Page 1

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

KAMIS, 1 JULI 2010

INDEKS

Polri Banjir Kado Kritik

Pembangunan Gedung STKIP Dimulai HAL. BREBES DAN BUMIAYU

Galian Polder Dilarang Dijual HAL. METROPOLIS

Elpiji 3 Kg Terancam Langka HAL. PEMALANG

BlackBerry untuk Wakil Terbaik HAL. KOMBIS

Hari Ini Usia Genap 64 Tahun

NBA MADNESS FERY PRADOLO/INDOPOS

PABRIK EKSTASI - Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya dalam jumpa persnya kemarin berhasil membongkar dua pabrik rumahan narkoba jenis ekstasi di Jakarta Barat.

JAKARTA - Hari ini genap 64 tahun usia korps kepolisian. Berbagai lembaga dan kelompok masyarakat melakukan evaluasi terhadap kinerja satu tahun terakhir institusi bersemboyan Rastra Sewakotama (abdi utama bagi nusa bangsa) itu. Hasilnya, semua kompak menilai Polri belum berubah, sebaliknya justru menurun prestasinya. ke hal 19 kol 4

Home Industry Ineks Digerebek JAKARTA - Dua pabrik rumahan alias home industry narkoba jenis ekstasi di Jakarta Barat digerebek Polda Metro Jaya, kemarin (30/6). Selain menangkap lima peracik dan pengedar ditangkap, 1,376 Kg heroin senilai Rp 2 miliar dan ratusan gram ekstasi berikut bahan baku dan peralatannya disita polisi. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Boy Rafli Amar mengatakan, penggerebekan ini ber-

DITE SURENDRA/JAWA POS

TUNJUKKAN CINCIN - Trevor Ariza dari Houston Rockets menunjukkan cincin juara yang diraihnya di musim NBA 2008-2009, ketika dia masih bermain untuk LA Lakers, kepada direktur Jawa Pos Azrul Ananda, kemarin.

Ariza:IniUltahTerbaikSaya SURABAYA - NBA Madness presented by Jawa Pos sudah memasuki pekan pemuncak. Bintang utama even interaktif bernuansa lifestyle basketball itu, Trevor Ariza, kemarin petang (30/6) mendarat di Surabaya. Dia tiba di bandara internasional Juanda sekitar pukul 17.50 WIB bersama pasangannya, Bree Anderson, dan beberapa ke hal 19 kol 1 staf NBA.

SEMOK

Elma Theana Berubah Karena Tekanan DULU, artis Elma Theana termasuk artis yang berani dalam berpenampilan. Kalau bicara blak-blakan dan pernah diisukan selingkuh hingga pernikahannya yang pertama berakhir cerai. Sekarang ibu satu anak berubah. Ia mengaku lebih mementingkan keluarga ketimbang karier. “Aku sadar diri kalau harus bergelut terus dengan dunia akting kapan bisa membahagiakan keluarga. Sedangkan hidup sebagai artis pastinya selalu sibuk dengan meniti karier bahkan keluarga kita harus ditinggalkan,“ ujar Elma. Pemain sinetron Toyib Minta Kawin ini mengatakan berubah karena mengambil hikmah dari masalah yang pernah dialaminya. “Yang pasti manusia itu hijrah karena sebelumnya mendapat tekanan, atau mendapat pengalaman rohani yang membuat dia berpikir,” katanya. (AAL)

mula dengan ditangkapnya dua pengedar, Siswandi, 20, dan Siang Ngan alias Amin, 37, di depan RS Husada Jalan Mangga Besar, Jakarta Barat, Kamis (24/6). ”Petugas kami menyamar sebagai pembeli menyita 483 butir ineks berlogo ’?’ dan 0,94 gram shabu-shabu,” ujarnya. Polisi kemudian menggiring Amin ke rumah kontrakannya di Jalan Masar I, Kembangan Utara, Jakarta Barat. Di

dalam rumah itu polisi menemukan satu alat cetak ekstasi, serbuk ekstasi siap cetak, peralatan dan bahan-bahan pembuatan ekstasi. Kepada penyidik diakui Amin kalau pihaknya mampu memproduksi seribu butir ekstasi seharga Rp 100 ribu per butir. ”Kalau ecerannya Rp 150 ribu per butir,” ujar Amin. Selanjutnya, Amin membocorkan produsen narkoba lainnya, yakni ke hal 19 kol 1

Mabes Tersinggung Karikatur Celengan Babi Menag Mangkir, Rencana Melakukan Gugatan Pidana dan Perdata JAKARTA - Mabes Polri tampaknya benar-benar tak terima dengan pemberitaan transaksi rekening mencurigakan sejumlah perwira Polri oleh Majalah Tempo. Korps Bhayangkara berencana melakukan langkah hukum. Tak tanggungtanggung, gugatan perdata dan pidana sekaligus disiapkan. Wakil Kepala Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Zainuri Lubis memastikan gugatan itu serius. “Kami mendapatkan laporan dari seluruh Indonesia, anggota Polri merasa dicemarkan nama institusinya,” kata jenderal bintang satu itu kemarin. Menurut Zainuri, Tempo akan digugat secara perdata dan pidana. Untuk perdata, tuntutannya adalah meminta maaf pada institusi kepolisian. Sedangkan secara pidana, akan dijerat dengan pasal penghinaan. “Anggota Polri dan keluarga

kecewa. Termasuk saya, tidak pernah menggiring celengan babi,” katanya. Bagaimana dengan isi pemberitaan? Menurut Zainuri, Polri tidak menanggapinya. “Sebab, data yang

Biaya Haji Batal Diputus

dicantumkan disana tidak jelas sumbernya,” kata mantan Kepala Bagian Perencanaan Bareskrim Polri itu. Untuk menyiapkan materi gugatan itu, saat ini kepolisian sedang mempelajari gambar pada sampul majalah Tempo. “Rasanya etikanya kurang. Tidak pakai hati,” katanya sembari memegang dada kanan. Kepala Bidang Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Marwoto Soeto menambahkan, secara resmi surat teguran untuk Tempo sudah dikirim. “Secara resmi tadi pagi,” katanya. Menurut Marwoto, korps baju coklat terganggu dengan sampul Tempo yang secara demonstrative seakan-akan menggambarkan perwira polisi menggembala babi. “Saya tanya, kalau itu kantor Anda, tersinggung tidak disamakan dengan binatang,” katanya. Menurut Marwoto, teguran Polri ke Majalah Tempo ini merupakan teguran kedua. Teguran pertama dikirim saat Majalah Tempo memuat berita tentang dugaan keterkaitan Kepala Kepolisian Jenderal Bambang Hendarso Danuri

JAKARTA - Rencana Tim Panja Haji memutuskan besaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2010 terganjal hal teknis. Pihak parlemen membatalkan agenda keputusan usulan BPIH karena dalam pertemuan yang harusnya menjadi forum terakhir itu Menteri Agama Suryadharma Ali tidak hadir. Pihak pemerintah “hanya” diwakili para pejabat teknis di bawah Menag karena itu saking geramnya, beberapa wakil rakyat bahkan melakukan walk out dan menolak menyetujui BPIH. Selanjutnya dipastikan bahwa rencana pengumuman keputusan BPIH yang telah melalui pembahasan selama hampir tiga bulan batal diputus kemarin. “Ini karena Menteri Agama mangkir dari rapat kerja. Padahal ini bukan forum main-main,” tegas Ketua Komisi VIII DPR RI yang juga ketua Panja Haji, Abdul Kadir Karding di Gedung DPR/MPR RI Jakarta, Rabu (30/6) kemarin. Menyikapi hal itu, Abdul Kadir berencana menyurati pimpinan DPR RI untuk dilanjutkan kepada Presiden Susilo

ke hal 19 kol 1

ke hal 19 kol 4

DPR Surati Presiden SBY

Dari Seminar Pendidikan Bersama Mantan Mendiknas Prof. Dr A Malik Fajar Ibrahim di Bumiayu

Pendidikan Karakter menjadi Perhatian Penting Kemendiknas Pelaksanaan pendidikan di tengah-tengah dinamika perubahan masyarakat yang semakin mengglobal sekarang ini, perlu diolah kembali dan ditangani secara berkelanjutan. Seperti apa? LAPORAN: TEGUH S PEMIKIRAN tersebut disampaikan Mantan Menteri Pendidikan Nasional Prof. Dr A Malik Fajar Ibrahim, dalam kegiatan seminar Naional Pendidikan yang diada-

kan, sekaligus dalam rangka memperingati 1 tahun Sekolah Tinggi Kejuruan Ilmu Pendudukan (ST KIP) Islam Bumiayu bertempat di SMI Ta’alumulhuda Bumiayu. Dalam pokok bahasannya dengan judul Pembinaan Karakter dari Dimensi Agama, Malik menyampaikan, karakter secara umum dimaknai sebagai jati diri yang menggambarkan watak (ahlak) atau budi pekerti seseorang. “Itu menjadikan keberadaan manusia akan dinilai atau diukur dari karakter. Baik watak, akhlak maupun budi pekertinya,” kata Malik Ibrahim. Lebih jauh dia menyampaikan, pembinaan karakter dari dimensi agama terwujud dalam berbagai

perwujudan, terutama pendidikan, baik informal dan formal maupun non formal. “Pendidikan agama sebaiknya dimaknai sebagai proses pembiasaan, pembudayaan dan pembelajaran dalam pemahaman dan pengamalan agama, baik pada tataran hidup perorangan maupun berbangsa dan bernegara,” terangnya. Saat ini, pembinaan ataupun pendidikan karakter, menjadi perhatian penting oleh kementrian pendidikan nasional (Kemendiknas) dalam rangka mencapai tujuan sistem pendidikan nasional (Sisdiknas). “Dan ini tertuang dalam UU ke hal 19 kol 4

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

SEMINAR - Mantan Mendiknas Prof. Dr A Malik Fajar Ibrahim dalam kegiatan seminar nasional pendidikan di Bumiayu.

Nok Slentik Polri Banjir Kado Kritik * Tandane sayang! Mabes Tersinggung Karikatur Celengan Babi * Aja jengkel, kue ya tanda sayang oo!

CMYK


WACANA

2

KAMIS 1 JULI 2010

RADAR TEGAL

PSB dan Transparansi RAPBS Oleh: H Miraz Aminudin SPd

Rekening Mencurigakan Oleh: Muh. Abduh SEBERAPA banyak uang yang tersimpan di rekening sampeyan? puluhan jutakah, ratusan jutakah, atau miliarkah? Sampeyan patut bersyukur karena tak menyimpan bermiliaran rupiah di rekening. “Bisane Wa?” ujar Panjul yang penasaran dengan pertanyaan Dalipan, di selasela mendaftarkan anak. Tentu sampeyan perlu bersyukur. Karena bila sampeyan yang hidup biasa-biasa saja, tak punya jabatan, usaha juga sedang-sedang, lalu menyimpan uang di rekening dengan beratus-ratus juta, bahkan sampai miliaran, tentu akan dicurigai. Sampeyan bisa jadi dituding telah memiliki rekening mencurigakan. Tak hanya rekeningnya saja yang mencurigakan, tetapi aktivitas mengumpulkan uangnya juga menjadi tanda tanya besar. “Wong desa paling ngarani sampeyan nyupang, atau duwe pesugihan” ujar Dalipan. Sampeyan tak perlu tersinggung ketika diarani nyupang. Wong tetangga cuma melihat indikasi, bahwa sampeyan punya kekayaan yang tak lumrah, dan sepertinya tak sebanding dengan banting tulang usaha sampeyan. Nah lain halnya bila lembaga antikorupsi melihat sampeyan. Apalagi sampeyan nangkring sebagai pejabat, baik pejabat di eksekutif, legislatif maupun yudikatif. Kekayaan yang tak lumrah, dan rekening sampeyan yang gemuk mintuk-mintuk tentu saja dicurigai. “Dadi sampeyan pan ngomong soal rekening gemuk sing disimpen para jenderal? Ngomong bae terus terang. Enyong dudu jenderal ikih!” tebak Panjul. Para pejabat kepolisian memang sedang disorot. Kasusnya, seputar temuan sekaligus pengaduan lembaga antikorupsi Indonesia Corruption Watch (ICW) soal rekening para jenderal polisi yang bernilai miliaran rupiah. Simpanan berbentuk miliaran rupiah dan ribuan dolar tersebut dianggap tidak sebanding dengan gaji serta tunjangan yang mereka terima setiap bulan. “Wani temen ya ICW! Apa belih wedi didor?” Temuan ICW itu sebenarnya bukan data baru. Awal Juni 2010, ICW secara berhati-hati sudah merilis ke sejumlah wartawan. Saat itu, datanya masih samar-samar karena hanya menyebut angka rupiah dalam jumlah besar tanpa seorang pun pemilik rekening. ICW membeberkan ada 15 rekening perwira polisi yang diduga tidak wajar. Salah satunya adalah rekening milik jenderal senilai Rp 95 miliar. Namun, beberapa hari ini, data isi rekening tidak wajar itu terungkap gamblang setelah sebuah majalah berita mingguan (MBM) Tempo memuatnya sebagai laporan utama edisi penerbitan 28 Juni-4 Juli 2010. Laporan yang ditulis hingga delapan halaman itu berjudul Rekening Gendut Perwira Polisi. Ada tiga angle plus beberapa foto lengkap dengan grafis rincian nama perwira serta isi rekeningnya. Perwira itu mulai Irjen MS (Rp 8,55 miliar dan USD 59.814 serta mobil BMW dan Alphard), Irjen SYW (Rp 6,53 miliar), Irjen BD (Rp 4,68 miliar), Irjen BH (Rp 2,09 miliar plus USD 4.000), serta Komjen SD (Rp 1,58 miliar). “Enyong tah ora heran..kuwe kan rejeni wong gede sing dolane karo wong pada due duit ora etungan. Kocapa kaya nyong, dolane karo wong cilik. Ora diutangi duwit be untung!” kata Panjul. Tapi tetap saja, berita yang begitu tentu membuat telinga abang ireng. Lalu, entah ada mobilisasi atau tidak, ada saksi yang memergoki beberapa polisi berseragam dan berpistol memborong Tempo sejak Senin lalu (28/6). Mabes Polri bereaksi atas sinyalemen bahwa aksi borong Tempo tersebut merupakan perintah dari sejumlah perwira polisi. Dalam pernyataan resminya, Mabes Polri membantah sinyalemen tersebut. Kadivhumas Mabes Polri Irjen Pol Edward Aritonang justru meminta wartawan mengambil foto polisi yang memborong majalah berita politik tersebut. “Dongen tah jorna bae...Ngger ora duwe duit samono akehe nang rekening, ya ora usah ndadak ana aksi mborong koran!” Apalagi dalam pemberitaan tersebut ada perimbangannya. Para perwira polisi seharusnya menyerahkan kepada masyarakat untuk menilai benar tidaknya informasi tersebut. Kalaupun isi pemberitaan itu dianggap sebuah aib, tentunya para perwira harus menyikapi dengan bijak. “Ya ora segampang kuwe,” timpal teman Panjul lalu terkekeh. “Mulane rekeninge sampeyan aja diisi kebek-kebek. Bati dicurigai!” (*)

BULAN-BULAN ini merupakan bulan yang sibuk bagi orang tua siswa. Betapa tidak, saat ini orang tua harus disibukkan dengan pendaftaran sekolah anak-anaknya. Selain mengurus administrasi, orang tua juga disibukkan dengan kebutuhan anak-anaknya, mulai dari seragam, buku, sepatu, tas dan keperluan sekolah lainnya. Selain itu, orang tua juga menuntut agar anak-anaknya masuk ke sekolah yang berkualitas dan bermutu. Dengan harapan nanti, anak-anaknya mampu menjadi pribadi yang unggul, cerdas dan berdaya saing. Itulah salah satu tuntutan orang tua. Efek dari itu semua adalah masalah pembiayaan. Di mana orang tua harus mengeluarkan biaya ekstra besar untuk kebutuhan anak-anaknya tersebut. Meski saat ini sudah ada Biaya Operasional Sekolah (BOS), namun orang tua tetap harus mengeluarkan biaya yang cukup besar. Paling tidak untuk kebutuhan pribadi anak-anaknya saat memasuki tahun ajaran baru. Biaya Operasional Sekolah (BOS) ini sementara diberikan kepadaSD/MI dan SMP/MTs, baik negeri maupun swasta. BOS yang berasal dari pemerintah pusat, sudah ada petunjuk pelaksana dan petunjuk teknis (juklak dan juknis)

pelaksanaannya. Bantuan BOS ini berdasarkan jumlah siswa yang ada di sekolah tersebut, sehingga semakin banyak jumlah siswanya, semakin besar dana yang diperolehnya. Dalam prakteknya, bantuan BOS yang diberikan kepada sekolah hampir selalu kurang. Sehingga sekolah, melalui komite sekolah berusaha menjaring partisipasi orang tua siswa. Partisipasi pembiayaan sekolah oleh masyarakat, khususnya orang tua siswa memang diperbolehkan dalam UU Sidiknas yang ada. Sehingga kesempatan ini pun selalu dimanfaatkan pihak sekolah untuk menjaring dana dari masyarakat. Biasanya, dalam prakteknya pihak komite sekolah memaparkan sejumlah program pembangunan yang diinginkan sekolah. Kemudian komite menawarkan sejumlah opsi, berapa besar bantuan setiap orang tua siswa. Mulai dari yang paling besar hingga yang paling kecil. Hingga akhirnya disepakati berapa besar biaya bantuan yang harus diberikan orang tua siswa. Dalam pelaksanaan berikutnya, bantuan ini sering dijadikan syarat untuk penerimaan siswa baru. Yakni saat daftar ulang bagi siswa yang baru masuk. Meski pihak sekolah selalu membantah adanya praktek semacam ini. Namun setiap

Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Suyuti Abdul Ghofir. Redaktur: Hesti Prastyani, Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati. Asisten Redaktur: Arief Nur Rahardian Sidiq, Sekretaris Redaksi/Persh: Kharisma Dewi. Kota Tegal: Hermas Purwadi, M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan. Brebes: Abidin Abror. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Agus Wibowo Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Ali Basara, Moh. Hasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, Dian Prayudi Aji, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Moch. Arifin (Manajer Tegal), Yully Trieyani, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Yuyuk Darwati, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: Anang Bastomi. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 33.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

mua dewan guru, termasuk komite sekolah. Sehingga apaapa yang dibutuhkan sekolah bisa diketahui semua elemen sekolah, termasuk dalam hal ini masyarakat dan orang tua siswa. Dalam prakteknya selama ini, pihaknya sekolah hanya memberikan program pembangunan fisik,yang jumlahnya mencapai ratusan juta rupiah. Kemudian oleh pihak sekolah, biaya ini dibagi oleh jumlah siswa yang kemudian menghasilkan jumlah bantuan yang harus dibayar orang tua siswa. Sementara orang tua siswa tidak tahu, prgroam pembangunan itu apa saja, mendesak atau tidak, bermanfaat bagi kemajuan pendidikan anak-anaknya atau tidak. Orang tua siswa hanya disodori, ini lho besaran biaya yang dibutuhkan sekolah. Dana BOS hanya sekian, sehingga masih membutuhkan sekian ratus juta rupiah lagi. Pola-pola semacam inilah yang harus dihindari oleh semua penyelenggara pendidikan, khususnya sekolah. Transpransi, dengan mengajak semua elemen sekolah, termasuk ornag tua siswa dalam membahas semua program-program sekolah. Mana yang mendesak dan mana yang tidak. Kemudian disesuaikan dengan kemampuan orang tua siswa dalam memberikan bantuan. Salah satu hal yang penting,

Limbah Dibuang ke Kali

BAPAK PGRI Kab. Tegal yg terhormat, enyong butuh forum guru wiyata sing solid, sing terbuka go anggotane, bisa memperjuangna guruguru wiyata neng Kab. Tegal men cepet diangkat dadi PNS. Dudu forum sing senenge nyoret nama anggotane sing kritis, dudu forum guru sing nariki iuran terus. Ari sewu rongewu ta ndean enyong nduwe. Tapi dong kelase atusan ewu apa maning nganti Rp 1 juta, duit sing endi pak? Jete bayaran Rp 75 ewu/bulan. Esih mendingan forum ndisit FKGWB murni memperjuangkan nasib anggotane. Tolong mas ngresula men dimuat ngesuk. Thanks. 085726936xxx

Masih Jalan Kaki PAK Lurah Begawat, Bumijawa. Pak aku sebagai pelajar selalu resah dgn jalan seperti kali asat yg gak pernah diperbaiki. Apa bapak ga merasa risih melihatnya. Kan bapa melewatinya setiap hari. Tolong donk diperbaiki, ini utk kebaikan bersama terutama pelajar supaya ga terus-terusan mengeluh. Masa abad 21 masih jalan kaki sejauh 3 km. Apa kata dunia?! 089667107xxx

Sekolah Gawe Cilok NGGO sing pada iri karo guru. Ya kepenak dadi guru. Sampean2 pada iri mas karo guru. Mulane pada dadi guru, ben sampean ngarti kepenak apa ora kepenake dadi guru. Salahe dewek ora dadi guru. Oya, mbokan angel dadi guru, ya gawe sekolahan dewek. Sing bisa menyejahtrakan bangsa. Guru ta ora

*) Penulis adalah Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Brebes.

Inyong pan ngresula, sebenere sing salah tukang gali kabel/pipa apa mandore, masa dalan wes apik2 neng Jalan Raya Mejasem sing pan maring jembatan ketiwon sisi lor pada renteng (ambles). Piben le solusine, Dinas DPU Kab.Tegal tulung ditinjau, sekalian ditindak kueh sing duwe proyek bisane malah ngrusak dalan. 085228402xxx

Tanggapan: MENANGGAPI ngresula tersebut bersama ini dengan hormat kami sampaikan hal-hal sebagai berikut: 1.Kantor lingkungan Hidup telah melakukan peninjauan ke lokasi industri tekstil rumahan dan sungai/saluran di depan SMK 3 Tegal pada tanggal 29 Juni 2010 jam 07.45 WIB. 2. Dari hasil pantauan peninjauan lapangan diperoleh fakta sebagai berikut: a. Tidak ditemukan bekas pembuangan limbah tekstil di sungai/ saluran depan SMK 3 Tegal. b. Pada industri tekstil rumahan di dekat SMK 3 Tegal milik bapak H.Salim tidak ada proses pencelupan dan pencucian kain sehingga tidak menghasilkan limbah cair yang berasal dari proses produksi tersebut. Demikian untuk menjadikan periksa dan guna seperlunya. Tertanda, Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kota Tegal Sugeng Suwaryo, S.Sos

dalam hal ini dalah pemerintah daerah, juga harus berpartisipasi aktif dalam program pendidikan. Seperti yang diamanatkan dalam UU Sisdiknas juga, bahwa anggaran pendidikan minimal 20 persen dari APBD. Salah satunya adalah untuk melengkapi saran dan prasarana sekolah yang dibutuhkan siswa. Ini menjadi kewajiban pemerintah daerah juga, dalam upaya menyediakan fasilitas pendidikan yang lengkap dan bermutu. Ini yang belum berjalan secara maksimal di sejumlah daerah. Masyarakat pun bisa menuntut kepada pemerintah tentang anggaran untuk pendidikan ini, yang harus dipenuhi oleh pemerintah. Sehingga beban masyarakat setiap tahun ajaran baru tidak menambah pusing ekonomi keluarga, khususnya keluarga yang kurang mampu. Dengan transparansi pembuatan RAPBS, serta partisipasi aktif pemerintah dalam melengkapi kebutuhan dasar pendidikan, maka problem yang sering menghantui masyarakat, khususnya orang tua siswa saat memasuki tahun ajaran baru akan terkurangi. Kalau tidak sekarang, kapan lagi kita bersikap transparan? (*)

Bisane Ngrusak Dalan

TOLONG ditertibkan industri tekstil rumahan di depan SMK 3 Tegal. Limbahnya dibuang ke kali, baunya gak enak, berwarna pekat. Mohon dinas terkait menindaklanjuti. 081902778xxx

Forum Guru Sing Solid

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal

tahun, keluhan seperti ini selalu muncul dari orang tua siswa, khususnya mereka yang berasal dari keluarga yang kurang mampu. Jumlahnya pun cukup banyak, hampir terjadi di setiap sekolah yang menarik biaya tersebut. Di sinilah persoalan utama, saat penerimaan siswa baru (PSB) atau yang sekarang memakai istilah penerimaan peserta didik baru (PPDB). Persyaratan biaya yang harus dibayarkan orang tua siswa saat masuk tahun ajaran baru. Makanya tak heran, pegadaian, pusat-pusat peminjaman uang, termauk rentenir, pasti kebanjiran order pinjaman uang. Sekolah sebagai lembaga pendidikan yang bertugas mencetak generai bangsa yang cerdas, unggul serta beriman dan bertakwa, seperti tercantum dalam misi UU Sisdiknas, harus memberi contoh yang pertama dalam trasnparansi, khususnya masalah pembiayaan. Sehingga orang tua siswa tahu, apa yang dibutuhkan sekolah dan berapa yang harus dikeluarkan ornag tua siswa untuk membantu sekolah dalam mewujudkan misinya tersebut. Transparansi ini dimulai dari penyusuan Rencana Anggaran Belanja dan Pendapatan Sekolah (RAPBS). Di mana dalam penyusunan RAPBS ini, kepala sekolah harus melibatkan se-

Masalah Cemen NUWUN sewu Pak Agus, Pasar Trayeman Slawi bisane ora dibangun2? Mundur trus kayak undur2. Ora hebat ah. Masalah cemen ora bisa nangani. Masalahe apa? Tulung dijawab. 0818430xxx

Kaya Uyuhe Kinjeng PDAM ledenge nang Perum Griya Satria Jatibarang ledeng mati pan seminggu. Bayare tah te2p, pas metu banyune kaya uyuhe kinjeng, ngecrit tok. Padahal musim hujan. 081542165xxx

Nutupi Jalan Pak TANDURANE sing nang pinggir jalan sepanjang kantor eks PBB nutupi jalan pak, sing pan nyebrang angel nemen. Matur nuwun Radar. 085869576xxx

GRAFIS : DWI NANDA P

kudu neng skolahan tok, neng umah gawe sekolahan dewek ya kena, sing sekolahan gawe cilok mbuh apa. Ngko Indonesia sejahtera, soale murid2e pinter gaweni cilok. Trus cepet olih duwit. Ya bliiih... 085842022xxx

Kuliahe Larang UNES Tegal aku milu takon, bisane kuliah ning gone jenengan biayane larang sih? Khususe pendor, aku pan kuliah nang kono keder, biayane larang, kancaku sing wis PNS be pan kuliah ning kono luruh S1 ya pada bae kedere. Akhire jare pada maring UPS jurusan BK mbu apa. Wkwkwkwk... 085842383xxx

Buka Lowongan Kerja YTH. Bapak Walikota Tegal, tolong bukakanlah lapangan pekerjaan bagi lulusan SMK jurusan Akuntansi khusus utk pria, jangan wanita teruz yg dibutuhkan. 02833348xxx

Kapan Buat Cowoknya? KEPADA Depnaker Kota Tegal, carikan dong lowongan kerja (loker) ke Batam buwat cwok lulusan SMK, jadi ga semuanya harus merantau di Jakarta, jangan buwat cwek terus. 081902778xxx

Delengna Kumise MASA sih Pak Amad ra bisa nert i b n a p e d a g a n g g u b u g a n ? D i de lengkeh sing do2l gubugan pas

mburine tundakan mol sebelah kidul. Masa dasarane pd tmbh maju di delengna bae. Ditertibna sing tegas. Yen perlu pasukane kon mbongkar. Yen rebo minggu keliling sih ben wong sing do2l pd kenal Pak Amad sing ga2h. Pada ndeleng kumise Pak Amad be wis pd tahluk. Sing do2l mesti pd nurut maring Pak Amad. 087868674xxx

Biayane Murah Nemen KEPADA pengelola/mitra kerja IKAUT UPBJJ Purwokerto, bisne saiki biayane murah nemen? Mung Rp 500 ewu tok, sing bener bae. Bisane nang Pokjar Kramat larang nemen sampe Rp 1, 4 jutaan sekali regristrsi, kuwe durung karo biaya pendaftaran. Perlu dikroscek kue. 085722728xxx

Kaya Balongan Lele AKU pan melu ngresula ah. Kanggo Kab.Brebes Bupati/wakile. Tulnglah dalan sing nang Desa Pulosari dibnerna. Aja kaya balongan lele. Yen udan bisa kaya balongan. apa enakke go ngingu lele bae? Aku be tau kejeglong soale wakt udan ra katon dalan. Thank you. 081902786xxx

Maksa Biaya Pologoro PAK Bupati Tegal, sebenarnya biaya pologoro jual beli tanah aturanya gimana sih. Aparat Desa Kepandean Kec. Dukuhturi kok memaksa biaya pologoro. 088802606xxx

Nekek Wong Miskin UNTUK Pak Wali yg terhormat. Gmn sih org mau kerja aja disuruh ngeluarin uang dulu. Kerjaan jg blm tentu dpt masa hrs ngeluarin uang dulu. Dimana2 tuh yg namanya org mau daftar kerja berarti org tidak mampu. Masa utk perpanjangan SKCK aja byr Rp 20 ribu. Kuwe arane nekek wong miskin. 085870110xxx

Jarene Tegal Sehat PAK Walikota, nang jejere Puskesmas Pembantu II Tegal Timur ana tempat pembuangan sampah saiki beleh dienggo maning? Malahan digawe nggo dodolan, la nggo apa fungsine tempat pembuangan sampah kuwe? Saiki tukang sampah sing biasane jukut saminggu sapisan malah 3 minggu dijukut, kepiben kiye? Jarene program “Tegal Sehat”. 085742789xxx

PENGIRIM NGRESULA YANG BERUNTUNG :

Dijorna Tok PIBE kie, dalan neng Demangaran bisane awit mien mula rusak kor dijorna tok? Wis kue becek terus maning garagara kaline luwih duwur sing ndalane. Urusi kena len. 083861421xxx

1. 2. 3.

087830232233 085842718960 08156510023

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS 08159440722, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Bagi tiga pengirim Ngresula yang beruntung masing-masing mendapatkan satu dus (200 gr) susu bubuk kedelai produk AFIS Tiap Harinya. Produk tersebut dapat diambil di Kantor Radar Tegal dengan menyerahkan fotocopy KTP dan menunjukan no HP anda.


CMYK

METROPOLIS

KAMIS, 1 JULI 2010

3

RADAR TEGAL

PPDB Diperpanjang Sehari Orang Tua Banyak yang Was-was

ADI MULYADI/RATEG

WAS-WAS – Orang tua siswa berdesakan melihat jurnal PPDB di SMPN 4.

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Tegal, mengeluarkan kebijakan baru dalam pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2010. Pendaftaran yang seharusnya ditutup, Rabu (30/ 6), diperpanjang sehari menjadi, Kamis (1/7). Kebijakan ini berlaku menyeluruh untuk PPDB mulai tingkat SD/MI sampai SMA/MA/ SMK. Kontan, aturan baru itu

membuat para orang tua dan siswanya kalangkabut. Mereka ketakutan akan tereliminasi dari jurnal dan tidak mendapat kesempatan sekolah negeri. Salah seorang wali murid, warga Jl Banyar Tegalsari Tegal Barat, Vivi (38), mengatakan, dengan adanya penambahan hari pendaftaran, posisi anaknya Chautsar Christian Nobel, menjadi terancam. “Saya mendaftarkannya Christian di SMPN 3. Jurnal pada Rabu kemarin posisinya diperingkat 144 dengan jumlah

nilai 32,88. Sementara kuota yang dibutuhkan sekolah hanya 179 siswa. Seharusnya, jika tidak ada perubahan anak saya sudah diterima di SMPN 3,” katanya, Rabu (30/6), ketika memonitor jurnal di SMPN 3. Menurutnya, posisi yang seharusnya sudah aman, setelah ada aturan baru ini menjadi terancam. Sebab, tidak menutup kemungkinan, Kamis ini akan banyak lagi siswa yang mendaftar. Sehingga tidak menutup kemungkinan anaknya akan tereliminasi.

“Saya yakin besok banyak cabutan dari SMPN 2 yang lari kesini. Hari ini (kemarin) saja sudah ada 20 an anak yang mendaftar lagi. Ungkin besok akan lebih dari itu, lalu bagaimana nasib anak saya?” Tanya Vivi. Kondisi sama terjadi di SMPN 4, puluhan orang tua siswa merasa kecewa dengan kebijakan Pemkot itu. Sebab, anak mereka yang seharusnya diterima, posisinya menjadi terancam. Seperti Arifin (45), warga Jl Betik No 7 Tegalsari

Tegal Barat, anaknya Indra Haryanto, jumlah total nilainya hanya 31,08. “Pertama saya mendaftarkannya di SMPN 3, namun lantaran tereliminasi pindah ke SMPN 4. Dengan nilai 31,08 itu seharusnya sudah diterima di SMPN 4, karena dalam jurnal posisinya peringkat 153, dengan kuota yang dibutuhkan 200 anak. Namun lantaran jadwal pendaftaran diperpanjang posisinya menjadi kritis,” ujarnya. ke hal 9 kol 1

Festival 100 Hari Telkomsel Flash ”The Next Generation Zone” TELKOMSEL menggandeng MLW Telecom selaku produsen perangkat internet broadband SpeedUp dan Qualcomm sebagai pengembang dan inovator teknologi telekomunikas nirkabel menyelenggarakan Festival 100 Hari Telkomsel Flash yang berlangsung pada Juni hingga September 2010. Dalam festival ini Telkomsel melakukan serangkaian kegiatan di 6 kota, seperti: pameran penjualan paket bundling Telkomsel Flash, seminar teknologi komunikasi dan informasi, dan roadshow ke kampus. Festival bertajuk “The Next Generation Zone” ini diadakan di 100 titik di Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Medan. Kegiatan ini merupakan rangkaian program edukasi dan sosialisasi layanan internet berkecepatan tinggi Telkomsel Flash, di mana kini masyarakat sudah bisa mengakses layanan data High Speed Packet Access Plus (HSPA+) berkecepatan hingga 21 Mbps. Untuk menyukseskan kegiatan ini, Telkomsel bekerjasama dengan MLW Telecom dan Qualcomm.

