yang selama ini dijadikan sebagai sumber air menuju irigasi. Dikatakan Masruri selaku kades Manggis, pembangunan dam irigasi di aliran Sungai Kaligiri akan semakin meningkatkan debit air menuju areal pesawahan. ’’Selama ini pera petani sangat kesulitan dalam mendapatkan suplai air, kondisi tersebut akan semakin menyulitkan para petani dalam menghadapi musim kemarau nanti,” jelasnya. Dikatakannya, untuk mewujudkan keinginan tersebut, masingmasing kepala Desa telah menandatangani proposal bersama untuk diajukan ke Dinas Pengairan Kabupaten. ’’Keenam desa berada disepanjang alur sungai sehingga keberadaannya sangat berkaitan dan saling membutuhkan, kesepakatan usulan pembangunan telah kami tandatangani bersama untuk kemudian dilanjutkan ke kabupaten,’’ ungkapnya. Hal yang sama juga disampaikan oleh Kades Kaligiri Nasikin. Menurut dia, sebelumnya aliran Sungai Kaligiri mampu mencukupi seluruh kebutuhan pengairan di enam desa tersebut. ’’Namun, setelah mengalami perubahan yang dikarenakan faktor alam, maka saat ini air tidak dapat lagi naik untuk disalurkan melalui saluran sekunder. (pri)

Di samping itu, Ampek berencana mempertanyakan rangkap jabatan melangkar Peraturan Pemerintah (PP) No. 100 Tahun 2000 Pasal 8 dan konfirmasi PP No. 10 Tahun 1983 jo PP No. 45 Tahun 1990. Sayangnya, meski sempat dihubungi Radar melalui handphone-nya beberapa kali, Kepala BKD Brebes Wisnu Broto tidak bisa dimintai keterangan karena handphonenya tidak diangkat. (cw1)

TEGUH sUPRIYANTO/RATEG

RINGSEK – Warga membopong bangkai sepeda motor yang dikendarai korban. Sepeda motor tersebut dalam kondisi ringsek setelah terseret truk diesel, hingga menewaskan pengendaraanya.

PAGUYANGAN - Kecelakaan lalulintas (laka lantas) hingga menelan korban tewas terjadi di ruas jalan Kretek-Kaligua, wilayah Gunung Tugel, Blok Pengukuhan, Desa Cipetung, Kecamatan Paguyangan, Jumat (30/4) sekitar pukul 11.30 WIB. Kecelakaan tersebut melibatkan 1 unit truk diesel bernomor Polisi R 1461 LB dengan 1 unit sepeda motor Suzuki Satria G 3333 WR. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun di sekitar lokasi kejadian, kecelakaan bermula saat truk diesel yang dikemudikan Jerry (18), warga Dukuh Penisihan, Desa Pandansari, Kecamatan Paguyangan, melaju tanpa muatan dari arah timur (Kaligua) menuju barat (Kretek). Selepas melalui sebuah tikungan di Blok Pengukuhan, dari arah berlawanan meluncur sepeda motor yang dikemudikan Darmanto (32), warga Dukuh Taman, Desa Pandansari, Kecamatan Paguyangan. Yanto (33), warga yang kebetulan berada di sekitar lokasi kejadian mengatakan, truk yang meluncur dari arah Kaligua tersebut berjalan oleng. ’’Selepas tikungan, jalan di lokasi tabrakan, lurus. Namun, saat itu truk berjalan oleng, pengendara sepeda motor sendiri sebenarnya sudah berhenti karena mengetahui ada truk di depannya,” ungkap Yanto. Alih-alih berhenti, truk diesel terus melaju dan menabrak sepeda motor. Bahkan, sepeda motor terseret sejauh 15 meter dari lokasi tabrakan. Sementara, Darmanto yang mengendarinya terlempar dengan kondisi luka parah pada bagian kepala hingga akhirnya tewas. ’’Kami sempat membawa korban ke Puskesmas Paguyangan, namun nyawanya tidak tertolong akibat pendarahan di bagian kepala,” lanjut Yanto. Keluarga korban yang dataang di Puskesmas Paguyangan sempat menangis histeris. Terlebih Rina (25), istri korban. Dia tidak menyangka suaminya yang bekerja sebagai karyawan PT Zeta tersebut akan tewas akibat kecelakaan itu. Kondisi jalan yang juga merupakan akses menuju Agro Wisata Perkebunan teh PTPN IX Kaligua tersebut, dikenal memiliki karakter tanjakan cukup terjal diselingi tikungan tajam. Kapolres Brebes AKBP Benno Louhenapessy SIK MH saat dikonfirmasi melalui Kaposlantas Bumiayu Aipda Sisri meembenarkan terjadinya kecelakaan tersebut. Insiden kecelakaan yang menewaskan satu pengendara motor itu saat ini ditangani Poslantas Bumiayu. Selain melakukan olah TKP, petugas juga telah mengamankan pengemudi truk dan kendaraan. (pri)

Aktivitas Wanita Pembutik Bawang di Brebes

Panasnya Terik Matahari Tak Menjadi Halangan Brebes identik dengan julukan Kota Bawang. Salah satunya, berkat jasa para pembutik bawang. Sejauhmana peran mereka? LAPORAN: ABIDIN ABROR SEJAUH mata memandang dari lahan pertanian di Kabupaten Brebes, maka yang terlihat betapa luasnya lahan pertanian yang dimiliki. Sebagian lahan itu ditanami palawija, dan sebagiannya ditanami tanaman bawang merah. inilah potensi sekaligus kekayaan yang sejak dulu dan hingga kini menjadi kekuatan ekonomi masyarakat setempat. Sesuai data Dinas Pertanian, Brebes mampu memasok 33 persen untuk kebutuhan bawang nasional. Sebagian dipasok dari daerah lain, seperti Jawa Timur (Jatim), Jawa Barat (Jabar), Sulawesi, dan sebagian lagi pasokan bawang impor. Mantan Wakil Presiden (Wapres) RI Jusuf Kalla dalam kesempatan kunjungan di Brebes

beberapa waktu lalu berharap adanya peningkatan produksi bawang dari daerah ini. Karenanya, untuk peningkatan produksi Kalla saat itu sempat memberi benih bawang biji kepada para petani. Tingginya produksi bawang tak bisa dilepaskan dari peran para pembutik bawang. Termasuk peran buruh regolan yang bekerja membersihkan bawang sebelum dilempar ke pasaran. Penyedap masakan itu lebih dulu dibersihkan, dan wanita yang bekerja membersihkan kotoran atau tanah yang melekat dibawang, yang jumlahnya mencapai ribuan. Selama bekerja, para wanita ini menutup tubuhnya secara rapat. Dari kepala hingga kaki tertutup kain. Bahkan, seperti dilakukan kebanyakan buruh regolan, dalam upaya menghindari terkena kotoran mereka menutup kakinya dengan kaos kaki panjang. Cara ini dilakukan selain juga untuk menghindari dari sengatan matahari. Mereka kerja secara kelompok. Satu kelompok bisa beranggotakan 10-20 orang, ter-

gantung banyaknya bawang. Semakin banyak bawang permintaan bawang, dengan sendirinya pembutik yang dipekerjakan akan lebih banyak lagi. Dari penuturan salah seorang buruh regolan asal Wanasari Ruminah (40), dia bekerja sejak pukul 07 00 WIB dan hingga pukul 17.00 WIB. Sedangkan mengenai jumlah bayaran (upah) yang diterima setelah bekerja 10 jam Rp 32 ribu. Bayaran sudah termasuk makan minum. Kadang untuk mengirit ongkos mereka ini membawa makan dari rumah. ’’Kami dibayar harian. Itu bayaran bersih. Makan minum bayar dhewek (sendiri, Red),” kata Ruminah saat ditemui Radar di salah satu lapak tepi jalan raya pantura Wanasari Jumat (30/4). Pagi hari sebelum ada tawaran pekerjaan, mereka memilih duduk di tepi Sungai Pemali. Setiap kali ada truk berhenti, para wanita ini ramai-ramai naik ke atas truk. Selanjutnya, mereka dikirim ke lapak-lapak membersihkan bawang. (*)

ABIDIN ABROR/RATEG

SIAP DIANGKUT - Para wanita pembutik dari Kecamatan Wanasari tengah menaiki truk untuk bersiap menuju lapak di areal pesawahan.


SLAWI METROPOLIS

8

SABTU 1 MEI 2010

RADAR TEGAL

Kades Karangjambu Kabur RSI PKU Muhammadiyah Kab.Tegal

0283-3448131

Tersangka Kasus Korupsi SLAWI - Tim Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Slawi Jumat (30/4) kemarin gagal menyidik Kepala Desa Karangjambu Kecamatan Balapulang Suyoto. Pasalnya tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi dana ADD untuk bantuan rumah miskin tersebut, saat hendak dijemput di rumahnya tidak berada di tempat

alias kabur. Tak pelak hal ini membuat jaksa yang menanganinya pulang dengan tangan kosong. Sebelumnya, Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Nursodik SH diberi janji oleh tersangka kalau pada pekan lalu Suyoto hendak menghadiri panggilan, termasuk menyelesaikan memberikan pelunasan atau itikad baik. Kendati demikian, janji yang diberikan tersangka hanya bualan saja. Sebab pada hari H-nya, Kades

Karangjambu tidak menghadirinya meski jaksa menunggu di kantornya hingga sore hari. Dan kini saat jaksa hendak menjemput di rumahnya, tersangka kasus korupsi ini menghilang dari rumahnya. Termasuk informasi dari sejumlah tetangganya maupun keluarga, bahwa Suyoto kini sejak sepekan terakhir tidak terlihat batang hidungnya. “Ini berarti yang kali kesekian tersangka memberikan janji palsu ataupun meremehkan

proses hukum. Makanya setelah kami gagal menjemput Suyoto di rumahnya, kami langsung berkordinasi dengan Kajari,” kata Nursodik SH, kemarin. Menurutnya, selain dari keluarganya, informasi dari lingkungan sekitar juga menyebutkan bahwa keberadaan Kades Karangjambu memang saat ini tidak terlihat entah kemana. Karenanya persiapan untuk menjemput Suyoto akhirnya gagal dilakukan lantaran tersangkanya tidak berada di

tempat. “Meski gagal kali ini, kami juga akan tetap berusaha untuk terus memberikan surat panggilan yang terakhir. Dan jika sampai memang diindahkan, maka kami juga akan melakukan pencarian tersangka untuk segera bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sebab perbuatan Kades Karangjambu ini selain menjadi tersangka dalam kasus korupsi, dia juga tidak menghargai proses hukum,” pungkasnya. (gus)

Seratusan Buruh Lurug Jakarta

PENDIDIKAN

Peringatan May Day di Kabupaten Tegal

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

PENGUMUMAN - Panitia sedang mengumumkan hasil lomba siswa berprestasi di depan para peserta, kemarin

Gelar Lomba Siswa Berprestasi PANGKAH – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di UPTD Dikpora Kecamatan Pangkah dilakukan dengan mengadakan lomba siswa berprestasi tingkat SD/MI. Kegiatan yang digelar di SD Negeri Pangkah 04 Kamis (29/4) lalu itu diikuti 110 siswa SD dan 28 siswa MI dari 55 SD dan 14 MI se-Kecamatan Pangkah. Kepala UPTD Dikpora Kecamatan Pangkah Teguh Herdi S di selasela lomba siswa berprestasi mengatakan lomba siswa berprestasi itu merupakan rangkaian peringatan Hardiknas, yang didahului dengan lomba kreativitas siswa, lomba pidato bahasa Indonesia, lomba baca puisi, lomba mengarang, lomba menyanyi tunggal dan lomba seni lukis serta kerajinan tangan. Menurutnya, lomba itu bertujuan untuk meningkatkan kualitas siswa agar di tingkat kabupaten nanti bisa mendapatkan emas seperti sebelumnya. ”Rangkaikan kegiatan peringatan Hadiknas ini puncaknya akan dikompetisikan di tingkat kabupaten,” katanya. Menurutnya, hal ini bertujuan agar Pangkah mampu mengembalikan masa kejayaanya, baik dari segi akademis maupun non akademis. Sebagai contoh pada Lomba Cerdas Cermat (LCC) dan lomba senam lantai tingkat kabupaten, Pangkah telah mendulang emas dan maju sampai ke tingkat propinsi mewakili Kabupaten Tegal. “Di Propinsi, LCC dari Kabupaten Tegal telah masuk 6 besar dari 35 Kabupaten/kota se-Jawa Tengah, hanya pada lomba senam lantai masih harus mengalah dengan tim lain,” kata Teguh. Menurutnya, ini menjadi kebanggaan pihaknya sebagai Kepala UPTD Dikpora Kecamatan Pangkah, karena yang masuk ke tingkat propinsi, baik peserta LCC dan senam lantai semua dari SD di Kecamatan Pangkah. “Makanya harapan saya di lomba siswa berprestsai ini materi perlombaan agar lebih ditingkatkan kualitasnya, agar di tingkat kabupaten tidak grayap atau bisa mendapatkan emas kembali,” tegasnya. (mg2)

CMYK

DOK/RADAR SLAWI

AKSI BURUH – Aksi yang dilakukan buruh tidak hanya saat May Day saja, tapi sering kali dilakukan ketika ada persoalan di perusahaan tempatnya bekerja.

Masih Terjadi Pungutan DP Minta Dinas Tindak Tegas SLAWI - Praktek pungutan uang terhadap peserta didik, ternyata masih sering terjadi di beberapa sekolah yang ada di Kabupaten Tegal. Bahkan belum lama ini beberapa orang tua siswa dari SD Negeri Mindaka 1 Kecamatan Tarub sempat melaporkan praktek pungutan sebesar Rp 400 ribu. Pungutan yang dilakukan sekolah itu dengan alasan untuk pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN). Menyikapi kejadian tersebut, Dewan Pendidikan Kabupaten Tegal

sangat menyayangkan. Karenanya, Dewan Pendidikan melarang keras terhadap praktek-praktek pungutan sekolah apa pun alasannya. Seperti ditegaskan Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Tegal Dimyati SE MM Jumat (30/4) kemarin. Dia mengatakan adanya kasus pungutan yang dilakukan salah satu SDN di Kecamatan Tarub, dia mengaku sudah mendapatkan laporan yang diterima via SMS. Untuk menindaklanjuti kejadian tersebut, Dewan Pendidikan akan segera mengunjungi sekolah yang bersangkutan untuk klarifikasi terhadap kebenaran praktek tersebut. Diakui dari awal Dewan Pen-

didikan sudah meminta kepada sekolah untuk tidak membebani siswa maupun orang tua siswa, baik untuk kegiatan Ujian Nasional maupun pendaftaran siswa baru (PSB). “Hal tersebut seharusnya jangan dijadikan kesempatan bagi sekolah untuk melakukan pungutan terhadap orang tua siswa,” tandasnya. Dia meminta Kepada Dikpora Kabupaten Tegal untuk menindak dan melakukan pembinaan atau sanksi terhadap sekolah yang bersangkutan. “Sanksi ini kan bisa sampai pencopotan jabatan, kalau memang yang bersangkutan tidak bisa dibina, baik oleh Dikpora maupu Inspektorat,” tambahnya. (cw3)

MEMPERINGATI Hari Buruh yang jatuh pada 1 Mei atau dikenal dengan istilah May Day, sedikitnya 100 buruh dari perwakilan sejumlah pekerja di Kabupaten Tegal Jumat (30/4) kemarin berangkat ke Jakarta. Hal ini mereka lakukan guna menuntut sejumlah hak buruh yang hingga kini di tahun 2010 masih banyak terabaikan. Bahkan masih ada buruh yang mendapatkan gaji per bulannya hanya Rp 200-300 ribu. Ketua Serikat Buruh Kabupaten Tegal Warnadi kemarin mengatakan bahwa saat ini pihaknya bersama dengan rekan-rekannya yang berjumlah 100 orang, tengah perjalanan menuju Jakarta. Hal ini dilakukan guna bergabung dengan ribuan buruh lainnya, yang pastinya akan melakukan tuntutan kepada pemerintah yang hingga kini masih belum maksimal memperhatikan nasib kaum buruh. “Padahal seperti janji dari Presiden, nasib buruh akan pasti diangkat. Namun kenyataannya sampai dengan sekarang masih banyak gaji buruh yang masih dibawah UMK,” katanya. Menurutnya, dari keterangan dan pengakuan rekan-rekan buruh bahwa mereka juga sampai dengan sekarang ada yang masih bergaji Rp 200 hingga Rp 300 ribu per bulan. Namun demikian, lantaran buruh tersebut membutuhkan pekerjaan dan sulitnya perekonomian, akhirnya mau tidak mau gaji yang sebenarnya tidak memenuhi UMK dijalani, meski sangat perih. “Mana janjimu. Mana buktinya pemerintah akan memperjuangkan hak kami para buruh. Ya, hal ini yang akan kami sampaikan bersama dengan ribuan buruh se Indonesia yang akan digelar di Jakarta,” jelas Warnadi. Ditambahkan, bahwa dalam memperingati Hari Buruh ini atau May Day, pihaknya juga berharap Pemerintah Kabupaten Tegal melalui dinas terkait agar bisa sama-sama memantau dan memperjuangkan nasib para buruh. Jangan sampai rakyat kecil yang berusaha keras tidak mendapatkan hak ataupun upah yang memadai atau sesuai. “Apalagi kini kebutuhan ekonomi yang terus meningkat membuat para buruh merasa tercekik. Karenanya dengan terus berusaha memperjuangkan nasib, diharapkan May Day kali ini bisa membuahkan hasil,” pungkasnya. (agus wibowo)


SAMBUNGAN

SABTU 1 MEI 2010

9

RADAR TEGAL

NURI MAULIDA

DEWA BUDJANA

Tak Pusingkan ’Cowboys In Paradise’ HEBOHNYA pemberitaan soal film ‘Cowboys In Paradise’ ternyata tak terlalu diambil pusing oleh musisi kelahiran Bali, Dewa Budjana. Menurutnya, dampak dari dibuatnya film tersebut tak akan merusak imej Bali. Menurutnya, Bali adalah tempat dimana bercampurnya rutinitas keagamaan dan budaya. “Jujur saja saya belum nonton film itu, tetapi walaupun film itu sudah lama, komentar saya, saya

tidak melihat akan berdampak apa-apa. Dari pertama kali ada, Bali memang diciptakan untuk seperti itu, ada rutinitas keagamaan, dan rutinitas kebudayaan,” ujar Budjana, saat ditemui di pembukaan Guitar School of Indonesia di Jalan Tebet Raya, Jakarta, Jumat (30/4) sore. Dijelaskan oleh gitaris grup band Gigi ini, peredaran film yang menceritakan soal gigolo di Pantai Kuta itu masih kalah hebat ketim-

bang adanya bom Bali beberapa waktu yang lalu. Itupun, lanjut Budjana, kejadian bom Bali masih bisa dipulihkan dalam waktu dekat. “Saya pikir tidak akan mengubah apapun ya, lagipula masih banyak kejadian yang lain seperti bom, atau yang lainnya, tetapi itu balik lagi jika dilihat film itu resmi atau tidak, karena itu kan baru sebatas di Youtube, bukan sebuah film yang dirilis,” tandasnya. (kpl/adt/bun)

Guru Ancam Demo Wali Kota dari halaman 3 Juru bicara guru, Sarbini, mengatakan, kedatangannya menemui G-2 hanya untuk menyampaikan aspirasi. Karena guru-guru ingin dianggap dalam TPP. “Dalam Perwal No. 5/2010 guru dikecualikan. Jadi, temanteman menginginkan TPP dibagi tidak tebang pilih. Harusnya kalau memang pegawai fungsional tidak dapat ya semuanya, seperti dokter, perawat, serta fungsional lainnya. Jangan hanya guru saja yang tidak mendapat jatah TPP,” tandasnya.

Menurutnya tunjangan profesi yang didapat para guru itu sudah melekat dalam UU guru dan dosen. Jadi apa yang dikatakan pemkot apabila guru mendapat TPP maka terjadi dobel anggaran tidak benar. Alasannya dalam UU tadi menyebutkan guru berhak mendapat gaji, tunjangan fungsional, profesi, khusus, dan kemaslahatan lainnya. “Jadi guru berhak mendapatkan TPP.” Pada awalnya para guru sepakan akan menggelar aksi pada 2 Mei mendatang. Namun itu sudah kita cegah, karena akan menggunakan pendekatan

dahulu. Namun apabila usaha tersebut mentok, apa boleh buat, tidak menutup kemungkinan guru akan menggelar aksi besar. Wakil Wali Kota, Habib Ali Zaenal Abidin, membenarkan adanya 10 guru dan pengurus PGRI yang menghadap. Mereka menyampaikan aspirasinya terkait permasalahan pembagian TPP. “Aspirasi tersebut akan saya laporkan kepada Walikota. Sehingga bisa dibahas dalam rakor, Sabtu (1/5) pukul 13.00 WIB. Bersama dengan seluruh kepala sekolah, Dinas

Pendidikan, dan SKPD terkait,” terangnya. Dia berharap aspirasi tersebut menjadi bahan yang dapat menyelesaikan masalah TPP. Selain itu, mereka juga menyampaikan beberapa daerah lain, terkait pembagian TPP yang tetap memasukan guru. Di antaranya, DKI Jakarta, Cirebon, bahkan daerah tetangga Brebes. “Saya harap para guru jangan melakukan aksi-aksi yang tidak baik. Mudah-mudahan rakor hari ini bisa membuahkan hasil yang tidak merugikan pihak manapun,” pungkasnya. (adi)

Rela Rogoh Kocek Dalam-dalam demi Kepuasan ... dari halaman 3 gemar berburu dan mencari buruannya saat melancong ke luar kota maupun membeli di pusat aksesoris dalam kota. Menurutnya, hobi tersebut bermula saat temannya sering mengajak dia mencari aksesoris untuk koleksi. Karena sering melihat dan memilih bersama teman-temannya, akhirnya menjadi kegemaran hingga saat ini. Tetapi, keterbatasan anggaran yang ada membuatnya harus selektif memilih aksesoris. Jika melihat aksesoris dengan banderol mahal, dia terpaksa menunda keinginannya hingga uang yang dimiliki terkumpul. Kini, kegemarannya menjadi

hobi yang sulit untuk dihilangkan. Setiap berkeliling ke pusat perbelanjaan atau mall. Dia selalu menyempatkan diri mencari aksesoris unik atau sekedar membandingkan dengan tempat lain. Dukungan keluarga serta teman-teman diakuinya turut membantu dia mengoleksi berbagai aksesoris yang sebagian biasa digunakan dalam moment-moment tertentu seperti hajatan dan sebagainya. Saat ada anggota keluarga yang pergi ke luar kota, dia selalu meminta agar dibawakan oleh-oleh berbagai aksesoris baik yang bisa digunakan atau sekedar hiasan. Ke depannya, dia berencana membuka toko

aksesoris hasil koleksinya sehingga hobinya bisa tersalurkan dan bisa memudahkan orang lain yang memiliki hobi sama. “Jika memiliki toko sendiri, selain bisa mendatangkan keuntungan, hobi kami juga bisa tersalurkan,’ terangnya. Yohanna, pemilik toko aksesoris di salah satu pusat perbelanjaan membenarkan jika tren mengoleksi aksesoris unik terus meningkat khususnya di kalangan remaja putri. Jika ada model baru yang datang, dia mengaku kewahalan, apalagi jika harga yang ditawarkan terjangkau. Saat ini, jelasnya, tren tersebut tidak hanya digeluti kala-

ngan atas saja. Masyarakat menengah ke bawah juga banyak yang menjadi kolektor meski hanya sekedar mengikuti tren hingga yang betul-betul hobis. Agar tidak mengecewakan pelanggan, setiap dua minggu sekali pihaknya mengaku selalu menawarkan model baru seperti tokoh kartun, boneka, aneka kalung, cincing dan sebagainya dengan warna dan motif beragam. Semakin banyak pilihan, semakin banyak pula pengunjung yang datang karena selera pengunjung yang bervariatif. “Umumnya, penggemar aksesoris tidak memperhitungkan uang yang dikeluarkan. Yang terpenting sesuai dengan selera,” tandasnya. (*)

Uji Kreatifitas Ibu-ibu Masa Kini dari halaman 3 Ketua Bidang Kewanitaan DPD PKS Kota Tegal, Erni Ratnani SE, mengatakan, jenis lomba yang dilaksanakan dalam peringatan hari Kartini tahun 2010 dan hari jadi Kota Tegal ke 430 disesuaikan dengan visi dan misi PWK secara nasional Membina Ibu-ibu cerdas dan sholehah. Karenanya perlombaan yang dilaksanakan meliputi di 4 kecamatan, antara lain cerdas cermat, merangkai hantaran sarahan dan lomba mask. Khusus untuk Kecamatan Tegal Timur, ada tambahan lomba bahasa tegalan. Sedangkan untuk Kecamatan Tegal Barat, ada lomba out bond. Dijelaskan Erni, di Kecmatan Mardana lomba cerdas cermat diikuti 8 kelompok, yang berasal dari PWK Margadana 3, Kalinyamat Kulon, Margadana 1, Margadana 2, Kaligangsa, Krandon, Sumurpanggang dan Pesurungan Lor. Dengan pemenang juara 1 Margadana 1, juara 2 Krandon, serta juara 3 Kaligangsa. Lomba merangkai hantara sarahan diiukuti 5 PWK, antara lain Krandon, Kalinyamat Kulon, Margadana 1, Margadana 2,

dan Kaligangsa. Sedangkan untuk lomba masak, diikuti 7 PWK. ”Melalui kegiatan lombalomba ini, kami berharap ibu-ibu tidak ketinggalan, baik dari sisi kecerdasan, kemampuan memasak maupun ketrampilan yang dimiliki. Lomba merangkai hantaran sarahan, juga sengaja kami laksanakan untuk melihat kemampuan atau hasil dari pelatihan ketrampilan yang telah dilaksanakan,” kata Erni. Menurut Erni, sebenarnya di Kota Tegal ada 41 PWK yang telah dibentuk, tapi dalam perjalanannya hanya 38 PWK yang aktif melakukan kegiatan, antara lain 11 PWK di Kecamatan Margadana, 15 PWK di Kecamatan Tegal Timur, 6 PKWK di

Kecamatan Tegal Selatan, dan 6 PWK di Kecamatan Tegal Barat. Sedangkan kegiatan PWK rutin dilaksanakan, tanpa melihat hasil Pemilu. Karena tujuan pembentukan untuk pemberdayaan kaum wanita. ”Rutinitas kegiatan PWk wajib, dan itu perintah dari pusat. Karenanya untuk memberi semangat kaum wanita, dalam peringatan hari karti tahun ini sekaligus memperingatai hari jadi Kota Tegal ke 430 kami mengadakan lomba cerdas cermat, memasak dan kertampilan merangkai hantaran sarahan,” tuturnya. Ketua DPD PKS Kota Tegal, H Amirudin Lc, mengungkapkan, kegiatan lomba-lomba peringatan hari Kartini dan hari

jadi Kota Tegal dilaksanakan di masing-masing kecamatan. Sedangkan macam lomba diserahkan pada DPC, untuk berkreatif. Bahkan untuk lebih mengenalkan bahasa Tegal, di Kecamatan Tegal Timur juga dilaksanakan lomba bahasa Tegalan. ”Melalui lomba ini, kami berharap PWK lebih termotivasi untuk melakukan kegiatan. Sedangkan bersamaan dengan hari Kartini, kami berharap wanita-wanita Kota Tegal bisa melanjutkan perjuangan RA Kartini,” ungkap Amir. (m saekhun)

Rela Bangun Tengah Malam Demi ‘Cinta Fitri’ ARTIS Nuri Maulida benarbenar tidak bisa lepas dari sinetron ‘Cinta Fitri’ yang kini tengah dibintanginya. Sampaisampai, ia rela bangun tengah malam demi sinetron yang tayang di SCTV itu. “Kalau tengah malam sudah pakai baju tidur, ternyata ditelepon harus pergi syuting lagi, saat itu juga,” kisah Nuri, saat ditemui di peluncuran Dunia Sinetron MD di Jakarta Pusat, Jumat (30/4). Sinetron ‘Cinta Fitri’ saat ini

sudah memasuki musim tayang tahun ke-5. Begitu lama membintangi sinetron tersebut apa tidak timbul kejenuhan? “Ada saatnya jenuh, kalau kita pulang pagi, terus syuting lagi,” tutur pemeran Keyla itu. Namun karena seluruh kru ‘Cinta Fitri’ sudah seperti keluarga, Nuri tidak terlalu merasakan kebosanan tersebut. Ia menikmati setiap momen syuting sinetron yang juga dibintangi Shireen Sungkar dan Teuku Wisnu itu. (eny/eny)

Tunggakan PBB Tinggi dari halaman 3 Jumlah tersebut berasal dari ketetapan pokok atau target yang direncanakan kurang lebih Rp 9,2 miliar. Dari pokok ketetapan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) 27 kelurahan sebanyak 68.166. Sementara yang terealisasi mencapai 46.555 SPPT.

