Issuu on Google+

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

SENIN, 19 JULI 2010

Indra Lebih Memilih Diam Bos Dedy Jaya Beri Semangat

INDEKS Pertamina Ganti Tabung Elpiji Rusak HAL. METROPOLIS

Dua Jembatan Di Pantura Rusak HAL. SLAWI METROPOLIS

Konfercab PDI-P Berujung Ricuh HAL. BREBES DAN BUMIAYU

Oknum Polisi Tendang Motor Siswa HAL. PEMALANG

SEMOK ABIDIN ABROR/RATEG

DIAM MEMBISU - Indra Kusuma memilih diam sekalipun banyak pendukungnya yang hadir dalam persidangan, di Pengadilan Tipikor, Jumat (16/7).

BREBES - Sidang kasus dugaan korupsi yang dilakukan Bupati Brebes, Indra Kusuma, mendapat perhatian tersendiri bagi masyarakat Brebes dan sekitarnya. Itu bisa dilihat dalam persidangan, Jumat (16/7), yang berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Jakarta. Ini boleh jadi karena kedekatan jarak antara Jakarta-Brebes. Sedangkan terdakwa lain yang dari luar Jawa, banyak kendala sehingga mereka tidak bisa mengikuti persidangan di Jakarta. Beda dengan Brebes yang hanya ditempuh 4 jam perjalanan. Baik dengan Kereta Api (KA), atau menumpang kendaraan Bus, dan itu sangatlah mudah. Dan dalam persidangan kemarin, sempat keluar perkataan aneh dari peserta yang mengikuti jalannya sidang korupsi. Perkataan aneh, dan menggelikan itu keluar dari mulut pria paruh baya. Sambil duduk dikursi tunggu, pria itu tiba-tiba menyampaikan harapan yang disampaikan secara pelan. Semoga hakim yang menyidangkan Indra ada yang dia kenal. Atau setidaknya dari lima hakim yang menyidangkan kasus dugaan mark up tanah tahun 2003, salah satunya ada yang dikenalnya. Kalau tidak kenal nama, paling tidak tahu dimana tempat tinggal sang hakim itu. Pria yang mengenakan kopiah warna coklat, sebelumnya sempat bertanya, siapa hakim yang menyidangkan Indra. Dan yang ditanya hanya geleng kepala. Karena tidak ada jawaban, pria itu sambil duduk menghadap pintu depan, dan dengan tatapan penuh harap mengatakan, semoga ada hakim yang kenal. Menilik dari perkataan yang disampaikan, kuat dugaan pria itu berencana melakukan serangkaian ke hal 19 kol 4

Konfercab PDIP Berakhir Ricuh

Marissa Haque Marissa Teruskan ke Dunia Politik JAKARTA - Marissa Haque tak pernah bisa jauh-jauh dari aktivitas politik. Saat ini artis yang juga mantan anggota DPR itu tengah memberikan atensinya terhadap pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) perdana Tangerang Selatan. Sebagai bagian dari Provinsi Banten, Tangerang Selatan adalah kota baru hasil pemekaran dari Kabupaten Tangerang pada 2008. Sabtu lalu (17/7), misalnya, dengan didampingi sang suami, rocker Ikang Fawzi, Marissa tampak melebur dengan Pemuda Integritas Tangerang (Pita) Selatan. “Saya memang sangat mendukung gerakan mereka,” kata Marissa saat dihubungi tadi malam (18/7). ke hal 19 kol 1

BREBES - Konferensi Anak Cabang (Konfercab) DPC PDI Perjuangan, Minggu (18/7) yang digelar di Gedung Korpri, Jalan Letjen MT Haryono, Kabupaten Brebes ricuh. Gerakan yang mengatasnamakan PAC meminta konfercab dibatalkan, karena hasil konfercab lalu yang memilih Indra Kusuma sebagai Ketua DPC PDI-P tidak sah. Kericuhan terjadi usai panitia Konfercab, Sukirso menyampaikan kata sambutannya, dan dilanjutkan sambutan Ketua DPC PDIP Indra Kusuma yang diwakili Sekertaris, H Illia Amin. Belum selesai menyampaikan sambutan, salahsatu peserta Konfercab, Suhar, dari PAC PDIP Ketanggungan langsung interupsi. Dengan mengatasnamakan gerakan PAC PDIP se Kabupaten Brebes, selanjutnya meminta Konfercab untuk dibatalkan. Alasan pembatalan terkait hasil Konfercab 1 Januari 2010, dengan keputusan memilih Indra Kusuma sebagai Ketua DPC. Keputusan memi-

Ari Muladi Jadi Tersangka

waktu itu tegas menolak pencalonan Indra Kusuma sebagai Ketua DPC PDIP. Karenanya mereka minta Kon-

JAKARTA - Setelah muncul desakan berkalikali dari masyarakat, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menetapkan Ari Muladi sebagai tersangka. Juru Bicara KPK Johan Budi Sapto Prabowo mengungkapkan, Ari Muladi ditetapkan sebagai tersangka karena dianggap ikut merintangi penyidikan KPK terkait dengan terdakwa kasus dugaan suap dan upaya menghalangi penyidikan DOK.RATEG KPK, Anggodo Widjojo. Johan Budi “Benar, KPK telah menetapkan AM (Ari Muladi) sebagai tersangka dalam kaitan dengan kasus AW (Anggodo Widjojo),” tutur Johan ketika dihubungi Jawa Pos kemarin (19/7). Secara resmi penetapan status tersebut diumumkan secara resmi

ke hal 19 kol 1

ke hal 19 kol 1

ABIDIN ABROR/RADAR TEGAL

WALK OUT - Beberapa utusan dari PAC melakukan walk out saat konfercab berlangsung.

lih Indra Kusuma, sebagai Ketua DPC PDI Kabupaten Brebes, menurut Suhar tidaklah sah. Karena tidak semua PAC mendukung. Sebanyak 13 PAC,

PLN Hanya Kalah Telanjang dengan Artis

Layanan Listrik di Jawa Bakal Standar Internasional PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) tidak henti dalam membuat terobosan untuk mengangkat kinerja dan pelayanan. Bahkan, Dirut PLN Dahlan Iskan menanggapi dengan santai protes tentang kenaikan tarif dasar listrik (TDL). Dia justru menyatakan, akhir November nanti PLN sudah mencapai standar internasional untuk layanan listrik di Jawa. Bagaimana ceritanya? ANGGER BONDAN/JAWA POS

LAPORAN: ANGGER B PENINGKATAN standar pela-

PAPARAN - Direktur Utama PLN, Dahlan Iskan saat menghadiri acara diskusi Rembuk Kelistrikan Menuju Indonesia Terang di Graha Pena, Surabaya, kemarin (17/7).

yanan kepada pelanggan tersebut disampaikan dalam Rembuk Kelistrikan Nasional Menuju Indonesia Terang di gedung Graha Pena, Surabaya, kemarin (17/7). “Berdasar UU kelistrikan, yang menentukan TDL adalah DPR dan pemerintah. Posisi PLN hanya pelaku usaha atau yang menjalankan. Tetapi, kami yang sering diprotes orang,” kata Dahlan. “Kendati begitu, PLN terus memperbaiki layanan. Termasuk menuntaskan masalah pemadaman bergilir,” lanjutnya. Dahlan yang menjadi orang nomor satu di PLN sekitar enam bulan itu merupakan satu di antara tiga pembicara dalam acara yang diselenggarakan Institute Lembang 9 (IL 9) tersebut. Dua pembicara lain adalah Sekjen DPP IL 9 Ulla Nurchrawaty dan Zainu-

din Amali, wakil ketua Komisi VII DPR yang membidangi energi, sumber daya mineral, riset dan teknologi, serta lingkungan. Pada forum bertema Pengembangan Teknologi Energi Alternatif (Green Energy) dalam Program Kelistrikan Nasional itu, peserta mengapresiasi kinerja PLN di bawah pimpinan Dahlan. Namun, ada juga yang melontarkan kritik dan pertanyaan kritis. Beberapa peserta menyatakan, masalah yang harus diatasi PLN bukan hanya pemadaman listrik bergilir. Juga perlu diperhatikan masalah pertumbuhan pelanggan serta daftar tunggu calon pelanggan baru yang seakan tidak pernah habis. Menjawab kritik dan pertanyaan tersebut, Dahlan menegaskan, ke hal 19 kol 4

Nok Slentik Indra Lebih Memilih Diam * Ancang-ancang nembang! Ari Muladi Jadi Tersangka * Esuk Saa Maning?

CMYK

WACANA

2

SENIN 19 JULI 2010

RADAR TEGAL

Politik Anggaran Boros Ada yang Ngajari

Oleh: Didik J. Rachbini

Oleh: M Reza Pahlefi ALEXANDER Kliwon dan Roberto Paing terlibat perbincangan sengit seputar ketertiban Desa Ngunduh Rejeki di sebuah kedai kopi dekat sawah. Kliwon dan Paing saling melontarkan kata, mulai dari tata pemerintahan di desa sampai pada prilaku pegawainya. Kliwon yang rumanya dekat dengan kantor desa mulai membuka cerita, kemarin ada seorang gadis bersama ibunya mendatangi kantor desa untuk mencari pegawai yang telah merusak masa depan gadis usia muda tersebut. Setelah dicari kesana-kemari, ternyata pegawai itu ada di ruangan kas uang. Bahkan menurut laporan dari ibunya kepada pimpinan pegawai kas uang, anaknya di kost-kan dirumah salahsatu pejabat dengan iming-iming akan dicarikan kerjaan dan kuliah. Tapi yang terjadi, anaknya justeru hanya dijadikan pemuas nafsu pegawai kas uang tersebut. Sehingga ibu sang gadis meminta pertanggungjawaban pegawai tersebut dengan meminta kerugian in material. Dan oleh pimpinan diruang kas uang, sang ibu gais itu akan dijanjikan untuk dipertemukan dengan anak buahnya tersebut. Belum juga cerita itu reda di pendengaran telinga masyarakat, kembali Desa Ngunduh Rejeki digegerkan kasus penganiayaan yang dilakukan oleh pegawai pada temannya. Lagi-lagi soal perselingkuhan yang jadi pemicunya. Kali ini tidak tanggungtanggung, ajudan wanita wakil kepala desa dipukul dan dilempar gelas hingga bibirnya harus dijahit. Setelah diselidiki, ternyata ajudan wanita wakil kepala desa tersebut diduga selingkuhannya suami perempuan yang kerjanya di kantor RT. Obrolan Kliwon dan Paing semakin hangat ketika Lik Karyo ikut bergabung disana. Bahkan Lik Karyo bilang, kalau perempuan yang melempar gelas ke wajah ajudan wakil kades itu sebetulnya wanita yang sabar. Karena selama suaminya yang diduga selingkuh dengan ajudan wakil kades, perempuan itu tidak pernah dendam. Cuma karena sang suaminya yang keterlaluan, disaat anaknya sakit sang suami malah enakenakan pacaran lagi. Sehingga puncaknya kemarin, wanita itu dihadiahi gelas dan pukulan oleh istri selingkuhannya. Kliwon pun tidak habis pikir, kenapa kejadiannya persis di kantor wakil kades tapi kok tidak segera dilerai. Padahal disana ada ruangan kades, wakil kades dan carik. Sehingga alangkah memalukan kejadian itu bisa terjadi. Karena bagaimanapun, mereka semua adalah pelayan masyarakat, harusnya memberi contoh pada masyarakat. Belum usai Kliwon berbicara, tibatiba Paing bilang, pejabat di Desa Ngunduh Rejeki tidak mungkin berani mengambil tindakan tegas terkait dengan pegawainya yang melakukan selingkuh. Karena kata Paing, pejabatnya saja memberi contoh selingkuh, masa mau menegur bawahan. Coba saja, apa berani kantor yang ngurusi pegawai memberi surat peringatan atau bila perlu di skorsing untuk beberapa bulan, tidak usah bicara soal dipecat. Kalau kantor pegawai itu berani, itu suatu langkah yang hebat. Lik Karyo, sambil meminum kopi bilang, kalau di Desa Ngunduh Rejeki hampir sebagian besar pejabatnya suka selingkuh. Sehingga membiarkan bawahannya ikut-ikutan selingkuh. Dan dewan desa yang bertugas mengawasi kinerja pemerintahan desa jadi mandul. Karena mereka juga ikut-ikutan jadi pemain selingkuh. Sehingga masyarakatnya pun bingung kalau mau melaporkan soal perselingkuhan pada siapa? Contoh kasus pemukulan ajudan wakil kades, yang dipukul ajudan wakil kades. Dan yang memukul adalah perempuan yang kerja di kantor RT, yang notabene juga selingkuhannya wakil kades. Kalau persoalan ini dibiarkan berlarut, biar nanti masyarakat yang membuat pengadilan selingkuh. Belum juga selesai berbicara, omongan Lik Karyo langsung dipotong oleh Kliwon. Kata Kliwon, daripada pusing mikirin soal selingkuh yang marak di desanya. Mending kita bicara soal hati nurani masing-masing, kenapa pejabat disini banyak yang selingkuh. Bisa karena istrinya yang terlalu mengekang atau karena dasar suaminya yang berhidung belang. Dari pada ikut pusing, lebih baik kita membicarakan jadual ronda yang telah disusun oleh ketua RT. Dan malam ini, giliran aku yang kena jatah ronda bersama Lik Kurdi, Mardi dan kang Murtoyo. Tidak terasa obrolan mereka hingga larut malam, Kliwon buru-buru pamitan pada Paing dan Lik Karyo untuk pulang ke rumah. Karena menurut perkiraan Kliwon, teman-teman satu grupnya sudah menunggu di pos ronda. Sesampai dirumah, Kliwon buru-buru mengambil sarung dan senter. Sesampai di pos ronda, ternyat benar teman-teman satu kelompoknya sudah pada kumpul. Bahkan sambil makan gorengan mereka bercanda, hingga tak terasa waktu sudah pukul 24.30. Kliwon cs buru-buru mengambil kentongan untuk berkeliling menjaga keamanan di kampungnya. (*)

PERTENGAHAN tahun ini, sebagaimana biasanya, pembahasan RAPBN 2011 sudah dimulai. Pemerintah bersama DPR mulai membahas pagu indikatif untuk berbagai sektor dan program sesuai perkiraan peningkatan anggaran sejalan dengan perkiraan pertumbuhan perekonomian tahun mendatang. Musrenbang untuk RAPBN 2011 sudah dilakukan dan musrenbang yang sedang berjalan untuk persiapan anggaran 2012. Yang menarik dalam pembahasan awal, birokrasi dan pemerintah sudah mematok serta mengusulkan defisit sangat besar. Jumlahnya hampir Rp 120 triliun. Pembahasan awal pagu indikatif DPR dan pemerintah mulai menyentuh masalah defisit anggaran yang besar itu, tapi tidak menjadi isu besar atau sebagai isu penting yang harus dibahas bersama berdasar nalar akademis. Masalahnya, perkembangan ekonomi eksternal saat ini dan tahun ini lebih kondusif daripada tahun lalu dan kondisi internal akan lebih baik. Tapi, faktor tersebut diabaikan dengan politik anggaran ‘’pokrol’’ defisit tetap didorong lebih besar. Logika seperti itulah yang tidak masuk ke dalam nalar akal sehat karena sumber pertumbuhan ekonomi bisa lebih besar tidak hanya dari sektor pemerintah, dalam hal ini APBN. Politik anggaran seperti ini sudah pasti akan ditambal de-

ngan utang yang semakin menggunung. Ada nuansa politik anggaran birokrasi dan pemerintah yang semakin boros saat ini dan selama beberapa tahun terakhir ini. Itulah yang diingatkan presiden secara publik yang sekaligus mengindikasikan ketidaksepahaman birokrasi, departemen dengan pemerintahnya. *** Perkiraan perekonomian 2010 relatif akan lebih baik daripada 2009 yang hanya tumbuh sekitar 4,3 persen. Pertumbuhan ekonomi 2009 tersebut menurun tapi masih pada tingkat moderat karena pengaruh krisis kawasan dan krisis global 2008. Perekonomian tahun ini lebih tinggi daripada tahun lalu. Begitu juga, asumsi perekonomian 2011 relatif sama dengan 2010. Dengan demikian, perekonomian akan berjalan lebih normal dengan dorongan perkembangan dunia usaha yang lebih baik, konsumsi masyarakat, dan tentunya penerimaan pajak lebih besar. Dengan perkiraan seperti itu, semestinya pemerintah perlu merencanakan APBN 2011 secara berhati-hati, bukan berperilaku boros. Politik anggaran pada masa lebih normal seperti ini tidak bisa dilakukan dengan cara yang boros melalui pengeluaran pemerintah yang besar, sehingga defisit anggaran menjadi besar pula. Pada masa krisis, politik anggaran defisit da-

pat dilakukan untuk menyelamatkan perekonomian, tapi tidak pada masa normal. Alasan rasional, objektif, dan tentunya ilmiah seperti itu harus ada dalam perdebatan Badan Anggaran DPR agar wajah APBN kita lebih cantik, tidak bopeng, tidak boros, dan tidak selayaknya sembrono. Politik anggaran berimbang pada masa normal ini lebih bersifat objektif daripada berperilaku boros dengan menggenjot defisit. Pesan seperti itu sudah disampaikan kepada media dan publik oleh presiden, sekaligus kepada menteri keuangan, agar mematahkan perilaku boros dalam politik anggaran selama beberapa tahun terakhir ini. Tahun depan, kondisi lebih normal, sehingga wajar jika defisit ditekan menuju anggaran yang berimbang. Pada awal sampai pertengahan 2000-an, kendali anggaran masih cukup baik. Walaupun, pada masa itu, ekonomi tidak sepenuhnya normal. Defisit anggaran dijaga di bawah 1 persen terhadap PDB. Ada kesadaran kolektif di kalangan DPR dan pemerintah waktu itu untuk menjaga politik anggaran yang seimbang. Tapi, akhir-akhir ini, perilaku kolektif tersebut mulai berubah. Ekspresi birokrasi, pemerintah, dan kalangan DPR mulai ekspansif dalam merencanakan anggaran tanpa perhitungan efisiensinya secara memadai.

Juga, pada masa tersebut, tidak ada kontrol publik karena peran media dan analis sangat lemah. Lagi pula, pada masa itu, isu utama dan satu-satunya hanya isu politik praktis yang bertalitemali dengan kasus hukum, skandal, serta penyimpangan. Media nasional hanya diisi isu panas tapi kurang bernilai seperti itu. Perbincangan substantif mengenai ekonomi, anggaran, dan kesejahteraan sangat tidak memadai serta cenderung ditinggalkan, sehingga kebijakan ekonomi dan politik anggaran hanya menjadi rutinitas tanpa kualitas. Wacana dan arah kebijakan anggaran seperti itu disampaikan presiden dan menjadi substansi kebijakan penting agar perekonomian Indonesia tidak terperosok ke dalam jebakan utang baru di dalam negeri yang bunganya mencekik APBN. Tapi, kenyataan di lapangan berbeda, APBN dibiarkan bebas tanpa arah yang cukup baik. Sampai saat ini, gejala boros sudah terlihat. Setiap tahun, dalam perencanaan, pengeluaran anggaran dipompa jauh melebihi perencanaan penerimaannya. Defisit anggaran menggelembung terus mendekati 2 persen, walaupun dalam pelaksanaannya ternyata tidak beres juga karena justru terjadi surplus setiap kuartal. Itu menunjukkan kemampuan birokrasi dan pemerintah dalam imple-mentasi anggaran serta program sangat

mencotoh siapa?Komandane be jarang brangkt.. 085742278xxx

Dalan Pada Groak YTH. Bapak Pak Bupati. Pimen kyeh, dalan ng Kabunan sing nang SD Kabunan 01, 02, 03 mengetan daning dalane pada groak. Kena go ingon bebek. Tolonglah pak bupati.ben alus. Ari bengi peteng ndgene. Dalane jeglang jeglong.aku ari lewat kayong pan nyungseb. Tolng ya pak d perhatikna. 085842714xxx

Aja Gagahan Dadi Pejabat ASS.Kyeh kanggo kabeh oknum pejabat PEMKOT Tegal,sampean dadi pejabat kabeh kue mau titipane Pangeran,aja gagahan,gumede lan kakehen tingkah.Ingat pan pada mati. 081911585xxx

Ora Becus Kabeh

TANGGAPAN: Terima Kasih atas masukan yang disampaikan kepada kami. Berikut penjelasan yang dapat kami sampaikan terkait dengan kerusakan jalan di sekitar SD Kabunan 01. 02, 03: 1. Jalan di sekitar SD Kabunan 01, 02, dan 03 (Perempatan Balai Desa Kalisapu – Desa Kabunan) masuk dalam wilayah kerja UPTD Kec. Slawi dan Lebaksiu–Dukuhwaru. 2. Pemeliharaan jalan dari perempatan Balai desa Kalisapu–Desa Kabunan (Jl. Blanak) dilakukan pada tahun 2006. 3. Menimbang kerusakan jalan yang terjadi akibat belum adanya drainase yang mapan maka upaya yang dapat dilakukan untuk saat ini dengan urugan sirtu agar permukaan jalan rata(tidak berlubang). 4. Kedepan untuk upaya yang akan dilakukan dengan mengusulkan melalui kegiatan peningkatan jalan pada Bidang Bina Marga DPU Kab Tegal.

PAK Wali pimen kyeh penerimaan siswa baru nang negri, tulung diawasi. Masa ana sing diterima lewat belakang sawise pengumuman penerimaan. Anake wong sugih diterima dg nilai rendah dibawah standart. nek ora percaya dicek. Nek ora dicek keterlauan. Baik SMA 2,3,4,5 atau MAN. Kuwe wis dudu rahasia maning, wong tanggane pada ngerti. Terutama SMA 2 dan 5 .Tulung oo Pak Habib ciptakan kebersihan di dunia pendidikan. Nek ora sertifikasine cabut bae. Nyatane tetep dokoh duwit. Yakin nek ora ditangani Dinas Pendidikan juga percumalah. Berarti ora becus kabeh. 085742300xxx

Gawe KTP Bayar AKU tah heran ning desane aku, masa gawe KTP bayar 15.000, jarene gratis piben donge. Duwite go apa kweh, jelasna len. Mks. 085921902xxx

Dana Urung Ditokna

Tertanda, DPU Kab. Tegal.

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur: Hesti Prastyani, Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati. Asisten Redaktur: Arief Nur Rahardian Sidiq, Sekretaris Redaksi/Persh: Kharisma Dewi. Kota Tegal: Hermas Purwadi, M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan. Brebes: Abidin Abror. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Agus Wibowo Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Ali Basara, Moh. Hasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, Dian Prayudi Aji, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Moch. Arifin (Manajer Tegal), Yully Trieyani, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Yuyuk Darwati, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: Anang Bastomi. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 33.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

KUDUNE pemerintah daerah Tegal & Brebes ngerti kebutuhane GTT/ PTT. Bisane nyampai bulan kiye dana APBN atau APBD drng ditokna? Ana apa? 085742470xxx

Dalan Ka Rusak Bae NGENES aku dadi wong Brebes, dalan nggal tahun rusak terus. Sebenere gawene nganggo apa donge? Tulung lah ari gw sing bener. 087830068xxx

Tulung Dalane Dibenerna

Sing Bener Endi? AKU dongene pan melu ngresula Krn Radar. Sukur2 disdik ngei penjelasan. rata2 SMPN nang Kota Tegal sing pada diterima pada kongkon pada bayar Rp. 400/500 ribuan. alasane kanggo seragam/buku. Angger kaya kue tah percuma pemkot gembar-gembor sekolah gratis ndadekna wong tua murid pada salah paham karo guru. Tlg Disdik ngein tanggapane. Contone aku wis byr Rp.550 ewu. Donge sing bener endi? Mtrnuwun. 081902568xxx

Konsumen Pada Wedi PAK kolektor leasing nang Tegal, ari nagih ka kaya perampok temenan, ngancem2 ana apa. Ya ari telate setaun, paling telate 4 dina, pimen kweh? Konsumen kuwe bise kapok ning kaya kue. Pada wedi. 085842025xxx

Senjata Hati Nurani MENDAGRI lagi keder apa linglung apa ya? Masa Satpol PP meh diper-

rendah dibanding level perencanaannya. *** Jadi, politik anggaran yang ekspansif di Indonesia sebenarnya tidak ada karena tidak memadai dalam implementasinya. Perencanaan anggaran defisit dalam kenyataannya bukan untuk ekspansi program dan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, tapi lebih merefleksikan perilaku boros, perencanaan tidak rasional, dan sangat mungkin memang sembrono. Kini, sudah selayaknya perdebatan tentang politik anggaran lebih berbasis ilmu, objektivitas, dan rasionalitas. Sisi kekuatan serta kelemahannya harus dibahas tuntas dengan pengawalan ekonom, media, serta masyarakat. Sistem demokrasi berkualitas seperti itu sebenarnya bisa dijalankan karena kualitas sumber daya manusia dalam pemerintah dan DPR sudah meningkat. Ketua Badan Anggaran Dr Harry Azhar Aziz adalah ekonom yang mumpuni dan mengerti aspek rasional serta ilmu dalam ekonomi anggaran itu. Tapi, perilaku irasional birokrasi, pemerintah, dan DPR, tampaknya, masih paling dominan menguasai pasar politik yang abu-abu dan gelap. (*) *) Prof Dr Didik J. Rachbini, ekonom Indef, pengajar Pascasarjana Universitas Mercu Buana dan UI.

GRAFIS : DWI NANDA P

senjatai pestol lan bedil? Apa rakyat n para pedagang kaki lima sudah dianggap sbg penjahat apa musuh negara? Apa Satpol meh menggantikan fungsine TNI lan Polri? Satpol justru kudune sing bener senjatane yo hati nurani. 081808081xxx

Petani Laka Sing Ribut AKU pan melu ngresula ah, mesti ra dgubris ya ra pa-pa karo sing nduwur. Judule ngresula. Bisane sich, wong2 pada ribut diangkat PNS? Tapi petani laka sng ribut kaya kwe ya? 085742920xxx

Eben Tegal Damai JARE sampeyan kepriben kiye tanggane enyong billiard seki ning bengi nyetel house-music nganggu wong istirahat, sing berwenang dalam masalah kiye spy cepet ditangani spy pada

bae enake spy Tegal damai & saling apikan. 085742850xxx

Isisn Dadi Wargane KPD Yth: Bu Camat Talang, mohon ditinjau/ditegur pembuatan Pendopo Balai Desa Dukuhmalang len. Daning wis pan telung tahun ora dadi2 ADD ne maring endi bae, tolong kpla desane ditegur bisa nyambut gawe belih dong ra bisa ya kon mundur bae owh. Aku isin sing dadi wargane. Sekian, maturnuwun nggih bu. 081548659xxx

Tolong Awasi Kasek BPK kepala Uptd dikpora kec. Thn ajaran br ini Tlg awasi dg sungguh2 kinerja kepala sekolah yg ada di bwh ja2ran bpk.! Banyak kepsek yg sudah bersertifikasi tp jarang kelihatn di SD, boro2 masuk kelas.. Trus kami hrs

YTH Bpk Kepala Desa JatiwangiPagerbarang. Mohon diperhatikan akses jalan yg menuju BulakmenjanganJatiwangi sdh rusak berat. Mohon untk segera diusulkan untuk diperbaiki. Trima kasih Radar. 085642863xxx

Ribute Mangan Bae LHA giyeh kudune njerit likuh. Pak SBY tah nganakna progam MPBM (Manajemen Pertanahan Basis Masyarakat) bisane ora dijalana pdhal bisa nyerap tenaga kerja loh. Pibe instansi terkait {BPN} mangan bae sing diributna ora idep isin. Makash! 085642585xxx

PENGIRIM NGRESULA YANG BERUNTUNG : 1. 085842716667 2. 085642742841 3. 081911551696 Anda mendapatkan Hadiah masingmasing 1 dus Susu Bubuk Kedelai AFIS, hadiah dapat diambil di Harian Pagi Radar Tegal dengan melampirkan fotokopi KTP dan menunjukan no HP anda.

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS 08159440722, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Bagi tiga pengirim Ngresula yang beruntung masing-masing mendapatkan satu dus (200 gr) susu bubuk kedelai produk AFIS Tiap Harinya. Produk tersebut dapat diambil di Kantor Radar Tegal dengan menyerahkan fotocopy KTP dan menunjukan no HP anda.

CMYK

METROPOLIS

SENIN, 19 JULI 2010

RADAR TEGAL

3

Tabung Rusak Diganti Tahap I Baru Direalisasikan 4 Ribu

SIMBOLIS – Pemimpin Cabang BRI Tegal Ir Bambang Edi Mulyono (kiri) memberikan selamat kepada perwakilan BRI Unit Tegal Kota III yang nasabahnya berhasil mendapatkan Suzuki APV. ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

Nasabah BRI Unit Tegal Kota 3 Ketiban Untung

BAWA PULANG Suzuki APV

SETELAH menunggu selama dua hari sejak Sabtu (17/7). Akhirnya nasabah tabungan Simpedes Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tegal, Minggu (18/7) berkesempatan menyaksikan undian yang dikemas dalam Pesta Rakyat Simpedes di Lapangan Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal. Dengan disaksikan sejumlah saksi dari Dinsosnakertrans, notaries serta

kepolisian. Proses pengundian dilakukan dihadapan pengunjung yang memadati lokasi sejak pagi hari sembari menikmati berbagai suguhan acara yang ditampilkan. Pemimpin Cabang BRI Tegal Ir Bambang Edi Mulyono mengatakan, setelah melalui rangkaian kegiatan dari Sabtu (17/7), akhirnya pengunjung Pesta Rakyat Simpedes bisa me-

HARAPAN Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE), mengenai penggantian tabung gas 3 kg rusak ditanggapi PT Pertamina. Pekan ini PT Pertamina akan mulai mendistribusikan penggantinya ke setiap SPBE. Kepala Hubungan Masyarakat PT Pertamina Jateng-DIY Heppy Wulansari mengatakan, Pertamina segera mengganti sejumlah tabung gas ukuran 3kg yang rusak. Diperkirakan tabung penganti akan dida-

tangkan dari rekanan langsung ke sejumlah SPBE yang selama ini menampung tabung rusak dari konsumen. “Minggu ini tabung pengganti mulai didistribusikan langsung SPBE. Karena selama ini SPBE sengaja menimbun dulu tabung rusaknya. Ini dilakukan untuk efisiensi biaya pengiriman,” katanya, melalui telepon genggamnya, Minggu (18/7). Menurutnya, kerusakan tabung gas yang ada di wilayah pemasaran Pertamina Jateng dan DIY dinilai wajar. Karena sudah dikontrol langsung oleh ke hal 9 kol 1

nyaksikan secara langsung pengundian tabungan Simpedes untuk memperebutkan beragam hadiah mulai peralatan elektronik, sepeda motor hingga mobil. Untuk pengunjung yang datang, juga mendapatkan beragam hadiah seperti DVD player dan sebagainya yang dikemas dalam beberapa games ke hal 9 kol 1

ADI MULYADI/RATEG

RUSAK - Tabung-tabung yang rusak di tempatkan sesuai dengan pabrikannya masing-masing.

SOSIAL

Kesadaran Masyarakat Rekrutmen Petugas Bebas Pungli Masih Sangat Rendah

ADI MULYADI/RATEG

PENGOBATAN GRATIS - Bukti kepedulian PKPU terhadap masyarakat kurang mampu.