CMYK

Menurut Agus Setia Budi -Deputy VP Channel Management, “Melalui kolaborasi strategis ini, kami ingin memberikan apresiasi bagi pelanggan Telkomsel Flash yang kini berjumlah 2,8 juta pelanggan. Program Festival 100 Hari Telkomsel Flash diharapkan bermanfaat bagi pelanggan untuk mengetahui lebih jauh mengenai teknologi mobile broadband terkini.” Dalam festival ini, pelanggan dapat menikmati gratis internet 300 MB per bulan selama 6 bulan dengan membeli paket bundling Telkomsel Flash-SpeedUp. Tersedia 8 paket bundling dengan diskon hingga 40 persen, yaitu Bandluxe C321 HSPA+ (Rp 1.399.000), SpeedUp SU-9500U HSUPA (Rp 899.000), SpeedUp SU-9000U HSUPA (Rp 749.000), SpeedUp SU-8650U HSDPA (Rp 499.000), Bandluxe C180 HSDPA (Rp 599. 000), SpeedUp SU-3200U (Rp 299.000), Router 3,5G SpeedUp SU-8800MBR (Rp 999.000), dan Netbook SpeedUp N101 Arte Unveils the Art of Technology (Rp 2.899.000). Menyambut demam

Piala Dunia 2010, tersedia juga SpeedUp SU-9300U HSUPA Futbol Series. Dapatkan pula paket perdana Flash Unlimited seharga Rp 60.000 yang menyediakan akses internet berkecepatan tinggi mulai dari 384 kbps. Tersedia 3 pilihan paket Flash Unlimited, yakni Rp 50.000, Rp 100.000, dan Rp 200.000. “Berbagai layanan yang dihasilkan dari kerjasama ini memungkinkan pelanggan mengakses aplikasi yang membutuhkan kinerja uplink data yang andal, seperti untuk keperluan online gaming, video streaming, file upload pada e-mail atau ke website,” jelas Rahmad Widjaja Sakti -Direktur Product & Marketing SpeedUp Technology. Kerjasama dengan Telkomsel memungkinkan produk bundling SpeedUp mudah diakses pelanggan, di mana 35 titik layanan SpeedUp sudah hadir di 19 kota di seluruh Indonesia. SpeedUp menggunakan berbagai macam varian teknologi Chipset dari Qualcomm. Gabungan teknologi mobile broadband SpeedUp dengan

Chipset Qualcomm didukung kualitas jaringan Telkomsel melalui lebih dari 5.000 Node B (BTS 3G) di seluruh Indonesia dapat mengurangi hambatan transfer data dan memberikan pengalaman berselancar di dunia maya yang jauh lebih baik. Selain promo paket bundling, akan diadakan Seminar Tekonologi Komunikasi dan Informasi yang membahas update teknologi mobile broadband terkini yang diikuti oleh para pengguna internet, blogger, serta pelanggan Telkomsel. Festival 100 Hari Telkomsel Flash juga menggelar roadshow ke kampus untuk memberikan edukasi seputar layanan internet bagi para mahasiswa di 6 universitas ternama, yakni Universitas Negeri Jakarta, Universitas Pendidikan Indonesia (Bandung), Universitas Sam Ratulangi (Manado), Universitas Lambung Mangkurat (Banjarmasin), Universitas Hassanudin (Makassar), dan Universitas Brawijaya (Malang). SERIES OF HEROES PROJECT Semangat untuk mengibarkan harum nama bangsa di dunia inter-

nasional diwujudkan Telkomsel dengan mendukung keberhasilan talenta-talenta muda Indonesia di ajang kompetisi tingkat dunia. "Series of Heroes" adalah karya besar Telkomsel untuk putra bangsa yang berprestasi tinggi. Setelah mengukir nama besar Rio Haryanto sebagai pembalap muda yang sukses di arena balap mobil Formula BMW Asia Pasifik, kini Telkomsel mendukung pembalap wanita nasional Alexandra Asmasoebrata. Proyek “Series of Heroes” bagi Alexandra Asmasoebrata ini merupakan kelanjutan dari “Hero Project” yang tahun lalu diusung Telkomsel untuk mendukung Rio Haryanto. Menurut Sarwoto Atmosutarno -Direktur Utama, “Kali ini kami mendukung Alexandra Asmasoebrata yang menjadi satusatunya pembalap wanita nasional yang berkiprah di ajang balap mobil internasional. Semoga upaya ini dapat memotivasi talenta-talenta muda Indonesia untuk berprestasi mengharumkan nama Indonesia di pentas dunia.” Telkomsel memberikan fasilitas

layanan akses bagi pelanggan yang ingin mendukung Alexandra Asmasoebrata. Seluruh partisipasi tersebut akan dialokasikan untuk kemajuan prestasinya di arena balap mobil internasional. Untuk mendukung Andra, pelanggan Telkomsel dapat berlangganan SMS Info Andrangan cara menekan *466*66# lalu OK/yes, langsung bisa mendapatkan informasi update mengenai aktivitas Andra, serta bonus foto dan ringtone khas Andra. Untuk setiap SMS yang dikirim atau diterima, pelanggan dikenakan tarif Rp 2.000 per SMS. Alexandra Asmasoebrata adalah satu-satunya pembalap wanita Indonesia yang sukses menjadi kampiun di Kejuaraan Karting maupun Formula. Andra memulai debutnya di ajang Karting pada tahun 2000 sebagai kadet 60 cc di usia 12 tahun. Setahun kemudian, ia mulai pindah ke kelas yang lebih tinggi, yaitu 125 cc, bahkan sampai ke ajang setingkat regional Asia Tenggara. Pada tahun 2004 Andra diikutsertakan dalam kualifikasi Formula BMW Scholarship yang menjadi

awal karir internasionalnya di dunia balap mobil Formula. Tahun berikutnya meraih Juara Umum Formula Campus Asia 2005 di Cina. Kesuksesan itu membawa Andra berlomba di 2 kejuaraan sekaligus pada tahun 2007, yakni Kejuaraan Karting dan Kejuaraan Formula Renault Asia. Kini pembalap berusia 22 tahun ini berkiprah di Asian Karting Open Championship (AKOC) 2010. Selain Rio Haryanto dan Alexandra Asmasoebrata, ke depannya Telkomsel juga akan menyediakan layanan serupa bagi pelanggan yang ingin mendukung Tim Alpha, yang merupakan tim ekspedisi pendakian puncak gunung tertinggi di 7 benua (Seven Summits). Partisipasi Telkomsel bagi keberhasilan karir balap Alexandra Asmasoebrata ini merupakan bentuk dukungan Telkomsel terhadap perkembangan dunia olahraga. Sebelumnya Telkomsel telah menghadirkan layanan Dunia Olahraga *466# dan Dunia Bola *465# yang dapat diakses langsung oleh pelanggan melalui ponsel. (*/arifin)


PEMALANG

4

KAMIS 1 JULI 2010

RADAR TEGAL

Elpiji 3 Kg Terancam Langka Kuota Defisit

NGENDONG Tindak Pejabat Mangkir karena Nonton Bola MOMENTUM piala dunia dalam olah raga sepakbola yang kini sedang ramai jadi pusat perhatian masyarakat, nampaknya tontonan seru dalam permainan bola itu juga tidak luput banyak disukai oleh para pejabat yang ada di Kabupaten Pemalang. Melihat fenomena tersebut Bupati Pemalang HM Machroes sangat menaruh perhatian secara serius terhadap kinerja para pejabatnya akhir ini. Harapannya, agar kinerja para pejabatnya tidak terjadi penurunan gara-gara semalaman begadang nonton bola, karena akan mengganggu tugas pelayanannya kepada masyarakat. ’’Saya tidak akan mentolerir kepada kepala SKPD yang datang ke kantor terlambat atau tidak masuk kerja alasan begadang nonton bola,” tandas Machroes dalam acara rapat paripurna dewan baru-baru ini. (mg1)

OLAHRAGA Target Satu, Taekwondo Justru Raih Dua Emas PEMALANG - Pengurus Kabupaten( Pengkab) Taekwondo Indonesia (TI) Kabupaten Pemalang terus menempa atletnya untuk berprestasi. Dalam Kejuaraan Daerah se-Jawa Tengah (Jateng) Piala Pengkot Tegal, dua atlitnya mampu mendulang emas. Pada kejurda ini pengurus memang tidak menurunkan timnya secara penuh di 46 kelas. Ketua Pengkab TI Pemalang M. Farhan menjelaskan, kejuaraan yang digelar di GOR Wisanggeni, Kota Tegal, itu memertandingkan 46 kelas namun pihaknya hanya mengirim 12 atlet di 12 kelas. “Kita tidak mamatok target juara umum karena hanya mengirim 12 atlit, untuk bisa meraih juara umum setidaknya harus kirim 40 atlet di 40 kelas yang berbeda,” kata dia Senin (28/6). Atletnya yang berhasil mendulang medali emas adalah Dzikrotun dan Arno Johan. Sedangkan peraih medali perak adalah Ica, Yayat, Bunga, dan Ais. Sementara, untuk peraih perungunya Alif, Arif, dan Febri. “Dibandingkan dengan daerah lain materi atlet kita tidak banyak, sementara daerah lain banyak yang full tim,” tandasnya. Namun, Pengkab bersyukur karena prestasi ini di luar dugaan, sebab target yang hanya satu medali emas bisa diperoleh dua emas, empat perak, dan lima perunggu. Ini mejadi tanggung jawab bersama agar anak-anak taekwondo mau mengembangkan olahraga ini di seluruh wilayah Pemalang untuk mendapatkan bibit-bibit atlet yang baru. Dalam kejuaraan terbuka yang digelar Sabtu (26/6) hingga Minggu (27/6) itu, juara umum diraih Kota Solo dengan perolehan 11 emas, 5 perak, dan 6 perunggu. Disusul Kabupaten Kendal dengan 6 emas, 9 perak, 9 perunggu. Kemudian, Kota Pekalongan 5 emas, 4 perak, dan 6 perunggu. (ali)

KRIMINAL Hasil Labfor Pembunuhan Sikucing Selesai PEMALANG – Teka-teki siapa pembunuh Kusen (52), warga Desa Banyumudal RT 1 RW 3, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang, belum terjawab. Padahal, hasil pemeriksaan laboratorium forensik Polda Jateng sudah selesai. Namun, Polisi optimis dalam waktu dekat akan menangkap pelakunya. Kapolres AKBP Burhanudin SIK melalui Kasatreskrim AKP Suwarto SH MH mengatakan, pihaknya sudah menghubungi Polda Jateng menanyakan mengenai hasil pemeriksaan labfor terhadap bendabenda yang dikirim terkait kasus pembunuhan Kusen tersebut. ’’Dari Labfor dijawab kalau hasilnya sudah selesai dan kami akan segera mengambilnya,’’ kata dia Rabu (30/6). Suwarto tidak mau berprediksi mengenai siapa pelaku pembunuhan tersebut. ’’Yang jelas, motif pelaku adalah ingin agar korbannya mati, karena tidak ada benda berharga yang diambil. Kami optimis bisa menangkap pelakunya,” tambah dia. Di antara benda yang dikirim ke labfor adalah senjata tajam yang diduga terkait dengan pembunuhan tersebut, dan diperiksa apakah terdapat bercak darah atau bekas sidik jari karena alat tersebut sudah dicuci oleh pelakunya. Polisi akan menghubungkan keterangan-keterangan para saksi dan sejumlah teori untuk bisa menangkap pelaku, serta dikuatkan dengan bukti hasil pemeriksaan labfor tersebut. Sebelumnya diberitakan, lelaki tua ditemukan tewas di warung yang sekaligus tempat tinggalnya. Dia tergeletak dengan tubuh bersimbah darah dan bagian kepalanya terbelah. Mayat ditemukan kali pertama oleh istrinya, Runtah (48), pukul 06.00 WIB Sabtu (19/6) lalu. (ali)

PEMALANG - Kebijakan pemerintah dalam penentuan kuota elpiji bersubsidi 3 kg berpotensi menimbulkan persoalan baru. Saat ini, ketersediaan bahan bakar tersebut di pasaran Kabupaten Pemalang masih berada dalam jumlah yang cukup. Namun, besarnya kuota yang ditentukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng), menurut Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Pemalang, tidak sesuai dengan kebutuhan sehingga mengalami defisit. Kepala Diskoperindag Kabupaten Pemalang Ir M. Syahroni mengatakan, saat program konversi minyak tanah ke gas digulirkan, Kabupaten Pemalang mendistribusikan 379.864 paket kompor gas dan tabung serta peralatan lainnya. Dari jumlah tersebut, yang dijadikan acuan oleh pemprov adalah kuota minyak tanah saat konversi di Kabupaten Pemalang mencapai 4 juta liter per bulan dan mengalami kelangkaan. Dalam kondisi normal kebutuhan minyak tanah adalah 5,1 juta liter bulan. Sedangkan pemprov dengan acuan kuota minyak saat terjadi konversi memberikan kuota gas elpiji 3 kg untuk Kabupaten Pemalang sebesar 413.720 tabung.

’’Padahal, dari paket konversi yang didistribusikan dan diambil sample penggunanya adalah 80 persen, berarti ada 303.891. Dengan kebutuhan seminggu satu tabung, maka diprediksi membutuhkan 1.215.564 tabung gas,” jelasnya Rabu (30/ 6). Dari prediksi kebutuhan sebesar itu dan dibandingkan dengan kuota untuk Kabupaten Pemalang, menurut Syahroni, terjadi defisit kebutuhan sebanyak 801.845 tabung gas. Sampai akhir bulan ini (juni, Red), kurangnya kuota gas elpiji 3 kilogram belum dirasakan oleh masyarakat. Hal ini karena sebelum kebijakan kuota ditetapkan, terjadi perdagangan bebas gas elpiji ukuran tersebut sejak Januari sampai dengan Mei dan membanjiri Pemalang. ’’Kelebihan gas saat perdagangan bebas itu sudah mulai terserap, sehinga kemungkinan kelangkaan akan terjadi setelah sisa Bulan Januari hingga Mei habis terserap. Terutama pada saat bulan puasa (Ramadan, Red) nanti, dimana terjadi peningkatan kegiatan ekonomi masyarakat.’’ Menyikapi kebijakan kuota elpiji ini, dinas terkait melakukan langkah-langkah dengan mengumpulkan agen-agen elpiji 3 kilogram. Mereka berjumlah 14 orang, dan kepadanya ditawarkan sistem rayonisasi dalam menyalurkan elpiji bersubsidi tersebut. (ali)

Kejari Dinilai Kelimpungan Mengungkap Kasus BOS Ada Upaya Sistemik PEMALANG – Semakin sulitnya Kejaksaan Negeri (Kejari) Pemalang dalam upaya mengungkap dugaan penyimpangan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), dinilai oleh Presidium Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Pemalang Puji Dwi Darmoko akibat adanya ’upaya sistemik’ yang telah dilakukan oleh jajaran Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Dindikpora) setempat. Hal tersebut dibuktikannya saat Kejari meneliti dan melakukan pemeriksaaan kepada semua pihak yang terkait dalam pelaksanaan dana BOS, yang didapatkannya sebuah keterangan secara normatif, berupa daftar isian program kegiatan, sehingga nampak bersih tidak ada penyimpangan atau penemuan bukti apa pun. ’’Dalam upaya pengungkapan dugaan penyimpangan dana BOS Kejaksaan mengalami kesulitan karena ada

kesan upaya sistemik untuk meng-counter persoalan dana BOS,” katanya, kepada Radar (30/6). Adanya kesulitan itu, menurut Puji, sebagai bukti keberhasilan Dinas Pendidikan sebelumnya dengan segera melakukan revisi semua program kegiatan yang ada. Seperti halnya yang telah dilakukan oleh dinas pendidikan sesuai pernyataanya beberapa hari hari lalu. Oleh karena itu, lanjut Puji, jika pihak yang berkompeten yakni Kejaksaan dalam menangani persoalan dan BOS tidak jeli, maka yang akan terjadi tetap mengalami kesulitan. Padahal, dengan adanya upaya dinas terkait merevisi program kegiatan yang ada dalam pelaksanaan dana BOS, secara tidak langsung ada pengakuan dari dinas ada suatu kesalahan. Selain itu dalam persoalan dana BOS, kata Puji, harus dikros cek di lapangan untuk melihat keadaan sebenarnya. (mg1)

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

DISTRIBUSI - Elpiji 3 kg sampai kemarin (30/6) masih lancar didistribusikan di pasaran Pemalang.

UKM Terima Bantuan Vacum Crying PEMALANG - Sejumlah Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Kabupaten Pemalang menerima bantuan berupa mesin vacum crying dari gubernur Jawa tengah (Jateng). Mesin canggih itu digunakan untuk membuat keripik dari bahan baku buah-buahan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang akan membuat MoU dengan penerima manfaat untuk kelangsungan mesin bantuan tersebut. Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Ir M. Syahroni mengatakan, bantuan kepada UKM itu karena Kabupatan Pemalang memiliki potensi home industri yang sangat baik, seperti industri keripik singkong rasa gadung di Ujunggede, Kecamatan Ampelgading. Juga industri lain yang berbahan baku buah, seperti buah nanas. ’’Bantuan yang baru saja turun ini adalah untuk industri

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

MESIN BANTUAN - Mesin bantuan untuk UKM sudah tiba di Diskoperindag Kabupaten Pemalang.

jambu mete di daerah kota dan keripik singkong di Ujunggede,” ujar dia. Bantaun itu sebelum diserahkan akan dilakukan penan-

datanganan MoU dengan penerima manfaat agar mesin tersebut betul-betul digunakan dan tidak dipindahtangankan, apalagi dijual. (ali)

Sekolah Swasta Berlakukan Pola Jemput Bola Hari Ketiga PPDB 2010-2011 PEMALANG – Hari ketiga atau hari terakhir untuk pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2010-2010 tingkat SMA, banyak calon peserta didik mulai menarik berkas pendaftarannya di sekolah-sekolah negeri. Dilakukannya penarikan berkas, karena kesempatan diterima sangat kecil setelah melihat jurnal PPDB yang dipasang pihak sekolah. Di SMA N 3 Pemalang, jumlah penarikan berkas pendaftaran hingga Rabu (30/6) siang, tercatat ada 80-an anak. Namun,

jumlah itu diperkirakan bertambah karena pada hari terakhir PPDB, mereka yang menarik berkasnya belum dihitung. Ketua PPDB SMA N 3 Pemalang Ummi Fadilah SPd kepada Radar mengungkapkan, penarikan berkas yang dilakukan calon peserta didik merupakan hal yang biasa dalam PPDB. Hal itu dilakukan karena memang kesempatan diterima disebuah sekolah terbilang kecil. Sehingga mereka mencari alternatif sekolah lain yang kesempatan diterimanya lebih besar. Sekolah yang terletak di belakang Kantor Dinas Per-

ikanan dan Kelautan Kabupaten Pemalang ini, dijelaskan dia, pada PPDB TA 2010-2011 akan menerima siswa sesuai dengan besaran kuotanya, yakni 240 siswa. Pada hari pertama pendaftaran tercatat 300, hari kedua 155 anak, dan hari ketiga (kemarin, Red) sampai dengan pukul 10.00 WIB sudah ada 70-an pendaftar. Penarikan besar-besaran berkas pendaftar juga terjadi di SMA N 1 Comal, tercatat selama dibukanya PPDB di sekolah tersebut, ada 200-an berkas yang ditarik. Jumlah pendaftar di sekolah yang terletak di sebelah selatan Kantor Kecamatan Comal ini, hari pertama tercatat 590 pen-

daftar, hari kedua 80 pendaftar, dan hari ketiga tercatat 30-an pendaftar. ’’Sesuai kuotanya kami akan menerima 360 siswa untuk 9 kelas,”terang Humas SMA N 1 Comal, Hardjono Rosyid, kepada Radar kemarin. Berbeda dengan sekolah negeri yang kebanjiran pendaftar, sekolah-sekolah swasta pada hari ketiga PPDB masih sepi pendaftar. SMA Muhammadiyah 1 Pemalang misalnya, hingga kemarin tercacat hanya ada 25 pendaftar. Dari jumlah tersebut, 15 di antaranya sudah melakukan daftar ulang. ’’Sekolah swasta khan memang begini, menunggu limpahan siswa yang tidak dite-

rima di sekolah negeri,” tutur Nur Hano, panitia PPDB SMA Muhamadiyah 1 Pemalang. JEMPUT BOLA Berkaitan dengan hal itu pula, pihaknya bersama panitia lain sepakat menggunakan model jemput bola, dengan ikut menumpang (membuka loket, Red) pendaftaran di sekolahsekolah negeri. Kalau tidak jemput bola, menurut dia, nantinya tidak akan mendapatkan siswa. ’’Tahun lalu sekolah kami mendapatkan siswa satu kelas, sekitar 25 anak. Makanya, kami sepakat menggunakan model jemput bola,” tandas dia di loket pendaftaran di SMA N 3 Pemalang kemarin. (sumitro)


METROPOLIS

KAMIS 1 JULI 2010

5

RADAR TEGAL

Galian Polder Dilarang Dijual

TELEPON PENTING Hotel Bahari Inn Tegal Hotel Karlita Orange Karaoke

(0283) 343399 (0283) 358050 (0283) 322022

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Jum’at dan Sabtu Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

ADI MULYADI/RATEG

BUKAN DAGANGAN – Tanah galian polder akan dimanfaatkan untuk pengerajaan proyek lain di Kota Tegal dan bukan barang dagangan.

DPRD Dukung Langkah Pemkot

LINGKUNGAN Konservasikan Sumber Daya Ikan MELIHAT tingginya tingkat ketergantungan masyarakat di kawasan pesisir, sumber daya alam pesisir dan laut perlu mendapat perhatian dan penanganan yang khusus agar dapat dimanfaatkan secara lestari dan berkesinambungan. Sejalan dengan perkembangan penduduk, potensi tersebut mendapat tekanan akibat dari aktifitas penduduk yang tidak ramah lingkungan. Itu dilontarkan Kepala Seksi Konservasi Jenis dan Genetik Direktorat Konservasi dan Taman Nasional Laut Ditjen KP3 K KKP, Dian Sutono HS, dalam kuliah umum Fakultas Perikanan Universitas Pancasakti, kemarin. “Sehubungan dengan hal tersebut maka upaya pengelolaan lingkungan dan konservasi sumberdaya pesisir dan laut merupakan lagkah yang penting dan strategis,” terangnya. Dia menyatakan, dalam perkembangannya telah terjadi pergeseran pengelolaan kawasan konservasi perairan, yang semula berfungsi untuk melindungi keanekaragaman sumber daya alam hayati dan ekosistem, sekarang telah bergeser menjadi kawasan yang harus berfungsi untuk mendukung kepentingan ekologis, ekonomi dan sosial budaya masyarakat. Sehingga memberikan akses bagi masyarakat untuk dapat menerima manfaat sekaligus bertanggung jawab untuk ikut melestariakn dan menjaga manfaat tersebut. “Dengan latar belakang itu, maka disamping pengembangan kawasan konservasi perairan nasional (KKPN) yang dikelola pemerintah pusat, perlu juga dikembangkan kawasan konservasi perairan yang dikelola pemerintah daerah melalui pembentukan kawasan konservasi perairan daerah (KKPD),” ujarnya. Beberapa masalah dan kendala dalam pengembangan kawasan konservasi perairan diakuinya antara lain kemiskinan masyarakat pesisir, lemahnya penegakkan hukum dan terbatasnya sarana prasarana infrastuktur dan sumber daya manusia. Mencermati kondisi perkembangan yang terjadi saat ini serta demi terjaminnya pelestarian sumberday alam yang lestari, dia menyarankan agar perlu dilakukan program optimalisasi dalam pengelolaan KKP dengan mengembangkan partisipasi aktif masyarakat dan pemda dengan pola desentralisasi. “Meningkatkan penyadaran dan perhatian masyarakat dalam pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya alam secara berkelanjutan, serta mengembangkan upaya terobosan untuk memperbaiki mata pencaharian melalui usaha alternatif juga harus dilakukan,” katanya. (her)

SEJUMLAH anggota DPRD Kota Tegal mendukung langkah Wakil Wali Kota, H Habib Ali Zaenal Abidin, terkait rencana pengkajian ulang semua tempat hiburan yang ada. Utamanya pengkajian ulang ijin tempat karaoke keluarga X Cite yang diduga pemfungsiannya tak sesuai dengan ijin. Ini diperkuat, banyaknya aduan masyarakat yang masuk ke Pemkot maupun DPRD. Sekretaris Fraksi PKB, Hery Budiman, Rabu (30/6), mengatakan, agar keberadaan tempat hiburan bisa berfungsi, sebagaimana izin yang dikeluarkan instansi di lingkungan Pemkot, perlu dilakukan monitoring secara berkala. Sehingga pemilik atau prngelola tempat hiburan tak bisa seenaknya melanggar perizinan yang dimilikinya. “Sesuai masukan yang kami terima, karaoke keluarga X Cite sudah meyalahi perizinan. Selain menyediakan minuman keras (miras), di sana juga menyiapkan Pemandu Lagu (PL).

Belum lagi bentuk ruangan yang tertutup, sehingga tak layak sebagai tempat karaoke keluarga,” kata Hery. Anggota Fraksi PKS, Rofii Ali, mengungkapkan, pihaknya meminta Pemkot mengkaji ulang semua izin tempat hiburan. Sehingga bukan hanya karaoke X Cite yang banyak dikeluhkan warga dan elemen masyarakat. Kalau memang terbukti, ternyata pemilik atau pengelola tempat hiburan melanggar, maka harus ada sanksi tegas. Bahkan bila perlu dicabut izinnya, agar tempat hiburan tidak terlalu menjamur di Kota Tegal. “Keberadaan sejumlah tempat hiburan sudah cukup merisaukan warga, akibat terjadinya pelanggaran dalam pelaksanaanya. Maka kami minta Pemkot membatasi perijinan tempat hiburan, dan yang ada saat ini kami minta untuk dikaji ulang. Dan pelaksanaan pengkajian ulang ijin, kami minta DPRD dilibatkan,” ungkap Rofii.

Sekretaris Fraksi PAN Peduli Rakyat, H Hadi Sutjipto, menegaskan, pihaknya sangat mendukung langkah Wakil Walikota, yang akan melakukan kajian ulang atas izin tempat hiburan yang ada di Kota Tegal. Khusus untu karaoke keluarga X Cite, pihaknya minta untuk ijinnya dicabut. Pasalnya, dalam pelaksanaannya sudah tak sesuai ijin. Hal ini juga dipertegas, adanya aduan dari masyarakat. “Kami minta secepatnya perijinan tempat hiburan yang ada bisa di kaji ulang, kalau ada yang terbukti harus ditindak tegas. Bahkan bila perlu dicabut ijinnya,” tegas Sutjipto. Sebelumnya, H Habib Ali Zaenal Abidin, menyatakan, sebenarnya protes warga atas keberadaan karaoke keluarga X Cite bukan kali pertama diterimanya. Karenanya, dia berjanji akan menindak lanjuti aduan ini dengan melakukan pengecekan langsung ke lokasi. (hun)

ISU penjualan tanah galian polder di Dukuh Bayeman, Kaligangsa, Margadana ditanggapi serius Pemkot Tegal. Wali Kota, Ikmal Jaya, berjanji secepatnya mengklarifikasi kebenarannya. Ikmal menegaskan, tidak benar apabila ada orang yang menjual tanah galian polder. Apalagi, isu yang santer beredar penjualannya justru dilakukan ke luar daerah hingga Kabupaten Brebes. “Informasi yang saya terima, ada warga yang melaporkan tanah galian dijual Rp 100 ribu per dump truk. Ini sebuah kesalahan, karena Pemkot tidak mengeluarkan kebijakan seperti itu. Kita akan cek kebenarannya, jika terbukti akan ditindak tegas pelakunya,” katanya. Menurutnya, tanah galian hasil pengerukan polder akan dimanfaatkan kembali untuk pembangunan di Kota Tegal. Utamanya, proyek yang membutuhkan urugan tanah. Seperti rencana pembuatan sentra peternak itik di Pesurungan Lor, Margadana. Saat ini kondisi lahanya masih berupa tambak-tambak. Karenannya untuk mendirikan kandang, diperlukan pengurugan. Sehingga nantinya kondisi tanahnya bisa rata. “Untuk pengurugan akan dihitung biaya transportasinya, itu yang akan dibayar. Jadi bukan seperti yang diisukan per

dump truk-nya Rp 100 ribu,” jelasnya. Terkait laporan sejumlah warga Kaligangsa yang menyebutkan tanah galian polder dijual hingga Kabupaten Brebes dengan harga Rp 100.000 per dump truk, Wali Kota menyatakan akan melakukan pengecekan. Karena hingga saat ini tidak ada kebijakan seperti itu. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Gito Mursriyono, menambahkan, saat ini proyek yang sedang digarap adalah penyempurnaan penampungan air tahap ke-2. Rekanan yang menggarapnya adalah PT Duta Mas Indah dari Semarang. Daed line waktunya mulai 15 April hingga 11 September mendatang. Untuk nilai anggaran sebesar Rp 710.332.700. Hingga minggu lalu, lanjut Gito, pengerjaan tahap ke-2 sudah mencapai 35 persen. “Polder mulai dibangun sejak 2009 lalu. Bangunannya meliputi kolam penampungan, kolam retensi dan pintu limpasan dengan luas sekitar 4 hektar. Sedang, kedalaman dari muka air tangggul 4 meter dengan volume sekitar 120.000 kubik,” tuturnya. Anggota Komisi III DPRD, Rofii Ali, Rabu (23/6), menyesalkan langkah rekanan, yang menjual tanah galian keluar kota. Bahkan warga yang minta tanah diminta bayaran Rp 100 ribu. (adi)

Aktivitas Jual Beli Emas di Tahun Ajaran Baru

Harga Relatif Stabil, Transaksi Malah Sepi Saat sekarang merupakan masa penerimaan siswa baru, dari mulai tingkat TK sampai dengan SMK. Lalu bagaimana kondisi jual beli emas pada saat seperti itu? LAPORAN: ADI MULYADI HIRUK pikuk di wilayah pasar mungkin sudah menjadi pemandangan biasa. Namun ditengah-tengan keramaian pasar ada beberapa titik yang terlihat sepi. Hanya terlihat satu dua orang yang terlihat mampir ke titik-titik tersebut. Ya, toko emas, di beberapa kios yang menjual barang berharga itu tidak seramai pedagang lainnya. Disitu hanya nampak pelayan-pelayan yang sedang du-

duk-duduk santai sambil menunggu konsumen. Sesekali mereka bergurau antara satu dengan yang lainnya. Namun ada pula yang menata perhiasan yang ada dalam etalase. Ketua Asosi Pengusaha Emas dan Perhiasan Indonesia (APEPI) Cabang Tegal, Hilal AR, mengatakan, pada 14 Juni lalu harga logam mulia mencapai Rp 359.000 per gram-nya. Ini ada penurunan dari harga satu pekan sebelumnya yang mencapai Rp 360.500 per gram. “Ini dipengaruhi lantaran harga minyak dunia mengalami penurunan, dari harga 80 USD menjadi 74 USD. Harga logam mulia memang sekarang mengikuti harga minyak dunia,” katanya. Meski begitu, lanjut Hilal, pembeli pada saat sekarang sepi. Kemungkinan ini dipengaruhi saat sekarang merupakan tahun ajaran baru. Dimana

masyarakat sedang memikirkan bagaimana menyekolahkan anaknya. “Tapi juga ada sedikit keanehan. Biasanya pada tahun ajaran baru banyak masyarakat yang menjual emas-nya. Namun sekarang transaksi jual beli sama-sama sepinya, padahal harganya stabil,” ungkap Hilal. Selain ajaran baru, sepinya transaksi juga dipengaruhi karena kondisi perikanan juga mengalami hal yang sama. Maksudnya hasil tangkapan nelayan juga sedang sepi. Serta harga hasil pertanian yang tinggi, tetapi banyak petani yang mengalami gagal panen. Dijelaskan, di Tegal dan sekitarnya rata-rata took emas menjual dua buah jenis. Yakni emas muda atau yang lebih dikenal swasa dengan kadar 30 persen sampai 42 persen. Dan emas tua dengan kadar 70 hingga 82 persen.

ADI MULYADI/RATEG

CENDERUNG SEPI – Meski harga emas saat ini termasuk stabil, tetapi transaksi jual belinya malah sepi.

“Terkait lebih laku mana antara emas muda dan tua, di Kota Tegal seimbang atau 50:50.

Namun dikabupaten 70 persen emas muda lebih laku,” pungkasnya. (*)


BREBES & BUMIAYU

6

KAMIS 1 JULI 2010

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes RSU Bhakti Asih

(0283) 671431 (0283) 671279 / 673481

LINTAS Dana Aspirasi Dewan untuk Alokasi Pendidikan BREBES - Sebagian dana aspirasi anggota DPRD Kabupaten Brebes senilai Rp 500 juta diminta dialokasikan untuk sektor pendidikan. Sebab, diketahui ratusan sekolah di Kabupaten Brebes dalam kondisi kritis akibat tidak tersentuh pembangunan. Hal itu diungkapkan sejumlah koordinator komite sekolah tingkat Kecamatan dalam ‘Safari Dewan Pendidikan Kabupaten Brebes’ ke wilayah Brebes Selatan kemarin Senin (28/6) hingga Rabu (29/6). Ketua Dewan Pendidikan Brebes Soewardi Wirjatamdja SH melalui sekretarisnya, Wijanarto SPd mengungkapkan, dari hasil koordinasi dengan sejumlah komite kecamatan, pihaknya mendapatkan banyak keluhan terkait kondisi fisik ratusan sekolah SD. “Ternyata masih banyak sekolah yang tidak tercover program pemerintah daerah, pengurus komite juga minta dana aspirasi anggota dewan yang Rp 500 juta itu, sebagian dialokasikan untuk pemenuhan dan perbaikan sekolah,” ujar Wijanarto. Menurutnya, meski awalnya Pemkab mewacanakan dana blockgrant untuk tiap sekolah sebesar Rp 50 juta, namun ternyata menguap dan masih tersentralistik di wilayah perkotaan. Pengurus sekolah, kata Wijanarto, juga serasa putus asa dengan janji-janji bantuan perbaikan yang tidak terbukti. “Mereka kecewa, sebab berkali-kali mengajukan proposal tapi hasilnya nihil. Padahal kondisi sekolahnya memang layak menjadi prioritas. Sementara sekolah yang kondisinya lebih baik, malah dapat bantuan hingga dobel-dobel, hal ini membuat kecemburuan bagi mereka,” tandasnya. Mereka, lanjut Wijanarto, juga tidak terlalu berharap pada bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) pendidikan yang dianggap proyek segelintir orang-perorang tanpa melihat kondisi riil di lapangan. “Mereka menganggap DAK hanya bagian dari lobi-lobi politik, bukan berdasarkan fakta di lapangan. Karenanya, mereka hanya menaruh harapan pada kucuran dari dana aspirasi anggota dewan.’’ Terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Brebes yang membidangi pendidikan, Ahmad Zamroni mengatakan, usulan anggaran untuk pendidikan bisa saja direalisasikan. Hanya saja, usulan tersebut harus melalui mekanisme dan prosedur yang ada. “Silahkan diusulkan dalam Prioritas Platform Anggaran Sementara (PPAS) dalam forum Murenbang,” ujarnya. Zamroni juga membantah anggota dewan menerima dana aspirasi sebesar Rp 500 juta. “Tidak ada dana aspirasi Rp 500 juta, yang betul itu anggaran APBD yang kebetulan muncul berdasarkan usulan anggota dewan yang menampung usulan dari konstITuen. Jadi nilainya tidak dipatok segitu,” papar Zamroni. (cw1)

Pimwan Dapat Mobdin Baru Ketua DPRD: Honda New CRV Tidak Mewah BREBES - Meski mendapat sorotan tajam dari sejumlah kalangan, kendaraan atau mobil dinas (mobdin) terbaru milik empat anggota pimpinan dewan (pimwan) Kabupaten Brebes dinilai bukan kendaraan mewah. ’’Honda New CRV belum termasuk kategori mobil mewah, jika dibanding mobdin Prado yang dipakai bupati,” ujar Ketua DPRD Kabupaten Brebes Illia Amin SH MPd kepada sejumlah wartawan kemarin. ’’Pengadaan mobil itu dilakukan oleh pemkab. Saya memperoleh mobil itu, karena jabatan saya sebagai ketua dewan. Berbeda dengan mobil operasional nanti, yang mengadakan sekwan (sekretariat dewan),” lanjutnya, Namun begitu, dirinya mengaku hingga saat ini belum berani menggunakan mobdin Honda New CRV, karena belum ada plat nomornya. ’’Untuk sementara, untuk keperluan dinas saya masih menggunakan mobdin yang lama,” ujarnya. Semua mobdin Honda New CRV keluaran tahun 2010 tersebut, katanya, nanti akan dibuatkan dua plat nomor berbeda, yakni merah dan hitam. Sehingga mobdin dapat digunakan untuk acara kedinasan dan di luar kedinasan. Pembelian empat mobdin

pimpinan DPRD merek Honda New CRV itu, diakui telah menyedot dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APDB) sebesar Rp 1,44 miliar. Kep a l a B a g i a n ( K a b a g ) Umum Setda Brebes Cecep Ali Suhanda AP MSi menyatakan, pengadaan kendaraan dinas pinwan telah dianggarkan dalam APBD dengan nilai pagu Rp 1,4 miliar. ’’Anggaran pagu Rp 1,4 miliar, namun yang diserap untuk pengadaan hanya Rp 1,3 miliar,” ungkapnya. Ce c e p m e n g u n g k a p k a n , meski telah diserah terimakan kepada empat anggota pimpinan dewan, namun pengadaan tersebut baru sebatas realisasi fisik. Sedangkan administrasi dan pembayarannya belum. Dia mengatakan, fasilitas kendaraan tersebut diberikan kepada pinwan untuk menunjang tugasnya sebagai bagian dari Pemkab. Apalagi, lanjut cecep, sejak dilantik hingga sekerang pinwan belum memiliki kendaraan dinas secara resmi. ’’Kalau yang ada sebelumnya statusnya pinjaman, sejak dilantik belum ada kendaraan dinas. Jadi ini untuk memenuhi kebutuhan mereka,” terang dia. Ketika ditanya lebih lanjut mengenai proses mekanisme pengadaan mobdin tersebut, dia enggan menjawab. ’’Silakan tanya saja ke panitia lelangnya, atau yang membuat kebijakannya. Kalau kami bekerja sesuai dengan tupoksi (tugas pokok dan fungsi, Red) saja,” ujarnya. (cw1)

Aneka Lukisan Angkutan Elf di Jalan Pantura

Aneka Corak dan Warna Setiap Waktu Berubah Para pemilik kendaraan angkutan umum seperti elf yang setiap hari hilir mudik antara Losari-Tegal cukup kreatif menghias kendaraan miliknya. Seperti apa? LAPORAN: ABIDIN ABROR KONDISI kendaraan pribadi memang selalu tampil mulus tanpa goresan gambar sedikit pun. Sebaliknya, para pemilik kendaraan angkutan umum berupa mini bus atau yang lebih dikenal dengan sebutan elf, mereka lebih suka body kendaraannya dihias dengan beragam corak serta warna. Corak dan warna ini mereka pilih dengan menyesuaikannya dengan tema yang sedang ramai di masyarakat. Contohnya, gambar Ipin-Upin, kuda jantan tengah berlari kencang, pemandangan alam, tokoh terkenal, gambar kartun, ada juga gambar ratu pantai selatan. Seiring perjalanan waktu, gambar yang ada di body kendaraan itu,memiliki karaketer atau corak berbeda dari waktu ke waktu. Sekitar tahun 90-an, kebanyakan menampilkan sosok Rambo. Bersamaan itu tampil tokoh Saddam Husain, Osama bin Laden, dan mantan Presiden AS George Bush. Ke tiga tokoh

ABIDIN ABROR/RATEG

DAYA TARIK - Elf dengan gambar kuda-kuda yang tengah berlari, selain memberikan daya tarik tersendiri juga mudah bagi penumpang untuk mengenalinya.

tahun itu banyak diberitakan media, dan dampaknya dirasakan para pemilik Elf dengan mengabadikan wajah tokoh itu di body kendaraan. Tokoh-tokoh itu lambat tiba-tiba menghilang, dan diganti wajah artis terkenal seperti Luna Maya. Selain ada yang sengaja menampilkan wajah artis sinetron.

