Page 1

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

RABU, 1 JUNI 2011

Polisi Periksa Politisi Golkar

INDEKS Aksi Mahasiswa Telan Korban HAL. METROPOLIS

70 Persen Jalan Kabupaten Rusak HAL. RADAR BREBES

Diduga Korban Malpraktik HAL. PEMALANG

Soal SMS Kaleng “Nazaruddin”

Bahasa Tegal, Dianggap Medok, Lucu dan Unik HAL. XPRESI

APA MANING...

UJIAN SNMPTN Seorang peserta serius mengisi soal ujian Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) di Kampus Untirta Kota Serang, Selasa (31/5).

GETTY IMAGE

Presiden Diharapkan Turun Tangan

TIDAK TERBIT BERTEPATAN dengan hari Kenaikan Yesus Kritus, pada hari Kamis tanggal 2 Juni 2011, harian pagi Radar Tegal tidak terbit seperti biasanya. Koran kebanggaan anda ini kembali hadir pada Jumat tanggal 3 Juni 2011. Harap maklum.

SEMOK

Marcella Z Rasanya Ingin Pulang JAKARTA - Film Batas yang diproduseri Marcella Zalianty sudah tayang di bioskop sejak 19 Mei lalu. Beragam respons positif telah dituai. Film yang bercerita tentang problematika dan dinamika kehidupan sosial masyarakat yang tinggal di Kecamatan Entikong, Kalimantan Barat, itu mampu membuka mata penontonnya. Belum lagi tim dan pemain harus bertahan selama sebulan tanpa listrik dan sinyal telepon seluler. Kondisi tersebut dirasa begitu berat, apalagi bagi Marcell Domits dan Alifyandra yang baru pertama merasakan syuting film.

ke hal 19 kol 4

Kasus Brebes Segera Digarap Tipikor

BUKLET FIFA - Presiden FIFA Sepp Blatter menampilkan buklet FIFA ‘My Game is Fair Play’ dalam konferensi pers di markas FIFA di Zurich, kemarin.

JAKARTA - FIFA akhirnya merilis keterangan resmi soal PSSI yang diberikan kesempatan terakhir untuk menggelar kongres paling lambat 30 Juni mendatang. Itu disampaikan Sepp Blatter dalam press conference di markas FIFA tengah malam kemarin. Pada kesempatan itu Blatter hanya memberikan keterangan singkat mengenai persepakbolaan Indonesia. Menurut Blatter, keputusan itu dalah hasil dari hasil sidang Exco FIFA yang dihadiri 23 dari 25 anggotanya. Soal Indonesia, kandidat tunggal Presiden FIFA dalam kongres hari ini tersebut hanya memberikan penjelasan dalam satu kalimat saja. ke hal 19 kol 1

JAKARTA - Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) Indra Jaya Piliang kemarin (31/5) diperiksa tiga penyidik Mabes Polri. Pemeriksaan selama satu jam tersebut dilakukan karena Indra mengaku mendapat pesan singkat dari nomor Singapura. Pesan tersebut yang belakangan membuat murka Presiden SBY karena dianggap memfitnah dirinya. “Pemeriksaan hanya untuk mengambil data di handphone saya,” kata Indra saat dihubungi kemarin petang. Menurut Indra, sekitar pukul 14.00 WIB, dirinya mendapat

telepon dari AKBP Silvester Simamora, seorang penyidik dari Mabes Polri. Simamora mengklarifikasi pernyataan di akun twitter bahwa dirinya menerima pesan singkat dari nomor telepon seluler Singapura. “Pak Simamora mengajak bertemu dan saya iyakan,” kata Indra. Sejam kemudian, Simamora datang bersama dua penyidik lain, yakni Briptu Aditya Chandra dan Briptu Bambang Haryanto Siregar. Indra menerima ketiganya di kantor Indonesian Institute di Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat. “Saya bilang kalau saya baca sms itu sekitar pukul 05.30 pagi, hari Sabtu (28/5),” ujarnya. Jika

JAKARTA - Panitia pusat Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNM PTN) 2011 sedikit lega. Sebab, ujian tulis bisa dimulai serentak kemarin (31/5). Tapi, seperti tahuntahun sebelumnya, masih muncul laporan adanya peserta ujian tulis yang tersesat dan tidak menemukan lokasi ujian.

Di antara laporan tersebut diterima Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) Musliar Kasim. Rektor Universitas Andalas, Padang itu menjelaskan, di antara kasus peserta ujian yang tidak mendapatkan bangku muncul di Panitia Lokal (Panlok) Padang sendiri. “Lebih

tepatnya belum menemukan ya2,” tandasnya kemarin (31/5). Tidak menutup kemungkinan, kasus serupa juga muncul di panlok lain. Kasus ini terjadi karena peserta meremehkan instruksi panitia supaya melihat lokasi ujian minimal H-1. Kejadian ini, rata-rata dialami anak-

ke hal 19 kol 4

SEMARANG – Kasus dugaan korupsi pembangunan Kantor Pemerintah Terpadu (KPT) Kabupaten Brebes tak lama lagi akan disidangkan. Berkas perkara tiga tersangka dalam kasus tersebut telah dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang Selasa (31/5). Ketiga tersangka akan disidangkan terpisah. Mereka adalah Direktur PT Adi Bima Pratama (ABP), kontraktor pembangunan proyek, Rasimun Setiyadie dan Ketua Tim Konsultan Pengawas dari CV Karya Pratama, Cibandono Hamidy, dan Ketua Tata Usaha Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Kabupaten Brebes Ir Godyman sebagai Pejabat Pem-

buat Komitmen (PPK) proyek. Tiga berkas perkara tersebut terdaftar dengan nomor 43/ Pidsus/2011/PN Tipikor SMG, 44/Pidsus/2011/PN Tipikor SMG dan 45/Pidsus/2011/PN Tipikor SMG. Lantaran berkas baru diterima, Pengadilan Tipikor belum menetapkan majelis hakim yang akan menyidangkannya. “Berkas masih ada di meja Ketua Pengadilan Tipikor. Nanti Pak Ketua yang nentukan majelis hakim. Lalu hakim menentukan hari sidang,” kata Juru Bicara Pengadilan Tipikor, Sugeng Hiyanto. Kasus ini ditangani oleh penyidik Kejati sejak Juli 2010 ke hal 19 kol 4

DONI KURNIAWAN/BARAYA POST

Menpora Tak Tahu Soal Dana Talangan Kubu Wafid Sebut Menpora Cari Aman JAKARTA - Menpora Andi Mallarangeng menepati janjinya untuk datang memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kemarin (31/5), mantan juru bicara kepresidenan itu diperiksa selama tiga jam terkait kasus suap proyek pembangungan wisma atlet Sea Games 2011 Palembang yang menyeret anak buahnya Sesmenpora Wafid Muharam sebagai tersangka.

Andi datang sekitar pukul 9.30 menggunakan mobil dinasnya Toyota Crown Royal dengan plat nomor RI 45. Begitu datang dia langsung masuk ke gedung KPK untuk menemui para penyidik tanpa banyak bicara. Sekitar pukul 13.00, Andi keluar dari gedung KPK. “Saya sudah memberikan keterangan panjang lebar kepada penyidik KPK,” kata Andi saat ditemui seusai menjalani pemeriksaan. Dia menerangkan bahwa dalam pemeriksaan kemarin, posisinya sebagai saksi kasus suap proyek Wisma Atlet.

Dia enggan menyebutkan berapa pertanyaan yang diajukan oleh penyidik. “Ada beberapa pertanyaan (yang diajukan penyidik),” ucapnya. Yang jelas lanjutnya, pertanyaan yang diajukan kepadanya adalah pertanyaan seputar jabatan dan ke hal 19 kol 1

ANDI DIPERIKSA KPK - Menteri Pemuda dan olah Raga (Menpora) Andi Mallarangeng dikerubuti wartawan saat keluar dari Gedung KPK, Jakarta, Selasa (31/5).

TEDY KROEN/RAKYAT MERDEKA

ke hal 19 kol 1

Polisi Periksa Politisi Golkar * Gara-gara Presidene ngresula? Menpora Tak Tahu Soal Dana Talangan * Aja goroh!

CMYK


OPINI

2

RABU 1 JUNI 2011

RADAR TEGAL

Mengunjungi Pancasila Pan Dipakani Apa?

Oleh: Drs M Berlian Adjie MM

Oleh: M Riza Pahlevi UNITED Nations Population Fund (UNFPA), satu lembaga kependudukan PBB melansir bahwa pada Oktober 2011 nanti jumlah penduduk dunia bakal mencapai 7 miliar. Pitung miliar kuwe angger ditulis angka, nole jumlahe sampai sanga (7.000.000.000, kuwe, detung dewek oh...). Kuwe termasuk jumlah penduduk Indonesia, sing saiki jare wis anjog 237 juta, sing berarti paling akeh nomer papa sak dunia. Nomer siji China, sing jumlah penduduke nganti 1,3 milyar, terus India nyampe 1,1 milyar, lan Amerika Serikat sing penduduke nganti 290 juta. Idih... kayong akeh nemen yah. Toli kuwe pada mangan kabeh apa ora? Apa ana sing mangane watu, dadi wareg terus, ora usah dipakani maning. Kayong ora sanggup mikiri mangane wong sing anjog 7 milyar. Pan dipakani apa donge wong samono akehe? Wong mikir 237 juta bae, presiden Indonesia mesti mumet. Kemiskinan ada di mana-mana, wong mlarat pirangpirang, ana sing mangane sega king, malahan ana sing nganti mati kelaparan. Kuweh, saking akehe wong nang dunia, dadi ana sing ora keduman pangane. Mena-mene memang kersane Gusti Allah, tapi kan menusa kudu usaha, iya oh ya... Pancen saben wong mesti demein rejeki daning Gusti Allah. Ana rejekeni dewek-dewek lah. Tapi loken pan keduman kabeh, dunia sing wis sesek, sawah ya pada kurang, nggo mbangun perumahan. Akeh sawah sing gagal panen, diserang hama lan lia-liane. Suwe-suwe nang entek oh, ora pada keduman pangan. Kuwe nembe 7 milyar, durung nganti anjog 10 milyar, luwih mumet maning belih. Coba bayangna, dalam jangka waktu 12 tahun, jumlah penduduk dunia bertambah satu milyar. Berati, angger jumlah penduduke sampai 10 milyar, kurang luwih 36 tahun maning. Duniane kuwe kebek belih yah... wong saiki bae golet umah angel, laka lahan sing kosong sing nganggur. Coba perhatikna, saiki angger perjalanan adoh, mbuh numpak motor, mobil, kereta, wis laka toang sawah. Saben jengkal desa, saiki wis kebek umah. Sing wis tau maring Jakarta, kuwe ndean contone Indonesia mendatang, angger jumlah penduduke tambah terus, apa maning sampai milyaran kaya China lan India. Umah sek-sekan, laka latare, bocah cilik pan dolanan be kangelan. Adong bengi wong turu be sek-sekan, sampe tindih-tindihan. Kayong ora bisa mbayangna, angger jumlah penduduk Indonesia sampai milyaran. Toli kepriben kuwe, jumlah penduduke bisa nganti tambah terus. Jare hasil lokakarya mau, kuwe gerakan Keluarga Berencana (KB) kudu digerakna maning. Saben keluarga kudu melu KB, ora kena duwe anak luwih sing loro. Dua anak cukup, kuwe slogan KB. Malah ning China wis nerapna satu anak cukup. Dadi nang umah ora patia rame, mung ana bapak, ibu lan anak. Sejen nang Indonesia, sak umah be gemriyekan, ana siang anake nganti 10, bahkan ana sing ngati likuran. Nang gawene kesel belih, nganti welasan sampai likuran. Siji be kesel. Kyeh, jarene pemerintah, saiki kudu pada melu KB. Eben penduduke bisa ditekan, aja kakehen wong. Jarene, angger gemiyen banyak anak banyak rejeki, saiki wis ora ungsum. Buktine, jajaran menengah keatas, kuwe rata-rata anake setitik, mung siji mbuh loro. Tapi sing menengah kebawah, kuwe rata-rata anake akeh. Dadi peribasa kuwe, saiki wing ora kanggo. Ben sejahtera, ya cukup loro bae anake. Kiye ora mung kanggo masyarakat tok, tapi para pejabat lan petugas KB-ne sing ngein contoh sing bener. Wong arane petugas KB, ya mestine anake cukup loro bae. Begitu pula dengan pejabate, yang anake aja akeh-akeh, cukup loro bae. Aja kadiran dadi pejabat, anake akeh, sing penting bisa makani. Ana maning sing kadiran pejabat, malah mbojo loro. Kayong semrawud kuwe. Ora usah mbojo maning, cukup siji bae, tur anak loro bae. Saiki anake loro, tapi bojone pirang-pirang, ya pada bae goroh oh. Wis, mulane saiki pada melu KB kabeh, ben uripe sejahtera, bisa mangan kabeh, ora keder anake pan dipakani apa. (*)

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur: Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati, Moch. Arifin, Arief Nur Rahardian Sidiq. Sekretaris Redaksi/Persh: Yully Trieyani. Kota Tegal: M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan, Abidin Abror. Brebes: Agus Wibowo. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Hermas Purwadi, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Hesti Prastyani (Manajer Tegal), Kharisma Dewi, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Astri Prayudita, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: M. Yusuf Abadii. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 35.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

PANCASILA merupakan warisan luar biasa pendiri bangsa yang mengacu pada nilai nilai luhur bersifat orisinal dan tahan zaman. Namun sangat disayangkan upaya untuk mempelajari, menghayati dan mengamalkan serta mengamankan selama ini terkesan setengah hati. Terutama pada saat diganggu oleh ideologi lain untuk menggantikanya, padahal ini sangat berbahaya bisa mengancam keutuhan berbangsa dan bernegara. Pembahasan tentang Pancasila semakin termarginalkan dalam ruang sempit dan pengap jauh dari pesona dan sensasi panggung yang lebih banyak dibajak petualang politik yang hidup dalam oportunitas keseharian. Masih banyak anggota masyarakat yang belum menempatkan diri sebagai warga negara, dimana harus tunduk kepada ideologi (Pancasila) dan konstitusi negara. Dan tidak sedikit yang mencampuradukan pengertian sebagai warga negara dengan posisi sebagai anggota kelompok etnik, budaya, bahasa dan agama. Sehingga dampaknya justru sebaliknya bukanya tunduk malah justru menggugatnya. Kurangnya perhatian masyarakat terhadap Pancasila perlu

diingatkan secara ekstra jika ingin Indonesia tetap terintegrasi. Kelihatanya ini sepele, namun akibatnya sangat berbahaya bagi keutuhan berbangsa dan bernegara. Sehingga potensi Indonesia menjadi ‘negara gagal’ semakin besar apabila kita melupakan pentingnya persatuan dan kesatuan. Mengutip istilah pengamat masalah global Francis Fukuyama, ancaman terbesar abad 21 adalah ‘negara gagal’ yang ditandai dengan meningkatnya kemiskinan, angka pengangguran, konflik antar kelompok dan merebaknya aksi teror. Kita lihat selama ini kekerasan yang merebak dalam berbagai bentuk semakin sporadis dengan tingkat yang semakin massif. Dari yang sifatnya fisik sampai simbolis, mengindikasikan berkembang suburnya sisi kekerdilan cara berfikir dan bertindak atas nama ideologi agama, tetapi sebenarnya membenarkan doktrin sempit agama. Di samping itu yang kita hadapi bukan hanya krisis identitas, tetapi juga krisis intelektual dan hati nurani. Sehingga karena pembangunan karakter diabaikan, maka kondisi bangsa Indonesia sekarang ini ibarat “gunung es“ keliha-

tan gagah perkasa tetapi jiwa atau pondasinya rapuh. Ini semua tidak lepas dari selama ini kita punya warisan leluhur yang dipuji berbagai tokoh dunia yang merupakan rumusan nilai nilai dan cita cita hidup dalam konteks obsessi bersama membentuk negara kesatuan agak terlupakan. Yaitu dari cara yang paling mudah melafalkan sampai menghayati dan mengamalkan Pancasila agak terlewati. Sehingga wajar untuk semua pihak mulai saat ini untuk mengunjungi lebih intensif misalnya, untuk semua anak sekolah wajib melafalkan Pancasila sebelum pelajaran dimulai. Jadi jangan hanya menirukan pembina pada saat pembina upacara setiap Senin atau tanggal 17 atau bahkan hanya pada upacara hari hari besar. Ini dimaksudkan agar mereka benar benar mendarah daging sehingga kelak akan bisa memahami dan mengamalkanya. Bagi warga biasa yang akan membuat surat keperluan sebagai warga negara diwajibkan untuk bisa melafalkan Pancasila di depan aparat yang berwenang. Meski ini kelihatan lucu, namun pada akhirnya meraka akan menjadi terbiasa bahkan mungkin tertarik untuk lebih

memahami dan menghayati. Pertanyaannya sekarang bagaimana dengan yang tidak bisa baca tulis, tentu saja ini bukan alasan untuk tidak bisa melafalkan Pancasila. Bahkan justru mereka akan lebih termotivasi untuk mengerti bahwa selama ini ternyata punya kewajiban mempertahankan dan mengisi kemerdekaan, dengan cara yang paling gampang dan ini merupakan awal dari memberikan motivasi akan mereka cinta tanah air. Selanjutnya bagaimana dengan masyarakat intelektual yang sebagian besar justru lebih hafal dan memahami meskipun belum menghayati dan mengamalkan Pancasila. Cara berkunjung yang paling santun adalah dengan cara memberikan informasi, persepsi dan aplikasi yang sama bukan dengan cara yang sebaliknya dengan cara melecehkan, ditelantarkan. Atau bahkan lebih parahnya lagi Pancasila sampai dikambinghitamkan atas segala kemacetan di bidang sosial, politik, ekonomi dan keamanan. Padahal ini terjadi justru karena tidak ada kesungguhan dalam melaksanakan pembangunan yang mengacu pada nilai nilai visioner Pancasila.

Diminta Pertanggungjawabannya

MELU ngersula kyeh: Dina minggu jam 10 awan aku tuku bensin nang SPBU Kudaile sing paling kulon pelayane wong wadon, aku mbayare nganggo duwit receh olih nampani duwit dibalangna nang ngingsor. Apa ora diajari etika ganing Pa H. Abdullah Musa apa priben yah, aku dadi kapok tuku nang SPBU kuwe. PELAYANAN TIDAK MEMUASKAN, NGECEWANI. suwun kanggo Rsing gelem muat tulisan kiye, kanggo Pak MUSA priben kuwe apa laka wong liya maning? 085842364xxx

Agar Tidak Jadi Rebutan PEMDA Kota Tegal: Uang operasional utk RT minta diawasi agar tidak jadi rebutan pengurus Rt. 088215301xxx

Salut Buat Pak Ikmal

Tanggapan:

Jangan Hanya Tanya Perusahaan SAYA setuju dgn program Dinsosnakertrans tntg sidak kesejumlah perusahaan tntg pelaksanaan UMK. Bnyk perusahaan di Tegal yg memberikan laporan bohong mengenai gaji karyawan. Bila perlu, petugas SKPD jgn hanya tanya kepemilik perusahaan, tp ke karyawannya jg. Pasti bnyk perusahaan yg tdk memberikan gaji sesuai UMK. 085642724xxx

Tolong Sidak Perusahaan KPD Yth Bpk Sumito ‘Kpla Dinsosnakertrans, tolong sidak perusahaan2 yg mempunyai krywn banyak, tanpa terkecuali, apa itu pnya Pak Walikota ataupun pejabat.. Anda harus berani dan tanya slh satu krywnnya apakah gajinya udh sesuai UMK apa blm N pny kartu jamsostek apa ga? Saya yakin anda berani... by karywan DS. Terima kasih. 087730150xxx

Tanggapan: 1. Bahwa pendataan ketenagakerjaan yang telah dilaksanakan Dinsosnakertrans yang diistilahkan dalam rubrik Ngresula dengan “Sidak” Dinsosnakertrans telah melaksanakan pendataan ketenagakerjaan secara bertahap

Penulis adalah Camat Kramat, Kabupaten Tegal

Duit Receh Dibalangna

PAK Walikota, bantuan uang operasional utk Rt sebesar 1,2jt /6 bln supaya dimintakan laporan penggunaannya agar tidak disalahgunakan, juga dimintakan tandatangan pengurus Rt agar ada pertanggung jawaban + transparansi. 08883952xxx

1. Kami sampaikan terima kasih atas kepedulian Saudara sebagai upaya dalam menciptakan tertib administrasi dalam penggunaan anggaran. Oleh karena itu, sesuai dengan namanya “Bantuan Operasional Kelembagaan RT/RW “ Maka penggunaan adalah untuk mendukung kelancaran tugas/ operasional Kelembagaan RT/RW dan untuk pengawasan penggunaan, pengurus dapat melaporkan melalui setiap kegiatan rapat pengurus yang ada. 2. Perlu kami luruskan Bantuan Operasional Kelembagaan RT/RW di Kota Tegal sebagaimana Saudara sampaikan bukan 1,2 juta/6 bulan, tetapi Rp 1.200.000,-/tahun yang dibagikan dalam dua tahap (Rp 600.000,- setiap enam bulan sekali) An. KEPALA BAGIAN TATA PEMERINTAHAN Kepala Sub Bagian Pemerintahan Kecamatan dan Kelurahan INDARDI SH

Untuk itu marilah kita kunjungi Pancasila, dalam arti yang sebenarnya agar tetap lestari sebagai dasar negara untuk mewujudkan kesejahteraan dalam kerangka NKRI. Bukan malah meninggalkan bom waktu, karena ternyata sekelompok kepentingan yang mengatasnamakan kepentingan rakyat akan menggantikan Pancasila dengan ideologi lain. Hal ini jangan sampai terjadi, karena ternya kita yang membutuhkan Pancasila bukan sebaliknya, sehingga logikanya kita yang harus mempertahankanya. Ibarat bangunan selama ini Pancasila yang telah dengan susah payah didirikan oleh founding father kurang banyak dikunjungi atau bahkan sama sekali. Sehingga yang belum tahu akan tertarik berkunjung kemudian memberikan pengertian dan menceritakan kondisi yang sebenarnya kepada yang lain, tidak malah memutarbalikan fakta. Maka semakin banyak yang berkunjung niscaya akan lebih banyak yang memahami dan mempertahankan Pancasila sebagai ideologi negara. (*)

baik yang telah lama maupun yang baru beroperasi, baik dengan jumlah tenaga kerja sedikit maupun yang jumlah tenaga kerjanya banyak. Untuk informasi yang disampaikan dalam rubrik Ngresula kami sampaikan terima kasih adan akan kami laksanakan secara bertahap. (Jawaban Jangan Tanya Perusahaan No HP. 085642724xxx) 2. Bahwa yang disebut Upah Minimum (UM) adalah upah bulanan terendah yang terdiri dari upah pokok dan tunjangan tetap. Berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor : 561.4/69/2010 tanggal 18 November 2010 tentang Upah Minimum pada 35 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2011 untuk Kota Tegal. Upah Minimal Kota (UMK) Tegal adalah sebesar Rp. 735.000/bulan, yang berlaku sejak bulan Januari 2011 (Jawaban tolong Sidak Perusahaan No. HP 087730150xxx) 3. Dalam rangka Sidak ke sejumlah Perusahaan tentang pelaksanaan UMK, Petugas telah meminta keterangan kepada Pihak Pimpinan maupun Pengurus Perusahaan secara lisan disertai dengan data pendukung penerimaan gaji karyawan mulai bulan Januari 2011 (Jawaban Tolong Sidak Perusahaan No. HP 087730150xxx) KEPALA DINAS SOSIAL TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI KOTA TEGAL SUMITO SIP

Disurvei Ben Bener ASSALAMU’ alaikum.. Aku pan mlu ngresula mrg DPU atau pihak terkait. Daning proyek pmbngunan saluran di Tegalsari tepate di Jln. Blanak sebelah kidul garapane apik (lepanane diaci) tp sblah lor cm dlepa bysa tok trs garapane lambat mn9. Tlng go pengawas, dsurvei ben garapane bener. Trim’s. 085642690xxx

Tanggapan: TENTANG Pekerjaan Saluran di Jl. Blanak Sebelah utara dapat kami jelaskan bahwa sesuai dengan jadwal yang tercantum dalam kontrak kegiatan pembangunan saluran Jl. Blanak sebelah utara dilaksanakan pada tanggal 17 Februari 2011 s/d 16 Juli 2011 sehingga pada saat ini masih dalam tahap pengerjaan. Untuk pekerjaan acian ples-

teran dinding saluran dilaksanakan bersamaan dengan pengerjaan lantai saluran. KEPALA DINAS PEKERJAAN UMUM KOTA TEGAL Ir. GITO MURSRIYONO

Jalan Pada Banjir KPD.Pemkot Tegal, tolong Jl. Halmahera, sepanjang komplek SMK PGRI, UPS, dll. Mohon diperbaiki, karna jalan’y sdah g layak. Janji’y jo laly yo pak. 085226584XXX

Pemimpin Menghindar DONGE Rajane pimen sih, wis ngarti rakyate pan sowan maring ISTANA, malah lunga tilik pabrik sing genah2 penghunine lagi langka, melasi rakyate wis mlaku adoh2 pingin ngomong karo bapane malah di tinggal lunga, trus pan wadul karo sapa? 081548955xxx

Gagian Dibenerna YTH. Para jajaran pjabat Kab. Tegal tulung len kae jembatan Kali Gung dibenerna, gagean ow pan ngenteni ambruk sit apa nembe pan dibenerna? Tulung len solusine mumpung rung parah cptan dibenerna. Maturnuwun. 081394383xxx

Gawe Peraturan Sing Jelas SETUJU nemen karo 081902067***, 085742743***, 081902792*** ak tah njaluk tulung Pak Ikmal, gawekna peraturan sing jelas. Angger emg PAI pan ana kwasan bebas asap rokok yg gawe PP ne, trus gawekna t4 parkir sing aman lan nyaman, petugase ya sing nggenah aja kaya preman... dadine pengunjung seneng, ptgase ya aman kerjane. Toli tlung di tindak owh Pak, sing njaluki pungli.sing pada duwe warung neng sblah wetan ke aja maen njaluki parkir... 085641874xxx

Pirang-Pirang Dina Ora Dadi NUWUN sewu pelayanan Samsat Slawi tlg dibeneri, alat cetak plat no jarene rusak wis pirang2 dina ora dadi2. Trims. 087897784xxx

PEMKOT Tegal dibawah kepemimpinan Bapak Ikmal jaya menunjukan kemajuan yg signifikan. Tahapan pembangunan terlihat alurnya yakni Tegal Sehat, Tegal Cerdas, Tegal Bisnis, Tegal Maritim, Tegal Wisata. Berbagai penghargaan tingkat nasional pun diraihnya. Kota Tegal yg dulu sbg yg terkorup no 2 kini yg terbersih no 2 se Indonesia. Bravo. 081908433xxx

Ngresula Terakhir AKU penjaga SD.. aku pn ngmong.. ya Bupati, ak nyerah baelah.. pasrah ra pan ngresula mng, bdo2a sng gwe uriip bae ws... Allohu akbar! 081803950xxx

Aja Dilebokna SD Kono TANGGAPN tuk 081902061xxx (2x), 087730258xxx, tlg dimuat ya Radar.. (anggr ora, ra sah lnggann bæ?). Kuwe sing nyoroti SD Kaliwungu 02 Kec. Balapulang.angger sampeyan pd ra seneng, ya anake aja dilebokna neng SD kono ya ra papa ndean? Apa ana dendam pribadi ya?? Maf aku dudu guru SD Kaliwungu 02 lho. 081802363xxx

Jamane Kongkalikong TURUT prihatin kr no 085742764xxx sg krj ng sasindo, memang ora bnr ng carane ky kue. Sampean krj taun2an olihe 350 tok, prl ditindk kue. tp akeh angele wg jaman saiki isine kong kalikong. 085842221xxx

Sak Karepe Dewek YTH Radar Tegal, aq kye pn mlu ngrsula, kwe sbnre pmong desa ana jm krjane apa lngka, bisne dsane aq pmong mngkte skarepe dwk. Ana sng mngkt awn blike cpt. Bale dsane th mgah ky pndopo, tpi pmonge akeh bolose, mlh sring r mngkt. Donge nglyni msyrkt apa ngetm bis. 085868837xxx

Ana Guru Ndableg ASS. Kpd Dinas DIKPORA Kec. Bumijawa, aku melu gresula ning SD Sumbaga 03 Ana gru dableg, nyog sring wruh ra mgkt, nyog ddi wali murid jen pgin demo, Anke nyog donge tmbh pinter mlh tmbh bodo.., pdhl ws ditegur kpl UPTD kro kpl skolhe tp kyog BUDEG!!! tlog d tndak tgas, mtrswun. Wasslm 087730360xxx

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS ke 085293278922, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Dapatkan kaos Ngresula, yang berisi SMS ngresula pilihan. Hanya Rp55.000/pcs.