Saat ini SPPT 2010 sudah didistribusikan dan disebar ke masyarakat dan mulai dibayar bulan April hingga September 2010. Peran serta dan kesadaran amsyarakat dalam membayar PBB sangat menentukan besarnya pemasukan. Kerjasama dengan melibatkan kecamatan, kelurahan hingga tingkat RW dan RT

terus dilakukan. Salah satunya melalui sosialisasi serta pemberian hadiah bagi kelurahan yang membayar PBB tepat waktu sesuai dengan jumlah yang ada. “Mudah-mudahan penerimaan PBB tahun 2010 yang dibayar mulai bulan ini hingga enam bulan ke depan bisa memenuhi target,” katanya. (gun)

Geger Ular, Lalin Mengular dari halaman 3 Akibatnya, arus lalu lintas (lalin) di Jl A Yani, Kamis (29/4) malam, macet hingga 2 jam. Guna mengamankannya Satlantas Polresta menurunkan beberapa petugasnya mengatur laju kendaraan dilokasi kejadian. Salah seorang pedagang pakaian bekas yang digelar ditrotoar, Rohmat (50), mengatakan, ular berwarna hitam polet kuning itu sudah muncul sejak sehari sebelumnya. Namun kali pertama kemunculannya tidak banyak diketahui orang. “Nah pada kemunculannya yang kedua banyak masyarakat yang melihatnya. Akhirnya mereka rebut dan melihat keberadaan ular tersebut. Dan tidak ada 15 menit masyarakat dan

pengguna jalan sudah memenuhi jalan,” katanya. Menurutnya, panjang hewan melata itu sekitar 1,5 meter. Dengan diameter tubuhnya kurang lebih mencapai 5 cm. Toko yang ada ularnya itu memang sudah tidak berpenghuni sejak lama. Sehingga sangat memungkinkan jika ular tersebut bersarang didalam toko itu. Kasat Intel Polresta, Wartoyo, membenarkan adanya kejadian tersebut. Masyarakat mulai terlihat ramai sekitar pukul 19.00 WIB. Namun, lantaran informasi dari mulut kemulut semakin lama jumlahnya bertambah. “Selain itu pengguna jalan yang melihat ada kerumunan juga penasaran ingin meli-

hatnya. Dengan begitu jumlah mereka pun bertambah semakin banyak hingga menimbulkan kemacetan,” terangnya. Untuk mengamankan, Polresta menurunkan beberapa petugas guna mengatur lalin. Kemudian memanggil petugas jaga PLN guna mencoba menurunkan hewan itu. Tapi rencana itu gagal. Karena ketika petugas PLN berusaha menurunkan ular justru menghindar dan lari ke arah Timur. Lantaran kesulitan dalam mengevakuasi akhirnya hawan tersebut dibiarkan tetap diatas atap bangunan. “Setelah itu masyarakat yang berkerumun di lokasi kejadian dibubarkan. Arus lalu lintas pun kembali seperti semula,” pungkasnya. (adi)

Bahan Oplosan Miras Disita dari halaman 3 Kapolresta AKBP Drs Kalingga Rendra Raharja SE melalui Kapolsekta Tegal Selatan AKP I Wayan Sudiasa menyatakan rasia pekat ini akan dilakukan secara berkesinambungan untuk menekan mere-

baknya pesta miras di wilayah hukumnya. “Selain menggelar monitoring wilayah dimalam hari, kami juga meminta peran aktif warga untuk segera menginformasikan terkait adanya pesta miras yang bermuara pada tindak kejahatan dan keributan ditengah dinami-

ka warga kota. Kami akan segera responsif menindaklanjuti masukan tersebut,” tegasnya kemarin. Seluruh hasil razia, kini diamankan di mapolsekta setempat untuk dijadikan barang bukti dalam persidangan kasus tipiring. (her)

Pemkot Butuh Aturan Pasti dari halaman 3 Dijelaskan Heri, jika tidak ada limbah filet yang masuk, limbah filet produksi masyarakat Kota Tegal bisa dioptimalkan untuk produksi sendiri. Ini secara tidak langsung juga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya masyarakat nelayan. ”Kalau diproduksi sendiri,

kami rasa pemantauannya lebih mudah. Sehingga pencemaran polusi bau bisa ditekan seminimal mungkin,” jelasnya. Permintaan senada diungkapkan, Hery Budiman. Menurutnya, Pemkot harus secepatnya melakukan penanggulangan masalah bau, karena setengah wilayah Kota Tegal selalu bau. Soal penyebabnya, sampai saat ini belum jelas. Tapi, dia me-

yakini PT Adhinusa Dian Manggalindo (ADM) penyumbang yang paling besar. Sehingga harus ada sanksi tegas, kalau sampai jangka waktu 2 bulan tak bisa memenuhi persyaratan yang telah disepakati. ”Kami minta pencemaran di PT ADM harus ditangani serius, karena sudah sangat meresahkan masyarakat,” tegas Hery Budiman. (hun)

Tensi Stabil dan Berat Badan Turun Mantan Kepala SD Negeri Bareng 2, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur, ini sudah dari muda dulu menderita tensi darah yang tidak stabil. Penyebabnya, menurutnya, adalah kadar kolestero darahnya yang tinggi. Tentu saja ini membuatnya kerap merasa tak nyaman di saat bekerja. Selain itu, beberapa tahun belakangan, wanita berusia 65 tahun ini juga menderita kadar asam urat yang tinggi. Dan ini membuat lutut serta panggul nenek delapan orang cucu yang bernama Hajah Ani Subandri ini acap kali terasa sakit. Untuk mengatasinya, selama ini tentu saja ibu empat orang anak ini sering minum

obat. Tapi, sejak enam bulan sebelum ditemui di rumahnya beberapa waktu yang lalu, ia beralih ke New Mandala 525. Dengan rutin ia mengonsumsi kedelai instan itu. Bahkan saat naik haji setahun sebelumnya ia sengaja bawa kedelai bubuk instan itu ke Tanah Suci untuk diminum. Hasilnya ternyata meuaskan. “Karena keluhan asam urat dan tensi tak stabil itu sudah berkurang, saya bisa menjalankan ritual ibadah haji dengan lancar,” ujar penduduk Jalan Hamid Rusdi Timur, Kelurahan Bonorejo, Kecamatan Belimbing, Kota Malang, ini. “Selain itu, dalam waktu enam bulan berat badan saya turun dari 57 ke

53 kg,” lanjut pemilik tinggi badan 157 cm ini. Tensi darah yang tinggi bisa disebabkan oleh banyak gangguan. Selain akibat kadar kolesterol yang tinggi atau penyumbatan pembuluh darah, asam urat tinggi pun bisa menyebabkan terjadinya tekanan darah tinggi. Walaupun demikian, hipertensi sangat sering berkaitan dengan kadar kolesterol darah seseorang. Dalam tubuh, kedelai dapat menghalau LDL. Yang berperan adalah lesitin dan isoflavonnya. Dalam buku Susu Kedelai Susu Nabati yang Menyehatkan karangan Fauzi R. Kusuma dikatakan, seorang peneliti yang bernama Dr.

Edward membuktikan sendiri penelitian yang dilakukan khasiat susu kedelai. Pada American Heart Association, usia 80 kesehatannya pulih lembaga kesehatan jantung Amerika Serikat, menyatakan bahwa mengonsumsi produk kedelai seperti susu kedelai dan tempe selama tiga bulan secara teratur bisa meningkatkan HDL rata-rata 4,7%. Meningkatnya kadar HDL tentu akan menekan LDL sehingga kadar kolesterol jahat dalam tubuh seseorang akan menurun dan tensi darah orang itu juga menurun. Untuk diketahui, dalam tubuh manusia terdapat dua jenis kolesterol, yakni low density lipoprotein (LDL) alias koleslagi setelah mengonsumsi terol jahat dan high density likedelai secara rutin. Sebuah poprotein (HDL) alias koles-

terol baik. Yang biasa menjadi penyebab hipertensi pada manusia adalah LDL yang tinggi. Inilah yang digempur oleh isoflavon dan lesitin. Meskipun demikian, menjaga pola hidup sehat tetap dianjurkan untuk dijadikan prioritas utama, seperti berolahraga dengan teratur, beristirahat dengan cukup, menjaga pola makan dengan baik, berpikir positif, dan meminum air putih dengan cukup. New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya yang nyata dan produknya yang diolah secara higienis. Ini amat ditunjang oleh mulai

tumbuhnya kesadaran masyarakat masa kini untuk beralih ke bahan-bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. New Mandala 525 sekarang sudah tersedia di Apotik/T.O terkemuka di kota anda atau ingin tahu lebih jauh, segera hubungi telepon berikut. Distributor Jateng: 02470231987 / 081382600344. Tegal: 0283-3302323 / 08156556362. Brebes: 02833302323 / 08122255523. Pemalang: 0284-5800685 / 08157708854. Pekalongan: 0285-7983080 / 085226849284


CMYK

10

SABTU, 1 MEI 2010

RADAR TEGAL

Tak Sekadar

PROFIL Chusnil Habibi

Olah Diri dan Emosi

BERJIBAKU dengan alam bukan hal asing lagi buat Chusnil Habibi. Mahasiswa semester 4 program studi komputer multimedia ini aktif di kepanduan sejak kecil. Tak heran bila lingkungan seperti rumahnya sendiri. Bahkan tidak ada kecanggungan sedikitpun, saat bergabung dengan komunitas pecinta alam. ‘’Pada dasarnya pramuka juga mengajarkan kita bagaimana hidup di alam, sama juga dengan pecinta alam ini,’’ ungkap pria yang genap berusia 23 tahun pada 1 Mei ini. Menurutnya banyak sekali manfaat yang didapatkan dengan berorganisasi. Baik itu pramuka,

pecinta alam, atau organisasi kemahasiswaan lainnya. Selain kekeluargaan dan kebersamaan, kita juga bisa belajar mengenal karakter seseorang dari lingkungan ini. Khususnya pada organisasi pecinta alam, tanpa disadari kita bisa mengetahui sifat asli seseorang saat berada di lapangan. Dan hal ini menjadi satu tantangan terberat yang sebenarnya di hadapi para petualang rimba. Sebab, mereka harus bisa pintar dan cerdas dalam mengolah diri serta emosi kita. Tak lain untuk bisa tetap solid dan bertahan di tengah ganasnya hutan dan gunung. Anak kedua dari empat bersaudara ini juga sudah terbiasa dengan hidup berorganisasi. Selain menjabat sebagai ketua Politeknik Pecinta Alam (Popala), Chusnil juga menjabat sebagai ketua Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) Politeknik Harapan Bersama Tegal. Mahasiswa semester 4 prodi komputer multimedia ini sempat mengenyam pendidikan di pondok pesantren modern Gontor selama 7 tahun. (ela)

Manajemen Pendakian, Perkecil Risiko Bahaya UNTUK merencanakan suatu perjalanan ke alam bebas harus ada persiapan dan penyusunan secara matang. Ada rumusan yang umum digunakan yaitu 4w & 1 h yaitu where, who, why, when, dan how. Di mana kegiatan alam ini akan dilaksanakan, dengan siapa kita melakukannya sendiri atau berkelompok. Untuk apa kita melakukan kegiatan ini dana kapan akan dilakukan. Dengan rumusan ini, kita bisa mengetahui kondisi tempat, bagaimana cuaca di sana, bagaimana perizinannya, bagaimana mendapatkan air, bagaimana pengaturan tugas panitia, bagaimana acara berlangsung, materi yang disampaikan, serta lainnya. ‘’Jadi kita bisa tahu apa yang akan dipersiapkan nantinya,’’ ungkap Sobri selaku ketua Divisi Mounteneering Popala

Tegal. Selain itu, sebelum melakukan pendakian kita biasanya menentukan dahulu peralatan dan perlengkapan yang akan dibawa. Jika telah siap semua inilah saatnya mempacking barang-barang tersebut ke dalam carrier atau backpack. Packing yang baik menjadikan perjalanan nyaman, karena ringkas dan tidak menyulitkan. Ada bebeapa prinsip dasar yang mutlak dalam packing. Yaitu pada saat backpack dipakai beban terberat harus jatuh ke pundak. Sehingga kedua kaki kita bebas bergerak. Membagi berat beban secara seimbang antara bagian kanan dan kiri pundak juga harus dilakukan. Tujuannya adalah agar tidak menyiksa salah satu bagian pundak dan memudahkan menjaga keseimbangan. (ela)

BERPETUALANG MENDENGAR kelompok pecinta alam, langsung terbayang sosok dengan tas ransel besar di pundaknya. Penutup atau ikat kepala tak lepas petualang rimba ini. Dengan semangat mereka berusaha menaklukan alam menuju puncak gunung melewati segala rintangan yang ada. Namun imej tadi sedikit demi sedikit tengah diubah komunitas pecinta alam Politeknik Harapan Bersama Tegal. Kelompok yang menyebutnya Politeknik Pecinta Alam (Popala) ini juga mengutamakan kegiatan sosial dalam programnya. Mereka tidak sekedar mendaki dan menaklukan hutan serta gunung saja. Namun juga memberikan kontribusinya kepada masyarakat dengan berbagai kegiatan yang dilaksanakan. Seperti penghijauan lingkungan, donor darah, aksi solidaritas dan kegiatan kemasyarakatan lainnya. ‘’Ini langkah awal kami dalam mendekatkan diri dengan masyarakat, sehingga tidak terkesan anak mapala hanya naik gunung saja,’’ ungkap Chusnil Habibi, ketua Popala Tegal didampingi pengurus lainnya seperti Oji, Bambang, dan Sobri selaku ketua divisi. Perjuangan menaklukan alam tidak hanya mereka temukan saat di lapangan saja. Pembentukan komunitas ini juga melalui jalan yang berliku sejak awal. Di mana kehadiran kelompok pecinta alam ini sempat ditunda karena beberapa kendala dari internal sendiri. Padahal, hampir di setiap perguruan tinggi di Indonesia, organisasi pecinta alam bisa dikatakan wajib ada sebagai salah satu unit kegiatan mahasiswa. Dimulai tahun 2006, beberapa mahasiswa berinisiatif membangun organisasi pecinta alam ini. Namun, entah kenapa gaung mereka menghilang tidak lama setelah beberapa kali mengadakan pertemuan dan konsultasi dengan pembantu direktur III serta dosen yang kebetulan pernah ikut di kegiatan pepencintaalaman. ‘’Setelah itu tidak ada aktivitas lagi, bahkan mereka tidak pernah memberi nama ataupun lambang untuk organisasi mahasiswa pecnita alam tersebut,’’

LAELA NURCHAYATI/RATEG

DIKLATSAR - Salah satu tahap yang harus dilalui anggota baru adalah pendidikan dan pelatihan dasar (diklatsar) berupa pendakian gunung.

terang Chusnil. Sementara pada tahun 2007, atas inisiatif sejumlah mahasiswa itu dibuat beberapa selebaran yang berisi ajakan bagi yang berminat ataupun mempunyai hobi bergaul dengan alam bebas. Guna bersama-sama mendirikan organisasi mahasisiwa pencinta alam. Langkah ini mendapatkan respon positif dari mahasiswa Politeknik HB Tegal waktu itu. Dibuktikan dengan mendaftarkan diri mereka hingga tercatat sekitar 26 orang mahasiswa yang mengajukan diri. Sayangnya, langkah ini sedikit tersendat hanya karena kontrak mati yang harus diisi peserta pemula ini. Tekad bulat untuk membentuk mapala kembali bangkit

kendati seringkali dianggap sebagai organisasi sayap kiri di lingkungan kampus. Belajar dari pengalaman sebelumnya, kali ini menggunakan strategi berbeda dengan tanpa mencantumkan ‘kontrak mati’ bagi mahasiswa yang tertarik ikut komunitas ini. Ajakan membangun kerajaan mapala di lingkungan Politeknik HB Tegal nampaknya lebih besar dibandingkan sebelumnya. ‘’Awalnya sekitar 23 lembar formulir yang masuk ke Popala, mereka menjadi cikal bakal berdirinya Popala ini,’’ tutur mahasiswa Prodi Komputer Multimedia ini. Pendeklarasian berdirinya Popala bertepatan dengan 17 Agustus 2007. Saat itu 3 dari 9 pendiri Popala mengikuti ekspedisi Gunung Ceremai yang

TIPS

ke batang pohon dan semak tinggi, lagipula pada saat akan digunakan matrasnya sudah kotor. 3.Kantung Plastik. Selalu siapkan kantung plastik didalam ransel anda, karena akan berguna sekali nanti misalnya untuk tempat sampah yang harus anda bawa turun, baju basah dan lain sebagainya. Gunakan selalu kantung plastik untuk mengorganisir barang barang didalam keril anda (dapat dikelompokkan masingmasing pakaian, makanan dan item lainnya), ini untuk mempermudah jika sewaktu-waktu anda ingin memilih pakaian, makanan dsb. 4. Menyimpan Pakaian.

Jika anda meragukan keril yang anda gunakan kedap air atau tidak, selalu bungkus pakaian anda di dalam kantung plastic. Gunanya agar pakaian tidak basah dan lembab. Sebaiknya pakaian kotor dipisahkan dalam kantung tersendiri dan tidak dicampur dengan pakaian bersih 5. Menyimpan Makanan. Pada gunung-gunung tertentu (misalnya Rinjani), usahakan makanan dibungkus dengan plastik dan ditutup rapat. Kemudian dimasukkan ke dalam keril, karena monyetmonyet di dekat puncak atau base camp terakhir suka membongkar isi tenda untuk mencari makanan. (ela)

dilaksanakan Popala. Sebab, kegiatan yang ada tidak sekedar pendakian atau ekspedisi semata. Namun lebih pada aksi sosial dan kepedulian terhadap lingkungan. Selain itu, pembelajaran manajemen, kerjasama tim serta bagaimana bertahan hidup atau survival sangat kental. Dengan harapan bisa menjadi bekala mereka setelah terjun di masyarakat nantinya. Sebab, dalam pendakian pun tidak sekedar jalan-jalan saja. Namun mengajarkan kita untuk teliti dalam persiapan dan perencanaan matang selama kegiatan berlangsung. ‘’Untuk kegiatan pendakian kita lakukan setiap tahun saat diklatsar bagi anggota baru,’’ pungkasnya. (laela nurchayati)

Cantik Alami

Persiapan Pra Mendaki Gunung BANYAK yang harus dipersiapkan sebelum kita mendaki gunung. Kendati kita bisa bergantung sepenuhnya dengan alam, namun ada baiknya mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang. Sehingga tidak akan kerepotan atau menyesal setelah sampai di pendakian. ‘’Bagi yang telah biasa mendaki, beberapa diantaranya hanya membawa perlengkapan seadanya. Namun untuk pemula, sebaiknya membawa perbekalan lengkap untuk kebutuhan selama pendakian,’’ ungkap Bambang selaku kepala Divisi Hutan dan Gunung Politeknik Pecinta Alam (Popala) Tegal. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan, saat kita hendak mendaki: 1. Pilih Barang Yang Dapat Berfungsi Ganda. Dalam memilih barang yang akan dibawa pergi mendaki selalu cari alat atau perlengkapan yang berfungsi ganda. Tujuannya apalagi kalau bukan untuk meringankan berat beban yang harus anda bawa. Misalnya alumunium foil, bisa untuk pengganti piring, bisa untuk membungkus sisa nasi untuk dimakan nanti, dan yang penting bisa dilipat hingga tidak memakan tempat di keril. 2. Matras. Sebisa mungkin matras disimpan didalam keril jika akan pergi kelokasi yang hutannya lebat, atau jika akan membuka jalur pendakian baru. Banyak rekan pendaki yang lebih senang mengikatkan matras diluar, memang kelihatannya bagus tetapi jika sudah berada di jalur pendakian, baru terasa bahwa metode ini mengakibatkan matras sering nyangkut

mempunyai ketinggian 3.078 m dpl (di atas permukaan laut, red.). Organisasi yang menampung minat mahasiswa di dunia petualangan, alam bebas serta kecintaan pada alam semesta ini memiliki visi terwujudnya mahasiswa mahasiswi yang peduli dan bertanggung jawab terhadap alam. Diwujudkan dengan misi membentuk mahasiswa mahasiswi yang peka terhadap alam sekitar dan alam bebas secara luas, membentuk mahasiswa mahasiswi sebagai pribadi yang mencintai kelestarian alam, dan menumbahkan rasa kepemilikan terhadap alam, serta seni dan budaya. Visi dan misi ini diwujudkan dalam berbagai program yang

Konsultasi Kecantikan Wajah & Rambut Diasuh oleh dr. Diah Noviyanti

1. CANTIK bagaimana cara mengatasi kantong bawah mata untuk usia 46 th. (087830681xxx) Dear Cantik kantung mata biasanya timbul bersamaan dengan lingkaran hitam mata, kerutan halus dibawah mata. Ketiganya merupakan tanda kulit sedang mengalami penuaan secara alami ada lemak dibagian bawah mata yang diikat oleh ligamen, makin lama ligamen ini akan melemah sehingga lemak terdorong dan menumpuk dibawah mata sehingga terlihat seperti kantung mata. Selain faktor penuaan, masalah disekitar mata juga bisa disebabkan karena faktor keturunan dan gaya hidup, sering bergadang, kurang minum, jarang berolah raga akan membuat kulit kehilangan elastisitas termasuk sekitar mata. Untuk mengatasinya bisa dengan mengompres mata dengan kantong the celup yang dibekukan, irisan timun atau es batu. Terimakasih 2. CANTIK saya mau menanyakan : bahwa anak saya mempunyai rambut yang tipis tidak lebat sedangkan dia ingin rambutnya dipanjangkan saya bingung bagaimana caranya agar rambut anak saya bisa lebat & tebal tanpa banyak menggunakan produk kimia yang sekarang banyak beredar dipasaran, karena saya khawatir efek yang akan timbul dikemudian hari mengingat dia masih 4 th, atas jawabannya saya ucapkan banyak terima kasih. Dari Ibu Anna di Tegal (085725536xxx) Dear ibu Anna pertumbuhan dan tipe rambut dipengaruhi oleh : Faktor Genetik, Faktor Gizi dan Hormon. Yang perlu diperhatikan dalam perawatan rambut si kecil adalah gunakan pH balanca yakni 4,5-6 sebagian besar shampo memiliki pH tinggi, sehingga menyebabkan rambut kusut dan pedih bila mengenai mata, pastikan shampo tidak mengandung sulfat