Gelar Pengobatan Gratis PKPU Kota Tegal, Minggu (18/7), memberi pelayanan kesehatan gratis dan penyuluhan ibu sadar gizi, serta pemberian makanan tambahan bagi warga kurang mampu Slerok Tegal Timur. Kegiatan dilaksanakan di halaman Gedung TKIT Usamah, mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan 12.00 WIB. ke hal 9 kol 1

KANTOR Lingkungan Hidup (KLH) pencemaran, pihaknya saat ini sedang Kota Tegal menilai kesadaran masya- menggalakan program penghijauan. rakat pengusaha minim, sehingga ter- Langkah ini ditempuh, karena luasan hutan kota yang ada saat kadang mereka seenakini masih terlalu minim. nya sendiri menebang Sehingga kondisi penpohon yang ada. Pacemaran semakin parah, dahal saat ini, pihaknya dan belum teratasi. sedang menggalakan “Kami sebenarnya program penghijauan sudah melayangkan sak wong sak wit. surat ke pada perusaIni dikatakan Kepala haan, bank maupun KLH Kota Tegal H Superkantoran lainnya geng Suwaryo SSos untuk menanam pohon kemarin. sesuai jumlah karyaMenurut Sugeng, wan. Namun kenyalangkah beberapa petaanya, beberapa pengusaha melakukan DOK.RATEG penebangan pohon H Sugeng Suwaryo SSos ngusaha bukan malah menambah pohon. yang telah ada dinilai sebagai bentuk minimnya kesadaran, Tapi justru melakukan penebangan atas tingkat pencemaran yang sudah pohon yang telah ada, dengan alasan untuk pembangunan,” kata Sugeng. terlalu parah. Padahal untuk mencegah masalah ke hal 9 kol 5

Demplot Percontohan Budidaya Ikan Patin

Petani Tambak Diberi Alternatif Usaha Lain Dinas Kelautan dan Pertanian (Dislatan) Kota Tegal melalui kelompok petani tambak, saat ini sedang mencoba membudidayakan ikan Patin. Ini dilakukan di salah satu tambak milik H Mahmud, yang berlokasi di Kolam Pemancingan Panggung Tegal Timur. Lalu? LAPORAN: ADI MULYADI ADI MULYADI/RATEG

MUNGKIN masyarakat Kota Tegal dan sekitarnya belum begitu mengenal ikan Patin. Ikan tersebut bentuknya hampir mirip dengan ikan Keting. Hanya saja, ikan ini bisa besar hingga ukuran kilo. Dan biasanya dalam mengolahnya dijadikan pepes, bakar, dan asem-asem, serta acar. Untuk pasarannya sendiri, di Kota Tegal dan sekitarnya ikan patin memang belum populer. Hanya di wilayah Brebes, ada beberapa rumah makan yang menampung ikan tersebut. Nah dari itulah, kelompok petani tambak Panggung Tegal timur mencoba membudidayakannya.

CMYK

PERCONTOHAN - Kepala Dislatan memberi makan ikan patin dalam acara pemantauan perkembangan demplot percontohan uji coba budidaya ikan Patin.

Koordinator Penyuluh Perikanan Kota Tegal, Nurwadi SPi, mengatakan, budi daya ikan Patin ini merupakan uji coba Balai Riset Perikanan dan Kelautan (BRPK) Jakarta. Uji coba ini dilaksanakan di tiga daerah, yakni Kota Tegal, Kabupaten Tegal dan Pemelang. “Masing-masing diberi bibit sebanyak 20 ribu ekor. Penanamannya pun sama, dilaksanakan pada 12 Mei kemarin. Rencanannya akan dipanen pada Oktober mendatang,” katanya saat dipatau Dislatan, Sabtu

(17/7). Disini, kita menyediakan lahan seluas 0,5 hektar atau 5.000 meter persegi. Sejauh ini pertumbuhannya sangat bagus, dari 20 ribu bibit angka mortalitasnya 0 persen. Artinya dari jumlah total, yang mati hanya dua ekor bibit saja. Sejak ditanam hingga sekarang, tidak menunjukan hal-hal yang jelek. Bahkan sekarang besaran ikan, rata-rata sudah mencapai 206 gr. Jadi dalam satu kilonya berisi lima ekor. “Mengenai masalah pakan ma-

sih mendapatkan bantuan dari pusat.” Kepala Dislatan, Agus Santoso, menambahkan, ini kali pertama di Kota Tegal. Sehingga nantinya menjadi proyek percontohan. Sementara tujuannya adalah memebrikan alternatif lain petani tambak dibidang usaha budidaya ikan. Mengelola ikan patin petani tidak perlu was-was gagal panen. Karena dalam memeliharanya sangat mudah, tahan penyakit, dan angka mortalitas kecil. “Biasanya, ikan patin itu banyak dibudidaya untuk kolam pancing. Selain itu, juga untuk rumah makan dan bakaran. Ini yang namanya alternatif lain. Selain dibudidaya untuk dipasarkan, juga bisa untuk usaha kolam pemancingan,” paparnya. Melihat kondisi yang ada, lanjut Agus, sangat besar kemungkinan percontohan ini akan berhasil. Informasinya, di dua daerah lainnya perkembangannya tidak sehebat di Kota Tegal. Keberhasilan dari percontohan tersebut, nantinya akan ditularkan pada petani tambak lainnya. Sehingga ketika mereka tidak mampu memelihara udang atau bandeng bisa beralih ke ikan patin. (*)

M SAEKHUN/RATEG

BELUM BERPALANG – Beberapa perlintasan KA di Kota Tegal seperti Jl Puter belum berpalang pintu.

MENYIKAPI pernyataan Fraksi Partai Demokrat DPRD yang mempertanyakan transparasi rekrutmen petugas penjaga palang pintu kereta aApi (KA), Wali Kota Ikmal Jaya menjamin transparasinya. Artinya, prosesnya dijamin tak dikomersialkan alias bebas pungutan bagi para pendaftar. “Penerimaan petugas penjaga palang pintu KA kami lakukan sesuai dengan proses, yang dijamin transparasinya. Mulai dari pengumuman pendaftaran sampai dengan pengumuman hasil seleksi. Sehingga kami memberikan peluang sama pada masyarakat Kota Tegal, sepanjang memenuhi persyaratan seleksi yang ditentukan, baik seleksi administrasi, wawancara maupun akademis,” kata Ikmal. Sedangkan menyikapi pertanyaan Fraksi PKS, terkait ke hal 9 kol 5

PEMALANG

4

SENIN 19 JULI 2010

RADAR TEGAL

Oknum Polisi Tendang Motor Siswa ? Korban Dirawat Di RSUD Dr M Ashari

NGENDONG Terima Pelatihan Ketrampilan SETELAH mengirimkan tiga anak penyandang cacat, Selasa (13/7) lalu, Bidang Sosial Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Pemalang, akhir bulan ini akan mengirimkan kembali dua anak penyandang cacat ke Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Daksa (BBRSBD) Prof DR Soeharso Solo. Hal ini disampaikan Kadinsosnakertrans, Drs Mariyoto MPd, melalui Kabid Sosial Drs Mubarak Ahmad, didampingi Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Eti Sulistyowati, kepada Radar diruang dok.radar pemalang kerjanya, Jumat (16/7). Dijelaskan, kedua anak yang akan Mariyoto disusulkan ke Solo, merupakan penyandang cacat dari Kecamatan Moga dan Randudongkal. Sedangkan tiga anak sebelumnya dari Kecamatan Comal dan Ampelgading. Jumlah tersebut sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah bagi kota dan kabupaten, yakni mengirimkan lima anak penyandang cacat untuk diberdayakan setiap tahunnya. “Anak-anak secara intensif diberdayakan dengan berbagai program keahlian dan ketrampilan secara langsung,” terang Mubarak. Diantaranya belajar menjahit, sablon, berbagai kerajinan handy craft, dan pelatihan fotografer. Dalam pelaksanaannya, pemberdayaan penyandang cacat dilakukan selama satu tahun. Selanjutnya, anak akan dikembalikan ke pemerintah daerah bersangkutan dengan diberi suntikan modal untuk mengembangkannya dirumah. “Suntikan modal agar ketrampilan yang didapat selama mengikuti pelatihan, anak-anak dapat mengembangkannya dirumah,” imbuh dia kepada Radar. Dinsosnakertrans, lanjut Mubarak, nantinya tidak lepas tangan dengan membiarkannya mengembangkan ketrampilan yang telah didapatkannya. Karena pihaknya akan mengadakan pendampingan selama mengembangkan usaha dirumahnya masing-masing, dengan harapan nantinya mereka akan lebih mandiri. Program pemberdayaan anak-anak penyandang cacat, Pemerintah Kabupaten Pemalang sendiri sebagaimana dikemukakan dia, selama ini senantiasa dilaksanakan dengan baik. Yakni dengan dibantu PSM dan Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK) yang tersebar di 14 kecamatan. (cw2)

LINTAS Ratusan Jamaah Ikuti Pengajian PEMALANG - Ratusan Jamaah pengajian bulanan Majelis Mudzakarah Rahmatan Lil Alamin mengikuti pengajian Padang Bulan di Masjid Agung Pemalang. Kegiatan pada Jum’at (16/7) malam yang lalu itu dirangkaikan dengan sejumlah acara lainnya, baik yang bersifat ibadah maupun seni Islami. Pengurus Masjid Agun Ir Syaugi mengemukakan, Masjid Agung memberi kesempatan kepada majelis tersebut untuk melaksanakan kegiatan pengajian. Apalagi dalam rangkaian acara terdapat kegiatan peringatan Isro Miraj dimana Masjid Agung sendiri belum melaksanakannya secara tersendiri. “Kami mempersilahkan pelaksanaan Isro Miraj ini, karena kami sendiri belum menyelenggarakannya,” kata dia saat mengikuti pengajian tersebut. Sementara ketua pengajian bulanan Ustad Nur Khakim mengemukakan, majelis yang dipimpinnya menyelenggarakan kegiatan mulai dari harian, mingguan hingga bulanan. Pengajian ini menekankan pada pengajaran akhlak dan tauhid sebagai ciri khasnya. Pada kegiatan tersebut dirangkai dengan peringatan Isro Miraj sekaligus Milad kedua majelisnya. “Acara ini dimulai dengan tadarus Alquran 30 juz dilanjutkan dengan shalat isya berjamaah, shalat tasbih dan penampilan hadrah,” terangnya. Acara lainnya dalam kesempatan itu, lanjut ustad, adalah dzikir rotibul haddad dan taushiah yang disampaikan oleh Abuya KH Abdul Hamid Rais SPd. Acara ditutup dengan doa bersama. Kegiatan tersebut selain diikuti oleh ratusan jamaah majelis, juga oleh masyarakat umum dan berjalan dengan tertib lancar. (ali)

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

HADIAH - Kepala Kantor Wilayah BRI Semarang Siswanto menyerahkan hadiah utama I berupa mobil Suzuki APV Arena secara simbolis kepada pemenangnya Kepala Unit BRI Moga.

Sejuta Hadiah dan Hiburan Pesta Rakyat Simpedes Membuat BRI Semakin Dasyat KEGIATAN Pesta Rakyat Simpedes yang digelar BRI Cabang Pemalang di Lapangan Sirandu, Minggu (18/7) kemarin nampaknya betul-betul memberikan kegembiraan dan kebahagiaan kepada masyarakat. Kebahagian masyarakat ini karena kedasyatan BRI dalam ajang kali ini membagi-bagi sejuta hadiah dan menggelaran segudang acara hiburan rakyat. Kepala Kantor Wilayah BRI Semarang Siswanto mengatakan, kegiatan Pesta Rakyat Simpedes yang digelar BRI secara serentak di seluruh Indonesia membuat BRI semakin dasyat. Sebab banyaknya hadiah yang dibagi-bagikan kepada masyarakat maupun khususnya kepada nasabah Simpedes. Selain itu pula banyaknya acara hiburan rakyat yang dikemas dan disajikan dalam rangkain kegiatan tersebut. “Pesta Rakyat Simpedes ini bertujuan untuk meningkatkan rasa kepedulian BRI dan juga untuk memberikan kehabagiaan kepada masyarakat,” katanya. Lebih lanjut dia mengatakan, Pesta Rakyat Simpedes juga sebagai upaya untuk meningkatkan tabung masyarakat melalui Simpedes dengan memberikan banyak kemudahankemudahan kepada masyarakat dalam layanan ini. Seperti halnya layanan menggunakan elektronik secara on line, yang tujuannya untuk mempermudah nasabah Simpedes bertransaksi atau mengambil uang, dengan menggunakan ATM untuk melakukan transaksi pembayaran pulsa maupun rekening listrik dan lain sebagainya. Bahkan untuk melakukan transaksi bisa melalui pengi-

riman SMS banking, dan internet banking guna untuk menjaga keamanan nasabah. Kepala Kantor BRI Cabang Pemalang Hastu Hernowo menjelaskan, keberhasilan tabungan Simpedes selama dua periode terakhir dalam akhir Desember 2009, telah mampu menjaring nasabah sebanyak 115.677 atau sekitar 254 miliar dan pada Juni 2010 juga telah mampu menambah nasabah sebanyak 121.421 dengan jumlah tabungan kurang lebih sebesar 260 miliar. “Adapun pada bulan Juni 2010 dana Simpedes untuk pinjaman Kupedes sebesar 239 miliar telah disalurkan kepada sejumlah pengusaha yang ada di Pemalang. Selain Kupedes BRI Pemalang juga telah menyalurkan pinjaman untuk kredit modal kerja komersil, Kredit Usaha Rakyat (KUR), Kredit Pegawai, Kredit KPR, KKB, KMG dan Kredit Konstruksi,” paparnya. Sementara kegiatan Pesta Rakyat Simpedes dalam memasuki hari ke dua yang digelar Minggu (18/7) kemarin, rupanya cukup membuat para nasabah Simpedes merasa gembira dan bahagia. Pasalnya dalam rangkaian kegiatan ini BRI Cabang Pemalang telah melakukan pengudian hadiah dan sejumlah nasabah telah berhasil memenangkannya. Dalam acara pengundian yang dikemas dengan acara hiburan orkes dangdut bersama bintang tamu Mumun berlang-

sung cukup meriah. Hadir dalam acara penarikan undian selain Kanwil BRI Semarang, Kancab BRI Pemalang serta semua pegawainya juga disaksikan oleh Sugiharto SH dari Notaris selaku pelaksana undian, serta perwakilan dari Kementerian Sosial RI semarang dan petugas kepolisian selaku saksi. Dari hasil pengudian yang telah dilakukan oleh Notaris, yang berhasil memenangkan hadiah utama I berupa mobil Suzuki APV Arena dengan nomor undian 00003742820 yaitu dari unit kerja BRI Kecamatan Moga. Untuk hadiah utama II sepeda motor TVS Neo 110 XI CW dengan nomor undian 00002309932 dari BRI Purwoharjo, nomor undian 00006420201 BRI Kalimas dan 00010236934 dari BRI Bantarbolong. Sedangkan hadiah utama III berupa sepeda motor Yamaha Vega ZRD masingmasing dari BRI Ampegading dan Jebed. Adapun pemenang hadiah utama IV Yamaha Mio, diraih oleh BRI Randudongkal, Paduraksa dan Jebed, untuk hadiah utama V Yamaha Vega ZR dari BRI Jebed, Susukan dan Kalimas, hadiah utama VI TVS Neo 110 Disk BRI Purwoharjo, BRI Paduraksa dan BRI Petarukan. Sedangkan untuk hadiah utama VII berupa hadiah LCD TV 29 inch merk LG pemenangnya adalah dari BRI Bojongbata, BRI Karangmoncol dan dari BRI Purwoharjo. (Agus Pratikno)

PEMALANG – Dua pemuda warga Desa Mendelem, Kecamatan Belik , Kabupaten Pemalang , Slamet Santoso (17) dan Tegi (17) Minggu (18/7) mengalami kecelakaan akibat terjatuh dari sepeda motor. Peristiwa kecelakaan tersebut diduga akibat kena tendangan dari oknum petugas polisi lalulintas Polres Purbalingga saat menggelar operasi lalulintas. Korban yang mengalami luka serius akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Dr M Ashari Pemalang untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan keterangan yang dihimpun Radar menyebutkan, peristiwa kecelakaan tersebut berawal ketika dua pengendar sepeda motor yang dikendarai Slamet Santoso (17) berboncengan dengan Tegi (17) warga Desa Mendelem akan pulang ke rumah dari kegiatan kemah di Sekolahnya SMA Negeri Karangreja, Kabupaten Purbalingga. Dalam perjalanan pulang tepatnya di Jalan Raya Perbatas Kabupaten Purbalingga - Pemalang ada operasi kendaraan yang digelar Polantas Polres Purbalingga. Karena tidak mengenakan helm mereka berdua lari dengan sepeda motornya dengan kencang. Sementara tiga petugas Polantas yang saat itu sedang bertugas lalu mencoba mengejarnya. Dalam pengejarannya, mes-

kipun sudah memasuki daerah Kabupaten Pemalang yang bukan lagi wilayah kerjanya, tepatnya di Dukuh Kepetek, Desa Belik, namun petugas tetap saja terus melakukan pengejaran, hingga akhirnya mereka jatuh akibat dipepet dan ditendang oknum petugas. “Karena di tendang akhirnya kedua pengendara sepeda motor itu terjatuh dan tersungkur hingga mengalami luka yang sangat serius,” kata Eko saksi mata warga setempat. Dokter Jaga RSUD Pemalang dr Bambang Ismanto kepada Radar menjelaskan, kondisi kedua korban yakni Slamet Santoso mengalami luka dibagian muka tulang hidungnya patah sedangkan Tegi mengalami luka patah haha kanannya. “kedua korban sudah kami tangani dan konsisi luka serius,” terangnya. Sementara Kepala Unit Patroli Polres Purbalingga, Ipda SS Udiono ketika dikonfirmasi Radar menjelaskan, kejadian kecelakaan yang dialami dua pengendara sepeda motor tersebut adalah kecelakaan murni, bukan karena di tendang petugas. Dan petugas yang ada di lokasi kejadian sebenarnya akan menolong karena mereka berdua terjatuh dari kendaraannya karena ketakutan akan dikejar padahal tidak. “Pengendara sepeda motor itu jatuh sendiri bukan karena ditendang, karena ketakutan tidak mengenakan helm dan tidak memasang plat nomor kendaraanya. (mg1)

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

LUKA SERIUS – Salah satu korban kecelakaan sepeda motor yang diduga akibat ditendang dalam kejaran oknum petugas lalulintas Polres Purbalingga sedang mendapat penanganan medis di UGD RSUD Dr M Ashari Pemalang.

METROPOLIS

SENIN 19 JULI 2010

5

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING Hotel Bahari Inn Tegal Hotel Karlita Orange Karaoke

(0283) 343399 (0283) 358050 (0283) 322022

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Jum’at dan Sabtu Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

Program Transmigrasi Kurang Diminati Dari 2004 Hingga 2009 Tak Kirim Transmigran PROGRAM transmigrasi dari pemerintah, kurang diminati warga Kota Tegal. Data dari Dinas Sosoal Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) dari tahun 2004 lalu sampai 2009, tidak satu orang warga pun yang mendaftar transmigrasi. Kepala Dinsosnakertrans Sumito mengatakan, kurang lebih enam tahun, Kota Tegal tidak memberangkatkan warganya transmigrasi. Bahkan pada

2010 ini, sebenernya Kota Tegal tidak mendapat kuota dari Disnakertrans Provinsi. “Pada saat rapat beberapa waktu lalu di Semarang, Kota Tegal tidak memperoleh jatah memberangkatkan warganya transmigrasi. Namun dengan berbagai upaya saya mencoba melobi. Hasilnya Kota Tegal mendapat jatah 5 KK,” katanya usai razia PGOT Jumat kemarin. Menurutnya, alasan Kota Tegal tidak diberi kuota, lantaran dianggap masyarakatnya sudah mampu semua. Karena banyak industri-indistri yang berada di wilayahnya. Sehingga pemerintah takut memberi

jatah transmigrasi untuk masyarakat Kota Tegal. “Takutnya barangkali diberi jatah, tetapi tidak satupun orang yang berangkat. Sehingga yang seharusnya bisa diberikan untuk daerah lain yang membutuhkan menjadi mubazir,” urai Sumito. Dijelaskan, dari tahun 2004 lalu, baru tahun sekarang Kota Tegal memberangkatkan transmigrasi warganya. Sesuai rencana dari 5 KK tadi diberangkatkan ke Ketapang Kalimantan Barat, Oktober mendatang. MoU antar kedua kepala daerah sudah ditandatangani. Bahkan rencanannya sebelum pemberangkatan, pemkot

akan meninjau lokasi, apakah sesuai dengan yang dijanjikan atau tidak. Sesuai MoU, transmigran mendapat beberapa fasilitas. Di antaranya, tanah seluas 2 hektar, bangunan rumah type 36, jatah beras 47,5 kg perbulan. “Dari 2 hektar tanah tadi, 1 hektar siap pakai, sisanya masih berupa semak belukar. Jika dalam waktu 1,5 tahun belum berhasil, maka transmigran masih menjadi tanggungan pemerintah. Mereka mendapatkan bantuan-bantuan, seperti makan, minum, lauk pauk, dan minyak tanah. Selain itu sarpras lainnya yang dibutuhkan.” Lokasi transmigrasi ini, lan-

jut Sumito, sangat enak. Sebab, tempatnya tidak jauh dari kota, akses jalannya juga dekat. Yang pasti tidak seperti apa yang dibayangkan masyarakat bahwa disana itu kondisinya membahayakan. “Ini bukan wilayah konflik seperti di Smabas. Sehingga para transmigran tidak perlu kuatir,” imbuhnya. Lima KK yang siap diberangkatkan pada Oktober mendatang diantaranya keluarga Sunarso, warga Kalinyamat Wetan. Kemudian keluarga Sodikin, Pesurungan Lor, Sugianto Randugunting, Prio Sembodo Mangkukusuman, dan Sobirin, Kaligangsa. (adi)

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

BERMAIN – Sejumlah pengunjung cilik tampak larut dalam sejumlah permainan rakyat dalam kemeriahan Pesta Rakyat Simpedesdi Lapangan Kecamatan Tegal Selatan.

Kemeriahan Pesta Rakyat Simpedes PERDAGANGAN Kian Mantapkan Diri UD Venus Copierindo yang berada di Jl Srigunting 19 A Tegal makin memantapkan diri di usaha penjualan mesin fotocopy. Di antaranya dengan terus meningkatkan pelayanan kepada pelanggan baik pemula maupun pelanggan lama makin setia yang tersebar di Tegal, Brebes, Pemalang dan Pekalongan. ‘’Mesin fotocopy yang ada disini berkulitas bagus dan rekondisi USA bukan eks lokal,’’ ungkap Ibnu Kuswardono selaku owner UD Venus Corpierindo. Lengkap dari yang analog yaitu NP 6030, NP 6035, NP 6050 hingga digital multifunction seperti iR5000, iR6000, iR4570, dan type lainnya. Pastinya dengan pembayaran cash maupun kredit. Dan yang terpenting layanan purna jual pun dijamin pasti memuaskan. Layanan purna jual yang dimaksud adalah garansi 1 tahun. Setiap bulan mesin dikontrol, dan jika costumer menemukan kesulitan setelah kunjungan control mereka tinggal telepon atau memanggil maka teknisi handal pihkanya akan datang. Selain itu untuk pemula yang baru memakai mesin fotocopy, disediakan pelayanan training operator untuk perawatan mesin dan service kerusakan ringan mesin. ‘’Kami mengatakan teknisi kami handal karena kemampuan teknik adalah penunjang pelayanan purna jual,’’ tambahnya. Teknisi tersebut adalah teknisi yang menguasai teknologi karena perkembangan teknologi mesin fotocopy juga semakin berkembang. Seperti halnya mesin digital multifunction yang memiliki banyak fungsi. Seperti copy, scan, fax, email dan network. (ela)

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

LAYANI – Wali Kota Ikmal Jaya berbaur bersama pengunjung yang melakukan pembukaan rekening baru di lokasi Pesta Rakyat Simpedes.

ADA sesuatu yang berbeda di Lapangan Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal mulai Sabtu (17/7) hingga Minggu (18/7). Ribuan warga mulai tua, muda, anak-akan hingga orang dewasa berbaur dalam kemeriahan Pesta Rakyat Simpedes BRI Tegal. Di sini, tidak hanya nasabah tabungan Simpedes yang merasakan kemeriahan acara, masyarakat juga bisa hadir dan bergabung menikmati beragam hiburan yang disuguhkan. Wali Kota Tegal H Ikmal Jaya mengatakan, pengundian tabungan Simpedes BRI yang dikemas dalam pesta rakyat merupakan kegiatan yang berbeda sehingga mampu menyedot animo masyarakat Tegal dan sekitarnya. Pasar murah yang diikuti sejumlah stan misalnya, bisa menjadi solusi bagi pengunjung untuk mendapatkan berbagai kebutuhan sehariharga dengan harga murah. Aksi pentas seni mulai dari barongsai, marching band, aksi band lokal dan bintang tamu juga menjadi sarana bagi pengunjung untuk mendapatkan hiburan secara gratis. Dengan demikian, pesta rakyat yang digelar selama dua hari berturut-turut tidak hanya diikuti nasabah tabungan Simpedes BRI tetapi juga melibatkan masyarakat secara luas. Di sini, selain mendapatkan suguhan yang beragam, masyarakat juga bisa mendapatkan tambahan pengetahuan khususnya tertang perbankan dan produknya. ”Even seperti ini tentu sudah dinantikan masyarakat sehingga kehadirannya mampu memberikan nuansa berbeda,” katanya. Pemimpin Cabang BRI Tegal Ir Bambang Edi Mulyono menuturkan, pengundian tabungan Simpedes dikemas dalam se-

buah pesta rakyat sehingga bisa melibatkan seluruh lapisan masyarakat Tegal dan sekitarnya. Mulai dari pembukaan, arakarakan atau pawai hadiah yang diikuti becak, delman dan sebagainya semua dikemas dengan konsep yang berbeda dari biasanya. Untuk pengunjung yang datang, baik itu nasabah BRI maupun masyarakat luas bisa berbaur dalam kemeriahan acara mulai dari deretan stan yang berjejer rapi hingga menikmati hiburan yang disuguhkan. Dengan demikian, seluruh lapisan masyarakat bisa ikut bergabung dalam pesta rakyat Simpedes yang digelar selama dua hari berturut-turut. Langkah tersebut dilakukan agar BRI bisa diterima di semua lapisan masyarakat sehingga kerjasama yang selama ini sudah terjalin dengan baik bisa terus dipertahankan dan ditingkatkan. ”Semua kegiatan dalam pesta rakyat Simpedes dipersembahkan kepada seluruh masyarakat Tegal dan sekitarnya,” terangnya. Munawar (48), salah seorang pengunjung mengaku senang bisa turut berbagi kebahagiaan bersama pengunjung lainnya. Dari awal pembukaan hingga hari ini, dia mengaku datang bersama keluarga untuk menikmati suguhan yang ditampilkan. Saat istrinya membeli berbagai kebutuhan di pasar murah, dia dan putrinya bisa menikmati aksi barongsai serta kesenian lainnya. Selain itu, sebagai pengunjung sekaligus nasabah dia juga bisa mendapatkan berbagai informasi seputar produk perbankan lainnya. Nuansa yang dikemas dalam pesta rakyat sangat cocok dan sesuai dengan settingan tempat serta panggung. (gun)

M SAEKHUN/RATEG

CENDERUNG MELUAS - Rob di beberapa titik di Keluarahan Mintaragen makin parah dan meluas.

Kajian Rob Jangan Setengah Hati AGAR masalah rob di beberapa titik Kota Tegal yang semakin, Pemkot Tegal harus melakukan kajian yang lengkap. Selain memuat aspek sosial dan ekonomi, juga harus dipikirkan aspek-aspek lainnya. Wakil Ketua Fraksi PAN Peduli Rakyat DPRD Abdullah Sungkar mengatakan, agar dapat menghasilkan penangan rob yang matang, dan tidak setengah-setengah. Selain mengkaji status tata guna lahan dan sistem drainase. Dalam kajian juga harus memuat yang non teknis, seperti aspek sosial, dan ekonomi. Sedangkan aspek teknis, Pemkot harus memperhatikan aspek morfologi, topografi, hidrologi, dan teknik pantai. “Kami rasa kajian harus

menghasilkan rekomendasi sistem drainage kawasan sustainable atau berkelanjutan. Sehingga penangannya benarbenar maksimal, tidak setengahsetengah,” kata Sungkar. Dijelaskan Sungkar, hasil tinjauan lapangan, ternyata drainase di kawasan yang selalu terkena rob sangat tidak memadai, belum lagi tata lahan yang semakin tidak jelas. Hal ini juga disebabkan karena Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang tak jelas pula, sehingga Pemkot harus tegas dan komitmen terhadap RTRW. “Kami rasa di kawasan rawan rob harus dikembalikan fungsinya, sesuai dengan RTRW yang ada. Jangan sampai karena kepentingan RTRW diubah, tapi imbasnya sangat luar biasa

dan masyarakat yang dirugikan,” jelasnya. Kepala DPU Gito Mursriyono mengungkapkan, untuk kajian penangan rob, dilaksankan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan dilaksanakan tahun ini. Sehingga pihaknya selalu dinas teknis, tidak dilibatkan dalam kajian. Namun untuk penyusunan DED, yang akan dilaksanakan pada tahun 2011 akan ditangani DPU. “Setelah kajian pada tahun 2010, dan penyusunan DED pada tahun 2011. Kalau memang keuangan daerah mampu, dan ada anggaran untuk pembangunan fisik penanganan rob. Pada tahun 2012 mendatang, kami akan laksanakan pembangunan fisiknya,” ungkap Gito. (hun)

BREBES & BUMIAYU

6

SENIN 19 JULI 2010

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes RSU Bhakti Asih

(0283) 671431 (0283) 671279 / 673481

LINTAS TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

PELAYANAN - Calon nasabah tengah mendapat pelayanan di stan outdoor BRI yang barada di lokasi Pesta Rakyat Simpades.

Stan Pelayanan Outdoor BRI Diserbu Warga Hari Pertama PRS ISMAIL FUAD/RATEG

DIJEMUR - Petani cabe tengah menjemur sebagian hasil panen mereka, harga jual yang turun membuat mereka merugi.

