Issuu on Google+

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

JUMAT, 16 DESEMBER 2011

Tawur Pelajar, 3 Terluka INDEKS

TURUN LAPANGAN - Kapolres AKBP Nelson Pardamaian SIK mengorek informasi aksi tawuran dari Kapolsek Slawi AKP Supriyadi.

Ditemukan Jajanan Mengandung Rodamin B HAL. METROPOLIS

Anggaran DAK Dikerjakan Berbarengan HAL. RADAR BREBES HERMAS PURWADI / RADAR SLAWI

Banyak Proyek Belum Selesai HAL. PEMALANG

Terpaksa Ganti Nomer Gara-gara Ada yang Iseng HAL. XPRESI

APA MANING...

DIAMANKAN - Salah satu siswa SMK Islamiyah yang sempat melakukan pelembaran batu di SMKN 2 Slawi diamankan.

Sepuluh Siswa Diamankan SLAWI - Aksi tawuran yang dipicu dendam lama antar siswa SMK Islamiyah Adiwerna dengan SMKN 2 Slawi kembali terjadi. Insiden yang meletus pukul 10.00 WIB, Kamis ( 15/12) itu diawali dengan aksi

penyerbuan sekitar 20 siswa SMK Islamiyah ke SMKN 2 Slawi yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani Procot. Puluhan siswa SMK Islamiyah yang berkonvoi menggunakan sepeda motor itu melempari gedung SMKN 2 Slawi dengan menggunakan batu kali. Akibat serangan itu tiga siswa SMKN 2 Slawi terluka.

Ketiganya langsung dilarikan pihak sekolah ke puskesmas setempat. Melihat sekolahnya dilempari batu, puluhan siswa SMKN 2 Slawi mencoba keluar sekolah untuk melakukan perlawanan. Akibat serangan balasan itu dua sepeda motor yang dikendarai siswa SMK Islamiyah terjungkal di tengah jalan. ke hal 19 kol 4

Ratusan PL Dites Urine Minimalisasi Peredaran Narkoba YERI NOVEL/RADAR SLAWI

SELAMAT - Mutlihatun (16), korban selamat dalam insiden laka lantas di ruas jalur Kemantran - Balamoa, tepatnya di depan Balai Desa Brekat Kecamatan Tarub, saat ditemui di RS Mitra Siaga Kramat, kemarin (15/12).

Siswi SMK NU Tewas Terlindas Truk TARUB - Siswi SMK Nahdlatul Ulama (NU) Islamiyah Kramat, Afifah Rosidah (16), tewas secara mengenaskan setelah tubuhnya terlindas truk bermuatan kelapa. Kecelakan maut yang merenggut satu nyawa korban itu, terjadi di Jalan Raya Kemantran - Balamoa, tepatnya di depan Balai Desa Brekat Kecamatan Tarub, Kamis (15/12) sekira pukul 06.30 WIB. Informasi yang berhasil dihimpun, insiden laka lantas itu bermula, ketika warga RT 14 RW 03 Desa Kebandingan Kecamatan Kedung Banteng ini, hendak berangkat sekolah dari arah selatan menuju ke utara. Kala itu, korban yang memboncengkan teman desanya, Mutlihatun (16), mengendarai sepeda motor jenis Honda Revo ke hal 19 kol 1 dengan nopol G 6599 SF.

ADI MULYADI/RATEG

TES URIN - Para PL dan pengunjung empat tempat hiburan karaoke di Kota Tegal dites urin oleh BNK Tegal dan BNP Jateng kemarin malam.

TEGAL – Badan Narkotika Kota (BNK) Tegal berkerjasama dengan Badan Narkotika Propinsi (BNP) Jateng, Rabu (14/12) malam menggelar tes urin secara dadakan. Sasaran kegiatan adalah Pemandu Lagu (PL) dan pengunjung sejumlah tempat hiburan karaoke di wilayah Kota Tegal. Sedikitnya ada 112 orang yang dites urin pada aksi dadakan BNK dan BNP, yang juga diikuti oleh Kepolisian, Kejaksaan, TNI, Dinas Kesehatan (Dinkes) serta Satpol PP itu. Pemeriksaan tersebut dilakukan dalam rangka menekan peredaran narkoba di Kota Tegal, khususnya di tempat-tempat hiburan.

TERLUKA - Kasat Bina Mitra AKP Ahmad Mujahid mengawal siswa SMKN 2 Slawi yang terluka paska mendapat perawatan medis.

Polri Sebut Warga yang Menyerang Perusahaan Sawit Korban Tujuh Orang, Anggap Video Tidak Benar JAKARTA - Mabes Polri menampik informasi yang disampaikan lembaga adat Megou Pak, Lampung, kepada Komisi III DPR Rabu (14/12) lalu. Korps Bhayangkara juga menegaskan bahwa video sadis ke hal 19 kol 1

ke hal 19 kol 4

Pelindung Nunun di Thailand Mr S Pengusaha Asal Amerika BANGKOK - Tudingan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang selama ini menyebut bahwa ada pihak besar di balik pelarian Nunun Nurbaeti selama jadi buronan di luar negeri semakin terang. Berdasarkan penelusuran Jawa Pos di Bangkok, ternyata rumah mewah yang ditempati Nunun hing-

ga dirinya tertangkap pada Rabu (7/ 12) pagi distrik Saphan Sung di sewa seorang pengusaha asal amerika berinisial S. Kemarin (15/12) koran ini mengunjungi rumah yang menjadi persembunyian Nunun sebelum dirinya ditangkap aparat Thailand. Alamat lengkap rumah tersebut : 98/24 Nantawan Housing jalan Ramkhamhaeng 94. Dari jalan utama perumahan tersebut memang tampak mewah. Layaknya perumahan mewah,

penjagaan di sana cukup ketat. Dua petugas keamanan dengan sigap langsung menanyakan apa tujuan tamu ingin masuk ke area perumahan tersebut. Namun akhirnya mereka mengizinkan Jawa Pos masuk dengan alasan ingin mencari rumah sewaan di dalam. Tentu saja yang menjadi sasaran bangunan dimana Nunun pernah tinggal. Petugas keamanan yang terus mendampingi koran ini membenarkan

FERY PRADOLO/INDOPOS

MELAPOR - Sejumlah perwakilan warga korban kekerasan Mesuji melapor dan menunjukkan bukti berupa foto dan video ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Konmas HAM), Jakarta, kemarin (15/12).

ke hal 19 kol 4

Tawur Pelajar, 3 Terluka * Pan dadi apa dongen? Ratusan PL Dites Urine * Gaweane mung nembak tok kan?

CMYK


OPINI

2

JUMAT 16 DESEMBER 2011

RADAR TEGAL

PNS Muda Berekening Gendut Oleh: Muh. Abduh PEGAWAI negeri sipil (PNS) muda –pemilik rekening gendut– kini menjadi sorotan publik. Karena, dana yang ada dalam rekening tersebut diduga hasil dari korupsi. Memang isu ini cukup menarik. Sebab, sebagai generasi penerus bangsa sudah lihai/pandai melakukan korupsi yang sangat membahayakan bangsa. “Dongen sekolahne pada nang endi, bisa pada pinter korupsi. Apa sing marahi bapane?” celetuk Panjul. “Pada kreatif nggolet duwit. Tapi keblinger!” Berdasarkan temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) disebutkan bahwa 50% PNS berusia muda di negeri ini terindikasi korupsi. Dari data tersebut, terdapat 10 PNS golongan III B usia muda yang memiliki rekening gendut senilai miliaran rupiah yang jauh dari nilai gaji dan pendapatan resmi mereka. Bahkan, PPATK juga menemukan transaksi dua PNS golongan III B berusia 28 tahun yang menilap uang negara dari proyek fiktif. Istri dari kedua PNS itu juga diduga aktif melakukan pencucian uang hasil korupsi suaminya dengan modus memecah rekening kepada anggota keluarganya serta membeli valuta asing, polis asuransi, dan emas. “Lanang wadon kompak urip seka duit korupsi! Kadang sing lanang berusaha saane, eh sing ora kuwat sing wadon. Dadine sing lanang nglalu!” Tahun lalu, kita disuguhi aksi seorang Gayus Tambunan yang melakukan korupsi miliaran rupiah. Dengan harta hasil korupsi itu meski sudah di tahanan, dia bisa menyuap ratusan juta untuk bisa bepergian ke luar negeri. Tahun ini, kita disuguhi oleh atraksi lain. Yakni sepak terjang sang koruptor bernama Nazaruddin. Kedua orang itu boleh dibilang anak-anak muda yang masih memiliki kiprah panjang. Mereka yang mestinya menjadi tumpuan dan harapan bangsa, yang terjadi justru melakukan pengkhianatan terhadap bangsa. Dari realitas itu, tampaknya, birokrat muda kini telah terjerembab dalam kubangan korupsi. Korupsi bukan hanya membudaya, tetapi menjadi prasyarat bagi PNS muda untuk menyesuaikan dengan kehidupan yang hedonis. “Ikale mung PNS, tapi kebutuhane kayong macem-macem. Dadine ora tahan. Apa bae diuntal!” Kecenderungan budaya korupsi di Indonesia memang begitu luas. Perilaku korup sudah melebar dan sangat mendalam. Tidak hanya di tingkat puncak kekuasaan seperti di level pemerintah pusat, tetapi hampir merata di semua jaringan birokrasi yang berjalan pada semua level. Hampir sulit mencari tatanan birokrasi yang steril dari jerat korupsi. “Nang endi le, sing kayong bersih. Sing ora ana wong dolanan duit!” Sekarang tinggal apakah penegak hukum, pemerintah, dan DPR berkomitmen nyata memberangus koruptor, membersihkan negeri ini dari para maling uang rakyat, termasuk terhadap koruptor dari kalangan PNS muda. Jika serius dan bukan hanya sebatas retorika, tentu harus dibuktikan dengan tindakan nyata. Dengan realitas ini, tentu kita selalu terusik untuk menggugat apa sebenarnya hakikat pelaksanaan, pengawalan, dan pengaruh reformasi birokrasi yang saat ini berlangsung untuk membangun good governance. Apakah remunerasi di instansiinstansi tertentu berhenti sebatas penyesuaian dan kenaikan pendapatan tanpa mampu menyentuh perubahan mentalitas PNS? Apakah masih banyak celah dalam sistem pengawasan sehingga tetap menyuburkan praktik-praktik korupsi? Atau apakah penegakan hukum berbagai kasus kejahatan luar biasa itu memang belum mampu memberi efek jera, baik secara preventif maupun represif? “Kwueh sing kudune dipecahkan!” (*)

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur: Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati, Moch. Arifin, Arief Nur Rahardian Sidiq, Sekretaris Redaksi/Persh: Kharisma Dewi. Kota Tegal:, M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan, Abidin Abror. Brebes: Agus Wibowo. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Hermas Purwadi Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Ali Basara, Moh. Hasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Hesti Prastyani, (Manajer Tegal), Yully Trieyani, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Yuyuk Darwati, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: Anang Bastomi. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 33.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

PNS Muda dalam Cengkeraman Korupsi Oleh: Lukman Santoso Az BERBAGAI gemuruh skandal korupsi di negeri ini, tampaknya, tidak akan pernah surut, bahkan semakin mengakar dan membudaya. Virus korupsi tersebut telah menyebar dari tingkat pusat hingga daerah serta dari eksekutif, legislatif, sampai yudikatif. Belum tuntas kasus Nazaruddin dan kebenaran ’’nyanyiannya’’, kasus cek pelawan Nunun Nurbaeti dengan kelihaiannya. Kini sudah ada lagi kasus rekening ’’Gendut PNS Muda’’. Semuanya bertema sama. Yakni Korupsi Pejabat Pemerintah. Yang lebih mengerikan lagi dalam kasus terbaru ini adalah PNS yang ditengarai korupsi masih berusia muda. Memang, korupsi tak pernah mengenal usia. Lantas bagaimana jadinya mereka ketika sudah tua, tentu lebih membahayakan lagi. Berdasarkan temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) disebutkan bahwa 50 persen PNS berusia muda di negeri ini terindikasi korupsi. Dari data tersebut, terdapat 10 PNS golongan III B usia muda yang memiliki rekening gendut senilai miliaran rupiah yang jauh dari nilai gaji dan pendapatan resmi mereka. Bahkan, PPATK juga menemukan transaksi dua PNS golongan III B berusia 28 tahun yang menilap uang negara dari proyek fiktif. Istri dari kedua PNS itu juga diduga aktif melakukan pencucian uang hasil korupsi suaminya dengan modus memecah rekening kepada anggota keluarganya serta membeli valuta asing, polis asuransi, dan emas. Mungkin jika saja Bung Karno masih hidup saat ini, betapa prihatinnya ia ketika melihat perilaku para pemuda. Padahal bagi Bung karno, pemuda ada-

lah harapan bangsa. Sebagaimana dikatakan dalam ungkapannya, ’’Berikanlah aku 10 pemuda, maka akan kugoncang dunia’’. Tapi, apa yang terjadi kini? Betul bahwa para pemuda sudah menggoncang dunia. Hanya, dunia korupsi yang digoncang. Dunia perkorupsian telah tergoncang sedemikian keras oleh perilaku pemuda tersebut. Tahun lalu, kita disuguhi aksi seo r a n g G a y u s Ta m b u n a n yang melakukan korupsi miliaran rupiah. Dengan harta hasil korupsi itu meski sudah di tahanan, dia bisa menyuap ratusan juta untuk bisa bepergian ke luar negeri. Tahun ini, kita disuguhi oleh atraksi lain. Yakni sepak terjang sang koruptor bernama Nazaruddin. Kedua orang itu boleh dibilang anak-anak muda yang masih memiliki kiprah panjang. Mereka yang mestinya menjadi tumpuan dan harapan bangsa, yang terjadi justru melakukan pengkhianatan terhadap bangsa. Dari realitas itu, tampaknya, birokrat muda kini telah terjerembab dalam kubangan korupsi. Korupsi bukan hanya membudaya, tetapi menjadi prasyarat bagi PNS muda untuk menyesuaikan dengan kehidupan yang hedonis. Fenomena gaya hidup tersebut telah menjerat mereka dalam sebuah struktur untuk mengotak-atik kemungkinan, memanfaatkan celah, dan mengelaborasi relasi-relasi untuk melakukan sesuatu yang mempertemukan kepentingan. Skandal korupsi Pajak yang melibatkan Gayus Tambunan dan kasus anggaran dengan episentrum M. Nazaruddin yang telah disinggung di atas merupakan sekelumit contoh dari

realitas ini. Kecenderungan budaya korupsi di Indonesia memang begitu luas. Perilaku korup sudah melebar dan sangat mendalam. Tidak hanya di tingkat puncak kekuasaan seperti di level pemerintah pusat, tetapi hampir merata di semua jaringan birokrasi yang berjalan pada semua level. Hampir sulit mencari tatanan birokrasi yang steril dari jerat korupsi. Bobroknya moralitas elite politik yang korup tersebut semakin memperkuat tesis EF Schumacher dan Fritjof Capra, bahwa krisis ekonomi, sosial, politik dan lingkungan hidup pada sebuah bangsa sejatinya berakar dari krisis moralitas anak bangsa. Dampaknya adalah korupsi telah dianggap sebagai bagian integral dari struktur kesadaran dan budaya masyarakat Indonesia atau dalam bahasa lain sebagai cultural determinism (determinasi kultural). Sekarang tinggal apakah penegak hukum, pemerintah, dan DPR berkomitmen nyata memberangus koruptor, membersihkan negeri ini dari para maling uang rakyat, termasuk terhadap koruptor dari kalangan PNS muda. Jika serius dan bukan hanya sebatas retorika, tentu harus dibuktikan dengan tindakan nyata. Misalnya dengan membuat Undang-Undang Pembuktian Terbalik untuk mengusut dari mana asal kekayaan para pejabat, para PNS, dan elemen lain yang dicurigai memiliki kekayaan tak wajar. Dengan realitas ini, tentu kita selalu terusik untuk menggugat apa sebenarnya hakikat pelaksanaan, pengawalan, dan pengaruh reformasi birokrasi yang saat ini berlangsung

untuk membangun good governance. Apakah remunerasi di instansi-instansi tertentu berhenti sebatas penyesuaian dan kenaikan pendapatan tanpa mampu menyentuh perubahan mentalitas PNS? Apakah masih banyak celah dalam sistem pengawasan sehingga tetap menyuburkan praktik-praktik korupsi? Atau apakah penegakan hukum berbagai kasus kejahatan luar biasa itu memang belum mampu memberi efek jera, baik secara preventif maupun represif? Dan inilah yang harus dipecahkan secara integral. Dalam pandangan Jamil Mubarok (2011), yang merupakan koordinator Masyarakat Transparansi Indonesia (MTI), bahwa percepatan reformasi birokrasi untuk m e m b e r s i h k a n p a r a birokrat korup menjadi agenda yang sangat mendesak saat ini. Terdapat beberapa langkah yang harus ditempuh pemerintah agar bencara kemanusiaan ini tidak meluas, yaitu: Pertama, adalah dengan mengkaji ulang proses rekrutmen PNS. Perlu dilengkapi dengan profile assessment dan kompetensi harus dibarengi dengan kualitas moral dan etika. Kedua, perlu mengkaji ulang materi diklat CPNS, dan diklat lainnya dengan memasukkan materi yang menekankan nilai-nilai kejujuran. Ketiga, pembenahan di dalam promosi, rotasi dan mutasi jabatan PNS yang harus dijadikan pertimbangan kapabilitas dan rekam jejak perilaku atau etikanya. Keempat, adalah dengan melakukan audit kinerja secara berkala, terutama pada penyimpangan perilaku. Adapun Kelima, adalah dengan mengkaji ulang proses hukuman yang panjang dan berbelit-belit bagi PNS yang me-

