Issuu on Google+

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

SELASA, 16 FEBRUARI 2010

Baridin Tampung Noordin karena Muhajirin

INDEKS

Hakim dan Saksi Berdebat HAL. BREBES DAN BUMIAYU

Jadi Saksi Terakhir untuk Teroris Palembang

MayatLelakiTerdampardiMuarareja HAL. METROPOLIS

Klarifikasi Kader dan Pengurus PDIP Panas HAL. PEMALANG

Belajar di Lab, Bisa Langsung Praktek HAL. XPRESI

APA MANING... NAUFAL WIDI A.R/ JAWA POS

SAKSI TERAKHIR - Baridin, mertua Noordin M. Top, menjadi saksi dalam persidangan perkara teroris jaringan Palembang dengan terdakwa Syaefudin Zuhri di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, kemarin (15/2).

JAKARTA - Tersangka terorisme Baridin alias Bahrudin Latif muncul di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, kemarin (15/2). Mertua gembong teroris yang telah tewas, Noordin M. Top, itu menjadi saksi terakhir yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum dalam perkara teroris jaringan Palembang, Syaefudin Zuhri alias Tsabit. Baridin menjadi orang ketiga yang memiliki hubungan keluarga dengan Noordin. Sebelumnya (1/2), istri Baridin, Dwi Astuti, dan anakke hal 19 kol 4

Divonis Seumur Hidup DOK.RADAR PEKALONGAN

DEMO - Sejumlah elemen masyarakat beberapa kali melakukan demo menuntut dituntaskannya kasus dugaan video/foto seronok yang diduga melibatkan Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan.

Kasus Mesum Belum Terungkap PEKALONGAN - Beberapa kasus di Kota Santri yang berkaitan dengan pergaulan bebas di masyarakat, seperti perbuatan mesum yang diabadikan dalam peralatan digital, seperti kamera, handphone, maupun gambar, belum terungkap hingga sekarang. Kapolres Pekalongan AKBP Edi Murbowo melalui Kasatreskrim Polres Pekalongan AKP Kusno saat dihubungi Radar, Senin (15/2) mengaku kesulitan dalam memecahkan kasuskasus mesum tersebut, seperti kasus video mesum di Pantai Wonokerto.

Susrama Cs Terbukti Bunuh Wartawan Radar Bali DENPASAR - Tiga dari sembilan terdakwa pembunuhan wartawan Radar Bali (Jawa Pos Group), AA Gde Bagus Narendra Prabangsa atau biasa disapa Asa, pada 11 Februari 2009 divonis bersalah oleh majelis hakim di PN Denpasar Senin (15/2) kemarin. Untuk itu, mereka diberikan hukuman bervariasi oleh tiga tim majelis hakim yang berbeda.

Ir Nyoman Susrama MM yang dituntut mati oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dihukum seumur hidup. Sementara Komang Gde ST divonis 20 tahun penjara. Sebelumnya, JPU menuntut Komang Gde ST dengan hukuman seumur hidup. Sedangkan IB Narbawa alias Gus Oblong yang sebelumnya dituntut 2,5 tahun dihukum 5 tahun potong masa tahanan. Persidangan sendiri digelar di dua ruangan yang berbeda. Pada ruang sidang utama, menghadirkan terdakwa Ir Nyoman Susrama yang divonis sebagai otak sekaligus

perencana pembunuhan terhadap Prabangsa. Sedangkan di ruangan yang lain, secara bergantian majelis hakim menyidangkan Komang Gde ST dan Gus Oblong. Saat sidang dengan terdakwa Susrama berjalan mulai pukul 11.30 Wita, cuaca wilayah Denpasar dan sekitarnya sangat panas. Akibatnya, ruang sidang yang cukup luas pun terasa panas. Namun, tiga majelis hakim (Djumain, Sigit Sutanto dan IGP Komang Wijaya Adhi) terus membacakan amar putusannya secara bergantian tanpa break. Dan, setelah menjalani sidang selama lima

jam lebih, tiba-tiba hujan mengguyur Denpasar dan sekitarnya. “Kepada terdakwa silakan berdiri!” pinta Ketua Majelis Hakim, Djumain. Tanpa ragu Susrama yang mengenakan kemeja batik dan celana hitam kemudian berdiri. Setelah itu, Djumain melanjutkan pembacaan putusannya. Majelis menyatakan, Susrama terbukti melanggar pasal 340 KUHP Jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP tentang pembunuhan berencana secara bersama-sama. “Pembunuhan yang dilakukan ke hal 19 kol 4

DOK.RATEG

Nyoman Susrama MM

Pengusutan Aliran Dana Century ke Parpol Buntu

ke hal 19 kol 1

SEMOK

Ardina Rasti DOK.JAWA POS

PERIKSA DOKUMEN - Pimpinan dan anggota Pansus Bank Century Idrus Marham (kanan) dan Maruarar Sirait (tengah) disaksikan Ketua BPK Hadi Purnomo (kiri) memeriksa dokumen berisi KKP, Kamis (11/2) lalu diJakarta.

JAKARTA - Pengusutan aliran dana bailout Bank Century ke partai politik atau pasangan calon presiden tertentu masih buntu. Hingga kemarin, Pansus Hak Angket Bank Century belum bisa menemukan fakta aliran dana ke parpol atau capres tertentu. Anggota Pansus dari F-PKS Andi Rahmat mengatakan, hingga pertemuan dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) kemarin, belum ditemukan fakta keterkaitan langsung antara pemilik rekening Bank Century ke parpol. “Sampai saat ini baru indikasi-indikasi, belum fakta,” ujarnya usai rapat tertutup Pansus dengan PPATK kemarin (15/2). Menurut Andi, satu-satunya fakta yang mengaitkan nasabah Bank Century dengan parpol atau capres adalah PT Asuransi Jaya Proteksi (AJP). “Itu pun tidak bisa ditentukan apakah sumbangan ke tim kampanye itu berasal dari dana bailout,” katanya. Pernyataan senada dilontarkan Ketua Pansus Hak Angket Bank Century Idrus Marham. Dia mengakui, belum ada fakta kuat yang menunjukkan aliran dana bailout ke parpol atau capres. “Memang belum, tapi ini kan masih berproses,” terangnya. Belum adanya fakta aliran dana tersebut ditanggapi gembira ke hal 19 kol 1

Reaksi Keluarga Korban dan Terpidana Atas Vonis Pembunuhan Wartawan Radar Bali

Target Terpenuhi Tahun Ini MENJAGA kondisi tubuh agar fit dan bugar merupakan hal penting bagi sebagian artis. Tak terkecuali Ardina Rasti. Untuk menjaga kebugaran dan daya tahan tubuh, paling tidak dara kelahiran Jakarta, 6 Januari 1986, itu berolahraga seminggu sekali. Selain rajin berolahraga, Rasti gemar menjalani olah tubuh, seperti menari dan aerobik. Hal tersebut dilakukan dua minggu sekali. Saat berolah tubuh, dia selalu melakukannya di luar ruang. “Saya tidak suka berolahraga di dalam ruang. Sebab, saya tak bisa mengeluarkan banyak keringat dan tidak terkena langsung sinar matahari,” beber bintang film Terowongan Casablanca tersebut. Karena itu, Rasti jarang terlihat pucat dalam setiap penampilan. Ketika ditanya soal target yang ingin diraih pada 2010, mantan kekasih Lucky Wija, eks personel grup Element, tersebut mengatakan sudah terpenuhi. Apa itu? Ternyata, mengombinasikan akting dan musik. Dalam film terbarunya nanti, selain berakting, Rasti mengisi soundtrack. “Saya senang banget. Sebab, target yang saya idamkan sejak tahun lalu terlaksana tahun ini,” ungkapnya. (irf/oki)

Sagung Mas Sudah Punya Firasat, Hening Tak Kuat Datangi Sidang Begitu vonis terhadap Ir Nyoman Susrama MM dibacakan, mendadak puluhan moncong kamera para awak media televisi dan fotografer langsung mengarah ke wajah istri Prabangsa Sagung Mas Putu Prihantini. Sementara Hening Puspitarini, istri Susrama tak tampak di persidangan. Bagaimana reaksi dari dua kubu ini? LAPORAN: DIDIK DP - ARI TEJA

SUASANA tegang tampak terlihat ketika ketua majelis hakim pimpinan Djumain membacakan vonis bagi Ir Nyoman Susrama, terdakwa pembunuh wartawan Radar Bali, AA Gde Bagus Narendra Prabangsa. Sejenak, sebelum membacakan amar putusannya bagi terdakwa, hakim Djumain meminta para pengunjung sidang termasuk jaksa penuntut umum (JPU) dan penasihat hukum terdakwa untuk berdiri. Susrama pun yang semula duduk di kursi pesakitan, kemudian berdiri. Tampak mengenakan baju batik bermotif coklat, usai mandengarkan vonis, tak banyak reaksi yang ditunjukkan dari adik dari Bupati Bangli, I Nengah

Arnawa. Bahkan suami anggota DPRD Bali, Hening Puspitarini dan mantan calon legislatif dengan suara terbanyak itu malah menunjukkan senyum usai menyampaikan pendapat pribadi atas putusan majelis hakim. Sementara, istri korban AA Prabangsa, Sagung Mas Prihantini didampingi Anak Agung Alit Oka (paman korban) dan juga adik iparnya AA Ayu Reiwati Suarnasari serta Pimred Jawa Pos Leak Kustiya. Ada juga Direktur Radar Banyuwangi dan Jember, Samsudin Adlawi dan Direktur Radar Malang, Rohman Budiyanto. Kepada Radar Bali, ke hal 19 kol 4

Miftahuddin/Radar Bali

BERBINCANG-BINCANG - Istri almarhum AA Prabangsa, Sagung Mas Putu Prihantini (kanan) berbicang-bincang dengan Pemred Jawapos Leak Kustiya (dua dari kanan), Samsudin Adlawi (dua dari kiri, Radar Jember) dan Rohman Budijanto (kiri, Radar Malang) seusai sidang vonis terdakwa Susrama di PN Denpasar kemarin (15/2).

Nok Slentik Baridin Tampung Noordin karena Muhajirin * Dadi kena getahe! Pengusutan Dana Century ke Parpol Buntu * Ora maring parpol, tapi oknum?

CMYK


WACANA

2

SELASA 16 FEBRUARI 2010

RADAR TEGAL

Isin Nganggo Bahasa Tegal? Oleh: Muh. Abduh PANJUL manggut-manggut mengikuti irama rapp. Bukan lagu rapp dari luar negeri sono. Tapi ini asli lagu rapp rasa Tegal. Ia pun nge-DJ di menjelang akhir lagu pas syair ”Okelah kalau bek.. bek.. Okelah ka.. ka.. lau bek.. bek..” Ya Dalipan lagi ber-hip hop ria dengan lagu dari Warteg Boys. “Lagune enyong nemen,” ujar Panjul. Kehadiran grup band Warteg Boys yang beranggotakan Bongki, Agus dan Ari memang memberi warna tersendiri. Apalagi kini lagu mereka bertajuk ‘Okelah Kalau Begitu’ cukup dinikmati oleh pencinta musik tanah air. Lagu ‘Okelah Kalau Begitu’ yang dibawakan dengan kocak dan liriknya dilafalkan menggunakan logat Tegal yang kental, membuat lagu ini sangat diterima oleh seluruh lapisan masyarakat. Belakangan ini lagu dengan lirik lucu dengan arransemen sederhana memang tengah digandrungi. Buktinya meski kemunculan lagu Okelah Kalau Begitu belum lama di pasaran. Namun tak dapat dipungkiri lagu tersebut telah mencuri hati penikmat musik tanah air. “Mulane ora usah isin-isin nganggo basa Tegal. Digawe lagu be apik nemen ka,” tutur Panjul kepada Azhar, teman kuliah Panjul. Sebenarnya Panjul dengan Azhar masih satu kampung. Tapi Azhar agak enggan membawa logat asli ke area kampus. Katanya malu kelihatan ngapaknya. Ia lebih senang menggunakan bahasa Indonesia. Kalau bahasa jawa, ia berusaha dengan logat kewetan-wetan, pokoknya dibuat berakhir o bukan a lagi. Bahasa Tegal memang unik. Konon Bahasa Tegal merupakan bahasa asli turunan dari bahasa sanksekerta, bukan bahasa Jawa keraton. Bahasa itu merupakan bahasa rakyat jelata yang mengagungkan egaliterianisme dan kesejajaran posisi manusia, tanpa pembedaan derajat. Hal ini berlawanan dengan bahasa Jawa yang dikeluarkan oleh Keraton, yang mempunyai beberapa tingkatan dari ngoko, ngoko alus, krama, krama alus, sampai krama inggil. Kata “inyong” dalam bahasa Tegal yang artinya saya, bisa berubah menjadi aku, dalem, kawulo, dan ingsun menurut bahasa Jawa Keraton, padahal artinya sama. Sepertinya tingkatan bahasa tersebut sengaja dikeluarkan untuk melegitimasi kekuasaan raja-raja Jawa. Setiap orang yang bertemu dengan raja diharuskan mempergunakan bahasa krama inggil. Dengan demikian, raja merupakan pejabat dengan hirarki tertinggi yang dihormati semua orang. Ini berlawanan dengan bahasa Tegal yang menganggap semua orang mempunyai derajat yang sama. Bahasa yang dipergunakan untuk berbincang otomatis juga sama, walaupun itu kepada jongos ataupun kepada raja. Hal ini membuat Keraton merasa kurang nyaman, sehingga mengeluarkan kebijakan bahwa bahasa Tegal merupakan bahasa yang kurang sopan. “Memang katone ora sopan, nrocok. Tapi sopan atau kurang sopan bahasa tersebut seyogyanya dilihat dalam konteks penggunaannya dan disesuaikan dengan ruang waktunya.” “Nyong sih dudu masalah kue. Cuma nyong ngger omong seasline ya katon wong desa...lucu diringokna,” kilah Azhar beralasan. Katon lucu. Panjul jadi teringat dengan upacara peringatan HUT Kota Tegal yang dilakukan dengan menggunakan bahasa Jawa Tegalan. Tak pelak momen yang harusnya penuh kekhidmatan dan penghayatan akan nilai-nilai sejarah masa lalu, tak ubahnya acara “Bukan Empat Mata”- nya Tukul Arwana di televisi yang penuh ger-geran. Tukul sendiri akhirakhir ini sering memasukan bahasa ngapak di jeda pertanyaan kepada bintang tamu. “Balik maning nang laptop, kaya kue!” “Kueh, terus pan keprimen ndele...” Dan pemerintah Kota Tegal, demi pelestarian bahasa Tegal, berencana memasukkan bahasa Tegal ke dalam kurikulum pendidikan sekolah. Kepala Disdik Suryaningsih Budiastuti mengatakan, bahasa asli tegalan memang semakin ke sini tergerus bahasa daerah lain. Banyak orang Tegal yang sudah tidak lagi menggunakannya. Bahkan bisa mengucapkan tetapi tidak tahu maknanya. Kyeh sedulur, rencana pemkot tentu harus didukung. Jangan sampai, anak-anak wong Tegal lupa dengan bahasa ibu. “Wis saiki ngresulaha nganggo bahasa tegal..sampeyan jegod ora?” (*)

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Suyuti Abdul Ghofir. Redaktur: Hesti Prastyani, Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi. Sekretaris Redaksi/Persh: Kharisma Dewi. Kota Tegal: Hermas Purwadi, M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan. Brebes: Abidin Abror. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Agus Wibowo, Khikmah Wati, Arief Nur Rahardian Sidiq, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Ali Basara, Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan (Koordinator), Dian Prayudi Aji, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Moch. Arifin (Manajer Tegal), Yully Trieyani, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Yuyuk Darwati, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: Anang Bastomi. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 10.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 32.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

Bumiayu Mengenang Gus Dur Oleh: Agus Khunaifi DI TENGAH bulan Februari ini warga Bumiayu menggelar peringatan 40 hari wafatnya Gus Dur. Ormas-ormas semisal NU, DDII, GKI, Gereja Katolik, dan Gereja Bethel Maranata, turut ambil bagian dalam perhidamatan yang diprakarsai oleh GP Anshor Kecamatan Bumiayu itu. Peringatan bertemakan Membumikan Gagasan dan Pemikiran Gus Dur, yang dirangkai dalam tiga acara: pawai kebangsaan, doa lintas agama, dan diskusi. Sekedar latah seremonial ataukah ada nilai khas yang hendak dikenang dan terus dihayati oleh warga Bumiayu? Barangkali itulah pertanyaannya. Bagi warga Nahdliyin di manapun, Gus Dur dimaknai dan diposisikan sebagai tokoh panutan sekaligus pahlawan. Kecerdasan leadership-nya mampu memelihara dan mendialogkan tradisi NU dalam kancah pergulatan strategi keumatan. Melanjutkan kepeloporan almarhum dalam segi itu menjadi kewajiban segenap Nahdliyin.

Seperti halnya warga NU di berbagai pelosok negeri, warga Bumiayu pun merasa sangat dekat dengan Gus Dur. Setidak-tidaknya ada tiga jasa penting yang tak mungkin dilupakan. Pertama, ketika mengemban amanat sebagai kepala negara, almarhum menunjuk putera terbaik Bumiayu, Prof Yahya Muhaimin sebagai Mendiknas. Kedua, membangun jalan lingkar alternatif untuk mengurai kemacetan kota. Ketiga, mendukung ikhtiar pendirian Universitas Bumiayu, meski hingga kini belum terwujud. Secara geografis dan sosial budaya, Bumiayu adalah kampung miniatur pluralitas. Sebagai wilayah Brebes Selatan, Bumiayu mengawinkan dua unikum budaya lokal: Tegal dan Banyumas. Warganya yang beraneka suku terbiasa berbahasa logat Sunda dan Jawa. Garis keislaman warga diwadahi dalam dua ormas yang kompak dan sama-sama besar, yaitu, NU dan Muhammadiyah. Bagaimana pun, keunikan primordial itu harus tetap ter-

pelihara sebagai sarana peningkatan hidup warga Bumiayu. Dalam kerangka itulah warga Bumiayu memaknai kehadiran dan tablig-tablig akbar Gus Dur sebelum wafat. Kini, sepeningal Gus Dur, warga Bumiayu tinggal mencatat kenangan indah, namun tidak pelu menjebak diri dalam kedukan dan romantisme yang tak berujung. Justru peringatan 40 hari wafatnya Gus Dur hendak difungsikan sebagai pembangkit gairah dan daya juang warga untuk melanjutkan pemikiran dan gerakan almarhum. Untuk memahami pemikiran Gus Dur, kata Greeg Barton, haruslah diawali dari karakteristiknya. Gus Dur adalah pemikir realis. Seluruh gagasannya diberangkatkan dari petimbangan antara idealitas dan realitas. Konsepsi dan praksis demokrasi yang diperjuangkan oleh Gus Dur semasa hidupnya, merupakan prodiuk pemikiran itu. Demokrasi dalam pandangan Gus Dur adalah sistem yang paling realistik untuk Indonesia, meski dia menya-

darinya bukan sistem yang terbaik. Kondisi objektifnya adalah kemajemukan Indonesia. Arus utama pemikiran keislaman Gus Dur pun tak terlepas dari karakteristik pemikirannya itu. Mendialogkan atau merukunkan ajaran-ajaran Islam kekinian dan ke-di sini-an merupakan pengejawantahan pemikiran realistik Gus Dur. Penafsiran kritisnya atas sumber-sumber ajaran Islam, menjadikan Islam yang-lahir di tanah Arab-mengindonesia, Islam yang berwajah budaya Indonesia. Kini, bukan hanya napas tilas pergulatan pemikiran Gus Dur yang patut kita lakukan, tetapi meneruskan langkah nyata perjuangan almarhum dalam konteks yang berwawasan masa depan. Nilai-nilai pluraritas, demokratik, dan egalitarian, harus terus disosialisasikan kepada segenap warga Nahdliyin. Semangat perbedaan khilafiyah harus sudah digeser oleh semangat gerakan anti kemiskinan dan anti kebodohan. Proyek-proyek besar kema-

Wonten Larangan Sampun Geburan

Bisane Listrik Sering Mati? INYONG tah belih ngarti masude PLN, bisane listrik sering mati padahal wong Kota Tegal pada mbayar listrik kabeh, anggere kaya kuwe berarti PLN selalu merugikan warga Tegal sing pagi pada usaha. Ora bengi ora awan masa listrik mati terus!! Pibe jon jare ente? Kalo begitu udah jangan ada listrik aja ooo, bubar bae PLN. 08156911XXX

Apa Karena Temannya Sendiri?

Sing Pan Tuku Sapa? PIMEN dongen PLN sekarepe wudele dewek, kaya enyong sing usahane bengi listrik mati awit sadurunge Maghrib kosi jam 1 bengi sing pan tuku sapa? Setan apa kuntilanak, aja bayarane tok sing ditampani, telat sadina be wis ditagih kaya rentenir. 081911496XXX

ora ngerti, go enyong sing penting meski ra dadi PNS urip serba cukup karo berkah, dadi pemimpin kue kudu ngerti nguasani perasaane wong cilik, basa kerene empati lah, dudu ngerasa duwe kuasa, sapenake boyok, paham oya para pejabat pimpinan. 085647586XXX

Judi Togel Masih Ada KEPADA Yth Bapak Kapolresta Tegal, di Jalan Glatik depan Gg 3 ternyata judi togel masih ada, bahkan ada aparat polisi yang setiap seminggu sekali minta jatah pada malam hari. 087830103XXX

Seenake Wudele Dewek

Korban Wis 17

PAN lapor, polisi kiye aku pan lapor elf yen mandeg luruh penumpang seenake wudele dewek, ora ndelengna mburine, ora riting ora apa, matur nuwun. 08640206XXX

YTH pejabat Kab Tegal, priben kiye gili bolong ning arah patung GBN Lebaksiu ngulon kok dideleng bae, korban wis 17 motor njungkel. 08156602XXX

Basa Kerene Empati DONGENE para PTT sekolah negeri moga-moga bae walkot bener-bener mikir nasibe PTT, tapi ya ora mung awit taun 2005 pengin urip tentrem, serba cukup, kepenak, para pejabat ra usah melu ngomong moni pada latah njaluk dadi PNS, sampeyan tah enak duit akeh mbuh kue olih korupsi ya mbuh kuwe

Penulis, dosen dan pengurus PAC GP Ansor Kecamatan Bumiayu

kenapa tiap kalo aku mau bayar SSP sering gangguan or eror baik di bank or di kantor pos. Kemana aku harus bayar? Terima kasih. 08812401XXX

PAK Bupati Tegal, OW Purin wonten larangan sampun geburan teng laut berbahaya! Tapi malah wonten sewanan ban malah ditulis resmi kangge fasilitas geburan alias adus-adusan, mangke ng wonten pengunjung kelelep niku sing tanggung jawab ya? Terose sih sing gadah sewanan ban niku oknum wakil UPTD OW Purin, kolam renange dadi sepi laka pengunjunge wis pada geburan ning laut kabeh alias adus-adusan. 087830342XXX

HARI Pers Nasional: oknum guru terlibat kasus sering, oknum polisi terperangkap masalah sering, PNS lain juga tak kalah seru, buruh dan yang lain juga sering, la wartawan ko tidak pernah? Apa karena temannya sendiri? Jadi tidak dipublikasan di media? 085642779XXX

nusiaan, terutama dakwah, pendidikan dan kemasyarakatan, yang sejauh menjadi bidang garapan NU, makin perlu ditingkatkan. Program-program perbaikan ekonomi keumatan pun harus menjadi agenda kejuangan NU, kini dan masa depan. Aset NU yang berupa limpahan sumber daya manusia dan modalitas kesejarahannya, hendaknya mampu melipatgandakan taraf hidup masyarakat. Demikian pula halnya kemaslahatan peran serta kepolitikan para tokoh dan kader Nahdliyin. Gus Dur sebagai tokoh kharismatik telah berpulang ke haribaan Al Khalik, dan seremoni pun harus selesai. Namun kepulangan itu tak harus bermakna meredupnya gagasan dan pemikiran almarum. Kata sahabat Ali RA, tinta ulama lebih mulia dari pada darah syuhada. Dalam kesirnaan raga, gagasan dan pemikiran selalu mungkin dilanjutkan. (*)

Berantas Premanisme KEPADA jajaran Pemkot Tegal berantas “premanisme” di Pasar Bandung, karena njueti lan najisi. 085742719XXX

Rong Wulan Wis Ambrol BAPAK Bupati Kab Tegal yang kami hormati, tolong domongna PU Penga-

iran aku ari ngenteni proyek irigasi kosih gemetet getet, tapi barang wis olih jebule garap pemborong, ari garapane apik sih mending. Wah garapane amburadul, nembe dadi rong wulan wis ambrol, contone neng cerih, toli jare pan ana fee go ketua P3A ne ya ora, aku keder kuwe sing arane jaman saiki, ora ngandel tiliki. 087832452XXX

Takut Dituntut UU ITE MAS Rateg yang bijak, sebetulnya saya ingin ngresula sama pemerintah daerah tapi takut dituntut dengan UU ITE. Tolong jelaskan UU ITE yang hubungan sama Ngresula, biar tidak seperti kasusnya Prita, jangan mung buka Rubrik Ngresula tapi masalah ditanggung sendiri, kalo jelaskan ngresulane kepenak suwun. 085727444XXX

Isih GTT Males KAREPE kepriben? Aku kecewa karo anggota FKKG or Non PNS jaluke dituruti tapi ra gelem mangkat, isih GTT males kepriben kuwe, ayo pada mangkat ben pada pinter. 02833279XXX

Sering Gangguan Or Eror YTH Bapak Kepala Kantor Pajak,

Maca Radar Tegal Ora Sih? YA Allah ya Rabbi untung aku selamat, aku winginane bar ngunjungi pengajian KH Afroni numpak motor maring Suradadi, jalan Panturane akeh sing mulai rusak, dibenerna oh, eben jalane alus kabeh, gadine ora jeglag jeglug. Aku khawatire mbokan ana kecelakaan, Pak Bupati maca koran Radar Tegal ora sih? Langgan Radar Tegal mbuh apa oh? Mbokan durung langganan. Matur nuwun. 085642502XXX

Beras Raskin Dijual? KEPADA yang berwenang apakah benar beras raskin dijual? Tolong dipikirkan lagi, kasian masyarakat miskin untuk bisa makan beras aja nunggu jatah eh masih disuruh bayar juga, nguyai segara. 085642256XXX PENGIRIM SMS NGRESULA YANG BERUNTUNG HARI INI 1. 081802883882 2. 085642527684 3. 085697879934 Anda mendapatkan Hadiah masingmasing 1 dus Susu Bubuk Kedelai AFIS, hadiah dapat diambil di Harian Pagi Radar Tegal dengan melampirkan fotokopi KTP dan menunjukan no HP anda.

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS 08159440722, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Bagi tiga pengirim Ngresula yang beruntung masing-masing mendapatkan satu dus (200 gr) susu bubuk kedelai produk AFIS Tiap Harinya. Produk tersebut dapat diambil di Kantor Radar Tegal dengan menyerahkan fotocopy KTP dan menunjukan no HP anda.


CMYK

SELASA, 16 FEBRUARI 2010

METROPOLIS

3

RADAR TEGAL

METRO

WATCH

Kebutuhan Trombosit Terus Meningkat

TINGKATKAN

Kebingungan Pedagang Kimpling PERSOALAN pedagang Pasar Kimpling yang baru saja direlokasi ke tempat baru beberapa waktu lalu bertambah. Selain soal pintu keluar, kali ini sebagian dari memilih menjual barang dagangan ke lahan lama. Menyikapi itu, Dewan meminta Dinas Koperasi UMKM Perindustrian Perdagangan bertindak tegas. Alasan Dewan, jika hal itu dibiarkan maka akan menambah masalah baru. Selain itu, Dewan menyatakan lahan lama harus kosong dan tidak ada aktivitas jual beli. Bagaimana komentar Anda dengan langkah-langkah pedagang yang memilih kembali berjualan di lahan lama? Jika ada solusi, apa solusinya? Perlukah Dewan meminta dinas terkait melakukan langkah-langkah tegas? Silakan kirim komentar Anda.

Kepedulian dengan Setetes Darah

Sampaikan komentar Anda ke No:

PERMINTAAN trombosit di UTDC PMI Kota Tegal dari hari ke hari terus mengalami peningkatan. Kondisi tersebut dikarenakan sejumlah pasien di rumah sakit membutuhkan trombosit untuk berbagai golonan. Sementara peran serta masyarakat atau pendonor menjadi salah satu sumber utama mendapatkan trombosit, baik pendonor rutin maupun pengganti. Tetapi, daya tahan trombosit yang hanya 3-5 hari membuat kebutuhan tersebut harus dimanage dengan dukungan peralatan

08159440722

USAHA

TES – Petugas UTDC PMI Kota Tegal mengecek trombosit untuk diketahui golongannya.

ke hal 9 kol 1 ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

ADI MULYADI/RATEG

POTONG TUMPENG - Owner Flash Family Karaoke and Caffe, Iman Santoso (kanan), memotong tumpeng sebagai tanda diresmikan tempat usahanya.

Jauh dari Maksiat BERIKAN kenyamanan dan pelayanan memuaskan para pengunjug dengan harga yang terjangkau. Inilah yang ditonjolkan Flash Family Karaoke and Caffe di Nirmala Square Blok F5, yang baru diresmikan Sabtu (13/2) malam kemarin. Selain itu, tempat karaoke baru yang memiliki satu hall, 7 room medium, dan 1 room VIP juga terlihat jauh dari kemaksiatan. Sebab, disitu tidak menyediakan minuman beralcohol jenis apapun dan Pemandu Lagu (PL). Manager Flash Family Karaoke and Caffe Huda Syafrizal mengatakan, itulah yang membuat tempat hiburannya lain dari pada yang lain. Sehingga pangsa pasarnya pun menyeluruh. Baik itu kalangan anak-anak sampai dengan orang dewasa. ke hal 9 kol 5

SOSIAL Linmas Terima Bantuan PERAYAAN Imlek atau Tahun Baru China 2561 Majelis Agama Konghucu Indonesia (Makin) Kota Tegal menyerahkan bantuan sembako kepada 142 anggota hansip/linmas se-Kelurahan Tegal. Bantuan itu diserahkan langsung secara simbolis oleh Walikota Ikmal Jaya di Kantor Kesbangpolinmas Balaikota, Senin (15/2) kemarin. Walikota Tegal Ikmal Jaya melalui Kasi Linmas Soni Sontani mengatakan kegiatan itu merupakan bentuk atau wujud kepedulian sosial dan perhatian dari umat Tionghoa terhadap semua penjaga keamanan (hansip) di 27 Kelurahan Kota Tegal dalam rangka merayakan Tahun Baru China. “Masing-masing kelurahan dari 142 orang mendapatkan bantuan tersebut ada lima orang per kelurahan,” ujarnya. “Di dalam bantuan sembako terdapat beberapa kriteria yang diberikan kepada hansip/linmas. Diantaranya, mereka benar-benar berasal dari keluarga kurang mampu dan juga berperan aktif dalam melaksanakan tugas di kelurahan.

Pegawai PDAM Dipensiunkan Dini TAHUN ini, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tegal bakal merombak struktur organisasi menejemen secara besarbesaran. Perusahaan yang mengelola air bersih tersebut akan mengusulkan pensiun dini sejumlah karyawannya pada Pemerintah Daerah (Pemda). Itu dilakukan karena PDAM merasa kini jumlah pegawainya terlalu banyak. Sehingga menyebabkan biaya oprasional tinggi

atau tidak seimbang dengan pemasukan alias kurang efesien. Selain itu, perbandingan antar tenaga teknis dan menejemennya juga tidak proporsional. Direktur PDAM H M Iqbal SE MM mengatakan, saat ini jumlah total pegawainya mencapai 144 orang. Dari jumlah tersebut perbandingannya 70 persen menejemen dan 30 persennya tenaga teknis. Sehingga kurang proporsional. Karena seharusnya tenaga teknis lebih banyak dari pada

menejemen. “Tahun ini saya akan mengajukan lay off atau pensiun dini pada pemda. Kemudian nanti akan ditawarkan kepada seluruh karyawan yang ada. Tentunya semua itu menggunakan aturan-aturan ayang berlaku. Ini semua demi kebaikan dan kelangsungan PDAM, agar bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggannya,” katanya, Senin (15/2).

Perencanaan Rusunawa Harus Matang AGAR pembangunan Rumah Susun Sewa Sederhana (Rusunawa) yang diperkirakan menghabiskan anggaran Rp 13 miliar terdiri dari Rp 12 dari APBN dan dana pendamping APBD Kota Tegal 2010 sebesar Rp 1 miliar bisa difungsikan secara maksimal, Pemerintah Kota (Pemkot) melalui dinas terkait harus merencanakan secara matang, mulai dari kepastian lahan sampai proses pembangunan dan pemanfaatan Rusunawa. Anggaota Komisi III DPRD Kota Tegal Rofi’i Ali, mengatakan,

hasil konsultasi ke Dirjen Pengembangan Perumahan dan Pemukiman ternyata pembangunan Rusunawsa dipastikan pada tahun ini. Sehingga, Pemkot harus secepatnya menentukan lahan yang akan digunakan untuk pembangunannya. Sebab kesiapan lahan yang sudah memiliki serifikat hak milik (SHM), serta kesiapan jaringan air bersih dan jaringan listrik siap sambung merupakan syarat mutlak yang harus dipenuhi Pemkot. ke hal 9 kol 1

ke hal 9 kol 5

Dewan Cek Proyek Air Bersih

ke hal 9 kol 5

SEMINAR M SAEKHUN/RATEG

TINJAU MENARA AIR - Rombongan Komisi III DPRD bersama-sama DPU, Inspektorat, dan DPPKAD, meninjau sumur artesis dan menara air bersih.

DEWAN akhirnya menindaklanjuti informasi soal proyek sumur artesis di empat kelurahan, yakni Kelurahan Keturen, Tunon, Debong Tengah, dan Sumurpanggang yang belum bisa dimanfaatkan. Padahal, dalam proyek tersebut, Pemkot telah mengalokasikan anggaran Rp 2,9 miliar. Anggota Komisi III DPRD H Hadi Sutjipto SH, Senin (15/2), mengatakan, informasi yang masuk menyebutkan bahwa hingga September 2009 proyek pembangunan sumur artesis belum bisa dimanfaatkan. Untuk mengecek realisasi pengerjaannya, Dewan langsung turun ke lapangan untuk mengeceknya. Dalam proyek tersebut, Pemkot telah menggelontorkan anggaran cukup besar, yakni Rp 2,9 miliar. Masing-masing sumur artesis Rp 700 juta. “Kami cek realisasinya biar tahu sejauh mana pembangunannya. Jangan sampai proyek ke hal 9 kol 5

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

TURUNKAN – Satpol PP Kota Tegal, Senin (15/2) menurunkan sejumlah spanduk dan reklame bodong di sejumlah ruas jalan protokol.

Reklame dan Spanduk Bodong Diturunkan KEBERADAAN reklame serta spanduk bodong alias tanpa ijin di sepanjang jalan protokol banyak dikeluhkan masyarakat. Penempatan yang tidak memperhatikan estetika pemasangan dan sebagian menempel pada fasilitas umum seprti gardu listrik, telepon, pohon dan sebagainya semakin bertambah jumlahnya. Untuk itu, Pemerintah Kota Tegal melalui Satuan Polisi Pa-

mong Praja, Senin (15/2) melakukan razia reklame dan spanduk yang tidak dilengkapi ijin di sejumlah titik seperti Jalan AR Hakim, Sultan Agung, Jendral Sudriman, Ahmad Yani dan sebagainya. Masyarakat dan pengguna jalan menyambut baik tindakan tegas yang diambil sehingga jalanan menjadi bersih dari reklame serta spanduk bodong. ke hal 9 kol 1

Wayang Golek Khas Tegalan

Tersisihkan Oleh Derasnya Modernisasi Budaya ZAKI MUBAROK/RATEG

HANGAT - Seminar kanker servik yang dihadiri 200 bidan se-Kabupaten Tegal berlangsung hangat.

Satu Wanita Meninggal Per Satu Jam MENCENGANGKAN! Ternyata, di Indonesia setiap satu jam terjadi kematian akibat kanker serviks. Berangkat dari keprihatinan tersebut, bertempat di Hotel Bahari Inn, Jumat (12/2), diadaakan seminar bertemakan “Deteksi Dini Kanker Serviks”. Seminar tersebut kerjasama antara Batara Mandiri Community (B2C), Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kab. Tegal, dan Poltek College. ke hal 9 kol 5

CMYK

Keberadaan wayang golek khas Tegalan semakin lirih terdengar gaungnya. Salah satu budaya warisan leluhur yang semestinya dijaga dan dikembangkan kini justru semakin tersisihkan dengan budaya modern. Bagaimana nasib dan seberapa besar kecintaan wong Tegal terhadap salah satu budayanya? LAPORAN: R GUNAWAN SUARA gamelan dan sayup-sayup lantunan tembang yang di-

bawakan sinden diantara deretan wayang golek dahulu selalu menjadi hiburan ditunggu-tunggu. Saat ini, pementasan wayang golek yang semakin jarang membuat masyarakat khususnya generasi muda tidak mengenal akan budaya warisan yang sarat dengan nilai sejarah dan pesan moral yang dibawakan sang dalang dalam setiap lakon yang dimainkan. M Ilyas (61), warga Jalan DR Cipto Mangunkusumo Kota Tegal mengatakan, keberadaan wayang golek khas Tegalan seakan menjadi tamu di negerinya sendiri. Budaya barat ang masuk dengan pesat seakan dengan mudah menggusur salah satu peninggalan budaya yang memiliki nilai historis tinggi tersebut. Saat dia ke hal 9 kol 1

KHAS TEGAL Ki Barep saat mementaskan wayang golek khas Tegalan yang kini semakin jarang dipentaskan.

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG


PEMALANG

4

SELASA 16 FEBRUARI 2010

RADAR TEGAL

Kader dan Pengurus Bersitegang

KESEHATAN Jalin Kerjasama Layanan Kesehatan KEINGINAN Pemerintah Kabupaten Pemalang untuk mewujudkan masyarakat Pemalang yang sehat masih terus dilakukan. Berbagai upaya dilakukan untuk peningkatan layanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya untuk warga miskin. Upaya yang sekarang ini sedang dilakukan adalah membuka kerjasama dengan rumah sakit, lain baik negeri maupun swasta, yang ada di daerah lain maupun yang ada di daerahnya sendiri. Salah satunya yang sekarang ini sedang mulai dilakukan adalah bekerja sama dengan Rumah Sakit Umum (RSU) Santa Maria. “Kami sedang mencoba untuk DOK.RATEG menawarkan kerjasama dengan Dr Erna Nuraeni MHL Th Sc RSU Santa Maria, karena layanan kesehatan yang ada dalam rumah sakit tersebut banyak menyedikan layanan kesehatan untuk warga miskin, dengan dibuktikannya telah dibukanya ruang kelas III,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang Dr Erna Nuraeni MHL Th Sc kepada Radar. Menurutnya, jalinan kerjasama dengan pihak rumah sakit swasta yang ada di derahnya itu berkaitan untuk bisa meningkatkan pemberian layanan kesehatan kepada masyarakat miskin. Yakni dengan program pemerintah yaitu program pemerintah pusat Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) dan Jaminan Kesehatan Masyarakat dengan sumber dana dari APBD II (Jamkesda). “Dalam kami melakukan kejasama ini, lebih difokuskan atau yang paling utama dalam memberikan layanan untuk spesialis warga miskin. Karena mereka itu juga membutuhkan layanan kesehatan. Disamping kerjasama dengan rumah sakit daerah lain juga akan terus semakin ditingkatkan,” ujarnya. (mg1)

ORGANISASI Masa Bhakti Berakhir, HKTI Vakum PEMALANG - Kegiatan di bidang pertanian yang dilakukan Pemkab Pemalang sering tidak menggandeng Himpunan Karya Tani Indonesia(HKTI). Sudah terlampau lama organisasi ini vakum bahkan diakui sudah berakhir masa bhakti kepengurusannya sejak dua tahun yang lalu. Ketua HKTI yang sudah berakhir masanya H Lechan Iman Jazoeli saat dikonfirmasi membenarkan vakumnya kegiatan organisasi tersebut. “Dalam waktu dekat akan kami lakukan resuffle,” kata dia Senin(15/2). Resuffle lanjut dia akan menyerahkan kepenguruan kepada insan yang peduli pada pertanian dan sudah dikenal masyarakat. Vakumnya kegiatan HKTI menurut Lechan adalah karena kepenguruan di tingkat pusat yang tidak merangkul sampai ke tingkat bawah. “Sejak kepengurusan pusat dipegang Prabowo kami tidak pernah dikirimi surat, dan itu terjadi menyeluruh di banyak daerah,” tambah Lechan. Sementara salah satu pengurus HKTI lainnya Suripto mengemukakan kepengurusan HKTI periodenya adalah 2004 hingga 2008. Dirinya sudah berulangkali mengingatkan perlunya pembentukan pengurus baru sebagaimana lazimnya sebuah organisasi. Namun hingga dua tahun lewat tak kunjung dilakukan bahkan vakum dari kegiatan. Akibatnya banyak program pertanian Pemkab yang berjalan tanpa menggandeng HKTI. (ali)

VALENTINE DAY

Terkait Hasil Rakercabsus PDIP

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

SERAHKAN BERKAS - Andriyanto Johansyah ST MM saat menyerahkan berkas pendaftaran ke DPD Partai Amanat Nasional (PAN) sebagai balon wakil bupati.

Nyatakan Siap Bangun Pemalang MASA pendaftaran bakal calon (balon) bupati dan wakil bupati menjelang Pilkada sudah semakin ramai. Sejumlah partai politik pun telah membuka pendaftaran untuk para balon yang berniat maju dalam Pilkada Oktober mendatang. Seperti yang dilakukan Balon Wakil Bupati H Andriyanto Johansyah ST MM, yang mendaftarkan diri melalui Partai Amanat Nasional (PAN). Dia mendatangi Gedung DPD PAN setempat Senin (15/2) kemarin sekitar pukul 14.30 WIB dan langsung menyerahkan formulir pendafataran balon wakil bupati atau G2. Penyerahan formulir itu diterima langsung anggota tim penjaringan DPD PAN Deden Junaedi. Selain itu, Andriyano juga disambut oleh sejumlah anggota Tim 9 dan Tim Penjaringan DPD PAN di antaranya Jubaedi Amd, Sukriyanto, Nurofiq, Sodikin, Deden Junaedi, Ivan Barichsanudin dan Puji Darmoko. Dalam kesempatan itu, An-

driyanto dengan optimisnya akan maju dalam Pilkada mendatang dengan mengambil posisi sebagai G2. Setelah mengisi buku daftar nama balon yang menyerahkan formulir, dilakukan pemeriksaan berkas pendaftaan yang telah diisi. Setelah dinyatakan lengkap, berkas itu diserahkan dan diterimanya secara resmi oleh tim penjaringan. Usai acara penyerahan Andriyanto juga melakukan komunikasi politik dan masuk ruang secara tertutup. Andriyanto juga diperkenankan bisa menyampaikan niatannya maju dalam Pilkada 2010 dengan mengambil posisi balon wakil bupati atau G2. Andriyanto mengatakan niatanya untuk maju dalam Pilkada sebagai cawabup karena dia ingin kembali ke daerahnya untuk membangun Pemalang agar lebih maju lagi. “Saya lahir di Pemalang sehingga saya merasa terpanggil untuk bisa membangun Pemalang lebih maju,” katanya.

Lebih lanjut keinginannya untuk membangun Pemalang itu setelah pihaknya mengamati Pemalang itu cukup potensial. Terutama potensi sumberdaya manusianya dan letak daerahnya yang secara geografis sangat memungkinkan untuk bisa dikembangkan perekonomian masyarakatnya. Sementara salah satu anggota tim penjaringan cabup dan cawabup DPD PAN Deden Junaedi menjelaskan dari sebanyak nama balon cabup dan cawabup yang telah mengambil formulir pendaftaran yang kurang lebihnya ada 13 balon yang masing masing untuk G1 sebanyak 6 balon dan G 2 sebanyak 7 balon. “Adapun yang telah menyerahkan formulir pendaftaran sebanyak 4 balon yaitu untuk G1 adalah H Sumadi Sugondo SE MM MSi, KH Sorikhin Mukhrim Lc sedangkan untuk G2 nya H Andriyanto Johansyah ST MM dan Drs Agus Khozim,” paparnya. (agus pratikno)

Tidak Ambles, Tapi Belum Selesai Kasus Puskesmas Kebondalem

SUMITRO/RADAR PEMALANG

RAYAKAN V-DAY - Pipin, vokalis Gipsy Band tengah menunjukkan kebolehannya dalam V-Day di Restoran Cipes Sabtu (13/2) malam.

