Page 1

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

RABU, 18 MEI 2011

INDEKS Kondisi Anjungan PAI Rusak Parah

Kelulusan Menakjubkan

HAL. METROPOLIS

Hanya Empat Siswa yang Tak Lulus HAL. RADAR BREBES

Corat-Coret Warnai Kelulusan

Hanya 4 Siswa Tidak Lulus Ujian

HAL. PEMALANG

Gara-gara Norman, Kena Demam Bollywood

TEGAL – Angka kelulusan tingkat SMA/MA/SMK pada 2011 ini sangat luar biasa. Hampir di seluruh wilayah khususnya Kota Tegal mendekati angka 100 persen. Dari total

HAL. XPRESI

CATATAN Nuklir Tidak Habis Pikir Oleh: Dahlan Iskan CEO PLN

SAYA tidak habis pikir: Tetangga terdekat Jepang ini sama sekali tidak terpengaruh oleh heboh pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Fukushima. Korea Selatan tetap bersemangat, bukan saja menjalankan PLTN yang sudah ada, melainkan juga terus membangun PLTN baru. Gempa dan tsunami hebat yang menghancurkan PL TN Fukushima pada Maret lalu ternyata sebatas membuat Korsel lebih waspada. Tidak ada satu pun PLTN di Korsel yang berjumlah 20 unit itu yang dihentikan operasinya. Bahkan, yang sedang dibangun pun tetap dikebut penyelesaiannya. Akhir bulan lalu, setelah memeriksakan liver baru saya di rumah sakit di Tianjin, saya mampir ke Korsel. Jarak ke negara itu, dari Tianjin, hanya satu jam penerbangan. Saya ingin menyaksikan benarkah pemerintah Korsel tidak terpengaruh tekanan antinuklir yang dengan kejadian di Fukushima mendapat momentum yang tepat. Ternyata benar. Saya dibawa ke pantai tenggara Korsel yang posisinya menghadap ke arah Fukuoka, Jepang. Korsel memiliki 20 PLTN dan semuanya di pantai. Praktis, sepanjang pantai timur dan selatan Korsel padat dengan PLTN. Di lokasi yang saya tinjau ini, misalnya. Bukan hanya PLTN yang sudah ada sebanyak 4 unit tetap beroperasi, bahkan akan ditambah lagi dua unit baru. Dua unit baru ini saya lihat

Minta Densus Biayai Anak Keluarga Salah Tembak SOLO - Keluarga korban salah tembak dalam penyergapan dua terduga teroris terus meminta pertanggungjawaban Densus 88. Pihak keluarga meminta, pertanggungjawaban ini tak berhenti pada pemberian santunan kepada istri

Nur Iman, bakul “hik” angkringan yang tewas dalam peristiwa tersebut. Yang kini menjadi perhatian keluarga adalah masa depan dua anak Nur Iman yakni Ririn dan Rizki yang kini masih belum jelas keberadaannya. Kedua anak ini dikhawatirkan akan telantar. Pasalnya, Nur yang selama ini menjadi tulang punggung keluarga tak lagi bisa

memberikan suntikan biaya kepada keduanya. Pihak keluarga kini juga sudah mulai bisa menerima kenyataan tewasnya Nur Iman dalam baku tembak antara Densus dengan dua terduga teroris di Gang Kantil, Jl Tentara Pelajar, Desa Sanggrahan, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, Sabtu dini hari (14/5) lalu. ke hal 19 kol 1

ke hal 19 kol 1

Rekap Lulusan SMA/MA negeri dan swasta Kota Tegal

ADI MULYADI/RATEG

TEGANG - Detik-detik penentu terasa sangat tegang hingga beberapa di antara siswa nampak mencucurkan air mata. Di sisi lain setelah mengetahui lulus, siswa mencurahkan kebahagiaan dengan mencorat-coret seragam.

peserta yang mengikuti Ujian Nasional (UN) 4.479, sebanyak 4.475 anak berhasil alias lulus. Sementara yang gagal atau tidak lulus hanya 4 siswa. Ketua Penyelenggara UN Kota Tegal Titik Andarwati mengatakan, angka kelulusan tahun 2011 meningkat diban-

Sekolah

Mengikuti

SMAN 1 SMAN 2 SMAN 3 SMAN 4 SMAN 5 SMA Al Irsyad SMA Ihsaniyah SMA Muhammadiyah SMA NU SMA Pancasakti SMA Pius MAN Jumlah Total

290 261 253 246 208 202 114 90 27 13 114 298 1950

Lulus

Tdk Lulus

290 261 253 246 207 202 113 90 27 13 114 298 1948

0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 2

Rekap Lulusan SMK negri dan swasta Kota Tegal Sekolah SMKN 1 SMKN 2 SMKN 3 SMK Bahari SMK Bhakti Karya SMK DWP SMK Dinamika SMK Istek SMK Muhammadiyah 1 SMK Muhammadiyah 2 SMK PGRI SMK Pius SMK SUP Al Maarif SMK YPT SMK Astrindo Jumlah Total

Mengikuti 288 301 368 41 46 119 313 102 313 25 192 88 31 274 28 2529

Lulus

Tidak Lulus

288 301 368 41 46 119 312 102 313 25 192 88 30 274 28 2527

0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 2

*Sumber Data: Dinas Pendidikan Kota Tegal

ke hal 19 kol 4

Lagi, Densus Tangkap 6 Warga

SEMOK EKO SUKADIS/RADAR PEKALONGAN

MENJENGUK - Beberapa teman korban saat menjenguk korban di Ruang Kenanga RSUD Kalisari - Batang.

Tak Lulus UN, Coba Bunuh Diri Tenggak Cairan Pembersih Kramik BATANG - Akibat tidak lulus Ujian Nasional (UN), seorang siswi SMA Bhakti Praja, Iin Nirmala

mencoba bunuh diri dengan meminum obat pembersih porslain, Senin (16/5) sekitar pukul 10.00. Diduga korban shok karena mengetahui hasil UNnya jauh dari memuaskan.Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Radar

mengatakan, awalnya, setelah pulang dari sekolah, korban didatangi dua orang guru SMA Bhakti Praja bernama Dra Kustiyah dan Iman Purnomo untuk menyampaikan hasil kelulusan korban. ke hal 19 kol 1

Hasil Operasi di Tiga Kota JAKARTA - Sorotan tajam soal tewasnya warga sipil Nur Iman dalam penangkapan dua terduga teroris di Sukoharjo, Jawa Tengah, tak membuat Densus 88 Mabes Polri berhenti beroperasi. Korps Burung Hantu itu tetap gencar memburu orang-orang yang diduga terkait dengan jaringan M Syarif yang meledakkan diri di

Cirebon pada 15 April 2011. Sejak Senin (16/05) malam, Densus 88 mencari dua orang terduga teroris di Denpasar, Bali. Tiga lokasi di jalan Nusakambangan, Panjer dan jalan Pulau Batanta, Bali disisir. Satu orang terduga teroris diamankan. “Masih dikembangkan. Identitas belum bisa disampaikan,” ujar sumber Jawa Pos kemarin. Dari orang ini, diperoleh keterangan ada jaringan yang ke hal 19 kol 4

Kirana Larasati Berani Main Keras

KIRANA Larasati sudah muak main film drama lagi. Kata aktris layar lebar D’Girlz Begins dan Gotcha ini, dia sudah bosen menangis sesenggukan dan bertampang mellow. “Aku sih pengennya main film action. Bosen aja nangis di film drama. Aku kan cewek kuat,” curhatnya saat ditemui di studio RCTI Jakarta Barat, kemarin. Kirana sungguh ingin melakoni peran yang banyak adegan berantem. Jadi, dia bisa melupakan sejenak kejenuhan bermain film drama yang monoton. “Mau film aksi yang harus latihan dulu sebelumnya. Ya yang action ke hal 19 kol 1 beneran” tegasnya.

Tak Lulus UN, Coba Bunuh Diri * Pikirane cupet! Minta Densus Biayai Anak * Eben bisa sekolah!

CMYK


OPINI

2

RABU 18 MEI 2011

RADAR TEGAL

Holopis Kuntul Baris Jare Sapa Luwih Apik?

Oleh: Toto Subandriyo

Oleh: M Riza Pahlevi HASIL survei Indobarometer, ngomong bahwa pemerintahan Orde Baru, sing presidene Soeharto jare luwih apik tinimbang saiki. Tapi ora jelas sing disurvei kuwe sapa, tuli tujuane apa. Kayong anaana bae tah, kayong ora ngrasaknya jaman susahe waktu Orde Baru. Dudu enyong tok sing protes, akeh sing protes hasil surveine kuwe. Parametere apa, terus bisane dianakena survei, dibandingna karo saiki. Angger parametere ekonomi tok, ya ana benere, tapi ora bener satus persen. Loken pan mbandingna rega beras saiki karo jaman Orde Baru, ya mesti beda. Tuli pan madakna rega bensin karo saiki, ya mesti larang saiki. Saiki jarene ora aman, jaman Orde Baru kuwe aman. Ora ana teroris-terorisan, langka demo-demoan. Apa-apa pokoke serba terkendali. Rakyate jare sejahtera, luruh pangan gampang, sega ya murah, barang saiki larang nemen. Luruh kerjaan ya susah, sekola ya murah. Pokoke serba murah. Pejabate ya diwedeni, laka sing wani protes, apa demo. Sampean pada, sing pernah ngranapi susahe Orde Baru, mesti protes karo surveine Indobarometer. Ora mung protes tok, jengkel, juwet lan grememet ndean. Wong jaman Soeharto, sing pemerintahane otoriter, sa karepe dewek kah diomongi kah diomongi paling apik. Coba, angger saiki esih jaman Orde Baru, ora mungkin ana survei-surveian kaya kuwe. Toli angger esih jaman Orde Baru, dianakna survei, ya mesti hasile Orde Baru mesti ora apik. Angger apik lan berhasil, ora disengit daning rakyat, orang mungkin Soeharto mudun, lengser keprabon. Ora mungkin gedung MPR/DPR, sing jare pan dibangun maning kuwe diduduki mahasiswa. Ora mungkin berita sing ngelekngelekna pemerintah bisa dimuat. Enyong ya ora mungkin bisa protes kaya kiye, engko koran dibredel. Kuwe jaman Orde Baru, sing sampean pada bisa nglakukna saiki, ora mungkin dilakone pada jaman Orde Baru. Ora mungkin ana parte, sing beas milih. Kudune milih parte kuning, partene pemrentah. Ana parte pisan, dibatasi, kuwe be ora bebas kaya saiki. Sampean sing pengen ngadaknya kumpulan, gawek organisasi, ora bisa bebas kaya saiki. kabeh kudu ijin aparat. Sing ora nurut, dianggep subversif, melawan negara, melawan pemerintah. Akhire masuk penjara. Kuweh, jaman Orde Baru kaya kuwe. Kyeh maning, jare Orde baru sejahtera. Sejahtera kepriben, wong apa-apa diatur negara. Kesejahteraane semu, mung apen-apen tok. Buktine barang kisis, ekonomine ambruk. Rakyate pada susah, bingung rega pada mundak kabeh. Kuwe sebabe pemerintahan Soeharto, sing sekarepe dewek tok. Apa-apa utang sing luar negeri, apa-apa disubsisdi kabeh, dadine seolah-olah barang murah, padahal asline larang. Barang puncake, ya ambruk. Kuwe Orde Baru. Kiyeh, diperhatikna. Jaman Orde Baru, langka kebebasan pers. Rika sing senenge ngresula kaya nang Radar, ora mungkin dimuat. Radare ya bisa dibredel, ora olih terbit, wong akehe mung ngritiki pemerintah. Korupsi laka, jare sapa? Rika bae sing ora ngerti, soale ora kaya saiki, wong korupsi pada dibongkar, diberitakna nang koran. Jaman Orde Baru, korupsine pada bae, cuma ora diberitakna, dadine jarene langka. Saiki sapa bae sing korupsi, mesti diberitakna. Wong saiki wis ana kebebasan pers. Sih saiki luwih apik? Ya durung tentu. Wong esih akeh sing korupsi, pembangunan durung tata. Apa-apa esih akeh sing semrawut. Tapi ora kena ngileng mburi, apa maning mbandingna karo jaman sadurunge, sing jarene luwih apik. Angger jaman penjajahan Landa dianggep luwih apik maning, apa ora kemplu kuwe wonge sing gawe survei. Wis, saiki sing penting reformasi kuwe salah sijining cara, eben keadaan eben luwih apik. Apa-apa sing ora apik dibeneri, sing salah dihukum, sing bener didukung. Ora usah mbandingbandingna. Kuwe tah ulahe wong-wong tertentu, sing pengin olih simpati, eben pas pemilu 2014 olih pemilih, ben bisa berkuasa, dadi wakil rakyat. Ora usah eram rika pada, kuwe ana kepentingan politik. Dadi, sing jengkel aja kejengkelen, sing ora seneng aja kebangeten, sing seneng ya aja kesenengen. Wong kuwe be arane survei, mung sing ditakoni perwakilan tok, ora kabeh. Buktine ya engko, dong pemilu 2014. Sapa sing esih seneng karo Orde Baru, ya milih parte sing ngidolakena Orde Baru. Sing ora seneng, ya bebas milih sapa. Wis, sing penting kudu nata masa depan, eben luwih apik, luwih apik sing Orde Baru, luwih apik sing saki. (*)

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur: Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati, Moch. Arifin, Arief Nur Rahardian Sidiq. Sekretaris Redaksi/Persh: Yully Trieyani. Kota Tegal: M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan, Abidin Abror. Brebes: Agus Wibowo. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Hermas Purwadi, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Hesti Prastyani (Manajer Tegal), Kharisma Dewi, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Astri Prayudita, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: M. Yusuf Abadii. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

AYO... ayo... kanca... kanca..., ngayahi karyane praja, kene... kene... kene... kene, gugur gunung tandang gawe, sayuk sayuk rukun bebarengan ro kancane, lila lan legawa kanggo mulyane negara, siji.... loro... telu.... papat, maju papat papat diulang-ulung ake wis meti enggal rampunge, holopis kuntul baris... holopis kuntul baris... holopis kuntul baris... holopis kuntul baris... Pujangga agung pedalangan almarhum Ki Narta Sabda wis nganggit tembang kanthi irahirahan “Gugur Gunung” sing syair jangkepe kaya sing wis ditulis ing ndhuwur kuwe. Tembang “Gugur Gunung” tumrape masyarakat Jawa Tengah kaya wis dadi ikon lan spirit kanggo nggugah semangat gotong royong warga. Nganti saiki tembang kuwe isih dinggo tembang latar (soundtrack) acara-acara radio utawa tivi, utamane acara sing gegayutan karo masalah pembangunan pedesaan. Syair-syair tembang kiye kayane pas nemen kanggo bahan refleksi 410 tahun Kabupaten Tegal tanggal 18 Mei 2011. Apa maning pangarsaning praja ing Kabupaten Tegal, Bupati H Agus Riyanto SSos MM lan Wakil Bupati HM Hery Soelistiawan SH MHum masa bhakti 2009-2014, uwis ngusung sesanti alias visi “Tegal Gotong Royong kang Dilandasi Takwa maring Gusti ingkang Maha Tunggal”. Angger ditelisik luwih adoh,

sesanti “Tegal Gotong Royong” kuwe miturut Kanjenge sithik lan akehe diilhami saka gagasane Ir Soekarno nalika pidato ana ing kelahirane Pancasila. Proklamator lan Presiden nomor siji Republik Indonesia kuwe nyebutaken yen gotong royong kuwe sifate dinamis, luwih dinamis saka kekeluargaan. Gotong royong nggambarake sawijining usaha, amal, lan pegawean. Gotong royong kuwe nyambut gawe abot mbanting tulang bebarengan, meras keringet bebarengan, berjuang sabiyantu bebarengan, lan “holopis kuntul baris” kanggo kepentingane bebarengan. Tembung gotong royong kuwe kurang luwih nduweni arti nyambut gawe sosial gedhe lan abot, nanging kerasa entheng sebab ditandangi wong akeh bebarengan. Saben warga masyarakat cancut tali wanda miturut profesi lan kekuatane dewek-dewek. Hubungane warga siji lan sijine ora dilandasi dening untung-rugi mungmungan (Dr Purwadi lan Imam Samroni SPd, “Kamus Politik Lokal”, 2003: kaca 48. Indy G Khakim; “Mutiara Kearifan Jawa”, 2007: kaca 32). Sesanti kuwe mujudake upaya kanggo mbangkitake maning apa sing diarani dening ahli filsafat Francis Fukuyama sebage pawitan sosial (social capital) sing wis diduweni masyarakat Kabupaten Tegal. Pawitan sosial kuwe penting banget kanggo penguripane masyarakat modern kanggo

masyarakat kudu saiyeg saeka praya lan aja gelem dipecahbelah. Antarane warga kudu tetap rukun sanadyan warna politik beda-beda, abang, ijo, kuning, biru, putih. Elite politik kudu menehi conto maring para pengikute ing oyot suket (grass root) supaya tetep guyub rukun nglalekna perbedaan lan tetep njaga tali paseduluran. Ing bidang ekonomi, warga masayarakat kudu guyub bebarengan karo pemerintah mbangun perekonomian. Masalah utama sing saiki diadepi masyarakat Kabupaten Tegal antarane angka kemelaratan lan pengangguran sing isih dhuwur, sarta angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sing isih endep. Keadaan kuwe bisa dipirsani saka angka usia harapan hidup, angka melek huruf, angka lama sekolah, sarta daya beli masyarakat. Partisipasi masyarakat sing luwih greget bakal bisa ndongkrak angka IPM luwih dhuwur maning. Partisipasi masyarakat liyane bisa diwujudna kanthi njaga keamanan lan ketertiban masyarakat, tetep njaga kesetikawanan sosial, lan persatuan. Ing wektu saiki masyarakat kudu bener-bener waspada. Durung suwe ing tlatah Kabupaten Tegal wis ketangkep dening aparat penegak hukum para pelaku tindak teroris. Mulane warga masyarakat kudu tambah waspada maring obah mosiking keadaan supaya tindak kejahatan gampang dingerteni.

Kanggo mungkasi tulisan tak dongakna masyarakat Kabupaten Tegal uripe tansah guyub rukun gumregah, rejekine banyu mili lan barokah, pemimpine amanah, rakyate waras lan sumringah. Khususon kanggo para pangarsa praja enyong pan nyitir sebait puisi anggitane pujangga kalsik China, Lao Tzu babagan partisipasi. Gandeng kangelan diterjemahna maring basa Jawa, sengaja ditulis basa Indonesia. Pergi dan temuilah masyarakatmu, Hiduplah dan tinggallah bersama mereka, Cintai dan berkaryalah dengan mereka, Mulailah dari apa yang mereka miliki, Buat rencana dan bangunlah rencana itu Dari apa yang mereka ketahui Sampai akhirnya ketika pekerjaan usai. Mereka akan berkata : “Kami yang telah mengerjakannya!” Sakmanten atur kawula. Kupat bumbu santen, manawi lepat nyuwun pangapunten. Dirgahayu Kabupaten Tegal, sugeng tanggap warsa ingkap kaping 410, mugi Gusti Allah tansah paring hidayah lan inayah dumateng kita sadaya. Holopis kuntul baris... holopis kuntul baris.... holopis kuntul baris! (*) Penulis adalah Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Kabupaten Tegal

Wis Rusak, Mambu Bebek

Boro-Boro Dilirik

ENY0NG pn mlu ngresula len! Pak wali yg trhrmat, tl0ng mring sklhan SMA5 Tegal njajal len. Pa kuwe pntes sklahan negri? Dlan wez pd rsak. Mmbu bebek mning! Tolong d’bener na mbuh owh.. Mlas bch sng mgkt sklah.. Mkch.. 085786000xxx

AQ pan ngresula lah, tlung dimuat ya? Aq kcwa nmen nang tes BRI wngi ng STMIK AMIK YMI, loken ijasah SMA ora d lirik2 acan. D0nge yen crane ky kie, ora usah di tulis min. SLTA. wez ngnteni intrvwne sue nemen, nganti njamuren. Boro2 d lirik ijasahe. Aq kecewa sung. mtr nuwun Radar. 081902007xxx

Lihat dan Ucap Pakai Hati ASSALAMU’ALAIKUM RADAR, tolong dimuat di semua RADAR seINDONESIA. Wahai para wakil rakyat di daerah kabupaten, kota dan propinsi mari kita lihat pakai hati jangan pakai mata, dan ucapkan pakai hati jgn pakai mulut dan berteriaklah yang keras KAMI MENGUTUK PEMBANGUNAN GEDUNG DPR BARU DIKARENAKAN MASIH BAYAK SEKOLAHAN, RAKYAT YANG TERABAIKAN. Insya allah RAKYAT akan mengikutinya. 085842718xxx

Honor WB Pira Dongen GAWEAN akeh, tanggung jwab gde, direwangi nglembur ana apa tp ka hnore ajeg bae, aku pan tkon len, donge hnor mnimal bwt WB kue pira, aq kro knc2 ngabdi wis ana 3th tp honor max 150rb tok. Asline honor WB yg sesuai praturan kue pira len? Kpd Kepala Dikpora Kab. Tegal mhn br kami penjelasan. 088215096xxx

Anak-Anak di Lampu Merah SELAMAT datang di Kota Tegal, tampaknya diwakilikan oleh anak2 dan pemuda di lampu merah terminal Tegal yg semakin banyak meminta uang hasil “lap kaca dan lampu”. Padahal justru menambah kotor kaca, karena kainnya bekas minyak dan kotoran. Pandangan jadi terganggu sehingga berhenti dulu cari sabun di SPBU untuk cuci kaca depan. Saat malam sangat berbahaya. Ada yg setuju? 081548000xxx

Nanggape Ning Latar Alun-alun PAN melu ngresula, jarene Tegal ulg thne pan nanggep Sule? Tlg keh aja ky thn wingi nanggepe ng njero pndopo.. kue tah nyenengna wong balaikota tok oh. Arane tah melas karo wong cilik nanggepe ning latar alun2, ben rakyt Tegal seneng.. tlg Pak Wali.. 085786282xxx

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 35.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50%

Kolam Samudra Ora Dadi-Dadi

NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

ASS. Wr. Wb. Pan melu ngresula.. Tlg Pa Walikota Tegal, daning kolam renang Samudra ng Tegal ora dadi2.. Pan niat dbngun ora? Ora melas karo

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

pembangunan manungsa, pembangunan ekonomi, sosial, politik lan stabilitas demokrasi. Pawitan sosial sing kendor nyebabake kendore semangat gotong royong, kemlaratan, pengangguran, kriminalitas, lan liya-liyane. Miturut sejarah, masyarakat Kabupaten Tegal nduweni semangat gotong royong sing dhuwur. Semangat Banteng Loreng Binoncengan kaya sing wis dicontoake dening leluhur Negari Tegal Ki Gede Sebayu, yaiku sifat wani, tegas, inovatif, lan ora basa-basi ana ing sesrawungan. Saka jasane Ki Gede Sebayu, wilayah Kabupaten Tegal sing sadurunge ora subur disulap dadi wilayah sing gemah ripah loh jinawi, thukul kang sarwa tinandur. Semangat gotong royong wektu saiki bisa diwujudna ing kabeh sendi pembangunan Ipoleksosbudhankam (ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, lan keamanan). Saben warga bisa partisipasi ana ing pembangunan miturut kemampuane. Ing bidang ideologi, warga bisa tetep njaga kerukunan umat beragama lan antara umat beragama. Waspada maring ajaran agama sing dianggep ora bener lan sesat tanpa kudu nganggo tindak anarkis. Apa maning ing era globalisasi kaya saiki, warga masyarakat kudu luwih ekstra ngati-ati maring ajaran utawa ideologi asing sing ora cocok karo ideologi bangsa. Ing bidang politik, warga

Aja Gawe Isin Batire LHA kye batire aku dadi Lurah Kraton, aja gawe isin batire kudu ngarti ngresulane wargane, gagian durusi lapangane (by:RENTENG/wonk kleca). 082136302xxx

Awit Mbiyen Dalane Lemah wargane...? Pan renang bagjane para pelajar maring Slawi.. Donge pimen Pa? Tlg lah melas rakyate.. Pan nyegerna awak kayong keder.. Pan sampai kpn dadi ne? 085742245xxx

Mutasi Guru SD KA. Disdik Kota Tegal, Yth. Th. Pel. 2010/2011 hmpir rampung, tlg & mhn dgn hrmt jelang th. pel. 2011/2012 adakah MUTASI GR SD scr keselurahan dr kls I-VI bg gr yg ms krj di SD yg skrg ditempati sdh 8 th lbh dan kep sek 4 th lbh. Dan mhn disdik hrs tegas jgn sprt skrg gr yg dimutasi per 1 Juli 2009 msh NONGKRONG di SD tsb alias gak mau pindah. Tlg ya Pak, sms ini ditindak lanjuti demi penyegaran dan pemeratan serta keadilan ben sing GARING bs menikmati ng sing TELES and sbaliknya. Matur thank qyu atas perhatian and diqobulnya usul ini. Kpd. Rateg jg makaCih atas dimuatnya sms q ini. 087730620xxx

AKU tah kepengin nemen pakaian adat Tegal dilestari kan sing dicita 2 kan Bapak Wali kota. Donge tah ana pehusahasa konfeksi pakaian sing kursus nggaweni ak pan kulakan. 085869292xxx

TOLONG dimuat ya Rateg.. aq pan ngresula kro Pemkab Brebes, bisane desane aq Desa Siasem Pulo awit mbiyen dalane lemah, ana dalan aspal tapi wis ancur, donge pimen.. mbayar pajak lancar tp pembngunane ancur, bwt Rateg makasih mau muat. 087830342xxx

Sewot Maring Satpam BRI

Cuma Ngelingna Tok

INYONG melu ngresula kyeh, enyong sewot maring satpam BRI Alun2, lagi pan upacar dina ngadege Kota Tegal, enyong pan parkir motor be ora olih, wis mlebu dikon metu, ya enyong isin temen owh.. Kwe satpam dikon pimpinane apa karepe dewek sih? Berarti deweke kuwe ora ngormati acarane Pemkot Tegal, dong enyong doyan gelut tah ndean wis remuk kwe satpam, soale enyong wis PNS dadi ya kudu bisa nahan.. Tulung kwe sing kudu dituturi sapa? Sing nuturi sapa? 08157765xxx

AQ pan melu nang9api smse 085640077xxx sg jdl p0lisine sh0lat ora? Sampean bnr, magrib2 ka luruh duit, pan go sangu begadang apa pan blik ora duwe bensin? p0lisi tah d0ng pndidikan mesti d ajari sikap sing bener apa maning nang berbagai sumpah mbuh janji apa bae or mung polisi t0k ki mesti sing pertama bertakwa kpd tUhan yg Maha Esa, kuweh sam0n0-m0n0 sampean beh ora d lak0ni. Ya aq sech cuma ngelingna t0k si, jarene ustade aq kita harus saling nasehat menasehati dlm hal kebAikan. Kae sech ng surat sg m0nine wal asri, sadurunge ma”af ya si. peaCe. 085226601xxx

Pakaian Adat Dilestarikan

Tolong Dideleng Wargane

KETUA RT 5 RW 11 Kel. Brebes tdk peduli dg warganya, yg 2 anaknya menderita sakit jiwa. 02839200xxx

PAK Walikota Pak Ikmal, aku wargane Bapak, tolong Pak, aja manto neng kota aben, coba neng kampung2 dideleng wargane, nasib wargane Pak, pimen. Saiki sing arane PS alias plestesen meraja lela Pak, dadi sarange bocah2 sekolah, pimen sih. Coba Pak Wali dewek sing turun, aja lagi ada maune dewek tok sih arane. Polisi, Satpol PP, ANgkatan Laut wis turun kiye. Apa gejalane esih baen apa didulang kaya bayi? Wong-wong mau dadi aman2 baen, aku Pak payah. Kyeh Pak Wali, ben jelas numak ontel terus maring Nakula, gg 10 mbokan pengin ngarti, boncengan ya kena karo habib ALi, saiki. 087830274xxx

Kudu Ngei Fuluz

Anggarane Dikered

Ora Nglibatna Pengurus

AQ pan ngresula ng Sekdane, bisane Pasar Induk Brebes saiki sg ngatur satpame, yah kpala ne pimen pedagang kaki lima saiki olh doDOl ng ngarep, jbule tiap hri kdu ngei fULUZ nggo Satpame, jre pgn olih adpura 081902369xxx

KEPRIBEN len, Obyek wisata Kabupaten Tegal PAD ne diunggahna tapi Anggarane Dikered. DPRD ne kepiben sih? Wong nggo ndandani fasilitas sing wis ana bae ora bisa apa maning nggawe sing anyar. Aja mikir aspirasi bae Wa...?! 0816673xxx

PIMEN kae Pa Bupati. LKMD Kr.anyar Kec. Kdungbnteng Kab. Tegal bsne proyek2 ADD digarap dwkan tok ora nglibatna pengurus liyane... toli ora tau musyawrh kr BPDne. Ya bnr masyrakate ribut trs. tlg kwe LKMDne dielingna. 085642994xxx

UPTD Pengairan Endi? TANGGAPN go No:085226601XXX, melu takon, UPTD PENGAIRAN endi sg ngkt tenaga anyar langsung PTT? Nyong y pd bae tenaga anyar, tapi or PTT, melune harian. Maksh Rateg... 085842211xxx

Tak Peduli Warganya

Awas Ulat Bulu KAYANE Tegal wis ana dampak ulat bulu, pimen pemda? Pan di jor bae? 085640161xxx

Pimen Karepe? MELU ngresulah leh... Pak Bupati Tegal tlg kae ng Kr.anyar Kec. Kdungbnteng dikontrol... loken rehab bale dsa ws ana dana add nebangi jati kuburan? Toli nebange ora musyawrah kr rakyate... pmn donge karepe... 085642994xxx

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS ke 085293278922, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Dapatkan kaos Ngresula, yang berisi SMS ngresula pilihan. Hanya Rp55.000/pcs.