Kini kecenderungan yang muncul, dengan menampilkan tokoh imajinitif. Termasuk kecenderungan menampilkan gambar satwa. Menurut Pengamat Seni Rupa Wowok Slamet Legowo, lukisan kendaraan memang demikian adanya. Selain agar mudah dikenal, menurut dia, gambargambar itu mewakili zamannya. (*)

ABIDIN ABROR/RATEG

MAHAL – Harga cabe merah di pasaran kini tengah melambung (naik).

Harga Cabe Merah Tembus Rp 30 ribu BREBES - Harga cabe kini semakin melambung. Jika pada minggu sebelumnya harganya Rp 22 ribu per kilogram, kini harganya menembus angka Rp 30 ribu. Ini harga yang dibeli dari petani. Sedang untuk harga di pasaran hingga Rp 35 ribu per kilogram. Di Pasar Cabe Sengon, Kecamatan Tanjung, pembelian harga cabe terus mengalami peningkatan. Namun, tingginya permintaan akan cabe sejauh ini tidak dibarengi peningkatan produksi. Bahkan, produksi tetap dan tidak ada kenaikan yang cukup siginifikan. Karenanya, keadaan ini

sehingga berdampak dengan melambungnya harga. Tidak menutup kemungkinan harga cabe, menurut pedagang asal Desa Kersana Supardi, akan terus merangkak naik. ’’Tidak semua pateni tanam cabe. Sebagian ada yang menanam palawija, dan bawang,” kata Supardi Rabu (30/6). Sebab lain dari naiknya harga cabe di pasaran, menurut petani asal Limbangan Sucipto, karena adanya serangan hama. Dampak dari serangan hama terhadap tanam a n c a b e , s e h i n g g a membuat produksi menurun drastis. Dalam keadaan normal tidak ada serangan hama, lan-

jut Sucipto, untuk setengah hektar mampu menghasilkan 1 ton. Sebaliknya, hasil panen hanya mendapat sekitar 2 kuintal atau biasanya mendapat 15 karung, kini hanya 2 karung. Sehingga meski harganya tinggi, tapi karena hasil turun petani tetap rugi. Karena biaya yang harus dikeluarkan, baik itu untuk pembelian obat. Termasuk untuk ongkos pemeliharaan, yang jika ditotal selama tiga bulan lumayan tinggi. ’’Memang harga tinggi, tapi kan ada yang namanya biaya produksi. Terpenting bisa balik modal,” kata Sucipto. (din)

LKPJ 2009 Hujan Kritikan BREBES - Kinerja Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Brebes selama tahun anggaran 2009 berdasarkan hasil evaluasi dinilai tidak maksimal. Ini dikarenakan masih banyaknya pekerjaan dalam kondisi memprihatinkan. ’’Oleh karena itu, penyampaian LKPJ tak hanya acara seremonial untuk menggugurkan kewajiban konstitusi sebagai penyelenggara pemerintahan daerah. Tapi harus benar-benar dijadikan sarana untuk merefleksikan tahapan,” tandas Ketua Fraksi PKS (FPKS) DPRD Kabupaten Brebes Rusman yang disampaikan dalam sidang laporan LKPJ Bupati Brebes di Islamic Center, Bre-

bes, Rabu (30/6). Dalam LKPJ ini, FPKS lebih memfokuskan pada pencapaian kinerja selama tahun 2009. Dikatakannya, kritik ini penting disampaikan dengan mendasarkan tema yang diusung pemda, seperti tertuang dalam RKPD 2009. Yakni, pemerintah memfokus pada peningkatan kesejahteraan rakyat dan pengurangan kemiskinan. Namun, menurut FPKS, pada kenyataannya hal yang dicanangkan tersebutt masih sebatas wacana. ’’Belum diikuti dengan langkah konkrit, berupa peningkatan kinerja dari sisi pengelolaan keuangan daerah. Hal ini bisa kita sandingkan dari data pendapatan daerah, yang lebih

kecil dari yang sudah dianggarkan,” jelas Rusman didampingi Sekretaris FPKS Abdullah Syafaat. Keberadaan Perusda, juga tidak lepas dari kritikan. Menyangkut keberadaan Perusda, tambah Rusman, pemda sejak lama seolah tutup mata dan membiarkan dalam kondisi yang tidak sehat. Perusda yang dimaksud itu adalah Perusda Perbengkelan, Farmasi, dan Percetakan. Tidak ada cara lain untuk menyelalamatkan Perusda, kecuali dengan marger. Fraksi PPP (FPPP) menyoroti soal penanganan bencana ala, yang ternyata masih banyak yang tidak selesai. Korban masih banyak yang tak tertangani. (din)


BREBES & BUMIAYU

KAMIS 1 JULI 2010

7

RADAR TEGAL

KETENAGAKERJAAN Endang Bertolak dari Malaysia BREBES - Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Endang Mutiara (26) Rabu (30/6) sekitar pukul 12.00 waktu Malaysia, dan langsung diterbangkan menuju Indonesia. Kepulangan TKI asal Desa Kluwut ini, menurut Ketua LSM Mas Jaka, setelah semua urusan di sana selesai. Termasuk urusan sama majikan, yang harus membayar denda sebesar 48 ribu Ringgit Malaysia. Sesuai putusan pengadilan di sana, atas perbuatan yang dilakukannya majikannya itu. ’’Akan ada upacara penyambutan, selanjutnya Endang Mutiara akan kita serahkan pada keluarganya,” kata Mahfudin, yang kebetulan ikut memfasilitasi kepulangan Endang ke tanah air. Termasuk atas perjuangan Ketua SBMI Jamaludin. Bagi Mahfudin sendiri, usahanya memperjuangkan nasib TKI asal Kabupaten Brebes tidak hanya kali ini. Banyak yang sudah ditolong, seperti TKI asal Desa Songgom Ceriati, yang sempat bergelantungan di atas apartemen di Malaysia. Nama lain TKI asal Kecamatan Songgom Nur Hayati, yang sempat dilempar majikan dari atas apartemen di Arab Saudi, sehingga ke dua kakinya patah dan sebagian wajah mengalami rusak parah. Beruntung pengusaha Bos Jamu Sido Muncul, berkesempatan membantu ke dua TKI ini. Bahkan, ikut tampil dalam tayangan iklan layanan kesehatan. Sementara, orangtua Endang Mutiara, Jaudi (44), saat ditemui menuturkan, ingin sekali melihat wajah buah hatinya. (din)

INSIDEN Bengkel Sepeda Motor Dilalap Api BUMIAYU - Sebuah bengkel sepeda motor yang berada di jalan utama Bumiayu masuk wilayah Dukuh Talok Barat RT 06 RW 05, Desa Dukuturi, Kecamatan Bumiayu, Selasa (29/6) sekitar pukul 19.45 WIB hangus terbakar api. Meski tidak sampai merengaut korban jiwa, namun kebarakan bengkel yang berada tepat dipinggir jalan utama tersebut sempat membuat kepanikan warga. Sebab, di lokasi tersebut selain bengkel, juga terdapat pemukiman warga yang berada di belakang maupun di samping bangunan bengkel.. Informasi yang diperoleh, tidak satupun warga yang mengetahui awal terjadinya kebakaran tersebut. Namun, menurut keterangan Bagio (33), warga sekitar, dia mengetahui api sudah terlihat membumbung hingga bagian atap bangunan bengkel. ’’Saat diketahui api sudah besar dan membumbung, saya kemudian berteriak untuk mendapat bantuan memadamkan api,” ungkapnya kemarin (30/6).Insiden kebakaran tersebut sempat membuat kepanikan di tengah warga. Pasalnya, di dalam bengkel terdapat bahan-bahan mudah terbakar. ’’Beberapa kali memang sempat terdengan suara letupan dari arah bengkel, kami sempat khawatir api akan merembet kerumah lainnya,” lanjut Bagio.Pemadaman api dilakukan oleh warga dengan peralatan seadanya. Namun, lantaran angin bertiup cukup kencang, api makin berkobar dan baru dapat dipadamkan sekitar 30 menit sejak api diketahui menyala. Upaya warga dengan melokalisir nyala api membuahkan hasil. Dua unit rumah masing-masing milik Lin Anwar (60) dan Suratni (47) yang berada tepat di belakang dan di samping bengkel lolos dari jilatan si jago merah.Kapolres Brebes AKBP Benno Louhenapessy SIK MH melalui Kaplsek Bumiayu AKP Bowo Ciptohadi didampingi Kanit Reskrim IPDA Eko SP, ketika dikonfirmasi membenarkan terjadinya kebakaran tersebut. ’’Saat ini, kami masih melakukan penyelidikan terhadap panyebab kebakaran,” kata Eko. Sementara, dari hasil inventarisir yang dilakukan Polsek Bumiayu bersama petugas Bagian Kesejahteraan Sosial (Kesos) Kecamatan Bumiayu, kerugian material yang ditimbulkan akibat peristiwa kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp 100 juta. (pri)

Pembangunan Gedung STKIP Dimulai Kemarin, Peletakkan Batu Pertama PAGUYANGAN - Pembangunan gedung perkuliahan sekolah Tinggi Kejuruan Ilmu Pendudukan (STKIP) Islam Bumiayu resmi dilaksanakan bertempat di pinggir ruas jalan utama Tegal-Purwokerto, atau di wilayah Desa Eesa Pagojengan, Kecamatan Paguyangan. Peresmian pembangunan ditandai dengan peletakkan batu pertama pembangunan oleh Dirjen Dikdasmen Depdiknas Prof Dr Suyanto. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Brebes HM. Agung Widyantoro SH MSI, Ketua Badan Pengurus Harian STKIP Islam Bumiayu -yang juga mantan Mendiknas era pemerintahan KH Abdurrahman WahidProf Dr Yahya Muhaimin, yang saat ini menjabat sebagai ketua badan Pengurus Harian STKIP Islam Bumiayu, jajaran Muspika Kecamatan Bumiayu dan Paguyangan, serta tokoh masyarakat. Dalam sambutannya, Suyanto

berharap dengan mulai dilaksanakannya pembangunan gedung kampus ini, maka ke depan STKIP diharapkan mampu memberikan sumbangsih terbaik bagi pembangunan dengan melahirkan generasi profesional di bidangnya. ’’Khusus bagi Kabupaten Brebes, keberadaan STKIP diharapkan menjadi salah satu penyokong bagi kemajuan dunia pendidikan. Kondisi itu didasari pula dengan tingginya jumlah penduduk di Kabupaten Brebes, sudah tentu harus mendapat dukungan dari ketersediaan fasilitas pendidikan,” ungkapnya. Pembangunan gedung perkuliahan STKIP Islam Bumiayu rencananya akan dibangun sebanyak tiga lantai. Terdiri dari bangunan sport centre, gedung rektorat, gedung perkuliahan, serta fasilitas sarana dan prasarana mahasiswa. ’’Selain itu, juga akan dibangun laboratorium komputer dan perpustakaan. Target pembangunan sendiri dilaksanakan dalam dua tahun,” kata Aqib Ardiyansah selaku sekretaris badan pengurus harian STKIP ISlam Bumiayu. (pri)

ADD Molor, Pelaksanaan Pembangunan Mandeg WANASARI - Belum cairnya Alokasi Dana Desa (ADD) membuat sebagian desa merasa resah. Pasalnya, beberapa pembangunan desa yang sudah direncanakan tidak kunjung tergarap. Seperti halnya di Desa Kupu, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes. Akibat belum cairnya dana tersebut, pembangunan rehab kantor desa terpaksa dihentikan sementara. Kepala Desa Kupu Samlawi Selasa (29/6) kemarin mengatakan, untuk saat ini memang ada beberapa program pembangunan yang harus dilaksanakan. Salah satunya rehab kantor desa yang saat ini belum selesai. Dikatakan dia, rehab kantor desa tersebut memang sudah

dilaksanakan sejak tahun 2009 dengan menggunakan ADD 2009. Dia mengaku, untuk menyelesaikan rehab kantor tersebut, desa masih banyak membutuhkan sejumlah dana. Sehingga untuk meneruskan program tersebut, saat ini desa hanya mengandalkan ADD tahun 2010. ’’Saya mengharapkan ADD bisa secepatnya terealisasi, sehingga proses pembangunan desa bisa kembali berjalan.’’ Samlawi menambahkan, untuk Desa Kupu, pembangunan tidak hanya terfokus pada rehab kantor desa. Beberapa program lain juga telah direncanakan, salah satunya rencana pembangunan gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). (cw3)

Jelang Perumusan Raperda RTRW Kabupaten Brebes

Pansus III Belajar Perda RTRW ke Bekasi Peraturan Daerah (Perda) RTRW merupakan dokumen perencanaan pembangunan Kabupaten Brebes untuk masa 20 tahun yang akan datang. Bekasi, Jawa Barat, pun menjadi target Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Brebes. Mengapa? LAPORAN: HARVIYANTO KEDUDUKAN Perda ini dinilai sangat penting. Karena, dengan Perda ini pihak terkait dapat mempertegas realisasi

visi dan misi Kabupaten Brebes yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD). Panitia Khusus (Pansus) III DPRD Kabupaten Brebes yang telah ditugaskan membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ini bersama tim perumus eksekutif (Bappeda) telah mengadakan kunjungan kerja ke Bekasi, dalam rangka untuk merumuskan Perda RTRW Kabupaten Brebes. Sekretasis Pansus III DPRD Kabupaten Brebes Pamor Wicaksono SH saat ditemui Radar Rabu (30/6) mengatakan, kunjungan ke Bekasi yang dilaksanakan beberapa hari lalu bertujuan untuk melihat Perda RTRW Bekasi, Jawa Barat, yang

sudah ada. Pamor menambahkan, Raperda RTRW nantinya akan digunakan selama 20 tahun ke depan, yang didalamnya mengatur tentang tata ruang wilayah secara menyeluruh di semua sektor. Untuk itu, pihaknya meminta semua pihak untuk mendukung perumusan Raperda RTRW. Setelah disahkan, Raperda RTRW nantinya akan menjadi landasan dalam penyusunan Perda RTRW Kabupaten Brebes. Dikatakan dia, Perda RTRW Kota Bekasi memang sudah cukup baik. Untuk itu, Pansus III DPRD Kabupaten Brebes kemarin melaksanakan kunjungan ke Bekasi dalam rangka

dok/rateg

Pamor Wicaksono

menimba proses pelaksanaan Perda RTRW di daerah tersebut. (*)

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

SIAP DIBANGUN - Pembangunan gedung perkuliahan STKIP Islam Bumiayu ditandai dengan peletakan batu pertama oleh mantan Mendiknas Prof Dr Yahya Muhaimin.

Tebing Sungai Ancam Pemukiman BUMIAYU - Abrasi di aliran Sungai Keruh mengancam keberadaan pemukiman warga yang ada di wiayah Dukuh Blere, Desa Adisana, Kecamatan Bumiayu, kondisi tersebut menyusul terjadinya longsor tebing sungai setinggi 10 meter yang di atasnya terdapat rumah warga. Pantauan Radar di sekitar lokasi, jarak antara pemukiman warga dengan bibir tebing hanya tersisa tidak lebih dari 13 meter. Erosi aliran sungai ini semakin mengikis dinding tebing sungai, sehingga mencemaskan warga sekitar. Di wilayah ini terdapat sebanyak 27 jiwa yang menempati empat unit rumah. Di antaranya, milik Soim (50), Abdul Mutolib (48), Kasrip (48), dan rumah milik keluarga almarhum Kasro. Kondisi paling kritis terjadi pada rumah milki abdul Mutalib yang juga menjabat sebagai ketua RT 03 RW 02 Dukuh Blere, dimana saat ini tembok samping rumahnya hanya berjarak tidak lebih 1 meter dari bibir tebing. Kondisi tersebut mennyusul longsor tebing yang terjadi pada bulan Januari lalu. Warga berharap kepada pemerintah untuk melakukan langkah-langkah penanganan terhadap kondisi yang saat ini terjadi. Kades Adisana Komarudin SPd saat dikonfirmasi membenarkan kondisi yang terjadi di tebing Sungai Keruh di Dukuh Blere tersebut. Dikatakan dia, sejak terjadinya

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

KRITIS - Tebing Sungai Keruh yang kritis mengancam keberadaan sejumlah rumah warga yang berada di Dukuh Blere, Desa Adisana, Kecamatan Bumiayu.

longsor pemerintah desa telah menyampaikan laporan ke tingkat kecamatan. ’’Laporannya telah kami sampaikan baik secara lisan saat terjadi longsor diususul dengan laporan tertulis untuk dilanjutkan ke tingkat kabupaten. Jika kondisi tersebut tidak secepatnya mendapatkan penanganan, kami khawatir terjadi kondisi yang lebih membayakan lagi,” jelas Komarudin. Sementara, Camat Bumiayu H Amrin Alfinumar SIP MSi di-

konfirmasi melalui Kasi Kesos Eko Purwanto SE mengatakan, kondisi tebing Sungai Keruh di Dukuh Blere sejak lama telah mendapat perhatian terkait tingkat kerawanan, akibat terjadinya abrasi. ’’Kondisinya semakin kritis semenjak satu tahun terakhir, baik pemerintah desa maupun kecamatan senantiasa memantau kondisi yang terjadi di sana terlebih dalam menghadapi musim hujan seperti sekarang ini,” jelasnya. (pri)


SLAWI METROPOLIS

8

KAMIS 1 JULI 2010

RADAR TEGAL

Dua Bandar Ganja Digulung

RSI PKU Muhammadiyah Kab.Tegal

Saat Hendak Transaksi

0283-3448131

KEAGAMAAN Adiwerna Terbanyak Jumlah Calon Haji SLAWI – Jumlah Calon Haji (Calhaj) Kabupaten Tegal tahun 1431 H atau tahun 2010 berjumlah 1.005. Jumlah terbanyak dari Kecamatan Adiwerna, yakni sebanyak 119 Calhaj, disusul Kecamatan Dukuhturi dengan jumlah 85 Calhaj. Demi keselamatan para Calhaj yang akan diberangkatkan tahun ini, Rabu (30/6) kemarin Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tegal menyelenggarakan manasik haji di Gedung Korpri Slawi. Kepala Kantor Agama Kabupaten Tegal Drs H Mu’min MAg mengatakan, dari 1005 Calhaj, perinciannya 454 calhaj pria dan 551 calhaj wanita. Dari jumlah itu, kesemuanya calhaj resmi yang telah mendapat nomor porsi. Dikatakan Mu’min, dari 1005 jamaah itu melakukan pembayaran pada Bank BNI Slawi sebanyak 347 Calhaj, Bank BRI Cabang Tegal 310 Calhaj, Bank Mandiri 259 Calhaj, Bank Muamalat Tegal 59 Calhaj dan Bank Syariah Mandiri 30 Calhaj. “Itu sesuai dengan masing-masing Calhaj,” ucapnya. Sementara, Wakil Bupati Tegal HM Hery Soelistiyawan SH MHum dalam sambutannya pada acara manasik haji itu mengatakan bahwa manasik sangat diperlukan bagi calhaj agar dapat melaksanakan perjalanan ibadah haji dengan selamat, aman, tertib, sah dan sempurna serta menjadi haji mabrur. Ditambahkan, guna semakin majunya pembinaan calhaj, baik pada teori dan praktek, pihaknya berharap bukan hanya tanggung jawab Kantor Kementerian Agama saja. Melainkan bimbingan dari KBIH sangat dibutuhkan. (k1)

PRASARANA Jalur Guci Bakal Dipasangi Cermin SLAWI – Direncanakan sebelum lebaran Idul Fitri tahun 2010, jalur menuju Obyek Wisata (OW) Guci, bakal dipasangi Cermin Tikungan guna membantu keamanan pengemudi kendaraan dari arah berlawan. Selain itu Dishubkominfo Pemkab Tegal, juga bakal memasang Flashlamp (Lampu Kedip) atau lampu perlintasan sebidang di sejumlah titik dan counterdown pada sejumlah lampu merah di Kabupaten Tegal. “Untuk Cermin Tikungan, sedikitnya ada lima titik yang bakal dipasangi, pada jalur jalan menuju OW Guci mulai dari jalur sekitar Kalibakung, khusunya pada jalur jalan yang dianggap rawan kecelakaan lalu lintas. Seperti jalur Bukit Siwuni dan titik rawan lainnya,” terang Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Dishubkominfo Pemkab Tegal Zaenal Arifin SH MM Selasa (29/6). Dikatakan, selain Cermin Tikungan, Dishubkominfo juga akan memasang Flashlamp di tiga titik, yaitu jalur jalan sekitar Desa Babakan Kecamatan Kramat, jalur jalan Desa Kesuben Kecamatan Lebaksiu dan jalur jalan di salah satu desa di Kecamatan Talang. “Ini untuk memberikan peringatan pada pengendara kendaraan agar lebih berhati-hati,” ucapnya. Masih menurut Zaenal, dinasnya juga akan memasang Counterdown pada empat lampu merah di perempatan Munjung Agung Larangan, perempatan Tegal Wangi, perempatan Adiwerna dan perempatan PLN Slawi. “Ketiganya baik Cermin Tikungan, Flashlamp maupun Counterdown sesuai rencana dipasang sebelum Lebaran Idul Fitri tahun ini,” kata Zaenal. (k1)

PEMBANGUNAN Kepastian Jalan Tol Dipertanyakan SLAWI – Warga Kabupaten Tegal, khususnya pada 35 desa di 7 Kecamatan yang lahannya bakal dilewati pembangunan Jalan Tol Trans Jawa, mempertanyakan kepastan pembangunan jalan tol tersebut. Mereka mempertanyakannya kepada Subag Keagrariaan Bagian Pemerintahan Pemkab Tegal. Kondisi itu terkait dengan lamanya pelaksanaan pembangunan, sementara sudah cukup lama tanah mereka ditandai dengan patok oleh pihak yang konon bakal melaksanakan kegiatan. “Memang benar, kami sering didatangi warga bahkan camat dari tujuh kecamatan yang nantinya sebagian lahannya bakal dilewati jalur itu. Kami belum bisa menjawab karena masih menunggu dari Binamarga Pusat sebagai leading sektor pembangunannya,” terang Edi T Sasmoko, Kasubag Keagrariaan kepada Radar, Rabu (30/6) kemarin. Dikatakan Edi, untuk pemasangan patok tanda pada lahan warga sudah diketahui dirinya cukup lama. Bahkan informasi dilaksanakannya pembangunan Jalan Tol Trans Jawa juga tidak jelas. Menurutnya, keinginan warga mempertanyakan persoalan itu pantas dan wajar. “Memang informasi yang kami dengar berubah-ubah, bahkan sejak tahun 2008 sampai sekarang belum ada kejelasan dimulai pembangunannya. Tim pembebasan lahan (tim aprecial) saja belum datang,” katanya menambahkan. Sementara menyikapi pertanyaan dari sejumlah warga, pihaknya tidak bisa memberikan gambaran atau pun jawaban pasti. (k1)

CMYK

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

PERIKSA - Kanit Narkoba Polres Tegal Aiptu Suratman saat memeriksa dua bandar ganja yang baru digulung di depan kantor Pegadaian Adiwerna malam kemarin.

Kejati Periksa Sejumlah Saksi

SKPD Lamban Jalankan APBD

Kasus Jalingkos Jilid II SLAWI - Laporan terpidana Edi Prayitno alias Jayeng ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Semarang dan KPK terkait kasus tindak pidana korupsi proyek Jalan Lingkar Kota Slawi (Jalingkos) jilid II mulai menyala. Pasalnya setelah dua hari ini memeriksa kembali Edi Prayitno dan Budi Haryono, yang kini tengah menjalani masa hukuman, sejumlah saksi lain mulai diperiksa. Di antaranya Torik, mantan sopir Bupati Tegal, Yudi pemilik usaha Tatto Cellular, Ny Aryani istri Jayeng, yang pada Rabu (30/6) kemarin dimintai keterangan tim Pidana Khusus (Pidsus) Kejati. Sekretaris Komisi II DPTD Kabupaten Tegal KRT Sugono Adinagoro yang akrab dipanggil Gono, juga tak lepas dari pemeriksaan Kejati. Pantauan Radar di lapangan, pemeriksaan Edi dan Budi dilakukan tim Pidsus Kejati Semarang sejak Selasa (29/6), dari pagi hingga sore. Pemeriksaan saat itu, selain Edi dan Budi, Torik dan Yudi (pemilik Tatto Cell) juga dimintai keterangan. Namun berbeda dengan keterangan mantan sopir pribadi Bupati Tegal yang didapat, informasi kalau keterangan yang diberikan Torik sangat gamblang, seperti keterangan yang diberikan pada saat masa sidang di Pengadilan Negeri (PN) Slawi. Sedangkan pada Rabu (30/6) kemarin, istri Edi Jayeng, Ny Aryani juga dimintai keterangan. Setelah itu anggota DPRD Kabupaten Tegal yang juga diketahui sebagai Sekretaris Komisi II KRT Sugono Adinagoro ikut diperiksa. Namun Gono, sapaan akrabnya saat hendak diwawancara dia lebih memilih senyum dan bungkam terkait keterangan yang telah diberikan kepada tim penyidik Pidsus Kejati Semarang. Pak Gono, keberadaan anda di sini (kejari Slawi) sebagai apa kok diperiksa Kejati? Berapa pertanyaan yang diajukan tim tim penyidik Pidsus Kejati? Namun, pertanyaan Radar hanya dibalas dengan senyuman saja. Bah-

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

PERIKSA - Sekretaris Komisi II KRT Sugono Adinagoro nampak tengah dimintai keterangan oleh tim Pidsus Kejati Semarang yang bertempat di aula kantor Kejari Slawi, kemarin.

kan sejumlah pertanyaan Radar tidak ada satupun yang dijawabnya. Namun dari informasi rekan-rekannya yang tengah mengikuti kunker, menyebutkan bahwa saat itu memang Gono ikut ke Bandung. Namun kemarin Gono meminta izin untuk pulang, namun tidak memberikan jelas penyebabnya. Hingga akhirnya Sugono kemarin mendatangi Kejari Slawi memenuhi panggilan Kejati Semarang yang tengah mengembangkan kasus Jalingkos jilid II. Demikian dengan tim Pidsus Kejati Semarang yang hingga kini juga belum berani buka sura kepada rekan-rekan wartawan yang terus mengintainya. Namun berbeda dikatakan oleh Ny Aryani, yang mengaku kalau dirinya

ADIWERNA - Ferdi Fetafiyanto alias Gepeng (30), warga asal Jalan Semanggi 2 Gang Mangga Raya dan Moh Ismail Alias Bodong (29), warga Jalan Akasia 3 Nomor 10 Mejasem Barat, Kramat, Rabu (30/6) kemarin harus mendekam di sel tahanan Mapolres Tegal. Pasalnya, dua bandar ganja ini berhasil digulung tim unit Narkoba saat keduanya hendak menjual daun surga tersebut kepada pelangganya. Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti (BB) berupa 2 paket ganja kering seharga Rp 150 ribu. Diperoleh informasi, penangkapan dua bandar ganja itu bermula dari pengendusan tim unit Narkoba Polres Tegal. Dimana saat itu mendapatkan informasi kalau di sekitar Klenteng Adiwerna bakal ada transaksi narkoba. Dengan berbekal informasi tersebut, petugas berpakaian preman itu juga langsung melakukan cek TKP. Hingga akhirnya petugas berhasil mendapatkan ciri-ciri pelaku dan langsung meringkusnya saat dua bandar ganja itu tengah melintas di depan Pegadaian Adiwerna. Dari tangan tersangka yang tidak bisa berkutik, polisi berhasil mengamankan dua paket siap edar. Dan dari penangkapan tersebut, dua bandar ganja itu juga langsung dijebloskan dalam sel tahanan Mapolres Tegal. “Dua bandar ganja itu kami tangkap di pojokan kantor Pegadaian Adiwerna. Dan hasil kami geledah kantong saku mereka, kami juga berhasil mengamankan dua paket ganja siap hisap,” kata Kasat Reskrim AKP Rudi Wihartana didampingi Kanit Narkoba Aiptu Suratman. Menurutnya, dua tersangka tersebut akan dijerat dengan Undang-Undang Narkotika Nomor 35 Tahun 2009, dengan masa hukuman minimal empat tahun penjara. (gus)

baru dimintai keterangan terkait sejumlah kuitansi termasuk pernyataannya seperti di persidangan lalu. ‘’Saya diperiksa Kejati selama 2 jam. Sedangkan keterangan yang saya berikan hampir sama saat saya menjadi saksi di PN Slawi,” kata Aryani. Wanita yang mengenakan baju pink dan perpaduan jilbab yang sama juga menambahkan bahwa intinya tim Kejati menanyakan akan keterangan dan sejumlah kuintansi maupun catatan akan pengeluaran uang suaminya. ‘’Dalam kasus ini, semoga Jalingkos bisa cepat rampung dan disidangkan kembali. Sebab kasus ini sudah setahun lebih. Makanya kami berharap kasus yang tengah ditangani Kejati bisa segera disidangkan,” tukasnya. (gus)

SLAWI – Banyaknya persoalan yang harus dikerjakan untuk pembangunan daerah di Kabupaten Tegal demi kelancaran semua sektor, ternyata bukan karena anggaran yang belum ada. Akan tetapi SKPD yang ada lamban dalam menjalankan tugasnya. Hal itu dikatakan Ketua Badan Legislasi DPRD Kabupaten Tegal Abdul Bar kepada Radar Rabu (30/6) kemarin di sela-sela kunkernya. “Kami merasakan SKPD dalam melakukan pembangunanya sangat lamban, padahal anggaranya sudah turun dan masyarakat juga sudah menunggu pembangunan itu, contohnya pembanguan jalan, UKM-UKM, bansos dan lainya,” katanya. Dulbar panggilan akrabnya menambahkan, harusnya pembanguan di setiap SKPD sudah jalan dari bulan April. Akan tetapi sampai sekarang masih saja pembanguan itu belum jalan secara maksimal. “Sebenarnya SKPD berangkat setiap hari mengerjakan apa, kalau pembanguan yang sampai sekarang masih lamban dikerjakan,” imbuhnya. Lebih lanjut Dulbar mengatakan banyak masyarakat yang sudah menunggu pembangunan dari pemerintah dan mereka sering menanyakanya pada anggota dewan. Kalau kemudian SKPD tidak maksimal, maka SKPD tersebut memakan gaji buta ditambah lagi mendapatkan gaji 13. “Ini sangat naudzubillah kalau kemudian mereka tidak melaksanakan sesuai dengan tanggung jawabnya. Karena ketika seseorang tidak melaksanakan tanggung tawabnya berarti, mereka telah dzolim dan secara tidak langsung mereka makan gaji buta.” Harapannya ke depan kepada semua SKPD untuk bekerja secara maksimal. Karena bagaimana pun itu semua adalah tanggung jawab yang harus dilaksanakan dan sebagai amanat rakyat melalui DPRD. (mg2)


SAMBUNGAN

KAMIS 1 JULI 2010

9

RADAR TEGAL

IPTEK Alur Perubahan Teknologi Informatika PERUBAHAN teknologi di bidang informatika setiap hari mengalami perubahan. Berbagai program serta model terbaru ditawarkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang berbeda guna mendukung setiap kegiatan yang ada. Salah satu teknologi yang banyak mengalami perubahan adalah komputer. Pasalnya, perangkat yang satu ini seakan sudah menjadi kebutuhan mulai anak sekolah hingga pekerja kantoran. Wahyudi, saat melihat bazaar teknologi yang digelar di Pacific Mall Kota Tegal mulai 25 Juni hingga 7 Juli mendatang, mengatakan, keberadaan perangkat komputer sekarang menjadi kebutuhan dalam menjalankan berbagai kegiatan. Saat bekerja di kantor, komputer menjadi perangkat wajib untuk mengolah data dan mendukung berbagai kegiatan. Dia mengaku sengaja datang untuk melihat program terbaru serta berbagai aksesoris yang ditawarkan. Menurutnya, semakin sering datang bazaar atau pameran teknologi seperti ini, dia mengaku banyak mendapatkan informasi terbaru. Dengan demikian, perkembangan teknologi yang ada bisa diikuti untuk mendukung berbagai aktivitas yang membutuhkan komputer sebagai sarana. Perkembangan yang terjadi juga bisa menjadi barometer sehingga tidak ketinggalam jaman. “Perubahan terjadi dengan cepat sehingga harus sering-sering melihat produk terbaru,” katanya. Pengunjung lainnya, Maryono, menuturkan, selain teknologi terbaru dalam perangkat komputer. Berbagai aksesoris juga terus berkembang sehingga memberikan banyak pilihan untuk mendukung kebutuhan yang terus berkembang. Keberadaan bazaar teknologi seperti ini diharapkan menjadi ajang perkenalan sekaligus melihat dari dekat berbagai produk terbaru sehingga tidak ketinggalan dengan daerah lain. Apalagi, keberadaan komputer, laptop serta aksesorisnya sekarang menjadi sebuah kebutuhan yang tidak bsia dipisahkan. Untuk harga, tentu saja sangat bergantung pada jenis serta merk yang akan dipilih. Tetapi, yang terpenting bukan harga tetapi kelebihan dari perangkat yang ditawarkan sehingga saat dibeli bisa memberikan manfaat secara maksimal. “Yang penting adalah fungsi yang bisa didapat sehingga mampu mendukung segala aktivitas yang ada,” terangnya. Direktur Life Computer, Rudi Warsito, membenarkan, jika bazaar teknologi menjadi salah satu ajang bagi masyarakat untuk melihat dari dekat berbagai perkembangan teknologi informatika terbaru. Selain itu, ajang kali ini juga menjadi edukasi bagi pengunjung tentang pentingnya teknologi untuk mendukung berbagai kegiatan mulai dari anak sekolah hingga menyelesaikan berbagai pekerjaan kantor. Jika selama ini masyarakat beranggapan jika teknologi terbaru hanya bisa dinikmati kalangan atas. Maka anggapan tersebut harus mulai ditepis. Pasalnya, untuk mendapatkan teknologi teranyar, berbagai cara bisa dilakukan seperti membeli secara kredit. Dengan demikian, teknologi bisa dinikmati semua kalangan sehingga masyarakat tidak gagap teknologi dan mampu berkreasi dengan teknologi yang ada. “Semakin banyak mengetahui teknologi terbaru, semakin banyak pengetahuan yang bisa didapatakan untuk kepentingan pendidikan dan kehidupan,” tandasnya. (rochman gunawan)

Tekan Pengangguran, Gandeng 35 Perusahaan UNTUK menyalurkan 100 tenaga kerja (Naker) magang, yang lolos seleksi tes. Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Tegal, menggandeng 35 perusahaan. Sebelum diterjunkan pekerja di perusahaan, para naker magang mendapat pembekalan soal jaminan kerja oleh PT Jamsostek. Kepala Dinsosnakertrans Kota Tegal, H Sumito, mengatakan, untuk menekan jumlah pengangguran di Kota Tegal, berbagai macam terobosan dilakukan Dinsosnakertrans. Salah satu bentuk riilnya, merekrut masyarakat usia produktif untuk mengikuti magang kerja di 35 perusahaan. Selama lima bulan magang, mereka akan mendapat uang transport dari Dinsosnakertrans setiap bulannya Rp 300 ribu. Selain itu, mereka juga diikutkan ke jaminan kesehatan Jamsostek. “Ini merupakan program peningkatan kerja, dalam rangka persiapan Naker siap pakai. Karenanya kami minta para naker magang untuk bekerja dengan baik, laksanakan semua tanggungjawab semaksimal mungkin. Dengan begitu, kami yakin usai magang 5 bulan perusahaan akan mengangkat menjadi karyawan tetap,” kata Sumito. Menurut Sumito, saat pendaftaran ada 225, namun karena anggaran yang disiapkan hanya 100. Maka hanya diambil 100 orang saja, untuk ikut kerja magang. Apabila ada naker magang yang tidak berangkat tanpa keterangan, pihaknya minta dilaporkan ke dinas untuk diberi sanksi. Namun sebaliknya, perusahaan juga harus melaporkan naker magang yang disiplin dan bekerja maksimal.

