Page 15

RADAR TEGAL

JUMAT, 18 OKTOBER 2013

16

Tim Sukses Ikmal-Uyip Lapor Polisi Dianggap Kue Serabi ANEH juga kelakuan Rudi (29) ini. Meski istrinya cantik, tapi dia sama sekali tak mencintai. Sering ditinggal pergi, pulangpulang hanya sekedar untuk nge-seks. Diperlakukan seperti Wanita Tuna Susila (WTS), tentu saja Rina (24) tidak betah, sehingga dia menggugat cerai ke Pengadilan Agama Klaten Jawa Tengah. Kebanyakan lelaki selalu mendambakan punya istri cantik, seksi macam artis Zaskia Gotik yang mampu membangkitkan syahwat. Tetapi ketika yang cantik nan seksi itu sudah menjadi milik sendiri, lama-lama jenuh juga. Akhirnya sesuai kemapuan finansialnya, dia mulai berburu wanita lain, yang lebih gres dan menjanjikan. Nah, istri model apapun pasti sakit hati jika diperlakukan semacam itu. Salah satu lelaki yang kelakuannya semacam itu di antaranya Rudi. Sebagai anak orang kaya dan tampang juga tidak mengecewakan, dia banyak dikerumuni wanita. Tapi semua itu hanya menjadi teman ”iseng” saja, tanpa berniat mengambilnya sebagai istri. Kasarnya, Rudi hanya mau mengawini tapi tidak mau menikahi. Mana ada perempuan yang mau diperlakukan begitu, hanya diambil aurat tak diberi surat. Orangtua Rudi sudah barang tentu cemas dengan kelakuan anaknya. Untuk menghentikan aksi playboy-nya, Rudi kemudian dikawinkan dengan gadis kampung yang cantik laksana artis, cuma yang ini tak sampai nyaleg DPR. Melihat sosok calon istrinya yang memang sangat menjanjikan, Rudi langsung mau saja, meski baru kali itu mengenal Rina. Seiring perjalanan waktu, Rudi di kantornya naik jabatan, sehingga semakin sibuk saja, bahkan sering pula ditugaskan ke luar kota sampai beberapa hari. Lama-lama, Rudi jadi seperti Bang Toyib, beberapa minggu tak pulang-pulang. Katanya tugas luar kota, tapi menurut sumber yang layak dipercaya, dia hura-hura dengan perempuan muda. Belum lama ini Rina mendengar sendiri rerasan Rudi pada keluarganya. Katanya, dia sama sekali tidak mencintai Rina, kecuali hanya butuh seks-nya saja. Tentu saja hal ini membuat Rina tersinggung. Maka tekadnya kemudian, mumpung belum ada anak dan dirinya masih muda, lebih baik bercerai saja. Karena itulah dia segera menggugat cerai ke Pengadilan Agama Klaten. Seperti lazimnya berperkara di Pengadilan Agama, niat untuk cerai selalu dipersulit, sehingga kalau bisa kembali akur saja. Tapi meski diminta untuk berpikir ulang, Rina tetap pada tekadnya. ”Memange wong lanang mung kae tok, aku cerai wis akeh sing ngantri,” kata Rina optimis. Termasuk aku Mbak, sing nulis Nang Kene Kyeh! (wan/jpnn)

Pembunuhan Karakter dan Pemalsuan Uang KETUA tim sukses pemenangan pasangan calon (paslon) Walikota Tegal H Ikmal Jaya-Edi Suripno (Uyip) bernomor urut 1, Sutari, Kamis (18/10), mendatangi Mapolres Tegal Kota menyusul ditemukannya sejumlah amplop berisikan kopian gambar H Ikmal Jaya-Edi Suripno dan uang yang diduga palsu pecahan Rp 20 ribu. ‘’Kami datang ke sini (Polres

