Issuu on Google+

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

SABTU, 16 OKTOBER 2010

INDEKS

Timur Mulai Digoyang Aktivis

Stok Gas 3 Kg Cukup HAL. METROPOLIS

Enam Calhaj Gagal Diberangkatkan HAL. BREBES DAN BUMIAYU

4 Cabup Adu Visi Misi HAL. PEMALANG

Nggak Semuanya Makan Tiga Kali Sehari HAL. XPRESI

MISS UNIVERSE

Rangkul FPI Dinilai Cemaskan Masyarakat

ZAINI/RADAR SOLO

TABRAK POHON - Bus rombongan Komisi II DPR menabrak pohon munggur di Jalan Raya Wonosari-Sukoharjo, Klaten, kemarin. DITE SURENDRA/JAWA POS

KAGUM - Miss Universe Ximena Navaretta saat berkunjung ke Redaksi Jawa Pos (15/10).

Kagum Ragam Kebudayaan Indonesia SURABAYA - Miss Universe 2010 Ximena Navarrete memungkasi kunjungannya selama dua hari di Surabaya dengan mampir ke markas besar Jawa Pos di Graha Pena kemarin sore (15/ 10). Perempuan 22 tahun asal Meksiko itu disambut Direktur PT Jawa Pos Azrul Ananda dan pemimpin redaksi Jawa Pos Leak Kustiya. Seperti kunjungan pada hari pertama Rabu (14/10) lalu, dalam lawatannya kemarin, Navarrete kembali ditemani Putri Indonesia 2010 Nadine Alexandra Dewi Ames dan Putri Jatim Betha Landes Kemala Sari. Prosesi penyambutan sempat tertunda beberapa saat karena Navarrete harus pergi ke kamar kecil. Pengunjung yang sudah siap di halaman depan Graha Pena, sempat kecele karena mengira perempuan yang dinobatkan sebagai ratu sejagat pada Agustus lalu itu, tak jadi disambut dengan reog. “Loh, kok langsung masuk,” kata Heriyanto, salah seorang pengunjung yang menunggu aksi Navarrete naik ke Dadak Merak. Yang ditunggu Heri pun akhirnya terwujud. Setelah dari toilet, Navarrete kembali ke halaman depan Graha Pena. Setelah menerima kalungan bunga, Navarrete ditemani Nadine langsung dinaikkan ke atas kepala Dadak Merak. Bukannya takut, Navarrete malah enjoy. Sesekali dia tertawa dan melambaikan tangan. Bahkan dia sempat mengamati dan memainkan bulu yang ada di kepala dadak merak. Sementara di sebelahnya, Nadine malah tegang. Setelah sekitar satu menit, keduanya turun lantas diajak mengunjungi redaksi Jawa Pos di

Bus DPR Tabrakan, Pelajar Tewas Akbar Faizal Luka-Luka KLATEN - Kecelakan lalu lintas dialami rombongan Komisi II DPR RI yang sedang melakukan kunjungan

kerja di Klaten, Jawa Tengah, kemarin (15/10). Kecelakaan itu mengakibatkan seorang pelajar tewas dan dua orang mengalami luka-luka, termasuk salah seorang inisiator Hak Angket Century DPR Akbar Faizal. Informasi yang dihimpun Radar

Solo (Jawa Pos Group) menyebutkan, rombongan DPR yang berjumlah tujuh orang dan empat staf tersebut awalnya menggelar evaluasi pilkada di Wonogiri. Sekitar pukul 14.00 rombongan sampai ke hal 19 kol 1

NU Tak Inginkan Penggulingan Pemerintahan Berikan Klarifikasi ke Wapres JAKARTA - Isu penggulingan pemerintahan menjadi pembahasan PB NU dengan Wapres Boediono. Dengan tegas, ormas Islam terbesar itu menolak segala bentuk penggantian kekuasaan secara inkonstitusional. Selain itu, PB NU mengklarifikasi soal pertemuan sejumlah ke hal 19 kol 4

SOFYAN HENDRA/JAWA POS

TAK MENGGULINGKAN - Ketua PBNU Slamet Effendy Yusuf (kiri) dan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj di Istana Wapres, Jakarta, (15/10)

citra kekerasan. “Timur Pradopo harus menjelaskan sikap keberpihakannya pada FPI yang diakui Polri sendiri sering melakukan tindakan kekerasan. Ini JAKARTA mengancam maSetelah sukses syarakat minorimenjalani fit and tas,” ujar Ketua proper test di Komisi untuk OrDPR, calon Kaang Hilang dan polri Komjen TiKorban Kekeramur Pradopo musan Haris Azhar di lai digoyang kalaJakarta kemarin ngan aktivis. Hu(15/10). bungan istimewa Haris menjelasTimur dengan orkan sejumlah toganisasi seperti koh telah memFront Pembela Isbuat petisi yang lam dan jawara mempertanyakan Banten dinilai mealasan presiden DOK.RATEG resahkan masyamengajukan Timur Timur Pradopo rakat. Apalagi, reyang dianggap tikam jejak ormas-ormas itu se- dak transparan dan justru lama ini dinilai dekat dengan ke hal 19 kol 1

Nunun Mangkir Pemeriksaan Mengaku Masih Sakit JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak pandang bulu dalam melakukan penyidikan atas kasus suap cek perjalanan (travellers cheque) dalam upaya pemenangan Miranda Swaray Goeltom sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (DGS BI) pada 2004 lalu. Setelah melakukan pemeriksaan kepada sejumlah pihak, kemarin (15/10), lembaga antikorupsi tersebut kembali memanggil saksi kunci kasus tersebut, Nunun Nurbaeti Daradjatun. Namun, seperti alasanalasan terdahulu, istri Mantan Wakapolri Adang Daradjatun itu masih mengaku sakit lupa

ingatan. Lewat surat keterangan atas nama suaminya, Nunun absen dalam pemeriksaan tersebut. “Jam 11.00 tadi, ada surat dari Pak Adang mewakili keluarga. Isinya bahwa hari ini (kemarin) Nunun nggak bisa hadir karena sakit,” urai Juru Bicara KPK Johan Budi Sapto Prabowo, di gedung KPK, kemarin. Surat keterangan dari politisi PKS itu, lanjut Johan, dilampiri surat keterangan dari dokter. Johan menguraikan, ada dua surat berupa medical record (catatan medis) tertanggal 3 November 2009 dan 15 Februari 2010. Kedua catatan medis tersebut merupakan hasil pemeriksaan dari seorang dokter asal Singapura bernama dr Geraldine Tan. Sementara surat keterake hal 19 kol 4

Sore Ini, Era Baru Basket Nasional Dimulai di Surabaya

Selamat Berjuang Tim-Tim NBL Indonesia!

ke hal 19 kol 4

Hari yang ditunggu para penggemar basket di seluruh tanah air akhirnya tiba. Sore ini, dua laga perdana National Basketball League (NBL) Indonesia diselenggarakan di DBL Arena Surabaya. PUKUL 18.00 WIB, dua raksasa Jakarta, Satria Muda Britama dan Aspac Jakarta, bakal berebut kesempatan untuk meraih kemenangan perdana di musim reguler 2010-2011. Kemudian, pukul 20.00 WIB, giliran “tuan rumah” Nuvo CLS Knights Surabaya beradu melawan monster Jakarta, Pelita Jaya Esia (live JTV). Jumat kemarin (15/10), hampir

Jadwa l Hari Ini di DBL Arena Surabaya 18.00 WIB - Satria Muda v Aspac 20.00 WIB - Pelita Jaya v CLS Knights (live JTV)

DITE SURENDRA/JAWA POS

NBL - Konferensi Pers pertandingan NBL Indonesia Regular Season 2010-2011 oleh Comissioner NBL Indonesia Azrul Ananda di Atrium DBL Arena, Surabaya (15/10).

semua klub peserta NBL Indonesia sudah tiba di Surabaya. Di musim baru ini, semua klub (seke hal 19 kol 1

Nok Slentik Nunun Mangkir Pemeriksaan * Lagu lawas! NU Tak Inginkan Penggulingan Pemerintahan * Dudu lagune?

CMYK


WACANA

2

SABTU 16 OKTOBER 2010

RADAR TEGAL

Mie Instan Oleh: Muh. Abduh MIE instan menjadi salah satu makanan yang paling praktis untuk disantap. Dahulu semasa kuliah, begitu lapar dan malas ke warung atau uang nyaris habis, Dalipan mengusir laparnya dengan makan mie instan. Kepraktisan itu juga dirasakan bagi mereka yang masih menggelar tahlil atau selamatan lainnya. Berkat yang biasanya menjadi buah tangan peserta tahlil cukup diisi dengan beras mentah dan mie instan. Dan itu membuat senang pabrik mie instan tentunya. Makin sering acara selamatan, makin cepat terserap mie instan di pasaran. “Praktis nemen ya...ora usah usrek masak. Berkate mentahan, diisi beras karo mie instan!” “Saingane karo roti. Selamatan ana sing balik nyangking berkat sing isine roti!” Sedang asyik makan mie instan dari hasil selamatan, tentu sudah dimasak dahulu, Dalipan mendengar berita bila Taiwan menarik produk mie instan dalam negeri ini. Alasan penarikan, Taiwan menilai produks mie instan tersebut mengandung zat berbahaya bagi kesehatan. Dalipan tak terpengaruh. Ia tetep kolu dan asyik menikmati makanan yang selalu mengundang seleranya. “Wis tanggung kiye, enggal enteng..!” Sebenarnya, satu-satunya makanan dan minuman yang aman dikonsumsi bagi kesehatan adalah makanan dan minuman yang serba alami. Namun, kini masyarakat sudah terbiasa dengan makanan dan minuman kemasan yang serba instan. Sudah bukan rahasia, semua makanan dan minuman kemasan menggunakan bahan pengawet. Celakanya, tidak sedikit pula produsen makanan dan minuman yang menggunakan zat kimia sebagai bahan pengawet tersebut memperhatikan bahayanya bagi kesehatan konsumen. Melainkan hanya mengedepankan keuntungan semata. “Kuwe memang kudu diperhatikan. Wong kuna sehat-sehat, umur panjang ya karena mangan sing alami. Saiki wong wis kakean kelebon barang kimia. Dadine ana sing kena kanker, kencing manis, jantungen, stroke dan sebagainya. Padahal umure esih enom,” kata Dalipan. Dalam setiap razia makanan yang dilakukan, baik oleh Depkes, Diskes, maupun Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), selalu ditemukan produk makanan dan minuman mengandung bahan kimia membahayakan bagi kesehatan konsumen. Tidak hanya di pasar-pasar tradisional, tapi juga swalayan-swalayan atau supermarket. Meski pengawasan terus dilakukan, produk berbahan kimia membahayakan masih saja banyak beredar di pasaran. Ini ada dua kemungkinan. Pertama, petugas Depkes atau Diskes serta BPOM kurang serius. Kedua, instansi tersebut belum memiliki sistem pengawasan standar memadai sehingga tidak bisa meng-cover semua produk yang beredar di pasaran. Salah satu contohnya ditemukan sejumlah zat berbahaya dalam produm mi instan merek Indomie. Terlepas produk yang kebetulan mengandung zat tersebut palsu dan selundupan atau bukan, Pemerintah Taiwan telah mengumumkan penarikan semua produk mi instan merek Indomie dari pasaran. Keputusan itu dilakukan karena makanan tersebut diduga mengandung sejumlah zat yang berbahaya bagi kesehatan. “Kue dudu karena persaingan bisnis Wa?” Dari hasil tes Departemen Kesehatan Taiwan, Indomie mengandung dua bahan pengawet, methyl p-hydroxybenzoate pada mi-nya dan pengawet benzoic acid pada bumbunya. Dua bahan ini tidak lolos dalam klarifikasi barang impor di Taiwan karena hanya boleh digunakan untuk membuat kosmetik. BPOM pun tidak menyangkal bila mi instan produk Indonesia mengandung bahan kimia. Namun, kadarnya masih dalam batas yang wajar. Penarikan mi instan itu, menurut Kepala BPOM Kustantinah, memang terkait dengan kandungan nipagin. Kustantinah menjelaskan, zat pengawet nipagin itu berada dalam kecap yang merupakan bagian dari mi instan, khususnya jenis mi goreng. Dalam konsumsi yang berlebihan dapat muntah-muntah dan risiko berat terkena penyakit kanker. (*)

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Suyuti Abdul Ghofir. Redaktur: Hesti Prastyani, Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi. Sekretaris Redaksi/Persh: Kharisma Dewi. Kota Tegal: Hermas Purwadi, M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan. Brebes: Abidin Abror. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Agus Wibowo, Khikmah Wati, Arief Nur Rahardian Sidiq, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Ali Basara, Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, Dian Prayudi Aji, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Moch. Arifin (Manajer Tegal), Yully Trieyani, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Yuyuk Darwati, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: Anang Bastomi. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 33.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

Virus Kapitalisme dalam Keberagaman Oleh: M. Bambang Pranowo ADAM, seorang guru sekolah menengah pertama, yang berwajah lugu, santun, dan sederhana, membawa sepeda onthel diiringi murid-muridnya yang berjilbab ke tengah panggung “mencari jodoh” Take Me Out, yang disiarkan Indosiar. Murid-muridnya bersaksi, Pak Adam adalah seorang guru yang baik, ikhlas, dan penuh perhatian kepada murid-muridnya. Tapi apa yang terjadi? Semua wanita cantik yang ada di panggung tak ada satu pun yang memilihnya. Semua lampu mati. Pedih rasanya hati ini. Kita semua, sebagai orang yang dibesarkan dan dididik oleh guru, rasanya terenyuh melihat kejadian itu. Betapa tak berharganya profesi guru di mata para wanita cantik tersebut. Di malam harinya, sebuah ulasan berita yang lebih memilukan umat Islam ditayangkan televisi: bungkusan heroin seberat 60 gram seharga Rp 600 juta diselipkan dalam paket berisi Al-Quran. Betapa hebatnya taktik para penyelundup narkoba dalam melakukan aksinya. Tega-teganya barang haram dan menjijikkan itu diselipkan dalam Al-Quran, kitab suci yang amat dihargai umat Islam, untuk mengecoh para petugas Bea-Cukai di Bandar Udara Soekarno-Hatta. Dua kasus ini, secara koinsidensi, muncul menjelang dan awal bulan Ramadan. Apakah kasus ini datang secara kebetulan? Albert Einstein me-

nyatakan, tak ada sesuatu yang datang secara kebetulan di jagat raya. Sekecil apa pun, tulis Einstein, setiap kejadian bukanlah muncul dari hasil permainan dadu. Meminjam istilah Al-Quran, dalam setiap kejadian, niscaya ada ibarat, ada kritik, ada peringatan. Bahkan dalam penciptaan lalat pun Tuhan berfirman, di sana ada “pelajaran” yang bisa diambil manusia (Al-Haj 73). JEBAKAN KAPITALISME Dunia kapitalis yang menilai “kekuatan, kedigdayaan, kehormatan, dan kemuliaan” dari aspek materi ternyata telah menyentuh semua aspek kehidupan manusia. Pengabdian, pengorbanan, keimanan, dan ketulusan yang menghiasi kehidupan orang-orang suci di dunia telah tercampakkan di kehidupan modern yang kapitalistik. Seorang guru, seperti Adam, yang hidup di desa untuk mengabdi kepada bangsa dan tanah airnya dengan mendidik anak-anak manusia agar “berilmu, berakhlak, dan beriman”, ternyata tak ada harganya di panggung jodoh Take Me Out. Semua wanita cantik yang menginginkan jodoh tampaknya tak sudi mendampingi sang guru yang lugu itu. Apa makna semua itu? Penolakan wanita cantik terhadap Adam di Take Me Out mungkin adalah cermin kita semua; cermin manusia modern yang telah terjebak dunia kapitalisme. Apalah arti pengabdian dan pengorbanan seorang

guru jika apa yang didapat dari hasil kerjanya bukanlah uang yang bisa menaikkan derajat fisik kehidupannya? Bandingkan, misalnya, kalau sang pria yang lajang itu seorang direktur utama atau pemilik perusahaan. Semua wanita cantik itu nyaris tak ada yang mematikan lampu. Semuanya memberikan peluang untuk pria tajir tersebut. Materi telah jadi ukuran kesuksesan, kegemilangan masa depan, dan kebahagiaan. Semua kriteria lelaki yang baik menurut ajaran agama—berakhlak mulia, saleh, dan berilmu—tersingkir oleh pilihan harta dan uang. Idealisme tanpa uang, nonsense. Itulah moto hidup para pengikut kapitalisme. Dan Adam adalah orang yang masih percaya kepada idealisme. Kepercayaannya yang masih tinggi terhadap idealisme itulah yang membuat Adam masih tetap tersenyum setelah keluar dari panggung Take Me Out tanpa hasil. Adam tampaknya yakin bahwa idealisme adalah kehormatan yang tetap harus didekapnya meski para epigon kapitalis tetap menolaknya. Puasa adalah sebuah idealisme. Umat Islam melaksanakan puasa di bulan Ramadan untuk sebuah cita-cita yang amat idealistis: menambah takwa dan rasa cinta terhadap sesamanya. Dengan puasa yang menimbulkan lapar dan dahaga, setiap pribadi muslim diajarkan merasakan derita orang-orang lapar dan dahaga agar nanti bisa

merasakan kesengsaraan kaum miskin yang terpinggirkan. Begitulah cara Tuhan mendidik manusia agar tidak terjebak pada hedonisme dan materialisme yang picik. Tapi betulkah puasa kita benar-benar idealistis? Melihat kenaikan harga sandangpangan menjelang dan di bulan puasa, bisa kita duga, puasa justru membuat orang makin konsumtif. Kenaikan harga barang-barang itu niscaya mengikuti hukum pasar, antara permintaan dan penawaran. Makin besar permintaannya, makin tinggi harganya. Inilah indikasi bahwa, di bulan puasa, masyarakat Islam makin konsumtif, makin membutuhkan banyak sandang dan pangan. Semua itu menunjukkan bahwa puasa kita telah gagal menerapkan idealisme Al-Quran. Kasus yang nyaris sama terjadi ketika kita melihat penyelundupan heroin melalui paket kitab suci Al-Quran. Demi sebuah “kemuliaan” uang— dari mana pun hasilnya—mereka tega menyelundupkan heroin yang diselipkan pada paket Al-Quran. Mungkin kita sedih dan terenyuh, kenapa mereka tega menjadikan AlQuran sebagai “media” untuk mendapatkan uang dengan cara haram itu? Namun, jika fakta kriminal penyelundupan heroin dengan mendompleng paket Al-Quran itu kita renungkan, bukankah tidak sedikit umat Islam mela-

Primen Telkom Janjine

Tulung Dielingna AQ melu ngresula, nang SMPN 2 Kramat akh jalukn duit, uang gedung, SPP, lan liyane sing memberatkan wali murid, tolong Bp/Ibu/Sdr sing peduli karo progrm pendidikan lan wong cilik tolong dibnerna/dielingna. Trims. 081902246xxx

Kumpulan Maling Sepeda

Boklet Temenan Apa Nipu

AKU melu2 ngresula ahh... Pak polisi, pak polisi, tolong kumpulan maling sepeda sing neng daerah Kejambon ditangkep ya kena owh. Mohon dikabulkan. 087830292xxx

KEPADA yth PT. Pos Indonesia, tolong diperhatikan pengumuman kuis Boklet piala dunia ditokna aja nipu tok, ganing saprene jare tgl 18 September pan ditokna neng koran nasional ning saprene laka. Kwe arane penipuan, kepada Radar mohon disampaikan ke PT. Pos. Trima kasih. 081548039xxx

Langka Rubahe NYONG be eram pisan bisane langka rubahe tesih mambu baleng nemen limbah pemotongan ayam nang lore Balaidesa Adiwerna sing nduwe sedulure kepala desane dadine aman aman bae langka teguran langka apa keluhan rakyat ta gampang kuwe urusan keri suara ta bisa di tuku salahe dewek milih nyong nganggo duit be pada merek iya oh ya... 081911655xxx

Bareng-Bareng Dilaporna TANGGAPAN kanggo no.081392398xxx, kudune bareng2 dilaporna ning Dirute njaluk dimutasi bae, tapi jangan2 sampeyan duwe rasa cinta karo sing digoda pimpinane alias cemburu nihhh he he... 087830258xxx

Selesai Tujuh Bulan

Weruh Tutup Pentil

Ben Kompak Gajine SING terhormat bapak Kapolres Tegal, aku pan ngresula masalah satpam. Daning neng Tegal gaji satpam ora pada, ana sing standar UMR ana sing ngisore padahal inyong luruh sertifikat mbayar kepriben kuwe. Sing gajie cuil nyengir, kulo nyuwun keadilane ben kompak gajiane. 087830465xxx

Bersih-Bersih Reklame TEGAL Keminclong. Pengin ana gerakan massal bersih2 reklame iklan sing pating trempel nang tembok, sarana umum pinggir dalan. Dipenda awasi reklame tulis ngain no izine kaya IMB, pamplet liar bekuk sing masang DPRD cek retribusi reklame ben tertib tur bersih. 087830097xxx

*) M. Bambang Pranowo, Guru Besar Sosiologi Agama UIN, Jakarta.

dlirik apa diganti apa dbeneri. Dijor bae. Dalane dadi serem lo alias peteng. 085642699xxx

JARENE Telkom arep mbelekna duit airtime tapi nyatane kosih saiki laka buktine..nek di takokna neng telkom tegal jarene wis di nekena neng asosiasi pengusaha wartel tapi di takoni alamate ora ngarti, samestine Telkom luwih menghargai kerja wartel sing pernah dadi mitrane dudu malah saling lempar mbuh2an.. 081548035xxx

BISANE motor ora nganggo tutup pentil polisi bisa weruh, tapi wong nongkrong pada maen judi neng cedhek Pasar Bawang ora weruh ya? 087885681xxx

kukan hal yang nyaris sama dengan modus yang berbeda? Bukan rahasia lagi, sebagian dari kita, umat Islam, sering menjual ayat-ayat Al-Quran untuk kepentingan politik, kepentingan jabatan, dan kepentingan pribadi. Sekian banyak partai politik yang “berjubah” Islam, misalnya, ternyata kader-kadernya melakukan perbuatan nista, seperti korupsi dan manipulasi—yang bertentangan dengan Islam. Ayat-ayat Al-Quran berkumandang di mana-mana— apalagi di bulan Ramadan. Namun, faktanya: kejahatan mengatasnamakan perintah AlQuran—seperti terorisme— terus menghantui bangsa Indonesia. Mana yang lebih berbahaya, ideologi dan aktivitas terorisme yang mengacu pada Al-Quran dibandingkan dengan heroin dan narkoba dalam paket Al-Quran? Perjalanan Adam di Take Me Out dan heroin dalam Al-Quran di Indonesia tampaknya bukan sekadar fakta—tapi juga simbol kekacauan paradigma pemikiran yang yang menjadikan materi adalah segala-galanya. Padahal Allah melalui perintah puasa Ramadan menepis itu semua. Lantas mampukah umat Islam mengambil intisari puasa Ramadan tersebut? Jawabannya ada di hati kita masingmasing. (*)

GRAFIS DWI NANDA P

Tetep Ditarik Iuran ASSALAMUALAIKUM. Yth Radar Tegal, aq ta bingung jare sklh SD/SMP grts, tapi neng SLTPN Bumijawa wali murid ditarik iuran/bln Rp 43 rb pimen kweh? Tolong dinas terkait ditindaklanjuti, ndean ta ra mung aq tok sg kberatan. Matur nuwun. (By: Saeful Bmj). 085226570xxx

Aja Reka-Reka YTH Dewan Pendidikan Brebes, bisane SD 1 Brebes macem2, BOS dah cukup kenapa komite njaluk sumbangan Rp 15 ribu per bulan, pembangunan Rp 375 ribu, jangan reka2 cari kesempatan. BOS dah cukup. 081326937xxx

Aku Bingung AKU bingung keh RS. Slawi pelayanan Jatayu jarene VVIP tapi jebule

pada bae karo Cendrawasi sing VIP langka bedane cuma tarif tok, dong Jatayu larang nemen doktere visite pada bae awan, piben keh sing nduwe RS. Slawi. 081902588xxx

Berburu Foto Nyleneh ENYONG pan usul karo Radar, tenimbang ra digubris kolom ngresula daning para pejabat, luwih apik Radar mbuka lomba berburu foto nyleneh para PNS/Aparat sing pd klayaban dalam jam dnas/kerja, sing kirim foto nyleneh diwenehi hadiah mobil utawa motor, sponsore Pemda. Mesti jos kronyos akeh sing setuju. By: Ali 085742850xxx

Dalane Dadi Serem PAK. tulung len tiliki lampu jalan neng Semanggi Raya ngarep Rosinta Mmejasem. Wis 2 thn mati pet ora tau

PELAYANAN SKCK dan SIM di Polres Slawi yang pemohonya sampai 200+org dalam sehari bisa selesai dalam waktu 6 jam, kenapa pembwtan akte lahir di Capil Slawi yang tidak sampai 100 orang selesainya sampai 7 bulan dan ketika akan d ambil katanya ilang. 085642672xxx

Suka Bicara Kotor PAK Walkot yg trhormat, sy wrg Kota Tegal sngt kcewa bnget dngn plyanan di Depnakertrans di krenakn ptgasny ga sopan dn bcara ktor. Pdhl sy cm mau bkin krtu AK1. Tlng dibri prngtan dng kl ga dignti ja yg tau ta2 krama. Trim’s. 085742743xxx

Rusak Parah AQU heran karo lurah Balapulang wetan jalan sing sepanjang balai desa pada rusak lan remuk ora di perhatikan apa ora isin karo wong2 Balapulang kulon dalane sing maring makam be di beton /cor .tulung koran radar ben lurahe tanggap. 085291225xxx

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS 08159440722, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Bagi tiga pengirim Ngresula yang beruntung masing-masing mendapatkan dua dus (200 gr) susu bubuk kedelai produk AFIS Tiap Harinya. Produk tersebut dapat diambil di Kantor Radar Tegal dengan menyerahkan fotocopy KTP dan menunjukan no HP anda.


CMYK

SABTU, 16 OKTOBER 2010

METROPOLIS

3

RADAR TEGAL

MENJAMUR banyaknya produk handphone berbagai merek menyebabkan jasa service handphone menjamur.

DOK./RATEG

Saat Beragam Handphone Banjiri Pasaran

BANYAK PILIHAN HANDPHONE saat ini menjelma menjadi sbuah kebutuhan utama dalam mendukung mobilitas, komunikasi hingga akses data dalam genggaman. Di pasaran, hampir setiap minggu muncul produk terbaru dari sejumlah merk, mulai pabrikan Jepang, Korea hingga Tiongkok. Hasilnya, masyarakat bisa de-

LALU LINTAS

ngan mudah mendapatkan sesuai kebutuhan serta kemampuan yang ada. Kondisi tersebut juga membawa berkah bagi teknisi handphone yang sekarang dengan mudah dijumpai. Pasalnya, dari ratusan jenis handphone, tentu memiliki kualitas berbeda serta cara garansi yang berbeda pula. Syarif, salah seorang

teknisi handphone mengatakan, saat ini rasanya tidak ada orang yang bisa menghafal jenis atau tipe handphone yang ada di pasaran karena jumlahnya terus bertambah. Yang beredar di pasaran juga terdapat handphone dengan garansi resmi pabrikan, garansi distributor hingga handphone bekas yang ke hal 9 kol 1

DOK./RATEG

RAZIA – Razia penggunaan listrik illegal perlu dilakukan kontinyu.

PLN Rugi Rp 3,6 M AKIBAT tingginya pencurian listrik, PLN Area Pelayanan jaringan (APJ) Tegal mengalami kerugian sekitar Rp 3,6 miliar. Sejak bulan januari 2010, tingkat pencurian listrik tercatat mencapai 5.800.000 KWh. Manajer PLN APJ Tegal Nanang S Isnandi mengatakan dibandingkan dengan tahun sebelumnya jumlah pencurian listrik meningkat. Contoh pada tahun 2009 di Unit Pelayanan Jaringan (UPJ) Kota Tegal tercatat hanya sekitar 300.000 KWh, namun saat ini sudah mencapai lebih dari 1 juta KWh. Peningkatan tersebut dimungkinkan karena saat ini pihaknya gencar melakukan pemeriksaan, sehingga pencurian-pencurian listrik yang sebelumnya tidak diketahui setelah dilakukan pemeriksaan terungkap dan menambah data jumlah pencurian. “Bagi pelaku pencurian listrik, selain terkena sanksi denda juga

bisa dikenai sanksi pidana. Kami akan terus melakukan pemeriksaan, untuk terus menekan tingkat pencurian listrik,” kata Nanang. Menurut Nanang, dari hasil penyelidikan pencurian sebagian besar dilakukan oleh kalangan industri, dan sebagian di antaranya rumah tangga. Untuk mengantisipasi persoalan tersebut, selain melakukan pemeriksaan juga secara rutin memberikan imbauan kepada masyarakat. Pihaknya kini juga menggalakan program perang padam untuk menindaklanjuti adanya gangguan listrik yang selama ini masih terjadi di sejumlah wilayah. Pasalnya, 60 persen penyebab listrik padam karena pohon roboh. Kondisi demikian, terjadi di wilayah penggunungan, seperti Randudongkal dan Bumiayu. Ditambahkan Nanang, upaya yang dilakukan untuk mengatasi ke hal 9 kol 5

Rusunawa Ditarget Pertengahan 2011 HARAPAN Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Kota Tegal mendapatkan perumahan segera terwujud. Sebab, rencana pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) akan terrealisasi pada pertengahan 2011 mendatang. Bahkan saat ini Pemkot melalui Dinas Permukiman dan Tata Ruang (Diskimtaru) sedang mempersiapkan persyaratan dan sosialisasi, serta menentukan tarif. Se-

lain itu, dalam waktu dekat akan melakukan studi banding ke Pekalongan dan Jepaea, yang sudah lebih dahulu sukses mengelola rusunawa. Kepala Diskimtaru A Sugeng Prihadi mengatakan rusunawa bukan hanya sekedar wacana. Tetapi benar-benar akan terrealisasi dan akan mulai dibangun pada 2011 nanti. Sesuai rencana awal, rusunawa akan dibangun di Jl Sawo Barat Kraton Tegal Barat.

“Lahannya sudah disiapkan di sebelah barat Koramil Tegal Barat dengan luas 11.000 meter persegi. Ini merupakan bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum RI. Sementara Kota Tegal hanya shering berupa pengurukan seluas 700 meter persegi,” katanya. Dana untuk shering tersebut akan diusulkan dalam anggaran 2011. Sesuai rencana rusunawa yang dibangun terdiri dari 3 twin ke hal 9 kol 5 ADI MULYADI/RATEG

HERMAS PURWADI/RATEG

DITATA - Penarik becak dan tukang parkir menjadi sasaran penertiban dalam giat yang dilakukan di areal KTL.

DAK Harus Sesuai Juklak

Pelanggar KTL Ditertibkan USAI melakukan langkah sosialisasi jajaran Satlantas Polres Tegal Kota bersama Dishubkominfo mulai melakukan penertiban di Kawasan Tertib Lalulintas (KTL). Giat yang dilakukan dua hari berturut-turut tersebut membidik tukang parkir sekaligus pemilik kendaraan bermotor roda dua yang masih terbiasa memarkir ranmornya sembarangan. Kapolres Tegal Kota AKBP Drs Kalingga Rendra Raharja SE melalui Kasat Lantas AKP Wahyu Purwidiarso SE SIK menyatakan langkah penertiban kali ini terfokus untuk menggugah kembali kesadaran warga kota di kawasan KTL. ke hal 9 kol 5 DOK./RATEG

PIDANA

SIAP DIKERJAKAN - Disdik Kota Tegal memastikan DAK bidang pendidikan tahun 2010 siap dikerjakan.

BAP Iqbal Siap Dilimpahkan PASKA diadukan oleh biduan Dhr alias Mt (40) terkait aksi penganiayaan, tim penyidik Polres Tegal Kota bekerja maraton melakukan upaya penyidikan terhadap Direktur Utama (Dirut) PDAM H Mohammad Iqbal SE MM. Kini berkas acara penyidikan (BAP) DOK.RATEG sudah dirampungAKP Heriyanto SH kan dan dalam waktu dekat segera dilimpahkan ke pihak Kejaksaan Negeri. Kapolres Tegal Kota AKBP Drs Kalingga Rendra Raharja SE melalui Kasat Reskrim AKP Heriyanto SH menyatakan upaya sidik telah dilakukan secara profesional dan optimal. “Penyidikan terhadap pelaku dan pengambilan keterangan beberapa saksi telah kami rampungkan. Termasuk barang bukti berupa visum juga telah komplet. Jadi, berkas siap kita limpahkan di kejaksaan dalam waktu dekat,” ujarnya Jumat (15/10) kemarin.

ke hal 9 kol 5

CMYK

MENGANTISIPASI adanya oknum pejabat yang bermain, dalam pelaksanaan proyek yang dibiayai Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan tahun 2010. Komisi I DPRD Kota Tegal meminta Dinas Pendidikan (Disdik) bersikap tegas melakukan lelang secara fair. Sekretaris Komisi I DPRD W Edi Susilo SH Jumat (15/10) mengatakan agar tidak ada masalah dikemudian hari, maka pelaksanaan DAK bidang pendidikan, baik fisik maupun non fisik harus berpegangan dengan Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis) yang telah ditetapkan. Selain itu, proses lelang sebagaimana ditegaskan dalam Kemendiknas harus dilaksanakan ke hal 9 kol 1

SIMBOLIS - Wali Kota tengah berdialog dengan sejumlah warga Kelurahan Pesurungan Lor.

”Buatkan Kami Saluran Air” KATA-kata itulah yang pertama kali didengar Wali Kota Tegal Ikmal Jaya dan jajarannya Jumat (15/ 10) saat melaksanakan kegiatan rutin sepeda menyambangi warga Pesurungan Lor Margadana. Saat bertatap muka langsung di Aula Kantor Kelurahan Pesurungan Lor, warga meminta Pemkot segera merealisasikan pembuatan saluran air. Ketua RW 03 Isomudin mengatakan, saluran air ini sangat diharapkan warga untuk menanggulangi air rob, yang sering terjadi lingkungannya RW 3. “Rob di sini biasanya terjadi di sore hari,” katanya di hadapan Ikmal. Ketika rob datang, lanjutnya, air menjadi susah mengalir. Itu terjadi

lantaran saluran air yang tersedia kurang memadai. Akhirnya membludak dan mengalir hingga ke permukiman. “Dengan dibangun saluran air baru, kita yakin rob di lingkungan ini bisa teratasi,” urai Isomudin. Mendengar itu Ikmal segera memerintahkan kepada instansi terkait agar segera membahas masalah ini. Dia juga menyampaikan bahwa penanganan ini perlu dilakukan secara tepat. “Sehingga langkah yang dilakukan tidak sia-sia atau mubazir. Jadi benar-benar bermanfaat dan dapat menyelesaikan masalah yang terjadi,” tegasnya. ke hal 9 kol 5

Cara Siswa SD Peringati Hari Cuci Tangan dengan Sabun Sedunia

Sepuluh SD se-Provinsi Perebutkan Rp 2 Juta Guna memperingati hari cuci tangan dengan sabun sedunia, G-FM Kota Tegal bekerja sama dengan salah satu produk sabun menggelar kegiatan. Yaitu mengajak anakanak SD mencuci tangannya bersamasama. Seperti apa? LAPORAN: ADI MULYADI ADA pemandangan lain dari biasanya dibeberapa SD negeri dan swasta di Kota Tegal pada Jumat (15/10) pagi. Seluruh siswa siswi tampak berkumpul di halaman sekolah. Kemudian layaknya upacara, kepala sekolah memberi-

ADI MULYADI/RATEG

TEATRIKAL - Siswa SDN MKK 1 bermain drama sebelum mencuci tangan secara bersamaan.

kan sambutan dihadapan anak didiknya. Kemudian setelahnya para siswa langsung membentuk antrian panjang. Terlihat sebuah gentong air yang dibawahnya ada 4 kran, kemudian meja yang diatasnya disiapkan beberapa sambun mandi dan sebuah ember yang memiliki satu kran dibawahnya. Tak ketinggalan pula beberapa lap yang digantung. Satu persatu siswa maju dan mencuci tangannya dengan sabun kemudian dibilas dan di lap sampai kering. Begitu seterusnya hingga ratusan anak yang mengular itu merasakan semua. Pemandangan ini terlihat di 9 SD yang telah ditunjuk penyelenggara, salah satunya adalah SDN MKK 1. Kepala SDN MKK 1 Fathul Muin mengatakan kegiatan ini me-

rupakan partisipasi memperingati hari cuci tangan dengan sabun sedunia yang jatuh pada 15 Oktober. Karenanya semua warga sekolah baik guru, siswa dan lainnya pagi ini mencuci tangannya secara bersamaan. Bahkan para pedagang dilingkungan sekolah pun kita sarankan mengikutinya. “Pelaksanaan ini adalah kali kedua sejak di Kota Tegal ada perayaan hari cuci tangan ini. Dan sekolah kita ditunujuk salah satu penyelenggara di Kota Tegal yakni GFM,” katanya di sela-sela acara. Dijelaskan jumlah siswa yang ada dari kelas I sampai dengan VI mencapai 484. Dia juga menyampaikan waktu pelaksanaan di sekolahnya disamakan dengan ke hal 9 kol 1


PEMALANG

4

SABTU 16 OKTOBER 2010

RADAR TEGAL

Tiga Calon MelanggarAdministratif Kampanye Hari Pertama PEMALANG - Kampanye hari pertama Pemilukda 2010 berupa penyampaian visi misi dan pawai bersama calon bupati/wakil bupati diwarnai sejumlah pelanggaran. Panwaslu menilai pelanggaran tersebut bersifat administratif dan melaporkan kasus tersebut ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kab. Pemalang Jum‘at (15/10). Ketua Panwaslu Agus Khumaedy kepada Radar menuturkan, pelanggaran administratif tersebut tidak bersifat melanggar peraturan yang ada baik

LINTAS

undang-undang maupun peraturan bupati. “Pelanggaran adalah melanggar ketentuan yang lazim dan kesepakatan diantara mereka sendiri.” Tiga pasangan dilaporkan ke KPU karena pelanggaran administratif tersebut, di antaranya adalah Yugo Dwijaya, H Junaedi SH MM – Mukti Agung Wibowo ST, H Sumadi Sugondo SE MM MSi-Hj Siti Sukesih. Menurut Panwas, pelanggaran administratif yang dilakukan Yugo Dwijaya adalah mengganti wakilnya Sri Hartati yang berhalangan hadir dalam kampanye bersama tersebut dengan salah satu pendukung-

dok.radar pemalang

Agus Khumaedy

nya Sri Jumaliyah SH. Sementara H Junaedi SH

MM - Mukti Agung Wibowo ST dan H Sumadi Sugondo SE MM MSi - Hj Siti Sukesih dilaporkan karena pelanggaran administratif yang sama yakni menggunakan kendaraan terbuka dan jumlahnya banyak. “Untuk pasangan H Juaedi SH MM - Mukti Agung Wibowo ST dan H Sumadi Sugondo SE MM MSi - Hj Siti Sukesih kami laporkan ke KPU karena saat pawai bersama melibatkan banyak pendukung dengan menggunakan kendaraan terbuka. Bahkan sampai menggunakan bus. Padahal sebelumnya untuk pendukung jumlahnya dibatasi baik jumlah massa maupun kendaraan yang

digunakan serta ukuran kendaraan adalah yang kecilkecil,” jelasnya. Sementara untuk pasangan dr Kun Sri Wibowo - Endang Purwanti dinilai tidak melakukan pelanggaran meskipun saat pawai bersama juga melibatkan massa yang banyak. “dr Kun memang melibatkan massa yang banyak juga namun mereka tidak masuk dalam rombongan peserta pawai.” Terkait pelanggaran administrasi calon bupati - wakil bupati yang dilaporkan Panwaslu ke KPU ini, salah satu tim kampanye calon bupati-wakil bupati, Uripto enggan berkomentar. (ali)

Empat Rumah Disatroni Maling SUMITRO / RADAR PEMALANG

TARI GAMBYONG – Pemanasan anggota Sanggar Seni Tari Muncang, Kec Bodeh, sebelum tampil dalam TMMD II di Lapangan Desa Muncang, Rabu (13/10).