(seperti terkandung dalam shampo orang dewasa) karena sulfat juga dapat menyebabkan rambut kusut, gunakan sisir dengan bulu sikat yang halus, meskipun seledri dan kemiri belum pernah diteliti dari segi farmakologis, namun berdasarkan pengalaman kedua bahan tersebut bisa untuk mengatasi rambut yang kurang subur atau kering. Terimakasih 3. CANTIK dear larissa..gimana cara menghilangkan bintik hitam diwajah? Padahal q dah pake cream pemutih? Trus q kan rajin pake lotion tapi kulit q kok tetep kusam ya..??my (085742058xxx) Bintik hitam diwajah yang biasa terletak dibawah mata merupakan salah satu bentuk dari Hiperpigmentasi yang biasa disebut Frockler atau sproeten. Hiperpigmentasi sendiri merupakan kelainan pigmentasi kulit yang paling sering ditemukan pada kulit orang Asia. Hiperpigmentasi desebabkan oleh berbagai macam faktor termasuk faktor endokrin, hormon, kontrasepsi oral dan kehamilan, iradiasi uv, penggunaan kosmetik, genetik dan faktor Rasial/Ras, untuk Fracler biasanya karena ada faktor keturunan selain dipicu oleh faktor-faktor tersebut untuk menghilangkannya bisa dengan laser, tetapi tidak menjamin untuk tidak tumbuh lagi karena sifatnya yang genetik. Kalau dengan perawatan (krim pemutih atau pencerah) biasanya tidak akan menghilangkan yang sudah ada tetapi dapat mencegah supaya tidak cepat bertambah banyak. Selain itu yang perlu diperhatikan adalah perlindungan terhadap sinar uv terutama saat siang hari, menghindari faktor penyebab timbulnya Hiperpigmentasi, pencegahan timbulnya flek dengan menggunakan krim perawatan yang tepat. Untuk pemakaian cream pemutih sebaiknya berhati-hati karena sifatnya yang menekan produksi melanin, sedangkan fungsi dari melanin itu sendiri adalah sebagai

perlindungan terhadap radiasi uv. Terimakasih 4. CANTIK saya mau tanya apa penyebab munculnya jerawat kecil yang berwarna putih (menir dalam bahasa tegal)? Dan bagaimana cara menghilangkannya? Terimakasih. (085640312xxx) 5. CANTIK napa sampe detik ini kulit muka saya slalu berjerawat dan merah-merah (081902408xxx) Jawaban no 4-5 : Dear Cantik, jerawat ataui acne timbul sebagi akibat gangguan kelenjar minyak dimana produksi minyak berlebih dan terjadi penyumbatan saluran di Folikel rambut dan pori-pori wajah penyumbatan juga menyebabkan pengelupasan kulit mati menjadi tidak sempurna dan terhambat. Dari sisi lain produksi minyak dan pengelupasan kulit mati akan berjalan terus menerus. Hal ini menyebabkan penumpukan minyak dan sel kulit mati penyumbatan inilah yang biasanya terlihat sebagai massa padat seperti lilin atau massa lebih lunak seperti nasi. Kemudian bila bakteriberkembang biak akan menyebabkan jerawat tersebut membesar atau meradang. Walaupun penyebab acne secara pasti belum diketahui hingga saat ini ada beberapa faktor yang dapat dikaitkan dengan hal ini faktor tersebut antara lain : Genetik, Ras, Hormonal, Makanan tinggi lemak, Psikis, Kosmetik dan trauma mekanik (gesekan). Untuk pencegahannya dapat dilakukan : 1. menjaga kadar lipid sebum dengan diet rendah lemak dan perawatan secara teratur dan tepat. 2. menghindari faktor pemicu terjadinya acne : hidup teratur dan sehat, istirahat cukup dan olahraga teratur, penggunaan kosmetik secara tepat, mengurangi atau menghindari makanan pedas, rokok dan minuman keras, menghindari polusi debu, menghindari pemencetan jerawat yang tidak tepat, sebaiknya dilakukan di pusat kecantikan yang ditangani oleh ahlinya. Terimakasih

Pertanyaan yang beruntung mendapatkan voucher periode bulan April adalah Tika dengan no Hp (085727775339) voucher dapat diambil langsung di Larissa aesthetic center


CMYK

SABTU, 1 MEI 2010

OLAHRAGA

11

RADAR TEGAL

VILLARREAL V BARCELONA

MANFAATKAN KELELAHAN MADRID - Barcelona tidak punya banyak waktu untuk menyesali kegagalan melaju ke final Liga Champions. Jika tidak ingin peluang mempertahankan mahkota di Liga Primera tidak ikut-ikutan melayang, Lionel Messi dkk harus menyapu bersih poin dari empat la g a t e r s i s a . H a n y a s a j a , untuk mewujudkannya tidak mudah. Barcelona harus melawat ke kandang tim yang tengah on fire, Villarreal, dini hari nanti. Kapal Selam Kuning -sebutan Villarreal- jelas bukan lawan yang ringan buat Barcelona. Meski terseok-seok di awal musim, Joseba Llorente menunjukkan mentalitas sebagai tim besar dan sukses menembus papan tengah. Pergantian pelatih dari Ernesto Valverde ke Juan Carlos Garrido justru membuat tim semakin kuat. Mereka kini menempati posisi keenam klasemen, dan berani mengincar zona Liga Champions. “Kami tidak punya banyak

waktu untuk mempersiapkan diri,” keluh pelatih Barcelona Josep Guardiola. “Villarreal lawan yang sangat tangguh, dan kami harus konsentrasi penuh mengalahkan mereka. Kami harus menyelesaikan musim ini dengan manis,” tekadnya. Dengan musim tinggal menyisakan empat laga, Barcelona hanya leading satu angka dari rival terberatnya Real Madrid (87-86). Bermain di El Madrigal, kandang Villarreal, cukup berisiko. Sebagai gambaran, pada pertemuan pertama di Camp Nou Januari silam, Llorente dkk mampu menahan imbang Barca 1-1. Sejak Februari, mereka mencatat hasil 100 persen menang jika tampil di hadapan pendukungnya sendiri. Itu cukup menggambarkan potensi bahaya yang disimpan Kapal Selam Kuning. Terlebih, kondisi Barcelona saat ini cukup mudah dieksploitasi. Dari segi fisik, tuan rumah jauh lebih bugar. Sementara dari sektor mental, mereka sangat terbebani merebut tiga angka demi menjaga peluang juara. “Sekarang mereka butuh

banyak kemenangan. Mereka akan terobsesi merebut angka saat melawan kami. Itu akan membuat mereka bermain dengan sangat nervous dan panik. Secara fisik, mereka juga kelelahan,” ulas Marcos Senna, gelandang veteran Villarreal. “Kami bisa memanfaatkan kondisi itu,” imbuhnya. Di sisi lain, Villarreal sendiri berambisi menyapu bersih 12 poin tersisa demi mendekati zona Liga Champions. Saat ini, mereka mengoleksi 52 poin, atau hanya tertinggal empat angka dari Mallorca yang menempati peringkat keempat. Sehingga, kemenangan atas Barca menjadi syarat mutlak. “Kami harus bermain sempurna untuk menghadapi tim terbaik di dunia,” ucap gelandang Santi Cazorla. “Villarreal tidak akan bertahan total seperti Inter Milan (di semifinal Liga Champions, Red), karena kami punya filosofi permainan yang berbeda,” lanjutnya. Agrisifitas Barcelona sendiri kemungkinan besar bakal tereduksi. Gelandang sayap sekaligus pengatur serangan Xavi

Hernandez mengalami kejang otot betis ketika latihan. Dia sudah absen di sesi latihan Kamis sore, dan diragukan bisa tampil di El Madrigal. Kondisi itu membuat Guardiola pusing, mengingat gelandang kreatif lainnya, Andres Iniesta juga masih cedera. “Saya belum tahu apakah dia akan kami ajak ke Villarreal. Saya akan menunggu perkembangannya sampai menit-menit akhir,” tutur Guardiola. Meski demikian, Guardiola gembira menyambut kapten Carles Puyol yang absen kala menghadapi Inter di leg kedua semifinal. Itu berarti, deretan defendernya komplet. Jika Xavi benar-benar tidak bisa main, dia hanya perlu mengoptimalkan sektor depan. Untung, Zlatan Ibrahimovic maupun Lionel Messi menyatakan seratus persen fit. “Kami memang harus seratus persen di laga ini. Bukan hanya secara fisik, tapi juga secara psikologis. Peluang juara kami tinggal di liga, dan kami tidak ingin satu-satunya harapan itu lepas,” tandas winger Barca Pedro Rodriguez. (na)

AC MILAN V FIORENTINA

Bangkit atau Kian Terpuruk

KALAH Bomber Barcelona asal Argentina Lionel Messi (kanan) menghindari tekling gelandang Inter Milan asal Romania Cristian Chivu (kiri) pada Semi Final Liga Champions, (28/4) kemarin, yang berakhir dengan kemenangan Inter Milan.

MILAN - Sudah tersingkir dari perburuan scudetto di Serie A Liga Italia, tidak berarti perjuangan AC Milan telah berakhir di pengujung musim ini. Rossoneri -julukan Milan- masih memiliki tugas mengamankan tiket lolos langsung ke Liga Champions. Milan harus finis pada posisi ketiga di akhir musim ini, padahal kompetisi tinggal menyisakan tiga partai lagi. Mereka mungkin saja terlempar dari tiga besar. Sebab, Milan hanya unggul empat poin atas pesaing terdekatnya. Saat ini, Milan memang masih berada di peringkat ke-3 dengan koleksi 64 poin. Sampdoria terus menguntit pada peringkat ke-4 dengan 60 poin. Di bawahnya lagi, ada Palermo pada posisi ke-5 dengan 58 poin. Situasi itu memaksa Milan harus bangkit atau mereka kian terpuruk. Klub milik Silvio Berlusconi itu wajib menang ketika menjamu Fiorentina pada pekan ke-36, dini hari nanti (siaran langsung Telkomvision 2 pukul 01.45 WIB). Apalagi, lawan yang dihadapi Milan pada akhir musim ini terbilang cukup berat. Selain La Viola -julukan Fiorentinamereka harus melawan Genoa (9/5) dan Juventus (16/5). Semuanya adalah tim yang berjuang agar lolos ke zona Eropa.

Sebelumnya di Serie A, Milan mendapatkan hasil yang buruk. Mereka selalu gagal menang dalam tiga laga terakhir dan dua laga di antaranya menelan kekalahan, yakni ketika dibekuk Sampdoria (1-2) dan Palermo (1-3). Sayang, ambisi Milan untuk bangkit belum ditopang dengan kondisi fisik para pemain. Mereka sudah kehilangan David Beckham, Alessandro Nesta, dan Oguchi Onyewu. Termasuk Alexandre Pato, Ignazio Abate, dan Marek Jankuluvski yang belum juga fit. Ditambah lagi motivasi besar Fiorentina untuk menang, karena sedang mengejar ambisi finis di zona Eropa. Saat ini, tim besutan Cesare Prandelli tersebut masih bertengger pada posisi ke-9 dengan 46 poin. Masih tertinggal tujuh angka dari Napoli di posisi ke-6. Tidak beda dengan Milan, Fiorentina juga punya problem pelik terkait cedera pemain. Setidaknya tujuh pemain mereka harus absen. Paling parah di lini belakang seiring cedera yang dialami Gianluca Comotto, Felipe, Alessandro Gamberini, dan Manuel Pasqual. Ditambah lagi masih cedera Vlada Avramov, Juan Manuel Vargas, dan Mario Santana. (ham)

AFP PHOTO

ANDALAN - Penyerang AC Milan, Ronaldinho diharapkan menjadi andalan timnya saat memburu gelar scudetto di Seri A Liga Italia.

LLUIS GENE/AFP PHOTO

2 LIVERPOOL V ATLETICO MADRID 1

Musim Ini, The Reds Gagal Total LONDON - Liverpool dipastikan mengakhiri musim ini tanpa trofi sebiji pun. Satu-satunya peluang meraih gelar lewat Europa League pun pupus. Itu setelah The Reds -sebutan Liverpool- hanya bisa menang 2-1 atas Atletico dalam second leg semifinal di Anfield dini hari kemarin. Dengan agregat 2-2, Atletico yang berhak lolos ke partai puncak berkat keunggulan gol away. Sebaliknya bagi Atletico, ini adalah final turnamen Eropa pertama setelah

CMYK

puasa selama 24 tahun. Di final 12 Mei mendatang, Sergio Aguero dkk bakal menghadapi Fulham yang di semifinal lainnya mengalahkan calon tuan rumah Hamburg SV dengan skor 2-1 (agregat 2-1). “Kami sudah bekerja keras, dan ini hasil yang sangat bagus,” ucap Quique Sanchez Flores, entrenador Atletico. Tapi, itu bukan akhir perjalanan Atletico. Bomber asal Uruguay Diego Forlan kembali menjadi dewa penyelamat. Ketika babak tambahan hanya

menyisakan lima menit, dia menyelesaikan umpan matang Jose Antonio Reyes dengan sangat bagus. Sisa waktu tidak bisa dimanfaatkan Liverpool untuk mencetak gol tambahan. Kegagalan di Europa League melengkapi nestapa Liverpool musim ini. Mereka tidak lolos ke babak knockout Liga Champions, dan sudah tersingkir dari perebutan trofi Premier League. Benitez sangat menyesalkan banyaknya peluang yang terbuang di babak pertama. Apalagi, mental dan

tekanan pemainnya mengendur di babak kedua. “Kami cukup lama mendominasi pertandingan. Tapi kami kalah dengan gol di menit-menit akhir. Bagaimanapun, ini adalah laga yang sangat bagus,” lanjutnya. Akibat rangkaian kegagalan The Reds musim ini, tuntutan mundur kepada Benitez kembali mengemuka. Dalam polling yang diadakan Sky Sports, lebih dari 64 persen pembaca (4.732 orang) menyerukan agar manajer asal Spanyol itu dipecat. (na)

JAVIER SORIANO/AFP PHOTO

MENANG - Para punggawa Atletico Madrid nampak merayakan keberhasilan mereka menembus babak final setelah dipastikan mengalahkan Liverpool pada leg kedua babak Semi Final Europe League, (29/4).


ALL SPORTS

12

SABTU 1 MEI 2010

RADAR TEGAL

SEPAK POJOK Benitez Ngebet Belanja RAFAEL Benitez tak mau menjadi satu-satunya pihak yang disalahkan atas kegagalan total Liverpool meraih gelar musim ini. Dia balik melempar kesalahan pada manajemen yang tidak memberinya banyak dana untuk belanja pemain selama bursa transfer Januari. Nah, jika ingin reputasi Liverpool terangkat kembali, dia menuntut manajemen untuk membeli empat atau lima pemain baru musim panas mendatang. “Musim ini benar-benar mengecewakan. Itu jelas menunjukkan bahwa apa yang kami punya saat ini masih kurang,” ujar Benitez. “Kini tinggal dua game tersisa di Premier League, dan kami harus memetik hasil bagus,” lanjutnya. “Ada begitu banyak masalah yang menerpa tim ini. Terlalu banyak pemain yang cedera. Para pengamat bilang kami membutuhkan empat atau lima pemain baru. Well, saya sangat setuju. Itulah yang harus kami lakukan,” paparnya. Benitez memahami, masalah finansial yang mendera klub belum juga beres. Utang masih menumpuk, sedangkan Tom Hicks dan George Gillet selaku pemilik saham mayoritas The Reds belum menemukan investor yang bisa mendongkrak keuangan klub. Belakangan, mereka malah berniat menjual seluruh saham mereka. Dengan keadaan seperti itu, keinginan Benitez jelas sulit dipenuhi. Kecuali, sebelum musim ini berakhir Liverpool sudah menemukan pembeli. Ini juga bukan perkara gampang, mengingat harga yang dipatok Hicks dan Gillet terlalu tinggi. “Saya tidak tahu apakah saya akan mendapat dana untuk belanja. Kami baru bisa mengetahuinya musim panas mendatang. Tapi saya sudah mengantongi nama-nama pemain yang ingin saya beli, dan kami harus berjuang keras untuk mendapatkannya,” ungkap manajer 54 tahun tersebut. Benitez juga menyayangkan pengelolaan aset yang dilakukan duo pemilik asal Amerika Serikat tersebut. “Liverpool adalah klub yang sangat besar. Tapi ada perubahan gaya pengelolaan dalam dua atau tiga tahun terakhir yang membuat klub jadi seperti ini. Kami harus segera menyeimbangkan neraca (keuangan) dan keluar dari masalah ini,” lanjutnya. Disinggung soal masa depannya sendiri, Benitez belum mau berkomentar. Padahal, sudah santer berita bahwa dia dibidik beberapa klub besar Eropa, antara lain Juventus. Bahkan, ada spekulasi bahwa dia sudah menandatangani perjanjian prakontrak dengan raksasa Italia tersebut. “Masa depan saya adalah menghadapi Chelsea akhir pekan ini (besok, Red). Saya harus mengembalikan kepercayaan diri pemain dan kebanggaan fans dengan memenangkan laga itu,” kilah Benitez. (na)

PERBURUAN BELUM SELESAI PARMA - Akibat kekalahan dari Sampdoria pada pekan ke-35 Serie A Liga Italia, AS Roma harus tergusur dari takhta capolista alias penguasa klasemen sementara. Bukan hanya itu, mereka juga terancam gagal membendung Inter Milan dalam perebutan scudetto. Belum saatnya bagi Roma untuk menyerah. Mereka tertinggal dua angka di belakang Inter dan kompetisi masih tersisa tiga laga lagi. Roma masih punya peluang, asalkan terus menang, serta pada saat yang sama Inter tergelincir. Karena itu, tim besutan Claudio Ranieri tersebut harus bisa rebut tiga angka ketika bertandang ke Ennio Tardini, menantang Parma, malam ini (tayangan langsung

Vision 1 pukul 23.00 WIB). Bila lengah, langkah Roma kian sulit. Saat ini, Roma yang dua pekan sebelumnya berstatus capolista, berada pada posisi kedua dengan koleksi 71 poin. Sedangkan Inter berkuasa dengan 73 poin. Nerazzurri (julukan Inter) pada pekan ke-36 bakal bertarung dengan Lazio, rival sekota Roma. “Belum saatnya bagi kami untuk lempar handuk. Kami ha-

JATUH Penyerang AS Roma, Mirko Vucinic (kanan) nampak terjatuh saat laga melawan Sampdoria, (25/4) lalu.

FILIPPO MONTEFORTE/AFP PHOTO

Milanisti Tuntut Berlusconi Out TIFOSI berat AC Milan telah gerah dengan Silvio Berlusconi, owner Milan sekaligus perdana menteri Italia. Saking gerahnya dengan Berlusconi, isu yang mereka angkat kali ini adalah meminta agar Berlusconi keluar dari Milan. Berlusconi memang sudah tidak lagi menjadi presiden bagi Milan. Itu terjadi karena dia sedang menjabat sebagai perdana menteri Italia. Tapi, dia masih berstatus pemilik Rossoneri -julukan Milan- melalui Fininvest, induk perusahaan Milan. Sebagian Milanisti -sebutan tifosi Milan- itu menjalankan aksi mereka dengan menggalang dukungan lewat jaring sosial facebook. Hingga sekarang sudah bergabung lebih dari 18 ribu anggota. Mereka menuntut Berlusconi mundur total dari Milan. Berdasarkan kabar yang dilansir Goal, para fans Milan tersebut gerah karena musim ini Milan kembali mengakhiri kompetisi tanpa gelar. Mereka sudah tidak lagi berpeluang di Serie A Liga Italia, dan sudah lama tersingkir dari Liga Champions. Milanisti juga menilai, Milan telah melakukan pemotongan anggaran besar-besaran dalam beberapa tahun terakhir. Dampaknya, Milan kesulitan membeli pemain bintang dan justru melego bintang mereka Kaka pada awal musim ini ke Real

Madrid. Sepanjang lima musim terakhir, tercatat Milan hanya mengeluarkan dana sebesar EUR 237 juta atau setara Rp 2,8 triliun. “Mengeluarkan dana sebesar EUR 237 membuat tim itu semakin menurun setiap tahun, apa yang bisa dibanggakan,” tulis fans Milan. “Manajemen klub terlalu kaku dan bodoh. Kami meng-

ingikan adanya transparansi dan setiap orang mau bertanggung jawab. Sekarang Milan jadi klub yang paling payah di Eropa,” lanjut para fans yang melontarkan protes tersebut. Grup anti-Berlusconi itu kebetulan baru melaunching protes mereka tidak lebih dari 24 jam setelah berbagai media melansir kritik Berlusconi ke-

pada allenatore Leonardo. Bahkan, Berlusconi bilang Leonardo bakal angkat kaki di akhir musim ini. Sebagai ganti dari Leonardo, Milan mulai mendekati Marcello Lippi, pelatih timnas Italia. Il Corriere dello Sport dan La Gazzetta dello Sport menyatakan selain Lippi, masih ada Mauro Tasotti dan Filippo Galli yang siap mengambil alih. (ham)

Rio-Rooney Main Lagi

AFP PHOTO

PULIH - Bek MU, Rio Ferdinand (kiri) dan bomber MU, Wayne Rooney (kanan), dipastikan telah pulih dari cedera mereka dan sudah dapat diturunkan membela MU dalam memburu juara klasemen Liga Premier Inggris.

rus percaya akan peluang yang ada di depan mata. Tentu saja kami merugi dengan kalah dari Sampdoria, tapi lebih baik fokus akan

MANCHESTER - Optimisme Manchester United untuk bisa menyalip Chelsea dalam pacuan perburuan mahkota Premier League semakin membuncah. Sebab, selain Chelsea akan menghadapi Liverpool, kekuatan United juga bakal bertambah solid jelang laga lawan Sunderland akhir pekan ini. Di mana, menurut berita yang dilansir Sportinglife, Sir Alex Ferguson selaku pelatih United, kemungkinan sudah bisa menurunkan Rio Ferdinand dan Wayne Rooney. Dua pemain ini sangat dibutuhkan Fergie -sapaan Ferguson, lantaran Sunderland punya catatan bagus kala bermain di kandang. Yakni, hanya menelan dua kekalahan di musim ini. “Kami berharap Rooney bergabung dengan kami dalam sesi latihan, begitu juga Rio (Ferdinand) saya harapkan sudah pulih. Kami akan melihat bagaimana mereka melakukannya, tapi kami hanya menyisakan dua laga lagi,” kata Fergie. Fergie menjelaskan, saat lawan Tottenham Hotspur pekan lalu, Rooney memang tak bisa diturunkan karena cedera pergelangan kaki. “Tapi sekarang dia tidak memiliki masalah dengan itu, semoga dia fit,” timpalnya. Selain kondisinya yang membaik, kabar baik lainnya yang diterima Rooney adalah, terpilihnya dia sebagai Pemain

Terbaik 2010 oleh Asosiasi Penulis Sepakbola (FWA). Rooney mendapat suara sebesar 81 persen, unggul jauh dari pesaingnya Didier Drogba dan Carlos Tevez. Rencananya, penghargaan ini akan diberikan di Lancaster London Hotel pada 13 Mei. “Saya senang bisa memenangi penghargaan ini, dengan panjangnya catatan sejarah yang mengiringi, dan tradisi dan mengikuti jejak pemain terbaik lainnya yang sudah dipilih oleh FWA sejak 1948. Ini membuat saya sangat tersanjung,” kata Rooney. Bagi Rooney, ini merupakan penghargaan kedua yang diterima dalam dua pekan terakhir. Sebelumnya, dia dinobatkan sebagai pemain terbaik oleh Asosiasi Pesepak Bola Profesional (PFA). “Penghargaan ini tak lepas dari kontribusi pelatih, staf pelatih dan semua rekannya,” ucapnya. (na/bas)

tantang di depan,” kata Francesco Totti, kapten Roma. Problemnya, tidak hanya cukup bagi Roma untuk menang di tiga laga terakhir. Sebab, bila Inter juga merebut hasil maksimal di tiga laga terakhir, maka tetap saja mereka tertinggal dua poin. Karena itu, Roma berharap ada bantuan dari rival sekotanya. Di atas kertas, lawan-lawan yang dihadapi Roma dan Inter dalam tiga laga sisa terbilang mampu ditaklukkan kedua tim. Setelah bertanding dengan Parma, dua lawan Roma berikutnya adalah Cagliari (9/ 5) dan Chievo Verona (16/5). Semuanya tim papan tengah. Sedangkan Inter, selain melawan Lazio pada pekan ini, mereka masih akan bertarung dengan Chievo Verona (9/5) dan Siena (16/5). Yang menjadi batu sandungan Inter hanyalah berbagi konsentrasi pada tiga ajang. Apalagi, mereka berambisi treble winners. Di sisi lain, Parma yang dihadapi Roma pada pekan ke-36 merupakan tim yang sudah aman berada di papan tengah. Mereka sudah terbebas dari jerat degradasi, tapi peluang mencapai zona Eropa juga terlalu berat untuk digapai. (ham)

2 FULHAM V HAMBURG 1

Angkat Trofi di Kandang Tinggal Mimpi LONDON - Mimpi Hamburg SV untuk mengangkat trofi Europa League di kandang sendiri, HSH Nordbank Arena, dihancurkan oleh Fulham. Jangankan jadi juara, Ruud van Nistelrooy dkk bahkan gagal melangkah ke final. Setelah hanya bisa main imbang tanpa gol dalam first leg pekan lalu, mereka bertekuk lutut 1-2 di leg kedua kemarin. Bagi Fulham, menembus final Europa League jelas sangat berkesan. Sebab, inilah pertama kalinya klub yang berdiri pada 1879 tersebut mencapai partai puncak turnamen antarklub Eropa. Lebih membanggakan lagi, prestasi itu diukir kala perjalanan Bobby Zamora dkk di liga domestik tidak terlalu mulus. “Mencapai final Europa League sungguh merupakan prestasi luar biasa. Bahkan bagi tim-tim yang menghuni empat besar klasemen liga,” ucap manajer Fulham Roy Hodgson. Dalam pertandingan di Craven Cottage kemarin, Hamburg sejatinya tampil percaya diri. Terlebih setelah striker asal Kroasia Mladen Petric mencetak gol pada menit ke-22 melalui tendangan bebas dari jarak 30 yard. Ketika Simon Davies menyamakan kedudukan pada menit ke-69 pun tim tamu masih tenang lantaran hasil imbang berapapun cukup untuk meloloskan mereka ke final. Namun, Zoltan Gera membuyarkan impian itu. Hanya tujuh menit berselang, kerja samanya dengan Zamora berhasil menaklukkan kiper Hamburg Frank Rost. “Itu adalah gol paling penting yang pernah saya buat. Saya sangat gembira. Ini kemenangan yang mengagumkan,” ungkap Gera. Kubu Hamburg jelas sangat menyesal. Apalagi, ini terjadi hanya tiga hari setelah mereka memecat pelatih Bruno Labbadia. Meski mencatat hasil buruk di beberapa laga terakhir, sesungguhnya Labbadia lah yang membangun fondasi tim sehingga mampu melaju hingga semifinal turnamen ini. Karteker yang ditunjuk sementara menangani Hamburg, Ricardo Moniz, gagal melanjutkan hasil kerjanya. “Ini malam yang sangat menyedihkan buat kami. Kami tidak bisa melakukan apa yang perlu dilakukan. Ketika leading 1-0, saya menginstruksikan pemain untuk menjauh dari gawang sendiri. Saya minta mereka lebih berani menekan,