CMYK

RABU, 18 MEI 2011

METROPOLIS

3

RADAR TEGAL

UNGKAPAN BAHAGIA - Aksi coratcoret dan konvoi dianggap ungkapan rasa kebahagiaan para siswa yang telah lulus ujian. ADI MULYADI/RATEG

Hingar Bingar Selebrasi Kelulusan SMA/MA/SMK

AKSI CORAT-CORET SETELAH menunggu cukup lama dengan hati berdebar-debar, tibalah saatnya drama kelulusan SMA/MA/SMK dimulai. Senin (16/5) secara serentak seluruh sekolah di Kota Tegal mengumumkan hasil ujian. Seperti tahun-tahun sebelumnya, para siswa menunggu

membuka amplop dengan isi selembar kertas dengan coretan kata berhasil. Tak sedikit pula para orang tua siswa yang ikut menangis melihat kebahagian yang dirasakan buah hatinya. Mereka saling berpelukan, baik dengan orang tua, teman, atau kerabat.

Lalu apa yag mereka lakukan setelah itu? Kendati pemerintah setempat melalui Dinas Pendidikan (Disdik) telah mengeluarkan surat edaran untuk sekolah-sekolah. Tentang imbauan agar tidak melakukan tindakan coratke hal 9 kol 1

Anjungan Rusak Parah

PARPOL

M SAEKHUN/RATEG

KONSOLIDASI - Jajaran pengurus Partai Golkar Kota Tegal, kecamatan dan kelurahan, Minggu (15/5) malam mengikuti rapat konsolidasi di Kantor DPD Partai Golkar Kota Tegal.

Partai Golkar Siap Menangkan Pemilu 2014 GUNA mempersiapkan dan memenangkan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2014 mendatang, berbagai cara dilakukan DPD (Dewan Pimpinan Daerah) Partai Golkar Kota Tegal. Bahkan untuk memaksimalkan mesin partai politiik sampai tingkat paling bawah, yakni RW dan RT, Minggu (15/5) malam, parpol ini melakukan konsolidasi bersama pengurus maupun para kadernya. Ketua DPD Partai Golkar setempat, Drs HM Nursholeh MMPd, ketika dikonfirmasi usai memimpin rapat koordinasi mengatakan, demi memaksimalkan mesin partai, pihaknya secara rutin menggelar rapat konsolidasi dengan jajaran pengurus DPD, PAC atau tingkat kecamatan, ranting, dan anak ranting. “Sehingga semua jajaran pengurus dari tingkat kota sampai RW maupun RT, memiliki satu persepsi dan satu komitmen, guna memenangkan Pemilu 2014.” ke hal 9 kol 5

TRANSPORTASI Keberangkatan dan Kedatangan Meningkat KEPUTUSAN cuti nasional, Senin (16/5), yang dilanjutkan libur memperingati Hari Raya Waisak, Selasa (17/5), sedikit banyak berdampak pada peningkatan jumlah penumpang tidak hanya angkutan Kereta Api (KA). Keadaan sama untuk angkutan bus. Seperti terjadi di Terminal Bus Tegal. Keberangkatan dan kedatangan penumpang keadaannya meningkat tajam. Hilir mudik penumpang berlangsung sepanjang hari. Tanpa menunggu lama, bus berangkat menuju tujuan. Ramainya penumpang diakui pedagang koran, Warnadi. “Hari ini penumpangnya meningkat,” ujarnya. Para penumpang sebagian besar datang dari Jakarta. Sedangkan penumpang dari Semarang, seperti yang terlihat justru para mahasiswa. Mereka memanfaatkan kesempatan libur untuk pulang kampung atau berwisata. Salah seorang penumpang, Erni Damayanti (25) menuturkan, kesempatan libur guna mengunjungi keluarganya di Margasari Kabupaten Tegal. “Mumpung suami libur, Mas. Saya ingin ketemu keluarga. Kalau anak-anak sih mintanya ke Guci,” tutur Erni didampingi anak dan suami. (din)

CMYK

amplop penentu nasib mereka di sekolah masing-masing. Detik-detik ketegangan sangat terasa pada waktu itu. Guratruatan rasa penasaran nampak hampir di seluruh siswa kelas XII. Hingga pada akhirnya mereka berteriak, menangis, meloncat, dan sebagian setelah

TIGA anjungan di kawasan Obyek Wisata Pantai Alam Indah (OW PAI) Tegal, saat ini kondisinya rusak parah. Sehingga mendesak untuk dibongkar. Karena membahayakan para pengunjung. Terutama anak-anak kecil yang menikmati keindahan pantai di atas anjungan. Menurut anggota Komisi I DPRD, Drs Darni Imadudin, karena diterjang ombak maka tiga anjungan mengalami kerusakan berat. Bahkan salah satu anjungan sudah patah, dan tidak mungkin

CEK KERUSAKAN Sejumlah anggota DPRD Kota Tegal mengecek kerusakan anjungan OW PAI yang sangat parah. M SAEKHUN/RATEG

lagi dilakukan perbaikan. Maka solusinya harus dibongkar. Sedangkan anjungan lain, kalau tidak memungkinkan juga perlu diambil langkah sama. “Daripada membahayakan, kami sarankan anjungan yang putus dan mengalami rusak berat supaya dibongkar. Sebab kalau tidak, justru sangat membahayakan pengunjung. Karena tidak hati-hati, pengunjung akan jatuh dan bisabisa tenggalam di laut.” Lebih lanjut Darni menandaskan, kalau memang benar-benar

dibutuhkan, Pemerintah Kota (Pemkot) dapat melakukan pembangunan anjungan. Namun dengan satu syarat, harus melalui kajian matang. Sehingga tidak mudah rusak, kendati diterjang ombak laut. Tapi jika tak terlalu mendesak, tidak diperlukan pembangunan anjungan kembali. “Kami rasa ada alternatif lain. Sehingga bagi kami, anjungan bukan satu-satunya fasilitas OW PAI yang mampu menarik pengunjung. Namun yang terpenting, justru ke hal 9 kol 5

Agil: SMA Negeri 1 Terima SK, Siap Tangkal NII Kebangkitan Karang Harus Jadi SBI Taruna Kota Tegal

DOK.RATEG

Agil Riyanto Darmowiyoto SH

DI TENGAH pro dan kontra soal RSBI, RSBN, dan SBN. Justru Ketua Komite SMA Negeri 1 Kota Tegal, Agil Riyanto Darmowiyoto SH menargetkan satu atau dua tahun ke depan sekolah itu harus meningkat statusnya, dari Rintisan Sekolah Bertarap Interna-

sional (RSBI) menjadi SBI. Guna mewujudkannya maka Pemerintah Kota (Pemkot) dan DPRD Kota Tegal diminta melakukan dukungan atas langkah tersebut. Menurut Agil, untuk mengelimir imej komite sekolah hanya kepanjangan kepala sekolah, dan memuluskan program sekolah. Pihaknya bakal memposisikan komite sebagai mediator. Sehingga kebijakan yang disepakati merupakan keputusan bersama. Bukan bukan lagi kebijakan produk sekolah atau orang tua siswa. Dengan demikian target mewujudkan SMA Negeri 1 jadi SBI bukan isapan jempol semata. “Demi mewujudkan SBI, kami mendorong sekolah meningkatkan kapasitas. Khususnya dewan guru. Karena salah satu syarat SBI pendidikan guru minimal 30 persen S2 dan S3. Saat ini SMA Negeri 1 baru mempunyai 15 persen dewan guru berpendidikan paska sarjana.” ke hal 9 kol 1

SETELAH diadakan pemilihan pengurus beberapa waktu lalu, Jumat (13/5) malam lalu Karang Taruna Kota Tegal resmi mendapat Surat Keputusan (SK) dari Wali Kota Tegal. SK Nomor 220/ 101/2011 tentang Penetapan Pengurus Jarang Taruna Kota Tegal masa bakti 2011 - 2015 itu secara simbolis diserahkan Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja (Dinsosnakertrans), Sumito SIP. Dengan diterimanya SK tersebut, organisasi kepemudaan ini menyatakan bangkit dari mati surinya. Lalu siap melaksanakan tugas menyelamatkan generasi muda Kota Tegal, khususnya dari doktrin atau tindak pencucian otak Negara Islam Indonesia (NII). Karena belakangan ini Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sedang diancam persatuan dan kesatuannya. Sehingga penting generasi penerus bangsa diselamatkan dari tindakan yang

ADI MULYADI/RATEG

PENYERAHAN SK - Mewakili wali kota, kepala Dinsosnakertrans secara simbolis menyerahkan SK kepada ketua Karang Taruna Kota Tegal periode 2011 - 2015.

akan merusak NKRI. Ketua Karang Taruna Kota Tegal, Suwatmo mengatakan, ada beberapa permasalahan pemuda dan aspek sosial yang terjadi sekarang. Antara lain tingginya

angka kemiskinan, pengangguran, dan terbatasnya lapangan pekerjaan. Penyalahgunaan narkoba serta zat aditif lainya, punk maupun gelandangan. ke hal 9 kol 1

Lulus, Siswa SMA Negeri 3 Sumbang Anak Yatim

ADI MULYADI/RATEG

SUKARELA - Para siswa kelas XII yang lulus di SMAN 3 Kota Tegal, memberikan sumbangan sukarela untuk menyantuni anak yatim sebagai ungkapan rasa syukur lulus 100 persen.

ADA sesuatu yang berbeda pada saat pengumuman kelulusan di SMAN 3 Kota Tegal dibanding sekolah lain. Para siswa kelas XII secara spontan mengumpulkan dana untuk disumbangkan kepada anak yatim piatu. Tidak hanya itu. Sekolah juga memberikan imbauan pada siswa supaya seragamnya diberikan pada adik kelas yang berasal dari keluarga tidak mampu. Aksi-aksi sosial itu dilakukan semata-mata sebagi ungkapan rasa syukur lantaran berhasil lulus 100 persen. Mantan Ketua OSIS SMAN 3 Kota Tegal, Tri Iswoyo mengatakan, ide mengumpulkan dana untuk anak yatim merupakan murni inisiatif anak-anak kelas XII. Hal itu sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan yang memberi kelulusan di SMAN 3 100 persen.

“Memberi santunan pada anak yatim bukan karena apa-apa. Namun lebih pada bersyukur saja. Besaran sumbangan tidak ditentukan. Seikhlasnya menurut kemampuan teman-teman.” Seteleh terkumpul, lanjutnya, beberapa perwakilan siswa mengunjungi Panti Asuhan Welas Asih. Pemilihan lokasi berdasarkan kesepakatan dan diutamakan yang berada di wilayah sekolah. Mengenai selebrasi kelulusan Iswoyo tidak menampik, apabila aksi coratcoret tetap dilakukan dia dan teman-temannya. Hanya saja tidak dilakukan di luar sekolah, tapi dalam lingkungan sekolah. Konvoi tidak dilaksanakan. Mengingat imbauan kepala sekolah. “Selain kegiatan tersebut, para siswa dengan dipimpin guru melakukan doa bersama di lapangan

basket. Disertai pula dengan sujud syukur bersama. Mengenai seragam yang disumbangkan ke adik kelas tetap dilaksanakan. Toh yang dicorat-coret cuma satu, sementara rata-rata anak minimal mempunyai dua seragam. Jadi dapat menyumbangkan seragam.” Sementara itu Kepala SMAN 3 Kota Tegal, Aziz Iqbal membenarkan adanya aksi pengumpulan dana kelulusan yang dilakukan siswa. Namun semua itu murni ide siswa sendiri. Sekolah tidak memerintahkan berbuat seperti itu. Besaran uangnya pun terserah masing-masing siswa, dan tidak dipaksanaka. “Imbauan yang sekolah lakukan menyumbangkan seragam untuk siswa tidak mampu. Namun itu juga tidak diwajibkan, sifatnya hanya imbauan saja,” ujarnya. (adi)


PEMALANG

4

RABU 18 MEI 2011

RADAR TEGAL

NGENDONG

Corat-Coret Warnai Kelulusan

Gajah dengan Gajah DESA merupakan kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batasbatas wilayah, yang berwenang mengatur dan mengurus kepentingan sendiri, berdasarkan asalusul dan adat istiadat setempat yang diakui dan dihormati dalam system Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Prinsip otonomi desa mencakup aspek politik, ekonomi, sosial, budaya dan pemerintahan. Namun sebagai daerah otonom, desa memang memiliki berbagai kebebasan mengelola sumber daya yang ada di wilayahnya yang ditujukan untuk kemakmuran warga, dalam bingkai konstitusi yang berlaku di wilayah kedaulatan GUNTUR W/RADAR PEMALANG Republik Indonesia. Suratno Dengan demikian, otonomi yang diberikan kepada desa dalam penyelenggaraan pengelolaan desa masih dibatasi oleh aturan-aturan yang berlaku sesuai tata urutan perundangan di Indonesia, serta aturan-aturan lain yang berlaku, maka diperlukan seorang pimpinan yang mengerti dan berpengalaman. Hal ini dijelaskan Suratno (73) Ketua Panitia Pilkades Karangsari Suratno (73) kepada Radar di rumahnya, Senin (16/5) kemarin. “Untuk itu diperlukan pemimpin di dalam pemerintahan Desa Karangsari yang akan berlansung besok Kamis (19/5) di lapangan Pesuruan Desa Karangsari Kecamatan Pulosari,” ujarnya. Ia menambahkan Calon Kepala Desa yang muncul hanya ada dua saja. Yang pertama, Susi Herningtyas (44) masih menjabat Kepala Desa Karangsari dan M. Taufik (44) dengan jumlah hak pilih 4.179 suara yang diprediksi sekitar 80-85 penduduk menggunakan suara. Sisanya diperkirakan yang berada di perkantoan tidak pulang untuk menggunakan hak pilih. “Keduanya sama-sama kuat. Umurnya juga sama-sama 44 tahun. Mereka juga memiliki keluarga besar yang sama-sama mampu, seperti Gajah melawan Gajah,” kata Suratno. Ketika ditanya Radar, yang dimaksud gajah melawan gajah. Suratno hanya tersenyum tidak menerangkan lebih lanjut. “Saya berharap pilkades Karangsari tidak terjadi apa-apa, mudahmudahan kondusif,” harap Suratno yang juga pernah menyalonkan Kades Karangsari tahun 1984 lalu. (gtr)

PENTOL RAH

Tingkat Kelulusan Capai 99,88

MOHAMAD HASANUDIN/RADAR PEMALANG

BERI UCAPAN - Dari kiri, Pimpinan Sanjaya Motor Sirandu Ricard Ami Subagyo, Pimpinan Sanjaya Motor Randudongkal Ferry Setyawan dan Alexander Nanlohy tengah memberikan ucapan selamat kepada pemenang peraih undian motor.

Makhali Bawa Pulang Honda REVO FIT

GUNTUR WAHYUDI / RADAR PEMALANG

START - Kepala SMP Negeri 6 Pemalang Sarno, SPd MPd mengangkat bendera start tanda dimulainya rally sepeda.

Ribuan Sepeda Ikuti Rally Sepeda Santai PEMALANG - Sedikitnya 1455 sepeda mengikuti rally Sepeda Santai sepanjang lima kilometer untuk memeriahkan ulang tahun ke-20 SMP Negeri 6 Pemalang. Dimulai dengan hitungan ke bawah dari 10 – 0, Kepala SMP Negeri 6 Pemalang Sarno, SPd MPd mengangkat bendera start tanda dimulai rally sepeda santai. “Semestinya bertalian dengan ulang tahun SMP Negeri 6 Pemalang tanggal 5 Mei akan diselenggarakan rally sepeda. Tetapi dengan melihat situasi pada saat itu peserta didik kelas 6 Sekolah Dasar menghadapi Ujuan Nasional maka penyelenggaraan rally diselenggarakan Sabtu (14/5) lalu. Pada tanggal 5 Mei hanya dilakukan tsyakuran saja, yang diikuti keluarga besar sekolah saja, termasuk orangtua peserta didik,” ujar Sarno, SPd di ruang kerjanya. Tasyakuran itu, menurut Sarno SPd, MPd juga merupakan syukuran SMP Negeri 6 Pemalang sebagai sekolah berstandar Nasional dengan Surat dari Dirjen Managemen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendiknas Nomor 2499/C3/KP/2o10 tertanggal 1 November 2010. Ia menambahkan, undangan yang tersebar 23 Sekolah Dasar karena target utama peserta rally sepeda adalah peserta didik kelas enam SD dengan tujuan agar mereka lebih mengenal SMP Negeri 6 Pemalang sebagai calon yang dipilihnya untuk melanjutkan ke SMP. “Kami mengundang 23 SD di sekitar SMP Negeri 6 Pemalang agar mereka lebih mengenal calon sekolah yang akan dipilihnya dalam melanjutkan ke jenjang SMP,” katanya. Menurut dia, perayaan Ultah ke-20, SMP Negeri 6 Pemalang yang dipimpinnya dilaksanakan dengan serangkaian acara Tasyakuran, Rally Sepeda Santai, dan Pentas Seni. Sekaligus pelepasan kelas IX untuk diserahkan kembali pada orangtua. Wakil Kepala SMP Negeri 6 Pemalang Abdu Rosyid, SPd juga menjelaskan, kegiatan ini sebagai ajang perkenalan bagi peserta didik kelas 6 agar lebih lebih dekat dengan calon sekolah lanjutan. “Dengan mengikuti rally sepeda santai diharapkan para peserta tertarik dengan SMP Negeri 6,” tandas Abdu Rosyid, SPd. Kepala TU SMP Negeri 6 Pemalang Hono secara terpisah mengaku, sekolah di tempatnya bekerja memiliki beberapa keunggulan di antaranya fasilitas Laboraturium IPA, Laboraturium Biologi, Komputer dan Laboraturium Multi Media. (gtr)

MAKHALI asal Desa Walangsanga RT 28 RW 06, Moga, meraih hadiah Motor Revo Fit dalam undian konsumen Sanjaya Motor periode Maret – April 2011 Minggu (15/5) kemarin di Showroom Randudongkal. Sedangkan Hadiah TV 21” diraih oleh Chalimah, Desa Kalimas RT 32 RW 03 Randudongkal dan Kulkas didapat oleh Pudin Marhendi asal Desa Bantarbolang RT 02 Rw 03. Undian yang disaksikan sedikitnya 300 konsumen setia Sanjaya Motor s-eKabupaten Pemalang ini juga menyediakan beragam hadiah hiburan seperti jaket, kaos dan mini compo. Dalam acara ini, pengunjung juga dihibur biduan asal kota Pemalang dari pagi hingga siang melalui aksi panggung yang memikat. Pimpinan Sanjaya Motor Randudongkal Alexander Nanlohy dan Ferry Setyawan menerangkan, bagi konsumen yang membeli motor, baik cash maupun kredit periode Maret dan April akan diikutkan ke dalam undian ini. “Untuk konsumen yang bertaransaksi pada hari ini akan mendapatkan potongan angsuran sekitar Rp 40.000 dan diberikan tenor (masa pengambilan kredit) 4 bulan. Ini berlaku untuk semua type Honda, “ ulasnya. Kemudahan yang didapat untuk mendapatkan kredit motor pada hari itu direspon oleh pengunjung. Sehingga pada akhir acara terhimpun 15 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK).

“Ini merupakan keberhasilan sales dalam membujuk konsumen agar membeli motor serta kepercayaan showroom kami bagi masyarakat Kabupaten Pemalang,“ tambah Ferry. PRODUK BARU Dalam pengundian itu juga diperkenalkan produk baru yakni Honda Spacy dengan fitur helm in. Kelebihan fasilitas ini, pengguna motor dapat memasukan helm di bagasi motor tanpa mengurangi tampilan praktis dan manis. Bagasi luas untuk ukuran di kelas skuter matik adalah inovasi paling efektif untuk pengguna motor yang menekankan pada praktis dan simpel. Motor m a t i k d e n g a n m o d e l s k uter langsing ini sudah tersedia di dealer Sanjaya Motor Randudongkal, Belik dan Sirandu. “Untuk konsumsi bensin, Honda Spacy adalah 41 km/liter. Dengan varian velg pilihan terbaik, ini merupakan jawaban dari trend pertumbuhan pasar motor skutik di Indonesia yang sangat pesat. Pasar skutik kabarnya bahkan mampu mengRALAT PENGUMUMAN LELANG ULANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Menunjuk Pengumuman Lelang Ulang Eksekusi Hak Tanggungan melalui SKH Radar Tegal tertanggal 09 Mei 2011, dengan ini disampaikan bahwa terhadap pelaksanaan lelang pada hari Senin tanggal 16 Mei 2011 diundur pelaksanaan lelangnya pada hari Kamis tanggal 19 Mei 2011; Demikian disampaikan guna menjadi perhatian. Pemalang, 18 Mei 2011 Ttd. PT. BTPN MUR Cabang Comal

geser sepeda motor bebek, sehingga merupakan peluang pasar paling panas sekarang ini, “ ulas Ricard Ami Subagyo selaku Pimpinan Sanjaya Sirandu. Menurut dia, spesifikasi dan harga Honda Spacy Matic dengan harga jual yang mengejutkan merupakan suatu kabar baik. Disamping juga paket helm orisinil dalam setiap pembelian paket Honda Spacy. Honda Spacy Skuter Matic (Skutik) memiliki lebar bagasi 18 Meter dan cocok untuk keluarga muda nan bergaya. (hsn)

PEMALANG – Senin (16/5) lalu, rupanya hari yang cukup mengembirakan bagi para siswa SMA, SMK dan MA kelas XII setelah dinyatakan lulus sekolah. Meluapkan rasa suka cita berkonvoi sepeda motor dan bercoret-coret pakaian seragam sudah menjadi tradisi. Meskipun sekolah tidak memperbolehkan bahkan oleh dinas pendidikan sekalipun telah berulang kali menginstruksikan kepada semua sekolah agar bisa mengendalikan siswanya untuk tidak melakukan hal-hal yang negative. Kendati adanya larangan itu, tradisi kelulusan dengan melakukan konvoi sepeda motor dan corat coret pakaian seragam tetap saja terjadi. Seperti yang telah dilakukan oleh sejumlah siswa SLTA yang ada di Kabupaten Pemalang. Mereka dengan berpakaian seragam yang telah dicorat-coret menggunakan cat pilok, bahkan muka, rambut dan tubuhnya pun dicat warna-warni. Saking gembira mereka juga tidak jarang pakaiannya yang disobek-sobek untuk meluapkan kegembiraannya. Bergerombol dan berkonvoi. Mereka seakan sedang berpesta pora merayakan hari yang sangat bersejarah lantaran perjuangannya telah berhasil lulus sekolah. Sementara itu sebagian besar siswa terutama di sekolahsekolah negeri agaknya masih patuh terhadap larangan itu, meskipun ada juga yang tetap saja melakukan aksi corat-coret. Bahkan ada saat melupakan kebahagian, mereka saling pelukan sesama teman. Seperti yang banyak terlihat di sejumlah SMA negeri kebanyakan

akan lebih memilih tertib tanpa melakukan hal-hal yang negatif. Lebih menarik sebagian siswa juga ada yang melakukan konvoi tetapi dengan bersepeda ontel. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Pemalang Drs Sapardi MSi melalui Kepala Bidang SLP dan STA Drs Sa’ban mengatakan, tradisi konvoi dan coretcoret pakaian seragam yang dilakukan siswa saat pengumuman kelulusan, meskpun tidak diperbolehkan oleh sekolah namun karena kebahagian dinilainya hal yang wajar. “Namanya saja anak. Saking gembiranya lulus, mereka tetap saja melakukan aksi semacam itu,” katanya. Tekait soal pengumuman kelulusan itu dilakukan secara serentak selurtuh Jawa Tengah yaitu diumumkan tepat pada pukul 14.00 WIB. Hal itu dilakukan untuk menghindari anakanak melakukan hal-hal negatif seperti aksi corat-coret dan konvoi sepeda motor di jalanan. Sebab, dengan pengumuman pada jam-jam menjelang sore itu untuk memperpendak waktu agar tidak leluasa lagi untuk mempersiapkan aksi-aksi yang bisa dilakukan. LULUS 99,88 PERSEN Hasil pelaksana ujian nasional di Kabupaten Pemalang tahun 2011 dinilai cukup berhasil. Hal itu dilihat dari tingginya angka kelulusan yang mencapai di atas 99 persen. Berdasarkan data yang berhasil dihimpun Radar dari Dinas Pendidikan setempat bahwa prosentase angka kelulusan SMA/MA mencapai 99,88 persen. Dari 35 sekolah negeri dan swasta dengan peserta ujian sebanyak 4.809 siswa, yang dinyatakan lulus sebanyak 4.803 siswa sehingga yang tidak lulus 6 siswa. (apt)


TEGAL METROPOLIS

RABU 18 MEI 2011

5

RADAR TEGAL

”Euforia Jangan Berlebih”

TELEPON PENTING Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Jum’at dan Sabtu Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

RIEZ PALACE HOTEL - Senin sampai Minggu Special afternoon tea at abunawas resto. Tea, Coffee, dan jajanan pasar tersedia pukul 17.00 - 19.00 WIB Special Seafood promo at abunawas resto. Sajian special seafood tersedia selama 24 jam, 7 hari seminggu

M SEKHUN/RADAR TEGAL

DIKELUHKAN - Peninggian Jalan Flores Kelurahan Panggung Kota Tegal sempat dipertanyakan wakil rakyat, sebab tidak dibarengi perbaikan saluran air.

