Issuu on Google+

CMYK

RADAR TEGAL Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal

KAMIS, 19 DESEMBER 2013

Rp. 2.500,-

Satu Desa Rata-Rata Kelola Rp 1 Miliar

INDEKS

UU Disahkan, DPR WantiWanti Praktik Korupsi Penerima BMM Membengkak HAL. METROPOLIS

Realisasi DAK Belum Beres HAL. RADAR BREBES

Baru 75 Persen Terekam HAL. RADAR PEMALANG

Pemalsu SIM Diringkus Polisi HAL. INSIDEN

APA MANING...

MUSTAFA RAMLI/JAWA POS

LUAPKAN KEGEMBIRAAN - Sejumlah perangkat desa meluapkan kegembiraan usai mendengar Rapat Paripurna DPR RI, Rabu (18/ 12) di Gedung Parlemen di Jakarta. Paripurna tersebut membahas pengesahan RUU Desa menjadi UU.

M. NURCHOLISH/JAWA POS

SELAMATKAN - Peternak ayam di desa Karangdayu kecamatan Baureno Bojonegoro sedang menyelamatkan ayam ternak dari kandang yang terendam banjir.

Desa Terisolasi Banjir Bertambah

JAKARTA - Rancangan Undang-Undang Desa akhirnya diketok menjadi undang-undang dalam rapat paripurna DPR, kemarin (18/12). Dengan ketentuan alokasi sebesar 10 persen dari dana transfer daerah APBN, tiap desa bisa mengelola anggaran hingga Rp 1 miliar setiap tahun. Jika besaran 10 persen itu mencapai Rp 104,6 triliun, kemudian dibagi sekitar 72 ribu desa, maka rata-rata bisa menerima 1,4 miliar pertahun. Anggota Pansus RUU Desa Budiman Sudjatmiko mengatakan, angka tersebut tidak sama antara satu desa dengan desa lainnya. “Besarnya alokasi disesuaikan dengan jumlah penduduk, luas wilayah, kondisi desa, kesulitan geografis dan lainnya,” kata Budiman seusai rapat paripurna di gedung DPR. Dalam pasal 72 ayat (4) UU Desa disebutkan, alokasi dana desa dari APBN paling 10 persen dari dana perimbangan yang diterima kabupaten/kota dalam APBD setelah dikurangi dana alokasi khusus. Sebelumnya, menurut Budiman, desa hanya mendapatan anggaran dari APBD. ke hal 7 kol 1

Sopir Bus Tersangka Dijerat Pasal Berlapis SLAWI - Upaya penyelidikan dibarengi penyidikan cepat yang

dilakukan tim penyidik Unit Laka Lantas Polres Tegal menetapkan sopir maut bus pariwisata Premium Passion bernopol F 7933 AA sebagai tersangka. Dia bakal dijerat dengan pasal

berlapis yang membuat penumpang yang dibawanya tewas sebanyak 6 orang di lokasi kejadian dan 36 penumpang lainnya lukaluka. Kapolres AKBP Tommy

Wibisono SIK melalui Kasat Lantas AKP Padli SH SIK menegaskan, yang bersangkutan kini mendekam di sel Brata Wirya Polres Tegal untuk memudahkan tim penyidik merampungkan berkas

acara penyidikan ( BAP). “Berangkat dari keterangan empat saksi penumpang yang masih hidup, pengemudi bus Ace Suherke hal 7 kol 5

TUBAN - Ketinggian banjir di Tuban karena luapan air Bengawan Solo kemarin (18/12) meningkat. Area yang terendam pun meluas. Hujan lokal yang cukup deras menambah parahnya banjir tahunan tersebut. Di wilayah Kecamatan Rengel yang terdampak paling parah, jumlah desa yang terisolasi bertambah satu, yakni Bulurejo. Berarti, total ada lima desa yang dikepung bah dan hanya bisa diakses dengan perahu. Empat desa yang sebelumnya terisolasi adalah Kanorejo, Karangtinoto, Tamke hal 7 kol 1 bakrejo, dan Ngadirejo. HERMAS PURWADI / RADAR SLAWI

KORUPSI

EVAKUASI - Bangkai bus naas yang sempat terjerembab dalam insiden maut, Selasa.

Yulianis Pastikan Sebut Uang untuk Ibas dalam BAP DONI KURNIAWAN/BANTEN RAYA

GELEDAH - Repro foto petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat menggeledah kediaman rumah Gubernur Banten Rt Atut Chosiyah di Jalan Bhayangkara, Kecamatan Cipocok, Kota Serang, Selasa (17/12) dini hari.

Pencucian Uang Menanti Atut JAKARTA - Mengaca pada penanganan kasus korupsi yang sudah-sudah, Ratu Atut Chosiyah tampaknya juga bakal tak lepas dari jeratan pencucian uang. KPK memastikan akan menelusuri adanya dugaan pencucian uang yang dilakukan gubernur perempuan pertama di Indonesia terke hal 7 kol 5 sebut.

PILWALKOT Tim Pengacara KPU Dibayar Rp 100 Juta TEGAL - TIM pengacara KPU Kota Tegal, yang berasal dari Kantor Pengacara Mahendradata dan Partners dan Guntur Fatahillah dan Partners dibayar Rp 100 juta dalam menghadapi gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Paslon nomor urut 1 H Ikmal Jaya SE Ak dan H Edy Suripno SH di Mahkamah Konstitusi (MK), sesuai anggaran yang ada untuk biaya tim pengacara. Padahal untuk menghadapi sengketa Pilwalkot ke hal 7 kol 1 telah dianggarkan Rp 250 juta.

JAKARTA - Proyek Hambalang makin mendekat ke lingkaran istana. Mantan Wakil Direktur Keuangan Grup Permai Yulianis menyebutkan ada aliran dana dari perusahaannya yang diperuntukan bagi Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas. Hal itu dia tegaskan saat mengirimkan surat

keberatan pada Ketua KPK Abraham Samad, kemarin (18/12). “Saat saya ditanya penyidik KPK perihal kongres Partai Demokrat, saya jelaskan ada aliran dana untuk Ibas,” jelas Yulianis. Menurutnya, pernyataan itu dia sampaikan sesuai dengan catatan

pengeluaran perusahaannya. Dalam catatan keuangan Grup Permai ada pengeluaran USD 200 ribu untuk Ibas. “Dana tersebut berkaitan dengan pelaksanaan kongres Partai Demokrat 2010,” terangnya. Perempuan yang selalu menggunakan cadar itu petang kemarin

memang mendatangi KPK. Anak buah M.Nazaruddin itu melayangkan surat keberatan pada Ketua KPK Abraham Samad. Dia keberatan dengan pernyataan Abraham Samad yang menyebutkan Yulianis memberikan keterangan berbeda saat diperiksa penyidik dan saat

menjadi saksi di persidangan. Abraham memang sempat menyampaikan ke media bahwa KPK belum berencana memanggil Ibas karena belum menemukan hal yang perlu diklarifikasikan pada putra mahkota tersebut. ke hal 7 kol 5

Sebastian Kurz, Menteri Luar Negeri Austria yang Baru Berumur 27 Tahun

Si Bau Kencur yang Mampu Bikin Akur Sebastian Kurz menorehkan sejarah baru dalam percaturan politik Austria. Setelah terpilih sebagai menteri luar negeri (Menlu) pada 13 Desember lalu, pria tampan itu resmi dilantik pada Senin waktu setempat (16/ 12). Dalam usianya yang baru 27 tahun, Kurz menjadi Menlu termuda Austria, sekaligus Uni Eropa (UE). SEBASTIAN Kurz sebenarnya belum lama terjun ke dunia politik. Pemuda yang masih tercatat sebagai mahasiswa fakultas hukum pada sebuah universitas di Austria tersebut mulai menekuni politik pada 2008 setelah menun-

taskan pendidikan dasar dan masa wajib militer. “Sejak terpilih sebagai Menlu, yang bersangkutan menghapus keterangan soal studi dari biodata resminya,” kata seorang sumber kemarin (17/12). Pada 2008, dia mencalonkan diri sebagai legislator. Sayangnya, jalur yang Kurz tempuh melalui pemilu itu gagal. Sebab, saat itu dirinya masih sangat hijau dan belum memiliki gelar akademis. Kurz yang merupakan kader Partai Rakyat Austria alias “sterreichische Volkspartei (OVP) terpaksa memendam ambisi politiknya. Tetapi, dia tidak menyerah dan tetap menekuni jalur politik yang dipilih. Karir politik Kurz baru terbit pada 2009 setelah terpilih sebagai ketua divisi pemuda OVP. Setelah itu, dia berkesempatan menduduki beberapa

jabatan penting dalam partai. Nama Kurz pun mulai diperhitungkan dalam kancah politik Austria. Pada periode 2010"2011, dirinya tercatat sebagai salah seorang anggota Dewan Kota Wina. Selanjutnya, pada April 2011, Kurz terpilih sebagai sekretaris negara urusan integrasi di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri. Jabatan itulah yang lantas melambungkan namanya. Meski belum bergelar sarjana, dia sukses menjalankan berbagai program dengan sangat baik. Salah satunya adalah menciptakan harmonisasi hubungan antara ke hal 7 kol 5

Sebastian Kurz

Satu Desa Rata-Rata Kelola Rp 1 Miliar * Desane dadi sugih! Pencucian Uang Menanti Atut * Pada dadi buruh nyuci?

CMYK


OPINI

2

KAMIS 19 DESEMBER 2013

RADAR TEGAL

Mengurai Benang Rawut Pendidikan Kita

Golput Haram? Oleh: Iman Teguh S. SAAT Majelis Ulama Indonesia (MUI) berijtima’ Golongan Putih (Golput) haram, hampir setiap orang berkomentar. Ada yang bilang MUI kurang kerjaan karena nyampurin urusan politik. Ada yang nyentil, kok baru sekarang dibilang haram. Tapi ada juga kok yang tertolong dengan fatwa tersebut. Parpol serta caleg peserta Pemilu mestinya beterimakasih dengan fatwa tersebut. Kenapa? Karena, meningkatnya partisipasi pemilih akan meningkatkan perolehan suara kontestan Pemilu. Tak hanya itu Komisi Pemilihan Umum (KPU) pun sangat terbantu dengan fatwanya MUI. Lahirnya fatwa MUI diharapkan mampu mendongkrak partisipasi pemilih pada Pemilu mendatang yang dikhawatirkan lebih buruk dari Pemilu 2009. Tapi, kenapa mesti dengan fatwa MUI? Dari sisi lain, fatwa tersebut terkesan memaksa karena jika dinyatakan haram, konsekwensinya–bagi muslim pasti ada sanksinya. Persoalannya, menyatakan Golput haram mesti didasari dengan dampak yang dilahirkan dengan munculnya pilihan tersebut. Seperti mengkonsumsi babi. Dilarangnya muslim untuk mengkonsumsi daging hewan tersebut karena alasan kesehatan. Daging babi diyakini mengandung banyak cacing pita yang bisa menimbulkan penyakit. Karena lebih banyak mudarat ketimbang manfaatnya, diharamkan bagi muslim untuk mengkonsumsi daging babi toh masih banyak daging lain yang lebih bermanfaat untuk dikonsumsi. Berbicara tentang Golput haram, tentunya tak jauh berbeda dari dasar mengatakan daging babi haram. Sejauh mana besarnya mudarat jika orang tidak menyalurkan hak pilihnya? Dari sejumlah data Pemilu sebelumnya, angka Golput semakin meningkat berdasarkan data KPU tahun 2009. Dengan peningkatan jumlah pemilih Golput, dipandang akan mengganggu roda pemerintahan. Dengan alasan tersebut, belum cukup kuat untuk menyatakan Golput haram, mungkin untuk saat ini. Dari sisi pemilih, Golput merupakan pilihan yang seharusnya mendapat pengakuan dari semua kalangan. Bagaimanapun, Golput muncul karena mereka tidak tertarik dengan sejumlah Caleg yang muncul sebagai kontestan Pemilu. Bisa jadi, kepercayaan mereka terhadap Parpol menurun seiring dengan banyaknya janji-janji yang tidak dipenuhi mereka saat berkampanye. Berharap fatwa MUI mampu meningkatkan partisipasi pemilih untuk memberikan suaranya pada Pemilu 2014, belum tentu berhasil. Sebagai salah satu langkah untuk membantu KPU/ Parpol/Caleg perorangan untuk mendapatkan tambahan suara, mungkin ada benarnya. Tapi, untuk meningkatkan kepercayaan pemilih akan Parpol/Caleg/Pemilu, kita tidak bisa terlalu berharap banyak. Fatwa MUI tidak akan cukup untuk membuat masyarakat pemilih berduyun-duyun memberikan suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Karena, sejauh ini, rendahnya partisipasi pemilih dalam Pemilu disebabkan karena menurunnya kepercayaan masyarakat. Kepercayaan tersebut akan pulih dan tingkat partisipasi akan meningkat bila, Parpol/Caleg/KPU, benar-benar memenuhi janjinya. Bagi Parpol dan Caleg, jika mereka mampu memberikan apa yang disampaikan saat kampanye, partisipasi masyarakat pemilih dengan sendirinya juga ikut membaik. Bagi KPU, jika kinerja lembaga tersebut benarbenar terjaga dan independen–terlepas dari segala kepentingan kontestan Pemilu–tentunya partisipasi pemilih juga akan membaik. (*)

Kerja Maksimal Sia-sia AKU pan melu ngresula kyeh olih ora y.Ak wis ngarya suwe nemen awit dua ribu lapan tp durung pernah magang plus ap kontrak .Mlh ak nengruangan d perslhkan trus ak krja wis maksimal tp tenagane ak kya sia sia .Ak jg duwe perasaan tp senenge d tindas mklm mgkin krna dia pns kli jd ak magang biasa ptut d injak 085870420256

Gelap, Jalingkut Buat Mesum OM RATEG , sy sangat setuju dg usulan di ngresula yg punya no 08112607056 , tentang jalingkut yg lampunya mati klo malam gelap gulita . emang benar mengudang setan ABG pd berbuat mesum . ni sy pernah melihat sendiri .jd sy mohon dr pihak terkait untuk mengurusi lampunya supanya malm bisa terang , bila perlu dr satpol pp dan kepolisian sering operasi d jalingkut . sy kuwatir generasi muda kita banyak yg trjerumus nafsu setan d jalingkut . ABG adlh generasi harapan bangsa jgnlah engkau gunakn utk meladeni nafsu setar yg hina , ingat brbuat asusila d jalingkut adalh prbuatn hina di laknat nanti sampyan . TQ 082138535671

Jalan Pantura Gelap Gulita YTH. Bpk ENTHUS. Ibu UMMI, Kiye kakang LUPIT wis nunggu2 kapan Bpk. ENTHUS Ibu UMMI dilan tik kye balane LUPIT wg KRAMAT wis arep2 ben jalan PANTURA adong wayah bengi aja peteng lampune. Soale angger peteng akeh Kuntilanak sing molek2 nganggone celana pendek mangkal Warung pinggir

Oleh: Urip Triyono MM SECARA esensi, tujuan pendidikan adalah membangun mentalitas manusianya sebagaimana termaktub dalam Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional, UU No.20 Tahun 2003 Pasal 1 (1). Di dalamnya disebutkan bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembalajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendali diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan Negara. Dari statemen ini jelaslah bahwa apabila produk pendidikan tidak mengarah ke arah tersebut, maka dapat dikatakan pembangunan manusia melalui pendidikan menuju kegagalan, atau dengan bahasa yang lebih halus tujuan pendidikan mengalami pembiasan akut. Kegagalan dan atau pembiasan ini harus disadari serta diakui secara jantan oleh semua pemangku kepentingan (stakeholder) penyelenggara pendidikan nasional, baik kementerian pendidikan dan Kebudayaan, Dewan Perwakilan Rakyat, departemen dan dinas terkait, serta masyarakat luas bahwa apa yang selama ini dilaksanakan tidak mencapai hasil yang diinginkan, dengan berbagai fakta nyata terjadinya penyimpangan di lapangan. Tujuan pendidikan tidak tercapai secara substansial dan gagal secara keseluruhan, dengan indikasi output yang tidak sesuai dengan harapan. Sunaryo Kartadinata (2010:3), seorang pakar pendidikan Indonesia mengatakan bahwa membangun keutuhan bangsa melalui pendidikan dilakukan dengan upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Dan esensi mencerdaskan kehidupan bangsa yang diamanatkan dalam Pembukaan UUD 1945 dan menjadi domain utama pendidikan adalah membangun bangsa Indonesia yang berakar pada budaya, dengan segala keragamannya, untuk menjadi manusia Indonesia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang

Mahaesa, demokratis, berkarakter, mandiri, berdaya saing, dan berdaya tahan kuat di dalam percaturan hidup antar bangsa yang ditopang oleh penguasaan iptek dan seni yang terarah pada peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat. Penekanan kecerdasan kehidupan bangsa adalah kecerdasan kultural, yakni kecerdasan yang membudayakan dan budaya yang mencerdaskan. Mindset Permasalahan guru sebagai komponen pendidikan hanyalah salah satu point dari benang rawut berbagai masalah pendidikan di negeri ini. Di samping permasalah guru, masih terdapat masalah-masalah lain yang tidak kalah mendasar, seperti pemaknaan ulang terhadap konsep pendidikan, pemulihan arah pendidikan, pemulihan cara pandang (mindset) pendidikan, dan penguatan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), kurikulum, dan lain sebagainya. Namun kita dapat lebih arif menyikapi bahwa pelurusan mindset merupakan hal yang sangat mendasar dalam mengelola pendidikan bangsa. Kekliruan mindset (cara pandang) inilah yang hingga kini ternyata masih menjadi anutan sebagian besar masyarakat yang beranggapan bahwa semakin pendidikan tinggi, maka kemungkinan menduduki jabatan tertentu semakin besar, dan semakin tinggi jabatan seseorang, maka ia semakin leluasa berbuat, meskipun dengan melanggar serangkaian norma dan tata nilai yang ada. Lebih parahnya lagi, masyarakat seperti maklum bahwa semakin tinggi pejabat maka semakin tinggi “jaban’nya, yaitu penghasilan di luar gaji tetap yang dibayarkan oleh Negara (rakyat), dan hal itu dipandang syah-syah saja. Maka muncullah model pejabat yang menggunakan wewenangnya secara koruptif dengan segala tipu daya mengakali aliran dana yang mestinya digunakan untuk pembangunan di masyarakat. Bahkan seperti membiarkan, muncul adagium pejabat ora korupsi ora hebat, sebuah kesalahan fa-

tal dalam mindset masyarakat yang patut disayangkan dan harus diluruskan. Pada sisi lain, masyarakat kita sudah terjebak pada paradigm lama, yang memandang bahwa urusan dunia terpisah dengan urusan moral dan keagamaan. Sehingga ketika seseorang melakukan tindak kejahatan korupsi, maka dia tidak pernah mau mepermasalahkan agamanya. Korupsi dan agama dianggapnya sesuatu yang tidak terkait, tidak ada hubungannya. Padahal bila kita telusuri, masyarakat kita paling getol mempermasalahkan agama, sampai-sampai di dalam identitasnya (KTP) dicantumkan identitas agamanya. Pada sisi yang lain para koruptor itu adalah pemegang kunci dalam berbagai bidang secara struktural, dia beranggapan antara agama dan perbuatan jahatnya tidak ada korelasinya, sungguhsungguh penerapan sekularisme yang sangat kental. Tidak bisa tidak, mindset kita harus dipulihkan terlebih dahulu dari konsep dan paradigma pendidikan yang selama ini kita yakini kebenarannya, yang pada implementasinya keliru atau mengalami penyimpangan (bias) yang sangat akut. Bukti-bukti yang menunjukkan kelirunya konsep pendidikan sangat banyak, seperti pandangan bahwa pendidikan adalah sarana untuk mencapai kemakmuran dalam ukuran materi, bukan untuk menjadikan manusia lebih terhormat sebagai mahluk ciptaan Tuhan, sebagai alat memanusiakan manusia. Mindset yang terbentuk adalah pendidikan sebagai alat mendapatkan materi dan dunia, terlepas dari urusan norma agama. Monster Korelasi yang sangat mungkin terjadi dari kekeliruan mindset pendidikan adalah terbentuknya masyarakat sakit, yaitu masyarakat yang secara mental telah dicekoki konsep dan cara berpikir yang keliru, sehingga tidak mampu lagi mengidentifikasi diri dan lingkungannya mengenai konsep kebenaran. Ideologi dan nilai-nilai destruktif yang tertanam dalam benak peserta didik telah mengalami iner-

nalisasi sebagai kebenaran baru dalam diri dan masyarakat, sehingga kesalahan dan ketidaklaziman dapat berubah menjadi kebenaran baru yang banyak dianut oleh orang-orang yang notabene berpendidikan tinggi, terlebih lagi mereka yang memegang peranan penting dalam masyarakat atau negara. Mereka melakukan tindakan kriminal tanpa dia menyadari bahwa yang dilakukan adalah tindakan kriminal karena kebiasaan keliru tersebut telah melembaga sebagai sebuah sistem. Lebih jauh dari itu, kesalahan dan kekeliruan mindset pendidikan dapat menjadikan manusianya menjelma sebagai sosok yang menakutkan, yang secara kasat mata adalah manusia yang bermartabat tetapi secara mental justru sangat membahayakan. Ia akan menjelma sebagai sosok yang lebih mengerikan, yaitu manusia monster. Pada sosok manusia monster inilah tidak terbedakan lagi nilai-nilai kebenaran dari kebatilan, mana yang boleh dan tidak boleh menjadi rancu, salah dan benar tidak ada bedanya. Dalam logika manusia monster yang terpenting adalah ia menjadi bahagia dengan segala hak-hak dan fasilitas yang diberikan dari jabatannya itu. Manusia monster dapat kita lihat bersama pada sosok koruptor yang kini setiap hari dipertontonkan di muka umum melalui media. Merekalah sosok manusia monster, yaitu secara fisik adalah manusia yang sopan, terhormat, dan terdidik, namun mentalitasnya sangat ganas, rakus, dan menghalalkan segala cara demi memperturutkan hawa nafsunya. Para pejabat yang “hobi” melakukan pungutan liar dengan mengutip “jatah preman” pada setiap proyek yang dibiayai oleh uang rakyat juga merupakan manusia jenis ini. Dan kebiasaan seperti ini tidak mau diinsafi meskipun puluhan bahkan ratusan koruptor setiap hari ditangkap, mereka bahkan merasa tidak bersalah, tidak merasa bahwa apa yang ia lakukan adalah perilaku manusia monster yang merugikan anak cucunya kelak.

Pemulihan Bila kita menghendaki produk pendidikan yang lebih baik dari sekarang, maka proses pemulihan harus dilakukan sekarang juga, dengan sepenuh jiwa. Pemulihan ini dilaksanakan dengan melibatkan seluruh stakeholder, yaitu pihak-pihak yang memegang peran dan pendukung kegiatan pendidikan, yaitu: 1) Sekolah, termasuk di dalamnya adalah para guru, kepala sekolah, murid dan tata usaha sekolah. 2) Pemerintah diwakili oleh para pengawas, penilik, dinas pendidikan, walikota, sampai menteri pendidikan nasional. 3) Masyarakat. Sedangkan masyarakat yang berkepentingan dengan pendidikan adalah orangtua murid, pengamat dan ahli pendidikan, lembaga swadaya masyarakat, perusahaan atau badan yang membutuhkan tenaga terdidik (DUDI), toko buku, kontraktor pembangunan sekolah, penerbit buku, penyedia alat pendidikan, dan lain-lain. Bila kesepakatan didapat dengan duduk bersama, maka dapat diharapkan tujuan pendidikan Negara kita dapat tercapai sebagaimana amanat Pembukaan UUD 45 dan UU yang telah disepakati, mencapai manusia yang berkarakter dan bermental unggulan bukan isapan jempol belaka. Perlu niatan yang sungguh-sungguh dari semua elemen seperti tersebut di atas agar proses pendidikan yang susah payah kita laksanakan tidak menciptakan monster dan alien, yaitu mahluk baru yang menakutkan karena keganasan dan keterasingannya. Pemulihan juga menciptakan masyarakat yang waras, yaitu masyarakat yang patuh terhadap norma dan tata nilai yang telah disepakati. Masyarakat yang waras (sane society) hanya akan terwujud dari proses dan sistem pembelajaran yang waras, tidak mengandung nilai-nilai yang merusak (destruktif), baik yang berasal dari luar maupun diri pelaksana pendidikan. Semoga bermanfaat.(*) Penulis adalah Dosen Universitas Islam Atthahiriyah Jakarta/ Tegal.

jalan KRAMAT - MARIBAYA -PELEMAN. Sampe kang LUPIT nganti arepan kecantol kuntil enak Nganti sake suwek. Toli kepriben carane pak ? . Ben ora ana KUNTIL ENAK ng pinggir jalan. makasih RATEG. 085878853758

Prapatan Semrawut BUNG RADAR Yang Terhomat Tulung Di Muat Men Ana Perhatian Kuwe Nang Prapatan Jl. Kapten Ismail Tepate Sakidule Hotel Karlita Lampu Pengatur Jalane Mati Ya Gawe Kedere Wong Berkendara Ya Tulung Sing Merasa Bersangkutan Dibenerna Men Tertib Berlalu Lintas 085725888123

Himbauan Penerima BB HIMBAUAN kpd yg menerima hp blackberi dan uang dr hambalang supaya segera dikembalikan ke negara krn itu uang rakyat,rakyat bth pemimpin2 yg jujur. 085742729678

Pejabat Suka Disuap PEJABAT2 diindonesia lebih suka disuap pake uang milyaran conth jaksa yg tertangkap 085742729678

Jangan Pilih Caleg Bohong SEBAIKNYA rakyat jgn memilih caleg yg tdk jujur dan suka bohong serta membohongi. 085742729678

Terima Kasih DPU dan BRD

Brebes Punya Sirkuit Offroad

TERIMA KASIH kepada DPU Kab. Tegal dan PT. Bumiredjo (BRD) yang telah mengaspal HOTMIX jalan Babakan - Jatibogor, walaupun baru sampai Pasar Krempyeng, Tanjungharja. Semoga bisa dilanjut sampai Kertasari di tahun 2014. M@zday. 08562640885

HEBAT ah Brebes duwe sirkuit offroad nang pantura nang sekulone samsat mpe ngarep gedung DPRD, pesertane ora mung go motor croos pa mobil offroad, truk karo bis ya melu dadi peserta...bokan pada nyacak owh GRATIS ka 085642738258

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan Anda ke rubrik Ngresula ini via SMS ke 085225272499, email rateg2000@yahoo.com atau melalui surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan atau bisa juga menggunakan Bahasa Tegal. Dapatkan Kaos Ngresula, yang berisi SMS Ngresula pilihan (hanya Rp 60.000/pcs).

Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Dirut: Yanto S. Utomo, Direktur: Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur: Zuhlifar Arrisandy, Moch. Arifin, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati, Arief Nur Rahardian Sidiq. Sekretaris Redaksi/Persh: Yully Trieyani. Kota Tegal: M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan, Abidin Abror, Agus Wibowo, Adi Mulyadi. Brebes: Hervianto, Ismail Fuad. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Hermas Purwadi, Yeri Novelli, M. Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Ghoni, M. Fatkhurrohman. Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Agus Pratikno, Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S, Novian Setyo W. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Hesti Prastyani, Kharisma Dewi, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Sunarjo (Manager), Umaman Sahareka, Muslih, Zaenal Muttaqin, Wahyu, Rokhim. Keuangan: Yela Ramadiah (Manager), Dwi Titi Lestari, Lita Rahmiati, Astri Prayudita, Syafriani Maulidah, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), fax (0283) 340004. Semarang: M. Yusuf Abadi. Jakarta: Ferdinansyah, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal. Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/ Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 25.000/mm kolom, Sosial/Keluarga: Rp 17.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 17.000/baris, Iklan Colour: Rp 37.000/mm kolom. surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima Iklan halaman 1 (depan): Rp 75.000/ mmk. Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50%. NPWP: No: 01.994.052.7-511.000. imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal


Jln. Semeru No.3 Tegal Jawa Tengah, 52125, http://www.poltran.info

KAMIS, 19 DESEMBER 2013

3

Gelar Pesta Demokrasi

Pemilihan Danyon dan Wadanyon Periode 2014

ADI MULYADI/ RADAR TEGAL

Berikut cuplikan proses pemilihan Danyon dan Wadanyon periode 2014 di Aula Puspita Poltran yang berlangsung lancar dan sukses. Gambar-gambar tersebut terekam melalui bidikan kamera Bidang Akademik Poltran, Satrio Laksonoyudho.

POLITEKNIK Keselamatan Transportasi Jalan (Poltran) Tegal, Selasa (17/12) malam kemarin menggelar pesta demokrasi. Kegiatan dilangsungkan untuk memilih Komandan dan Wakil Komandan Batalyon (Danyon dan Wadanyon) taruna periode 2014. Kepala Pusat Pembinaan Mentala (Kapusbintal) Poltran, Murdiyati SH mengatakan, pelaksanaan pemilihan Danyon dan Wadanyon dibuat semirip mungkin dengan proses demokrasi yang ada di Indonesia. Hal tersebut dilakukan supaya taruna taruni benar-benar memahami seperti apa proses pemilihan umum. Selain itu, supaya Danyon dan Wadanyon yang akan memimpin taruna-taruni dalam berorganisasi merupakan sosok yang menjadi pilihan mereka sendiri. “Pemilihan Danyon dan Wadanyon dengan sistem menyerupai pemilihan umum ini baru kali pertama dilaksanakan. Tahuntahun sebelumnya pemilihanya dilaksanakan biasa-biasa saja,” ujarnya. Murdiyati pun membeberkan proses pemilihan dari awal hingga akhir. Menurut dia, tahap per-

tama adalah seleksi bakal calon yang diikuti oleh 10 orang taruna. Seleksinya dengan tes wawancara. Kriteria seleksi antara lain memiliki jiwa kepemimpinan, luas wawasan, cerdas, berwibawa, disiplin, menguasai PBB, aktif organisasi, berprestasi dibidang akademik dan memiliki integritas. Dari 10 orang yang diseleksi, muncul 5 orang calon. Mereka adalah Wahyu Dwi Wicaksono, Iqbal Maulana, Alex, Wahyu Kurniawan dan M Riharizki Ananda. Lalu, sambung Murdiyati, pada Senin (16/12) malam, ke 5 kandidat Danyon dan Wadanyon menyampaikan visi misinya atau bisa juga disebut berkampanye. Baru pada Selasa (17/12) malam, bertempat di Aula Puspita dilakukan pemilihan secara langsung, umum, bebas dan rahasia (luber). Jumlah peserta yang berhak memberikan suaranya sebanyak 444 orang. “Cara pemilihan dengan mencoblos gambar yang ada di kertas suara, seperti pemilu. Setelah dicoblos, kertas suara dimasukan ke dalam tong,” ujarnya. Setelah dilakukan perhitungan, peraih suara terbanyak adalah M Riharizki Ananda dan terbanyak kedua Wahyu Kurniawan. Dengan demikian M Riharizki Ananda dinobatkan sebagi Danyon terpilih dan Wahyu Kurniawan selaku Wadanyon terpilih periode 2014. (adi)

Hak Dalam Masalah Transportasi Sama (2-habis) Oleh: Budy dan Fery TROTOAR yang ada di Kota Tegal saat ini belum bisa disebut sebagai trotoar yang humanis dan berestetika. Fakta yang ada dilapangan, trotoar dibangun di atas (menutupi) got. Saat membangun trotoar, got tidak dibersihkan denga baik. Atau bekasbekas penyangga dalam pembangunan trotoar tidak dibersihkan. Sehingga jalannya aliran air dalam got tidak lancar. Pada musim hujan jalan-jalan yang sebelum dibangun trotoar jarang banjir tetapi setelah ada trotoar selalu kebanjiran dengan permukaan air cukup tinggi. Kondisi tersebut sangat mengganggu kelancaran lalu lintas. Kedua, trotoar dibangun sebagai pinggiran jalan. Karena setiap pengaspalan jalan, ada penumpukan sekitar 5-10 cm. Akibatnya trotoar semakin rendah. Untuk mengantisipasinya trotoar di buat agak tinggi (dengan kerb lebih dari 20-25 cm) dari permukaan jalan. Ketinggian kerb trotoar dipersyaratkan maksimal 10 cm . Hal ini sangat mengganggu kendaraan, karena bemper mobil sering terantuk di trotoar. Atau sulit membuka dan menutup pintu mobil apabila parkir atau turun dekat trotoar. Ketiga, trotoar lebih tinggi dari halaman rumah. Sehingga pada setiap pintu masuk, konstruksi trotoar diturunkan atau dilandaikan. Akibatnya, permukaan trotoar tidak rata atau banyak naik turun. Hal ini menyulitkan bagi pejalan kaki, terutama bagi penyandang cacat mata atau kaki, pemakaikursi roda, serta pendorong kereta bayi. Kondisi demikian sangat rawan kecelakaan. Keempat, trotoar terputus (tidak menyambung). Baik karena ada kali, got, tembok, ada tiang listrik atau telepon, tiang trafficlight, bangunan suci, gardu, pemadam kebakaran dan sebagainya. Pembuatan trotoar yang terputus akan menyulitkan pemakai. Akibatnya pejalan kaki akan turun ke jalan atau melalui jalan lain yang jelas tidak nyaman dan akan berbahaya bagi keselamatannya. Kelima, trotoar dibangun di atas got dan terputus tanpa ada penghalang atau tanda lainnya.