“Kami akan terus melakukan monitoring, untuk melihat kerja mereka. Kami juga berharap prosentase Naker magang tahun ini yang diangkat lebih banyak, dibanding tahun 2009. Kalau pada tahun 2009 Naker magang yang diangkat sekitar 60 persen, maka pada tahun ini kami targetkan bisa 70 persen,” tuturnya. Ditambahkan Sumito, sesuai data yang ada di Dinsosnakertran saat ini jumlah pengangguran di Kota Tegal capai 16.157. Sedangkan jumlah pencari kerja, saat ini sekitar 6.015 orang. “Sejak bulan Januari-Mei lalu, kami telah banyak melakukan trobosan untuk pengurangan jumlah pengangguran. Diantaranya, pemberangkatan TKI, baik ke Batam, Jabotabek, daerah di Jawa maupun luar Jawa, ataupun Rekrutmen Naker magang seperti ini,” tambahnya. Sekretaris Komisi II, Kusnendro, mengungkapkan, pihaknya mendukung langkah Dinsosnakertrans, melakukan trobosan untuk mengurangi jumlah pengangguran. Pihaknya berharap, pada akhir tahun 2010 angka pengangguran yang mencapai 16 ribu orang bisa terkurangi. Minimal 50 persen dari angka pengangguran bisa bekerja, sehingga PR tahun 2011 tinggal 50 persen lagi. “Kami minta dalam rekrutmen naker, Dinsosnakertrans lebih mengutamakan usia produktif. Namun tetap memperhatikan warga yang belum bekerja, tapi usianya sudah tidak produktif lagi. Sebab tujuan akhir, yakni untuk peningkatan taraf kesejahteraan masyarakat,” ungkap Kusnendro. (hun)

Suspect Calebral Palsy Dibantu PENDERITA Suspect Calebral Palsy, Dedy Kuswoyo (13), warga RT 04 RW 01 Kelurahan Muarareja yang awalnya diduga penderita gizi buruk, Senin (28/6), mendapat bantuan kursi roda dari Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Tegal. Penyerahan dilakukan langsung Kepala Dinsosnakertrans, H Sumito. Sumito, mengatakan, penyaluran bantuan hibah kursi roda kepada Dedy Kuswoyo merupakan tindak lanjut dari tinjauan Wali Kota Tegal, H Ikmal Jaya, 4 Juni lalu yang ditindak lanjuti dengan kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) 8 Juni,

serta surat Kelurahan Muarareja Nomor 188.3/002 tanggal 9 Juni 2010. Sesuai informasi awal, Dedy Kuswoyo merupakan penderita gizi buruk. Namun hasil pengecekan, ternyata Dedy merupakan penderita Suspect Calebral Palsy yang menyebabkan kecacatan menetap, sehingga otot tampak kecil (atropi), serta kondisinya saat ini lumpuh total. “Sebenarnya Dedy merupakan masuk dalam daftar anak cacat di Dinsosnakertrans, dan terakhir tercatat pada tahun 2009. Apalagi yang bersangkutan merupakan warga miskin, atas dasar tersebut kami menye-

rahkan bantuan kursi roda,” kata Sumito. Melalui APBD 2010, menurut Sumito, Dinsosnakertrans telah menyiapkan alat bantu, kursi roda, krak, alat bantu dengar, kacamata, serta alat bantu lainnya. Kalau memang ada warga yang menderita atau cacat, dan berasal dari keluarga tidak mampu untuk secepatnya mengajukan kepada RT, RW dan diketahui pak lurah. Kalau memang menuhi syarat, maka bantuan alat bantu akan diberikan. “Soal jenis alat bantu yang akan kami serahkan, tergantung kebutuhan pemohon. Dengan satu catatan, harus

melalui prosedur,” tuturnya. Ketua Komisi II DPRD, Hendria Priatmana, mengungkapkan, Dinsosnakertrans harus lebih mempermudah prosedur. Kalau memang yang mengajukan benar-benar membutuhkan dan berasal dari keluarga miskin, tambahnya, bantuan alat bantu bisa secepatnya diserahkan tidak harus melalui prosedur yang rumit. “Kalau untuk kepentingan masyarakat, kami minta Dinsosnakertrans harus bisa cepat merealisasikannya. Apalagi anggaran untuk pengadaan alat bantu tersebut sudah disetujui,” ungkap Hendria. (hun)

PPDB Diperpanjang Sehari dari halaman 3 Demikian juga dengan, Evi (37) warga Jl KH Mansyur Pekauman Kulon Kabupaten Tegal. Melihat posis anaknya, Bagus Anggi Jaya Pratama, mengkhawatirkan mendadak merasa lemas, pusing, dan mencret-mencret. “Ini sangat tidak adil, kalau begini caranya penerimaan siswa baru di SMPN 4 bisa dimonopoli anak-anak yang pinter tok. Saya sudah mendaftar di SMPN 4 sejak hari perta pendaftaran di buka. Dari hari kehari posisinya dalam jurnal selalu menurun. Dari mulai peringkat 117 menjadi 181,” ungkapnya kesal. Jika jadwal tidak ada perubahan, lanjut Evi, seharusnya

Bagus sudah diterima. Tapi karena diperpanjang naknya terancam tidak dapat sekolah negeri. Sebab tidak menutup kemungkinan Kamis akan tereliminasi. “Seharusnya pemerintah tetap menutup pendaftaran pada Rabu. Baru kemudian Kamis, pendaftaran dibuka kembali bagi sekolah yang kuotanya belum terpenuhi. Tidak seperti sekarang, yang bikin orangtua pusing dan ketakutan,” keluh Evi. Sementara Kepala SMPN 4, Faris Muzayin, menuturkan, sesuai keputusan rapat kemarin pagi, PPDB diperpanjang saru hari. Namun alasannya apa dia tidak bisa menerangkan. Yang pasti sekolah sifatnya hanya melaksanakan saja.

“Selain pengunduran, juga ada perubahan sekor untuk bonus. Jadi jumlah nilai yang terpampang di jurnal sekarang akan dihitung kembali. Jadi masih ada perubahan jumlah nilainya,” paparnya. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik), Suryaningsih Budiastuti, membenarkan adanya perpanjangan jadwal pendaftaran. Ini dilakukan lantaran PPDB tahun ini merupakan masa transisi. Yakni perubahan system yang berbeda dengan tahun sebelumnya. Yang bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan pemerataan. “Ini merujuk pada PP No. 17 tahun 2010 tentang pengelolaan penyelenggaraan pendidikan. Yang dipertegas dengan Perwal No. 11 tahun 2010 tentang pe-

doman kegiatan sekolah di Kota Tegal tahun pelajaran 2010/ 2011. Dengan adanya aturan tadi, imbuh Budi, PPDB ada sedikit kerancuan. Sebab, kondisinya masih dalam masa-masa perubahan. Dengan begitu banyak siswa dan orangtua yang bingung. Untuk memberi kesempatan mereka yang bingung maka, jadwal pendaftaran diperpanjang satu hari. Ini berlaku dari mulai tingkat SD sampai SMA. Selain penambahan hari pendaftaran, skor bonus nilai juga ada perubahan. Seperti ijazah MDA yang awalnya diberi skor 1,5 menjadi 2, TPQ/ TPA pertama 0,5 menjadi 1. Namun untuk UBTQ nilainya tetap 0,5. (adi)

M SAEKHUN/RATEG

BERI ARAHAN - Kepala Dinsosnakertrans, H Sumito, memberi arahan naker magang yang akan diterjunkan ke 35 perusahaan di Kota Tegal.

Dewan Minta Penjelasan Disdik KEBIJAKAN Pemkot Tegal melalui Dinas Pendidikan (Disdik) yang memundurkan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menjadi, Kamis (1/7),a diseriusi DPRD setempat. Mereka berencana mengevaluasi PPDB dengan Ujian Baca Tulis Al Qur’an (UBTQ). Ketua DPRD, H Edy Suripno, Rabu (30/6), mengatakan, dia sudah memerintahkan alat kelengkapan dewan yakni Komisi I untuk melakukan rapat evaluasi dengan Disdik. Evaluasi dilakukan menyeluruh terkait PPDB dari tingkat SD hingga SMA sederajat. Dijelaskan Edy, evalusi yang dimaksud berkaitan penerapan

UBTQ, yang nilainya tidak terlalu jauh berbeda dengan ijazah Tempat Pendidikan Al Qur’an (TPQ). “Kami juga bakal mengevaluasi dampak perpanjangan masa penutupan PPDB. Karena ternyata kebijakan ini malah membuat sejumlah orang tua resah,” kata Edy. Ketua Komisi I, Sutari, mengungkapkan, rapat evaluasi akan dilaksanakan, Kamis (1/7) hari ini. Selian menghadirkan Disdik, DPRD juga mengundang elemen masyarakat yang berkaitan dengan penyelenggaraan pendidikan Al Qur’an. “Undangan sudah disiapkan

dan hari ini (kemarin, red.) juga akan segera dikirimkan,” ungkap Sutari. Wali Kota, H Ikmal Jaya, menyatakan, pengunduran masa penutupan PPDB menjadi 1 Juli 2010, dikarenakan adanya peningkatan bonus nilai prestasi. Bagi pemilik ijazah MDA akan mendapat poin 2 dari semula 1,5. Sedang ijazah TPA/ TPQ diberi poin 1 yang semula 0,5 dan UBTQ tetap 0,5. “Ini merupakan respon Pemkot, atas usulan ulama dan FKMD. Harapannya, langkah ini bisa menjadi benteng generasi muda. Sehingga secara moral bisa terjaga,” tegas Ikmal. (hun)

SMPN 7 Kembangkan Kelas Robotik ANGGAPAN robotika hanya menjadi konsumsi masyarakat kota besar tampaknya akan runtuh. Sebabnya, sekolah-sekolah di daerah di luar kota besar sudah mulai menggeliat. Virus robotika telah menyebar ke beberapa kota kecil. Salah satunya di Kota Tegal yaitu SMP Negeri 7 RSBI Kota Tegal. Program yang dinamakan Robotic Class for the Student ini baru akan dimulai awal tahun pelajaran 2010/2011. Kepala SMPN 7, Drs Sugiyanto, menyatakan, ingin menerapkan konsep “4th R in Education” yaitu Reading, wRiting, aRhitmatic (calistung “Baca Tulis Hitung”) dan R yang satunya adalah Robotic. Salah seorang pengajar robotic, Gagah Manunggal Putra SKom, menyatakan, ajaran ilmu robotik kepada siswanya adalah agar siswa dapat berpikir secara sistematis, logis, teliti, dan praktis dan mengenalkan ilmu robotik di daerah Tegal dan sekitarnya. “Sudah saatnya Kota Tegal berbicara tentang robotik”

terangnya. Selama mengikuti kelas robotik, siswa mendapatkan pengetahuan dasar tentang robotika. Mulai dari bagaimana robot bekerja, menggunakan sensor, menyinergikan gerakan robot dengan sensor serta bagaimana robot bisa diperintah untuk melakukan suatu pekerjaan. “Jadi siswa kami berikan dasar-dasar tentang ilmu robotik, selanjutnya siswa diharapkan dapat berkreasi dan menggali kemampuannya” ujarnya. Di musim liburan sekolah ini,

diadakan penggemblengan terhadap dua siswanya selama 2 minggu untuk persiapan mengikuti Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) November nanti, di Institut Teknologi Bandung Jawa Barat. Diharapkan, semua pihak baik sekolah maupun Pemkot Tegal bisa mendukung rencananya. Ditanya, tentang kendala finansial yang selama ini selalu menjadi kendala bagi sekolah-sekolah, dia mengakui, belajar robot memang perlu dana yang tidak sedikit. (her)

Retak di Rusuk itu Sembuh Semakin Cepat Tahun 2008 silam, saat mengendarai motor, motornya bertabrakan dengan motor lain. Salah satu ruas tulang rusuknya, di bawah ketiak, retak. Setelah berobat ke rumah sakit, ia pun diberi obat penghilang rasa sakit untuk tiga hari konsumsi. Dan kata dokter yang merawatnya, kesembuhan baru akan ia dapat satu bulan kemudian. Sebagai orang yang selalu aktif dan mobile setiap hari, wanita yang bernama Elyo Nora ini gusar. Sebab, setiap hari ia mesti mengantar-jemput anaknya ke sekolah dengan motor. Selain itu, ia juga mesti mendistribusikan sejumlah produk setiap hari ke beberapa tempat. Maka,

wanita berusia 40 tahun ini pun ingat pada kedelai bubuk instan New Mandala 525. “Kalau orang lain meminumnya dua kali sehari, saya tiga kali,” ujar ibu dua anak ini saat ditemui di pengujung tahun 2009 yang lalu. Hasilnya? “Baru dua minggu meminumnya saya sudah sembuh total dan sudah bisa beraktivitas secara normal kembali,” jawab penduduk Perumahan Japan Raya, Kelurahan Sooko, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur, ini. Setelah itu, sampai sekarang ia masih rajin mengonsumsi produk tersebut. Untuk apa? Kebetulan, ia juga menderita asam urat sehingga jari-jari tangannya dulu sering

ngilu. “Sekarang sudah jarang kambuh. Kalaupun kambuh akibat salah makan, sembuhnya cepat,” ungkapnya menambahkan. Dalam biji kedelai terkandung karbohidrat, serat, protein, flavonoid, vitamin, mineral, dan lain-lain. Karbohidrat merupakan sumber energi penting, dan serat berperan dalam memperlancar pencernaan. Kekurangan karbohidrat membuat badan lemah, tapi kelebihannya kadang membahayakan. Kekurangan serat membuat orang sulit buang air besar, dan kondisi yang parah menyebabkan kematian. Protein berguna untuk pertumbuhan, perbaikan jaringan yang rusak, dan penambah imunitas. Protein

kedelai tersusun atas lesitin, arginin, dan lain-lain. Asamasam amino ini dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembang-

an, terutama lesitin. Selain pada kedelai, lesitin terdapat pada susu dan telur. Sedangkan flavonoid pada kedelai adalah isoflavon. Senyawa ini pertama dikenal sebagai obat awal 1990an oleh ahli Amerika. Selain sebagai antioksidan, isoflavon juga sebagai antiosteoporosis, antiaterosklerosis, penambah imunitas tubuh, pendorong lancarnya metabolisme, dan lain-lain. Nagata, peneliti Jepang, pada 1998 menganjurkan setiap manusia mengonsumsi isoflavon 50-100 mg/hari. Pada kedelai juga terdapat vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitamin E, kalsium, zat besi, fosfor, dan sodium. Entah yang mana yang

berperan dalam mengatasi masalah Nyonya Elyo, tentu diperlukan penelitian yang jelimet. Tapi, yang jelas, mengonsumsi kedelai secara rutin memang sangat dianjurkan. Meskipun demikian, menjaga pola hidup sehat tetap dianjurkan untuk dijadikan prioritas, seperti berolahraga dengan teratur, beristirahat dengan cukup, menjaga pola makan dengan baik, selalu berpikir positif, meminum air putih dengan cukup, dan sebagainya. New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya yang nyata dan produknya yang diolah secara higienis. Ini amat ditunjang oleh

mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat masa kini untuk beralih ke bahan-bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. Dan bila ingin mendapatkannya, hubungi apotek/toko obat terkemuka di kota Anda, atau lewat telepon berikut ini. Distributor Jateng: 02470231987 / 081382600344. Tegal: 0283-3302323 / 08156556362. Brebes: 0283-3302323 / 08122255523. Pemalang: 02845800685 / 08157708854. Pekalongan: 0285-7983080 / 085226849284 DINKES: PIRT No. 815320503590


CMYK

10

KAMIS, 1 JULI 2010

RADAR TEGAL

SENSASI KEUNIKAN ADENIUM KEINDAHAN tanaman hias adenium tidak hanya dilihat dari bunganya saja. Tanaman yang lebih dikenal dengan kamboja Jepang ini juga menarik dari bagian bonggol atau akarnya. Bahkan, bonggol yang membesar dan terbentuk secara alami ini bisa dikreasikan sesuai dengan imajinasi kita. Kreasi alami atau buatan manusia ternyata mampu menghadirkan adenium dengan tampilan unik hingga menghadirkan sensasi tersendiri. Beberapa diantaranya menyerupai binatang atau bahkan tingkah laku manusia. Adenium unik kreasi ini juga terlihat saat kontes gebyar adenium Kota Tegal yang digelar pekan kemarin di halaman SMPN 1 Tegal. Penampilan atraktif adenium-adenium unik membuat para penggemarnya bermunculan. Salah satunya milik Wintolo, mengoleksi kamboja jepang unik berbentuk berbagai binatang. Seperti gurita, gajah, ular dan katak. Semuanya adalah adenium obesum yang batangnya bermutasi kristata sehingga berbentuk seperti binatang yang kita kenal. Bentuk-bentuk unik sang mawar gurun ini memang patut diacungi jempol. Sebab, bonggol adenium yang ada di sekeliling kita termasuk kualitas bagus. Diakui Wintolo, koleksi miliknya sebagian besar diambilnya setengah jadi. Yaitu dengan mengambil adenium prospek kemudian dibentuk atau dikreasikan sesuai imajinasi kita. Namun, membuat adenium unik bukanlah perkara gampang. Bisa-bisa pehobi harus menahan kecewa karena adenium unik yang kita buat harus berakhir dengan kematian setelah ditraining beberapa bulan. Atau, dari sekian adenium yang dikreasikan hanya satu atau dua saja yang berhasil. Biasanya, kesalahan terjadi saat kita menggoreskan pisau pada tahap pembentukan. ‘’Busuk memang musuh seniman adenium unik,’’ ungkapnya. Tapi itu memang wajar karena ade-

nium bukan kayu atau batu yang mati. Adenium terus tumbuh, bersifat sukulen, dan bergetah. Risiko busuk karena luka di permukaan bisa mencapai 50-90 persen. Oleh karena itu, lanjutnya, kreativitas membentuk unik mesti tetap mempertimbangkan kelangsungan hidup adenium. Prinsipnya kreativitas untuk mempertahankan bentuk harus proporsional dengan upaya menjaga pertumbuhan tanaman. Beragam bentuk bisa dibuat sepanjang fungsi-fungsi fisiologis tanaman yaitu pengambilan air dan hara dari tanah oleh akar, pengolahan jadi energi bersama karbondioksida dengan bantuan sinar matahari di daun, dan pendistribusian energi hasil fotosintesis melalui floem masih tetap berjalan. Proses-proses hidup sebuah tanaman tersebut harus seimbang. Kalau bonggol kisut, berarti tanda asupan air kurang, atau jika daun pucat mendandakan kekurangan hara mikro atau nitrogen karena gangguan pada akar. Bonggol kisut dan kusam juga menandakan ada gangguan produksi atau peredaran hasil fotosintesis. Sebaliknya, jika tunas dan daun muncul, berarti pasokan hara dari bawah lancar. Artinya, akar masih berfungsi bagus. Bonggol dan umbi yang mengkilap, gemuk, dan terus membesar berarti fungsi penyimpanan cadangan makanan berjalan lancar. Pasalnya jaringan mesofil pada batang tanaman sukulen mengandung zat hijau daun. Sehingga proses fotosintesis tidak tergantung pada daun. Adenium unik kreasi ini merupakan salah satu kategori kontes yang digelar. Wintolo sendiri membawa sekitar 6 koleksi miliknya untuk dilombakan di ajang ini. Dan ternyata beberapa diantaranya berhasil mengalahkan koleksi pehobi lainnya dari beberapa daerah di Tegal dan sekitarnya. (laela nurchayati)

LAELA NURCHAYATI/RATEG

UNIK - Bonggol adenium berbentuk gurita milik Wintolo ini menjadi salah satu juara pada kontes gebyar adenium di halaman SMPN 1 Tegal kemarin.

PROFIL

Kontes Gebyar Adenium Tegal

Wintolo

Koleksi Aneka Tanaman Hias TANAMAN hias tidak hanya disukai kaum hawa saja. Para pria pun tak jarang yang menggilainya, bahkan lebih mendalaminya lagi. Salah satunya adalah Wintolo, pehobi tamanan hias di Kota Tegal. Pengajar di SMPN 1 Tegal ini sudah tergila-gila dengan tumbuhan cantik dan menawan ini sejak lama. Bahkan kini koleksinya sudah mencapai ratusan dari berbagai jenis tanaman. Di antaranya adalah adenium, puring, aglonema dan beberapa tanaman hias lainnya. Kecantikan bunga dan tumbuhan ini memadati sekaligus menghiasi pekarangan rumahnya dan sebagian sudut ruang tempat tinggalnya. ‘’Dilihat saja sudah menyenangkan, apalagi kita bisa berkreasi dan menghasilkan sendiri,” ungkap Wintolo. Sebagian besar koleksinya adalah tanaman adenium dari berbagai jenis. Sebagian sudah dalam bentuk jadi dan tinggal dirawat saja. Namun tak sedikit juga yang dibelinya setengah jadi, agar bisa ditata sesuai keinginannya. Sehingga bisa tercipta adenium unik kreasi, seperti yang dilombakan dalam kontes adenium kemarin. Keunikan dan keindahan koleksinya cukup menarik juri

LAELA NURCHAYATI/RATEG

UNIK – Bentuk bonggol adenium yang unik menjadi daya tarik tersendiri pecinta tanaman hias.

langsung oleh Ibu Walikota Tegal Ny Rosalina Ikmal Jaya. ‘’Kontes ini digelar dalam rangka peringatan Hari Ling-

kungan Hidup Sedunia,’’ ungkap Wintolo selaku guru SMPN 1 Tegal. Dalam ajang ini, diberikan

juga pelatihan perkembangbiakan si mawar gurun ini. Bahkan beberapa hasilnya berhasil di jual sebagai salah satu pembelajaran kewirausahaan kepada anak didiknya. ‘’Hasilnya bagus-bagus kok, mereka bisa belajar banyak hal dari kegiatan ini,’’ tambahnya. Sebanyak 76 peserta diadu dalam berbagai kelas tersebut. Masing-masing diambil juara satu, dua dan tiga. Sementara dari keseluruhan kategori kontes yang digelar, juga ditentukan juara umum yang berhak mendapatkan tropi dan hadiah. Dari keseluruhan juara kontes adenium tersebut, beberapa di antaranya langsung menarik pehobis tanaman hias untuk mengkoleksinya. ‘’Sebenarnya banyak yang ingin membeli, tapi harganya belum cocok jadi tidak semuanya dilepas,’’ kata Wintolo. (ela)

Membuat Adenium Rajin Berbunga dan memilihnya sebagai juara dari beberapa kelas yang digelar. Dijelaskan Wintolo, merawat adenium sebenarnya cukup mudah. Sebab, tanaman ini tidak membutuhkan perawatan yang ribet dan rumit. Adenium merupakan tanaman gurun yang mem-

butuhkan sedikit air, sehingga hanya disiram dua hari sekali. Yang paling penting adalah mendapatkan sinar matahari cukup serta media tanam yang bagus. ‘’Kalau sudah terpenuhi semua, buga dan tanamanya pasti bagus,” pungkasnya. (ela)

Bentuk Paguyuban Penggemar Adenium KONTES gebyar adenium yang digelar di SMPN 1 Tegal tidak hanya menjadi ajang koleksi kamboja jepang saja. Kegiatan ini sekaligus mengawali berdirinya paguyuban penggemar adenium Tegal. Wadah bagi penggemar adenium ini sebenarnya sudah lama dinantikan. Hanya saja baru kali ini berkesempatan berkumpul, khususnya di wilayah Tegal dan sekitarnya. ‘’Sebenarnya banyak sekali pehobi adenium disini, hanya saja masih sendiri-sendiri dan belum tergabung atau mengelompok,” ungkap Agus, salah satu pehobi adenium. Paguyuban ini nantinya mewadahi aspirasi pehobi adenium sekaligus sebagai pusat informasi perkembangan bunga cantik ini. Diantaranya tentang koleksi adenium terbaru, atau mungkin hasil persilangan yang baru, serta kontes-kontes yang digelar di

SELAIN indah dan menarik, memelihara adenium juga bermanfaat bagi lingkungan hidup. Sebab, tanaman ini mampu mengikat CO2 dan menangkal oksidan. Tanaman ini juga mampu tumbuh di lahan yang sempit. Hal inilah yang menginspirasi Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMPN 1 Tegal untuk menggelar kontes gebyar adenium pekan lalu. Ajang yang berlangsung di halaman sekolah tersebut dilaksanakan sejak tanggal 20 hingga 26 Juni 2010. Berbagai kelas di buka untuk koleksi pehobi Kamboja Jepang ini untuk wilayah Tegal dan sekitarnya. Adapun kelas adenium yang dikonteskan diantaranya kelas unik alami, unik kreasi, adenium prospek, arabicum besar dan kecil, serta adenium total performance besar dan kecil. Ajang kontes adenium ini dibuka

LAELA NURCHAYATI/RATEG

RAJIN BERBUNGA - Agar adenium kita rajin berbunga, diperlukan trik dan langkah jitu perawatannya.

berbagai kota. Wintolo menambahkan, rencananya akan dilakukan pertemuan lanjutan untuk membahas lebih dalam tentang komunitas ini. Sehingga arah

paguyuban penggemar adenium Tegal lebih jelas dan terarah. Yang terpenting adalah, silaturahmi dan jalinan kebersamaan antar penggemar adenium sudah terbentuk. (ela)

ADENIUM bentuknya memang unik. Apalagi jika berbunga, cantik sekali. Kini banyak silangan adenium yang menampilkan bunga dengan bermacam warna. Tapi, sayangnya jika sekali berbunga, ditunggu-tunggu yang selanjutnya lama baru berbunga. Padahal, adenium bisa dibuat berbunga sepanjang waktu. Seperti dibuktikan Agus, salah satu pehobi adenium sekaligus pemilik Jembrong Nursery di Jalan Tentara Pelajar Tegal. Menurutnya tanaman asal gurun pasir ini bisa rajin berbunga dengan beberapa trik atau langkah-langkah tepat. ‘’Pemangkasan adalah kuncinya,’’ ungkap Agus. Menurutnya, batang adenium yang tumbuh memanjang akan memberi kesan berantakan. Pemangkasan batang utama bisa dilakukan sesuai dengan keinginan kita. Kalau mau yang bentuknya tinggi maka batang yang dipotong juga agak tinggi pula. Selain batang utama, pemangkasan cabang juga dilakukan. Tujuannya agar tampil rimbun. Pemangkasan cabang tersebut, juga bisa memutus siklus hidup hama dan penyakit, serta kunci utama untuk membungakan adenium secara serempak di tiap cabangnya. ‘’Pemangkasan itu akan menghasilkan tunas-tunas baru di tiap cabang yang dipangkas,’’ terangnya. Dari tunas baru inilah nanti bakal keluar bunga. Tapi yang harus diperhatikan sebelum melakukan penggun d u l a n , pastikan tanaman itu sehat dan media tanamnya subur. Pemberian pupuk slow release atau

LAELA NURCHAYATI/RATEG

RAJIN BERBUNGA - Agar adenium kita rajin berbunga, diperlukan trik dan langkah jitu perawatannya.

NPK sebaiknya dua minggu sebelum ”eksekusi” atau pemangskasan dilakukan. Menurut Agus, yang jarang diperhatikan oleh pehobi adalah kesterilan alat pemotong. Gunting atau pisau yang dipakai sering kali kotor. Padahal peralatan yang tidak steril seringkali menyebabkan kegagalan. Sebab bekas irisannya menjadi busuk yang bisa merembet ke bagian lain. Akibatnya harapan untuk memperoleh adenium yang

indah, sirna karena kecerobohan. Dikatakan Agus, sebaiknya pemangkasan dilakukan di pagi hari agar bekas potongan bisa cepat kering. Tidak disarankan penggundulan itu dilakukan di musim hujan, sebab batang yang baru terpotong bila terkena air akan membusuk. Selain itu, jika adenium yang sudah gundul sejak awal dalam kondisi bagus, tanaman sehat dan kondisi medianya subur maka dalam tujuh sampai 12 hari

sesudah pemangkasan akan tumbuh tunas-tunas baru dan enam sampai delapan minggu kemu d i a n m u n c u l k u n c u p bun ga. Jangan lupa menaruhnya di tempat yang mendapat matahari minimal tujuh jam per hari. Sebab tanaman ini menyukai sinar matahari. Jika tidak terkena matahari maka proses pembungaan akan gagal. ‘’Kuncup yang sedang terbentuk bisa gagal juga,’’ pungkasnya. (ela)


13

RADAR TEGAL

KAMIS, 1 JULI 2010

1 Spanyol v Portugal 0

Kecam Pelatih, Meludah ke Kamera

TEBAR ANCAMAN CAPE TOWN - Skenario pertemuan antara Spanyol dan Brazil di final terjaga. La Furia Roja -sebutan Spanyol- mengikuti jejak Brazil melaju ke perempat final Piala Dunia 2010 setelah mengandaskan Portugal dengan skor tipis 1-0 (0-0). Dalam laga di Green Poin Stadium, dini hari kemarin WIB, David Villa menjadi pahlawan Spanyol dengan gol tunggalnya di menit ke-63. Tidak seperti yang diprediksikan banyak pihak, duel antara dua tetangga di Semenanjung Iberia tersebut berjalan membosankan. Itu tidak lepas dari Portugal yang menerapkan strategi bertahan total. Itu terlihat dari penguasaan bola Spanyol yang mencapai 60 persen. Praktis, Portugal hanya mendapat peluang lewat serangan balik yang dikreasi oleh Cristiano Ronaldo. “Victory ini adalah hasil dari permainan kolektif yang kami kembangkan. Kami menjaga ball possession, dan berusaha tampil dengan gaya asli kami,” ungkap Xavi Hernandez. “Mungkin inilah permainan terbaik kami selama turnamen Piala Dunia,” lanjutnya. Apa yang dikatakan Xavi tidak berlebihan. Kemarin, pelatih Vicente del Bosque tidak hanya menurunkan pasukan terbaiknya. Tapi juga menginstruksikan mereka untuk tampil seagresif mungkin. Tidak heran kalau di sepuluh menit pertama sudah tercipta dua peluang emas dari Villa dan Fernando Torres. Namun, ketatnya pertahanan yang digalang anak buah Carlos Quieroz plus penampilan gemilang kiper Eduardo membuat skor kacamata bertahan hingga babak pertama usai. Entah kenapa, di babak kedua penampilan Portugal mulai kendur. Mereka mulai memberikan ruang yang luas buat dua kreator serangan Spanyol, Xavi dan Andres Iniesta. Akibatnya, aliran bola ke duet Villa-Torres kian lancar. Hasilnya, kerjasama cantik Xavi dan Villa sukses menaklukkan Eduardo di menit ke-63. “Memang, awalnya pertandingan sangat sulit, karena mereka menjaga kami dengan ketat. Tapi di babak kedua, rasanya kami tampil lebih bagus,” terang Del Bosque. “Selain itu, tentu saja, kami juga mengawal ketat Ronaldo. Dengan begitu kami bisa menetralisasi ancaman yang dia tebarkan,” lanjutnya. Kemenangan itu tidak hanya mengirim Spanyol ke delapan besar. Tapi juga menjadi warning buat calon-calon lawan Spanyol selanjutnya yang berencana menerapkan strategi superdefensif. Sebab, seketat apapun benteng yang dibangun tim, Villa dkk ternyata tetap menemukan jalan untuk membongkar pertahanan mereka. Yang paling miris jelas Paraguay. Sebab, penantang Spanyol di perempat final itu menerapkan strategi bertahan dalam laga 16 Besar melawan Jepang Selasa malam lalu. Hanya saja, saat itu

CRISTIANO Ronaldo menjadi salah satu sosok yang paling kecewa atas tersingkirnya Portugal dari Piala Dunia 2010. Bagaimana tidak, dia turun ke turnamen dengan status sebagai pemain termahal dunia. Dia juga menjadi kartu as Real Madrid selama musim lalu, mencetak 33 gol dari 35 penampilan di semua ajang. Tentunya ada ekspektasi tinggi yang diemban winger 25 tahun tersebut. Tidak heran, ketika Portugal kalah dari Spanyol di 16 Besar dini hari kemarin, Ronaldo marah besar. Menurut dia, kekalahan itu disebabkan kesalahan pelatih Carlos Quieroz yang mengganti strategi di tengah-tengah laga, dan mengubah posisi mainnya. “Bagaimana saya menjelaskan kekalahan Portugal? Tanya saja Carlos Quieroz!” semprotnya kepada wartawan RTP yang menanyainya di mixed zone. Dia pun langsung bergegas masuk ke ruang ganti Stadion Green Point tanpa melayani pertanyaan dari wartawan lain. Itu merupakan puncak kekesalan pemain terbaik dunia 2008 tersebut. Sebelumnya, dia sempat meludah ke arah kamera yang terus mengambil gambarnya secara close up, tepat setelah wasit Hector Baldassi meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir. Insiden itu sedang diselidiki oleh FIFA. Jika terbukti ada unsur kesengajaan, bukan tidak mungkin mantan winger Manchester United itu mendapat hukuman.

mereka beruntung karena hingga akhir perpanjangan waktu 2 x 15 menit Jepang tidak menemukan jalan untuk memecah kebuntuan skor. Jika mereka tidak mengubah gaya, dan hanya mengandalkan serangan balik, mereka harus siap mengalami nasib seperti Portugal.