Melestarikan Seni Tari dari Hobi PEMALANG – Berangkat dari hobi sejak kecil, Ayu, Widia, Eni, dan Mimin, sepakat membentuk kelompok seni tari. Kegiatan yang menurut kwartet remaja ini sangat jarang ditekuni remaja lainnya. Namun semua itu tidak menyurutkan langkah mereka untuk melestarikan budaya jawa. “Buat apa malu, kalau tidak kita lalu siapa lagi yang akan melestarikan seni tari yang merupakan kebudayaan Jawa,” tutur Eni Wijayanti kepada Radar, Rabu (13/10). Diceritakan dia, rasa solidaritas dan hubungan emosional sesama sudah terjalin dengan baik sejak SD. Dimana saat itu, mereka berempat yang memang satu sekolah sudah mempelajari seni tari dari kegiatan ekstra sekolah. Hal yang sama terus berlanjut hingga SMP dan SMA. Bahkan, saat menempuh jenjang pendidikan SMA setahun lalu, keempatnya pernah meraih juara 1 Tingkat Kabupaten Pemalang dalam Lomba Seni Tari yang diadakan Pemkab. Menurut Eni, sejalan dengan berubahnya tahun, semakin lama banyak warga yang melupakan jati dirinya sebagai orang Jawa. Sehingga yang terjadi adalah keterputusan generasi muda untuk senantiasa melestarikan kebudayaan Jawa. Kebanyakan orang tua, lebih menekankan anaknya untuk menjadi “orang hebat”. Mereka tidak sadar bahwa secara tidak langsung penekanan tersebut menjauhkan anaknya dari keluhuran dan nilai-nilai Budaya Jawa. “Semua itu tidak melunturkan semangat kami, karena seni tari ini seperti sudah mendarah daging bagi kami,”ucap anggota lain, Ayu. Menurutnya, keprihatinan kwartet remaja asal Desa Muncang, Kec Bodeh, sudah berlangsung sejak lama, yakni saat memasuki jenjang pendidikan SMP. Namun karena serba terbatas, kegiatan mereka dilakukan sebatas menjaga kekompakan antar anggota kelompok. Baru setelah memasuki jenjang SMA, ketika sudah mampu berfikir dan mencari jalan keluarnya, mereka sepakat untuk mendirikan sanggar seni tari. “Kelompok seni tari sudah lama, namun untuk Sanggar Seni Tari Muncang memang baru didirikan tahun 2009 lalu,” imbuh Widia, diamini Eni. Untuk pengelolaan manajeman sanggar sendiri keempatnya sepakat untuk menunjuk Eni Wijayani sebagai pimpinannya. Dimana sejak saat itu, nama Sanggar Seni Tari Muncang mulai terdengar dan disambut oleh warga masyarakat di Kec Bodeh. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya anak didik yang menempa diri di sanggar tersebut. Penampilannya saat pembukaan Tentara Manunggal Masuk Desa Tahap II (TMMD II) di Lapangan Desa Muncang, Rabu (13/10), menjadi bukti lain bahwa eksistensi mereka disambut baik oleh masyarakat. Di hadapan ratusan tentara dan Bupati Pemalang yang membuka acara itu, kwartet remaja ini menampilkan salah satu tarian asli Jawa, Tari Gambyong. (cw2)

PEMALANG - Empat rumah warga Desa Kebon Gede Kecamatan Bantarbolang - Pemalang disatroni maling. Salah satu warga memergoki pelakunya namun tak berhasil ditangkap. Kejadian pada Jum‘at (15/10) dinihari itu menggegerkan warga dan mengakibatkan kerugian yang tidak sedikit. Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan empat rumah yang disatroni maling tersebut adalah milik Warsiti (29) Wastiah, Latif dan Ati. Mereka warga RT 23 RW 2. Tiga dari empat warga itu saat maling beraksi terlelap tidur sehingga beberapa barangnya berhasil digondol. Warga yang menjadi sasaran satron terakhir Wartiah terbangun saat mendengar suara mencurigakan sekitar pukul 03.00 WIB. Sewaktu terbangun itulah, Wartiah melihat ada orang asing yang berada di rumahnya. Dalam gerakan reflek orang tersebut lari, dan Wartiah langsung sadar ka-

lau dirinya memergoki maling dan berteriak minta tolong. Warga di lingkungan tersebut kemudian terbangun dan korban pencurian lainnya tersadar kalau ada beberapa benda miliknya yang hilang. Warsiti mengaku kehilangan dua buah HP dan uang Rp 3 juta serta kontak sepeda motor Mio. Sedangkan Latif kehilangan satu buah HP serta uang Rp 800 ribu. Sementara Ati kehilangan dua buah HP dan uang Rp 1 juta. Di rumah Ati ini maling selain menyikat uang dan HP juga menjarah senjata api milik suaminya yang berdinas sebagai anggota polisi. Senpi sempat dibawa kabur namun diduga pelakunya berubah pikiran sehingga membuang senjata berkapasitas peluru lima butir tersebut. Senjata baru ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB oleh warga di sebuah kebun sekitar 50 meter dari rumah Ati. Mengenai kasus ini polisi belum berhasil dikonfirmasi. (ali)

oleh sejumlah elemen masyarakat. Kasubid Hubungan Lembaga Masyarakat dari BP3AKB Jateng Wurdiati SH MM mengatakan, kegiatan pembentukan jejaring K3B ini mendasari Surat Kawat Gubernur Jawa Tengah nomor : 411/1122 tanggal 8 September 2010 perihal memfasilitasi penyelenggaraan pertemuan pembentukan jejaring kelembagaan keluarga kecil berkualitas. Adapun tujuannya untuk mening-

Puluhan Tenaga Sortir Dikerahkan KPU Siapkan Surat Suara PEMALANG – Upaya persiapan untuk menghadapi Pemilukada di Kabupaten Pemalang tahun 2010 terus dilakukan KPU. Kini KPU sedang mempersiapkan surat suara yang akan digunakan pada hari H pelaksanaan Pemilukada. Dalam persiapan tersebut, puluhan warga sebagai tenaga musiman juga telah ikut dilibatkan untuk menyortir surat suara guna menghitung dan mengetahui apabila ada yang rusak. KPU Pemalang melalui Kasmui SH selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) me-

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

KORBAN - Salah atu rumah korban pencurian d Desa Kebon Gede Kecamatan Bantarbolang.

BP3AKB Jateng Bentuk Jejaring K3B PEMALANG – Sebagai upaya pemerintah meningkatkan peran serta masyarakat terhadap pelaksanaan program Keluarga Berencana (KB), Badan Pelaksana Pemberdayaan Perempuan Pelindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Propinsi Jawa Tengah baru-baru ini telah membentuk Jejaring Kelembagaan Keluarga Kecil Berkualitas (K3B). Acara pembentukan Jejaring yang digelar di Kantor Bapermas KB Kabupaten Pemalang dihadiri

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

SORTIR – Surat suara Pemilukada sedang disiapkan dan disortir oleh warga.

katkan komitmen lembaga masyarakat untuk keluarga kecil berkualitas. Selain itu untuk membentuk mekanisme partisipasi masyarakat dalam keluarga kecil berkualitas yang ada di daerah. “Dengan terbetuknya kelembanggaan ini diharapkan akan terbangun komitmen peran lembaga masyarakat,” katanya. Menurut dia, peserta dalam acara pembentukan jejaring ini dari berbagai unsur elemen masyarakat, di antaranya ormas,

keagamaan, organisasi perempuan, LSM, dunia usaha, media masa dan pengelola program KB. Untuk materi pembahasan dalam acara pembetukan jejaring ini juga ada pebekalan materi yang antara lain soal kebijakan program KB dan KS di daerah sebagai pembawa materi dari Bapermas KB Pemalang, Penggerakan LSM dalam mewujudkan keluarga kecil bahagia dan sejahtera dari BKKBN. (mg1)

nuturkan, untuk mempersiapkan surat suara yang akan digunakan pada saat pelaksanaan Pemilukada, sudah didroping awal sebanyak 342.000 surat suara dalam 95 dus. Untuk masingmasing dusnya berisi 3.600 surat suara. Sisanya yang belum dikirim adalah sebanyak 734.210 surat suara. ”Adapun jumlah total surat suara yang harus disiapkan sebanyak 1.076.210 surat suara, termasuk tambahan 2,5 persen dari jumlah total Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang mencapai 1.049.961 hak pilih,” katanya kepada Radar Jumat (15/10) kemarin. Dia menambahkan tambahan surat suara 2,5 persen dari jumlah hak pilih yang ada itu

berdasarkan ketentuan dan aturan yang ada. Untuk dapat menyiapkan surat suara, pihaknya telah merekrut banyak warga sebagai tenaga sortir untuk mengetahui jumlahnya. Sekaligus apabila ada surat suara yang rusak, dapat memisahkannya. “Tenaga sortir yang dilibatkan ada 16 kelompok, masing-masing kelompok rata-rata ada 4 orang tenaga, sehingga jumlahnya mencapai puluhan tenaga kerja,” ujarnya. Untuk kompensasi jasa sortir sendiri, Kasmui menuturkan, dalam per lembar surat suara dihargai Rp 40,- dan akan dipotong pajak, sehingga untuk setiap lembar bersihnya kurang lebih Rp 35,-. (mg1)

Keluarga Mulai Konfirmasi Barang Milik Korban PEMALANG - Setelah dua pekan berlalu peristiwa kecelakaan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek yang menyundul KA Senja Utama di Stasiun Petarukan, keluarga korban masih ada yang menghubungi polisi untuk konfirmasi mengenai barang-barang korban kecelakaan tersebut. Barang berupa tas dan dompet ini hingga Jum‘at (15/10) masih tersimpan aman di ruang barang bukti dan petugas berusaha terus untuk menghubungi keluarga pemiliknya. Barang - barang milik korban yang tersisa menurut sumber di Polres Pemalang berjumlah 15

buah tas yang berisi pakaian, serta tiga buah dompet yang isinya masing- masing berkisar satu jutaan rupiah. Dari tas-tas tersebut tidak terdapat identitas pemiliknya sehingga petugas kesulitan untuk menghubungi. Akibatnya sampai kemarin tidak berkurang. Sementara untuk tiga dompet yang masih tersisa satu dompet sudah dikonfirmasi oleh pemiliknya. Melalui telepon, keluarga pemilik membenarkan kalau dompet tersebut adalah salah satu barang yang hilang saat terjadinya kecelakaan dan berniat untuk mengambilnya di Mapolres. “Satu dompet yang

berisi uang satu juta rupiah pemiliknya sudah dihubungi melalui telepon dan siap untuk mengambil,” kata petugas yang enggan disebutkan jatidirinya. Sedangkan dua dompet sisanya, belum berhasil menghubungi keluarga pemilik dan petugas berniat akan menempuh cara lain dengan mengirim surat panggilan kepada keluarganya. Sebelumnya diberitakan belasan tas dan dompet korban kecelakaan KA belum diambil pemiliknya. Dari yang tertinggal itu beberapa di antaranya terdapat identas baik berupa KTP maupun lainnya. (ali)


METROPOLIS

SABTU 16 OKTOBER 2010

5

RADAR TEGAL

Tim Labfor Temukan Kabel Kipas Terkelupas

TELEPON PENTING Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Jum’at dan Sabtu Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

RIEZ PALACE HOTEL - Senin sampai Minggu Breakfast Promo Spesial Price (All You Can Eat) selama OktoberNovember 2010 dari pukul 07.00-10.00 WIB.

UPAYA keras Tim Laboratorium Forensik Polda Jawa Tengah melakukan olah TKP untuk mencari penyebab terbakarnya bangunan utama tempat peribadatan Gereja Kristen Indonesia (GKI) menemui titik terang. Proses identifikasi yang memakan waktu hampir 4 jam tersebut mendapati kabel kipas angin yang terkelupas di bagian atap ruang utama GKI di Jl MT Haryono No. 1 itu. Kapolres Tegal Kota AKBP Kalingga Rendra Raharja SE didampingi Kasat Reskrim AKP Heriyanto SH menyatakan temuan ini baru disampaikan secara lisan oleh tim. Sedang hasil resmi tertulis terkait hasil identifikasi baru akan dikirim sepekan ke depan. “Tim yang datang kemarin menerjunkan 8 personel di bawah pimpinan AKBP Drs Kartono. Dari hasil identifikasi memang ditemukan bagian kabel yang terkelupas yang menghubungkan kipas angin di ruang utama. Kuat dugaan percikan api di atap gedung berasal dari sini. Temuan ini dibawa oleh tim dalam tas untuk diteliti lebih mendalam di Polda Jawa Tengah. Laporan resmi tertulis baru akan diserahkan ke kita pekan depan,” ujarnya Jumat (15/ 10) kemarin. Temuan ini semakin menguatkan keyakinan pengurus gereja yang sebelumnya menyatakan dalam insiden terbakarnya GKI tidak ditemukan unsur sabotase. Terpisah Calon Pendeta GKI Samuel Dian Pramana menyatakan saat ini pengurus sedang memutuskan langkah untuk mencari solusi bagi 600 jemaat-

HERMAS PURWADI/RATEG

DIBERSIHKAN - Kapolsekta Tegal Barat Kompol HM Syahri turut mendampingi tim labfor selama proses identifikasi.

nya agar bisa tetap melakukan ibadah. “Upaya untuk mencari jalan keluar untuk pelayanan umat masih terus dibahas. Yang pasti pengurus akan segera melakukan perbaikan secepatnya

agar proses ibadah bisa berjalan seperti biasa,” ujarnya. Tim labfor kemarin membawa sedikitnya enam kantong plastik temuan di lokasi kebakaran untuk diteliti lebih akurat di Polda. Insiden terbakarnya ruang

utama peribadatan GKI sendiri terjadi pada pukul 19.15 WIB di saat pengurus sedang menggelar rapat bersama Yayasan Elkana yang mengelola pendidikan Taman Kanak-Kanak di samping gereja.

Akibat insiden tersebut atap gedung utama bagian peribadatan luluh lantak disertai ledakan cukup dahsyat dari percikan api di atas atap gedung. Tak ada korban jiwa dalam insiden. (her)

Marak Penipuan Berkedok DAK PROGRAM Data Penduduk Harus Final PASKA ditetapkannya Peraturan Daerah (Perda) penyelenggaraan administrasi kependudukan, data penduduk Kota Tegal harus final. Tak ada lagi data penduduk ganda sebagaimana terjadi selama ini. Sehingga bisa dimanfaatkan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait untuk penanganan pelayanan bidang pendidikan maupun kesehatan. Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan Akhmad Riandi mengatakan validasi data kependudukan yang dilaksanakan oleh SKP terkait harus merupakan bentuk final data kependudukan di Kota Tegal. Sehingga bisa dimanfaatkan oleh SKPD lain yang berkepentingan. Utamanya untuk penanganan pealayanan dasar masyarakat, baik bidang pendidikan maupun kesehatan. “Selama ini antar SKPD memiliki data penduduk, tapi anehnya ada perbedaan antara data SKPD yang satu dengan yang lain. Hal ini membuat Pemkot kesulitan, dalam melakukan penanganan pelayanan dasar. Karenanya dengan ditetapkannya Perda penyelenggaraan administrasi kependudukan, masalah tersebut diatas kami minta untuk tak terulang kembali,” kata Riandi. Ketua Fraksi Partai Golkar HM Nursholeh mengungkapkan setelah ditetapkannya Perda penyelenggaraan administrasi kependudukan, penyelenggaraan administrasi kependudukan di Kota Tegal akan terselenggara dengan rapi dan berkualitas. Sehingga tidak terjadi lagi dobel biodata penduduk, yang dapat mengacaukan program Pemkot. Utamanya dalam penanangan pelayanan dasra, baik dalam hal pendidikan maupun kesehatan. “Kami minta SDM untuk petugas-petugas penyelenggara harus disiapkan dengan matang, karena infra struktur sudah dipersiapkan,” ungkap Nursholeh. Sementara Ketua Fraksi PAN Peduli Rakyat H Harun Abdi Manap menyatakan beban kerja yang ditanggung SKPD yang menangani administrasi kependudukan sangat rumit dan kompleks. Karenanya agar pelaksanaanya bisa maksimal harus didukung SDM yang memadai untuk memangku tanggung jawab. Sehingga kepastian pelayanan publik untuk mewujudkan good governance bisa secepatnya terealisasi. “Kalau sudah ditunjang dengan SDM yang memadai, sistem informasi manajemen administrasi kependudukan dapa sejalan dengant integeritas pejabat dab staf SKPD,” ujarnya. (hun)

M SAEKHUN/RATEG

SERAHKAN DOKUMEN - Ketua DPRD menyerahkan dokumen Raperda tentang penyelenggaraan administrasi kependudukan kepada Wali Kota Ikmal (kiri).

BELAKANGAN ini marak penipuan dengan berbagai modus atau cara. Yang paling anyar adalah oknum yang mengaku dari Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi dengan sasaran sekolah-sekolah. Seperti yang dialami SD Ihsaniyah Kota Tegal pada Kamis (14/10) kemarin. Kepala SD Ihsaniyah Nurkhalim SPd mengatakan, sekitar pukul 08.00 WIB seseorang yang mengaku bernama Imam dari Disdik provinsi menelepon ke sekolahnya. Orang tersebut mengatakan

mendapat mandat Kepala Disdik provinsi Kunto Nugroho. “Dia (Imam) menuturkan bahwa SD Ihsaniyah mendapat bantuan dari APBN berupa fisik senilai Rp 170 juta dan hari itu juga harus dicairkan. Lalu saya diminta menghubungi Drs Hendro Makmuri yang katanya orang dari Kementerian Pendidikan,” katanya Jumat (15/10). Setelah dihubungi, lanjut Nurkhalim, Drs Hendro menuturkan uang bantuan tersebut akan ditransfer melalui rekening sekolah tanpa melalui peranta-

ra. Dengan alasan agar tidak banyak potongan-potongan. Guna mepercepat proses pencairan, sekolah dikenai biaya administrasi Rp 4 juta. Hendro meminta uang tersebut ditransfer ke nomer rekening 0534-01-004712-50-3 dengan alamat Bank BRI KCP Tebet Jakarta, atas nama Suryo. “Saat itu saya menjawab akan konfirmasi ke Disdik Kota Tegal dahulu guna memastikan. Tetapi Hendro melarangnya, dengan alasan ini bantuan tidak melalui dinas tetapi langsung.

Dengan alasan jika melalui Disdik setempat akan banyak potongannya,” ceritanya. Setelah telepon ditutup, Nurkhalim segera menghubungi salah seorang pejabat Disdik Kota Tegal. Ketika ditanya apakah ada bantuan dari pusat seperti itu, orang dinas menjawab tidak ada. Sementara dia sendiri juga tidak mengajukan bantuan kepada Disdik. Dia tidak menampik jika sudah memberikan nomer rekening sekolah ke penelepon tadi. “Saya baru sadar apabila ini

adalah penipuan ketika penelepon melarang saya menghubungi Disdik. Terkait nomer rekening yang sudah dikirim, itu tidak menjadi masalah. Karena kebetulan isinya juga minim,” urai dia. Dia berpesan agar sekolahsekolah mewaspadai penipuan modus baru ini. Sebab, tekniknya sangat lihai, sehingga apabila tidak jeli tidak mustahil akan menjadi korban. Beruntung sekolahnya tidak langsung mentransfer uang sebesar yang diinginkan. (adi)

Pemkot Diminta Lebih Konsisten

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

DILANGGAR – Sejumah kendaraan melawan arah yang semestinya berputar tetapi justru memotong di bundaran Taman Poci.

Bundaran Taman Poci Rawan Kecelakaan ARUS lalu-lintas di bundaran taman poci paska perluasan lahan parkir stasiun hingga sekarang masih semrawut. Pasalnya, sebagian besar kendaraan yang melintas dari arah selatan ke utara tidak memutari taman. Tetapi langsung menuju ke utara sehingga satu jalur dengan kendaraan dari arah utara yang akan ke selatan atau barat. Akibatnya, jika kurang hati-hati bisa terjadi kecelakaan karena tidak ada rambu-rambu di lokasi sekitar. Agung, warga sekitar membenarkan jika saat ini arus lalulintas di depan parkiran stasiun terlihat semrawut. Pasalnya, kendaraan dari arah selatan yang semestinya memutar justru memotong jalan sehingga kerap beradu dengan kendaraan lain dari arah sebaliknya. Apalagi di jalur tersebut setiap hari selalu padat sehingga beberapa kali terjadi tabrakan kendaraan roda dua meskipun tidak fatal. Mestinya, di depan lahan parkir atau di taman sebalah timur diberi tanda larangan atau memutar sehingga pengguna jalan bisa lebih paham. Apalagi saat sore hingga malam hari terdapat pedagang di pinggir jalan yang bisa menghalangi pandangan mata sehingga kondisi jalan semakin semrawut. Tidak hanya itu, keluarga penumpang yang akan menjemput di stasiun juga ke-

rap memarkirkan kendaraan di luar lahan yang disediakan sehingga mempersempit badan jalan yang sudah sempit. (gun)

HASIL evaluasi Gubernur Jawa Tengah atas perubahan APBD 2010, yang tertera dalam Keputusan nomor 910/ 288/2010, tertanggal 14 Oktober 2010 mengeluarkan beberapa catatan. Salah satunya soal konsistensi Pemkot Tegal atas perbedaan jumlah alokasi anggaran yang tercantum dalam dokumen perubahan APBD dengan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS). Ketua DPRD H Edy Suripno Jumat (15/10) mengatakan secara prinsip hasil evaluasi Gubernur Jateng, atas perubahan APBD 2010 tidak ada pengaruhnya. Hanya ada beberapa catatan administrasi, sebagai catatan untuk penyusunan APBD ke depan. “Sesuai catatan yang kami terima, evaluasi Gubernur Jateng menyatakan secara keseluruhan pendapatan asli daerah

(PAD) mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Gubernur juga berharap kenaikan ini bisa dipertahankan, bahkan diminta diupayakan ada kenaikan,” kata Edy. Sedangkan soal belanja daerah, sesuai catatan evaluasi Gubernur Jateng secara keseluruhan alokasi belanja meningkat 15,35 persen dari anggaran semula. Dalam pelaksanaanya diminta agar tetap dilakukan sesuai peraturan dan ketentuan yang berlaku, dan dilakukan monitoring. Sehingga program atau kegiatan dapat terealisasi dalam sisa waktu yang ada. “Karena tak ada perubahan, maka sesui catatan diminta Walikota dan DPRD supaya segera menetapkan Raperda tentang perubahan APBD dan Rancangan Peraturan Walikota (Perwal), tentang penjabaran perubahan APBD 2010

paling lambat 7 hari sejak diterimanya keputusan Gubernur ini,” tuturnya. Anggota Badan Anggaran (Banang) H Hadi Sutjipto mengungkapkan walaupun catatan atau evaluasi Gubernur Jateng tak ada pengaruhnya terhadap perubahan APBD, tapi ada catatan yang perlu diperhatikan. Yaitu soal konsistensi Pemkot dalam penyusunan perubahan APBD. Karena Raperda tentang perubahan APBD 2010 masih terdapat perbedaan dengan jumlah alokasi anggaran yang tercantum dalam dokumen Kebijakan Umum Perubahan dengan PPAS. “Kami rasa hal ini mendasar, agar kedepan penyusunanan anggaran lebih terencana. Sehingga tidak mengalami pembahasan, dan tetap sama dengan PPAS yang ada,” ungkapnya. (hun)


BREBES & BUMIAYU

6

SABTU 16 OKTOBER 2010

RADAR TEGAL

Sungai Kaligangsa Kulon Dikeruk

TELEPON PENTING RSUD Brebes (0283) 671431 RSU Bhakti Asih (0283) 671279 / 673481 RSIA Mutiara Bunda Tanjung - Brebes (0283) 877222 Hotel Dedy Jaya Brebes

(0283) 673133 / 673158

LINTAS Hanura Galang Kader Potensial BREBES - Paska berlangsungnya Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Hanura Kabupaten Brebes, ke depan DPC Partai Hanura Kabupaten Brebes akan menggalang kader-kader partai yang lebih potensial. Hal itu dilakukan untuk membantu dalam pemenangan partai saat berlangsungnya Pemilu ke depan. Ketua DPC Hanura Kabupaten Brebes Wahidin saat ditemui Radar baru-baru ini mengatakan, meski dalam proses Muscab terjadi aksi abstain dari dua Pengurus Anak Cabang (PAC), namun hal tersebut tidak menjadikan sandungan bagi Partai Hanura Kabupaten Brebes ke depan. Dirinya bahkan optimis, ke depan Hanura di Kabupaten Brebes akan jauh lebih besar. Ia mengaku, untuk Pemilu lalu, Partai Hanura di Kabupaten Brebes memang hanya mampu mendapatkan satu kursi di DPRD Kabupaten Brebes. Namun, untuk Pemilu 2014, pihaknya akan berusaha memaksimalkan kader-kader yang ada untuk bisa meraih sejumlah kursi sesuai dengan jumlah daerah pemilihan. ’’Untuk target ke depan, Partai Hanura Kabupaten Brebes harus mampu mendapatkan kursi sesuai dengan jumlah daerah pemilihan, atau satu Fraksi,” ucapnya. Untuk bisa mensukseskan tujuan tersebut, menurutnya, saat ini DPC Hanura Kabupaten Brebes telah memiliki konsep matang. Salah satunya, dengan menggalang kader-kader potensial. Di samping itu, pihaknya juga akan berusaha untuk menggalang figur-figur yang nantinya mampu menjaring suara secara maksimal dalam Pemilu ke depan. Diharapkan, konsep tersebut sudah bisa di laksanakan pada tahun 2013, sehingga pada Pemilu 2014 DPC Hanura sudah siap untuk pemenangan Pemilu. Terkait dengan formasi DPC Hanura Kabupaten Brebes, paling lambat satu bulan dewan formatur sudah bisa terbentuk untuk menentukan siapa-siapa yang akan duduk di kepengurusan DPC Hanura. Kepengurusan tersebut bisa diambil dari PAC, DPC, maupun tokoh masyarakat dan tokoh partai politik lain yang memang tertarik untuk bergabung ke Hanura. ’’Namun, kami akan tetap mengutamakan kader partai yang memang telah berjuang membesarkan partai,” lanjutnya. (cw3)

ABIDIN ABROR/RATEG

NORMALISASI - Sungai Desa Kaligangsa Kulon, Kabupaten Brebes, kemarin (15/10) dikeruk sehingga sedimentasi lumpur berkurang dan aliran air berjalan lancar.

Diduga Ada Praktik Nepotisme Pegawai Hasil Temuan Gebrak Brebes BREBES - Lebih dari 50 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan karyawan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes terindikasi menjabat tidak sesuai prosedur. Pasalnya, selain mereka masih terhitung famili (kerabat, Red) dengan salah seorang pejabat teras strategis di Pemkab Brebes, juga diduga tidak sesuai kompetensi.

Fakta mencengangkan tersebut terungkap dari hasil investigasi LSM Gerakan Berantas Korupsi (Gebrak) Kabupaten Brebes sejak September 2009 hingga September 2010. ’’Sungguh sangat fantastis, seorang pejabat strategis di Kabupaten Brebes berinisial KR bisa membawa lebih dari 50 orang kerabat dan familinya menjadi PNS, pegawai maupun karyawan BUMD Brebes,” tandas Koordinator Badan Pekerja Harian Gebrak Darwanto kemarin (15/10). Dia menjelaskan, berdasarkan hasil investigasinya terungkap bahwa ada

Menilik Efektivitas Program PNPM

Bakal Diintegrasikan dengan Program Pemberdayaan Pemerintah PNPM Mandiri sebagai salah satu klaster program penanggulangan kemiskinan perlu disinergikan dalam forum TKPKD demi efektivitas dalam penyediaan lapangan pekerjaan. Mengapa? LAPORAN: ISMAIL FUAD PERNYATAAN tersebut disampaikan Konsultan PNPM Mandiri Jawa Tengah (Jateng) Rohmat Puji Purnomo saat ’Semiloka PNPM Mandiri Pedesaan’ di Aula Bappeda Setda Kabupaten Brebes Kamis (14/ 10). ’’Idealnya, program PNPM harus terintegrasi dengan program pemerintah dan unsur terkait agar lebih efektif. Pengintegrasian program pemberdayaan pada level desa dimulai dengan pengintegrasian perencaaan reguler (musrenbang) dan perencanaan partisipatif,” terang Rohmat. Sementara, Wakil Bupati

ISMAIL FUAD/RATEG

SOSIALISASI – Sejumlah pihak dihadirkan sebagai pembicara dalam sosialisasi integrasi PNPM-MP dengan program pemerintah terkait pemberdayaan dan dan pengentasan kemiskinan.

Brebes Agung Widyantoro menyampaikan, pemberdayaan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan dapat diciptakan apabila terjalin kerjasama yang baik dan sinergis dari seluruh elemen masyarakat. Di antaranya, lanjut dia, dengan dorongan dan simultan yang selama ini telah konkret

BREBES - Tingginya tumpukan lumpur campur tanah di sepanjang Sungai Kaligangsa Wetan, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, menyebabkan daerah ini kerap tergenang banjir. Setiap kali turun hujan, maka air sungai langsung meluap. Ketinggian lumpur di sungai ini hampir mencapai 2 meter, dan keadaan ini sudah berlangsung cukup lama. Guna menghindari banjir lebih besar, Dinas Pengairan Kabupaten Brebes segera melakukan pengerukan. Pengerukan lumpur ini menggunakan peralatan berat berupa begho. Dalam waktu singkat, tumpukan lumpur sepanjang kurang lebih 1 km langsung dipindahkan ke bantaran sungai. Sungai yang sebelumnya penuh lumpur, setelah dikeruk kemarin (15/10) keadaannya menjadi lebih baik. Aliran airnya menjadi tambah lancer, tidak ada genangan air, dan keadaan Sungai Kaligangsa Kulon jauh lebih normal dibanding sebelumnya. Selain itu, kondisi sungai juga bersih dari tumpukan sampah. Pengerukan Lumpur, menurut warga setempat Adi Purnomo, benar-benar sangat membantu warga. ’’Kalau hujan saya tidak khawatir lagi. Kalau dulu kan menjadi sarang penyakit,” kata Adi. Sementara pengggiat lingkungan hidup Aris Hada berharap, pengerukan ini dapat diteruskan ke sungai lainnya yang keadaanya memprihatinkan akibat sedimentasi. Sehingga kedalamannya menjadi berkurang. (din)

dilaksanakan oleh PNPM melalui pembangunan infrastrukur umum, untuk kemudahan aktivitas masyarakat. ’’PNPM mandiri ini hendaknya tidak hanya menyentuh masalah pembangunan fisik, namun juga membantu masyarakat dalam memfasilitasi kegiatan ekonomi terutama pendampingan dalam pening-

katan usaha dengan menggandeng instansi terkait maupun pihak perbankan yang selama ini fokus pada pengembangan usaha dan industri kecil,” jelasnya. Penanggung Jawab Operasional Kegiatan (PJOK) PNPM Kabupaten Brebes Nani Nuryati mengatakan, alokasi dana PNPM-MP Kabupaten Brebes tahun 2010 total Rp 43 miliar. Itu, katanya, akan didayagunakan dandiotimalisasi penggunaannya dengan strategi integrasi. ’’Makanya, semiloka ini dalam rangka sosialisasi integrasi PNPM dengan pemerintah untuk perencanaan penanggulangan kemiskinan lebih efektif dan efisien,” ujarnya. Hadir dalam kegiatan itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan (BPMDK) Kabupaten Brebes Khambali, Ketua DPRD Kabupaten Brebes Illia Amin, serta diikuti oleh 115 orang peserta yang terdiri dari kepala SKPD, camat, LSM, dan perwakilan dari PNPM Mandiri Pedesaan. (*)

sekitar 18 orang dengan beragam jabatan dari kepala dinas, kepala bagian (kabag), kepala bidang (kabid), camat, serta staf di berbagai instansi yang masih terhitung keponakan dari oknum pejabat maupun keponakan dari istri pejabat tersebut. ’’Selain itu, ada sekitar 16 orang menjadi pegawai dan karyawan PDAM Kabupaten Brebes dan belasan lainnya menjadi pegawai, yang tersebar di seluruh BKK kecamatan juga masih memiliki hubungan keluarga dengan oknum yang menjelang pensiun tersebut,” papar Darwanto.

Dikatakan dia, kuatnya unsur koneksi kekuasaan itu juga telah menghalangi akses publik untuk menjadi PNS maupun pegawai BUMD. ’’Pola rekruitmennya juga sangat buruk dan tidak professional sehingga produk yang dihasilkan juga tidak loyal dengan nasib rakyat. Ke depan, ini harus diperbaiki,” tambah Koordinator Bidang Advokasi Gebrak Agus Supriyanto. Gebrak mendesak, pemkab, DPRD, maupun aparatur hukum untuk melakukan langkah-langkah nyata untuk mengusutnya. (cw1)

Fogging DBD Dinas Kesehatan Dikeluhkan Warga Gandasuli Dipungut Rp 10 Ribu Per Rumah BREBES - Kegiatan pengasapan (fogging) yang dilaksanakan petugas di RT 04 RW 3 Kelurahan Gandasuli, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Kamis (14/10) dikeluhkan warga. Hal ini terjadi karena warga dipungut iuran sebesar Rp 10 ribu per rumah. Fogging yang dilakukan petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Brebes itu dilaksanakan menyusul adanya sejumlah balita yang menjadi korban penyakit Demam Berdarah Dangue (DBD) di wilayah tersebut. ’’Per rumah diminta iuran Rp

10 ribu untuk membayar petugas fogging itu. Uangnya dikumpulkan melalui pak RT. Katanya biaya sekali fogging Rp 400 ribu,” ucap Puji Astuti, salah seorang warga kepada Radar. Fogging insektisida yang dilakukan oleh petugas Dinas Keshatan di lingkungan RT 04 RW 03 tersebut, dilakukan sejumlah petugas hingga masuk ke dalam rumah warga. Selain itu, kata Puji, petugas juga melakukan pengasapan hingga ke sebagian halaman, pekarangan, serta saluran pembuangan air atau got di sekitar rumah warga dan lingkungan. ’’Tapi kurang tahu kenapa nyamuk demam berdarah yang bersarang di rumahnya ter-

nyata tidak tampak yang mati?’’ tutur Puji. ’’Malah yang pada mati coro (kecoa, Red), kelabang, dan lipan,” lanjutnya. Sementara, Saroni, salah satu petugas fogging mengatakan, dirinya tidak tahu-menahu soal pungutan Rp 10 ribu tersebut. Seharusnya, menurut dia, untuk keperluan (pelaksanaan) fogging ini masyarakat tidak dikenakan biaya sepeser pun. Sebab, dijelaskan dia, dana fogging sebenarnya sudah dialokasikan untuk penanggulangan wabah DBD. ’’Biar aman saja dilakukan fogging, kan kita nantinya nggak khawatir,’’ ujar dia. ’’Tapi, fogging baru dilakukan jika ada permintaan warga,” lanjut dia. (cw1)


BREBES & BUMIAYU

SABTU 16 OKTOBER 2010

7

RADAR TEGAL

Tanah Bengkok Tak Produktif Hambat Pelunasan PBB

EVENT

HARVIYANTO/RATEG

BERLATIH - Beberapa musisi Kabupaten Brebes saat berlatih untuk persiapan event ’Gema Arum Dalu’ di Gedung OR Setda Brebes.

Lagu Brebesan Siap Meriahkan Gema Arum Dalu BREBES - Brebes yang selama ini menyimpan potensi keunggulan di bidang pariwisata dan beberapa jenis makanan telah menjadi inspirasi tersendiri bagi para seniman lokal. Bahkan beberapa dari mereka telah menciptakan lagu-lagu lokal yang menceritakan tentang keunggulan Brebes itu sendiri. Seperti halnya Pantai Randusanga Indah (Parin), saat ini pantai yang kerap dikunjungi para kawula muda tersebut menjadi judul lagu Brebesan yang telah dipopulerkan beberapa musisi lokal. Bahkan, tak tanggung-tanggung, lagu tersebut juga nantinya akan dinyanyikan dalam event ’Gema Arum Dalu’ secara langsung di Stasiun Televisi Republik Indonesia (TVRI) Semarang pada 20 Oktober pukul 17.30-19.00 WIB mendatang. Kepala Humas dan Protokol Setda Kabupaten Brebes Atmo Tan Sidik melalui Kasubag Humas Farikha Jumat (15/10) mengatakan, untuk saat ini beberapa seniman dari Kabupaten Brebes yang tergabung dalam musik campursari Brebesan telah melakukan gladi untuk persiapan dalam event tersebut. Farikha mengaku, untuk gladi sendiri telah dilaksanakan di Gedung Operasional Room (OR) komplek Kantor Bupati Brebes. Dengan adanya gladi tersebut, diharapkan saat pementasan mendatang akan tampil secara memuaskan. Dikatakannya, untuk lagu-lagu yang akan dibawakan dalam acara Gema Arum Dalu, selain lagu Pantai Randusanga , mereka juga akan membawakan lagu dengan judul Kupat Blengong , Kali Gua , dan Cipanas . (cw3)

BUMIAYU – Sulitnya menemui wajib pajak dan keberadaan tanah kas desa (tanah bengkok, Red) yang wajib pajak namun tidak produktif di Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, menjadi kendala dalam proses pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Hal ini terungkap dalam rapat koordinasi (rakor) Kecamatan Bumiayu yang diikuti empat kepala desa (kades) yang belum

memenuhi pelunasan PBB. Empat desa tersebut masing-masing adalah Desa Kalinusu, Pruwatan, Adisana, dan Dukuturi. Rakor yang dipimpin oleh Sektretaris Camat (Sekcam) Bumiayu Wahono tersebut membahas kendala dan upayaupaya yang dapat dilakukan dalam memenuhi pelunasan PBB di tingkat desa. Dikatakan Wahono, sejumlah kendala cukup menghambat

proses pemungutan PBB dari masyarakat. ’’Di antaranya adalah sulitnya menemui wajib pajak, serta tanah kas Desa yang terkena wajib pajak namun dalam kondisi tidak produktif,” tandas Wahono kemarin (15/10). Kecamatan Bumiayu, menurut Wahono, memiliki baku pajak sebesar Rp 1.260.680.278 yang sedianya telah terlunasi pada Juli lalu. Namun, dengan masih ter-

dapatnya kendala di lapangan, maka pelunasan PBB belum dapat terpenuhi hingga saat ini. ’’Oleh karena itu, dalam rakor ini kita menetapkan pelunasan PBB akan tercapai pada 20 Oktober 2010, dan masingmasing desa yang belum melunasi PBB telah sanggup untuk melunasinya,” terang Wahono. Menurut dia, berbagai cara dan upaya sudah dilakukan untuk menyadarkan masyarakat

akan pentingnya membayar pajak, seperti sosialisasi dan penyuluhan yang rutin dilakukan staf kantor desa maupun kecamatan. ’’Kita sering melakukan penyuluhan mengenai pentingnya membayar PBB yang merupakan kewajiban warga, sebagai wujud partisipasi nyata yang hasilnya adalah upaya percepatan pembangunan di segala bidang,” terang Wahono. (pri)

Pejabat Ramai-Ramai Cuci Tangan Massal BREBES - Beberapa pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes kemarin (15/10) ramai-ramai melakukan cuci tangan massal dengan menggunakan sabun. Hal itu dilakukan guna memperingati Hari Cuci Tangan seDunia yang selalu diperingati setiap tanggal 15 Oktober. Seperti yang terlihat di lingkungan kantor Setda Brebes, beberapa pejabat seperti Asisten I Setda Kabupaten Brebes Supriyono, Asisten II Heru Prasisto, dan Asisiten III Athoillah bersama dengan beberapa karyawan melakukan aksi cuci tangan di depan kantor mereka masing-masing. Asisten III Setda Kabupaten Brebes Athoillah menuturkan, dalam rangka Tahun Sanitasi Internasional yang ditetapkan oleh PBB maka setiap tanggal 15 Oktober telah ditetapkan

sebagai Hari Cuci Tangan Pakai Sabun se-Dunia (HCTPSS). Dijelaskannya, setiap tahunnya ada 120 juta anak lahir ke dunia. Dari jumlah tersebut, lanjut dia, 50 persen di antaranya hidup dalam keluarga tanpa akses untuk memperbaiki sanitasi. Athoillah mengatakan, dengan adanya gerakan cuci tangan dengan sabun tersebut, ke depan para karyawan di lingkungan Pemkab Brebes bisa membiasakan untuk melakukan cuci tangan dengan sabun setiap hari. ’’Selain di lingkungan pemkab, himbauan tersebut juga dilakukan di sekolah dan pondok pesantren di wilayah Kabupaten Brebes,” terangnya. Athoillah mengatakan, himbauan tersebut dilakukan secara resmi melalui surat No. 410/ 001562/X/2010 yang diedarkan ke semua instansi pemerintah dan sekolah. (cw3)

HARVIYANTO/RATEG

BERSIH-BERSIH - Sejumlah pejabat dan karyawan di lingkungan Pemkab Brebes melakukan aksi cuci tangan massal kemarin (15/10).

Dari Peringatan Hari Cuci Tangan dengan Sabun se-Dunia

Berawal dari Lingkungan Sekolah, Hingga ke Lingkungan Keluarga Peringatan Hari Cuci Tangan dengan Sabun se-Dunia (Global Hand Washing Day) kemarin (15/10) diikuti oleh ribuan siswa yang berasal dari 10 sekolah dasar (SD) dari empat kecamatan di wilayah Kabupaten Brebes bagian selatan. Seperti apa jalannya kegiatan tersebut? LAPORAN: TEGUH S. KEGIATAN yang keduakalinya diperingati tersebut mendapat sambutan baik dari dari

para siswa maupun guru. Di SD Kalierang 02 Bumiayu, sedikitnya 300 siswa sejak pagi telah bersiap mengikuti jalannya rangkaian kegiatan yang digelar secara serempak di sejumlah wilayah. Selain mencuci tangan, kegiatan lain yang turut dilaksanakan adalah lomba menggambar bertema ’’Kapan Mencuci Tangan dengan Sabun?’’. Untuk lebih mendukung jalannya peringatan ini, sebuah bak penampung air berukuran besar telah disiapkan dilengkapi dengan pipa paralon untuk menyalurkan air yang akan digunakan para siswa bercuci tangan dilengkapi dengan sabun.

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

MENCUCI TANGAN - Ratusan siswa SD Kalierang 02, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, mencuci tangan untuk memperingati Hari Cuci Tangan dengan Sabun se-Dunia (Global Hand Washing Day) kemarin (15/10).