Listrik Sering Mati

th 2012 ada nama2 yang hilang ada, nama2 yg dobel dan ada nama2 org yg sdh sertifikasi ... terus bagaimana solusinya ni bapak Kepala Dinas Kabupaten Tegal... kami pada bingung. 085642564268

OM Radar tLong d muat yah.. plis saQ rep ngeluh nang PLN MARGASARI. Kq sg nma.e lstrik mati kui SERING BANGET! BERJAM-JAM pisan! Itu SANGAT-SANGAT MERUGIKAN!!! Sbab.e apa.? Apa krn SDM sg RENDAH? Ora bs nangani krusakan SECEPETE! 083863546466

Jadi Pasar Minus

Tanggapan MENANGGAPI sms no 089630220137 Yg berjudul Ora tahu mlebu kerja. Dgn hormt Sy mengucpkn trmksih atas kritkn y sdra tliskan lwt ngrsla Radar, Krna dngn kritikan sdr mnjdi cambuk bgi sy u lbih instropeksi dn menjadikan sy lebih mantap u melangkah. Tdk brmksud sombong, Klo sdr mau mengakui d membuka manta pkerjan Ds Luwijawa dr rpjmdes, apebedes, Spj2, Prposal, Lkpj, lppd, mutasi tnah, Udgn rpt dsb adlh sy y membt, Pkirn brsha sy curhkn u pekjan, kehdirn sy d bldsa sma dg perkt lain, tpi klo mnrt sdr kinerja sy tdk mksiml, Sy adlh mnusia biasa jd sy mhn maaf. Terakhir sy mengharapkan Doa restu dr saudara. 087730212548

Maling Pada Gentayangan RATEG nyong pan melu ngresula nggo para penunggu pasien neng RS Kardinah Tegal, kudu ati-ati. ora setan bae sing gentayangan, tapi maling bae gentayangan, nyolong tas selagi sing nunggu kesel pda turu. Pimen kuweh Satpame... Laka perhatiane ora ketang pasang cctv 1 mboran..... tlng dimuat Rateg ben cukup aku bae sing dadi korban.... suwun. 085329955529

Dua Hari Jadi Satu Hari PADA Senin 7 Nop 2011 kami mengikuti Work shop Evaluasi dan Analisis Ujian Nasional bertmpat di TransJaya. Keg yg diselenggrkn oleh Disdik Kota Tegal itu terpampang jls pd background panggung 7-8 Nop 2011. Artinya mestinya keg itu digelar slm dua hari. Tapi nyatanya hanya satu hari saja tdk utuh, dgn materi yg sama skali tdk relevan dg topik diatas. Kami guru2 di skolah yg di era pendidikan karakter bangsa ini hrs bs menjadi panutan bg siswa, namun kami sangat menyayangkan bhwa ternyata para

langgar. PNS harus bisa dikenai sanksi secara cepat dan tepat untuk memotong generasi PNS korup dan kinerja yang buruk. Langkah-langkah strategis tersebut tentu menjadi tidak berarti tanpa kerja sama dari semua pihak, terutama pemerintah, aparat penegak hukum, termasuk masyarakat dalam memberi pengawasan, untuk menjunjung hukum seadiladilnya sekaligus melakukan pembenahan birokrasi di semua level pemerintahan. Maka, pemerintah, khususnya Presiden SBY, harus benar-benar membuktikan komitmennya dalam berjihad melawan korupsi sebagaimana pidatonya pada peringatan hari antikorupsi beberapa hari lalu. Termasuk mengawal penegakan hukum agar tidak berhenti di tengah jalan. Tindak tegas para koruptor tersebut, berikan hukuman yang berat dan sita semua aset mereka, buat mereka miskin agar memberi efek jera bagi siapa pun untuk melakukan korupsi. Kita tidak akan pernah bisa menggali akar untuk membangun atmosfer antikorupsi tanpa ketegasan hukum yang berdaya efek penjeraan kuat. Sangat tidak laik jika seorang PNS yang telah bersumpah mengabdi pada negara dan rakyat hidup bak raja-raja kecil yang abai dan menelikung aliran dana negara yang di alokasikan untuk rakyat. Di sinilah komitmen, sistem, dan kultur sadar hukum untuk menopang upaya menciptakan good governance yang serius dan konsisten di semua lini sangat dibutuhkan. Bukan sekadar konsep, jargon, dan retorika. (*) Penulis adalah peneliti pada STAIDA Institute dan Alumnus Program Magister Ilmu Hukum UII Jogjakarta

GRAFIS: DWI NANDA P/RATEG

pemimpin kami sama skali tdk bs dijadikan teladan dlm hal kedisiplinan dan kejujuran... untuk apa kegiatan yg cukup digelar satu hari atau bahkan tdk prlu digelar sm skali itu diSPJkan dua hari, kalau bkn utk mmperkaya diri dan skaligus melumpuhkan sendi2 pendidikan karakter bangsa di kota Tegal? Tdk tahukah mrk kalau Pendd Karakter Bngsa itu merupakan amanat Inpres No 01 Th. 085385690467

Sangat Lemah Dasarnya JAWABAN Ka Disdik Kota Tegal ttg diangkatnya kembali Dra AI sbg Pengawas SMP hanya normatif dan sangat lemah dasarnya. Krn menurut pejabt LPMP sesuai Permendiknas 12/ 2007 hrs nya ybs tdk bs diangkat kembali, sbgmn kasek yg diturunkan jd guru yg jg terhalang haknya utk mendaftar seleksi pengawas. Namun kt smua msh ingat bgmn Ka Disdik Kota Tegal skrg (yg waktu itu selaku Plt Ka Disdik) memaksakan kehendaknya agar Dra AI lulus seleksi pengawas, dgn buat syarat tambahan yg tak masuk akal org bodoh sekalipun sprti yg dibutuhkan adalah guru Fisika, membuat surat pernyataan stlh diangkat sanggup lanjtkn pend S2. Namun apa lacur... Stlh 3 th jd pengaws dia ttp saja S Kopyor alias hari dan jam kerjanya semaunya, bicaranya ngawur, peselingkuh dll. Ingin Disdik punya wibawa? Turunkan Dra AI sbelum pindah ke

Pekalongan, yg konon jg blm tentu mau menerima dia! Makasih bung Rateg. 085712069681

Pos Polisi Ora Dienggoni HALO bung Radar pan melu ngresula kyeh, dongen pimen sih polisi gawe apa digawekna yah? Pos polisi ng endi bae ng kudune digunakna oh sg esuk sampai esuk maning dadine pada tertib, wis digawekna pos manggone ng sg dodol iwak ng benjaran pos ditinggal tok sampai sg manggoni dudu polisi tp wong edan sg rumangsa gagah dewek kae sg nang pos polisi butak eman2 oh wis digawekna ora dipanggoni p kapolres. Maturnuwun Rateg dimuat ya aja klalen emen polisine sg gagah ora pada kudanan. 085385859120

Satu Halaman NYONG pan usul rateg tolng dimuat ya pimen yen rubrik ngresula dìme ì n 1 h a l m a n d e w k e n d a h u n e g 2wong kabeh bisa dimuat/ dibaca trim. 085642624143

Ada yang Hilang, Ada yang Dobel AQ ikut ngresula ni ... bagaimana sih data sertifikasi guru yg baru untuk

PAK IQMAL lan anggota DPRD kota TEGAL, Poyo ra mikirke ne pasar rakyat butuh dana kanggo mbangun kang sae ra kumuh koyo siki? Fungsi pasar kox berubah jadi pasar minus sih? Jan pedagange separo podo mlayu di ke’i pasar kere dana kados mekaten pak direktur benefit? Aku wae mandheg pikire lan interprestasi njenengan gawe lontrong kok ra di paving dalane toh? Opo meneh gawe tenda kios2e! ra’ono dana toh? trus aku arep takon yo pak direktur? sopo seng nggawepola tata ruang psr mekono! Mesti tiyang niku mboten limpad uteke! buktine siki psr polane ancur siwur? ne ngono seng slh sopo? pak direktur ojo nglantur. Pak IQMAL lan DPRD ugo dinas tata ruang kota TEGAL, Opo yo ono fungsi pasar multi fungsional siki? Jan kanggo dodolan ra mbetahimoso neng tengah pasar ono bakul rongsoke! trus kerja sama wae jaga reputasi semu tata ruang pasar rakyat!siki kok tambah nglantur!aku wae miris atine nalika pak polisi kerja. 085741955642

Resep di Luar Askes ASSALAAMUALAIKUM wr.wb. Mohon perhatiannya dr Direktur RSU Dr Soeselo, Pimpinan ASKES, Pimpinan IDI Kab Tegal, bahwa dokter di RS SOESELO msh banyak yg menulis resep di luar yg dijamin ASKES. Kami sbg pegawai kecil merasa dirugikan scr finansial yg mungkin tdk seberapa bagi dokter yg sdh kaya2 tersebut, belum lg waktu yg terbuang utk mencarinya. Mohon maaf sebelumnya dan terima kasih atas perhatiannya. Wassalaamu alaikum wr.wb. 087730509609

Namane Aku Ora Kedaftar AQ pan melu ngresula len, bisane neng RT 14/07 Adw, wingi ana gawe ektp, namane aq ora kedaftar kwe donge pimen karepe? Lucune maning, RTne ora ya ora mbuh. 081803925484

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS 085293278922, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Dapatkan pula kaos Ngresula yang unik dan khas, berisi SMS ngresula pilihan, di Kantor Harian Pagi Radar Tegal. Harga hanya Rp 55 ribu/pcs.


CMYK

METROPOLIS

3

JUMAT, 16 DESEMBER 2011

RADAR TEGAL

Jajanan Mengandung Rodamin B BPPOM dan Dinkes Sidak Jajanan Sekolah

ngandung bahan berbahaya jenis Rodamin B. Atas temuan itu im pemeriksaan mensosialisasikan kepada para siswa, agar tidak membeli dan mengonsumsinya. Selain itu sekolah diminta membina pedagang yang menjual jajanan jenis mie lidi, yang mengandung bahan berbahaya ini. Kepala Dinkes Kota Tegal dr

UPAYA Pemkot Tegal meminimalisasi jajanan sekolah yang mengandung bahan berbaya tidak main-main. Kamis (15/12) Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat berkerja sama dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BB-POM) Jateng, melaksanakan sidak dan pemeriksaan di beberapa SD. Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil menemukan adanya salah satu jenis jajanan makanan, yang diketahui me-

DIPERIKSA - Petugas dari BBPOM Jateng sedang memeriksa sempel jajanan, yang diambil dari pedagang di sejumlah SD di Kota Tegal kemarin.

Mohammad Hafidz MKes, melalui Kabid P3PL drg Agus Dwi S mengatakan, dalam pemeriksaan jajanan tersebut, tim mendatangi dua lokasi sekolah. Kali pertama disambangi komplek SDN Mangkukusuman 8, Mangkukusuman 9, Mangkukusuman 5, dan Mangkukusuman 1. Di komplek SD tersebut, tim mengambil sempel 15 jenis jajanan yang dijual di lingkungan sekolah. Baik kantin keempat sekolah, atau pedagang yang berada di luar pagar sekolah. “Setelah diambil sempel, tim langsung memeriksanya de-

ngan peralatan yang disediakan. Untuk wilayah ini setelah dilakukan pengecekan dinyatakan nihil atau tidak ada temuan.” Pemeriksanaan dilanjutkan ke lokasi ke dua di SDN Tegalsari 1 Tegal Barat. Di situ tim mengambil 10 jenis jajanan untuk diperiksa kandungannya. Dari semua sempel itu ada salah satu jenis jajanan, yakni mie lidi (mie biting) yang bumbunya mengandung Rodamin B. Yaitu bahan pewarna yang biasa digunakan untuk industri cat, tekstil, dan kertas. “Temuan tersebut ditindak-

lanjuti dengan memberikan sosialisasi kepada siswa untuk tidak membeli jajanan jenis itu. Kemudian sekolah yang bersangkutan diminta untuk memberikan pembinaan kepada pedagangnya,” urai Agus. Kabid Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen BBPOM, Aryanti menyampaikan, pemeriksaan ini dilaksanakan dalam rangka aksi nasional Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS). Dalam pemeriksaan langsung ini ada tiga parameter yaitu Rodamin B, Formalin, dan Kuning Metanil. ke hal 9 kol 1

ADI MULYADI/RATEG

PENDIDIKAN

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

KERJA SAMA – SMPN 7 jalin kerja sama dengan Bank Mandiri Tegal, dalam Mandi School Bankin yang diresmikan Kamis (15/12) kemarin.

SMPN 7 Gandeng Bank Mandiri SMPN 7 Kota Tegal, Kamis (15/12) kemarin menandatangani kerja sama dengan Bank Mandiri Tegal, sekaligus meresmikan Mandiri School Banking. Hadir dalam kesempatan itu kepala SMP negeri dan swasta se-Kota Tegal, Sekretaris Dinas Pendidikan setempat Drs Johardi dan undangan lain. Kepala SMPN 7 Faris Muzayin SPd mengatakan, kerja sama tersebut bertujuan mengembangkan jiwa entrepreneur bagi para siswa, terutama di dunia perbankan. Kegiatan kali ini bersamaan dengan pelaksanaan gathering day. Sehingga para siswa dan guru serta undangan bisa melihat secara langsung, berbagai kegiatan yang dilaksanakan pada kesempatan kali ini. “Dengan adanya Mandiri School Banking diharapkan para siswa mengenal berbagai hal seputar dunia perbankan. Sehingga menjadi tambahan pengetahuan. Harapannya, program ini mampu menumbuhkan semangat entrepreneur bagi para siswa. Program ini dapat memberikan nilai lebih. Di sini para siswa bisa melihat dari dekat berbagai aktivitas yang ada di dunia per-

Festival Tari Sajojo SMA Pius Tegal

TUMBUHKAN KREATIFITAS DAN

CINTA BUDAYA SEBUAH terobosan dalam upaya menumbuhkan kreatifitas, sekaligus menanamkan kecintaan budaya, maka SMA Pius Tegal, Jumat (16/12) ini bakal menggelar sebuah festival tari di aula setempat, diikuti 12 peserta. Mulai kelas 1 sampai 3. Sedang tarian yang dilombakan dari Papua, yakni Tari Sajojo. Festival yang pertama kali digelar ter-

ke hal 9 kol 1

sebut, ternyata mendapat respon luar biasa dari para siswa. Masing-masing peserta atau grup secara terbuka mempersilakan siswanya menjadi bagian di dalamnya. Apakah itu sebagai penari atau pemusik. Setiap peserta menentukan sendiri kapan berlatih, termasuk tempat berlatih. Disamping bentuk Tari Sajojo yang memang sudah jadi. Setiap peserta diberikan ke-

bebasan berkreasi. Baik pola gerak, kostum, iringan musik, dan pendukung lain. Menurut pihak panitia, Vincentius DN, dari festival ini maka tumbuh kreatifitas luar biasa dari para siswa. Daya kreasi mereka muncul, terutama dalam hal kebersamaan. Proses tersebut memang sangat penting. Sebab fenomena yang terjadi sekarang, budaya instant ke hal 9 kol 5

KIPRAH

Ratusan PNS Diambil Sumpah PKL Dilarang Diminta Hapus Tempati Taman Poci Imej Negatif

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

AKHIR SEMESTER – SMA Al-Irsyad Menggelar Al Fanny War Riyaadhy.