Menurut Del Bosque, kekalahan 0-1 dari Swiss yang bertahan total di laga pertama Grup H (16/6) telah memberi pasukannya banyak pelajaran. Karena itu, meski mendapat gaya perlawanan yang sama saat menghadapi Cile (25/ 6) dan Portugal, Villa dkk tetap mampu mengatasi tekanan tersebut. “Kami selalu menderita ketika melawan tim dengan strategi superdefensif, yang memaksa kami banyak bermain di daerah pert ahanan m ereka. K unci unt uk mengatasi itu hanyalah sabar, dan tetap menerapkan gaya asli kami. Kami tidak boleh terpancing,” ulas Villa. “Kami sendiri selalu yakin pada karakter tim ini. Sekitar 99 persen laga yang kami hadapi dengan gaya ini sudah menghasilkan kemenangan,” imbuhnya. Di sisi lain, Quieroz tidak punya alasan terkait kekalahan Seleccao das Quinas -sebutan Portugal-. Dia hanya mengaatakan bahwa Spanyol bermain lebih bagus dan pantas menang. “Spanyol memang bagus. Mereka menguasai bola, dan mendistribusikannya dengan bagus. “Tapi saya juga ingin menggarisbawahi fakta bahwa Portugal bermain dengan kehormatan dan ambisi yang tinggi. Saya yakin fans mengerti alasan kami, dan tetap bangga terhadap timnasnya,” lanjut pelatih yang gagal di Real Madrid itu. (na)

Ronaldo tidak ikut dalam konferensi pers resmi. Tapi, dia mengeluarkan pernyataan di website pribadinya. Di situ, dia menjelaskan bahwa ulahnya di lapangan hanyalah emosi sesaat. Menurut dia, itu perasaan yang sangat wajar dan manusiawi. Apalagi, dalam PD kali ini dia bertindak sebagai kapten Seleccao das Quinas -sebutan Portugal-. Dia mestinya mampu mengangkat mental tim ketika sedang tertinggal. Faktanya, dia sendiri frustrasi berat akibat tidak bisa berkutik. Alih-alih menjadi kreator serangan, pergerakannya dimatikan oleh rekannya sendiri di Real Madrid, defender Sergio Ramos. Sekali dapat kesempatan lolos, dia sudah berhadapan dengan duet palang pintu tangguh Barcelona, Gerrard Pique dan Carlos Puyol. “Saya merasa jadi orang yang rusak. Saya sangat frustrasi, kesedihan saya tidak bisa dibayangkan. Pokoknya kacau balau,” ungkap Ronaldo. “Waktu saya bilang ke wartawan itu untuk bertanya langsung penyebab kekalahan kami kepada Queiroz, itu karena pelatih yang tampil di sesi konferensi pers resmi. Saya tidak dalam posisi untuk menjelaskan apa yang terjadi,” jelasnya. “Saya hanya manusia biasa. Dan seperti orang lain, saya merasa hancur. Saya adalah kapten Portugal, dan saya selalu beranggapan bahwa kegagalan ini tanggung jawab saya,” pungkas winger yang sudah masuk timnas Portugal sejak PD 2006 Jerman itu. (na)

David Villa

Cristiano

Ronaldo

Silva Resmi Milik City

Pesta Kemenangan Spanyol di Mal Elite

LONDON - David Silva bisa menjalani sisa Piala Dunia 2010 ini dengan tenang. Teka-teki masa depannya sudah terjawab. Musim depan, winger andalan Valencia itu bakal bergabung dengan anggota Premier League Manchester City. Belum ada angka yang dirilis kedua belah pihak, namun spekulasi yang beredar menyebutkan dia dilego dengan harga GBP 25 juta, dengan durasi kontrak selama empat tahun. “Saya berterima kasih kepada Valencia yang telah membesarkan saya. Juga kepada fansnya yang luar biasa. Enam musim di sini tidak akan mudah dilupakan. Valencia bakal selalu menjadi klub yang spesial,” papar Silva, yang saat ini sedang berada di Cape Town. Menurut Silva, keputusannya menerima pinangan City tak lepas dari keinginan dia mencari tantangan baru. Silva masih sangat muda, dan berharap mendapatkan pengalaman lain di liga yang benarbenar berbeda dengan Liga Primera. Silva mengakui, proses kepindahan dia terkesan diamdiam. “Belakangan ini, banyak sekali spekulasi berkembang soal kepindahan saya di mediamedia Spanyol dan Inggris. Tapi saya selalu tutup mulut, karena harus berkonsentrasi membela Spanyol di Piala Dunia. Semua diurus oleh advisor dan pengacara saya,” aku pemain 24 tahun tersebut. Di sisi lain, pelatih The Citizen -sebutan City- Roberto

JOHANNESBURG- Ribuan pendukung Spanyol, Selasa malam (29/6) berpesta di Melrose Square, sebuah mal yang banyak didatangi kalangan elit di kawasan Melrose, Johannesburg. Begitu pertandingan usai dengan hasil 1-0 untuk Spanyol, para suporter negeri matador itu pun langung berjingkrak-jingkrak kegirangan. Mereka berpesta hingga dini hari pukul 02.00. Padahal, pada hari-hari biasa, mal tersebut tutup paling malam pukul 22.00. Pesta para suporter Spanyol itu didominasi kaum muda. Mereka terlihat begitu bergembira. Kebanyakan memang bukan asli warga Spanyol. Rata-rata karena mereka dari keturunan Spanyol. Seperti Ikhsaan Hassen, salah seorang suporter Spanyol yang malam itu tampil atraktif dengan vuvuzela yang sengaja dia bikin lebih panjang dari ukuran aslinya. “Meski lahir dan tumbuh di Johannesburg, tapi saya bisa berbahasa Spa-

CMYK

David Silva

Mancini menyambut kedatangan Silva dengan tangan terbuka. Mancini mendeskripsikan Silva sebagai salah satu gelandang terbaik di dunia, dan bakal memberikan kontribusi berharga buat City. Meski masih muda, penampilannya sudah sangat matang. “Saya sangat senang dia bisa datang ke sini. Saya yakin dia bisa membuat perubahan besar di City,” ungkap Mancini. “Dengan mengontrak David, kami telah menunjukkan pada

dunia tim macam apa kami musim depan. Ketika ada pemain baru yang datang dan melihat ambisi besar City, mereka akan sangat bersemangat dan termotivasi untuk menjadi bagian dari kisah sukses kami,” koar manajer asal Italia tersebut. “Semoga dia sukses bersama Spanyol, dan bisa datang ke sini dengan kondisi prima. Kami akan langsung memakainya dalam pertandingan pramusim. Kami sangat bersemangat menerima dia,” lanjut Mancini. (na)

AFP PHOTO

SUPORTER - Salah seorang suporter timnas Spanyol nampak mengecat wajahnya dengan bendera Spanyol serta membentangkan kain bertuliskan “Espana”, saat dilangsungkan laga di babak 16 besar antara Spanyol v Portugal.

nyol. Karena bapak saya dan kakek saya dari Spanyol,” kata pria 23 tahun ini. Malam itu, dia datang bersama puluhan temannya. Sebenarnya para suporter dari Portugal juga tak kalah

banyaknya dari Spanyol. Areal terbuka di Melrose Square yang bisa menampung hingga 4000 orang, malam itu memang penuh sesak dengan lautan manusia. Antara jumlah yang mendukung Spanyol, dan men-

dukung Portugal cukup imbang. Ini terlihat, ketika dua kesebelasan itu saling menyerang. Ketika Spanyol yang menyerang, teriakan keras dari para pendukungnya memekakkan telinga. Ini juga terjadi ketika Portugal mendapat kesempatan menyerang. Apalagi, jika yang menyerang adalah Cristiano Ronaldo. Kebanyakan yang berteriak histeris adalah para suporter cewek. Hingga menjelang berakhirnya pertandingan, teriakan yang saling bersahut-sahutan antara suporter dua kesebelasan itu masih terus terdengar. Ketika wasit membunyikan peluit tanda berakhirnya pertandingan, para suporter Portugal terlihat lemas. Sebaliknya, para suporter Spanyol langsung berpesta di areal tersebut hingga dini hari. Ada yang berjoget-joget, ada yang menenggak minuman, bahkan ada yang menggelar berbagai atraksi secara spontan. (kum)


JATENG

KAMIS 1 JULI 2010

17

RADAR TEGAL

BATANG Data Keluarga, Terjunkan Ribuan Petugas BATANG - Dalam rangka mengetahui jumlah keluarga, mulai hari ini (Kamis, 1/7), Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kabupaten Batang akan melakukan Pendataan Keluarga (PK) tahun 2010. Dalam melaksanakan tugas tersebut BPPKB akan menerjunkan 5.360 petugas ke seluruh pelosok. Kepala BPPKB, Loesi Soesalityo menjelaskan, para petugas yang akan diterjunkan adalah para kader yang ada di tingkat desa hingga RT. Terdiri dari 253 tenaga Pembantu Pembina KB Desa (PPKBD), 1.067 sub PPKBD, 3.947 anggota kelompok KB dan 93 Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB). “Bukan tenaga khusus seperti pelaksanaan Sensus Penduduk,” ungkapnya, ditemui di ruang kejarnya, Rabu (30/6). PK didasarkan pada Instruksi Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Nomor : 257/HK-010/D1/2010 tentang Pelaksanaan Kegiatan Pendataan Keluarga dan Pemutakhiran Data Keluarga Tahun 2010, yang ditindaklanjuti dengan Instruksi Bupati Batang Nomor 02 Tahun 2010. Dengan waktu pelaksanaan selama tiga bulan sejak 1 Juli hingga 30 September mendatang. Untuk mendukung dan mensukseskan pelaksanaan PK 2010, BPPKB beberapa waktu lalu sudah melaksanakan pengarahan kepada para petugas di masing-masing kecamatan. “Pembekalan (petugas) sudah. Dukungan logistik juga sudah siap,” kata Loesi. Meski pelaksanaannya berdekatan dengan SP 2010, Loesi menegaskan bahwa PK 2010 bukan untuk menyaingi data hasil SP. Akan tetapi lebih pada untuk mengetahui jumlah keluarga, terutama tahapan keluarga sejahtera dan kepesertaan dalam KB. “Karena dalam SP belum ada (peserta) KB, pasangan usia subur dan perempuan kepala keluarga. Ini mencoba menyandingkan data, bukan sebagai tandingan. Disamping itu indikator yang digunakan juga lain,” tegasnya. (ton)

WARUNGASEM Ditinggal Nonton, Rumah Nyaris Terbakar WARUNGASEM - Keluarga Afidi yang tinggal di Rt 6 Rw 2 Desa Menguneng Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang, nyaris kehilangan tempat tinggal mereka. Pasalnya, Selasa (29/6) sekitar pukul 18.30 WIB, dapur di belakang rumah yang biasa digunakan untuk menggoreng tahu terbakar. Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, insiden kebakaran tersebut terjadi saat keluarga Afidi tengah asyik menonton televisi di ruang tengah. Ketika itu salah seorang anggota keluarganya melihat adanya cahaya di belakang rumah, yang disusul dengan teriakan tetangganya. Ketika salah seorang anggota keluarga Afidi melongok ke dapur, telrihat api sudah menyala dan membakar atap bagian dapur. Seketika itu pula dibantu dengan warga yang lain, Afidi dan keluarga langsung berusaha memadamkan api. Sementara anggota keluarga yang lain serta merta mengeluarkan perabot rumah tangga dan harta benda mereka, khawatir api akan menjalar ke bagian rumah yang lain. Dengan peralatan seadanya warga berusaha memadamkan api yang sudah melahap sebagian atap dapur. Hingga dalam waktu kurang dari satu jam, api berhasil dikuasai dan tidak sempat menjalar ke bagian yang lain. Kejadian itu langsung dilaporkan ke Polsek Warungasem dan petugas pemadam kebakaran Pemda Batang. Saat empat mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi, api sudah berhasil dipadamkan. Namun guna mengantisipasi kemungkinan adanya titik-titik api yang masih menyala, petugas pemadam menyemprotkan air ke titik-titik yang diduga masih terdapat bara api. Diduga api muncul dari tungku yang sebelumnya digunakan untuk menggoreng tahu. Kemungkinan usai menggoreng tahu dan ditinggal menonton televisi, masih terdapat bara api. Sehingga ketika ada minyak yang menetes dari tabung BBM, api langsung menyambar dan menimbulkan kobaran. (ton)

Dirut PT PKS Jaya Utama Dipolisikan Tidak Taati Putusan MA dan PHI PEKALONGAN - Karena tidak mematuhi keputusan Mahkamah Agung RI dan putusan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Semarang, Direktur PT PKS Jaya Utama, Hans Siro Rudi dilaporkan ke Polresta Pekalongan. Laporan ke penegak hukum tersebut dilakukan Tim Advokasi Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) Kota Pekalo-

ngan, M Tholib dan Abu Ayyashselaku kuasa hukum Dokah. Abu Ayash menerangkan, pihaknya selaku tim advokasi dari Dokah (42) warga gang Anggrek Kelurahan Poncol, melaporkan tindakan kriminal yang dilakukan Direktur PT PKS Jaya Utama ke pihak kepolisian. “Yang menyebabkan kami melaporkan, karena Direktur PT PKS Jaya Utama, Hans Siro Rudi tidak menaati keputusan keputusan MA RI nomor. 425/Pdt.sus/2008, dan putusan Pengadilan Hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri

Semarang No 80/G/2007PHI Semarang. “Kami melaporkan Direktur PT PKS Jaya Utama untuk meminta ditegakannya keadilan. Sebab MA telah memenangkan Dokah,” ucapnya. Abu Ayyash menjelaskan, kejadian itu bermula, Dokahyang merupakan sopir truk muatan es balok di perusahaan tersebut menabrak seseorang yang tengah mengendarai sepeda motor. “Kejadian itu menyebabkan korban tewas. Akibatnya Dokah diproses hukum dan dija-

tuhi hukuman penjara oleh pengadilan. Giliran keluar tidak lagi diterima di perusahaan tersebut, bahkan tidak diberikan pesangon.” Akibatnya Dokah mengadukan nasibnya ke PPMI untuk diperjuangkan hak-haknya. Kemudian PPMI mengupayakan jalur hukum. Diawali dengan mengadukan ke Dinsosnakertrans, ke Pengadilan Hubungan Industrial dan MA. “Dalam prosesnya, dimenangkan pihak Dokah,” sebutnya. Dengan keputusan perusahaan dari PHI dan MA, maka

pemilik perusahaan es balok diharuskan membayar uang pesangon sebesar Rp.2.584.000. “Sayangnya keputusan tersebut tidak dilaksanakan.” Laporan PPMI di Polresta Pekalongan dilakukan siang pukul 13.00. Saat itu diterima Kanit III Aiptu Hajir S. “Kami terima laporan ini dan akan kami pelajari,” jawab Aiptu Hajir S. Menurutnya, dalam jangka waktu dua atau tiga hari kedepan akan dipanggil pihak Dokah guna dimintai keterangan. (ap1)

Bus AKDP Masuk Kota KENDAL - Bus AKDP dua pintu jurusan Kendal-Semarang yang sempat melakukan aksi mogok kerja berulang kali, sejak kemarin, ternyata mulai melintas di Randu Garut, Semarang. Artinya, tidak dilarang menuju ke jurusan Kota. Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kendal, Tatang Iskandariyanto SH, Rabu (30/6), menjelaskan, berdasarkan informasi dari staf Dishub dan Infokom, kemarin pagi, ada empat bus AKDP dua pintu yang melintas melewati Terminal Mangkang ke arah timur. Ini berbeda dengan hari-hari biasa, dimana bus AKDP dari Kendal dipaksa berhenti di Terminal Mangkang. Meski demikian, Tatang sama sekali belum memperoleh informasi, apakah diperbolehkannya bus AKDP masuk ke Kota, karena sebelumnya sudah ada kesepakatan antara kru angkutan kota dengan kru bus AKDP dari Kendal atau pertimbangan lainnya. Secara formal, Kepala Dishub dan Infokom sama sekali belum diberitahu maupun diajak rembukan soal penyelesaian kasus bus AKDP. “Jika memang sudah dapat dituntaskan secara informal, ya silahkan saja. Yang penting, semua berjalan dengan tertib dan baik,” ujarnya. Bagi Dishub dan Infokom, tidak masalah persoalan kru AKDP diselesaikan secara informal antar kru angkutan umum. Diberitakan, sejak Walikota Soekawi Sutarip mengeluarkan SK Optmimalisasi Terminal Mangkang pada awal bulan silam. (dar)

SUDARTO/RADAR PEKALONGAN

DITENANGKAN - Kru angkutan bus AKDP sedang ditenangkan polisi.

Aditya Menghilang Usai Antar Teman PEKALONGAN - Aditya, seorang warga Tirto Kabupaten Pekalongan menghilang, usai mengantar temannya. Demikian dijelaskan Slamet, orang tua Aditya Sandi Pradana, Rabu (30/6). “Aditya tidak diketahui keberadaanya usai mengantar temannya dari Semarang ke jalan raya, saya tidak tahu kemana,” katanya. Aditya diketahui berumur 12 tahun

dan tinggal di Desa Tanjung Gang 3A RT 02 RW 02 Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan. Dirinya menghilang sejak Jumat (25/6) sekira pukul 13.00 dengan mengendarai Honda Vario G 6049 GK warna pink. Dikatakan, pihaknya sudah berusaha mencari keberadaan Aditya di beberapa rumah temannya, namun hingga saat ini belum juga ditemukan. “Saya tidak tahu mau mencari kemana lagi,” imbuh

Slamet. Ditambahkan, Aditya memiliki ciri-ciri fisik, seperti tinggi badan sekitar 160 cm, agak kurus dengan rambut hitam dan kulit sawo matang. “Saat pergi dia memakai celana jeans biru, tapi bajunya lupa warnanya,” terangnya. Aditya pernah menjadi santri di Pondok Modern Kendal. Namun karena ingin melanjutkan sekolah di Pekalongan. (dal)


CMYK

CMYK


SAMBUNGAN

KAMIS 1 JULI 2010

19

RADAR TEGAL

Ariza: Ini Ultah Terbaik Saya dari halaman 1 Mengenakan T-shirt polos dan celana sporty berwarna hitam, Ariza sedikit lelah ketika keluar dari terminal kedatangan. Maklum, sebelum ke Surabaya, dia mampir ke acara Basketball without Borders di Singapura. “Penerbangannya lancar, tapi memang agak melelahkan,” tutur Ariza kepada Jawa Pos. Dari bandara, sebelum menuju hotel dia mampir ke markas Jawa Pos di gedung Graha Pena. Begitu memasuki ruang redaksi Jawa Pos, Ariza terperangah. Awak redaksi menyambutnya dengan tepuk tangan, sorakan, dan nyanyian Happy Birthday. Semburan confetti mengiringi langkah Ariza masuk ke ruang redaksi. Pemimpin Redaksi Jawa Pos Leak Kustiya menyambutnya dengan membawa kue tar cokelat yang dihiasi beberapa batang lilin. Ariza juga disambut Direktur Jawa Pos Azrul Ananda, Ketua Dewan Redaksi Jawa Pos Mohamad Elman, dan General Manager DBL Indonesia “penyelenggara NBA Madness” Masany Audri. “Karena kedatangannya hari ini (kemarin, Red) bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke-25, kami sengaja menyiapkan surprise untuk Ariza.” Dalam kesempatan itu, Azrul juga menyerahkan kado istimewa untuk Ariza, yakni sepasang

sepatu basket DBL Azrul Edition seri pertama yang dirilis tahun lalu. Melihat kejutan itu, raut wajah Ariza yang sebelumnya lelah berangsur-angsur berubah. Dari terkejut, dia kemudian terlihat sangat gembira. Senyum lebar terus tersungging di bibirnya. “Ini hari ulang tahun saya yang terbaik,” ucap Ariza. Ketika ditanya bagaimana perasaannya, Ariza sempat speechless. Dia terdiam beberapa saat sebelum menjawab. “Saya tidak tahu mau berkata apa,” tuturnya sambil senyum. Kegembiraan itu terlihat dari sikapnya yang begitu ceria. Dia sangat bersemangat saat diantar Azrul berkeliling ruang redaksi. Ariza sangat antusias saat melihat fasilitas kebugaran di ruang yang beroperasi 24 jam tersebut. Bahkan, dia bermain tenis meja melawan redaktur olahraga Jawa Pos Nanang Priyanto.Puas berkeliling ruang redaksi, Ariza menuju Kantor DBL Indonesia di lantai 20 Graha Pena. Di sana dia melihat berbagai kenang-kenangan dari para NBA talent yang pernah berkunjung ke Indonesia. Sekali lagi, keramahannya tampak. Dia menyalami seluruh kru DBL Indonesia. Ayah Tajh Ariza itu tampak paling antusias saat menonton video highlight DBL Indonesia. Tatapan matanya tak pernah

lepas dari layar monitor komputer yang menampilkan highlight liga basket pelajar yang tahun ini diikuti lebih dari seribu tim dari seluruh Indonesia itu. Ariza makin terkagum-kagum saat melihat gambar di ruang kerja resepsionis DBL Indonesia yang menunjukkan suasana pertandingan di DBL Arena, yang dipadati ribuan penonton. “Itu semua untuk liga pelajar SMA? Wow!” ungkapnya sambil menggelengkan kepala. Menjelang meninggalkan Graha Pena, Ariza kembali mendapatkan kejutan. Puluhan penggemar menunggunya di depan pintu lobi. Mereka membawa kue tar dan membentangkan poster-poster berisi ucapan selamat ulang tahun. Melihat antusiasme fans, Ariza tersenyum sambil menyapa dan menyalami mereka. Kendati masih lelah, dia bahkan menyempatkan diri untuk berfoto bersama para penggemarnya. Para fans yang mendapatkan kesempatan pertama melihat Ariza sebelum tampil di NBA Madness itu juga jelas sangat gembira. Beberapa di antara mereka bahkan menguntit Ariza dari bandara. “Di bandara tadi (kemarin, Red), orangnya kelihatan cuek. Tapi, pas di sini, ternyata nice banget,” kata Lelita Jeanny, pelajar kelas XII SMA Santa Maria Surabaya. (rum/c11/dos)

Home Industry Ineks Digerebek dari halaman 1 Iansyah Hidayat alias Acun, 35, yang mengelola home industry narkoba di rumahnya di Komplek Perum Menceng Jalan Merinda Blok D10 No.10, Tegal Alur Kalideres Jakarta Barat. Dari dalam rumah itu polisi menyita 80 butir ekstasi berlogo hati, alat cetak dan berbagai

bahan baku pembuatan ekstasi. ”Bos mereka yang menjadi pemodalnya bernama Tomy masih dalam pengejaran kami,” ujar Boy. Selain itu, polisi juga menangkap Bambang Setiawan dirumahnya di Jalan Pintu Air V No.29 Pasar Baru Jakarta Pusat pada Minggu malam (27/6). Bambang yang sudah menjadi target operasi polisi merupakan

mantan napi di LP Salemba dan LP Nusa Kambangan dalam kasus peradaran heroin yang sudah bebas sejak setahun lalu. Dari dalam rumah Bambang, polisi menemukan 1,376 Kg heroin senilai Rp 2 miliar. ”Modus Bambang ini agak unik, dia memasukkan heroin ke dalam kotak agar-agar sebagai kamuflase,” pungkas Boy. (ind)

Mabes Tersinggung Karikatur ... dari halaman 1 dengan mafia tambang batu bara di edisi sebelumnya. “Karena ini sudah dua kali, jadi kami tidak menggunakan hak jawab. Tapi berupa teguran,” katanya. Selain menegur Majalah Tempo, kepolisian juga mengadukan masalah ini ke Dewan Pers untuk menjadi perantara antara Mabes Polri dengan Majalah Tempo. “Secara institusi kami juga berkoordinasi kesana,” katanya. Marwoto juga menyebut, saat ini Mabes Polri sedang mencari siapa yang membocorkan data rekening perwira polisi ke Majalah Tempo. “Ini akan diusut. Prosesnya jalan,” katanya. Sikap reaksional polisi terhadap sampul tempo itu disesalkan kalangan pers. Ketua Aliansi Jurnalis Independen

Nezar Patria menilai, sampul Tempo adalah produk pers. “Jadi, solusinya dengan mediasi di Dewan pers,” katanya. Nezar menilai, cover Tempo bergambar celengan babi yang dipersoalkan Polri multitafsir. “Itu karikatur yang memang bisa diperdebatkan maknanya. Tapi, bukan dengan jalan gugatan pidana,” katanya. Mantan Ketua Dewan Pers Prof Dr Ichlasul Amal juga menganggap Polri berlebihan. “Kalau terus reaksioner seperti itu, justru masyarakat bisa antipati pada polisi,” katanya. Ichlasul Amal menilai langkah gugatan pidana justru semakin membuat masyarakat penasaran dan tidak percaya pada polisi. “Kok kesannya ketakutan dengan media. Itu justru tambah membesarkan isunya,” katanya. Lagipula, cover Tempo bukan foto tapi karikatur. “Secara

hukum saya kira itu tidak bisa dituntut,” katanya. Pemimpin redaksi Tempo, Wahyu Muryadi juga membantah bermaksud menghina polisi dengan memasang cover celengan babi. “Jangan ditafsirkan seperti itu,” katanya. Menurut Wahyu, karikatur itu menggambarkan perwira polisi yang memiliki rekening tidak wajar. “Yang menggambarkan itu kan celengan dan celeng itu kan babi. Jadi, tidak ada maksud menghina institusi. Memang, sejumlah perwira memiliki rekening yang mencurigakan di luar kewajaran. Masyarakat harus tahu kan?” katanya. Menurut dia, majalah Tempo tetap siap menghadapi langkah hukum yang telah diambil Polri. “Kami menjunjung tinggi proses hu kum,” katanya.(rdl)

Polri Banjir Kado Kritik dari halaman 1 “Kalau diberi skor ya bisa dikatakan terancam tidak naik kelas,” ujar Nasir Jamil, anggota Komisi Hukum (III) DPR yang membidangi pengawasan terhadap institusi kepolisian di Jakarta kemarin. Beberapa kasus besar yang menjadi sorotan media hingga kini belum tuntas. Yang terbaru, soal transaksi mencurigakan sejumlah perwira polisi. Nasir mencontohkan, kasus Gayus Tambunan juga belum tuntas disidik. Oknum anggota yang dikenai sanksi juga sebatas pada level penyidik muda setingkat komisaris polisi, yakni AKP Sri Sumartini dan Kompol Arafat Enanie. “Jendral-jendralnya yang disebut-sebut terkait belum diklarifikasi. Belum tersentuh,” kata politisi asal Nanggroe Aceh Darussalam itu. Belum lagi usai kasus Gayus, mantan Kabareskrim Komjen Susno Duadji dijerat dengan dugaan korupsi PT Salmah Arowana Lestari dan dugaan korupsi saat dia menjabat sebagai Kapolda Jawa Barat. Padahal, Susno-lah yang membuka isu Gayus ke publik. “Masyarakat membacanya ini sebagai permasalahan dan konflik internal. Secara langsung ini menurunkan trust pada Polri,” katanya. Benny K Harman, Ketua Komisi Hukum DPR sependapat dengan Nasir. Benny menyebut, kasus terbaru di tubuh Polri yakni polemik soal rekening

dengan transaksi mencurigakan para jendral sangat mencoreng citra lembaga pengayom itu. “Presiden perlu untuk segera bertindak. Kami usul agar dibentuk Dewan Kehormatan untuk memeriksa jendral yang disebut-sebut itu. Orangorangnya sebaiknya independen,” kata politisi Partai Demokrat itu. Menurut Benny, ulang tahun Polri hari ini harus jadi titik balik dan sarana intropeksi seluruh anggota polisi di Indonesia. “Koreksi diri, lihat kembali kesalahan dan pulihkan kepercayaan masyarakat. Bagaimanapun, warga butuh polisi,” katanya. Kritik yang lebih ekstrim dilontarkan oleh Kontras. Lembaga yang didirikan almarhum Munir itu menyebut Polri sudah kehilangan kepercayaan masyarakat hamper di semua level. “Program trust building yang digemborkan sejak tahun lalu ternyata gembos,” ujar Wakil Koordinator Kontras Indria Fernida kemarin. Aktivis yang kerap disapa Indri itu menilai, salah satu penyebab kinerja Polri buruk adalah penghasilan yang rendah. Dalam studi terakhir yang dilakukan Kontras dan Komite Reformasi Polri, disebutkan bahwa setiap anggota Polri kurang memiliki hak untuk memperoleh standar kesejahteraan yang memadai, seperti jam kerja yang layak, kondisi kerja yang aman dan kesempatan untuk promosi jabatan.

“Padahal, tanpa hal-hal di atas, sulit membayangkan anggota Polri dapat bekerja dengan profesional sehingga menjadi pelindung keamanan masyarakat,” katanya. Dari berbagai kasus yang terjadi, Kontras melihat anggota Polri kerap memilih jalan pintas, seperti melakukan penyiksaan dalam menangani kasus kejahatan. Jalan pintas seperti ini dilakukan karena biaya operasional yang dibutuhkan dalam menangani sebuah kasus kejahatan tidak memadai. Menurut Indri, daripada harus susah-susah mengembangkan teknik investigasi dalam pengumpulan barang bukti dan pencarian saksi, penyidik justru tergoda untuk memulai kerjanya dengan segala cara untuk mengeruk informasi atau pengakuan dari tersangka di depan matanya. “Ini bukan fitnah. Kami mengadvokasi langsung kasus Aan, mantan pekerja yang dianiaya oleh oknum polisi agar mengakui kepemilikan narkoba, padahal dia sama sekali tidak bersalah,” katanya. Kasus Aan ini sudah divonis bebas 17 Mei 2010 di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Majelis hakim menganggap pemeriksaan polisi penuh rekayasa. Data penelitian Kontras menyebut, anggaran untuk penyelidikan dan penyidikan Polri sangat kecil. Misalnya setiap tahunnya hanya berkisar Rp 500 miliar dari total anggaran

Polri sekitar Rp 24,8 triliun (2009). Bila dirinci lagi biaya penyelidikan dan penyidikan tersebut dipecah menjadi Rp 4 juta untuk penanganan kasus kecil, dan Rp 20 juta untuk kasus besar. Akibatnya, angka kekerasan yang masih dilakukan oknum polisi terhadap orang yang baru diduga melakukan kejahatan meningkat. “Ini berlawanan dengan fungsi mereka sebagai pelindung dan unsur penegak hak asasi manusia,” katanya. Bagaimana reaksi Mabes Polri terhadap kritik-kritik itu? Wakil Kepala Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Zainuri Lubis justru berterimakasih. “Itu merupakan bukti bahwa rakyat sayang dengan polisi. Terimakasih, itu jadi evaluasi dan cambuk untuk kami lebih kerja keras lagi,” katanya. Namun, terhadap beberapa pihak yang dinilai mengkritik di luar kepatutan, Polri ambil langkah tegas. Misalnya, terhadap pemberitaan majalah Tempo tentang rekening perwira dengan simbol karikatur polisi membawa tiga ekor celengan babi. “Kami mendapatkan laporan dari seluruh Indonesia, anggota Polri merasa dicemarkan nama institusinya,” kata jenderal bintang satu itu. Karena itu, menurut Zainuri, Tempo akan digugat secara perdata dan pidana. Untuk perdata, tuntutannya adalah meminta maaf pada institusi kepolisian. Sedangkan secara pidana, akan dijerat dengan pasal penghinaan. (rdl/jpnn)

Menag Mangkir, Biaya Haji Batal Diputus dari halaman 1 Bambang Yudhoyono (SBY), agar masalah BPIH ini cepat selesai. Dia mengaku mewakili aspirasi para anggota lain yang mengaku tersinggung dengan aksi mangkir yang dilakukan Menag. “Soal penetepan BPIH itu harus mendapat persetujuan DPR. Tapi kalau Menteri Agama berpandangan bahwa DPR tidak penting ya tidak masalah. Bagi kami yang penting urusan BPIH ini beres dan sesuai dengan keinginan kita bersama,” kata politisi PKB tersebut dengan nada tinggi. Keinginan bersama yang

dimaksud, lanjut Abdul Kadir antara lain ongkos BPIH turun utamanya di sektor pemondokan dari 3.000 riyal menjadi 2.500 riyal. Namun, Menag tetap bersikeras mematok harga sebesar 3.000 riyal. Kalau pembahasan ini deadlock, kata dia, acuan anggaran yang terdahulu tidak bisa berlaku untuk BPIH tahun ini. “Tapi, kami berharap agar ada solusi dan semua bisa dibicarakan. Lebih cepat lebih baik. Kami juga baru tahu kalau Menag malah pergi umrah.” Ujar Abdul Kadir. Abdul Kadir mengaku kecewa dengan perilaku Menag. Karena sebelumnya, pada Sab-

tu(26/6) lalu baik parlemen maupun pemerintah telah sepakat mempercepat pembahasan BPIH. Ternyata, wakil pemerintah tidak bisa hadir karena sedang umrah dan yang hadir adalah Dirjen Haji Slamet Riyanto. Ketika itu, kata dia, para wakil rakyat memaklumi karena berharap Menag bisa datang pada forum selanjutnya. Namun, ternyata Suryadharma kembali tidak hadir dalam pertemuan kemarin. “Sayangnya baik Menag maupun Dirjen haji tidak ada konfirmasi sama sekali. Jadi, kami sangat menyesali sikap itu,” katanya. Karding menduga ketidak-

hadiran pemerintah hanya untuk mengulur-ulur waktu pembahasan BPIH. Tindakan Suryadharma itu sangat melecehkan DPR dan berakibat rapat membahas BPIH gagal. “Jadi, Kemenag melecehkan DPR, apalagi tidak memberikan mandat kepada siapapun termasuk Dirjen haji,” pungkasnya. Pihak Kemenag menolak menanggapi kecaman para wakil rakyat tersebut. Dirjen Haji Slamet Riyanto tak mengucapkan sepatah katapun ketika ditemui. Pejabat teknis lain yang hadir dalam forum Panja Haji juga tidak memberikan tanggapan dan hanya meninggalkan ruang pertemuan. (zul)

Pendidikan Karakter menjadi Perhatian Penting ... dari halaman 1 Sisdiknas nomor 20 tahun 2003. Dari dimensi agama mewujud dalam bangunan maupun pelaksanaan pendidikan,” lanjutnya. Pembinaan karakter dari pokok bahasan yang disampaikan di hadapan mahasiswa, pengurus yayasan Ta’allumulhuda dan tokoh masyarakat Bumiayu

ini, bukan bersifat berdiri sendiri tetapi harus menjadi bagian integral dari proses pendidikan di semua jenis dan jenjang. “Pendidikan bisa menjadi wahana utama untuk pembinaan karakter,” ujarnya. Kehadiran Yayasan Wakaf Perguruan Ta’allumulhuda dengan seperangkat kelembagaannya termasuk STKIP, menurut

Malik, sudah seharusnya berperan dan menjadi modal uswah hasanah dalam pembinaan karakter dari dimensi agama. “Pembinaan karakter juga harus bersinergi positif dengan lingkungan keluarga dan masyarakat secara luwes dan luas,” pungkasnya. Selain mantan Mendiknas Malik Ibrahim, dalam seminar

bertema pengembangan karakter dan pendidikan Indonesia tersebut juga hadir sebagai pembicara yakni Dirjen Dikdasmen Depdiknas Prof DR Suyanto, Prof Yahya Muhaimin selaku ketua Badan pengurus harian SYKIP Islam Bumiayu dan juga Prof Rochmat Wahab selaku rektor Universitas Negeri Yoyakarta. (*)


CMYK

KOMBIS

KAMIS, 1 JULI 2010

20

RADAR TEGAL

BlackBerry untuk Wakil Terbaik IM3 Ambassador Competition 2010 TEGAL - Wakil terbaik dalam IM3 Ambassador Competition Tegal Branch 2010, Selasa (29/6) mendapatkan satu unit BlackBerry dari Indosat. Even spesial tersebut sengaja digelar untuk komunitas sekolah yang ada di Cabang Tegal atau meliputi wilayah eks- Karesidenan Pekalongan. Acara yang sarat dengan kegiatan - kegiatan kompetitif seperti outbond dan unjuk bakat ini diadakan di Taman Sulaku

Bumijawa. Sebanyak 40 peserta yang merupakan ambassador dari sekolah - sekolah yang ada di Cabang Tegal diberangkatkan pukul 07.30 WIB dari tiga tempat, yaitu Kantor Indosat Tegal, Kantor Reps. Bumiayu dan Kantor Reps. Pekalongan. Peserta dan tim dari Indosat Tegal, Bumiayu, dan Pekalongan tiba di Taman Sulaku Bumijawa pada pukul 09.00 WIB. Sesampainya di lokasi, peserta dikumpulkan di sebuah ruangan untuk mendapatkan briefing dari panitia outbond dan Tim Indosat. Sebelum memulai

acara lapangan mereka harus mengerjakan tes tertulis tentang product knowledge Indosat, yang menjadi penilaian awal pada kompetisi duta sekolah ini. ”Tes tertulis ini memang kami jadikan kriteria penilaian awal, karena para peserta IM3 Ambassador Competition harus mengetahui informasi tentang produk Indosat dengan baik,” jelas Nurkholis, Head of Tegal Branch yang juga mengikuti acara kompetisi ini sampai selesai. Kegiatan outbond yang meliputi games - games seru, flying fox, permainan lumpur, dan

sebagainya ini berlangsung selama kurang lebih empat jam. Kegiatan lapangan ini juga menjadi kriteria penilaian untuk poin leadership dan behaviour. Selesai outbond, rehat dan makan siang, para peserta kembali dikumpulkan di dalam ruangan untuk mengikuti presentasi program terbaru IM3 Community yaitu IM3 Seru. Program IM3 Seru ini adalah program yang diperuntukkan bagi member IM3 @ School Community untuk memenangkan handphone, voucher, serta grandprize laptop! Cara mengikuti

program yang berlangsung dari bulan Juli sampai September 2010 ini sangat mudah yaitu dengan melakukan registrasi ke 7784 dengan format ketik seru <spasi> nama <spasi> kota. Syarat lain, setelah melakukan registrasi member harus memiliki minimal 10 poin selama periode program. (*/ima)

DOK.ISTIMEWA

IM3 AMBASSADOR - Wakil terbaik dalam IM3 Ambassador Competition Tegal Branch 2010 berpose bersama Head of Tegal Branch Nurkholis (paling kiri).

Isi Ulang Fren Gratis KFC SEMARANG - Fren sebagai produk layanan telekomunikasi milik PT Mobile-8 Telecom Tbk (Mobile-8) berupaya memberikan keuntungan lebih bagi para pelanggannya. Salah satunya melalui program Fren Gratis KFC. Kerjasama ini merupakan bentuk dukungan KFC dalam program loyalitas dan retensi yang diberikan kepada pelanggan Fren di seluruh Indonesia. Budhi Handoyo selaku Head of Region Jateng Mobile-8 mengatakan KFC telah tumbuh menjadi bisnis waralaba cepat saji yang dikenal di Indonesia. KFC sebagai restoran yang begitu dekat dengan masyarakat, tentunya sangat tepat menjadi mitra kerjasama yang dapat menguntungkan keduabelah pihak, khususnya bagi pelanggan Fren. “Program Fren Gratis KFC

yang diluncurkan pada tanggal 17 Juni sampai 17 Agustus 2010 ini dapat dinikmati seluruh pelanggan prabayar dan paskabayar,” terangnya. Bagi pelanggan prabayar cukup dengan mengisi ulang pulsa Rp 50 ribu akan mendapatkan paket goceng + 1 ayam + 1 nasi. Selain itu, untuk isi ulang pulsa Rp 100 ribu akan mendapatkan paket goceng + 2 ayam + 2 nasi. Selama periode pemakaian, program ini berlaku juga bagi pelanggan paskabayar hingga 2 kali keuntungan jika pemakaian mencapai Rp 50 ribu dan selanjutnya Rp 100 ribu. Pelanggan yang telah melakukan isi ulang pulsa prabayar atau pemakaian pulsa paskabayar memenuhi batas minimum akan mendapatkan SMS notifikasi dari 532. (*/ima)

Rita SuperMall Diskon Besar-besaran Hingga 50 %

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

PROGRAM BARU – Naga Mas Motor turut mememriahkan piala dunia 2010 dengan menggelar beragam program terbaru.