CMYK

METROPOLIS

RABU, 1 JUNI 2011

3

RADAR TEGAL

Membuat Kaum Hawa Cantik Luar Dalam

SPARKLING

COLOUR TREND 2011 KECANTIKAN merupakan dambaan setiap wanita. Tapi untuk tampil cantik tidak semua wanita dapat melakukannya sendiri. Tidak salah jika banyak kaum hawa yang melakukan berbagai cara agar tampil menarik, baik dari dalam maupun luar. Salah satunya dengan mengikuti tren tata rias, agar mampu tampil sesuai mode yang sedang ngetren di tengah masyarakat. Hesti dari La Tulipe Cosmetiques mengatakan, kecantikan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari wanita. Tidak heran jika banyak kalangan remaja, ibu rumah tangga, karyawan hingga public figur yang selalu menjaga supaya tampil ayu di hadapan khalayak. Guna memberikan wadah bagi kaum hawa di Kota Tegal dan sekitarnya, pihaknya menggelar

TAMPIL ANGGUN - Dengan tata rias yang sesuai, kaum Hawa bisa tampil maksimal luar dalam.

ke hal 9 kol 4

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

Aksi Mahasiswa Telan Korban

POLISI

ABIDIN ABROR/RATEG

POLMAS - Dengan iringan Balo-balo, berbagai pesan Kamtibmas bisa disampaikan pada masyarakat luas.

Polresta Hidupkan Kesenian Balo-balo KESENIAN tradisional khas Tegal, Balo-balo, yang hampir dilupakan masyarakat. Karena kalah bersaing dengan seni modern lain, selama kepemimpinan AKBP Haryadi, potensi daerah tersebut yang merupakan aset lokal mencoba dihidupkan kembali. Kesenian yang pada awal kelahirannya merupakan sarana syiar atau dakwah, kini akan dikembalikan pada fungsinya semula. Melalui Program Polisi Masyarakat (Polmas) ‘Jakwire Wong Tegal,’ kesenian khas pesisir tersebut bakal dipentaskan rutin di berbagai tempat. Baik di wilayah kelurahan maupun kecamatan. Sejauh ini pementasan Balo-balo garapan Polresta digelar setiap minggu pagi, dengan mengambil tempat depan Mapolresta bersamaan pasar tiban.

ke hal 9 kol 1

KRIMINAL

AKSI mogok makan dan kuliah yang dilakukan sejumlah mahasiswa Universitas Pancasakti (UPS) Tegal, yang telah berlangsung sejak Selasa (24/5) lalu akhirnya menelan korban. Koordinator Aksi, Hadis Mubarok yang berasal dari Fakultas IKIP Jurusan Matematika Semester IV, Senin (30/5) malam jatuh pingsan dan langsung dilarikan ke RSUD Kardinah guna mendapat perawatan medis. Sampai saat ini kondisinya masih lemah, harus mendapat perawatan insentif di Ruang Anggrek. Sedangkan dua peserta aksi mogok makan, Hananto Riza Himawan dan Ihya Burhanudin, keduanya dari Fakultas Ekonomi,

masih tetap bertahan. Kendati keadaan keduanya sangat drop, dan tak mampu beraktifitas lagi. Sehingga hanya bisa tiduran di dalam tenda, yang didirikan depan kantor rektorat dan Yayasan Pendidikan Pancasakti (YPP) Tegal. Ketika dikonfirmasi, baik Hananto Riza Himawan maupun Ihya Burhanudin menyatakan akan terus melakukan aksi mogok makan, sampai tuntutan mahasiswa direspon serta dipenuhi pihak TERTIDUR LEMAS - Koordinator Aksi Hadis Mubarok tertidur lemas, di ruang Anggrek RSUD Kardinah Kota Tegal untuk mendapatkan perawatan medis.

rektorat maupun YPP. “Kami tetap melakukan aksi mogok makan, dan tak akan berhenti. Kami mau berhenti, jika tuntutan mahasiswa terpenuhi.” Sementara Hadis Mubarok yang ditemui menyatakan, aksi mahasiswa UPS dengan tuntutan pertama penurunan biaya SKS, poliklinik, administrasi tetap, dan dana pengembangan. Kedua meminta transparasi anggaran, termasuk laporan pertanggungjawaban dari rektorat maupun YPP. Ketiga, meminta kejelasan tentang adanya isu penegerian yang hingga kini tak kunjung terealisasi. “Keempat meminta fasilitas pendidikan yang memadai. ke hal 9 kol 1

M SAEKHUN/RATEG

Puluhan Guru Swasta Ngadu Pengurangan Kuota Tunjangan Insentif

guru swasta mempertanyakan pengurangan kuota penerimaan tunjangan, dan ada rencana pengalihan penerima PULUHAN guru tunjangan insentif swasta dari sejumlah dari pemerintah pusekolah di Kota Tesat. Karena rencana gal, Selasa (31/5) keini sangat berimbas marin, mendatangi pada mereka, khugedung DPRD, mengsusnya penerima adukan adanya rentunjangan isentif. cana pengurangan “Jumlah guru kuota guru swasta swasta di Kota Tegal penerima tunjangan tercatat sekitar 1.400 insentif dari pemeorang. Namun dari rintah pusat. Sebab, jumlah itu, guru DOK.RATEG rencana ini dinilai saswasta yang mendaSutari SH ngat meresahkan. pat bantuan tunjaMenurut Ketua Komisi I DPRD, ngan insentif hanya 200 guru. Sutari SH, kedatangan para guru Adapun jumlah insentif yang

mereka terima masing-masing Rp220.000 setiap tahunnya.” Dia mengaku belum mengetahui secara persis tentang besaran bantuan tunjangan insentif, maupun jumlah guru calon penerima tahun 2011. Karena itu dalam waktu dekat pihaknya akan mengundang instansi terkait, guna membahas masalah tersebut. “Selain itu kami akan melakukan pengecekan secara langsung ke instansi terkait. Sehingga tentang adanya kabar pengalihan penerima ada penjelasan rinci. Hal itu dilakukan sebagai bentuk antisipasi, agar dalam penyaluran bantuan tunjangan insentif tidak terkumpul di salah satu sekolah. ke hal 9 kol 1

PLN Dongkrak Tambah Daya Para Pelanggan PT PLN (Persero) Area Pelayanan dan Jaringan (APJ) Tegal, terus memberikan kesempatan pada pelanggan menambah daya secara gratis hingga akhir Juni 2011. Meski jumlah pelanggan yang melakukan penambahan daya terus bertambah, tapi dengan kesiapan jaringan serta sumber daya manusia yang memadai. Pelanggan masih berkesempatan melakukan penambahan daya sesuai kebutuhan. Manajer PT PLN (Persero) APJ Tegal Subuh Isnandi mengatakan, penambahan daya gratis memasuki bulan terakhir. Sehingga

pihaknya berharap pelanggan memanfaatkan kesempatan emas ini. Hal itu berkaitan banyaknya suara miring di luar yang kerap menyudutkan PLN. Karena dianggap sulit memberikan penambahan daya, pasang baru dan sebagainya. “Ini sangat keliru. Sebab semua layanan di PLN dilakukan secara gratis. Untuk itu, pelanggan yang akan membutuhkan berbagai pelayanan mulai pasang baru, tambah daya, pengaduan dan sebagainya, hendaknya datang langsung ke Unit Pelayanan dan Jaringan (UPJ, ke hal 9 kol 4

Dari Temu Kangen Fans Sebayu FM Tegal

Chaiya Chaiya Pukau Tamu Undangan ABIDIN ABROR/RATEG

DIAMANKAN - Kapolsek Kompol Gunadi, bersama dua pemuda yang kedapatan membawa ganja dalam suatu operasi.

Terlibat Ganja, Diamankan DUA orang warga Kecamatan Margadana Kota Tegal, masing-masing Eko Pandowo dan Eka Susanto, baru-baru ini diamankan Reskrim Polsek Sumurpanggang dengan barang bukti paket ganja kering mencapai 1,89 gram dan 5, 8 gram. Selain itu petugas mengamankan dua buah handphone (HP) yang diketahui milik pelaku. Menurut informasi, barang terlarang itu diperoleh dari seorang teman pelaku di Jakarta. Atas perbuatannya dua pemuda asal Kecamatan Margadana ini dijerat UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dan obat-obatan terlarang. Kapolresta Tegal Kota AKBP Haryadi SIK MSi melalui Kapolsek Sumurpanggang Kompol Gunadi SH, membenarkan kejadian itu. (din)

CMYK

Radio Sebayu FM Kota Tegal (29/5) kemarin menggelar acara jumpa pendengar yang dikemas apik dengan tajuk ‘Temu Kangen Fans Sebayu FM 2011.’ Kegiatan dilangsungkan di halaman Radio Sebayu. Lalu apa yang menarik? LAPORAN: ADI MULYADI SEKITAR pukul 09.00, para tamu undangan dan fans mulai nampak berduyun masuk ke halaman Radio Sebayu. Nampak para wanita penerima tamu yang berdandan molek dengan ramah

menyambutnya. Begitu melangkahkan kaki menuju tempat yang disediakan, para tamu langsung disuguhi minuman penyegar. Begitu semua kursi yang disiapkan terisi, bahkan terlihat beberapa pengunjung rela berdiri, acara pun segera dimulai. Kali pertama tampil Ketua Panitia, Djaenuri yang menyampaikan sambutannya. Kemudian diisi beberapa penampilan dari kreativitas para fans. Dari sekian banyaknya penampilan, mulai tari India, dancer atau tari modern serta menyanyi karaoke. Ada satu tampilan yang mendapat sambutan paling meriah dari para audiens. Yaitu tarian India berjudul ‘Chaiya Chaiya’ yang pernah ditenarkan aksi lipsinc Briptu Norman Kamaru beberapa

waktu lalu. Itu ditampilkan oleh para fans berat India Radio Sebayu. Djaenuri mengatakan, kegiatan ini merupakan ajang silahturahmi antar-fans Radio Sebayu FM, dari berbagai mata program acara yang disiarkan. Di antaranya Sapa Pagi, Nostalgia, Goyang Pesisir, Goyang Tarling, Goyang Bombay, Musik Teman Belajar (MTB), Iwan Fals Mania, Baladewa dan Slankers. Kegiatan ini juga dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun Radio Sebayu FM ke-9, yang jatuh tepat hari ini (kemarin). “Temu Kangen Fans Sebayu FM 2011, dihadiri lebih dari 400 pendengar Radio Sebayu dari Kota Tegal, Kabupaten Brebes, Kabupaten Tegal, dan Pemalang. ke hal 9 kol 1

ADI MULYADI/RATEG

PUKAU PENONTON - Penampilan tarian India Caiya Caiya mendapat sambutan paling meriah dari audiens.


PEMALANG

4

RABU 1 JUNI 2011

RADAR TEGAL

NGENDONG Gulirkan Bantuan UNTUK mewujudkan masyarakat yang sejahtera, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Pemalang akan memberikan bantuan untuk warga miskin. Hal tersebut sesuai dalam program peningkatan kemampuan dan ketrampilan keluarga rawan sosial ekonomi (PKKKRSE) dari Dinas Sosial Propinsi Jawa Tengah. Program tersebut bertujuan sebagai bantuan kegiatan untuk dapat dikembangkan ke arah ekonomi produktif. Artinya untuk merubah pola pikir dan sikap mental keluarga miskin dan ketergantungan untuk menjadi mandiri serta meningkatkan kepedulianya untuk mengembangkan usahanya yang dilingDEDI MI/RADAR PEMALANG kungan masing-masing. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan TranDrs. Maryoto MPd smigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Pemalang Drs Maryoto MPd ketika ditemui di ruang kerjanya Senin (1/ 6) mengatakan, kemiskinan merupakan masalah pembangunan kesejahteraan sosial yang berkaitan dengan berbagai pembangunan lainnya. “Untuk itu dalam penanganan kemiskinan tidak dapat ditunda dan menjadi prioritas utama dalam pembangunan untuk kesejahteraan social,” cetusnya. Untuk melanjutkan tugas pokok dan fungsi Dinas Sosial Propinsi Jawa Tengah program tersebut diteruskan melalui program PKKKRSE. Di kabupaten Pemalang dengan memberikan bantuan langsung ke warga miskin sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Sekarang ini Disnakertran akan menggulirkan bantua sebesar Rp 50 juta per kecamatan, yaitu Kecamatan Petarukan dan Ulujami. “Masing-masing KK akan mendapatkan Rp.1 juta dengan rincian setiap kecamatan diberikan pada dua desa. Kecamatan Petarukan berjumlah 2 desa yaitu Desa Kalirandu dan Kelurahan Petarukan. Sedangkan Kecamatan Ulujami Desa Blendung dan Desa Kertosari,” katanya kemarin. Maryoto juga menjelaskan, kriteria keluarga yang mendapatkan program PKKKRSE di antaranya, keluarga miskin produktif antara umur 25-55 tahun, sehat jasmani dan rohani, berdomisili di desa/kelurahan yang telah ditetapkan untuk mendapatkan program tersebut, ekonomi lemah atau tidak mampu, mempunyai kemampuan untuk hidup mandiri serta mempunyai ketrampilan yang dapat dikembangkan kearah usaha ekonomi produktif. “Dan yang lebih penting penerima bantuan sanggup untuk dibina dan melaksanakan usaha ekonomi produktif.” Ada berbagai langkah yang harus dipenuhi dalam memberikan bantuan tersebut, mengawali dengan sosialisasi kepada penerima bantuan, dilanjutkan dengan seleksi peserta layak atau tidak. Kemudian pemantapan hasil seleksi dan yang terakhir pencairan dana langsung kepada penerima. (ddm)

Diduga Korban Malpraktik Operasi Daging Tumbuh, Mahasiswa Tewas PEMALANG – Malang benar nasib Iwan Setiawan (24) warga RT 02/02 Kelurahan Wanarejan Selatan Kecamatan Pemalang. Bermaksud menghilangkan daging tumbuh (tumor jinak) di pelipis kiri, mahasiswa yang akan berwisuda itu malah tewas. Diduga ia menjadi korban malpraktik yang dilakukan salah satu dokter di Kabupaten Pemalang. Untuk memastikannya,

jenazah korban dibawa ke ruang jenazah di RSU M Ashari untuk menjalani visum Selasa (1/5) kemarin. Sebelumnya, korban memeriksakan penyakitnya di Poliklinik RSUD M Ashari Pemalang. “Namun karena penyakit tersebut harus dilakukan dengan operasi kecil tetap harus dilakukan oleh dokter spesialis bedah setiap hari Rabu,” kata dr. Kun Sri Wibowo SpB finach didampingi ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Pemalang dr. H. Agus Yulianto Prabowo dalam jumpa pers, Selasa (1/6). Korban rupanya tidak sabar untuk dilakukan operasi de-

ngan waktu yang ada dijadwal. Atas saran dokter, kalau tidak sabar menunggu hari Rabu bisa dilakukan di RS swasta. Singkat waktu operasi pun dilakukan di RS swasta tersebut dengan kru dokter. Operasi berjalan dengan singkat kira-kira 15-20 menit karena hanya dibius lokal. Takdir berkehendak lain, korban meninggal dunia. Paman korban Ahmad (35) mengatakan, Iwan Setiawan (24) merupakan anak yang pintar. Terbukti dalam kuliahnya di Universitas Jogjakarta (UNJ) menjadi mahasiswa lulus paling cepat (cumlaude). Rencananya pada tanggal 11 Juni

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

SEPERTI BIASA - Pengawai RSUD dr M Ashari Pemalang tetap beraktifitas memberikan layanan kepada masyarakat

Akumulasi Ketidaknyamanan

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

Reses,AnggotaDewanGelarPengajian PEMALANG – Anggota DPRD Kabupaten Pemalang dari Partai Amanat Nasional (PAN) Drs Bambang Agus Rohim baru ini telah mengelar acara reses. Dalam acara reses kali ini agaknya berbeda seperti biasaannya. Sebab acara selain diisi penyerapan aspirasi masyarakat juga acara pengajian umum. “Acara reses dengan acara pengajian ini memasuki pada putaran ke empat yang dihadiri oleh masyarakat umum,” kata dia. Menurutnya, dalam melaksanakan kewajiban sebagai anggota dewan, salah satunya melakukan kegiatan reses. Pihaknya telah melaksanakan dengan baik. Untuk putaran sebelumnya. acara reses yang dilaksanakan di daerah pemilihannya banyak dihadiri konstituen, baik dari kader partainya maupun sejumlah tokoh masyarakat yang ada. Adapun beberapa pokok permasalahan yang muncul adalah di antaranya soal pembangunan fisik infrastruktur. Salah satunya jalan rusak yang diminta segera ada upaya perbaikan. Dan sejumlah persoalan lain yang juga menjadi keinginan masyarakat. “Acara reses dan pengajian ini dihadiri oleh Ustadz Mudlofir Sali dari Dewan Syuro DPC PKB Pemalang sebagai penceramah,” ujarnya. Sementara Ustadz Mundlofir Sali dalam isi ceramahnya mengatakan bahwa acara reses yang dilakukan oleh anggota dewan ini sebagai bentuk perhatian terhadap masyarakat bawah untuk bersama membahas persoalan pembangunan. Disamping itu sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yaitu berbagi sesuatu yang telah didapatkan. (apt)

Kapolres Pemalang Drs Sofyan Nugroho melalui Kasat Reskrim AKP Suwarto SH mengemukakan, untuk memudahkan penyelidikan kematian Iwan Setiawan (24) diotopsi di RSUD M Ashari oleh Tim Forensik. “Hasilnya akan kami terima setelah diuji di laboratorium.”Polisi belum mau menyimpulkan apakah benarbenar terjadi malpraktik. Sebab, biasanya hasil yang diberikan Tim Forensik selama 1 minggu. “Kami akan memanggil saksisaksi baik keluarga korban maupun dokter yang menangani operasi tersebut,” ucapnya. (ddm)

dr Kun: Operasi Sudah sesuai Prosedur

PENTOL RAH

ACARA RESES – Anggota DPRD Pemalang dari PAN Drs Bambang Agus Rohim memberikan sambutannya dalam acara reses dan pengajian umum.

mendatang dia akan diwisuda. Untuk menghilangkan daging tumbuh yang ada di pelipis kirinya, korban berniat dioperasi sehingga ketika dalam acara foto bersama keluarga pada acara wisuda muka korban kelihatan bersih. “Kami akan menempuh jalur hukum jika terbukti ponakan saya korban malpraktik. Jika tidak terbukti ya tidak apa-apa,” katanya. Korban dikenal pintar dan mudah bergaul. Sebelum dioperasi korban dalam keadaan sehat. “Lha wong ke rumah sakit saja bawa mobil sendiri kok,” katanya kemarin.

WARNING Bupati Pemalang H Junaedi yang akan mengganti Direktur RSUD dr M Ashari Pemalang bila tiga bulan tidak ada perbaikan pelayanan rupanya langsung disambut oleh sebagian besar pegawai di rumah sakit milik pemeritah itu. Bahkan dikabarkan mereka telah melakukan gerakan moral penggalangan tanda tangan dukungan agar direkturnya segera diganti. Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun Radar dari berbagai sumber pegawai di RSUD dr M Ashari Pemalang, gerakan moral yang dilakukan hampir sebagian besar pegawai rumah sakit itu untuk mengusulkan kepada bupati agar Direktur RSUD dr M Ashari Pemalang dr H Humartono segera diganti. Gerakan tersebut merupakan akumulasi rasa ketidaknyamanan dan ketidaksukaannya kepada direktur yang dirasakan oleh para

pegawai yang selama ini. “Gerakan moral untuk mengusulkan agar Direktur RSUD ini diganti secara spontan, tidak ada yang mengkordinir,” kata salah satu sumber pegawai RSUD kepada Radar, Senin kemarin. Meskipun ada upaya mengusulkan pergantian kepemimpinan, namun kondisi di lingkungan rumah sakit tetap kondisif. Sebab, pelayanan tetap berjalan sebagaimana seperti biasanya. “Ini karena bergerak secara diam-diam agar suasana tetap kondisif,” ujarnya. Gejolak adanya gerakan untuk menolak kepemimpinan dr Humartono sebagai Direktur RSUD dr M Ashari Pemalang ini, diakui oleh sejumlah pejabat strukutral yang ada di rumah sakit tersebut. Bahkan mereka itu mengaku telah ikut memberikan dukungan agar direkturnya segera diganti. TAK TAHU ADA

GERAKAN Sementara itu, Direktur RSUD dr M Ashari Pemalang dr H Humartono ketika dikonfirmasi melalui telepon mengaku tidak mengetahui soal adanya gerakan tersebut. Ia justru menanyakan soal alasann kenapa ada gerakan moral penggalangan dukungan untuk mengganti dirinya sebagai direktur rumah sakit. “Kalau alasannya jelas silahkan saja, tidak masalah. Tapi jika itu yang dikehendaki sepenuhnya saya serahkan kepada bupati yang punya wewenang,” tegasnya. Dia menjelaskan, masalah hubungan komunikasi dengan para pegawai di lingkungan tempat kerjanya selama ini baik-baik saja tidak ada masalah. “Jika seorang pimpinan memberikan pembinaan kepada pegawai itu adalah kewajiban yang harus saya dilakukan,” tandasnya. (apt)

SALAH satu tim dokter yang menangani operasi Iwan Setiawan (24), dr Kun Sri Wibowo menyatakan, tindakan operasi yang telah dilakukannya sudah sesuai prosedur. “Tindakan operasi yang kami lakukan kepada pasien itu sudah sesuai prosedur,” ungkapnya kepada sejumlah wartawan kemarin. dr Kun kemudian menjelaskan kronologis meninggalnya Iwan Setiawan setelah menjalani operasi bedah tumor jinak di bagian pelepis kirinya yang dilakukan di RS swasta. Menurutnya, setelah menjalani operasi daging tumbuh atau tumor jinak dengan diameter 3 cm, pada saat memasuki masa pemulihan, kondisi tubuh pasien mengalami penurunan. Yaitu, tubuhnya membiru dan kaku, sehingga akhirnya koma dan menyebabkan meninggal dunia. Berdasarkan hasil tindakan medis yang dilakukannya bahwa penanganan operasi terhadap pasien itu sudah secara prosedural atau sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Dalam penanganan operasi, lanjut dr Kun, ada dua kemungkinan resiko yang harus dialami pasien, yaitu resiko akibat obat bius atau resiko akibat bedah. Untuk resiko obat bius, bisa terjadi alergi yaitu adanya masalah pada tubuh yang berakibat pembekuan terjadinya sok, koma dan meninggal dunia. Sedangkan resiko akibat bedah seperti yang sering

terjadi bengkak atau infeksi pada tubuh. Meskipun demikian dalam penanganan operasi, tidak ada seorang dokterpun yang bisa memprediksi soal keberhasilan operasi. “Namanya operasi itu ada resikonya,” kata dia. Karena itu, lanjut dia, sebelum dokter melakukan operasi dari pihak keluarga untuk dimintai pesetujuan tindakan medis. “Setelah keluarga itu setuju operasi baru bisa dilakukan dengan melalui tahapan prosedur yang ada,” katanya. Kemudian, lanjut dia dokter mulai bekerja. Untuk mengawali proses operesi, dokter anesthesia melakukan pembiusan kepada pasien kemudian dokter bedah melakukan operasi. “Penanganan operasi berjalan kurang lebih 20 menit yaitu dimulai pukul 14.45 WIB hingga selesai. Setelah selesai pasien memasuki masa pemulihan. Namun yang terjadi ternyata di luar dugaan karena kondisi tubuh pasien biru dan setelah dilakukan upaya medis pasien tidak bisa tertolong dan meninggal dunia pada pukul 18.30 WIB,” terangnya. Dari kejadian itu, dr Kun Sri Wibowo secara tegas belum bisa memastikan penyebab kematiannya. Jika dilihat dari penangangan, pihaknya sebagai dokter bedah semua tindakan yang telah dilakukannya sudah sesuai prosedur dan berjalan lancar tanpa ada hambatan. (apt)

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

BERI KETERANGAN Dr Kun Sribowo samping kanan saat memberikan keterangan kepada wartwan, terkait tewasnya pasien operasi.


TEGAL METROPOLIS

RABU 1 JUNI 2011

5

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Jum’at dan Sabtu Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

RIEZ PALACE HOTEL - Senin sampai Minggu Special afternoon tea at abunawas resto. Tea, Coffee, dan jajanan pasar tersedia pukul 17.00 - 19.00 WIB Special menu at abunawas presto start from 1 juni 2011. ”Kambing Bakar Maroko” sajian special dari daging kambing ala maroko.

KRIMINAL

ABIDIN ABROR/RATEG

UANG PALSU - Kapolsek Sumurpanggang Kompol Gunadi SH (kiri), bersama empat pengedar uang palsu yang berhasil diamankan dalam suatu operasi.

KomplotanPengedarUpalDiringkus POLSEK Sumurpanggang, kemarin, berhasil meringkus empat orang pengedar uang palsu (upal). Penangkapan ini berikut barang bukti 110 lembar uang kertas pecahan Rp5.000. Sedang pecahan kertas Rp1.000 yang berhasil diamankan dalam suatu operasi ini mencapai 251 lembar. Dari empat orang yang ditangkap, satu di antaranya diketahui bergelar haji. Mereka antara lain H Ahmad Tahroni warga Desa Lemah Duwur RT 11 RW 02 Kecamatan Adiwerna Tegal, Andi Indrayanto asal Desa Kalialang RT 06 RW 02 Kecamatan Jatibarang Brebes, Kosim asal Desa Kalialang RT 06 RW 02 Kecamatan Jatibarang Brebes, dan Ali Rosidi asal Desa Kalialang RT 06 RW 02 Kecamatan Jatibarang Brebes. Atas perbuatannya, para pelaku kini meringkuk di sel tahanan Mapolsek Sumurpanggang. Penangkapan komplotan pengedar upal tersebut merupakan hasil pemantauan Reskrim Polsek Sumurpanggang, yang dilakukan di berbagai tempat beberapa waktu lamanya. Setelah cukup bukti, selanjutnya petugas langsung meringkus mereka. Pengungkapan peredaran upal ini berdasar laporan para korban. Karena uang yang diperoleh ternyata palsu. Kemudian petugas melakukan pelacakan. Hasilnya, para pelaku berjumlah empat orang dan telah mengedarkan upal cukup lama. Namun berkat kejelian petugas, peredaran upal di Kota Tegal berhasil dibongkar. Kapolres Tegal Kota AKBP Haryadi SIK MSi melalui Kapolsek Sumurpanggang Kompol Gunadi SH membenarkan kejadian tersebut. Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 245 KUHP tentang mengedarakan uang palsu. (din)

SEKTOR USAHA UKM Tunggu Bapak Angkat SEBAGIAN pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Kota Tegal masih mengandalkan pemasaran secara konvensional. Imbasnya, saat pesanan turun, produksi menjadi terganggu sehingga tidak sedikit yang mengalami kerugian, khususnya UKM yang bergerak pada pembuatan makanan. H Sobirin (52), pemilik usaha pembuatan nughet dan otak-otak dalam kemasan mengaku hingga saat ini masih melakukan pemasaran dengan mengandalkan pasar tradisional serta pengecer sebagai ujung tanduk. Saat permintaan dari pedagang tersebut menurun, maka sisa produksi yang tidak terserap akan rusak karena tidak bisa bertahan lama. Apalagi produk buatannya hanya bsia bertahan 5 - 6 hari. sehingga sirkulasi pemasaran harus berjalan cepat. Untuk peralatan, bahan baku hingga modal, jelasnya, hingga saat ini tidak ada masalah. Yang menjadi kendala terbesar baginya adalah bagaimana menciptakan sistem pemasaran dengan jalur distribusi singkat sehingga produknya terserap habis. (gun)

Perda Soal PKL Mandul KENDATI sudah 3 tahun, tapi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2008 tentang Pengaturan Pedagang Kaki Lima (PKL) ‘mandul.’ Sebab sampai saat ini Perda tersebut tak memiliki Peraturan Wali Kota (Perwalkot). Padahal Pasal 2 ayat (1) Perda itu tak bisa dilaksanakan. Karena tak ada Perwalkotnya. Hal ini dikatakan Kepala Satpol PP Kota Tegal, Praptomo SH, dalam rapat koordinasi dengan Komisi III DPRD, Selasa (31/5) kemarin. Menurutnya, secara prinsip pihaknya berusaha maksimal melaksanakan Perda Nomor 3 Tahun 2008. Baik melalui pendekatan dengan para PKL maupun tindakan tegas, berupa mengambil sarana yang ditinggal di pinggir jalan. “Namun karena tak ada Perwalkotnya, sehingga kami tidak bisa melaksanakan Perda ini dengan maksimal. Karena pelaksanakan Pasal 2 ayat (1) Perda tersebut bergantung Perwalkot.” Dijelaskan Praptomo, dalam pasal tersebut dijelaskan, fasilitas umum tidak dapat digunakan untuk usaha PKL, kecuali yang ditetapkan dalam Perwalkot. Karena belum ada Perwalkotnya, semua fasilitas umum yang ada di Kota Tegal sebenarnya dilarang untuk usaha PKL. “Imbasnya kami tak dapat melaksanakan Perda, khususnya Pasal 2. Soal penertiban PKL, kami telah ‘belajar’ ke Surakarta. Tapi tidak bisa diterapkan, baik aspek anggaran dan perencanaan tidak mungkin Kota Tegal bisa persis. Yakni, dengan pembuatan kawasankawasan, pembinaan PKL menghindari benturan dengan petugas.” Karena tak bisa melaksa-

nakan Pasal 2 ayat (1), maka pihaknya menerapkan pasal lain dalam Perda. Yakni mengamankan barang milik PKL yang ditinggal di pinggir jalan atau fasilitas umum. “Selain itu, kami juga telah melakukan pendekatan persuasif,” ucap Praptomo. Sementara Ketua Komisi III DPRD, Drs HM Nursholeh MMPd mengaku prihatin, karena Perda sudah 3 tahun, tapi belum memiliki Perwalkot. Padahal Perwalkot membahas teknis, atas pelaksanaan Perda. Sehingga pihaknya berharap SKPD terkait secepatnya menyusun atau mengajukan draf Perwalkot, agar Perda bisa dilaksanakan secara maksimal. “Kami minta Satpol PP, selaku penegak Perda berkoordinasi dengan SKPD terkait untuk penyusunan Perwalkot. Sehingga Perda tak ‘mandul.’ Karena tak ada yang mengatur soal teknis Perda.” Di tempat sama anggota Komisi III DPRD, H Hadi Sutjipto SH mengungkapkan, Satpol harus laksanakan Perda, melakukan tindakan tegas terhadap PKL yang menempati sarana publik agar timbul reaksi publik. Selagi belum ada Perwalkot, maka semua fasilitas publik dilarang untuk usaha PKL. Sehingga Satpol PP harus berani bersikap tegas, kalau ada PKL yang menggunakan fasilitas umum untuk usaha. “Kami menilai Pemkot kurang serius, hanya sebatas formalitas membuat Perda. Seharusnya penyusunan Perda PKL, juga disiapkan fasilitas pendukungnya. Salah satunya, aturan teknis melalui Perwalkot. Sehingga Perda PKL ‘mandul’, tak bisa dilaksanakan,” ungkap Sutjipto. (hun)

ADI MULYADI/RATEG

BERPOSE - Dian Pertiwi dan Ihda Rosdiana berpose bersam piala serta piagam yang diraihnya, dengan didampingi Dekan FKIP Dr Hj Sitti Hartinah, Ka Prodi Sumartono, Sekprodi Drs Rafiudin M Hum, dan Dosen Pembimbing Taufiqullah SPd Mhum.