Kegiatan yang diprakarsai oleh Departemen Kesehatan RI, Kementrian Pemberdayaan Perempuan, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), PKK Pusat ini untuk wilayah Kabupaten Brebes bagian selatan didukung oleh Radio Citra Amalia Bumiayu dan Lifebuoy. Budi Susiana selaku koordinator kegiatan Peringatan Hari Cuci Tangan dengan Sabun seDunia (HCTPSS) di wilayah Brebes bagian selatan mengatakan, penyelenggaraan HCTPSS sangat penting sebagai upaya meningkatkan kesadaran pola hidup bersih dan sehat bagi masyarakat. Minimnya pemahaman terse-

but, menurut dia, mengakibatkan masih tingginya tingkat kematian dan kesakitan akibat penyakit-penyakit yang berkaitan dengan air, sanitasi, perilaku hidup bersih dan sehat, serta rendahnya kebiasaan cuci tangan pakai sabun. ’’Dengan dimulainya kegiatan HCTPSS di sekolah-sekolah hari ini (kemarin, Red), diharapkan akan membudaya di masing-masing keluarga. Langkah ini dipandang sederhana, namun sangat efektif dan dapat mencegah penyakit-penyakit yang mengancam setiap anggota keluarga,” jelas Budi yang juga selaku direktur Radio Citra Amalia Bumiayu. Sementara, Kepala UPT Dinas

Pendidikan Kecamatan Bumiayu Zaini mengatakan, dengan melalui kegiatan tersebut diharapkan akan tertanam sejak dini pola hidup bersih dan sehat pada jiwa anak-anak. ’’Sehinga nantinya mereka akan terbiasa untuk memelihara kebersihan,” ungkapnya. Selain mencuci tangan dengan sabun, kegiatan lain yang juga dilaksanakan adalah lomba menggambar. Untuk kegiatan tersebut akan dipilih juara I, II, dan III. Untuk juara I mendapatkan sebuah paket bingkisan dari Lifebuoy, sedangkan juara II dan III mendapat paket bingkisan dari Radio Citra Amalia Bumiayu. (*)


SLAWI METROPOLIS

8

SABTU 16 OKTOBER 2010

RADAR TEGAL

Bawang Merah Tembus Rp 15

RSI PKU Muhammadiyah Kab.Tegal

0283-3448131 RSIA Pala Raya

0283-356009

KRAMAT - Memasuki masa tanam kedua ditambah dengan cuaca yang tidak menguntungkan, membuat harga jual bibit bawang merah di Kramat dan sekitarnya melambung tinggi. Itu terjadi karena permintaan di tingkat petani yang tinggi, menyusul dimulainya musim tanam selanjutnya. Sementara, stok bibit di pasaran menipis karena tak banyak petani yang melakukan penyetokan hasil panen lantaran takut akan kembali anjlog. Umi (34), petani bawang merah asal Desa Kramat Keca-

matan Kramat mengatakan bahwa dalam tiga hari terakhir harga bibit melambung. Semula harga jual bibit bawang lokal siap tanam antara Rp 11 ribuRp 13 ribu/kg. Namun kini melonjak hingga Rp 15 ribu-Rp 18 ribu/kg. “Namun melambungnya harga bibit bawang merah ini tergatung kualitasnya. Semakin bawangnya besar-besar dan berkualitas bagus, maka harganya juga akan semakin tinggi,” katanya kepada Radar Jumat (15/10) kemarin. Menurut dia, kenaikan har-

ga bibit itu terjadi dipicu karena stok di tingkat petani kosong dan permintaan tinggi. Petani di Kramat kini lebih banyak menjual seluruh hasil panennya ke pasaran, daripada diproses untuk menjadi bibit. Hal itu karena harga bawang konsumsi saat ini sedang tinggi. “Untuk harga bawang yang tebus kisaran Rp 15 ribu/kg adalah bawang basah yang berkualitas. Sedangkan untuk model pocongan atau pergedeng isi 6, juga sama yakni kisaran Rp 2 juta per kuin-

talnya,” aku Umi. Juragan bawang yang biasa bertransaksi di Brebes ini juga menambahkan bahwa cuaca yang terus menerus hujan ini juga membuat hasil panennya tidak berlimpah. Sebab biasanya untuk seperdelapan hektar yang biasanya menghasilkan 120 gedeng bawang, kini hanya sekitar 60 hingga 80 gedeng saja. “Ya, naiknya harga bibit bawang ini sedikit menambah kerugian modal kami lantaran hasil panen tidak maksimal,” pungkasnya.

Sementara sejumlah petani bawang merah lainnya mengaku senang dengan kenaikan harga bawang tersebut. Dengan harga yang sudah diatas Rp 12 ribu di pasaran tersebut, petani sudah mendapatkan keuntungan cukup lumayan. Dia pun berharap harga bawang itu tetap stabil, sehingga petani bawang dapat menikmati keuntungan yang berlipat. “Mudah-mudahan harganya bagus sampai panen ke dua nanti,” ujar Tarwad, petani asal Kramat. (gus)

Perlancar Arus Lalu Lintas Pembangunan Jembatan Ketiwon Langon

OLAHRAGA

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

JALAN KAKI – UPTD Dikpora Pangkah bersama seluruh kepala sekolah dan guru melakukan jalan kaki dalam rangka Hari Jalan Kaki se-dunia.

Peringati Jalan Kaki se-Dunia PANGKAH – Hari Jalan Kaki se-Dunia, yang digelar di seluruh penjuru dunia, juga diperingati di tingkat daerah. Tak ketinggalan di Kecamatan Pangkah, yang menggelar jalan kai bersama oleh UPTD Dikpora Pangkah Jumat (15/10) kemarin. Ada pun start dimulai dari KPRI Among Dwijo kemudian memutar ke Desa Pangkah, dengan jarak sekitar tiga kilometer. Kepala UPTD Dikpora Pangkah Teguh Herdi S mengatakan kegaiatan ini menindak lanjuti surat dari Sekretariat Daerah tentang kegiatan Hari Jalan Kaki se-Dunia, yang diinstruksikan ke kecamatan, agar masing-masing UPTD dapat menyelenggarakannya. Tujuan peringatan Hari Jalan Kaki se-Dunia ini sendiri adalah agar masyarakat ada kesadaran berolahraga walaupun dengan jalan kaki. “Kami dari Dikpora menindak lanjuti peringatan Jalan Kaki se-Dunia, dengan mengajak seluruh kepala SD/MI se-Kecamatan Pangkah, dan guru olah raga di tambah penjaga sekolah dan staf UPTD Dikpora Kecamatan Pangkah,” katanya. Dikatakan Teguh, kegiatan jalan kaki ini cukup penting karena secara tidak langsung mengajak kepada masyarakat bahwa jalan kaki adalah termasuk olahraga yang palinmg murah dan menyehatkan. “Sebenarnya setiap hari Jumat kita mengadakan senam, dan di minggu ke empat tiap bulan kita mengadakan jalan santai bersama seluruh staf dan kepala sekolah. Kebetulan saja pada moment kali ini bertepatan dengan Hari Jalan Kaki se-Dunia,” imbuhnya. Dirinya yakin, jalan kaki ini memilki banyak manfaat pada tubuh kita, mulai dari membantu kesehatan jantung, membantu sirkulasi darah, sekaligus membakar kalori. Semakin giat berjalan kaki, semakin banyak keuntungan untuk kesehatan yang bisa diraih. Dan dengan kegiatan seperti ini akan ditindak lanjuti terus tiap minggu ke empat. Dia juga berharap paling tidak semua guru dan kepala sekolah mempunyai jiwa yang sehat dan kuat, agar dalam mengajar bisa maksimal. “Melalui Hari Jalan Kaki se-Dunia ini, kami berharap dalam moment apa pun, bisa diadakanya jalan kaki atau jalan sehat, agar paling tidak memberikan kesadaran terhadapa masyarakat, agar sering berolahraga walupun hanya sebatas jalan kaki. Artinya memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat, sesuai dengan instruksi Sekda,” pungkasnya. (mg2)

CMYK

M GHONI/RADAR SLAWI

DIKERJAKAN- Pembangunan jembatan Ketiwon Langon tengah dikerjakan. Terlihat eksavator sedang menggali untuk pemasangan pondasi pilar jembatan.

Jembatan Ketiwon atau yang biasa dikenal dengan Jembatan Langon, yang menjadi perbatasan antara Kota Tegal dan Kabupaten Tegal mempunyai peran cukup vital untuk dua wilayah tersebut. Karena jembatan itu menjadi salah satu penghubung, yang setiap hari kepadatannya cukup tinggi. Bahkan sering terlihat antrian yang cukup panjang pada jamjam sibuk. Karenanya masyarakat di sekitar jembatan itu, juga masyarakat lain yang menggunakan akses jembatan itu, sejak beberapa tahun lalu mengusulkan agar jembatan itu diperlebar. Karena posisinya berada di perbatasan antara Kota Tegal dan Kabupaten Tegal, menjadi perdebatan siapa yang harus bertanggung jawab untuk memperbaiki jembatan tersebut. Namun akhirnya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang membiayai pembangunan jembatan tersebut. Dan saat ini, pembangunan jembatan itu mulai digarap oleh pemborong yang memenangkan lelang tersebut. Plt Kabid Bina Marga DPU Pemkab Tegal Kunarto mengatakan berdasarkan kondisi yang ada, selain kondisi jembatan sudah rapuh termakan usia, pembanguan dilakukan untu memperlancar kepadatan arus lalu lintas di wilayah itu. Pasalnya, kondisi jembatan tidak mampu lagi menampung padatnya arus lalu lintas khususnya pada pagi dan sore hari. “Pembangunannya sendiri

menelan biaya hingga miliaran rupiah dari dana APBD Jateng, dengan pendampingan dari APBD Kabupaten Tegal. Rencana pengerjaannya dilaksanakan dalam dua tahun anggaran berturut-turut, dengan nilai lelang kegiatan sebesar Rp 1,74 miliar yang diambilkan dari dana APBD Jateng. Saat ini tengah dilakukan pembangunan pilar kedua sisi jembatan dengan pondasi sumur (Bore File),” kata Kunarto, didampingi Tulus. Dikatakan Kunarto, anggaran itu selain untuk pembanguan pondasi sumur untuk pilar, juga sebagian digunakan untuk peningkatan jalan Mejasem-Kaladawa, ditambah untuk talud di samping jalan itu. “Jalan yang sudah berlubang diratakan kembali dengan material dan dipadatkan,” ucapnya. Masih menurut dia, untuk pembangunan selanjutnya menggunakan anggran tahun 2011 bantuan dari Pemprov Jateng sebesar Rp 1,5 miliar dan pendampingan dari APBD Kabupaten Tegal sebesar Rp 2,75 miliar. Sementara, sesuai data design pembangunan jembatan itu, nilai yang dibutuhkan sekitar Rp 6 miliar sampai Rp 7 milir. Dengan nanti selesainya pembangunan jembatan Ketiwon Langon, diharapkan kemacetan arus yang melewati jembatan itu bisa teratasi. “Saat ini jika pagi atau sore, kemacetan arus lalu lintas menjadi langganan di wilayah jembatan ini,” ujarnya menceritakan. Sementara beberapa warga di sekitar lokasi Jembatan Langon mengaku senang, karena akhirnya jembatan yang sempit dan sudah tua itu akhirnya bakal dibangun. (m ghoni)

Akibat Cuaca di Laut Tak Bersahabat

Sebagian Besar Nelayan Teri Nasi Tak Melaut Cuaca yang masih ekstrem membuat sebagian nelayan teri nasi di kampung nelayan Desa Munjung Agung, Kramat, hingga Jumat (15/10) kemarin masih enggan untuk melaut. Mengapa? LAPORAN: AGUS WIBOWO KONDISI pantai Desa Munjung Agung, Kecamatan Kramat masih ramai, khususnya nelayan. Mereka rupanya tidak melaut, dan lebih memilih memperbaiki sejumlah peralatan melautnya. Alasannya, selain cuaca yang masih buruk, juga hasil tangkapan minim. Tak terkecuali dengan kerugian yang didapat, lantaran antara

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

PERBAIKI JALA - Sobari, nelayan Munjung Agung Kramat sekaligus pemilik kapal, tengah memperbaiki jalan sambil mengisi kekosongan waktu lantaran dalam dua hari ini tidak berangkat melaut karena ombak besar dan cuaca buruk.

biaya perbekalan dengan pendapatan belum menutup. “Sudah dua hari ini kami tidak melaut. Selain para ABK juga tidak ada yang berangkat, ditambah dengan kondisi cuaca yang masih belum bersahabat di sepanjang tahun ini,” kata salah satu nelayan di Munjung Agung Kramat, Sobari (52). Nelayan sekaligus pemilik kapal ini mengaku saat ini untuk mengisi kekosongan dirinya lebih memilih memperbaiki kapal, termasuk jala yang merupakan alat utamanya untuk mendapatkan penghasilan. Sedangkan kapan dirinya akan melaut, hingga kini masih belum diketahuinya. Karena para ABK juga belum ada kabar untuk kembali ikut ke laut. “Ya, kondisi seperti ini hampir semua dialami oleh para nela-

yan di sini mas. Bahkan bila dihitung diperkirakan kapal yang bersandar di TPI Munjung Agung Kramat, akibat tidak melaut hampir lima puluh persen,” jelasnya. Pria yang akrab disapa Bari ini juga menambahkan, beberapa pekan ini pihaknya juga mengalami kerugian yang berkelanjutan. Betapa tidak, biaya perbekalan yang sudah dikeluarkan setiap harinya, tidak bisa ditutup dengan hasil tangkapan ikan teri maupun ikan laut lainnya. “Memang sudah merupakan resiko kami sebagai pemilik kapal. Namun kerugian yang kami dapat tidak begitu banyak. Sebab saya tidak membayar juru mudi. Karena kapal saya kemudi sendiri. Namun jika pemilik kapal menggunakan jasa orang lain. (*)


SAMBUNGAN

SABTU 16 OKTOBER 2010

9

RADAR TEGAL

ARIEL

CUT TARI

Batal Dijerat UU Pornografi

Bisa Bebas 22 Oktober HAMPIR 4 bulan mantan vokalis Peterpan Ariel merasakan dinginnya jeruji besi Tahanan Mabes Polri. Kini, tersangka kasus video porno itu bisa bernafas lega karena kesempatan untuk bebas sudah di depan mata. Hal tersebut dikatakan Kabid Penum Mabes Polri Kombes Marwoto saat dihubungi wartawan via ponselnya, Jumat (15/ 10). Menurut Marwoto, Ariel bisa bebas jika polisi tidak bisa melengkapi berkas penyidikan Ariel sampai sebelum 22 Oktober 2010. “Minimal 22 Oktober 2010 ini (berkas penyidikan harus dilengkapi). Itu kan sesuai dengan undang-undang 120 hari,” jelas Marwoto. Setelah itu Ariel bisa dibebaskan begitu saja, tanpa ada status sebagai tahanan. “Kalau

PRESENTER Cut Tari batal dijerat polisi dengan UU Pornografi. Tari yang mengakui melakukan hubungan intim dengan Ariel dikenakan UU Darurat 1951. “Dari petunjuk kejaksaan, ada perubahan kemarin. UU Pornografi diubah menjadi ke pasal 5 ayat 3 huruf b UU Darurat No.1 tahun ’51,” jelas Kabid Penum Mabes Polri Kombes Marwoto saat ditemui di kantornya Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (15/10). UU Darurat 1951 yang dibuat waktu Indonesia masih berbentuk negara serikat, dulu digunakan untuk menjerat warga negara yang melanggar pidana menurut hukum adat. Selain UU Darurat tersebut, Tari tetap dijerat dengan pasal 282 KUHP tentang kesusilaan. Ditemui di Mabes Polri, Kabarekrim Mabes Polri Komjen Pol Ito Sumardi menguatkan pernyataan Marwoto. Menurutnya memang ada permintaan dari kejaksaan untuk perubahan pasal. “Kalau ada petunjuk jaksa sah-sah saja, sepanjang fakta-faktanya relevan,” jelas Ito. (eny/mmu)

Sepuluh SD se-Provinsi Perebutkan Rp 2 Juta dari halaman 3 pusat yakni pukul 09.00 WIB. Sambil menunggu itu, sekolah menampilkan derama teatrikal yang diperankan siswa. Drama tersebut menceritakan akibat yang akan dialami apabila tidak mencuci tangan dengan sabun. “Ini tidak dilaksanakan pada hari ini saja. Selanjutnya dengan fasilitas yang diberi penyelenggara akan dilaksanakan setiap hari disekolah. Sehingga tertanamkan jiwa kebersihan dalam diri siswa,” urai Muin. Sementara Manajer GFM, satu-satu radio di Kota Tegal yang ditunjuk melaksanakan

kegiatan oleh perusahaan swasta pempoduksi sabun, Mariyana Kristiani, menyampaikan PBB, UNICEF, dan Word Bank serta koalisi publik dan swasta menetapkan 15 Oktober merupakan Hari Cuci Tangan dengan Sabun Sedunia. “Di Indonesia swasta yang melaksanakan ini adalah unilever atau lifebouy,” katanya. Di Kota Tegal ada 9 SD saja yang diajak kerjasama. Di antaranya SDN MKK 1, 7, 5, 2, Ihsaniyah, dan Putra Wacana. Sedan di Kabupaten Tegal hanya satu yakni SD Bhakti Mulia. Dalam memperingati ini, tidak hanya melaksanakan cuci ta-

ngan bersama saja. Namun ada pula perlombaan menggambar yang diikuti siswa. Tak kalah pentingnya, kegiatan ini juga dilombakan ditingkat provinsi. Bagi 4 sekolah yang menang akan mendapatkan hadiah peralatan kesehatan untuk UKS senilai Rp 2 Juta. “Ini serentak dilaksanakan diseluruh dunia. Juara yang diambil masing-masing provinsi 1 sekolah. Jadi 10 SD tadi akan bersaing dengan SD dari provinsi lainnya,” katanya. Penilaiannya melalu gambar atau dokumentasi dari sekolah yang dikirim paling lambat, dua hari setelah pelaksanaan ke Radio GFM. Selain itu juga tanda

tangan dari pihak luar yang mengikuti acara tersebut. Seperti pedagang jajanan, orang tua murid, dan lainnya yang ada dilingkungan sekolah. “Penentuan pemenang akan diumumkan melalui email dan akan disampaikan ke sekolahsekolah tadi. Biasanya pengumuman keluar sebulan setelah pelaksanaan. Ini kali kedua dilaksanakan di Kota Tegal. Pada tahun sebelumnya hanya mendapat kuota 7 sekolah. Sementara tahun ini ditambah 3 lagi. Kita berharap salah satu sekolah di Kota Tegal bisa memperoleh hadiah yang dijanjikan penyelenggara,” pungkasnya (*)

DAK Harus Sesuai Juklak dari halaman 3 secara fair dan online. Sehingga jangan sampai ada permainan, apalagi dilakukan oknum pejabat. “Dengan waktu yang hanya sekitar dua bulan lebih, maka kami minta Disdik harus kerja ekstra keras. Agar pelaksanaan DAK bidang pendidikan, baik fisik maupun non fisik bisa dilaksanakan secara fair dan sesuai ketentuan dan aturan yang ada,” kata Edi. Menurut Edi, masalah DAK bidang pendidikan tahun 2007 harus bisa dijadikan pelajaran, jangan sampai ada lagi kepala sekolah penerima DAK atau staf Disdik yang sampai diperiksa Kejaksaan Negeri (Kejari).

Karenanya jauh-jauh hari, sebelum DAK bidang pendidikan dilaksanakan pihaknya sudah memberikan peringatan atau himbauan. Pihaknya bersama anggota Komisi I juga akan turun langsung, melakukan monitoring pelaksanaan DAK bidang pendidikan tahun 2010. “Saat ini masih dalam proses lelang, sehingga kami minta semua pihak untuk hati-hati dan jangan sampai main-main. Kami minta pelaksanaan proyek DAK bidang pendidikan, baik fisi maupun fisik untuk tepat waktu dan tepat mutu,” tuturnya. Sebelumnya Anggota Komisi I H Darni Imadudin mengungkapkan sebenarnya DAK pendidikan tahun 2010, ada 4 SMP

yang mendapat anggaran untuk pembangunan fisik. Yakni SMP Negeri 1 dengan anggaran Rp 899 juta, SMP Negeri 6 dengan anggaran Rp 567 juta, SMP Negeri 9 dengan anggaran Rp 526 juta, akhirnya ditunda. Karena tidak mungkin selesai sampai akhir tahun, larena waktu yang tersisa hanya sekitar 2 bulan lebih. “Walaupun pembangunan fisik tiga SMP tersebut ditolak, karena keterbatasan waktu. Namun untuk rehab sedang 3 lokal SMP Ma’arif NU dengan anggaran Rp 120 juta tetap dilaksanakan, tapi sampai akhir Desember harus sudah selesai,” kata Darni. Menurut Darni, tapi untuk non fisik, baik SD maupun SMP

tetap dilaksanakan. Yakni, untuk alat peraga dan buku nilainya untuk SD sebesar Rp 5,7 miliar, untuk SMP sebesar Rp 4,2 miliar. Sedangkan untuk SD digunakan untuk pengadaan buku pengayaan, refrensi dan panduan pendidik, alat peraga pendidikan, dan penunjang pembelajaran, serta untuk buku penunjang perpustakaan. Sementara, untuk SMP pengadaaan alat matemtika, alat IPS, kesenian, olahraga, buku-buku Perpustakaan, alat IPA, dan laboratorium bahasa. “Untuk sekolah penerima DAK sesuai yang kami terima dari Dinas Pendidikan (Disdik) ada 28 SMP dan 32 SD,” tuturnya. (hun)

Kualitas handphone serta cara penggunaan sangat berpengaruh terhadap usia pakai sehingga kerusakan dari masing-masing pelanggan berbeda. Ada yang sekedar pergantian komponen ringan seperti joys stick, penyambungan kabel hingga pergantian LCD. Perbedaan tersebut tentu mempengaruhi biaya yang harus dikeluarkan. Tetapi, secara umum biaya tentu lebih rendah dari harga handphone dan sebelum melakukan perbaikan, dia selalu mengecek dan memberitahukan kepada pemilik tentang keruskaan serta pergantian apa saja yang dibutuhkan hingga biaya yang timbul dari perbaikan tersebut. “Kami juga memiliki peralatan cukup lengkap sehingga kerusakan hardware maupun software bisa dideteksi,” ujarnya. Yani, saat memperbaiki handphone miliknya membenarkan jike kehadiran teknisi yang sekarang banyak dijumpai menjadi kemudahan tersendiri bagi

pengguna handphone saat terjadi kerusakan. Terutama untuk keluaran di atas dua tahun yang masa garansinya sudah berakhir. Soal kemampuan, setiap teknisi tentu berbeda sehingga pemilik handphone juga harus jeli agar tidak salah memilih. Pasalnya, perbaikan yang dilakukan harus tepat dan bisa dipertanggung jawabkan. Biasanya, teknisi memberikan garansi sekitar seminggu jika ada komponen yang diganti. Untuk harga sendiri, jelasnya, sangat bervariatif tergantung tingkat kerusakan serta komponen apa saja yang diganti. Tetapi, yang terpenting adalah kondisi handphone bisa kembali seperti semula baik itu dilakukan oleh teknisi di service resmi maupun pribadi. “Yang penting adalah selektif memilih teknisi sehingga kerusakan bisa diatasi dengan tepat dan cepat serta harga terjangkau,” pungkasnya. (rochman gunawan)

Banyak Pilihan dari halaman 3 tidak dilengkapi garansi sama sekali. Melihat situasi pasar yang ada, sekitar empat tahun silam dia sengaja belajar teknisi handphone untuk menangkap peluang yang ada. Meski awalnya jumlah pelanggan yang datang masih terbatas, tetapi dia optimis jika usaha yang digelutinya saat ini bisa mendatangkan pundi-pundi rupiah yang menjanjikan. Kini, semakin banyak pengguna handphone mulai anak-anak hingga orang dewasa tentu memiliki karakter atau cara penggunaan yang berbeda sehingga kerusakan bisa saja terjadi. Di sinilah peranan teknisi handphone mulai terlihat karena mau tidak mau pengguna harus datang saat terjadi kerusakan pada handphone miliknya. Bedanya, ada teknisi yang bekerja di pabrikan atau service resmi dan sisanya teknisi yang membuka usaha sendiri. “Dalam sehari, minimal ada

dua handphone yang diperbaiki baik kerusakan ringan hingga perbaikan komponen,” katanya. Wisnu, mengungkapkan hal yang sama, menurutnya, kehadiran teknisi handphone sekarang dengan mudah dijumpai baik di service resmi maupun usaha pribadi. Kondisi handphone antara merk yang satu dengan lainnya tentu berbeda dari segi kualitas. Ada handphone keluaran lama tetapi cara penggunaannya hati-hati maka sampai sekarang belum pernah mengalami kerusakan. Tetapi, ada juga handphone keluaran terbaru tetapi digunakan dengan cara yang salah seperti terjatuh, terkena air dan sebagainya sehingga mengalami kerusakan dengan tingkatan berbeda. Masa garansi dari pabrik yang umumnya satu hingga dua tahun membuat pemilik harus mencari teknisi terdekat sehingga handphone miliknya bisa segera diperbaiki.

masa tahanannya habis, ya sudah kita keluarkan saja,” tambah dia. Sampai saat ini berkas penyidikan Ariel sudah bolakbalik dari Mabes Polri ke kejaksaan sebanyak 3 kali. Sekarang berkas tersebut ada di kejaksaan. “Masih di kejaksaan. Begitu juga dengan berkasnya Luna dan Tari masih di kejaksaan,” kata Marwoto. Hal senada juga dikatakan pengacara Ariel, Agha Khan. Dikatakan, masa penahanan Ariel memang akan habis 22 Oktober 2010. Namun, Marwoto mengingatkan, polisi bisa menahan Ariel kembali bila diperlukan. “Maksimalnya November 2010 penyidik bisa tambah lagi (penahanan) jika dibutuhkan,” jelasnya. (ebi/mmu)

Pelanggar KTL Ditertibkan dari halaman 3 “Tindakan kami lakukan pada pemilik ranmor yang masih terbiasa memarkirkan motornya di tortoar dan badan jalan. Sesuai peruntukaanya tortoar difungsikan untuk pejalan kaki, dan areal parkir ranmor di kawasan tertib lalul intas sudah ditentukan dil ajur sebelah barat,” tegasnya Jumat (15/10). Terpisah Kanit Dikyasa Aiptu Mulyastra menyatakan penertiban KTL dilakukan sepanjang Jl Veteran hingga Sultan Agung. “Dari hasil giat ditemukan

kecenderungan pelanggar aturan parkir banyak didominasi oleh karyawan toko. Mereka lebih sering memarkir motornya di trotoar depan lokasi toko dan belum terbiasa memarkir motornya di sebelah barat. Dalam giat ini kami juga melakukan himbauan pada tukang parkir untuk tidak memaksakan diri menggelar lahan parkir di sebelah timur jalan,” ujarnya. Dia tak menampik masih ada kendala untuk mewujudkan ketertiban parkir di kawasan KTL sejalan belum semua pemilik toko dan perusahaan yang ada

di kawasan tersebut menyediakan tempat parkir kendaraan bagi karyawannya dan konsumen. Penertiban juga membidik tukang becak yang sering mangkal mencari penumpang di sembarang tempat. Keduanya berharap dari hasil penertiban ini bakal bisa menumbuhkan kesadaran warga kota untuk menjaga ketertiban di kawasan KTL. “Evaluasi dari giat ini akan segera kita buat sekaligus mencari solusi nyata memecahkan kesemrawutan di areal KTL secara bersama-sama dengan instansi terkait,” terangnya. (her)

BAP Iqbal Siap Dilimpahkan dari halaman 3 Dia menyatakan dalam kasus ini pelaku dijerat pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan. Terkait tidak dilakukannya

penahanan pada pelaku, kasat menerangkan, lantaran kasus yang dilakukannya terbilang tidak terlalu berat. “Ada tiga syarat pelaku tidak kami lakukan penahanan. Per-

tama dia kita yakini tidak akan melarikan diri, kedua tidak ada niatan menghilangkan barang bukti, dan yang ketika tidak ada upaya untuk mengulangi perbuatannya,” tegasnya. (her)

PLN Rugi Rp 3,6 M dari halaman 3 persoalan itu yaitu melakukan penebangan pohon dan membungkus kabel listrik, khususnya di kawasan produktif, se-

perti wilayah Perhutani. Selain itu, menggeser jaringan di daerah rawan longsor serta penanggulangan petir. “Kami telah memasang alat penangkap petir (arester) di 500

titik, untuk mengatisipasi terjadinya kerusakan jaringan akibat petir. Langkah lain juga akan kami termpuh, agar pelayanan terhadap pelanggan bisa lebih maksimal,” tambahnya. (hun)

”Buatkan Kami Saluran Air” dari halaman 3 Selain monitoring lingkungan, Wali Kota juga memberikan secara simbolis bantuan uang kematian kepada 6 ahli waris di Kelurahan Pesurungan Lor. Nama warga yang meninggal dan mendapatkan bantuan di antaranya Tarsini, warga RT 07 RW 03. Kemudian Kasmadi warga RT 03 RW 03, Tuminah RT 03

RW 03, Sudirah RT 07 RW 02, Moh Subechi RT03 Rw 03 dan Casmadi RT 03 RW 02. Ikmal juga memberikan bantua untuk penyandang tuna netra atas nama Casmad warga RT 05 RW 03 berupa tongkat. Serta pemasangan papan nama jalan di kelurahan Pesurungan Lor. Sebelum sepeda sehat diberangkatkan, Wali Kota secara simbolis melakukan penanaman po-

hon di alun-alun. Selain itu juga pemasangan bak sampah di lingkungan Pendopo Ki Gede Sebayu. Jumlah total bak sampah yang akan dipasang 20 buah, sedangkan pohon yang ditanam sebanyak 1000 pohon. Keduanya merupakan bantuan dari Jamsostek bekerja sama dengan Kantor Lingkungan Hidup (KLH) dalam upaya kembali menyejukan Kota Tegal. (adi)

Rusunawa Ditarget Pertengahan 2011 dari halaman 3 blok. Dengan satu bloknya berisi 96 unit rumah. Dengan begitu jumlah totalnya mencapai 288 unit rusun. Menurutnya, dari data sementara permohonan, jumlah pemohon sudah lebih dari 400 Kepala Keluarga (KK). ���Ini baru dari warga 4 kelurahan, yaitu Muarareja, Panggung, Tegalsari, dan Mintaragen. Karena rusunawa memang diprioritaskan untuk warga empat kelurahan tadi. Apabila dari empat kelurahan itu belum penuh maka bisa diperuntukan secara umum,” imbuh Sugeng. Wali Kota Tegal Ikmal Jaya membenarkan bahwa rusunawa bantuan dari Kementrian PU akan

direalisasikan 2011. “Yang perlu dipahami ini merupakan bantuan pusat, pemkot hanya menyediakan lahannya saja,” ujarnya. Pembangunan rusunawa ini bertujuan untuk menanggulangi permukiman kumuh. Se-

perti mereka yang menempati lahan-lahan milik pemerintah dan bertempat tinggal diatas saluran atau tanggul sungai. “Sehingga apabila Pemkot mengadakan penertiban sudah ada solusinya.” (adi)

Dan Sekarang Ia Tak Gampang Lemas Lagi Dulu, sebelum memutuskan untuk hengkang dari kampus, Panji Nurkholifah Muslim menuntut ilmu di Universitas Islam Negeri Bandung, jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI). Namun, selain kuliah, ia juga bekerja di sebuah perusahaan swasta. Dan sehari-hari, bekerjanya di lapangan, dengan menggunakan sepeda motor. Artinya, ia lebih banyak berada di jalan daripada bermanis-manis duduk di belakang meja. Karena bekerja sambil kuliah, lama-lama fisiknya menjadi kurang bisa diajak untuk berdamai. “Saya mulai gampang lemas dan gampang

masuk angin. Bahkan tulang belakang saya sering terasa sakit,” ujar lelaki 23 tahun ini. Untuk mengatasinya, awalnya pria yang masih senang membujang ini kerap meminum jamu-jamuan. Namun, sejak dua tahun belakangan ia mengaku rutin minum New Mandala 525, dua kali sehari. Ternyata kedelai bubuk instan produksi PD Mandala 525, Garut, Jawa Barat, itu membuat badannya jadi bugar kembali. Meski saat wawancara ini berlangsung, akhir Desember 2009, ia tidak kuliah lagi, aktivitas lapangannya bukan berarti menjadi berkurang. Malah meningkat. Walaupun

demikian, “Badan saya tidak gampang lemas lagi dan saya tidak mudah masuk angin lagi,” ucap penduduk Cibaduyut, Kelurahan Kebon Laga, Kecamatan Bojong Lowa Kidul, Kota Bandung, ini. New Mandala 525 memang bukan hanya untuk orang sakit. Di dalam buku Susu Kedelai, Susu Nabati yang Menyehatkan karangan Ir. Eddy Setyo Mudjajanto dan Fauzi R. Kusuma dikatakan, susu kedelai dikenal sebagai sumber protein nabati yang bermutu baik karena rasio efisiensi proteinnya hampir sama dengan susu sapi. Walau kandungan asam amino metio-

nin dan sisteinnya sedikit lebih rendah daripada yang ada pada susu sapi, kandungan lisinnya justru lebih tinggi. Dan untuk

diketahui, ketiga asam amino ini merupakan asam-asam amino esensial yang sangat dibutuhkan guna meningkatkan kesehatan. Bersama isoflavon, asam-asam amino ini dikenal berfungsi untuk membangun sel-sel tubuh, menambah imunitas tubuh, memperbaiki sel-sel yang rusak, memperlancar metabolisme, dan memperbaiki struktur matriks tulang. Ditambah dengan mineral seperti kalsium, kalium, dan lain-lainnya, proses recovery bagian tubuh yang rusak semakin cepat berlangsungnya. Bagi cewek yang peduli pada penampilan fisik, mengonsumsi susu

kedelai secara rutin dapat mencegah obesitas, mempermulus kulit, dan mencegah penuaan dini. Sekalipun demikian, menjaga pola hidup sehat tetap dianjurkan untuk dijadikan prioritas utama. Di antaranya adalah selalu berpikir positif, selalu tawakal kepada Tuhan, menghindari penyebab penyakit, menghindari stres, tidak merokok, menjauhi alkohol, berolahraga dengan teratur, beristirahat dengan cukup, dan meminum air putih dengan cukup. New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya yang nyata dan produknya yang diolah secara higienis. Ini amat ditun-

jang oleh mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat masa kini untuk beralih ke bahan-bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. Dan bila ingin mendapatkannya, hubungi apotek/ toko obat terkemuka di kota Anda, atau lewat telepon berikut ini. Distributor Jateng: 02470231987 / 081382600344. Tegal: 0283-3302323 / 08156556362. Brebes: 0283-3302323 / 08122255523. Pemalang: 0284-5800685 / 08157708854. Pekalongan: 02857983080 / 085226849284 DINKES: PIRT No. 815320503590


CMYK

10

SABTU, 16 OKTOBER 2010

RADAR TEGAL

PROFIL

Bermanfaat bagi Sesama

Teguh Mujiarto

BERGABUNG dengan Korps Suka Rela (KSR) PMI menjadi kebanggan tersendiri bagi Teguh Mujiarto. Selain bisa membantu yang lainnya, banyak pengalaman dan pelajaran berharga yang dia dapatkan. Terlebih ketika terjun langsung di lokasi bencana dan merasakan suasana di sana. ‘’Setidaknya saya bisa bermanfaat bagi yang lain, dan memiliki jaringan luas dalam pergaulan,’’ ungkap pria kelahiran 9 Juni 1980 ini. Ketertarikannya akan dunia kemanusiaan ini ketika melihat salah satu anggota penyelamat menggunakan busana dengan lambang PMI. Sejak saat itu, Teguh berkeinginan kuat untuk bergabung bersama kelompok serupa agar bisa membantu sesama khususnya dalam bencana. Ini dilakukannya sejak tahun 2001 saat masih duduk di bangku kuliah. Sementara, bergabung dengan KSR PMI Cabang Tegal sendiri sejak tahun 2005. ‘’Waktu itu sudah aktif juga di kampus, dan awal bergabung dengan cabang saya langsung ditugaskan ke Aceh, yaitu bencana tsunami,’’ kenang ayah Givega Mahesa Khyaul Haq ini. Tugas pertama tersebut adalah yang paling menantang. Selain kali pertama terjun langsung di lapangan, kondisi disana juga memang benar-benar memprihatinkan. Padahal, keberangkatannya kesana 30 hari pasca bencana tsunami ini terjadi. Namun, masih banyak mayat yang dibawa oleh tim setiap harinya.

‘’Setidaknya ada 10 kantong mayat yang dibawa pulang oleh regu pencari setiap harinya,’’ tambahnya. Suami Nova Puspitasari mengaku senang selama bergabung dengan KSR PMI. Sebab, kekompakkan tim sangat solid. Masingmasing anggotanya menjaga satu sama lain, sesuai dengan ketentuan atau aturan yang ada. ‘’Kami harus menjaga keselamatan anggota lainnya, dan semuanya memegang kesepakatan ini,’’ kata Teguh. Adapun sejumlah lokasi bencana yang pernah diikutinya selain di Aceh yaitu bencana tanah longsor di Banjarnegara, gempa bumi di Klaten dan Yogyakarta, angin puting beliung di Slawi dan terakhir kecelakaan Kereta Api di Petarukan Pemalang yang menewaskan puluhan penumpangnya. Diakui Teguh, tugas kemanusiaan ini sudah melekat dalam jiwa anggota KSR. Mereka siap ditugaskan dalam pos apapun. Tak terkecuali untuk tugas evakuator, kerap kali harus membawa mayat. Bukan hanya mayat biasa saja, namun jenazah yang sudah tidak utuh lagi ataupun sudah membusuk setelah beberapa hari. ‘’Padahal dulu saya orangnya jijik dan takut lihat begituan, setelah masuk di KSR PMI rasa itu sudah hilang dengan sendirinya,’’ terangnya. Bahkan, jika mendapatkan tugas semacam itu menjadi tantangan tersendiri bagi dirinya. Satu peristiwa yang paling mengharukan adalah ketika bertugas di Nangroe Aceh Darusalam (NAD). Waktu itu ada seorang ibu yang berusia setengah abad lebih. Dia jauh-jauh datang ke gudang logistik dari kota sebelah guna mencari bantuan makanan. Dengan berjalan kaki, ibu ini tak kenal lelah demi sesuap nasi untuk melanjutkan hidupnya. ‘’Kisah ibu ini sangat meng a h a r u k a n h i n g g a membuat kami yang tengah bertugas saat itu menitikkan air mata,’’ tuturnya. (ela)

KSR SIGAP HADAPI BENCANA BANYAKNYA bencana yang kerap melanda bangsa Indonesia akhir-akhir ini menjadi perhatian tersendiri bagi kita. Korban yang berjatuhan serta kerugian materi yang tidak sedikit mengundang simpati dan empati dari berbagai pihak. Yang tidak pernah tertinggal saat bencana datang adalah sigapnya sejumlah kelompok guna menanganginya. Ya, salah satunya adalah korps sukarela (KSR) Palang Merah Indonesia (PMI). Mereka selalu di garda terdepan tatkala bencana datang. KSR adalah kesatuan unit PMI yang menjadi wadah bagi anggota biasa dan perseorangan yang atas kesadaran sendiri menyatakan menjadi anggota KSR. Organisasi non-profit yang bergerak dalam bidang sosial kemanusiaan di bawah koordinasi Palang merah Indonesia (PMI) ini memiliki misi untuk meningkatkan kemampuan berorganisasi, meningkatkan kemampuan ke-PMI-an dan keintelektualan serta sosialisasi peran dan fungsi KSR terhadap masyarakat. Untuk mendukung dan menyukseskan misinya tersebut, kegiatan-kegiatan dalam KSR PMI dapat dikategorikan menjadi dua. Yaitu pendidikanpelatihan dan aktifitas sosialkemasyarakatan. ”Siapa saja yang sukarela mau bergabung dengan PMI bisa masuk dalam KSR ini. Saat ini dibatasi untuk usia 17 hingga 35 tahun,” ungkap Teguh Mujianto, wakil ketua KSR PMI Kota Tegal. Selain dari segi usia, yang ingin masuk dalam KSR juga harus memenuhi syarat lainnya. Yaitu bersedia mengikuti pendidikan dan pelatihan, serta mau menjalankan tugas kepalangmerahan secara terorganisir dan mentaati peraturan yang berlaku. Apabila telah memenuhi persyaratan di atas, siapaun bisa mendaftarkan diri ke Kantor PMI Cabang dan bergabung menjadi KSR Unit Markas Cabang. Sedangkan bagi mahasiswa, bisa menghubungi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang menangani kepalangmerahan dan bergabung menjadi anggota kepalang-

DOK./RATEG

TANGGUH - Anggota KSR dilatih untuh tangguh menghadapi kendala di semua medan.

merahan. Setelah melewati pendidikan dasar, lanjut Teguh, maka dapat bergabung menjadi KSR-PMI Perguruan Tinggi. Setelah rekrutmen, dilanjutkan dengan pelatihan tingkat dasar KSR sebelum menginjak tingkat lanjutan dan spesiailisasi yang diselenggarakan oleh Markas Cabang. Sedangkan bagi anggota UKM kepalangmerahan, setelah pelatihan dasar di UKM dapat ditindaklanjuti pelatihan lanjutan di Cabang untuk menjadi anggota KSR PMI Perguruan Tinggi. Pelatihan spesialisasi biasanya akan diberikan kepada KSR

yang siap menjadi anggota “Satgana” atau Satuan Siaga Penanggulangan Bencana. Cakupan kegiatan ini pada intinya diarahkan untuk melaksanakan pertolongan atau bantuan dalam kesatuan unit terorganisasi di bidang Penanggulangan Bencana serta Pelayanan Sosial dan Kesehatan Masyarakat. Kegiatan yang dilaksanakan KSR diantaranya donor darah sukarela, pertolongan pertama dan evakuasi pada kecelakaan, bencana dan konflik, dapur umum, penampungan darurat, distribusi relief, “tracing and mailing” untuk korban bencana. Selain itu pelayanan pada

program berbasis masyarakat dan layanan konseling dan Pendidikan Remaja Sebaya (PRS), Pendidikan Wanita Sebaya (PWS) untuk pencegahan sebaran HIV/AIDS dan narkoba dengan pendekatan. Ada juga ketrampilan hidup, temu karya kSR dan membantu PMI Cabang membina PMR. ”Cakupan kegiatan tersebut pada intinya diarahkan untuk melaksanakan pertolongan atau bantuan dalam kesatuan unit terorganisasi di bidang Penanggulangan Bencana serta Pelayanan Sosial dan Kesehatan Masyarakat,” tambahnya. Dengan semua bekal tersebut, anggota KSR harus siap

setiap waktu jika memang terjadi bencana atau musibah dalam bentuk apapun. Bahkan, bagi KSR aktif, aktifitas rutin menjadi nomor dua ketika tugas memanggil. Ini sudah menjadi konsekuensi tersendiri, dan pastinya sudah disadari benar oleh anggota KSR. ”Secara otomatis itu sudah tertanam dan terpatri dalam jiwa kami,” tegasnya. Kecuali bagi sejumlah anggota, yang terkendala tuntutan pekerjaan atau profesinya. Kegiatannya cukup dengan program lain yang tidak harus turun langsung ke lokasi di daerah luar dengan waktu yang singkat. (ela)

Cantik Alami Konsultasi Kecantikan Wajah & Rambut Diasuh oleh dr. iqlimatul mubarridah

Jl. Kol. Sugiono No. 155 Rita Super Mall Lat. I Tegal Telp. (0283) 343434 1. Mb saya ati kary rsu bbs ingin tanya apa obat untuk wjh biar brsh (083861501xxx)

DOK./RATEG

PENUH PERHITUNGAN - Dalam memtuskan upaya pertolongan dengan medan yang belum dikenali, anggota KSR sudah dibekali kemampuan pemetaan wilayah.