Semarak Piala Dunia Bersama Naga Mas Motor

Uang Muka dan Angsuran

LEBIH MURAH TEGAL – Untuk memeriahkan Piala Dunia 2010, Naga Mas Motor turut berbagi momen dengan menghadirkan beragam program. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan masyarakat Tegal dan sekitarnya sehingga berbagai kemudahan terus diberikan. Direktur Naga Mas Motor Thomas mengatakan, semarak Piala Dunia hadir di Naga Mas Motor. Salah satunya dalam even yang digelar Minggu (27/6) lalu di Lapangan Tegal Selatan. Dalam even tersebut,

masyarakat bisa mengikuti senam bersama, bazar sambil menyaksikan live band dengan nuansa piala dunia dan beragam kegiatan lainnya. Tidak hanya itu, masih dalam semarak Piala Dunia, masyarakat bisa mendapatkan Honda Absolute Revo hanya dengan uang muka Rp 500 ribu dan cicilan Rp 370 ribu per bulan. Untuk pembelian tipe matic, akan mendapatkan hadiah langsung tshirt bola dan jaket bola untuk pembelian semua tipe. Terdapat pula paket liburan khusus Mega Pro series.

Bagi yang beruntung akan mendapatkan uang saku liburan Rp 2 juta serta gratis asuransi jiwa khusus pembelian Honda Vario dan Beat. Menurutnya, semua kemudahan tersebut akan didukung dengan pelayanan yang cepat sehingga kebutuhan masyarakat mendapatkan berbagai tipe sepeda motor Honda bisa terpenuhi. “Bagi penggemar sepeda motor matic, kini bisa melihat secara langsung dan memiliki Honda Scoopy yang merupakan skuter matic retro modern,” katanya.

Selain itu, lanjut dia, dukungan bengkel resmi dengan mekanik handal membuat perawatan atau pergantian suku cadang selalu terjamin. Dengan demikian, sepeda motor bisa selalu dalam kondisi fit untuk mendukung berbagai aktivitas di luar rumah. Pihaknya akan terus memberikan program-program terbaru yang akan memudahkan masyarakat dalam memiliki sepeda motor Honda. “Mau tunai atau kredit, bisa dilayani dengan cepat dan proses yang mudah”. (gun)

Mei, Indeks Riil Penjualan Naik 2,42 % SEMARANG - Hasil Survei Penjualan Eceran yang dilakukan Bank Indonesia Semarang pada Mei lalu menunjukkan indeks riil penjualan secara umum mengalami peningkatan sebesar 2,42 persen (m-t-m), meskipun mengalami perlambatan apabila dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 7,11 persen. Sementara secara tahunan (y-o-y), indeks riil penjualan pada Mei tahun ini mengalami peningkatan sebesar 31,39 per-

CMYK

CMYK CMYK

sen. Peningkatan penjualan terjadi pada empat dari tujuh kelompok komoditas yang disurvei, dengan peningkatan terbesar terjadi pada kelompok Peralatan Pendidikan, Rekreasi, dan Olah Raga (41,21 persen). Kemudian disusul kelompok Obat-obatan, Perawatan Jasmani, dan Kosmetika (2,60 persen), kelompok Makanan Jadi, Minuman, dan Tembakau (1,11 persen), dan kelompok Bahan Makanan (0,08 persen). “Peningkatan yang cukup

tinggi pada kelompok Peralatan Pendidikan, Rekreasi, dan Olah Raga terkait dengan persiapan memasuki tahun ajaran baru dan libur sekolah,” terang Ratna E Amiaty, Pemimpin Kantor Bank Indonesia Semarang. Selanjutnya, harga komoditas dan suku bunga yang relatif stabil, serta kondisi makro ekonomi yang cenderung kondusif diperkirakan sebagai pendorong peningkatan indeks riil penjualan selama Mei lalu. Sementara itu, tiga kelompok

TEGAL - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) nya yang ke-7, Rita SuperMall menggelar diskon besar-besaran (great sale) hingga 50 persen untuk semua store selama 3 hari yakni mulai tanggal 29 Juni sampai 1 Juli 2010. “Untuk itu jangan sampai terlewatkan dan jangan sampai disiasiakan. Datang dan berbelanja di Rita SuperMall sekarang juga,” tandas General Manager Rita SuperMall Bambang Hermawan melalui Wargono, bagian promosinya. Sejak pertama kali digelar, momen ini banyak menarik pengunjung. Ini terlihat dari banyaknya pengunjung yang berbondong-bondong untuk terus datang dan berbelanja di Rita SuperMall. Fasilitas tempat parkir yang luas, mulai dari parkir basemant hingga parkir lapangan tampak penuh sesak dengan kendaraan mereka.

Dengan serangkaian acara bertema “Semarak Anniversary 7th Rita SuperMall”, saat ini berlangsung pula bazar back to school yang menyediakan berbagai kebutuhan sekolah maupun kantor seperti buku-buku pelajaran, tas, sepatu, komputer, laptop keluaran terbaru dan berbagai perlengkapan kantor lainnya. Bazar ini dimulai sejak tanggal 23 Juni sampai 25 Juli mendatang. HUT Rita SuperMall sendiri sudah dimeriahkan sejak tanggal 6 Juni. Mulai dari Festival Music & Modern Dance Award 2010 yang grand finalnya akan diselenggarakan 4 Juli 2010 mendatang di Century Convention Hall Lt.2 Rita SuperMall. “Dengan slogan “Rita SuperMall Pusat Wisata Belanja Keluarga“, kita berupaya terus memanjakan para pengunjungnya untuk bisa merasakan kenyamanan berbelanja dan berekreasi di mall terbesar dan termegah di Jawa Tengah ini,” tambahnya. (*/ima)

barang yang mengalami penurunan selama periode survei Mei tahun ini meliputi kelompok Transpor dan Komunikasi -1,38 persen, kelompok Perumahan dan Bahan Bakar -0,08 persen, dan kelompok Sandang -0,06 persen. Berdasarkan pertimbangan kondisi saat ini, mayoritas responden mengekspektasikan harga secara umum pada 3 dan 6 bulan diperkirakan sedikit mengalami kenaikan terkait dengan bulan puasa dan libur

akhir tahun. Hal ini juga tercermin dari ekspektasi omset penjualan yang oleh sebagian besar responden diperkirakan akan mengalami peningkatan. Sementara itu, suku bunga kredit pada 3 dan 6 bulan mendatang diekspektasikan mereka akan mengalami penurunan. “Kestabilan tingkat suku bunga acuan (BI Rate) beberapa waktu terakhir ini diperkirakan akan mendorong perbankan untuk menurunkan suku bunga kreditnya,” tambah dia. (*/ima)

DOK. ISTIMEWA

GREAT SALE - Memperingati HUT-nya yang ke-7, Rita SuperMall menggelar diskon besar-besaran hingga 50 persen.


CMYK

RADAR PEMALANG

BERLANGGANAN (0284) 323 575 / SMS ke 0852.2651.7726

KAMIS, 1 JULI 2010

Elpiji 3 Kg Terancam Langka Kuota Defisit PEMALANG - Kebijakan pemerintah dalam penentuan kuota elpiji bersubsidi 3 kg berpotensi menimbulkan persoalan baru. Saat ini, ketersediaan bahan bakar tersebut di pasaran Kabupaten Pemalang masih berada dalam jumlah yang cukup. Namun, besarnya kuota yang ditentukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng), menurut Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag)

Kabupaten Pemalang, tidak sesuai dengan kebutuhan sehingga mengalami defisit. Kepala Diskoperindag Kabupaten Pemalang Ir M. Syahroni mengatakan, saat program konversi minyak tanah ke gas digulirkan, Kabupaten Pemalang mendistribusikan 379.864 paket kompor gas dan tabung serta peralatan lainnya. Dari jumlah tersebut, yang dijadikan acuan oleh pemprov adalah kuota minyak tanah saat konversi di Kabupaten Pemalang mencapai 4 juta liter per

bulan dan mengalami kelangkaan. Dalam kondisi normal kebutuhan minyak tanah adalah 5,1 juta liter bulan. Sedangkan pemprov dengan acuan kuota minyak saat terjadi konversi memberikan kuota gas elpiji 3 kg untuk Kabupaten Pemalang sebesar 413.720 tabung. ’’Padahal, dari paket konversi yang didistribusikan dan diambil sample penggunanya adalah 80 persen, berarti ada 303.891. Dengan kebutuhan seminggu satu tabung, maka di-

prediksi membutuhkan 1.215.564 tabung gas,” jelasnya Rabu (30/ 6). Dari prediksi kebutuhan sebesar itu dan dibandingkan dengan kuota untuk Kabupaten Pemalang, menurut Syahroni, terjadi defisit kebutuhan sebanyak 801.845 tabung gas. Sampai akhir bulan ini (juni, Red), kurangnya kuota gas elpiji 3 kilogram belum dirasakan oleh masyarakat. Hal ini karena sebelum kebijakan kuota ditetapkan, terjadi perdagangan

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

ke hal 9 kol 5

DISTRIBUSI - Elpiji 3 kg sampai kemarin (30/6) masih lancar didistribusikan di pasaran Pemalang.

Festival 100 Hari Telkomsel Flash ”The Next Generation Zone” TELKOMSEL menggandeng MLW Telecom selaku produsen perangkat internet broadband SpeedUp dan Qualcomm sebagai pengembang dan inovator teknologi telekomunikas nirkabel menyelenggarakan Festival 100 Hari Telkomsel Flash yang berlangsung pada Juni hingga September 2010. Dalam festival ini Telkomsel melakukan serangkaian kegiatan di 6 kota, seperti: pameran penjualan paket bundling Telkomsel Flash, seminar teknologi komunikasi dan informasi, dan roadshow ke kampus. Festival bertajuk “The Next Generation Zone” ini diadakan di 100 titik di Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Medan. Kegiatan ini merupakan rangkaian program edukasi dan sosialisasi layanan internet berkecepatan tinggi Telkomsel Flash, di mana kini masyarakat sudah bisa mengakses layanan data High Speed Packet Access Plus (HSPA+) berkecepatan hingga 21 Mbps. Untuk menyukseskan kegiatan ini, Telkomsel bekerjasama dengan MLW Telecom dan Qualcomm.

CMYK

Menurut Agus Setia Budi -Deputy VP Channel Management, “Melalui kolaborasi strategis ini, kami ingin memberikan apresiasi bagi pelanggan Telkomsel Flash yang kini berjumlah 2,8 juta pelanggan. Program Festival 100 Hari Telkomsel Flash diharapkan bermanfaat bagi pelanggan untuk mengetahui lebih jauh mengenai teknologi mobile broadband terkini.” Dalam festival ini, pelanggan dapat menikmati gratis internet 300 MB per bulan selama 6 bulan dengan membeli paket bundling Telkomsel Flash-SpeedUp. Tersedia 8 paket bundling dengan diskon hingga 40 persen, yaitu Bandluxe C321 HSPA+ (Rp 1.399.000), SpeedUp SU-9500U HSUPA (Rp 899.000), SpeedUp SU-9000U HSUPA (Rp 749.000), SpeedUp SU-8650U HSDPA (Rp 499.000), Bandluxe C180 HSDPA (Rp 599. 000), SpeedUp SU-3200U (Rp 299.000), Router 3,5G SpeedUp SU-8800MBR (Rp 999.000), dan Netbook SpeedUp N101 Arte Unveils the Art of Technology (Rp 2.899.000). Menyambut demam

Piala Dunia 2010, tersedia juga SpeedUp SU-9300U HSUPA Futbol Series. Dapatkan pula paket perdana Flash Unlimited seharga Rp 60.000 yang menyediakan akses internet berkecepatan tinggi mulai dari 384 kbps. Tersedia 3 pilihan paket Flash Unlimited, yakni Rp 50.000, Rp 100.000, dan Rp 200.000. “Berbagai layanan yang dihasilkan dari kerjasama ini memungkinkan pelanggan mengakses aplikasi yang membutuhkan kinerja uplink data yang andal, seperti untuk keperluan online gaming, video streaming, file upload pada e-mail atau ke website,” jelas Rahmad Widjaja Sakti -Direktur Product & Marketing SpeedUp Technology. Kerjasama dengan Telkomsel memungkinkan produk bundling SpeedUp mudah diakses pelanggan, di mana 35 titik layanan SpeedUp sudah hadir di 19 kota di seluruh Indonesia. SpeedUp menggunakan berbagai macam varian teknologi Chipset dari Qualcomm. Gabungan teknologi mobile broadband SpeedUp dengan

Chipset Qualcomm didukung kualitas jaringan Telkomsel melalui lebih dari 5.000 Node B (BTS 3G) di seluruh Indonesia dapat mengurangi hambatan transfer data dan memberikan pengalaman berselancar di dunia maya yang jauh lebih baik. Selain promo paket bundling, akan diadakan Seminar Tekonologi Komunikasi dan Informasi yang membahas update teknologi mobile broadband terkini yang diikuti oleh para pengguna internet, blogger, serta pelanggan Telkomsel. Festival 100 Hari Telkomsel Flash juga menggelar roadshow ke kampus untuk memberikan edukasi seputar layanan internet bagi para mahasiswa di 6 universitas ternama, yakni Universitas Negeri Jakarta, Universitas Pendidikan Indonesia (Bandung), Universitas Sam Ratulangi (Manado), Universitas Lambung Mangkurat (Banjarmasin), Universitas Hassanudin (Makassar), dan Universitas Brawijaya (Malang). SERIES OF HEROES PROJECT Semangat untuk mengibarkan harum nama bangsa di dunia inter-

nasional diwujudkan Telkomsel dengan mendukung keberhasilan talenta-talenta muda Indonesia di ajang kompetisi tingkat dunia. "Series of Heroes" adalah karya besar Telkomsel untuk putra bangsa yang berprestasi tinggi. Setelah mengukir nama besar Rio Haryanto sebagai pembalap muda yang sukses di arena balap mobil Formula BMW Asia Pasifik, kini Telkomsel mendukung pembalap wanita nasional Alexandra Asmasoebrata. Proyek “Series of Heroes” bagi Alexandra Asmasoebrata ini merupakan kelanjutan dari “Hero Project” yang tahun lalu diusung Telkomsel untuk mendukung Rio Haryanto. Menurut Sarwoto Atmosutarno -Direktur Utama, “Kali ini kami mendukung Alexandra Asmasoebrata yang menjadi satusatunya pembalap wanita nasional yang berkiprah di ajang balap mobil internasional. Semoga upaya ini dapat memotivasi talenta-talenta muda Indonesia untuk berprestasi mengharumkan nama Indonesia di pentas dunia.” Telkomsel memberikan fasilitas

layanan akses bagi pelanggan yang ingin mendukung Alexandra Asmasoebrata. Seluruh partisipasi tersebut akan dialokasikan untuk kemajuan prestasinya di arena balap mobil internasional. Untuk mendukung Andra, pelanggan Telkomsel dapat berlangganan SMS Info Andrangan cara menekan *466*66# lalu OK/yes, langsung bisa mendapatkan informasi update mengenai aktivitas Andra, serta bonus foto dan ringtone khas Andra. Untuk setiap SMS yang dikirim atau diterima, pelanggan dikenakan tarif Rp 2.000 per SMS. Alexandra Asmasoebrata adalah satu-satunya pembalap wanita Indonesia yang sukses menjadi kampiun di Kejuaraan Karting maupun Formula. Andra memulai debutnya di ajang Karting pada tahun 2000 sebagai kadet 60 cc di usia 12 tahun. Setahun kemudian, ia mulai pindah ke kelas yang lebih tinggi, yaitu 125 cc, bahkan sampai ke ajang setingkat regional Asia Tenggara. Pada tahun 2004 Andra diikutsertakan dalam kualifikasi Formula BMW Scholarship yang menjadi

awal karir internasionalnya di dunia balap mobil Formula. Tahun berikutnya meraih Juara Umum Formula Campus Asia 2005 di Cina. Kesuksesan itu membawa Andra berlomba di 2 kejuaraan sekaligus pada tahun 2007, yakni Kejuaraan Karting dan Kejuaraan Formula Renault Asia. Kini pembalap berusia 22 tahun ini berkiprah di Asian Karting Open Championship (AKOC) 2010. Selain Rio Haryanto dan Alexandra Asmasoebrata, ke depannya Telkomsel juga akan menyediakan layanan serupa bagi pelanggan yang ingin mendukung Tim Alpha, yang merupakan tim ekspedisi pendakian puncak gunung tertinggi di 7 benua (Seven Summits). Partisipasi Telkomsel bagi keberhasilan karir balap Alexandra Asmasoebrata ini merupakan bentuk dukungan Telkomsel terhadap perkembangan dunia olahraga. Sebelumnya Telkomsel telah menghadirkan layanan Dunia Olahraga *466# dan Dunia Bola *465# yang dapat diakses langsung oleh pelanggan melalui ponsel. (*/arifin)


METRO TEGAL

4

KAMIS 1 JULI 2010

RADAR TEGAL

Tekan Pengangguran, Gandeng 35 Perusahaan

IPTEK Alur Perubahan Teknologi Informatika PERUBAHAN teknologi di bidang informatika setiap hari mengalami perubahan. Berbagai program serta model terbaru ditawarkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang berbeda guna mendukung setiap kegiatan yang ada. Salah satu teknologi yang banyak mengalami perubahan adalah komputer. Pasalnya, perangkat yang satu ini seakan sudah menjadi kebutuhan mulai anak sekolah hingga pekerja kantoran. Wahyudi, saat melihat bazaar teknologi yang digelar di Pacific Mall Kota Tegal mulai 25 Juni hingga 7 Juli mendatang, mengatakan, keberadaan perangkat komputer sekarang menjadi kebutuhan dalam menjalankan berbagai kegiatan. Saat bekerja di kantor, komputer menjadi perangkat wajib untuk mengolah data dan mendukung berbagai kegiatan. Dia mengaku sengaja datang untuk melihat program terbaru serta berbagai aksesoris yang ditawarkan. Menurutnya, semakin sering datang bazaar atau pameran teknologi seperti ini, dia mengaku banyak mendapatkan informasi terbaru. Dengan demikian, perkembangan teknologi yang ada bisa diikuti untuk mendukung berbagai aktivitas yang membutuhkan komputer sebagai sarana. Perkembangan yang terjadi juga bisa menjadi barometer sehingga tidak ketinggalam jaman. “Perubahan terjadi dengan cepat sehingga harus sering-sering melihat produk terbaru,” katanya. Pengunjung lainnya, Maryono, menuturkan, selain teknologi terbaru dalam perangkat komputer. Berbagai aksesoris juga terus berkembang sehingga memberikan banyak pilihan untuk mendukung kebutuhan yang terus berkembang. Keberadaan bazaar teknologi seperti ini diharapkan menjadi ajang perkenalan sekaligus melihat dari dekat berbagai produk terbaru sehingga tidak ketinggalan dengan daerah lain. Apalagi, keberadaan komputer, laptop serta aksesorisnya sekarang menjadi sebuah kebutuhan yang tidak bsia dipisahkan. Untuk harga, tentu saja sangat bergantung pada jenis serta merk yang akan dipilih. Tetapi, yang terpenting bukan harga tetapi kelebihan dari perangkat yang ditawarkan sehingga saat dibeli bisa memberikan manfaat secara maksimal. “Yang penting adalah fungsi yang bisa didapat sehingga mampu mendukung segala aktivitas yang ada,” terangnya. Direktur Life Computer, Rudi Warsito, membenarkan, jika bazaar teknologi menjadi salah satu ajang bagi masyarakat untuk melihat dari dekat berbagai perkembangan teknologi informatika terbaru. Selain itu, ajang kali ini juga menjadi edukasi bagi pengunjung tentang pentingnya teknologi untuk mendukung berbagai kegiatan mulai dari anak sekolah hingga menyelesaikan berbagai pekerjaan kantor. Jika selama ini masyarakat beranggapan jika teknologi terbaru hanya bisa dinikmati kalangan atas. Maka anggapan tersebut harus mulai ditepis. Pasalnya, untuk mendapatkan teknologi teranyar, berbagai cara bisa dilakukan seperti membeli secara kredit. Dengan demikian, teknologi bisa dinikmati semua kalangan sehingga masyarakat tidak gagap teknologi dan mampu berkreasi dengan teknologi yang ada. “Semakin banyak mengetahui teknologi terbaru, maka semakin banyak pengetahuan yang bisa didapat,” tandasnya. (rochman gunawan)

SOSIAL Suspect Calebral Palsy Dibantu PENDERITA Suspect Calebral Palsy, Dedy Kuswoyo (13), warga RT 04 RW 01 Kelurahan Muarareja yang awalnya diduga penderita gizi buruk, Senin (28/6), mendapat bantuan kursi roda dari Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Tegal. Penyerahan dilakukan langsung Kepala Dinsosnakertrans, H Sumito. Sumito, mengatakan, penyaluran bantuan hibah kursi roda kepada Dedy Kuswoyo merupakan tindak lanjut dari tinjauan Wali Kota Tegal, H Ikmal Jaya, 4 Juni lalu yang ditindak lanjuti dengan kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) 8 Juni, serta surat Kelurahan Muarareja Nomor 188.3/002 tanggal 9 Juni 2010. Sesuai informasi awal, Dedy Kuswoyo merupakan penderita gizi buruk. Namun hasil pengecekan, ternyata Dedy merupakan penderita Suspect Calebral Palsy yang menyebabkan kecacatan menetap, sehingga otot tampak kecil (atropi), serta kondisinya saat ini lumpuh total. “Sebenarnya Dedy merupakan masuk dalam daftar anak cacat di Dinsosnakertrans, dan terakhir tercatat pada tahun 2009. Apalagi yang bersangkutan merupakan warga miskin, atas dasar tersebut kami menyerahkan bantuan kursi roda,” kata Sumito. Melalui APBD 2010, menurut Sumito, Dinsosnakertrans telah menyiapkan alat bantu, kursi roda, krak, alat bantu dengar, kacamata, serta alat bantu lainnya. Kalau memang ada warga yang menderita atau cacat, dan berasal dari keluarga tidak mampu untuk secepatnya mengajukan kepada RT, RW dan diketahui pak lurah. Kalau memang menuhi syarat, maka bantuan alat bantu akan diberikan. “Soal jenis alat bantu yang akan kami serahkan, tergantung kebutuhan pemohon. Dengan satu catatan, harus melalui prosedur,” tuturnya. (hun)

UNTUK menyalurkan 100 tenaga kerja (Naker) magang, yang lolos seleksi tes. Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Tegal, menggandeng 35 perusahaan. Sebelum diterjunkan pekerja di perusahaan, para naker magang mendapat pembekalan soal jaminan kerja oleh PT Jamsostek. Kepala Dinsosnakertrans Kota Tegal, H Sumito, mengatakan, untuk menekan jumlah pengangguran di Kota Tegal, berbagai macam terobosan dilakukan Dinsosnakertrans. Salah satu bentuk riilnya, merekrut masyarakat usia produktif untuk mengikuti magang

kerja di 35 perusahaan. Selama lima bulan magang, mereka akan mendapat uang transport dari Dinsosnakertrans setiap bulannya Rp 300 ribu. Selain itu, mereka juga diikutkan ke jaminan kesehatan Jamsostek. “Ini merupakan program peningkatan kerja, dalam rangka persiapan Naker siap pakai. Karenanya kami minta para naker magang untuk bekerja dengan baik, laksanakan semua tanggungjawab semaksimal mungkin. Dengan begitu, kami yakin usai magang 5 bulan perusahaan akan mengangkat menjadi karyawan tetap,” kata Sumito. Menurut Sumito, saat pendaftaran ada 225, namun karena

anggaran yang disiapkan hanya 100. Maka hanya diambil 100 orang saja, untuk ikut kerja magang. Apabila ada naker magang yang tidak berangkat tanpa keterangan, pihaknya minta dilaporkan ke dinas untuk diberi sanksi. Namun sebaliknya, perusahaan juga harus melaporkan naker magang yang disiplin dan bekerja maksimal. “Kami akan terus melakukan monitoring, untuk melihat kerja mereka. Kami juga berharap prosentase Naker magang tahun ini yang diangkat lebih banyak, dibanding tahun 2009. Kalau pada tahun 2009 Naker magang yang diangkat sekitar

60 persen, maka pada tahun ini kami targetkan bisa 70 persen,” tuturnya. Ditambahkan Sumito, sesuai data yang ada di Dinsosnakertran saat ini jumlah pengangguran di Kota Tegal capai 16.157. Sedangkan jumlah pencari kerja, saat ini sekitar 6.015 orang. “Sejak bulan Januari-Mei lalu, kami telah banyak melakukan trobosan untuk pengurangan jumlah pengangguran. Diantaranya, pemberangkatan TKI, baik ke Batam, Jabotabek, daerah di Jawa maupun luar Jawa, ataupun Rekrutmen Naker magang seperti ini,” tambahnya. Sekretaris Komisi II, Kusnendro, mengungkapkan, pihaknya

mendukung langkah Dinsosnakertrans, melakukan trobosan untuk mengurangi jumlah pengangguran. Pihaknya berharap, pada akhir tahun 2010 angka pengangguran yang mencapai 16 ribu orang bisa terkurangi. Minimal 50 persen dari angka pengangguran bisa bekerja, sehingga PR tahun 2011 tinggal 50 persen lagi. “Kami minta dalam rekrutmen naker, Dinsosnakertrans lebih mengutamakan usia produktif. Namun tetap memperhatikan warga yang belum bekerja, tapi usianya sudah tidak produktif lagi. Sebab tujuan akhir, yakni untuk peningkatan taraf kesejahteraan,” ungkap dia. (hun)

PPDB Diperpanjang Sehari Orang Tua Banyak yang Kuatir PEMERINTAH Kota (Pemkot) Tegal, mengeluarkan kebijakan baru dalam pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2010. Pendaftaran yang seharusnya ditutup, Rabu (30/ 6), diperpanjang sehari menjadi, Kamis (1/7). Kebijakan ini berlaku menyeluruh untuk PPDB mulai tingkat SD/MI sampai SMA/MA/ SMK. Kontan, aturan baru itu membuat para orang tua dan siswanya kalangkabut. Mereka ketakutan akan tereliminasi dari jurnal dan tidak mendapat kesempatan sekolah negeri. Salah seorang wali murid, warga Jl Banyar Tegalsari Tegal Barat, Vivi (38), mengatakan, dengan adanya penambahan hari pendaftaran, posisi anaknya Chautsar Christian Nobel, menjadi terancam. “Saya mendaftarkannya Christian di SMPN 3. Jurnal pada Rabu kemarin posisinya diperingkat 144 dengan jumlah nilai 32,88. Sementara kuota yang dibutuhkan sekolah hanya 179 siswa. Seharusnya, jika tidak ada perubahan anak saya sudah diterima di SMPN 3,” katanya, Rabu (30/6), ketika memonitor jurnal di SMPN 3. Menurutnya, posisi yang seharusnya sudah aman, setelah ada aturan baru ini menjadi terancam. Sebab, tidak menutup kemungkinan, Kamis ini akan banyak lagi siswa yang mendaftar. Sehingga tidak menutup kemungkinan anaknya akan tereliminasi. “Saya yakin besok banyak cabutan dari SMPN 2 yang lari kesini. Hari ini (kemarin) saja sudah ada 20 an anak yang mendaftar lagi. Ungkin besok akan lebih dari itu, lalu bagaimana nasib anak saya?” Tanya Vivi. Kondisi sama terjadi di SMPN 4, puluhan orang tua siswa merasa kecewa dengan kebijakan Pemkot itu. Sebab, anak mereka yang seharusnya diterima, posisinya menjadi terancam. Seperti Arifin (45), warga Jl Betik No 7 Tegalsari Tegal Barat, anaknya Indra Haryanto, jumlah total nilainya hanya 31,08. “Pertama saya mendaftarkannya di SMPN 3, namun lantaran tereliminasi pindah ke SMPN 4. Dengan nilai 31,08 itu seharusnya sudah diterima di SMPN 4, karena dalam jurnal posisinya peringkat 153, dengan kuota yang dibutuhkan 200 anak. Namun lantaran jadwal pendaftaran diperpanjang posisinya menjadi kritis,” ujarnya. Demikian juga dengan, Evi (37) warga Jl KH Mansyur Pekauman Kulon Kabupaten Tegal. Melihat posis anaknya, Bagus Anggi Jaya Pratama,

mengkhawatirkan mendadak merasa lemas, pusing, dan mencret-mencret. “Ini sangat tidak adil, kalau begini caranya penerimaan siswa baru di SMPN 4 bisa dimonopoli anak-anak yang pinter tok. Saya sudah mendaftar di SMPN 4 sejak hari perta pendaftaran di buka. Dari hari kehari posisinya dalam jurnal selalu menurun. Dari mulai peringkat 117 menjadi 181,” ungkapnya kesal. Jika jadwal tidak ada perubahan, lanjut Evi, seharusnya Bagus sudah diterima. Tapi karena diperpanjang naknya terancam tidak dapat sekolah negeri. Sebab tidak menutup kemungkinan Kamis akan tereliminasi. “Seharusnya pemerintah tetap menutup pendaftaran pada Rabu. Baru kemudian Kamis, pendaftaran dibuka kembali bagi sekolah yang kuotanya belum terpenuhi. Tidak seperti sekarang, yang bikin orangtua pusing dan ketakutan,” keluh Evi. Sementara Kepala SMPN 4, Faris Muzayin, menuturkan, sesuai keputusan rapat kemarin pagi, PPDB diperpanjang saru hari. Namun alasannya apa dia tidak bisa menerangkan. Yang pasti sekolah sifatnya hanya melaksanakan saja. “Selain pengunduran, juga ada perubahan sekor untuk bonus. Jadi jumlah nilai yang terpampang di jurnal sekarang akan dihitung kembali. Jadi masih ada perubahan jumlah nilainya,” paparnya. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik), Suryaningsih Budiastuti, membenarkan adanya perpanjangan jadwal pendaftaran. Ini dilakukan lantaran PPDB tahun ini merupakan masa transisi. Yakni perubahan system yang berbeda dengan tahun sebelumnya. Yang bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan pemerataan. “Ini merujuk pada PP No. 17 tahun 2010 tentang pengelolaan penyelenggaraan pendidikan. Yang dipertegas dengan Perwal No. 11 tahun 2010 tentang pedoman kegiatan sekolah di Kota Tegal tahun pelajaran 2010/ 2011. Dengan adanya aturan tadi, imbuh Budi, PPDB ada sedikit kerancuan. Sebab, kondisinya masih dalam masa-masa perubahan. Dengan begitu banyak siswa dan orangtua yang bingung. Untuk memberi kesempatan mereka yang bingung maka, jadwal pendaftaran diperpanjang satu hari. Ini berlaku dari mulai tingkat SD sampai SMA. Selain diperpanjang, skor bonus nilai juga diubah. Seperti ijazah MDA yang awalnya diberi skor 1,5 menjadi 2, TPQ/TPA pertama 0,5 menjadi 1. Namun untuk UBTQ nilainya tetap 0,5. (adi)

ADI MULYADI/RATEG

WAS-WAS – Orang tua siswa berdesakan melihat jurnal PPDB di SMPN 4.

Dewan Minta Penjelasan Disdik KEBIJAKAN Pemkot Tegal melalui Dinas Pendidikan (Disdik) yang memundurkan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menjadi, Kamis (1/7),a diseriusi DPRD setempat. Mereka berencana mengevaluasi PPDB dengan Ujian Baca Tulis Al Qur’an (UBTQ). Ketua DPRD, H Edy Suripno, Rabu (30/6), mengatakan, dia sudah memerintahkan alat kelengkapan dewan yakni Komisi I untuk melakukan rapat evaluasi dengan Disdik. Evaluasi dilakukan menyeluruh terkait PPDB dari tingkat SD hingga SMA sederajat. Dijelaskan Edy, evalusi yang dimaksud berkaitan penerapan

UBTQ, yang nilainya tidak terlalu jauh berbeda dengan ijazah Tempat Pendidikan Al Qur’an (TPQ). “Kami juga bakal mengevaluasi dampak perpanjangan masa penutupan PPDB. Karena ternyata kebijakan ini malah membuat sejumlah orang tua resah,” kata Edy. Ketua Komisi I, Sutari, mengungkapkan, rapat evaluasi akan dilaksanakan, Kamis (1/7) hari ini. Selian menghadirkan Disdik, DPRD juga mengundang elemen masyarakat yang berkaitan dengan penyelenggaraan pendidikan Al Qur’an. “Undangan sudah disiapkan

dan hari ini (kemarin, red.) juga akan segera dikirimkan,” ungkap Sutari. Wali Kota, H Ikmal Jaya, menyatakan, pengunduran masa penutupan PPDB menjadi 1 Juli 2010, dikarenakan adanya peningkatan bonus nilai prestasi. Bagi pemilik ijazah MDA akan mendapat poin 2 dari semula 1,5. Sedang ijazah TPA/ TPQ diberi poin 1 yang semula 0,5 dan UBTQ tetap 0,5. “Ini merupakan respon Pemkot, atas usulan ulama dan FKMD. Harapannya, langkah ini bisa menjadi benteng generasi muda. Sehingga secara moral bisa terjaga,” tegas Ikmal. (hun)

SMPN 7 Kembangkan Kelas Robotik ANGGAPAN robotika hanya menjadi konsumsi masyarakat kota besar tampaknya akan runtuh. Sebabnya, sekolah-sekolah di daerah di luar kota besar sudah mulai menggeliat. Virus robotika telah menyebar ke beberapa kota kecil. Salah satunya di Kota Tegal yaitu SMP Negeri 7 RSBI Kota Tegal. Program yang dinamakan Robotic Class for the Student ini baru akan dimulai awal tahun pelajaran 2010/2011. Kepala SMPN 7, Drs Sugiyanto, menyatakan, ingin menerapkan konsep “4th R in Education” yaitu Reading, wRiting, aRhitmatic (calistung “Baca Tulis Hitung”) dan R yang satunya adalah Robotic.

Salah seorang pengajar robotic, Gagah Manunggal Putra SKom, menyatakan, ajaran ilmu robotik kepada siswanya adalah agar siswa dapat berpikir secara sistematis, logis, teliti, dan praktis dan mengenalkan ilmu robotik di daerah Tegal dan sekitarnya. “Sudah saatnya Kota Tegal berbicara tentang Robotik” terangnya. Selama mengikuti kelas robotik, siswa mendapatkan pengetahuan dasar tentang robotika. Mulai dari bagaimana robot bekerja, menggunakan sensor, menyinergikan gerakan robot dengan sensor serta bagaimana robot bisa diperintah untuk melakukan suatu pekerjaan. “Jadi siswa kami berikan

dasar-dasar tentang ilmu robotik, selanjutnya siswa diharapkan dapat berkreasi dan menggali kemampuannya” ujarnya. Di musim liburan sekolah ini, diadakan penggemblengan terhadap dua siswanya selama 2 minggu untuk persiapan mengikuti Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) November nanti, di Institut Teknologi Bandung Jawa Barat. Diharapkan, semua pihak baik sekolah maupun Pemkot Tegal bisa mendukung rencananya. Ditanya, tentang kendala finansial yang selama ini selalu menjadi kendala bagi sekolah-sekolah, dia mengakui, belajar robot memang perlu dana yang tidak sedikit. (her)


KABUPATEN TEGAL

8

KAMIS 1 JULI 2010

RADAR TEGAL

SIAK Perlu Dikaji Ulang ADIWERNA

DOK/RADAR SLAWI

MASIH TINGGI - Harga cabe merah di pasaran hingga kemarin masih tetap tinggi. Bahkan telah mencapai angka Rp 30 ribu per kilogram.