UPS Jawara se-Jateng DIY KENDATI UPS Tegal sedang diguncang para mahasiswanya yang menggelar aksi demo, namun universitas terbesar di Tegal ini mampu menunjukan prestasinya. Yakni diraihnya dua tropi tingkat Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) oleh mahasiswa semester VI Prodi PBI FKIP. Penghargaan tersebut diraih dalam ajang speech contest (pidato Bahasa Inggris) 2011, yang digelar ESA Week Unnes Semarang. Kegiatan diikuti oleh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Jateng DIY, Sabtu (28/5) lalu di ruang 318 dan 320 Gedung B3 FBS Unnes. Dari empat mahasiswa yang dikirimkan UPS Tegal, dua diantaranya berhasil memboyong piagam penghargaan dan piala. Mereka adalah Dian Pertiwi (20) dinobatkan sebagai The Winer (Juara I). Sedangkan Ihda Rosdiana (20) meraih Threed Runer Up (Juara III). Menurut keduanya, kejuaraan tersebut kali pertama

diikuti. Namun berkat upaya keras dan dukungan semua pihak dapat memperoleh hasil yang maksimal. “Sebenarnya kualitas mahasiswa UPS dengan PTN dan PTS se-Jateng DIY tidak kalah. Buktinya dalam ajang ini, kita berdua berhasil menyingkirkan mereka dan membawa pulang piala,” kata keduanya Selasa (31/5). Dian Pratiwi menambahkan, keberhasilan yang diraihnya juga tidak lepas dari ilmu yang diperolehnya dari LPBA Attamimi Pemalang. Yang dipimpin oleh H Fuad hasyim Attamimi. “Selain belajar di UPS saya juga menuntut ilmu di LPBA Attamimi,” ungkapnya bangga. Dekan FKIP UPS Tegal, Dr Hj Sitti Hartinah menguraikan, kualitas mahasiswa UPS tidak hanya ditunjukan dalam ajang tersebut saja. Melainkan sebelumnya pada Kamis (26/5) dalam debat Bahasa Inggris yang digelar TVRI Semarang dan disiarkan secara langsung. Mahasiswa PBI UPS juga mampu mengalahkan mahasiswa dari

UMS, UNS, dan Unikal. “Itu membuktikan bahwa kualitas pendidikan di UPS tidak kalah dengan PTN dan PTS lain di Jateng DIY. Terbukti dari prestasi-prestasi yang diraih para mahasiswanya,” tegasnya. Hartinah menuturkan, prestasi yang diraih kedua mahasiswanya merupakan kali ketiga yang diperoleh pada ajang yang sama. Sebelumnya pada 2006 lalu mahasiswa PBI atas nama Yoga Prihatin juga dinobatkan sebagai The Winer. Tahun selanjutnya Adrian Sukma memperoleh piala Thred Runer Up. Prestasi yang ditunjukan tidak hanya itu saja. Hari ini (kemarin) FKIP juga memberangkatkan seorang mahasiswa semester VIII Akfindar Dilana ke Iowa Virginia. “Prestasiprestasi ini akan kita pertahankan dan semakin ditingkatkan kedepannya. Sehingga kualitas pendidikan di UPS khususnya FKIP tetap diakui baik ditingkat lokas atau regional, nasional serta internasional,” pungkasnya. (adi)

Indikator Kemiskinan Harus Dikaji Ulang INDIKATOR kemiskinan yang diterapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal saat ini perlu dikaji kembali. Sebab variabel yang ada belum mengakomodir indikator lain. Hal ini disampaikan Koordinator Kota (Korkot) PNPM Kota Tegal, Idea Riseta dalam rapat koordinasi (rakor) Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) di ruang Adipura Bali Kota, Selasa (31/ 5). “Indikator kemiskinan Kota Tegal perlu dikaji ulang yang mengakomodir indikator-indikator lain.” Dia juga menerangkan bahwa PNPM tidak sekadar menggarap paving dan saluran. Namun PNPM sesungguhnya ingin menjadikan penanggulangan kemiskinan secara bersama-sama. Jadi tidak hanya dilevel bawah saja tetapi level atas juga. Pada kesempatan sama, Ketua TKPK Kota Tegal, Habib Ali Zaenal Abidin mengungkapkan, rakor ini dilaksanakan dalam rangka sosialisasi terkait penanggulangan kemiskinan. Selain itu, juga untuk mengetahui sejauh mana tingkat keberhasilan dan upaya apa saja yang dilukan pemkot guna me nanggulangi kemiskinan. “Ke depan diharapkan dunia usaha dan perbankan agar memiliki daerah binaan. Mak-

ADI MULYADI/RATEG

RAKOR TKPK - Selain diikuti SKPD rakor TKPK juga dihadiri dunia usaha dan perbankan.

sudnya setiap dunia usaha atau perbankan yang ada dengan CSR-nya ikut menanggulangi kemiskinan dengan masingmasing mempunyai daerah binaan satu kelurahan dari 27 kelurahan yang ada,” ujarnya. Habib Ali menguraikan, sementara ini dalam menanggulangi kemiskinan pemkot menggunakan data dari Badan Pusat Statistik (BPS). Yang menyatakan berdasar pendataan jumlah keluarga miskin tahun ebanyak 15.077 KK. Dari jumlah tersebut yang sangat miskin atau miskin sebanyak 25.700 jiwa atau 10,6 persen dari total penduduk Kota Tegal.

Namun realitanya di lapangan, anggaran yang di keluarkan pemkot lebih besar. Itu terlihat pada data penerima Jaminan Kesehatan Daerah yang mencapai 71.622 jiwa. Ini setelah dilakukan validasi data oleh Bapermas KB setempat. “Karena itu akan dibuat data baru warga miskin. Dengan menggunakan indikator baru yang akan dibuat oleh tim Strategi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (SPKD, red). Yang akan dibentuk setelah rakor ini,” ujarnya. Sementara Kepala Bapermas KB Kota Tegal, Arif Purwantono membenarkan bahwa data yang digunakan pemkot mengenai pnanggulangan kemis-

kinan perlu dikaji kembali. Karena itu pada 2011 ini akan kembali diadakan validasi data warga miskin. Indikator yang digunakan nantinya ada tambahan dari SKPD-SKPD yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada. Artinya 14 indikator miskin berdasar Peraturan Gubernur Jateng No. 41 tahun 2007 akan ditambahi. Sehingga data miskin benar-benar tepat sasaran, kuantitas, dan kualitas. “Data ini nantinya akan digunakan untuk seluruh program penanggulang kemiskinan baik dari pusat, provinsi, atau daerah. Jadi tidak ada lagi data-data warga miskin yang kriterianya berbeda,” jelasnya. (adi)


SLAWI METROPOLIS

6

RABU 1 JUNI 2011

RADAR TEGAL

Kades Margasari Dipolisikan

PENDIDIKAN

Diduga Hamili Warga YERI NOVEL/RADAR SLAWI

SIMBOLIS - Pemberian penghargaan diberikan kepada Kartika Hana Zafira secara simbolis.

Kartika Dapat Penghargaan dari Jerman SLAWI - Siswi kelas XII SS-3 SMA Negeri 1 Slawi, Kartika Hana Zafira Pambudi, Sabtu (28/5) lalu, mendapat penghargaan dari Jerman berupa kursus gratis di Munich atau Munchen selama dua minggu. Penghargaan yang diberikan langsung oleh orang Jerman bernama Janette Dukes ini, karena Kartika merupakan peserta yang masuk dalam 30 besar dari 18 Negara. Selain mengikuti kursus, siswi yang berhasil masuk 30 besar lomba menulis bahasa Jerman tingkat Internasional ini, juga diberi fasilitas menyaksikan pembukaan piala dunia sepak bola wanita di Berlin. Selama menuntut ilmu di SMAN 1, siswi cantik yang gemar membaca ini juga pernah meraih juara I Olimpiade bahasa Jerman tingkat Jawa Tengah selama dua tahun berturut-turut. Selain itu, Kartika juga pernah meraih juara Umum tingkat DIY yang diselenggarakan di UNY. Kini, siswi yang hendak berangkat ke Munchen tanggal 11 Juni mendatang tengah menyiapkan segala sesuatunya. Baik kesehatan jasmani, maupun kebutuhan lainnya. “Percaya diri itu penting, terlebih jika kita optimis. Insyaallah, semuanya akan berhasil,” ucapnya, kemarin. Kartika mengisahkan, kenapa dirinya bisa sukses saat mengikuti perlombaan itu, karena seringnya belajar bahasa Jerman. Sebelumnya, dirinya juga kerap mengikuti kegiatan ekstrakurikuler bahasa Jerman yang dibimbing oleh Bambang Sulitio SPd. “Mungkin karena saya rajin belajar, sehingga saya bisa berhasil seperti ini. Tapi semua keberhasilan ini, tak luput pula berkat dukungan kedua orang tua dan guru-guru serta teman-teman saya,” akunya. (yer)

SARANA

M GHONI/RADAR SLAWI

DISEWA - Gedung Korpri Slawi Hanya ramai disewa saat perpisahan sekolah.

Yayasan Kesulitan Rawat Gedung Korpri SLAWI - Yayasan Abdi Negara saat ini kesulitan dalam melakukan pemeliharaan Gedung Korpri Slawi, apalagi perbaikan. Pasalnya, gedung yang dibangun dan beroperasi sekitar 20 tahun lalu saat ini kesulitan biaya. Pasalnya, pemasukan yang didapat sangat jauh dari kebutuhan untuk pemeliharaan apalagi perbaikan gedung. Setiap tahunnya pemasukan dari sewa berkisar Rp 10 juta sampai Rp 15 juta. “Dari konteks ini, pemeliharaan gedung Korpri, tidak bisa setiap tahun. Minimalnya dua tahun sekali. Itupun pemeliharaan ringan,” kata Bendahara pengelola Gedung Korpri, Robandi kepada Radar, belum lama ini. Dikatakan Robandi, memang terkesan ramai disewa untuk perpisahan, namun setiap tahun berkisar hanya lima sekolah, baik tingkat SMP maupun SMA. Sedang disewa untuk keperluan lain seperti hajatan maupun lainnya, tidak seberapa pemasukan yang diterima. Menurutnya, pihak pengelola mematok biaya sewa untuk kalangan umum sebesar Rp 1,5 juta. Sedang untuk perpisahan sekolah Rp 1,4 juta. Itupun dikembalikan kepada sekolah sebesar Rp 200 ribu. Dari uang sewa itu dipergunakan sebagai biaya kebersihan Rp 200 ribu dan sisanya masuk kas. “Jika dirata-ratakan setahun sekitar Rp 10 sampai 15 juta, sangat tidak mungkin untuk biaya perawatan gedung. Apalagi pemasukan itu juga dipakai untuk keperluan bayar bulanan PDAM saja, jumlahnya hampir Rp 6 juta satu bulan,” jelas Robandi pula. Sementara, karena sulitnya kemampuan anggran, pihak kepengurusan Korpri dalam hal ini diketuai oleh HM Hery Soelistiyawan SH MHum dengan sekretaris Ir Suhartono MM meminta dukungan kepada Pemkab Tegal. “Namun sampai sekarang sepertinya belum ada kejelasan dukungan,” pungkas Robandi. (gon)

MARGASARI - Sehari paska pengaduan orang tua korban asusila yang diduga dilakukan Kades Margasari ke mapolsek setempat, puluhan warga simpatisan keluarga korban menggelar ‘happening art’ dengan mengusung kesenian ketangkasan ular dan membentang spanduk putih di depan balai desa setempat, Selasa (31/5). Aksi ini menyulut kedatangan warga sekitar untuk menjejali pintu masuk balai desa yang telah dijaga personil dari Polsek Margasari. Sebuah spanduk besar bertuliskan ‘Lu Kudu Tanggung Jawab Tindakan Asusila. dan Jangan Kotori Margasari’ yang ditujukan pada Kades Margasari Achmad Chaerudin, SE. dipajang simpatisan menutupi pintu masuk balai desa. Bertepatan dengan aksi tersebut kades yang bersangkutan tidak berada di balai desa lantaran mengikuti pembekalan praja se Kabupaten Tegal di Obyek Wisata Guci. Tak berselang lama jajaran muspika yang dipimpin Camat Margasari Abuseri SIP, Kapolsek Margasari AKP Yulianto, dan Danramil Kapten Riyanto memasuki balai desa dan mengumpulkan perangkat desa untuk menyikapi aksi tersebut. Dan tanpa ada yang menyuruh, simpatisan warga tersebut kemudian memilih membubarkan diri, untuk memberikan kesempatan petinggi kecamatan tersebut menggelar diskusi dengan perangkat desa. Camat Margasari Abuseri SIP sendiri dengan tegas menyatakan kasus asusila yang diduga dilakukan kades sudah secara resmi dilaporkan pada pihak yang berwajib dalam hal ini kepolsian. “Kami berharap dengan mencuatnya kasus dugaan asusila ini tidak membuat aktifitas kerja perangkat menjadi terpengaruh dan memicu kemerosotan kinerja perangkat,” tegasnya. Dia juga menghimbau perangkat desa untuk menghindari suara- suara yang tidak sesuai dengan kenyataan dan sebisa mungkin meluruskan informasi yang keliru. “Kalau memang kalian tidak tahu persis akar permasalahan lebih baik diam. Saya secepatnya akan menemui kades, dan sekaligus saya berharap pe-

layanan masyarakat harus tetap berjalan seperti biasa,” terangnya. Sementara itu Kapolsek Margasari AKP Yulianto juga menegaskan pada perangkat desa bahwa kasus dugaan asusila yang dilakukan kades telah dilimpahkan ke Polres Tegal. Dan saat ini Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres telah melakukan tahapan penyidikan serta menempuh proses lanjutan berupa pembuktian secara valid termasuk melakukan test DNA. “Kami minta perangkat desa bisa secepatnya mengkonfirmasikan pada jajaran bila ada gejolak yang muncul, agar upaya antisipasi bisa sedini mungkin kami lakukan,” pintanya. Hal senada juga diharapkan dari pihak Koramil terkait akurasi ketepatan laporan agar iklim kondusif yang selama ini tercipta di Margasari tidak ternoda. Camat Margasari pun mengakui kejadian tersebut sudah dilaporkan di tingkat Kabupaten Tegal. Dan sebelum pihaknya mendatangi balai desa untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, dirinya sempat mengontak Asisten I Nurcholis BM yang intinya meminta dirinya segera melakukan langkah pengamanan demi terciptanya kondusifitas wilayah Margasari. Diakuinya kasus asusila yang diduga dilakukan Kades Margasari tersebut dari hasil informasi tokoh pemuda dan tokoh agama setempat sudah dilakukan sejak 7 bulan lalu. “Sejak kejadian terakhir korban sebut saja Bunga (18) memilih tinggal di Dukuh Karang Benda Purwokerto. Dan setelah kemarin dia pulang kampung, warga sempat geger melihat dia membawa bayi tanpa diketahui siapa suaminya. Dari upaya mengorek informasi yang dilakukan orang tua korban dan tokoh masyarakat, korban mengaku bahwa ayah si jabang bayi itu adalah kades. Hal ini yang akhirnya menyulut orang tua korban dan tokoh masyarakat mengadukan dugaan asusila tersebut kejajaran Polsek setempat,” tegasnya. Dia juga menyatakan setelah ada kepastian hukum dari pihak Polres, pihaknya baru akan memberikan laporan resmi pada bupati sebagai pengambil keputusan final terhadap status yang disandangnya sekarang. (her)

HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

HAPPENING ART- Simpatisan korban asusila saat menggelar aksi damai di depan kantor balai Desa Margasari, kemarin.

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

FOTO BARENG - Danramil Suradadi Kapten Syamsir (pertama kiri), Camat Suradadi Tri Guntoro SH MM (kedua dari kiri) dan Kapolsek Suradadi AKP Sehroni (pertama dari kanan) usai memberikan hadiah kepada para pemenang lomba musik religius di Pendopo Balai Desa Jatimulya Kecamatan setempat, kemarin malam.

Pesta Rakyat di Desa Jatimulya Melongok Perayaan Hari Jadi Kabupaten Tegal ke-410 PENDOPO Balai Desa Jatimulya Kecamatan Suradadi yang biasanya tampak sepi di malam hari, Senin (30/5) malam kemarin, tampak ramai dipadati ratusan warga setempat. Warga yang berasal dari seluruh desa di Kecamatan Suradadi ini ternyata hendak menonton secara langsung acara yang digelar oleh Kecamatan setempat. Kegiatan ini merupakan perayaan hari jadi Kabupaten Tegal ke-410. Dan, kebetulan Pendopo Balai Desa Jatimulya dijadikan sebagai lokasi pagelaran. Adapun acaranya, pihak panitia menghelat lomba musik religius. Di antaranya, Musik Rebana, Hadroh, Kuntulan, Kasidah, dan Terbangan. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 20.00 WIB - 01.00 WIB dini hari ini dihadiri Muspika setempat dan seluruh kepala desa se-Kecamatan Suradadi. Masing-masing desa wajib mengirimkan peserta guna mengikuti perlombaan tersebut. Dalam sambutannya, Camat Suradadi Tri Guntoro SH MM mengatakan, meski hari jadi Kabupaten Tegal jatuh pada

tanggal 18 Mei lalu, namun tidak ada salahnya jika masyarakat Suradadi baru merayakannya. “Mestinya, masyarakat harus sadar. Bahwa setiap bulan Mei, Kabupaten Tegal merayakan ulang tahunnya. Dan alangkah baiknya, bilamana warga rela mendirikan umbul-umbul serta bendera di wilayahnya masingmasing. Dengan demikian, warga akan selalu mengenang hari jadi daerahnya sendiri,” terangnya. Dia juga meminta kepada masyarakat sekitar agar lebih menjunjung tinggi tingkat kebersamaan. Selain itu, upayakan agar lingkungan selalu aman dan jauh dari kriminalitas. “Jika ingin aman, maka jagalah lingkungannya masingmasing. Hindari sesuatu hal yang tidak diinginkan. Termasuk kriminalitas supaya lebih diminimalisir,” pintanya. Kepala Desa Jatimulya Hartoyo Spd mengaku sangat bangga, lantaran balai desanya dijadikan sebagai lokasi perlombaan. Karena itu, warganya bisa terhibur dan suasana desa menjadi hidup. Tidak seperti biasanya, usai adzan Maghrib, suasana desa tampak sepi dan sunyi. “Kebetulan desa kami yang ditunjuk untuk menjadi tuan rumah dalam acara ini. Dan kami pun mempersilahkannya. Kegiatan ini baru pertama kali digelar selama saya menjabat

menjadi kepala desa. Sebelumnya tidak pernah. Hanya merayakan di Pemkab saja,” ujarnya. Sementara itu, Ketua panitia lomba yang juga Kasi Pemerintah Kecamatan Suradadi, Budi menjelaskan, peserta lomba musik religius ini, jumlahnya ada 11 peserta. Setiap desa diwajibkan mengirimkan satu kelompok. Dan, setiap kelompok jumlah anggotanya bervariasi. Ada yang 10, ada pula yang lebih. Peserta yang berhasil meraih juara I, II dan III, bakal mendapatkan satu trophy, satu piagam serta uang pembinaan. “Dewan juri berasal dari UPTD Dikpora Suradadi dan BKK Suradadi. Kategori penilaiannya adalah penampilan, kreativitas, kekompakan, dan lain sebagainya,” terang dia. Dia kembali menjelaskan, peserta yang berhasil menduduki tingkat pertama antara lain Grup Kusuma Jati dari Desa Jatimulya dengan skor nilai 261. Kemudian peringkat kedua adalah, Grup Kuntul dari Desa Jatibogor dengan skor nilai 243. Dan peringkat terakhir, Grup Rosabiq dari Desa Harjosari dengan skor 240. “Khusus piala, yang mendapat hanya juara I, II dan III. Sedangkan peserta lainnya, hanya mendapat piagam saja,” pungkasnya. (yeri novel)


KABUPATEN TEGAL

7

RABU 1 JUNI 2011

RADAR TEGAL

Basyir Kembali Pimpin Praja

SLAWI

Dipilih secara Aklamasi

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

BERKUNJUNG - Beberapa anggota DPRD Kabupaten Tegal dan Petugas dari dinas terkait serta Kepala Desa Suradadi, tengah berkunjung di bendungan Sungai Cenang Blok Randu Sanga Desa setempat, kemarin.

450 Ha Andalkan Tadah Hujan FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

SIMULASI - Kader KB Eko Retno Ariawati mensimulasikan penyuluhan KB kepada masyarakat desa Dukuhwringin.

DesaDukuhringinMasukNominasi SLAWI - Desa Dukuringin Kecamatan Slawi merupakan salah satu desa yang masuk nominasi tiga besar lomba pemilihan Sub Pembina Pembantu KB Desa (PPKBD) 2011 tingkat Jawa Tengah. “Selain Kabupaten Tegal, dua daerah lain yang masuk nominasi pemilihan Sub PPKBD yaitu Kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Rembang. Hasil penilaian akan kami umumkan sebelum tanggal 10 Juni mendatang,” terang staff BKKBN Provinsi, Ali Subandi SH, pada saat melakukan penilaian yang dipusatkan di PAUD Flamboyan 4 desa setempat. Senin (30/5). Ia menjelaskan, selain pemilihan Sub PPKBD juga terdapat pemilihan PKB/PLKB dan PKBD. Namun, untuk Kabupaten Tegal, yang berhasil masuk nominasi yaitu pada kategori Sub PPKBD. Daerah yang mempunyai nilai terbaik akan mewakili provinsi dalam lomba serupa di tingkat nasional. “Kegiatan tersebut digelar dalam rangka menyambut Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke XVIII yang acara puncaknya akan digelar di Bandung pada 26-29 Juni mendatan,” ungkapnya. Selain menilai dokumen administrasi, tim juga menilai kecakapan kader KB dalam menyosialisasikan program KB kepada masyarakat. Karena itu, tim meminta kader untuk memperagakan beberapa simulasi penyuluhan ataupun konsultasi warga terkait KB. LAKUKAN SIMULASI Sepasang suami istri tampak mendatangi rumah seorang kader Keluarga Berencana di Desa Dukuhwringin Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal. Dengan wajah kebingungan dan malu-malu, sang suami lalu menanyakan sesuatu kepada kader KB tersebut. “Bu, saya sudah punya anak dua dan berkeinginan tidak punya anak lagi. Kira-kira bisa menggunakan alat kontrasepsi apa ya?” Sang kader KB kemudian dengan antusias menjawab pertanyaan tersebut. “Kalau kontrasepsi jangka pendek, bapak bisa menggunakan kondom. Kalau jangka panjang, bisa melalui Medis Operasi Pria atau MOP,” jawab kader KB. Mendengar jawaban tersebut, sang suami mendadak ketakutan. Kader KB lalu berusaha menjelaskan lebih lanjut tentang metode kontrasepsi jangka pendek dan jangka panjang tersebut. “Tenang Pak, anunya tidak dipotong,” tambah kader KB. Seketika itu, tawa warga Dukuhwringin pecah menyaksikan simulasi atau sosio drama yang diperankan oleh Kader KB setempat yaitu Eko Retno Ariawati, Kabid Keluarga Sejahtera BPPKB Kabupaten Tegal, Dra Sukensus, dan staff BKKBN Provinsi, Ali Subandi SH. (fat)

Setiap Tahun Hanya Sekali Panen SURADADI - Sungguh memprihatinkan! Sedikitnya 450 Ha tanaman padi di wilayah Kecamatan Suradadi minim pengairan. Akibatnya, tiga desa yakni Desa Suradadi, Jatimulya dan Purwahamba ini, harus rela menunggu musim hujan jika hendak menanam padi. Bila tidak ada hujan, maka terpaksa petani tidak ada aktifitas. Anggota Komisi II dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tegal Rustoyo mengaku prihatin dengan kondisi yang dialami sejumlah petani di wilayah tersebut. Karena itu, tak salah jika petani setempat membuat bendungan di Sungai Cenang Blok Randu Sanga Desa Suradadi. Pihaknya sangat mendukung meski bendungan itu terbilang manual. “Mestinya pemerintah malu dengan adanya semangat juang para petani ini yang rela membuat bendungan tanpa biaya bantuan dari pemerintah. Melihat seperti ini, saya sungguh malu dan prihatin,” tegas Rustoyo dalam kunjungannya ke Bendungan tersebut, Selasa (31/5) siang. Tampak dalam kunjungan itu, selain Rustoyo juga ada anggota dewan lainnya serta dari dinas terkait. Yakni anggota Komisi II dari Fraksi PKS DPRD Kabupaten Tegal Bahrun SH, Kepala UPTD Tanbunhut Suradadi Kusmujo SP, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dari

Badan Pelaksana Penyuluh Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Tarmidi, Petugas UPTD Pengairan WarurejaSuradadi, Kepala Desa Suradadi Tarsidjan, Ketua Gapoktan Kasmuri, serta lembaga desa dan petani setempat. Dalam kesempatan itu, Rustoyo menegaskan lagi, nantinya setelah bendungan manual itu jadi, maka bisa difungsikan untuk mengairi lahan sawah sebanyak 450 Ha. Dengan demikian, tentunya petani dapat panen dua kali dalam waktu satu tahun. Sementara ini, petani hanya panen satu kali dalam satu tahun. “Pemerintah harus berfikir cerdas, bagaimana caranya agar bendungan ini bisa dibangun permanen. Tidak manual seperti ini. Bendungan hanya mengandalkan kekuatan bambu dan tanah liat saja. Bila debit air sungai tinggi, tidak menutup kemungkinan bendungan bisa jebol,” jelasnya. “Karena itu, upayakan bendungan ini agar bisa permanen. Dengan begitu, kesejahteraan masyarakat petani di sini dapat meningkat,” sambungnya. Pada kesempatan yang sama pula, anggota Komisi II dari Fraksi PKS DPRD Kabupaten Tegal Bahrun SH mengharapkan, pemerintah jangan berpikir tentang besar kecilnya anggaran. Namun akan lebih penting, manfaat dan endingnya dari bendungan ini. Tentunya bila petani bisa panen dua kali dalam satu tahun, pembayaran Pajak Bumi dan

