Issuu on Google+

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

RABU, 16 MARET 2011

INDEKS DuaABKAsalBrebesHilangdiJepang HAL. RADAR BREBES

Dinuk Ajang Sabung Ayam HAL. KABUPATEN TEGAL

BOS Swasta Molor HAL. PEMALANG

Kepengen Bolos, Pura-pura Sakit Jadi Alasan HAL. XPRESI

APA MANING...

RAKA DENNY/JAWAPOS

SISIR LOKASI - Petugas sisir lokasi bom meledak di kawasan Kantor Berita Radio (KBR) 68H, Utan Kayu, Jakarta Timur. Paket bom ini ditujukan kepada Ulil Abshar Abdhalla namun bom meledak dan melukai Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur (Jaktim) Kompol Dodi Rahmawan.

RAKA DENNY/JAWAPOS

SAKSI - Anggodo Widjojo dihadirkan dalam sidang kasus percobaan suap terhadap KPK yang melibatkan Ary Muladi sebagai terdakwa kemarin.

Anggodo Berikan Kesaksian di Sidang Ary Muladi JAKARTA - Anggodo Widjojo, terpidana kasus suap pejabat KPK, Selasa (15/3), memberikan kesaksian untuk persidangan terdakwa Ary Muladi. Saudara kandung tersangka kasus proyek pengadaan di Kementerian Kehutanan, Anggoro Widjojo - yang masih buron - itu memaparkan perihal suap yang melibatkan dia dan Ary Muladi tersebut. Menurut Anggodo, dirinya memberikan uang sekitar Rp 4,15 miliar kepada Ary Muladi. Tahap pertama sekitar Rp 3,75 miliar, lalu berikutnya Rp 400 juta. “Uang diberikan terkait kasus Anggoro yang ditangani KPK,” tandasnya. Sejumlah uang yang diberikan itu, jelas Anggodo, nilainya sesuai permintaan Ary Muladi. Berharap ada kelonggaran proses hukum kasusnya, dana sebesar tersebut disanggupi dan dianggap tidak masalah. Kepercayaan kepada Ary Muladi, jelas Anggodo pula, karena ia dipandang memiliki kedekatan dengan pejabat di KPK. “Lagipula terdakwa (Ary Muladi) membantu di PT Masaro. Saya sering ketemu dia di perusahaan Angke hal 19 kol 5 goro,” paparnya.

Bom Meledak di Kantor JIL Polisi Salahkan Anak Buah JAKARTA - Sebuah paket berisi bom meledak saat berusaha dijinakkan petugas di Kantor Berita Radio (KBR) 68 H yang juga merupakan kantor Jaringan Islam Liberal (JIL), Jalan Utan kayu, Jakarta Timur Selasa (15/3). Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.15 Wib saat polisi setempat berusaha mengamankan paket yang ditujukan pada mantan pimpinan JIL, Ulil Absar Abdalla itu. Akibatnya dua polisi dan seorang anggota petugas keamanan luka-luka akibat ledakan itu. Yakni Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur Kompol Dodi R,

Anggota Polsek Matraman Ipda Bara Libra dan seorang anggota petugas keamanan (Saptam) Mulyana. Mereka kini tengah menjalani perawatan di RSCM Jakarta akibat luka-luka yang diderita. Peristiwa itu terjadi saat Kasat Reskrim berusaha mengamankan paket dalam kotak berwarna coklat itu. Ini dilakukan tanpa pengaman sambil menunggu Tim Gegana yang sedang menuju lokasi itu. Saat itulah ledakan terjadi. Namun demikian Mabes Polri menyesalkan upaya pengamanan yang dilakukan anggotanya tanpa alat pengaman memadai itu. Kadiv Humas Polri Anton Bachrul Alam menyebut hal tersebut merupakan tindakan tergesa-gesa yang tidak sesuai

Atiqah Hasiholan Peduli Air Bersih ARTIS cantik Atiqah Hasiholan tak hanya peduli akan karirnya di dunia hiburan. Tapi dia juga peduli memanfaatkan profesinya sebagai public figure untuk mengkampanyekan hal baik. Salah satunya berkampanye tentang pentingnya air bersih. Kemarin (15/3) saat ditemui di Caf•Åu Liat Menteng, Jakarta Pusat, bintang sabun Lux tersebut berbagi cerita ke hal 19 kol 1

Nok Slentik Bom Meledak di Kantor JIL * Sing sokan nggawe bom sapa le? SBY Puji Konsistensi PKB dalam Koalisi * Sing nurut dialem!

BOM buku yang dikirim ke Ulil Abshar Abdalla diduga bukan bom yang diproyeksikan untuk membunuh. Tapi, hanya untuk melukai. Hal ini diungkapkan oleh salah seorang aktivis Islam radikal yang tak mau disebutkan namanya kepada Jawa Pos kemarin. “Bukan kelompok kami yang melakukan. Tapi, melihat metode dan jenis bom-nya, itu adalah pesan dan berniat membuat Ulil cacat seumur hidup dan tak bisa menulis lagi karena tangannya sudah ke hal 19 kol 5 hancur,” katanya.

prosedur. “Tapi dalam pelaksanaan pengamanan ini kurang hati-hati sehingga terjadilah ledakan, ini yang kita sesalkan anggota kita terburu-terburu seharusnya kita menunggu Tim Gegana,” ujarnya di Mabes Polri, Selasa petang Paket ini sendiri diterima Selasa pagi. Pihak KBR kemudian melaporkan paket mencurigakan yang dikirim oleh Sulaiman Azhar yang beralamat di Jalan Bahagia, Gg Panser No 29, Ciomas Bogor, Jawa Barat itu ke Polres siang harinya. Setelah itu Polres menghubungi Gegana untuk menangani bungkusan mencurigakan itu. Namun belum Gegana tiba paket berisi buku tersebut meledak. Namun demikian Anton tak mau ke hal 19 kol 5

Australia Percaya SBY Tak Korupsi

SEMOK

RUNI SARI B/RAKYAT MERDEKA

KUNJUNGAN KEHORMATAN - Duta Besar Australia untuk Indonesia, Greg Moriarty tertawa bersama Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD usai melakukan Kunjungan Kehormatan di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa (15/ 03).

Hanya Bom Peringatan, Bukan Membunuh

JAKARTA - Kontroversi pemberitaan The Age dan Sydney Morning Herald terkait dokumen Wikileaks, belum usai. Pemerintah Australia memilih tidak berkomentar atas pemberitaan yang menyudutkan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono tersebut. Hal itu diungkapkan Duta Besar Australia Greg Moriarty, ketika mengadakan kunjungan ke Mahkamah Konstitusi (MK), kemarin (15/3). “Kami Kedubes Australia memilih tidak berkomentar atas pemberitaan di koran The Age dan Sydney Morning Herald,” ujar Moriarty. Greg melanjutkan, pihaknya tetap menaruh kepercayaan terhadap pemerintahan SBY. Bahkan, dia menyatakan, Australia justru peduli dengan upaya SBY dalam memerangi korupsi di Indonesia. Untuk itu, pihaknya akan terus

MUSTAFA RAMLI/JAWA POS

TABUH BEDUG - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) bersama Ketua PB NU, Said Agil Sirajd (tengah) saat membuka Muskernas PKB tahun 2011, Selasa (15/3) di Jakarta.

SBY Puji Konsistensi PKB dalam Koalisi Buka Mukernas PKB JAKARTA - Di tengah penataan koalisi yang tengah dilakukan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kembali berbicara mengenai etika hubungan dalam koalisi. Dia ke hal 19 kol 1

ke hal 19 kol 1

Wawancara dengan Uli Abshar Abdalla, Mantan Koordinator JIL yang Jadi Incaran Bom

Ancaman Bom yang Pertama, Sangka Ada Motif Politik ULIL Abshar Abdalla tidak sedang berada di lokasi saat kejadian meledaknya bom di kantor KBR (kantor berita radio) 68 H, Jl. Utan Kayu, Jakarta Timur, kemarin. Mantan Koordinator Jaringan Islam Liberal (JIL) itu menganggap bom (low explosive) yang ditujukan pada dirinya bukan persoalan pribadi semata. Berikut petikan wawancara dengan ketua Pusat Pengembangan Strategi dan Kebijakan DPP Partai Demokrat tersebut,

Anda sedang dimana saat kejadian? Saya sedang ada acara di luar. Sebenarnya, sempat juga dihubungi teman-teman soal paket

Ulil Abshar Abdalla

buat saya itu. Tapi, nggak sempat ke sana untuk melihat, karena kebetulan acara saya padat dari pagi sampai malam.

Menurut Anda, kenapa kirakira ada pihak yang mengirim ancaman lewat bom untuk Anda? Saya tidak tahu. Saya juga tidak merasa punya musuh. Kalau teman sih banyak. Hanya saja, saya merasa ini memang bukan semata-mata persoalan pribadi. Sesungguhnya saya sedih sekali, ini persoalan politik kenegaraan yang perlu jadi keprihatinan kita bersama. Maksudnya? Sangkaan saya, ada motif politik di baliknya. Bentuk terror politik. Tapi, saya tidak mau berpanjang-panjang, biarlah ini menjadi wilayah polisi saja. Aparat perlu sekali melakukan penyelidikan intensif terhadap model ke hal 19 kol 1

DOK.ISTIMEWA

PERIKSA BOM BUKU - Kasat Reskrim Jakarta Timur Kompol Dodi Rachmawan (kiri) memeriksa buku sebelum meledak di jalan Utan Kayu, No 68 H, Jakarta Timur 13120, Selasa (15/3).

CMYK


OPINI

2

RABU 16 MARET 2011

RADAR TEGAL

Quo Vadis Otonomi Daerah Mengenal Politik

Oleh: Agus Setio Widodo SIP MSi

Oleh: M Riza Pahlevi POLITIK selama ini dianggap sebagai dunia yang kotor, kejam dan menghalakan segala macam cara. Padahal tidak sepenuhnya benar. Dalam politik, juga terdapat banyak hal yang positif dan menjadi keharusan dalam menjalan kehidupan di dunia ini. Karenanya, tak ada salahnya kita belajar dan mengenal politik dari segi ilmu, ilmu politik. Manusia adalah zoon politicon, makhluk politik. Hal itu berdasarkan pada pola perilaku seorang manusia, yang memiliki naluri politik masing-masing. Di mana manusia sebagai individu memiliki kecenderungan untuk bersikap politik, melakukan langkah-langkah politik. Ini sesuai dengan kodrat manusia untuk mempertahankan diri dalam menjalani kehidupan, termasuk kehidupan politik. Manusia sendiri bukan makhluk politik semata-mata, namun manusia sebagai makhluk politik itu hanya salah satu bagian dari hakekat manusia secara keseluruhan (Prof. Dr. J.M. Papasi, Ilmu Politik, Teori dan Praktik, 2010). Karenanya menurut Papasi, manusia yang memiliki sifat politik dapat dicari aliran perilaku politiknya atau behaviorist politiknya. Secara garis besar menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, ilmu politik adalah ilmu pengetahuan mengenai pemerintahan atau ketatanegaraan. Menurut Ramlan Surbakti (Ramlan Surbakti, Memahami Ilmu Politik,1992), sedikitnya ada lima pengertian tentang politik. Yang pertama, politik adalah usaha-usaha yang ditempuh warga negara untuk membicarakan dan mewujudkan kebaikan bersama. Kedua, politik adalah segala hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan negara dan pemerintahan. Ketiga, politik sebagai segala kegiatan yang diarahkan untuk mencari dan mempertahankan kekuasaan dalam masyarakat. Keempat, politik sebagai kegiatan yang berkaitan dengan perumusan dan pelaksanaan kebijakan umum. Dan kelima, politik sebagai konflik dalam rangka mencari dan atau mempertahankan sumber-sumber yang dianggap penting. Miriam Budiardjo (Dasar-dasar Ilmu Politik, edisi revisi, 2008) menyebutkan bahwa ilmu politik adalah ilmu yang mempelajari politik atau politics atau kepolitikan. Politik adalah usaha menggapai kehidupan yang lebih baik. Miriam Budiardjo mengatakan bahwa politik itu sangat penting. Karena dalam masyarakat diatur kehidupan kolektif, sementara sumber daya alamnya terbatas, sehingga perlu dicari cara distribusi sumber daya distribusi agar semua warga merasa bahagia dan puas. Mengutip Peter Merkl, politik dalam bentuk paling baik adalah usaha mencapai sesuatu tatanan sosial yang baik dan berkeadilan. Sementara dalam pengertian yang negatif, Pter Merkl mengatakan bahwa politik adalah perebutan kekuasaan, kedudukan, dan kekayaan untuk kepentingan diri sendiri. Dengan mengacu pada istilah-istilah tersebut, Miriam Budiardjo mendefinisikan politik sebagai usaha untuk menentukan peraturan-peraturan yang dapat diterima baik oleh sebagian besar warga, untuk membawa masyarakat ke arah kehidupan yang harmonis. Meskipun dalam perjalanannya, sering dan selalu terjadi pertentangan antara satu dengan yang lainnya. Ilmu politik sendiri berkembang menjadi ilmu tersendiri baru lahir pada abad 19. Di mana ilmu politik dianggap sebagai bagian dari ilmu-ilmu sosial. Pada tahap ini, ilmu politik terus berkembang sebagaimana ilmu-ilmu sosial lainnya, seperti sosilogi, antropologi, ekonomi dan psikologi. Namun menurut Prof Miriam Budiardjo (Dasar-dasar Ilmu Politik, edisi revisi, 2008), ilmu politik jika dilihat secara luas yaitu sebagai pembahasan secara rasional dari berbagai aspek negara dan kehidupan politik, maka ilmu politik dapat dikatakan lebih tua umurnya dibandingkan dengan ilmu yang lain. Bahkan ilmu politik sering disebut sebagai ilmu sosial tertua di dunia. Pada taraf perkembangan ini, ilmu politik banyak bersandar pada sejarah dan filsafat. Sebagaimana dengan yang dimaksud Papasi dan Ramlan Surbakti serta Miriam Budiardjo tersebut, dapat disimpulkan bahwa setiap manusia memiliki perilaku politik, yang selanjutnya menjadi pemikiran politik. Mengutip Kamus Besar Bahasa Indonesia lagi, pemikiran berarti proses, cara, perbuatan memikir. Sehingga ketika digabungkan pengertian pemikiran politik dapat berarti proses pemikiran tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan kekuasaan, pemerintahan dan negara. Dan jika tetap mengacu pada pengertian politik yang pertama, maka tujuan dan maksud proses politik itu adalah demi kebaikan bersama. (*)

SEJAK diberlakukannya Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004, titik berat otonomi daerah berada pada level pemerintah kabupaten/kota sehingga sumber daya (keuangan, manusia, dan lain-lain) lebih terkonsentrasi pada pemerintah kabupaten/kota. Hal ini menyebabkan pembinaan pemerintahan kabupaten/kota terhadap desa menjadi tidak optimal. Pengaturan yang demikian juga akan dapat menghilangkan otonomi adapt yang dalam kapasitas tertentu dapat mengarahkan pemerintahan desa menjadi satuan pemerintah administratif, yang bertugas melayani pemerintah kabupaten/kota. Dalam konteks penyelenggaraan pemerintahan daerah yang terpenting adalah bagaimana pemerintahan desa mampu meningkatkan kesejahteraan rakyatnya, mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat desa, dan mampu meningkatkan daya saing desanya. Hal tersebut hanya mungkin terwujud apabila urusan yang menjadi kewenangan desa dapat terlaksana dengan baik. Tidak dapat dipungkiri, bahwa dalam implementasinya terdapat berbagai permasalahan yang langsung maupun tidak langsung manghambat pelaksanaan urusan-urusan pemerintahan tersebut. PP No. 72 /2005 tentang Desa ternyata dinilai lebih longgar dalam melakukan desentralisasi kekuasaan terhadap desa. PP tersebut kembali menghidupkan peran BPD sebagai parlemen desa untuk melakukan pengawasan terhadap kebijakan desa. Meskipun demikian, tentu saja sebagai suatu peraturan pelaksanaan dari UU No. 32/2004, PP itu tidak banyak mampu menawarkan paradigma baru dalam menghidupkan kembali demokrasi di desa. Garis sub ordinasi kewenangan BPD di bawah eksekutif masih dapat dilacak jejaknya dalam PP tentang desa itu, yang pada pasal 29 menyebutkan kedudukan BPD sebagai unsur penyelenggaraan pemerintahan desa. Padahal, pasal 202 ayat (1) UU No. 32/2004 memberikan pengertian pemerintah desa terdiri atas kepala desa dan perangkat desa. TUNTUTAN OTONOMI DAERAH Berkaitan dengan Otonomi Daerah, bagi Pemerintah Desa dimana keberadaannya berhubungan langsung dengan masyarakat dan sebagai ujung tombak pembangunan. Desa semakin dituntut kesiapannya baik dalam hal merumuskan Kebijakan Desa (dalam bentuk

Perdes), merencanakan pembangunan desa yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi serta dalam memberikan pelayanan rutin kepada masyarakat. Demikian pula dalam menciptakan kondisi yang kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya kreativitas dan inovasi masyarakat dalam mengelola dan menggali potensi yang ada sehingga dapat menghadirkan nilai tambah ekonomis bagi masyarakatnya. Dengan demikian, maka cepat atau lambat desa-desa tersebut diharapkan dapat menjelma menjadi desadesa yang otonom, yakni masyarakat desa yang mampu memenuhi kepentingan dan kebutuhan yang dirasakannya. Salah satu ukuran keberhasilan pelaksanaan Otonomi Desa adalah Pemerintah Desa semakin mampu memberikan pelayanan kepada masyarakatnya dan mampu membawa kondisi masyarakat ke arah kehidupan yang lebih baik. Dengan terselenggaranya Otonomi Desa, maka hal itu akan menjadi pilar penting Otonomi Daerah. Keberhasilan Otonomi Daerah sangat ditentukan oleh berhasil tidaknya Otonomi Desa. Namun demikian, realitas yang terjadi pada era otonomi dan desentralisasi yang muatannya sarat akan nilai-nilai demokrasi dan transparansi ini cenderung sering menghadirkan permasalahan yang kompleks di desa. Dimana pada era tersebut, proses politik berjalan seperti lebih cepat daripada kemampuan untuk mengelola manajemen pemerintahan desa yang otonom. ALTERNATIF SOLUSI Masyarakat atau kelompok masyarakat diperkenalkan dengan hal baru dalam konteks politik, yakni kebebasan menentukan sikap dan pendapat serta meniru demokrasi ala barat, dan demokrasi diartikan sebagai kebebasan tanpa batas. Sejauh apapun otonomi yang ada dan bagaimanapun bentuknya akan sama saja jika kesiapan masyarakat desanya tidak ada. Sama seperti otonomi daerah yang memunculkan raja-raja kecil baru dan yang efeknya pun korupsi sekarang marak dilakukan di tingkat daerah. Mari kita bayangkan bila nanti desa benarbenar mencapai otonominya dengan luas tanpa dibarengi kesiapan mental dan skill aparaturnya juga masyarakatnya. Apa yang akan terjadi? Beberapa kendala lain yang pantas menjadi bahan pemikiran dan perlu dicari jalan keluarnya, antara lain: Pertama, merubah mentalitas aparatur, baik di tingkat desa, kecamatan maupun kabupaten yang terbiasa bersikap sentralistis

menuju mentalitas pemberdayaan daerah. Sehingga untuk melaksanakan suatu kebijakan terkadang masih harus menunggu Juklak, Juknis dan segala tuntunan dari atas (Tuntas). Fenomena Otonomi Daerah adalah Percepatan Pembangunan, pembangunan yang dilaksanakan oleh desa (Bukan Kota) akan sangat terasa dan bermanfaat bagi warga desa. Namun demikian dengan diterapkannya keleluasaan keuangan di tingkat desa akan menimbulkan dua permasalahan baru, pertama, pembangunan di tingkat desa sepertinya akan selalu terputus-putus mengingat kepala desa dan anggotanya (kecuali Sekdes) akan sangat mungkin berubah (berganti) sesuai masa jabatan kades. Jika pendahulu telah mampu meletakan batu pondasi pembangunan maka penerusnya hendaknya melanjutkan pembangunan yang ada, tetapi mengingat banyaknya kepentingan dalam pemerintah desa itu sendiri yang sering terjadi ganti kades (dan perangkatnya cenderung terdiri dari pendukung saat kampanye) maka berganti pula arah pembangunan yang akan dicapai. Pertanyaan bagaimana ujung tombak bisa maju kalau capaian program selalu berubah-ubah. Yang paling mungkin dilakukan adalah perangkat desa (selain kades) haruslah orang yang tahu dan mampu bagaimana akan menuju pada capaian program sehingga ujung tombak pembangunan dapat terarah dan terencana dengan lebih baik dan akhirnya pun bermuara kepada hal yang lebih besar. Kedua, usulan-usulan tentang prioritas program pembangunan di desa yang disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten setelah melalui Musbang di tingkat desa dan kecamatan sering terkesan hanya formalitas dan kurang diperhatikan dengan sungguh-sungguh oleh Pemerintah Kabupaten. Hal itu dapat dilihat dari usulan tentang prioritas program pembangunan di desa dan kecamatan yang “itu-itu saja” dari tahun ke tahun. Ironisnya, usulan-usulan itu sering terbentur pada ketidakmampuan daerah dalam hal pendanaan, atau bahkan terperangkap dalam jaring KKN model baru yang menyebabkannya terlantar dan hanya menjadi arsip dalam laci. Bukan rahasia lagi bahwa bagi desa atau kecamatan yang mempunyai orang yang memiliki akses di pemerintahan, baik di legislatif maupun eksekutif, sangat memudahkan desa atau kecamatan

tersebut memperoleh prioritas proyek-proyek pembangunan. Ketiga, jika Otonomi Desa benar-benar dapat diwujudkan, barangkali cukup menguntungkan bagi desa-desa yang memiliki aset dan sumber daya alam yang memadai, namun justru mempersulit untuk desa-desa yang kurang strategis dalam masalah sumber daya alam dan tidak memiliki aset yang cukup. Otonomi desa perlu dijalankan dalam metoda gerakan, karena pemahaman antara kepala desa dan BPD yang masih belum menyeluruh. Payung hukum yang telah dirumuskan oleh pemerintah ini memang butuh waktu khusus untuk sebuah implementasi. Tapi tetap otonomi desa adalah jalan bagi percepatan terhadap pertumbuhan ekonomi bagi rakyat desa, yang tentu akan berdampak pada sisi kesejahteraan. Serta pembangunan organisasi-organisasi yang terdiri dari rakyat desa juga harus tetap di bentuk. Keempat, sikap ambigu Pemerintah Kabupaten dalam penanganan aset kabupaten yang ada di desa. Di satu sisi aset tersebut dituntut untuk menjadi mata air bagi PAD yang harus selalu mengalir deras. Di sisi lain, desa yang memiliki aset dan banyak menerima imbas dari keberadaan aset tersebut kurang dilibatkan penanganannya dan hanya menerima penyisihan hasil yang sangat jauh dari pantas, apalagi cukup. Pergeseran pengakuan kewenangan desa kepada pemberian kewenangan arahnya belum jelas untuk membangun otonomi desa. Kebijakan pusat pada tataran implementasinya cenderung berbenturan dengan tahapan yang dibangun oleh daerah. Fenomena Sekdes jadi PNS adalah sebagai contoh percepatan pergesersan pengembangan otonomi desa yang tidak sinergis. Contoh yang mudah mengenai hal ini adalah keberadaan pasar milik Pemerintah Kabupaten yang ada di desa. Ada satu wacana, bahwa untuk terwujudnya keadilan atau keseimbangan dalam pemanfaatan Dana Alokasi Umum (DAU) Kabupaten, desa-desa mesti tergabung dalam asosiasi atau paguyuban agar memiliki kekuatan untuk berembug dan tawar-menawar dalam hal pemanfaatan DAU Kabupaten. PENUTUP Reduksi sistematis terhadap kedudukan dan peranan BPD terlihat sekurang-kurangnya dalam 2 (dua) hal, yaitu: (1). Tidak ditegaskannya kedudukan BPD sebagai parlemen/ legislatif desa, (2). Mekanisme

Pembatas Jalan Rusak

Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur: Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati, Moch. Arifin, Arief Nur Rahardian Sidiq. Sekretaris Redaksi/Persh: Yully Trieyani. Kota Tegal: M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan, Abidin Abror. Brebes: Agus Wibowo. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Hermas Purwadi, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Hesti Prastyani (Manajer Tegal), Kharisma Dewi, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Astri Prayudita, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: M. Yusuf Abadii. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 33.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

Sering Diadakna Operasi

Tanggapan : BAHWA pembatas jalan yang rusak akan segera diperbaiki Demikian untuk menjadikan periksa dan kerjasamanya disampaikan terima kasih. Tertanda Plt Kepala Dinas Permukiman Tata Ruang Kota Tegal Sekretaris Ir.H.Nur Effendi,M.Si

Unek-Unek untuk Bupati Brebes KEPADA Pa Bupati Brebez yg sya cintai,,, Saya s’orang mahasiswa yg brasal dri Songgom, sya punya unekunek yg hruz sya smpaikan pda Bapa, bhwa jln raya yg brada di Desa Songgom, keadaanya sngat parah sekali. Hal itu sngat mngganggu para pngendara motor trmasuk saya.. Kmi mhon dngan sngat kpada Bapa Bupati untuk segera diperbaiki.. 085740870xxx

Terminal Ana Hasile? AQ melu takon len terminal Tegal kwe ana hasile ora? Lha bis sing mung liwat pd mel nggo sapa? Ganing kondisine peteng nggriyeng ky ora diurus, dadi medeni. 081911501xxx

Penulis adalah dosen FISIP UPS Tegal

bengi,, wes dong bengi dalane peteng nemen laka penerangane, pibe le... pan nganti pira maning korbane????? Daning laka penanganane??? 085742110xxx

KEPADA Pak Ikmal dan dinas terkait, Jl. P.Diponegoro pembatas jalan’y ada yg rusak, mohon diperbaiki supaya dipandang enak. Trimakasih. 085226584xxx

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal

pengisian keanggotaan BPD yang semula dalam UU No. 22/ 1999 “dipilih” berdasarkan mekanisme demokrasi, kini dalam UU No. 32/2004 ditetapkan secara musyawarah dan mufakat dengan basis perwakilan wilayah. Ditinjau dari sudut aliran pertanggungjawaban (legal accountability) penyelenggaraan pemerintahan desa oleh Kepala Desa versi UU No. 32/2004 maupun PP No. 72/2005, terlihat sangat kentara adanya tarikan ke atas. Pasal 15 ayat (2) PP No. 72/2005 menyebutkan bahwa Kepala Desa mempunyai kewajiban untuk memberikan laporan penyelenggaraan pemerintahan desa kepada Bupati/Walikota. Tanggung jawab Kepala Desa kepada BPD hanya dalam bentuk penyampaian laporan keterangan pertanggungjawaban, dan kepada masyarakat hanya menginformasikan laporan penyelenggaraan pemerintahan desa. Selain itu, menyangkut sistem perencanaan di desa terlihat pula belum adanya kehendak negara untuk membangun pola lokal self planning di desa. Jika pemerintah konsisten akan melakukan pembangunan dengan didasari perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan yang berbasis kepada masyarakat bawah. Maka sudah menjadi keharusan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota untuk memberdayakan pemerintah desa. Dengan kata lain sudah saatnya hak otonomi masyarakat desa dibuka selebar-lebar yaitu dengan cara fasilitas aturan/kebijakan dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota. Pasal 63 PP Desa masih mengikuti jejak UU No. 32/2004, yang menempatkan perencanaan desa sebagai satu kesatuan dengan sistem perencanaan pembangunan daerah kabupaten/kota. Sementara itu, pasal 150 UU No. 32/ 2004 telah menegaskan bahwa sistem perencanaan daerah merupakan satu kesatuan dengan perencanaan pembangunan nasional. Apabila ditarik garis lurus untuk menghubungkan substansi pengaturan mengenai perencanaan di desa, daerah dan pusat, terlihat sangat jelas yang dibangun adalah model perencanaan terpusat (centralized planning). Sentralisasi perencanaan semacam itu sebenarnya justru mengingkari hakekat otonomi daerah, yang seharusnya terus mengalir menjadi otonomi desa dan akhirnya menjadi otonomi rakyat. (*)

Kayak Sungai ASSLMU’alaikm... Pa/Bu Radar Tegal.. Knpa sih jlan yg da di Cenggini khsusny Cenggini Balong, Kec. Balapulang, Kab Tegal tu rusk bgt... kaya sungai yg g da airnya... Sudah bnyk pengguna jlan tsb khusus.y yg pke mtor pd jtuh... Ni hrusny yg b’tnggung jwb siapa... Tlong dong Pa/ Bu Radar Tegal.. dimuat artikl sy ini.. biar pihak yg b’wjib tau tentg ini.. Trimksih wasSlm.. 083861420xxx

Ora Cengeng, Cuma Kritik KYE nggo sing nls dadi guru aja cengeng. Kyeh ksya kye maksude ora cengeng jon, tapi kwe mau kritik nggo sing berwenang nyairna Dana BOS

soale mandeg mbuh neng apa. Padahal wis selama kye kegiatan sekolah akeh dana laka, dadine kpl sekolah guru karyawan keder kabeh sing pan nalangi sapa. NT gelem pan ngutangi he, paham tah ora mslh sklh ok. 02836110xxx

Tanggung Jawab Sapa PAN melu nrimbung keh... donge angger ana kecelakaan motor apa mobil pas palang pintu KA sing laka palange tanggung jawab sapa?? Kyeh nang ngarepe 407 Ujungrusi, ana dalan gede go lewat angkutan n dalan alternatf bocah sekolah, antara tembok ning ujungrusi laka palange, wes sering ana kecelakaan,, djagane cuma dang jam7 sampe jam1 tok.. padahal kejadian tabrakan sing sering jam awan mpe

PALING seneng yen numpak motor neng Kersana karo neng Jatibarang. 1. Sirahe adem ora helman 2. Bisa ngebut sekarepe dhewek. 3. Jarang Ana operasi polisi, yen ana gari bablas atawa ngomong ’wong kene’. Sebagai pengguna jalan aku ngrasa kayong sing arane undang-undang lalu lintase neng Brebes nduwe ora sih? Tulung Pak Kapolres tertibna wargane sing ora patuh karo UU lalulintas, kaya pengalamane aku, wong desa numpak motor neng dalan raya genah2 ora nduwe SIM, ora nganggo helm, motong dalan sekarepe dhewek, eh kecelakaan malah aku sing disalahna terus ana acara nyandra motor, dongenen kuwe hukume wong Brebes apa hukum undangundang lalu lintas? Semrawud nemen ah. Tulung sering diadakna operasi lalu lintas owh Pak Kapolres Brebes, neng daerah Kaligangsa, neng sedurunge Pasar Klampok, Bulakamba, JatibarangSonggom, Kersana, karo neng pertigaan Pejagan. 085741177xxx

KA Dihungi Susah KHUSUS kpd Kepala stasiun KA BREBES N TEgal, donger nt ngarti ora ngelola perusahaan publik. Dihub susah buanget no telp stasiun 353018 ato 671771, kl perlu tambh ptugas.. apa merasa ga ada saingan, monopoli? Mohon perhatikan servis pelayn umum bung? 08156933xxx

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS ke 08159440722, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Dapatkan kaos Ngresula, yang berisi SMS ngresula pilihan. Hanya Rp55.000/pcs.