Harga Cabe Tetap Tinggi DI akhir bulan Juni, harga cabe merah atau keriting yang sempat berkisar Rp 30 ribu per kgnya, kembali naik menjadi Rp 32 ribu per kgnya. Demikian dengan sejumlah sayuran lainnya, termasuk harga sembako yang juga terus merangkak naik. “Kami kira, harga cabe merah cukup sampai di harga Rp 30 ribu per kgnya. Namun, per Kamis (30/6) kemarin harga cabe merah kini kembali naik menjadi Rp 32 ribu per kgnya,” kata Rokhani (60), pedagang sayuran di Pasar Banjaran Adiwerna Kabupaten Tegal. Menurut dia, untuk wilayah pasar Tegal dan sekitarnya memang kenaikan yang ada tidak terlalu besar dibandingkan dengan sejumlah kota besar lainnya. Sebab seperti di Pekalongan maupun Jakarta dan kota besar lainnya, harga cabe sudah tembus dikisaran Rp 40-50 ribu per kgnya. “Ya, untung saja di Kabupaten Tegal masih banyak lahan sawah maupun petani. Sehingga kenaikan harga cabai tidak seperti di kota besar lainnya,” jelas pedagang sayuran yang sudah berjualan di Pasar Banjaran selama 15 tahun. Rokhani menambahkan selain cabe merah, harga cabe rawit saat ini juga bisa tembus dengan harga Rp 25 ribu per kgnya, yang harga sebelumnya hanya Rp 15 ribu per kg. Sedangkan untuk cabe hijau memang tidak mengalami kenaikan yang tinggi. Sebab harganya masih tetap dikisaran Rp 12 ribu per kgnya. Sementara untuk harga tomat Rp 7 ribu, bawang merah Rp 12 ribu yang sebelumnya hanya Rp 10 ribu. Sementara kenaikan sejumlah harga sayuran dan sembako lain, harga ayam potong maupun ayam sayur kini di pasaran juga mulai naik. Bahkan selain harga naik, keberadaan ayam potong juga kini mulai semakin sulit dicari lantaran barangnya mulai menghilang. Seperti dikatakan pedagang ayam potong, Sifan (37) yang menambahkan seperti harga ayam potong maupun sayur termasuk ayam kampung sejak kemarin juga mengalami kenaikan. Yakni. (gus)

SLAWI - Adanya Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) pada hakekatnya untuk upaya tertib dokumentasi atau tertib adminstrasi kependudukan. Tidak hanya sekedar pengawasan terhadap blangko-blangko y a n g dipersyaratkan dalam penertiban dokumen. Akan tetapi ketika Dinas terkait kesulitan dalam melakukan sistem itu seharusnya juga untuk sementara jangan dipaksakan, yang terpenting bagaimana dokumen kependudukan ada ketertiban, ini perlu ada kajian ulang. Hal itu dikatakan Ketua Komisi I Dakir SH kepada Tadar Rabu (30/6) kemarin. “Sistem SIAK kalau melihat hasilnya memang sangat bagus, akan tetapi kalau kemudian kesulitan melakukanya kenapa harus dipaksakan. Padahal pendataan penduduk juga belum tertib, coba walau pun pakai sistem of line Disdukcapil tertibkan dulu pendataanya, di samping mempersiapkan SIAK itu,” kata Dakir, politisi PDIP ini. Dakir menambahkan, Disdukcapil dalam pelaksananan SIAK ini harusnya mempersiapkan juga SDM pengelolanya sampai ketingkat kecamatan. Jangan hanya di Disduknya saja yang disiapkan, nanti malah kuwalahan. “DinaS harus mempersiapkan pengelolanya untuk mengurusi SIAK on line itu, jangan karena ada terus langsung dilaksanakan, padahal infrastrukturnya belum siap, yang ada nanti semrawut,” imbuhnya. Hal yang sama juga dikatakan anggota Komisi I M

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

KETEMU - M Khuzaeni ketemu dengan warga satu desanya saat melakukan kunjunganya ke rumah sakit di Bekasi.

Khuzaeni dari Fraksi Golkar mengatakan hendaknya Disdukcapil jangan memaksakan program SIAK ini secara on line kalau infra strukturnya belum siap, karena yang apaling penting untuk pemerintahan kita ini adalah kevalidan data. “Kalau

SDM dan perangkatnya belum siap untuk melaksanakan SIAK secara on line, jangan terburuburu untuk memaksakan,” katanya. Lebih lanjut Zeni mengatakan, sebenarnya memang SIAK kalau sudah beres. Ka-

SEDIKITNYA 62 hektar lahan pertanian tanaman padi diserang hama wereng coklat. Namun musibah itu tidak mempengaruhi produksi pertanian tanaman pangan Kabupaten Tegal Tahun 2010 ini, dengan luas lahan 54 ribu hektar dengan target target produksi, sekitar 315 ribu ton Gabah Kering Giling (GKG). Keoptimisan ini didasarkan pada tahun 2010 curah hujan tinggi dan disebut sebagai tahun basah. “62 hektar tidak banyak dari seluruh lahan yang kami miliki. Namun kami tetap mengantisipasi apalagi sebagian dari tanaman itu berhasil dipanen,” kata Kepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan Pemkab Tegal Ir Karwadi Rabu (30/6) kepada Radar di kantornya. Dikatakannya, selain hama wereng coklat, dinasnya juga melakukan antisipasi terhadap serangan hama sundep, ulat putih maupun tikus. Antisipasi penanggulangan pada basis-basis hama itu terus dilakukan, menggunakan pestisida maupun gropyokan. “Sekitar 10 hektar tanaman yang diserang hama lain selain wereng coklat itupun sudah terantisipasi saat ini,” ucap Karwadi. Masih menurut Karwadi, untuk itu pihaknya berpesan kepada para petani agar selalu menjaga tanaman padinya. Untuk petani yang merencanakan tanam baru diharapkan untuk hati-hati dan tidak mudah terpengaruh curah hujan. “Curah hujan bisa membohongi dan dikhawatirkan gagal panen untuk saat ini, mengingat sudah memasuki musim kering (kemarau) namun tidak begitu bermasalah bagi lahan yang kebutuhan airnya bisa dibantu dengan sumur pompa,” terangnya. Sementara Plt Kepala Kantor Ketahanan Pangan Ir Toto Subandrio membenarkan jika produksi tanaman pangan Kabupaten Tegal optimis terpenuhi. Pasalnya selain luas lahan, tahun 2010 merupakan tahun curah hujan tinggi yang menguntungkan petani tanaman pangan yaitu padi. “Saya optimis 315 ribu ton GKG bisa terpenuhi di Tahun 2010,” ujar Toto. (k1)

SIAK ini berjalaan lancar semuanya akan mudah untuk mengurusi sesuatu, tapi kalau semuanya sudah siap sampai ke tingkat kecamatan. Kalau semuanya belum siap, mendingan SIAK ini jangan dipaksakan dulu,” tuturnya. (mg2)

2000 Siswa Gagal Diterima Di SMKN 1 Adiwerna

SLAWI 62 Hektar Tanaman Padi Diserang Wereng Coklat

rena kemungkinan akan memudahkan urusan dalam kehidupan sehari-hari, tapi apakah akan mudah kalau perangkatnya belum siap, yang ada hanya akan menghamburkan anggaran saja. “Memang kalau program

AGUS W/RADAR SLAWI

DIKELUHKAN - Warga Mejasem Kramat kini banyak mengeluhkan keberadaan perumahan yang kini berubah menjadi usaha rumah walet maupun game on line dan warnet.

Banyak Rumah Alih Fungsi KRAMAT - Puluhan rumah yan g b e r a d a d i k o m p l e k s perumahan Mejasem Barat, Kecamatan Kramat, kini banyak yang alih fungsi menjadi tempat usaha yang tak sedikit pula tidak mengantongi izin. Seperti usaha walet, warnet, maupun game on line yang kini tengah marak. Sedangkan usaha tersebut juga banyak pula dikeluhkan oleh masyarakat. Seperti halnya pengelolaan usaha rumah walet yang kini terus diresahkan masyarakat Mejasem Barat. Pasalnya selain lingkungan menjadi kotor dan bau, usaha tersebut juga tidak menguntungkan bagi lingkungan sekitar. Terlebih bisnis usaha tersebut tidak memiliki izin. Namun sampai dengan sekarang, tidak ada tindak lanjut dari dinas terkait. Padahal

di dalam aturan sudah jelas dan nyata dalam penindakannya. “Perumahan yang dijadikan rumah walet ini memang jelas meresahkan dan mengganggu lingkungan sekitar. Sebab tidak ada untungnya bagi masyarakat. Hanya bau dan lingkungan menjadi kotor yang kami dapat,” ujar Diana (30), warga Pala 16 Mejasem Barat. Menurutnya, keluhan ini juga sudah disampaikan ke sejumlah Muspika Kecamatan Kramat. Sebab, usaha tersebut sudah jelas mengganggu lingkungan. Terpisah Camat Kramat Drs Berlian Adji menambahkan bahwa usaha yang berada di lingkungan pemukiman masyarakat memang harus benar dikaji. Termasuk apakah usaha

tersebut sudah mengantongi izin atau belum, harus dicek lebih dulu. ‘’Kami dalam waktu dekat akan mencoba koordinasi dengan dinas terkait. Sebab, hal ini mengantisipasi adanya usaha liar dan mengganggu lingkungan masyarakat,” jelasnya. Sementara Kapolsek Kramat AKP Poniman membenarkan kalau pihaknya juga sudah mendapatkan laporan tersebut. Sedangkan hasil laporan itu juga langsung dijadikan dasar dirinya untuk memanggil para pemilik usaha walet. “Dari hasil pemeriksaan pemilik usaha menyebutkan bahwa mereka juga hingga kini belum memiliki izin. Namun memang sampai dengan sekarang rumah walet tersebut belum dibongkar,” jelasnya. (gus)

ADIWERNA – Sekitar 2000 siswa lulusan SMP dan sederajat yang mendaftar sebagai murid baru tahun ajaran 20102011 di SMKN 1 Adiwerna bakal gagal diterima masuk ke sekolah itu. Pasalnya dari jumlah pendaftar sekitar 2.500 siswa, yang diterima hanya sekitar 480 pendaftar. Asumsi ini ditilik dari kemampuan sekolah dengan lima jurusan, yang hanya mampu menerima siswa baru hanya 96 siswa setiap jurusannya, yang nantinya dibagi pada tiga kelas. “Sampai Rabu (30/6) jumlah pendaftar sudah mencapai 2300 siswa. Sampai dengan penutupan hari Jumat besok, saya kira masih bertambah jumlah pendaftarnya. Jumlah itu menunjukkan kenaikan dibanding tahun sebelumnya hanya sekitar 2200 pendaftar baru,” terang Wawik SPd, salah seorang panitia penerimaan siswa baru pada Radar, Rabu (30/6) kemarin di sekolahnya. Saat ini, jelas Wawik, di

SMKN 1 Adiwerna ada lima jurusan pendidikan yaitu Teknik Gambar Bangunan, Teknik Mesin, Teknik Mekanik Otomotif, Teknik Listrik dan Teknik Audio Visual. Setiap jurusan pendidikan, nantinya bakal menerima siswa baru untuk tiga ruang kelas. “Masing-masing kelas terdiri dari 32 siswa,” katanya. Masih menurut Wawik, banyaknya minat siswa baru yang mendaftar pada sekolah SMKN 1 Adiwerna, selain kualitas pendidikan sekolah terkait disiplin belajar, juga sejumlah faktor pendukung lain ada di dalamnya. Baik itu fasilitas ruang belajar, ruang praktek maupun sarana sekolah lainnya. Salah satu contoh seperti kerja sama dengan sejumlah perusahaan di kota besar, yang siap menampung anak lulusan SMKN 1 Adiwerna yang berprestasi untuk bekerja di perusahaan bersangkutan setelah lulus nanti. Sedangkan menyinggung jumlah lulusan sekolah itu di tahun 2010 ini, menurut Wawik, sudah tertampung bekerja pada sejumlah perusahaan sekitar 60 persen. (k1)

M GHONI/RADAR SLAWI

DAFTAR SEKOLAH - Puluhan siswa pendaftar baru di SMKN 1 Adiwerna, nampak menunggu giliran untuk menyerahkan persyaratan pada panitia di Aula sekolah itu.


SAMBUNGAN

KAMIS 1 JULI 2010

9

RADAR TEGAL

Kejari Dinilai Kelimpungan Ungkap Kasus BOS Perpaduan Dua Bidang JUNAEDI-Agung pasangan yang top karena perpaduan 2 bidang yang saling mendukung. Pemalang pasti berkembang pesat. 08157607xxx JUNAIDI-Agung, Pasangan yang tepat antara birokrat pengalaman dengan usahawan handal untuk memajukan dan sejahterakan Pemalang. 081391593xxx

Tindak Pejabat Mangkir karena Nonton Bola MOMENTUM piala dunia dalam olah raga sepakbola yang kini sedang ramai jadi pusat perhatian masyarakat, nampaknya tontonan seru dalam permainan bola itu juga tidak luput banyak disukai oleh para pejabat yang ada di Kabupaten Pemalang. Melihat fenomena tersebut Bupati Pemalang HM Machroes sangat menaruh perhatian secara serius terhadap kinerja para pejabatnya akhir ini. Harapannya, agar kinerja para pejabatnya tidak terjadi penurunan gara-gara semalaman begadang nonton bola, karena akan mengganggu tugas pelayanannya kepada masyarakat. ’’Saya tidak akan mentolerir kepada kepala SKPD yang datang ke kantor terlambat atau tidak masuk kerja alasan be-

DOK RATEG

HM Machroes

gadang nonton bola,” tandas Machroes dalam acara rapat paripurna dewan baru-baru ini. Pernyataan bupati yang akan menindak tegas pejabatnya yang melakukan hal semacam ini, segera mendapat sambutan hangat (positif, Red) oleh semua anggota dewan. Bahkan, semua yang hadir dalam acara rapat dewan bertepuk tangan munculnya sikap tegas. (mg1)

Ada Upaya Sistemik PEMALANG – Semakin sulitnya Kejaksaan Negeri (Kejari) Pemalang dalam upaya mengungkap dugaan penyimpangan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), dinilai oleh Presidium Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Pemalang Puji Dwi Darmoko akibat adanya ’upaya sistemik’ yang telah dilakukan oleh jajaran Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Dindikpora) setempat. Hal tersebut dibuktikannya saat Kejari meneliti dan melakukan pemeriksaaan kepada semua pihak yang terkait dalam pelaksanaan dana BOS, yang didapatkannya sebuah keterangan secara normatif, berupa daftar isian program kegiatan, sehingga nampak bersih tidak ada penyimpangan atau penemuan bukti apa pun. ’’Dalam upaya pengungkapan dugaan penyimpangan dana BOS Kejaksaan mengalami kesulitan karena ada kesan upaya sistemik untuk meng-counter persoalan dana BOS,” katanya, kepada Radar (30/6). Adanya kesulitan itu, menurut Puji, sebagai bukti keberhasilan Dinas Pendidikan sebelumnya dengan segera melakukan revisi semua program kegiatan yang ada. Seperti halnya yang telah dilakukan oleh dinas pendidikan sesuai

pernyataanya beberapa hari hari lalu. Oleh karena itu, lanjut Puji, jika pihak yang berkompeten yakni Kejaksaan dalam menangani persoalan dan BOS tidak jeli, maka yang akan terjadi tetap mengalami kesulitan. Padahal, dengan adanya upaya dinas terkait merevisi program kegiatan yang ada dalam pelaksanaan dana BOS, secara tidak langsung ada pengakuan dari dinas ada suatu kesalahan. Selain itu dalam persoalan dana BOS, kata Puji, jika dikros cek di lapangan untuk melihat keadaan yang sebenarnya. Baik kepada kepala UPPK maupun kepala SD juga sudah tidak lagi berani untuk memberikan keterangan atau mengakui apa yang sebenarnya terjadi. Sebab, mereka itu tidak mau mempertaruhkan jabatannya. Dia menegaskan, upaya Kejaksaan dalam menyikapi dugaan penyimpangan dana BOS. Semestinya, ditegaskan dia, dalam melakukan penyelidikan, ketika isu tersebut mulai mencuat digulirkan oleh Komisi D DPRD Pemalang, Kejaksaan langsung bergerak sehingga tidak terlambat dalam menanganinya. ’’Kalau sekarang kejaksaan mengalami kesulitan, kan muncul ada kesan Kejaksaan kerjanya terlambat karena program sudah duluan di revisi,” tandasnya. (mg1)

UKM Terima Bantuan Vacum Crying

Sekolah Swasta Berlakukan Jemput Bola Hari Ketiga PPDB 2010-2011 PEMALANG – Hari ketiga atau hari terakhir untuk pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2010-2010 tingkat SMA, banyak calon peserta didik mulai menarik berkas pendaftarannya di sekolah-sekolah negeri. Dilakukannya penarikan berkas, karena kesempatan diterima sangat kecil setelah melihat jurnal PPDB yang dipasang pihak sekolah. Di SMA N 3 Pemalang, jumlah penarikan berkas pendaftaran hingga Rabu (30/6) siang, tercatat ada 80-an anak. Namun, jumlah itu diperkirakan bertambah karena pada hari terakhir PPDB, mereka yang menarik berkasnya belum dihitung. Ketua PPDB SMA N 3 Pemalang Ummi Fadilah SPd kepada Radar mengungkapkan, penarikan berkas yang dilakukan calon peserta didik me rupakan hal yang biasa dalam PPDB. Hal itu dilakukan karena memang kesempatan diterima disebuah sekolah terbilang kecil. Sehingga mereka mencari alternatif sekolah lain yang kesempatan diterimanya lebih besar. Sekolah yang terletak di belakang Kantor Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Pemalang ini, dijelaskan

SUMITRO/RADAR PEMALANG

TARIK BERKAS – Sejumlah pendaftar calon siswa SMA Negeri 1 Comal, Kabupaten Pemalang, kemarin (30/6) menarik berkasnya untuk mendaftar di sekolah lain.

dia, pada PPDB TA 2010-2011 akan menerima siswa sesuai dengan besaran kuotanya, yakni 240 siswa. Pada hari pertama pendaftaran tercatat 300, hari kedua 155 anak, dan hari ketiga (kemarin, Red) sampai dengan pukul 10.00 WIB sudah ada 70-an pendaftar. Penarikan besar-besaran berkas pendaftar juga terjadi di SMA N 1 Comal, tercatat selama dibukanya PPDB di sekolah tersebut, ada 200-an berkas yang ditarik. Jumlah pendaftar di sekolah

yang terletak di sebelah selatan Kantor Kecamatan Comal ini, hari pertama tercatat 590 pendaftar, hari kedua 80 pendaftar, dan hari ketiga tercatat 30-an pendaftar. ’’Sesuai kuotanya kami akan menerima 360 siswa untuk 9 kelas,”terang Humas SMA N 1 Comal, Hardjono Rosyid, kepada Radar kemarin. Berbeda dengan sekolah negeri yang kebanjiran pendaftar, sekolah-sekolah swasta pada hari ketiga PPDB masih sepi pendaftar. SMA Muham-

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

MESIN BANTUAN - Mesin bantuan untuk UKM sudah tiba di Diskoperindag Kabupaten Pemalang.

madiyah 1 Pemalang misalnya, hingga kemarin tercacat hanya ada 25 pendaftar. Dari jumlah tersebut, 15 di antaranya sudah melakukan daftar ulang. ’’Sekolah swasta khan memang begini, menunggu limpahan siswa yang tidak diterima di sekolah negeri,” tutur Nur Hano, panitia PPDB SMA Muhamadiyah 1 Pemalang. JEMPUT BOLA Berkaitan dengan hal itu pula, pihaknya bersama panitia lain sepakat menggunakan model jemput bola, dengan ikut menumpang (membuka loket, Red) pendaftaran di sekolahsekolah negeri. Kalau tidak jemput bola, menurut dia, nantinya tidak akan mendapatkan siswa. ’’Tahun lalu sekolah kami mendapatkan siswa satu kelas, sekitar 25 anak. Makanya, kami sepakat menggunakan model jemput bola,” tandas dia di loket pendaftaran di SMA N 3 Pemalang kemarin. Batasan jumlah siswa (kuota, Red) yang akan diterima sekolahnya, lanjut Nur Hanto, tidak ada ketentuan. Karena bisa mendapatkan siswa saja menurutnya sudah baik. (sumitro)

PEMALANG - Sejumlah Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Kabupaten Pemalang menerima bantuan berupa mesin vacum crying dari gubernur Jawa tengah (Jateng). Mesin canggih itu digunakan untuk membuat keripik dari bahan baku buah-buahan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang akan membuat MoU dengan penerima manfaat untuk kelangsungan mesin ban-

tuan tersebut. Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Ir M. Syahroni mengatakan, bantuan kepada UKM itu karena Kabupatan Pemalang memiliki potensi home industri yang sangat baik, seperti industri keripik singkong rasa gadung di Ujunggede, Kecamatan Ampelgading. Juga industri lain yang berbahan baku buah, seperti

buah nanas. ’’Bantuan yang baru saja turun ini adalah untuk industri jambu mete di daerah kota dan keripik singkong di Ujunggede,” ujar dia. Bantaun itu sebelum diserahkan akan dilakukan penandatanganan MoU dengan penerima manfaat agar mesin tersebut betul-betul digunakan dan tidak dipindahtangankan, apalagi dijual. (ali)

Elpiji 3 Kg Terancam Langka dari halaman 9 bebas gas elpiji ukuran tersebut sejak Januari sampai dengan Mei dan membanjiri Pemalang. ’’Kelebihan gas saat perdagangan bebas itu sudah mulai terserap, sehinga kemungkinan kelangkaan akan terjadi setelah sisa Bulan Januari hingga Mei habis terserap. Terutama pada saat bulan puasa (Ramadan, Red) nanti, dimana terjadi peningkatan kegiatan ekonomi masyarakat,” jelas Syahroni.

Menyikapi kebijakan kuota elpiji ini, dinas terkait melakukan langkah-langkah dengan mengumpulkan agen-agen elpiji 3 kilogram. Mereka berjumlah 14 orang, dan kepadanya ditawarkan sistem rayonisasi dalam menyalurkan elpiji bersubsidi tersebut. Agen-agen ini memiliki bawahan berupa pangkalan, yang

sampai kemarin jumlahnya belum diketahui. Sementara, penjualan gas tersebut sampai saat ini masih dalam batas yang wajar. Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkam pemerintah mencapai Rp 12.750 per tabung gas. Sementara, masyarakat mendapatkannya di pas a r a n d e n g a n h a r g a R p 13.000 hingga Rp 14.500. (ali)

SOKA 31 SOLUTION LOWONGAN KERJA IAN COMP Bth Karywn/ti Utk Supervisor. Gaji 1Jt, Transport,Komisi. Bawa lmrn ke Jl. Raya Ds. Losari No. 106 Ampelgading Pemalang. Jam 914 Wib 3.7

Jl. Mandala Raya Gg.Soka No 31 Pemalang Tlp. (0284)5803000 Melayani Flexi, Speedy, Yes TV, TelkomFlesh, Grosir Perdana, Voucher, HP, Modem dari TelkomFlexi (iklan hal sambungan pml ganti yang lama)

Retak di Rusuk itu Sembuh Semakin Cepat Tahun 2008 silam, saat mengendarai motor, motornya bertabrakan dengan motor lain. Salah satu ruas tulang rusuknya, di bawah ketiak, retak. Setelah berobat ke rumah sakit, ia pun diberi obat penghilang rasa sakit untuk tiga hari konsumsi. Dan kata dokter yang merawatnya, kesembuhan baru akan ia dapat satu bulan kemudian. Sebagai orang yang selalu aktif dan mobile setiap hari, wanita yang bernama Elyo Nora ini gusar. Sebab, setiap hari ia mesti mengantar-jemput anaknya ke sekolah dengan motor. Selain itu, ia juga mesti mendistribusikan sejumlah produk setiap hari ke beberapa tempat. Maka,

wanita berusia 40 tahun ini pun ingat pada kedelai bubuk instan New Mandala 525. “Kalau orang lain meminumnya dua kali sehari, saya tiga kali,” ujar ibu dua anak ini saat ditemui di pengujung tahun 2009 yang lalu. Hasilnya? “Baru dua minggu meminumnya saya sudah sembuh total dan sudah bisa beraktivitas secara normal kembali,” jawab penduduk Perumahan Japan Raya, Kelurahan Sooko, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur, ini. Setelah itu, sampai sekarang ia masih rajin mengonsumsi produk tersebut. Untuk apa? Kebetulan, ia juga menderita asam urat sehingga jari-jari tangannya dulu sering

ngilu. “Sekarang sudah jarang kambuh. Kalaupun kambuh akibat salah makan, sembuhnya cepat,” ungkapnya menambahkan. Dalam biji kedelai terkandung karbohidrat, serat, protein, flavonoid, vitamin, mineral, dan lain-lain. Karbohidrat merupakan sumber energi penting, dan serat berperan dalam memperlancar pencernaan. Kekurangan karbohidrat membuat badan lemah, tapi kelebihannya kadang membahayakan. Kekurangan serat membuat orang sulit buang air besar, dan kondisi yang parah menyebabkan kematian. Protein berguna untuk pertumbuhan, perbaikan jaringan yang rusak, dan penambah imunitas. Protein

kedelai tersusun atas lesitin, arginin, dan lain-lain. Asamasam amino ini dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembang-

an, terutama lesitin. Selain pada kedelai, lesitin terdapat pada susu dan telur. Sedangkan flavonoid pada kedelai adalah isoflavon. Senyawa ini pertama dikenal sebagai obat awal 1990an oleh ahli Amerika. Selain sebagai antioksidan, isoflavon juga sebagai antiosteoporosis, antiaterosklerosis, penambah imunitas tubuh, pendorong lancarnya metabolisme, dan lain-lain. Nagata, peneliti Jepang, pada 1998 menganjurkan setiap manusia mengonsumsi isoflavon 50-100 mg/hari. Pada kedelai juga terdapat vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitamin E, kalsium, zat besi, fosfor, dan sodium. Entah yang mana yang

berperan dalam mengatasi masalah Nyonya Elyo, tentu diperlukan penelitian yang jelimet. Tapi, yang jelas, mengonsumsi kedelai secara rutin memang sangat dianjurkan. Meskipun demikian, menjaga pola hidup sehat tetap dianjurkan untuk dijadikan prioritas, seperti berolahraga dengan teratur, beristirahat dengan cukup, menjaga pola makan dengan baik, selalu berpikir positif, meminum air putih dengan cukup, dan sebagainya. New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya yang nyata dan produknya yang diolah secara higienis. Ini amat ditunjang oleh

mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat masa kini untuk beralih ke bahan-bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. Dan bila ingin mendapatkannya, hubungi apotek/toko obat terkemuka di kota Anda, atau lewat telepon berikut ini. Distributor Jateng: 02470231987 / 081382600344. Tegal: 0283-3302323 / 08156556362. Brebes: 0283-3302323 / 08122255523. Pemalang: 02845800685 / 08157708854. Pekalongan: 0285-7983080 / 085226849284 DINKES: PIRT No. 815320503590


CMYK

KAMIS, 1 JULI 2010

MENUJU G1-G2 RADAR TEGAL

10

FPS Bidik 12 Kecamatan Rangkul Beberapa SKPD dan Ormas PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang belum lama ini telah membentuk Forum Pemalang Sehat (FPS). Rencananya, setelah pembentukan di tingkat kabupaten, FPS juga akan membentuk di tingkat kecamatan hingga desa dan kelurahan. “Awal Juli, FPS akan memulai programnya dengan melakukan sosialisasi di bebe-

rapa kecamatan,” terang anggota FPS, Samingin, yang juga Kasi Penyehatan Industri dan tempat-tempat Umum DKK Pemalang, kepada Radar kemarin. Tahap awal, sosialisasi dilakukan di 12 kecamatan, minus dua kecamatan, Kecamatan Warungpring dan Watukumpul. Dalam kegiatan itu, menurut Samingin, akan disosialisasikan sembilan kawasan yang menjadi program kerja FPS. Diantaranya mengenai kawasan

pemukiman sarana dan pra sarana sehat, kawasan industri dan perkantoran sehat, kawasan pariwisata sehat, kawasan pertambangan sehat, kawasan hutan sehat, kawasan tertib lalu lintas dan pelayanan transpotasi serta kehidupan sosial yang sehat. Selain itu, FPS juga akan mensosialisasikan tentang kehidupan masyarakat yang sehat dan mandiri serta mengenai ketahanan pangan masyarakat dan gizi.

Pembentukan FPS, lanjutnya, beranggotakan lintas SKPD Kabupaten Pemalang, termasuk diantaranya DKK, Bappeda, dan Dindikpora. Diharapkan dengan anggota lintas sektoral itu, nantinya FPS dapat secara efektif mensosialisasikan dan memajukan masyarakat Pemalang yang sehat. “Forum Pemalang Sehat anggotanya juga dari ormas-ormas Islam, terutama organisasi yang tergabung dalam KNPI,” tutur Samingin kepada Radar. (cw2)

SUMITRO/RADAR PEMALANG

MENARI – Pertunjukan kesenian tradisional Brendung, saat menyambut kedatangan Tim Penilai Lomba LBS dari Provinsi Jateng.

Brendung, Kesenian Tradisional Suku Kaso

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

RAKOR – Acara rapat koordinasi FKDM bersama Dewan Penasehat di Kantor Kesbangplimas guna menyamakan persepsi visi misi dan tugas-tugasnya.

COMAL – Suku Kaso di Desa Sarwodadi, Kecamatan Comal, selama ini dikenal luas oleh sebagian besar masyarakat sebagai Suku Saminnya Kabupaten Pemalang. Namun tradisi yang melingkupinya, seiring berjalan waktu terkikis oleh kedatangan budaya masyarakat modern. Padahal nilai-nilai luhur yang hendak disampaikan dari tradisi Suku Kaso, bukan hanya mampu mempersatukan antar warga. Akan tetapi juga mampu menyelaraskan serta bagaimana mensikapi diri dengan alam. Saat ini, salah satu tradisi yang masih mampu bertahan tinggal Kesenian Tradisional Brendung. Kepala Suku Kaso, Sugiono, kepada Radar kemarin (30/6) mengungkapkan, seni tradisi Brendung merupakan kebudayaan turun-temurun dari nenek moyang asli Suku Kaso. Dimana tradisi ini dimunculkan ke tengah-tengah masyarakat, sebagai perwujudan ungkapan rasa syukur pada yang punya hidup. Yakni atas keberkahan, limpahan rezeki dan keselamatan dalam menjalani hidup. “Biasanya kesenian Brendung dipertunjukkan selepas panen padi,” terangnya.

Bukan hanya pada saat mendapatkan keberkahan, kesenian Brendung juga dipertunjukkan manakala warganya menghadapi masa-masa sulit atau paceklik. Seperti adanya musim kemarau berkepanjangan, Brendung akan keluar untuk meminta “kesediaan” yang punya hidup untuk menurunkan hujan. Pun halnya saat Suku Kaso ditimpa musibah. Mengiringi perubahan zaman, kata Sugiono, Seni Brendung kini kerap dipertunjukkan saat Suku Kaso mempunyai gawe besar. Yakni untuk menyambut kedatangan para tamu besar dari luar yang berkunjung ke desa yang bertetangga dengan Desa Susukan, Gintung dan Gandu ini. “Lambat laun berbagai kesenian tradisional Suku Kaso luntur dimakan zaman. Tapi untuk Seni Brendung, kami akan berusaha menjaga dan melestarikannya agar tidak hilang,” ujarnya kepada Radar. Sebelum pertunjukkan, Brendung yang terbuat dari batok kelapa, rangka tubuh dari bambu, berjilbab dan berbalutkan baju, terlebih dahulu harus ditaruh di tempat-tempat angker tertentu yang ada di Desa Sarwodadi sebagai bentuk

penjamasan. Dengan tujuan, nantinya roh yang merasukinya akan menunjukkan eksistensinya dalam boneka Brendung yang telah dihiasi sedemikian rupa hingga menyerupai manusia. Dimana untuk persiapan ini, setidaknya memakan waktu tiga hari, mulai Rabu Pon, Kamis Wage, hingga hari terakhir pada Jumat Kliwon. “Kalau tidak dijamas, pertunjukkannya tidak bisa maksimal,” tutur Sugiono. BRENDUNG MENARI Mengiringi pertunjukan Brendung, berbagai kelengkapan seperti kembang ketelon, lantunan lagu-lagu Jawa, tabuhan bumbung pring (bambu, red), buyung, dan penampi, akan membuat Brendung “tersenyum” kegirangan. Hal ini ditunjukkan dengan keinginannya untuk terus menari-nari. “Brendung ingin melepaskan diri agar bisa menari dihadapan orang banyak,” imbuh dia. Bagi masyarakat yang ragu, Kepala Suku menyarankan untuk mencobanya sendiri dengan memegang. Karena dalam pertunjukkannya, Seni Brendung digelar secara umum bagi masyarakat. (cw2)

FKDM Gelar Rakor Bersama Dewan Penasehat Komisi D Usulkan Perda Inisiatif PEMALANG – Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Pemalang, Rabu (30/6) menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama dewan penasehat di Kantor Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat. Acara Rakor yang dihadiri seluruh anggota forum tersebut guna membahas persoalan yang terjadi di lapangan dari hasil masukan masyarakat dan untuk menyamakan persepsi. Ketua FKDM Kabupaten Pemalang Muhamad Noer mengatakan, kegiatan rakor yang dilakukan bersama dewan penasehat bertujuan untuk menyamakan persepsi visi dan misi dan tugas-tugas yang ada di dalam forum ini. Sedangkan tugas dewan penasehat forum ini memberikan atau memfasilitasi hubungan antara FKDM dengan pemerintah daerah.

CMYK

“Guna kelancaran FKDM dalam menjalankan tugasnya, maka dewan penasehat farum ini perlu diajak duduk bersama untuk membahas persoalanpersoalan yang ada. Sehingga persoalan itu dapat terselesaikan,” katanya. Dia menjelaskan berapa hal penting dalam pembahasan rakor ini. Munculnya sejumlah masukan masyarakat diantaranya soal jalan rusak yang banyak terjadi di desa-desa, salah satunya yang ada di wilayah Kecamatan Watukumpul. persoalan pendidikan, terutama masalah biaya pendidikan saat penerimaan siswa baru di sekolah unggulan yakni RSBI yang dinilai masyarakat cukup memberatkan. Disamping itu pula masalah perijinan usaha (HO) yang kesannya masih pungutan dan masalah lainnya seperti soal penanga-

nan bencana alam. Kepala Kantor Kesbangpolimas Pemalang, Wahyu Sukarno AP SIP MSi selaku sekretaris dewan penasehat menambahkan, banyaknya persoalan yang masuk ke FKDM semuanya direkomendasikan dan telah disampaikan pada bupati. Bahkan oleh bupati sudah ditindaklajuti dengan mengundang semua SKPD terkait. Seperti halnya soal jalan rusak, bupati telah menindaklanjuti kepada PU setempat. “Rekomendasi FKDM itu hanya sebagai bahan pertimbangan bupati dalam mengambil kebijakan. Dan bupati sendiri sangat merespon, buktinya telah menindaklanjuti apa yang ada dalam rekomendasi itu,” paparnya. BENTUK KOMISI Banyaknya masukan masyarakat pada FKDM terkait persoalan-persoalan warga,

menurut Anggoro Adi Atmojo SH salah satu anggota FKDM perlu adanya pembahasan terlebih dahulu, sebelum dimasukan dalam rekomendasi FKDM. Alasannya dengan pembahasan itu, akan lebih matang dan fokus untuk mencari penyelesiannya. Melihat belum matangnya hasil rekomendasi dari FKDM, Anggoro sangat berharap ke depan dalam forum ini perlu ada pembentukan komisi-komisi. Tujuannya untuk melakukan pembahasan semua persoalan yang masuk ke FKDM sebelum masuk dalam rekomendasi. “FKDM perlu membentuk komisi-komisi agar persoalan yang masuk, secara bersama dibahas secara matang. Sehingga rekomendasi yang dikirim pada bupati akan fokus,” tandasnya. (mg1)

PEMALANG – Upaya untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat dalam hal penanganan bencana alam dan layanan kesehatan melalui program jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas), Komisi D DPRD Kabupaten Pemalang akan mengusulkan pada pemerintah daerah untuk membuat Peraturan Daerah inisiatif tentang penanggulangan bencana alam dan Jamkesmas. Ketua Komisi D DPRD Pemalang Abdullah mengatakan, pihaknya bersama anggota komisi D telah sepakat untuk mengusulkan pada pemerintah agar segera dibuatkan Perda inisiatif tentang penanggulangan bencana dan Jamkesmas. “Untuk Perda tentang penanggulangan bencana yang akan diupayakan ini sebagai tindaklanjut hasil diskusi pembentukan Forum Pengurangan Resiko Bencana (PRB) Propinsi Jawa Tengah,”

katanya kepada Radar di gedung dewan, Jum’at (25/6). Dia menjelaskan, dalam pembentukan PRB yaitu pembentukan Platform Nasional (Planas) pengurangan resiko bencana sesuai amanat undangundang nomor 24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana dan komitmen global terhadap kerangka aksi Hyogo (Hyogo Frame Works /HFA) 2005-2015. “Dengan mendasari hal itu, maka perlu dibentuknya PRB Propinsi Jawa Tengah sebagai wadah untuk koordinasi, komunikasi, berbagi pengalaman dan berbagi peran

yang melibatkan pemerintah, ormas, perguruan tinggi, sektor swasta dan pemangku kepentingan lainnya,” terangnya. Sementara untuk Perda penanggulangan bencana dan Jamkesmas yang akan diusulkan, lanjut Abdullah, sebagai upaya agar pemerintah segera membuat badan. Ini untuk menangani ke dua persoalan. Karena soal penanganan bencana dan layanan kesehatan yang dinilainya masih belum berjalan dengan baik sebagai akibat belum adanya badan khusus yang menanganinya. (mg1)


CMYK

RADAR SLAWI

BERLANGGANAN (0283) 340 900 / SMS ke 0815.5643.6843

KAMIS, 1 JULI 2010

Kejati Periksa Sejumlah Saksi Kasus Jalingkos Jilid II SLAWI - Laporan terpidana Edi Prayitno alias Jayeng ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Semarang dan KPK terkait kasus tindak pidana korupsi proyek Jalan Lingkar Kota Slawi (Jalingkos) jilid II mulai menyala. Pasalnya setelah dua hari ini memeriksa kembali Edi Prayitno dan Budi Haryono, yang kini tengah menjalani masa huku-

man, sejumlah saksi lain mulai diperiksa. Di antaranya Torik, mantan sopir Bupati Tegal, Yudi pemilik usaha Tatto Cellular, Ny Aryani istri Jayeng, yang pada Rabu (30/6) kemarin dimintai keterangan tim Pidana Khusus (Pidsus) Kejati. Sekretaris Komisi II DPTD Kabupaten Tegal KRT Sugono Adinagoro yang akrab dipanggil Gono, juga tak lepas dari pemeriksaan Kejati. Pantauan Radar di lapangan, pemeriksaan Edi dan Budi dilakukan tim Pidsus Kejati Sema-

rang sejak Selasa (29/6), dari pagi hingga sore. Pemeriksaan saat itu, selain Edi dan Budi, Torik dan Yudi (pemilik Tatto Cell) juga dimintai keterangan. Namun berbeda dengan keterangan mantan sopir pribadi Bupati Tegal yang didapat, informasi kalau keterangan yang diberikan Torik sangat gamblang, seperti keterangan yang diberikan pada saat masa sidang di Pengadilan Negeri (PN) Slawi. Sedangkan pada Rabu (30/6)

kemarin, istri Edi Jayeng, Ny Aryani juga dimintai keterangan. Setelah itu anggota DPRD Kabupaten Tegal yang juga diketahui sebagai Sekretaris Komisi II KRT Sugono Adinagoro ikut diperiksa. Namun Gono, sapaan akrabnya saat hendak diwawancara dia lebih memilih senyum dan bungkam terkait keterangan yang telah diberikan kepada tim penyidik Pidsus Kejati Semarang. Pak Gono, keberadaan anda

di sini (kejari Slawi) sebagai apa kok diperiksa Kejati? Berapa pertanyaan yang diajukan tim tim penyidik Pidsus Kejati? Namun, pertanyaan Radar hanya dibalas dengan senyuman saja. Bahkan sejumlah pertanyaan Radar tidak ada satupun yang dijawabnya. Namun dari informasi rekan-rekannya yang tengah mengikuti kunker, menyebutkan bahwa saat itu memang Gono ikut ke Bandung. Namun kemarin Gono meminta izin untuk pulang,

namun tidak memberikan jelas penyebabnya. Hingga akhirnya Sugono kemarin mendatangi Kejari Slawi memenuhi panggilan Kejati Semarang yang tengah mengembangkan kasus Jalingkos jilid II. Demikian dengan tim Pidsus Kejati Semarang yang hingga kini juga belum berani buka sura kepada rekan-rekan wartawan yang terus mengintainya. Namun berbeda dikatakan oleh Ny Aryani, yang mengaku kalau dirinya baru dimintai ketera-

ngan terkait sejumlah kuitansi termasuk pernyataannya seperti di persidangan lalu. ‘’Saya diperiksa Kejati selama 2 jam. Sedangkan keterangan yang saya berikan hampir sama saat saya menjadi saksi di PN Slawi,” kata Aryani. Wanita yang mengenakan baju pink dan perpaduan jilbab yang sama juga menambahkan bahwa intinya tim Kejati menanyakan akan keterangan dan sejumlah kuintansi maupun ke hal 9 kol 1

Festival 100 Hari Telkomsel Flash ”The Next Generation Zone” TELKOMSEL menggandeng MLW Telecom selaku produsen perangkat internet broadband SpeedUp dan Qualcomm sebagai pengembang dan inovator teknologi telekomunikas nirkabel menyelenggarakan Festival 100 Hari Telkomsel Flash yang berlangsung pada Juni hingga September 2010. Dalam festival ini Telkomsel melakukan serangkaian kegiatan di 6 kota, seperti: pameran penjualan paket bundling Telkomsel Flash, seminar teknologi komunikasi dan informasi, dan roadshow ke kampus. Festival bertajuk “The Next Generation Zone” ini diadakan di 100 titik di Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Medan. Kegiatan ini merupakan rangkaian program edukasi dan sosialisasi layanan internet berkecepatan tinggi Telkomsel Flash, di mana kini masyarakat sudah bisa mengakses layanan data High Speed Packet Access Plus (HSPA+) berkecepatan hingga 21 Mbps. Untuk menyukseskan kegiatan ini, Telkomsel bekerjasama dengan MLW Telecom dan Qualcomm.