Semangat Mengasihi Antarsesama PEMALANG - Semangat mengasihi kepada semua orang adalah tujuan mulia dari Hari kasih Sayang atau lebih dikenal dengan Valentine Day (V-Day). Hal inilah yang kemudian mengilhami Sabina Production pimpinan Jhon Peang menyelenggarakan Light Up Your Valentine Nite di Restoran Cipes Pemalang Sabtu (13/2) malam. Menggandeng LA beserta Comal Abadi Motor sebagai sponsor pendukung, Sabina Production yang sudah malang melintang di ranah penyelenggaraan event di Kabupaten Pemalang ini, pada Sabtu malam mengajak kawula muda untuk memeriahkannya di Restoran Cipes Pemalang. Beberapa kelompok band asal Pemalang pun diundang dalam kegiatan tersebut. Dari Class Band, Gipsy Band, Dimas n D’Junky, Anarik Band, dan Hening Band. Gerimis yang mengguyur Pemalang dan sekitarnya pada Sabtu malam tidak menyurutkan langkah pengunjungnya yang rata-rata berusia 17-25 tahun ini. Dengan semangat kebersamaan, mereka terus berdatangan ke Restoran Cipes yang terletak di samping Kantor KPU Pemalang sejak pukul 19.30 WIB. “Light Up Your Valentine Nite digelar untuk meningkatkan kreatifitas anak-anak remaja di Pemalang,” terang Jhon Peang. Menurutnya, event yang digelar kali pertama ini, diselenggarakan selain untuk menumbuhkan sikap saling mengasihi kepada sesama, juga untuk beradu nyali antar sesama kelompok band. Utamanya dalam menunjukkan kebolehannya dan kreativitasnya dalam bermain musik. “Event ini rencananya akan kami gelar rutin setiap tahun,” ujar dia. Sabina Production sebagai penyelenggara lanjut Jhon Peang, akan terus berusaha memberikan warna di Pemalang yakni dengan menyelenggarakan berbagai event yang mampu meningkatkan inovasi dan kreatifitas remaja. Valentine Nite sendiri berjalan cukup meriah, MC Densa dan Kayla yang sudah tidak asing lagi di Pemalang, tidak henti-hentinya memberikan semangat akan Hari Kasih Sayang bagi pengunjungnya. Warna pink dan merah muda yang menghiasi Restoran Cipes dan beberapa aksesorisnya, turut memberikan warna akan “seberapa besar cintamu” pada sang kekasih. Lebih menarik lagi ketika salah satu pengunjung kakek-nenek, didaulat untuk menunjukkan kasih sayangnya di depan pengunjung secara simbolis. Yakni dengan memberikan sekuntum bunga kepada pasangannya. Tak pelak simbolisasi ini mengundang decak kagum pengunjung yang memenuhi Restoran Cipes. Tidak ketinggalan Owner Cipes Fachruroji tersenyum melihat kejadian tersebut. Giliran penampilan band, aksi Pipin sang vokalis Gipsy Band yang melantunkan lagu-lagu melankonis, membuat suasana V-Day bertambah romantis bagi pasangan muda-mudi lewat lagunya Geisha Jika Cinta Dia. Sebuah lagu yang menyiratkan kejujuran sepasang kekasih dalam memadu cinta. (mg6)

PEMALANG – Sejumlah pengurus dan kader PDIP, Senin (15/2) sekitar pukul 10.00 WIB mendatangi Kantor DPC PDIP Kabupaten Pemalang. Kedatangan mereka untuk audiensi dan menyampaikan aspirasinya terkait hasil rakercabsus dan konfercab agar diulang kembali. Beberapa pengurus dan kader PDIP yang saat itu hadir diantaranya Sumantri, Kasmuni, Waluyo, Wahyudi, W Taka, Zaenal Mustaqim, Dulah, Toto Aji, Susmiharso, Casmo, Mulyono, Nuji dan Suhardi. Mereka itu ditemui salah satu pengurus DPC PDIP Pemalang Drs Heri Santosa. Dalam pertemuan tersebut, sejumlah pengurus dan kader PDIP secara bergiliran menyampaikan aspirasinya. Pada saat mereka sedang menyampaikan aspirasinya, Drs Heri Santosa menyatakan kehadirannya secara pribadi, bukan atas tugas dari pimpinan partainya. Hal itu justru membuat suasana sedikit memanas, karena dalam penyampaian jawabanya sedikit membakar emosi, bahkan sangat kontroversi lantaran uang di mata dia segalanya untuk bisa mendapatkan jabatan. Dia menyatakan bahwa masalah uang sangat penting

dalam soal pencalonan, baik itu dalam legilatif maupun calon bupati dan wakil bupati, dimana semuanya semua diukur dengan uang. “Semua atau siapa saja yang mau mencalonkan diri, baik itu untuk anggota legislatif maupun untuk pencalonan bupati dan wakil bupati harus menggunakan uang dan siapa yang punya uang banyak itu yang bakal jadi,” kata Heri Santosa. Sementara Suhardi, dengan keras menolak pernyataan itu dan pihaknya sangat tidak setuju, jika uang itu dijadikan segala-sagalanya. Sebab jika itu dilakukan nantinya akan melemahkan semua kader. Dan partai ini akan dikuasai oleh orang-orang luar yang punya uang banyak. “Terus terang saya sangat tidak setuju dengan pernyataan saudara Heri Santosa, mohon supaya diralat, karena peryataan itu bisa merusak partai nantinya,” tandasnya. Dari semua pembicaraan yang banyak disampaikan oleh pengurus dan kader PDIP terus berkembang dan desakan agar Rakercabsus dan Konfercab itu segera diulang kembali. Dengan ditandai pernyataan sikap yang mereka tandatangani untuk diserahkan guna ditindaklanjuti oleh pengurus DPC PDIP dan untuk bisa diperjuangkan agar semua persoalan dan keinginan kadernya itu bisa terakomodir. (mg1)

PEMALANG - Terkait belum difungsikannya gedung baru Puskesmas Kebondalem Pemalang, sebagaimana diberitakan Radar Sabtu (13/2), Badan Pemeriksa Pembangunan (BPP) Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Pemalang beserta rekanan CV Salma pada Senin (15/ 2) kemarin meninjau langsung lokasi Puskesmas tersebut. “Tidak ada yang ambles, tapi lantainya belum sama atau belum rata sehingga belum kami fungsikan,” ungkap Kepala Puskesmas Kebondalem dr Wigiyanto didampingi dr Toto Hermawan kepada Radar kemarin. Dikatakan dia, ditutupnya lokasi gedung baru yang pelaksanaan pembangunannya telah selesai pada November 2009 tersebut, dilakukan bukan untuk menghalangi atau menutup-nutupi bagian lantai. Akan tetapi dilakukan oleh pihaknya semata-mata karena belum bisa difungsikannya gedung baru untuk pelayanan kepada masyarakat. Gedung baru lanjut Wigiyanto, terutama pada empat ruang untuk pemeriksaan pasien yang terletak di belakang sebelah utara, memang lantainya belum sama rata dengan lantai di sebelah selatan. Lantai yang be-

AGUS P/RADAR PEMALANG

RIBUT – Sejumlah pengurus dan kader PDIP dengan berdiri menolak keras jawaban yang disampaikan pengurus DPC PDIP setempat.

Gempur Tuntut Kades Transparan Soal Penjualan Pos Kamling SUMITRO/RADAR PEMALANG

TUNJUK LANTAI - Dr Toto Hermawan didampingi Kepala Puskesmas Kebondalem dr Wiyanto menunjuk perbedaan lantai yang belum selesai Senin (15/2) kemarin.

lum sama rata di empat ruang itu panjangnya 20 meter, sedangkan lebarnya sekitar 7 meter. Pihak Puskesmas Kebondalem sendiri sudah mengusulkannya ke DKK Pemalang agar ada pembangunan lanjutan untuk meratakan lantai tersebut. Dimana dalam jawabannya, DKK merencanakan akan segera meratakan lantai tersebut pada Maret atau April 2010 mendatang. “Rencananya perataan lantai ini akan dilaksanakan pada Maret-April mendatang,” terang Wigiyanto. Terpisah Sekretaris DKK Pemalang Ali Muharom didampingi BPP Asman Gumaro

kepada Radar di ruang kerjanya Senin (15/2) kemarin mengatakan, gedung baru Puskesmas Kebondalem pembangunannya memang telah selesai pada November 2009 lalu. Namun karena keterbatasan anggaran, proses pembangunannya belum seluruhnya selesai. Khususnya pada bagian lantai di empat ruang pemeriksaan, berikut depan ruang tersebut. Hal inilah yang kemudian oleh pihak Puskesmas belum memfungsikannya untuk pelayanan kepada masyarakat. Karena kalau difungsikan kemudian pada Maret-April mendatang dilanjutkan kembali pembangunannya. (mg6)

COMAL - Terkait lembeknya penyelesaian tiga kadus di Desa Purwosari Kecamatan Comal beberapa waktu lalu berlanjut. Gerakan Masyarakat Purwosari (Gempur) belum lama ini melayangkan 6 tuntutan kepada Kades Sukino dan meminta kejelasan dalam melaksanakan pembangunan desa. Gempur mempertanyakan laporan pertanggungjawaban Alokasi Dana Desa (ADD), dana kompensasi pembebasan rel jalur ganda, penjualan poskamling, bantuan propinsi sebesar Rp 5 juta, barang bukti kompor gas, dan mempertanyakan tidak dilibatkannya LPMD dalam setiap rencana dan pelaksanaan pembangunan. Sekretaris Gempur Fathurrohman kepada Radar kemarin mengungkapkan, apa yang dilakukannya adalah murni

diperjuangkan untuk kepentingan masyarakat. Artinya tidak ada embel-embel untuk kepentingan sepihak dan menghakimi Kades Sukino. “Aksi kami murni untuk kepentingan dan kemajuan Desa Purwosari ke depan,” ujar dia. Dikatakan Fathurrohman, apa yang menjadi tuntutan Gempur merupakan titik kulminasi dari apa yang telah dilakukan Kades Sukino selama menjabar Kades Purwosari. Yaitu ketidaktransparannya Kades dalam setiap kebijakan dan pembangunan desa. Lama-lama lanjutnya, tingkah dan sikap Kades Sukino semakin menjadi. Hal inilah yang kemudian oleh masyarakat disikapi dengan memberikan dukungannya bagi Gempur untuk mempertanyakannya. “Masyarakat seperti dibodohi, masak pos kamling saja sampai dijual, ini kan keterlaluan,” ucapnya. (mg6)


METROPOLIS

SELASA 16 FEBRUARI 2010

5

RADAR TEGAL

Mayat Lelaki Terdampar di Muarareja

TELEPON PENTING Hotel Bahari Inn Tegal

(0283) 343399

INSIDEN

HERMAS PURWADI/RATEG

DIINTEROGASI - Pemilik sabu saat dicecar pertanyaan oleh Kasat Narkoba.

Pemilik Sabu Diringkus PLONG! Itulah perasaan yang menghantui tim Satuan Narkoba Polresta. Setidaknya ini setelah buruan selama 6 bulan lebih terhadap pemilik sabu, akhirnya berhasil digrebek didalam rumah beriukut barang buktinya. Kini yang bersangkutan harus mendekam disel tahanan mapolresta, untuk memudahkan tim penyidik merampungkan berkas acara penyidikan. Informasi yang berhasil dihimpun, lelaki yang menjadi incaran terkait kepemilikan sabu itu adalah Alex Sugiarto (41) warga Jalan Ketilang Gang Lawet Kelurahn Randugunting Kecamtan Tegal Selatan. Dia digrebek satuan narkoba usai menggelar acara bersama rekanrekannya. Dia tak menyangka bahwa petugas akan melakukan mengerebekan di rumahnya. Kapolresta Tegal AKBP Drs Ahmad Husni melalui Kasat Narkoba AKP Teguh Riyanto SE menyatakan, awalnya pelaku mengelak bahwa dirinya menyimpan sabu. “Upaya anggota untuk melakukan penggeledahan didalam rumah tak sia-sia. Sebuah paket sabu seberat 0,008 gram ditemukan didalm rumah,”terangnya, Senin (15/2). Pelaku yang satu ini diakui Kasat Narkoba adalah pemakai lama yang selalu mampu berkelit dari incaran petugas. “Dia memang jadi target kami. Sebab dia juga berhubungan langsung dengan bandar di ibukota. Upaya mengungkap jaringan sabu ini telah kami upayakan semaksimal mungkin. Mudah- mudahan jaringan ini bisa terbongkar secepatnya,” ujarnya. Dia juga berupaya maksimal menindak lanjuti perintah atasannya untuk melakukan upaya ‘nobat’ ( nonggol langsung babat). Dari hasil yang telah dilakukan personilya dilapangan hingga memasuki bulan kedua tahun 2010 Satuan Narkoba telah mampu meringkus 4 pelaku. “Dalam kasus ini pelaku akan dijerat dengan UU nomor 35 tentang Narkotika tahun 2009 pasal 112 dengan ancamn minimal 5 tahun penjara. Dan kami tetap menampun gdan menerima masukan dari warga terkait iondikasi peredaran jiual beli narkoba. Kami akn respon secara cepat laporan tersebut,” tegasnya. (her)

HERMAS PURWADI/RATEG

BERSAMA BARANG BUKTI - Residivis diringkus petugas bersama motor hasil kejahatannya.

Gondol Revo, Residivis Digulung PENJARA rupanya tak membuat lelaki yang satu ini jera. Belum genap sebulan menghirup udara bebas, Aris Susnodho (30) warga Jalan Panggung Timur RT 08 RW 05 Kelurahan Panggung Kecamatan Tegal Timur kembali harus berurusan dengan pihak penegak hukum. Lelaki yang sempat menjalani hukuman di Lapas IIB dalam kasus penganiayaan itu, kali ini diringkus usai menggondol sepeda motor jenis Honda Revo. Diperoleh informasi, lelaki penuh tato itu sempat memperdaya Paulus Huki Aida (24) warga Jalan Monjali 91 B Gemawang Sinduadi RT 06 RW 45 Mlati Sleman Yogyakarta, saat korban berada disebuah warung kopi areal Jalan Abimanyu Kelurahan Slerok. Ketika itu korban diperintah rekannya Sukirno (40) warga Desa Bandasari RT 06 RW 01 Kecamatan Dukuh-

turi untuk menjemput tersangka dan menghantarkan kerumah pamannya yakni Usman Gumati (54) warga Jalan Abimanyu nomor 15 RT 06 RW 03 Kelurahan Slerok Kecamatan Tegal Timur. Tak berselang lama, tersangka dan pamannya menyusul nimbrung diwarung kopi yang letaknya tak jauh dari rumah. Gelagat jahatpun mulai dilancarkan tersangka. Dia berupaya meminjam motor korban dengan alasan mau kerumah rekannya. Kapolresta Tegal AKBP Drs Ahmad Husni melalui Kapolsekta Tegal Timur AKP Anggiat Siringoringo menyatakan korban tak sempat menaruh rasa curiga pada pelaku menginggat pamannya berada diwarung tersebut bersama dirinya. “Korban langsung menyerahkan motor jenis Honda Revo bernopol AB 2984 AY

berikut STNK pada pelaku. Setelah ditunggu hingga tengah malam, ternyata motor tersebut tak juga dikembalikan,” terangnya, Senin (15/2). Paska kejadian itu korban langsung melaporkan insiden tersebut kejajarannya. Upaya menditeksi keberadaan pelaku ditempuh petugas dengan melakukan pendekatan pada pihak kerabat pelaku. “Motor sempat dibawa pelaku kewilayah Pekalongan. Dan baru semalam motor tersebut ditemukan melintas di Jalan Kartini. Pelaku kita ringkus berikut barang bukti kejahatan,” ujarnya. Dalam kasus ini pelaku bakal dijerat dengan pasal 378 KUHP tentang penggelapan. Beruntung korban mengenal kerabat pelaku. Bila tidak bisa jadi motor seharga Rp 10 juta itu raib dijual pelaku yang terkenal licin tersebut. (her)

WARGA sekitar perairan Muaraeja geger! Ini menyusul temuan jasad lelaki mengapung ditengah perairan sebelum akhirnya terdampar di break water (pemecah gelombang) setelah diseret gelombang. Jasad lelaki tersebut telah mengelupas seluruh kulitnya, sehingga sulit dikenali secara jelas raut wajahnya. Informasi yang berhasil dihimpun, jasad lelaki bercelana pendek warna hitam tanpa mengenakan baju tersebut pertama kali ditemuka oleh Saeful (27) warga sekitar yang pada hari Minggu (14/2) sekitar pukul 17.00 WIB . Saaat itu Saeful sedang mancing dipinggiran pantai Muarareja. Dia sempat memperhatikan sebuah benda yang mengapung- apung ditengah pantai. “Saya amati benda itu hingga akhirnya benda tersebut terseret ombak sekitar 50 meter dan terdampar di break water. Setelah saya dekati ternyata benda itu berupa jasad lelaki yang sudah membusuk,” terangnya. Dia bersama warga berupaya menghubungi jajaran Polsekta Tegal Barat untuk memudahkan

proses evakuasi. Tak berselang lama petugas gabungan Polsekta Tegal Barat meluncur ke lokasi. Sulitnya medan untuk mengambil jasad yang terdampar dibreak water, memaksa petugas menggunakan perahu sopek untuk mengintari perairan menuju areal terdamparnya jasad tersebut. Kapolresta Tegal AKBP Drs Ahmad Husni melalui Kapolsekta Tegal Barat AKP Aziz Sugiharto menyatakan, tak ditemukan indikasi bekas kekerasan pada tubuh korban. “Kuat dugaan korban adalah salah satu ABK atau pemancing dari luar daerah yang terpeleset. Ini mengingat tak satupun warga yang melapor pada kami terkait hilangnya sanka keluarganya,” terangnya, Senin (15/2). Jasad lelaki yang diperkirakan berusia 30 tahun tersebut memang agak sulit dikenali raut wajahnya karena sebagian besar tubuhnya melepuh dan terkoyak akibat terendam dalam air. Diperkirakan jasad itu sudah berada diperairan tiga hari lebih. Jasad lelaki naas itupun akhirnya dievakuasi petugas menuju RSUD Kardinah. (her)

HERMAS PURWADI/RATEG

TERDAMPAR - Mayat lelaki misterius yang terdampar di breakwater perairan Muarareja dievakuasi warga.

Dari Upacara Menyambut Imlek

PELABUHAN

Nyalakan Lilin Simbol Bintang Keberkahan

M SAEKHUN/RATEG

MATI SURI - Pelabuhan Kota Tegal yang dikelola Pelindo III kini mati suri.

Dewan Belajar Ke Cirebon MENYIKAPI rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal, yang berencana membangun pelabuhan niaga. Komisi III DPRD Kota Tegal bakal ‘belajar’ soal pengelolaan dan pemanfaatan pelabuhan niaga Pelindo II Cirebon. Selain itu, Komisi III juga bakal ‘belajar’ soal penanggulangan rob dan abrasi di DKI Jakarta. Ketua Komisi III DPRD Kota Tegal Drs HM Nursholeh MMPd, Senin (15/2) kemarin, mengatakan, rencana pembangunan pelabuhan niaga di Kota Tegal terus bergulir, bahkan beberapa elemen masyarakat, seperti Himpunan Masyarakat Maritim Tegal (Hikmat) mendesak keseriusan Pemkot untuk mewujudkan rencana pembangunan pelabuhan niaga tersebut. Karenanya untuk mengetahui sistem pengelolaan dan pemanfaatan pelabuhan niaga, pihaknya akan ‘belajar’ ke Pelindo II Cirebon. Pasalnya, pelabuhan niaga disana cukup bagus. “Meskipun tidak mutlak karena sistem pengelolaan pelabuhan di Cirebon dikelola Pelindo II, bukan pemerintah. Namun hasil Kunker nanti kami berharap bisa menjadi gambaran bagi DPRD, untuk mendorong Pemkot agar rencana pembangunan pelabuhan niaga di Kota Tegal bisa terwujud,” kata Nursholeh. Menurut Nursholeh, selain ‘belajar’ soal pelabuhan niaga, pihaknya juga akan Kunker ke DKI Jakarta untuk ‘belajar’ soal penanganan abrasi dan rob. Sebab, selama ini rob yang terjadi masih sulit tertangani, sehingga masyarakat banyak yang mengeluhkan. Selain itu, abrasi merupakan persoalan yang masih sulit ditangani. Upaya yang dilakukan Pemkot baru sebatas pembangunan groin atau break weter (pemecah gelombang). “Karena DKI Jakarta merupakan salah satu wilayah yang sudah mampu menangani masalah rob dan abrasi, maka kami sengaja datang ke sana untuk ‘belajar’. Dengan satu harapan, masalah rob dan abrasi tidak lagi menjadi momok bagi Kota Tegal,” tuturnya. Secara terpisah, anggota Komisi III DPRD Kota Tegal H Hadi Sutjipto SH, mengungkapkan, pihaknya tidak setuju Kunker ke Cirebon. Sebab, sistem pengelolaan pelabuhan di Cirebon tidak sesuai dengan rencana pembangunan pelabuhan niaga di Kota Tegal. Sehingga hasil Kunker dinilai sia-sia, karena tidak bisa diterapkan. (hun)

Warga Tiong Hoa saat ini sedang merayakan hari raya atau tahun baru Imlek ke 2561. Untuk merayakannya ada berbagai macam acara yang dimulai sejak Februari sampai Maret nanti. Pada cara pertama dirayakan dengan sembahyang menyambut datangnya Imlek pada Sabtu (13/2) pukul 00.00 WIB. Seperti apa pelaksanaannya? LAPORAN: ADI MULYADI PEMANDANGAN merah menyala begitu terasa ketika melalui Jl gurami lebih tepatnya di Klenteng Tek Hay Kiong Kota Tegal. Dari pagi hari panitia sibuk menata lilin yang jumlahnya sampai 300 pasang. Dengan ukuran dari mulai 0,5 meter sampai dengan 2 meter. Kemudian pada malam harinya nampak ratusan warga Tiong Hoa berbondong-bondong mendatangi tempat peribadatan tersebut. Mereka satu persatu mengambil lilin kecil yang sudah disediakan untuk menyalakan lilin besar yang sudah tertata rapi di depan Klenteng. Sebelum menyalakan secara bergantian mereka berdoa dengan membawa lilin kecil yang menyala di hadapan altar para dewa atau kongco. Meski ditengah hiruk pikuk orang yang hilir mudik mereka nampak khusyuk berdoa. Setelah semua lilin menyala, tepat pukul 00.00 WIB upacara doa bersama menyambut datangnya imlekpun dimulai. Semua yang hadir pada saat itu berkumpul menghadap altar yang sudah disiapkan. Kemu-

dian dengan dipandu mereka memanjatkan doa sesuai dengan kepercayaannya. Kira-kira sekitar 30 menit upacara doa selesai disambung dengan saling bersalaman dari semua yang hadir pada saat itu. Rohaniawan Klenteng Tek Hay Kiong Chen Li Wei mengatakan, ini merupakan awal upacara besar dalam perayaan imlek tahun 2010. Selanjutnya masih banyak lagi acara lainnya seperti sembahyang bersama, kirab tao pek kong dan yang lainnya. “Dalam sembahyang kali ini umat Kong Hu Cu menyalakan lilin. Artinya, lilin tersebut diibaratkan sebagai bintang keberkahan. Dan apabila menyala terus berarti keberkahan orang yang menyalakan akan selalu berpijar. Sehingga tahun baru ini akan dipenuhi dengan keber-

ADI MULYADI/RATEG

BERDOA - Warga Tionghoa berdoa dan menyalakan lilin untuk menyambut datangnya Tahun Baru Imlek 2561.

kahan-keberkahan,” katanya usai melaksanakan sembahyang. Doa yang dipanjatkan pada malam ini, lanjut dia, ditujukan kepada para dewa. Menurut kepercayaan Kong Hu Cu, tiga hari sebelum datangnya Imlek Dewa Dapur pergi ke kayangan melaporkan segala catatan para umatnya. Nah doa yang dipanjatkan juga meminta agar ketika dewa melaporkan semua catatannya baik. sehingga ketika tiga hari tahun baru imlek dewa sudah turun membawa kabar yang baik bagi umat Khong Hu Cu. Hingga acara selesai pelaksanaan sembahyang berjalan dengan lancar tanpa ada kendala sedikit pun. Saat upacara dilaksanakan bagi simpatisan yang hadir pada saat itu dilarang menyalakan Hp. dengan tujuan agar upacara tidak terganggu dengan adanya bunyi Hp. (*)


BREBES & BUMIAYU

6

SELASA 16 FEBRUARI 2010

RADAR TEGAL

GTT-PTT Urung ke Jakarta

TELEPON PENTING RSUD Brebes RSU Bhakti Asih

(0283) 671431 (0283) 671279 / 673481

LINTAS Masyarakat Belum Rasakan Pembangunan JATIBARANG - Program pembangunan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes tahun anggaran (TA) 2009 dinilai masih belum berpihak pada masyarakat luas. Ini seperti yang dirasakan masyarakat di Kecamatan Jatibarang. Dari 22 desa yang ada, mayoritas masih mengeluhkan berbagai kualitas pembangunan, khususnya infrastruktur di desa. Hal ini terungkap dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Jatibarang di aula kecamatan setempat Senin (15/2). Menurut Camat Jatibarang Pulung Suhanda SH, Musrenbang kecamatan merupakan bentuk kelanjutan dari Musrenbang desa. ’’Hasil rekomendasi dari 22 desa nanti akan kami rumuskan untuk mendapatkan penanganan prioritas yang akan diajukan dalam RAPBD TA 2010 melalui Musrenbang kabupaten,’’ ujar Pulung. Lebih lanjut dikatakan dia, beberapa desa masih belum merasakan adanya pembangunan selama lima tahun yang lalu di Kecamatan Jatibarang. Perwakilan desa, lanjutnya, merekomendasikan pembangunan fisik desa. ’’Rata-rata, desa mengajukan perbaikan irigasi. Saluran, talud, dan infrastruktur jalan,’’ tegas dia. Selain itu, masyarakat juga menghendaki adanya revitalisasi pelayanan kesehatan untuk tiap desa, melalui pendirian Polindes dan optimalisasi Posyandu serta Puskesmas yang ada. Anggota Fraksi Partai Golkar (FPG) DPRD Kabupaten Brebes Pamor Wicaksono SH menjelaskan, perumusan dan perencanaan pembangunan desa akan disampaikan dalam Musrenbang kecamatan dan disaring ke Musrenbang kabupaten. ’’Rekomendasi pembangunan pada Tahun Anggaran 2011 mesti disesuaikan dengan kebutuhan dan skala prioritas dari kabupaten, yakni pendidikan, kesehatan, dan pertanian.’’ (mg7)

ABIDIN ABROR/RATEG

BERI KESAKSIAN - Saksi Sutirah saat dimintai keterangan sebagai saksi korban. Sementara, Purnomo dan Tri Lestari dalam kapasitas sebagai terdakwa.

Hakim dan Saksi Berdebat Sidang Kasus TKI BREBES - Pengadilan Negeri (PN) Brebes Senin (15/2) menyidangkan perkara tenaga kerja asal Brebes, yang bekerja di Negeri Jiran, Malaysia. Sebagai saksi korban Sutirah, warga Krasak. Sementara, sebagai terdakwa dua pengelola PJTKI asal Suradadi, Kabupaten Tegal, Purnomo dan terdakwa Tri Lestari. Sidang yang digelar untuk kali pertama ini berjalan cukup panas. Diakui saksi, keinginan bekerja di Malaysia lantaran usaha bawangnya mengalami kebangkrutan. Di tengah kese-

dihan mendalam, tiba-tiba dia dan suami melihat poster menempel di pohon kelapa. Setelah didekati, ternyata itu poster lowongan kerja. Karena tertarik, terdakwa menghubungi Purnomo, sebagai pengelola PJTKI di Kecamatan Suradadi. Meski dia berkeinginan kuat untuk bekerja, namun syarat usia menjadi kendala. Sesuai persyaratan yang ada, usia harus 28 tahun. Sementara, usia Sutirah sudah 38 tahun. Tapi oleh terdakwa masalah usia dijanjikan akan disamakan. Dari situ kemudian diserahkan ijazah, Kartu Keluarga

(KK), Akte Kelahiran (KK), dan KTP. Guna pengurusan paspor, saksi memberi uang Rp 150 ribu. Menurut Hakim, pengertian disamakan berarti diselesaikan dan segala sesuatunya dipercayakan pada terdakwa Purnomo. Tapi, dari pihak terdakwa menolak kalimat diselesaikan dengan diartikan semacam itu. ’’Saya tidak bilang begitu Bu Hakim. Karena dia (terdakwa Purnomo, Red) bilangnya mau disamakan,” kata Sutirah. Kemudian majelis Hakim balik bertanya, ’’Apanya yang mau disamakan?’’ Atas pertanyaan ini, saksi hanya mengatakan, ’’Pokoknya, disamakan.’’

Saat itu yang bersangkutan juga dikejar pertanyaan mengenai uang sebesar Rp 150 ribu yang sempat diserahkan pada terdakwa. ’’Itu artinya kalian menyetujui untuk perubahan data usia. Iya kan saudara ini disumpah. Jawab yang jujur, beralasan yang masuk akal,’’ kata Hakim Anisah Shofiawati SH. Keberangkatannya ke Malaysia, menurut saksi, menggunakan visa turis dan bukan visa kerja. Inilah yang membuat Sutirah kecewa. ’’Awalanya, saya dijanjikan kerja di pabrik. Tapi nyatanya saya dipekerjakan di kantin,” kata Sutirah. (din)

Ratusan Kades dan Perangkat Desa Bakal Kepung DPR RI PDAM Targetkan Tuntut Penetapan RUU Pemdes BREBES - Guna menuntut segera disahkannya Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pemerintah Desa (Pemdes) dan RUU tentang Pembangunan Desa, ratusan kepala desa (kades) dan Perangkat Desa di Kabupaten Brebes akan datangi gedung wakil rakyat di Jakarta. Mereka yang tergabung dalam Praja Tali Asih Kabupaten Brebes akan bergabung dengan rombongan dari daerah lain. ’’Sesuai dengan agenda awal, 22 Februari 2010 kami siap kepung gedung DPR-RI. Meng-

gelar aksi menuntut segera ditetapkannya RUU Tentang Pemdes dan RUU Tentang Pembangunan Desa,” tandas Ketua Praja Tali Brebes Ahmad Tasdiq kepada Radar Senin (15/ 2). Rombongan dari Kabupaten Brebes, lanjut dia, akan menggunakan kendaraan bus sebanyak 20 unit dan 19 mobil pribadi. Pemberlakuan kedua RUU tersebut, menurut Tasdiq, sudah sangat mendesak untuk meningkatkan kesejahteraan kades dan perangkat desa yang akan berimbas pada semakin baiknya layanan publik kepada masyarakat. ’’UU tentang Pemdes dan UU

ISMAIL FUAD/RATEG

KONSOLIDASI - Ketua Praja Tali Asih Brebes Ahmad Tasdiq (tengah) menegaskan, terus menghimpun anggota untuk mendatangi DPR RI di Jakarta guna menuntut disahkannya RUU Pemdes.

tentang Pembangunan Desa harus segera diberlakukan karena sangat berarti bagi pemerintah desa,” imbungnya. Dalam RUU tersebut, ungkapnya, telah terkandung berbagai hal yang sangat mendasar bagi berjalannya roda kepemerintahan di tingkat desa. Antara lain, memuat masalah kesejahteraan kades dan perangkat desa dan masa jabatan kades. ’’Jabatan kades akan bertambah dari 6 tahun menjadi 10 tahun. Itu tidak dihitung dengan dua periode, tapi ditentukan dengan batasan umur, yakni 60 tahun,” papar Tasdiq. Di samping itu, materi UU tersebut juga akan membantu

meringankan anggaran pemda. Sebab, menurutnya, anggaran kesejahteraan kades dan perangkat desa tidak lagi diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) namun dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Apalagi, lanjut dia, dalam Kongres Kades se-Indonesia di Solo beberapa waktu lalu, presiden telah menjanjikan akan diberlakukannya UU tersebut. Bahkan, presiden telah menyurati empat menteri terkait untuk membantu masalah ini. ’’Kami datang untuk menagih janji Presiden SBY,” ujarnya didampingi Ketua I Didik Setyono. (mg7)

16 Ribu Pelanggan BREBES - Tahun ini, tiga daerah -Kabupaten Brebes, Kota Tegal, dan Kabupaten Tegal- secara bersama bakal membangun fasilitas air bersih yang diambilkan dari tiga sumber mata air baru. Adapun tiga sumber mata air baru tersebut adalah Tuk Suci Dawuhan, Banyumudal, Sirampog, dan terakhir dari daerah Danawarih, Kabupaten Tegal. Sedangkan biaya pembangunan seluruhnya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negera (APBN). Tahun ini, menurut Direktur Utama (Dirut) PDAM Joko Gunawan, pembangunan sara-

na air bersih positif dibangun. ’’Dari pembangunan itu PDAM mendapatkan tambahan 200 liter/detik,” kata Joko Gunawan saat dikonfirmasi Radar Senin (15/2). Dengan penambahan debit air, dari PDAM mentarget pelanggan baru sebanyak 12 ribu16 ribu pelanggan. Prioritas utamanya, menurut Joko, warga di Kecamatan Jatibarang, Wanasari, dan Kecamatan Brebes. Ini merupakan kesempatan terbaik mendapatkan layanan air bersih. ’’Kami optimis target pelanggan sebanyak itu terpenuhi,” kata Joko. (din)

BREBES - Mimpi Guru Tidak Tetap dan Pegawai Tidak Tetap (GTT-PTT) untuk mendapatkan status honorer daerah maupun sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS) melalui SK bupati makin buram saja. Ini setelah Persatuan Guru dan Pegawai Tidak Tetap (PGPTT) bersama Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes urung berangkat ke Jakarta guna menemui Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan) RI. Batalnya mereka ke Jakarta rupanya garagara tidak ada kordinasi yang baik. ’’Kami sudah beritikad untuk mengantar GTT-PTT ke Jakarta menemui Menpan dari stasiun KA Brebes pada pukul 06.30 WIB tadi (kemarin, Red) dengan biaya sendiri-sendiri. Tapi, lama ditunggu tak kunjung datang, akhirnya batal,” ujar Kepala BKD Brebes Wisnu Broto Senin (15/2). Sementara, Ketua PGPTT Kabupaten Brebes Irwandi mengaku, pihaknya tidak berniat membatalkan berangkat ke Jakarta. Namun, dia merasa belum menerima surat pemberitahuan dari pemkab untuk kepastian berangkat ke Jakarta Senin (kemarin, Red). ’’Saya tidak tahu, jadi atau tidaknya menemui Menpan. Apalagi, dari informasi yang saya dapat pihak Kementerian tersebut, belum mendapat surat permohonan audiensi dari Pemkab Brebes per Jumat kemarin. Ini membingungkan,” tandasnya. Ditambahkan Ketua LSM Agustus Kustoro, Pemda Brebes seharusnya bertanggungjawab menjadi fasilitator yang baik sesuai dengan ketentuan administratif. ’’Saya sudah cek di Jakarta, ternyata surat dari Brebes belum diterima. Seharusnya, urusan administrasi diselesaikan dulu, jangan asal datang nanti malah terlantar,” tandas Kustoro. Fiberitakan sebelumnya, setelah pertemuan perwakilan dari GTT-PTT dan Pemkab Brebes mengalami kebuntuan beberapa kali, disepakati untuk menemui Menpan RI guna berkonsultasi terkait dasar hukum SK bupati bagi GTTPTT Di Kabupaten Brebes. Pemkab berdalih, pengangkatan GTT-PTT menjadi CPNS adalah kewenangan pusat, bukan pemkab. Sedangkan GTT-PTT bersikukuh SK bupati bisa saja diterbitkan oleh pemkab setempat, seperti yang terjadi di daerah lain. (mg7)


BREBES & BUMIAYU

SELASA 16 FEBRUARI 2010

7

RADAR TEGAL

BENCANA

Pemkab Segera Bertindak Tangani Kerusakan Akibat Bencana Alam

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

ROBOH - Warga memadati lokasi robohnya 1 unit toko di pinggir jembatan Sungai Erang, Kecamatan Bumiayu, akibat banjir pada Minggu (14/2) lalu.

Jenazah Rina Berhasil Ditemukan BUMIAYU - Rina Rahmawati (8), siswi kelas II (dua) SD Jatisawit 01, Desa Jatisawit, Kecamatan Bumiayu, yang dikabarkan hanyut dalam saluran drainase Senin (14/2) sekitar pukul 16.00 WIB di wilayah Dukuh Muncang RT 01 RW 08, akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Jenazah Rina ditemukan pukul 20.30 di aliran Sungai Buntu, RT 03 RW 07 Desa Jatisawit atau sekitar 400 meter dari lokasi terjatuhnya korban ke saluran air. Penemuan jenazah Rina menyusul pencarian yang terus dilakukan oleh warga dibantu petugas Polsek Bumiayu, dengan menyusuri saluran tersebut. Tubuh korban ditemukan tersangkut di antara akar pohon bambu dengan posisi tertelungkup. Terdapat luka pada bagian kening dan kaki. ’’Sebelumnya, kita telah melakukan pencarian hingga ke luar wilayah Desa Jatisawit, mengingat saat korban terjatuh kondisi air di saluran drainase ini sangat besar,” kata Wibowo, perangkat Desa Jatisawit yang turut dalam proses pencarian korban. Jenazah korban selanjutnya dibawa ke rumah duka di Dukuh Karang Dempul, RT 06 RW 06 Desa Jatisawit. Tati (40), ibu korban terlihat sangat terpukul atas musibah yang menimpa anak semata wayangnya tersebut. Bahkan, sejak mendengar anaknya hilang terbawa arus saluran, dia sempat beberapa kali jatuh pingsan. Kades Jatisawit Syakib Syafrudin saat di mintai keterangannya mengatakan, dari beberapa teman korban diketahui sesaat sebelum jatuh ke aliran drainase, Rina bersama beberapa temannya baru saja pulang mengikuti ujian di Madrasah Assyifa, tempat dia belajar agama. Namun, baru sekitar 20 meter berlalu dari sekolahannya tersebut, Rina terpelesat dan jatuh ke saluran air yang ada di pinggir jalan Desa Jatisawit. ’’Saat itu, air dalam saluran memang sedang meninggi, bahkan meluap hingga ke jalan. Diduga, korban tidak menyadari jika dirinya berjalan terlalu ke pinggir jalan yang terdapat saluran hingga akhirnya terperosok,” tutur Syakib. Dikatakan Syakib, selain warga dan anggota Polsek Bumiayu, dirinya juga sempat meminta bantuan dari Tim SAR Kabupaten Brebes. Namun, sebelum Tim SAR tiba di lokasi, jenazah korban sudah lebih dahulu ditemukan. (pri)

BUMIAYU - Pemerintah Kabupaten Brebes mulai melakukan penanganan terhadap kerusakan sarana infrastuktur disebabkan bencana alam di wilayah Kecamatan Bumiayu, menyusul kembali terjadinya banjir di aliran Sungai Keruh dan Sungai Erang Minggu (14/ 2) lalu. Seperti diberitakan sebelumnya, banjir yang kembali terjadi di dua sungai besar tersebut telah mengakibatkan bertambahnya kerusakan di sayap jembatan Sungai Keruh yang berada di ruas jalan lingkat Bumiayu. Selain itu, banjir juga menyebabkan satu unit toko yang berdiri di pinggir jembatan Sungai Erang roboh hingga tak tersisa. Kemarin (15/2), jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang terdiri dari Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Brebes Ir Slamet Riyadi, Kepala Dinas Pengairan Energi dan Sumberdaya Mineral Ahmad Satibi SH, dan Kepala Kantor Kesbangpolinmas Kabupaten Brebes Drs Rais Khana kembali melihat langsung kondisi yang terjadi di dua lokasi kerusakan tersebut. Turut pula dalam kegiatan peninjauan tersebut Wakil Ketua DPRD Kabupaten Brebes drh H agus Sutrisno serta perwakilan Komisi III DPRD Kabupaten Brebes H Muhammad Ishak SH dan Sururul Fuad Lc. Menurut Ahmad Satibi, kerusakan yang terjadi di sayap jembatan Sungai Keruh akan dilakukan dalam beberapa tahapan. Pertama, menurutnya, penanganan darurat dengan membangun bronjong di lokasi sayap jembatan yang mengalami kerusakan. ’’Sebagaimana yang sedang kita laksanakan sejak terjadinya kerusakan akibat banjir per-

tama, kita sedang membagun bronjong kawat dengan volume 598 meter kubik ke arah hulu sungai. Upaya ini masih bersifat darurat sebelum dilakukannya pembangunan pengaman jembatan secara permanen,” jelasnya. Dikatakan Satibi, ke depannya, penanganan akan dilakukan dengan membangun komponen pengaman jembatan, baik ke arah hulu maupun hilir sungai. ’’Untuk penanganan darurat yang saat ini mulai kita laksanakan, menyerap anggaran sebesar Rp 130 juta. Sementara, untuk penanganan lanjutan anggarannya masih kita usulkan,” lanjut Satibi. Hal yang sama, menurut Satibi, juga akan dilakukan di aliran Sungai Erang. Di lokasi ini penanganan akan dilakukan secara bertahap. Akhir-akhir ini, lanjut Satibi, telah terjadi perubahan karakter arus sungai. Sebelumnya, aliran sungai tidak memiliki arus kuat. Namun, sekarang justru sebaliknya. Kondisi itu disebabkan terjadinya kerusakan beberapa komponen yang telah ada di hilir sungai. ’’Di mana dalam fungsinya komponen tersebut dapat menahan laju arus sungai. Untuk itu, kita akan lakukan perbaikan secara bertahap mulai dari hilir sungai,” tandasnya. Sementara, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Brebes drh H Agus Sutrisno mengatakan, perbaikan terhadap kerusakan yang terjadi akibat bencana alam tersebut harus secepatnya mendapat penanganan. Sebab, menurut dia, jika tidak mendapat penanganan secepatnya maka dikhawatirkan akan berdampak kerusakan pada bangunan lainnya. ’’Ini harus menjadi prioritas, sebab kerusakan diakibatkan oleh bencana alam. Kita khawatir jika tidak segera mendapat penanganan, maka kerusakan akan bertambah parah. Untuk itu, kita akan membantu pengalokasian anggarannya,” kata dia.

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

TINJAU LOKASI – Sejumlah kepala dinas dan jajaran DPRD Kabupaten Brebes meninjau lokasi yang rusak akibat banjir di aliran Sungai Keruh dan Sungai Erang.