Pedagang dan Pengunjung Resahkan Pengamen

PRASARANA Kondisi Jalan Blanak Memprihatinkan JALAN dengan tingkat kepadatan kendaraan cukup tinggi, salah satunya Jalan Blanak, Kelurahan Tegal Sari Kecamatan Tegal Barat, dari pantauan lapangan kualitasnya sangat memprihatinkan. Sepanjang jalan hampir tak ada aspal menempel. Selain itu tak sedikit ditemukan lubang mengangga. Titik lubang yang ada ini keadaannya cukup lebar, dan sejauh ini belum ada langkah perbaikan dari dinas terkait. Salah seorang warga setempat, Teguh (35) menuturkan, dengan tidak adanya aspal berdampak pada pencemaran udara. Sebab setiap kendaraan lewat, debu dan asapnya langsung masuk ke rumah penduduk. Kerusakan ini sudah berlangsung lama, dan kapan akan dilakukan perbaikan belum diketahui pasti. “Warga berharap perbaikan segera dilakukan. Mengingat tingginya volume kendaraan, yang sebagian besar angkutan ikan. Setiap hari puluhan truk yang membawa ikan dari TPI (Tempat Pelelangan Ikan, red) pelabuhan lewat. Ditambah lagi kendaraan pengangkut solar. Kalau siang debunya sangat luar biasa. Di sana-sini juga banyak lubang.” Sementara untuk area ternak itik belakang Terminal Bus Tegal, dari pantauan keadaannya makin terdesak dengan menjamurnya bangunan baru. Tempat yang sebelumnya banyak dimanfaatkan ternak itik. Kini seiring pertumbuhan penduduk, digunakan sebagai area pemukiman. Bangunan baru bermunculan. Termasuk pembangunan sarana pendidikan, dan seiring meningkatnya pembangunan perumahan di tempat tersebut. (din)

SEJUMLAH pedagang lesehan di sejumlah jalan protokol, mengaku resah dengan banyaknya pengamen yang datang. Hal senada juga dilontarkan pengunjung yang mengaku kurang nyaman, saat menikmati aneka hidangan yang dipesan. Karena ulah pengamen yang kerap memaksa. Wiwin, seorang pedagang membenarkan jika ulah sebagian oknum pengamen sekarang cukup meresahkan. Menurutnya, para pengamen umumnya tidak mau beranjak sebelum diberi uang atau rokok. Bahkan, untuk menjaga agar pelanggannya tidak kapok, dia kerap merogoh kocek pribadinya. Namun tidak semua pengamen melakukan hal itu. “Untuk pengamen yang biasa beroperasi dan sudah kenal, biasanya berlaku sopan dan menerima apapun pemberian pengunjung. Bahkan mereka

tidak keberatan jika pengunjung tidak memberikan tips atau uang receh. Hanya saja, ada beberapa kelompok pengamen dari luar kota, yang kerap memanfaatkan kesempatan di waktu ramai, seperti malam Minggu atau hari libur.” Biasanya, tambah Wiwin, mereka beroperasi 3 - 4 orang, dan mengamen seadanya. Tapi tetap meminta tips pada pengunjung. Bahkan, beberapa kali di tempatnya terjadi perselisihan antara pengamen dan pengunjung, yang kerap menjadi sebuah perkelahian. “Jika itu terjadi, secara tidak langsung kenyamanan pengunjung lain terganggu. Sehingga berimbas pada menurunnya jumlah pengunjung yang datang. Kalau seperti ini jelas kami sebagai pedagang yang merasa dirugikan. Kami meminta aparat terkait segera melakukan tindakan tegas,” ucapnya.

Hal senada ditegaskan seorang pengunjung, Haryanto. Menurutnya, keberadaan pengamen sebetulnya tidak terlalu mengganggu. Pasalnya, ada pengamen yang betul-betul menghibur, dan ada juga yang asal-asalan. Jika ada yang mengamen dengan suara merdu, banyak pengunjung memberi tips lebih dengan sukarela. Namun apabila asal-asalan dan tidak sopan, sering terjadi pertengkaran antara pengunjung dengan pengamen. “Apalagi jumlah pengamen yang datang tidak sedikit. Sehingga pengunjung yang merasa kurang nyaman atau takut, bisa dipastikan segera meninggalkan lokasi. Inilah yang menjadi pemandangan umum di malam hari, terutama di kawasan Jalan A Yani, Jalan AR Hakim, Jalan Jenderal Sudirman, dan wilayah lain yang menjadi pusat warung lesehan.” (gun)

MENINGKATNYA angka kelulusan di Kota Tegal yang mencapai 99,96 persen, tentu menjadi sesuatu yang sangat mengejutkan. Euforia para pelajar kelas XII SMA (Sekolah Menengah Atas)/SMK (Sekolah Menengah Kejuruan)/MA (Madrasah Aliyah) dengan menggelar aksi corat-coret dan konvoi keliling kota, selalu jadi pemandangan rutin usai pengumuman hasil kelulusan. Tapi hal ini jangan sampai menjadi euforia berlebihan. Karena jalan yang harus dilalui para lulusan sangat panjang. Menurut Dr Yayat Hidayat Amir, praktisi pendidikan dari Universitas Pancasakti (UPS) Tegal, boleh saja meluapkan kegembiraan dengan berkumpul bersama teman-teman. Namun jangan diungkapkan menjadi hal negatif, seperti melakukan konvoi keliling kota dengan sepeda motor, yang biasanya banyak terjadi pelanggaran di dalamnya. “Ketika dinyatakan lulus, para siswa hendaknya melihat ke depan. Bukannya beranggapan jika kelulusan saat ini akhir dari segalanya. Usai menamatkan jenjang SMA dan sederajat, para lulusan bakal dihadapkan pada beberapa pilihan. Seperti melanjutkan ke jenjang lebih tinggi, terjun ke masyarakat dengan mencari pekerjaan dan sebaginya.” Dia menambahkan, hal inilah yang harus menjadi perhatian para lulusan, orang tua, dan pihak sekolah yang seyogyanya mampu mengarahkan mere-

ka menjadi generasi matang, dan kaya akan ilmu pengetahuan dan teknologi, tentunya dengan benteng keimanan yang tebal. “Pasalnya, usai menggelar berbagai ungkapan kelulusan, mereka harus menentukan sendiri jalan yang akan dicapai. Itulah sebabnya, kami selalu mengingatkan para lulusan tidak berlebihan dalam meluapkan kegembiraan ketika dinyatakan lulus. Dengan latar belakang keluarga berbeda, tentu berbeda pula jalan panjang yang akan dilewati,” ucapnya lagi. Kegembiraan atas keberhasilan melewati Ujian Nasional (UN), boleh-boleh saja dilakukan. Namun yang penting jangan sampai melupakan, jika apa yang ada saat ini bukanlah akhir dari perjuangan panjang. Melainkan menjadi babak baru yang justru lebih ketat dengan kompetisi di antara para lulusan yang ada. “Alangkah baiknya jika baju-baju para lulusan yang masih layak pakai, disumbangkan pada adik kelas atau siswa lain yang membutuhkan. Dengan demikian, bakal tertanam sikap kepedulian yang tinggi. Sehingga bisa berbagi bersama mereka yang membutuhkan,” papar Yayat seraya menjelaskan, boleh saja meluapkan kegembiraan ketika dinyatakan lulus. Tapi jangan sampai melupakan karena ini bukanlah akhir dari perjalanan panjang yang akan dihadapi. (gun)


SLAWI METROPOLIS

6

RABU 18 MEI 2011

RADAR TEGAL

KEBERSIHAN

Dari Konvoi Sampai Pelecehan Seks Aksi Siswa Rayakan Kelulusan

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

JUMAT BERSIH – Kepala Dinkes Kabupaten Tegal, foto bersama dengan masyarakat Desa Lebakwangi, setelah mempelopori gerakan jumat bersih.

DinkespeloporiGerakanJumatBersih HIDUP BERSIH merupakan persyaratan bagi terciptanya hidup sehat, yang menjadi faktor penentu kesejahteraan hidup manusia. Gerakan Jumat Bersih (GJB) adalah gerakan nasional untuk mewujudkan perilaku hidup bersih dan sehat serta menggalakkan pembangunan sarana pendukung kesehatan lainnya oleh masyarakat berdasarkan nilai-nilai sosial budaya masyarakat. Demikian dikatakan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tegal, dr Widodo Joko Mulyono MKes, didampingi Kepala Puskesmas dan Sekcam Jatinegara, setelah melaksanakan senam pagi bersama dengan UPTD dan kepala desa, kader kesehatan se Kecamatan Jatinegara di halaman Puskesmas Rawat Inap Jatinegara. Jumt (13/5). “Kami menghimbau agar Gerakan Jumat Bersih ini bisa dilaksanakan secara rutin oleh semua pihak, dimulai dari tingkatan individu, rumah tangga, kelompok masyarakat, lembaga swadaya masyarakat, dan instansi pemerintah,” katanya. Menurutnya, kegiatan gerakan jumat bersih di Jatinegara ini disertai dengan kegiatan senam pagi bersama dan sosialisasi Jampersal (Jaminan Persalinan ). Kesemuanya itu sebagai salah satu upaya terpadu yang bisa dilakukan oleh siapa saja, dimana saja, kapan saja, sesuai kesempatan dengan mengutamakan peran kerjasama masyarakat. Bersih-bersih itu berlangsung bersama sejumlah warga yang lokasinya menjadi pusat kegiatan Jumat Bersih. Ia mengatakan, tanpa peran serta masyarakat, otomatis program jumat bersih hanya jalan di tempat saja. “Kami berharap instansi lainnya juga ikut menggiatkan jumat bersih ini,” imbuhnya. Dikatakannya, dengan jiwa Kabupaten Tegal Gotong Royong, semua masyarakat bersama jajaran kesehatan agar menghidupkan jiwa gotong royong melalui jumat bersih. Jumat bersih ini bisa dilakukan juga pada masing-masing dinas/instansi. “Saya minta kepada semua UPTD Puskesmas se Kabupaten Tegal bersama-sama masyarakat untuk menghidupkan jiwa gotong royong melalui jumat bersih mulai dari lingkungan sendiri. Karena kebersihan ini sangat penting, apalagi tidak lama lagi kita akan menyongsong Adipura tahun 2012. Tentunya semuanya harus bersih dan tertata rapi dengan lingkungan yang ijo royo-royo,” kata dr Joko menegaskan. Kaitannya dengan program Jampersal, Ia menjelaskan, untuk mempercepat pencapaian tujuan pembangunan kesehatan dan MDGs khususnya menurunkan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Tegal. Pemerintah dalam hal ini melalui Dinas Kesehatan melaksanakan program Jaminan Persalinan (Jampersal). “Tujuan Jampersal adalah meningkatnya akses terhadap pelayanan persalinan yang dilakukan oleh dokter atau bidan dalam rangka menurunkan AKI dan AKB. (fat)

SLAWI - Hura-hura, huruhara! Itulah pemandangan yang terjadi paska pengumuman kelulusan UN tingkat SMA/ SMK, dan MAN yang dilakukan serentak Senin (16/5) kemarin. Tradisi konvoi kendaraan yang dilakukan para siswa berbuntut keonaran. Mulai dari aksi serang antar sekolah, hingga aksi pelecehan seksual mewarnai ajang konvoi yang terjadi di wilayah Kabupaten Tegal. Insiden awal terjadi saat siswa gabungan dari SMK Baruna Dukuhwaru dan SMK Islamiyah Pesarean melakukan penyerbuan diareal halaman SMKN 2 Slawi yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani Procot. Aksi penyerangan ini sempat

terdeteksi jajaran Polsek Slawi yang malam sebelumnya mendapatkan informasi bahwa SMKN 2 Slawi hendak diserang. Kapolres Tegal AKBP Nelson Pardamaian Purba SIK SH melalui Kapolsek Slawi, AKP Supriyadi mengatakan, paska mendapat informasi tersebut pihaknya menempatkan anggota untuk berjaga-jaga di sekolah tersebut. “Kami sempat mendeteksi adanya dua orang penyusup yang masuk ke areal SMKN 2 Slawi. Mereka terdeteksi bernama Nasir (17) dan Imron (15) keduanya santri salah satu ponpes di Brebes. Dia kita bawa ke Polsek dan mengaku dibelikan baju oleh oknum untuk melakukan aksi penyusupan,” ujarnya. Paska diamankannya dua penyusup tersebut, bukan berarti

isu penyerangan berhenti. Tepat pukul 10.30 WIB konvoi gabungan dua sekolah tersebut melintas di depan SMKN 2 Slawi dan melakukan pelemparan batu secara sporadis. Pihak SMKN 2 Slawi dalam hal ini Pembina Kesiswaan, Eris Fahmi Firdaus menyatakan akibat penyerangan tersebut berdampak pada terlukanya 5 siswa didiknya, serta rusaknya satu buah sepeda motor milik guru. Petugas gabungan Polres yang langsung diterjunkan kelokasi berhasil memecah keributan seketika itu. “Namun pada pukul 12.30 WIB aksi arakarakan kendaraan bermotor kembali melintas di sekolah tersebut. Para siswa SMKN 2 Slawi rupanya sudah berjagajaga dan menghalau mereka dengan lemparan batu. Kami berhasil mengamankan 4 siswa

yang tergabung dalam konvoi kendaraan tersebut, dan kami akan periksa secara intensif apa yang menjadi akar permasalahan aksi penyerangan sekolah,” tegasnya. Sementara itu aksi konvoi kendaraan yang dilakukan 10 siswa MA NU Kemaron Brebes juga berbuntut pada tindak pelanggaran asusila. Rombongan yang melintas di Jalan Raya Desa Kepandean, Dukuhturi tersebut, sempat berpapasan dengan 2 orang siswi SMA swasta di Kota Tegal. Kedua korban masing-masing Bunga dan Mawar dicegat dan dikelilingi kawanan konvoi kendaraan tersebut. Dalam situasi terjepit 10 siswa asal Brebes itu dengan leluasa melakukan aksi pelecehan seksual pada kedua korban. Korban digerayangi bagian

tubuhnya, sebelum akhirnya ditinggal begitu saja. Tak berselang lama korban yang saat itu hendak mendatangi acara syukuran dirumah rekannya mengontak rekan-rekannya, dan upaya pengejaran dilakukan oleh ketiga rekan korban pada kawanan konvoi tersebut. Sesampai di depan SMPN 1 Dukuhturi yang berlokasi di Desa Kepandean satu dari sepuluh kawanan itu berhasil dihentikan oleh kawan-kawan korban. Kapolsek Dukuhturi AKP Syafrudin menyatakan satu pelaku teridentifikasi bernama Rizal (18) siswa MA NU Kemaron Brebes. “Dia kita tahan, dan akan kami kembangkan hasil penyidikan untuk menguak keberadaan sembilan rekannya yang diduga melakukan aksi pelecehan seksual,” tegasnya. (her)


KABUPATEN TEGAL

7

RADAR TEGAL

LAELA NURCHAYATI/RATEG

PENYERAHAN - Heru Susdiantoro (tengah) didampingi Rizky (paling kiri) selaku alumni SMAN 1 Slawi secara simbolis menyerahkan beasiswa kepada Dra Sri Rejeki Ningsih MPd selaku Kepala SMAN 1 Slawi.

ASB Kembali Beri Beasiswa IBARAT kacang tidak lupa kulitnya, alumni SMAN 1 Slawi membuktikan kepeduliannya terhadap almamater. Hal ini diwujudkan dalam bentuk pemberian beasiswa kepada adik kelas yang masih duduk di bangku sekolah. Salah satu program Alumni Berbakti Sosial (ABS) ini menyerahkan beasiswa senilai Rp 5 juta oleh Heru Susdiantoro (angkatan 1984) kepada Kepala SMAN 1 Slawi Dra Sri Rejeki Ningsih MPd. Penyerahan beasiswa dilaksanakan saat Promnite SMAN 1 Slawi, Senin (15/5) malam. ‘’Beasiswa ini merupakan dana yang berhasil dikumpulkan saat reuni akbar 2009 kemarin,’’ ungkap Hermi Sri Surjanti (angkatan 1991) selaku panitia ABS 2009. Sebelumnya, ABS 2009 SMAN 1 Slawi ini

juga memberikan beasiswa senilai Rp 3 juta serta tali asih untuk sejumlah guru di SMAN 1 Slawi tahun 2010 kemarin. ‘’Beasiswa dan tali asih ini diberikan saat HUT SMAN 1 Slawi tahun 2010,’’ tambahnya. Menurutnya, kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian sekaligus ungkapan kasih sayang terhadap almamater yang telah mendidik dan menjadikan mereka seperti saat ini. Wanita yang akrab disapa Yanti ini menambahkan, ABS 2009 sebelumnya menggelar berbagai kegiatan sosial. Diantaranya penyerahan santunan kepada panti asuhan di Harjosari Lor. ‘’Tahun depan insya Allah masih ada kegiatan serupa, dengan penyerahan beasiswa bagi adik-adik,’’ ujarnya. Terpisah, Dra Sri Rejeki MPd

dalam sambutannya mengaku sangat senang dengan kegiatan alumni tersebut. Pihaknya sangat bangga mantan anak didik SMAN 1 Slawi masih peduli dengan almamaternya terdahulu. Salah satunya melalui pemberian beasiswa ini. Pihaknya berharap, anak didik yang saat ini masih duduk di bangku sekolah bisa mengikuti jejak kakak kelasnya tersebut. Acara pelepasan siswa yang digelar di lapangan olahraga setempat sangat meriah. Sejumlah siswa unjuk gigi dengan kepiawaian masing-masing. Mulai dari menyanyi, dance, band, serta teater. Acara ini juga memilih brur dan ses, yaitu siswa kelas XII terfavorit hasil dari poling siswa. Brur dan Ses ini jatuh pada M Ali Husain dan Azhari Putri Cempaka. (ela)

Konfercab IPNU-IPPNU Dibuka BUPATI Tegal, Agus Riyanto S Sos MM, melalui asisten 1 Drs H Nur Kholis telah membuka konferensi cabang (Konfercab) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) ke-18 dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) ke 17, Minggu (15/5) di Madrasah Tsanawiyah NU 1 Kramat, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal. Dalam sambutannya, Drs Nur Kholis mengatakan, ada masalah besar bagi bangsa ini diantaranya adalah kemiskinan, kebodohan dan keterbelakang. Menurutnya, Ketiga hal ini kalau kader-keder IPNU-IPPNU mampu meningkatkan kualitas untuk memberantas, mengatasi dan menyelesaikan persoalanpersoalan bangsa, maka insya Allah kualitas sumberdaya manusia semakin baik. “Bagaimana kedepan program kerja bisa bersinergi, lanjutnya, baik dengan pemerintahan, hukum dan lain sebagainya baru berbicara figur, siapa siapa figur yang mampu melaksanakan program tersebut. Karena untuk meneguhkan komitmen organisasi itu tidak mudah seperti membalikan telapak tangan, harus penuh keyakinan dan kesungguhan, dan harus ada keikhlasan,” katanya. Selain asisten I Bupati Tegal, turut hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Tegal, H Ahmad Wasy’ari MM, Ketua PW IPNU jawa Tengah, Muhaimin, Perwakilan Pengurus PW IPPNU Jawa Tengah, terlihat juga perwakilan badan otonom tingkat cabang seperti GP Ansor, Fatayat NU dan juga Muslimat, terlihat juga Per-

wakilan PMII Kabupaten Tegal. Dalam kesempatan tersebut, Ketua PCNU Kabupaten Tegal, Drs. Ahmad Wasy’ari, MM menjelaskan, Jika IPNU-IPPNU

di kabupaten Tegal semuanya berdiri disemua tingkatan, maka bisa mempersempit ruang gerak, gerakan-gerakan pemakaran seperti terorisme. (fat)

RA BU 18 MEI 2011


RADAR BREBES

8

RABU 18 MEI 2011

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes RSU Bhakti Asih RSIA Mutiara Bunda Tanjung Brebes RS Dera As Syifa Banjarharjo Brebes Hotel Dedy Jaya Brebes RS Dedy Jaya

(0283) 671431 (0283) 671279 / 673481 (0283) 877222 (0283) 889588/ 889548 (0283) 673133 / 673158 (0283) 672145/ 672525

LINTAS Genjot Produksi Perkebunan PETANI kopi di Desa Ciputih, Kecamatan Salem sedang menikmati tingginya harga jual seiring dengan datangnya musim panen tahun ini. Harga jual kopi di tingkat petani yang berlaku saat ini sebesar Rp 3.600/kilogram untuk kopi blonos (dengan kulit) dan Rp 15.500 untuk kopi biji yang telah dibersihkan. Namun dalam perjalanannya, produksi kopi yang dihasilkan para peetani di Ciputih mengalami pernurunan semenjak lima tahun terakhir. Kondisi tersebut menyusul semakin menyusutnya jumlah lahan kopi milik warga masyarakat, akibat terkenDOK. RATEG dalanya peremajaan pohon. “Selain Desa Ciputih, di Kecamatan Slamet Becho Salem juga terdapat daerah penghasil kopi lain yakni Desa Bentar dan Ganggawang. Namun saat ini produksinya semakin menurun,” kata Slamet Becho, Kepala Desa Ciputih, Selasa (17/5). Penurunan produksi itu, kata Slamet Becho, dapat terlihat dalam tiga hari setiap musim panen. Di mana sebalumnya dia bisa menampung lebih dari satu ton kopi jenis robusta seperti yang banyak ditanam petani. Namun saat ini jumlah itu sulit didapat. “Untuk dapat satu ton saja sekarang sulit, kalau pun bisa membutuhkan waktu lama,” keluhnya. Selain tanaman kopi, petani di desanya saat ini juga tengah menikmati hasil panen tanaman rempah lain berupa kapulaga. Di mana hasil pertanian yang digunaka untuk bahan campuran jamu maupun obat tersebut, saat ini dijual seharga Rp 8000/kilogram. Sebagai upaya peningkatan jumlah produksi komoditas pertanian terebut, pihaknya berharap keterlibatan pemerintah dalam pengadaan bibit tanaman. “Bantuan bibit akan sangat membantu peningkatan produksi terhadap pohon maupun lahan yang kurang produktif, di mana imbasnya akan sangat dirasakan pada kemajuan di bidang pertanian perkebunan ini,” ungkap Becho. Selain bantuan bibit tanaman juga diperlukan pembinaan atau penyuluhan terhadap petani juga layak diintensifkan. Tujuannya untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi. (pri)

BebasdariLapas,DisambutWarga BREBES - Ratusan warga Desa Pejagan, Kecamatan Tanjung menyambut kepulangan Kadesnya, Kusnadi yang telah menjalani hukuman masa tahanan. Sebelumnya Kusnadi divonis 1 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Brebes akibat kasus korupsi, yakni menyelewengkan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2008 dan 2009. Kusnadi keluar dari Lapas Brebes, Senin (15/5) lalu. Kepulangannya pun disambut ratusan pendukung yang rela menjemput Kusnadi di Lapas. Warga rela menunggu sejak pagi, mereka datang menggunakan sejumlah minibus dan sepeda motor. Tak hanya warga, turut menjemput dalam rombongan anggota Paguyuban Kades Kompak Kecamatan Tanjung. Kusnadi sendiri tidak sempat ditemui karena gembira menyambut kebebasannya. Sejumlah kerbat keluarga pun tak ketinggalan dipelukinya. Dia akhirnya pulang ke kampung halaman dengan mengendarai Xenia berwarna metalik. Ketua Paguyuban Kades Kompak Kecamatan Tanjung Nuridin SE mengatakan, hingga saat kekosongan Kades di Pejagan telah diisi oleh Kades Pjs. Status Kusnadi sebagai Kades diberhentikan sementara. “Tapi, kami berharap agar Pemkab bisa mengangkat kembali Kusnadi sebagai Kades melanjutkan masa jabatannya hingga tiga tahun lagi. Karena keputusan dari Pemkab sendiri sudah jelas disebutkan yang mana sifat penonaktifan Kades Pejagan hanya sementara,” ujarnya. (ism)

Hanya Empat yang Tak Lulus Regulasi Jadi Penentu BREBES - Tingkat kelulusan siswa tingkat SMA, SMK dan MA di Kabupaten Brebes nyaris mencapai 100 persen. Dari jumlah total 11.673 peserta UN, hanya empat siswa yang dinyatakan tidak lulus. Namun demikian, hingga saat ini belum diketahui secara rinci dari mana siswa yang tidak lulus tersebut. Dari data Dinas Pendidikan di Kabupaten Brebes, total peserta UN 2010 tingkat SMA dan MA sebanyak 11.763 siswa, dengan jumlah siswa lulus mencapai 11.669 siswa. Mereka terdiri siswa SMA 5998 dan SMK 5675. Dengan demikian, angka kelulusan peserta UN reguler tahun 2011 tingkat SMA, SMK dan MA di Kabupaten Brebes dipastikan naik dibandingkan

tahun sebelumnya. Jika pada tahun 2008-2009 angka kelulusan sekitar 97 persen, tahun ini mencapai 99,98 persen. Angka kelulusan tingkat SMA dan sederajat ini disambut dengan apresiasi yang positif dari sejumlah elemen pendidikan. Seperti yang disampaikan aktivis LSM Agustus, yang fikus pada bidang pendidikan Kustoro WHY. Menurutnya, angka kelulusan yang hampir mencapai 100 persen itu tidak lepas dari sistem regulasi dalam penentuan kelulusan tersebut. Di mana penilaian UN itu selain hasil UN, juga hasil ujian sekolah (US) serta kepribadian siswa yang bersangkutan. “Dalam regulasi itu, yang menentukan kelulusan adalah sekolah. Sehingga bisa dipahami, bahwa kelulusan bisa mencapai 100 persen, ini tidak

mengejutkan,” ungkapnya. Namun demikian, dia tidak menjamin bahwa angka kelulusan yang diraih siswa-siswi SMA ini berarti kenaikan mutunya. Karena selain faktor regulasi, sekolah juga diuntungkan dengan tidak adanya Tim Pemantau Independen (TPI). Begitu pula dengan trik sejumlah sekolah, agar siswa-siswinya bisa lulus 100 persen. “Bagi sekolah, mungkin kalau berhasil lulus 100 persen adalah prestasi, tetapi itu bukan jaminan kualitas mutu sekolah tersebut,” tandasnya. Untuk membuktikan bahwa out put lulusan tahun ini meningkat atau tidak, bisa dilihat dari keberhasilan mereka masuk ke pergurun tinggi negeri. Di mana sekarang ini, nilai UN tidak menjadi pertimbangan dalam penerimaan mahasiswa baru.