Tegal Kota-red) untuk mengusut dan menyelidiki adanya kampanye hitam (black-campaign) terkait politik uang yang jelasjelas menjatuhkan karakter paslon nomor 1,’’ ungkap Sutari, kemarin. Menurutnya, dia menemukan uang palsu dalam sebuah amplop putih termasuk kopian gambar H Ikmal Jaya-Uyip dari wilayah Sumur Panggang, Margadana. Dengan kejadian ini, lanjut Sutari, paslon nomor 1 jelas sangat dirugikan. Ini jelas-jelas pembunuhan karakter. Dia men-

duga hal ini dilakukan oleh orang yang panik dengan paslon nomor urut 1 lantaran suaranya masih banyak. Sementara, Kasat Reskrim Polres Tegal Kota, Iptu Ismanto didampingi Kasat Intel AKP Suwartoyo menjelaskan, pihaknya memang belum bisa memastikan apakah ini uang palsu atau tidak. Sebab, yang bisa menentukan ini uang palsu atau uang mainan hanya Bank Indonesia (BI). “Karena itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan BI untuk memastikan hal tersebut.” (gus)

AGUS WIBOWO/RADAR TEGAL

LAPOR POLISI - Tim pemenangan paslon nomor urut satu, Sutari (tengah), saat berada di ruang Kasat Intel dan menunjukkan barang bukti uang pecahan Rp 20 ribu yang diduga palsu.

Hendria-Endang Memang Hebat DUKUNGAN masyarakat terhadap Pasangan Calon Wali Kota-Wakil Wali Kota, Hendria Priatmana SE dan Hj Endang Sutarsih SH terus mengalir. Bahkan simpati terhadap keduanya, dengan Paket Hebat Menuju Kota Tegal Bermartabat, dari hari ke hari menguat. Hal itu dibuktikan, dari hasil kunjungan di pasar tradisional, hingga saat kandidat cawalkot-wawalkot menyambangi perkampungan padat penduduk di berbagai titik kelurahan. Termasuk dukungan dari tokoh masyarakat, tokoh agama, kelompok pengajian, dan elemen lain. Selama kunjungan, warga penuh antusias. Dengan iringan doa, menyampaikan dukungan penuh pada pasangan Hendria Priatmana-Endang Sutarsih. Selain itu, dalam kunjungan calon wali kota-wakil wali kota nomor urut empat, mendatangi sentra ekonomi di sejumlah kecamatan. Kegiatan menemui masyarakat yang dilakukan HendriaEndang, sebagai bentuk kepedulian. Selama bersilaturahmi di kelurahan, keduanya banyak menerima aspirasi. Bahkan tidak sedikit warga menyampaikan keluhan yang dihadapi. Baik menyangkut sarana prasarana dan sebagainya. Penuh perhatian, paslon ini mendengarkan

CMYK

apa yang dihadapi masyarakat. Aksi menemui warga, dilakukan sepanjang hari dari siang sampai sore. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan malam hari. Sepanjang hari tak henti-hentinya Hendria Priatmana-Endang Sutarsih, menemui dan menyerap

aspirasi masyarakat di berbagai pelosok. Setiap kunjungan, warga menyambutnya penuh semangat dan kehangatan. “Kami sengaja hadir di tengahtengah mereka, guna menyerap aspirasi,” ujar Hendria. Sekadar diketahui, Calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Tegal, Hendria PriatmanaEndang Sutarsih, sesuai visinya mencita-

kan terwujudnya Kota Tegal yang MAju, Nyaman dan BermarTABat. Sedang misinya mewujudkan birokrasi yang bersih, akuntabel, dan bebas Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). Disamping mewujudkan ekonomi berbasis rakyat, yang memiliki keunggulan kompetitif. Mewujudkan masyarakat sehat, cerdas, dan mempunyai daya saing. Memperkokoh relasi social masyarakat untuk kehidupan bersama yang aman, tentram, dan tertib. Selain mewujudkan tata kota dengan infrastruktur memadai. Misi mulia lain, memantapkan basis keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbudaya, dan pekerti luhur. Mewujudkan tata kelola dan pelestarian lingkungan hidup, untuk hunian bersama yang nyaman. Bersama HEBAT (Hendria Endang mBAngun Tegal), menuju Tegal Bermartabat. Bersih cerdas sant u n . (din/ adv)

RADAR TEGAL 18 okt 2013  

RADAR TEGAL 18 okt 2013

Advertisement