CMYK

METROPOLIS

RABU, 16 MARET 2011

3

RADAR TEGAL

Pasar Kimpling Makin Semrawut Pemkot Didesak Tertibkan Pedagang

PELABUHAN

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG ABIDIN ABROR/RATEG

SUMBER PENDAPATAN - Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang merupakan sumber pendapatan daerah, kini kondisinya sangat memprihatinkan.

Kondisi Dermaga TPI Sangat Memprihatinkan SARANA infrastruktur kolam dermaga Pelabuhan Niaga Kota Tegal, kondisinya benar-benar memprihatinkan. Bahkan tempat yang tiap hari dipakai untuk bongkar muat ikan terlihat retak-retak di beberapa bagian. Menurut salah seorang nelayan purshine asal Kelurahan Mintaragen, Suharto (43), hal itu kemungkinan terjadi akibat sering terkena hantaman badan kapal. Selain karena usia bagunan yang sudah tua dan harus ada perbaikan ulang. “Sayangnya belum ada upaya pengecekan apalagi perbaikan dari instansi terkait. Kondisi ini tetap dibiarkan begitu saja,” tuturnya.

TERGANTIKAN – Keberadaan angkutan kota mulai tergantikan oleh sepeda motor dan kendaraan pribadi lain.

Angkutan Kota, Riwayatmu Kini

ke hal 9 kol 5

TIDAK LAGI JADI PRIMADONA KEBERADAAN angkutan kota di Kota Tegal sekarang tidak seramai dulu. Meskipun saat ini armada yang digunakan keluaran baru. Tapi jumlah penumpang mulai kalangan pelajar, karyawan hingga pedagang pasar terus menurun. Haryono (40), sopir angkutan kota jurusan Tegal-Banjaran mem-

ke hal 9 kol 1

LEGISLATIF

benarkan kondisi tersebut. Menurutnya, jumlah penumpang dari hari ke hari mengalami penurunan. Dulu, untuk mencapai tujuan, penumpang rela menunggu lama dan berdesakan dengan penumpang dalam satu angkutan umum. Sekarang justru terbalik. Karena angkutan umum ke hal 9 kol 1

DPRD Dukung Sikap Tegas Walkot Terkait Sanksi Tegas terhadap Kasek SIKAP tegas Wali Kota Tegal H Ikmal Jaya SE Ak, terhadap kepala sekolah (kasek) yang kedapatan mempersulit siswa untuk mendapat kartu ujian, mendapat dukungan Komisi I DPRD. Namun dalam memberikan sanksi, walkot diminta jangan tebang pilih, dan bukan sebatas sanksi administratif semata. ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

BELUM TUNTAS – Bangunan Pacific Mall ini masih jadi pembahasan hangat di DPRD Kota Tegal dan sampai sekarang belum tuntas.

Pemanfaatan Eks Terminal Langgar MoU PEMANFAATAN lahan eks terminal bus Kota Tegal, yang saat ini dijadikan bangunan Pacific Mall dinilai melanggar MoU atau perjanjian Nomor 645.7/00113.B/IX/2002, tentang kontrak bagi tempat usaha pusat perdagangan. Artinya, bukan untuk tempat hiburan seperti realisasi saat ini. Sehingga harus ada perubahan perjanjian (MoU), serta melalui persetujuan DPRD setempat. Menurut Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) 1 DPRD, H Hadi Sutjipto SH, Selasa (15/3) kemarin, sesuai surat perjanjian pemanfaatan lahan eks terminal, yang tertera dalam surat perjanjian Nomor 645.7/00113.B/IX/2002 di hadapan Notaris Siti Sopiah SH, bukan untuk tempat hiburan. Tapi secara jelas dan gamblang, pemanfaatan lahan tersebut sebagai tempat usaha pusat perdagangan. Sehingga kalau saat ini ada karaoke ataupun tempat hiburan lainnya di lahan eks terminal bus, jelas melanggar surat perjanjian. ke hal 9 kol 1

CMYK

WALAUPUN baru beberapa bulan resmi ditempati, Pasar Bandung Kimpling yang berada di Jalan Cik Diktiro, Kecamatan Tegal Selatan kondisinya saat ini semakin semrawut. Akibatnya, daerah tersebut rawan kecelakaan lalu lintas. Hal itu disebabkan banyak pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan dan parkir liar tepat berada di pinggir jalan tersebut. Kondisi ini dikeluhkan masyarakat, sehingga meminta agar Pemkot Tegal segera melakukan penertiban. Sekretaris Komisi I DPRD Kota Tegal, W Edi Susilo SH, Selasa (15/3) kemarin, mengatakan bahwa pihaknya kuatir apabila tidak dilakukan penertiban, jumlah PKL mupun tukang parkir tambah banyak. Akibatnya, kemacetan yang terjadi semakin lama dan rawan kecelakaan. “Kini pelajar juga kesulitan berangkat maupun pulang sekolah, karena trotoar maupun bahu jalan dipadati PKL serta parkiran kendaraan. Sementara mereka takut menyeberang, sebab kendaraan yang lewat cukup padat. Seharusnya ada petugas yang

Anggota Komisi I DPRD, H Harun Abdi Manap SH, Selasa (15/3) kemarin, mengatakan bahwa selaku wakil rakyat, pihaknya memberikan apresiasi dan penghargaan atas sikap tegas walkot, terhadap kasek yang kedapatan mempersulit siswa guna memperoleh kartu ujian. Namun ini jangan sebatas statemen, namun harus ada tindakan riil. Sehingga pihaknya akan melakukan pemantauan, serta meminta siswa atau orang tua siswa, untuk melapor ke dewan jika ada sekolah maupun kasek

ADI MULYADI/RATEG

BERAS PACEKLIK - Para nelayan mengambil jatahnya di Kantor HNSI Kota Tegal.

Beras Paceklik Nelayan Kurang Jumlahnya Tak Sebanding Permintaan

yang melakukan hal itu. “Agar ada efek jera, kami minta Walkot mempertegas bentuk sanksi bagi Kasek yang kedapatan mempersulit siswa mendapatkan kartu ujian. Sehingga bukan sebatas sanksi administratif, karena itu tak akan membuat Kasek jera.” Sementara itu, Sekretaris Komisi I DPRD, W Edi Susilo SH menegaskan, atas sikap tegas dari walkot, pihaknya bakal memaksimalkan pengawasan terhadap proses pelaksanana ujian.

HIMPUNAN Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Tegal, Selasa (15/3) kemarin, membagikan beras paceklik untuk nelayan bantuan Pemerintah Kota (Pemkot). Namun dalam pelaksanaannya tidak sedikit nelayan yang komplain, karena tidak kebagian bahan pokok bantuan tersebut. Menurut Ketua HNSI, Mahmud Effendi, banyaknya nelayan yang

ke hal 9 kol 5

ke hal 9 kol 1

SDOK.RATEG

Mahmud Effendi

Melongok Nelayan yang Produksi Iklan Asin

Terkendala oleh Cuaca dan Bahan Baku Produksi ikan asin di sejumlah perajin masih terkendala cuaca. Pasokan berukuran kecil dan sedang yang menjadi bahan baku pembuatan ikan asin, membuat pengiriman ke sejumlah daerah sedikit terlambat. Imbasnya, stok yang ada harus cepat-cepat dilepas karena harga di pasaran yang ikut naik. Benarkah? LAPORAN: ROHMAN GUNAWAN MENURUT Mukhrodi (45) perajin ikan asin di Kelurahan Muarareja, produksi sangat bergantung pada pasokan bahan baku dan cuaca. Dalam kondisi seperti ini, pasokan dari nela-

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

TURUN – Produksi ikan asin di Kota Tegal menurun akibat stok bahan baku yang terbatas.

yan sekitar berkurang akibat cuaca yang belum menentu. Sehingga mempengaruhi hasil tangkapan. Selain itu, proses pengeringan yang memanfaatkan panas matahari juga terganggu. Dalam kondisi normal, dalam dua hari ikan asin bisa kering sebelum dikemas, dan dikirim ke pedagang maupun agen. Tapi saat ini proses pengeringan membutuhkan waktu 3 - 4 hari, sebab cuaca mendung dan hujan turun. Namun, ada sisi positif yang bisa diambil dari kondisi seperti sekarang, yaitu naiknya harga ikan asin. Meskipun tidak signifikan. Untuk ukuran kecil per kilogram dijual antara Rp. 6.000 hingga di atas Rp. 10.000 tergantung jenis ikan. “Faktor cuaca menjadi salah satu penyebab utama menurunnya produksi,” terangnya. Perajin lain, Karyono (50) asal Kelurahan Tegalsari mengungkapkan, ketersediaan bahan baku ikan asin masih mengandalkan hasil tangkapan nelayan tradisional. Pasalnya, bahan baku yang dibeli dari nelayan sekitar lebih murah dan kondisi ikan masih segar sehingga kualitas ikan asin akan terjaga. Dalam seminggu, dia bisa menjual di atas 50 kilogram ikan asin ke hal 9 kol 5


PEMALANG

4

RABU 16 MARET 2011

RADAR TEGAL

NGENDONG

Bos Swasta Molor

Suntik Modal Koperasi BANYAKNYA koperasi yang ada di Kabupaten Pemalang membuat Kepala Bagian Koperasi Disperindagkop Ir Bambang Gunawan memberikan sosialisasi ekstra dan pengawasan ketat. “Koperasi yang sehat harus dikuatkan dengan permodalan dan berbadan hukum yang legal,” ujar dia. Langkah tersebut diambil untuk penataan kembali dunia perkoperasian di Kabupaten Pemalang yang baik. Pengurus koperasi yang masih aktif maupun mati suri akan sama-sama diberikan penjelasan dan diberi sosialisasi bagaimana mengelola sebuah koperasi yang baik. “Syarat pembikinan koperasi harus dok.rateg mengacu pada peraturan yang ada, Ir. Bambang Gunawan minimal 20 anggota yang terdaftar. Selain pinjaman untuk anggota juga ada simpanan pokoknya,” tutur dia. Di Kabupaten Pemalang, banyak sekali koperasi yang sukses. Rata– rata sudah memiliki berbagai usaha, seperti yang ada di koperasi Jasa Tama Pemalang. “Koperasi tersebut sudah beraset milyaran. Akan semakin kuat dan solid kalau dikerjakan profesional” cetusnya. Untuk meningkatkan kegiatan koperasi yang ada di Kabupaten Pemalang, pemerintah membantu anggaran Rp1 milyar yang dikeluarkan melalui dana APBD. Anggaran tersebut untuk koperasi yang memerlukan suntikan permodalan. Tentunya bunga yang ringan 6 persen per tahun.. Anggaran yang digulirkan pemerintah daerah akam diberikan secara langsung kepada koperasi melalui dua tahapan. “Bantuan tahapan untuk koperasi yang baru menerima bantuan sebanyak Rp25 juta dikategorikan tahap I, dan bagi koperasi yang sudah pernah mendapatkan bantuan dan sudah mengembalikan modalnya maka akan ditambah Rp50 juta sebagai tahap II,” jelasnya. (ddm)

Kepala Sekolah Kelabakan

PENTOL RAH DOK/RESTORAN PRINGJAJAR

BERSIH - BERSIH - Karyawan Restoran Pringjajar Pemalang melaksanakan aksi Krida Selasa di Baiturrokhman Dukuh Siglagah Desa Jatirejo Kecamatan Ampelgading Kabupaten Pemalang.

Gelar Krida Selasa

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

SUASANA dan kegiatan kian hari kian padat aktivitas, hingga terkadang kepedulian mengenai keberadaan diri, termasuk lingkungan di sekitar kita terlewatkan. Bahkan acapkali pula terlupakan. Mendasarkan pada hal tersebut, Retoran Pringjajar yang beralamatkan di Jalan Raya Pemalang KM-15 Telp./ Fax. 0285577500, mencoba untuk berbagi dengan lingkungan sekitar dengan program rutin regular mingguan yang bertajuk Krida Selasa. Program CSR (Corporate Social Responsibility) menjadi dasar utama pelaksanan Krida

Pringjajar pada minggu ini. Masjid Baiturrokhman Dukuh Siglagah Desa Jatirejo Kecamatan Ampelgading Kabupaten Pemalang menjadi target pelaksanaan Krida Selasa dengan program kebersihan masjid dan area sekitarnya. Seluruh mitra kerja Restoran Pringjajar, tepat pukul 06.00 WIB pagi berbondong-bondong menuju masjid dan dengan penuh semangat membersihkan halaman serta mencabuti rumput ilalang yang sempat tumbuh di area tersebut. Atap, dinding dan lantai masjid tidak luput juga kami bersihkan, termasuk juga

tempat berwudlu jamaah masjid. Menjadi komitmen kami untuk selalu memberikan yang terbaik untuk pelanggan termasuk kepada lingkungan sekitar. Kami sadar benar, eksistensi dan progress kami tidak akan terwujud, tanpa adanya hubungan yang baik dengan warga ataupun lingkungan sekitar. Kami berharap program ini dapat terus kami pertahankan dan tingkatkan serta tentunya mampu memberikan manfaat dan arti positif bagi sesama. Krida Selasa diakhiri dengan pemberian alat-alat kebersihan untuk perawatan masjid. (adv/sri)

MEGAH – Kantor pelayanan KSU Semesta Desa Bojongnangka yang megah menjadi salah satu penilai baik dari Diskoperidag.

Koperasi Semesta Jadi Percontohan PEMALANG - Keberadaan koperasi KSU Semesta di Desa Bojongnangka Kecamatan Pemalang kini mendapat penilaian cukup baik dari Dinas Koperasi Perdagangan Perindustrian dan UKM (Diskoperindag) Kabupaten Pemalang. Salah satu penilaian itu dilihat dari pengembangannya yang maju pesat, termasuk telah mampu membangun kantor yang cukup megah dengan dua lantai dalam usia yang baru 9 tahun. “Koperasi Semesta ini jadi contoh untuk koperasi lain. Karena, disamping perkembangannya sangat pesat, juga dalam waktu baru 9 tahun sudah mampu membangun kantor sendiri,“ kata Kepala Bidang Koperasi (Diskoperindag) Kabupaten Pemalang Ir Bambang Gunawan di acara RAT KSU Semesta, baru-baru ini. Kemajuan Koperasi Semesta di Desa Bojongnangka yang seringkali dijadikan contoh kepada koperasi lain, menurutnya sebagai pemacu pengurus koperasi lain agar ikut maju dan berkembang. Apalagi jika dilihat keberadaannya, Koperasi Semesta itu ada di tengah-tengah desa di perbatasan Pemalang-Tegal, tepatnya di Pemalang bagian barat, telah ada koperasi yang cukup maju. Sehingga tidak heran jika sering menjadi perhatian dan rasa penasaran bagi para pengurus koperasi-koperasi lainnya. “Setiap kami melakukan pembinaan di koperasi, kami sering memamerkan kemajuan Koperasi Semesta. Sebab koperasi yang baru usai 9 tahun cukup maju,“ ujarnya. Dia mencontohkan, banyak koperasi yang kantornya masih pindahpindah karena pengurusnya pindah rumah. Lain halnya dengan Koperasi Semesta yang sudah punya kantor sendiri. Sehingga pelayanannya mudah dan terus meningkat. Kemajuan Koperasi Semesta lanjut Bambang itu berkat keberhasilan para pengurus dalam mengelola koperasi. Disamping peran anggota pengawas dalam menjalankan tugas kepengawasan sehingga koperasi ini berkembang pesat. Sementara tugas dan tanggungjawab yang sangat berat diemban oleh para pengurus. Tentu saja hanya untuk mewujudkan keinginan agar kesejahteraan para anggota semakin meningkat. (apt)

PEMALANG – Anggota DPRD Kabupaten Pemalang Ujianto MR mengemukakan, dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk sekolah swasta yang sampai sekarang belum cair membuat sejumlah kepala sekolah kelabakan. Pasalnya, sekolah harus utang kesana-kemari untuk membiayai kegiatan proses belajar mengajar. Mengingat dana tersebut besar manfaat bagi sekolah, pihaknya mendesak kepada Dinas Pendok.rateg didikan Pemuda dan Olah Ujianto MR raga (Dindikpora) setempat untuk segera mencairkannya. “Persoalan yang terjadi di lapangan dana BOS untuk sekolah swasta sampai sekarang ini belum cair, sehingga membuat sejumlah kepala sekolah harus mencari hutang,“ katanya kepada Radar, Selasa (15/ 3) kemarin. Melihat persoalan itu, Ujianto yang juga anggota Fraksi Golkar meminta kepada pemerintah daerah melalui Dindikpora segera mengambil langkah guna mempercepat proses pencairan dana BOS tersebut. Sebab, jika tidak, kelancaran sekolah dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar akan terganggu. Sehingga untuk menghidari persoalan itu harus mencari pinjaman atau hutang ke pihak ketiga agar kegiatan belajar mengajar bisa terus berjalan. “Kalau kondisi ini akan terus dibiarkan, maka sangat tidak selaras dengan wajib belajar sembilan tahun,“ ujarnya. Ujianto lebih lanjut mengatakan, berdasarkan pengaduan dari beberapa sekolah swasta, dana BOS yang belum dicairkan telah memasuki tiga bulan terakhir. Oleh karena itu, untuk kelancaran kegiatan sekolah, dana BOS agar segera dicairkan, sebelum muncul asumsi terhadap keberadaan dana BOS tersebut. “Apakah persyaratannya belum diajukan atau adanya hal lain yang menjadikan penghambat dalam proses pencairannya,“ imbuh Uut, panggilan anggota dewan tersebut. Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kabupaten Pemalang Muhamadi ketika dimintai kejelasan soal belum cairnya dana BOS sekolah swasta, pihaknya tidak bisa menjelaskan. Sebab, sudah banyak upaya yang dilakukan agar dana itu segera cair, tapi belum juga berhasil. (apt)

Kepala Dindikpora Diminta Tuntaskan Masalah

Polisi Gelar Razia Mobil Besar

Perseteruan Guru Olah Raga dengan Kabid Bimudora

PEMALANG- Sejumlah anggota kepolisian Polres Pemalang menggelar razia kendaraan yang melintas di wilayah kota Pemalang seperti kendaraan bus dan truk pada malam hari, Senin (14/3) kemarin. Hasilnya 36 kendaraan melanggar yang kemudian ditilang dengan barang bukti Surat Tand a N o m e r K e n d a r a a n (STNK) 28 buah dan 8 Surat ijin Mengemudi (SIM). Razia kendaraan besar dilakukan karena kendaraan yang melintas di jalur perkotaan dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat. Razia tersebut digelar sudah beberapa kali setiap hari Senin, Selasa, dan Kamis (SSK) dan dilakukan pada malam hari mulai pukul 22.00 sampai dengan 23.30. Razia tersebut menurut Agus Salim, Komandan Operasi SSK mengatakan, kegiatan ini untuk mengurangi kendaraan besar yang masuk di jalur perkotaan. Hal ini sesuai dengan perintah Kapolres Pemalang. “Razia tetap kami lakukan setiap malam Selasa, malam Rabu dan malam Kamis selama kendaraan seperti bus dan truk masih melintas di kota,” kata-

PEMALANG – Perseteruan antara guru olahraga sekaligus pelatih dan pembina POPDA dengan Kabid Bimudora Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pemalang berdampak. Seluruh staf Bimudora (Pembinaan Pemuda dan Olahraga) sering meninggalkan kantor hingga tiap hari kantor terlihat sepi aktivitas. Melihat permasalahan internal di Dindikpora yang belum tunttas membuat Wakil Ketua DPRD Muntoha SH Mhum angkat bicara. “Mundurnya pembina dan pelatih POPDA akan merugikan semua,” ujar dia. Mestinya, lanjut dia, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Pemalang Drs. Sapardi harus tegas. “Ini jelas membuat suasana tidak kondusif Dindikpora. Yang lebih fatal berdampak pada suasana tidak baik pada sekolah yang saat ini sedang

DEDI MUHSONI/RADAR PEMALANG

KOSONG - Semenjak ada persoalan Kabid Bimudora dengan para guru olahraga, kantor Bimudora selalu kosong.

melakukan ujian. Mestinya Kepala Bagian Bimudora Mas Joko agar legowo memenuhi tuntutan para guru olah raga yaitu mundur,” ujar dia. Tidak hanya itu, dengan mundurnya 8 cabang olahraga POPDA yang bakalan maju ketingkat karisidenan akan menambah terpuruknya dunia olah raga di Kabupaten Pemalang. Untuk mengembalikan semua itu, Kepala Dindikpora Drs. Sapardi harus menyelesaikan persoalan tersebut.

“Sekian lama persoalan tersebut tidak pernah terselesaikan, Kepala Dindikpora harus tegas dalam menyikapi hal itu. Kalau tidak bias. mungkin karena tidak enak, ya berati bisa dikatakan tidak bisa memimpin, mendingan mudur saja kedua-duanya,“ tegas Muntoha. “Bagian Bimudora yang dipimpin Mas Joko bisa dikatakan tidak sukses. Tidak melaksanakan programnya dengan benar,” tambahnya. (ddm)

nya. Kapolres Pemalang AKBP Sofyan Nugroho melalui Kasat Lalulintas AKP. Sumantri belum lama ini menjelaskan, program razia lalulintas khususnya bus dan truk yang memasuki jalur kota akan terus dilakukan. Hal ini untuk membuat efek jera bagi kendaraan besar karena jalur bus dan truk sudah ada jalurnya sendiri. “Razia kendaraan besar dilakukan di tempat yang berbeda. Dimulai di persimpangan gandulan, depan Bank BPD Jateng dan alun-alun Kota Pemalang,” tuturnya Razia kendaraan tersebut dipantau oleh Lembaga Pengkajian Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) Nasir Efendi. Dia mengatakan, jajaran kepolisian harus peka terhadap aspirasi masyarakat sesuai undangundang lalulintas No.22 tahun 2009 tentang lalulintas dan angkutan jalan. “Tindakan pelanggaran lalulintas harus ditindak tanpa pandang bulu. Untuk bus malam yang melintas di jalur perkotaan akan membahayakan, kerawanan pengguna jalan seperti sepeda dan motor.” (ddm)


RABU 16 MARET 2011

TEGAL METROPOLIS

5

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Jum’at dan Sabtu Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

RIEZ PALACE HOTEL - Senin sampai Minggu Breakfast Promo Spesial Price (All You Can Eat) selama OktoberNovember 2010 dari pukul 07.00-10.00 WIB. Spesial Sop Buntut di abunawas Top Roof Resto. Mulai jam 19.00 selama bulan november 2010, Buka 24 Jam

Pemkot Deadline Sekolah Penyerahan SPJ BOS Tri Wulan Pertama PENCAIRAN dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2011 triwulan pertama molor dari target yang ditentukan. Untuk itu, agar tidak terulang kembali pada pencairan triwulan kedua, Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal memberikan deadline kepada sekolah penerima bantuan tersebut. Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tegal, M Ismail Fahmi mengatakan, penyerahan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) penggunaan dana BOS 2011 paling lambat H-10 dari akhir bulan terakhir triwulan pertama. Karena itu, SPJ BOS triwulan pertama harus sudah diserahkan ke Pemkot terakhir 20 Maret mendatang. “Sesuai petunjuk teknis (juknis, red), pelaksanaan BOS yang diatur dalam Permendiknas Nomor 37 Tahun 2010, dana BOS diberikan pada sekolah tingkat dasar maupun menengah, baik negeri maupun swasta. Untuk swasta bantuan bersifat hibah. Sedangkan negeri ada 3 hal yang harus dibuatkan SPJ-nya,” ucapnya saat sosialisasi pembuatan SPJ penggunaan BOS triwulan pertama tahun anggaran 2011, di ruang rapat lantai 2 Setda Kota Tegal, Selasa (15/3) kemarin. Fahmi menjelaskan, tiga hal tersebut antara lain belanja personalia atau pegawai, belanja barang dan jasa, serta belanja modal. Menurutnya, apa-

ADI MULYADI/RATEG

SERIUS - Para bendahara BOS masing-masing sekolah serius memperhatikan penjelasan yang disampaikan pemateri.

bila penyerahan SPJ triwulan pertama terlambat dari jadual yang ditentukan. Maka akan berpengaruh pada proses pencairan BOS triwulan berikutnya. Bahkan tidak menutup kemungkinan pencairan triwulan kedua mundur dari jadual. “Karena itu, melalui sosialisasi ini setiap

bendahara BOS sekolah diminta memahami batas waktu penyerahan SPJ.” Pada kesempatan itu, Fahmi juga menyampaikan hasil evaluasi pelaksanaan pencairan BOS triwulan pertama. Mundurnya target pencairan disebabkan masih banyak proposal

atau Rencana Kerja Anggaran (RKA), yang diajukan masingmasing sekolah mengalami kesalahan, atau tidak sesuai juknisnya. Selain itu, pada saat pengajuan pencairan, juga banyak ajuan tidak sesuai RKA. Sehingga dilakukan asistensi guna merevisi atau perbaikan.