Hal yang sama juga disampaikan Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Brebes H Muhammad Ishak. Menurut dia, pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan beberapa instansi terkait. Sebab, keberadaan jembatan ada yang berada di bawah kewe-

nangan Pemkab Brebes, meski ada juga yang kewenangannya di bawah Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng). ’’Itu yang nanti akan kita bahas. Seperti yang terjadi di jembatan Sungai Erang Bu-

miayu. Jembatan tersebut berada di ruas jalan provinsi Tegal-Purwokerto. Namun demikian, keberadaan komponen jalan seperti trotoar jalan dan lainnya berada di bawah pengawasan DPU kabupaten,” jelasnya. (pri)

Peringatan 40 Hari Meninggalnya Gus Dur bersama PAC GP Ansor Bumiayu

Usulkan KH Abdurrahman Wahid Sebagai Nama Jalan Lingkar Bumiayu Meski sudah meninggal, nama mantan Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid atau yang lebih dikenal dengan sapaan Gus Dur masih membekas di hati masyarakat. Peringatan 40 wafatnya tokoh yang dikenal sebagai guru bangsa ini di peringati secara besar-besaran di Bumiayu. Seperti apa? LAPORAN: TEGUH S GELAR sebagai guru bangsa bagi Gus Dus menjadi inspirasi bagi generasi muda yang mempunyai kewajiban untuk melestarikan dan mengembangkan ide dan pemikirannya. Karenanya, Senin (15/2) Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Bumiayu menggelar kegiatan peringatan 40 hari wafatnya Gus Dur, yang berisikan acara do’a bersama dan pengajian umum untuk meneladani jasa-jasanya. Kegiatan diawali dengan pelaksanaan pawai lintas budaya yang diikuti oleh para tokoh lintas agama, dengan dimeriahkan penampilan drumband dari beberapa sekolah di Keca-

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

PAWAI - Peringatan wafatnya 40 hari KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Kecamatan Bumiayu diisi dengan kegiatan pawai lintas budaya, yang diikuti oleh para tokoh lintas agama.

matan Bumiayu. Pawai dilaksanakan dari mulai Lapangan Muncang, Desa Jatisawit, dan berakhir di Lapangan Asri, Bumiayu, yang dijadikan sebagai pusat kegiatan peringatan 40 hari wafatnya Gus Dur. Hadir dalam kegiatan doa bersama ribuan warga tersebut Bupati Brebes Indra Kusuma beserta jajaran Muspida Kabupaten Brebes dan DPRD Kabupaten Brebes. Selain itu, kegia-

tan juga dihadiri Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah (Jateng) Jabil Al Faruki dan KH Nur Iskandar SQ, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) As Syiddiqiyah, Jakarta. Ketua PAC GP Ansor Bumiayu Zaenal Arifin SAg dalam pembukaannya mengatakan, sebagai sosok yang memiliki gelar Bapak Demokrasi, Perdamaian, Toleransi, dan Pluralisme, Gus Dus tidak akan

mudah terhapuskan oleh pergantian zaman. ’’Gus Dur adalah guru bangsa. Jika harimau mati meninggalkan belangnya, Gus Dur banyak meninggalkan ajaran-ajarannya yang patut kita teladani bersama. Gus Dur adalah semangat dan panutan segala umat di tanah ini,” tandasnya. Dalam kesempatan tersebut, para pengurus GP Ansor Kecamatan Bumiayu juga menyerahkan proposal mengenai usulan pemberian nama KH Abdurrahman Wahid, untuk dijadikan sebagai nama jalan lingkar Bumiayu kepada Bupati Brebes H Indra Kusuma. ’’Usulan tersebut dengan pertimbangan pembangunan jalan lingkar dilakukan saat masa kepemimpinan Gus Dur sebagai presiden. Selain itu, secara kedaerahan beliau juga pernah mengangkat putra daerah Bumiayu yakni Prof Dr Yahya Muhaimin sebagai menteri pendidikan,” jelasnya. Bupati Brebes H Indra Kusuma dalam sambutannya mengatakan, Gus Dur dikenal sebagai tokoh yang konsisten memperjuangkan kedamaian. Gus Dur, lanjutnya, juga dikenal sebagai tokoh yang selalu mengedepankan pentingnya kebersamaan antara mayoritas

dan minoritas. ’’Gus Dur merupakan tokoh pluralis yang mengemban nilainilai universal, multicultural, dan demokratis. Semoga ilmu maupun pemahaman yang beliau tinggalkan ini akan terus terpelihara hingga generasi di masa yang akan datang,” ungkapnya. Sementara, KH Nur Iskandar

menggarisbawahi sikap keikhlasan dan demokratis yang dimiliki Gus Dur. Dikatakannya, baik itu NU, Muhammadiyah, dan lainnya bukan merupakan aliran agama. Namun, lanjutnya, itu lebih merupakan sebagai sarana atau wadah di syi’ar Islam. ’’Sehingga, jangan sampai kita terjebak dalam upaya peme-

cahbelahan umat. Namun, yang lebih penting dari itu adalah bagaimana kita berusaha untuk menjaga dan memelihara kebesaran Islam,” jelasnya. Kegiatan ini ditutup dengan tahlil dan do’a bersama yang dipimpin oleh KH Labib Shodiq, pengasuh Ponpes Al Hikmah I Benda. (*)


SLAWI METROPOLIS

8

SELASA 16 FEBRUARI 2010

RADAR TEGAL

KEPOLISIAN Anggota Polsek Dibekali TPTKP Modern SLAWI - Selain personel Unit Lantas, sejumlah anggota Polsek yang ada di jajaran Polres Tegal, Senin (15/2) kemarin mengikuti pembekalan Tindak Penanganan Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) terkait kasus Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas). Pembekalan yang langsung diberikan oleh Wakapolres Tegal Kompol Daniel Mucharam SIK tersebut, dilaksanakan agar kasus Lakalantas yang bisa terjadi di mana saja, bisa cepat dilakukan pengungkapan kejadiannya. ‘’Pembekalan TPTKP Modern ini, diharapkan semua anggota di Jajaran Polres Tegal bisa melakukan atau memberikan tindakan penanganan pertama di lokasi kejadian. Sehingga, dalam proses penyidikan, petugas yang saat itu melakukan penyelidikan bisa segera mengungkap kasusnya. Mana yang benar dan mana yang salah bisa segera disimpulkan,’’ kata Wakapolres. Di ruang SSB Polres Tegal yang dihadiri oleh Kanit Patroli polsek se jajaran Polres tegal, termasuk anggota Lantas sendiri, Mantan Kasi Tilang Dirlantas Polda Jateng tersebut juga menegaskan bahwa tujuan anggota polsek dibekali dengan pengetahuan TPTKP Modern ini diharapkan bisa meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugasnya saat menjumpai adanya kejadian lakalantas. ‘’Sedangkan bila TPTKP Modern sudah bisa dilaksanakan oleh jajaran anggota yang ada di seluruh anggota yang ada di polsek, maka secara otomatis penyidik dari unit Lakalantas sendiri bisa dan mampu langsung menganalisa dengan tidak mengandalkan para saksi. Sebab, memang sekarang banyak masyarakat yang enggan untuk dijadikan sebagai saksi. Padahal, dalam pengungkapan persoalan, termasuk kejadian Lakalantas juga membutuhkan saksi,’’ jelas Daniel. Karenanya, TPTKP Modern dalam penanganan kasus kecelakaan, jajarabn anggota yang ada di polsek juga memang sangat perlu dibekali dengan bagaimana penanganan lakalantas yang benar. Mulai dari mencari keterangan, membawa korban, pengamanan arus lalulintas agar tidak terjadi kemacetan, sampai dengan mengamankan barang bukti kendaraan maupun barang berharga mereka yang terlibat kecelakaan. ‘’Sehingga, bila ada kejadian lakalantas tidak perlu menunggu lama personil anggota unit Lakalantas, namun bisa dihandle terlebih dulu oleh anggota polsek yang diketahui dekat dengan lokasi kejadian lakalantas tersebut. Dan bila ini sudah berjalan, maka kasusnya pun dipastikan akan segera diatasi dengan mudah,’’ pungkasnya. (gus)

PROYEK Ketua Baleg Kecam DPU LEBAKSIU - Kekecewaan Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPRD Kabupaten Tegal Abdul Baar terhadap Dinas Pekerjaan Umum (DPU) yang tidak merespon dan memperhatikan kondisi jalan Desa Tegalandong-Kambangan-Kesuben Kecamatan Lebaksiu sudah tidak terbendung lagi. Sehingga Senin (15/2) kemarin Abdul Baar menyatakan, pihak DPU dinilai tutup mata. Karena hingga kini belum merealisasikan program perbaikan atau peningkatan jalan penghubung tersebut. ”Ini terkesan DPU tidak peduli dengan kondisi warga. Sebab, keinginan warga untuk merasakan kondisi jalan bagus tidak pernah digubris,” kata Abdul Baar. Menurut Dulbar sapaan akrabnya, belum diperbaikinya kerusakan jalan kabupaten yang menghubungkan lima desa di wilayah Kecamatan Lebaksiu itu, bisa dikatagorikan pengingkaran terhadap warga. Lantaran pemkab dan DPU hanya menjanjikan perbaikan jalan melalui program tanpa pernah direalisasikan. ”Ini bentuk pengingkaran atas hak warga. Untuk itu, mereka dalam hal ini pemkab dan DPU harus bertanggungjawab nantinya,” ujarnya. Lebih lanjut Dulbar menjelaskan, kerusakan jalan kabupaten sepajang 5 kilometer lebih tersebut sudah sangat parah, di mana sembilan puluh persen kondisinya dipenuhi lubang dan pengelupasan aspal. Akibat semua itu, wilayah ini terkenal dengan sebutan jalur maut. Karena kerap kali terjadi insiden kecelakaan, baik tunggal maupun tabrakan beruntun. ”Saya kesal dengan ulah DPU yang tak peduli atas kondisi jalan ini. Padahal kerusakannya telah membuat warga dan para pengguna jalan menderita,” tandasnya Dia menambahkan, Desa Kesuben dan sekitarnya merupakan penghasil padi, sayur-sayuran, dan buah-buahan, yang tentunya menuntut tersedianya sarana prasarana memadai. Hal itu, guna mengoptimalkan potensi ekonomi desa itu sendiri, demi tercapainya kesejahteraan warga. Namun, akibat dari tidak berpihaknya DPU potensi desa itu terancam melemah. ”Jalan kabupaten ini adalah penopang perekonomian warga sekitar. Sehingga kalau dibiarkan terus tanpa pernah ada perbaikan, jelas saya marah. Sebab, baik secara langsung atau pun tidak, kerusakan jalan tersebut bisa menghambat ekonomi warga,” tandas Dulbar. Terlebih, lanjut Dulbar, warga selalu menanyakan perbaikan jalan itu kepada dirinya. (k1)

Pegawai BRI Dirampok Kaca Mobil Honda Acord Dipecah SLAWI - Aksi kejahatan di tempat umum pada siang hari terjadi di Jalan A Yani Slawi Senin (15/2) kemarin. Kali ini korbannya, seorang pegawai Bank BRI KCP Adiwerna Amir Mukminin (42) yang hendak memperbaiki komputer di dekat Koramil setempat. Atas kejadian ini, kaca mobil sedan Honda Acord Nopol B 2337 AI milik warga Desa Kertabesuki Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes itu, dipecah oleh pengendara sepeda motor Suzuki Satria yang tidak diketahui identitasnya. Sedangkan kejadian ini, pelaku yang berjumlah dua orang tersebut berhasil membawa tas korban yang berisikan sejumlah dokumen penting dan uang tunai Rp 1 juta. Diperoleh informasi, kejadian yang dialami oleh pegawai Bank BRI KCP Adiwerna itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Bermula dari Amir Mukminin yang keluar dari kantornya dan hendak memperbaiki komputer di Jalan A Yani Slawi, dekat Koramil atau Dikpora Kabupaten Tegal. Dengan menggunakan mobil sedannya yang berwarna hitam metalik tersebut, Amir pun berangkat sendirian. Di counter yang ditujunya, Amir pun memberikan perangkat yang rusak untuk bisa diperbaiki. Namun demikian, saat hendak pulang, tiba-tiba Amir sangat kaget saat melihat kaca mobil bagian samping kiri depan sudah pecah. Sedangkan di lokasi tersebut nampak dua orang berboncengan dengan menggunakan sepeda motor Suzuki Satria yang langsung

tancap gas menuju ke arah utara (arah Tegal). Melihat hal itu, korban juga langsung berupaya melakukan pengejaran namun gagal. Hingga akhirnya pegawai bank BRI KCP Adiwerna tersebut langsung melaporkan kejadiannya ke Pos Polisi di Langon Slawi. ‘’Saya tidak bisa melihat dua orang pelakunya yang berboncengan menggunakan sepeda motor Satria warna merah. Termasuk Nopolnya saya tidak begitu memperhatikan. Sebab, saat itu saya tengah panik saat melihat kaca mobil bagian samping kiri depan sudah pecah,’’ terang Amir Mukminin. Menurutnya, barang-barang miliknya yang berhasil dicuri adalah tas yang berisikan sejumlah dokumen penting di tempat kerjanya. Termasuk di dalam tas tersebut terdapat uang tunai sebesar Rp 1 juta. ‘’Ya kami susah mengenali para pelakunya. Namun yang jelas, pelaku yang mengendari motor berbadan tegap dan besar. Sedangkan yang membonceng agak kecil. Dan dua orang tersebut juga semuanya menggunakan helm cakil semua, termasuk pakaian yang dikenakan rapat. Sehingga kami susah untuk mengenalinya,’’ ulas Amir nampak panik. Sementara ditemui di Pos Polisi Langon Slawi, jajaran petugas kepolisian Resor Tegal yang mendapatkan laporan tersebut segera melakukan pengejaran. Termasuk, memberikan informasi kepada jajaran lain yang berada di pos polisi lain dengan melalui pesawat Handi Talki. Namun hingga berita ini diturunkan pelaku yang berhasil membawa tas milik korban, masih belum tertangkap. (gus)

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

TUNJUKAN BB - Petugas kepolisian Pos Polisi Langon Slawi menunjukan pecahan kaca mobil Honda Acord yang dipecah oleh pelaku yang berhasil kabur membawa tas yang berisikan dokumen penting dan uang tunai Rp 1 juta .

Sembilan Desa Belum Lunasi Raskin TARUB - Meski distribusi beras miskin (Raskin) bulan Februari segera dilaksanakan, namun hingga kini masih ada sembilan desa di Kecamatan Tarub yang belum melunasi. Hal tersebut sangat disayangkan oleh pihak kecamatan, mengingat waktu pendistribusian untuk tahap berikutnya akan segera dilakukan. Dari data yang dimiliki Kecamatan Tarub, sembilan desa yang belum melunasi raskin diantaranya Desa Jatirawa, Kemanggungan, Lebeteng, Karangjati, Mindaka, Kedung Bungkus, Bumiharja, Mangunsaren dan Kedokan Sayang. Camat Tarub Dely Sunarto saat ditemui Senin (15/2) kemarin mengatakan, sampai saat ini, pelunasan untuk raskin bulan

CMYK

Januari belum semuanya terealisasi. Bahkan dari 20 desa yang ada di wilayah Kecamatan, baru 11 desa yang melunasi. Artinya saat ini masih ada sembilan desa yang belum melakukan pelunasan. “Untuk saat ini ada sembilan desa yang belum melakukan pelunasan raskin bulan Januari. Padahal dalam waktu dekat distribusi untuk bulan Februari segera dilakukan.” Diakui dia, beberapa desa yang belum melakukan pelunasan nilainya bervariasi, dari yang hanya berkisar puluhan ribu sampai dengan jutaan rupiah. Untuk desa yang belum melunasi dengan nilai dibawah satu juta diantaranya, Desa Kedung Bungkus senilai Rp 26.000, Desa Mindaka Rp 299.-

200, Desa Jatirawa Rp 989.200 dan Desa Kedokan Sayang senilai Rp 653.600. Sedangkan untuk desa yang belum melakukan pelunasan di atas satu juta diantaranya, Desa Kemanggungan Rp 3.016.000, Desa Lebeteng Rp 2.679.200, Desa Karangjati Rp 5.684.000, Desa Bumiharja Rp 4.316.200 dan Desa Mangunsaren senilai Rp 2.892.500. “Kami berharap agar beberapa desa yang saat ini belum melunasi segera mungkin melunasi. Mengingat dalam waktu dekat distribusi raskin untuk bulan Februari segera dilakukan,” tambah dia seraya menyatakan, meski masih ada yang belum melunasi, namun prestasi untuk pelunasan raskin dari tahun-tahun sebelumnya

cukup baik. “Sebenarnya untuk prestasi pelunasan untuk tahun-tahun sebelumnya cukup bagus, ini bisa dilihat dengan tidak adanya desa yang ditunda pendistribuian akibat telah melunasi,” jelasnya. Bahkan, tambah Dely, beberapa desa ada yang mampu melunasi pada H+1 pendistribusian. “Desa Tarub sendiri, sampai saat ini mampu melunasi dengan waktu lebih cepat dari ketentuan pelunasan yaitu H+1 pendistribusian,” bebernya. Dely mengimbau, bagi desa yang saat ini belum melakukan pelunasan, agar secepatnya melunasi raskin. Ini mengingat tanggal 22 bulan ini distribusi raskin akan kembali dilakukan untuk periode bulan Februari. (cw3)

ARIEF NUR RS/RADAR SLAWI

UJIAN – Sejumlah siswa SMP sedang menjalani UN tahun 2009, saat ditinjau oleh Wakil Bupati Tegal HM Herry Soelistyawan.

Rp 1,5 M untuk Operasional Pemkab Anggarkan Dana Bantuan UN Tahun 2010 PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Tegal menganggarkan dana bantuan operasional penyelenggaraan Ujian Nasional (UN). Besarnya anggaran yang dialokasikan untuk pelaksanaan UN tahun 2010 ini senilai Rp 1,5 miliar. Alokasi anggaran itu terutama diperuntukkan sebagai tambahan biaya operasional UN siswa yang sesuai jadwal akan dilaksanakan pada bulan Maret dan Mei 2010 mendatang. Hal ini diungkapkan Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Dikpora) Kabupaten Tegal, Syamsuri Al Raniri, usai menghadiri rapat koordinasi dengan Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal, Senin (15/2) kemarin. Menurutnya, dana bantuan tersebut akan dialokasikan dalam bentuk bantuan kepada sekolah penyelenggara UN dan siswa peserta UN. Samsuri menjelaskan, besarnya dana bantuan yang diberikan akan disesuaikan dengan kebutuhan peserta ujian,

baik siswa SD/MI, SMP, SMA/ SMK. Adapun nilainya, bantuan kepada siswa SD/MI sebesar Rp 22.650 per siswa, SMP sebesar Rp 7.700 per siswa, SMA sebesar Rp 10.800 per siswa, dan SMK sebesar Rp 45.000 per siswa. ‘’Besarnya bantuan kepada siswa SMK memang lebih tinggi daripada SMA, karena sudah termasuk untuk biaya uji kompetensi. Selain bantuan tersebut, Pemkab Tegal juga memberikan bantuan senilai Rp 600 Ribu untuk setiap SMA/MA/ SMK,” terang Syamsuri. Dengan adanya bantuan tersebut, lanjut Syamsuri, maka tidak ada lagi alasan bagi sekolah negeri untuk memungut biaya kepada peserta ujian. Sedangkan bagi sekolah swasta masih diperbolehkan, meskipun dengan mempertimbangkan batas kewajaran. ‘’Saya sudah mengimbau kepada sekolah-sekolah swasta. Diharapkan pungutan biaya ujian dapat disesuaikan dengan kondisi siswa,” ujar Syamsuri. Menanggapi adanya dana bantuan UN, secara terpisah Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Tegal, Dimyati SE, menilai, rancangan biaya bantuan penyelengaraan ujian di Ka-

bupaten Tegal itu masih terkesan sama dari tahun sebelumnya. Hal ini dibuktikan adanya kesamaan program maupun biaya pada pelaksanaan ujian sebelumnya. ‘’Rancangan ini hanya copy paste dari ajuan rancangan bantuan ujian tahun lalu. Padahal saya sering mengevaluasi, namun kenyataan masih sama,” ungkapnya. Dimyati mengaku, pihaknya pernah mengusulkan adanya pemangkasan terhadap biaya operasinoal UN, yang memang dianggap tidak perlu. Namun sayangnya, menurut Dimyati, usulan tersebut tidak pernah direalisasikan. Sehingga, setiap kali menjelang pelaksanaan UN, sejumlah anggaran yang dinilai tidak perlu itu, selalu masuk dalam rancangan bantuan sekolah. Berdasarkan data Dinas Dikpora Kabupaten Tegal, peserta UN tahun 2010 ini tercatat sebanyak 57.544 peserta ujian. Mereka meliputi siswa SD/MI hingga SMA/MA/SMK. Adapun pelaksanaan UN, SMA/MA/ SMK rencananya akan dilangsungkan 22 Maret 2010, SMP/ MTs akan dilangsungkan 29 Maret 2010, dan SD/MI 4 – 6 Mei 2010. (aan)


ENTERTAINMENT

SELASA 16 FEBRUARI 2010

9

RADAR TEGAL

SHEILA MARCIA

Menangis Ditanya Soal Ayah Bayinya AKTRIS Sheila Marcia tidak kuasa menahan air matanya saat ditemui Senin (15/2). Sheila menangis ketika wartawan dan infotainment menyinggung mengenai ayah bayinya. “Saya nggak mau jawab, tolong ya mas,” begitu ucap Sheila yang tengah hamil 8 bulan itu, seraya meneteskan air mata dan memeluk ibunya, Maria Joseph. Mengenakan dress berwarna ungu dan celana legging, Sheila ditemui media usai menjalani USG di RS Harapan Bunda, Jl. Raya Bogor, no. 44,

Pasar Rebo, Jakarta Timur. Bintang film ‘Film Horor’ itu untuk pertama kalinya harus menghadapi pertanyaan media mengenai ayah janinnya. Ia dicecar mengenai siapa ayah anak dalam kandungannya tersebut. Namun, Sheila menolak menjawab. Begitupun ketika ditanya apakah saat melahirkan nanti ingin ditemani ayah dari anaknya itu atau tidak. Melihat putrinya menangis, Maria pun langsung bersikap protektif. Ia meminta wartawan dan infotaiment tidak menanyai Sheila soal ayah dari calon cucunya tersebut. (eny/eny)

BRITTANY MURPHY

Film Terakhir Segera Dirilis DUKA atas kematian Brittany Murphy yang tiba-tiba masih bisa dirasakan semua penggemarnya. Dari situlah muncul keputusan untuk merilis sebuah film yang pernah dibintanginya sebagai penghormatan atas kecerdasan serta bakatnya menjadi seorang artis. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh produser film terakhirnya yang berjudul ‘Abandoned’. “Brittany bakal dikangeni oleh semua orang yang mengerjakan film itu. Film thriller itu merupakan gambaran karakter Brittany yang cerdas dan kuat - dan itulah yang ingin kami ingat dari dirinya,” kata sang produser yang dikutip Splash News.com. Rencananya, Anchor Bay Entertainment akan merilis film itu pada pertengahan tahun 2010 ini. Film yang juga dibintangi oleh Mimi Rogers dan Dean Cain tersebut menceritakan tentang kehidupan seorang wanita (diperankan Brittany), yang mengantar kekasihnya ke rumah sakit untuk menjalani operasi. Sayangnya, saat akan menjemputnya kembali, sang kekasih malah hilang entah ke mana. Alhasil, wanita yang bernama Mary itu menghadapi dilema antara mencari sang kekasih dan membuktikan kewarasannya sendiri. Film ini merupakan film terakhir yang diperankan Brittany, yang berhasil diselesaikan syutingnya sejak Juni lalu. Namun hingga sekarang film tersebut masih dalam taraf produksi. Presiden Anchor Bay, Bill Clark, mengatakan bahwa film ini merupakan penghargaan untuk mendiang artis muda tersebut. “Sangat penting bagi Anchor Bay menen-

tukan tanggal yang tepat untuk merilis film ini, karena kami semua masih sensitif atas tragedi yang mengerikan tersebut. Pun begitu, kami sadar bahwa para penggemar Brittany juga ingin melihat hasil kerjanya yang luar biasa,” kata Bill Clark. Brittany Murphy meninggal pada 20 Desember 2009 lalu dan dikebumikan tepat di Malam Natal (24 Desember). Penyebab kematiannya hingga kini masih kontroversial. Diumumkan, dari hasil otopsi, ia meninggal akibat gagal jantung yang disebabkan pneumonia dan keracunan obat-obatan resep dokter. (spl/boo)

Satu Wanita Meninggal Per Satu Jam Perencanaan Rusunawa Harus Matang dari halaman 3 Karenanya, pada bulan-bulan ini Pemkot harus siapkan lahan, sehingga tidak mepet. Sedangkan untuk anggaran persiapan, yang dialokasikan melalui dana pendamping bisa diajukan melalui perubahan APBD 2010. “Selain menyiapkan lahan dan persyaratan lainnya, kami juga minta agar Pemkot juga menyusun perencanaan secara matang, terkait dengan peman-

faatannya. Sehingga pasti, siapa yang berhak menempati Rusunawa,” kata Rofi’i. Menurut dia, sesuai rencana semula pembangunan Rusunawa yang bakal dilaksanakan tahun 2010, lokasinya di samping Kantor Kodim Kecamatan Tegal Barat. Proyek dari pemerintah pusat ini bakal menghabiskan dana Rp 12 miliar dari APBN, dan Rp1 miliar yang merupakan dana pendamping dari APBD Kota Tegal. “Kalau melihat keterengan

dari DSirjen, maka keperuntukan Rusunawa bukan hanya untuk keluarga kurang mampu atau miskin, tetapi juga untuk penyandang cacat. Penyadang cacat ini akan ditempatkan di lantai dasar. Sebab, untuk memudahkan penyadang cacat itu sendiri,” tuturnya. Selain itu, Rusunawa akan dibangun 4 lantai dan memiliki kapasitas hingga 96 unit ruang. Adanya program Rusunanwa, maka permasalahan tentang rumah bisa teratasi.

Tidak hanya itu, lokasi Rusunawa ini juga diharapkan tidak menyulitkan mata pencaharian penghuninya. Sehingga mereka bisa menempati rumah dengan tenang, dan tetap bisa mencari nafkah untuk keluarga. “Kami berharap, keberadaan Rusunawa bisa jadi solusi atas adanya pemukiman kumuh. Hal ini sesuai dengan Program Dirjen Pengembangan Pemukiman dan Perumahan, membangun Rusunawa di kawasan perkotaan,” jelasnya. (hun)

Tersisihkan Oleh Derasnya Modernisasi Budaya dari halaman 3 masih mudah, wayang golek menjadi salah satu tontonan favorit sehingga setiap pementasan akan dibanjiri pengunjung. Tetapi saat ini pementasan wayang golek selalu diisi dengan wajah-wajah tua yang mengantuk sembari berselimutkan sarung. Generasi muda seakan malu untuk menyaksikan jalannya pentas yang biasanya digelar semalam suntuk. Kalangan ABG misalnya, dengan mudah membanjiri setiap pertunjukan band atau musik lainnya meski harus mengeluarkan

biaya. Sebagai generasi yang sempat merasakan kejayaan wayang golek, dia merasa miris dan prihatin karena salah satu budaya yang seharusnya menjadi icon justru semakin hilang dan nyaris punah. “Pelu kerjasama semua pihak mulai pemerintah, seniman dan masyarakat sehingga wayang golek khas Tegalan bisa bangkit kembali dari mati suri,” katanya. Ki Barep, Ketua persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Kota Tegal mennuturkan, rendahnya minat masyarkat khususnya generasi muda akan wayang golek khas Tegalan

tidak terlepas dari perubahan budaya. Tetapi, perubahan tersebut seharusnya bisa disaring sehingga wayang tidak menjadi pertunjukannya orang tua saja. Apalagi wayang golek khas Tegalan menggunakan bahas Tegal serta serita-cerita yang ada di Tegal sehingga mudah diterima dan sarat dengan pesan moral yang patut menjadi teladan. Kini, bersama Sanggar seni Sorban Ireng dan seniman di Kota Tegal, pihaknya akan terus mempertahankan keberadaan wayang golek Khas Tegalan sehingga tidak habis dimakan usia dan bisa berkibar kembali

dengan dukungan semua pihak. “Nilai seni dan sejarah hingga pesan moral sangat kental dalam setiap pementasan. Inilah yang membedakan wayang dengan budaya barat,” terangnya. Wildan (17), salah serang siswa SMA di Kota Tegal mengaku tidak mengenal jika ada wayang golek khas Tegalan. Yang dia tahu hanya ayang golek dan kulit yang menggunakan bahasa Jawa sehingga dia sulit mengikuti cerita yang dimainkan dalang. “Saya baru tahu ada wayang golek khas Tegalan. Kapan akan dipetntaskan dan seperti apa wayangnya,” tukasnya. (*)

Reklame dan Spanduk Bodong Diturunkan dari halaman 3 Toto, pemilik toko di Jalan A Yani Kota Tegal mengatakan, keberadaan reklame serta spanduk liar yang terpasang di pohon dan sejumlah fasilitas umum tidak hanya mengganggu pengguna jalan tetapi warga atau pemilik toko merasa terganggu karena beberapa diantaranya menutupi plang toko serta membuat pemandangan menjadi kumuh. Biasanya, jelasnya, pemasangan spanduk tersebut dilakukan pada malam hari sehingga sebagian besar toko sudah tutup dan jalanan menjadi sepi. Pihaknya

sangat mendukung tindakan tegas yang diambil Satpol PP dengan mencopot secara paksa spanduk dan reklame liar yang ada di sepanjang jalan. Dengan demikian, potensi kerugian yang ditimbulkan akibat reklame dan spanduk tanpa ijin tersbut bisa diminimalisir. “Dengan tindakan tegas, mudah-mudahan pemilik spanduk atau reklame menjadi jera dan segera mengurus perijinan sesuai ketentuan yang ada sebelum memasang kembali,” katanya. Indardi SH, Kasi Penegakan Perda Satpol PP Kota Tegal menuturkan, razia reklame dan spanduk liar disejumlah ruas

jalan dilakukan karena keberadaannya sudah melanggar ketentuan pemasangan serta tidak dilengkapi ijin sesuai peraturan yang ada. Keluhan masyarakat dan pengguna jalan akan keberadaan reklame dan spanduk liar tersebut harus dimaklumi karena beberapa diantaranya dipasang tanpa memperhatikan estetika dan kerap memanfaatkan fasilitas umum yang sebetulnya tidak boleh dipasangi spanduk atau reklame. Pihaknya, menyisir dan mendata reklame dan spanduk di sepanjang ruas jalan. Jika ada yang dipasang tanpa ijin, maka akan langsung diturunkan. Dengan

tindakan tegas tersebut, diharapkan pemilik bisa segera mengurus perijinan dan menempatkan sesuai dengan lokasi yang disediakan sehingga keindahan kota bisa selalu terjaga. Untuk mencegah munculnya kembali spanduk atau reklame liar tersebut, secara berkala pihaknya akan melakukan pemantauan dan teguran terhadap pemlik. Jika tidak diindahkan maka akan langsung dilakukan tindakan tegas sesuai peraturan yang ada. “Perijinan dan penempatan reklame atau spanduk sudah ada aturannya. Jadi tidak bisa diletakkan begitu saja di sembarang tempat,” tegasnya. (gun)

Tingkatkan Kepedulian dengan Setetes Darah dari halaman 3 yang memadai sperti incubator dan sebagainya. Wiwin (45), saat datang ke UTDC PMI Kota Tegal mengaku membutuhkan trombost golongan O untuk suaminya yang sedang di rawat di rumah sakit. Beruntung dia bisa mendapatkan trombosit karena persediaan masih ada. Kondisi tersebut, jelasnya, sangat membantu pasien dalam menjalani perawatan karena keberadaan trombosit yang sangat vital sehingga harus segera didapatkan jika dibutuhkan. Awalnya, dia datang bersama bberapa rekannya untuk dijadikan donor penggant, tetapi setelah melalui pemeriksaan, ternyata berbeda golongan sehingga tidak bisa digunakan. Peralatan yang canggih dan pelayanan yang cepat seharus-

nya didukung masyarkat dengan menjadi pendonor sukarela atau rutin sehingga kebutuhan trombosit yang terus meningkat bisa dipenuhi untuk kemanusiaan. Setelah kejadian tersebut, dia mengaku tergerak untuk menjadi pendonor sukarela sehingga setetes darahnay bisa dimanfaatkan bagi kemanusiaan atau bagi pasien yang membutuhkan trombosit dalam kondisi darurat sperti kecelakaan, operasi dan sebagainya. “Kami merasakan sendiri betapa pentingnya trombosit bagi pasien,” katanya. Joko S (49) salah seorang pendonor sukarela mengatakan, dengan mendonorkan darah setiap empat bulan sekali, dia mengaku lebih sehat dan bisa membantu sesama. Tidak hanya itu, saat ada teman atau keluarga yang membutuhkan

trombosit, dia selalu menawarkan diri tampa pamrih untuk mendapatkan imbalan. Dengan gedung serta peralatan pendukung yang memadai, pihaknya berharap agar masyarakat Kota Tegal lebih peduli terhadap sesama dengan menjadi pendonor sehingga stok trombosit di UTDC PMI Kota Tegal bisa selalu tersedia. “Ini adalah tangung jawab sosial yang akan mencerminkan sebuah budaya yang harus dipertahankan dan ditingkatkan,” terangnya. Kepala UTDC PMI Kota Tegal dr Hadi Gunawan membenarkan jika kebutuhan trombosit dari hari ke hari terus mengalami peningkatan. Meski ada inkubator trombosit, tetapi hanya bisa diambil kurang dari 6 jam, selebihnya trombosit akan rusak. Berdasarkan data tahun 2009, UTDC PMI Kota Tegal

terdapat 971 kantong trombosit yang dikeluarkan dan bersumber dari sukarelawan sebanyak 437 dan sianya dari pengganti sebanyak 534 kantong. Berdasarkan data sebelumnya, bulan Maret 2009 terjadi peningkatan sebanyak 143 kantong dan bulan Juli 2009 sebanyak 120 kantong. Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan bulan sebelum atau sesudahnya. Untuk itu, jelasnya, pihaknya mengajak masyarakat agar secara sukarela mau menjadi pendonor sukarela sehingga kebutuhan yang meningkat bisa dipenuhi untuk membantu pasien yang membutuhkan trombosit. Untuk biaya pengganti proses, satu kantung trombosit 250cc adalah Rp 250 ribu. “Tentu kebutuhan yang ada akan maksimal jika didukung dengan peran serta masyarakat,” katanya. (gun)

dari halaman 3 “Latar belakangnya keprihatinan kami karena banyak penderita kanker serviks. Dengan seminar ini, kami ingin menyerukan bahaya kanker serviks,” jelas Agus Effendi selaku penyelenggara. Yang terjadi selama ini, lanjutnya, wanita Indonesia malas untuk memeriksakan kesehatannya kepada tenaga medis. Kecenderungan untuk memeriksakan diri ketika sudah terjadi gejala penyakit kanker semakin menjadikan penanganan kasus

kanker serviks sulit. “Tau-tau sudah mencapai stadium 3,” katanya. Sementara itu, Dr Poernomo Sigit menjelaskan, kanker seviks adalah penyakit yang diderita oleh perempuan. Keganasan terjadi pada leher rahim (seviks) yang merupakan bagian terendah dari rahim yang menonjol ke puncak liang senggama (vagina). “Kanker serviks terjadi dimana sel normal di serviks berubah menjadi sel kanker,” tambah dokter sekaligus aktivis Yayasan Kanker Indonesia ini.

Seminar yang dihadiri 200 bidan se-Kabupaten Tegal itu begitu hangat. Proses tanya jawab mengenai kanker serviks berlangsung dengan lancar. Tentu dengan maksud agar pemahaman tentang kanker serviks semakin komprehensif dan dapat diinformasikan kepada masyarakat luas. “Master plannya itu tadi, setiap satu jam nyawa wanita Indonesia melayang. Dan dengan seminar ini semoga masyarakat melalui bidan dapat mencegah dini kanker serviks,” kata Agus mengakhiri pembicaraan. (mg3)

Linmas Terima Bantuan dari halaman 3 Selain itu, pemkot juga sudah banyak memberikan kesejahteraan di kalangan petugas keamanan (hansip) seperti, tali asih, kematian, pengobatan gratis dan wirausaha,”jelasnya. Ia menambahkan pada bulan Maret dan Agustus 2010, mereka akan mendapatkan bantuan berupa tali asih dan bantuan modal. Bagi mereka yang akan menerima bantuan tersebut, harus memenuhi persyaratan ditentukan. Yakni, para hansip sudah mengabdi minimal 10 tahun dan memiliki usaha sampingan bagi bantuan modal.

Sedangkan tali asih sendiri, harus mengabdi selama 20 tahun. “Diharapkan, dengan adanya bantuan itu, petugas keamanan atau hansip bisa lebih meningkatkan kinerjanya di dalam melaksanakan tugas, sehingga pemkot berusaha lebih memperhatikan kesejahteraan mereka tapi juga dilihat kemampuan keuangan,” pungkasnya. Ketua Majelis Agama Konghucu Indonesia (MAKIN) Kota Tegal Gyong Gyong menuturkan, setiap tahun baru China (Imlek) selalu mengadakan kegiatan bakti sosial secara rutin dengan sasaran yang berbeda.

Untuk tahun ini, baksos yang dilakukan MAKIN adalah membagikan sembako kepada hansip/linmas dan umat Tionghoa kurang mampu. Selain sembako, pihaknya juga akan menyerahkan bantuan tong sampah kepada posyandu Kota Bahari saat puncak perayaan Imlek dilaksanakan di Paradise Convention Hall malam ini. “Bantuan tong sampah ini dilakukan guna membantu visi dan misi pemkot tentang Tegal Sehat. Lalu, ingin membuat Kota Bahari bisa mendapatkan penghargaan Adipura,” ungkapnya. (cw1)

Dewan Cek Proyek Air Bersih dari halaman 3 yang biayanya cukup besar itu kelak tidak bisa difungsikan,” kata Sutjipto. Menurutnya, sesuai ketentuan proyek, seharusnya proyek tersebut sudah selesai dan bisa dimanfaatkan warga sekitar. Pasalnya, empat titik yang dibangun sumur artesis merupakan wilayah yang belum tersambung jaringan pipa PDAM. Dengan begitu, jika sumur tersebut sudah selesai pengerjaanya bisa mencukupi kebutuh-

an air bersih di daerah tersebut. “Kami berharap masalah ini harus menjadi perhatian serius Pemkot agar masalah air bersih di Kota Tegal bisa tertangani,” tuturnya. Sebelumnya, anggota Komisi III DPRD Kota Tegal Abdullah Sungkar meminta dinas terkait dan inspektorat melakukan evaluasi sehingga bisa diketahui mana menara air bersih yang masih berfungsi dan yang tidak. “Kami rasa evaluasi terhadap menara air bersih sangat perlu

karena itu merupakan sarana untuk masyarakat. Jangan sampai proyek yang dibangun dengan anggaran ratusan juta tidak berfungsi dan mubazir,” tegasnya. Sekadar informasi, saat ini di Kota Tegal ada 19 sumur artesis yang dilengkapi menara air bersih. Sembilan sumur artesis dan menara air bersih kecil yang dibangun Badan Pemberdayaan Masyarakat dan KB. Sedangkan 10 menara air yang besar dibangun DPU semuanya dibiyai DAK. (hun)

Pegawai PDAM Dipensiunkan Dini dari halaman 3 Kebijakan tersebut diambil setelah dia melaksanakan kunjungan kerja (kunker) di PDAM Banjarmasin Kalimantan Selatan beberapa waktu lalu. Menurutnya disana dengan kapasitas yang dimiliki sebesar 417,5 liter perdetik untuk mensuplay 28.781 sambungan rumah (SR), jumlah karyawannya hanya 331 orang. “Jadi rasionya tidak sampai 2 persen.”

Selain pensiun dini, program PDAM tahun ini adalah akan mengadakan studi jaringan. Karena selama ini PDAM tidak punya gambar jaringan. Sehingga apabila ada kerusakan sangat sulit untuk mendeteksinya. Dengan demikian penanganannya pun menjadi lebih lama. “Dengan mempunyai gambar jaringan tingkat kebocoran yang mencapai 42 persen bisa diminimalisasi. Untuk sementara ini yang sudah berjalan per-

baikannya pada jaringan yang kita tahu dulu. Yakni dengan mengganti pipa-pipa jaringan. Dan diutamakan bagi jaringan yang memiliki jumlah pelanggan banyak,” ujarnya lagi. Untuk memanjakan pelanggan agar bisa merasakan kebersamaan saat ulang tahun PDAM yang ke 24, pada 28 Februari nanti mengajak mereka jalan santai bersama. Dengan hadiah utama yang disediakan dua unit motor serta hadiah undian lainnya. (cw1)

Jauh dari Maksiat dari halaman 3 “Maksudnya anak-anak sekolah pun bisa memakainya. Misalkan untuk acara ulang tahun dan yang lainnya. Kemudian keluarga juga bisa menghibur diri disini dengan pelayanan yang memuaskan dan non alcohol,” katanya. Menurutnya tempat hiburan itu mulai beroprasi Minggu (14/ 2), dengan jam buka mulai 11.00

sampai dengan 00.00 WIB. Fasilitas yang disediakan audio yang handal, room yang nyaman, AC, serta makanan dan minuman yang tersedia di caffe. “Untuk hall kapasitasnya bisa menampung sekitar 60 pengunjung. Sedangkan roomnya bisa menampung maksimal 9 orang. Jadi keluarga besar pun bisa menikmati hiburan karaoke disini,” ujarnya disela-sela acara peresmian.

Dijelaskan, tamu yang diundang dalam acara persesmian tersebut sebanyak 60 orang. Beberapa diantaranya dari pemerintah, seperti Kepala KLH,DPU, Disporabidpar dan lainnya. Peresmian di tandai dengan pemotongan tumpeng oleh Owner Flash Family Karaoke and Caffe Iman Santoso. Yang diberikan kepada sahabat lamanya Kepala DPU Kota Tegal Gito Musriyono. (cw1)


CMYK

10

SELASA, 16 FEBRUARI 2010

RADAR TEGAL

WASPADA HIPERTENSI Si Pemicu Penyakit Kelas Berat

SEIRING berubahnya gaya hidup di perkotaan mengikuti era globalisasi, kasus hipertensi atau tekanan darah tinggi terus meningkat. Gaya hidup gemar makanan fast food yang kaya lemak, asin, malas berolahraga dan mudah tertekan ikut berperan dalam menambah jumlah pasien hipertensi. Penyakit ini mungkin sudah tidak asing lagi bagi masyarakat. Namun apakah masyarakat mengetahui bahwa hipertensi yang sering tidak disadari penderitanya merupakan salah satu pemicu penyakit kelas berat seperti gagal jantung bahkan stroke yang mematikan? ‘’Hipertensi masih menjadi masalah kesehatan utama dunia,’’ ungkap dr Harmadji SpPD. Disebut sebagai masalah utama karena jumlah penderitanya banyak sekali hingga lebih dari 1 miliar penduduk. Dengan gaya hidup saat ini, diprediksi hipertensi akan meningkat 60 persen hingga tahun 2025 mendatang khususnya di negara maju dan berkembang. Hipertensi adalah penyakit yang bisa menyerang siapa saja, baik muda maupun tua, orang kaya maupun miskin. Hipertensi merupakan salah satu penyakit paling mematikan di dunia yang tidak langsung membunuh penderitanya. Melainkan memicu terjadinya penyakit lain yang tergolong kelas berat alias mematikan. Tekanan darah yang tinggi dapat menyerang sejumlah organ penting seperti otak, jantung dan ginjal. Apabila menyerang ke otak kita, maka bisa menyebabkan stroke dan pikun. Sedangkan jika menyerang ke jantung akan menyebabkan gagal jantung dan angina. Sementara jika menyerang ke ginjal berakibat pada gagal ginjal. Seseorang bisa disebut terkena hipertensi apabila tekanan darahnya tinggi atau melampaui nilai tekanan darah yang normal yaitu 120/80 mmHg. Penyakit ini bisa disebabkan karena 3 faktor. Yaitu ada bakat atau genetik, gaya hidup, dan lingkungan. Celakanya, hanya sebagian kecil penderita hipertensi yang mau berobat ke dokter. Padahal penderita hipertensi yang berobat sekalipun hanya sebagian kecil yang mencapai

LAELA NURCAHAYATI.RATEG

WASPADA - Gemar makanan fast food kaya lemak, asin, malas berolahraga, dan mudah tertekan ikut berperan menambah jumlah pasien hipertensi.

tekanan darah sesuai harapan, sekitar 60 persen saja. ‘’Data di negara maju, sekitar 70 persen penderita hipertensi tidak mau berobat, sedangkan di negara berkembang lebih banyak lagi,’’

tambahnya. Adapun tidak tercapainya tekanan darah sesuai keinginan pada penderita yang melakukan pengobatan disebabkan banyak faktor. Sebagian besar ketidakwaspadaan dokter dan

pasien untuk mencapai tensi yang diinginkan. Diantaranya mereka tidak terlalu sadar, penggunan obat yang sedikit, toleransi penderita dan obat yang rendah, dan 25 persen menghentikan obat pada tahun pertama.

Langkah Turunkan Darah Tinggi

Buah dan Manfaatnya BUAH-BUAHAN memegang peranan penting dalam pembentukan nutrisi yang diperlukan tubuh, untuk itu konsumsi buah yang bermanfaat buat kita. Berikut buah-buahan yang bermanfaat bagi kesehatan dan kandungan nutrisinya:

Apel Apel mengandung karbohidrat terutama ketika sedang tumbuh dan kaya pectin (sejenis serat). Apel mengandung flavonol yang disebut quercetin yang dalam beberapa penelitian memiliki bahan antikanker. Quercetin juga mengandung bahan antiradang sehingga bermanfaat bagi penyakit seperti arthritis. Sedangkan kandungan gizinya, apel mengandung vitamin C tapi tidak sebanyak buah jeruk.

Stroberi Stroberi mengandung ellagic acid sebagai antioksidan. Dalam beberapa penelitian ellagic acid terbukti dapat menghalangi pertumbuhan tumor dalam paru-paru, osephagus, payudara, cervix dan lidah. Sebagai obat tradisional, stroberi diyakini memiliki antibakteri dan digunakan sebagai pembersih sistem pencernaan. Stroberi banyak mengandung vitamin C.

CMYK

Mangga mengandung carotenoid yang disebut beta crytoxanthin, sebuah antioksidan yang dapat melindungi terhadap beberapa jenis kanker seperti kanker usus dan kanker tulang tengkuk. Mangga termasuk buah yang kaya carotenoid, serat, dan vitamin C. Melon Melon mengandung gula yang tinggi dan lycopene yang berfungsi sebagai antikanker. Melon merah dan oranye juga mengandung carotenoid yang dapat melindungi sel tubuh terhadap kerusakan free radical dan dapat juga diubah menjadi vitamin A dalam tubuh. Melon merupakan sumber carotenoid dan juga mengandung vitamin C.

Anggur Kulit anggur mengandung phytochemical yang disebut resveratrol yang terbukti dapat meningkatkan kesehatan jantung, antikanker, antibakteri, dan mengandung antioksidan. Anggur memiliki kandungan serat dan vitamin C yang rendah. Kiwi Kiwi mengandung pigmen yang disebut chlorophyll yang memberikan buah tersebut warna hijau. Kiwi dapat diubah menjadi sebuah senyawa yang memiliki kemampuan mengikat kanker. Satu buah kiwi sudah cukup untuk memenuhi persyaratan konsumsi vitamin C orang dewasa.

Jeruk Jeruk mengandung phytochemical yang disebut hesperidin yang berfungsi sebagai antioksidan. Jeruk juga sumber pectin yang berfungsi menurunkan tekanan darah dan termasuk buah rendah serat namun sumber vitamin C dan folate.

Mangga

Plum Plum mengandung phytochemical yang disebut ferulic acid, yang memiliki senyawa antikanker. Penelitian menujukkan banyak konsumsi ferulic acid dapat membantu menurunkan risiko kanker usus. Plum merupakan buah yang kaya serat dan potasium.

Penghentian obat biasanya disebabkan efek samping yang membuat pasien tidak menaatinya lagi. Untuk mencapai tekanan darah yang diinginkan maka langkah paling utama adalah modifikasi gaya

hidup. Upaya ini harus ditekankan dan dijalankan dengan benar, biasanya sekitar 3 bulan. Apabila belum tercapai, maka masuk pada langkah pemberian obat-obatan. Hal ini tergantung kondisi penderita. Apabila belum tercapai, maka konsultasi pada dokter spesialis. Namun gaya hidup sehat harus tetap dijalankan sejak awal kendati sudah menggunakan obat. Misalnya diit khusus untuk hipertensi, antara lain konsumsi buah dan sayur, lemak rendah, kurangi konsumsi garam, aktifitas fisik seperti olahraga, dan alkohol dikurangi. ‘’Ini harus dijalankan seumur hidup, jangan hanya saat pengobatan saja,’’ tegasnya. Sedangkan untuk pemberian obat, pada kenyatannya hampir tidak ada yang dengan satu macam obat. Sebab, ternyata untuk capai tekanan darah sasaran bahkan sampai 4 macam obat harus dikonsumsi seumur hidup. Obat-obat yang diberikan sebaiknya bisa berlangsung seumur hidup. Karena ada beberapa yang tidak berkhasiat untuk penyesuaian dengan tubuh. Selain itu obat yang diberikan juga mudah dipakai atau interaksi dengan berbagai obat lemah dan rendah. Hal ini dilakukan karena biasa penyakit yang diderita tidak hanya hipertensi saja. Obat juga tidak hanya sekedar menurunkan tekanan darah saja tapi melindungi organ lainnya seperti jantung, ginjal, dan otak. Bagi penderita hipertensi tidak perlu takut, yang terpenting langsung dicek dan diobati. Apabila diketahui menderita hipertensi, harus segera diobati seagresif mungkin. Semakin epat semakin bagus, dan semakin tekanan darahnya rendah semakin bagus pula. Sebaliknya, semakin tinggi tensi darah kita maka akan semakin besar menyerang organ lainnya seperti jantung, ginjal dan otak. Sehingga harus diwaspadai dan diperhatikan benar. Sebab tak jarang orang yang terlihat sehat, tiba-tiba terkena serangan stroke dan lainnya. ‘’Ini karena adanya subklinik atau gejala yang tidak terlihat. Sehingga kita benar-benar harus waspada dan memperhatikan kesehatan kita,’’ pungkasnya. (laela nurchayati)

Nanas Nanas mengandung enzim bromelain yang memiliki kemampuan untuk menguraikan protein. Nanas sering dipakai sebagai bahan pelunak daging selain berguna membantu pen cernaan, menguraikan pembekuan darah, mencegah sinusitis, dan infeksi saluran kencing. Nanas merupakan sumber vitamin C dan serat serta mengan dung kadar gula yang tinggi. (ela)

BAGI para penderita tekanan darah tinggi, penting mengenal hipertensi dengan membuat perubahan gaya hidup positif. Jika anda baru saja menemukan tekanan darah anda tinggi dan tengah berusaha menurunkannya, tak perlu khawatir. Berikut langkah mengatasi tekanan darah tinggi yang diambil dari berbagai sumber. 1. Mengetahui resiko Tanya pada diri sendiri, apakah anda memiliki sejarah keluarga penderita hipertensi? memiliki berat badan berlebih? makan makanan berkadar garam tinggi? cukup olahraga atau apakah anda perokok? Jika jawaban ya pada salah satu pertanyaan di atas, anda beresiko memiliki tekanan darah tinggi. 2. Mengontrol pola makan Apabila ingin terhindar dari resiko hipertensi, maka jauhi makan makanan berlemak dan

mengandung garam. Disarankan konsumsi maksimum garam sebanyak satu sendok teh per hari. Sementara lemak memang dibutuhkan tubuh namun dalam jumlah kecil yaitu untuk menjaga tubuh tetap berfungsi karena itu konsumsi lemak disarankan kurang dari 30% dari konsumsi kalori setiap hari. 3. Tingkatkan konsumsi Potasium (K) dan Magnesium (Mg) Pola makan yang rendah potasium magnesium menjadi

salah satu faktor pemicu tekanan darah tinggi. Buah-buahan dan sayuran segar adalah sumber terbaik bagi kedua nutrisi tersebut. Tidak heran dokter menyarankan memperbanyak buah-buahan dan sayuran untuk menurunkan tekanan darah. 4. Makan makanan jenis padipadian Semakin banyak konsumsi jenis padi-padian, semakin rendah resiko penyakit koroner termasuk tekanan darah tinggi. Satu langkah penting menurunkan tekanan darah tinggi dan menghindari komplikasi akibat hipertensi adalah sesederhana memilih roti gandum alih-alih makan beras putih atau beras merah. 5. Tingkatkan aktivitas Tidak diragukan meningkatkan aktivitas dapat menurunkan resiko tekanan darah tinggi. (ela)


CMYK

OLAHRAGA

SELASA, 16 FEBRUARI 2010

11

RADAR TEGAL

BEKAL HISTORIS MILAN - Bara persaingan di pertas Liga Champions kembali dimulai dini hari nanti WIB. Kompetisi antarklub paling bergengsi di benua biru tersebut telah memasuki fase hidup mati. Setiap tim akan bertarung dalam dua leg di babak 16 besar. Nah, pada dini hari nanti, AC Milan yang menjadi salah satu dari tiga klub asal Italia yang lolos ke babak 16 besar, bakal melanjutkan perjuangan di Liga Champions. Mereka menjamu Manchester United (Siaran langsung RCTI pukul 02.30 WIB). Bicara soal performa dan konsistensi di musim ini, United lebih baik daripada Milan. Mereka juga punya skuad yang lebih komplet dan berada pada usia yang produktif. Beda dengan Milan yang masih juga dihuni para penggawa gaek. Belum lagi faktor pelatih. United masih diarsiteki Sir Alex Ferguson dan Milan dibesut Leonardo yang berstatus pelatih debutan. Namun, hal itu bukan menjadi alasan bagi United merasa lebih unggul dari Milan sebelum laga berakhir. “Waktu yang tepat bagi kami berangkat ke Milan. Mereka baru main pekan ini (12/2) dan mereka juga tidak lagi memiliki Kaka dan ada sederet pemain yang cedera. Sedangkan kami tidak bermain pada pekan ini,” jelas Ferguson, seperti dikutip UKPA. Milan memang kehilangan beberapa pemain penting, seperti Gianluca Zambrotta, Massimo Oddo, Thiago Silva dan Marco Borriello. Tapi, United juga tidak lepas dari masalah yang sama.