ADRIAN DENNIS/AFP PHOTO

HALANGI - Bek Fulham asal Norwegia Brede Hangeland (kanan) berhasil menghalangi laju bomber Hamburg asal Belanda, Ruud van Nistelrooy pada pertandingan leg kedua babak Semifinal Europa League, (29/4) kemarin.

dan mengirim bola ke sektor sayap. Tapi mereka tidak bisa melakukannya,” kata Moniz. Meski harus melakoni final dua pekan lagi, Hodgson mengaku belum banyak memi-

kirkan soal Atletico Madrid. Yang dia tahu, klub itu sangat kuat sehingga bisa mengeliminasi Liverpool. “Saya ingin menikmati momen ini sejenak,” tukas Hodgson. (na)


ALL SPORTS

SABTU 1 MEI 2010

13

RADAR TEGAL

PT LI TIDAK TEGAS

JAKARTA - Posisi PT Liga Indonesia ( PT LI) sebagai regulator kompetisi profesional di tanah air layak disorot. Sebab dalam berbagai kasus PT LI terkesan kurang tegas dan lempar tangan. Misalnya dalam menyikapi kasus terakhir, yaitu gagalnya Persik Kediri menjamu Persebaya dan lanjutan pertandin g a n I n d o n e s i a S u p e r League ( ISL) yang mestinya dilangsungkan Kamis (29/4) kemarin. Dalam manual liga yang disusun sendiri oleh PT LI pasal 26 ayat 6 disebutkan bahwa jika ada tim tidak melaksanakan pertandingan sesuai jadwal maka hukumannya adalah dinyatakan kalah 0-3, kemenangan untuk klub lawan. Pengurangan poin yang ditetapkan oleh liga atau badan peradilan PSSI. Mengacu pada pasal itu, mestinya PT LI sudah bisa merilis sanksi untuk Persik. Tapi sampai kemarin itu belum dilakukan. CEO PT LI, Joko Driyono mengatakan bahwa PT LI sudah m e l a k s a k a n p r o s e d u r ya ng semestinya. Yaitu dengan terlebih dulu menyerahkan surat rekomendasi sidang kepada Komisi Disiplin (Komdis PSSI). “Kemarin kami sudah menyampaikan surat rekomendasi sidang kepada Komdis. Rabu atau Kamis lusa mungkin hasilnya bisa diketahui,” ujar Joko Driyono kemarin. Menurut Joko, PT LI akan mengeksekusi apapun yang diputuskan dalam sidang Komdis nanti. Pria asal Ngawi ini mengungkapkan, kasus kegagalan Persik menjamu Persebaya Kamis kemarin PT LI memiliki referensi terhadap apa yang terjadi saat Persija gagal menjamu Persiwa Wamena pada 13 Maret lalu. Karena kejadian itu Macan Kemayoran, sebutan Persija, dianggap kalah 0-3 dan kemenangan untuk tim lawan. “Tidak usah dikejar-kejar lah. Nanti pasti akan kami umumkan,” beber Joko. Ketika ditanya apakah ada peluang untuk menjadwal ulang partai Persik kontra Persebaya Joko Driyono enggan berkomentar. “Yang pasti kami sudah punya referensi kuat. Yaitu partai Persija melawan Persiwa,” cetusnya. Selain menjatuhkan hukuman WO kepada Persija, saat itu komdis juga memberikan sanksi denda kepada panpel sebesar 25 juta dan memberikan teguran keras agar panpel lebih siap dipertandingan kandang selanjutnya. Seperti diketahui, karena tidak ada ijin keamanan Per-

CMYK

Suryo Agung

Wibowo AFP PHOTO

Pesimistis Tiga Besar Suryo Agung di Grand Prix Asia

CHARLIE LOPULUA/INDO POS

KALAH - Bomber andalan Persija, Bambang Pamungkas, Persija merupakan tim yang pernah menerima sangsi saat gagal menggelar pertandingan menjamu Persiwa beberapa waktu lalu.

sik gagal menjamu Persebaya. Upaya panpel menggelar pertandingan di Jogjakarta juga gagal karena Polda DI Jogjakarta tak memberikan ijin. Terpisah, asisten manajer Persebaya Cholid Ghoromah kembali menegaskan PT LI wajib memberikan kemenangan WO pada timnya. Sebab, lanjut dia, hal tersebut sudah tertuang dalam peraturan. “Tadi (kemarin) kami juga sudah menghubungi Pak Joko (Joko Dri-

yono) tapi mereka belum bisa memutuskan. Kemungkinan Rabu depan (5/5),” jelasnya. Sementara pelatih Persebaya, Rudy William Keeltjes justru mengaku kecewa dengan batalnya pertandingan tersebut. Ketika timnya batal melakoni pertandingan kontra Persik di Jogja, Rudy khawatir psikologis Mat Halil dkk terganggu. “Padahal, sebelumnya kami sudah bersiap untuk datang dan bertanding demi tiga poin,” jelasnya. (ali/uan)

JAKARTA - Aroma pesimisme memayungi hati sprinter terbaik Indonesia Suryo Agung Wibowo. Dia merasa tidak mampu memenuhi target tiga besar yang dibebankan PB PASI saat berlaga dalam Asian Grand Prix di India pada Juni mendatang. “Sepertinya berat, tapi ya lihat saja nanti,” terang Suryo saat ditemui di Kemenpora kemarin (30/4). Sprinter terbaik Asia Tenggara tersebut menyatakan, pola latihannya belum sesuai harapan. Itu karena Pelatnas proyeksi Asian Games terus mengalami penundaan. Buntutnya, sprinter asal Solo, Jateng, tersebut tidak mencapai tahap yang diinginkan. “Latihan yang dijalani ya ibaratnya hidup segan mati tak mau. Seperti angin-anginan saja,” jelas Suryo. Bahkan, Suryo juga belum mengetahui jika para atlet yang bertanding di India mendatang bakal diberi target tiga besar. Dia baru mengetahui perihal

target tersebut dari koran ini. “Saya malah baru tahu sekarang. Tapi dengan persiapan yang minim, sepertinya memang susah,” jelas Suryo. Dia menjelaskan, persiapannya memang tak sebagus seperti saat bakal bertanding di SEA Games 2009. Ketika itu, dia bergabung di Program Atlet Andalan (PAL). Dengan pola latihan yang bagus, dia merasa tidak terbebani dengan target yang diberikan para pengurus PB PASI. “Kalau memeng mau mendapatkan hasil bagus, latihannya memang harus seperti dulu. Harus bagus dan ter-

program dengan baik,” jelas Suryo. Sebelumnya, PB PASI memang membarikan target tiga besar kepada para atlet yang bakal bertanding di Asian Grand Prix. Alasannya, kejuaraan tersebut tak ubahnya seperti Asian Games. Artinya, para atlet yang bakal berlaga di India hampir dipastikan bertanding di Asian Games. “Setelah Jatim Open lalu, anak-anak harus mendapatkan hasil yang lebih bagus di kejuaraan nanti,” jelas Tigor Tandjung, sekretaris jenderal (Sekjen) PB PASI 27 April lalu. (ru/diq)


JATENG

SABTU 1 MEI 2010

17

RADAR TEGAL

SEMARANG

Wali Kota Sukawi Terkaya

JPNN

DONOR DARAH—Anggota TNI saat melakukan donor darah dalam rangka HUT ke-463 Kota Semarang kemarin.

Donor Darah Rutin Menyehatkan SEMARANG–Jangan anggap enteng donor darah. Kegiatan mulia itu ternyata cukup menyehatkan badan. Selain darah kita tergantikan, dengan donor darah juga membantu sesama yang membutuhkan. Hal tersebut disampaikan dr Asri Alam di sela-sela kegiatan donor darah dalam rangka HUT ke-463 Kota Semarang kemarin (30/4). Menurut dr Asri, untuk dapat melakukan tranfusi seorang pendonor harus memenuhi beberapa kriteria, seperti Hb minim 12, tensi terendah 110/170 dan tertinggi 160/100, berat badan di atas 45 kg, serta usia di atas 17 tahun. “Selain itu, untuk dapat mendonorkan darahnya, paling tidak pendonor memiliki rentang waktu 3 bulan atau lebih dari tranfusi darah sebelumnya,” ungkap dr Asri. Dengan rutin mengikuti kegiatan donor darah, menurut dia, dapat mendeteksi dini penyakit karena sebelum melakukan tranfusi, calon pendonor diperiksa terlebih dahulu oleh tim medis. Selain itu, manfaat yang diperoleh bagi pendonor adalah pergantian sel darah yang lebih cepat, sehingga akan memberikan kesegaran tubuh. Saat donor darah kemarin sebanyak 115 kantong darah terkumpul. Kantong darah itu akan diuji di laboratorium PMI Kota Semarang untuk pengecekan darah yang selanjutnya akan disalurkan kepada warga yang membutuhkan. Selain donor darah, Jumat (3/4) pukul 06.00 kemarin juga digelar jalan sehat dan senam massal. Acara ini dibuka Wakil Wali Kota Mahfudz Ali. (jpnn/aro)

SALATIGA

DHINAR SASONGKO/RASE

SEDIH-Korban pencurian Hadi Prawiro, 65, di rumahnya, kemarin.

SEMARANG – Wali Kota Semarang Sukawi Sutarip menjadi pejabat negara terkaya di Jateng. Jumlah kekayaan Sukawi yang disebutkan dalam deklarasi laporan harta kekayaan penyelenggara negara Jumat (30/4) kemarin mencapai Rp 54.533.461.569. Kepala daerah terkaya setelah Sukawi adalah Bupati Karanganyar, Rina Iriani. Kekayaan Rina mencapai Rp 52.751.380.412. Jumlah kekayaan Sukawi terdiri atas barang bergerak, barang tidak bergerak, dan surat berharga/giro. Sedangkan kekayaan berupa uang dalam bentuk dollar serta perkebunan pertambangan dan pertanian tidak dipunyai wali kota yang hendak lengser itu. Kemarin, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengundang sejumlah pejabat di Jateng untuk mengumumkan kekayaannya di ruang pertemuan lantai II kantor Gubernur Jateng. Jumlah kekayaan Sukawi sebenarnya telah menurun. Pada Oktober 2007, dia melaporkan kekayaannya ke KPK sebesar Rp 58.254.217.231. Namun kemudian turun menjadi Rp 54.533.461.569 pada Maret 2008. Pun Rina Iriani. Harta kekayaannya tercatat Rp 60.310.157.445 per Desember 2007 dan turun menjadi Rp 52.751.380.412 per Juli 2008. Dalam pengumuman tersebut, harta kekayaan Gubernur Jateng Bibit Waluyo mengalami peningkatan dari Rp 2.028.208.476 per Juni 2001, menjadi Rp 6.132.819.685 pada laporan terakhir April 2008. Menurut Gubernur Bibit, harta yang dilaporkannya tersebut sebelum terpilih sebagai orang nomor satu di provinsi ini. Harta kekayaan Wakil Gubernur Rustriningsih justru mengalami penurunan dari Rp 1.088.924.000 per Juni 2001 menjadi Rp 931.924.000 pada Maret 2008. Sementara itu, kekayaan Kapolda Jateng Irjen Alex Bambang Riadmodjo per April 2007 sebesar Rp 3.754.399.534 dan USD 25 ribu, Kepala Pengadilan Tinggi Jateng Sarehwiyono sebesar Rp 91.300.633 per De-

sember 2008. Kekayaan Kepala Kejaksaan Tinggi Jateng Salman Maryadi sebesar Rp 3.361.871.000 per November 2008, dan Sekda Jateng Hadi Prabowo sebesar Rp 1.944.286.245. Selain Sukawi dan Rina, juga ada sejumlah bupati yang kemarin mengumumkan kekayaannya. Bupati Boyolali Sri Muljanto mengumumkan kekayaan sebesar Rp 790.197.382 per September 2007, dan naik menjadi Rp 1.145.075.400 per September 2009. Bupati Jepara Hendro Martoyo sebesar Rp 2.310.866.002, turun menjadi Rp 1.740.193.233 per Juli 2009. Bupati Wonogiri Begug Purnomosidi sebesar Rp 13.339.943.000 per Maret 2005, turun menjadi Rp 11.301.193.000 per Juni 2008. Wakil Ketua KPK Haryono Umar yang hadir dalam acara tersebut mengatakan, pelaporan harta kekayaan ini merupakan bagian dari keterbukaan dan salah satu upaya pencegahan terjadinya korupsi. “Upaya pemidanaan korupsi saat ini dinilai sudah tidak efektif, perlu upaya pencegahan melalui keterbukaan laporan harta kekayaan,” katanya. Ia mengungkapkan, ada 20 kasus korupsi yang ditangani KPK, yang bermula dari laporan harta kekayaan. Selain laporan harta kekayaan, kata dia, laporan tentang penerimaan gratifikasi para penyelenggara negara juga masih perlu ditingkatkan. “Gratifikasi ini kecilkecil dan perlahan, tapi lamalama mengikat.” Pihaknya mencatat sebanyak 229 penyelenggara pemerintahan di Jateng hingga saat ini belum melaporkan harta kekayaannya. Dari 2.345 penyelenggara pemerintahan, yang telah melaporkan harta kekayaannya sebanyak 2.116 orang. Para penyelenggara pemerintahan yang belum melaporkan harta kekayaannya, lanjut dia, berasal dari jajaran birokrasi. Sementara kesadaran para pimpinan BUMN dan BUMD untuk melaporkan kekayaannya dinilai masih kurang. Data KPK menunjukkan, dari 181

RICKY FITRIYANTO/RADAR SEMARANG

UMUMKAN HARTA—Sejumlah kepala daerah saat mengumumkan harta kekayaannya pada acara Deklarasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara di Gubernuran, kemarin.

pimpinan BUMD di Jateng, baru 130 orang yang sudah melaporkan. Gubernur Bibit Waluyo berharap aparatur negara melakukan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan tidak mengambil yang bukan haknya. Dia mencontohkan sejumlah birokrat di Jateng yang terlilit masalah hukum karena korupsi. “Yang seperti itu contoh tidak baik. Kita ini kan pamong yang harus digugu dan ditiru,” im-

buhnya. Dia mencontohkan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan di antaranya dengan memasukkan anggaran APBD ke rekening pribadi. “Mengapa bisa begitu? Mungkin tidak paham, mungkin juga paham tapi disengaja,” katanya. Namun Bibit meminta tindakan tegas terhadap birokrat yang korupsi tidak membuat mereka takut untuk menyalurkan anggaran demi kepen-

tingan rakyat. “Kalau memang haknya, walaupun Rp 10 miliar ya harus diambil, tapi kalau bukan ya jangan,” tandasnya. Ditanya tentang dipilihnya sejumlah kepala daerah yang diminta mengumumkan kekayaannya, pihaknya mengaku memilih secara acak. “Ini acak. Bukan lantas mereka (bupati/wali kota) yang dicurigai, lantas diminta mengumumkan.” (ric/isk)

Menyaru Jual Karpet, Gasak Puluhan Juta SALATIGA—Kasus pencurian dengan modus penipuan kembali terjadi di Salatiga, Jumat (30/4) pagi. Hadi Prawiro, 65, harus merelakan hartanya berupa uang tunai dan perhiasan emas seberat setengah ons. Kasus yang dialaminya telah dilaporkan ke Mapolres Salatiga. Berdasarkan keterangan yang dihimpun Koran ini, kejadian bermula saat rumah Hadi dalam keadaan sepi. Hadi sedang berada di Klaten untuk sebuah keperluan, sedangkan istrinya berjualan ayam potong di Pasar Rejosari. Hanya ada Toyo, yang membantu Hadi memotong ayam setiap harinya. Sekitar pukul 08.30, tiba–tiba datang dua orang yang berdalih hendak mengukur ruangan rumah. Dalihnya si pemilik rumah telah memesan karpet. Karena tamu cukup menyakinkan, Toyo pun mempersilahkan. Namun salah satu pelaku diduga membuat Toyo lengah. Pasalnya, tanpa diketahui menyelinap masuk ke kamar Hadi. Diduga saat itulah pelaku beraksi mengambil benda berharga milik Hadi. Uang tunai Rp 22 juta serta perhiasan emas seberat 50 gram atau ½ ons dibawa kabur pelaku. Total kerugian korban sekitar Rp 35 juta rupiah. Kedua pelaku kemudian menyatakan selesai dan langsung kabur. Beberapa saat kemudian, Toyo baru merasa curiga lantaran melihat ada beberapa hal yang janggal. Kamar Hadi Prawiro diketahui sudah acak-acakan. Ia kemudian melaporkan hal ini ke Hadi. Saat dicek ke dalam rumah, beberapa barang berharga yang disimpannya sudah raib dibawa kabur pelaku. Kasus ini kemudian dilaporkan ke polisi untuk dilakukan pengusutan. (sas/ida)

ADA IKLAN ADA IKLAN

ADA IKLAN

ADA IKLAN

ADA IKLAN

ADA IKLAN


CMYK

18

SABTU, 1 MEI 2010

RADAR TEGAL

REBANA MAN PAGERBARANG

Nggak Kalah Pamor MESKI termasuk jenis musik tradisional, rebana yang dijadikan salah satu ekstra kurikuler (ekskul) musik di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pagerbarang Kabupaten Tegal ternyata nggak kalah pamor dengan musik modern. Jenis musik ini kian lama makin diminati di sekolah tersebut. Beberapa diantara siswanya bahkan menganggap rebana tidak bosan untuk didengarkan dan dinyanyikan. “Aku lebih suka musik rebana dari pada musik lainnya, karena rebana tidak membosankan,” tutur Wida Yanti, siswi kelas XI IPA MAN Pagerbarang. Tim rebana sekolahnya sering pentas di berbagai acara. Seperti saat peringatan Maulid Nabi, juga hari besar keagamaan lainnya. Tim rebana ini juga sempat pentas saat acara pelepasan siswa-siswi kelas tiga MAN Pagerbarang beberapa hari lalu. “Aku ngerasain damai saat menyanyikan lagu Islami,” kata Widi yang juga menjadi anggota tim rebana. “Rebana bukan hanya sekedar musik biasa, tapi juga punya nuansa syiar Islami. Sehingga patut dilestarikan,” ujar Siti Anisah, siswi kelas XI IPA, personil tim lainnya. Untuk pentas pada acara perpisahan siswa-siswi kelas tiga, timnya cuma berlatih selama dua minggu. Latihannya sehabis pulang sekolah. (mufrodi)

ILUSTRASI: DNP/RATEG

TIM XPRESI KOORDINATOR : Khikmah Wati ANGGOTA TIM1: Nur Irma Rahmawati, Hendra Apriyadi , Mufrodi TIM 2: M Khaerul Anam, Intan Aji Purnamawati, Ikhsan B

PROFIL USIA :

JUMLAH :

13 - 17 tahun

28 ResponX di Kota/ Kabupaten Tegal, Brebes

JENIS KELAMIN : PENDIDIKAN : Cewek 50 persen Cowok 50 persen

SMA/SMK dan sederajat

Metode : Random sampling

Cinta Kita

TEUKU WISNU & SHIREEN SUNGKAR [intro] Em Am Inilah aku apa adanya D G Yang ingin membuatmu bahagia D/F# B Em D Maafkan bila ku tak sempurna C B Sesempurna cintaku padamu C#m F#m Ini cintaku apa adanya B E Yang ingin selalu di sampingmu G# C#m B Ku tahu semua tiada yg sempurna A G# Di bawah kolong langit ini A B E Jalan kita masih panjang F#m G# Ku ingin kau selalu di sini [chorus] C#m F#m Biar cinta kita tumbuh harum mewangi B E G# Dan dunia menjadi saksinya C#m F#m Untuk apa kita membuang-buang waktu B G# Dengan kata kata perpisahan C#m F#m Demi cinta kita aku akan menjaga B E G# Cinta kita yg telah kita bina C#m F#m Walau hari terus berganti hari lagi B G# Cinta kita abadi selamanya [solo] C#m B A Em D C Am Bm C B Am D G Jalan kita masih panjang Am B G# Ku ingin kau selalu disini

CMYK

HARI Pendidikan Nasional (Hardiknas) sering kita peringati setiap tanggal 2 Mei, yang berarti jatuh pada Minggu (2/5) besok. Ngobrolin soal itu, 75 persen ResponX mengaku tau makna hari pendidikan. Prima Dian Sasongko, siswa kelas VIII D SMP Negeri I Margasari Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal termasuk di dalamnya. ”Pasti tau dong maknanya. Itu adalah hari dimana kita bisa inget lagi bagaimana dahulu orang Indonesia sangat sulit mendapatkan pendidikan. Hanya orang tertentu yang bisa sekolah. Nggak seperti sekarang ini,” urainya. Meski banyak yang tahu, tapi

masih ada 14,2 persen lainnya yang mengaku lupa makna hari tersebut. Lepas dari itu, sebagai pelajar yang baik, tentu Hardiknas menjadi momen spesial yang nggak boleh dilupain. Lalu, gimana cara memperingatinya ya? Sebanyak 92,8 persen ResponX rupanya memperingati hari tersebut dengan mengikuti upacara bendera. Seremonial itu dianggap cukup untuk memperingati atau menghormati para pahlawan pendidikan nasional yang ada. “Itu juga dapat diwujudkan sebagai rasa bangga terhadap beliau yang berjuang demi pendidikan di Indonesia,” kata Siti Suryani, siswi MAN Pagerbarang Kabupaten Tegal yang duduk di kelas X1 IPA.