Bahkan ada beberapa rekening sekolah yang digunakan untuk pencairan tidak aktif serta harus buat rekening baru. “Dengan hasil evaluasi semacam ini, ke depan diharapkan tidak terulang lagi kesalahan sama. Sehingga pencairan berjalan lancar dan tepat waktu,” pungkasnya. (adi)

SDM Guru Bahasa Jawa Langka Nasib Nelayan Tegal Belum Jelas

LINGKUNGAN Penghijauan Dapat Selamatkan Sumber Mata Air PROGRAM penghijauan yang gencar dilakukan Pemkot Tegal, mendapat respon positif dari masyarakat. Karena, selain dapat menyelematkan lingkungan dari bahaya abrasi juga tanah longsor. Di sini program tersebut dapat berfungsi menyelamatkan sumber mata air, yang bermanfaat memenuhi kebutuhan air bersih, yang biasa dikonsumsi masyarakat setiap hari. Selain itu dari sumber mata air, juga berguna dalam mencukupi kebutuhan pertanian, serta ekosistem sekitar. Karena itu, sumber mata air plus tanaman di sekitarnya wajib diselamatkan. Tanpa ada usaha itu, dampak yang ditimbulkan sangat luar biasa. Kota Tegal sendiri dalam hal kebutuhan air bersih, sejauh ini masih mengandalkan pasokan dari Kabupaten Tegal. Karena itu usaha penyelamatan hutan di wilayah sumber mata air, menurut pemerhati masalah lingkungan, Erwindho, penting dijaga kelestariannya jangan sampai rusak. Termasuk daerah sekitar pantai. “Sebab kalau sampai rusak berakibat terjadinya penurunan debit air. Ini akibat tidak adanya tanaman penyerap. Apabila hujan airnya tak bisa ditampung. Karena itu, guna pengembangan jasa lingkungan sangatlah penting,” ucapnya, Selasa (15/3). Selain sebagai perlindungan dan pengaturan air. Jasa lingkungan hutan juga berfungsi sebagai konservasi keanekaragaman hayati. Tanaman bakau juga menyelamatkan aset pantai dari gempuran ombak. (din)

PENGADILAN Sidang Korupsi Ternak, Masih Pemeriksaan Saksi TEGAL - Sidang dugaan korupsi pengadaan ternak sapi dan domba, dengan terdakwa utama pejabat pengawas Christanto Panca, proses sidangnya hingga kini masih berlangsung. Menurut Jaksa Penuntut Umum (JPU), Haryono SH, sejauh ini untuk agenda sidang masih mendengarkan keterangan saksi. “Jumlah saksi yang dihadirkan dalam perkara, yang melibatkan pejabat Pemkot Tegal, mencapai 19 orang. Mereka yang dihadirkan, baik saksi pejabat setempat maupun dari warga penerima bantuan. Selain saksi lain. Saya berharap prosesnya cepat selesai, dengan dijatuhkannya vonis hukuman terhadap terdakwa,” ucapnya saat ditemui di Pengadilan Negeri (PN) Tegal. RALAT PENGUMUMAN LELANG Sekadar diketahui, sidang korupsi tersebut untuk terakhir kalinya Menunjuk Pengumuman Lelang PT Industri Sandang Nusantara (Persero) digelar di PN Tegal. Karena terhitung melalui SKH Radar Tegal tertanggal 10 Januari 2011, persidangan perkara Maret 2011 dan ralat pengumuman lelang tertanggal 11 Maret 2011 dengan ini tindak pidana korupsi semuanya disampaikan tambahan syarat lelang dilakukan di Pengadilan Tipikor sebagai berikut : Peminat atau peserta lelang dapat melihat Semarang. Tidak di setiap kabukeadaan tanah / obyek lelang sejak pengumuman lelang diterbitkan sampai paten/kota. Terdakwa Christanto dengan sebelum pelaksanaan lelang; Panca, didakwa merugikan keDemikian disampaikan guna menjadi perhatian. uangan negara Cq Pemkot Tegal Tegal, 16 Maret 2011 Rp. 50 juta. Sementara nilai proyek Ttd. PT Industri Sandang Nusantara (Persero) mencapai Rp. 300 juta. (din)

HNSI Kota Tegal menyatakan belum mendapatkan kabar tentang nasib nelayan asal Kota Tegal yang ikut kapal Jepang. Sehingga seperti apa kondisinya pasca Tsunami di Negeri Sakura Jumat lalu, belum bisa diketahui. Menurut Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), Mahmud Effendi, nelayan asal Kota Tegal yang kerja di kapal Jepang jumlahnya kurang dari 100. Sampai detik ini belum ada berita tentang mereka. “Memang data di HNSI tidak ada warga Kota Tega yang ikut kapal Jepang. Karena warga yang ikut kapal Jepang kebanyakan melalui perusahaan-perusahaan di Jakarta, dan tidak memberitahukan atau melapor ke HNSI. Sejumlah orang yang saya sebutkan tadi juga diberangkatkan melalui perusahaan perikanan di Jakarta,” katanya Selasa (15/3). Terkait jumlah tadi, lanjutnya, merupakan data yang berhasil dihimpun dari berbagai sumber. Meski tidak terdata di HNSI, Mahmud mengaku terus mencari informasi tentang kondisi mereka pasca bencana Tsunami di Jepang. “Yang perlu diketahui, meski nelayan asal Kota Tegal itu ikut kapal Jepang, namun bukan berarti beroperasinya di perairan Negeri Sakura. Kebanyakan kapal-kapal tersebut beroperasi di Afrika, Newzeland, Amerika Latin dan negara lain. Baru ketika mau bongkar kapal-kapal tersebut kembali ke Jepang. Jadi bagi nelayan yang saat kejadian Tsunami masih berlayar, ada kemungkinan baik-baik saja.” Pada saat yang sama, Waryono (40) warga Jalan

Blanak RT 09 RW 4 Tegalsari Tegal Barat, seorang nelayan yang baru pulang dari Taiwan menuturkan, nelayan asal Kota Tegal yang ikut kapal Jepang lumayan banyak. “Yang seangkatan dengan saya jumlahnya hampir 100 orang. Kebanyakan mereka berangkat melalui perusahaan-perusahaan di Jakarta. Ketika melaut, nelayan sampai dengan 3 tahunan. Jadi apabila pada saat Trunami dia sedang melaut, maka aman,” paparnya. Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Sumito SIP mengatakan, ribuan warga Jawa Tengah (Jateng) yang bekerja di Jepang, dinyatakan selamat dari bencana tsunami yang terjadi Jumat lalu di negeri Sakura itu. Ini diketahui setelah Dinas Tenaga Kerja Kependudukan dan Catatan Sipil (Disnakerdukcapil) Propinsi Jateng melakukan koordinasi dengan Kedutaan Besar Jepang. “Saya baru saja menghubungi kepala Disnakerdukcapil Propinsi. Dia mengatakan bahwa 1.111 warga Jateng yang berada di Jepang selamat dari bencana tsunami.” Menurut Sumito, tidak menutup kemungkinan dari 1.111 orang itu, ada beberapa warga asal Kota Tegal. Sebab, Disnakerdukcapil belum menyampaikan secara terperinci, dari mana saja asal 1.111 warga Jateng itu. “Untuk warga Kota Tegal sendiri, saat ini Dinsosnakertrans sedang melakukan penelusuran-penelusuran guna mencari data. Di antaranya berkoordinasi dengan beberapa BKK yang ada di Kota Tegal.” (adi)

SUMBER Daya Manusia (SDM) Guru Bahasa Jawa di lingkungan pendidikan Kota Tegal tingkat SMP,SMA/SMK kurang. Sementara ini tiap sekolah hanya ada satu orang, padahal idealnya adalah 3 guru. Akibatnya, untuk memberikan pelajaran bahasa Jawa kepada siswa, diampu oleh guru yang bukan dari disiplin ilmu tersebut. Biasanya sekolah memanfaatkan guru yang berasal dari daerah, yang akrab dengan bahasa Jawa, seperti Solo, Jogja, atau wilayah lain di Jawa Tengah. Salah satunya terjadi di SMKN 2 Kota Tegal. Menurut kepala sekolah tersebut, Mas Rudianto, saat ini pihaknya tidak memiliki guru yang mempunyai disiplin ilmu bahasa Jawa. Lima guru yang mengajar pelajaran ini sekarang berasal dari berbagai disiplin ilmu. “Untuk memberi tugas tersebut, kita menggunakan metode melihat daerah asal mereka. Kalau dari Klaten atau Solo, biasanya bahasa Jawa-nya juga bagus. Maka kita minta merangkap mengajar pelajaran tersebut,” ujar-

DOK.RATEG

Yuswo Waluyo

nya seraya menambahkan, kondisi saat ini rata-rata sekolah hanya memiliki seorang guru bahasa Jawa. Padahal idealnya satu sekolah memiliki tiga orang guru mata pelajaran (mapel) itu. Menanggapi permaslahan itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tegal, Yuswo Waluyo mengatakan bahwa pihaknya akan koordinasi dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Dengan harapan dapat menambah SDM guru bahasa Jawa di Kota Tegal. Karena

pada 2012 mendatang, setiap guru harus mengajar sesuai sertifikasinya. Maksudnya, guru harus mengajar sesuai disiplin ilmunya yang menjadikan dia (guru, red) mendapat tunjangan sertifikasi. “Kita akan mengajukan CPNS guru khusus Bahasa Jawa,” ujarnya. Dengan adanya aturan tadi, maka dapat dimungkinkan ada guru yang tidak bisa memenuhi ketentuan mengajar 24 jam per minggu di satu sekolah. Guna memenuhi persyaratan sertifikasi itu, guru bisa mengajar rangkap di sekolah swasta maupun kejar paket. Sementara itu, Wali Kota Tegal, H Ikmal Jaya SE Ak menyatakan, pihaknya bakal melakukan inventariasi guru-guru sesuai bidang ajarnya. Untuk memenuhi kebutuhan guru bahasa Jawa, diupayakan pada CPNS 2011 akan dimasukkan dalam daftar pengajuan formasi. “Pemkot setiap tahunnya membuka formasi tenaga guru dengan jumlah mencapai 50 persen dibanding tenaga kesehatan dan teknis lainnya.” (adi)

Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan UNTUK meningkatkan mutu pelayanan kesehatan pada masyarakat Tegal dan sekitarnya. Rumah Sakit Mitra Keluarga Tegal terus memberikan pelayanan, baik dari tenaga kesehatan maupan sarana dan prasarana pendukung lain. Hal ini diungkapkan Komisaris RS Mitra Keluarga Tegal, dr Tri Mulyo SpA. “Kami menjadi pioneer rumah sakit di daerah, dengan mengusung pelayanan seperti di kota besar guna melengkapi fasilitas kesehatan yang sudah ada. Stigma atau anggapan bahwa rumah sakit dengan peralatan modern dan gedung megah memerlukan biaya mahal, jelas tidak sesuai kenyataan. Sebab kami juga menye-

diakan beragam paket murah, sesuai kemampuan masyarakat dengan mengedepankan pelayanan maksimal.” Dengan pelayanan terbaik, tambahnya, kebersihan terjaga serta peralatan kesehatan modern yang lengkap, membuat masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa harus ke kota besar. Kehadiran RS Mitra Keluarga Tegal bukan untuk menyaingi rumah sakit swasta yang sudah ada, melainkan memberikan pilihan pada masyarakat. “Apalagi sistem yang digunakan terintegral dengan RS Mitra Keluarga di kota lain, sehingga penanganan pasien lebih efektif dan ditangani di satu tempat. Untuk itu, kepada ma-

syarakat Tegal dan sekitarnya yang membutuhkan perawatan atau pelayanan kesehatan, jangan pernah ragu dan segan untuk datang. Semua akan ditangani profesional oleh dokter maupun tenaga kesehatan yang ada, dengan dukungan peralatan modern,” tukas Tri Mulyo lagi. Lebih lanjut dia menjelaskan, pihaknya bakal terus memberikan edukasi pada masyarakat supaya bisa selalu menjaga kesehatan, dan memeriksakan diri jika membutuhkan perawatan kesehatan. “Kami selalu memberikan yang terbaik. Sehingga jangan pernah ragu datang lalu memperoleh pelayanan kesehatan sesuai kondisi yang ada.” (gun)


SLAWI METROPOLIS

6

RABU 16 MARET 2011

RADAR TEGAL

PEMERINTAHAN

Pintu Air Jebol

Babat Alas Segera Rampung

DOK.RADAR SLAWI

Kumedi

SEIRING perjalan waktu menahkodai Desa Harjosari Kidul, membuat kades Kumedi dipertemukan dengan batasan waktu berakhirnya sebuah pegabdian. Sepuluh tahun bukanlah waktu yang pendek untuk menata desa baru yang sempat dimekarkan oleh pemkab dari satu desa bernama Harjosari menjadi dua wilayah yakni Lor dan Kidul. “Babat alas ini saya lakukan sejak tahun 2001 silam. Banyak hal yang telah berubah dan bisa dirasakan langsung oleh penduduk dalam kurun waktu perjalanan pengabdian di Desa Harjosari Kidul. Mulai dari tersedianya aset jalan beraspal hingga berdirinya sekolah TK dan yayasan yatim piatu,”

terangnya. Diapun mengaku, selepas purna tugas sebagai punggawa desa, langkahnya untuk terus mengabdi kepada rakyat tidak surut. “Ada rencana untuk membidik bursa duduk sebagai wakil rakyat dalam Pemilu mendatang. Itupun kalau waktu dan kesempatan berpihak kepada saya,” terangnya. Dia berharap dengan apa yang telah diperbuat untuk warga Harjosari Kidul, kelak akan bisa ditingkatkan lagi oleh penggantinya. Ada yang masih terganjal di hati kecilnya menyongsong berakhirnya tugas sebagai kades yang akan menghampirinya 2012 mendatang. Ini terkait penghargaan tali asih dari bupati yang sering diberikan pada kades dimasa berakhirnya kepemimpinan. “Seperti yang sudah-sudah, tali asih yang diberikan kepada kades oleh pemkab, dalam hal ini bupati, masih cenderung sedikit. Dikisaran angka Rp 3 juta saja. Kiranya ada pertimbangan khusus pemkab bagi kades yang bertugas di daerah babat alas seperti saya ini. Sebab tali asih itu cukup berarti bagi saya guna melanjutkan langkah berbuat untuk rakyat,” cetusnya. Diakuinya, pemerataan pembanguan di desa Harjosari Kidul kini sudah benar-benar bisa dirasakan secara nyata oleh warganya dipenghujung pengabdiannya sebagai kades. (her)

LINGKUNGAN

HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

DIGARAP - Tandon biodigester pengolahan limbah tahu yang sempat dibangun BLH untuk menekan pengendalian pencemaran, kemarin.

BLH Bangun Enam Titik IPAL TALANG - Upaya pengolahan limbah lewat pengadaan instalasi pengolahan limbah (IPAL), bakal dibidik Balai Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Tegal di enam titik berbeda dalam tahun ini. Lima dari enam program pembangunan sarana pengolahan limbah tersebut, akan memanfaatkan limbah dari industri tahu dan satu titik dibangun untuk pengolahan feses atau tinja manusia. Pembangunan sarana pengolahan limbah itu akan diwujudkan dalam bentuk biodigester. Kepala BLH Ir Khofifah MM, menyatakan, lima titik pembangunan sarana pengolahan limbah tersebut akan dikonsentrasikan di Desa Grobog Kulon Kecamatan Pangkah, Kecamatan Dukuhwaru, Tarub, Pangkah, dan Desa Harjosari Kecamatan Adiwerna. “Satu biodigester khusus untuk mengolah feses atau tinja manusia akan kita bangun di komplek MTS Ahmad Dahlan Balapulang,” terangnya Selasa (15/3) kemarin. Selain pembangunan sarana pengolahan limbah, ditahun 2011 ini pihaknya juga akan merealisasikan pembangunan konstruksi saluran air limbah rumah tangga. Dimana untuk pembangunan saluran air limbah rumah tangga sendiri akan membidik tiga desa di Kecamatan Bumijawa masing-masing di Desa Cempaka, Jejeg, dan Bumijawa. “Selebihnya, pembangunan juga kami lakukan di dua desa yang berada di Kecamatan Adiwerna masing-masing untuk Desa Bersole dan Lumingser, serta satu desa di Kecamatan Slawi,” imbuhnya. Terpisah, Kasubid pengendalian pencemaran udara dan bahan berbahaya beracun Eko Suypriyono menyatakan, pembangunan biodigester tersebut akan didukung dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) Balai Lingkungan Hidup tahun 2011. “Intinya, bantuan dana pembuatan biodigester ini merupakan standar pelayanan minimal bidang Lingkungan Hidup. Ada empat item standar pelayanan minimal yang salah satunya mengendalikan laju pencemaran dan polusi air, tanah, dan udara,” terangnya. Dia mengakui, pemkab memberikan DAK tersebut sebagai upaya menekan gas metan yang terbuang dengan memanfaatkan biodigester gas metan yang ditekan ke udara untuk dijadikan sebagai gas alternatif. Dari hasil penelitian, dibanding dengan limbah tahu ataupun limbah kotoran hewan, feses manusia tersebut lebih cepat diproses melalui biogas menjadi gas. “Bila limbah tahu butuh waktu 3 bulan dan limbah kotoran ternak butuh waktu 1 bulan untuk bisa menjadi gas, feses manusia hanya butuh waktu 1 minggu saja,” cetusnya. (her)

Ratusan Hektar Sawah Terancam Puso

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

JEMUR - Sejumlah pengrajin terasi asal Desa Suradadi Kecamatan Suradadi, tengah menjemur udang rebon di halaman Pelabuhan setempat.

Produksi Terasi Melimpah Musim Pancaroba di Suradadi MEMASUKI bulan Maret, musim badai dan gelombang tinggi di perairan Pulau Jawa berangsur membaik. Hal demikian, membuat para nelayan khususnya di Desa Suradadi Kecamatan Suradadi, merasa lega. Pasalnya, para nelayan di pantai tersebut, kembali disibukan dengan kegiatan yang sudah berulang kali terjadi di setiap musim pancaroba. Yakni, menjadi produsen atau pengrajin terasi. Hampir seluruh nelayan yang bermukim di sekitar area Pelabuhan Suradadi itu, selalu membuat bumbu penyedap masakan yang berbahan dasar dari udang rebon itu. Dimana setiap pergantian musim, binatang laut berwarna putih itu selalu menampakan dirinya. Sutinah (42), salah seorang pengrajin terasi mengaku bersyukur lantaran musim badai sudah berlangsung. Menurut istri nelayan asal Desa Suradadi ini, udang rebon yang sudah diolahnya menjadi terasi itu bakal dijual ke tengkulak. Dia tidak menampik, para tengkulak yang datang bukan hanya dari Kota dan Kabupaten Tegal. Melainkan dari Jawa Timur juga tidak sedikit yang kerap meme-

san terasi asal Suradadi itu. Kali pertama musim udang rebon, harga terasi masih diatas harga normal. Harga berkisar Rp 20 ribu per Kg. Namun kini udang rebon mudah didapat, sehingga harga tersebut menurun. Harga terasi hanya berkisar antara Rp 14 ribu - Rp 15 ribu per Kg. “Tergantung kualitas terasinya. Kalau kualitasnya bagus, harganya bisa lebih dari itu. Kebetulan saat ini sedang ramai-ramainya udang rebon. Hasil tangkap nelayan, hampir seluruhnya mendapat udang tersebut. Dan hasilnya, diatas rata-rata,” terang warga RT 02 RW 03 Desa Suradadi ini, Selasa (15/3) kemarin. Proses pembuatan terasi, lanjut ibu dari 4 anak ini, tidak begitu sulit. Hanya menjemur hingga warna udang rebon itu berubah menjadi merah hati. Menurutnya, durasi penjemuran tidak begitu lama. Hanya memakan waktu satu hari. “Itu kalau panas, tapi kalau mendung bisa sampai 2 atau 3 hari. Kita hanya mengandalkan sinar matahari saja. Setelah dijemur, kemudian ditumbuk dengan menggunakan alat manual. Yakni dengan alu dan lumpang. Udang rebon yang sudah kering kemudian ditumbuk sampai halus dan berubah menjadi terasi. Hanya

tinggal dipadatkan dan dikemas saja, kemudian terasi siap dipasarkan,” paparnya. Sementara itu, salah seorang nelayan, Darmo (48) menuturkan, belakangan ini mayoritas tangkapannya hanya udang rebon. Rata-rata nelayan di wilayah tersebut setiap hari mendapatkan sekira 150-300 kilogram. Kondisi semakin meningkat dibandingkan bulanbulan sebelumnya. Peningkatan berkisar hingga 50 persen. “Harga udang rebon sudah mulai turun drastis. Harga sekarang hanya Rp 30 ribu per 30 Kilogram. Padahal pada kondisi normal, udang ini bisa dijual Rp 50 ribu per 30 kilogram,” katanya. Terpisah, anggota DPRD Kabupaten Tegal, Rustoyo, mengungkapkan, penurunan harga udang rebon harus disikapi dengan adanya dana talangan. Alokasi anggaran itu digunakan untuk membeli hasil tangkapan nelayan dan menampung hasil produksi terasi. Sementara, dana talangan dapat dikelola oleh KUD dan TPI. “Selama ini banyak nelayan yang menjual hasil tangkapannya langsung ke pedagang. Mestinya, nelayan menjual ke TPI. Namun sayangnya, TPI tidak ada dana talangan untuk membeli hasil tangkapan nelayan itu,” katanya. (yeri novel)

WARUREJA - Pintu air sungai Cipero Desa Kedungjati Kecamatan Warureja, jebol. Karenanya, puluhan hektar sawah di dua kecamatan terancam puso alias gagal panen. Dua kecamatan tersebut diantaranya Suradadi dan Warureja. Hingga kini, pemerintah desa setempat sudah melaporkan kondisi tersebut ke dinas terkait. Akan tetapi, langkah optimal belum sesuai harapan masyarakat setempat. Kepala Desa Kedungjati, H Moch Syakur menjelaskan, tinggi tanggul pintu air yang jebol sekira 6 meter. Sedangkan lebarnya 12 meter. Menurutnya, belum lama ini tanggul sungai itu sudah pernah diperbaiki oleh dinas terkait. Akan tetapi, tanggul kembali ambrol. Ironisnya, tanggul sebelah Selatannya yang merupakan bangunan jaman Belanda, masih kokoh berdiri. “Rupanya kualitas bangunan kurang maksimal, sehingga tanggul tersebut ambrol kembali. Padahal perbaikan tanggul belum lama ini dilakukan. Dan kami sangat menyayangkan itu,” tegas Syakur, kemarin. Andai saja tanggul itu tidak

secepatnya diperbaiki, lanjutnya, dalam waktu dekat tentunya tanggul tersebut bakal ambrol semua. Dengan begitu, ratusan hektar sawah yang berada di Kecamatan Warureja dan Suradadi ini, terancam kering dan gagal panen. Untuk itu, pihaknya sangat berharap agar pemkab bertindak tegas. Terutama kepada rekanan yang membangun tanggul tersebut. “Yang ambrol baru di sebelah Utaranya, sedangkan yang sebelah Selatan belum. Tidak menutup kemungkinan bilamana pemkab hanya membiarkan saja, dalam waktu dekat ini tanggul di sebelah Selatan juga bakal ambrol. Alasannya, karena curah hujan di bulan ini masih terbilang tinggi. Dan debit air yang mengalir, volumenya semakin bertambah. Karena itu kami mohon agar pemkab segera memikirkan kondisi tanggul tersebut,” pungkasnya. Tanpa tanggul itu, kata Syakur, kekuatan pintu air tidak akan maksimal. Karena tanggul tersebut berfungsi sebagai penyangganya. Jika dibiarkan berlarut-larut, tentu kemiskinan bakal melanda wilayah Utara. Termasuk petani yang mengandalkan aliran dari sungai tersebut. “Intinya, kami sudah berusaha maksimal. Yang menilai dari pemkab. Kita hanya sebatas pengaduan saja,” tutupnya. (yer)

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

JEBOL - Lokasi tanggul pintu air di sungai Cipero Desa Kedungjati yang jebol. Kondisi tersebut, bakal mengancam ratusan petani di wilayah Pantura.

Geliat Kepanduan RSBI SMPN 1 Slawi

Tiga Tahun Dominasi Lomba GSAM Pramuka GSAM sebagai ajang adu ketrampilan Pramuka Penggalang dari tiga daerah, masih menempatkan RSBI SMPN 1 Slawi sebagai yang terbaik untuk ketiga kalinya. Bagaimana pola pembinaannya ? LAPORAN:HERMASPURWADI KEGIATAN kepanduan yang diselaraskan dalam ajang ekstra kulikuler di Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) seperti di SMPN 1 Slawi, patut diancungi jempol. Setidaknya dari pola pembelajaran yang optimal terkait materi kepramukaan dan pengetahuan umum, membuat prestasi sekolah ini diajang Ganas Scout Achievement Meeting (GSAM) yang digelar SMAN 1 Slawi kian melambung. Kegiaan yang digelar Gugus Depan (Gudep) Penegak yang berpangkalan di SMAN 1 Slawi

HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

MEMBANGGAKAN - Putri Rahma Asri siswi kelas VIII RSBI SMPN 1 usai menyabet juara I Ganas English Competiton dalam ajang GSAM, kemarin.

yang dikemas dalam GSAM III tersebut diikuti 20 pangkalan Gudep SMP/MTs se-wilayah Kabupaten Tegal, Kota Tegal, dan Kabupaten Brebes atau setara 533 Pramuka Penggalang. Dimana dalam kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka

memperingati HUT ke-22 Ambalan Gajah Mada dan Nyi Ageng Serang Gudep 08.10908.110 SMA Negeri 1 Slawi tersebut, membawa Gudep 08.097-08.098 RSBI SMPN 1 Slawi mampu menyabet serangkaian lomba yang digelar.

Pembina Gudep SMPN 1 Slawi, Suminto SAg, didampingi Shinta Kusuma Dewi SPd, menyatakan, diajang kali ini anak didiknya mampu berbicara pada kejuaraan kepanduan itu dan ditetapkan sebagai juara umum untuk ketuga kalinya. “Diajang mata lomba Ganas English Competition atau penyuluhan Bahasa Inggris di kelas putra, kami mampu merebut juara I dan III. Sementara di sektor putri kami mampu menyabet juara I dan II. Dimata lomba Ganas Scout Rally atau pencari jejak, kami mampu menyabet juara III putra dan juara II putri. Dan dimata lomba Ganas Smart Competition atau lomba cerdas cermat, kami mampu meraih juara I putra dan putri serta juara II putra. Sementara di ajang Ganas Logos Competiton, kami berhasil merebut juara III putri,” terangnya kemarin. Tak ditampiknya, melalui tempaan fisik, pengetahuan, ketrampilan, serta kedisipinan pribadi dan tanggung jawab yang diberikan siswanya, membuat prestasi gemilang tersebut

tak sulit untuk dipertahankan. Dengan disandangnya juara umum berturut-turut selama tiga kali tersebut, otomatis piala bergilir GSAM kini menjadi milik SMPN 1 Slawi. “Kegiatan kepanduan ini masuk dalam agenda ekstra kulikuler sekolah. Dimana kepanduan menjadi hal yang wajib bagi siswa yang duduk di kelas VII, meski tak sedikit siswa kelas VIII yang terus mengasah ilmu kepanduan dalam wadah tersebut,” tegasnya. Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) 11.28 Tegal, H Muji Atmanto SH MM tersebut, dinilai keduanya besar manfaatnya bagi siswa didiknya untuk mewujudkan kemampuan fisik, pengetahuan, ketrampilan, kedisiplinan pribadi, tanggung jawab, dan sikap mental yang semakin mantap. Tentunya dia berharap, dengan prestasi yang telah ditorehnya kedepan bisa memantik anak didik yang lain agar lebih berminat mendalami kegiatan kepanduan. (*)


KABUPATEN TEGAL

7

RABU 16 MARET 2011

RADAR TEGAL

INSIDEN Maktubi Tewas Terjun ke Sumur PANGKAH - Diduga karena faktor ekonomi, Maktubi (60) warga Rt 5 Rw 1 Desa Talok Kecamatan Pangkah, mengahriri hidupnya dengan cara terjun ke dalam sumur. Istri Maktubi, Bawon (58) tak menduga kalau suaminya nekat menceburkan diri. Apalagi peristiwa tersebut terjadi di depan matanya sendiri. Peristiwa mengenaskan tersebut bermula saat Bawon sedang mencuci piring di dapur, Selasa (15/3) sekitar pukul 05.30 WIB kemarin. Saat itu, suaminya yang bekerja sebagai buruh tani tiba-tiba mendekat ke sumur yang berjarak sekitar 3 meter dari tempat Bawon mencuci piring. Dengan santai Maktubi membuka tutup sumur yang terbuat dari seng dan berniat menceburkan diri. Melihat suaminya yang ancang-ancang hendak menceburkan diri, Bawon langsung berlari dan menarik tangan Maktubi. Namun, Bawon justru didorong oleh Maktubi hingga terpental. Dan tanpa pikir panjang Maktubi langsung menceburkan diri ke dalam sumur dengan bagian kepala terlebih dahulu. Bawon yang sehari-hari bekerja sebagai ibu rumah tangga tersebut langsung tak sadarkan diri, menyaksikan perbuatan nekat yang dilakukan oleh suaminya tersebut. Tak lama kemudian muncul menantu Maktubi, Sudirman (31), yang tidak sengaja masuk ke dapur melihat ibu mertuanya tergeletak di pinggir sumur. Ia pun berusaha menyadarkan ibu mertuanya. Setelah siuman, ibunya lalu berteriak-teriak sambil menyebut nama suaminya dan menunjuk ke arah sumur. Sudiman lalu memeriksa sumur dan segera menghubungi tetangga untuk mencari bantuan. Menurut Kapolres Tegal AKBP Drs RZ Panca Putra Simanjuntak MSi melalui Kapolsek Pangkah AKP Suratman, saat dievakuasi, korban sudah meninggal karena tenggelam di sumur yang berkedalaman sekitar 10 meter. “Kedalaman sumur sekitar 10 meter dan airnya juga penuh. Petugas harus menyedot air sumur terlebih dahulu agar bisa mengevakuasi korban,” terangnya. Setelah diperiksa oleh tim kesehatan Puskesmas Pangkah, jenazah kemudian dimakamkan sekitar pukul 10.00 WIB di tempat pemakaman umum setempat. Berdasarkan penyelidikan, diduga kuat nekatnya korban menerjunkan dirinya ke dalam sumur karena faktor ekonomi. Pasangan Maktubi-Bawon diketahui mempunyai 12 anak. Empat diantaranya sudah bekerja dan tinggal di Malang Jawa Timur. (fat)

HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

DIAGNOSA - Kepala UPTD Puskesmas Talang dr Meliansory memastikan penyebab kematian lelaki yang ditemukan di selokan Jalan II Talang, pagi kemarin.

Mayat Terjengkang di Selokan TALANG - Warga yang melintas di Jalan II Talang, tepatnya di sekitar areal tanah bengkok Desa Kajen RT 10/RW 04 Kecamatan Talang, geger. Ini menyusul temuan salah seorang pengendara sepeda yang melihat jasad lelaki paruh baya terjengkang di dalam selokan lahan persawahan tersebut, Selasa (15/3) sekitar pukul 08.30 WIB pagi kemarin. Tak urung, temuan jasad lelaki naas ini langsung memantik pengguna jalur II Talang untuk merapatkan kendaraannya guna melihat dari dekat kondisi mayat tersebut. Temuan mayat ini kali pertama dilihat oleh Tarjono (40) warga Desa Tegalwangi RT 05/RW 02 Kecamatan Talang. Dia yang pagi itu mengayuh sepeda menyusuri Jalan II Talang dari arah Utara menuju Selatan, sempat tersentak melihat sesosok jasad lelaki terjengkang di dalam selokan. “Saya mencoba merapat untuk memastikan kondisi jasad tersebut. Tak jauh dari lokasi, saya menemukan sepeda onthel dengan muatan shuttle cock tersandar di pohon tak jauh dari temuan jasad. Kuat dugaan, sepeda tersebut milik korban,” terangnya. Diapun mengaku, sempat menghentikan pengguna jalan utuk mengangkat jasad malang yang terjengkang di tepi sungai tersebut ke atas badan jalan. Sementara sebagian warga lainnya, mencoba menghubungi jajaran polsek setempat. Tak berselang lama, tim gabungan dari Polsek Talang dan tim identifikasi Polres Tegal merapat ke lokasi temuan. Kapolres AKBP Drs RZ Panca Putra Simanjuntak MSi melalui Kapolsek Talang AKP Sugiarto menyatakan, dari hasil identifikasi ditemukan indentitas pada diri korban. “Dia adalah Raswin (60) warga Desa Lawatan RT 08/RW 02 Kecamatan Dukuhturi. Kuat dugaan dia sempat buang air kecil di selokan sebelum akhirnya terjungkal dan tewas seketika,” terangnya. Tak berselang lama, jajaran Polsek Talang mengontak UPTD Puskesmas Talang untuk mendatangkan tim medis guna memastikan kondisi lelaki malang tersebut. Kepala UPTD Puskesmas Talang dr Meliansori pun merapat ke lokasi dan langsung melakukan diagnosa pada jasad tersebut. Dari diagnosa tersebut disimpulkan bahwa korban tewas akibat serangan jantung. “Tidak ditemukan adanya tanda-tandan kekerasan pada jasad korban. Dia mengidap serangaan jantung. Dimungkinkan ketika mengayuh sepeda, gejala itu timbul dan korban berupaya menepi sebelum akhirnya ambruk dan masuk ke selokan,” tegasnya. Saat ditemukan, jasad korban tertelungkup dengan posisi kepala di sebelah Utara dan kaki di bagian Selatan mengapung di dalam selokan. Usai memastikan penyebab kematian korban, petugas pun bergegas melakukan evakuasi menuju RSUD Dr Soesilo setelah sebelumnya menghubungi pihak keluarga korban. (her)

Dinuk Ajang Sabung Ayam

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

PANTAU - Kepala Desa Dinuk Eko Mulyanto, didampingi perangkat desanya saat memantau lokasi arena sabung ayam di wilayah kerjanya. Hal ini sebagai upaya guna menghindari hal tersebut terulang kembali.