Aksi Kemanusiaan Tunggu Konfirmasi KEKOMPAKAN yang ditunjukkan KSR PMI sudah teruji. Hal ini pula yang langsung diperlihatkan saat bencana atau musibah datang. Pengiriman bantuan maupun personil tidak serta merta dilaksanakan. Namun, tetap menunggu komando dan disesuaikan dengan kondisi daerah yang tertimpa bencana. ”Pastinya lihat seberapa parah bencana yang terjadi, tidak musti langsung menerjunkan personelnya dari berbagai daerah,” terang Teguh Mujianto. Sebagaimana aksi KSR dalam kegiatannya. Yaitu pra bencana, bencana dan pasca bencana. Untuk pra bencana, KSR mengadakan kesiapsiagaan seperti pelatihan, kaderisasi di PMR dan terjun langsung sebagai petugas pertolongan pertama pada even tertentu yang membutuhkan petugas medis. Sedangkan untuk aksi bencana, dilakukan tanggap darurat saat peristiwa terjadi. Yaitu

CMYK

dengan mobilisisasi anggota ke lokasi kejadian. Namun, di sini masing-masing daerah menunggu konfirmasi dan disesuaikan dengan kapasitas bencana tersebut. Sedangkan untuk pasca bencana, biasanya dilakukan renovasi dan memperbaiki infrastruktur. Seperti yang dilakukan saat terjadinya angin puting beliung di Slawi dan kecelakaan Kereta Api di Petarukan Pemalang beberapa waktu lalu. Saat ini jumlah anggota KSR di Tegal di tingkat cabang sebanyak 45 orang. Sedangkan di tingkat perguruan tinggi terdapat 4 unit. Yiatu di Universitas Panca Sakti (UPS), Unnes Tegal, Akper Pemkot, dan Politeknik HB. Dari seluruh anggota yang ada, hanya sebagian yang aktif. Khususnya yang belum memiliki kesibukan atau aktifitas rutin seperti bekerja dan profesinya. Adapun saat pengiriman

sukarelawan di daerah bencana, biasanya akan dilakukan seleksi terlebih dahulu. Bagi peminat yang telah mendaftar, akan diseleksi melalui sertifikat yang dimilikinya. Selanjutnya, dipastikan kesediaannya untuk menjalankan misi kemanusiaan tersebut. Sebab, tak jarang menghabiskan waktu lama di sana khususnya bagi bencana besar dengan korban banyak. Belum lagi untuk pasca bencana, renovasi yang dilakukan juga memakan waktu tak sedikit. Korps Sukarela (KSR) sebagai komponen penting dari PMI telah berkembang dengan baik dan dapat merefleksikan dirinya untuk mewujudkan citacita luhur PMI yang dijiwai oleh semangat Prinsip-prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional. Sehingga dalam melakukan kegiatannya KSR mendahulukan kepentingan sesama manusia yang menderita. (ela)

Dear mb Ati, sayang sekali tidak ada namanya obat “ajaib” yang membuat wajah bersih. Disarankan untuk mengenakan produk perawatan yang natural dan aman guna menjaga kesehatan kulit secara jangka panjang dan jangan khawatir ada beberapa produk yang dianjurkan untuk dipakai seperti krim tabir surya, pelembab, krim perawatan wajah yang mengandung pencerah dan anti aging. Jika dilakukan perawatan dengan produk diatas secara teratur, mba ati akan memiliki kulit wajah yang sehat. Trimakasih 2. CANTIK saya seorang ibu rumah tangga 30 th. Krn ingin menambah momongan sudah 6 bln teahr saya tdk menggunakan alat kontrasepsi/kb. Wajah saya jadi tumbuh jerawat bsh. Jenis kulit wajah saya normal cenderung brminyak. Gmna cara mengatasi jrwt bsh. Terimakash. (081927723xxx) Dear cantik, beberapa penelitian memang menyebutkan kalau obat KB terutama pil menjadi wajah bersih dari jerawat. Jika saat berhenti KB, menjadi tumbuh jerawat ada beberapa faktor yang mempengaruhi yaitu bisa karena hormonal, karena produksi minyak yang berlebih, faktor stress atau karena penggunaan kosmetik tidak cocok. Untuk mengatasi jerawat yang sudah ada segera untuk difacial untuk mengeluarkan isi jerawat dan juga mengangkat sel-sel kulit mati. Selanjutnya untuk mencegah jerawat muncul kembali gunakan produk kosmetik yang sesuai untuk kulit cenderung berminyak dan khusus untuk jerawat. Dan semuanya ibu bisa dapatkan di Larissa aesthetic center. Trimakasih

3. CANTIK saya puna 1 jrwat batu sy bngu9 mo k dokter brngkali nanti d mnta operasi jd sy ga jd k dokter, mo k salon brgkali kra9 sesuai. Jd apa ad obat untuk itu? Trims (081803991xxx) Dear cantik, perlu diketahui terlebih dahulu satu jerawat tersebut apakah memang itu jerawat batu (komedo yang tertutup) atau suatu syringioma. Syringioma adalah sumbatan pada muara kelenjar keringat yang diakibatkan salah satunya oleh faktor genetik/ keturunan. Biasanya timbul disekitar kelopak mata dan sewarna dengan kulit, cara untuk menghilangkannya adalah dengan di cauter. Namun jika jerawat batu yang dimaksud adalah komedo yang tertutup yang cirinya memiliki kulit yang tumbuh diatas pori-pori yang tersumbat penyebabnya adalah karena timbunan sel-sel kulit mati dan sekresi kelenjar minyak yang berlebih. Tidak usah bingung jerawat tersebut bisa dihilangkan dengan facial. Lakukan facial di skin care dan jangan sekali-kali memencet sendiri karena jika terinfeksi akan memperparah jerawat yang ada. Untuk mengetahui lebih lanjut, apakah itu adalah komedo yang tertutup atau syringoma anda dapat konsultasikan secara langsung dengan kami. Trimakasih 4. CANTIK saya mau tanya, obat buat pemutih kulit wajah & menghilangkan bekas jerawat apa?? truz byar wajah kelihatan fress, (087830054xxx) Dear cantik, wajah terlihat kurang fress atau terlihat kusam bisa dikarenakan tumpukan sel-sel kulit mati, atau bisa juga karena tumpukan minyak yang berlebih untuk membantunya anda dianjurkan untuk facial rutin minimal satu bulan sekali, disertai dengan

penggunaan cream pencerah serta tabir surya / cream pagi sebagai pelindung. Larissa aesthetic center hadir untuk membantu mencerahkan kulit yaitu seperti warna kulit asli anda serta membantu menghilangkan flek bekas jerawat. Anda bisa konsultasikan dengan dokter kami agar dapat dipilihkan produk perawatan yang sesuai dengan kondisi kulit anda. Dan kami juga menyediakan berbagai macam facial, seperti facial buah dengan peach dan yambean atau dengan gold dan silver facial atau perawatan khusus dengan mesotherapy brightening. Selain untuk mencerahkan juga dapat membantu mempercepat menghilangkan bekas jerawat. Selamat mencoba 5. CANTIK bagaimana menghilangkan bintik2 kecil meyerupai jerawat yang sering sekali timbul di dagu dan wajah (081802735xxx) Dear cantik, bintik-bintik kecil menyerupai jerawat biasanya adalah komedo dan komedo sebetulnya sama dengan jerawat, hanya saja komedo belum terinfeksi bakteri. Timbulnya komedo dikarenakan sumbatan kelenjar minyak bisa karena debu/kotoran, karena selsel kulit mati atau karena make up, untuk pencegahan sebaiknya rajin membersihkan wajah minimal 2-3 kali sehari dan gunakan produk yang sesuai untuk perlindungan mencegah timbulnya komedo. Untuk komedo yang sudah terlanjur timbul, membersihkannya yaitu hanya dengan dipencet dikeluarkan dan sebaiknya jangan dilakukan sendiri karena bisa meninggalkan bekas atau bahkan terinfeksi anda bisa datang ke Larissa aesthetic center untuk melakukan facial, selain didukung oleh tenaga-tenaga yang profesional, tempat strategis, pelayanannya juga ramah. Trimakasih


SABTU, 16 OKTOBER 2010

OLAHRAGA

11

RADAR TEGAL

David Villa

DILEMA VILLA

PERKIRAAN PEMAIN : AC MILAN (4-3-1-2) Pemain

: 32-Abbiati (g); 19-Zambrotta, 13-Nesta, 33Silva, 77-Antonini; 8-Gattuso, 21-Pirlo, 10Seedorf; 80-Ronaldinho; 70-Robinho, 7-Pato

Pelatih

: Massimiliano Allegri

CHIEVO VERONA Pemain

: 28-Sorrentino (g); 5-Mandelli, 3-Andreolli, 12Cesar, 4-Mantovani; 9-Bentivoglio, 16-Rigoni, 26-Bogliacino, 23-Constant; 11-Granoche, 31Pellissier

Pelatih

: Stefano Pioli

AC Milan v Chievo

BARCELONA V VALENCIA

Menanti Aksi Pato

BARCELONA - Tahta Valencia di Liga Primera dipertaruhkan di jornada (pekan) ketujuh. Itu karena Valencia bakal melakoni away berat ke kandang Barcelona dini hari nanti (siaran langsung TV One pukul 01.00 WIB). Laga itu sekaligus menguji rekor positif Valencia. Selain Real Madrid, Los Che -sebutan Valencia- merupakan tim yang belum tersentuh kekalahan sejauh ini. Dari enam laga, tim besutan Unai Emery itu mengoleksi 16 poin hasil lima kali menang dan sekali imbang. Bandingkan dengan Barcelona yang berada di peringkat keempat dan terpaut tiga poin dari Valencia. Tapi, El Barca -sebutan Barcelona- berpeluang menyamai perolehan poin Valencia apabila menjadi tim pertama yang berhasil “memecah telur” Los Che. Selain persaingan di klasemen, bentrok Barca versus Valencia disorot karena faktor David Villa. Inilah kali pertama Villa akan menghadapi klub yang pernah membesarkan namanya. Penyerang yang baru saja mengukir rekor sebagai top scorer sepanjang masa Spanyol (45 gol) itu membela Valencia selama lima tahun sebelum digaet Barca di awal musim ini. Villa sebelumnya diragukan tampil karena nyeri di tendon lutut kirinya. Tapi, kabar terakhir menyatakan bahwa El Guaje -julukan Villa- sudah fit setelah mampu menjalani secara penuh sesi latihan dua hari terakhir. “Valencia merupakan klub yang masih ada di hati saya. Tapi, saya akan bersikap profesional di laga ini seperti ketika saya menghadapi Sporting Gijon dengan kostum Valencia,” kata Villa di situs resmi Barcelona. Meski begitu, penyerang 28 tahun itu masih saja memberi perkecualian. Yakni janjinya untuk tidak menggelar selebrasi apabila mencetak gol ke gawang Valencia. “Saya akan berusaha mencetak gol. Tapi, untuk menghormati semua orang di sana (Valencia, Red), saya memilih tidak akan merayakannya,” tutur penyerang yang sudah mengemas empat gol dari delapan laga bersama Barca itu. Carles Puyol, kapten Barca, berusaha memberi support kepada Villa. Puyol tidak memungkiri apabila seorang pemain bakal menghadapi dilema ketika harus berhadapan dengan mantan klubnya. “David (Villa) memang dikenal karena membela Valencia. Namun, itu masa lalu. Saya yakin David (Villa) akan tampil serius menghadapi Valencia. Semua orang di Barca tidak akan meragukan profesionalisme-nya,” jelasnya. Dari kubu tamu, Valencia bakal memberi perhatian lebih kepada Villa selain tentunya, Lionel Messi. “Villa adalah striker terbaik di Spanyol saat ini dan apa yang diraihnya bersama timnas adalah buktinya. Bersama Messi, saya pikir Barca telah memiliki lini depan terbaik di dunia saat ini,” kata Aritz Aduriz, striker Valencia. (dns)

MILAN - Zlatan Ibrahimovic terus menjadi andalan di lini depan AC Milan di awal musim ini. Namun, jelang menjamu Chievo Verona, dini hari nanti, dia tidak berada dalam kondisi 100 persen. Meski begitu, Milan tidak perlu khawatir. Penyebabnya, striker andalan Milan asal Brazil Alexandre Pato sudah pulih dari cedera yang sempat membuatnya absen selama sebulan. Bahkan, dia sudah berada pada performa terbaiknya. Itu dibuktikan tatkala membela timnas Brazil. Pato yang selalu dimainkan pelatih Brazil Mano Menezes dalam dua laga terakhir, melawan Iran (8/ 10) dan Ukraina (12/10), selalu mampu menjawab tantangan. Dia selalu mencetak gol dalam dua laga itu dan Brazil pun selalu menang. Di saat Ibrahimovic yang sudah mencetak lima gol bagi Milan di semua ajang tidak berada dalam kondisi terbaik, pelatih Milan Massimiliano bisa mengandalkan Pato. “Saya berada dalam momen terbaik di karir saya,” kata Pato. “Saya senang kembali ke timnas. Saya percaya diri dengan permainan saya. Lebih dari itu, saya yakin bisa mempersembahkan hasil maksimal buat Milan dan itu membuat saya bisa terus dipanggil ke timnas,” ungkap mantan pemain Internacional itu. Cedera Ibrahimovic sejatinya tidak terlampau serius, tapi mengganggu persiapan melawan Chievo. Apalagi, selama ini dia selama menjadi starter di Milan. “Perut saya kram dan tidak bisa berlatih,” tutur Ibrahimovic. “Saya perlu mempertimbangkan untuk tampil melawan Chievo. Saya pikir lebih penting mempersiapkan diri di Liga Champions dan saya ingin berada dalam kondisi 100 persen ketika menghadapi Real Madrid,” bilang striker timnas Swedia itu. Tanpa Ibrahimovic, kemungkinan besar Allegri akan memainkan Pato sebagai penyerang tengah serta akan ditopang Robinho dan Ronaldinho. Itu bisa dia memainkan pola 4-3-3, bila memainkan pola 4-3-12, maka Pato akan bertandem dengan Robinho. Rossoneri -julukan Milankini berada pada posisi keempat dengan 11 poin dan hanya tertinggal dua angka di belakang Lazio yang berstatus capolista alias penguasa klasemen sementara. Situasi yang membuat Milan akan memforsir tiga angka. Lagipula, Milan memang punya rekor positif ketika menjamu Chievo. Mereka selalu menang dalam lima bentrok terakhir di San Siro. “Kami akan menang dan menjadi modal berharga sebelum melawan Real Madrid,” kata Gianluca Zambrotta, bek Milan. Di sisi lain, Chievo yang mengawali musim ini dengan baik, memiliki ambisi membawa pulang poin dari San Siro. “Kami selalu sukses menang di dua laga tandang terakhir kami. Di San Siro, kami harap bisa meraih poin,” kata Stefano Pioli, pelatih Chievo. (ham)

PERKIRAAN PEMAIN : BARCELONA (4-3-3) : 1-Valdes (g), 2-Alves, 3-Pique, 5Puyol, 19-Maxwell; 16-Busquets, 14-Macherano, 15-Keita; 10-Messi, 7-Villa, 8-Iniesta Pelatih : Pep Guardiola Kostum Tim : Merah setrip Biru-Biru Kostum Kiper : Biru muda-Biru muda

VALENCIA (4-4-1-1) : 1-Cesar (g); 2-Bruno, 4-Navarro, 20-R.Costa, 22-Mathieu; 19-Pablo, 5-Topal, 24-Tino Costa, 10-Mata; 8-Dominguez; 11-Aduriz Pelatih : Unai Emery Kostum Tim : Putih-Hitam Kostum Kiper : Abu-abu-Abu-abu Stadion : Nou Camp, Barcelona Wasit : Fernando Teixeira Vitienes

Alexandre Pato Xavi Hernandez

Bercita-cita Jadi Pelatih SEPERTI tren kebanyakan mantan pemain, pelatih merupakan profesi lanjutan pilihan Xavi Hernandez. Jenderal lapangan tengah Barcelona itu sengaja bercita-cita sebagai pelatih agar dirinya tidak jauhjauh dari olahraga yang sudah dijalaninya sejak usia 11 tahun itu. Xavi memang mengisyaratkan bakal menekuni profesi pelatih selepas pensiun sebagai pemain pada 2016. Kenapa enam tahun lagi ? Sebab, saat itulah kontraknya di Barcelona bakal berakhir. “Saat itu, saya akan pensiun di Barca -sebutan Barcelona- dan setelah itu belajar ilmu kepelatihan. Saya ingin memulainya sebagai asisten pelatih,” ucapnya. Hanya, terkait siapa pelatih yang ingin dijadikannya sebagai referensi, Xavi merasa bi-

CMYK

ngung. Entah karena dirinya kini berkostum Barca, Xavi selalu menyebut Pep Guardiola sebagai pelatih terbaik dunia. Padahal, di dalam hatinya yang terdalam, Xavi mengidolakan Jose Mourinho. “Mourinho adalah pelatih yang memiliki karakter dan kharisma tersendiri. Dia sangat disegani,” ucap Xavi. Saat ini, Mourinho memang menjadi pelatih klub rival Barcelona, Real Madrid. Tapi, Xavi mengatakan apabila Mourinholah yang kali pertama memberikan ilmu tentang taktik dan strategi sepak bola kepadanya. Yakni ketika Mourinho masih menjadi staf pelatih Barca pada rentang 1996 sampai 2000. “Mourinho yang saya kenal saat itu sudah menunjukkan bahwa dirinya memang memiliki potensi sebagai pelatih besar

melalui ide-idenya dan dia telah meraih posisi itu sekarang,” jelas Xavi. Di sisi lain, Xavi dikabarkan absen dalam laga melawan Valencia dini hari nanti. Sekalipun merasa sudah sembuh dari cedera tendon Achilles, Xavi gagal mengantongi izin dari tim medis Barcelona. Tim medis merekomenasikan gelandang 30 tahun itu baru boleh tampil saat Barcelona menghadapi FC Copenhagen di Liga Champions pekan depan (20/10). Xavi sudah absen membela Barca sejak akhir bulan lalu. “Xavi termotivasi ingin bermain akhir pekan ini. Tapi, saya harus mengatakan kepadanya bahwa akhir pekan ini terlalu cepat baginya,” kata Dr Ramon Cugat, juru bicara tim medis Barca. (dns)


ALL SPORTS

12

SABTU 16 OKTOBER 2010

RADAR TEGAL

ASTON VILLA V CHELSEA

LEBIH SULIT

BIRMINGHAM - Hingga tujuh laga, Chelsea masih memuncaki klasemen sementara Premier League. Meski begitu, The Blues -sebutan Chelsea- tidak bisa bersantai karena mereka hanya unggul empat poin (18-14) dari Manchester City di peringkat kedua. Apalagi Chelsea akan menjalani laga relatif sulit di laga kedelapan. Yakni ketika sang juara bertahan harus menghadapi Aston Villa di Villa Park (siaran langsung TPI pukul 23.30 WIB). Laga di Villa Park tak pelak membangkitkan memori pahit Chelsea musim lalu kala terbanting 1-2 dari tuan rumah. Sejauh ini, Villa Park masih memberikan keberuntungan bagi Villa. Dalam tiga laga, Villa meraih dua kemenangan dan sekali seri. Itu pun diraih saat Stiliyan Petrov dkk masih belum ditangani pelatih permanen Gerard Houllier. Di laga terakhir dua pekan lalu (2/10), Houllier memang menelan kekalahan pertama setelah menyerah 1-2 di kandang Tottenham Hotspur. Tapi, Houllier memiliki memori bagus dalam pertemuan terakhirnya dengan Chelsea. Enam tahun lalu, Houllier meraih kemenangan 1-0 atas Chelsea semasa masih membesut Liverpool. “Aston Villa adalah tim yang penuh kejutan. Kami pernah kalah di Villa Park di saat kami begitu yakin bakal meraih kemenangan,” kata Carlo Ancelotti, pelatih Chelsea. “Saya kira kami akan menjalani laga lebih sulit dibandingkan musim lalu, apalagi setelah mereka memiliki Gerard Houllier,” tambah Ancelotti. Ancelotti juga pantas khawatir karena dua pemain pilarnya, Didier Drogba dan Frank Lampard, bakal absen di Villa Park. Drogba mengalami demam sejak awal pekan ini, sedangkan Lampard masih belum pulih dari masalah pangkal paha. Lampard sudah absen di tujuh laga terakhir Chelsea. “Demam Didier (Drogba) semakin parah dan dia harus disuntik antibiotik. Dia juga tidak diperbolehkan dokter berlatih sampai pekan depan. Sedangkan Lampard memang kondisinya membaik, tapi masih ada masalah di otot perutnya dan butuh dua pekan agar dia kembali seratus persen,” terang Ancelotti. Selain Drogba dan Lampard, Chelsea kehilangan Alex dan Salomon Kalou yang samasama cedera paha dan Yossi Benayoun yang absen enam bulan ke depan gara-gara retak tendon achilles. Satu-satunya kabar gembira Chelsea datang dari John Terry. Kapten sekaligus defender Chelsea John Terry dipastikan pulih dari cedera punggung. Gara-gara cedera punggung, Terry gagal tampil saat Inggris ditahan imbang 0-0 Montenegro di kualifikasi Euro 2012 midweek lalu (12/10). Berbeda dengan Chelsea, tuan rumah bakal turun dengan kekuatan terbaiknya. Paling hanya Emile Heskey yang masih harus ditunggu kondisinya setelah cedera tulang kering dua pekan lalu. Apabila mantan striker timnas Inggris itu tidak fit, John Carew siap menjadi penggantinya. “Suasana di ruang ganti kami begitu bersemangat karena akan menghadapi Chelsea, khususnya saya. Berhadapan dengan pemain kelas dunia selalu membangkitkan adrenalin saya,” kata Marc Albrighton, winger Villa. Albrighton merupakan pemain muda Villa yang bersinar musim ini. Seiring kepergian James Milner ke Manchester City, pemain 20 tahun itu mendapat kesempatan bermain secara reguler. “Saya selalu menganggap semua pemain di skuad saya adalah penting. Tak terkecuali pemain seperti Marc (Albrighton). Dia punya masa depan cerah,” tutur Houllier di situs resmi klub. (dns)

PERKIRAAN PEMAIN : Aston Villa (4-4-1-1) : 1-Friedel (g); 2-L.Young, 5-Dunne, 29-Collins, 3-Warnock; 12-Albrighton, 19-Petrov, 20-Reo-Cooker, 6-Downing; 7A.Young; 10-Carew Pelatih : Gerard Houllier Kostum Tim : Merah bata lengan biru langit-Putih Kostum Kiper : Hijau-Hijau Chelsea (4-3-3) : 1-Cech (g); 19-Ferreira, 2-Ivanovic, 26-Terry, 3Cole; 5-Essien, 12-Mikel, 8-Lampard; 39-Anelka, 11-Drogba, 15Malouda

JOHN TERRY

Pelatih : Carlo Ancelotti Kostum Tim : Biru-Biru Kostum Kiper : Oranje-Hitam Stadion : Villa Park, Birmingham Wasit : Lee Mason

MAN UNITED V WEST BROMWICH

Waspada Faktor Kelelahan MANCHESTER - Manchester United masih sempurna dalam laga kandang di Premier League musim ini. United menyapu bersih tiga laga, termasuk home terakhir menghadapi Liverpool (19/9) yang dimenangi 3-2. Itulah sebabnya, United bertekad menjaga tren positifnya ketika menjamu West Bromwich Albion di Old Trafford (siaran langsung TPI pukul 21.00 WIB). “Kami tahu bahwa hanya dengan memaksimalkan laga kandang, kami bisa mengompensasi kehilangan poin di laga tandang (selalu seri di empat laga, Red),” kata Sir Alex Ferguson, pelatih United. Tapi, Fergie terlihat tidak begitu pede (percaya diri) dengan kemampuan timnya meraih hasil maksimal malam nanti. Agenda kualifikasi Euro 2012 yang banyak melibatkan pemain United memicu kekhawatirannya. Dengan kata lain, faktor kelelahan bisa menggagalkan United meraih tiga angka atas West Brom. Sebut saja Rio Ferdinand dan Wayne Rooney (keduanya membela Inggris), Nani (Portugal), Darren Fletcher (Skotlandia), Johny Evans (Irlandia Utara), dan John O’Shea (Republik Irlandia). Praktis, hanya kapten United Nemanja Vidic yang absen membela Serbia dari laga Euro 2012 karena menjalani skors. Vidic bahkan beruntung karena laga Serbia melawan Italia (12/ 10) di Genoa hanya berlangsung tujuh menit sebelum dihentikan karena kerusuhan oleh fans Serbia. “Jeda dua pekan sama sekali

Ryan Giggs tidak menguntungkan bagi kami karena pemain kami tetap saja menjalani pertandingan bersama negaranya masing-masing,” jelas Fergie. Meski begitu, Fergie masih bisa tersenyum dengan bakal kembalinya pemain senior Ryan Giggs setelah absen di dua laga terakhir United karena hamstring. Gelandang Owen Hargreaves juga bisa membuat kejutan dengan muncul di bench kali pertama setelah dua tahun absen karena cedera tendinitis di kedua lututnya. Di pihak lain, pelatih West Brom Roberto Di Matteo siap

meruntuhkan hegemoni United di Old Trafford. Di Matteo siap mengulang pengalaman timnya mempermalukan Arsenal 3-2 di Emirates bulan lalu (25/9). Sebagai catatan, The Baggies sebutan West Brom- tidak pernah menang di Old Trafford sejak 1978. “Bagi kami, laga melawan Arsenal bukan suatu keberuntungan. Hasil itulah yang akan kami bawa ke Old Trafford sebagai modal karena dalam pemikiran semua pemain, tidak ada yang tidak mungkin dalam sepak bola,” terang pelatih Italia itu. (dns)

Giallorossi Fokus Bangkit ROMA - Kritik tajam terus menghujam ke arah AS Roma seiring dengan performa buruk mereka di awal musim ini. Ada yang menuding allenatore Claudio Ranieri sebagai biang kerok dan adapula yang menyebut il capitano Francesco Totti sebagai penyebabnya. Terlepas dari siapa yang paling pantas disalahkan, Roma harus segera bangkit. Bila tidak ingin terus mendekam di papan bawah, maka tiga angka harus mereka raih saat Genoa di Olimpico, Roma, dini hari nanti (tayangan langsung Telkomvision 1 pukul 01.45 WIB). Masalahnya, problem laten Roma di awal musim ini, yakni absennya sejumlah pemain penting belum juga teratasi. Jelang melawan Genoa, Roma justru mendapat kabar buruk seiring tidak fitnya kondisi Daniele De Rossi dan Mirko Vucinic. Mereka berdua menyusul Jeremy Menez, David Pizarro, Julio Sergio, dan Adriano yang lebih dahulu cedera. “Kondisi Daniele De Rossi memang kurang bagus, tapi masih ada harapan kondisinya membaik,” bilang Ranieri. Tumbangnya sejumlah penggawa utama Giallorossi -julukan Roma- secara bergantian pada awal musim ini menyulitkan bagi Ranieri. Akibatnya, mereka tertinggal delapan poin dari

dok.rateg

Francesco Totti

sang capolista alias pemimpin klasemen sementara Lazio hingga pekan keenam. Berbagai pendekatan strategi telah dijajal Ranieri untuk memperbaiki performa Roma. Di antaranya menjajal pola 4-2-31, 4-3-1-2, 4-4-2, bahkan 3-4-12. Ternyata, semuanya gagal. Kini, masalah mental yang diyakini jadi batu sandungan. Kemenangan diyakini bisa

menjadi penyuntik semangat bagi mereka. “Ini bukan Roma yang sebenarnya, kami memang memulai musim dengan performa yang labil, tapi kami akan segera bangkit,” ungkap Totti. Sekalipun performa mereka masih labil, tapi Roma punya modal lain yang tidak kalah berharga. Francesco Totti dkk selalu menang dalam empat bentrok terakhir mereka Genoa di Olimpico, Roma. Bahkan, mereka menang 3-0 dalam dua bentrok terakhir. Di sisi lain, striker Genoa Luca Toni datang ke Roma dengan ambisi membalas dendam. Musim lalu Toni sempat membela Roma dengan status pinjaman dari Bayern Munchen. Hasilnya, dia kurang maksimal dan dilepas di akhir musim. Toni kembali ke Olimpico, Roma, dengan ambisi membuktikan diri. “Sangat menyenangkan bagi saya kalau mencetak gol di Olimpico, Roma. Saya akan mendedikasikan gol itu untuk Genoa yang percaya pada saya,” kata Toni. Sedangkan, pelatih Genoa Gian Piero Gasperini lebih memperhatikan Borriello. “Dia (Borriello, Red) pernah bersama kami dan kami sadar bahwa dia bisa menjadi senjata berbahaya bagi Roma. kami harus waspada,” kata Gasperini. (ham)


ALL SPORTS

SABTU 16 OKTOBER 2010

13

RADAR TEGAL

Persija v Persela

TARGET MENANG SEMARANG - Persela Lamongan tahu diri. Menghadapi tim tangguh, Persija Jakarta, Fabiano dkk tidak berani dibebani memetik kemenangan dalam pertandingan yang dilaksanakan di Stadion Jatidiri, Semarang, sore ini (siaran langsung AnTV mulai pukul 15.30 WIB). “Kita lihat di lapangan nanti lah. Pastinya, kami juga tidak ingin kecolongan gol,” kata Pelatih Persela Subangkit kemarin (15/10). Menurutnya, Persija tetap tim yang memiliki nama besar. Karena itu, tim polesan Rahmad Darmawan tersebut tidak boleh diremehkan. Apalagi, tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut berambisi menjadi juara pada Indonesia Super League (ISL) 2010-2011 ini dengan merekrut sejumlah pemain bintang. Subangkit berjanji bakal menginstruksikan anak asuhnya untuk bermain all-out dan tidak canggung apalagi minder menghadapi Bambang Pamungkas dkk. Hanya, dia sudah menyiapkan strategi untuk menjinakan Macan Kemayoran. Apalagi, Laskar Joko Tingkir -julukan Perselamempunyai sosok Charis Yulianto. Pemain belakang senior ini sudah paham dengan karakter permainan Persija karena musim lalu dia ditangani Rahmad Darmawan, pelatih Persija sekarang, saat berada di Sriwijaya FC. Selain itu, beberapa pemain pilar Sriwijaya musim lalu kini telah berkostum Persija. “Kami yakin karena bagi Charis, beberapa pemain Persija sudah diketahui kelemahannya,” ujar Subangkit. Sementara Persija menargetkan menang dalam laga pindahan ini. Rahmad mengatakan, pertandingan melawan Persela ini cukup merugikan timnya karena merupakan partai kandang yang dimainkan di luar kandang. Tetapi, dia tidak ingin anak-anak tidak terpengaruh dengan kondisi seperti itu. “Target kami tentu saja menang karena Persija berstatus tuan rumah,” tegas Rahmad. (idi/ yan/smu/jpnn/diq)

“Untuk sementara, kami akan berupaya mencari dana dari simpatisan Persebaya atau donatur,” tutur Wishnu. Upaya mencari dana sementara tersebut akan menjadi salah satu di antara cukup banyak pekerjaan yang harus diselesaikan pengurus. Selain dana, mereka juga harus memastikan infrastruktur sebagai pendukung Persebaya. Maklum, selama ini Mes Persebaya, kantor pengcab, Lapangan Persebaya, hingga Gelora 10 Nopember lebih identik dengan Persebaya yang dinakhodai Saleh Ismail Mukadar, ketua pengcab versi yang lain. Wishnu sendiri berencana agar timnya bisa menikmati fasilitas itu. “Kami akan berbicara pada walikota, agar mau membantu,” tukasnya. Secara administratif, CEO PT Liga Indonesia Joko Driyono menyatakan bahwa pihaknya sudah menganggap Persebaya mengikuti Divisi Utama. Hanya saja, PT LI masih menunggu konfirmasi ulang dari pihak Persebaya. Konfirmasi ulang tersebut dibutuhkan sebagai salah satu bahan penyusunan jadwal dan penentuan grup Divisi Utama. “Jadwal dan grouping nantinya juga akan di-aproove ke PSSI,” katanya. Segala kemungkinan yang menyangkut peserta Divisi Utama juga akan ditentukan PSSI. Seandainya Persebaya tidak jadi ikut atau ikut tapi tidak siap, maka PSSI akan menentukan perekrutan peserta baru atau tidak. Terkait pelaporan berkas komposisi tim, Joko tak terlalu mempermasalahkannya. Bahkan, lanjut pria asal Ngawi itu, Persebaya bisa saja mengirimkan susunan timnya dua hari sebelum kick off pada 30 Oktober nanti. Sementara, Freddy Muli belum memastikan dirinya akan memegang tingkat kepelatihan Persebaya. Pelatih asal Palopo itu mengakui bahwa dirinya sudah dihubungi pengurus untuk kembali melatih Persebaya. (uan)

Tetap Keras, Tapi Lebih Luwes

Pamungkas Perkiraan Pemain: PERSIJA (4-4-2): Hendro Kartiko (pg) Ismed Sofyan, Preciuos, Ambrizal, M. Nasuha, Tony Sucipto, Syamsul Chaeruddin, M. Ilham, Oktavianus, Bambang Pamungkas, Aliyudin PERSELA (3-5-2): Khoirul Huda (pg), Charis Yulianto, Fabiano Rossa Beltrame, FX Yanuar, Jimi Suparno, I Gde Sukadana, Fakhrudin Mustafic, Hendro Siswanto, Slamet Riyadi, Feri Ariawan, Reduone Barkoui

PSPS v Deltras

Berupaya Matikan Kreator Serangan

CMYK

SURABAYA - Pengurus Pengcab PSSI Surabaya versi Wishnu Wardhana bergerak cepat mempersiapkan Persebaya di Divisi Utama. Kemarin (15/10), mereka memilih Wishnu sebagai Ketua Umum Persebaya melalui agenda Muscablub pengurus Persebaya di kantor sementara pengcab Jalan Jambangan Surabaya. Sebelum muscablub itu, Wishnu sudah dipastikan menjadi terpilih. Sebab sudah dijelaskan dalam tata tertib muscablub bahwa ketua umum Persebaya

adalah ex officio Ketua Umum Pengcab PSSI Surabaya. Usai muscablub, Wishnu menyatakan, pihaknya sudah merancang persiapan Persebaya. Baik dari materi tim, pelatih sampai infrastruktur yang akan mendukung penampilan Persebaya di Divisi Utama. Menurutnya, kemungkinan besar Freddy Muli didapuk sebagai pelatih Persebaya. Meski demikian, pria yang juga ketua DPRD Surabaya itu menyatakan bahwa materi tim Persebaya sudah disiapkan sejak lama. Oleh karenanya,Wishnu dengan yakin memberikan gambaran bahwa timnya terdiri dari pemain kompetisi internal pengcab, serta beberapa pemain asing. Terkait kebutuhan tim, Wishnu menjelaskan Persebaya akan mendapatkan dana kucuran dari APBD Surabaya. “Perkiraan dana yang dibutuhkan untuk satu musim ke depan antara Rp 15 miliar sampai Rp 25 miliar,” katanya. Tapi kekayaan warga Surabaya senilai itu baru bisa dikucurkan 2011 mengingat jadwal PAK (pengajuan anggaran kembali) 2010 sudah lewat.

Bambang

PEKANBARU - Kepercayaan diri pemain Delta Putra Sidoarjo (Deltras) tengah melambung. Ini tak lepas dari kemenangan yang dipetik atas dua tim tangguh, Sriwijaya FC (29/9) dan Persib Bandung (2/ 10), di kandang sendiri, Gelora Delta, Sidoarjo. Konstensi itu akan diuji saat The Lobster julukan Deltras- menantang tuan rumah PSPS Pekanbaru di Stadion Rumbai sore ini. “Anak-anak saat ini sedang on fire jelang laga nanti. Dengan kondisi ini, saya berharap Deltras bisa mengambil poin, kata Mustaqim, pelatih Deltras, kemarin (15/10). Pria yang juga mantan pemain Persebaya ini mengatakan bahwa, penggawa The Lobster harus bisa memainkan perannya secara maksimal. Terutama koordinasi antara lini ke lini. “Salah satunya adalah barisan pertahanan kami, kesalahan-kesalahan kecil yang terjadi dalam pertandingan sebelumnya tidak perlu terulang dalam laga kali ini. Apalagi, mereka (PSPS, Red) memiliki striker yang hebat,” tutur Mustaqim.