Bangunan (PBB) desa setempat bakal lancar. Dan ada yang lebih terpenting lagi, yaitu petani bisa hidup sejahtera. “Coba pemerintah lebih berpikir ke segi efeknya. Jangan semata-mata besaran anggarannya saja yang dipikirkan. Dengan adanya bendungan ini, tentunya pemerintah juga yang akan menikmatinya pula,” urainya. Kepala UPTD Tanbunhut Suradadi Kusmujo SP menjanjikan bakal membantu beberapa mesin diesel untuk kebutuhan petani setempat. Nantinya mesin tersebut, digunakan untuk menyedot air yang berada di bendungan. “Kami sedang mengusahakan mesin diesel untuk petani di sini. Dan upaya ini, semoga bisa berhasil,” ucapnya singkat. Sementara Kepala Desa Suradadi Tarsidjan mengaku bersyukur mendapat perhatian dari semua pihak mengenai pembangunan bendungan tersebut. Akan lebih senang lagi, kata Tarsidjan, jika bendungan dijadikan permanen. Sehingga, petani tidak merasa kwatir jika sewaktu-waktu terjadi longsor atau pun bendungan jebol. “Diperkirakan, jika bendungan ini dijadikan permanen membutuhkan sekitar Rp 300 juta. Untuk sementara ini, bendungan hanya manual dan dananya berasal dari swadaya masyarakat murni. Bahkan untuk mesin dieselnya, salah satu petani memberikan bantuan untuk penyedotan air sungainya,” papar dia. (yer)

Bupati Gelontoran Uang Perangsang Pelunasan PBB TALANG - Langkah Pemkab untuk memacu pihak kecamatan dan desa mencapai target maksimal dalam pelunasan pajak ditempuh melalui pemberian uang perangsang. Hal itu dilontarkan Camat Talang Dra Hj Nurhayati MM di sela- sela membuka pekan panutan pajak diaula kecamatan setempat Selasa ( 31/5). Dimana dalam SK Bupati nomor 050/85/2011 mengatur pemberian uang perangsang lunas pajak pada kades, lurah, dan camat yang lunas pajak. Dalam pekan panutan pajak yang digelar tersebut diharapkan adanya lecutan untuk setor lebih awal dari tiap- tiap desa dari wajib pajak. “Target per desa dalam pekan panutan pajak kali ini 10 hingga 20 persen setoran. Hasil sementara yang terkumpul hingga saat ini men-

HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

PACU PAJAK - Camat Talang Dra Hj Nurhayati MM saat membuka pekan panutan pajak di pendopo setempat, kemarin.

capai Rp 42.226.450. Dimana desa dengan setoran tertinggi diraih Pesayangan senilai Rp 16.188.000, disusul Kebasen. Dan rata- rata desa yang lain mampu mematok setoran dikisaran Rp 3 juta sampai Rp 5

juta,” terangnya. Dia juga menyatakan digelarnya pekan panutan dan pemberian uang perangsang dari Pemkab tersebut bisa memotivasi kopak untuk lebih awal melakukan tagihan pada wajib

pajak. Dia juga menyatakan dalam pemberian uang perangsang tersebut akan diberikan dengan tingkatan persentase. Dimana bagi yang lunas pajak bulan Mei akan mendapat persentase 10 persen dari baku yang masuk untuk pemerintahan desa. “Bagi yang mampu melakukan pelunasan bulan Juni akan mendapat persentase 9 persen, Juli 8 persen, Agustus 7 persen, dan September 6 persen. Sementara ditingkat Kecamatan persentase diberikan mulai bulan Juni sebesar 0,8 persen dan susut satu persen hingga pelunasan September sebesar 0,5 persen,” tuturnya lebih lanjut. Pemkab juga akan menggelontorkan hadiah lunas I hingga III dimana untuk tingkat I kecamatan akan mendapat hadiah

senilai Rp 700.000, berikut Rp 600.000 dan Rp 500.000 untuk juara II dan III. (her)

BOJONG - Tanpa berjalan alot, Musda II Persatuan Kades dan Sekdes Jateng (Praja) dan atau Parade Nusantara Kabupaten Tegal secara aklamasi mengukuhkan Abd Basyir SH Kades Mulyo Harjo Pagerbarang, memimpin kembali lembaga itu periode 2011-2016. “Sejumlah penambahan kelembagaan pada kepengurusan baru ini bakal dibentuk, diantaranya bidang advokasi dan koordinatir kelembagaan tingkat kecamatam,” kata Ketua pengurus terpilih Abd Basyir SH, usai pelaksanaan Musda II Praja dan atau Parade Nusantara di Hotel Guci Kencana Bojong kepada Radar. Dikatakan Abd Basyir, sebelumnya dirinya memegang ketua kepengurusan yang sma periode Tahun 2006-2011. Adanya sejumlah bidang yang belum dibentuk pada kepengurusan sebelumnya, untuk kepengurusan Tahun 2011-2016, pihaknya membentuk bidang advokasi bagi anggota dan Ketua Paguyuban setiap kecamatan. ”Harapannya anggota nanti bisa terbantu advokasinya dan kerukunan serta memudahkan komunikasi dengan dibentuknya ketua paguyuban di setiap wilayah,” kata dia. Menurut dia, dalam kinerja Praja kedepan, ada tiga point penting. Yaitu, melakukan sinergi dan kebersamaan dengan Pemkab Tegal, dalam membangun daerah dan perekonomian dengan mengedepankan aspi-

rasi warga desa masing-masing. Juga berencana dalam program kinerjanya membangun dan meningkatkan kesejahteraan anggota Praja. “Yang tidak kalah pentingnya juga agar kedua niatan diatas tercapai, berupaya memberikan layanan terbaik pada warga desanya serta menjalin koordinasi baik antara Kades dan perangkat desa guna peningkatan layanan,” jelas Basyir pula. Di sisi lain Perwakilan dari Parja dan atau Parade Nusantara Jateng yaitu Drs M Husen selaku Anggota Litbang didampingi rekannya Jazuli mengatakan, Praja ke depan, selain bersinergi dengan semua pihak, juga harus mampu mengimplemantasikan programnya. Pengurus kedepan juga harus mampu menjadi agen perubahan sosial di desanya masing-masing. “Juga harus aspiratif di masyarakat guna membangun desanya,” ujar Husen menegaskan. Sementara Asisiten I Sekda Pemkan Tegal Drs Nurkholis BM, mewakili Bupati Tegal Agus Riyanto SSos MM, usai membuka Musda itu mengatakan, Kades harus mampu mengoptimalkan kinerjanya, baik sebagai ketua dapat maupun pemerintahan desa. Juga Kades idealnya harus mampu mengayomi dan melayani masyarakatnya secara baik. “Dengan demikian, tata pemerintahan dan adat istiadat di masyarakat desa bisa tercipta dan terjaga sesuai keinginan bersama,” pungkasnya. (gon)

M GHONI/RADAR SLAWI

PENGURUS BARU - Kepengurusan Praja dan atau Parade Nusantara baru, periode 2011-2016, berpose bersama usai terpilih secara aklamasi pada Musda II lembaga itu di Hotel Guci Kencana, Selasa (31/5).


RADAR BREBES

8

RABU 1 JUNI 2011

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes RSU Bhakti Asih RSIA Mutiara Bunda Tanjung Brebes RS Dera As Syifa Banjarharjo Brebes Hotel Dedy Jaya Brebes RS Dedy Jaya

(0283) 671431 (0283) 671279 / 673481 (0283) 877222 (0283) 889588/ 889548 (0283) 673133 / 673158 (0283) 672145/ 672525

WONGE DEWEK Tanamkan Disiplin Kerja MENGUBAH kebiasaan memang bukan perkara mudah. Namun jika dilakukan demi terciptanya peningkatan kinerja dan pelayanan bagi masyarakat, maka harus tetap dijalani. Demikian yang dilakukan Kepala Puskesmas Bantarkawung dr Hery Agus, dalam upaya meningkatkan kedisiplinan jajaran petugas di lingkungan kerjanya. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan mewajibkan seluruh petugas untuk mengikuti apel pagi dan siang. “Sebagai petugas yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, kita jelas memiliki DOK. RATEG tangung jawab moral di daDr Hery Agus lamnya. Untuk itu, demi maksimalnya pelayanan tersebut kita berupaya melakukan pembentukan kedisiplinan,” jelas Agus, Selasa (31/5). Wajib apel dua kali dalam sehari dilaksanakan pada pukul 07.30 WIB dan pukul 13.30 WIB. Di mana di dalamnya diisi dengan pemberian arahan serta maupun agenda kerja. “Inspektur tidak selalu Kepala Puskesmas, namun bergantian. Sehingga tercipta kedinamisan saat berlagsungnya kegiatan apel,” kata Agus. Namun demikian, dikatakan dokter yang telah bertugas selama 11 tahun di wilayah Kecamatan Bantarkawung ini, bukan berarti seluruh petugas langsung pulang sehabis melaksanakan apel siang. “Mereka tetap menyelesaikan tugasnya, terutama di bagian perawatan dan pelayanan. Kami tidak ingin saat ada warga yan datang namun petugas sudah tidak di tempat,” lanjutnya. Melalui pembentukan kedisiplan tersebut, dia berharap dapat meninkatkan mutu pelayanan dengan memelihara citra pelayanan Puskesmas yang baik. (pri)

AJIB AH... Siswa Kenali Tugas Pokok Polisi BUMIAYU - Lima siswa kelas XI IPA SMA Islam Ta’alumulhuda Bumiayu, Selasa (31/5) mendatangi mapolsek Bumiayu. Mereka diterima langsun Wakapolsek Ipda Eko Sugeng Purwanto. Kedatangan para siswa ke kantor Polisi ini bukan untuk menyelesaikan atau melaporkan perkara hukum. Akan tetapi untuk melakukan wawancara yang merupakan tugas dari sekolah terkait tugas dan fungsi kepolisian. Kepada para siswa, Eko menjelaskan bahwa tugas pokok kepolisian sebagaimana diatur dalam UU No 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia Bab III pasal 13 adalah memelihara keamanan dan ketertiban, masyarakat, menegakkan hukum dan memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat. “Secara umum negara-negara berdaulat tentu memiliki aparat kepolisian. Tugas mereka adalah melindungi warga negara dari ancaman bahaya kriminal dan menertibkan lalu lintas serta memberi bantuan di saat terjadi bencana. Tetapi yang paling mendasar adalah mendorong ketaatan terhadap hukum oleh siapa saja,” terang Eko. Upaya tersebut lanjut Eko, dilaksanakan melalui beberapa program yang di antaranya adalah keamanan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas (Kamtibcar Lantas) dan keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). “Kamtibcar Lantas sendiri, dilaksanakan sebagai upaya untuk menjaga keamanan pengguna kendaraan di jalan, salah satunyya agar terhindar dari kecelakaan. Sementara Kamtibmas dilaksanakan untuk menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan masyarakat yang dimulai dari tingkat pedesaan,” kata Eko. Selain itu lanjut Eko, kepolisian juga telah menjalankan kemitraan dengan sekolah-sekolah melalui beberpa kegaiatan seperti Polisi Keamanan Sekolah (PKS), pembinaan Saka Bhayangkara dan penyuluhan narkoba. “Untuk itu kami senantiasa siap untuk membantu memberikan sosialisasi maupun latihan di sekolah sebagai bentuk kemitraan polisi dengan sekolah,” jelasnya. Setelah mendapat penjelasan dari Wakapolsek, kelima siswa yakni Cika Yunita, M Turif Irawan, Saras Bintan, Riskie Aji dan Tri Lusi mengaku sangat puas. Selain bisa menyelesakan tugas, mereka juga mendapat ilmu baru mengenai tugas dan fungsi pokok polisi. “Awalnya sempat tegang juga masuk ke kantor polisi, tapi setelah itu lega. Karena ternyata ramah-ramah,” ungkap Cika. (pri)

70 Persen Jalan Kabupaten Rusak Anggaran Hanya Rp 41 Miliar BREBES - Kerusakan ruas jalan kabupaten di wilayah Brebes nyaris tersebar merata. Dari total panjang 676 kilometer jalan kabupaten, 70 persen di antaranya sudah dalam keadaan rusak berat. Selain melingkupi jalan kabupaten, kerusakan juga menimpa jalan provinsi maupun nasional. Luasnya kerusakan yang terjadi, membutuhkan biaya perbaikan yang tidak sedikit. Sehingga dipastikan perbaikan jalan-jalan kabupaten tidak akan tuntas tahun ini. “Kerusakan jalan kabupaten yang rusak saat ini sudah mencapai 70 persen, sedangkan anggaran yang kita sediakan di 2011 ini minim,” tutur Ketua Komisi III DPRD Brebes Hery Fitriansyah seusai raker dengan Dinas Pekerjaan Umum

dan Tata Ruang (DPUTR) Selasa (31/5). Heri menjelaskan, perbaikan jalan kabupaten tidak mungkin bisa diselesaikan seluruhnya pada tahun 2011. Sebab anggaran yang disediakan pada APBD 2011 hanya sebesar Rp 41 milliar. “Hanya cukup untuk mengurangi kerusakan sebesar 20 persen saja. Sedang sisa 50 persennya akan diupayakan melalui efisiensi anggaran SKPD yang tidak mendesak,” tegasnya. Namun demikian, pihaknya menyatakan akan mengupayakan anggaran perbaikan jalan kabupaten pada APBD Perubahan pertengah tahun ini serta akan dituntaskan tahun mendatang. “Perbaikan jalan di desa-desa sudah sangat mendesak dan akan diprioritaskan pada APBD 2012,” janjinya. Menurutnya, rencana eksekutif untuk menambal alokasi perbaikan jalan melalui pos

anggaran bencana tidak akan bisa dilakukan. Kerusakan jalan itu, katanya bukan bencana alam darurat, sebab masih bisa diprediksi dan bisa diukur serta direncanakan. Sedangkan pos anggaran tak terduga bencana alam itu untuk yang sifatnya darurat dan tak terduga. “Silahkan saja eksekutif mengusulkan, saya kira itu tidak mungkin dilakukan,” ujarnya. Dijelaskan, proses penawaran lelang perbaikan jalan akan dilakukan mulai 1 Juni dan selesai pada awal Juli agar diharapkan pengerjaannya bisa dilaksanakan pada akhir Juli. “Semoga bisa segera dilaksanakan karena kerusakan jalan sudah berdampak pada berbagai sisi kepentingan masyarakat banyak dalam bidang ekonomi, pertanian, pendidikan dan sebagainya. Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Brebes Sa-

DOK/RADAR BREBES

RUSAK PARAH - Salah satu ruas jalan kabupaten di Brebes yang kondisinya rusak parah.

tibi SH menambahkan, perbaikan jalan dilakukan secara bertahap dan pasti. Saat ini, sejumlah proyek tengah peningkatan jalan dalam proses

lelang melalui LPSE Kabupaten Brebes. Diharapkan pada awal Juni ini, sudah bisa dilaksanakan perjanjian kerja antara pemenang lelang dengan DPU. (ism)

Jumlah Penduduk Dunia Capai 7 Miliar KB Kembali Digerakkan

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

BERAKTIVITAS - Sejumlah pembeli dan pedagang di Pasar Hewan Bumiayu saat beraktivitas jual beli.

Bentuk Ruang Ekonomi dan Sosial PASAR Hewan Bumiayu atau yang juga sering disebut sebagai Pasar Wage, menjadi bagian kehidupan masyarakat Bumiayu dan sekitarnya. Disebut Pasar Wage, karena hanya beroperasi setiap datangnya hari pasaran wage. Dalam perkembangannya, aktivitias perdagangan di pasar yang berada di ruas jalan utama Bumiayu-Salem tersebut, tidak sebatas pada perdagangan hewan ternak saja, namun juga beragam jenis kebutuhan masyarakat dari pakaian hingga pertanian. Namun demikian, pasar hewan tetap tidak kehilangan identitasnya sebagai tempat transaksi jual beli hewan ternak. Lebih dari itu, segala jenis hewan dijual di sini, dari mulai kelinci, ikan, ular, kurakura, tokek, iguana, burung hantu, monyet, dan hewanhewan eksotik lain, yang tidak lazim dipelihara tersedia di Pasar Hewan Bumiayu. Tingginya aktivitas serta menyatunya Pasar Hewan Bumiayu dengan masyarakat, dicermati sebagai bentuk budaya yang telah terikat degan masyarakat. Hal itu diungkapkan pemerhati masalah sosial asal Bumiayu Drs Zaini SSos MPd, Selasa (31/5). “Di sana telah terbentuk satu relasi perdagangan melalui kesadaran kolektif secara ekonomi, sosial dan budaya sekaligus. Bedanya dibanding pasar-psar

lain, di pasar hewan ini iklim perdagangan yang terbentuk masih bersifat tradisional. Bentukan dari tindakan-tindakan terdahulu yang terproses panjang oleh perjalanan waktu,” jelasnya. Bentuk budaya yang dimaksud Zaini adalah di pasar ini berlangsung aktivitas jual-beli yang kaya nilai-nilai lokal. Seperti keramahan masyarakat dalam bertegur sapa dan ramainya suasana tawar-menawar untuk mencapai kesepakatan harga. “Sehingga kita rasakan adanya interaksi sesama masyarakat yang lebih hidup ketika berada di dalamnya,” imbuh Zaini. Terkait pengembangan dalam bentuk perluasan Pasar Hewan Bumiayu, dia berharap, kondisi seperti ini dapat tetap lestari tanpa harus merubah sistem yang telah berlaku di dalamnya. Tidak memutus keakraban penjual dan pembeli, namun warga tetap mendapatkan akses dalam mendapatkaan kebutuhannya. “Perlu kebijakan untuk mengkonservasi pasar agar tetap eksis di tengah perkembangan kota tanpa harus kehilangan identitasnya sebagai salah satu simbol ekonomi dan budaya kerakyatan. Semakin banyak pemerintah bisa mewujudkan keberpihakan kepada rakyat dalam kebijakan pembangunan, maka pembangunan kota akan semakin mendapat tempat di

masyarakat,” terangnya. Sementara terkait perluasan pasar hewan yang saat ini terhenti, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Tata Ruang (TR) Brebes dikonfirmasi melalui Kepala UPT Dinas PU dan TR wilayah Bumiayu Koes Pramono mengatakan, perluasan pasar dilakukan Pemkab. Hal itu dilakukan menyesuaikan anggaran. Tahap pertama yang dilaksanakan pada 2008. (pri)

BREBES - Pada bulan Oktober mendatang, jumlah penduduk dunia diperkirakan mencapai 7 miliar lebih. Padahal sebelum tahun 2000, jumlah penduduk dunia hanya sekitar 6 miliar. Sehingga dalam waktu kurang lebih 12 tahun, terjadi peningkatan jumlah penduduk sebesar 1 miliar. “Padahal sebelum tahun 1900, untuk mencapai angka satu miliar pertambahan penduduk itu membutuhkan waktu 123 tahun. Namun sekarang untuk naik menjadi satu miliar hanya butuh waktu 12 tahun,” kata Dr Samidjo, Manajer Program United Nations Population Fund (UNFPA) di sela-sela kunjungannya di Kabupaten Brebes Selasa (31/5). Karenanya, menurut dia, UNFPA yang merupakan lembaga pembiayaan di bidang kependudukan di bawah PBB itu pun melakukan sejumlah kampanye menyambut datangnya jumlah penduduk yang ke7 miliar tersebut. “Jumlah penduduk 7 miliar ini tidak bisa kita apa-apa kan, kita hanya berupaya agar kebutuhan pelayanan KB itu dipenuhi, termasuk pelayanan kesehatan, pendidikan dan lainnya. Kita mencoba menyadarkan penduduk termasuk peran swasta dalam pelaksanaan program KB,” tandasnya. Pada bulan 11 Juli mendatang,

yang merupakan Hari Kependudukan Dunia akan diperingati dengan kampanye yang bertemakan “Dunia dengan 7 Miliar Penduduk” di Jakarta, yang akan dicetuskan oleh Wakil Presiden RI. Di mana dengan kampanye itu, peran tokoh-tokoh amsyarakat, agama, kader-kader KB, dokter dan bidan diintesifkan untuk menyukseskan program KB. Selain itu, UNFPA juga berupaya mencari gambaran kehidupan masyarakat seluruh dunia, dengan 7 miliar penduduk. Salah satunya adalah dengan mendokumentasikan sejumlah aktivitas masyarakat terkait dengan program kependudukan dan KB. Di mana dokumentasi video itu berisi sejumlah keberhasilan pemberdayaan masyarakat, terkait dengan pendapatan yang mendukung keberhasilan program KB. “Video itu sendiri nantinya akan ditayangkan di sejumlah televisi internasional, sepeti CNN, CNBC, BBC dan lainnya untuk kampanye 7 miliar penduduk dunia,” ujarnya didampingi Kasubid Advokasi dan KIE BKKBPP Kabupaten Brebes Drs Kukuh Prasetyo. Saat ini, lanjut dia, jumlah penduduk terbesar di dunia tetap dipegang China dengan jumlah penduduk 1,3 miliar, kemudian India dengan 1,1 miliar, Amerika Serikat dengan 290 juta penduduk dan Indonesia dengan 237 juta penduduk. (ism/riz)


SAMBUNGAN

RABU 1 JUNI 2011

9

RADAR TEGAL

ANDHIKA DAN IZZI

IIS DAHLIA DERBY ROMERO

Dinilai Sakit, Seharusnya Direhab ANDHIKA dan Izzi ‘Kangen Band’ dinilai hanya sebagai orang yang sedang sakit. Kuasa hukumnya, Ferry Juan pun berharap keduanya hanya menjalani rehabilitasi, bukan dipenjara. “Mereka itu kan orang sakit ya kenapa sih harus ditahan? Harusnya kan dimasukkan ke dalam panti bukan malahan dipenjara,” ungkap Ferry saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (31/5). Ferry sangat yakin jika kliennya itu bukan yang memiliki barang bukti pohon ganja dan beberapa lintingan barang haram tersebut. Ia pun kekeuh meminta hakim untuk membebaskannya dari hukuman kurungan. “Saya memohon kepada ma-

jelis yang mulia supaya Andhika dan Izzi dikembalikan lagi ke Lido untuk melanjutkan rehabilitasinya,” ungkap Ferry. Meski kini keduanya mulai menjalani persidangan, Ferry

Sayang Gita Gutawa Sepenuh Hati BERAWAL dari kedekatan berbuah rasa cinta, sepertinya ungkapan tersebut cocok untuk Derby Romero yang dibikin mabuk kepayang oleh Gita Gutawa. Ia pun mengaku sayang Gita sepenuh hatinya. “Percaya saja kalau sayang. Sayang sepenuh hati,” ungkap Derby saat ditemui di acara ‘Asean Caravan Of Goodwiil’ di Asean Secretariat, Jakarta Selatan, Selasa (31/5). Sebelumnya pasangan tersebut enggan mengungkap hubungan cinta yang telah terjalin. Meski keduanya kerap melayangkan pujian, namun mereka mengaku tak ada hubungan spesial. Namun, kabar baik kini datang dari dua insan musik tersebut. Derby mengaku telah menjalani masa-masa pacaran dengan anak komposer, Erwin Gutawa tersebut. “Santai aja toh ada waktu bareng kok, kita sudah sama-sama tahu dan samasama terima lah,” tutur pelantun ‘Kembang Perawan’ itu. (dtk)

yakin keduanya akan bebas. “Saya optimis Andhika harus direhabilitasi walau ada selentingan yang tidak enak,” tuturnya. (dtk)

Puluhan Guru Swasta Ngadu dari halaman 3 Sebab, pada prisipnya dalam penyaluran anggaran selalu mengacu pada ketepatan aturan dan ketepatan sasaran,” papar Sutari lagi. Lebih lanjut dia mengungkapkan, karena jumlahnya ha-

nya 200, pihaknya berharap tunjangan insentif dari pemerintah pusat dapat dinikmati semua sekolah swasta di Kota Tegal. Sehingga tidak terkumpul hanya di 3 atau 5 sekolah, tapi harus semuanya. Di tempat sama anggota Komisi I DPRD, H Harun Abdi

Manaf SH menjelaskan, terkait masalah itu seharusnya instansi terkait melakukan sosialisasi pada para guru. Dengan demikian, ada kejelasan jumlah penerima maupun besaran bantuan. “Kami siap menjembatani pertemuan antara Dinas Pendidikan dan para guru swasta.” (hun)

Chaiya Chaiya Pukau Tamu Undangan dari halaman 3 Bahkan dari Kuningan Jawa Barat juga hadir untuk memeriahkan acara ini,” tuturnya. Dia menjelaskan, yang lebih menarik dari acara ini suguhan tarian dance ala ‘Chaiya Chaiya’ dari film India berjudul ‘Dilse,’ yang dibintangi Shahrukhan pada era tahun 1998. Pada kesempatan sama, Pembina Acara Goyang Bombay, Govandy menuturkan, adanya acara temu kangen ini, wujud ekspresi dan kreatifitas dari pendengar Radio Sebayu FM

sendiri. Contohnya, Komunitas Fans Berat India (FBI) ini sudah mempersiapkan penampilannya sejak 2 bulan lalu. Bahkan untuk memenuhi kebutuhan aksesoris dan penampilan diri saat dipanggung. Para personel FBI mencarinya hampir ke tiap toko aksesoris di Kota Tegal. Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Tegal, Khaerul Huda menandaskan, saat ini Radio Sebayu FM Tegal yang merupakan Lembaga Penyiaran Publik

(LPP) Lokal dan sudah memiliki Dewan Pengawas. Sehingga nantinya, keberadaanya selain sebagai pusat informasi dan hiburan, dapat juga berfungsi sebagai pelayan publik. “Kami harap adanya jalinan yang kuat antara Radio Sebayu FM dengan masyarakat terus terbangun.” Dalam acara Temu Kangen Fans Sebayu FM ini, selain diisi acara hiburan, dan pembagian Door Prize. Di isi pula kegiatan sosial berupa aksi donor darah yang di lakukan oleh PMI Cabang Kota Tegal. (*)

Aksi Mahasiswa Telan Korban dari halaman 3 Kelima masalah keamanan parkir, dan keenam meminta penjelasan twntang pembangunan Perumahan UPS Asri akan terus berlangsung,” tegasnya. Sehingga kondisi dirinya drop, dan masuk rumah sakit tak mempengaruhi perjuangan mahasiswa. “Kami tetap dengan komitmen awal, akan menggelar aksi mogok kuliah

dan makan sampai tuntutan mahasiswa dipenuhi. Saya sudah koordinasi dengan kawan-kawan, soal kelanjutan aksi,” ucap Hadis dengan nada lemah. Dia menambahkan, walaupun dirinya tak bisa memimpin aksi besar-besaran karena harus mendapat perawatan medis. Aksi mahasiswa UPS yang akan dilaksanakan hari ini (Rabu, 1/6) bakal berlangsung.