SMA Al-Irsyad Gelar Al Fanny War Riyaadhy SMA Al-Irsyad Kota Tegal, Rabu (14/12) lalu menggelar Al Fanny War Riyaadhy, yang diawali dengan gerak jalan dan diikuti seluruh jajaran guru, karyawan, dan siswa perguruan Al-Irsyad Al- Islamiyyah Kota Tegal dari TK, SD, SMP, SMA, dan SMK. Menurut Kepala SMA Al-Irsyad Drs Royim MPd, melalui Waka Humas Waryadi SPd, jalan sehat diikuti sekitar 1.000 orang dalam mengisi kegiatan akhir semester I, mengambil rute start dari Jalan Glatik-Jalan Jenderal Sudirman-Jalan AR Hakim-Jalan Kartini-Jl Tentara Pelajar-Jalan Pancasila-Jalan Pangeran Diponegoro-Jalan Jenderal Sudirman, dan finish di Jalan Glatik. “Acara kali ini sebagai refresing sekaligus wahana silaturahmi antarguru, karyawan, dan siswa Perguruan Al-Irsyad Kota Tegal. Kegiatan tersebut sebagai ajang kompetisi seni dan olah raga bagi siswa-siswi di acara class meeting.” Dia mengungkapkan, acara tersebut didukung unit drumb band SMA Al-Irsyad Kota Tegal, yang pernah tampil sebagai juara penampilan terbaik pada even Hari Jadi Kota Tegal tahun 2011. Dengan menjunjung sportifitas tinggi, seluruh rangkaian kegiatan dilangsungkan dalam suasana fair play. Sehingga para peserta mampu ke hal 9 kol 5

CMYK

USAHA menciptakan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bersih, jujur, berwibawa, dan melaksanakan tugas yang disertai tanggung jawab dengan baik, terus dilakukan Pemerintah Kota (pemkot) Tegal. Sebanyak 366 PNS dari pengadaan CPNS formasi tahun 2009, yang telah diangkat menjadi PNS tahun ini disumpah dan dijanji. Pengambilan sumpah ratusan PNS ini dilakukan langsung oleh Wali Kota Tegal H Ikmal Jaya SE ke hal 9 kol 1

ADI MULYADI/RATEG

DISUMPAH - Ratusan PNS dari pengadaan CPNS formasi tahun 2009, disumpah dan janji oleh Wali Kota Tegal H Ikmal Jaya SE Ak.

PEDAGANG Kaki Lima (PKL) yang kembali berjualan sekitar Taman Poci harus kembali ke lapangan PJKA. Sebab ijin penempatan lapangan telah mendapat ijin PT KAI. Untuk pemanfaatan lahan lapangan PJKA, setiap tahun Pemerintah Kota (Pemkot) membayar sewa. Sedangkan kawasan Taman Poci dikembalikan fungsinya sebagai taman rekreasi keluarga. Ketua DPRD Kota Tegal H Edy Suripno SH mengatakan, nama Taman Poci dikembali seperti

semula, yaitu Taman Pancasila. Karena itu, para PKL yang berada di dalam maupun lingkar taman tersebut, bakal ditegaskan untuk pindah menempati areal lapangan PJKA yang berada sebelah selatan Taman Pancasila. “Taman Poci akan dikembalikan sebagai Taman Pancasila, dan difungsikan ruang publik sebagai tempat rekreasi keluarga. Sejumlah sarana bermain anak–anak bakal disediakan di sana, dan sebagai pembatas dengan jalan ke hal 9 kol 5

Dari Wisuda Angkatan ke-4 LP3I Tegal

Jamin Para Lulusan Bekerja di Sejumlah Perusahaan LP3I Tegal, Kamis (15/12) kemarin, mewisuda 95 mahasiswa angkatan ke4. Bagaimana proses tersebut berlangsung? LAPORAN : R GUNAWAN DENGAN wajah sumringah, mahasiswa yang sebagian besar telah bekerja di berbagai perusahaan, kemarin diwisuda di Sebayu Conventional Hall, Bahari Inn Tegal. Hadir dalam kesempatan kali ini jajaran muspida, perusahaan relasi serta orang tua atau wali wisudawan, dan tamu undangan lain.

Kali ini, Dr Hasim A Abdullah MM selaku direktur Pasca Sarjana STIAMI Jakarta memberikan orasi ilmiah di hadapan wisudawan maupun tamu undangan. Presdir LP3I Isral Nurdin MBA dalam sambutannya mengatakan, lulusan LP3I telah diberikan berbagai materi. Baik secara teori dan praktek. Sehingga dapat langsung bekerja. Kepada para wisudawan yang sebagian besar sudah bekerja, pihaknya berharap agar bekerja secara professional, selain mengaplikasikan bekal yang diberikan di bangku kuliah. “Sehingga mampu mengukir prestasi di dunia kerja. Dengan demikian, para lulusan dapat berkompetisi dengan lulusan dari

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

PROSESI WISUDA – LP3I Tegal, Kamis (15/12) mewisuda 95 mahasiswa dari beberapa jurusan yang ada.

institusi lain secara professional, sesuai jurusannya masing-masing. Kami ucapkan selamat pada wisudawan, dan terus lakukan yang terbaik supaya menjadi yang terdepan.” Branch Manager LPI Tegal M Nasir SE menuturkan, ke-95 wisudawan berasal dari jurusan Bussines Administration, Informatics Computer, Accounting Computerized serta Office Management. Saat ini, sebagian besar wisudawan bekerja di berbagai perusahaan swasta. Hal ini merupakan bukti jika LP3I Tegal bisa menyalurkan kerja bagi lulusannya. Sehingga tidak perlu pusing mencari lowongan pekerjaan. ke hal 9 kol 5


PEMALANG

4

JUMAT 16 DESEMBER 2011

RADAR TEGAL

NGENDONG Kader Luar PPP Boleh Nyaleg

dok.rateg

Khodori S.Ag

PEMALANG – Upaya Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Pemalang untuk mencari calon-calon legislative (caleg) yang betul-betul siap maju untuk menghadapi pemilihan umum (pemilu) tahun 2014 sedang dilakukan, baik untuk kader internal maupun ekseternal. Partai berlambang Kabah ini tidak mau ketinggalan dengan partai lainnya. Sebab, sekarang ini telah membuka pendaftaran caleg secara dini. Meskipun pendaftaran ini baru secara internal belum sesuai ketentuan dari KPU namun harus segera dilaksanakan sesuai ketentuan

partai. Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Pemalang Khodori S.Ag mengatakan, berdasarkan hasil Rapat Koordinasi (Rakor) partainya pada bulan Oktober 2011 dan Instruksi DPP, partainya telah membuka pendaftaran caleg. Meskipun waktunya masih cukup panjang dalam pelaksanaan pemilu tahun 2014 namun untuk lebih mengenali partai ini, maka pendaftaran caleg untuk segera dilaksanakan. Menurutnya, dalam pelaksanaan pendaftaran caleg kali ini masih baru sebatas internal partainya. Sebab, belum sesuai ketentuan dari KPU, mengingat Undang-undang pemilu belum ditetapkan. “Pendaftaran caleg sudah kami buka, tapi masih bersifat internal partai,” katanya kepada Radar, kemarin. Beberapa syarat yang menjadi ketentuan dalam pendaftaran caleg ini, lanjut dia syarat minimal adalah identitas diri, syarat akademik lulusan SLTA dan melengkapi kartu tanda anggota. Adapun tujuan pendaftaran caleg secara dini agar partainya itu lebih dikenali dan untuk menyosialisasikan caleg kepada masyarakat. Sebaliknya bagi caleg juga agar berpartisipasi dalam rangka ikut membesarkan PPP di Kabupaten Pemalang. “Sedangkan waktu pendaftaran dibuka awal Desember 2011 dan ditutup 10 Januari 2012 mendatang,” ujarnya. Dia menjelaskan, dalam pendaftaran caleg secara dini ini, PPP berkeinginan untuk membuka diri seluas- luasnya kepada khalayak ramai. Sehingga bagi siapa saja warga yang mau dan berminat baik dari kalangan akademisi, mantan birokrasi, pengusaha dan tokoh masyarakat untuk segera bisa mendaftarkan diri. Disamping para kader PPP yang berpotensi agar segera untuk ikut mendaftarkan diri di tempat layanan pendaftaran yang ada di Kantor DPC PPP setempat. (apt)

Banyak Proyek Belum Selesai Tahun 2011 Hampir Berakhir PEMALANG – Untuk mengetahui hasil pelaksanaan pembangunan proyek di Kabupaten Pemalang, belum lama ini Anggota Komisi B DPRD setempat gencar melakukan kunjungan kerjanya ke lapangan. Dalam hasil kujungannya itu menemukan sejumlah proyek yang pekerjaaannya tidak sesuai ketentuan dan belum selesai. Padahal tahun anggaran 2011 beberapa hari lagi akan berakhir. Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pemalang Mahbub Junaedi SE melalui salah satu anggotanya Wijo Purnomo BA mengatakan, untuk mengetahui sejauhmana pelaksanaan proyek-proyek tahun 2011, pihaknya bersama anggota komisinya sering melakukan acara kunjungan ke lapangan. Dari hasil kunjugan kerja, menurut dia, ada beberapa

proyek yang mutunya diragukan karena pelaksanaannya tidak sesuai dengan ketentuan. Meskipun diakui secara umum dalam pelaksanaan proyek tahun 2011 itu sudah berjalan dengan baik, namun adanya hasil temuan itu. Pihaknya berharap agar pelaksanaan proyek ke depan semakin baik perlu adanya pengawasan yang lebih intensif. Baik itu dari dinas terkait maupun pihak lain yang ditunjuk untuk mengawasi jalannya pelaksanaan proyek. “Setelah kami melakukan kunjungan kerja di lapangan ada beberapa proyek yang tidak sesuai ketentuan. Bahkan ada juga yang belum selesai,” katanya kepada Radar, Kamis (16/ 12) kemarin. Dia menjelaskan, sejumlah proyek yang menjadi sasaran kunjungan kerjanya adalah semua proyek yang ada di Kabupaten Pemalang. Baik itu pembangunan proyek rehab gedung sekolah maupun pem-

bangunan ruang kelas baru (RKB) di Dinas Pendidikan yang dibiayai dari dana alokasi khusus (DAK). Ataupun pembangunan fisik di dinas-dinas lainnya seperti Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) saranaprasarana untuk meningkatkan hasil produksi ikan dari dana Pemerintah Pasat, serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata pembangunan seperti kios-kios yang ada di kawasan Obyek Wisata Pantai Widuri Pemalang yang dibiayai oleh Pemerintah Propinsi. Untuk proyek-proyek pembangunan RKB dan rehab gedung sekolah di sejumlah SD , terutama yang ada di wilayah Kecamatan Bantarbolang dan Pemalang, meskipun pembangunannya secara rata-rata sudah selesai namun ada beberapa bangunan yang mutunya cukup diragukan karena tidak sesuai dengan ketentuan yang ada. Selain itu ada beberapa proyek pembangunan RKB yang juga

HUT Kementerian Agama ke-66

AGUS P/RADAR PEMALANG

PERBAIKAN – Para pekerja proyek sedang menata batu dalam pekerjaan proyek jalan PG Sumberharjo-Bojongbata. DEDI MUHSONI/RADAR PEMALANG

PEMALANG - Warga pengguna jalan merasa senang jalan raya Sumberharjo mulai dilakukan perbaikan oleh DPU. Jalan sepanjang 3 km dari Desa Wanasari Kabupaten Pemalang tersebut merupakan lanjutan perbaikan jalan yang sebelumnya hanya sampai tikungan watung makan. Daryanto pedagang Pemalang yang mangkal di Pasar Sumerharjo mengaku senang. Menurutnya, perbaikan jalan ini cukup membuat warga pengguna senang, karena selama ini jalan di sana rusak parah akibat dilalui kendaraan pengangkut tebu ke pabrik gula pada musim tanam lalu. Dan hal itu makin memperparah kondisi jalan. Sementara kondisi jalan ini, sebelumnya juga berlubang. Bahkan pada musim hujan seperti kubangan air hingga menyulitkan warga yang lewat. “Kami berucap syukur Alhamdulilah pemerintah daerah memperhatikan aspirasi warga setempat sehingga fasilitas umum itu bisa diperbaiki,” katanya. Masih di tempat sama, Ratno awak angkutan desa juga menyambut baik upaya perbaikan. Sebab selama ini kondisi jalan sangat memperburuk operasional angkutan umum jurusan PG SumberharjoPasar Pagi Pemalang. Selain itu kerusakan jalan juga berdampak pada tingkat kerusakan mesin mobil. “Sehingga kami harus mengeluarkan kocek lebih besar untuk servis mobil akibat tanah jalan yang labil, berlubang dan banyaknya batu berserakan ini,” katanya. Kerusakan jalan, lanjut dia, juga berakibat pada penghasilan karena diperlukan kehati-hatian dalam menjalankan mobil. “Kalau tledor sedikit bukan untung yang kami dapat bisa-bisa malah sebaliknya kami buntung, lantaran jalan yang rusak,” ujarnya seraya menambahkan, penghasilan menjadi awak angkutan tak lagi bisa seenak dulu saat baru ada angkutan dengan kondisi jalan yang mulus. Sekarang saja, banyaknya kendaraan sepeda motor turut mengurangi pendapatan. (apt)

BENCANA Puting Beliung Rusak Empat Rumah di Mereng WARUNGPRING – Angin putting beliung merusak empat rumah warga di Desa Mereng Kecamatan Warungpring. Minggu (11/12) lalu sudah dilakukan oleh Kantor Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Kabupten Pemalang. Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Dari data yang diperoleh Kantor Kesbangpolinmas Akhmad Fatah SIP MSi melalui Kasi Linmas M Yoyo Suwarso menjelaskan, angin puting beliung terjadi pada hari Minggu tanggal 11 Desember 2010 lalu sekitar pukuk 14.00 WIB dengan merusak empat rumah penduduk dengan tingkat kerusakan yang berbeda. Dari ke empat rumah yang mengalami kerusakan di antaranya milik Akhmad Musuki (30) warga RT 13/03 dusun Bengkeng Desa Mereng dengan taksiran kerugian mencapai Rp 7 juta, angin puting beliung juga merusak rumah Waryono (45) warga RT 19/05 Dukuh Pagembrongan Desa Mereng dengan kerugian mencapai Rp 7 juta. Angin putting beliung juga menerjang rumah Runtah (64) warga RT 19/03 Dusun Bengkeng Desa Mereng Kecamatan Warungpring dengan kerugian mencapai Rp 6 juta, dan rumah milik Kalimah (58) warga RT 11/03 Dusun Bengkeng Desa Mereng Kecamatan Warungpring dengan taksiran kerugian mencapai Rp 5.500.000. “Menghimbau kepada pemerintah desa setempat agar mengupayakan perbaikan sementara dengan bergotong-royong, meskipun demikian para warga setempat sudah melakukannya sejak kejadian tersebut. Dan untuk para korban akibat puting beliung agar tabah dalam menghadapi cobaan yang menimpanya,” kata dia. (ddm)

sampai sekarang ini belum selesai bahkan semaat berhenti pekerjaaannya. Padahal tahun 2011 ini hampir berakhir. Hal itu tentu saja membuat kekhawatiran bagi anggota komisi B karena kemungkinan besar pembangunan proyek tersebut tidak segera selesai di tahun 2011 ini. “Kalau dilihat proyek yang

ada di DKP itu semua baik, tapi yang lain seperti di Dinas Pendidikan dan Dinas Kebudayaan Pariwisata ada proyek yang belum selesai. Makanya hasil kunjungan kami ini untuk bahan evaluasi ke depan agar pelaksanaan proyek di Pemalang semakin baik lagi,” paparnya. (apt)

24 Drumband Aksi Atraktif

PENTOL RAH

Jalan Sumberharjo Diperbaiki

AGUS P/RADAR PEMALANG

PROYEK RKB – Proyek pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) di salah satu SD yang ada di wilayah Kecamatan Pemalang yang sampai sekarang belum selesai pekerjaannya.