Ryan Giggs, John O?Shea, Owen Hargreaves, Anderson, dan Nemanja Vidic sedang cedera. Fergie, sapaan Ferguson, menilai bahwa Milan sampai saat ini masih sibuk beradaptasi seiring kepergian Kaka ke Real Madrid awal musim ini. Mereka tidak lagi mengunakan skema 43-1-2 dan beralih ke 4-3-3 racikan Laonardo. “Mereka kehilangan Kaka, tapi Anda bisa menyaksikan mereka tidak kehilangan skill dan pengalaman. Kami tetap harus waspada apalagi setelah pengalaman di San Siro tiga tahun lalu di mana mereka mendominasi laga,” ujar tactician asal Skotlandia itu. Ya, tiga tahun lalu, tepatnya pada 3 Mei 2007, United yang memiliki bekal kemenangan 3-2 atas Milan di first leg semifinal, dihajar tiga gol tanpa balas di San Siro. Rossoneri (julukan Milan) pun melaju ke final dan tampil sebagai juara. Menilik faktor historis, Milan memang tidak pernah kalah dari United di San Siro sejak 52 tahun lalu. Dalam empat bentrok mereka di San Siro, Milan selalu menang dan tidak pernah kebobolan. Milan memang tercatat sebagai pengganjal bagi United. “Ini akan menjadi laga hebat. Beberapa orang bilang Milan tidak sedang berada pada performa terbaik, tapi saya pikir itu kurang tepat. Di Liga Champions semuanya ber-

ubah. Tidak ada yang favorit, ini 50-50,” bilang Dimitar Berbatov, striker United, kepada Telegraph. Di sisi lain, kubu Milan menyadari tidak akan mudah menghadapi United. Apalagi, di saat striker Wayne Rooney sedang on fire dan telah menceploskan 27 gol sepanjang musim ini di semua ajang. Dia akan jadi ancaman bagi pertahanan Milan. “Saya pikir kami memang harus mengawasi semua pemain United. Tapi, Rooney striker yang sangat kuat. Dia

bisa bermain baik di semua posisi dan bisa juga bermain di sayap. Dia sedang berada dalam periode positif,” kata Daniele Bonera. (ham/ zul/jpnn)

GETTY IMAGES

REUNI - Gelandang AC Milan, David Beckham (depan), akan menghadapi mantan klubnya di Liga Champions.

Berharap Tampil di Laga Reuni SEIRING dengan pulihnya Alexandre Pato membuat peluang David Beckham turun lapangan sebagai starter kala AC Milan bersua Manchester United menipis. Padahal, itu adalah partai reuni Beckham sejak angkat kaki United tujuh tahun lalu. Ya, sejak pindah dari Old Trafford, kandang United, pada 2003 lalu ke Real Madrid, mantan kapten timnas Inggris itu belum pernah bertarung dengan United. Selama empat tahun membela Real, kedua tim tidak pernah bersua di Liga Champions. Karena itu, dia sangat berharap bisa tampil di pertandingan tersebut. “Ini adalah salah satu laga terbesar bagi saya. Tapi, yang terpenting klub ini (Milan, Red) melaju ke babak berikutnya,” bilang Beckham, seperti dikutip Associated Press. Sejak bergabung dengan Milan dengan status pinja-

man pada Januari lalu, Beckham biasanya dipercaya mengisi posisi penyerang kanan. Posisi itu biasanya dikuasai Pato dalam skema 4-3-3. Pato sudah bermain ketika Milan menang atas Udinese 3-2 (12/2). Dengan begitu, dia kemungkinan akan bersanding dengan Klaas-Jan dan Ronaldinho. Peluang Beckham tampil adalah sebagai pengganti. “Saat saya gabung dengan klub ini saya tidak pernah menuntut bermain sebagai starter di laga manapun,” jelas Beckham. “Saya bermain sebagai starter dalam tiga atau empat pertandingan awal. Kemudian, pada pekan lalu saya tidak dimainkan sama sekali dan pada pekan ini saya bermain lagi (sebagai cadangan, Red). Saya tidak frustasi karenanya,” lanjut dia. Kalau pun tampil, suami Victoria Adams itu berjanji tidak akan terpengaruh secara emosional dan tetap profesional. (ham/zul/jpnn)

Vidic Diincar Rival Sekota

Nemanja Vidic

NEMANJA Vidic terus dikabarkan akan pindah klub di bursa transfer musim panas mendatang. Bek tengah Manchester United asal Serbia tersebut menjadi target Real Madrid dan AC Milan. Selain mereka, Manchester City juga tertarik. Berdasarkan kabar yang dilansir The Sunday Times, tim berjuluk The Citizens itu siap menggelontorkan dana besar demi memboyong Vidic pada awal musim depan. Mereka akan menandingi Real yang menyiapkan 20 juta pounds atau sekitar 293 miliar. Bukan tidak mungkin City menggaet Vidic. Mereka pernah menggaet Carlos

1. MESRA cinta adalh santapan jiwa, jiwa tanpa cinta bagai rumah yg kosong, cinta tanpa menjiwai bagai layang2 putus tali ..( 087830060xxx) 2. MESRA Sayang,hanya kau raja dlm hati Q. Hanya kau yg b’semayam d’relung jiwa Q. Kaulah segala’y untUk Q. Buat suami Q t’cinta. AKU SAYANG KAMU…( 085740053xxx) 3. Salam buat ,bpk tarlan spd,sukirman,karno, nurwahyudi,sakuri,wardi,parto,uli,adi,agus,desi, semua pers?nil SD N kalijambu,,, sayangilah murid2 mu , , , piizz… (08986557xxx) 4. Mesra mngkn Q bkn pujngga yg pndai mrngkai kTa..Q Hnya bs b’kTa apa yg Q rasa 5. ‘’angin tLong smpaikn pdanYa bhw Q cnTa dia..’’ to cidaha Q..( 085742918xxx) 6. Q rindukan kau saaT ku b’sDih Q rindukn kau saat Q snDri 7. Tp Lbh dr smua na Q Rndu kau saAT q bhagia..sLam kngen bt tmn2Q.. ..( 085742918xxx) 8. Mesra pgi2 mnum kopi mask angin rasain sndri siang2 mkn nasi knyang rsakn sndri Sore2 mkn bkso g pny uang tu rsiko mLm2 mkn bakpao Q bru ingT kau,krn apa ?muka low ky bakpau …( 085742918xxx) 9. Mesra cnTamu tk prnh usai,sprT trang mnTari yg

CMYK

Tevez dari United pada awal musim ini. Sama seperti Tevez, Vidic adalah pemain dengan gaji yang terbilang tinggi di Old Trafford, kandang United. Kontraknya dengan Setan Merah (julukan United) akan berakhir pada 2012 mendatang. Tim besutan Sir Alex Ferguson tersebut sudah menawari Vidic perpanjangan kontrak dengan gaji di atas 100 ribu pounds atau sekitar Rp 1,4 miliar setiap pekan. Namun, Vidic belum memberikan jawaban. Masih terjadi negosiasi antara kubu Vidic dengan United. Kalau tidak tercapai kesepakatan, Vidic sangat mungkin bisa dilepas pada bursa transfer mendatang. Sudah banyak klub yang mengantre. Manajer City asal Italia Roberto Mancini sangat berminat terhadap Vidic yang merupakan pemain paling konsisten di Premier League selama musim lalu. Faktanya, dia terpilih sebagai pemain terbaik Premier League 2008/2009. Keputusan City berupaya membeli

mnYmbuT pagl Syangmu tk prnh mnepi sTiap hari IBU. …( 085742918xxx) 10. Mesra ibu cnTamu tk prnh usai,sprT trang mnTari yg mnYmbuT pagl ibu Syangmu tk prnh mnepi sTiap hari Ibu 5fmu tk prnh suruT bgai air laut Oh ibu kau pLita hTi . …( 085742918xxx) 11. Mesra kala rindu datang bimbang,kala jemu datang sayang.mungkin krn cintaku terlalu berlebihan shg kudapatkan drmu tak seperti yang kuharapkan.(fatimah).. . …( 085642839xxx) 12. Mesra Sinari hatiku dgn cahaya cintamu.basahilah jiwa ini dgn sayangmu.kau bulan,kau bintang dan kaulah matahariku.gairahku,semangatku ada padamu.tiada sempurna hidup ini bila tak bersamamu….…( 085642839xxx) 13. Mesra kuingin cintaku ini seindah bunga mentari.kuingin cintaku ini semerdu burung bernyanyi.kuingin cintaku ini bagaikan sinar mentari yg selalu menyina )ri hidup ini…….…( 085642839xxx) 14. Mesra dari mana datangnya linta,dari sawah turun kekali=dari mana datangnya cinta,dari mata turun kehati* salam fres buat teman kerja di agj tegal….(085642631xxx) 15. Angin malam tolonglah diriku.bawakan rinduku

Vidic dari United karena mereka kesulitan mendapatkan tenaga John Terry. Mereka pernah mendekati Terry dan memberikan penawaran menggiurkan berupa gaji 250 juta atau sekitar Rp 3,6 miliar setiap pekan. Saat ini, United sudah berjaga-jaga jika Vidic harus dilepas di awal musim depan. Mereka sedang mengincar bek Everton Jack Rodwell serta bek Palermo Simon Kjaer. Fergie (sapaan Ferguson) juga telah menggaet Chris Smalling dari Fulham. Terlepas dari rumor ketertarikan City kepada Vidic, bek berusia 28 tahun itu terancam tidak bisa bermain ketika United bertamu ke San Siro, dini hari nanti. Dia mengalami cedera pada saraf di lututnya dalam sesi latihan jelang menantang Milan. Sebagai gantinya, Fergie menyiapkan Jonny Evans atasu Wes Brown menemani Ferdinand di jantung pertahanan. Selain Vidic, Ryan Giggs dan Anderson dipastikan absen. (ham/zul/jpnn)

padanya,agar dirinya tau tentang perasaanku.kuharap dia tau betapa dalamnya rinduku ini. ..( 085642839xxx) 16. Mesra bila kau tak bsamaku hidup ini terasa sunyi walau ditengah keramaian.hidup ini terasa kaku,alam bagai tiada bnyawa.hari2pun tiada arti dan langkah2 jd terhenti.bila kau menjauh,aq merana. . .. (085642839xxx) 17. Mesra dear god, thank you for making this girl love me. Please give us strength to make this an endless love. Amien...( 0817244xxx) 18. Mesra love is not finding someone to live with, it’s finding someone you can’t live without….... (0817244xxx) 19. Mesra L O V E ... L : Lake of sorrows.. O : Ocean of tears.. V : Valley of death.. E : End of life…….... ( 0817244xxx) 20. Mesra cinta adalah semangat seorang insan, tanpa cinta dunia akan hampa. Kedatangan cinta membuat hidup lebih berarti... ... ( 0817244xxx) 21. Mesra cinta adalah keabadian...dan kenangan adalah hal terindah saat yang pernah dimiliki…... ( 0817244xxx) 22. Mesra bukan lautan namany jika airny tak berobak, bukan cinta namany jika perasaan tidak pernah

terluka.... …...( 0817244xxx) 23. Mesra bila harus berbicara tentang kesetiaan, rasany sampe detik ini ku tiada berubah. I MISS U 4EVER. …... ( 0817244xxx) 24. Mesra dihatiku kau lukiskan cinta yg penuh dgn warna indah.dimataku kau berhias kata hadirkan cinta sejuta makna.kaulah cinta sejati yg kucari selama ini…. ( 085642839xxx) 25. Mesra aku emang takut... Kegagalan, kegelapan, kematian, tp.. Ada satu hal yg bener2 paling aku takutin..yaitu kehilangn orang yang ak sayang…... ( 0817244xxx) 26. Mesra salam manis beserta madu, salam sayang beserta i love u, salam rindu beserta i miss u, salam ingatan kuingin tau.. How are u? .. ( 0817244xxx) 27. Mesra semoga malam merangkulmu dalam kedamaian hingga bulan digantikan fajar..( 0817244xxx) 28. )Mesra smaile is a melody of soul. Work is service of the spirit. Love is a gift of the heart. Have a new life full of smiles, good work, and love. Happy ove day, my wife ..( 0817244xxx) 29. Mesra tadi aku ketemu ma ‘kedamaian’, ‘cinta’, ‘kebahagiaan’, ma ‘kasih’..mereka berempat buth

tempat tinggal. Maaf karna tanpa ijin ak memberikan alamat mu kepada mereka, semoga mereka berempat bisa tinggal bersamamu selamany.. Amien .. ( 0817244xxx) 30. Mesra cinta itu indah, dia itu anugrah, bila kita mencintai seseorang jangan engkau ingin memiliki dia, tapi membuat dia bahagia... ..( 0817244xxx) 31. Mesra cinta pertama dibawakan oleh adam dan hawa, cinta sejati dibawakan oleh romeo dan juliet, diteruskan oleh rama dan sinta dan akhrny KAU DAN AKU dibawakan oleh NIDJI..( 0817244xxx) 32. Mesra cinta itu ibarat sebuah gunung yg terasa dekat saat dipandangi namun untk mencapainy buth perjalanan yg jauh dan berliku.. Begitulah cinta yg teras a begtu dekat namun untk mendapatkanny buth proses dan pengorbanan karna cinta yg diraih dengan mudah..akan hilang seiring berjalanny waktu ..( 0817244xxx) 33. Mesra cinta adalah anugrah terindah yang diberikan khusus untk 2 orang dan tak ada tempat bagi orang ketiga ..( 0817244xxx) 34. Mesra sahabat adalah Dia yang menghampiri kita ketika seluruh dunia menjauh.. Karena persahaban itu seperti tangan dengan mata. Saat mata menangis tangan menghapusnya ..( 0817244xxx)


ALL SPORTS

12

SELASA 16 FEBRUARI 2010

RADAR TEGAL

SEPAK POJOK

Cium Aroma Kemenangan Lagi

Getty Images

LAWAN SEPADAN - Frank Lampard (tengah) dkk, belum menemukan lawan sepadan di Piala FA musim ini.

Chelsea Bisa Ketemu City LONDON - John Terry dan Wayne Bridge, tampaknya, ditakdirkan bertemu lebih sering di Piala FA. Itu terjadi jika Manchester City memenangi laga ulangan melawan Stoke City di babak 16 Besar. Berdasarkan drawing perempat final yang dihelat dini hari kemarin, Chelsea harus berhadapan dengan pemenang laga antara City versus Stoke. Sebagaimana diberitakan, Chelsea melangkah ke delapan besar setelah menghajar Cardiff City 4-1 Sabtu malam lalu. Di sisi lain, The Citizen (sebutan City) malah ditahan imbang Stoke 1-1 di kandang sendiri. Laga ulang baru dihelat 24 Februari mendatang, sehingga siapa lawan Chelsea baru bisa diketahui pekan depan. Jika City sukses melaju ke perempat final, berarti mereka akan bertemu Chlesea dua kali dalam sepekan. Sebelum bentrok pada 6 Maret, mereka harus head to head dulu di Premier League pada 3 Maret. Namun, kans bertemu juara bertahan sama sekali tidak menyurutkan kepercayaan diri City. “Semua orang di sini (City, Red) sebenarnya sudah cukup termotivasi untuk maju ke delapan besar. Tapi, kans bertemu Chesea ini justru membuat kami lebih bersemangat menyongsong laga ulang melawan Stoke,” papar seroang sumber di City, seperti dilansir Telegraph. Sementara itu, kemarin malam hanya satu tiket delapan besar yang bisa didistribusikan. Yakni ke tangan Fulham. Besutan Roy Hodgson itu memastikan diri melaju ke perempat final setelah membabat tim League Two (divisi ketiga Liga Inggris) Nott County empat gol tanpa balas. Sementara Aston Villa yang bermain di kandang Crystal Palace ditahan imbang tuan rumah 2-2. Di delapan besar nanti, Fulham harus menghadapi pemenang antara Bolton Wanderers dan Tottenham Hotspur. Mereka mendapat keuntungan main di kandang sendiri, Craven Cottage. Nah, meskipun ada kemungkinan melawan Tottenham, dua faktor di atas membuat Hodgson optimistis timnya bisa melaju lebih jauh. Bahkan, dia sudah berani bicara trofi. “Memenangkan FA Cup akan sangat berarti buat kami,” tutur Hodgson, seperti dikutip Sky Sports. “Itu adalah sebuah langkah maju buat klub, yang tengah berjuang di Premier League sekaligus sedang mengatasi problem finansial,” lanjutnya. “Terus terang saja, kami cukup termotivasi menyongsong perempat final bulan depan. Namun, kami juga sangat nervous, karena kami ingin mencatat hasil yang mengesankan,” imbuh Hodgson. (na/zul/jpnn)

PARIS - Sejak awal Februari, Girondins Bordeaux belum mengecap satu kemenangan pun. Tidak heran kalau saat menjamu tim papan bawah St Ettienne dini hari kemarin Marouane Chamakh dkk bermain dengan motivasi ganda. Yakni mempertahankan diri dari kejaran Montpellier, sekaligus mengobati puasa victory selama tiga pekan. Hasilnya efektif, mereka membabat sang tamu 3-1. Tim besutan Laurent Blanc itu memang tampak memanfaatkan laga di kandang tersebut sebagai ajang mendapatkan momen bangkit. Sebab, mental Chamakh dkk sedang hancur akibat dua kekalahan beruntun di ajang yang berbeda. Yakni kalah 2-4 dari Rennes di Ligue 1 (6/2), lalu 0-2 dari AS Monaco di Coupe de France alias Piala Prancis (10/2). “Kami sukses mengakhiri tren negatif,” jelas playmaker Bordeaux Yoann Gourcuff, seperti dilansir Associated Press. “Meskipun kami tidak terlalu yakin dengan penampilan tim ini, paling tidak ada peningkatan signifikan. Organisasi dan soliditas di atas lapangan jauh lebih baik malam ini,” lanjut dia. inger kiri asal Brazil Wendel menjadi aktor utama

kemenangan sang juara bertahan dini hari kemarin. Tendangan bebasnya di menit ke13 jatuh tepat di atas kepala Chamakh. Penyerang yang tengah dikaitkan dengan Arsenal itu tidak membuang kesempatan emas. Heading dia membuat tuan rumah leading 1-0. Pada menit ke-29, giliran Wendel yang membuat gol sendiri. Kali ini, tendangan bebasnya dari jarak 25 meter yang sangat keras tidak mampu dibendung kiper St Ettienne Jeremy Janot. Lewat free kick juga, tim tamu sempat membuka harapan lewat Bakary Sako beberapa saat sebelum turun minum. Namun, Wendel memastikan kemenangan Bordeaux menjadi 3-1 di menit ke-79. Dengan tambahan tiga angka, Les Girondins (sebutan Bordeaux) masih menjaga jarak tiga angka dari Montpellier. Mereka mengumpulkan 51 poin dari 24 pertandingan. Tentunya, penggawa Bordeaux berharap kemenangan ini bisa menjadi momen kebangkitan mereka. “Saat ini memang kami melakukan beberapa penyesuaian karena beberapa kekalahan terakhir,” jelas Wendel kepada AFP. “Tapi kalau kami bisa menunjukkan kualitas seperti yang kami lakukan di babak pertama, kami akan baik-baik saja,” lanjutnya. (na/zul/ jpnn) Getty Images

TAKLUK JUGA - Kreasi Andres Iniesta (kiri) macet dan kalah kreativitas dari kombinasi Jose Antonio Reyes (kanan) dan Paulo Assuncao.

KEKALAHAN PERDANA Getty Images

AKTOR - Geraldo Silva Wendel (kanan) memerankan peranan penting di lini tengah Bordeaux.

Imbang, Sinyal Buruk Nerrazurri NAPLES - Inter Milan kembali gagal memetik poin dini hari kemarin. Di San Paolo, kandang Napoli, Diego Milito dkk ditahan imbang tuan rumah tanpa gol. Akibatnya, keunggulan poin sang juara bertahan dari AS Roma yang berada di posisi runner up tinggal tujuh poin (54-47). Tuan rumah yang tengah berjuang menembus zona Liga Champions itu memang tampil lebih impresif sejak babak

pertama. Marek Hamsik dkk terbukti mampu mengimbangi permainan Nerrazurri, sebutan Inter. Mereka juga lebih banyak menciptakan peluang. Misalnya lewat Hamsik, yang melepaskan tendangan jarak jauh di menit ke-10. Tiga menit kemudian, giliran Fabio Qualgiarella yang shooting-nya melebar. Pada menit ke-19, kiper Inter Julio Cesar membuat penyelamatan penting dengan menepis

Getty Images

TAK BERKUTIK - Camilo Zuniga (kiri) membuat Playmaker Inter Milan Wesley Sneijder mati kutu.

heading German Denis yang nyaris membuat kedudukan jadi 1-0 untuk Napoli. Dengan ambisi masing-masing, baik Inter maupun Napoli kompak menyebut hasil imbang ini tidak fair. Terutama Napoli, yang merasa bermain lebih baik. Besutan Walter Mazzari itu sejatinya mengincar kemenangan dari Inter sebagai obat kecewa setelah dikalahkan Udinese pekan lalu. “Saya senang dengan permainan anak buah saya. Tapi kami sebetulnya pantas menang,” tegas Mazzari, seperti dilansir AFP. “Tapi itulah takdir. Cepat atau lambat bola memang akhirnya menjebol gawang kami. Kami membuka lima peluang emas dalam dua pertandin g a n terakhir, dan hanya me-

metik satu poin. Sungguh mengecewakan,” lanjut pelatih 48 tahun tersebut. Jose Mourinho, allenatore Inter, punya pendapat berbeda. Menurut dia, hasil imbang cukup pantas diterima anak buahnya yang memang main

di bawah form. Tapi, dia menyesalkan keputusan wasit Roberto Rosetti yang tidak memberikan penalti pada timnya di babak pertama. Yakni, ketika umpan silang Maicon mengenai lengan defender Napoli Salvatore Aronica. “Saya tidak tahu apakah hasil ini pantas kami dapatkan. Napoli memang main bagus sekali di babak pertama, tapi kami jauh lebih dominan di babak kedua,” jelas Mourinho dalam wawancara dengan TMW. “Setelah peluit panjang, saya mengucapkan pujian kepada wasit, karena memang saya suka caranya menangani pertandingan. Tapi tetap saja, ada keputusan yang mengganjal,” lanjut Mourinho. “Saya berdiri di sisi garis lapangan, dan saya bisa melihat bahwa seharusnya kami mendapatkan penalti. Saya tidak mengerti kenapa dia tidak meniup peluit untuk itu,” sesalnya. Bagaimanapun juga, Mourinho harus cepat mengevaluasi timnya. (na/zul/jpnn)

MADRID - Persaingan memperebutkan gelar Liga Primera kembali terbuka. Dini hari kemarin, pimpinan klasemen Barcelona menelan kekalahan perdana sepanjang musim ini, yakni dari tuan rumah Atletico Madrid. Dalam laga yang digeber di Estadio Vicente Calderon itu, El Barca (sebutan Barcelona) menyerah 1-2. Hasil ini jelas membuat kubu Real Madrid bersorak. Sebab, gap antara keduanya tidak berubah, yakni dua poin (5355). Rival utama Barca tersebut sudah ancang-ancang menyalip mereka kapan saja. “Saya ingin memberikan selamat buat Atletico yang telah bermain luar biasa. Mereka terorganisasi dengan rapi. Sebaliknya, kami tidak dalam kondisi terbaik, dan tidak mampu menemukan ritme permainan,” papar Guardiola, sebagaimana dikutip AFP. “Saya tidak akan menyalahkan pemain, karena mereka sudah berjuang keras. Hanya saja, pertandingan ini memang bukan milik kami. Terlalu banyak kesalahan,” jelas Guardiola. “Ketika kehilangan bola, kami tidak memposisikan diri dengan baik, sehingga kami sering kehilangan kesempatan,” lanjut dia. Pertandingan kemarin memang berjalan cukup ketat. Seperti biasa, meskipun kehilangan sejumlah pilar di lini belakang, pasukan Josep Guardiola itu berani mengambil inisiatif menyerang sejak menit-menit awal. Namun, memang tidak adanya enam defender kunci yang absen, Barca jadi lemah tiap terjadi serangan balik dari tuan rumah.

Ya, Barca memang kehilangan Eric Abidal, Dani Alves, Dmytro Chygrynskiy, dan Yaya Toure yang cedera. Sementara Rafa Marquez dan Gerard Pique kena sanksi. Akibatnya, counter attack pertama yang digalang Diego Forlan menjebol gawang Victor Valdez saat laga baru jalan sembilan menit. Striker asal Uruguay itu menyambar umpan terobosan dari Jose Antonio Reyes, lalu melepas tendangan keras dari luar kotak penalti. Los Colchoneros (sebutan Atletico) tidak butuh waktu lama untuk menggandakan keunggulan. Hanya selang 12 menit setelah gol pertama, Simao Sabrosa membuat tendangan bebas cantik yang langsung mengarah ke pojok kanan atas gawang Valdes. Forlan dkk pun makin di atas angin. Empat menit kemudian, Barca sukses memperkecil ketertinggalan lewat penyerang asal Swedia Zlatan Ibrahimovic. Namun, itulah gol terakhir Barca malam itu. Meski menekan sepanjang babak kedua, peraih enam gelar musim lalu itu sama sekali tidak bisa mendekati gawang David De Gea. Maklum, pertahanan Atletico sangat terorganisasi. Bagi Colchoneros, kemenangan ini sangat besar artinya. Meski belum cukup untuk mengangkat posisi mereka di klasemen sementara (Atletico masih di peringkat ke-11), victory atas juara bertahan jelas memberikan injeksi konfidensi. Apalagi, di awal musim mereka sempat terperosok di jurang degradasi.

“Kami mengalahkan tim terbaik di dunia,” tegas Simao dengan penuh rasa bangga. “Kami memanfaatkan titik lemah mereka, dan tahu harus menerapkan taktik seperti apa untuk menghadapi mereka,” lanjut gelandang asal Portugal itu. Pelatih Quique Sanchez Flores juga tak bisa menyembunyikan kegembiraan. Ini adalah momen menyenangkan kedua dalam sepekan terakhir. Pada pertengahan minggu lalu, dia membawa Forlan dkk ke final Copa del Rey, alias Piala Raja Spanyol. “Ini adalah momen penuh kegembiraan, dan kami harus menikmatinya. Ini bukan saatnya mengingat masa-masa kelam, kekalahan pahit, dan sebagainya,” tutur Flores, seperti dilansir Reuters. “Mengalahkan Barca jelas sulit sekali. Kami harus menempel ketat setiap pemain mereka, dan menjauhkan mereka selama mungkin dari ball possession. Dan kami berhasil,” urai Flores. “Peningkatan kualitas tim secara kolektif juga berakibat luar biasa buat sistem defense. Anak-anak main hebat malam ini,” lanjutnya. Dengan hasil ini, Guardiola mengaku persaingan di Liga Primera hanya tinggal antara Barca dan Real. Namun, liga masih panjang. “Liga kini tergantung pada kami dan Real Madrid. Masih ada 16 pekan tersisa, dan tekanan yang mereka beri kepada kami telah memberi peringatan keras. Kami harus melakukan banyak perbaikan,” tegas Guardiola. (na/zul/jpnn)


ALL SPORTS

SELASA 16 FEBRUARI 2010

13

RADAR TEGAL

Pemain Kurang Profesional SURABAYA - Kemenangan Persebaya Surabaya atas Persib Bandung 2-1 (14/ 2) lalu harus dibayar dengan mahal. Empat pilar Persebaya diganjar kartu kuning oleh wasit Armandi Pribadi (Jogjakarta) dalam laga tersebut. Hal itu langsung berimbas pada kekuatan Green Force julukan Persebaya - ketika harus bertandang di markas Persema (17/2) lalu. Dua pilar Persebaya, Mat Halil dan Anderson da Silva harus absen lantaran sudah mengantongi dua kartu kuning. Kondisi itu diperparah dengan absennya dua asing tim asal Kota Pahlawan itu. Pada latihan kemarin sore (15/ 2), Josh Maguire dan Ngon a Djam absen tanpa alasan yang jelas. “Saya tidak tahu kenapa mereka tidak hadir,” jelas Danurwindo, pelatih Persebaya. Danur - sapaan akrab Danurwindo-masih akan menunggu alasan pemain tersebut absen hingga pagi ini. Jika sampai pagi ini mereka tidak memberikan penjelasan pada tim pelatih, bisa jadi mereka tidak akan dibawa dalam laga menghadapi Persema. Kondisi tersebut semakin mempertegas bahwa agenda seleksi pemain

asing berpotensi mengganggu psikologis beberapa pemain yang merasa terancam. Ketika Persebaya bertanding melawan Persib, Danur sempat menyatakan bahwa ketidak hadiran Josh juga dipengaruhi faktor psikologis. Selain itu, dia menyebut faktor fisik juga tak bisa dilepaskan. Sayangnya, pemain Australia tersebut kembali mangkir saat latihan kemarin. “Sebenarnya ini cukup disayangkan karena seharusnya penentuan line up diawali dengan performa pemain dalam latihan terakhir,” tutur mantan pelatih Persija Jakarta itu. Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa sebagai pemain profesional, seharusnya pemainnya tidak perlu takut dengan agenda seleksi pemain itu. Tapi, dia juga mengakui bahwa semua pemain bisa bersikap profesional. Oleh karena itu, dia menyimpulkan ada dua perbedaan besar terkait kondisi psikologis timnya ketika menjamu Sriwijaya FC dan Persib. Saat melawan Sriwijaya, dia menyebut konsentrasi

timnya pecah karena adanya suatu b e b a n p s i k o l o g i s . Kondisi tersebut, lanjut dia , sangat terlihat ketika pemain masuk kamar ganti. “Semuanya diam dan tertunduk seperti tidak ada gairah,” jelasnya. Tapi saat menghadapi Maung Bandung - julukan Persib, Mat Halil dkk tampak sangat bersemangat. Hal itu sudah terlihat ketika pemain melakukan pemanasan dan berada di dalam bench tim. “Soal menang atau kalah, itu urusan belakangan. Tapi, saat itu saya yakin kami bisa bermain baik dan lebih fokus,” tukasnya. Di sisi lain, pengaruh psikologis yang diakibatkan agenda seleksi pemain juga ditangkap oleh manajemen. Manajer Persebaya Saleh Mukadar menjelaskan bahwa para pemain Persebaya tidak perlu risau. Sebab, hingga 21 Februari mendatang tidak akan ada pencoretan pemain. Artinya, para pemain bisa

FARID FANDI/JAWA POS

MENANG - Nugroho (Persebaya) dan Gonzales (Persib) dalam lanjutan ISL putaran II di Gelora 10 Nopember, Minggu (14/2). Persebaya menang 2-1.

Raikkonen Optimis Lebih Baik di Meksiko STOCKHOLM - Hasil yang tak memuaskan terpaksa ditelan Kimi Raikkonen pada seri debutnya di WRC (World Rally Championship) 2010. Juara dunia Formula 1 2007 itu belum bisa unjuk gigi di Reli Swedia. Dia menutup partisipasinya di Reli Swedia dengan berada di peringkat ke-30. Petaka bagi Raikkonen justru datang di hari pertama reli perdana WRC musim 2010 itu. Dia kehilangan waktu hampir setengah jam sat terjebak di kubangan salju. Meski demikian, dengan usahanya sen-

diri dia mampu menyelesaikan seluruh tahapan lomba. “Kami kehilangan banyak di kubangan salju hari pertama dan tergelincir tiga kali. Tapi kami mampu mencapai finis dan belajar banyak dari hal itu,” kata Raikkonen pada Autosport. “Kami sudah tahu ini akan menjadi reli yang sangat sulit. Kami bisa meningkatkan catatan waktu sedikit dan itu menjadi tujuan. Oke, saya memang kecewa kehilangan waktu, tapi itu bagian dari reli,” lanjutnya. Pelajaran berharga di Swedia

itu menjadi modal besar bagi pembalap yang mendapatkan julukan The Ice Man itu menuju seri berikutnya. Seri WRC berikutnya berlangsung di Meksiko. Jauh berbeda dengan Reli Swedia yang didominasi lintasan bersalju, di Meksiko para peserta bakal menemui lintasan gravel berbatu. “Sudah pasti semuanya akan lebih mudah di gravel, seperti yang saya tahu. Semua yang saya lakukan di (lintasan) salju, memang selalu sedikit kesulitan,” kata Raikkonen. (ady)

Mulai Membidik Ganda Campuran JAKARTA - Markis Kido dan Hendra Setiawan benar-benar memulai langkah baru di 2010. Setelah lepas dari pelatnas dan sukses menggaet flypower sebagai sponsor pribadi, keduanya merancang rencana anyar. Kido dan Hendra merencanakan melebarkan sayap bermain di ganda campuran. Kido malah sudah berlatih bersama mantan pemain pelatnas juga, Lita Nurlita di GOR Gemilang. Sedangkan Hendra masih mempertimbangkan pasangan. Kandidat terkuat adalah Mona Santoso yang saat ini turun di nomor ganda wanita pada turnamen super series bersama Vita Marissa. Hanya saja langkah itu Kido tak mulus. “Sampai saat ini Lita belum mendapatkan sponsor. Jadi untuk mengikuti turnamen masih pikir-pikir,” ungkap Kido. Senada, Hendra juga masih mengaku pikir-pikir meski dengan alasan berbeda. ?Lihat situasi dan kondisi dahulu. Kalau Kido turun ke ganda campuran, saya juga ikut saja,? ucap Hendra. Langkah itu diakui keduanya meniru strategi yang diambil Hendra A. Gunawan dan Vita Marissa. “Untuk mengejar hadiah yang lebih besar dan mencoba mengefisiensikan pengeluaraan. Hendra kan sudah berpengalaman dan sepertinya bisa dilaksanakan,” ungkap Kido. Selain kualifikasi Piala Thomas 2010 di Nakhon Ratchasima, Thailand keduanya sudah menyusun agenda kejuaraan yang bakal diikuti. Lima even super series yang menjadi tanggungan wajib Kido/Hen-

CMYK

Hendra Setiawan dan Markis Kido dra adalah Prancis, Indonesia, Singapura, dan dua kali super series di Tiongkok. Ganda yang sukses meraih medali emas Olimpiade itu juga membidik juara di tiga level grand prix, yakni Taiwan, Filipina, dan Indonesia. Pasangan nomor tiga dunia itu juga harus turun di tiga Sirkuit Nasional (sirnas), yakni Bandung, Bali, dan Batam. Selain even wajib itu, Kido dan Hendra juga tak mau melewatkan tiga turnamen super series, yakni All England, Swiss, dan Hongkong. Denmark Super Series juga menjadi bidikan karena dalam jadwal yang dirilis BWF (Federasi Bulu Tangkis Dunia) waktu pelaksanaannya berdekatan dengan Prancis Super Series. “Mungkin kalau di Indonesia saja masih bisa.

Maklum kami juga belum bisa memperkirakan anggaran untuk mengikuti tiap turnamen,” ujar Kido. Kalau toh Lita belum bisa mendampingi, Kido akan memilih untuk fokus di ganda pria. Itu terkait iming-iming dari sponsor. Jika Kido/Hendra mampu bertahan di peringkat empat besar dunia, Haryanto Arbi?pemilik flypower?tak segan mengucurkan bonus 15 persen dari nilai kontrak Rp 1 miliar. “Untuk sementara fokus ke Piala Thomas dahulu. Meski terlihat mudah, tapi bukan berarti bisa menggampangkan,” tukas Kido. Saat ini Kido/ Hendra dibesut Chafid Yusuf. Dia berlatih bersama jebolan pelatnas lainnya, Hendra A.G dan Alvent Yulianto. (vem)

ROSSI TATAP GELAR LAUREUS

ABU DHABI - Sudah begitu banyak gelar yang diraih oleh bintang utama MotoGP Valentino Rossi. Selain sembilan gelar juara dunia Grand Prix, termasuk tujuh dari kelas utama, Rossi masih berpeluang menambah koleksi penghargaannya. Pembalap Italia itu masuk dalam salahsatu kandidat penerima penghargaan Laureus World Sports yang dianggap sebagai penghargaan untuk para jawara. Laureus merupakan penghargaan tertinggi olahraga dunia. Ajang prestius itu mulai diadakan satu dekade lalu yang diprakarsai pabrik mobil terbesar Jerman, Daimler, dan perusahaan arloji terkenal Swiss, Richemont. Dalam sejarahnya, belum sekalipun seorang pembalap motor meraih gelar perorangan Laureus alias Sportman. Sebelumnya, Michael Shumacher menjadi wakil dari motorsport yang mampu meraih gelar prestisius tersebut. Schumi meraih gelar itu dua kali, yaitu pada 2002 dan 2004. Nah, tahun ini, dunia balap motor boleh berharap pada Rossi. Pembalap 30 tahun itu berhasil masuk deretan nominasi sportsman. Rossi bakal bersaing dengan juara bertahan sekaligus sprinter Usain Bolt, petenis nomor satu dunia Roger Federer, bintang sepak bola Argentina dan Barcelona Lionel Messi, pelari jarak menengah Kenenisa Bekele, dan pemenang balap sepeda Tour de France Alberto Contandor. Menilik para pesaingnya, tidak mudah bagi Messi untuk menjadi yang terbaik. Selain Bolt yang menunjukkan hasil konsisten sepanjang tahun lalu, Federer termasuk langganan pemenang. Petenis Swiss itu menjadi yang terbaik empat kali beruntun pada 2004 hingga 2008. Peluang Federer disebut juga amat terbuka. Hal ini jelas tidak terlepas dari performa impresif yang ditampilkannya sepanjang 2009 dan kembali mengantarkan ayah dua putri kembar itu sebagai petenis nomor satu dunia. Kesuksesan Federer mengangkat trofi di Australia Terbuka, Januari lalu, menghadiahkan gelar juara Grand Slam ke-16 untuknya. Federer melampaui prestasi Pete Sampras sebagai peraih gelar grand slam terbanyak. Pemenang Laureus World Sports Awards bakal diumumkan dalam seremoni di Emirates Palace, Abu Dhabi, 10 Maret nanti. Ada lima kategori utama yang dipilih. Selain sportsman dan sportwoman ada pula tim terbaik, gebrakan terbaik, dan comeback terbaik. Di setiap kategori dipilih enam nominee oleh sebuah tim panel dari 80 negara atas aksi mereka selama 1 Januari sampai 31 Desember 2009. Sedangkan pemenangnya dipilih oleh 46 juri dari berbagai negara. Pemenang bakal dianugerahi patung Laureus yang diproduksi secara eksklusif oleh perusahaan terkenal asal Swiss, Cartier. Patung bertinggi 30 cm dan berat 2,5 kg itu terbuat dari 670 gram perak dengan 650 gram emas. (ady)

Valentino Rossi

Calon Tuan Rumah Keluhkan Dana JAKARTA - Kesulitan dana tengah membelit empat daerah calon tuan rumah SEA Games XXVI/2011. Persoalan tersebut, terungkap dalam rapat dengar pendapat komisi X DPR RI dengan gubernur-gubernur keempat provinsi itu di gedung DPR/MPR Jakarta, kemarin. Mereka adalah, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo dan Gubernur Jawa Barat Achmad Heryawan, sedangkan Gubernur DKI Fauzi Bowo tidak hadir, dia diwakili Asisten Kesra Pemprof DKI Effendy Anas. Rapat tersebut

dipimpin oleh Ketua Komisi X Mahyuddin. Mereka mengeluhkan, dana mereka sangat tipis untuk membangun sarana dan prasarana yang dibutuhkan. Jawa Tengah masih kekurangan dana sekitar Rp 274 miliar, Jawa Barat kekurangan Rp 270 miliar, dan Sumatera Selatan masih membutuhkan Rp 416 miliar dari total Rp 1,5 triliun yang dibutuhkan. “Saat ini, kami kompleks olah raga Jakabaring untuk menghadapi SEA Games, di atas tanah seluas 650 hektare yang ditargetkan tuntas dua bulan

sebelum penyelenggaraan Sea Games 2011,” urai pria yang pada SEA Games XXV/2009 di Laos lalu menjadi Chief de Mission itu. “Kami berharap, kekurangan dana itu segera dikucurkan,” lanjutnya. Dari awal, Sumsel memang terlihat yang paling bersemangat. Komisi X menyatakan, akan memperjuangkan agar dana untuk mereka segera mengucur. Tapi, mereka juga mengingatkan, bukan hanya fasilitas fisik yang harus disiapkan. Sumber daya manusia juga harus disiapkan dengan matang. “Semua hal harus disiapkan

sebaik mungkin. Karena, even ini menyangkut martabat bangsa Indonesia,” papar Noura Dian Hartorani, salah seorang anggota komisi yang membidangi pendidikan dan olahraga tersebut. Sementara itu, Menpora Andi Mallarangeng menyatakan, pihaknya telah melakukan rapat koordinasi mengenai pelaksanaan SEA Games. “Kami akan berusaha sebaik mungkin, agar SEA Games bisa terlaksana sesuai harapan. Yang jelas, pemerintah tetap berkomitmen untuk menggelar SEA Games di empat daerah.” (nar/dri/jpnn)


PEKALONGAN RAYA

14

SELASA 16 FEBRUARI 2010

RADAR TEGAL

Aksi Unjuk Rasa Warnai Paripurna Hak Angket CPNSD KENDAL - Aksi demonstrasi warnai jelang rapat paripurna hak angket calon pegawai negeri sipil daerah (CPNSD) 2009. Aksi itu dilakukan oleh beberapa aktivis lembaga swadaya masyarakat (LSM) tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Kendal (AMPK) di halaman Gedung DPRD Kendal Senin (15/2). Dalam aksi itu, sekitar 100 orang membawa sejumlah spanduk sesuai dengan tuntutan mereka, yakni mendesak DPRD Kendal untuk melakukan hak angket terkait perekrutan CPNSD Kendal pada 2009 saat rapat paripurna sekarang ini. Menurut Humas AMPK Chumaidi dalam orasinya menyampaikan, anggota DPRD semuanya tanpa terkecuali dari partai manapun, seharusnya mendukung adanya gagasan tentang pengadaan hak angket di DPRD terkait penerimaan

CPNSD . ’’Selain itu, kami juga minta agar DPRD membahas buktibukti dengan memanggil panitia CPNS dan bila semua bukti telah cukup, maka harus diserahkan kepada penegak hukum guna ditindaklanjuti,” katanya. DPRD juga harus membuat raperda transparansi publik terkait CPNSD yang dilakukan di wilayah ini, karena adanya perda tersebut, penyelenggaraan CPNSD tahun depan akan lebih mudah dipantau atau lebih transparan baik dari pelamar umum maupun tenaga honorer. Ia menambahkan, bentuk transparansi tersebut di antaranya terkait ‘database yang berhubungan dengan adanya validasi, verifikasi data oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada tahun 2010 yang mulai sekarang data yang dimiliki telah akurat. ’’Adanya trasparaansi itu juga terkait adanya penuntasan tenaga honorer yang memenuhi syarat sesuai peraturan peme-

rintah (PP) tentang seleksi tenaga honorer agar dapat diangkat menjadi CPNS yang sudah diusulkan dan telah selesai pula pada 2010.’’ Sebagai bentuk dukungan kami, menurut dia, pihak AMPK beserta rakyat kabupaten ini siap membantu memberikan data-data yang dibutuhkan pada saat rapat hak angket dan juga pembuatan perda transparansi penerimaan CPNS kepada publik nantinya. Agus Prayitno, perwakilan LSM Kendil Wesi, dalam orasinya menambahkan, aksi tersebut didasarkan atas ketidakpuasan masyarakat terhadap hasil ujian tertulis CPNSD di Kendal pada 23 Desember lalu, di mana pengumuman hasil ujian berdasarkan pengumuman penerimaan CPNSD oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) No. 871/253/BKD. ’’Dasar lain pengumuman itu yakni Pengumuman No. 871/ 3132/BKD tentang penetapan kelulusan hasil ujian tertulis CPNS tahun lalu secara serempak,’’ ujarnya. (ap10)

PRT Empat Jam di Atas Menara Sutet WELERI - Emi (40), seorang pembantu rumah tangga (PRT) asal Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (14/ 2) pukul 11.30 WIB nekad melakukan percobaan bunuh diri dengan memanjat tower sutet berketinggian 50 meter di Desa Bumiayu, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, akibat frustasi. Setelah empat jam lamanya korban berada di atas menara tepatnya sejak pukul 11.30, akhirnya korban turun setelah mendengarkan bujukan yang dilakukan kesekian kalinya oleh anggota Tim SAR Kendal. ’’Korban naik dari sekitar pukul 11.30 WIB dan berhasil turun pada 14.30 WIB, setelah sebelumnya mendapat bujukan dari anggota Tim SAR,” kata Ahmad, anggota Tim SAR Kendal. Tim SAR Kendal dan anggota Polsek Weleri membawa korban ke Mapolsek Weleri untuk dimintai keterangan terkait penyebab dan data korban. Emi saat dimintai keterangan mengaku, dirinya melakukan percobaan bunuh diri karena frustasi setelah seluruh barang bawaannya diambil orang tak dikenal saat perjalanan dari Jakarta ke Semarang. ’’Barang bawaan saya yakni uang Rp 370 ribu dan cincin emas 1,5 gram diambil orang saat perjalanan dari Jakarta,” katanya dengan nada bicaranya yang lemah. (ap10)

AKROM HAZAMI/RADAR PEKALONGAN

KOREK KETERANGAN - Emi, pelaku percobaan bunuh diri saat ditanya petugas Polsek Weleri.