Harga Cabe Merah Anjlok BREBES - Setelah sempat melambung tinggi, harga jual cabai merah di Kabupaten Brebes kini anjlok drastis hingga 75 persen. Harga cabe merah di tingkat petani yang semula hingga mencapai Rp 20.000 per kilogram, kini hanya Rp 6.000 per kilogram. Akibat penurunan harga ini, petani cabe di Kabupaten Brebes dipastikan merugi. Sutarno (46), salah satu petani cabe di Kecamatan Bulakamba mengeluhkan penurunan harga jual cabe merah di tingkat petani. Menurutnya, hasil panennya kali ini turun tajam menyusul penurunan harga semenjak sepekan terakhir. Awalnya, harga cabai merah super mencapai Rp 20.000 per kilogram tetapi kini rata-rata turun menjadi Rp 8.000-6.000 tiap kilogram. Tak hanya menimpa cabe merah super, penurunan harga juga terjadi pada jenis cabe merah kriting dari Rp 17.000 menjadi Rp 6.000. Begitu juga jenis cabai hijau dari harga Rp 7.000 turun menjadi Rp 3.000 per kilogram. ’’Hasil panen saya sangat murah, padahal seminggu yang lalu harganya sudah bagus saya tidak tahu sebabnya,” katanya. Kejadian ini membuat petani merugi. Sebab tingginya biaya tanam tidak sebanding dengan harga jual ke bakul. Untuk lahan seluas seperdelapan hektare, petani setidaknya harus mengeluarkan biaya hingga Rp 5 juta. Tak hanya itu, kerugian petani juga dilipatgandakan oleh serangan hama dan perubahan cuaca yang tidak menentu hingga menyebabkan penurunan produktivitas tanaman mereka. ’’Seandainya harga cabai Rp 9.000 per kilo saja kami masih rugi. Minimal harganya harus Rp 10.000 per kilo. Itu karena pengaruh harga bibit, pupuk dan obat-obatan yang naik semua,” terangnya. Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, kepala Dinas Pertanian Pemkab Brebes belum bisa dikonfirmasi. (cw1)

BUMIAYU - Meriah dan penuh keceriaan, begitulah suasana pembukaan hari pertama gelaran Pesta Rakyat Simpedes (PRS) yang digelar di Lapangan Asri Bumiayu Sabtu (17/6). Kegiatan yang diawali dengan pawai marching band diikuti becak dan dokar hias serta barisan sepeda motor yang dikendarai jajaran staf unit-unit BRI wilayah kerja Bumiayu. Kemeriahan semakin lengkap dengan hadirnya kesenian

barongsai yang mengiringi arak-arakan hadiah-hadiah yang akan diundi pada hari ini (Minggu 18/6), dengan hadiah utama satu unit Daihatsu Xenia. Alunan suara musik dan aneka hiburan yang tersedia membuat acara ini semakin bergelora. Masyarakat yang berkunjung juga dapat berbelanja aneka kebutuhan sehari-hari di stan-stan yang tersedia. Hari pertama pelaksanaan PRS, ratusan warga baik nasabah maupun calon nasabah tampak memadati stand pela-

yanan BRI. Menurut Suharna, kepala Cabang BRI Bumiayu pengunjung datang untuk membuka rekening Simpedes maupun melakukan regristasi fasilitas e-Banking. ’’Untuk pelayanan outdoor di stan PRS ini, kita memang menargetkan adanya transaksi sebesar Rp 1,45 miliar. Hingga siang ini telah tercapai Rp 600 juta, kita optimis hingga gelaran berakhir nanti target tersebut akan tercapai,” ungkapnya. Dikatakan Suharna, juga terdapat perkembangan positif didalam grafik pada kegiatan

simpan dan pinjam di unit kantor cabang Bumiayu. Kondisi tersebut terlihat dalam grafik selama tiga tahun terakhir ini. Juni 2009 jumlah simpanan sebanyak Rp 78,757 miliar, sedangkan pada Juni 2010 terdapat kenaikan menjadi Rp 94,263 miliar. Sementara, dari sisi pinjaman Simpedes, pada Juni 2009 dari Rp 92,424 miliar naik menjadi Rp 114,799 miliar. ’’Ini semua tidak lepas dari peran serta masyarakat, yang memberikan keparcayaan kepada BRI sebagai mitra.’’

Sebagai wujud komitmen memberikan kemudahan pelayanan akses perbankan, khususnya bagi warga masyarakat pedesaan, dalam waktu dekat BRI kembali akan menambah mesin Ajungan Tunai Mandiri (ATM) yang akan dipasang di masing-masing unit. ’’Dari sebanyak 12 BRI unit, 5 di antaranya telah dilengkapi dengan fasilitas mesin ATM. Dalam waktu dekat ini kita akan menambah sebanyak 2 mesin lagi, yakni di Unit Bumiayu kota dan Unit Kaliloka, Kecamatan Sirampog,” terangnya. (pri)

Gubernur Harus Patuhi Undang-Undang Terkait Penonaktifan Bupati Brebes BREBES - Gubernur Jawa Tengah diwajibkan oleh undang-undang (UU) untuk mengusulkan penonaktifan kepala daerah (bupati) yang sudah bertatus sebagai terdakwa. Bahkan, jika lalai terhadap persoalan ini, Gubernur bisa dianggap tidak mematuhi hukum. Hal ini disampaikan oleh Pakar Hukum Tata Negara Universitas Syahid Jakarta Dr Taufiqurrahman Syahuri SH

MH ketika dihubungi Radar Minggu (18/7). Terkait dengan status terdakwa yang disandang oleh Bupati Brebes Indra Kusuma, Taufiq berpendapat, sesuai dengan UU No. 32 Tahun 2004 Pasal 31 ayat 1 yang menyebutkan kepala daerah dan/ atau Wakil Kepala Daerah diberhentikan sementara oleh presiden tanpa melalui usulan DPRD karena didakwa melakukan tindak pidana korupsi, tindak pidana terorisme, makar, dan/atau tindak pidana terhadap keamanan negara, maka seharusnya statusnya kini sudah non aktif menjadi bupati

brebes. ’’Sudah menjadi tugas gubernur untuk kirim surat ke Presiden melalui Mendagri untuk pemberhentian smentara terhadap yang bersangkutan, mungkin lagi dalam proses itu,” tandas pria kelahiran Brebes ini. Menurutnya, setelah keputusan penonaktifan Bupati sudah turun, maka sesuai dengan ketentuan sebagai kepala daerah pengganti sementara adalah wakilnya dengan status

YMT (yang mendapat tugas, Red). ’’Jadi siap-siap saja tuh wabup untuk gantiin Bupati,” ujar dia. Sebelumnya, Supriyono mengatakan, pihaknya sudah berkonsultasi dengan Kementrian Dalam Negeri terkait dengan penonaktifan Bupati. Selain itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) juga sudah berkoordinasi dengan Pemkab Brebes. Bahkan, Pemprov melalui

Biro Hukum telah menghubunginya untuk menanyakan apakah Pemkab sudah mendapatkan regristasi perkara bupati. ’’Pemberhentian bupati itu diatur dalam PP No. 6 Tahun 2005 tentang Pemilihan, Pengesahan, Pengangkatan, dan Pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. Jadi, pemberhentian sementara bupati itu kami masih menunggunya,” ujarnya. (cw1)

BREBES & BUMIAYU

SENIN 19 JULI 2010

7

RADAR TEGAL

INFRASTRUKTUR Jalan Rusak Akibat Bencana Dibiarkan Tanpa Penanganan PAGUYANGAN - Ruas jalan Kabupaten Bumiayu-Cilibur yang rusak akibat longsor, belum mendapat perbaikan. Kondisi tersebut mendapat keluhan dari warga desa yang menjadikan ruas jalan tersebut sebagai satu-satunya akses utama, baik menuju pusat pemerintahan maupun perekonomian. Di lokasi longsor yang berada di Blok Karang Kemiri masuk wilayah Desa Cilibur, bahu jalan longsor sepanjang 10 meter. Longsor juga menggerus sebagian badan jalan, sehingga badan jalan hanya tersisa tidak lebih dari dua meter dengan jurang setinggi 15 meter. Beberapa warga mengungkapkan kekhawatirannya mengenai kondisi jalan tersebut, mereka khawatir jika kerusakan tidak segera di perbaiki maka bukan tidak mungkin jalan tersebut akan putus. ’’Sekarang saja sudah terlihat kerusakan yang bertambah seiring dengan tidak kunjung di perrbaikinya kerusakan. Ini merupakan kali kedua lokasi tersebut mengalami longsor, satu tahun dilokasi yang sama longsor dan baru mendapat penanganan awal tahun, namun saat ini kembali longsor,” jelas H Ridho (52), tokoh masyarakat Desa Cilibur. Dikatakanya, jalur Bumiayu-Cilibur termasuk jalur padat kendaraan. Dalam setiap harinya sebanyak 15 unit angkudes dan 7 angkutan bak terbuka melalui jalur tersebut. ’’Kendaraan yang melalui jalur ini akan semakin padat dengan bertambah dekatnya Lebaran nanti, jika kondisi kerusakan masih dibiarkan seperti itu jelas sangat membahayakan,” ungkapnya. Di lokasi longsor, tidak terdapat satupun rambu atau peringatan yang terpasang sebagai peringatan bagi para pengemudi. Kades Cilibur Sukirno mengatakan, pihaknya telah berulangkali melaporkan kondisi tersebut baik ke tingkat kecamatan maupun kabupaten. (pri)

Rakercab PDIP Diwarnai Pengusiran Wartawan BREBES - Rapat Kerja Cabang DPC PDIP Kabupaten Brebes diwarnai dengan pengusiran insan pers. Insiden ini menyusul terjadinya kericuhan ketika pembukaan acara dengan agenda Sosialisasi Surat Keputusan (SK) dari DPP PDIP tentang Pengesahan AD/ART DPC PDIP Brebes dan SK tentang Pembentukan Pengurus Anak Cabang dan Pengurus Ranting PDIP, di Gedung Korpri Brebes Minggu (18/7). Salah satu wartawan elektronik yang minta dirahasiakan identitasnya mengatakan, dirinya disuruh keluar oleh panitia yang juga anggota Fraksi PDIP DPRD Brebes Nasihun. ’’Saya sudah bicara baik-baik, tapi malah disuruh keluar,” kata dia. Menurutnya, ketika hendak mengambil gambar suasana di dalam arena pascakericuhan yang terjadi, dirinya dilarang meliput dan dihalang-halangi mengambil gambar suasana di ruang acara. ’’Saya juga tidak mengerti, kenapa dilarang (meliput, Red) sesudah ada kericuhan? Padahal, dari awal juga banyak wartawan yang keluar masuk arena acara,” lanjutnya. Sementara itu, menyusul terjadinya kericuhan yang berbuntut walkout sebanyak 12 PAC PDIP, jalannya acara tetap berlangsung. Panitia juga menutup pintu rapat-rapat. Padahal, sebelum ada insiden itu kegiatan terbuka. Nasihun seusai acara menyatakan, dirinya hanya menjalankan instruksi dari pimpinan. Apalagi, kegiatan ini bersifat tertutup dan hanya untuk kalangan internal. Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Brebes H Illia Amin membenarkannya. (cw1)

ISMAIL FUAD/RATEG

BERSITEGANG - Sejumlah peserta Rakercab PDIP Brebes saat bersitegang, sebelum terjadinya pengusiran seorang wartawan elektronik.

SMK Muhammadiyah Paguyangan Sambut Pengusulan Menjadi Sekolah RSBI TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

BERBAHAYA - Jalan Kabupaten Bumiayu-Cilibur dalam kondisi membahayakan akibat belum di perbaikinya kerusakan akibat longsor,

AIR BERSIH Usulkan Sumur Artetis MESKI di musim penghujan seperti sekarang, kesulitan mendapat air terutama untuk kebutuhan konsumsi sangat dirasakan oleh sedikitnya 60 Keoala Keluarga (KK) yang tingal di Dukuh Tambakan, Desa Cinanas, Kecamatan Bantarkawung. Saat ini, untuk mendapatkan air yang layak di konsumsi, warga terpaksa harus berjalan sejauh lebih kurang 1 klometer untuk menuju sumber mata air Tambakan yang sudah masuk wilayah Kabupaten Banyumas. ’’Di musim hujan seperti sekarang ini, sumur di perumahan warga keruh sehingga tidak dapat di konsumsi. Mereka hanya menggunakan hanya untuk keperluan mencuci dan mandi saja,” kata Drs Toat Riyono, kades Cinanas. Dikatakan dia, pihaknya pernah beberapakali mengajukan bantuan air bersih. Sebab, kondisi lebih memprihatinkan akan terjadi setiap kali musim kemarau. Sebab, selain Dukuh Tambakan, kesulitan air juga akan merambah wilayah pedukuhan lainnya. ’’Kondisi seperti itu seolah sudah tidak dapat dihindari lagi, warga harus berjalan jauh untuk mendapatkan air bersih,” kata Toat. Untuk itu, pemerintah desa telah mengupayakan pengusulan melalui kegiatan Musrenbang untuk pembangunan sumur artetis, sebagai upaya meningkatkan ketersediaan air bersih bagi warga. ’’Sebelumnya sempat dilakukan survey oleh tim dari provinsi mengenai keberadaansumber air, namun hinga sekarang tidak ada kelanjutannya. Untuk itu kami berharap, melalui usulan yang diajukan di Musrenbang maka keinginan warga dapat terpenuhi,” ungkapnya. (pri)

Sambut Usulan RSBI dengan Longmarch Ribuan pelajar SMK Muhamadiyah 01 Paguyangan Sabtu (17/ 6) melakukan longmarch dari sekolah mereka menuju wilayah Desa Pagojengan, yang merupakan lokasi tempat pembangunan fasilitas penunjang kegiatan pendidikan sekolah mereka. Untuk apa? LAPORAN: TEGUH S. AKSI tersebut dilakukan menyusul ditetapkannya SMK Muhammadiyah Paguyangan sebgai salah satu sekolah yang diusulkan menjadi sekolah Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI). Menurut Kepala SMK Muhammadiyah Paguyangan Drs

H Santoip, penetapan sekolahnya menjadi salah satu calon sekolah RSBI tersebut diketahui melalui surat kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes No. 420/1080/210 perihal usulan SMA/SMK calon sekolah RSBI di Kabupaten Brebes. ’’Dengan niat tidak ingin mengecewakan dan ingin menjungjung tinggi kepercayaan yang diberikan Dinas Pendidikan, maka kami berbenah, berkomitmen menerapkan manajeman mutu ISO 9001-2008 guna menentukan arah kebijakan mutu yang menyeluruh,” ungkap Santoip. Selain menerapkan manajemen mutu ISO 9001-2008, untuk mencapai tujuan tersebut SMK Muhammadiyah juga melakukan kebijakan program-program lainnya antara lain pelaksanaan program pembelajaran 5 hari KBM dengan pola sistem blok penuh, pendidikan karakter, dan pengembangan diri

dengan model pembelajaran yang memperhatikan lingkungan sosial alam. ’’Kita juga melakukan pengembangan kelas kewirausahaan untuk menumbuhkan karakteristik wirausahawan yang kuat dan handal,” sambung Santoip. Penyaluran lulusan yang terpogram dan terpadu melalui penigkatan kerjasama dengan pengguna lulusan, juga diharapkan menjadi jembatan bagi teraihnya gelar RSBI di SMK Muhammadiyah 01 Paguyangan. Setelah melakukan aksi longmarch, ribuan siswa selanjutnya melakukan kerjabhakti membersihkan lahan yang akan digunakan sebagai lokasi pembangunan pusat kegiatan dan pengembangan sekolah. SelanTEGUH SUPRIYANTO/RATEG PUSAT KEGIATAN - Sebagai upaya mensukseskan upaya menuju jutnya, dilakukan pemasangan sekolah RSBI, SMK Muhammadiyah 01 Paguyangan berencana papan rencana pembangunan melengkapi dengan membangun pusat kegiatan dan gedung oleh kepala sekolah beserta jajaran guru. (*) pengembangan sekolah.

SLAWI METROPOLIS

8

SENIN 19 JULI 2010

RADAR TEGAL

Budaya Plagiat Coreng Dunia Pendidikan BALAPULANG - Maraknya budaya plagiat (meniru karya orang lain, red) terhadap karya ilimiah, yang akhir-akhir ini melanda sebagian pendidik, telah mencoreng wajah dunia pendidikan. Bagaimana tidak, seorang pendidik yang semestinya mampu memberi contoh yang baik justru melakukan tindakan pembohongan, yakni menjiplak karya orang lain. “Kalau sudah begini, bagaimana nasib dunia pendidikan kita,” ujar Manager Lembaga Pendidikan Q-Meter, Fathi Mu’min, kepada Radar, Minggu (18/7), di sela-sela kegiatan workshop yang dilaksanakan di gedung MI Banjaranyar Kecamatan Balapulang. Menurut Mu’min, rendahnya budaya baca yang melanda

masayarakat akhir-akhir ini, membuat kering wacana keilmuan yang berawal dari budaya tulis-menulis. Kondisi tersebut, tentu saja dipengaruhi berbagai macam faktor pembangunan. Masih menurut Mu’min, hingga saat ini program pembangunan yang dilakukan pemerintah, khususnya pemerintah daerah, masih berorientasi pada pembangunan fisik semata. Sementara, program pembangunan yang mengarah pada pembentukan manusia seutuhnya, seperti kebiasaan membaca dan menulis, dirasa masih sangat minin. Sementara itu, Arip Sanjaya, pengajar MK Bahasa Sastra Indonesia dari Universitas Sultan Ageng Jawa Barat mengatakan,

budaya tulis-menulis di kalangan pendidikan harus ditingkatkan. Hal itu penting dilakukan, agar para pendidik mampu mentransferkan ilmunya kepada peserta didiknya. Peneliti Humaniora Laboratorium Nusantara Universtas Gajah Mada, Hojolly MPhil menyatakan, program pengembangan sumber daya manusia saat ini, khususnya budaya baca dan menulis, mendesak digalakan. Pasalnya, tren generasi muda saat ini lebih senang bermain-main ketimbang membaca ataupun menulis. “Kalau tidak segera digalakan, dikuatirkan kreatifitas generasi muda, khususnya tulis-menulis, akan kering. Kalau sudah begini, wah bahaya,” ujar Hujolly. (k1)

Dua Jembatan di Pantura Menghawatirkan KRAMAT - Dua jembatan besar yang berada di jalan raya Dampyak Kramat, diantaranya Jembatan Kali Ketiwon dan Jembatan Kali Pah, kondisinya kembali menghawatirkan. Meski sebelumnya sudah dilakukan penambalan maupun perbaikan, namun lantaran lalu-lalang kendaraan di jalur pantura yang macet, membuat sejumlah kendaraan besar harus berhenti lama. Kejadian tersebut mengakibatkan kondisi dua jembatan itu kian parah. Pantauan Radar di lapangan, dua jembatan yang berlokasi di perbatasan antara Kota-Kabupaten Tegal itu, hampir tiap hari dilalui oleh ribuan kendaraan yang melintas di jalur Pantura. Terlebih dalam kurun dua bulan terakhir, kondisi jalur pantura tengah mengalami kemacetan yang membuat kendaraan besar hanya bisa berjalan merayap. Akibatnya, saat kendaraan besar terjebak di atas jembatan pun tidak bisa bergerak, akibat jalanan yang macet. Dan hal ini, diduga memicu terjadinya kerusakan pada badan jembatan tersebut. Kerusakan itu nampak, seperti banyaknya lubang di bagian jembatan, termasuk pada bagian pembatas dengan jalan yang nampak sudah mulai keropos dan berlubang cukup besar. Sehingga derasnya aliran sungai juga bisa terlihat dari badan jalan yang dilalui kendaraan. Sedangkan ambrolnya aspal jalan pada jembatan itu, juga terus merembet ke bagian lainnya. Termasuk sejumlah

CMYK

lubang jalan yang menganga di badan jalan jembatan tersebut. Tak pelak, kondisi ini membuat sejumlah kendaraan roda dua maupun lebih, harus pelanpelan saat melintas jembatan Ketiwon dan Kali Pah. Kepala Desa Padaharja, Sugito, kepada Radar mengatakan bahwa kondisi rusaknya jembatan Kali Pah tersebut memang sangat menghawatirkan. Termasuk sejumlah jalan yang berlubang, hinga kerap kali menyebabkan lakalantas. ‘’Kalau tidak segera diperbaiki, maka rusaknya badan

jalan yang menghubungkan dengan jembatan akan bertambah parah. Dan dikhawatirkan bila tidak segera dibenahi, bisa mengakibatkan kejadian yang tidak diinginkan,’’ terangnya kepada Radar. Sementara, rusaknya jembatan Kali Pah tersebut juga dikhawatirkan oleh sejumlah sopir angkutan umum. Termasuk para pengendara truk yang hampir tiap hari melintasi jembatan itu. ‘’Pada bulan Maret 2010 lalu memang kerusakan pada jembatan Kali Pah sudah sempat dilakukan perbaikan. (gus)

M GHONI/RADAR SLAWI

WORKSHOP - Manager Lembaga Q Meter Fatkhi Mu’min (kanan) sedang memberikan sambutan.

SAMBUNGAN

SENIN 19 JULI 2010

9

RADAR TEGAL

ARIEL

ALYSSA SOEBANDONO

Videonya Tak Pernah Dipamerkan

Rilis Single Ciptaan Tompi

TITI KAMAL

Kembali Stripping di Bulan Ramadan DEMI program punya anak, Titi Kamal mengurangi jadwal kerjanya. Namun Ramadan mendatang, istri Christian Sugiono itu akan kembali stripping syuting sinetron Ramadan. Sepertinya Tian, sapaan akrab Christian, mulai kembali membiarkan sang istri beraktivitas seperti sebelumnya. Baru-baru ini Titi juga merilis single terbarunya. Lalu bagaimana dengan program punya anak? “Kalau itu tetap jalan terus juga,” ujar Titi ditemui di JCC, Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (18/7). Bintang film ‘Tri Mas Ketir’ itu pun mengaku tidak sabar memasuki bulan Ramadan. Sekaligus beribadah, Titi memanfaatkan momen berpuasa untuk diet. “Aku dibebasin saja gimana. Yang penting manajemen waktu. Kita bebas banget nggak membatasi kegiatan,” jelas Titi. (yla/iy)

BERHASIL memikat hati pecinta sinetron di layar kaca, Alyssa Soebandono kini merambah dunia tarik suara. Alyssa mulai merilis single perdananya yang diciptakan Tompi. Lagu tersebut bertajuk ‘Cerita Cinta’. Alyssa merekam lagu tersebut pada awal Juni lalu saat liburan kuliah belum berakhir. Saat ini Alyssa harus bolak balik Indonesia - Australia karena menempuh kuliah di Melbourne. “Nanti ada 4 lagu. Single pertama ‘Cerita Cinta’ yang diciptakan oleh Tompi. Kita sama Pasto satu label. Dan akhirnya Pasto ciptain satu lagu yaitu ‘Arti Hadirmu’,” ujar Alyssa ditemu dalam acara ‘Cerita Cinta Marcks’ di Blok M Plaza, Jakarta Selatan, Sabtu (17/7) malam. Perempuan yang pernah digosipkan dekat dengan Pasha ‘Ungu’ itu masih belum menyangka dirinya bernyanyi. Namun apapun yang terjadi, Alyssa mengaku musik adalah pilihannya. “Yang pasti percaya diri aja. Kalau ada pro dan kontra itu biasa terjadi di dunia entertainment. Mungkin Icha bukan penyanyi profesional, tapi kan Icha mau mencoba sesuatu yang baru,” jelasnya. Untuk debutnya di dunia musik, Alyssa mengaku tidak sempat berlatih vokal. Ia hanya akan bernyanyi ketika kuliah kosong. Pihak label pun disebutnya telah setuju dengan perjanjian tersebut. (yla/yla)

RJ, sahabat dekat Ariel yang diduga sebagai pencuri dan pengunggah video porno yang juga dibintangi Luna Maya dan Cut Tari. Namun RJ tidak pernah memperlihatkan atau bercerita tentang keberadaan video tersebut. “Kita nggak pernah tahu kalau video itu ada. Apalagi mengira kalau RJ yang mengambilnya dari Boril (Ariel),” ujar salah satu tim Peterpan barubaru ini. Di lingkungannya, RJ dikenal sebagai pria yang baik. Ia bahkan satu-satunya orang yang dipercaya oleh Ariel untuk urusan merekam musik. Jika tidak ada RJ, Ariel memilih menunda rekaman suara. Pria berkacamata itu juga dikenal sebagai pribadi yang sangat bersahabat. “Kalau dia yang ngambil mungkin benar. Tapi kalau nyebarin nggak mungkin. Persahabatan Boril dan RJ dekat sekali dan dia tidak akan tega melakukan itu. Mereka juga tidak pernah punya masalah,” jelas pria

Rekrutmen Petugas Bebas Pungli

Tabung Rusak Diganti dari halaman 3 SPBE dengan cara menyortir sebelum diisi. Artinya, lanjut Heppy, kerusakan itu tak sampai menimbulkan kebakaran di masyarakat. Sebab dari SPBE sudah mengantisipasi sendiri. Meski tidak menyebutkan besaran, Dia tidak menampik, jika angka kerusakan tabung di

wilayah Jateng relatif tinggi. Ini dapat dilihat dengan banyaknya kerusakan tabung di sejumlah SPBE yang mencapai 5 ribu unit. Manajer SPBE PT Arwana Jaya Sentosa (AJS), Meydi Wotulo, membenarkan, dari Desember 2009 sampai sekarang jumlah tabung yang menumpuk hamapir 20 ribuan. Itu milik 50 pabrikan yang memperoleh izin

dari Pertamina. Sedangkan Pertamina hanya memberikan persiapan tabung pengganti sebanyak 15.391 saja. “Itu sudah habis untuk melayani penggantian tabung dari Desember lalu. Sebenarnya kita sudah mengajukan penggantian pada bulan yang sama. Namun hanya diberi 4 ribu saja tahap pertama. Sementara sampai dengan detik ini belum ada

penggantian tabung lagi. Bahkan untuk melayani penggantian kita sudah mengeluarkan 4 ribu tabung milik pribadi,” ujar Meydi. Dijelaskan, kerusakan tabung gas ini dinilai menjadi penyebab kelangkaan di masyarakat. Karena menimbulkan pengurangan jumlah tabung yang seharusnya didistribusikan. (adi)

an dilaksanakan di Margadana, Balapulang, dan Brebes. Kita sengaja mengadakan ini kusus untuk masyarakat tidak mampu. Sebeb sumberdana yang digunakan adalah dari sodakoh masyarakat,” katanya. Untuk layanan pengobatan atau kesehatan gratis, panitia mentargetkan 100 orang, demikian juga dengan Budarzi-nya. Sebelumnya tim telah mengadakan survey, guna menentukan siapa-siapa yang akan mendapat undangan. Yakni dengan turun langsung kelapangan.

Sehingga pelaksanaan program-program tersebut bisa benar-benar tepat sasaran. Dokter yang dihadirkan dalam kegiatan ini, dr Prayitno dari RSU Kardinah. Sedang pemateri yang mengisi penyuluhan sadar gizi, Tenaga Kesehatan TKIT Usamah, Ny Hanah SKm. “Khusus PMT, dalam kegiatan hari ini berbeda dengan sebelum-sebelumnya. Pada saat ini kita menggunakan potensi lokal, seperti kacang ijo, telur dan lainnya. Biasanya kita bekerjasama dengan salah satu

pemrodusen susu.” Dijelaskan, pelaanan kesehatan yang diberikan adalah tensi dan pengobatan umum lainnya. Mereka tidak hanya diperiksa saja, tetapi langsung mendapatkan obat secara cuma-cuma. Harapannya setelah kegiatan ini, masyarakat akan melaksanakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Sehingga bisa mencegah timbulnya penyakit dan hidup menjadi lebih sehat. Peserta yang mengikuti dari mulai kalangan orang dewasa hingga lanjut usia. (adi)

ta Karanganyar. Untuk hadiah utama ke-2 berupa 2 unit Mega Pro CW dimenangkan nasabah BRI Unit Bumijawa dan Karanganyar. Sementara hadiah grand prize berupa 1 unit Suzuki APV berhasil dimenangkan oleh nasabah BRI Unit Tegal Kota III. Keberhasilan nasabah BRI Unit Tegal Kota III merupakan keberuntungan tersendiri. Pasalnya, lokasi diadakannya Pesta Rakyat Simpedes

juga berada di wilayah kerja BRI Unit Kota III sehingga merupakan suatu kebetulan yang membawa berkah. “Untuk nasabah serta pengunjung yang belum beruntung, masih ada kesempatan mendapatkan berbagai hadiah dalam program pengundian di semester berikutnya. Untuk itu, tingkatkan terus saldo tabungan Simpedes sehingga peluang mendapatkan hadiah semakin terbuka lebar,” tukasnya. (gun)

Bawa Pulang Suzuki APV dari halaman 3 sehingga semua berkesempatan mendapatkan hadiah. “Pengunjung yang membuka rekening baru di lokasi minimal Rp 100 ribu akan mendapatkan beragam hadiah menarik yang disediakan,” katanya. Untuk hadiah ke-6 berupa 7 unit LCD TV 29’, lanjut dia, dimenangkan oleh nasabah BRI Unit Tonggara, Suradadi, Sumurpanggang, Karanganyar

dari halaman 3 dengan keakuratan asset, Ikmal menyatakan, saat ini Pemkot sedang melaksanakan inventarisasi dalam rangka penataan aset dan melaksanakan bintek atau pelatihan bagi pengurus barang serta melaksanakan konsolidasi secara berkala, dengan SKPD pengelola barang

daerah. Sehingga diharapkan mampu menyajikan data aset yang baik, dan akurat. “Setelah kami memiliki data aset yang baik, maka secara bertahap akan melaksanakan akuntansi penyusutan aset tetap. Saat ini dalam menyusun laporan keuangan kami masih menggunakan basis akuntansi kas menuju akrual (cash to-

wards accrual),” papar Ikmal. Sebelumnya Juru Bicara Fraksi Partai Demokrat Hj Khurotul Janah SE, banyak informasi yang masuk dan diterima fraksinya, terkait adan praktek titiptitipan dalam rekrutmen petugas palang pintu KA. Pihaknya minta Pemkot, dalam hal ini wali kota menjelaskan kondisi sebenarnya. (hun)

Kesadaran Masyarakat Masih sangat ...