AKSI - Peserta drumband dari Madrasah Ibtida’iyah (MI) sedang beraksi di depan panggung kehormatan.

SEDIKITNYA 24 peserta dari siswa Madrasah Ibtida’iyah (MI) dan Madrasah Tsyanawiyah (MTs) mengikuti lomba drum band dalam rangka memeriahkan HUT Kementerian Agama ke-66. Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten di halaman setempat, Kamis (15/12). Di hari yang sama yang bertempat di MTs Negeri Pemalang, kegiatan lomba pidato bahasa Inggris dan pidato bahasa Arab yang diikuti siswa MI. MTs, dan MA juga dilakukan. Dari lomba tersebut, nantinya akan diambil juara terbaik untuk kegiatan selanjutnya hingga ke tingkat propinsi. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pemalang Drs H Muslim Umar SAg melalui Kasubag tata Usaha Drs H Abdul Kadir, Kamis (15/12) mengatakan, dari peserta lomba drumband diikuti 24 peserta yang terdiri dari 15 peserta dari siswa MI, dan 9 peserta dari siswa MTs. Semua peserta dalam aksinya dimulai di Jalan Muchtar komplek pendopo hingga di Alun-

Alun depan panggung kehormatan. “Semua peserta drumband melakukan atraksinya sampai ke depan panggung kehormatan yang disaksikan langsung oleh Kepala Kantor dan jajaran Pegawai Kementerian Agama Kabupaten Pemalang. Hal itu diartikan agar masyarakat luas dapat menikmati pertunjukan tersebut,” katanya. Hari ulang tahun di dalam Kementerian Agama merupakan hari Amal Bhakti ke-66 yang diawali dengan kebersihan di lingkungan kantor Kementerian Agama Kabupaten Pemalang. Serta untuk menambah kebugaran akan digelar dalam acara jalan sehat yang diikuti semua jajaran Kementerian Agama Kabupaten Pemalang dan warga. Rangkaian kegiatan dengan berbagai lomba sudah dimulai Rabu (13/12) yang berakhir hingga 3 Januari 2012 mendatang. Di tengah rangkaian kegiatan juga akan dimeriahkan oleh dharma wanita dalam lomba merangkai mahar kawin. “Itu dilakukan agar para ibuibu dan istri pegawai Kementrian Agama Kabupaten Pemalang lebih terampil dalam membuat kreatifitas seperti kado untuk mahar kawin,” katanya. (ddm)

Menilik Pengrajin Mainan Anak-Anak di Desa Kaligelang Kecamatan Taman

Tahun Baru, Sudah Pasti Laku dan Untung Lebih Besar Mainan anak –anak tradisional seperti baling-baling bambu, mobil kayu, kapal api, dan terompet kertas kini banyak dijual di pasaran. Aneka mainan tradisional tersebut ternyata dibuat oleh tangan–tangan trampil dari warga Desa Kaligelang Kecamatan Taman. Seperti apa kegiatan mereka? LAPORAN: DEDI MUHSONI BERBAGAI mainan untuk anak rupanya tidak ada yang tidak bisa dibuat oleh mereka. Semua bisa dibuat asalkan bahan baku seperti bahan bekas dan kertas tersedia. Seperti yang dilakukan Ruslani (62) warga RT 07/02 Desa Kaligelang Kecamatan Taman. Dia

saat ini sedang membuat terompet dengan berbagai model untuk menyambut tahun baru 2012. Menurut dia, bisnis kerajinan mainan anak sudah dilakoninya sejak 30 tahun lalu. Apa yang dikerjakan dalam membuat mainan anak tradisional tidak hanya dirinya, tetapi hampir seluruh warga Desa Kaligelang menggantungkan bisnis itu. Untuk menyambut tahun baru 2012, kata Ruslani, banyak warga yang membuat terompet. Selain mainan mobil dari kayu, orang-orangan dan jenis mainan lainya. Itu dilakukan karena pangsa pasar permintaan terompet menjelang tahun baru cukup tinggi. Bahkan memasuki tahun baru hingga kurang setengah bulan, terompet yang diproduksi mencapai 2500 buah dengan berbagai jenis model terompet. “Membuat terompet menjelang tahun baru biasa kami

lakukan bersama warga lain. Sebab, keuntungannya sangat bagus ketimbang mengandalkan jenis mainan lainya,” kata Ruslani, Kamis (15/12). Warga yang lain Muryati (45) mengatakan, apa yang dilakukan warga dalam memproduksi jenis mainan tradisional merupakan kerajinan turuntemurun warisan dari orang tuanya. 10 tahun lalu jenis mainan tradisional dengan bahan baku kayu dan kaleng bekas banyak digemari anakanak. Bahkan produksinya pun sempat mengalami kualahan karena permintaan yang banyak. Tetapi dalam dua tahun belakangan ini menjadi sepi. “Apa yang menjadi model ngetren dalam jenis mainan anak-anak biasanya warga disini selalu membuatnya. Namun karena kemajuan jaman, mainan tradisional khas Kaligelang kini produksinya makin berkurang,” ucapnya. (*)

DEDI MUHSONI/RADAR PEMALANG

TEROMPET - Ruslani (62) ditemani sang istri dalam proses pembuatan terompet di Desa Kaligelang Kecamatan Pemalang.


TEGAL METROPOLIS

JUMAT 16 DESEMBER 2011

5

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING 1. Pemadam Kebakaran

(0283) 325429

2. Pelayanan Gangguan PLN

(0283) 356371

3. Polresta Tegal

(0283) 356115

4. Rumah Sakit Umum Kardinah

(0283) 356067 / 341938

5. Pelayanan Gangguan PDAM

(0283) 356175 / 358316

6. Stasiun Besar Tegal

(0283) 353018

7. Terminal Bis Tegal

(0283) 354696 / 354695

Hotel dan Hiburan Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284 Ajam Goreng Spesial Lombok Idjo - Jl. Karanganyar No. 21A Kejambon (0283) 342331 - d’POSO resto

(0283) 342330 (0283) 6144277

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Setiap Hari Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

RIEZ PALACE HOTEL - Senin sampai Sabtu Pick up service Gratis. Layanan antar jemput gratis setiap hari kerja. Dari atau ke Stasiun KA & Terminal Bus Tegal Spesial menu at abunawas resto “Afternoon Tea & Pick Up Service BUS PARIWISATA DEDY JAYA Teman Setia Dalam Perjalanan Lutfi Ghozali,SH : 085741888835 Ratno Robani,SH : 081391444447 / 0819 023 4444 7 Office: Jalan Raya Cimohong Bulakamba Brebes Phone : 0283 877668 : Fax: 0283 877 866

Pramuka Dilatih Menulis GUNA melatih keterampilan para Pramuka Penegak, Kwartir Cabang (Kwarcab) 11.35 Kota Tegal menyelenggarakan pelatihan jurnalistik. Kegiatan dilangsungkan di Gedung Sanggar Pramuka Jalan Hang Tuah Tegalsari Tegal Barat, Kamis (15/12). Ancu Humas Kwarcab Kota Tegal, Nasikhi mengatakan, pelatihan ini diberikan khusus bagi para Pramuka penegak. Kegiatan diikuti oleh 40 orang penegak putra dan putri. “Peserta adalah perwakilan dari SMA/ SMK di Kota Tegal. Masingmasing sekolah mengirimkan 2 anggota penegaknya,” katanya. Menurutnya, pelatihan jurnalistik ini merupakan program kerja Kwarcab 11.35 Kota Tegal. Tujuannya untuk memberikan keterampilan para penegak dalam hal penulisan berita atau jurnalistik. Diharapkan setelah mengikuti kegiatan ii, para penegak minimalnya dapat mengelola atau membuat majalah dinding (mading) disekolah masing-masing. Maksudnya menghidupkan mading, dengan mengisi tulisan-tulisan yang telah dibuatnya. “Pelatihan hanya dilaksanakan sehari saja. Dalam pelaksanaannya materi yang diberikan tidak hanya teori saja. Namun dari Ancu Humas Kwarcab yakni Cessnasari dan saya sendiri akan membimbing untuk prakteknya. Dengan demikian peserta akan lebih cepat memahaminya.” Pemateri yang dihadirkan dalam pelatihan ini tidak mainmain. Menurut Nasikhi, semua adalah pakar jurnalistik dari Persatuan Wartawan Indonesia

ADI MULYADI/RATEG

MENERANGKAN - Seorang pemateri sedang menerangkan tentang cara penulisan berita dan mading, dalam pelatihan jurnalistik Kwarcab 11.35 Kota Tegal.

(PWI) Kota Tegal. Diantaranya Nuryanto Aji memberikan materi tentang kewartawanan. Riyadi KS menyampaikan materi tentang Kode Etik Jurnalistik dan Thomas Budiono mengajari masalah penulisan berita dan mading. “Para peserta juga akan mendapatkan sertifikat pelatihan. Dan ini merupakan pelatihan jurnalis yang kali pertama di-

PEMBATAS jalan berupa garis putih di beberapa ruas jalan protokol, dalam beberapa hari terakhir nampak dipertegas. Sejumlah pekerja sibuk membersihkan sampai melakukan pengecatan, baik di median atau tepi jalan. Sarwono, salah seorang pekerja mengaku jika pekerjaan ini merupakan salah satu bagian dari pemeliharaan jalan. Garis maupun pembatas jalan yang mulai tidak terlihat atau kotor akan dicat ulang. Sehingga bisa terlihat pada malam hari. “Hal ini tentu akan membantu pengguna jalan, agar tidak melanggar rambu atau menerobos jalur lain. Bahkan, di beberapa lokasi tepian jalan dicat warna putih. Otomatis jalan menjadi lebih rapi, sekaligus tanda bagi pengguna jalan.” Selama pengerjaan, tambahnya, kendala yang dihadapi adalah hujan. Sehingga sempat tertunda beberapa kali. Untuk itu, agar tidak mengganggu kelancaran lalu lintas, terutama di jalan padat. Proses pekerjaan dilakukan malam hari, sehingga bisa lebih cepat. “Sekarang pekerjaan hampir 100 persen, dan bakal dilanjutkan ke wilayah lain,” terangnya. Sementara Eni, pengguna sepeda motor yang melintas mengaku senang lantaran garis jalan yang mulai kusam menjadi terang. Pada siang hari, garis tersebut mungkin terlihat walaupun sudah lama. Namun waktu saat malam tiba, garis menjadi buram. “Saya menyambut positif pekerjaan tersebut. Karena akan menjadi salah satu rambu yang harus dipatuhi pengguna jalan yang melintas. Dengan cat baru, saat malam tiba maka garis justru menjadi lebih terang terkena pantulan lampu kendaraan,” pungkasnya. (gun)

PEDAGANG Lapak Pedagang Ganggu Pengguna Jalan SEBAGIAN lapak pedagang yang menggelar dagangannya di sebelah utara Pasar Pagi Kota Tegal banyak dikeluhkan pengguna jalan. Pasalnya, badan jalan yang sempit terus berkurang dengan berdirinya lapak pedagang yang sebagian memakan tepian hingga bdan jalan di lokasi tersebut. Joko, saat melintas membenarkan jika sebagian pedagang yang berada di luar pasar menggelar lapak di pinggir jalan. Sebetulnya, dia tidak mempersoalkan keberadaan pedagang yang sedang mencari penghasilan untuk menghidupi keluarganya. Hanya saja, pedagang juga harus maklum jika usahanya berdiri di jalan umum sehingga kerap menimbulkan kemacetan, apalagi di loaksi tersebut jalan yang tersedia tidak terlalu lebar. Secara pribadi, dia tidak keberatan jika pedagang menggelar dagangannya tetapi harus disesuaikan dnegan lokasi yang ada dan jangan terlalu memaksakan diri sehingga melupakan kepentingan pengguna jalan lainnya. Jika ditata dengan baik, maka pengguna jalan bisa melintas dengan nyaman dan pedagang bisa berjualan dengan tenang sehingga tidak ada pihak yang dirugikan. “Jika seperti ini maka pengguna jalanlah yang dirugikan karena badan jalan sebagian digunakan untuk berdagang,’ terangnya. Warniti, seorang pedagang tidak menampik jika usahanya berada di pinggir jalan yang sempit. Tetapi, dia sudah berusaha menata dagangannya agar kendaraan yang akan masuk bisa melintas dengan lancar. Hanya saja, jumlah pedagang yang ada saat ini cukup banyak sehingga sepanjang jalan dipenuhi aneka dagangan yang mungkin saja menggangu kendaraan yang akan melintas. Pihaknya juga berharap agar persoalan tersbeut tidak dibesar-besarkan. Pasalnya, untuk masuk ke Jalan Musi misalnya, masih ada jalan lain meskipun harus memutar. (gun)

wartawan.” Menurutnya, ilmu tentang tulis menulis itu sangat berguna. Banyak orang besar yang sukses hanya dari karya tulisannya. Untuk itu diharapkan peserta mengikuti dengan baik pelatihan jurnalistik ini. “Jika nanti sudah faham dan bisa, maka dapat dituangkan di mading atau buletin sekolah. Atau sekarang ini banyak me-

dia didunia maya yang bisa dimanfaatkan untuk menuangkan tulisan yang dibuat,” urai dia. Khaerul berpesan, kunci membuat sebuah tulisan yang bagus adalah membaca. Dengan rajin membaca pengetahuan akan bertambah luas. Sehingga saat membuat tulisan kualitasnya bisa diandalkan. (adi)

Harga Cabe Rawit Merangkak Naik

KETERTIBAN Garis Putih Pertegas Pembatas

laksanakan oleh Pengurus Kwarcab periode 2009-2014,” ujarnya. Sementara itu saat membuka kegiatan, Ketua Kwarcab 11.35 Kota Tegal, Khaerul Huda menuturkan, pelatihan ini bisa dijadikan sarana untuk mengembangkan bakat menulis para penegak. “Siapa tahu dari sekian banyak peserta, kedepan menjadi seorang

ABIDIN ABROR/RATEG

SIDANG MOBIL - Terdakwa Imamudin saat mendengarkan keterangan majelis hakim.