-X S P TI TANGGAL 2 Mei besok yang jatuh tepat hari Minggu (2/5) biasa diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Peringatan hari itu tentunya tak lepas dari kelahiran tokoh pendidikan bangsa ini yaitu Ki Hajar Dewantara. Hal ini seperti dikatakan Rani Dewi Sugitasari, pelajar SMA Negeri 1 Margasari Kabupaten Tegal. Menurut cewek yang lahir pada tanggal 4 juli 1992 ini, selain tokoh itu, guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa juga harus dihormati. “Seandainya tidak ada guru, kita pastinya tidak akan tahu tentang ilmu pengetahuan dan banyal hal lainnya,” ucap gadis yang

Dikatakannya juga, upacara juga bisa menjadi simbol rasa terimakasih pada jasa mereka yang telah berkorban dan berjuang untuk terciptanya pendidikan di Indonesia. Meski begitu, tak semua ResponX memiliki pendapat yang sama. Masih ada 3,57 persen ResponX yang menjawab santai saja dengan Hardiknas. Buat mereka, hari itu biasa saja. Tapi bicara Hardiknas, tentu nggak lepas juga dari perkembangan pendidikan sekarang ini. Soal ini, 39,2 persen ResponX menganggap pendidikan di Indonesia sudah berkembang dengan baik. Masruroh, salah satu ResponX dari SMK Muhammadiyah Margasari Kabupaten Tegal mengatakan, adanya prestasi

Rani Dewi Sugitasari Pelajar SMA Negeri 1 Margasari Kab.Tegal

menyukai Matematika ini. Sebagai cara memperingati Hardiknas, penyuka hobi membaca dan mendengarkan musik ini punya beberapa masukan yang bisa kamu simak. Yuk lihat... 1. Hal terpenting sebagai bukti kita menghargai jasa tokoh pendidikan, kita mesti mendengarkan dengan baik bila guru sedang menerangkan. Artinya kita nggak boleh ribut

SEOLAH tak ingin ketinggalan dari beragam prestasi yang diukir tim basket putrinya yang telah lebih dulu dikenal, Tim Basket Putra SMA Negeri 4 Kota Tegal rupanya mampu berada sejajar dalam meraih kejuaraan di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tahun ini. Bahkan, tim ini berhasil menjadi jawaranya setelah meraih Juara I di even ter-

yang pernah didapatkan pelajar dan membawa nama baik Indonesia melalui olimpiade internasional menjadi salah satu bukti. “Selain itu, diadakannya Ujian Nasional (UN) setiap tahun juga menjadi bukti lainnya,” kata dia. Tapi pendapat itu dibantah 32,1 persen ResponX lainnya. Menurut mereka, perkembangan pendidikan di Indonesia belum terlalu baik. Karena masih banyak anak yang putus sekolah dan banyak sekali pelajar yang tidak lulus UN. Meski begitu, seluruh ResponX sepakat jika Hardiknas diperingati di tanggal 2 Mei, yang merupakan hari lahir tokoh pendidikan Indonesia Ki Hajar Dewantara. Indah Pratiwi, siswi SMA Nege-

ri 1 Slawi Kabupaten Tegal mengatakan, hari itu sangat bersejarah karena menjadi awal lahirnya pendidikan di Indonesia. “Makanya setiap tanggal tersebut sering diperingati sebagai Hardiknas,” kata dia. Peringatan itu dianggap penting bagi 85,7 persen ResponX. Siti Anisa dari SMA Negeri 1 Kota Tegal mengatakan, sebagai pelajar, dia tentunya harus bangga dengan tokoh pendidikan bangsa ini. “Jadi setiap ada momen seperti itu ya harus kita peringati. Kalo bisa tidak hanya sekedar diperingati saja tetapi diamalkan budi pekertinya yang pantas kita contoh,” tandasnya. (tim I)

sendiri kalo sedang ada pelajaran. 2. Mengerjakan soal dan tugastugas yang diberikan gurumu. 3.Selalu bicara sopan pada saat berbicara pada guru. 4. Jangan mengeluarkan katakata yang nggak penting pada saat gurumu menerangkan pelajaran. 5. Selalu nurut bila disuruh maju dan mengerjakan soal di depan kelas. 6. Dimanapun tempat, kamu harus menghormati dan menghargai gurumu. (hendra)

sebut. ”Tentunya kami seneng banget sekaligus bangga karena bisa mengharumkan nama sekolah kami tercinta,” tutur Jumardis Nizar, siswa Kelas XI IPA, salah satu personil tim yang dilatih Fahmi Fauzi SPd ini. Kerja keras tim ini rupanya dibuktikan dengan banyaknya waktu NUR IRMA RAHMAWATI S/TIM XPRESI

KOMPAK – Para siswa yang tergabung dalam Tim Basket Putra SMA Negeri 4 Kota Tegal kompak berfoto bareng usai latihan.

latihan. Dalam seminggu, tim ini memiliki 3 hari untuk berlatih rutin, yaitu Selasa, Kamis, dan Sabtu sore. Bukan hanya latihan rutin, tim yang diminati sekitar 30 orang ini juga melakukan beberapa pertandingan sparing dengan sekolah lain, seperti SMA Negeri 2 Kota Tegal, SMK Negeri 1 Kota Tegal, dan SMA Negeri 3 Slawi. ”Sparing itu semacam pertandingan persahabatan dengan sekolah lain. Dengan sparing, kita bisa mengukur tingkat kemampuan kita”. (irma)


KOMBIS

SABTU, 1 MEI 2010

20

RADAR TEGAL

Telkomsel Siap Uji Coba LTE Perdana Kartu As Cuma Rp 2.000

SATU TARIF MURAH ke Semua Operator

DALAM rangka menjawab keinginan masyarakat untuk mendapatkan kartu Telkomsel yang murah dan berkualitas, Telkomsel kini menyediakan paket perdana Kartu As cuma dengan Rp 2.000. Pelanggan yang mengaktifkan perdana Kartu As Rp 2.000 langsung dikenakan satu tarif murah ke semua operator, yakni nelpon Rp 15 perdetik, SMS Rp 115, dan MMS Rp 1.000, serta internet Rp 5 per kb. Dengan adanya Paket perdana Kartu As ini semakin murah, kebutuhan komunikasi pelanggan dapat terpenuhi dengan layanan berkualitas dan jaringan terluas dari Telkomsel. Paket perdana Kartu As Rp 2.000 berisi pulsa senilai Rp 2.000 dengan masa aktif dan masa isi ulang masing-masing 30 hari. Pelanggan juga memperoleh beragam

paket serba Rp 1.000 melalui akses *100#, seperti: paket SMS dan nelpon murah, paket internet murah, paket chatting dan Facebook, paket hemat panggilan internasional, konten Ridho Rhoma, SMS konten religi, horoskop, dan info lowongan pekerjaan, serta download aplikasi, ringtone, truetone, dan games. Pelanggan yang mengaktivasi perdana Kartu As di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan, Maluku, dan Papua memperoleh gratis 1.000 SMS. Cukup kirim SMS seperti biasa hingga pemakaian Rp 1.000, lalu bonus tersebut dapat digunakan ke seluruh pelanggan operator selular se-Indonesia sepanjang hari hingga pukul 24.00. Pelanggan baru Kartu As di wilayah lain dan seluruh

pelanggan existing Kartu As memperoleh gratis 1.000 SMS dengan menekan *100# dengan biaya Rp 1.000. Pelanggan Kartu As di wilayah Sumatera, Jabodetabek, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi dapat menikmati Kartu As Jagoan Serbuuu yang menyediakan paket gratis 1.000 SMS ke semua operator dan paket gratis nelpon 100 menit ke sesama pengguna Telkomsel. Cukup beli paket murah seharga Rp 1.000 paling lambat pukul 17.00, hanya dengan menekan *100#, di mana seluruh gratis SMS dan nelpon dalam paket ini dapat digunakan hingga pukul 24.00 setiap harinya. Pelanggan Kartu As gratis internetan sebesar 5 MB yang dapat dipakai selama 1 hari. Cukup beli paket

internet 5 MB untuk pemakaian 7 hari seharga Rp 5.000 melalui akses *363# atau mengirim SMS, ketik: FLASH<spasi>ON<spasi>5000, lalu kirim ke 3636. Kartu As akan aktif selamanya dengan minimal sekali nelpon atau SMS dalam 30 hari. Isi ulang Kartu As juga mudah dan terjangkau, karena harganya murah (mulai nominal Rp 5.000) dan sudah termasuk PPN 10%. Selain itu, pelanggan yang kehabisan pulsa dapat mengakses *858# untuk menggunakan fasilitas transfer pulsa. Seluruh keunggulan layanan berkualitas Kartu As ini didukung jaringan berkualitas terbaik yang menjangkau hingga pelosok berkat penggelaran 32.000 Base Transceiver Station (BTS) di seluruh Indonesia. (adv)

MENGHADAPI era baru layanan mobile broadband, Telkomsel siap untuk menggelar uji coba teknologi Long Term Evolution (LTE) pertama di Indonesia dalam waktu dekat. Upaya ini dilakukan sebagai wujud kepedulian Telkomsel untuk selalu siap memandu industri telekomunikasi selular menghadapi perkembangan evolusi teknologi terkini. Telkomsel melihat LTE sebagai salah satu teknologi alternatif yang dibutuhkan untuk melayani perkembangan mobile broadband khususnya untuk mengakomodasi perkembangan kebutuhan kapasitas dan kualitas layanan mobile broadband yang handal. Menurut Direktur Perencanaan dan Pengembangan Telkomsel Herfini Haryono, kesiapan dalam mengujicoba teknologi terbaru ini semakin menguatkan komitmen Telkomsel dalam berinvestasi sekaligus memandu perkembangan industri telekomunikasi selular di Indonesia memasuki era baru layanan mobile broadband. Telkomsel saat ini telah memasuki tahap finalisasi kesiapan infrastruktur teknologi yang akan diujicoba, seperti e-Node B, Mobility Management Entity (MME), System Architecture Evolution Gateway (SAEGW), IP Multimedia Subsystem (IMS), dan lain-lain. Persiapan uji coba LTE telah dimulai sejak Januari 2010, dan diharapkan sebelum akhir semester pertama 2010 sudah dapat dilakukan uji coba download dengan kecepatan tinggi. Sebelum melakukan uji coba, Telkomsel telah melakukan pengkajian teknis maupun bisnis teknologi LTE, terutama kebutuhan akan sumber daya, seperti alokasi frekuensi untuk men-deploy LTE, kebutuhan investasi baru bagi penyelenggaraan LTE, serta pendayagunaan investasi existing yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan implementasi

LTE. Seluruh upaya ini dilakukan untuk mendukung perkembangan layanan mobile broadband ke depan yang sangat membutuhkan bandwith besar, seperti data kecepatan tinggi hingga 150 Mbps (downlink) dan 50 Mbps (uplink) untuk mendukung high definition streaming video, Voice over Internet Protocol (VoIP), dan aplikasi-aplikasi lain yang membutuhkan data kecepatan tinggi. Uji coba teknologi LTE ini merupakan bagian dari rangkaian upaya Telkomsel dalam mengimplementasikan pengembangan roadmap teknologi selular ke tingkat yang lebih tinggi. Diawali dengan layanan 3G pertama kali di Indonesia secara komersial pada 14 November 2006. Selanjutnya, Telkomsel meluncurkan layanan mobile broadband Telkomsel Flash berbasis teknologi HSDPA (High Speed Downlink Packet Access) pada 6 April 2007 serta proyek Telkomsel Next Generation Flash dengan mengimplementasikan teknologi HSPA+ (High Speed Packet Access Plus) di 24 broadband city di Indonesia mulai 4 November 2009. Ke depannya, LTE diprediksi akan membawa perubahan industri telekomunikasi cukup signifikan. Pada era LTE, perkembangan layanan berbasis data akan semakin pesat seiring dengan peningkatan kemampuan teknologi akses tersebut. Perkembangan layanan berbasis data juga ditentukan oleh berbagai aplikasi/service layer, seperti teknologi IMS, Service Delivery Platform (SDP), dan Cloud Computing. Di sisi lain, untuk mengembangkan berbagai layanan ke depan operator membutuhkan dukungan dari mitra kerja, seperti penyedia konten, aplikasi, dan device. (hes)

Laba Bersih XL Triwulan I Meningkat 18 Persen PT XL Axiata Tbk (XL) melaporkan kinerja triwulan I 2010 dengan laba bersih Rp 598 miliar atau meningkat 18 persen dibanding triwulan ke-4 2009. XL juga mencatat pendapatan usaha sebesar Rp 4,2 triliun. Sementara itu, jumlah pelanggan RGB (Revenue Generating Base) mengalami peningkatan 5 persen dengan jumlah total pelanggan RGB pada 2010 sebesar 32,9 juta dibandingkan dengan jumlah pelanggan RGB pada akhir tahun 2009 sebesar 31,4 juta. XL meluncurkan berbagai paket layanan yang inovatif pada 2010 dan mempelopori paket Combo yang memungkinkan pelanggan dapat menikmati bonus SMS dan akses data

CMYK

setelah menggunakan layanan suara dan SMS dalam jumlah tertentu tanpa perlu mendaftar setiap hari. Selain itu, XL juga menawarkan berbagai paket layanan yang dapat dipilih oleh pelanggan sesuai kebutuhan mereka. Tersedianya berbagai pilihan paket ini telah meningkatkan penggunaan layanan suara, SMS, dan data. Pada 2010, penggunaan outgoing minutes meningkat 17 persen menjadi 23,3 miliar menit. Sementara, SMS meningkat 235 persen menjadi 32,2 miliar SMS. Presiden Direktur XL Hasnul Suhaimi mengatakan, pendapatan dari data meningkat 2010 dengan jumlah pelanggan mencapai 12,4 juta.

“Pertumbuhan pesat ini karena didorong oleh popularitas aplikasi jejaring sosial seperti Facebook dan chatting, selain juga tersedianya ponsel pintar dengan harga yang semakin terjangkau,” tandasnya. Untuk lebih meningkatkan penggunaan data, tahun ini XL mengalokasikan 25 persen dari belanja modal untuk layanan data. XL telah meluncurkan berbagai layanan data dengan tarif yang lebih terjangkau. Untuk pelanggan BlackBerry, XL memperkenalkan paket BB Gaul, sebuah layanan BlackBerry terbatas tanpa web browser dan push mail dengan tarif sangat terjangkau. Sementara itu, bagi pelanggan yang tidak menggunakan pon-

sel pintar, XL memperkenalkan layanan SMS Facebook yang selain tarifnya terjangkau, juga memungkinkan pelanggan melakukan berbagai aktitivas di Facebook, termasuk menerima update informasi tidak terbatas

dari teman Facebook. “Memasuki tahun 2010, kami berkomitmen untuk lebih meningkatkan kualitas layanan yang lebih baik lagi sehingga pelanggan mendapatkan pengalaman yang lebih

maksimal dalam memanfaatkan layanan XL. Seluruh layanan XL diluncurkan dengan komitmen tersebut,” jelas Hasnul. Hingga akhir Maret 2010, XL telah memiliki 19.904 BTS (Base

Transceiver Station) 2G/3G yang telah menjangkau lebih dari 90 persen populasi di seluruh pelosok Indonesia. Ini merupakan wujud nyata dari komitmen untuk peningkatan kualitas layanan. (hes)


CMYK

RADAR SLAWI

BERLANGGANAN (0283) 340 900 / SMS ke 0815.5643.6843

SABTU, 1 MEI 2010

RSI PKU Muhammadiyah Kab.Tegal

0283-3448131 Penginapan Sri Gintung Guci Tegal

0878 3035 3909

BALANE NYONG Jaga Tempat Ibadah MENGANTISIPASI adanya tindak kriminalitas di siang hari bolong, tepatnya pada saat umat muslim menjalankan ibadah solat Jumat, jajaran Polres Tegal menerjunkan Polwan bersama personel yang non muslim untuk melakukan pengamanan. Khususnya di jalur keramaian, maupun aktivitas yang ramai maDOK.RATEG syarakat. AKBP Wahyu H SE “Pam pada saat umat muslim tengah menjalankan ibadah solat Jumat memang kini sudah menjadi agenda rutin kami. Sebab dulunya banyak kejadian tindak kriminalitas seperti jambret, maupun penodongan dan pencurian di toko emas kerap terjadi. Namun dengan digiatkan pam Jumatan, dengan menempatkan anggota non muslim termasuk jajaran Polwan, tindak kriminalitas di siang hari mulai terminimalisir,” kata Kapolres Tegal AKBP Wahyu Handoyo SE, kemarin. Menurutnya, penempatan personelnya tersebut ditempatkan di sejumlah tempat keramaian maupun aktifitas masyarakat. Diantaranya di lingkungan ruko Slawi, pasar, maupun titik jalan pertokoan emas, maupun tempat perbankan. ke hal 9 kol 1

Kades Karangjambu Kabur Tersangka Kasus Korupsi SLAWI - Tim Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Slawi Jumat (30/4) kemarin gagal menyidik Kepala Desa Karangjambu Kecamatan Balapulang Suyoto. Pasalnya tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi dana ADD

untuk bantuan rumah miskin tersebut, saat hendak dijemput di rumahnya tidak berada di tempat alias kabur. Tak pelak hal ini membuat jaksa yang menanganinya pulang dengan tangan kosong. Sebelumnya, Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Nursodik SH diberi janji oleh tersangka kalau pada pekan lalu

Suyoto hendak menghadiri panggilan, termasuk menyelesaikan memberikan pelunasan atau itikad baik. Kendati demikian, janji yang diberikan tersangka hanya bualan saja. Sebab pada hari H-nya, Kades Karangjambu tidak menghadirinya meski jaksa menunggu di kantornya hingga sore hari. Dan kini saat jaksa hendak menjemput di rumahnya, ter-

sangka kasus korupsi ini menghilang dari rumahnya. Termasuk informasi dari sejumlah tetangganya maupun keluarga, bahwa Suyoto kini sejak sepekan terakhir tidak terlihat batang hidungnya. “Ini berarti yang kali kesekian tersangka memberikan janji palsu ataupun meremehkan proses hukum. Makanya setelah kami gagal menjemput Suyoto di ru-

DOK/RADAR SLAWI

AKSI BURUH – Aksi yang dilakukan buruh tidak hanya saat May Day saja, tapi sering kali dilakukan ketika ada persoalan di perusahaan tempatnya bekerja.

Peringatan May Day di Kabupaten Tegal FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

Gelar Lomba Siswa Berprestasi PANGKAH – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di UPTD Dikpora Kecamatan Pangkah dilakukan dengan mengadakan lomba siswa berprestasi tingkat SD/MI. Kegiatan yang digelar di SD Negeri Pangkah 04 Kamis (29/4) lalu itu diikuti 110 siswa SD dan 28 siswa MI dari 55 SD dan 14 MI se-Kecamatan Pangkah. Kepala UPTD Dikpora Kecamatan Pangkah Teguh Herdi S di sela-sela lomba siswa berprestasi mengatakan lomba siswa berprestasi itu merupakan rangkaian peringatan Hardiknas, yang didahului dengan lomba kreativitas siswa, lomba pidato bahasa Indonesia, lomba baca puisi, lomba mengarang, lomba menyanyi tunggal dan lomba seni lukis serta kerajinan tangan. Menurutnya, lomba itu bertujuan untuk meningkatkan kualitas siswa agar di tingkat kabupaten nanti bisa mendapatkan emas seperti sebelumnya. ”Rangkaikan kegiatan peringatan Hadiknas ini puncaknya akan dikompetisikan di tingkat kabupaten,” katanya. ke hal 9 kol 4

PENDIDIKAN BerhasilCiptakan Kelulusan Seratus Persen SLAWI - Segenap Pengurus Yayasan Pendidikan Bhakti Praja Tegal Kabupaten Tegal, tengah berbinar-binar melihat dan mendengar laporan hasil Ujian Nasional (UN) tahun 2010. Pasalnya, dari sekian banyak Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dibawah naungan yayasan tersebut, semuanya berhasil meluluskan peserta didiknya dengan data persentase seratus persen. Gambaran nyata itu bisa dijumpai di SMK BP Slawi, yang mana dengan jumlah peserta UN sekitar 289 siswa, dari dua jurusan yakni teknik mesin industri serta teknik mekanik otomotif tidak ada satu pun siswa yang tidak lulus atau seratus persen lulus. “Jurusan teknik mesin industri dengan jumlah 75 siswa semuanya lulus dengan nilai sempurna. Begitu pula dengan jurusan tekni mekanik otomotif yang berjumlah 215 siswa. Kondisi baik ini jelas sangat menggembirakan,” ujar Ketua Yayasan Pendidikan BP Tegal Drs H Mashuri MM MBA melalui penilik sekolah Sudori. Kenyataan baik semacam ini, lanjut Sudori, juga diikuti pula oleh SMK BP Suradadi dan SMK BP Talang. Sedangkan untuk SMK BP Dukuhwaru dan SMK BP Margasari pun cukup baik, walupun hanya 99,75 dan 99,16 persen persentase kelulusannya. Tetapi hal itu menandakan ada peningkatan signifikan dari tahuntahun sebelumnya. “Semua SMK di bawah naungan Yayasan ke hal 9 kol 1

CMYK

ke hal 9 kol 1

Cikhungunya Merajalela di Tonggara

KIYEH LIKUH...

PENGUMUMAN - Panitia sedang mengumumkan hasil lomba siswa berprestasi di depan para peserta, kemarin

mahnya, kami langsung berkordinasi dengan Kajari,” kata Nursodik SH, kemarin. Menurutnya, selain dari keluarganya, informasi dari lingkungan sekitar juga menyebutkan bahwa keberadaan Kades Karangjambu memang saat ini tidak terlihat entah kemana. Karenanya persiapan untuk menjemput Su-

SERATUSAN

Buruh Lurug Jakarta MEMPERINGATI Hari Buruh yang jatuh pada 1 Mei atau dikenal dengan istilah May Day, sedikitnya 100 buruh dari perwakilan sejumlah pekerja di Kabupaten Tegal Jumat (30/4) kemarin berangkat ke Jakarta. Hal ini mereka lakukan guna menuntut sejumlah hak buruh yang hingga kini di tahun 2010 masih banyak terabaikan. Bahkan masih ada buruh yang mendapatkan gaji per bulannya hanya Rp 200-300 ribu. Ketua Serikat Buruh Kabupaten Tegal Warnadi kemarin mengatakan bahwa saat ini pihaknya bersama dengan rekan-rekannya yang berjumlah 100 orang, tengah perjalanan menuju Jakarta. Hal ini dilakukan guna bergabung dengan ribuan buruh lainnya, yang pastinya akan melakukan tuntutan kepada pemerintah yang hingga kini masih belum maksimal memperhatikan nasib kaum buruh. “Padahal seperti janji dari Presi-

den, nasib buruh akan pasti diangkat. Namun kenyataannya sampai dengan sekarang masih banyak gaji buruh yang masih dibawah UMK,” katanya. Menurutnya, dari keterangan dan pengakuan rekan-rekan buruh bahwa mereka juga sampai dengan sekarang ada yang masih bergaji Rp 200 hingga Rp 300 ribu per bulan. Namun demikian, lantaran buruh tersebut membutuhkan pekerjaan dan sulitnya perekonomian, akhirnya mau tidak mau gaji yang sebenarnya tidak memenuhi UMK dija-

lani, meski sangat perih. “Mana janjimu. Mana buktinya pemerintah akan memperjuangkan hak kami para buruh. Ya, hal ini yang akan kami sampaikan bersama dengan ribuan buruh se Indonesia yang akan digelar di Jakarta,” jelas Warnadi. Ditambahkan, bahwa dalam memperingati Hari Buruh ini atau May Day, pihaknya juga berharap Pemerintah Kabupaten Tegal melalui dinas terkait agar bisa sama-sama memantau dan memperjuangkan nasib para buruh. Jangan sampai rakyat kecil yang berusaha keras tidak mendapatkan hak ataupun upah yang memadai atau sesuai. “Apalagi kini kebutuhan ekonomi yang terus meningkat membuat para buruh merasa tercekik. Karenanya dengan terus berusaha memperjuangkan nasib, diharapkan May Day kali ini bisa membuahkan hasil,” pungkasnya. (agus wibowo)

KEDUNGBANTENG – Penyakit memang tidak diminta oleh setiap manusia, tapi apalah daya kalau ternyata penyakit itu dating. Seperti halnya penyakit cikhungunya yang datangnya secara tiba-tiba di Desa Tonggara Kecamatan Kedungbanteng. Sedikitnya sudah 25 orang yang terkena penyakit menular tersebut. Warga sendiri tidak tahu apa penyebabnya, sehingga menjadi kekhawatiran warga kalau penyakit ini datang terus menerus dan selalu bergantian. Ketua RT 18 Desa Tonggara Darsono Slamet mengatakan, penyakit yang menimpa warganya sudah menjalar mulai bulan Maret. Menurutnya, korban seolah bergantian menimpa tiap orang, yang sekarang sudah sekitar 25 orang yang terkena penyakit cikhungunya. “Penyakit itu menimpa tidak hanya pada lingkungan RT 18 saja, dan mulai ada dari bulan maret, dan menjalar dari mulai RT 17 samapi RT 20 di Desa Tonggara,” katanya. Slamet juga menambahkan, harusnya ada respon dari pemerintah, baik dari pemerintah desa maupun pemerintah kabupaten terkait terkena penyakit cikhungunya tersebut. Warga sendiri meminta pemerinta untuk menanggulangi, supaya penyakit ini tidak selalu ada terus menerus di desa tersebut. Tapi sampai sekarang tidak ada tanggapan apa pun, dan masyarakat hanya berusaha untuk selalu berobat dan kalau obatnya habis penyakitnya kambuh lagi. “Kami tidak tahu harus berbuat apa untuk penanggulangan ini, paling kami hanya membuatkan ke hal 9 kol 4

Masih Terjadi Pungutan DP Minta Dinas Tindak Tegas SLAWI - Praktek pungutan uang terhadap peserta didik, ternyata masih sering terjadi di beberapa sekolah yang ada di Kabupaten Tegal. Bahkan belum lama ini beberapa orang tua siswa dari SD Negeri Mindaka 1 Kecamatan Tarub sempat melaporkan praktek pungutan sebesar Rp 400 ribu. Pungutan yang dilakukan sekolah itu dengan alasan untuk pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN). Menyikapi kejadian tersebut, Dewan Pendidikan Kabupaten Tegal sangat menyayangkan. Karenanya, Dewan Pendidikan melarang keras terhadap praktek-praktek pungutan sekolah apa pun alasannya. Seperti ditegaskan Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Tegal Dimyati SE MM Jumat (30/4) kemarin. Dia mengatakan adanya kasus pungutan yang dilakukan salah satu SDN di Kecamatan Tarub, dia mengaku sudah mendapatkan laporan yang diterima via SMS. Untuk menindaklanjuti kejadian tersebut, Dewan Pendidikan akan segera mengunjungi sekolah yang bersangkutan untuk klarifikasi terhadap kebenaran praktek tersebut. Diakui dari awal Dewan Pendidikan sudah meminta kepada sekolah untuk tidak membebani siswa maupun orang tua siswa, baik untuk kegiatan Ujian Nasional maupun pendaftaran siswa baru (PSB). “Hal tersebut seharusnya jangan dijadikan kesempatan bagi sekolah untuk melakukan pungutan terhadap orang tua siswa,” tandasnya. Mendengar adanya kasus tersebut, dia pun meminta Kepada Dinas Pendidikan, Pemuda dan ke hal 9 kol 1

Dari Pelatihan Jurnalistik Siswa dan Guru Pembina Mading di Kabupaten Tegal

Bagaimana Membuat Tulisan Enak Dibaca Hingga SMS Ngresula Ratusan siswa dan beberapa guru pembina, Jumat (30/4) kemarin, mengikuti pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan Dewan Pendidikan Kabupaten Tegal di Ruang Pertemuan SMKN 1 Slawi. Peserta rupanya begitu antusias untuk mengetahui seluk beluk jurnalistik. Apalagi setelah dibuka sesi tanya jawab. HARVIYANTO/RADAR SLAWI

LAPORAN: HARVIYANTO KALAU seandainya wartawan menghadapi narasumber yang tak mau dikorek keterangannya bagaimana? Lalu seandainya ada ke-

MEMAPARKAN - Pimpinan Redaksi Radar Tegal M Abduh saat memaparkan materi dalam pelatihan jurnalistik di SMKN 1 Slawi.

kerasan terhadap wartawan, apa yang dilakukan? Bagaimana membuat tulisan yang menarik, enak

dibaca? Agar tulisan layak tayang di media massa, apa syaratnya? Dan masih banyak pertanyaan

yang dilontarkan peserta pelatihan jurnalistik. Dari seputar wartawan yang suka meminta uang

sampai soal hak jawab. Rupanya peserta benar-benar haus ilmu jurnalistik. Maklum mereka selama ini ikut aktif mengelola majalah dinding (Mading). Pemimpin Redaksi Radar Tegal Muh Abduh dengan gamblang dan telaten menjawab satu persatu pertanyaan tersebut. Sebelum sesi tanya jawab, dimulai pukul 10.00 WIB, Muh Abduh menyampaikan beberapa materi jurnalistik. Yakni prinsip-prinsip menulis, pertimbangan yang menentukan tulisan dibaca orang, bentuk-bentuk tulisan, dan struktur tulisan. “Prinsipnya, tulisan gampang dipahami, tidak mbulet, jelas, interpretasi harus disertai fakta, tidak meloncat-loncat, dan logis. Agar mudah dipahami, tulisan disusun dengan kalimat yang pendek-pendek. Namun jelas ke hal 9 kol 1


KABUPATEN TEGAL

8

SABTU 1 MEI 2010

RADAR TEGAL

Keberadaan Lesehan Dikeluhkan Jadi Ajang Pesta Miras dan Prostitusi

PANGKAH PAC Demokrat Minta Dikukuhkan

ADIWERNA – Sejumlah warung lesehan di sepanjang jalan raya Adiwerna Kabupaten Tegal, kembali menuai keluhan dari masyarakat. Pasalnya warung yang digunakan untuk santai dengan seduhan teh poci, kini sering dijadikan sebagai tempat pesta minuman keras (miras). Bahkan termasuk para penjaga warung pun melakukan tindak asusila usai terpengaruh miras tersebut. Tak terkecuali dengan harga yang terkadang tidak umum pun sering kali membuat pelanggan warung lesehan

langsung tercengang. Lantaran makanan dan minuman yang baru disantapnya sangat mahal. “Kami juga sangat kaget, ketika saya mau pulang ternyata si pemilik warung meminta uang Rp 95 ribu atas empat gelas minuman jahe susu, dan satu mangkok mie rebus yang baru kami makan,” kata Rudi (29) warga Jalan Panggung Kota Tegal. Menurutnya, saat dirinya hendak mencoba menanyakan kenapa harganya mahal sekali, pihaknya takut lantaran di warung lesehan tersebut si penjaga warung lesehan tengah bergulat dengan pengunjung lainnya yang tengah berpesta miras.