Bahkan segala sesuatunya telah dipersiapkan, termasuk menghubungi alumni UPS guna ikut bergabung menyuarakan aspirasi mahasiswa. “Kami mencoba sekali lagi, supaya hati nurani YPP terbuka. Kami minta aspirasi sebagai civitas akademika UPS juga diperhatikan. Jangan otoriter dan antikritik. Kami akan terus bertahan, kalau tuntutan kami tak dipenuhi.” (hun)

Polresta Hidupkan Kesenian Balo-balo dari halaman 3 Di tengah keramaian, yang memadati taman Yos Sudarso atau depan kantor DPRD, mengalunlah irama musik Balo-balo. Melalui kesenian khas tersebut, bermacam program Polmas Polrersta Tegal Kota, dapat disampaikan pada masyarakat. Baik terkait disiplin lalu lintas, penyuluhan hukum serta keamanan. “Melalui kesenian Balo-balo, kita bangun kesadaran menjaga keamanan lingkungan bersama. Sebab menjaga keamanan tugas seluruh masyarakat. Sedang polisi berada di depan,” ucap AKBP Haryadi didampingi sejumlah perwira. Selain pimpinan grup Balo-balo Kota Tegal, H Tambari Gustam. Sementara Kapolda Jateng Irjen Pol Edward Aritonang, dalam kesempatan itu mengingatkan pentingnya menjaga keamanan lingkungan. Tugas itu tak semata-mata tanggung jawab polisi. Karena yang lebih penting adanya peran serta masyarakat. “Pola pikir menjaga keamanan lingkungan tanggung jawab polisi semata. Pandangan itu perlu diubah, tugas keamanan tanggung jawab bersama seluruh warga,” tutur Haryadi dalam kesempatan pertunjukan kesenian Balobalo, berkaitan Program Polisi Masyarakat (Polmas) Mapolresta, Minggu (29/5) lalu. Kesadaran menciptakan keamanan lingkungan bersama, lanjut kapolresta, itulah yang utama. Tapi bagaimana tercipta rasa aman, kalau warga belum

menyadari pentingnya menjaga keamanan lingkungan. Dia mencontohkan, apakah setiap pergi meninggalkan rumah sudah dilakukan pengecekan. Pintu rumah dan jendela sudah dikunci. Apakah pemilik rumah menyiapkan kunci tambahan atau kunci ganda. Bila perlu dilengkapi alat pemantau, termasuk kelengkapan alat seperti GPS pada kendaraan. “Ini semua bertujuan menghindari terjadinya tindak kriminalitas. Setelah menyediakan kunci ganda dalam menempatkan kendaraan saat parkir, tempatnya itu yang bisa dilihat. Sehingga jika terjadi sesuatu dengan kendaraan bisa cepat diketahui.” Selain itu disinggung mengenai bahaya kebakaran. Guna menghindari kejadian serupa, seperti dialami tiga Ruko di Jalan A Yani baru-baru ini. Karena itu warga khususnya mereka yang menggunakan watt besar, diimbau melakukan pengecekan instalasi listrik secara berkala. “Hal ini penting dilakukan menghindari kemungkinan lamanya pemakaian. Sebaliknya dengan pengecekan berkala, konsleting listrik seperti terjadi di kota-kota besar dapat dihindari. Selain apakah tempat usahanya, atau gudang miliknya dilengkapi tabung pemadam kebakaran. Hanya dengan ketelitian masyarakat, seluruh hartanya dapat diselamatkan. Termasuk keselamatan dari tindak kriminalitas, yang semuanya membutuhkan suatu ketelitian. Di sini peran serta warga dalam menjaga keamanan sa-

ngat penting,” papar Haryadi mantap. (din)

IIS Dahlia mengaku tak kapok untuk berakting lagi di sebuah film. Dia juga tak menolak apabila ditawari untuk berakting di sebuah film. Namun dia melihat terlebih dulu peran yang ditawarkannya apakah bisa memerankan atau tidak. “Ya mudah-mudahan lah. Aku selalu lihat-lihat dulu pekerjaan itu. Apa aku mampu dan bisa memainkan peran itu apa tidak,” ujarnya saat dijumpai di preview film ‘Kentut’ di gedung PPHUI, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (30/ 5). Pedangdut kelahiran Tasikmalaya ini juga merasa kangen untuk berakting di sebuah sinetron. Tawaran untuk tampil di FTV juga sering diterimanya, namun dia tak bisa memenuhi untuk melakukan syuting stripping. “Kalau sinetron sebenarnya aku juga kangen ya mau main, tapi selama ini ada tawaran main FTV ya aku nggak bisa. Terus stripping dan itu semakin nggak mungkin banget karena itu harus berada di lokasi syuting berhari-hari,” paparnya. Sementara untuk bermain di film ini Iis tak kebingungan, karena jadwal dari tim bisa menyesuaikan jadwalnya. Lebih lanjut Iis menegaskan bahwa bermain film bukan menjadi pekerjaan tetapnya. “Pokoknya pekerjaan tetap saya adalah bernyanyi dan sebagai ibu rumah tangga,” tukasnya. (kpl)

PLN Dongkrak Tambah Daya Para Pelanggan dari halaman 3 red) terdekat di wilayah kerja APJ Tegal, mencakup Kota dan Kabupaten Tegal, Brebes serta Pemalang.” Dia menambahkan, bagi masyarakat yang ingin melakukan pemasangan baru, terutama prepaid atau prabayar, biaya resmi dari PLN sangat terjangkau. Pemasangan sambungan baru daya 450 VA hanya Rp374.850,

900 VA Rp783.850, 1.300 VA Rp1.180.400, dan 2.200 VA Rp1.999.800. “Ini tarif resmi PLN dan semuanya seragam. Jika ada oknum yang mengatasnakaman PLN dan meminta lebih, segera laporkan kepada kami,” ucapnya. Selain itu, lanjut Subuh Isnandi, pihaknya melakukan edukasi agar pelanggan baru memanfaatkan listrik prabayar atau prepaid. Sebab memiliki beragam kelebihan disbanding

listrik kovensional. Untuk pelanggan lama atau yang masih berlangganan listrik konvensional, pihaknya membuka kesempatan seluas-luasnya guna melakukan migrasi atau pindah ke prepaid. “Semua itu merupakan salah satu komitmen PLN, untuk memberikan yang terbaik. Sehingga kebutuhan pasokan listrik sampai ke rumah pelanggan tetap terjaga. Untuk peng-

aduan jika terjadi pemadaman, pelanggan segera melaporkan ke UPJ terdekat. Baik melalui telepon atau datang langsung, dan akan segera ditangani,” paparnya seraya menambahkan, semua petugas berjaga selama 24 jam nonstop, guna menjaga pasokan listrik hingga ke rumah pelanggan terjaga dengan baik. “Manfaatkan bulan terakhir untuk melakukan penambahan daya secara gratis.” (gun)

Sparkling Colour Trend 2011 dari halaman 3 Seminar Kecantikan ‘Sparkling Colour Trend 2011’ yang bakal dihelat di Karlita International Hotel, Rabu (22/6) mendatang. Di sini, pihaknya bakal menghadirkan Jackie Timurtius, pakar kecantikan serta Budi creative director Ave Salon. Tidak ketinggalan akan hadir dalam acara tersebut Hj Ratna Najwa Hidayati, juara umum rias nasional. Kegiatan tersebut bisa menjadi ajang menambah pengetahuan bagi kaum hawa maupun perias di Tegal dan sekitarnya. Sehingga apa yang sedang tren di Tanah Air bisa diaplikasikan dan dikembangkan. Untuk menambah wawasan peserta, pihaknya bakal memberikan materi berupa tata rias modifikasi berupa demo dari foundation, tata rias pengantin internasional yang akan diisi

demo mulai dari foundation. Tata rias berkerudung juga akan dipraktekkan, dan dikupas secara detail selain tata rias pengantin Yogya paes ageng berupa demo memasang dodot, sanggul, cutting trend 2011 dan sebagainya. Harapannya, dengan kegiatan tersebut para perias serta kaum wanita di Tegal dan sekitarnya selalu meng-update apa yang saar ini menjadi tren, sekaligus diberikan tips sehingga dapat mempraktekkannya secara langsung. Untuk bisa hadir dalam seminar ini, undangan sebelum tanggal 5 Juni 2011 seharga Rp200 ribu, dan sesudah tanggal itu undangan menjadi Rp250 ribu. Nantinya peserta mendapatkan voucher La Tulipe Rp50 ribu, sertifikat, makan siang serta makalah. “Kami tidak hanya memberikan terori tapi langsung dipraktekkan di hadapan peserta. Se-

SEORANG GURU MENGATASI DIABETES DENGAN CARA YANG ALAMI Tahukah Anda bahwa Indonesia menduduki peringkat ke-4 sebagai negara dengan jumlah penderita diabetes terbanyak di dunia? Total penderita diabetes di Indonesia berdasarkan data WHO saat ini adalah sekitar 8 juta jiwa, dan diperkirakan jumlahnya akan melebihi 21 jiwa pada tahun 2025 mendatang. Obat apapun, memang belum dapat melakukan pencegahan terhadap diabetes tipe 1, dimana ketidakmampuan pankreas memproduksi insulin sejak lahir. Berbeda dengan tipe 2, yang sering dicetuskan oleh faktor genetik, obesitas, kurang olahraga, serta pola makan yang tidak sehat, sesungguhnya diabetes dapat dicegah, salah satunya dengan terapi Gentong Mas. H. Sarwono yang sudah 10 tahun menderita diabetes sudah membuktikan manfaatnya. “Sekitar 1 bulan ini saya minum Gentong Mas secara rutin. Sekarang bangun tidur terasa segar, kencing normal, vitalitas pun meningkat. Padahal dulu, saya seringkali kencing ketika malam dan pandangan mata jadi kabur ketika kadar gula darah saya tinggi.” Terang pria berusia 51 tahun tersebut menceritakan pengalaman baik yang dialaminya. Diabetes adalah peningkatan kadar glukosa darah akibat kekurangan insulin baik yang sifatnya absolut maupun relatif atau resistensi

Kangen Main Sinetron

reseptor insulin. Diabetes melitus sangat erat kaitannya dengan mekanisme pengaturan gula normal. Dengan tubuh yang sehat, ayah 3 orang anak tersebut sekarang dapat menjalani aktifitasnya sebagai seorang guru dengan nyaman.

Ia pun tidak segan-segan untuk berbagi pengalamannya tersebut dengan yang lain, “Semoga pengalaman saya yang mendapat kesehatan dengan cara yang alami ini dapat bermanfaat bagi orang lain...” Harap warga Jln. Maluku, Pemalang, Jawa Tengah tersebut. Gentong Mas adalah minuman kesehatan herbal alami dengan bahan utama Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) yang terbukti manfaatnya bagi penderita dari berbagai penyakit, termasuk diabetes. Habbatussauda dipercaya dapat

meningkatkan fungsi insulin dan mengurangi resistensi reseptor insulin, sedangkan Gula Aren berperan dalam optimalisasi kerja reseptor insulin. Gentong Mas juga mengandung Chromium yang efektif memperlancar metabolisme gula darah dan mengatur kepekaan sel terhadap insulin sehingga meringankan kerja pankreas. Selain itu, indeks glisemik dalam Gentong Mas yang sangat aman bagi kesehatan yaitu hanya 35 (aman jika indeks glisemik dibawah 50), mampu menjaga dan merawat pankreas agar tetap berfungsi dengan baik. Meski demikian, untuk mendapatkan hasil maksimal, disarankan untuk mengatur pola makan, olahraga, pengaturan berat badan seideal mungkin, diet rendah lemak, kontrol stress, dan menghindari rokok serta alkohol. Dengan aturan penggunaan yang tepat, manfaat bagi kesehatan dan kelezatan rasanya membuat semakin banyak masyarakat yang mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentong mas.com. Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: Tegal:081990879809, Brebes:081225099282, Pekalongan: 028 -58175543. Depkes:P-IRT:812.3205.01.114.

hingga kaum wanita di Tegal dan sekitarnya selalu tampil maksimal, baik luar maupun dalam,” jelasnya. MERAWAT DIRI Sementara Novi (29) mengungkapkan, jika ingin tampil cantik luar dalam, tentu membutuhkan tambahan pengetahuan tentang cara merawat diri hingga berpakaian dan lain-lain. Dari perpaduan beberapa unsur tersebut, tentu akan menghasilkan sebuah sentuhan berbeda dan bisa diterapkan sendiri. Tapi, untuk mendapatkan semua itu membutuhkan sarana, berupa kursus, seminar dan sejenisnya. Sehingga apa yang diberikan langsung dipraktekkan. “Bisa digunakan sendiri maupun untuk orang lain. Kecantikan muncul karena selalu mengikuti tren atau memadukan kombinasi yang selaras, antara kosmetik dan pakaian yang dikenakan. Dengan begitu aura yang ada di dalam dapat terpancar. Sehingga mampu menghadirkan kesan ayu yang alami.” Selama ini, dia juga kerap mengikuti seminar kecantikan.

Sebab sangat membantu dalam mengaplikasikan apa yang ada. Sehingga menambah dan mewujudkan keinginan setiap wanita, yaitu tampil cantik luar dalam yang nantinya menunjang rasa percaya diri. “Seminar kecantikan merupakan sarana agar kaum wanita selalu mengikuti tren. Karena akan diisi dengan materi dan praktek yang diberikan narasumber berkompeten di bidangnya,” imbuhnya. Hal senada dilontarkan Ismi (30). Menurutnya, seminar yang membedah tentang bagaimana cara berpenampilan menarik dengan tata rias sesuai merupakan kesempatan langka. Hal ini diakuinya menjadi masukan berharga, sehingga berbagai tren terbaru bisa diikuti dan tidak ketinggalan jaman. Kehadiran sejumlah narasumber ternama makin memompa motivasi kaum hawa, supaya tampil maksimal. “Setiap wanita pasti ingin tampil ayu. Sehingga personal iconic kali ini menjadi pengalaman pertama kami yang luar biasa,” terangnya lagi. (rochman gunawan)


CMYK

KOTA

RABU, 1 JUNI 2011

BAWANG

10

DAK 2010 Amburadul Pantuan Dewan Pendidikan

PENDIDIKAN Ingin Jadi Sekolah Unggulan BREBES - Banyak sekolah yang mengklaim sebagai sekolah berkualitas, di antaranya melakukan sertifikasi ISO, menaikkan status sekolah menjadi RSBI (Rintisan Sekolah Berstandar Internasional) ataupun dengan cara yang lainnya. Bahkan berdalih sebagai sekolah nomor satu, siswa yang disaring pun hanya siswa yang memiliki kualifikasi akademik tinggi. DOK.RATEG “Saya bukannya tiDrs Rofii BcHk MPd dak mau sekolah kami memiliki predikat Rintisan Sekolah Bertaraf International (RSBI). Namun untuk melihat kondisi seperti ini, kami lebih berminat dalam mewujudkan sekolah unggulan saja,” kata Kepala SMA Negeri 1 Brebes Drs Rofii BcHk MPd. Menurutnya, alasan lainnya karena hanya siswa yang memiliki modal ekonomi tinggi saja yang dapat menikmati sekolah berpredikat itu. Dan kondisi itulah, yang membuat dirinya enggan untuk mendapatkan gelar tersebut. Karena kondisi itu bisa menjadi akar munculnya kesenjangan bagi siswa bodoh dan pintar, siswa kaya dan miskin. “Yang jelas, guna menciptakan anak-anak berkualitas kami mengedepankan pembelajaran pendidikan, kesopanan, serta sikap. Jadi bukan hanya materi saja, namun perilaku dan moral anak-anak juga harus ditata. Termasuk penanaman guru terhadap anak didik, terus kami genjot. Sehingga antara sekolah dan murid bisa bersinergi,” pungkasnya. (gus)

LOWONGAN

ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

SELEKSI - Ratusan peserta rekrutmen saat tengah mengikuti proses seleksi di BKK SMK Pusponegoro 1 Brebes.

BKK SMK Pusponegoro Diserbu Canaker BREBES - Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK Pusponegoro 1 Brebes diserbu para pencari kerja dari sejumlah daerah. Mereka mengikuti proses rekrutmen sejumlah perusahaan besar nasional dan multinasional yang disediakan BKK. Ketua BKK SMK Pusponegoro 1 Brebes Drs Edi Mardiyanto SPd menjelaskan, rekrutmen calan tenaga kerja oleh BKK bukan pertama kalinya. Sebab telah berjalan sejak beberapa tahun lalu. Untuk kali ini, katanya, untuk perusahaan United Tractor (UT) School yang diikuti 120 peserta dari 4 sekolah kejujuruan. “Nanti mereka akan mengikuti pendiklatan alatalat berat perusahaan pertambangan batu bara UT School. BKK juga dipercaya perusahaan lain seperti PT Astra Honda Motor, Astra Daihatsu, PT Chemco, PT Indokarlo, PT SAS, Showa dan sebagainya untuk merekrut canaker. BKK kami memang semakin mendapat kepercayaan dari berbagai perusahaan bonavide. Bahkan menjadi induk dari BKK SMK di Tegal, Slawi dan SMK-SMK di Kabupaten Brebes sebagai tempat tes seleksi perusahaan,” jelas Edi, kemarin. Kepala SMK Pusponegoro 1 Drs H Darno menambahkan, SMK Pusponegoro 01 Brebes adalah salah satu sekolah yang telah menyuplai banyak tenaga terampil industri melalui Balai Bursa Kerja (BKK) yang ada. Keprcayaan dari perusahaan-perusahaan besar di Indonesia merupakan bukti kualitas dan kepercayaan masyarakat. “Kami sudah puluh tahun menciptakan lulusan tenaga kerja terampil. Alumni kami sudah ribuan dan telah memanfaatkan ilmu yang didapatnya. Saat ini alumni SMK Pusponegoro 01 telah banyak yang bekerja di instansi perusahaan pemerintah maupun swasta. Bahkan mampu wirausaha menjadi dibidang keahliannya,” ujar dia. Menurutnya, kepercayaan dan keberhasilan yang diperoleh sekolahnya itu merupakan upaya yang telah ditempuh pihaknya dnegan visi disiplin, unggul, terdepan dan agamis. Dia berharap, dengan dipercaya dan keberhasilannya itu, sekolahnya akan semakin berkembang dan maju. Baik secara kuantitas maupun kualitas, sehingga dapat emberi konstribusi dalam pembangunan, khususnya di Brebes. (ism)

CMYK

BREBES - Pelaksanaan Dana Alokasi Khusus Pendidikan tahun 2010 di Kabupaten Brebes berjalan amburadul. Hal ini berdasarkan pantauan yang dilakukan Dewan Pendidikan Kabupaten Brebes selama dua pekan. Dari pantuan Dewan Pendidikan, sebanyak 131 sekolah yang mendapatkan DAK, banyak ditemukan sejumlah persoalan dan kejanggalan. Di antaranya banyak kualitas bangunan yang tidak maksimal dan tidak sesuai bestek, tidak ada koordinasi antara rekanan dengan kepala sekolah, sikap rekanan yang tertutup dan tidak adanya papan pelaksana proyek pembangunan oleh rekanan. Selain itu, juga ditemukan rekanan yang belum melaksanakan pembangunan meski surat perintah kerja (SPK) sudah turun. Dewan Pendidikan juga menemukan adanya sekolah yang sudah punya perpustakaan mendapat alokasi DAK lagi untuk pembangunan perpustakaan. Sertanya adanya sekolah penerima DAK yang tak memiliki lahan untuk pembangunan gedung perpustakaan. Bahkan juga ditemukan adanya pembangunan gedung perpustakaan oleh dua rekanan yang berbeda dalam satu sekolah. “Dari temuan-temuan itu, kita menilai pelaksanaan pembangunan DAk tahun 2010 ini amburadul, dan ini dikeluhkan oleh sebagian kepala sekolah yang menerima DAK tersebut,” kata Toridin SPd, Wakil Bandahara Dewan Pendidikan Kabupaten Brebes, Selasa (31/5) usai memantau ke sejumlah sekolah. Menurutnya, dengan anggaran sebesar Rp 72 juta dari DAK untuk pembangunan gedung serta dana pendamping sebesar Rp 20 juta, sangat rawan terjadinya penyimpangan. Karena dari pantauannya tersebut, proyek itu diduga sebagai ajang bancakan sejumlah oknum tertentu. Bahkan pihaknya menemukan kasus adanya rekanan yang menyerahkan pembangunan gedung perpustakaan itu ke sekolah, yakni di SD Tambakserang 02, Bantarkawung. Di

DOK/DEWAN PENDIDIKAN

PANTAU DAK - Dewan Pendidikan Kabupaten Brebes yang dipimpin langsung oleh ketuanya Soewardi Wirjaatmadja SH memantau jalannya pembangunan DAK 2010.

mana sekolah tersebut diminta membangun sendiri dengan diberi anggaran Rp 42 juta saja oleh rekanan. “Ini aneh, kok bisa begitu. Padahal pembangunan gedung ini dilakukan dengan sistem lelang,” tandasnya. Dari pantauan tersebut, sejumlah kepala sekolah juga mengeluh. Mereka meminta agar pelaksanaan pembangunan itu dilakukan secara swakelola, seperti tahun-

Bupati Harus Fokus RPJM Jangan Terjebak Agenda Politik 2012 BREBES - Roda pembangunan di Kabupaten Brebes diharapkan jangan terganggu dan tercampuri kepentingan politis pragmatis. Bupati Brebes Agung Widyantoro diharapkan mampu menyelesaikan program pembangunan yang telah dicanangkan tanpa terganggu agenda politik lain. Hal itu dikemukakan legislator PKS Brebes, Abdullah Syafaat melalui hapenya, Selasa (31/5). “Bagaimana pun juga pemerintah harus tetap fokus menyelesaikan program yang sudah ada, khususnya rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) yang telah digagas dahulu,” ujar dia. RPJM, kata Syafaat, harus tetap menjadi perhatian Bupati Agung Widyantoro yang baru saja dilantik menggantikan Indra Kusuma. Sebab,

RPJM merupakan program yang digagas secara paket kepala daerah sebelumnya. “Sekalipun pada saat diprogram RPMJ Brebes dicanangkan, Agung masih menjadi wakil bupati tapi itu merupakan paket pimpinan daerah yang tidak bisa dipisahkan, maka RPJM merupakan tolok ukur yang paling tepat untuk mengukur tingkat keberhasilan pembangunan di Brebes,” tuturnya. Dia mengatakan, Bupati dan aparatur Pemkab Brebes jangan sampai terjebak pada kepentingan sesaat untuk Pemilukada 2012. Sebab, hal ini hanya akan merusak sistem birokrasi dan kinerja aparat. “Oleh karena itu semua aparat pemda termasuk bupati diminta tetap fokus melaksanakan tugas dan kewajibannya sehingga mampu netealisasikan harapan dan cita-cita menjadikan Brebes yang maju, sejahtera dan berkeadilan,” pungkas Ketua Baleg DPRD Brebes itu. (ism)

AGUS WIBOWO/RADAR BREBES

MEROKOK - Dengan santainya dan gayanya bak orang dewasa, TP menghisap sebatang rokok yang dibelinya di warung sekitar Taman Makam Pahlawan Brebes.

Bocah Habiskan Satu Bungkus Rokok BREBES - Sungguh ironis, di tengah peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia Selasa (31/5) justru ditemukan adanya anak-anak yang doyan merokok. Bocah ingusan yang baru berusia 10 tahun ini dalam sehari bisa menghabiskan satu bungkus. Sebut saja TP, bocah asal Desa Pagejugan, Kecamatan Brebes ini dengan jari tangannya yang mengapit sebatang rokok yang diisapnya layaknya orang dewasa. Ditemui di depan Taman Makam Pahlawan Brebes, TP mengaku kebiasaan merokoknya dilakukan sejak usia 3 tahun. Bocah yang tidak lulus dari SD ini mengaku bila tidak merokok mulutnya terasa pahit. “Apalagi kalau saya sedang mencari rongsok. Kalau tidak sambil merokok tidak enak om. Dalam sehari, saya menghabiskan rokok satu bung-

kus,” kata TP polos. Sementara saat ditanya apakah orangtuanya tidak melarangnya, bocah ingusan itu dengan nada santainya menjawab kalau dia tidak memiliki orang tua. Makanya, dia kini mencari rongsok untuk bisa hidup. “Saya tidak punya bapak dan ibu. Saya aslinya dari Desa Pagejugan,” katanya. Sementara saat diberi air minum, TP mendadak riang gembira. Bahkan minuman teh dalam botol yang didapat dari pemberian langsung ditenggaknya habis. Hingga, bocah ingusan tersebut mendadak mencari sensasi dengan terus berloncat dan berjungkal balik. Tak tanggungtanggung, saat Radar mengambil gambarnya bocah yang masih bau kencur itu malah justru menyambung rokoknya lagi. (gus)

tahun sebelumnya yang hasilnya lebih maksimal. “Pihak sekolah mengeluh, karena mereka tidak dilibatkan sama sekali, bahkan RAB dan gambarnya pun tidak diberikan,” tandasnya. Kerawanan adanya penyimpangan juga terjadi untuk pengadaan DAK buku senilai Rp 180 juta. Di mana anggaran itu diperuntukan pengadaan buku, komputer, alat peraga dan mebeler. “Dari informasi yang

ada, satu unit komputer saja dihargai Rp 25 juta. Itu komputer jenis apa, yang harganya mencapai Rp 25 juta,” katanya setengah bertanya. Dia berharap Pemkab, khususnya Dinas Pendidikan untuk memantau jalannya pelaksanaan DAK ini lebih ketat. Jangan sampai terjadi penyimpangan, yang nantinya berujung pada terjadinya kasus hukum. (riz)

Sekolah yang Rusak Minta Segera Diperbaiki BREBES - Sejumlah sekolah yang mengalami kerusakan, baik yang terkena bencana maupun termakan usia diharapkan segera diperbaiki. Pasalnya, rusaknya tempat belajar itu akan mempengaruhi jumlah siswa yang akan mendaftar pada tahun ajaran mendatang. Seperti dikatakan Kepala SD Petunjungan 4 Bulakamba Sri Nurani SPd. Dia mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih berusaha meminta perbaikan sarana pendidikannya. Namun demikian, sampai dengan sekarang dari Dinas Pendidikan belum ada kabar yang jelas. “Kami jelas khawatir, jika sampai dengan sekarang belum ada kabar perbaikan, akan jelas mempengaruhi siswa yang akan mendaftar di sekolah kami,” katanya. Ditambahkan bahwa pihaknya juga tahu prosesnya perbaikannya. Namun paling tidak kerusakan di sekolahnya bisa menjadikan prioritas agar anak didiknya bisa merasakan kenyamanan. Dari total 6 lokal, 3 di antaranya rusak. Akibat kerusakan ini minat masyarakat terhadap sekolah ini turun drastis. Hal sama juga dikatakan Kepala SD Kedunguter 1 Suwondo. Dia menjelaskan meski kerusakan akibat puting beliung hanya ruang perpustakaan saja, namun kondisi itu diperkirakan akan mempengaruhi minat masyarakat untuk menyekolahkan anak-anak di sekolahnya. “Makanya, kami juga berharap Dinas Pendidikan

AGUS WIBOWO/RADAR BREBES

BELUM DIPERBAIKI - Perpustakaan SD Kedunguter 1 yang ambruk diterjang puting beliung belum diperbaiki hingga sekarang.

maupun Kesbangpolinmas bisa segera memperbaiki kondisi sekolah ini,” ungkapnya. Terpisah Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Brebes Drs Sutikno menjelaskan bahwa perbaikan sekolah yang terkena musibah ataupun rusak akibat termakan usia,

semuanya ada prosesnya. “Seperti saat ini, beberapa sekolah rusak di bagian selatan kini sudah dilakukan pencairan. Sedangkan proses pencairannya yakni nantinya akan langsung dicairkan oleh DPPKAD ke rekening sekolah,” jelasnya. (gus)


CMYK

RABU, 1 JUNI 2011

OLAHRAGA RADAR TEGAL

DATA KLUB

Brendan Rodgers

Nama Lengkap : Swansea City Association Football Club Julukan : The Swans, The Jacks Berdiri : 1913 Stadion : Liberty (kapasitas 20.532 penonton) Chairman : Huw Jenkins Pelatih : Brendan Rodgers Prestasi : - Juara League One 2008 - Juara Divisi Tiga 1925, 1949 - Juara Divisi Empat 2000 - Juara Football League Trophy 1994, 2006

Promosi dan Raup Rp 1,25 Triliun LONDON - Terisi sudah 20 kontestan Premier League musim 2011-2012. Swansea City melengkapinya setelah memastikan promosi dengan memenangi final playoff Championship melawan Reading di Wembley kemarin (31/5). Swansea menang 4-2. Swansea menjadi klub promosi ketiga dari Championship setelah Queens Park Rangers dan Norwich City. Ketiganya menggantikan tempat Birmingham City, Blackpool, dan West Ham United yang terdegradasi dari Premier League. Promosi ke Premier League menorehkan tinta emas bagi Swansea. Mereka adalah klub pertama dari Wales yang naik ke kasta tertinggi liga Inggris sejak 1992. Kali terakhir The Swans - sebutan Swansea - berada di kasta tertinggi adalah 28 tahun silam. “Kami tidak menyangka akan berhadapan secara reguler dengan klub-klub seperti Manchester United, Chelsea, Liverpool, atau Arsenal musim depan,” ung-

kap Scott Sinclair, winger Swansea. Sinclair menjadi pahlawan kemenangan Swansea atas Reading dengan mencetak hat-trick pada menit ke-21, 22, dan 80 (penalti). Satu gol lainnya dicetak Stephen Dobbie (40). Sedangkan gol Reading tercipta dari bunuh diri Joe Allen (49) dan sundulan Matt Mills (57). “Kemenangan kami mengingatkan kejadian delapan tahun lalu. Kami menang 42 atas Hull City dengan seorang pemain mencetak hat-trick dan dua di antara lewat penalti (kemenangan itu menghindarkan Swansea dari degradasi League Two atau kasta keempat liga Inggris, Red),” ungkap Brendan Rodgers, pelatih Swansea, kepada Sky Sports. Tak hanya promosi ke Premier League, Swansea sekaligus mereguk keuntungan secara finansial. Sedikitnya 90 juta pounds (Rp 1,25 triliun) masuk kantong klub dari hak siar televisi, sponsor, serta merchandise, dan tiket terusan home sepanjang musim. (dns/ca)