IKLAN BARIS LOKER 7 X 300 MMK


SELASA 16 FEBRUARI 2010

PEKALONGAN

15

RADAR TEGAL

Trajumas Belum Miliki Balai Desa KANDANGSERANG - Sejak dilakukan pemekaran, hingga saat ini Desa Trajumas, Kecamatan Kandangserang, belum memiliki balai desa yang digunakan untuk pelayanan masyarakat. Padahal, mengenai lahan sudah tersedia yang saat ini berupa lapangan sepak bola. ’’Pembangunan kantor dan balai desa dibangun lebih cepat lebih baik sebagai fasilitas melayani masyarakat,’’ tutur Kades Trajumas Slamet. Desa Trajunas meliputi wilayah kerja seluas 877.1117 hektar dengan batas wilayah sebelah utara Desa Lumeneng, Kecamatan Paninggaran, timur;

WASIS WAHYUDI/RADAR PEKALONGAN

MASIH KOSONG - Warga menunjukkan papan bertuliskan lokasi akan dibangunnya kantor dan Balai Desa Trajumas.

dan selatan Desa Bodas; serta barat Desa Sukoharjo. ’’Desa Trajumas terdiri dari jumlah penduduk 1.674 jiwa terdiri dari 815 laki-laki dan 859 perempuan,’’ jelasnya. Wilayah kerja Desa Trajumas terdiri dari, Dusun Trajumas, Purwodadi, Wanasari, Sigabug, dan Karangwringin. ‘’’Terdiri dari lima dusun yang dipisahkan oleh perbukitan dan hutan pinus,’’ terangnya. Saat peresmian pemekaran, Bupati Hj Siti Qomariyah mengungkapkan, setelah dilakukan pemekaran perlu dibarengi dengan pembangunan gedung kantor dan balai desa. (ap1)


CMYK

18

SELASA, 16 FEBRUARI 2010

RADAR TEGAL

BELAJAR DI LAB, Bisa Langsung PRAKTEK KELOMPOK TEATER SMK ASSALAFIAH

Pentaskan Lakon ToMat LAKON dalam sebuah pementasan teater bisa apa saja. SMK Assalafiah Kota Tegal, sekolah yang baru berdiri di akhir tahun 2009 ini beberapa waktu lalu juga berhasil mementaskan teater berjudul ToMat. Tapi jangan salah. Kata ToMat di sini bukan berarti tomat yang biasa kita makan itu lho. ToMat merupakan akronim dari Tobat Maksiat, sebuah cerita yang diambil dari karya salah satu guru Bahasa dan Sastra Indonesia SMK Assalafiah. Lakon ini merupakan kisah nyata dari seorang penulis yang dahulunya terjerumus dalam dunia hitam dan selalu melakukan perbuatan maksiat, bertaubat tapi melakukan maksiat lagi dan lambat laun dia menyadari akan kesalahannya dan bertaubat meninggalkan segala bentuk maksiat yang dia lakukan selama ini. “Teater ini dimainkan siswa-siswi kelas X dan XI diantaranya Nur Abidin, Agus Slamet, Rizki Noviani, Nia Permana, Desi Tresnawati, Sifa Cahya, Suryani, Siti Katimah dan Khoerun Nisa,” terang Ahmad Fajrusidik selaku Pembimbing dan Pengajar Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Pelatih teaternya berasal dari batak yaitu Sondang Yuliani AMd yang juga pengajar di sekolah tersebut. Jadwal latihan disesuaikan dengan waktu siswa yaitu setiap Jumat pukul 13.00 WIB (sebelum kegiatan kepramukaan siswa). “Beberapa waktu yang lalu, kita sempat berpartisipasi dalam Lomba Drama Dialek Bahasa Tegal yang diadakan TBM Pelangi di Pendopo Ki Gede Sebayu, walaupun belum sempat menjadi juara tapi kreatifitas anak-anak patut diacungi jempol,” ungkap Fajar. Diakuinya, saat pementasan masih ada sedikit kendala pada anak-anak yaitu adanya rasa kurang percaya diri saat tampil di muka umum. “Harapan saya, ekskul teater ini tetap berjalan lancar tanpa adanya hambatan dan di kemudian hari kami bisa menampilkan performa yang mengesankan dan tidak terlupakan,” tambahnya. (anam)

TIM XPRESI KOORDINATOR : Khikmah Wati ANGGOTA : Balkis Arifiani, Nur Irma Rahmawati, M Khaerul Anam, Agus Winarto

PROFIL USIA : 13 - 17 tahun

JUMLAH : 25 ResponX di Kota Tegal

JENIS KELAMIN :

PENDIDIKAN :

Cewek 50 persen Cowok 50 persen

SMP 50 Persen SMA 50 Persen

BUAT kamu yang masih sekolah menengah, pasti paham dong dengan fasilitas laboratorium. Yup, sarana sekolah ini memungkinkan kamu mengetahui banyak hal melalui praktek-praktek tertentu. Ada beberapa macam lab yang bisa tersedia di

sekolah. Mulai dari biologi, fisika, kimia, komputer, multimedia, farmasi dan lainnya yang semuanya ngedukung belajar kamu. Ngomongan soal fasilitas ini, rupanya 60 persen dari 25 ResponX yang ditemui Tim Xpresi menyatakan fasilitas itu sebagai sarana sekolah yang mengasyikkan. Mereka selalu antusias tiap kali ketemu mata pelajaran yang mengharuskan penggunaan laboratorium. Seperti siswi SMP Atmaja Kota Tegal, kelas VII R Nikita Tri Adela S. “Pastinya lebih suka praktek di laboratorium daripada nyimak guru nerangin materi di kelas,” ungkap dia. Dari seluruh ResponX, 56 persennya sepakat memilih pelajaran komputer sebagai mata pelajaran yang wajib menggunakan fasilitas itu. “Kalo pelajaran

komputer kan pasti bisa langsung praktek,” ungkap Yessi Priyani, siswi MAN 1 Kota Tegal, kelas XII IPA I. Alasannya

senada dengan siswa SMK Negeri 3 Kota Tegal Denni Munandor, kelas 3 NPL 2 Tegal. Menurut dia, fasilitas itu diperlukan agar teori yang diterima bisa lebih mudah dipahami. Sebagai sarana pendukung, laboratorium sekolah tentunya harus memiliki fasilitas yang lengkap. ResponX yang me-

ngaku memiliki laboratorium dengan fasilitas lengkap di sekolahnya mencapai 36 persen. “Kalo setiap praktek, pasti sudah ada alat-alat yang dibutuhkan siswa, berarti itu bisa dikatakan lengkap dong,” ujar Devi Murdiasih, siswi MAN 1 Kota Tegal kelas XII IPA. Sementara 24 persen lainnya mengaku fasilitas laboratorium di sekolahnya kurang lengkap. Ini diakui siswi SMK PGRI Kota Tegal Septa Hanna diningtiyas kelas X2 AP. “Masih kurang laboratorim bahasa dan keseniannya, juga masih kurang lab-lab yang menunjang program kejuruan,” tambahnya. Untuk menjaga agar semua fasilitas laboratorium sekolah terjaga dengan baik, hampir 85,7 persen ResponX sepakat memiliki

aturan lab yang diterapkan di sekolah. “Kalo nggak ada aturannya pasti lab kita berantakan, kita makai semaunya sendiri,” ujar Mike, siswi SMK Muhammadiyah 2 Kota Tegal. Sementara siswa SMA Negeri 2 Kota Tegal, Agung Prasetyo kelas XII IPS juga sependapat dengan dia. “Ada peraturan yang harus ditaati, kalau tidak bisa terjadi kerusakan barang-barang di laboratorium,” imbuhnya. Bukan hanya terkait dengan pelajaran sekolah, 28 persen ResponX mengaku memiliki kenangan khusus di sarana sekolah tersebut. “Karena saat aku ulang tahun, aku dikerjain sama guru dan temen-temen di laboratorium,” kenang Sri Salamah, kelas IX MTs Negeri 1 Kota Tegal. (tim)

PROSENTASE Gimana perasaan kamu saat di laboratorium? asyik 60% biasa saja 24% nggak tahu 16% Mata pelajaran apa yang kerap memanfaatkan laboratorium? Bahasa Inggris 8% Biologi 4% Komputer 56% Fisika/kimia 32% Apakah fasilitas di laboratoriummu komplit? ya 16% nggak 24% bisa dibilang komplit 36% nggak tahu 24% Apakah lab kamu ada aturannya? ya 87,5% nggak tahu 12,5%

ILUSTRASI: DNP

Metode : Random sampling

TIPS - X

Anggap Milik Sendiri, Jaga dengan Baik Alfiana Qisthi Rasa Ini Vierra [Intro] G F#m Bm Em A D G F#m Bm Em A G F#m Em A D Ku tak percaya kau ada disini G F#m Em A D Menemaniku disaat dia pergi G F#m Em A D Sungguh bahagia kau ada disini G F#m Em A D Menghapus semua sakit yang ku rasa Em A F#m Mungkinkah kau merasakan Bm Semua yang ku pasrahkan C A Tenanglah kasih

BELAJAR di laboratorium tentu berbeda rasa dengan di kelas. Ada berbagai fasilitas yang menunjang siswa buat belajar. Dan pas praktek, kamu tentu bisa bebas menggunakannya. Tapi jangan mentang-mentang ada penjaga khusus bagian lab, kamu seenaknya saja make perlengkapan lab. Sebagai siswa yang bertanggung jawab, kamu musti ikut ngejaga semua fasilitas laboratorium sekolahmu selayaknya barang pribadi kamu. Seperti yang dilakukan Alfiana Qisthi, pengurus OSIS SMA Negeri 1 Kota Tegal, kelas XI IPS yang punya cita-cita sebagai diploma bagian komunikasi dengan orang asing, seperti bidang OSIS yang diurusinya yaitu di bagian Komunikasi Bahasa Inggris.

Pengurus OSIS SMA Negeri 1 Kota Tegal

Saat masuk laboratorium, cewek ini punya tips tersendiri, diantaranya; 1. Sebagai siswa, dia merasa wajib menjaga barang-barang yang ada di laboratorium. Ini juga kudu kamu terapin. 2. Jadikan barang yang ada di laboratorium sekolahmu sebagai milik sendiri, otomatiskan kamu akan menjaganya terus dan enggak bakal ngerusakin. 3. Kalo fasilitas di laboratorium sekolahmu rusak, kamu juga yang bakal rugi. Selain nggak bisa manfaatin fasilitas dengan mak-

Tim Voli Putra SMK Pius Tak Mau Kalah

[chorus] D A Bm A D Ku suka dirinya, mungkin aku sayang G F#m Bm Em A Namun apakah mungkin kau menjadi milikku D A Bm A D Kau pernah menjadi, menjadi miliknya G F#m Bm Em A G Namun salahkah aku bila ku pernah merasa ini [Interlude] G F#m Bm Em A D G F#m Bm Em A D Em A F#m Mungkinkah kau merasakan Bm Semua yang ku pasrahkan C A Tenanglah kasih [Interlude] G A Bm A D C A [Coda] G F#m Bm Em A D 2x

simal saat praktek, bisa jadi kamu juga akan dikenai biaya perawatan dan itu jelas bakal ngerepotin ortu kamu. 4. Harusnya siswa dikasih sanksi yang tegas kalo ngerusak fasilitas laboratorium. 5. Sehabis digunakan, kamu pastikan seluruh fasilitas berada dalam kondisi baik dan sesuai tempatnya semula. 6. Tularkan kesadaran ngejaga fasilitas sekolah ke semua teman-teman kamu. 7. Pastinya dipraktekin dong...(balkis)

M.KHAERUL ANAM/TIM XPRESI

TAK MAU KALAH - Meski didominasi cewek namun Tim Voli Putra SMK Pius tetap tak mau kalah dalam berprestasi.

MESKI peminatnya cabang olahraga voli di sekolahnya lebih didominasi cewek tapi Tim Voli Putra SMK Pius Kota Tegal rupanya tak mau kalah dalam berprestasi. Seperti Tim Voli Putri, tim ini pun mampu mengukir prestasi di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) beberapa waktu lalu. Tim ini juga dikenal kompak dalam setiap sesi latihan maupun ketika lomba meski sebagian dari mereka masih dasar dalam mengenal cabang olahraga ini. “Voli kayaknya sudah menjadi hobi setiap siswa sekolah ini walau sempat mengalami pasang surut, karena kebanyakan dari mereka masih dasar dalam teknik permainan voli,” ujar Pembina dan Guru Olahraga SMK PIUS Kota Tegal Budi Astono. Menurutnya, tekad yang kuat untuk belajar

XSPORT

dari siswanya membuat keinginan meraih prestasi dapat tercapai. Tim yang lebih dikenal dengan sebutan Tim Voli SMAPI (SMeA Pius) Putri ini berdiri di tahun 1980-an seperti tim putri. Mereka mengalami puncak dan kejayaannya pada tahun 1986 sampai 1992 pada Turnamen Walikota Cup. Pemainnya selalu mengalami regenerasi dalam setiap tahunnya. Untuk tahun ini, tim ini melibatkan Yohanes Ardi kelas XI Ak di tosser, Anton dan Sumanda kelas XI Ak pada smasher. Sedangkan dari kelas X Ak ada Paula, Feri, Tan Nico, Eka, Lukas yang berposisi di smasher. Jadwal dan tempat latihannya setiap Rabu (latihan tetap) dan Senin (latihan tambahan) mulai pukul 15.30 sampai 17.30 WIB di lapangan sekolah. (anam) BALKIS A/TIM XPRESI

CMYK


SAMBUNGAN

SELASA 16 FEBRUARI 2010

19

RADAR TEGAL

Pengusutan Aliran Dana Century ... dari halaman 1 oleh Anggota Pansus dari FPartai Demokrat Ruhut Sitompul. Menurut dia, isu-isu aliran dana bailout Bank Century ke Partai Demokrat atau tim kampanye SBY-Boediono hanya tudingan-tudingan tanpa dasar. “Artinya, selama ini kami difitnah,” ujarnya dengan nada tinggi. Bahkan, Ruhut juga menyindir munculnya nama Emir Moeis, Ketua Komisi XI DPR dari F-PDIP, dalam daftar nasabah Bank Century. Meski yang bersangkutan telah mengklarifikasi, bagi Ruhut, tetap saja itu fakta menarik. “Lihat sendiri, ini jadinya kayak lagu dangdut: Kau yang mulai kau yang mengakhiri,” katanya sambil mendendangkan irama dangdut, lantas tertawa lebar. Sindiran ini bisa diartikan, PDIP yang memulai inisiatif hak angket untuk menyelidiki Bank Century, namun kini justru salah satu kadernya disebutsebut terkait dengan Bank Century. Meski belum menemukan fakta aliran dana ke parpol atau capres, namun rapat dengan PPATK kemarin bukan berarti sia-sia. Pasalnya, PPATK mengungkap adanya aliran dana besar yang bisa menjadi kunci untuk menguak modus kejahatan perbankan di Indonesia. Anggota Pansus dari F-Partai Golkar Bambang Soesatyo justru menyebut, data PPATK memberi pemahaman baru tentang modus pidana kejahatan perbankan. Bahkan, lanjut dia, berdasar informasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut banyaknya pencairan dana bailout yang janggal. “Pokoknya, tunggu aja tanggal mainnya, nanti kita bongkar. Makanya, tadi Ruhut stress nyanyi-nyanyi dangdut,” ujarnya lantas tertawa. Menurut Bambang, modus kejahatan tersebut terungkap dari laporan PPATK, terutama

yang terkait dengan Amirudin Rustan, nasabah Bank Century asal Makassar yang namanya santer disebut-sebut sebagai nasabah mencurigakan. “Data PPATK mementahkan semua pengakuan dia saat ditemui tim pansus di Makassar,” katanya. Sayangnya, Bambang enggan membeber lebih lanjut mengenai indikasi kejahatan perbankan yang melibatkan Amirudin Rustan, yang sebelumnya juga disebut-sebut dekat dengan salah seorang tim sukses capres serta dekat dengan anggota DPR. Namun, sumber Jawa Pos menyebut, Pansus menemukan fakta mengagetkan. Ternyata, dana puluhan miliar milik Amirudin ada kaitannya dengan dana milik Robert Tantular, bahkan Rafat Ali Rizvi, mantan pemilik Bank Century yang kini buron. “Jadi, rekening Rustan ini diduga menjadi penampungan aliran dana pencucian uang. Ini yang terus ditelusuri,” ujarnya. Menurut sumber tersebut, dana sebesar Rp 66 miliar dalam rekening pemilik bengkel di Makassar tersebut berasal dari salah satu perusahaan milik Robert Tantular yang mengeruk duit Bank Century dengan modus kredit fiktif. Selain itu, ada pula aliran dana hasil penjualan Surat-Surat Berharga (SSB) milik Rafat Ali Rizvi yang mengalir ke rekeking Rustan. “Yang mesti diungkap, apakah Rustan terlibat, atau rekeningnya sekedar digunakan persinggahan dana panas itu,” bebernya. Menurut Bambang, ada indikasi kuat, kejahatan perbankan yang dilakukan di Bank Century dilakukan secara rapi dan terorganisir, misalnya dengan membuat rekening fiktif beridentitas palsu yang kemudian digunakan untuk menarik dana. “Modus gerombolan ini memang canggih,” ucapnya. Bambang menambahkan, gerombolan tersebut juga cerdik,

sehingga melakukan penarikan dana dengan menggunakan identitas palsu. Sehingga, begitu dananya ditarik, maka aliran dana terputus. “Sebab, siapa yang menarik dana itu sulit dilacak karena identitasnya fiktif,” terangnya. Saat ditanya apakah gerombolan tersebut memiliki akses ke orang-orang penting sehingga bisa mempengaruhi keputusan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) untuk mem-bailout Bank Century, Bambang mengaku belum menemukan fakta ke arah itu. “Kalau ke KSSK, itu tengah kami telusuri. Tapi yang jelas, kejahatan ini melibatkan manajemen Bank Century dan oknum Bank Indonesia,” sebutnya. Idrus Marham menambahkan, berbagai temuan indikasi kejahatan perbankan yang ditemukan Pansus akan segera diteruskan ke pihak berwajib, baik Kejaksaan, maupun Kepolisian. “Masa tugas Pansus kan terbatas. Karena itu, nanti Pansus akan membuat rekomendasi untuk menindaklanjuti temuan-temuan,” ujarnya. Sementara itu, Ketua PPATK Yunus Hussein mengatakan, rapat dengan Pansus kemarin menindaklajuti temuan-temuan PPATK selanjutnya. “Misalnya soal sebuah perusahaan asuransi (PT Asuransi Jaya Proteksi, Red) dan nasabah di Makassar (Amirudin Rustan, Red),” katanya. Namun, karena terkait kerahasiaan nasabah, Yunus enggan menjawab detil temuan baru PPATK. Secara terpisah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung merespons dugaan aliran dana ke Emir Moeis. Lembaga pemberantas korupsi itu segera menelusuri kebenaran aliran duit ke anggota DPR dari Fraksi PDIP itu. Apalagi, KPK sudah memegang data dari Pusat Penelitian dan Analisis Transaksi (PPATK) tentang aliran dana Bank Century. (owi/aga/bay/iro)

Kasus Mesum Belum Terungkap dari halaman 1 “Sulit untuk dilacak para pemain yang ada dalam video tersebut, apalagi gubuknya kan sudah nggak ada sekarang, jadi memang kesulitan kami,” ucapnya. Namun demikian, menurut Kusno, Polres Pekalongan hingga sekarang masih berupaya dan berusaha mengungkap kasus video mesum tersebut. Minimal, seperti yang dikatakan Kusno, para pemainnya dapat diketahui identitas sekaligus dapat ditangkap. “Hingga sekarang tetap diproses, dan saya harap ada pemainnya yang nanti bisa kita tangkap untuk penyidikan selanjutnya,” tuturnya. Sekadar diketahui, kasus

video mesum yang hingga sekarang belum ada titik terang. Yang pertama, yaitu kasus video mesum di Pantai Wonokerto, yang adegan hotnya diperankan sepasang warga di sebuah gubuk di Pantai Wonokerto. Sementara yang kedua, yaitu kasus video mesum yang sengaja direkam salah satu pemerannya, di sebuah ruangan perkantoran, dan diperankan oleh sepasang mesum yang pada saat kejadian masih lengkap menggunakan pakaiannya. Bahkan, pemeran wanitanya, masih menggunakan jilbab saat beradegan mesum tersebut. Sebelumya, sepasang pelajar salah satu SLTP di Kabupaten Pekalongan, juga diduga melakukan perbuatan tak sesonoh, dan direkam di dalam hand-

phone. Sementara itu, kasus gambar porno yang paling menggegerkan dan hingga sekarang juga belum terungkap, yang diduga melibatkan pasangan yang kini menjadi pasangan pemimpin di Kabupaten Pekalongan, juga tak jelas penyelesaiannya. Kasi Telematika Dishubkominfo Kabupaten Pekalongan, Eka Iman Prabawa saat dihubungi Radar, Senin (15/2) mengatakan bahwa perkembangan teknologi, dapat berimbas pada pengaruh positif dan pengaruh negatif. “Kami inginnya, yang positif saja yang diambil karena sangat bermanfaat bagi kehidupan bermasyarakat, dan yang negatif ditinggalkan karena hanya akan merugikan.” (ap4)

Divonis Seumur Hidup dari halaman 1 terdakwa sangat keji, kejam, tidak manusiawi serta bertentangan dengan ajaran ahimsa (tidak membunuh). Selain itu, atas intelektual terdakwa yang tidak dipakai untuk melakukan perbuatan yang baik sangat melanggar ajaran agama Hindu dan perbuatannya sangat meresahkan orang lain,” sebut Djumain mengenai pertimbangan yang memberatkan. Atas dasar itulah hakim kemudian menjatuhkan hukuman seumur hidup kepada Susrama.Saat Ketua Majelis Hakim Djumain menyebut hukuman seumur hidup untuk Susrama, tiba-tiba istri Prabangsa, AA Sagung Mas Prihantini menitikkan air mata. Prihantini yang didampingi keluarga dan Pemimpin Redaksi (Pimred) Jawa Pos, Leak Kustiya serta perwakilan Radar Grup, Rohman

Budiyanto (Direktur Radar Malang), dan Samsudin Adlawi (Direktur Radar Jember-Banyuwangi) langsung menjadi pusat perhatian para wartawan foto dan kameramen televisi. Sementara majelis hakim dalam pertimbangan hukumnya, mementahkan semua alibi yang dibangun Susrama dan pengacaranya. Majelis tetap mengutip sejumlah keterangan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang telah dicabut. Karena pencabutan itu dianggap tidak memiliki alasan yang kuat. Majelis hakim juga tetap berkeyakinan, bahwa motivasi pembunuhan tetap mengarah pada munculnya pemberitaan di surat kabar di harian Radar Bali yang ditulis korban Prabangsa pada tanggal 3, 8 dan 9 Desember 2008 mengenai proyek-proyek di Dinas Pendidikan Bangli. Dimana dalam proyek

itu, terdakwa Susrama menjabat sebagai ketua komite proyek pembangunan proyek bernilai miliaran rupiah. Atas pemberitaan itulah yang membuat Susrama marah. Kemarahan Susrama dibuktikan dengan keterangan saksi Nyoman Suecita alias Maong yang juga terdakwa dalam berkas terpisah. Termasuk mengenai alibi bahwa dirinya tidak akan melakukan pembunuhan karena akan menanggung risiko yang sangat berat secara spiritual, Hakim menegaskan, pembunuhan bisa dilakukan oleh siapa pun dalam kondisi kemarahan yang tak terkendali. Pembunuhan pun bisa dilakukan karena terdakwa memiliki kedekatan dengan kekuasaan sebagai adik Bupati Bangli. “Pelaku-pelaku lainnya memiliki hubungan pekerjaan dengan terdakwa,” sebut Djumain.

Keyakinan hakim makin kuat dengan adanya pengakuan dua tukang, yakni Nengah Mercadana dan Nyoman Rajin yang mengaku telah diminta oleh pengacara Susrama untuk menyatakan keduanya bekerja pada Rabu tanggal11 Februari 2009 di rumah banjar Petak, Bebalang, Bangli. Faktanya, kedua saksi ini diminta libur oleh Susrama. “Mercadana bahkan menunjuk Suryadharma (salah satu pengacara terdakwa, Red) sebagai orang yang mengarahkan dia,” sebut hakim. Usai pembacaan vonis, Susrama yang diberi kesempatan untuk memberikan tanggapan langsung menyatakan tidak bisa menerima vonis itu. “Demi Tuhan, saya tidak tahu dan tidak berbuat,” ujarnya yang tetap tampak tenang dengan senyum tipisnya. Untuk itu, dia langsung mengajukan banding. (pra)

Baridin Tampung Noordin karena ... dari halaman 1 nya yang menjadi istri Noordin, Arina Rahmah, sudah lebih dulu bersaksi bagi Zuhri. Dalam keterangannya, Baridin mengaku mengenal Noordin dengan nama Ade Abdul Halim. Ini sama dengan keterangan Dwi Astuti dan Arina Rahmah. Dia dipertemukan pada tahun 2005 oleh seseorang bernama Abdul Hadi yang dikenalnya saat berada di Ambon tahun 2000. “Kata Abdul Hadi, Ade Ab-

dul Halim ini muhajirin (orang yang hijrah, Red), tolong ditampung. Saya pun menyanggupi,” kata Baridin. Menurut Abdul Hadi, lanjutnya, orang yang dititipkan tersebut memiliki keterbatasan ruang gerak. Selanjutnya, Baridin menikahkan Arina dengan Ade Abdul Halim. “Karena sama-sama memperjuangkan Islam. Supaya akrab dan tidak ada fitnah, karena dia di rumah sebagai orang asing,” beber Baridin tentang alasan cepatnya meni-

kahkan Ade dengan Arina. Ketika menikah, Ade seorang diri. Salah satu yang menjadi saksi pernikahan adalah terdakwa Syafeudin. Baridin mengaku baru mengetahui belakangan bahwa Ade Abdul Halim adalah Noordin yang sedang diburu polisi. Sejak menikah, Ade alias Noordin lebih sering berada di rumah. Dia jarang berinteraksi dengan tetangga. Begitu juga interaksi dengan terdakwa Syaefudin. “Pernah ketemu lebih dari satu kali, tapi tidak

sering,” kata Baridin menjawab pertanyaan JPU Chaerul Fauzi. Saat JPU meminta keterangan tentang amaliyah di Palembang, Baridin mengatakan, Ade dan terdakwa tidak pernah membicarakan hal tersebut. “Hanya soal pondok. (Soal) Islam secara umum,” ungkapnya. Bahkan, Ade sering memasak dan mengerjakan pekerjaan rumah tangga, seperti mencuci. “Itu karena dia tidak pernah keluar rumah karena keterbatasan bergeraknya,” imbuh dia. (fal)

Sagung Mas Sudah Punya Firasat, Hening Tak ... dari halaman 1 Sagung Prihantini mengaku sangat berterima kasih. “Saya ucapkan terima kasih kepada semua media, dan teman-teman pers yang selama ini terus mau mengawal kasus ini sampai vonis,” terangnya. Bahkan saat ditanya bagaimana tanggapan atas putusan seumur hidup yang dijatuhkan kepada Susrama, Sagung Prihantini kemarin langsung menjawab sangat menghormati. “Saya dan keluarga sangat menghormati dan menghargai atas putusan yang dijatuhkan oleh majelis hakim. Apa yang menjadi putusan majelis hakim menurut saya sudah sangat mewakili harapan publik,” terang Prihantini. Namun saat diminta komentarnya atas sikap puas dan tidak puasnya atas putusan pimpinan majelis hakim, janda dua anak ini langsung berhenti sejenak. Seolah tak kuasa menahan tangis, tiba-tiba dari bibir dari istri mendiang Prabangsa itu terucap kata yang langsung membuat koran ini merinding. “Apapun suami saya tidak akan kembali,” katanya.

Bahkan, Sagung Prihantini juga sempat mengutarakan perasaannya sebelum datang ke persidangan. Menurut Prihantini, dirinya seolah sudah memiliki firasat bahwa otak sekaligus pelaku pembunuh suaminya itu akan divonis seumur hidup. Perasaan tidak jauh beda juga diutarakan adiknya, AA Ayu Reiwati Suarnasari. Kakak kandung almarhum Prabangsa itu mengaku sehari sebelum sidang putusan, dirinya sempat bersembahyang. “Saya menangis dan berdoa seharian, dan meminta agar Prabangsa tidak lagi “mengecewakan” saya. Namun atas putusan itu dia seolah menjawab, bahwa dia membuktikan bahwa kebenaran itu ternyata datang,” urai Ayu Reinawati. Sementara atas dijatuhkannya hukuman seumur hidup bagi Susrama, keluarga Prabangsa dan utamanya istri korban berharap, agar upaya banding dan tingkat kasasi bagi Susrama ditolak. ”Ini bukan dendam tapi kami berharap agar upaya keringanan bagi terdakwa tetap ditolak,” pinta Prihantini.

Sementara hal berbeda terjadi di kubu Susrama. Saat Susrama divonis penjara seumur hidup, Hening Puspitarini yang merupakan anggota Komisi IV DPRD Bali dari Fraksi PDIP tidak muncul di ruang sidang. Dalam wawancara lewat telepon, Hening mengaku berada di Bangli bersama anak-anaknya. Perempuan berambut pirang ini mengaku tak kuat, jika melihat suaminya divonis. “Saya nggak datang, karena takut nggak kuat lihat Bapak (Susrama) divonis,” sebut Hening saat dikonfirmasi sekitar pukul 20.00 wita. Namun dia mengaku langsung berkunjung ke LP Bangli. Lantaran setelah vonis, Susrama dikirim untuk memasuki masa tahanan di LP Bangli. Tetapi Hening mengaku tak bisa menemui suaminya, lantaran belum bisa dijenguk. “Aku langsung ke LP Bangli, begitu tahu Bapak dimasukan ke LP Bangli. Namun belum bisa ketemu, lantaran belum boleh dijenguk. Besok (hari ini, Red) baru boleh,” sebut kader PDIP ini. Hening mengatakan, bahwa dia berharap agar suaminya tabah menghadapi cobaan.

Selain itu dia juga mengaku berserah kepada Tuhan. Selain itu juga berharap agar bisa bebas dalam banding. Bahkan mengaku akan ikut berjuang, dalam proses banding setelah Susrama divonis seumur hidup dari tuntutan mati oleh jaksa. “Saya harap Bapak tabah, selalu dilindungin Tuhan. Dan bisa nanti saat banding bebas. Kami akan berjuang untuk membebaskan saat banding,” ungkapnya. Kok yakin bebas? Ditanya seperti itu, langsung Hening mengatakan jika sangat yakin akan bebas. Karena pelakunya bukan Susrama. “Suami saya bukan pelaku, saya yakin dan sangat yakin. Sehingga pasti akan bebas,” jawab istri dari otak pembunuhan Prabangsa ini. Trus anak-anak gimana sikapnya? Hening mengatakan anak-anaknya juga sangat tabah. Lantaran dia sudah memberitahukan, agar tabah dalam cobaan ini. Selain itu Hening juga mengatakan jika anakanaknya tahu bahwa Susrama tak mungkin berbuat sejahat itu. “Anak-anak tahu sifat Bapaknya,” jawabnya. (*)

NYERI PERGI....SHALAT RINGAN DAN TIDUR NYENYAK LAGI HIDUP sehat dambaan setiap insan. Begitu juga harapan Epoy Ismah warga Kp Surian Ds. Kersamanah Kab. Garut. Sayang di usia lanjutnya berbagai penyakit mendera nenek ini. Diantaranya batuk berkepanjangan , maag dan nyeri sekujur tubuh, sehingga sulit melakukan gerakan shalat. “ kalau kumat, batuk tak mau berhenti ,dada serasa pecah sehingga susah tidur, kalau maag menyerang, lambung sangat perih sehingga kerja terhenti“ ucap nenek yang masih membantu usaha tani keluarganya. Sadar usia sudah lanjut, mak Epoy, tak berani minum obat sembarangan takut efek sampingnya. Sebulan lalu putranya memberi minuman Gula Aren Gentong Mas. “.Alhamdulillah setelah minum Gentong Mas tenggorokan menjadi hangat dan lega. Sekarang tidur nyenyak kembali setelah batuk berkurang bahkan nyaris hilang. Serangan maag juga berangsur reda dan nyeri hilang jadi kerja tak lagi terganggu …” kata mak Epoy

dengan wajah penuh syukur. Yang paling disyukuri nyeri disekujur badan perlahan hilang sehingga shalat khusuk kembali. Merasa manfaat Gentong Mas, mak Epoy rutin mengkonsumsinya tiap pagi dan sore. “ rasanya yang hangat dan lezat cocok untuk orang seusia saya yang ingin hidup sehat dengan minuman nikmat “ tutupnya mengakhiri obrolan.

Menurut Jeff Gunnent dalam bukunya Permaculture Plant (2004), Gula Aren mengandung zat yang berfungsi membersihkan saluran pencernaan termasuk tenggorokan . Disamping itu Gula Aren mengandung Riboflavin yang melancarkan metabolisme, menghambat kerusakan sel serta meningkatkan stamina

dan vitalitas. Meski demi-kian banyak minum air putih juga perlu dilaku-kan. Gentong Mas diproduksi dari Gula Aren murni pilihan yang diproses secara higienis dengan pengawasan yang ketat. Menurut Manajer Marketing PD Gentong Mas kini kian banyak masyarakat merasakan manfaat minuman ini, sehingga saat ini tingkat permintaan terus melonjak secara signifikan. Untuk informasi lebih lanjut hubungi: 081313322669 / 08156406404/ Tegal 081990879-809, Apt. Medika Far-ma Ks. Tubun Tegal, Kabupaten Tegal : Apt.Ayu Farma 1 Jl. Raya Singkil Adiwerna, Apt. Ayu Farma Jl. Dr Sutomo Slawi, Apt Duta Sehat Jl. Raya Pagongan, Apt. kaliratu Jl. Raya Timur Banjaran. Pemalang: Apotik Sari Waras, Jl. Jend. Sudirman No. 143. Telp. (0284) 321197, Apotik Hikmah, Jl. Jend. Sudirman No. 275, Telp. (0284) 321116 P-IRT No. 812320501114 www.gentongmas.com


KOMBIS

SELASA, 16 FEBRUARI 2010

20

RADAR TEGAL

Produk Ponsel Terbaru Motorola ZAKI MUBAROK/RATEG

MOTIVATOR ULUNG – S Putera Gentakarya (kiri) merupakan motivator yang sudah diakui kehandalan kualitasnya.

Dari Seminar Go For Goals

MAKSIMALKAN ADA lima faktor keberuntungan yang terpendam dan perlu diolah manusia. Antara lain, memaksimalkan kesempatan, mendengarkan intuisi keberuntungan, mengharapkan keberuntungan, ubahlah kesialan menjadi keberuntungan, dan optimisme dan kebahagiaan untuk mempertinggi keberuntungan. Jika kelima faktor ini diolah dengan baik, manusia diyakini akan lebih cepat meraih target kehidupannya. Itu antara lain yang tercuat saat Seminar Go For Goals di Hotel Bahari Inn, Sabtu (13/2). Acara hasil kerjasama B2C, Poltek College, serta dukungan Hotel Bahari Inn, BTN dan Radar Tegal ini menghadirkan S Putra Gentakarya sebagai nara-

Peluang

sumbernya Peserta yang berasal dari berbagai instansi dan pebisnis di Tegal dan sekitarnya, tampak antusias mengikutinya. Menurut Agus Effendi dari B2C, seminar ini dilaksanakan untuk memotivasi para pekerja, baik dari kalangan pemerintah maupun swasta agar lebih sukses. “Ide dasarnya untuk mendorong teman-teman untuk mencapai keinginannya dan lebih sukses lagi,” ujarnya. Dalam pandangan Agus, seminar ini sangat membantu para pelaku bisnis maupun pegawai pemerintah, mengingat institusi swasta maupun pemerintah terkadang tidak sempat mengadakan training seperti ini.

Sandal Dhiifs, Mulai Dilirik TEGAL - Awal tahun 2010, pasar Tegal mulai menemukan solusi alternatif dalam bersandal. Sandal Dhiifs, demikian nama sandal tersebut, menawarkan berbagai macam bentuk sandal menawan. Di antaranya sandalmirip buah semangka, waru, ikan hiu, panda, dan sebagainya. Menurut Isvianto, agen sandal Dhiifs Tegal, sandal dhiifs merupakan produk yang didatangkan dari Sidoarjo, jawa Timur dan mulai memasuki wilayah Tegal akhir Desember lalu. “Tapi, mulai gregetnya pada awal 2010. Sandal ini memang didesain untuk kado atau bingkisan,” terangnya. Tidak membutuhkan waktu lama, sandal jenis ini memang mulai mendapatkan hati di kalangan anak muda. Meski

CMYK

tidak menutup kemungkinan anak-anak dan orang tua pun ikut memakainya. “Momen Valentine cukup mendongkrak penjualan sandal dhiffs,” lanjut Isvianto di kantor pemasarannya di Pusat Perdagangan Informasi dan Bisnis (PPIB) Kota Tegal. Untuk memasarkan produknya, Isvianto menggunakan jejaring sub agen yang ada di Tegal, Brebes, dan Pemalang. Untuk wilayah Tegal sendiri, telah terjual 500-1000 pasang sandal selama dua bulan terakhir. Sandal warna-warni dengan berbagai pola ini, telah merambah ke pasaran luar negeri. Untuk meningkatkan penjualan di kota Tegal, Isvianto akan mengadakan pameran di Rita Mall April mendatang. (mg3)

Sementara, Putra Gentakarya menggarisbawahi bahwa setiap orang itu sebenarnya punya target yang harus dipenuhi. Namun, terkadang pemikirannya tertutupi dengan berbagai hal yang menjadikan orang-orang tidak tahu langkah dan tujuan hidupnya. Karenanya, menurut Gentakarya, manusia harus menetapkan tujuan hidupnya dan bagaimana mencapainya. “Jangan sampai saat kita bangun tidur tidak tahu ke mana arah hidup kita. Tetapkan tujuan hidup mulai sekarang,” tegasnya mantap. Lebih lanjut, trainer di berbagai perusahaan ini juga menegaskan untuk menciptakan kesempatan, memutuskan kesuksesan, dan men-

ciptakan pola hidup yang sukses, basis pemikiran yang harus ditekankan adalah bahwa manusia sebagai pemain utama dalam meraih segala target kehidupan di dunia. “Tiga hal di atas menjadi bagian paling penting dalam usaha meraih target kehidupan,” terang Gentakarya. Selain mendapatkan ilmu memotivasi diri, para peserta juga menerima sertifikat yang akan menaikkan nilai “jual diri” pada masing-masing institusi. “Dengan sertifikat seminar ini, masing-masing peserta akan meningkat nilai jualnya. Karena sertfikat ini bukti, dia memiliki daya motivasi yang besar,” pungkas Agus. (zaki mubarok)

TEGAL - Hampir semua vendor telepon seluler (ponsel) berlomba-lomba mengeluarkan tipe terbarunya. Masing-masing vendor terus berusaha mengembangkan jenis ponselnya untuk memenuhi selera pasar. Bergesernya paradigma telepon seluler yang hanya menjalankan fungsi komunikasi via sms dan panggilan menjadi alat hiburan, bahkan simbol kemapanan atau kelas sosial tertentu harus dibaca dengan teliti oleh masing-masing vendor. Lagi-lagi dengan alasan untuk memenuhi konsumen yang heterogen. Di antara pengembang telepon seluler yang ikut meramaikan persaingan pasar adalah Motorola. Paling tidak, dengan menyuguhkan telepon seluler tipe wx180, wx280, wx390, Q9, ve538, Motorola tengah memperkuat pijakan bisnis telepon seluler. RE Motorola Jateng Rizky Setiyanto mengatakan, kelima jenis ponsel baru Motorola tadi dikeluarkan untuk memenuhi keinginan konsumen terhadap ponsel pintar berharga murah. Utamanya, mempunyai fasilitas dan fitur multimedia, namun terjangkau. “Kelima ponsel tadi sudah dilengkapi dengan fitur-fitur terkini. Sehingga konsumen bias mendapatkan kepuasan tersendiri dengan produk terbaru Motorola ini,” papar dia. Misalnya WX 180. Dengan harga kurang dari Rp 300.000, varian ponsel ini memiliki fitur yang lebih unggul ketimbang ponsel sejenis. Sedang WX

280, kualitasnya setingkat di atas WX 180. Varian ponsel ini menawarkan fasilitas yang lebih banyak dibanding pendahulunya. “Sementara WX 390 adalah lanjutan dari pendahulunya. Ponsel jenis ini terus ditingkatkan fasilitasnya, agar menghasilkan varian yang mungil dan berbobot,” tambah Rizky. Produk-produk terbaru dari Motorola tadi dapat diperoleh konsumen di Tegal dan sekitarnya di Mitra Anda Celluler Alun-alun Tegal, Mitra @nda Celluler Slerok, Matahari Jaya, Tato Celluler, dan Hegar Mitra Sejati. (mg3)

Grow with Character (25/100) Series by Hermawan Kartajaya

Talk the Walk, Before You Walk the Talk! TAHUN ketiga MarkPlus Professional Service mulai ‘’mantap’’ di Surabaya. Selain itu, network di Jakarta sudah lumayan. Undangan pun sudah banyak di Surabaya. Pemeo ‘’It is better to be a big fish in a big pond’’ jadi kenyataan di Surabaya. Karena pasar masih kosong, MarkPlus dengan cepat menjadi market pioneer sekaligus market leader praktis tanpa saingan. Tapi, masalahnya, pasar masih kecil. Pak Harto pada 1993 masih sangat ‘’vertikal’’ dan ‘’kuat’’. Belum banyak yang membutuhkan marketing karena perusahaan besar bukan karena pemasaran. Tapi, itu lebih karena KKN!

Saya sadar bahwa marketing akan dibutuhkan kalau sudah ada persaingan. Kalau mengandalkan perusahaan kecil menengah, harga menjadi terbatas. Waktu itu pekerjaan utama saya sebagai speaker. Riset baru kecil-kecilan kalau ada permintaan. Konsultasi? Mana ada yang mau bayar. Paling hitungannya adalah seperti harga speaker kalau sedang ikut meeting suatu perusahaan untuk memberikan input. Setelah dua tahun plus, pekerjaan saya masih speaker plus! Ini banyak dikerjakan banyak one man show speaker hingga sekarang. Kartu nama mentereng, tapi pekerjaan ya speaker! Tim yang ada hanya mendukung dan ‘’gagah-gagahan’’. Yang membuat saya shock, pada suatu hari saya berceramah di suatu seminar publik. Tahu-tahu ada seorang peserta yang mengajukan pertanyaan. ‘’Pak, kenapa Anda hanya bisa mengatakan konsep dari si A atau si B. Yang dari Anda sendiri mana?’’ Waktu itu saya benar benar kayak ditonjok! Bayangkan, sesudah dua tahun mulai ‘’mera-

jai’’ Surabaya, ada orang yang berani mengatakan itu. Saking kagetnya, saya diam sejenak. Tapi, kemudian saya menjawab dengan spontan. ‘’Anda benar, Mas. Saya hanya bisa menjadi guru yang sering hanya ‘menang’ semalam.’’ Maksudnya, saya hanya rajin membaca buku terbaru untuk diceritakan kembali keesokannya! Adu cepat dengan speaker lain, bahkan dengan peserta seminar. Setelah hati saya senag, saya menambahkan lagi jawaban dengan tulus. ‘’Terima kasih atas pertanyaan Mas. Saya berjanji akan membuat konsep saya sendiri. Dan, saya juga akan berusaha supaya konsep saya itu akan diakui dunia!’’ Pernyataan saya itu spontan belaka, tidak dirancang sebelumnya. Tapi, pernyataan tersebut benar-benar memacu saya untuk membuat konsep sendiri. Saya benar-benar malu ketika saya ditanya seperti itu. Sejak hari itu, saya membulatkan tekad untuk menjadi ‘’Guru Marketing Kelas Dunia’’. Tapi, tentu saja, saya tidak berani gembar-gembor dulu. Apa yang saya lakukan? Saya telusuri semua hasil karya

para guru manajemen dunia, seperti Peter Drucker, Michael Porter, Tom Peters, dan Kehnichi Ohmae. Saya bukan sekadar membaca dan menghafal, tapi berusaha keras mencari ‘’benang merah’’-nya. Saya berusaha mengerti rahasia para tokoh itu menjadi guru dunia! Saya habiskan semua bukubuku ‘’wajib’’ manajemen, strategi, dan pemasaran. Setelah itu, saya mencoba menghubung-hubungkan satu dengan yang lain. Bayangkan, zaman itu belum ada Google untuk mencari materi. Komputer pun belum umum. Jadi, alat saya hanya kertas dan pensil. Buku-buku yang saya baca pun penuh dengan coretan ball-point. Tanpa corat-coret, rasanya saya tidak bisa punya ‘’tekanan’’ pada hal-hal tertentu

yang menarik. Akhirnya, setelah enam bulan kerja keras, saya seolah melihat ‘’lampu pijar’’ di otak saya! Saya tidak ‘’kuat’’ lagi menahannya untuk tidak segera diekspresikan dalam bentuk konsep! Saya serasa pelukis yang sesudah mendapat ide tidak bisa menahan diri dan mencari kanvas untuk dilukis! Besok akan saya ceritakan apa yang kemudian saya lakukan dalam ‘’melahirkan’’ Konsep Marketing saya sendiri ! Tapi, apa pelajaran hari ini yang paling penting? Jangan takut berjanji, asal masih realistis ! Ingat Pak Ciputra? ‘’Janji adalah utang dan utang harus dibayar!’’ Supaya mudah diingat, inilah tipnya: Talk the Walk, Before you Walk the Talk! (*)


CMYK

RADAR PEMALANG

BERLANGGANAN (0283) 340 900 / SMS ke 0815.5643.6843

SELASA, 16 FEBRUARI 2010

TELP PENTING RSUD Dr. M. Ashari (0284) 32161 RSU Santa Maria Pemalang (0284) 321251 / 5862051 (IGD)

NGENDONG Jalin Kerjasama Layanan Kesehatan KEINGINAN Pemerintah Kabupaten Pemalang untuk mewujudkan masyarakat Pemalang yang sehat masih terus dilakukan. Berbagai upaya dilakukan untuk peningkatan layanan kesehatan kepada masyarakat, k h u s u s n y a untuk warga miskin. Upaya yang sekarang ini sedang dilakukan adalah membuka kerjasama dengan rumah sakit, lain baik neDOK.RATEG geri maupun swasDr Erna Nuraeni MHL ta, yang ada di daerah lain maupun yang ada di daerahnya sendiri. Salah satunya yang sekarang ini sedang mulai dilakukan adalah bekerja sama dengan Rumah Sakit Umum (RSU) Santa Maria.