Keenam, trotoar berkaitan dengan penanaman pohon penghijauan di pinggir jalan. Penanaman pohon penghijauan karena perencanaannya kurang terpadu sering menimbulkan masalah. Di area atas kerap bermasalah dengan jaringan listrik dan telepon. Di area bawah berebut dengan pembangunan jaringan air minum, telepon dan trotoar. Apabila trotoar dibangun lebih dulu, pohon penghijauan kerap ditanam dekat atau menempel dengan krebs trotoar. Apabila pohon penghijauan ditanam lebih dulu, trotoar dibuat mengelilingi pohon tersebut atau pohon di tengah trotoar.

Kedua kondisi itu jelas akan mengganggu trotoar dan penghijauan sendiri. Trotoar tidak akan bertahan lama lantaran akan dirusak oleh pertumbuhan pohon. Pengguna trotoar tidak akan bisa melewati trotoar karena terhalang oleh pohon penghijauan. Hal demikian jelas tidak nyaman bagi pejalan kaki. Di kota-kota besar Indonesia, seperti Jakarta, Surabaya, Makassar, Medan, dan Denpasar. Pada umumnya memiliki karakteristik jalan raya yang kurang bersahabat dengan pejalan kaki. Jalan untuk kendaraan bermotor dibuat selebar mungkin, akan tetapi jalan untuk pejalan kaki dibuat sekecil mungkin. Bahkan terkadang hanya selebar 60 cm saja, sehingga sangat tidak nyaman untuk dilalui. Belum lagi jika dipotong untuk pohon dan penghijauan, semakin habis ruang yang ada untuk pejalan kaki. Maka tak heran jika pejalan kaki di Indonesia kurang dihargai. Sehingga banyak kecelakaan lalu lintas yang terjadi hanya karena pejalan kaki yang berjalan tidak pada tempatnya (karena memang ketiadaan tempat). Seyogyanya sebuah jalan, terdiri dari badan jalan, bahu jalan, saluran kota, baru GSB dan seterusnya.

Pada bagian bahu jalan ini seringkali dipangkas untuk pelebaran jalan. Karena pemerintah kota yang sering kali berorientasi pada kendaraan, bukan pejalan kaki. Penataan jalan yang baik, setelah jalan aspal adalah jalur hijau (rumput, tanaman perdu dan sebagainya). Lalu jalur pejalan kaki yang lebar dan nyaman. Kemudian jalur hijau lagi (pohon, tanaman peneduh dan lainnya) Jalur pejalan kaki yang lebar, teduh dan nyaman, sangat mempengaruhi kemauan penduduk kota untuk berjalan kaki dan memanfaatkan ruang terbuka hijau kota sebagai tempat bersosialisasi. Sejauh ini, pepohonan seringkali mepet dengan jalan. Sehingga dahan-dahan pohon peneduh masuk ke area badan jalan dan mengganggu kendaraan yang sedang melaju. Bahkan juga dapat membahayakan pengguna jalan saat musim hujan tiba. Alasannya rawan roboh ke jalan, karena sangat mepetnya dengan badan jalan. Trotoar Humanis Di beberapa kota besar di negara maju, seperti Tokyo, Seoul, Singapura, London dan lainnya. Penataan dan perawatan jalan ini sudah terlaksana dengan baik dan benar. Sehingga para pejalan kaki pun nyaman saat melaluinya. Kota yang baik adalah kota yang berorientasi pada pejalan kaki, bukan perkembangan jalan dan kendaraan bermotor. Sebab semakin banyak kendaraan bermotor, semakin kotor langit kota kita, semakin tak nyaman untuk dihuni. Maka dari itu, mari kita budayakan berjalan kaki, bersepeda, dan memanfaatkan angkutan umum dengan sebaik-baiknya untuk kebaikan generasi yang akan datang. Desain yang ideal untuk trotoar sesuai dengan volume pejalan kaki dan permintaan masyarakat. Lebar minimal trotoar untuk wilayah perkotaan selebar 4 meter. Hanya untuk zona pejalan kaki belum diperlebar dengan adanya zona kereb, zona frontage, zona furniture untuk perlengkapan jalan lainnya, perambuan, tiang listrik, pepohonan dan sebagainya. Tentunya lebar trotoar akan lebih lebar lagi. Tinggi trotoar maksimal 10 cm, jika lebih dari 10 cm ini akan

mengganggu kendaraan parkir atau turun dari kendaraan, membuka-tutup pintu kendaraan, dan juga akan mengurangi kenyamanan pejalan kaki ketika menggunakannya. Trotoar juga harus rata dan memiliki kemiringan elevasi sebesar 2-3% agar tidak terjadi genangan air. Disamping itu trotoar juga harus memiliki kelandaian memanjang pada setiap akses maupun di persimpangan, maksimal 7%. Agar trotoar memiliki estetika perlu adanya pemberian warna yang berbeda dari permukaan jalan sehingga pejalan kaki merasa nyaman dan menikmati berjalan di trotoar. Trotoar juga harus memperhatikan humanis. Trotoar yang humanis adalah trotoar yang menyediakan fasilitas untuk pejalan kaki umumnya dan penyandang cacat atau kaum disabilitas khususnya. Harus disediakan paving blok yang berwarna kuning, bergerigi agar memudahkan dan mengarahkan penyandang cacat ataupun penyandang tunanetra saat berjalan di trotoar. Maka, untuk mewujudkan desain trotoar yang humanis perlu diperhatikan standar desain pembangunan trotoar. Bukan hanya keberadaannya saja, tetapi juga harus sesuai fungsi dari trotoar tersebut sebagaimana mestinya. Terutama kenyamanan dan keamanan bagi penggunanya khususnya bagi penyandang cacat atau kaum disabilitas. Permasalahan trotoar pada umunya kurang memperhatikan masalah ergonomi dalam pembangunan trotoar. Jika kita memperhatikan masalah ergonomi, maka trotoar yang nyaman, estetika, dan humanis dapat terwujud. Saya berharap kedepannya kota Tegal khususnya akan memiliki trotoar yang humanis, estetika dan humanis. Trotoar juga harus nyaman dan sesuai fungsinya sebagaimana mestinya, tidak ada pedagang kaki lima dan pedagang kaki lima diberi lokasi khusus untuk berdagang agar tidak merampas hak pejalan kaki dan mengganggu arus lalu lintas. Tentu akan menguntungkan orang banyak apabila semua itu terwujud. (*) Penulis adalah Taruna Program Studi MKTJ A Poltran Kota Tegal

ADI MULYADI/ RADAR TEGAL

Inilah petikan luapan kegembiraan Tim Futsal Poltran saat menerima tropi & uang pembinaan dari penyelanggara Turnamen Futsal Fanny Futsal Satdium Semarang. Gambar terdokumentasi melalui jepretan Bagian Dokumentasi Tim Futsal Poltran, Atasani Umarul .

Juara I Propinsi Boyong Tropi dan Uang Pembinaan PRESTASI gemilang ditorehkan para punggawa tim futsal Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (Poltran) Tegal. Tim yang beranggotakan 11 orang taruna itu berhasil memboyong tropi juara I Turnamen Futsal Tingkat Umum Propinsi Jawa Tengah. Official Tim Futsal Poltran, Dedi Raharjo didampingi Bagian Dokumentasinya Atasani Umarul A mengatakan, turnamen bergengsi yang digelar Fanny Futsal Stadium Semarang ini dilaksanakan pada 15 Desember lalu. Jumlah peserta yang mengikuti sebanyak 32 tim dari berbagai kota dan kabupaten di wilayah Jawa Tengah. Di ajang tersebut, sambung Umarul, Tim Poltran merupakan debutan baru. Karena memang baru kali pertama ini mengikutinya. Ternyata dewi fotuna sedang menaungi. Tim Futsal Poltran mampu menumbangkan semua lawan tanding dalam turnamen dimaksud. Pertandingan pertama, Tim Futsal Poltran bertemu dengan BFC dari Semarang dan menang dengan skor 3-1. Babak selanjutnya ditandingkan dengan Sekarepmu FC, Tim Futsal Poltran kembali unggul

2-1. Keberuntungan pun terus berpihak, dibabak delapan besar bertanding dengan Gapox dari Semarang, Tim Futsal Poltran menang 3-0. “Kemudian di babak semi final, kami menumbangkan Tim Wiratama dengan skor 8-0. Sedangkan di final Tim Leo dari Semarang ditaklukan dengan skor 8-3,” katanya. Atas kemenangan ini, Tim Futsal Poltran pulang membawa tropi dan uang pembinaan Rp 2 juta serta piagam. Menurut dia, prestasi di tingkat propinsi ini baru kali pertama dirasakan. “Sebelumnya tim kami hanya berlaga di ajang turnamen lokal. Itu pun hanya mampu sampai babak 8 besar.”

Dedi menguraikan, persiapan yang dilakukan untuk berlaga di Semarang cukup matang. Selain latihan rutin sepekan sekali, juga dilakukan latih tanding atau sparing partner sekali dalam seminggu. “Tim futsal kami beranggotakan 5 orang taruna Nindya, satu orang taruna Madya dan 5 orang trauna Muda.” Kedepan, imbug Dedi, Tim Futsal Poltran akan terus mencoba meraih prestasi-prestasi di berbagai ajang yang ada. Tujuannya untuk mensosialisasikan Poltran kepada masyarakat melalui olah raga. “Kami juga berrencana akan membuat turnamen sendiri untuk tingkat umum,” pungkasnya. (adi)


INTERMEZO

4

KAMIS 19 DESEMBER 2013

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING 1. Pemadam Kebakaran

(0283) 325429

2. Pelayanan Gangguan PLN

(0283) 342245

3. Polresta Tegal

(0283) 356115

4. Rumah Sakit Umum Kardinah

(0283) 356067 / 341938

5. Pelayanan Gangguan PDAM

(0283) 356175 / 358316

6. Stasiun Besar Tegal

(0283) 353018

7. Terminal Bis Tegal

(0283) 354696 / 354695

8. Rumah Sakit Amanah Mahmudah (0283) 6183504

Hotel dan Hiburan Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284 Ajam Goreng Spesial Lombok Idjo - Jl. Karanganyar No. 21A Kejambon (0283) 342331 - d’POSO resto

(0283) 342330 (0283) 6144277

- Anggraeni Hotel

(0283) 881011

Jl. Ahmad Yani No. 159 Ketanggungan - Brebes -Anggraeni Hotel JL.Raya Timur No.9 Jatibarang-Brebes

(0283) 6184090

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Setiap Hari Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB

Kenalkan Adi Nugroho DONITA dan Adi Nugroho benar-benar sedang kasmaran. Ingin selalu bersama, mereka akan merayakan malam pergantian tahun di Pulau Dewata. ”Tahun baru kami mau ke Bali,” ujar Donita di Planet Hollywood, Jakarta Selatan. Perempuan kelahiran Bandung, Jawa Barat, 14 Februari 1989 itu menampik hanya pergi berdua. Dia mengaku keluarga akan ikut bersamanya. ”Aku jalan bareng keluarga, kebetulan ini memang momen yang aku rencanakan sejak lima bulan yang lalu,” katanya. ”Aku nggak bisa bareng (berangkatnya), mungkin aku nyusul. Sebelumnya masih ada kerjaan,” timpal Adi. Berkumpul bersama keluarga Donita saat perayaan tahun baru tentu memperlihatkan keseriusan pria 33 tahun itu dalam membina hubungan dengan Donita. Namun, Adi mengelak saat pertemuan di Bali nanti dimanfaatkannya untuk membahas rencana pernikahan. Dia dan Donita mengaku masih butuh waktu untuk melangkah ke pelaminan. ”Intinya kita nggak main-main, kita menjalani segala sesuatunya dengan serius. Doain saja yang terbaik,” ucap Adi. Donita menambahkan, kepergiannya bersama keluarga dan Adi ke Bali murni liburan. Kalau pun ada acara spesial, tak lain perayaan ulang tahun ibunya. Kebetulan, keluarganya pun ingin melihat langsung bisnis kulinernya di Pulau Dewata. Bersama Adi, dia membuka restoran Sushi Miyabi dan Warong Miyabi. ”Mau merayakan ulang tahun mama di luar kota, di Bali. Kebetulan punya waktu bareng keluarga, waktu barengnya jarang. Kebetulan kami sudah lama tidak ke sana, jadi sekalian liburan,” tutur pemilik nama lengkap Noni Annisa Ra-

madhani itu. Menurutnya, cukup menyenangkan bekerjasama dengan sang pujaan hati membangun bisnis kuliner. Tak hanya itu, keduanya pun kompak di dunia entertainment. Film pertama yang mereka bintangi, Mengejar Setan, akan diputar di bioskop mulai besok. ”Seru sih, lucu pas kerja bareng. Syuting juga bareng dia, dia agak kaget gitu,” ungkapnya. Donita menambahkan, keluarga terutama ibunya sudah mengenal dekat sosok Adi. Jadi, kepergian ke Bali bukan lah upaya untuk mendekatkan pacarnya dan sang ibu. ”Mama sudah kenal dekat dengan Adi. Jadi, nggak harus ke Bali (untuk mengenalkannya),” terangnya. Saat ditanya rencana pernikahan, Donita dan Adi belum bisa memastikan. Tak ada target, keduanya hanya berusaha menjaga jalinan asmara mereka. ”Intinya, kita mencoba mencari yang terbaik, momen yang tepat, dan waktu yang tepat,” pungkas Donita. (ash/ jpnn)

- Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

RIEZ PALACE HOTEL - Senin sampai Sabtu Pick up service Gratis. Layanan antar jemput gratis setiap hari kerja. Dari atau ke Stasiun KA & Terminal Bus Tegal Spesial menu “Afternoon Tea” tiap pukul 17.00-19.00 WIB di Abunawas Resto lt.4 - Selasa,Rabu,Jumat & Sabtu Live Music, pukul 20.00-23.00

DONITA

MASAYU ANASTASIA

Tepis Imej, Jajal Horor

HERJUNOT ALI

Nikmati Lukisan 3D FILM terbarunya, Tenggelamnya Kapal Van der Wijck, mulai tayang besok. Lega, Herjunot Ali atau akrab disapa Junot pun bisa menikmati liburannya. Banyak aktivitas yang dilakukan, salah satunya menikmati lukisan 3D trick arts di Ciputra Artpreneur Center, Jakarta Selatan. ”Untuk pertama kalinya melihat lukisan 3D. Sebelumnya sudah pernah, tetapi (ukuran) A4,” ujarnya. Saking kagumnya, pria kelahiran Jakarta, 8 Oktober 1985 itu tidak mau melewatkan kesempatan bergaya di depan lukisanlukisan yang tampak nyata itu. Apalagi, 3D trick art yang ditampilkan merupakan karya seniman Amerika Serikat. ”Keren banget. Saya baru lihat sebagian,” kata mantan pacar Agni Pratistha itu. Junot tidak bisa membayangkan sulitnya membuat lukisanlukisan tersebut. Makanya, dia memanfaatkan kedatangannya untuk menikmati keunikan lukisan-lukisan tersebut, sepuasnya. ”Kalau saya merasa bikin lukisan 3D itu ada keahlian khusus, karena harus tahu bidang. Jadi, kalau saya sih menikmati saja,” ungkapnya lantas tertawa. Pameran 3D trick arts itu berlangsung sejak 14 Desember lalu hingga 26 Januari 2014. Junot berharap, banyak yang bisa menikmati keunikannya, seperti dirinya. ”Seru banget. Kalau biasanya kita lihat lukisan konvensional, tetapi kalau 3D ini baru sih. Di sini bisa seru-seruan pakai lukisan 3D, seru banget bisa foto,” tutur brand ambassador Nu Green Tea itu. (ash/jpnn)

TAK sedikit film horor Indonesia yang dibumbui adegan vulgar atau menampilkan keseksian pemainnya. Itu yang membuat beberapa aktris anti membintangi film bergenre horor. Tetapi tidak dengan Masayu Anastasia yang menerima tawaran berlakon dalam Mengejar Setan. ”Ini film horor pertama aku,” ujar Masayu Anastasia di Planet Hollywood, Jakarta Selatan, Senin malam. Beradu akting dengan Donita, Adi Nugroho, dan Evan Sanders, dia memastikan tidak mengumbar keseksian tubuhnya dalam film besutan Nayato Fio Nuala itu. ”Memang film horor (Indonesia) identik dengan seks. Tetapi di sini tidak ada (adegan) seks sama sekali, tidak ada baju seksi juga. Don’t judge a book by its cover, nggak semua film horor harus ada seksnya,” katanya. Sebagai bukti, dia tidak sungkan mengajak putri semata wayangnya, Samara Anaya Amandari yang baru berusia 4 tahun, menyaksikan debutnya di film horor. Harapannya cuma satu, sang buah hati tahu pekerjaan dan aktivitas ibunya saat tidak berada di rumah. Sejak kecil, Samara diakuinya sudah terbiasa dengan suasana di lokasi syuting karena dia kerap membawanya saat bekerja. ”Aku ajak ke sini karena mama aku lagi ke Melbourne. Dari dia (Samara) masih kecil, aku selalu

bawa dia (kerja). Kalau sekarang kan anak sudah sekolah, sudah ada jam tidurnya, jadi nggak mungkin aku bawa,” tutur istri Lembu Wiworo Jati itu. Malam itu, kedatangan Masayu bersama sang suami sekaligus menepis kabar keretakan rumah tangga mereka. Selain suami dan puteri kecilnya, Masayu mengajak nenek dan keponakannya menonton film yang akan tayang mulai besok itu. ”Pada ketakutan sih, cuma pada mau ikut. Apa boleh buat, ya aku bawa juga,” ungkapnya lalu tersenyum. Menurutnya, cukup menyenangkan terlibat dalam film horor. Ke depan, kalau ada tawaran lagi, dia tidak mau melewatkannya begitu saja. Asalkan, ceritanya berbeda dengan film yang pernah dibintanginya. ”Kalau ketagihan, nggak. Aku orangnya pilih-pilih, kalau main film harus dipikirin dulu. Kalau cerita yang sama, aku nggak mau,” terang perempuan kelahiran Jakarta, 19 Januari 1984 itu. Prinsipnya, dia harus mencoba dan mendapatkan pengalaman baru saat menerima sebuah tawaran. ”Selama ceritanya menarik dan memberikan pengalaman baru buat aku, aku pasti mau. Berlakon apapun akan aku terima,” ucapnya. Hanya saja, untuk tahun ini dia ‘tutup buku’ dulu. Bersama keluarganya, itu akan ke Melbourne, Australia. (ash/jpnn)

PUTRI AYU SILAEN

Lagu Batak Sentuhan Seriosa PENYANYI seriosa Putri Ayu Silaen berkolaborasi dengan Viky Sianipar. Jebolan Indonesia Mencari Bakat (IMB) itu membawakan lagu tradisional Pulau Samosir yang dikemas dalam album Live Toba Dream 4. ”Awalnya kenal Bang Viky dari IMB. Bang Viky jadi arranger,” ujar Putri Ayu di Viky Sianipar Music Studio, Manggarai, Jakarta Selatan, kemarin. Gadis kelahiran Sibolga, Sumatera Utara, 24 Mei 1997 itu didapuk melantunkan Ila Hasoholan. Tak perlu berpikir dua kali saat mendapatkan tawaran ter-

sebut. Sebab, selama ini dia memang terbiasa membawakan lagu-lagu daerah di atas panggung. ”Lagunya tentang kerinduan kepada kekasih yang sudah lama nggak pulang,” kata putri pasangan Berlin Silaen dan Suzana Pangaribuan itu. ”Aku sih salut ya, bangga. Aransemen lagu (daerah) bisa lebih modern dan bisa diterima semua kalangan. Jadi, orang beranggapan kalau musik tradisional itu bagus dan bisa dilestarikan,” tambah penyanyi yang sepanggung dengan David Fos-

ter di Jakarta dan berkolaborasi dengan Michael Bolton di Singapura pada 2011 itu. Bukan hanya Ayu, Viky melibatkan beberapa musisi ternama dalam album berisi sebelas lagu itu. Misalnya, Ras Muhammad. ”Mereka beda, punya suara yang saya butuhkan di beberapa lagu saya ini,” puji Viky. Bersama Ras Muhammad, dia mengaransemen lagu tradisional Pulau Samosir dengan sentuhan reggae. Viky menyempurnakan kolaborasi itu dengan memainkan alat musik kayu yang dibelinya di Bali. ”Musik

reggae ini melebur dalam liriklirik Batak. Jadi, jangan sampai ada yang tidak mendengar lagu ini,” tuturnya. Pria berdarah Batak itu mengungkapkan, Live Toba Dream 4 sebenarnya sudah disiapkan sejak 2012. Hanya saja, kesibukan semisal menjadi music director untuk Urban Jazz Crossover, IMB Trans TV dan Harmoni SCTV, membuat penggarapannya baru rampung awal November lalu. ”Perlu ekstra tenaga ya untuk menyelesaikan album ini,” terang dia lagi. (ash/jpnn)

PUTRI TITIAN

Pilih Liburan di Indonesia PUTRI Titian akan berlibur ke Eropa, tahun depan. Baru kali pertama, dia sudah membayangkan repotnya menata barang bawaan di dalam koper. ”Satu koper kali ya, eh nggak ngerti sih. Jangan terlalu banyak koper, malas bawanya,” ujarnya ditemui di Rumah Maroko, Jakarta Pusat, kemarin. Paris, Prancis menjadi salah satu kota yang akan disambangi gadis kelahiran Palembang, Sumatera Selatan, 7 April 1991 itu. Sudah terbayang-bayang di benaknya, serunya berpose di depan Menara Eiffel yang tersohor itu. ”Aku belum pernah ke Eropa sebelumnya. Lucu juga ke Paris dan kota-kota lain,” katanya. Selama ini, Tian- sapaan akrabnya- selalu memilih kota atau pulau di Indonesia sebagai destinasi liburannya. Salah satu alasannya, agar komunikasi dengan keluarga dan orangorang terdekat tetap berjalan lancar. Kalau ke luar negeri, dia mengaku harus menyiapkan dana lebih untuk membayar tagihan telepon yang membengkak. ”Siapa sih yang nggak suka jalan-jalan? Aku suka dan lumayan hobi. Tetapi kalau ke luar negeri, aku nggak terlalu suka sebenarnya,” tutur pemeran Safa dalam sinetron Putri Nomer 1 itu. ”Dari komunikasi saja sudah susah, karena kalau di luar negeri providernya susah dan mesti ganti sim card,” tambahnya. Apalagi, Tian termasuk aktif di jejaring sosial. Sesuatu yang tidak mungkin bisa dilakukannya kalau jaringan komunikasi tidak baik. ”Secara aku lumayan update, mulai dari

Facebook, Twitter, Instagram dan lain-lain. Akhirnya, aku suka liburan di Indonesia saja,” ungkapnya lalu tersenyum. Tian menambahkan, liburan ke Eropa seakan menjadi hadiah setelah setahun ini dia sibuk syuting sinetron stripping. Tahun depan, dia pun sudah punya beberapa kontrak kerja yang harus dipenuhi. ”Tidak jauh beda dengan tahun 2013, kegiatan aku tahun depan masih berkutat untuk syuting sinetron. Jadi, fokusnya masih pada bidang akting. Sudah ada proyek-proyek yang disodorkan,” ucap Tian. (ash/jpnn)


5

KAMIS, 19 DESEMBER 2013

Akrab dengan Laut

LAHIR dan besar di wilayah pesisir tentu membuat seseorang menjadi lbeih dekat dengan laut. Kondisi seperti ini juga dirasakan oleh Ika Puspitasari (34) yang sehari-hari bekerja di salah satu perusahaan swasta di Tegal. Memiliki kulit hitam karena faktor geografis tidak membuat dia menjadi minder. Sejak kecil, dia sangat akrab dengan laut, mulai dari bermain di pantai, berenang hingga menjalankan aktivitas yang semua berada tidak jauh dengan laut. Kondisi tersebut ternyata membuat karakter dia menjadi lebih keras dan kuat karena tempaan alam. Kesulitan dalam menjalankan pekerjaan terkadang membuat banyak orang menjadi strest. Tetapi, jika hal itu menimpa dirinya, maka sekuat tenaga cobaan yang ada akan dihadapi tanpa harus mengeluh dan menceritakan kepada banyak orang. Sebagai manusia, tentu memiliki persoalan, baik yang sifatnya umum maupun pribadi. Saat perosalan tersebut memuncak, dia memiliki cara unik yaitu dengan berteriak di pinggir pantai diantara deburan ombak yang menepi. Setelah berteriak beberapa kali, dia merasa ada sesuatu yang keluar dan beban yang terasa berat berangsur menjadi lebih ringan. “Ini cara sederhana tetapi sebagia anak pesisir kami sudah terbiasa dengan hal itu,” katanya. Karakter yang kuat, lanjutnya, juga melekat pada dirinya dan keluarga serta warga lain di sekitar tempat tinggalnya. Ti-

Beli Vitamin dan Suplemen Hanya Buang Duit?

Ika Puspitasari dak mudah menyerah seperti yang dilakukan para nelayan saat mencari ikan di tengah ombak tinggi juga menjadi pelajaran berharga bagi mereka yang mencari nafkah di darat. Menghormati dan menghar-

gai alam sebagai sumber kehidupan bagi seluruh insan yang ada di bumi juga selalu dia junjung. Cara paling mudah adalah dengan menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah di sungai maupun laut.

Keharmoniasan alam dengan manusia tentu akan mendatangkan banyak manfaat. Bencana yang kerap terjadi sebagian juga berasal dari ulah tangan-tangan jahil manusia yang tidak menghargai alam

sehingga keseimbangannya menjadi terganggu. “Kami hidup berdekatan dengan pesisir dan dari sana pula sumber kehidupan keluarga kami berasal,” pungkasnya. (gun)

KEBANYAKAN orang tanpa ragu akan mengatakan, kesehatan mereka lebih penting dibanding harta kekayaan yang dimiliki. Namun tentu tidak ada orang yang membuang uang miliknya begitu saja untuk produk yang sebetulnya tidak bermanfaat bagi kesehatannya. Tapi faktanya, hal itulah yang mungkin dilakukan banyak orang saat membeli vitamin dan suplemen. Hal ini terungkap dalam 3 riset yang dipublikasikan dalam Annals of Internal Medicine pada mayoritas orang Amerika. “Dalam studi ini terungkap tidak ada manfaat kesehatan penting yang diperoleh dari konsumsi multivitamin. Tentunya, kami tetap menghormati produk tersebut,” kata penulis dan editorial dalam Annals of Internal Medicine. Riset ini dilengkapi pertimbangan dari sisi biologis, maupun efek merugikan atau menguntungkan yang mungkin sangat kecil. Editorial dalam majalah ini fokus pada riset tentang suplemen vitamin dan mineral yang pernah dipublikasikan dalam Annals of Internal Medicine. Para periset dalam studi pertama tergabung dalam Kaiser Permanente Center for Health Research. Peneliti mereview bukti untuk menentukan efektivitas suplemen vitamin pada orang dewasa. Tentunya responden tidak kekurangan jenis nutrisi

lain, untuk mencegah penyakit kanker dan kardiovaskular. Riset ini melibatkan 450 ribu responden. Peneliti mengkaji tiga penelitian tentang pemberian berbagai jenis multivitamin dan 24 penelitian tentang pemberiaan satu atau dua jenis multivitamin. Dari pengkajian tersebut, peneliti menyimpulkan, tidak ada kejelasan adanya efek menguntungkan konsumsi multivitamin pada pencegahan penyakit kardiovaskuler, kanker, atau kematian karena sebab apapun. Studi kedua mengevaluasi efektivitas, konsumsi multivitamin harian untuk mencegah penurunan kemampuan kognitif pada pria berusia 65 tahun atau lebih. Riset ini melibatkan 5.947 responden pada studi yang dilakukan Harvard pada 1997. Studi yang bernama Physicians’ Health Study II ini bertujuan mengetahui untung-rugi konsumsi suplemen multivitamin, vitamin E, dan vitamin C, untuk mencegah penyakit kardiovaskuler, kanker, gangguan penglihatan, dan penurunan kemampuan kognitif. Riset yang dilakukan selama 12 tahun ini membuktikan, tidak ada perbedaan nyata pada orang yang mengkonsumsi suplemen atau sekedar placebo. Sehingga, penurunan kemampuan kognitif dan pencegahan penyakit sama pada orang yang mengkonsumsi suplemen dan tidak. (hkc)

Apa Kata Psikolog soal “Foto Narsis” di Jejaring Sosial? Lembur, Haruskah Tenggak Stimulan? SELFIE atau memotret diri sendiri untuk kemudian mengunggahnya ke jejaring sosial saat ini menjadi bagian dari gaya hidup. Bahkan, istilah selfie kini sudah masuk dalam kamus dan ditempatkan sebagai Oxford English Dictionary’s 2013 Word of The Year. Perilaku narsisme di media sosial ini pun sudah berlaku universal. Tak cuma masyarakat biasa, kalangan elite seperti presiden, pejabat, dan selebriti pun sudah ketularan perilaku ini. Survei dari Pew Internet & American Life Project menyatakan, 54 persen pengguna internet punya kebiasaan mengunggah potret dirinya ke dalam Facebook, Twitter, atau jejaring sosial lainnya. Menurut psikolog dan direktur Media Psychology Research Center, Dr Pamela Rutledge, keinginan memotret, mem-posting, dan mendapatkan “likes” dari situs jejaring sosial merupakan hal yang wajar pada setiap orang. “Keinginan ini dipengaruhi

rasa kita pada hubungan sosial. Hal ini sebetulnya sama dengan saat orang mengatakan betapa bagus baju yang kita kenakan. Secara biologis, pengakuan sosial merupakan kebutuhan, bahkan ada area pada otak yang dikhususkan untuk aktivitas sosial,” kata Rutledge. “Wabah” selfie sebetulnya tidak dimulai saat marak penggunaan smartphone. Menurut info BBC, selfie pertama kemungkinan dilakukan di tahun 1800an menggunakan cermin atau menggunakan self-timer. Selfie kala itu tidak melibatkan obyek

tunggal seperti saat ini, tetapi dalam kelompok besar seperti berfoto dengan teman atau keluarga. Beberapa melakukan ide kreatif, misalnya dengan menggunakan cermin, untuk mendapatkan gambar terbaik dirinya. Namun dengan teknologi yang kian berkembang, selfie semakin maju hingga tak bisa lagi diprediksi. Gaya yang digunakan semakin beragam baik menggunakan cermin seperti tahun 1800-an, atau membalikkan kamera. Di awal era media sosial, foto dikirim untuk teman atau

demi kesenangan semata. Menurut pendapat beberapa ahli, selfie ternyata memiliki dampak negatif dan positif. Penelitian di Inggris menyatakan, membagi terlalu banyak foto ke jejaring sosial termasuk foto selfie, berpotensi memperburuk hubungan atau membuat pengunggah foto kurang disukai. “Peneliti kami menemukan, seseorang yang secara berkala mem-posting foto miliknya di media sosial berisiko membahayakan hubungannya di kehidupan nyata,” kata pimpinan riset Dr David Houghton. Hal ini menurut Houghton dikarenakan tidak semua orang berhubungan baik dengan orang yang mem-posting foto personalnya. Beberapa ahli menyatakan, mem-posting foto di jejaring sosial, termasuk foto selfie, bisa memengaruhi karakter dan tingkah laku orang dewasa. Misalnya untuk narsis, yang ditemukan pada beberapa selfie, obyek dalam keadaan bersenang-senang. (hkc)

BEKERJA lembur menuntut fisik dan pikiran untuk awas lebih lama dari yang biasanya. Itulah yang membuat para pekerja lembur kerap meminum stimulan untuk menjaga daya konsentrasinya. Hanya, minuman yang bersifat stimulan tidak dapat dikonsumsi secara berlebihan karena akan mengganggu sistem tubuh. Seperti kasus Mita Diran, copywriter muda dari sebuah perusahaan periklanan yang meninggal karena dikabarkan memaksakan bekerja hingga 30 jam. Selagi lembur, Mita juga dikabarkan minum minuman penambah energi yang merupakan stimulan secara berlebihan. Lantaran risiko tersebut, lantas sejauh mana minuman stimulan boleh dikonsumsi? Menurut dokter spesialis gizi dari klinik Samuel Oetoro, minuman stimulan boleh saja diminum saat diperlukan. Pasalnya hampir tidak ada makanan yang efeknya menyerupai stimulan. Kendati demikian, orang tetap