Berbatov Ditawar Newcastle MANCHESTER Dimitiar Berbatov United harus bersiap kehilangan banyak pemain musim depan. Selain beberapa pemain yang pensiun seperti Paul Scholes dan Edwin van der Sar, juga sejumlah pemain yang bakal dilepas. Dimitar Berbatov adalah nama hot yang terus dikaitkan dengan pintu keluar Old Trafford. Yang paling gres, Berbatov mendapat tawaran dari Newcastle United kemarin. Nominalnya 7,5 juta pounds (Rp 104,6 miliar). Tawaran itu memang sangat jauh dibandingkan saat United memboyong Berbatov dari Tottenham Hotspur pada September 2008. Kala itu, United merogoh kocek 30,75 juta pounds (Rp 428 miliar) sekaligus menjadi transfer termahal United dalam pekan ini (30/5). sejarah. Namun, tawaran dari Bagi Berbatov, bergabung Newcastle sudah sesuai de- dengan Newcastle bakal memngan taksiran banderol Ber- buka memori masa kecilnya. Ya, batov yang kontraknya di semasa masih berusia belasan United menyisakan setahun tahun, striker yang akrab dilagi (hingga Juni 2012). sapa Berba itu mengidolakan Pelatih Newcastle Alan Par- legenda Newcastle Alan dew membidik Berbatov karena Shearer. membutuhkan striker nama Di pihak lain, United belum besar setelah kehilangan Andy memberikan respons terkait Carroll ke Liverpool Januari lalu. penawaran Newcastle. United Pardew menilai Berbatov terlalu sebenarnya memiliki rencana sayang untuk disia-siakan lain apabila memang harus setelah masa depannya di Uni- melepas Berbatov. Yakni, mented tidak menentu seiring kalah jadikannya sebagai sarana bersaing dengan Javier Her- memuluskan rencana mengaet nandez dan Wayne Rooney. Ashley Young (Aston Villa) “Dia (Berbatov) adalah top maupun Luka Modric (Totscorer Premier League (2010- tenham). 2011 dengan 20 gol bersama Young dan Modric memiliki Carlos Tevez, Red). Bagaimana kombinasi banderol hingga Rp mungkin Anda mengabaikan- 500 miliar sehingga United nya,” ungkap Pardew kepada perlu mencantumkan Berbatov Tribalfootball. untuk mereduksi harga. Apa“Dia cukup berpengalaman di lagi United masih mengeluarliga ini (Premier League) dan dia kan biaya tidak sedikit untuk akan sangat membantu klub mengakusisi kiper buruannya, kami,” sambung Pardew yang David De Gea dari Atletico telah mendapatkan gelandang Madrid, yang ditaksir Rp 230Yohan Cabaye dari Lille awal an miliar. (dns)

11

GOODBYE SCHOLESSY Pensiun lalu Jadi Staf Pelatih United

Lalu, bagaimana dengan masa depannya? Scholes mengatakan apabila dirinya akan menerima tawaran menjadi salah satu staf pelatih di United. Ferguson pun sudah memberi dukungan. “Paul selalu menunjukkan komitmennya kepada klub dan saya senang dia bergabung dengan staf pelatih musim depan. Paul selalu menginspirasi pemain dari segala usia dan kami tahu itu akan berlanjut di karir barunya,” papar Ferguson. Belum ada keputusan terkait posisi yang a k a n

MANCHESTER - Satu lagi pemain Manchester United memutuskan pensiun di pengujung musim 20102011. Setelah Gary Neville dan Edwin van der Sar, Paul Scholes mengakhiri 17 tahun karir profesionalnya di lapangan hijau. Scholes pensiun pada usia 36 tahun. Scholessy - sapaan akrab Scholes - merupakan salah satu pemain loyal United. Bagaimana tidak, dia menghabiskan seluruh karir profesionalnya hanya bersama United (one club man). Selama 17 tahun di Old Trafford, pemilik 676 laga dan 150 gol itu mengoleksi 24 gelar di berbagai ajang. Scholes sekaligus dikenal sebagai pemain dari generasi emas United, class of 92. Seiring pensiunnya Scholes, praktis tinggal Ryan Giggs sebagai satu-satunya pemain dari class of 92 yang masih bertahan di United. Giggs yang kini 38 tahun terikat kontrak semusim lagi. Giggs sekaligus one club man. ditempati Scholes “Ini bukan keputusan yang saya dalam staf pelatih United. ambil dengan mudah. Tapi, saya Kemungkinan terbesar adamerasa sekarang adalah waktu yang lah di tim reserve. Scholes bisa tepat untuk berhenti bermain,” ungmendampingi Warren Joyce kap Scholes saat mengumumkan yang bekerja sendiri sejak ditingpensiun kemarin di situs resmi United. gal Ole Gunnar Solskjaer ke Molde Scholes sejatinya masih diinginkan (Norwegia). (dns) pelatih United Sir Alex Ferguson bermain semusim lagi. Kontrak pun sudah disodorkan. Namun, Scholes merasa dirinya tidak lagi kompetitif Nama Lengkap : Paul Aaron Scholes bersaing di starting eleven dan Sapaan : Scholessy tidak ingin hanya sekadar Kebangsaan : Inggris menjadi pelengkap. Lahir : Salford, Greater Manchester, Scholes juga merasa puas 16 November 1974 dengan sukses Setan Merah Posisi : Gelandang - sebutan United - menjuarai Tinggi/Berat : 171 cm/73 kg Premier League sekalipun Istri : Claire Froggatt gagal di Liga Champions. Anak : Arron, Alicia, Aiden Ketika Setan Merah kalah 1Karir Klub : 3 dari Barcelona di Stadion 1991 - 1994 Manchester United (junior) Wembley (28/5), Scholes 1994 - 2011 Manchester United mendapat kesempatan turun sebagai pemain pengganti di Karir Timnas : 13 menit terakhir. 1997 - 2004 Inggris (66 caps/14 gol) “Saya bukan lelaki yang Prestasi : suka membual, tapi saya - Premier League (10 kali) sudah mendapatkan segalaPiala FA 1996, 1999, 2004 nya di sepak bola seiring - Piala Liga Inggris 2009, 2010 dengan karir panjang dan - Community Shield (1996, 1997, 2003, sukses bersama Manchester 2008, 2010 United,” tutur pemilik nomor - Liga Champions 1999, 2008 18 di United itu. - Piala Interkontinental 1999 - Piala Dunia Antarklub 2008 “Bisa menjadi bagian dari - Euro U-18 1993 tim yang membantu klub - Tournoi de France 1997 meraih gelar ke-19 di liga - Pemain muda terbaik United 1993 Inggris adalah kehormatan - Pemain terbaik bulanan Premier League besar,” sambung pemain (4 kali) yang akan menggelar laga - Tim terbaik Inggris 2001, 2003, 2007 testimonial pada Agustus - English Football Hall of Fame 2008 nanti itu.

DATA DIRI

Sebagian Delegasi Asia Cabut KONGRES FIFA ke-61 dimulai tadi malam WIB (31/5). Namun, sebagian delegasi Asia sudah meninggalkan Zurich kemarin. Dari rilis ofisial Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), sembilan atau sepuluh delegasi memilih pulang kendati baru datang. Sebagai catatan, AFC memiliki 46 federasi sepak bola, termasuk Indonesia. “Saya tidak akan menyebutkan nama, tapi sembilan atau sepuluh federasi dari Asia telah pulang dengan kemarahan,” kata ofisial AFC sebagaimana dilansir AFP. Tidak diragukan lagi, aksi cabut para delegasi itu merupakan imbas atas skors yang diterima Mohammed bin Hammam dari Komite Etik FIFA (29/5). Presiden AFC itu dinyatakan bersalah karena berusaha menyuap anggota Uni Sepak Bola Karibia di Trinidad pada 10-11 Mei agar memilihnya dalam pemilihan presiden (pilpres) FIFA. Hammam yang sedianya menjadi pesaing Sepp Blatter dalam pilpres

akhirnya mengundurkan diri sebelum diskors komite etik. Hammam kabarnya juga dilarang hadir di kongres karena kasusnya masih dalam investigasi. Keinginan Hammam menyampaikan bandingnya di kongres bahkan tidak direstui FIFA. Wakil Presiden AFC Ganesh Thapa tidak terkejut dengan aksi delegasi yang meninggalkan Zurich. Itu karena delegasi Asia, lanjut Thapa, memiliki rencana untuk memboikot kongres. “Sebenarnya, tujuan kami adalah agar suara kami didengar. Mohammed bin Hammam hanya menjadi korban politis,” tuturnya kepada AFP. Dukungan kepada Hammam juga disampaikan Zhang Jilong. Dia saat ini menggantikan posisi Hammam sebagai presiden AFC seiring sanksi dari komite etik. Jilong sebelumnya menjabat wakil presiden AFC. “Selama belum ada kekuatan hukum tetap, FIFA tidak berhak melarang jabatan Hammam di AFC. Saya pun hanya bertindak sebagai acting presiden,” kata Jilong di China Daily. (dns)

Paul Scholes


ALL SPORTS

12

RABU 1 JUNI 2011

RADAR TEGAL

SEPAK POJOK

0 Persela v Persipura 1

LIMA POIN LAGI

Sepp Blatter

Tunda Pilpres FIFA ZURICH - Kenekatan FIFA menggelar pemilihan presiden (pilpres) terus menuai resistensi. Yakni, perlawanan dari sejumlah federasi sepak bola yang meminta agar pilpres ditunda. Desakan itu datang dari Federasi Sepak Bola Inggris (FA) dan Federasi Sepak Bola Skotlandia (SFA). Pilpres adalah agenda utama dalam Kongres FIFA ke-61 di Hallenstadion Convention Centre, Zurich, yang dimulai tadi malam WIB (31/ 5). Kongres dibuka dengan hiburan ragam musik modern selama 90 menit dengan dipandu aktris Melanie Winiger. Hanya, pilpres tak ubahnya menjadi ajang legitimasi Sepp Blatter terpilih sebagai presiden FIFA untuk periode keempat. Itu setelah pesaingnya, Mohammed bin Hammam, mengundurkan diri akhir pekan lalu (28/5) karena tersandung kasus penyuapan kepada anggota Uni Sepak Bola Karibia (CFU) agar memilihnya dalam pilpres. Yang menjadi masalah, Hammam menyebut Blatter juga mengetahui peristiwa di Trinidad pada 10-11 Mei lalu itu. Namun, sidang Komite Etik FIFA Minggu lalu (29/5) hanya menjatuhkan sanksi skors sementara waktu kepada Hammam plus Wakil Presiden FIFA Jack Warner. Di pihak lain, Blatter dinyatakan tidak bersalah. Terlepas dari itu, tersangkutnya nama Blatter sedikit banyak mencoreng kredibilitasnya. Itulah sebabnya, FA yang sebelumnya menyatakan abstain dalam pilpres, kini mendesak agar pilpres ditunda. “Ada dua alasan kenapa pilpres harus ditunda. Pertama, serangkaian tuduhan yang ditujukan kepada Komite Eksekutif FIFA sehingga sulit untuk memberikan dukungan kepada kandidat. Kedua, tidak adanya transparansi dan akuntabilitas dalam organisasi,” kata Chairman FA David Bernstein sebagaimana dilansir Reuters. “Kami percaya apabila pilpres harus dijadwal ulang untuk memberi waktu konsultasi dalam menangani isu-isu yang muncul dalam tubuh FIFA beberapa pekan terakhir. Dengan apa yang telah terjadi, sulit mengharapkan kinerja yang bagus,” ujar Stewart Regan, chief executive SFA, seperti dilansir kantor berita AFP. Pada perkembangan yang sama, Les Murray, salah satu anggota komite etik asal Australia, mengatakan bahwa IFA saat ini sebenarnya membutuhkan perubahan dan introspeksi sebelum melangkah ke depan. “Saya kira reformasi harus dilakukan menyeluruh, secara struktural maupun konstitusional. Saat ini, keputusan dalam organisasi terlalu politik dan itu tidak sehat bagi sebuah badan olahraga,” tuturnya. Tapi, desakan menunda pilpres dan reformasi dalam tubuh FIFA tidak mengoyahkan. Blatter juga menyangkal apabila FIFA dalam krisis. “Krisis? Krisis apa? Sepak bola tidak pernah menjadi sebuah krisis. Kami hanya mengalami beberapa kesulitan dan kesulitan itu akan teratasi,” ungkapnya. Blatter menegaskan bahwa hanya “keluarga FIFA” yang berhak memutuskan apakah kongres berjalan atau ditunda. Keluarga FIFA yang dimaksud Blatter adalah 208 anggota sekaligus pemilik suara dalam pilpres. “Pemilih suara yang akan menentukan apakah saya valid atau tidak valid maupun apakah saya layak atau tidak layak. Reformasi juga baru bisa terealisasi apabila saya mendapat kepercayan memimpin organisasi ini lagi,” ujar pria Swiss itu. (dns/ca)

LAMONGAN - Persipura Jayapura semakin dekat di gerbang juara Indonesia Super League (ISL) musim ini. Boaz Solossa menambah tiga poin setelah membungkam tuan rumah Persela Lamongan 1-0 (10) di Stadion Surajaya kemarin (31/5). Kekalahan itu sekaligus mengakhiri tren positif Persela di Surajaya sejak putaran kedua. Gol semata wayang Mutiara Hitam (julukan Persipura) dicetak Titus Bonai pada menit kelima. Gol tersebut lahir setelah Titus berhasil lolos dari jebakan offside dan menyisir dari sisi kanan pertahanan Persela. Dari ruang agak sempit, Titus menendang keras si kulit bundar. Tendangan itu mengenai defender Persela Charis Yulianto dan membuat bola berubah arah. Kiper I Komang Putra tak bisa berbuat banyak ketika mengetahui arah si kulit bundar berubah arah. Setelah pertandingan, pelatih Persela Subangkit mengaku timnya telah berusaha keras

untuk memenangi pertandingan. Instruksinya untuk melakukan tekanan keras dianggap sudah berjalan dengan baik. “Saya menyadari kami tidak memiliki striker andal sehingga penyelesaian akhirnya tidak optimal,” tuturnya. Pelatih Persipura Jacksen F. Tiago mengatakan bersyukur karena timnya berhasil meraih poin penuh di kandang Persela. “Kami berada di bawah tekanan Persela sehingga hasil maksimal ini sebagai suatu keberuntungan,” ujarnya. Dengan tambahan poin tiga tersebut, kata pelatih asal Brasil itu, Persipura tinggal membutuhkan lima poin lagi untuk mencapai angka 56 dan memastikan merebut juara ISL 2010/ 2011. “Dengan hasil ini, jalan kami semakin lebar. Masih ada lima pertandingan lagi, dua home dan tiga away, yang harus kami maksimalkan untuk secepatnya menjadi juara kompetisi ini,” tuturnya. (feb/yan/jpnn/c8/ aww)

Pemain GU Pasrah GRESIK - Masa depan tim Gresik United (GU) masih kabur. Kondisi tersebut ternyata berimbas besar kepada para penggawa tim berjuluk Laskar Joko Samudro tersebut. Mereka pun memilih pasrah menunggu kepastian masa depannya dari pihak manajemen dalam minggu ini. “Sejak berakhirnya babak delapan besar beberapa waktu yang lalu, hingga saat ini kami belum pernah diajak berbicara oleh pengurus tentang hal itu (kepastian masa depan tim, Red). Bahkan dalam latihan sepekan kemarin tak satupun pengurus yang datang ke lapangan,” ucap salah seorang pemain pilar GU yang enggan disebutkan namanya, kemarin (31/5). Sebenarnya, Agustiar “Ucok” Batubara dkk masih terikat kontrak dengan manajemen GU hingga akhir September mendatang. Namun, dalam jangka waktu empat bulan tersebut, belum ada kejelasan kompetisi yang bakal diikuti GU. Apalagi setelah Piala Indonesia (PI) urung digelar menyusul kekisruhan yang masih melanda di tubuh PSSI Pusat. Meski sudah dipastikan

tidak ada lagi agenda kompetisi lagi musim ini, tak membuat para pemain tim leburan Petrokimia Putra dan Persegres itu bisa bersantai. Mereka masih tetap menjalani latihan seminggu tiga kali, yakni Rabu, Kamis, dan Jumat. Makanya, dalam dua kali latihan dalam pekan ini keputusan dari manajemen GU sangat dinanti-nanti. “Untuk sementara ini kami hanya bisa sebatas menunggu saja. Tapi, kami berharap pengurus sudah bisa memberikan jawabannya dalam waktu dekat ini,” cetus pemain tersebut. Walaupun bersikap pasrah dengan keputusan manajemen, pemain tersebut menganggap komposisi pemain yang dimiliki GU saat ini sudah cukup bagus. Itu terlepas dari kegagalan mereka menembus ISL musim ini. Sehingga, sangat disayangkan jika tim yang sudah ada saat ini harus dibubarkan begitu saja. “Mungkin jalan terbaik ya hanya dengan cara mempertahankan pemain di sektor yang dinilai sudah bagus. Sebaliknya, di sektor yang dirasa kurang pun juga harus segera dibenahi. Itu mungkin yang harus ditambah.” (ren/ko)

Skors Bosnia-Brunei Dicabut KETIKA Indonesia waswas dengan ancaman skors dari FIFA, Bosnia Herzegovina dan Brunei Darussalam malah menghirup udara kebebasan. Skors yang diterima federasi sepak bola kedua negara, NFSBiH (Bosnia) dan NFABD (Brunei), telah dicabut FIFA Senin waktu setempat (30/5). “Kami sangat gembira dengan pencabutan skors oleh FIFA karena kami kini bisa berkonsentrasi menghadapi dua laga kualifikasi Euro (2012),” ungkap Jasmin Bakovic, sekum NSBiH, sebagaimana dilansir AFP. Dua laga yang dimaksud adalah away ke Rumania (3/6) dan menjamu Albania (7/6). Bosnia kini menempati peringkat keempat di klasemen grup D dengan 7 poin dari empat laga. Edin Dzeko dkk berada di bawah Prancis, Belarusia, dan Albania. Bosnia diskors FIFA dan UEFA pada 1 April lalu karena memiliki tiga presiden dalam federasinya. Itu sebagai bentuk perwakilan dari tiga etnis utama di negara pecahan Yugoslavia itu (Bosnian Serbs, Bosnian Croats, dan Bosniaks). Itu jelas melanggar statuta UEFA yang menyatakan presiden federasi hanya boleh dijabat satu orang. Setelah dua bulan, NFSBiH baru bersedia mengubah statuta dan sudah diumumkan pada kongres pada 26 Mei lalu. Dua hari kemudian, UEFA mencabut skors dan baru diikuti FIFA Senin lalu. Sebagai catatan, presiden NFSBiH saat ini adalah Ivica Osim, pelatih Jepang di Piala Asia 2007. Jika Bosnia hanya terhukum selama dua bulan, lain halnya dengan Brunei. Negara Asean itu sudah dicekal bertanding di level internasional sejak 30 September 2009 ketika federasi sepak bolanya masih bernama BAFA. Tidak hanya itu, BAFA dicoret dari keanggotaan FIFA pada 19 Maret 2010 dan diancam. Hukuman kepada Brunei dijatuhkan karena intervensi

Keputusan Komite Eksekutif FIFA - Skors Federasi Sepak Bola Bosnia (NFSBiH) dan Federasi Sepak Bola Bruniei Darussalam (NFABD) dicabut. NFSBiH diskors sejak 1 April 2011, sedangkan NFABD sejak September 2009 atau semasa masih bernama BAFA. - Untuk PSSI, khususnya kepada Komite Normalisasi, diberi kesempatan menggelar kongres sampai batas waktu 30 Juni 2011. Apabila gagal, skors otomatis dijatuhkan pada 1 Juli 2011. Pencekalan kepada empat orang (Nurdin Halid, Nirwan Bakrie, George Toisutta, Arifin Panigoro) untuk maju sebagai calon ketua dan wakil ketua umum pun masih berlaku. Juga meminta agar membawa LPI dalam naungan PSSI. - Piala Dunia Antarklub 2011 tetap digelar di Jepang sesuai rencana. Yakni pada 8-18 Desember mendatang. - Geoff Thompson, salah satu anggota Komite Eksekutif FIFA, akan meninggalkan jabatannya karena menjadi ketua Badan Penyelesaian Sengketa FIFA. Thompson yang sudah mengisi posisi itu sebagai ad interim sejak Desember 2010 akan menjabat sampai September 2013. - Setuju format dan prosedur undian kualifikasi Piala Dunia 2014 di enam konfederasi yang sudah dipresentasikan. Yakni, dengan menggunakan ranking FIFA per Juli 2011 sebagai parameter. Perkecualian untuk CONCACAF (Konfederasi Sepak Bola Amerika Utara, Tengah, dan Kepulauan Karibia) yang menggunakan ranking per Maret 2011. - Penghapusan babak tambahan waktu dalam perhelatan Piala Dunia U-17 baik untuk kategori pria maupun wanita. - Setuju meratifikasi peraturan gender dalam rangka memiliki peraturan yang lebih jelas dan mengikat secara hukum.

Kerajaan Brunei terhadap klub DPMM FC di liga Singapura. Butuh 20 bulan bagi Brunei

untuk bebas dari sanksi. Itu pun setelah adanya campur tangan Komisi Darurat FIFA

membentuk nama baru federasi, NFABD, sebagai pengganti BAFA. (dns)

Farid Fandi/Jawa Pos

BEREBUT - Pemain Peripura Titus Bonai berebut bola dengan pemain Persela Fahrudin saat bertanding di Surajaya, kemarin.

PSSI Surabaya Pun Tak Punya Solusi SURABAYA - Kejelasan gaji pemain Persebaya Surabaya belum juga menemui titik terang. Pengkot PSSI Surabaya juga tak dapat memberikan solusi konkrit akan nasib pemain. Maklum, Pengkot PSSI Surabaya juga sedang diterpa problem keuangan. “PSSI Surabaya belum dapat berbicara banyak karena kami sedang diterpa problem finansial,” kata Ram Surahman, juru bicara Pengkot PSSI Surabaya. Persoalan keuangan itu tak lepas dari belum adanya anggaran dari KONI Surabaya pada

2011 ini. Padahal, serangkaian agenda PSSI Surabaya sudah harus digelar. Mulai dari kompetisi internal hingga persiapan tim Porprov III/2011. Apalagi, sejatinya sejak awal PSSI Surabaya memang tak pernah mengalokasikan dana kepada Persebaya. Nasib pemain Persebaya memang sedang berada di ujung tanduk. Mereka belum juga menerima gaji meski pertandingan pada Divisi Utama telah rampung. Dalam musim kompetisi 2010-2011, Persebaya terdegradasi. Pengurangan enam poin

akibat memainkan Sulkhan Arif yang mengantongi dua kartu kuning membuat mereka terlempar ke zona degradasi dengan 30 poin. Sebelum pengurangan itu, Persebaya masih bertengger di peringkat kelima grup III dengan 36 poin. Hingga saat ini Ketua Umum Persebaya Wishnu Wardhana belum juga dapat diajak komunikasi, bahkan oleh pengurus Persebaya lainnya. Selain Wishnu, aktor lain yang sangat bertanggung jawab akan nasib pemain Persebaya adalah Vigit Waluyo. (vem/ko)


ALL SPORTS

RABU 1 JUNI 2011

13

RADAR TEGAL

SOLO INGIN TUAN RUMAH Kongres Ulang PSSI

Christopher Rungkat

Kesempatan Ukur Kemampuan Para Petenis Timnas di Turnamen Buma JAKARTA - Para petenis penghuni pelatnas proyeksi SEA Games 2011 terus menempa kemampuan. Kali ini, Christopher Rungkat dkk akan bertanding di Turnamen Buma 2011 di Lapangan Tenis Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, pada 5-12 Juni mendatang. Kejuaraan tersebut juga akan menjadi ajang bagi PP Pelti untuk memantau perkembangan para petenis. Selain itu, ajang itu bakal dijadikan sarana melakukan degradasi bagi petenis y a ng saat ini menghuni pelatnas. “Saat ini, komposisi pelatnas masih ada tujuh pemain di tiap sektor atau 150 persen. Juli nanti akan kami potong menjadi 100 persen. Tim itulah yang akan bertanding di SEA Games 2011,” terang Martina Wijaya, Ketum PP Pelti, kemarin (31/6). Nantinya, timnas bakal dihuni empat petenis putra serta empat petenis putri. PP Pelti menaruh harapan sangat besar terhadap Turnamen Buma 2011. Alasannya, turnamen itu meru-

pakan rangkaian kejuaraan yang terus digeber di tanah air untuk mematangkan kemampuan bertanding para petenis proyeksi SEA Games 2011. Apalagi, sama seperti kejuaraan sebelumnya, banyak petenis asing yang bakal turun gelanggang. Tercatat sebanyak 78 petenis lokal dan asing menyatakan ambil bagian di kejuaraan tersebut. Harapannya, Christo, sapaan karib Christopher Rungkat, dkk bisa mengukur kemampuan saat bertanding kontra petenis asing itu. “Selama ini, kami belum bisa melihat secara utuh perkembangan para petenis. Sebab, banyak yang harus ketemu sesama petenis I ndones i a, ” j elas Martina. PP Pelti juga sangat berharap para petenis putri mampu unjuk kemampuan dalam turnamen tersebut. Ini dikarenakan Ayu Fani Damayanti sangat diharapkan menjadi penyelamat muka Indonesia di SEA Games. “Kami memang mengharapkan emas datang dari putri. Karena itu, kejuaraan ini bisa mereka manfaatkan untuk pemanasan. Daripada mereka mesti bertanding di luar negeri,” tegas Martina. (ru/diq)

Belajar dari Kunjungan Tim Polo India JAKARTA- Kesempatan emas didapat tim polo Indonesia. Mereka bisa mengukur kemampuan setelah timnas polo India bakal bertandang ke Indonesia. Kedatangan timnas India itu disambut baik oleh Presiden Asosiasi Polo Indonesai M. Iman Kusumo. Dia menyatakan bahwa agenda tersebut bisa menjadi wahana bagi timnas maupun klubklub polo di Indonesia untuk meningkatkan kemampuan. Apalagi, agenda kunjungan tersebut bakal berlangsung dalam waktu yang cukup lama, yakni 16 hari. “Tingkat permainan dari segi teknis dan keahlian mereka adalah salah satu yang terbaik di dunia. Para atlet polo Indonesia bisa belajar banyak dari kunjungan ini,” terang Iman. Kunjungan timnas India ke Indonesia tak ubahnya seperti ajang timbal balik. Sebelumnya, timnas Indonesia melakukan training center (TC) di India Maret lalu. Saat itu, timnas bertarung di ajang Cavalry

Cartier Cup. “Tempo permainan yang dimiliki para atlet polo India akan berbeda dengan standar yang selama ini dilihat di Indonesia. Ini kesempatan yang sangat bagus,” tambah Iman. India menjadikan kunjungan tersebut sebagai sarana untuk mempersiapkan diri menghadapi babak kualifikasi kejuaraan dunia 2011 zona D. Babak tersebut akan digeber di Malaysia pada 11-26 Juni mendatang. Tujuh negara bakal turun gelanggan dalam even itu. Tujuh negara itu ialah Australia, Selandia Baru, Afrika Selatan, India, Pakistan, Nigeria dan Malaysia. Peringkat tiga besar akan mewakili zona D dalam kejuaraan dunia Oktober mendatang. “Kami merasa terhormat dipilih sebagai ajang persiapan timnas India. Harapannya, bukan hanya mereka yang mendapatkan hasil positif, para atlet Indonesia juga bisa mendapatkan manfaat,” tegas Iman. (ru/diq)

SOLO - Keputusan FIFA memberi kelonggaraan kepada PSSI untuk melaksanakan kongres ulang mendapat respon positif dari salah satu anggota komite normalisasi (KN) PSSI, FX Hadi Rudyatmo. Dijumpai di ruang kerjanya kemarin (31/5), pria yang juga menjabat sebagai Ketum Persis Solo tersebut mengaku tidak akan menyia-nyiakan kesempatan kedua yang diberikan oleh otoritas tertinggi sepakbola dunia tersebut. “Saya selaku anggota Komite Normalisasi PSSI sangat

berterima kasih kepada FIFA yang telah memberi kelonggaran kepada PSSI. Kami tidak akan menyia-nyiakan kesempatan itu dan berusaha untuk menyelesaikan semua permasalahan di kongres ulang nanti,” kata pria yang akrab disapa Rudy tersebut kepada Radar Solo. Nah, untuk mensukseskan kongres ulang nanti, pria yang akrab disapa Rudy tersebut mengaku telah memiliki trik jitu agar kejadian beberapa waktu lalu tidak terulang kembali. Hal ini berkaca dari pengalaman kongres terdahulu yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta, 20 Mei. Kongres yang diperkirakan bakal berlangsung lancar, ter-

nyata berakhir rusuh dan berujung deadlock. Kerusuhan terjadi karena adanya beberapa kelompok, terutama kelompok 78 (K-78) yang ngotot memperjuangkan keinginannya meloloskan pasangan George Toisutta-Arifin Panigoro (GT-AP) sebagai calon ketua umum PSSI. Padahal, kedua tokoh tersebut sudah tidak disetujui oleh FIFA. “Cara terbaik adalah dengan mengubah sistem penyelenggaraan kongres. Kalau pada kongres sebelumnya kurang ketat, besok harus lebih diperketat,” tegas Rudy. Perubahan sistem yang dimaksud lebih kepada peraturan peserta kongres nanti. Peserta

kongres dan pemilik hak suara (quoter) wajib dibedakan secara jelas dengan menggunakan kartu identitas. Dengan adanya klasifikasi tersebut, pelaksanaan kongres sudah pasti bakal mengalami perubahan. Pengunjung yang tercatat sebagai peserta kongres boleh mengikuti upacara pembukaan. Hanya saja, mereka tidak diizinkan mengikuti jalannnya pemilihan ketua umum. Jalannya, pemilihan ketua umum PSSI nantinya hanya diperuntukkan khusus bagi pemegang hak suara. “Kalau sistem ini jalan, saya yakin pelaksanaan kongres nanti bisa berjalan tertib. Tidak seperti kemarin, pemilik suara banyak yang diam, tapi yang

ribut justru peserta yang enggak punya hak suara,” terang Rudy. Di sisi lain, Rudy berencana memberi usulan agar kongres ulang PSSI digelar di kota Solo. Ngototnya Rudy untuk menyelenggarakan kongres di kota Solo karena kota Bengawan merupakan daerah netral dan bukan merupakan basis dari salah satu kelompok yang berkepentingan. “Jika saya diminta kembali menanggani KN, saya akan mengusulkan secara langsung kalau kongres mendatang digelar di Solo. Kota Solo adalah daerah netral, sehingga bisa meminimalisir kerusuhan,” ujarnya. (fer)