Gelar Pengobatan Gratis dari halaman 3 Kabid Penghimpun PKPU Fauzi Ali Hudin mengatakan, ini merupakan kegiatan rutin bulanan yang diselenggarakan organisasinya. Istilah kegiatannya adalah Program Kesehatan Masyarakat Keliling (Prosmiling), Penyuluhan Ibu Sadar Gizi (Budarzi) dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi warga kurang mampu. “Ini merupakan kali keempat program ini dilaksanakan dalam tahun 2010. Sebelumnya kegiat-

yang tak mau disebut namanya itu. Selain RJ, pria yang bernama K dan A juga diamankan polisi untuk dimintai keterangan. K dan A dipercaya sebagai salah satu penyebar pertama video tersebut. Belakangan diketahui bahwa A masih punya hubungan keluarga dengan RJ. (yla/iy)

serta Slawi II. Hadiah utama ke5 berupa 7 unit sepeda motor TVS dimenangkan oleh nasabah BRI Unit Bojong, Pagongan, Tegal Kota II serta Slawi II. Sementara hadiah utama k-4 berupa 5 unit Vega ZR cakram dimenangkan nasabah BRI Unit Adiwerna II, Sumurpanggang, Slawi I, Jatimulya serta Slawi II. Hadiah utama ke-3 berupa Jupiter MX dimenangkan oleh nasabah BRI unit Adiwerna I, Sumurpanggan ser-

dari halaman 3 Dijelaskan Sugeng, melalui program penghijauan sak wong sak wit, pihaknya telah melakukan penanaman ribuan pohon. Pohon tersebut ditanam dibeberapa titik yang ada di Kota Tegal, termasuk di dalamnya ditanam di lingkungan sekolah. Dengan harapan, penghijauan ini akan berhasil dan dapat menanggulangi atau meminimalisir tingkat pencemaran. “Kami telah menggandeng sejumlah sekolah. dengan cara membantu pohon untuk ditanam dilingkungan sekolah. Beberapa sekolah telah menerima dan ditanam, antara lain SMP

Ihsaniyah, SMK Al Ikhlash,” jelas Sugeng. Ketua Komisi III HM Nursholeh menyatakan dukungan program penghijauan yang dilakukan KLH, dengan harapan keberadaan pohon yang ditanam bisa dipelihara. Sehingga keberadaanya, dalam jangka waktu satu sampai dua tahun mendatang bisa menekan tingkat pencemaran yang terjadi di Kota Tegal. Karena kalau melihat kondisi pencemran saat ini, sudah kategori cukup parah. “Selain melakukan penanaman pohon, kami juga minta KLH bisa menyadarkan masyarakat untuk memelihara. Khusus untuk pengusaha yang mela-

kukan penebangan pohon yang ada, diharapkan KLH untuk melakukan peringatan. Sehingga penghijauan di Kota Tegal bisa dijaga,” ungkap Nursholeh. (hun)

Tak Lagi Gampang Meriang Usianya baru 35 tahun saat diwawancarai, di pengujung tahun 2009 yang lalu. Selain itu, tampilan fisiknya pun masih oke: terlihat gagah dan prima. Oleh sebab itu, tidaklah mengherankan bila kesehatan raga lelaki yang bernama Joni Sujana ini masih belum terganggu secara signifikan. Namun, menurut anak pertama dari tujuh orang bersaudara ini, ada sedikit gangguan yang sering juga membuatnya gusar. Apa itu? “Kadangkadang saya tidak tiap hari BAB,” jawab pria yang masih senang melajang ini. Selain itu, pegawai sebuah perusahaan swasta di Bandung ini mengaku badannya sering juga

meriang bila ia sudah bekerja terlalu berat. Untuk itu, sejak setahun belakangan ini ia rajin mengonsumsi New Mandala 525 setiap hari. Ternyata dengan bantuan kedelai bubuk instan tersebut kesehatan penduduk Kelurahan Kopo, Kecamatan Bojong Lowa Kaler, Kota Bandung, ini semakin prima. “Buang air besar (BAB) saya sudah lancar dan badan saya tidak mudah meriang lagi,” ucapnya. Untuk selalu fit, asupan gizi mesti selalu terjaga. Bila tidak, ia bisa memberikan dampak negatif bagi seseorang sehingga ia mudah terserang penyakit akibat metabolisme yang tak lagi normal. Salah satu fungsi

isoflavon yang terkandung dalam kedelai adalah untuk melancarkan kembali metabolisme sehingga penyerapan zat-zat gizi diseimbangkannya kembali dengan sistem pengeluaran. Dan bila terjadi toksifikasi atau peracunan dalam tubuh, kandungan karoten susu kedelai akan menetralisiasinya secara bertahap. Selain itu, penyebab badan tidak fit dan penyakit mampir adalah sistem imun yang rendah. Dalam hal ini, isoflavon sangat berperan dalam meningkatkan sistem imun. Karena itu setiap orang, berapa pun umurnya, harus rajin memelihara kesehatannya, termasuk menjaga pola ber-

pikir. Susu kedelai merupakan sumber vitamin B1, B6, dan E, mineral magnesium dan seng, serta asam amino triptofan. Di dalam buku Susu Kedelai,

Susu Nabati yang Menyehatkan dikatakan bahwa senyawasenyawa dan zat-zat tersebut mampu menambah vitalitas, tenaga, dan kualitas tidur seseorang. Dr. Ir. Hery Winarsi, pengarang buku Isoflavon, menulis, isoflavon yang terdapat pada kedelai memegang peranan penting dalam meningkatkan metabolisme dan menjaga kebugaran. Ia merupakan penyusun fitoestrogen, hormon yang sangat berpengaruh pada vitalitas dan daya pikir. Pada kasus di atas, berkurangnya keluhan tentu tak lepas dari peran recovery dan peningkatan sistem imun setelah rutin mengonsumsi isoflavon. Menurut badan

kesehatan PBB, bangsa Jepang dan Cina relatif lebih sehat ketimbang bangsa-bangsa lain akibat kebiasaan mereka mengonsumsi susu kedelai sejak kecil. Meski demikian, menjaga pola hidup sehat tetap dianjurkan untuk dijadikan prioritas utama. Di antaranya adalah selalu berpikir positif, menghindari penyebab penyakit, rajin-rajin berdoa, menghindari stres, tidak merokok, menjauhi alkohol, berolahraga dengan teratur, dan banyakbanyak bertawakal.New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya yang nyata dan produknya yang diolah secara higienis. Ini amat di-

tunjang oleh mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat masa kini untuk beralih ke bahan-bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. Dan bila ingin mendapatkannya, hubungi apotek/toko obat terkemuka di kota Anda, atau lewat telepon berikut ini. Distributor Jateng: 02470231987 / 081382600344. Tegal: 0283-3302323 / 08156556362. Brebes: 0283-3302323 / 08122255523. Pemalang: 0284-5800685 / 08157708854. Pekalongan: 02857983080 / 085226849284 DINKES: PIRT No. 815320503590

CMYK

10

SENIN, 19 JULI 2010

RADAR TEGAL

PROFIL

BANDENG TANDU

Sarat Gizi dan Nyaman Dikonsumsi

SRI DJODY

Salurkan Hobi Memasak BERJIBAKU di dapur sudah menjadi hobi atau kegemaran ibu dua anak ini. Terlebih, ilmu masak memasaknya ini sudah didapatkan sejak kecil. ‘’Kebetulan ibu pintar memasak dan hasil olahannya memang enak. Apalagi saya perempuan, memang harus bisa masak,” ungkap Sri. Kini, kelezatan masakannya tidak hanya dirasakan anak dan suaminya saja. Sebab, dari hobinya tersebut disalurkan ke bisnis kuliner dengan membuka pondok makan Sari Bahari. Diakui nenek dua cucu ini, usaha makanan bukan kali pertama dilakukannya sekarang. Sebelumnya, Sri juga membuka usaha catering dengan menerima pesanan makanan ataupun sekedar jajanan dari tetangga dan kerabatanya.

Setelah di Tegal, wanita kelahiran kota apel Malang ini mulai mencoba peruntungan dengan menyalurkan hobinya kembali. Sementara, melambungnya semua bahan pokok cukup merepotkan dirinya. Terlebih, usaha makanan ini masih tergolong sangat baru. Belum lagi menghadapi puasa dan lebaran yang biasanya akan kembali melambung semua harga di pasaran. ‘’Ya, mau tidak mau harus memutar otak. Tapi kita tetap utamakan kualitas koq,” tambahnya. Untuk mengurangi volume pun perlu pemikiran panjang lagi. Sebab, secara tidak langsung akan mempengaruhi pelanggan nantinya. ‘’Ya dijalankan saja, mudah-mudahan cepat turun harga semua kebutuhan pokok ini,” harapnya. (ela)

BANYAKNYA duri pada ikan Bandeng seringkali menjadikan kita malas untuk mengolahnya sekaligus mengkonsumsinya. Meskipun lezat, berdaging lembut, dan bergizi tinggi banyak orang enggan makan bandeng karena durinya bisa menjadi ‘ancaman’ kerongkongan orang yang menyantapnya. Padahal, ikan air payau ini mengandung banyak gizi salah satunya Omega 3. Dimana kandungan Omega 3 yang ada pada ikan Bandeng ini dapat meningkatkan kecerdasan kita. Kini, tak perlu khawatir akan duri bandeng yang tertelan dan menyangkut di tenggorokan kita. Sebab, telah hadir Pondok Makan Sari Bahari dengan menu utama mereka adalah bandeng tandu atau tanpa duri. Selain sarat gizi, menu satu ini juga nyaman dan aman dikonsumsi tanpa kekhawatiran apapun. ‘’Semua olahan disini menggunakan bandeng tandu atau tanpa duri, jadi dijamin lebih nikmat dikonsumsi,” ungkap Sri Djodi selaku owner Pondok Makan Sari Bahari. Menurutnya, ikan Bandeng memiliki cita rasa spesifik dan banyak digemari masyarakat. Namun karena banyaknya duri yang ada di dalam dagingnya sehingga mereka banyak beralih ke ikan yang lainnya. Pasalnya tidak mau direpotkan untuk memisahkan duri dari dagingnya. Namun, dengan hadirnya Bandeng Tandu olahannya, makanan satu ini dapat dinikmati tanpa rasa takut terkena durinya. Berbagai menu dengan bahan utama banding Tandu tersedia di sini. Mulai dari bandeng tandu goreng, dibakar, di pepes, asem-asem, acar kuning hingga steak bandeng tandu. Dikatakan ibu dua anak ini, Bandeng tandu alias tanpa duri sebagai alternatif bagi penggemar ikan yang kewalahan menghadapi duri yang kelewat banyak dalam daging ikan air payau ini. Bandeng tandu diproses dengan menghilangkan seluruh duri kecilnya se-

hingga aman dimakan dan dapat diolah menjadi berbagai hidangan. Konsep bandeng tanpa duri berawal dari suaminya saat bertugas di Sidoarjo Jawa Timur. Bahkan, nama tandu alias singkatan dari tanpa duri ini juga diberikan dari salah satu sahabatnya yang ada di Jawa Pos. Sebelumnya, usaha di bidang kuliner ini dilakukannya hanya setiap ada pesanan saja. ‘’Dulu hanya semacam katering saja, belum ada pikiran untuk membuka warung makan,” tambahnya. Dengan dibukanya pondok makan Sari Bahari ini, kita bisa menikmati aneka menu bandeng tandu bersama keluarga atau kerabat serta rekan sejawat. Selain menunya yang istimewa, pondok makan yang berada di Jl Yos Sudarso nomor 24 Tegal tepatnya di sebelah barat pintu gerbang menuju OW PAI ini menyuguhkan nuansa yang nyaman. Bangunan dengan kapasitas sekitar 40 orang ini tersedia dalam bentuk lesehan maupun meja makan biasa. Desain ruangan juga dibuat seapik mungkin untuk memberikan kenyamanan bagi pelanggannya. Parkir yang luas juga memudahkan konsumen sehingga tidak khawatir akan kendaraannya yang berada di jalur pantura tersebut. Selain bandeng tandu, aneka menu seafood juga tersedia disini. Mulai dari scalop, udang, cumi, kepiting dan ikan laut lainnya. Tersedia pula sup seafood seperti tom yam, kuah sari bahari dan tahu seafood. Aneka sayuran dan minumam segar melengkapi santap siang atau makan malam disini. ‘’Setiap pelanggan akan mendapatkan welcome drink sinom, ini sebagai ucapan selamat datang,” kata Sri. Yaitu minuman kunir asem dingin, yang dapat menambah selera makan kita sekaligus bisa menghilangkan amis apabila diminum setelah menikmati menu serba ikan ini. Masih terkait minuman, es sari bahari patut dicoba karena menjadi andalan pondok makan satu ini.

Kelapa Hijau Bakar Sarat Khasiat SEJAK dulu kelapa hijau dikenal sebagai salah satu obat tradisional. Buah kelapa ini dipercaya bisa menjadi penangkal racun dalam tubuh, serta berguna sebagai pengganti ion. Jika diolah dan ditambah dengan ramuan tradisional lainnya, ternyata akan lebih sarat khasiat. Salah satunya kelapa hijau bakar, juga dipercaya memiliki banyak manfaat untuk sejumlah penyakit. Tak hanya penyakit ringan ataupun sekedar menambah stamina saja. Kelapa hijau bakar juga menajdi alternatif terapi penyembuhan untuk penyakit degenaratif hingga kanker. Seperti yang tersedia di Kedai Kelapa Ijo Bakar 44342 milik HM zaenudin Benhur TB di Jl Kolonel Sugiarto Nomor 2, tepatnya depan Stasiun Besar Tegal. Dengan campuran ramuan rempah-rempah buatannya, kelapa hijau bakar di sana bisa berkhasiat untuk sejumlah penyakit. Mulai dari gangguan ginjal, proses kehamilan atau

ingin cepat punya momongan, darah tinggi, prostat, darah rendah, asma, asam urat, liver hingga kencing manis dan stroke. ‘’Kebetulan sebelumnya bapak juga sudah ahli di bidang pengobatan tradisional, disini sebagai salah satu alatnya saja,’’ ungkap Syaiful, putra HM Zaenudin Benhur. Kedai serupa juga dibuka di dua tempat lainnya yaitu di Ciputat dan di daerah Kedoya. Masing-masing kedai kelapa ijo bakar ini memiliki kekhasan penyakit sendiri. Untuk Kedai Kelapa Ijo di Ciputat, lebih dikenal sebagai alternatif untuk terapi penyembuhan stroke. Sedangkan di Kedoya, lebih dikenal sebagai alternatif terapi proses kehamilan atau yang ingin cepat memiliki keturunan. Syaiful menambahkan, beberapa rempah yang dicampurkan diantaranya jahe putih, jahe merah, kunyit, temulawak, kencur dan lainnya. Untuk jahe putih, bagus untuk peredarah

Minuman dengan isi aneka buah dan bahan lainnya hampir menyerupai es sup buah ataupun es teler. Namun, di sini menggunakan sirup gula merah atau gula jawa. Sehingga terasa berbeda dan lebih nikmat. Tak perlu khawatir kantong bolong saat menikmati menu bandeng tandu di pondok makan Sari Bahari ini. Hanya dengan Rp 5.000 kita sudah

bisa menikmati pepes bandeng tandu. Sedangkan bandeng tandu goreng serta asem-asem hanya dengan Rp 7.500 per porsi. Bagi pecinta ikan bakar, bandeng tandu bakar disini hanya dibandrol Rp 13.000 per porsi. Sangat terjangkau bukan, nah tunggu apal lagi? Kita juga bisa membawa bandeng tandu ini sebagai buah tangan karena

tersedia bandeng krispi yang tinggal di olah sesuai dengan selera kita. Kita juga bisa menikmati sarapan pagi di pondok makan ini karena buka mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB. Pondok makan ini juga bisa menerima pesanan untuk pesta, katering dan arisan baik dalam bentuk prasmanan atau dus. (laela nurchayati)

PM Kabayan Suguhkan Pilihan Makanan Sehat

LAELA NURCHAYATI/RATEG

BERKHASIAT - Kelapa hijau bakar dipercaya memiliki banyak khasiat sebagai terapi penyembuhan berbagai penyakit.

darah, sedangkan jahe merah untuk stamina jantung dan paru-paru. ‘’Masing-masing memiliki khasiat yang disesuaikan de-

LAELA NURCHAYATI/RATEG

NYAMAN – Bandeng Tandu hadir sebagai alternative pecinta bandeng tanpa khawatir akan ancaman duri.

ngan keluhan pelanggan,’’ tambahnya. Untuk kelapa hijaunya, dijamin asli dan dipilih serta disimpan secara khusus. (ela)

BAGI para pecinta kuliner sehat pasti sudah cukup familiar dengan Pondok Makan Kabayan yang terletak di Upper Floor 21-22 Rita SuperMall Tegal. Menu–menu yang disajikan di Pondok Makan Kabayan bisa dibilang sehat dan harganyapun cukup terjangkau. Berbagai macam sayuran segar yang mengandung banyak Vitamin selalu ada disetiap komposisi menu. Sebut saja nasi timbel Kabayan salah satu menu terlaris Pondok Makan Kabayan ini. Komposisi menu yang satu ini cukup lengkap dan sehat. Yaitu Nasi Gulung daun pisang, Ayam goreng, Empal daging, tempe goreng, tahu goreng, jambal roti, lalap sayur segar, sambal terasi, sayur asem, dan buah semangka. Segala kebutuhan gizi yang dibutuhkan tubuh kita ada didalam komposisi menu ini. Mulai dari protein nabati/

hewani, vitamin, lemak, kalori dan lainnya. Nasi Timbel Kabayan juga merupakan salah satu menu Favorit Master Sulap kota tegal yang cukup terkenal di Indonesia saat ini. “Nasi Timbel makanan Favoritku,Ok!,” ungkap Gusman marketing Pondok Makan Kabayan menirukan master sulap Limbad saat berkunjung ke

Pondok Makan Kabayan. Ada banyak lagi pilihan makanan sehat di Pondok Makan Kabayan. Antara lain Nasi liwet, Nasi Bakar, Nasi pecel, Karedok, Aneka Sop, Aneka Jus, dan sebagianya. Jadi bagi anda yang lebih mengutamakan konsumsi yang sehat tidak salah jika anda berkunjung ke Pondok Makan Kabayan. (ela/adv)

SIRNAS Bulutangkis

SENIN, 19 JULI 2010

RADAR TEGAL

11 JULI - 19 JULI 2010

11

DOK.RATEG

Fung Permadi

PB Djarum Konsisten Suplai Pelatnas SEBAGAI salah satu klub besar yang banyak menelorkan pebulutangkis handal, PB Djarum Kudus hingga kini masih tetap eksis menjadi suplayer pemain untuk ditempa dalam “kawah Candradimuka” Pelatnas Cipayung. Menerapkan metode audisi bagi calon pebulutangkis pemula, yang nantinya akan dicermati secara seksama terkait bakat alam yang dimiliki calon atlet, membuat PB Djarum masih menjadi incaran penggila cabor tepok bulu se-nusantara untuk bisa bergabung di dalamnya. Pelatih kepala PB Djarum Kudus, Fung Permadi, menyatakan, metode audisi yang digelar secara nasional itu semata untuk memudahkan memilah dan memilih calon atlet yang punya bakat dan bisa dibina sesuai dengan pola pembinaan yang ada di sana. “Bidikan kami lebih pada naluri bermain, bukan semata-mata pada ukuran postur tubuh. Kadang kami banyak terkecoh dengan postur tubuh calon atlet yang tidak didukung dengan naluri bermain bagus. Kalau dasar pemilihan calon atlet dalam audisi lebih berpijak pada postur tubuh, kadang tingkat kesalahan dalam menentukan atlet untuk dipilih cukup tinggi,” ujarnya, disela-sela menyaksikan partai puncak Djarum Sirnas Sinar Mutiara Open Cup 19 semalam. Disinggung prosentase pasokan atlet binaannya ke Pelatnas, dia dengan lugas menyatakan, ada peningkatan bila dibanding tahun sebelumnya. “Ditahun 2009 hanya 20 persen atlet PB Djarum yang lolos dan direkrut masuk Pelatnas. Untuk tahun ini, ada peningkatan menjadi 30 persen yang berhasil menjadi penghuni Pelatnas,” terangnya. Diapun mengakui, saat ini PB Djarum mengakomodir 100 atlet binaan yang dijejali pola pelatihan intensif, dengan dukungan sarana dan prasarana cukup menjanjikan. Lantas, target yang hendak diambil anak didiknya di putaran sirkuit nasional ini, dengan lugas dia menyatakan, target itu berupa memberi pengalaman bertanding pada atlet binaan PB lainnya. “Kita akan berbagi teknik dan pengalaman bertanding lewat Sirnas ini. Agar setidaknya transfer ilmu itu bisa dirasakan para atlet di lapangan,” cetusnya. Kapan Indonesia bisa kembali berbicara di kancah bulu tangkis Internasional ?. Ketika hal itu ditanyakan Fung menjawab, paling tidak dua atau tiga tahun lagi. Kita tunggu! (her)

HERMAS PURWADI/RATEG

DUET PELATNAS - Tangga juara Ganda Dewasa Putri yang masih didominasi pebulutangkis gemblengan Pelatnas Cipayung.

GEBBY/TIARA RAIH GELAR PERTAMA

Djarum Sirnas Sinar Mutiara Cup 19

DJARUM Sirkuit Nasional (Sirnas) Bulutangkis Regional III di Tegal telah memasuki babak akhir. Di partai puncak, ganda putri dikuasai oleh srikandisrikandi Pelatnas Cipayung. Partai Final sendiri mempertemukan unggulan pertama pasangan Ayu Rahmasari/Dwi Agustiawati melawan Gebby Ristiyani Imawan/Tiara Rosalia Nuadah. Laga ini merupakan pertemuan pertama mereka di turnamen. Ayu/Dwi yang memang lebih senior, kali ini harus menyerah dua game langsung atas juniornya tersebut. Pertarungan pertama

Gebby/Tiara tampil lebih berani dan ngotot, mereka langsung memimpin 11-7 di interval. Setelah interval pun mereka tak mengendurkan tekanan, hinga akhirnya menutup game pertama dengan skor 21-17. Game kedua berlangsung lebih seru, Gebby/Tiara yang sudah unggul 17-14, akhirnya harus kehilangan tiga angka berturut-turut dari servis panjang yang dilancarkan oleh Ayu. Keadaan pun menjadi imbang 17-17. Ratusan penonton yang menyaksikan hanyut pada permainan rally-rally yang cukup panjang dari kedua pemain. Keadaan pun berubah menjadi lebih intense, Gebby/Tiara memimpin 20-19, namun mereka akhinya harus tertinggal 20-21

setelah bola penempatan Dwi gagal dikembalikan oleh Tiara. Kejar mengejar angka pun terjadi, sampai akhirnya Gebby/Tiara mampu menuntaskan pertandingan dengan skor 25-23. “Di game kedua setelah unggul jauh, saya sempat kehilangan konsentrasi, jadi sempat terkejar, tapi Alhamdulillah akhirnya bisa menang,” ungkap Gebby. Mereka menyatakan, selain bermain lepas, mereka pun mengakui bahwa kemenangannya merupakan hasil dari hasil permainan yang tanpa beban. Apalagi, menghadapi lawan yang lebih senior, mereka lebih lepas dalam bermain. “Main lepas saja, karena kan mereka juga lebih senior. Jadi mau menang atau kalah, yang penting

Red Whine Ramaikan Bahari Water Park PENGUNJUNG Bahari Water Park, Minggu (18/7) sore hingga malam, mendapat suguhan berbeda. Kali ini, masih dalam rangkaian grand opening, pengunjung disuguhi aksi Red Whine, band asal kota kembang Band yang membawakan sederet lagu hits baik yang berirama pop, hip pop hingga lagu-lagu top 40 yang tidak asing lagi di telinga masyarakat. Soeh, dari Get Production mengatakan, kegiatan kali ini merupakan rangkaian dari grand opening Bahari Water Park, yang menjadi salah satu sarana hiburan bagi masyarakat Kota Tegal dan sekitarnya. Kagiatan ini juga mendapat dukungan dari LA Lights, sehingga kemeriahan acara dari sore hingga malam hari bisa dinikmati seluruh pengunjung yang datang. Sejumlah lagu-lagu hits dibawakan oleh Red Whine yang dimotori dua orang vokalis cewek. Dukungan panggung, sound system, serta tata cahaya diharapkan bisa menambah kemeriahan gelaran tersebut. Sehingga mampu menghibur seluruh pengunjung yang datang. Antusiasme pengunjung, terutama kalangan ABG, nampak tingi. Hal itu terlihat dari kebanyakan ABG yang turut berjoged dan bernyanyi, sehingga dinginnya malam dapat tergantikan dengan kehangatan yang penuh kebersamaan. Selain itu, sejumlah band lokal juga turut memeriahkan keme-

CMYK

riahan acara sehingga suasana bisa lebih hangat. Pihaknya juga berharap agar suguhan kali ini bisa menjadi hiburan bagi pengunjung, sehingga suasana liburan kali ini menjadi lebih meriah. “Penampilan Red Whine semoga bisa mengobati kerinduan publik Tegal, terutama pengunjung Bahari Water Park,” katanya. Dian, salah seorang pengunjung, mengaku senang karena bisa menyaksikan secara langsung penampilan Red Whine dalam rangkaian grand opening Bahari Water Park dengan dukungan LA Lights. Penataan panggung dengan dukungan tata suara yang mantap serta lampu-lampu membuat suasana malam ini sedikit berbeda dari biasanya. Kedepannya, dia berharap agar gelaran serupa bisa terus diadakan, meskipun dilakukan usai grand opening, sehingga mampu memberikan warna berbeda. “Kami sangat terhibur de-

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

BERAKSI - Red Whine menunjukkan aksinya di hadapan pengunjung Bahari Water Park, Minggu (18/7) malam.

ngan penampilan Red Whine serta band lain yang menunjukkan aksinya di atas panggung,” tandasnya. Sementara itu, di sekitar panggung, juga nampak sejum-

lah tenda LA Lights yang tertata dengan rapi. Keberadaan tenda itu untuk memudahkan pengunjung dalam mendapatkan berbagai produk yang tersedia. (gun)

menampilkan yang terbaik,” ujar Tiara. Disisi lain, Ayu mengakui jika kekalahannya ini terjadi karena dirinya dan Dwi sudah tertekan terlebih dahulu dari awal game

pertama. Hinga akhirnya mereka terpaksa mengikuti permainan lawan, yang menyebabkan mereka kehilangan poin demi poin. “Kami telat start, dan mereka juga permainannya sedang in,” ungkap Ayu, usai pertandingan. Sementara itu, Gebby mengakui jika kemenangannya di ajang Djarum Sirnas keenam ini menjadi modal baginya untuk bisa lebih percaya diri dalam pertandingan-pertandingan yang akan datang. “Kemenangan ini menambah rasa percaya diri saya,” pungkas Gebby. Pelatnas pun meraih gelar juara di nomor Tunggal Dewasa Putri, setelah Rizky Amelia Pradipta berhasil menekuk Maria Elfira Christina dengan skor 21-13 dan 21-6. (her)

ALL SPORTS

SENIN 19 JULI 2010

13

RADAR TEGAL

0 BARNET V ARSENAL 4

LINTAS

KOMBINASI BARU DAN LAMA

John Terry Terry Bisa Tergusur MANTAN Kapten Inggris John Terry terancam kehilangan tempat di skuad Inggris asuhan Fabio Capello. Itu tidak lepas dari kesalahan besar yang dibuat kapten Chelsea itu. Penyebabnya, dia pernah mempertanyakan taktik Capello di Piala Dunia 2010. Bahkan, Terry kabarnya sempat memanaskan ruang ganti pemain. Itu terjadi karena dia memprovokasi pemain lainnya supaya Capello mengubah taktik dan pilihan pemain yang ditampilkan pada laga babak 16 besar Piala Dunia 2010 versus Jerman. Hal itu diutarakan mantan kapten timnas Italia Fabio Cannavaro yang pernah menjadi pemain asuhan Capello ketika bermain di Juventus dan Real Madrid. Menurut Cannavaro, adalah kesalahan fatal, bila ada pemain yang bersebarangan dengan Capello. Terry terancam tidak akan dipakai dalam sisa periode kepemimpinan Capello yang kemungkinan masih bakal bertahan hingga Euro 2012 nanti. “Menurut pengalaman saya, Terry tidak akan menjadi bagian dari tim lagi,” kata Cannavaro. “Anda tidak boleh berseberangan dengan Fabio dan dia tak ingin ada lagi orang yang bakal mengganggu misi dia dalam sebuah turnamen. Bagi saya, keputusan FA mempertahankan dia adalah keputusan tepat,” lanjut Cannavaro. Kendati gagal pada Piala Dunia 2010, pemain yang musim depan akan bermain untuk Al Ahli Dubai tersebut tetap menyebut Inggris di tangan Capello masih akan menjadi favorit pada Euro 2012. Saat itu, dia menilai Inggris sudah lebih solid. “Ketika dia bergabung ke Real Madrid, dia membawa banyak pemain pada musim pertamanya, seperti saya dan Ruud van Nistelrooy. Dan, kami bisa meraih hasil secara instant, tapi situasinya jelas berbeda dengan di level timnas,” tutur Cannavaro. Capello dinilainya masih butuh waktu untuk membangun sebuah tim yang padu dan sesuai dengan keinginannya. “Saya tidak ingin memprediksi Fabio, tapi saya akan kaget kalau ada lebih dari lima pemain yang menjadi starter saat lawan Jerman, bermain di Euro 2012,” lanjutnya. Menurut Cannavaro, hanya ada dua pemain yang mendapat garansi tetap menjadi starter pada Euro 2012. Mereka adalah bek kiri Ashley Cole dan striker Wayne Rooney. Sedangkan, pemain lainnya masih harus berebut tempat. Capello sendiri sudah mengirim isyarat akan menjajal muka baru dan sederet penggawa muda untuk Three Lions -julukan Inggris-. “Setelah Piala Dunia 2010, Fabio punya lebih banyak waktu untuk membangun timnya sendiri,” kata Cannavaro. (ham)

LONDON - Penggawa muda Arsenal unjuk gigi dalam laga pramusim Sabtu lalu (17/7). Mereka menghajar tim League Two (divisi keempat Inggris) dengan empat gol tanpa balas. Andrei Arshavin membuka kemenangan kala laga baru berjalan dua menit. Setelah itu. Arsenal berturut-turut menambah keunggulan lewat Jay Simpson (menit ke-16 dan 45) dan Samir Nasri (75). Di luar para pencetak gol itu, performa Theo Walcott perlu dicermati. Dia tampil penuh motivasi selama diturunkan dalam babak kedua. Berkali-kali striker 21 tahun itu mengancam gawang Barnet. “Theo masih tajam seperti biasanya,” ucap Arsene Wenger, pelatih Arsenal. “Dia punya komitmen penuh kepada klubb. Di lapangan, dia bisa melupakan masalahnya dan tetap memberikan seratus persen,” lanjutnya. “Setelah ditinggalkan timnas, saya mengajaknya bicara. Saya mencoba mengembalikan fokusnya. Dia harus tetap optimistis menatap masa depan. Dia masih sangat muda. Semua bakal datang pada waktunya,” imbuh manajer asal Prancis tersebut. Secara umum, Wenger menyatakan puas dengan hasil uji coba tersebut. Sebab, eksperimen dia mengombinasikan pemain-pemain baru dengan penggawa lama sukses besar. Semua langsung tune in. Di lini belakang, dia memadukan Thomas Vermaelen dan Armand Traore dengan darah baru Laurent Koscielny dan Havard Nordveit. Di tengah, Thomas Rosicky dan Jack Wilshere mengapit Simpson dan pemain akademi Jay Emmanuel Thomas. Marouane Chamakh, striker yang baru direkrut dari Girondins Bordeaux pun bisa langsung menyatu dengan Nasri dan Walcott. “Kami finis di peringkat ketiga musim lalu. So, kami harus menggenjot persiapan supaya bisa memperbaiki capaian,” ungkap Wenger. “Saya yakin bakal lebih sulit karena tim-tim lain seperti Manchester City dan Tottenham Hotspur juga menambah kekuatan. Kami harus all out,” kata pelatih berjuluk The Professor tersebut. (na/ca)

Theo Walcott

Ronaldinho Dibanderol Rp 116 M MILAN - Maraknya pinangan untuk Ronaldinho direspons oleh AC Milan. Klub pemilik Ronaldinho itu melansir banderol untuk sang pemain. Nilainya minimal 10 juta euro atau sekitar Rp 116 miliar. Masa depan Ronaldinho di Milan memang dalam tanda tanya besar. Bintang asal Brazil itu sempat menyatakan akan meninggalkan Rossoneri -julukan Milan-. Yang dituju pemain 30 tahun itu adalah klub di kampung halamannya sendiri, yakni Flamengo. Kubu Flamengo berharap, belum diperpanjangnya kontrak Ronaldinho oleh Milan bakal menguntungkan mereka dalam upaya mendapatkan mantan bintang Barcelona tersebut. Ronaldinho masih menyisakan satu tahun kontrak bersama Milan. Itu artinya, dia bisa meninggalkan klub tersebut dengan status bebas transfer pada musim depan. Resiko tersebut bukannya tidak disadari oleh kubu Milan. Karena itu, klub kaya Italia ini langsung ambil sikap. Mereka siap melepas Ronaldinho asal dengan banderol yang cocok. Milan berharap mendapatkan harga maksimal dari penjualan Pemain Terbaik Dunia 2005 itu. Hanya, banderol yang dirilis Milan, tampaknya bakal membuat klub peminat Ronaldinho keder. Flamengo jauh-jauh hari sudah menegaskan tidak punya anggaran sebesar itu untuk membawa pulang Ronaldinho. Selain Flamengo, klub lain yang meminati Ronaldinho adalah Los Angeles Galaxy. Sama dengan Flamengo, Galaxy pun ogah merogoh kocek dalam-dalam untuk mendapatkan Ronaldinho. Di sisi lain, Milan sendiri sejatinya masih ingin melanjutkan kebersamaan dengan Ronaldinho. Kubu Rossoneri memang sengaja menunda pembicaraan kontrak dengan mantan bintang timnas Brazil itu karena ada agenda khusus. Yakni, “menekan” Ronaldinho agar mau menerima tawaran Milan terkait pemotongan gaji. Milan membeli Ronaldinho dari Barcelona pada Juli 2008

CMYK

Emuliano Insua Menuju Fiorentina

Ronaldinho

dengan banderol 6,5 juta euro (sekitar Rp 75,4 miliar) per tahun. Dia diikat kontrak berdurasi tiga tahun. Kehadiran Ronaldinho mau tidak mau membuat anggaran gaji pemain Milan membengkak. Sebab, pemain yang memilih nomor punggung 80 itu mematok gaji 4 juta euro atau sekitar Rp 46,4 miliar per musim. Meski Ronaldinho santer dibicarakan di bursa transfer, kubu Milan menegaskan bahwa pihaknya sama sekali belum menerima proposal dari klub lain. Wakil Presiden AC Milan Adriano Galliani menyatakan bahwa tidak ada penawaran dari klub lain untuk Ronaldinho. “Sampai sekarang tidak ada permintaan dari sang pemain untuk pergi. Juga penawaran dari klub lain,” tegas Galliani. Orang kepercayaan pemilik

Milan sekaligus Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi itu juga menegaskan bahwa Ronaldinho akan tetap berada di skuad Rossoneri musim depan. “Saya tegaskan bahwa Dinho (panggilan Ronaldinho, Red) adalah pemain Milan dan dia akan tetap bermain untuk kami musim depan,” katanya. (ca)

LIVERPOOL - Lini belakang Fiorentina bakal mendapat tambahan aroma Latin. Itu seiring dengan bergabungnya defender asal Argentina Emiliano Insua dari Liverpool. Sayang, pihak The Reds sebutan Liverpool- belum merilis harga yang harus dikeluarkan Fiorentina untuk mendapatkan bek kiri 21 tahun tersebut. Musim lalu, Insua sebenarnya mendapatkan tempat reguler di bawah Rafael Benitez. Namun, tampaknya dia tidak masuk dalam perencanaan skuad yang disusun pelatih baru Roy Hodgson. Buktinya, dia langsung menyetujui ketika LA Viola -sebutan Fiorentinamengajukan tawaran buat pemain didikan Boca Juniors tersebut. “Kami telah mencapai kesepakatan dengan pihak Fiorentina terkait penjualan Emiliano Insua. Kami sudah memberikan izin kepada klub tersebut untuk berbicara langsung dengan Insua,” papar juru bicara klub. “Emiliano telah meninggalkan klub yang tengah mengadakan kamp latihan di Swiss. Dia sudah berangkat ke Firenze untuk mengurus kepindahannya. Tapi sejauh ini, hanya itu yang kami ketahui. Kami akan memberitahu kabar selanjutnya jika memang diperlukan,” tambah juru bicara tersebut. Insua bergabung di Anfield

pada Januari 2007. Saat itu statusnya baru lulus dari akademi Boca. Namun, sejak itu karirnya maju pesat. Tanpa butuh waktu lama, dia jadi pilihan utama Benitez di sektor bek kiri. Hingga kini, dia sudah mencatat 62 game, plus menyumbang satu gol ke gawang Arsenal di ajang Carling Cup musim lalu. Insua sendiri bukan pemain pertama yang didatangkan La Viola musim ini. Kamis lalu, klub

yang kini ditangani Sinisa Mihajlovic itu merekrut kiper Artur Boruc dari Celtic. Penjaga gawang timnas Polandia berusia 30 tahun itu diikat dengan kontrak berdurasi dua tahun. Hanya saja, nilainya tidak dipublikasikan. Saat ini, Boruc yang sudah lulus tes medis sudah menjalani latihan pramusim di Cortina d’Ampezzo. “Fiorentina telah menambah tenaga di bawah mistar, dengan bergabungnya Artur Boruc dari

Celtic. Dia akan bersama kami selama dua musim, dimulai musim depan,” demikian pernyataan resmi klub. Masuknya Boruc memperkuat spekulasi bahwa kiper nomor satu Sebastian Frey di ambang hengkang. Sebagaimana diberitakan, sejak akhir musim lalu, kiper 30 tahun itu banyak menjadi incaran klub besar. Antara lain dua raksasa Premier League Manchester United dan Arsenal. (na)

JATENG

SENIN 19 JULI 2010

17

RADAR TEGAL

Ratusan Kendaraan Terjaring dalam 5 Hari KUDUS - Dalam rangka menertibkan pengguna jalan di Kabupaten Kudus, Satlantas Polres Kudus melakukan Operasi Simpatik Candi, yang dimulai dari 13 Juli hingga 1 Agustus mendatang. Tujuannya untuk mengurangi kecelakaan lalu lintas (lakalantas). Kapolres Kudus AKBP M Mustaqim melalui Kasatlantas AKP Umbar Wijaya menuturkan, sejak operasi itu dimulai hingga kemarin, pihaknya sudah melakukan penindakan terhadap kurang lebih 621 kendaraan. Baik sepeda motor maupun mobil yang melanggar tata tertib lalu lintas saat berada di jalan. ”Operasi Simpatik Candi merupakan razia gabungan yang melibatkan sekitar 99 personel dari berbagai macam fungsi.