“PTN punya standar sendiri untuk menerima mahasiswa baru, itu yang ahrus diingat,” tandasnya. Sementara Sekretaris II Dewan Pendidikan Kabupaten Brebes Wijanarto SPd mengungkapkan hal yang senada. Bahwa regulasi kelulusan siswa SMA dan sederajat, yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya menjadi faktor penentu yang utama. Di mana sekolahlah yang menentukan siswa itu lulus atau tidak. “Psikologis siswa juga tidak tertekan, karena UN bukan satu-satunya penentu kelulusan. Berbeda dengan tahun sebelumnya, mereka banyak yang tertekan,” katanya. Namun demikian, dia mengingatkan, bahwa pelaksanaan UN ini jangan disepelekan. Karena

bisa jadi, regulasi di tahun-tahun yang akan datang akan berubah lagi. Di mana pemerintah akan melakukan evaluasi dan juga memetakan satu daerah dengan daerah lain terjkait dengan masalah yang dihadapinya. Terkait dengan kemungkinan adanya kecurangan, Wijanarto mengaku tidak mendapat informasi atau pun pengaduan laporan adanya kecurangan selama pelaksanaan UN. Selain tidak ada Tim Pemantau Independen, juga tidak ada kesempatan pihak lain untuk turut mengawasi jalannya pelaksanaan UN tersebut. “Kita mengacu pada lima paket soal yang diberikan, kita beri apresiasi kepada sekolah yang berhasil lulus 100 persen. Dan saya yakin sekolah juga tidak akan gegabah untuk melakukan kecurangan,” tandasnya. (ism)

Bekerja atau Melanjutkan Pendidikan Setelah Pengumuman Hasil Ujian Nasional SAMA seperti tahun-tahun sebelumnya, pengumuman kelulusan sekolah atau pengumuman hasil Ujian Nasional (UN) para peserta didik diakhiri dengan euforia. Suka cita bagi mereka yang berhasil lulus dan duka untuk yang tidak lulus. Termasuk pula suka cita dan duka dialami para orang tua mereka setelah melihat hasil perjuangan akhir anak-anak mereka dalam pelaksanaan UN. Bagi mereka yang mampu, bukan merupakan suatu halangan untuk melanjutkan pendidikan anak-anak mereka ke jenjang perguruan tinggi. Namun kondisi berbeda jelas akan terasa bagi mereka yang dalam kondisi kurang beruntung dari sisi ekonomi. Mereka yang tidak bisa melanjutkan pendidikan, berikutnya akan disibukkan dengan upaya pencarian pekerjaan. Pemerhati masalah pendidikan Mardiyanto SAg menyikapi fenomena kelulusan merupakan akhir dari sebuah proses belajar di jenjang pendidikan tertentu. Di mana kelulusan sendiri diukur tidak hanya oleh hasil penilaian dari beberapa mata pelajaran (mapel) saja. “Akan tetapi kelulusan juga ditunjang oleh unsur adaptif, normatif dan produktif yang pada akhirnya dapat dipertanggungjawabkan pada masyarakat. Sebab pada hakikatnya tolok ukur kelulusan di masyarakat adalah terjadinya perubahan perilaku, baik secara intelektual maupun emosional,” ungkapnya, Selasa (17/5). Menurut Mardiyanto, dalam kondisi ini sebuah kondisi klasik

antara jumlah kelulusan dengan ketersedian lapangan pekerjaan masih menjadi permasalah dalam mengurangi angka pengangguran, terlebih bagi mereka yang tidak memiliki skil (keahlian) tertentu untuk menciptakan lapangan pekerjaan. “Sudah barang tentu, menciptakan lapangan pekerjaan pada saat sekarang ini bukan hal mudah. Jangankan bagi yang baru lulus, yang sudah berpengalaman pun belum tentu memiliki banyak alternatif. Karenanya pemerintah dengan berbagai kewenangan dan kekuasaannya seharusnya mengambil langkah-langkah strategis,” kata Mardiyanto. Upaya tersebut diambil untuk memperbaiiki keadaan. Lapangan pekerjaan dengan jumlah besar, memerlukan pemecahan secara bersama antara pemerintah, pengusaha dan pemilik modal. Ketika-tiganya harus bersatu, membuka usaha yang mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Selain penyediaan lapangan pekerjaan, dalam persiapannya pemerintah juga harus dapat memberikan porsi lebih dalam pendidikan pelatihan keterampilan maupun pendidikan kewirausahaan. “Diharapkan melalui upaya tersebut maka akan tumbuh benihbenih kewirausahaan. Karena pendidikan kewirausahaan merupakan salah satu upaya untuk menjadi individu yang kretatif dan mandiri. Dengan dibangunnya paradigma wirausahaan mereka tidak lagi sibuk mencari lapangan pekerjaan, namun terpikir untuk menciptakan lapangan pekerjaan,” urainya. Sementara dari pantauan di beberapa sekolah negeri mau-

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

KEGEMBIRAAN - Ratusan pelajar dari berbagai sekolah di wilayah selatan Brebes meluapkan kegembiraan dengan berkonvoi setelah menerima pengumuman kelulusan Ujian Nasional.

pun swasta di Kecamatan Bumiayu, angka kelulusan dapat diraih seratus persen. Seperti di SMA Negeri 1 Bumiayu dan SMA BU NU Bumiayu maupun SMA Al Maarif Kaliwadas, seluruh siswa di sekolah tersebut lulus. Drs Yudo Utomo, Kepala SMAN 1 Bumiayu mengatakan, pihak sekolah berupaya untuk mengantisipasi kegembiraan siswa-siswi dalam merayakan kelulusan. Di antaranya dengan melaksanakan pengumuman di sore hari serta mewajibkan siswa mengenakan pakaian bebas. (pri)

RALAT PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI PERKARA NOMOR : 12/PDTG/2005/PN.BBS JUNCTO NOMOR : 01/PDT.EKS/2009/PN.BBS PENGADILAN NEGERI BREBES

Menunjuk Pengumuman Kedua Lelang Eksekusi Perkara Nomor : 12/PDTG/2005/PN.BBS Juncto Nomor : 01/PDT.Eks/2009/PN.BBS Pengadilan Negeri Brebes melalui SKH Radar Tegal tertanggal 06 Mei 2011, dengan ini disampaikan ralat sebagai berikut : Point 1.a. SPPT no.1710 dan 1019 tertulis an. Achmad Muntoha dan Ellya, seharusnya an. Achmad Muntoha dan Eli Setia Elina. b. Uang Jaminan tertulis Rp. 637.000.000,- seharusnya ditulis Rp.638.000.000,Point 2.a. Tertulis persil nomor 110 S. letter C nomor 1227 dan nomor 200 seluas 11.580 M2 an. Muhamad Fikri Muntoha, seharusnya SHM nomor 343 an. Achmad Fikri luas 5.940 M2 dan SHM nomor 341 an. Achmad Fikri luas 5.750 M2 ( dijual dalam satu paket) b. Uang Jaminan tertulis Rp. 427.000.000,- seharusnya ditulis Rp. 428.000.000,Point 3.a Tertulis persil : 16 D letter C No. 384 seluas 811 M2 an Muhamad Fikri Muntoha, seharusnya tertulis SHM No. 769 an. Akhmad Fikri luas 745 M2. b. Uang Jaminan Tertulis Rp. 125.000.000,- seharusnya ditulis Rp. 126.000.000,Demikian disampaikan guna menjadi perhatian. Brebes , 18 Mei 2011 Panitera/Sekretaris Pengadilan Negeri Brebes NAHDULHAK, SH. NIP : 19570601 198203 1008


SAMBUNGAN

RABU 18 MEI 2011

9

RADAR TEGAL

SYAHRINI

Sulit Ditemui Paska Foto Syur Beredar SEJAK foto-foto hotnya beredar luas di dunia maya, Syahrini menjadi sulit untuk ditemui. Mantan rekan duet Anang Hermansyah tersebut seakan menghindar dari kejaran para awak media. Bahkan menurut kabar, pelantun lagu ‘Kau Yang Memilih Aku’ tersebut tak lagi tinggal di rumahnya yang terletak di Jalan Bitung 1, No. 12 Haur Jaya, Kebon Pedes, Bogor, Jawa Barat. Dari pantauan, Selasa (17/5), kediaman Syahrini tampak le-

ngang. Ketika tim menyambangi kediamannya, salah seorang penghuni mengatakan Syahrini tidak ada di rumah. “Mbak Syahrini nggak ada di rumah,” ujarnya yang kemudian masuk ke dalam. Sementara itu, menurut seorang sumber yang tak mau disebutkan namanya, Syahrini memang jarang kelihatan di rumah tersebut. “Akhir-akhir ini memang jarang kelihatan Mas. Mobilnya juga jarang ada,” ujar sumber yang tinggalnya tak jauh dari rumah Syahrini. Lebih lanjut, sumber tersebut juga mengatakan bahwa Syahrini selama ini lebih sering berada di apartemen miliknya yang berada di daerah Jakarta. “Katanya sih dia tinggal di Jakarta. Tinggalnya di apartemen. Tapi saya nggak tahu apartemennya di mana,” tandasnya. (kpl)

SAIPUL JAMIELL

Terancam Keguguran Terus DI tengah kebahagiaan menjadi suami istri selama dua bulan terakhir, Saipul Jamiell dan Virginia Anggraeni harus menelan pil pahit. Kandungan Virginia yang baru berusia 7 minggu mengalami keguguran. Dan setelah diperiksakan, ternyata istri kedua Ipul tersebut mengalami infeksi virus yang berbahaya. “Infeksinya nggak tahu namanya, yang tahu Jeng Ana (herbalis). Ya insya Allah dua minggu lagi bisa sembuh, ya insya Allah nggak apa-apa ya,” ungkap Ipul via telepon, Senin (16/5). Jeng Ana sendiri yang juga ditelepon di s a a t yang sa-

DRIVE

ma mengatakan bahwa apa yang diderita Virginia adalah virus rubela. “Kalau tidak segera ditangani secara intensif, setiap hamil akan keguguran terus soalnya virus rubela sangat bahaya. Insya Allah, dengan penanganan her-

bal bisa mematikan virus yang bersarang,” kata sang herbalis. Kondisi Virginia sendiri sampai saat ini masih shock. Ia sempat down karena sudah berharap memiliki buah hati. Ia pun takut mengecewakan sang suami tercinta. Pun begitu, Virginia patut bersyukur tidak mengalami penyakit bawaan setelah keguguran. “Nggak ada, paling sempat berdarah lagi, ada darah susulan. Ya alhamdulillah aku orangnya sigap, ya aku yakinin dia kalau memang kita belum dipercaya,” ujar Ipul. (kpl)

ARDINA RASTI

Cari Vokalis Baru

Masih Betah Menjomblo

PASCA keluarnya Erdian Aji Prihartanto sebagai vokalis band Drive, belum ada pengganti untuk mengisi posisi tersebut. Saat ini, band yang terbentuk pada 2005 itu sedang mencari vokalis baru. Menurut bassis Drive, Dygo, bandnya sedang mencari vokalis yang karakter suaranya berbeda dengan Anji. Sudah ada 50 orang yang mengajukan diri, dan empat orang diantaranya sudah dites vokal. “Ada 4 orang yang take vokal, salah satunya Rizky ‘The Titans’. Kita cari yang berkarakter beda sama Anji, terus good looking, good attitude. Umur 25-30 tahun dan belum menikah,” ucap Dygo, Selasa (17/5). Dygo cs berharap agar mereka bisa menemukan vokalis yang tepat sebelum bulan Juli. (dtk)

PESINETRON Ardina Rasty masih sendiri sejak putus cinta dari eks vokalis Element Lucky Wija. Ia mengaku lebih santai tanpa seorang pendamping. Seperti apa cowok idaman Rasti? Dara yang juga berprofesi sebagai penyanyi itu mendambakan pria berjiwa sportif dan mendukung kariernya. “Semuanya pasti bertemu dengan jodohnya dan itu selaras buat kita. Maunya sih yang

Agil: SMA Negeri 1 Harus Jadi SBI

Partai Golkar Siap Menangkan ...

dari halaman 3 Untuk itu, tandas Agil, pihaknya minta dukungan dan kerja keras semua pihak. Terutama Pemkot dan dewan. Sebab keberadaannya akan jadi kebanggaan masyarakat. “SMAN 1 merupakan sekolah tertua di Kota Tegal. Bahkan telah melahirkan orang-orang sukses. Baik di eksekutif, legislatif maupun pengusaha. Guna memperta-

hankan prestasi ini, kami selalu melakukan komunikasi dengan sekolah. Sehingga kalau sekolah memiliki program bagus, kenapa tidak kita dukung?” Lebih lanjut dia mengungkapkan, berkaitan dengan keuangan, pihaknya minta sekolah memberikan komite melakukan komunikasi dengan orang tua siswa. “Kami juga minta sekolah lebih intens berkomunikasi dengan alumninya. Khususnya

yang sudah sukses. Sehingga target SMAN 1 menjadi SBI dapat terwujud dalam hitungan tahun,” tutur pria yang sukses sebagai pengusaha bebek goreng. Sekadar informasi, Agil Riyanto Darmowiyoto SH merupakan ketua komite sekolah baru menggantikan posisi HM Iqbal SE MM yang mengundurkan diri, dan dilanjutkan H Drajat BA. Dalam pemilihan ketua komite, Agil berhaasil me-

ngalahkan calon lainnya dengan mendapat dukungan 50 persen atau 11 suara. Sedangkan calon lain, Dr Hj Hartinah memperoleh 3 suara, Hj Kun Harjanti SE mengantongi 3 suara, Dr Hendadi mendapat 2 suara, H Drajat BA memperoleh dukungan 2 suara, dan Hertanti Pindayani SH MH mendapat 1 suara. Sedangkan jumlah total dalam pemilihan ketua komite ada 22 suara. (hun)

Terima SK, Siap Tangkal NII dari halaman 3 “Pergaulan bebas, kenakalan remaja, dan permasalahan sosial, penyebaran aliran-aliran sesat atau doktrin NII, serta memudarnya rasa toleransi sesama dan wawasan kebangsaan. Dari sekian banyaknya permasalahan yang sedang marak saat ini adalah NII. Karena itu menjadi sesuatu yang harus secepatnya disikapi, guna menyelamatkan generasi muda. Dengan tidak mengabaikan permasalahan lain.” Selain hal itu, lanjut Suwatmo, setelah sempat vakum dan kembali bangkit tahun ini. Pengurus Karang Taruna Kota Tegal dalam kepemimpinannya siap mengusung 5 prioritas program. Yakni eksistensi dan edukasi, demi memantapkan

tradisi kemandrian karang taruna di tingkat kelurahan. “Meningkatkan keberadaan karang taruna melalui pendidikan, pelatihan dan program kewirausahaan serta pendidikan sebagai wujud mensukseskan Tegal Cerdas. Enterpreneurship dan networking sebagai pengembangan jejaring usaha dan pemberdayaan ekonomi pro rakyat,” paparnya. Disamping itu, tandasnya, growing bussines atau menggali peluang usaha melalui budidaya kelautan. Refresing dan skill dengan mewujudkan wisata kuliner, dan peluang usaha frindchish (waralaba). Terakhir mencetak kader handal karang taruna di tingkat kelurahan. “Untuk percepatan programnya dengan menyelenggarakan kegiatan wirausaha dan kese-

jahteraan sosial. Selain mengadakan pendidikan serta pelatihan kepada pemuda, pemberdayaan pemuda dan masyarakat di lingkungan secara komprehensif. Penanaman pengertian jiwa gotong royong, kekeluargaan, sosial, tanggung jawab jiwa nasionalisme. Serta penyelenggaraan rujukan, pendamping dan advokasi sosial bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS, red),” urai dia. Sementara Kepala Dinsosnakertrans Kota Tegal selaku pembina, Sumito menuturkan, sebenarnya SK ini akan diberikan secara langsung oleh wali kota. Namun karena ada kegiatan lain, maka diwakili oleh dinasnya. Dia berharap dengan hidupnya kembali karang taruna dapat membantu program-program

pemerintah. Contohnya ikut mendata PMKS yang ada di setiap kelurahan. “Jika ada warga yang menyandang ini, maka segeralah dilaporkan ke Dinsosnakertrans dan RT RW-nya. Jadi karang taruna sebagai mitra dari Dinsosnakertrans guna mewujudkan masyarakat sejahtera.” Disebutkan Sumito, terkait pengukuhan pengurus sesuai rencana dilaksanakan 15 Juni mendatang di Pendopo Bali Kota Tegal. Adapun yang mengukuhkan langsung Wali Kota Tegal H Ikmal Jaya SE Ak. “Semoga karang taruna bisa eksis untuk menyelamatkan bangsa. Khususnya generasi muda sekarang yang cenderung luntur nasionalismenya. Termasuk menangkal maraknya NII di Kota Tegal,” pungkasnya. (adi)

bulan sekali. Ini dilakukan hanya ketika pengumuman. Jadi ya kenapa harus tidak diperbolehkan,” tandasnya sembari menaiki kendaraannya kembali. Sementara itu ketika monitoring kelulusan, Wakil Wali Kota Tegal, Habib Ali Zaenal Abidin sempat terjebak di antara konvoi para siswa. Dia segera menghubungi petugas karena diketahui para siswa itu bukan dari Kota Tegal melainkan Kabupaten Tegal. “Menurut keterangan dari petugas, masuknya para siswa dari luar daerah tidak dari jalan-jalan umum. Tapi melewati jalan-jalan ‘tikus,’ sehingga mereka dapat lolos. Namun demikian sekitar 1.000 siswa berhasil ditolak masuk aparat, dan dikembalikan ke daerahnya masing-masing.” Sehari sebelum pengumuman Habib Ali juga mengatakan, agar kepala sekolah melarang para siswanya merayakan kelulusan dengan tindakan yang mengganggu ketertiban umum.

Seperti konvoi menggunakan sepeda motor, coret-coretan atau lainnya yang menggangu aktivitas masyarakat. “Imbauan tersebut telah disampaikan secara resmi melalui surat edaran dari Dinas Pendidikan kepada seluruh sekolah yang ada. Jadi tidak ada alasan lagi, siswa melakukan konvoi atau lainnya,” tegasnya. Pemkot juga telah berkoordinasi dengan Polres Tegal Kota, guna melakukan pengamanan sebagai langkah antisipasi. Beberapa jalur akan dijaga petugas sebagai pencegahan dini. Disampaikan Habib Ali, apabila nanti ditemukan adanya siswa yang konvoi atau mengganggu ketertiban umum. Maka sekolah yang bersangkutan akan diberi sanksi tegas. Bagi sekolah swasta diberi surat teguran keras. Sedangkan yang negeri kepala sekolahnya dipanggil guna diberi pembinaan. (adi mulyadi)

Aksi Corat-coret dari halaman 3 coret, dan konvoi beberapa hari sebelum pengumuman. Namun selebrasi pengumuman tak terelakkan dari tindakan tersebut. Ribuan siswa baik dari Kota Tegal atau daerah sekitarnya melakukan aksi corat-coret dan konvoi kendaraan. Meski petugas berjaga dititik-titik rawan aksi tersebut tak terelakkan. Kendaraan dengan suara yang memekakan telinga bolak-balik di beberapa ruas jalan. Namun tidak sedikit pula yang berhasil dibubarkan petugas, dan dikembalikan ke daerah masing-masing. Namun aksi itu seakan tak pernah habis. Hingga hari senja suara knalpot yang keras terus berkumandang. Tak jarang pula terjadi kemacetan, meski waktunya tidak begitu lama. Para pengguna jalan pun lebih memilih mengalah dan membiarkan mereka. Menurut Angga Nurwito,

seorang siswa salah satu SMK di Kota Tegal, ungkapan rasa bahadia karena lulus rasanya kurang lengkap tanpa aksi corat-coret dan konvoi. Karena jaman sekarang untuk lulus sekolah sangat sulit. Sehingga wajar apabila kegembiraan kelulusan ini dirayakan. “Konvoi dan corat-coret seakan jadi budaya pada waktu pengumuman. Jadi, meski ada larangan atau apapun, hampir dipastikan ini terjadi,” ucapnya waktu melintas di Jalan Sumbodro Slerok Tegal Timur bersama gerombolannya. Siswa lain dari salah satu sekolah swasta di Kabupaten Tegal, Rizqi Fardan mengungkapkan, meluapkan kegembiraan lulus sekolah dengan corat-coret dan konvoi merupakan kebanggaan tersendiri. “Ibarat orang makan membuat sayur kurang garam, apabila selebrasi kelulusan tidak dibarengi aksi corat-coret dan konvoi. Ini tidak terjadi setiap

dari halaman 3 Dijelaskan Nursholeh, pihaknya siap mensukseskan catur sukses, sebagaimana dicanangkan DPP dan DPD Partai Golkar. Antara lain sukses konsolidasi organisasi dan pengembangan partai, sukses kaderisasi, sukses kemandirian demokrasi dan pembangunan berkelanjutan serta sukses pemenangan Pemilu 2014. “Untuk mensukseskan Pemenangan Pemilu 2014, kami akan

mendukung aku dan sportif,” tuturnya ditemui di Kuningan, Jakarta Selatan baru-baru ini. Ia pun tak ngoyo untuk segera mencari pengganti Lucky. “Nunggu momen dari Tuhan saja kadang kalau kita rencanakan tidak sesuai tapi aku jalani saja,” lanjutnya. Rasti menganggap kisah masa lalunya bersama Lucky sebagai pengalaman indah dan bahan pembelajaran. (dtk)

menyusun program Partai Golkar melalui Rapat Kerja Daerah (Rakerda, red) pada hari Minggu (22/5, red) besok. Untuk itu, agar dapat dilaksanakan maksimal, dalam menyusun program kami melibatkan semua unsur Partai Golkar,” paparnya lagi. Dia menambahkan, saat ini semua pengurus baik tingkat kecamatan maupun kelurahan telah terbentuk. Sehingga sebagai simbolik, atas terbentuknya kepengurusan ini pihaknya me-

nyerahkan papan nama partai pada pengurus Partai Golkat di semua tingkatan, baik PAC atau kecamatan maupun tingkat kelurahan. “Sedangkan bentuk perhatian Partai Golkar terhadap anggota, kami melakukan pembuatan KTA berasuransi secara bertahap. Kami tak akan muluk-muluk dalam target perolehan Pemilu 2014, tapi realistis. Dengan target mendapatkan 8 kursi. Kalau saat ini sudah 6 kursi, hanya tinggal 2 kursi lagi.” (hun)

Anjungan Rusak Parah dari halaman 3 penataan kawasan OW PAI. Sehingga pengunjung merasa nyaman dan aman, saat berwisata pantai di sana,” tuturnya. Sebelumnya, Kepala Dinas Pemuda Olah Raga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Tegal, Ir HM

Wahyudi menandaskan, pihaknya akan terus berbenah demi keamanan serta kenyamanan pengunjung. Salah satunya penataan dan penyeragaman 35 warung di kawasan sebelah timur. Namun berkaitan anggaran pembongkaran bakal ditangung pedagang. Langkah ini telah disosialisasikan sebe-

lumnya, dan mereka menyatakan setuju. “Rencananya pembokaran warung lama dilakukan, setelah pembangunan warung baru oleh pemerintah selesai. Karena warung baru letaknya lebih mundur. Sehingga tidak mengganggu aktivitas pedagang. Bentuknya seragam dengan ukuran 4 x 7 M2.” (hun)

KINI IA MENGATASI DIABETES DENGAN CARA YANG ALAMI Hj. Romlah Subagyo kini tahu bagaimana mengatasi diabetes yang telah 3 tahun dideritanya, “Setelah minum Gentong Mas secara rutin selama 6 bulan, Alhamdulillah kaki hitam sekarang sudah mulai cokelat, kadar gula darah turun dari 320 mg/ dL menjadi 130 mg/ dL, tidur jadi nyenyak, bangun tidur pun terasa segar.” Terang ibu rumah tangga tersebut tersebut dengan gembira. Diabetes adalah peningkatan kadar glukosa darah akibat kekurangan insulin baik yang sifatnya absolut maupun relatif atau resistensi reseptor insulin. Diabetes melitus sangat erat kaitannya dengan mekanisme pengaturan gula normal. “Kalau kadar gula darah tinggi, kaki saya sampai hitam, luka pun jadi sulit sembuh.” Jelas wanita berusia 73 tahun itu. Sebenarnya, banyak bahanbahan alami yang dapat dimanfaatkan sebagai obat, namun masyarakat kita yang pada umumnya memiliki ketergantungan tinggi pada obat kimia untuk menyembuhkan penyakitnya, banyak yang belum mengetahui manfaat dari obat alami tersebut. Padahal, obat alami itu tanpa efek samping. Itulah yang dirasakan oleh ibu 1 orang anak itu yang kini mempercayakan kesehatannya pada pengobatan yang alami. Dengan tubuh yang sehat, kini

wanita yang tinggal di Kota Demak, Jawa Tengah tersebut dapat menjalani aktifitasnya dengan nyaman tanpa terganggu diabetes. Ia pun berharap pengalaman baik yang dirasakannya itu dapat bermanfaat bagi orang lain, “Mudah-mudahan

pengalaman saya yang mendapat kesehatan dengan cara yang alami ini dapat bermanfaat bagi orang lain.” Harap Hj. Romlah. Gentong Mas adalah minuman kesehatan herbal alami dengan bahan utama Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) yang terbukti manfaatnya bagi penderita dari berbagai penyakit, termasuk diabetes. Habbatussauda yang dikandung Gentong Mas dipercaya dapat meningkatkan fungsi insulin dan mengurangi resistensi reseptor insulin, sedangkan Gula Aren berpe-

ran dalam optimalisasi kerja reseptor insulin. Gentong Mas juga mengandung Chromium yang efektif memperlancar metabolisme gula darah dan mengatur kepekaan sel terhadap insulin sehingga meringankan kerja pankreas. Dibandingkan dengan Gula Tebu, Gula Aren mempunyai lebih banyak kandungan makro dan mikronutrien. Indeks glisemik yang terdapat dalam Gula Aren sangat aman bagi penderita diabetes, yaitu hanya 35 (aman jika indeks glisemik dibawah 50) sehingga mampu menjaga dan merawat pankreas agar tetap berfungsi dengan baik. Meski demikian, untuk mendapatkan hasil maksimal, disarankan untuk mengatur pola makan, olahraga, pengaturan berat badan seideal mungkin, diet rendah lemak, kontrol stress, dan menghindari rokok serta alkohol. Dengan aturan penggunaan yang tepat, manfaat bagi kesehatan dan kelezatan rasanya membuat semakin banyak masyarakat yang mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentong mas.com. Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: Tegal:081990879809, Brebes:081225099282, Pekalongan: 028 -58175543. Depkes:P-IRT:812.3205.01.114.