Dengar Musik Pop Bantu Kembalikan Ingatan STUDI terbaru mengungkap pasien yang mengalami cedera otak bisa mengembalikan ingatan dengan mendengarkan musik pop. Penelitian yang dilakukan oleh Amee Baird dan Severine Samson dari University of Newcastle di Australia dan University of Lille di Perancis Utara ini menunjukkan, kekuatan musik mampu mengembalikan ingatan orang yang mengalami cedera otak. Penelitian ini diterbitkan di jurnal Neuropsychological Rehabilitation. Para peneliti memutar berbagai lagu yang populer untuk diperdengarkan kepada lima orang yang mengalami cedera otak. Sebagai pembanding, lagu yang sama juga diperdengarkan kepada lima orang sehat yang tidak mengalami cedera otak. Para responden ini kemudian

diminta untuk mengingat seberapa familiar mereka dengan lagu yang diputarkan tersebut. Peneliti menanyakan apakah mereka menyukai lagu tersebut, dan ingatan apa yang muncul selagi mendengarkan lagu tersebut. Lagu yang diperdengar-

kan di antaranya lagu Kylie Minogue dan Robbie Williams. Hasilnya, responden yang mengalami cedera otak lebih mampu mengingat beberapa kenangan dibandingkan orang yang tidak mengalami cedera otak. Dari seluruh responden,

hanya satu dari empat pasien yang tidak mendapatkan kembali ingatan mengenai sesuatu setelah mendengar musik pop. Dan dari seluruh responden, hanya satu pasien yang mampu mengingat banyak hal. Secara keseluruhan, ingatan

yang paling banyak muncul berupa kenangan positif tentang seseorang atau periode tertentu yang menyenangkan dalam hidupnya. Peneliti menyimpulkan, “Temuan ini menunjukkan bahwa musik adalah stimulus yang efektif untuk memunculkan kenangan otobiografi dan mungkin bermanfaat dalam rehabilitasi amnesia otobiografi, tetapi ini hanya berlaku pada pasien tanpa masalah mendasar terkait ingatan otobiografi dan persepsi.” Baird dan Samson berharap temuan mereka akan ditindaklanjuti dengan penelitian yang lebih lengkap. Melibatkan orang yang sehat sebagai respondennya, atau pasien penyakit saraf dengan berbagai kondisinya. (hkc)

perlu membatasi konsumsinya. “Batas amannya sekitar tiga hingga empat cangkir saja, ingat ya, cangkir, bukan gelas,” tegas dokter yang berpraktik di Siloam Hospital ini. Minuman stimulan yang diminum pun tidak sembarangan. Samuel menekankan agar minuman stimulan yang dipilih adalah yang tidak mengandung karbohidrat simpleks seperti gula tambahan dan lemak. Ini artinya, minuman kopi instan atau minuman berenergi yang manis tidak masuk dalam kriteria minuman stimulan sehat

menurut Samuel. Dia mengatakan, minuman stimulan yang paling baik adalah kopi tanpa gula. “Kopi tanpa gula murni hanya mengandung stimulan saja yaitu kafein, tidak ada tambahan karbohidrat ataupun lemak,” ujarnya. Selain itu, minuman berkafein lain seperti teh juga bisa dijadikan alternatif stimulan. Dan lagi-lagi, perlu diminum tanpa gula. Samuel mengatakan, stimulan memang penting untuk menjaga rasa awas, tetapi bukan berarti konsumsinya dapat menggantikan tidur. (hkc)


JAWA TENGAH

6

KAMIS 19 DESEMBER 2013

RADAR TEGAL

Kantor Bupati Kendal Terendam

EVENT Bukti Kerukunan Antaretnis SEMARANG - Pandanaran Art Festival (PAF) 2013, event tahunan sebagai wadah ekspresi para seniman dan kesenian yang ada di Kota Semarang akan digelar kembali pada tanggal 21-22 (SabtuMinggu) Desember lusa. Yang menarik, kegiatan ini menonjolkan budaya Kota Semarang yang terdiri atas empat unsur, Tiongkok, Arab, Jawa, dan Belanda. ”Semua unsur tersebut akan ditampilkan dalam FAS. Di mana setiap etnis, kontennya disesuaikan dengan budaya masing-masing. Seperti Jawa dengan warak ngendhog, Tiongkok dengan barongsai, Arab dengan rebana atau gambus atau tari sufi, dan Belanda dengan noni-noni berpakaian Belanda,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang Nurjanah, kemarin (18/12). Ia menargetkan dalam event tahunan yang digelar selama dua hari itu, akan diikuti 100 stan. Saat ini jumlah yang mendaftar masih 20 stan. Stan itu untuk mendukung empat unsur etnis tersebut. ”Untuk stan umum masih belum, tapi nanti setelah mendekati acara, biasanya baru ada. Kita targetkan 100 stan,” katanya. Selain menonjolkan empat budaya, stan-stan yang ada juga akan didominasi kuliner. Dengan suguhan makanan khas masing-masing daerah tersebut. ”Seperti stan Jawa akan menyediakan gudeg, Arab kebab, Tiongkok bakmi, dan Belanda makanan khas di sana,” imbuh Nurjanah. Tema yang diusung kali ini, lanjut Nurjanah, adalah Kerukunan Antaretnis. Dari kegiatan tersebut diharapkan masyarakat tahu bahwa di Kota Semarang terdapat campuran kebudayaan yang unik. Festival ini diharapkan dapat menggugah khalayak untuk datang berbondong-bondong menikmati aneka kuliner, kerajinan dan pertunjukan seni asal Kota Semarang. (zal/ton/ce1)

KEPENDUDUKAN Mulai 2014, e-KTP Berlaku Seumur Hidup KAJEN - Mulai tahun 2014, rencananya pemberlakuan seumur hidup e-KTP atau KTP Elektronik akan diterapkan. Hal ini menyusul Rapat Paripurna DPR RI yang digelar Selasa (26/11) lalu, terkait pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Atas UU Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan (Adminduk). Sekretaris Disdukcapil Kabupaten Pekalongan, Bambang Supriyadi saat dijumpai radar, membenarkan hal tersebut. Namun, ia mengatakan, petunjuk pelaksanaan KTP Elektronik seumur hidup hingga kini belum ada. Pasalnya, undang-undangnya baru saja ditetapkan. “Yang jelas, dalam Undang-Undang tentang perubahan UU No 23/2006 ini, e-KTP akan berlaku seumur hidup, kecuali ada perubahan status pemilik. Barulah nanti data akan diubah,” jelasnya, kemarin. Selain masa berlaku e-KTP yang semula hanya 5 tahun menjadi seumur hidup, dalam UU tersebut, lanjut Bambang, juga terdapat beberapa perubahan substansi yang mendasar. Di antaranya, penerbitan akta kelahiran yang semula melalui penetapan Pengadilan Negeri jika pelaporannya melebihi 1 tahun, sekarang diubah cukup dengan Keputusan Ka.Disdukcapil. “Ada lagi, Penggunaan data kependudukan sekarang menggunakan data Kemendagri. Penerbitan akta pencatatan sipil, yang semula dilaksanakan di tempat terjadinya peristiwa penting, diubah di domisili penduduk. Pengakuan dan pengesahan anak, juga dibatasi, hanya untuk anak yang dilahirkan dari perkawinan yang telah sah menurut hukum agama, tetapi belum sah menurut hukum negara,” tambahnya. Sementara, terkait perubahan pelaporan pencatatan kematian yang semula menjadi tanggung jawab semua penduduk, diubah menjadi kewajiban RT untuk melaporkan setiap kematian warganya pada instansi pelaksana secara berjenjang. “Kalau ada yang meninggal, Ketua RT melaporkan ke RW, kemudian RW lapor ke Desa/Kelurahan, kemudian dari Desa ke Kecamatan. Untuk pengurusan dan penerbitan dokumen kependudukan tidak dipungut biaya, alias gratis.” Menurut Bambang, dengan perubahan UU ini, masyarakat akan semakin mudah mengurus dokumen kependudukan, terutama KTP Elektronik atau E-KTP. Jika sebelumnya masih memiliki masa berlaku, e-KTP sudah ditetapkan akan berlaku seumur hidup. “Di samping itu, perubahan UU No 23 Tahun 2006 ini, juga mengandung nilai penting dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (ap23)

ADITYO DWI/RADAR SEMARANG

KREATIF - Djoni Santoso saat menyelesaikan replika pohon Natal dari kaleng bekas.

Pohon Natal dari 500 Kaleng Bekas SEMARANG - Pohon Natal selalu identik dengan pohon cemara. Tetapi di wilayah RT 3 RW V, Kelurahan Brumbungan, Kecamatan Semarang Tengah, seorang warga bernama Djoni Santoso membuat replika pohon Natal dari bekas kaleng minuman. Pohon setinggi 8 meter itu menghabiskan 500 kaleng bekas. Di puncak pohon Natal diberi ornamen kamera film Nikon keluaran 1965. ”Kami memanfaatkan kaleng bekas menjadi barang yang berguna,” kata Djoni yang dikenal sebagai dukun kamera ini. Ia membuat pohon Natal itu di Taman Karangwulan Sari, depan rumahnya. Pembuatannya dibantu tetangganya, Ny Muh Ali. Djoni mengaku, butuh waktu selama dua bulan untuk membuat pohon Natal dari kaleng

bekas itu. Sebab, dia harus mengumpulkan kaleng bekas yang masih utuh. ”Saya membeli kaleng bekas dari pemulung seharga Rp 500 per biji. Tapi, syaratnya kaleng harus utuh dan tidak penyok,” ujarnya. Paling tidak, Djoni harus merogoh kocek hingga Rp 1 juta dalam pembuatan pohon Natal tersebut. Uang itu untuk membeli 500 kaleng bekas, bambu, serta kayu penopang agar bambu tidak roboh. Pohon Natal itu merupakan pohon kelima yang sudah dibuat Djoni. Sebelumnya dia sudah merakit pohon Natal dari kamera analog pada 2005, pohon Natal dari negatif film pada 2008, pohon Natal dari hasil hunting foto pada 2009, pohon Natal dari filter lensa pada 2010 serta terakhir pohon Natal dari kaleng bekas.

Karena bahan pembuatan pohon Natal yang terakhir ini berbeda dari sebelumnya yang selalu terkait kamera, maka Djoni pun tetap menaruh unsur kamera sebagai ciri khas karyanya. ”Ornamen kamera film Nikon keluaran 1965 saya pasang di puncak pohon Natal,” katanya. Selain replika pohon Natal, Djoni juga pernah merakit replika naga dari kamera manual pada perayaan Imlek 2006 dan masjid dari kamera pada perayaan Idul Fitri 2006. Ditanya kesulitan dalam membuat pohon Natal tersebut, Djoni mengaku mengalami kesulitan saat menyobek kaleng bekas minum itu dengan pisau cutter. ”Tangan saya sampai terluka terkena sobekan kaleng yang cukup tajam,” akunya. (hid/aro/ce1)

KENDAL - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kendal sejak Selasa (17/12) petang hingga Rabu (18/12) dini hari menyebabkan ratusan rumah di 7 kelurahan di Kecamatan Kendal terendam banjir. Selain itu, banjir juga melanda kantor Bupati Kendal, sejumlah kantor pemerintahan, serta gedung sekolah. Praktis, aktivitas pemerintahan kemarin lumpuh total. Sebab, hampir semua jalan protokol di Kota Kendal terendam banjir antara 20-60 sentimeter. Data yang dihimpun Radar Semarang menyebutkan, 7 wilayah kelurahan yang dilanda banjir adalah Kelurahan Kebondalem, Kelurahan Sijeruk, Kelurahan Pegulon, Kelurahan Ngilir, Kelurahan Petukangan, Kelurahan Balok, dan Kelurahan Bandengan. Wilayah kelurahan yang banjirnya terparah adalah Kelurahan Pegulon berdekatan dengan Kali Kendal, ketinggian air mencapai 50 sentimeter. Kusmiyanto (55), salah satu warga Kelurahan Pegulon mengatakan, banjir mulai terjadi sekitar pukul 01.00. Selain karena curah hujan yang tinggi, banjir juga akibat buruknya drainase di wilayah Kota Kendal, khususnya Kali Kendal yang mengalami sedimentasi tinggi. ”Saat ini, Kali Kendal memang masih tahap pengerukan. Namun justru akibat pengerukan itu, air meluap ke jalan. Sebab, pelaksana pengerukan menjebol tanggul permanen sungai itu, tepatnya di Jalan Habibproyo. Air pun langsung meluber ke jalan dan perkampungan sekitarnya,” kata Kusmiyanto kepada Radar Semarang. Budi Wiyarso (58), Ketua RT 04 RW 01, Kelurahan Ngilir mengatakan, Kali Kendal mulai meluap ke Jalan Raya Masjid Agung Kendal pada Selasa malam. Sedangkan air mulai masuk ke permukiman warga mulai Rabu dini hari. ”Di sini memang sudah langganan banjir, ketinggian air 25-30 sentimeter. Air masuk rumah saat azan subuh,” jelasnya. Selain Jalan Raya Masjid Agung Kendal, jalan protokol yang direndam banjir adalah

Jalan Soekarno-Hatta, Jalan Pahlawan, Jalan Habibproyo dan Jalan Kebondalem. Genangan air mencapai lutut orang dewasa. Tidak sedikit pengendara motor yang nekat menerjang banjir, hingga mengalami mesin ngadat lantaran kemasukan air. Banjir tersebut dimanfaatkan anak-anak sekitar bermain air. Sejumlah warga dan siswa yang akan berangkat kerja dan sekolah juga terganggu. Tak sedikit siswa yang terlambat sampai sekolah. Selain itu, satu gedung sekolah yakni SMA NU 01 Al Hidayah yang berada di dekat Kali Kendal juga terendam banjir. Praktis, proses belajar mengajar di sekolah ini pun terganggu. Banjir kemarin juga merendam ruas jalan sekitar Alun-Alun Kendal dan Lingkungan kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kendal. Genangan di kantor bupati tersebut sekitar 20-30 sentimeter. Sejumlah kantor pemerintahan yang teredam di antaranya kantor Humas, Satpol PP, Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Bappeda, Dinas Komunikasi dan Informatika, Bagian Hukum, Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (BPMPT), Bagian Tata Pemerintahan (Tapem), Bagian Aset Daerah, Bagian Inspektorat, dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Selain itu sejumlah rumah dinas juga digenangi banjir, di antaranya rumah dinas bupati, rumah dinas Ketua DPRD Kendal, dan rumah dinas Dandim. Petugas Pemadam Kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendal berupaya mengurangi banjir di Setda dengan menyedot air menggunakan mobil pemadam. Air tersebut disedot dan langsung dibuang di jalan kawasan AlunAlun Kendal. Bupati Kendal Widya Kandi Susanti mengatakan, kantor pemerintahan di lingkungan Pemkab Kendal memang rawan banjir. Sebab, lokasinya berada di daerah cekungan. Selain itu sempitnya gorong-gorong menjadi salah satu penyebab banjir. (den/aro/ce1)

Jalur Khusus Malah Repotkan Kaum Disabilitas

PRATONO/RADAR SEMARANG

MANA AKSES KAMI - Kesulitan penyandang disabilitas dalam menikmati fasilitas publik dan mendapatkan pekerjaan disampaikan dalam bentuk video dokumenter.

SEMARANG – Ramadhani Hadianti mengaku lega ketika mengetahui trotoar di Jalan Pemuda Semarang telah dilengkapi dengan guiding block atau paving blok khusus untuk warga yang memiliki masalah pada penglihatan. Penderita low vision ini membutuhkan tekstur balok lurus atau bulat pada paving blok trotoar sebagai petunjuk jalan. Tapi ketika berjalan menyusuri guiding block, ternyata ada bagian yang ambles. Sehingga usai hujan, langsung tergenang air. ”Dan saya langsung kejeblos genangan,” curhat Ramadhani saat mengikuti diskusi dan pemutaran video partisipatif disabilitas Indonesia di Paragon XXI Rabu (18/12). Jalur khusus tunanetra di trotoar utama Kota Semarang, se-

harusnya untuk memudahkan akses penyandang disabilitas untuk menikmati fasilitas publik trotoar di Semarang. Namun kenyataanya, di sejumlah lokasi, jalur ini malah merepotkan. Sebab pemasangan guiding block ini terkesan asal dipasang, tanpa melihat kebutuhan penyandang disabilitas. Ada guiding block yang mepet pohon atau tembok. Bahkan ada yang di tengah jalur malah dipasangi tiang petunjuk jalan. Bahkan di dekat Mal Paragon, jalur guiding block dipasangi tonggak besi pembatas dan diberi besi melintang setinggi sekitar 30 sentimeter. ”Mungkin maksud pemerintah untuk mencegah jadi tempat parkir, tapi akibatnya saya yang low vision atau teman saya yang pakai kursi roda malah tidak bisa lewat,” tuturnya kecewa.

Pengalaman Ramadhani di Semarang ini mirip dengan yang dialaminya di Jakarta. Kesulitankesulitan akses fasilitas umum ini direkam dalam video diary yang digarap Ramadhani dan 18 rekannya sesama kaum disabilitas. Ada dua video tersebut berjudul Di Mana Akses Kami? dan Job (Un) Fair. Video partisipatif ini merupakan bagian dari kampanye SAMA : Ruang, Peluang dan Perlakuan untuk Penyandang Disabilitas yang digagas oleh Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) bekerja sama dengan Yayasan Kampung Halaman (YKH). Judul pertama menceritakan kisah-kisah para penyandang disabilitas yang belum dapat menikmati fasilitas publik yang memadai hingga saat ini. (dna/ ton/ce1)

Penetapan Status Tanah Diprotes Pemilik Lahan SEMARANG – Penetapan status tanah hortikultura oleh Pemkot Semarang di wilayah Kecamatan Mijen diprotes pemilik lahan. Kebijakan tersebut dianggap merugikan pemilik lahan karena kuasa penggunaan lahan tersebut menjadi berkurang. Status tersebut juga berdampak terhadap penjualan lahan. Salah satu pemilik lahan, Sunarto, warga Kelurahan Ngadirgo RT 2 RW 5, Kecamatan Mijen, mengatakan, lahan yang telah ditetapkan sebagai kawasan hortikultura hanya dapat ditanami tanaman keras. Lahan tersebut, tidak boleh ditanami tanaman lainnya dan tidak boleh dijual ke orang di luar Mijen. ”Padahal tanah saya ada di dua

titik cukup luas, yaitu di dekat kawasan Bukit Semarang Baru seluas 3.500 meter persegi dan di Kelurahan Jatibarang, luasnya juga hampir sama. Masa semua harus ditanami tanaman keras?” Menurut Sunarto, penetapan status hortikultura juga membuat tanah di kawasan tersebut sulit dijual. Tanah tersebut tidak boleh dijual jika hanya sebagian dan tidak boleh dijual kepada orang yang tinggal di luar Mijen. ”Padahal, sulit sekali mencari orang di Mijen yang punya kemampuan membeli tanah ribuan meter persegi. Kalaupun ada mereka pasti tidak akan mau, karena untuk apa membeli tanah miliaran rupiah tapi nantinya dianggurin (hanya boleh ditana-

mi tanaman keras, Red).” Sunarto menilai, Pemkot Semarang berlaku diskrimanatif dengan penetapan status tanah hortikultura tersebut. Sebab di bagian hilir, tanah dengan luas sedikit saja, harga jualnya mencapai jutaan rupiah per meter. Sedangkan di bagian hulu seperti tanah miliknya, justru dipersulit ketika akan dijual. ”Padahal tanahnya sudah HM (Hak Milik), sehingga harusnya bebas untuk berbuat apa pun. Harusnya pemerintah juga berpikir, kami masih butuh biaya untuk kebutuhan keluarga dan sekolah anak, karena terdesak kami ingin menjual tanah sebagian,” jelasnya. Ketika pemkot memerintah-

kan hanya boleh ditanami tanaman keras, lanjut Sunarto, seharusnya memberikan subsidi. Yaitu memberikan bantuan biaya pengelolaan tanaman keras sehingga warga tidak merugi. Kenyataannya pemkot tak memberikan kompensasi apa pun. Ketua Komisi A DPRD Kota Semarang Agung Prayitno mengatakan, penetapan status tanah masyarakat untuk kawasan hortikultura oleh Pemkot Semarang itu memang sangat memprihatinkan. Jika pemkot menguasai atau membeli tanah tersebut tidak jadi masalah, tapi nyatanya pemkot tidak melakukan itu. Penetapan status kawasan hortikultura dan konservasi ber-

dasarkan Perda RTRW Tahun 2011, ada di tiga wilayah kecamatan. Yakni Kecamatan Gunungpati, Kecamatan Ngaliyan dan Kecamatan Mijen. Di Kecamatan Mijen sendiri, menurut Agung Prayitno ada sekitar ratusan hektare tanah masyarakat yang ditetapkan menjadi kawasan hortikultura. ”Jadi persoalan pertanahan di Kota Semarang ini memang sangat kompleks, salah satunya penetapan status tanah hortikultura itu. Karena pemilik tanah menjadi tak bisa menanam sesuai keinginannya, tak bisa mendirikan bangunan, dan jika itu tanah warisan tak bisa dipecah dan dibuat sertifikatnya,” terangnya. (zal/ton/ce1)

ADENNYAR WYCAKSONO/RADAR SEMARANG

TERENDAM - Kantor Bupati Kendal yang dilanda banjir kemarin. Genangan air setinggi 20-30 sentimeter menjadi arena bermain anak-anak.


SAMBUNGAN

KAMIS 19 DESEMBER 2013

7

RADAR TEGAL

Teroris Kedubes Myanmar Dituntut 8 Tahun Penjara JAKARTA - Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel) kemarin (18/12) menggelar sidang terbuka yang mengagendakan penuntutan terhadap Sigit Indrajid alias Abu Yahya, pentolan teroris perancang bom Kedutaan Besar (Kedubes) Myanmar di Jakarta. Dalam sidang tersebut, Sigit dituntut 8 tahun penjara oleh Jaksa Penutut Umum (JPU). “Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Sigit Indrajid dengan penjara pidana 8 tahun penjara dikurangi selama terdakwa menjalani tahanan sementara dengan perintah tetap ditahan,” kata JPU Heru Anggoro dalam persidangan kemarin. Dalam pembacaan tuntutannya, Heru menjelaskan bahwa

Sigit terbukti menerima bom dari Rokhadi, simpatisan GTM (Generasi Toifah Mansuroh) di Bekasi pada Februari 2013. Selain itu, Sigit juga menerima uang sebesar Rp 300 ribu dari Rokhadi untuk pembelian perangkat pembuatan bom seperti blender dan bahan kimia H2O2. Uang tersebut selanjutnya ditrasnfer melalui rekening milik istri Sigit. Dari fakta-fakta persidangan, lanjut Heru, Sigit mengakui ikut mengusulkan dalam perencanaan pengeboman Kebubes Myanmar dengan mengambil momentum unjuk rasa dari Forum Umat Islam (FUI) pada 3 Mei 2013 lalu. Selain itu, Heru mengatakan bahwa faktor yang memberatkan

Sigit lainnya adalah tidak mendukung program pemerintah dalam upaya pemberantasan terorisme. “Selain itu, terdakwa Sigit tidak menyesali perbuatannya. Hal yang meringakan adalah terdakwa belum pernah di hukum,” ucap Heru di hadapan Ketua majelis hakim Hariono. Setelah pembacaan tuntutan JPU kemarin, Hariono memberikan kesempatan kepada Sigit untuk berdiskusi bersama kuasa hukumnya untuk menyusun pembelaan dari tuntutan JPU pada sidang selanjutnya. “Sehingga sidang perkara ini kita tunda pada tanggal 23 Desember 2013 dengan agenda pengajuan pembelaan dari

terdakwa,” kata Hariono lebih lanjut. Sementara itu, Mabes Polri menyatakan telah menangkap salah satu pelaku yang terlibat dalam pengeboman Vihara ekayana di Jakarta Barat 4 Agustus lalu. Terduga pelaku bernama Rubi itu ditangkap di Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (15/12) lalu. “Mudah-mudahan penangkapan R ini bisa mengurangi kekuatan mereka (teroris),” ujar Kapolri Jenderal Sutarman setelah Rakor persioapan Operasi Lilin di Mabes Polri kemarin. Karopenmas Divhumas Mabes Polri Brigjen Boy Rafli Amar mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan apa peran Rubi dalam peristiwa tersebut. (jpnn)

Tim Pengacara KPU Dibayar Rp 100 Juta Fatahillah dan Partners. Pagu dari halaman 1 anggarannya hanya Rp 100 juta, Divisi Hukum KPU Kota Tegal sehingga masing-masing kantor Agus Wijanarko SH, Selasa (17/ pengacara menerima Rp 50 juta. 12) mengatakan, anggaran untuk Jumlah yang cukup sedikit, kalau menghadapi sengketa Pilwalkot melihat anggaran untuk pengacukup minim, hanya disediakan cara kelas nasional. Namun kaanggaran sebesar Rp 250 juta. rena keterbatasan anggaran yaAwalnya KPU mengajukan ang- ng kami miliki, tim pengacara garan seklitar Rp 900 juta, tapi KPU menyadari,” kata Agus. dicoret tim anggaran Pemkot Menurut Agus, walaupun diTegal dan hanya disediakan ang- bayar cukup minim, namun tim garan sebesar Rp 250 juta. Karena pengacara KPU Kota Tegal berminimnya anggaran yang ada, usaha keras dalam persidangan maka KPU harus menggunakan PHPU yang digelar di MK. Haanggaran dengan seefesien silnya, semua materi gugatan mungkin. Anggaran tersebut pemohon dalam hal ini Paslon tidak hanya untuk biaya tim nomor urut 1 bisa dimentahkan, pengacara, tapi termasuk SPPD dan ditolak majelis hakim MK, anggota KPU, sekretariat, dan yang diketuai langsung Hamdan saksi-saksi, serta penyiapan ba- Zoelva. Bahkan dalam amar purang bukti dan sewa apartemen. tusannya, majelis hakim meno“Walaupun kami mengguna- lak semua materi gugatan pemokan 2 kantor pengacara, yakni hon. Sebab, sesuai faktai perKantor Pengacara Mahendra- sidangan, semua tuduhan yang data dan Partners dan Guntur ditujukan kepada KPU selaku

termohon dan Paslon nomor urut 3 Hj Siti Masitha SoeparnoDrs HM Nursholeh MMPd dinilai tidak terbukti. “Anggaran lainnya, kami manfaatkan untuk penyiapkan barang bukti, biaya perjalanan dinas anggota KPU, sekretariat dan saksi-saksi. Untuk mempermudah koordinasi, sekaligus menyiapkan dokumen yang dibutuhkan dalam persidangan kami menyewa apartemen. Langkah kami lakukan agar ada efesiensi anggaran, dibanding harus bermalam di hotel,” tutur Agus. Ditambahkan Agus, pihaknya bersyukur karena kerja keras semua anggota KPU, PPK, PPS dan KPPS, serta sekretariat KPU, PPK dan PPS membuahkan hasil. Sebab, putusan MK menguatkan putusan KPU Kota Tegal, terkait dengan tahapan yang telah dilakukan. Termasuk penetapan Paslon walikota-wakil

walikota Tegal terpilih yang telah dilakukan KPU melalui rapat pleno terbuka. “Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, yang telah membantu KPU selama proses persidangan PHPU Pilwalkot Tegal di MK. Karena tanpa ada partisipasi semua pihak, kami tak bisa menghadapai gugatan ini. Semua catatan yang terjadi akan kami jadikan pengalaman untuk penyelenggaraan Pemilu kedepan,” tambahnya. Ketua KPU Kota Tegal KH Saifudin Zuhri Madrais SAg, mengajak semua pihak untuk kembali bersama-sama membangun Kota Tegal. Putusan MK merupakan putusan final, yang harus dilaksanakan. “Sekali lagi kami menghimbau kepada Paslon yang menang jangan umuk, dan Paslon yang kalah untuk tetap menjaga kondusifitas Kota Tegal,” paparnya. (hun)

Desa Terisolasi Banjir Bertambah nya hanya 7 unit kini menjadi 10 dari halaman 1 unit. Karena kondisi desa-desa Sampai kemarin, ribuan warga itu sangat parah, bantuan semdi lima desa tersebut masih ber- bako pun dikonsetrasikan di tahan di dalam rumah dan eng- sana. Kemarin (18/12), misalnya, gan mengungsi. Padahal, genangan air sudah masuk rumah. Badan Penanggulan Bencana Ketinggian air rata-rata 80"100 Daerah (BPBD) Tuban kembali menyalurkan 500 paket bantuan. sentimeter (cm). Dengan kondisi dikepung Dari pantauan koran ini, lokasi banjir, warga sulit mendapat air pengungsian di Stadion Rengel bersih. Aliran listrik PLN pun dan Dusun Tomerto, Desa Kamasih dipadamkan. Total rumah rangtinoto, hanya ditempati yang terendam air bah kemarin binatang piaraan seperti sapi meningkat berlipat menjadi dan kambing. Belum terlihat 3.545 unit. Sehari sebelumnya warga yang mengungsi. Kondisi yang sama terjadi di hanya tercatat 750 unit. Begitu pula fasilitas umum. wilayah Kecamatan Widang. Sekolah yang tergenang men- Desa yang tergenang kini bercapai 19 unit dari sebelumnya tambah, yakni Simorejo dan Kehanya 10 sekolah. Masjid dan dungharjo. Dua desa itu menyumusala yang sehari sebelum- sul empat desa sebelumnya yang

terendam bah. Yaitu, Patihan, Ngadipuro, Widang, dan Tegalrejo. Total rumah yang tergenang di empat desa tersebut mencapai 418 unit dan tempat ibadah 21 unit. Di wilayah Kecamatan Plumpang, jumlah desa yang tergenang bertambah tiga, yakni Kepohagung, Plumpang, dan Magersari. Sementara itu, genangan di delapan desa lainnya sejak enam hari lalu hingga sekarang belum surut. Delapan desa tersebut adalah Klotok, Kedungsoko, Bandungrejo, Cangkring, Sembungrejo, Plandi, Kedungrojo, dan Kebomlati. Di wilayah Kecamatan Soko, banjir masih bertahan di delapan desa. Yaitu, Glagahsari, Kenongosari, Menilo, Simo, Sanding-

rowo, Kendalrejo, Mojoagung, dan Pandanwangi. Ketua BPBD Tuban Joko Ludiono menyatakan, bertambahnya wilayah banjir sekaligus ketinggian genangan di Tuban lebih dipicu terjadinya hujan lokal. Sebab, ketinggian air Bengawan Solo di Karangnongko, Kabupaten Klaten, Jateng, menurun. Jika sehari sebelumnya 27,22 pheiscal, kemarin sekitar pukul 14.00 menunjukkan angka 27,10 pheiscal. Menurut dia, di papan ukur Babat kemarin sekitar pukul 12.00 tercatat 8,47 pheiscal atau naik beberapa digit dari sehari sebelumnya 8,35 pheiscal. Joko mengakui, lima desa di Rengel itu sulit dijangkau dengan perahu karet. (jpnn)

Satu Desa Rata-Rata Kelola Rp 1 Miliar diman mengatakan, rancangan dari halaman 1 anggaran dan pendapatan beKetua Pansus RUU Desa Ah- lanja desa diajukan oleh kepala mad Muqowam mengatakan, desa dan dimusyawarahkan alokasi anggaran yang berasal bersama Badan Permusyawaratdari APBN bersumber dari be- an Desa (BPD). Nah, pemerintah lanja pusat dengan mengefektif- juga ikut memiliki tugas untuk kan program yang berbasis desa memberikan pendampingan secara merata dan berkeadilan. dan fasilitator dalam pengelolaPasal penjelasan UU Desa me- an anggaran itu. nyebutkan, besaran alokasi Wakil Ketua DPR Priyo Budi anggaran yang diperuntukkan Santoso mengatakan, UU Desa langsung ke desa ditentukan 10 sudah disusun dengan menganpersen dari dan di luar dana tisipasi penyimpangan anggatransfer daerah (on top) secara ran. Itu tercermin dari adanya bertahap. pembentukan BPD yang akan “Bagi kabupaten/kota yang mengawasi jalannya pemerintidak memberikan alokasi dana tahan desa oleh kepala desa dan tersebut, pemerintah dapat me- aparat desa lainnya. BPD berlakukan penundaan dan atau anggotakan sembilan orang dari pemotongan sebesar alokasi da- berbagain unsur yang ada di na perimbangan setelah diku- desa. rangi dana alokasi khusus yang “Ada sebagian yang mengkhaseharusnya disalurkan ke desa,” watirkan akan terjadinya praktik terang Muqowam. korupsi di tingkat desa. Tapi itu Dalam forum rapat paripurna, sudah diantisipasi dengan pemsejumlah interupsi mewarnai bentukan BPD,” kata Priyo. pengesahan RUU Desa menjadi Dia mengatakan, evaluasi dan UU. Salah satunya adalah wanti- koreksi juga akan dilakukan terwanti agar tidak terjadi praktik hadap pemerintah desa, termapenyimpangan dengan besar- suk pengelolaan anggaran. nya anggaran untuk desa. “Ha- SEJARAH BARU rus ada pembinaan, penyuluhan Sementara itu, Presiden Susilo dari kementerian dalam negeri Bambang Yudhoyono (SBY) meagar tidak kades yang masuk nyampaikan apresiasinya terpenjara. Sudah cukup gubernur, hadap DPR dan jajaran pemerinbupati, walikota saja yang masuk tah yang telah bekerja keras penjara,” pesan anggota Fraksi membahas dan mempersiapkan PKS Nasir Djamil. penerbitan UU tentang Desa. Terkait dengan hal itu, BuSBY pun menginstruksikan

agar UU Desa tersebut bisa segera dijalankan, begitu disahkan. “Harapan saya apa yang telah menjadi amanah undang-undang betul-betul bisa dijalankan dengan baik,” jelas SBY di Kantor Presiden, kemarin (18/12). Presiden RI keenam itu menuturkan, UU tentang Desa yang merupakan inisiatif pemerintah tersebut, sangat penting. Sebab, UU tersebut mengatur jalannya pemerintah desa menuju pemberdayaan demi kepentingan masyarakat di desa, termasuk dalam mengatur anggaran desa, serta sumber pendanaannya. “Ini tonggak sejarah baru bagi kita (pemerintah), karena kita telah memikirkan kerangka kehidupan bernegara, jalannya pemerintahan, dan tahapantahapan yang harus dilakukan oleh desa, hak-haknya serta kewajiban-kewajibannya,” tuturnya. SBY pun ingin memastikan agar anggaran desa tersebut benar-benar digunakan dengan baik. Karena itu, dia meminta para kepala daerah untuk memantau penggunaan anggaran. Begitu juga dengan Kementrian dan Lembaga terkait yang juga memiliki tugas untuk memastikan amanah UU tentang Desa yang berkaitan dengan anggaran ini dapat dijalankan. “Saya minta perhatian para gubernur, bupati, walikota untuk

memastikan anggaran itu betulbetul disalurkan dan digunakan dengan baik,” tegasnya. Sementara bagi para kepala desa dan lurah, Presiden 64 tahun itu mengharapkan agar yang bersangkutan dapat menjalankan tugas dan kewajiban sebagai pemimpin desa, serta mampu mengelola dan menggunakan anggaran desa dengan sebaik-baiknya. “Saya berharap masyarakat dilibatkan, rakyat diajak serta, misalnya anggaran yang dilaurkanuntuk PNPM Mandiri (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan), yang dari waktu-ke waktu saya mendapat feedback masyarakat senang, kaum ibu-ibu senang,” imbuhnya. Sebagai informasi, dalam UU Desa itu disebutkan bahwa desa akan diberikan dana sendiri dari pemerintah pusat melalui APBN untuk membangun dan memajukan desa. Dengan pengesahan UU Desa maka, para kepala desa di Indonesia yang berjumlah sekitar 71 ribu akan leluasa menjalankan pembangunan desa karena telah memiliki anggaran sendiri dari APBN. Meski begitu, nilai anggaran dari pemerintah untuk tiap-tiap desa tidak sama, disesuaikan dengan luas desa, jumlah penduduk, dan kebutuhan mendesak yang harus ada di desa terkait. (fal/ken)