Sanksi Tambahan Menanti Simoncelli BARCELONA - MotoGP Prancis sudah berlalu tiga pekan. Namun, insiden kecelakaan yang menimpa pembalap Repsol Honda Dani Pedrosa masih berbuntut. Marco Simoncelli dari tim satelit Honda Gresini yang dianggap bersalah oleh ofisial lomba, berpotensi mendapatkan hukuman tambahan. Insiden jatuhnya Pedrosa akibat disenggol Marco Simoncelli berujung panjang. Simoncelli mendapatkan panggilan dari pengarah lomba MotoGP. Pemanggilan tersebut diduga berkenaan dengan hukuman yang akan diperoleh pembalap Italia itu. “Pengarah lomba menginginkan pertemuan dengan pembalap Italia Marco Simoncelli pada MotoGP Catalan di Barcelona, akhir pekan ini, untuk mendiskusikan lebih lanjut insiden di Le Mans, Prancis,” demikian pernyataan MotoGP di situs resminya. Kasus itu terjadi di gelaran MotoGP Prancis tiga pekan lalu. Saat itu, Pedrosa tengah menempel Simoncelli dan kemudian Simoncelli “memotong” tikungan yang menyebabkan Pedrosa jatuh. Akibat kecelakaan itu, Pedrosa mengalami patah tulang selangka. Untuk kesalahannya, Simoncelli hanya mendapatkan hukuman ride through penalty. Hukuman tersebut terasa amat ringan jika dibandingkan dengan akibat yang diterima Pedrosa. Kondisi Pedrosa meragukan untuk tampil di Barcelona yang tak ubahnya kandang sendiri baginya. Gaya membalap Simoncelli yang membahayakan rivalnya memang kerap mengundang keluhan. Di Portugal, juara bertahan

dari tim pabrikan Yamaha Jorge Lorenzo secara terbuka melontarkan kritikan pada Simoncelli dalam konferensi pers, sedangkan pembalap lain menyampaikan protes usai sesi latihan di

Prancis. Sementara itu, kabar lain menyebutkan, usai menjalani opera s i k o n d i s i P e d rosa terus membaik. Tapi untuk bisa t a m pil di Barcelona

akhir pekan ini, dia belum bisa memberi kepastian. Pedrosa menjalani operasi keduanya musim ini pada pertengahan Mei lalu. Tindakan pembedahan terpaksa dilakukan setelah dia mengalami cedera akibat kecelakaan yang terjadi di MotoGP Prancis. Serangkaian pemeriksaan dan terapi terus dilakukan pembalap 25 tahun itu, tapi tetap saja upaya itu belum menjamin partisipasinya di balapan akhir pekan ini. “Pekerjaan dengan tim fisioterapi berjalan baik. Saya tahu kalau semua orang ingin tahu lebih jauh soal kondisi saya dan apa yang akan saya lakukan akhir pekan ini. Apakah saya akan tampil di Catalan? Tapi saya tak bisa memastikan apa pun,” beber Pedrosa di media Spanyol, As. “Tak ada yang tahu soal kepastian hal tersebut. Tidak saya, tidak juga para dokter. Dan Anda tak bisa berspekulasi soal hal tersebut,” tambah Pedrosa di blog pribadinya. (ady/diq)

Marco Simoncelli


JATENG

RABU 1 JUNI 2011

17

RADAR TEGAL

JEPARA Korban Mulai Sekolah JEPARA - Setelah menjalani opname di RSUD RA Kartini karena diduga mengalami keracunan susu sejak Jumat (27/5) lalu, empat siswa SD Islam Terpadu (IT) Amal Insani Jepara kemarin (31/5) sudah kembali sekolah. Mereka kembali sehat. Mereka, yakni Arina Alhak (kelas I), Naela Azzahro (kelas V), Febri Andika (kelas V), serta Wida Puspita (kelas II). Keempatnya merupakan korban terparah dari sekitar 150 siswa yang mengalami gejala keracunan susu kemasan. Menurut wakil kepala sekolah SD IT Amal Insani Hendro Wobowo kemarin, semua siswa sudah kembali masuk sekolah. Sedangkan untuk biaya perawatan selama di rumah sakit semuanya ditanggung pemerintah daerah. Hal itu dibenarkan Direktur RSUD RA Kartini Kusnarto. Menurutnya, pihak rumah sakit tidak memungut biaya sepeserpun dari keluarga pasien. “Untuk biaya kami bebaskan. Semuanya ditanggung pemeritah daerah,” katanya kemarin. Sementara itu, terkait peristiwa yang mengejutkan berbagai kalangan tersebut, pihak SD IT akan lebih selektif dalam memberikan makanan kepada siswa. Menurut Hendro, untuk jatah snak seperti yang dibagikan setiap hari langsung diganti dengan makanan olahan sendiri. “Untuk menghidari kejadian serupa kami sekarang memberi makanan olahan, bukan jajan instan. Tadi (kemarin, Red) kami memberi jajan berupa kacang godog,” jelas Hendro. Sedangkan untuk minumannya, sekolah menyediakan air putih galon. Sejak peristiwa itu, siswa banyak yang membawa minuman sendiri dari rumah. Terpisah, pengamat konsumen muslim, Mashudi mengatakan, untuk menghindari peristiwa serupa, semua pihak, baik sekolah maupun orang tua siswa agar hati-hati dalam memberikan jajanan pada anak. Dia menyarankan, anak diberikan jajanan alami. “Apalagi sebagai orang muslim, tentu dalam memilih makanan harus lebih teliti. Baik itu kandungan gizi maupun kehalalannya,” papar Mashudi. (han/ris)

SEMARANG CutiBersama,PelayananTetapBuka SEMARANG - Menghadapi cuti bersama yang jatuh pada Jumat (3/6) lusa, Wali Kota Soemarmo HS menginstruksikan semua SKPD— utamanya terkait pelayanan publik—tetap harus melayani masyarakat. ”Besok (hari ini, red) saya akan kumpulkan semua SKPD, terkait libur cuti bersama pada Jumat (3/6). Kantor pelayanan, saya instruksikan untuk tetap melayani masyarakat,” kata Wali Kota Soemarmo HS, Selasa (31/5) kemarin. Kantor pelayanan yang diwajibkan tetap buka adalah rumah sakit, Puskesmas, dan Dispendukcapil. Pelayanan dibuka mulai pukul 08.00. “Kalau rumah sakit pastinya melayani 24 jam. Kalau kantor-kantor pelayanan seperti waktu bulan puasa, mungkin jamnya dikurangi. Terpenting, masyarakat tetap terlayani dan kami minta masyarakat mengerti,” tandasnya. Terpisah, Kasubdin Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Semarang, Heri Wibowo mengatakan, sejumlah Puskesmas diminta tetap buka. “Hanya saja, jam pelayanan tidak seperti hari biasa.” Pihaknya telah menyiapkan minimal 2/3 personel yang ada untuk jaga di setiap Puskesmas. Jadual buka pukul 07.00 hingga 13.30. (zal/isk/ce1)

KEBUMEN Selama 22 Bulan Operasional Dibiayai Belanda KEMIJEN - Pemerintah Belanda akan membiayai operasional Polder Banger selama 22 bulan, setelah polder tersebut selesai dibangun. Terkait hal itu, dalam waktu dekat, Wali Kota Soemarmo akan bertolak ke Belanda untuk meneken nota kesepahaman. Hal itu disampaikan wali kota di sela-sela meninjau lanjutan pembangunan Polder Banger, kemarin. Seperti diketahui, setelah terhenti sejak Desember 2010 lalu, pengerjaan proyek Polder Banger akhirnya kembali dilakukan. Dari 36 penambahan tiang pancang baru, 10 di antaranya sudah terpasang. Proyek ini ditarget selesai pada 2012 dan bisa berfungsi optimal pada 2013. Polder Banger difungsikan untuk memecah masalah banjir dan rob yang kerap melanda Semarang Timur serta Semarang Tengah bagian timur. Sebelumnya, proyek senilai miliaran rupiah itu, sempat terhenti karena terjadi kesalahan teknis. “Mulai 2013, sudah berfungsi secara optimal sehingga daerah Semarang Timur dan sebagian Semarang Tengah terbebas banjir dan rob.” Daerah yang menjadi langganan banjir dan rob di Kelurahan Mlatiharjo, Mlatibaru, Bubakan, Kebonagung, Bugangan, Kemijen dan Citarum. Area Polder Banger sendiri mencapai 540 hektare lebih. Proyek Polder Banger butuh anggaran hingga Rp68 miliar lebih. Dari jumlah tersebut, 35 persen merupakan bantuan Pemerintah Kerajaan Belanda. Pemprop Jateng dan Pemkot Semarang berkewajiban membantu masing-masing 32,5 persen anggaran. “Ada tiga komponen yang dibangun, yakni Polder Banger seluas 14,1 hektare, normalisasi Kali Banger dan rumah pompa,” ujar wali kota. Pemkot berkewajiban membangun rumah pompa dan telah menganggarkan dana Rp17 miliar di 2010 dan Rp2,6 miliar di 2011. Pemerintah Belanda juga siap melatih warga yang akan mengelola polder tersebut. (zal/isk/ce1)

Pengedar Sabu-sabu Diringkus SEMARANG – Personel Satuan Narkoba Polrestabes Semarang kemarin menangkap seorang pengedar sabu-sabu. Tersangka bernama Budiono (22), warga Jalan Hasanudin, Kecamatan Bandarharjo, Semarang Utara. Tak cuma menangkap Budiono. Pembeli sabu, Agus Suprayetno alias Betet (30), juga ditangkap. Agus merupakan kernet truk, warga Jalan Brotojoyo Panggung, Semarang Utara. Kepala Satuan Narkoba Polrestabes Semarang, Kompol Mohamad Ngajib menjelaskan, tersangka Budiono sudah lama diintai gerak-geriknya. “Sudah kami intai selama 5 bulan, gerakgerik tersangka mengedarkan narkotika jenis sabu,” kata Ngajib saat gelar kasus di Polrestabes Semarang, Selasa (31/5) kemarin. Tersangka ditangkap pada Senin (23/5), pukul 16.00, saat bertransaksi sabu di Jalan CumiCumi Raya, tepatnya di depan Puskesmas Bandarharjo. Tepat setelah keduanya bertransaksi, polisi langsung membekuk. Mereka tak bisa mengelak. Masing-masing mengantongi barang bukti. Saat digeledah, di saku celana kanan Agus ditemukan sabu seberat 0,24 gram. Barang haram itu terbungkus plastik klip kecil dan dimasukkan dalam kotak korek api. Sedangkan di saku celana depan kanan Budiono ditemukan sabu seberat 0,002 gram terbungkus kertas timah/grenjeng rokok. Dia mengaku membeli sabu

DOK. RADAR SEMARANG

BARANG BUKTI - Kepala Satuan Narkoba Polrestabes Semarang, Kompol Mohamad Ngajib menunjukkan barang bukti.

dari seseorang di daerah Barutikung. Orang yang dimaksud berinisial D. “Setelah itu, ia (tersangka) edarkan ke para pelanggannya,” kata Budiono yang mengaku tak punya pekerjaan lain, selain menjadi pengedar narkoba.

Sistem transaksi dilakukan secara tatap muka. Penjual dan pembeli bertemu langsung untuk bertransaksi. “Harga per seperempat gramnya Rp450 ribu. Yang Rp400 ribu milik D, saya dapat Rp50 ribu,” ungkap Budi. Sedangkan tersangka Agus

mengaku baru dua kali mengonsumsi narkotika jenis sabu. Pria lulusan SD ini mengaku mengonsumsi narkoba karena ditawari Agus, agar badannya terasa enteng. “Saya memakai baru dua kali. Bukan karena saya sedang ada masalah, tapi

ya biar badan jadi terasa enteng,” ujarnya. Kedua tersangka dijerat pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya paling singkat 4 tahun penjara dan paling lama 12 tahun. (dna/isk/ce1)

Ditipu Orang, Tabungan Menikah Amblas Reruntuhan Talud Masih Dijaga

SEMARANG – Hasrat Candra Widyabaskara (28), warga Perum Korpri Pasekan, Batang, untuk menikahi gadis pujaannya dalam waktu dekat, bisa jadi bakal tertunda. Sebab, uang tabungan Candra senilai Rp15 juta sudah beralih ke tangan penipu. Kemarin, pria yang sehari-hari bermukim di mess kantor di daerah Pedurungan ini melapor ke Polrestabes. Korban bercerita, awalnya, Senin (30/5) pagi, di mess karyawan di Pedurungan, seperti biasa, ia menyeduh kopi. Ia membeli kopi sachet. Dari dalam kopi sachet, ia menemukan sebuah kertas pemberitahuan menang undian berhadiah mobil Grand Livina. Di dalam isi kupon tersebut,

tertera bahwa undian dari PT Santos Jaya Abadi, beralamat di Jalan Taman Jati Baru Barat, Jakarta Pusat. Korban pun senang. Ia percaya karena di kupon juga tertera tanda tangan sejumlah pejabat. Korban menghubungi nomor yang tertera di kertas tersebut. Seseorang yang mengaku bernama Dinata—dari ujung telepon—lantas “menuntun” korban untuk mengirim sejumlah uang ke sebuah nomor rekening. Karena omongan pelaku sangat meyakinkan, korban pun menuruti. Pukul 13.00, pelaku meminta korban mentransfer Rp3,5 juta untuk biaya pembuatan STNK dan BPKB. Korban manut. Pukul 14.00, pelaku kembali menelepon dan minta

korban mentransfer Rp9,5 juta untuk biaya asuransi dan surat jalan. Kali ketiga, pukul 16.00, pelaku minta ditransfer lagi Rp1,5 juta. “Katanya untuk biaya jasa pengangkatan mobil di bandara.” Setelah korban mentransfer semua uang, pelaku janji akan menelepon kembali. Malamnya, pelaku menelepon, mengatakan bahwa besok mobil tidak bisa dikirim. Pelaku kembali meminta korban untuk mentransfer sejumlah uang, untuk biaya pengawalan. Korban mulai curiga dan menolak mentransfer. Paginya, ia berusaha menghubungi nomor pelaku, namun sudah tidak aktif. Sadar menjadi korban penipuan, ia melapor ke Polrestabes Semarang. (dna/isk/ce1)

SEMARANG – Bongkahan reruntuhan talud sebuah rumah di Jalan Wologito Barat VI RT 09 RW 05, Selasa (31/5) kemarin mulai dibersihkan. Sejak pagi, sebuah alat berat jenis begu tampak mengeruk reruntuhan yang menguruk jalan kampung. Sejumlah pekerja bangunan juga sudah kembali meneruskan pembangunan rumah yang dikelilingi talud setinggi 10 meter tersebut. Penjagaan di sekitar lokasi sudah tidak terlalu berlebihan, seperti yang terjadi pada Minggu (29/5) malam dan Senin (30/ 5). Namun, sejumlah pekerja bangunan juga ikut-ikutan

melarang wartawan yang akan mengambil gambar pengerukan reruntuhan. Kendati penjagaan sudah tidak seketat hari pertama, namun masih saja ada beberapa polisi berpakaian sipil menjaga lokasi. Seorang warga yang enggan disebut namanya mengatakan, ganti rugi untuk sumur yang terkena reruntuhan talud sudah diganti. Juga ganti rugi untuk pipa-pipa saluran air. “Tapi kalau penjagaan yang ketat seperti kemarin itu untuk apa, saya juga tidak tahu. Tapi pemiliknya memang arogan,” ujarnya. (dna/isk/ce1)


CMYK

18

RABU, 1 JUNI 2011

RADAR TEGAL Menurut kamu dialek Tegal itu gimana sih? Medok Lucu Unik

42,84% 28,56% 28,56%

Apa kamu setuju jika ada orang yang menganggap dialek Tegal itu kasar dan medok? Nggak lah Ya juga sih Nggak tahu Terkadang

REBANA SMK MAARIF NU TALANG

Ikut Meriahkan Perpisahan Sekolah EKSTRA kulikuler (ekskul) rebana SMK Maarif NU Talang sukses meraih apresiasi dari para siswa sekolahnya yang hadir saat perpisahan sekolah pada Sabtu (14/5) lalu, di Gedung KPRI Dukuhturi Kabupaten Tegal. Dalam acara yang sederhana itu, mereka berusaha memberikan performance terbaik pada rangkaian acara pelepasan kelas XII tersebut dengan membawakan dua buah lagu yang sudah cukup familiar yaitu ‘Bismillah’ dan ‘Sholawat Nabi’. Ekskul yang sudah berdiri sejak tahun 2010 ini merupakan salah satu wadah bagi siswa untuk mengenali musik rebana. Sekaligus menjadi salah satu alat untuk meningkatkan kebersamaan para siswa yang tergabung di dalamnya. Mereka jadi saling mengenal satu sama lain dalam pola pembelajaran rebana yang cukup menarik yakni seperti pada kegiatan rebana pada perkumpulan atau jamiyah muslim pada umumnya. Di sini siswa berlatih setiap pukul 20.00 WIB dengan rutin bergilir di rumah siswa setiap Kamis dan Sabtu. Menurut Pembinanya H. Masruri, kesenian dengan basis hadroh Arabiah ini kian diminati oleh sebagian siswa sekolah ini. Mereka yang tergabung dalam kelompok rebana ini antara lain Akhmad Junaedi (kelas X TKR), Jamaludin (kelas X TKR), Mohammad Miftach (kelas X TKR), Mukhadir (kelas X TKR), dan Beni (kelas X TAF). Para personil yang gemar pada kesenian ini tak sungkan untuk memainkan alat - alat musik rebana. “Harapannya, kami bisa ikut bersaing dalam ajang perlombaan,” ujar Akhmad Junaedi, salah satu personil. (intan) a

Bunga

Bondan Prakoso & Fade 2 Black Intro: Em C G D Em C G D Dengar resapi camkan dan jangan berhenti Karena sebuah pertanyaan perlahan menghampiri Mendekat dan merusak sistem kerja otak kiri Setiap detik berdetak menusuk-nusuk di hati Em C G D Dan kembali teringat raut wajahmu di angan Taburan cinta mengikuti sebuah senyuman Tapi dalam hati ini tak bisa ungkapkan Nyaliku menciut, terlalu siang tuk di ucapkan Em C G D Skali lagi ku ingin kau mengerti Rasa cinta ini sungguh sangat menyakiti Tapi, ku hanya makhluk yang tidak bermateri Di pandang sebelah mata, tak punya reputasi Em C G D Seakan mataku tertutup Em C G D Kuingin cinta ini dapat kau sambut Em C G D Harapkan prasaan ini kau tau Em C G D C Sungguh ku ingin kau jadi miliku Em C G D Ingin skali kukatakan aku suka padamu Namun cinta ini siksa jika aku ga’ ada kamu Hendak jiwa kan mengikatmu di sisi Namun berat tuk mengucap… cukup untuk ku kagumi

TIM XPRESI KOORDINATOR : Khikmah Wati ANGGOTA TIM1: I Layung Sari, Shinta Wulandari, Teguh Arif Bowo TIM 2: Intan Aji P, Anggi Mutiara M, Khifni Setiawan

PROFIL USIA :

JUMLAH :

13 - 17 tahun

27 ResponX di Kota dan Kabupaten Tegal, Brebes

JENIS KELAMIN : PENDIDIKAN : Cewek 50 persen Cowok 50 persen

SMP dan sederajat SMA/SMK dan sederajat

35,7% 42,84% 14,28% 7,14%

Menurut kamu dialek Tegal itu popular di daerah lain nggak? Ya dong Sebagian Nggak tahu

35,7% 35,7% 28,56%

Kalau kamu ngobrol sama anak Tegal di luar daerah apa kamu tetap pake bahasa Tegal? Ya dong Nggak Malu Tergantung situasi

42,84% 14,28% 7,14% 14,28%

Sudahkah kamu ikut menjaga budaya Tegal? Ya dong 49,98% Sebagian 28,56% Nggak tahu meski ngapain 14,28%

‘Kepriben sih?’ ‘ Nang Kene Kyeh!’ JANGAN mengaku orang Tegal ya kalo kamu nggak ngerti maksud kalimat di atas? Yap, itu adalah ungkapan yang sama arti dengan ‘Gimana sih?’ dan “Di sini nih!’ dalam bahasa Tegal. Seiring dengan perkembangan jaman, penggunaan bahasa daerah termasuk bahasa Tegal memang banyak berkurang. Selain karena pelajaran di lingkungan sekolah disampaikan dengan bahasa nasional yakni bahasa Indonesia, atau ditambah dengan bahasa asing, mobilitas penduduk dari satu daerah ke daerah lainnya juga ikut mempengaruhi berkurangnya penggunaan bahasa daerah. Bicara hal ini dengan ResponX, rupanya mereka punya beragam pandangan tentang bahasa dengan dialek Tegal loh. Sebanyak 42,84 persen menganggapnya sebagai bahasa yang medok. ”Ya itu salah satu ciri khas yang membedakannya dengan bahasa dan dialek dari daerah lainnya,” tearang M Lukman, siswa SMA NU 01 Wahid Hasyim Talang Kabupaten Tegal kelas XI IPA 1. Sementara 28,56 persennya menganggapnya sebagai sesuatu yang lucu dan unik. “Lucu aja kalo ada yang ngomong dengan dialek Tegal banget. Dengernya tuh gimana gitu,” cerita Dewi, yang memang bukan asli Tegal namun bersekolah di daerah ini.

Bahasa Tegal, Dianggap Medok, Lucu dan Unik Selain medok, terkadang anggapan kasar juga dilekatkan sebagian orang ke bahasa berdialek Tegal. Ini diakui 42,84 persen ResponX. Hanya 3,57 persen saja yang tidak sependapat dengan dia. “Itu kan bagian dari kebudayaan Jawa dan Indonesia. Soal kasar enggaknya kan tergantung persepsi masing-masing,” ucap Nita Qoriratun, siswi SMA NU 01 Wahid Hasyim Talang Kabupaten

Tegal kelas XI IPA 1. Namun diakui 35,7 pesen ResponX, kekhasan bahasa Tegal juga ikut memberi andil daerah ini populer di daerah lain. ”Bahasa Tegal juga terkenal dengan logatnya yang khas dan menarik,” kata Bagus dari SMK Maarif NU Talang Kabupaten Tegal. Lalu gimana ya saat mereka ketemu sama anak Tegal di daerah lain? Apa tetep pake bahasa

daerah? “Ya kalo yang diajak ngomong pake bahasa Tegal ya aku ngikut aja,” ujar Abdel Aziz dari SMP Negeri 7 Kota Tegal mewakili jawaban 42,84 persen ResponX. Jawabannya berbeda dengan 28,56 persen yang memilih tergantung situasi. “Jika kita di forum resmi alangkah baiknya menggunakan bahas Indonesia meskipun kita diajak ngobrol sama orang Tegal,”

kata Sesilia Yulia Wardani, siswi SMA Negeri 3 Slawi. Menurut 49,98 persen ResponX, mereka sudah ikut menjaga budaya Tegal, salah satunya dengan tetap mempertahankan penggunaan bahasa daerah. ”Jadi aku sudah ikut menjaga budaya Tegal,” tambah A Faishol Amin dari SMK Maarif Nu Talang Kabupaten Tegal. Pendapatmu sendiri gimana? (tim 2)

Cintai Budaya dan Bahasa Daerahmu HARUS diakui, penggunaan bahasa daerah sesuai logat Tegal di daerah ini sekarang mulai berkurang seiring dengan perubahan jaman. Beberapa remaja nampaknya mulai meninggalkan logat dan bahasa khas Tegal karena berbagai alasan. Namun tidak dengan Kuni Afifah, Ketua OSIS SMK Negeri 2 Kota Tegal. Menurut cewek kelas XI AK 1 ini, bahasa Tegal itu memiliki kekhasan tersendiri. ”Bahkan karena logat yang khas itu membuat Tegal dikenal seluruh masyarakat Indonesia,”ucap cewek yang tinggal di Jalan Perintis Kemerdekaan Gang 27 no.08 Kota Tegal ini. Diapun tak setuju dengan anggapan kalo

KUNI AFIFAH Ketua OSIS SMK Negeri 2 Kota Tegal

bahasa Tegal itu kasar. “Itu salah besar. Kita harus melihat kasarnya dimana dan menurut siap dulu. Kalo kasar menurut daerah lain yang bahasa daerahnya dianggap lebih halus ya mungkin saja, tapi kalau dalam lingkup asli Tegal, lalu dibilang bahasa daerahnya sendiri kasar ya jelas salah,” jelas dia mengurai pendapatnya. Meski lahir di Bandung pada 30 April 1994

lalu, namun cewek yang hobi nyanyi ini punya beberapa tips bagaimana melestarikan budaya Tegal termasuk bahasanya ini. Yuk kita simak! 1. Cintai budaya dan bahasa daerahmu 2. Banggalah menjadi masyarakat Tegal 3. Selama penggunaannya tepat kamu bisa menerapkan bahasa Tegal dalam kehidupan sehari-hari 4. Jangan malu dan ragu untuk mengakui kamu orang Tegal 5. Meski jadi anak gaul, kamu tetep harus ikut melestarikan budaya dan bahasa Tegal. Salah satunya dengan mengetahui, mempelajari dan mempertahankannya selama itu positif. (khifni)

Andi Wijaya

Jadi Juara III Lompat Jauh MESKI tak menjadi yang pertama namun Andi Wijaya, siswa SMK Negeri 2 Kota Tegal yang tercatat duduk di kelas XI AK 2 ini nampaknya patut berbangga dengan prestasinya sebagai Juara III Lompat Jauh dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kota Tegal beberapa waktu lalu. Cowok berkulit sawo matang ini berhak menempati posisi ketiga dengan jarak lompatan 530 cm. Sebelum mengikuti lomba dalam Popda, dia berlatih intensif di sekolah setiap sore hari dibantu Mawardi, guru pembinanya. Kendati hanya menempati posisi ketiga, dia merasa latihan yang menguras tenaga dan waktu tidak sia-sia dengan prestasi tersebut. Andi yang tinggal di Mejasem ini menuturkan, dalam olahraga lompat jauh itu

ada unsur seni dan keindahan tersendiri dalam lompatannya. Diapun mengaku menyukai olahraga itu sejak SD. “Waktu SD banyak cabang olahraga yang diujikan. Salah satunya lompat jauh,” ceritanya. Selain lompat jauh, Andi juga menyukai voli. Olahraga itu biasa dia mainkan saat pelajaran kosong. “Kalo lagi jenuh atau bete di sekolah atau pas pelajaran kosong, aku nyuri waktu buat main voli dengan temen-temen,” kata dia. Cowok kelahiran Tegal, 24 Desember 1992 ini berharap bisa lebih baik lagi ke depannya. “Jangan sampai putus asa saat berlatih karena manfaat yang kita peroleh dari hasil kerja keras kita kadang baru kita rasakan nanti,” tambahnya. (khifni)


SAMBUNGAN

RABU 1 JUNI 2011

19

RADAR TEGAL

Polisi Periksa Politisi Golkar

Rasanya Ingin Pulang dari halaman 1 Marcell yang berperan sebagai seorang guru bernama Adeus mengaku sempat stres dan frustrasi sampai hampir memutuskan untuk pulang. “Saya benar-benar digembleng Mas Rudi untuk aktingnya. Baru pertama main, langsung film

berat. Saya benar-benar merasa ingin pulang saja saat melakoni sebuah adegan,” ungkap mantan atlet bulu tangkis itu. Perasan tersebut kuat muncul ketika Marcell harus melakoni adegan dirinya disiram air. Di situ dia diceritakan mengalami kebimbangan di antara dua pilihan. “Sampai 21 kali

take. Saya sampai mikir apa saya terlalu bodoh. Begini saja nggak bisa. Hati saya mau meledak rasanya. Mau nangis, tapi malu. Buat saya, itu sudah maksimal, tapi Mas Rudi merasa belum. Akhirnya saya nangis beneran itu, pas disiram air. Kan nggak kelihatan kalau saya nangis.” (jan/c9/ayi)

Menpora Tak Tahu Soal Dana Talangan dari halaman 1 tanggung jawabnya sebagai seorang menpora. Lebih detail Andi menerangkan, dirinya memberikan penjelasan kepada penyidik tentang penggunaan anggaran pembangunan wisma atlet. Sebab, pembangunan wisma atlet inilah yang menjadi perkara saat ini. Dia hanya tersenyum saat ditanya apakah dirinya diperiksa terkait penggunaan dana talangan yang digunakan dalam pembangunan wisma atlet. Seperti yang diketahui, mantan sesmenpora yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka Wafid Muharam selalu menyampaikan bahwa uang Rp 3,2 miliar yang diperoleh dari PT Duta Graha Indah adalah dana talangan. Bahkan dalam beberapa kesempatan Wafid mengaku selalu melaporkan penggunaan dana talangan saat rapat bersama Andi. Tapi, kakak kandung Choel Mallarangeng itu langsung menepis pengakuan Sesmenpora Wafid bahwa dirinya beberapa kali dilapori tentang penggunaan dana talangan dan memberikan persetujuan terkait penggunaan dana talangan. “Saya tidak pernah dilapori,” kilah Selain itu, Andi juga mengatakan bahwa Kemenpora selama ini tidak pernah mengeluarkan kebijakan untuk menggunakan dana talangan dalam proyekproyek di Kemenpora. “(Kalau ada dana talangan) itu bukan kebijakan resmi dari kemenpora,” imbuhnya. Sekertaris Dewan Pembina Partai Demokrat itu juga membantah tudingan bahwa dirinya adalah pelapor peristiwa suap yang dilakukan Mohammad El Idris kepada Wafid melalui Mindo Rosalina Manulang. Bahkan, Andi mengaku kaget mendengar peristiwa tersebut. “Saya terkejut KPK datang ke kantor saya,” ucapnya lantas tersenyum. Namun saat ditanya tentang dugaan keterlibatan Muhammad Nazaruddin yang meru-

pakan rekannya di Partai Demokrat, Andi lebih memilih tutup mulut. “Sudah, sudah,” jawabnya lalu lalu masuk ke mobil dinasnya. Di bagian lain, Wakil Ketua KPK M Jasin kemarin menegaskan bahwa pihaknya mengapresiasi Andi lantaran memenuhi panggilan pihaknya untuk dimintai keterangan. Menurutnya, KPK sangat membutuhkan keterangan dari menpora terkait kasus dugaan suap proyek wisma atlet. Dia kembali mengatakan bahwa status Andi adalah sebagai seorang saksi. Andi diperiksa untuk kebutuhan pengembangan kasus tersebut. Namun dia enggan menerangkan materi apa saja yang ditanyakan kepada Andi. “Ini untuk pengembangan penyidikan,” ucapnya kemarin. Sementara itu juru bicara KPK Johan Budi menegaskan pihaknya akan memeriksa semua pihak yang memiliki keterkaitan erat dengan kasus tersebut. Memang, lanjutnya kemarin giliran KPK memeriksa menpora. Menurutnya, KPK memanggil Andi karena KPK memiliki bahan-bahan tertentu yang dibutuhkan untuk memanggilnya. Jadi penyidik lembaga antikorupsi tersebut tidak begitu saja memanggil orang-orang yang terkait tanpa ada alasan dan bahan yang mencukupi. Apa ada kemungkinan menpora akan dipanggil lagi? “Oh bisa saja,” jawab Johan. Katanya, tidak menutup kemungkinan bagi KPK untuk kembali memanggil dan meminta keterangan kepada Andi. Hal itu dilakukan apabila nantinya ada perkembangan lain yang membutuhkan kembali keterangannya. Johan juga mengatakan, nantinya keterangan Andi yang diberikan kemarin akan dikonfrontasikan dengan pihak-pihak lain. Nah, jika nantinya setelah dikonfrontasi keterangan Andi dan tersangka tidak sesuai, maka tidak menutup kemungkinan KPK akan memanggil Andi untuk yang kedua kalinya.