“Kami juga merasa malu sendiri lantaran di warung lesehan itu, si penjaga warung tak sungkan-sungkan berpelukan dan diciumi tanpa rasa risi. Makanya saat melihat adegan mesum kami pun langsung pulang,” jelasnya. Hal sama juga dikatakan warga lainnya Tripot. Dia menambahkan, sangat tidak wajar harga minuman maupun makanan yang disuguhkan kepada pengunjung lesehan. “Kalau kami diajak ngobrol atau mencolek si penjaga warung dan akhirnya harga makanan yang harus kami bayar mahal tidak menjadi masalah. Lha persoalannya kami ngrobrol sendiri

Dinas Belum Dapat Laporan

SALAH satu jalanya organisasi politik adalah adanya struktur solid. Mulai dari atas sampai ke tingkat bawah dan perlu ada legitimasi yang jelas, tidak hanya asal tunjuk saja. Namun hingga kini, PAC Partai Demokrat Kecamatan Pangkah belum juga dikukuhkan. Hal ini disampaikan Tanuri yang ditunjuk sebagai Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Demokrat Kecamatan Pangkah. Ketidakjelasan ini menurutnya bukan berarti organisasi ini tidak jalan, akan tetapi belajar dari yang baik, pasti ke sananya akan lebih baik. “Ini sebenarnya bagaimana, saya ditunjuk menjadi Ketua PAC Partai demokrat bukanya saya tidak mau, akan tetapi saya pengin ada pengukuhan,” kata Tanuri.. Entah ada masalah apa, hanya ada sekedar pengukuhan saja, tapi dari DPC sangat susah untuk melakukanya. Padahal sudah bolakbalik menyampaikan itu. ”Apa sih masalahnya, hanya sekedar pengukuhan,” katanya setengah bertanya. “Kami mengharap kepada Dewan Pengurus Cabang (DPC) untuk mendengarkan pernyataan kami ini,” tambahnya. Berbeda lagi slamet (35) kader demokrat dari Pangkah, menurutnya di Kecamatan Pangkah, Tarub dan Kedungbanteng dia adalah pelpopor dan relawan masa lalu yang sampai dengan sekarang masih berjuang untuk Demokrat. “Kami mengharap selain ada pengukuhan, harusnya Partai Demokrat memberikan prioritas kepada pejuang-pejuang partai masa lalu, artinya jangan pernah melupakan kami sebagai kader Demokrat. Partai yang besar menghargai pejuang-pejuang partai yang dulu,” kata Slamet. (mg2)

Terkait Siswa yang Pesta Miras

TALANG Calon Kios Banyak Peminat SEJUMLAH kios yang tengah dibangun di Lapangan Ekoproyo Kecamatan Talang rupanya banyak diminati masyarakat. Dari hasil sosialisasi beberapa waktu lalu di Aula Kantor Kecamatan Talang, diketahui ada sekitar 60 orang yang berminat mendaftar sebagai penyewa ‘calon’ kios tersebut. “Padahal, jumlah kios yang dibangun hanya 26 unit saja,” terang Camat Talang Nurhayati saat ditemui di ruangannya. Dengan jumlah peminat yang lebih banyak, maka otomatis akan diadakan seleksi yang ketat. Sehingga penyewa kios di situ nantinya benar-benar mampu memanfaatkan sesuai dengan peruntukannya dan kegunaannya. Menurut dia, konsep pembangunan kios tersebut merupakan bagian dari penataan lingkungan di sekitar Lapangan Ekoproyo yang berada tepat di depan kantornya. Sesuai rencana, peruntukkan kios untuk relokasi belasan pedagang yang menempati kios-kios di bantaran Sungai Gung. “Jumlahnya sekitar 17 orang. Kita sudah sempat berkomunikasi dengan pihak BPSDA (Balai Pengelola Sumber Daya Air) Pemali-Comal. Katanya sewa tanah mereka selesai tahun ini,” jelas dia. Selain itu, beberapa produk khas Talang seperti kerajinan batik, perak, sarung tenun, senapan angin, kulit dan lainnya juga akan mendapat tempat di kios-kios yang tersisa. “Meski ada pembangunan kios, penataan ini tidak akan mengurangi fungsi lapangan sebagai fasilitas umum dan open space (kawasan terbuka) bagi masyarakat Talang dan sekitarnya, sehingga tidak ada masalah,” tandasnya. (ima)

dengan teman-teman kok harga makanan dan minuman sangat tidak masuk akal dan tidak wajar. Bahkan harganya melebihi makanan dan minuman di hotel berbintang,” jelasnya. Ditambahkan bahwa mengharap aparat kepolisian maupun aparat yang berwenang harus bisa menertibkan sejumlah warung lesehan tersebut. Apalagi warung lesehan menjadi seperti tempat lokalisasi. “Kalau berada di lokalisasi itu sih sudah jelas. Pun itu berada bukan di tempat umum. Namun di sini lesehan berada di pinggir jalan yang juga berdekatan dengan lingkungan masyarakat,” pungkasnya. (gus)

HARVIYANTO/RADAR SLAWI

BERI PUPUK - Seorang petani saat sedang memberikan pupuk pada tanaman padi beras merah yang baru dua minggu ditanam.

Petani Mulai Tanam Beras Merah Alternatif Tambahan Penghasilan SLAWI - Keberadaan beras merah yang memiliki harga jual yang tinggi menjadi daya tarik tersendiri bagi sejumlah petani di wilayah Kabupaten Tegal. Mereka saat ini mulai memanam beras merah untuk bisa mendapatkan hasil yang lebih tinggi dibandingan dengan beras biasa. Warmadi (71) misalnya, petani asal Desa Kalisapu Kecamatan Slawi Jumat (30/4) kemarin mengaku saat

ini mulai tertarik untuk menanam jenis beras merah. Diakui, saat ini beras merah memiliki harga lebih tinggi dibandingkan dengan beras biasa. Meski saat ini masih uji coba, namun diharapkan hasilnya bisa lebih tinggi dari beras bisa. “Saat ini memang baru sebatas uji coba, namun demikian untuk harga jual beras merah ini memang lebih mahal dari beras biasa,” ucapnya. Dia mengatakan, untuk saat ini pihaknya menanam beras merah di atas lahan persawahan seluas setengah bau. Dia mengaku, saat ini usia beras merah yang ditanam baru sekitar dua minggu. Diperkirakan,

saat panen nanti bisa mendapatkan hasil sekitar 15 kuintal. “Untuk satu kilogramnya beras merah harganya berkisar Rp 7.000 sampai Rp 8.000 perkilogram. Dari jumlah hasil panen yang nantinya didapat, diperkirakan saya akan bisa mengatongi uang sekitar Rp 6 juta,” tukasnya. Saat ini, lanjut Warmadi, sudah ada permintaan beras merah dari beberapa tengkulak. Dari informasi yang ada, beras merah tersebut akan dipasok ke pabrik makanan anak. “Untuk beras merah ini memang untuk kesehatan, jadi permintaannya datang dari pabrik makanan anak,” tambahnya. (cw3)

SLAWI - Adanya praktek pesta miras yang dilakukan pelajar SMPN di wilayah Kabupaten Tegal saat berlangsungnya pengumuman UN SMA/MA dan SMK Senin lalu sangat disayangkan oleh warga. Warga Kelurahan Procot Kecamatan Slawi, Rahman (42) yang sempat memergoki pesta miras yang dilakukan siswa sekolah mengaku sangat menyayangkan. Apalagi tindakan yang dilakukan siswa yang melakukan pesta miras tersebut berada di tempat umum dan amsih berseragam. Pelaku merupakan anak perempuan yang saat ini duduk dibangku kelas VIII salah satu SMPN di wilayah Kecamatan Slawi. Ia mengaku, pihaknya memergoki siswa tersebut saat sedang meminum minuman keras jenis brangkal di depan salah satu kantor pemerintahan. Kejadian tersebut berlangsung pada Senin (26/4) kemarin sekitar pukul 14.30. Melihat adanya kegiatan tersebut, pihaknya bahkan sempat melaporkan tindakan tersebut ke salah satu petugas Polres Tegal. “Saya memang sempat melaporkan tindakan MF yang merupakan siswa SMPN Slawi dan RE yang merupakan teman mainnya. Keduanya bahkan sempat dibawa oleh petugas polisi,” terangnya. Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tegal, Syamsuri Al Raniri Jumat (30/4) kemarin mengatakan, kasus praktek minum-minuman keras yang dilakukan oknum salah satu siswi SMPN tersebut, sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan laporan. Namun demikian, untuk mecegah terjadinya tindakan-tindakan yang menyimpang tersebut, pihaknya meminta kepada seluruh sekolah yang ada untuk bisa melakukan pembinaan terhadap seluruh siswa yang ada. (cw3)


SAMBUNGAN

SABTU 1 MEI 2010

9

RADAR TEGAL

Rela Bangun Tengah Malam Demi ‘Cinta Fitri’ ARTIS Nuri Maulida benar-benar tidak bisa lepas dari sinetron ‘Cinta Fitri’ yang kini tengah dibintanginya. Sampai-sampai, ia rela bangun tengah malam demi sinetron yang tayang di SCTV itu. “Kalau tengah malam sudah pakai baju tidur, ternyata ditelepon harus pergi syuting lagi, saat itu juga,” kisah Nuri, saat ditemui di peluncuran Dunia Sinetron MD di kantor MD Entertainment, Jl Tanah Abang 3, Jakarta Pusat, Jumat (30/4). Sinetron ‘Cinta Fitri’ saat ini sudah memasuki musim tayang tahun ke-5. Begitu lama membintangi sinetron tersebut apa tidak timbul kejenuhan? “Ada saatnya jenuh, kalau kita pulang pagi, terus syuting lagi,” tutur pemeran Keyla itu. Namun karena seluruh kru ‘Cinta Fitri’ sudah seperti keluarga, Nuri tidak terlalu merasakan kebosanan tersebut. Ia menikmati setiap momen syuting sinetron yang juga dibintangi Shireen Sungkar dan Teuku Wisnu itu. Syuting ‘Cinta Fitri’ dilakoni Nuri setiap SeninSabtu. Ia hanya punya waktu libur satu hari yaitu Minggu. (eny/eny)

Kades Karangjambu Kabur dari halaman 3 yoto akhirnya gagal dilakukan lantaran tersangkanya tidak berada di tempat. “Meski gagal kali ini, kami juga

akan tetap berusaha untuk terus memberikan surat panggilan yang terakhir. Dan jika sampai memang diindahkan, maka kami juga akan melakukan pencarian tersangka untuk segera bisa mempertang-

gungjawabkan perbuatannya. Sebab perbuatan Kades Karangjambu ini selain menjadi tersangka dalam kasus korupsi, dia juga tidak menghargai proses hukum,” pungkasnya. (gus)

Masih Terjadi Pungutan dari halaman 3 Olah Raga (Dikpora) Kabupaten Tegal untuk menindak dan melakukan pembinaan atau sanksi terhadap sekolah yang bersangkutan. “Sanksi ini kan bisa sampai pencopotan jabatan, kalau memang yang bersangkutan tidak bisa dibina, baik oleh Dikpora maupu Inspektorat,” tambahnya.

Selain kasus tersebut, Dewan Pendidikan belum mendapatkan laporan lainnya. Namun demikian ini membuktikan kalau praktek pungutan masih terus terjadi beberapa sekolah di Kabupaten Tegal. Sementara itu, Plt Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Tegal Drs Syamsuri Al Raniri mengaku terhadap kejadian pungutan UASBN yang dilakukan oleh salah satu sekolah SD di wilayah

Tarub tersebut, pihaknya memang sudah melakukan pembinan. Bahkan sekolah juga sudah mengembalikan uang pungutan tersebut kepada masing-masing orang tua siswa. Untuk pelaksanaan UASBN, tambahnya, hal itu sudah dianggarkan melalui APBD I dan APBD II. Untuk itu, tidak dibenarkan kalau sekolah kembali melakukan pungutan terhadap orang tua siswa. (cw3)

Jaga Tempat Ibadah dari halaman 3 “Jam 11.00 WIB anggota yang mendapatkan tugas pam Jumat secara otomatis akan menempatkan diri ke posnya masing-masing. Sedangkan kegiatan pengamanan di saat umat muslim tengah menjalankan ibadah solat Jumat ini juga

dilaksanakan oleh semua unit yang ada. Diantaranya dari jajaran Intel, Reskrim, Satlantas maupun Samapta, semua mendapatkan tugas dan wilayah masing-masing. Termasuk di antaranya penjagaan di sejumlah masjid untuk bisa mengawasi adanya tindak pencurian sepeda motor,” paparnya.

Sedangkan semua jajaran yang mendapatkan pam di posnya masing-masing, imbuh Kapolres, akan kembali ke Mako setelah umat muslim rampung menjalankan ibadah. Termasuk di antaranya kegiatan ini langsung disambung dengan patroli wilayah dengan kendaraan. (gus)

Berhasil Ciptakan Kelulusan ... dari halaman 3 Pendidikan BP Tegal pada tahun ini bisa dibilang telah berhasil mengoptimalkan program peningkatan mutu pendidikan,” katanya. Sudori menjelaskan, hasil yang bagus ini memang sangat mengembirakan, tapi belum memuaskan. Karena pihaknya menginginkan peningkatan

prestasi kelulusan lebih tinggi lagi pada tahun ajaran mendatang. “Saya cukup gembira, tapi saya juga belum puas. Lantaran saya menginginkan prestasi baik ini lebih meningkat lagi pada tahun-tahun ajaran mendatang,” tandasnya. Ia menambahkan, untuk mempertahankan dan meningkatkan prestasi ini. Pihaknya akan

mendukung segala terobosanterobosan dari pihak sekolah dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dengan memenuhi serta menambah sarana dan prasarana sekolah sesuai kemampuan anggaran yanga ada. “Untuk itu saya meminta kerja sama baik dengan semua pihak dalam menjalankan dunia pendidikan ini,” tambahnya. (k1)

Tak Pusingkan ’Cowboys In Paradise’

DEWA BUDJANA

NURI MAULIDA

HEBOHNYA pemberitaan soal film ‘Cowboys In Paradise’ ternyata tak terlalu diambil pusing oleh musisi kelahiran Bali, Dewa Budjana. Menurutnya, dampak dari dibuatnya film tersebut tak akan merusak imej Bali. Menurutnya, Bali adalah tempat dimana bercampurnya rutinitas keagamaan dan budaya. “Jujur saja saya belum nonton film itu, tetapi walaupun film itu sudah lama, komentar saya, saya tidak melihat akan berdampak apa-apa. Dari pertama kali ada, Bali memang diciptakan untuk seperti itu, ada rutini-

JULIA PEREZ

tas keagamaan, dan rutinitas kebudayaan,” ujar Budjana, saat ditemui di pembukaan Guitar School of Indonesia di Jalan Tebet Raya, Jakarta, Jumat (30/4) sore. Dijelaskan oleh gitaris grup band Gigi ini, peredaran film yang menceritakan soal gigolo di Pantai Kuta itu masih kalah hebat ketimbang adanya bom Bali beberapa waktu yang lalu. Itupun, lanjut Budjana, kejadian bom Bali masih bisa dipulihkan dalam waktu dekat. “Saya pikir tidak akan mengubah apapun ya, lagipula masih banyak kejadian yang lain seperti bom, atau yang lainnya, tetapi itu balik lagi jika dilihat film itu resmi atau tidak, karena itu kan baru sebatas di Youtube, bukan sebuah film yang dirilis,” tandasnya. (kpl/adt/bun)

SAIFUL JAMIL

Siapkan Rp 7 Miliar Pamer Pacar Baru untuk Kampanye AKTRIS dan penyanyi Julia Perez tidak main-main dengan pencalonannya sebagai Bupati Pacitan. Jupe dan tim suksesnya sudah menyiapkan dana Rp 7 miliar. “Tim sukses saya menyiapkan dana Rp 7 miliar,” kata bintang film ‘Hantu Jamu Gendong’ itu saat dihubungi melalui telepon Jumat (30/4). Uang tersebut disiapkan untuk menyukseskan keikuser-

taan Jupe dalam Pilkada Pacitan yang akan digelar Desember 2010. Apakah Jupe juga merogoh dari koceknya untuk dana kampanye tersebut? “Nggak ada. Saya cuma modal kejujuran,” katanya. Saat tahu dana untuk kampanyenya mencapai Rp 7 miliar, Jupe sebenarnya bingung. Ia tidak menyangka tim suksesnya harus menyiapkan dana sampai miliaran rupiah. (eny/iy)

PENYANYI Saiful Jamil pamer pacar dalam sebuah acara charity untuk seorang wartawan hiburan yang tengah sakit tadi malam. Meski masih malumalu, Ipul, demikian biasa dipanggil, belum secara tegas mengakui hubungannya dengan sang cewek. Namun mantan suami Dewi Perssik itu justru ingin menikahinya pada kalender 01-01-2011. “Kayaknya nggak jadi September (nikah, red) tahun ini, dan diundur jadinya bulan Januari. Kalau gue sih meng-

idamkan tanggal 11 bulan 1 tahun 2011. Kalau nggak melesat ya, Insya Allah,” ujar Ipul saat ditemui di acara penggalangan dana untuk Ichal di Fifo Cafe, Gintung, Ciputat, Tangerang, Kamis (29/4) malam. Diakui oleh Ipul, jika dirinya memang masih belum lama mengenal sosok wanita yang diketahui bernama Dewi Amanda itu. Dirinya mengaku sangat beruntung. Lalu bagaimana tanggapan Dewi melihat sosok Ipul? “Ya aku terserah dia (Ipul) yang memilih,” ujarnya. (kpl)

Bagaimana Membuat Tulisan Enak Dibaca ... dari halaman 3 subyek predikat dan obyeknya,” terang Abduh. Dia mengaku, selama ini, belajar menulis dengan kalimat pendek-pendek, tapi menarik, dengan membaca tulisan Dahlan Iskan, CEO Jawa Pos yang saat ini menjadi Dirut PLN. “Pak Dahlan pernah mengatakan, tulisan yang pendek-pendek itu lincah, selincah kucing dan enak dibaca.” Setelah memaparkan prinsip menulis, Muh Abduh lalu menerangkan beberapa hal yang menentukan tulisan dibaca orang. Dan ini menjadi dasar wartawan dalam mencari berita. “Bukankah kita ingin tulisan tidak hanya dikonsumsi pribadi, tetapi juga dinikmati orang? Jadi harus mengetahui apa yang me-

nentukan tulisan dibaca orang!” Dalam masalah tersebut, lanjut Abduh, wartawan Jawa Pos Grup mengenal apa yang disebut dengan rukun iman sebuah berita. Yakni, time lines, baru terjadi. Semakin dekat peristiwa dengan pemuatan, akan semakin bernilai. Rukun selanjutnya, aktual, magnitude, prominence, proximity, dramatik, inovasi, human interest, unik, eklusif, informatif, edukatif dan elit. Abduh lalu menerangkan satu persatu masalah itu dengan bahasa yang mudah dicerna. “Setelah anda mengantongi berita dengan mempertimbangkan hal tersebut, kini saatnya anda menuangkan dalam tulisan. Mau ditulis dengan bentuk apa?” Ada beberapa bentuk-bentuk tulisan. Abduh kemudian

memaparkan bentuk-bentuk tulisan tersebut. Dari straight news, feature, interpretatif news, opini, kolom, editorial, karya sastra dan surat pembaca. Tak lupa, Abduh juga memberikan contoh-contoh tulisan tersebut dari Radar Tegal. “Penting anda ketahui, berita mana yang perlu ditulis straight news, dan feature,” tandas Abduh. Abduh secara khusus menuturkan tentang tulisan kolomnya di Radar Tegal yang diberi nama ponggol setan. Dan juga soal rubrik Ngresula. “Ponggol setan, itu pedes, murah, sedap dan khas Tegal. Tulisan kolom ponggol setan, maksudnya ya begitu itu.” Sementara soal rubrik Ngresula, Abduh merasa gembira karena direspon baik oleh pem-

baca. Rubrik ini khas dan berbeda dengan koran manapun, dengan menonjolkan bahasa Tegal. Tiap hari, lima puluhan SMS masuk ke rubrik ini. “Masih banyak SMS yang belum sempat ditayangkan. Yang terbit hari ini, merupakan SMS hari sebelumnya.” Tak terasa, pemaparan materi memakan waktu 1,5 jam. Saat sesi tanya jawab dibuka, puluhan siswa mengacungkan jari untuk bertanya. Pertanyaan perdana dilontarkan Satria dari SMAN 1 Bojong. Ia menanyakan soal wartawan yang beropini dan malah keliru. Kemudian disusul pertanyaanpertanyaan dari siswa yang antusias menimba ilmu jurnalistik itu. Termasuk menanyakan masalah apa yang paling banyak di Ngresula. (*)

Gelar Lomba Siswa Berprestasi dari halaman 3 Menurutnya, hal ini bertujuan agar Pangkah mampu mengembalikan masa kejayaanya, baik dari segi akademis maupun non akademis. Sebagai contoh pada Lomba Cerdas Cermat (LCC) dan lomba se-

nam lantai tingkat kabupaten, Pangkah telah mendulang emas dan maju sampai ke tingkat propinsi mewakili Kabupaten Tegal. “Di Propinsi, LCC dari Kabupaten Tegal telah masuk 6 besar dari 35 Kabupaten/kota se-Jawa Tengah, hanya pada lomba

senam lantai masih harus mengalah dengan tim lain,” kata Teguh. Menurutnya, ini menjadi kebanggaan pihaknya sebagai Kepala UPTD Dikpora Kecamatan Pangkah, karena yang masuk ke tingkat propinsi, baik peserta LCC dan senam

lantai semua dari SD di Kecamatan Pangkah. “Makanya harapan saya di lomba siswa berprestsai ini materi perlombaan agar lebih ditingkatkan kualitasnya, agar di tingkat kabupaten tidak grayap atau bisa mendapatkan emas kembali,” tegasnya. (mg2)

Cikhungunya Merajalela di Tonggara dari halaman 3 surat keterangan tidak mampu bagi orang yang mau berobat,” tegasnya. Dari 25 yang terkena penyakit cikhungunya, rata-rata diderita kaum perempuan, walaupun ada

juga laki-laki yang terkena. “Di sini kebanyakan perempuan yang terkena penyakit cikhungunya ini,” tambah Slamet. Salah seorang yang terkena penyakit ini, Hamidah (40) mengatakan penyakit ini gejalanya tidak ada yang tahu. Tapi

biasanya diawali dari lemasnya kaki yang tidak bisa berjalan dan badan yang terasa pada sakit. Apalagi kalau dipegang atau ditekan, sakitnya semakin terasa, dan kalau mau sembuh muncul gejala memerah pada seluruh badan.

”Sakit kami diawali dari kaki yang lemas dan tidak bisa berjalan, setelah itu badan kami terasa pada sakit kalau ditekantekan, dan melihat orang yang sudah pada sembuh, sebelumnya badanya pada memerah,” katanya. (mg2)

Tensi Stabil dan Berat Badan Turun Mantan Kepala SD Negeri Bareng 2, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur, ini sudah dari muda dulu menderita tensi darah yang tidak stabil. Penyebabnya, menurutnya, adalah kadar kolestero darahnya yang tinggi. Tentu saja ini membuatnya kerap merasa tak nyaman di saat bekerja. Selain itu, beberapa tahun belakangan, wanita berusia 65 tahun ini juga menderita kadar asam urat yang tinggi. Dan ini membuat lutut serta panggul nenek delapan orang cucu yang bernama Hajah Ani Subandri ini acap kali terasa sakit. Untuk mengatasinya, selama ini tentu saja ibu empat orang anak ini sering minum

obat. Tapi, sejak enam bulan sebelum ditemui di rumahnya beberapa waktu yang lalu, ia beralih ke New Mandala 525. Dengan rutin ia mengonsumsi kedelai instan itu. Bahkan saat naik haji setahun sebelumnya ia sengaja bawa kedelai bubuk instan itu ke Tanah Suci untuk diminum. Hasilnya ternyata meuaskan. “Karena keluhan asam urat dan tensi tak stabil itu sudah berkurang, saya bisa menjalankan ritual ibadah haji dengan lancar,” ujar penduduk Jalan Hamid Rusdi Timur, Kelurahan Bonorejo, Kecamatan Belimbing, Kota Malang, ini. “Selain itu, dalam waktu enam bulan berat badan saya turun dari 57 ke

53 kg,” lanjut pemilik tinggi badan 157 cm ini. Tensi darah yang tinggi bisa disebabkan oleh banyak gangguan. Selain akibat kadar kolesterol yang tinggi atau penyumbatan pembuluh darah, asam urat tinggi pun bisa menyebabkan terjadinya tekanan darah tinggi. Walaupun demikian, hipertensi sangat sering berkaitan dengan kadar kolesterol darah seseorang. Dalam tubuh, kedelai dapat menghalau LDL. Yang berperan adalah lesitin dan isoflavonnya. Dalam buku Susu Kedelai Susu Nabati yang Menyehatkan karangan Fauzi R. Kusuma dikatakan, seorang peneliti yang bernama Dr.

