Issuu on Google+

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

SENIN, 18 APRIL 2011

Korban Bentrok TNI-Warga Bertambah Pemkab Tanggung Seluruh Biaya Pengobatan

INDEKS Warga Tuntut Kesejahteraan HAL. METROPOLIS

Dua Nama Mulai Menguat HAL. RADAR PEMALANG

187 Ribu, Angka Pengangguran HAL. RADAR SLAWI

Agung Lirik PKS HAL. RADAR BREBES

APA MANING...

FUAD HASYM/RADARMAS

JAGA KETAT - Lokasi bentrok dan Dislitbang dijaga ketat petugas gabungan.

KEBUMEN - Seluruh warga yang menjadi korban bentrok TNI dengan warga, Sabtu (16/4) kemarin, telah dipindahkan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kebumen. Sebelumnya, memang ada sejumlah korban yang sempat dirawat di PKU Muhammadiyah Petanahan dan Gombong. Dari data RSUD, hingga Minggu (17/4) siang, total korban bentrokan yang dirawat mencapai 13 orang, atau bertambah tiga orang dari hari sebelumnya. Enam diantaranya mengalami luka tembak. Masing-masing Martijo (30), Kasriyanto (29) Surip Supangat (Kades), Mulyanto (23), Ilyas (45) dan Sarwadi (29). ”Seluruh korban berada dalam kondisi sadar, namun tetap membutuhkan perawatan,” kata Kabid Pelayanan Medis dr Bambang, kemarin siang.

Selain yang masih dirawat di RSUD, ada juga 6 korban yang dibolehkan rawat jalan alias telah pulang. Sehingga total warga yang menjadi korban bentrok sebanyak 19 orang. Menurut Bambang, hampir seluruh korban mengalami trauma akibat terkena benda tumpul. Tapi ada juga yang tertembak sehingga harus dilakukan operasi ringan untuk mengambil peluru tersebut. ”Operasi sudah dilakukan dan berjalan lancar,” imbuhnya. Pada jumpa pers di ruang jatijajar kompleks rumah Dinas Bupati Kebumen, Sabtu (16/4) pukul 23.30 WIB, Kepala RSUD Kebumen dr H Suprayitno mengatakan, dari hasil visum ditemukan bekas luka berbentuk bulat, tepi tidak teratur dengan lebar berukuran 1x1 cm. “Kemudian berdasarkan hasil X-ray, kami juga memastikan tidak ditemukan adanya benda asing atau serpihan logam di dalam ke hal 19 kol 1

Polisi Periksa Delapan Saksi Amankan situasi, polri lakukan patroli gabungan KEBUMEN - Pihak kepolisian mengamankan dan memeriksa

delapan saksi pasca terjadinya bentrok TNI dan warga di Desa Setrojenar, Sabtu kemarin. Meski demikian, hingga kemarin siang polisi belum menetapkan tersangka kasus bentrok yang mengakibatkan empat warga sipil terke hal 19 kol 4

ANDRE/RADAR MALANG

EVAKUASI - Tim SAR sedang mengevakuasi korban longsor di Malang yang menewaskan 9 orang. HENDRA EKA/JAWA POS

MENANG - Chris John berhasil mengalahkan Daud Yordan dengan angka.

Chris John Menang Angka JAKARTA - Chris John berhasil memenangi pertarungan dengan Daud Yordan, Minggu (17/ 4). The Dragon menang melalui unanimous decision yang akhirnya membuat dirinya mempertahankan gelar. Melalui pertarungan 12 ronde yang relatif ketat, kedua petinju yang sudah langsung “panas” sejak awal beberapa kali menaikkan atau menurunkan tempo pertandingan. Namun, mendekati akhir batas 12 ronde, keduanya lebih menunjukkan pertarungan yang “menyengat”. Chris beberapa kali berhasil memasukkan pukulan ke tubuh Daud, yang lebih banyak menggunakan kecepatan dan determinasinya untuk menyungkurkan sang juara bertahan. ke hal 19 kol 4

Longsor di Malang, 9 Tewas Kehujanan Batu, Delapan Lain Luka Berat MALANG - Kondisi bukit gundul dan penambangan pasir yang tak terkendali kembali memakan korban warga yang tinggal di sekitarnya. Sembilan orang tewas

dan delapan lainnya terluka berat setelah bukit di Desa Pandansari, Kecamatan Ngantang, Malang, longsor kemarin (17/4). Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 12.00. Ketika itu, 24 orang dari Dusun Sedawun dan Klangon, Desa Pandansari, Kecamatan Ngantang, Malang, beristirahat di tepi Sungai Nambaan desa setempat seusai bergotong-

royong mencari kayu. Mereka mencari kayu untuk acara resepsi pernikahan salah seorang warga Sedawun. Aktivitas tersebut dilakukan sejak pukul 07.00. Dengan menggunakan truk, mereka menuju tepi sungai. Turun dari truk, mereka beramai-ramai berjalan kaki menyusuri sungai untuk mengumke hal 19 kol 4

FUAD HASYIM/RADARMAS

PENGARAHAN - Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Edward Aritonang berikan pengarahan terkait rusuh di Kebumen Jawa Tengah.

Bona Paputungan, Melejit setelah Jadi Tembakan Gayus

Mulai Perbanyak Klip Video, lalu Menjadi Bintang Iklan Nama Bona Paputungan sempat menyedot perhatian publik berkat lagu ciptaannya berjudul Andai Aku Jadi Gayus Tambunan yang populer di YouTube. LAPORAN: ZULKIFLI KINI dia menyatakan tetap mendapat tawaran syuting dari beberapa stasiun televisi. Bahkan, dia mengaku pernah ditawari masuk dapur rekaman. Sebagaimana diketahui, Bona merupakan eks narapidana di Lapas Kelas II A Kota Gorontalo. Pria 32 tahun itu ditahan sejak 11 Maret 2010 dalam kasus penganiayaan dan bebas pada 5

ADIWINATA SOLIHIN/GORONTALO POST

HIBUR NAPI - Bona Paputungan menghibur para penghuni Lapas dengan lagu andalannya Andai Aku jadi Gayus, usai sholat Jumat (25/2), di Lapas Gorontalo.

Januari 2011. Bona menciptakan lagu Andai Aku Jadi Gayus Tambunan karena terinspirasi kasus Gayus, terdakwa kasus mafia pajak yang ternyata bisa bebas berpelesir ke Bali dan luar negeri meski sedang berada di tahanan. Bona lantas membandingkan dengan nasib dirinya ketika ditahan. Jika Gayus diistimewakan, dia kerap dipukuli ketika berada di dalam tahanan. Ketika saat ini kasus Gayus mulai reda disorot media massa, tampaknya, mereda pula kepopuleran Bona yang dalam klip video lagunya berperan sebagai Gayus dengan kacamata dan wignya. Meski demikian, Bona mengungkapkan hingga saat ini dirinya masih kerap mendapat tawaran manggung. “Saya belum lama ini mengisi acara di RCTI dan

TV One. Dalam waktu dekat saya juga akan manggung di Parkir Senayan,” jelas pria bernama lengkap Hari Kurniawan Paputungan tersebut. Ditanya berapa pendapatannya untuk sekali manggung di televisi, dia enggan menjawab. “Wah, itu saya tidak bisa berikan komentar. Saya no coment deh. Kalau boleh, pertanyaannya yang lain aja,” ujarnya lantas tertawa. Yang pasti, kata Bona, penghasilan yang dia peroleh digunakan untuk biaya sehari-hari di Jakarta serta untuk label musik. Selain itu, uang hasil pekerjaannya dibagikan kepada keluarga di Gorontalo. Bukan hanya keluarga, tapi juga teman-temannya yang membutuhkan bantuan. Bona menambahkan, dirinya ke hal 19 kol 1

Korban Bentrok TNI-Warga Bertambah * Imut jaman gemien oh! Longsor di Malang, 9 Tewas * Tetap wong cilik sing dadi korban?

CMYK


OPINI

2

SENIN 18 APRIL 2011

RADAR TEGAL

Memahami Kecerdasan Anak Oleh: Lukman Nur Hakim

Stop Kekerasan Oleh: M Riza Pahlevi DALAM beberapa hari ini, kita disuguhi berita-berita yang penuh aksi kekerasan. Yang pertama, aksi bom bunuh diri di Mapolres Cirebon Kota yang membunuh pelakunya dan menciderai puluhan polisi. Yang kedua, aksi kekerasan yang terjadi saat bentrok antara aparat TNI dengan warga di Kebumen. Dua berita ini, tidak ada kaitannya sama sekali. Namun yang jelas, dari dua berita itu kata kuncinya satu yakni aksi kekerasan. Peristiwa yang pertama, bom bunuh diri. Itu adalah aksi kekerasan, yang telah menyebakan puluha orang terluka. Mungkin dari sekian yang terluka tersebut, bertanya-tanya apa salah saya, hingga menjadi salah satu korban aksi itu. Apakah hanya karena salah tempat dan waktu saja, atau hanya apes? Mungkin pertanyaan itu muncul dalam benak para korban. Toh pelakunya sendiri sudah tewas, sehingga tidak mungkin diinterogasi apa penyebabnya. Namun aparat kepolisian, yang mempunyai kewajiban untuk menyelidiki kasus ini masih bisa mencari informasi, apa penyebanya. Baik dari seluk beluk keluarganya, pergaulannya, maupun organisasi yang diikutinya. Hingga nantinya bisa diambil kesimpulan yang bisa dipertanggungjawabkan. Yang jelas, logika awam mengatakan bahwa suatu tindakan atau aksi, biasanya dilakukan oleh suatu sebab, ada sebab, ada akibat, begitu loginya. Mungkin hanya orang gila saja, yang tanpa sebab, tiba-tiba mengamuk dan membunuhi banyak orang. Sedangkan peristiwa kedua, bentrok antara warga dan TNI, yang menimbulkan beberapa warga terluka. Bentrokan itu pasti diawali oleh sebuah persoalan. Saya tidak mau mengatakan yang salah siapa, tetapi yang jelas ada persoalan di situ. Apalagi itu melibatkan aparat, yang tentunya lebih memahami hukum, dan tahu bagaimana menyelesaikan persoalan tanpa melibatkan kekerasan. Kedua peristiswa itu sudah terjadi. Sejumlah pihak hanya bisa prihatin dan mengutuk, tanpa bisa mencegah apa yang sudah terjadi. Dari kata kunci yang ada, kekerasan apa pun alasannya tidak dibenarkan, baik dari sisi kemanusiaan maupun hukum. Selain menimbulkan korban jiwa maupun materi, para pelakunya pun harus berhadapan dengan hukum. Dalam setiap aksi kekerasan, tidak pernah ada istilah yang menang dan kalah, yang muncul hanya kehancuran dan kerusakan di antara kedua belah pihak. Bahkan pihak-pihak yang tidak tahu atau tidak berhubungan dengan kasus yang diributkan pun sering menjadi korban. Seperti dalam peristiwa bom bunuh diri tadi, mungkin hanya apes saja. Yang harus dilakukan usai terjadi aksi kekerasan ini, diperlukan upaya untuk mencari penyebabnya. Setelah itu, dicarikan sebuh solusi, hingga tidak sampai terjadi aksi kekerasan berikutnya. Tidak seperti di Libya, yang ingin menghentikan perang dengan cara perang. Bukannya kedamaian yang muncul, justru perang semakin besar dan menimbulkan korban jiwa yang banyak. Memang, penyesalan pasti terjadi setelah kejadian berlangsung. Penyesalan pasti datang terlambat. Namun bagi kita, yang masih diberi akal yang sehat dan otak yang bersih, serta hati yang jernih, jauhkan dari kata-kata kekerasan. Kekerasan bisa menimpa siapa saja dan dilakukan siapa saja, tidak pandang bulu. Jadi, sebelum itu semua terjadi, pikirkan efeknya. Baik bagi diri sendiri, keluarga maupun masyarakat lingkungannya. Mungkin kita kesal terhadap seseorang atau pun lembaga, tapi cara pengungkapnnya tidak dengan kekerasan. Bisa melalui kritik, menyampaikan secara langsung atau dialog, yang tidak sampai menimbulkan kekerasan. Karena, sekali lagi, tidak ada yang diuntungkan dari aksi kekerasan itu, apa pun dalih dan dalilnya. Tak ada satu pun agama yang memperbolehkan pengikutnya melakukan kekerasan. Apalagi hanya karena beda pandangan dan keyakinan. Stop kekerasan sekarang juga! (*)

TERSIRAT kabar dalam sebuah lembaga pendidikan di dunia hewan, yang sangat menggegerkan para penghuni langit dan bumi. Menurut cerita, para binatang besar ingin membuat sekolah untuk para binatang kecil. Mereka para binatang besar itu, berencana menciptakan sebuah sekolah yang di dalamnya akan diajarkan mata pelajaran memanjat, terbang, berlari, berenang, dan menggali. Anehnya, mereka tidak dapat mengambil kata sepakat tentang materi pelajaran mana yang paling penting. Mereka akhirnya memutuskan agar semua murid mengikuti seluruh mata pelajaran yang diajarkan. Jadi, setiap murid harus mengikuti semua mata pelajaran, baik pelajaran memanjat, terbang, berlari, berenang, dan menggali. Sekolah pun dibuka dan menerima murid dari berbagai pelosok hutan, pada saat-saat awal pembelajaran dikabarkan bahwa sekolah tersebut berjalan lancar, seluruh murid dan pengajar di sekolah itu menikmati segala kebauran dan keceriaan, hingga tibalah pada suatu hari yang mengubah keadaan sekolah itu. Tersebutlah salah satu murid bernama kelinci, kelinci jelas adalah binatang yang piawai berlari, ketika mengikuti mata pelajaran berenang, kelinci ini hampir tenggelam, pelajaran berenang ternyata mengguncang batinnya, hinaan para ular dan angsa membuat kelinci setiap hari menyibukkan diri dengan latihan renang tanpa mengenal waktu. Lantaran sibuk mengurusi pelajaran berenang, si kelinci ini pun tak pernah lagi dapat berlari secepat sebelumnya. Setelah kasus yang menimpa kelinci, ada kejadian lain yang cukup memusingkan pengelola sekolah. Hal ini terjadi pada murid lain bernama elang. Elang, jelas sangat pandai terbang dan sangat indah ketika melakukan akrobatik di angkasa. Namun, ketika mengikuti mata pelajaran menggali, si Elang ini tidak mampu menjalankan tugastugas yang diberikan kepadanya. Akhirnya, ia pun harus mengikuti les dan privat perbaikan mata pelajaran menggali, les tersebut ternyata menyita

waktunya sehingga ia pun melupakan cara terbang yang sebelumnya sangat dikuasainya. Demikianlah, kesulitan demi kesulitan ternyata melanda juga ke diri binatang-binatang lain, seperti bebek, ayam, bunglon, ular, dan binatang kecil lain. Binatang-binatang kecil itu tidak mempunyai kesempatan lagi untuk berprestasi dalam bidang keahlian mereka masing-masing. Ini lantaran mereka dipaksa melakukan halhal yang tidak menghargai sifat alami mereka. Cerita tersebut menarik untuk memahami kecerdasan majemuk (multiple intelligences) oleh Howard Gardner. Karena hal tersebut sering terjadi pada lembaga pendidikan yang sering memaksakan semua peserta didik untuk memahami semua mata pelajaran. Sehingga melupakan minat, bakat atau kecerdasan tertentu yang dimiliki siswa, penyelenggara pendidikan hanya menguji mata pelajaran tertentu di akhir tingkat jenjang pendidikan. Hal ini yang kadang kala mengganggu potensi yang dimiliki siswa dan seolah-olah memaksakan para siswa untuk memfokuskan kebijakan penilaian pendidikan yang tidak dipungkiri lagi membuat pertentangan pada perkembangan siswa. Di sisi lain pun orang tua secara sadar kadang kala melakukan pemaksaaan pada anaknya untuk memilih sekolah yang dikehendakinya tanpa menelusuri bakat dan minat anak. Sehingga sekolah sebagai tempat pengembangan potensi anak jarang mengarahkan bakat yang sesuai dengan keinginan anak. Anak tidak diajak diskusi dalam menentukan sekolah, hal ini sangat mempengaruhi proses penyesuaian perkembangannya, tidak hanya itu saja para orang tua dalam memilih sekolah tidak memperhatikan kondisi anak dan keadaan sekolah. Bagaimana kecerdasan anak akan berkembang, manakala lokasi sekolah tidak strategis untuk memudahkan proses pendidikan anak, lingkungan sekitar yang kurang baik dan terlalu ramai. Minimnya fasilitas, kurikulum yang tidak berbasiskan

kompetensi, dan kualitas pengajar yang kurang baik. Tentu hal ini akan mempengaruhi proses pembelajaran dan perkembangan kemampuan anak. Ada beberapa hal yang sebaiknya para orang tua melakukan observasi langsung atau melakukan survei tempat pendidikan untuk anaknya. Pertama, sarana fisik baik setting kelas yang fleksibel dan tidak membosankan. Akhirnya siswa betah seharian di dalam kelas dan sarana penunjang pendidikan lainnya seperti kelengkapan laboratorium, aktivitas ekstrakulikuler siswa. Kedua staf pengajar, yaitu mengetahui seorang guru yang menjadi tombak dalam pengajaran, dari mana mereka berasal dan seberapa besar minat mereka pada dunia pendidikan. Sehingga para orang tua dapat memperoleh penjelasan, sedikitnya kualitas pendidikan yang akan dihasilkan. Di samping melihat lembaga pendidikannya, tak terpisahkan pula para orang tua sebaiknya melihat kondisi anaknya sendiri. Bagaimana kesiapan mengikuti kegiatan formal (kondisi psikologis anak), kemandirian anak untuk melakukan proses penyesuaian diri dengan lingkungan yang baru, kemampuan konsentrasi yang kadangkala menjadi biang keladi gangguan belajar anak di sekolah. Bila hal ini terjadi, segeralah melakukan kerjasama dan komunikasi yang baik dengan pihak sekolah. KECERDASAN MAJEMUK Semua orang tua secara natural menginginkan yang terbaik bagi anak-anaknya, terutama dari segi pendidikan. Dahulu (dan mungkin juga hingga kini), tingkat intelektual seorang anak sering diartikan sebagai nilai yang dicapainya dalam sebuah tes atau peringkat yang diraihnya di sekolah. Kecerdasan intelektual ini biasanya diukur dengan tes yang dikenal sebagai tes IQ. Berdasarkan hasil tes IQ tersebut seorang anak akan diberi ‘label’ sebagai anak yang pintar atau bukan. Dan biasanya, ada nilai dari

beberapa mata pelajaran tertentu yang dipercaya secara signifikan berkorelasi dengan kecerdasan anak tersebut. Salah satunya adalah mata pelajaran eksakta (IPA dan matematika). Hal ini menyebabkan banyak orang tua yang ‘mengagungkan’ mata pelajaran yang satu ini dan mengira bahwa anak-anak yang mampu menggeluti bidang ilmu eksakta lebih cerdas ketimbang anakanak yang menggeluti bidang ilmu lain. Pertama, kebanyakan siswa yang dikategorikan unggul adalah siswa yang lebih dipersiapkan dalam menghadapi tes-tes yang ada, bukan berarti mereka benar-benar unggul. Di tengah semakin menguatnya rezim-rezim ujian dan maraknya les dan bimbingan belajar, maka anakanak dari keluarga mampu secara ekonomi akan mendapat persiapan yang jauh lebih baik daripada anak-anak dari keluarga kurang mampu, yang sudah kewalahan hanya untuk membayar segala macam biaya pendidikan di sekolah. Kedua, ujian akhir, sebagai representasi dari standardized testing, seperti halnya Ujian Nasional, hanya memberikan potret sekilas dari sebagian kecil performa siswa. Berdasarkan teori kecerdasan majemuk, diperlukan comprehensive assessment. Berbagai riset telah membuktikan bahwa banyak anak yang cenderung lebih bisa memperlihatkan pemahaman terhadap sebuah konsep dengan pendekatan yang berbeda, seperti dengan melakukan investigasi, presentasi dan kolaborasi. Karena itu, sudah waktunya kita perlu untuk mendekonstruksi pemahaman kita tentang apa itu cerdas dan apa itu unggul. Karena asumsi dan cara penentuan kecerdasan dan keunggulan ternyata tidak seobjektif yang kita asumsikan. Demikian pula halnya dengan konsep sekolah unggulan dan non-unggulan. Dikotomi dan label yang menurut saya menyesatkan dan sangat diskriminatif dan menimbulkan luka psikologis yang dalam pada siswa yang mendapat label-label inferior, yang perlu waktu lama untuk sembuh, jika pun memang akhirnya sembuh. Ironisnya, sekolah-sekolah unggulan cenderung memiliki

Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur: Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati, Moch. Arifin, Arief Nur Rahardian Sidiq. Sekretaris Redaksi/Persh: Yully Trieyani. Kota Tegal: M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan, Abidin Abror. Brebes: Agus Wibowo. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Hermas Purwadi, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Hesti Prastyani (Manajer Tegal), Kharisma Dewi, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Astri Prayudita, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: M. Yusuf Abadii. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Kecamatan Motong 5000

PANCEN payah ah, Kec. Warureja sg p’btsan kro Pemalang plg ktingglan pmbangunane. W0ng padahal p0tensi neng Warureja akeh men kha yah. Sawahe. Eh 0ra infrastruktur lan playanane kalah karo Kec. Suradadi sg pinggire. Mh0n diurus kwe pmbenahan Kec. Warureja. Pemkab Tegal! Lampua adoh2 rg Pemalang ari blanja. Eman2 owh duwite manjing kab. liya. 085641364xxx

YTH KANG RADAR ING TEGAL. Kang wong urip laka nrimane olihe nyambut gwe kudu njaluk upah, padahal pegawe negeri saben wulan nrima gaji. Lah nrima rapel beras ko pihak kecamatan motong per jiwa 5000, akeh temen upahe sh cb detung UPTD DIKPORA TARUB guru PNS se ana pira kang. Ngetung dewek lah, apa enake njukut dewek2 maring kabupaten ben laka potongane? Wah beginilah nasib bawahan y kang. Dr bu NINA guru SD. 081803980xxx

PAK Ikmal yg terhormat. Bgini pa, sban hri bca klom ngresula di Rateg sya smpe bosen bca ngresula mgenai PAI. Saya sih stuju sama mereka. Mmg PAI hrs dibenahi. Bpk nda usah kwatir andai PAI jdi bnr2 indah, Bahari Water Park (BWP) jdi spi pengunjung. Krn sya tau BWP itu pny klrga bpk. Ada pepatah ‘Klo memang rejeki, gak bakal lari kemana2. Maaf! Bagi masyrakat brpkirnya pasti PAI, aplagi kolam renang SAMUDERA, dibiarkan seadanya, di karenakan klrga bpk pny BWP. Mohon bpk memprhtikan hal ini, klo bpk tdk ingin kehilangan kepercayaan msyarakat Kota Tegal. Trima ksih bt Rateg apbila kritik sya yg pnjang ini bs dimuat. Wsalam. 085786359xxx

Malah Nambah Bureng QU pan melu ngresula lhen. Qu heran maring ng lampu abang trminal pas ana lampu abang mesti akeh bocah” sing pd ngelapi kaca mobil, nek kacane nambah bening ka ora pa” malah nambah bureng, kue kan gawe nyelakakna ewong, tulung lhen pemerintah stempt spy ana tindakan jare Tegal Keminclong Kotane. 081911xxxxxx

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 35.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50%

Tolong Benahi Pesurungan Lor

NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

PESURUNGAN Lor yg tercinta sungguh malang bener Nasibmu.. hujan dikit banjir.. dirimu tak Lepas dari kesan kumuh.. sampai kapankah engkau

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

Penulis adalah dosen FIKP UPS Tegal

Perbatasan Ora Diurus

Kalo Rejeki, Gak Bakal Lari Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal

fasilitas dan guru-guru yang lebih bagus, sehingga memiliki kualitas pembelajaran yang relatif jauh lebih baik daripada sekolah-sekolah non-unggulan. Sementara dengan fasilitas dan kualitas guru yang seadanya, ekspektasi yang rendah terjadi diberikan untuk anak-anak yang bukan unggulan tersebut. Sistem yang ada sepertinya sudah putus harapan kepada mereka. Sebuah kenyataan pahit, anak-anak yang jauh lebih membutuhkan sarana dan prasarana belajar yang bagus untuk mengejar ketertinggalannya, justru semakin terpuruk dengan perlakuan sistem terhadap mereka. Sudahlah jatuh, tertimpa tangga pula. Kesenjangan yang tercipta pun akan semakin melebar. Pendidikan haruslah berkeadilan dalam memfasilitasi semua potensi yang ada, termasuk mengembalikan dan mengembangkan rasa percaya diri. Selain itu memberi keadilan sosial bagi para siswa yang termarginalkan, dalam mengeluarkan sejumlah potensi yang ada dalam diri mereka, yang barangkali tidak pernah tergali, disadari dan diapresiasi oleh sistem pendidikan yang ada. Semua potensi ini sama layaknya untuk dibina dan dikembangkan karena semuanya berpotensi untuk memajukan bangsa dan negara kita. Meminjam definisi kecerdasan dari Howard Gardner, maka pembelajaran seharusnya diarahkan pada pengembangan kemampuan untuk memecahkan masalah-masalah nyata, bukan memprioritaskan kepada kemampuan menjawab soal-soal ujian. Hal ini mensyaratkan siswa untuk berlatih menyampaikan suara mereka melalui pembelajaran dalam iklim demokratis yang menekankan kemampuan berpikir kritis, analitis, kreatif dan solutif. Karena itu, yang kita inginkan adalah semua putra putri bangsa Indonesia bisa ‘bicara’ dalam semua ranah kecerdasan. Tugas kita semua untuk memfasilitasi dan memberi dorongan secara berkelanjutan dan sungguh-sungguh. (*)

Apa Ora Bisa Naik?

seperti ini... Walik0tane w0ng Pesurungan tapi bisane banjiran awit gemiyen langka antisipasine? Angg0ta dewan y ana neng Pesurungan tapi se0alah menutup mata.. tolonglah benahi Pesurungan Lor yg trcinta iNi.. Ny0ng izin nMen jarene Pesurungan Lor desane Walik0ta, tapi kumuh nemen y? Lurahe y tolong0h cepet2 bertindak aja cuman kumpulan2 trz n te0ri terus, tapi direalisasikna.. mksh. 089667032xxx

CT Scan Tak Ada Hasilnya SAYA mau ikut ngresula. Utk bagian Radiologi RS Kardinah. Kemarn keluarga sy ct scan kepala. Tp ndak ada hasilnya. Udah byrnya mahal. Hslnya cm tulsn tgn yg ndak bisa dibaca. Hanya TUHAN yg bs mbaca. Tlg fasilts Kardinah diperbaiki lg. 0856427579xxx

BPHTB-ne Suwe Temen NYONG pn andon ngresulah kyeh ... Ceritane ky kye, nyong pn nyertifikatna tanah lewat notaris, akte jual beline tah wis d gwe tp gurung d daftarna ning BPN... gara2 nunggu

validasi BPHTB sing DPPKAD Kab. Brebes waktune pan sawulan ora dadi2 padahal nihil ora kena pajeg. Piben kiye nyambut gawene DPPKAD Kab. Brebes kyong suwe temen... 081542210xxx

MIQUM om Radar, kyeh ak pn melu ngresula len. Tlong ow Pak Ikmal, Om Sekda, Tante BKD ak pn melu ngresula sedulur, pa iya gaji’e clining servis pn 400 bae ora bs naik. Pdhal ak ws s’taun lwih angger bae s’mno. Ws mgkat jm 6 blike jm 6. Pan dipkani apa anak bjo’e ak, anake 2 psan untung bae bjo’e ak cm 1 yn 2 ky pjabat lwih mumet ndean yh. Tlong ow sedulur d prhatikna y kna ow. wat Radar mksh. “ P@p@’é IrZ@N” 081902660xxx

Duite Tak Silih Disit

lara Awak Lara Ati

MELU ngresula ah, Pak Bupati yang YTH. Kye SPPT PBB wis metu, wis tak tariki sing wajib pajak. Duite tak silih disit go tuku beras. Ngko angger tunjangan perangkat desa metu tak sauri. Tulung dimuat ya Pak Radar, matur thank you. 081542067xxx

ASS, um RATEG, sklhn brsih y dning PENJAGA, ngongkon mring psar y PENJAGA, benr be ttp domng, angot psan salah, lara awak lara ati, jre ta y SABAR, tp arti SABAR ja dslah artina owh, matur nuwun, tlg dmuat y um. 085291396xxx

Pada Rayahan Murid

Dalane Kaya Balong

REDAKSI “ NGRESULAH “ Hari gini Wis luruh murid. Aq heran ng desaku wong calon murid baru saiki diluruhi, padahal kan kudune murid sing luruh sekolah, apa maning diiming2i diwenehi bahan & duit, kae ng Balapulang, Aq ditekani Guru SD KALIWUNGU 02, anaku gon sekolah mono diwenehi bahan & duit. Padahal anaku pingine ng SD 01, Eeee jebulane barang ana BOS trus pd rayahan muriiiid. SUNGGUH TRAGIS. 087730258xxx

KANG RATEG Q pn melu ngresula, Q yen anj0g sk0lahan isin nemen karo murid”e, s0aLe yEn anJog sk0Lahan pasti m0t0re k0t0r nemEnd, orA mus!M pAnAs apAmAning mUs!m uDan kyA kyE, s0aLE yEn liWat ng jALur desA batUnyAna kec b0j0ng, dALane bsA kAyA baLong, pETani bAtunyAna kari ngeLEni bAnyu s0aLE lewat dALane m0t0r/m0biL, ah!re wEz daLane rUsAk, kAyA bALong mAn!ng!!! 085742126xxx

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS ke 08159440722, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Dapatkan kaos Ngresula, yang berisi SMS ngresula pilihan. Hanya Rp55.000/pcs.