Berharap Dukungan Infrastruktur

Ya, untuk bisa mencuri poin dari kandang lawan, Mustaqim berharap gawangnya tidak dibobol lawan, itu dengan memperkuat barisan pertahanan. Salah satunya dengan berusaha mematikan pergerakan dari Dzumafo Epandi Herman. Striker PSPS yang terkenal produktif menjaringkan gol ke gawang lawan. Untuk mematikan penyerang asal Kamerun ini, Mustaqim telah memberikan tugas khusus kepada Steven Hesketh, stopper Deltras asal Australia. “Tapi, yang lebih penting kami juga harus berupaya mematikan para kreator serangan yang bisa berikan umpan kepada dia. Jadi, semua pemain harus bisa bekerja keras,” ungkap pelatih berkumis ini. Selain itu, dua pilar penting asal Brazil, Marcio Souza dan Cristiano Lopes dipastikan tidak akan bermain penuh dalam pertandingan tersebut. Mustaqim sengaja menyimpan tenaga mereka untuk menghadapi pertandingan melawan Persija Jakarta Selasa (19/10) nanti. “Tapi, kami akan melihat kondisi di lapangan. Jika, tensi pertandingannya tinggi, saya

akan melakukan rotasi kepada mereka. Sebab, pertandingan melawan Persija Jakarta juga tidak kalah penting bagi kami,” katanya. Namun, kekuatan PSPS Pekanbaru tidak bisa diremehkan. Tim dengan julukan Askar Bertuah ini punya semangat tinggi untuk membungkam Deltras yang berada di posisi puncak klasemen sementara itu. “Saya optimistis kami bisa menaklukan Deltras dalam pertandingan kali ini. Apalagi, kami sudah mengantongi kelebihan dan kelemahan mereka. Mudah-mudahan anak-anak bisa bermain maksimal,” ujar Abdulrahman Gurning, pelatih PSPS Pekanbaru. Ambisi Gurning ini cukup berlasan. Sebab, PSPS Pekanbaru juga punya rokor yang baik dalam pertandingan kandang. “Gengsi pertandingan ini berbeda saat kami menghadapi Persija Jakarta kemarin. Sebab, laga kali ini benar-benar berlangsung di kandang kami,” tambah Gurning. Mengenai formasi tim, Gurning menyatakan bahwa formasi tim yang turun saat mereka melawan Persija masih akan

tetap dipertahankan. “Kami tidak melakukan perubahan. Kalaupun ada, itu hanya beberapa. Seperti M Isnan yang aka saya duetkan dengan Dzumafo,” jelasnya. (dik)

POLEMIK setelah laga Persibo kontra Persema ternyata tak menyurutkan nyali Sartono Anwar. Pelatih Persibo tersebut tetap akan meneriakkan kebenaran jika ada sesuatu yang dianggap tidak beres di pertandingan-pertandingan selanjutnya. “Kalau memang ada hal yang tidak benar, tentu saya akan protes. Saya tidak kapok, saya juga tidak takut kok,” ucap Sartono. Mantan pelatih PSIS Semarang tersebut menambahkan, hal itu dilakukan untuk terus meningkatkan mutu kompetisi sepakbola Indonesia. Jika kompetisi berjalan bagus, tentu bakal mendukung ke Timnas yang kuat. “Ini sudah menjadi karakter saya dari dulu,” tegas ayah pemain nasional Nova Arianto tersebut. Meski begitu, pria yang identik dengan topo ketika mendampingi anak asuhnya tersebut bakal lebih bersikap bijaksana. Terutama dengan pemilihan kata ketika dirinya

M NURCHOLIS/RADAR BOJONEGORO

INSTRUKSI - Pelatih Persibo Bojonegoro, Sartono Anwar (bertopi) sedang memberikan instruksi kepada pemain Persibo asal korsel Yu Young (kanan) pada latihan menjelang laga di ISL mendatang.

sedang dilanda emosi ataupun saat protes. “Saya akan memakai katakata yang lebih lunak. Bukan lagi PKI. Tapi mungkin j**c*k (umpatan khas orang Surabaya) atau a*j**g (nama binatang),” tambah mantan nahkoda Timnas tersebut. Sampai tiga laga yang sudah dilakoni Persibo, Sartono melihat bahwa partai kontra Per-

sema adalah yang paling memilukan. Pasalnya, poin yang sudah di depan mata akhirnya harus kandas karena keputusan kontroversial dari sang pengadil. Padahal, sebenarnya waktu normal pertandingan sudah habis.“Itu adalah keputusan wasit yang paling fatal. Dua pertandingan lainnya mungkin terlihat biasa,” tegas Sartono. (ru)


JATENG

SABTU 16 OKTOBER 2010

17

RADAR TEGAL

Investor PRPP Tergantung Gubernur

SEMARANG

RICKY/RADAR SEMARANG

CINDERAMATA - Gubernur Jateng Bibit Waluyo menerima cinderamata dari perwakilan pengusaha Kamboja pada jamuan makan malam di Gradhika Bhakti Praja Kamis malam

Jajaki Kerjasama yang Riil SEMARANG – Pemprov Jateng bertindak proaktif untuk mewujudkan kerjasama di bidang pariwisata dan ekonomi dengan Kerajaan Kamboja. Kamis (14/10) malam, Gubernur Jateng Bibit Waluyo menjamu rombongan pengusaha Kamboja di Gedung Gradhika Bhakti Praja. Biit berharap kerjasama Sister Temple antara Jateng dengan provinsi Siem Reap, Kamboja bisa diwujudkan secara lebih riil. Dalam jamuan makan malam tersebut, rombongan pengusaha Kamboja dipimpun Duta Besar Indonesia untuk Kamboja, Soehardjono Sastromihardjo. Kedatangan mereka ke Jateng dilakukan untuk melihat sejumlah potensi ekonomi dan bertemu dengan pengusaha Indonesia. Gubernur mengatakan kedatangan para pengusaha ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan dirinya ke Kamboja Juli 2010 lalu. “Melalui kunjungan ini, saya berharap kerjasama di bidang budaya dan pariwisata yang dilakukan dapat lebih berkembang menjadi lebih baik,” katanya. Selama ini Jateng telah membuat kerjasama Sister Temple antara Candi Borobudur dan Angkor Wat di Siem Reap, Kamboja. Kerjasama tersebut memungkinkan kedua pihak saling membantu mempromosikan pariwisata. Terlebih lanjutnya, Jateng mempunyai sejumlah potensi unggulan di bidang pertanian, perkebunan, kehutanan, peternakan, dan produk UKM dengan kualitas ekspor. “Kerjasama ini juga dapat berjalan baik karena Jateng sudah menerbitkan Perda investasi dan penanaman modal yang didukung komitmen memberikan kemudahan bagi investor,” paparnya. Sementara itu Soehardjono Sastromihardjo mengaku terkesan dengan sambutan yang diberikan Jateng.”Para pengusaha ini tidak menyangka kalau sambutan yang diberikan akan seperti ini,” katanya. Para pengusaha asal Kamboja tersebut juga dijadwalkan berkunjung ke Kawasan Industri Candi Semarang serta menggelar pertemuan bisnis lainnya. (ric)

UNGARAN Kurangi Kemiskinan, PIPP Telan Rp 238,4 M UNGARAN-Program Pembangunan Infrastuktur Pedesaan (PPIP) selama 2008-2010 untuk masyarakat pedesaan menelan anggaran Rp 238,4 miliar. Anggaran dari program PNPM Mandiri ini, dimaksudkan untuk menanggulangi kemiskinan pedesaan melalui peningkatan akses masyarakat miskin terhadap pelayanan infrastuktur dasar pedesaan. “Pada 2010 ini, PIPP tersebar di 227 desa/kelurahan dengan alokasi anggaran Rp 81,4 miliar,” kata Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Jateng, M Tamzil, dalam laporan pelaksanaan PNPM Mandiri kepada Gubernur Bibit Waluyo di Kampung Kopi Banaran, Jumat (15/10) siang kemarin. Hadir dalam kesempatan tersebut, fasilitator kegiatan program pengentasan kemiskinan perkotaan (P2KP), fasilitator program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (PAMSIMAS) serta fasilitator program pembangunan infrastruktur pedesaan (PIPP). Gubernur meminta kerjasama mereka dalam menyukseskan program PNPM Mandiri dan program Bali Deso Bangun Deso. ”Fasilitator PNPM Mandiri harus memberikan pendampingan atas kendala yang dihadapi masyarakat, serta memberikan solusi,” katanya. (sin/ida)

SEMARANG – Penentuan investor yang akan mengembangkan kawasan Pusat Rekreasi, Promosi Pembangunan (PRPP) berada di tangan Gubernur Jateng Bibit Waluyo. Bibit membantah ada investor yang urung menanamkan modal karena syarat adanya jalan masuk bandara Ahmad Yani yang dilewatkan kawasan PRPP tidak terpenuhi. “Kok ditulis ada investor yang mlayu? Informasi darimana Komisi C itu?” katanya usai menghadiri pembukaan Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI) Jateng kemarin. Mantan Pangkostrad tersebut menyatakan hingga saat ini, investor yang berkomunikasi dengan-

nya tetap serius mengembangkan PRPP. “Kecuali (investor) yang tidak melalui saya lho. Kalau yang melalui saya sampai hari ini oke. Dalam artian siap,” kata dia tanpa menyebutkan nama investor dimaksud. Bibit membantah ada investor yang mengajukan syarat jalan masuk ke bandara Ahmad Yani dilewatkan PRPP agar kawasan tersebut menjadi ramai. “Itu juga nggak pernah dibicarakan. Aku nggak ngerti investor yang mana,” tegasnya. Menurutnya ada beberapa investor yang telah menyatakan keinginan untuk bekerjasama mengembangkan PRPP kepadanya. Namun pihaknya akan menyaring investor yang

mau melakukan pengembangan dengan konsep yang telah dibuat Pemprov. “Dari beberapa itu, kita lihat komitmennya, kita saring-saring,” imbuhnya. Dia mengisyaratkan akan menyetujui investor yang mau mewujudkan PRPP seperti yang diinginkan Pemprov. “Yang bisa nangkap aspirasi yang saya inginkan, bisa mengembangkan keinginan saya,” ujarnya. Dikatakannya, bila permasalahan PRPP sudah selesai, nantinya aset Pemprov tersebut akan diberdayakan menjadi kawasan agrobisnis serta untuk mengembangkan ekonomi makro. “Rapat, membahas kebijakan, pameran handycraft dan produk Jateng bisa dilakukan

disana. Pokoknya harus memberikan spirit bagi pertumbuhan ekonomi Jateng,” katanya. Meski sebagian lahannya terbelit masalah, namun lahan seluas 45 hektare yang menjadi milik PT PRPP bisa dibangun. Sebelumnya Direktur Utama PT PRPP Theo Sestu Nugroho mengatakan sejauh ini rencana kerjasama pengelolaan PRPP dengan pihak ketiga masih terus dibahas. Dia mengakui penandatanganan kerjasama seharusnya dilakukan 10 Oktober lalu, namun bukan berarti rencana pengelolaan bersama gagal. “Ini sedang dalam proses kearah MoU. Masih ada sejumlah klausul MoU yang perlu didiskusikan lagi,” katanya.

Ketua Komisi C DPRD Jateng Novita Wijayanti mengatakan penandatangan MoU pengelolaan PRPP urung dilakukan karena investor yang tertarik mengelola PRPP menginginkan akses jalan masuk bandara Ahmad Yani dipindahkan melalui kawasan PRPP. Dikatakan Novita, syarat tersebut telah disetujui Gubernur Bibit Waluyo. Hanya saja rencana itu terkendala tidak adanya dana. Sebab untuk memindahkan jalur masuk ke bandara, dibutuhkan dana Rp 480 juta. Sementara PT Angkasa Pura hanya punya dana Rp 150 juta. ”Karena syarat tersebut belum dapat dipenuhi, maka investor menunda niatnya,” katanya. (ric)

Cuci Tangan Tekan Absensi 42 persen SEMARANG- Budaya cuci tangan pakai sabun (CTPS) ternyata mampu menekan angka absensi anak sekolah sekitar 42 persen. Sebab, dengan disiplin cuci tangan, dapat menekan diare yang disebabkan kurang bersihnya tangan sebelum mengkonsumsi makanan. “CTPS penting dilakukan setiap sebelum makan. Sebab, terbukti dapat mencegah beragam penyakit akibat penularan kuman, virus, telur cacing melalui tangan, seperti diare dan cacingan,” terang Iin Ardyagharini, salah satu panitia penyelenggara di acara cuci tangan siswa secara massal dalam momentum Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia di SD Al Azhar 14, Banyumanik, Jumat (15/10). Berdasarkan studi penelitian yang dilakukan Curtis V Cairncross, menurut Iin, mencuci tangan memakai sabun dapat menurunkan risiko diare hingga 47 persen. “Saat ini, diare merupakan penyebab nomor dua kematian balita di dunia dan nomor satu di Indonesia,” ujarnya. Iin mengilustrasikan, kira-kira satu dari lima anak yang terserang diare berakhir dengan kematian. Sehingga, kurang lebih 1,5 juta balita di dunia meninggal karena diare setiap tahunnya. Di Indonesia sendiri, kata Iin, morbilitas diare cukup

tinggi, mencapai 423 per 1.000 penduduk. Sementara itu, Kepala Sekolah SD Al Azhar 14 Yani Mulyani menuturkan, budaya cuci tangan di sekolahnya sebenarnya bukan sesuatu yang baru. Sebab, hal ini juga masuk dalam internalisasi program kegiatan belajar mengajar. “Cuci tangan telah menjadi tradisi yang kuat, apalagi para siswa juga sudah mulai sholat lima waktu yang sebelumnya melakukan wudlu,” ujar Yani. Dia menambahkan, SD Al Azhar 14 terpilih mewakili Karesidenan Semarang dalam Lomba Sekolah Sehat tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun ini. Sebagai upaya dalam menunjang kesehatan siswanya, Yani mengakui, pihak sekolah juga tidak sembarang memesan cathering makanan. Selain itu, juga menekankan kebersihan yang utama pada kantin sekolah yang berjumlah 9 buah. “Dari sini, siswa SD kami yang berjumlah 730 dan 230 siswa TK jarang yang sakit,” imbuhnya. Sementara ratusan siswa SD kemarin terlihat gembira mengikuti kegiatan cuci tangan tersebut. dengan arahan pembimbing mereka menggosok-gosok tangan dengan sabun hingga berbusa. Tak jarang dari mereka bercanda menggunakan sabun dan air. (zal/ric)

ADITYO DWI/RADAR SEMARANG

BIAR SEHAT- Ratusan siswa SD Al Azhar 14 Banyumanik mencuci tangan massal dalam rangka Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia, Jumat (15/10).


CMYK

18

SABTU, 16 OKTOBER 2010

RADAR TEGAL

MUHAMAD RASYID RIDHO

Dapat Peran Menantang MUHAMAD Rasyid Ridho, salah satu personil Teater Terang SMA Negeri 1 Pagerbarang Kabupaten Tegal mengaku pernah mendapatkan peran yang menantang dalam keterlibatannya di Teater Terang di sekolah. Dia pernah memerankan preman dan pemimpin yang arogan. “Sebenarnya nggak sesuai dengan karakterku tapi untungnya aku cukup berhasil memerankannya,” cerita dia. Buktinya pas acara selesai banyak temen yang ngasih applause dan ucapan selamat ke dia. Karena sering tampil di teater, namanya jadi banyak dikenal di sekolah. Bukan hanya kalangan siswa saja tapi dewan guru juga mengenalnya. Kelompok teaternya sendiri selalu aktif tampil di acara-acara sekolah. Salah satunya acara perpisahan dan halal bi halal. “Ikut ekskul teater itu mengasyikan dan bisa mengasah kemampuan aktingku,” tambahnya. Ekskul yang berlatih setiap Sabtu itu cukup banyak peminatnya. Dukungan dari dewan guru cukup memotivasi anak yang ikut ekskul tersebut. Penyuka sepak bola ini berharap, teater sekolahnya tidak hanya terkenal di intern sekolah saja tapi bisa terkenal di luar sekolah dengan mengikuti berbagai perlombaan teater. Selain di teater, cowok yang sekarang kelas XII ini juga aktif di Pramuka. Malah dia sempat jadi Pradana Putra Gudep 092 Purbaya Pangkalan SMA Negeri 1 Pagerbarang. (layung)

MESKI nggak banyak yang tau, tanggal 15 Oktober yang jatuh pada Jumat (15/10) kemarin rupanya diperingati sebagai Hari Hak Azasi Binatang. Seperti manusia, binatang sebagai makhluk hidup juga memiliki hak azasi. Dan bicara soal ini, tentu nggak lepas dari binatang kesayangan yang banyak dipelihara di rumah. Sejumlah 29, 62 persen dari 27 ResponX yang didata Tim Xpresi mengaku suka banget memelihara binatang peliharaan. Salah satu yang mewakilinya, Andi Gunawan, siswa kelas XII IPS4 SMA Negeri 5 Kota Tegal. Hal yang paling disukai dari binatang peliharaannya adalah saat memberinya makanan. ”Kalo pagi burungku terus berkicau, kalo dah kaya gitu aku seneng aja memeliharanya,” ujarnya. Tapi nggak semua ResponX suka memelihara binatang loh. Sejumlah 19, 61 persen ResponX mengaku nggak suka memeliharanya. ”Aku nggak suka hewan, karena kalau memelihara kadang mati. Selain itu juga aku takut,” kata Lia Jumiata, siswi XI IPS SMA Negeri 4 Kota Tegal. Sementara 51, 85 persen lainnya hal itu biasa-biasa aja. Sebanyak 37,03 persen ResponX mengaku pernah punya binatang peliharaan di rumah. Hal ini seperti pengakuan Fadil Azmi, siswa kelas VII SMP Negeri 1 Bojong Kabupaten Tegal. ”Aku dulu punya kelinci, tapi sekarang dah dijual,” ucapnya. Jawabannya berbeda dengan

Apa kamu suka memelihara binatang? Suka banget Nggak suka Biasa aja

29,62% 19,61% 51,85%

Apa kamu punya hewan peliharaan? Punya Nggak Pernah punya

29,62% 33,33% 37,03%

Binatang apa yang pernah kamu pelihara? Kucing Ayam Burung Anjing

25, 92 % 29, 62% 37, 03% 7,4%

Kenapa sih kamu suka memelihara hewan? Muak Untuk Memuja Alone At Last

[intro] F C Dm A# 2x F C Dm Kau berpindah yang terindah A# Perlu membual dari semua F C Dm Semua percikan Dan semua pesan A# Hirup udara untuk memuja F C Dm Rentanku mengelak Lemah ku melihat A# Timbang nafasku saat terlelap F C Dm Muak tuk melihat Dan smuanya singkat A# Kuteringat dan kau melihat

Lucu dan menggemaskan 44, 44% Menghasilkan 33,33 % Suka saja 7,4% Untuk perhiasan 14,81%

Apa kamu mengembangbiakan hewan peliharaanmu agar bertambah lebih banyak? Iya Nggak Kadang-kadang Nggak tau

51,85% 19,61% 19,61% 11,11%

ILUSTRASI: DWI NANDA P/RATEG

33,33 persen ResponX yang mengaku nggak pernah punya binatang peliharaan. Sisanya, sebesar 29, 62 persen masih memilikinya. ”Aku kalo nggak memelihara binatang, kayaknya di rumah

kurang pas,” kata Eko Puji Prasetiyo, siswa kelas IX MTs Darussalam Karanganyar, Pagerbarang, Kabupaten Tegal. Jenis binatang yang dipelihara tentunya berbeda-beda. Sejumlah 37,03 persen

memfavoritkan burung. ”Aku suka burung yang berkicaunya nyaring, kalo dijualpun harganya mahal,” tandas Agus Supriyanto, siswa kelas X SMA Pancasakti Kota Tegal. Selain burung, ayam mendapat-

kan prosentase 29,62 persen dan kucing, 25, 92 persen. Hanya 7,4 persen yang memilih anjing. Alasan mereka memilih binatang itu juga tak sama. Sebanyak 44,44 persen karena lucu dan menggemaskan. (tim 1)

Am A# Kau penyiksa!!! F C Jilat pantatku bila kau bisa Am A# Simpan semua!!! C Setan kau hancurkan misi hidupku!!!! [chorus] F C Kau mulai bersinar Kau mulai berpijar Am Tusuk diriku tuk mengingat D# Takkan berubah sampai ku mati F C Kau mulai bersinar Kau mulai berpijar Dm Tusuk diriku tuk mengingat A# Takkan berubah sampai ku mati F C Kembali berjanji Dm A# Kalimat indah membuatku tak bernyali F C Dm Semua teringat Sumpahpun terucap A# Ku tersadar bangsat ku tersadar Am Kau F Jilat Am

A# penyiksa!!! C pantatku bila kau bisa A#

BINATANG peliharaan memiliki daya tarik tersendiri bagi manusia. Jadi, butuh tempat dan makanan yang layak,” penggemarnya. Sebagian bahkan menganggap peliharaan kata dia. itu bisa menghilangkan kejenuhan. Hal ini seperti diakui Cowok kelahiran Tegal, 8 Agustus 1993 ini punya tips Arif Dwilaksono, siswa kelas XII IPS2 SMA Negeri 1 terkait memelihara binatang. Simak yuk! Pagerbarang Kabupaten Tegal. Menurut dia, 1. Pelihara dengan baik, binatang peliharaannya bisa mengubah suasana agar binatang tersebut tetap jenuh menjadi senang. sehat dan menggemaskan “Setiap ada beban yang mengganjal di pikiranku, 2. Selain bisa menghilangbiasanya aku ngasih makan ikan hiasku, atau kan stres, kalo memang meKetua Teater SMA Negeri 1 Pagerbarang pegang-pegang kelinci,” ujar Arif yang memiliki mungkinkan, kamu juga bisa beberapa binatang peliharaan. dapat keuntungan materi dari Ketua ekskul teater ini mengungkapkan kesukaannya beternak binatang pada peliharaannya. Setiap hari dia tidak pernah lupa 3. Jangan cuma senang melihatnya saja. Kamu juga memberikan perawatan dengan baik. Mulai dari memberikan harus senang merawatnya makan, minum hingga membersihkan tempat tinggalnya. 4.Hewan juga makhluk Tuhan seperti manusia, jadi “Aku menganggap binatang peliharaanku seperti perlakukanlah dengan baik selayaknya makhluk hidup. (mufrodi)

Arif Dwilaksaono

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

TIM XPRESI KOORDINATOR : Khikmah Wati ANGGOTA TIM1: Hendra Apriyadi , Mufrodi, I Layung Sari TIM 2: M Khaerul Anam, Intan Aji Purnamawati, Ikhsan B

PROFIL USIA :

JUMLAH :

13 - 17 tahun

30 ResponX di Kota dan Kabupaten Tegal

JENIS KELAMIN :

PENDIDIKAN :

Cewek 50 persen Cowok 50 persen

SMP dan sederajat SMA/SMK dan sederajat Metode : Random sampling

CMYK

SETELAH berhasil meraih Juara I Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) beberapa bulan lalu, dua siswa MAN Kota Tegal yang tergabung dalam Perguruan Pencak Silat Setia Hati Winasih dan Ade Irma Yanti semakin optimis akan kembali meraih juara. Kedua pelajar ini mengaku tidak ingin mengecewakan perguruan dan sekolahnya. ”Aku harus maksimal dalam berlatih, agar bisa berprestasi dan membawa nama baik buat orang-orang yang ada di hatiku,” ujar Winasih, siswi yang masih duduk di kelas XI IPA 2 ini. Hal itu diamini teman sekelasnya, Ade Irma Yanti. Menurutnya, untuk menjadi juara tidak

mudah seperti yang dibayangkan. Butuh doa dan kerja keras yang istikomah. ”Aku punya rutinitas untuk berlatih di ekskul ini, selain itu juga aku harus mempunyai motivasi dan niat yang kuat,” ujar Ade. Prestasi perguruan pencak silat mereka bisa dibilang bagus. Perguruan tersebut pernah meraih Juara III tingkat eks Karesidenan Pekalongan beberapa bulan yang lalu dan juga Juara I Porda. Mengenai latihan, mereka mengambil jadwal setiap Senin dan Jumat sore sepulang sekolah. Di sana dilatih beberapa teknik serangan seperti tendangan, pukulan, samparan dan sapuan. Selain itu, kesabaran, ketekunan dan mental juga dikedepankan. (mufrodi)


SAMBUNGAN

SABTU 16 OKTOBER 2010

19

RADAR TEGAL

Bus DPR Tabrakan, Pelajar Tewas dari halaman 1 di Klaten untuk maksud yang sama. Saat tiba di Dusun Jaten, Desa Tloyo, Kecamatan Wonosari, kecelakaan beruntun terjadi. Kecelakaan itu berawal saat motor yang dikendarai Muhammad Tansri Jauhari Mustofa, 15, warga Desa Tloyo, berusaha menyalip truk di Jalan Raya Wonosari-Sukoharjo. Namun nahas, stang motor Honda Supra bernopol AD 5913 WV yang dikemudikan Tansri menyenggol bak truk. Akibatnya, laju motor jadi oleng. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan, meluncur rombongan Komisi II DPR RI. Mobil pertama, patroli jalan raya (PJR) yang mengawal

rombongan DPR, berhasil menghindari tabrakan. Begitu pula bus yang mengangkut rombongan wakil rakyat. Hanya, lantaran kaget melihat laju motor korban yang oleng ke tengah, pengemudi bus, Jayadi, 54, terpaksa membanting setir ke kiri. Akibatnya, bus menabrak pohon munggur besar di tepi jalan. Sementara itu, motor Tansri yang memboncengkan kawannya, Singgih Sudarsono, 15, akhirnya terjatuh di tengah jalan. Nahas, dari belakang melaju sebuah mobil yang belum diketahui identitasnya, yang tak mampu mengerem atau menghindari tabrakan. Mobil itu langsung menabrak tubuh kedua siswa kelas IX SMPN I Wonosari, Klaten,

tersebut. Kedua remaja itu mengalami luka-luka cukup parah di bagian kepala dan bagian tubuh lainnya. Bahkan, Tansri akhirnya tewas di tempat, sedangkan temannya masih bisa diselamatkan dan dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Klaten. Mobil yang menabrak kedua korban langsung tancap gas melarikan diri. Begitu menabrak pohon, bus bernopol AA 1433 AK itu langsung terhenti. Akibatnya, moncong sebelah kiri bus penyok, sedangkan kaca depannya pecah. Politisi Partai Hanura Akbar Faizal yang ikut dalam rombongan itu mengalami luka-luka di bagian muka. Dari hidungnya keluar darah segar. (oh/jpnn/ ari)

Selamat Berjuang Tim-Tim NBL ... dari halaman 1 puluh) memang hadir di setiap seri. Seri perdana di Surabaya ini akan berlangsung setiap hari, hingga 24 Oktober mendatang. Kemarin, jumpa pers perdana juga sudah diselenggarakan di atrium DBL Arena Surabaya. Rastafari Horongbala, head coach Pelita Jaya, menyebut timnya sudah berlatih keras untuk menghadapi seri perdana di Surabaya ini. Mau tidak mau memang harus begitu, karena dia melihat klub-klub lain juga begitu serius dan bersemangat menghadapi musim perdana NBL Indonesia. Tidak seperti dalam beberapa tahun terakhir, saat liga tertinggi di Indonesia masih bernama Indonesian Basketball League (IBL). “Semangat tahun ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Kami tentu ingin menjadi yang pertama meraih juara di NBL,” tegasnya. Semangat serupa disampaikan Tjetjep Firmansyah, pelatih

Dell Aspac Jakarta. “Mesin sudah dipanasi. Sekaranglah saatnya untuk memacu mobil,” ujarnya saat latihan menjajal lapangan di DBL Arena, kemarin sore. Bagi PT Deteksi Basket Lintas (DBL) Indonesia sebagai pengelola NBL Indonesia, pembukaan ini sudah ingin segera diselenggarakan dan diselesaikan. Seperti tim-tim: Persiapan sudah banyak dilakukan, tinggal eksekusi. “Kami senang sekaligus agak nervous menghadapi seri perdana ini. Karena sudah dinantinantikan orang, dan orang punya ekspektasi cukup tinggi. Kami memang sudah sukses menyelenggarakan banyak kompetisi, tapi rasanya seperti akan melahirkan bayi baru,” tutur Azrul Ananda, direktur DBL Indonesia, commissioner NBL Indonesia. Persiapan terakhir kemarin, dilakukan meeting bersama semua pihak. Mulai penyelenggara, tim wasit dari PB Perbasi, dan para pelatih NBL Indone-

sia. “Ini untuk persamaan persepsi. Supaya pertandinganpertandingan berlangsung lebih lancar. Karena intinya adalah komunikasi yang lebih baik. Dan sekarang sudah lebih baik dari dulu-dulu,” kata Julisa Rastafari, Ketua Bidang III PB Perbasi. Bagaimana dengan atraksi pembukaan? Azrul Ananda menjelaskan, pembukaan besok tidaklah formal, tidaklah berlebihan, tapi juga tidak sederhana. “Tentu ada seremoni Indonesia Raya untuk membuka kompetisi. Lalu, sebelum pertandingan kedua (Pelita Jaya v CLS Knights, Red), ada show khusus untuk penonton. Lapangan akan kami jadikan layar raksasa. Semoga lancar dan bisa dinikmati,” paparnya. Azrul berharap, seri perdana NBL Indonesia ini akan mendapat sambutan hangat dari para penggemar basket. Khususnya di Surabaya. “Kapan lagi sepuluh klub terbaik semua berkumpul di satu kota,” pungkasnya. (jpnn)

Timur Mulai Digoyang Aktivis dari halaman 1 membuat publik resah. Tokohtokoh itu diantaranya, Ade Rostiana Sitompul, Anton Prajasto, Bambang Widodo Umar, Benny Susetyo, Chalid Muhammad, Danang Widoyoko, Johannyes Hariyanto, Hendardi, MM. Bilah, Nursyahbani Katjasungkana, Sandyawan Sumardi, Siti Musdah Mulia, Teten Masduki, Usman Hamid, dan Zoemrotin K. Susilo. “Kami khawatir proses yang sejak awal cacat prosedural justru membahayakan Polri di masa mendatang,” kata Haris. Secara khusus, alumni Universitas Trisakti itu mengutip pernyataan Timur Pradopo bahwa dirinya akan memberdayakan FPI dan para jawara Banten.

“Itu menggambarkan cara pandang Kapolri ke depan yang bagi kami merupakan ancaman bagi kaum minoritas,” katanya. Haris menunjukkan data-data aksi kekerasan yang dilakukan oleh kelompok massa yang selama ini diteliti oleh Kontras. Komjen Timur Pradopo memang dikenal akrab dengan ormas-ormas Islam. Hal itu diakui sendiri oleh Timur saat berbincang dengan anggota Komisi III DPR yang berkunjung ke rumahnya Rabu (13/10) lalu. “Saya kenal dengan hampir semua jawara Banten. Mereka sahabat saya dan bagian dari kelompok masyarakat yang bisa membantu polisi,” kata Timur saat itu. Timur juga tak menampik kedekatannya dengan FPI. “Prinsipnya akan kita ber-

dayakan sesuai dengan potensi masing-masing,” katanya saat fit dan proper test di gedung DPR Kamis 14/10 lalu. Menurut Haris, pengakuan terbuka Timur itu justru akan membuat masyarakat yang selama ini menjadi korban cemas dan tidak respek. “Seharusnya Kapolri justru mempertimbangkan untuk membubarkan kelompok kelompok massa yang melegalkan caracara kekerasan,” katanya. Tudingan Kontras itu langsung direaksi oleh Front Pembela Islam. Juru bicara sekaligus Ketua DPP FPI Bidang Hukum Munarman SH menilai kelompok-kelompok LSM itu mempunyai agenda tersembunyi. “Targetnya memang untuk menjelekkan nama organisasi Islam,” katanya. (jpnn)

Nunun Mangkir Pemeriksaan dari halaman 1 ngan atas dua catatan medis tersebut, ditandatangani oleh dokter pribadi Nunun, dr Andreas Hary. Johan mengungkapkan, KPK telah berupaya melakukan pemeriksaan terhadap Nunun. Surat panggilan pemeriksaan itu sendiri telah dikirimkan sejak 8 Oktober lalu. Ketika ditanya apakah KPK pernah menyambangi Nunun di Singapura, Johan mengatakan KPK belum mengirim tim ke sana. Sebab,

alamat yang dicantumkan tidak jelas. “Dan tidak ada atas nama itu (Nunun) di sana,”imbuhnya. Meski begitu, Johan menegaskan, KPK akan terus berupaya menghadirkan Nunun sebagai saksi. Terkait beberapa surat keterangan yang dikirimkan pihak Nunun, Johan mengatakan, tim penyidik KPK akan mempelajari surat tersebut, untuk ditentukan langkah selanjutnya. Selain itu, KPK juga akan mengambil sikap terkait penyakit Nunun. “Kita akan lakukan penyikapan

terhadap sakitnya Nunun. Setelah ada sikap itu akan kita sampaikan,”lanjut dia. Menyoal pentingnya kesaksian dari Nunun, Johan mengatakan, keterangan dari yang bersangkutan akan digunakan untuk mengungkap siapa pemberi cek perjalanan tersebut. Namun, bukan hanya keterangan Nunun yang satu-satunya. Nunun sendiri diperiksa sebagai saksi atas tersangka dari fraksi Golkar, antara lain Hengky Baramuli, TM Nurlif, Kamarullah, dan Baharuddin

Aritonang. Seperti diketahui, nama Nunun Nurbaeti berulang kali disebut oleh empat terpidana kasus tersebut yang merupakan mantan anggota dewan komisi 9 periode 1999-2004 yang menikmati cek perjalanan. Mereka menyatakan Nunun merupakan pemberi cek perjalanan tersebut. Kesaksikan mantan staf Nunun, Arie Malang Judo menguatkan keterangan para terpidana itu. Namun, berulang kali dipanggil, Nunun tak pernah hadir. (ken)

NU Tak Inginkan Penggulingan Pemerintahan penggulingan presiden. Dia dari halaman 1 baru pulang dari Lebanon dan aktivis mahasiswa di Kantor PB Libya sehingga tidak mengeNU dengan agenda pengguli- tahui pertemuan kelompok mahasiswa tersebut. Said mengangan presiden. “Kami menegaskan bahwa takan, lantai delapan Kantor PB NU tidak setuju dan tidak akan NU memang biasa disewakan ikut serta dalam gerakan-gera- untuk khalayak. “Bisa disewa oleh siapa pun, kan yang tidak konstitusional,” kata Ketua PB NU Slamet Ef- apakah itu acara perkawinan fendy Yusuf yang mendam- atau apa. Tapi, sebenarnya, pingi Ketum PB NU Said Aqil kami tidak menginginkan itu Siradj saat bertemu Boediono terjadi di Kantor PB NU. Walaudi Kantor Wapres kemarin. pun disewa berapa saja, kalau Kehadiran mereka di Kantor untuk gerakan politik, apalagi Wapres itu untuk mengundang inkonstitusional, kami sebenarBoediono agar hadir dalam Glo- nya tidak setuju,” papar Said. Isu penggulingan pemerintabal Peace Conference and Festival di Jakarta yang dimulai han SBY muncul pertama saat pertemuan sejumlah tokoh hari ini. Slamet menjelaskan, peng- nasional di Kantor PP Muhamgulingan presiden hanya bisa madiyah. Di antara banyak dilakukan dengan cara revolusi tokoh yang berbicara kritis dan kudeta. Kedua cara itu, terhadap kondisi bangsa saat menurut dia, hanya akan meru- ini, mantan Menko Perekonogikan rakyat. “Kami, NU, adalah mian Rizal Ramli sempat meorganisasi rakyat. Karena itu, nyinggung upaya perebutan kami lebih baik mencintai suatu kekuasaan sebagai salah satu tata cara yang benar, demokrasi solusi. Beberapa hari setelah itu, yang konstitusional. Jadi, kalau pengin jadi presiden, tunggu sejumlah aktivis melakukan tiga tahun lagi, mempersiapkan pertemuan di Kantor PB NU diri, jangan menjatuhkan di terkait dengan rencana aksi 20 Oktober nanti. Mereka siap sini,” kata Slamet. Ketua Umum PB NU Said mengerahkan massa untuk tuAqil Siradj juga mengaku kaget run ke jalan menyatakan kepriatas dipakainya Kantor PB NU hatinan. Mereka menganggap untuk penggalangan dukungan pemerintahan SBY-Boediono

“setelah tepat setahun bekerja” tidak efektif dalam menyelesaikan problem bangsa. Terpisah, Rizal Ramli membantah pihaknya disebut mendorong penggulingan pemerintahan. Bahkan, dia menegaskan tidak pernah menggunakan istilah yang identik dengan makar tersebut. “Coba dengarkan kembali pidato saya atau teman-teman yang lain. Kami tidak pernah menggunakan istilah penggulingan,” katanya di gedung Dewan Perwakilan Daerah (DPD) kemarin. “Kami selalu menggunakan istilah perubahan,” imbuh Rizal yang baru saja berbicara dalam diskusi Mengurai Distribusi Dana Bagi Hasil SDA itu. Demokrasi Indonesia, menurut dia, perlu berubah dari demokrasi kriminal menjadi demokrasi amanah yang pure untuk kepentingan rakyat. Kebijakan ekonomi yang sangat liberal juga harus diganti dengan kebijakan ekonomi yang lebih prokonstitusi. “Istilah penggulingan ini digunakan oleh pejabat, menteri-menteri yang takut di-reshuffle, atau dari Partai Demokrat, yang mungkin mau cari muka. Jadi, dilakukan dramatisasi dengan menggunakan

istilah penggulingan. Sementara kami berpikir perubahan,” papar Rizal. Dia menambahkan, yang punya kekuatan melakukan makar adalah angkatan bersenjata. “Masak masyarakat sipil mampu melakukan makar,” ujarnya. Meski begitu, Rizal meminta pemerintah tidak terlalu jemawa. Dia mengingatkan, pada Maret 1998, Soeharto dipilih seratus persen. Tapi, dua bulan kemudian, tokoh sentral Orba itu turun dari kursi kepresidenan. “Kalau pemerintah tidak amanah, tidak betul-betul pro kepentingan nasional dan kepentingan rakyat, pasti akan terjadi perubahan,” tandas Rizal. Ketua DPP PDIP Bidang Politik dan Hubungan Antarlembaga Puan Maharani menegaskan, partainya tidak mendukung wacana penggulingan pemerintahan. Ini merupakan penghargaan terhadap konstitusi. “Kalaupun ada wacana seperti itu, lebih baik segera dihilangkan dari benak siapa pun. Sebab, menjaga stabilitas nasional, bangsa, dan negara yang akan selalu berhubungan dengan rakyatnya merupakan tanggung jawab kita bersama,” katanya. (sof/pri/c3/tof)

Kagum Ragam Kebudayaan Indonesia dari halaman 1 lantai 4. Saat tiba di pintu masuk redaksi, Navarrete ikut bergoyang menirukan gerakan empat penari yang menarikan Gereget Surabaya. Dalam kesempatan itu, Azrul memintanya menandatangani lembaran koran Jawa Pos yang memuat berita tentang kemenangannya di ajang Miss Universe 2010. “Setelah anda menang, paginya koran kami yang memuat berita kemenangan anda langsung laris,” kata Azrul. Mendengar penuturan tersebut, perempuan penyuka makanan pedas itu tertawa kecil. Setelah beramah tamah dengan awak redaksi Jawa Pos, cewek kelahiran 22 Februari 1988 tersebut dijadwalkan kembali terbang ke New York, Amerika

Serikat, untuk melanjutkan tugasnya. Indonesia adalah negara pertama yang dikunjunginya setelah mendapat mahkota Miss Universe. Selain Surabaya, dia juga mengunjungi Jakarta dan Solo. “Ini negara yang hebat. Kebudayaannya banyak macamnya,” kata Navarrete. Sebelumnya, Navarrete mengawali hari keduanya di Surabaya dengan mengunjungi pusat kecantikan Jayanata di Jalan Mawar. Dengan kemeja batik lengan pendek warna terakota, anak pertama dari kedua bersaudara itu disambut Beng Jayanata, pemilik Jayanata, lantas ditemani Han dan Yenita Jayanata berkeliling mengamati berbagai produk kecantikan serta perawatan yang tersedia disana.

Dalam kesempatan tersebut Navarrete juga berbagi cerita tentang kecantikan bersama pelanggan Jayanata. Menurutnya, semua perempuan itu cantik, tinggal dikombinasikan dengan kepribadian yang menarik. Soal daya tarik fisik, menurutnya, kecantikan seorang perempuan bisa terlihat dari bagian mata. “Karena itu semua orang bisa tampil cantik,” kata cewek yang juga dikenal sebagai nutrisionis tersebut. Seperti biasa, cewek kelahiran 22 Februari 1988 tersebut ditemani oleh Nadine dan Betha. Navarette dan Nadine lantas diajak Vice President Shiseido Indonesia Jo Liat Tijang untuk mengikuti upacara minum teh khas Jepang yang disebut dengan Cha No Yu.

Acara minum teh tersebut diyakini bisa menjaga kesehatan tubuh. Acara kemudian dilanjutkan dengan berfoto bersama dengan pelanggan Jayanata yang terpilih. Agenda kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi butik Mama & Leon, Sette Parole, dan Everbest di Mal Galaxy. Di pusat perbelanjaan yang terletak di Surabaya Timur itu, Navarrete mendapat kenangkenangan berupa miniatur patung Sura dan Baya. dari GM Mal Galaxy Neil V Storey. “Wow. Its Beautiful,” katanya setelah mendengarkan penjelasan dari Neil tentang arti patung tersebut. Dari Mal Galaxy, Navarrete melanjutkan perjalanannya ke Mr Pancake di Tunjungan Plaza lantai lima. (any/aww)


CMYK

KOMBIS

SABTU, 16 OKTOBER 2010

20

RADAR TEGAL

Esia The Best CDMA JAKARTA - Esia kembali memperlihatkan komitmennya untuk memberikan layanan terbaik bagi pelanggannya dengan meraih penghargaan dalam ajang Indonesia Customer Satisfaction Awards 2010 melalui kartu CDMA prabayar. Dengan jumlah pelanggan mencapai 11,1 juta dan tersebar di 82 kota nasional, Esia menyadari betul dukungan pelanggan sehingga mampu tampil sebagai produk pilihan masyarakat. Penghargaan diterima Senin (4/10) oleh Direktur PT Bakrie Telecom Tbk, Juliandus Tobing di Jakarta. Penghargaan ini semakin memperkuat posisi Esia sebagai layanan terbaik yang tidak hanya ditunjang tarif murah, tapi juga terdepan dalam inovasi dan kualitas jaringan andal. Di tahun yang sama, layanan telekomunikasi hemat ini juga kembali berhasil memenangi penghargaan untuk produkproduk inovatif dan difavoritkan masyarakat Indonesia. Melalui ajang Selular Award 2010, Esia meraih 2 (dua) penghargaan bergengsi,yaitu The Most Favourite Bundling Program dan The Most Favourite Innovation CDMA Service. Saat itu, penghargaan diterima Executive Vice President (EVP) Marketing, Product & CRM Ridzki Kramadibrata di Jakarta pada Juli lalu.

Terkait dengan kepuasaan pelanggan tentu tak lepas dari kesetiaan mereka sebagai pengguna. Membangun kesetiaan pelanggan, terutama saat kompetisi berjalan demikian ketat, merupakan tantangan terbesar operator telekomunikasi Indonesia, termasuk Esia. Masyarakat punya pilihan beragam dengan berbagai tawaran yang seringkali dikesankan gratis. Tujuannya agar masyarakat mau melirik, mencoba dan akhirnya menjadi pelanggan tetap. Kesadaran untuk membangun kesetiaan pelanggan melalui kepuasan layanan dinyatakan Erik Meijer, Wakil Direktur Utama PT Bakrie Telecom dalam situs resminya. “Kesetiaan itu harganya mahal. Bukan saja dari sisi biaya, tapi juga membutuhkan proses panjang lewat konsistensi pengalaman yang menyentuh emosi personal,” papar Erik. Karena itu Esia berupaya menciptakan produk-produk sederhana, terjangkau dan inovatif tapi langsung memberikan nilai lebih bagi pelanggan. Masyarakat bisa langsung merasakan manfaatnya. “Itulah best value for money dimana uang yang dibelanjakan masyarakat ternyata memberikan nilai lebih pada dirinya. Pelanggan Esia telah membuktikan hal tersebut dan membuat mereka tetap setia selama ini,” ujar Erik. (*)

XL Hadirkan Free BlackBerry Internasional Roaming

Fasilitas Gratis

DI 7 NEGARA BANDUNG - PT XL Axiata Tbk (XL) terus memaksimalkan manfaat produk-produk layanan selulernya bagi pelanggan. Rabu (13/10) kemarin, XL kembali menghadirkan manfaat yang dapat dinikmati secara langsung oleh pelanggan berupa fasilitas gratis internasional roaming data bagi pelanggan XL BlackBerry di 7 negara yaitu Malaysia (Celcom), Singapura (M1), Kamboja (Hello), Bangladesh (Robi), Sri Lanka (Dialog), Hongkong (SmartTone),dan Jepang (Softbank). Fasilitas gratis internasional roaming data ini merupakan inovasi layanan pertama di dunia, dan berlaku mulai 13 Oktober sampai 31 Desember 2010. Direktur Commerce XL Joy Wahjudi mengatakan, pertumbuhan pelanggan BlackBerry di Indonesia sangat cepat. Berbagai manfaat memang mampu dihadirkan oleh layanan BlackBerry. Sebagai operator, XL akan terus meningkatkan manfaat XL BlackBerry bagi pelanggan. Salah satunya adalah pada layanan roaming berupa gratis biaya roaming yang berlaku di 7 negara bagi pelanggan baru XL BlackBerry ini. “Kami yakin, pelanggan XL BlackBerry akan sangat terbantu dengan promo baru ini mengingat mobilitas dan kebutuhan atas biaya roaming yang ringan,” terangnya. Penawaran gratis BlackBerry Internasional roaming data bagi pelanggan XL BlackBerry ini tersedia di 7 operator di 7 negara yang menjadi anggota Axiata Group serta jaringan partner internasional XL, yaitu Malaysia (Celcom), Singapura (M1), Kamboja (Hello), Bangladesh (Robi), Sri Lanka (Dialog), Hongkong (SmartTone),dan Jepang (Softbank), berlaku untuk pelanggan XL yang menggunakan kartu XL Prabayar dan XL Pascabayar Untuk pelanggan baru XL BlackBerry One bulanan yang yang menggunakan kartu XL Prabayar

DOK.ISTIMEWA

PROMO PROGRAM - VP Enterprise & Carrier XL Titus Dondi, Director of Commerce XL Joy Wahjudi, serta VP Marketing Communications XL Turina Farouk, diapit oleh para model/penari yang mengenakan busana tradisional dari salah satu negara tujuan program gratis Internasional roaming bagi pelanggan XL BlackBerry (kiri ke kanan).

bisa secara otomatis menikmati fasilitas gratis internasional roaming selama 3 hari pertama yang berlaku di 7 negara begitu mengaktifkan layanan XL BlackBerry dengan tarif hanya Rp 99 ribu perbulan. Pelanggan tidak akan dikenakan biaya apapun untuk mengaktifkan layanan roaming internasionalnya. Fasilitas gratis roaming ini berlaku selama 3 hari pertama di negara yang dikunjungi serta untuk maksimal 3 kali kunjungan di negara tujuan dalam jangka waktu 30 hari atau sebulan. Untuk hari ke-4 dan seterusnya di setiap kunjungan akan dikenakan tarif roaming normal Sementara bagi pelanggan XL BlackBerry yang menggunakan kartu XL Pascabayar, fasilitas gratis internasional roaming bisa dinik-

mati selama 9 hari dalam jangka waktu 30 hari di 7 negara yang termasuk dalam daftar program bebas internasional roaming ini. Untuk hari ke-10 dan seterusnya, akan dikenakan tarif roaming normal. Bagi pelanggan baru, cara mendapatkan fasilitas gratis layanan internasional roaming ini sangat mudah. Pelanggan cukup kirim SMS dengan menuliskan BB(space)BULAN lalu kirim ke 568. Setelah menerima notifikasi, jawab dengan ketik YA dan kirim lagi ke 568. Pelanggan akan mendapatkan notifikasi lagi yang menginformasikan bahwa dalam 24 jam layanan XL BlackBerry-nya akan aktif. Dengan aktifnya layanan XL BlackBerry, otomatis pula akan aktif

fasilitas roaming internasional. Layanan Blackberry Roaming akan otomatis dihentikan saat pelanggan tiba di Indonesia. Hingga saat ini jumlah pelanggan XL BlackBerry telah mencapai hampir 600 ribu pelanggan aktif, yang didukung dengan kapasitas bandwidth BlackBerry secara langsung ke RIM (Research in Motion) melalui dual carrier partner sebesar 800Mbps untuk menjamin kualitas layanan dan kenyamanan seluruh pelanggan XL BlackBerry. Selain itu, Untuk mendukung kenyamanan pelanggan menggunakan layanan BlackBerry, XL juga terus memperkaya aplikasi BlackBerry melalui fasilitas XL Mall serta penyediaan fasilitas XL Xperience Land di 11 kota di Indonesia. (*)

Gaikindo Jamin Mobil Impor Tak Membanjir DOK.ISTIMEWA

PENGHARGAAN - Esia melalui Direktur Legal PT Bakrie Telecom Tbk Juliandus Tobing (tengah) menerima penghargaan Indonesian Customer Satisfaction Award (ICSA) 2010 dari Majalah Swa, yang diserahkan GM Swa Network Thoos Pattinasarani, di Jakarta, Senin (4/10).