Kwaran Slawi Bangun Sanggar Pramuka SLAWI - Kwartir Ranting (Kwaran) 11.28.08 Slawi berupaya membangun sanggar Pramuka. Dimulainya pembangunan ditandsai secara simbolis dengan peletakan batu pertama oleh Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) 11.28 Tegal, H Muji Atmanto SH MM, Senin (15/3). Pembangunan dibiayai menggunakan dana swadaya yang dihimpun melalui pembina, institusi sekolah dan Gudep, serta Gudep kelurahan seKecamatan Slawi. Termasuk pula dari beberapa stakeholder. Sampai saat ini, dana yang terkumpul baru sekitar 10 persen dari anggaran yang direncanakan. Menurut Ketua Panitia Pembangunan Sanggar Pramuka, Suhartono, pembangunan ini akan menghabiskan dana sebanyak Rp 95 juta. Adapun ukuran bangunan sanggar Pramuka nantinya, 5 m x 12 m. “Sudah lama pembangunan ini sangat diharapkan, ternyata baru terlaksana pada tahun ini. Dengan semangat Pramuka, kita optimis bisa berdiri. Semoga semuanya lancar dan tidak ada halangan,” katanya. Ketua Kwaran Slawi, Drs Ahmad Dimyati, mengatakan, pembangunan ini merupakan salah satu program Kwaran pada periode ini. Diharapkan dengan pembangunan sanggar Pramuka ini, semua bisa mendukung agar cepat terselesaikan. Dengan harapan, pada tanggal 14

sebagai arena adu ayam jago didatangi polisi. Dan orang-orang yang berkumpul disitu, semuanya lari,” terangnya, Selasa (15/3) kemarin. Menurutnya, beruntung peserta judi yang kebanyakan bukan merupakan warganya itu, tidak ada yang ditangkap. Karena sebelum polisi mendekat, peserta bergegas meninggalkan arena. Hanya beberapa barang bukti seperti ayam jago dan kurungan ayam, berhasil dibawa oleh anggota tersebut. “Saya dapat info dari sejumlah warga, bahwa peserta judi tidak ada yang ditangkap,” ujarnya. Terpisah, Kapolsek Kramat AKP Poniman, membenarkan belum lama ini pihaknya telah menggerebek arena sabung ayam di Desa Dinuk. Dikatakan dia, setelah mendapat laporan dari warga, pihaknya bergegas mendatangi arena tersebut. “Peserta judi kabur semua. Kami hanya membawa beberapa ayam jago dan kurungan saja. Itu untuk barang bukti kami. Tapi hingga kini, pemilik ayam tersebut tidak mengambilnya. Sementara barang bukti masih di kantor kami,” ucapnya singkat. (yer)

Perampingan SKPD Dibahas

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

PEMBANGUNAN SANGGAR - Ketua Kwarcab 11.28 Tegal, H Muji Atmanto SH MM (kiri), meletakkan batu pertama menandai dimulainya pembangunan sanggar Pramuka Kwaran Slawi.

Agustus nanti, bangunan sudah dapat diresmikan penggunaannya. “Insya Alah, pada tanggal 14 Agustus nanti betepatan dengan hari Pramuka, sanggar ini bisa diresmikan,” ujarnya. Sementara Ketua Kwarcab Tegal, H Muji Atmanto SH MM, usai peletakan batu pertama mengatakan, di Kabuaten Tegal ini sanggar pramuka di tingkat kwaran belum semua ada. Yang sedang membangun pada tahun ini yakni Kwaran Suradadi, Dukuhturi, dan Kwaran Slawi. Sementara sanggar lainnya yang sudah memiliki sanggar pun, tidak semuanya murni

bangunan sanggar Pramuka. Beberapa diantaranya, masih menumpang pada instansi pemerintah. Dengan pembangunan fisik kwaran Slawi ini, diharapkan mendapatkan dukungan yang baik dari lapisan masyarakat, khususnya masyarakat Pramuka. “Dengan mendukung pembangunan sanggar ini, paling tidak ikut membentuk watak kepribadian yang baik. Sesuai dengan tujuan Pramuka. Dengan adanya sanggar, nanti akan mudah berkordinasi dalam melaksankan program maupun kegiatan,” katanya. (fat)

IPPNU Gelar Harlah ke-56 SLAWI - Ikatan Pelajar Putri Nahdlotul Ulama (IPPNU) Kabupaten Tegal menggelar peringatan hari lahir (harlah) ke56. Dalam memperingati harlah, PC IPPNU Kabupten Tegal menggelar diskusi yang bertajuk mewujudkan kepempinan yang bersinergi di era globalisasi. Acara yang digelar Minggu (13/3) malam, bertempat di gedung NU Slawi dengan agenda tasyakuran harlah dan diskusi tersebut, dihadiri 100 kader IPPNU dari perwakilan pengurus Anak Cabang (PAC) IPPNU se-Kabupaten Tegal. Diskusi yang menghadirkan narasumber Ketua Fatayat NU Kabupaten Tegal, Dra Nur Khasanah berlangsung hidmat. Ia mengatakan, sebenarnya konsep kepemimpinan dalam

KRAMAT - Belakangan ini, di kawasan Desa Dinuk Kecamatan Kramat kerap dijadikan sebagai ajang sabung ayam. Tepatnya di sekitar wilayah RT 02 RW 04. Kegiatan yang berlangsung lama ini, menjadikan warga desa setempat resah. Meski pemerintah desa kerap melarangnya, namun peserta judi dengan cara mengadu ayam jago itu, tidak pernah mengindahkan. Kegiatan terus berlangsung, walau banyak kontra dari warga sekitar. Kepala Desa Dinuk, Eko Mulyanto, mengaku pernah mendapat laporan tentang kegiatan adu ayam jago di wilayah kerjanya. Kala itu, beberapa warga yang kontra datang ke balai desa. Mendengar seperti itu, pihaknya secara tegas melakukan aksi pelarangan judi tersebut. Akan tetapi, larangan itu bukan merupakan efek jera bagi peserta judi adu ayam. Dikemudian hari, kegiatan berlangsung kembali. Untungnya beberapa hari lalu, arena sabung ayam yang berada di tepi sawah itu, digerebeg anggota satuan Polsek Kramat. Dengan demikian, suasana kampungnya kembali aman. “Tepatnya hari Minggu (13/ 3) kemarin, area yang di jadikan

Islam memiliki dasar yang sangat kuat. Karena didalamnya didasari nilai-nilai transedental dan berpijak pada kedua sumber utama yaitu Al Qur’an dan As-Sunah. Ketika semuanya dijalankan dengan baik, maka tidak perlu mencari pola kepemimpinan lain diluar konsep tersebut. Ia mencontohkan, dalam kepempinan Rasululloh, beliau adalah seorang pemimpin yang sangat disegani di dunia internasonal. Kepemimpinan yang seperti Rasulullah itulah yang menjadikan tauladan bagi seorang pemimpin. Karena beliau merupakan pemimpin yang paling berhasil di dunia. Kepemimpinan bersinergi, lanjut Nur Khasanah, merupakan kunci keberhasilan dalam memimpin organisasi. Sebagai

upaya kongkrit dari kepemimpinan bersinergi, adalah jalinan kerjasama dalam berorganisasi. Sehingga tidak merasa sendirian dalam mengelola organisasi. Ini penting dijalankan, kerena tanpa adanya kepemimpinan yang bersinergi maka ruang lingkup kita menjadi sempit dan kurang makna. (fat)

SLAWI - Rencana perampingan Satuan Kerja Perangkat daerah (SKPD) di Kabupaten Tegal, dibahas. Hal ini mendasari pada PP 41 tahun 2007 dan hasil evaluasi kelembagan SOTK. Pembahasan dilakukan tim kelembagaan Kabupaten Tegal bersama konsultan. Kepala Bagian Organisasi Setda Kabupten Tegal, Hasan Munawar, Kepada Radar, Selasa (15/3), mengatakan, dasar evaluasi tersebut dalam rangka melaksanakan reformasi birokrasi (RB). Esensinya adalah agar pemerintah berjalan secara efisien dan efektif, sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan daerah. “Esensinya dari RB, perampingan SKPD dan SOTK itu dibentuk sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan daerah. Sehingga diupayakan agar minim struktur tapi kaya akan fungsi,” katanya. Dikatakan Hasan Munawar, ada tiga langkah pertama dalam melaksanakan RB. Yakni penataan kelembagaan, penataan prosedur atau tata kerja, dan pengelolaan manajemen kepegawaian atau SDM (Sumber Daya Manusia). Setelah lembaga ini dievaluasi, diharapkan akan mampu mengefisienkan beban anggaran yang dirasakan berat bagi Pemkab. Terutama efisiensi anggaran yang tersedot untuk belanja pegawai. “Sementara ini, SKPD berdasarkan PP 41 ada sekitar 1.085 pejabat struktural di Kabupaten Tegal. Mulai dari eselon 2A sampai eselon

DOK.RATEG

Hasan Munawar

5A, dengan jumlah SKPD 56. dari itu semua, beban anggaran untuk belanja pegawai mencapai 87 persen dari Dana Alokasi Umum (DAU),” jelasnya. Ia menjelaskan, berdasarkan hasil evaluasi dengan konsultan, maka jabatan struktural yang tadinya berjumlah 1.085 akan dirampingkan menjadi 844 pejabat. Sementara jumlah SKPD, masih dalam pembahasan. Ini akan menjadi Raperda yang nantinya juga akan dibahas bersama DPRD. “Hasilnya akan dilaporkan ke Bupati melalui Sekda, dan akan dibahas bersama DPRD,” ungkapnya. Ia menambahkan, seiring dengan RB Pemkab juga telah menyiapkan standar kompetensi jabatan. Pada saat dioperasionalkan Perda tersebut, kebutuhan kelembagaan dalam rangka meningkatkan kualitas pejabat, diharapkan sudah siap. Sehingga menghasilkan standar pelayanan publik yang lebih baik. (fat)


BREBES & BUMIAYU

8

RABU 16 MARET 2011

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes RSU Bhakti Asih RSIA Mutiara Bunda Tanjung Brebes RS Dera As Syifa Banjarharjo Brebes Hotel Dedy Jaya Brebes RS Dedy Jaya

(0283) 671431 (0283) 671279 / 673481 (0283) 877222 (0283) 889588/ 889548 (0283) 673133 / 673158 (0283) 672145/ 672525

Dibangun Jalan Tembus Kersana-Jagapura Hasil Swadaya Masyarakat dan TNI

LINTAS BerharapPembagianHasilRetribusi LARANGAN - Meski selama ini Pemerintah Desa Sitanggal, Kecamatan Larangan selalu terlibat dalam pengamanan dan kebersihan pasar, namun sampai saat ini Pemerintah Desa tidak pernah mendapatkan bagian dari hasil penarikan retribusi dari para pedagang. Padahal hasil penarikan retribusi Pasar Desa Sitanggal tiap tahunnya mencapai Rp 100 juta lebih. Kepala Desa Sitanggal Sutrisno didampingi Kaur Keuangan Khamim Abd Hadi Senin DOK. RATEG (14/3) mengaku, lokasinya yang Sutrisno sangat stategis membuat keberadaan Pasar Desa Sitanggal banyak ditempati para pedagang. Bahkan diperkirakan saat ini ada sekitar 500 lebih pedagaan yang menempati pasar tersebut. Banyaknya pedagaan di pasar tersebut, membuat pihak desa harus turun tangan untuk ikut menangani persoalan kebersihan pasar. Namun demikian, terang Sutrisno, sampai saat ini pihak Pemkab tidak pernah memberikan pembagian hasil penarikan retribusi pasar. Pihaknya berharap, Pemkab memberikan bagian sekitar 20-50 persen dari penarikan retribusi Pasar Desa Sitanggal untuk Pemerintah Desa. Dana tersebut, jelasnya, nantinya akan digunakan untuk tambahan pembangunan Desa Sitanggal. “Kami berharap bisa mendapatkan minimal 20 persen dari hasil penarikan retribusi pasar, sehingga nantinya uang tersebut bisa untuk mempercepat proses pembangunan desa,” pintanya. Dikatakan, selama ini pihak desa kerap mendapatkan omongan dari masyarakat terhapap kondisi pasar yang kerap menyebabkan kemacetan. Bahkan mereka juga meminta agar desa juga melakukan penanganan terhadap kebersihan pasar yang dianggap menjadi penyebab terjadinya genangan air saat musim hujan. Adanya permintaan tersebut membuat pihak desa harus turun tangan guna ngatasi hal tersebut. (har)

KERSANA - Masyarakat Desa Kersana, Kecamatan Kersana akhirnya bisa bernafas lega. Sebab akses transportasi pertanian mereka akan semakin mudah setelah dibangun jalan tembus antara Kersana dan Desa Jagapura sepanjang 650 meter disertai sebuah jembatan penghubung. Pembangunan infrastruktur ini melibatkan ratusan warga swadaya yang bergotong royong dengan anggota TNI Koramil Kersana dalam giat Karya Bakti. Pembangunan jalan tembus tersebut telah berlangsung sejak sepekan silam. Hingga saat ini, masih dalam proses penyelesaian bangunan jembatan. Jalan tersebut bermateri aspal sepanjang 360 meter dan makadam 350 meter. Anggota DPRD Kabupaten Brebes Wahidin saat meninjau lokasi, Selasa (15/3) mengatakan, pembukaan jalan penghubung tersebut sangat urgent untuk lalu lintas masyarakat, khususnya bagi petani dalam mengakses tranportasi pertanian. Jalan tembus itu, katanya, akan memudahan tranportasi dari Desa Kersana hingga Desa Limbangan juga menem-

ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

TINJAU LOKASI - Anggota DPRD Brebes Waidin saat meninjau lokasi pembukaan ruas jalan Kersana-Dukuh Tengah bersama Danramil Kapten Sudirman dan Kades Kersana Dulyanto, kemarin.

bus Desa Dukuh Tengah Kecamatan Ketanggungan. “Semoga dengan dibukanya ruas ini, bisa memudahkan transportasi warga dalam memasarkan hasil pertanian. Selain

ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

Ratusan Dhuafa Terima Santunan BREBES - Ratusan kaum dhuafa dan anak yatim di Desa Pemaron, Kecamatan Brebes menerima santunan dari pengusaha otobus PO Dewi Sri. Pemberian santunan itu berbarengan dengan pangajian maulid Nabi Muhammad SAW di desa setempat yang menghadirkan KH A Zaini Nadhif sebagai penceramah. Direktur PO Dewi Sri Hj Idza Priyanti Amd menungkapkan, pemberian santunan kepada kaum dhuafa tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada sesama sekaligus sebagai sarana silaturahmi memperkuat ukhuwah Islamiyah. “Jangan dilihat besar atau kecil uangnya, namun mudah-mudahan santunan ini dapat sedikit membantu dan sebagai bentuk kepedulian kami kepada sesama,” kata Idza. Dalam kesempatan yang dihadiri ratusan warga itu, sang mubaligh memberikan taushiyah seputar kehidupan dan sejarah Nabi Muhammad SAW. Berkali-kali hadirin dikocok perut dengan gaya dakwah Zaini Nadhif itu. (ism)

Lebih lanjut Waidin menyoroti banyaknya jalan di Kabupaten Brebes yang rusak. Dia kembali mendesak Kepala DPU Pemkab Brebes untuk segera melakukan perbaikan se-

cepatnya. “Banyak jalan kabupaten yang rusak, kepala DPU harus segera bertindak memperbaiki khususnya di ruas jalan yang vital bagi masyarakat,” tegasnya. (ism)

Ansor Gelar Turnamen Pemdes Usulkan Normalisasi Sungai Bola Volly Jateng Ancam Kondisi BREBES - Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor NU Brebes kembali bakal menggelar Turnamen Bola Volly NU Cup 3 tingkat Provinsi Jawa Tengah. Even ini kembali digelar setelah pada turnamen tahun-tahun sebelumnya mendulang sukses. “Kalau sebelumnya hanya tingkat kabupaten, turnamen bola volly NU Cup 3 ini diperluas menjadi tingkat provinsi Jawa Tengah,” tutur Ketua PC GP Ansor NU Brebes KH Agus Mudrik Khaelani Al Khafidz di Gedung PC NU Jalan Yos Sudarso 36 Brebes. Gus Mudrik mengatakan, turnamen ini direncanakan akan digelar pada 24 April 2011 mendatang, bertempat di wilayah kecamatan Paguyangan. Turnamen ini, katanya, akan memperebutkan hadiah utama berupa satu buah sepeda motor beserta piala tetap Ketua PC NU Brebes. Selain itu, panitia

Lingkungan

DOK.RATEG

Agus Mudrik

juga menyediakan hadiah lain berupa satu ekor sapi dan satu ekor kambing juga piala tetap Bupati Brebes serta piala tetap Dandim 0713 Brebes dan Kapolres Brebes. “Tiap kabupaten boleh mengirimkan lebih dari satu klub,” ujarnya. (ism)

Warga Tak Mampu Ikuti Operasi Katarak SANTUNAN YATIM - Direktur PO Dewi Sri menyantuni anak yatim di pengajian Desa Sitanggal, kemarin.

itu, karya bakti TNI ini juga terbukti mampu menyuntik semangat masyarakat dalam bergotong royong membaur sebagai bentuk kepedulian,” tutur Waidin.

BANTARKAWUNG - Sebanyak lima warga penderita penyakit katarak dari kalangan masyarakat tidak mampu asal Kecamatan Bantarkawung, akan mendapat penanganan melalui operasi dalam kegiatan sosial yang akan dilaksanakan oleh Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Brebes. Hal tersebut sebagaimana disampaikan Camat Bantarkawung Edi Sudarmanto SIP melalui Kasie Kesos Dalmadi SH MSi Selasa (15/3). Dikatakan Dalmadi, lima warga tersebut berasal dari Desa Jipang 1 orang dan Desa Bantarkawung sebanyak 4 orang. “Peserta sebelumnya sudah menjalani pemeriksaan, di mana

hasilnya ternyata positif katarak. Selanjutnya dilakukan pengecekan kondisi kesehatan untuk mengetahui kesiapan pasien menjalani operasi dan hasilnya kelima warga tersebut dinyatakan siap,” kata Dalmadi. Kegiatan operasi katarak gratis itu merupakan kerja sama antara pemerintah daerah dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten. Kegiatan ini untuk membantu warga kurang mampu, terutama yang menderita penyakit mata katarak. “Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat terutama yang kurang mampu. Jadi, bagi masyarakat yang kurang mampu yang menderita katarak dapat dioperasi,” kata Dalmadi. (pri)

TONJONG - Kondisi aliran Sungai Pedes yang melintasi beberapa desa wilayah Kecamatan Tonjong, menjadi perhatian serius Pemerintah Desa (Pemdes) Tanggeran Kecamatan Tonjong. Kondisi tersebut menyusul kekhawatiran Pemdes atas dampak dari perubahan alur sungai yang saat ini terjadi hingga mengancam keberadan jalan utama Kabupaten dan pemukiman warga. Kepala Desa Tanggeran Ahmad Mutaksidi mengatakan, ancaman yang ditimbulkan akibat perubahan arus sungai tersebut pernah terbukti sebelumnya yang mengakibatkan keruskan di sejumlah titik jalan vital. “Pada awal tahun 2010 talud pengaman jalan di ruas jalan Linggapura-Balapusuh yang berada di Dukuh Pamijen Desa Tanggeran ambrol. Talud yang

DOK. RATEG

Ahmad Mutaksidi

dibangun pada tahun 2008 tersebut ambrol sepanjang 50 meter dengan tinggi 10 meter dari aliran Sungai Pedes yang mengalir di bawahnya,” kata Mutaksidi. Akibat ambrolnya talud tersebut dikatakan Mutaksidi,

lalulintas kendaraan Linggapura-Balapusuh, maupun Tonjong-Bumijawa sempat dialihkan sehingga berdampak negatif bagi perekonomian warga. Didasari kondisi tersebut, Pemdes Tanggeran menjadikan normallisasi aliran Sungai Pedes menjadi prioritas usulan yang disampaikan melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Tonjong. Normalisasi sungai Pedes yang diusulkan sepanjang 200 meter yang berada di wilayah Dukuh Pamijen. “Dengan kondisi cuaca saat ini yang cenderung masih sering turun hujan deras dan berdampak pada terjadiny abanjir dialiran sungai, maka ancaman badan jalan akan kembali tergerus masih terus mengintai. Sehingga kami memandang normalisasi sebagai solusi terbaik untuk diusulkan dan diharapkan dapat terlaksana pada tahun anggaran 2012 mendatang,” jelasnya. (pri)


SAMBUNGAN

RABU 16 MARET 2011

9

RADAR TEGAL

GLENN FREDLY NIA RAMADHANI

Hengkang dari Sony Music

Takut Jarum Suntik LAMA tak muncul di media massa, aktris cantik Nia Ramadhani kemarin tiba-tiba hadir di tengah publik di Grand Indonesia. Dia menyaksikan kegiatan donor darah yang diselenggarakan oleh perusahaan mertuanya, Aburizal Bakrie. Uniknya, bintang sinetron ‘Barang Merah Bawang Putih’ itu tak ikut mendonorkan darahnya, alasannya takut jarum suntik. “Bukannya nggak mau terlibat dalam kegiatan sosial seperti ini, tapi jujur, saya takut banget karena banyak banget yang diambil. Saya aja diinfus rada takut. Sebenarnya saya ingin banget (ikut mendonor), tapi ya itu, takut jarum suntik, hehe..,” ujar Nia, isteri Ardiansyah Bakrie, kemarin (15/3). Nia tak berani melihat jarum menempel di tangan. “Ya, karena kalau sama jarum lihatnya serem aja. Apalagi, kalau goyang dikit, belum bisa menghilangkan rasa takut itu,” ujarnya sambil tersipu malu. Karena rasa takut yang demikian besar itulah, kata Nia, sampai saat ini dia belum pernah punya pengalaman donor darah. “Tapi aku benar-benar senang lihat temanteman donor. Dari jam 11 sampai jam 2 sudah ada sekitar 200 orang pendonor, ternyata banyak juga yang menyumbangkan darahnya,” katanya. Walau takut jarum suntik, namun tetap menunjukkan kesetiaannya kepada suami, terutama karena salah satu televisi milik keluarga Bakrie tengah menggelar acara sosial di Grand Indonesia. Nia tetap lengket dengan Adri Bakrie. “Kalau ke acara-acara mendampingi Ardie, iya. Kebetulan Ardie memang menginginkan supaya saya ikut,” ungkap Nia sambil terus mengulaskan senyuman. Meski tak turut serta dalam acara donor darah yang disponsori oleh perusahaan milik sang mertua, namun kehadiran Nia setidaknya sudah menunjukkan betapa pedulinya ia pada kegiatan sosial. “Oh iya dong. Saya sudah pasti sangat peduli dan berusaha untuk bisa concern terhadap aksi-aksi sosial. Apalagi kalau diminta untuk menemani suami, ya senang banget pastinya,” kata Nia. Lantas, apakah Nia berencana untuk membantu suami dalam menjalankan bisnisnya? Setidaknya Nia pun punya kesibukan sendiri. Ditanya begitu, artis berhidung bangir ini langsung tertawa. “Nggak lah. Saya mengerjakan apa yang saya suka aja. Kalau perusahaan keluarga, jiwa saya nggak di sana. Sejak menikah dengan Ardie, saya sudah memutuskan untuk mengabdi sepenuhnya menjadi seorang istri. Tugas utama istri memang seharusnya melayani dan mengurusi suami, bukannya kerja. Lagipula, saya nggak punya bakat bisnis. Jadi kayaknya nggak perlu lah terlibat di dalam bisnis keluarga. Nanti malah bingung. Kesannya malah dipaksain nanti,” paparnya. Kini, Nia pun tengah menjalankan program untuk mendapatkan momongan. “Soal momongan ya? Hmm, banyak banget nih yang nanyain soal ini. Dalam pernikahan memang kabar bahagianya cuma itu (hamil) doang ya?” ujar Nia seraya tertawa. “Sampai saat ini memang belum ada. Kalau ditanya kapan, saya juga nggak bisa jawab. Itu semua karunia dari yang di Atas. Doain aja biar cepat dikasih. Aku dan Ardie nggak mau nunda-nunda kok, jadi doain aja.” (ina/05/wmc)

DIAM-DIAM, musisi Glenn Fredly memutuskan untuk hengkang dari Sony Music Indonesia, sebuah label besar yang selama ini membuat karirnya semakin berkembang. “Saya memang sudah nggak bareng Sony Music. Tahun kemarin, adalah tahun terakhir saya membuat album bersama Sony Music,” tutur Glenn saat ditemui di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, baru-baru ini. Keputusan Glenn untuk keluar dari record label yang sudah membesarkan perjalanan musiknya selama 15 tahun berkarya tentunya bukan tanpa alasan. Memang, tak dipungkiri mantan suami Dewi Sandra ini, bersama Sony Music, telah banyak prestasi dan sejumlah penghargaan yang mampu ia torehkan di belantika musik Indonesia. Lantas, apa yang membuat Glenn lebih memilih jalur musik independen dan meninggalkan Sony Music Indonesia? “Banyak hal yang bisa menjadi pendewasaan dalam proses berkarya, mungkin memang sudah waktunya (independen),” ujar bekas suami Dewi Sandra itu. Selain itu, keputusan Glenn untuk hengkang dari record label dan memilih jalur musik indie merupakan cara untuk menjawab eksistensinya di dunia musik Indonesia. Saat ini, pelantun ‘Cukup Sudah’ itu memang tak cuma laku menyanyi, tetapi juga banyak diminta membuatkan lagu untuk sejumlah musisi besar dan berbakat di tanah air. “Sony Music memang sangat berjasa buat saya, tapi kalau dipikir-pikir, memang lebih enak independent. Setelah 15 tahun bekerja sama dengan label besar, harus mengejar deadline dan segala macam, sekarang saya mau menikmati bekerja independen,” katanya. Album terakhir Glenn bersama Sony Music

Terkendala oleh Cuaca dan Bahan Baku dari halaman 3 baik kepada pedagang maupun masyarakat yang datang langsung ke tempatnya. Tetapi, saat ini dia mengaku hanya bisa

Kondisi Dermaga TPI Sangat Memprihatinkan dari halaman 3 Berdasarkan pantauan Radar di lapangan, tingkat pencemaran di tempat tersebut tergolong tinggi. Terutama dari limbah solar hasil pembuangan kapal-kapal ikan. Sedang jumlah kapal

yang berlabuh mencapai ratusan. Akibatnya keadaan air di kolam pelabuhan nampak hitam. Keadaan itu diperparah dengan menumpuknya limbah sampah. Baik hasil kiriman dari sungai yang berada tak jauh dari lokasi, atau buangan ABK.

Menanggapi permasalahan ini, Plh General Manager (GM) Pelindo Cabang Tegal, Dadang Surachman menjelaskan bahwa kewenangan pengolaaan TPI dulu memang ditangani Pemerintah Propinsi Jateng, dan sesuai aturan baru diserahkan ke

Pemerintah Kota Tegal. “Karena itu, kerusakan yang terjadi di TPI Pelabuhan Niaga maupun TPI Jongor Kelurahan Tegalsari, sepenuhnya tanggung jawab Pemkot. Perbaikan infrastruktur sekarang tanggung jawab pemerintah daerah.” (din)

Pemanfaatan Eks Terminal Langgar MoU dari halaman 3 “Kalau ada penambahan pemanfaatan, maka kami minta surat perubahannya harus dibuat. Paling penting, perubahan harus melalui persetujuan DPRD. Bukan hanya Pemkot dan PT Sri Tanaya Megatama.”