Mobil Jadi Jaminan Ternyata Bermasalah PENGADILAN Negeri (PN) Tegal, Rabu (14/12) lalu menggelar kasus penipuan dengan terdakwa Imamudin, warga Desa Kemantran Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal. Sedang korbannya Edy Setyawan yang mengaku bahwa sebelumnya pernah dihubungi terdakwa melalui telepon, intinya berniat pinjam uang Rp30 juta dengan jaminan mobil Toyota Avanza. Semula terdakwa berjanji akan mengembalikan pinjaman tersebut seminggu kemudian. Ketika ditanya BPKB kendaraan, Imamudin mengatakan bahwa dokumen itu sedang digadaikan. Uang pinjaman rencananya untuk mengambil BPKB, selanjutnya mobil dijual. Kemudian terdakwa membayar pinjaman. Sehingga korban setuju dan mobil langsung di-

bawa. Setelah seminggu, apa yang dijanjikan ternyata meleset. Bahkan terdakwa mengambil kembali mobil yang dijadikan jaminan, dan menggantinya dengan mobil jenis lain. Alasannya Toyota Avanza bakal dijual. Namun tak lama datang polisi dari Polsek Kramat ke rumah korban, langsung mengambil Avanza yang dijadikan jaminan tersebut. Menurut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sukoco SH, mobil yang dijadikan jaminan terdakwa milik sebuah rental. Dengan kata lain, mobil itu sedang bermasalah. Sidang dengan Hakim Charil Anwar SH akan dilanjutkan minggu depan dengan agenda keterangan saksi. Terdakwa dalam kasus ini diancam Pasal 378 KUHP tentang penipuan. (din)

KENAIKAN haga cabe rawit serta sayuran dan komoditas lainnya, membuat pemilik warung kelabakan. Untuk menjaga agar tidak menaikkan harga, pemilik warung terpaksa mengurangi porsi dari setiap menu yang disuguhkan. Harti, pemilik warung di Jalan Kartini, Kota Tegal mengatakan bahwa kenaikan harga cabe merah sangat berpengaruh terhadap masakan. Jika biasanya dia membuat sambal sebagai pelengkap sayur asam dan sebagainya dalam jumlah banyak. Sekarang dia membatasi guna menekan biaya belanja yang melonjak. Sementara makanan pedas lainnya terpaksa dikurangi atau dicampur dengan cabe rawit serta bumbu lain. Sehingga dia tidak menaikkan harga makanan pada pelanggan. “Sebab apabila menaikkan harga jual, pelanggan beralih ke warung lain. Pemilik warung seperti saya saat ini dalam posisi serba salah. Untuk tidak membeli cabe merah tidak

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

BELANJA - Para ibu rumah tangga ini tengah berbelanja di pasar tradisional yang ada di Kota Tegal.

mungkin dilakukan. Karena hampir semua masakan menggunakan cabe merah. Dalam sehari, saya menghabiskan 4 5 kilogram cabe merah untuk membuat beragam masakan. Untuk sementara agar tidak

menaikkan harga, porsi nasi dan sayur terpaksa dikurangi dari biasanya.” Pedagang lain, Evi membenarkan jika kenaikan harga cabe merah sangat dirasakan oleh pemilik warung. (gun)

Manfaatkan Alun-alun untuk Kebudayaan PERSATUAN Pedalangan Indonesia (Pepadi) Kota Tegal, mendukung langkah Pemkot. Hal ini berkaitan dengan penggunaan Alun-alun sebagai sarana pentas kebudayaan, guna pelestarian sejumlah budaya yang makin terpinggirkan di negerinya sendiri. Ketua Pepadi, Ki Barep, mengaku senang dengan langkah bijak yang diambil Pemkot. Dengan demikian, pementasan wayang kulit maupun golek, kuda lumping, balo-balo dan sebagainya bisa lebih maksimal. Sebab diadakan di ruang publik. Pasalnya, hingga saat ini Alunalun masih menjadi medan magnet, bagi masyarakat Kota Tegal

maupun luar kota untuk berkumpul. Baik siang, sore maupun malam hari. “Harapannya dengan pementasan budaya di tempat tersebut, tambah banyak orang yang melihat dan mengingat kembali budaya itu. Selajutnya, setelah mengingat diharapkan kesadaran akan budaya sendiri mulai tumbuh. Muaranya masyarakat mampu kembali mencintai dan gemar menyaksikan budaya sendiri.” Dia menjelaskan, pementasan di Alun-alun juga menjadi ajang regenerasi bagi pelaku seni. Sehingga muncul generasi muda yang bisa tampil di hadapan publik, dengan membawakan

budaya sendiri. Pihaknya akan mengajak pelaku seni dan komponen lain, untuk mengajak masyarakat supaya selalu mencintai budaya lokal yang penuh kearifan serta sarat pesan moral. “Di sisi lain, masyarakat harus mendukung langkah tersebut, dan memanfaatkan setiap pementasan yang dilakukan. Sehingga beragam budaya yang ada, bisa kembali menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Karena tanpa dukungan masyarakat dan elemen lain, semua usaha bakal berjalan lambat. Kita harus mencintai budaya sendiri, sebagai warisan anak cucu yang tidak ternilai harganya,” ujarnya. (gun)


SLAWI METROPOLIS

6

JUMAT 16 DESEMBER 2011

RADAR TEGAL

PRAMUKA Hari Ini, Kwarcab Gelar Pleno DALAM rangka konsolidasi organisasi dan koordinasi antar pengurus, Gerakan Pramuka Kwarcab 11.28 Tegal bakal mengelar Rapat Pleno pengurus. Kegiatan tersebut rencananya akan digelar Jum’at (16/12) hari ini, di Sanggar Bakti Pramuka Kwarcab di Slawi. Wakil Ketua Kwarcab Bidang Organisasi dan Hukum, Drs H Agus Subagyo MM, mengatakan, selain untuk konsolidasi, Rapat Pleno Pengurus Kwarcab akan membahas berbagai kegiatan Kwartir Cabang. Agenda tersebut antara lain persiapan Musyawarah Cabang Khusus (Muscabsus). DOK. RADAR SLAWI “Agenda pleno yaitu persiapan MusDrs H Agus Subagyo cabsus penggantian Ketua Kwarcab antar waktu pasca meninggalnya Ketua Kwarcab 11.28 Tegal, H Muji Atmanto, SH.MM,” katanya kemarin. Dikatakan Agus, rencananya Muscabsus akan digelar akhir Desember ini. Oleh karenanya, tahap persiapan tengah dilakukan oleh Kwartir Cabang. “Panitia Muscabsus akan dibentuk dalam Pleno nanti,” terang pria yang juga menjabat Sekretaris Dinas Tanbunhut Kabupaten Tegal itu. Selain membahas persiapan Muscabsus, kata Agus, Rapat Pleno juga mengagendakan penyampaian program kerja Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah tahun 2012 dan rencana kerja Kwarcab tahun 2012. “Program Kwarda ini merupakan hasil Rakerda 2011, yang akan menjadi acuan penyusunan Program Kwartir Cabang 2012,” tegasnya. Agus berharap, seluruh jajaran pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) dapat menghadiri Rapat Pleno Pengurus ini. “Mudahmudahan teman–teman pengurus bisa hadir seluruhnya,“ pungkasnya. (fat)

IM, Dokter dan Perawat Gadungan WARUREJA - Santernya isu oknum Dokter IM yang berdomisili di Desa Banjar Agung Kecamatan Warureja, terkuak sudah. Ternyata, IM merupakan dokter gadungan. Dia yang juga berkilah sebagai perawat, ternyata kemudian terbukti sebagai perawat gadungan. Fakta ini terungkap setelah tim medis gabungan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal, mendatangi ke lokasi beberapa hari yang lalu. Hasil interogasi yang dilakukan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Tegal, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), serta petugas Dinas Kesehatan, menyatakan, bahwa IM bukan dokter, melainkan hanya seseorang yang pernah menuntut

ilmu di Sekolah Perawat Kesehatan (SPK). Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal, dr Titis Cahyaningsih MMR, mengatakan, berdasarkan laporan yang dia terima, IM hanya mengantongi ijasah SPK. IM juga pernah bekerja di RS Polri Jakarta, tetapi jabatannya apa, dirinya tidak tahu karena surat pengalaman kerjanya tidak ditunjukkan. Pertemuan antara tim medis gabungan dan IM, dilakukan di Puskesmas Warureja. Pada kesempatan itu, IM menyatakan tidak akan melakukan tindakan medis lagi tanpa pantauan dari dokter yang bersangkutan. Pernyataan itu, dilakukan secara tertulis dan disaksikan oleh tim medis gabungan.

“Kami berikan pembinaan sekaligus memberikan pernyataan tertulis kepada IM agar tidak melakukan hal yang serupa,” terangnya, kemarin. Titis menjelaskan, seseorang yang menuntut ilmu di SPK, belum bisa dinyatakan sebagai perawat. Terkecuali sudah menyandang ijasah diploma tiga (D III) jurusan Keperawatan, menurutnya itu baru bisa dikatakan level perawat. Sementara yang terjadi saat ini, IM tidak bisa menunjukan ijasah tersebut. Sehingga, pihaknya, sangat sangsi jika dinyatakan bahwa IM sebagai perawat. “Dia juga tidak mengantongi ijin praktek dari kesehatan,” imbuhnya. Tindakan IM, kata Titis, melanggar Undang Undang Prak-

HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

HADIAH - Ketua umum Pengcab PBVSI Kabupaten Tegal Nelson Pardamaian Purba SIK memberikan trofi dan uang pembinaan pada para juara volley pelajar, kemarin.

JuaraBaruMitraSportifGalawi2011

BUDAYA Khaul Mbah Mataram Digelar MASYARAKAT Kelurahan Kagok Kecamatan Slawi yang tergabung dalam majelis taklim Ar Rouf, menggelar khaul Mbah Mataram. Khaul ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun, yang beragendakan pasar malam atau bazar, pementasan wayang, pengajian akbar, serta tahlil dan doa di makam Mbah Mataram. Salah satu panitia khaul, Ali Murtado, mengatakan, agenda khaul berlangsung mulai Rabu (14/ 12) dengan agenda pementasan wayang dengan dalang Ki Enthus Susmono. Kemudian dilanjutkan dengan pasar malam hingga Minggu (25/12). Kegiatan khaul ini, selain sebagai doa kepada para sesepuh Kelurahan Kagok, juga sebagai upaya menumbuhkan tradisi masyarakat Kelurahan Kagok, yang sempat terhenti. “Sedangkan tahlil dan doa kepada para ulama dan sesepuh masyarakat di Kelurahan Kagok, dilakukan pada Rabu (21/12) mendatang,” kata Murtado. Khaul ini, kata dia, bertujuan membuka sejarah masa lalu dari Mbah Mataram dan menumbuhkembangkan kembali budaya dan tradisi masyarakat Kagok yang pernah terhenti. (gon)

kediamannya. Karena itu, apabila IM sampai memberikan infus atau lainnya kepada pasien tanpa seijin dokter, maka IM akan terancam UU Praktek Kedokteran. Seperti diberitakan sebelumnya di koran ini, dugaan malpraktek di Kecamatan Warureja telah menghilangkan nyawa sebanyak 5 orang. Tiga korban diantaranya berasal dari Desa Kendayakan, lainnya dari Desa Banjarturi dan Rangimulya. Sementara ketika perawat IM ditemui di kediamannya di Desa Banjar Agung Kecamatan Warureja, pihaknya membantah keras atas malpraktek tersebut. Dia mengatakan, setiap mengobati pasien, selalu pasien tersebut dalam kondisi sekarat. (yer)

2015, Angka Kematian Nol

OLAH RAGA

PERHELATAN perdana pengurus Pengcab PBVSI Kabupaten Tegal dibawah komando Nelson Pardamaian Purba SIK, melalui turnamen bola volley antar pelajar tingkat SMP dan SMA/K se-Kabupaten Tegal berhasil menelorkan juara baru. Dimana untuk tingkat SMP juara I diraih SMPN 1 Dukuhwaru setelah di partai final mampu menghentikan perlawanan SMPN 5 Adiwerna. Posisi juara III bersama diraih skuad bola volley SMP Terbuka Adiwerna dan SMPN 2 Pagerbarang. Sementara ditingkat SMA juara perdana tahun ini diraih skuad bola volley SMAN 2 Slawi setelah di partai final menghentikan perlawanan SMKN 2 Adiwerna. Juara III bersama diraih skuad SMK BP Dukuhwaru dan SMK Muhammadiyah Margasari. Pemberian uang pembinaan, piagam, dan trofi diserahkan langsung oleh Ketua Umum Pengcab PBVSI, Nelson Pardamaian Purba SIK. Didampingi Ketua Harian Pegcab PBVSI Kabupaten Tegal, dr H Widodo Joko Mulyono MKes MMR. Nelson berharap, dari ajang turnamen perdana ini mampu melahirkan bibit muda prestasi dimasa depan yang bisa mengharumkan nama daerah dan bangsa. “Momentum ini juga dioptimalkan untuk kaderisasi organisasi guna mempersiapkan kader pengurus dimasa yang akan datang. Dengan skala yang kecil ini, kami berupaya menggerakkan semua potensi untuk memulai menjadi hebat,” cetusnya. Lewat ajang yang nantinya akan dijadikan agenda tetap tahunan usai ulangan tengah akhir semester ganjil itu diharapkan pelajar bisa punya power atau kekuatan untuk melawan semua bentuk kegiatan negatif seperti asusila yang mengarah pada indikasi pencabulan, kebut-kebutan liar, hingga terjerusmus dalam lembah narkoba. “Dari kemenangan yang diraih dalam turnamen nanti bisa direnungi oleh pelajar bahwa hasil itu didapat karena kegigihan yang dibangun dari belajar. Disinilah hal penting yang akan kita tuju dalam pelaksanaan turnamen kali ini. Dan kami berpersepsi bahwa menanamkan pola pikir sportif memang harus dilakukan pada anak usia dini agar kelak mereka menjadi generasi yang punya jati diri sebagai insan yang legowo dan mau menerima kekalahan, serta menghargai kemenangan yang diraih pihak lawan,” cetusnya. Juara I berhak atas uang pembinaan sebesar Rp 1 juta, juara II sebesar Rp 600.000, dan juara III sebesar 250.000 untuk kedua tingkatan lomba. (her)

tek Kedokteran nomer 29 tahun 2004 pasal 77 dan 78. Ancaman hukuman pidana untuk satu pasal, selama 5 tahun dan denda sebanyak Rp 150 juta. Selain melanggar UU tersebut, IM juga melanggar Permenkes RI No HK.02.02/MENKES/148/ I/2010 tentang ijin dan penyelenggaraan praktek perawat Bab III pasal 8 dan 9. “Kami menindaklanjuti kasus ini, berdasarkan laporan dari warga yang mengaku resah dengan tindakan medis IM,” tukasnya. Sebelumnya, Ketua IDI Cabang Kabupaten Tegal, dr Hendardi, menegaskan, nama IM tidak tercantum dalam data base kedokteran Kabupaten Tegal. Dan IM juga tidak memiliki ijin untuk buka praktek di

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

ANTUSIAS - Pemilihan ketua dan wakil OSIS SMP Negeri 1 Kramat berlangsung meriah. Para peserta nampak berantusias saat menunggu giliran didepan TPS.