Baik Satlantas, Samapta, dan lain-lainnya,” ujarnya. Untuk tujuannya, selain mengurangi laka lantas dan sosialisasi UU Lalu Lintas yang baru, adalah untuk mengantisipasi jalur arus mudik yang sebentar lagi akan terjadi seiring dengan datangnya bulan puasa. ”Karena operasi ini sifatnya simpatik, kami tidak akan langsung menilang masyarakat yang melanggar. Melainkan menegurnya terlebih dahulu. Namun, apabila ditemukan pelanggaran lalu lintas yang fatal, kami tidak akan segansegan untuk menilangnya,” bebernya. Umbar mengatakan, operasi bukan hanya dilakukan di Kabupaten Kudus, melainkan seluruh jajaran kepolisian di Polda

Jateng. Target dari operasi ini adalah warga seluruhnya yang tidak taat pada peraturan lalu lintas saat di jalan, pengemudi angkutan umum yang masih sering melanggar, kendaraan yang tidak laik jalan, tempattempat yang sering terjadi pelanggaran, tempat-tempat yang rawan dengan kesemrawutan, pengguna jalan yang tidak pada tempatnya, dan PKL yang menggunakan trotoar sebagai tempat dagangannya. Sedangkan untuk 621 penindakan yang selama ini sudah dilakukan aparat, kebanyakan berasal dari pengguna sepeda motor yang tidak tertib. Seperti surat-suratnya tidak lengkap, tidak ada kaca spion, ban motornya tidak standar, tidak memakai helm, dan lain-lainnya.

”Mereka yang pelanggarannya sudah terlalu fatal, memang kami tilang. Harapannya agar mereka jera dan tidak mengulangi perbuatannya lagi,” tegasnya. Dengan adanya operasi ini, Umbar berharap agar masyarakat bisa lebih tertib saat berada di jalan. Sehingga angka lakalantas di Kabupaten Kudus bisa ditekan sekecil mungkin. ”Mohon kepada masyarakat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas dengan baik dan benar, apabila ingin selamat saat berada di jalan,” imbaunya. Umbar menambahkan, setelah Operasi Simpatik Candi berakhir, akan dilanjutkan dengan Operasi Ketupat Candi yang dikhususkan mengantisipasi arus mudik dan balik saat lebaran. (lil/mer) HERMAN SUTOWO/RADAR KUDUS

Cell Plan Tower Harus Terbentuk REMBANG Galian Optik Rusak Sarpras REMBANG - Galian kabel optik di sepanjang jalan utama Kabupaten Rembang, mengancam keindahan lingkungan yang ada di sekitarnya. Termasuk juga merusak sarana dan prasarana jalan. Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kabupaten Rembang Purwadi Samsi, mengatakan jika galian kabel optik ada di sepanjang Jalan Pemuda, Jalan Kartini, dan Jalan dr Sutomo Rembang. Diungkapkan Purwadi, KLH belum pernah menerima pemberitahuan, apalagi izin sebelum maupun saat penggalian dilakukan. ”Hingga hari ini kami belum pernah menerima pemberitahuan atau izin apapun dari yang bersangkutan,” ungkapnya. Menurutnya, galian tersebut bahkan sempat memunculkan protes warga sekitar. Warga menyampaikan protes mereka melalui pesan pendek ke nomor telepon yang dimilikinya. Tak hanya itu. Purwadi juga menganggap galian tersebut mengganggu keindahan dan mengancam pengelolaan lingkungan hidup, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. ”Parahnya lagi, dari sebagian galian yang sudah ditutup kembali, proses penutupannya terkesan asal-asalan. Padahal ada paving trotoar dan fasilitas lain yang rusak,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Jalan dan Jembatan pada Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Rahardjo, juga mengeluhkan hal yang sama. Sebagai institusi yang kompeten untuk urusan jalan, dia mengeluhkan galian kabel optik itu. (mg8/mer)

KUDUS Nama Kafe Harus Diganti KUDUS - Koordinator Aliansi Umat Islam Kudus (AUIK), Slamet Riyadi, meinta agar nama kafe yang melekat selama ini diubah. Hal itu dikarenakan, image terhadap kafe sangat buruk, karena kebanyakan dijadikan sebagai ajang tempat maksiat. ”Kami mengharapkan nama kafe di Kudus diganti saja dengan rumah makan atau kedai makan, dengan alasan kafe merupakan kata yang imagenya sudah buruk,” ujar Slamet Riyadi kepada Radar Kudus, kemarin. Dia menambahkan, selama ini, setiap masyarakat Kudus yang mendengar kata kafe, yang terbayang adalah tempat-tempat di mana terdapat miras dan roomroom serta hiburan dewasa lainnya. Yang dinilai cenderung negatif dan merusak moral generasi bangsa. ”Memang benar, kafe merupakan nama trennya dari rumah makan atau sejenisnya. Namun dengan banyaknya kafe di luar daerah Kudus, yang dibuat tempat karaoke dan tempat minum miras, membuat image kafe jadi jelek,” tandasnya. (lil)

Antisipasi Hutan Tower KUDUS - Untuk mencegah adanya hutan tower di Kabupaten Kudus, pemkab berencana membuatkan cell plan area atau area khusus bagi keberadaan tower, agar mudah ditata dan tidak semrawut. ”Rencana pendirian cell plan area di Kudus memang sudah ada sejak beberapa bulan lalu. Namun sampai saat ini masih dalam tahap pendataan tower di Kudus,” ujar Kepala Dishubkominfo Kudus Mas’ut melalui Kasi Teknologi Informasi Eko Wibowo Saputro, saat ditemui Radar Kudus di kantornya, belum lama ini. Dalam mewujudkan cell plan area ini, menurut Eko, memang tidak mudah. Harus ada beberapa tahapan, di antaranya adalah pendataan tower. Baik tower tunggal atau tower bersama. Setelah itu, penentuan cell plan area harus melibatkan beberapa konsultan. Ini karena dalam menentukan cell plan area harus benar-benar bisa menjangkau seluruh Kudus. ”Kami berharap, dengan adanya cell plan area nanti, di Kudus tidak ada blank area atau area kosong yang tidak bisa dijangkau oleh masyarakat,” ungkapnya.

Selama ini, jelasnya, para pengusaha telekomunikasi masih asal-asalan dalam mendirikan tower. Ini karena pertimbangannya adalah bisnis, sehingga letaknya pasti di tempat yang strategis dan banyak orang. ”Dengan adanya cell plan area, diharapkan pengusaha telekomunikasi tidak asal-asalan lagi dalam mendirikan tower,” tegasnya. Setelah ditentukan lokasi cell plan area, tahapan berikutnya adalah sosialisasi kepada pengusaha telekomunikasi. ”Karena tower di Kudus sudah cukup banyak, sehingga kami perlu sosialisasikan kepada pengusaha tersebut. Rencananya pada tahun ini juga, cell plan area itu harus terwujud,” katanya. Selain menciptakan cell plan area, Eko menuturkan jika pihaknya juga mewajibkan pengusaha tower untuk menggunakan MTB. (lil/mer)

DIRAZIA - Satlantas Polres Kudus melakukan Operasi Simpatik Candi yang dimulai dari 13 Juli hingga 1 Agustus mendatang. Tujuannya untuk mengurangi kecelakaan lalu lintas (lakalantas).

CMYK

18

SENIN, 19 JULI 2010

RADAR TEGAL

RIZAL FIRMANSYAH

Jadi The Best Guitarist PENGALAMAN menyabet gelar The Best Guitarist pernah dirasakan Rizal Firmansyah, siswa kelas XII IPA SMA Negeri 2 Kota Tegal. Anak kedua dari pasangan Sukarso dan Andriyani ini berhasil mendapatkan kejuaraan tersebut dalam Lomba Band Tingkat SMP/SMA Kota Tegal yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Tegal pada 15 Desember tahun lalu. “Awalnya aku nggak nyangka banget. Padahal menurutku ada yang lebih bagus mainnya dari aku. Tapi, aku bersyukur bisa dapat award (penghargaan) ini,” ungkap personil Q-Mozt Band ini. Cowok yang juga menjadi aktivis sepak bola ini mengaku sering dipercaya untuk mengikuti berbagai lomba dan festival musik sejak SMP bersama grup band bentukkannya. Keahlian Ijal, biasa dia disapa, dalam memainkan gitar sudah ada sejak dia duduk di kelas 6 SD. Saat itu, ketertarikannya belajar memainkan gitar dimulai secara otodidak. “Pertama kali aku belajar itu aku pinjam gitar punya Om. Terus aku ngumpulin duit dan akhirnya aku udah punya gitar sendiri. Sampai sekarang masih aku pakai,” tambah cowok yang beralamatkan di Jalan Kenari No. 1A Kelurahan Randugunting Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal ini. Sekarang, pelajar kelahiran Tegal, 16 November 1992 sedang menggarap tiga lagu untuk Q-Mozt, grup band-nya bersama Gilang, Sabila, Anggit, dan Ramdhani. (irma)

Love Setengah Mati

The Virgin

[intro] D A G A D D Hatiku bahagia A Saat di dekatmu D Jiwaku melayang A Bersama dirimu G A D A Aku ingin dirimu D Mengapa kau jauh A Aku merindumu D Tak dapat ku hidup A Tanpa senyumanmu G A D A Sayang ku mencintaimu [chorus] D Em Houu.. cintaku milikmu A D Sayang untuk selamanya D Em Kasih indahnya hidupku A D hanya engkaulah cintaku D Mengapa kau jauh A Aku merindumu D Tak dapat ku hidup A Tanpa senyumanmu G A D A Sayang ku mencintaimu [solo] D A G A D A [chorus] D Em Houu.. cintaku milikmu A D A Sayang untuk selamanya D Em Kasih indahnya hidupku A D A hanya engkaulah cintaku D Em Kasih indahnya hidupku A D A hanya engkaulah cintaku

NGGAK bisa dipungkiri, hampir setiap pelajar mempunyai idolanya masing-masing. Sosok yang diidolakannya juga beragam. Terkait dengan sosok yang mereka idolakan di sekolah, rupanya separuh ResponX lebih mengidolakan gurunya. Hasil survei yang dilakukan Tim Xpresi menunjukkan bahwa 53, 5 persen dari 28 ResponX lebih memilih guru sebagai idolanya. Seperti A Muhaeni, siswa kelas XI SMK Muhammadiyah Margasari Kabupaten Tegal. Dia mengatakan gurunya merupakan sosok orang yang patut dicontoh, karena menjadi orang yang mengharapkan kesuksesan muridnya. Selain guru, ada juga yang mengidolakan teman akrabnya. “Idolaku itu teman akrabku, karena sering berbagi dan dia mau mengerti aku,” tutur Rani Sugita Sari, siswi kelas XI SMA Negeri 1 Margasari Kabupaten Tegal. Sebagian kecil lainnya memilih ketua osis sebagai idolanya. “Kalo idolaku itu ketua osis, karena dia itu lain dari pada yang lain, dia kalem, merakyat dan sohib banget pula,” ujar Rizal Firmansyah, siswa kelas XII IPA SMA Negeri 2 Koto Tegal. Nah, kalo kamu sudah punya idola di sekolah sendiri-sendiri. Terus, seperti apa sih kriteria idola kamu di sekolah? Untuk jawaban ini, sebagian besar ResponX mengaku memilih baik sebagai kriteria yang harus ada. Seperti kata Faizal, siswa kelas XI SMK Bhakti Praja Slawi Kabupaten Tegal. Dia memilih baik sebagai kriteria utama yang harus ada pada sosok idola. Menurut dia kalo baik bisa memberikan contoh dan mengajak kebaikan. Dia mewakili 53,5 persen ResponX yang menjawab senada. Sementara 32, 1 persen memiliki kriteria mereka sendiri. “Idolaku itu harus pintar dan berprestasi, pokoknya perfect deh,” tandas Qurotul Aeni, siswa kelas IX SMP Negeri 14 Kota Tegal. Mereka yang memilih kriteria pintar saja mencapai 10, 7 per-

sen. Sementara prestasi idola tidak terlalu dipermasalahkan. ResponX yang memilih itu hanya 3,5 persen saja. Tentang idola sekolah, 71,4 persen ResponX mengaku memilikinya. “Aku punya idola di sekolah, seseorang yang aku idolakan itu adalah seseorang yang telah merubah hidupku menjadi seseorang yang pintar dan berprestasi, karena ia telah membimbingku,” ujar Prima

Dyan Sasangko, siswa kelas IX SMP Negeri 1 Margasari Kabupaten Tegal. Sementara 17,8 persen ResponX mengaku tak mengidolakan siapapun di sekolah. “Idolaku nggak ada di sekolah, karena idolaku orang-orang ternama,” ujar Epi Sulistiowati, siswi kelas XII IPA MAN Pagerbarang Kabupaten Tegal. Bagi 7,1 persen ResponX, idola di sekolah termasuk hal

yang nggak penting meski 3,5 persen lainnya memilih punya banyak idola. Selain mengidolakan orang lain di sekolah, beberapa ResponX rupanya mengaku pernah jadi idola di sekolah. “Aku pernah diidolakan temen-temen di sekolah, nggak tau kenapa. Mungkin aku baik yah, hehe,” terang Nishfatul Hijriyah, siswi kelas X G SMA Negeri 1 Dukuhwaru Kabupaten Tegal. Dia

merupakan salah satu siswi yang mewakili 7,1 persen ResponX yang menjawab serupa. Namun 53,5 persen lainnya mengaku enggak tau dirinya diidolakan di sekolah. (tim 1)

Harus Punya Kepribadian Luhur “ADA seseorang yang bisa membuatku jadi Nia. semangat belajar. Aku jadi tambah termotivasi Terkait soal ini, remaja yang tinggal di Jalan Melati RT 4/2 menuntut ilmu karena hampir setiap hari aku bertemu Desa Kramat Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal bagi-bagi dia di sekolah. Dia itu teman satu kelasku,” begitu cerita tips buat kita. Yuk kita cek! Nia Gusniawati, siswi kelas XII 1. Seorang idola harus memiliki TKJ SMK Negeri 3 Kota Tegal kepribadian yang luhur agar bisa tentang idolanya di sekolah. ditiru banyak orang Aktivis voli ini mengganggap 2. Beriman kepada Tuhan Yang idolanya itu sebagai sosok yang baik Maha Esa dan patuh terhadap AKTIVIS VOLI SMK N 3 KOTA TEGAL hati dan pengertian. Selain itu, bagi kedua orang tua cewek kelahiran Tegal, 17 Agustus 3. Respek sama orang yang 1992 ini, idolanya itu nyambung kalau diajak ngobrol. berjasa kepadanya, contohnya di sekolah dia hormat Eit, tapi nggak mudah lho jadi idola banyak orang. Selain harus sama guru perfect, idola itu mesti bisa menjaga hal-hal baik, seperti kelakuan, 4. Menjaga senyum dan ramah dengan teman-teman sikap, prestasi, dan sebagainya. Karakter sang idola juga menjadi 5. Menjaga hubungan baik antara dirinya dengan pusat perhatian. lingkungan sosialnya. (mufrodi) ”Seorang idola itu kudu disiplin dan bertanggung jawab,” lanjut

Nia Gusniawati

D Tak dapat ku hidup A Tanpa senyumanmu G A D A Sayang ku mencintaimu

TIM XPRESI KOORDINATOR : Khikmah Wati ANGGOTA TIM1: Nur Irma Rahmawati, Hendra Apriyadi , Mufrodi TIM 2: M Khaerul Anam, Intan Aji Purnamawati, Ikhsan B

PROFIL USIA :

JUMLAH :

13 - 17 tahun

28 ResponX di Kota dan Kabupaten Tegal

JENIS KELAMIN : PENDIDIKAN : Cewek 50 persen Cowok 50 persen

SMP dan sederajat SMA/SMK dan sederajat Metode : Random sampling

CMYK

NUR IRMA RAHMAWATI S/TIM XPRESI

IN ACTION - Para personil MAN Football Club berpose bareng beberapa saat lalu.

KEBANYAKAN cowok menyukai cabang olahraga sepak bola. Makanya tidak heran jika MAN Footbal Club (FC) yang menjadi klub ekstra kurikuler (ekskul) bola MAN Kota Tegal tetap eksis dalam meraih prestasi. ”Buat aku, main bola adalah hal yang mengasyikkan. Selain hobi, banyak temen yang suka juga dengan olahraga ini,” tutur Bagus Firman Setiawan, salah satu pemainnya. Kecintaan Bagus dibarengi dengan keaktifannya dalam ekskul sepak bola tersebut. Beragam prestasi pun sudah pernah ditorehkan tim yang dibina Aan Hidayat Setiawan SPd ini. Diantaranya pada 2008 lalu, MAN FC berhasil

merebut Juara I dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) serta Juara III UPS Cup tahun lalu. Dan tahun ini, tim yang digawangi Bagus, Cahya, Suheri, Buchori Muslim, Humam, Sarwo Edi, Rokhamin, Eko, Ali, Andi dan Ismed ini mampu menyingkirkan para pesaingnya dan menjadi Juara I Popda Kota Tegal. MAN FC memiliki jadwal rutin latihan, yaitu dua kali dalam seminggu. Mereka biasanya latihan di lapangan BI Taman Sejahtera pada Senin dan Jumat mulai pukul 15.30 WIB. Tim yang didominasi dari siswa kelas X dan XI Unggulan ini juga sering bertanding sparing dengan SMA Negeri 2 Tegal dan MAN Brebes. (irma)

SAMBUNGAN

SENIN 19 JULI 2010

19

RADAR TEGAL

Ari Muladi Jadi Tersangka dari halaman 1 pada Jumat (16/7) malam lalu. Ari Muladi adalah perantara uang suap Rp 5,1 miliar dari Anggodo Widjojo untuk dua pimpinan KPK, Bibit Samad Rianto dan Chandra M. Hamzah. mediator pemberi suap Bibit-Chandra, Ari Muladi sebagai tersangka. Johan menuturkan, surat perintah penyidikan (sprindik) atas Ari, baru dikeluarkan pada Jumat lalu. Ari diduga merintangi upaya penyidikan KPK. Ari disangkakan pasal 21 UU No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah menjadi UU No 20 tahun 2001 juncto pasal 55 ayat 1 KUHP tentang tindakan merintangi proses penyidikan perkara korupsi. Terpisah, kubu Anggodo Widjojo bersorak begitu mendengar kabar penetapan status tersangka atas Ari Muladi. Kuasa hukum Anggodo, “Raja Bonaran Situmeang mengungkapkan, pihaknya bisa bernapas sedikit lega dengan datangnya kabar tersebut. “Kita malah baru tahu dari wartawan, tapi yang jelas kita lega dan kita apresiasi dengan baik langkah yang dibuat KPK itu,”ujar Bonaran ketika dihu-

bungi kemarin. Meski demikian, kubu Anggodo tetap menilai keputusan KPK dalam penetapan status tersangka tersebut, sudah sangat terlambat. Bonaran yang juga menjadi saksi dalam sidang kliennya itu menuturkan, seharusnya KPK melakukan keputusan tersebut dari dulu. Sebab, Ari Muladi merupakan orang yang paling tahu duduk perkara yang menjerat dua kliennya, Anggoro dan Anggodo Widjojo. “Yang mengatakan pimpinan KPK minta atensi berupa duit itu kan Ari Muladi. Anggoro dan Anggodo itu hanya korban penipuan dari Ari,”katanya dengan nada tinggi. Menurut Bonaran, justru Ari Muladi yang bisa menjelaskan perkara pidana yang juga ikut menyeret dua nama pimpinan KPK, Bibit Samad Riyanto dan Chandra Marta Hamzah. Jika benar pimpinan KPK tidak menerima duit suap, lanjut dia, maka kliennya menjadi korban penipuan oleh Ari. “Tapi jika benar pimpinan KPK terima (duit suap), maka klien saya juga jadi korban pemerasan. Karena itu, penetapan ini (tersangka) harus segera ditindak lanjuti, malah kalau bisa segera

Indra Lebih Memilih Diam ditahan dan disidang,”ujarnya. Bukti keterlibatan Ari Muladi, kata Bonaran sudah tampak sejak awal persidangan Anggodo. Sebagaimana keterangan Bibit dan Chandra yang juga menjadi saksi dalam persidangan tersebut, kliennya tidak pernah bertemu dengan dua pimpinan KPK tersebut. Justru Ari Muladi yang mengaku beberapa kali bertemu dengan pejabat KPK. Bonaran melanjutkan, dalam persidangan Ari nanti, di samping mengungkap kebenaran kasus Anggodo, juga bisa terungkap kebenaran dugaan pemerasan yang dilakukan Anggodo melalui dirinya. Sebagaimana diketahui, Bonaran dan kuasa hukum Ari Muladi, Sugeng Teguh Santoso saling tuding soal pemerasan terhadap Ari Muladi. Bonaran bersikukuh pihaknya tidak pernah menawarkan duit pada Ari, agar mau kembali ke BAP awal yang isinya menegaskan bahwa pimpinan KPK menerima duit suap. Sementara, Sugeng juga berkeras pihaknya disuap senilai Rp 1 miliar, agar Ari menuruti keinginan Anggodo. “Nanti dalam persidangannya Ari, semoga bisa terungkap kebenaran,” imbuhnya. (ken)

Konfercab PDIP Berakhir Ricuh dari halaman 1 fercab yang digelar hari itu dibatalkan. Dan DPD PDIP Jateng yang hadir diwakili Bambang Haryanto, untuk segera menindaklanjuti apa yang menjadi aspirasi 13 PAC. Tidak hanya sekedar janji. Situasi pun makin panas, diawali saat sekretaris DPC H Illian Amin mengatakan, agenda Konfercab hanya sosialisasi SK. Pernyataan tersebut langsung mendapat reaksi keras dari perwakilan 13 PAC dan meminta Konfercab segera ditunda. Karena aspirasinya tidak ditanggapi, mereka memilih keluar dari ruang pertemuan sambil mengajak teman lainnya. Kenyataan hanya beberapa peserta yang bertahan, sehingga ruangan nampak sepi. Peserta yang tetap bertahan sebagian besar dari anggota FPDIP, dan didukung lima PAC. Sedangkan yang dari 13 PAC memilih pulang. Mereka yang tetap mengikuti Konfercab disebutnya sebagai penghianat. “Kamu ini dasar penghianat,” teriak me-

reka. Teriakan penghianat dari seorang peserta Konfercab, membuat suasana pertemuan makin panas. Bahkan ada yang emosi, karena tawaran keluarnya itu tidak ditanggapi. Keadaan Konfercab akhirnya berhasil dikendalikan. Pada pers Suhar mengatakan, pihaknya tidak menolak agenda sosialisai pembentukan ranting, anak ranting, dan PAC. Karena itu sesuai Surat Keputusan (SK) DPP. Tapi hal penting yang perlu diketahui, bahwa apa yang dihasilkan dalam Konfercab 1 Januari, itu bermasalah. Sehingga terpilihnya Indra sebagai Ketua DPC PDIP, menurutnya tidaklah sah. “Ini sama artinya mengesahkan hasil Konfercab. Padahal Konfercab itu tidak sah. Dan perlu diketahui selama ini mereka tidak pernah melibatkan kami-kami yang ada di PAC. Padahal yang membesarkan PDIP, adalah kami yang ada di bawah. Bukan mereka yang enak-enakan duduk di atas,” kata Suhar, didampingi pengurus 13 PAC de-

pan Gedung Korpri Brebes. Sebagai kata akhir 13 PAC mendesak digelarnya Konfercab ulang. “Solusinya itu adalah Konfercab ulang,” tegas Suhar. Apa yang terjadi dalam Konfercab, seperti disampaikan Bambang Haryanto, sebagai dinamika partai. Atau sebagai riak-riak dari kegiatan organisasi. Sedangkan soal sah tidaknya hasil Konfercab 1 Januari 2010, menurut Bambang Haryanto merupakan kewenangan DPP PDIP. “Silahkan tanyakan pada DPP PDIP. Karena DPP yang memutuskan,” kata Bambang. Termasuk dugaan SK palsu pengangkatan Indra sebagai Ketua DPC, seperti rumor berkembang, DPD mempersilahkan hal itu ditanyakan DPP. Adapun 13 PAC yang menolak Indra seperti disampaikannya yakni, PAC Bumiayu, Paguyangan, Salem, Tonjong, Larangan, Ketanggungan, Losari, Tonjong, Brebes, Banjarharjo, Wanasari, Kersana, dan PAC Songgom. (din)

Marissa Teruskan ke Dunia Politik dari halaman 1 Pita Selatan dibentuk puluhan organisasi kepemudaan (OKP) yang berada di daerah tersebut. Di antaranya adalah Gerakan Pemuda Anshor, Gerakan Pemuda Al-Wasliyah, Pelajar Islam Indonesia (PPI),

Generasi Muda Buddhis, Pemuda Katolik, serta Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI). Lembaga baru itu menjadi wadah penjaringan khusus bagi calon perseorangan yang tidak memiliki kendaraan politik. Hadirnya Marissa di

acara Pita Selatan apakah mengindikasikan niatnya untuk ikut maju sebagai kandidat” “Sampai detik ini jawaban saya masih nggak mau,” tegas Marissa. Dia menandaskan sama sekali tidak haus dengan kekuasaan atau popularitas. (pri)

dari halaman 1 pendekatan intensif. Atau melakukan lobi-lobi sambil memohon sesuatu pada hakim. Seperti permohonanmya kuasa hukum terdakwa, yang meminta kliennya dibebaskan dari semua tuduhan. Begitu melihat kendaraan yang diatasnya dilengkapi sirene datang, pria paruh baya segera beranjak dari tempat duduknya. Sekitar Pkl 09.40 WIB, kendaraan yang membawa Indra dari LP Cipinang tiba di Pengadilan Tipikor. Sebelumnya istri

Indra Kusuma, Maryatun bersama sang putri tiba lebih awal. Dengan diapit dua petugas, terdakwa Indra segera keluar dari kendaraan dan langsung disambut haru keluarganya. Indra datang mengenakan busana warna putih, dipadu stelan celana warna hitam. Sepatunya hitam mengkilap, seperti baru beli dari toko. Rambutnya dipotong pendek dan nampak rapi mengkilap. Para pejabat dan kerabat dekatnya begitu tahu Indra keluar dari mobil langsung menyambutnya. Hanya

bersalaman, dengan tanpa mengucap sepatah kata pun. Disampingnya berdiri anggota FPDIP yang juga mantan asisten I Pemkab Brebes, Karsono, yang lebih banyak menunduk. Beberapa menit kemudian, seorang petugas mempersilahkan Indra masuk lift menuju ruang persidangan dilantai pertama. Sambil nunggu panggilan sidang, Muhadi, Bos Dedy Jaya langsung mendekati Indra. “Jangan lupa nanti pak Indra baca surat ........ yah pak,” kata Bos Dedy Jaya, sementara yang diminta membaca surat hanya diam mem-

bisu. Sambil terus menatapi ruang persidangan. Sambil menunggu sidang, ternyata banyak juga yang minta foto bersama dengan bupati. Setelah nunggu lama sidang pun dimulai. “Apakah saudara sehat hari ini,” kata Ketua Hakim Tipikor Nani Indrawati SH. Pertanyaan Ketua Hakim langsung dijawab terdakwa mark up tanah senilai Rp 11 miliar dengan jawaban singkat. “Sehat yang mulia,” demikian terdakwa Indra Kusuma, dalam sidang dengan agenda utamanya pembacaan eksepsi. (din)