Ketika ditanya apakah ada kemungkinan KPK akan memanggil Andi dan tersangka kasus suap Sesmenpora bersamaan untuk dikonfrontasi, Johan mengaku belum ada rencana ke sana. Bahkan menurut Johan KPK juga belum berencana untuk mengkonfrontasi antara Andi dengan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin. “Masih jauh itu,” ucapnya. Kubu tersangka Sesmenpora Wafid Muharam pun menyayangkan pengakuan Andi Mallarangeng yang tidak mengetahui tentang penggunaan dana talangan di Kemenpora. Erman Umar, kuasa hukum Wafid mengatakan bahwa Andi mencari aman. “Bisa jadi pak menteri (Andi) khawatir kalau dia disangkutkan dalam perkara ini,” kata Umar kemarin. Menurutnya, tidak mungkin Andi tidak mengetahui adanya dana talangan pada proyek Sea Games 2011. Sebab, lanjutnya dalam beberapa kali rapat yang diikuti Menpora, Wafid selalu mengungkapkan bahwa perhelatan Sea Games di tanah air membutuhkan dana dengan jumlah yang sangat luar biasa. Di rapat-rapat itu pun Wafid mengaku memerlukan dana talangan untuk proyek pembangunan atlet. “Memang tidak ada tanggapan boleh atau tidak (menggunakan dana talangan) dari menteri. Tapi dia pasti tahu,” ucapnya. Nah, dengan tidak tegasnya perintah yang dikeluarkan Andi, maka Wafid menganggap bahwa dana talangan adalah hal biasa. “Lha kalau tidak dari dana talangan gimana. Dana resmi dari APBN dan lainnya turunya telat,” imbuhnya. Memang, pihak Wafid mengetahui bahwa sebenarnya penggunaan dana talangan tidak dibenarkan. Namun, Erman bersikeras bahwa pihaknya harus melanggar aturan demi kepentingan bangsa. Sebab, jika tidak memanfaatkan dana talangan maka semua program akan terhambat. (kuh)

Presiden Diharapkan Turun Tangan dari halaman 1 “Kami memberi kesempatan kepada Indonesia untuk menggelar Kongres lagi sampai 30 Juni. Indonesia otomatis akan dijatuhi sanksi jika gagal menyelenggarakan Kongres sampai 30 Juni,” kata Sepp Blatter. Sikap FIFA tentang Indonesia itu juga terpampang dengan jelas dalam situs FIFA. Di situs FIFA juga kembali ditegaskan jika empat nama yang sebelumnya sudah diputuskan dilarang untuk dicalonkan sebagai Ketum, Waktum, dan anggota Exco PSSI periode 2011-2015, yiatu Nurdin Halid, Nirwan Bakrie, George Toisutta, Arifin Panigoro tetap tidak boleh maju. Pada 1 Juli FIFA akan langsung menjatuhkan sanksi jika instruksi FIFA tidak ditaati. Tapi ternyata, kesempatan kedua yang diberikan FIFA itu sepertinya hanya dipandang sebelah mata oleh pendukung George Toisutta Arifin Panigoro. Dalam press conference yang digelar di salah satu mall di Jakarta kemarin sore, Saleh Mukadar, salah satu anggota tim sukses George-Arifin mengatakan Sepp Blatter berkomentar seperti itu karena dia menerima masukan dari Thierry Renegass ( Direktur Pengembangan dan Keanggotaan FIFA) yang selama ini dituding banyak berpihak kepada status quo. “Proposalnya begitu ya itu yang diterbitkan. Tapi Sepp Blatter akan mendapat info yang lebih komplet dari dua perwakilan kami Pak Farid Rahman dan hadi Basalamah yang rencananya malam nanti (tadi malam-Red) akan bertemu langsung dengan Sepp Blatter,” kata Saleh Mukadar. Mengenai putusan FIFA tentang tidak adanya sanksi kepada Indonesia menurut pendukung George - Arifin sebenarnya karena sidang Exco FIFA memang tidak mengagendakannya. Itu karena memang tidak ada pelanggaran yang dilakukan peserta pada kongres 20 Mei lalu. Pendukung George - Arifin yang selama ini dikenal

dengan sebutan kelompok 78 (K78) itu menilai ketiadaan sanksi itu bukan karena upaya orang seorang. Menurut K78n yang terjadi justru pelanggaran Statuta PSSI oleh Komite Normalisasi (KN) yang menolak melakukan roll-call, menolak melakukan voting secara terbuka sesuai statute PSSI dan memberikan waktu bicara kepada peninjau dari FIFA.Intinya, K78 tetap ngotot akan menggolkan duet George-Arifin apapun risikonya. Mengenai ancaman sanksi dari FIFA jika PSSI kembali

gagal menggelar kongres pada 30 Juni nanti mereka yang mengklaim sebagai mayoritas pemilik suara itu sudah mengantisipasinya dengan memasukkan gugatan ke CAS ( Court of Arbitration for Sports). “Kami ini tidak melawan FIFA. Tapi meluruskan FIFA. Kami ingin membela FIFA,” ujar Sihar Sitorus, perwakilan pemilik suara PSSI dari klub Nusa Ina FC. “Dari awal kami mendukung pelaksanaan kongres yang sesuai aturan. Yaitu statute FIFA dan Statuta PSSI,” lanjutnya. (ali/kuh)

dari halaman 1 dilihat di data hp Nokia E7 miliknya, sms itu diterima pukul 00.14 WIB. “Di handphone saya tertera diterima tanggal 26 Mei, itu kesalahan pengaturan, karena seharusnya Sabtu,” jelasnya. Tidak banyak yang ditanyakan Sylvester kepada Indra. Ia mengaku hanya menjalankan tugas menyelidiki kasus penyebaran sms yang diduga dilakukan Nazaruddin. Sylvester juga meminta kesedian Indra jika sewaktu-waktu dimintai keterangan.

Setelah data sms gelap itu kemudian dipindah ke laptop yang dibawa para penyidik, Indra kemudian diminta menandatangani surat pernyataan penerimaan barang bukti. “Sebenarnya bukan cuma saya yang menerima sms itu, banyak teman-teman saya yang juga menerima,” terangnya. Usai menerima sms tersebut, Indra mengaku langsung berkicau lewat akun twitter. Pesan itu juga ia kirim pada seorang wartawan. “Cuma dia saja yang saya kirim. Dan wartawan itu balik mengkonfirmasi setelah isu itu meledak di media online,”

ujarnya. Pesan singkat bernomor Singapura yang dikirim orang yang mengaku Bendahara Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin tersebut berisi tudingan pada sejumlah elit Demokrat, Ketua Dewan Pembina, Soesilo Bambang Yudhoyono. Selain dituding membuat pesan gelap, kemarin juga muncul pranala blog berisi testimoni Muhammad Nazaruddin. Blog beralamat http:// nazaruddin78.blogspot.com tersebut dibuat Mei 2011. Profil pemilik blog hanya sekadarnya, karena pembuat-

nya tampaknya fokus pada badan blog yang berisi testimoni berjudul Bertepuk Tanganlah Partai Lain. Dalam postingan tersebut, Nazaruddin menegaskan bahwa kasus-kasus yang menimpanya adalah skenario untuk memojokkannya. Berupa-rupa kasus yang dikomentarinya, antara lain pemerkosaan SPG di Bandung, bisnis batu-bara, kasus suap Sesmenpora, hingga pengembalian uang suap oleh sekjen Mahkamah Konstitusi. Nazaruddin sendiri belum menjawab apakah dirinyalah pemilik blog. (bay/dyn)

Banyak Peserta Tak Temukan Lokasi Ujian dari halaman 1 anak dari daerah yang jauh dari pusat panlok. Menurut Musliar, kejadian peserta ujian yang tersesat dan belum menemukan bangku ujian itu, tidak sampai membuat panlok heboh. Jumlahnya, jelas Musliar, juga tidak sampai dua puluh orang. Sebagai solusinya, para peserta ujian tulis yang belum menemukan lokasi ujian itu bisa mengerjakan soal di markas panlok. Di Padang, Universitas Padang digunakan sebagai markas panlok. “Juga bisa ujian di lokasi tempat mereka tersesat,” tandasnya. Musliar menambahkan, cadangan soal yang dimiliki panitia lebih dari cukup untuk antisipasi peserta ujian yang tersesat tadi. Toleransi bagi peserta ujian yang tersesat dan belum menemukan lokasi hanya diberikan pada hari pertama. Hari ini, mereka wajib mengikuti ujian di lokasi yang sudah ditetapkan. Diharapkan, setelah menggelar ujian tulis di lokasi

darurat, mereka diantar anggota panlok mencari lokasi ujian. Sempat muncul dugaan, aksi peserta yang tersesat dan belum menemukan lokasi ujian ini merupakan modus para joki. Sebab, para peserta tersebut mengerjakan soal hanya berbekal kartu peserta plus foto yang mereka pegang. Sementara panitia atau pengawas di lokasi darurat, tidak mengantongi salinannya. Ini beda dengan peserta yang mengerjakan di lokasi ujian yang semestinya. Di tempat ini, masing-masing meja sudah dilengkapi salinan kartu peserta dan foto. Jadi, panitia bisa langsung mencocokkannya dengan dokumen yang dibawa peserta sebelum membagikan soal. Menanggapi dugaan tersebut, Musliar menjelaskan, kecil kemungkinan hal itu terjadi. “Yang tersesat tidak banyak dan bisa dipantau intensif. Intinya tidak sampai merepotkan, “ kata dia. Musliar juga mengklaim jika panitia di lokasi darurat juga memiliki salinan

kartu peserta plus foto. Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh kemarin (31/5) melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Jakarta. Yakni di di SMAN 24 dan 82. Dalam sidak tersebut, mantan rektor ITS itu menilai persiapan dan pelaksanaan hari pertama SNM PTN sudah berjalan baik. Dia menambahkan, pengawasan, pelaksanaan, para peserta SNM PTN cukup siap. “Insyaallah semuanya berjalan dengan baik,” tandasnya. Ketika melihat beberapa peserta datang di antar orang tuanya, Nuh menilai itu merupakan bentuk dukungan orangtua kepada anaknya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Menteri asal Surabaya itu juga mengatakan, peserta yang dinyatakan belum lulus SNM PTN tahun ini tidak perlu kecil hati. “Masih bisa masuk politeknik atau universitas swasta,” tutur Nuh. Seperti diberitakan, ujian tulis SNM PTN 2011 diikuti 540.982 pendaftar. Rinciannya, 179.340

pendaftar kelompok IPA, 196.469 (IPS), dan 165.119 (IPC). Mereka memperebutkan 110.149 kursi di 60 PTN seluruh Indonesia. Selain disibukkan dengan ujian tulis, panitia pusat juga telah memulai pendaftaran ulang peserta yang lulus melalui jalur undangan dan beasiswa bidik misi. Ketua Pantia Pusat SNM PTN Herry Suhardiyanto menjelaskan, jika peserta yang lulus jalur undangan tidak daftar ulang atau setor fisik, mereka dinyatakan gugur. Jadwal daftar ulang adalah kemarin dan hari ini (31 Mei dan 1 Juni). Daftar ulang sengaja dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan ujian tulis SNM PTN. Tujuannya, untuk menekan kemungkinan calon mahasiswa mendaftar dobel. Yakni, jalur undangan dan tulis. Total calon mahasiswa yang diterima melalui jalur undangan sebanyak 46.706 orang. Panitia pusat masih belum merekapitulasi total peserta jalur undangan yang sudah daftar ulang kemarin. (wan)

Kasus Brebes Segera Digarap Tipikor dari halaman 1 silam. Kejati juga mengerahkan bantuan tim ahli dari Universitas Negeri Semarang (Unnes) dan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Jawa Tengah untuk mengetahui kerugian negara akibat praktik korupsi ini. Tak kurang dari 30 saksi telah dikorek keterangannya. Kantor Pemerintah Daerah Terpadu Kabupaten Brebes tahun 2008. Proyek senilai Rp7,84 miliar yang dimulai sejak Agustus 2008 itu kini terbengkalai. Dibangun dengan pola anggaran multi years (menggunakan dana dari beberapa tahun anggaran). Untuk tahap pertama diambil dari APBD Kabupaten Brebes TA 2008. Proses lelang gedung tersebut dimenangkan oleh pihak rekanan PT ABP. Kejati menilai PT ABP cu-

rang, membangun gedung dengan beton yang tidak sesuai standar. Kecurangan itu dibiarkan oleh CV Karya Pratama. Hal itu berdasar penelitian tim ahli Unnes, bahwa mutu beton hanya berkisar antara K.60K.145. Padahal ketentuan seharusnya harus mencapai K.300. Godyman yang dinilai mengetahui itu tidak mempermasalahkan malah membayar hasil pekerjaan 100 persen. Hingga saat ini nilai kerugian negara secara resmi belum dilansir BPKP. Sedianya, gedung kantor terpadu itu sudah bisa dipakai tahun 2010 lalu. Namun, pembangunan kemudian berhenti setelah masyarakat melaporkan adanya penyimpangan besaran teknis (bestek) dalam proyek tersebut. Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jawa Tengah, Setia Untung Arimuladi menegaskan

pihaknya akan terus menelusuri siapapun yang terlibat dalam kasus ini. “Tidak menutup kemungkinan akan ada ter-

sangka baru. Kami tidak pandang bulu, siapa terlibat harus tanggung jawab,” kata Untung. (eka)


CMYK

KOMBIS

RABU, 1 JUNI 2011

20

RADAR TEGAL

ESL Express Hadirkan Weekend Banking Siap Luncurkan Citepur Persembahan Terbaik Bank Mandiri untuk Nasabah

TEGAL - Untuk lebih memberikan pelayanan yang prima bagi seluruh nasabahnya, Bank Mandiri Cabang Tegal Sudirman kini menghadirkan layanan ‘Weekend Banking’. Layanan spesial dari Bank Mandiri yang secara nasional telah meraih penghargaan The Best Service Excellence 4 kali berturut-turut (2007-2010) ini telah dapat dinikmati seluruh nasabah di wilayah Tegal dan sekitarnya sejak 14 Mei 2011 lalu. Hal ini disampaikan Branch Manager Bank Mandiri Cabang Tegal Sudirman Sri Bayu Woro Pamungkas saat dikonfirmasi Radar di ruang kerjanya kemarin (31/5). ’’Dengan layanan Weekend Banking ini, maka nasabah tidak perlu cemas lagi untuk melakukan transaksi perbankan saat Hari Sabtu atau di hari libur. Karena Bank Mandiri tetap buka (beroperasi) dan dapat melayani kebutuhan nasabah akan transaksi perbankan di hari libur,” tandas Woro (sapaan akrab Sri Bayu Woro Pamungkas, Red). Seperti diketahui, kebiasaan sebagian besar masyarakat tetap melakukan beragam aktivitas bisnis atau transaksi perbankan di hari libur. Nasabah pun akan banyak menerima transaksi tunai yang relatif besar pada hari libur tersebut, sedangkan kantor (khususnya perbankan, Red) justru tidak membuka layanannya di hari libur. ’’Kebutuhan masyarakat (nasabah, Red) untuk melakukan beragam transaksi di hari libur inilah yang akhirnya membuat kami menghadirkan layanan Weekend Banking. Mandiri ingin memberikan yang lebih kepada seluruh nasabah lebih dari yang lain. Dan kebetulan Tegal ini memiliki potensi yang besar untuk diberlakukannya layanan Weekend Banking,” terang Woro. Lebih lanjut Woro mengatakan, nasabah dapat memanfatkan layanan Weekend Banking ini untuk beragam transaksi perbankan. Di antaranya, penyetoran dan penarikan tunai, setoran unlimited, penarikan pemindahbukuan, pembukaan rekening,

HESTI PRASTYANI/RATEG

PENUH KENYAMANAN – Ruangan Mandiri Priority yang tertata rapi dan penuh kenyaman pun di sediakan untuk memaksimalkan.

penempatan deposito, dan lainnya. Termasuk transaksi penebusan Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi pengusaha SPBU. ’’Respon nasabah atas layanan Weekend Banking ini cukup bagus. Ini terbukti semakin meningkat jumlah nasabah yang memanfaatkan layanan Weekend Banking di hari libur atau Hari Sabtu,” ujarnya. ’’Nasabah di wilayah Tegal dan sekitarnya dapat memanfaatkan layanan Weekend Banking ini di Bank

Mandiri Cabang Tegal Sudirman, sejak pukul 09.00 WIB sampai 15:00 WIB.” BUSINESS BANKING Selain layanan Weekend Banking, Bank Mandiri Cabang Tegal Sudirman juga menghadirkan ruang khusus bagi Mandiri Priority yang dikhususkan bagi nasabah prioritas serta Business Banking untuk pengusaha. ’’Kami sediakan ruang yang khusus bagi nasabah prioritas serta ruang khusus pula bagi pengusaha. Ini kami lakukan sebagai upaya untuk meng-

hindari antrian yang panjang. Sehingga bagi nasabah priority dan pengusaha bisa langsung menuju ke ruang Mandiri Priority dan Business Banking untuk melakukan beragam transaksi,” jelasnya. Kedua ruang ini disediakan Bank Mandiri Cabang Tegal Sudirman dengan suasana yang nyaman serta representatif. Di kedua ruangan ini pun Bank Mandiri telah mempersiapkan petugas-petugas yang handal untuk melayani nasabahnya. (hes/adv)

TEGAL - Tingginya pengiriman paket untuk tujuan Cirebon-Tegal-Purwokerto (Citepur) atau sebaliknya menjadi perhatian Eka Sari Lorena (ESL) cabang Tegal dan Cirebon. Rencananya, mulai pertengahan Juni 2011 ini akan dibuka paket khusus untuk tujuan tiga daerah tersebut. Jika biasanya hanya dua kali dalam seminggu, nantinya akan dibuka untuk setiap hari. Sehingga, memudahkan pelanggan tanpa harus menunggu lama saat mengirimkan paket. Jadwal pemberangkatan dari Cirebon pukul 09.00 WIB, sedangkan dari Purwokerto pukul 17.00 WIB. Jadi, paket yang dikirimkan akan tiba kurang dari 12 jam. Paket ini akan diangkut menggunakan Hino Dutro, menjamin keamanan barang yang dikirimkan. ‘’Saat ini, untuk satu kali angkut bisa mencapai 5 sampai 6 ton,’’ ungkap Ali Moertadho BP, Kepala Cabang ESL Express Tegal dan Cirebon. Jumlah ini cukup besar, dengan jenis paket yang beragam. Seperti barang produksi berupa kerajinan maupun produk home industri di Tegal dan sekitarnya. Antara

lain produk logam maupun konveksi dan lainnya. Ada juga paket dalam bentuk sepeda motor dan barang-barang elektronik. Ali menambahkan program ini membuktikan ESL Express sebagai salah satu industri pengiriman ekspres domestik, selalu memberikan solusi yang inovatif dan khusus kepada pelanggannya. Selain Citepur, sebelumnya ESL juga menawarkan layanan same day and overnight service. Khusus paket ke Jakarta, bisa sampai di sana langsung dalam waktu satu hari atau kurang dari 24 jam. Program satu ini merupakan salah satu keunggulan group Lorena. Dapat memenuhi kebutuhan pelanggan, khususnya yang membutuhkan jasa pengiriman dalam waktu singkat. Pihaknya juga menjamin paket yang dikirimkan langsung tiba di alamat yang dituju. ESL Express juga melayani pengiriman ekspres dokumen, paket dan kargo baik melalui darat, udara dan laut. Meliputi Bali-Jawa-Sumatera untuk pengiriman melalui darat. Serta ke pulau lainnya se-Indonesia melalui udara maupun laut. (ela)

HESTI PRASTYANI/RATEG

LAYANI NASABAH – Petugas Bank Mandiri Cabang Tegal Sudirman tengah melayani nasabah (foto paling kiri). Bank Mandiri Cabang Tegal Sudirman menyediakan ruangan yang representatif Business Banking yang secara khusus disediakan bagi para pengusaha (foto tengah dan kanan).

Kampung Pring Resmi Beroperasi SAMBUTAN – Hj Rukhayah (berdiri) saat memberikan sambutan sekaligus meresmikan beroperasinya Kampung Pring kemarin (31/5). HESTI PRASTYANI/RATEG

Lesehan dan Arena Pemancingan TEGAL – Lesehan dan Pemancingan terluas dan ternyaman, Kampung Pring, resmi beroperasi Selasa (31/5). Kota Tegal semakin menunjukkan potensinya yang besar sebagai lokasi strategis dalam berbisnis. Tak terkecuali dalam bisnis di jasa boga. Salah satunya, dengan kehadiran Lesehan dan Pemancingan Kampung Pring yang terletak di Jalan Abdul Syukur, Margadana, Kota Tegal. Peresmian beroperasinya

Kampung Pring untuk umum ini dilaksanakan dalam suasana kemeriahan di lesehan yang asri dengan panorama kolam luas sebagai arena pemancingan. Sejumlah pejabat dari wilayah Kota Tegal, Kabupaten Tegal, serta Kabupaten Brebes hadir dalam acara peresmian ini. Salah satunya, Hj Rukhayah yang secara secara langsung meresmikan beroperasinya Kampung Pring. ’’Kampung Pring merupakan lesehan dan arena pemancingan yang terluas dan nyaman, serta satu-satunya di pantura,’’ Edi SH selaku pengelola Kampung Pring dalam sambutannya

di hadapan tamu undangan. ’’Kami mengubah rawa-rawa yang mengelilingi lokasi ini menjadi lokasi yang lebih produktif dan penuh manfaat, dengan menjadikannya sebagai lesehan dan pemancingan yang refresentatif,’’ lanjutnya. Selain arena pemancingan, Kampung Pring juga menyediakan beragam fasilitas pendukung lainnya bagi konsumen. Di antaranya, lahan parkir yang luas, arena bermain untuk anak, terapi ikan, serta musala. Tak hanya itu, beragam sajian pengoyang lidah dan mengenyang perut pun disuguhkan di lesehan dan peman-

cingan ini. Di antaranya, aneka menu ikan tawar, sea food, menu makanan, serta beragam minuman mengundang selera. Sementara, Hj Rukhayah dalam sambutannya berharap agar kehadiran Kampung Pring mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

’’Kami berharap kehadiran lesehan dan pemancingan Kampung Pring ini bisa bermanfaat besar bagi masyarakat,’’ tandasnya. Kampung Pring juga memberikan pelayanan untuk pesta pernikahan, ulang tahun, dan beragam acara spesial lainnya. (hes/adv)

LAELA NURCHAYATI/RATEG

CEPAT - ESL Express memberikan pelayanan pengiriman secara cepat dan tepat sesuai alamat yang dituju.

Kaisar Motor Luncurkan Produk Tangguh Triseda XP (Extra Power) BREBES - Satu lagi bukti komitmen Kaisar Triseda Motor untuk terus berinovasi mengembangkan produk-produk bermutu yang mengerti dan menjawab kebutuhan konsumen, Kaisar Triseda keluarkan produk teranyarnya. Sepeda motor roda tiga yang diberi nama Triseda XP (Ekstra Power) merupakan produk baru yang memiliki kelebihan-kelebihan dari produk sebelumnya. Menurut Direktur Cahaya Murni Kaisar, Dealer Sepeda Motor Kaisar Klampok Brebes, Hadi Santoso, Triseda XP dihadirkan dengan keunggulankeunggulan pada sepesifikasi teknik, sistem elektrik, mesin, rangka hingga kapasitas muatannya. Selain tromol rem yang lebih besar, Triseda XP juga memiliki gardan dengan extra power gear. Selain itu ditunjang oleh engine 150 cc yang mem-

buatnya hemat BBM, water cooling system hingga memiliki idependent dual shock system yang membuatnya lebih tangguh dan stabil. “Baknya juga lebih panjang, yaitu 160 centimeter bisa memuat lebih banyak. Apalagi didukung oleh mesin yang canggih, Triseda XP akan mampu melaju dengan stabil meski membawa beban hingga 8 kuintal dan menanjak sekalipun,” ujar Hadi. Dengan ketangguhannya, Tridesa XP, menurutnya, akan bisa menjawab kebutuhan transportasi, jasa maupun usaha niaga yang membutuhkan distribusi yang banyak. “Ini sangat tangguh dan cocok untuk petani, pedagang maupun profesi lainnya,” lanjutnya. Sebab, type baru Triseda XP ini memang dirancang untuk pekerjaan yang lebih berat. Dengan tenaga ekstra. “Triseda

sanggup menempuh medan berat dan beban muatan yang lebih berat dibanding dengan yang lain,” ujarnya. Produk bermutu ini ditawarkan dengan harga promo pada bulan Juni sd Agustus 2010, yaitu sekitar Rp 20 juta 5 ratus ribu. “Selain produknya unggul, kami juga menyediakan garansi hingga

perlengkapan suku cadangnya,” imbuh Hadi. Triseda XP bisa anda dapatkan: di Cahaya Murni Kaisar, Jl. Raya Klampok 208 Brebes, Telp. 0283-3337689, SMS 24 jam: 0819 3181 6618 . Tegal: Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No. 72 Pesurungan (Sebelah Timur Bebek Goreng H.Slamet) Tegal, Telp. 3322689(adv)

Radar Tegal 1 Juni 2011  

Radar Tegal 1 Juni 2011

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you