Edward membuktikan sendiri penelitian yang dilakukan khasiat susu kedelai. Pada American Heart Association, usia 80 kesehatannya pulih lembaga kesehatan jantung Amerika Serikat, menyatakan bahwa mengonsumsi produk kedelai seperti susu kedelai dan tempe selama tiga bulan secara teratur bisa meningkatkan HDL rata-rata 4,7%. Meningkatnya kadar HDL tentu akan menekan LDL sehingga kadar kolesterol jahat dalam tubuh seseorang akan menurun dan tensi darah orang itu juga menurun. Untuk diketahui, dalam tubuh manusia terdapat dua jenis kolesterol, yakni low density lipoprotein (LDL) alias koleslagi setelah mengonsumsi terol jahat dan high density likedelai secara rutin. Sebuah poprotein (HDL) alias koles-

terol baik. Yang biasa menjadi penyebab hipertensi pada manusia adalah LDL yang tinggi. Inilah yang digempur oleh isoflavon dan lesitin. Meskipun demikian, menjaga pola hidup sehat tetap dianjurkan untuk dijadikan prioritas utama, seperti berolahraga dengan teratur, beristirahat dengan cukup, menjaga pola makan dengan baik, berpikir positif, dan meminum air putih dengan cukup. New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya yang nyata dan produknya yang diolah secara higienis. Ini amat ditunjang oleh mulai

tumbuhnya kesadaran masyarakat masa kini untuk beralih ke bahan-bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. New Mandala 525 sekarang sudah tersedia di Apotik/T.O terkemuka di kota anda atau ingin tahu lebih jauh, segera hubungi telepon berikut. Distributor Jateng: 02470231987 / 081382600344. Tegal: 0283-3302323 / 08156556362. Brebes: 02833302323 / 08122255523. Pemalang: 0284-5800685 / 08157708854. Pekalongan: 0285-7983080 / 085226849284


CMYK

SABTU, 1 MEI 2010

METRO SLAWI RADAR TEGAL

10

Serap Aspirasi Sambil Silaturahim Samsul Rijal Gelar Dialog Langsung

YANVERA/RADAR SLAWI

SAMPAIKAN PROGRAM - Reses anggota DPRD Kabupaten Tegal Agus Salim di Desa Bogares Kidul Kecamatan Pangkah diisi dengan sejumlah programnya.

Janjikan Perbaikan Infrastruktur Agus Siap Perjuangkan Petani PANGKAH - Program perbaikan jalan penghubung perekonomian antar desa di Kecamatan Pangkah, Tarub dan Kedungbanteng, terutama pada jalur Tonggara-Cacaban secepat mungkin akan diajukan ke Pemkab Tegal. Pasalnya program-program itu sudah sangat diharapkan warga di tiga kecamatan tersebut. Hal itu ditegaskan anggota

DPRD Kabupaten Tegal Agus Salim.SE, kepada Radar Jumat (30/4) kemarin, usai melaksanakan kegiatan resesnya di Desa Bogares Kidul Kecamatan Pangkah. Menurut Agus, programprogram perbaikan infrastruktur di tiga wilayah kecamatan tersebut sudah lama didambakan warga. Hal itu untuk meringankan beban penderitaan warga yang sudah cukup lama menderita. Di mana sekitar 90 persen lebih kondisi jalan seluruh wilayah ini rusak semua.

“Dari reses yang saya laksanakan di Desa Bogares Kidul, semua aspirasi warga mayoritas menginginkan adanya perbaikan jalan di tiga wilayah kecamatan ini. Dikarenakan kondisi kerusakan jalan yang ada, sejauh ini sudah membuat warga menderita,” ujar Agus. Dari kenyataan ini, lanjut Agus, dirinya bersama temanteman di FPKB DPRD Kabupaten Tegal akan secepatnya mendesak Pemkab untuk sesegera mungkin melaksanakan perbaikan infrastruktur desa.

“Dalam waktu dekat, saya akan mendesak Pemkab untuk cepat memperbaiki sejumlah kerusakan jalan desa, terutama di wilayah Kedungbanteng, Pangkah dan Tarub,” katanya. Selain mendesak pelaksanaan perbaikan infrastruktur, lanjut Agus, program bantuan ternak dan bantuan sosial pun bakal diajukan juga. Begitu pula masalah kenaikan harga pupuk bersubsidi. “Program bantuan ternak dan sosial akan saya perjuangkan. Dan masalah kenaikan pupuk bersubsidi pun

SLAWI- Anggota DPRD Kabupaten Tegal H Samsul Rijal SE Jumat (30/4) kemarin, menggelar acara dialog bareng warga Slawi di Aula Kantor Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Pemkab Tegal. Acara dialog dengan tema menyerap aspirasi warga untuk warga tersebut, dihadiri Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) Sahuri bersama Sekretaris FPAN Helmi Amruloh dan ratusan kader serta simpatisan. Samsul Rijal menyatakan tujuan dari acara diaolog bareng warga ini adalah untuk menyerap aspirasi warga di wilayah Kecamatan Slawi, Dukuhwaru dan Lebaksiu terkait dengan pembangunan. “Ini untuk menyerap aspirasi warga sambil bersilaturohim,” ujarnya kepada Radar. Menurut Rijal sapaan akrabnya, pada dasarnya acara ini merupakan salah satu rangkaian puncak dari seluruh kegiatan resesnya selaku anggota dewan yang mewakili Daerah Pemilihan I meliputi Kecamatan Slawi, Dukuhwaru dan Lebaksiu. “Acara ini juga adalah rangkaian dan sekian banyak kegiatan dalam reses saya. Untuk itu, saya memilih aula ini untuk dijadikan tempat acara dialog. Karena saya mengundang ratusan warga dari tiga kecamatan,” katanya. Saat ditanya kenapa lebih melilih acara dialog daripada

acara lainnya, Rijal menjelaskan, acara dialog langsung dengan warga merupakan sarana tepat untuk mengkomunikasikan segala permasalahan yang ada. Artinya warga dan anggota dewan bisa bertatap muka secara langsung, sehingga tidak sungkan-sungkan mengutarakan segala unekuneknyayang terkait pembangunan dan kesejahteraan rakyat. “Berdialog dengan warga merupakan sarana paling mudah dan efektif dalam menyerap segala aspirasi warga,” tandasnya. Pelaksanaan pembangunan jalan lambat, penataan kota amburadul dan lainnya, tambah Rijal, bisa dibahas secara tuntas di sini. Sehingga suasananya lebih hidup, di samping itu juga saling terjadi penambahan ilmu dan informasi antara kedua belah pihak. “Saya bisa mengetahui suasanya nyata yang dialami warga. Begitu pula warga, dapat memahami proses dan aturan yang ada di birokrasi Pemkab Tegal,” tambah Rijal. Hal senada diungkapkan Sekretaris FPAN Helmi Amrulloh, bahwa berdialog dengan warga banyak manfaat baiknya yang bisa didapat kedua belah pihak. Sehingga acara semacam ini akan terasa efektif dibandingkan dengan kegiatan reses lainnya. “Dalam reses dibutuhkan dialog interaktif. Karena makna utama dari reses itu sendri adalah untuk menyerap segala aspirasi warga,” timpal Helmi. (k1)

akan saya tanyakan kepihakpihak terkait. Karena kondisi ini jelas sangat memberatkan para petani padi,” tandasnya. Salah seorang petani padi asal Pangkah Darko (40) merasa sangat berterima kasih atas kesediaan Agus Salim, yang hendak memperjuangkan aspirasinya di bidang pembangunan dan lainnya. “Saya ucapkan terima kasih kepada Agus Salim, yang mau memperjuangkan nasib petani. Kami juga merasa keberatan atas kenaikan pupuk bersubsidi,” katanya. (k1)

Warga Tuntut Dewan Perhatikan Aspirasinya BALAPULANG - Ratusan warga Desa Karangjambu Kecamatan Balapulang meminta anggota dewan untuk memperjuangkan aspirasi petani di wilayah Balapulang, Pagerbarang dan Margasari. Tuntutan ini terutama dalam hal pembangunan irigasi pertanian dan perbaikan kerusakan jalan penghubung perekonomian antar desa. “Kami minta kepada anggota dewan untuk bisa membantu kami, yang sudah lama menginginkan pembangunan irigasi pertanian modern di Desa Karangjambu,” ujar Somadi (48) salah seorang warga, saat menyampaikan unek-uneknya dalam kegiatan reses anggota DPRD Kabupaten Tegal Zaenul Suhada, Jumat (30/4) kemarin di Desa Karangjambu Balapulang. Menurut Somadi, harapan dari para petani terhadap kinerja anggota dewan sangatlah besar. Karena anggota dewan itu merupakan tumpuan untuk menyampaikan keluhan di tengah kebutuan. “Mereka (anggota dewan-red) adalah harapan satu-satunya untuk mendobrak minimnya perhatian Pemkab terhadap para petani. Sehingga kami sangat mendambakan sekali perjuangan dari Bapak Zaenul Suhada atas aspirasi kami,” katanya.

Hal senada diungkapkan Slamet (40) warga sekitar, bahwa kinerja para wakil rakyat dalam memperjuangkan aspirasi rakyat sangat dibutuhkan warga maupun petani, terutama di wilayah desa terpencil seperti Karangjambu ini. “Kami sangat berharap banyak kepada anggota dewan, termasuk Zaenul Suhada dalam hal memperjuangkan aspirasi kami,” timpalnya. Pembangunan irigasi pertanian dan perbaikan maupun peningkatan jalan antar desa, lanjut Slamet, adalah keinginan warga yang dititipkan kepada aanggota dewan. Zaenul Suhada pun selalu dituntut untuk memperjuangkan, supaya direalisasikan Pemkab Tegal. “Kami minta Bapak Zaenul Suhada bisa membawa titipan aspirasi ini sampai ke tingkat atas,” tandasnya. Menanggapi keinginan warga maupun petani, Zaenul Suhada menyatakan, segala aspirasi warga akan terus diperjuangkan sampai tuntas. Sebab hal itu sudah merupakan tanggung jawabnya selaku wakil rakyat. “Bapak dan ibu sekalian tidak usah khawatir. Karena saya akan selalu memperjuangkan aspirasi warga dengan sungguh-sungguh,” jawabnya. Orang partai kalau sudah

YANVERA/RADAR SLAWI

DIALOG - Anggota DPRD Kabupaten Tegal H Samsul Rijal SE tengah berdialog langsung dengan ratusan warga Slawi di Aula Kantor Disnakertrans Pemkab Tegal.

YANVERA/RADAR SLAWI

JAWB PERTANYAAN - Anggota DPRD Kabupaten Tegal Zaenul Suhada menjawab pertanyaan warga saat berdialog dengan agenda reses di Desa Karangjabu Kecamatan Balapulang Jumat (30/4) kemarin.

menduduki kursi legislatif, jelas Zaenul, sudah bukan milik partai saja, melainkan milik semua warga. Dilihat dari kondisi inilah, pihaknya bersama teman-teman anggota dewan lainnya, terutama Fraksi Partai

Amanat Nasional (FPAN) bakal memperjuangkan aspirasi warga dengan benar dan sungguhsungguh. “Aspirasi ini sudah menjadi tanggung jawab saya. Untuk itu permintaan perbaikan jalan

Cilongok-Danareja terus Cilongok-Tembongwah dan saluran irigasi pertanian Lengkong hingga Karangjambu akan diperjuangkan dengan sekuat tenaga, sampai direalisasikan Pemkab Tegal,” tukasnya. (k1)


METRO TEGAL

4

SABTU 1 MEI 2010

RADAR TEGAL

PERISTIWA

Polisi Kantongi Bukti Kuat Trio Pegawai BKK Bisa Ditahan UPAYA paksa untuk mengamankan tiga pegawai Badan Kredit Kecamatan (BKK) Tegal Selatan akan dilakukan tim reskrim Polresta. Polisi tidak mau berisiko tiga pelaku kabur, setelah kabar penggelapan dana senilai Rp 3,8 miliar mencuat ke permukaan. Kapolresta AKBP Drs Kalingga Rendra Raharja SE mela-

lui KBO Reskrim Iptu Heriyanto SH, Jumat (30/4), mengatakan, sebenarnya satuannya telah melakukan penyelidikan dan pengumpulan bukti terhadap laporan pengaduan yang masuk sejak sepekan terakhir. “Dan kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak Kejaksaan. Untuk bukti penguat terkait penggelapan yang dilakukan pun, telah kami ambil seluruhnya dari BKK,” ujarnya. Dia juga mengakui sempat

menerima laporan lisan dari direktur BKK hasil merger, tentang dugaan penggelapan dimaksud. “Kini laporan polisi (LP)-nya sudah kami terbitkan. Anggota sudah diterjunka ke lapangan untuk menangkap ketiga pelaku, guna memudahkan proses penyidikan terkait aduan yang sempat dilayangkan pelapor,” tegasnya. Direktur BKK Merger, Sunardi, mengakui, telah mendatangi Polresta terkait penggelapan

yang dilakukan tiga pegawai BKK Tegal Selatan. Dalam laporannya, dia menyatakan, dugaan penyelewengan diperkirakan sudah dilakukan sejak BKK belum digabung. Ketiganya, jelas Sunardi, membuat kredit fiktif sebanyak 200 orang. Polresta sendiri berharap, pemanggilan atau penangkapan ketiganya bisa berjalan mulus. Sehingga proses penyidikan dan pemberkasan dapat segera dilakukan awal pekan ini. (her)

DOK.RATEG

Iptu Heriyanto SH

ADI MULYADI/RATEG

MACET – warga yang ingin melihat kehadiran ular taliwangsa di atap took, membuat padat Jl A Yani.

Pemkot Butuh Aturan pasti

Geger Ular, Lalin Mengular WARGA Kota Tegal digegerkan adanya berita seekor ular taliwangsa besar di atap salah satu toko di Jl A Yani. Kontan warga yang mendengarnya berkerumun di depan toko yang letaknya tepat di sebelah selatan Optik Indonesia. Akibatnya, arus lalu lintas (lalin) di Jl A Yani, Kamis (29/4) malam, macet hingga 2 jam. Guna mengamankannya Satlantas Polresta menurunkan beberapa petugasnya mengatur laju kendaraan dilokasi kejadian. Salah seorang pedagang pakaian bekas yang digelar ditrotoar, Rohmat (50), mengatakan, ular berwarna hitam polet kuning itu sudah muncul sejak sehari sebelumnya. Namun kali pertama kemunculannya tidak banyak diketahui orang. “Nah pada kemunculannya yang kedua banyak masyarakat yang melihatnya. Akhirnya mereka rebut dan melihat keberadaan ular tersebut. Dan tidak ada 15 menit masyarakat dan pengguna jalan sudah memenuhi jalan,” katanya. Menurutnya, panjang hewan melata itu sekitar 1,5 meter. Dengan diameter tubuhnya kurang lebih mencapai 5 cm. Toko yang ada ularnya itu memang sudah tidak berpenghuni sejak lama. Sehingga sangat memungkinkan jika ular tersebut bersarang didalam toko itu. Kasat Intel Polresta, Wartoyo, membenarkan adanya kejadian tersebut. Masyarakat mulai terlihat ramai sekitar pukul 19.00 WIB. Namun, lantaran informasi dari mulut kemulut semakin lama jumlahnya bertambah. “Selain itu pengguna jalan yang melihat ada kerumunan juga penasaran ingin melihatnya. Dengan begitu jumlah mereka pun bertambah semakin banyak hingga menimbulkan kemacetan,” terangnya. Untuk mengamankan, Polresta menurunkan beberapa petugas guna mengatur lalin. Kemudian memanggil petugas jaga PLN guna mencoba menurunkan hewan itu. (adi)

PAJAK Tunggakan PBB Tinggi TUNGGAKAN Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kota Tegal tahun 2009 yang belum terealisasi hingga saat ini cukup tinggi. Dari realisasi pendapatan tahun 2009 hingga saat ini hanya 79 persen yang berhasil dikumpulkan atau sebesar Rp 7.243.908.233 dari target yang ada yaitu Rp 9.210.400.471. Dengan demikian, terdapat tunggakan sebesar 21 persen atau sebesar Rp 1.966.492.238. Kabid Pendataan Penetapan dan Penagihan Dinas Pengelola Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Tegal, Jaka, mengatakan, tunggakan PBB tahun 2009 yang belum terealisasi hingga saat ini mencapai 21,35 persen. Jumlah tersebut berasal dari ketetapan pokok atau target yang direncanakan kurang lebih Rp 9,2 miliar. Dari pokok ketetapan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) 27 kelurahan sebanyak 68.166. Sementara yang terealisasi mencapai 46.555 SPPT. Saat ini SPPT 2010 sudah didistribusikan dan disebar ke masyarakat dan mulai dibayar bulan April hingga September 2010. Peran serta dan kesadaran amsyarakat dalam membayar PBB sangat menentukan besarnya pemasukan. Kerjasama dengan melibatkan kecamatan, kelurahan hingga tingkat RW dan RT terus dilakukan. Salah satunya melalui sosialisasi serta pemberian hadiah bagi kelurahan yang membayar PBB tepat waktu sesuai dengan jumlah yang ada. “Mudah-mudahan penerimaan PBB tahun 2010 yang dibayar mulai bulan ini hingga enam bulan ke depan bisa memenuhi target,” katanya. (gun)

SARPRAS Warga Minta Pasar Dipindah WARGA Kecamatan Margadana meminta Pemkot Tegal, memindahkan pasar Sumurpanggang (Sumpang) ke lapangan olahraga yang berada di sebelah selatan. Sedangkan lahan pasar dimanfaatkan untu perluasan Puskesmas rawat inap, sehingga keberadaan Puskesmas tak sempit. Permintaan ini disampaikan warga saat reses anggota DPRD Kota Tegal, kemarin. Menurut Akrim, warga Kelurahan Sumurpanggang, ini dilakukan agar lokasi pasar yang berada tepat di jalan raya dan sering menyebabkan kecelakaan lalu lintas, lebih representatif. ”Kami rasa lokasi pasar sudah tak layak, karena berada di tepi jalur pantura,” tuturnya. Hal senada diungkapkan Suhairah. Menurutnya, Pasar Sumpang lokasinya terlalu dekat dengan jalur pantura yang padat. Sehingga rawan kecelakaan. Apalagi aktifitas warga di pasar tersebut cukup tinggi. Dengan dipindahnya pasar, Puskesmas Margadana bisa diperluas. ”Keberadaan Puskesmas rawat inap sudah sangat dibutuhkan,” ungkapnya. (hun)

Perihal Larangan Limbah Filet

HERMAS PURWADI/RATEG

BERBAHAYA - Cairan campuran miras oplosan yang berhasil disita jajaran Polsekta Tegal Selatan, kemarin.

Bahan Oplosan Miras Disita LUAR BIASA! Sedikitnya, dua jerigen besar brangkal atau sejenis arak putih tak bermerk yang sering digunakan sebagai bahan oplosan miras berhasil disita petugas dalam razia pekat, Jumat (30/4). Selain dua jirigen brangkal, polisi juga turut menyita 3 botol besar arak tak bermerk yang disimpan dalam botol bekas kemasan air mineral. Razia miras yang dilakukan jajaran Polsekta Tegal Selatan ini, setidaknya bisa digunakan sebagai barometer, bahwa keberadaan miras di pinggiran metropolis masih belum habis. Razia yang langsung dikomandoi Kapolsekta Tegal Selatan AKP I Wayan Sudiasa ini, menerjunkan 6 personil gabung-

an. Petugas langsung menyisiri kawasan Debong Kulon. Di RT 05 RW 03, petugas langsung mendobrak rumah yang ditinggali Tardi (46). Dari dalam rumah kecil itu, petugas mendapati dua jerigen brangkal berikut 3 botol besar bekas air kemasan. Polisi langsung membawa pemilik berikut barang bukti brangkal ke mapolsekta setempat. Razia selanjutnya diteruskan membidik areal Debong Kidul, Tunon, dan Randugunting. Petugas berhasil menyita sedikitnya 76 botol miras dari berbagai merk dan ukuran seperti intisari, anggur hitam, dan anggur merah. Kapolresta AKBP Drs Kalingga Rendra Raharja SE melalui Kapolsekta Tegal Selatan

AKP I Wayan Sudiasa menyatakan rasia pekat ini akan dilakukan secara berkesinambungan untuk menekan merebaknya pesta miras di wilayah hukumnya. “Selain menggelar monitoring wilayah dimalam hari, kami juga meminta peran aktif warga untuk segera menginformasikan terkait adanya pesta miras yang bermuara pada tindak kejahatan dan keributan ditengah dinamika warga kota. Kami akan segera responsif menindaklanjuti masukan tersebut,” tegasnya kemarin. Seluruh hasil razia, kini diamankan di mapolsekta setempat untuk dijadikan barang bukti dalam persidangan kasus tipiring. (her)

Guru Ancam Demo Walkot Minta Perwal Ditinjau Ulang LANTARAN merasa haknya dirampas, guru SD, SMP, dan SMA di Kota Tegal mengancam akan menggelar aksi demo besar-besaran. Itu dilakukan apabila upaya kembali mendapatkan haknya yakni Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) mentok atau tidak dipenuhi Pemkot setempat. Aspirasi tersebut disampaikan kepada wakil wali kota, Jumat (30/4), di ruang kerjanya. Hadir pada saat itu 10 perwakilan guru dari tingkat SD hingga SMA. Termasuk di dalamnya ketua dan sekretaris Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Juru bicara guru, Sarbini, mengatakan, kedatangannya menemui G-2 hanya untuk menyampaikan aspirasi. Karena guru-guru ingin dianggap dalam TPP. “Dalam Perwal No. 5/2010

guru dikecualikan. Jadi, temanteman menginginkan TPP dibagi tidak tebang pilih. Harusnya kalau memang pegawai fungsional tidak dapat ya semuanya, seperti dokter, perawat, serta fungsional lainnya. Jangan hanya guru saja yang tidak mendapat jatah TPP,” tandasnya. Menurutnya tunjangan profesi yang didapat para guru itu sudah melekat dalam UU guru dan dosen. Jadi apa yang dikatakan pemkot apabila guru mendapat TPP maka terjadi dobel anggaran tidak benar. Alasannya dalam UU tadi menyebutkan guru berhak mendapat gaji, tunjangan fungsional, profesi, khusus, dan kemaslahatan lainnya. “Jadi guru berhak mendapatkan TPP.” Pada awalnya para guru sepakan akan menggelar aksi pada 2 Mei mendatang. Namun itu sudah kita cegah, karena akan menggunakan pendekatan dahulu. Namun apabila usaha tersebut mentok, apa boleh buat, tidak menutup kemung-

kinan guru akan menggelar aksi besar. Wakil Wali Kota, Habib Ali Zaenal Abidin, membenarkan adanya 10 guru dan pengurus PGRI yang menghadap. Mereka menyampaikan aspirasinya terkait permasalahan pembagian TPP. “Aspirasi itu akan saya laporkan ke wali kota agar bisa dibahas dalam rakor, Sabtu (1/5), bersama seluruh kepala sekolah, Dinas Pendidikan, dan SKPD terkait,” terangnya. (adi)

MENYIKAPI tingginya tingkat pencemaran polusi bau yang disebabkan limbah filet, DPRD Kota Tegal meminta Pemkot Tegal segera membuat peraturan larangan limbah filet masuk Kota Tegal. Ini diperlukan agar ada sanksi tegas bagi pelanggarnya Anggota DPRD, Heri Kuntoro, Kamis (29/4), mengatakan, pelarangan masuknya limbah filet dari daerah sangat membantu mengurangi polusi udara, yang ada di Kota Tegal. Utamanya di wilayah Kecamatan Tegal Barat. Apalagi limbah filet dari luar lebih bau, ketimbang limbah filet yang ada di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tegalsari. Karenanya, dia meminta Pemkot bisa mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) atau Peraturan Wali Kota (Perwalkot), mengenai pelarangan limbah filet dari luar daerah masuk ke Kota Tegal. ”Kami rasa peraturan ini cukup mendesak, karena kondisi pencemaran polusi bau di Kota Tegal sudah cukup tinggi. Jangan sampai Kota Tegal dikenal karena bau, sehingga ha-

rus ada ketegasan dari Pemkot,” kata Heri. Dijelaskan Heri, jika tidak ada limbah filet yang masuk, limbah filet produksi masyarakat Kota Tegal bisa dioptimalkan untuk produksi sendiri. Ini secara tidak langsung juga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya masyarakat nelayan. ”Kalau diproduksi sendiri, kami rasa pemantauannya lebih mudah. Sehingga pencemaran polusi bau bisa ditekan seminimal mungkin,” jelasnya. Permintaan senada diungkapkan, Hery Budiman. Menurutnya, Pemkot harus secepatnya melakukan penanggulangan masalah bau, karena setengah wilayah Kota Tegal selalu bau. Soal penyebabnya, sampai saat ini belum jelas. Tapi, dia meyakini PT Adhinusa Dian Manggalindo (ADM) penyumbang yang paling besar. Sehingga harus ada sanksi tegas, kalau sampai jangka waktu 2 bulan tak bisa memenuhi persyaratan yang telah disepakati. ”Kami minta pencemaran di PT ADM harus ditangani serius, karena sudah sangat meresahkan masyarakat,” tegas Hery Budiman. (hun)