Layanan Listrik di Jawa Bakal Standar Internasional dari halaman 1 PLN punya komitmen mewujudkan pelayanan listrik di Jawa sesuai dengan standar internasional. “Semua orang di PLN itu pinter-pinter. Mereka sudah tahu cara memecahkan masalah. Di Jawa, masalah waiting list (daftar tunggu calon pelanggan, Red) akan diselesaikan tahun ini. Di luar Jawa sedang dilakukan pengadaan,” tuturnya. Selain menceritakan SDM (sumber daya manusia) PLN yang berkualitas, Dahlan mengungkapkan transparansi yang dilakukan jajaran manajemen. Dahlan menuturkan, ketika diminta menjadi Dirut PLN, dirinya mengajukan dua syarat. Salah satunya dia minta diizinkan memilih sendiri semua jajaran direksi. Hal itu dimaksudkan untuk menjaga kekompakan visi dan misi PLN. Sejak awal menjabat, tutur Dahlan, jajaran direksi baru PLN langsung datang ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk meminta mengawasi tender BUMN listrik tersebut. Selanjutnya, direksi PLN juga membuat gebrakan soal transparansi. Misalnya, terkait dengan pengadaan atau tender, dokumen persyaratan “terutama untuk proyek-proyek yang tergolong sensitif” diserahkan PLN kepada Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah (LKPP) untuk diperiksa isinya demi keterbukaan. PLN juga memberikan akses kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk mengakses data keuangan PLN secara online dan real-time. Dahlan menceritakan, suatu ketika saat pihaknya mencoba sistem tersebut bersama BPK, ditemukan adanya pembelian aromaterapi. Setelah ditelusuri, aromaterapi tersebut ternyata memang dibeli untuk ruang Dirut PLN. “Saya minta dikembalikan ke bagian umum dan tidak usah seperti itu lagi (membeli aromaterapi, Red),” tuturnya. “Dengan transparansi ini, PLN sudah telanjang. PLN hanya kalah dengan artis (soal keterbukaan, Red),” selorohnya menganalogikan dengan kasus video mesum artis

yang ramai diberitakan belakangan ini. Saat ini, ungkap Dahlan, PLN terus menambah pasokan listrik. Langkah itu merupakan bentuk kesiapan perusahaan setrum negara tersebut untuk mewujudkan standar internasional. Dia memaparkan, saat ini daftar tunggu sambungan baru mencapai 1.500 MW. Dengan adanya rencana pembangunan PLTA (pembangkit listrik tenaga air), PLN akan mendapat tambahan pasokan. “Tetapi, meski ada listrik, masih ada masalah transmisi. Selanjutnya, ada problem tiang trafo,” terangnya. Dia menjelaskan, masalah transmisi ditargetkan selesai Oktober mendatang. Selanjutnya, PLN menindaklanjutinya dengan pengadaan 5.000 tiang travo. “Jadi, pada November nanti masalah waiting list di Jawa akan diselesaikan,” jelasnya. Dalam forum tersebut, seorang peserta bertanya mengapa PLN tidak memaksimalkan sumber listrik dari tenaga air di Jawa untuk menambah daya. Dahlan menjelaskan, saat ini sumber energi PLTA yang besar sudah habis semuanya. Bahkan, ada kapasitas PLTA yang turun. Karena itu, PLN berencana membangun PLTA dengan model berbeda. PLTA tersebut hanya memasok listrik pukul 17.00 hingga pukul 21.00. Proyek-proyek itu akan dibangun di perbatasan JatengJabar dan salah satu pegunungan di Jabar. Selain itu, dikaji proyek serupa di Jember, Jatim. Dia mengatakan, di lokasilokasi tersebut terdapat semacam daerah berbentuk mangkok yang mampu menampung air laut atau air sungai. Selanjutnya, air akan dipompa pada pukul 23.00 hingga 16.00 setiap hari atau ketika listrik tidak digunakan secara penuh oleh konsumen. Lantas, air yang ditampung digunakan untuk menjalankan PLTA yang mampu menghasilkan 1.000 MV. Dahlan mengakui, biaya pembangunan PLTA model itu tergolong tinggi. Tetapi, de-

ngan kebiasaan konsumen yang sulit diatur untuk menggunakan energi secukupnya saat beban puncak, PLN harus mencari tambahan sumber energi. “Kita ini hanya telat switching dari menggunakan minyak ke sumber energi lain. Jadi, harus dimulai sekarang,” tutur mantan CEO Jawa Pos tersebut. Biaya pokok penggunaan produksi listrik dengan air, terang Dahlan, jauh lebih efisien daripada menggunakan solar. Yakni, hanya Rp 500 per kWh. PLN juga akan membangun pembangkit listrik gas batu bara (PLTGB) sekitar 500 MV. Pembangkit itu terutama dibangun di wilayah timur Indonesia, seperti Kalimantan dan Sulawesi, yang memiliki banyak sumber batu bara. PLTGB tersebut juga akan didekatkan dengan PLTU kecil. Sebelumnya, Zainudin Amali menyinggung masih tingginya ketergantungan terhadap energi fosil. Kontribusi energi terbarukan, seperti air, baru sekitar 11 persen. Akibat masih tingginya pemakaian BBM (bahan bakar minyak) itu, biaya pokok penyediaan tenaga listrik lumayan besar, yakni di atas Rp 1.000 per kWh. Menurut dia, tingginya penggunaan BBM untuk pembangkit listrik itu disebabkan adanya kendala suplai gas yang dialami PLN. Akibat penggunaan BBM yang masih tinggi itu, subsidi pemerintah untuk listrik meningkat. Tahun ini subsidi listrik Rp 55,1 triliun atau naik 14 persen bila dibandingkan dengan 2009. “Energi panas bumi baru

dimanfaatkan 1.180 MW dari potensinya yang mencapai lebih dari 27 ribu MW. Tenaga air untuk PLTA baru dimanfaatkan 4.125 MW atau sekitar 5,5 persen dari potensinya 75 ribu MW. Bahkan, energi laut (pasang surut ombak) belum dimanfaatkan,” paparnya. Kritik lain datang dari Allan Changrawinata, direktur PT Zenith Allmart Precisindo, yang menjadi peserta diskusi. Dia bercerita tentang kemampuan beberapa pabrikasi di Indonesia dalam memproduksi mesinmesin bagi pembangkit tenaga listrik. “Tetapi, mengapa pemerintah justru banyak menggunakan buatan asing?” tanyanya. Menanggapi hal itu, Dahlan menjelaskan bahwa dalam rencana pembangunan pembangkit tenaga listrik baru, PLN akan menggunakan boiler (ketel) 100 persen buatan dalam negeri. “Kami juga terus mendorong pengembangan banyak penemuan. Tahun ini ada dua penemuan,” ujarnya. Pekan lalu, kata Dahlan, dirinya bertemu tim dari ITS yang menciptakan alat untuk menekan antiharmonisa. “Sekarang sedang disempurnakan,” tuturnya. Penemuan kedua berupa kamera nirkabel (wireless) untuk mengawasi trafo sebelum meledak. “Jika trafo meledak, listrik mati sehingga pelanggan PLN kecewa. Trafonya juga tidak bisa digunakan (setelah meledak),” jelasnya. PLN, lanjut Dahlan, akan memesan lima unit kamera nirkabel untuk setiap kantor pelayanan di tanah air. (aan/c2/dwi)

CMYK

SENIN, 19 JULI 2010

KOMBIS

20

RADAR TEGAL

Pesta Rakyat Simpedes Bagi-bagi Hadiah Nasabah BRI Unit Krasak Dapat Xenia BREBES- Salah satu nasabah BRI Unit Krasak Brebes berhasil mendapatkan satu unit mobil Daihatsu Xenia dalam pengundian Pesta Rakyat Simpedes Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Brebes di hala-

man stadion Karang Birahi Brebes, Minggu (18/7). Serah terima hadiah secara simbolis diberikan oleh Kepala BRI Cabang Brebes Budi Pratsiono kepada Kepala BRI Unit Krasak, Sopan. Selain mobil Xenia, undian untuk nasabah Simpedes BRI juga menyediakan puluhan hadiah menarik lainnya. Antara

lain 4 buah Suzuki Thunder, 3 Yamaha Vega, 5 Yamaha Mio, 2 Suzuki Smas, 7 buah CTV 29 inch, 34 CTV 21 inch dan 5 mesin cuci serta 5 buah lemari es masing-masing satu dan dua pintu. Ketua Panpel Dwi Handoko mengatakan, undian berhadiah ini merupakan bentuk kepedulian BRI terhadap masya-

rakat, khususnya para nasabah. “Selain memberikan hadiah, kami juga menyuguhkan beragam hiburan. Ini sebagai bentuk dedikasi BRI dalam memberikan layanan terbaik”. Tak hanya dimanjakan dengan Pasar Rakyat, nasabah BRI juga kini bisa mengakses layanan inovatif dari BRI berupa E-Banking.(cw1)

Kaisar Motor Luncurkan Produk Tangguh Triseda XP (Extra Power)

ISMAIL FUAD/RATEG

SERAH TERIMA- Kepala BRI Cabang Brebes Budi Prastiono tengah memberikan hadiah secara simbolis kepada Kepala BRI Unit Krasak Sopan berupa miniatur kunci mobil Daihatsu Xenia.

CMYK

CMYK CMYK

BREBES - Satu lagi bukti komitmen Kaisar Triseda Motor untuk terus berinovasi mengembangkan produk-produk bermutu yang mengerti dan menjawab kebutuhan konsumen, Kaisar Triseda keluarkan produk teranyarnya. Sepeda motor roda tiga yang diberi nama Triseda XP (Ekstra Power) merupakan produk baru yang memiliki kelebihan-kelebihan dari produk sebelumnya. Menurut Direktur Cahaya Murni Kaisar, Dealer Sepeda Motor Kaisar Klampok Brebes, Hadi Santoso, Triseda XP dihadirkan dengan keunggulankeunggulan pada sepesifikasi teknik, sistem elektrik, mesin, rangka hingga kapasitas muatannya. Selain tromol rem yang lebih besar, Triseda XP juga memiliki gardan dengan extra power gear. Selain itu ditunjang oleh engine 150 cc yang mem-

buatnya hemat BBM, water cooling system hingga memiliki idependent dual shock system yang membuatnya lebih tangguh dan stabil. “Baknya juga lebih panjang, yaitu 160 centimeter bisa memuat lebih banyak. Apalagi didukung oleh mesin yang canggih, Triseda XP akan mampu melaju dengan stabil meski membawa beban hingga 8 kuintal dan menanjak sekalipun,” ujar Hadi. Dengan ketangguhannya, Tridesa XP, menurutnya, akan bisa menjawab kebutuhan transportasi, jasa maupun usaha niaga yang membutuhkan distribusi yang banyak. “Ini sangat tangguh dan cocok untuk petani, pedagang maupun profesi lainnya,” lanjutnya. Sebab, type baru Triseda XP ini memang dirancang untuk pekerjaan yang lebih berat. Dengan tenaga ekstra. “Triseda

sanggup menempuh medan berat dan beban muatan yang lebih berat dibanding dengan yang lain,” ujarnya. Produk bermutu ini ditawarkan dengan harga promo pada bulan Juni sd Agustus 2010, yaitu sekitar Rp 20 juta 5 ratus ribu.

“Selain produknya unggul, kami juga menyediakan garansi hingga perlengkapan suku cadangnya,” imbuh Hadi. Triseda XP bisa anda dapatkan: di Cahaya Murni Kaisar, Jl. Raya Klampok 208 Brebes, Telp. 0283-3337689, SMS 24 jam: 0819 3181 6618 (adv)

CMYK

RADAR PEMALANG

BERLANGGANAN (0284) 323 575 / SMS ke 0852.2651.7726

SENIN, 19 JULI 2010

Oknum Polisi Tendang Motor Siswa ? Korban Dirawat Di RSUD Dr M Ashari PEMALANG – Dua pemuda warga Desa Mendelem, Kecamatan Belik , Kabupaten Pemalang , Slamet Santoso (17) dan Tegi (17) Minggu (18/7) mengalami kecelakaan akibat terjatuh dari sepeda motor. Peristiwa kecelakaan tersebut diduga akibat kena tendangan dari oknum petugas polisi lalulintas Polres Purbalingga saat mengelar operasi lalulintas. Korban yang mengalami luka se-

HADIAH Kepala Kantor Wilayah BRI Semarang Siswanto menyerahkan hadiah utama I berupa mobil Suzuki APV Arena secara simbolis kepada pemenangnya Kepala Unit BRI Moga.

rius akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Dr M Ashari Pemalang untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan keterangan yang dihimpun Radar menyebutkan, peristiwa kecelakaan tersebut berawal ketika dua pengendar sepeda motor yang dikendarai Slamet Santoso (17) berboncengan dengan Tegi (17) warga Desa Mendelem akan pulang ke rumah dari kegiatan kemah di Sekolahnya SMA Negeri Karangreja, Kabupaten Purbalingga. AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

ke hal 9 kol 5

Pesta Rakyat Simpedes Membuat BRI Semakin Dasyat

SEJUTA HADIAH DAN HIBURAN AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

LUKA SERIUS – Salah satu korban kecelakaan sepeda motor yang diduga akibat ditendang dalam kejaran oknum petugas lalulintas Polres Purbalingga sedang mendapat penanganan medis di UGD RSUD Dr M Ashari Pemalang.

TELP PENTING RSUD Dr. M. Ashari (0284) 32161 RSU Santa Maria Pemalang (0284) 321251 / 5862051 (IGD)

NGENDONG Terima Pelatihan Ketrampilan SETELAH mengirimkan tiga anak penyandang cacat, Selasa (13/7) lalu, Bidang Sosial Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Pemalang, akhir bulan ini akan mengirimkan kembali dua anak pedok.radar pemalang nyandang cacat ke Balai Besar RehaMariyoto bilitasi Sosial Bina Daksa (BBRSBD) Prof DR Soeharso Solo. Hal ini disampaikan Kadinsosnakertrans, Drs Mariyoto MPd, melalui Kabid Sosial Drs Mubarak Ahmad, didampingi Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Eti Sulistyowati, kepada Radar diruang kerjanya, Jumat (16/7). Dijelaskan, kedua anak yang akan disusulkan ke Solo, merupakan penyandang cacat dari Kecamatan Moga dan Randudongkal. Sedangkan tiga anak sebelumnya dari Kecamatan Comal dan Ampelgading. Jumlah tersebut sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan ke hal 9 kol 5

KEGIATAN Pesta Rakyat Simpedes yang digelar BRI Cabang Pemalang di Lapangan Sirandu, Minggu (18/7) kemarin nampaknya betulbetul memberikan kegembiraan dan kebahagiaan kepada masyarakat. Kebahagian masyarakat ini karena kedasyatan BRI dalam ajang kali ini membagi-bagi sejuta hadiah dan menggelaran segudang acara hiburan rakyat. Kepala Kantor Wilayah BRI Semarang Siswanto mengatakan, kegiatan Pesta Rakyat Simpedes

yang digelar BRI secara serentak di seluruh Indonesia membuat BRI semakin dasyat. Sebab banyaknya

PEMALANG - Ratusan Jamaah pengajian bulanan Majelis Mudzakarah Rahmatan Lil Alamin mengikuti pengajian Padang Bulan di Masjid Agung Pemalang. Kegiatan pada Jum’at (16/7) malam yang lalu itu dirangkaikan dengan sejumlah acara lainnya, baik yang bersifat ibadah maupun seni Islami. Pengurus Masjid Agun Ir Syaugi mengemukakan, Masjid Agung memberi kesempatan kepada majelis

tersebut untuk melaksanakan kegiatan pengajian. Apalagi dalam rangkaian acara terdapat kegiatan peringatan Isro Miraj dimana Masjid Agung sendiri belum melaksanakannya secara tersendiri. “Kami mempersilahkan pelaksanaan Isro Miraj ini, karena kami sendiri belum menyelenggarakannya,” kata dia saat mengikuti pengajian tersebut. Sementara ketua pengajian bulanan ke hal 9 kol 1

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

PENGAJIAN - Sejumlah Jamaah Majelis Mudzakarah Rahmatan Lil Alamin mengikuti pengajian Padang Bulan di Masjid Agung.

Hidup adalah perjuangan. Dan seiring dengan kemajuan jaman, alat-alat transpotasi mulai bergeser. Demikian pula dengan becak, alat transpotasi yang satu ini dulunya cukup digemari para calon penumpang. Tapi kini, armada becak bertambah tapi calon penumpangnya berkurang. Lalu bagaimana kiat tukang becak dalam mempertahankan hidupnya?

CMYK

PEMALANG - Mahmudah, warga Kecamatan Comal adalah salah satu warga yang beruntung karena mendapatkan hadiah utama sebuah mobil Toyota Avanza. Hadiah tersebut diberikan melalui undian Tabungan Bima Bank Jateng di Pendopo Kecamatan Randudongkal, Sabtu (17/7) malam kemarin. Sekda H Sumadi Sugondo SE MM MSi mewakili Bupati HM Machroes SH menyerahkan kunci mobil ke pemenangnya melalui perwakilan Bank Jateng Comal. Pimpinan Bank Jateng Pemalang Eddy Subekti mengemukakan maksud dan tujuan dilaksanakannya undian Tabungan Bima adalah sebagai ungkapan terimakasih Bank Jateng atas kepercayaan masyarakat menabung di Tabungan Bima khususnya bagi warga Randudongkal. ke hal 9 kol 1

Berangkat Kelaparan, Pulang Tidak Bawa Apa-apa

PANDANGANNYA nanar. Rokok yang dihisapnya sudah habis beberapa batang. Sahabat setia yang diharapkan dapat mengusir rasa sepi itu, seakan tidak mampu melakukan

masyarakat melalui Simpedes dengan memberikan banyak kemudahan-kemudahan kepada masyarakat dalam layanan ini. Seperti halnya layanan menggunakan elektronik secara on line, yang tujuannya untuk mempermudah nasabah Simpedes bertransaksi atau mengambil uang, dengan menggunakan ATM untuk melakukan transaksi pembayaran pulsa maupun rekening listrik dan lain sebagainya. ke hal 9 kol 5

Ratusan Jamaah Ikuti Pengajian Mahmudah Raih Toyota Avanza

Tukang Becak Petarukan, Tergerus Perubahan

LAPORAN: SUMITRO

hadiah yang dibagi-bagikan kepada masyarakat maupun khususnya kepada nasabah Simpedes. Selain itu pula banyaknya acara hiburan rakyat yang dikemas dan disajikan dalam rangkain kegiatan tersebut. “Pesta Rakyat Simpedes ini bertujuan untuk meningkatkan rasa kepedulian BRI dan juga untuk memberikan kehabagiaan kepada masyarakat,” katanya. Lebih lanjut dia mengatakan, Pesta Rakyat Simpedes juga sebagai upaya untuk meningkatkan tabung

SUMITRO / RADAR PEMALANG

TUNGGU PENUMPANG – Dengan menghisap rokoknya, Agung, tukang becak asal Kelurahan Petarukan, Kecamatan Petarukan tengah menunggu penumpang, kemarin (18/7).

perannya. Minibus jurusan Pemalang–Comal dan Pekalongan ratusan kali ditatap, na-

mun hanya menyunggingkan senyumnya. Senyum sinis lagi kecut karena hingga pukul 11.40

WIB, tidak satupun penumpangnya menghampiri. “Dulu ada 50-an tukang becak, tapi sekarang tinggal 10-an. Itu saja tidak aktif menarik semua,” ungkap Agung Rahadi (55), tukang becak yang biasa mangkal di Pos Ojeg & Becak Moro Seneng Petarukan, kepada Radar kemarin (18/7). Dalam ingatannya, menurunnya tukang becak di Petarukan terjadi sejak tahun 1990an. Karena tukang jasa antar penumpang dengan tenaga otot tersebut, banyak yang beralih ke pekerjaan lain. Dengan alasan jumlah penumpang dari hari ke hari terus menurun, sehingga penghasilannya turun drastis. Sementara kebutuhan dapur keluarganya dirumah tidak mengenal kata kompromi, harus tetap ngebul setiap hari. Termasuk 3 anaknya yang tengah menempuh pendidikan, 2 diantaranya pada ke hal 9 kol 1

(ALI BASARAH/RADAR PEMALANG)

KUNCI - Perwakilan Bank Jateng Comal menunjukkan kunci Mobil Toyota Avanza hadiah utama Tabungan Bima.

METRO TEGAL

4

SENIN 19 JULI 2010

RADAR TEGAL

Tabung Rusak Diganti Tahap I Baru Direalisasikan 4 Ribu

SOSIAL

ADI MULYADI/RATEG

PENGOBATAN GRATIS - Bukti kepedulian PKPU terhadap masyarakat kurang mampu.

Gelar Pengobatan Gratis PKPU Kota Tegal, Minggu (18/7), memberi pelayanan kesehatan gratis dan penyuluhan ibu sadar gizi, serta pemberian makanan tambahan bagi warga kurang mampu Slerok Tegal Timur. Kegiatan dilaksanakan di halaman Gedung TKIT Usamah, mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan 12.00 WIB. Kabid Penghimpun PKPU Fauzi Ali Hudin mengatakan, ini merupakan kegiatan rutin bulanan yang diselenggarakan organisasinya. Istilah kegiatannya adalah Program Kesehatan Masyarakat Keliling (Prosmiling), Penyuluhan Ibu Sadar Gizi (Budarzi) dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi warga kurang mampu. “Ini merupakan kali keempat program ini dilaksanakan dalam tahun 2010. Sebelumnya kegiatan dilaksanakan di Margadana, Balapulang, dan Brebes. Kita sengaja mengadakan ini kusus untuk masyarakat tidak mampu. Sebeb sumberdana yang digunakan adalah dari sodakoh masyarakat,” katanya. Untuk layanan pengobatan atau kesehatan gratis, panitia mentargetkan 100 orang, demikian juga dengan Budarzi-nya. Sebelumnya tim telah mengadakan survey, guna menentukan siapasiapa yang akan mendapat undangan. Yakni dengan turun langsung kelapangan. Sehingga pelaksanaan program-program tersebut bisa benar-benar tepat sasaran. Dokter yang dihadirkan dalam kegiatan ini, dr Prayitno dari RSU Kardinah. Sedang pemateri yang mengisi penyuluhan sadar gizi, Tenaga Kesehatan TKIT Usamah, Ny Hanah SKm. “Khusus PMT, dalam kegiatan hari ini berbeda dengan sebelumsebelumnya. Pada saat ini kita menggunakan potensi lokal, seperti kacang ijo, telur dan lainnya. Biasanya kita bekerjasama dengan salah satu pemrodusen susu.” (adi)

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

LAYANI – Wali Kota Ikmal Jaya berbaur bersama pengunjung yang melakukan pembukaan rekening baru di lokasi Pesta Rakyat Simpedes.

HARAPAN Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE), mengenai penggantian tabung gas 3 kg rusak ditanggapi PT Pertamina. Pekan ini PT Pertamina akan mulai mendistribusikan penggantinya ke setiap SPBE. Kepala Hubungan Masyarakat PT Pertamina Jateng-DIY Heppy Wulansari mengatakan, Pertamina segera mengganti sejumlah tabung gas ukuran 3kg yang rusak. Diperkirakan tabung penganti akan didatangkan dari rekanan langsung ke sejumlah SPBE yang selama ini menampung tabung rusak dari konsumen. “Minggu ini tabung pengganti mulai didistribusikan langsung SPBE. Karena selama ini SPBE sengaja menimbun dulu tabung rusaknya. Ini dilakukan untuk efisiensi biaya pengiriman,” katanya, melalui telepon genggamnya, Minggu (18/7). Menurutnya, kerusakan tabung gas yang ada di wilayah pemasaran Pertamina Jateng dan DIY dinilai wajar. Karena sudah dikontrol langsung oleh SPBE dengan cara menyortir sebelum diisi. Artinya, lanjut Heppy, kerusakan itu tak sampai menimbulkan kebakaran di masyarakat. Sebab

dari SPBE sudah mengantisipasi sendiri. Meski tidak menyebutkan besaran, Dia tidak menampik, jika angka kerusakan tabung di wilayah Jateng relatif tinggi. Ini dapat dilihat dengan banyaknya kerusakan tabung di sejumlah SPBE yang mencapai 5 ribu unit. Manajer SPBE PT Arwana Jaya Sentosa (AJS), Meydi Wotulo, membenarkan, dari Desember 2009 sampai sekarang jumlah tabung yang menumpuk hamapir 20 ribuan. Itu milik 50 pabrikan yang memperoleh izin dari Pertamina. Sedangkan Pertamina hanya memberikan persiapan tabung pengganti sebanyak 15.391 saja. “Itu sudah habis untuk melayani penggantian tabung dari Desember lalu. Sebenarnya kita sudah mengajukan penggantian pada bulan yang sama. Namun hanya diberi 4 ribu saja tahap pertama. Sementara sampai dengan detik ini belum ada penggantian tabung lagi. Bahkan untuk melayani penggantian kita sudah mengeluarkan 4 ribu tabung milik pribadi,” ujar Meydi. Dijelaskan, kerusakan tabung gas ini dinilai menjadi penyebab kelangkaan di masyarakat. Karena menimbulkan pengurangan jumlah tabung yang seharusnya didistribusikan. (adi)

ADI MULYADI/RATEG

RUSAK - Tabung-tabung yang rusak di tempatkan sesuai dengan pabrikannya masing-masing.

Kesadaran Masyarakat Rekrutmen Petugas Bebas Pungli Masih Rendah

DOK.RATEG

H Sugeng Suwaryo SSos

KANTOR Lingkungan Hidup (KLH) Kota Tegal menilai kesadaran masyarakat pengusaha minim, sehingga terkadang mereka seenaknya sendiri menebang pohon yang ada. Padahal saat ini, pihaknya sedang menggalakan program penghijauan sak wong sak wit. Ini dikatakan Kepala KLH Kota Tegal H Sugeng Suwaryo SSos kemarin. Menurut Sugeng, langkah beberapa pengusaha melakukan penebangan pohon yang telah ada dinilai sebagai bentuk minimnya kesadaran, atas tingkat pencemaran yang sudah terlalu parah. Padahal untuk mencegah masalah pencemaran, pihaknya saat ini sedang menggalakan program penghijauan. Langkah ini ditempuh, karena luasan hutan kota yang ada saat ini masih terlalu minim. Sehingga kondisi pencemaran semakin parah, dan belum teratasi. “Kami sebenarnya sudah

melayangkan surat ke pada perusahaan, bank maupun perkantoran lainnya untuk menanam pohon sesuai jumlah karyawan. Namun kenyataannya, beberapa pengusaha bukan malah menambah pohon. Tapi justru melakukan penebangan pohon yang telah ada, dengan alasan untuk pembangunan,” kata Sugeng. Dijelaskan Sugeng, melalui program penghijauan sak wong sak wit, pihaknya telah melakukan penanaman ribuan pohon. Pohon tersebut ditanam dibeberapa titik yang ada di Kota Tegal, termasuk di dalamnya ditanam di lingkungan sekolah. Dengan harapan, penghijauan ini akan berhasil dan dapat menanggulangi atau meminimalisir tingkat pencemaran. “Kami telah menggandeng sejumlah sekolah. dengan cara membantu pohon untuk ditanam dilingkungan sekolah. Beberapa sekolah telah menerima dan ditanam, antara lain SMP Ihsaniyah, SMK Al Ikhlash,” jelas Sugeng. (hun)

MENYIKAPI pernyataan Fraksi Partai Demokrat DPRD yang mempertanyakan transparasi rekrutmen petugas penjaga palang pintu kereta aApi (KA), Wali Kota Ikmal Jaya menjamin transparasinya. Artinya, prosesnya dijamin tak dikomersialkan alias bebas pungutan bagi para pendaftar. “Penerimaan petugas penjaga palang pintu KA kami lakukan sesuai dengan proses, yang dijamin transparasinya. Mulai dari pengumuman pendaftaran sampai dengan pengumuman hasil seleksi. Sehingga kami memberikan peluang sama pada masyarakat Kota Tegal, sepanjang memenuhi persyaratan seleksi yang ditentukan, baik seleksi administrasi, wawancara maupun akademis,” kata Ikmal. Sedangkan menyikapi pertanyaan Fraksi PKS, terkait dengan keakuratan asset, Ikmal menyatakan, saat ini Pemkot sedang melaksanakan inventarisasi dalam rangka penataan aset dan melaksanakan bintek atau pelatihan bagi pengurus barang serta melaksanakan konsolidasi secara berkala, dengan SKPD pengelola barang daerah. Sehingga diharapkan mampu menyajikan data aset

M SAEKHUN/RATEG

BELUM BERPALANG – Beberapa perlintasan KA di Kota Tegal seperti Jl Puter belum berpalang pintu.

yang baik, dan akurat. “Setelah kami memiliki data aset yang baik, maka secara bertahap akan melaksanakan akuntansi penyusutan aset tetap. Saat ini dalam menyusun laporan keuangan kami masih menggunakan basis akuntansi kas menuju akrual (cash towards accrual),” papar Ikmal.

Sebelumnya Juru Bicara Fraksi Partai Demokrat Hj Khurotul Janah SE, banyak informasi yang masuk dan diterima fraksinya, terkait adan praktek titiptitipan dalam rekrutmen petugas palang pintu KA. Pihaknya minta Pemkot, dalam hal ini wali kota menjelaskan kondisi sebenarnya. (hun)

SAMBUNGAN

SENIN 19 JULI 2010

9

RADAR TEGAL

Pria Misterius Dihajar KA Diduga Korban Mengindap Kelainan Jiwa COMAL – Kecelakaan tragis di terjadi di perlintasan kereta api Desa Tumbal, Kecamatan Comal, Sabtu (17/7) pagi. Korbannya laki-laki paruh baya tanpa identitas. Peristiwa yang terjadi pukul 04.00 WIB tersebut, sontak menggegerkan warga sekitar yang pada saat bersamaan akan memulai beraktifitas. Saksi ditempat kejadian, Kasidin (50), kepada Radar mengungkapkan, kali pertama dirinya melihat potongan tubuh korban saat akan melewati perlintasan, pukul 06.00 WIB. Pada awal melihatnya, dia curiga bahwa potongan tersebut adalah potongan tubuh manusia. Benar saja, karena begitu berjalan lebih jauh, dirinya mendapati potongan tubuh lainnya berserakan sepanjang rel kereta api. “Awalnya saya kaget ada daging kok berserakan, tidak tahunya potongan daging manusia,” terang dia. Menurutnya, korban bukanlah warga Desa Tumbal, Kecamatan Comal. Karena bila warga setempat tahu, ratusan warga yang mengerubuti proses evakuasi jazad korban dipastikan mengenalnya. Na-

SUMITRO / RADAR PEMALANG

POTONGAN TANGAN – Tangan korban kecelakaan kereta api Perlintasan Desa Tumbal, Kecamatan Comal, dikumpulkan oleh warga sekitar, Sabtu (17/7).

mun warga tidak mengenal siapa identitas potongan kepala manusia tersebut. Mendapati daging manusia berserakan, Kasidin kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada warga lain. Tidak lama berselang, warga kemudian melaporkannya ke pihak kepolisian. Polsek Comal yang datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) lantas

mengidentifikasi mayat korban yang berserakan bersama dokter puskesmas setempat. Kapolres Pemalang, AKBP Burhanudin SIK, melalui Kapolsek Comal, AKP Mashuri, kepada Radar mengatakan, hasil identifikasi korbannya diduga laki-laki pengidap kelainan jiwa. Hal ini didasarkan atas jasad korban yang dikumpulkan pi-

haknya beserta dokter puskesmas setempat, tidak ditemukan adanya pakaian korban. Termasuk identitasnya tidak ada sama sekali. “Korbannya diduga mengalami kelainan jiwa, karena tidak ditemukan identitas apapun. Korban juga tidak memakai baju,” ungkap Kapolsek yang baru satu bulan bertugas di Comal ini. (cw2)

Mahmudah Raih Toyota Avanza dari halaman 9 Tabungan Bima di Bank Jateng Pemalang, lanjut dia, mengalami peningkatan pada tahun 2010. “Peningkatan terjadi pada jumlah nasabah yang pada tahun 2009 mencapai 14.030 dengan nominal tabungan mencapai Rp 45,947 miliar dan pada tahun 2010 ini nasabahnya menjadi 16.437 dan nominalnya naik menjadi Rp

55.038 miliar atau naik sekitar 19,79 persen,” kata dia. Tabungan Bima sendiri pada tahun 2010 ini menyediakan hadiah utama berupa satu buah mobil Toyota Avanza dan tiga unit sepeda motor Honda Revo. Hadiah Utama diraih Mahmudah warga Comal, sedangkan sepeda motor diraih oleh Suyatno warga Comal, Akhmad Fadholi nasabah Bank Jateng Pasar Kota, dan Sutono warga

Pemalang. Pengundian hadiah utama dilakukan bupati yang diwakili Sekda. Dalam kesempatan tersebut dia mengemukakan, Bank Jateng telah memberikan penghargaan kepada nasabahnya berupa sebuah mobil Toyota Avanza. “Saya berharap pada tahun mendatang hadiahnya diubah menjadi Toyota Innova karena selisihnya hanya Rp 50 juta,” kata dia.