Kader dan Pengurus Bersitegang Terkait Hasil Rakercabsus PDIP PEMALANG – Sejumlah pengurus dan kader PDIP, Senin (15/2) sekitar pukul 10.00 WIB mendatangi Kantor DPC PDIP Kabupaten Pemalang. Kedatangan mereka untuk audiensi dan menyampaikan aspirasinya terkait hasil rakercabsus dan konfercab agar diulang kembali. Beberapa pengurus dan kader PDIP yang saat itu hadir diantaranya Sumantri, Kasmuni, Waluyo, Wahyudi, W Taka, Zaenal Mustaqim, Dulah, Toto Aji, Susmiharso, Casmo, Mulyono, Nuji dan

Suhardi. Mereka itu ditemui salah satu pengurus DPC PDIP Pemalang Drs Heri Santosa. Dalam pertemuan tersebut, sejumlah pengurus dan kader PDIP secara bergiliran menyampaikan aspirasinya. Pada saat mereka sedang menyampaikan aspirasinya, Drs Heri Santosa menyatakan kehadirannya secara pribadi, bukan atas tugas dari pimpinan partainya. Hal itu justru membuat suasana sedikit memanas, karena dalam penyampaian jawabanya sedikit membakar emosi, bahkan sangat kontroversi lantaran uang di mata dia segalanya untuk bisa mendapatkan jabatan.

Dia menyatakan bahwa masalah uang sangat penting dalam soal pencalonan, baik itu dalam legilatif maupun calon bupati dan wakil bupati, dimana semuanya semua diukur dengan uang. “Semua atau siapa saja yang mau mencalonkan diri, baik itu untuk anggota legislatif maupun untuk pencalonan bupati dan wakil bupati harus menggunakan uang dan siapa yang punya uang banyak itu yang bakal jadi,” kata Heri Santosa. Sementara Suhardi, dengan keras menolak pernyataan itu dan pihaknya sangat tidak setuju, jika uang itu dijadikan segala-sagalanya. ke hal 9 kol 5

Tidak Ambles, Tapi Belum Selesai Kasus Puskesmas Kebondalem

ke hal 9 kol 1

PENTOL RAH...

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

SUMITRO/RADAR PEMALANG

SERAHKAN BERKAS - Andriyanto Johansyah ST MM saat menyerahkan berkas pendaftaran ke DPD Partai Amanat Nasional (PAN) sebagai balon wakil bupati.

RAYAKAN V-DAY - Pipin, vokalis Gipsy Band tengah menunjukkan kebolehannya dalam VDay di Restoran Cipes Sabtu (13/2) malam.

Ketika Andriyanto Mendaftar G2 di PAN

Semangat Mengasihi Antarsesama

Nyatakan Siap

PEMALANG - Semangat mengasihi kepada semua orang adalah tujuan mulia dari Hari kasih Sayang atau lebih dikenal dengan Valentine Day (V-Day). Hal inilah yang kemudian mengilhami Sabina Production pimpinan Jhon Peang menyelenggarakan Light Up Your Valentine Nite di Restoran Cipes Pemalang Sabtu (13/2) malam. Menggandeng LA beserta Comal Abadi Motor sebagai sponsor pendukung, Sabina Production yang sudah malang melintang di ranah penyelenggaraan event di Kabupaten Pemalang ini, pada Sabtu malam mengajak kawula muda ke hal 9 kol 5

PRASARANA

AGUS P/RADAR PEMALANG

RIBUT – Sejumlah pengurus dan kader PDIP dengan berdiri menolak keras jawaban yang disampaikan pengurus DPC PDIP setempat.

PEMALANG - Terkait belum difungsikannya gedung baru Puskesmas Kebondalem Pemalang, sebagaimana diberitakan Radar Sabtu (13/2), Badan Pemeriksa Pembangunan (BPP) Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Pemalang beserta rekanan CV Salma pada Senin (15/ 2) kemarin meninjau langsung lokasi Puskesmas tersebut. “Tidak ada yang ambles, tapi lantainya belum sama atau belum rata sehingga belum kami fungsikan,” ungkap Kepala Puskesmas Kebondalem dr Wigiyanto didampingi dr Toto Hermawan kepada Radar kemarin. Dikatakan dia, ditutupnya lokasi gedung baru yang pelaksanaan pembangunannya telah selesai pada November 2009 tersebut, dilakukan bukan un-

tuk menghalangi atau menutup-nutupi bagian lantai. Akan tetapi dilakukan oleh pihaknya semata-mata karena belum bisa difungsikannya gedung baru untuk pelayanan kepada masyarakat. Gedung baru lanjut Wigiyanto, terutama pada empat ruang untuk pemeriksaan pasien yang terletak dibelakang sebelah utara, memang lantainya belum sama rata dengan lantai di sebelah selatan. Lantai yang belum sama rata di empat ruang itu panjangnya 20 meter, sedangkan lebarnya sekitar 7 meter. Pihak Puskesmas Kebondalem sendiri sudah mengusulkannya ke DKK Pemalang agar ada pembangunan lanjutan untuk meratakan lantai tersebut. Dimana dalam jawabannya, DKK merencanakan akan segera meratakan lantai ke hal 9 kol 1

BANGUN PEMALANG MASA pendaftaran bakal calon (balon) bupati dan wakil bupati menjelang Pilkada sudah semakin ramai. Sejumlah partai politik pun telah membuka pendaftaran untuk para balon yang berniat maju dalam Pilkada Oktober mendatang. Seperti yang dilakukan Ba-

lon Wakil Bupati H Andriyanto Johansyah ST MM, yang mendaftarkan diri melalui Partai Amanat Nasional (PAN). Dia mendatangi Gedung DPD PAN setempat Senin (15/2) kemarin sekitar pukul 14.30 WIB dan langsung menyerahkan formulir pendafataran balon wakil bupati atau ke hal 9 kol 1

SUMITRO/RADAR PEMALANG

TUNJUK LANTAI - Dr Toto Hermawan didampingi Kepala Puskesmas Kebondalem dr Wiyanto menunjuk perbedaan lantai yang belum selesai Senin (15/2) kemarin.

Geger Ikan Raksasa di Pantai Nyamplungsari SUMITRO/RADAR PEMALANG

DIJUAL - Salah satu pos kamling Desa Purwosari yang terletak di depan SMAN 1 Comal yang dipertanyakan Gempur.

Gempur Tuntut Kades Transparan COMAL - Terkait lembeknya penyelesaian tiga kadus di Desa Purwosari Kecamatan Comal beberapa waktu lalu berlanjut. Gerakan Masyarakat Purwosari (Gempur) belum lama ini melayangkan 6 tuntutan kepada Kades Sukino dan meminta kejelasan dalam melaksanakan pembangunan desa. Gempur mempertanyakan laporan pertanggungjawaban Alokasi Dana Desa (ADD), dana kompensasi pembebasan rel jalur ganda, penjualan poskamling, bantuan propinsi sebesar Rp 5 juta, barang bukti kompor gas, dan mempertanyakan tidak dilibatkannya LPMD dalam setiap rencana dan pelaksanaan pemke hal 9 kol 5

CMYK

Panjangnya Capai Delapan Meter Lebih Warga Desa Nyamplungsari Kecamatan Petarukan digegerkan dengan munculnya ikan raksasa di pantai mereka. Kemunculan ikan yang oleh masyarakat setempat disebut dengan nama ikan geger lintang (sejenis paus) itu membuat desa tersebut ramai dikunjungi banyak warga. Bagaimana sebenarnya?

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

Menurut Polisi Desa Nyamplungsari Sudirno (45), salah satu nelayan yang membuang jaring di pantai berhasil menangkap ikan raksasa itu. “Awalnya ikan tersebut masuk jaring nelayan, kemudian oleh nelayan ikan dilepas kembali dengan merusak jaring sendiri, semenjak itulah ikan mulai mondar-mandir di pantai kami,” kata dia Senin (15/2). Dirno pernah mendekati ikan raksasa tersebut dan mengamati bentuk fisiknya. “Ukurannya lebih kurang memiliki panjang delapan meter, hampir sepanjang perahu atau truk kalau di darat,” kata dia. Ikan tersebut memiliki sisik yang kasar dan tidak memiliki temperamen ganas seperti ikan hiu. Waktu didekati dengan perahu, ikan juga tidak ketakutan bahkan dia tidak memer

LOKASI - Di pantai ini dulu terdampar kapal penarik tongkang, sekarang terdampar ikan raksasa.

ke hal 9 kol 5

LAPORAN: ALI BASARAH INFORMASI yang dihimpun di desa tersebut menyebutkan awal mula munculnya ikan geger lintang itu adalah pada Kamis 11/2) yang lalu.


METRO TEGAL

4

SELASA 16 FEBRUARI 2010

RADAR TEGAL

USAHA

Pegawai PDAM Pensiun Dini

ADI MULYADI/RATEG

POTONG TUMPENG - Owner Flash Family Karaoke and Caffe Iman Santoso, sebagai tanda diresmikannya Flash Family Karaoke and Caffe.

TAHUN ini, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tegal bakal merombak struktur organisasi menejemen secara besar-besaran. Perusahaan yang mengelola air bersih tersebut akan mengusulkan pensiun dini sejumlah karyawannya pada Pemerintah Daerah (Pemda). Itu dilakukan karena PDAM merasa kini jumlah pegawainya terlalu banyak. Sehingga menyebabkan biaya oprasional tinggi atau tidak seimbang dengan pemasukan alias kurang efesien.

Selain itu, perbandingan antar tenaga teknis dan menejemennya juga tidak proporsional. Direktur PDAM H M Iqbal SE MM mengatakan, saat ini jumlah total pegawainya mencapai 144 orang. Dari jumlah tersebut perbandingannya 70 persen menejemen dan 30 persennya tenaga teknis. Sehingga kurang proporsional. Karena seharusnya tenaga teknis lebih banyak dari pada menejemen. “Tahun ini saya akan mengajukan lay off atau pensiun dini pada pemda. Kemudian nanti

akan ditawarkan kepada seluruh karyawan yang ada. Tentunya semua itu menggunakan aturan-aturan ayang berlaku. Ini semua demi kebaikan dan kelangsungan PDAM, agar bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggannya,” katanya, Senin (15/2). Kebijakan tersebut diambil setelah dia melaksanakan kunjungan kerja (kunker) di PDAM Banjarmasin Kalimantan Selatan beberapa waktu lalu. Menurutnya disana dengan kapasitas yang dimiliki sebesar 417,5 liter perdetik untuk mensuplay

BERIKAN kenyamanan dan pelayanan memuaskan para pengunjug dengan harga yang terjangkau. Inilah yang ditonjolkan Flash Family Karaoke and Caffe di Nirmala Square Blok F5, yang baru diresmikan Sabtu (13/2) malam kemarin. Selain itu, tempat karaoke baru yang memiliki satu hall, 7 room medium, dan 1 room VIP juga terlihat jauh dari kemaksiatan. Sebab, disitu tidak menyediakan minuman beralcohol jenis apapun dan Pemandu Lagu (PL). Manager Flash Family Karaoke and Caffe Huda Syafrizal mengatakan, itulah yang membuat tempat hiburannya lain dari pada yang lain. Sehingga pangsa pasarnya pun menyeluruh. Baik itu kalangan anak-anak sampai dengan orang dewasa. “Maksudnya anak-anak sekolah pun bisa memakainya. Misalkan untuk acara ulang tahun dan yang lainnya. Kemudian keluarga juga bisa menghibur diri disini dengan pelayanan yang memuaskan dan non alcohol,” katanya. Menurutnya tempat hiburan itu mulai beroprasi Minggu (14/2), dengan jam buka mulai 11.00 sampai dengan 00.00 WIB. Fasilitas yang disediakan audio yang handal, room yang nyaman, AC, serta makanan dan minuman yang tersedia di caffe. “Untuk hall kapasitasnya bisa menampung sekitar 60 pengunjung. Sedangkan roomnya bisa menampung maksimal 9 orang. Jadi keluarga besar pun bisa menikmati hiburan karaoke disini,” ujarnya disela-sela acara peresmian. Dijelaskan, tamu yang diundang dalam acara persesmian tersebut sebanyak 60 orang. Beberapa diantaranya dari pemerintah, seperti Kepala KLH,DPU, Disporabidpar dan lainnya. Peresmian di tandai dengan pemotongan tumpeng oleh Owner Flash Family Karaoke and Caffe Iman Santoso. Yang diberikan kepada sahabat lamanya Kepala DPU Kota Tegal Gito Musriyono. (cw1)

DEWAN akhirnya menindaklanjuti informasi soal proyek sumur artesis di empat kelurahan, yakni Kelurahan Keturen, Tunon, Debong Tengah, dan Sumurpanggang yang belum bisa dimanfaatkan. Padahal, dalam proyek tersebut, Pemkot telah mengalokasikan anggaran Rp 2,9 miliar. Anggota Komisi III DPRD H Hadi Sutjipto SH, Senin (15/2), mengatakan, informasi yang masuk menyebutkan bahwa hingga September 2009 proyek pembangunan sumur artesis belum bisa dimanfaatkan. Untuk mengecek realisasi pengerjaannya, Dewan langsung turun ke lapangan untuk mengeceknya. Dalam proyek tersebut, Pemkot telah menggelontorkan anggaran cukup besar, yakni Rp 2,9 miliar. Masing-masing sumur artesis Rp 700 juta. “Kami cek realisasinya biar tahu sejauh mana pembangunannya. Jangan sampai proyek yang biayanya cukup besar itu kelak tidak bisa difungsikan,” kata Sutjipto. Menurutnya, sesuai ketentuan proyek, seharusnya proyek tersebut sudah selesai dan bisa dimanfaatkan warga sekitar. Pasalnya, empat titik yang dibangun sumur artesis meru-

SOSIAL Linmas Terima Bantuan

SEMINAR Wanita Meninggal Per Satu Jam MENCENGANGKAN! Ternyata, di Indonesia setiap satu jam terjadi kematian akibat kanker serviks. Berangkat dari keprihatinan tersebut, bertempat di Hotel Bahari Inn, Jumat (12/2), diadaakan seminar bertemakan “Deteksi Dini Kanker Serviks”. Seminar tersebut kerjasama antara Batara Mandiri Community (B2C), Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kab. Tegal, dan Poltek College. “Latar belakangnya keprihatinan kami karena banyak penderita kanker serviks. Dengan seminar ini, kami ingin menyerukan bahaya kanker serviks,” jelas Agus Effendi selaku penyelenggara. Yang terjadi selama ini, lanjutnya, wanita Indonesia malas untuk memeriksakan kesehatannya kepada tenaga medis. Kecenderungan untuk memeriksakan diri ketika sudah terjadi gejala penyakit kanker semakin menjadikan penanganan kasus kanker serviks sulit. “Tautau sudah mencapai stadium 3,” katanya. Sementara itu, Dr Poernomo Sigit menjelaskan, kanker seviks adalah penyakit yang diderita oleh perempuan. Keganasan terjadi pada leher rahim (seviks) yang merupakan bagian terendah dari rahim yang menonjol ke puncak liang senggama (vagina). “Kanker serviks terjadi dimana sel normal di serviks berubah menjadi sel kanker,” tambah dokter sekaligus aktivis Yayasan Kanker Indonesia ini. Seminar yang dihadiri 200 bidan se-Kabupaten Tegal itu begitu hangat. Proses tanya jawab mengenai kanker serviks berlangsung dengan lancar. Tentu dengan maksud agar pemahaman tentang kanker serviks semakin komprehensif dan dapat diinformasikan kepada masyarakat luas. “Master plannya itu tadi, setiap satu jam nyawa wanita Indonesia melayang. Dan dengan seminar ini semoga masyarakat melalui bidan dapat mencegah dini kanker serviks,” kata Agus mengakhiri pembicaraan. (mg3)

diminimalisasi. Untuk sementara ini yang sudah berjalan perbaikannya pada jaringan yang kita tahu dulu. Yakni dengan mengganti pipa-pipa jaringan. Dan diutamakan bagi jaringan yang memiliki jumlah pelanggan banyak,” ujarnya lagi. Untuk memanjakan pelanggan agar bisa merasakan kebersamaan saat ulang tahun PDAM yang ke 24, pada 28 Februari nanti mengajak mereka jalan santai bersama. Dengan hadiah utama yang disediakan dua unit motor serta hadiah undian lainnya. (cw1)

Dewan Cek Proyek Air Bersih

Jauh dari Maksiat

PERAYAAN Imlek atau Tahun Baru China 2561 Majelis Agama Konghucu Indonesia (Makin) Kota Tegal menyerahkan bantuan sembako kepada 142 anggota hansip/linmas se-Kelurahan Tegal. Bantuan itu diserahkan langsung secara simbolis oleh Walikota Ikmal Jaya di Kantor Kesbangpolinmas Balaikota, Senin (15/2) kemarin. Walikota Tegal Ikmal Jaya melalui Kasi Linmas Soni Sontani mengatakan kegiatan itu merupakan bentuk atau wujud kepedulian sosial dan perhatian dari umat Tionghoa terhadap semua penjaga keamanan (hansip) di 27 Kelurahan Kota Tegal dalam rangka merayakan Tahun Baru China. “Masing-masing kelurahan dari 142 orang mendapatkan bantuan tersebut ada lima orang per kelurahan,” ujarnya. “Di dalam bantuan sembako terdapat beberapa kriteria yang diberikan kepada hansip/linmas. Diantaranya, mereka benar-benar berasal dari keluarga kurang mampu dan juga berperan aktif dalam melaksanakan tugas di kelurahan. Selain itu, pemkot juga sudah banyak memberikan kesejahteraan di kalangan petugas keamanan (hansip) seperti, tali asih, kematian, pengobatan gratis dan wirausaha,”jelasnya. Ia menambahkan pada bulan Maret dan Agustus 2010, mereka akan mendapatkan bantuan berupa tali asih dan bantuan modal. Bagi mereka yang akan menerima bantuan tersebut, harus memenuhi persyaratan ditentukan. Yakni, para hansip sudah mengabdi minimal 10 tahun dan memiliki usaha sampingan bagi bantuan modal. Sedangkan tali asih sendiri, harus mengabdi selama 20 tahun. “Diharapkan, dengan adanya bantuan itu, petugas keamanan atau hansip bisa lebih meningkatkan kinerjanya di dalam melaksanakan tugas, sehingga pemkot berusaha lebih memperhatikan kesejahteraan mereka tapi juga dilihat kemampuan keuangan,” pungkasnya. Ketua Majelis Agama Konghucu Indonesia (MAKIN) Kota Tegal Gyong Gyong menuturkan, setiap tahun baru China (Imlek) selalu mengadakan kegiatan bakti sosial secara rutin dengan sasaran yang berbeda. Untuk tahun ini, baksos yang dilakukan MAKIN adalah membagikan sembako kepada hansip/linmas dan umat Tionghoa kurang mampu. Selain sembako, pihaknya juga akan menyerahkan bantuan tong sampah kepada posyandu Kota Bahari saat puncak perayaan Imlek dilaksanakan di Paradise Convention Hall malam ini. “Bantuan tong sampah ini dilakukan guna membantu visi dan misi pemkot tentang Tegal Sehat. Lalu, ingin membuat Kota Bahari bisa mendapatkan penghargaan Adipura,” ungkapnya. (cw1)

28.781 sambungan rumah (SR), jumlah karyawannya hanya 331 orang. “Jadi rasionya tidak sampai 2 persen.” Selain pensiun dini, program PDAM tahun ini adalah akan mengadakan studi jaringan. Karena selama ini PDAM tidak punya gambar jaringan. Sehingga apabila ada kerusakan sangat sulit untuk mendeteksinya. Dengan demikian penanganannya pun menjadi lebih lama. “Dengan mempunyai gambar jaringan tingkat kebocoran yang mencapai 42 persen bisa

pakan wilayah yang belum tersambung jaringan pipa PDAM. Dengan begitu, jika sumur tersebut sudah selesai pengerjaanya bisa mencukupi kebutuhan air bersih di daerah tersebut. “Kami berharap masalah ini harus menjadi perhatian serius Pemkot agar masalah air bersih di Kota Tegal bisa tertangani,” tuturnya. Sebelumnya, anggota Komisi III DPRD Kota Tegal Abdullah Sungkar meminta dinas terkait dan inspektorat melakukan evaluasi sehingga bisa diketahui mana menara air bersih yang masih berfungsi dan yang tidak. “Kami rasa evaluasi terhadap menara air bersih sangat perlu karena itu merupakan sarana untuk masyarakat. Jangan sampai proyek yang dibangun dengan anggaran ratusan juta tidak berfungsi dan mubazir,” tegasnya. Sekadar informasi, saat ini di Kota Tegal ada 19 sumur artesis yang dilengkapi menara air bersih. Sembilan sumur artesis dan menara air bersih kecil yang dibangun Badan Pemberdayaan Masyarakat dan KB. Sedangkan 10 menara air yang besar dibangun DPU semuanya dibiyai DAK. (hun)

Perencanaan Rusunawa Harus Matang ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

TURUNKAN – Satpol PP Kota Tegal, Senin (15/2) menurunkan sejumlah spanduk dan reklame bodong di sejumlah ruas jalan protokol.

Reklame dan Spanduk Bodong Diturunkan KEBERADAAN reklame serta spanduk bodong alias tanpa ijin di sepanjang jalan protokol banyak dikeluhkan masyarakat. Penempatan yang tidak memperhatikan estetika pemasangan dan sebagian menempel pada fasilitas umum seprti gardu listrik, telepon, pohon dan sebagainya semakin bertambah jumlahnya. Untuk itu, Pemerintah Kota Tegal melalui Satuan Polisi Pamong Praja, Senin (15/2) melakukan razia reklame dan spanduk yang tidak dilengkapi ijin di sejumlah titik seperti Jalan AR Hakim, Sultan Agung, Jendral Sudriman, Ahmad Yani dan sebagainya. Masyarakat dan pengguna jalan menyambut baik tindakan tegas yang diambil sehingga jalanan menjadi bersih dari reklame serta spanduk bodong. Toto, pemilik toko di Jalan A Yani Kota Tegal mengatakan, keberadaan reklame serta spanduk liar yang terpasang di pohon dan sejumlah fasilitas umum tidak hanya mengganggu pengguna jalan tetapi warga atau pemilik toko merasa terganggu karena beberapa diantaranya menutupi plang toko serta membuat pemandangan menjadi kumuh. Biasanya, jelasnya, pemasangan spanduk tersebut dilakukan pada malam hari sehingga sebagian besar toko sudah tutup dan jalanan menjadi sepi. Pihaknya sangat mendukung tindakan tegas yang diambil Satpol PP dengan mencopot secara paksa spanduk dan reklame liar yang ada di sepanjang jalan. Dengan demikian, potensi kerugian yang ditimbulkan akibat reklame dan spanduk tanpa ijin tersbut bisa diminimalisir. “Dengan tindakan tegas, mudah-mudahan pemilik spanduk atau reklame menjadi jera

dan segera mengurus perijinan sesuai ketentuan yang ada sebelum memasang kembali,” katanya. Indardi SH, Kasi Penegakan Perda Satpol PP Kota Tegal menuturkan, razia reklame dan spanduk liar disejumlah ruas jalan dilakukan karena keberadaannya sudah melanggar ketentuan pemasangan serta tidak dilengkapi ijin sesuai peraturan yang ada. Keluhan masyarakat dan pengguna jalan akan keberadaan reklame dan spanduk liar tersebut harus dimaklumi karena beberapa diantaranya dipasang tanpa memperhatikan estetika dan kerap memanfaatkan fasilitas umum yang sebetulnya tidak boleh dipasangi spanduk atau reklame. Pihaknya, menyisir dan men-

data reklame dan spanduk di sepanjang ruas jalan. Jika ada yang dipasang tanpa ijin, maka akan langsung diturunkan. Dengan tindakan tegas tersebut, diharapkan pemilik bisa segera mengurus perijinan dan menempatkan sesuai dengan lokasi yang disediakan sehingga keindahan kota bisa selalu terjaga. Untuk mencegah munculnya kembali spanduk atau reklame liar tersebut, secara berkala pihaknya akan melakukan pemantauan dan teguran terhadap pemlik. Jika tidak diindahkan maka akan langsung dilakukan tindakan tegas sesuai peraturan yang ada. “Perijinan dan penempatan reklame atau spanduk sudah ada aturannya. Jadi tidak bisa diletakkan begitu saja di sembarang tempat,” tegasnya. (gun)

AGAR pembangunan Rumah Susun Sewa Sederhana (Rusunawa) yang diperkirakan menghabiskan anggaran Rp 13 miliar terdiri dari Rp 12 dari APBN dan dana pendamping APBD Kota Tegal 2010 sebesar Rp 1 miliar bisa difungsikan secara maksimal, Pemerintah Kota (Pemkot) melalui dinas terkait harus merencanakan secara matang, mulai dari kepastian lahan sampai proses pembangunan dan pemanfaatan Rusunawa. Anggaota Komisi III DPRD Kota Tegal Rofi’i Ali, mengatakan, hasil konsultasi ke Dirjen Pengembangan Perumahan dan Pemukiman ternyata pembangunan Rusunawsa dipastikan pada tahun ini. Sehingga, Pemkot harus secepatnya menentukan lahan yang akan digunakan untuk pembangunannya. Sebab kesiapan lahan yang sudah memiliki serifikat hak milik (SHM), serta kesiapan jaringan air bersih dan jaringan listrik siap sambung merupakan syarat mutlak yang harus dipenuhi Pemkot. Karenanya, pada bulan-bulan ini Pemkot harus siapkan lahan, sehingga tidak mepet. Sedangkan untuk anggaran persiapan, yang dialokasikan melalui dana pendamping bisa diajukan melalui perubahan APBD 2010.

“Selain menyiapkan lahan dan persyaratan lainnya, kami juga minta agar Pemkot juga menyusun perencanaan secara matang, terkait dengan pemanfaatannya. Sehingga pasti, siapa yang berhak menempati Rusunawa,” kata Rofi’i. Menurut dia, sesuai rencana semula pembangunan Rusunawa yang bakal dilaksanakan tahun 2010, lokasinya di samping Kantor Kodim Kecamatan Tegal Barat. Proyek dari pemerintah pusat ini bakal menghabiskan dana Rp 12 miliar dari APBN, dan Rp1 miliar yang merupakan dana pendamping dari APBD Kota Tegal. “Kalau melihat keterengan dari DSirjen, maka keperuntukan Rusunawa bukan hanya untuk keluarga kurang mampu atau miskin, tetapi juga untuk penyandang cacat. Penyadang cacat ini akan ditempatkan di lantai dasar. Sebab, untuk memudahkan penyadang cacat itu sendiri,” tuturnya. Selain itu, Rusunawa akan dibangun 4 lantai dan memiliki kapasitas hingga 96 unit ruang. Adanya program Rusunanwa, maka permasalahan tentang rumah bisa teratasi. Tidak hanya itu, lokasi Rusunawa ini juga diharapkan tidak menyulitkan mata pencaharian penghuninya. (hun)


KABUPATEN TEGAL

8

SELASA 16 FEBRUARI 2010

RADAR TEGAL

IRIGASI

Pembangunan Irigasi Harus Multi Tujuan JATINEGARA - Program pembangunan irigasi tepi jalan di sekitar wilayah Desa Jatinegara hingga Cerih, harus secepatnya digulirklan oleh pemkab. Pasalnya, program itu merupakan solusi tepat untuk mengantisipasi ancaman longsor di daerah dataran tinggi seperti Bojong-Bumijawa dan Jatinegara. Hal itu diungkapkan Anggota DPRD Kabupaten Tegal Bambang Romdhon Irawanto, saat mengikuti kegiatan temu kangen dengan petani Desa Jatinegara dan Gantungan, kemarin. Menurut Irawanto, program pembangunan irigasi tepi jalan, disamping untuk mengantisipasi longsor, juga untuk memudahkan para petani dalam mengairi lahan pertaniannya. Atau bisa dikata multiguna, sehingga sebisa mungkin pemkab menggulirkan program tesebut. ”Banyak manfaat baik yang dirasakan warga sekitar, jika irigasi tepi jalan di wilayah ini disediakan oleh pemkab,” kata anggota Fraksi PDIP ini. Masih kata Irawanto, petani maupun warga sudah saatnya menikmati segala fasilitas pembangunan modern dari pemkab. Di mana tujuannya selain untuk memberikan efek kenyamanan juga keuntungan. Artinya multifungsi dari manfaat sebuah program yang digulirkan. ”Kalau membangun jalan harus disertai pembangunan irigasi, begitu pun sebaliknya kalau membangun irigasi harus diiringi pembangunan talud di sekitarnya,” ujar Irawanto. Hal senada juga dikatakan Subur (30) tokoh muda yang sangat peduli dengan lingkungan dan pertanian. Dia menyatakan, saran dan pendapat Irawanto memang ada benarnya, karena langkah itu selain untuk melindungi masyarakat juga untuk mengefektifkan segala potensi yang ada. ”Pendapat Pak Irawanto benar. Untuk itu, pihak pemkab seharusnya bisa merespon keinginan tersebut secara cepat. Dengan cara menggulirkan program,” katanya. Irigasi yang ada di wilayah Jatinegara, masih kurang memadai, terutama di bagian perbukitan. Sehingga kondisi itu kalau dibiarkan bisa membahayakan warga sekitar. Karena irigasi itu, dulunya dibuat bukan untuk mengantisipasi longsor tapi untuk mengairi sawah. ”Irigasi yang ada di wilayah ini bisa dikata hanya satu kegunaan. Untuk itu, pemikiran anggota dewan tersebut bisa dijadikan acuan untuk merumuskan sebuah konsep pembangunan ke depan.” (k1)

HARVIYANTO/RADAR SLAWI

RUSAK PARAH - Jalan pertanian Kecamatan Kramat terlihat rusak parah.

Jalan Pertanian Kramat Rusak Belum Pernah Ada Perbaikan KRAMAT - Jalan pertanian yang melintas antara Kecamatan Kramat dan Suradadi saat ini dalam kondisi rusak parah. Meski kerusakan sudah berlangsung lama, namun sampai saat ini belum pernah ada perbaikan. Akibatnya, banyak petani yang resah lantaran jalan sulit untuk dilalui armada pertanian. Tidak hanya itu, beberapa warga juga sudah mulai mengeluhkan kerusakan jalan

tersebut, pasalnya beberapa warga sudah ada yang mengalami kecelakaan saat melintas jalan tersebut, terutama pada malam hari. Camat Kramat melalui Sekretaris Camat Akhmad Susiyanto Senin (15/2) kemarin mengaku, untuk jalan kabupaten yang menghubunglkan antara Kecamatan Kramat dan Suradadi saat ini kondisinya rusak parah. Akibat kerusakan tersebut, beberapa aktivitas petani maupun warga terganggu. “Memang jalan kabupaten penghubung antar kecamatan termasuk

jalan pertanian, akibat kerusakan jalan yang cukup parah, membuat distribusi hasil pertanian di Kecamatan Kramat terhambat,” ucapnya. Menurutnya, kerusakan jalan yang sudah berlangsung satu tahun tersebut sampai sekarang belum ada upaya perbaikan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat. “Kerusakan yang jelas sudah berlangsung lama, namun belum ada upaya apapun dalam proses perbaikan,” jelas Akhmad. Akhmad menambahkan, jalan yang melintas di Desa Babakan,

Kepunduhan, Kertaharja, Bangun Galih dan Tanjung Harjo tersebut sudah banyak diusulkan untuk proses perbaikan. Bahkan usulan tidak hanya dilakukan secara formal, namun jalur non formal juga sering dilakukan terutama kepada pihak anggota dewan yang berada di dapil Kecamatan Kramat. “Kecamatan sudah banyak mengupayakan perbaikan, bahkan upaya tersebut dilakukan baik melalui jalur formal maupun non formal,” bebernya. Dikatakan dia, kini pihak desa yang dilintasi jalan tersebut

sudah mendesak untuk dilakukan perbaikan. Mengingat sudah banyak kecelakan yang terjadi di jalan tersebut. “Beberapa desa yang dilintasi jalan itu memang mulai mendesak untuk perbaikan. Mengingat sering terjadi kecelakaan akibat kerusakan jalan tersebut,” tandasnya. Lambannya proses perbaikan, tambahnya, diduga lantaran jalan pertanian Kecamatan Kramat yang menghubungkan Kecamatan Suradadi tidak masuk dalam prioritas perbaikan jalan di tingkat kabupaten. (cw3)

Penanganan Kasus Uang PBB Dinilai Lamban

YANVERA/RADAR SLAWI

IRIGASI - Inilah irigasi tradisional yang harus segera diperbaiki.

KRAMAT - Kasus dugaan penggelapan uang PBB maupun pembuatan KK dan KTP yang dituduhkan warga terhadap perangkat Desa Plumbungan Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal, Qoriah ternyata sudah dilakukan pengusutan oleh pemkab dalam hal ini tim dari Inspektorat. Namun, meski sudah berjalan setahun warga kecewa lantaran sampai saat ini belum ada keputusan maupun sanksi terhadap perangkat desa tersebut. Dalam tuntutan warga Desa Plumbungan, seperti yang diberitakan sebelumnya, warga yang mengaku menjadi korban penggelapan penyetoran uang PBB yang sudah terjadi sejak tiga periode jabatan kades atau sekitar 18 tahun lalu, menginginkan kalau perangkat desa

yang bernama Qoriah diberhentikan. Sebab, selain diduga menggelapkan uang penyetoran PBB milik warga, juga telaten menggelapkan uang pembuatan KK maupun KTP yang bisa bertahun-tahun baru bisa jadi. Karenanya, warga menginginkan agar Qoriah salah satu perangkat desa setempat, bisa secepatnya diberikan sangsi tegas atau pencopotan jabatannya sebagai perangkat desa. ‘’Terkait masalah tersebut, kami sudah mengakomodir dengan Kades Plumbungan untuk segera menanggapi apa yang menjadi aspirasi dari warga,’’ kata Camat Kramat Drs Berlian Aji, Senin (15/2) kemarin. Memang, lanjut Camat, masalah pencopotan jabatan perangkat desa itu merupakan

BLH Akan Kembali Bangun IPAL Sebelumnya Dua Unit di Desa Adiwerna ADIWERNA - Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Jawa Tengah dalam kurun tahun 2010 ini akan kembali membangun instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) di wilayah Kabupaten Tegal. Pembangunan tersebut dirasa perlu, mengingat jumlah industri di wilayah Kabupaten Tegal jumlahnya cukup banyak. Kepala BLH Provinsi Jawa

Tengah Djoko Sutrisno mengatakan, untuk membantu masyarakat dalam mengatasi persoalan limbah industri, tahun ini BLH akan kembali membuat IPAL di wilayah Kabupaten Tegal. “Kami akan membangun IPAL di wilayah Kabupaten Tegal. Itu semua untuk membantu masyarakat dalam menylesaikan persoalan limbah industri,” ungkapnya. Diakui, pembuatan IPAL tersebut dilakukan tetap dengan melihat skala prioritas. “Kami tetap melihat skala prioritas dalam pembuatan IPAL, sehingga nanti tetap dilakukan

kajian terlebih dahulu terhadap beberapa daerah industri yang memang membutuhkan. Seperti industri logam di Desa Pesarean yang saat ini belum memiliki IPAL juga menjadi prioritas,” tuturnya. Menurut dia, pada tahun 2008/2009, BLH Provinsi Jawa Tengah telah membangun IPAL sebanyak dua unit. IPAL yang diperuntukan untuk mengatasi limbah tahu tersebut dibuat di Dukuh Pesalakan Desa Adiwerna. “Untuk tahun kemarin kami juga sudah membuat dua unit IPAL di Desa Adiwerna untuk mengatasi limbah tahu di

desa tersebut,” tandasnya. Dijelaskan dia, dua unit IPAL tersebut digunakan untuk membantu 203 pengrajin tahu yang ada di desa tersebut. Diharapkan dengan adanya IPAL tersebut persoalan limbah industri tahu saat ini bisa teratasi. Sementara untuk pembagunan IPAL di tahun 2010 ini, diharapkan juga bisa mengurangi angka kerusakan akibat dampak limbah industri. “Harapan saya dengan banyaknya IPAL yang dibuat, itu bisa mengurangi kerusakan akibat dampak limbah industri,” terang Djoko. (cw3)

keputusan yang dikeluarkan oleh kades. Tetapi keputusan tersebut juga harus ada rekomendasi yang menguatkan terhadap yang bersangkutan. Dalam hal ini, pemkab melalui inspektorat yang menanganinya. ‘“Sedangkan dalam kasus dugaan penggelapan uang PBB maupun yang lainnya, dari insipektorat sendiri juga sudah turun langsung melakukan penyelidikan. Kami sendiri selaku Camat sudah memanggil yang perangkat desa tersebut termasuk pertemuan dengan warga, sudah kami ditampung.

Sementara dari aspirasi warga tersebut juga langsung kami bawa ke inspektorat,’’ papar Berlian Aji. Ditambahkan dia, bahwa karena masalah Qoriah sudah ditangani ispektorat, maka pihaknya pun hanya bisa memberikan imbauan agar persoalan tersebut maupun masyarakat Desa Plumbungan tidak ada gejolak yang berlebihan. ‘’Dari hasil konfirmasi terhadap Qoriah, perangkat desa tersebut tidak mengakui atas semua tuduhan dari sejumlah warga. Perangkat desa tersebut malah justru menunjukan segel

atas semua persetujuan yang ada. Sedangkan konfirmasi internal terhadap perangkat desa tersebut juga disaksikan oleh Kades Plumbungan.’’ Sementara saat ditanya misalkan tuduhan warga benar adanya akan perbuatan perangkat desa tersebut, Berlian Aji menambahkan, bahwa jika misalkan dari tuduhan ternyata benar, termasuk benar secara hukum secara otomatis apa yang menjadi rujukan inspektorat dan benar secara hukum maka bisa langsung diberikan sanksi termasuk Qoriah diberhentikan. (gus)


SAMBUNGAN

SELASA 16 FEBRUARI 2010

9

RADAR TEGAL

Komisi D Sidak Sekolah PEMALANG - Komisi D DPRD Kabupaten Pemalang menjalankan agenda kerjanya dengan mengunjungi sekolahsekolah Senin (15/2) kemarin. Kunjungan ini untuk memantau pemanfaatan Biaya Operasional Sekolah (BOS). Kunker untuk pemantauan

BOS ini sebagai kegiatan biasa yang dilaksanakan tanpa adanya laporan penyimpangan dari masyarakat. Salah satu anggota Komisi D Ikmaludin Azis SPd mengemukakan adanya agenda kunker tersebut. “Kita akan kunjungi sekolah sekolah untuk

memantau BOS, karena sudah lama dewan tidak memantau BOS,” kata dia. Ikmal menegaskan kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai kegiatan biasa bukan karena adanya laporan penyimpangan pelaksanaan dana BOS dari masyarakat. Kegiatan peman-

tauan BOS ini adalah yang pertama dilakukan sejak memasuki tahun 2010. Diharapkan meskipun sudah lama tak terpantau, sekolah-sekolah tetap melaksanakannya sesuai dengan peraturan yang berlaku. Sehingga tidak muncul persoalan di kemudian hari. (ali)

Masa Bhakti Berakhir, HKTI Vakum PEMALANG - Kegiatan di bidang pertanian yang dilakukan Pemkab Pemalang sering tidak menggandeng Himpunan Karya Tani Indonesia(HKTI). Sudah terlampau lama organisasi ini vakum bahkan diakui sudah berakhir masa bhakti kepengurusannya sejak dua tahun yang lalu. Ketua HKTI yang sudah berakhir masanya H Lechan

Iman Jazoeli saat dikonfirmasi membenarkan vakumnya kegiatan organisasi tersebut. “Dalam waktu dekat akan kami lakukan resuffle,” kata dia Senin(15/2). Resuffle lanjut dia akan menyerahkan kepenguruan kepada insan yang peduli pada pertanian dan sudah dikenal masyarakat. Vakumnya kegiatan HKTI menurut Lechan adalah karena

kepenguruan di tingkat pusat yang tidak merangkul sampai ke tingkat bawah. “Sejak kepengurusan pusat dipegang Prabowo kami tidak pernah dikirimi surat, dan itu terjadi menyeluruh di banyak daerah,” tambah Lechan. Sementara salah satu pengurus HKTI lainnya Suripto mengemukakan kepengurusan HKTI periodenya adalah 2004

hingga 2008. Dirinya sudah berulangkali mengingatkan perlunya pembentukan pengurus baru sebagaimana lazimnya sebuah organisasi. Namun hingga dua tahun lewat tak kunjung dilakukan reshufle, bahkan vakum dari kegiatan. Akibatnya banyak program pertanian di Pemkab yang berjalan tanpa menggandeng HKTI. (ali)

Jalin Kerjasama Layanan Kesehatan dari halaman 9 “Kami sedang mencoba untuk menawarkan kerjasama dengan RSU Santa Maria, karena layanan kesehatan yang ada dalam rumah sakit tersebut banyak menyedikan layanan kesehatan untuk warga miskin, dengan dibuktikannya telah

dibukanya ruang kelas III,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang Dr Erna Nuraeni MHL Th Sc kepada Radar. Menurutnya, jalinan kerjasama dengan pihak rumah sakit swasta yang ada di derahnya itu berkaitan untuk bisa meningkatkan pemberian laya-

nan kesehatan kepada masyarakat miskin. Yakni dengan program pemerintah yaitu program pemerintah pusat Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) dan Jaminan Kesehatan Masyarakat dengan sumber dana dari APBD II (Jamkesda). “Dalam kami melakukan ke-

jasama ini, lebih difokuskan atau yang paling utama dalam memberikan layanan untuk spesialis warga miskin. Karena mereka itu juga membutuhkan layanan kesehatan. Disamping kerjasama dengan rumah sakit daerah lain juga akan terus semakin ditingkatkan,” ujarnya. (mg1)

Tidak Ambles, Tapi Belum Selesai dari halaman 9 tersebut pada Maret atau April 2010 mendatang. “Rencananya perataan lantai ini akan dilaksanakan pada Maret-April mendatang,” terang Wigiyanto. Terpisah Sekretaris DKK Pemalang Ali Muharom didampingi BPP Asman Gumaro kepada Radar di ruang kerjanya Senin (15/2) kemarin mengatakan, gedung baru Puskesmas Kebondalem pembangunannya

memang telah selesai pada November 2009 lalu. Namun karena keterbatasan anggaran, proses pembangunannya belum seluruhnya selesai. Khususnya pada bagian lantai di empat ruang pemeriksaan, berikut depan ruang tersebut Hal inilah yang kemudian oleh pihak Puskesmas Kebondalem belum memfungsikannya untuk pelayanan kepada masyarakat. Karena kalau difungsikan kemudian pada Maret-April mendatang dilan-

jutkan kembali pembangunannya, akan merepotkan karena harus pindah-pindah alatalat kesehatan dan kelengkapan administasinya. Di samping itu, ada alat kesehatan yang tidak sembarang orang yang bisa memindahkannya, kecuali tenaga ahli, yakni alat kesehatan dokter gigi. Dan, alat-alat kesehatan ini harus senantiasa terjaga kebersihannya (steril). “Kalau gedung baru difungsikan sementara di sebelahnya

dilakukan perataan lantai, akan sangat riskan bagi pasien yang berobat dan juga alat-alat kesehatannya,” terang Asman Gumaro. Untuk tahap pembangunan lanjutan, pihaknya sudah merencanakannya pada Maret-April 2010 mendatang. Namun berapa besarannya, Ali Muharom tidak bisa menjelaskan lebih lanjut. Ada pun besaran biaya pembangunan Puskesmas Kebondalem tahap pertama lalu, yakni sebesar Rp 475 juta. (mg6)

Semangat Mengasihi Antarsesama dari halaman 9 untuk memeriahkannya di Restoran Cipes Pemalang. Beberapa kelompok band asal Pemalang pun diundang dalam kegiatan tersebut. Dari Class Band, Gipsy Band, Dimas n D’Junky, Anarik Band, dan Hening Band. Gerimis yang mengguyur Pemalang dan sekitarnya pada Sabtu malam tidak menyurutkan langkah pengunjungnya yang rata-rata berusia 17-25 tahun ini. Dengan semangat kebersamaan, mereka terus berdatangan ke Restoran Cipes yang terletak di samping Kantor KPU Pemalang sejak pukul 19.30 WIB. “Light Up Your Valentine Nite digelar untuk meningkatkan kreatifitas anak-anak remaja di Pemalang,” terang Jhon Peang. Menurutnya, event yang digelar kali pertama ini, dise-

dari halaman 9 G2. Penyerahan formulir itu diterima langsung anggota tim penjaringan DPD PAN Deden Junaedi. Selain itu, Andriyano juga disambut oleh sejumlah anggota Tim 9 dan Tim Penjaringan DPD PAN di antaranya Jubaedi Amd, Sukriyanto, Nurofiq, Sodikin, Deden Junaedi, Ivan Barichsanudin dan Puji Darmoko. Dalam kesempatan itu, Andriyanto dengan optimisnya akan maju dalam Pilkada mendatang dengan mengambil posisi sebagai G2. Setelah mengisi buku daftar nama balon yang menyerahkan formulir, dilakukan pemeriksaan

berkas pendaftaan yang telah diisi. Setelah dinyatakan lengkap, berkas itu diserahkan dan diterimanya secara resmi oleh tim penjaringan. Usai acara penyerahan Andriyanto juga melakukan komunikasi politik dan masuk ruang secara tertutup. Andriyanto juga diperkenankan bisa menyampaikan niatannya maju dalam Pilkada 2010 dengan mengambil posisi balon wakil bupati atau G2. Andriyanto mengatakan niatanya untuk maju dalam Pilkada sebagai cawabup karena dia ingin kembali ke daerahnya untuk membangun Pemalang agar lebih maju lagi. “Saya lahir di Pemalang sehingga saya merasa terpanggil

untuk bisa membangun Pemalang lebih maju,” katanya. Lebih lanjut keinginannya untuk membangun Pemalang itu setelah pihaknya mengamati Pemalang itu cukup potensial. Terutama potensi sumberdaya manusianya dan letak daerahnya yang secara geografis sangat memungkinkan untuk bisa dikembangkan perekonomian masyarakatnya. Sementara salah satu anggota tim penjaringan cabup dan cawabup DPD PAN Deden Junaedi menjelaskan dari sebanyak nama balon cabup dan cawabup yang telah mengambil formulir pendaftaran yang kurang lebihnya ada 13 balon yang masing masing untuk G1 sebanyak 6 balon dan G 2 se-

banyak 7 balon. “Adapun yang telah menyerahkan formulir pendaftaran sebanyak 4 balon yaitu untuk G1 adalah H Sumadi Sugondo SE MM MSi, KH Sorikhin Mukhrim Lc sedangkan untuk G2 nya H Andriyanto Johansyah ST MM dan Drs Agus Khozim,” paparnya. (agus pratikno) Ponsel /online internet tuk transaksi tagihan listrik, telepon, speedy, FIF, Adira, isi pulsa dll. Modal awal 300.000 atau 1,8 jtdapat 6 HU dengan deviden kl 200.000/bln. http ://www. kartupulsa.com. kode aktivasi 22345 61589 Hub 02845803000

dan beberapa aksesorisnya, turut memberikan warna akan “seberapa besar cintamu” pada sang kekasih. Lebih menarik lagi ketika salah satu pengunjung kakeknenek, didaulat untuk menunjukkan kasih sayangnya di depan pengunjung secara simbolis. Yakni dengan memberikan sekuntum bunga kepada pasangannya. Tak pelak simbolisasi ini mengundang decak kagum pengunjung yang memenuhi Restoran Cipes. Tidak ketinggalan Owner Cipes Fachruroji tersenyum melihat kejadian tersebut. Giliran penampilan band, aksi Pipin sang vokalis Gipsy Band yang melantunkan lagu-lagu melankonis, membuat suasana V-Day bertambah romantis bagi pasangan muda-mudi lewat lagunya Geisha Jika Cinta Dia. Sebuah lagu yang menyiratkan kejujuran sepasang kekasih dalam memadu cinta. (mg6)

Gempur Tuntut Kades Transparan dari halaman 9 bangunan. Sekretaris Gempur Fathurrohman kepada Radar kemarin mengungkapkan, apa yang dilakukannya adalah murni diperjuangkan untuk kepentingan masyarakat. Artinya tidak ada embel-embel untuk kepentingan sepihak dan menghakimi Kades Sukino. “Aksi kami murni untuk kepentingan dan kemajuan Desa Purwosari ke depan,” ujar dia. Dikatakan Fathurrohman, apa yang menjadi tuntutan Gempur merupakan titik kulminasi dari apa yang telah dilakukan Kades Sukino selama menjabar Kades Purwosari. Yaitu ketidaktransparannya Kades dalam setiap kebijakan dan pembangunan desa. Lama-lama lanjutnya, ting-

kah dan sikap Kades Sukino semakin menjadi. Hal inilah yang kemudian oleh masyarakat disikapi dengan memberikan dukungannya bagi Gempur untuk mempertanyakannya. “Masyarakat seperti dibodohi, masak pos kamling saja sampai dijual, ini kan keterlaluan,” ucap Fathurrohman. Gempur sendiri sudah berusaha membicarakan hal ini dengan Kades Sukino. Yakni dengan melayangkan surat pernyataan tuntutan pada tangggal 21 Desember 2009 dan meminta kejelasannya. Namun setelah ditunggu-tunggu, jawaban tidak juga diterimanya. Gempur kemudian melayangkan surat kali kedua pada 23 Januari 2010. Pada surat kedua ini, pihak desa sudah memberikan jawaban. Dimana pada 11 Februari, pihak desa menya-

takan telah siap memberikan jawaban. Namun setelah Gempur sampai di balai desa setempat, Kades Sukino tidak menunjukkan batang hidungnya. Menurut salah satu perangkatnya, Kades sedang ke Kantor Kecamatan Comal. Akan tetapi ketika salah satu anggota Gempur ke sana, ternyata tidak ada di tempat. “Perwakilan Muspika Comal sudah kumpul, tetapi Kades Sukino malah menghilang entah kemana, dicari-cari tidak ada,” tambah Fathurrohman. Gempur sendiri sebagaimana dikemukakan dia, akan terus berusaha mempertanyakan ke desa. Akan tetapi bila ternyata tidak ada itikad baik dari Kades Sukino untuk memberikan jawaban, pihaknya akan melayangkan ke Pemerintah Kabupaten Pemalang. (mg6)

Kader dan Pengurus Bersitegang dari halaman 9 Sebab jika itu dilakukan nantinya akan melemahkan semua kader. Dan partai ini akan dikuasai oleh orang-orang luar yang punya uang banyak. “Terus terang saya sangat tidak setuju dengan pernyataan

saudara Heri Santosa, mohon supaya diralat, karena peryataan itu bisa merusak partai nantinya,” tandasnya. Dari semua pembicaraan yang banyak disampaikan oleh pengurus dan kader PDIP terus berkembang dan desakan agar Rakercabsus dan Konfercab itu

segera diulang kembali. Dengan ditandai pernyataan sikap yang mereka tandatangani untuk diserahkan guna ditindaklanjuti oleh pengurus DPC PDIP dan untuk bisa diperjuangkan agar semua persoalan dan keinginan kadernya itu bisa terakomodir. (mg1)

Panjangnya Capai Delapan Meter Lebih dari halaman 9

Nyatakan Siap Bangun Pemalang

lenggarakan selain untuk menumbuhkan sikap saling mengasihi kepada sesama, juga untuk beradu nyali antar sesama kelompok band. Utamanya dalam menunjukkan kebolehannya dan kreativitasnya dalam bermain musik. “Event ini rencananya akan kami gelar rutin setiap tahun,” ujar dia. Sabina Production sebagai penyelenggara lanjut Jhon Peang, akan terus berusaha memberikan warna di Pemalang yakni dengan menyelenggarakan berbagai event yang mampu meningkatkan inovasi dan kreatifitas remaja. Valentine Nite sendiri berjalan cukup meriah, MC Densa dan Kayla yang sudah tidak asing lagi di Pemalang, tidak henti-hentinya memberikan semangat akan Hari Kasih Sayang bagi pengunjungnya. Warna pink dan merah muda yang menghiasi Restoran Cipes

tahankan diri saat dihempas ombak. Setiap hari ikan muncul terutama pada waktu sore saat air sudah mulai dingin. “Banyak warga yang berdatangan ke pantai untuk menyaksikan ikan tersebut melintas di pantai,” katanya.