Si Bau Kencur yang Mampu Bikin ... dari halaman 1 imigran muslim dan masyarakat Austria. Sebagai politikus yang masih bau kencur, sebagian besar politikus menyangsikan kemampuan Kurz. Mereka tidak yakin tokoh muda kelahiran 27 Agustus 1986 itu mampu membaurkan imigran dengan penduduk asli. Di luar dugaan, Kurz justru mencetak prestasi. Melalui pendidikan formal, dia berhasil “memaksa” para imigran muslim untuk memiliki identitas baru sebagai warga Austria. Imigran dan war-

ga asli pun kian akur. “Salah satu cara Kurz membaurkan imigran dan penduduk Austria adalah mewajibkan pemakaian bahasa Jerman bagi anak-anak,” terang BBC. Bahkan, Kurz menjadikan bahasa Jerman sebagai salah satu syarat masuk sekolah. Artinya, sebelum masuk sekolah, seluruh bocah Austria, termasuk anakanak imigran, harus fasih berbahasa Jerman. Selain itu, Kurz menyelenggarakan kelas-kelas bahasa gratis bagi para ulama muslim. Dengan demikian, para ulama itu bisa

menularkan kemampuan mereka kepada jamaah mereka. “Dia juga mengadakan forum dialog lintas agama yang melibatkan kaum muslim,” ungkap seorang sumber di pemerintahan. Program-program itu pun suksesl membuat kaum pendatang berintegrasi dengan masyarakat Austria. Prestasi Kurz tersebut menarik perhatian Presiden Heinz Fischer. Karena itu, pada 13 Desember lalu, pemimpin 75 tahun itu memercayakan jabatan Menlu kepada pria berambut cokelat tersebut. (BBC)

Pencucian Uang Menanti Atut yang dijalankan Dinasti Atut dari halaman 1 setidaknya mendapatkan 175 KPK memang perlu menduga proyek. Nilainya mencapai Rp Ratu Atut melakukan tindak pi- 1,148 triliun. dana pencucian uang. Salah saSalah satu upaya pengungtu dugaan itu indikasinya pada kapan TPPU Atut itu mestinya upaya penyembunyian aset Atut harus didahului dengan penahayang tidak masuk dalam Lapo- nan yang bersangkutan. Sebab, ran Harta Kekayaan Penyeleng- jika tidak ditahan, dikhawatirgara Negara atau LHKPN. Da- kan terjadi penghilangan barang lam daftar LHKPN KPK, Atut bukti dan upaya mengkonsoliterakhir kali melaporkannya p- dasikan birokrasi dalam menuada 2006. Kala itu harta Atut tup akses pengungkapan kasus sudah mencapai Rp 41,9 miliar. korupsi maupun pencucian Padahal menurut UU No 18 uangnya. tahun 1999 tentang penyeleng“Oleh sebab itu Ratu Atut juga gara negara yang bersih dan be- perlu segera dinonatifkan agar bas dari KKN, LHKPN harus proses hukum dan jalannya pediperbarui saat mengalami pro- merintahan tidak terganggu,” mosi atau mutasi jabatan. Atut terangnya. Anehnya, Menteri tak melaporkan harta kekaya- Dalam Negeri Gamawan Fauzi annya saat dia dilantik sebagai bersikukuh tak akan menonakGubernur untuk kali kedua pada tifkan Atut hingga yang bersang2012 lalu. kutan berstatus terdakwa. GaPeneliti ICW Ade Irawan men- mawan berpatokan pada Sesuai jelaskan KPK memang harus me- UU 32 Tahun 2004 tentang Pemenelusuri dugaan pencucian uang rintahan Daerah. yang dilakukan Atut. Sebab dari Penelusuran praktek pencuhasil penelusuran ICW ada se- cian uang juga tidak hanya dijumlah aset yang diduga sebagai alamatkan pada aliran uang ke bentuk-bentuk praktek pencuci- keluarga Atut. Namun KPK juga an uang. perlu menelusuri adanya dugaan “Ada beberapa kegiatan usa- aliran uang dari Atut ke partaiha maupun kepemilikan rumah, nya. Apalagi mengingat Ratu baik yang di dalam maupun di Atut juga bukan kader biasa di luar negeri yang perlu didalami Partai Golkar. KPK,” ujar Ade saat dihubungi Tim Divisi Korupsi Politik Jawa Pos, kemarin. ICW, Abdullah Dahlan mengaAtut juga sempat terlacak takan korupsi kader partai politik membeli sejumlah barang me- tidak berdiri sendiri. Oleh karena wah di luar negeri, mulai dari itu perlu ditelusuri adanya aliran pakaian hingga perabot rumah dana ke partai atau tidak. “Mentangga. Perusahaan-perusaha- jelang pemilu biasanya parpol an yang menjalankan sejumlah melakukan konsolidasi mengproyek di Provinsi Banten juga alokasikan dana untuk pemebisa terindikasi bagian pencuci- nangan pemilu,” ujarnya. Beran uang. bagai upaya kadang dilakukan Menurut Ade, dalam kajian untuk mewujudkan hal tersebut. ICW dalam kurun waktu tiga Apa yang diucapkan Abdullah tahun, beberapa perusahaan memang masuk akal. Setidaknya

hal itu berkaca pada kasus suap pengaturan kuota daging import yang melibatkan mantan Presiden PKS Lutfhi Hasan Ishaaq (LHI). Ternyata LHI dan sahabatnya Ahmad Fathanah telah menyiapkan hitung-hitungan uang untuk pemenangan PKS, melalui pemanfaatan proyek-proyek di kementerian yang dijabat kader partai tersebut. Hal itu terungkap dalam persidangan LHI dan Fathanah. Pernyataan itu disampaikan pengusaha Yudi Setiawan dengan berbagai bukti yang dimilikinya. Terkait upaya menelusuri pencucian uang, Ketua KPK Abraham Samad menegaskan hal itu pasti dilakukan. Namun konsentrasi KPK saat ini masih mengungkap lebih dalam praktek korupsi yang dilakukan Dinasti Atut. “Kami masih menelusuri lebih dalam praktek korupsinya,” ujarnya. Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto juga sempat mengatakan lembaganya memang selalu berupaya menjerat pencucian uang pada pelaku korupsi. Hal itu setidaknya sudah dibuktikan melalui penanganan perkara yang menjerat Djoko Susilo (korupsi simulator SIM), Lutfhi Hasan Ishaaq dan Fathanah (keduanya terdakwa suap pengaturan kuota daging impor) Dalam perkara suap sengketa pilkada di Mahkamah Konstitusi, KPK baru menerapkan pencucian uang pada Akil Mochtar. Sementara adik Atut, Tubagus Chaery Wardhana yang tertangkap tangan bersama Akil Mochtar hingga kini masih belum dijerat pasal pencucian uang. (gun)

Yulianis Pastikan Sebut Uang ... dari halaman 1 Menurut Abraham apa yang disampaikan Yulianis tentang aliran dana ke Ibas sebelumnya tak dipaparkan dalam BAP penyidikan. Sehingga KPK masih belum bisa menjadikan hal itu sebagai bukti untuk memanggil Ibas. “Itu tidak benar, saat saya di-

periksa penyidik. Soal aliran dana tersebut sudah saya sampaikan. Oleh karena itu saya kesini untuk menyampaikan keberatan tersebut,” paparnya. Yulianis kemarin membagikan salinan surat yang hendak diberikan pada Abraham. Dalam salinan itu Yulianis ingin Abraham mengklarifikasi

pernyataannya tersebut ke media. Sebab hal itu dianggap Yulianis menyangkut integritas Abraham sebagai pimpinan KPK. Dalam suratnya Yulianis mengaku tidak hanya Ibas yang dia sebut. Namun sejumlah nama juga ia ungkapkan baik saat dalam pemeriksaan maupun di persidangan. (gun)

Sopir Bus Tersangka dari halaman 1 man (57) warga Desa Sukamanah Sukabumi kami tetapkan sebgai tersangka. Dia sebenarnya hampir saja menabrak pengendara motor ketika bus melintas didaerah Pemalang. Keempat saksi yang merupakan korban selamat dalam insiden itu dalam kesaksiannya sempat menegur sopir agar tidak ugalugalan. Namun teguran itu tidak digubrisnya,” ujarnya Rabu (18/ 12) kemarin. Pengemudi bus tersebut dipastikan akan dijerat dengan pasal 311 junto 310 UULAJ nomor 22/ tahun 2009.

Terpisah Kanit Laka Iptu Rochim SH menyatakan, dari hasil penyidikan kondisi mobil atau bus yang dikendarai tersangka dalam kondisi laik jalan dan masih bagus. “Ini murni kelalaian pengemudi yang sembrono dalam menjalankan kendaraan. Dalam penyidikan dia sempat mengelak bahwa rem kendaraan tidak berfungsi ketika kendaraan melintas ditikungan lantaran terganjal botol minuman ringan. Namun setelah kami cermati hal itu hanya alibi tersangka. Dari hasil analisis kami, bus terjungkal lantaran melaju dengan kecepatan tinggi ketika menikung sehingga hilang

keseimbangan,” tuturnya. Bila mengacu pada pasal 310 ayat 4 yang bersangkutan terancam 6 tahun penjara. Dan bila mengacu pada pasal 311 ayat 5 dimana yang bersangkutan sudah diingatkan namun tidak dihiraukan terancam hukuman maksimal 12 tahun. Bus naas peziarah dari Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor Jawa Barat itu mengangkut sebanyak 54 orang. Bus mengalami kecelakaan saat berada di turunan jalan Desa Rembul sebelum Guci sekitar 5 kilometer. Bus terjun ke sawah sedalam 2 meter setelah akhirnya terbalik hingga body bus itu ringsek. (her)


CMYK

BISNIS

KAMIS, 19 DESEMBER 2013

8

RADAR TEGAL

Hiasan Natal Diburu Konsumen

DOK.RATEG

TERUS MENINGKAT – Animo masyarakat terhadap Suzuki Karimun Wagon R terus meningkat hingga penghujung tahun 2013.

Karimun Wagon R, Lebih Dari Cukup

MPV DENGAN HARGA

TEGAL – Sepekan menjelang perayaan Natal, berbagai hiasan khas Natal mulai banyak dicari masyarakat yang akan merayakannya. Kondisi seperti ini juga dimanfaatkan sejumlah pemilik usaha baik di toko hingga pusat perbelanjaan yang menawarkan beragam hiasan dengan ukuran dan harga bervariatif.

S

amuel (40), saat memilih aneka hiasan Natal mengaku sengaja memilih untuk dipasang di rumah agar suasana Natal bisa berbeda dan lebih terasa. Seperti tahun

sebelumnya, dia mencari beberapa pohon Natal berukuran kecil dan sedang lengkap dengan aneka lampu hias dan aksesoris lainnya. Selain itu, dia juga membeli beberapa kado untuk putraputrinya yang akan diberikan pada malam Natal. Harga yang ditawarkan, jelasnya, cukup bervariatif sehingga bisa dipilih sesuai selera dan kebutuhan. Sebagai perayaan rutin tahunan, dia dan keluarga selalu menyiapkan segala sesuatunya dengan detail agar perayaan Natal semakin meriah dengan hiasan khas Natal yang akan dipajang di dalam rumah. Apalagi, saat ini banyak penjual hiasan Natal mulai di pusat perbelanjaan hingga toko dengan pilihan yang lengkap. “Natal tinggal sepekan lagi sehingga segala sesuatunya harus

dipersiapkan dari sekarang,” katanya. Yohanes, salah seorang pengelola toko aksesoris membenarkan jika saat ini hiasan atau aksesoris Natal mulai diburu masyarakat yang akan merayakan Natal. Untuk itu, sejak awal Desember, pihaknya sudah menyediakan berbagai kebutuhan mulai yang berukuran kecil hingga besar baik lokal maupun impor untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Untuk harga sendiri, semuanya tergantung dari ukuran serta merek. Ada yang dijual di bawah Rp 10 ribu, tetapi ada pula yang dijual di atas Rp 100 ribu, terutama produk impor. “Ini adalah moment tahunan sehingga jauh-jauh hari sudah bisa kami prediksi,” tandasnya. (gun)

TERJANGKAU TEGAL – Kehadiran Suzuki Karimun Wagon R hingga saat ini masih menjadi pilihan bagi masyarakat yang membutuhkan mobil kelas MPV dengan harga terjangkau. Keunggulan teknologi serta desain yang ditawarkan semakin memberikan keleluasaan bagi konsumen untuk memilih tipe yang tersedia sesuai dengan selera dan kebutuhan masing-masing. Branch Manager PT Arindo Gedong Jembar Raymond Hartono mengatakan, Karimun Wagon R diharapkan bisa menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat terhadap mobil Low Cost Green Car (LCGC). Beberapa tipe yang dihadirkan juga menawarkan sederet

pilihan warna yang dapat disesuaikan dengan selera masing-masing konsumen. Ada beberapa tipe yang bisa dipilih. Diantaranya tipe GX misalnya, sudah dilengkapi dengan air conditioner, 2 din car audio & 4 speakers, security alarm, keyless entry, immobilizer, roof rails, alloy wheel, electric window central locking, dan seat under tray. Semendara tipe GL dilengkapi air conditioner, 1 din car audio & 2 speakers, immobilizer, roof rails, alloy wheel, electric window central locking dan tipe GA hanya dilengkapi dengan air conditioner dan immobilizer. Pihaknya optimis jika penjualan Karimun Wagon R khususnya di eks

Karesidenan Pekalongan akan terus meningkat hingga akhir tahun 2013. Hal ini tentu tidak lepas dari desain serta teknologi yang ada di dalamnya sehingga pengendara akan merasa aman dan nyaman selama berkendara. Sekali lagi, dia meminta agar calon konsumen tidak perlu ragu jika masih penasaran dengan Karimun Wagon R. Tinggal datang langsung ke showroom dan rasakan sendiri ketangguhannya saat melintasi jalan raya. Jika sudah merasa cocok, maka bisa langsung melakukan transaksi pembelian baik secara tunai maupun kredit. “Suzuki Karimun Wagon R, lebih dari cukup,” katanya. (gun)

Serbu Mokasnya, Raih Hadiahnya

Transaksi Repo Naik Tajam JAKARTA - Sehari sejak Bank Indonesia (BI) menerapkan mini master repo agreement (MRA), transaksi repurchase agreement (repo) antarbank melonjak tajam. Gubernur BI Agus D.W Martowardojo mengungkapkan, transaksi repo melonjak mencapai Rp 2,3 triliun. Padahal, ratarata transaksi repo harian sekitar Rp 120 miliar hingga Rp 140 miliar. Agus menerangkan, mini MRA tersebut ditujukan untuk transaksi repo antar bank di pasar uang rupiah. Implementasinya diharapkan mampu mendorong penggunaan kontrak standar dalam transaksi repo antar bank, sehingga mempermudah dan meminimalkan potensi risiko pelaksanaan transaksi repo antar bank.

Menurut Agus, dengan kemudahan bertransaksi, pihaknya memproyeksi pasar repo antar bank akan lebih berkembang, serta mendorong terciptanya pasar uang antar bank yang lebih dalam dan tahan terhadap gejolak. “Sekaligus ini dapat memberikan fleksibilitas yang lebih tinggi bagi perbankan dalam pengelolaan likuiditas,” jelasnya, kemarin (18/12). Sebagaimana diketahui, ada delapan bank yang menandatangani mini MRA transaksi repo. Antara lain Bank Mandiri, BRI, BNI, BCA, Bank Panin, Bank Bukopin, Bank DKI, dan Bank Jabar Banten. Dalam mini MRA ini, beberapa hal yang disepakati antara lain kewajiban top up, untuk meminimalkan risiko pasar apabila

harga pasar Surat Berharga mengalami penurunan melebihi risiko yang dapat diterima oleh pelaku. Selain itu dapat melakukan Early Termination untuk meminimalkan risiko counterparty, dengan melindungi para pihak agar tidak menderita kerugian secara total, apabila salah satu pihak berpotensi default. Selain itu, Direktur Departemen Komunikasi BI Peter Jacobs mengatakan, untuk kemudahan administrasi transaksi, mini MRA ini hanya ditandatangani sekali. Selanjutnya, setiap transaksi repo hanya berdasarkan konfirmasi transaksi penjualan dan pembelian kembali Surat Berharga, yang merupakan lampiran dari Mini MRA. “Pembentukan market line

diharapkan akan lebih mudah dan lebih homogeny. Karena evaluasi counterparty didasarkan pada kualitas Surat Berharga yang digunakan dalam transaksi, dibandingkan dengan faktorfaktor lainnya,” jelasnya. Sementara itu, selama ini, kondisi pasar uang di Indonesia relatif belum dalam dan berkembang. Karakteristiknya adalah uncollateralized atau tanpa jaminan, dan cenderung bertenor pendek kurang dari satu bulan. Pasar uang juga masih didominasi oleh transaksi pasar uang antar bank (PUAB) dengan rata-rata transaksi harian pada 2013 mencapai Rp10,7 triliun, dengan tenor sebagian besar overnight dengan komposisi 55,8 persen. (jpnn)

Lesehan & Pemancingan Kampung Sawah

Ragam Menu Penggoyang Lidah LESEHAN dan Tempat Pemancingan Kampung Sawah, Jalan Raya Slawi-Jatibarang KM 9, Dukuhwaru, Slawi Kabupaten Tegal, dari hari ke hari terus memikat hati pecinta kuliner di Tegal dan sekitarnya. Lesehan dan Pemancingan Kampung Sawah pun terus menuai banyak order atau pemesanan untuk beragam acara. Lesehan dan tempat pemancingan yang tertata asri dan nyaman ini mampu membuat pengunjungnya menyukai suasana alam yang hijau, yang berada di sekitar Kampung Sawah. Karenanya, tak heran jika lesehan dan pemacingan ini dipadati pengunjung. Pengunjung pun akan betah berlama-lama di lesehan dan pemancingan ini, untuk menikmati beragam sajian menu istimewa sembari melepas penat dengan berkaraoke. ’’Kami menyediakan menumenu spesial penggoyang lidah pengunjung. Di antaranya, aneka menu ikan tawar, aneka olahan ikan bakar, seafood, sop

CMYK

HESTI PRASTYANI/ RADAR TEGAL

MENIKMATI MENU – Pengunjung tengah menikmati aneka sajian menu istimewa Kampung Sawah. Suasana alam yang hijau semakin menambah keindahan lesehan dan tempat pemancingan yang ditata dengan asri dan nyaman ini.

ikan, minuman, dan lainnya. Semuanya beragam dan lengkap, namun dengan harga yang terjangkau,’’ tandas Kepala Promosi Kampung Sawah Daklani. Untuk semakin menunjang kenyamanan pengunjung, Kampung Sawah juga dilengkapi de-

ngan fasilitas kolam pemancingan, yang akan menjadi tempat makan sekaligus area wisata keluarga Tidak hanya itu! Selain sebagai lokasi wisata kuliner, Kampung Sawah juga dapat digunakan untuk beragam acara. Di an-

HESTI PRASTYANI/ RADAR TEGAL

PADAT NASABAH – ADIRA Finance selalu dipadati nasabah yang telah memanfaatkan beragam kemudahan dan layanan Adira Finance.

taranya, untuk arisan, rapat, acara perayaan ulang tahun, acara keluarga, dan lainnya. ’’Kami menyediakan fasilitas berupa ruang pertemuan berkapasitas 200 orang, musala, areal kebun, permainan anak-anak, dan lainnya,’’ terang Daklani. Lokasi Kampung Sawah yang strategis serta berada di areal hamparan sawah, mampu menghadirkan nuansa yang spesial di hati seluruh pengunjungnya. Selain itu, lokasinya juga mudah diakses dengan angkutan umum. Sehingga tentunya semakin mempermudah pengunjung untuk segera menuju ke lokasi lesehan dan pemancingan asri ini. Areal parkir yang cukup luas memungkinkan pengunjung nyaman memarkir kendaraannya di pelataran Kampung Sawah. Rata-rata, pengunjung mengungkapkan rasa puasnya menikmati aneka sajian menu dan suasana yang dihadirkan Kampung Sawah. (hesti prastyani/

PROGRAM Serbu Mokas Banjir Hadiah terus digulirkan Adira Finance. Peluang emas untuk memenangkan beragam hadiah istimewa pun masih terbuka lebar. Bagi Anda yang belum memiliki kendaraan bermotor untuk mendukung aktivitas sehari atau ingin memiliki kendaraan bermotor baru sementara kondisi kocek (dana, Red) minim, Adira Finance memberikan solusinya. Bahkan, Anda juga berpeluang mendapatkan beragam hadiah istimewa yang disediakan Adira Finance dalam program tersebut. BERAGAM KEUNTUNGAN Dalam program ini, konsumen (nasabah Adira Finance, Red) tidak sekadar mendapatkan kemudahan pembiayaan kredit kepemilikan kendaraan bermotor. Tetapi, juga akan berpeluang mendapatkan beragam hadiah istimewa. ’’Selain bisa memiliki mokas, konsumen juga bisa mendapatkan beragam hadiah istimewa,’’ tandas Kepala Marketing Motor Bekas Adira Finance Tegal Alvito

Wibi kepada Radar. ’’Kami mencoba mempersembahkan solusi dan kemudahan bagi masyarakat yang ingin memiliki kendaraan bermotor melalui program Serbu Mokas Banjir Hadiah ini. Program ini berlaku mulai 1 Oktober 2013 hingga 31 Mei 2014. Dan peluang emas untuk mendapatkan hadiahnya juga masih terbuka lebar,’’ lanjutnya. Alvito mengatakan, dalam program ini beragam keuntungan akan diperoleh konsumen. Konsumen dipersilakan bertransaksi kredit mokas di seluruh dealer mokas yang bekerjasama dengan Adira Finance. ’’Beragam hadiah istimewa telah disiapkan bagi konsumen yang beruntung. Di antaranya puluhan mobil, ratusan sepeda motor, serta voucher,’’ jelas Alvito. ’’Saat bertransaksi kredit di dealer yang telah bekerjasama dengan Adira Finance, konsumen akan mendapatkan hadiah langsung berupa helm SNI yang elegan,’’ sambungnya. Lebih lanjut Alvito menjelas-

kan, dalam program ini konsumen juga akan mendapatkan angsuran dan uang muka rendah. Sejumlah tipe dan kendaraan mokas yang dapat dimiliki di antaranya, Jupiter MX CW, Jupiter Z CW, Jupiter Z15 CW, serta New Jupiter Z CW F1. Selain itu, juga Revo Absolut CW, Smash CW New, Supra Fit New, Supra X 125 CW, Supra X 125 CW F1, Satria FU, Satria FU New, Vega R, Vega ZR, serta Beat F1. ’’Karena program ini berlaku untuk periode 1 Oktober 2013 hingga 31 Mei 2014, maka peluang konsumen untuk mendapatkan hadiah istimewa terbuka lebar. Siapapun dapat menjadi konsumen yang beruntung mendapatkan hadiahhadiah tersebut,’’ terang Alvito. ’’Untuk informasi lengkapnya, konsumen bisa datang langsung ke Kantor Adira Finance terdekat. Seluruh petugas kami akan siap melayani,’’ tambahnya. Segera datang langsung ke Adira Finance terdekat, serbu mokasnya, dan nikmati banjir hadiahnya! (hesti prastyani/ iklan)


CMYK

KAMIS, 19 DESEMBER 2013

METROPOLIS

9

RADAR TEGAL

KANCA BATIR Kompol HM Syahri SH

Waspada Curanmor KEPOLISIAN Resort Kota Tegal mengimbau warga teliti dan berhatihati, ketika memarkir kendaraannya. Menyusul banyaknya kasus pencurian kendaraan roda dua di Kota Bahari. “Sebenarnya kasus pencurian tak lepas dari lengahnya pengawasan pemilik kendaraan, yang tak memperhatikan keamanan saat parkir. Fakta di lapangan, dari sekian banyak laporan masuk, kebanyakan kendaraan hilang lantaran tidak dikunci ganda, atau kunci stang. Termasuk parkir sembarangan,” ungkap Kapolsek Tegal Timur Kompol HM Syahri SH. Guna menekan peristiwa seperti itu, upaya sosialisasi pada warga, dalam memperhatikan keamanan kendaraan waktu parkir, terus gencar dilakukan petugas. Tak terkecuali setiap patroli, melihat kendaraan parkir sembarangan, langsung diberi teguran. Hal ini langkah mencegah kesempatan pelaku kejahatan. “Insya Allah, sosialisasi demi keamanan lingkungan di wilayah, sudah dilakukan maksimal. Polisi langsung memberikan sosialisasi kamtibnas pada warga, melalui masjid maupun perkumpulan lain,” bebernya. Kadang-kadang banyak orang sering meremehkan kendaraannya dengan parkir seenaknya. (gus)

Penerima BMM Membengkak Jumlah RTS Bertambah 187 KK Miskin JUMLAH penerima Bantuan Masyarakat Miskin (BMM) tahap kedua membengkak. Tahap pertama, jumlah penerima bantuan ada 10.156 Rumah Tangga Sasaran (RTS). Tahap kedua, bertambah 187 RTS jadi 10.343 RTS. Pembagian BMM dilaksanakan dua hari. Pada Rabu (18/12) untuk

Kecamatan Tegal Selatan dan Margadana, atau sebanyak 15 kelurahan. Lalu Kamis (19/12) khusus Kecamatan Tegal Timur dan Tegal Barat, atau 12 kelurahan. Simbolis pembagian bantuan dilakukan langsung Wali Kota Tegal Ikmal Jaya, di Kelurahan Randugunting, Debong Tengah, Cabawan, dan Margadana, kemarin. Usai memberikan bantuan, walkot mengatakan bahwa pembagian BMM kali ini merupakan tahap kedua.

Menurutnya, tahap kedua ada tambahan jumlah warga miskin, yang menerima BMM. Mereka adalah warga yang memiliki kartu Jamkesta warna putih. Tapi pada pembagian tahap pertama, belum memperoleh bantuan dimaksud. ke hal 15 kol 1

SIMBOLIS - Wali Kota Ikmal Jaya, menyerahkan secara simbolis BMM, kepada warga miskin penerima manfaat, kemarin.

ADI MULYADI/RATEG

PENGHARGAAN Kapolres Tegal Kota AKBP Darmawan Sunarko SIK, saat menyerahkan penghargaan pada 5 anggotanya, yang dinilai berprestasi.

PEMILU Ikuti Fit and Proper Test KPU Propinsi Jateng, hari ini (Kamis, 19/12), melaksanakan fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan), terhadap 10 calon anggota KPU Kota Tegal, yang ditetapkan tim seleksi. Kegiatan terfokus di Hotel Bahari Inn, Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo. Menurut Sekretaris KPU setempat, Drs Ikrar Yuswan Apendi MM, kerja tim seleksi calon anggota KPU menetapkan 10 besar. Nama-nama itu diserahkan pada KPU propinsi beberapa waktu lalu. Lantaran adanya gugatan PHPU di MK, fit and proper test baru akan dilakukan. “Tahapan seleksi fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan, rad) kewenangan sepenuhnya pada KPU propinsi. Seleksi digelar untuk menentukan lima besar calon anggota. Diambil berdasarkan hasil fit and proper test peringkat terbaik.” Dia menambahkan, disamping mengundang 10 nama calon anggota, sebelum fit and proper test, bakal dilaksanakan serah terima calon anggota KPU, dari tim seleksi pada anggota KPU Propinsi Jateng, yang menggelar fit and proper test. “Guna menentukan 5 besar, menjadi kewenangan KPU Propinsi Jateng, berdasarkan hasil fit and proper test,” tuturnya. Secara terpisah, mantan anggota tim seleksi calon anggota KPU, Drs Sana Pranawa MSi menjelaskan, walaupun penentuan 5 besar anggota jadi kewenanganan KPU propinsi, melalui fit and proper test. Pihaknya berharap, hasil seleksi yang dilakukan tim seleksi selama 2 bulan, dapat dijadikan salah satu pertimbangan. “Kami menyerahkan penetapan 5 besar anggota pada KPU Propinsi Jateng, yang melakukan uji kelayakan dan kepatutan. Harapannya, hasil kerja kami dijadikan pertimbangan.” (hun)

AGUS WIBOWO/RADAR TEGAL

Upaya Giatkan Semangat Kerja Personil

DIPROMOSIKAN KENAIKAN PANGKAT

M SAEKHUN/RATEG

SETELAH putusan Mahkamah Konstitusi (MK), menguatkan putusan KPU Kota Tegal, tentang penetapan Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota-Wakil Wali Kota periode 2014 - 2019 terpilih, Hj Siti Masitha Soeparno-Drs HM Nursholeh MMPd. Maka Nursholeh yang merupakan caleg Partai Golkar Dapil 1 Tegal Selatan nomor urut 1, mengundurkan diri. Menurut Bendahara DPD Partai Golkar, H Sodik Gagang, karena resmi jadi wakil wali kota terpilih, pasca putusan MK, mendasari surat edaran KPU, Drs HM Nursholeh MMPd dinyatakan tidak memenuhi syarat sebagai caleg. Atas dasar itu, DPD Partai Golkar ke hal 15 kol 5

Sejumlah 25 Anggota DPRD Kunker ke Sulsel Jelang Pergantian Tahun Anggaran

AGUS WIBOWO/RADAR TEGAL

CMYK

ke hal 15 kol 1

Nursholeh Mundur dari Caleg

PERBAIKAN - Parpol memperbaiki nama caleg, yang bakal ditulis dalam surat suara.

BELA DIRI - Untuk melatih kemampuan menghadapi segala rintangan atau tindak kejahatan, tiap anggota Polres Tegal Kota dilatih bela diri.

GUNA meningkatkan tugas personilnya, Kapolres Tegal Kota AKBP Darmawan Sunarko SIK, mengambil langkah dengan memberikan reward atau penghargaan. Semua itu dilakukan, demi memotivasi jajarannya, agar meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

MENJELANG akhir tahun anggaran, 25 anggota DPRD yang tergabung dalam alat kelengkapan Badan Anggaran (Banggar), Badan Musyawarah (Banmus), dan Badan Kehormatan (BK), kunjungan kerja (kunker) ke Sulawesi Selatan (Sulsel). Mereka berangkat kemarin (18/ 12) pagi, terbang melalui Bandara Adi Sucipto Jogjakarta, dan pulang kembali ke Kota Tegal, Sabtu (21/

12) besok. Akibat kegiatan itu, dipastikan selama hampir satu minggu, tidak ada kegiatan di gedung dewan. Padahal pembahasan LKPj AMJ Wali Kota periode 2009 - 2014, harus secepatnya dituntaskan. Sebab ada waktu 1 bulan, guna membahas serta mengeluarkan rekomendasi, atas LKPj AMJ yang disampaikan pemkot. Lalu bakal dibahas 3 pansus. Menurut Sekretaris DPRD Drs Totok Subagyo, melalui Kabag Rapat dan Risalah Siti Cahyani SSos

MSi, tujuan kunker Kabupaten Goa dan Kabupaten Maros, Propinsi Sulawesi Selatan. Dengan agenda, sering soal tugas atau fungsi Banggar, Banmus, BK, maupun tupoksi alat kelengkapan dewan lain. “Banggar, Banmus maupun BK akan belajar soal pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Akhir Masa Jabatan (LKPj AMJ). Saat ini, DPRD Kota Tegal melalui pansus membahas LKPj AMJ Wali Kota periode 2009 - 2014.” ke hal 15 kol 5

ADI MULYADI/RATEG

NARKOBA - Pemateri menjelaskan tentang bentuk dan jenis narkoba, yang mengancam generasi penerus bangsa.