Sekda juga menginformasikan mengenai penyelenggaraan Pemilukada Oktober 2010, dimana dirinya akan turut serta meramaikan hajat demokrasi tersebut. Acara undian ini selain disaksikan para nasabah juga warga Randudongkal karena dimeriahkan dengan pegelaran wayang kulit dengan dalang Koko dan Kiki dari Widuri Pemalang yang membawakan lakon Dewa Ruci. (ali)

Ratusan Jamaah Ikuti Pengajian dari halaman 9 Ustad Nur Khakim mengemukakan, majelis yang dipimpinnya menyelenggarakan kegiatan mulai dari harian, mingguan hingga bulanan. Pengajian ini menekankan pada pe-

ngajaran akhlak dan tauhid sebagai ciri khasnya. Pada kegiatan tersebut dirangkai dengan peringatan Isro Miraj sekaligus Milad kedua majelisnya. “Acara ini dimulai dengan tadarus Alquran 30 juz dil-

anjutkan dengan shalat isya berjamaah, shalat tasbih dan penampilan hadrah,” terangnya. Acara lainnya dalam kesempatan itu, lanjut ustad, adalah dzikir rotibul haddad dan taushiah yang di sam-

paikan oleh Abuya KH Abdul Hamid Rais SPd. Acara ditutup dengan doa bersama. Kegiatan tersebut selain diikuti oleh ratusan jamaah majelis, juga oleh masyarakat umum dan berjalan dengan tertib lancar. (ali)

Berangkat Kelaparan, Pulang Tidak Bawa Apa-apa dari halaman 9 sekolah lanjutan tingkat atas. Dikatakan Agung, sekarang untuk mencari uang 10 ribu sehari sulitnya minta ampun. Yang ada justeru tekor (rugi, red). Karena untuk melepas dahaga dan membunuh rasa sepi harus merogoh koceknya paling tidak Rp 5 ribu. Yakni untuk membeli teh hangat dan beberapa batang rokok kretek kesukaannya. Hal ini berbeda dengan awalawal dirinya memutuskan menjadi tukang becak 30 tahun lalu hingga tahun 1990-an. Dimana dalam sehari rata-rata bisa memperoleh penghasilan 50 ribu/hari. “Kalau mangkat

ngeleh bali wareg (berangkat lapar pulang kenyang, red) masih lumayan. Tapi sudah mangkate ngeleh, baline kaliren (berangkat lapar pulang tidak bawa apa-apa, red) karena tidak dapat apa-apa,” tutur lelaki tinggi besar ini kepada Radar. Lebih jauh dikatakan Agung, untuk menyiasati hal tersebut dia bersama rekan-rekannya sesama tukang becak, menjadi kuli panggul pada beberapa toko bangunan di depan Kantor Kecamatan Petarukan. Terutama pada saat ada barangbarang bangunan datang atau mengirim material bangunan. “Kalau cuma mengandalkan becak, pulangnya tidak dapat duit. Makanya kami ikut jadi

kuli panggul,” imbuhnya sambil menambahkan omelan istrinya jika pulang tidak membawa uang. TERGERUS PERUBAHAN Agung menuturkan, penyebab utama dari sepinya penumpang becak adalah kemajuan zaman. Salah satu diantaranya adalah mudahnya seseorang membeli sepeda motor dan alat komunikasi handphone. “Semuanya jadi maju, modern, banyak penumpang kini minta dijemput saudaranya yang ada dirumah,” tandasnya. Mudahnya pembelian sepeda motor, tambah Agung, yakni dengan mempunyai uang sebesar 500 ribu rupiah, bisa membawa pulang motor baru. Ditam-

bah dengan alat komunikasi canggih handphone, dimana seseorang bisa menghubungi saudaranya sewaktu-waktu berkunjung atau pulang kampung, membuat becaknya lebih banyak menganggur. “Becak kalah sama sepeda motor. Kalah sama handphone,” pungkas dia nelangsa. (*)

Sejuta Hadiah dan Hiburan dari halaman 9 Bahkan untuk melakukan transaksi bisa melalui pengiriman SMS banking, dan internet banking guna untuk menjaga keamanan nasabah. “Layanan semacam ini betul-betul untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat, baik di kota maupun terutama para nasabah BRI yang mengnunakan layanan Simpedes,”ujarnya. Kepala Kantor BRI Cabang Pemalang Hastu Hernowo menjelaskan, keberhasilan tabungan Simpedes selama dua periode terakhir dalam akhir Desember 2009, telah mampu menjaring nasabah sebanyak 115.677 atau sekitar 254 miliar dan pada Juni 2010 juga telah mampu menambah nasabah sebanyak 121.421 dengan jumlah tabungan kurang lebih sebesar 260 miliar. “Adapun pada bulan Juni 2010 dana Simpedes untuk pinjaman Kupedes sebesar 239 miliar telah disalurkan kepada sejumlah pengusaha yang ada di Pemalang. Selain Kupedes BRI Pema-

lang juga telah menyalurkan pinjaman untuk kredit modal kerja komersil, Kredit Usaha Rakyat (KUR), Kredit Pegawai, Kredit KPR, KKB, KMG dan Kredit Konstruksi,” paparnya. Sementara kegiatan Pesta Rakyat Simpedes dalam memasuki hari ke dua yang digelar Minggu (18/7) kemarin, rupanya cukup membuat para nasabah Simpedes merasa gembira dan bahagia. Pasalnya dalam rangkaian kegiatan ini BRI Cabang Pemalang telah melakukan pengudian hadiah dan sejumlah nasabah telah berhasil memenangkannya. Dalam acara pengundian yang dikemas dengan acara hiburan orkes dangdut bersama bintang tamu Mumun berlangsung cukup meriah. Hadir dalam acara penarikan undian selain Kanwil BRI Semarang, Kancab BRI Pemalang serta semua pegawainya juga disaksikan oleh Sugiharto SH dari Notaris selaku pelaksana undian, serta perwakilan dari Kementerian Sosial RI semarang dan petugas kepolisian selaku saksi.

Dari hasil pengudian yang telah dilakukan oleh Notaris, yang berhasil memenangkan hadiah utama I berupa mobil Suzuki APV Arena dengan nomor undian 00003742820 yaitu dari unit kerja BRI Kecamatan Moga. Untuk hadiah utama II sepeda motor TVS Neo 110 XI CW dengan nomor undian 00002309932 dari BRI Purwoharjo, nomor undian 00006420201 BRI Kalimas dan 00010236934 dari BRI Bantarbolong. Sedangkan hadiah utama III berupa sepeda motor Yamaha Vega ZRD masing-masing dari BRI Ampegading dan Jebed. Adapun untuk pemenang hadiah utama IV Yamaha Mio yaitu dari BRI Randudongkal, Paduraksa dan Jebed, untuk hadiah utama V Yamaha Vega ZR dari BRI Jebed, Susukan dan Kalimas, hadiah utama VI TVS Neo 110 Disk BRI Purwoharjo, Paduraksa dan Petarukan. Sedangkan untuk hadiah utama VII berupa LCD TV 29 inch LG pemenangnya adalah dari BRI Bojongbata, Karangmoncol dan Purwoharjo. (Agus Pratikno)

Oknum Polisi Tendang Motor Siswa ? dari halaman 9 Dalam perjalanan pulang tepatnya di Jalan Raya Perbatas Kabupaten Purbalingga - Pemalang ada operasi kendaraan yang digelar Polantas Polres Purbalingga. Karena tidak mengenakan helm mereka berdua lari dengan sepeda motornya dengan kencang. Sementara tiga petugas Polantas yang saat itu sedang bertugas lalu mencoba mengejarnya. Dalam pengejarannya, meskipun sudah memasuki daerah Kabupaten Pemalang yang bukan lagi wilayah kerjanya, tepatnya di Dukuh Kepetek, Desa Belik, namun petugas tetap saja terus melakukan pengejaran, hingga akhirnya mereka jatuh akibat dipepet dan ditendang oknum petugas. “Karena di tendang akhirnya kedua pengendara sepeda motor itu terjatuh dan tersungkur hingga mengalami luka yang sangat serius,” kata Eko saksi

mata warga setempat. Sementara warga sekitar lokasi kejadian yang saat itu melihatnya langsung berhamburan menuju tempat kejadian. Karena melihat ada oknum petugas yang baru saja melakukan pengejaran, akan lari meninggalkan korban, wargapun langsung beraksi dan menahan salah satu satu petugas yang masih ada dilokasi dan untuk dimintai tanggungjawabnya soal korban tersebut. Karena petugas itu akan lari, akhirnya warga beramai-ramai membawanya ke Mapolsek Belik. Bahkan warga sempat marah dan mengancam mobil dan sepeda motor yang digunakan petugas akan dibakar jika petugas tersebut tidak mau bertanggungjawab. Setelah didamaikan oleh Petugas Polsek Belik akhirnya korban dilarikan ke RSUD Dr M Ashari Pemalang untuk mendapatkan pertolongan medis. Dokter Jaga RSUD Pemalang

dr Bambang Ismanto kepada Radar menjelaskan, kondisi kedua korban yakni Slamet Santoso mengalami luka dibagian muka tulang hidungnya patah sedangkan Tegi mengalami luka patah haha kanannya. “kedua korban sudah kami tangani dan konsisi luka serius,” terangnya. Sementara Kepala Unit Patroli Polres Purbalingga, Ipda SS Udiono ketika dikonfirmasi Radar menjelaskan, kejadian kecelakaan yang dialami dua pengendara sepeda motor tersebut adalah kecelakaan murni, bukan karena di tendang petugas. Dan petugas yang ada di lokasi kejadian sebenarnya akan menolong karena mereka berdua terjatuh dari kendaraannya karena ketakutan akan dikejar padahal tidak. “Pengendara sepeda motor itu jatuh sendiri bukan karena ditendang, karena ketakutan tidak mengenakan helm dan tidak memasang plat nomor. (mg1)

Terima Pelatihan Ketrampilan dari halaman 9 Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah bagi kota dan kabupaten, yakni mengirimkan lima anak penyandang cacat untuk diberdayakan setiap tahunnya. “Anak-anak secara intensif diberdayakan dengan berbagai program keahlian dan ketrampilan secara langsung,” terang Mubarak. Diantaranya belajar menjahit, sablon, berbagai kerajinan handy craft, dan pelatihan fotografer. Dalam pelaksanaannya, pemberdayaan penyandang cacat dilakukan selama satu tahun. Selanjutnya, anak akan

dikembalikan ke pemerintah daerah bersangkutan dengan diberi suntikan modal untuk mengembangkannya dirumah. “Suntikan modal agar ketrampilan yang didapat selama mengikuti pelatihan, anak-anak dapat mengembangkannya dirumah,” imbuh dia kepada Radar. Dinsosnakertrans, lanjut Mubarak, nantinya tidak lepas tangan dengan membiarkannya mengembangkan ketrampilan yang telah didapatkannya. Karena pihaknya akan me-

ngadakan pendampingan selama mengembangkan usaha dirumahnya masing-masing, dengan harapan nantinya mereka akan lebih mandiri. Program pemberdayaan anak-anak penyandang cacat, Pemerintah Kabupaten Pemalang sendiri sebagaimana dikemukakan dia, selama ini senantiasa dilaksanakan dengan baik. Yakni dengan dibantu PSM dan Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK) yang tersebar di 14 kecamatan. (cw2)

Tak Lagi Gampang Meriang Usianya baru 35 tahun saat diwawancarai, di pengujung tahun 2009 yang lalu. Selain itu, tampilan fisiknya pun masih oke: terlihat gagah dan prima. Oleh sebab itu, tidaklah mengherankan bila kesehatan raga lelaki yang bernama Joni Sujana ini masih belum terganggu secara signifikan. Namun, menurut anak pertama dari tujuh orang bersaudara ini, ada sedikit gangguan yang sering juga membuatnya gusar. Apa itu? “Kadangkadang saya tidak tiap hari BAB,” jawab pria yang masih senang melajang ini. Selain itu, pegawai sebuah perusahaan swasta di Bandung ini mengaku badannya sering juga

meriang bila ia sudah bekerja terlalu berat. Untuk itu, sejak setahun belakangan ini ia rajin mengonsumsi New Mandala 525 setiap hari. Ternyata dengan bantuan kedelai bubuk instan tersebut kesehatan penduduk Kelurahan Kopo, Kecamatan Bojong Lowa Kaler, Kota Bandung, ini semakin prima. “Buang air besar (BAB) saya sudah lancar dan badan saya tidak mudah meriang lagi,” ucapnya. Untuk selalu fit, asupan gizi mesti selalu terjaga. Bila tidak, ia bisa memberikan dampak negatif bagi seseorang sehingga ia mudah terserang penyakit akibat metabolisme yang tak lagi normal. Salah satu fungsi

isoflavon yang terkandung dalam kedelai adalah untuk melancarkan kembali metabolisme sehingga penyerapan zat-zat gizi diseimbangkannya kembali dengan sistem pengeluaran. Dan bila terjadi toksifikasi atau peracunan dalam tubuh, kandungan karoten susu kedelai akan menetralisiasinya secara bertahap. Selain itu, penyebab badan tidak fit dan penyakit mampir adalah sistem imun yang rendah. Dalam hal ini, isoflavon sangat berperan dalam meningkatkan sistem imun. Karena itu setiap orang, berapa pun umurnya, harus rajin memelihara kesehatannya, termasuk menjaga pola ber-

pikir. Susu kedelai merupakan sumber vitamin B1, B6, dan E, mineral magnesium dan seng, serta asam amino triptofan. Di dalam buku Susu Kedelai,

Susu Nabati yang Menyehatkan dikatakan bahwa senyawasenyawa dan zat-zat tersebut mampu menambah vitalitas, tenaga, dan kualitas tidur seseorang. Dr. Ir. Hery Winarsi, pengarang buku Isoflavon, menulis, isoflavon yang terdapat pada kedelai memegang peranan penting dalam meningkatkan metabolisme dan menjaga kebugaran. Ia merupakan penyusun fitoestrogen, hormon yang sangat berpengaruh pada vitalitas dan daya pikir. Pada kasus di atas, berkurangnya keluhan tentu tak lepas dari peran recovery dan peningkatan sistem imun setelah rutin mengonsumsi isoflavon. Menurut badan

kesehatan PBB, bangsa Jepang dan Cina relatif lebih sehat ketimbang bangsa-bangsa lain akibat kebiasaan mereka mengonsumsi susu kedelai sejak kecil. Meski demikian, menjaga pola hidup sehat tetap dianjurkan untuk dijadikan prioritas utama. Di antaranya adalah selalu berpikir positif, menghindari penyebab penyakit, rajin-rajin berdoa, menghindari stres, tidak merokok, menjauhi alkohol, berolahraga dengan teratur, dan banyakbanyak bertawakal.New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya yang nyata dan produknya yang diolah secara higienis. Ini amat di-

tunjang oleh mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat masa kini untuk beralih ke bahan-bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. Dan bila ingin mendapatkannya, hubungi apotek/toko obat terkemuka di kota Anda, atau lewat telepon berikut ini. Distributor Jateng: 02470231987 / 081382600344. Tegal: 0283-3302323 / 08156556362. Brebes: 0283-3302323 / 08122255523. Pemalang: 0284-5800685 / 08157708854. Pekalongan: 02857983080 / 085226849284 DINKES: PIRT No. 815320503590

CMYK

SENIN, 19 JULI 2010

MENUJU G1-G2 RADAR TEGAL

10

Jembatan Mojo–Pesantren Segera Direalisasikan PEMALANG – Kebutuhan jembatan penghubung sebagai sarana transportasi di Desa Mojo ke Desa Pesantren, Kecamatan Ulujami, selama ini diharapkan betul oleh masyarakat. Karena selain dapat memudahkan warga dalam beraktifitas, keberadaannya juga diharapkan dapat mendongkrak laju perekonomian warga diberbagai desa yang ada di Kecamatan Ulujami, Comal, Ampelgading, dan Kecamatan Petarukan. Hal ini dikatakan anggota DPRD Kabupaten Pemalang asal Mojo Ulujami, Drs Martono, kepada Radar kemarin. Dikatakan, pembangunan jembatan penghubung tersebut akan dilaksanakan pada tahun 2011, dimana anggarannya langsung dari pemerintah pusat. “Mojo sangat prospek bila dikembangkan sebagai minapolitan, sehingga bisa bisa memacu laju perekonomian

nelayan dan masyarakat,” ucap dia. Selama ini, lanjut Martono, warga dari beberapa desa menggantungkan keberadaan jasa perahu penyeberangan yang ada. Dimana dari jembatan Kali Comal hingga Desa Mojo, dalam hitungannya ada 15 titik/ jasa. Dari Desa Mojo, Wonokromo, Kebojongan, Klegen, Pesantren, Kandang, Panjunan, Sidokare, Kebagusan, hingga Prompong-Kauman. Masyarakat setempat menggunakan jasa perahu penyeberangan untuk aktifitas sekolah, mencari rumput, berkebun, ke Pasar Tambeng, dan aktifitas perekonomian lainnya. Senada, Camat Ulujami Herry Waluyo SE, kepada Radar belum lama ini mengungkapkan, rencana pembangunan jembatan penghubung di Desa Mojo yang akan dibangun pada tahun 2011 mendatang, diharapkan dapat meningkatkan produk-

tifitas perekonomian warga masyarakat. “Rencananya dibangun di Dukuh Karangsambung Desa Mojo ke Desa Pesantren,” tuturnya. Besaran anggaran berdasarkan proposal yang diajukannya ke pemerintah pusat, dan akan disetujui dalam kisaran 900 juta. Diakui Camat Herry, besaran anggaran dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Pusat tersebut nilainya sangat kecil. Karena untuk membangun tiga atau empat fondasi, nilainya bisa mencapai ratusan juta rupiah. Belum lagi untuk pembelian rangka besi dan material-material bangunan lainnya yang pada tahun-tahun mendatang turut merangkak naik, sejalan dengan naiknya tarif dasar listrik (TDL). “Nilainya memang mepet, makanya kami akan berusaha semaksimal mungkin agar proses pembangunannya dilaksanakan secara tepat,” tandas camat Herry. (cw2)

SUMITRO / RADAR PEMALANG

BERSALAMAN – Balon Cabup–Cawabup, Junaedi–Agung, tengah menyalami warga Dukuh Balutan, Kelurahan Purwoharjo, Kecamatan Comal, Minggu (18/7) kemarin.

Agung Mukti Asli Dukuh Randusari Tasyakuran Haji Markoni Comal

SUMITRO / RADAR PEMALANG

PERAHU PENYEBERANGAN – Salah satu perahu jasa penyeberangan tengah mengantar penumpang di Dukuh Karangsambung, Desa Mojo.

Amiroh Siap Jadi Kuda Hitam PEMALANG – Sikap terus maju yang ada pada bakal calon (balon) bupati, Dra Amiroh MAg ini rupa tidak pernah surut, meskpun Partai Golkar sekarang ini dikabarkan bakal mengusung balon bupati H Sumadi Sugondo yang kini masih menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Pemalang. Sikap tak kenal menyerah yang dia miliki bahkan semakin membara setelah munculnya penyataan DPD Partai Golkar Propinsi Jawa Tengah Nur Ahmad yang mengatakan belum ada satu pun balon bupati berpeluang menang. “Kami akan terus maju pantang mundur dan kami ini akan siap untuk jadi kuda hitam dalam bursa Pemilukada nanti,” kata Amiroh kepada Radar kemarin. Lebih lanjut Amiroh mengatakan, dalam rapat konsolidasi Partai Golkar yang digelar di DPD Partai Golkar Pemalang kemarin, meski harapan semua kader Partai Golkar agar partainya menang Pemilukada harus mengusung balon bupati Sumadi Sugundo dan wakil bupatinya dari kalangan perempuan. Namun semua itu baru wacana sebab hingga sekarang ini masih baru sebatas lobi-lobi politik. Apalagi hingga sekarang ini belum ada keputusan

CMYK

DOK. RATEG

Dra Amiroh MAg

partai untuk menentukan salah satu balon bupati. Sebab balon bupati yang ada di Partai Golkar semuanya masih mengalami kendala soal pembiayaan Pemilukada sehingga sangat di yakini semua mempunyai peluang yang sama. “Semua balon kalau bicara soal dana masih sebatas wacana dan semua balon belum siap, buktinya sampai sekarang ketika balon itu diminta untuk segera memberikan dananya,” paparnya. Kendati demikian, Amiroh tetap yakin dengan sikapnya untuk terus maju dalam bursa Pemilukada karena dirinya, dalam soal dana tidak jadi masalah. (mg1)

COMAL – Balon wakil bupati Agung Mukti Wibowo ST, adalah warga Dukuh Randusari, Desa Kalirandu, Kecamatan Petarukan. Hal ini ditegaskan Agung saat mengikuti tasyakuran H Markoni, di Dukuh Balutan, Kelurahan Purwoharjo, Kecamatan Comal, Minggu (18/7) kemarin. Penegasan juga sekaligus sebagai jawaban atas pernyataan salah satu calon wakil bupati di Kecamatan Comal beberapa waktu lalu. “Jangan

ragu-ragu lagi, karena Agung juga punya KTP Kalirandu, punya KK Kalirandu,” kata Agung saat menyampaikan sambutannya. Kepada ratusan warga yang menghadiri tasyakuran H Markoni, dia mengajak agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang mengungkapkan bahwa dirinya bukanlah warga Pemalang. Tasyakuran H Markoni yang juga mertua dari Wakil Bupati Pemalang, H Junaedi SH MM, dihadiri 250-an warga Kelurahan Purwoharjo, puluhan kades, relawan/tim sukses Berjuang, KH Syihabudin Syarif dan KH Abdul Ghofar, serta

tamu undangan lainnya. Wabup Junaedi dalam kesempatan itu turut menyampaikan bahwa Agung Mukti Wibowo ST adalah warga Pemalang. Bukti-bukti kependudukannya juga valid dan bisa dibuktikan. Mengangkat isu-isu keabsahan kependudukan Agung, lanjutnya, dinilainya sebagai upaya yang kurang fair. “Masyarakat bisa memilah-milah mana informasi yang benar dan mana yang tidak. Karena nyatanya saya adalah warga Kecamatan Watukumpul dan Agung warga Kecamatan Petarukan,” ucap Wabup Junaedi.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup berpesan kepada tim berjuang dan warga pendukungnya. Yakni dengan merapatkan barisan agar berbagai informasi yang berkembang tidak ditelan secara mentahmentah. Hal ini karena pelaksanaan Pemilu Kada Kabupaten Pemalang masih jauh, karena akan dilaksanakan pada 31 Oktober 2010 mendatang. Tasyakuran H Markoni, yang pada tahun 2010 ini menginjak usianya ke-84 kemudian dilanjutkan dengan tausyiah oleh KH Abdul Ghofar, sebelum akhirnya ditutup doa sekitar pukul 17.00 WIB. (cw2)

CMYK

RADAR SLAWI

BERLANGGANAN (0283) 340 900 / SMS ke 0815.5643.6843

SENIN, 19 JULI 2010

RSI PKU Muhammadiyah Kab.Tegal 0283-3448131

BALANE NYONG Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

DOK.RATEG

Eko Mulyanto SE

Dari Workshop Pendidikan Yang Digelar Lembaga Q-Meter

BUDAYA PLAGIAT Coreng Dunia Pendidikan

JABATAN sebagai kepala Desa, menurut Eko Mulyanto memang cukup berat. Pasalnya, jabatan Kades yang langsung dipilih oleh masyarakat harus benar-benar dilaksanakan sesuai dengan amanat maupun harapan masyarakat yang telah memilihnya. Karenanya, segala aspirasi maupun keluhan masyarakat juga harus cepat

ditanggapi. “90 persen penduduk Desa Dinuk adalah petani. Makanya, pembangunan kedepan harus dimulai dari desa karena potensinya cukup besar dan hingga kini masih tersimpan, seperti sektor pertanian,” kata Kades Dinuk Kecamatan Kramat, Eko Mulyanto SE. Menurutnya, program nyata pemberdayaan masyarakat pedesaan itu wajib diperjuangkan. Sebab, hal itu merupakan salah satu komitmen untuk membangun desanya lebih baik dimasa mendatang. Karena, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari banyaknya bangunan fisik yang telah dibangun, namun diukur pula

M GHONI/RADAR SLAWI

WORKSHOP - Manager Lembaga Q-Meter Fatkhi Mu’min (kanan) sedang memberikan sambutan.

BALAPULANG - Maraknya budaya plagiat (meniru karya orang lain, red) terhadap karya ilimiah, yang akhir-akhir ini melanda sebagian pendidik, telah mencoreng wajah dunia pendidikan. Bagaimana tidak, seorang pendidik yang semestinya mampu memberi contoh yang baik justru melakukan tindakan pembohongan, yakni menjiplak karya orang lain. “Kalau sudah begini, bagaimana nasib dunia pendidikan kita,” ujar Manager Lembaga ke hal 9 kol 4

ke hal 9 kol 1

KIYEH LIKUH...

Dua Jembatan di Pantura Menghawatirkan

M GHONI/RADAR SLAWI

BERKEMAH- Siswa baru SMPN Kramat 2 Kabupaten Tegal, tengah berkemah di OW Cacaban, sebagai syarat menjadi Pramuka Penggalang SMPN setempat.

Penerimaan Tamu Penggalang SMPN 2 Kramat KRAMAT - Siswa baru SMPN 2 Kramat, selama dua hari Jumat (16/7) dan Sabtu (17/7), mengikuti kemah yang diselenggarakan oleh sekolah mereka. Kemah itu sebagai tradisi juga persyaratan jika siswa baru sekolah itu, ingin menjadi anggota Pramuka Gerdep 211-212, tradisi kemah siswa baru itu sering disebut kemah penerimaan tamu penggalang. “Ini tradisi, setiap siswa baru SMPN 2 Kramat wajib mengikuti kemah. Baru nantinya semacam ke hal 9 kol 1

M GHONI/RADAR SLAWI

LUBANG - Anggota DPRD Kabupaten Tegal, Sahuri (kanan) didampingi petugas dari DPU Kabupaten Tegal saat meninjau kondisi jembatan yang rusak.

Melihat Sosok Dede, Tukang Semir Sepatu Keliling Berkursi Roda

Pantang Menyerah, Bergelut dengan Panas dan Hujan Perjuangan dan semangat hidup Dede Atmo Pernoto (34) warga Dukuh Legak RT 1 RW 2 Desa Karangjati Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal, patut diacungi jempol. Betapa tidak, meski menggunakan kursi roda bapak satu anak ini mampu mencari uang dengan cara berkeliling menggunakan kursi roda, menawarkan jasa menyemir sepatu. Lalu ? LAPORAN : AGUS WIBOWO SUASANA jalan Dr Soetomo Slawi, tepatnya di depan Rumdin Brigif Dewa Ratna pada Sabtu (17/7) kemarin, nampak ramai seperti biasanya. Nampak sejumlah anggota TNI berlalulalang melakukan segala aktifitasnya. Termasuk sejumlah anggota lain yang nampak santai, tengah duduk-duduk di kantin maupun di tepi jalan. Namun, di tengah keramaian tersebut nampak Dede, yang nampak duduk di kursi rodanya, tengah menyemir sepatu salah

CMYK

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

MENYEMIR - Dede nampak tengah menyemir sepatu salah seorang anggota Brigif Dewa Ratna Slawi.

satu anggota TNI. Dede ternyata tengah memanfaatkan momentum masa santai anggota Brigif untuk menawarkan jasa menyemir sepatu. Ya, Dede adalah sosok pria yang tak mengenal lelah dan pantang menyerah. Meskipun, Dede memiliki cacat tubuh dan terpaksa harus menggantungkan hidupnya pada sebuah kursi roda. Namun kondisi itu tidak menghalanginya untuk

tetap berusaha mencari penghidupan, yakni dengan menawarkan jasa semir sepatu. Tak sedikit anggota Brigif yang merasa prihatin melihat kondisi Dede. Hingga mereka pun mau menyerahkan sepatu kepada Dede untuk disemirkan. Hal ini lantaran para anggota TNI itu merasa iba dan trenyuh, saat melihat sosok orang cacat yang ternyata masih terus berjuang untuk bisa menafkahi keluarga-

nya, meski dengan cara menyemir sepatu. ‘’Ya, hanya menyemir sepatu pekerjaan yang bisa saya lakoni. Ini merupakan aktifitas yang tiap hari wajib saya lakukan, untuk bisa menghidupi anak saya yang masih kecil,” kata Dede, disela-sela menyemir sepatu milik anggota Brigif Dewa Ratna. Ditambahkan, dirinya keluar dari rumah sekitar pukul 06.00 WIB. Lepas dari rumah, dengan kursi roda yang dikayuh menggunakan kedua tangannya, dirinya langsung menuju ke LPK Nusa Komputer Slawi, guna belajar dan memahami akan dunia teknologi. ‘’Saya memang hanya mengenyam bangku sekolah dasar saja. Dan itupun tidak sampai lulus. Namun karena saya ingin maju, dan terus berjuang untuk bisa membuktikan diri bahwa meski kedua kaki saya cacat, ternyata masih memilki semangat untuk hidup,” bebernya. Dede menambahkan, jika sedang ramai, dirinya bisa mengantongi uang Rp 20-35 ribu. Sedangkan kalau sedang sepi, termasuk pernah meski sudah berkeliling ke Slawi maupun ke Tegal, dirinya tidak melayani ataupun menyemir satupun. Kendati demikian, hal ke hal 9 kol 4

KRAMAT - Dua jembatan besar yang berada di jalan raya Dampyak Kramat, diantaranya Jembatan Kali Ketiwon dan Jembatan Kali Pah, kondisinya kembali menghawatirkan. Meski sebelumnya sudah dilakukan penambalan maupun perbaikan, namun lantaran lalu-lalang kendaraan di jalur pantura yang macet, membuat sejumlah kendaraan besar harus berhenti lama. Kejadian tersebut mengakibatkan kondisi dua jembatan itu kian parah. Pantauan Radar di lapangan, dua jembatan yang berlokasi di perbatasan antara Kota-Kabupaten Tegal itu, hampir tiap hari dilalui oleh ribuan kendaraan yang melintas di jalur Pantura. Terlebih dalam kurun dua bulan terakhir, kondisi jalur pantura tengah mengalami kemacetan yang membuat kendaraan besar hanya bisa berjalan merayap. Akibatnya, saat kendaraan besar terjebak di atas jembatan pun tidak bisa bergerak, akibat jalanan yang macet. Dan hal ini, diduga memicu terjadinya kerusakan pada badan jembatan tersebut. Kerusakan itu nampak, seperti ke hal 9 kol 4

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

PADATI TROTOAR - para PKL memadati trotoar di jalan raya utara adiwerna dan membuat jalan macet.