CMYK

METROPOLIS

SENIN, 18 APRIL 2011

3

RADAR TEGAL

OLAH RAGA

ADI MULYADI/RATEG

MERIAH - Perhelatan kejurda futsal Jateng di Gor Wisanggeni Kota Tegal berlangsung menegangkan.

Sebanyak 19 Tim Rebutan Rp10 Juta

Warga Tuntut Kesejahteraan PEMERINTAH Kota (Pemkot) Tegal dinilai kurang memperhatikan kesejahteraan masyarakat kurang mampu. Baik dalam hal pendidikan, kesehatan atau kebutuhan lain. Sebab, sampai saat ini masih ada warga yang belum menikmati fasilitas dari Pemkot. Hal ini terungkap dalam reses anggota DPRD setempat, H Wardjo Rahardjo, Sabtu (16/4) malam lalu. Menurut Icha, warga Kelurahan Panggung, sampai saat ini data base Jamkesmas, Jamkesda, serta program pemerintah untuk membantu masyarakat kurang mampu,

masih dipertanyakan validasinya. Sebab ada beberapa warga kurang mampu, tapi tak mendapat fasilitas tersebut. Namun sebaliknya, mereka yang tergolong mampu justru masuk dalam data base. “Kami minta Pemkot memperhatikan kesejahteraan masyarakat kurang mampu. Sehingga data base Jamkesmas maupun Jamkesda harus valid. Bagi warga yang masuk kategori mampu dicoret, tapi bagi yang miskin supaya dimasukan.” Di tempat sama salah seorang warga lain, Teguh meminta agar Pemkot tidak seenaknya mela-

M SAEKHUN/RATEG

PAPARKAN MATERI - Anggota DPRD Kota Tegal, H Wardjo Rahardjo memaparkan jawaban atas pertanyaan peserta reses.

DINAS Pemuda Olahraga Seni Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Tegal, Pengurus Propinsi, dan Pengurus Cabang PSSI Kota Tegal menggelar kejuaraan daerah (Kejurda) futsal. Kegiatan yang dilaksanakan tanggal 16 17 April kemarin, di GOR Wisanggeni, merupakan rangkaian acara memperingati Hari Jadi Kota Tegal ke-431. Sedikitnya terdapat 19 tim futsal dari kabupaten/kota se-Jawa Tengah (Jateng) mengikuti perhelatan tersebut. Mereka berjuang memperebutkan piala bergilir Pengurus Propinsi, tropi tetap dan hadiah uang dengan total Rp10 juta. Dalam pembukaan Sabtu lalu, Wali Kota Tegal, H Ikmal Jaya SE Ak menandainya dengan tendangan kick off. Selanjutnya 19 tim yang terbagi dalam 7 grup, bertanding dalam sistem setengah kompetisi. Pada babak penyisihan tersebut muncul 8 tim yang melaju ke babak selanjutnya. Di antaranya Kabupaten Boyolali, Kota Salatiga, Kota Semarang, Kabupaten

kukan penggusuran Pedagang Kaki Lima (PKL). Tapi memberikan solusi atau relokasi tempat. Apalagi rata-rata PKL berasal dari warga kurang mampu. Sehingga Pemkot harus memperhatikan masalah penertiban PKL. “Kami sependapat dengan penataan PKL, tapi jangan ada penggusuran,” ungkapnya. Menanggapi pertanyaan tersebut, anggota DPRD Kota Tegal, H Wardjo Rahardjo menyatakan bahwa soal validasi data base Jamkesmas dan Jamkesda, sebenarnya berulang kali dipermake hal 9 kol 1

Sekitar 70 Persen OS Pemkot Ilegal Dishubkominfo dan Poltek HB Siap Linux-kan Tegal PENGGUNAAN Operating System (OS) komputer bajakan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) masih tinggi. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) setempat pada Februari lalu, pemakaian software ilegal masih mencapai 70 persen. Hal ini disampaikan Kepala Dishubkominfo, Khaerul Huda usai membuka acara Workshop Linux, yang dihelat Politeknik Harapan Bersama (HB) di ruang pertemuan lantai 2 Hotel Bahari Inn, Sabtu (16/4) lalu. Diakuinya, penggunaan OS ilegal di setiap SKPD masih banyak. “OS ilegal yang digunakan Pemkot di setiap SKPD masih sekitar 70 persen. Namun demikian angka tersebut

ke hal 9 kol 1

POLISI

ke hal 9 kol 5

M ARIFIN/RATEG

PIALA BERGIRLIR – Ketua Yayasan TPQ Sabiilul Muhtadiin, Drs H Tasari Ak MM, memberikan piala bergilir kepada peringkat pertama Khotmil Quran ke-10, Abdul Rozak. ABIDIN ABROR/RATEG

PEDANG PORA - Mengawali tugas sebagai Kapolresta Tegal Kota, AKBP Haryadi SIK MSi, disambut dengan acara pedang pora berlangsung di Mapolresta.

Haryadi Jabat Kapolresta Tegal Kota TEGAL - Kapolresta Tegal Kota yang sebelumnya dijabat AKBP Kalingga Rendra Raharja SE, yang terkenal dengan Program Polisi Masyarakat (Polmas) ‘Jakwire Wong Tegal,’ kini digantikan pejabat baru AKBP Haryadi SIK MSi. Dari Polresta Tegal Kota, selanjutnya perwira kelahiran Solo ini dipercaya menjabat Polres Klaten Jateng. Bersamaaan dengan itu, di Mapolresta Minggu (17/4) kemarin, digelar acara Pedang Pora. Sebuah penyambutan untuk kapolresta Tegal Kota baru, dihadiri seluruh perwira. Termasuk dari unsur Bhayangkari. Acara pelepasan dan penyambutan pejabat baru tersebut mulai pukul 07.30 WIB, dan berlangsung penuh khidmat. Kegiatan Pedang Pora diawali dari pintu masuk Mapolresta, kemudian Kapolresta AKBP Haryadi didampingi ke hal 9 kol 5

Khotmil Quran ke-10 TPQ Sabiilul Muhtadiin

PONDASI AWAL

M SAEKHUN/RATEG

TINJAU SEKOLAH - Rombongan Komisi I DPRD Kota Tegal melihat kondisi SMK Muhammadiyah.

Pendidikan Agama SEBANYAK 50 s a n tri TPQ (Taman Pendidikan Al-Quran) Sabiilul Muhtadiin, Jalan Nanas Gang 23 Kelurahan Tegalsari Kota Tegal, Minggu (17/4) kemarin, mulai pukul 06.30 – 12.00 WIB, menggelar acara Khotmil Quran ke-10. Prosesi diawali dengan kirab para santri yang

diwisuda dengan mengena k a n p a k a i a n khusus, didampingi wali santrinya masing-masing. Rombongan diiringi kelompok musik rebana yang membawakan musik religi bertema Islami. Selang 30 menit berikutnya, para santri kembali ke TPQ Sabiilul Muhtadiin. Mereka semua duduk di

Ribuan Siswa SMA/SMK Terima Bantuan

atas panggung berukuran sekitar 5 x 15 meter. Acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Quran sebanyak 30 juz (khatam). Dengan suara lantang dan fasih, para santri yang umumnya masih belia tersebut, sempat membuat sebagian mata orang tua mereka berkaca-kaca. Karena merasa haru sekaligus bangga, menyaksikan anak-anaknya mampu melakukan semua itu.

Ringankan Beban Biaya Pendidikan SETIAP tahun biaya pendidikan selalu mengalami kenaikan. Sehingga cukup memberatkan bagi masyarakat kurang mampu. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2010, mengalokasikan dana bantuan pendidikan Rp 4.385.700.000 bagi 2.215 siswa,

ke hal 9 kol 1

TANAMAN

ke hal 9 kol 1

Semua Berbaur Jadi Satu di Pasar Tiban

Apa Saja Bisa Nego dengan Harga Terjangkau ABIDIN ABROR/RATEG

RINDANG - Pohon mangga di Kota Tegal masih aman dari serangan ulat bulu.

Pohon Mangga Warga Masih Aman TEGAL - Serangan ulat bulu yang terjadi akhirakhir ini, dengan sasaran utama pohon mangga milik warga, seperti banyak menimpa di daerah Jawa Timur. Dari serangan ulat bulu ini, banyak menimbulkan kecemasan masyarakat. Apalagi kini mulai meluas dan dikabarkan pohon mangga yang ke hal 9 kol 5

CMYK

Ada beberapa tempat di Kota Tegal, yang menjadi sasaran pedagang menggelar dagangannya di harihari tertentu. Antara lain Jalan Tentara Pelajar, kompleks GOR Wisanggeni, dan pelataran Kantor Pos selalu dipenuhi ratusan warga setiap Minggu pagi sampai siang hari. LAPORAN: ROCHMAN G PASAR tiban tidak sekadar menjadi lokasi usaha dadakan

bagi sejumlah pedagang musiman. Masyarakat juga banyak yang menantikan kehadiran pasar tiban, guna mendapatkan berbagai kebutuhan mulai pakaian, makanan, binatang peliharaan hingga perabotan rumah tangga dibanderol harga miring. Linda (40), saat memilih beberapa baju di pasar tiban Jalan Tentara Pelajar, Minggu (17/4) kemarin, mengaku sengaja datang untuk memperoleh beberapa setel pakaian. Menurutnya, keberadaan pasar tiban yang hanya ada setiap Minggu pagi hingga siang hari, menjadi alternatif bagi masyarakat dalam memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari. Selain pakaian, dia juga kerap membeli beragam

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

PILIH – Pengunjung memilih pakaian di pasar tiban, Jalan Tentara Pelajar Kota Tegal, Minggu (17/4) kemarin.

perabotan rumah tangga, misalnya sapu, alat pel, panci, dan piring. “Soal kualitas selama pemakaian dengan wajar, maka tidak ada masalah. Untuk membedakan di sini adalah harga yang ditawarkan jauh lebih murah. Sehingga masyarakat berpenghasilan terbatas seperti saya bisa memperoleh berbagai barang dengan mudah. Siapa yang datang cepat, maka dia yang mendapatkan barang. Karena pasar tiban hanya ada hingga siang hari,” ucapnya. Sementara Desi (29) mengaku, jika keberadaan pasar tiban menjadi pilihan tersendiri dalam mendapatkan berbagai kebutuhan. Semua pengunjung ke hal 9 kol 1


PEMALANG

4

SENIN 18 APRIL 2011

RADAR TEGAL

LOMBA

Dua Nama Mulai Menguat

Segera Gelar Lomba Kreatifitas Anak PEMALANG – Toko Buku Semesta yang beralamat di Jalan Jendral Sudirman No. 252A, akan menggelar lomba kreatifitas anak di GOR Kridanggo, Minggu (24/4), dari pukul 09 .00 – 14.00 WIB. Event dalam rangka menggali minat menggambar anak TK sampai SD ini bekerjasama dengan Harian Pagi Radar Pemalang sebagai sponsor utama perhelatan ini. Adapun lomba nantinya akan dikategorikan menjadi 3, yakni tingkat Taman Kanak–kanak (TK), tingkat Sekolah Dasar (SD) kelas 1 -3 dan kelas 4-6. Untuk biaya pendaftaran peserta hanya membayar Rp 20.000 di Toko Buku Semesta. Nantinya peserta akan mendapatkan kertas mewarnai, Conector Pen, Crayon Faber Castell dan Piagam. Reni, Staf Administrasi Toko Buku Semesta kepada Radar, Sabtu (16/4) menjelaskan, lomba ini terbuka bagi pelajar TK sampai SD. “ Disamping menggiatkan minat menggambar, event ini juga bertujuan untuk menguatkan image toko kami yang menyediakan berbagai buku maupun alat tulis terlengkap serta terjamin kualitasnya, “ ungkapnya. Lomba kreatifitas anak kali ini akan mengambil tema “Widuri Waterpark Pemalang“ dengan tujuan anak-anak Kabupaten Pemalang akan lebih cinta kepada objek wisatanya sendiri yang nantinya akan mendongkrak Penghasilan Asli Daerah (PAD). Bagi pemenang nantinya akan mendapatkan piagam, trophy serta paket dari sponsor. “Jadi jangan nunggu lama lagi, ayo segera daftarkan diri putra–putri anda ke Toko Buku Semesta karena tempat terbatas, “ lanjut Reni. (hsn)

TRANSPOTASI

Terkait Calon Sekda

GUNTUR W/RADAR PEMALANG

REPRESENTATIF - PT Guci Hadi Putra membangun 56 unit rumah dengan bergama tipe di Jalan Raya Moga-Randudongkal KM I Pemalang. Lokasinya yang strategis dan representatif merupakan idaman bagi konsumen.

Nyaman Nan Asri Perumahan Moga Permai

DEDI MUHSONI/RADAR PEMALANG

TRANSPORTASI - Transportasi andalan,berupa perahu penghubung antar desa di sungai Comal.

Perahu Satang Warisan Sang Kakek PEMALANG - Ketergantungan masyarakat pada alat transportasi jenis perahu satang yang menghubungkan antar desa, kecamatan maupun kabupaten saat ini masih diandalkan. Terbukti pada Desa Sikandang, Kecamatan Ulujami untuk melalui ke Desa Susukan, Kecamatan Comal transportasi jenis tersebut masih laris manis. Sebab daerah itu belum ada jembatan penghubung antar desa. Dari persoalan tersebut ternyata ada yang unik, yaitu pemiliknya rata-rata turun-temurun warisan dari kakek buyutnya. Sekitar tahun 1990 daerah yang dibatasi sungai Comal tidak ada jembatan penghubung. Saat itu disediakan pemerintah setempat berupa perahu motor untuk membantu masyarakat yang akan melakukan aktifitasnya ke daerah lain. Namun sekarang, bantuan tersebut sudah tidak lagi diterima oleh pemilik jasa perahu yang beroperasi dibeberapa titik wilayah sungai Comal. Menurut Ahmad (42) pemilik perahu di Desa Sikandang, Kecamatan Comal, sudah tidak lagi merasakan bantuan seperti dulu. Sekitar tahun 1990 mendapatkan bantuan perahu berikut motornya dari pemerintah daerah dan kompensasi bagi pengemudi perahu, pada waktu itu bantuan diberikan 1 unit dalam satu titik penyeberangan. Menurut dia, asal usul adanya perahu penyeberangan mengaku tidak tahu persis kapan transportasi perahu ditempatnya dimulai. Hampir semua pemilik transportasi perahu penyeberangan penghubung antar desa diwilayah sungai Comal diberikan oleh kakek buyutnya (warisan) dan tidak diberikan ke orang lain. “Dulu saya digaji oleh pemerintah, lumayan buat tambahan keluarga, uang hasil pembayaran yang diberikan warga setiap kali penyeberangan untuk biaya perawatan perahu dan mesin diesel. Akan tetapi sekarang ini hanya mengandalkan pemberian dari orang, sehingga mesin motornya tidak kami hidupkan dan memilih memakai (satang) bambu untuk menggerakan perahunya,” kata Ahmad pemilik perahu, Sabtu (16/4). Ahmad juga menuturkan, perahu satang diwilayahnya beroperasi sampai malam hari, tergantung dari cuaca yang ada, biasanya kalau cuaca terang sampai jam 23.00 WIB. Namun kalau hujan tiba, habis magrib sudah di tutup, sebab pada cuaca hujan biasanya tidak ada orang yang mau menyeberang. Tarif yang dipatok tidak ada aturan yang resmi, hanya saja mereka yang akan menyeberang dengan suka rela memberikan uang jasanya antara Rp.1000 –Rp. 2.000. “Penghasilannya yang tidak menentu membuat kami para pemilik perahu satang lebih memilih menjalankan perahu dengan bambu (satang), mesin disel jarang dihidupkan hanya pada waktu tertentu saja kalau arusnya deras. Sebab kalau memakai bambu (satang) tidak kuat. Dalam sehari penghasilan kami tidak mesti, kadang-kadang Rp.50 ribu bahkan bisa lebih,” tuturnya. (ddm)

PERUMAHAN Moga Permai menawarkan beragam kenyamanan bagi konsumen yang ingin memiliki rumah idaman dengan lokasi yang sangat strategis dan representatif, yang berlokasi di Jalan Raya Moga–Randudongkal KM 1 Pemalang. Bahkan pihak pengembang PT Guci Hadi Putra yang berkantor pusat di Gang Jambu No. 10 Bojong-Purbalingga ini, berencana membangun rumah elit di lokasi di atas lahan seluas 5 hektar. Disebutkan, perumahan yang strategis dan represntatif, karena lokasinya dekat dengan aktivitas perkantoran pemerintah, seperti koramil, Polsek, BRI dan kantor kecamatan. Selain itu juga pasar, terminal, hotel, RSI dan rumah makan

lesehan. Bahkan tak jauh dengan pusat pariwisata seperti obyek wisata pemandian, pondok pesantren dan minimarket. Kuasa Direktur I PT Guci Hadi Putra, Imam Komaruzaman ST menegaskan, sekarang ini sedang dibangun rumah sebanyak 57 unit dengan tipe 70, 45 dan 36. Semuanya memiliki fasilitas 3 kamar tidur, 2 kamar mandi, ruang tamu dalam/luar dan kapasitas listrik 1.200 watt. Pengembang juga telah membangun 6 rumah toko semua sudah laku. “Pihak pengembang sangat optimis akan laku keras mengingat hunian dengan lingkungan yang representatif, asri, dan sejuk merupakan dambaan setiap orang untuk memiliki rumah idaman yang demikian. Karena kelebihannya nuansa pegunungan dengan sumber mata air yang sangat melimpah,” katanya kepada Radar

seraya menambahkan perumahan ini dibangun sejak Januari 2010. Bahkan rencana ke depan pihaknya akan mengembangkan hunian elit di atas lahan seluas 5 hektar yang berlokasi di belakang perumahan yang sekarang sedang dibangun. “Kenapa hunian elit kami bangun di sana, karena calon pembeli tentu akan memilih lingkungan yang tidak bising tetapi nyaman dengan lingkungan nan asri,” tegasnya. Perumahan ini, lanjutnya, juga akan dilengkapi dengan wahana bermain anak serta beragam fasilitas lain untuk menunjang aktivitas warga perumahan nantinya. “Perumahan ini juga sangat strategis dan akses jalannya mudah jika akan ke Purbalingga, Guci Kabupaten Tegal dan pusat pemerintahan di Pemalang.” (gtr)

PEMALANG – Bursa kursi Sekretaris Daerah (Sekda) di Kabupaten Pemalang kini mulai ramai jadi bahan perbincangan masyarakat. Apalagi belakangan muncul dua nama pejabat yang dinilai layak untuk menjadi Sekda. Munculnya dua nama tersebut adalah Haji Istianto SH Msi dan Drs Maryoto MPd lantaran keduanya itu merupakan pejabat senior yang telah mempunyai syarat. Sebelumnya dalam proses penyaringan calon Sekda, semula banyak nama pejabat yang bermuncul diantaranya H Istianto SH MSi plt Sekda, Ir Wardi Assisten II, Drs Maryoto MPd Kepala Dinsosnakertran, Drs Budi Raharjo MM Kepala Dishubkominfo. Disamping itu, nama pejabat lainnya adalah Novana Setyowati SH Kepala Ispektorat, Drs Rifqi Jaya MM Staf ahli bupati, Drs Joko Sijanto MM Kepala dinas kebudayaan dan pariwisata dan Dian Subagyo SH MSi Assisten III Sekda Pemalang. Namun belakangan muncul informasi yang berhasil dihimpun Radar di lingkungan DPRD Kabupaten Pemalang menyebutkan, kini tinggal beberapa nama pejabat saja yang masih terus menjadi bahan perbincangan masyarakat. Semula Ir Wardi banyak diharapkan menduduki kursi Sekda karena sebagai seorang pejabat yang cukup senior. Namun yang bersangkutan mengundurkan diri dengan alasan khawatir tidak mampu bekerja. Sementara Novana dan Rifqi Jaya, dua nama pejabat ini dikabarkan dikembalikan karena tidak memenuhi syarat. Dan Istianto, Maryoto, Joko Sijanto dan Budi Raharjo yang biasa disebut BR dikabarkan telah mengikuti test seleksi calon Sekda di Sema-

dok.rateg

Istianto

rang. Namun dalam penilaian tes seleksi Sekda itu tidak tergantung pada rangking satu secara otomatis jadi sekda, tetapi yang lebih pentingnya lagi adalah soal leadershipnya yang menyangkut soal moralitas dan mentalitas pejabat tersebut. Jika dilihat dari angka hasil tesnya itu normatif dan formalitas tetapi yang paling penting adalah mental dan moral pejabat itu yang lebih utama. Sementara dari sekian banyak nama pejabat yang muncul, menurut salah satu anggota DPRD Pemalang pejabat yang dinilai telah memenuhi syarat dan mempunyai jiwa kepemimpinan dengan syarat utama moralitas dan mentalitasnya baik adalah H Istianto dan Drs Maryoto dan ke dua pejabat itu senior juga jauh dari pemasalahan. HARUS BERPENGALAMAN Presidium Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Pemalang, Puji Dwi Darmoko mengatakan, pihaknya sangat setuju jika kursi Sekda itu diberikan kepada orang yang berpengalaman, sehingga adanya kesempatan itu orang yang sudah mengampu sekda yang lebih tepat. (apt)

FKPSM Mulai Temukan Penderita Katarak RANDUDONGKAL - Forum Komunikasi Pekerja Sosial Masyarakat (FKPSM) Kabupaten Pemalang mengadakan kegiatan Bakti Sosial, Minggu (17/4). Kegiatan yang berlangsung di balai Desa Mejagong, Kecamatan Randudongkal ini hasil kerjasama FKPSM Kabupaten Pemalang, FKPSM Provinsi Jawa Tengah dan tim medis Merc Rumah Sakit dr Karyadi Semarang. Hadir dalam kegiatan tersebut ketua FKPSM Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Fauzi, SH, MSi beserta pengurus inti. Ketua PSM Jateng Ahmad Fauzi, SH MSi kepada Radar mengatakan, kegiatan sosial merupakan sebagian dari amal karena memberikan manfaat bagi orang banyak, terutama masyarakat kecil. Program dan aksi-aksi langsung yang dilakukan FKPSM bisa dirasakan masyarakat yang membutuh-

ke hal 9 kol 5

kan. “Dengan memberdayakan semua komponen FKPSM yang ada, di masa akan datang organisasi ini menjadi ujung tombak berbagai kegiatan sosial,” kata Fauzi panggilan akrab Ketua PSM Jateng. Ia menambahkan, kegiatan ini lebih dilakukan oleh temanteman Kabupaten Pemalang karena memiliki area, propinsi hanya bersifat mensport kegiatan FKPSM Pemalang. Kegiatan yang dilakukan meliputi khitanan massal, bazar, bantuan sembako, penanaman pohon, pengobatan gratis. Dalam kegiatan pengobatan gratis oleh tim medis Merc RSU dr Karyadi Semarang ditemukan penderita katarak pada masyarakat. “Keluhan pasien penderita katarak perlu ditindaklanjuti dengan kegiatan pengabdian operasi katarak pada kegiatan kedepan,” ujar Fauzi.

GUNTUR WAHYUDI/RADAR PEMALANG

KERJA BAKTI - Ketua PSM Kabupaten Pemalang, Hajjah Erna Junaedi dan ketua PSM Jateng dengan Pengurus inti usai melakukan Bakti Sosial.

Kegiatan bakti sosial ini, lanjut Fauzi, ketiga kalinya, pertama di Kabupaten Sragen, kedua di Pekalongan dan yang ketiga di Pemalang.

Ketua FKPSM Kabupaten Pemalang, Hajjah Erna Junaedi mengatakan, organisasi ini bergerak di bidang sosial dan bertujuan untuk menuntaskan

masalah sosial. Menjadi mitra kerja pemerintah sebagai wujud kesetiakawanan masyarakat terhadap penyandang masalah sosial, sarana komunikasi dan penyaluran partisipasi masyarakat. Organisasi ini juga sebagai jalur kerjasama antar pihak terkait dan murni berdasarkan sumbangan dari pihak ketiga. Ia mengungkapkan, meski organisasi yang dipimpinnya ini baru seumur jagung, bukan berarti perkembangannya kalah cepat jika dibandingkan dengan daerah lain. Dukungan dan swadaya dari masyarakat yang berbentuk bantuan adalah faktor utama keberhasilan dalam menyelesaikan masalah-masalah sosial yang semakin kompleks. Pokok-pokok FKPSM dalam pekerjaan tidak hanya diatas kertas namun direalisasikan dan dilaksanakan di lapangan. Diharapkan nantinya bisa solid. (grt)


TEGAL METROPOLIS

SENIN 18 APRIL 2011

5

RADAR TEGAL

Perajin Bidik Pangsa Luar Kota

TELEPON PENTING Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284

SEJUMLAH perajin mebel di Kota Tegal terus mengembangkan sayap. Mereka tidak hanya membidik pelanggan dalam kota, tapi juga menyasar konsumen luar daerah. Baik kalangan rumah tangga atau sejumlah galeri dan perusahaan hingga perkantoran. Menurut Yasin (50), perajin mubel asal Debong Tengah Kota Tegal, permintaan mebel seperi kursi, lemari, dipan dan sebagainya terus berdatangan. Sebagian besar berasal dari luar kota, sisanya merupakan pesanan warga sekitar. Bahan yang dipilih juga beragam, misalnya kayu jati, Kalimantan bahkan ada yang memesan dengan bahan kayu rawa. Umumnya, untuk kelas menengah memesan dari jenis kayu Kalimantan, baik untuk lemari pakaian, kursi maupun tempat tidur. “Kayu jati sebagian dikirim ke luar kota, antara lain Cirebon, Jakarta, dan Bandung. Kayu rawa umumnya dipesan pemilik

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Jum’at dan Sabtu Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

RIEZ PALACE HOTEL - Senin sampai Minggu Special afternoon tea at abunawas resto. Tea, Coffee, dan jajanan pasar tersedia pukul 17.00 - 19.00 WIB Special Seafood promo at abunawas resto. Sajian special seafood tersedia selama 24 jam, 7 hari seminggu

warung untuk membuat bangku dan lain-lain. Soal harga bergantung ukuran serta motif yang dipilih. Jika ukurannya besar dan menggunakan kayu jati yang diukir rumit, harganya mencapai jutaan rupiah dengan waktu pengerjaan lebih lama.” Untuk pesanan dalam kota, tandasnya, didominasi kursi dan lemari. Sebagian menggunakan kayu Kalimantan, sehingga harganya terjangkau. Pesanan luar kota, selain dalam bentuk jadi juga setengah jadi. Dengan dibantu lima orang karyawan, dia sempat beberapa kali bekerja lembur, agar pesanan pelanggan tepat waktu. “Dibanding tahun lalu di bulan sama, permintaan kali ini meningkat,” papar Yasin lagi. Sedangkan perajin lain, Watno (47) membenarkan jika tahun ini permintaan mebel terus meningkat. Sebagian besar pesanan yang datang ke tempatnya mebel jenis kursi, dilengkapi ukiran klasik. (gun)

ADI MULYADI/RATEG

MEMPRIHATINKAN - Dengan jumlah siswa yang semakin bertambah, SLB Kota Tegal kekurangan kelas.