CMYK

RABU, 18 MEI 2011

KOTA

BAWANG

10

Jalur Bumiayu-Salem Belum Pulih Longsor Susulan Sisakan Lumpur

KEAMANAN Rakyat Jangan Ditembaki BREBES - Sejumlah insiden penembakan oleh aparat terhadap warga mendapat sorotan tajam dari Mayjen (Purn) Saurip Kadi. Menurutnya, kejadian penembakan terhadap anak bangsa itu akibat peraturan yang salah. “Alamnya demokrasi tapi masih menggunakan cara lama. Kalau dulu dicap ekstrim kanan boleh ditembak, kalau sekarang capnya teroris,’’ kata Saurip DOK.RATEG Kadi saat menggelar Saurip Kadi syukuran di kediamannya di Pasarbatang Brebes, Senin (16/5). Dia menyinggung, penembakan terhadap warga di Banjarnegara maupun terhadap terduga teroris merupakan bentuk kesalahan peraturan. Sehingga hal ini harus segera diperbaiki. ‘’Petugas atau aparatnya tidak salah karena aturannya boleh begitu, mestinya aturan harus jelas. Masa peluru dibeli dari uang rakyat malah digunakan untuk membunuh rakyat. Ini kan lucu,’’ tandas mantan Aster TNI AD itu. Menurutnya, seharusnya aturan menembak seperti dalam medan perang atas dasar perintah segera diadopsi untuk penanggulangan teroris. “Hingga saat ini belum diatur, makanya saya khawatir asal dicap teroris boleh ditembak saja. Padahal kan tidak boleh, harus belum tentu dia terbukti teroris. Intinya rakyat tidak boleh ditembak,” katanya. (ism)

BANTARKAWUNG - Logsor susulan kembali memutuskan jalur Bumiayu-Salem, tepatnya di wilayah Desa Legok, Kecamatan Bantarkawung. Akibatnya, kemacetan lebih dari 12 jam lamanya terjadi. Bencana longsor terjadi di KM 154+100 hingga-KM 150+100 jalur Bumiayu-Salem, lapisan tanah setinggii lebih dari 1 meter yang berasal dari bukit Mayana menimbun badan jalan di lokasi tersebut. Kondisi yang sama terjadi di lokasi itu sebelumnya pada Minggu (1/5). Hujan lebat yang terjadi sepanjang Minggu (15/5) sore hinga malam, memicu terjadinya longsor susulan tersebut. Upaya pembukaan jalan dilakukan secara menual oleh masyarakat dibantu TNI/Polri dan LMDH setempat. Camat Bantarkawung Edi Sudarmanto SIP melalui Kasie Kesos Dalmadi mengatakan, logsor terjadi di titik yang sama dengan sebelumya. “Ini peristiwa kedua kalinya di lokasi yang sama,” kata Dalmadi. Akibat timbunan tanah yang menutup seluruh permukaan badan jalan, kendaraan roda empat maupun lebih tidak dapat melaluinya. Sementara pengguna sepeda motor masih dapat menembus timbunan tanah dengan cara dipanggul menyeberangi

timbunan tanah. Dikatakan Dalmadi, sejumlah titik di ruas jalan utama Bantarkawung-Salem merupakan daerah rawan terjadinya bencana alam. Di antaranya jalan utama Bantarkawung-Salem, mulai daerah wilayah Desa Jipang-Terlaya hingga perbatasan Desa Legok dengan Kecamatan Salem. “Topografi jalan di ruas-ruas jalan tersebut berada di daerah berbukit dengan kondisi tanah cukup labil, sehingga tingginya intensitas hujan sangat rawan memicu terjadinya longsoran,” ungkapnya. Upaya pembersihan timbunan tanah yang menutupi badan jalan, mulai membuahkan hasil esok harinya Selasa (16/5), dimana sekita pukul 09.00 akses jalan sudah dapat dilalui sepeda motor. Kemudian pada pukul 11.00 jalan sudah dapat dilallui kendaraan roda empat dengan jalan bergantian. Meski demikian, hingga Selasa (17/5) arus lalu lintas di lokasi tersebut belum dapat berjalan normal. Hal itu disebabkan kondisi permukaan jalan bekas tertimbun tanah longsor masih menyisakan tanah yang menjadi lumpur, hingga kendaraan yang melintas harus bergantian dan ekstra hati-hati. “Lumpur masih menutupi jalan, karenanya lalu lintas hanya dapat berjalan bergantian, sebab permukaan jalan licin dan sempit,” kata Mubaesoh, Kepala Desa Legok. (pri)

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

BERLUMPUR - Sejumlah petugas berupaya untuk membersihkan lumpur sisa tanah longsor Bukit Mayana di ruas jalan Bumiayu-Salem.

TKW Asal Brebes Tewas di Oman

RASKIN Bulog Bantah Raskin Apek BREBES - Adanya keluhan warga Kauman Kelurahan Brebes yang menerima raskin bulan Mei ini dengan kondisi kualitas jelek, dibantah Bulog. Bahkan untuk mengecek langsung keluhan tersebut, Bulog berkordinasi dengan Bagian Perekonomian Setda Brebes, termasuk pihak Kecamatan Brebes. “Setelah mendapatkan informasi tersebut, kami jelas cros cek ke lapangan. Bahkan kami bersama dengan Bagian Perekonomian Setda Brebes langsung ke wilayah tersebut bersama dengan tim dari kecamatan maupun pihak kelurahan Brebes. Dan hasilnya kami tidak menemukan adanya raskin yang berkualitas jelek, dipenuhi dengan dedek dan menir, apalagi harganya sampai Rp 3 ribu,” kata Kepala Gudang Bulog Cimohong, Sugiyanto, kepada Radar Senin (16/5) kemarin. Menurutnya, Bulog tidak pernah menjual raskin kepada masyarakat seharga Rp 3 ribu perkilogram. Makanya, keluhan warga Kauman Kelurahan Brebes, yang menyebutkan raskin seharga Rp 3 ribu dengan berkualitas jelek, itu beli dimana. Karena yang namanya raskin itu dijual dengan harga hanya Rp 1600 perkilogram. “Raskin bulan Mei 2011 ini, insya Allah semua barangnya bagus. Terlebih saat itu sebelum raskin digelontorkan ke masyarakat, Gubernur Jateng Bibit Waluyo juga sudah melihat langsung keberadaan stok raskin yang kami miliki. Dan hasilnya, Pak Gubernur malah memberikan acungan jempol kepada kami, karena raskin yang ada berkualitas baik,” ungkapnya. Sementara Bambang, dari Bagian Perekonomian Setda Brebes, yang juga ikut melakukan cros cek bersama dengan Bulog juga tidak menemukan adanya raskin yang apek, apalagi harganya sampai Rp 3 ribu. (gus)

LIBURAN Wisata Air Padat Pengunjung

BREBES - Liburan selama empat hari, membuat lokasi wisata yang ada di kota bawang berubah ramai. Baik itu di Pantai Randusanga Indah (parin) maupun wisata air Ciblon yang menjadi aktivitas pilihan para remaja dan keluarga di daerah ini. Pantaun Radar di lokasi wisata alam pantai mauipun air yang lokasinya di jalur pantura, pada Selasa (17/5) kemarin yang bertepatan dengan Hari Waisak, para pengunjung cukup membludak di kawasan wisata alam itu. Menurut petugas pintu masuk di kawasan wisata tersebut, ratusan tiket masuk habis terjual dalam beberapa hari terakhir. Bahkan, lokasi wisata tersebut terus dipadati pengunjung dari pagi hingga sore. “Alhamdulillah ada kenaikan pengunjung dalam liburan ini. Ya, dibandingkan dengan harihari biasa jelas pada liburan saat ini pengunjung cukup meningkat,” kata Bowo, manager wisata air Ciblon. Hal sama juga dialami oleh wisata Parin Brebes. Menurut penjaga loket, Bambang, bahwa liburan selama empat hari ini memang ada kenaikan dari pengunjung. Termasuk, wisata anak-anak sekolah dasar pun kini sudah berlangsung. “Mereka yang memiliih berwisata ke Parin, karena selain harga tiketnya murah juga kondisi alamnya masih bagus. Termasuk, di Parin ini wisatawan bisa menyantap makanan yang rasa dan pemandangannya jauh lebih indah dibandingkan dengan daerah lain,” ungkapnya. (gus)

CMYK

HARVIYANTO/RADAR BREBES

DIGENDONG - Irham Maulana (6 bulan) hanya memiliki berat badan 4 kilogram sedang digendong orang tuanya.

Irham Maulana Diduga Derita Gizi Buruk SONGGOM - Irham Maulana, balita berusia 6 bulan anak dari pasangan Nasikhin (50) dan Nasriyah (45), warga RT 6 RW 3 Desa Wanacala, Kecamatan Songgom diduga mengalami gizi buruk. Hal tersebut bisa dilihat dari kondisi tubuh Irham yang kurang warjar. Bahkan dari pengakuan orang tuanya, Irham saat ini hanya memiliki berat bandan 4 kilogram saja. Yang lebih ironis lagi, Irham belum pernah mendapatkan perawatan medis dari pihak rumah sakit, padahal tempat tinggalnya hanya berjarak 20 meter dari rumah kepala desa setempat. Nasriyah yang ditemui di rumahnya Sabtu (14/5) kemarin mengatakan, Irham yang merupakan anak ke tiga tersebut memang berbeda dengan kakak-kakaknya. Nasriyah mengaku, baru kali ini dirinya mendapati anaknya mengalami gangguan pertumbuhan. “Kalaui kakak-kakaknya pertumbuhan badannya tidak bermasalah, baru Irham saja yang kurang normal,” ujarnya. Ia menurkan, dibandingkan dengan balita seusianya, Irham memang

mengalami keterlambatan pertumbuhan berat badan. Seharusnya, balita seusia enam bulan memiliki berat badan sekitar 7 kilogram atau lebih. Meski demikian, terang Nasrikha, dirinya tidak tahu persis masalah yang dihadapi anaknya tersebut. Dari hasil pemeriksaan rutin saat Posyandu, Irham dianggap tidak memiliki masalah pada kesehatannya. Namun demikian berat badannya tidak mengalami perkembangan yang baik. “Untuk makan sendiri selama ini anak saya tidak ada masalah. Namun tetap saja pertumbuhannya lambat,” jelasnya. Sementara itu, tetangga Nasriyah mengaku, dirinya memang prihatin dengan kondisi yang dialami Irham. Kondisi tuibuhnya yang kecil serta berat badannya yang tidak sesuai dengan usianya membuat Irham seakan-akan mengalami gizi buruk. “Kelihatannya kaya mengalami gizi buruk, tapi hasil pemeriksaan katanya tidak ada masalah,” ujar ibu usia 40 tahun yang enggan disebutkan namannya. (har)

Tak Kesampaian Punya Motor, Sukarno Gantung Diri BREBES- Sukarno bin Waslim (16) seorang pemuda warga RT 02/ RW 05 Desa Cimohong, Kecamatan Bulakamba Brebes nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Jasadnya ditemukan tetangganya dalam keadaan tak bernyawa menggantung di kayu blandar ruang dapur rumahnya, Selasa (17/5). Menurut informasi, warga sekitar mengenal pemuda tanggung itu mengalami gangguan jiwa atau stres. Dia nekat gantung diri karena permintaannya kepada orang tuanya yang tergolong tidak mampu untuk dibelikan sepeda motor itu tak kesampaian. Tubuh korban kali pertama ditemukan tetangganya, Adidah (30). Saat itu Adidah tengah melintas di belakang rumah korban. Ia tersentak kaget melihat tubuh korban mengantung di dapur. Melihat itu, ia

spontan berteriak meminta tolong tetangga lainnya. Kapolsek Bulakamba AKP Sobari mengatakan, pihaknya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari keterangan sejumlah saksi, korban diketahui mengalami stres. Sebelum gantung diri, korban sempat meminta ke orang tuanya untuk dibelikan sepeda motor, tetapi tak kunjung dibelikan, karena orang tuanya tidak mampu. Menurut Sobari, dari hasil olah TKP, tidak ditemukan adanya tandatanda kekerasan dalam tubuh korban. Sementara, hasil pemeriksaan dari dokter puskesmas, korban tewas murni karena gantung diri. “Dari TKP, kami mengamankan barang bukti tali plastik dan sebuah tangga yang digunakan untuk gantung diri korban,” jelasnya. (ism/gus)

LOSARI - Cerita pilu kembali menerpa nasib Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kabupaten Brebes. Toripah (20) TKW asal Desa Prapag Lor Kecamatan Losari Kabupaten Brebes diketahui tewas di Oman, negara tempat kerjanya. Menurut informasi, pembantu rumah tangga itu tewas akibat kecelakaan lalu lintas pada 16 Maret lalu. Kedatangan jenazah Toripah di kampung halaman, Selasa (17/5) pagi sekitar pukul 05.00 WIB disambut tangisan pilu pihak keluarganya. Bahkan Ratinah, ibunya, sempat pingsan begitu jenazah anaknya diturunkn dari mobil ambulan yang membawanya dari Jakarta. Setelah disemayamkan beberapa saat ditumah duka, korban kemudian langsung dimakamkan di pemkaman umum Desa Prapag Lor, dengan diiringi ratusan pentakziah. Nia (25), keluarga korban mengaku kalau dirinya tidak

mendapat firasat buruk sebelum Toripah meninggal. Ia merupakan orang yang baik, bahkan ia kerap mengirim gajinya ke orang tua untuk membantu biaya hidup keluarga, termasuk juga anak-anaknya mengingat Toripah sudah berstatus janda. Dikatakan Nia, Totipah memang baru bekerja di luar negeri selama satu tahun ini. Namun belum menikmati hasil kerja, Toripah keburtu tewas akibat kecelakaan bersama sang majikan. Meski demikian, dirinya mengucapkan terima kasih kepada PT Duta Fajar yang memberangkatkan Toripah ke Oman. Perusahaan tersebut telah melakukan pemulangan jenasah dengan semestinya, setelah mengetahuai Toripah tewas tewas akibat kecelakaan. Selain itu, untuk asuransi sendiri saat ini perusahaan tersebut juga sedang mengupayakannya. Sementara itu, Kepala Desa

Prapag Lor Kecamatan Losari, Abdullah membenarkan kalau salah satu warganya yang menjadi TKW di Oman telah mengalami kecelakaan. Akibat kejadian tersebut Toripah meninggal dunia akibat luka yang sangat parah. Kejadian tersebut diketahuai setelah rekan korban mengabarkan melalui telepon ke pihak keluarga. Ia mengaku, proses pemulangan jenasah Toripah tergolong cepat. Padahal dari kasus-kasus sebelumnya, pemulangan jenasah bisa memakan waktu sampai 3 bulan lebih. “Kalau ini bisa dipulangkan kerumah duka hanya dengan waktu 2 bulan,” terangnya. Namun demikian dirinya berharap kepada pihak terkait untuk bisa ikut membantu keluarga korban untuk bisa mendapatkan hak-hak korban selama bekerja di Oman, temasuk juga asuransi jiwa. (har/ism)


CMYK

RABU, 18 MEI 2011

OLAHRAGA

11

RADAR TEGAL

SARAT REKOR DUBLIN - Trofi Europa League musim ini sudah pasti terbang ke Portugal. Itu seiring bertemunya FC Porto versus Sporting Braga dalam final di Stadion Aviva (Dublin Arena) dini hari nanti (siaran langsung RCTI, kickoff 01.45 W I B ) . S i a p a y a n g akan keluar

sebagai pemenang. Jika menilik perimbangan sejarah dan rekor pertemuan, Porto sangat difavoritkan. Porto pernah menjuarai Piala UEFA (nama sebelum Europa League) pada 2003. The Dragons “julukan Porto” juga dua kali memenangkan Liga Champions. Bandingkan dengan Braga yang prestasi terbaiknya di kancah Eropa adalah memenangi Piala Intertoto tiga tahun lalu. Piala Intertoto menjadi semacam ajang kualifikasi tidak resmi ke Piala UEFA dan Braga adalah pemenang edisi terakhir. Porto juga sangat superior dari Braga di dalam negeri. Porto telah mengo-

FC Porto leksi 25 gelar Liga Primeira (liga utama Portugal) termasuk musim ini, sedangkan Braga paling banter hanya finis runner-up musim lalu. Porto juga menyapu bersih kemenangan dari dua kali pertemuan di liga musim ini. Karena itu, muncul kekhawatiran apabila final Europa League tidak akan berlangsung seru. Namun, pelatih Braga Domingos Paciencia mengatakan apabila pertemuan dengan Porto di Eropa akan beda dengan domestik. Braga dan Porto memang belum pernah bentrok di luar Portugal. “Porto selalu menjadi tim tangguh dan mereka memang lebih difavoritkan. Tapi, ini final dan hanya akan ada satu laga,” ungkap Paciencia di situs resmi UEFA. Paciencia semakin termotivasi menang di final karena dia adalah mantan striker Porto periode 1987 sampai 1997 itu. “Faktor mental dan motivasi tak kalah penting dan itu bisa membuat Anda meraih sesuatu yang sebelumnya dianggap mustahil,” jelasnya. Sukses Braga menembus final juga patut diperhitungkan. Sebab, dalam perjalanannya, klub berjuluk The Arsenalistas itu mampu menyingkirkan tim-tim yang lebih mapan di Eropa seperti Liverpool,

Braga Dynamo Kiev, serta kompatriotnya, Benfica, di semifinal. Juga jangan dilupakan kemenangan atas Glasgow Celtic, Sevilla, dan Arsenal di Liga Champions. Braga terjun ke Europa League musim ini mulai fase knockout atau babak 32 besar sebagai limpahan tim yang gagal dari fase grup Liga Champions. “Kami membuktikan bisa mengalahkan siapapun. Kami sudah sampai final dan kami tidak akan menyia-nyiakan kesempatan meraih gelar terbesar dalam sejarah Braga,” koar Vandinho, gelandang bertahan Braga, di A Bola. Pelatih Porto Andre Villas-Boas pun tidak memandang sebelah mata Braga. Boas menilai status underdog akan membuat Braga bisa bermain lepas.” Braga adalah tim berkualitas dan punya spirit pemenang. Kami memamg percaya diri, tapi apapun bisa terjadi,” terangnya kepada AFP. Seperti halnya Paciencia, Boas punya motivasi tak kalah besar untuk memenangi final. Jika memenangi Europa League, Boas akan mengikuti jejak mantan mentornya, Jose Mourinho, dengan memenangi treble winners di musim pertama menangani Porto. Boas sudah mempersembahkan trofi Liga Primeira dan Taca de Portugal (Piala Portugal) musim ini. (dns)

Tinggalkan Braga usai Final TIDAK ada lagi sosok Domingos Paciencia di Braga musim depan. Ya, Paciencia memutuskan tidak lagi memperpanjang kontraknya yang habis akhir musim ini. Final Europa League pun akan menjadi laga perpisahan bagi pelatih yang menangani Braga sejak Juni 2009 itu. “Suporter pasti akan mengerti dan memaafkan saya,” ungkap Paciencia kepada Reuters. “Saya juga sangat berterima kasih atas apresiasi yang saya terima selama ini di Braga,” sambung pelatih 42 tahun itu. Selama dua tahun memoles Braga, Paciencia menorehkan catatan gemilang. Di musim pertamanya, Braga dibawanya finis runner-up di Liga Primeira sehingga lolos ke Liga Champions kali pertama. Dan, lolos ke final Europa musim ini makin melengkapi prestasinya bersama Braga. Itulah sebabnya, Presiden Braga Antonio Salvador jauh-jauh hari menyodorkan tawaran perpanjangan kontrak. “Presiden Salvador mengatakan apabila saya akan menyesali keputusan meninggalkan Braga. Saya selalu jujur dengan perasaan saya dan saya pasti akan selalu merindukan Braga setelah kebersamaan selama ini. Tapi, saya telah membuat keputusan,” terang Paciencia. Kabarnya, Paciencia meninggalkan Braga karena tergiur dengan tawaran dari Sporting Lisbon. Sporting memang belum memiliki pelatih tetap sejak Paulo Sergio mengundurkan diri akhir Februari lalu. Posisinya digantikan karteker Jose Couceiro sampai akhir

musim. Paciencia memang tidak bisa disalahkan apabila memilih Sporting. Itu karena klub asal ibu kota Portugal itu merupakan salah satu dari big three di Portugal selain FC Porto dan Benfica. Namun, Braga boleh dibilang telah mendobrak dominasi big three menilik sepak terjang mereka selama dua tahun terakhir dan ironisnya itu karena Paciencia. “Saya tidak harus memberikan keterangan (seputar masa depan, Red) karena saya tahu media sudah sering membicarakannya. Jadi, biarlah waktu yang bicara,” jelas Paciencia. (dns)

Bajaj Pulsar Hadir untuk Masyarakat Tegal Gelar Touring Tegal-Guci

LP3i Hadir di Slawi

TEGAL - Bajaj Pulsar kini hadir di Tegal untuk memudahkan masyarakat mendapatkan sepeda motor dengan beragam keunggulan yang ada di dalamn y a . Bahkan,

Selasa (17/5) Kharisma Motor Bajaj Pulsar Jalan AR Hakim 183 Tegal menggelar touring Tegal-Guci yang diikuti belasan sepeda motor Bajaj Pulsar. Kepala Cabang Kharisma Motor Bajaj Pulsar Tegal, Hendrik Wahyu W mengatakan, touring kali ini merupakan ajang untuk lebih mendekatkan pengguna Bajaj Pulsar sehingga bisa mengenal satu sama lain. Selain itu, kesempatan kali ini sekaligus menjadi ajang pembuktian jika Bajaj Pulsar bisa digeber di berbagai medan jalan sehingga mampu menjadi sep e d a motor andalan masyarakat. Ajang kali ini juga menjadi perROCHMAN GUNAWAN / RATEG

SIAP BERAKSI - Belasan sepeda motor Bajaj Pulsar, Selasa (17/5) siap mengikuti touring Tegal-Guci.

TEGAL - Persaingan kerja dan usaha di era global yang modern dan ketat, sangat menuntut kualitas profesi personal yang mumpuni. Di Kabupaten Tegal, keberadaan sebuah lembaga pendidikan dan pelatihan berstandar nasional yang dapat menyiapkan tenaga profesional sangatlah langka. Padahal sumber daya manusianya terbilang lebih dari cukup. Hal ini disampaikan H Fatkhudin Rosyidi SH, owner dan pimpinan Lembaga Pendidikan Pengembangan Profesi (LP3i) Slawi, Kabupaten Tegal, mengenai latar belakang pendirian lembaga pencetak tenaga profesional tersebut. Masih menurut Fatkhudin, ia juga tertarik untuk ikut berkiprah di dunia pendidikan dan pengembangan profesi karena ingin berkontribusi mencerdaskan masyarakat daerahnya. LP3i merupakan lembaga pendidikan yang bertujuan mencetak para profesional dan wirausahawan yang handal. Pengusaha yang sukses dengan buah naga tersebut, membangun lembaga pendidikan waralaba bernilai Rp 450 juta tersebut di Jalan Ir Juanda No. 3. Sebuah tempat yang sangat strategis, mudah dijangkau, dan berada di lingkungan yang nyaman. Gedung yang representatif dengan berbagai fasilitas modern baik di dalam dan di luar gedung, menjamin para siswa dapat melakukan aktivitasnya dengan aman serta nyaman. Jaminan agar siswa menda-

patkan pelayanan yang maksimal juga ditunjukkan dengan adanya fasilitas belajar yang sesuai standar yang ditetapkan oleh LP3i Pusat. LP3i Slawi menyediakan 9 ruang belajar seluas 5 x 6 meter, aula, ruang komputer, ruang tutor hingga ruang managemen dan ruang istirahat, semuanya berfasilitas full AC. Di segi pengajaran, para siswa LP3i diajar oleh para Dosen yang telah lulus uji kompetensi serta penggunaan multimedia (PC high tech serta LCD proyektor) sebagai alat belajar. LP3i menyediakan 2 jenis pendidikan. Pertama, bagi para lulusan SMA sederajat akan diberikan pendidikan pengembangan profesi berupa ketrampilan teknis berbahasa asing, komputer hingga perpajakan, para lulusannya dicetak menjadi para pekerja profesional dan wirausahawan yang handal. Kedua, bagi para siswa yang masih di bangku sekolah dasar hingga sekolah lanjutan (SD hingga SMA) dapat mengikuti Bimbingan Belajar yang dimbimbing para pengajar yang menguasai bidangnya. "Pembelajaran yang praktis dengan menggunakan metode Fast Learning Method akan mengajarkan para siswa berpikir cepat dan tepat dalam mengerjakan soal soal pelajaran di sekolah. Lulus UN (Ujian Nasional) dengan nilai memuaskan adalah jaminan yang diberikan oleh LP3i," jelasnya. (hes)

LEBIH DEKAT - Masyarakat Tegal dan sekitarnya lebih mudah mendapatkan Bajaj Pulsar melalui Kharisma Motor Bajaj Pulsar Tegal.

kenalan kepada masyarakat Tegal dan sekitarnya sehingga bisa mengenal lebih dekat Baja Pulsar yang dilengkapi berbagai teknologi modern di dalamnya. Dengan bensin irit 1 liter yang mampu digunakan untuk 100 kilometer yang telah mengantongi rekor MURI untuk kelas motor sport. Motor built up 100 persen made in India serta spare part yang mudah didapat. Kehadiran Kharisma Motor Bajan Pulsar Tegal diharapkan bisa menjadi solusi bagi masyarakat Tegal dan sekitarnya yang mendamba-

kan sepeda motor sport yang hebat dengan harga hemat. Untuk itu, pihaknya memberikan kesempatan selebar-lebarnya kepada masyarakat untuk datang dan melihat langsung hingga melakukan pembelian baik secara tunai maupun kredit. Dengan persyaratan yang mudah, masyarakat juga bisa melakukan pembelian secara kredit sehingga kebutuhan akan sepeda motor sport bisa dipenuhi dengan mudah dan cepat. “Kapan lagi bisa mendapatkan ini semua jika tidak sekarang,” katanya.