Di tempat terpisah, Ketua Pansus 1 DPRD, Drs HM Nursholeh MMPd mengungkapkan, sesuai hasil rapat internal Pansus, guna mengurai permasalahan lahan eks terminal bus, pihaknya akan memanggil mantan Wali Kota Tegal Adi Winarso SSos, Presiden Direktur PT

Sri Tanaya Megatama Resturiady Tresno Santoso, saksi-kasi dalam surat perjanjian, yakni Kabag Hukum dan Organisasi Setda Kota Tegal Suryaningsih Budiastuti SH, Manager Operasi PT Sri Tanaya Megatama Hendra Aribowo, serta Notaris Siti Sopiah SH. Pemanggilan

bakal dilaksanakan Selasa (29/ 3) mendatang. “Surat sudah kami siapkan, dan satu atau dua hari ke depan akan kami kirimkan pada yang bersangkutan. Kami berharap kehadiran mereka, dapat memperjelas kasus lahan eks terminal bus Kota Tegal.” (hun)

Tidak Lagi Jadi Primadona dari halaman 3 yang menunggu penumpang di sejumlah fasilitas umum, seperti pasar, pusat perbelanjaan, dan sekolahan. “Kondisi itu diperparah jumlah angkutan umum yang cukup banyak, baik dalam satu trayek dan lainnya. Bagi sopir angkutan umum seperti saya, untuk bisa membawa pulang uang Rp. 20 ribu dalam sehari saja rasanya cukup berat. Belum lagi setoran ke pemilik angkutan, bahan bakar, dan biaya lain yang harus dikeluarkan.” Untuk mendapatkan penghasilan, dia mengaku berangkat pagi hari di saat pedagang akan berangkat ke pasar. Setelah itu, Haryono membidik kalangan pelajar yang masih mengguna-

kan angkutan umum. Di jam lain, dia lebih banyak menunggu penumpang daripada harus berputar tanpa mendapatkan penumpang. “Di dalam terminal saja kami sekarang sulit mendapatkan penumpang,” jelasnya. Sementara pengemudi lain, Tohirin (38) mengaku keberadaan angkutan kota sekarang kurang diminati masyarakat. Kemudahan memiliki sepeda motor membuat masyarakat di daerah pedesaan mulai meninggalkan angkutan kota. Sehingga jumlah penumpang terus menurun. Untuk trayek TegalKemantran, misalnya, beberapa tahun silam selalu penuh sesak penumpang, terutama di daerah pedesaan. Namun sekarang tak sedikit angkutan kota yang hanya diisi beberapa penumpang

jarak dekat, sehingga pendapatan sopir anjlok. Beruntung masih ada pelajar yang memanfaatkan jasa angkutan kota. Sehingga bisa untuk tambahan membeli bahan bakar. Sisanya, dia harus pandai-pandai mencari pusat keramaian, terutama guna membayar sewa angkutan, selain dibawa pulang untuk menghidupi istri dan ketiga anaknya. Sekarang jamannya berubah, angkutan kota di Tegal tidak lagi jadi primadona.” Maria, salah seorang penumpang mengaku kerap memanfaatkan jasa angkutan kota setiap berangkat dan pulang sekolah. Karena membayar hanya setengah dari tarif umum, dia merasa terbantu dengan adanya angkutan kota. Tetapi,

saat ada temannya yang mengajak dia berangkat menggunakan sepeda motor, maka dia tidak lagi memanfaatkan jasa angkutan kota. Waktu tempuh yang relative lama karena harus berjalan sesuai trayek seringkali menjadi kendala, terutama di saat berangkat sekolah. Lain halnya jika menggunakan kendaraan sendiri, dia bisa mencari jalan altrenatif sehingga lebih cepat sampai di sekolah. Jika harus memilih antara menggunakan angkutan kota dan sepeda motor. Dia mengaku akan memilih menggunakan sepeda motor. “Inilah kenyataannya sehingga banyak pelajar yang berangkat ke sekolah dengan sepeda motor dan mulai meninggalkan angkutan kota,” tandasnya. (rochman gunawan)

Beras Paceklik Nelayan Kurang dari halaman 3 kecewa karena jumlah bantuannya tidak sebanding dengan total nelayan yang ada. Di Kota Tegal jumlah nelayannya 12.500 orang, namun bantuannya hanya 1.100 kantong atau 5,5 ton. “Padahal HNSI mengajukan permohonan bantuan melalui surat No. 05/DPC.HNSI/I/2011 tertanggal 10 Januari 2011 untuk 12.500 nelayan. Tapi ketika turun bantuannya hanya senilai Rp. 35 juta. Dengan dana sebesar itu cuma memperoleh beras 1.100 kantong. Adapun setiap kantong berisi 5 kg. Karena itu tak sedikit nelayan yang tidak mendapatkannya,

dan HNSI pusing untuk membaginya.” Dia tidak menampik apabila dibanding bantuan Pemkot tahun sebelumnya, jumlahnya sedikit lebih banyak. Tahun 2010 lalu jumlah bantuannya 1.050 kantong. Sekarang ditambah 50 kantong menjadi 1.100 kantong. Namun demikian tetap tidak mampu mengakomodir semua permintaan. “Untuk menyiasatinya, beras diberikan pada nelayan yang benar-benar membutuhkan. Sedang untuk menentukan siapa yang berhak, HNSI menyerahkannya pada 10 kelompok nelayan yang ada. Masing-masing kelompok diberi jatah 100 kantong beras,” tu-

bertajuk ‘Love Evolution’. Saat itu, Glenn membuat album bertepatan dengan comebacknya sebagai penyanyi paska memutuskan pensiun dari dunia musik. Kini, penyanyi berdarah Ambon tersebut mulai menapaki karier bermusiknya tanpa bantuan record label. “Rencana tahun ini albumnya keluar, sekalian mau bikin konser juga,” cetusnya. Dalam album terbarunya tersebut, Glenn akan melakukan sesuatu yang sedikit di luar kebiasaannya, selain lagu ciptaannya sendiri, dalam album barunya nanti Glenn juga akan menyuguhkan karya musisi lain yang didaur ulang. Kali ini Glenn menjatuhkan pilihan pada Iwan Fals. “Saya besar dengan karya beliau. Mendengar karyanya membuat saya menginjak bumi dan sadar dari mana saya berasal,” tuturnya. Nama Glenn Fredly besar dengan karya yang kental unsur cinta. Dia yakin penggemarnya tidak akan mempermasalahkan jika nanti juga mengusung lagu-lagu yang mengandung bahasa kritik sosial seperti yang sering dilantunkan Iwan. (ina/wmc)

kas Mahmud lagi. Dengan begitu, ucapnya, ada sisa 100 katong beras, dan itu untuk cadangan. Maksudnya, barangkali ada nelayan yang membutuhkan tapi tidak kebagian jatah. “Bantuan diberikan karena beberapa bulan terakhir gelombang tinggi dan angin kencang. Sehingga banyak nelayan tidak melaut. Ini hanya sekadar untuk sedikit meringankan kebutuhan. Untuk mengambil beras paceklik, nelayan harus menunjukkan kupon yang sebelumnya telah dibagikan,” urai Mahmud. Dia berharap, ke depan Pemkot bisa memberi bantuan lebih. Sehingga semuanya dapat ter-

akomodir. Sebab nelayan memberikan kontribusi besar terhadap Pemkot, untuk itu perlu diperhatikan kesejahteraannya. Sementara saat mengambil jatahnya, seorang nelayan yang tidak mau namanya dikorankan menuturkan, bantuan ini sangat berarti bagi keluarganya. Sebab, ketika masa paceklik seperti sekarang, untuk memenuhi kebutuhan hidup sangat sulit. “Jika tidak berangkat melaut, otomatis tidak ada penghasilan. Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari hanya mengandalkan hasil melaut. Dengan adanya bantuan ini sedikit mengurangi beban saat paceklik,” tukasnya. (adi)

berproduksi sekitar 30 - 40 kilogram seminggu akibat pasokan bahan baku serta faktor cuaca. Jika pesanan meningkat dan bahan baku terbatas, terpaksa dia mengambil bahan baku dari

luar kota atau membeli dari pedagang lain sehingga biaya produksi juga meningkat. “Untuk sementara kami masih tetap menunggu hingga cuaca kembali membaik,” tukasnya. (*)

DPRD Dukung Sikap Tegas Walkot dari halaman 3 Sehingga kalau ada siswa yang ternyata tak ikut ujian, karena tak mendapat kartu ujian. Baik belum menyelesaikan administrasi, seperti iuran komite dan lainnya, dewan minta Dinas Pendidikan (Disdik) langsung melakukan tindakan tegas. Bukan hanya peringatan, apalagi lisan. “Melalui APBD kami menyetujui anggaran pendidikan,

dengan prosentase cukup besar. Sehingga kami minta jangan ada lagi warga miskin yang tak bisa sekolah, minimal harus mengenyam pendidikan SMP atau sederajat,” tegasnya. Sebelumnya, menyikapi isu tentang adanya beberapa siswa SMA dan SMK yang tidak dapat mengikuti ujian sekolah, lantaran tidak memiliki kartu ujian, Wali Kota Tegal H Ikmal Jaya SE Ak mengungkapkan, pi-

haknya bakal menindak tegas kasek yang kedapatan mempersulit siswa memperoleh kartu ujian. “Pemkot sangat peduli dengan pendidikan. Bahkan bagi warga yang tidak mampu, melalui APBD diberi subsidi. Jadi tidak ada alasan kasek tak memberikan kartu ujian, apabila siswa belum melunasi pembayaran sekolah, khususnya siswa asal Kota Tegal. Karena ada subsidi dari Pemkot,” tandasnya. (hun)

Pasar Kimpling Makin Semrawut dari halaman 3 menyeberangkan siswa, tapi hingga kini juga belum ada. Sehingga sudah berulang kali terjadi kecelakaan lalu lintas, akibat kesemrawutan pasar.” Menurut Edi, Jalan Cik Ditiro merupakan akses jalan utama yang sering dilewati masyarakat Kecamatan Tegal Selatan untuk ke Kota Tegal. Karena itu harus

diambil langkah serius supaya tidak menimbulkan masalah baru. “Kami berulang kali menyampaikan masalah ini, namun sampai sekarang belum ada penanganannya. Bahkan waktu kami ada pembangunan trotoar, itu juga belum ditindaklanjuti,” tuturnya. Secara terpisah Kepala Satpol PP, Pratomo SH, beberapa waktu lalu mengungkapkan,

guna penertiban PKL dan parkir liar pihaknya terlebih dulu akan berkoordinasi dengan instansi terkait. Sebab, Satpol PP hanya bersifat sebagai petugas di lapangan, sedangkan keputusan pengambilan kebijakan ditangani Disperindag dan Dinas Perhubungan. “Pada intinya kami siap melakukan penertiban selama keberadaan PKL mengganggu kepentingan umum.” (hun)

BERTAHUN-TAHUN BAMBANG SUTOMO MENDERITA MIGRAIN DAN BATUK Kesehatan adalah modal berharga, demikian pepatah orang tua yang makin relevan kebenarannya. Apalagi di zaman sekarang ini, kita menyadari makin mahalnya biaya berobat. Menyadari hal tersebut, Bambang Sutomo, yang berdomisili di Jln. Jati Selatan Dalam, Semarang ini bersungguh-sungguh dalam menjaga kesehatannya. Berolah raga teratur merupakan salah satu cara yang dilakukan oleh pria berusia 47 tahun tersebut dalam menjaga kebugaran tubuhnya. “Selain keseharian saya disibukan dengan bekerja di sebuah perusahaan pemerintah, saya pun memiliki aktifitas lain, yakni aktif di sebuah klub sepakbola,” tutur Bambang membuka perbincangan. Namun, karena sering menjalani tugas malam dan setiap harinya selalu berkendara dengan sepeda motor, ayah dua anak ini menyadari bahwa berolahraga saja tidak cukup untuk menjaga kesehatannya. Apalagi, telah beberapa tahun lamanya, Bambang sering merasakan sakit kepala sebelah atau yang biasa kita sebut dengan migrain. Batuk-batuk pun sering menyerangnya, terutama saat kondisinya sudah menurun. “Saya tidak ingat sudah berapa lama, yang pasti sudah bertahun-tahun lamanya saya menderita migrain dan batukbatuk,” jelas Bambang. Meski sudah berusaha mengatasi kendala kesehatannya, namun Bambang belum menemukan solusi

yang memuaskan. Hingga suatu hari, dirinya membaca informasi mengenai Gentong Mas di sebuah harian lokal. Ia yang mengetahui bahwa ramuan herbal ini aman untuk dikonsumsi, akhirnya membeli ramuan herbal tersebut. Setelah empat bulan minum Gen-

tong Mas secara rutin, Bambang pun merasakan perubahan yang positif pada kesehatannya. “Alhamdullillah….saya merasa kesehatan saya mulai membaik setelah minum Gentong Mas. Batuk-batuk yang menggangu sekarang sudah hilang dan sakit kepala sebelah yang selalu saya rasakan sekarang tidak pernah kambuh lagi,” terang Bambang menutup perbincangan.Kesehatan memang merupakan harta yang

berharga. Setelah minum Gentong Mas kini ia tidak khawatir gejala migrain dan batuk-batuknya kambuh meskipun memiliki aktifitas yang padat. Gentong Mas dengan bahan utama Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) terbukti sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan maupun bagi pemilik gangguan kesehatan. Gentong Mas juga mengandung Nigellone yang efektif mengatasi batuk dan mengandung Fiber dan Chromium yang berguna untuk menghancurkan lemak dan memperlancar buang air besar, sehingga efektif untuk menjaga berat badan yang ideal. Untuk hasil maksimal, pola hidup sehat seperti olah-raga teratur, istirahat cukup dan banyak minum air putih juga perlu dilakukan. Gentong Mas dibuat dari Gula Aren dan Nigela Sativa pilihan yang diproses tanpa menggunakan bahan kimia dan pengawet, sehingga aman dikonsumsi. Manfaat bagi kesehatan dan kelezatan rasanya membuat permintaan masyarakat akan Gentong Mas terus meningkat. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentong mas.com. Bagi anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek / toko obat terdekat atau hubungi : Tegal:081990879809, Brebes: 081225099282, Pekalongan: 028 58175543


CMYK

RADAR BREBES

RABU, 16 MARET 2011

10

Dua ABK Asal Brebes Hilang di Jepang Keluarga Belum Yakin

KEPEGAWAIAN Sosialisasi Dispilin PNS Terus Dilakukan BREBES - Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) saat ini terus melakukan sosialisasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang dispilin PNS. Saat ini, sosialisasi baru dilaksanakan di dua kecamatan, yakni Kecamatan Jatibarang dan Tanjung. Padahal sesuai target, sosialisasi itu harus dilaksanakan di 17 kecaDOK.RATEG matan. H Wisnu Broto SH MH Kepala BKD Kabupaten Brebes H Wisnu Broto SH MH saat ditemui Selasa (15/3) kemarin mengatakan, keberadaan PP Nomor 53 Tahun 2010 merupakan peraturan baru yang harus dilakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada semua PNS di lingkungan pemerintah Kabupaten Brebes. Pasalnya peraturan tentang kepegawaian tersebut merupakan aturan baru yang di dalamnya mengatur tentang kedisiplinan pegawai, termasuk juga mengatur masalah sangsi terhadap PNS yang melanggar aturan tersebut. “Kami baru melakukan sosialisasi di dua kecamatan, yaitu kecamatan Jatibarang dan Tanjung. Sementara untuk yang lainnya akan dilaksankan secara bertahap,” terangnya. Dikatakan, sesuai jadwal, berikutnya akan dilaksanakan di Kecamatan Bumiayu dan kemudia akan disusul kecamatan lainnya. Ia menambahkan, meski merupakan produk aturan yang baru, namun sosialisasi perlu dilakukan. Hal ini agar para PNS yang ada bisa mengetahui tentang isi kandungan aturan tersebut. “Ini mengingat antara aturan yang lama dengan aturan yang baru ini ada perbedaan yang sangat signifikan, terutama mengenai sangsi bagi meraka yang melanggar disiplin pegawai,” jelasnya. (har)

FENOMENA

HARVIYANTO/RADAR BREBES

LAFAZ ALLAH - Ikan oskar dengan corak lafaz Allah milik Sukra (35) sempat menggegerkan warga Desa Pamulihan.

Ikan Oskar Berlafaz Allah LARANGAN - Ikan jenis Oskar milik Sukra (35), warga Dukuh Sembung, Desa Pamulihan, Kecamatan Larangan sisiknya bertuliskan lafaz Allah. Lafaz Allah berwarna merah menyala itu membuat geger warga setempat dan berbondong-bondong ingin menyaksikan ikan aneh tersebut. Ikan sepanjang 25 centimeter dengan lebar sekira 15 cm itu kali pertama diketahui seorang anak kecil Risqi (10) Ahad (13/3). Awalnya, Risqi hendak membeli jajan di warung milik Sukra. Sambil menunggu dilayani, Risqi melihat-lihat aquarium milik Sukra. Sukra pun kemudian bergegas melihatnya. Sekilas, jika ikan oskar itu berenang di akuarium, tulisan Allah tidak terlihat. Yang terlihat hanya corak-corak pada tubuh ikan. Namun, setelah difoto, tulisan Allah itu terlihat dengan jelas. Menurut Sukra, ikan itu dibelinya satu tahun yang lalu dari adiknya. Dia hampir putus asa karena sudah setengah tahun ikan oscar ini tidak mau makan. “Saya kaget, ko tahu-tahu muncul lafaz Allah,” tutur Sukra Selasa (14/3) kemarin. Pria yang keseharian berjualan siomai keliling ini mengaku tidak memiliki firasat apapun kalau ikan peliharaannya ternya bertuliskan lafaz Allah. “Lafaz Allah itu terlihat jelas jika ikan dalam kondisi terbalik,” terangnya. Penampakan tulisan Allah di tubuh ikan itu tidak hanya pada satu sisi saja melainkan di dua sisinya. Sukra pun mengaku sempat takjub dengan keanehan-keanehan yang terlihat pada ikan itu. “Ikan ini akan saya pelihara terus, tidak akan saya jual,” pungkasnya. (har)

CMYK

TANJUNG - Dua orang warga asal Kabupaten Brebes yakni Tony Setiawan (30), warga Jalan Cemara No 362 Kecamatan Tanjung dan Arifin Siregar (29) warga Desa Karangsembung, Kecamatan Losari dikabarkan hilang di perairan Jepang. Keduanya merupakan Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Kunimari 3 yang dihempas tsunami di Jepang. Selain kedua warga Brebes itu, BNP2TKI juga mengabarkan ABK Kunimari 3 WNI yang juga dinyatakan hilang, antara lain Sunardi (27) asal Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Rudi Hartono (30) warga Kabupaten Pati. Keluarga Tony Setiawan hingga saat ini masih menunggu kepastian nasib Toni. Meski diselimuti rasa cemas dan galau, namun keluarga Tony masih melakukan aktivitas seperti biasa, Selasa (15/3) kemarin. “Kabar terakhir dari salah satu teman Tony, kapalnya pecah diterjang gelombang. Saat itu, Tony dan temantemannya yang sedang berada di anjungan kapal. Namun saat kapal pecah Tony terhempas dan hilang,” tutur ibu korban, Nurhidayati. Nurhidayati mengungkapkan infor-

masi dari teman Tony, sesaat sebelum dihantam gelombang. Sejumlah ABK yang berada di atas sudah memberitahu ada gelombang besar kepada ABK lain. Merasa sudah terbiasa dengan gelombang besar, sejumlah ABK (termasuk Tony) tidak menghiraukan. Mereka tidak menyangka ombak yang datang tersebut adalah tsunami. “Saat dihantam itu, katanya kapal pecah dan ABK berhamburan jatuh, ada yang jatuh ke dapur dan ada yang jatuh kamar mandi,” jelas Keluarga Tony belum sepenuhnya yakin jika anaknya menjadi korban keganasan tsunami di negeri sakura tersebut. “Kami harap pemerintah bisa membantu kami untuk bisa secepatnya menemukan kebaradaan Toni, sehingga kami sekeluarga bisa tenang,” pintanya. Sedianya Toni akan pulang ke Indonesia pada Jumat, 11 Maret lalu, bahkan anggota keluarga sudah menjemputnya ke bandara Sukarno Hatta, Jakarta. Tony Setiawan merupakan alumni SUPM Mundu Cirebon, anak kedua dari enam bersaudara pasangan Anton Setiawan dan Nurhidayati. Dia bekerja sudah sekitar satu setengah tahun silam, keberangkatan Toni ke Jepang kali merupakan kali ketiga. (ism)

ISMAIL/RADAR BREBES

TUNGGU KABAR - Orang tua Tony Setiawan menunggu kabar anaknya yang dihempas gelombang tsunami di Jepang.

Dinas akan Terbitkan Kartu Nelayan TANJUNG - Sebagai langkah untuk mengetahui jumlah nelayan yang ada di Kabupaten Brebes, Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Brebes akan mengeluarkan program pembuatan kartu nelayan bagi para nelayan di wilayah Kabupaten Brebes. Kartu tersebut dimaksudkan untuk mengetahui jumlah nelayan yang ada serta akan mempermudah pemerintah dalam melakukan pendataan. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Brebes Ir Slamet Riyadi melalui Kepala Bidang Perikanan Tangkap Eddy Sarwoto SH mengatakan, dalam waktu dekat Pemkab melalui dinasnya akan mengeluarkan proghram pembuatan kartu nelayan. Dikatakan, saat ini Dinas Kelautan dan Perikanan telah memberikan beberapa bantuan bagi para nelayan.

Salah satunya program pengembangan usaha perdesaan khusus untuk perikanan tangkap. Dengan adanya kartu tersebut, maka program-program yang selama ini dikeluarkan pemerintah bisa tepat sasaran. Eddy mengaku, terkait dengan program pemberian jaminan keselamatan kerja bagi nelayan di wilayah Kabupaten Brebes, saat ini Dinas belum bisa melaksanakan program tersebut. Namun demikian, guna memberikan kesejahteraan bagi nelayan, saat ini dinas sudah memberikan beberapa sarana dan prasarana perikanan bagi para nelayan. “Diharapkan dengan bantuan sarana tersebut, tingkat kesejahteraan nelayan akan semakin meningkat, sehingga mereka akan bisa mengikuti program jaminan sosial kerja,” terangnya. (har)

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

SERAHKAN BANTUAN - Wakil Bupati Brebes H Agung Widyantoro SH MSi menyerahkan bantuan kepada guru ngaji dan peserta pelatihan kerja dari kalangan tidak mampu.

Wakil Bupati Serahkan Bantuan Sosial UPK PNPM BANTARKAWUNG - Unit Pengelola Kegiatan (UPK) sebagai salah satu lembaga dari program penanggulangan kemiskinan (PNPM) Mandiri Perdesaan memiliki peran yang strategis dalam peningkatan pendapatan ekonomi rakyat miskin. Upaya tersebut salah satunya dilaksanakan melalui penyaluran bantuan dana sosial yang dilaksanakan UPK PNPM Kecamatan Bantarkawung, Selasa (15/3) kemarin. Bantuan diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Brebes H Agung Widyantoro SH MSi. Kegiatan yang berlangsung di halaman Masjid Al Manshur Dukuh Bangbayang Hilir, Desa Bangbayang, Kecamatan Bantarkawung tersebut sebanyak 148 guru ngaji menerima dana sosial masing-masing RP 250 ribu, dengan total anggaran senilai Rp 37 juta. Selain para guru ngaji, dalam kegiatan itu juga dilakukan penyerahan sertifikat dan peralatan cukur bagi 18 warga dari masin-masing desa sebagai peserta kegiatan pelatihan keterampilan yang dilaksanakan UPK PNPM Kecamatan Bantarkawung.

Besus Budiman, Ketua Badan Koordinasi Antar Desa (BKD) UPK PNPM Kecamatan Bantarkawung dalam laporannya menyebutkan, dana yang dialokasikan untuk bantuan sosial ini berasal dari surplus anggaran tahun 2010. “Anggarannya sendiri berasal dari Surplus UPK sebesar Rp 48 juta serta surplus dari usaha tahun 2010 sebesar Rp 320. 528.384. Selanjutnya dana tersebut kami alokasikan sebagai dana sosial bagi para guru ngaji serta kegiatan bantuan alat cukur bagi peserta pelatihan pada 7 hingga 9 Maret lalu,” jelasnya. Wakil Bupati dalam kesempatan tersebut menuturkan, dalam upaya pembelajaran agama Islam kepada masyarakat di luar jalur formal, maka peran guru ngaji tradisional sangatlah diperlukan serta mempunyai peran yang sangat strategis. “Keberadaan guru ngaji diharapkan dapat memberikan fungsi kepada masyarakat antara lain menjalankan fungsi keagamaan, yakni dapat mengembangkan ajaran Islam dalam rangka membentuk masyarakat yang beriman

dan bertakwa kepada Allah,” ujar Agung. Selain itu menurut Agung, para guru ngaji juga memiliki andil besar kepada pemerintah dalam membentuk moral generasi muda. Terlebih dengan adanya kemajuan teknologi yang sangat pesat dengan dampak negatif yang ditimbulkan, salah satunya adalah pergaulan bebas. Makanya peran guru ngaji sangat diperlukan untuk menyelamatkan masa depan generasi muda. “Sekeras apa pun upaya yang dilakukan pemerintah dalam pembangunan, namun jika tanpa adanya eran serta guru ngaji jelas akan sulit terwujud. Sebab guru ngaji secara tidak langsung menciptakan kondisi yang kondusif yang berdampak positif bagi jalannya roda pembangunan,” jelasnya. Hadir dalam kegiatan penyerahan bantuan diantaranya kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan (PMDK) Kabupaten Brebes Drs Khambali, anggota DPRD Kabupaten Brebes Sudono serta jajaran Muspika Kecamatan Bantarkawung. (pri)


CMYK

RABU, 16 MARET 2011

OLAHRAGA

11

RADAR TEGAL

BUAT BEDA

MADRID - Real Madrid memiliki sejarah buruk di babak 16 besar di Liga Champions. Sejak 2004, Real selalu gagal melewati fase pertama knockout itu. Di musim lalu misalnya. Los Merengues -sebutan Real- menyerah dari Olympique Lyon. Ketika Lyon kembali menjadi lawan di babak yang sama musim ini, apakah kondisinya juga bakal sama ? Jawabannya bakal ditentukan dalam bentrok di Santiago Bernabeu dini hari nanti (siaran langsung RCTI, kickoff 02.45 WIB). Posisi Real masih belum aman meskipun dalam pertemuan pertama di kandang Lyon (22/2) mampu mencatat skor 1-1. “Lyon adalah tim bagus dan sangat berpengalaman di Liga Champions. Pertemuan di Prancis membuktikannya ketika mereka mampu membalas gol kami di tujuh menit terakhir,” ungkap Jose Mourinho, pelatih Real, kepada AFP. Meski begitu, Mourinho tetap optimistis Real bakal keluar sebagai pemenang di Bernabeu. Pelatih berjuluk The Special One itu meyakini kutukan Real sejak 2004 bakal berakhir mengingat rekor bagus timnya di Bernabue sepanjang musim ini. Yakni menyapu bersih semua laga (21 laga). Korban terakhir Los Merengues adalah Hercules yang dilibas 2-0 di Liga Primera (12/3). “Kunci bagi kami adalah pemain ke12 (fans, Red). Segalanya akan lebih mudah apabila publik Bernabeu meres-

pons, maka kami akan semakin tangguh,” jelas pelatih yang memburu trofi ketiga Liga Champions setelah di FC Porto (2004) dan Inter Milan musim lalu. Hal senada diungkapkan Karim Benzema. Striker Real yang eks Lyon itu tengah menunjukkan penampilan terbaiknya setelah mengemas delapan gol dalam enam laga terakhirnya bersama Real. Itu termasuk golnya ke gawang Lyon di pertemuan pertama. “Saya ingin mencetak gol lagi ke gawang Lyon. Saya merasa berada di momen terbaik dalam karir saya karena setiap kali saya meyentuh bola, saya mampu mengkonversikannya menjadi gol,” ungkap Benzema di Sport. “Saya yakin bisa membawa Real meraih kemenangan atas Lyon dan lolos ke babak berikutnya,” imbuhnya. Trengginasnya penampilan Benzema pun menjadi kewaspadaan Lyon. Hal itu diungkapkan Presiden Lyon Jean Michael Aulas. Menurut Aulas, timnya terlalu menyepelekan Benzema dalam pertemuan pertama. “Sudah pasti Karim memiliki motivasi berlipat menghadapi kami dan kami lengah mengantisipasinya,” jelasnya kepada Canal Plus. Dalam bentrok dini hari nanti, Real bisa menurunkan kekuatan terbaiknya setelah Cristiano Ronaldo mulai pulih dari cedera hamstring. Top scorer Real dengan 37 gol itu memang dilaporkan belum seratus persen fit, tapi Ronaldo tentu akan dipaksakan main. Sedangkan Lyon juga memiliki striker Argentina Lisandro Lopez yang absen di pertemuan pertama. Tapi, sektor kiri Les Gones -sebutan Lyon- bermasalah dengan absennya winger Brazil Michael Bastos karena skors. Les Gones juga harus menunggu kondisi terakhir bek kiri Aly Cissokho yang bermasalah dengan otot paha seusai laga melawan Sochaux di Ligue 1 (12/3). “Cissokho tetap kami bawa ke Spanyol dan semoga dia bisa pulih sebelum pertandingan,” kata Claude Puel, pelatih Lyon, di situs resmi klub. (dns)

Adebayor

Karim Benzema

Kontrak Baru Sampai 2014 MUNCHEN - Kebersamaan Joachim Loew dengan timnas Jerman berlanjut. Pelatih 51 tahun itu sepakat untuk mengikat kontrak menangani Jerman sampai 2014. Berarti, Loew akan memimpin Jerman menuju Piala Dunia 2014 yang dihelat di Brazil. “Saya sangat senang karena kami berhasil mencapai kesepakatan untuk melanjutkan kerjasama sampai Piala Dunia 2014,” tutur Loew seperti dilansir Reuters. “Kami percaya bahwa dengan kerjasama ini kami akan melanjutkan sukses,” tambahnya. Selain Loew, Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) juga memperpanjang kontrak asisten pelatih Hansi Flick, manajer timnas Oliver Bierhoff, dan pelatih kiper Andreas Koepke. Tim ini sudah bekerja bareng sejak Piala Eropa 2008 dimana