SLB Tagih Janji Pemkot Rencana Pembangunan Kampus SLB

KEBANGSAAN

M SAEKHUN/RATEG

BERDIALOG - Ketua Umum Markas Besar LSM Laskar Merah Putih, Mayjend H Syamsu Djalal (Purn), berdialog dengan pengurus Kota Tegal.

Anggota Laskar Merah Putih Diperingatkan AKHIR-AKHIR ini peredaran narkoba di Indonesia, khususnya beberapa daerah di Jawa Tengah merajalela. Bahkan bukan cuma kalangan pengusaha, narkoba menyerang pejabat, politikus, artis, pelajar serta masyarakat umum. Menyikapi kondisi semacam ini, Ketua Umum Markas Besar LSM Laskar Merah Putih, Mayjend H Syamsu Djalal (Purn), mengingatkan pada puluhan pengurus serta anggota Markas Cabang LSM Laskar Merah Putih Kota Tegal, untuk tidak terlibat dalam masalah narkoba. “Sebagai LSM bela negara, kami minta semua pengurus dan anggota LSM Merah Putih, harus mampu memberikan sumbangsih pada Negara, guna menciptakan keamanan serta kenyamanan. Pengurus atau anggota juga harus bermitra dengan TNI maupun Polri, dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.” Untuk itu, dia mengingatkan, semua anggota LSM Laskar Merah Putih tidak terlibat dalam kasus tindak pidana. Apalagi kasus narkoba, sehingga sekali lagi ditekankan supaya menjaga mentalistas demi mengabdi pada negera, guna terciptanya NKRI. Peristiwa aksi kerusuhan terutama bom bunuh diri harus diantisipasi sejak dini. Polri dan TNI harus bersatu, untuk memerangi aksi-aksi semacam itu. “Kami cukup prihatin atas kejadian bom bunuh diri di Masjid Komplek Mapolres Cirebon Kota. Hal tersebut jangan sampai terulang kembali. Sehingga semua harus bersatu padu. Terutama TNI dan Polri sebagai kekuatan Negara, guna menciptakan keamanan serta kenyamanan Negara,” papar Syamsu Djalal seraya mengungkapkan, bentuk komitmen awal pihaknya minta semua anggota LSM Laskar Merah Putih, membantu tugas TNI dan Polri dalam mengantisipasi terjadinya aksi bom. Di tempat sama, Ketua Markas Cabang LSM Laskar Merah Putih Kota Tegal, Dadi Abni Asmoro menandaskan, saat ini pihaknya memiliki anggota 40 orang. Sebagai mitra pemerintah, LSM ini secara aktif melakukan komunikasi dengan Pemkot, TNI serta Mapolres Tegal Kota, untuk ikut andil memberikan bantuan pemikiran, selain menciptakan situasi aman dan nyaman. “Demi memenuhi tujuan awal pendirian LSM Laskar Merah Putih, kami akan terus meningkatkan kemitraan dengan Pemkot, TNI, dan Mapolres Tegal Kota. Kami bukan bentukan partai politik. Sehingga akan bersikap netral menyikapi kondisi di Kota Tegal. Tanpa melihat latar belakang parpol ataupun kelompok tertentu,” imbuhnya lagi. Setelah sempat singgah di Markas Cabang LSM Laskar Merah Putih Kota Tegal, Ketua Umum Markas Besar LSM Laskar Merah Putih Mayjend, H Syamsu Djalal (Purn) melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Pekalongan, guna melakukan pelantikan 8 pengurus Markas Cabang periode 20112016 di Pantura Barat, meliputi Kabupaten Brebes, Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Pemalang, Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, Batang, dan Kabupaten Kendal. (hun)

SEKOLAH Luar Biasa (SLB) negeri Kota Tegal menagih janji yang pernah diucapkan Pemerintah Kota (Pemkot) setempat. Berkaitan rencana pembangunan kampus yang dicetuskan sejak tahun lalu. Mengingat saat ini jumlah siswa sekolah tersebut bertambah pesat, sehingga butuh tambahan ruang kelas yang layak, guna kegiatan belajar-mengajar. Namun rencana tersebut hingga detik ini belum ada kejelasan. Padahal Pemkot telah menyiapkan lahan di Jalan Sumbodro Slerok Tegal Timur. Lebih tepatnya belakang SD Negeri Slerok 6, dengan luas sekitar 6.000 M2. Kepala SLBN Kota Tegal, Sepholindarsih sangat berharap rencana itu bisa direalisasikan. Karena SLB benarbenar butuh tambahan ruangan seiring bertambahnya jumlah

siswa. “Saat ini sekolah untuk anak berkebutuhan khusus hanya memiliki 14 ruang kelas. Delapan ruang kelas di antaranya menempati asrama Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Padahal sekolah ada 23 kelas atau rombongan belajar, dengan beragam jurusan.” Menurutnya, sementara ini untuk ruang komputer, bina diri, keterampilan, dan kesenian menggunakan ruang UKS. Sebab terbatasnya jumlah ruang yamg ada. Sehingga memanfaatkan ruang yang ada semaksimal mungkin. “Sementara jumlah siswa saat ini ada 186 orang. Rinciannya 10 siswa TKLB, 155 siswa SDLB dan 21 siswa SMPLB. Sedangkan jurusannya ada empat, yakni jurusan tuna netra (kelas A), tuna rungu wicara (kelas B), tuna grahita (kelas C) dan tuna daksa (kelas D),” paparnya lagi. Lebih lanjut Sepholindarsih menandaskan, SLB tidak hanya kekurangan kelas. Namun kekurangan guru juga. “Saat ini hanya memiliki 27 guru. Dari

jumlah tersebut 7 diantaranya guru wiyata bakti. Padahal idealnya untuk mengajar siswa berkebutuhan khusus, satu guru mengajar 5 siswa. Tapi yang terjadi satu orang guru mengajar 15 siswa. Parahnya lagi mengajar kelas berbeda. Contohnya ada satu guru dalam waktu bersamaan mengajar siswa kelas satu dan kelas empat kelas jurusan A. Kemudian guru lain lagi mengajar siswa kelas enam tuna grahita, dan kelas enam tuna netra, juga dalam waktu bersamaan.” Untuk itu pihaknya berharap, pemberian dana pendidikan (dapen) bagi siswa SLB dari Pemkot tidak disamakan dengan siswa SD lain. Sebab di SLB ada pembelajaran khusus dan membutuhkan peralatan khusus. Untuk memenuhi itu sekolah harus beli sendiri. Lantaran dapen yang diberikan tidak mencukupi. “Yang pasti diharapkan Pemkot jangan memandang sebelah mata SLB,” pungkasnya lagi. (adi)

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

KERJAKAN – Perajin mengerjakan pesanan untuk memenuhi pesanan lokal maupun luar kota.

Pesanan Telur Asin Meningkat TELUR asin Kota Tegal tidak hanya memenuhi pasokan dalam kota. Beberapa kota besar menjadi pelanggan tetap telur asin, sebagian besar diproduksi industri rumah tangga. Yanti, seorang pembuat telur asin mengungkapkan, pesanan dalam dan luar kota jumlahnya hampir sama. Bedanya, pesanan luar kota dikirim jumlah besar, dan dilakukan seminggu dua kali. Sementara pesanan dalam kota, dilakukan setiap hari dengan jumlah lebih kecil. Untuk harga telur asin saat ini antara Rp1.250 hingga Rp1.500 per butir. Harga tersebut bisa naik-turun, sesuai harga bahan baku berupa telur itik. “Karena diproses secara tradisional, dan sebagain besar menggunakan bahan alami. Biaya produksi cenderung stabil. Sehingga saya bisa memenuhi pesanan yang da-

tang. Dalam seminggu, saya mampu memasarkan lebih dari 350 butir telur asin. Baik untuk pedagang lokal maupun dikirim ke luar kota. Jika pasokan telur itik dari peternak melimpah, jumlah produksi akan bertambah, begitu sebaliknya. Permintaan relatif stabil, tidak ada kendala berarti dalam pemasaran. Karena kami memiliki pelanggan tetap cukup banyak.” Sedangkan pembuat telur asin lain, Winarti menuturkan, proses pembuatan telur asin memang memutuhkan waktu. Untuk itu harus direncanakan agar setiap pesanan bisa dikirim tepat waktu. Khusus pesanan lokal, peningkatan terjadi ketika musim hajatan. Pesanan luar kota seperti Cirebon, Semarang, dan Jakarta umumnya stabil dalam jumlah tertentu setiap minggu. (gun)

Puisi Tegalan Diminati Orang Luar Sekitar 250 Peserta Beradu Kepiawaian PARA seniman Kota Tegal, khususnya bidang puisi boleh berbangga diri. Sebab, karya mereka yang menggunakan dialek asli Tegal banyak diminati orang luar kota. Terbukti pada gelaran Lomba Maca Puisi Tegalan se-Jateng, dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Tegal ke-431, yang diselenggarakan Sabtu (16/4) -Minggu (17/4). Dari sekitar 250 peserta yang mengikuti kegiatan tersebut, 10 persennya warga luar Kota Tegal. Menurut Sekretaris Panitia Lomba Maca Puisi Tegalan seJateng, Bramanti S Riyadi, peserta pada lomba itu lumayan banyak. Lebih membanggakan lagi beberapa peserta merupakan orang luar kota, misalnya

Pekalongan, Kendal bahkan Surakarta. “Ini menandakan bahwa puisi karya seniman Tegal diminati orang luar. Selain itu, dialek Tegalan asli bukan sesuatu yang lucu. Seperti yang dimunculkan dalam lawakan-lawakan,” ucapnya di sela-sela kegiatan. Dijelaskannya, lomba dilaksanaan juga dalam rangka menggeliatkan dialek Tegalan yang mulai luntur. Selain itu, kembali membangkitkan seni di Kota Tegal yang selama ini vakum. Karena itu dia berharap even semacam itu dapat dijadikan agenda rutin tahunan. Tidak hanya diselenggarakan pada waktu-waktu tertentu saja. “Dalam lomba ini, ada dua kategori yakni umum dan pelajar. Untuk pelajar pesertanya dari tingkat SD sampai SMP. Sedangkan umum SMA, mahasiswa dan lainnya. Babak pe-

nyisihan dilaksanakan Sabtu kemarin di tiga lokasi, yaitu SMP 4, SMA 4, dan gedung kesenian. Sedangkan final dilaksanakan Minggu di gedung kesenian. Setiap kategori diambil 6 pemenang. Dengan total hadiah senilai Rp4,5 juta dan memperebutkan piala bergilir wali kota Tegal,” ujar Bramanti. Dewan juri yang menilai sebanyak 12 orang ditambah 1 orang juri kehormatan. Masingmasing ruang dinilai oleh 3 orang juri. Kategori penilaiannya teknik, vokal, dialog, dan penampilan. “Yang kami harapkan, kegiatan tidak berhenti setelah lomba selesai. Tapi ada upaya pembinaan pada para pemenang, sehingga kelak menjadi seniman andal. Di sini peran Dewan Kesenian Tegal untuk melakukan pembinaan serta menggali potensi generasi penerus,” pungkasnya. (adi)

ADI MULYADI/RATEG

UNJUK GIGI - Seorang finalis Lomba Maca Puisi Tegal, sedang menunjukkan kepiawaiannya di hadapan dewan juri.


SLAWI METROPOLIS

6

SENIN 18 APRIL 2011

RADAR TEGAL

187 Ribu, Angka Pengangguran

KEMASYARAKATAN Dinas Harus Respon Ulat Bulu MUNCULNYA hama ulat bulu di Desa Tembok Luwung harus segera mendapat respon dari dinas terkait di Pemkab Tegal. Pasalnya, jika dibiarkan maka ulat akan semakin berkembang dan dikhawatirkan meresahkan warga. Apalagi jika mengingat bahwa perkembangbiakan hama ulat itu sangat cepat. Saat ini saja, sudah beberapa warga yang terserang gatal akibat ulat bulu itu. “Kami ingin, kondisi seperti ini segera direspon dinas terkait. Mumpung belum menyebar ke desa lain,” kata anggota Komisi I DPRD Kabupaten Tegal, H Syamsul Maarif, politisi PDI Perjuangan asal Adiwerna. DOK.RADAR SLAWI Syamsul Maarif juga mengaku khawatir, H Syamsul Maarif hama itu akan merambah ke seluruh desa dan mungkin ke desa lain. Yang lebih utama lagi, hama itu dapat secara cepat merusak tanaman milik warga. “Ini bisa merugikan dan bisa membahayakan masyarakat,” tegasnya. Menurut dia, jika instansi terkait tidak segera merespon atau lamban dalam mengatasi masalah hama ulat bulu, bakal menimbulkan permasalahan baru yang cukup krusial dan mengganggu aktifitas warga. Minimal ada upaya mengendalikan hama itu, sehingga masyarakat merasa terayomi. Sementara, dirinya tidak ingin mendengar instansi terkait terkesan santai dalam menyikapi masalah yang sudah menasional dan saat ini muncul di daerahnya. Karena menurutnya, permasalahan ulat bulu bukan masalah sepele. Karena bisa menimbulkan permasalahan serius, yang terbukti cukup sulit penanganannya. “Kami tidak ingin, masyarakat kemudian menilai jika Pemkab Tegal tidak respek dengan permasalahan di masyarakat, khususnya terkait hama ulat bulu ini,” pungkasnya. (gon)

PENDIDIKAN

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

SISWA PKS - Inilah keempat siswa anggota PKS yang rela berdiri di tengah jalan untuk mengatur lajunya kendaraan yang tengah melintas. Mereka berasal dari SD Muhamdiyah Kemantran Kramat kelas III, IV, dan V.

Butuh Sosialisasi dari Polantas KRAMAT - Meski belum pernah mendapatkan pengetahuan tentang peraturan lalu lintas (Lantas) dari instansi terkait, namun sejumlah siswa SD Muhamdiyah Kemantran Kramat, tetap berjuang guna mengatur padatnya kendaraan yang berlalu lalang. Terutama di jalan yang berada di depan sekolah tersebut. Dikala jam padat kendaraan antara pukul 06.30 WIB - 07.00 WIB, beberapa siswa SD Muhamadiyah selalu berubah layaknya bapak Polisi. Hanya berbekal peluit dan berbaju lengkap putih biru, 4 siswa ini mengatur lajunya kendaraan dan menyebrangkan sejumlah siswa yang hendak berangkat ke sekolah. Kepala SD Muhamidayah, Murniasih SPdI, mengatakan, setiap pagi beberapa siswanya selalu mengatur lajunya kendaraan di depan sekolahnya. Padahal menurutnya, selama ini sekolahnya belum pernah mendapatkan sosialisasi tentang peraturan lantas dari kepolisian. Khususnya dari Polisi lalu lintas (Polantas) setempat. “Sebetulnya kami pernah mengajukan kepada kantor polisi wilayah setempat untuk adanya sosialisasi tentang rambu-rambu jalan. Tapi berhubung banyak persyaratannya, sehingga kami batalkan,” ungkapnya, kemarin. Menurutnya, sebelum siswanya dikerahkan sebagai tenaga Patroli Keamanan Sekolah (PKS) untuk mengatur kendaraan di depan sekolahnya, di jalur tersebut kerap terjadi laka lantas. Kata Muniarsih, padatnya kendaraan lantaran Desa Kemantran merupakan pusat pemerintahan Kecamatan Kramat. Baik gedung sekolah ataupun kantor instansi, banyak dijumpai di area tersebut. Ironisnya, rambu-rambu jalan di sekitar jalur setempat, tampak minim. Bahkan zebra cross juga tidak ada. “Kami butuh rambu jalan dan zebra cross. Selama ini, di wilayah sini minim sekali dengan rambu tersebut,” ucapnya. Sementara, Guru Pembina PKS, Syaefur Rokhman mengatakan, jumlah siswa yang ditugasi sekolah menjadi PKS itu ada 4 anak. Dua berada di tengah jalan, dan dua lainnya sebagai juru penyebrang. Siswa tersebut berasal dari kelas III, IV, dan V. Mereka bertugas sebagai pengatur kendaraan, dimulai sejak pukul 06.30 WIB - 07.00 WIB. Kegiatan ini, menurutnya, sudah berjalan selama dua tahun terakhir. Selama itu, dia bersyukur tidak terjadi laka lantas. “Kendaraan yang melintas, kebanyakan kendaraan roda dua. Meski sudah ada PKS, namun tetap saja ada yang ugal-ugalan. Kebetulan untuk kegiatan ini, kami dibantu pula dari jajaran Polsek Kramat,” terangnya. (yer)

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

SAMBUTAN - Inisator I Nasional Demokrat Kabupaten Tegal yang juga Wakil Bupati, HM Herry Soelistiyawan SH MHum saat memberikan sambutan dalam acara pertemuan pengurus di Gedung Bina Niaga, Slawi.

Partai Nasdem Dinilai Liar Dari Pertemuan Pengurus Nasdem ORGANISASI Masyarakat (Ormas) Nasional Demokrat (Nasdem) Kabupaten Tegal, menggelar pertemuan antar pengurus di Gedung Bina Niaga (GBN) Jalan A Yani, Slawi, Kamis (13/4). Hadir dalam acara tersebut, Inisator I Nasional Demokrat Kabupaten Tegal yang juga Wakil Bupati HM Herry Soelistiyawan SH MHum, Inisiator II yang juga Rektor UPS Prof Dr H Tri Jaka Kartana MSi, Ketua Pengurus Daerah H Muritno Rusbandi, Ketua Dewan Pertimbangan Daerah Drs H Mashoeri MBA MM, Pengurus Wilayah Provinsi Jawa Tengah Nonot Subagyo, serta seluruh pengurus tingkat kecamatan di Kabupaten Tegal. Materi dalam kegiatan itu, adalah membahas pelantikan seluruh pengurus Nasdem dari 35 Kota/Kabupaten se-Jawa Tengah yang rencananya diselenggarakan 8 Mei mendatang di Hotel Patra Jaya Semarang. Dalam sambutannya, Ketua Pengurus Daerah Nasdem Kabupaten Tegal, H Muritno Ru-

sbandi, menyampaikan pesan dari Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Jawa Tengah, Dra Hj Rutriningsih MSi, bahwa Partai Nasdem bukan merupakan ormas Nasdem. Bila ada anggota yang menemui Partai Nasdem hadir di Kabupaten Tegal, berarti partai tersebut adalah liar. “Sampai detik ini, tidak ada Partai Nasdem. Yang ada hanyalah organisasi kemasyarakatan Nasional Demokrat. Kita jangan sampai terpengaruh dengan oknum yang tidak bertanggung jawab. Hal ini pesan dari Ibu Rustri untuk seluruh anggota Ormas kita di daerah,” ucapnya dihadapan seluruh pengurus Ormas Nasdem. Adapun Nasdem menjadi partai, menurutnya, itu bukan keputusan dari tingkat atas. Melainkan, input (pemasukan, red) dari kalangan bawah (anggota, red). Pusat hanya berwenang merekomendasikan. Dijelaskannya pula, organisasi Nasdem dengan Partai Demokrat, dan sama sekali tidak ada kaitannya. “Memang banyak timbul persepsi, bahwa Nasdem adalah Partai Demokrat. Tapi jangan salah, bahwa ormas kita tidak ada hubungannya

sama sekali dengan Partai Demokrat. Itu karena namanya saja yang mirip,” jelasnya. Inisiator Nasdem Kabupaten Tegal, HM Herry Soelistiyawan SH MHum, menilai bahwa manifestor organisasi ini sangatlah bagus. Hal itu, menurutnya, salah satu alasan kenapa dirinya rela bergabung dengan organisasi tersebut. Namun bila Nasdem hadir dalam bentuk partai, ia menegaskan bakal menjadi orang pertama yang akan mundur. “Organisasi ini tidak diskriminatif. Terbukti, agama manapun bisa bebas untuk masuk (bergabung, red). Selain itu, Nasdem berazaskan Pancasila dan memiliki multikultural yang kental. Karena itulah, saya tidak menolak untuk bergabung dengan organisasi ini,” ungkap Herry yang juga sebagai Wakil Bupati Tegal. Sementara, pengurus Wilayah Provinsi Jawa Tengah Nonot Subagyo menjelaskan, bagi seluruh anggota Nasdem diberi asuransi kecelakaan sebesar Rp 5 juta. Asuransi tersebut diberikan kepada anggota (korban) yang meninggal dunia. Namun apabila dirawat inap, akan disesuaikan dengan kebutuhannya. (yeri novel)

ANGKA pengangguran di Kabupaten Tegal mencapai angka yang cukup banyak. Yakni sekitar 187.600 ribu warga yang belum memiliki lapangan kerja. Angka itu, jauh lebih banyak dari 10 persen jumlah penduduk di Kabupaten Tegal yang jumlahnya sekitar 1,5 juta jiwa. Kondisi tersebut menjadi keprihatinan tersendiri dan diminta agar Pemkab Tegal segera bersikap, guna mengurangi angka pengangguran yang ada. “Jumlah ini sesuai laporan dari Dinsosnakertrans Pemkab Tegal. Yakni saat evaluasi LKPj Bupati Tegal tahun 2010 bersama Pansus VI, yang dikoordinatori oleh Komisi IV,” kata Wakil Ketua Komisi IV, dr HM Budi Sutrisno. Dikatakan dia, komisi dan pihaknya telah meminta agar Dinsosnakertrans segera bersikap. Dengan harapan, bisa mengurangi jumlah angka pencari kerja yang dianggap cukup tinggi.

Menurut dia, jika tidak ada upaya maksimal maka angka pencari kerja (pengangguran) itu dikhawatirkan semakin meningkat, seiring dengan angka kelulusan sekolah setiap tahunnya. Disamping itu, tingginya angka pencari kerja juga dikhawatirkan dapat berimbas pada faktor negatif lainnya. “Ini yang harus difikirkan bersama,” tandas Budi. Kepada Dinsosnakertrans, juga diharapkan dapat lebih proaktif dalam mencarikan lapangan kerja bagi pencari kerja daerah. Selain itu, untuk mengisi kekosongan mereka juga diharapkan adanya peningkatan daya tampung pelatihan bagi pencari kerja. Sehingga saat ada lapangan kerja yang membutuhkan, pencari kerja lebih siap dan memiliki skil sesuai yang diharapkan. “Toh jika itu terwujud, lebih berimbas positif bagi semua pihak, termasuk masyarakat pencari kerja dan daerah,” pungkasnya. (gon)

Rp 350 Juta, Pemugaran Museum Sekolah GEDUNG Museum Sekolah Kabupaten Tegal, yang berada di Jl A Yani Slawi atau tepatnya bersebelahan dengan Kantor Perpusda, akan segera dipugar. Anggaran yang dipergunakan, direncanakan berasal dari bantuan APBN sebesar Rp 300 juta serta dana pendampingan dari APBD setempat sekitar Rp 50 juta. Pemugaran itu, sebagai upaya agar gedung museum sekolah lebih representatif untuk menampung benda-benda purbakala yang ada. Apalagi, saat ini museum tersebut mulai dikunjungi siswa sekolah dan masyarakat. “Rencananya, rehab (pemugaran, red) gedung museum sekolah akan dilaksanakan tahun ini atau maksimal awal tahun 2012 nanti,” kata Kabid Kebudayaan Disparbud Pemkab Tegal, Tien Mei Antyas DJ.

Dikatakan Tien Mei, kondisi gedung museum sekolah yang ada saat ini, dinilai kurang mampu menampung bendabenda purbakala. Selain itu, kondisi musem juga dirasa kurang representatif. Berawal dari hal itu, pihaknya berupaya minta dukungan pemerintah pusat. Hingga akhirnya mendapatkan respon dengan diberikannya anggaran untuk rehab tersebut sebesar Rp 300 juta. Karena berupa APBN, maka dibutuhkan dana pendampingan dari Pemkab Tegal yang kemudian dialokasikan sekitar Rp 50 juta. Sementara untuk pengelolaan museum, saat ini terdapat dua orang petugas cleaning service. Tugas mereka, antara lain menjaga kebersihan. Termasuk, melaporkan kunjungan dari sekolah maupun dari lembaga tertentu. (gon)

Menilik Layanan Terapi Ikan Gratis yang Dinikmati Warga Kalibakung

Dipercaya Dapat Hilangkan Pegal dan Segarkan Badan Hampir setiap sore di salah satu bangunan rumah makan yang belum jadi di sekitar Jembatan Kalibakung, dipadati warga. Mereka berkumpul menikmati terapi ikan gratis. Lalu ? LAPORAN:MFATKHUROHMAN MUNGKIN anda pernah mencoba atau setidaknya melihat apa yang sering disebut dengan Fish Therapy (terapi ikan). Biasanya banyak terdapat di pusat-pusat perbelanjaan modern ataupun tempat yang khusus memberikan pelayanan jasa tersebut. Akan tetapi sekarang, terapi itu sudah banyak bermunculan di rumah-rumah makan di Kabupaten Tegal. Salah satunya di rumah makan yang belum jadi di Desa Kalibakung, tepatnya di Selatan jembatan Kalibakung. Dimana pengelola bangunan itu menyediakan terapi ikan secara cuma-cuma.

Warga yang menikmati terapi ikan gratis itu datang dari berbagai kecamatan di Kabupaten Tegal. Terlihat sejumlah ibu, bapak, serta anak-anak yang merendamkan kakinya untuk menikmati terapi ikan. Terapi ini mulai muncul karena konon dapat dijadikan sebagai pengobatan alternatif untuk menyembuhkan beberapa penyakit. Menurut salah seorang pengunjung, Aji, mengatakan, pihaknya mengetahui adanya terapi ikan di Kalibakung itu dari tetangganya. Dia merasa penasaran dan ingin merasakannya secara langsung. Ternyata hasilnya setelah terapi, dapat menyegarkan badan dan mengurangi pegal-pegal. “Saya sudah dua hari kesini. Saat pertama kali kesini, kaki terasa geli. Tapi lama kelamaan menjadi lebih nikmat. Ternyata efek terapi ini saya rasakan pada esok pagi harinya setelah bangun tidur. Badan terasa lebih segar dari sebelumnya,” ungkap Aji, warga Bojong. Selain Aji, ada pula warga Desa Kalibakung sendiri yang sengaja datang setiap sorenya

ke daerah tersebut. Dia datang bersama keluarganya yang lain. Seperti halnya yang dilakukan Mahmudah, yang sengaja melakukan terapi karena dirinya mempuyai penyakit rematik. Setelah beberapa kali datang, rasa sakit pada kakinya berangsur-angsur berkurang. “Kami sangat berterima kasih kepada pemilik terapi ikan ini karena telah memberikan terapi secara gratis. Makanya, setiap sore kami datang kesini bersama keluarga yang lain,” ungkapnya. Sementara, pemilik rumah makan tersebut, tidak lain adalah Ketua DPRD Kabupaten Tegal, Rojikin AH SHDia mengaku, sengaja menyediakan terapi ikan secara gratis. Dia menjelaskan, ikan yang sengaja diberikan untuk terapi ini adalah ikan gara rufa. Dimana manfaat terapi ikan, diantaranya bisa membuat tubuh lebih rileks dan segar. “Setelah sebagian badan atau kaki kita digigiti ikan ini, minimal kita bisa tidur lebih nyenyak dan mengurangi stres. Beberapa penyakit kaki seperti rematik, juga diyakini bisa

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

TERAPI IKAN - Sejumlah orang sedang melakukan terapi ikan di rumah makan Desa Kalibakung Kecamatan Balapulang.

disembuhkan oleh terapi ini asal melakukan treatmen secara teratur selama kurang dari 30 menit,” ungkapnya. Biasanya saat anda melakukan terapi ikan ini, pertama akan merasakan geli, karena memang belum terbiasa. Tetapi lama kelamaan, akan terasa nikmat.