REI Berniat Bangun Listrik JAKARTA - Tak mau kalah dengan perusahaan tambang, pengembang properti (developer) juga berniat mengembangkan pembangkit listrik swasta (Independent Power Producer/IPP) daerah-daerah. Sayang, untuk merealisasikannya perlu payung hukum yang kuat. “Sejak dua tahun lalu kita sudah bentuk tim untuk teliti potensi listrik tenaga air, ternyata di beberapa daerah kita punya banyak sungai yang bisa dimanfaatkan, mungkin bisa untuk mengaliri (listrik) 5001000 rumah,” ujar Ketua Real Estate Indonesia (REI) Setyo Maharso di kantornya kemarin. Bahkan sungai-sungai di sekitar Jabodetabek pun bisa dimanfaatkan sebagai PLTA. Pihaknya mengaku ingin membangun PLTA mandiri untuk mengaliri listrik bagi properti-properti yang dibangun pengembang di daerah setempat. Untuk itu REI telah berkoordinasi dengan PLN, namun sayang belum ada payung

CMYK

hukum sebagai dasar dilaksanakannya sistem itu. “Kita mau bangun, PLN yang kelola tapi nanti listriknya harus dijual ke wilayah properti kami,” katanya. Payung hukum yang ada sekarang membolehkan pembangunan pembangkit listrik swasta. Akan tetapi produksi listrik yang dihasilkan tidak boleh langsung dikonsumsi sendiri oleh operator. Listrik harus masuk terlebih dulu ke jaringan listrik PLN, baru didistribusikan. “Kalau sistemnya seperti itu, belum tentu listrik yang kita jual akan kembali kepada kita,” tukasnya. REI berharap perhatian pemerintah ke sektor properti lebih besar lagi sehingga dapat membantu perekonomian nasional. Apalagi selama ini sumbangan bisnis properti mencapai lebih dari Rp 150 triliun atau hampir 20 persen dari total anggaran negara. “Program Menteri Perumahan Rakyat sudah bagus, tapi perlu dukungan”. (wir/jpnn)

JAKARTA - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pekan depan akan membahas lebih detail bersama Kementerian Perdagangan terkait penerbitan Permendag nomor 39/2010. Meski secara garis besar aturan tersebut menguntungkan karena melegalkan impor produk jadi tetapi dikhawatirkan terjadi salah tafsir. Bagi produsen otomotif, Permendag 39 memberikan nilai lebih karena mengizinkan untuk mengimpor produk jadi asalkan tidak di luar jenis barang yang diproduksi. Aturan ini merevisi Permendag 45/2009 yang didalamnya tidak mengizinkan importer Produsen seperti Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) melakukan impor barang jadi. Wakil Ketua Gaikindo Jongkie D Sugiarto mengatakan, detail dari isi Permendag 39 itu bagi

industri otomotif memang baru akan dikaji. Meski begitu dia meyakinkan bahwa kemudahan impor tidak akan membuat pasar mobil di tanah air dibanjiri mobil Completely Built Up (CBU) atau mobil impor. Menurut Jongkie, sebelum ada Permendag 45 yang akhirnya disempurnakan lewat Permendag 39 itu industri otomotif sudah diperbolehkan melakukan impor mobil secara utuh. Maka tidak akan terjadi aji mumpung dari para produsen untuk membanjiri pasar di dalam negeri dengan produk luar. “Tidak akan. Apalagi bea masuk CBU saat ini lebih tinggi dibandingkan CKD (Completely Knock Down atau dirakit di dalam negeri) dan komponen,” terangnya kepada Jawa Pos, kemarin. Bea masuk kendaraan CBU untuk jenis sedan mencapai 50 persen sedangkan jenis MPV

dan mini bus sebesar 45 persen. Kecuali untuk kendaraan yang diproduksi di kawasan Asean dan setiap unitnya sudah mengandung 40 persen kandungan komponen lokal Asean maka bea masuknya sudah nol persen. “Jangan dikira akan terjadi banjir mobil CBU,” terangnya. Product Planning & Business Development Manager PT General Motors AutoWorld Indonesia (GMAI) Harry Yanto mengatakan pihaknya selaku ATPM Chevrolet yang seluruh mobilnya masih CBU tidak akan serta merta memanfaatkan Permendag 39. Memang, kata Harry, pihaknya masih menunggu penjelasan menyeluruh usai pertemuan Gaikindo dengan Kementerian Perdagangan nanti. “Tetapi dengan tingginya pajak yang berlaku, rasanya tidak akan ada banjir mobil impor,” ucapnya.

Selain itu, Chevrolet menyesuaikan permintaan pasar dalam pengiriman produknya ke dalam negeri. Saat ini penjualan Chevrolet sedang tumbuh setelah pada 2009 lalu melakukan realisasi penjualan sebanyak 2616 unit. Sekitar 1800 unit di antaranya adalah model SUV, Captiva. “Kami memang belum bicara produksi di dalam negeri karena untuk melakukannya maka skala produksi minimal mencapai 5 ribu unit. Kami sudah persiapkan pabrik di Bekasi sambil menunggu pasarnya meningkat,” terangnya. Direktur Jenderal Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian Budi Dharmadi mengatakan, Permendag 39 sudah disepakati untuk mengatur importer, dalam hal ini kendaraan, agar lebih terkendali. “Mereka hanya akan impor produk yang

tidak dibuat di sini,” ujarnya. Model impor itu kemudian dipasarkan sebagai upaya tes pasar untuk mendapatkan respon konsumen. Jika responnya baik, pemerintah akan meminta untuk dilakukan produksi di dalam negeri. “Tapi kalau tidak disukai, mereka bisa batalkan (jualan model dimaksud di Indonesia),” terangnya. Budi meyakini, produsen kendaraan tidak akan mengimpor model yang sudah ada di Indonesia karena bisa membunuh produksinya sendiri. Berbeda jika wewenang impor hanya di tangan importer umum, maka kebutuhannya tidak bisa menyesuaikan sehingga bisa terjadi persaingan produk yang sama antara produksi dalam negeri dengan impor. Budi memberi contoh model Suzuki SX4 yang sebelumnya CBU, setelah digemari kemudian melakukan produksi di sini. (gen/jpnn)


CMYK

RADAR PEMALANG

BERLANGGANAN (0284) 323 575 / SMS ke 0852.2651.7726

SABTU, 16 OKTOBER 2010

TELP PENTING RSUD Dr. M. Ashari (0284) 321614 RSU Santa Maria Pemalang (0284) 321251 / 5862051 (IGD)

PENTOL RAH

Tiga Calon Melanggar Administratif Kampanye Hari Pertama PEMALANG - Kampanye hari pertama Pemilukda 2010 berupa penyampaian visi misi dan pawai bersama calon bupati/wakil bupati diwarnai sejumlah pelanggaran. Panwaslu menilai pelanggaran tersebut bersifat administratif dan melaporkan kasus tersebut ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pemalang Jum‘at (15/ 10). Ketua Panwaslu Agus Khumaedy kepada Radar menuturkan,

pelanggaran administratif tersebut tidak bersifat melanggar peraturan yang ada baik undangundang maupun peraturan bupati. “Pelanggaran adalah melanggar ketentuan yang lazim dan kesepakatan diantara mereka sendiri,” kata dia. Tiga pasangan dilaporkan ke KPU karena pelanggaran administratif tersebut, di antaranya adalah Yugo Dwijaya, H Junaedi SH MM – Mukti Agung Wibowo ST, H Sumadi Sugondo SE MM MSi-Hj Siti Sukesih. Menurut Panwas, pelanggaran administratif yang dilakukan Yugo

dok.radar pemalang

Agus Khumaedy

Dwijaya adalah mengganti wakilnya Sri Hartati yang berhalangan hadir dalam kampanye bersama tersebut dengan salah satu pendukungnya Sri Jumaliyah SH. Sementara H Junaedi SH MM Mukti Agung Wibowo ST dan H Sumadi Sugondo SE MM MSi Hj Siti Sukesih dilaporkan karena pelanggaran administratif yang sama yakni menggunakan kendaraan terbuka dan jumlahnya banyak. “Untuk pasangan H Juaedi SH MM - Mukti Agung Wibowo ST dan H Sumadi Sugondo SE MM

MSi - Hj Siti Sukesih kami laporkan ke KPU karena saat pawai bersama melibatkan banyak pendukung dengan menggunakan kendaraan terbuka. Bahkan sampai menggunakan bus. Padahal sebelumnya untuk pendukung jumlahnya dibatasi baik jumlah massa maupun kendaraan yang digunakan serta ukuran kendaraan adalah yang kecil- kecil,” jelasnya. Sementara untuk pasangan dr Kun Sri Wibowo - Endang Purwanti dinilai tidak melakukan pelanggaran meskipun saat pawai ke hal 9 kol 5

Seleksi PKH Dinsos Diduga Penuh Kebohongan

SUMITRO / RADAR PEMALANG

TARI GAMBYONG – Pemanasan anggota Sanggar Seni Tari Muncang, Kec Bodeh, sebelum tampil dalam TMMD II di Lapangan Desa Muncang, Rabu (13/10).

Melestarikan Seni Tari dari Hobi

Tidak Ikut Seleksi I, Lolos

PEMALANG – Berangkat dari hobi sejak kecil, Ayu, Widia, Eni, dan Mimin, sepakat membentuk kelompok seni tari. Kegiatan yang menurut kwartet remaja ini sangat jarang ditekuni remaja lainnya. Namun semua itu tidak menyurutkan langkah mereka untuk melestarikan budaya jawa. “Buat apa malu, kalau tidak kita lalu siapa lagi yang akan melestarikan seni tari yang merupakan kebudayaan Jawa,” tutur Eni Wijayanti kepada Radar, Rabu (13/10). Diceritakan dia, rasa solidaritas dan hubungan emosional sesama sudah terjalin dengan baik sejak SD. Dimana saat itu, mereka berempat yang memang satu sekolah sudah mempelajari seni tari dari kegiatan ekstra sekolah. Hal yang sama terus berlanjut hingga SMP dan SMA. Bahkan, saat menempuh jenjang pendidikan SMA setahun lalu, keempatnya pernah meraih juara 1 Tingkat Kabupaten Pemalang dalam ke hal 9 kol 5

INSIDEN

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

SORTIR – Surat suara Pemilukada sedang disiapkan dan disortir oleh warga.

KPU Siapkan Surat Suara

Puluhan Tenaga Sortir

PEMALANG – Ratusan peserta seleksi Calon Operator dan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) di Gedung SLB Kab Pemalang, kecewa dengan panitia seleksi yang tidak transparan. Mereka menuntut agar proses seleksi tenaga sosial tersebut dilakukan ulang. “Awalnya mereka memberikan penjelasan bahwa seluruh tahapan seleksi akan dilakukan secara terbuka dan transparan, namun nyatanya penuh kebohongan,” terang Sudiarso, orang tua dari peserta seleksi, saat bertandang ke Kantor Radar Pemalang beserta peserta lain mewakili 110 rekanrekannya, Jumat (15/10) kemarin. Dia membeberkan, beberapa keganjilan pada saat proses seleksi, diantaranya dimundurkannya pelaksanaan pendaftaran tanpa pemberitahuan yang jelas, tidak cocoknya nomor test dengan nama yang tertera, pengumuman hasil seleksi yang tidak transparan dan terkesan ditutup-tutupi, serta dimintanya nomor test peserta tidak lolos tanpa ada kejelasan untuk tujuan apa. Bahkan yang lebih membuat mereka geram, ada beberapa peserta tidak mengikuti ujian tertulis, namun dinyatakan lolos untuk mengikuti tahapan lanjutan yakni wawancara. Hal ini diperkuat dengan kosongnya bangku peserta lolos pada saat ujian tertulis, Kamis (14/10). “Masa tidak ikut ujian dan nyatanyata bangkunya kosong bisa lolos seleksi. Panitia hanya akal-akalan dan penuh ke hal 9 kol 1

DIKERAHKAN ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

KORBAN - Salah atu rumah korban pencurian d Desa Kebon Gede Kecamatan Bantarbolang.

Empat Rumah Disatroni Maling PEMALANG - Empat rumah warga Desa Kebon Gede Kecamatan Bantarbolang Pemalang disatroni maling. Salah satu warga memergoki pelakunya namun tak berhasil ditangkap. Kejadian pada Jum‘at (15/10) dinihari itu menggegerkan warga dan mengakibatkan kerugian yang tidak sedikit. Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan empat rumah yang disatroni maling tersebut adalah milik Warsiti (29) Wastiah, Latif dan Ati. Mereka warga RT 23 RW 2. Tiga dari empat warga itu saat maling beraksi terlelap tidur sehingga beberapa barangnya berhasil digondol. Warga yang menjadi sasaran satron terakhir Wartiah terbangun saat mendengar suara mencurigakan sekitar pukul 03.00 WIB. ke hal 9 kol 1

PROGRAM BP3AKB Jateng Bentuk Jejaring K3B PEMALANG – Sebagai upaya pemerintah meningkatkan peran serta masyarakat terhadap pelaksanaan program Keluarga Berencana (KB), Badan Pelaksana Pemberdayaan Perempuan Pelindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Propinsi Jawa Tengah baru-baru ini telah membentuk Jejaring Kelembagaan Keluarga Kecil Berkualitas (K3B). Acara pembentukan Jejaring yang digelar di Kantor Bapermas KB Kabupaten Pemalang dihadiri oleh sejumlah elemen masyarakat. Kasubid Hubungan Lembaga Mas y a rakat dari BP3AKB Jateng Wurdiati SH MM mengatakan, kegiatan pembentukan jejaring K3B ini mendasari Surat Kawat Gubernur Jawa Tengah nomor : 411/1122 tanggal 8 September 2010 perihal memfasilitasi penyelenggaraan pertemuan pembentukan jejaring kelembagaan keluarga kecil berkualitas. Adapun tujuannya untuk meningkatkan komitmen lembaga masyarakat untuk keluarga kecil berkualitas. Selain itu untuk membentuk mekanisme partisipasi masyarakat dalam keluarga kecil berkualitas yang ada di daerah. ke hal 9 kol 1

CMYK

PEMALANG – Upaya persiapan untuk menghadapi Pemilukada di Kabupaten Pemalang tahun 2010 terus dilakukan KPU. Kini KPU sedang mempersiapkan surat suara yang akan digunakan pada hari H pelaksanaan Pemilukada. Dalam persiapan tersebut, puluhan warga sebagai tenaga musiman juga

telah ikut dilibatkan untuk menyortir surat suara guna menghitung dan mengetahui apabila ada yang rusak. KPU Pemalang melalui Kasmui SH selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) menuturkan, untuk

mempersiapkan surat suara yang akan digunakan pada saat pelaksanaan Pemilukada, sudah didroping awal sebanyak 342.000 surat suara dalam 95 dus. Untuk masing-masing dusnya berisi 3.600 surat suara. ke hal 9 kol 5

SUMITRO / RADAR PEMALANG

MENUNGGU HASIL – Puluhan peserta seleksi Calon Operator dan Pendamping Program Keluarga Harapan Dinsosnakertrans Kab Pemalang tengah proses ujian, kemarin.

Visi dan Misi H.Sumadi Sugondo, SE. MM. MSi dan Hj. Siti Sukesi VISI : “Terwujudnya Masyarakat Pemalang yang MANDIRI” ( Makmur, Berbudi dan Lestari ) MISI : 7 Misi Utama 1.Mengembangakan aktivitas ekonomi lokal yang berbasis potensi daerah, Usaha kecil menengah serta koperasi yang berorientasi ekonomi kerakyatan; 2.Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik ( good governance), demokratis dan bertanggung jawab, bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme ditunjang aparatur profesional serta sikap responsif sebagai pelayan masyarakat dalam rangka pelayanan prima; 3.Mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas, beriman, sehat, cerdas serta berbudaya berbasis kompetensi berkelanjutan; 4.Mewujudkan kualitas dan

kuantintas sarana dan prasarana pelayanan dasar bidang Kesehatan, Pendidikan, Ekonomi dan pengembangan wilayah; 5.Mewujudkan pengembangan investasi diikuti perluasan kesempatan kerja guna mengatasi kemiskinan dan pengangguran; 6.Meningkatakan pengelolaan dan pemanfaatan sumber Daya Alam yang optimal dengan tetap menjaga kelestarian fungsinya dalam menopang kehidupan secara berkesinambungan; 7.Mewujudkan kualitas kehidupan bermasyarakat yang harmonis dalam rangka saling menghormati dengan semangat kekeluargaan didukung dengan kepastian hukum dan penegakan HAM serta kesetaraan dan keadilan gender. PROGRAM PRIORITAS a. Pengembangan jaringan bisnis ekonomi lokal melalui penguatan menajemen dan modal usaha kecil, menengah dan ko-

perasi. b.Penanggulangan kemiskinan melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode dua instrumen yaitu mengurangi beban pengeluaran konsumsi kelompok miskin, Meningkatkan produktivitas masyarakat miskin untuk meningkatkan pendapatannya termasuk pemugaran rumah tidak layak huni. c. Pengembangan investasi melalui insentif dan kemudahan investasi, sejalan pengatasan pengangguran dan perluasan kesempatan kerja salah satunya melalui optimalisasi bursa kerja on line. d. Peningkatan pembangunan infrastruktur pendidikan, kesehatan, ekonomi dan sosial secara merata antar wilayah maupun antar perkotaan dan perdesaan , termasuk dusun berlistrik. e. Penegakan tata pemerintahan yang bersih seiring dengan ke hal 9 kol 1


METRO TEGAL

4

SABTU 16 OKTOBER 2010

RADAR TEGAL

PLN Rugi Rp 3,6 M LALU LINTAS ADI MULYADI/RATEG

SIMBOLIS - Wali Kota tengah berdialog dengan sejumlah warga Kelurahan Pesurungan Lor.

”Buatkan Kami Saluran Air”

HERMAS PURWADI/RATEG

DITATA - Penarik becak dan tukang parkir menjadi sasaran penertiban dalam giat yang dilakukan di areal KTL.

Pelanggar KTL Ditertibkan USAI melakukan langkah sosialisasi jajaran Satlantas Polres Tegal Kota bersama Dishubkominfo mulai melakukan penertiban di Kawasan Tertib Lalulintas (KTL). Giat yang dilakukan dua hari berturut-turut tersebut membidik tukang parkir sekaligus pemilik kendaraan bermotor roda dua yang masih terbiasa memarkir ranmornya sembarangan. Kapolres Tegal Kota AKBP Drs Kalingga Rendra Raharja SE melalui Kasat Lantas AKP Wahyu Purwidiarso SE SIK menyatakan langkah penertiban kali ini terfokus untuk menggugah kembali kesadaran warga kota di kawasan KTL. “Tindakan kami lakukan pada pemilik ranmor yang masih terbiasa memarkirkan motornya di tortoar dan badan jalan. Sesuai peruntukaanya tortoar difungsikan untuk pejalan kaki, dan areal parkir ranmor di kawasan tertib lalul intas sudah ditentukan dil ajur sebelah barat,” tegasnya Jumat (15/10). Terpisah Kanit Dikyasa Aiptu Mulyastra menyatakan penertiban KTL dilakukan sepanjang Jl Veteran hingga Sultan Agung. “Dari hasil giat ditemukan kecenderungan pelanggar aturan parkir banyak didominasi oleh karyawan toko. Mereka lebih sering memarkir motornya di trotoar depan lokasi toko dan belum terbiasa memarkir motornya di sebelah barat. Dalam giat ini kami juga melakukan himbauan pada tukang parkir untuk tidak memaksakan diri menggelar lahan parkir di sebelah timur jalan,” ujarnya. Dia tak menampik masih ada kendala untuk mewujudkan ketertiban parkir di kawasan KTL sejalan belum semua pemilik toko dan perusahaan yang ada di kawasan tersebut menyediakan tempat parkir kendaraan bagi karyawannya dan konsumen. Penertiban juga membidik tukang becak yang sering mangkal mencari penumpang di sembarang tempat. Keduanya berharap dari hasil penertiban ini bakal bisa menumbuhkan kesadaran warga kota untuk menjaga ketertiban di kawasan KTL. “Evaluasi dari giat ini akan segera kita buat sekaligus mencari solusi nyata memecahkan kesemrawutan di areal KTL secara bersamasama dengan instansi terkait,” terangnya. (her)

PIDANA BAP Iqbal Siap Dilimpahkan PASKA diadukan oleh biduan Dhr alias Mt (40) terkait aksi penganiayaan, tim penyidik Polres Tegal Kota bekerja maraton melakukan upaya penyidikan terhadap Direktur Utama (Dirut) PDAM H Mohammad Iqbal SE MM. Kini berkas acara penyidikan (BAP) sudah dirampungkan dan dalam waktu dekat segera dilimpahkan ke pihak Kejaksaan Negeri. Kapolres Tegal Kota AKBP Drs Kalingga Rendra Raharja SE melalui Kasat Reskrim AKP Heriyanto SH menyatakan upaya sidik telah dilakukan secara profesional dan optiDOK.RATEG mal. AKP Heriyanto SH “Penyidikan terhadap pelaku dan pengambilan keterangan beberapa saksi telah kami rampungkan. Termasuk barang bukti berupa visum juga telah komplet. Jadi, berkas siap kita limpahkan di kejaksaan dalam waktu dekat,” ujarnya Jumat (15/10) kemarin. Dia menyatakan dalam kasus ini pelaku dijerat pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan. Terkait tidak dilakukannya penahanan pada pelaku, kasat menerangkan, lantaran kasus yang dilakukannya terbilang tidak terlalu berat. “Ada tiga syarat pelaku tidak kami lakukan penahanan. Pertama dia kita yakini tidak akan melarikan diri, kedua tidak ada niatan menghilangkan barang bukti, dan yang ketika tidak ada upaya untuk mengulangi perbuatannya,” tegasnya. (her)

KATA-kata itulah yang pertama kali didengar Wali Kota Tegal Ikmal Jaya dan jajarannya Jumat (15/10) saat melaksanakan kegiatan rutin sepeda menyambangi warga Pesurungan Lor Margadana. Saat bertatap muka langsung di Aula Kantor Kelurahan Pesurungan Lor, warga meminta Pemkot segera merealisasikan pembuatan saluran air. Ketua RW 03 Isomudin mengatakan, saluran air ini sangat diharapkan warga untuk menanggulangi air rob, yang sering terjadi lingkungannya RW 3. “Rob di sini biasanya terjadi di sore hari,” katanya di hadapan Ikmal. Ketika rob datang, lanjutnya, air menjadi susah mengalir. Itu terjadi lantaran saluran air yang tersedia kurang memadai. Akhirnya membludak dan mengalir hingga ke permukiman. “Dengan dibangun saluran

air baru, kita yakin rob di lingkungan ini bisa teratasi,” urai Isomudin. Mendengar itu Ikmal segera memerintahkan kepada instansi terkait agar segera membahas masalah ini. Dia juga menyampaikan bahwa penanganan ini perlu dilakukan secara tepat. “Sehingga langkah yang dilakukan tidak sia-sia atau mubazir. Jadi benar-benar bermanfaat dan dapat menyelesaikan masalah yang terjadi,” tegasnya. Selain monitoring lingkungan, Wali Kota juga memberikan secara simbolis bantuan uang kematian kepada 6 ahli waris di Kelurahan Pesurungan Lor. Nama warga yang meninggal dan mendapatkan bantuan di antaranya Tarsini, warga RT 07 RW 03. Kemudian Kasmadi warga RT 03 RW 03, Tuminah RT 03

RW 03, Sudirah RT 07 RW 02, Moh Subechi RT03 Rw 03 dan Casmadi RT 03 RW 02. Ikmal juga memberikan bantua untuk penyandang tuna netra atas nama Casmad warga RT 05 RW 03 berupa tongkat. Serta pemasangan papan nama jalan di kelurahan Pesurungan Lor. Sebelum sepeda sehat diberangkatkan, Wali Kota secara simbolis melakukan penanaman pohon di alun-alun. Selain itu juga pemasangan bak sampah di lingkungan Pendopo Ki Gede Sebayu. Jumlah total bak sampah yang akan dipasang 20 buah, sedangkan pohon yang ditanam sebanyak 1000 pohon. Keduanya merupakan bantuan dari Jamsostek bekerja sama dengan Kantor Lingkungan Hidup (KLH) dalam upaya kembali menyejukan Kota Tegal. (adi)

AKIBAT tingginya pencurian listrik, PLN Area Pelayanan jaringan (APJ) Tegal mengalami kerugian sekitar Rp 3,6 miliar. Sejak bulan januari 2010, tingkat pencurian listrik tercatat mencapai 5.800.000 KWh. Manajer PLN APJ Tegal Nanang S Isnandi mengatakan dibandingkan dengan tahun sebelumnya jumlah pencurian listrik meningkat. Contoh pada tahun 2009 di Unit Pelayanan Jaringan (UPJ) Kota Tegal tercatat hanya sekitar 300.000 KWh, namun saat ini sudah mencapai lebih dari 1 juta KWh. Peningkatan tersebut dimungkinkan karena saat ini pihaknya gencar melakukan pemeriksaan, sehingga pencurian-pencurian listrik yang sebelumnya tidak diketahui setelah dilakukan pemeriksaan terungkap dan menambah data jumlah pencurian. “Bagi pelaku pencurian listrik, selain terkena sanksi denda juga bisa dikenai sanksi pidana. Kami akan terus melakukan pemeriksaan, untuk terus menekan tingkat pencurian listrik,” kata Nanang. Menurut Nanang, dari hasil penyelidikan pencurian sebagian besar dilakukan oleh kalangan industri, dan sebagian di

antaranya rumah tangga. Untuk mengantisipasi persoalan tersebut, selain melakukan pemeriksaan juga secara rutin memberikan imbauan kepada masyarakat. Pihaknya kini juga menggalakan program perang padam untuk menindaklanjuti adanya gangguan listrik yang selama ini masih terjadi di sejumlah wilayah. Pasalnya, 60 persen penyebab listrik padam karena pohon roboh. Kondisi demikian, terjadi di wilayah penggunungan, seperti Randudongkal dan Bumiayu. Ditambahkan Nanang, upaya yang dilakukan untuk mengatasi persoalan itu yaitu melakukan penebangan pohon dan membungkus kabel listrik, khususnya di kawasan produktif, seperti wilayah Perhutani. Selain itu, menggeser jaringan di daerah rawan longsor serta penanggulangan petir. “Kami telah memasang alat penangkap petir (arester) di 500 titik, untuk mengatisipasi terjadinya kerusakan jaringan akibat petir. Langkah lain juga akan kami termpuh, agar pelayanan terhadap pelanggan bisa lebih maksimal,” tambahnya. (hun)

DAK Harus Sesuai Juklak MENGANTISIPASI adanya oknum pejabat yang bermain, dalam pelaksanaan proyek yang dibiayai Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan tahun 2010. Komisi I DPRD Kota Tegal meminta Dinas Pendidikan (Disdik) bersikap tegas melakukan lelang secara fair. Sekretaris Komisi I DPRD W Edi Susilo SH Jumat (15/10) mengatakan agar tidak ada masalah dikemudian hari, maka pelaksanaan DAK bidang pendidikan, baik fisik maupun non fisik harus berpegangan dengan Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis) yang telah ditetapkan. Selain itu, proses lelang sebagaimana ditegaskan dalam Kemendiknas harus dilaksanakan secara fair dan online. Sehingga jangan sampai ada permainan, apalagi dilakukan oknum pejabat. “Dengan waktu yang hanya sekitar dua bulan lebih, maka kami minta Disdik harus kerja ekstra keras. Agar pelaksanaan DAK bidang pendidikan, baik fisik maupun non fisik bisa dilaksanakan secara fair dan sesuai ketentuan dan aturan yang ada,” kata Edi. Menurut Edi, masalah DAK bidang pendidikan tahun 2007 harus bisa dijadikan pelajaran, jangan sampai ada lagi kepala sekolah penerima DAK atau staf Disdik yang sampai diperiksa Kejaksaan Negeri (Kejari). Karenanya jauh-jauh hari, sebelum DAK bidang pendidikan dilaksanakan pihaknya sudah memberikan peringatan atau himbauan. Pihaknya bersama anggota Komisi I juga akan turun langsung, melakukan monitoring pelaksanaan DAK bidang pendidikan tahun 2010.

DOK./RATEG

RAZIA – Razia penggunaan listrik illegal perlu dilakukan kontinyu.

Rusunawa Ditarget Pertengahan 2011 DOK./RATEG

SIAP DIKERJAKAN - Disdik Kota Tegal memastikan DAK bidang pendidikan tahun 2010 siap dikerjakan.

“Saat ini masih dalam proses lelang, sehingga kami minta semua pihak untuk hati-hati dan jangan sampai main-main. Kami minta pelaksanaan proyek DAK bidang pendidikan, baik fisi maupun fisik untuk tepat waktu dan tepat mutu,” tuturnya. Sebelumnya Anggota Komisi I H Darni Imadudin mengungkapkan sebenarnya DAK pendidikan tahun 2010, ada 4 SMP yang mendapat anggaran untuk pembangunan fisik. Yakni SMP Negeri 1 dengan anggaran Rp 899 juta, SMP Negeri 6 dengan anggaran Rp 567 juta, SMP Negeri 9 dengan anggaran Rp 526 juta, akhirnya ditunda. Karena tidak mungkin selesai sampai akhir tahun, larena waktu yang tersisa hanya sekitar 2 bulan lebih. “Walaupun pembangunan fisik tiga SMP tersebut ditolak, karena keterbatasan waktu. Namun untuk rehab sedang 3 lokal SMP Ma’arif NU dengan

anggaran Rp 120 juta tetap dilaksanakan, tapi sampai akhir Desember harus sudah selesai,” kata Darni. Menurut Darni, tapi untuk non fisik, baik SD maupun SMP tetap dilaksanakan. Yakni, untuk alat peraga dan buku nilainya untuk SD sebesar Rp 5,7 miliar, untuk SMP sebesar Rp 4,2 miliar. Sedangkan untuk SD digunakan untuk pengadaan buku pengayaan, refrensi dan panduan pendidik, alat peraga pendidikan, dan penunjang pembelajaran, serta untuk buku penunjang perpustakaan. Sementara, untuk SMP pengadaaan alat matemtika, alat IPS, kesenian, olahraga, buku-buku Perpustakaan, alat IPA, dan laboratorium bahasa. “Untuk sekolah penerima DAK sesuai yang kami terima dari Dinas Pendidikan (Disdik) ada 28 SMP dan 32 SD,” tuturnya. (hun)

HARAPAN Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Kota Tegal mendapatkan perumahan segera terwujud. Sebab, rencana pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) akan terrealisasi pada pertengahan 2011 mendatang. Bahkan saat ini Pemkot melalui Dinas Permukiman dan Tata Ruang (Diskimtaru) sedang mempersiapkan persyaratan dan sosialisasi, serta menentukan tarif. Selain itu, dalam waktu dekat akan melakukan studi banding ke Pekalongan dan Jepara, yang sudah lebih dahulu sukses mengelola rusunawa. Kepala Diskimtaru A Sugeng Prihadi mengatakan rusunawa bukan hanya sekedar wacana. Tetapi benar-benar akan terrealisasi dan akan mulai dibangun pada 2011 nanti. Sesuai rencana awal, rusunawa akan dibangun di Jl Sawo Barat Kraton Tegal Barat. “Lahannya sudah disiapkan di sebelah barat Koramil Tegal Barat dengan luas 11.000 meter persegi. Ini merupakan bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum RI. Sementara Kota Tegal hanya shering berupa pengurukan seluas 700 meter persegi,” katanya. Dana untuk shering tersebut akan diusulkan dalam anggaran

2011. Sesuai rencana rusunawa yang dibangun terdiri dari 3 twin blok. Dengan satu bloknya berisi 96 unit rumah. Dengan begitu jumlah totalnya mencapai 288 unit rusun. Menurutnya, dari data sementara permohonan, jumlah pemohon sudah lebih dari 400 Kepala Keluarga (KK). “Ini baru dari warga 4 kelurahan, yaitu Muarareja, Panggung, Tegalsari, dan Mintaragen. Karena rusunawa memang diprioritaskan untuk warga empat kelurahan tadi. Apabila dari empat kelurahan itu belum penuh maka bisa diperuntukan secara umum,” imbuh Sugeng. Wali Kota Tegal Ikmal Jaya membenarkan bahwa rusunawa bantuan dari Kementrian PU akan direalisasikan 2011. “Yang perlu dipahami ini merupakan bantuan pusat, pemkot hanya menyediakan lahannya saja,” ujarnya. Pembangunan rusunawa ini bertujuan untuk menanggulangi permukiman kumuh. Seperti mereka yang menempati lahanlahan milik pemerintah dan bertempat tinggal diatas saluran atau tanggul sungai. “Sehingga apabila Pemkot mengadakan penertiban sudah ada solusinya.” (adi)


KABUPATEN TEGAL

8

SABTU 16 OKTOBER 2010

RADAR TEGAL

Guru Jadi Orang Tua di Sekolah SLAWI – Banyaknya kejadian yang memilukan di kalangan pendidikan, baik dari muali pendidiknya maupun pelajarnya, hal ini harus dapat diperhatikan semua guru, terutama guru Bimbingan Penyuluhan (BP). Untuk itu agar seorang guru dapat memberikan yang terbaik kepada siswanya, karena seorang guru harus bisa menjadi orang tua dari muridnya. Hal itu diungkapkan Kabid Pemuda dan Olahraga Dinas Dikpora Kabupaten Tegal Edy Budiyanto. Menurutnya, masyarakat dari dulu biasanya saat mendaftarkan dengan menyerahkan anaknya secara utuh dan seadanya kepada guru, dan ini harus disikapi betul oleh para guru dalam

SLAWI

mengambil tanggung jawab menjaga jiwa dari siswa yang ada. “Di hadapan siswa, seorang guru itu seperti orang tuanya sendiri, makanya agar siswa itu bisa memilki moral atau etika yang baik, seorang guru juga harus bisa memberikan contoh yang baik terhadap siswanya,” katanya. Dikatakan Edy, sebenarnya menjaga sikap dan tindak tanduk positif itu tidak hanya tanggung jawab para guru dan keluarganya, tetapi semua orang. Guru yang selalu mengusahakan keluarganya menjadi garda terdepan dalam memberikan pendidikan. Dengan sebuah contoh, adalah cerminan komitmen dan pendalaman makna dari seorang guru.

Sang guru harus berusaha agar keluarganya baik agar ia dapat mengajari kepada murid-muridnya yang merupakan remaja generasi penerus bangsa memiliki moral dan ahlak baik, berusaha tidak berbohong agar murid-muridnya sebagai remaja yang baik tidak menjadi pendusta, tidak terjebak dalam kenakalan remaja. Menurutnya, peran guru tidak hanya sebatas tugas yang harus dilaksanakan di depan kelas saja, tetapi seluruh hidupnya memang harus didedikasikan untuk pendidikan. Tidak hanya menyampaikan teori-teori akademis saja, tetapi suri tauladan yang digambarkan dengan perilaku seorang guru dalam kehidupan sehari-hari. ”Sedikit saja sang guru salah

dalam bertutur kata, itu akan tertanam sangat mendalam dalam sanubari para remaja. Jika sang guru mempunyai kebiasaan buruk dan itu diketahui oleh sang murid, tidak ayal jika itu akan dijadikan referensi bagi para remaja yang lain tentang pembenaran kesalahan yang sedang ia lakukan, dan ini dapat menjadi satu penyebab, alasan mengapa terjadi kenakalan remaja,” jelasnya. Akhir-akhir ini ada berita yang sangat meruntuhkan citra sang guru, yaitu berita tentang penyiksaan guru terhadap anak didiknya. Kalau pepatah mengatakan guru kencing berdiri, murid kencing berlari itu benar, berarti satu orang guru melakukan itu berapa orang murid yang lebih

Jalan Kaki Se-Dunia Bagi Hadiah

KERUK Jalan raya pantura Larangan Kramat tengah dikeruk dan setelah itu diperbaiki lantaran jalan di lokasi tersebut kerap kali amblas.

M GHONI/RADAR SLAWI

BERENANG – Siswa sekolah dari Kabupaten dan Kota Tegal tengah berenang di Pemandian Bangun Tirta, yang dikelola PDAM Kabupaten Tegal.