Lebih dari 600.000 Warga Gunakan Narkoba Jumlah Kasus Terungkap Menurun JUMLAH pengguna narkoba di Jawa Tengah (Jateng), mencapai angka 2,11 persen dari total jumlah penduduk. Artinya, 683.232 orang di Jateng menggunakan barang haram tersebut. Data ini mengemuka, dalam Penyuluhan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) bagi generasi muda di Kota Tegal. Kegiatan digelar di pendopo balai kota, kemarin (18/12),

diikuti pelajar, mahasiswa serta masyarakat umum. Pemateri yang hadir, antara lain Kepala Bidang Pencegahan BNN Propinsi Jateng Susanto SH MM. Kemudian Ketua Badan Narkotika Kota (BNK) Tegal Habib Ali Zaenal Abidin, dan Penyidik Madya Direktorat Resnarkoba Polda Jateng AKBP Sugeng Tiyarto SH MH. Dalam kesempatan itu Habib Ali mengatakan, melihat angka tadi, menunjukkan penggunaan narkoba di Jateng sangat menguatirkan. “Kota Tegal jadi salah satu dari 6 daerah yang rawan peredaran narkoba.” ke hal 15 kol 1


PEMALANG

10

KAMIS 19 DESEMBER 2013

RADAR TEGAL

PENTOL RAH

Baru 75 Persen Terekam AGUS P/RADAR PEMALANG

KOMITMEN DAERAH - Bupati Pemalang H Junaedi berkomitmen memberikan perlindungan kepada anak dan perempuan di daerahnya.

Terima Penghargaan Presiden PEMALANG - Penganugerahan Parahita Ekapraya Tingkat Madya Bupati Pemalang H JunaedI di Gedung Sasana Kriya Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Rabu (18/12), pukul 10.00 WIB menerima penghargaan dari Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Penghargaan berupa Anugerah Parahita Ekapraya (APE) untuk Tingkat Madya ini diserahkan langsung oleh presiden dalam puncak Peringatan ke-85 Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember nanti. Acara ini diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI yang dihadiri SBY dan Ibu Negara Hj Ani Bambang Yudhoyono, Wapres Boediono beserta Ibu Herawati Boediono. Pada kesempatan itu pula, Presiden SBY secara simbolis juga memberikan penghargaan APE kepada 40 pihak mewakili kementerian, lembaga, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten dan kota. Yaitu yang telah berkomitmen dan mengimplementasikan strategi pengarusutamaan gender dan pemenuhan hak anak di berbagai sektor pembangunan dari 90 pihak penerima penghargaan ini. Menteri PP dan Perlindungan Anak Linda Amalia Gumelar mengatakan, peringatan hari ibu tahun ini dengan tema peran perempuan dan laki-laki dalam mewujudkan demokrasi yang partisipatif dan pembangunan yang Inklusif dibangun dengan melihat situasi dan kondisi bangsa Indonesia tahun 2013 bersiap menuju tahun politik 2014. Dengan harapan di tahun depan semakin banyak warga negara yang terlibat dalam pemilihan umum. Adapun tema pembangunan inklusif sendiri ditetapkan agar pembangunan yang sedang dijalani prosesnya hingga hari ini dapat optimal menjangkau ke semua kelompok dan elemen masyarakat. “Baik itu perempuan maupun laki-laki, anak perempuan maupun anak laki-laki, termasuk kelompok penyandang disabilitas dan berkebutuhan khusus di seluruh Indonesia,” katanya. Presiden SBY dalam sambutannya menyampaikan, pergerakan kaum perempuan dalam kehidupan bangsa sangat relevan dan perlu dipertahankan. Sehingga dalam kesempatan itu presiden mengapresiasi jerih payah dan upaya kaum perempuan dalam memajukan harkat, martabat, kemuliaan kaum perempuan, dan bersama pemerintah melakukan pembangunan berkelanjutan. Hal ini membuktikan bahwa perempuan apabila diberi peluang dan kesempatan mampu meningkatkan kualitas hidupnya secara mandiri. Perempuan dalam berbagai dimensi kehidupan berbangsa dan bernegara juga mampu menjadi motor penggerak dan perubahan. Presiden SBY dalam kesempatan itu pula, menandatangani sampul perangko prisma peringatan ke-85 Hari Ibu yang didampingi Menteri PP dan Perlindungan Anak Linda Amalia Gumelar, Menkominfo Tifatul Sembiring, dan Direktur Utama PT Pos Indonesia Budi Setiawan. Selain itu Ibu Negara Hj Ani Bambang Yudhoyono juga mendapat penghargaan Yayas Buddhimat Patnika, karena dinilai sebagai individu yang cerdas, bijaksana, dan terpilih mendapat penghargaan. Ketiga karakter tersebut, dicerminkan oleh beberapa gagasan dan perubahan terhadap masyarakat dari Ibu Ani, terutama perempuan dan anak di masyarakat, di bidang pendidikan, ekonomi, dan lingkungan. (apt)

LINTAS

SITI MAFTUKHAH/RADAR PEMALANG

DUKUNG PROGRAM - Kepala SD Negeri 2 Gambuhan Kamisun SPD SD bersama para guru selalu bekerja sama dengan semua elemen pendidikan untuk kemajuan sekolah.

Tekad Tingkatkan Prestasi PULOSARI - Walaupun memiliki potensi unggulan untuk bidang rebana, macapat, dan MTQ, namun prestasi tersebut masih dirasakan kurang oleh SD Negeri 2 Gambuhan Kecamatan Pulosari. Sehingga harus terus berpacu agar potensi tersebut dapat berkembang lebih baik lagi dan akan dirasakan manfaatnya oleh semua warga masyarakat dengan kemajuan pendidikan di wilayah tersebut. Inilah yang disampaikan Kepala SD Negeri 2 Gambuhan Kamisun SPD SD, di mana untuk 3 bidang tersebut sering mendapatkan penghargaan antara lain juara 2 rebana, juara 2 mata pelajaran PAI serta khitobah yang pernah masuk ke tingkat provinsi. “Sebagai kepala sekolah yang baru yang lebih utama adalah konsolidasi serta menciptakan kondusifitas dengan semua guru dan siswa. Sehingga merupakan sarana penunjang untuk mendukung kemajuan sekolah” ujarnya, Rabu (18/12). Apalagi, katanya, untuk menerapkan kurikulum 2013 ini harus telaten mengadakan kegiatan maupun kerja sama dengan semua elemen pendidikan seperti dalam kegiatan belajar mengajar, penyusunan program, pengisian raport, serta konsultasi tiap kesulitan. Sehingga penerapanya akan sesuai dengan yang diinginkan dan sesuai dengan fungsinya masing-masing. “Jika semua unsur yang mendukung pendidikan tersebut dapat bekerja sama dengan baik maka kemajuan pun dapat dirasakan oleh sekolah,” tambahnya. Terima kasih untuk komite yang sangat mewakili masyarakat dalam mendukung program sekolah. Sehingga masyarakat sangat antusias, aktif, dan positif demi kemajuan pendidikan di SD Negeri 2 Gambuhan. (maf)

SITI MAFTUKHAH/RADAR PEMALANG

BERI CONTOH - Ketua Komite SD Negeri 2 Gambuhan Sukedi, Kepala SD Negeri 02 Gambuhan Kamisun SPD SD bersama petugas kesehatan dari Puskesmas Pulosari memberikan contoh cara gosok gigi yang benar.

Gelar CTPS Komite Terpadu SD Negeri 2 Gambuhan PARA siswa SD Negeri 2 Gambuhan Kecamatan Pulosari melaksanakan kegiatan cuci tangan pakai sabun (CTPS) dan gosok gigi yang benar. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Komite bekerja sama dengan sekolah dan Puskesmas Pulosari. Kegiatan ini merupakan kegiatan komite terpadu dengan sekolah dan puskesmas yang rutin dilaksanakan dan berkaitan dengan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). “Kegiatan kali ini adalah pe-

ngarahan dari pihak puskesmas kemudian dipraktikan secara langsung yang melibatkan siswa kelas 5 dan 6, setelah sebelumnya untuk kelas 1 dan 2 serta kelas 3 dan 4. Jadi, nantinya akan menyeluruh untuk semua siswa,” tegas Ketua Komite SD Negeri 2 Gambuhan Sukedi, Rabu (18/ 12). Menurutnya, dalam kegiatan ini siswa diberikan sikat gigi secara gratis sebagai bentuk perhatian agar dapat dipraktikan setiap hari di rumah. PHBS, papar dia, harus diawali dan diperkenalkan ke anak sejak dini. Karena, hasilnya akan lebih efektif dan siswa sudah mulai berlatih disiplin yang otomatis

akan menunjang edukatifnya, hidup nyaman, bersih, dan sehat. “Saya berharap ini bias berkelanjutan dengan sadar dan dengan sendirinya agar manfaatnya dapat terus dirasakan oleh semua siswa,” urai Sukedi. Dia pun mengucapkan terima kasih kepada Dewan Pendidikan Kabupaten untuk kerja samanya dengan komite yang diusulkan Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah. Utamanya, dalam rangka untuk bersaing komite yang sehat dari penghargaan Dirjen Pendidikan itulah untuk berkontribusi yang antara lain PHBS dalam kegiatan CTPS dan gosok gigi yang benar. (maf)

COMAL – Elektronik Kartu Tanda Penduduk atau E-KTP yang merupakan program nasional yang implementasinya mengalami kendala di tingkat lapangan karena hal teknis yang ditargetkan bulan Desember 2013 nanti sudah harus kelar, agaknya akan molor. Hal itu tidak hanya terjadi di satu kecamatan saja di Kabupaten Pemalang, akan tetapi hampir menyeluruh di tiaptiap kecamatan se Kabupaten Pemalang. Salah satunya yang terjadi di Kecamatan Comal. Dari total wajib KTP sebanyak 74.559 orang saat ini baru terekam kisaran 52.000-an orang. Itu menunjukkan bahwa Kecamatan Comal baru sekitar 75 persen yang sudah melakukan perekaman E-KTP, sisanya belum melakukannya. Camat Comal Eko Edi Prihartanto melalui operator tempat perekaman data kecamatan, Riyanto, mengatakan, dari sisa penduduk wajib KTP yang belum melakukan perekaman tersebut adalah mereka yang boro (bekerja di luar kota), termasuk yang lanjut usia. “Mereka yang bekerja di luar kota tidak bisa diharapkan kapan pulangnya. Kapan waktunya tidak bisa ditentukan, sehingga

hal itu menjadi kendala bagi petugas dalam melakukan perekaman data E-KTP,” kata Riyanto. Disampaikan pula, upaya yang dilakukan pihak Kecamatan adalah dengan melakukan jemput bola di masing-masing desa. Hingga saat ini sudah tiga kali putaran petugas melaukan pendataan ke seluruh desa seKecamatan Petarukan. Dari pelaksanaan jemput bola tersebut rata-rata per desa bisa masuk untuk melakukan perekaman data E-KTP sebanyak 80 orang per satu kali putaran, walaupun ada yang lumayan banyak hingga sampai 150 orang lebih. “Itu terjadi di Desa Sarwodadi,” terang Riyanto lagi. Kecamatan Comal yang memiliki 17 Desa dan 1 Kelurahan hanya tiga desa dan kelurahan yang tidak didatangi petugas. Itu karena ketiganya berjarak relatif dekat dengan kantor Kecamatan. Tiga desa itu adalah Kelurahan Purwoharjo, Desa Purwosari dan Sikayu. “Mengenai program jemput bola selanjutnya, kami menunggu petunjuk dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaetn Pemalang. Di samping intruksi langsung dari camat Comal,” pungkasnya. (rid)

Sejuta Relawan Pengawas Pemilu PEMALANG – Untuk meminimalisir terjadinya pelangaranpelanggaran pemilu di tahun 2014, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Pemalang di Hotel Regina baru-baru ini telah mencanangkan gerakan satu juta relawan pengawas pemilu. Dalam acara tersebut banyak melibatkan komponen masyarakat, diantaranya warga masyarakat sipil, ormas, pelajar, mahasiswa, dan pemilih pemula serta jajaran Pemkab Pemalang. Ketua Panwaslu Kabupaten Pemalang Hery Setiawan SH mengatakan, pencanangan gerakan satu juta relawan pengawas pemilu ini merupakan kegiatan yang sangat strategis dan fenomenal. Sehingga kegiatan ini memungkinkan banyak sekali partai-partai politik yang tidak suka dengan kegiatan tersebut. Hery menjelaskan, dilaksanakannya launching gerakan sejuta relawan pengawas pemilu, karena Panwaslu bekerja tidak sendirian. Sehingga butuh mitra dan butuh orang yang mau peduli dengan pemilu. “Pemilu adalah pilar demokrasi dan sebuah suksesi untuk pergantian kepemimpinan. Makanya pemilu ini harus kita kawal dan awasi agar berjalan seperti apa yang kita harapkan,” kata-

M RIDWAN/RADAR PEMALANG

REKAM DATA – Operator TPDK Comal sedang melakukan perekaman data untuk E-KTP.

AGUS P/RADAR PEMALANG

TANDA TANGAN – Ketua Panwaslu Kabupaten Pemalang Hery Setiawan SH melakukan penandatanganan gerakan satu juta relawan pengawas pemilu bersama masyarakat.

nya. Sehingga, lanjut Hery, akan tercipta pemilu yang jujur, adil, demokratis, bermartabat, dan berkualitas. Adapun tujuan kegiatan ini, menurutnya, agar pemilu berjalan sesuai yang diharapkan yaitu pemilu yang ideal. Karena yang ada selama ini, papar dia lagi, banyak pelanggaran pelangaran telah dilakukan, makanya kegiatan ini untuk meminimalisir pelanggaran pemilu. Menurut Hery, gerakan satu juta relawan yang dilaksanakan ini, karena dia ingin mengajak teman-teman pemuda yang mau peduli dengan pe-

nyelenggaraan dan pelaksanaan Pemilu 2014. Seperti pelajar dan mahasiswa, sebab kampus dan sekolah sebagai pusat generasi cendekiawan dan intelektual yang belum terpegaruh dengan adanya politik praktis dan pragmatis. Sehingga diharapkan untuk peduli dengan jalannya pengawasan pemilu. Pencanangan gerakan satu juta relawan ini, ditandai dengan penandatanganan kain putih secara bersama-sama sebagai bukti pemberian dukungan terhadap pengawasan Pemilu 2014. (apt)

Bantuan Mesin Tanam Didemonstrasikan PETARUKAN – Bantuan mesin tanam padi dari Dinas Pertanian dan Holtikultura Propinsi Jawa Tengah diberikan kepada Kabupaten Pemalang sebanyak 2 unit. Kedua mesin tersebut 1 unit diberikan kepada Kecamatan Petarukan dan 1 unit lagi kepada Kecamatan Taman. Untuk Petarukan, bantuan mesin tanam padi diserahkan di BPP Kecamatan Petarukan di Desa Widodaren dan langsung dilakukan demonstrasi atau praktik melakukan penanaman padi di areal sawah belakang kantor BPP tersebut. Penanaman dilakukan oleh operator dari kelompok tani yang ditunjuk didampingi teknisi dari Yanmar, Rabu (18/12) kemarin. Kepala BPP Petarukan H I Nyoman Supuspita mengatakan, bantuan diberikan kepada

kelompok tani Sri Gadis Desa Kendalrejo Kecamatan Petarukan. Mesin tersebut nantinya akan dikelola oleh kelompok tani yang bisa dimanfaatkan oleh semua petani di Kecamatan Petarukan. Para petani bisa menggunakan alat tersebut dengan berkoordinasi dengan ketua kelompok tani Sri Gadis Desa Kendalrejo. “Untuk jasa dan lainnya belum bisa ditentukan, nantinya ketua kelompok dengan dibimbing dari BPP Petarukan akan mengadakan musyawarah bagaimana baiknya mengelola mesin tanam itu,”kata Supuspita. Ketua kelompok tani Sri Gadis Desa Kendalrejo, Suharmoko, menyampaikan, bantuan tersebut sebelumnya telah mengajukan proposal yang ditujukan kepada Dinas Pertanian dan

Holtikultura Propinsi Jawa Tengah setengah tahun yang lalu. Dari pengajuan tersebut ada respon dan saat ini bantuan itu kami terima. “Alhamdulillah permohonan kami terkabul dan memperoleh bantuan berupa mesin tanam padi,” kata Suharmoko. Menurutnya, mesin tersebut merupakan solusi bagi para petani yang saat musim tanam mencari tenaga tanam padi sangat susah. Dengan adanya mesin tanam tersebut kendala yang sementara ini dikeluhkan oleh para petani bisa sedikit terselsaikan. Dari salah satu produsen mesin tanam padi, Sri Wahono menyampaikan ini bantuan dari Kementan RI yang disampaikan melalui Dinas Perrtanian Provinsi. (rid)

Febri Dimakamkan, Nenek Menyusul PEMALANG – Ibarat sudah jatuh ketimpa tangga mungkin pepatah itu yang sedang dialami keluarga Sukirno Warga Rt 03 Rw 01 Kelurahan Paduraksa Kecamatan Pemalang. Sebab, duka yang dialaminya datang silih berganti. Baru kehilangan anak pertamanya, Febri Senja Laksana yang ditemukan tewas mengapung di Sungai Sungapan, Selasa (17/12) lalu, keesokan harinya nenek Febri Senja Laksana yang masih satu rumah yaitu Asih (65), juga meninggal dunia lantaran sakit yang sudah lama diderita. Kepergian Asih nenek Febri Senja Laksana itu, tidak lama setelah jenazah Febri dimakamkan. Awalnya setelah jenazah Febri dibawa pulang dari RSUD dr M Ashari ke rumah duka, Sela-

sa (17/12) malam sekitar pukul 18.30 WIB, oleh keluarganya langsung di makamkan di Pemakaman Adi Layu. Suasana duka yang masih menyelimuti rumah Sukirno, selang beberapa jam kemudian bertambah, usai Asih, nenek Febri Senja Laksana juga meninggal dunia. Kejadian ini, bener-benar membuat Sukirno terpukul Menurut Riswono, ketua RW setempat, kepergian Asih lantaran meninggal dunia akibat sakit. Dimungkinkan juga, papar Riswono, meninggalnya karena syok melihat cucunya meninggal mengenaskan. “Meninggalnya Asih, nenek Febri tidak lama setelah beberapa jenazah cucunya dimakamkan malam itu,” pungkasnya. (apt)


KABUPATEN TEGAL

KAMIS 19 DESEMBER 2013

13

RADAR TEGAL

LINTAS

HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

NYARIS AMBROL - Kondisi tumpukan sampah di TPS Ilegal Desa Pekiringan, Kecamatan Talang, kemarin.

Terkendala Penyediaan Lahan TPS Pekiringan Nyaris Ambrol YERRI NOVEL/RADAR SLAWI

PUKUL GENDANG - Camat Pangkah, Saidno AP MSi memukul gendang sebagai tanda pembukaan Jambore Pramuka Kwarran Pangkah.

Jambore Pramuka Pangkah Digelar PANGKAH – Ajang pertemuan besar Pramuka Penggalang dalam bentuk Perkemahan Jambore tingkat Kwartir Ranting Kwarran Pangkah digelar dilapangan Sepakbola Desa Curug, Kecamatan Pangkah. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Camat Pangkah, Saidno AP MSi selaku Ketua Mabiran, Selasa sore (17/12). Pembukaan ditandai dengan pemukulan gendang oleh Ketua Mabiran disaksikan oleh Ketua Kwarran Pangkah, Kepala UPTD Dikpora, Ruslani SPd, Kapolsek Pangkah, AKP Sumaryo, Danramil Pangkah, Kapten Faturohman dan Pengurus Kwartir Cabang. Camat Pangkah, Saidno AP MSi dalam sambutannya mengatakan, jambore merupakan wadah kegiatan yang terarah guna meningkatkan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, pengetahuan, ketrampilan dan disiplin, mempunyai rasa peduli dan bertanggungjawab serta meningkatkan wawasan kebangsaan dengan mengedepankan persaudaraan, yang pelaksanaannya dikemas dalam kegiatan dan permainan. “Saya berkeyakinan, kegiatan yang dikemas dengan permainan penuh inovasi, mengedepankan persaudaraan akan lebih menarik, karena anak–anak akan dapat keluar dari belenggu rutinitas membosankan yang dapat menimbulkan keengganan dan memperbesar apatisme terhadap lingkungan dan sesama,” katanya. Menurut Saidno, tugas pokok Gerakan Pramuka pada prinsipnya adalah membina anak-anak dan pemuda Indonesia agar menjadi manusia yang berkepribadian, berwatak dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa; tinggi moral, kecerdasan dan mutu ketrampilannya. “Namun demikian, kita harus menyadari bahwa untuk mewujudkan tugas ini bukanlah hal yang mudah,” cetusnya. Terlebih, lanjutnya, saat ini kita tidak dapat menghindar dengan tantangan dan permasalahan yang sangat komplek bagi generasi muda seperti masalah sosial misalnya penggunaan Narkoba, hubungan seks pra nikah, perkelahian, tawuran dan kriminalitas remaja. Disisi lain kita juga dihadapkan pada masalah kebangsaan seperti rendahnya solidaritas sosial, semangat kebangsaan, semangat belanegara maupun semangat persatuan dan kesatuan. “Padahal satu kenyataan membumikan nilai-nilai luhur tidaklah semudah membalikan telapak tangan, karena pengaruh tata nilai global dewasa ini sering menjadikan kondisi instant,” tegasnya. Dengan kenyataan tersebut, Saidno berharap para pengelola pendidikan Pramuka mempunyai komitmen moral yang teguh dan tinggi sebagaimana amsal yang sering didengungkan yakni “Ikhlas Bakti Bina Bangsa Berbudi Bawa Laksana”, agar kegiatan pendidikan yang dilaksanakan memcapai tujuan yang diharapkan. Ketua panitia Jambore, Makmuri SPd menjelaskan jambore ranting Pangkah digelar selama 3 (tiga) hari yakni mulai Selasa (17/12) hingga Kamis (19/12) dan diikuti penggalang Ramu perutusan Gugusdepan pangkalan SD se Kwarran Pangkah. “Peserta terdiri dari 37 regu putri dan 20 regu putra dari 55 Gudep SD se Kwarran Pangkah,” terangnya. Makmuri menambahkan, Jamran kali ini mengusung tema “Pramuka yang Ceria, Kreatif dan Berkarakter” dengan motto “Satyaku Kudarmakan Dharmaku Kubaktikan”. “Untuk materi kegiatan bersumber dari SKU Penggalang ramu yang dikemas dalam bentuk permainan edukatif dan giat prestasi,” pungkasnya. (yer)

TALANG - Parahnya kondisi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) ilegal yang berada di badan sungai bawah jembatan Pekiringan sempat menjadi perhatian serius pihak kecamatan setempat. Camat Talang, Drs Haji Imam Maskur MSi mengakui pihaknya memang mengalami kesulitan mencari lahan untuk memindah lokasi TPS tersebut. “Ada wacana kami mengajukan bantuan penyediaan lahan ke pemkab sebelum lahan TPS itu

benar-benar ambrol ke badan sungai. Ini perlu pemikiran bersama dan langkah kongkrit,” tegasnya, Rabu (18/12) kemarin. Tak ditampiknya longsoran sampah yang nyaris ambrol itu bisa mengancam menutup aliran sungai Gung. Terpisah Kepala DPU, Ir Sudaryono MT melalui Kasi Kebersihan, Krishandarto mengakui awalnya pihak pemerintah desa sempat mengajukan pengangkutan sampah diareal tersebut. Namun upaya itu dihentikan dan macet selama bertahun-tahun hingga saat ini. “Memang perlu

adanya langkah nyata dari pemerintah desa setempat untuk swadaya mencari tempat yang layak sebagai lahan TPS. Bila tempat sudah ada kami baru bisa mengajukan anggaran untuk pembuatan TPS di tahun berikutnya,” tegasnya. Diakuinya, beberapa tahun lalu pihak pemerintah desa setempat sempat meminta pelayanan pengangkutan. Dan ditengah perjalanan permintaan itu dihentikan. Dia menilai TPS tersebut ilegal karena menggunakan bantaran sungai dan tidak ada penyekat dinding untuk mengantisipasi

longsornya sampah kebagian bawah sungai. Dia sangat menyayangkan pihak pemerintah desa yang tidak tanggap terhadap kondisi yang bisa mengancam keselamatan desa dan warganya, dikala musim banjir datang dan air meluap menggenangi pemukiman. “Banyak dana yang bisa digali untuk mewujudkan TPS. Bisa dari PNPM yang dialokasikan untuk pengadaan TPS, gerobak sampah, dan bak sampah. Ini semua tergantung dari kepedulian dan kepekaan perangkat desa dan warganya,” tuturnya. Sementara itu, Camat Talang,

Drs Haji Imam Maskur MSi mengaku akan segera melakukan surve lokasi untuk melihat seberapa parah tumpukan sampah yang ada di badan sungai tersebut. Dia berencana akan mengundang Kades Pekiringan untuk menentukan langkah terbaik mengantisipasi longsoran sampah di badan sungai. Tumpukan sampah dibantaran sungai tersebut selain berasal dari sampah pemukiman, juga banyak dihasilkan dari sampah pasar tradisional yang berada tak jauh dari bantaran sungai tersebut. (her)

Gelar Pembenahan PJU SLAWI - Banyaknya keluhan pengguna jalan khususnya di wilayah perbatasan terkait minimnya penerangan jalan umum (PJU) disikapi serius DPU. Kepala DPU, Ir Sudaryono MT melalui Kabid Tata Ruang Pertanaman dan Kebersihan, Ir Hery Suhartono MM menyatakan bahwa perbaikan PJU secara bertahap telah dilakukan pintu batas kota hingga wilayah Guci. Tak ditampiknya, perbaikan PJU Pantura juga telah dilakukan secara berkala. Dimana perbaikan yang dilakukan lewat upaya penggantian bolham yang padam sepanjang pantura tersebut akan dilakukan kembali di minggu-minggu terakhir jelang arus mudik libur panjang natal dan pergantian tahun. Pembenahan PJU juga merambah jalur rawan kecelakan, simpang tiga, dan

simpang empat yang berada diwilayah Kabupaten Tegal. Diakuinya, perbaikan PJU juga akan membidik lintasan Prupug, dan jalur menuju Obyek Wisata Guci. Tak ditampiknya perawatan dan perbaikan sarana penerangan jalan umum (PJU) di Kabupaten Tegal selama tahun 2012 lalu difokuskan pada jalur jalan penghubung antar kabupaten dan antar kecamatan serta jalur wisata. Hal ini sejalan dengan terbatasnya dukungan dana yang teralokasikan untuk perbaikan PJU secara keseluruhan. “Dengan alokasi yang ada kami upayakan untuk pengadaan suku cadang yang memadahi guna mengganti lampu yang sudah padam. Dari hasil surve lapangan hampir selurus ruas jalan di Kabupaten Tegal merata padam.” (her)

HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

HUNTING - Petugas bidang penerangan jalan umum bidang tata ruang siap melakukan pantauan, kemarin.

YERRY NOVEL/RADAR SLAWI

DIDEREK - Bangkai bus pariwisata yang mengalami kecelakaan sedang di derek oleh kendaraan khusus.

Jalur Wisata Minim Penerangan SLAWI - Jalur wisata yang menuju pemandian air panas Guci, Kabupaten Tegal, minim penerangan. Kondisi jalan sangat sempit dan menikung. Tak heran, jalur tersebut rawan kecelakaan. Salah satunya yaitu ruas jalur Moga-Guci yang menghubungkan antara perbatasan Kabupaten Tegal dengan Kabupaten Pemalang. Di ruas jalan tersebut, kondisi jalan cukup sempit dan banyak tikungan tajam. Akibat kondisi jalan yang demikian, kerap terjadi kecelakaan di ruas jalan tersebut. Salah satu yang paling tragis terjadi pada Senin (16/12) tengah malam lalu. Sebuah bus terjun ke persawahan yang mengakibatkan enam penumpangnya tewas seketika

di tikungan Desa Rembul, Kecamatan Bojong. Camat Bojong, Muhtadi mengemukakan, ruas jalur tersebut memang kerap dikeluhkan masyarakat karena minimnya penerangan jalan dan rambu lalu lintas. Jika malam menjelang, kondisi gelap gulita ditambah dengan turunnya kabut yang menyebabkan jarak pandang terbatas. ”Padahal jalur wisata, tapi sayangnya, minim penerangan dan rambu lalu lintas,” kata Muhtadi yang mengaku sudah berulang kali mengusulkan pengadaan rambu lalu lintas dan penerang jalan untuk ruas jalur tersebut, kemarin. Dia mengutarakan, jalur GuciMoga merupakan jalur provinsi

yang menghubungkan dua kabupaten sehingga seharusnya mendapat perhatian serius dari pemerintah. Terpisah, Kanit Dikyasa Satlantas Polres Tegal, Ipda Adhi Sucipto mengemukakan, karena banyak tikungan dan jalan berkelok-kelok, semestinya di sepanjang jalan diberi besi pembatas atau guadrill. Sejauh ini, Satlantas Polres Tegal sudah berulang kali menyurati instansi terkait agar ruas jalan tersebut diberi rambu lalu lintas yang memadai. Hanya saja, usulan tersebut tidak ada perhatian serius. ”Kami sudah capek menyurati instansi terkait agar ruas jalan tersebut diperhatikan,” ucapnya. (yer)


RADAR BREBES

14

KAMIS 19 DESEMBER 2013

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes

(0283) 671431

RSU Bhakti Asih

(0283) 671279 / 673481

RSIA Mutiara Bunda Tanjung Brebes

(0283) 877222

RS Dera As Syifa Banjarharjo Brebes

(0283) 889588/ 889548

Hotel Dedy Jaya Brebes

(0283) 673133 / 673158

RS Dedy Jaya

(0283) 672145/ 672525

WONGE DEWEK Persab Harus Hadapi Partai Hidup Mati BREBES - Tim sepakbola Persab Brebes harus menjalani laga hidup mati (play off) untuk meraih tiket kompetisi Divisi II Nasional. Itu setelah Persab hanya mengantongi nilai tiga dalam putaran Divisi III PSSI zona Jawa Dua. Dalam kompetisi yang digelar di Stadion Maguwoharjo Sleman, Persab kalah dalam dua laga, yakni melawan Persitangsel dengan dan Bantara Banten. Tiga poin diraih setelah mengandaskan tuan rumah Sleman United 3-2, Sabtu (14/12) lalu. Alhasil, peluang Persab melaju ke Divisi II Nasional menunggu pertandingan babak play off (final) bertemu dua DOK.RADAR BREBES tim/klub yang sama-sama menempati Heri Fitriansyah ST posisi runer up, dan berada di Zona

Realisasi DAK Belum Beres Pencairan Molor, Oknum Wartawan Gentayangan BREBES - Realisasi dari pelaksanaan program Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pendidikan tahun 2013 di Kabupaten Brebes ditemukan masih bermasalah. Hasil monitoring yang dilaksanakan oleh Dewan Pendidikan Kabupaten Brebes mendapati sejumlah sekolah terpaksa menunda pelaksanaan kegiatan karena keterbatasan waktu. Di samping itu, sekolah juga meresahkan maraknya oknum LSM dan wartawan yang diduga melakukan pemerasan.

Untuk diketahui, Kabupaten Brebes diguyur batuan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan tahun 2013 senilai Rp 70,772 miliar dari Pemerintah. Berbeda dengan sebelumnya yang digarap pemborong, realisasi kegiatan itu langsung dikelola oleh pihak sekolah penerima atau swakelola. Rinciannya, DAK SMA sebesar Rp 3.470.760.000 dan SMK Rp 11.187.630.000 untuk 76 SMA/SMK se Kab Brebes. Sedang tingkat SMP sebesar Rp 15.067.600.000 untuk pembiayaan Ruang Kelas Baru (RKB) sebanyak 29 ruang, Rehab 99 ruang dan pembangunan perpustakaan 8 lokal. Sementara untuk DAK SD sebesar Rp 41.-

046.010.000 untuk kegiatan rehab 439 ruang dan pembangunan perpustakaan sebanyak 61 lokal. “Beberapa sekolah penerima DAK masih kesulitan melakukan pekerjaan, karena pencairannya mepet, bahkan ada yang baru cair bulan Desember ini. Padahal, harus selesai 31 Desember, belum lagi sekarang masuk musim hujan,” kata Sekretaris Dewan Pendidikan, Wijanarto SPd, kemarin. Saking mepetnya waktu, ungkap Wijan, beberapa sekolah di Kecamatan Bulakamba bahkan mengajukan penundaaan pelaksanaan DAK 2013 agar digeser di awal 2014. Pihaknya menyayang-

kan temuan tersebut, mengingat kebutuhan sekolah akan perbaikan infrastruktur juga sangat penting. “Kesalahan bukan di sekolah tapi keterlambatan pencairan, sekolah dirugikan. Kami harap Pemerintah agar memperhatikan masalah ini. Setidaknya berkaca pada masalah di lapangan jangan sampai ada tumpang tindih tahun anggarannya, kan sekarang saja masih ada yang menggarap DAK 2012,” ujarnya. Selain masalah teknis, pihaknya juga mendapat pengaduan dari sekolah penerima DAK terkait dengan ulah oknum yang mengatasnamakan LSM dan

wartawan. Oknum itu paling banyak berkeliaran di wilayah Selatan. “Para kepala sekolah juga mengeluh, ditekan para oknum yang alasannya kontrol tapi ujungujungnya memeras, sampai Kasek diteror didatangi rumahnya malam-malam. Kalau pun dikasih uang, mereka itu tawar-tawaran. Kami sudah mengantongi nama oknum yang meresahkan itu. Semoga dinas, aparat hukum dan lembaga jurnalis dapat menindaklanjuti masalah ini,” tandas Wijanarto. Sementara Kepala Dinas Pendidikan Brebes, Dr Tahroni saat dihubungi melalui ponselnya tidak merespon. (ism)

Emastoni Terpilih Jadi Ketua Kwarcab

Jawa lainnya. “Persab masih ada peluang lolos Divisi II Nasional, melawati pintu play off. Untuk waktunya dan lawan yang akan kita hadapi belum ada keputusan resmi dari pihak Badan Sepak bola Liga Amatir Indonesia (BLAI),” kata Ketua Umum Persab Brebes, Heri Fitriansyah, kemarin. Dia mengatakan, pintu playy off itu merupakan pilihan yang sulit. Posisi Persab yang hanya menjadi runner up. Namun, pihaknya mengaku tetap optimis bisa lolos dari lubang jarum itu. Terkait dengan persiapan anak-anak asuhnya menghadapi babak play off, pihaknya tetap akan memaksimalkannya. “Sebetulnya kita sangat siap, bahkan kami ingin menjadi tuan rumah babak play off, itu jika diijinkan Pemda dan KONI,” lanjut dia. Walaupun harus melawati partai hidup mati, manajemen Persab menurut Heri tetap mengapresiasi hasil perjuangan dan kerja keras pemain dan official. “Atas kemenangan Persab melawan tuan rumah Sleman United kemarin, kami ucapkan selamat. Kemenangan ini adalah menjadi milik semua masyarakat Brebes. Selanjutnya, saya berharap tim Persab tetap konsentrasi pada laga play off berikutnya,” tuturnya. (ism)

AJIB AH...

ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

PANEN - Wakil Bupati Brebes, Narjo, saat melakukan panen perdana udang windu di Desa Randusanga Kulon, (16/12) kemarin.

BREBES - Dalam musyawarah daerah (Musda) Kwartir Cabang (Kwarcab) 11.29 Brebes yang dilangsungkan Rabu (18/12), H Emastoni Ezam SH MH akhirnya terpilih sebagai Ketua Kwarcab Brebes untuk masa bakti tahun 2013-2018. Emastoni sendiri terpilih secara aklamasi setelah kandidat lainnya tidak hadir dalam musyawarah tersebut. Ia kemudian akan memimpin Kwarcab Brebes untuk masa 5 tahun kedepan menggantikan H Agung Widyantoro SH MSi. Sebelum berlangsungnya Musda Kwarcab, santer beredar informasi kalau H Emastoni Ezam akan bersaing dengan Dr Tahroni MPd yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes. Namun dalam pelaksanaan Musda, Tahroni yang juga sempat dijagokan untuk menduduki posisi ketua,urung hadir dalam acara tersebut. Sehingga, dalam Musda yang dilangsungkan di aula Kwarcab Brebes itu hanya dihadiri oleh satu kandidat yaitu H Emastoni Ezam SH MH. Ketua Panitia Musda Kwarcab Brebes, H Wahidin Soedja kepada Radar mengatakan, sedianya ada dua calon kandidat yang akan maju dalam Musda Kwarcab Brebes. Mereka adalah H Emastoni Ezam SH MH dan Dr Tahroni MPd. Namun dalam pelaksanaanya, hanya ada satu kandidat yang hadir dalam Musda Kwarcab yaitu H Emastoni Ezam MH. Meski tidak dihadiri kandidat lain, namun pelaksa-

naan pemilihan Ketua Kwarcab tetap dilangsungkan. Bahkan dalam kesempatan itu akhirnya H Emastoni Ezam SH MH berhasil terpilih secara aklamasi. Wahidin menambahkan, Musda Kwarcab sendiri dihadiri oleh 140 peserta. Mereka terdiri dari masing-masing perwakilan Kwartir Ranting (Kwaran) sebanyak 85 orang dan sisanya peserta dari Pengurus Cabang dan DKC. Dirinya berharap, H Emastoni Ezam yang sudah terpilih sebagai Ketua Kwarcab Brebes akan mampu memimpin kepramukaan (kepanduan) di Kabupaten Brebes dengan baik. Tak hanya itu, kepengurusan yang baru juga diharapkan bisa menjalankan berbagai kegiatan kerpramukaan di Kabupaten Brebes. Dengan demikian, nantinya Kwarcab Brebes bisa menjadi yang terbaik di tingkat Kwarda Jawa Tengah. “Pelaksanaan Musda Kwarcab sudah berjalan sukses, dan saya berharap pengurus yang baru bisa bekerja dengan baik,” pungkas dia. Sementara, Ketua Kwarcab Brebes terpilih, H Emastoni Ezam SH MH mengaku akan berusaha menjalankan amanah sebagai Ketua Kwarcab dengan baik. Sebagai ketua terpilih, lanjut dia, dirinya akan berusaha mengadakan berbagai kegiatan yang bisa menunjang kemajuan Kwarcab Brebes. Dia juga berharap program-program yang akan disusun bisa mendapat dukungan dari semua pihak. (har)

HARVIYANTO/RADAR BREBES

POSE - Unsur pimpinan SMK Muhammadiyah Larangan, Brebes, berfoto bersama dengan jajaran dari UPTD Pendidikan Kecamatan Larangan, serta dari unsur Muspika Kecamatan Larangan, usai p embukaan SAC 2013.

SMK Muhammadiyah Gelar SAC LARANGAN - Bertempat di lapangan tengah Gedung SMK Muhammadiyah Larangan Kabupaten Brebes, Senin (16/12) telah dibuka acara Sport dan Academic Competition for Junior High School 2013, yaitu perlombaan bidang akademik dan olah raga tingkat SMP/ MTs se-wilayah Kecamatan Larangan, Songgom, dan Ketanggungan. Kegiatan ini laksanakan secara maraton mulai tanggal 16-18 Desember 2013. Acara Sport and Academic Competition (SAC) 2013 ini dibuka oleh Kepala SMK Muhammadiyah Larangan Warto, S.Kom disaksikan Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Larangan, Komandan Koramil Kecamatan Larangan, dan sejumlah tamu undangan lainnya. Dalam sambutannya, Kepala SMK Muhammadiyah Larangan, Warto SKom, menyatakan bahwa kegiatan ini adalah kegiatan perdana di SMK-nya sebagai program peningkatan prestasi, kualitas, dan semangat kebersamaan dalam dunia pendidikan, serta sebagai media uji kemampuan/kompetensi olah raga dan akademik yang dimiliki oleh peserta didik dari masing-masing sekolah tingkat menengah pertama (SMP/MTs). Dirinya merasa bangga bahwa kegiatan SAC ini dapat dilaksanakan dengan baik melalui persiapan yang cukup panjang. Event ini diselenggarakan untuk memberikan apresiasi terhadap potensi peserta didik terutama SMP/MTs agar terasah kemampuan dan prestasinya. Sehingga, kedepan prestasinya ini dapat mengantarkan kepada eksistensi dan penemuan jatidiri. “Karena hanya pemuda yang telah mengenal jati dirinya lah yang dapat berprestasi secara optimal dan dapat mengangkat derajat diri dan masyarakatnya,” ungkapnya. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk menginspirasi peserta didik agar mampu mengaktualisasikan diri dalam proses pembangunan fisik, mental, rohani, dan pengembangan potensi yang dimilikinya menuju visi Indonesia sehat. Indonesia yang sehat adalah Indonesia yang dibangun dari generasi yang sehat secara mental dan fisiknya, yang sportif dan tidak koruptif, menjunjung tinggi nilai-nilai keunggulan dan nilai-nilai keutamaan. Pada hari pertama kegiatan SAC 2013 dilaksanakan upacara pembukaan yang dimeriahkan dengan penampilan grup ekstrakurikuler teater “Suka Seni”, dan peleton inti PBB dari SMK Muhammadiyah Larangan yang menggambarkan perjuangan meraih cita-cita. Sanggar teater “Suka Seni” ini memberikan inspirasi kepada hadirin terutama generasi muda, agar pantang menyerah dalam meraih cita-cita. Jangan mudah patah semangat oleh godaan, halangan dan rintangan. Semua halangan adalah awal dari kesuksesan, dan kesuksesan adalah hasil kerja keras dan tawakal kepada Allah yang mahakuasa. Di samping itu, pada hari pertama kegiatan SAC ini juga dipamerkan produk-produk andalan SMK Muhammadiyah Larangan seperti produk makanan, stand kegiatan PMR, stand otomotif karya siswa SMK, dan lain-lain. Hari pertama kegiatan SAC 2013 diperlombakan Peraturan Barisberbaris (PBB), Pidato Bahasa Indonesia, dan cabang olah raga Tenis Meja. Pada hari kedua akan dipertandingkan mata lomba Pidato Bahasa Inggris, Futsal, dan Melukis, dan pada hari terakhir akan pertandingan olah raga bola basket yang akan dilanjutkan dengan pengumuman pemenang, penyerahan hadiah-hadiah, upacara penutupan SAC tahun 2013. (har)

Wabup Panen Perdana DI RENTANG tahun 80 hingga 90-an, udang windu telah menorehkan sejarah meningkatkan derajat hidup dan kesejahteraan masyarakat pesisir Brebes. Udang windu begitu menjadi primadona perekonomian masyarakat dan daerah. Petani tambah pun mengalami puncak kejayaannya. Namun kini hanya tinggal cerita. Sukar sekali menemukan lahan tambak petani yang ditanam windu, meski tidak sedikit yang merindukan kejayaan itu datang lagi. Tapi tunggu dulu, walau mati suri 20 tahun, udang windu ternyata masih belum habis. Tidak kurang dari 10 petak lahan tambak milik petani tambak di Desa Randusanga Kulon dan Wetan berhasil mendapat peruntungannya. Udang windu itu akhirnya berhasil dipanen perdana oleh Wakil Bupati Brebes, Narjo, kemarin (16/12). Narjo menyambut gembira

semangat petani tambak untuk menggelorakan kembali komoditas udang windu. Menurut Narjo, Brebes pernah jaya dengan udang windu, karena itu bukan tidak mungkin petani tambak dan masyarakat Brebes akan kembali mengulang kejayaan tersebut. “Tetap semangat,” katanya. Menurut penyuluh perikanan wilayah setempat, Dwi Estika P, dari hasil ujicoba budidaya udang windu itu hasil pengembangan IPTEKMAS (Ilmu Pengetahuan Untuk Masyarakat) Balitbang Kementerian Kelautan dan Perikanan di Kabupaten Brebes itu kebangkitan udang windu masih sangat terbuka. Trauma kegagalan udang windu yang pernah terjadi di masa silam harus dipendam dan petani tambak harus dimotivasi agar berani mencoba udang windu kembali. “Semoga dengan panen perdana beberapa petani tambak yang mau men-

coba udang windu lagi,” kata dia. Diakui Dwi, udang windu memang belum setahan udang vaname yang saat ini tengah dikembangkan dalam menghadapi penyakit. Namun, Balitbang Kementerian Kelautan dan Perikanan juga para peneliti Indonesia tengah mengembangkan bibit udang windu (Penaeus Monodon) yang tahan penyakit terutama serangan virus sindrom bintik putih (white spot syndrome virus/WSSV). Varietas lain yang dikenal dengan sebutan giant tiger, adalah varietas udang asli Indonesia. Udang jenis ini memiliki nilai ekonomis yang tinggi, terutama di pasar ekspor. “Karena itu, untuk mengurangi resiko gagal panen, pola penanaman yang memungkinkan saat ini adalah polikultur, atau dicampur dengan komoditas lainnya semisal bandeng atau rumput laut,” jelasnya. (ismail fuad)

Puslat Tunas Berhias Hajar Tunas Bahari Tegal BREBES - Kabupaten Brebes dikenal memiliki bibit unggul dalam dunia sepakbola. Buktinya, para pesepakbola Brebes mampu menunjukan dominasinya dalam laga eksebisi antara Puslat Tunas Berhias melawan Puslat DCAB Tunas Bahari Tegal di stadion Karang Birahi Brebes, Senin (16/12). Anak-anak Brebes berhasil menghajar tim asal Kota Tegal itu dengan empat gol tanpa balas. Pertandingan yang taktis diperagakan oleh kedua tim. Masing-masing mencoba mempergakan permainan menyerang. Namun teknik anak Brebes yang

lebih unggul membuat Tunas Bahari harus merasakan lesakan dua gol dari kaki Wiwit Eko Prasteyo di menit ke-22, 30 serta Saefudin ke-50 dan Riski Putra menit ke-67. Pelatih Puslat Tunas Berhias, Iriando DS saat mendampingi anak asuhnya mengaku pihaknya mendidik pesepakbola cilik sesuai kelompok umur. Anak didiknya dilatih agar bisa bermain untuk tim. “Banyak anak didik kami yang bermain di luar daerah, sebenarnya Brebes itu tidak kalah dengan pemain luar daerah. Asal mau serius dan sungguh-

sungguh bisa menharumkan daerah,” kata Yando. Pihaknya mengaku menyambut baik adanya kegiatan meramaikan sepakbola di Kota Kota Bawang. Termasuk wacana adanya Liga Desa Indonesia (LIDI) yang digagas oleh Badan Sepakbola Republik Indonesia (Basri). Tunas Berhias, kata Yando, sudah menyiapkan tim yang akan diikutkan pada LIDI di Kabupaten Brebes hingga level berikutnya. “Sejauh ini belum ada kepastian informasi LIDI di Kabupaten Brebes, padahal itu wadah yang sangat bagus,” lanjut dia. (ism)

HARVIYANTO/RADAR BREBES

MENERIMA - Ketua Kwarcab Brebes terpilih, H Emastoni Ezam SH MH menerima kop dan palu kepemipinan Kwarcab Brebes untuk masa bakti 2013-2018.


PEKALONGAN

KAMIS 19 DESEMBER 2013

15

RADAR TEGAL

Puluhan Meter Paving Trotoar Ambles Akibat Debit Air Terlalu Besar

TRIYONO

AMBLES - Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pekalongan Cashuri ketika melakukan pemantauan di lokasi Paving Trotoar yang ambles Jalan Mandurorejo.

Dinkes Gencar Lakukan Fogging KAJEN - Angka Kasus Deman Berdarah Dengue (DBD) tahun 2013 di Kabupaten Pekalongan mencapai 280 kasus, atau naik 115,38 persen dibanding tahun sebelumnya. Hal inilah yang membuat Dinkes gencar melakukan foging di beberapa daerah endemis DBD, di penghujung tahun 2013. Kasi Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit pada Dinkes Kabupaten Pekalongan, Suwondo SKM MKes mengatakan, kasus DBD di Kabupaten Pekalongan meningkat pesat di tahun 2013. Yakni, dari 130 kasus di tahun 2012, menjadi 280 kasus di tahun 2013. “Per 17 Desember 2013, kasus DBD yang kami temukan sebanyak 280 kasus, 1 diantaranya meninggal dunia aki-

bat penyakit ini,” jelasnya saat ditemui radar, Selasa (17/12) kemarin. Ia menuturkan, saat ini pihaknya tengah gencar melakukan fogging atau pengasapan di wilayah Kabupaten Pekalongan. “Hari ini (Selasa, red), pagi-pagi kami lakukan pengasapan di Wonokerto Kulon, Rabu (18/12) di Kebonagung Kajen, kemudian besoknya lagi di Kutorejo Kajen dan Jumat (20/12) fogging akan dilakukan di Karangsari Bojong,” paparnya. “Ada 18 Kecamatan yang merupakan daerah endemis DBD. Kasus tertinggi di temukan di Puskesmas Kajen 1 yang mencapai IR 123,92 per 100.000 penduduk. Disusul Puskesmas Kajen 2 dengan IR mencapai 84,44

per 100.000 penduduk,” ungkap Suwondo. Dikatakan, pemerintah Kabupaten Pekalongan telah menganggarkan sebanyak 91 foges selama tahun 2013 ini. “Ini merupakan rangkain fogging yang telah kami lakukan sepanjang tahun 2013 secara gratis,” ujarnya. Kendati Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan secara gencar melakukan pengasapan di wilayah Kota Santri, namun hal tersebut, menurut Suwonodo, bukan merupakan salah satu upaya atau cara untuk menangani penyakit DBD. “Sebab upaya tersebut, hanya sebatas mengantisipasi dan membasmi nyamuk dewasa saja. Sedangkan untuk jentiknya, ti-

dak akan mati dengan cara diasap,” terangnya. Upaya atau cara yang paling ampuh untuk mencegah penyakit DBD ini, lanjut dia, yakni adanya peran serta dari seluruh lapisan masyarakat, untuk senantiasa melaksanakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), dengan melaksanakan gerakan kebersihan dan Program Kali Bersih (Prokasih), serta Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), dengan melaksanakan kegiatan 3-M secara rutin. “Yakni Menutup dan Menguras Bak Penampungan Air, serta Mengubur barang-barang bekas yang dapat digunakan tempat bersarang dan berkembang biak Nyamuk Aedes Aegypti,” pungkasnya. (ap23)

Lebih dari 600.000 Warga Gunakan Narkoba dari halaman 9 Disebutkan, berdasarkan data Satuan Narkoba Polres Tegal Kota, pengungkapan kasus narkoba di Kota Tegal menurun. Tahun 2011, terungkap 23 kasus, dengan 27 tersangka. Tahun 2012 terungkap 22 kasus, dengan 23 tersangka. Sedangkan tahun 2013 ada 16 kasus, dengan 16 tersangka. “Meskipun data tersebut terjadi penurunan. Kewaspadaan terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba terus dan harus ditingkatkan,” imbuhnya.

Kesempatan sama, Penyidik Madya Direktorat Resnarkoba Polda Jateng, AKBP Sugeng Tiyarto SH MH mengungkapkan, jumlah kasus narkoba yang terungkap di Jateng, tahun 2010 sebanyak 698, dengan tersangka 941 orang. Lalu tahun 2011 meningkat jadi 786 kasus, dan tersangkanya 990 orang. Tahun 2012 pengungkapan turun jadi 752 kasus, dengan tersangka 924 orang. Sedangkan tahun 2013 kasus terungkap kembali turun jadi 626 kasus, dengan tersangka 802 orang. Sementara, Kepala Bidang

Pencegahan BNN Propinsi Jateng, Susanto SH MM menuturkan, berdasarkan hasil penelitian dari BNN dan UI, tahun 2008 angka prevalensi penyalahgunaan narkoba di Indonesia adalah 1,99 persen atau 3,3 juta orang. Tahun 2011 meningkat jadi 2,2 persen, atau 3,8 juta orang. Lebih mengejutkan lagi, tahun 2015 diprediksi mengalami kenaikan jadi 2,8 persen atau 5,1 juta orang. Menurutnya, dari hasil penelitian penegakan hukum, penyalahgunaan narkoba didonimasi para pekerja. “Pekerja duduki

peringkat pertama. Disusul pelajar dan mahasiswa di urutan kedua,” ujarnya. Ketua penyelenggara penyuluhan P4GN yang juga Kepala Kantor Kesbangpolinmas Kota Tegal, Drs Soeripto menguraikan, bimbingan dan penyuluhan terhadap pelajar memiliki peran strategis dalam memerangi penyalahgunaan narkoba. “Melalui kegiatan ini, kesadaran generasi muda secara langsung disentuh, sehingga mereka tidak terjerumus menjadi pemakai,” terangnya. (adi)

Penerima BMM Membengkak dari halaman 9 “Saat tahap pertama, mereka (warga miskin, red) belum mengantongi kartu Jamkesta putih. Ketika pendataan tahap kedua sudah punya. Jadi langsung dimasukkan data penerima BMM.” Dia menguraikan, sesuai laporan jumlah penerima BMM tahap dua, bertambah 187 Kepala Keluarga (KK) miskin atau RTS. Mereka tersebar di 4 kecamatan, dan 27 Kelurahan di Kota Tegal. Total penerima BMM tahap dua jadi 10.343 KK miskin. “Besaran yang diterima sama persis, dengan Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM). Yakni per RTS per tahap Rp300 ribu,” imbuh Ikmal. BMM ini, imbuh wali kota,

untuk memberikan perlindungan pada masyarakat miskin. Saat pemerintah mengeluarkan program BLSM, ada warga miskin tidak menerimanya. Karena itu, pemkot melakukan terobosan, dengan memberikan bantuan yang nilai dan tahapannya sama. Sasarannya warga miskin, yang tidak menerima BLSM. “Dengan adanya BMM, semua warga miskin memperoleh bantuan, yang diberikan mengantisipasi dampak kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM,” ujarnya. Disinggung tentang keterserapan BMM, Ikmal menyatakan, mencapai 100 persen. KK miskin yang mendapat jatah, semuanya mengambil saat tiba waktu pencairan. Hal ini dipengaruhi

faktor pendataan, yang dilakukan Dinsosnakertrans dan divalidasi setiap kelurahan langsung. Selain itu, warga yang mengajukan juga berada di daerah. Semuanya dapat mencairkan pada waktu yang ditentukan. Pada kesempatan itu, wali kota juga menyampaikan, karena periode 2014 - 2019 Kota Tegal mempunyai pemimpin baru. Dia berharap program perlindungan masyarakat miskin yang dilakukan pemkot. Seperti KUBe, BMM, bantuan siswa miskin, serta program bantuan lain dilanjutkan. Bahkan diupayakan lebih maksimal, besaran atau nilainya ditingkatkan. Sehingga perlindungan dan pemberdayaan masyarakat miskin, tetap berjalan baik, dan tingkat kesejah-

teraan meningkat. Dicontohkan tahun 2013, pemkot memberikan bantuan pada siswa miskin, November - Desember. Nilai bantuan per anak tingkat SD Rp200 ribu, SMP Rp250 ribu, dan SMA/SMK Rp300 ribu. “Kami harap pemimpin baru Kota Tegal, melanjutkan program bantuan dan pemberdayaan masyarakat miskin yang telah ada.” Sementara itu, seorang warga penerima BMM di Kelurahan Debong Tengah, Sri Rahayu (70) mengaku, baru mendapat BMM tahap kedua. “Saya bersyukur dapat BMM. Tahap pertama saya tidak kebagian. Karena tidak masuk data. Mudah-mudahan program ini tidak dihapus. Karena membatu warga miskin seperti saya,” tuturnya. (adi)

Dipromosikan Kenaikan Pangkat dari halaman 9 Demikian sekilas disampaikan kapolres, ketika memberikan penghargaan pada 5 anggotanya, yang dinilai berprestasi. Masing-masing Polsek Tegal Barat (Aiptu Mujiharto), anggota Babinkamtibmas Kelurahan Pesurungan Lor Kecamatan Tegal Barat (Aipda Suyedi), Aipda Rustam Suwardi, dan Brigadir Giyarto, anggota Resintel Polsek Tegal Barat yang berhasil menangkap 2 pelaku curanmor, di Jalan Tanjan Kelurahan Tegalsari Kecamatan Tegal Barat. Seorang personil lain yakni Aipda Kurnia Puji, operator PID Subbag Humas Polres Tegal Kota, atas kinerja, dedikasi serta keaktifannya berprestasi bidang kehumasan, memberikan keter-

bukaan informasi publik sejajaran Polda Jateng maupun Humas Polri. Terlebih, Aipda Kurnia berhasil menjadikan fungsi humasnya menduduki juara I tingkat Polda Jateng. “Penghargaan ini kami berikan, pada anggota yang melakukan pekerjaan di luar kapasitasnya. Sesuai tugasnya lebih baik dan tinggi. Sehingga menghasilkan sesuatu luar biasa. Contohnya mengagalkan kasus curanmor, berikut menangkap para pelakunya,” tegas Darmawan. Upaya itu tidak hanya dilakukan anggota Polri. Namun pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Polres yang berprestasi, juga diberi penghargaan. Selanjutnya kapolres berharap, pemberian reward jadi refleksi atau motivasi bagi anggota lainnya.

“Jadi, reward diharapkan jadi pemicu setiap anggota kepolisian, dalam menjalankan tugasnya. Setiap anggota harus mengedepankan nilai persatuan kesatuan bangsa, menatap yang lebih baik,” terang Darmawan di sela-sela penyerahan reward, di halaman mapolres, kemarin. Selain reward sebagai bentuk apresiasi, komitmen menindak tegas anggota yang melakukan pelanggaran, menjadi harga mati. Bahkan menyikapi penyakit masyarakat, Polres Tegal Kota siap mengungkap setiap kasus. Apapun menyangkut keamanan dan kenyamanan warga. “Kami berharap penghargaan ini jadi pemicu anggota lain, berpacu menunjukkan kemampuan pribadi atau kerja, secara teamwork melakukan tugas

yang diembannya. Semua harus saling mengejar prestasi. Tunjukkan apa yang sudah dilakukan, dan diberikan dalam tugasnya sebagai pelayan atau pengayom masyarakat. Baru setelah bisa menunjukkan prestasi, pasti akan mendapatkan hasilnya.” Kapolres berpesan, jika suatu pekerjaan dilakukan dengan ikhlas. Apalagi memiliki prinsip, pekerjaan maupun tugas adalah ibadah. Yakinlah di kemudian hari pasti memetik hasilnya. Karena siapapun orang yang menanam, pasti memetik buahnya. “Bila Anda tidak pernah menanam, dan meminta hasil baik. Hal itu mustahil. Mari tanam kinerja baik, sesuai aturan untuk menuai hasilnya kelak,” pungkasnya. (agus wibowo)

KAJEN - Akibat debit air yang terlalu besar mengakibatkan sepanjang 50 meter paving trotoar di Jalan Mandurorejo yang kini masih dalam proses pembangunan ambles. Paving ambles diakibatkan karena ketika turun hujan debit air menjadi tinggi yang membuat tanah ikut tergerus disetiap sambungan gorong-gorong. Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pekalongan, Cashuri ketika memantau proses pembangunan di Trotoar di Jalan Mandurorejo, Rabu (18/12) mengaku bahwa dalam proses pembanguan tersebut dinilai kurang matang. Itu terlihat adanya pembangunan saluran air yang sepenuhnya disebelah utara jalan, dan tidak memperhatikan diameter gorong-gorong yang tidak sesuai dengan debit air. “Ya pasti ambles karena go-

rong-gorong hanya diuruk menggunakan tanah dan pasir, sehingga ketika debit air tinggi pada setiap sambungan ikut tergerus air yang akibatnya membuat paving trotoar ambles,” terangnya. Meski berulang kali dilakukan pembenahan dan kini melebihi batas waktu yang ditentukan, lanjut dia, apabila tidak dibuatkan cin-cin disetiap sambungan gorong-gorong, paving trotoar akan terus ambles. Padahal dirinya sudah menyampaikan kepada Dinas dan pelaksana pada Kunker sebelumnya supaya dipasang cin-cin, akan tetapi yang dilakukan hanya pembenahan paving yang ambles saja. “Saya sebagai wakil rakyat hanya berharap proses pembangunan dilaksanakan sesuai aturan, dengan demikian masyarakat akan ikut menikmati pembangunan ini,” tambah pria yang akrab dipanggil Bolet. Sementara Kabid Tata Ruang pada DPU Kabupaten Pekalo-

ngan, Teguh Yuwono dalam kesempatan itu mengatakan proyek senilai Rp 1,2 milyar yang terbagi dalam beberapa paket itu, kini ada 50 meter paving yang ambles. Untuk itu karena masih dalam proses pelaksanaan supaya dilakukan perbaikan oleh pelaksana dan harus membayar denda. “Batas waktu pelaksanaan sudah habis 11 November 2013 lalu, namun dikarenakan ada yang ambles untuk dilakukan perbaikan dengan batas waktu perpanjang 50 hari. Bahkan ada masa perawatan selama enam bulan,” terangnya. Sedangkan dari perwakilan pelaksana yang berada dilokasi, Diyo mengaku adanya paving ambles kini dilakukan perbaikan, karena masih tanggungjawab pelaksana. ”Sebenarnya paving yang ambles sekitar 50 meter saja yang terletak dipaket tiga, dan saat ini masih dalam proses perbaikan,” ungkapnya. (yon)

Ditemukan 13 Kasus Penyalahgunaan Narkoba PEKALONGAN - Jajaran Satuan Narkoba Polres Pekalongan Kota, berhasil mengungkap sebanyak 13 kasus penyalahgunaan narkoba selama rentang waktu dari Januari hingga Desember 2013 ini. Dari 13 kasus tersebut, petugas menetapkan sebanyak 17 tersangka yang terlibat langsung di dalam peredaran dan penyalahgunaan barang memabukkan itu. Data tersebut diungkapkan

Kasat Narkoba Polres Pekalongan Kota, AKP Junaedi yang ditemui usai menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialiasi Pencegahan, Pemberatasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang digelar di Gedung Wanita, Rabu (18/12). Dari 13 kasus yang telah diungkap, sebagian besar atau 12 kasus diantaranya mempunyai barang bukti berupa ganja.

Sedangkan satu kasus lainnya berupa sabu-sabu. Dikatakan Junaedi, terungkapnya banyak kasus penyalahgunaan narkoba merupakan kerjasama antara petugas kepolisian dengan tokoh masyarakat dan warga Kota Pekalongan secara umum. Karena menurutnya, Polres tidak bisa berjalan sendiri tanpa adanya masukan atau informasi dari masyarakat. (nul)

Sejumlah 25 Anggota DPRD Kunker ... dari halaman 9 Lebih lanjut dia mengungkapkan, dari 30 anggota dewan, hanya 25 yang bersedia mengikuti kegiatan tersebut. Sedangkan 5 anggota ijin tidak ikut. Masing-masing Abdullah Sungkar SE MT, Hj Khurotul Janah SE, Abas Toya Bawazier SE, Kusnendro ST, dan Sutari SH. “Alasan pastinya kami tidak

tahu. Mereka tidak memberikan surat ke sekwan. Untuk Hj Khurotul Janah SE ijin, karena sakit. Abas Toya Bawazier SE, alasannya tidak ikut karena tidak berani naik pesawat. Saat ini cuaca buruk. Tiga anggota DPRD lain kami tidak tahu alasan persis, kenapa tidak ikut kunker,” tuturnya. Ketika ditanya terkait anggaran kunker, Siti Cahyani menegaskan, semua memakai dana

APBD tahun 2013. Jumlah pastinya tidak tahu persis. “Ini kegiatan dewan. Staf setwan yang ikut cuma pendamping Banggar, Banmus, dan BK. Disamping ajudan ketua DPRD. Adapun lainnya, termasuk sekretaris dewan dan saya sedang sibuk, menyiapkan laporan penggunaan keuangan. Akhir tahun dan minggu depan, semua kegiatan harus dilaporkan ke DPPKAD.” (hun)

Nursholeh Mundur dari Caleg dari halaman 9 menarik namanya, dari Caleg Dapil 1 Tegal Selatan nomor urut 1. Divisi Pencalonan KPU Dra Siti Mudrikah menandaskan, sesuai surat edaran KPU RI Nomor 824/KPU/XII/2013, perihal pengunduran diri dan meninggal dunia calon anggota DPR, DPD, DPRD propinsi, dan DPRD kabupaten/kota pacsa penetapan DCT, tanggal 5 Desember 2013, ditandatangani Ketua KPU RI Husni Kamil Malik. “Sesuai surat edaran tersebut, Drs HM Nursholeh MMPd yang ditetapkan sebagai wakil wali kota terpilih, dikuatkan putusan MK. Sehingga dinyatakan tidak memenuhi syarat. Dengan begi-

tu, dengan adanya surat pengunduran diri yang bersangkutan, namanya yang masuk DCT Dapil 1 Kecamatan Tegal Selatan dicoret. Hal itu tidak mempengaruhi nomor urut di bawahnya,” terangnya. Dia mengungkapkan, meski kosong, kalau ada yang mencoblos nomor urut 1 tetap sah, dan untuk suara partai. Caleg Partai Golkar Dapil 1 Kecamatan Tegal Selatan hanya ada 6. Dari 7 caleg yang ada 1 caleg mundur. Sebelumnya, Siti Mudrikah memaparkan, bagi caleg ditetapkan DCT, supaya memperhatikan aturan. Salah satunya terkait surat Panwaslu, soal larangan caleg jadi fasilitator PNPM Mandiri. “Sesuai surat edaran KPU pu-

sat, bukan cuma fasilitator PNPM Mandiri yang harus mundur. Bila tidak ingin namanya dicoret dari DCT. Calon anggota DPR, DPD, DPRD propinsi, dan DPRD kabupaten/kota yang jadi kepala daerah, wakil kepala daerah, PNS, anggota TNI atau anggota Polri, direksi, komisaris, dewan pengawas, dan karyawan pada badan usaha milik negara dan atau badan usaha milik daerah, dan pengurus badan lainnya yang anggarannya bersumber dari keuangan negara setelah penetapan DCT, calon bersangkutan dinyatakan tak memenuhi syarat, mengeluarkan/menghapus nama calon itu dari DCT, tanpa mengubah nomor urut calon di bawahnya,” jelas Mudrikah. (hun)


RADAR TEGAL

KAMIS, 19 DESEMBER 2013

FOKUS

Tak Dipulangkan, Pengemis Kembali Berkeliaran

AGUS WIBOWO/RADAR TEGAL

Kasat Polairud Polres Tegal Kota, AKP Karyono SH, menyerahkan santunan kepada anak yatim, kemarin.