Demokrasi Layaknya Pilkada Dari Pelaksanaan Pemilihan Ketua OSIS SMP N 1 Kramat SMP Negeri 1 Kramat, Kamis (15/12) pagi, menggelar pemilihan ketua dan wakil ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) untuk masa bakti 2012 2013. Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah ini, dikemas layaknya pemilihan kepala daerah (Pilkada). Siswa dibebaskan untuk memilih tiga pasangan kandidat yang dicalonkan sekolah, dengan cara mencoblos di tempat pemungutan suara (TPS). Setiap TPS, terdiri dari tiga tobong yang dijaga ketat oleh panitia yang juga berasal dari siswa. Pelaksanaan ini berlangsung meriah, karena siswa diajarkan sejak dini untuk demokratis. Sebelum mencoblos, lebih dulu daftar pemilih tetap (DPT) yang berjumlah 880 peserta ini, mendaftarkan diri di meja panitia. Kemudian peserta diberi kertas suara untuk memilih idola pasangannya di tobong yang dibuat secara sederhana. Hasil coblosan itu, dimasukkan ke dalam tong yang sudah disediakan di pintu keluar tobong sekaligus jari tangan peserta

dicelupkan ke tinta. Sehingga, peserta tidak bisa memilih lagi karena sudah ada tanda tinta di tangannya. Kepala SMP N 1 Kramat, H Budiono SPd, mengatakan, tiga pasangan kandidat yang dicalonkan menjadi ketua dan wakil ketua OSIS merupakan siswa kelas VII dan VIII. Mereka diantaranya, Romi dan Amar Ilmawan pasangan nomer urut satu, Anisa Tri dan Harnafi pasangan nomer urut dua, kemudian Krisna Santiyo dan Mofenda Ade merupakan pasangan dengan nomer tiga. Sebelum pemungutan suara itu berlangsung, ketiga pasangan ini diberi waktu untuk melakukan kampanye selama tiga hari. Mereka juga diberi kesempatan untuk menyerukan visi dan misinya di hadapan siswa lainnya. “Tujuan kegiatan ini untuk menerapkan pendidikan karakter yang diantaranya memicu kejujuran, kreasi, demokrasi, dan kebebasan mengeluarkan pendapat. Selain itu, untuk membekali pelajar agar ketika terjun di masyarakat kelak, siswa tidak merasa aneh dengan pemilihan secara demokrasi,” terangnya. Waka Kesiswaan SMP Negeri 1 Kramat, Abu Kosim SAg, menyatakan, pemilihan ketua dan wakil OSIS ini, dimenang-

kan oleh pasangan Romi dan Amar Ilmawan dengan perolehan 435 suara. Sementara urutan kedua, pasangan Krisna Santiyo dan Nofenda Ade dengan perolehan 140 suara. Dan yang terakhir, pasangan Anisa Tri dan Harnafi dengan perolehan 65 suara. Dia menjelaskan, dari jumlah DPT 880 suara, suara yang masuk sebanyak 640 suara. Sedangkan sisanya rusak dan tidak memberikan suaranya (abstain). Menurut dia, setelah kandidat dinyatakan menang, mereka harus membentuk kepengurusan struktual OSIS. Sebab dalam waktu dekat, mereka akan dikukuhkan sekaligus diberikan pembekalan latihan dasar kepemimpinan (LDK). “Pelantikan dan serah terima jabatan pengurus OSIS yang lama ke yang baru, akan diselenggarakan di sekolah awal Januari mendatang,” ujarnya. Dia berharap, visi misi pasangan terpilih yang pernah diucapkan ketika menggelar kampanye agar diterapkan setelah dilantik kelak. Selain itu, pengurus baru harus bisa memimpin organisasi ini secara bijaksana serta dapat mengembangkan dan membawa nama baik sekolah. “Semoga pengurus yang baru bisa lebih baik lagi dari sebelumnya,” harapnya. (yeri novel)

PADA tahun 2015, Pemkab Tegal bersama stakeholder yang ada, menargetkan angka kematian menjadi 0 (nol). Pasalnya, salah satu usaha yang ada, dengan adanya desa siaga. Hal itu muncul saat seminar nasional yang diadakan oleh Dinkes Kabupaten Tegal bekerja sama dengan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) yang dilanjutkan dengan komitmen stakeholder dalam rangka akselerasi penurunan kematian ibu melalui reformasi program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di Kabupaten Tegal yang ditandangani oleh Wakil Bupati, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, dan diikuti oleh semua pelaku kesehatan di Kabupaten Tegal. Seminar yang digelar di pendopo Kabupaten Tegal tersebut, Rabu (15/12), mengambil tema peran stakeholder di daerah dalam rangka akselerasi penurunan kematian Ibu dan Bayi melalui reformasi program kesehatan ibu dan bayi. Seminar menghadirkan enam pembicara yakni Staf Ahli Menkes RI Prof Dr Laksono Trisnantoro MSc PhD, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Dr Anung Sugihantono MKes, Ketua DPRD Kabupaten Tegal Rojikin AH SH, Asisten II Kabupaten Tegal Moch Nur Ma’mun SH, POGI Kabupaten

Tegal Dr Jaenudin, dan Ketua IBI Kabupaten Tegal Kusmiyati SH SST, dengan moderator Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal dr H Widodo Joko Mulyono MKes MMR. Mengawali sebelum nara sumber menyampaikan materinya, dr H Widodo Joko Mulyono mengatakan, apakah mungkin angka kematian ibu menjadi nol. Sedangkan kecenderungan di Jawa, angka kematian ibu cenderung meningkat. Hal ini menjadi tantangan menarik, bagaimana dinas kesehatan mampu secara inovatif dan komprehensif dalam akselerasi pencapaian MDGs 4 dan MDGs 5. Hal ini diperlukan kepemimpinan tinggi dari Dinkes, dukungan dari pimpinan Kabupaten Tegal, dan dukungan dari seluruh masyarakat. “Di Yogyakarta contohnya, disana diberikan reward bagi desa yang AKI (Angka Kematian Ibu, Red) dan AKB (Angka Kematian Bayi, Red) nol dalam satu tahun. Disini perlu ada kebijakan dalam rangka memperbaiki pelayanan, sistem pelayanan, mengembangkan regulasi, dan menata perilaku masyarakat. Kami yakin, ini bisa terjadi dengan membuktikan adanya desa siaga,” kata Kepala Dinkes yang akrab disapa dr Joko itu. (fat)

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

SEMINAR – Ketua DPRD Kabupaten Tegal, Rojikin AH SH, saat menyampaikan materinya dalam acara seminar nasional kesehatan di pendopo Pemkab Tegal, Rabu (15/12) kemarin.


KABUPATEN TEGAL

7

JUMAT 16 DESEMBER 2011

RADAR TEGAL

SLAWI

M GHONI/RADAR SLAWI

BAZAR - Nampak produk busana, parfum, obat-obatan, peralatan kesehatan, serta sejumlah produk lain diperdagangkan pada bazar tiban yang digelar saat berlangsungnya seminar kesehatan di Pendopo Ki Gede Sebayu, Kamis (15/12).

Bazar Tiban Ditengah Seminar Kesehatan SLAWI - Sejumlah produk diperdagangkan pada bazar tiban di sekitar lokasi Seminar Nasional Kesehatan bertempat di Pendopo Ki Gede Sebayu Slawi, Kamis (15/12). Produk dari busana, alat kesehatan (alkes), obat-obatan, dan produk lain dijajakan pada bazar itu. Hampir semuanya terjadi dan mengalami transaksi penjualan dari peserta seminar. Imbas rejeki itu, menurut peserta bazar tiban dari CV Sahabat yang merupakan pemasok alkes yang menjajakan produknya, pada bazar itu pasti terjadi transaksi. Selain pesertanya dari praktisi kesehatan yang sudah dikenal dekat oleh CV itu, juga sudah terjalin kedekatan emosional diantara mereka. “Mengacu yang sudah berjalan, pasti ada produk alkes yang kami pasarkan terjual meski dalam hitungan sejumlah unit,” kata seorang perwakilan dari CV Sahabat, Aris Puji Setiawan, kemarin. Dikatakan Aris, imbas rejeki yang mengalir kepada CV nya, memang diawali dengan menanam kepercayaan dan kualitas produk alkes yang dijajakannya kepada sejumlah praktisi kesehatan seperti perawat bidan dan lainnya. Begitupun yang dirinya lihat pada peserta bazar lainnya yang menjajakan produknya di arena itu. Menurut dia, meski seketika tidak memperoleh keuntungan yang signifikan, namun ada kandungan nilai positif dari sebuah usaha yang didapat oleh peerta bazar tersebut. Minimal pengenalan produk dan kepercayaan serta pemahaman produk yang diperdagangkan di arena bazar itu. “Ini bisa membawa berkah rejeki dikemudian hari,” imbuhnya. Disisi lain, penjaja busana yang tidak berkaitan langsung juga menerima imbas rejeki dari kegiatan tersebut. Dimana peserta yang membawa anak-anak, tidak sedikit yang membeli busana anak-anak di lokasi bazar. “Sebagai pedagang busana lokal, kami merasa terbantu dengan seminar ini,” ucap Ratna. Sementara, seorang peserta seminar yang bertajuk Seminar Nasional tentang penurunan angka kematian ibu dan anak itu, menyatakan jika adanya bazar justru menciptakan suasana yang lebih hidup. Sekaligus sebagai wahana belanja sejumlah produk yang bisa dimanfaatkan dalam kinerja maupun usaha sampingan peserta di rumah. (gon)

HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

OLAH TKP - Jajaran Resintel Polsek Talang yang di-back up Polres Tegal mendatangi TKP pencurian mobil di Desa Bengle Kecamatan Talang, kemarin.

Rusak Pagar, Avanza Melayang Kerugian Capai Rp 135 Juta TALANG - Aksi alap-alap pencurian kendaraan bermotor kembali mengintai di wilayah hukum Polres Tegal. Kali ini kawanan maling mobil itu berhasil menggondol mobil Toyota Avanza keluaran tahun 2008, setelah berhasil merusak pagar rumah korban. Pelaku diduga memotong kunci rantai dan gembok pagar rumah korban sebelum menggasak mobil yang diparkir di garasi rumah korban. Akibat insiden terse-

but, korban mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 135 juta. Insiden terjadi pada hari Kamis (15/12) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Aksi ini baru diketahui korban menjelang yang bersangkutan menjalankan ibadah sholat Subuh. Kapolres Tegal, AKBP Nelson Pardamaian Purba SIK, didampingi Kapolsek Talang, AKP Dwija Utama, menyatakan, aksi pencurian mobil jenis Toyota Avanza warna hitam keluaran tahun 2008 bernopol G-9196-BP tersebut, terjadi di garasi rumah Kasan (52), yang berlokasi di Desa Bengle RT 07/

RW 01 Kecamatan Talang. “Mobil itu sebelum kejadian berada di garasi luar yang terlindungi pintu pagar berantai dan digembok. Gembok kunci rantai tersebut dipotong pelaku dan mereka memasuki garasi dengan cara menjinjing pintu besi agar tidak terdengar pemiliknya,” ujarnya, disela-sela melakukan olah TKP. Dari hasil pengembangan penyelidikan di TKP, terkuak informasi dari salah seorang tukang becak yang melihat adanya sebuah mobil jenis Daihatsu Grand Max warna

Amala Pimpin IPPNU

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

MENUNGGU GILIRAN - Pemilihan pengurus P3A Dharma Tirta Subur Makmur KM 3 Adiwerna, diselenggarakan secara demokratis di pendopo Desa Kertaharja, Kramat, kemarin.

P3A Dharma Tirta KM 3 Direshuffle Pemilihan Pengurus Secara Demokratis HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

Tusuk Ban, Gaji Pekerja Amblas ADIWERNA - Aksi kejahatan perbankan kembali menggejala di wilayah hukum Polres Tegal. Warning bagi nasabah bank itu kini ditempuh jajaran Polres Tegal paska terjadinya aksi ‘tusuk ban’ yang dilakukan pelaku pencurian dengan pemberatan (curat), untuk mengalihkan perhatian nasabah dan memudahkan langkahnya menggasak uang yang baru saja diambil dari bank. Hal ini sempat dialami Iskandar (39), karyawan PDAM yang juga warga Desa Jrakah Payung RT 01/RW 01 Tulis Kabupaten Batang. Dia yang baru saja mengambil uang di Bank Jateng Slawi kawasan Adiwerna, terkecoh setelah ban bagian kiri mobil yang dikendarainya kempes lantaran tertusuk benda tajam. Kapolres Tegal, AKBP Nelson Pardamaian Purba SIK, didampingi Kapolsek Adiwerna, AKP Siti Murbani SH, menyatakan, insiden yang terjadi Rabu (14/12) sekitar pukul 12.45 WIB itu nyaris menggondol uang nasabah lebih besar lagi. “Korban saat itu ditemani rekannya, Subejo (47) warga Desa Grogol RT 01/RW 02 Karang Tengah Kabupaten Demak. Rekan korban itu juga sempat mengambil uang tunai di bank tersebut senilai Rp 40 juta. Sementara korban mengambil uang tunai sebesar Rp 29 juta untuk membayar gaji tenaga kerja pemasangan pipa PDAM,” terangnya, Kamis (15/12). Keduanya yang mengendarai mobil jenis Daihatsu Terios warna Silver bernopol H-8647-FE itu sempat diparkir di depan halaman Bank Jateng Slawi. “Uang ditaruh korban di bawah jok depan. Sementara uang yang diambil rekannya ditaruh di jok bagian dalam samping depan. Keduanya sempat meluncur ke arah Utara untuk membeli besi guna menutup kekurangan pengerjaan galian PDAM di areal depan BCA Adiwerna,” ujar Murbani. Sesampai disana, keduanya merasakan bahwa ban sebelah kiri kempes. Keduanya bergegas turun dari mobil untuk mengamati kondisi ban kendaraan yang ditumpanginya. Disaat korban membuka pintu mobil di bagian sopir itulah, pelaku yang terindentifikasi mengunakan motor jenis Kawasaki Ninja warna hijau, merapat dan menggasak uang senilai Rp 29 juta berikut dua buah ponsel Nokia yang tergeletak di bagian depan samping stir. Usai melancarkan aksinya, kedua pelaku melarikan arah motornya menuju ke arah Utara. Dari insiden ini, perlu kita berkaca pentingnya mengaktifkan kinerja Satpam Bank agar tidak hanya fokus di dalam ruangan. Namun juga mencermati keadaan di luar ruangan. Kami akan segera mendorong personil untuk mengaktifkan patroli keliling dengan mobil back bond khususnya di areal perbankan untuk meminimalisir terulangnya kasus serupa. Dan tentunya bagi nasabah yang hendak melakukan penarikan uang dalam jumlah besar, agar meminta bantuan pengawalan dari petugas,” tegas dia. (her)

jelas, aksi ini dilakukan oleh lebih dari 4 orang pelaku. Kini upaya menghimpun keterangan masih terus dilakukan tim di sekitar lokasi kejadian,” ujarnya. Kapolres sendiri menilai, terjadinya aksi pencurian dengan pemberatan itu bisa terjadi lantaran masih lemahnya pelaksanaan Siskamling di masingmasing desa. Dia berharap, kegiatan Siskamling ini bisa dihidupkan kembali untuk menutup ruang gerak pelaku curanmor yang masih membidik areal pedesaan sebagai lokasi kejahatan. (her)

Arif Pimpin IPNU Tembok Banjaran

ADIWERNA

GALI KETERANGAN - Kapolres Tegal, AKBP Nelson Pardamaian Purba SIK, mengorek keterangan dari korban pelaku curat didampingi Kapolsek Adiwerna, Siti Murbani SH, di lokasi kejadian, petang kemarin.

gelap yang berhenti di depan rumah korban. Tukang becak yang menjelang Subuh itu sedang mengangkut penumpang sempat memperhatikan bahwa mobil Toyota Avanza di dalam rumah korban masih ada. Sekembali dari menghantarkan penumpang, penarik becak itu kembali berpapasan dengan mobil Daihatsu Grand Max yang ditumpangi sekitar empat orang, berjalan beriringan dengan mobil Toyota Avanza yang diduga milik korban. “Keterangna saksi ini masih kita dalami kebenarannya. Yang

KRAMAT - Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Dharma Tirta Subur Makmur KM 3 Adiwerna yang meliputi wilayah pengairan di Desa Kertaharja, Kemantran, Babakan, Bongkok dan Kertayasa, Selasa (13/12), diresuffle atau pergantian pengurus. Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Desa Kertaharja Kecamatan Kramat ini, sekaligus menggelar laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPj) pengurus lama. Hadir pada kesempatan itu, Kepala UPTD Pengairan KM 3 Adiwerna, seluruh Kepala Desa yang bersangkutan, pengurus Dharma Tirta lama dengan yang baru, dan seluruh petani di wilayah KM 3 Adiwerna. Sekretaris Panitia penyelenggaran Pemilihan P3A Dhar-

ma Tirta Subur Makmur, Riyanto, menjelaskan, kegiatan ini untuk membentuk kepengurusan yang baru sekaligus pembubaran kepengurusan yang lama. Pembubaran tersebut, karena masa baktinya sudah selesai. Dan pembentukan kepengurusan yang baru ini, untuk periode masa bakti 2012 - 2015. “Pemilihan berlangsung demokratis dan kondusif,” kata Riyanto yang juga menjabat sebagai Sekretaris Desa Kertaharja. Dia mengutarakan, hak pilih berasal dari petani yang merupakan binaan pengairan KM 3 Adiwerna. Diantaranya, warga Desa Kertaharja, Kemantran, Babakan, Bongkok dan Kertayasa. Jumlah hak pilih atau anggota, sebanyak 300 petani dan yang hadir sebagai peserta, 219 petani. Sementara kandidat yang dipilih untuk menjadi Ketua Dharma Tirta, ada 2 orang. Yaitu, Saguh mantan Ke-

pala Desa Kertaharja dan Radan warga desa setempat. “Suara terbanyak diperoleh Saguh dengan mengantongi 94 suara, dan Radan hanya 93 suara. Sedangkan suara yang rusak, ada 3 kertas suara,” terangnya. Sementara untuk melengkapi kepengurusannya, Saguh memilih Mohamad Rifai sebagai sekretaris, Darsi’in sebagai bendahara, dan Mulyono sebagai pengawas. Setelah mereka membentuk pengurus tersebut, Riyanto meminta agar dalam waktu dekat, segera membentuk pelaksana tehnis (Pelnis) atau biasa disebut ulu-ulu. Pasalnya, kondisi cuaca sudah mendekati musim tanam, dimana kebutuhan air sangat ditunggu petani. “Maksimal akhir Desember 2011, harus sudah ada Pelnisnya. Karena MT pertama, akan segera tiba, tepatnya pada awal tahun,” pungkasnya. (yer)