Dirno menduga ikan tersebut sudah berusia tua, sehingga terdampar sampai ke pantai dan tak mampu kembali lagi ke tengah laut. Lokasi terdamparnya ikan raksasa ini berada di titik di mana beberapa bulan yang lalu terdapat kapal penarik tongkang terdampar. Terpisah Kapolres Pemalang

AKBP Burhanudin SIK melalui Kasatpolair AKP Kartono SH membenarkan adanya ikan geger lintang yang terdampar di pantai Nyamplungsari itu. “Ada informasi dari masyarakat mengenai ikan geger lintang yang terdampar di pantai, kami akan cek ke lapangan,” kata dia saat dikonfirmasi melalui telepon. (*)


CMYK

SELASA, 16 FEBRUARI 2010

MENUJU G1-G2 RADAR TEGAL

10

Kepala SKPD Beri Dukungan PEMALANG – Pendaftaran balon bupati H Sumadi Sugondo ke DPD Partai Golkar Kabupaten Pemalang mendaat pengawalan dari sejumlah Kepala SKPD yang ada. Mereka secara terang-terangan mendukung Suamdi Sugondo, yang juga Kepala Korpri Kabupaten Pemalang maju sebagai Cabup di Partai Golkar. Namun kedatangan para Kepala SKPD itu bukan sebagai pelanggaran netralitas PNS dalam Pemilu maupun Pilkada. Seperti disampaikan Kepala Dishubkominfo Drs Budhi Rahardjo MM, yang menyatakab hawa dukungan itu bukanlah suatu bentuk pelanggaran seorang PNS, tetapi kehadirannya itu sebagai bentuk dukungan terhadap pimpinannya yakni Sekda Sumadi Sugondo itu sebagai Ketua Korpri Kabupaten Pemalang.

Sehinnga sebagai anak buahnya atau anggota korpri berinisiatif untuk bersama-sama untuk ikut mengantarkannya saat mau mendaftarakn diri sebagai calon bupati. “Sebagai anggota Korpri kehadiran ini sebagai bentuk memberikan dukungannya kepada pimpinan organisasinya sehingga wajar jika banyak yang ikut mengantarkannya,”kata Budhi Rahardjo seraya untuk menepis jika nanti ada anggapan PNS ikut ramai-ramai berkampanye dukung salah satu calon bupati. Dia menegaskan sekarang ini dalam regulasi undangundangan pemilu yang baru, aturan untuk PNS diperbolehkan me-lakukan kampanye asalkan tidak menggunakan atribut PNS. “Mengantarkan Pak Sekda untuk mendaftarkan cabup itu,

beda dengan jabatan bupati atau wakil yang merupakan jabatan politis, karena ada ikatan organisasi yaitu sebagai Ketua Korpri,” tandasnya. Beberapa Kepala SKPD yang turut mengantar Sumadi Sugondo adalah Kepala Dishubkominfo Drs Budhi Rahardjo MM, Kadinsosnakertran Drs Maryoto MPd, Asisten I Drs H Agung Puntodewo MSi, Kadisbuppar Drs Joko Sijanto. Kemudian ada Asisten II Ir Sudaryono CES, Asisten III Dian Subagyo SH, Kepala Inspektorat Novana SH, Kepala Kesbangpolimas Drs Wahyu Sukarno AP MSi, Kepala Satpol PP Cipto Leksono SIP, Kabag Perkonomian Drs Tetuko Raharjo, Kabag Pemerinthan Achmad Fatah, Kabag Kesra Drs Slamet Masduki dan sejumlah pejabat lainya. (mg1)

Kalender Balon Mulai Bertebaran

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

MENDAFTAR - H Sumadi Sugondo SE MM, Sekretaris Daerah Kabupaten Pemalang sedang mendaftarkan diri sebagai balon bupati di DPD Partai Golkar.

Sumadi Sugondo Resmi Mendaftar di Partai Golkar Dikawal Pejabat Teras Pemkab PEMALANG – H Sumadi Sugondo SE MM MSi yang kini masih menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Pemalang mendaftarkan diri sebagai balon bupati di DPD Partai Golkar Senin (15/2) kemarin. Dia menyatakan siap untuk maju dalam Pilkada tahun 2010. Kehadirannya yang saat itu dengan mengenakan pakaian seragam Limas dengan artibut PNS lengkap mendapat pengawalan pejabat teras dan sejumlah staf pengawai di lingkungannya, yang datang secara berombongan dengan menggunakan sejumlah mobil. Pantauan Radar, suasana tempat pendafttaran calon bupati dan wakil bupati di DPD Partai Golkar ini agaknya berbeda dengan hari biasanya. Pasalnya kantor DPD tersebut cukup ramai banyak dikunjungi warga. Mereka menunggu kehadiran

Sumadi Sugondo, salah satu calon bupati yang sebelumnya dikabarkan akan mendaftarkan diri. Sumadi Sugondo ketika memasuki ruangan dia langsung disambut Sekretaris DPD Partai Golkar Ujianto MR, dan kemudian diperkanankan untuk masuk ruangan pimpinan partai. Sementara rombomgan pejabat diantara Kepala Dishubkominfo Drs Budhi Rahardjo MM, Kadinsosnakertran Drs Maryoto MPd, Asisten I Drs H Agung Puntodewo MSi, Kadisbuppar Drs Joko Sijanto. Kemudian ada Asisten II Ir Sudaryono CES, Asisten III Dian Subagyo SH, Kepala Inspektorat Novana SH, Kepala Kesbangpolimas Drs Wahyu Sukarno AP MSi, Kepala Satpol PP Cipto Leksono SIP, Kabag Perkonomian Drs Tetuko Raharjo, Kabag Pemerinthan Achmad Fatah, Kabag Kesra Drs Slamet Masduki dan sejumlah pejabat lainya. Mereka menunggu di ruang

tengah, sehingga membuat suasana Kantor DPD Partai Golkar pada saat itu nampak ramai karena banyak dikunjungi tamu. Setelah Sumadi Sugondo langsung mendaftarkan disi sebagai balon cabup di ruangan khusus Panitia Pilkada. Dan dia ditemui Ketua Pilkada H Muchlis Yasin BA yang didampingi sejumlah anggotanya. Sumadi Sugondo diperkenankan untuk mengisi buku pendaftaran yang sekailgus untuk memgambil formulir pendaftaran. Ketua Pilkada H Muchlis Yasin menjelaskan dalam penjaringan balon bupati dan wakil bupati, partai membutuhkan waktu yang relatif cukup panjang karena banyaknya tahapan yang harus dilaluinya. Termasuk melakukan survei terhadap balon cabup dan cawabup yang telah mendaftarkan diri hingga memasuki H-6 bulan. Upaya tersebut sebagai langkah-langkah partai dalam menentukan cabup dan cawabup

agar nanti betul-betul menjadi balon bupati unggulan dan menjadi calon terkuat. “Kami butuh banyak untuk bisa menentukan pilihan pasangan cabup dan cawabup, karena harus melalui tahapantahapan termasuk juga melakukan survai akhir H-6 bulan sebelum pelaksanaan Pilkada,” katanya. Sekretaris DPD Partai Golkar Ujianto MR menambhkan partai dalam melakukan penjaringan cabup dan cawabup tidak ada istilah membedakan antara balon yang satu dengan yang lainnya, karena semua diperlakukan sama. Sehinnga penyambutan balon bupati maupun wakil bupati yang akan mendafatarkan diri ke partainya secara umum sama tidak ada yang diistimewakan. “Kami terima calon bupati atau wakil bupati apa adanya karena tidak ada calon yang diistimewakan, tanpa harus susah payah melakukan persiapan,” imbuhnya. (mg1)

LSM Harapkan Cabup Peduli Lingkungan PEMALANG - Makin ramainya bursa calon bupati Pilkada 2010 mendapat respon dari masyarakat. Ada sebagian dari mereka yang menetapkan kriteria calon bupati yang akan didukungnya. Salah satu LSM berharap calon bupati saat terpilih nanti memiliki program peduli lingkungan, minimal menerapkan kebijakan eksekutif dalam meningkatkan peran stakeholder di bidang lingkungan. Ketua Komite Pengelola Sumber Daya Perikanan dan Kelautan dan Lingkungan (PS PKL) Ir Tukiono MSi mengemukakan harapannya agar calon bupati Pilkada 2010 memiliki kepedulian lingkungan yang tinggi. Hal ini karena kondisi

CMYK

kerusakan lingkungan di Pemalang yang terus berlangsung, meskipun sudah ada upaya dari pemerintah melalui berbagai program penghijauan. “Calon bupati harus memiliki konsep yang jelas terhadap penanganan abrasi pantai,” kata dia saat dikonfirmasi Senin (15/ 2). Menurutnya kerusakan pantai harus dibenahi secara serius. Selain itu aset-aset lingkungan milik pemerintah harus diamankan. Dia menyebut salah satu kasus yakni pengelolaan tanah oleh salah satu perguruan tinggi swasta. Tanah tersebut berada di Kecamatan Bodeh dan dikelola berdasarkan SK Bupati. Sampai sekarang masih dikelola

perguruan tersebut tanpa ada batas waktu yang jelas. Sehingga Bupati mendatang harus mampu menyelamatkan aset-aset semacam itu minimal mampu menghasilkan peraturan daerah bersama legislatif. Sedangkan untuk menangani masalah abrasi, diharapkan calon bupati memiliki program untuk menanggulanginya dengan dua cara yang digabungkan. Cara tersebut adalah dengan membangun infrastruktur pemecah ombak dan biologi yakni penghijauan. Selama ini penghijauan pantai menurutnya identik dengan penanaman bakau padahal tidak demikian, tanaman mangrove tidak harus bakau tapi bisa

juga tanaman lain seperti cemara laut. Sedangkan pembangunan infrastruktur berdiri sendiri tanpa diimbangi penanaman mangrove di dekatnya. Menyikati undang-undang lingkungan hidup yang baru yakni nomor 32 tahun 2009 perlu adanya peningkatan peran stake holder di bidang lingkungan. LSM ini berharap calon bupati memiliki rencana dengan meningkatkan kantor lingkungan hidup yang dipimpin pejabat eselon III meningkat menjadi dinas atau badan yang dipimpin oleh pejabat eselon II. Selain itu diperlukan adanya kawasan konsevasi terbatas untuk keperluan riset sekaligus wisata. (ali)

PEMALANG - Sebagai salah satu sarana untuk sosialisasi, kalender atau penanggalan dengan gambar calon, sangat efektif dalam mempengaruhi atau menjaring masa. Hal inilah yang dalam dua pekan terakhir, di rumahrumah, warung, dan tempattempat strategis lainnya kini banyak ditemukan adanya kalender calon bupati. “Tidak tahu namanya sapa yang masang, wong pagi-pagi pas saya lagi sibuk mau dasaran (buka-red) warung, mereka langsung main pasang saja,” ungkap Mbak Tun (40), penjual warung di Desa Kauman Kecamatan Comal kepada Radar Senin (15/2) kemarin. Kalender dengan warna kuning, disertai gambar calon asal

Pemalang Timur ini tidak hanya ditemukan di Kecamtan Comal saja. Karena di Kecamatan Ulujami, Ampelgading, dan Petarukan juga terpampang kalender yang sama. Di Kecamatan Petarukan lain lagi, kalender yang dipajang di salah satu warung di Desa Serang kelihatan baru. Ada pun gambar yang terpampang adalah salah satu calon yang kini aktif menjabat di Pemkab Pemalang. “Belum lama mas, wong baru dipasang Minggu (14/2) kemarin,” ujarnya. Ketika ditanyakan siapa gambar yang kelihatan di kalender tersebut, Mbak Sum (55) demikian ia biasa dipanggil, mengatakan tidak tahu siapa foto di kalender itu. Ia hanya dibe-

ritahu bahwa foto yang ada di kalender adalah calon bupati oleh orang yang memasangnya. “Lah wong pasang tok aja, ga dikasih duit kok,” kata dia merengut. Kalender sebagai sosialisasi, merupakan salah satu sarana bagi calon bupati dan wakil bupati. Di samping media lain, seperti menghadiri pertemuan di masyarakat yang belakangan sangat marak diberbagai kecamatan. Namun begitu, masyarakat yang semakin cerdas dalam mensikapi Pilkada, meski sebagian masyarakat tidak tahu siapa calon-calonnya, menjadikan masyarakat mengambil sikap. Yakni siapa yang modalnya kuat, merekalah yang akan dicoblosnya. (mg6)

Ransang Investor Bangun Pemalang PEMALANG - Kehadiran Andriyanto Johansyah ST MM yang nantinya akan maju dalam Pilkada di Kabupaten Pemalang sebagai balon wakil bupati menambah persaingan. Dia sendiri berobsesi ingin membangun Pemalang lebih maju lagi. Yaitu dengan membangun iklim sejuk birokrasi yang ramah dan penuh harapan untuk masyarakat Pemalang. Dengan merangsang investor agar sedikit mulai tertarik dengan Kabupaten Pemalang yang kaya akan potensi alamnya. Dilandasi dengan jiwa wirausaha dan menjadi pelaku perbankan, nampaknya akan menjadikan rasa optimis jika

nanti dirinya berhasil terpilih manjadi wakil bupati. “Setidaknya kita bisa memberikan warna dalam setiap pengambilan keputusan, terutama soal pengembangan industri di Pemalang dengan memberikan rangsangan kepada para investor agar mereka mau menanamkan modalnya di Pemalang,” katanya. Sisi lain yang ingin terus dibangun juga dunia pendidikan. Sebab latar belakang menjadi dosen juga sebagai bekal untuk bisa memajukan dunia pendidkan di Pemalang. “Lebih utamanya masyarakat Pemalang yang kurang mampu agar semuanya bisa mendapat

layanan pendidikan. Karena pendidikan itu bukan hanya untuk orang yang mampu saja tetapi masyarakat miskin pun juga harus mendapatkannya,” ujarnya. Kemajuan Pemalang meskipun sekarang ini cukup banyak, namun ternyata belum mampu untuk mengenalkan Pemalang secara luas. Karena yang sering terjadi Pemalang itu selalu ditinggalkan. Padahal Kabupaten Pemalang punya letak yang sangat strategis. “Kami juga berkeingian membangun sebuah pelabuhan karena jika itu bisa terlaksana dengan baik, akan menjadi sentra bisnis,” paparnya. (mg1)


CMYK

SELASA, 16 FEBRUARI 2010

RADAR SLAWI

BALANENYONG Bukan untuk Uji Coba MENJADI Camat di daerah pedesaan ternyata membutuhkan manusia dengan kualitas serta motivasi membangun yang tinggi. Sehingga daerah pedesaan bukan merupakan tempat uji coba. Kesan tersebut dirasakan Camat Jatinegara Suharinto SSos MSi. Dirinya merasakan, dalam DOK.RATEG menjalani tugas seSuharinto MSi bagai Camat di daerah pedesaan tidaklah semudah di daerah perkotaan. Pasalnya, terdapat banyak kendala yang harus dihadapi. Selain keterbatasan sarana, keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM), dan juga kondisi geografis yang lebih sulit. ‘’Dengan keadaan seperti itu, Camat dituntut memiliki motivasi membangun yang tinggi. Justru di desa-lah tempat membuktikan karya nyata dan tidak hanya bangga menjabat sebagai Camat saja,” terangnya. Namun demikian, menurut Suharinto, terdapat beberapa kelebihan yang dimiliki wilayah pedesaan jika dibandingkan dengan wilayah perkotaan. Hal tersebut antara lain, masih

BERLANGGANAN (0283) 340 900 / SMS ke 0815.5643.6843

Pegawai BRI Dirampok Kaca Mobil Honda Acord Dipecah SLAWI - Aksi kejahatan di tempat umum pada siang hari terjadi di Jalan A Yani Slawi Senin (15/2) kemarin. Kali ini korbannya, seorang pegawai Bank BRI KCP Adiwerna Amir Mukminin (42) yang hendak memperbaiki komputer di dekat Koramil setempat. Atas kejadian ini, kaca mobil sedan Honda Acord Nopol B 2337 AI milik warga Desa Kertabesuki Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes itu, dipecah oleh pengen-

dara sepeda motor Suzuki Satria yang tidak diketahui identitasnya. Sedangkan kejadian ini, pelaku yang berjumlah dua orang tersebut berhasil membawa tas korban yang berisikan sejumlah dokumen penting dan uang tunai Rp 1 juta. Diperoleh informasi, kejadian yang dialami oleh pegawai Bank BRI KCP Adiwerna itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Bermula dari Amir Mukminin yang keluar dari kantornya dan hendak memperbaiki komputer di Jalan A Yani Slawi, dekat Koramil atau Dikpora Kabupaten Tegal. Dengan menggunakan mobil sedannya yang

berwarna hitam metalik tersebut, Amir pun berangkat sendirian. Di counter yang ditujunya, Amir pun memberikan perangkat yang rusak untuk bisa diperbaiki. Namun demikian, saat hendak pulang, tiba-tiba Amir sangat kaget saat melihat kaca mobil bagian samping kiri depan sudah pecah. Sedangkan di lokasi tersebut nampak dua orang berboncengan dengan menggunakan sepeda motor Suzuki Satria yang langsung tancap gas menuju ke arah utara (arah Tegal). Melihat hal itu, korban juga langsung berupaya ke hal 9 kol 1

Pecatan Polisi Dipolisikan Setubuhi Siswi SMK

ke hal 9 kol 4

KIYEH LIKUH

ARIEF NUR RS/RADAR SLAWI AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

PAPARAN - Wakapolres Tegal Kompol Daniel Muchram SIK saat memberikan paparan kepada anggotanya terkait TPTKP Modern, kemarin di ruang SSB.

Anggota Polsek Dibekali TPTKP Modern SLAWI - Selain personel Unit Lantas, sejumlah anggota Polsek yang ada di jajaran Polres Tegal, Senin (15/2) kemarin mengikuti pembekalan Tindak Penanganan Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) terkait kasus Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas). Pembekalan yang langsung diberikan oleh Wakapolres Tegal Kompol Daniel Mucharam SIK tersebut, dilaksanakan agar kasus Lakalantas yang bisa terjadi di mana saja, bisa cepat dilakukan pengungkapan kejadiannya. ‘’Pembekalan TPTKP Modern ini, diharapkan semua anggota di Jajaran Polres Tegal bisa ke hal 9 kol 4

JALAN

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

TUNJUKAN BB - Petugas kepolisian Pos Polisi Langon Slawi menunjukan pecahan kaca mobil Honda Acord yang dipecah oleh pelaku yang berhasil kabur membawa tas yang berisikan dokumen penting dan uang tunai Rp 1 juta .

UJIAN – Sejumlah siswa SMP sedang menjalani UN tahun 2009, saat ditinjau oleh Wakil Bupati Tegal HM Herry Soelistyawan.

Rp 1,5 M untuk

OPERASIONAL Samsuri menjelaskan, besarnya dana bantuan yang diberikan akan disesuaikan dengan kebutuhan peserta ujian, baik siswa SD/MI, SMP, SMA/ SMK. Adapun nilainya, bantuan kepada siswa SD/MI sebesar Rp 22.650 per siswa, SMP sebesar Rp 7.700 per siswa, SMA sebesar Rp 10.800 per siswa, dan SMK sebesar Rp 45.000 per siswa. ‘’Besarnya bantuan kepada siswa SMK memang lebih ting-

ke hal 9 kol 1

9 DESA BELUM LUNASI RASKIN

Pemkab Anggarkan Dana Bantuan UN 2010

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Tegal menganggarkan dana bantuan operasional penyelenggaraan Ujian Nasional (UN). Besarnya anggaran yang dialokasikan untuk pelaksanaan UN tahun 2010 ini senilai Rp 1,5 miliar. Alokasi anggaran itu terutama diperuntukkan sebagai tambahan biaya operasional UN siswa yang sesuai jadwal akan dilaksanakan pada bulan Maret dan Mei 2010 mendatang. Hal ini diungkapkan Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Dikpora) Kabupaten Tegal, Syamsuri Al Raniri, usai menghadiri rapat koordinasi dengan Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal, Senin (15/2) kemarin. Menurutnya, dana bantuan tersebut akan dialokasikan dalam bentuk bantuan kepada sekolah penyelenggara UN dan siswa peserta UN.

SLAWI - Mawar (17) warga Desa Ujungrusi Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal, Senin (15/2) kemarin, didampingi kakaknya mengadu ke Mapolres Tegal guna meminta perlindungan. Pasalnya, perut gadis belia yang masih duduk di bangku kelas III Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Swasta tersebut, kini tengah mengandung janin yang dilakukan oleh pria yang diketahui pecatan polisi. Sedangkan kasusnya, kini ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tegal. Diperoleh informasi di lapangan, hubungan Mawar dengan pacarnya yang mengaku sebagai polisi itu memang sudah lama. Namun, hubungan kasih sayang antara Mawar tidak pernah diketahui oleh keluarga si anak sekolah tersebut. Kendati demikian, keluarga akhirnya mengetahui berpacaran dengan pria yang mengaku sebagai polisi itu akhirnya terbongkar setelah Mawar merasakan aneh pada bagian perutnya. Apalagi, setelah keluarga melakukan pengusutan ternyata Mawar juga telah hamil akibat perbuatan pacarnya tersebut. Tak pelak, hal ini membuat keluarga Mawar kemarin melaporkan kejadiannya ke Mapolres Tegal guna meminta perlindungan hukum. ‘’Awalnya kami tidak ingin melaporkan kejadian ini ke polisi. Namun karena upaya kekeluargaan tidak bisa dicapainya, maka kami melaporkan kejadian ini ke polisi. Apalagi, pacar Mawar katanya mengaku-ngaku sebagai

gi daripada SMA, karena sudah termasuk untuk biaya uji kompetensi. Selain bantuan tersebut, Pemkab Tegal juga memberikan bantuan senilai Rp 600 Ribu untuk setiap SMA/MA/ SMK,” terang Syamsuri. Dengan adanya bantuan tersebut, lanjut Syamsuri, maka tidak ada lagi alasan bagi sekolah negeri untuk memungut biaya kepada peserta ujian. Sedangkan bagi sekolah swasta masih diperbolehkan, meskipun dengan mempertimbangkan batas kewajaran. ‘’Saya sudah mengimbau kepada sekolah-sekolah swasta. Diharapkan pungutan biaya ujian dapat disesuaikan dengan kondisi siswa,” ujar Syamsuri. Menanggapi adanya dana bantuan UN, secara terpisah Ketua Dewan Pendidikan Kabuke hal 9 kol 4

1. Desa Jatirawa 2. Desa Kemanggungan 3. Desa Lebeteng 4. Desa Karangjati 5. Desa Mindaka 6. Desa Kedung Bungkus 7. Desa Bumiharja 8. Desa Mangunsaren 9. Desa Kedokan Sayang

Rp 989.200 Rp 3.016.000 Rp 2.679.200 Rp 5.684.000 Rp 299.200 Rp 26.000 Rp 4.316.200 Rp 2.892.500 Rp 653.600 Sumber : Pemerintah Kecamatan Tarub

Sembilan Desa Belum Lunasi Raskin TARUB - Meski distribusi beras miskin (Raskin) bulan Februari segera dilaksanakan, namun hingga kini masih ada sembilan desa di Kecamatan Tarub yang belum melunasi. Hal tersebut sangat disayangkan oleh pihak kecamatan, mengingat waktu pendistribusian untuk tahap berikutnya akan segera dilakukan. Dari data yang dimiliki Kecamatan Tarub, sembilan desa yang belum melunasi raskin diantaranya Desa Jatirawa, Kemanggungan, Lebeteng, Karangjati, Mindaka, Kedung Bungkus, Bumiharja, Mangunsaren dan Kedokan Sayang. Camat Tarub Dely Sunarto saat ditemui Senin (15/2) kemarin mengatakan, sampai saat ini, pelunasan untuk raskin bulan Januari belum semuanya terealisasi. Bahkan dari 20 desa yang ada di wilayah Kecamatan, baru 11 desa yang melunasi. Artinya saat ini masih ada sembilan desa yang belum melakukan pelunasan. “Untuk saat ini ada sembilan desa yang belum melakukan pelunasan raskin bulan Januari. ke hal 9 kol 4

YANVERA/RADAR SLAWI

KORBAN - Salah satu mobil milik pengguna jalan menjadi korban kerusakan jalan TegalandongKambangan-Kesuben Lebaksiu.

Ketua Baleg Kecam DPU LEBAKSIU - Kekecewaan Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPRD Kabupaten Tegal Abdul Baar terhadap Dinas Pekerjaan Umum (DPU) yang tidak merespon dan memperhatikan kondisi jalan Desa Tegalandong-Kambangan-Kesuben Kecamatan Lebaksiu sudah tidak terbendung lagi. Sehingga Senin (15/2) kemarin Abdul Baar menyatakan, pihak DPU dinilai tutup mata. Karena hingga kini belum merealisasikan program perbaikan atau peningkatan jalan penghubung tersebut. ”Ini terkesan DPU tidak peduli dengan kondisi warga. Sebab, keinginan warga untuk merasakan kondisi jalan bagus tidak pernah digubris,” kata Abdul Baar. Menurut Dulbar sapaan akrabnya, belum diperbaikinya kerusakan jalan kabupaten yang menghubungkan lima desa di wilayah Kecamatan Lebaksiu itu, bisa dikatagorikan pengingkaran terhadap warga. Lantaran pemkab dan DPU hanya menjanjikan perbaikan jalan melalui program tanpa pernah direalisasikan. ”Ini bentuk pengingkaran atas hak warga. Untuk itu, mereka dalam hal ini pemkab dan DPU harus bertanggungjawab nantinya,” ujarnya. ke hal 9 kol 1

CMYK

PACTO Gelar Bimbingan Manasik Umroh

38 Calon Jamaah Digembleng agar Konsentrasi Kelompok bimbingan umroh PACTO Cabang Jawa Tengah di Tegal, Senin (16/2), menggelar bimbingan manasik umroh. Acara dilangsungkan di gedung YAUMI yang terletak di jalan A Yani Slawi. LAPORAN : ARIEF NUR ACARA bimbingan manasik umroh oleh PACTO Jawa Tengah diikuti 38 calon jamaah umroh plus dari Kabupaten Tegal dan sekitarnya. Acara juga menghadirkan sejumlah ulama yang memberikan bimbingan pelaksanaan manasik umroh.

ARIEF NUR RS/RADAR SLAWI

MANASIK – Para calon jamaah umroh plus mendengarkan penjelasan bimbingan manasik umroh yang dilaksanakan oleh kelompok bimbingan umroh PACTO cabang Jawa Tengah di Tegal.

Direktur PACTO cabang Jawa Tengah di Tegal, H Chalim AR, menyampaikan, manasik artinya adalah tata cara dalam rangka keberadaan dan keutuhan ibadah umroh guna mencapai ridho Allah. Adapun tujuan manasik yang digelar tersebut, lanjut Chalim AR, sebagai sarana pelatihan fisik dan mental bagi para calon jamaah umroh. ‘’Untuk jamaah umroh rencananya akan diberangkatkan tanggal 28 Februari 2010 nanti. Untuk manasik kali ini, para jamaah diajarkan tentang tata cara berumroh,” ungkap Chalimi AR. Rencananya, para jamaah umroh akan menjalani serangkaian ibadah di tanah suci. Yakni di Madinatul Munawaroh selama 6 hari dan dilanjutkan di Mekkah selama 5 hari.

‘’Karena waktu pemberangkatan yang tidak lama lagi, maka kami menghimbau kepada para jamaah agar meningkatkan nilai ibadah masing-masing. Sehingga nantinya kami berharap agar para jamaah dapat menjadi haji yang mabrur,” harap Chalimi AR. Chalimi AR juga mengharapkan agar para jamaah dapat meningkatkan ibadah guna mendapatkan kekhusyu’an dalam menjalani rangkaian pelaksanaan umroh nanti. ‘’Kami berharap agar para jamaah dapat dapat berkonsentrasi penuh, memusatkan perhatian pada pelaksanaan umroh nanti dengan tenang. Dan pada akhirnya, kami berharap agar usai menjalankan ibadah umroh, para jamaah dapat kembali ke ke hal 9 kol 1


PEMALANG

4

SELASA 16 FEBRUARI 2010

RADAR TEGAL

Kader dan Pengurus Bersitegang

KESEHATAN Jalin Kerjasama Layanan Kesehatan KEINGINAN Pemerintah Kabupaten Pemalang untuk mewujudkan masyarakat Pemalang yang sehat masih terus dilakukan. Berbagai upaya dilakukan untuk peningkatan layanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya untuk warga miskin. Upaya yang sekarang ini sedang dilakukan adalah membuka kerjasama dengan rumah sakit, lain baik negeri maupun swasta, yang ada di daerah lain maupun yang ada di daerahnya sendiri. Salah satunya yang sekarang ini sedang mulai dilakukan adalah bekerja sama dengan Rumah Sakit Umum (RSU) Santa Maria. “Kami sedang mencoba untuk DOK.RATEG menawarkan kerjasama dengan Dr Erna Nuraeni MHL Th Sc RSU Santa Maria, karena layanan kesehatan yang ada dalam rumah sakit tersebut banyak menyedikan layanan kesehatan untuk warga miskin, dengan dibuktikannya telah dibukanya ruang kelas III,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang Dr Erna Nuraeni MHL Th Sc kepada Radar. Menurutnya, jalinan kerjasama dengan pihak rumah sakit swasta yang ada di derahnya itu berkaitan untuk bisa meningkatkan pemberian layanan kesehatan kepada masyarakat miskin. Yakni dengan program pemerintah yaitu program pemerintah pusat Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) dan Jaminan Kesehatan Masyarakat dengan sumber dana dari APBD II (Jamkesda). “Dalam kami melakukan kejasama ini, lebih difokuskan atau yang paling utama dalam memberikan layanan untuk spesialis warga miskin. Karena mereka itu juga membutuhkan layanan kesehatan. Disamping kerjasama dengan rumah sakit daerah lain juga akan terus semakin ditingkatkan,” ujarnya. (mg1)

ORGANISASI Masa Bhakti Berakhir, HKTI Vakum PEMALANG - Kegiatan di bidang pertanian yang dilakukan Pemkab Pemalang sering tidak menggandeng Himpunan Karya Tani Indonesia(HKTI). Sudah terlampau lama organisasi ini vakum bahkan diakui sudah berakhir masa bhakti kepengurusannya sejak dua tahun yang lalu. Ketua HKTI yang sudah berakhir masanya H Lechan Iman Jazoeli saat dikonfirmasi membenarkan vakumnya kegiatan organisasi tersebut. “Dalam waktu dekat akan kami lakukan resuffle,” kata dia Senin(15/2). Resuffle lanjut dia akan menyerahkan kepenguruan kepada insan yang peduli pada pertanian dan sudah dikenal masyarakat. Vakumnya kegiatan HKTI menurut Lechan adalah karena kepenguruan di tingkat pusat yang tidak merangkul sampai ke tingkat bawah. “Sejak kepengurusan pusat dipegang Prabowo kami tidak pernah dikirimi surat, dan itu terjadi menyeluruh di banyak daerah,” tambah Lechan. Sementara salah satu pengurus HKTI lainnya Suripto mengemukakan kepengurusan HKTI periodenya adalah 2004 hingga 2008. Dirinya sudah berulangkali mengingatkan perlunya pembentukan pengurus baru sebagaimana lazimnya sebuah organisasi. Namun hingga dua tahun lewat tak kunjung dilakukan bahkan vakum dari kegiatan. Akibatnya banyak program pertanian Pemkab yang berjalan tanpa menggandeng HKTI. (ali)

VALENTINE DAY

Terkait Hasil Rakercabsus PDIP

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

SERAHKAN BERKAS - Andriyanto Johansyah ST MM saat menyerahkan berkas pendaftaran ke DPD Partai Amanat Nasional (PAN) sebagai balon wakil bupati.

Nyatakan Siap Bangun Pemalang MASA pendaftaran bakal calon (balon) bupati dan wakil bupati menjelang Pilkada sudah semakin ramai. Sejumlah partai politik pun telah membuka pendaftaran untuk para balon yang berniat maju dalam Pilkada Oktober mendatang. Seperti yang dilakukan Balon Wakil Bupati H Andriyanto Johansyah ST MM, yang mendaftarkan diri melalui Partai Amanat Nasional (PAN). Dia mendatangi Gedung DPD PAN setempat Senin (15/2) kemarin sekitar pukul 14.30 WIB dan langsung menyerahkan formulir pendafataran balon wakil bupati atau G2. Penyerahan formulir itu diterima langsung anggota tim penjaringan DPD PAN Deden Junaedi. Selain itu, Andriyano juga disambut oleh sejumlah anggota Tim 9 dan Tim Penjaringan DPD PAN di antaranya Jubaedi Amd, Sukriyanto, Nurofiq, Sodikin, Deden Junaedi, Ivan Barichsanudin dan Puji Darmoko. Dalam kesempatan itu, An-

driyanto dengan optimisnya akan maju dalam Pilkada mendatang dengan mengambil posisi sebagai G2. Setelah mengisi buku daftar nama balon yang menyerahkan formulir, dilakukan pemeriksaan berkas pendaftaan yang telah diisi. Setelah dinyatakan lengkap, berkas itu diserahkan dan diterimanya secara resmi oleh tim penjaringan. Usai acara penyerahan Andriyanto juga melakukan komunikasi politik dan masuk ruang secara tertutup. Andriyanto juga diperkenankan bisa menyampaikan niatannya maju dalam Pilkada 2010 dengan mengambil posisi balon wakil bupati atau G2. Andriyanto mengatakan niatanya untuk maju dalam Pilkada sebagai cawabup karena dia ingin kembali ke daerahnya untuk membangun Pemalang agar lebih maju lagi. “Saya lahir di Pemalang sehingga saya merasa terpanggil untuk bisa membangun Pemalang lebih maju,” katanya.

Lebih lanjut keinginannya untuk membangun Pemalang itu setelah pihaknya mengamati Pemalang itu cukup potensial. Terutama potensi sumberdaya manusianya dan letak daerahnya yang secara geografis sangat memungkinkan untuk bisa dikembangkan perekonomian masyarakatnya. Sementara salah satu anggota tim penjaringan cabup dan cawabup DPD PAN Deden Junaedi menjelaskan dari sebanyak nama balon cabup dan cawabup yang telah mengambil formulir pendaftaran yang kurang lebihnya ada 13 balon yang masing masing untuk G1 sebanyak 6 balon dan G 2 sebanyak 7 balon. “Adapun yang telah menyerahkan formulir pendaftaran sebanyak 4 balon yaitu untuk G1 adalah H Sumadi Sugondo SE MM MSi, KH Sorikhin Mukhrim Lc sedangkan untuk G2 nya H Andriyanto Johansyah ST MM dan Drs Agus Khozim,” paparnya. (agus pratikno)

Tidak Ambles, Tapi Belum Selesai Kasus Puskesmas Kebondalem

SUMITRO/RADAR PEMALANG

RAYAKAN V-DAY - Pipin, vokalis Gipsy Band tengah menunjukkan kebolehannya dalam V-Day di Restoran Cipes Sabtu (13/2) malam.

Semangat Mengasihi Antarsesama PEMALANG - Semangat mengasihi kepada semua orang adalah tujuan mulia dari Hari kasih Sayang atau lebih dikenal dengan Valentine Day (V-Day). Hal inilah yang kemudian mengilhami Sabina Production pimpinan Jhon Peang menyelenggarakan Light Up Your Valentine Nite di Restoran Cipes Pemalang Sabtu (13/2) malam. Menggandeng LA beserta Comal Abadi Motor sebagai sponsor pendukung, Sabina Production yang sudah malang melintang di ranah penyelenggaraan event di Kabupaten Pemalang ini, pada Sabtu malam mengajak kawula muda untuk memeriahkannya di Restoran Cipes Pemalang. Beberapa kelompok band asal Pemalang pun diundang dalam kegiatan tersebut. Dari Class Band, Gipsy Band, Dimas n D’Junky, Anarik Band, dan Hening Band. Gerimis yang mengguyur Pemalang dan sekitarnya pada Sabtu malam tidak menyurutkan langkah pengunjungnya yang rata-rata berusia 17-25 tahun ini. Dengan semangat kebersamaan, mereka terus berdatangan ke Restoran Cipes yang terletak di samping Kantor KPU Pemalang sejak pukul 19.30 WIB. “Light Up Your Valentine Nite digelar untuk meningkatkan kreatifitas anak-anak remaja di Pemalang,” terang Jhon Peang. Menurutnya, event yang digelar kali pertama ini, diselenggarakan selain untuk menumbuhkan sikap saling mengasihi kepada sesama, juga untuk beradu nyali antar sesama kelompok band. Utamanya dalam menunjukkan kebolehannya dan kreativitasnya dalam bermain musik. “Event ini rencananya akan kami gelar rutin setiap tahun,” ujar dia. Sabina Production sebagai penyelenggara lanjut Jhon Peang, akan terus berusaha memberikan warna di Pemalang yakni dengan menyelenggarakan berbagai event yang mampu meningkatkan inovasi dan kreatifitas remaja. Valentine Nite sendiri berjalan cukup meriah, MC Densa dan Kayla yang sudah tidak asing lagi di Pemalang, tidak henti-hentinya memberikan semangat akan Hari Kasih Sayang bagi pengunjungnya. Warna pink dan merah muda yang menghiasi Restoran Cipes dan beberapa aksesorisnya, turut memberikan warna akan “seberapa besar cintamu” pada sang kekasih. Lebih menarik lagi ketika salah satu pengunjung kakek-nenek, didaulat untuk menunjukkan kasih sayangnya di depan pengunjung secara simbolis. Yakni dengan memberikan sekuntum bunga kepada pasangannya. Tak pelak simbolisasi ini mengundang decak kagum pengunjung yang memenuhi Restoran Cipes. Tidak ketinggalan Owner Cipes Fachruroji tersenyum melihat kejadian tersebut. Giliran penampilan band, aksi Pipin sang vokalis Gipsy Band yang melantunkan lagu-lagu melankonis, membuat suasana V-Day bertambah romantis bagi pasangan muda-mudi lewat lagunya Geisha Jika Cinta Dia. Sebuah lagu yang menyiratkan kejujuran sepasang kekasih dalam memadu cinta. (mg6)

PEMALANG – Sejumlah pengurus dan kader PDIP, Senin (15/2) sekitar pukul 10.00 WIB mendatangi Kantor DPC PDIP Kabupaten Pemalang. Kedatangan mereka untuk audiensi dan menyampaikan aspirasinya terkait hasil rakercabsus dan konfercab agar diulang kembali. Beberapa pengurus dan kader PDIP yang saat itu hadir diantaranya Sumantri, Kasmuni, Waluyo, Wahyudi, W Taka, Zaenal Mustaqim, Dulah, Toto Aji, Susmiharso, Casmo, Mulyono, Nuji dan Suhardi. Mereka itu ditemui salah satu pengurus DPC PDIP Pemalang Drs Heri Santosa. Dalam pertemuan tersebut, sejumlah pengurus dan kader PDIP secara bergiliran menyampaikan aspirasinya. Pada saat mereka sedang menyampaikan aspirasinya, Drs Heri Santosa menyatakan kehadirannya secara pribadi, bukan atas tugas dari pimpinan partainya. Hal itu justru membuat suasana sedikit memanas, karena dalam penyampaian jawabanya sedikit membakar emosi, bahkan sangat kontroversi lantaran uang di mata dia segalanya untuk bisa mendapatkan jabatan. Dia menyatakan bahwa masalah uang sangat penting

dalam soal pencalonan, baik itu dalam legilatif maupun calon bupati dan wakil bupati, dimana semuanya semua diukur dengan uang. “Semua atau siapa saja yang mau mencalonkan diri, baik itu untuk anggota legislatif maupun untuk pencalonan bupati dan wakil bupati harus menggunakan uang dan siapa yang punya uang banyak itu yang bakal jadi,” kata Heri Santosa. Sementara Suhardi, dengan keras menolak pernyataan itu dan pihaknya sangat tidak setuju, jika uang itu dijadikan segala-sagalanya. Sebab jika itu dilakukan nantinya akan melemahkan semua kader. Dan partai ini akan dikuasai oleh orang-orang luar yang punya uang banyak. “Terus terang saya sangat tidak setuju dengan pernyataan saudara Heri Santosa, mohon supaya diralat, karena peryataan itu bisa merusak partai nantinya,” tandasnya. Dari semua pembicaraan yang banyak disampaikan oleh pengurus dan kader PDIP terus berkembang dan desakan agar Rakercabsus dan Konfercab itu segera diulang kembali. Dengan ditandai pernyataan sikap yang mereka tandatangani untuk diserahkan guna ditindaklanjuti oleh pengurus DPC PDIP dan untuk bisa diperjuangkan agar semua persoalan dan keinginan kadernya itu bisa terakomodir. (mg1)

PEMALANG - Terkait belum difungsikannya gedung baru Puskesmas Kebondalem Pemalang, sebagaimana diberitakan Radar Sabtu (13/2), Badan Pemeriksa Pembangunan (BPP) Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Pemalang beserta rekanan CV Salma pada Senin (15/ 2) kemarin meninjau langsung lokasi Puskesmas tersebut. “Tidak ada yang ambles, tapi lantainya belum sama atau belum rata sehingga belum kami fungsikan,” ungkap Kepala Puskesmas Kebondalem dr Wigiyanto didampingi dr Toto Hermawan kepada Radar kemarin. Dikatakan dia, ditutupnya lokasi gedung baru yang pelaksanaan pembangunannya telah selesai pada November 2009 tersebut, dilakukan bukan untuk menghalangi atau menutup-nutupi bagian lantai. Akan tetapi dilakukan oleh pihaknya semata-mata karena belum bisa difungsikannya gedung baru untuk pelayanan kepada masyarakat. Gedung baru lanjut Wigiyanto, terutama pada empat ruang untuk pemeriksaan pasien yang terletak di belakang sebelah utara, memang lantainya belum sama rata dengan lantai di sebelah selatan. Lantai yang be-

AGUS P/RADAR PEMALANG

RIBUT – Sejumlah pengurus dan kader PDIP dengan berdiri menolak keras jawaban yang disampaikan pengurus DPC PDIP setempat.