Tanggul Segera Diperbaiki MENGANTISIPASI semakin parahnya tanggul Sungai Ketiwon, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tegal akan segera melakukan perbaikan. Perbaikan hanya bersifat darurat, sebelum ada perbaikan dari BPSDA Pemali-Comal. Kepala DPU Kota Tegal, Gito Musriyono, Kamis (29/4), mengatakan, rencananya menggunakan bambu yang dipasang sepanjang tanggul yang rusak. Setelah itu, diatasnya diuruk dengan tanah. ”Saat ini kami masih menghitung anggaran biaya yang dibutuhkan untuk penanganan darurat,” kata Gito. Menurut Gito, terkait kerusakan tanggul pihaknya sudah koordinasi dengan BPSDA. Untuk perbaikan permanen menjadi wewenang dari BPSDA. Sedangkan, un-

tuk penanganan darurat dilakukan Pemkot Tegal. ”Tanggul itu sering ambles, kami perkirakan lapisan tanah di bawah pondasi labil, sehingga tidak mampu menahan beban,” tuturnya. Sebelumnya, warga Kelurahan Slerok, Kecamatan Tegal Timur rumahnya berbatasan langsung dengan tanggul Sungai Ketiwon akhir-akhir ini cemas. Sebab, kondisi tanggul semakin kritis dan dikhawatirkan apabila hujan lebat turun akan jebol sehingga air sungai meluap menggenangi rumah warga. Wakil Ketua DPRD, H Yakin Basuki, meminta Pemkot segera melakukan penanganan. Sebab, tanggul sudah ambles sekitar 5 meter, sehingga ratusan rumah warga terancam banjir. (hun)


SAMBUNGAN

SABTU 1 MEI 2010

9

RADAR TEGAL

SMA PGRI 1 Tanamkan Kedisiplinan PEMALANG – Ratusan siswa SMA PGRI 1 Pemalang tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya Kamis (29/4) lalu. Senyum yang mengembang dengan wajah berbinar terlihat saat satu per satu siswa dipanggil ke depan, untuk menerima penghargaan dari Kepala SMA PGRI 1 Pemalang Drs Fathurrohman. Sesekali, riuh tawa mereka tidak terbendung dan membuncah. Apalagi saat itu adalah saat terakhir menjejakkan kakinya di sekolah yang memberinya ilmu pengetahuan. ’’Kami menyikapi pengumuman

hasil UN (Ujian Nasional, Red) dengan lebih sederhana, dengan tetap mengucapkan rasa syukur kepada Allah,” tandas Fathurrohman saat memberikan sambutannya dalam Wisuda VI SMA PGRI 1 Pemalang di halaman sekolah setempat kemarin. Upacara wisuda yang diikuti 331 siswa tersebut, dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Kadindikpora) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang Drs Sapardi MSi, Ketua PGRI Pemalang Sugiyanto SH MSi, Ketua Yayasan Pembina Penyelenggara Pendidikan (YPLP)

Dikdasmen PGRI Drs Mariyoto MPd, dan Ketua Komite Sekolah H Faizin. Pelaksanaan UN tahun 2010, lanjut dia, di SMA PGRI 1 Pemalang berhasil meluluskan 331 siswanya atau 99 persen. Dengan rincian, untuk jurusan IPA sebanyak 174 mendapatkan hasil yang memuaskan karena berhasil lulus 100 persen, sedangkan untuk jurusan IPS 4 dari 161 siswanya tidak lulus. ’’Bagi yang tidak lulus jangan berkecil hati karena masih ada kesempatan. Yakni, dengan mengikuti ujian ulangan yang akan

Potensi Besar, Pengelolaan Minim dari halaman 9 Dari sisi pemeliharaan ini petani tidak membutuhkan biaya besar, karena pemupukannya cuma sekali saja pascapanen. ’’Sebagai kabupaten yang meraih juara kedua di tingkat nasional, seharusnya pemerintah mengembangkannya

secara maksimal,” terangnya. Di Desa Pesantren sendiri, dijelaskan Teguh, ada areal tambak seluas 200 hektar. 75 hektar di antaranya kini sudah dijadikan lahan untuk membudidayakan rumput laut oleh kelompok tani. Sedangkan 125 hektar sisanya, hingga kini belum dimanfaatkan. Dari sidak tersebut, dia me-

nambahkan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan meminta kejelasan ke dinas terkait mengenai pelaksanaan pengelolaan budidaya rumput laut di Kabupaten Pemalang. Dengan tujuan, nantinya akan diketahui sejauhmana potensi besar tersebut mampu memberikan PAD Pemalang dan kesejahteraan petani pada umumnya. (cw2)

Texmaco Diambil Alih BPPN dari halaman 9 300 karyawan PT Texmaco belum lunas mendapatkan pesangon dari perusahaannya. Jumlahnya sekitar Rp 3 miliar lebih. Mereka yang belum dilunasi itu adalah yang jumlah pesangonnya per orang mencapai Rp 18 juta. Sedangkan yang berjumlah Rp 11 juta sudah dilunasi. Ketua SPTSK PT Texmaco

Jaya Pranoto mengungkapkan, pada 27 September 2004 sebanyak 1.708 karyawan Texmaco jaya di-PHK karena perusahaan mengalami persoalan keuangan yang akut. Total pesangon yang harus dibayarkan perusahaan kepada karyawan saat itu sebesar Rp 18,7 miliar. Hingga April 2010 sisa pesangon eks karyawan Texmaco yang belum dibayar tinggal Rp 3 miliar lebih kepada sekitar 300

orang. Dijelaskan dia, proses pembayaran pesangon memakan waktu sangat lama sejak 2004 sampai sekarang belum rampung, juga tersendat-sendat. SPTSK tetap berjuang dan tetap berusaha maksimal untuk menangani masalah ini. Di antaranya, melayangkan surat, telepon ke direksi PT Texmaco Pusat di Jakarta agar segera menyelesaikan kewajibannya kepada karyawan. (ali)

Berlakukan Home Visit dari halaman 9 Radar Kamis (29/4). Menurutnya, yang masuk dalam program home visit ini adalah pasien RSUD yang mempunyai penyakit resiko tinggi salah satunya pasien yang telah menjalani operasi bedah, seperti yang baru dialami Rastina yaitu pasien

RSUD yang baru melahirkan anak kembar melalui operasi cesar. Tidak hanya itu, semua pasien yang mempunayi penyakit resiko tinggi pasti akan dipantauperkembangan kesehatanya paska menjalani perawatan medis. ’’Karena pasien ini habis melahirkan dengan operasi cesar, maka tim rombongan yang kami bawa dari tenaga

kebidanan,” ujarnya. Sebelumnya, Rastina merupakan pasien RSUD dan dia telah menjalani perawatan medis selama 13 hari, yaitu melahirkan anak kembar berjenis kelamin perempuan. Kondisi kini di rumah sudah cukup membaik, karena telah secara rutin kontrol kesehatannya di RSUD. (agus sutikno)

dilaksanakan pada tanggal 10 hingga 14 Mei mendatang,” jelas Fathurrohman. Dalam kesempatan itu, pihaknya juga mengatakan, puluhan siswanya kini telah diterima oleh beberap Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta. Di antaranya, Universitas Negeri Semarang (Unnes), Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Universitas Negeri Jogjakarta, Universitas Jendral Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Stikes Semarang, dan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Sementara, Kadindikpora Pemkab Pemalang Drs Sapardi MSi dalam

sambutannya mengatakan, dengan dukungan berbagai fasilitas dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang selama ini dilaksanakan, pihaknya berharap bahwa sekolah yang bervisi mewujudkan akhlak mulia, terampil, dan berkarya tersebut nantinya dapat lebih meningkatkan kualitasnya. ’’Siswa-siswi SMA PGRI 1 Pemalang mampu menciptakan kedisiplinan bagi siswanya dengan lebih bersahabat, sehingga siswa-siswanya senantiasa mengikuti tata tertib tanpa merasa ada kecanggungan.’’ (cw2)

SUMITRO/RADAR PEMALANG

PENGHARGAAN – Kepala SMA PGRI 1 Pemalang Drs Fathurrohman (kiri) saat memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi Kamis (29/4) lalu.

Pengelolaan WWP Belum Optimal dari halaman 9 untuk melihat potensi wisata yang ada di Kabupaten Pemalang yang masih banyak membutuhkan pengembangan, seperti Wisata Alam Pantai Nyamplung Sari, Blendung,

dan Telaga Silating. ’’Semua potensi wisata yang kita miliki masih membutuhkan pengembangan, untuk itu perlu dicarikan solusinya dengan mencari investor,” paparnya. Sementara, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata

Drs Joko Sijanto sendiri dalam melakukan pengelolaan WWP mengaku, pihaknya banyak mengalami kendala terutama soal anggaran. Menurutnya, upaya perbaikan dan pengembangan bisa dilakukan jika ada anggarannya.

’’Upaya perbaikan WWP untuk tahun ini mengalami kesulitan karena tidak ada anggaran. Makanya, dalam pengelolaan ini seadanya saja. Meskipun demikian, kami masih berupaya mengusulkan anggaran,” terangnya. (mg1)

pembangunan fisik dan Dafatar Usulan Kegiatan,” paparnya. Dia menjelaskan, pencairan ADD tahun 2010 diperkirakan akan bisa dilakukan pada April hingga Mei mendatang. Untuk tahap sekarang, desa sedang

melakukan perisiapan-persiapan proses pencairan. Karenanya, lanjut dia, agar pencairan itu segera terealisasi pihak kecamatan telah melakukan berbagai upaya, seperti halnya memonitoring. (mg1)

Belum Satupun Desa Siap dari halaman 9 dapun banyak desa hingga kini belum bisa melakukan proses pencairan ADD diakibatkan persyaratan banyak yang masih kurang.

’’Banyak desa yang telah mengajukan pencairan ADD, namun rata-rata yang sudah masuk untuk masing-masing desa baru terpenuhi syarat administrasi berupa SPJ, APBDes, LPPD, dan gambar rencana

Harus Memiliki Lima Kompetensi dari halaman 9 visi, dan kompetensi sosial,” tandas Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Kadindikpora) Kabupaten Pemalang Drs Sapardi MSi beberapa waktu lalu. Lebih lanjut dijelaskannya, dalam acara yang juga dihadiri Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Dewan Pendidikan, PGRI Kabupaten Pemalang tersebut, Sapardi mengatakan, dalam hal baik-buruknya dan berhasil-tidaknya wajah sekolah, bertumpu pada kepsek bersangkutan. Hal ini menunjukkan vitalnya peran kepsek dalam berkehidupan di sekolah. Berangkat dari sini pula,

lanjutnya, kepsek dalam mengawali tugasnya berangkat dari pertanyaan ’bagaimana menyatukan komponen sekolah?’. Selanjutnya, bagaimana mengfungsikan dan menggerakkan komponen-komponen sekolah. Komponen sekolah dimaksud adalah guru, tata usaha, dan siswa. ’’Menyatukan komponen sekolah bukan hal yang sepele, memerlukan teknik-teknik tertentu,” ujarnya. Sebab, setiap komponen sekolah mempunyai pola pikir dan karakter yang berbedabeda. Jangankan puluhan dan ratusan orang, belasan orang saja pola pikir dan cara pandangnya sudah berbeda-

beda. Karenanya, dalam menghadapi kenyataan seperti itu, kepsek ditekankan agar arif dan jeli dalam menyatukan siswa dengan guru, guru dengan guru, guru dengan staf tata usaha, serta antarsiswa sendiri. Menyatukan komponen ini akan berpengaruh besar pada

IAN Comp Bth Karywn/ti min 25Thn,utk Supervisor, Gaji 1Jt+transport, Komisi. Lmrn bawa lgsg Jl. Raya Ds. Losari No. 106 Ampelgading Pemalang. Jam 09.00 Wib 5.5

proses selanjutnya, memfungsikan komponen sekolah. Karena dalam tahap ini ada hubungan timbal balik antar komponen, sehingga secara tidak langsung memfungsikan antarkomponen menurut takarannya masing-masing. (cw2)

PERTAMA DI DUNIA, Jadikan Ponsel anda MESIN ATM pribadi, untuk segala jenis transaksi, Bukan MLM dan bukan Money Game. http:// www. k a r t u p u l s a . c o m / 2234561589 Hub. 0284-5803000 SMS: 0813 2687 3333.

DIJUAL CEPAT

3 KIOS SEKALIAN ukuran 9x9 Fasilitas : Kamar Tidur, Kamar Mandi Listrik 1300 Watt, PAM HARGA JADI 100Jt

Telp : 0284 3277753 08586919632 08179599433

Tensi Stabil dan Berat Badan Turun Mantan Kepala SD Negeri Bareng 2, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur, ini sudah dari muda dulu menderita tensi darah yang tidak stabil. Penyebabnya, menurutnya, adalah kadar kolestero darahnya yang tinggi. Tentu saja ini membuatnya kerap merasa tak nyaman di saat bekerja. Selain itu, beberapa tahun belakangan, wanita berusia 65 tahun ini juga menderita kadar asam urat yang tinggi. Dan ini membuat lutut serta panggul nenek delapan orang cucu yang bernama Hajah Ani Subandri ini acap kali terasa sakit. Untuk mengatasinya, selama ini tentu saja ibu empat orang anak ini sering minum

obat. Tapi, sejak enam bulan sebelum ditemui di rumahnya beberapa waktu yang lalu, ia beralih ke New Mandala 525. Dengan rutin ia mengonsumsi kedelai instan itu. Bahkan saat naik haji setahun sebelumnya ia sengaja bawa kedelai bubuk instan itu ke Tanah Suci untuk diminum. Hasilnya ternyata meuaskan. “Karena keluhan asam urat dan tensi tak stabil itu sudah berkurang, saya bisa menjalankan ritual ibadah haji dengan lancar,” ujar penduduk Jalan Hamid Rusdi Timur, Kelurahan Bonorejo, Kecamatan Belimbing, Kota Malang, ini. “Selain itu, dalam waktu enam bulan berat badan saya turun dari 57 ke

53 kg,” lanjut pemilik tinggi badan 157 cm ini. Tensi darah yang tinggi bisa disebabkan oleh banyak gangguan. Selain akibat kadar kolesterol yang tinggi atau penyumbatan pembuluh darah, asam urat tinggi pun bisa menyebabkan terjadinya tekanan darah tinggi. Walaupun demikian, hipertensi sangat sering berkaitan dengan kadar kolesterol darah seseorang. Dalam tubuh, kedelai dapat menghalau LDL. Yang berperan adalah lesitin dan isoflavonnya. Dalam buku Susu Kedelai Susu Nabati yang Menyehatkan karangan Fauzi R. Kusuma dikatakan, seorang peneliti yang bernama Dr.

Edward membuktikan sendiri penelitian yang dilakukan khasiat susu kedelai. Pada American Heart Association, usia 80 kesehatannya pulih lembaga kesehatan jantung Amerika Serikat, menyatakan bahwa mengonsumsi produk kedelai seperti susu kedelai dan tempe selama tiga bulan secara teratur bisa meningkatkan HDL rata-rata 4,7%. Meningkatnya kadar HDL tentu akan menekan LDL sehingga kadar kolesterol jahat dalam tubuh seseorang akan menurun dan tensi darah orang itu juga menurun. Untuk diketahui, dalam tubuh manusia terdapat dua jenis kolesterol, yakni low density lipoprotein (LDL) alias koleslagi setelah mengonsumsi terol jahat dan high density likedelai secara rutin. Sebuah poprotein (HDL) alias koles-

terol baik. Yang biasa menjadi penyebab hipertensi pada manusia adalah LDL yang tinggi. Inilah yang digempur oleh isoflavon dan lesitin. Meskipun demikian, menjaga pola hidup sehat tetap dianjurkan untuk dijadikan prioritas utama, seperti berolahraga dengan teratur, beristirahat dengan cukup, menjaga pola makan dengan baik, berpikir positif, dan meminum air putih dengan cukup. New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya yang nyata dan produknya yang diolah secara higienis. Ini amat ditunjang oleh mulai

tumbuhnya kesadaran masyarakat masa kini untuk beralih ke bahan-bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. New Mandala 525 sekarang sudah tersedia di Apotik/T.O terkemuka di kota anda atau ingin tahu lebih jauh, segera hubungi telepon berikut. Distributor Jateng: 02470231987 / 081382600344. Tegal: 0283-3302323 / 08156556362. Brebes: 02833302323 / 08122255523. Pemalang: 0284-5800685 / 08157708854. Pekalongan: 0285-7983080 / 085226849284


CMYK

SABTU, 1 MEI 2010

MENUJU G1-G2 RADAR TEGAL

Hasil Pilkada Harus Optimal Capai Target 90 Persen PEMALANG – Keinginan untuk dapat meraih keberhasilan dalam pelaksanaan Pemilan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pemalang di wilayah kerjanya, rupanya menjadi obsesi Camat Taman Drs Sultanto. Pasalnya, Pilkada dengan target 90 persen akan dapat tercapai jika semua anggota PPS mampu melaksanakan tugasnya di lapangan dengan baik dan optimal. “Kami berharap pelaksanaan Pilkada nanti betul-betul hasilnya bisa optimal,” kata Sultanto dalam acara pelantikan anggota PPS, Jumat (30/4). Menurut Sultanto, dalam menjalankan tugasnya sebagai anggota PPS untuk dapat meraih angka keberhasilan mencapai 90 persen. Jika ada sesuatu hal yang berkaitan dengan persoalan tugas, anggota PPS segera mengonsultasikan dan agar selalu proaktif. “Keberhasilan Pilkada di wilayah Kecamatan Taman tidak

dok/radar pemalang

SULTANTO

lepas dari peran anggota PPS. Selain menjalankan tugas utamanya juga harus selalu memberikan arahan dan pengertian kepada masyarakat. Disamping meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap Pelaksanaan Pilkada,” ujarnya. Sultanto cukup berharap, keberhasilan yang akan dicapai nanti bisa meraih angka 90 persen sesuai yang ditargetkan. (mg1)

SUMITRO/RADAR PEMALANG

AMBIL SUMPAH – 60 PPS di Kecamatan Petarukan tengah diambil sumpahnya oleh Ketua PPK Petarukan Turahno HD di pendopo kecamatan setempat, Jumat (30/4) kemarin.

PPS Petarukan Diambil Sumpah PETARUKAN – 60 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Kecamatan Petarukan yang dinyatakan lolos oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pemalang, akhirnya dilantik, Jumat (30/4) kemarin. Pelantikan dan pengambilan sumpah berlangsung di pendopo kecamatan setempat, dilaksanakan oleh Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Turahno HD, mewakili KPU Pemalang. Kepada Radar selepas acara, Turahno HD menuturkan, pelantikan merupakan tindaklanjut dari proses seleksi yang dilaksanakan Rabu (21/4) pekan lalu. Dimana dalam kesempatan itu, 60 dari 78-an pendaftar dinyatakan lolos ujian setelah mengikuti rangkaian test KPU Pemalang, pada 25 April 2010. “Mari kita bersama-sama mensukseskan jalannya proses pelaksanaan pemilihan bupati dan wakil bupati,”kata dia selepas melantik. Sementara itu Camat Petarukan Sunaryo SIp dalam sambutannya mengatakan, PPS selepas dilantik dan diambil sumpahnya, hendaknya dapat langsung menjalankan tugas dan kewajibannya dalam mensukseskan Pemilu-Kada Kabupaten Pemalang 2010. Yakni dengan menjalin kerjasama dengan kepala desa setempat. Karena bagaimanapun, kerja PPS adalah kerja yang secara langsung melibatkan pemerintahan desa Hal lain, pihaknya meng-

CMYK

harapkan agar nantinya PPS dapat sesegera mungkin membentuk Petugas Pemutakhiran Daftar Pemilih (PPDP). Dengan tujuan agar diketahui jumlah pemilih pada Pemilu-Kada mendatang. Berapa besarannya, apakah ada penambahan atau malah pengurangan, dan lain sebagainya. “PPDP nantinya juga jangan asal-asalan mendata calon pemilih. Karena bila salah, akan menggangu suksesnya pelaksanakaan Pemilu-Kada,”tandas Sunaryo. (cw2)

10

666 Anggota PPS Serentak Dilantik PEMALANG – Sebanyak 666 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kabupaten Pemalang, Jumat (30/4) kemarin secara serentak dilantik. Acara pelantikan dengan pengambilan sumpah dan janji anggota PPS tersebut dilakukan di masing-masing pendopo kecamatan Ketua PPK kecamatan. Ketua KPU Kabupaten Pemalang HM Arief Efendi S.Sos mengatakan acara pelantikan anggota PPS sebanyak 666 anggota dilakukan secara serentak di masing-masing kecamatan oleh Ketua PPK atas nama Ketua KPU Kabupaten. “Berdasarkan SK KPU Ketua PPK telah didelegasikan untuk melakukan pelantikan,” katanya. Dia menjelaskan, setelah semua anggota PPS itu dilantik tugas utamanya adalah menerima daftar pemilih dari KPU sebagai bahan untuk menyusun Daftar Pemilih Sementara (DPS). Kemudian setelah dicermati daftar pemilih tersebut dibagi-bagi sesusai standar maksimal jumlah pemilih per TPS sebanyak 600 orang pemilih. “Setelah itu PPS membentuk Petugas Pemutahiran Data Pemilih atau PPDP untuk membantu tugas PPS dalam menyusun DPS disamping dalam ikut membantu tugas-tugas lainya,” papar Arief Efendi. Berdasarkan pantuan Radar, sementara acara pelantikan anggota PPS yang dilakukan di masing–masing kecamatan berlangsung lancar. Dari 14 kecamatan yang ada di Kabupaten Pemalang sesuai jadwal pelaksaannya sebagian besar dilakukan pada siang hari dan sebagian pula mengambil jadwal waktu pada pagi hari. Seperti halnya yang baru saja dilakukan Kecamatan Taman telah melantik sebanyak 63 anggota PPS. Acara pelantikan yang dilakukan oleh Ketua PPK Drs Usman selain dihadiri seluruh anggota PPS, juga Camat Taman Drs Sultanto dan sejumlah anggota Muspika. (mg1)

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

PELANTIKAN – Sejumlah anggota PPS di Kecamatan Taman sedang mengikuti prosesi pelantikan di pendopo kecamatan setempat

Pengembat Helm Semakin Marak PEMALANG – Seorang ibu muda yang tengah melajukan sepeda motornya di Jalur Lingkar Selatan Pemalang Jumat (30/4) kemarin, tiba-tiba nekat mendekati pengendara lain. Tidak tanggung-tanggung, ibu muda berkerudung asal Beji Taman ini lantas memepet dan menghentikan pengendara tersebut. Padahal, pengendara yang dihentikan itu adalah seorang pemuda nan gagah. “Mas, tolong berhenti, berhenti,” teriak ibu ini yang diketahui bernama Indah (38). Setelah berhenti, Indah lantas memarkirkan motornya secara sembarangan di badan jalan. Pandangannya tidak tertuju pada motor tunggangan pemuda itu, atau siapa orang dibalik helm. Akan tetapi

lebih pada helm yang dikenakannya, helm berwarna hijau mengkilap yang ia kenali betul bentuk dan warnanya. “Itu helm saya yang kemarin hilang di kantor kecamatan, mas dapat darimana?” tanya Indah. Mendengar pertanyaan itu, si pemuda sempat kaget dan bingung. Kebingungannya, terlihat saat kata-kata yang keluar dari bibirnya justru mengalihkan arah pertanyaan. Indah bertambah geram, karena yang didapatkan bukan jawaban, atau semacam klarifikasi dari si pemuda. Pengendara lain yang mengetahui insiden tersebut, ikut-ikutan berhenti untuk melerainya. Akan tetapi si pemuda justru nekat menghidupkan mesin motor dan

melajukannya dengan berbelok ke arah barat. Padahal tujuan awalnya adalah ke timur. “Pak tolong pak, helm yang dipakai itu helm saya. Tolong pak..,” harap Indah kepada bapak yang baru berhenti. Setengah terbengong, bapak ini hanya melihat tingkah polah si pemuda yang “pecicilan” melajukan motornya ke timur. Dengan raut wajah memelas, Indah lantas pasrah saja mengetahui helm yang baru “ditemukannya” raib kembali oleh ulah jahil pemuda tanggung tersebut. Kepada Radar, dia mengungkapkan, saat helmnya hilang di Kantor Kecamatan Taman dua pekan lalu adalah helm yang belum lama ia beli di Pasar Pagi Pemalang. Karena

menganggap kantor pemerintahan aman, Indah biasa saja melenggang ke dalam kantor untuk suatu urusan. Namun setelah sepuluh menit berselang, dirinya pun keluar hendak pulang. “Eh tahu-tahunya helm saya tidak ada di atas motor. Padahal baru ditinggal sepuluh menitan saja,” kata dia. Apa yang dialami Indah, merupakan kejadian yang biasa terjadi oleh warga masyarakat lain di Pemalang. Bukan cuma satu dua, karena bisa dikatakan kejadian helm raib kerap terjadi setiap hari. Bahkan salah satu awak Radar Pemalang, belum lama ini juga turut menjadi korban ulah pelaku “maling helm” tersebut. “Pelakunya banyak, bahkan

ada yang cewek juga. Karena pelanggan saya juga menjadi korbannya,” terang penjualan ayam goreng Lamongan yang tidak mau dikorankan kepada Radar. Dikatakan, sepintas pelaku kelas teri ini tidak kelihatan tampangnya sebagai pengembat helm. Bagaimana tidak, penampilannya cukup necis dan layaknya sepasang kekasih yang tengah dimabuk cinta. Tahu-tahu setelah mampir sebentar di warungnya, sebelah Lembaga Pemasyarakatan Pemalang, helm pelanggannya yang tengah merasakan nikmatnya bebek goreng diembat. “Kasihan juga pelanggan saya, tapi mau bagaimana lagi wong sudah diambil,” tandas dia. (cw2)


Radar Tegal 1 Mei 2010