CMYK

Menurut Agus Setia Budi -Deputy VP Channel Management, “Melalui kolaborasi strategis ini, kami ingin memberikan apresiasi bagi pelanggan Telkomsel Flash yang kini berjumlah 2,8 juta pelanggan. Program Festival 100 Hari Telkomsel Flash diharapkan bermanfaat bagi pelanggan untuk mengetahui lebih jauh mengenai teknologi mobile broadband terkini.” Dalam festival ini, pelanggan dapat menikmati gratis internet 300 MB per bulan selama 6 bulan dengan membeli paket bundling Telkomsel Flash-SpeedUp. Tersedia 8 paket bundling dengan diskon hingga 40 persen, yaitu Bandluxe C321 HSPA+ (Rp 1.399.000), SpeedUp SU-9500U HSUPA (Rp 899.000), SpeedUp SU-9000U HSUPA (Rp 749.000), SpeedUp SU-8650U HSDPA (Rp 499.000), Bandluxe C180 HSDPA (Rp 599. 000), SpeedUp SU-3200U (Rp 299.000), Router 3,5G SpeedUp SU-8800MBR (Rp 999.000), dan Netbook SpeedUp N101 Arte Unveils the Art of Technology (Rp 2.899.000). Menyambut demam

Piala Dunia 2010, tersedia juga SpeedUp SU-9300U HSUPA Futbol Series. Dapatkan pula paket perdana Flash Unlimited seharga Rp 60.000 yang menyediakan akses internet berkecepatan tinggi mulai dari 384 kbps. Tersedia 3 pilihan paket Flash Unlimited, yakni Rp 50.000, Rp 100.000, dan Rp 200.000. “Berbagai layanan yang dihasilkan dari kerjasama ini memungkinkan pelanggan mengakses aplikasi yang membutuhkan kinerja uplink data yang andal, seperti untuk keperluan online gaming, video streaming, file upload pada e-mail atau ke website,” jelas Rahmad Widjaja Sakti -Direktur Product & Marketing SpeedUp Technology. Kerjasama dengan Telkomsel memungkinkan produk bundling SpeedUp mudah diakses pelanggan, di mana 35 titik layanan SpeedUp sudah hadir di 19 kota di seluruh Indonesia. SpeedUp menggunakan berbagai macam varian teknologi Chipset dari Qualcomm. Gabungan teknologi mobile broadband SpeedUp dengan

Chipset Qualcomm didukung kualitas jaringan Telkomsel melalui lebih dari 5.000 Node B (BTS 3G) di seluruh Indonesia dapat mengurangi hambatan transfer data dan memberikan pengalaman berselancar di dunia maya yang jauh lebih baik. Selain promo paket bundling, akan diadakan Seminar Tekonologi Komunikasi dan Informasi yang membahas update teknologi mobile broadband terkini yang diikuti oleh para pengguna internet, blogger, serta pelanggan Telkomsel. Festival 100 Hari Telkomsel Flash juga menggelar roadshow ke kampus untuk memberikan edukasi seputar layanan internet bagi para mahasiswa di 6 universitas ternama, yakni Universitas Negeri Jakarta, Universitas Pendidikan Indonesia (Bandung), Universitas Sam Ratulangi (Manado), Universitas Lambung Mangkurat (Banjarmasin), Universitas Hassanudin (Makassar), dan Universitas Brawijaya (Malang). SERIES OF HEROES PROJECT Semangat untuk mengibarkan harum nama bangsa di dunia inter-

nasional diwujudkan Telkomsel dengan mendukung keberhasilan talenta-talenta muda Indonesia di ajang kompetisi tingkat dunia. "Series of Heroes" adalah karya besar Telkomsel untuk putra bangsa yang berprestasi tinggi. Setelah mengukir nama besar Rio Haryanto sebagai pembalap muda yang sukses di arena balap mobil Formula BMW Asia Pasifik, kini Telkomsel mendukung pembalap wanita nasional Alexandra Asmasoebrata. Proyek “Series of Heroes” bagi Alexandra Asmasoebrata ini merupakan kelanjutan dari “Hero Project” yang tahun lalu diusung Telkomsel untuk mendukung Rio Haryanto. Menurut Sarwoto Atmosutarno -Direktur Utama, “Kali ini kami mendukung Alexandra Asmasoebrata yang menjadi satusatunya pembalap wanita nasional yang berkiprah di ajang balap mobil internasional. Semoga upaya ini dapat memotivasi talenta-talenta muda Indonesia untuk berprestasi mengharumkan nama Indonesia di pentas dunia.” Telkomsel memberikan fasilitas

layanan akses bagi pelanggan yang ingin mendukung Alexandra Asmasoebrata. Seluruh partisipasi tersebut akan dialokasikan untuk kemajuan prestasinya di arena balap mobil internasional. Untuk mendukung Andra, pelanggan Telkomsel dapat berlangganan SMS Info Andrangan cara menekan *466*66# lalu OK/yes, langsung bisa mendapatkan informasi update mengenai aktivitas Andra, serta bonus foto dan ringtone khas Andra. Untuk setiap SMS yang dikirim atau diterima, pelanggan dikenakan tarif Rp 2.000 per SMS. Alexandra Asmasoebrata adalah satu-satunya pembalap wanita Indonesia yang sukses menjadi kampiun di Kejuaraan Karting maupun Formula. Andra memulai debutnya di ajang Karting pada tahun 2000 sebagai kadet 60 cc di usia 12 tahun. Setahun kemudian, ia mulai pindah ke kelas yang lebih tinggi, yaitu 125 cc, bahkan sampai ke ajang setingkat regional Asia Tenggara. Pada tahun 2004 Andra diikutsertakan dalam kualifikasi Formula BMW Scholarship yang menjadi

awal karir internasionalnya di dunia balap mobil Formula. Tahun berikutnya meraih Juara Umum Formula Campus Asia 2005 di Cina. Kesuksesan itu membawa Andra berlomba di 2 kejuaraan sekaligus pada tahun 2007, yakni Kejuaraan Karting dan Kejuaraan Formula Renault Asia. Kini pembalap berusia 22 tahun ini berkiprah di Asian Karting Open Championship (AKOC) 2010. Selain Rio Haryanto dan Alexandra Asmasoebrata, ke depannya Telkomsel juga akan menyediakan layanan serupa bagi pelanggan yang ingin mendukung Tim Alpha, yang merupakan tim ekspedisi pendakian puncak gunung tertinggi di 7 benua (Seven Summits). Partisipasi Telkomsel bagi keberhasilan karir balap Alexandra Asmasoebrata ini merupakan bentuk dukungan Telkomsel terhadap perkembangan dunia olahraga. Sebelumnya Telkomsel telah menghadirkan layanan Dunia Olahraga *466# dan Dunia Bola *465# yang dapat diakses langsung oleh pelanggan melalui ponsel. (*/arifin)


SAMBUNGAN

KAMIS 1 JULI 2010

9

RADAR TEGAL

Inspektorat Temukan 137 Kasus Di 23 SKPD SLAWI – Inspektorat Kabupaten Tegal sampai akhir Juni 2010 mendapat 137 temuan kasus di 23 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Untuk menindaklanjuti temuan itu, Inspektorat pada Rabu (30/6) mengundang ke-23 SKPD bersangkutan, untuk koordinasi pada Rapat Koordinasi Pengawasan dan Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Inspektorat. Dari rapat yang dibuka Wakil Bupati Tegal HM Hery Soelistiyawan itu, diharapkan SKPD bermasalah bisa memperbaiki kesalahannya pada akhir tahun anggaran 2010. “Rapat Koordinasi ini merupakan Rapat Tri Wulan ke II dan kami tidak harus menyebutkan jenis temuan maupun nama SKPD bersangkut-

an,” kata Inspektur Muji Atmanto kepada Radar di kantornya usai rapat. Dijelaskan Muji, sejumlah temuan itu merupakan hasil temuan bersama antara Inspektorat Kabupaten Tegal, Inspektorat Provinsi Jateng dan Badan Pengawas Keuangan (BPK). Dari temuan itu diklasifikasikan pada temuan yang dianggap bisa menghambat tugas pokok dan kewajiban penyetoran pada negara atau daerah. Di antara temuan dimaksud yaitu temuan yang dianggap merugikan negara atau daerah, temuan administrasi keuangan non keuangan, temuan penyimpangan ketentuan pelaksanaan anggaran dan hambatan pada tindakan pelaksanaan proyek. “Untuk pertanggungjawaban perbaikan dari temuan itu, menyangkut materi menjadi tanggung jawab individu peja-

bat atau pelaku. Namun untuk formal merupakan tanggung jawab pejabat bersangkutan,” ucapnya. Masih menurut Muji Atmanto, jika sampai akhir tahun tidak ada perbaikan terhadap temuan tersebut, dikhawatirkan memunculkan opini BPK yang nantinya bisa membuat BPK tidak mau beropini (Disclimer) terhadap anggaran daerah dan akan dimunculkan pada hasil audit BPK akhir tahun. Sementara menyinggung harapan Inspektorat terhadap SKPD yang di dalamnya terdapat temuan, disarankan untuk segera menyelesaikan temuan itu. Jika tidak, pihaknya yakin SKPD bersangkutan akan dikenakan sanksi dari pemerintah daerahnya. “Semoga saja SK PD itu mampu menyelesaikan sesuai jadwal yang ditentukan,” harap Muji Atmanto. (k1) AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

Kepastian Jalan Tol Dipertanyakan SLAWI – Warga Kabupaten Tegal, khususnya pada 35 desa di 7 Kecamatan yang lahannya bakal dilewati pembangunan Jalan Tol Trans Jawa, mempertanyakan kepastan pembangunan jalan tol tersebut. Mereka mempertanyakannya kepada Subag Keagrariaan Bagian Pemerintahan Pemkab Tegal. Kondisi itu terkait dengan lamanya pelaksanaan pembangunan, sementara sudah cukup lama tanah mereka ditandai dengan patok oleh pihak yang konon bakal melaksanakan kegiatan. “Memang benar, kami sering didatangi warga bahkan camat dari tujuh kecamatan yang nantinya sebagian lahannya bakal

dilewati jalur itu. Kami belum bisa menjawab karena masih menunggu dari Binamarga Pusat sebagai leading sektor pembangunannya,” terang Edi T Sasmoko, Kasubag Keagrariaan kepada Radar, Rabu (30/ 6) kemarin. Dikatakan Edi, untuk pemasangan patok tanda pada lahan warga sudah diketahui dirinya cukup lama. Bahkan informasi dilaksanakannya pembangunan Jalan Tol Trans Jawa juga tidak jelas. Menurutnya, keinginan warga mempertanyakan persoalan itu pantas dan wajar. “Memang informasi yang kami dengar berubah-ubah, bahkan sejak tahun 2008 sam-

pai sekarang belum ada kejelasan dimulai pembangunannya. Tim pembebasan lahan (tim aprecial) saja belum datang,” katanya menambahkan. Sementara menyikapi pertanyaan dari sejumlah warga, pihaknya tidak bisa memberikan gambaran atau pun jawaban pasti. Hanya saja pihaknya mendapat informasi jika pembangunan jalan tol itu terbagi beberapa ruas. “Informasi pembangunan ruas Jalan Tol Trans Jawa mulai dari Pejagan-Batang sesuai informasi tahun 2010, tetapi itu belum jelas. Makanya saya berharap mereka bersabar sampai adanya kepastian informasi,” terang Edi. (k1)

SKPD Lamban Jalankan APBD SLAWI – Banyaknya persoalan yang harus dikerjakan untuk pembangunan daerah di Kabupaten Tegal demi kelancaran semua sektor, ternyata bukan karena anggaran yang belum ada. Akan tetapi SKPD yang ada lamban dalam menjalankan tugasnya. Hal itu dikatakan Ketua Badan Legislasi DPRD Kabupaten Tegal Abdul Bar kepada Radar Rabu (30/6) kemarin di selasela kunkernya. “Kami merasakan SKPD dalam melakukan pembangunanya sangat lamban, padahal anggaranya sudah turun dan masyarakat juga sudah menunggu pembangunan itu, contohnya pembanguan jalan, UKM-UKM, bansos dan lainya,” katanya. Dulbar panggilan akrabnya menambahkan, harusnya pembanguan di setiap SKPD sudah jalan dari bulan April. Akan tetapi sampai sekarang masih saja pembanguan itu belum jalan secara maksimal. “Sebenarnya SKPD berangkat

DOK.RATEG

Abdul Bar

setiap hari mengerjakan apa, kalau pembanguan yang sampai sekarang masih lamban dikerjakan,” imbuhnya. Lebih lanjut Dulbar mengatakan banyak masyarakat yang sudah menunggu pembangunan dari pemerintah dan mereka sering menanyakanya pada anggota dewan. Kalau kemudian SKPD tidak maksimal, maka SKPD tersebut

memakan gaji buta ditambah lagi mendapatkan gaji 13. “Ini sangat naudzubillah kalau kemudian mereka tidak melaksanakan sesuai dengan tanggung jawabnya. Karena ketika seseorang tidak melaksanakan tanggung tawabnya berarti, mereka telah dzolim dan secara tidak langsung mereka makan gaji buta,” tuturnya. Harapanya ke depan kepada semua SKPD untuk bekerja secara maksimal. Karena bagaimana pun itu semua adalah tanggung jawab yang harus dilaksanakan dan sebagai amanat rakyat melalui DPRD. Apabila ada kendala yang ada mestinya harus dikomunikasikan bersama, sehingga tidak terjadi kebuntuan dalam melaksanakan pembangunan. “Kami berharap SKPD bisa menjalankan tanggung jawabnya secara maksimal agar ke depan Kabupaten Tegal bisa lebih baik dan kalau ada kebuntuan bisa ada koordinasi bersama,” imbuh Dulbar. (mg2)

Kejati Periksa Sejumlah Saksi dari halaman 3 catatan akan pengeluaran uang suaminya.

‘’Dalam kasus ini, semoga Jalingkos bisa cepat rampung dan disidangkan kembali. Sebab kasus ini sudah setahun

lebih. Makanya kami berharap kasus yang tengah ditangani Kejati bisa segera disidangkan,” tukasnya. (gus)

PERIKSA - Kanit Narkoba Polres Tegal Aiptu Suratman saat memeriksa dua bandar ganja yang baru digulung di depan kantor Pegadaian Adiwerna malam kemarin.

Dua Bandar Ganja Digulung Saat Hendak Transaksi ADIWERNA - Ferdi Fetafiyanto alias Gepeng (30), warga asal Jalan Semanggi 2 Gang Mangga Raya dan Moh Ismail Alias Bodong (29), warga Jalan Akasia 3 Nomor 10 Mejasem Barat, Kramat, Rabu (30/6) kemarin harus mendekam di sel tahanan Mapolres Tegal. Pasalnya, dua bandar ganja ini berhasil digulung tim unit Narkoba saat keduanya hendak menjual daun surga tersebut kepada pelangganya. Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti (BB) be-

rupa 2 paket ganja kering seharga Rp 150 ribu. Diperoleh informasi, penangkapan dua bandar ganja itu bermula dari pengendusan tim unit Narkoba Polres Tegal. Dimana saat itu mendapatkan informasi kalau di sekitar Klenteng Adiwerna bakal ada transaksi narkoba. Dengan berbekal informasi tersebut, petugas berpakaian preman itu juga langsung melakukan cek TKP. Hingga akhirnya petugas berhasil mendapatkan ciri-ciri pelaku dan langsung meringkusnya saat dua bandar ganja itu tengah melintas di depan Pegadaian Adiwerna. Dari tangan tersangka yang

tidak bisa berkutik, polisi berhasil mengamankan dua paket siap edar. Dan dari penangkapan tersebut, dua bandar ganja itu juga langsung dijebloskan dalam sel tahanan Mapolres Tegal. “Dua bandar ganja itu kami tangkap di pojokan kantor Pegadaian Adiwerna. Dan hasil kami geledah kantong saku mereka, kami juga berhasil mengamankan dua paket ganja siap hisap,” kata Kasat Reskrim AKP Rudi Wihartana didampingi Kanit Narkoba Aiptu Suratman. Menurutnya, dua tersangka tersebut akan dijerat dengan Undang-Undang Narkotika Nomor 35 Tahun 2009, dengan masa hukuman minimal empat

tahun penjara. Sementara dari keterangan Ferdi Fetafiyanto alias Gepeng bahwa barang haram tersebut didapat dari rekannya Moh Ismail Alias Bodong. “Saya dapat pesanan harga Rp 300 ribu. Namun uang yang saya belikan hanya Rp 225 ribu. Sedangkan selebihnya uang tersebut buat beli rokok saya,” katanya. Hal berbeda dikatakan Moh Ismail Alias Bodong. Dia mengaku kalau uang pemberian Gepeng dibelikan ganja dengan harga Rp 200 ribu. Sedangkan sisa Rp 25 ribu saya belikan minuman bir yang diminum sebelum nyimeng,” tukasnya. (gus)

Adiwerna Terbanyak Jumlah Calon Haji SLAWI – Jumlah Calon Haji (Calhaj) Kabupaten Tegal tahun 1431 H atau tahun 2010 berjumlah 1.005. Jumlah terbanyak dari Kecamatan Adiwerna, yakni sebanyak 119 Calhaj, disusul Kecamatan Dukuhturi dengan jumlah 85 Calhaj. Demi keselamatan para Calhaj yang akan diberangkatkan tahun ini, Rabu (30/6) kemarin Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tegal menyelenggarakan manasik haji di Gedung Korpri Slawi.

Kepala Kantor Agama Kabupaten Tegal Drs H Mu’min MAg mengatakan, dari 1005 Calhaj, perinciannya 454 calhaj pria dan 551 calhaj wanita. Dari jumlah itu, kesemuanya calhaj resmi yang telah mendapat nomor porsi. Dikatakan Mu’min, dari 1005 jamaah itu melakukan pembayaran pada Bank BNI Slawi sebanyak 347 Calhaj, Bank BRI Cabang Tegal 310 Calhaj, Bank Mandiri 259 Calhaj, Bank Mua-

malat Tegal 59 Calhaj dan Bank Syariah Mandiri 30 Calhaj. “Itu sesuai dengan masing-masing Calhaj,” ucapnya. Sementara, Wakil Bupati Tegal HM Hery Soelistiyawan SH MHum dalam sambutannya pada acara manasik haji itu mengatakan bahwa manasik sangat diperlukan bagi calhaj agar dapat melaksanakan perjalanan ibadah haji dengan selamat, aman, tertib, sah dan sempurna serta menjadi haji mabrur.

Ditambahkan, guna semakin majunya pembinaan calhaj, baik pada teori dan praktek, pihaknya berharap bukan hanya tanggung jawab Kantor Kementerian Agama saja. Melainkan bimbingan dari KBIH sangat dibutuhkan. “Saya berdoa dan berharap semoga para calhaj bisa menjalankan sesuai rukun dan wajib yang ada sehingga mabrur berhaji nya,” harap Hery. (k1)

Jalur Guci Bakal Dipasangi Cermin Tikungan Sebelum Lebaran Berlangsung SLAWI – Direncanakan sebelum lebaran Idul Fitri tahun 2010, jalur menuju Obyek Wisata (OW) Guci, bakal dipasangi Cermin Tikungan guna membantu keamanan pengemudi kendaraan dari arah berlawan. Selain itu Dishubkominfo Pemkab Tegal, juga bakal memasang Flashlamp (Lampu Kedip) atau lampu perlintasan sebidang di sejumlah titik dan counterdown pada sejumlah lampu merah di Kabupaten Tegal.

“Untuk Cermin Tikungan, sedikitnya ada lima titik yang bakal dipasangi, pada jalur jalan menuju OW Guci mulai dari jalur sekitar Kalibakung, khusunya pada jalur jalan yang dianggap rawan kecelakaan lalu lintas. Seperti jalur Bukit Siwuni dan titik rawan lainnya,” terang Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Dishubkominfo Pemkab Tegal Zaenal Arifin SH MM Selasa (29/6). Dikatakan, selain Cermin Tikungan, Dishubkominfo juga akan memasang Flashlamp di tiga titik, yaitu jalur jalan sekitar Desa Babakan Kecamatan Kra-

mat, jalur jalan Desa Kesuben Kecamatan Lebaksiu dan jalur jalan di salah satu desa di Kecamatan Talang. “Ini untuk memberikan peringatan pada pengendara kendaraan agar lebih berhati-hati,” ucapnya. Masih menurut Zaenal, dinasnya juga akan memasang Counterdown pada empat lampu merah di perempatan Munjung Agung Larangan, perempatan Tegal Wangi, perempatan Adiwerna dan perempatan PLN Slawi. “Ketiganya baik Cermin Tikungan, Flashlamp maupun Counterdown sesuai rencana dipasang sebelum

Lebaran Idul Fitri tahun ini,” kata Zaenal. Sementara menanggapi dipilihnya jalur menuju OW Guci yang diprioritaskan dipasangi Cermin Tikungan, menurutnya karena saat lebaran nanti jalur menuju arah OW Guci sangat padat dan berkelok-kelok rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas. “Bukan kami menyepelekan jalur jalan lain, namun ada pertimbangan agar kenyamanan menuju OW Guci terdukung sehingga bisa meningkatkan pendapatan OW itu secara otomatis meningkat PAD,” pungkasnya. (k1)

Retak di Rusuk itu Sembuh Semakin Cepat Tahun 2008 silam, saat mengendarai motor, motornya bertabrakan dengan motor lain. Salah satu ruas tulang rusuknya, di bawah ketiak, retak. Setelah berobat ke rumah sakit, ia pun diberi obat penghilang rasa sakit untuk tiga hari konsumsi. Dan kata dokter yang merawatnya, kesembuhan baru akan ia dapat satu bulan kemudian. Sebagai orang yang selalu aktif dan mobile setiap hari, wanita yang bernama Elyo Nora ini gusar. Sebab, setiap hari ia mesti mengantar-jemput anaknya ke sekolah dengan motor. Selain itu, ia juga mesti mendistribusikan sejumlah produk setiap hari ke beberapa tempat. Maka,

wanita berusia 40 tahun ini pun ingat pada kedelai bubuk instan New Mandala 525. “Kalau orang lain meminumnya dua kali sehari, saya tiga kali,” ujar ibu dua anak ini saat ditemui di pengujung tahun 2009 yang lalu. Hasilnya? “Baru dua minggu meminumnya saya sudah sembuh total dan sudah bisa beraktivitas secara normal kembali,” jawab penduduk Perumahan Japan Raya, Kelurahan Sooko, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur, ini. Setelah itu, sampai sekarang ia masih rajin mengonsumsi produk tersebut. Untuk apa? Kebetulan, ia juga menderita asam urat sehingga jari-jari tangannya dulu sering

ngilu. “Sekarang sudah jarang kambuh. Kalaupun kambuh akibat salah makan, sembuhnya cepat,” ungkapnya menambahkan. Dalam biji kedelai terkandung karbohidrat, serat, protein, flavonoid, vitamin, mineral, dan lain-lain. Karbohidrat merupakan sumber energi penting, dan serat berperan dalam memperlancar pencernaan. Kekurangan karbohidrat membuat badan lemah, tapi kelebihannya kadang membahayakan. Kekurangan serat membuat orang sulit buang air besar, dan kondisi yang parah menyebabkan kematian. Protein berguna untuk pertumbuhan, perbaikan jaringan yang rusak, dan penambah imunitas. Protein

kedelai tersusun atas lesitin, arginin, dan lain-lain. Asamasam amino ini dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembang-

an, terutama lesitin. Selain pada kedelai, lesitin terdapat pada susu dan telur. Sedangkan flavonoid pada kedelai adalah isoflavon. Senyawa ini pertama dikenal sebagai obat awal 1990an oleh ahli Amerika. Selain sebagai antioksidan, isoflavon juga sebagai antiosteoporosis, antiaterosklerosis, penambah imunitas tubuh, pendorong lancarnya metabolisme, dan lain-lain. Nagata, peneliti Jepang, pada 1998 menganjurkan setiap manusia mengonsumsi isoflavon 50-100 mg/hari. Pada kedelai juga terdapat vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitamin E, kalsium, zat besi, fosfor, dan sodium. Entah yang mana yang

berperan dalam mengatasi masalah Nyonya Elyo, tentu diperlukan penelitian yang jelimet. Tapi, yang jelas, mengonsumsi kedelai secara rutin memang sangat dianjurkan. Meskipun demikian, menjaga pola hidup sehat tetap dianjurkan untuk dijadikan prioritas, seperti berolahraga dengan teratur, beristirahat dengan cukup, menjaga pola makan dengan baik, selalu berpikir positif, meminum air putih dengan cukup, dan sebagainya. New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya yang nyata dan produknya yang diolah secara higienis. Ini amat ditunjang oleh

mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat masa kini untuk beralih ke bahan-bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. Dan bila ingin mendapatkannya, hubungi apotek/toko obat terkemuka di kota Anda, atau lewat telepon berikut ini. Distributor Jateng: 02470231987 / 081382600344. Tegal: 0283-3302323 / 08156556362. Brebes: 0283-3302323 / 08122255523. Pemalang: 02845800685 / 08157708854. Pekalongan: 0285-7983080 / 085226849284 DINKES: PIRT No. 815320503590


CMYK

KAMIS, 1 JULI 2010

METRO SLAWI RADAR TEGAL

10

Dukungan Pemkab Terhadap Anak Kurang

FATKHUTOHMAN/RADAR SLAWI

BERI KENANG-KENANGAN - Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal atas nama Pemkab memberikan kenang-kenagan kepada Wakil Bupati Bekasi saat DPRD melakukan kunjungan kerja di Bekasi.

SLAWI – Anak-anak sebagai generasi penerus layak untuk diperhatikan. Namun sampai saat ini dukungan Pemkab Tegal terhadap anak-anak dirasa masih kurang. Guna membantu mereka, saat ini Bidang Kesejahteraan dan Perlindungan Anak Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) telah membuat Forum Anak Slawi Ayu (FASA). FASA ini sebagai wadah penyaluran dan pembentukan jati diri anak. Forum ini bertujuan mencetak jati diri ke arah yang positif. Seperti yang disampaikan Sri Yuniati, Kabid Perlindungan dan Kesejahteraan Anak BPPKB Pemkab

Pelayanan RSUD Belum Standar

Satpol PP Diminta Pro Aktif

SLAWI – Rumah Sakit Umum Dr Soeselo Slawi yang sudah menyandang Badan Layanan Umum Daerah ternyata belum memenuhi standar pelayanan pelanggan. Makanya Komisi IV mendesak untuk segera dilaksanakan survey kepuasan, agar pada tahun ini bisa terlihat hasil konstruksinya dengan beberapa indikator, yang diharapkan pelayananya bisa lebih baik. Hal itu dikatakan anggota Komisi IV Teguh Sudiro dari Fraksi Golkar kepada Radar Rabu (30/6) kemarin.

SLAWI - Makin maraknya warung lesehan di pinggir jalan di sepanjang jalan utama jalur Tegal-Purwokerto mengundang reaksi dari masyarakat Kabupaten Tegal. Bahkan warga meminta supaya Satpol PP makin pro aktif mendata agar keberadaan warung lesehan bisa terdeteksi. Hal itu dikatakan Heru Prastowo, tokoh pemuda asal Adiwerna. Kata Heru, keberadaan warung lesehan di sepanjang jalur utama sudah cukup padat. Ada yang berjualan ditempat yang terang, adapula yang sengaja berjualan di tempat yang gelap. Ini jelas mengganggu keindahan kota yang saat ini sedang giat-giatnya berbenah untuk menuju Adipura. “Peran Satpol PP harus lebih ditonjolkan, jangan membiarkan warung lesehan bertambah banyak lagi. Kalau tidak segera didata ulang, saya khawatir nanti tambah menjamur. Dan yang pasti, tidak hanya nama baik pemkab saja, tapi yang lebih luas adalah citra masyarakat Kabupaten Tegal,” katanya Rabu (30/6) kemarin. Memang, ada warung lesehan yang benar-benar untuk usaha tapi ada juga yang tidak. Artinya, pemilik warung lesehan yang benar-benar untuk mata pencarian, sehingga pela-

”Kami mendesak kepada pihak rumah sakit untuk melaksanakan survey kepuasan pelanggan agar bisa terlihat kemaksimalan dalam pelayanan,” katanya. Teguh mengatakan, memang ada beberapa daerah yang sudah melakukan itu dan ada juga yang belum, tapi dengan survey itu harapan kita rumah sakit Umum Daerah dr Soesilo dapat menjadi unggulan. “Kami berharap rumah sakit kabupetan Tegal menjadi unggulan dibandingkan dengan

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

SURVEI - Anggota Komisi I dan IV sedang melakukan kunjunganya ke Rumah Sakit kabupaten Bekasi.

rumah sakit lain,” ungkapnya. Lebih lanjut Teguh mengatakan, bahwa di tahun 2010 ini sudah ada anggaran untuk melakukan survey tersebut, paling tidak itu segera dilaksanakan agar tahun ini ada gambaran kontruksi kepuasan pelanggan. “Tahun 2010 ini harus sudah ada gambaran kepuasan pelanggan,” ujarnya. Hal yang sama juga dikatakan Sekretaris Komisi IV Teguh Widiharso dari Fraksi PDI Perjuangaan. Agar Rumah sakit segera secepatnya melakukan survey pelayan atau pengkajian terhadap pelanggan atau konsumen. Karena sebuah standar pelayanan minimal harus memuat komponen indikator, dimensi mutu, tujuan indikator, rasionalisasi, definisi termonilogi yang akan digunakan, frekuensi pengumpulan data, periode dilakukannya analisis, pembilang, penyebut, standar pencapaian dan sumber data. “Rumah sakit segera melaksanakan survey pelayanan pelanggan, agar ke depannya lebih ditingkatkan. Karena sebuah standar pelayanan harus ditunjang dengan beberapa komponen, dengan melakukan kajian akan terlihat apakah pelayanan itu sudah baik apa belum,” katanya. (mg2)

yan yang adapun benar-benar kerja. Karena ada pula warung lesehan yang hanya untuk kedok, karena pelayannya ada yang bisa diajak kencan oleh tamunya. “Kita harus bisa membedakan mana warung lesehan yang benar-benar sebagai mata pencaharian dan mana yang tidak. Dan itu tugas Satpol PP dalam mendata nanti. Jangan sampai mereka disamaratakan, nanti yang rugi adalah pemilik lesehan yang benarbenar menggantungkan hidupnya di sana. Razia saja warung lesehan yang pelayannya bisa diajak kencan atau minumminuman keras di warung lesehannya,” tambahnya. Sementara itu, wakil ketua Komisi I Helmi Amrulloh meminta supaya Satpol PP melakukan data ulang semua lesehan dari wilayah Dukuhturi sampai Slawi. Bahkan bila perlu, nama-nama pelayannya juga dicatat supaya keberadaan mereka juag terdeteksi. “Saya yakin masyarakat lebih tahu mana lesehan yang sehat dan tidak sehat. Makanya Satpol PP harus mendata dan memberi peringatan pada pemilik lesehan, kalau sampai ada warung lesehan yang menjual miras atau minum-minuman keras di warungnya langsung ditindak tegas,” pintanya. (guh)

Tegal kepada Radar Rabu (30/ 6) kemarin di kantornya. “Keanggotaan mereka terdiri dari anak-anak dari berbagai kelompok, baik permainan maupun hobi. Mereka pada peringatan Hari Anak Nasional (HAN), Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) dan Hari Gotong Royong, yang rencananya diselenggarakan bersamaan pada 19 Juli mendatang bakal turut ditampilkan selain kegiatan lainnya,” terangnya. Selain itu, dikatakan Yuniati, untuk mendapat perhatian dan dukungan dari Pemkab Tegal, pihaknya, berencana mementaskan anak-anak berprestasi di tingkat daerah maupun provinsi. Juga berencana me-

ngadakan berbagai lomba untuk anak-anak, seperti baca puisi (poetry reading) dan lomba lainnya. Sementara, menyinggung perhatian dari Pemkab selama ini terhadap anak-anak di Kabupaten Tegal, pihaknya menyatakan masih kurang. Namun dirinya menyadari jika kebutuhan daerah cukup banyak yang harus dibiayai dengan anggaran daerah yang ada. “Saya bisa menyadari dan dengan menampilkan atraksi anak-anak pada Hari Anak, nanti diharap bisa menggugah pemkab untuk lebih memperhatikan anak-anak,” ucap Yuniati. (k1)

Radar Tegal 1 Juli 2010  

Radar Tegal 1 Juli 2010

Advertisement