Yang berbahaya, jika ada kaki yang lecet. Ketika dimasukkan ke dalam kolam, ikan tersebut akan langsung menyerbu dan darah akan selalu mengalir. “Mudah-mudahan ini ada manfaatnya untuk masyarakat di sekitar Kalibakung. Hitung-hitung untuk hiburan sore hari”. (*)


KABUPATEN TEGAL

7

SENIN 18 APRIL 2011

RADAR TEGAL

Mobil Ketua Percasi Raib

ADIWERNA

M GHONI/RADAR SLAWI

TERPEROSOK - Mini Bus yang masuk ke parit di depan Markas Batalyon 407/PK di Desa Ujungrusi Kecamatan Adiwerna, Sabtu (16/4), menjadi tontonan masyarkat.

Mini Bus Masuk Parit ADIWERNA - Akibat as roda depan bagian kiri patah, angkutan umum mini bus jurusan Bumiayu-Tegal dengan Nopol G-1507-BF, nyungsep masuk ke dalam parit. Lokasi kejadian di depan Markas Batalyon 407/PK di Desa Ujungrusi Kecamatan Adiwerna. Kejadin itu sempat menyita perhatian warga sekitar. Peristiwa yang terjadi Sabtu (16/4) sekitar pukul 09.00 WIB, membuat tiga penumpang mini bus mengalami luka. Para korban dilarikan ke balai pengobatan terdekat. Kasusnya sendiri, sudah ditangani oleh Satlantas Polres Tegal. Salah seorang penumpang mini bus Abdul Haris (41) menceritakan, sejak dirinya naik dari Yomani, kendaraan terasa tidak ada masalah. Saat memasuki wilayah jalan komplek Batalyon 407/Padma Kusuma (PK) Adiwerna, terdengar ada sesuatu yang patah. “Yang saya ketahui, mini bus yang kami tumpangi menabrak kendaraan di depannya, lalu banting ke kiri hingga masuk parit,” kata Abdul Haris, Sabtu (16/4). Dikatakan, dari peristiwa itu dirinya dan dua penumpang lain mengalami luka ringan di bagian kaki dan lengan. Penumpang yang luka itu segera mendapat perawatan di balai pengobatan, tidak jauh dari TKP kecelakaan. Sopir mini bus, Taufik (43), mengakui jika dirinya hilang keseimbangan dalam mengemudikan kendaraannya. Itu terjadi dikarenakan as roda depan bagian kiri patah. Akibatnya, rem kendaraan juga tidak berfungsi. “Makanya, saya sempat menabrak sesama angkutan umum yang saat itu ada di depan. Setelah itu setir saya banting ke kiri dan mobil masuk parit,” terang Taufik. Para korban sempat mendapat pertolongan anggota TNI setempat. Usai kejadian, Satlantas Polres Tegal mengerahkan satu mobil derek guna mengangkat mini bus dari parit. (gon)

SLAWI Jumlah TKI Tujuan Jepang dan Timur Tengah, Menurun SLAWI - Jumlah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dengan tujuan Jepang dan negara-negara di Timur Tengah, menurun. Kondisi itu diduga sebagai dampak dari musibah bencana alam maupun krisis yang terjadi di sejumlah negara tersebut. Jumlah peenurunan, tidak bisa diakumulasikan dengan angka atau prosentase. Hanya berdasarkan jumlah pendaftar, yang dirasa makin sedikit. “Jika sebelum bencana maupun konflik, hampir setiap hari ada pencari kerja yang mendaftar di Dinsosnakertrans Pemkab Tegal untuk menjadi TKI di Jepang maupun Timur Tengah. Baik TKI formal maupun non formal,” jelas Plt Dinsosnakertrans melalui Kasi Pelatihan Surono AMD. Dikatakan Surono, saat ini TKI Kabupaten Tegal yang masih berada di Jepang sebanyak 46 orang. Kesemuanya merupakan pekerja kontrak dengan istilah magang formal (pabrik/industri). Kondisi mereka, tidak ada masalah. Hal ini sesuai informasi Kementrian RI di Jakarta, yang membangun krisis centre gempa tsunami Jepang. “Kami sering berkomunikasi terkait nasib TKI Kabupaten Tegal disana,” ujarnya. Menurut dia, menurunnya jumlah peminat ke Jepang dan Timur Tengah itu dianggap wajar. Karena efek dari bencana gempa tsunami, menjadikan traumatis bagi pencari kerja. Sementara, menyinggung TKI yang berada di Timur Tengah saat ini, ada sekitar 202 orang. Mereka terdiri dari laki-laki 57 orang dan perempuan 145 orang. Mereka bekerja pada sektor formal dan non formal. Kondisi mereka juga baik dan tidak ada masalah, mengingat tidak adanya laporan maupun berdasarkan informasi yang diterima Dinsosnakertrans dari pihak terkait seperti PJTKI. “Untuk jumlah peminat pencari kerja baru saat krisis seperti ini, jumlahnya juga menurun,” ujar Surono. Ditambahkan, Kantor Tenaga Kerja (Naker) Semarang, memberikan batasan permintaan TKI untuk Timur Tengah dari Kabupaten Tegal, yang hanya mendapat jatah sekitar 10 orang. Ketentuan ini berlaku sejak Januari sampai Maret 2011. “Saat ini baru tersedia sembilan orang, karena peminatnya masih sedikit,” pungkasnya. (gon)

PANGKAH - Mobil jenis Toyota Avanza milik Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Tegal, HM Sofiyudin, raib. Pencurian itu diduga terjadi Minggu (17/4) pagi, di kediaman mantan Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Tegal periode 20042009 itu di Desa Kendalserut Kecamatan Pangkah. Hilangnya mobil Avanza tipe G tahun 2010 warna hitam dengan nopol G-8480-GP tersebut, dirasakan saat pemilik mematikan lampu taman depan rumahnya, sekitar pukul 05.00 WIB. Sebelum kejadian itu, Sofiyudin pada hari Sabtu (16/4) pukul 20.00 WIB, baru saja kembali dari Semarang. Dirinya keluar rumah kembali untuk mengambil berkas di dalam mobil tersebut, setengah jam kemudian. Naas, Sofiyudin lalai mengunci pintu mobilnya dan membiarkan terbuka, sampai kemudian diketahui telah raib. Ditambah lagi, pintu gerbang rumahnya juga tidak terkunci. Sehingga, pelaku pencurian dengan leluasa menjarah mobil yang diparkir di depan rumah Sofiyudin tersebut. Dia sama sekali tidak menyangka mobil kesayangannya itu akan hilang. Karena rencananya setelah selesai menonton bola, dia akan mencuci mobil itu. ”Pada saat itu, saya menonton TV sampai pagi. Saat keluar rumah, mobil tersebut sudah hilang. Saya langsung menghubungi Polsek terdekat untuk melaporkan kejadian ini,” katanya. Kapolsek Pangkah, AKP

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

TKP - Salah seorang petugas polisi saat melakukan olah TKP di halaman rumah Ketua Percasi Kabupaten Tegal, HM Sofiyudin, kemarin.

Suratman, saat ditemui di lokasi kejadian, mengatakan, pencurian mobil di Pangkah baru kali pertama terjadi selama

kurun waktu tahun 2011 ini. Dia menduga, pelaku pencurian sudah profesional. Karena aksinya itu tidak sempat dike-

tahui pemilik mobil, meski pemilik masih terjaga. “Kami sedang mencari bukti-bukti dengan menanyakan kepada beberapa

saksi, kira-kira kemana larinya pencuri ini. Walaupun kemungkinan besar, mobil sudah berada diluar kota,” ungkapnya. (fat)

Material Galian Belasan Titik Rawan Kecelakaan Kabupaten C Kotori Jalan Jalan Rusak Parah PANGKAH - Ruas jalan utama penghubung antara SlawiJatinegara, kotor dan rusak. Tertutama di ruas jalan termasuk Desa Dukuhjati Kidul Kecamatan Pangkah. Investor penambang tanah galian C di desa tersebut, dituding sebagai pihak paling bertanggungjawab atas kerusakan jalan di kawasan itu. Hal ini karena jalan Slawi menuju Jatinegara menjadi rusak parah dan sangat kotor akibat tertutup material tanah galian. Kondisi akan semakin parah saat turun hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut. Kondisi ini menjadi perhatian serius anggota DPRD Kabupaten Tegal yang setiap hari harus melewati jalan itu. Salah satu anggota DPRD Kabupaten Tegal asal Kecamatan Jatinegara dari fraksi PDI Perjuangan, Bambang Irawanto, berharap, kotor dan rusaknya jalan sepanjang sekitar 1 Km itu, perlu ditangani secara serius. Karena kondisi jalan itu sudah sering ‘memakan’ korban. Karena banyak pengendara roda dua yang melewati jalan itu, terjatuh. Terutama saat hujan turun, karena jalanan

menjadi kotor dan licin saat dilalui. “Kalau memang jalan ini menjadi kewenangan propinsi, paling tidak Pemkab Tegal mempunyai kewenangan untuk mengundang investor atau pemilik galian C tersebut. Terutama agar bertanggung jawab dengan kotor dan rusaknya jalan tersebut,” kata dia. Dikatakan Irawan, jalan itu sudah rusak dan kotor sejak beberapa bulan. Namun demikian, tidak pernah ada inisiatif untuk melakukan perbaikan atau membersihkan rus jalan tersebut. “Harusnya sebelum terjadi rusak dan kotor, dinas terkait yang telah memberikan rekomendasi adanya galian C di wilayah itu, dapat memberikan pembinaan. Paling tidak, ada kesepakatan tindakan yang akan dilakukan jika jalan itu kotor dan rusak seperti sekarang ini,” ujarnya. Pihaknya berharap, Pemkab segera memanggil investor untuk dimintai klarifikasi terkait kerusakan jalan. Hal ini dimaksudkan agar jalan segera diperbaiki, atau setidaknya dapat dibersihkan. (fat)

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

LICIN - Jalan di Desa Dukuhjati Kidul Kecamatan Pangkah yang rusak parah dan licin, akibat aktivitas truk pembawa tanah galian C.

KRAMAT - Belasan titik rawan kecelakaan berada di jalur antara Desa Babakan Kecamatan Kramat hingga Desa Jatibogor Kecamatan Suradadi. Kondisi akses warga dari dua kecamatan ini, mengalami kerusakan yang sangat parah. Ironisnya, hingga kini belum ada pelaksanaan perbaikan dari dinas terkait. Pantauan Radar di lapangan menyebutkan, jalan sepanjang sekira 7 kilometer tersebut, dipenuhi banyak lubang besar. Setiap kali turun hujan, kondisi jalan tergenang air. Tidak sedikit pengguna jalan yang mengalami kecelakaan. Meski korban luka ringan, namun kendaraannya mengalami kerusakan. Sehingga, korban pun terpaksa merogoh koceknya. Salah satu warga Desa Kertaharja Kecamatan Kramat, Suryo (39), mengatakan, mungkin sudah lima tahun lebih jalan yang merupakan akses menuju keramaian ini belum pernah ada pengaspalan. Meski ada, itu hanya sebatas pengurugan dari dinas terkait. Sepertinya, pengurugan tersebut juga kurang maksimal. Terbukti, selang beberapa lama kemudian, jalan kembali rusak. “Entah sampai kapan pengaspalan disini bakal ter-

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

HATI-HATI - Sejumlah pengguna jalan tengah melintas di jalan yang dipenuhi lubang, di Desa Kertaharja Kecamatan Kramat, kemarin.

wujud, saya pun tidak tahu pasti. Padahal, jalur ini kerap memakan korban kecelakaan. Untungnya, korban tidak ada yang meninggal dunia,” tutur pria yang berprofesi sebagai pedagang ini, kemarin. Sebelumnya, Kepala Bappeda Kabupaten Tegal, H Bagas Prakosa SH Mhum, melalui Ketua Tim Monitoring Musrenbang Tingkat Kabupaten, Ir

Bambang Setiono mengatakan, bahwa ruas jalan di sepanjang Desa Babakan hingga Desa Jatibogor, dalam waktu dekat ini bakal diperbaiki. Perbaikan dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2011, sebesar Rp 1,7 miliar lebih. “Anggarannya sudah direalisasi, tinggal menunggu pelaksanaannya saja,” ucapnya singkat. (yer)


BREBES & BUMIAYU

8

SENIN 18 APRIL 2011

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes RSU Bhakti Asih RSIA Mutiara Bunda Tanjung Brebes RS Dera As Syifa Banjarharjo Brebes Hotel Dedy Jaya Brebes RS Dedy Jaya

(0283) 671431 (0283) 671279 / 673481 (0283) 877222 (0283) 889588/ 889548 (0283) 673133 / 673158 (0283) 672145/ 672525

KPU Buka Peluang Calon Perseorangan Pilkada Tahun 2012

LINTAS Fatayat NU Jangan Cuma Statemen

BREBES – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2012 masih satu tahun lagi. Namun sejumlah bakal calon, termasuk calon incumbent sudah mulai mempersiapkan diri. Selain yang diusung dari partai politik atau gabungan partai politik, yang minimal memperoleh 15 persen suara, Pilkada mendatang juga bisa diikuti calon perseorangan atau calon independen. Peluang calon perseorangan ini juga cukup besar, karena dalam Pilkada nanti sudah bisa mengikutinya. Sesauai persyaratan yang telah ditentukan, minimal calon perseorangan itu mendapat dukungan penduduk minimal 3 persen. Ini sesuai dengan UU No. 12 tahun 2008

pasal 59 ayat (2b), point d, yakni kabupaten/kota dengan jumlah penduduk lebih dari 1.000.000 (satu juta) jiwa harus didukung sekurang-kurangnya tiga persen). Sementara dari data Disdukcapil Kabupaten Brebes, penduduk di Kota Bawang diperkirakan sebanyak 2.140.096 jiwa. “Dalam Pilkada 2012 nanti, calon independen mempunyai peluang yang cukup besar. Karena perhitungannya adalah 2.140.096 jiwa X 3 persen, maka minimal harus mendapat dukungan sebanya 64.203 orang,” kata Ketua KPU Brebes H Masykuri SPd, kepada Radar. Jumlah dukungan tersebut, lanjut dia, harus tersebar di lebih dari 50 persen jumlah kecamatan di Kabupaten Bre-

BREBES - Menginjak usia ke61, Fatayat NU Kabupaten Brebes diharapkan tidak hanya bisa membuat statemen di media massa, tetapi harus mampu memberikan solusi. Sehingga tidak sekadar menuntut tetapi harus mampu berbuat. Sebab masih banyak yang bisa diperbuat ketimbang mengkritisi halhal yang tidak memberi manfaat bagi kepentingan umat. Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Bupati Brebes H Agung Widiyantoro SH MSi saat memberikan sambutan pada pembukaan Fatayat Fair dan Parade Budaya di Aula Islamic Center Minggu (17/4). “Kami DOK. RATEG berharap Fatayat NU bisa memAgung Widiyantoro berikan yang terbaik pembangunan pemerintah daerah. Bantuan yang diberikan kepada pemerintah bisa berupa karya nyata. Terutama menjadi pioner dalam pembangunan kesehatan, pendidikan dan ekonomi,” ujarnya. Dengan harlah ke-61, kata Agung, diyakini Fatayat mampu berbuat lebih untuk kemaslahatan umat, bangsa dan negara. “Peran kenegaraan Fatayat juga semakin ditunggu,” tutur Agung. Wakil Ketua PC Fatayat NU Dra Hamidah menjelaskan, Fatayat NU yang terlah memiliki anggota lebih dari 7000 itu dalam momentum harlah ini akan meneguhkan sebagai Fatayat yang beridentitas dan berkapasitas. “Merjuangkan hak-hak perempuan dengan bertindak lebih bijak, adalah upaya yang terus dikuatkan,” tandasnya. (ism)

BuatSabukPengamandiDaerahRawan BANTARKAWUNG - Tingginya tingat kerawanan bencana alam, khususnya tanah longsor di Kecamatan Bantarkawung dan Salem, mendapat perhatian dari Ketua LSM Pampera Mohammad Jamil. Dia pun berharap ada gerakan penanaman pohon di sepanjang jalan antara Bantarkawung-Salem, selain di sejumlah desa yang masuk dalam daerah rawan. Menurut Jamil, tujuan dari gerakan ini sebagai penyelamatan dan penyeimbang alam dari bencana alam. Untuk itu pihaknya juga melakukan kerjasama dengan LMDH Wana Perintis wilayah DOK. RATEG Bantarkawung dan Salem. Mohammad Jamil “Kita usulkan untuk dilakukan penanaman dengan jenis pohon buah, di antaranya salak pondoh, jadi selain melakukan penyelamatan alam, sekaligus juga sebagai kegiatan budidaya dan menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat,” jelasnya, Minggu (17/4). Penanaman pohon jenis buah ini menurut dia, didasari dengan potensi agribis di Bantarkawung dan Salem, sekaligus bermanfaat untuk pengendali lingkungan yang rawan bencana alam. Untuk merealisasikan program tersebutt, pihaknya telah berkoordinasi dengan pengurus yang ada di lima desa di Bantarkawung dan Salem. “Desa-desa yang nantinya akan kami jadikan lokasi yakni Desa Terlaya dan desa Legok di kecamatan Bantarkawung. Untuk Kecamatan Salem pelaksanaanya di Desa Gunung Larang, Banjaran dan Pasir Panjang. Dari lima desa tersebut jumlah lahan seluas 57,5 hektar dengan perkiraan keutuhan bibit salak sebanyak 146.000 batang,” terang Jamil. Sedangkan untuk penanaman di sepanjang ruas jalan diharapkan akan dapat menciptakan sabuk pengaman jalan. Yang tujuannya mengendalikan bahaya bencana, seperti tanah longsor yangterjadi beberapa waktu lalu. “Pelaksanaannya akan dilakukan di sepanjang ruas jalan, pohon tersebut nantinya dapat menahan kondisi tanah melalui kekuatan akar sehingga tercipta sabuk pengaman di sepanjang ruas jalan tersebut. Untuk itu kami berharap usulan ini juga mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Brebes, sebagai upaya penyelamatan lingkungan,” pungkasnya. (pri)

DOK. RATEG

Masykuri

bes. Ini sesuai dengan pasal 59 ayat (2d) UU No 12 Tahun 2008. Sedangkan dukungan sebagaimana dimaksud dibuat da-

lam bentuk surat dukungan yang disertai dengan fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Surat Keterangan Tanda Penduduk sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan. “Meskipun jumlah penduduk Kabupaten Brebes tersebut belum resmi yang dirilis oleh Pemda Brebes melalui Disdukcapil, namun setidaknya angka tersebut bisa menjadi gambaran bagi masyarakat Brebes yang berminat akan mendaftarkan diri sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati pada Pilkada 2012 mendatang, khususnya yang akan mendaftar melalui jalur perseorangan,” ungkap Masykuri. Menurutnya, memang tidak mudah bagi calon independen terjun dalam pertarungan Pilkada mendatang. Selain berat-

nya persyaratan administrasi, mereka juga harus menyiapkan anggaran yang cukup besar. Namun di balik tantangan ini, diprediksikan calon indepen mempunyai peluang besar daripada calon dari partai. Pasalnya dari sekian partai politik yang ada, hanya satu saja yang masuk dalam persyaratan pengusungan calon, sedangkan yang lainnya harus melakukan koalisi. “Makanya, bagi masyarakat yang ingin lebih mengetahui informasi tentang tata cara pencalonan Pilkada, dipersilahkan untuk datang ke kantor KPU Kabupaten Brebes. Sehingga, keniatan untuk bisa membangun Brebes untuk lebih maju bisa tercapai,” pungkasnya. (gus)

Indeks IPM Terus Meningkat

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

CIUM BENDERA - Pengurus PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Bumiayu saat dilantik kepengurusannya oleh Ketua MPC PP Kabupaten Brebes.

Pemuda Pancasila Dituntut Jadi Pelopor Pembangunan BUMIAYU - Ketua Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Brebes Wahyudin Noor Aly meminta kepada kader PP untuk dapat menjadi pelopor pembangunan di Kabupaten Brebes. Yakni dapat mewujudkannya sebagai salah satu kabupaten dengan masyarakatnya yang Pancasilais, religius, modern dan kompetitif. Harapan itu disampaikan Wahyudin di hadapan ratusan kader Pemuda Pancasila di sela-sela pelantikan pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) PP Kecamatan Bumiayu masa bhakti 2011-2014 di Rumah Makan Sahabat Alam Bumiayu, Minggu (17/4). Dikatakan Wahyudin, pemuda sebagai generasi penerus bangsa dan garda terdepan dalam memberhasilkan pembangunan secara bersama-sama. Juga harus dapat memperlihatkan eksistensinya di tengah-tengah masyarakat, bahwa pemuda bisa berbuat yang terbaik tanpa adanya kekerasan. “Kebersamaan Pemuda Pancasila dan unsur OKP lainnya di Kabupaten Brebes selama ini layak diberi apresiasi, karena secara bersama-sama telah memberikan andilnya untuk mengawal jalannya roda pem-

bangunan,” jelasnya. Suasana yang sama diharapkannya dapat terus dilaksanakan dalam menjalankan programprogram kepemudaan di kemudian hari. Dalam menjalankan roda organisasi, selain unsur manajemen PAC, seluruh unsur pemuda di Bumiayu dapat memperbanyak ide dan inisiatif dalam membesarkan organisasi kepemudaan agar lebih produktif dan bermanfaat bagi masyarakat. “Jadilah organisasi kepemudaan dengan type organisasi sejati yang tanpa dibantu namun bisa berbakti untuk kepentingan orang banyak,” ujarnya. Turut hadir dalam kesempatan pelantikan itu Wakil Ketua DPRD Kabupaten Brebes H Agus Sutrisno, Ketua KPU Kabupaten Brebes Masykuri SPd, Staf Ahli Bupati Drs Kustoro, jajaran pengurus MPC PP dan lima PAC PP di wilayah selatan Kabupaten Brebes. Pengurus PAC PP Kecamatan Bumiayu yang dilantik yakni Ketua Zaldi Arifianto SH, Wakil Ketua Faturohman Wahid, Sekretaris Abdul Azis SE, Wakil Sekretaris Imam Subekti. Bendahara Rofiq Wakil dan Wakil Bendahara Suwiyanto. Pelantikan diikuti dengan

kegiatan dialog interaktif dengan tema Adakah Manfaat Pilkada Bagi Masyarakat Brebes. Denga nara sumber Wakil Ketua DPRD, Ketua KPU, Staf ahli Bupati serta Ketua MPC Brebes. (pri)

BUMIAYU - Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Brebes terus meningkat dari tahun ke tahun. Dengan jumlah penduduk 1,7 juta jiwa, sejak tiga tahun terakhir IPM Kabupaten Brebes mengalami peningkatan kearah yan lebih baik. Pada tahun 2007 IPM Brebes berada pada angka 66,8 meningkat menjadi 67,1 di tahun 2008 dan terus meningkat pada tahun 2009 menjadi 67,37. Demikian disampaikan Wakil Bupati brebes H Agung Widyantoro SH MSi saat hadir sebagai pembicara dalam dialog yang diadakan pegiat Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dengan mengambil tema “Menggagas Brebes Masa Depan Sabtu (17/4) di gedung pertemuan Hotel Salsa Dalila Bumiayu. Selain Agung, nara sumber lainnya yakni Wijanarto SPd dari Dewan Pendidikan, sementara moderator Syamsul Ma’arif MPd. Menurut Agung, dengan peningkatan IPM yang lebih baik ini, pihaknya berkomitmen untuk terus berupaya melakukan langkah-langah strategis. Pelaksanaan pembangunan manusia menurut dia, bisa ditempuh dengan beberapa cara. Meskipun berbeda, namun jika dilakukan dengan tepat dan terarah kedua cara tersebut akan bermuara pada pencapaian terukur yang sama, yaitu meningkatnya IPM, yang merupakan ukuran untuk mengetahui keberhasilan pembangunan. “Di antara upaya yang dapat dilaksanakan dalah melakukan

intervensi pembangunan secara spesifik dan terkonsentrasi terhadap aspek-aspek paling penting yang berpengaruh langsung terhadap peningkatan IPM. Aspek tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Cara ini merupakan upaya yang bisa ditempuh dalam rangka mempercepat peningkatan atau pencapaian target IPM,” jelasnya. Langkah tersebut menurut Agung, merupakan upaya percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penekanan akselerasi pembangunan. “Sehingga pada akhirnya kita dapat menekan sejumlah permasalahan yang selama ini menjadi kendala didalam peningkatan IPM, salah satunya meningkatkan usia rata-rata anak sekolah di Kabupaten Brebes yang selama ini baru mencapai 5,62 tahun,” kata Agung. Dalam dialog yang juga disiarkan secara langsung Singosari Top FM Paguyangan ini, Wijanarto mengatakan dengan kondisi peningkatan IPM yang berkisar 0,61 persen ini merupakan indikasi bahwa Pemkab dituntut harus bekerja keras utamanya dalam menggenjot percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Masih banyak tantangan yang harus dihadapi di dalam menggagas Brebes ke depan yang lebih baik. Penganggaran APBD yang benar-benar berpihak pada rakyat,” urai Wijanarto. (pri)


SAMBUNGAN

SENIN 18 APRIL 2011

9

RADAR TEGAL

TOMMY KURNIAWAN

Dilaporkan Larikan Gadis di Bawah Umur PEMAIN sinetron Tommy Kurniawan dilaporkan atas tuduhan penculikan anak di bawah umur, yaitu Tania (20) oleh Hana Hasanah Fadel, ibunda sekaligus mertuanya di Polres Jakarta Selatan, Minggu (17/4). Saat ini Tommy dan Tania masih diperiksa oleh Polres Jakarta Selatan. Mereka berdua sudah datang ke Polres sejak Minggu (17/4) jam 8 pagi. Tommy yang dibantu oleh tim kuasa hukumnya Hotman

Paris, tetap tenang menghadapi masalah yang menimpanya tersebut. Tommy dan Tania sendiri sudah syah menjadi suami-istri sejak tanggal 11 April 2011 di Masjid Jati Asih. Tania lahir dari seorang ayah yang bernama Salem, dan bukan anak dari Fadel Muhammad (ayah tiri Tania). Menurut Tania yang menjadi masalah adalah ijin dari orang tua. Saat itu ibunya tidak setuju dengan pernikahannya. Se-

mentara, ayah kandungnya yaitu Salem telah mengijinkan dirinya menikah dengan menyerahkan ke wali penghulu. “Permasalahannya sekarang, ibu aku yang tidak setuju. Sedangkan papa kandung aku sudah mewali-hakimkan kepada penghulu dan kita sudah menikah hari Senin kemarin tanggal 11 April, jadi sebenarnya nggak ada masalah ini cuma masalah intern keluarga,” ucap Tania yang juga istri Tommy. (kpl)