Selain itu, lanjut dia, touring kali ini juga diharapkan menjadi pembuktian bagi masyarakat yang selama ini mungkin masih belum melihat Bajaj Pulsar dari dekat. Dengan demikian, bisa dibuktikan langsung ketangguhan yang ada di dalamnya sehingga tidak perlu ragu lagi untuk memiliki Bajaj Pulsar guna mendukung beragam aktivitas di luar rumah. “Kami datang untuk memberikan kemudahan dan beragam layanan kepada masyarakat Tegal dan sekitarnya,” jelasnya. (gun)


12

HUT KABUPATEN TEGAL KE-410

RABU 18 MEI 2011

RADAR TEGAL

Maaf, Inilah Kado HUT Kabupaten Tegal ke-410 (Semacam Penjelasan Terbuka) HARI ini, Rabu 18 Mei 2011, Kabupaten Tegal genap berusia 410 tahun. Sebagai bagian dari tlatah yang dibangun oleh Ki Gede Sebayu, tentu saja kita layak mensyukurinya. Bahwa bertambahnya usia ini, semoga segaris lurus dengan kualitas kematangan, sebagai jalan menuju kesejahteraan sebagaimana menjadi cita-cita para pendiri Kabupaten Tegal. Adalah sebuah kehormatan, bahwa sebagai Kepala Daerah, Bupati Tegal, saya masih memiliki kesempatan untuk menyelenggarakan dan merayakan Hari Jadi kita. Maka izinkan saya mengucap syukur sekaligus ungkapan terima kasih yang dalam untuk seluruh masyarakat Kabupaten Tegal dari segala unsur dan golongan, yang telah bersama-sama menjaga kelestarian tlatah kita tercinta sesuai kapasitas masing-masing. Kedua, melalui momentum ini pula, secara khusus saya ingin menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat Kabupaten Tegal. Bahwa pada HUT Kabupaten Tegal yang ke-410 ini, saya justru memberikan kado yang bisa jadi cukup membuat malu Anda semua sebagai bagian dari komunitas Kabupaten Tegal. Sebab sejak 20 September 2010 lalu, Kejati Jawa Tengah menetapkan saya sebagai tersangka kasus jalan alternatif lingkar Kota Slawi (Jalingkos) tahun 2006-2007. Saya diduga telah menjadi aktor intelektual penyimpangan hingga mengakibatkan kerugian negara Rp 3,955 miliar. Seperti yang diberitakan media selama ini, dasar penetapan ini didasari oleh sebuah testimoni dari dua terpidana Jalingkos, Edy Prayitno dan Budi Haryono di fakta persidangan mereka medio 2009 lalu. Atas dasar ini pula Kejati menetapkan dua sangkaan korupsi atas saya. Pertama, saya diduga telah menggunakan uang APBD Tahun 2006 Jalingkos sebesar Rp 1,73 miliar untuk kepentingan pribadi. Kedua, sebagai Bupati saya diduga telah memerintahkan Edy Prayitno dan Budi Haryono untuk mengalihkan pinjaman daerah tahun 2007 untuk kepentingan pengadaan tanah Jalingkos, yang semestinya masuk ke kas daerah menjadi ke rekening pribadi Budi Haryono. Dari pinjaman yang dicairkan Bank Jateng Cabang Slawi sebesar Rp 3,395 miliar, saya pun diduga telah menggunakan sebesar Rp 2,225 untuk kepentingan pribadi. Maka surat terbuka ini tidaklah dimaksudkan sebagai upaya pembelaan diri atas status saya sebagai tersangka, ataupun mengintervensi proses hukum yang sedang saya jalani. Penjelasan ini adalah sebagai jawaban saya selaku Kepala Daerah guna memberikan pertanggungjawaban atas program pembangunan yang selama ini dijalankan. Saya tidak ingin meninggalkan beban masalah kepada masyarakat, karena bagaimanapun status Bupati Tegal yang melekat pada diri saya, adalah sebuah simbol daerah. Kedua, secara khusus ini pun sebagai jawaban atas permintaan DPRD Kabupaten Tegal selaku institusi wakil rakyat. Seperti juga diberitakan media, DPRD mempersoalkan perihal tata kelola aset di Kabupaten Tegal, dan terutama menyangkut mangkraknya pembangunan Proyek Jalingkos. Kronologi Proyek Jalingkos Proyek pembangunan jalan lingkar Kota Slawi (Jalingkos) dimulai dengan Study Visibility Bappeda Tahun 2005. Dinas Pekerjaan Umum (DPU) menindaklanjutinya dengan pembuatan Detail Engeneering Design (DED) tahun 2006. Atas dasar ini, melalui penerbitan SK, Bupati menetapkan: 1. 2. 3.

Pembentukan Panitia Pengadaan Tanah dan Tim Penilai Harga Tanah Penetapan Lokasi Penetapan Pengelola Kegiatan Pengadaan Tanah Jalingkos: Pengguna Anggaran : Sekda (Hery Soelistiawan) Pjbt Pembuat Komitmen : Kabag Keagrariaan (Edy Prayitno) Pembantu Pemimpin Keg : Kasubag Pengadaan Tanah Bag Keagrariaan (Budi Haryono) Pemegang Kas Pembantu : Suparto, S.Pd

Masyarakat Penerima ganti rugi keberatan menandatangani pelepasan hak sebelum dibayarkan. Maka Edy Prayitno mengajukan ijin pengalihan pembayaran Beban Tetap (BT) menjadi Pengisian Kas (PK) ke Sekda. Lalu, Sekda membuat nota dinas ke Bupati Cq Kepala BPKAD (26 Juni 2006). Selanjutnya, BPKAD melakukan kajian u bahan pertimbangan Bupati. Dan Bupati akhirnya menyetujui (13 Juli 2006) Atas persetujuan tersebut, selaku Kabag Keagrariaan, Edy Prayitno mengajukan anggaran u perkiraan keg pengadaan tanah Jalingkos Rp 8.050.000.000 (1 Agustus 2006). Kepala BKPAD mengeluarkan Surat Perintah Membayar (SPM) (2 Agustus 2006) Pemegang Kas Pengelola Kegiatan Pengadaan Tanah Jalingkos Kabupaten Tegal Sdr. Cahyono, mengambil uang di Bank Jateng Cabang Slawi sebesar Rp. 8 miliar tersebut, guna kegiatan pembayaran ganti rugi tanah di wilayah timur, bulan Agustus sampai dengan bulan September 2006 untuk Desa Trayeman, Procot, Kendal Serut, Curug, Dukuh Sembung, Kagok, Penusupan, serta Desa Dukuhsalam. (2 Agustus 2006) Oleh Cahyono, uang tersebut justru dibagikan ke: 1. 2. 3. 4. 5. 6.

Suparto Rp 1 miliar (4 Agustus 2006) Edy Prayitno Rp 2 miliar (14 Agustus 2006) Edy Prayitno Rp 1 miliar (13 September 2006) Budi Haryono Rp 1 miliar (21 September 2006) Budi Haryono Rp 1,1 miliar (Oktober 2006) Edy Prayitno Rp 1,9 miliar (28 Desember 2006)

(Semestinya uang ini diseerahkan sepenuhnya ke Suparto selaku Pemegang Kas Pembantu. Namun penyerahan uang ini beserta kronologi waktunya sekaligus menjawab kesaksian istri Edy Prayitno, Ariyani Wulandari di fakta persidangan soal aliran dana jalingkos, yang menyatakan tanggal 1, 4, 7, 8 dan 10 Agustus saya dan istri menggunakan uang jalingkos). Hingga akhir tahun anggaran 2006, dana yang terserap di Sekretariat Daerah berkaitan dengan kegiatan Proyek Jalingkos adalah sebesar Rp 8 miliar. Karenanya, di Tahun Anggaran 2007 Sekretariat Daerah menerima luncuran anggaran untuk Jalingkos ini sebesar Rp 7 miliar. Untuk menunjang pengadaan tanah Jalingkos, Pemerintah Kabupaten Tegal melakukan pinjaman daerah ke Bank Pembangunan Daerah Jateng/Bank Jateng Cabang Slawi sebesar Rp. 5.000.000.000,- (Lima milyar rupiah). Kronologi Pinjaman Daerah Bupati melayangkan surat pengajuan pinjaman ke Bank Jateng Nomor 581/0223 tanggal 29 Januari 2007. Setelah Setelah proses uji kelayakan, Bank akhirnya menyetujui melalui suratnya Nomor 0148/DK.02.01/035/2007 tanggal 7 Februari 2007. Edy Prayitno dan Budi Haryono meminta pencairan tunai, sebagaimana terungkap dalam surat mereka berdua, tertanggal 15 Maret 2007, 23 April 2007 . Bank Jateng menolak pencairan tunai, karena transaksi akan sulit terlacak. Maka Edy dan Budi Haryono pun rembugan di Bank Jateng. Lalu, Pimpinan Bank Jateng Sugiyanto menawarkan agar pinjaman daerah tersebut masuk ke rekening Budi Haryono. Usul ini disepakati mereka bertiga Pencairan tahap I sebesar Rp 500 juta pada 23 Februari 2007. Pencairan dilakukan hanya dengan dg dasar slip penarikan yg telah menerakan tanda tangan Bupati, namun tanpa disertai surat kuasa ataupun surat perintah Bupati. Pencairan tahap II sebesar Rp 1,4 miliar tanggal 15 Maret 2007. Pencairan kedua ini akhirnya mengikuti pola pencairan pertama. Surat pencairan pun tanpa nomor dan tidak terregistrasi di Sekretariat Pencairan tahap III sebesar Rp 1,5 miliar tanggal 23 April 2007. Pencairan ketiga ini pun mengikuti pola pencairan pertama. Surat ini pun tanpa nomor dan tak terregistrasi di Sekretariat. Baik tahap kedua maupun ketiga tetap dicairkan Bank Jateng, meski peruntukannya di luar kepentingan Jalingkos, melainkan untuk pengadaan tanah di rest area Margasari dan terminal type C di Desa Balamoa Kec.Pangkah Kab.Tegal, namun pihak Bank Jateng tetap mencairkannya. Sikap dan Langkah Pemda Bahwa sejak ditetapkannya Bupati Tegal sebagai tersangka, Pemkab Tegal telah mengambil sejumlah sikap dan langkah-langkah guna kejelasan kasus hukum, terutama menyangkut sangkaan atas Bupati. Pertama, sangkaan mark up senilai Rp 1,73 miliar nyata-nyata telah menjadi putusan hukum tetap di PN Slawi, maupun putusan inkrah MA. Kedua, sangkaan soal korupsi senilai Rp 2,24 miliar pun menjadi gugur, oleh sebab pinjaman daerah tahun 2007 itu telah dinyatakan lunas oleh Bank Jateng. Terkait dugaan pengalihan pinjaman daerah ke rekening pribadi, Pemkab telah melayangkan tiga surat ke Bank Jateng yang berisi permohonan klarifikasi. 1. 2.

3.

Surat Nomor 900/2105 tanggal 5 Oktober 2010 perihal permohonan data Surat Nomor 900/3122/2010 tanggal 12 Desember 2010 perihal permohonan klarifikasi dan audiensi pihak Bank Jateng dengan Pemda Kabupaten Tegal Terkait dengan surat kedua ini, pihak Bank Jateng akhirnya memenuhi permohonan, yang direalisasikan dalam kegiatan audiensi antara Pemkab dengan Bank Jateng, yang menghadirkan mantan Pimpinan Cabang Bank Jateng Salwi, Sugiyanto bertempat di ruang kerja Bupati Tegal pada 26 Januari 2011. Nama yang disebut terakhir berstatus sebagai Pimpinan Cabang Bank Jateng Tahun 2007. Sementara dari pihak Pemkab diwakili oleh Bupati H Agus Riyanto Ssos MM, Wakil Bupati HM Hery Soelitiawan SH Mhum, Sekda, Kepala DPKAD, Kepala Inspektorat Kabupaten Tegal, dan yang lainnya. Hasil dari audiensi ini, yang didokumentasikan dalam bentuk video compatc disc, memperlihatkan bagaimana proses peminjaman, pencairan hingga pengalihan ke rekening pribadi, dana talangan sebagaimana dimaksud di atas. Sebagaimana dijelaskan oleh saudara Sugiyanto. Dari video ini jelas sekali bahwa proses pengalihan tersebut adalah hasil rembug antara Edy Prayitno dan Budi Haryono serta Sugiyanto. Atas dasar beberapa kejanggalan di atas, Pemkab kembali melayangkan surat ke Bank Jateng nomor 180/0528/2011 tanggal 7 Februari 2011 perihal permohonan penjelasan secara tertulis dari Bank Jateng. Namun demikian, hingga saat ini jawaban tersebut belum diberikan oleh Bank Jateng. Demikian penjelasan terbuka ini saya sampaikan kepada publik. Di depan Muspida yang dihadiri Ketua Pengadilan Negeri Slawi, Kajari, Kabag Op Polres Tegal, beberapa waktu lalu, saya menyampaikan pilihan yang dilematis soal perlu tidaknya saya menyampaikan sikap saya terkait Jalingkos ini kepada publik. Satu sisi, sejauh ini saya memilih diam dan tak berreaksi dengan opini yang berkembang di media perihal proses hukum yang tengah saya jalani. Karena saya khawatir dianggap sedang melakukan pembelaan diri, ketika saya harus membuka masalah ini di ranah publik. Pada sisi lain, sikap diam ini justru membuat potensi prasangka dan kesalahpahaman kian menguat. Maka semoga penjelasan ini cukup memberikan gambaran mengenai Jalingkos. Selamat Hari Jadi ke-410, semangat hari esok lebih baik. Bangunlah jiwanya bangunlah raganya, untuk Indonesia raya. (advertorial)

Bupati Tegal


ALL SPORTS

RABU 18 MEI 2011

13

RADAR TEGAL

TERANCAM ABSEN DI KANDANG

BARCELONA - Nasib yang tidak pasti menghampiri Dani Pedrosa usai mengalami kecelakaan di MotoGP Prancis. Pembalap Repsol Honda asal Spanyol itu tak bisa tampil di hadapan pendukungnya di MotoGP Catalan di Sirkuit Barcelona tiga pekan mendatang. Dia diperkirakan membutuhkan operasi untuk cedera selangka tulan kanan dan membutuhkan waktu pemuliahn yang lama. Pedrosa mengalami kecelakaan di MotoGP Prancis akhir pekan lalu. Dia terguling setelah menyenggol bagian belakang motor pembalap Honda Gresini Marco Simoncelli Manuver tersebut dianggap berbahaya oleh ofisial lomba, karena manuver tersebut terbukti mencelakai bahu kanan Pedrosa. Meski masih bisa menyelamatkan lobmba Simoncelli mendapatkan hukuman ride-trough penalty yang berakibat dia hanya meraih posisi kelima. Pedrosa langsung kembali ke Barcelona dan mengunjungi dokter yang merawatnya di Teknon Medical Centre. Setelah pemeriksaan lebih jauh, tim dokter memastikan pembalap kelahiran Provinsi Catalan, Spanyol, itu mengalami retak di tulang selangka. Tim Repsol Honda menegaskan Pedrosa segera mengambil langkah penanganan lanjutan untuk cedera barunya itu. Memutuskan apakah dirinya membutuhkan operasi atau tidak dalam beberapa hari ke

depan. Sehingga, partisipasinya di MotoGP Catalan belum menemui kepastian. “Pedrosa segera memutuskan dalam beberapa hari ke depan apakah dia akan melakukan operasi untuk memperbaiki keretakan di tulang selangka atau membiarkan cedera tulangnya itu pulih sendiri. Kehadirannya di MotoGP Catalan belum pasti,” demikian pernyataan dari Repsol Honda seperti dilansir SuperSport. Ini adalah kali kedua Pedrosa mengalami cedera tulang selangka. Sebelum insiden di Le

Dani Pedrosa Mans, Pedrosa sebenarnya belum sepenuhnya pulih dari cedera tulang selangka sisi kiri. Dia mendapatkan cedera itu di

sesi latihan MotoGP Jepang, Oktober 2010. Meski telah menjalani dua kali operasi, Pedrosa mengakui trauma dan rasa sakit masih menghantuinya saat balapan. “Saya terpaksa meninggalkan balapan dan sirkuit ini (Le Mans, Prancis) dengan tulang selangka yang retak. Saya baru saja terbebas dari mimpi buruk setelah operasi terakhir, tapi kini saya mengalami cedera di sisi yang lain. Rasanya tak adil, saya tak pantas mendapatkan ini,” keluh Pedrosa seperti dikutip Crash. (ady)

Del Neri Terancam, Conte Digadang TURIN - Jabatan Luigi Del Neri sebagai pelatih Juventus berada di ujung tanduk. Alasannya jelas, prestasi buruk tim berjuluk Nyonya Tua itu musim ini. Presiden Juventus Andrea Agnelli pun mulai menyebut nama lain untuk menjadi suksesor Del Neri. Ya, Agnelli menyebut nama Antonio Conte, allenatore Siena, sebagai kandidat. “Untuk pelatih Juve musim depan, kami akan memutuskan setelah kompetisi berakhir. Del Neri dan juga Conte berada dalam pertimbangan,” kata Agnelli, kepada La Gazzetta Dello Sport. Kendati Agnelli menyatakan baru akan membicarakan terkait pelatih beri-

Andrea Agnelli

kutnya setelah kompetisi berakhir atau setelah laga pekan ke-38 Serie A Liga Italia

(22/5), tapi sederet media Italia mengklaim pembicaraan dengan Conte sudah mulai dilakukan. Namun, Agnelli mengakui, Conte memiliki kualitas yang layak untuk melatih Juve. “Dalam beberapa kesempatan Conte juga menyatakan siap bila dilamar Juventus. Kita lihat saja nanti apa yang akan terjadi saat kompetisi berakhir,” lanjut Agnelli. Dukungan untuk Conte juga datang dari anggota dewan direksi Juve Pevel Nedved. “Sejak masih bermain, dia sudah seperti seorang pelatih. Dia bisa saja menjadi pelatih Juventus,” bilang Nedved seperti dilansir Football Italia. (ham)


JATENG

RABU 18 MEI 2011

17

RADAR TEGAL

Janggal, Jumlah Siswa Tak Lulus

BANYUMANIK

Di Ungaran, 27 Siswa Diamankan Polisi

XXX

APES - Tersangka Chairul Anam sempat dikeroyok massa karena tepergok. DOK/RADAR SEMARANG

APES - Tersangka Chairul Anam sempat dikeroyok massa karena tepergok.

Pembobol Rumah Kos Dimassa BANYUMANIK – Polsek Banyumanik kemarin menangkap seorang anggota komplotan spesialis pembobol rumah kos. Tersangka bernama Chairul Anam (25), warga Jalan Cumi-Cumi RT 05/RW 04, Kelurahan Bandarharjo, Semarang Utara. Rekannya, Yuli, masih diburu polisi. Komplotan ini pilih sasaran secara acak. Bisa rumah kos cewek atau cowok. Yang penting, situasi harus memungkinkan. Satu di antaranya, kondisi rumah kos harus sepi. Waktu yang disasar bukan malam hari. Tapi justru siang hari, saat penghuni kos sibuk di kampus. Modus yang mereka gunakan pura-pura cari rumah kos. Saat tepergok, komplotan ini ngeles, dengan asal sebut nama, seolaholah sedang mencari teman yang ngekos di rumah sasaran. Chairul cs mengaku sudah tiga kali menggasak laptop dari rumah kos di kawasan Sumurboto, Banyumanik dan sekitarnya. Namun, aksi berikutnya, mereka tepergok. Pria lulusan SMP ini bertugas sebagai pengendara motor. Tugas lain, menunggu di luar kos, sembari mengawasi situasi. Sedangkan Yuli menggasak laptop di rumah kos. Saat Yuli beraksi, ada seorang penghuni yang memergoki. Spontan saksi meneriaki maling. Warga semburat keluar rumah dan mengejar pelaku. Chairul dan Yuli berusaha lari. Namun nahas. Yamaha Vega R nopol H-6969-GP yang biasa mereka gunakan untuk beroperasi, ngadat alias mogok. (dna/isk/ce1)

SEMARANG - Angka ketidaklulusan siswa-siswi SMA/ MA/SMA di Kota Semarang disinyalir ada kejanggalan. Tepatnya, angka yang muncul, tak sebanding dengan jumlah siswa yang tidak mengikuti UN utama maupun susulan. Seperti diketahui, jumlah siswa tak lulus tahun ini sebanyak 38 siswa. Terdiri atas 34 siswa SMA/MA, dan 4 siswa SMK. Padahal, peserta yang tidak mengikuti UN utama ada 60 siswa, terdiri atas 31 peserta SMA/MA/SMALB dan 29 peserta SMK. Dalam pelaksanaan UN susulan, hanya beberapa siswa SMA/MA saja yang mengikuti. Sedangkan peserta SMK sama sekali tak mengikuti UN susulan. Jika tak mengikuti UN susulan, otomatis siswa gugur alias tidak lulus. Ironisnya, yang terjadi, jumlah siswa tak lulus, lebih sedikit dibanding siswa yang tidak mengikuti UN. Menyikapi hal ini, Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah Dinas Pendidikan Kota Semarang, Sudjono mengatakan, jumlah yang tidak lulus sudah sesuai Data Nominasi Tetap (DNT). Jika dalam UN

PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN PT. Bank Danamon Indonesia Tbk. Regional Collection Cirebon, dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Tegal akan melaksanakan penjualan di muka umum/lelang eksekusi berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan Nomor 4 Tahun 1996 terhadap tanah dan atau bangunan tersebut di bawah ini: 1. Debitur : SITI ROBIAH Sebidang tanah sesuai SHM No. 68 luas ± 680 m2 an.SITI ROMLAH, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Ds.Dermasandi , Kec.Pangkah, Kab. Tegal. Harga Limit Rp. 92.250.000,Uang Jaminan Rp.20.000.000,2. Debitur : MICHAEL SIMON Sebidang tanah sesuai SHM No. 441 luas ± 178 m2 an.ELLI ERNAWATI, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Ds. Penusupan, Kec. Pangkah, Kab.Tegal. Harga Limit Rp.80.000.000,Uang Jaminan Rp.16.000.000,3. Debitur : LUTFI Sebidang tanah sesuai SHM No. 80 luas ± 3.340 m2 an. SALEH THALIB, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Ds. Danawarih, Kec.Balapulang, Kab. Tegal. Harga Limit Rp. 92.000.000,Uang Jaminan Rp.20.000.000,4. Debitur : SIDQON FAHMI Sebidang tanah sesuai SHM No. 546 luas ± 176 m2 an. MUAYANAH, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Ds.Ujungrusi, Kec.Adiwerna, Kab. Tegal. Harga Limit Rp. 115.000.000,- Uang Jaminan Rp.23.000.000,5. Debitur : TAKHRUDIN BIN RAKAM Sebidang tanah sesuai SHM No. 3503 luas ± 129 m2 an. SUMI’AH, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Kel. Panggung, Kec. Tegal Timur, Kota. Tegal. Harga Limit Rp. 75.000.000,Uang Jaminan Rp.15.000.000,6. Debitur : AKHMAD TAJUDIN Sebidang tanah sesuai SHM No. 230 luas ± 131 m2 an.AKHMAD TAJUDIN, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Ds. Lemahduwur, Kec. Adiwerna, Kab. Tegal. Harga Limit Rp. 65.000.000,Uang Jaminan Rp.13.000.000,7. Debitur : H. PANGRIPTO 2(dua) bidang tanah dijual dalam 1(satu) paket yaitu : sebidang tanah sesuai SHM No. 291 luas ± 2.075 m2 an. PANGRIPTO dan SHM No. 287 luas ± 1.335 m2 an. PANGRIPTO, Bachelor of Science, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Ds. Penusupan, Kec. Pangkah, Kab. Tegal. Harga Limit Rp. 70.000.000,- Uang Jaminan Rp.14.000.000,8. Debitur : M. MUZAENI Sebidang tanah sesuai SHM No. 1222 luas ± 265 m2 an.MUHAMAD MUZAENI, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Ds.Pagedangan, Kec.Adiwerna, Kab. Tegal. Harga Limit Rp. 95.000.000,Uang Jaminan Rp.20.000.000,9. Debitur : MUKMIN NACHRAWI Sebidang tanah sesuai SHM No. 869 luas ± 625 m2 an. Haji MUKMIN NACHRAWI, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Ds .Kajen, Kec. Talang, Kab. Tegal. Harga Limit Rp.600.000.000,- Uang Jaminan Rp.120.000.000,10. Debitur : SUYETNI SUDARGO Sebidang tanah sesuai SHM No. 2929 luas ± 77 m2 an.SRI KUSMIATUN, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Kel.Tegalsari, Kec. Tegal Barat, Kota. Tegal. Harga Limit Rp. 60.000.000,- Uang Jaminan Rp.14.000.000,11. Debitur : ARMAN TRIPARYOSO Sebidang tanah sesuai SHM No. 442 luas ± 134 m2 an. NUR FITRIANA, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Ds.Slawi Wetan, Kec.Slawi, Kab. Tegal. Harga Limit Rp. 200.000.000,- Uang Jaminan Rp.40.000.000,12. Debitur : AGUS SETIAWAN Sebidang tanah sesuai SHM No.688 luas ± 219 m2 an. AGUS SETIAWAN, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Ds.Jatibarang Lor, Kec.Jatibarang, Kab. Brebes. Harga Limit Rp. 50.000.000,- Uang Jaminan Rp.10.000.000,13. Debitur : SAEFUDIN B JAMILAH Sebidang tanah sesuai SHM No. 6801 luas ± 241 m2 an. TASWI istri SAEFUDIN, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Ds. Sidakaton, Kec. Dukuhturi, Kab. Tegal. Harga Limit Rp. 250.000.000,- Uang Jaminan Rp.50.000.000,14. Debitur : MOHAMAD MUSTAQIM Sebidang tanah sesuai SHM No. 292 luas ± 198 m2 an. MOHAMAD MUSTAQIM suami ENI SUSILAH, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Ds. Wangandawa, Kec. Talang, Kab. Tegal. Harga Limit Rp. 100.000.000,- Uang Jaminan Rp.20.000.000,15. Debitur : SUTOMO Sebidang tanah sesuai SHM No. 335 luas ± 4360 m2 an. SUTOMO, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Ds. Kedungbungkus, Kec. Tarub, Kab. Tegal. Harga Limit Rp.120.000.000,- Uang Jaminan Rp.24.000.000,16. Debitur : SUIJAH Sebidang tanah sesuai SHM No. 145 luas ± 155 m2 an. 1. SUIJAH 2. DWI AYU WANDIRI, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Ds. Bangungalih, Kec. Kramat, Kab. Tegal. Harga Limit Rp.50.000.000,- Uang Jaminan Rp.10.000.000,17. Debitur : MOHAMAD SUBUR ANTONI Sebidang tanah sesuai SHM No. 187 luas ± 132 m2 an.MOHAMAD SUBUR ANTONI suami DARNINGSIH, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Ds.Kendalserut, Kec. Pangkah, Kab. Tegal. Harga Limit Rp. 80.000.000,- Uang Jaminan Rp.16.000.000,Waktu/Tempat Lelang : Hari Rabu, tanggal 01 Juni 2011, pukul 10.00 WIB bertempat di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Tegal Jl. K.S. Tubun No.12 Tegal. Syarat-syarat Lelang : 1. Peminat/calon peserta lelang wajib menyetor uang jaminan sebagaimana tercantum pada masing-masing nomor melalui rekening KPKNLTegal No.0101-01-000603-301 pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Cabang Tegal paling lambat / harus sudah efektif 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang dan untuk uang jaminan sampai dengan Rp 20.000.000,- dapat disetorkan langsung ke Bendahara Penerimaan KPKNL Tegal atau Pejabat Lelang paling lambat sesaat sebelum pelaksanaan lelang. 2. Pemenang lelang diwajibkan membayar pelunasan harga lelang paling lambat dalam waktu 3 (tiga) hari kerja setelah ditunjuk sebagai pemenang lelang. 3. Apabila pemenang lelang tidak melunasi kewajibannya, maka dinyatakan Wanprestasi dan uang jaminan lelang disetorkan ke Kas Negara sebagai pendapatan jasa lainnya serta peserta lelang akan dimasukkan ke dalam DAFTAR HITAM LELANG. 4. Peserta lelang yang tidak memenangkan lelang dapat mengambil kembali uang jaminannya tanpa potongan dengan menunjukkan asli bukti setoran, dan identias diri. 5. Penawaran lelang dilakukan secara lisan dengan harga semakin meningkat. 6. Penyetor uang jaminan tidak dapat menuntut ganti rugi apabila lelang dibatalkan; 7. Peminat/calon peserta lelang dapat melihat kondisi barang sejak pengumuman diterbitkan sampai dengan sebelum pelaksanaan lelang; Penjelasan lelang dan informasi lainnya dapat menghubungi Sdr. Slamet Pudjianto (ALU PT. Bank Danamon Indonesia Tbk Regional Collection Cirebon) HP No. 081320498131 atau KPKNL Tegal, Jl. KS Tubun No. 12, Tegal telp. (0283) 325011. Tegal, 18 Mei 2011 Ttd. PT. Bank Danamon Indonesia, Tbk.

utama dan susulan, dari 60 siswa banyak yang tidak ikut, mereka dinyatakan mengundurkan diri. Artinya, mereka tak lagi tercatat dalam DNT. “Memang banyak dari mereka yang mengundurkan diri, sehingga tak tercatat dalam DNT,” kata Sudjono. Sebelum menetapkan DNT, telah dilakukan rekapitulasi. Hasilnya, ditemukan sejumlah siswa yang menyatakan mengundurkan diri. “Jadi, data yang sekarang itu mengacu pada DNT,” ucapnya yang juga Ketua Panitia Penyelenggara UN Kota Semarang. Sudjono menambahkan, hasil kelulusan siswa sengaja diumumkan serentak pada 16 Mei 2011, mulai pukul 15.00. “Seluruh sekolah sudah sepakat mengumumkan mulai pukul itu.” Harapannya, cara-cara negatif dalam merayakan kelulusan seperti konvoi keliling kota dan corat-coret seragam, bisa diminimalisasi. Meski begitu, Dinas Pendidikan tak membatasi cara sekolah dalam mengumumkan kelulusan, apakah memanggil orang tua siswa, mengirim via jasa pos, atau via website. “Yang jelas, sebaiknya jangan mengumumkan langsung ke siswa.” Sementara itu, ribuan siswa SMA/MA maupun SMK, ke-

DOK/RADAR SEMARANG

LULUS - Para siswi SMA di Semarang ini melakukan aksi corat-coret setelah dinyatakan lulus.

marin merayakan kelulusan dengan corat-coret seragam dan konvoi keliling kota. Eforia kelulusan sudah terlihat sejak pagi hari. Meski pengumuman baru dilakukan pukul 15.00, para siswa tetap optimistis lulus. Aksi corat-coret dimulai di depan sekolah mereka masingmasing. Pantauan koran ini, ratusan siswa SMAN 1, SMKN 4, SMAN

PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Kantor Cabang Pekalongan, dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Tegal akan melaksanakan penjualan di muka umum/lelang eksekusi berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan Nomor 4 Tahun 1996 terhadap tanah dan bangunan tersebut di bawah ini : 1. Debitur : YUSUF PRAMONO Dua bidang tanah dijual dalam 1 (satu) paket yaitu : sebidang tanah sesuai SHM No. 2086 luas ± 170 m2 an. Yusup Pramono dan SHM No. 2245 luas ± 33 m2 an. Yusup Pramono, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Ds. Kalisapu, Kec.Slawi, Kab. Tegal. Harga Limit Rp. 103.760.000,Uang Jaminan Rp. 21.000.000,2. Debitur : FIRMANSYAH Dua bidang tanah dijual dalam 1 (satu) paket yaitu : sebidang tanah sesuai SHGB No. 713 luas ± 138 m2 an. Firmansyah dan SHM No.604 luas ± 114 m2 an. Firmansyah, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Ds. Pedagangan, Kec. Dukuhwaru, Kab. Tegal. Harga Limit Rp. 177.100.000,Uang Jaminan Rp. 36.000.000,3. Debitur : SOPANI Sebidang tanah sesuai SHGB No. 173 luas ± 190 m2 an. 1. Sopani 2. Maunah, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Ds. Pedagangan, Kec. Dukuhwaru, Kab. Tegal. Harga Limit Rp. 165.900.000,Uang Jaminan Rp. 34.000.000,Waktu/Tempat Lelang : Hari Rabu, tanggal 01 Juni 2011, pukul 09.00 WIB bertempat di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Tegal / Jl. K.S. Tubun No.12 Tegal Syarat-syarat Lelang : 1. Peminat/calon peserta lelang wajib menyetor uang jaminan sebagaimana tercantum pada masing-masing nomor melalui rekening KPKNLTegal No.0101-01-000603-301 pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Cabang Tegal paling lambat / harus sudah efektif 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang dan untuk uang jaminan sampai dengan Rp 20.000.000,- dapat disetorkan langsung ke Bendahara Penerimaan KPKNL Tegal atau Pejabat Lelang paling lambat sesaat sebelum pelaksanaan lelang. 2. Pemenang lelang diwajibkan membayar pelunasan harga lelang paling lambat dalam waktu 3 (tiga) hari kerja setelah ditunjuk sebagai pemenang lelang. 3. Apabila pemenang lelang tidak melunasi kewajibannya, maka dinyatakan Wanprestasi dan uang jaminan lelang disetorkan ke Kas Negara sebagai pendapatan jasa lainnya serta peserta lelang akan dimasukkan ke dalam DAFTAR HITAM LELANG. 4. Peserta lelang yang tidak memenangkan lelang dapat mengambil kembali uang jaminannya tanpa potongan dengan menunjukkan asli bukti setoran, dan identias diri. 5. Penyetor uang jaminan tidak dapat menuntut ganti rugi apabila lelang dibatalkan; 6. Penawaran lelang dilakukan secara lisan dengan harga semakin meningkat. 7. Peminat/calon peserta lelang dapat melihat kondisi barang sejak pengumuman diterbitkan sampai dengan sebelum pelaksanaan lelang; Penjelasan lelang dan informasi lainnya dapat menghubungi PT BTN (Persero) Tbk Kantor Cabang Pekalongan Telp. (0285) 433883 atau KPKNL Tegal, Jl. KS Tubun No. 12, Tegal Telp. (0283) 325011. Tegal, 18 Mei 2011 Ttd. PT. BTN (Persero) Tbk, Kantor Cabang Pekalongan

3, serta SMK 3 Semarang tampak bergerombol. Puluhan siswa berkumpul membuat kelompok sendiri di kawasan Jalan Menteri Supeno. Mereka membawa beberapa botol air mineral yang sudah diganti isinya. Selanjutnya, secara bergiliran dan

tertawa-tawa, mereka minum secara bergantian. “Kita optimistis lulus, karena sudah mendapat bocoran kalau SMAN 1 lulus 100 persen. Jadi kita percaya diri saja,” ucap Gladis (17), siswa SMAN 1 yang diamini temannya. (zal/dna/nag/isk/ce1)


CMYK

18

RABU, 18 MEI 2011

RADAR TEGAL

Nggak Perlu Terlalu Lebay Ngidolain RENOVATIO

MencobaPeruntunganBaru BAND RENOVATIO yang berdiri tanggal 10 Oktober 2010 sekarang ini lagi nyiapin lagu-lagu sendiri dan memantapkan skill masing-masing personilnya buat nyoba peruntungan baru yakni tampil di kafe-kafe. “Nggak usah kafe yang jauh, yang deket-deket dulu aja,” kata Yefta, bassis band ini. Untuk tujuan itu, band ini pun latihan terus seminggu sekali. Band yang terdiri dari empat cowok ekspresif yakni Yefta (bass), Cipto (drum), Evan (vokal) dan Ardian (gitar) ini terhitung sering mengikuti festival band. Dari perlombaan itu, Renovatio beberapa kali menjadi juara harapan. Even yang pernah mereka ikuti antara lain Festival Band Pelajar dan Mahasiswa di Universitas Pancasakti (UPS) Tegal, Festival Band dalam rangka HUT SMA Negeri 2 Kota Tegal, even serupa dalam rangka Lomba Seni Tingkat Pelajar di Gedung Wanita Kota Tegal serta Lomba Band tingkat Provinsi di Semarang mewakili Kota Tegal. Personil band yang tergabung dalam band ini tercatat masih satu sekolah yakni di SMK Negeri 3 Kota Tegal. Mereka bergabung jadi satu band setelah merasa cocok satu sama lain, saling melengkapi dan bisa kompak. Yang berbeda dari band ini yakni cara mereka menyelesaikan masalah dalam bandnya atau personilnya. “Yang bikin kita beda dari band lainnya itu kekompakan kita sama cara nyelesein perselisihan di band ini. Band kita paling anti sama kata egois. Makanya bisa kompak terus,” tuturnya. Renovatio yang memiliki arti harus lebih baik dari sebelumnya ini punya beberapa harapan ke depan. Mereka pengen bandnya bisa terkenal dan bisa diterima masyarakat umum. “Nggak cuma terkenal doang tapi juga bermutu dan berguna buat yang laen,” tandas dia. (layung)

PASKA heboh video lipsync Briptu Norman yang mendadak jadi selebritris, demam Bollywood rupanya melanda sebagian masyarakat. Lisnawati Adi Saputri termasuk salah satu pelajar yang menyukai beberapa hal terkait Bollywood. “Artis Bollywood idolaku itu Hitrik Rhosan. Dia cakep dan keren pas akting,” tutur cewek kelahiran Tegal, 29 Juli 1995 ini. Menurutnya, namanya ngefans tentu wajar kalo pengin tahu kabar artis idolanya. Hal itu, lanjut dia, sah-sah aja

LISNAWATI ADI SAPUTRI Aktivis OSIS SMK Negeri 2 Kota Tegal

untuk dilakukan. Namun meski terjangkit demam Bollywood menurutnya kita nggak perlu sampai melupakan kewajiban kita sebagai pelajar. “Ya harus tetap inget segala sesuatu yang mesti dikerjakan,” tambah Eliz, begitu dia biasa dipanggil. Diapun mempunyai tips bagaimana agar tak berlebihan menyukai sesuatu. Yuk kita simak!

1. Tanggapi apa yang dikagumi dengan sewajarnya dan nggak perlu berlebihan 2. Nggak perlu terlalu lebay saat tahu tentang idolanya 3. Nggak perlu terlalu terobsesi dengan penampilan dan gaya-gaya tentang idolanya 4. Bersikap biasa aja, dan tetap menjadi diri sendiri 5. Jadikan dia penyemangat saja untuk segala aktivitas positif kamu. (shinta)

Misteri Ada Band

kau misteri yang mainkan rasa [intro] C G/B Am G F G C G/B Am G F G pertama ku melihat kau melangkah di depan mata C G/B Am G F G tersenyum memandangku tak sadar jantung berdebar F Em Dm C ada yang berbeda dari sikapmu yang tenang F Em Dm G menggoda batinku ingin lebih mengenalmu [chorus] C F Em kau misteri yang mainkan rasa Dm G hingga ku hanyut C F menyeretku ke sebuah cinta Am G F yang penuh keindahan C G/B Am G F G malam semakin larut sinar bulan kian meredup C G/B Am G F G ku menunggu hadirmu datang menjemput mimpi F Em Dm C jangan pernah pergi gelisah jiwa tak menentu F Em Dm G lelah ku tanpamu beku dalam kesendirian [chorus] C F Em kau misteri yang mainkan rasa Dm G hingga ku hanyut C F menyeretku ke sebuah cinta Am G F yang penuh keindahan

TIM XPRESI KOORDINATOR : Khikmah Wati ANGGOTA TIM1: I Layung Sari, Shinta Wulandari, Teguh Arif Bowo TIM 2: Intan Aji P, Anggi Mutiara M, Khifni Setiawan

PROFIL USIA :

JUMLAH :

13 - 17 tahun

25 ResponX di Kota dan Kabupaten Tegal, Brebes

JENIS KELAMIN : PENDIDIKAN : Cewek 50 persen Cowok 50 persen

SMP dan sederajat SMA/SMK dan sederajat

Gara-gara Norman, Kena Demam Bollywood Chal chaiya chaiya Chal chaiya chaiya

chaiya chaiya chaiya chaiya

UPS...masih belum lupa dengan bagian awal lagu India ‘Chaiyachaiya’ yang mendadak tenar di Indonesia gara-gara Briptu Nor-

man Kamaru kan? Paska kehadiran polisi Gorontalo tersebut dengan aksi lipsyncnya, demam Bollywood rupanya kembali melanda sebagian masyarakat kita. Nggak cuma orang dewasa, sebagian pelajar juga terjangkit demam serupa. Setidaknya ada 38,9 persen ResponX yang mengaku menyukai berbagai hal terkait

Dy. Candra Pebrianto

Ingin Teruskan Jejak Sang Ayah BERAYAH seorang atlet bulutangkis, Dy. Candra Pebrianto, siswa SMA Negeri 5 Kota Tegal rupanya berkeinginan meneruskan jejak sang ayah. Diapun ingin menjadi pemain kelas dunia seperti Taufik Hidayat. Menurutnya, prestasi bulutangkis di Indonesia sekarang ini semakin buruk. Hal ini menjadi salah satu yang membuat cowok kelahiran Tegal, 26 Februari 1993 ini termotivasi untuk mengembalikan kepercayaan dunia pada kemampuan atlet bulutangkis Indonesia. “Aku ingin ikut berusaha memperbaiki prestasi bulutangkis Indonesia,” ujarnya. Untuk meningkatkan pola permainannya, Candra, begitu dia biasa dipanggil selalu mengikuti latihan 4 kali dalam seminggu bersama pelatihnya, Hartanto. Candra sendiri juga sempat mengikuti pelatihan khusus bulutangkis di Jakarta selama 1 tahun

pada tahun 2007. Dia bahkan rela berhenti sekolah untuk mengembangkan teknik penguasaan bulutangkisnya. “Relax aja jangan dibikin susah, harus selalu optimis dan semangat,” kata dia menuturkan tipsnya untuk menjauhi kejenuhan yang biasanya timbul pada saat mengikuti latihan rutin. (teguh)

Bollywood. Hanya 29,4 persen saja yang mengaku tidak, 20 persen lainnya lebih tergantung jenisnya dan sisanya 11.7 persen nggak tahu. “Aku menyukainya karena lagunya enak didengar dan filmnya juga bagus, apalagi pemainnya,” tutur Isti K, siswi SMP Negeri 9 Kota Tegal memberikan alasannya menyukai berbagai hal terkait dengan India. Nama Sakhrukh Khan menempati polling tertinggi dengan prosentase 41,5 persen ResponX. Sementara 20,2 persen lainnya memilih Kajol, 24,6 persen Rani Mukherjee dan 13.7 persen Hitric Rhosan.

“Aku mengidolakan Sakhrukh Khan karena dia main filmnya bagus, keren dan pastinya mantap deh,” puji Norman, siswa SMA Al-Irsyad Kota Tegal. Kalo berandai-andai ketemu artis Bollywood yang diidolain, 38,3 persen ResponX mengaku bakal langsung nyamperin, 45,5 persen langsung minta foto bareng. Seperti pernyataan Nunu, siswi SMP Negeri 1 Brebes. “Yang pastinya aku nggak bakal nyia-nyiain waktu jika diberi kesempatan ketemu dengan idolaku, minta foto, no.hp dan semuanya deh,”ujarnya. Tapi kalo harus milih antara film Bollywood dan Indonesia, 35,7 persen ResponX rupanya tetep keukeuh milih Bolly-

wood. Hanya 32,6 persen saja yang milih film Indonesia. Sementara 17,1 persen duaduanya. “Kalo aku sih nggak mau milih, karena menurut aku semua karya seni itu bagus. Jadi aku suka semua seni,” tutur Afni, siswi SMP Negeri 8 Kota Tegal. Terkait kemunculan Briptu Norman yang menyanyikan lagu India, 47,4 persen ResponX sepakat kalo penampilan polisi itu keren. Seperti penuturan Indah, siswi SMK Negeri 2 Kota Tegal. “Menurut aku bagus, karena dengan kemunculan Briptu Norman membuat orang yang awalnya tegang kalo ketemu polisi, menjadi santai,” tuturnya. (tim1)


SAMBUNGAN

RABU 18 MEI 2011

19

RADAR TEGAL

Berani Main Keras dari halaman 1 Bintang Perempuan Punya Cerita, antologi film garapan Nia Dinata itu mengaku berani mengambil resiko jika terluka dalam proses pembuatan film

action yang keras. “Kalo luka itu ya resiko. Adegan drama aja bisa luka. Makanya latihan dulu,” cetusnya. Pemeran Safina dalam Cerita Dari Jogja ini juga belajar ilmu silat. Karena pengalaman

Lagi, Densus Tangkap 6 Warga olahraga bela diri itu, dia mengaku pernah dilarang orang tua dan pernah berantem dengan temannya waktu SD. “Dulu waktu kecil pernah belajar silat. Mama juga sempat melarang sih.” (CR-2)

Kelulusan Menakjubkan dari halaman 1 ding sebelumnya. Tahun 2010 untuk SMA, angka kelulusannya 99,15 persen. Tahun ini SMA tingkat kelulusannya naik jadi 99,90 persen. Demikian pula SMK. Tahun 2010 angka kelulusan 99,19 persen. Ini meningkat 0,73 persen jadi 99,92 persen. Sedangkan untuk MAN tahun lalu dengan sekarang tidak ada perubahan, yaitu 100 persen. “Upaya keras yang dilakukan Dinas Pendidikan menunjukkan hasil memuaskan. Meski belum mencapai 100 persen, namun angka kelulusan meningkat dibanding tahun sebelumnya,” ujarnya, Senin (16/5). Selain meningkatnya angka kelulusan, lanjut Titik, apa yang ditekankan Disdik pada sekolah-sekolah juga terlaksana dengan baik. Antara lain mengenai kualitas, kuantitas, dan kejujuran dalam kelulusan siswa. Terbukti meski penentu kelulusan 40 persennya nilai sekolah, namun masih ada siswa yang gagal. Artinya, sekolah benar-benar jujur tidak

merekayasa nilai sekolahnya. “Dengan hasil kelulusan ini menunjukkan sekolah tidak mark up nilai sekolah siswa. Buktinya masih ada anak yang tidak lulus.” Dijelaskan Titik, empat siswa yang tidak lulus, 2 orang dari SMK dan 2 dari SMA. Di antaranya 1 anak SMAN 5, satu siswa SMA Ihsaniyah, 1 murid SMK Dinamika, dan 1 siswa SMK SUPM Al Maarif. Semua anak akan diupayakan agar mengikuti Kejar Paket C. Sehingga mereka dapat tetap mendapatkan ijazah setara SMA/SMK. Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA, Rismono MPd menambahkan, hasil kelulusan tahun ini memang luar biasa. Hampir seluruh sekolah meluluskan siswanya 100 persen. Hanya ada beberapa sekolah yang gagal, itu pun jumlahnya sangat sedikit. “Penyebab naiknya angka kelulusan salah satunya kebijakan pemerintah yang mengubah sistem. Kelulusan tidak ditentukan hanya oleh hasil UN. Namun lulus tidaknya siswa ditentukan pula oleh nilai

sekolah mereka. Dengan perbandingan 40 persen nilai sekolah, dan 60 nilai UN. Penghitungan angka kelulusan hanya yang mengikuti UN. Sementara yang tidak ikut ujian tidak masuk dalam hitungan,” tandasnya. Sementara itu saat memonitor jalannya pengumuman hasil ujian, Wakil Wali Kota Tegal Habib Ali Zaenal Abidin memberikan apresiasi pada dunia pendidikan Kota Tegal. Karena berkat kerja keras mereka, angka kelulusan lebih baik dari tahun sebelumnya. “Target Pemkot memang tidak muluk-muluk. Hanya berharap angka kelulusan lebih baik dari sebelumnya. Itu dibuktikan dengan hasil pengumuman kemarin.” Namun demikian tugas dunia pendidikan belum selesai. Diharapkan hasil tahun ini menjadi bahan evaluasi untuk ke depan. Sehingga kelulusan tidak hanya kuantitasnya. Tapi kualitas dari kelulusan meningkat terus. Tidak terkecuali kejujuran dalam dunia pendidikan tetap dipertahankan dan ditingkatkan lagi. (adi)

Tak Lulus UN, Coba Bunuh Diri dari halaman 1 Kemudian korban langsung lari ke kamar mandi dan mengambil cairan pembersih keramik lalu langsung meminumnya. “Saya langsung mengejar anak saya ke belakang, tapi sayang dia sudah meminum sebagian cairan itu. Anak saya langsung pingsan dan langsung saya bawa ke RSUD Kalisari,” ungkap Herlin ibu korban. Dia menjelaskan, sebagai orang tua, berbagai upaya untuk mempersiapkan UN sudah dilakukannya termasuk mendaftarkan dia untuk mengikuti bimbingan belajar di Primagama. “Tapi mau bagaimana lagi, lha wong kenyataannya seperti ini. Paling yang akan saya lakukan mengikutkan dia dalam

kegiatan Kejar Paket C,” terangnya dengan mimik bersedih. Saat dikonfirmasi di rumahnya, Kepala Sekolah SMA Bhakti Praja, Wahyu Winarsih SPd mengatakan, prosedur pemberitahuan bagi siswa yang tidak lulus yakni dengan mendatangi rumah siswa tersebut. Termasuk yang dilakukan terhadap korban Iin Nirmala. “Ya, saya mendengar kabar itu. Tapi sejauh ini informasi yang saya dapat belum terlalu mendetil,” ungkapnya. Dia memaparkan, di sekolahnya terdapat 154 siswa yang mengikuti UN. Empat siswa diantaranya dinyatakan tidak lulus, termasuk korban. Pengumuman kelulusan sendiri baru diselenggarakan pukul 14.00, namun bagi siswa yang tidak lulus diumumkan lebih dulu. “Yang mengakibatkan kor-

ban tidak lulus adalah nilai matematika dengan nilai 0,5. Sedangkan pelajaran lainnya cukup baik. Padahal, dari pihak sekolah sudah membantu memberikan nilai tinggi,” ulasnya. Dia juga menambahkan, sejak SD maupun SMP korban memang diikutkan pada program kejar paket. Mengingat setiap kali UN, korban selalu tidak lulus ujian. Pihak RSUD Kalisari melalui bagian UGD, Sigit mengatakan, korban masuk RSUD Kalisari sekitar pukul 11.00. “Ketika sampai di Rumah Sakit, korban langsung dilarikan ke UGD. Dari diagnosa kami, korban positif menderita keracunan akibat cairan pembersih yang diminumnya,” ungkap dia. Hingga berita ini diturunkan, korban masih berada di rumah sakit dan akan dirawat sampai pulih. (ap86)

Minta Densus Biayai Anak dari halaman 1 Paman istri Nur Iman, Tarso saat ditemui Radar Solo (Jawa Pos Group) kemarin (17/5) mengatakan, sampai saat ini tidak ada kabar atau informasi dari Waliyem. Namun dirinya merasa yakin Waliyem bersama keluarga lainnya dalam keadaan aman. Karena mereka semua dalam lindungan kepolisian. “Saya belum dapat kabar, tapi saya tenang karena yakin mereka baik-baik saja. Saat terakhir ketemu saya, Waliyem menyatakan, diamankan oleh polisi selama seminggu. Setelah itu mungkin akan segera kembali ke sini,” terang Tarso. Meskipun demikian, pihak keluarga tetap akan meminta dan menuntut kepada kepolisian untuk bertanggung jawab atas masa depan kedua anak Nur Iman. Tidak hanya sekarang sudah selesai tetapi tidak ada kejelasan tentang pertanggungjawaban masa depan anak Nur Iman. “Saya merasa semua sudah selesai. Tapi saya tetap meminta kejelasan nasib anak keponakan saya. Memang sudah diberikan santunan kemarin, tapi itu bukan untuk masa depan keluarganya. Karena Nur