CMYK

Jerman menjadi finalis. Kinerja Loew selama menangani Panser -julukan Jermanterbilang bagus. Dia meraih 43 kemenangan dalam 63 laga. Jerman hanya kalah sembilan kali dalam empat setengah tahun kepemimpinan Loew. Selain menembus final Piala Eropa 2008, Loew berhasil membawa Jerman menjadi peringkat ketiga Piala Dunia 2010. “Saya percaya dengan kualitas pemain yang kami miliki. Saya melihat prospek yang bagus dari tim ini”. Kehadiran Loew membawa perubahan pada skuad Jerman. Dia memasukkan banyak pemain muda. Hasilnya, timnas Jerman yang berlaga di Piala Dunia 2010 adalah tim paling muda dalam 76 tahun terakhir. Kiprah Jerman pun menjanjikan. Mereka mengalahkan dua rival beratnya, yakni Inggris dan Argentina. (ca)

Real Madrid

Lyon

PERKIRAAN PEMAIN Real Madrid (4-2-3-1): 1-Casillas (g/c); 4Ramos, 2-Carvalho, 3-Pepe, 12-Marcelo; 14Alonso, 24-Khedira; 22-Di Maria, 23-Oezil, 7Ronaldo; 9-Benzema Pelatih : Jose Mourinho Kostum Tim : Putih-Putih Kostum Kiper : Hijau-Hijau Olympique Lyon (4-2-3-1): 1-Lloris (g); 13Reveillere, 3-Cris, 5-Lovren, 20-Cissokho; 6Kallstrom, 28-Toulalan; 7-Briand, 29-Gourcuff, 8-Pjanic; 9-Lisandro Pelatih : Claude Puel Kostum Tim : Biru gelap bagian dada kombinasi biru muda dan merah-Biru gelap Kostum Kiper : Merah-Hitam Stadion : Santiago Bernabeu, Madrid Wasit : Damir Skomina (Slovenia) DI ATAS KERTAS REAL Madrid belum pernah dari klub Prancis di Santiago Bernabeu. Di Liga Champions musim ini, Real juga baru kebobolan satu gol di kandangnya, sedangkan Lyon gagal meraih kemenangan dalam empat laga terakhirnya. Bursa Asian Handicap Real Madrid v Lyon 0 : 1 HEAD TO HEAD (LIGA CHAMPIONS) 22-2-2010 10-3-2010 16-2-2010 21-11-2006 13-9-2006 23-11-2005 13-9-2005

Lyon v Real Real v Lyon Lyon v Real Real v Lyon Lyon v Real Real v Lyon Lyon v Real

1-1 1-1 1-0 2-2 2-0 1-1 3-0

(16 besar) (16 besar) (16 besar) (fase grup) (fase grup) (fase grup) (fase grup)

Hormati Real, Tanggalkan Dreadlock DUA bulan sudah cukup bagi Emmanuel Adebayor mencintai Real Madrid. Kendati berstatus pinjaman dari Manchester City, Adebayor sangat menikmati atmosfer di klub ibu kota Spanyol itu. Salah satu kecintaan Adebayor direfleksikannya dengan mencukur rambut gimbalnya (dreadlock) dengan tatanan lebih rapi. Tidak mudah bagi Adebayor menanggalkan “mahkota” lamanya. Sebab, dreadlock sudah menjadi ciri khas striker 27 tahun itu sejak 2008. “Saya mengganti model rambut dengan yang lebih rapi memang semata karena menghormati Real,” ungkap Adebayor kepada Tribalfootball. “Anda tidak bisa memiliki dreadlock di klub besar seperti Real. Dandanan sangat penting di sini,” tambahnya. Adebayor mengatakan apabila ide menanggalkan dreadlock sudah muncul sejak pertama datang ke Santiago Bernabeu. “Potongan rambut rapi lebih cocok ketika Anda menjadi bagian dari Real. Saya hanya berusaha berintegrasi dengan baik terhadap lingkungan di sini,” jelas pemilik nomor 6 di skuad Real

tersebut. Adebayor menepis anggapan apabila keputusannya mengubah model rambut karena alasan klenik atau ritual tertentu. “Saya merasa nyaman dengan model sekarang. Lagipula, cuaca di Spanyol lebih panas dibandingkan Inggris,” tutur mantan pemain Arsenal itu. Sebelum menanggalkan dreadlock, Adebayor telah menyumbang tiga gol dari sepuluh kali turun membela Real. Gol pertamanya dihasilkan ke gawang Sevilla di leg kedua semifinal Copa del Rey (25/1), sedangkan sisanya di Liga Primera. Masing-masing ke gawang Real Sociedad (6/2) dan Racing Santander (6/3). Kini, misi Adebayor adalah menyumbang gol bagi Real di Liga Champions. Hanya, menilik tengah on firenya Karim Benzema, Adebayor sepertinya harus rela menjadi cadangan. Kondisi itu pula yang terjadi ketika Real menahan 1-1 Olympique Lyon di Prancis (22/2). “Bagi saya, yang terpenting adalah bagaimana saya bisa mendapat kesempatan bermain lebih sering karena dalam sepak bola,” jelasnya. (dns)


ALL SPORTS

12

RABU 16 MARET 2011

RADAR TEGAL

SEPAK POJOK

Chelsea v Copenhagen Filippo Inzaghi

Masih Belum Berpikir Pensiun FILIPPO Inzaghi masih belum berpikir pensiun. Inzaghi bertekad akan tetap bermain musim depan kendati berhadapan dengan dua faktor yang bisa mengganjal eksistensinya di lapangan hijau. Kedua faktor itu adalah cedera dan kontraknya di AC Milan. Inzaghi, 37, kini bergelut dengan cedera ligamen anterior dan lesi meniskus internal di lutut kirinya. Cedera yang dialaminya saat menghadapi Palermo pada 10 November 2010 itu memaksa Inzaghi divonis absen sampai akhir musim. Di sisi lain, kontrak Inzaghi di Milan akan habis 30 Juni nanti. Sampai sekarang, belum ada tanda-tanda Rossoneri sebutan Milan - memperpanjang kontraknya. Inzaghi sudah berkostum Rossoneri sejak 2001 atau genap satu dekade. “Saya berharap tetap membela Milan musim depan karena saya memiliki target pribadi,” ucap Inzaghi kepada Sky Italia. Target pribadi apa? “Saya menargetkan bisa meraih lagi rekor sebagai top scorer di Eropa,” tambah pemain berjuluk Super Pippo itu. Sebelum dibekap cedera, Inzaghi memang berstatus top scorer Eropa. Dua gol yang dicetaknya ke gawang Real Madrid di fase grup Liga Champions (3 November 2010) menjadikan koleksi golnya genap 70. Namun, setelah absen, statusnya digusur Raul Gonzalez yang kini mengoleksi 71 gol. Dengan hanya selisih satu gol dengan Raul, Inzaghi optimistis bisa memenuhi targetnya. “Saat ini, kondisi lutut saya semakin membaik dan saya menargetkan sudah kembali ke lapangan bulan depan (April, Red). Saya tidak akan kembali apabila tidak fit seratus persen,” jelas mantan striker Juventus dan Atalanta itu. Dalam kesempatan itu, Inzaghi ikut mengungkapkan kekecewaannya terkait skors tiga laga yang dijatuhkan kepada striker Milan Zlatan Ibrahimovic. Di mata Inzaghi, Ibrahimovic adalah sosok pemain yang sangat penting dalam perjalanan Milan musim ini. “Ibra menjalani musim hebat bersama kami dan saya kecewa tidak bisa bermain lebih banyak dengannya,” tuturnya. (dns)

TARGET CLEAN SHEET LONDON - Chelsea diatas angin untuk melenggang ke perempat final Liga Champions. Kemenangan 2-0 atas FC Copenhagen di Denmark (22/2) menjadi bekal positif Chelsea dalam bentrok kedua di Stamford Bridge (siaran langsung Vision 1, kickoff 02.45 WIB). “Gol away sangat penting, apalagi kami mampu mencetak dua kali. Kini, di kandang sendiri, kami yakin bakal meraih kemenangan lagi,” ungkap Salomon Kalou, striker Chelsea, sebagaimana dikutip Sky Sports. Senada dengan Kalou, kapten Chelsea John Terry menyebut tiket perempat final ada di depan mata. Sebagai defender, Terry berharap timnya lolos dengan catatan sempurna di sektor yang dihuninya. “Saya ingin hasil seperti pertemuan pertama. Kami menang dan clean sheet (tidak kebobolan),” ucapnya di Soccernet. Kendati tidak bisa berduet dengan defender baru David Luiz karena cup-tied (sudah membela Benfica di Liga Champions musim ini), Terry memiliki Branislav Ivanovic dengan kolaborasi yang sudah teruji sepanjang musim ini. “Kami ingin memberikan hasil semaksimal di Eropa ketika bermain di depan fans kami. Itu karena kami merasa berutang kepada mereka musim ini atas hasil buruk di ajang domestik,”

tutur pemain yang akrab disapa JT itu. Chelsea sudah gagal di Piala Carling dan Piala FA. Sedangkan di Premier League, kans The Blues -sebutan Chelseaterbilang berat karena masih tertahan di peringkat keempat. Sebagai perbandingan, di musim lalu, Chelsea sukses menyandingkan Premier League dan Piala FA. Karena itu, Liga Champions merupakan salah satu ajang yang masih memungkinkan memberi trofi bagi Chelsea. Tidak mudah memang karena selain belum pernah juara, The Blues masih dalam upaya lolos ke perempat final. “Kami punya tradisi bagus di Eropa dan dengan skuad yang kami miliki saat ini, kami yakin akan terus eksis,” koar Terry. Sementara dari kubu tamu, Copenhagen datang minus bek kanan Zdenek Pospech yang terkena akumulasi kartu. Jika defender internasional Swedia Mikael Antonsson tidak fit karena cedera otot paha, tim tamu terancam menjadi bulanbulanan di Stamford Bridge. “Kami masih menunggu perkembangan Mikael sampai hari H. Kami masih berharap dia bisa tampil karena Anda tidak bisa bermain di kandang Chelsea tanpa pertahanan yang solid,” ungkap Stale Solbakken, pelatih Copenhagen, di situs resmi UEFA. (dns) Zlatan Ibrahimovic

Lehmann Kembali Perkuat Arsenal LONDON - Jens Lehmann kembali ke Arsenal. Kemarin (15/3) kiper berusia 41 tahun itu menyatakan kesediannya untuk bergabung kembali dengan klub lamanya itu hingga akhir musim ini. Kehadiran kiper 41 tahun asal Jerman itu diharapkan menjadi solusi atas krisis penjaga gawang yang dialami Arsenal. The Gunners -julukan Arsenal- sebenarnya memiliki tiga kiper. Namun, kini hanya tinggal satu yang kondisinya fit. Yakni Manuel Almunia. Sedangkan dua lainnya terkapar cedera. Lukasz Fabianski menderita cedera bahu dan divonis absen hingga akhir musim. Sedanglan Wojciech Szczesny mengalami dislokasi jari tangan dan harus istirahat setidaknya sampai enam pekan ke depan.

Kenny Dalglish

Ibra Absen Lawan Inter

Dalglish Masih Mengambang LIVERPOOL - Kenny Dalglish harus bersabar mengenai kejelasan masa depannya di Liverpool. Hingga kemarin (15/3), pelatih yang dijuluki King Kenny tersebut belum juga mendapat sodoran kontrak dari pemilik klub untuk bertahan di The Reds sebagai pelatih permanen. Dalglish menjadi pelatih di mantan klubnya itu sejak Januari lalu. Pria berusia 60 tahun itu didapuk menjadi pengganti Roy Hodgon setelah Hodgson gagal mengantar Liverpool ke papan atas Premier League. Kini ditangan Dalglish, Liverpool mengalami grafik membaik. Nah, pemilik Liverpool John W Henry membenarkan jika pihaknya belumlah menawarkan status pelatih permanen kepada Dalglish. “Sejauh ini belum ada pembicaraan apapun dengan Kenny. Termasuk tentang kontrak,” kata Henry kepada daily telegraph. Ketegasan Henry tersebut sekaligus menepis kabar jika Dalglish telah dikontrak permanen selama dua tahun oleh pemilik klub. Sebelumnya, kabar itu santer berembus seiring moncernya permainan Steven Gerrard dkk pasca dipoles pelatih kelahiran Glasglow tersebut. “Satu-satunya diskusi yang kami lakukan yakni bagaimana menjaga kondusifitas tim ini hingga pekan depan,” ucap Henry. Maklum pada Jumat (18/3) mendatang, Liverpool bakal melakoni pertandingan pada leg kedua babak 16 besar Europa League di Anfield menghadapi Braga. Yang membuat laga itu terasa berat bagi juara 18 kali Liga Inggris tersebut karena dipertandingan sebelumnya Liverpool menelan kekalahan 0-1 di kandang Braga. Dan untuk lolos ke babak delapan besar, anak asuh Dalglish itu harus menang dengan selisih gol minimal dua buah. “Kami berharap semua pihak mengerti. Kami menginginkan mampu mengambil keputusan yang benar saat ini. Masalah pengangkatan Dalglish sebagai pelatih akan diumumkan segera,” ujar Henry. (dra)

Salomon Kalou

MILAN - AC Milan mendapat ganjalan dalam perburuan scudetto Serie A Italia musim ini. Ganjalan itu datang dari skors tiga laga yang diterima bomber Milan Zlatan Ibrahimovic kemarin. Skors itu dijatuhkan Komisi Disiplin Lega Calcio menyusul kartu merah yang diterimanya saat Milan ditahan Bari 1-1 di San Siro (13/3). Skors bagi penerima kartu merah adalah larangan tampil dalam satu laga. Namun, Lega Calcio memberi tambahan larangan dua laga karena Ibra sapaan akrab Ibrahimovicmelakukan tindakan penyerangan terhadap defender Bari Marco Rossi. Dalam insiden pada menit ke71 itu, Ibra dengan sengaja memukul perut Rossi sebagai reaksi kekesalan karena mendapat dorongan dari lawannya. Tanpa ragu, wasit Christian Brighi pun menjatuhkan kartu kuning kedua yang memaksa striker 29 tahun Swedia itu harus meninggalkan lapangan. Dengan skors tiga laga, berarti Ibra bakal absen dalam laga krusial menghadapi Inter Milan pada 3 April nanti. Laga kontra Inter bukan hanya sekadar rivalitas tim sekota alias derby della madoninna, melainkan melebar menjadi persaingan scudetto musim ini. Hingga giornata ke-29, Inter hanya lima angka (57-62) dibelakang Milan. Jika sampai Inter kalah, status capolista Milan memang terancam. Sebab, sebelum lawan Inter, Ibra sudah absen saat Rossoneri -sebutan Milanmenghadapi laga sulit lainnya di kandang Palermo pekan depan (19/3). Satu laga Milan lainnya tanpa Ibra adalah saat melawat ke Fiorentina (10/4). “Tiga laga ke depan adalah fase krusial dalam perjalanan

kami di liga. Tugas kami bertambah berat apabila kehilangan pemain seperti Zlatan,” kata Massimiliano Allegri, allenatore Milan, kepada Mediaset. Tidak diragukan lagi, Ibra adalah salah satu pemain penting Milan musim ini. Striker pinjaman dari Barcelona itu menjadi mesin gol Rossoneri dengan torehan 19 gol dari 33 laga. Kendati scoreless hampir sebulan terakhir, Ibra tetap memberi kontribusi signifikan lewat assist. “Zlatan selalu berusaha memberikan performa terbaiknya meski kondisinya tidak seratus persen. Dia adalah pemain yang selalu penting bagi tim yang dibelanya,” jelas Allegri. Terkait skors Ibra, Milan langsung mengajukan banding. Hanya, media Italia memprediksi apabila upaya Milan tidak akan seratus persen sukses. Dengan kata lain, kalaupun berhasil, skors Ibra hanya dikurangi satu laga sehingga tetap tidak akan bisa main menghadapi Inter. Di sisi lain, Ibra bukan satusatunya pemain yang menerima skors tiga laga dari Lega Calcio kemarin. Dua pemain lainnya ikut dihukum atas kartu merah di giornata ke-29, masingmasing defender Parma Daniele Galloppa saat menghadapi Napoli dan bek kiri Lazio Stefan Radu dalam laga kontra AS Roma (derby della capitale). Sedangkan gelandang Lazio Cristian Ledesma yang juga menerima kartu merah dalam derby della capitale, hanya diskors dua laga. “Cristian Ledesma diskors lebih ringan karena dia hanya memprotes keputusan wasit dan bukan melakukan tindakan fisik,” tulis La Gazzetta dello Sport. (dns)

Kondisi itu memaksa Arsenal mencari kiper baru. Pilihan pun jatuh kepada Lehmann. Dia akan menjadi pelapis bagi Almunia. Lehman sudah akan bergabung dengan Arsenal pada laga tandang melawan West Bromwich Albion dalam lanjutan Premier League Inggris akhir pekan nanti. “Saya datang untuk menjadi back up dan tampil sebagai pendorong Almunia kali ini. Kami yakin masih bisa memenangi gelar juara musim ini,” kata Lehmann kepada koran Jerman Bild kemarin. Asa Lehmann untuk memenangi gelar juara bersama Arsenal musim ini memang wajar. Pasalnya Cesc Fabregas dkk hanya berjarak tiga poin dari pemuncak klasemen sementara Manchester United. Dan juga

Arsenal memiliki keuntungan berupa satu pertandingan yang lebih sedikit dibanding kompetitornya itu. Di sisi lain, kehadiran Lehmann diharapkan menghapus mendung yang menyelimuti Arsenal selama tiga pekan belakangan. Mulai dari kegagalan meraih juara di ajang Piala Carling, tersisih dari Champions League, serta dipencudangi United di babak perempatfinal Piala FA.“Saya menjadi saksi saat Arsenal menelan kekalahan atas Barcelona di Nou Camp. Ketika tahu Arsenal mengalami krisis kiper, saya memang berniat membantu memecahkan masalah itu,” ucap Lehmann. Saat itu, mantan kiper utama timnas Jerman tersebut menjadi komentator untuk media Jerman. (dra)


ALL SPORTS

RABU 16 MARET 2011

13

RADAR TEGAL

PSSI CUEKI KPPN

CHARLIE.LOPULUA/INDOPOS

RILEX - Para pemain Persipura menghabiskan waktunya berenang di Hotel Sultan Jakarta. Jelang partai AFC Cup 2010 melawan wakil India East Bengal, pelatih Jakson Tiago memberikan latihan ringan kepada para pemainnya.

Persipura v East Bengal

Kumpulkan Data Lawan dari Kolega JAKARTA - Satu poin sudah diraih Persipura Jayapura di Piala AFC 2010. Boaz Solossa dkk sukses menahan South China dengan skor 1-1 dalam pertandingan grup H yang dilaksanakan di National Stadium, Hongkong, pada 2 Maret lalu. Satu poin itu pun jadi penambah semangat saat Mutiara Hitam, julukan Persipura, menjamu East Bengal dari India dalam pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, sore ini (siaran langsung Global tv pukul 15.30 WIB). “Kami ingin menang, target kami pada pertandingan ini adalah meraih poin penuh. Pemain harus berjuang keras untuk meraih kemenangan itu dan juga belajar dari kegagalan musim lalu,” kata Pelatih Persipura, Jacksen F. Tiago, dalam jumpa pers kemarin (15/3). Pelatih asal Brazil tersebut menegaskan, timnya tidak ingin membuang kesempatan dalam laga home pertama tersebut. Meskipun tidak

tampil di Stadion Mandala, Jayapura, kandang Persipura, dia optimistis kendali permainan tetap berada di tangan anak asuhnya karena telah mempersiapkan timnya secara matang. Untuk memenuhi target tersebut, Jacksen mengaku telah mengumpulkan banyak informasi dari berbagai pihak. Bahkan, dia telah menghubun g i k o l e g a - k o l e g a n y a yang melatih di India dan pemain Brazil yang bermain di negeri tersebut. “Kami harus mengumpulkan tiap data tentang strategi dan pemain kunci East Bengal. Informasi yang kami dapatkan sudah banyak karena itu kami sudah menyiapkan strategi tertentu,” ungkap Jacksen. Mantan pemain dan pelatih Persebaya Surabaya tersebut menganggap East Bengal bukanlahan lawan yang enteng. Menurutnya, ada lima pemain lawan yang patut diwaspadai karena menjadi roh tim berlambang obor tersebut.

“Kalau dari segi kekuatan, ada lima pemain yang harus kami waspadai di antaranya ada Uga Samuel, Mehtab (Hossain) dan Tolgay (Ozbey),” terangnya. Jacksen yakin, dengan stategi yang akan diterapkannya, dapat meredam permainan East Bengal yang agresif. Dia melihat hal itu saat East Bengal ditahan imbang tamunya 4-4 pada pertandingan sebelumnya, melawan klub asal Thailand Chonburi. “Kami harus waspada karena mereka pasti ingin mencuri poin. Yang penting, anakanak tidak lengah kami yakin bisa meraih hasil maksimal,” paparnya. Sementara itu, pelatih East Bengal Trevor Morgan memilih merendah dan memuji kualitas pemain Persipura. Menurut pelatih asal Inggris tersebut, para lawannya memiliki kualitas permainan yang bagus dan skill individu yang berbahaya setelah melihat pertandingan melawan South China yang berakhir imbang

1-1 pada 2 Maret lalu. “Pertandingan ini penting bagi kami setelah kehilangan poin penuh di kandang. Meskipun berstatus sebagai tamu, kami sangat percaya diri untuk bisa memenangkan laga,” terangnya Trevor. Untuk menunjukkan keyakinan tersebut, dia membawa pemain terbaiknya dan skuad yang berjumlah total 18 pemain. Menurut Trevor, cuaca di Indonesia juga tidak berbeda jauh dengan India. Karena itu, adaptasi timnya bisa dilakukan dengan mudah. “Mungkin mereka lebih paham dengan kondisi tanah dan lapangan. Cuma, dengan cuaca seperti ini,pemain kami juga tidak akan kesulitan untuk scepatnya menyesuaikan diri. Kami akan turun full team,” tambahnya. Di Grup H, Persipura duduk di peringkat ketiga klasemen dengan koleksi satu poin. Posisi East Bengal lebih baik karena menjadi runner up kendati mengumpulkan poin yang sama. (aam)

Dana Rp 300 Miliar Belum Turun Red Plan Tak Akan Pindah Kota JAKARTA - Masalah financial benar-benar menjadi batu sandungan bagi Indonesia menyambut SEA Games 2011. Selain menghalangi persiapan cabor-cabor yang akan dipertandingkan di SEA Games, dana juga menjadi penghalang bagi Palembang yang didaulat menjadi tuan rumah bersama DKI Jakarta. Hingga kini, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) belum menerima dana kepanitiaan dari pemarintah pusat. Akibatnya, KONI Sumsel selaku panitia local (Panlok) tak bisa berbuat apa-apa untuk mempersiapkan diri. “Dana itu memang untuk semua acara selama SEA Games. Tapi sebelum SEA Games, kami tentu harus mencari pihak-

CMYK

pihak yang bisa mensukseskan acara tersebut. Misalnya penari,” terang Muddai Madang, ketum KONI Sumsel kemarin (15/3). Bahkan, KONI Sumsel juga belum mendapat kepastian berapa dana yang akan turun tersebut. Namun, mereka sudah memiliki estimasi tersendiri. Yakni berada di kisaran Rp 300400 miliar. Dana tersebut nantinya akan digunakan untuk semua acara selama berlangsungnya multieven dua tahunan itu. Termasuk di dalamnya ialah untuk UPP (Upacara Pembukaan dan Penutupan). UPP sendiri akhirnya bakal dilangsungkan di Stadion, bukan di pinggir sungai Musi seperti yang sebelumnya sudah dijanjikan. “Mungkin dalam waktu dekat akan turun. Tapi kami memang tak tahu berapa jumlahnya,” tambah Muddai.

Di sisi lain, KONI Sumsel tak mau berpolemik mengenai ancaman INASOC (Indonesia SEA Games Organizing Committee) yang bakal memindahkan venue ke Jakarta. Ancaman itu dilontarkan setelah venue-venue yang dibangun di Palembang belum juga selesai. “Kami sudah meyakinkan bahwa venue itu akan selesai tepat waktu, yaitu Juli nanti,” tambah lelaki berkaca mata tersebut. Bahkan, mereka juga sudah menyiapkan red plan jika “mimpi buruk” benar-benar terjadi. Yakni jika penyelesaian pembangunan venue-venue tersebut benar-benar tak selesai tepat waktu. “Kami memiliki banyak venue yang sudah ada sebelumnya. Venue-venue itu peninggalan PON Palembang 2004 lalu. Tapi kondisinya

masih bagus. Jadi red plan-nya bukan pindah kota ke Jakarta, tapi geser letaknya saja. Pokoknya masih di Palembang,” tandas Muddai. Sementara itu, dukungan terhadap KONI Sumsel meluncur dari Kemenpora. Sekretaris Menpora Wafid Muharram menjelaskan bahwa sampai saat ini pihaknya belum menerima rencana pemindahan venue. “Belum ada pemberitahuan resmi yang masuk ke kami. Tapi kalau sekedar kabar saya sudah mendengarnya terutama untuk cabang renang,” terangnya. Dia menjelaskan bahwa masalah penyelesaian venue sesuai dengan jadwal pada akhir Juli yang sempat dipermasalahkan. Namun, melihat pembangunan yang sudah mulai berjalan, dia optimistis venue renang akan selesai tepat waktu. (ru/aam)

JAKARTA - Keinginan Komite Penyelamatan Persepakbolaan Nasional (KPPN) untuk bergabung di Kongres PSSI ditanggapi dingin oleh induk organisasi pimpinan Nurdin Halid itu. PSSI bahkan terkesan menutup mata dan telinga ketika desakan dari 84 anggota pemilik suara sah menginginkan perubahan. Setidaknya itu tercermin dari sikap yang ditunjukkan Direktur Legal PSSI Max Boboy saat diwawancarai wartawan di Jakarta, kemarin. Meski KPPN sudah sering dimuat media, namun Max tetap bilang, “Apa itu KPPN? Saya tidak tahu itu. Siapa mereka? Apa mereka punya AD/ART (Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga)?” Max juga tidak yakin dengan dukungan 84 suara yang ada di KPPN. Menurut dia, salah arah jika mereka ingin bergabung dengan kongres PSSI. Terlebih saat ini tim perumus untuk Kongres PSSI yang digelar 26 Maret dan 29 April telah terbentuk. Menanggapi komentar sinis PSSI tersebut, Ketua KPPN

Syahrial Damopolii juga tak peduli ambil pusing. “Yang pasti kami akan kawal terus jalannya kongres PSS. Jika sampai melenceng dari statute FIFA, kode etik FIFA, Standar statute FIFA, FIFA Standard Electoral Code, AD/ART KONI/KOI, dan seluruh perundangan lainnya, maka kami laporkan kepada pemerintah dan KPPN siap mengambil alih kongres karena kami didukung 84 pemilik suara,” kata Syahrial kemarin (15/3). Seperti diketahui KPPN yang awalnya ngotot akan menggelar kongres sendiri akhirnya bersedia ikut kongres PSSI. Tapi KPPN mengajukan beberapa syarat. Di antaranya personalia kesekretariatan PSSI dalam persiapan penyelenggaraan kongres harus terdiri dari unsur komite eksekutif PSSI dan KPPN. Syahrial Damopolii juga mengungkapkan, meski menyatakan siap bergabung dengan kongres PSSI, tapi KPPN menyatakan tidak akan menyodorkan nama-nama agar pada kongres 26 Maret nanti terpilih sebagai anggota Komisi Pe-

milihan. Komisi itulah yang berkewajiban menggelar kongres pemilihan Ketua Umum PSSI, Wakil Ketua Umum, dan anggota Komite Eksekutif (Exco) pada 29 April. “KPPN tidak akan siapkan nama-nama untuk itu. Biar semua disiapkan PSSI sendiri dan dipilih pada 26 Maret nanti. Tapi KPPN akan tampil jika kongres digelar tidak sesuai aturan,” bebernya. Ketua Umum PSSI Sulawesi Utara ini yakin 84 suara yang ada dibalik KPPN akan satu suara, baik saat Kongres 26 Maret maupun pada kongres kedua 29 April. “Kami yakin, pada kongres nanti 84 suara yang ada di KPPN akan menunjukkan suara dan sikapnya. Tujuan kami jelas. Yaitu perbaikan di tubuh PSSI dan persepakbolaan tanah air,” tegasnya. Sementara itu, sekretaris KPPN Tuty Dau menyatakan bahwa rumor yang menyatakan KPPN mulai tidak satu suara adalah omong kosong. “Sampai sekarang kami tetap solid dan bersemangat,” cetusnya. (ali/ko)

Lorenzo Terancam Kutukan Nomor 1 LOSAIL - Waktu persiapan menuju MotoGP musim baru makin dekat bagai tim-tim peserta. Juara bertahan kategori tim, Yamaha tak kunjung mendapatkan setting terbaik untuk motor YZR-M1. Akibatnya jelas, juara bertahan Jorge Lorenzo jadi pesimistis menyambut balapan perdana yang berlangsung di Losail, Qatar, akhir pekan ini. Dari sekian kali uji coba pramusim yang sudah berlangsung, Yamaha menjadi tim yang paling dekat dengan Honda. Seperti diketahui, Honda sama sekali tak tergeser dalam catatan waktu terbaik. Siapa pun pembalapnya, Honda RC212V selalu jadi yang tercepat di uji coba. Saat Honda mendapatkan langkah maju yang makin mantap, Yamaha justru kesulitan. Jika di dua kali uji coba yang berlangsung di Sepang Yamaha selalu mendapat kemajuan, di Losail justru sebaliknya. Keluhan itu menjadi bagian dari buruknya kepercayaan diri Lorenzo. Lorenzo geram dengan performanya di uji coba terakhir yang berlangsung malam hari itu. Dalam uji coba pamungkas

Lorenzo

menjelang seri pembuka di Sirkuit Losail, Minggu (20/3), Lorenzo terpuruk di posisi ketujuh dengan catatan waktu 1 menit 56,707 detik. Catatan tersebut masih lebih lambat dari yang diperoleh sehari sebelumnya. Dia juga terpaut lebih dari satu detik dengan pembalap Repsol Honda, Casey Stoner, yang mencatatkan waktu tercepat pada malam terakhir tersebut. Lorenzo pun kalah dari rekan setimnya di tim pabrikan Yamaha, Ben Spies, yang berada di posisi ketiga. Tak heran jika Lorenzo sa-

ngat kecewa dengan persiapannya untuk mempertahankan gelar. Juara dunia dua kali kelas 250 cc itu merasa pesimistis dengan peluangnya untuk memenangi seri pembuka di Qatar tersebut. “Ini bukan hari terbaik sepanjang karier saya. Ketika saya membalap dengan buruk saya mengakuinya dan mengatakan bahwa saya tampil tidak bagus. Saya membalap dengan baik. Namun, setting motor tidak tepat sehingga kami kehilangan banyak waktu karena ban belakang,” ujar Lorenzo. (ady)


JATENG

RABU 16 MARET 2011

17

RADAR TEGAL

Kades Ponowareng Dibekuk

KAJEN

ARIFIN

MENCURI - Gulungan kabel listrik yang berhasil dicuri kedua tersangka, akhirnya berhasil diamankan sebagai barang bukti oleh aparat Polres Pekalongan.