ADIWERNA – Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Nahdlatul ‘Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul ‘Ulama (IPPNU) Tembok Banjaran, Kecamatan Adiwerna menggelar Rapat Anggota (RA) di rumah salah seorang anggotanya, Romedhon, di Desa Tembok Banjaran, Minggu (11/12) lalu. Dalam forum permusyawaratan tertinggi tingkat ranting itu, dipimpin oleh Pimpinan Anak Cabang IPNU dan IPPNU Kecamatan Adiwerna, Arif Supriyanto selaku Ketua PAC IPPNU dan Anisah Malida selaku Sekretaris PAC IPPNU, berhasil menetapkan Arif Setiawan sebagai Ketua IPNU Tembok Banjaran dan Mafluhatul Amala sebagai Ketua IPPNU Tembok Banjaran untuk masa khidmat 2011–2013. Arif Setiawan terpilih menggantikan Abdul Aziz yang menjabat Ketua IPNU Periode 2009– 2011, sementara Mafluhatul Amala menggantikan seniornya Nur Afrokha yang menjabat Ketua IPPNU periode 2009–2011. Ketua IPNU Tembok Banjaran Terpilih, Arif Setiawan dalam sambutannya usai ditetapkan sebagai Ketua terpilih meminta agar kerjasama antar pengurus dan anggota dapat terjalin dengan baik. Hal tersebut penting, guna membawa IPNU dan IPPNU Tembok Banjaran lebih baik lagi. “Saya minta kerjasama rekan–rekan semua, untuk membawa Ranting Tembok banjaran kedepan lebih baik,” katanya.

Dirinya berharap, melalui Rapat Anggota akan melatih jiwa kepemimpinan dan menumbuhkan loyalitas yang tinggi terhadap organisasi IPNU dan IPPNU. Ketua PAC IPNU Adiwerna, Arif Supriyanto, berharap, kepengurusan baru IPNU Ranting Tembok Banjaran agar lebih baik dan lebih semangat dari pengurus sebelumnya. “Mudah–mudahan pengurus baru ini lebih semangat dan akan lebih baik lagi,” tegasnya. Ketua PAC IPPNU Adiwerna, Nurbaeti, yang diwakili Sekretarisnya Anisah Malida, mengatakan, prestasi yang sudah ditorehkan pengurus lama hendaknya dapat dipertahankan pengurus baru. Terlebih, dapat ditingkatkan. Anisah juga berharap, jalinan komunikasi antara PAC dan Pimpinan Ranting agar lebih intensif. Sehingga akan menghindari terjadinya mis komunikasi. “Komunikasi yang intens antara PAC dan PR akan membawa organisasi lebih sejuk dalam menggelorakan IPNU– IPPNU di Adiwerna,” ujarnya. Acara dibuka Ketua NU Tembok Banjaran, H Abdul Latif. Dalam sambutannya, dia meminta agar anggota IPNUIPPNU yang sudah tidak lagi menjabat pengurus, bisa tetap menghidupi Ansor yang sudah setengah tahun tidak ada kegiatan. Selain memilih ketua baru, rapat anggota juga membahas laporan pertanggungjawaban pengurus lama. Kegiatan dihadiri PC IPNU–IPPNU Kabupaten Tegal, PAC IPNU– IPPNU Adiwerna, Pengurus NU Tembok Banjaran beserta badan otonomnya. (fat)


RADAR BREBES

8

JUMAT 16 DESEMBER 2011

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes RSU Bhakti Asih RSIA Mutiara Bunda Tanjung Brebes RS Dera As Syifa Banjarharjo Brebes Hotel Dedy Jaya Brebes RS Dedy Jaya

(0283) 671431 (0283) 671279 / 673481 (0283) 877222 (0283) 889588/ 889548 (0283) 673133 / 673158 (0283) 672145/ 672525

WONGE DEWEK Sediakan Dana Korban Bencana Alam UNTUK membantu masyarakat yang menjadi korban bencana, saat ini pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah menyediakan dana bantuan bagi mereka yang tertimpa musibah bencana alam. Kepala Kesbangpolinmas Kabupaten Brebes Drs Rais Khana kepada Radar Kamis (15/12) menuturkan, bantuan tersebut diberikan kepada mereka yang menjadi korban bencana alam. Ia menjelaskan, kategori bencana alam diantaranya tanah longsor, puting beliung, banjir, banjir bandang dan yang lainnya. Bahkan di wilayah Brebes bagian selatan, beberapa warga DOK.RATEG menjadi korban bencana alam yang disebabkan oleh banjir bandang. “Atas Drs Rais Khana kejadian tersebut Kesbangpolinmas bersama dengan BPBD Brebes telah berupaya untuk membantu mereka dengan menggunakan dana bencana alam yang telah disediakan,” terangnya. Sedangkan Kepala Pelaksana Harian Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes, Supriyono mengatakan, saat ini BPBD telah melakukan identifikasi terhadap terjadinya bencana tanah longsor di wilayah Brebes bagian selatan. (har)

Tiga Anggaran DAK Dikerjakan Berbarengan BREBES - Kabupaten Brebes bakal menggarap bantuan tiga alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) di bidang pendidikan secara sekaligus di tahun 2012. Penggabungan tersebut karena pada dua tahun sebelumnya, yakni DAK tahun 2010 dan 2011 belum sempat terealisasi. Plt Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes Ir Djoko Gunawan ketika ditemui menjelaskan, alokasi DAK tahun 2010 yang tidak terserap tidak ditarik oleh pemerintah pusat, melainkan akan dialihkan sebagai kelanjutan pada tahun 2012 nanti. “Sebagian DAK tahun 2010 yang belum terserap, dan DAK tahun 2011 yang belum teralisasi akan dikerjakan bersamasama dengan DAK 2012. Sehingga dalam satu tahun diker-

jakan tiga program tahun anggaran yang berbeda. Ini sudah dikonsultasikan dengan berbagai pihak,” ujar Djoko. Seperti diketahui, DAK Pendidikan tahun 2010 senilai total Rp 32,8 milliar di Kabupaten Brebes tidak seluruhnya terserap dengan baik. Yakni untuk alokasi pengadaan buku ajar, alat peraga dan komputer senilai Rp 13,2 milliar gagal lelang. “Sementara untuk DAK tahun 2011 tidak bisa dilaksanakan pada tahun yang sama karena adanya keterlambatan petunjuk. Tapi semoga semua bisa dilaksanakan seluruhnya dengan baik di tahun depan,” sambung Djoko. Sementara itu, Wakil Sekretaris Dewan Pendidikan Kabupaten Brebes WIjanarto SPd sangat menyayangkan adanya

akumulasi pelaksanaan program untuk tiga tahun anggaran yang berbeda dalam satu tahun saja. Pasalnya, hal itu sangat riskan dengan munculnya persoalan baru di lapangan. “Saya tidak tahu, kebijakan itu sudah dikaji matang atau belum. Hanya saja, kami mengingatkan rentannya tumpang tindih kegiatan, lebih-lebih kesulitan pada saat pelaporan. Karena DAK 2010 dilaporkan 2012 dan sejenisnya,” katanya. Menurutnya, pelaksana DAK pendidikan harus fokus untuk melaksanakan program tersebut dengan baik. Sebab, dari hasil pengamatan dan monitoring Dewan Pendidikan terhadap kegiatan DAK 2010 masih jauh dari harapan. Akibatnya, banyak pihak sekolah yang menjadi dirugikan. “Ada

sejumlah kegiatan yang terlambat, tidak maksimal seperti pada bangunan perpustakaan yang juga asal-asalan. Tahun depan, ini harus menjadi evaluasi, apalagi jika nanti DAK 2010, 2011 dan 2011 betul-betul diakumulasikan. Dinas harus tegas memberi punishment terhadap setiap pelanggaran,” tandasnya. Ketua LSM Agustus Brebes, Kustoro WHY berharap agar dinas bisa mengambil pelajaran berharga dari proses-proses DAK tahun sebelumnya. Menurutnya, gagalnya realisasi sebagian dana DAK 2010 telah menjadi bukti buruknya aparatur Pemkab Brebes dalam mengelola bantuan keuangan dari pemerintah. Jika saja dinas bekerja sesuai aturan normatif maka bantuan tersebut dapat

Pembina Pramuka Dibekali Karakter Bangsa

AJIB AH...

AGUS WIBOWO/RADAR BREBES

ANTI KORUPSI - Ratusan pelajar di Kabupaten Brebes mengikuti sosialisasi anti korupsi di SMAN 1 Brebes yang digagas KPK, ICW, TII dan Gebrak, kemarin.

Berani Jujur, Hebat! HARVIYANTO/RADAR BREBES

MENYAKSIKAN - Kepala Sekretariat BNK Brebes Drs Aman Widodo MKes saat menyaksikan drama teater bahaya narkoba yang dimainkan sejumlah siswa SMK 3 Maarif Larangan

Sampaikan Bahaya Narkoba Melalui Teater LARANGAN - Guna menekan penggunaan dan peredaran narkoba, Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Brebes terus gencar melakukan sosialisasi di lingkungan sekolah. Seperti Kamis (15/12), BNK Brebes datang ke SMK Ma’arif 3 Larangan untuk memberikan pemahaman kepada siswa-siswi di sekolah tersebut akan bahaya narkoba. Kegiatan tersebut mendapat apresiasi positif dari seluruh siswa. Bahkan untuk lebih memudahkan dalam menyampaikan bahaya narkoba bagi para pelajar, sejumlah siswa di sekolah tersebut menampilkan drama teater yang menceritakan tentang salah seorang pemuda yang meninggal dunia setelah kecanduan narkoba. Tidak hanya itu saja, melalui karya puisi Ismail Marzuki, salah satu siswa juga berusaha menyampaikan akan bahaya narkoba setelah dikonsumsi. Kepala Sekretariat BNK Brebes Drs Aman Widodo MKes yang hadir sebagai pembicara dalam sosialisasi tersebut mengaku kagum dengan apa yang telah ditampilkan sejumlah siswa-siswi SMK Maarif 3 Larangan dalam kegiatan sosialisasi bahaya narkoba. Menurutnya, seni teater dan puisi yang disampaikan sejumlah siswa sekolah tersebut memang sangat efektif dalam mensosialisasikan bahaya narkoba. Apalagi, dalam drama teater tersebut, salah satu aktor yang menjadi pecandu narkoba dalam ceritanya akhirnya tewas. “Dengan menyaksikan drama teater tersebut, para siswa akan lebih mengerti terhadap dampak-dampak setelah mengkonsumsi narkoba,” ujarnya. Aman menambahkan, untuk mensosialisasikan bahaya narkoba, berbagai cara dilakukan BNK Brebes. Selain melalui seni, sosialisasi juga disampaikan melalui seminar, dialog interaktif. (har)

SIAPA sangka perilaku korup bisa tercipta sejak masa usia sekolah? Ya, berawal dari budaya contek-mencontek hingga membolos, bisa jadi membentuk mental korup. Pelajar pun bisa korupsi dalam kapasitas dan bentuk tertentu. Dari iseng-iseng menjadi budaya, sedikit-sedikit menjadi besar. Itu terungkap saat seminar roadshow anti korupsi yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama ICW dan sejumlah lembaga anti korupsi nasional dan lokal yang digelar di aula SMA Negeri 1 Brebes, Kamis (15/12). Selain di Brebes, Road Show Anti Korupsi bertema Berani Jujur, Hebat! juga menyambangi Jakarta, Bandung, Cirebon, Brebes, Semarang, Salatiga, Jogjakarta, dan Solo. “Melalui kegiatan ini kami mencoba memutus mata rantai dari mental korup, khususnya di kalangan generasi muda. Kita memilih sasaran para pelajar karena mereka adalah agent of change, sehingga harus ditumbuhkan perlawanan terhadap korupsi,” terang Koordinator Divisi Kampanye Publik Indonesian Corruption Watch (ICW) Illian Delta Artasari. Menurutnya, saat ini Indonesia menjadi salah satu negara paling korup di dunia. Namun be-

Buta Aksara Makin Berkurang LARANGAN - Desa Sitanggal, Kecamatan Larangan merupakan desa dengan jumlah penyandang buta aksara paling sedikit di tingkat kecamatan. Dari data yang ada di kantor desa setempat, warga belajar di desa tersebut tercatat 200 orang. Jumlah tersebut semakin berkurang setelah sebelumnya dilakukan kegiatan pemberantasan buta aksara oleh sejumlah mahasiswa dari Universitas Negeri Semarang (Unnes). Kepala Desa Sitanggal, Sutrisno kepada Radar Kamis (15/ 12) menuturkan, jumlah penyandang buta aksara di desanya jauh lebih sedikit dibandingkan dengan desa lain di Kecamatan Larangan. Bahkan dari kegiatan pemberantasan buta aksara yang dilakukan mahasiswa KKN Unnes, hanya ada 18 orang yang mengikuti kegiatan tersebut. Dari 18 orang

penyandang buta aksara, mereka dibagi menjadi dua kelompok dengan tempat kegiatan belajar yang berbeda. Dengan adanya kegiatan pemberantasan buta aksara oleh mahasiswa KKN Unnes kemarin, saat ini jumlah penyandang buta aksara didesanya semakin sedikit. “Kami sangat

terserap dan dunia pendidikan bisa mendapatkan manfaatnya. “Saya sangat kecewa dan sangat menyayangkan kinerja dinas yang melakukan kesalahan fatal. Harusnya mengacu para Permendiknas sudah cukup, tidak pelru ditambahi secara berlebihan yang memberatkan untuk pengadaaan,” urainya. Lebih jauh pihaknya meminta Bupati Brebes untuk bertindaktegas menyikap persoalan ini. “Jika betul-betul komitmen untuk kemajuan pendidikan. Bupati harus berani merombak personalia di dinas yang tidak memiliki semangat memberikan pelayan terbaik. Masih banyak orang lain yang siap, mampu dan mau untuk betul-betul memajukan dunia tidak untuk yang lain,” tegas Kustoro. (ism)

senang dengan adanya kegiatan pemberantasan buta aksara oleh mahasiswa KKN Unnes kemarin. Diharapkan ini bisa mengurangi jumlah penyandang buta aksara di desa kami,” tutur Sutrisno. Selain pemberantasan buta aksara, mahasiswa Unnes juga membantu pemerintah desa. (har)

gitu, korupsi bukan soal angka belaka. “Maka, kepada anak muda kita melakukan pendekatan dengan cara kreatif, sebagai pencegahan untuk melawan korupsi. Kegiatan ini mengajak pelajar untuk tidak korupsi dengan mencontek, berdamai ketika tilang dan sumber kebiasaan korup lainnya,” jelas dia. Sedang alasan Brebes menjadi salah satu tujuan tempat penyelenggaraan roadshow antikorupsi, menurut Illian, karena Brebes menjadi salah satu kabupaten di Indonesia yang memiliki tingkat tindakan korupsi besar. “Sebetulnya tidak hanya Brebes saja, 1/3 dari kepala daerah di Indonesia terjerat kasus korupsi, sedang yang lainnya bukan berarti mereka bersih, hanya saja belum ada kesempatan, belum terbongkar. Road show ini sebetulnya juga ingin menjangkau seluruh daerah, namun untuk tahap pertama ini kami sambangi tujuh daerah, plus mampir sebentar di Majalengka,” katanya. Aktivis Gerakan Berantas Korupsi (Gebrak) Brebes Darwanto menambahkan, road show di Kabupaten Brebes itu diikuti oleh 110 pelajar dari 20 sekolah tingkat atas di Kabupaten Brebes. “Para pesera cukup aktif, walau ada

yang datang dari Sirampog dan Bumiayu. Mereka menjadi harapan kita bersama sebagai tunas-tunas baru yang diharapkan menjadi inspirator bagi lingkungannya untuk perang melawan korupsi,” katanya. Panitia road show hasil kerja sama KPK, ICW, Transparency International Indonesia (TII), Simponi 10, Beatbox Simphony 10, United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC), Komunitas Sahabat Kota, Pukat Korupsi serta Gebrak Brebes itu juga mendatangkan narasumber dari KPK dan ICW untuk memberikan materi kepada para peserta. Peserta juga dikenalkan pada metode pelatihan untuk memahami kata jujur. Perilaku jujur harus dilakukan mulai dari hal sederhana, seperti menyontek dan melanggar lalu lintas. Konsep penyampaian informasi dan pesan juga cukup efektif, selain mendapatkan materi tentang korupsi di Indonesia, para peserta juga menyaksikan pemutaran film pendek, brainstrorming, dan reframing. Tidak lupa, mereka diberikan penanaman visi sehingga kaum muda ini mengetahui cara bersikap yang tepat dalam menghadapi kasus korupsi. (ismail fuadi)