PKL Adiwerna Perlu Ditertibkan ADIWERNA - Banyaknya Pedagang kaki lima yang berada di sepanjang Jalan Raya Utara Adiwerna, mulai dari kantor Pegadaian hingga perempatan lampu merah, sangat menggangu kenyamanan pejalan kaki. Selain itu, juga mengakibatkan terjadinya kemacetan lalu lintas, karena jalanan yang padat. ke hal 9 kol 1

SAMBUNGAN

SENIN 19 JULI 2010

9

RADAR TEGAL

ALYSSA SOEBANDONO

Rilis Single Ciptaan Tompi BERHASIL memikat hati pecinta sinetron di layar kaca, Alyssa Soebandono kini merambah dunia tarik suara. Alyssa mulai merilis single perdananya yang diciptakan Tompi. Lagu tersebut bertajuk ‘Cerita Cinta’. Alyssa merekam lagu tersebut pada awal Juni lalu saat liburan kuliah belum berakhir. Saat ini Alyssa harus bolak balik Indonesia - Australia karena menempuh kuliah di Melbourne. “Nanti ada 4 lagu. Single pertama ‘Cerita Cinta’ yang diciptakan oleh Tompi. Kita sama Pasto satu label. Dan akhirnya Pasto ciptain satu lagu yaitu ‘Arti Hadirmu’,” ujar Alyssa ditemu dalam acara ‘Cerita Cinta Marcks’ di Blok M Plaza, Jakarta Selatan, Sabtu (17/7) malam. Perempuan yang pernah digosipkan dekat dengan Pasha ‘Ungu’ itu masih belum menyangka dirinya bernyanyi. Namun apapun yang terjadi, Alyssa mengaku musik adalah pilihannya. “Yang pasti percaya diri aja. Kalau ada pro dan kontra itu biasa terjadi di dunia entertainment. Mungkin Icha bukan penyanyi profesional, tapi kan Icha mau mencoba sesuatu yang baru,” jelasnya. Untuk debutnya di dunia musik, Alyssa mengaku tidak sempat berlatih vokal. Ia hanya akan bernyanyi ketika kuliah kosong. Pihak label pun disebutnya telah setuju dengan perjanjian tersebut. (yla/yla)

PKL Adiwerna Perlu Ditertibkan dari halaman 3 Hal itu dikatakan tokoh masyarakat Adiwerna, Wahidin, kepada radar (18/7) kemarin. “Dulu para PKL hanya berada di Jalan Raya Barat Adiwerna, mulai dari Sentral hingga Ujungrusi. Akan tetapi, semakin kesini, PKL semakin bertambah ke Jalur Utara. Ini sangat mengganggu pejalan kaki, yang akhirnya secara tidak langsung para pejalan kaki menjadi turun ke ruas jalan dan mengganggu para pengendara,” katanya. Menurut Wahidin, perlu adanya penertiban, baik dari pihak Trantib kecamatan maupun dari pemerintah daerah agar para

pedagang bisa dipindahkan ke tempat lain. Sehingga para pengguna jalan juga semakin nyaman dalam melakukan aktifitas. “Harusnya ada penertiban, apalagi sekarang ini sudah dekat dengan bulan puasa dan hari raya Idul Fitri. Biasanya masyarakat dan pengguna jalan juga akan lebih penuh,” imbuhnya. Lebih lanjut Wahidin menjelaskan, masyarakat Adiwerna hanya bisa berharap agar pemerintah melalui Trantib menjadikan Adiwerna lebih tertib. “Kami tidak melarang orang berdagang di situ. Akan tetapi, kami perlu kenyamanan dalam melaksanakan aktifitas dan

mungkin masyarakat Adiwerna juga mempunyai harapan yang sama,” ungkapnya. Diakui Camat Adiwerna, Agus Sunaryo, memang di jalur Jalan Raya Utara Adiwerna semakin ramai. Untuk masalah ketertiban jalan, memang bukan wewenangnya dan biasanya itu di lakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). “Kalau memang itu dirasa mengganggu pengguna jalan, kami berharap ada penertiban dari pemerintah daerah melalui Satpol PP. Apalagi, bulan Ramadhan sudah hampir tiba, yang biasanya para pengguna jalan juga semakin bertambah padat,” katanya. (mg2)

Penerimaan Tamu Penggalang ... dari halaman 3 dibaiat menjadi anggota Pramuka resmi Gudep 211-212,” kata Seorang guru SMPN 2 Kramat sekaligus Pembina Pramuka, Lutfi SPd, kepada Radar, di lokasi kemah, Sabtu (17/ 7). Dikatakan Lutfi, selain sebagai syarat masuk menjadi angghota gudep, kemah sendiri diharapkan mampu memberikan pendidikan pada siswa tentang kemandirian dan ulet dalam

menghadapi berbagai rintangan. Sehingga siswa menjadi disiplin dalam belajar. “Jika itu bisa tercipta, kami yakin minat belajar dengan tekun bisa mempengaruhi siswa. Efeknya, kami berharap siswa-siswi kami akan memiliki nilai pelajaran yang baik,” ucapnya. Sementara, dalam menyikapi kondisi medan maupun wilayah di sekitar Waduk Cacaban yang terdiri dari sejumlah lereng perbukitan, Pembina Pramuka maupun guru sekolah sudah

mengawali dengan memberikan bimbingan kepada siswa peserta kemah. Hal itu dimaksudkan agar kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan selama berlangsungnya perkemahan, bisa diminimalisir. “Sebelum berangkat, Kepala Sekolah maupun Pembina Pramuka sudah memberikan pengarahan. Selain itu, selama berlangsungnya kemah sejumlah guru juga mendampingi mereka di lokasi perkemahan,” terang Lutfi. (k1)

Perjuangkan Aspirasi Masyarakat dari halaman 3 dari pertumbuhan ekonomi masyarakat. “Makanya, ketika waduk

Kali Jetis jebol, kami langsung turun ke lapangan. Termasuk memanggil tim bencana alam dari Pemkab Tegal untuk bisa mengatasinya. Sebab, kebera-

daan Kali Jetis tersebut merupakan sarana utama bagi pertumbuhan masyarakat kami, khususnya para petani,” pungkasnya. (gus)

Videonya Tak Pernah Dipamerkan RJ, sahabat dekat Ariel yang diduga sebagai pencuri dan pengunggah video porno yang juga dibintangi Luna Maya dan Cut Tari. Namun RJ tidak pernah memperlihatkan atau bercerita tentang keberadaan video tersebut. “Kita nggak pernah tahu kalau video itu ada. Apalagi mengira

kalau RJ yang mengambilnya dari Boril (Ariel),” ujar salah satu tim Peterpan baru-baru ini. Di lingkungannya, RJ dikenal sebagai pria yang baik. Ia bahkan satu-satunya orang yang dipercaya oleh Ariel untuk urusan merekam musik. Jika tidak ada RJ, Ariel memilih menunda rekaman suara. Pria

berkacamata itu juga dikenal sebagai pribadi yang sangat bersahabat. “Kalau dia yang ngambil mungkin benar. Tapi kalau nyebarin nggak mungkin. Persahabatan Boril dan RJ dekat sekali dan dia tidak akan tega melakukan itu. Mereka juga tidak pernah punya masalah,”

jelas pria yang tak mau disebut namanya itu. Selain RJ, pria yang bernama K dan A juga diamankan polisi untuk dimintai keterangan. K dan A dipercaya sebagai salah satu penyebar pertama video tersebut. Belakangan diketahui bahwa A masih punya hubungan keluarga dengan RJ. (yla/iy)

Kembali Stripping di Bulan Ramadan

VERLITA EVELYN

Tinggalkan Tari Sejak Jadi Pesinetron AKTING ternyata bukanlah satu-satunya keahlian yang dimiliki Verlita Evelyn. Ia ternyata cukup piawai menari. Verlita meninggalkan tari sejak mulai syuting. “Sebenarnya memang aku hobinya narinari gitu. Dari umur tiga tahun les balet, sampai umur 15 tahun,” ujar Verlita ditemui dalam acara ‘Dare To Dance’, FX Plaza, Jakarta Pusat (17/7) malam. Tak hanya belajar menari, Verlita pun sempat mengajar balet. Istri Ivan Saba itu juga pernah mempelajari jenis tarian lainnya seperti ballroom dance, salsa dan lainnya. Namun sejak duduk di bangku SMU, perempuan kelahiran Surabaya, Jawa Timur, 1 Desember 1983 itu stop menari. (yla/yla)

DEMI program punya anak, Titi Kamal mengurangi jadwal kerjanya. Namun Ramadan mendatang, istri Christian Sugiono itu akan kembali stripping syuting sinetron Ramadan. Sepertinya Tian, sapaan akrab Christian, mulai kembali membiarkan sang istri beraktivitas seperti sebelumnya. Barubaru ini Titi juga merilis single terbarunya. Lalu bagaimana dengan program punya anak? “Kalau itu tetap jalan terus juga,” ujar Titi ditemui di JCC, Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (18/7).(yla/iy)

Dua Jembatan di Pantura Menghawatirkan dari halaman 3 banyaknya lubang di bagian jembatan, termasuk pada bagian pembatas dengan jalan yang nampak sudah mulai keropos dan berlubang cukup besar. Sehingga derasnya aliran sungai juga bisa terlihat dari badan jalan yang dilalui kendaraan. Sedangkan ambrolnya aspal jalan pada jembatan itu, juga terus merembet ke bagian lainnya. Termasuk sejumlah lubang jalan yang menganga di badan jalan jembatan tersebut. Tak pelak, kondisi ini membuat

sejumlah kendaraan roda dua maupun lebih, harus pelanpelan saat melintas jembatan Ketiwon dan Kali Pah. Kepala Desa Padaharja, Sugito, kepada Radar mengatakan bahwa kondisi rusaknya jembatan Kali Pah tersebut memang sangat menghawatirkan. Termasuk sejumlah jalan yang berlubang, hinga kerap kali menyebabkan lakalantas. ‘’Kalau tidak segera diperbaiki, maka rusaknya badan jalan yang menghubungkan dengan jembatan akan bertambah parah. Dan dikhawa-

tirkan bila tidak segera dibenahi, bisa mengakibatkan kejadian yang tidak diinginkan,’’ terangnya kepada Radar. Sementara, rusaknya jembatan Kali Pah tersebut juga dikhawatirkan oleh sejumlah sopir angkutan umum. Termasuk para pengendara truk yang hampir tiap hari melintasi jembatan itu. ‘’Pada bulan Maret 2010 lalu memang kerusakan pada jembatan Kali Pah sudah sempat dilakukan perbaikan. Namun saat ini, hampir tiap hari terjadi kemacetan, termasuk keberadaan jembatan yang se-

ring dilewati kendaraan besar yang terjebak kemacetan. Walhasil, kerusakan pada dua jembatan tersebut kembali terjadi, bahkan kalau dilihat, lebih parah dibandingkan dengan kerusakan sebelumnya,” kata Daryono, warga Dampyak Kramat. Daryono berharap, instansi terkait bisa segera memperbaiki fasilitas jalan umum yang memang setiap harinya dilalui ribuan pengendara dari semua arah. Sebab, kondisi ini memang sangat menghawatirkan, termasuk sebelum kerusakan jembatan bertambah parah. (gus)

Pantang Menyerah, Bergelut dengan Panas dan Hujan dari halaman 3 itu tidak menjadikan dirinya putus asa. Sedangkan selepas dari kursus komputer, yang memang tidak berurusan dengan pembayaran karena dari LPK Nusa

Komputer menggratiskan dia untuk belajar, lanjut Dede, baru dirinya berusaha mencari orang yang mau disemirkan sepatunya. Sementara itu, salah satu anggota Brigif, Serda Sunarto, yang saat itu menye-

mirkan sepatunya, menambahkan bahwa semangat dan perjuangan Dede yang nota bene kedua kakinya cacat, patut diacungi jempol. Sebab, meski menggunakan kursi roda, dia tetap memiliki semangat untuk hidup, ter-

lebih tidak malas. ‘’Saya jelas sangat salut dengan perjuangan hidup Dede. Makanya, saat dia menawarkan jasa untuk menyemir, saya iba m e l i h a t n y a , ’’ p u n g k a s nya. (*)

Budaya Plagiat Coreng Dunia Pendidikan dari halaman 3 Pendidikan Q-Meter, Fathi Mu’min, kepada Radar, Minggu (18/7), di sela-sela kegiatan workshop yang dilaksanakan di gedung MI Banjaranyar Kecamatan Balapulang. Menurut Mu’min, rendahnya budaya baca yang melanda masayarakat akhir-akhir ini, membuat kering wacana keilmuan yang berawal dari budaya tulis-menulis. Kondisi tersebut, tentu saja dipengaruhi berbagai macam faktor pembangunan. “Faktor itu, antara lain karena lemahnya dukungan pemerintah terkait akses yang mempermudah budaya baca masyarakat,” ujar Mu’min. Masih menurut Mu’min, hingga saat ini program pembangunan yang dilakukan pemerintah, khususnya pemerintah daerah, masih berorientasi pada pembangunan fisik

semata. Sementara, program pembangunan yang mengarah pada pembentukan manusia seutuhnya, seperti kebiasaan membaca dan menulis, dirasa masih sangat minin. “Hal itu itu bisa dilihat dari minimnya jumlah tempat-tempat baca yang dibangun oleh pemerintah. Berangkat dari sinilah, kami dari Q-Meter mencoba melakukan terobosan dengan menggelar workshop nasional dengan tema “Hidup untuk menulis”. Diharapkan, dengan work shop ini budaya tulis menulis akan meningkat. Sehingga budaya tiru meniru karya ilmiah akan hilang dengan sendiri,” tambah Mu’min. Sementara itu, Arip Sanjaya, Pengajar MK Bahasa Sastra Indonesia dari Universitas Sultan Ageng Jawa Barat mengatakan, budaya tulis-menulis di kalangan pendidikan harus ditingkatkan. Hal itu

penting dilakukan, agar para pendidik mampu mentransferkan ilmunya kepada peserta didiknya. “Sebenarnya menulis itu mengasikan. Asal sering membaca dan berlatih menulis, semua orang pasti bisa menulis. Dan jangan salah, menulis itu sangat mengasyikkan,” timpal Arip. Peneliti Humaniora Laboratorium Nusantara Universtas Gajah Mada, Hojolly MPhil menyatakan, program pengembangan sumber daya manusia saat ini, khususnya budaya baca dan menulis, mendesak digalakan. Pasalnya, tren generasi muda saat ini lebih senang bermain-main ketimbang membaca ataupun menulis. “Kalau tidak segera digalakan, dikuatirkan kreatifitas generasi muda, khususnya tulis-menulis, akan kering. Kalau sudah begini, wah bahaya,” ujar Hujolly. (k1)

Tak Lagi Gampang Meriang Usianya baru 35 tahun saat diwawancarai, di pengujung tahun 2009 yang lalu. Selain itu, tampilan fisiknya pun masih oke: terlihat gagah dan prima. Oleh sebab itu, tidaklah mengherankan bila kesehatan raga lelaki yang bernama Joni Sujana ini masih belum terganggu secara signifikan. Namun, menurut anak pertama dari tujuh orang bersaudara ini, ada sedikit gangguan yang sering juga membuatnya gusar. Apa itu? “Kadangkadang saya tidak tiap hari BAB,” jawab pria yang masih senang melajang ini. Selain itu, pegawai sebuah perusahaan swasta di Bandung ini mengaku badannya sering juga

meriang bila ia sudah bekerja terlalu berat. Untuk itu, sejak setahun belakangan ini ia rajin mengonsumsi New Mandala 525 setiap hari. Ternyata dengan bantuan kedelai bubuk instan tersebut kesehatan penduduk Kelurahan Kopo, Kecamatan Bojong Lowa Kaler, Kota Bandung, ini semakin prima. “Buang air besar (BAB) saya sudah lancar dan badan saya tidak mudah meriang lagi,” ucapnya. Untuk selalu fit, asupan gizi mesti selalu terjaga. Bila tidak, ia bisa memberikan dampak negatif bagi seseorang sehingga ia mudah terserang penyakit akibat metabolisme yang tak lagi normal. Salah satu fungsi

isoflavon yang terkandung dalam kedelai adalah untuk melancarkan kembali metabolisme sehingga penyerapan zat-zat gizi diseimbangkannya kembali dengan sistem pengeluaran. Dan bila terjadi toksifikasi atau peracunan dalam tubuh, kandungan karoten susu kedelai akan menetralisiasinya secara bertahap. Selain itu, penyebab badan tidak fit dan penyakit mampir adalah sistem imun yang rendah. Dalam hal ini, isoflavon sangat berperan dalam meningkatkan sistem imun. Karena itu setiap orang, berapa pun umurnya, harus rajin memelihara kesehatannya, termasuk menjaga pola ber-

pikir. Susu kedelai merupakan sumber vitamin B1, B6, dan E, mineral magnesium dan seng, serta asam amino triptofan. Di dalam buku Susu Kedelai,

Susu Nabati yang Menyehatkan dikatakan bahwa senyawasenyawa dan zat-zat tersebut mampu menambah vitalitas, tenaga, dan kualitas tidur seseorang. Dr. Ir. Hery Winarsi, pengarang buku Isoflavon, menulis, isoflavon yang terdapat pada kedelai memegang peranan penting dalam meningkatkan metabolisme dan menjaga kebugaran. Ia merupakan penyusun fitoestrogen, hormon yang sangat berpengaruh pada vitalitas dan daya pikir. Pada kasus di atas, berkurangnya keluhan tentu tak lepas dari peran recovery dan peningkatan sistem imun setelah rutin mengonsumsi isoflavon. Menurut badan

kesehatan PBB, bangsa Jepang dan Cina relatif lebih sehat ketimbang bangsa-bangsa lain akibat kebiasaan mereka mengonsumsi susu kedelai sejak kecil. Meski demikian, menjaga pola hidup sehat tetap dianjurkan untuk dijadikan prioritas utama. Di antaranya adalah selalu berpikir positif, menghindari penyebab penyakit, rajin-rajin berdoa, menghindari stres, tidak merokok, menjauhi alkohol, berolahraga dengan teratur, dan banyakbanyak bertawakal.New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya yang nyata dan produknya yang diolah secara higienis. Ini amat di-

tunjang oleh mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat masa kini untuk beralih ke bahan-bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. Dan bila ingin mendapatkannya, hubungi apotek/toko obat terkemuka di kota Anda, atau lewat telepon berikut ini. Distributor Jateng: 02470231987 / 081382600344. Tegal: 0283-3302323 / 08156556362. Brebes: 0283-3302323 / 08122255523. Pemalang: 0284-5800685 / 08157708854. Pekalongan: 02857983080 / 085226849284 DINKES: PIRT No. 815320503590

CMYK

SENIN, 19 JULI 2010

METRO SLAWI RADAR TEGAL

10

M GHONI/RADAR SLAWI

HUTAN WARU - Sepanjang 750 meter dengan lebar sekitar 15 meter, pesisir OW Purin dihijaukan tanaman waru. Selain sebagai tanaman perindang juga kiat menari pengunjung kawula muda.

Cipatakan Hutan Waru di Pantai OW Purin M GHONI/RADAR SLAWI

SLAWI - Sepanjang 750 meter pesisir OW Purwahamba Indah (Purin) sebelah Barat, saat ini dihijaukan dengan tanaman Waru (hutan Waru) yang dilakukan oleh pengelola OW bekerjasama denga Pokdarwis OW setempat. Kondisi itu dimaksudkan agar suasana pesisir OW menjadi hijau, rindang dan sejuk, dengan harapan mampu meningkatkan jumlah pengunjung khusunya kawula muda, yang datang ke OW Purin. “Dengan adanya hutan Waru, pengunjung merasakan suasana pantai menjadi rindang dan udaranya lebih sejuk. Kondisi ini diharapkan mampu menambah jumlah pengunjung ke OW Purin, khusunya kawula muda,” terang Pengelola UPTD OW Purin dan Cacaban, Widodo Triono, kepada Radar, Sabtu (17/7) kemarin. Dikatakan Widodo, kiat itu

dilakukan pihaknya, mengingat semakin kerasnya persaingan wisata pantai dari daerah tetangga. Upaya itu dirasa tidak sia-sia, karena terbukti jumlah pengunjung khususnya kawula muda ke OW Purin, sedikit mengalami kenaikan. “Sekedar perbandingan, jumlah pendapatan OW Purin sampai Juni 2010, sebesar 43,9 Persen dari target sebesar Rp 471 juta lebih, dibanding tahun sebelumnya hanya 35 persen,” jelasnya. Menyikapi turunnya jumlah pengunjung OW itu selama liburan sekolah, pihaknya membenarkan, kondisi itu dikarenakan banyaknya pengunjung yang tersedot ke OW lain seperti di Kota Tegal maupun daerah lain. “Liburan kemarin bersamaan dengan dibukanya OW baru mirip Owabong di Kota Tegal. Barang kali itu salah satu pe-

nyebab turunnya pengunjung OW saat liburan sekolah tahun ini,” ujar Widodo. Sementara terkait OW Waduk Cacaban, pendapatan yang sudah masuk sekitar 62 persen dari target yang ditetapkan Pemkab Tegal sebesar Rp 30 juta. Kondisi itu lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya memenuhi target pada bulan yang sama sebesar 38 persen. “Peningkatan jumlah pemasukan untuk OW Cacaban tidak hanay mengandalkan pengunjung, melainkan yang cukup siginfikan dari adanya lahan perkemahan yang dimanfaatkan oleh sejumlah sekolah dari Kabupaten maupun Kota Tegal. Dari sisi ini pendapatan kami terdongkrak dari keluarga siswa yang berkunjung saat menengok anaknya,” pungkas Widodo. (k1)

PIMPIN RAKERCAB- Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tegal, Rojikin AH, didampingi Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng KH Masudi Masud, tengah memimpin jalannya Rakercab I PDI Perjuangan Kabupaten Tegal Tahun 2010.

Siap Bentuk 1.207 Anak Ranting DPC PDIP Kabupaten Tegal, Gelar Rakercab SLAWI - Sedikitnya 1.207 Anak Ranting partai politik bernomor urut 28 yaitu PDI Perjuangan, siap dibentuk pada tingkat RW di seluruh desa dan kelurtahan di Kabupaten Tegal. Pembentukan anak ranting sesuai dengan SK DPP Nomor: 001/TAP/DPP/VI/2010, Nomor: 002/TAP/DPP/VI/2010 dan Nomor: 003/TAP/DPP/VI/2010. Rakercab dimaksud, selain konsolidasi juga sebagai perwujudan ideologi partai yaitu kader yang mengedepankan ideologi Pancasila sejati. “Tiga ketetapan DPP PDI

Perjuangan diatas sebetulnya tidak hanya mendasari pembentukan Anak Ranting partai saja, juga dasar dari pembentukan PAC dan Ranting,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tegal, Rojikin AH, sebelum digelarnya Rakercab di Gedung Pertemuan Hotel Kudus Slawi, Minggu (18/7) kemarin. Dikatakan, dibentuknya Anak Rabting, diharapkan nantinya ideologi pancasila semakin melekat erat ditataran masyarakat bawah sehingga Negara khusunya daerah Kabupaten Tegal memiliki rasa kebangsaan yang kuat pula “Pengurus ditingkat Anak Rantinglah yang nantinya melakukan pendekatan ketingkat kader partai yang paling bawah,

sehingga PDI Perjuangan semakin mengakar dan bisa diterima masyarakat,” jelas Rojikin pula. Masih menurut Rojikin, untuk pengangkatan penghurus Anak Ranting, merupakan kewenangan PAC. Untuk itu pada Rakercab ini, sesuai dengan tiga ketetapan diatas, diharapkan akan menghasilkan pemahaman. Sehingga, saat pembentukan dan pemilihan pengurus Anak Ranting, benar sesuai harapan partai. “Kami berharap tidak salah pilih pengurus, yang nantinya duduk di tingkat Anak Ranting. Mereka nantinya mengemban misi berat untuk itu, utamanya mereka harus mampu dan cukup dikenal di wilayahnya,” terangnya pula.

Sementara Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng, KH Wahyudi Masud berharap, runtuhnya partai dari pengalaman yang ada, akibat “Aji Mumpung”. Dimana banyak pengurus partai di tingkat DPC atau PAC yang lupa kepada konstituen saat menjadi anggota dewan. Ke depan diharapkan kondisi seperti itu tidak terulang sehingga PDI Perjuangan semakin solid dan lebih maju lagi. “Saya berharap, dengan pembentukan pengurus ditingkat Anak Ranting, apa yang diharapkan partai bakal terwujud. Dan soliditas partai semakin kuat, untuk menghadapi pemilu mendatang,” harap Wahyudi. (k1)

Warga Tuntut Pemasangan Palang Pintu

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

MELEPAS - Kepala bidang Koperasi Dinas UKM, Koperasi dan Pasar Kabupaten Tegal Drs Jupriyanto sedang melepas gerak jalan santai dalam rangka hari koperasi.

Dekopindo Harapkan Bantuan Modal dari Pemerintah SLAWI - Dewan Koperasi Indonesia (Dekopindo) Kabupaten Tegal berharap agar pemerintah bisa memberikan modal usaha kepada koperasi yang ada. Karena Kabupten Tegal mempunyai koperasi sebanyak 325, yang kesemuanya itu adalah pelaku ekonomi. Menurut Pengurus Dekopindo Kabupaten Tegal, H Herman Sukono BSc, kepada Radar, Minggu (18/7) kemarin, pada hari ulang tahun koperasi yang ke 63, pihaknya berusaha meningkatkan semangat koperasi dengan melakukan beberapa kegiata-kegiatan dan juga berharap pemerintah dapat memperhatikan koperasi dengan memberikan bantuan modal. “Kami berharap pemerintah Kabupaten Tegal bisa memberikan bantuan melalui APBD,” kata dia. Herman, yang juga menjadi panitia HUT Koperasi menambahkan, peringatan HUT koperasi yang ke 63 tahun ini mengusung tema Kebangkitan Koperasi mendorong daya saing koperasi sebagai pelaku ekonomi nasional dalam menghadapi perdagangan bebas. Dalam peringatan kali ini, pihaknya mengadakan beberapa kegiatan untuk memberikan semangat dan membangkitkan kinerja kepada pelaku koperasi. “Walaupun sederhana, kami

mengadakan beberapa kegiatan. Diantaranya sarasehan, bakti sosial dan jalan santai,” imbuhnya. Jalan santai ini, kata Herman, diikuti seluruh anggota dan pengelola koperasi yang jumlahnya 325 koperasi se-Kabupaten Tegal. Dalam kegiatan itu, panitia menyediakan sejumlah doorprize. “Kegiatan ini berpusat di kantor Dekopindo. Selain pengelola koperasi dan anggota, juga diikuti oleh beberapa instansi yang mengirimkan anggotanya,” ungkap dia. Dari pantauan Radar, terlihat jalan santai sangat meriah karena karena disamping doorprize juga di hibur oleh musik dangdut, dengan rute jalan santai dari kantor Dekopin menuju ke alun-alun Slawi dan terus ke Timur ke arah Mako Brigif Dewa Ratna. Kemudian dilanjutkan ke depan SMA N 1 Slawi, terus memutar ke patung obor Pakembaran yang dilanjutkan ke Selatan menuju kantor Dekopin kembali. Kepala Bidang Koperasi Dinas UKM, Koperasi dan Pasar Kabupaten Tegal, Drs Jupriyanto, dalam sambutanya sebelum membuka acara jalan santai mengatakan, dengan kegiatan ini dirinya berharap mudah-mudahan koperasi di Kabupaten Tegal selalu jaya dan bisa membangkitkan pere-

konomian, untuk bersaing sebagai pelaku ekonomi dalam menghadapi perdagangan bebas. “Walaupun acaranya sederhana, mudah-mudahana momen ini bisa membangkitkan dan meberikan se mangat para pelaku ko perasi,” harapnya. (mg2)

SLAWI - Kecelakaan yang kerap kali terjadi di perlintasan Kereta Api (KA) di wilayah yang masuk Kelurahan Kudaile Kecamatan Slawi Kabupaten Tegal, membuat warga setempat menuntut agar di lokasi tersebut bisa segera dipasangi palang pintu. Pasalnya, di sekitar perlintasan tersebut selain padat penduduk, juga terdapat lingkungan pendidikan. Terlebih, saat ini perlintasan tersebut tiap harinya sudah dilewati KA Kali Gung tujuan Slawi-Semarang. “Kondisi perlintasan di sini, memang seharusnya sudah dipasangi palang pintu mas. Sebab jalan raya Kudaile ini juga dilalui oleh angkutan umum. Termasuk, di sekitar lingkungan Kudaile juga persis bersebelahan dengan sejumlah lingkungan pendidikan anakanak SD,” kata Bambang (37) warga setempat. Menurutnya, kondisi perlintasan dikatakan semakin rawan kecelakaan, lantaran jalur perlintasan rel KA yang melintas di Kudaile sekarang sudah dilewati KA berpenumpang yakni jenis Kali Gung, dari yang sebelumnya hanya dilalui KA BBM maupun barang saja.

‘’Ya, perlintasan di sini memang sering terjadi kecelakaan antara mobil, manusia dengan KA. Selain kondisi jalan kecil, dan pandangan juga agak kabur. Terakhir, mobil Honda CRV pun ringsek tak berbentuk, setelah dihajar KA BBM,’’ imbuhnya. Sementara Kasat Lantas Polres Tegal, AKP Yuliantoro, melalui Paur Pendidikan dan Rekayasa, Brigadir Suwito, Sabtu (17/7) kemarin, membenarkan kalau warga Kudaile memang kerap kali menuntut agar di wilayahnya di pasang palang pintu. “Upaya kami yakni langsung berkordinasi dengan pihak PT KAI. Namun, jawaban yang didapat bahwa sebelum jalan itu ada, sudah ada rel KA yang melintang. Sehingga, PT KAI mengaku tidak bisa memasang palang pintu, lantaran perlintasan KA tersebut sudah ada sejak dulu, sebelum ada jalan yang melintas di sekitar Kudaile,” jelasnya. Dengan jawaban yang didapat dari PT KAI, lanjut Suwito, maka pihaknya pun hanya bisa menghimbau kepada warga Kudaile Slawi agar bisa berhatihati saat melintas di perlintasan

KA tanpa palang pintu. Tidak hanya itu, pihaknya juga memberikan tanda maupun rambu, di sekitar perlintasan tersebut. “Ya, pemasangan palang pintu rel KA memang sangatlah susah. Sebab, seperti di perlintasan KA di Langon Slawi, di lokasi tersebut juga akhirnya yang memasang adalah Pemkab Tegal. Termasuk, palang pintu di perlintasan Dampyak Texin Kramat yang hanya menggunakan palang pintu manual merupakan hasil swadaya masyarakat sekitar.

Jadi memang dalam hal ini, PT KAI memang masih belum memberikan respon,” ungkap Suwito. Ditambahkan, bahwa di perlintasan Kudaile tersebut memang sangat rawan. Bahkan kejadian laka juga sering terjadi. Oleh karena itu, pihaknya juga tidak akan pernah capai menghimbau kepada warga di lingkungan sekitar, termasuk kepada sejumlah pendidik, untuk selalu mewaspadai anak didiknya agar tidak bermain di perlintasan KA. (gus)

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

RAWAN - Nampak sebuah angkutan umum Slawi, saat hendak melintas di perlintasan Kudaile yang berbarengan dengan KA tengah melintas ke arah stasiun.


Radar Tegal 19 Juli 2010