PencuriKabelListrikBerhasilDibekuk KAJEN - Dua orang pencuri kabel listrik ratusan meter berhasil dibekuk Satreskrim Polres Pekalongan. Selain kabel, polisi juga mengamankan tabung gas dan televisi hasil dari kejahatan mereka berdua dari 12 tempat kejadian perkara (TKP). Informasi yang berhasil dihimpun Radar pada Selasa (15/3), dua orang pencuri itu bernama Bambang Sriyono (35) warga Desa Sabarwangi Kecamatan Kajen, dan Casmudi (26) warga Desa Linggoasri Kecamatan Kajen. Keduanya disinyalir sudah menjadi komplotan pencuri sudah lama. Sebelum berhasil dibekuk polisi, mereka melakukan aksi pencurian kambing Jawa. Aparat terus mengembangkan kasus dengan dua tersangka ini. Mereka berdua akhirnya mengaku dalam penyelidikan, dan aparat segera menindaklanjutinya dengan mengejar BB dan saksi sekaligus korban dari dua tersangka ini. Dan hasilnya, beberapa barang bukti (BB) berhasil diamankan dari beberapa TKP, seperti gulungan kabel listrik dengan panjang ratusan meter, dua tabung gas, dan sebuah televisi. Salah satu tersangka Bambang, saat ditanya memang mengaku sudah mencuri di beberapa tempat. Salah satu hasil pencuriannya, yaitu kabel listrik dengan panjang sekitar 200 meter dengan TKP Desa Kutorojo Kecamatan Kajen. Namun sebelum berhasil dijual, dan mendapatkan bagian uang, sudah tertangkap duluah oleh polisi. “Niku maling teng Kutorojo, dereng sempat disadhe (Itu mencuri di Kutorojo, belum sempat dijual, red),” tuturnya. Bambang melanjutkan, untuk pencurian dua tabung gas yang berhasil diamankan aparat sebagai BB itu, dirinya mendapatkan bagian Rp 200 ribu. Uang itu sendiri sudah habis untuk bersenang-senang. “Entuk rongatus, kalih tabung gas niku (Dapat duaratus, dua tabung gas itu, red),” imbuhnya. Kapolres Pekalongan AKBP Edy Murbowo melalui Kasat Reskrim Polres Pekalongan AKP Bambang Purnomo menerangkan, kedua tersangka menjadi pelaku pencurian di 12 TKP. Atas perbuatan mereka berdua, melanggar Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (curat), dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. “Kedua tersangka melanggar pasal 363, dengan ancaman hukuman lima tahun penjara,” tandasnya. Seperti yang pernah diberitakan di Radar, Suryadi menjadi otak kejahatan dari pencurian kambing Jawa, milik Suparto bin Carik (60) warga Desa Kwasen Kecamatan Kesesi, Pelaku pencurian tersebut, yaitu Sriyono dan Casmudi, pada Rabu (9/3). Sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, kedua tersangka dengan mengendap-endap masuk ke kandang kambing milik korban. Dan berhasil menggondol seekor kambing. Selanjutnya, kambing hasil pencurian tersebut dijual di pasar hewan Kajen, dengan harga Rp 500 ribu. (fin)

PEKALONGAN

BATANG - Kepala Desa Ponowareng Kecamatan Tulis Kabupaten Batang, Darsiyan, harus mengakhiri masa pelariannya. Tersangka kasus korupsi bantuan Propinsi Jawa Tengah tahun anggaran 2009 sebesar Rp 100 juta itu, Selasa (15/3) dinihari, berhasil dibekuk jajaran Polres Batang. Kapolres Batang AKBP M Nasihin, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan terhadap Kades Ponowareng, Darsiyan, yang tersangkut korupsi. “Memang benar. Kades Ponowareng yang menjadi tersangka kasus korupsi bantuan Pemprov Jateng dan sempat buron, sudah berhasil ditangkap,” ungkapnya kemarin. Keberhasilan penangkapan ini berkat kerja keras yang dilakukan jajarannya beberapa hari dalam melakukan penyelidikan. Meski hampir beberapa bulan lamanya, jajaran Polres Batang sempat kehilangan jejak Darsiyan. Hingga akhirnya

muncul informasi pada Minggu (13/3) lalu yang menyebutkan keberadaan tersangka. “Minggu, Polsek Tulis menerima informasi tentang keberadaan tersangka, yang katanya berada di Masjid Agung Kaliwungu Kendal dan sedang mengikuti pengajian di sana. Tidak ingin kehilangan, sekitar pukul 22.00 WIB, Kapolsek Tulis AKP Raharja bersama anggota Resintel langsung mendatangi lokasi yang dimaksud,” jelas Kasubag Humas Iptu KH Djafar Sodiq. Hingga Senin (14/3) pukul 03.00 WIB, AKP Raharja bersama anggota Resintel berada di Masjid Agung Kaliwungu. Namun ternyata, Darsiyan tidak didapati di masjid tersebut. Pencarian pun dilanjutkan dengan mendatangi beberapa rumah kyai setempat, yang dikabarkan dikenal oleh Darsiyan. Akan tetapi belum juga membuahkan hasil dan pencarian dihentikan. “Senin malamnya, Polsek Tulis mendapat informasi kalau tersangka ada

TRIYONO

Pengedar Togel Diciduk, Bandarnya Dimana? PEKALONGAN - Meski sudah banyak pengedar togel yang dipenjara. Ternyata hal tersebut tidak membuat rasa takut pengedar togel lainnya untuk menghentikan pekerjaan haram tersebut. Buktinya, petugas Polsek Timur kembali menciduk Ali Saidir Bin Riadi (20) yang terbukti mengedarkan togel. Lagi-lagi alasan ekonomi yang mendorong Ali Saidir untuk melakukan pekerjaan haram tersebut. Saat pemeriksaan, pria asal Kelurahan Kebulen Gang 6 Rt 01 Rw 04 nomer 12 itu mengaku upah menjadi seorang buruh serabutan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. “Makanya saya nekad mengedarkan kupon judi togel,” jawabnya. Kalau merangkum dari semua pengakuan pengedar togel, faktor ekonomilah yang dominan menyebabkan orang nekad. Kondisi kemiskinan itu dijadikan peluang para Bandar, untuk menjadikan mereka sebagai pengedar. Ali Saidir juga mengaku, bila dirinya baru sebulan mengedarkan togel. Mulanya ia ditawari seorang temanya yang baru kenal beberapa waktu lalu. “Saya diajak teman,” kilahnya. Dalam mengedarkan togel, Ali Saidir mengaku dengan cara mendatangi para calon pembeli. Sementara omset penjualan setiap hari sedikirnya mencapai Rp 250 ribu, dan paling tinggi hingga Rp 300 ribu. “Dari omset penjualan, saya mendapat bagian sebesar 20 persen dari pengepul. Sementara uangnya digunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari,” ungkap Ali saat dimintai keterangan di Mapolsek Pekalongan Timur. Ali diciduk anggota Polsek Pekalongan Timur, saat Ali sedang mengedarkan kupon judi Togel di Kelurahan Keputran gang 5, Kecamatan Pekalongan Timur. Lalu dilakukan penggerebekan pada hari Senin (14/3) sekitar pukul 19.00 malam. Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Tony Harsono melalui Paur Humas, Ipda Marso menegaskan, tersangka pengedar kupon judi Togel ditangkap hasil dari lidik anggota Polsek Pekalongan Timur. “Ia ditangkap saat akan bertransaksi. Sementara barang bukti yang berhasil diamankan petugas berupa uang sebanyak Rp 125 ribu dan kertas kupon togel pesanan. Tersangka dikenaik pasal 303 KUHP, dengan ancaman hukuman pejara maksimal sepuluh tahun,”tegasnya. Di tempat terpisah, Sekretaris MUI Kota Pekalongan, Ahmad Slamet Irfan mengapresiasi keberhasilan Polisi dalam membrantas togel. Meski begitu ada yang kurang, yakni tidak ditangkapnya para Bandar Togel. “Togel akan hilang bila Bandarnya juga ditangkap. Jangan hanya pengedarnya saja. Jadi keduanya harus dibersihkan,” ucapnya. (yon)

pemanggilan Polres, yakni 24 Agustus 2010 dan 6 September 2010, tidak dipenuhinya. Hingga diketahui ternyata telah melarikan diri dan sejak 7 Oktober 2010 masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Darsiyan sendiri saat ini sudah meringkuk di sel tahanan Polres Batang. Dia dijerat Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dengan ancaman hukuman penjara selama 20 tahun. BANTUAN Seperti pernah diberitakan, Desa Ponowareng sesuai proposal tertanggal 28 September 2009, menerima dana bantuan Pemprov Jateng sebesar Rp 100 juta. Dalam proposal telah disusun kepanitiaan dan susunan program dari bantuan itu, yakni untuk bidang peternakan dan pertanian. Selanjutnya pada 16 November 2009, dana tersebut cair mela-

lui rekening kas desa di Bank Jateng Cabang Batang. Hari itu juga, Darsiyan selaku Kades bersama bendahara desa melakukan pencairan. Setelah cair, dana dibawa oleh Darsiyan dan tidak diserahkan ke panitia kegiatan yang telah ditunjuk. Dua hari kemudian, untuk kegiatan pertanian, dana sebesar Rp 25 juta dibelikan traktor, dengan alokasi biaya operasional Rp 7,5 juta. Sisa bantuan rencananya untuk kegiatan peternakan, namun ternyata hanya diberikan dalam bentuk uang yakni untuk Kelompok Bebek Rp 700 ribu, Kelompok Kambing dan Kelompok Puyuh masing-masing Rp 2,1 juta. Sementara dalam Laporan Pertanggungjawabannya tanggal 30 November 2009, diaku bahwa bantuan sudah disalurkan semua sesuai proposal. Padahal, di kemudian hari diketahui bahwa sisa dana bantuan digunakan sendiri oleh Darsiyan selaku Kades. (ton)

Jual VCD Porno, Dipenjara 6 Bulan Plus Denda Rp 250 Juta BATANG - Suparno, warga Desa Limpung Kecamatan Limpung Kabupaten Batang, terlihat kaget manakala Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batang mengetokkan palunya ke meja. Pasalnya, pria 38 tahun itu harus menerima kenyataan dirinya akan mendekam di balik jeruji besi selama enam bulan. Bahkan, yang membuat dirinya terhenyak adalah saat Majelis Hakim menjatuhkan hukuman denda sebesar Rp 250 juta, atas kesalahannya memperjualbelikan VCD porno. Meski ada catatan, manakala tidak sanggup membayar denda tersebut, dirinya diwajibkan menjalani kurungan pengganti selama sebulan. Dalam sidang pembacaan putusan kemarin, Majelis Hakim memutuskan bahwa Suparno terbukti melanggar Pasal 32 UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. “Hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa dapat menimbulkan keresahan warga. Hal yang meringankan terdakwa belum pernah ditahan, masih memiliki tanggungan dan mengakui perbuatannya,” ujar Majelis Hakim.

Baik Suparno maupun Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Batang, menyatakan menerima dengan putusan tersebut. Apalagi putusan itu sesuai dengan tuntutan JPU yang dibacakan pada sidang seminggu sebelumnya. Meski saat itu JPU meminta agar kurungan pengganti denda yang harus dijalani terdakwa adalah tiga bulan. Seperti diberitakan sebelumnya, Suparno tertangkap basah menyimpan dan memperjualbelikan VCD sebanyak 12 keping di Kompleks Pasar Limpung, Selasa (21/11/10), saat berlangsung razia dari Polres Batang. Belasan VCD porno tersebut disimpannya dalam gerobak di bawah tumpukan VCD non-porno. Namun Suparno tidak menjualnya secara bebas. Suparno mendapatkan VCD porno dari seseorang yang bernama Slamet, yang menawarkan 20 keping dengan harga Rp 50 ribu. Selanjutnya, VCD porno itu dijual di Kompleks Pasar Limpung, bersama VCD dan DVD non-porno lainnya. Saat terjadi razia ditemukan ada 12 keping VCD/DVD porno di gerobak Suparno. Sementara VCD porno lainnya sudah terjual dengan harga Rp 10 ribu per keping. (ton)

PKS Mantap Dukung Antono-Fadia

KETERANGAN - Pengedar kupon judi Togel saat dimintai keterangan oleh Paur Humas Polres Pekalongan Kota, Ipda Marso di Polsek Pekalongan Timur.

di wilayah Kecamatan Tulis. Kembali, Kapolsek Tulis bersama anggota Resintel melakukan penyelidikan. Hingga akhirnya, tadi pagi (Selasa dinihari) sekitar pukul 02.00 WIB, tersangka diketahui berada di rumah Saudara Sugito, Kades Wringingitung (Tulis). Tersangka langsung ditangkap dan dibawa ke Polres Batang,” jelas Djafar. Kapolres mengatakan, dalam pengungkapan kasus ini, pihaknya sudah mengantongi surta ijin pemeriksaan terhadap tersangka yang berstatus sebagai Kades, dari Bupati Batang. “(Waktu itu) kita sudah mengajukan ijin penyidikan terhadap tersangka ke Bupati Batang tanggal 26 Juli 2010. Ijin itu sudah keluar dengan surat Nomo 140/0966/2010 tanggal 23 Agustus 2010,” jelasnya. Darsiyan menghilang setelah ditetapkan sebagai tersangka korupsi bantuan Pemprov Jateng tahun 2009 senilai Rp 100 juta, pada 21 Juli 2010. Dua kali

KAJEN - DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Pekalongan, mantap mendukung pasangan calon (paslon) Antono-Fadia, sebagai calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) pemilukada Kota Santri 2011 ini. Demikian yang ditegaskan Ketua DPD PKS Kabupaten Pekalongan Cahrodi Siman, saat memberikan sambutan pada pelaksanaan musyawarah cabang (muscab) DPC PKS Kecamatan Kajen, Minggu (13/3), di Pondok Shafira Kajen. “Ini adalah musyawarah cabang PKS yang Ke-5. Dalam pemilukada kali ini langkah PKS sudah semakin mantab untuk mendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati, yaitu pasangan Antono dan Fadia,” tuturnya. Cahrodi juga mengatakan dan menginstruksikan kepada selu-

ruh struktural dari tingkat daerah, cabang, hingga ranting untuk dapat menyukseskan pemilukada tahun ini. Dengan tujuan, Cahrodi menambahkan, bersama-sama memenangkan paslon Antono-Fadia, sebagai cabup dan cawabup Kota Santri. “Dan Insya Allah pada hari Rabu tanggal 16 Maret (Hari ini, red), kita akan mengadakan deklarasi dukungan sekaligus kontrak politik dengan pasangan tersebut,” imbuhnya. Sementara itu, dalam muscab DPC PKS Kecamatan Kajen, terpilih Kundarno sebagai Ketua DPC PKS Kecamatan Kajen, Ahmad Santoso sebagai sekretaris, dan Sri Rejeki sebagai bendahara. Pada acara itu, dihadiri puluhan kader PKS, baik dari tingkat DPD, pengurus DPC lama, dan pengurus ranting seKecamatan Kajen. (fin)

ANWAR FATONI

GETAH CURIAN - Kapolsek Subah memperlihatkan barang bukti mobil dan getah karet curian yang berhasil diamankan bersama dua tersangkanya.

Angkut Getah Curian, APV Diamankan SUBAH - Selasa (15/3) dinihari, jajaran Polsek Subah mengamankan mobil Suzuki APV warna hitam bernomor Polisi H-9027-PG, yang mengangkut tiga buah karung berisi getah karet hasil curian. Bersama dengan itu, turut pula diamankan dua warga Kabupaten Kendal yang berada di dalamnya. Keduanya adalah Saluri Murtiyoso (44), warga Dukuh Kentang Lor Rt 6 rw 3 Desa/Kecamatan Boja, dan Rohadi (44) warga Dusun Grojogan Kelurahan Tampingan Boja. Mobil bersama kedua tersangka diamankan setelah dicegat di Perempatan Pasar Subah, sekitar pukul 02.00 WIB. Menurut keterangan yang berhasil dihimpun, penangkapan tersebut berawal dari adanya laporan yang diterima petugas jaga Polsek Subah, Heri Rubiono (45). Malam itu, anggota yang tinggal di Perum Wirosari Kelurahan Sambong Kecamatan Batang tersebut,

menerima laporan adanya sebuah mobil APV hitam yang mengangkut getah karet dari Desa Kuripan menuju Subah. Curiga bahwa getah karet yang dibawa merupakan hasil curian, selanjutnya, bersama anggota yang lain dia melakukan pencegatan di Perempatan Pasar Subah. Tidak lama kemudian dari arah utara muncul mobil yang dimaksud. Begitu mobil mendekat langsung dicegat dan dibawa ke Mapolsek Subah. Setelah diinterogasi, akhirnya terkuak bila getah karet yang dibungkus tiga karung tersebut merupakan hasil curian. “Petugas piket jaga malam menerima informasi dari anggota yang ada di sana, Aiptu Rofi’i, yang mendapat laporan dari satpam PTPN. Selanjutnya dilakukan pencegatan dan berhasil diamankan mobil APV yang mengangkut getah karet, bersama sopir dan seorang penumpangnya,” ungkap Kapolres Batang AKBP M Nasihin melalui Kasu-

bag Humas Iptu KH Djafar Sodiq, kemarin. Kedua tersangka membeli getah karet tersebut dari seorang warga Desa Kuripan Kecamatan Subah berinisial Bj, yang saat ini tengah dalam pencarian. Bj sendiri diketahui mengambil getah karet tersebut dari perkebunan milik PTPN IX Siluwuk Subah. “Mereka (tersangka) berani membeli, karena dijual di bawah harga standar yakni Rp 8 ribu/kg. Sangat murah, karena di pasaran harganya Rp 30 ribu sampai Rp 40 ribu per kg. Bj sendiri saat ini buron,” terang Djafar, didampingi Kapolsek Subah AKP Junaidi. “Terungkapnya kasus ini berkat tindakan cepat yang dilakukan satpam, dengan menghubungi anggota. Sebagaimana yang telah diprogramkan Bapak Kapolres melalui SMS Gateway-nya. Sehingga bisa ditanggulangi dan para tersangka berhasil ditangkap bersama barang bukti,” tandas AKP Junaidi. (ton)


CMYK

18

RABU, 16 MARET 2011

RADAR TEGAL

VALIANT BAND

Ikut Unjuk Gigi VALIANT band merupakan salah satu band pelajar dari Kabupaten Tegal. Band ini berasal dari SMA NU 01 Penawaja Kabupaten Tegal yang sengaja dibentuk personilnya untuk ikut unjuk gigi kemampuan bermusik mereka dalam setiap kesempatan yang ada. “Ya, daripada bengong lebih baik bikin kegiatan yang positif seperti ini dong,” terang salah satu personil band, Aziz yang berposisi di rhytm. Selain dia, personil Valiant band diantaranya Rifal (vokal), Ibnu(bass), Fahmi (drum), dan Anis(melody). Mereka sengaja memilih aliran musik pop karena jenis musik itu dianggap mudah dipahami dan diaransemen. Meski belum banyak dikenal, namun, band memiliki cukup banyak pengalaman ikut ambil bagian di sejumlah even perlombaan di wilayah Tegal dan sekitarnya. “Kita memang kerap berpartisipasi di beberapa acara. Meski nggak dapat juara tetapi pengalaman itu menjadi modal kita untuk melangkah ke depan,” tambah Aziz. Menurutnya, pengalaman yang ada menjadi tolak ukur untuk mengetahui kekurangan bandnya dan memperbaikinya. Band ini juga kerap tampil mengisi acara di sekolah dan sudah menciptakan sebuah lagu berjudul ‘Adinda’. “Lagu ini berisi tentang pengalaman pribadi salah satu personil band kami yang menceritakan sepasang kekasih yang menjalin cinta jarak jauh,” ceritanya. Di dalam lagu tersebut, diceritakan kalo si cowok sedang rindu dan sedih memikirkan ceweknya yang nggak bisa nemenin hari-harinya. Lewat lagu tersebut, si cowok berharap ceweknya menyadari kesedihannya. “Untuk latihan, biasanya kamu melakukannya setiap Sabtu sepulang sekolah. Kadang juga hari Minggu di studio musik Adiwerna dan Kejambon,” imbuh dia. (khifni)

Parampampam The Changcuters

Pampam parampampam parampam pampam parampampam parampam pampam parampampam parampam pampam parampampam parampam pampam parampampam parampam pampam parampampam parampam

Kepengen Bolos,

Pura-pura Sakit Jadi Alasan

Apakah kamu pernah pura-pura sakit? Ya 15,78% Nggak 31,56% Jarang 21,04% Tergantung sikon 31,56%

BERPURA - pura sakit bukan hal yang baru di kalangan pelajar. Namanya juga pura-pura, sakitnya tentu nggak beneran. Ada beberapa faktor yang menyebabkan pelajar terkadang ngelakuin itu. Mulai dari ngerasa BT dengan pelajaran, nggak mood, males ngikutin pelajaran dan lainnya. Biasanya kalau setelah ijin sama guru kelas atau guru BP, biasanya mereka bisa langsung ke UKS (Unit Kesehatan Sekolah) atau pulang ke rumah. Tapi karena emang nggak beneran sakit, sesampainya di sana, mereka kembali terlihat ceria dan segar bugar. Beberapa ResponX mengaku pernah berpura-pura sakit di sekolah. “Lagi pengin nggak ngikutin pelajaran aja,” aku Rizky Tri J, siswa SMA Negeri 1 Dukuhwaru. Sementara 31,56 persen melakukannya tergantung situasi dan kondisi. “Kalau keadaan lagi nggak memungkinkan aku purapura sakit deh,” kata Livia Mualifah, siswi SMA Negeri 3 Slawi. Hanya 31,56 persen ResponX saja yang ngaku nggak pernah melakukannya. “Karena kalau pura-pura sakit takutnya sakit beneran,” cerita Dian Melani, siswi SMA Negeri 1 Kramat kelas X9. Sakit kepala menjadi salah satu hal yang paling sering dikeluhkan 42,08 persen ResponX saat berpura-pura sakit. “Kalo alasannya sakit kepala itu bisa di-

A E pampam parampampam parampam 4x A E My darling i love you, A E you know that it’s true (you know that it’s true) A E A E I will always be with you, you that that i’ll do A E A E Kasihku aku cinta kepadamu (cinta padamu) A E A E Aku akan selalu bersamamu yeah

Biasanya kalau purapura sakit perlu kerjasama sama temen? Nggak perlu 36,82% Ya perlu 36,82% Tergantung sikon 21,04%

toleransi,” ucap Abdul Aziz S dari SMK Negeri 1 Slawi. “Kalau sakit perut lebih gampang,” tambah Virda Vinanta, siswi SMA Negeri 1 Kramat kelas X9 memberikan alasannya yang lain. Sementara 10,52 persen mengeluhkan badan yang panas. Menurut 36,82 persen ResponX, nggak perlu kerjasama sama temen kalo mau melancarkan aksi pura-pura sakit. “Nanti malah ketauan,” kata Joni Pratama, siswa SMP Negeri 1 Slawi. Tapi dengan prosentase yang sama justru mengaku butuh kerjasama dengan teman. “Karena kalo nggak, guru pasti tidak percaya,” cerita Irfan dari SMA Negeri 2 Slawi. Sisanya 21,04 persen tergantung sikon. “Tergantung situasi dan kondisi apakah butuh pertolongan temen atau tidak,” ujar Eza, siswi SMA Negeri 3 Slawi kelas X6.

ILU

ST

RA

SI:

DW

I N A

ND

A

P/R

AT E

G

Menurut kamu pura-pura sakit perbuatan baik apa tidak bagi pelajar? Sangat baik 5,26% Tidak baik 63,12% Tergantung sikon 21,04% Nggak terlalu buruk lah10,52%

“Nggak baik dong karena membohongi diri sendiri dan orang lain serta merugikan juga,” tandas Mita Sutanti dari SMA Negeri 1 Kramat saat ditanya pendapatnya mengenai hal itu. Kalo kamu? (tim 2)

D A Please please don’t leave me D E Jangan pergi ku tak bisa hidup tanpamu A E pampam parampampam parampam A E pampam parampampam parampam A E pampam parampampam parampam A E pampam parampampam parampam A E My darling i love you, A E you know that it’s true (you know that it’s true) A E A E Aku akan selalu di sampingmu oh yeah, and I say D A Please please don’t leave me D E Jangan pergi ku tak bisa hidup tanpamu [solo] A G-E-A G-E-A GE-A A AEAE AEA

TIM XPRESI KOORDINATOR : Khikmah Wati ANGGOTA TIM1: I Layung Sari, Shinta Wulandari, Teguh Arif Bowo TIM 2: Intan Aji P, Anggi Mutiara M, Khifni Setiawan

PROFIL USIA :

JUMLAH :

13 - 17 tahun

30 ResponX di Kota dan Kabupaten Tegal, Brebes

JENIS KELAMIN : PENDIDIKAN : Cewek 50 persen Cowok 50 persen

SMP dan sederajat SMA/SMK dan sederajat

Kalo Bosen, Ajak Becanda Teman PURA-PURA sakit tentu bukan hal yang baik untuk dijadikan kebiasaan. Selain membohongi guru dan teman sekelas, alasan itu juga akan merugikan kita karena bikin kita ketinggalan pelajaran. Hal ini seperti diakui Andriani Wijaya, siswi SMK Negeri 1 Slawi Kabupaten Tegal kelas XI AK 1. Diakuinya, dia juga pernah berpurapura sakit. “Sehabis LPKS (Latihan Pengembangan Kepemimpinan Siswa) yang diadakan selama 3 hari, aku nggak pulang ke rumah tapi nginep di sekolah ngikutin kegiatan itu. Nah pas hari Senin, ada serah terima jabatan setelah itu aktivitas sekolah seperti biasanya tetapi karena masih capek, aku jadi males dan kurang konsentrasi,

AANDRIANI WIJAYA Pengurus MPK SMA Negeri 1 Slawi

akhirnya ijin deh, pura-pura sakit,” cerita cewek yang menjabat sebagai ketua OSIS ini. Meski hal itu dilakukannya dengan terpaksa karena kecapean, Andri merasa nyesel sudah melakukannya. “Setelah dipikir-pikir sayang banget ninggalin pelajaran saat itu. Aku benerbener nyesel,” ucap cewek kelahiran Tegal, 4 Agustus 1994 yang beralamat di Slawi Wetan RT19/RW07 ini. Diapun punya beberapa tips untuk mengan-

tisipasi keinginan ijin dengan berpura-pura sakit. Yuk disimak! 1. Kalo kita bosen sama pelajaran, carilah temen untuk diajak ngobrol atau becanda tentang pelajaran yang sedang dibahas. Usahakan itu nggak ganggu pelajaran 2. Kalau ngantuk, cari temen atau liat temen lain yang ngantuk dan bisa bikin ketawa. Atau coba ijin ke kamar kecil untuk cuci muka 3. Pas lagi pelajaran lebih baik aktif bertanya tentang hal-hal yang kamu belum mengerti. (khifni)


SAMBUNGAN

RABU 16 MARET 2011

19

RADAR TEGAL

Australia Percaya SBY Tak Korupsi dari halaman 1 mendukung pemerintah Indonesia dalam program pemberantasan korupsi. “Pemerintah Australia bersedia membantu untuk mensukseskan program pemberantasan korupsi di Indonesia,” imbuh dia. Ketika ditanya adanya pertemuan khusus antara pihaknya dengan kabinet Indonesia Bersatu II, Moriarty membantah hal tersebut. Namun, dia mengakui bahwa pihaknya selalu menggelar pertemuan rutin dengan pihak kabinet. “Tidak ada pertemuan khusus, tapi kita memang secara rutin mendiskusikan beberapa hal,” kata Moriarty yang baru menjabat sebagai Dubes Australia sejak empat bulan lalu itu. Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD menyatakan pihaknya mengakui bahwa beberapa informasi dari dokumen Wikileaks tersebut benar adanya. Dia mencontohkan pe-

ngakuan Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), yang mengakui, dirinya menyebar duit saat terpilih sebagai Ketua Partai Golkar pada Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar di Bali pada 2004 silam. “Ya, saya mendengar dan membaca berita-berita itu ( The Age dan Sydney Morning Herald) itu mungkin ada segi-segi benarnya. Misalnya ya bagianbagian yang diakui benar oleh JK itu,” katanya. Menyoal bagian-bagian pemberitaan yang dinilai tidak benar, Mantan Menhan era Gus Dur tersebut menyebut tudingan campur tangan SBY dalam kasus korupsi yang menjerat Ketua MPR Taufik Kiemas di Kejaksaan Agung. Mahfud menyatakan pemberitaan tersebut tidak logis. Dia menguraikan, dalam dokumen Wikileaks disebutkan SBY memerintahkan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) kala itu Hendar-

man Supanji, untuk menghentikan kasus korupsi tersebut pada akhir tahun 2004. Padahal, Hendarman baru menjabat sebagai Jampidsus pada 2005 dan baru menjadi Jaksa Agung pada dua tahun kemudian. “Bagaimana bisa dikatakan presiden menyuruh Jaksa Agung pada akhir 2004. TK (Taufik Kiemas) sendiri tidak pernah diberitakan punya kasus di sini (Kejaksaan). Itu sesuatu yang tidak logis dan harus dicounter,��� tegasnya. Mahfud pun melanjutkan, dirinya juga tidak percaya jika Presiden dan keluarganya, menyalahgunakan jabatan wewenang yang dimiliki, untuk mengeruk keuntungan pribadi. Pernyataan tersebut didasarkan pada kedekatan antara dirinya dan Presiden. “Sejauh pengenalan saya pribadi terhadap Presiden dan keluarganya, saya tidak melihat sikap-sikap koruptif terkait penyalahgunaan jabatan untuk