Polairud Santuni Anak Yatim SEKITAR 50 anak panti asuhan mendapat bingkisan sembako berikut uang bantuan dari Sat Polairud Polres Tegal Kota yang diberikan secara simbolis oleh Kasat Polairud, AKP Karyono SH, melalui perwakilan dan pengurus Panti Asuhan Putri Aisyiyah Jalan Perintis Kemerdekaan, Rabu (18/12). Kegiatan ini digelar sebagai wujud syukur dalam rangka memperingati HUT Polairud ke-63 yang mengangkat tema “Semangat Kemitraan Polairud untuk Memantapkan Sinergitas Guna Mendukung Tugas Polri dalam Rangka Mengamankan Pemilu 2014.” ‘’Sebelumnya, selain memberikan santunan kepada anak-anak panti asuhan, kami telah menyelenggarakan berbagai kegiatan, yakni syukuran dan doa bersama dipimpin Ustadz HTarmudi di Mako Polairud Jalan Sangir, Komplek Objek Wisata Pantai Alam Indah yang dihadiri para Kabag, Kasat dan Kapolsek serta para tokoh agama, masyarakat berikut seluruh anggota Sat Polairud bersama-sama Bhayangkari,’’ terang Karyono. Dalam acara tausyiah atau siraman rohani diingatkan kembali akan nikmat dan rasa syukur atas semua yang diperoleh Polairud dalam usianya yang dianggap sudah matang. Diharapkan seluruh anggota bisa melaksanakan tugas sesuai harap masyarakat, terutama menjaga kamtibmas. Selain itu, kegiatan lainnya adalah anjangsana dan bersilaturahmi ke kediaman anggota yang sakit, yakni Brigadir Mulyono. (gus)

Oknum Ustadz Bejad USTAD Achyar (40) dari Parakan Temanggung Jawa Tengah ini sungguh kurang ajar. Jadi tenaga pengajar di ponpes, eh malah syahwatnya diumbar. Enam santriwati ada yang dicabuli, dan ada pula yang digumuli. Kata guru ngaji keblinger ini, hasratnya sudah nggak ketahan lagi! Daerah Parakan terkenal ayam Kedu-nya. Ustad Achyar kelakuannya seperti ayam. Asal hasrat syahwatnya sedang ”on”, tak peduli di gudang mesjid, tak peduli dirinya seorang guru ngaji, sejumlah santri wanitanya yang cantik disosor terus. Di sebuah pondok pesantren Desa Kauman, Kecamatan Parakan, sudah beberapa waktu lamanya ustadz Achyar direkrut sebagai tenaga pengajar. Pegang mata pelajaran agama atau umum, tak diketahui jelas. Yang pasti, di luar profesinya dia merupakan sosok lelaki mata keranjang. Setiap melihat barang bagus dan mulus, hasratnya langsung bangkit. Tadinya hanya 110 volt, mendadak jadi 240 volt seperti standar strum PLN. Sayang kan, sebagai guru agama kok dia punya iman kalah sama ”si imin”. Padahal sesuai dengan usianya, di rumah Achyar juga sudah punya ”kendaraan” pribadi yang bisa dipakai kapan saja. Celakanya, di rumah dia sudah merasa jenuh karena “menu”nya hanya itu-itu melulu. Padahal sebagai lelaki muda yang penuh gairah, Achyar membutuhkan diversifikasi menu. Ibarat sayur, jangan setiap hari sayur lodeh melulu. Sekali waktu boleh opor, bumbu rujak atau gudeg komplit. Kebetulan murid-murid wanitanya banyak yang cantik, enak dipandang. Di sinilah Achyar jadi lupa diri karena ingin menjadikan mereka sebagai ”menu” tambahan atau suplemen. Dan setan memang sangat mendorong tekad oknum ustadz ini, karena soal yang demikian memang satu misi dan visi. ”Pokoke, pasti bisa!” kata setan. Demikianlah, satu per satu muridnya diperdayai dengan cara disuruh membersihkan gudang mesjid. Tapi setelah korban di dalam pintu segera dikunci, dan aksi mesum itu terjadi beralaskan karpet. Para korbannya tak berani mengadukan skandal gurunya ini karena diancam setelah selesai berbuat. Tapi ada Bunga (17)—bukan nama sebenarnya—yang cukup berani. Merasa berdosa jadi korban pelecehan seks oleh gurunya, dia mengadu kepada pemilik ponpes. Segera saja ustadz yang membuat rusak nama lembaga itu dilaporkan ke polisi dan ditangkap. Dalam pemeriksaan Achyar mengaku ada sekitar 6 yang telah dicabuli, dari yang sekedar dipegang-pegang sampai digoyang. “Ora ngarti pak, ujug-ujug ora bisa nahan nafsu,” katanya polos. Ora bisa nahan nafsu akhire ditahan! (wan/jpnn)

CMYK

16

SEBANYAK 38 pengemis, gelandangan, dan orang telantar (PGOT) berhasil diamankan Satpol PP-Linmas Kota Semarang, Rabu (18/12). Jumlah tersebut jauh dari yang ditargetkan satuan yang dikepalai Gurun Risyad Moko tersebut. ”Kami menargetkan operasi PGOT hari ini (kemarin-red) bisa menemui 100 orang. Tapi karena hujan, yang terjaring hanya 38 orang,” ujar Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Linmas Kota Semarang, Aniceto Magno Da Silva. Dalam razia, pihaknya menerjunkan 120 personel yang disebar di sejumlah titik yang ditengarai sebagai tempat mangkalnya pengemis dan gelandangan. Utamanya di perbatasan Kota Semarang, seperti di Banyumanik, Pedurungan, Genuk, dan sejumlah jalan protokol di tengah kota. ”Sebelumnya kami sudah memetakan tempat-tempat yang banyak pengemis dan gelandangannya. Tadi juga sempat ada yang kabur, seperti pengamen jatilan di Kali Garang. Terpaksa peralatan jatilannya kami sita dan tidak akan kami kembalikan,” terangnya.

ADITYO DWI/JPNN

MUKA LAMA - Sejumlah pengemis dan gelandangan dalam truk Satpol PP Kota Semarang sebelum dikirim ke Panti Sosial Amongjiwo di Ngaliyan, Rabu (18/12).

Menurut Aniceto, keberadaan PGOT di sejumlah jalan protokol sudah meresahkan masyarakat, utamanya pengguna jalan. Mereka sering meminta-minta secara paksa. ”Selain dari laporan masya-

rakat, operasi ini juga dalam rangka ketertiban jelang Natal dan Tahun Baru,” katanya. Puluhan PGOT yang tertangkap kemudian dibawa ke kantor Satpol PP Linmas untuk didata. Saat dalam pendataan, seorang

Pemalsu SIM Diringkus Polisi BREBES - Moh Maulidin (39) warga RT 3 RW 5, Dukuh Bogor, Kecamatan Brebes, berhasil diringkus petugas Polres Brebes. Pelaku ditangkap setelah praktik pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) palsu yang sudah dilakukannya sejak tahun 2011 lalu terbongkar. Setidaknya, ada 12 lembar SIM palsu yang berhasil diamankan dan dijadikan barang bukti. Kapolres Brebes, AKBP Ferdy Sambo SH SIK MH, Rabu (18/12) mengatakan, pelaku ditangkap setelah sebelumnya anggotanya melakukan kegiatan penyelidikan. Sesampainya di Desa Sigentong, Kecamatan Wanasari, anggota mendapatkan informasi dari warga tentang adanya pembuatan SIM palsu. Dari informasi tersebut, kemudian anggota melakukan pengecekan ke rumah tersangka. “Saat itu juga anggota berhasil mendapati SIM palsu yang sudah dicetak dan seperangkat alat komputer yang digunakan pelaku untuk mencetak SIM palsu itu,” ujar Kapolres. Tindak pemalsuan SIM dilakukan tersangka dengan cara men-scan SIM asli. Kemudian hasil scan diedit untuk diubah data foto berikut identitas pemesannya. “Dalam praktiknya tersangka telah membuat SIM A, SIM B dan SIM C palsu,” tambah kapolres. Dari hasil pengembangan yang dilakukan, lanjutnya, tersangka tidak hanya membuat SIM saja melainkan telah me-

HARVIYANTO/RADAR BREBES

TUNJUKKAN BARANG BUKTI - Kapolres Brebes, AKBP Ferdy Sambo SH SIK MH menunjukkan barang bukti SIM palsu dan sejumlah perangkat komputer yang digunakan tersangka untuk menjalankan praktik pemalsuan dokumen.

malsukan beberapa dokumen penting lainnya, seperti KTP, Kartu Keluarga, Akte Kelahiran, Sertifikat, Akta Nikah dan Surat Izin Usaha. Tersangka merupakan residivis kasus penggelapan yang sebelumnya pernah diproses oleh Polres Brebes. Atas perbuatannya itu, tersangka dijerat Pasal 263 Ayat 1 dan 2 KUHP dengan acaman hukuman 6 tahun penjara. Polres juga akan membongkar software komputer yang digunakan tersangka untuk melakukan pemalsuan dokumen. Pembongkaran itu dilakukan untuk mengetahui nama-nama orang yang sempat melakukan pemesanan dokumen palsu kepada

tersangka. Setelah diketahui, nantinya mereka akan dipanggil untuk keperluan pemeriksaan. Sementara, M Maulidin saat dimintai keterangan mengaku jika pembuatan dokumen SIM palsu dilakukan atas permintaan para ‘pasien’. Hanya saja, untuk menghindari membludaknya permintaan, ia sengaja memanfaatkan jasa broker. “Mereka (broker-red) bertugas mendatangi orang yang akan membuat SIM. Setelah data lengkap kemudian broker menyerahkan data ke saya untuk diproses sesuai permintaan,” katanya. Meski praktik sejak 2011, namun Maulidin mengaku jika baru membuat 12 SIM palsu. (har)

gelandangan mencoba melarikan diri dengan mengelabui petugas. Namun tidak berhasil, petugas yang mengetahui jumlah PGOT yang terjaring berkurang langsung mencari. Belum sampai

jauh, petugas dengan sigap menangkap kembali dan memasukannya ke dalam truk. ”Setelah pendataan ini, kami langsung bawa ke Panti Sosial Amongjiwo di Ngaliyan,” tandasnya. (zal)

Jasad Rifqi Akhirnya Ditemukan 8 Kilometer dari Lokasi Kejadian KOTA - Setelah dua hari pencarian, akhirnya jasad Muhammad Rifqiyanto, korban tenggelam pada Senin (16/12) lalu ditemukan dalam kondisi tewas. Jasad korban ditemukan mengambang di pinggir bantaran sungai di wilayah Kelurahan Klego oleh warga setempat sekitar Rabu (18/12) sekitar pukul 6.30 pagi. Jasad korban kemudian ditepikan oleh warga dan segera dilaporkan kepada petugas Kepolisian. Lokasi ditemukannya jasad korban, berjarak sekitar 8 kilometer dari lokasi kejadian yang berada di wilayah Kelurahan Kertoharjo. Diduga, korban terseret arus deras yang pada hari kejadian memang tengah mengalir deras. Sebelumnya, dalam dua hari berturut-turut tim SAR gabungan sudah melakukan pencarian di sekitar lokasi hingga radius 2 kilometer. Namun dalam dua hari pencarian, tim SAR belum berhasil menemukan jasad korban. Saat ditemukan di wilayah Kelurahan Klego, jasad Rifqiyanto ditemui dalam kondisi buncit karena banyak menelan air. Selain itu, juga ditemukan luka di bagian bibir yang diduga karena terbentur batu di sungai saat terseret arus. Hal itu dikemukakan oleh koordinator SAR Sotong Rescue, Hengky Susilo Hadi. Dikatakan Hengky, luka yang muncul kemungkinan disebabkan benturan dengan batu yang ada di sepanjang sungai. “Apalagi saat itu arus sangat deras,” ucapnya.

Usai ditemukan, jenazah kemudian dibawa ke kamar mayat RSUD Bendan untuk diotopsi. Setelah itu, jenasah langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. Menurut Hengky, saat kejadian arus bawah sungai memang sangat deras. “Saat itu arus sangat deras karena sebelumnya hujan. Arus dengan kondisi demikian, tentu cukup kuat untuk menarik dan menghanyutkan seseorang,” terangnya. Kedatangan jenazah Rifqiyanto di rumah duka usai ditemukan di bantaran Klego, disambut tangis haru pihak keluarga. Tak hanya keluarga, tetangga sekitar serta teman-teman Rifqi dari MTs Ribatul Muta’alimin juga berdatangan dan berkumpul di rumah duka. Mereka juga menggelar tahlilan untuk mendoakan almarhum. Usai dibacakan tahlil, jenzah kemudian langsung dimakamkan di komplek pemakaman Soko sekitar pukul 11 siang. Menanggapi kejadian tersebut, Kapolsek Pekalongan Selatan, Kompol Darodi memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak bermain atau berenang di sungai. Menurutnya, kondisi cuaca saat ini sangat tidak menentu sehingga seringkali terjadi hujan atau air meluap diluar dugaan. “Kami berharap agar selama musim liburan ini, anak-anak atau masyarakat secara umum tidak berenang di sungai. Karena kondisi cuaca yang tidak menentu bisa menimbulkan bahaya,” imbaunya. Kapolsek menyarankan agar bagi masyarakat yang ingin berenang, lebih baik pergi ke kolam renang agar lebih aman. (nul)

Peserta Sidang Tilang Membludak Imbas Operasi Zebra Candi 2013 KOTA - Peserta sidang tilang di Pengadilan Negeri (PN) Pekalongan, Rabu (18/12). Sejak pagi hingga siang hari, seribu lebih warga yang tercatat melanggar lalu lintas memadati dua ruang sidang, dan selasar pengadilan. Banyaknya peserta sidang tilang juga terlihat dari penuhnya area parkir kendaraan di halaman PN Pekalongan. Tercatat, ada sebanyak 1.496 berkas surat tilang yang disidangkan dalam satu hari kemarin. Para peserta sidang tilang tersebut, sebagian besar terjaring dalam razia yang digelar jajaran Polres Pekalongan Kota dalam rangka Operasi Zebra Candi 2013, yang dilaksanakan dalam kurun waktu dua minggu, yakni

pada 28 November hingga 11 Desember lalu. Pantauan Radar, padatnya dua ruangan sidang di PN Pekalongan itu terjadi sejak pagi hingga siang hari. Warga yang dijadwalkan ikut sidang pun, rela mengantre sejak pagi. Mereka pun harus bersabar menunggu cukup lama, sampai nomor urut mereka dipanggil Hakim. Bahkan, banyak dari mereka yang terpaksa berdiri maupun duduk di lantai ruang sidang, karena sudah tidak kebagian tempat duduk. Sebagian warga juga terlihat ada yang kebingungan mencari nama dan nomor urut mereka, meski daftar tersebut sudah dipasang oleh petugas PN Pekalongan di papan pengumuman di luar ruang sidang. Mereka harus jeli memeriksa satu demi satu di papan pengumuman, untuk me-

WAHYU HIDAYAT/RADAR PEKALONGAN

BERJUBEL - Ratusan warga berjubel mengikuti sidang tilang di PN Pekalongan, kemarin (18/12). Saking banyaknya pelanggar lalu lintas yang disidang dalam sehari kemarin, banyak dari mereka yang tidak kebagian tempat duduk di dalam ruang sidang.

ngetahui di mana ia akan disidang. Seperti yang dialami oleh Imam Sawalto (17). Dia yang rela datang ke PN Pekalongan sejak

pukul 07.00 pagi, hingga pukul 10.00 belum tahu di ruang yang mana ia akan disidang. “Saya cari di papan pengumuman, kok nomor urut dan nama saya nggak

tercantum di papan pengumuman, ya? Saya sudah datang sejak pagi di sini,” ujarnya ketika ditemui di salah satu selasar ruang sidang. Warga Kramatsari, Pekalongan Barat, yang mengaku baru pertama kali ikut sidang tilang itupun bertanya ke petugas. Oleh petugas PN Pekalongan, Imam disarankan untuk lebih teliti lagi meneliti nomor urut surat tilangnya, dan memeriksa daftar nama yang sudah ditulis dan ditempelkan di papan pengumuman. “Tidak mungkin kalau tidak tertulis di situ. Silakan dicari lebih teliti lagi,” kata petugas tersebut. Imam pun menurut. Ia mencari lagi di papan pengumuman. Akhirnya, ia pun menemukan namanya tercantum di situ. “Setelah saya cari lagi memang ada.,” ujarnya. (way)


KAMIS, 19 DESEMBER 2013

OLAH RAGA RADAR TEGAL

17

SELANGKAH LAGI

AGADIR - Zeng Cheng sejatinya sudah bermain bagus saat menghadapi Bayern Muenchen di Stade Adrar, Agadir, Maroko, kemarin dini hari. Eks kiper Persebaya Surabaya itu melakukan enam penyelamatan dari gempuran para pemain Bayern. Tapi, ketangguhan Cheng mengamankan gawang Guangzhou Evergrande hanya bertahan 39 menit. Pada menit ke-40, Franck Ribery menaklukkan kiper terbaik Tiongkok 2013 itu memanfaatkan clearance buruk dari pemain bertahan Guangzhou. Empat menit berselang, giliran sundulan Mario Mandzukic yang memperdaya Cheng sekaligus menggandakan keunggulan Bayern. Belajar dari babak pertama yang terlambat start, Bayern tancap gas usai turun minum. Hasilnya, kurang dari dua menit, sepakan jarak jauh Mario Goetze membuat skor menjadi 3-0. Tapi, permainan Bayern berangsur-angsur kembali mengendur. Meski begitu, Guangzhou yang tahun ini meraih double winners (juara Liga Super Tiongkok dan Liga Champions Asia) tersebut gagal memanfaatkannya untuk mendpaat gol hiburan. Peluang terbaik Southern China Tigers - julukan Guangzhou “ via free kick Dario Conca pada menit ke-56 juga masih bisa dihalau Jerome Boateng. Dengan kemenangan atas Guangzhou, Bayern berhak melangkah ke partai final Piala Dunia Antarklub 2013 yang akan dihelat di Marrakesh akhir pekan ini (21/12). Lawannya adalah pemenang semifinal lainnya dini hari tadi antara Atletico Mineiro kontra tuan rumah Raja Casablanca. Jauh-jauh hari Bayern mematok target merebut Piala Dunia Antarklub yang tahun ini memasuki edisi kesepuluh. Trofi itu tak hanya akan menjadi koleksi pertama Die Roten (sebutan Bayern), melainkan juga melengkapi empat gelar yang telah diraih sepanjang tahun ini (Bundesliga, DFB Pokal, Liga Champions, dan Piala Super Eropa). “Piala Dunia Antarklub adalah trofi impian dan kami tidak akan men y i a nyiakannya. Kami bertekad meraih juara sekalig u s menikmat i p e ngalaman,” kata kapten Bayern Philipp Lahm k e p a d a Reuters. “Apa yang hebat adalah kami bermain dalam sebuah turnamen baru dan itulah yang membuat turnamen ini spesial di mata kami,” tambah Lahm yang juga kapten timnas Jerman itu. Berkaca dari performa Lahm dkk saat menghadapi Guangzhou, legenda Bayern Franz Beckenbauer mendukung misi juara Die Roten. “Saya melihat tim ini (Bayern) tidak mengendur dan cukup serius menjalani pertandingan. Bayern jelas berada dalam level permainan yang berbeda dengan para pesaingnya di ajang ini,” kata mantan kapten, pelatih, dan presiden Bayern itu dikutip dari Kicker. Sementara der trainer Bayern Pep Guardiola mengingatkan bahwa jalan untuk menahbiskan diri sebagai tim terbaik dunia tidak akan mudah begitu saja. “Kami harus menyiapkan kepala dan kaki kami secepat mungkin. Yang paling penting, lawan-lawan yang dihadapi memiliki karakteristik berbeda-beda,” jelas pelatih yang telah memenangi dua kali Piala Dunia Antarklub bersama Barcelona (2009 dan 2011) itu. (dns/jpnn)

JAN KRUGER/GETTY IMAGES EUROPE

HAWK EYE - Gol Lee Cattermole, bek Sunderland (kanan) ke gawang Chelsea disahkan dengan piranti hawk eye.

Dramatis, Kucing Hitam Ke Semifinal

Chelsea Salip United Dekati Guarin MILAN - Perseteruan antara Manchester United dan Chelsea bakal panas di akhir tahun hingga awal Januari. Bukan karena dua tim Premier League itu bertemu di lapangan, karena mereka baru dijadwalkan bertemu 19 Januari mendatang. Kedua tim bersaing untuk memperebutkan satu nama, yaitu Fredy Guarin. United mengungkapkan ketertarikan lebih dulu pada pemain internasional Kolombia itu. Meski belum menyatakan nilai tawaran, ketertarikan Red Devils tersebut sangat serius. Mengingat, lini tengah United kerap mendapatkan sorotan seiring terjalnya langkah mereka di paro pertama. Belum lagi mendapatkan kemajuan atas keinginannya, tim yang dimanajeri David Moyes itu dapat saingan berat. Chelsea pun menyatakan ketertarikannya pada mantan pemain Porto tersebut. Bahkan, Chelsea sudah menyertakan nilai tawaran yang tak kurang dari 15 juta pound (Rp 247 miliar). Media-media di Italia pun cenderung menjagokan Chelsea akan mendapatkan tanda tangan Guarin. AgenGuarin, Matias Ferreyra, memberikan indikasi kuat kliennya bakal mengenakan kostum biru dan bergabung dengan skuat asuhan Jose Mourinho di tahun depan. Dua direktur Inter, Piero Ausilio dan Marco Branca dikabarkan sudah mengunjungi London untuk mendiskusikan proses transfer dengan kubu Chelsea. “Saat ini saya masih berada di Kota Milan. Saya bisa memberi konfirmasi jika Chelsea memang berhasrat mendatangkan Guarin. Kini, klub Inggris tersebut tengah melakukan negosiasi dengan Inter untuk mencari kesepakatan akhir. Baru setelah itu, kami bisa memberi informasi lanjutan,” terang Ferreyra. Kabar tersebut tentunya memukul United yang tertarik mendatangkan Guarin ke Old Trafford untuk menjamin kedalaman skuadnya di lini tengah. Guna menggoda Nerazzurri, United disebutkan menyodorkan striker asal Meksiko, Javier Chicharito Hernandez. Namun, sebelumnya Inter menolak tawaran tersebut dengan dua alasan. Pertama, Inter membutuhkan dana segar sebagai upaya membeli sejumlah pemain baru. Kedua, profil Chicharito tidak dibutuhkan pelatih Inter Walter Mazzarri. Selain Guarin, Inter juga harus bersiap kehilangan pemain depannya Ishak Belfodil. (ady/jpnn)

BUKA JALAN - Gelandang Bayern Munich, Franck Ribery (kanan) membukan gol kemenangan 3-0 atas Guangzhou Evergrande.

SUNDERLAND - Karena pecah konsenterasi, Chelsea akhirnya menemui nasib buruk. Fokus pada pertandingan melawan Arsenal di Premier League akhir pekan mendatang, Chelsea justru keok pada pertandingan di depan mata. Chelsea gagal melangkah ke semifinal Piala Liga Inggris usai kalah dramatis melawan Sunderland dengan skor 1-2 (0-0) di Stadium of Lights kemarin (18/12). The Blues mampu unggul lebih dulu melalui gol bunuh diri gelandang bertahan Sunderland Lee Cattermole menit pertama babak kedua. Penentuan gol ini terjadi berkat teknologi garis gawang. Secara kasat mata, bola memang terlihat belum masuk. Namun ternyata, lewat piranti hawk eye, bola sontekan Cattermole sudah melewati garis gawang. The Blues yang memulai pertandingan dengan menempatkan trio Willian, Samuel Eto’o, dan Andre Schurrle sebagai poros serangan dalam skema 4-23-1 ternyata mandul. Terus mendominasi penguasaan bola Chelsea gagal menambah gol. Pemain reguler seperti Oscar dan John Terry tidak bermain dalam laga ini. Sementara itu, Eden Hazard menjadi pemain pengganti. Tujuannya jelas. Manajer Chelsea Jose Mourinho ingin menyiapkan mereka melawan Arsenal. Momentum Chelsea benar-benar hilang ketika striker Sunderland Fabio Borini menjebol gawang kiper cadangan Chelsea Mark Schwarzer dua menit sebelum waktu normal berakhir. Karena hasil imbang, pertandingan akhirnya melangkah ke babak tambahan. Kucing-kucing Hitam (Black Cats) julukan Sunderland akhirnya menang via gol tendangan kaki kanan gelandang Korea Setalan Ki SungYueng dua menit sebelum ekstra time kedua bubar. “Kami bermain baik dan mendapatkan beberapa peluang fantastis. Namun kami tidak bisa mencetak gol. Cerita seperti ini, sering kali berulang,” kata Jose Mourinho, Manajer Chelsea seperti dilansir BBC. “Dalam sepak bola, hasil adalah segalanya. Namun kami tidak membunuh pertandingan setelah unggul satu gol. Karena menghadapi masalah, kami akhirnya k a l a h ,” papar mantan pelatih Real Madrid dan Inter Milan tersebut. Manajer Sunderland Gustavo Poyet mengatakan sangat gembira dengan kemenangan timnya. Meski saat ini Sunderland sedang terpuruk di dasar klasemen Premier League, Poyet menegaskan kemenangan ini bisa menjadi inspirasi agar John O Shea dkk lepas dari jerat degradasi. “Saya puas. Tidak hanya kepada pemain tetapi ikut gembira bersama fans. Ini adalah musim yang sangat keras bagi mereka. Namun, kami bisa melangkah ke semifinal. Hal seperti ini bisa membuat kami sangat gembira,” papar pria asal Uruguay tersebut. (nur/jpnn)

JOHANNES SIMON/BONGARTS

Hidupkan Lagi Piala Intercontinental KEKALAHAN dari Bayern Muenchen memantik reaksi dari Marcello Lippi. Bukan tentang jalannya pertandingan, pelatih Guangzhou Evergrande itu malah mengritik tentang format Piala Dunia Antarklub. Lippi menilai akan lebih baik apabila ajang itu hanya mempertemukan jawara Eropa versus jawara Amerika Selatan atau seperti di era Piala Intercontinental. Alasannya sederhana. Pelatih timnas Italia saat memenangi Piala Dunia 2006 itu menganggap kualitas klub Eropa dan Amerika Latin masih berada di level yang berbeda dengan klub dari Benua atau Konfederasi lainnya seperti Asia, Afrika, CONCACAF (Amerika Utara, Tengah, dan Kepulauan Karibia), apalagi Oceania. “Malam ini (kemarin dini hari, Red) kita telah melihat perbedaan antara kami dengan tim terkuat di dunia,” kata Lippi kepada Xinhui. “Memang menarik melihat

turnamen yang mengikutsertakan semua tim dari enam benua berbeda. Tapi, akan lebih menarik lagi kalau kedepannya hanya akan ada satu pertandingan yang mempertemukan juara dari Liga Champions Eropa melawan pemenang Copa Libertadores dari Amerika Selatan,” imbuh pelatih 65 tahun tersebut. Sebagai catatan, Piala Intercontinental yang merupakan “proyek kerjasama” UEFA dan Conmebol itu dihelat kali pertama pada 1960 dengan format home and away. Lalu, sejak 1980, format berubah menjadi single match dan diputuskan digelar di venue netral, yakni Tokyo, Jepang. Edisi terakhir dihelat pada 2004 dengan FC Porto tampil sebagai jawara. Menghidupkan kembali Piala Intercontinental dianggap Lippi bukan ide buruk meski mungkin akan memicu pertentangan dari konfederasi selain UEFA dan Conmebol. (dik/jpnn)


ALL SPORTS

18

KAMIS 19 DESEMBER 2013

RADAR TEGAL

LUPAKAN DRAMA JAKARTA

NAYPYITAW - Dua tahun silam, Indonesia harus mendapatkan aib di balik kesuksesannya jadi juara umum pada SEA Games 2013. Aib yang justru terjadi di stadion kebanggaannya, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta. Apalagi, lawan yang mengalahkannya itu adalah Malaysia, musuh bebuyutan sepanjang masa. Drama di Jakarta itu mungkin masih belum bisa dilupakan publik Indonesia sampai saat ini. Pun demikian dengan para pemain ataupun pelatih yang saat ini masih berada di dalam skuad Garuda Muda (julukan timnas Indonesia U-23). Betapa tidak, saat itu Indonesia tumbang atas Malaysia melalui adu tendangan penalti dengan skor 3-4. Nah, kali ini, upaya Indonesia

bangkit dari tidur panjang meraih juaranya di SEA Games kembali dihadang Harimau Malaya. Bedanya, bukan di pertandingan final seperti di SEA Games 2011, tetapi sudah bertemu sejak babak semifinal di Zeyar Thiri Stadium, Naypyitaw, Myanmar, sore nanti. Indonesia melenggang ke babak semifinal dengan bermodalkan status sebagai runner up Grup B di bawah Thailand yang tidak terkalahkan sepanjang babak penyisihan Grup lalu. Sedangkan tim Malaysia sendiri melangkah ke babak empat besar dengan status juara yang tidak terkalahkan di Grup A. Alasan yang logis untuk tidak meletakkan nama Indoensia sebagai unggulan untuk memenangi satu tiket menuju final, 21 Desember men-

datang. Selain karena performa naik turun timnas U-23 selama babak penyisihan kemarin, performa Malaysia yang cukup trengginas di grup A pun bisa jadi alasannya. Selain itu, dari sisi rekor head to head pertemuannya selama ini, Indonesia selalu kesulitan saat melawan Malaysia. Untuk level SEA Games, Indonesia kali terakhir mempecundangi Malaysia adalah 1999 silam dengan enam gol tanpa balas. Sedangkan untuk level senior, kemenangan 2-1 pada second leg piala AFF 2010 silam jadi yang terakhir kalinya kemenangan bagi Garuda. Namun, hidup tidak dapat selalu berdasarkan dengan kejadian di masa lalu. Begitu juga

dengan bagaimana kans Indoensia untuk memenangi pertandingan sore nanti. Panjangnya rekor tanpa kemenangan atas Malaysia tidak menjadi ukuran bahwa Kurnia Meiga Hermansyah dkk bakal menjadi pecundang. Begitulah spirit yang diungkapkan pelatih Rahmat Darmawan usai memimpin anak asuhnya saat sesi latihan di Zeyar Thiri Stadium, Naypyitaw, siang kemarin (18/12). “Tidak bisa rekor selalu dijadikan sebagai dasar bahwa kami bakal kesulitan mengalahkan Myanmar. Bicara soal rekor itu juga bicara soal sejarah. Dalam sejarah, kami pun juga pernah mengalahkan Malaysia,” ujar pelatih yang akrab disapa RD itu. RD menganggap kekalahan atas Malaysia di SEA Games sebelumnya bukan sebagai acuan, tapi jadi

pelajaran yang harusnya diperbaiki oleh timnas U-23 kali ini. Dan, untuk misi itu, pelatih yang akan menukangi Persebaya Surabaya dalam Indonesia Super League (ISL) 2014 tersebut menganggap anak asuhnya sudah punya bekal. Bukan hanya bekal dari sisi skill mereka saja, pun demikian dengan bekal dari pengalamannya di SEA Games 2011 silam. Rata-rata, hampir separo dari kekuatan utama timnas U-23 merupakan penggawa timnas di SEA Games 2011 silam. “Dan kali ini, anak-anak sudah mantap mengakhiri laga besok dengan kemenangan,” imbuhnya. Senada dengan RD, Andik Vermansah pun juga bertekad untuk mengakhiri

pembalasan kepada Malaysia. Dendam yang dirasakan, menurut Andik, tidak seberapa besar ketimbang setahun usai kekalahan memalukan di Jakarta. “Yang pasti hari ini ya hari ini, dan besok adalah besok. Besok yang harus kami jalani dan besok juga kami dapatkan kemenangan itu kembali,” koar pemain yang musim lalu merumput di Persebaya 1927 itu. Sementara itu, Malaysia sendiri menjalani sesi latihannya di Paung Long Stadium, Naypyitaw, sore kemarin. Dalam pernyataannya, arsitek Malaysia, Datuk Ong Kim Swee enggan membahas rivalitas sepakbola antara negara asuhannya dengan Indonesia jelang semifinal S E A

Games 2013 ini. “Semuanya sudah mengetahui tentang rivalitas sepakbola antara Malaysia dengan Indonesia. Hanya, untuk saat ini, kami akan melupakannya, yang harus kami pikirkan sekarang ini adalah bagaimana kami bisa mendapatkan satu tempat di babak final nanti. Itu saja,” ungkap pelatih yang mengantarkan Malaysia menjadi juara SEA Games 2011 silam. Pengalaman mengalahkan Indonesia dalam beberapa kali di ajang berbeda membuat Malaysia jadi yakin bisa mengulanginya kembali. Dua kali SEA Games menang dari Indonesia dianggap Kim Swee sebagai bekalnya. “Sekarang kami tinggal memikirkan faktor terburuk apa yang akan kami hadapi dari Indonesia,” pungkasnya. (ren/dra)

PERKIRAAN PEMAIN MALAYSIA: (4-4-2): 22-Mohd Izham Tarmidzi (pg); 16-Mohd Zubir Azmi, 4-Mohd Fadhil Mohd Shas, 3-Shahrul Bin Mohd Saad, 2-K Reuben; 5-Ashri Chuchu, 7-Mohd Irfan Fazail (c), 23-Mohd Nasir Basharuddin, 6-D Saarvindran; 11-Rozaimi Abdul Rahman, 9-Thamil Arasu Ambumamee. Pelatih: Datuk Ong Kim Swee INDONESIA: (4-2-3-1): 1-Kurnia Meiga Hermansyah (pg/c); 24-Diego Michiels, 29-Mokhamad Syaifudin, 13-Manahati Lestusen, 26-Alfin Tuasalamony; 4-Rizky Pellu, 11-Dedi Kusnandar; 23-Bayu Gatra Sanggriawan, 3-Dendi Santoso, 7-Ramdani Lestaluhu; 9-Yandi Sofyan Munawar. Pelatih: Rahmad Darmawan

AGENDA SEPAK BOLA SEA GAMES 2013 KAMIS, 19 DESEMBER 2013 Malaysia vs Indonesia (SCTV pukul 16.00 WIB)

PIALA GUBERNUR KAMIS, 19 DESEMBER 2013 Persib vs Persebaya (RCTI pukul 16.00 WIB)

SUGENG DEAS/JAWA POS

UJICOBA - Timnas Indonesia, saat melakukan ujicoba lapangan di Zayar Thiri Sport Complex, Naypyitaw, (18/12), menjelang laga semifinal SEA Games 2013 menghadapi Malaysia.