Warga Tuntut Kesejahteraan dari halaman 3 salahkan dewan. Bahkan telah diusulkan ada Pemkot supaya dilakukan validasi ulang, sehingga lebih tepat sasaran. “Karena ada usulan semacam ini, saya akan berkoordinasi

deng a n a l a t k e l e n g k a p a n DPRD yang berkompeten, agar ditindaklanjuti dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD, red) terkait. Sehingga pada tahun 2011, diharapkan penyaluran anggaran Jamkesmas dan Jamkesda lebih tepat sa-

saran.” Berkaitan penertiban PKL, pihaknya setuju tidak hanya penggusuran. Tapi harus ada penataan atau relokasi. Dengan harapan tidak ada yang dirugikan. “Namun kami juga minta Pemkot harus melakukan

tindakan pro aktif. Sehingga sebelum banyak muncul PKL di salah satu tempat, harus dilakukan penertiban lebih awal. Jangan menunggu banyak, jus t r u b a k a l m e n a m b a h masalah baru,” papar Wardjo. (hun)

Sebanyak 19 Tim Rebutan Rp10 Juta dari halaman 3 Klaten. Kota Tegal, Kabupaten Semarang, Kabupaten Kendal, dan Pemalang. Kemudian 8 tim itu kembali berlaga pada Minggu (17/5) dan memunculkan 4 finalis. Pada perebutan juara III dan IV, tim Kabupaten Klaten berhasil menaklukan Kota Semarang dengan skor 2-0. Dengan demikian tim Kabupaten Klaten berhak atas piala tetap dan uang senilai Rp2 juta. Sementara Kota Semarang mendapatkan piala tetap dan uang Rp1 juta. Sedangkan pertandingan penentu untuk mencari juara I dan II, antara tim Kabupaten

Boyolali dan Kota Salatiga berlangsung cukup menegangkan. Hingga peluit panjang babak perpanjangan waktu 2x5 menit dibunyikan skor keduanya imbang 2-2. Sampai pada akhirnya tim Kabupaten Boyolali berhasil mengalahkan tim Kota Salatiga dengan skor 5-4, melalui drama adu penalti. Dengan begitu tim Kabupaten Boyolali membawa pulang piala bergilir Pengprop dan piala tetap serta uang Rp4 juta. Sedangkan juara II Kota Salatiga hanya memperoleh piala tetap dan uang senilai Rp3 juta. Menurut Wakil Pengprop PSSI Jateng, Drs Wahadi MPd, Kota Tegal layak menjadi tuan

rumah kejurda ini. Sebab memiliki lapangan futsal yang berstandar internasional di GOR Wisanggeni. “Kejurda futsal di Kota Tegal cukup mendapat sambutan baik dari Pengcab PSSI kabupaten/kota di Jateng. Terbukti dengan jumlah peserta yang mencapai 19 tim. Ini meningkat dari gelaran yang sama tada tahun sebelumnya, yang hanya diikuti 15 peserta.” Sementara Ketua Pelaksana Kejurda Futsal Propinsi Jateng, Ir M Wahyudi berharap, dengan adanya kejurda tersebut mampu meningkatkan pembibitan atlet futsal di Kota Tegal khususnya dam Jateng umumnya. “Yang pasti, tak kalah

pentingnya adalah mempererat tali silatrahmi antar atlet futsal se-Jateng. Selain itu juga evaluasi kekuatan masing-masing tim,” ucapnya. Adapun Wali Kota Ikmal Jaya berpesan, dalam sebuah pertandingan pasti ada kalah dan menang. Namun demikian bukan berarti dalam kejurda futsal ini sekedar mencari siapa yang menang serta kalah. Yang terpenting adalah menjadikan kejurda ini sebagai alat untuk meningkatkan kualitas atlet masing-masing daerah. Serta mencari bibit-bibit yang nantinya dapat membanggakan dan mengharumkan nama kota/ kabupatennya. (adi)

Pondasi Awal Pendidikan Agama dari halaman 3 Namun, ada satu acara lagi yang sangat menarik, tepatnya saat dilakukan uji ulang kepada para santi yang diwisuda. Satu per satu mereka dipanggil untuk menjawab pertanyaan yang diajukan tim penguji. Tapi para santri tidak sendirian, sebab masing-masing didampingi orang tuanya. Sebelum diuji, wali santri diminta mempersiapkan hadiah spesial bagi anaknya apabila berhasil dalam uji ulang tersebut. “Tujuannya agar anak bertambah semangat ketika menjawab pertanyaan tim, sekaligus hadiah kepada santri karena telah khotmil Quran. Namun kami minta sesampainya di rumah, hadiah tersebut tidak diminta kembali,” ucap Dewan Penasihat TPQ Sabiilul Muhtadiin, Ustadz Masyhudan Djinan Muzammil. Kemudian para wali santri memberikan kenang-kenangan kepada anaknya, berupa uang dengan jumlah bervariasi. Mulai dari Rp50 ribu, Rp200 sampai Rp500 ribu. Tapi ada juga santri yang menyerahkan hadiah uang dari

orang tuanya kepada pengurus TPQ Sabiilul Muhtadiin. Namun beda halnya dengan santri bernama Aenun Khalawati (12). Ketika ditanya mau minta hadiah apa begitu bisa menjawab pertanyaan tim penguji, dia menjawab, “Tidak minta apa-apa. Saya hanya mohon ayah dan ibu mendoakan saya.” Lalu sang ayah, KH Abdul Kodir didampingi istrinya, meminta agar anaknya membaca Doa Qunut di hadapan ustadz, ustadzah, pengurus TPQ tersebut, dan seluruh tamu undangan. Dalam kesempatan itu, Koordinator Pendidikan Al-Quran Metode Qiroati Cabang Tegal, Ustadz Muhajir mengungkapkan, khotmil kali ini sebagai pondasi awal bagi para santri dalam pendidikan agama Islam. “Ibarat rumah, yang perlu diperhatikan pondasinya yang kokoh. Kalau sudah begini, Insya Allah anak-anak akan selamat dunia dan akherat. Namun demikian, apa yang sudah didapat di TPQ, jangan sampai dilupakan bagitu saja. Orang tua wajib mendorong serta

mengingatkan anaknya, supaya terus belajar serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Teruma soal salat lima waktu,” ujarnya mantap. Sekadar diketahui, dalam Khotmil Quran ke-10 TPQ Sabiilul Muhtadiin, peringkat pertama diraih Abdul Rozak (12) dengan nilai 69, putra pasangan Syachroni dan Faizah, yang beralamat di Jalan Layang RT 05 RW IX Tegalsari Kota Tegal. Peringkat kedua Sahadattul Inayah (11) nilai 68,5; putri dari Wiryo dan Susianti, alamat Jalan Blanak RT 08 RW I Tegalsari. Peringkat ketiga Adhandi Trimuyahya Tanderi (11) dengan nilai 68,5; putra pasangan Deriyanto dan Tanijah, alamat Jalan Brawijaya Nomor 95 Tegal. Sedangkan peringkat keempat Nailul Arini (9) dengan nilai 68, putri dari Nurokhi dan Muflilkhah, alamat Jalan Cinde Nomor 33 RT 06 RW IV Kraton Tegal. Peringkat kelima Muhammad Rizky Maulana (12) nilai 68, putra pasangan Widiharto dan Rini Efiani, alamat Griya Metro Permai RT 02 RW I Nomor 78 Debong Lor. Pering-

kat enam diraih Aufiyatus Silmi (11) nilai 68, putri dari Sahudi dan Samroh Azkiyah M, alamat Jalan Blanak RT 03 RT I Tegalsari. Peringkat ketujuh Khilatul Auliya (11) nilai 67,5; putri pasangan H Edi Priono dan Maryati, alamat Jalan Banyar Nomor 15 Tegalsari. Peringkat delapan diraih Nashif Satria Ramadhan (9) nilai 67, putra dari Arinto dan Evi Siput Samak, alamat Jalan Bawal Gang 2 Nomor 11 Tegalsari. Peringkat sembilan Hanif Nabilla Risqita (8) nilai 67, putri pasangan Hendro Mulyono Hardiman dan Munisah, alamat Jalan Wader Nomor 9 RT 01 RW V Tegalsari. Peringkat sepuluh diraih Rohadatul Aisy (11) nilai 67, putrid dari Ponimin dan Siti Fatimah, alamat Jalan Kapten Ismail Gang Mundu Nomor 17 RT 06 RW III Tegal. Adapun peserta terbaik IV kategori TKQ (usia di bawah 7 tahun), diraih Fitria Nuraini bilai 66, putrid pasangan Bambang Sulaksana dan Asiah Rosalina, alamat Jalan Sawo Barat RT 05 RW IV Nomor 12 Kelurahan Kraton Kota Tegal. (arifin)

Ribuan Siswa SMA/SMK Terima Bantuan dari halaman 3 yang berasal dari keluarga kurang mampu. Menurut Wali Kota Tegal, H Ikmal Jaya SE Ak, dalam pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Tahun 2010, untuk pendidikan di Kota Tegal tergolong berhasil. Indikatornya dapat dilihat dari capaian APK/APM dan angka kelulusan. Tahun 2010 terjadi peningkatan APK PAUD 61,98 persen, APM SD/ MI sebesar 98,15 persen, APM SMP/MTs SMK 72,17 persen, APM Wajar Dikdas 89,02 persen, dan APM SMA/SMK/MA 62 persen. Sedangkan angka kelulusan SD/MI sebesar 98,24

persen, SMP/MTs 92,25 persen serta SMA/SMK/MA sebesar 89,32 persen. “Satu yang menjadi perhatian kami, soal biaya pendidikan dari tahun ke tahun selalu mengalami kenaikan. Sehingga kondisi semacam ini jelas memberatkan masyarakat kurang mampu. Guna memberikan kesempatan seluas-luasnya untuk mereka untuk menempuh pendidikan tingkat SMA/SMK/ MA, kami memberikan bantuan pada keluarga kurang mampu,” tukasnya. Lebih lanjut Ikmal menambahkan, berkaitan bantuan pendidikan maka pihaknya melalui APBD 2010 mengalokasikan anggaran Rp 4.385.-

700.000, bagi 2.215 siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu. Dengan rincian, setiap siswa memperoleh bantuan pendidikan Rp165 ribu per bulan. “Untuk mewujudkan pendidikan berkualitas dan terjangkau seluruh masyarakat, tentu memerlukan perhatian kita bersama guna meningkatkan mutu dan relevansi pendidikan, dalam rangka memenuhi standar nasional pendidikan semua jenjang. Kami cukup bangga, karena beberapa prestasi bidang pendidikan telah diraih Kota Tegal. Kami berharap, prestasi semacam ini terus dipertahankan. Bahkan bila perlu ditingkatkan.” Sementara Sekretaris Komisi

I DPRD, W Edi Susilo SH mengungkapkan, agar program pendidikan gratis benar-benar dilaksanakan. Maka minimal Pemkot harus berani membebaskan semua biaya pendidikan, dari SD/MI sampai SMP/MTs. Sedangkan berkaitan tingkat SMA/SMK/MA, pemberian bantuan bagi warga miskin untuk tetap dilanjutkan. “Untuk itu, supaya semua warga Kota Tegal minimal mengenyam pendidikan SMP/ MTs, kami minta ada komitmen Pemkot guna membebaskan biaya pendidikan. Baik LKS maupun biaya pendidikan lain tingkat SD/MI atau SMP/MTs harus benar-benar gratis,” paparnya. (hun)

Apa Saja Bisa Nego dengan Harga Terjangkau dari halaman 3 maupun pedagang berbaur jadi satu, seakan tanpa bebas. Tidak ada harga yang tetap. Sebab barang yang dijual bisa ditawar serendah-rendahnya. Selain itu, suasana kebersamaan sangat terasa, lebih menyenangkan dibandingkan membeli di toko maupun pasar tradisional. Lokasinya yang berada di tepi jalan, memudahkan pengunjung yang kebetulan me-

lintas atau sengaja datang berbelanja. Bahkan, banyak orang dari luar kota ingin menikmati sesuatu yang tidak bisa diperoleh setiap hari, dengan membeli berbagai barang yang ditawarkan. Beragam keperluan anak-anak hingga orang dewasa tersedia lengkap dengan harga terjangkau. Sehingga tidak heran jika pasar tiban selalu dipenuhi pengunjung dari beragam usia dan status sosial serta ekonomi. “Se-

muanya masih bisa nego, sehingga harus pintar memilih dan menawar,” jelasnya. Hal senada dilontarkan Heri (49), salah seorang pedagang yang ditemui Radar. Dia membenarkan jika keberadaan pasar tiban banyak dikunjungi warga sekitar hingga luar kota. Umumnya, mereka baru saja berolah raga pagi, dan sengaja mencari beragam barang yang ditawarkan. Tidak heran jika jumlah pedagang yang ada makin ber-

tambah. Sebab apa saja yang dijual selalu mendapatkan pembeli. “Meski hanya seminggu sekali, tapi saya dan pedagang lain sudah memiliki pelanggan tetap. Bicara kualitas dan harga tentu saja bervariatif. Tidak ada ukuran tepat. Yang penting, saya selalu menawarkan model terbaru, sehingga bisa dibeli pelanggan. Kami senang, pembeli juga senang jadi semuanya merasa bahagia meski hanya setengah hari.” (*)

AYU DEWI

Dicampakkan Zumi Zola Lewat SMS? AKTRIS dan presenter Ayu Dewi baru saja putus cinta dari kekasihnya, aktor Zumi Zola. Gosip yang beredar, Ayu dicampakkan lewat pesan singkat elektronik. Kabar putusnya Ayu juga sempat menjadi perbincangan hangat di situs microblogging Twitter. Keluarga Zumi Zola disebut-sebut tidak setuju dengan hubungan Ayu yang bekerja di dunia entertainment. “Kalau yang saya tahu, membatalkan (untuk menikah) saja,” ucap Manajer Ayu, Nanda saat dihubungi wartawan, Minggu (17/4). Nanda menambahkan, kondisi Ayu sempat drop karena batal menikah dengan Zumi. Namun saat ini presenter humoris itu sedang berusaha bangkit dari keterpurukannya. Sekedar informasi, saat ini Zumi Zola telah resmi terpilih menjadi Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Jambi, periode 2011-2016. Putra mantan Gubernur Jambi Zulkifli Nurdin itu terpilih pada awal April kemarin. (dtk)

Pohon Mangga Warga Masih Aman dari halaman 3 ada di sejumlah daerah mulai diserang. Sedang tanaman mangga di Kota Tegal, sejauh ini keadaannya masih aman-aman saja. Salah seorang warga Kelurahan Mintaragen, Kecamatan Tegal Timur, Rudi Firmansyah

membenarkan kalau tanaman mangga di daerahnya masih aman. “Di sini pohon mangga masih aman,” ujarnya sambil menunjukan pohon mangga milik tetangganya, kemarin. Pohon yang banyak ditanam depan rumah maupun area pekarangan, seluruh daunnya

tetap utuh. Sekarang pohon mangga di tempatnya rata-rata sedang berbunga. Diharapkan ulat-ulat itu tak sampai menyerang tanaman tersebut, sehingga warga bisa menikmati hasilnya. “Harapan begitu. Jangan sampailah ada ulat bulu,” tegas Rudi lagi. (din)

Haryadi Jabat Kapolresta Tegal Kota dari halaman 3 istri tercinta, secara perlahan dengan langkah tegap, melangkah menuju ruang utama Mapolresta. Pejabat baru tersebut berjalan dengan melewati deretan pedang. Setelah selesai melewati deretan pedang, di depan pintu masuk menunggu mantan kapolresta Tegal Kota. Usai saling hormat, dua perwira ini saling berpelukan, dilanjutkan acara ramah tamah di lantai dua. Tidak berhenti sampai disini. Sebagai salam perpisahan, sambil berdiri di atas kendaraan

terbuka, mantan kapolresta Tegal Kota diantar menuju tempat tugasnya yang baru. Proses ini secara simbolis pada pejabat lama seperti berlangsung kemarin, dilakukan dengan menarik kendaraan menuju pintu keluar Mapolresta di sebelah utara. Selama berlangsungnya acara Pedang Pora, tak hentihentinya Kalingga menyalami seluruh anggota yang pernah dipimpinnya. Bahkan sempat terdengar lagu-lagu Tegalan. Sebuah tembang yang diciptakan bersamaan Program Polmas. Sedangkan syairnya se-

bagian besarnya berbicara mengenai keakraban antara polisi dan masyarakat. Sebelum acara Pedang Pora, Sabtu (16/4) malam digelar pisah sambut di Hotel Karlita Tegal. Kegiatan yang digelar bertepatan malam minggu ini berlangsung semarak, selain anggota Polresta Tegal nampak juga kalangan pengusaha. Tak ketinggalan Asisten I Sekda Brebes, HM Supriyono mewakili wakil bupati. Disamping sejumlah rekanan maupun pengusaha hiburan, salah satunya pemilik Hotel Karlita, Ponco Diono. (din)

Sekitar 70 Persen OS Pemkot Ilegal dari halaman 3 mengalami penurunan 6 persen dibanding tahun sebelumnya, yang mencapai 76 persen. Artinya, saat ini 30 persen OS yang digunakan Pemkot sudah legal.” Dijelaskan Khaerul, upaya menurunkan angka penggunaan OS bajakan terus diupayakan. Dengan cara diadakan pelatihan dan pemantapan penggunaan Free Open Source Software (FOSS) atau perangkat lunak bebas dan terbuka, pada SDM yang membidanginya di setiap SKPD. “Bahkan dalam waktu dekat, Pemkot berkerja sama dengan Politek Harapan Bersama akan me-Linux-kan Tegal. Target utamanya di lingkungan Pemkot, dengan harapan semua OS ilegal atau pembajakan software di Kota Tegal dapat hi-

lang,” paparnya. Hal ini, tandasnya, dalam upaya mendukung kebijakan pemerintah yang memberikan solusi guna menghindari pembajakan software, dengan menggunakan FOSS di sektor pemerintahan. “Setidaknya ada 6 alasan penting perlunya pemerintah menggunakan FOSS. Di antaranya hemat biaya pembelian lisensi, menjaga kekayaan lokal (hemat devisa, red), dan membuka lapangan kerja bagi SDM lokal. Kemudian meningkatkan kreativitas serta tumbuh kembangnya industri software lokal. Menjaga keamanan data dan aplikasi dari virus, serta mandiri atau tidak bergantung pada vendor,” tukas Khaerul lagi. Sementara itu, Direktur Poltek Harapan Bersama, Mochammad Chambali Beng EE Mkom membenarkan bahwa

pihaknya akan me-Linux-kan Tegal bersama Pemkot. Dia siap menurunkan mahasiswanya guna mendampingi SDM Pemkot yang telah dilatih. Guna menularkan penggonaan FOSS hingga ke kelurahan-kelurahan. “Relawan-relawan kita siap membantu Pemkot. Target utamanya di lingkungan pemerintahan dulu. Kalau sudah semuanya menggunakan FOSS, maka dilanjut ke masyarakat yang tertarik menggunakannya.” Menurut dia, wacana meLinux-kan Tegal ini akan ditindaklanjuti dalam waktu dekat. Sehingga segera dilaksanakan dan angka pembajakan software serta penggunaan OS illegal dapat diminimalisasi. “Workshop yang digelar ini menjadi starting point rencana me-Linux-kan Tegal,” pungkasnya. (adi)

HINDARILAH TELAT MAKAN, AGAR TAK TERSERANG SAKIT MAAG!!! Sakit maag selalu diindetikkan dengan telat makan. Itu jugalah yang diduga oleh Madiyono yang sudah 5 tahun menderita maag. Penyakit yang bisa menyerang anak-anak sampai orang dewasa ini memang bukan hal yang baru di masyarakat kita, “Kalau sakit maag saya kambuh, ulu hati sering terasa sakit dan perih, serta jadi mual-mual,” ujar ayah 2 orang anak itu menceritakan keluhan yang dirasakannya. Ia selalu berupaya untuk mengatasi keluhannya itu, namun belum menunjukkan perkembangan yang berarti, sampai akhirnya… Madiyono mengetahui tentang Gentong Mas, minuman herbal dengan bahan utamanya yaitu Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) yang salah satu manfaatnya dapat mengatasi maag, “Sudah 4 bulanan ini saya minum Gentong Mas secara rutin. Sekarang nyeri di ulu hati sudah hilang, tidur pun jadi lebih lelap.” Terang staf Bulog tersebut dengan gembira. Gastritis atau lebih dikenal sebagai maag berasal dari bahasa Yunani yaitu Gastro, yang berarti perut/lambung dan Itis yang berarti inflamasi/peradangan dengan gejala-gejala seperti perih atau sakit seperti terbakar pada perut bagian atas yang dapat menjadi lebih baik atau lebih buruk ketika makan, mual, muntah, kehilangan selera, kembung, terasa penuh pada perut

bagian atas setelah makan, kehilangan berat badan. Beberapa bentuk Gastritis kronis dapat meningkatkan risiko kanker lambung dan jika dibiarkan tidak terawat dapat menyebabkan peptic ulcers dan pendarahan pada

lambung. Pengalaman mengatasi maag dengan Gentong Mas yang dirasakan oleh Madiyono membuatnya tergerak untuk membagi pengalamannya dengan orang lain, “Semoga pengalaman saya ini bermanfaat bagi orang lain.” Harap warga Kec. Margorejo, Kab. Pati, Jawa Tengah tersebut. Habbatussauda dalam Gentong Mas bermanfaat untuk memelihara pembuluh darah, perbaikan sistem saraf, optimalisasi aktifitas

hormon, meningkatkan proses penyembuhan dinding lambung, meningkatkan daya tahan tubuh dan bersifat anti bakteri. Selain itu juga, Habbatussauda dapat mengatasi gangguan tidur dan relaksasi. Cabe Jamu yang terdapat dalam Gentong Mas bermanfaat untuk mempercepat penyembuhan mukosa lambung. Sedangkan kandungan yang terdapat dalam Kayu Manis bersifat anti kembung dan mules. Kapulaga dalam Gentong Mas bermanfaat sebagai anti muntah serta radang lambung. Dan Gula Aren bermanfaat untuk menurunkan penyerapan lemak dan perbaikan sistem saraf. Untuk hasil cepat dan maksimal dianjurkan untuk makan teratur, hindari alkohol, rokok, kendalikan stress, dan jika memungkinkan hindari obat penghilang nyeri. Manfaat yang hebat bagi kesehatan dan rasa yang lezat membuat semakin banyak masyarakat yang mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentong mas.com. Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: Tegal:081990879809, Brebes:081225099282, Pekalongan: 028 -58175543. Depkes:PIRT:812.3205.01.114.


CMYK

OLAHRAGA

SENIN, 18 APRIL 2011

RADAR TEGAL

11

SERASA SUDAH JUARA

Gol Yaya untuk Kolo HANYA ada satu orang yang menginspirasi Yaya Toure dalam derby Manchester kemarin. Dia tidak lain adalah kakak kandungnya yang juga defender City, Kolo Toure. Yaya pun memilih mendedikasikan gol semata wayangnya kemarin kepada Kolo. Kolo tidak dimainkan City sejak 3 Maret lalu setelah gagal lolos tes doping. Kolo ditengarai mengonsumsi pil diet istrinya, Awo, yang ternyata mengandung zat jenis doping. Pemain 30 tahun Pantai Gading itu juga terancam skors dua tahun dari Badan Anti-Doping Dunia (WADA). Dalam laga kemarin, Kolo terlihat di bench City. “Dia (Kolo) selalu membantu saya. Dia seseorang yang sangat penting dalam hidup saya. Karena itu, saya mempersembahkan kemenangan ini untuknya,” ungkap Yaya seperti dilansir Sky Sports. “Saya sangat sedih melihat apa yang dialaminya saat ini. Secara mental, dia sangat kuat. Namun, dia seorang pemain profesional dan sangat ingin bermain. Orang terkadang membuat kesalahan. Itu adalah bagian dari hidup, bagian dari

olahraga,” tambahnya. Seandainya City meraih trofi Piala FA dalam final 14 Mei nanti, Yaya kembali akan mendedikasikannya kepada sang kakak. Sebab, Kolo kemungkinan tetap tidak bisa main sampai akhir musim. “Saya yakin City akan menjadi juara dan mengakhiri penantian gelar selama 35 tahun. Kolo pasti ikut senang karena dia akan tercatat pula dalam sejarah klub,” jelas Yaya yang diklaim memiliki gaji pemain tertinggi di Premier League itu. Yaya dan Kolo baru musim ini menjadi rekan setim di City. Kolo sudah membela City sejak musim panas 2009 setelah digeat dari Arsenal. Sedangkan Yaya yang tiga tahun lebih muda itu digaet dari Barcelona. Bergabungnya Yaya tak lepas dari ajakan Kolo. Kolo dan Yaya juga juga memiliki adik pesepak bola profesional, Ibrahim Toure. Ibrahim, 25, saat ini bermain di klub Mesir Makasa. Karir Ibrahim yang berposisi striker itu memang tidak sesukses kedua abangnya. Selain hanya membela klub antah berantah, Ibrahim belum pernah dipanggil timnas Pantai Gading. (dns)

LONDON - Final Piala FA tahun ini baru bergulir pada 14 Mei mendatang. Namun, penggawa Manchester City sudah melakukan selebrasi layaknya tim yang sudah menggenggam trofi. Ya, City layak berpesta. Pasalnya, pada semifinal di Stadion Wembley kemarin dini hari, City berhasil menaklukkan rival sekota sekaligus kandidat kuat juara, Manchester United. Kemenangan atas United memang pantas dirayakan. Selain karena pada dua pertemuan sebelumnya City tak pernah menang (sekali kalah dan seri), kemenangan tersebut juga datang pada momen yang tepat. Di mana, City akhirnya menorehkan sejarah lolos ke final Piala FA untuk kali pertama sejak 1981. City pun berpeluang mengakhiri paceklik trofi gelar selama 35 tahun terakhir atau sejak merajai pentas Piala Carling 1976. Gelar juara sekaligus balasan setimpal atas investasi besar-besaran konglomerat Uni Emirat Arab Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan sejak mengakuisi City tiga tahun lalu. “Kami memang belum memenangi apa pun. Namun, kami tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan lolos ke final karena kami tidak meraihnya dengan mudah,” kata Roberto Mancini, pelatih City, kepada ITV. “Jika memenangi Piala FA, kami bisa mengubah sejarah klub. Karena gelar membuat pemain, pelatih, pemilik klub dan suporter senang,” tambah pelatih yang oleh fans City dijuluki Bobby Manc itu. Kemenangan City ditentukan lewat gol semata wayang Yaya Toure pada menit ke-52. Gol itu berawal dari kesalahan passing Michael Carrick. Operan Carrick malah mengenai kaki Yaya sehingga memudahkan gelandang City itu mengonversikannya menjadi gol. Kekalahan United makin lengkap setelah gelandang veteran Paul Scholes dikartu merah pada menit ke-72. Dari tayangan lambat televisi, Scholes menendang paha kanan bek City Pablo Zabaleta. Namun, pelatih United Sir Alex Ferguson menolak menyalahkan Scholes. Ferguson yang belum bisa mendampingi timnya di bench karena skors mengatakan kekalahan timnya karena kelelahan. Itulah yang membuat Setan merah “sebutan United” kerap melakukan kesalahan passing, termasuk blunder gol City. “Kartu merah tidak mengakhiri pertandingan. Momen terburuk

SMITH HARDA/AFP

KARTU MERAH - Pemain Manchester United, Paul Scholes mendapat kartu merah dari wasit Mike Dean karena menendang paha Pablo Zabaleta.

kami adalah di 15 menit setelah babak kedua. Sebelum Carrick salah passing, Edwin (van der Sar, kiper United, Red) juga tidak melakukan clearance dengan bagus,” ungkapnya kepada MUTV. “Kesalahan seperti itu sangat mengecewakan karena kami tampil bagus di babak pertama dengan peluang bagus dari Dimitar. Jika gol, saya yakin

kami menjadi pemenang karena saya percaya pemenang di akhir laga adalah siapa yang mencetak gol lebih dulu,” tambahnya. Absennya Wayne Rooney, juga karena skors, mempengaruhi daya dobrak United. Dimitar Berbatov menyia-nyiakan dua peluang di depan gawang di babak pertama. Sedangkan Javier “Chicharito”

Hernandez kurang maksimal sebagai pemain pengganti. “Kami harus melupakan kekalahan ini dan fokus di dua ajang lainnya,” ucap Nemanja Vidic, kapten United, kepada BBC. Dua ajang yang dimaksud Vidic adalah Premier League dan Liga Champions. Di Premier League, United punya kans besar meraih gelar ke-19 karena

masih memuncaki klasemen hingga pekan ke-32. Di Liga Champions, Setan Merah ditantang wakil Jerman Schalke 04 di semifinal. “Kami fokus laga terdekat. Kami memiliki recovery dua hari sebelum menghadapi tuan rumah Newcastle (di St James Park, 19/4, Red) dan kami akan memaksimalkannya,” jelas Vidic. (dns/bas)

Nonton Bareng Gudang Garam Meriah TEGAL - Nonton Bareng Liga Inggris bersama Gudang Garam, Minggu (17/4) malam di pelataran Kantor Pos Tegal berlangsung meriah. Selain mengajak pengunjung menonton bareng Liga Inggris, beragam hiburan seperti live band, games dan sebagainya bisa diikuti secara gratis. Antusias pengunjung terlihat saat mereka mengikuti beberapa games yang disiapkan hingga ikut bernyanyi dan berjoged bersama lantunan beberapa tembang hits yang dibawakan secara live. Amin (33) salah seorang pengunjung mengaku senang bisa menyaksikan nonton bareng Liga Inggris bersama Gudang Garam. Event yang diadakan di lapangan terbuka membuat suasana terasa meriah dan penuh kebersamaan. Sebelum menyaksikan pertandingan, dia dan pengunjung lainnya bisa melihat live performance beberapa band dan mengikuti sejumlah games yang disiapkan panitia. Dukungan sound system serta tata panggung dan layar lebar yang disediakan panitia membuat pengunjung bisa menyaksikan beragam hiburan dengan nyaman. CMYK

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

BAGI HADIAH - Penonton mendapatkan berbagai hadiah melalui sejumlah games yang diadakan.