Diserbu Pengunjung Setiap Hari KOLAM Renang Bangun Tirta Slawi memiliki fasilitas ukuran standar nasional dengan status kolam renang prestasi. Saat ini, setiap hari hampir seribu pengunjung berenang pemandian itu. Meski demikian, guna peningkatan pendapatan untuk pengelolaan Pemandian dan peningkatan PAD Kabupaten Tegal, sejumlah program digadang. Pemandian ini juga berencana mengembangkan area yang tengah digagas. “Setiap hari pengunjung pemandian kami 970 dirata-ratakan setiap hari dan kebanyakan siswa sekolah,” kata pengelola Pemandian Bangun Tirta, Puguh didampingi Direktur PDAM Kabupaten Tegal Ir Taufan ER juga pejabat PDAM lainnya Krisna. Dikatakan Puguh, untuk meningkatkan jumlah pengunjung guna mendongkrak pendapatan, saat ini pengelola tengah menggagas upaya di antaranya pendekatan dengan sejumlah kelompok renang juga sejumlah sekolah di Kabupaten dan Kota Tegal. “Rencana itu juga terkait dengan upaya pengembangan area pemandian ini kedpan,” ucapnya. (k1)

parah dari itu. Hingga akhirnya menciptakan pola kenakalan remaja yang sangat tidak ingin diharapkan. “Terlepas dari baik buruknya seorang guru nampaknya filosofi seorang guru dapat dijadikan pegangan bagi kita semua terutama bagi para orang tua untuk menangkal kenakalan remaja, dengan selalu memberi contoh kebenaran dan memberi dorongan untuk berbuat kebenaran. Seandainya sang guru dapat memberi teladan yang baik mudah-mudahan generasi remaja kita akan ada di jalan yang benar dan selamat dari budaya kenakalan remaja yang merusak kehidupan dan masa depan para remaja,” pungkasnya. (mg2)

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

Tiga Titik Jalur Pantura Dialihkan Perbaikan Jalan dan Jembatan KRAMAT - Pengguna jalan raya di Pantura, untuk waspada dan berhatihati saat mengemudikan kendaraannya. Pasalnya saat ini terdapat perbaikan jalan yang ada di tiga titik jalur. Di antaranya perbaikan jembatan Ketiwon yang terletak di diperbatasan jalur antara Kota/Kabupaten Tegal, pengerukan jalan di pertigaan Larangan Kramat, serta perbaikan jalan di Suradadi sebelah timur Obyek Wisata (OW) Purwahamba Indah. “Dalam pengalihan arus ini, kami juga telah melakukan kordinasi dengan

pihak kepolisian dalam hal ini unit Satlantas Polres Tegal untuk bisa saling menjaga dan mengamankan agar jalur pantura tetap lancar. Karena perbaikan jalur di Pantura ada tiga titik,” kata Widodo, pengawas pekerjaan di Larangan Kramat. Menurutnya, pekerjaaan perbaikan ini juga tengah dan terus dikebut. Terlebih saat cuaca tengah terang, langsung dikebut. Sebab cuaca yang terus menerus hujan juga sempat membuat pekerjaan sering terhenti. Terutama saat melakukan pengaspalan atau finishing. Sementara menurut petugas Satlantas Polres Tegal yang bertugas di jalur Pantura menambahkan, mengan-

tisipasi adanya kemacetan yang panjang akibat adanya perbaikan jalan maupun jembatan, sejumlah personel juga terkadang harus turun mengatur arus lalin yang ada. “Terutama saat jamjam kerja, atau anak berangkat sekolah. Demikian dengan saat sore, banyak pekerja yang hendak pulang, kami harus turun untuk mengatur arus lalin,” jelasnya. Ditambahkan bahwa selama ini perbaikan jalan di pantura tidak membuat arus macet sampai panjang. Sebab, pengalihan yang dilakukan dengan cara memasuki jalur lawan arah. Sedangkan kondisi pasca lebaran juga tidak membuat arus padat. (gus)

SLAWI - Ribuan PNS Kabupaten Tegal Jumat (15/10) memperingati Hari Jalan Kaki se-Dunia, dengan berjalan bersama mengitari Kota Slawi sepanjang kurang lebih 4 km. Usai jalan bareng, dilakukan pengundian door prize oleh panitia di halaman Kantor Sekretariat Pemkab setempat. “Rute jalan baDOK.RATEG reng ribuan PNS Drs Adi Mardiatno diawali dari Komplek Sekretariat Pemkab Tegal, menuju arah Brigif 4 DR belok ke utara sampi Taman Bunga, kekiri pada Tugu Patung dan belok kiri kembali ke Kantor sekretariat,” kata Kabag Humas Pemkab Tegal, Drs Adi Mardiatno kepada Radar, Jumat (15/10). Dikatakan Adi, jalan kaki bareng, selaina jogging agar tubuh menjadi sehat, juga ajang silaturahmi dan sendaugurau para PNS Kabupaten Tegal dari semua instansi yang ada. Setiap hari Jumat, secara rutin sejumlah PNS juga melakukan jogging dan kali ini sekaligus memperingati Hari Jalan Kaki se-Dunia. “Dengan jalan bareng dalam jumlah banyak terkesan lebih meriah,” ucapnya. Usai jalan bareng, digelar pengundian nomor peserta untuk mendapatkan door prize yang disediakan dari panitia seperti televisi, magic jar dan hadiah hiburan lainnya. “Ny Arum Iman TS, dari Kesbangpolinmas yang mendapatkan salah satu pesawat telivisi,” pungkas Adi. (k1)

CATATAN

Menumbuhkan Kesadaran Kolektif Perlindungan Anak Oleh: Eri Syahrial, SPd SEBAGAI provinsi terbaru di Indonesia, Kepri banyak ditemui kasus dan persoalan anak. Kasus anak yang muncul ke permukaan, baik jumlah maupun ragamnya menunjukkan bahwa persoalan anak di Kepri tergolong terbanyak di Indonesia dibandingkan dengan jumlah penduduknya. Provinsi Kepri yang sangat heterogen dari suku, sosial, budaya, dan agama, daerah kepulauan yang sekitar 95 persen wilayahnya merupakan laut, berbatasan dengan beberapa negara tetangga dan terletak dalam jalur perdagangan internasional membuat persoalan anak di Kepri menjadi sangat kompleks. Dalam menyelesaikan persoalan anak tersebut, peran Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAID) Kepri yang baru dilantik Kamis (7/10) lalu sangat di-

nantikan. Lima anggota KPAID Kepri yang baru terpilh tersebut segera bekerja menuntaskan persoalan-persoalan anak. Tentunya banyak harapan yang disandangkan anggota KPAID tersebut selama tiga tahun kedepan. Mulai dari harapan Pemprov Kepri seperti yang disampaikan Wakil Gubenur Kepri Soerya Respationo yang disampaikan saat pelantikan. Ada harapan para orang tua agar kasus dan persoalan anaknya bisa diselesaikan dengan baik. Termasuk harapan masyarakat yang terdiri dari berbagai elemen, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, LSM, dunia usaha, dan lainnya. Kehadiran lembaga independen dengan wajah baru tersebut diharapkan bisa bekerja dengan baik sehingga hak-hak anak di Kepri terpenuhi sesuai dengan amanat UU Perlindungan Anak

No 23 tahun 2002. Biasanya harapan masyarakat selalu lebih tinggi dan itu wajar terjadi di tengah masyarakat Kepri yang memiliki dinamika tinggi. Akibatnya beragam kritikan juga muncul terhadap KPAID Kepri selama ini. Mulai dari kritikan proses seleksi anggota KPAID yang dialamatkan ke Biro Pemberdayaan Perempuan Pemprov Kepri, hingga mengkritik kinerjan KPAID sebelumnya. Seperti proses seleksi KPAID periode 2010-2013 yang tentunya tidak bisa memuaskan semua pihak, terutama yang tidak lolos. Menurut Biro Pemberdayaan Perempuan Kepri, harus dipahami bahwa seleksi dilakukan oleh tim yang dibentuk dan berakhir di tahap fit and propert test di DPRD Kepri sehingga Biro PP tidak berhak menentukan namanama yang lolos. Harus diakui KPAID periode

pertama sudah bekerja. KPAID periode pertama sudah meletakkan pondasi untuk kelancaran tugas KPAID periode selanjutnya. Selain menanggani kasus anak yang terus terjadi tiap hari, salah satu hasil kerja anggota KPAID tersebut adanya Raperda Perlindungan Anak Kepri yang saat ini sedang proses akhir menjadi Perda. Memasuki periode kedua ini, peran KPAID harus dimaksimalkan. Apalagi nantinya Raperda sudah disahkan. Untuk mengurangi kasus hukum yang melibatkan anakanak dan dalam menyelesaikan persoalan anak tersebut, maka sikap yang perlu ditumbuhkan kedepan di daerah ini adalah kesadaran kolektif terhadap perlindungan anak. Perlindungan anak tidak cukup dilakukan oleh satu pihak dan berlaku secara parsial, misalnya pemerintah saja, orang tua saja,

atau masyarakat saja. Akan tetapi perlindungan anak harus melibatkan semua pihak yang dilakukan secara bersama-sama atau terintegral. Semua harus sadar dan peduli terhadap anak. Itulah yang disebut dengan kesadaran kolektif.Dibentuknya KPAID di Kepri adalah untuk mengintegrasikan langkah dan upaya perlindungan anak –langkah di daerah ini. Namun melihat banyak dan kompleknya persoalan anak di Kepri, tentunya terlalu naïf untuk menyerahkan semua harapan dan tanggung jawab tersebut anggota KPAID. KPAID kedepan hanya beranggotakan lima orang, sementara di Kepri hampir setiap hari ada muncul kasus anak yang berkaitan dengan hukum, baik sebagai korban maupun pelaku. Itu belum lagi persoalan anak lainnya yang berkaitan dengan ekploitasi secara ekonomi, belum

terpenuhinya hak anak karena berbagai alas an dan sebagainya. Artinya, tugas dan tanggung jawab perlindungan anak tidak hanya berada dipundak anggota KPAID, namun masyarakat luas bisa berperan serta. Peran serta tersebut dengan ikut mengawasi bila terjadi pelanggaran terhadap hak anak, ikut membantu terpenuhinya hak anak sesuai dengan UUD 1945 dan UU No 23 tahun 2002. Misalnya bila ada hak anak yang dilanggar, maka masyarakat memberikan pengaduan. Kenapa perlu kesadaran kolektif perlindungan anak? UU Perlindungan Anak memang mengamanatkan tanggung jawab semua pihak dalam perlindungan anak. Ada kewajiban dan tanggung jawab pemerintah, ada tanggung jawab orang tua, keluarga dan masyarakat. Peran masyarakat dilakukan oleh orang perse-

orangan, lembaga perlindungan anak, lembaga sosial kemasyarakatan, lembaga swadaya masyarakat, lembaga pendidikan, lembaga keagamaan, badan usaha, dan media massa. Makanya dalam pembentukan KPAI maupun KPAID, anggotanya berasal dari unsurunsur tersebut. Yakni ada perwakilan pemerintah atau PNS, organisasi profesi seperti psikolog, wartawan, dokter, guru atau lainnya, unsur tokoh agama/tokoh masyarakat, unsur organisasi sosial/organisasi kemasyarakatan/LSM, dan dunia usaha/swasta. Namun setelah KPAI/KPAID terbentuk dan bekerja, bukan berarti peran masyarakat berhenti di situ dengan alasan sudah anggota KPAID yang ditugaskan. (*) Eri Syahrial SPd, anggota KPAID Kepri


SAMBUNGAN

SABTU 16 OKTOBER 2010

9

RADAR TEGAL

Batal Dijerat UU Pornografi PRESENTER Cut Tari batal dijerat polisi dengan UU Pornografi. Tari yang mengakui melakukan hubungan intim dengan Ariel dikenakan UU Darurat 1951. “Dari petunjuk kejaksaan, ada perubahan kemarin. UU Pornografi diubah menjadi ke pasal 5 ayat 3 huruf b UU Darurat No.1 tahun ’51,” jelas Kabid Penum Mabes Polri Kombes Marwoto saat ditemui di kantornya Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (15/10). UU Darurat 1951 yang dibuat waktu Indonesia masih berbentuk negara serikat, dulu digunakan untuk menjerat warga negara yang melanggar pidana menurut hukum adat. Selain UU Darurat tersebut, Tari tetap dijerat dengan pasal 282 KUHP tentang kesusilaan. Ditemui di Mabes Polri, Kabarekrim Mabes Polri Komjen Pol Ito Sumardi menguatkan pernyataan Marwoto. Menurutnya memang ada permintaan dari kejaksaan untuk perubahan pasal. “Kalau ada petunjuk jaksa sahsah saja, sepanjang fakta-faktanya relevan,” jelas Ito. (eny/mmu)

Seleksi PKH Dinsos Diduga Penuh Kebohongan dari halaman 3 kebohongan,” tegasnya. Sambil menyertakan daftar nama-nama peserta lolos seleksi beserta ketidakcocokan antara nama dan nomor test, Sudiarso mengemukakan bahwa untuk mendapatkan daftar nama ini mereka sempat bersitegang dengan panitia seleksi PKH. Termasuk saat panitia meminta nomor test tanpa penjelasan untuk tujuan apa. Sudiarso mensinyalir dimintanya nomor test ini untuk menghilangkan jejak. “Saat pengumuman tadi pagi, kami semua bersitegang

dengan panitia meminta kejelasan, tapi mereka tidak mau menjawab,” ungkap Yekti, diamini Menik Dewi, Eko Prabowo, Mukti P, Sri Hartuti, yang juga peserta seleksi. TAK DIGUBRIS Menurutnya, berdasarkan kuota penerimaan PKH, Dinsosnakertrans Kab Pemalang akan menerima 151 peserta. Dimana jumlah peserta yang akan mengikuti seleksi sebanyak 261 orang. Sisanya, yakni 110 peserta, merasa sangat kecewa dengan sikap dan kebijakan sepihak panitia. Namun karena tidak tahu harus berbuat apa, saat pengu-

muman tahap pertama kemarin hanya marah-marah sendiri. Pelaksanaan test sendiri sebagaimana dikatakan Yekti, dilakukan dua tahap. Tahap pertama test tertulis pada Kamis (14/10) dan tahap kedua test wawancara pada Jumat (15/10) kemarin, “Bagaimana tidak marah-marah, mau tanya dan minta kejelasan tetapi tidak digubris,” tandas Eko. Mereka menuntut panitia untuk mengadakan seleksi ulang. Yakni dengan seluruh tahapannya dilakukan secara transparan dan dapat diketahui seluruh peserta seleksi. Bukan

seleksi yang penuh akal-akalan dan dipenuhi peserta titipan. Bila tuntutan tidak dituruti, mereka berencana mengadukan permasalahan itu ke dewan dan Bupati Pemalang. Sementara itu, ketika Radar hendak konfirmasi permasalahan tersebut, Ketua Panitia Seleksi PKH Drs Indarto tidak berada di tempat. Menurut beberapa staf Dinsosnakertrans beliau sejak mengikuti ibadah Jumat hingga pukul 14.00 WIB belum datang ke lokasi seleksi. “Dari Jumatan tadi belum kelihatan mas, mungkin masih istirahat,” pungkasnya. (cw2)

BP3AKB Jateng Bentuk Jejaring K3B dari halaman 3 “Dengan terbetuknya kelembanggaan ini diharapkan akan terbangun komitmen peran lembaga masyarakat,” katanya. Menurut dia, peserta dalam acara pembentukan jejaring ini

dari berbagai unsur elemen masyarakat, di antaranya ormas, keagamaan, organisasi perempuan, LSM, dunia usaha, media masa dan pengelola program KB. Untuk materi pembahasan dalam acara pembetukan jeja-

ring ini juga ada pebekalan materi yang antara lain soal kebijakan program KB dan KS di daerah sebagai pembawa materi dari Bapermas KB Pemalang, Penggerakan LSM dalam mewujudkan keluarga kecil bahagia dan

sejahtera dari BKKBN. “Sedangkan materi mekanisme pembentukan partisipasi masyarakat dalam penguatan jejaring kelembagaan disampaikan oleh PKBI dan BP3AKB Provinsi Jawa Tengah,” paparnya. (mg1)

Visi dan Misi H.Sumadi Sugondo,SE.MM.MSi. ... dari halaman 3 penanggulangan KKN dan penguatan supremasi hukum yang mantap. f.Peningakatan kualitas penyelenggaraan pemerintah yang efektif dan efesien sesuai tata kelola pemerintah yang baik. g. Terbangunnya kesinambungan pemanfaatan sumber daya alam maupun sumber

daya buatan secara bijaksana dan penerapan teknologi tepat guna mendorong terwujudnya kesejahteraan masyarakat. h.Terbangunnya kesinambungan program-program pembangunan dari tahap-tahap dan agenda pembangunan sebelumnya sekaligus melakukan inovasi pengembangan pembangunan untuk masa mendatang.

3. Strategi Utama Strategi yang ditempuh guna menuju Visi, Misi serta Program Prioritas yang hendak dilaksankan yaitu: 1. Strategi pengembangan simpul simpul ekonomi yang ditunjang dengan peningkatan sarana prasarana pelayanan dasar ekonomi dan sosial guna menunjang investasi secara merata antar wilayah dan antar desa kota.

2.Strategi pengembangan pemberdayaan masyarakat dan perlindungan kesejahteraan sosial dalam kerangka pengurangan angka kemiskinan dan pengangguran. 3. Strategi pengembangan manajemen perencanaan, penganggaran, manajemen SDM, manajemen logistik, manajemen informasi (MIS), diikuti pengawasan manajemen internal yang tepat. (adv)

Empat Rumah Disatroni Maling dari halaman 3 Sewaktu terbangun itulah, Wartiah melihat ada orang asing yang berada di rumahnya. Dalam gerakan reflek orang tersebut lari, dan Wartiah langsung sadar kalau dirinya memergoki maling dan berteriak minta tolong. Warga di ling-

kungan tersebut kemudian terbangun dan korban pencurian lainnya tersadar kalau ada beberapa benda miliknya yang hilang. Warsiti mengaku kehilangan dua buah HP dan uang Rp 3 juta serta kontak sepeda motor Mio. Sedangkan Latif kehilangan satu buah

HP serta uang Rp 800 ribu. Sementara Ati kehilangan dua buah HP dan uang Rp 1 juta. Di rumah Ati ini maling selain menyikat uang dan HP juga menjarah senjata api milik suaminya yang berdinas sebagai anggota polisi. Senpi sempat dibawa kabur

namun diduga pelakunya berubah pikiran sehingga membuang senjata berkapasitas peluru lima butir tersebut. Senjata baru ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB oleh warga di sebuah kebun sekitar 50 meter dari rumah Ati. Mengenai kasus ini polisi belum berhasil dikonfirmasi. (ali)

Keluarga Mulai Konfirmasi Barang Milik Korban PEMALANG - Setelah dua pekan berlalu peristiwa kecelakaan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek yang menyundul KA Senja Utama di Stasiun Petarukan, keluarga korban masih ada yang menghubungi polisi untuk konfirmasi mengenai barang-barang korban kecelakaan tersebut. Barang berupa tas dan dompet ini hingga Jum‘at (15/10) masih tersimpan aman di ruang barang bukti dan petugas berusaha terus untuk menghubungi keluarga pemiliknya. Barang - barang milik korban yang tersisa menurut sumber di Polres Pemalang berjumlah 15 buah tas yang berisi pakaian, serta tiga buah dompet yang isinya masing- masing berkisar satu jutaan rupiah. Dari tas-tas tersebut tidak terdapat iden-

titas pemiliknya sehingga petugas kesulitan untuk menghubungi. Akibatnya sampai kemarin jumlahnya tidak berkurang. Sementara untuk tiga dompet yang masih tersisa satu dompet sudah dikonfirmasi oleh pemiliknya. Melalui telepon, keluarga pemilik membenarkan kalau dompet tersebut adalah salah satu barang yang hilang saat terjadinya kecelakaan dan berniat untuk mengambilnya di Mapolres. “Satu dompet yang berisi uang satu juta rupiah pemiliknya sudah dihubungi melalui telepon dan siap untuk mengambil,” kata petugas yang enggan disebutkan jatidirinya. Sedangkan dua dompet sisanya, belum berhasil menghubungi keluarga pemilik dan petugas berniat akan menem-

puh cara lain dengan mengirim surat panggilan kepada keluarganya. Sebelumnya diberitakan belasan tas dan dompet korban kecelakaan KA Belum diambil pemiliknya. Dari jumlah yang tertinggal itu beberapa di antaranya terdapat identas baik berupa KTP maupun lainnya. Barang milik penumpang itu berupa tas yang berisi pakaian dan HP jumlahnya mencapai limabelas. Sedangkan dompet baik yang beridentitas maupun tanpa identitas berjumlah tiga buah. Isi dompet berupa uang rata-rata berisi satu juta rupiah. Diduga barang-barang tersebut adalah milik korban yang masih hidup. Karena korban-korban yang meninggal dunia keluarganya mengenali barangbarang milik korban. (ali)

Melestarikan Seni Tari dari Hobi dari halaman 3 Lomba Seni Tari yang diadakan Pemkab. Menurut Eni, sejalan dengan berubahnya tahun, semakin lama banyak warga yang melupakan jati dirinya sebagai orang Jawa. Sehingga yang terjadi adalah keterputusan generasi muda untuk senantiasa melestarikan kebudayaan Jawa. Kebanyakan orang tua, lebih menekankan anaknya untuk menjadi “orang hebat”. Mereka tidak sadar bahwa secara tidak langsung penekanan tersebut menjauhkan anaknya dari keluhuran dan nilai-nilai Budaya Jawa. “Semua itu tidak melunturkan semangat kami, karena seni tari ini seperti sudah mendarah

daging bagi kami,”ucap anggota lain, Ayu. Menurutnya, keprihatinan kwartet remaja asal Desa Muncang, Kec Bodeh, sudah berlangsung sejak lama, yakni saat memasuki jenjang pendidikan SMP. Namun karena serba terbatas, kegiatan mereka dilakukan sebatas menjaga kekompakan antar anggota kelompok. Baru setelah memasuki jenjang SMA, ketika sudah mampu berfikir dan mencari jalan keluarnya, mereka sepakat untuk mendirikan sanggar seni tari. “Kelompok seni tari sudah lama, namun untuk Sanggar Seni Tari Muncang memang baru didirikan tahun 2009 lalu,” imbuh Widia, diamini Eni. Untuk pengelolaan manajeman sanggar sendiri keem-

patnya sepakat untuk menunjuk Eni Wijayani sebagai pimpinannya. Dimana sejak saat itu, nama Sanggar Seni Tari Muncang mulai terdengar dan disambut oleh warga masyarakat di Kec Bodeh. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya anak didik yang menempa diri di sanggar tersebut. Penampilannya saat pembukaan Tentara Manunggal Masuk Desa Tahap II (TMMD II) di Lapangan Desa Muncang, Rabu (13/10), menjadi bukti lain bahwa eksistensi mereka disambut baik oleh masyarakat. Di hadapan ratusan tentara dan Bupati Pemalang yang membuka acara itu, kwartet remaja ini menampilkan salah satu tarian asli Jawa, Tari Gambyong. (cw2)

Tiga Calon Melanggar Administratif dari halaman 3 bersama juga melibatkan massa yang banyak. “dr Kun memang melibatkan

massa yang banyak juga namun mereka tidak masuk dalam rombongan peserta pawai,” tandasnya. Terkait pelanggaran administrasi calon bupati - wakil

bupati yang dilaporkan Panwaslu ke KPU ini, salah satu tim kampanye calon bupati-wakil bupati,Uripto enggan berkomentar. (ali)

Puluhan Tenaga Sortir Dikerahkan dari halaman 3 Sisanya yang belum dikirim adalah sebanyak 734.210 surat suara. ”Adapun jumlah total surat suara yang harus disiapkan sebanyak 1.076.210 surat suara, termasuk tambahan 2,5 persen dari jumlah total Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang mencapai 1.049.961 hak pilih,” katanya kepada Radar Jumat (15/10) kemarin. Dia menambahkan tambahan surat suara 2,5 persen dari jumlah hak pilih yang ada itu berdasarkan ketentuan dan

aturan yang ada. Untuk dapat menyiapkan surat suara, pihaknya telah merekrut banyak warga sebagai tenaga sortir untuk mengetahui jumlahnya. Sekaligus apabila ada surat suara yang rusak, dapat memisahkannya. “Tenaga sortir yang dilibatkan ada 16 kelompok, masing-masing kelompok rata-rata ada 4 orang tenaga, sehingga jumlahnya mencapai puluhan tenaga kerja,” ujarnya. Untuk kompensasi jasa sortir sendiri, Kasmui menuturkan, dalam per lembar surat suara dihargai Rp 40,- dan akan di-

potong pajak, sehingga untuk setiap lembar bersihnya kurang lebih Rp 35,-. (mg1)

Dan Sekarang Ia Tak Gampang Lemas Lagi Dulu, sebelum memutuskan untuk hengkang dari kampus, Panji Nurkholifah Muslim menuntut ilmu di Universitas Islam Negeri Bandung, jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI). Namun, selain kuliah, ia juga bekerja di sebuah perusahaan swasta. Dan sehari-hari, bekerjanya di lapangan, dengan menggunakan sepeda motor. Artinya, ia lebih banyak berada di jalan daripada bermanis-manis duduk di belakang meja. Karena bekerja sambil kuliah, lama-lama fisiknya menjadi kurang bisa diajak untuk berdamai. “Saya mulai gampang lemas dan gampang

masuk angin. Bahkan tulang belakang saya sering terasa sakit,” ujar lelaki 23 tahun ini. Untuk mengatasinya, awalnya pria yang masih senang membujang ini kerap meminum jamu-jamuan. Namun, sejak dua tahun belakangan ia mengaku rutin minum New Mandala 525, dua kali sehari. Ternyata kedelai bubuk instan produksi PD Mandala 525, Garut, Jawa Barat, itu membuat badannya jadi bugar kembali. Meski saat wawancara ini berlangsung, akhir Desember 2009, ia tidak kuliah lagi, aktivitas lapangannya bukan berarti menjadi berkurang. Malah meningkat. Walaupun

demikian, “Badan saya tidak gampang lemas lagi dan saya tidak mudah masuk angin lagi,” ucap penduduk Cibaduyut, Kelurahan Kebon Laga, Kecamatan Bojong Lowa Kidul, Kota Bandung, ini. New Mandala 525 memang bukan hanya untuk orang sakit. Di dalam buku Susu Kedelai, Susu Nabati yang Menyehatkan karangan Ir. Eddy Setyo Mudjajanto dan Fauzi R. Kusuma dikatakan, susu kedelai dikenal sebagai sumber protein nabati yang bermutu baik karena rasio efisiensi proteinnya hampir sama dengan susu sapi. Walau kandungan asam amino metio-

nin dan sisteinnya sedikit lebih rendah daripada yang ada pada susu sapi, kandungan lisinnya justru lebih tinggi. Dan untuk

diketahui, ketiga asam amino ini merupakan asam-asam amino esensial yang sangat dibutuhkan guna meningkatkan kesehatan. Bersama isoflavon, asam-asam amino ini dikenal berfungsi untuk membangun sel-sel tubuh, menambah imunitas tubuh, memperbaiki sel-sel yang rusak, memperlancar metabolisme, dan memperbaiki struktur matriks tulang. Ditambah dengan mineral seperti kalsium, kalium, dan lain-lainnya, proses recovery bagian tubuh yang rusak semakin cepat berlangsungnya. Bagi cewek yang peduli pada penampilan fisik, mengonsumsi susu

kedelai secara rutin dapat mencegah obesitas, mempermulus kulit, dan mencegah penuaan dini. Sekalipun demikian, menjaga pola hidup sehat tetap dianjurkan untuk dijadikan prioritas utama. Di antaranya adalah selalu berpikir positif, selalu tawakal kepada Tuhan, menghindari penyebab penyakit, menghindari stres, tidak merokok, menjauhi alkohol, berolahraga dengan teratur, beristirahat dengan cukup, dan meminum air putih dengan cukup. New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya yang nyata dan produknya yang diolah secara higienis. Ini amat ditun-

jang oleh mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat masa kini untuk beralih ke bahan-bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. Dan bila ingin mendapatkannya, hubungi apotek/ toko obat terkemuka di kota Anda, atau lewat telepon berikut ini. Distributor Jateng: 02470231987 / 081382600344. Tegal: 0283-3302323 / 08156556362. Brebes: 0283-3302323 / 08122255523. Pemalang: 0284-5800685 / 08157708854. Pekalongan: 02857983080 / 085226849284 DINKES: PIRT No. 815320503590


CMYK

SABTU, 16 OKTOBER 2010

MENUJU G1-G2

10

RADAR TEGAL

PNS Jadi Prioritas Pengawasan Pemilukada PEMALANG – Dugaan keterlibatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) di Kabupaten Pemalang menjadi bidikan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu). ”Dalam Pemilukada ini, pengawasan PNS akan kami jadikan prioritas utama. Karena, disinyalir banyak PNS yang ikut terlibat,” kata Ketua Panwaslu Kabupaten Pemalang Agus Khumaedy MAg kepada Radar di kantornya, Jumat (15/10) kemarin. Namun demikian lanjut Agus Khumaedy, bukan hanya PNS yang akan menjadi prioritas, tetapi masyarakat ikut diawasi untuk mengantisipasi terjadinya pelanggaran Pemilukada. Untuk pengawasan terhadap PNS itu menurutnya penekanannya pada UU nomor 32

DOK. RATEG

Agus Khumaedy

tahun 2004 pasal 116 ayat 3 dan 4 yang bunyinya setiap orang dengan sengaja melanggar

ketentuan larangan pelaksanaan kampanye dan bagi pasangan calon dilarang melibatkan PNS, anggota TNI dan Polri sebagai peserta kampanye dan juru kampanye. Dalam pengertian PNS yang terlibat dalam Pemilukada dan dapat dijerat dengan dengan hukum sebagai bentuk pelanggaran karena kebijakannya menguntungkan salah satu pihak, ikut menjadi peserta kampanye dan menjadi juru bicara. Tekait dalam tugas pengawasan, saat memasuki masa kampanye, pihaknya telah menempatkan orang-orang petugasnya di setiap wilayah yang ada. Harapannya dalam tugas pengawasannya agar jeli dan berhasil menemukan pelanggaran dalam pelaksanaan Pemilukada. (mg1)

Galang Poros Tengah, Timur & Selatan Dr Kun – Endang Purwanti ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

PEMALANG – Dipilihnya Endang Purwanti sebagai cawabup berpasangan cabup dr Kun, adalah untuk menggalang suara masyarakat dari Pemalang timur dan selatan. Perpaduan timur dan selatan diharapkan dapat membuat poros tengah yang tangguh. Dengan jaminan, keduanya merupakan orang Pemalang asli 100 persen. “Faktor geografis turut menentukan perolehan suara, karena kepentingan masyarakat dari timur dan selatan terwakili melalui pasangan dokter Kun dan Endang Purwanti,”terang Cabup dr Kun Sriwibowo, kepada Radar, kemarin. Menurutnya, perpaduan timur dan selatan adalah perpaduan lapisan masyarakat dari berbagai unsur. Dengan kata lain dirinya ingin menggalang poros tengah yang lebih tangguh, mewakili seluruh masyarakat, sehingga mampu mengimbangi perolehan suara calon lain. Semangat pengabdian untuk membangun Pemalang menjadi lebih baik, juga didasari atas desakan sebagian besar masyarakat timur dan selatan. Menyangkut banyaknya lapisan masyarakat yang hidup dibawah garis kemiskinan, karena ketiadaannya lapangan pekerjaan bagi mereka. “Memberikan kemudahan bagi investor untuk masuk dan menanamkan sahamnya, menjadi pilihan yang tidak bisa ditawar lagi. Karena dari situlah, terbuka lapangan pekerjaan bagi pemudapemuda desa,” tuturnya. Hal lainnya, lanjut dia, adalah

USAI VISI MISI - Susasa gedung DPRD usai penyampaian visi dan misi calon bupati - wakil bupati periode 2011 – 2016.

Pendidikan Gratis Tak Tersentuh Visi Misi Calon Bupati/Wakil Bupati 2011- 2016

SUMITRO / RADAR PEMALANG

LAMBAIKAN TANGAN – Pasangan cabup-cawabup no 4, dr Kun – Endang melambaikan tangan saat memulai pawai di halaman DPRD Kab Pemalang, Kamis (14/10) lalu.

dengan memberikan bekal ketrampilan kepada pemuda-pemuda desa agar mampu mengolah dan menggarap potensi lokal yang ada. Dengan begitu selain berdayaguna bagi dirinya sendiri, juga memberikan sumbangsih bagi warga masyarakat lainnya. WETAN KALI Sementara itu Ketua Tim Berkumandang, Ikmaludin Aziz SPd I, kepada Radar Kamis kemarin menuturkan, pasangan dr Kun-Endang merupakan pasangan paling ideal. Apalagi selama ini daerah pantura hanya terjamah di wilayah kota saja. Sementara Pemalang ke timur hingga wetan kali (timur jembatan comal, red), tidak pernah

tersentuh. “Belum pernah ada sejarahnya orang wetan kali jadi Bupati Pemalang. Kesempatan inilah yang harusnya dicermati masyarakat secara serius,” tandas dia. Salah satu strategi pemenangan yang akan digalang Tim Berkumandang, lanjut Ikmal, yakni memasuki basis-basis masyarakat hingga paling bawah. Karena hingga kini masyarakat masih banyak yang belum tahu/kenal siapa saja calon-calon yang akan maju dalam Pemilu Kada Kab Pemalang. “Sosialisasi memang sudah sampai ke desa-desa, tapi masih ngeblok pada pemerintahan saja,” ucapnya. (cw2)

Anggota Dewan Ikuti Workshop Sinergitas PEMALANG – Sebanyak 50 anggota DPRD Kabupaten Pemalang, Jum’at sore (14/10) berangkat berombongan menuju Semarang guna mengikuti acara workshop. Acara tersebut akan digelar di Hotel Ibis Semarang selama tiga hari. Anggota DPRD Pemalang dari Partai Demokrat Ch Sri Kuswandari menuturkan, pihaknya bersama teman anggota dewan

lainnya akan berangkat ke Semarang guna mengikuti acara workshop. Acara tersebut akan dilaksanakan selama tiga hari, mulai Kamis 14 Oktober hingga Sabtu 16 Oktober. ”Adapun materi workshop yang akan didapat oleh anggota dewan adalah soal sinergitas, yaitu peningkatan sinergitas antara eksekutif dengan legislative,“ katanya.

Sementara Aggota DPRD lainnya dari Partai Golkar Kustoro SE MM mengatakan dalam acara workshop di Semarang telah sesuai agenda dewan dan materinya cukup jelas. Namun ketika disinggung apakah ada keterkaitan dengan soal LPJ AMJ Bupati pihak enggan berkomentar. “Kalau soal itu saya tidak tahu,” tandasnya. (mg1)

PEMALANG – Kampanye hari pertama Pemilukada 2010 dilakukan dengan penyampaian visi dan misi calon bupati - wakil bupati periode 2011 2016. Ini diselenggarakan dalam sidang paripurna DPRD yang dipimpin ketuanya Waluyo AT. Dari empat calon yang memaparkan, tak satu pun yang berani menyentuh pendidikan gratis seandainya terpilih sebagai bupati - wakil bupati. Calon bupati yang pertamakali menyampaikan visi misinya adalah Yugo Dwijaya sesuai nomer urutnya. Dia tampil tanpa didampingi oleh wakilnya Sri Hartati. Pria kelahiran April 1967 itu visinya adalah mewujudkan Pemalang Ikhlas yang maju, mandiri, dan sejahtera. Misinya meningkatkan sarana

dan prasarana pendidikan guna menciptakan SDM berkualitas, mengupayakan biaya pendidikan yang lebih terjangkau bagi masyarakat, meningkatkan kesejahteraan pendidik. Tampil kedua adalah H Sumadi Sugondo SE MM MSi didampingi Hj Siti Sukesih. Visinya mewujudkan Kabupaten Pemalang yang makmur, berbudi dan lestari. Misinya di bidang pendidikan adalah dengan mewujudkan kualitas dan kluantitas sarana dan prasarana pelayanan dasar bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi dan pengembangan wilayah. Mantan Setda ini menawarkan kebijakan program 100 hari calon bupati terpilih. Sementara cabup cawabup H Junaedi SH MM - Mukti Agung Wibowo ST sebelum menyampaikan visi dan misinya mengutarakan kalau visi misi dalam bentuk cetak sudah disampaikan ke Ketua DPRD untuk dibagikan kepada tamu unda-

ngan sehari sebelum sidang tersebut. Dia meragukan apakah visi misi tersebut sudah dibagikan atau belum. Visinya adalah Kabupaten Pemalang yang sehat, cerdas, berdaya saing dan berakhlak mulia. Misinya di dunia pendidikan adalah perluasan kesempatan dan pelayana pendidikan sevcara merata dan berkualitas diantaranya program PAUD, Wajar Dikdas 9 tahun, pendidikannon formal, pendidikan mutupendidik dan tenaga kependidikan. Sedangkan dokter Kun Sri Wibowo - Endang Purwanti SH visinya adalah Pemalang waras, wasis, wareg dan teteg dengan misi meningkatkan aksesibilitas masyarakat di bidang pendidikan, meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan, dengan strategi penyediaan layanan yang ramah dan profesional di bidang kesehatan, pendidikan, dan pemerintahan. Pendidikan dimasukkan dalam program wasis diantaranya

pendidikan terjangkau dan berkualitas, subsidi biaya masuk sekolah SMA, penyediaan sarana pendidikan di daerah terpencil, rasionalisasi sarana pendidikan, peningkatan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan programnya adalah meningkatkan kualitas dan kesejahteraan tenaga pendidik, perbaikan sarana dan prasarana pendidikan, standarisasi pelayanan pendidikan, dan pengawasan pelayanan pendidikan. Masyarakat yang mendengarkan penyampaian visi misi dari luar gedung wakil rakyat ini sangat berharap ada dari empat pasangan calon tersebut yang bervisi misi menyentuh pendidikan gratis. “Sayangnya pendidikan gratis tak tersentuh, baru pada peningkatan sarana prasarana dan subsidi biaya masuk sekolah,” nilai Risdiyanto salah satu warga. (ali)


CMYK

RADAR SLAWI

BERLANGGANAN (0283) 340 900 / SMS ke 0815.5643.6843

SABTU, 16 OKTOBER 2010

Pembangunan Jembatan Ketiwon Langon

RSI PKU Muhammadiyah Kab.Tegal 0283-3448131

PERLANCAR

Daftar Telp Villa Wisata Guci Penginapan, Rumah Makan dan Kolam Renang Sri Gintung Telp. 081911555860/085842180778 Cempaka

Telp. 0813 2685 6449

Sari Indah

Telp 0878 3027 5920

Dahlia T

elp. 0818 0287 0194

BALANE NYONG Dambakan Proyek Listrik Dilanjutkan PEMKAB Tegal secara bertahap tengah menggadang puluhan pedukuhan di daerah yang belum terlewati jaringan listrik untuk direalisasi. Pasalnya, sejak kemerdekaan sampai sekarang ternyata banyak pedukuhan yang belum dilewati jaringan lsitrik. Program yang digadang yaitu Proyek Jaringan Listrik Pedesaan yaM GHONI/RADAR SLAWI ng dilaksanakan seBR Irwanto cara berkesinambungan mengunakan dana dari APBD Kabupaten Tegal. “Kami berterima kasih atas masuknya jaringan listrik pedesaan di Dukuh Randu, Desa Luijawa, Kecamatan Jatinegara. Di mana saat ini tiang listrtiknya sudah tertanam dari jaringan pinggir jalan sampi pedukuhan,” jelas anggota Komisi I DPRD Kabupaten Tegal asal Jatinegara, BR Irwanto. Dikatakan Irwanto, untuk itu pihaknya berharap agar kegiatan yang sudah direalisasi awal dengan pemasangan tiang listrik, idealnya dilanjutkan dengan penyambungan jaringan. Itu agar terkesan tidak sia-sia dan masyarakat tidak resah menunggu kelanjutan kegiatan itu. “Justru kegiatan kelanjutan seperti ini harus dilaksanake hal 9 kol 4

KIYEH LIKUH...

JEMBATAN Ketiwon atau yang biasa dikenal dengan Jembatan Langon, yang menjadi perbatasan antara Kota Tegal dan Kabupaten Tegal mempunyai peran cukup vital untuk dua wilayah tersebut. Karena jembatan itu menjadi salah satu penghubung, yang setiap hari kepadatan-

ARUS LALU LINTAS

nya cukup tinggi. Bahkan sering terlihat antrian yang cukup panjang pada jam-jam sibuk. Karenanya masyarakat di sekitar jembatan itu, juga masyarakat lain yang menggu-

nakan akses jembatan itu, sejak beberapa tahun lalu mengusulkan agar jembatan itu diperlebar. Karena posisinya berada di perbatasan antara Kota Tegal dan Kabupaten Tegal, menjadi perdebatan siapa

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

Peringati Jalan Kaki se-Dunia PANGKAH – Hari Jalan Kaki se-Dunia, yang digelar di seluruh penjuru dunia, juga diperingati di tingkat daerah. Tak ketinggalan di Kecamatan Pangkah, yang menggelar jalan kai bersama oleh UPTD Dikpora Pangkah Jumat (15/10) kemarin. Ada pun start dimulai dari KPRI Among Dwijo kemudian memutar ke Desa Pangkah, dengan jarak sekitar tiga kilometer. Kepala UPTD Dikpora Pangkah Teguh Herdi S mengatakan kegaiatan ini menindak lanjuti surat dari Sekretariat Daerah tentang kegiatan Hari Jalan Kaki se-Dunia, yang diinstruksikan ke kecamatan, agar masing-masing UPTD dapat menyelenggarakannya. Tujuan peringatan Hari ke hal 9 kol 1

INFRASTRUKTUR

nan jembatan tersebut. Dan saat ini, pembangunan jembatan itu mulai digarap oleh pemborong yang memenangkan lelang tersebut. ke hal 9 kol 1

DIKERJAKAN- Pembangunan jembatan Ketiwon Langon tengah dikerjakan. Terlihat eksavator sedang menggali untuk pemasangan pondasi pilar jembatan. M GHONI/RADAR SLAWI

Bawang Merah Tembus Rp 15 Ribu KRAMAT - Memasuki masa tanam kedua ditambah dengan cuaca yang tidak menguntungkan, membuat harga jual bibit bawang merah di Kramat dan sekitarnya melambung tinggi. Itu terjadi karena permintaan di tingkat petani yang tinggi, menyusul dimulainya musim tanam selanjutnya. Sementara, stok bibit di pasaran menipis karena tak banyak petani yang melakukan penyetokan hasil panen lantaran takut akan kembali anjlog. Umi (34), petani bawang merah

asal Desa Kramat Kecamatan Kramat mengatakan bahwa dalam tiga hari terakhir harga bibit melambung. Semula harga jual bibit bawang lokal siap tanam antara Rp 11 ribu-Rp 13 ribu/kg. Namun kini melonjak hingga Rp 15 ribu-Rp 18 ribu/kg. “Namun melambungnya harga bibit bawang merah ini tergatung kualitasnya. Semakin bawangnya besar-besar dan berkualitas bagus, maka harganya juga akan semakin tinggi,” katanya kepada

Radar Jumat (15/10) kemarin. Menurut dia, kenaikan harga bibit itu terjadi dipicu karena stok di tingkat petani kosong dan permintaan tinggi. Petani di Kramat kini lebih banyak menjual seluruh hasil panennya ke pasaran, daripada diproses untuk menjadi bibit. Hal itu karena harga bawang konsumsi saat ini sedang tinggi. “Untuk harga bawang yang tebus kisaran Rp 15 ribu/kg adalah bawang basah yang berkualitas. Sedangkan untuk model

Produksi Kerupuk Menurun JALAN KAKI – UPTD Dikpora Pangkah bersama seluruh kepala sekolah dan guru melakukan jalan kaki dalam rangka Hari Jalan Kaki sedunia.

yang harus bertanggung jawab untuk memperbaiki jembatan tersebut. Namun akhirnya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang membiayai pembangu-

ADIWERNA - Musim hujan yang berkepanjangan rupanya membuat para perajin kerupuk di Desa Harjosari, Adiwerna mengalami penurunan dalam produksi. Pasalnya perajin yang masih mengandalkan faktor alam ini, terhambat saat proses pengeringannya. Waryono seorang pengrajin kerupuk mengatakan, proses pengeringan kerupuk selama tahun ini cukup terhambat, karena musim hujan terus menerus. Dikatannya, proses pengeringan kerupuk masih mengandalkan panas matahari, sehingga cuaca buruk menjadi penghambat produksi sejumlah jenis kerupuk tersebut, selain itu kualitas menurun karena tingkat kekeringannya berbeda pada saat musim kemarau. “Dalam satu hari hanya kurang dari 30 kilogram kerupuk kami ke hal 9 kol 1

pocongan atau pergedeng isi 6, juga sama yakni kisaran Rp 2 juta per kuintalnya,” aku Umi. Juragan bawang yang biasa bertransaksi di Brebes ini juga menambahkan bahwa cuaca yang terus menerus hujan ini juga membuat hasil panennya tidak berlimpah. Sebab biasanya untuk seperdelapan hektar yang biasanya menghasilkan 120 gedeng bawang, kini hanya sekitar 60 hingga 80 gedeng saja. “Ya, naiknya harga bibit bawang

ini sedikit menambah kerugian modal kami lantaran hasil panen tidak maksimal,” pungkasnya. Sementara sejumlah petani bawang merah lainnya mengaku senang dengan kenaikan harga bawang tersebut. Dengan harga yang sudah diatas Rp 12 ribu di pasaran tersebut, petani sudah mendapatkan keuntungan cukup lumayan. Dia pun berharap harga bawang itu tetap stabil, sehingga petani bawang dapat menikmati keuntungan yang berlipat. (gus)

Waspadai Produk Kadaluarsa

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

SIAP SAJI - Sejumlah jajanan kerupuk maupun aneka kue buatan perajin di Harjosari kini tengah banyak pesanan baik itu dari pasar lokal maupun luar kota.