Jadi Andalan, Beladiri Melempem NAYPYITAW - Sebagai salah satu sektor andalan meraup medali, beladiri belum menunjukkan rapot memuaskan. Kemarin (18/12) di Indoor Stadium Wunna Theikdi, jurus-jurus atlet taekwondo di poomsae (seni) hanya menghasilkan satu perak dan dua perunggu. Trio Maulana Haidir-M.Fazza Fitracahyanto-M.Abdurrachman Wahyu harus puas di podium kedua dengan poin 7,590 di nomor tim poomsae putra. Emas disabet atlet Filippina Dustin Jacob Mella-Raphael Mella-Vidal Gabriel dengan poin 7,920. Sedang medali perunggu

oleh trio Thailand Chaiyasit Kwanboon-Pongporn Suvittarak-Poonpattara Bunlop dengan poin 7,550. Lalu untuk tim poomsae putri, Defia Rosmaniar-Kevita Deliza-Mutiara Habiba hanya mengkoleksi perunggu. Ketiganya mengemas poin 7,670. Di tempat pertama Vietnam dengan poin 7,950 serta Thailand dengan poin 7,785. Satu perunggu lain diberikan di nomor mixed poomsae berpasangan atas nama Defia Rosmaniar-M.Abdurrachman Wahyu. Defia-Wahyu mengumpulkan poin 8,030. Di tempat

pertama Viaetnam dengan 8,355 dan Thailand dengan 8,180. Menurut Komandan pelatnas Taekwondo Indonesia Airlangga, hasil perak dan perunggu sudah sesuai target untuk poomsae. Sebab poomsae Merah Putih masih butuh kerja keras untuk menyamai Vietnam,Thailand, atau Filipina. Saat ini taekwondo Indonesia berharap pada kategori kyurugi (tarung) yang akan dimulai hari ini (19/12). Sedang di Zeyar Thiri Indoor Stadium, judo baru memetik satu medali perunggu. Yakni dari nage no kata. (dra/ren)

Yang Lahir di Belanda Tak Langsung Lolos Asian Games pun Menggigil PERPINDAHAN lokasi pertandingan dari Yangon menuju Naypyitaw membuat para pemain Indonesia harus kembali melakukan aklimatisasi. Terutama dengan udara dingin di ibu kota baru Myanmar tersebut. Tapi, hingga kemarin atau sehari setelah di Naypyitaw, para penggawa Garuda Muda (julukan skuad SEA Games Indonesia) masih belum sepenuhnya terbiasa dengan dinginnya kota yang terletak 320 kilometer sebelah utara Yangon itu. Maklum, pada pagi hari saja, suhu udara di Naypyitaw bisa mencapai 9 derajat Celcius. Padahal, ketika di Yangon, dengan waktu yang sama, suhu udaranya berkisar antara 18-20 derajat Celcius. Apalagi malam hari, Naypyitaw yang terletak di antara kawasan pegunungan Bago Yoma dan Shan Yoma itu terasa seperti kulkas raksasa. Rata-rata para pemain Indonesia tak menyangka Naypyitaw bakal sedingin itu. Apalagi, sebelum berangkat ke Myanmar, yang mereka dengar suhu udara di Myanmar hanya berkisar 15 derajat Celcius. Karena itulah, para personel Garuda Muda harus berbaju tebal ketika keluar hotel atau berselimut saat berada kamar masing-masing di Sky Palace Hotel, Naypyitaw. Tidak terkecuali pemain kelahiran Belanda Diego Michiels. “Dingin sekali udara di sini, saya menggigil tadi pagi (kemarin pagi),” ujarnya kemarin (18/12).

DIEGO MICHIELS Padahal, Diego lahir dan besar di Belanda, negeri empat musim. Nah, kalau pemain yang terbiasa hidup tengah salju saja menggigil, bisa dibayangkan betapa “tersiksanya” rekan-rekan setimnya yang seumur hidup tinggal di kawasan tropis. “Memang sini mirip Belanda (dinginnya). Hanya, kondisi tempat dan bangunan yang berbeda,” kata kekasih aktris Nikita Willy itu. Dinginnya udara ini yang dikhawatirkan dapat berdampak dengan permainan Indonesia sore nanti. Sebab, selama ini, Garuda Muda memang jarang menjalani laga di udara sedingin ini. “Tetapi semoga saja tidak terjadi ketika pertandingan besok (hari ini),” ujar Yandi Sofyan, rekan setim Diego. (ren/dra/ttg)

NAYPYITAW - Atletik Indonesia memasang target enam emas di SEA Games XXVII Myanmar ini. Hingga kemarin (18/12) di Wunna Theikdi Stadium, Maria Natalia Londa dkk total sudah mengumpulkan empat emas, enam perak, dan lima perunggu. Hasil kemarin, atletik mendapat dua emas dan satu perak. Maria Londa menyumbang emas kedua kalinya dari nomor lompat jauh putri. Dara asal Denpasar itu membukukan lompatan terbaik 6,39 meter. Lalu sebagai runner up Thitima Muangjan (Thailand) dengan 6,24 meter. Lalu Thi Thu Thao Bui (Vietnam) menorehkan 6,14 meter. Atlet lari 3000 meter steeplechase (halang rintang) putri Rini Budiarti naik podium di posisi pertama setelah mencatatkan waktu sepuluh menit 04,64 detik. Disusul Nguyen Thi Oanh (Vietnam) sepuluh menit 30,92 detik dan Jessica Barnard (Filipina) sebelas menit 04,84 detik. Sedang perak diberikan Zakaria Malik yang menempati posisi kedua di nomor dasalomba. Zakaria mengumpulkan poin 6711. Emas dasalomba disabet atlet Filipina Jeson Ramil Cid yang mengantongi nilai 7038. Nah, menurut Sekretaris Jendral PB PASI Tigor Tanjung pihaknya tak panik dengan hasil sementara empat emas ini. Sebab di hari keempat kemarin, Maria dan Rini memberikan suntikan moral kepada kontingen untuk lebih terpacu. “Di hari terakhir atletik besok (hari ini,red.) kita masih ada kans memenuhi target enam

ANDIK VERMANSAH

Andik Berharap Satu Tempat

DIAR CANDRA/JAWA POS

EMAS - Maria Londa saat berhasil meraih medali emas di lompat jangkit kemarin (17/12) di Wunna Theikdi Stadium.

emas. Jadi jangan terlalu cepat mengatakan atletik gagal di SEA Games ini. Semua kans kita coba. Setiap lubang medali, kita intip semua,” kata Tanjung. Dari beberapa nomor yang dipertandingkan, Tanjung punya harapan di tiga nomor untuk naik podium. Yakni lari 10 ribu meter putri, 100 meter gawang putri, dan 1500 meter putra. Ketika disinggung apakah para peraih emas SEA Games akan langsung mengantongi tiket Asian Games 2014 di Incheon Korsel, Tanjung belum bisa memastikan. Tanjung menjelaskan akan menggelar

rapat dengan bidang binpres PB PASI sebelum menentukan siapa saja yang akan berangkat September mendatang. “Januari akan kita putuskan siapa saja yang ke Incheon. Usai SEA Games kita akan evaluasi, Januari kita umumkan nama-nama yang dibaw ke Asian Games. Parameter ke Asian Games adalah limit waktu bukan langsung medali,” ucap Tanjung. Bocoran beberapa nomor yang diproyeksikan untuk diikuti di multieven empat tahunan di Asia itu adalah marathon, lompat jauh, loncat jangkit, 100 meter, dan estafet 4x100 meter. (dra/ren)

PERTANDINGAN menghadapi Malaysia bakal menjadi bagian penting bagi Andik Vermansah. Sebab, inilah momen test case bagi winger andalan timnas Indoensia U-23 tersebut untuk bisa menunjukkan dirinya sebagai calon bintang di Liga Super Malaysia. Andik akan bermain di klub Selangor FC musim depan. Makanya, pemain berusia 22 tahun tersebut tidak sabar merasakan pertemuannya dengan tim yang negaranya akan dia jelajahi musim depan. Apalagi, di timnas Malaysia, terdapat beberapa pemain yang bakal menjadi rekan setim Andik di Selangor, antara lain bomber Thamil Arasu Ambumamee dan Ahmad Hazwan Bakri. Hanya, peluang Andik untuk masuk dalam starting line up atau komposisi pemain yang bermain di laga nanti sore masih belum terbuka lebar. Cedera betis kanan yang dideranya sejak melawan Timor Leste lalu belum sembuh seratus persen. “Kondisinya sampai saat ini 70 persen. Namun, kalau diminta bermain, saya siap seratus persen,” ujarnya ditemui usai official training di Zeyar Thiri Stadium, Naypyitaw, siang kemarin (18/12). Menurut Andik, bermain melawan Malaysia bukan lagi persoalan balas dendam semata. Baginya ini justru menjadi momen paling tepat untuk menun-

jukkan bahwa Indonesia tidak selalu jadi pecundang ketika menghadapi Malaysia. Dia masih ingat betul bagaimana rasanya dikalahkan Malaysia dua tahun silam. Lebih lanjut, Andik menganggap kekalahan lanjutan dari Malaysia harus segera diakhiri pada SEA Games kali ini. “Baik di level senior ataupun SEA Games kami selalu kesulitan menang jika melawan Malaysia.Makanya,inimenjadimomentum bagi kami untuk memecahkan rekor tidak pernah menang dari Malaysia,” ungkapnya. Disinggung terkait pemain siapa yang paling ingin dia temui di pertandingan sore nanti, Andik menganggap semua pemain Malaysia ingin dia hadapi. Tidak terkecuali pemain yang baru tahun ini mengikuti SEA Games. Hampir 50 persen penggawa Harimau Malaya di SEA Games kali ini adalah kekuatan lama. “Dan mereka semua sama saja,” imbuhnya. Selain belum tentu diperkuat Andik, lini tengah di posisi gelandang bertahan timnas Indonesia juga tidak akan diperkuat Dedi Kusnandar. Dedi tidak masuk dalam komposisi pemain Indonesia untuk kali pertama sepanjang SEA Games kali ini lantaran mengalami akumulasi kartu kuning. Sebagai gantinya, Egi Melgiansyah bisa dijadikan sebagai salah satu opsi. (ren/dra)


ALL SPORTS

KAMIS 19 DESEMBER 2013

19

RADAR TEGAL

Persebaya vs Persib Bandung

BERHARAP MENANG

Ponaryo Astaman

Eks Sriwijaya FC Beri Somasi JAKARTA - Kabar bahwa klub Sriwijaya FC mulai menyelesaikan tunggakan terhadap mantan pemainnya ternyata belum selurutuhya benar. Terbukti, enam mantan pemain klub asal Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), itu kembali melakukan somasi ke PSSI. Diwakili oleh Tim Bantuan Hukum APPI, Meridiansyah, yang datang ke kantor PSSI, kemarin (18/12), berkas somasi untuk Sriwijaya FC diberikan kepada PSSI. Mereka mangambil langkah seperti lima eks pemain Sriwijaya FC yang terlebih dulu mengajukan somasi. “Hal ini dilakukan menyusul belum juga ada penyelesaian atas dua bulan gaji mereka pada musim 2011/ 2012 dan juga sisa pembayaran uang muka untuk musim 2012/2013 oleh manajemen Sriwijaya FC,” kata Meridiansyah, kemarin. Selain memberikan somasi, APPI juga memberikan penjelasan bahwa sampai saat ini, lima eks pemain yang mengajukan somasi terlebih dulu, juga belum terselesaikan. Karena itu, mereka yang terus mem- follow up masalah ini, mempertanyakan kepada PSSI, sejauh mana perkembangan penyelesaian tunggakan tersebut. Statemen PSSI, yang meminta kepada pesepak bola yang belum menerima haknya untuk segera melapor ke PSSI, membuat APPI merasa senang. Untuk itu, mereka membantu pemain dan PSSI untuk bisa mendapatkan data yang lengkap terkait per-

Eks Sriwijaya FC Yang Somasi 4 Desember Firman Utina Supardi M.Ridwan Achm ad Jufrianto Nova Ariyanto

Eks Pemain Yang Somasi 18 Desember Ponaryo Astaman Seftia Hadi Ferry Rotinsulu Mahyadi Panggabean Thierry Gathuessi Abdurrahman

masalah kewajiban yang belum terbayarkan oleh klub. Bukan hanya kepada PSSI, APPI juga memberikan surat secara spesifik kepada ketua departemen lisensi klub. Di dalam surat tersebut, diterangkan oleh APPI bahwa sampai saat ini, Laskar Wong Kito masih memiliki kewajiban yang belum terselesaikan. Harapannya, agar permasalahan ini menjadi pertimbangan bagi departemen lisensi untuk memberikan lisensi. Juga, bagi PSSI agar memberikan penilaian bahwa status Sriwijaya FC yang masuk dalam enam klub bermasalah finansial dan sejauh ini belum selesai. “Klub Sriwijaya FC masih memiliki kewajiban yang belum terselesaikan kepada para eks pesepakbola mereka baik untuk musim kompetisi 2011/2012 dan 2012/ 2013,” tandasnya. (aam)

SURABAYA - Gagal meraih poin maksimal di laga perdana, membuat Persebaya Surabaya ISL memilih realistis di laga kedua. Ya, tim besutan Rahmad Darmawan ini tidak berani memasang target tinggi saat menjamu Persib Bandung dalam pertandingan lanjutan Grup A Piala Gubernur Jatim di Stadion Gelora Bangkalan Sore nanti. “Karena lawan saat ini (Persib, red) cukup berat, materi pemain yang mereka miliki juga cukup bagus. Tapi, semua bisa saja terjadi sepanjang 2x45 menit, doakan saja bro, biar kami bisa menanggulangi Persib di pertandingan kali ini,” harap Tony Ho, asisten pelatih Persebaya, kemarin (18/12). Sebagaimana diketahui, tim asal Ibukota Jatim ini tak mampu berbuat banyak saat berhadapan dengan Persepam Madura United. Akibatnya, Jendri Pitoy dan kawankawan hanya bisa membawa pulang satu poin setelah bermain imbang tanpa gol. Tentu, itu bukan modal bagus bagi Persebaya jelang laga sore nanti. Sebab, bila dibandingkan dengan tim tamu, dengan modal skuad lebih lengkap dan persiapan yang cukup maksimal, Maung Bandung (julukan Persib) berhasil menaklukan Persepam 2-1 di depan pendukung Persepam sendiri. Dengan kondisi itu, Persebaya ISL harus berjuang keras untuk memenangkan laga ini bila mereka masih ingin berlaga di babak berikutnya. Apalalagi, dua pemain anyar me-

reka, striker Greg Nwokolo yang baru saja didatangkan dari Arema Cronus dengan biaya transfer sebesar Rp 2 Miliar, dan Daniel Monchare asal Kamerun yang baru membubuhkan tanda-tangannya untuk bergabung dengan Persebaya ISL siang kemarin belum pasti bisa memperkuat tim. “Saya belum tanyakan ke Greg apakah dia sudah siap main atau belum,” tegas pria asal Makassar, Sulawesi Selatan ini. Dia juga berharap Hasyim Kipuw dapat menjadi tumpuan motor serangan Persebaya di lini tengah. Sehingga diharapkan mampu mendominasi jalannya pertandingan. Sementara itu, Jajang Nurjaman, arsitek Persib mengatakan bahwa, berhadapan dengan Persebaya ISL termasuk salah satu pertandingan sarat gengsi. Karena itu adalah pertemuan dua tim besar yang hampir dua tahun terakhir tidak pernah tersaji. Jadi, dalam laga penentuan itu, mereka tetap akan memberikan penampilan terbaik mereka demi hasil maksimal. “Sejak awal datang ke sini, kami ingin mau membawa pulang gelar turnamen pra musim ini ke Bandung. Jadi, sudah tentu harus bisa menang lawan Persebaya agar peluang untuk lolos ke babak semifinal bisa jauh lebih terbuka,” ucap pelatih dari tim berjuluk Maung Bandung itu. (dik)

Mulai dari timnas senior sampai kelompok umur. Sementara itu, saat dikonfirmasi Bepe memang sempat melakukan pembicaraan tentang tawaran menjadi asisten pelatih Timnas. Namun, untuk kepastiannya dia meminta agar BTN yang lebih mengerti menjelaskan. Hanya, jika penunjukan itu nantinya menjadi kenyataan, pemain 33 tahun itu akan melihat dulu seperti apa nantinya poinpoin dalam pejanjiannya. (aam)

Bambang Pamungkas

Kipuw

Perkiraan Pemain: Persebaya (4-4-2): Jendry Pitoy (pg): Ambrizal (c), Fava Mario Y, Leo Saputra, Hasyim Kipuw: Akbar Rasyid, Patrik Dzeko, Arie Priatna, Novri Setiawan: M. Ilham; Pacho Pelatih : Tony Ho Persib (4-4-2) : I Made Wirawan (pg); Vladimir Vujovic, Supardi, Tony Sucipto, Abdul Rahman; Hariono, Atep, M. Ridwan, M. Taufiq; Ferdinand Sinaga, Tantan Pelatih : Jajang Nurjaman

Bepe Kandidat Asisten Pelatih JAKARTA - Nama Bambang Pamungkas ternyata masuk dalam kandidat asisten pelatih Timnas. Ketua Badan Tim Nasional (BTN), La Nyalla Mattalitti, menyebut dia sedang dipertimbangkan oleh Timnas senior. “Bepe (panggilan akrab Bambang Pamungkas) ini juga calon asisten pelatih,” katanya, kemarin (18/12). Dia menyebutkan, ada beberapa nama yang menjadi kandidat asisten pelatih kepala timnas senior Alfred Riedl. Saat ini, nama-nama tersebut sedang digodok dan dipertimbangkan dengan matang, termasuk nama Bepe. “Calon asisten pelatihnya Riedl ini,” ujarnya lantas berlalu. Sebelumnya, Sekjen PSSI joko Driyono juga menyebut namanya ada dalam radar calon asisten pelatih skuad Garuda. Namun, untuk kepastian dan penentuan siapa asisten pelatihnya, baru akan diumumkan pada Selasa (24/12) mendatang. “Untuk semua timnas mulai dari senior sampai kelompok umur, nama-namanya sudah ada. Tinggal diputuskan setelah rapat pekan depan,” ujarnya. Joko juga menyebutkan, bahwa PSSI ingin ke depannya memaksimalkan tenagatenaga mantan pemain untuk bergabung dalam tim pelatih Timnas. Selain nama Bepe, ada juga Kurniawan Dwi Yulianto, dan Widodo C Putro yang masuk dalam daftar nama mantan pemain yang akan menjadi tim pelatih.

Hasyim

ANDRE/RADAR BOJONEGORO

KEPUNG - Dua pemain Persegres Kacung Munif (kiri) dan David Faristian (kanan) mengepung gelandang PSM Syamsul Chaeruddin pada pertandingan Piala Gubernur Jatim di Stadion Surajaya, Lamongan, kemarin.

(1) Persegres vs PSM (0)

Persegres Berpeluang Besar LAMONGAN - Gol semata wayang Ndiaye Papin Lathir mengantarkan Persegres Gresik ke puncak klasemen sementara Grup S Piala Gubernur Jawa Timur XI. Raihan positif tim asuhan Agus Yuwono itu berhasil menaklukkan PSM Makassar di Stadion Surajaya Lamongan, kemarin (18/12) sore. Sebelumnya, Persegres juga berhasil menahan imbang tim tuan rumah Persela Lamongan dengan skor 2-2. Prestasi ini kian membuka peluang tim asal Kota Pudakk tersebut lolos ke putaran empat besar cukup besar. Tinggal menunggu hasil pertandingan Persela vs PSM. Jika tim Laskar Joko Tingkir kalah atau seri pada laga yang dihelat besok malam, secara otomatis Persegres lolos. Tapi, jika Persela yang memenangi pertandingan dan skor gol yang didapat lebih dari satu, Persela yang lolos. Tapi, semisal Persela menang hingga lolos, Persegres masih berpeluang besar. Setidaknya sebagai runner up terbaik. Sebab, dari tiga grup lainnya, hanya Persegres yang memiliki poin empat dan tidak pernah kalah. Diketahui turmanen Piala Gu-

bernur Jawa Timur Xidiikuti 9 klub yang terbagi tiga grup. Usaii babak penyisihan, hanya satu klub saja yang dinyatakan lolos plus runner up terbaik yang berhak lolos empat besar. Pertandingan Persegres v PSM kemarin sore sempat molor setengah jam dari jadwal yang ditentukan. Penyebabnya hujan deras mengguyur Stadion Surajaya. Adapun jalannya pertandingan, kedua tim sebenarnya terlihat imbang. Saling serang dan sama-sama membuka peluang. Tapi, Dewa Fortuna lebih berpihak kepada tim berjulk Laskar Jaka Samodera tersebut. Gol yang dicetak Ndiaye pada menit ke 35 terjadi saat kemelut gawang. Pemain asal Afrika Selatan itu mampu mencuri bola lewat tandukan kepalanya ketika terjadi kemelut gawang.Soal fisik pemain, semua memerlihatkan bahwa mereka sama-sama belum ada kesiapan secara khusus. “Kita hanya menunggu hasil akhir pertamdingan Persela lawan PSM untuk bisa lolos. Kita lihat saja nanti, “ tandas pelatih Persela Agus Yuwono, usaii pertandingan. (idi)

Persija Membayar, Bepe Cabut Gugatan JAKARTA - Rumitnya masalah sengketa tunggakan antara Bambang Pamungkas dan mantan klubnya, Persija Jakarta berakhir sudah. Itu setelah kesepakatan pembayaran tercapai melalui mediasi PSSI, kemarin (18/12). Wakil Ketua Umum PSSI La Nyalla Mattalitti menegaskan, bahwa pembicaraan penyelesaian ini berlangsung dalam beberapa hari terakhir. Bepe, panggilan akrab Bambang Pamungkas, maupun Ferry Paulus, manajer Persija menerima menerima jalan tengah yang diusulkan oleh PSSI. “Sekarang semua sudah selesai tak perlu dibawa ke pengadilan. Tuntutan itu sudah dicabut,” katanya dalam jumpa pers di PSSI, kemarin. Mengenai jumlah, Nyalla tak mau mengungkapkan karena itu sudah menjadi kesepakatan antara kedua belah pihak. Yang pasti, lanjut dia, proses ini menegaskan bagaimana PSSI berkomitmen untuk melindungi pemain. “Kami komit melindungi anakanak kami. Seluruh pemain kami proteksi, bahwa nantinya tidak boleh ada tunggakan dari klub,” ujarnya. Dengan proses yang terjadi ini, Nyalla meminta agar siapapun yang masih ditunggak oleh klubnya, untuk melaporkan kepada dirinya dan Sekjen PSSI. Sebab, dalam masa mendekati penentuan akhir peserta kompetisi ini, klub juga harus bergerak cepat jika ingin tetap ber-

HENDRA/JAWA POS

JUMPA PERS - Bambang Pamungkas (kiri), La Nyala Mattaliti (Wakil Ketua Umum PSSI), dan Ferry Paulus (Ketua Umum Persija) usai menggelar jumpa pers di kantor PSSI, Senayan, Jakarta.

kompetisi. “Kami tidak mau lagi ada pemain yang didzolimi oleh klub, jangan sampai ada lagi. Karena itu silahkan laporkan kepada kami,” terang lelaki berkacamata tersebut. Sementara itu, Ferry menyebutkan bahwa masalah dengan Bepe sudah selesai seiring dinayarnya sejumlah tunggakan kepada Bepe. Namun, dia enggan mengungkapkan secara pasti berapa jumlah yang dibayarkan. Sebelumnya ada tuntutan sampai Rp 7 milair dari Bepe, dan Persija merasa hanya berhutang Rp 350 juta. Dari jumlah itu, sudah tercapai win-win solution yang baru dikirimkan siang kemarin, menjelang jumpa pers. “Yang kami bayarkan sesuai dengan jumlah tunggakan, ratusan

juta, seperti nilai kami menunggak tak sampai lima bulan,” ujarnya. Bepe pun mengakui, jika dirinya memang menunggu momen ini cukup lama. Sejatinya, dia masih ingin bertahan di Persija, tapi, karena sampai penentuan peserta kompetisi tak ada langkah dari Persija, dia pun memilih pindah ke Pelita Bandung Raya (PBR). Mengenai gugatan di PN Jakarta Pusat, Bepe menyebut baru mencabut gugatan itu, siang kemarin. Setelah melihat ada transfer masuk ke rekeningnya, Bepe langsung mencabut gugatannya. Hanya, karena sudah teregistrasi dan dijadwalkan sidang hari ini, mereka akan tetap datang ke PN untuk menjelaskan mengenai jalan kekeluargaan yang diambil. (aam)


CMYK

24

KAMIS, 19 DESEMBER 2013

RADAR TEGAL

Pengumuman Lomba Mading Mlebu Radar

MTs Assalafiyah Kota Tegal Juara 1 duh. Panitia ‘Mading Mlebu Radar’ Taufik Ismail mengatakan, pengumuman pemenang dilakukan setelah melalui beberapa tahapan yang ketat. Sebelumnya, masing-masing sekolah yang menjadi peserta berkesempatan menampilkan hasil madingnya dan dipublikasikan atau diterbitkan di Radar

Tegal. Akhirnya, lomba untuk tingkat SMP/MTs tahun 2013 ini dimenangkan MTs Assalafiyah Kota Tegal, Juara II diraih SMP Negeri 5 Adiwerna dan Juara III dimenangkan SMP Negeri 2 Brebes. Sementara Juara Favorit berhasil diraih MTs Negeri Brebes. Untuk Juara I mendapatkan uang pembinaan Rp 3 juta, juara II Rp 2 juta dan juara III Rp 1 juta. Sedangkan

Juara Favorit mendapatkan uang pembinaan Rp 1,5 juta. Masing-masing juara juga mendapatkan tropi sebagai simbol atas keberhasilan tim mading dari sekolah yang bersangkutan. Tidak lupa, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada seluruh sekolah yang telah berpartisipasi dalam ajang ini sehingga bakat atau minat para siswa bisa dituangkan di dalam sebuah

karya yang patut diacungi jempol. Kepada pemenang, dia juga mengucapkan selamat atas keberhasilan dan berharap agar prestasi yang telah diraih bisa terus dipertahankan. Ke depan, kegiatan seperti ini masih akan terus digelar sebagai wadah para siswa

baik itu tingkat SMP maupun SMA sederajat. ”Selamat kepada para pemenang dan terima kasih kepada peserta lain yang telah ikut dalam ajang ini,” katanya. (gun)

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

TEGAL – Setelah melalui beberapa tahapan, akhirnya ajang ‘Mading Mlebu Radar Tegal’ tingkat SMP/MTs berakhir. Perwakilan dari beberapa sekolah, Rabu (18/12) berkumpul di kantor Harian Pagi Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Tegal untuk menerima hadiah berupa uang pembinaan serta tropi. Penyerahan hadiah dilakukan panitia dan dihadiri Pemimpin Redaksi Radar Tegal M Ab-

SERAHKAN HADIAH – Lomba Mading Mlebu radar, Rabu (18/12) akhirnya diumumkan dan dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada masing-masing pemenang.

Seminar Robotik Digelar HMPS DIII Teknik Elektro Politeknik Harapan Bersama Tegal TEGAL – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) DIII Teknik Elektro Politeknik Harapan Bersama Tegal, Rabu (18/12) menggelar seminar robotik. Hadir dalam seminar tersebut, Ketua Yayasan Pendidikan Harapan Bersama Tegal Khafdilah Ms SKom SH. Kaprodi DIII Teknik Elektro H Sabari ST MPd, YV Gunawan Alim ST sebagai narasumber serta mahasiswa yang nampak antusias mengikuti acara. Ketua Yayasan Pendidikan Harapan Bersama Tegal Khafdilah Ms SKom SH mengatakan, kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin karena dapat memotivasi mahasiswa untuk terus berkarya. Apa yang disampaikan narasumber diharapkan bisa didengarkan, dipahami serta nantinya mampu diaplikasikan sehingga peserta bisa membuat robot sesuai dengan arahan. “Banyak pelajaran berharga yang bisa dipetik dari kegiatan ini. Manfaatkanlah dengan baik,” jelasnya. Kaprodi DIII Teknik Elektro Politeknik Harapan Bersama Tegal H Sabari ST MPd mengungkapkan, tujuan dari seminar robotik ini untuk menempa kemampuan para peserta agar bisa mengaplikasikan apa yang didapatkan dalam perkuliahan. Seminar ini merupakan kali kedua. Tahun sebelumnya mengangkat tema tentang energi surya. Sementara tahun ini tema

Futsal SMP Ihsaniyah Perkuat Silaturahmi TEGAL - Selain mengasah kemampuan minat dan bakat, kegiatan outdoor class juga menjadi ajang dalam memperkuat jalinan persahabatan dan silaturahmi. Seperti yang berlaku di SMP Ihsaniyah Kota Tegal. Salah satunya melalui pertandingan futsal. Kegiatan kelas intensif ini diikuti siswa dengan penuh antusias. Terbukti mereka semangat mengayuh sepeda dengan gembira dari SMP Ihsaniyah menuju lapangan futsal Trans Jaya Tegal beberapa waktu lalu. ‘’Para siswa kelas intensif antusias dengan kegiatan futsal ini,’’ ungkap Alvi Maulida Rahmawati SSosI, guru SMP Ihsaniyah Kota

Tegal. Karena kegiatan futsal tak hanya sebagai ajang untuk pertandingan. Melainkan bisa dijadikan jalinan silaturahmi antar kelas VII, VIII dan IX. Menurut Ketua Majelis Perwakilan Kelas (MPK) ini, futsal adalah agenda outdoor claas, selain siswa mendapat kegiatan T4. Yaitu Tahsin, Tartil, Tahfidz dan Tilawah. Serta kegiatan lainnya seperti swimming, kunjungan belajar, ketrampilan dan tata boga. Kegiatan futsal ini berlangsung selama setengah hari yang diikuti 16 klub baik klub Putra maupun klub Putri. Sedangkan para pemenang-

nya, dari klub Putra diraih Kelas 9A dan Juara II diraih oleh kelas 9B. Dari klub Putri direbut kelas 7C dan Juara II kelas 8B. ‘’Ini semua wujud dari kegiatan di luar KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) yang perlu dikembangkan,’’ tambah dia. Menurutnya, siswa SMP Ihsaniyah tidak hanya pandai di akademiknya saja. Melainkan bisa mewujudkan dengan kreativitas mereka sendiri. Hadiah menurut mereka bukan tujuan utama dalam pertandingan. Namun siswa-siswi SMP Ihsaniyah menyadari arti pentingnya silaturahmi yang akan ditimbulkan setelah pertandingan ini berakhir. (ela)

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

SEMINAR ROBOTIK – HMPS DIII Teknik Elektro Politeknik Harapan Bersama Tegal, Rabu (18/12) menggelar seminar robotik.

yang diangkat adalah ‘Dengan Semangat Pemuda Kita Sambut Era Otomasi Teknologi’. Perkembangan jaman saat ini juga harus diimbangi dengan kemampuan individu agar skill yang dimiliki bisa mengikuti perkembangan tersebut. Melalui seminar robotik seperti ini, mahasiswa diharapkan bisa menghasilkan karya yang mampu bersaing di tingkat lokal, regional, nasional bahkan hingga internasional. Untuk mencapai itu semua, tentu dibutuhkan kerja keras dan kemauan yang besar serta tidak lupa dibarengi dengan belajar dari mereka

yang sudah berpengalaman di bidangnya. “Sudah banyak kemajuan yang dicapai mahasiswa di sini dan melalui seminar robotik diharapkan bisa terus meningkat,” terangnya. YV Gunawan Alim ST yang hadir sebagai pembicara menguraikan tentang cara pembuatan robot yang bisa dilakukan dengan mudah serta biaya yang terjangkau. Ketelatenan, ketekunan serta pemahaman yang dimiliki mahasiswa harus terus dilatih agar mampu bersaing. “Dengan serius berlajar dan mengaplikasikan apa yang didapatkan, maka semua bisa dilakukan,” tandasnya. (gun)

LAELA NURCHAYATI/RATEG

AJANG SILATURAHMI - Selain mengasah kemampuan minat dan bakat, kegiatan outdoor class seperti futsal ini juga menjadi ajang dalam memperkuat jalinan persahabatan dan silaturahmi.


RADAR TEGAL 19 desember 2013