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

NONTON BARENG - Masyarakat Tegal dan sekiatarnya, Minggu (17/4) malam menyaksikan nonton bareng Liga Inggris bersama Gudang Garam International.

Event semacam ini, jelasnya, sudah lama dinantikan masyarakat sehingga bisa mendapatkan suguhan gratis yang meriah bersama anggota keluarga serta teman-teman. “Kalau bisa event seperti ini lebih sering diadakan sehingga kami bisa menyaksikan Liga Inggris bersama-sama secara gratis,” katanya. Penonton lainnya, Dimas (38)

mengaku sengaja datang bersama beberapa temannya untuk menyaksikan Liga Inggris. Di sini, selain nonton bareng, dia dan pengunjung lain juga bisa mengikuti beberapa games yang tersedia dan menyaksikan aksi panggung sejumlah band. Suasana yang ramai saat menyaksikan pertandingan memberikan kesan berbeda sehingga lebih meriah diban-

dingkan menyaksikan di rumah. Cuaca yang bersahabat juga turut mendukung sehingga nonton bareng kali ini terasa istimewa karena dikemas dalam konsep yang berbeda dan penuh suasana kebersamaan. “Di sini kami bisa bertukar informasi sekaligus membahas jalannya pertandingan bersama penonton lainnya,” jelasnya. (gun)

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

SIAP LAYANI - Sejumlah SPG siap melayani pengunjung yang ingin mendapatkan beberapa produk Gudang Garam.


ALL SPORTS

12

SENIN 18 APRIL 2011

RADAR TEGAL

SEPAK POJOK

Real Madrid (1) v Barcelona (1) Dani Alves

BERAKHIR IMBANG MADRID - Laga El Clasico jilid kedua musim ini berakhir tanpa pemenang. Real Madrid yang harus kehilangan satu pemainnnya diimbangi Barcelona dengan skor 1-1. Duel ini dihelat di Santiago Bernabeu, Minggu (17/4) dinihari WIB. Babak pertama diakhiri kedua tim tanpa gol meski laga berlangsung dengan tensi tinggi dan seru sejak peluit awal dibunyikan. Di babak kedua Barca unggul lebih dulu lewat penalti Lionel Messi yang kemudian dibalas Cristiano Ronaldo, juga dari titik putih. Madrid harus mengakhiri laga dengan 10 pemain setelah Raul Albiol dikartu merah wasit yang berujung pada gol Messi. Dengan hasil ini Barca tetap kokoh di puncak klasemen dengan 85 poin dan tetap unggul tujuh poin dari Madrid di peringkat kedua. La Liga musim ini tinggal menyisakan enam pekan lagi. Kedua tim akan bertemu kembali di Final Copa del Rey pertengahan pekan besok sebagai rentetan dari empat El Clasico yang harus dijalani keduanya dalam rentang 18 hari. Di menit ke-10 tembakan bebas Cristiano Ronaldo masih tepat mengarah ke pelukan Victor Valdes. Sembilan menit kemudian Lionel Messi memperoleh peluang emas setelah tinggal berhadapan dengan Iker Casillas namun sepakannya masih bisa ditepis oleh Casillas. Pada menit ke-22 Karim Benzema menendang bola dari kotak penalti sambil dibayangi tiga pemain Barca. Valdes masih

RONALDO

Protes Alves Tidak Diusir SEBELUM laga el clasico, entrenador Real Madrid Jose Mourinho menyatakan bahwa mereka menyiapkan latihan dengan sepuluh pemain. Ternyata, keputusan Mourinho itu tepat, bek Raul Albiol diusir dari lapangan di menit ke-52. Albiol dikartu merah langsung plus hadiah penalti untuk Barcelona diberikan wasit Muniz Fernandez setelah dianggap melanggar David Villa di area terlarang. Namun, bukan insiden itu yang membuat kubu Real kesal, melainkan pelanggaran Dani Alves di menit ke-82. Ketika itu, Alves melanggar Marcelo di area penalti dan kemudian wasit memberikan penalti buat Real, tapi Alves sama sekali tidak dijatuhi kartu, hanya peringatan. Padahal, bila kartu kuning saja, maka dia harus keluar lapangan, karena sudah mengoleksi satu kartu kuning. “Alves seharusnya dikeluarkan dari lapangan ketika penalti itu diberikan. Saya memang tidak melihat insiden Albiol, tapi sangat mengesalkan dia tidak bisa bermain di final (Copa del Rey),” kata Alvaro Arbeloa, bek Real, seperti dikutip Goal. Protes yang sama juga diungkapkan bek Real Sergio Ramos. “Kami menunjukkan sikap yang bagus setelah kartu merah Albiol. Kami tampil bagus dan pantas meraih imbang. Hanya, seharusnya Alves juga diusir dari lapangan,” ketus Ramos kepada AS. “Saya heran, wasit tidak mengusir Alves dari lapangan karena pelanggaran terhadap Marcelo. Tapi, dia tidak ragu mengusir Raul Albiol dari lapangan. Keputusan yang sulit kami pahami,” bilang bek timnas Spanyol itu. Selain dua pemain Real itu, Mourinho juga angka bicara soal kebijakan wasit yang dinilainya tidak konsisten. “Kami hanya ingin keputusan yang sama untuk kedua tim. Aturan harus sama karena saya lelah bermain dengan sepuluh orang,” ketus Mourinho. Menurut Mourinho, sulit untuk bertandingan sepuluh melawan 11 orang di lapangan, apalagi lawannya Barca. “Pendekatan wasit berbeda ketika tidak mengusir Alves. Sekali saja saya ingin melihat Barca main dengan sepuluh orang,” lanjut Mourinho. “Ketika saya tanyakan kepada ofisial keempat, alasannya mengapa tidak kartu kuning kedua, dia menjawabnya karena dia (Alves) adalah fullback. (ham)

Mou Sindir Media Spanyol

Pato

Baru Pulih, Cedera Lagi

Pato Cedera, Allegri Gusar PROBLEM di lini depan AC Milan di akhir musim ini bertambah. Zlatan Ibrahimovic harus absen tiga laga karena skorsing, Filippo Inzaghi masih menjalani pemulihan, dan sekarang Alexandre Pato dibekap cedera pada paha kanannya. Kemungkinan besar Pato harus absen selama dua pekan lantaran cedera yang dialami ketika Milan melibas Sampdoria 3-0, kemarin dini hari, itu. Pada menit ke-41 Pato meminta diganti karena kesakitan di bagian paha kirinya. Dia digantikan Antonio Cassano. Kabar yang beredar dari Milanello, markas latihan Milan, masih simpang siur. Namun, tim medis Milan tetap bersikap hati-hati karena pada awal musim ini Pato sempat harus absen panjang karena masalah pada ototnya. Belum ada kepastian sampai kapan dia harus absen. Hanya, yang sudah pasti, Pato akan absen ketika Rossoneri, julukan Milan, bertarung di first leg semifinal Coppa Italia melawan Palermo di San Siro, Kamis dini hari (21/4). Begitupula ketika Milan menghadapi Brescia (23/4) dan Bologna (1/5) di Serie A Liga Italia. Padahal, dalam dua laga terakhir, Ibrahimovic belum bisa bermain. Praktis, opsi di lini depan Milan tinggal menyisakan Robinho dan Antonio Cassano. Situasi yang kurang menyenangkan bagi allenatore Milan Massimiliano Allegri di kala Serie A tinggal menyisakan lima laga lagi. Selain lini depan, di bawah mistar gawang, kiper utama Milan Christian Abbiati juga cedera. Hanya, Abbiati cuma mengalami cedera ringan. Kemungkinan dia sudah bisa kembali ketika melakoni first leg semifinal Coppa Italia. Toh, bila dia absen, Marco Amelia juga mampu menjadi pelapis yang sepadan di gawang Milan. “Sebagai pemain saya harus selalu siap secara mental turun di tengah laga. Bos (Allegri) dan Christian tahu, mereka bisa mengandalkan saya ketika kami berada dalam masalah,” bilang Amelia, seperti dilansir Milan Channel. Setelah kemenangan atas Sampdoria, Milan sekarang harus fokus pada Coppa Italia. “Kami ingin bermain bagus di Coppa Italia, yang merupakan salah satu target yang kami canangkan sejak awal musim,” lanjut kiper pinjaman dari Genoa itu. (ham)

bisa menepis bola dan menghasilkan sepak pojok. Di menit ke-26 terjadi insiden saat David Villa yang menerima bola terobosan dilanggar Casillas di pinggir garis out dan terjatuh. Wasit malah menganggap Villa melakukan diving dan membuat para pemain Barca melakukan protes keras. Hasilnya? tendangan gawang untuk Madrid. Di menit ke-40 tembakan Villa mudah saja dijinakkan Casillas. Messi tiga menit setelah pun mengalami nasib sama setelah bola hasil tendangannya ditepis Casillas. Masuk di injury time, Madrid punya peluang untuk unggul namun bola sundulan Ricardo Carvalho yang mengarah ke gawang dengan sigap disapu oleh Adriano dengan kepalanya. Messi! Barca unggul lebih dulu di menit ke-52 lewat titik putih menyusul pelanggaran Raul Albiol kepada Villa di kotak penalti. Albiol pun dihadiahi kartu merah dan Messi sukses menjebol gawang Casillas. Di menit ke-61 sebuah tendangan Xavi Hernandez dari kotak penalti masih membentur mistar. Di menit ke-71 Messi yang melewati hadangan pemain Madrid menyodorkan bola ke Villa dan melepaskan sepakan yang masih lemah dan bisa ditangkap Casillas. Ronaldo! Madrid akhirnya mampu menyamakan kedudukan di menit ke-82 menyusul pelanggaran Dani Alves ke Marcelo di kotak penalti. CR7 sukses mengeksekusi dari titik putih. (arp)

JELANG laga el clasico pada pekan ke-32 Liga Primera Spanyol kemarin dini hari, Barcelona mendapat suntikan tenaga dengan kembalinya kapten Carles Puyol dari cedera sejak Januari lalu.. Sayang, tidak sampai satu jam di lapangan, dia kembali cedera. Ya, pada menit ke-58, entrenador Barca Josep Guardiola terpaksa menarik Puyol keluar dan menggantikannya dengan Seydou Keita. Dia mengalami cedera hamstring pada paha kiri. Dampaknya, terancam absen pada el clasico berikutnya, yakni final Copa del Rey (20/4). Sejatinya, comeback Puyol ke lapangan kemarin dini hari terbilang mengejutkan setelah selama tiga bulan terakhir bergulat dengan cedera lutut. Namun, kehadirannya menambah kecepatan dan kekuatan di jantung pertahanan Barca. Kehadiran Puyol sangat penting di saat bek senior lainnya Eric Abidal masih absen setelah menjalani operasi tumor liver. Apalagi, selama ini saat Puyol absen, jantung pertahanan terpaksa dihuni Gerard Pique dengan Sergio Busquets yang posisi aslinya gelandang bertahan. Memang masih ada Gabriel Milito di bangku cadangan, tapi Guardiola lebih mempercayakan satu posisi di jantung pertahanan kepada Busquets

Carles Puyol

atau Keita. Kemudian, posisi Busquets di lini tengah digantikan Javier Mascherano atau Keita. Setelah laga el clasico, Puyol langsung menjalani tes. Belum dibeberkan hasilnya, tapi Guardiola menyakini cedera hamstring yang dialami bek berusia 33 tahun itu tidak terlalu parah dan bisa pulih dalam sepekan. “Hanya cedera hamstring. Dia melakukan hal hebat sepanjang laga. Saya pikir apa yang terjadi padanya hanya karena lama tidak beraksi di lapangan. Apalagi langsung bermain di laga dengan tensi

tinggi,” bilang Guardiola, seperti dilansir Goal. Berikutnya masih ada tiga laga el clasico, yakni pada final Copa del Rey pada 20 April, kemudian dua leg semifinal Liga Champions pada 27 April dan 3 Mei nanti. “Kami usahakan dia pulih pada laga berikutnya,” jelas Guardiola. Kabar baiknya, pada el clasico berikutnya, Barca sudah bisa menggunakan tenaga Mascherano yang absen kemarin dini hari lantaran skorsing. Kehadiran kapten timnas Argentina itu menambah opsi di lini tengah Barca. (ham)

HUBUNGAN pelatih Real Madrid Jose Mourinho terus memanas. Sebelum laga el clasico, dia memutuskan bungkam dan ditanggapi dengan sikap walk out media Spanyol di konferensi pers. Usai laga, Mourinho balik menyerang media Spanyol, terutama yang berbasis di Madrid. Tactician asal Portugal itu bersedia hadir ke konferensi pers usai laga dan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan jurnalis Spanyol. Selain itu, dia juga berulangkali melancarkan sindiran kepada media karena dianggap tidak menghargai Aitor Karanka, asisten pelatih Real. Saat ditanya jurnalis AS, salah satu surat kabar ternama Spanyol, Mourinho justru menyindir. “Apakah Anda direktur AS” Jika bukan, maka saya tidak akan menjawab,” ketus mantan pelatih Chelsea dan Inter Milan itu, seperti dikutip Reuters. “Saya melakukannya karena menurut filosofi Anda sendiri bahwa Anda tidak sudi berbicara d e -

Mourinho

ngan orang kedua saya. Anda hanya ingin bicara dengan orang pertama, maka saya hanya mau berbicara pada direktur,” jelas Mourinho. Bukan hanya sekali dia menjawab pertanyaan dengan sindiran. Nyaris setiap media Spanyol bertanya, dijawabnya dengan ketus. “Kalian tidak punya hormat kepada orang yang pantas mendapat hormat. Dia adalah pemenang tiga gelar Eropa bersama klub ini,” ujar Mourinho. Ya, ketika masih aktif bermain, Karanka pernah membela Real pada 1997-2002. Selama membela Los Blancos, julukan Real, dia ikut merasakan tiga gelar Liga Champions pada 1998, 2000, dan 2002. Juga gelar Liga Primera (2000-2001), Piala Interkontinental (1998), serta dua Piala Super Spanyol pada 1997 dan 2001. Sejak Juni 2010, Karanka yang sebelumnya menjabat sebagai pelatih timnas Spanyol U-15 ditunjuk sebagai asisten pelatih bagi Mourinho di Real. “Dia adalah sosok yang punya kredibilitas mewakili saya di konferensi pers,” lanjut Mourinho. Namun, Mourinho tidak memperlakukan semua media Spanyol seperti itu. Dia masih bersedia menjawab pertanyaan dari media yang berbasis di Barcelona. Begitu juga media Internasional yang sebelumnya tidak melakukan walkout. Ini bukan kali pertama Mourinho bersiteru dengan media. (ham)


ALL SPORTS

SENIN 18 APRIL 2011

13

RADAR TEGAL

NYARIS START DARI PIT LANE

LEWIS HAMILTON

LEWIS Hamilton meraih kemenangan di Shanghai setelah menyalip Sebastian Vettel di akhir lomba. Sulit dipercaya, dia bisa begitu tenang, mengingat dia sempat terancam gagal ikut lomba! Tidak lama sebelum start, di saat semua peserta harus berkumpul di starting grid, mobil Hamilton sempat berantakan. Mobil McLaren-Mercedes miliknya harus “dibongkar” pada menit-menit akhir, gara-gara para mekanik sempat memasukkan terlalu banyak bahan bakar. Para mekanik berhasil menyalakan mobil Hamilton, dan dia pun berhasil keluar dari pit lane hanya beberapa detik sebelum deadline. Kalau kelewatan sebentar saja, Hamilton bakal dilarang bergabung di starting grid, dan harus start dari jalur pit! Waktu itu, para mekanik belum memasang semua komponen bodi Hamilton. Bagianbagian akhir baru dipasang di starting grid, sebelum lap pemanasan! Dengan masalah sebesar ini, Hamilton tetap tenang. Fokus memikirkan start dan perlombaan. Dan ketenangan itu menuai pujian dari Martin Whitmarsh, bos McLaren. “Lewis dengan tenang duduk di mobil, membiarkan tim menyelesaikan pekerjaan,” tutur Whirtmarsh seperti dilansir BBC. Dia fokus memikiran start di saat bagian belakang mobilnya sedang dibongkar. Hebat dia bisa tetap tenang dan menjaga fokus,” lanjutnya. Hamilton sendiri mengaku bisa tenang karena tidak tahu betul apa yang terjadi pada mobilnya di garasi. “Saya tidak paham betul apa yang terjadi. Tapi banyak sekali bagian mobil yang dilepas. Kami tahu hanya ada sisa waktu enam menit, dan untungnya dengan dua menit tersisa semuanya selesai dengan cepat,” ungkapnya. Dengan kemenangan pertama di kantong, Hamilton sekarang akan fokus mengejar sukses-sukses lanjutan. Ada beberapa pekan tersedia sebelum lomba berikutnya, di Turki, 8 Mei mendatang. Hamilton bilang timnya tidak akan libur. Mereka punya pekerjaan penting: Membuat mobil MP4-26 benar-benar lebih cepat dari Red Bull-Renault. “Dalam hal kecepatan lomba kami cukup seimbang. Tapi dalam hal kualifikasi kami masih harus mengejar banyak ketinggalan,” tandasnya. (aza)

Hamilton Hebat, Webber Dahsyat SHANGHAI - Terima kasih regulasi baru 2011, Grand Prix Tiongkok jadi berlangsung sangat seru. Balapan 56 putaran di Sirkuit Shanghai itu benar-benar harus ditonton dari awal sampai akhir, diwarnai dengan adu strategi dan aksi salip-menyalip yang mendebarkan. Lewis Hamilton (McLarenMercedes) jadi pemenang setelah menyalip Sebastian Vettel (Red Bull-Renault) di akhir lomba. Mark Webber, rekan Vettel, mampu finis ketiga walau harus start dari posisi 18! Lomba kemarin (17/4) memang jadi bukti paling konkret tentang pentingnya regulasi baru 2011. Mulai ban Pirelli yang “gampang habis,” sampai sayap buka-tutup (drag reduction system alias DRS) dan KERS yang memperbanyak aksi salip-menyalip. Kalau dulu, siapa memimpin di awal, kemungkinan besar dialah yang finis pertama di akhir lomba. Kemarin, dari awal sampai akhir, seolah-olah ada beberapa pembalap yang bakal menang. Vettel, yang berada di pole position, langsung “ditelan” pasangan McLaren di tikungan pertama. Jenson Button memimpin, Hamilton kedua. Apakah itu berarti McLaren bakal menang mudah” Tidak! Button membuat kesalahan saat pit stop pertama, sempat masuk ke kotak Red Bull sebelum “sadar diri” dan menuju kotak McLaren. Gara-gara itu, Vettel kembali menyalipnya. Di lintasan, Nico Rosberg (Mercedes GP) sempat memimpin meyakinkan. Tapi kemudian

CMYK

Mark Webber peta kekuatan kembali berubah di tengah lomba. Vettel dan duo Ferrari (Fernando Alonso dan Felipe Massa) hanya melakukan dua kali stop. Alhasil, di tengah lomba, sepertinya mereka yang mendapat keuntungan. Hamilton, Button, Rosberg, dan beberapa yang lain memilih strategi tiga kali stop, sehingga terkesan bakal tertinggal di akhir lomba. Kenyataannya justru berbalik. Mereka yang hanya dua stop justru lamban di akhir lomba. Vettel misalnya. Dia harus memaksakan satu set ban hard sejak putaran ke-31 hingga

akhir (total 25 putaran). Hamilton, yang masuk pit kali ketiga (terakhir) di putaran 38, punya ban hard yang lebih fresh di akhir lomba. Ditambah dengan setelan McLaren yang lebih baik untuk ban hard (di awal lomba semua top ten pakai ban soft), Hamilton pun terkesan mudah memburu Vettel. Benar juga, dengan sekitar lima putaran tersisa, Hamilton menyalip Vettel. Setelah itu tinggal merawat ban sampai finis. Di belakang mereka, Webber finis ketiga dengan strategi tiga stop yang “berbalik.” Start dari urutan 18, dia mengawalinya dengan ban hard, lalu

mencoba keliling sebanyak mungkin sebelum pit stop perdana. Dengan 15 putaran tersisa, dia masih di urutan 17. Tapi, di sepertiga akhir lomba itu, dia memakai ban soft di saat yang lain memakai ban hard. Alhasil, Webber pun melaju dua detik per lap lebih cepat dari yang lain. Satu per satu lawan dia salip. Dia akhirnya meraih posisi ketiga setelah menyalip Jenson Button dengan hanya satu putaran tersisa. Hamilton hebat, Webber dahsyat! Usai lomba, Hamilton mengaku benar-benar puas dengan kemenangan di Tiongkok ini. Apalagi, ini kemenangan pertamanya sejak GP Belgia, di pertengahan 2010 lalu. “Rasanya sudah lama saya tidak duduk di sini (sebagai pemenang, Red). Saya bangga dan senang dengan segala kerja keras yang telah kami lakukan,” ucapnya. “Saya akan terus memaksakan diri dan memburu lebih banyak lagi kemenangan seperti ini,” tambahnya. Vettel sendiri mengaku tidak terlalu kecewa dengan hasil kemarin. Dia merasa mungkin terlalu memaksakan diri dengan strategi dua stop. Tapi tidak ada gunanya menyesal. Dia mengaku akan belajar dari kekalahan ini, agar tidak terulang lagi. “Selamat kepada Lewis dan McLaren,” ucapnya legawa. Di lomba itu sendiri, Vettel kembali mengalami problem dengan KERS, serta sistem radio komunikasinya tidak berfungsi sempurna. (aza)

Benturan Kepala Menangkan Khan

MANCHESTER - Kekecewaan mengiringi pertarungan perebutan gelar juara dunia tinju kelas welter ringan versi WBA. Duel yang mempertemukan petinju Inggris Amir Khan dan Paul McCloskey (Irlandia Utara) terpaksa dihentikan pada ronde keenam. Hasil tersebut membuat Khan tetap mempertahankan sabuk juara yang dimilikinya. Dalam pertarungan di MEN Arena, Manchester, Inggris tersebut, Khan dinyatakan menang setelah wasit menghentikan pertarungan pada ronde keenam. McCloskey, mengalami cedera di pelipis kirinya akibat benturan kepala. Wasit memutuskan McCloskey tidak bisa melanjutkan duel pada ronde ke-

enam karena luka robek pada mata kiri. Sebelum hal itu terjadi, lima kali pukulan dari Khan membuat McCloskey gontai. Darah pun mengucur di sekitar mata kirinya Wasit Luiz Pabon menganggap luka tersebut hasil benturan kepala antara kedua petinju. Dia meminta dokter Phil Sahu, yang akhirnya menyatakan bahwa McCloskey tidak bisa melanjutkan pertarungan akibat darah yang mengudur mengganggu penglihatannya. McCloskey tidak menyetujui hal tersebut meski Pabon teguh pada keputusannya untuk menghentikan pertarungan. Tiga hakim kemudian memberi kemenangan angka kepada Khan dengan nilai 60-54 dari pertarungan

12 ronde. Hasil ini sekaligus menambah rekor kemenangan Khan menjadi 25-1 (17 kali KO). “Saya minta maaf pertarungannya harus berakhir seperti ini,” kata Khan kepada McCloskey sebelum menjabat tangan lawannya. Khan memang menguasai jalannya pertarungan. Dia tampak lebih cepat dari lawannya, petinju kidal juara Eropa yang telah berusia 31 tahun tersebut. Namun Khan gagal menghabisi lawannya. Pada ronde keenam terjadi benturan kepala di antara kedua petinju yang menyebabkan kepala McCloskey mengucurkan darah. wasit kemudian menghentikan pertarungan karena menganggap McCloskey tak mungkin melanjutkan perlawanan. Hasil ini langsung disambut cemooh ribuan penonton di MEN Arena. Khan sendiri menganggap hasil ini tidak menggambarkan pertarungan yang sebenarnya. “Dia sangat licin. Kepalanya terlalu menunduk namun saya mampu memukulnya pada ronde kelima dan membuatnya hampir jatuh,” kata Khan. Hasil tersebut jelas memberikan jalan yang makin lebar bagi Khan untuk nebdaatkan pertarungan besar dengan bayaran yang besar pula. Namun, dia belum berambisi untuk mewujudkannya. (ady)

Magic Langsung Kecolongan ORLANDO - Babak playoff NBA 2011 baru memasuki game pertama di ronde pertama. Namun, sudah ada kejutan yang diberikan tim nonunggulan. Orlando Magic yang menjadi unggulan keempat di wilayah timur harus menyerah oleh peringkat kelima, Atlanta Hawks di kandangnya sendiri. Hawks memecundangi tuan rumah dengan 103-93. Hasil tersebut menjadi peneguh dominasi Hawks atas Magic dalam musim ini. Di musim reguler, dalam empat pertemuan, Hawks mengalahkn Magic sebanyak tiga kali. Sejatinya bukan Magic saja yang harus sport jantung menjalani laga pertama. Meski tidak kalah, tiga tim lain yang memiliki peringkat lebih baik di klasemen akhir musim reguler dipaksa berjuang keras mengamankan home-court advantage alias laga kandang lebih banyak saat playoff. Chicago Bulls yang menyandang predikat sebagai tim terbaik dari wilayah timur sekaligus tim dengan rekor terbaik di musim reguler, mendapat ujian besar dari tim nomor delapan di wilayah timur, Indi-

Derrick Rose

ana Pacers. Tertinggal hampir di sepanjang laga, Bulls membalik keadaan di 1,5 menit terakhir kuarter keempat. Point guard Bulls kandidat MVP (Most Valuable Player) musim ini Derrick Rose mengemas 39 poin untuk kemenangan tersebut. Termasuk tembakan tiga angka di 48 detik terakhir, dia membawa Bulls menang 104-89. “Kami tahu laga pertama di playoff akan menjadi laga yang keras. Sejak awal, saya kira kami tidak di-

persiapkan dengan baik. Lain kali akan lebih baik bagi kami,” ujar Rose. Kepastian keunggulan di menit-menit akhir juga didapat unggulan wilayah barat, Dallas Mavericks. Tim yang meraih peringkat ketiga di klasemen akhir itu mendapatkan perlawanan keras dari Portland Trail Balzers di kuarter keempat. Sempat unggul jauh hingga terkejar, akhirnya Mavericks menguasai game pertama dengan 89-81. (ady)


JATENG

SENIN 18 APRIL 2011

17

RADAR TEGAL

Ricuh, Belasan Penonton Terluka

KAJEN

Satu Orang Patah Tulang

ARIFIN

DILEPAS - Dengan tradisi seremoni pedang pora, AKBP Edy Murbowo beserta istri dilepas untuk bertugas menjadi Kapolres Magelang.