SLAWI – Mungkin “Sebenranya sebemasih banyak produk lum Lebaran kemarin, makanan atau minukami bersama-sama man yang kadaluarsa polisi, satpol, Dispedi tengah-tengah marindag sudah pernah syarakat. Makanya melakukan monitordihimbau kepada seing terhadap seluruh luruh masyarakat unswalayan, barangkali tuk hati-hati dalam ada produk yang sumembeli makanan, dah kadaluarsa. Dan dan kepada produkami belum tahu kalau sen supaya bisa lebih sekarang ini ada mateliti dan bisa dikemsyarakat yang sakit, balikan ke ditributor akibat susu yang kakalau ada produk ya- FATKHUROPHMAN/RADAR SLAWI daluarsa itu. Karena ng sudah kadaluarsa. tidak ada laporan Drs A Thosim MM Hal itu dikatakan Kayang masuk ke dinas bid Promosi Kesehatan dan Pe- kami, sementara puskesmas juga nyehatan Lingkungan (PKPL) belum ada laporan. Kalaupun ada Dinkes Kabupaten Tegal Drs A swalayan atau minimarket yang Thosim MM kepada Radar, Jumat menjual produk makanan atau (15/10) kemarin di kantornya. ke hal 9 kol 4

Akibat Cuaca di Laut Tak Bersahabat

Sebagian Besar Nelayan Teri Nasi Tak Melaut Cuaca yang masih ekstrem membuat sebagian nelayan teri nasi di kampung nelayan Desa Munjung Agung, Kramat, hingga Jumat (15/10) kemarin masih enggan untuk melaut. Mengapa? M GHONI/RADAR SLAWI

DIPERLEBAR- Rekanan penggarapak kegiatan pelebaran jalur masuk Jalan Cut Nyak Dien tengah mengerjakan kegiatan, Jumat (15/10).

JalanCutNyakDienDiperlebar SLAWI – Karena sempitnya akses masuk jalur Jalan Cut Nyak Dien dan atas keinginan Bupati Tegal H Agus Riyanto memperlebar jalan itu, saat ini upaya itu tengah dilakukan, diawali dengan pelebaran jalur masuk jalan. Selain ruang ke hal 9 kol 1

CMYK

LAPORAN: AGUS WIBOWO KONDISI pantai Desa Munjung Agung, Kecamatan Kramat masih ramai, khususnya nelayan. Mereka rupanya tidak melaut, dan lebih memilih memperbaiki sejumlah peralatan melautnya. Alasannya, selain cuaca yang masih buruk, juga hasil tangkapan minim. Tak terkecuali dengan kerugi-

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

PERBAIKI JALA - Sobari, nelayan Munjung Agung Kramat sekaligus pemilik kapal, tengah memperbaiki jalan sambil mengisi kekosongan waktu lantaran dalam dua hari ini tidak berangkat melaut karena ombak besar dan cuaca buruk.

an yang didapat, lantaran antara biaya perbekalan dengan pendapatan belum menutup. “Sudah dua hari ini kami tidak melaut. Selain para ABK juga tidak ada yang berangkat, ditambah dengan kondisi cuaca yang masih belum bersahabat di sepanjang tahun ini,” kata salah satu nelayan di Munjung Agung Kramat, Sobari (52). Nelayan sekaligus pemilik kapal ini mengaku saat ini untuk mengisi kekosongan dirinya lebih memilih memperbaiki kapal, termasuk jala yang merupakan alat utamanya untuk mendapatkan penghasilan. Sedangkan kapan dirinya akan melaut, hingga kini masih belum diketahuinya. Karena para ABK juga belum ada kabar untuk kembali ikut ke laut. “Ya, kondisi seperti ini hampir

semua dialami oleh para nelayan di sini mas. Bahkan bila dihitung diperkirakan kapal yang bersandar di TPI Munjung Agung Kramat, akibat tidak melaut hampir lima puluh persen,” jelasnya. Pria yang akrab disapa Bari ini juga menambahkan, beberapa pekan ini pihaknya juga mengalami kerugian yang berkelanjutan. Betapa tidak, biaya perbekalan yang sudah dikeluarkan setiap harinya, tidak bisa ditutup dengan hasil tangkapan ikan teri maupun ikan laut lainnya. “Memang sudah merupakan resiko kami sebagai pemilik kapal. Namun kerugian yang kami dapat tidak begitu banyak. Sebab saya tidak membayar juru mudi. Karena kapal saya kemudi sendiri. Namun jika pemilik kapal menggunakan ke hal 9 kol 4


SAMBUNGAN

SABTU 16 OKTOBER 2010

9

RADAR TEGAL

Bisa Bebas 22 Oktober Mendatang

CUT TARI

Batal Dijerat UU Pornografi PRESENTER Cut Tari batal dijerat polisi dengan UU Pornografi. Tari yang mengakui melakukan hubungan intim dengan Ariel dikenakan UU Darurat 1951. “Dari petunjuk kejaksaan, ada perubahan kemarin. UU Pornografi diubah menjadi ke pasal 5 ayat 3 huruf b UU Darurat No.1 tahun ’51,” jelas Kabid Penum Mabes Polri Kombes Marwoto saat ditemui di kantornya Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (15/10). UU Darurat 1951 yang dibuat waktu Indonesia masih berbentuk negara serikat, dulu digunakan untuk menjerat warga negara yang melanggar pidana menurut hukum adat. Selain UU Darurat tersebut, Tari tetap dijerat dengan pasal 282 KUHP tentang kesusilaan. Ditemui di Mabes Polri, Kabarekrim Mabes Polri Komjen Pol Ito Sumardi menguatkan pernyataan Marwoto. Menurutnya memang ada permintaan dari kejaksaan untuk perubahan pasal. “Kalau ada petunjuk jaksa sah-sah saja, sepanjang fakta-faktanya relevan,” jelas Ito. (eny/mmu)

HAMPIR 4 bulan mantan vokalis Peterpan Ariel merasakan dinginnya jeruji besi Tahanan Mabes Polri. Kini, tersangka kasus video porno itu bisa bernafas lega karena kesempatan untuk bebas sudah di depan mata. Hal tersebut dikatakan Kabid Penum Mabes Polri Kombes Marwoto saat dihubungi wartawan via ponselnya, Jumat (15/10). Menurut Marwoto, Ariel bisa bebas jika polisi tidak bisa melengkapi berkas penyidikan Ariel sampai sebelum 22 Oktober 2010. “Minimal 22 Oktober 2010 ini (berkas penyidikan harus dilengkapi). Itu kan sesuai dengan undang-undang 120 hari,” jelas Marwoto. Setelah itu Ariel bisa dibebaskan begitu saja, tanpa ada status sebagai

tahanan. “Kalau masa tahanannya habis, ya sudah kita keluarkan saja,” tambah dia. Sampai saat ini berkas penyidikan Ariel sudah bolak-balik dari Mabes Polri ke kejaksaan sebanyak 3 kali. Sekarang berkas tersebut ada di kejaksaan. “Masih di kejaksaan. Begitu juga dengan berkasnya Luna dan Tari masih di kejaksaan,” kata Marwoto. Hal senada juga dikatakan pengacara Ariel, Agha Khan. Dikatakan, masa penahanan Ariel memang akan habis 22 Oktober 2010. Namun, Marwoto mengingatkan, polisi bisa menahan Ariel kembali bila diperlukan. “Maksimalnya November 2010 penyidik bisa tambah lagi (penahanan) jika dibutuhkan,” jelasnya. (ebi/mmu)

Ariel

AIDA SASKIA

WILSON ‘IDOL’

Korban Pencabulan Tinggal di Gang Sempit Perlancar Arus Lalu Lintas dari halaman 3 Plt Kabid Bina Marga DPU Pemkab Tegal Kunarto mengatakan berdasarkan kondisi yang ada, selain kondisi jembatan sudah rapuh termakan usia, pembanguan dilakukan untu memperlancar kepadatan arus lalu lintas di wilayah itu. Pasalnya, kondisi jembatan tidak mampu lagi menampung padatnya arus lalu lintas khususnya pada pagi dan sore hari. “Pembangunannya sendiri menelan biaya hingga miliaran rupiah dari dana APBD Jateng, dengan pendampingan dari APBD Kabupaten Tegal. Rencana pengerjaannya dilaksanakan dalam dua tahun anggaran berturut-turut, dengan nilai lelang kegiatan sebesar Rp 1,74 miliar yang diambilkan dari dana APBD Jateng. Saat ini

tengah dilakukan pembangunan pilar kedua sisi jembatan dengan pondasi sumur (Bore File),” kata Kunarto, didampingi Tulus. Dikatakan Kunarto, anggaran itu selain untuk pembangunan pondasi sumur untuk pilar, juga sebagian digunakan untuk peningkatan jalan MejasemKaladawa, ditambah untuk talud di samping jalan itu. “Jalan yang sudah berlubang diratakan kembali dengan material dan dipadatkan,” ucapnya. Masih menurut dia, untuk pembangunan selanjutnya menggunakan anggran tahun 2011 bantuan dari Pemprov Jateng sebesar Rp 1,5 miliar dan pendampingan dari APBD Kabupaten Tegal sebesar Rp 2,75 miliar. Sementara, sesuai data design pembangunan jembatan

itu, nilai yang dibutuhkan sekitar Rp 6 miliar sampai Rp 7 milir. Dengan nanti selesainya pembangunan jembatan Ketiwon Langon, diharapkan kemacetan arus yang melewati jembatan itu bisa teratasi. “Saat ini jika pagi atau sore, kemacetan arus lalu lintas menjadi langganan di wilayah jembatan ini,” ujarnya menceritakan. Sementara beberapa warga di sekitar lokasi Jembatan Langon mengaku senang, karena akhirnya jembatan yang sempit dan sudah tua itu akhirnya bakal dibangun. Seperti diungkapkan Agus (30), warga Mejasem Kecamatan Kramat. “Syukurlah, akhirnya dibangun juga. Mudahmudahan bisa cepat selesai, sehingga lalu lintas di sini menjadi lancar dan aman,” tandasnya. (m ghoni)

Produksi Kerupuk Menurun dari halaman 3 produksi. Padahal pada musim kemarau bisa mencapai 70 kilogram dengan kualitas krupuk cukup baik,” katanya kepada Radar Jumat (15/10) kemarin. Menurutnya, tidak hanya kerupuk ikan saja yang terhambat dalam proses pengeringan. Sejumlah kerupuk jenis lainnya, juga mengalami hal sama. Karena untuk bisa menghasilkan kerupuk yang bagus, harus membutuhkan penjemuran yang cukup lama. Berbeda dikatakan perajin lainnya, Ahmad pengusaha kerupuk kulit ikan mengaku, cuaca buruk menghambat pro-

duksi selain itu harga jual kerupuk kulit ikan tersebut cukup tinggi dibandingkan musim kemarau karena sulitnya bahan baku. “Kerupuk yang kami produksi, saat ini memang mengalami peningkatan dalam pasar. Baik itu, yang berada Indramayu, Pemalang, serta dari luar kota seperti Bandung, Jakarta, Kuningan, Sumedang. Namun permintaan tersebut tidak terpenuhi karena produksi terhambat,” jelasnya. “Rasa gurih dan renyah kerupuk buatan kami tembus hingga ke kota besar, sehingga tidak mengalami kesulitan dalam pemasaran,” katanya.

Ditambahkan, terlebih saat ini banyaknya orang yang melakukan hajatan. Permintaan sejumlah jenis kerupuk, termasuk jajanan lainnya juga menambah pesanan pasar terhadap produksi kerupuk maupun makanan lainnya yang dibuatnya. “Belum lagi, saat ini kami menghadapi bulan haji. Yang nota bene, biasanya tuan rumah menyediakan jajanan khas Tegalan termasuk jajanan kerupuk yang kami produksi. Sebab seperti kerupuk antor, kerupuk mie goreng tanah, dan aneka kerupuk lainnya yang merupakan andalan Tegal, bersentra di sini,” pungkasnya. (gus)

Peringati Jalan Kaki se-Dunia dari halaman 3 Jalan Kaki se-Dunia ini sendiri adalah agar masyarakat ada kesadaran berolahraga walaupun dengan jalan kaki. “Kami dari Dikpora menindak lanjuti peringatan Jalan Kaki se-Dunia, dengan mengajak seluruh kepala SD/ MI se-Kecamatan Pangkah, dan guru olah raga di tambah penjaga sekolah dan staf UP TD Dikpora Kecamatan Pangkah,” katanya. Dikatakan Teguh, kegiatan jalan kaki ini cukup penting karena secara tidak langsung mengajak kepada masyarakat bahwa jalan kaki adalah terma-

suk olahraga yang palinmg murah dan menyehatkan. “Sebenarnya setiap hari Jumat kita mengadakan senam, dan di minggu ke empat tiap bulan kita mengadakan jalan santai bersama seluruh staf dan kepala sekolah. Kebetulan saja pada moment kali ini bertepatan dengan Hari Jalan Kaki seDunia,” imbuhnya. Dirinya yakin, jalan kaki ini memilki banyak manfaat pada tubuh kita, mulai dari membantu kesehatan jantung, membantu sirkulasi darah, sekaligus membakar kalori. Semakin giat berjalan kaki, semakin banyak keuntungan untuk kesehatan yang bisa diraih. Dan dengan

kegiatan seperti ini akan ditindak lanjuti terus tiap minggu ke empat. Dia juga berharap paling tidak semua guru dan kepala sekolah mempunyai jiwa yang sehat dan kuat, agar dalam mengajar bisa maksimal. “Melalui Hari Jalan Kaki seDunia ini, kami berharap dalam moment apa pun, bisa diadakanya jalan kaki atau jalan sehat, agar paling tidak memberikan kesadaran terhadapa masyarakat, agar sering berolahraga walupun hanya sebatas jalan kaki. Artinya memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat, sesuai dengan instruksi Sekda,” pungkasnya. (mg2)

SIAPAKAH AG, perempuan yang mengaku dicabuli Wilson ‘Idol’? Kamis (15/10), wartawan mencari informasi soal jati diri AG. Diketahui ia tinggal di sebuah gang sempit di kawasan Rawa Belong, Jakarta Barat. AG adalah seorang mahasiswi sebuah universitas di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Ia tinggal di sebuah gang

kecil di Jalan Rawa Belong, Jakarta Barat. Namun saat didatangi, AG tidak ada. Rumah AG terlihat lusuh dengan pagar kayu yang terlihat sudah termakan rayap. Cat putih yang melekat di rumah tersebut pun terlihat pudar. Salah seorang warga membenarkan kalau itu rumah AG.

“Dia tinggal dengan ibu dan kakak-kakaknya yang juga seorang perempuan,” kata seorang wanita yang tinggal tepat di sebelah rumah AG. Kata perempuan itu, AG adalah mahasiswi yang jarang bersosialisasi. Bahkan tidak bertegur sapa jika bertemu tetangganya. “Paling cuma ibunya aja ya-

ng suka bergaul sama tetangga,” jelas wanita paruh baya itu. Selain itu di kalangan warga sekitar, AG dikenal sebagai perempuan yang temperamental. AG kerap marah-marah jika mendengar suara bising. “Dia suka marah, kemarin aja anak saya itu berisik. Eh dia ngomel-ngomel,” jelasnya. (ebi/ mmu)

Sebagian Besar Nelayan Teri Nasi Tak Melaut dari halaman 3 jasa orang lain (juru mudi sendiri), jelas kerugian yang dialami akan semakin banyak,” ungkapnya. ALIH PROFESI Sementara cuaca yang buruk yang masih melanda, tak sedikit juga sebagian nelayan di Kra-

mat dan Suradadi yang kini beralih profesi sebagai buruh serabutan maupun sebagai tukang becak. Ya, lantaran kebutuhan ekonomi yang sangat mendesak para nelayan yang biasanya bertarung dengan besarnya ombak kini memilih jalan sebagai kuli maupun pengayuh becak.

“Kami tidak memiliki ketrampilan apa pun selain sebagai nelayan. Namun lantaran kondisi cuaca di laut tidak bersahabat, karena ombak juga bisa mencapai empat meter, maka kerja apapun terpaksa kami jalani,” beber Yanto, salah satu nelayan yang alih profesi. Menurutnya, dia beralih pro-

fesi sebagai buruh serabutan ini sudah sebulan terakhir. Ini terjadi karena dua anaknya yang sudah duduk di kelas II SD, dan VI SD termasuk kebutuhan di dapur tidak mau tahu. Makanya dengan berusaha semaksimal mungkin, diharapkan bisa untuk menutup asap di dapur rumah tangganya. (*)

Jalan Cut Nyak Dien Diperlebar dari halaman 3 yang ada di rasa sempit, jalan itu juga dilewati kendaraan besar yang akan mengujikan kendaraannya di Dishubkominfo Pemkab Tegal, juga adanya bangunan sejumlah kantor dan perguruan tinggi. “Sangat pantas jalur masuk dan jalan Cut Nyak Dien diperlebar. Akses kendaraan melewati jalur itu semakin padat, selain pegawai kantoran juga

mahasiswa,” kata Plt Kabid Bina Marga DPU Pemkab Tegal Kunarto didampingi bawahannya Tulus. Masih kata Kunarto, pelebaran jalan sesuai pagu anggaran sebesar Rp 200 juta, diambilkan dari DAK tahun 2010. Sebelumnya untuk upaya pelebaran jalan itu juga pernah digelontorkan anggaran dari Ex 2POA tahun yang sama, yang merupakan bantuan dari Gubernur Jateng kepada daerah. “Bupati

Tegal menginginkan pelebaran dan peningkatan jalan Cut Nyak Dien sejak tahun 2005 usai berhaji,” jelasnya. Menurut dia, dengan jalan itu menjadi lebar, nantinya akses keluar masuk kendaraan yang akan mengujikan kendaraan lebih leluasa. Selain itu sempitnya jalan untuk kendaraan saat berpapasan bisa diatasi. “Pengguna jalan intinya dibuat lebih nyaman,” ujar Kunarto. Sementara, kedapan lebar

jalan yang saat ini sekitar empat meter, bakal diupayakan menjadi lima sampai enam meter. Namun kondisi itu belum bisa berjalan mulus, karena masyarakat di wilayah itu masih banyak yang belum menyadari pentingnya akses jalan. “Padahal dengan kondisi jalan menjadi lebih baik, perekonomian meningkat dan harga jual tanah dan perumahan di sekitar jalur itu menjadi lebih bagus,” pungkasnya. (k1)

Waspadai Produk Kadaluarsa dari halaman 3 minuman kemasan yang sudah kadaluarsa maka akan segera kita tindak, dengan melaporkan kepada dinas yang terkait,” katanya. Dikatakan Thosim, Dinkes melalui puskesmas yang ada sudah melakukan sosialisasi, baik dengan model penyuluhan atau yang lain kepada masyarakat agar bisa hati-hati dalam memberi produk yang kemasan. Dengan harapan agar masyarakat ketika membeli produk

makan lebih teliti. Dan kalau ada masyarakat yang dirasa terkena penyakit hasil dari produk yang sudah kadaluarsa, agar segera diperiksakan di puskesmas dan dilaporkan, agar kemasan tersebut bisa di ambil sampelnya. “Kami berharap kepada masyarakat ketika ada yang keracunan atu apapun, untuk segera memeriksakan ke puskesmas, agar kita juga dapat laporan, dan segera di tangani,” katanya. Thosim juga menghimbau

kepada swalayan untuk tidak menjual produk kadaluarsa, kalau ada perusahaan yang menitipkan produknya ke swalayan dan tidak ada nomor regester dari dinkes, diharapkan jangan diterima dan kepada masyarakat juga harap lebih hati-hati dalam membeli. “Kami berharap masyarakat agar lebih hati-hati dalam membeli, contohnya kalau membeli produk yang kemasanya kaleng, dihimbau untuk bisa melihat daftar kadaluarsa, dan jangan dibeli juga kalau kaleng

itu rusak, bocor, atau peot, karena bisa saja membahayakan dirinya,” ungkapnya. Sementara lanjut Thosim, kabar berita ada warga dari Desa Dampyak Kramat yang katanya bayinya terkena demam berhari-hari akibat minum susu yang dianggapnya sudah kadaluarsa, pihaknya akan memeriksa dan menindaklajuti melalui puskesmas yang ada, agar bisa dicari tahu apakah betul susu yang dijual itu kadaluarsa atau tidak. (mg2)

Dambakan Proyek Listrik Dilanjutkan dari halaman 3 kan, jangan malah dipangkas untuk kegiatan lain. Ini kurang fair,” katanya. Masih menurut dia, masyarakat yang sudah sangat lama mendambakan listrik masuk

pedukuhannya menjadi sirna saat mendengar jaringan yang bakal masuk dipending kegiatannya. Namun itu semua tergantung dari instansi terkait di Pemkab Tegal. “Secara pribadi saya menyesal dan itu menunjukkan sebuah kegiatan yang

kurang direncanakan secara matang oleh SKPD bersangkutan,” terangnya BR Irwanto pula. Sementara menyikapi kekhawatiran lain, khususnya terkait gejolak warga atas tidak dilanjutkannya kegiatan jaringan listrik pedesaan di Dukuh Ran-

du, Desa Luijawa pihaknya mengatakan warga pasti resah. “Semoga saja keresahan warga bisa dipahami instansi terkait Pemkab Tegal, dan jaringan listrik di situ bisa direalisasikan,” pungkas politisi dari PDI Perjuangan itu. (k1)

Dan Sekarang Ia Tak Gampang Lemas Lagi Dulu, sebelum memutuskan untuk hengkang dari kampus, Panji Nurkholifah Muslim menuntut ilmu di Universitas Islam Negeri Bandung, jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI). Namun, selain kuliah, ia juga bekerja di sebuah perusahaan swasta. Dan sehari-hari, bekerjanya di lapangan, dengan menggunakan sepeda motor. Artinya, ia lebih banyak berada di jalan daripada bermanis-manis duduk di belakang meja. Karena bekerja sambil kuliah, lama-lama fisiknya menjadi kurang bisa diajak untuk berdamai. “Saya mulai gampang lemas dan gampang

masuk angin. Bahkan tulang belakang saya sering terasa sakit,” ujar lelaki 23 tahun ini. Untuk mengatasinya, awalnya pria yang masih senang membujang ini kerap meminum jamu-jamuan. Namun, sejak dua tahun belakangan ia mengaku rutin minum New Mandala 525, dua kali sehari. Ternyata kedelai bubuk instan produksi PD Mandala 525, Garut, Jawa Barat, itu membuat badannya jadi bugar kembali. Meski saat wawancara ini berlangsung, akhir Desember 2009, ia tidak kuliah lagi, aktivitas lapangannya bukan berarti menjadi berkurang. Malah meningkat. Walaupun

demikian, “Badan saya tidak gampang lemas lagi dan saya tidak mudah masuk angin lagi,” ucap penduduk Cibaduyut, Kelurahan Kebon Laga, Kecamatan Bojong Lowa Kidul, Kota Bandung, ini. New Mandala 525 memang bukan hanya untuk orang sakit. Di dalam buku Susu Kedelai, Susu Nabati yang Menyehatkan karangan Ir. Eddy Setyo Mudjajanto dan Fauzi R. Kusuma dikatakan, susu kedelai dikenal sebagai sumber protein nabati yang bermutu baik karena rasio efisiensi proteinnya hampir sama dengan susu sapi. Walau kandungan asam amino metio-

nin dan sisteinnya sedikit lebih rendah daripada yang ada pada susu sapi, kandungan lisinnya justru lebih tinggi. Dan untuk

diketahui, ketiga asam amino ini merupakan asam-asam amino esensial yang sangat dibutuhkan guna meningkatkan kesehatan. Bersama isoflavon, asam-asam amino ini dikenal berfungsi untuk membangun sel-sel tubuh, menambah imunitas tubuh, memperbaiki sel-sel yang rusak, memperlancar metabolisme, dan memperbaiki struktur matriks tulang. Ditambah dengan mineral seperti kalsium, kalium, dan lain-lainnya, proses recovery bagian tubuh yang rusak semakin cepat berlangsungnya. Bagi cewek yang peduli pada penampilan fisik, mengonsumsi susu

kedelai secara rutin dapat mencegah obesitas, mempermulus kulit, dan mencegah penuaan dini. Sekalipun demikian, menjaga pola hidup sehat tetap dianjurkan untuk dijadikan prioritas utama. Di antaranya adalah selalu berpikir positif, selalu tawakal kepada Tuhan, menghindari penyebab penyakit, menghindari stres, tidak merokok, menjauhi alkohol, berolahraga dengan teratur, beristirahat dengan cukup, dan meminum air putih dengan cukup. New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya yang nyata dan produknya yang diolah secara higienis. Ini amat ditun-

jang oleh mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat masa kini untuk beralih ke bahan-bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. Dan bila ingin mendapatkannya, hubungi apotek/ toko obat terkemuka di kota Anda, atau lewat telepon berikut ini. Distributor Jateng: 02470231987 / 081382600344. Tegal: 0283-3302323 / 08156556362. Brebes: 0283-3302323 / 08122255523. Pemalang: 0284-5800685 / 08157708854. Pekalongan: 02857983080 / 085226849284 DINKES: PIRT No. 815320503590


CMYK

SABTU, 16 OKTOBER 2010

METRO SLAWI

10

RADAR TEGAL

Jalan Kaki Lima Kilometer

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

Tamilah SPd MPd

Peringati Hari Jalan Kaki seDunia SURADADI - Jalan kaki pada dasarnya adalah olahraga yang murah meriah dan relatif tak butuh banyak peralatan maupun biaya. Maka di Hari Berjalan Kaki se-Dunia yang jatuh pada hari Minggu (10/10) lalu, Kepala UPTD Dikpora Suradadi

Tamilah SPd MPd, beserta kepala sekolah dasar se Kecamatan Suradadi, memperingatinya dengan berjalan kaki sepanjang 5 Km, Jumat (15/10) kemarin. Menurut Tamilah, olahraga tanpa peralatan dan tempat khusus ini memang perlu dilestarikan. Meski sepele, namun faedahnya banyak. Sayangnya, dengan segala kemudahan itu justru tidak banyak yang menggemarinya. Untuk itu, dia sengaja memperingati ini, sedikitnya bisa memeberikan manfaat kepada Kepala SD di wilayahnya tersebut. “Hari Jalan Kaki se-Dunia ini merupakan hari yang harus digalakkan untuk melestarikan olahraga jalan kaki. Dan olahraga jalan kaki ini, di samping murah juga bermanfaat. Segala usia juga bebas, baik laki-laki atau pun perempuan,” Kata Tamilah, ditemui usai berjalan dari arah Purin menuju kantornya di Suradadi, Jumat (15/10) kemarin. Untuk kebugaran badan di tengah sibuknya pekerjaan, Tamilah yakin olahraga ini bisa menjadi alternatif pilihan. De-

ngan begitu kualitas manusia dalam bekerja pun bisa meningkat. Menurutnya, kebugaran merupakan hal penting untuk meningkatkan kualitas bangsa dan menjadikan bangsa ini lebih kuat. “Membiasakan jalan kaki adalah bagian dari kebugaran jasmani serta mengurangi dampak polusi lingkungan,” ujar wanita berkerudung ini. Dijelaskan, kegiatan ini diikuti seluruh Kepala SD diwilayahnya saja. Dan arahnya, berawal dari kantornya menuju Desa Purwahamba. Setelah keliling di desa tersebut, sejumlah pengajar ini kembali menuju kantor UPTD. Meski capai, namun hal itu merupakan olahraga yang jarang dilakukan. “Kami berharap supaya sekolah-sekolah yang ada disini selalu memperingati hari berjalan kaki seduni yang berlangsung beberapa hari yang lalu. Untuk sementara, peserta kali ini hanya sejumlah kepala sekolah saja. Namun untuk berikutnya, semua guru harus mengikutinya,” pintanya. (k2)

Mengutamakan Perilaku Siswa SURADADI - Sekolah Dasar (SD) Jatimulya 02 Kecamatan Suradadi, merupakan suatu karya rancang sekolah yang mengutamakan perilaku utama siswa. Sebagai pola pembentuk aktifitas kegiatan siswa tersebut, yakni dengan memperhatikan perilaku serta mengaplikasikannya dalam setiap karakter siswa masing-masing. Hal itu dikatakakan Kepala SD Jatimulya 02 Sridayanti Spd, usai mengikuti Hari Jalan Kaki se-Dunia, di Kantor UPTD Dikpora Suradadi, Jumat (15/10) kemarin. Dipaparkan, bangunan dan bentuk tampilan serta ruang luar bangunan sengaja dibentuk menjadi pola-pola kemandirian siswa. Sehingga dalam aplikasinya ruang-ruang ini menunjang pengarahan keaktifan anak. Menurutnya, dengan anggaran bantuan dari pemerintah melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) yang didapatnya belum lama ini, digunakan dengan maksimal sesuai prosedur. Terbukti, yang seharusnya mendapat jatah 2 lokal, namun dikembangkan menjadi 4 lokal. “Sebenarnya kami mendapat

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

Sridayanti SPd

dua lokal, tetapi setelah kami upayakan semaksimal mungkin, maka bisa menjadi empat lokal. Dan ini sengaja kami rancang, dengan apresiasi supaya siswa menjadi betah berlama-lama di sekolah. Agar tingkat kejenuhan siswa, bisa sedikit berkurang,” ujarnya. Menurut kepala sekolah yang memiliki wajah ayu ini, perkembangan dunia pendidikan saat ini sangat pesat. Untuk itu, selain memberikan bimbingan kepada siswa, pihaknya juga memperhatikan secara khusus kepada siswa, untuk

membentuk anak sesuai dengan pola yang sudah ada. “Dengan demikian, sekolah kami pernah meraih prestasi menjadi juara I dalam bidang Matematika tingkat Kabupaten Tegal. Kami selalu berusaha untuk memberikan image baik kepada masyarakat sekitar, supaya para orang tua siswa percaya terhadap sistem kami,” jelasnya. Dijelaskan lagi, dengan adanya misi sekolah ingin menerapkan ilmu pengetahuan dan tehnology serta iman dan taqwa, tak luput sekolahnya selalu meluluskan siswa setiap tahunnya 100 persen. Bahkan dengan jumlah pengajar 13 orang guru tetap dan 4 orang guru wiyata bhakti, jumlah siswa setiap tahunnya selalu bertambah. Dirinya rela mengorbankan waktu, hanya untuk meningkatkan prestasi di sekolah tersebut. “Tahun ini siswa kami 291 anak. Jumlah ini termasuk meningkat dibanding tahun sebelumnya. Dan kami selalu berusaha, agar setiap tahunnya ada peningkatan jumlah siswa,” tutupnya. (k2)

Aksi Kemanusiaan Tunggu Konfirmasi KEKOMPAKAN yang ditunjukkan KSR PMI sudah teruji. Hal ini pula yang langsung diperlihatkan saat bencana atau musibah datang. Pengiriman bantuan maupun personil tidak serta merta dilaksanakan. Namun, tetap menunggu komando dan disesuaikan dengan kondisi daerah yang tertimpa bencana. ”Pastinya lihat seberapa parah bencana yang terjadi, tidak musti langsung menerjunkan personelnya dari berbagai daerah,” terang Teguh Mujianto. Sebagaimana aksi KSR dalam kegiatannya. Yaitu pra bencana, bencana dan pasca bencana. Untuk pra bencana, KSR mengadakan kesiapsiagaan seperti pelatihan, kaderisasi di PMR dan terjun langsung sebagai petugas pertolongan pertama pada even tertentu yang membutuhkan petugas medis. Sedangkan untuk aksi ben-

cana, dilakukan tanggap darurat saat peristiwa terjadi. Yaitu dengan mobilisisasi anggota ke lokasi kejadian. Namun, di sini masing-masing daerah menunggu konfirmasi dan disesuaikan dengan kapasitas bencana tersebut. Sedangkan untuk pasca bencana, biasanya dilakukan renovasi dan memperbaiki infrastruktur. Seperti yang dilakukan saat terjadinya angin puting beliung di Slawi dan kecelakaan Kereta Api di Petarukan Pemalang beberapa waktu lalu. Saat ini jumlah anggota KSR di Tegal di tingkat cabang sebanyak 45 orang. Sedangkan di tingkat perguruan tinggi terdapat 4 unit. Yiatu di Universitas Panca Sakti (UPS), Unnes Tegal, Akper Pemkot, dan Politeknik HB. Dari seluruh anggota yang ada, hanya sebagian yang aktif. Khususnya yang belum memiliki kesibukan atau aktifitas

rutin seperti bekerja dan profesinya. Adapun saat pengiriman sukarelawan di daerah bencana, biasanya akan dilakukan seleksi terlebih dahulu. Bagi peminat yang telah mendaftar, akan diseleksi melalui sertifikat yang dimilikinya. Selanjutnya, dipastikan kesediaannya untuk menjalankan misi kemanusiaan tersebut. Sebab, tak jarang menghabiskan waktu lama di sana khususnya bagi bencana besar dengan korban banyak. Belum lagi untuk pasca bencana, renovasi yang dilakukan juga memakan waktu tak sedikit. Korps Sukarela (KSR) sebagai komponen penting dari PMI telah berkembang dengan baik dan dapat merefleksikan dirinya untuk mewujudkan cita-cita luhur yang dijiwai oleh semangat Prinsip-prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional. (ela)

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

PAPARAN - Sejumlah kepala sekolah dasar se-Kecamatan Suradadi mengikuti pemaparan dari Radar Tegal di Kantor UPTD Dikpora Suradadi, Jumat (15/10) kemarin.

Radar Tegal Bermitra dengan Sekolah UPAYA untuk mencari informasi serta menginformasikan, sebagai media harian Radar Tegal yang juga koran pertama di Kota Tegal dan sekitarnya, mengadakan pemaparan diberbagai kantor instansi. Salah satunya yang menjadi contoh, kantor UPTD Dikpora Kecamatan Suradadi. Seperti biasanya, Kantor UPTD Dikpora Suradadi selalu disibukan dengan sejumlah pekerjaannya masing-masing. Namun kali ini, kantor yang berada di Jalan Raya Suradadi itu, dipenuhi sejumlah Kepala Sekolah Dasar. Mereka tampak duduk rapi layaknya siswa yang sedang mengikuti pelajaran. Disela-sela itu, berbagai pertanyaan dilontarkan

sejumlah kepala sekolah yang berasal dari Kecamatan Suradadi ini, kepada seorang moderator yang tampak gagah duduk didepannya. Moderator yang merupakan seorang redaktur Harian Radar Tegal, Arief Nur Rahadian Sidiq, memaparkan dengan gamblangnya tentang keberadaannya disitu. “Dengan hadirnya kami di sini, ingin melakukan kerjasama dengan sekolah yang ada diwilayah suradadi. Selain untuk memberitakan tentang prestasi yang dihasilkan sekolah, juga selalu mengedapankan koordinasi yang profesional,” kata pria yang akrab disapa Aan ini, didepan sejumlah kepala sekolah, Jumat

(15/10) kemarin. Menurut dia, sebagai koran harian pertama di Kota Tegal dan sekitarnya, Radar Tegal memberikan suplement pemberitaan tentang prestasi sekolah secara cuma-cuma. Dan suplement itu, dihadirkan setiap hari Kamis. Meski demikian, rubrik lainnya yang berkaitan dengan dunia pendidikan, bukan hanya hari Kamis. Akan Tetapi, kata Aan, akan hadir pula setiap hari Sabtu, khususnya di halaman Metro Slawi. “Pengangkatan berita untuk mengisi rubrik pendidikan setiap hari Kamis dan Sabtu. Diprioritaskan berita yang berhubungan dengan prestasi siswa serta sekolah,” im-

buhnya. Untuk itu, lanjut dia lagi, bila ada sekolah yang memiliki prestasi yang perlu dipublikasikan, supaya menghubungi pihaknya. Karena terkait pemberitaan prestasi sekolah maupun siswa, tidak dipungut biaya alias gratis. Hanya saja, menurut dia, diprioritaskan untuk sekolah yang sudah berlangganan dengan Radar. “Kita selalu memberikan service pemberitaan tentang dunia pendidikan secara gratis. Biasanya akan dikunjungi wartawannya langsung guna wawancara. Dan setiap wilayah, ada wartawannya sendiri-sendiri. Mereka juga sudah dibagi untuk postingnya masing-masing,” ujarnya. (k2)

Bermanfaat bagi Sesama Sekolah Unggulan Kecamatan Suradadi BERGABUNG dengan Korps Suka Rela (KSR) PMI menjadi kebanggan tersendiri bagi Teguh Mujiarto. Selain bisa membantu yang lainnya, banyak pengalaman dan pelajaran berharga yang dia dapatkan. Terlebih ketika terjun langsung di lokasi bencana dan merasakan suasana di sana. ‘’Setidaknya saya bisa bermanfaat bagi yang lain, dan memiliki jaringan luas dalam pergaulan,’’ ungkap pria kelahiran 9 Juni 1980 ini. Ketertarikannya akan dunia kemanusiaan ini ketika melihat salah satu anggota penyelamat menggunakan busana dengan lambang PMI. Sejak saat itu, Teguh berkeinginan kuat untuk bergabung bersama kelompok serupa agar bisa membantu sesama khususnya dalam bencana. Ini dilakukannya sejak tahun 2001 saat masih duduk di bangku kuliah. Sementara, bergabung dengan KSR PMI Cabang Tegal sendiri sejak tahun 2005. ‘’Waktu itu sudah aktif juga di kampus, dan awal bergabung dengan cabang saya langsung ditugaskan ke Aceh, yaitu bencana tsunami,’’ kenang ayah Givega Mahesa Khyaul Haq ini. Tugas pertama tersebut adalah yang paling menantang. Selain kali pertama terjun langsung di lapangan, kondisi disana juga memang benar-benar memprihatinkan. Padahal, keberangkatannya

kesana 30 hari pasca bencana tsunami ini terjadi. Namun, masih banyak mayat yang dibawa oleh tim setiap harinya. ‘’Setidaknya ada 10 kantong mayat yang dibawa pulang oleh regu pencari setiap harinya,’’ tambahnya. Suami Nova Puspitasari mengaku senang selama bergabung dengan KSR PMI. Sebab, kekompakkan tim sangat solid. Masing-masing anggotanya menjaga satu sama lain, sesuai dengan ketentuan atau aturan yang ada. ‘’Kami harus menjaga keselamatan anggota lainnya, dan semuanya memegang kesepakatan ini,’’ kata Teguh. Adapun sejumlah lokasi bencana yang pernah diikutinya selain di Aceh yaitu bencana tanah longsor di Banjarnegara, gempa bumi di Klaten dan Yogyakarta, angin puting beliung di Slawi dan terakhir kecelakaan Kereta Api di Petarukan Pemalang yang menewaskan puluhan penumpangnya. Diakui Teguh, tugas kemanusiaan ini sudah melekat dalam jiwa anggota KSR. Mereka siap ditugaskan dalam pos apapun. Tak terkecuali untuk tugas evakuator, kerap kali harus membawa mayat. Bukan hanya mayat biasa saja, namun jenazah yang sudah tidak utuh lagi ataupun sudah membusuk setelah beberapa hari. (ela)

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

Sahudi SPd

SURADADI - SD Suradadi 01 merupakan sekolah unggulan di sekitar wilayah Kecamatan Suradadi. Pasalnya sekolah yang berada di Jalan Raya Suradadi ini memiliki banyak prestasi. Sebagai contoh prestasi yang kerap diraihnya, pernah menjadi juara I putri dalam lomba Mapsi (Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam) tingkat kecamatan. Prestasi lainnya, sekolah yang memiliki jumlah siswa 364 anak ini, pernah meraih juara II dalam lomba Marching Band tingkat Karesidenan Pekalongan. Kepala SD Suradadi 01 Sahudi SPd mengatakan sebagai upaya untuk meraih prestasi tersebut, pihaknya lebih me-

ngutamakan pendidikan serta kecerdasan siswa. Meski demikian, sekolah yang sukses meluluskan siswanya setiap tahun 100 persen itu, juga memberikan pelajaran tambahan seperti ektrakulikuler (Ekskul). Sementara ekskul yang aktif kali ini, terang dia, pramuka, drum band, seni baca puisi serta agama Islam. “Dengan jumlah ekskul itu, yang lebih diutamakan drum band dan agama Islam. Dan ekskul biasanya diselenggarakan setiap hari Senin dan Sabtu,” jelasnya, Jumat (15/10) kemarin. Dijelaskan, setiap ada lomba drum band atau Mapsi sekolahnya selalu hadir. Rencananya, setelah mengikuti di tingkat kabupaten nanti, kata dia, akan melanjutkan ketingkat lebih tinggi seperti karesidenan serta propinsi. Meski begitu, pihaknya tetap berusaha semaksimal mungkin supaya bisa menjadi yang terbaik dan dapat menjaga kiprah sekolahnya yang sudah menjadi sekolah unggulan itu. “Biar bagamana pun, kami tetap mengupayakan agar sekolah kami bisa menjadi pemenang seperti tahun yang lalu. Namun dengan catatan, berlomba secara profesional,” ujarnya. (k2)


Radar Tegal 16 okt 2010