Hanya Bom Peringatan, Bukan ... keuntungan finansial,” katanya. Namun, dia mengakui, Presiden memiliki sikap yang kurang tegas. “Mungkin kritik yang lebih banyak benar itu Presiden kurang tegas. Itu barangkali iya,” imbuh dia. Bantahan kembali diungkapkan Mahfud, ketika mengomentari tudingan Wikileaks yang menyebut intervensi SBY dalam perkara sengketa kepengurusan PKB antara kubu Gus Dur dan Muhaimin Iskandar. Alumnus Universitas Islam Indonesia (UII) tersebut mengatakan tudingan tersebut tidak masuk akal. Sebab, sudah sejak lama terjadi konflik internal dalam tubuh PKB yang melibatkan beberapa pihak. Mahfud menyebut tindakan pemerintah dalam melakukan bantahan terhadap pemberitaan tersebut, bukan tindakan reaksioner. Bahkan, menurut dia, bantahan tersebut harus dilakukan, jika memang yang dituduhkan tidak benar. (ken)

SBY Puji Konsistensi PKB dalam Koalisi dari halaman 1 menyebut, sikap kritis dalam koalisi bisa dilakukan asal bertanggung jawab disertai dengan solusi. “Kritis yang bertanggung jawab, kritis dengan solusi, kritis untuk menuju keberhasilan,” kata SBY saat membuka Mukernas dan Forum Kerjasama Program Legislatif Legislatif - Eksekutif PKB di Balai Kartini, kemarin (15/3). Menurut SBY, koalisi harus berangkat dari semangat dan kehendak yang sama. “Kalau berangkat dari semangat kehendak sungguh-sungguh, tulus dan ikhlas, untuk keberhasilan pemerintahan ini, seberat apapun tantangan dihadapi, insya Allah akan memberikan jalan keluar,” paparnya. SBY pun mengapresiasi PKB selama tergabung dalam koalisi bersama pemerintahannya. Dia juga menilai PKB bersikap kritis, namun tetap memegang etika koalisi. “Kalau kita bicara koalisi, PKB amat konsisten,” ujar SBY yang disambut riuh tepuk tangan kader PKB yang memadati

Grand Rafflesia Ballroom, Balai Kartini. PKB disebutnya telah lulus ujian dalam menghadapi persoalan. SBY mengibaratkan PKB berhasil menghadapi topan, badai, dan ombak yang mengganas. “Itu cerminan akhlak dan budi pekerti yang luhur,” kata SBY, yang mengenakan kemeja batik lengan panjang warna hijau tersebut. Sementara Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengatakan, sudah menjadi pilihan partainya untuk berada dalam gerbong mendukung pemerintah. “PKB berpandangan tidak ada pilihan sejak pertama mendukung SBY - Boediono kecuali satu, mempercepat pembangunan nasional,” kata Muhaimin. Menurutnya, syarat mutlak keberhasilan pembangunan nasional adalah pemerintahan yang efektif dan stabil. Muhaimin mengatakan, saat ini PKB berada dalam tahap bekerja bersama untuk kemakmuran masyarakat. “Dasar pemikiran inilah kebersamaan dengan presiden adalah bagian upaya kita kita bekerja keras

untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” tutur Muhaimin yang juga menjabat Menakertrans itu. “Kebersamaan untuk menciptakan pemerintahan yang stabil, politik yang stabil dan kondusif bagi karya nyata bangsa kita,” sambungnya. Dalam sambutannya, Muhaimin mengatakan, Mukernas akan membahas strategi KPB dalam menghadapi Pemilu 2014. Salah satu yang menjadi tujuan adalah perolehan minimal 100 kursi pada pemilu mendatang. Muhaimin sempat melontarkan kiasan, “Langit yang biru tak akan sempurna tanpa bumi yang hijau menggelora.” Cak Imin, sapaan akrabnya, juga menyinggung tentang penyempurnaan sistem politik dan demokrasi, yakni pembatasan parliamentary threshold. “PKB, meski siap dengan PT 5 persen, kami berharap PT maksimal 3 persen,” katanya. Mukernas PKB, kali ini, cukup istimewa. Bukan semata karena agenda pembahasan dalam mukernas, namun lebih pada kedatangan SBY untuk membuka acara tersebut. Ja-

maknya, kecuali Partai Demokrat, forum internal selevel mukernas di partai-partai lain dibuka oleh ketua umum sebagai pimpinan tertinggi partai. Terkait hal tersebut, Sekjen DPP PKB Imam Nahrawi menolak, jika hal tersebut dijadikan indikasi bahwa PKB telah menjadi subordinat dari SBY. Menurut dia, sikap partainya yang hampir selalu sama dengan Partai Demokrat hanya merupakan konsitensi terhadap komitmen berkoalisi. “Terhadap Pak SBY ataupun pemerintah, kami tidak mengekor,” tegas Imam, usai pembukaan mukernas. Dia menyatakan, partainya mengundang SBY sekaligus untuk membuka acara dalam kapasitas sebagai presiden. “Kebetulan beliau bisa dan berkenan, ya syukur alhamdulillah,” ujarnya. Saat itu, setelah menyampaikan pidato, SBY didaulat untuk memukul bedug sebagai tanda mukernas resmi dibuka. Muhaimin beserta Gubernur DKI Fauzi Bowo dan sejumlah petinggi PKB lainnya hanya mendampingi di belakang SBY. (fal/dyn)

Ancaman Bom yang Pertama, Sangka Ada ... dari halaman 1 kekerasan semacam ini. Kenapa Anda berpikir ada motif politik di balik ini semua? Sekali lagi saya katakan, ini baru sangkaan saya yang masih perlu dibuktikan. Tapi yang perlu diketahui, ancaman semacam ini baru pertama kali saya terima. Bertahun-tahun saya aktif di JIL dan bergelut dengan wacana keagamaan baru pertama ada ancaman

dengan menggunakan bom seperti ini. Saya sempat berpikir, apakah ini ada hubungannya dengan posisi saya di Partai Demokrat belakangan ini? Apakah ini ada hubungan kencangnya saya bersuara tentang reshuffle atau koalisi belakangan ini? Terkait surat pengirim bom yang meminta Anda memberikan kata pengantar dalam bukunya, apakah sempat atau pernah berkomunikasi sebelumnya dengan Anda?

Saya tidak kenal, dan merasa belum pernah berkomunikasi. Dengan adanya ancaman bom seperti ini, apakah akan berpengaruh terhadap aktivitas Anda kedepan? Sama sekali tidak. Kita tidak boleh kalah atau menyerah dengan model ancam-mengancam. Selama ini, saya sudah kenyang dengan ancaman. Dulu (saat masih aktif di JIL) banyak SMS, telpon, ataupun surat ancaman yang disampaikan ke saya, dan itu tidak

Peduli Air Bersih dari halaman 1 tentang kegiatan barunya ini. “Saya terlibat dikampanye air bersih. Sebab mendapatkan air bersih juga merupakan hak manusia,” katanya. Alasan mengikuti kampanye, kata dia, adalah kesadaran terhadap lingkungan. Bintang film Darah Garuda itu terkejut ketika mengetahui data bahwa 130 anak meninggal karena kekurangan air bersih. “Saya kaget sekali waktu mengetahui informasi itu. Ternyata Indonesia masih ada daerah yang kekurangan air bersih ya. padahal itu kan berguna untuk kelangsungan generasi yang akan datang,” ucapnya. Dia pun mengaku baru tersadar setelah disodori datadata tersebut. Apalagi dia juga pernah melihat secara langsung bagaimana akses air bersih di daerah saat harus melakoni syuting. “Waktu syuting di Gunung Kidul saya hanya ke toilet kalau memang benar-benar butuh. Karena memang air bersihnya susah. Sementara kalau di Wakatobi air bersih itu sangat mahal. Mengambilnya juga jauh,” ungkapnya. Kekasih Rio Dewanto ini memang sempat

tinggal beberapa waktu di Wakatobi untuk pembuatan film. Kata Atiqah sanitasi di sana sangat buruk.

“Makanya kalau mau cari air tawar itu susahnya. Cuma bagaimana lagi memang tidak ada pilihan,” lanjutnya. (jan/tia)

membuat saya surut. Begitupun dengan sekarang. Meski, rasa sedih ini sesungguhnya terasa begitu mendalam. Terakhir, apakah ada yang masih ingin Anda sampaikan? Saya menyampaikan duka mendalam. Terutama, bagi korban. Semoga mereka segera diberi kesembuhan. Keluarga juga diberikan kesabaran. Sekali lagi saya sampaikan duka mendalam. (dyn)

dari halaman 1 Ini terlihat dari jenis bom yang dikirimkan. Bom buku yang dikirim kemarin sebenarnya tak lebih dari detonator saja. Detonator adalah elemen bom yang berfungsi sebagai pemula ledakan, dan ledakannya memang kecil. “Bahan peledak tak bisa meledak bila tak ada pemula ledakan atau pemicu ledakan, yakni detonator itu,” kata pria yang pernah malang melintang di sejumlah daerah konflik, mulai dari Poso hingga Mindanao tersebut. Selain itu, hanya mengirimkan satu detonator saja, menegaskan indikasi tersebut. “Kalau niat membunuh, paling tidak

butuh 3, 4, hingga lima detonator. Tapi ini satu saja. Jadi niatnya memang melukai, bukan membunuh,” tandasnya. Dari analisanya, bom buku yang tak lain adalah detonator itu berbahan lead azid, campuran dari natrium acid dan lead nitrat. “Ini adalah detonator yang paling sensitif. Tergoncang sedikit saja, langsung tak stabil dan memicu ledakan,” imbuhnya. Dikatakan sumber tersebut, perancang bom tersebut tampaknya cukup profesional dan jago buat bom. “Dia bisa merancang dan mendesain bom dalam bentuk buku itu menunjukkan tingkatannya cukup jago. Kalau dia mau, bukan hanya tangan saja yang han-

cur,” tambahnya. Selain itu, sumber tersebut mengatakan bahwa soal bom tersebut kini menjadi bahan pembicaraan dan rasan-rasan di kalangan ikhwan. “Karena ini bukan perbuatan kelompok-kelompok yang biasanya menjadi mainstream. Ini perorangan atau membuat kelompok sangat kecil, tampaknya,” ucapnya. Dia juga mengatakan bahwa dari analisa sejumlah ikhwan, bom tersebut identik dengan bom sepeda pancal pada pertengahan 2010 lalu. “Namun, belum jelas hingga kini dari kelompok mana pelakunya.” Hal ini dibenarkan oleh Ali Fauzi, salah satu mantan pentolan Jamaah Islamiyyah. (ano)

Bom Meledak di Kantor JIL dari halaman 1 menyalahkan Gegana yang terlambat tiba. Ia lebih menyalahkan anak buahnya yang tidak mau bersabar an menangani sendiri bingkisan itu. ”Saya kira ngga juga. Cuma tidak sabar mereka. Kita tunggu (dulu). Tapi karena nggak sabar,” paparnya. BANJIR KUTUKAN Teror bom yang menarget Ulil Abshar Abdalla jadi korban kemarin menuai kecaman dari berbagai pihak. Sekjen PB NU Marsudi Suhud menegaskan, tidak ada agama apapun yang melegalkan kekerasan dilakukan oleh umatnya. “Karenanya, PB NU mengutuk pengiriman bom yang meledak di Utan Kayu. Atas nama apapun, termasuk agama, kekerasan tidak bisa dibenarkan,” tandas Marsudi, di Jakarta, kemarin (15/3). Karenanya, dia meminta agar aparat kepolisian mengusut tuntas motif maupun dalang pengiriman bom tersebut. “Kami (PB NU, Red) juga akan ikut mengawal pengusutan kasus ini hingga tuntas,” imbuhnya.

Marsudi khawatir, jika tidak diungkap dengan tuntas, teror melalui pengiriman paket bom akan berimplikasi luas. Masyarakat akan dihinggapi rasa takut dan trauma. “Yang terpenting itu jangan sampai masyarakat kehilangan rasa aman,” ujarnya. Di PB NU, Ulil pernah menjabat sebagai ketua Lakpesdam NU. Sebuah lembaga kajian di bawah naungan NU. Teror bom terhadap Ulil tersebut juga mengundang reaksi keras dari Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Menurut dia, praktek teror semacam ini merupakan imbas dari kegagalan memahami makna kemanusiaan dan subtansi ajaran agama secara utuh. Anas menegaskan semua teror bom, atas nama dan dalih apapun, tidak bisa diterima akal sehat dan melawan nilai kemanusiaan. “Saya mengajak kita semua untuk saling berkirim rasa damai, semangat kasih, saling respek, spirit toleransi, persahabatan dan persaudaraan. Jika terjadi perbedaan pandangan, mesti disikapi dengan dewasa,” tegas mantan Ketua Umum PB

HMI, itu. Penyerangan terhadap “warga penghuni” Komunitas Utan Kayu juga memancing keprihatinan mendalam dari Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR). Sekretaris Nasional JPPR Masykurudin Hafidz menyebut Jaringan Islam Liberal (JIL) yang didirikan Ulil dan stasiun radio KBR 68H adalah dua anggota dari 38 jaringan JPPR. JPPR merupakan jaringan para aktivis yang berkonsentrasi meningkatkan partisipasi masyarakat dalam sistem demokrasi. Mereka juga memiliki komitment yang sama untuk menciptakan situasi negeri yang aman dan damai. “Peristiwa pengeboman ini merupakan indikator perluasan wilayah kekerasan, karena selama ini kekerasan yang terus terjadi terkesan dibiarkan oleh pemerintah,” ujar Masykurudin. Dia mendesak aparat secepatnya menangkap aktor dibalik bom tersebut. “Selain untuk kembali menjamin rasa aman masyarakat, juga karena korban berasal dari anggota kepolisian,” tandasnya. (dyn/pri/zul/ jpnn)

Anggodo Berikan Kesaksian di ... kata Anggodo lagi, miliaran dari halaman 1 uang yang dimintakan dengan Dikatakan Anggodo soal Ary mengatasnamakan permintaan Muladi “membantu”, bukanlah Antasari Azhar, Chandra Hamdalam konteks kerja perusaha- zah, Bibit S Rianto dan Ade an. Melainkan, semata dalam Raharja, disetujui begitu saja kasus yang sedang dihadapi PT oleh pihak Anggoro melalui Masaro dalam proyek penga- adiknya Anggodo. “Semuanya memang belum daan SKRT di Kemenhut. Total uang yang dimintakan dikucurkan ke Ary Muladi,” KPK, sebagaimana disebutkan tandasnya. Sidang dengan terdakwa Ary Ary Muladi, ujar Anggodo, jumlahnya adalah Rp 12 miliar. Muladi yang dimulai sekitar Tahapan demi tahapan kucuran pukul 10.00 WIB, dengan agenpun dijalankan, dengan harap- da pemeriksaan saksi itu, hingan ada kelonggaran dari KPK, ga kini masih berlangsung. Ary termasuk pencabutan cekal sendiri didakwa jaksa karena terhadap Anggoro. Makanya, dianggap menghalangi pe-

meriksaan kasus korupsi, dengan mencoba untuk menyuap pejabat KPK. Pertanyaan demi pertanyaan majelis hakim dijawab lancar oleh Anggodo, terpidana yang hukumannya semakin berat di tingkat Kasasi MA tersebut. Mengenakan batik cokelat muda, pria yang rambutnya sudah memutih itu terlihat santai memberi keterangan. Sementara terdakwa Ary Muladi, yang juga menggunakan batik berwarna gelap, menyimak seksama keterangan Anggodo. (mur/jpnn)


CMYK

KOMBIS

RABU, 16 MARET 2011

20

RADAR TEGAL

PKPU Seleksi 100 Penerima Beasiswa TEGAL - Menindaklanjuti kegiatan sebelumnya, PKPU Tegal menggelar seleksi penerima beasiswa terpadu untuk 100 yatim piatu. Kegiatan yang dilaksanakan di kampus Politeknik Harapan Bersama Tegal ini diikuti 117 peserta dari tingkat SMP dan 98 peserta dari tingkat SMA. ‘’Tahun sebelumnya kita memberikan beasiswa kepada 20 anak, dan alhamdulillah tahun ini tambah 100 lagi,’’ ungkap Fauzi dari PKPU Tegal. Dijelaskan Fauzi, masingmasing peserta mengerjakan tes tertulis berupa psikotes untuk menilai kepribadian calon penerima beasiswa ini. ‘’Kami ingin mengetahui kepribadian mereka, disamping nilai akademik,’’ ujarnya. Termasuk sejauh mana mereka bertang-

gung jawab, dan bisa mengikuti aturan yang ada dalam program ini. Peserta mengerjakan soal dalam waktu 1,5 jam. Dilanjutkan dengan pemberian motivasi. Beasiswa kepada yatim ini diberikan dalam bentuk uang maupun pembinaan. Uang ini digunakan untuk keperluan pendidikan seperti biaya sekolah dan keperluan seperti alat tulis dan lainnya. Selain itu, penerima beasiswa juga diberi pembinaan tentang religi serta motivasi dan enterpreneur. ‘’Kami juga ada semacam virtual panti atau virtual pesantren,’’ tambahnya. Pihaknya membentuk semacam panti tanpa ada gedung dan anakanak tetap mendapatkan pengarahan serta pembinaan di rumahnya masing-masing.

Dengan beasiswa ini, lanjutnya, diharapkan prestasi mereka lebih meningkat. Sekaligus bisa menjadi tauladan atau contoh bagi yang lainnya. ‘’Kami lebih mengutamakan pada pembentukan karakter dan kepribadian mereka,’’ kata Fauzi. Dengan pemberian motivasi, juga entrepreneur tadi, setidaknya ada kelebihan dibandingkan yang lain setelah lulus sekolah nanti. Adapun penerima beasiswa ini diprioritaskan bagi mereka yang yatim piatu, berprestasi, serta memiliki kepribadian yang bertanggung jawab. Agus, salah satu peserta mengaku senang dengan adanya beasiswa ini. Sehingga bisa meringankan beban orang tuanya untuk urusan sekolah. (ela)

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

PROMO TERBARU – Pelanggan simPATI Freedom bisa menikmati promo terbaru yakni nelpon gratis berjam-jam mulai 10 Maret 2011.

Aktifkan Perdana SimPATI Freedom Gratis Nelpon Berjam-jam TEGAL – Telkomsel kembali memberikan promo terbaru bagi pengguna simPATI dengan gratis nelpon berjamjam. Pelanggan simPATI dapat menikmati gratis nelpon 6 jam ke lebih dari 97 juta pelanggan Telkomsel. Promo tersebut berlaku di seluruh Indonesia mulai 10 Maret 2011. Manager Branch Purwokerto-Tegal Telkomsel Badar, Selasa (15/3) mengatakan, simPATI gratis nelpon berjam-jam memberikan gratis nelpon mulai pukul 00.00 hingga 10.59. Cukup nelpon 1 menit, panggilan selanjutnya pelanggan memperoleh gratis nelpon selama 6 jam berlaku mulai pukul 00.00 hingga 05.59. Dengan nelpon selama 1 menit mulai pukul 06.00, pelanggan kembali

mendapatkan gratis nelpon sepuasnya hingga pukul 10.59 untuk panggilan-panggilan berikutnya. Selanjutnya, mulai pukul 11.00 hingga 23.59, pelanggan simPATI dapat menikmati tarif nelpon yang sangat murah hanya Rp 30 per menit ke pelanggan Telkomsel yaitu kartuHALO, simPATI dan Kartu AS. Menurutnya, promo simPATI gratis nelpon berjam-jam merupakan upaya nyata Telkomsel dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan komunikasi yang murah dan berkualitas. “Cukup dengan membeli dan mengaktifkan perdana simPATI freedom mulai 10 Maret 2011, pelanggan bisa menikmati gratis nelpon hingga 6 jam dan tarif nelpon murah hanya Rp 30 per menit,” katanya. Untuk pelanggan simPATI lainnya, lanjut dia, masih dapat menikmati promo double Talkmania berupa bebas nel-

pon ke seluruh pelanggan Telkomsel berkali-kali hingga 100 menit. Program ini hadir dengan bonus ekstra nelpon 100 menit pada hari selanjutnya. Promo tersebut memberikan peluang lebih besar bagi pelanggan simPATI mendapatkan layanan sesuai dengan wilayah pendaftaran baik siang maupun malam hari. Talkmania siang bisa digunakan nelpon mulai pukul 01.00 hingga 18.00 dengan cukup sekali melakukan aktivasi antara pukul 01.00 hingga 16.30. Talkmania malam berlaku pukul 17.00 hingga 23.59 dengan melakukan aktivasi antara pukul 17.00 hingga 23.30. Bonus ekstra nelpon 100 menit dapat dinikmati di hari selanjutnya mulai pukul 00.00 hingga 05.59. Untuk registrasi double Talkmania, cukup SMS dengan mengetik, TM ON kirim

ke 8999 atau hubungi *999*99#. Pelanggan hanya dikenakan biaya Rp 2.000 untuk mendaftar Talkmania siang atau setara dengan Rp 10 per menit. Sementara biaya pendaftaran Talkmania malam Rp 2.500 untuk pelanggan di Sumatera, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Barat. Untuk mengecek status aktivasi double Talkmania, saldo durasi dalam satu hari penggunaan maupun bonus lain dapat diakses melalaui *889#. Sementara pengecekan transaksi terakhir termasuk yang menggunakan pulsa double Talkmania bisa mengecek melalui *887#. “Untuk menjamin kenyamanan pelanggan simPATI dalam promo tersebut, Telkomsel telah menyiapkan jaringan berkualitas yang didukung 37.000 BTS yang mengcover 97 persen wilayah populasi Indonesia,” pungkasnya. (gun)

LAELA NURCHAYATI/RATEG

SERIUS - Sejumlah peserta penerima beasiswa terpadu PKPU serius mengerjakan psikotes untuk seleksi tahun ini.

Rotan Masih Sulit Tumbuh JAKARTA- Pelaku usaha mebel dalam negeri terus memacu pasar ekspor. Mereka aktif menggelar pameran dengan tujuan menarik pembeli dari luar negeri sehingga bisa mendongkrak penjualan. Termasuk momen Pameran Mebel dan Kerajinan Internasional (International Furniture & Craft Fair Indonesia atau Iffina) 2011. Ketua Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) Ambar Tjahyono mengatakan pameran bisa mendongkrak kinerja industri mebel. Respons positif pembeli tersebut membuat Asmindo op-

timistis target transaksi selama Iffina serta tiga bulan ke depan bisa meraup USD 400 juta. Target tersebut naik dari tahun lalu sebesar USD 350 juta. “Untuk menjaga pasar, kami akan menggelar pameran lagi September nanti,” tandas Ambar kemarin (14/3). D ijelaskan, pameran tersebut sama-sama untuk mendukung pelaku usaha dalam negeri tapi dengan konsep berbeda. Ditargetkan untuk pameran nanti bisa meraih omzet sebesar USD 250 juta. Dilanjutkan pameran tersebut bisa dibilang terbaik di ASEAN. Dari sisi pembeli, pameran itu mendatangkan

3.500 calon pembeli dari 120 negara. Antara lain, Amerika, Afrika dan Australia. Menurut dia, pembeli dari berbagai negara tersebut tertarik karena industri dalam negeri bisa menampilkan produk yang memiliki inovasi desain. Secara terpisah Ketua Umum Asosiasi Mebel dan Kerajinan Rotan Seluruh Indonesia (Amkri) Hatta Sinatra mengatakan pengusaha rotan tidak berharap besar dari pameran. Akan tetapi minimal lewat pameran bisa membuat mereka tetap eksis di kalangan pembeli dari luar negeri. “Biasanya kalau pameran malah tidak ada transaksi,” kata dia. (res/jpnn)

Komoditas Pimpin Apresiasi JAKARTA - Di tengah keterpurukan bursa Jepang yang dilanda musibah, indeks harga saham gabungan (IHSG) justru ditutup menguat 27,611 poin (0,78 persen) ke level 3.569,839. “Indeks berbalik arah ke area positif didorong saham-saham sektor komoditas yang mencatatkan penguatan,” kata Analis Madani Securities Dadan Syarifuddin kemarin. Salah satu faktor yang membuat saham komoditas menjadi menarik, kata Dadan, adalah imbas bencana di Jepang sehingga permintaan terhadap produk komoditas akan meningkat. Hal tersebut membawa sentimen positif terhadap semua emiten pertambangan. “Investor memandang permintaan hasil bumi nanti akan meningkat. Hari ini (kemarin) investor banyak yang masuk ke sektor saham emiten yang bergerak pada hasil bumi,”

ujarnya. Selain itu, investor diperkirakan mulai mengalihkan dananya dari bursa Jepang ke bursa Asia, termasuk Bursa Efek Indonesia (BEI). Dana asing pun kembali masuk ke lantai bursa dengan transaksi investor asing membeli bersih (foreign net buy) Rp 196,095 miliar. Kepala Riset Recapital Securities Pardomuan Sihombing mengatakan kenaikan indeks yang didorong saham komoditas kemarin sebagai wujud reaksi berlebihan terhadap emiten pertambangan. Menurut dia, kenaikan permintaan terhadap pertambangan, terutama batu-bara dari Jepang, tidak akan terjadi dalam jangka pendek dan menengah. “Sebab, mereka akan fokus pada pemulihan infrastruktur dan evakuasi terlebih dahulu,” ucapnya.

Kenaikan permintaan batubara dari Indonesia bisa terjadi dalam jangka panjang setelah proses pemulihan berjalan. “Untuk pabrik-pabriknya paling tidak butuh lebih dari enam bulan. Dengan begitu, kenaikan permintaan akan terjadi setelah periode tersebut,” terangnya. Frekuensi transaksi perdagangan kemarin mencapai 93.954 kali pada volume 3,95 miliar lembar senilai Rp 4,275 triliun. Sebanyak 127 saham naik, 91 turun, dan 78 stagnan. Kecuali Jepang, mayoritas bursa di Asia kemarin menguat. Indeks Komposit Shanghai naik 5,11 poin (0,17 persen) ke 2.938,91; indeks Hang Seng menguat 96,10 poin (0,41 persen) ke 23.345,88; indeks Nikkei 225 turun 633,94 poin (6,18 persen) ke 9.620,49. (gen/oki/jpnn)

Kaisar Motor Luncurkan Produk Tangguh Triseda XP (Extra Power) BREBES - Satu lagi bukti komitmen Kaisar Triseda Motor untuk terus berinovasi mengembangkan produk-produk bermutu yang mengerti dan menjawab kebutuhan konsumen, Kaisar Triseda keluarkan produk teranyarnya. Sepeda motor roda tiga yang diberi nama Triseda XP (Ekstra Power) merupakan produk baru yang memiliki kelebihan-kelebihan dari produk sebelumnya. Menurut Direktur Cahaya Murni Kaisar, Dealer Sepeda Motor Kaisar Klampok Brebes, Hadi Santoso, Triseda XP dihadirkan dengan keunggulankeunggulan pada sepesifikasi teknik, sistem elektrik, mesin, rangka hingga kapasitas muatannya. Selain tromol rem yang lebih besar, Triseda XP juga memiliki gardan dengan extra power gear. Selain itu ditunjang oleh engine 150 cc yang membuatnya hemat BBM, water

cooling system hingga memiliki idependent dual shock system yang membuatnya lebih tangguh dan stabil. “Baknya juga lebih panjang, yaitu 160 centimeter bisa memuat lebih banyak. Apalagi didukung oleh mesin yang canggih, Triseda XP akan mampu melaju dengan stabil meski membawa beban hingga 8 kuintal dan menanjak sekalipun,” ujar Hadi. Dengan ketangguhannya, Tridesa XP, menurutnya, akan bisa menjawab kebutuhan transportasi, jasa maupun usaha niaga yang membutuhkan distribusi yang banyak. “Ini sangat tangguh dan cocok untuk petani, pedagang maupun profesi lainnya,” lanjutnya. Sebab, type baru Triseda XP ini memang dirancang untuk pekerjaan yang lebih berat. Dengan tenaga ekstra. “Triseda sanggup menempuh medan berat dan beban muatan yang

lebih berat dibanding dengan yang lain,” ujarnya. Produk bermutu ini ditawarkan dengan harga promo pada bulan Juni sd Agustus 2010, yaitu sekitar Rp 20 juta 5 ratus ribu. “Selain produknya unggul, kami juga menyediakan garansi hingga perlengkapan suku cadangnya,”

imbuh Hadi. Triseda XP bisa anda dapatkan: di Cahaya Murni Kaisar, Jl. Raya Klampok 208 Brebes, Telp. 0283-3337689, SMS 24 jam: 0819 3181 6618. Tegal: Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No. 72 Pesurungan (Sebelah Timur Bebek Goreng H.Slamet) Tegal, Telp. 3322689 (adv)


Radar Tegal 16 Maret 2011