Kapolres Pekalongan Diganti KAJEN - Kapolres Pekalongan resmi diganti dari AKBP Edy Murbowo kepada AKBP Krisna Murti. Serah terima jabatan dilaksanakan di Polda Jawa Tengah, bersama beberapa Kapolres se Jawa Tengah, Jumat (15/4). Informasi yang dihimpun Radar pada Sabtu (16/4), AKBP Edy Murbowo lepas dari jabatan Kapolres Pekalongan dan berpindah menjadi Kapolres Magelang. Sementara penggantinya yaitu AKBP Krisna Murti dengan NRP 70010200, sebelumnya menjadi Kapolres Pekalongan, yang sebelumnya menjabat sebagai Penyidik Madya Unit II Ekonomi dan Khusus Bareskrim Mabes Polri. Sabtu pagi sekitar pukul 08.00 WIB, dilakukan kegiatan pisah sambut dari kapolres lama kepada kapolres baru. Edy Murbowo pada saat itu memimpin apel pagi jajaran Polres Pekalongan untuk yang terakhir kalinya. Selanjutnya, Krisna Murti yang akan memimpin. Dalam apel pagi tersebut, Edy menekankan beberapa hal, terutama terkait pengamanan pemilukada Kota Sanyti 2011. Pasalnya, menurut Edy, dengan pergantian kepemimpinan ini secara langsung atau tidak, penanganan pengamanan yang menyangkut keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas) harus menyesuaikan dengan pemimpin baru. “Ini adalah saya terakhir memimpin apel. Secara pribadi, saya mengucapkan terimakasih dan dukungan kepada seluruh anggota. Tidak ada permasalahan yang menonjol. Dan yang perlu diketahui, situasi pengamanan pemilukada harus menyesuaikan dengan pergantian ini,” tuturnya. Edy pada kesempatan itu juga meminta maaf kepada seluruh anggota Polres Pekalongan, jika selama kurang lebih 17 bulan kepemimpinannya ada ucapan, perbuatan, atau keputusan yang belum memuaskan. Dan semoga, lanjut Edy, dengan pemimpin yang baru Polres Pekalongan dapat lebih maju terutama dalam menjaga kamtibmas di Kota Santri. “Mohon maaf selama 17 bulan kepemimpinan saya ada ucapan, perbuatan, atau keputusan yang belum memuaskan,” imbuhnya. Sementara itu, Krisna Murti menegaskan, semua kebijakan yang selama ini dilakukan oleh kapolres lama akan dilanjutkan. Dan terkait pengamanan pemilukada, Krisna menandaskan, pemilukada harus diseriusi tapi tidak usah ditakuti. “Silakan melaksanakan tugas seperti biasa bagi anggota yang tidak masuk dalam acara ini. Saya tegaskan, pemilukada harus diseriusi, tapi tidak usah ditakuti,” tegasnya. Selanjutnya sekitar pukul 12.30 WIB, diadakan kegiatan pelepasan AKBP Edy Murbowo yang akan segera bertolak ke Magelang. Seremoni pedang pora dari beberapa anggoota Polres Pekalongan dilakukan, seperti saat menyambut AKBP Krisna Murti pada kegiatan penyambutan pagi harinya. Di bawah guyuran gerimis, semua anggota Polres Pekalongan dari berbagai kesatuan memberikan salam dan pelukan terakhir kepada Edy Murbowo beserta istrinya. Bahkan diantara para anggota polisi wanita dan istri anggota polisi yang tergabung dalam ibu-ibu Bhayangkari, meneteskan air mata. (fin)

Kerusakan Jalan 92,50 Km KAJEN - Tahun 2011 ini, kerusakan jalan di Kabupaten Pekalongan mengalami penurunan. Jika tahun sebelumnya (2010), kerusakan jalan mencapai 276,26 Km, kini jalan yang rusak hanya 92,50 Km. Hal itu diungkapkan Pjs Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pekalongan, Marbun, menyikapi pemberitaan yang berjudul “276,26 Kilometer Rusak”. “Itu data 2010. Untuk tahun 2011 ini, kerusakan jalan sudah berkurang menyusul adanya pekerjaan perbaikan 11 ruas jalan. Dan rencananya, akhir bulan April ini, DPU Kabupaten Pekalongan akan menyelesaikan perbaikan 11 ruas jalan sepanjang 11,03 kilometer (Km). Dengan selesainya pekerjaan jalan tersebut, kerusakan jalan sudah berkurang dari 276,26 Km menjadi 92,50 kilometer,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, akhir pekan kemarin. Dijelaskan, pekerjaan perbaikan jalan tersebut diambil dari dana paska bencana sebesar Rp7,4 Miliar. Dana tersebut khusus dialokasikan perbaikan jalan, diantaranya di wilayah ruas jalan Kroyaan-Sokokembang, Gamblok-Loragung, KandangserangGamblok, Sragi-Bojong, Kali Jambe-Ponolawen, Ponolawen Kaibahan, Wonokerto-TPI, Sokokembang-Kayu Puring, Paninggaran-Werdi, jembatan Kutorojo, dan pengerjaan jalan di Ringin pitu Sragi-Kalijambe. Dikatakan Marbun, saat ini pekerjaan perbaikan jalan sudah mencapai 90 persen. Rencananya, proyek itu akan rampung maksimal sekitar akhir bulan. Selain proyek perbaikan jalan yang akan rampung akhir April ini, DPU juga masih memiliki pekerjaan perbaikan jalan lainnya senilai Rp2,5 miliar. Dijelaskan Marbun, saat ini proses lelang untuk proyek yang tersebar di seluruh wilayah kecamatan Kabuaten Pekalongan sepanjang 40 km ini, masih berjalan. Bukan itu saja, lanjut Marbun, masih ada proyek perbaikan jalan lainnya yang diambil dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp5,5 miliar. Saat ini proyek 11 paket sepanjang 15,5 KM ini sudah dalam proses pengumuman lelang. Ke-11 paket proyek perbaikan jalan diantaranya di wilayah KalirojoKapursari, Kayupuring-Petungkriyono, Pauwan-Lebakbarang, Bubak-Werdi, Kesesi-Bodeh, Karanganyar-Lolong, Bulak PelemMrican, Sumub Kidul-Mrican, Wonokerto-Rumah Nelayan, Saluran Surabayan-Bojong, Coprayan-Bimirejo, Kertijayan-Bligo, PakisputihSiwanga, Karangdowo-Tangkil, Doro-Kroyaan, dan wilayah jalan di jalur Kajen-Kaibahan. (jun)

BATANG - Konser musik dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Batang ke 45, yang digelar di Alun-alun, Jumat (15/4) malam, terpaksa dihentikan sebelum waktunya. Hal ini terpaksa dilakukan karena para penonton yang didominasi anak muda beberapa kali terlibat keributan, yang mengakibatkan belasan penonton mengalami luka-luka. Bahkan salah seorang terpaksa menjalani rawat inap di RSUD Kalisari. Syahrul warga Pekalongan mengalami patah tulang pada kaki kiri, akibat tertindih pagar pembatas yang ambruk. Saat ini remaja berumur 18 tahun itu tengah menjalani rawat inap di Ruang Anggrek. Tanda-tanda akan terjadinya kericuhan sudah nampak saat konser baru berlangsung sekitar satu jam. Di saat sebuah band lokal menyanyikan lagulagu dari band-band kenamaan, beberapa penonton yang berada di tengah terlibat keributan kecil, akibat saling bersenggolan. Namun hal itu dapat diantisipasi oleh anggota Kepolisian yang ada di tengah kerumunan. Saat band lokal lain tampil, ternyata keributan antar penonton kembali terjadi. Polisi terpaksa mengambil tindakan tegas dengan memisahkan mereka yang terlibat bentrok. Bahkan, Kasubag Humas Polres Batang Iptu KH Djafar Sodiq yang berada di atas panggung langsung meminta penonton untuk tenang dan tidak lagi terlibat keributan. Tidak hanya itu, Kasubag

ANWAR FATONI

TERGELETAK - Beberapa penonton yang menjadi korban mendapat pertolongan dari PMI dan petugas keamanan.

Humas maupun Kapolsek Batang AKP Kukuh Wiyono melalui pengeras suara mengancam akan membubarkan konser, meski Five Minutes belum tampil, bila penonton masih tetap ribut. Alhasil, upaya tersebut berhasil meredam emosi para penonton yang sebelumnya terlibat keributan. Sayangnya, permintaan dari Kepolisian itu hanya diindahkan oleh penonton beberapa saat. Pasalnya, saat menunggu kehadiran Five Minutes yang sudah berjalan dari Rumah Dinas Bupati menuju panggung, keributan besar terjadi. Bahkan keributan ini terjadi di beberapa titik di tengah lapangan. Tak ayal, kondisi itu meng-

akibatkan para penonton terlibat saling dorong. Hingga mengakibatkan pagar pembatas di depan panggung sebelah barat roboh. Beberapa penonton yang sebelumnya berada di sekitar pagar berjatuhan dan saling tindih. Hal itu mengakibatkan beberapa penonton terinjak-injak hingga pingsan. Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Batang yang bertugas dibantu aparat keamanan gabungan, dibuat kalang kabut menangani para penonton yang menjadi korban. Para korban yang tergeletak dibaringkan di sekitar panggung. Sebagian besar dari mereka mengeluhkan sesak napas dan sakit di bagian dada. Setidaknya, akibat kejadian itu

delapan penonton dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Kalisari Batang. Disamping itu juga ada beberapa korban yang mengalami luka di bagian kepala, akibat terkena lemparan dan hantaman benda tumpul. Meski begitu, konser tetap dilanjutkan. Guna mengantisipasi keributan yang lebih parah lagi, aparat gabungan dari Polres Batang, Polres Pekalongan Kota, Brimob dan TNI, mendorong para penonton menjauh dari pagar pembatas hingga sejauh lima meter. Sayangnya, kericuhan kembali tak terhindarkan manakala band utama Five Minutes tampil. Bahkan saat itu seorang anggota Polisi mengalami luka sobek di dahi akibat terkena

lempara benda. Alhasil band ibukota itu hanya bisa menampilkan tiga buah lagu dari tujuh yang direncanakan. Bupati Batang H Bambang Bintoro sendiri yang akhirnya memutuskan untuk membubarkan konser tersebut. Dengan menggunakan pengeras suara, orang nomor satu di Batang itu meluapkan kemarahannya kepada penonton. “Karena kalian tidak mau dibubarkan, terpaksa konser dibubarkan,” ujarnya. “Kalian itu manusia atau setan. Diatur susah,” hardik Bintoro dengan nada tinggi. Kasubag Humas Polres Batang Iptu KH Tengku Djafar Sodiq pun menambahkan. “Ini (dibubarkan) karena permintaan kalian sendiri. Yang tidak mau diatur,” serunya. Dalam konser tersebut, beberapa penonton yang diduga sebagai provokator diamankan. Sementara itu, terkait terjadinya kericuhan dalam konser HUT Batang yang mengakibatkan beberapa penonton terluka. Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata akan menanggung semua biaya pengobatan bagi para penonton yang berada di RSUD Kalisari. “Usai kejadian itu kami langsung ke rumah sakit. Di sana (ternyata) ada delapan penonton yang mengalami luka-luka. Namun 7 orang sudah diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan, sementara yang 1 rawat inap di rumah sakit karena patah tulang. Atas kejadian itu kami akan menanggung semua biaya pengobatan mereka,” ujar Sekretaris Disbudpar, Suprayitno, saat dihubungi melalui telepon. (ton)

Petasan Meledak dalam Angkot Hari Ini, Empat Paslon PEKALONGAN - Petasan yang dibawa salah satu penumpang angkutan kota (angkot) jurusan Kedungwuni-Pekalongan meledak saat hendak diturunkan di jalan Wilis, Kota Pekalongan, Sabtu (16/4) siang. Akibatnya, sopir angkot dan dua penumpang yang merupakan siswi MAN 2 Pekalongan menderita luka bakar ringan, dan harus mendapat perawatan di RSUD Bendan. Salah seorang saksi mata di tempat kejadian, Slamet, menuturkan, kejadian terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Bermula saat angkot bernomor polisi G-1063BB yang melaju dari arah Kedungwuni Kabupaten Pekalongan berhenti di jalan Wilis. Angkot tersebut hendak menurunkan penumpang seorang setengah baya berikut karung bawaannya di tempat pemberhentian bus jurusan Tegal di jalan Wilis. Namun saat karung diturunkan oleh kernet bus, dua dari tiga karung bekas pupuk yang ternyata berisi petasan tersebut meledak. “Pas angkot berhenti, kernet bus langsung nggeret (menarik, red) menurunkan karung dari dalam angkot. Pas diturunkan, karungnya langsung njebluk (meledak, red) keras dan mengeluarkan asap tebal,” kata Slamet mantap. Ia juga mendengar teriakan dua orang penumpang yang meminta tolong, namun dirinya tak bisa jelas melihat ke dalam angkot. “Asapnya tebal, mas. Saya nggak bisa lihat apa-apa di dalam angkotnya,” ujarnya. Tak pelak, suara ledakan itu membuat kaget warga sekitar. Mereka langsung berdatangan berkerumun dan menolong korban. Warga juga berusaha memadamkan sebagian petasan yang berada di dalam angkutan dengan siraman air. Bahkan sisa-sisa petasan yang ber-

Ikut Debat Publik

WAHYU HIDAYAT

DIAMANKAN - Mobil angkot dan dua karung petasan jenis banting yang diamankan di Polres Pekalongan Kota. Sebanyak dua karung petasan banting yang dibawa seorang penumpang meledak dan melukai sopir bersama dua penumpangnya, Sabtu (16/4) siang.

bentuk bulatan kecil yang belum meledak dan masih terbungkus plastik tersebut, oleh warga dibenamkan ke dalam ember berisi air. Setelah asap berhasil diredakan, barulah ia mengetahui jika yang berteriak minta tolong itu dua siswi MAN 2 Pekalongan yang menumpang angkot tersebut. Dari situ pula, Slamet baru tahu jika tiga karung yang diturunkan tadi ternyata berisi petasan lempar (mercon banting). Sementara, ia juga melihat penumpang yang turun bersama karung tersebut kabur. “Tapi saya tidak tahu dia kemana, sepertinya ke arah selatan. Sempat mau naik bus Sahabat jurusan Tegal tapi nggak jadi,” jelasnya. Sementara itu, sang sopir angkot, Muhammad Ridho (48) warga Paesan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan menuturkan, dirinya tidak mengetahui jika isi tiga karung bekas

pupuk yang dibawa ibu paruh baya yang naik angkotnya ternyata adalah petasan. Ia hanya tahu ibu tersebut naik dari Kedungwuni. “Saya tidak sempat menanyakan apa isi karung yang dibawanya. Saya kira isinya cuma bawang atau apa. Tapi saat karung diturunkan ternyata berisi mercon dan njebluk (meledak, red). Ibu tadi langsung lari nggak tahu kemana,” ujarnya. Karena kejadian itu, ia mengalami luka bakar ringan di tangan kiri dan pipi kirinya. Selain sang sopir, korban lain yang menderita luka ringan adalah dua orang penumpang angkot adalah Mausofa Khasanah dan Fahiroh, warga Warungasem Batang dan merupakan siswi MAN 2 Pekalongan. Rok yang mereka pakai terkena percikan api dari petasan dan mereka juga mengaku sempat mengalami sesak nafas. (way)

KAJEN - Hari Senin (18/4), empat pasangan calon (paslon) akan mengikuti acara debat publik yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pekalongan di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kajen. Dalam kesempatan itu, KPU memutuskan menghilangkan yel-yel dari perwakilan tim sukses saat istirahat atau break jeda antar tiap sesi. Informasi yang berhasil dihimpun Radar di KPU Kabupaten Pekalongan, Jumat (15/4), kegiatan Debat Publik akan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB. Setelah mendengarkan sambutan-sambutan, tiap paslon akan menyampaikan presentasinya terkait pemilukada Kota Santri 2011 ini sekitar 2,5 menit. Selanjutnya, baru sesi pertama dialog antara moderator dan tiga panelis yang ditunjuk dengan para paslon dimulai. Tiap paslon secara bergantian akan ditanyai para panelis yang mempunyai latarbelakang pendidikan berbeda. Perlu diketahui, moderator pada Debat Publik nanti, yaitu Dr Rahmat Bowo Suharto, SH, MH. Sementara untuk tiga panelisnya, yaitu Prof Purbayu BS, MS, akademisi dari Universitas Islam Sultan Agung (Unisula) Semarang, Dra Fitriyah MA, akademisi dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, dan Slamet Sujono, SH, MH, akademisi dari Universitas Tujuh Belas Agustus (Untag) Semarang. Masing-masing panelis yang ditunjuk tersebut akan melontarkan pertanyaan pada para paslon, sesuai dengan latarbelakang pendidikan mereka. Seperti Prof Purbayu BS, MS, di bidang ekonomi, infrastruktur dan tataruang, penataan wilayah dan lingkungan, kese-

jahteraan sosial, dan investasi daerah. Sementara untuk Dra Fitriyah, MA di bidang kebijakan pemerintahan, demokrasi, dan politik, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan perempuan, dan pelayanan publik. Dan yang terakhir Slamet Sujono, SH, MH di bidang hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM), pemantapan dan ketentraman masyarakat, komitmen pemberantasan korupsi, keterbukaan informasi publik. Dialog di tiap sesi akan dilakukan secara bergantian sesuai nomor urut paslon. Sementara itu, kegiatan yel-yel saat istirahat atau break antar sesi yang awalnya boleh dilakukan para pendukung yang diundang saat Debat Publik, namun setelah disepakati bersama antara KPU dengan para tim kampanye tiap paslon, akhirnya ditiadakan. Dengan demikian, panlis maupun paslon bertambah. Mula direncanakan bagi panelis diberi waktu untuk bertanya 30 detik, dan bagi paslon diberi waktu 60 detik (1 Menit) untuk menjawab. “Tiap calon yang menjawab akan diberi tambahan waktu, yang semula hanya 60 detik menjadi sekitar 2,5 menit,” tutur anggota KPU Kabupaten Pekalongan dari Divisi Sosialisasi, Khusnul Ma’at. Khusnul menambahkan, di akhir Debat Publik akan diadakan closing atau kesimpulan terakhir yang disampaikan moderator. Selanjutnya, tiap paslon juga akan menyampaikan closing hanya diberi waktu 45 detik. Sementara untuk para undangan, Khusnul juga mengatakan, pihak KPU (Komisi Pemilihan Umum) akan menyebar sebanyak 551 undangan, termasuk bagi keempat paslon. (fin)


CMYK

18

SENIN, 18 APRIL 2011

RADAR TEGAL

Kecanduan Game Online??? Jangan Deh... Pernah maen game online nggak? SANGGAR KALIANA

Bawa Tari ke Tingkat Provinsi SANGGAR Kaliana merupakan sanggar tari di SMP Negeri 2 Brebes yang dibina Bu Diah, Bu Yuli dan Bu Santi. Kelompok ini ternyata sudah mengantongi juara-juara yang membanggakan. Bahkan kesenian tari yang dibawanya telah sampai di tingkat provinsi. Tari yang diajarkan di sanggar ini antara lain tari Sulung Dayung, Permainan Rakyat, tari Merak dan beberapa tari-tari asal Indonesia lainnya.”Aku sangat senang ikut seni tari, karena lewat ini aku bisa ikut melestarikan budaya bangsa,” tutur Nur Iqmaila, salah satu peserta ekskul tersebut. Bermacam-macam prestasi yang diraih antara lain Juara III se-Eks Karesidenan Pekalongan tahun 2010 memainkan tari Srikandi Mustaka Wengi, Juara III Provinsi Jawa Tengah tahun 2010 membawakan tari Permainan Rakyat. (shinta)

Pernah Belum pernah Sering

60,71% 14,28% 25%

Kalo pernah dimana sih tempat ngegame favorit kamu? Di warnet Di rumah Di rental game online Dimana aja

17,85% 7,14% 71,42% 3,57%

Apa sih yang bikin kamu kecanduan maen game online? Permainannya yang seru Udah hobi sih Asyik sih Maen bareng temen-temen

25% 25% 25% 25%

Game online apa yang paling kamu suka? Kisah petualangan Balap Ketangkasan Perang

35,71 39,28 7,14 17,85

Manfaatnya buat kamu apa? Bikin pikiran jadi fresh 35,71 21,42 Bikin have fun Jadi tambah deket sama temen 21,42 Jadi nggak gaptek 21,42

Deg Degan

Vierra

[intro] D D-F#m-G G-A-D D-F#m-G G-AD D F#m G A Kau lewat di depan kelasku D F#m G A Mata ini tertuju kepada dirimu D F#m G A Dan ternyata matamu tertuju padaku D F#m G A Aku malu bingung salting oh Tuhan G A G A Jantungku berdetak berdetak dengan kencang [chorus] D A Em G A Senyumanmu buat aku deg degan D A Em G A Tatapanmu buat ku jadi deg degan Bm A G A Wooo oooo aku bingung [intro] D D-F#m-G G-A-D D-F#m-G G-AD D F#m G A Dan ternyata matamu tertuju padaku D F#m G A Aku malu bingung salting oh Tuhan G A G A Jantungku berdetak berdetak dengan kencang [chorus] D A Em G A Senyumanmu buat aku deg degan D A Em G A Tatapanmu buat ku jadi deg degan Bm A G Wooo oooo

NGEgame bagi sebagian orang mungkin menyenangkan. Apalagi varian game sekarang nggak cuma PS atau PSP doang. Sekarang game online juga banyak diminati. Di kalangan pelajar, game satu ini sudah cukup familiar. Survei membuktikan, sebanyak 60,71 persen ResponX pernah maen game online. Bahkan 25 persen lainnya mengaku sering ngegame online. Kayak Agus, siswa SMA Lab.School Pancasakti Kota Tegal yang mengaku sering menyempatkan ngegame online kalo ada waktu segang.

Hanya 14,28 persen saja yang mengatakan belum pernah ngegame online. Ini seperti penuturan Angga Lukito dari SMK BP Bhakti Praja Dukuhwaru Kabupaten Tegal. “Nggak minat juga si, jadi nggak pernah maen,” katanya.

Bagi 71,42 persen ResponX, rental game online merupakan tempat favorit mereka ngegame. Itu kayak Ilham, siswa SMA Negeri 3 Brebes. “Kalo ngegame di rental game online lebih seru, rame, lengkap dan tentunya asyik banget,” tutur dia.

yang sama mengaku kecanduan game online karena permainannya yang seru dan memang udah hobi. Lainnya kecanduan karena maen bareng temen-temennya. Ogi, siswa SMP Negeri 2 Balapulang Kabupaten Tegal termasuk salah satunya. (tim 1)

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ��� ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Jangan Keseringan Maen Game GAME online sekarang ini jadi salah satu game yang naik daun. Mulai dari pelajar SD sampe SMA sebagian besar udah tau dan mungkin sering memaenkannya. Game di dunia maya ini memang asyik. Selain banyak pilihan, saat memainkannya beberapa gamer ngerasa seperti di dunia nyata. Tapi jangan salah. Ada juga yang nggak suka dengan game online. Mohamad Alfain, termasuk salah satu yang ngaku nggak suka. Dia lebih suka maen musik dibanding

MOHAMMAD ALFAIN Aktifis Musik SMK Bhakti Praja Dukuhwaru

ngegame. Alasannya, waktu untuk melakukannya tidak ada. Cowok yang masih berstatus siswa SMK Bhakti Praja Dukuhwaru Kabupaten Tegal ini juga mengaku lebih suka maen game di Hp. “Mungkin bagi yang sering ngegame sih asyik. Tapi aku kurang tertarik, justru aku

RAFIKA ARDINE

Prestasinya Berawal Dari Niat Ngurusin Badan 2009, Juara III tingkat kabupaten 2009, Juara I tingkat kecamatan 2010, Juara II tingkat kecamatan 2010, Juara III tingkat kecamatan 2010, Juara I tingkat kabupaten 2010, Juara II tingkat kabupaten 2010, Juara

BERAWAL dari niat ngurusin badan, cabang olahraga renang justru membawa banyak prestasi bagi Rafika Ardine, siswi kelas 8 SMP Negeri 2 Brebes. Olahraga yang digelutinya semenjak duduk di kelas 3 SD inipun masih ia lakoni sampai sekarang. “Renang bikin aku memiliki banyak prestasi dan membuatku bisa mengajari teman-teman lain yang nggak bisa renang,” tuturnya. Cewek imut kelahiran Brebes, 3 Juni 1997 ini mengaku paling suka renang dengan gaya bebas. Pertama kali ikut lomba tahun 2009 di tingkat klub. Walau pertama kali ikut tidak mendapat juara tapi dia merasa senang. Setelah itu dia menjadi Juara I tingkat kecamatan tahun

Nggak heran kalo banya juga ResponX yang kecanduan game online. “Karena maen game online memang asyik sih, nggak ngebosenin,” ujar Indra, siswa SMA Negeri 1 Brebes. Sebanyak 25 persen ResponX beralasan sama sepertinya. Dengan prosentase

III tingkat kabupaten 2010, Juara II tingkat kecamatan 2011, Juara III tingkat kecamatan 2011, Juara II tingkat kecamatan 2011, Juara II tingkat kabupaten 2001, Juara II tingkat kabupaten 2011 dan Juara III tingkat

kabupaten 2011. “Manfaat yang aku rasakan dari olahraga ini secara fisik tentu badan aku jadi lebih tinggi dan kencang, dan pastinya bisa membanggakan orangtua,” tambahnya. (shinta)

suka maen game yang di Hp aja,” tutur cowok kelahiran 14 Oktober 1995 ini. Dia juga punya tips biar nggak kecanduan game online. Yuk simak! - Jangan keseringan maen game, termasuk game online - Gunakan waktu kita untuk kesibukan yang lebih bermanfaat - Kalo memang udah hobi, atur ulang jadwal kamu biar belajar tetep jalan game online juga jalan. (layung)