Gempur Tuntut Kades Transparan Soal Penjualan Pos Kamling SUMITRO/RADAR PEMALANG

TUNJUK LANTAI - Dr Toto Hermawan didampingi Kepala Puskesmas Kebondalem dr Wiyanto menunjuk perbedaan lantai yang belum selesai Senin (15/2) kemarin.

lum sama rata di empat ruang itu panjangnya 20 meter, sedangkan lebarnya sekitar 7 meter. Pihak Puskesmas Kebondalem sendiri sudah mengusulkannya ke DKK Pemalang agar ada pembangunan lanjutan untuk meratakan lantai tersebut. Dimana dalam jawabannya, DKK merencanakan akan segera meratakan lantai tersebut pada Maret atau April 2010 mendatang. “Rencananya perataan lantai ini akan dilaksanakan pada Maret-April mendatang,” terang Wigiyanto. Terpisah Sekretaris DKK Pemalang Ali Muharom didampingi BPP Asman Gumaro

kepada Radar di ruang kerjanya Senin (15/2) kemarin mengatakan, gedung baru Puskesmas Kebondalem pembangunannya memang telah selesai pada November 2009 lalu. Namun karena keterbatasan anggaran, proses pembangunannya belum seluruhnya selesai. Khususnya pada bagian lantai di empat ruang pemeriksaan, berikut depan ruang tersebut. Hal inilah yang kemudian oleh pihak Puskesmas belum memfungsikannya untuk pelayanan kepada masyarakat. Karena kalau difungsikan kemudian pada Maret-April mendatang dilanjutkan kembali pembangunannya. (mg6)

COMAL - Terkait lembeknya penyelesaian tiga kadus di Desa Purwosari Kecamatan Comal beberapa waktu lalu berlanjut. Gerakan Masyarakat Purwosari (Gempur) belum lama ini melayangkan 6 tuntutan kepada Kades Sukino dan meminta kejelasan dalam melaksanakan pembangunan desa. Gempur mempertanyakan laporan pertanggungjawaban Alokasi Dana Desa (ADD), dana kompensasi pembebasan rel jalur ganda, penjualan poskamling, bantuan propinsi sebesar Rp 5 juta, barang bukti kompor gas, dan mempertanyakan tidak dilibatkannya LPMD dalam setiap rencana dan pelaksanaan pembangunan. Sekretaris Gempur Fathurrohman kepada Radar kemarin mengungkapkan, apa yang dilakukannya adalah murni

diperjuangkan untuk kepentingan masyarakat. Artinya tidak ada embel-embel untuk kepentingan sepihak dan menghakimi Kades Sukino. “Aksi kami murni untuk kepentingan dan kemajuan Desa Purwosari ke depan,” ujar dia. Dikatakan Fathurrohman, apa yang menjadi tuntutan Gempur merupakan titik kulminasi dari apa yang telah dilakukan Kades Sukino selama menjabar Kades Purwosari. Yaitu ketidaktransparannya Kades dalam setiap kebijakan dan pembangunan desa. Lama-lama lanjutnya, tingkah dan sikap Kades Sukino semakin menjadi. Hal inilah yang kemudian oleh masyarakat disikapi dengan memberikan dukungannya bagi Gempur untuk mempertanyakannya. “Masyarakat seperti dibodohi, masak pos kamling saja sampai dijual, ini kan keterlaluan,” ucapnya. (mg6)


KABUPATEN TEGAL

8

SELASA 16 FEBRUARI 2010

RADAR TEGAL

IRIGASI

Pembangunan Irigasi Harus Multi Tujuan JATINEGARA - Program pembangunan irigasi tepi jalan di sekitar wilayah Desa Jatinegara hingga Cerih, harus secepatnya digulirklan oleh pemkab. Pasalnya, program itu merupakan solusi tepat untuk mengantisipasi ancaman longsor di daerah dataran tinggi seperti Bojong-Bumijawa dan Jatinegara. Hal itu diungkapkan Anggota DPRD Kabupaten Tegal Bambang Romdhon Irawanto, saat mengikuti kegiatan temu kangen dengan petani Desa Jatinegara dan Gantungan, kemarin. Menurut Irawanto, program pembangunan irigasi tepi jalan, disamping untuk mengantisipasi longsor, juga untuk memudahkan para petani dalam mengairi lahan pertaniannya. Atau bisa dikata multiguna, sehingga sebisa mungkin pemkab menggulirkan program tesebut. ”Banyak manfaat baik yang dirasakan warga sekitar, jika irigasi tepi jalan di wilayah ini disediakan oleh pemkab,” kata anggota Fraksi PDIP ini. Masih kata Irawanto, petani maupun warga sudah saatnya menikmati segala fasilitas pembangunan modern dari pemkab. Di mana tujuannya selain untuk memberikan efek kenyamanan juga keuntungan. Artinya multifungsi dari manfaat sebuah program yang digulirkan. ”Kalau membangun jalan harus disertai pembangunan irigasi, begitu pun sebaliknya kalau membangun irigasi harus diiringi pembangunan talud di sekitarnya,” ujar Irawanto. Hal senada juga dikatakan Subur (30) tokoh muda yang sangat peduli dengan lingkungan dan pertanian. Dia menyatakan, saran dan pendapat Irawanto memang ada benarnya, karena langkah itu selain untuk melindungi masyarakat juga untuk mengefektifkan segala potensi yang ada. ”Pendapat Pak Irawanto benar. Untuk itu, pihak pemkab seharusnya bisa merespon keinginan tersebut secara cepat. Dengan cara menggulirkan program,” katanya. Irigasi yang ada di wilayah Jatinegara, masih kurang memadai, terutama di bagian perbukitan. Sehingga kondisi itu kalau dibiarkan bisa membahayakan warga sekitar. Karena irigasi itu, dulunya dibuat bukan untuk mengantisipasi longsor tapi untuk mengairi sawah. ”Irigasi yang ada di wilayah ini bisa dikata hanya satu kegunaan. Untuk itu, pemikiran anggota dewan tersebut bisa dijadikan acuan untuk merumuskan sebuah konsep pembangunan ke depan.” (k1)

HARVIYANTO/RADAR SLAWI

RUSAK PARAH - Jalan pertanian Kecamatan Kramat terlihat rusak parah.

Jalan Pertanian Kramat Rusak Belum Pernah Ada Perbaikan KRAMAT - Jalan pertanian yang melintas antara Kecamatan Kramat dan Suradadi saat ini dalam kondisi rusak parah. Meski kerusakan sudah berlangsung lama, namun sampai saat ini belum pernah ada perbaikan. Akibatnya, banyak petani yang resah lantaran jalan sulit untuk dilalui armada pertanian. Tidak hanya itu, beberapa warga juga sudah mulai mengeluhkan kerusakan jalan

tersebut, pasalnya beberapa warga sudah ada yang mengalami kecelakaan saat melintas jalan tersebut, terutama pada malam hari. Camat Kramat melalui Sekretaris Camat Akhmad Susiyanto Senin (15/2) kemarin mengaku, untuk jalan kabupaten yang menghubunglkan antara Kecamatan Kramat dan Suradadi saat ini kondisinya rusak parah. Akibat kerusakan tersebut, beberapa aktivitas petani maupun warga terganggu. “Memang jalan kabupaten penghubung antar kecamatan termasuk

jalan pertanian, akibat kerusakan jalan yang cukup parah, membuat distribusi hasil pertanian di Kecamatan Kramat terhambat,” ucapnya. Menurutnya, kerusakan jalan yang sudah berlangsung satu tahun tersebut sampai sekarang belum ada upaya perbaikan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat. “Kerusakan yang jelas sudah berlangsung lama, namun belum ada upaya apapun dalam proses perbaikan,” jelas Akhmad. Akhmad menambahkan, jalan yang melintas di Desa Babakan,

Kepunduhan, Kertaharja, Bangun Galih dan Tanjung Harjo tersebut sudah banyak diusulkan untuk proses perbaikan. Bahkan usulan tidak hanya dilakukan secara formal, namun jalur non formal juga sering dilakukan terutama kepada pihak anggota dewan yang berada di dapil Kecamatan Kramat. “Kecamatan sudah banyak mengupayakan perbaikan, bahkan upaya tersebut dilakukan baik melalui jalur formal maupun non formal,” bebernya. Dikatakan dia, kini pihak desa yang dilintasi jalan tersebut

sudah mendesak untuk dilakukan perbaikan. Mengingat sudah banyak kecelakan yang terjadi di jalan tersebut. “Beberapa desa yang dilintasi jalan itu memang mulai mendesak untuk perbaikan. Mengingat sering terjadi kecelakaan akibat kerusakan jalan tersebut,” tandasnya. Lambannya proses perbaikan, tambahnya, diduga lantaran jalan pertanian Kecamatan Kramat yang menghubungkan Kecamatan Suradadi tidak masuk dalam prioritas perbaikan jalan di tingkat kabupaten. (cw3)

Penanganan Kasus Uang PBB Dinilai Lamban

YANVERA/RADAR SLAWI

IRIGASI - Inilah irigasi tradisional yang harus segera diperbaiki.

KRAMAT - Kasus dugaan penggelapan uang PBB maupun pembuatan KK dan KTP yang dituduhkan warga terhadap perangkat Desa Plumbungan Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal, Qoriah ternyata sudah dilakukan pengusutan oleh pemkab dalam hal ini tim dari Inspektorat. Namun, meski sudah berjalan setahun warga kecewa lantaran sampai saat ini belum ada keputusan maupun sanksi terhadap perangkat desa tersebut. Dalam tuntutan warga Desa Plumbungan, seperti yang diberitakan sebelumnya, warga yang mengaku menjadi korban penggelapan penyetoran uang PBB yang sudah terjadi sejak tiga periode jabatan kades atau sekitar 18 tahun lalu, menginginkan kalau perangkat desa

yang bernama Qoriah diberhentikan. Sebab, selain diduga menggelapkan uang penyetoran PBB milik warga, juga telaten menggelapkan uang pembuatan KK maupun KTP yang bisa bertahun-tahun baru bisa jadi. Karenanya, warga menginginkan agar Qoriah salah satu perangkat desa setempat, bisa secepatnya diberikan sangsi tegas atau pencopotan jabatannya sebagai perangkat desa. ‘’Terkait masalah tersebut, kami sudah mengakomodir dengan Kades Plumbungan untuk segera menanggapi apa yang menjadi aspirasi dari warga,’’ kata Camat Kramat Drs Berlian Aji, Senin (15/2) kemarin. Memang, lanjut Camat, masalah pencopotan jabatan perangkat desa itu merupakan

BLH Akan Kembali Bangun IPAL Sebelumnya Dua Unit di Desa Adiwerna ADIWERNA - Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Jawa Tengah dalam kurun tahun 2010 ini akan kembali membangun instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) di wilayah Kabupaten Tegal. Pembangunan tersebut dirasa perlu, mengingat jumlah industri di wilayah Kabupaten Tegal jumlahnya cukup banyak. Kepala BLH Provinsi Jawa

Tengah Djoko Sutrisno mengatakan, untuk membantu masyarakat dalam mengatasi persoalan limbah industri, tahun ini BLH akan kembali membuat IPAL di wilayah Kabupaten Tegal. “Kami akan membangun IPAL di wilayah Kabupaten Tegal. Itu semua untuk membantu masyarakat dalam menylesaikan persoalan limbah industri,” ungkapnya. Diakui, pembuatan IPAL tersebut dilakukan tetap dengan melihat skala prioritas. “Kami tetap melihat skala prioritas dalam pembuatan IPAL, sehingga nanti tetap dilakukan

kajian terlebih dahulu terhadap beberapa daerah industri yang memang membutuhkan. Seperti industri logam di Desa Pesarean yang saat ini belum memiliki IPAL juga menjadi prioritas,” tuturnya. Menurut dia, pada tahun 2008/2009, BLH Provinsi Jawa Tengah telah membangun IPAL sebanyak dua unit. IPAL yang diperuntukan untuk mengatasi limbah tahu tersebut dibuat di Dukuh Pesalakan Desa Adiwerna. “Untuk tahun kemarin kami juga sudah membuat dua unit IPAL di Desa Adiwerna untuk mengatasi limbah tahu di

desa tersebut,” tandasnya. Dijelaskan dia, dua unit IPAL tersebut digunakan untuk membantu 203 pengrajin tahu yang ada di desa tersebut. Diharapkan dengan adanya IPAL tersebut persoalan limbah industri tahu saat ini bisa teratasi. Sementara untuk pembagunan IPAL di tahun 2010 ini, diharapkan juga bisa mengurangi angka kerusakan akibat dampak limbah industri. “Harapan saya dengan banyaknya IPAL yang dibuat, itu bisa mengurangi kerusakan akibat dampak limbah industri,” terang Djoko. (cw3)

keputusan yang dikeluarkan oleh kades. Tetapi keputusan tersebut juga harus ada rekomendasi yang menguatkan terhadap yang bersangkutan. Dalam hal ini, pemkab melalui inspektorat yang menanganinya. ‘“Sedangkan dalam kasus dugaan penggelapan uang PBB maupun yang lainnya, dari insipektorat sendiri juga sudah turun langsung melakukan penyelidikan. Kami sendiri selaku Camat sudah memanggil yang perangkat desa tersebut termasuk pertemuan dengan warga, sudah kami ditampung.

Sementara dari aspirasi warga tersebut juga langsung kami bawa ke inspektorat,’’ papar Berlian Aji. Ditambahkan dia, bahwa karena masalah Qoriah sudah ditangani ispektorat, maka pihaknya pun hanya bisa memberikan imbauan agar persoalan tersebut maupun masyarakat Desa Plumbungan tidak ada gejolak yang berlebihan. ‘’Dari hasil konfirmasi terhadap Qoriah, perangkat desa tersebut tidak mengakui atas semua tuduhan dari sejumlah warga. Perangkat desa tersebut malah justru menunjukan segel

atas semua persetujuan yang ada. Sedangkan konfirmasi internal terhadap perangkat desa tersebut juga disaksikan oleh Kades Plumbungan.’’ Sementara saat ditanya misalkan tuduhan warga benar adanya akan perbuatan perangkat desa tersebut, Berlian Aji menambahkan, bahwa jika misalkan dari tuduhan ternyata benar, termasuk benar secara hukum secara otomatis apa yang menjadi rujukan inspektorat dan benar secara hukum maka bisa langsung diberikan sanksi termasuk Qoriah diberhentikan. (gus)


ENTERTAINMENT

SELASA 16 FEBRUARI 2010

9

RADAR TEGAL

Menangis Ditanya Soal Ayah Bayinya

BRITTANY MURPHY

Film Terakhir Segera Dirilis

Duka atas kematian Brittany Murphy yang tiba-tiba masih bisa dirasakan semua penggemarnya. Dari situlah muncul keputusan untuk merilis sebuah film yang pernah dibintanginya sebagai penghormatan atas kecerdasan serta bakatnya menjadi seorang artis. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh produser film terakhirnya yang berjudul ‘Abandoned’. “Brittany bakal dikangeni oleh semua orang yang mengerjakan film itu. Film thriller

itu merupakan gambaran karakter Brittany yang cerdas dan kuat - dan itulah yang ingin kami ingat dari dirinya,” kata sang produser yang dikutip Splash News.com. Rencananya, Anchor Bay Entertainment akan merilis film itu pada pertengahan tahun 2010 ini. Film yang juga dibintangi oleh Mimi Rogers dan Dean Cain tersebut menceritakan tentang kehidupan seorang wanita (diperankan Brittany), yang mengantar kekasihnya ke rumah sakit untuk menjalani operasi. Sayangnya, saat akan menjemputnya kembali, sang kekasih malah hilang entah ke mana. Alhasil, wanita yang bernama Mary itu menghadapi dilema antara mencari sang kekasih dan membuktikan kewarasannya sendiri. Film ini merupakan film terakhir yang diperankan Brittany, yang berhasil diselesaikan syutingnya sejak Juni lalu. Namun hingga sekarang film tersebut masih dalam taraf produksi. Presiden Anchor Bay, Bill Clark, mengatakan bahwa film ini merupakan penghargaan untuk mendiang artis muda tersebut. “Sangat penting bagi Anchor Bay menentukan tanggal yang tepat untuk merilis film ini, karena kami semua masih sensitif atas tragedi yang mengerikan tersebut. Pun begitu, kami sadar bahwa para penggemar Brittany juga ingin melihat hasil kerjanya yang luar biasa,” kata Bill Clark. Brittany Murphy meninggal pada 20 Desember 2009 lalu dan dikebumikan tepat di Malam Natal (24 Desember). Penyebab kematiannya hingga kini masih kontroversial. Diumumkan, dari hasil otopsi, ia meninggal akibat gagal jantung yang disebabkan pneumonia dan keracunan obatobatan resep dokter. (spl/boo)

AKTRIS Sheila Marcia tidak kuasa menahan air matanya saat ditemui Senin (15/2). Sheila menangis ketika wartawan dan infotainment menyinggung mengenai ayah bayinya. “Saya nggak mau jawab, tolong ya mas,” begitu ucap Sheila yang tengah hamil 8 bulan itu, seraya meneteskan air mata dan memeluk ibunya, Maria Joseph. Mengenakan dress berwarna ungu dan celana legging, Sheila ditemui media usai menjalani USG di RS Harapan Bunda, Jl. Raya Bogor, no. 44, Pasar Rebo, Jakarta Timur. Bintang film ‘Film Horor’ itu untuk pertama kalinya harus menghadapi pertanyaan media mengenai ayah janinnya. Ia dicecar mengenai siapa ayah anak dalam kandungannya tersebut. Namun, Sheila menolak menjawab. Begitupun ketika ditanya apakah saat melahirkan nanti ingin ditemani ayah dari anaknya itu atau tidak. Melihat putrinya menangis, Maria pun langsung bersikap protektif. Ia meminta wartawan dan infotaiment tidak menanyai Sheila soal ayah dari calon cucunya tersebut. (eny/eny)

FERLY PUTRA

Ogah Disebut Berondong Andi Soraya

ZORA VIDYANATA

Lahiran, Layaknya Ketemu Malaikat Maut KARENA harus menjalani operasi caesar dan takut dengan virus tokso yang ada di dalam tubuhnya, Zora Vidyanata pun merasa amat takut saat menjalani proses melahirkan. Diibaratkannya jika dia bagai bertemu dengan malaikat maut saat harus melahirkan anak pertamanya itu. “Aku kepikiran ke mana-mana karena ada virus. Dan grogi seperti ujian kompre. Kalau waktu kuliah, pas ujian itu ketemu dosen kayak ketemu malaikat maut. Sama kayak sekarang, waktu mau lahiran

takut banget,” terang Zora saat ditemui di RS Bunda, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (15/02) siang tadi. Kelahiran buah hati pertama Zora bersama sang suami, Dono Indarto, ini memang harus dilakukan melalui operasi caesar. Pasalnya, dalam tubuh Zora terdapat virus tokso yang dikhawatirkan bakal menular jika melahirkan dengan cara normal. “Tokso karena binatang dan itu tergantung dari kekebalan tubuh. Kemarin-kemarin di rumah banyak binatang. Aku

pelihara kucing, ular, kodok, kadal. Mungkin kekebalan tubuh aku kurang, jadi kena virus itu. Sekarang binatangnya udah nggak ada sejak kita tahu aku ada virus tokso,” tambah Zora. Proses caesar yang berlangsung selama empat puluh menit itu pun berjalan lancar meskipun tak didampingi oleh sang ayah. “Aku di luar operasi, aku nggak berani,” aku Dono. Lalu, siapa nama sang putri pertama mereka ini? “Princess Callysta Azalia.” (kpl/hen/npy)

Pegawai BRI Dirampok dari halaman 3 melakukan pengejaran namun gagal. Hingga akhirnya pegawai bank BRI KCP Adiwerna tersebut langsung melaporkan kejadiannya ke Pos Polisi di Langon Slawi. ‘’Saya tidak bisa melihat dua orang pelakunya yang berboncengan menggunakan sepeda motor Satria warna merah. Termasuk Nopolnya saya tidak begitu memperhatikan. Sebab, saat itu saya tengah panik saat melihat kaca mobil bagian samping kiri depan sudah pecah,’’

terang Amir Mukminin. Menurutnya, barang-barang miliknya yang berhasil dicuri adalah tas yang berisikan sejumlah dokumen penting di tempat kerjanya. Termasuk di dalam tas tersebut terdapat uang tunai sebesar Rp 1 juta. ‘’Ya kami susah mengenali para pelakunya. Namun yang jelas, pelaku yang mengendari motor berbadan tegap dan besar. Sedangkan yang membonceng agak kecil. Dan dua orang tersebut juga semuanya menggunakan helm cakil semua, termasuk pakaian yang

dikenakan rapat. Sehingga kami susah untuk mengenalinya,’’ ulas Amir nampak panik. Sementara ditemui di Pos Polisi Langon Slawi, jajaran petugas kepolisian Resor Tegal yang mendapatkan laporan tersebut segera melakukan pengejaran. Termasuk, memberikan informasi kepada jajaran lain yang berada di pos polisi lain dengan melalui pesawat Handi Talki. Namun hingga berita ini diturunkan pelaku yang berhasil membawa tas milik korban, masih belum tertangkap. (gus)

Pecatan Polisi Dipolisikan dari halaman 3 anggota polisi yang bertugas di Kalimantan,’’ kata kakak Mawar sebut saja Jon. Menurutnya, atas perbuatan ulah pria yang mengaku sebagai polisi tersebut kini adiknya telah mengandung janin pacarnya. Namun demikian, pacar

Mawar nampaknya terus menghindar. Sebab, saat dirinya mencoba bertemu, pacar Mawar malah justru membuat dirinya bersama keluarga merasa dikerjai. Karena saat dilakukan janjian hendak ketemu, dia malah tidak berani menampakan. Sementara Mawar mengaku sejak perutnya terisi janin pacarnya,

Lebih lanjut Dulbar menjelaskan, kerusakan jalan kabupaten sepajang 5 kilometer lebih tersebut sudah sangat parah, di mana sembilan puluh persen kondisinya dipenuhi lubang dan pengelupasan aspal. Akibat semua itu, wilayah ini terkenal dengan sebutan jalur maut. Karena kerap kali terjadi insiden kecelakaan, baik tunggal maupun tabrakan beruntun. ”Saya kesal dengan ulah DPU yang tak peduli atas kondisi jalan ini. Padahal keru-

sakannya telah membuat warga dan para pengguna jalan menderita,” tandasnya Dia menambahkan, Desa Kesuben dan sekitarnya merupakan penghasil padi, sayursayuran, dan buah-buahan, yang tentunya menuntut tersedianya sarana prasarana memadai. Hal itu, guna mengoptimalkan potensi ekonomi desa itu sendiri, demi tercapainya kesejahteraan warga. Namun, akibat dari tidak berpihaknya DPU potensi desa itu terancam melemah. ”Jalan kabupaten ini adalah penopang perekonomian

dia mengaku tidak berangkat sekolah. Siswi kelas III SMK tersebut malu dan shok karena ketakutan atas perbuatannya. Sedangkan dari keterangan petugas kepolisian, bahwa telapor tindak asusila tersebut memang diketahui bukan anggota polisi. Namun dia merupakan pecatan polisi. (gus)

warga sekitar. Sehingga kalau dibiarkan terus tanpa pernah ada perbaikan, jelas saya marah. Sebab, baik secara langsung atau pun tidak, kerusakan jalan tersebut bisa menghambat ekonomi warga,” tandas Dulbar. Terlebih, lanjut Dulbar, warga selalu menanyakan perbaikan jalan itu kepada dirinya. “Saya jadi malu, setiap ditanya warga tentang perbaikan jalan kabupaten tersebut. Sebab, saya dipilih warga untuk memperjuangkan hak dan keinginan mereka secara penuh dan sempurna,” ujarnya. (k1)

38 Calon Jamaah Digembleng agar ... dari halaman 3 daerah masing-masing dan berkumpul kembali dengan keluarga,” ujarnya. Chalimi AR menambahkan, terdapat sedikit peredaan anta-

ra pelaksanaan haji dengan umroh. Untuk pelaksanaan umroh, jamaah tidak berkumpul di padang Arafah serta tidak melaksanakan pelemparan jumroh. Dalam kesempatan itu, sejumlah ulama nampak memberikan

Anggota Polsek Dibekali TPTKP Modern dari halaman 3 melakukan atau memberikan tindakan penanganan pertama di lokasi kejadian. Sehingga, dalam proses penyidikan, petugas yang saat itu melakukan penyelidikan bisa segera mengungkap kasusnya. Mana yang benar dan mana yang salah bisa segera disimpulkan,’’ kata Wakapolres. Di ruang SSB Polres Tegal yang dihadiri oleh Kanit Patroli polsek se jajaran Polres tegal, termasuk anggota Lantas sendiri, Mantan Kasi Tilang Dir-

lantas Polda Jateng tersebut juga menegaskan bahwa tujuan anggota polsek dibekali dengan pengetahuan TPTKP Modern ini diharapkan bisa meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugasnya saat menjumpai adanya kejadian lakalantas. ‘’Sedangkan bila TPTKP Modern sudah bisa dilaksanakan oleh jajaran anggota yang ada di seluruh anggota yang ada di polsek, maka secara otomatis penyidik dari unit Lakalantas sendiri bisa dan mampu langsung menganalisa dengan tidak

mengandalkan para saksi. Sebab, memang sekarang banyak masyarakat yang enggan untuk dijadikan sebagai saksi. Padahal, dalam pengungkapan persoalan, termasuk kejadian Lakalantas juga membutuhkan saksi,’’ jelas Daniel. Karenanya, TPTKP Modern dalam penanganan kasus kecelakaan, jajarabn anggota yang ada di polsek juga memang sangat perlu dibekali dengan bagaimana penanganan lakalantas yang benar. Mulai dari mencari keterangan, membawa korban, pengamanan arus lalu-

lintas agar tidak terjadi kemacetan, sampai dengan mengamankan barang bukti kendaraan maupun barang berharga mereka yang terlibat kecelakaan. ‘’Sehingga, bila ada kejadian lakalantas tidak perlu menunggu lama personil anggota unit Lakalantas, namun bisa dihandle terlebih dulu oleh anggota polsek yang diketahui dekat dengan lokasi kejadian lakalantas tersebut. Dan bila ini sudah berjalan, maka kasusnya pun dipastikan akan segera diatasi dengan mudah,’’ pungkasnya. (gus)

Camat di pedesaan sama besarnya dengan di daerah lainnya. Pasalnya, setiap Camat memiliki tugas pokok bersama Kades di wilayahnya untuk merealisasikan program pembangunan.

‘’Jangan sampai Camat terutama di daerah pegunungan dianggap sebagai kelas tiga. Karena saya yakin Bupati telah memperhintungkan dengan matang dalam menugaskan seseorang,” ujarnya. (aan)

Bukan untuk Uji Coba

Ketua Baleg Kecam DPU dari halaman 3

Sheila Marcia

PACARAN dengan aktris Andi Soraya, aktor pendatang baru Ferly Putra yang baru berusia 22 tahun, dicap sebagai berondong. Ferly yang biasanya tak banyak bicara, kini berkata, kalau ia bukanlah berondong. “Ada banyak orang, imej masing-masing, tapi saya nggak merasa brondong,” kata Ferly ditemui di acara jumpa pers film ‘Arisan Brondong’ di Plaza FX, Jl. Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (15/2). Meski kerap terlihat mesra, Ferly merasa hubungannya dengan Andi hanya sebatas dekat saja. Lelaki yang sedang mengambil cuti kuliah hukum di Universitas Atmajaya itu merasa nyaman dengan perempuan 33 tahun tersebut. Keluarga Ferly pun tidak mempermasalahkan hubungannya dengan ibu beranak dua itu. “Paling kasih batasan jangan sampai merusak citra nama aku di mata orang,” tutupnya. Sekadar informasi, Andi sudah hampir lima bulan ini jalan bareng Ferly. Keduanya saling suka ketika beradu akting dalam film ‘Hantu Puncak Datang Bulan.’ Dalam film tersebut mereka beradegan ranjang. (ich/eny)

pembekalan. Mereka terdiri dari Drs KH Buseri dan KH Abidin. Acara ditutup dengan doa yang disampaikan oleh KH Fatchudin, pengasuh pondok pesantren Al Fajar Babakan Kecamatan Lebaksiu. (*)

dari halaman 3 tingginya loyalitas yang dimiliki para Kepala Desa (Kades) di pedesaan. Meskipun dibutuhkan ketegasan dan keterbukaan agar Kades tidak ragu-ragu

dalam melangkah. ‘’Kalau Kades hanya diam saja maka Camat tidak bekerja karena tidak ada masukanmasukan,” ujarnya. Suharinto menambahkan, tugas dan tanggung jawab

Sembilan Desa Belum Lunasi Raskin dari halaman 3 Padahal dalam waktu dekat distribusi untuk bulan Februari segera dilakukan,” ungkapnya. Diakui dia, beberapa desa yang belum melakukan pelunasan nilainya bervariasi, dari yang hanya berkisar puluhan ribu sampai dengan jutaan rupiah. Untuk desa yang belum melunasi dengan nilai dibawah satu juta diantaranya, Desa Kedung Bungkus senilai Rp 26.000, Desa Mindaka Rp 299.200, Desa Jatirawa Rp 989.200

dan Desa Kedokan Sayang senilai Rp 653.600. Sedangkan untuk desa yang belum melakukan pelunasan di atas satu juta diantaranya, Desa Kemanggungan Rp 3.016.000, Desa Lebeteng Rp 2.679.200, Desa Karangjati Rp 5.684.000, Desa Bumiharja Rp 4.316.200 dan Desa Mangunsaren senilai Rp 2.892.500. “Kami berharap agar beberapa desa yang saat ini belum melunasi segera mungkin melunasi. Mengingat dalam waktu dekat distribusi raskin untuk bulan Februari segera dilaku-

kan,” tambah dia seraya menyatakan, meski masih ada yang belum melunasi, namun prestasi untuk pelunasan raskin dari tahun-tahun sebelumnya cukup baik. “Sebenarnya untuk prestasi pelunasan untuk tahun-tahun sebelumnya cukup bagus, ini bisa dilihat dengan tidak adanya desa yang ditunda pendistribuian akibat telah melunasi,” jelasnya. Bahkan, tambah Dely, beberapa desa ada yang mampu melunasi pada H+1 pendistribusian. “Desa Tarub sendiri,

sampai saat ini mampu melunasi dengan waktu lebih cepat dari ketentuan pelunasan yaitu H+1 pendistribusian,” bebernya. Dely mengimbau, bagi desa yang saat ini belum melakukan pelunasan, agar secepatnya melunasi raskin. Ini mengingat pada tanggal 22 bulan ini distribusi raskin akan kembali dilakukan untuk periode bulan Februari. Meski belum pernah terjadi, namun pihaknya berharap agar dalam distribusi raskin kali ini tidak ada desa yang tertunda akibat belum melunasi. (cw3)

Rp 1,5 M untuk Operasional dari halaman 3 paten Tegal, Dimyati SE, menilai, rancangan biaya bantuan penyelengaraan ujian di Kabupaten Tegal itu masih terkesan sama dari tahun sebelumnya. Hal ini dibuktikan adanya kesamaan program maupun biaya pada pelaksanaan

ujian sebelumnya. ‘’Rancangan ini hanya copy paste dari ajuan rancangan bantuan ujian tahun lalu. Padahal saya sering mengevaluasi, namun kenyataan masih sama,” ungkapnya. Dimyati mengaku, pihaknya pernah mengusulkan adanya pemangkasan terhadap biaya

operasinoal UN, yang memang dianggap tidak perlu. Namun sayangnya, menurut Dimyati, usulan tersebut tidak pernah direalisasikan. Sehingga, setiap kali menjelang pelaksanaan UN, sejumlah anggaran yang dinilai tidak perlu itu, selalu masuk dalam rancangan bantuan sekolah. Berdasarkan data Dinas Dik-

pora Kabupaten Tegal, peserta UN tahun 2010 ini tercatat sebanyak 57.544 peserta ujian. Mereka meliputi siswa SD/MI hingga SMA/MA/SMK. Adapun pelaksanaan UN, SMA/MA/SMK rencananya akan dilangsungkan 22 Maret 2010, SMP/MTs akan dilangsungkan 29 Maret 2010, dan SD/MI 4 – 6 Mei 2010. (aan)


CMYK

SELASA, 16 FEBRUARI 2010

METRO SLAWI RADAR TEGAL

10

Wakil Ketua DPRD Dituding Tekan Rekanan SALAH seorang Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal Muaris dituding oleh Presidium Pengawasan dan Penyelidikan Pelaku Pembangunan (Wasdikubang), telah menyalahi tugas pokok dan fungsinya (tupoksi) sebagai anggota DPRD. Muaris dinilai telah mengeluarkan pernyataan yang isinya antara lain ‘’Bahwa saat ini rekanan harus nurut dan tunduk kepada anggota DPRD, kalau memang ingin mendapatkan pekerjaan. Pernyataan tersebut, menurut Presidium Wasdikubang, dikeluarkan oleh Muaris baru-baru ini kepada sejumlah rekanan dan panitia lelang, di kantor Subdin Pengairan DPU Kabupaten Tegal. Menurut Ketua Presidium Wasdikubang, Dillah Hidayat, melalui keterangan tertulis yang disampaikan salah satu anggotanya, Slamet Supriyadi, mengecam tindakan Muaris sebagai Wakil ketua DPRD Kabupaten Tegal. Oleh Dilah Hidayat, pernyataan sikap yang dikeluarkannya itu berdasarkan laporan yang disampaikan oleh sejumlah rekanan. ‘’Kalau ini benar terjadi, maka sangat disayangkan. Ini perlu disikapi oleh rekanan atau asosiasi rekanan di Kabupaten Tegal. Jangan sampai persoalan yang tidak dimengerti oleh oknum tersebut tentang tupoksi Dewan, menjadi boomerang sendiri,” terang Dilah Hidayat, yang juga pernah menjabat sebagai anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten tegal periode tahun 2004 – 2009 lalu. Dilah menyatakan, pihaknya

mensinyalir, DPRD Kabupaten Tegal melalui eksekutif telah menggelontorkan dana sekitar Rp 8 miliar pada APBD tahun 2010. Dana tersebut dipergunakan untuk menyerap aspirasi masyarakat yang proyeknya ditentukan oleh anggota Dewan melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Namun demikian, lanjutnya, bukan berarti anggota Dewan memiliki kuasa untuk menekan maupun mengintervensi rekanan jika ingin mendapatkan pekerjaan. ‘’Bahkan diindikasikan, jika rekanan ingin mendapatkan proyek, maka harus membawa kateelece atau nota rekomendasi dari oknum DPRD, yang mendapatkan jatah proyek aspirasi melalui SKPD. Ini sudah menyalahi fungsi anggota Dewan yakni fungsi legislasi, budgeter atau anggaran, dan pengawasan,” tulis Dilah. Dilah menyatakan, proyek aspirasi tersebut bukanlah menjadi hak mutlak milik anggota Dewan. Untuk itu, diperlukan koordinasi dengan instansi terkait. Apalagi jika mengingat hubungan antara rekanan dan instansi lah, yang akan secara intens dilakukan. ‘’Ketika rekanan mendapatkan proyek aspirasi dari Dewan dan ketika kewajiban rekanan telah dilaksanakan, ya putus sudah. Tetapi hubungan koordinasi antara rekanan dan instansi akan terus berjalan sampai pelaksanaan proyek tersebut selesai. Intinya, jangan mentang-mentang jadi anggota dewan, terus bisa berbuat seenaknya sendiri. Malu lah

kepada rakyat yang memilih kita jadi Dewan,” tulis Dilah. Pada penutup pernyataannya, Dilah menghimbau kepada pelaku pembangunan di Kabupaten Tegal, agar pembangunan di segala sector yang dilaksanakan di Kabupaten Tegal, haruslah pro rakyat. Hal ini demi kemajuan Kabupaten Tegal. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal, Muaris, menampik tudingan yang ditujukan kepadanya itu. Dia menegaskan, dirinya belum pernah sekalipun menginjakkan kaki di kantor Subdin Pengairan DPU Kabupaten Tegal. Termasuk pula bertemu dengan sejumlah rekanan di kantor tersebut. ‘’Ini fitnah, saya tidak pernah datang ke kantor subdin Pengairan DPU Kabupaten Tegal. Apalagi bertemu dengan rekanan dan mengeluarkan pernyataan itu,” terang Muaris. Muaris menambahkan, tudingan yang ditujukan kepada dirinya itu diduga dilakukan sebagai dampak pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) VIII Partai Golkar Kabupaten Tegal beberapa waktu lalu. ‘’Mungkin ini buntut dari pelaksanaan Musda. Bagaimanapun kami Muaris dan Dilah) adalah anggota Partai Golkar. Kemungkinan ini persoalan internal,” ujarnya. Secara terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Tegal, Rojikin AH, menyatakan, pihaknya berkeyakinan bahwa penryataan tersebut tidak dikeluarkan oleh Wakil Ketua DPRD, Muaris. ‘’Saya yakin, Muaris tahu tupoksi sebagai anggota Dewan,” ujarnya. (aan)

YANVERA?RADAR SLAWI

SERIUS - Sejumlah anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal serius mendengarkan penjelasana pihak Dikpora dan Dewan Pendidikan, tentang kesiapan UN saat rapat koordinasi.

Peserta UN Tahun 2010 Capai 57.541 Siswa SLAWI – Untuk peserta Ujian Nasional (UN) tahun 2010 di wilayah Kabupaten Tegal mencapai 57.541 siswa, yang terbagi dari berbagai tingkatan. Di mana untuk SD sekitar 23.275 siswa, MI 3572 siswa, kemudian SMP 15.038 siswa. Sedangkan MTs 5.583 siswa, dan SMA 3.787 siswa, MA 783 siswa, SMA LB 4 siswa serta SMK 5499 siswa. Data-data itu sudah sesuai atau valid yang diterima pihak Dinas Pendidikan,Pemuda dan Olah Raga (Dikpora), dari para sekolah seKabupaten Tegal. ”Sejak sebulan yang lalu seluruh sekolah sudah mengirimkan data peserta UN. Baru setelah itu menjadi data peserta sementara. Kemudian kami memverifikasi kembali, sehingga menjadi data peserta tetap,” kata Plt Dikpora Kabupaten Tegal Samsuri Ara-

niri, saat mengikuti rapat koordinasi persiapan pelaksanaan UN dengan Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal dan Dewan Pendidikan, Senin (15/2)kemarin. Meski UN yang biasa dilaksanakan bulan April, dimajukan pada bulan Maret di tahun 2010 ini, pihaknya merasa optimis para siswa sudah siap melaksanakan UN. Karena, pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada seluruh sekolah terkait majunya pelaksanaan UN. Dengan tujuan untuk mempersiapkan para siswa sebaik mungkin untuk mengikuti UN ini. ”Bahkan, setelah kami melakukan sosialisasi ke seluruh sekolah. Para guru menambah jam pelajaran khusus mata pelajaran yang diujikan dalam UN nanti. Selain itu, sekolah juga sudah menggelar tree out

untuk mengasah kemampuan siswa,” ujarnya. Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal, Wahidin SE dalam pertemuan itu menekankan pada persiapan pengawasan UN. Termasuk, untuk mengantisipasi adanya kebocoran jawaban soal UN. Agar pelaksanaan UN itu nantinya bisa berjalan sesuai harapan dan tertib tanpa ada kendala dilapangan. ”Ini juga harus disiapkan oleh Dinas Pendidikan sebagai penyelenggara UN. Baik sisi pendistribusian soal dari provinsi ke rayon dan ke sub rayon sampai ke sekolah. Sebagai bentuk pengawsan ketat,” pintanya. Hal senada dikatakan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal, dr Budi Sutrisno, yang menilai hasil pelaksanaan tree out kemarin, nilai siswa

masih terbilang rendah, dimana nilai rata-rata siswa 40 persen. ”Kondisi ini harus ada evaluasi cepat dari dinas pendidikan dan sekolah, agar siswa lebih siap menghadapi UN. Sehingga dalam pelaksanaannya nilai siswa tidak jeblog. Apalagi pelaksanaannya dipercepat, dengan minimal nilai kelulusan yang terbilang cukup tinggi yakni 5,5” timpal Budi. Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Tegal, Dimyati SE, menyatakan, dipercepatnya pelaksanaan UN, siswa lebih banyak mengikuti bimbingan belajar untuk mengejar materi mata pelajaran yang diujikan dalam UN. ”Saya kira, dengan ditambahnya jam mengajar guru, siswa ikut bimbingan dan sekolah menggelar UN, siswa akan siap mengerjakan soal UN.” (k1)

PELAYANAN PUBLIK

Kenali Samsat Lewat Prosedur Aturan KANTOR Bersama Satu Atap yang biasa kita kenal dengan Samsat, memang terkadang banyak orang yang belum tahu apakah fungsi dari kantor pelayanan masyarakat tersebut. Apakah Samsat untuk membuat SIM, perpanjangan SIM, ataukah kantor yang memang hanya untuk memberikan pelayanan dalam pembuatan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), STNK, cek fisik maupun pembayaran pajak bagi kendaraan tersebut. Ya, masih banyak masyarakat yang ternyata terkecoh antara petugas pembuatan SIM, maupun BPKB yang memang kantornya berbeda. Tak terkecuali kantor Samsat yang ada di Jalan Cut Nyak Dien Slawi. Di sini, dalam pelayanan yang diberikan baik melalui petugas Kepolisian, Dipenda, maupun orang dari Pajak dan Jasa Raharja yang juga ikut berada di tengahtengah kantor tersebut. Lalu, bagaimana dalam pelayanannya. Ya, gedung megah yang berdiri di samping Stikes Bhamada Slawi itu merupakan kantor pelayanan yang memang untuk digunakan bagi masyakarat Kabupaten Tegal yang menginginkan proses permohonan BPKB, perpanjangan STNK, maupun pembayaran pajak, masyarakat bisa memasuki kantor Samsat itu. ‘’Jangan takut untuk bertanya pada saat masyarakat atau pemohon hendak mengurus BPKB, STNK, cek fisik, maupun pembayaran pajak. Sebab, dalam pelayanan yang kami berikan sudah jelas dan aturan prosesnya juga sudah terpampang di sudut ruangan yang terlihat jelas bagaimana mekanisme prosesnya,’’ terang Baur BPKB Aiptu Subur yang didampingi Baur STNK Aiptu Parman, Senin (15/2) kemarin. Menurutnya, di dalam ruang Samsat memang banyak sejumlah loket yang siap memberikan pelayanan dengan baik dan ramah. Dan perlu diketahui oleh masyarakat agar tidak bingung

bahwa seperti pada loket I yakni untuk pendaftaran STNK. Untuk loket II untuk proses bagi kepemilikan kendaraan baru yang menginginkan nomor polisi atau proses mutasi keluar dan masuk. ‘’Untuk loket III digunakan untuk pelayanan Input data, pada loket IV digunakan sebagai pelayanan penetapan pajak yang langsung dilayani oleh Dispenda Kabupaten Tegal. Sedangkan pada loket ke V atau terakhir yakni dijadikan sebagai pelayanan cetak STNK maupun pengesahan nomor kendaraan,’’ papar kedua baru STNK dan BPKB. Ditambahkan, masyarakat juga jangan segan untuk bertanya ketika tidak tahu prosesnya. Sebab, dalam pelayanan yang diberikan para personilnya pasti akan memberikan yang terbaik. Apalagi, dalam komitmen Polri harus selalu cepat, singkat, dan bisa memberikan pelayanan dengan baik. MEKANISME PROSES

BPKB Sedangkan mengenai mekanisme proses pengajuan BPKB ada 11 poin diantaranya yakni dengan mengisi surat permohonan, menyodorkan KTP atau surat kuasa, faktur atau kuitansi, cek fisik kendaraan, invorpas atau CKD (untuk mobil), surat keterangan karoseri rubah bentuk, surat keterangan dari dealer, surat keterangan instansi (kendaraan dinas), akta notaris (kendaraan perusahaan) surat keterangan domisili, hingga rekomendasi dari DLLAJ. Sementara salah satu pemohon yang membutuhkan pelayanan Samsat, Setiawan (34) asal Mejasem Kramat, menambahkan bahwa pelayanan di Samsat Slawi dari tahun ke tahun memang terus ada peningkatan. ‘’Mulai dari bapak polisinya yang selalu ramah, termasuk dari Gedung atau kantor Samsat sendiri yang kini sudah berdiri dengan megah. Demikian pula dengan tempat

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

DAFTAR - Nampak Polwan sedang melayani pemohon BPKB dengan ramah dan santun.

tunggu para pemohon, yang bisa nyaman dan santai sambil menunggu proses jadinya BPKB maupun STNK,’’ terangnya. Bapak dua anak ini juga menambahkan, pada saat dirinya membayar pajak di Samsat Slawi, waktu yang hanya dibu-

tuhkan cuman 15 menit saja. Sebab, pelayanan yang dibe-

rikan para petugasnya sangat sigap, dan penuh dengan kera-

mahan. Semoga keramahan ini, terus ditingkatkan. (gus)


Radar Tegal 16 Febuari 2010