Iman tulang punggung keluarga,” jelasnya. Perihal serupa diungkapkan tetangga Nur Iman. Seorang pria yang enggan disebutkan namanya mengatakan, tidak ada kabar atau informasi tentang keberadaan istri Nur Iman dan kedua anaknya. Sampai kemarin keadaan rumah Nur Iman kosong tak berpenghuni. “Kami tidak tahu kejelasan keberadaan Waliyem dan anaknya. Tidak ada kabar atau informasi kapan pulang juga,” kata pria tersebut kepada Radar Solo saat ditemui di samping rumah Nur Iman kemarin. Sebelumnya, baku tembak terjadi ketika Densus 88 menyergap dua terduga teroris yakni Sigit Qordhowi dan Hen-

dro Yunianto di Gang Kantil, Desa Sanggrahan, Kecamatan Sukoharjo, Sabtu (14/5) dini hari. Dalam baku tembak itu, Sigit dan Hendro tewas. Sementara Nur Iman yang saat itu tengah berada di warung hik miliknya juga ikut tewas akibat peluru nyasar. Hingga kini belum diketahui peluru siapa yang merenggut nyawa bakul hik ini. Polisi sempat menyangkal jika peluru tersebut berasal dari senjata milik anggota Densus. Polisi mengklaim jika peluru nyasar ini berasal dari senjata Sigit yang menembak secara membabi buta. Uji balistik dari peluru yang bersarang di tubuh Nur juga belum keluar hasilnya. (udi/ nan)

dari halaman 1 masih bersembunyi di wilayah Jawa Tengah. Karena itu, tim penindak Densus 88 di Bali segera mengontak tim operasi yang bermarkas di sebuah hotel di Solo, Jawa Tengah. “Langsung bergerak ke Colomadu, Muntilan, dan perbatasan Sragen,” jelasnya. Di daerah Karanganyar dan Solo, tiga orang diamankan. Sedangkan di Muntilan, dekat Magelang, Jawa Tengah ada dua orang yang “diambil”. Menurut perwira ini, semua orang itu belum berstatus tersangka. “Kita hati-hati merilis nama, semua masih terduga. Waktunya 7 x 24 jam,” tambahnya. Total jumlah yang tangkapan densus di Jawa Tengah kemarin

adalah lima orang. Dia mengakui, setelah ada peristiwa tertembaknya Nur Iman dalam penggerebegan di Sukoharjo, ada evaluasi dalam prosedur tetap di lapangan. “Hasil evaluasi internal sudah dilaporkanke Kapolri melalui Irwasum (Inspektur Pengawan Umum),” jelasnya tanpa bersedia menjelaskan apa hasil rapat internal satuandi tubuh Korps Bhayangkara itu. Di Mabes Polri, Kepala Bagian Penerangan Umum Kombes Boy Rafli Amar mengaku belum mengetahui adanya serangkaian penindakan di tiga kota (Denpasar, Karanganyar, Magelang) itu. “Humas belum diberitahu,” jelas mantan anggota Satgas Bom Polri ini. Yang jelas, kata Boy, operasi oleh Densus 88 belum selesai

walaupun Sigit Qurdowi yang disebut-sebut sebagai instruktur pembuatan bom M Syarif sudah tewas. “Karena ini rangkaian penyidikan. Ifatnya kan jaringan, ada perannya masingmasing. Nanti akan jelas di persidangan,” kata mantan Kapolres Pasuruan ini. Soal pengakuan keluarga bahwa Densus 88 salah menyita uang dan perhiasan, menurut Boy, akan dievaluasi oleh internal penyidik. “Sekarang masih diverifikasi. Tentu, kalau ada keterangan dari pihak lain silahkan saja. Tapi, yang jelas masih kita anggap sebagai barang bukti,” katanya. Keluarga Sigit menyebut uang Rp 53 juta yang disita Densus adalah uang hasil penjualan tanah dan tidak terkait dengan aksi terorisme.

Beberapa barang lain seperti senapan angina dan bubuk hitam juga hanya peralatan rutin keluarga. Senapan angina milik ayah Sigit yang hobi berburu burung, sedangkan bubuk hitam adalah alat rias / make up (Jawa Pos 17/05). Densus 88 juga pernah salah ambil uang saat menangkap Abu Tholut di Kudus Desember 2010 lalu. Saat itu, Densus mengambil uang Rp 5 juta di lemari yang belakangan terbukti tidak terkait aksi terorisme. Uang Rp 5 juta itu akhirnya dikembalikan Densus pada keluarga Abu Tholut. Kombes Boy meyakini bahwa penyidik bergerak berdasar fakta. “Kita punya banyak bukti, ada video, ada juga rencana-rencana serangan dan pengakuan tersangka lain.” (rdl/iro)

sekitar Jakarta) yang saat ini mencapai Rp 3.000/kWh. Praktis, 10 kali lipat lebih mahal daripada listrik nuklir Korsel. Apalagi, kalau dibandingkan dengan produksi listrik di pulau-pulau luar Jawa yang mencapai Rp 3.500/kWh. Saya sungguh mengira salah dengar. Lebih lima kali saya mengulangi pertanyaan saya itu. Khawatir masih salah dengar, saya minta dituliskan di atas kertas. Mula-mula saya yang menuliskannya. Dia pun membenarkan. Lalu saya minta dia sendiri yang menulis. Ternyata sama: USD 3,9 cent/kWh. Saya masih takut teperdaya. Ketika mengunjungi PLTA (pembangkit listrik tenaga air) pumped storage di Yang Yang, tiga jam naik mobil dari Seoul, saya bertanya ke pejabat tinggi Kepco (PLN-nya Korsel). Ini berarti saya bertanya ke pihak pembeli. Saya ingin membandingkan keterangan pihak PLTN (penjual listrik) dengan keterangan Kepco sebagai pihak pembeli (untuk disalurkan ke masyarakat). Pertanyaan saya: berapakah Kepco membeli listrik dari pembangkitpembangkit nuklir? Jawabnya: USD 3,9 cent/kWh. Bahkan, pejabat tinggi “PLN Korsel” itu menuliskan daftar harga listrik yang dia beli dari berbagai jenis pembangkit. Nuklir 3,9 cent, PLTU batubara: 6,0 cent, PLTA: 13,8 cent, PLTA pumped storage: 20,1 cent. PLTA pumped storage menjadi paling mahal karena sifatnya yang khusus. Inilah pembangkit listrik yang menggunakan air, tapi hanya dijalankan lima jam sehari, yang disebut waktu beban puncak. Kalau di Indonesia, beban puncak itu terjadi antara pukul 6 sore sampai 10 malam, ketika semua orang menyalakan listrik di rumah masing-masing. Pada jam-jam seperti itu semua air di waduk yang di atas sana ditumpahkan ke turbin untuk menghasilkan listrik. Setelah pukul 10 malam, ketika rumah-rumah mulai mematikan listrik, operasi dihentikan. Air yang sudah diterjunkan ke waduk bawah tadi dipompa lagi ke atas dimasukkan ke waduk atas. Begitulah terus-menerus

sepanjang hari. Airnya diputar dengan cara yang amat mahal. Untuk kali pertama PLN akan membangun proyek seperti ini di Cisokan, dekat Bandung. Setelah diadakan penelitian, untuk seluruh Jawa hanya satu tempat ini yang bisa dipakai untuk pembangkit listrik sistem khusus ini. Setelah mendapat keyakinan harga tadi, barulah saya mengerti mengapa industri di Korsel bisa mendapat harga listrik lebih murah dari Indonesia. Padahal, di Tiongkok saja, yang harga-harga barangnya lebih murah, listrik untuk industrinya lebih mahal dari Indonesia. Dari sini juga saya tahu bahwa mati lampu di Korsel menjadi yang terbaik di dunia. Setahun hanya mati lampu 3 menit. Salah satunya karena pasokan listriknya sangat andal. (Indonesia: 2009 mati lampu 150 kali; 2010 turun jadi 50 kali; 2011 ini ditargetkan hanya 9 kali rata-rata per pelanggan per tahun). Dari sini pula saya bisa maklum mengapa pemerintah Uni Emirat Arab tidak membatalkan proyek nuklirnya. Samsung juga yang akan mengerjakan empat unit PLTN di Uni Emirat Arab, masing-masing 1.400 MW itu. “Kami terus bekerja di sana,” ujar pejabat tinggi Samsung yang menemani saya. Tapi, tidakkah rakyat Korsel takut akan terjadi seperti di Fukushima? Itu yang membuat saya bertanya-tanya. Kalaupun pemerintahnya tidak terpengaruh, apakah rakyatnya juga tidak takut? Saya pun mencari kesempatan untuk menanyakan hal itu kepada orang biasa di keramaian Kota Seoul. Ada yang pekerjaannya sopir, ada juga yang pegawai kantor swasta. Pertanyaan yang saya ajukan sama: apakah tidak takut dengan listrik nuklir? Jawabnya mirip-mirip: ada juga ketakutan itu, tapi tidak seberapa besar. Lalu saya bertanya lagi: seandainya rasa takut itu dibuat skala antara 1 (tidak takut sama sekali) sampai 100 (sangat takut), di skala berapakah ketakutan Anda itu? Jawab mereka juga miri-mirip: di antara skala 15 sampai 20. Wallahualam. (*)

Nuklir Tidak Habis Pikir dari halaman 1 sedang giat-giatnya diselesaikan. Terlihat begitu banyak pekerja di kedua proyek itu. Korsel yang dikenal disiplin pada jadwal proyek itu memang ingin menyelesaikan dua proyek PLTN itu satu bulan lebih cepat dari jadwal seharusnya: akhir tahun ini juga. Dua unit yang sedang dalam penyelesaian itu salah satunya dibangun grup Samsung. Rupanya, Samsung pun sudah merambah ke bidang pembangunan PLTN. Ini bukan kunjungan saya yang pertama ke PLTN. Tahun lalu saya ke PLTN Genka di Kyushu, Jepang. Namun, baru kali ini saya melihat proyek PLTN yang sedang dikerjakan. Inilah kesempatan baik bagi saya untuk melihat jantung-nya PLTN yang tidak mungkin bisa dilihat lagi setelah proyek itu selesai. Kebetulan tahap pembangunan PLTN oleh Samsung ini sudah mencapai titik menjelang akhir. Bangunan fisik reaktornya sudah jadi, namun masih bisa dimasuki untuk melihat dalamnya. Bagian-bagian yang berada di bawah air sudah dipasang. Tapi, karena airnya sangat jernih, bagian tersebut masih bisa dilihat samar-samar. Reaktornya sendiri yang kelak diisi uranium itu belum dipasang, tapi sudah siap di sebelah “kolam” itu. Tinggal mengangkat dan memasukkannya ke kolam, disatukan dengan bagian bawahnya yang sudah berada di dalam air. Peralatan-peralatan lain juga sudah dipasang, tapi masih bisa ditinjau dari jarak dekat: proses steam, turbin, generator, dan ruang kontrol. Berada di dalam kubah besar bangunan PLTN yang sudah jadi, kita bisa melihat tebal dan berlapislapisnya material yang sangat

khusus untuk dinding kubah itu. Kita juga bisa melihat sistem pendingin yang berlapis-lapis yang sudah tidak akan seperti Fukushima yang memang masih menggunakan teknologi 40 tahun lalu itu. Ketergantungan Korsel akan PLTN memang tidak bisa dihindari lagi. Sudah terlalu besar peran PLTN untuk pasokan listrik di Korsel: sudah 30%. (30 persennya lagi PLTU batubara dan sisanya PLTG). Kalau PLTN di Korsel dihentikan, ekonomi negara gingseng yang lagi ingin mengalahkan Jepang itu bisa langsung ambruk. Apalagi Korsel telanjur mengandalkan PLTN bukan hanya untuk kecukupan pasokannya, tapi juga untuk menjaga keandalan listriknya, efisiensinya, dan murahnya harga listrik. Soal murah ini saya hampirhampir tidak percaya. Sebab, ketika di Jepang tahun lalu saya mendapat keterangan harga listrik dari PLTN masih USD 17 cent/kWh. Rasanya saya tidak salah mendengar saat itu. Rasanya saya juga sudah mengulangi beberapa kali pertanyaan saya itu dan jawabnya sama: USD 17 cent/kWh. (Baru setelah di PLN saya tahu bahwa dalam menulis kWh, huruf Wnya harus besar karena berasal dari nama orang yang menemukan listrik, James Watt). Tapi, di Korsel ini saya mendapat penjelasan yang sangat mengejutkan. Harga listrik dari PLTN hanya USD 3,9 cent/kWh. Untuk rupiah sekarang, ini hanya sekitar Rp 350/kWh. Bandingkan dengan harga listrik dari PLTU batubara yang kini sudah mencapai Rp 600/ kWh. Atau bandingkan dengan harga listrik yang diproduksi dengan minyak solar di Tambak Lorok (Semarang) atau di Muara Tawar, Tanjung Priok dan Muara Karang (semuanya di


CMYK

KOMBIS

RABU, 18 MEI 2011

20

RADAR TEGAL

Kambing Bakar Maroko Hangatkan Riez Palace Hadir di Abunawas Resto & Shisha TEGAL – Anda penyuka santapan berbahan kambing? Atau lidah Anda kangen dengan menu kare dan kambing bakar ala Timur Tengah? Sajian menu spesial yang bakal dihadirkan Riez Palace di Abunawas Resto & Shisha ini tentu bisa menjadi sajian pilihan untuk memanjakan lidah Anda. Hotel yang berada di Jalan Gajahmada Kota Tegal ini siap membangkitkan selera makan Anda dengan menu pilihan berupa kambing bakar Maroko. Meski makanan yang satu ini bernuansa Timur Tengah, namun dalam penyajiannya tak melupakan selera khas lidah masyarakat Tegal yang cenderung menyukai pedas dan gurih. Hal ini disampaikan Chef Abunawas Resto & Shisha Riez Palace Arif Budiman ketika ditemui di resto yang penuh keteduhan di hotel bernuansa Islam ini. ’’Setiap bulan, kami memang ada food promo. Untuk bulan ini memang masih seafood promo. Tapi, kami pun siap menyajikan menu spesial di bulan depan dengan nama kambing bakar Maroko,’’ ujar Arif sembari menunjukkan menu kambing istimewa yang dimaksud.

HESTI PRASTYANI/RATEG

OLAHAN MAROKO – Chef Abunawas Resto & Shisha Riez Palace Tegal Arif Budiman menunjukkan menu istimewa kambing bakar Maroko beserta karenya.

’’Kambing bakar Maroko ini adalah masakan Maroko, namun kami olah dengan beragam inovasi yang disesuaikan dengan selera orang Tegal yang menyukai aneka masakan dengan rasa pedas dan gurih. Karenanya, saya mencoba berinovasi dengan racikan bumbubumbu spesial. Saya juga membubuhkan madu, sehingga ada rasa manisnya. Dan hasilnya kambing bakar Maroko yang dikombinasikan dengan selesa orang Tegal ini mendapat respon yang sangat bagus saat saya sajikan ke sejumlah pihak untuk mencicipinya,’’ lanjut chef yang sudah menimba banyak ilmu di Timur Tengah,

selain sejumlah pulau di Indonesia ini. Menilik kesukaan lidah orang Tegal yang sangat menyukai sate atau makanan yang dibakar, Arif pun berusaha keras menghadirkan menu pilihan bernuansa Maroko tanpa meninggalkan kekhasan selera Tegal. ’’Rasanya, bukan hal tabu untuk berinovasi dalam hal masakan. Akhirnya, saya coba menghadirkan olahan yang dibakar,’’ ujarnya. ’’Olahan ini selalu kami sajikan fresh. Selain kambing bakar Maroko, sajian serupa juga bisa diolah menjadi kare Arabica food,’’ lanjut dia. (hes)

Adira Gelar Pesta Hiburan Rakyat KETANGGUNGAN - Ribuan warga Kabupaten Brebes khususnya di wilayah Kecamatan Ketan g g u n g a n K a b u p a t e n Brebes, Sabtu (14/5) memadati Komplek Terminal Ketanggungan. Mereka datang berbondong-bondong untuk menyaksikan acara Pesta Hiburan Rakyat (PHR) Adira Club Member. Dalam acara tersebut, berbagai macam hiburan disuguhkan bagi masyarakat sekitar. Sebelum acara dimulai, beberapa perwakilan Adira Finance sempat melakukan touring dari Desa Dukuhturi-Karangmalang Kecamatan Ketanggungan. Kepala Adira Ketanggungan Widiyanto saat ditemui di lokasi acara mengatakan, kegiatan Pesta Hiburan Rakyat Adira Club Member sengaja

DOK.ISTIMEWA

HIBURAN MASYARAKAT - Pesta Hiburan Rakyat Adira Club Member menjadi hiburan masyarakat Ketanggungan dan sekitarnya.

diselenggarakan untuk menghibur nasabah yang selama ini mempercayakan kepada Adira sebagai lembaga pembiayaan. Dikatakannya dia, acara di

Ketanggungan ini merupakan even di kota kedua dari 14 kota/ kabupaten di Jawa Tengah yang menyelenggarakan kegiatan serupa. (har)

Mie Pasar Baru Favorit Orang Tegal

Bagi Anda masyarakat kota tegal, slawi, brebes, dan sekitarnya tentu tidak asing lagi dengan restoran yang terletak di upper floor 15–16 Rita SuperMall, Tegal. Apalagi kalau bukan Mie Pasar Baru. Salah satu cabang Pringsewu Restaurant Group ini terkenal dengan cita rasa mie yang enak dan khas. Namun, jika Anda ingin menyantap menu yang lain, jangan khawatir banyak pilihan menu yang ditawarkan seperti aneka nasi ayam, aneka steak, aneka sayuran, dan bagi Anda yang gemar menyantap olahan seafood tentu ada di Mie Pasar Baru. Tidak diragukan lagi, sajian mie yang ditawarkan oleh Mie Pasar Baru kepada pelanggannya merupakan mie yang lezat, higienis, serta aman bagi kesehatan. Tentu Mie Pasar Baru memang solusi tepat untuk semua kalangan masyarakat. Terbukti, Mie Pasar Baru mendapatkan penghargaan ’Mie Terfavorit’ versi Bogasari Expo pilihan pelanggan. Banyak alasan mengapa ma-

kan di Mie Pasar Baru, di antaranya: · Mie Pasar Baru menggunakan bahan-bahan terpilih, berkualitas tinggi dibuat sendiri secara langsung (mendadak) sehingga dijamin fresh tanpa formalin dan borak serta pewarna kimia, sehingga aman untuk dikonsumsi. · Mie Pasar Baru menggunakan daging ayam yang berkualitas, sehat, dan layak untuk dikonsumsi karena berada di bawah pembinaan dan pengawasan dari dinas terkait. · Mie Pasar Baru bersertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). · Mie Pasar Baru diolah dengan resep khusus sehingga menghasilkan rasa yang enak dank has, serta harga terjangkau untuk semua kalangan. Dari sekian kelebihan yang dimiliki oleh Mie Pasar Baru tentunya karena tekad kami untuk memberikan yang terbaik buat pelanggan, sebagai wujud terimakasih untuk pelanggan

kami berikan program-program khusus di antaranya, gratis voucher Mie Pasar Baru untuk setiap transaksi makan ditempat minimal Rp 75.000. Gratis Mie pangsit Single untuk program kartu kunjungan, Nikmati pula Quis seru “Serupa Tapi Beda” yang berhadiah voucher makan gratis untuk pemenang Atau bagi anda yang ingin menggunakan layanan pesan antar Mie Pasar Baru ada program khusus, yaitu gratis voucher jus jeruk setiap transaksi delivery minimal Rp 25.000 berlaku kelipatan. Khusus pesan antar instansi / kantor beli 4 aneka mie gratis 1 Mie Ayam. Anda cukup tekan 340741, pesanan Anda akan diantar dalam cuaca atau kondisi apapun. Khusus dalam Kota Tegal bebas biaya antar dan tanpa batas minimal transaksi. Tidak hanya di Tegal, pesan antar Mie Pasar Baru juga telah merambah di Kota Brebes, Slawi (Kabupaten Brebes), dan sekitarnya. Nikmati lezatnya, raih gratisnya. Mie Pasar Baru lezatnya bikin ketagihan. (adv)

DOK.RATEG

TAMBAH USIA – Manager Pringsewu Tegal Andi Listiyono (tengah, kanan) didampingi Manager Harian Pagi Radar Tegal Hesti Prastyani (tengah) saat merayakan HUT Pringsewu Tegal ke-9.

Pringsewu di Usia ke-9

Hadirkan Beragam

KEUNIKAN SAJIAN BERTAMBAHNYA usia tentunya diharapkan dapat menjadi tolak ukur dalam peningkatan berbagai hal. Demikian hanya dengan Restoran Taman Pringsewu Tegal. Di usianya yang kini genap 9 tahun pada 15 Mei 2011, Pringsewu terus melakukan beragam pembenahan dan peningkatan dalam pelayanan kepada konsumen. ’’Kami berharap, di ulang tahun ke-9 ini Pringsewu di area Tegal semakin terkenal dan semakin dekat dengan warga lokal,’’ tandas Manager Pringsewu Tegal Andi Listiyono ketika dikonfirmasi, Senin (16/5) di restoran yang selalu tampil dengan taman yang asrinya ini. ’’Alhamdulillah, ini sudah terwujudkan dengan semakin meningkatnya kunjungan-kunjungan (konsumen) lokal serta yang berasal dari luar wilayah Tegal. Kami bergarap, dapat HESTI PRASTYANI/RATEG semakin memberikan pela- MENU ISTIMEWA – Sajian menu spesial selalu dihadirkn yanan yang prima untuk Pringsewu untuk memanjakan lidah konsumen. konsumen,’’ lanjut pria ramah ini. hadirkan aneka keunikan. Di keunikan rumah pohon dan Selain ditunjang dengan antaranya, sajian sulap jembatan yang menjadi akhadirnya beragam menu untuk konsumen yang me- ses menuju ke pantai. pilihan, peningkatan jumlah nunggu menu pilihannya ’’Untuk menikmati rumah kunjungan konsumen Pring- tersajikan, program-pro- pohon, tidak ada perbedaan sewu ini juga dikarenakan gram promo spesial, kondisi harga yang kami berlakukan restoran bernuansa keluar- taman yang terus diper- untuk konsumen. Harga ga ini juga selalu meng- cantik, serta menghadirkan tetap sama, cuma memang

rumah pohon ini kami sediakan untuk keluarga,’’ jelas Andi. ’’Demikian halnya dengan jembatan yang sengaja kami hadirkan untuk memberikan servis lebih kepada konsumen yang hendak menikmati keindahan pantai. Jembatan ini kami desain sedemikian rupa dengan konsep buka tutup, sehingga saat malam hari kami tidak fungsikan,’’ lanjutnya. Terkait dengan perayaan bertambahnya usia yang ke9 tahun, lebih lanjut Andi mengatakan, Pringsewu Tegal juga menggelar beragam kegiatan sosial dengan memberikan santunan ke panti asuhan di wilayah Tegal. Selain itu, lanjut Andi, pihaknya juga menggelar tasyakuran dan pengajian khusus karyawan, Lomba Kartini Anak yang dilaksanakan di bulan Mei untuk memperingati Hari Kartini sekaligus Hari Pendidikan Nasional, serta merayakan ulang tahun karyawan. ’’Jadi memang kegiatannya lebih pada ruhiyah atau bernuansa keagamaan. Untuk perayaan ulang tahun karyawan, ini memang program rutin kami untuk memberikan kebahagiaan bagi karyawan. Kegiatan ini kami lakukan setiap 3 bulan sekali,’’ paparnya. (hes)

Kaisar Motor Luncurkan Produk Tangguh Triseda XP (Extra Power) BREBES - Satu lagi bukti komitmen Kaisar Triseda Motor untuk terus berinovasi mengembangkan produk-produk bermutu yang mengerti dan menjawab kebutuhan konsumen, Kaisar Triseda keluarkan produk teranyarnya. Sepeda motor roda tiga yang diberi nama Triseda XP (Ekstra Power) merupakan produk baru yang memiliki kelebihan-kelebihan dari produk sebelumnya. Menurut Direktur Cahaya Murni Kaisar, Dealer Sepeda Motor Kaisar Klampok Brebes, Hadi Santoso, Triseda XP dihadirkan dengan keunggulankeunggulan pada sepesifikasi teknik, sistem elektrik, mesin, rangka hingga kapasitas muatannya. Selain tromol rem yang lebih besar, Triseda XP juga memiliki gardan dengan extra power gear. Selain itu ditunjang oleh engine 150 cc yang mem-

buatnya hemat BBM, water cooling system hingga memiliki idependent dual shock system yang membuatnya lebih tangguh dan stabil. “Baknya juga lebih panjang, yaitu 160 centimeter bisa memuat lebih banyak. Apalagi didukung oleh mesin yang canggih, Triseda XP akan mampu melaju dengan stabil meski membawa beban hingga 8 kuintal dan menanjak sekalipun,” ujar Hadi. Dengan ketangguhannya, Tridesa XP, menurutnya, akan bisa menjawab kebutuhan transportasi, jasa maupun usaha niaga yang membutuhkan distribusi yang banyak. “Ini sangat tangguh dan cocok untuk petani, pedagang maupun profesi lainnya,” lanjutnya. Sebab, type baru Triseda XP ini memang dirancang untuk pekerjaan yang lebih berat. Dengan tenaga ekstra. “Triseda

sanggup menempuh medan berat dan beban muatan yang lebih berat dibanding dengan yang lain,” ujarnya. Produk bermutu ini ditawarkan dengan harga promo pada bulan Juni sd Agustus 2010, yaitu sekitar Rp 20 juta 5 ratus ribu. “Selain produknya unggul, kami juga menyediakan garansi hingga

perlengkapan suku cadangnya,” imbuh Hadi. Triseda XP bisa anda dapatkan: di Cahaya Murni Kaisar, Jl. Raya Klampok 208 Brebes, Telp. 0283-3337689, SMS 24 jam: 0819 3181 6618 . Tegal: Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No. 72 Pesurungan (Sebelah Timur Bebek Goreng H.Slamet) Tegal, Telp. 3322689(adv)

Radar Tegal 18 Mei 201  

Radar Tegal 18 Mei 201

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you