SAMBUNGAN

SENIN 18 APRIL 2011

19

RADAR TEGAL

Densus Temukan Catatan Skema Bom Longsor di Malang, 9 Tewas Syarif Anggota Kelompok Takfir Wal Hijrah JAKARTA - Penyidik terus berusaha mengungkap jaringan yang menggerakkan terduga teroris Muhammad Syarif. Kemarin, tim Densus 88 Mabes Polri dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme melakukan penggeledahan di rumah mertua Syarif di dusun Senen, Panjalin Kidul, Sumber Jaya, Majalengka, Jawa Barat. Penggeledahan yang baru berakhir pukul 21. 30 tadi malam berhasil menemukan buktibukti signifikan. Tim dipimpin langsung oleh Deputi Penindakan BNPT Brigjen Petrus Golose. “Kita menemukan partikel elektronik yang berhubungan dengan tkp di Polres Cirebon,” kata Petrus usai penggeledahan. Petrus menjelaskan, barangbarang yang ditemukan itu akan diperiksa di Laboratorium Forensik Polri. “Kita masih pastikan dulu di laboratorium,”

katanya. Mantan anggota Satgas Bom Polri itu enggan menjelaskan apa saja yang ditemukan penyidik di lokasi. Tim kemarin membawa beberapa berkas dalam beberapa map, cd, dan satu unit cpu. Kita akan gunakan sebagai bahan penyelidikan,” kata Petrus yang kemarin memakai baju lengan pendek motif kotakkotak itu. Sumber Jawa Pos yang mengikuti penggeledahan menjelaskan, tim menemukan catatan tulisan tangan di kertas yang berisi skema. “Itu kode-kode untuk rangkaian bom,” katanya. Dilihat dari skema yang diperoleh, bom yang dirangkai merupakan jenis yang lazim dibuat oleh kelompok binaan almarhum Azahari Husein. “Catatan seperti ini diajarkan di kelaskelas jihad di Poso dan Ambon. Kita beruntung menemukan karena biasanya tidak boleh disimpan, harus dihafal,” katanya. Skema itu ditulis dalam kertas HVS yang sudah diremas-remas dan disembunyikan di atas plafon kamar Syarif di belakang

ruang tamu. “Juga ada kabel, plat pcb (printed circuit board) dan soldir,” katanya. Sedangkan di kamar pribadi Syarif ditemukan cpu computer tanpa monitor. Setelah dibuka dengan peralatan Densus, ditemukan file data tentang jihad. Polisi juga menemukan VCD jihad Afghnistan. Diantara yang ditemukan berjudul : Para Peminang Bidadari, The Caravan of Syuhada, dan Tragedi Masjid Lal Pakistan. Menurut perwira muda ini, dari pemeriksaan saksi-saksi dan keluarga, Muhammad Syarif diduga menjadi anggota sebuah kelompok yang disebut kelompok Takfir Wal Hijrah. Paham Takfir Wal Hijrah didirikan oleh seorang ulama Mesir Syukri Musthofa pada tahun 1970 (1395 H). Darimana kelompok ini mendapat pelatihan membuat bom. Menurut alumni kursus anti teror Manila ini, selama konflik Ambon dan Poso banyak dibuka kelas-kelas membuat bom. “Instrukturnya masih banyak dan sebagian belum terpantau.” (rdl/wan)

Korban Bentrok TNI-Warga Bertambah dari halaman 1 tubuh korban luka tembak,” tegas Suprayitno pada jumpa pers yang dihadiri oleh Pangdam IV Diponogoro Mayjen TNI Langgeng Sulistyono, Kapolda Jateng Irjen Pol Edward Aritonang, Wakil Gubernur Jateng Rustriningsih, Danrem 072/Pamungkas Kol Kav Sumedy dan Bupati Kebumen Buyar Winarso. Pada kesempatan itu, Rustriningsih juga menyatakan bahwa Pemkab Kebumen akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban bentrokan TNI dan warga. Kuasa Hukum Korban Bentrok Sesalkan Tindakan TNI. MINTA PROPORSIONAL Tim kuasa hukum Forum Paguyuban Petani Kebumen Selatan (FPPKS) menyesalkan tindakan TNI AD dalam bentrok yang mengakibatkan belasan warga terluka, bahkan 6 orang menderita luka tembak. Bahkan mereka berniat mengadukan kasus ini ke Komnas HAM. Menurut mereka, tindak anarkis TNI tersebut telah menodai

situasi kondusif di Kebumen yang sudah terjaga selama ini. ”Ini sungguh ironi besar ditengah semangat menciptakan situasi kondusif pasca apel bersama TNI/Polri dan Pemda di Mapolres Kebumen, belum lama ini,” tandas Teguh Purnomo dari Pusat Advokasi Kajian Hukum dan Demokrasi (Pakhis) Kebumen, Minggu (17/ 4) siang kemarin. Pakhis Kebumen diminta FPPKS untuk menjadi kuasa hukum bagi para korban pasca bentrokan antara TNI dan warga di kompleks Dislitbang TNI AD, Sabtu (16/4) kemarin. Menurut Teguh, pada bentrokan itu justru pihak TNI yang tidak bisa menahan diri sehingga menyerang warga dengan senapan dan pentungan. Disisi lain, Teguh juga meminta kepada pihak kepolisian agar bertindak profesional dan proporsional dalam menangani kasus ini. Sebab, dia melihat sejumlah saksi yang kini diperiksa polisi berstatus sebagai saksi pengrusakan fasilitas TNI. Sementara saksi-saksi penganiyaan malah sama sekali belum

diperiksa. ”Harus adil dong. Jangan hanya warga saja yang diperiksa,” kata Teguh. Mengenai konflik sengketa lahan, Teguh menilai kasus itu hanya kasus perdata biasa. Karena itu, seharusnya TNI bisa menjunjung tinggi supremasi hukum serta memberi contoh penegakan hukum kepada masyarakat. Misalnya dengan mengajukan gugatan ke pengadilan terkait sengketa lahan. ”Kalau memang TNI punya bukti kuat, silahkan gugat warga lewat pengadilan. Jangan main kekerasan,” tegasnya. Disinggung mengenai isu penculikan terhadap koordinator FPPKS Seniman, Teguh membantahnya. Bahkan dia mengaku jika yang bersangkutan saat ini sudah diamankan tim kuasa hukum. ”Minggu pagi, dia memang nelpon kami minta dijemput karena merasa keamanannya terancam. Namun jika polisi butuh dia sebagai saksi kami siap menyerahkannya,” tutur mantan Kabid Operasi LBH Yogyakarta ini. (has)

Mulai Perbanyak Klip Video, ... ini. Hanya, saat ini memang dari halaman 1 berbeda dari waktu dulu. Yakni, sebenarnya pernah ditawari suami yang biasanya di rumah mobil serta rumah di Jakarta. kini tidak pulang lagi,” jelas ibu Namun, tawaran itu dia tolak. tiga anak tersebut. Meski demikian, menurut Sebab, ada beberapa kontrak yang dirasa tidak cocok dengan Sarah, dalam waktu dekat dirikarakter hidupnya. “Kalau ingin nya beserta anak-anak dan ibu kaya sih mau. Tapi, saya tidak mau ditekan. Jadi, tawaran itu saya tolak,” tegasnya. Apakah akan lebih berfokus menjadi penyanyi” Bona menganggukkan kepala. Saat ini dia menyatakan sedang menyelesaikan delapan klip video dari album pertamanya. “Saya masih ingin fokus dulu di dunia musik. Saya juga ada tawaran untuk main film dan iklan. Tapi, itu semua nanti saya lakukan setelah klip video saya selesai, sehingga pekerjaan saya tidak akan amburadul,” ungkapnya. Di bagian lain, istri Bona, Sarah Gusasi, ketika ditemui di rumahnya di Kelurahan Pulubala, Kecamatan Kota Tengah, Gorontalo, menuturkan, meski Bona kini tidak seperti yang dulu lagi atau sudah terkenal, dirinya dan suami tetap hidup seperti biasa. Tidak ada hal istimewa yang dimiliki keluarga setelah Bona menjadi selebriti. “Kami hidup biasa saja. Tidak ada yang perlu kami banggakan kecuali rezeki yang kami terima

Bona, Hj Asna Ngabito, menyusul ke Jakarta. “Ibu Kak Bona saat ini masih sakit dan berada di Isimu, Kabupaten Gorontalo. Jadi, tidak bisa ikut bersamasama saya ke rumah di Kelurahan Pulubala,” terangnya. (zulkifli/jpnn/c5/kum)

dari halaman 1 pulkan kayu bakar. Setelah dirasa cukup, kayu bakar tersebut dikumpulkan di tepi sungai, kemudian dinaikkan ke truk untuk diangkut ke rumah Sutono, warga yang akan mengadakan hajatan pada 27 April mendatang. Jarak antara sungai tersebut dan rumah Sutono lebih dari 3 km. Selesai menaikkan kayu ke truk, warga kembali mencari kayu di sekitar sungai. Rencananya, setelah itu mereka pulang. Begitu kayu terkumpul, warga menumpuknya kembali di tepi sungai seperti sebelumnya. Karena lelah, 17 orang berkumpul di sisi tebing (warga lainnya ikut truk pulang dan ada yang belum tiba di lokasi) bukit yang memiliki kemiringan ekstrem. Dinding tebing tersebut sangat curam dengan kontur tanah berpasir bercampur bebatuan. Tebing itu merupakan lokasi penambangan pasir saat musim kemarau. Saat beristirahat menunggu jemputan, sekitar pukul 12.00, tanah bercampur pasir dan bebatuan itu longsor dari ketinggian sekitar 200 meter. Suara gemuruh dari atas tebing membuat orang-orang di bawahnya panik dan mencari sumber suara. Namun, mereka tidak sadar

bahwa gemuruh tersebut tepat berada di atasnya. Saat mulai menyadari dan berusaha menghindar, longsoran selebar 10 meter tersebut sudah menimpa mereka. Material yang jatuh dari ketinggian 200 meter itu terpental hingga lebih dari 15 meter. Tak pelak, mereka yang beristirahat di bawah tebing itu langsung tertimpa pasir bercampur bebatuan. Tak sedikit batu yang berukuran sangat besar. Bisa ditebak, mereka yang tak bisa menghindar langsung tewas. Korban tewas ratarata tertimpa batu dan terkubur pasir bercampur batu. Bahkan, beberapa saksi mengungkapkan, ada yang perutnya robek karena terkena batu tajam. Sementara itu, korban yang terluka berat rata-rata mengalami perdarahan di kepala. Suara jerit dan tangis korban yang selamat bersahutan setelah mengetahui ada warga yang tewas. “Sebagian besar korban mengalami luka di bagian kepala. Ada juga yang perutnya robek hingga ususnya keluar,” ungkap Kusno, salah seorang korban luka. Mengetahui sejumlah temannya menjadi korban, warga yang selamat langsung mencari pertolongan. Sebagian lagi mengevakuasi korban yang tertimbun. Evakuasi itu cukup

cepat, sekitar 30 menit. Mereka yang tewas dikumpulkan di tepi sungai yang lokasinya cukup jauh dari tebing. Sementara itu, korban yang terluka berat langsung diangkut truk yang kebetulan saat itu berjarak 150 meter dari lokasi kejadian. Saat diangkut truk, salah seorang korban, Sugianto, 41, meninggal. Dia terluka di bagian kepala. “Para korban dievakuasi teman-temannya yang tidak terkena longsoran dan dibantu warga,” kata Kades Pandansari Sakirman. Sembil orang yang tewas itu adalah Suwadi, 25; Suwoko, 43; Sugianto, 41; Alipyo Subatin, 42; Dirham Nur Abidin, 32; dan Ponimin, 36, yang merupakan warga Dusun Sedawun. Selanjutnya, Misdiono, 44; Kasno, 21; dan Mulyono, 30, warga Dusun Klangon. Selain sembilan orang tersebut, delapan orang lainnya terluka berat. Mereka adalah Raun, 53; Ponari, 36; Agung, 13; dan Suwono, 55 (warga Dusun Sedawun). Kemudian, Lukman, 11; Slamet Wahyudi, 41; Nur Yanto, 20; dan Slamet Rianto, 21 (warga Dusun Klangon). Mereka yang menderita luka berat dilarikan ke Rumah Sakit Syaiful Anwar, Malang. Warga yang selamat adalah Slamet, Wakidi, Mayar, Robi, Iswanto, Tarji, dan Toni. Saat

kejadian, mereka masih dalam perjalanan ke lokasi dan ada yang ikut naik truk. LOKASI PENAMBANGAN LIAR Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Malang menegaskan bahwa lokasi longsor itu bukan tempat pertambangan pasir resmi. “Itu bukan pertambangan. Saya sudah cek bersama bupati,” kata Kabid ESDM Kabupaten Malang Budi Iswoyo. Dia mengungkapkan, lokasi pertambangan pasir ilegal di Kabupaten Malang memang menjamur. Berdasar data ESDM, setidaknya ada 88 lokasi pertambangan pasir ilegal di Kabupaten Malang. Sementara itu, lokasi pertambangan yang terdata di dinas ESDM dan memiliki izin mencapai 90 titik. ?Itu pun hampir semua izinnya mati,” papar Budi seusai meninjau lokasi longsor di Ngantang kemarin. ESDM berjanji menindak tegas penambang liar. Rencananya, hari ini mereka melayangkan surat peringatan bagi 88 lokasi ilegal tersebut. Peringatan itu berisi permintaan penghentian pertambangan liar tersebut. Jika dalam waktu seminggu belum dihentikan, ESDM akan mengirimkan surat peringatan. (bb/did/dan)

Polisi Periksa Delapan Saksi dari halaman 1 tembus peluru karet. “Mereka masih kita periksa dalam kapasitasnya sebagai saksi, belum tersangka,” ungkap Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Edward Aritonang saat meninjau lokasi kejadian di sekitar kompleks Distlitbang TNI AD Desa Setrojenar, Minggu (17/4) pagi. Pemeriksaan dilakukan terkait adanya indikasi tindak pidana dalam peristiwa. Unsur tindak pidana yang ia maksud adalah perusakan fasilitas negara serta adanya pepohonan yang ditaruh di jalan umum dengan maksud blokade. Dikatakannya, 8 orang yang diperiksa penyidik adalah mereka yang berperan dan menge-

tahui peristiwa itu. Baik yang melihat, mendengar, merasakan dan mengalami peristiwa itu. Kapolda juga menyatakan ada sejumlah terperiksa yang tidak berada di lokasi kejadian saat bentrok terjadi. “Jumlah saksi kemungkinan bisa bertambah. Karena kami belum mendengar keterangan dari pihak TNI,” kata dia. Kapolda juga mengaku terus menemukan kemajuan dalam penyelidikan kasus ini. Misalnya, pihak kepolisian kini bisa sedikit menguraikan anatomi kejadian itu. Mulai dai awal, saat bentrok hingga jatuh korban. “Progres (kemajuan) pasti ada. Kemudian kami juga akan berkoordinasi dengan POM Dam untuk menuntaskan kasus

ini. Karena kami juga perlu keterangan dari pihak TNI yang berhadapan langsung dengan warga saat bentrokan itu terjadi,” kata Kapolda. Dia menegaskan, prioritas utama saat ini adalah mengembalikan situasi aman dan kondusif di lokasi kejadian. Untuk itu, pihaknya akan melakukan patroli dan pos gabungan dengan melibatkan unsur Polri, TNI, Satpol PP, serta pihak Pom TNI terutama teritorial. Adapun jumlah personil yang diterjunkan dalam patroli gabungan itu fleksibel. Patroli gabungan dilakukan untuk memberikan perlindungan maksimal sehingga timbul rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.”Kami juga me-

minta semua pihak agar saling menjaga situasi. Disi lain, masyarakat jika punya uneg-uneg tolong disampaikan. Kami siap menerima keluhan itu. Yang jelas jangan bertindak yang bisa memperkeruh suasana. Masalah ini tidak akan selesai kalau semua pihak masih ribut,” imbuh mantan Kadiv Humas Mabes Polri. Kapolda juga menyarankan agar penuntasan kasus sengketa lahan ini diselesaikan di meja perundingan. Semua pihak yang terlibat diharapkan bisa duduk berunding dengan membawa bukti masing-masing. Misalnya SPPT atau bukti kepemilikan tanah lainnya bagi warga yang merasa memiliki tanah di lahan sengketa tersebut. (has)

Chris John Menang Angka dari halaman 1 Pada akhirnya Chris yang tampak lebih tenang menang. ‘Si Naga’ dinyatakan menang angka oleh ketiga juri 112-116, 112116 dan 111-117. Chris pun berhasil mempertahankan sabuk juara dunia kelas bulu super versi WBA-nya. LAWAN GAMBOA Tersembul sebuah pertanyaan di balik keberhasilan Chris John mempertahankan gelar

juara dunianya untuk yang ke13 kali: Kapan The Dragon bakal menghadapi Yuriorkis Gamboa? Sayangnya, jawabannya masih: belum pasti kapan. Sedianya, pertarungan berstatus mandatory fight antara Chris vs Gamboa diminta WBA dihelat pada September silam. Namun, ‘Si Naga’, yang juga mengundur laganya melawan Fernando Saucedo setelah cedera rusuk pada Juli silam, terpaksa menundanya.

Chris adalah pemegang status Super Champion untuk kelas bulu WBA saat ini. Sementara Gamboa punya status sebagai Unified Champion untuk kelas yang sama di WBA, sekaligus juara kelas bulu IBF. WBA sudah meminta agar pertarungan keduanya dilangsungkan bulan depan. Tapi karena jadwal yang terlalu dekat, kubu Chris John memutuskan untuk merencanakan kapan tanggal sesungguhnya laga tersebut dilangsung-

kan. “Untuk itu masih harus ditanyakan dulu kepada manajer (Craig Christian) dan penata tanding saya. Kami belum bisa pastikan itu,” ujar Chris. Gamboa bukanlah petinju sembarangan. Sama seperti Chris, Gamboa juga belum terkalahkan dengan catatan 19 kali tanding, 19 kali menang (15 KO). “Dia petinju hebat, dengan segala rekor yang dimilikinya,” tukas Chris, mengomentari calon lawannya itu. (roz)


CMYK

KOMBIS

SENIN, 18 APRIL 2011

20

RADAR TEGAL

Telkomsel Brebes Gelar UNDIAN 50 YARIS Finalisasi Master 2011 Semarak Fantastic Nasmoco Emas

BREBES - Telkomsel Sub Branch Brebes, Jumat (15/4) menggelar finalisasi program Master 2011 untuk wilayah Brebes. Kegiatan ini dilangsungkan di GeraiHALO, Limbangan, Brebes. Ery Setiono, Spv SOO Sub Branch Brebes menuturkan, program Master merupakan sebuah program loyalitas bagi mitra outlet atau counter dan pelanggan Telkomsel, khususnya di wilayah Brebes. Bagi pelanggan baru yang melakukan isi ulang Rp 5 ribu atau pelanggan lama yang melakukan isi ulang minimal Rp 10 ribu diberikan 1 kupon undian berhadiah. Setiap outlet yang berpartisipasi dapat mengikuti undian berhadiah LCD TV 26”, kulkas, HP touch Samsung dan peralatan elektronik. Pelanggan juga memiliki kesempatan meraih peralatan elektronik, HP Qwerty, Blackberry Curve 3G dan sebagainya. Selama periode program mulai Februari hingga Maret 2011, sudah terkumpul lebih dari 30 ribu yang berhasil direkap dari penjualan isi ulang outlet di Brebes. Program Master merupakan salah satu program pembuka dari Telkomsel untuk

SEMARANG - PT New Ratna Motor (Nasmoco Group) menyelenggarakan Undian 50 Yaris pada Program ‘Fantastic Nasmoco Emas’ Periode Januari hingga Maret 2011 untuk daerah Jawa Tengah (Jateng)DIJ di Paragon Mall, Jalan Pemuda, Semarang. Proses pengundian Fantastic Nasmoco Emas ini disaksikan pihak Departemen Sosial (Depsos), notaris, dan kepolisian. “Adapun jumlah kupon yang telah masuk ke PT New Ratna Motor berjumlah 4.827 kupon,” ujar General Manager (GM) Marketing Jateng– DIJ Hartono Dinata. Di usianya yang ke-50 tahun, perusahaan yang berdiri pada 15 april 1961 ini merupakan satu dari lima jaringan utama PT Toyota Astra Motor, yang merupakan agen tunggal pemegang merek Toyota di Indonesia dalam memasarkan produk Toyota untuk wilayah Jateng dan DIJ melalui jaringan Nasmoco Group. ALAMI PENINGKATAN Terhitung sejak Januari hingga Maret di tahun ini, angka penjualan produk Toyota terus mengalami kenaikan yang signifikan. “Berkisar di angka 1.800, 1.900, 2.000 unit,’’ jelas Hartono. “Di tahun 2011, target internal penjualan produk Toyota yaitu 24.000 unit. Sehingga dalam satu bulan, PT New Ratna Motor akan menjual produk Toyota 2.000 unit. Semoga tercapai,” tambahnya penuh keoptimisan. Lebih lanjut dijelaskannya, program ini cukup berhasil. Ini terbukti dari meningkatnya animo masyarakat, terutama dengan pengundian 50 Yaris

memberikan apresiasi kepada mitra outlet dan pelanggan di tahun 2011 ini. Harapannya dengan berjalannya program ini pengguna Telkomsel khususnya yang berada di wilayah Brebes dapat lebih menikmati manfaat dari layanan Telkomsel seperti layanan 3G data dan video call. Selain sinyal dan layanan prima Telkomsel, sebagian wilayah Brebes seperti Brebes Kota, Losari, Ketanggungan, Jatibarang, Bumiayu dan sekitarnya sudah dapat menikmati jaringan 3G Telkomsel untuk komunikasi data dan fitur lain yang lebih prima. (gun)

RALAT PADA halaman Kombis Edisi Sabtu, 16 April 2011 terdapat kesalahan penulisan judul berita ‘Tekomsel Hadirkan...’ Seharusnya tertulis ‘Telkomsel Hadirkan...’ Demikian ralat ini dibuat untuk menjadi maklum adanya.

PROGRAM MASTER Salah seorang mitra outlet melakukan pengundian program Master Telkomsel Sub Branch Brebes.

DOK.ISTIMEWA

KUPON UNDIAN - Pengambilan kupon Undian 50 Yaris dilakukan oleh Hartono Dinata selaku GM Marketing Jateng–DIJ PT New Ratna Motor.

ini dan akan berkesinambungan. Saat ini, kuartal terbesar adalah produk type Avanza sekitar 56 sampai 60 persen, yang disusul Inova, Yaris, dan Trust. Sedangkan untuk program pada bulan April sampai

Juni, akan memperebutkan 40 unit toyota Inova, 40 uang belanja, serta 40 unit peralatan elektronik. Adapun mengenai planning ke depan, lanjutnya, di tahun ini PT New Ratna Motor akan mendirikan beberapa

dealer di Jogjakarta dan Wonosobo. Pasalnya, di daerah Kedu banyak peminatnya. Sedangkan untuk planning hingga tahun 2015, akan didirikan penambahan 13 dealer kembali yang tersebar di Jateng-DIJ. (yusuf/hes)

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

Kaisar Motor Luncurkan Produk Tangguh Triseda XP (Extra Power)

DOK.ISTIMEWA

GRAND OPENING - Ny Rosalina Ikmal Jaya (baju merah) dalam Grand Opening Melany Grand Wedding Expo, Sabtu (16/4) kemarin di Paradise Convention Hall.

Melany Grand Wedding Expo Ramaikan Hari Jadi Kota Tegal TEGAL - Pernikahan adalah sesuatu yang sakral dan abadi. Berangkat dari niat baik dan luhur, Melany SE selaku Wedding Consultan dan Event Organizer menyelenggarakan pesta sebagai persiapan untuk calon mempelai yang ingin mendapatkan momen terindah dan terbaik dalam pesta pernikahannya. Momen Wedding Expo 2011 juga diselenggarakan dalam rangka meramaikan peringatan Hari Jadi Kota Tegal ke-431. Kaitannya dengan pencanangan Gerbang Mas Tegal Kota Bahari tahun 2011 sebagai Tahun Cerdas, calon pengantin juga diminta cerdas dalam memilih berbagai kebutuhan seperti katering, video shooting, foto studio maupun dekorasi. Semua ini dapat dilihat di acara Grand Wedding Expo 2011. Menurut Melany SE, pameran tahun ini adalah pameran terlengkap dari berbagai pameran yang pernah ada.

“Vendor yang hadir sudah selektif, diharapkan calon pengantin dapat memilih sesuai dengan seleranya,” jelasnya. M e l a n y G r a n d We d d i n g Expo 2011, dibuka sejak Sabtu (16/4) hingga Senin (18/4) di Paradise Convention Hall Tegal. Setiap malam, penampilan hiburannya beragam sehingga bagi yang hadir tiap hari tidak akan jenuh, dari artis lokal hingga artis Ibukota datang silih berganti. Peragaan gaun pengantin pun disajikan dengan berbagai variasi yang dikemas apik dan cantik. Hadir pada Grand Opening Sabtu, (16/4) Ibu Walikota Tegal, Ny Rosalina Ikmal Jaya yang dalam sambutannya menyatakan kekaguman dan kegembiraan pada putra daerah yang masih mau melaksanakan dan memperingati Hari Jadi Kota Tegal ke-431, Apalagi dalam hiburan yang ditampilkan tidak main-main, yakni musik

orkestra yang profesional. “Harapan Melany Wedding Consultan dan Event Organizer dalam pameran kali ini semoga dapat tercapai, yakni membantu calon-calon pengantin dalam mempersiapkan hajatannya,” tambahnya. Acara dilanjutkan dengan penekanan tombol sirine sebagai tanda secara resmi Melany Wedding Expo 2011 dimulai. Pembukaan acara diawali dengan Tari Topeng yang dibawakan remaja- remaja kota Tegal dibawah asuhan Mutiara Salon & Bridal Kota Tegal. Peragaan gaun pengantin tradisional juga mendapat aplaus banyak pengunjung. Kemudian acara dilanjutkan dengan peragaan gaun pengantin dengan busanabusana international. Tiap hari bagi pengunjung yang beruntung akan mendapatkan doorprize berbagai perhiasan dari mulai cincin berlian hingga kalung yang nilainya fantastis. (*)

BREBES - Satu lagi bukti komitmen Kaisar Triseda Motor untuk terus berinovasi mengembangkan produk-produk bermutu yang mengerti dan menjawab kebutuhan konsumen, Kaisar Triseda keluarkan produk teranyarnya. Sepeda motor roda tiga yang diberi nama Triseda XP (Ekstra Power) merupakan produk baru yang memiliki kelebihan-kelebihan dari produk sebelumnya. Menurut Direktur Cahaya Murni Kaisar, Dealer Sepeda Motor Kaisar Klampok Brebes, Hadi Santoso, Triseda XP dihadirkan dengan keunggulankeunggulan pada sepesifikasi teknik, sistem elektrik, mesin, rangka hingga kapasitas muatannya. Selain tromol rem yang lebih besar, Triseda XP juga memiliki gardan dengan extra power gear. Selain itu ditunjang oleh engine 150 cc yang membuatnya hemat BBM, water

cooling system hingga memiliki idependent dual shock system yang membuatnya lebih tangguh dan stabil. “Baknya juga lebih panjang, yaitu 160 centimeter bisa memuat lebih banyak. Apalagi didukung oleh mesin yang canggih, Triseda XP akan mampu melaju dengan stabil meski membawa beban hingga 8 kuintal dan menanjak sekalipun,” ujar Hadi. Dengan ketangguhannya, Tridesa XP, menurutnya, akan bisa menjawab kebutuhan transportasi, jasa maupun usaha niaga yang membutuhkan distribusi yang banyak. “Ini sangat tangguh dan cocok untuk petani, pedagang maupun profesi lainnya,” lanjutnya. Sebab, type baru Triseda XP ini memang dirancang untuk pekerjaan yang lebih berat. Dengan tenaga ekstra. “Triseda sanggup menempuh medan berat dan beban muatan yang

lebih berat dibanding dengan yang lain,” ujarnya. Produk bermutu ini ditawarkan dengan harga promo pada bulan Juni sd Agustus 2010, yaitu sekitar Rp 20 juta 5 ratus ribu. “Selain produknya unggul, kami juga menyediakan garansi hingga perlengkapan suku cadangnya,”

imbuh Hadi. Triseda XP bisa anda dapatkan: di Cahaya Murni Kaisar, Jl. Raya Klampok 208 Brebes, Telp. 0283-3337689, SMS 24 jam: 0819 3181 6618. Tegal: Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No. 72 Pesurungan (Sebelah Timur Bebek Goreng H.Slamet) Tegal, Telp. 3322689 (adv)


Radar Tegal 18 April 2011