BREBES - Sebagai fasilitator dan mediator dari transformasi pendidikan, guru memiliki posisi yang sentral. Sehingga, untuk tercapainya proses transformasi nilai dan pengetahuan tersebut guru-guru harus memiliki bekal dan kemampuan mumpuni. Begitu pula dengan guru pembina pramuka, perlu memiliki bekal yang cukup. Bertempat di Sanggar Pramuka Brebes, puluhan guru-guru yang menjadi pembina pramuka di SD dan SMP mengikuti bimbingan teknis (bintek) karaktek bangsa, Kamis (15/ 12). Bintek ini digelar sebagai upaya menanamkan kembali karakter pembina pramuka agar bisa memberi contoh kepada peserta didik yang dibinanya. Kegiatan program nasional dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dan Gerakan Pramuka itu diikuti 40 guru SD dan SMP dari 17 Kwartir Ranting (Kwarran) se Kabupaten Brebes. Mereka terdiri dari 20 pembina putra dan 20 pembina putri. Kegiatan yang rencananya digelar selama tiga hari tersebut berlangsung seru dan semarak. Peserta yang terdiri dari para guru itu kerap diajak berperilaku seperti anak-anak dan juga orang tua. Antara lain peserta diajak memerankan permainan yang berbasis karakter bangsa. Juga sekaligus menciptakan permainan-permainan itu untuk selanjutnya dipraktekan dan dianalisis. Ketua Panitia Surakhmin SPd mengatakan, kegiatan ini bertujuan memberikan bekal pengetahuan dan praktek langsung tata cara membina dan menanamkan nilai-nilai karakter bangsa bagi pramuka siaga dan penggalang. “Diharapkan nantinya peserta dapat meningkatkan kompetensi dan penanaman nilai-nilai karakter bangsa. Yang selanjutnya dapat mentransfer nilai-nilai pendidikan karakter bangsa itu kepada peserta didik. Sadar bahwasanya peserta didik menjadi asset bagi kelangsungan bangsa dan negara yang berdasarkan Pancasila dan UUD 45,” ujarnya. (ism)

ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

KARAKTER - Pembina pramuka dari SD dan SMP se-Kabupaten Brebes mengikuti bintek karakter bangsa di Sanggar Pramuka Brebes, kemarin.


SAMBUNGAN

JUMAT 16 DESEMBER 2011

9

RADAR TEGAL

NIKITA WILLY NIRINA ZUBIR

Hamil Tiga Bulan TIDAK salah fisik artis Nirina Zubir terlihat lebih berisi, karena memang tengah mengandung anak kedua. Bahkan usia kandungan istri Ernest ini sudah berusia tiga bulan. “Ya saya sedang mengandung lagi, sudah 3 bulan,”

aku Nirina Zubir di Studio Hanggar, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (13/12). Sesuai keinginan Nirina, kehamilan itu datang saat usia anak pertamanya Zivara Ruciragati Sharief (Zizi) menjelang 8 bulan. Banyak teman yang menyebut itu terlalu cepat, namun kenyataannya doa itu dikabulkan oleh Tuhan. “Banyak yang bilang kecepetan, tapi kita nggak nahan. Kita punya prinsip kalau boleh milih pengen punya anak 2 saja. Kita malah nggak percaya (kalau sudah dikabulkan) sampai test pack 2 kali, sampai nanya ke dokter tapi ya sudah ‘Alhamdulillah I’m officially pregnant!,” ungkapnya. Nirina pun merasakan adanya perbedaan dengan kehamilannya yang pertama. Hamil yang sekarang terasa agak beda, semangat kerjanya justru semakin tinggi. Selain juga tidak suka ngemil. “Kalau yang sekarang pengennya kerja, kalau di rumah mual. Karena di lokasi syuting dijalanin happy, kalau di rumah malah kerasa sakitnya,” tegasnya. (kpl)

Sudah Putus dengan Bara KABAR putusnya Bara Tampubolon dan pesinetron cantik Nikita Willy bukanlah sekedar gosip. Pasalnya, Bara yang ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Kamis (15/ 12) membenarkan isu tersebut. “Ah, kawan-kawan media sudah tahu. Kalo saya disebut sampai marah dan meradang enggak lah, itu pekerjaan dia. Saya doakan yang terbaik untuk dia. Dia gak pernah cerita soal cowok itu, tiba-tiba saja keluar beritanya,” beber Bara. Bara mengaku, bahwa dirinya sempat mendapatkan bukti perihal Nikita yang ketahuan berjalan dengan seorang pria, yang akhirnya diketahui adalah pemain sepakbola timnas U-23, Diego Michiels. “Saya menganggap itu perbuatan yang gak bisa ditolerir sebagai kekasih, saya harus memutuskan untuk meninggalkan dia. Ini keputusan saya. Saya gak ketemu dia, via BB aja. Setelah delapan bulan pacaran yang indah, kami mulai putus awal Desember kemarin,” tutupnya. Sebelumnya, foto-foto Nikita dan Diego sempat tersebar di dunia maya. Tidak hanya foto mesra mereka berdua, namun Nikita dan Diego diketahui pernah jalan bersama. (kpl)

KIM KARDASHIAN

Warisi Perhiasan Liz Taylor

JUSTIN BIEBER

Langgar Lalu Lintas, Dicegat Polisi BINTANG pop Justin Bieber sepertinya memang harus belajar lagi mengemudikan mobilnya. Karena berbelok seenaknya, pelantun tembang ‘Never Say Never’ ini terpaksa berurusan dengan polisi lalu lintas. Seperti dilaporkan oleh Aceshowbiz, peristiwa itu terjadi pada Rabu (14/12) kemarin. Saat itu, kekasih Selena Gomez tersebut sedang mengemudikan mobil Cadillac-nya di kota Los Angeles. Namun seperti yang di-

laporkan oleh TMZ, perjalanan Justin harus sedikit terganggu dengan polisi yang datang memperingatkannya. Menurut polisi, penyanyi 17 tahun tersebut dicegat lantaran melakukan belokan yang tidak aman di sebuah perempatan. Namun pelanggaran yang notabene bisa membuat orang ditilang tersebut ternyata bisa dibereskan dengan cepat oleh Justin. Setelah berjanji dia akan lebih berhati-hati lain hari, polisi tersebut pun dengan mudah melepaskannya. (kpl)

SMPN 7 Gandeng Bank Mandiri dari halaman 3 bankan.” Sementara Edi Rusdianto selaku pejabat sementara Area Manajer Bank Mandiri AR Hakim menuturkan, Mandiri School Banking merupakan program pengembangan pendidikan melalui pemberian edukasi komprehensif bagi

para pelajar, di tingkat sekolah dasar hingga menengah atas. “Melalui program tersebut, diharapkan dapat membantu meningkatkan fasilitas sekolah, dan menjadi sarana pembelajaran langsung guna memperluas wawasan pengetahuan para pelajar tingkat dasar hingga atas tentang industri perbank-

an. Program ini dilaksanakan di 83 sekolah terbagi atas 18 unit tingkat SD, 22 unit tingkat SMP, dan 43 unit SMA dengan total dana yang disiapkan Rp3,63 miliar, dan akan berlanjut tahun 2012 dengan target 100 sekolah baru,” imbuhnya. Melalui program tersebut, tandas Edi, diharapkan dapat mendorong dan mengembang-

kan gerakan Indonesia menabung yang dicanangkan tahun 2010. “Kegiatan umum yang dilakukan di antaranya berlatih kegiatan perbankan, yang akan dipandu pegawai Bank Mandiri, seperti melakukan transaksi setoran dan sebagainya demi mendorong kesadaran siswa menabung sejak dini,” jelasnya. (gun)

Jajanan Mengandung Rodamin B dari halaman 3 Guna melakukan kandungan Boraks tidak bisa dilaksanakan di tempat. Tapi harus di laboratorium. Untuk memeriksanya jumlah barang harus banyak dan disimpan dengan benar. Untuk itu sementara belum bisa dikatakan jajanan tersebut ada yang mengandung Boraks. “Kegiatan dilaksanakan fokus di seluruh Jateng, di antaranya Semarang, Wonogiri, Temang-

gung, Wonokerto, Karanganyar, Kabupaten Tegal, dan Kota Tegal. Kemudian Batang, Pemalang, Demak, Pati, serta Rembang. Pemeriksaan dilakukan mulai Senin (12/12) hingga Jumat (17/12).” Dia menyatakan belum dapat menyampaikan hasil pemeriksaan di tempat yang didatangi sebelumnya. Karena belum dilakukan rekapan hasil pemeriksaan. Namun yang pasti, pada pemeriksaan sebelumnya yang ada temuan hanya di Semarang. Yaitu ja-

janan jenis mie basah yang dimasak menjadi mie kering. Jajanan ini positif mengandung formalin. Di tempat sama, staf BB-POM Mohada mengatakan, bahan pewarna yang dilarang pemerintah adalah Auramint dan Kuning Metanil. Bahan ini cirinya berwarna kuning yang sangat mencolok. Biasanya digunakan pada daging ayam, kerupuk serta makanan lainnya. “Untuk Kuning Metanil dapat menyebabkan

mual, muntah-muntah diare,. Jika dikonsumsi jangka panjang dapat menyebabkan penyakit kanker,” jelasnya. Selain kedua bahan tersebut ada pula berbahaya lain, yakni Formalin dan Boraks. Ini biasanya digunakan pada makanan atau jajanan jenis bakso, mie basah, ikan asin, ayam potong dan lainnya. “Bahan-bahan itu dapat menyebabkan gangguan pada susunan syaraf pusat dan hati manusia,” pungkasnya. (adi)

adalah dengan memperbaiki disiplin pribadi. Kedisplinan harus senantiasa dilaksanakan dalam segala hal. “Mulailah dari diri sendiri, jangan mudah terpengaruh orang lain yang hanya akan menjerumuskan. Karena satu saja PNS berbuat ‘Tidak Pantas’ maka akan mencoreng nama baik seluruh PNS Kota Tegal.” Sementara Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Diah Triastuti SH menuturkan, dari 366 orang yang diambil sumpah terdiri dari PNS golongan I sejumlah 34 orang. PNS golongan II sejumlah 110 orang dan PNS golongan III sebanyak 222 orang. “Pengambilan sumpah dan janji PNS ini didasarkan atas UU Nomor 43 Tahun 1999 tentang Perubahan Atas UU No-

mor 8 Tahun 1947. Tentang pokok-pokok kepegawaian yang menyebutkan bahwa setiap CPNS pada saat pengangkatannya menjadi PNS wajib mengucapkan sumpah dan janji. Itu juga diamanatkan dalam PP Nomor 53 Tahun 2010,” ujarnya. Menurutnya, tujuan pengucapan sumpah dan janji PNS adalah untuk menciptakan seorang PNS yang bersih, jujur, berwibawa dan mampu melaksanakan tugas yang disertai tanggung jawab. Baik pada pemerintah maupun kepada Tuhan Yang Maha Esa. Para PNS itu disumpah menurut agama dan kepercayaannya masing-masing. Berdasar data yang ada, yang beragama Islam sejumlah 362 orang, Kristen Protestan sebanyak 3 orang dan Katolik 1 orang. (adi)

Ratusan PNS Disumpah dari halaman 3 Ak, Kamis (15/12), di Pendopo Ki Gede Sebayu. Selain PNS yang baru diangkat, terdapat pula pegawai lama yang belum pernah diambil sumpah dan janjinya. Pada kesempatan itu, Ikmal menekankan, para pegawai yang disumpah untuk selalu memegang teguh sumpah dan janji yang telah diucapkan. Karena PNS akan mempertanggungjawabkannya baik kepada pemerintah maupun Tuhan Yang Maha Esa. “Pengucapan sumpah dan janji PNS merupakan pernyataan kesanggupan yang harus dilakukan. Sumpah dan janji PNS juga merupakan suatu orientasi untuk meningkatkan kualitas pekerjaan, bersikap proaktif dan antisipatif, bekerja

dengan optimal, mampu bekerja sama dan loyal.” Dia menambahkan, saat ini kinerja PNS sebagai pelaksana penyelenggara negara terus menjadi sorotan masyarakat. Karena masyarakat akan selalu menuntut pelayanan maksimal atau pelayanan prima. Karena itu pemkot juga gencar berupaya mewujudkan pelayanan prima di segala bidang. Terkait dengan tuntutan tersebut, maka semua PNS di lingkungan pemkot diharapkan terus meningkatkan kinerja. Sehingga dapat menghapus imej PNS yang tidak mampu bekerja secara profesional. Selain itu, salah satu hal yang banyak menjadi sorotan masyarakat tentang PNS adalah masalah kedisiplinan. Salah satu cara menghapusan image negatif PNS di masyarakat

SETELAH penawaran yang panjang, akhirnya Kim Kardashian berhasil membawa pulang salah satu perhiasan milik mendiang Elizabeth Taylor. Kalung karya Lorraine Scwartz yang bertahtakan berlian dan giok tersebut berhasil jatuh ke tangan Kim dengan harga $65.000 (hampir Rp595 juta). Istri Kris Humpries yang kini sedang dalam proses perceraian dengan suaminya tersebut berhasil memenangkan penawaran tertinggi dalam pelelangan koleksi perhiasan Elizabeth Taylor yang diadakan di Christie’s, New York. Rupanya, Kim tertarik dengan perhiasan tersebut setelah melakukan wawancara eksklusif dengan Liz sebelum dia meninggal. “Dia sempat bilang, ‘Jika kau memiliki sebongkah batu giok, energi di dalamnya akan mengalir ke dalam tubuhmu,’ jadi aku bisa merasakan Elizabeth di dalam batu ini. Elizabeth itu ikon. Dia idola dan ikonku,” demikian ungkap Kim pada majalah Forbes sesaat setelah memenangkan kalung tersebut. Namun Aceshowbiz melaporkan bahwa awalnya Kim tidak berniat membeli kalung tersebut. Desainer Lorraine mengungkapkan pada majalah Forbes bahwa Kim sebenarnya ingin memiliki gelang berwarna putih, hitam dan lavender yang kini jatuh ke tangannya. (kpl)

PKL Dilarang Tempati Taman Poci dari halaman 3 umum, akan didirikan pagar besi tinggi,” ucapnya, kemarin. Menurut Edy, sehubungan dikembalikannya Taman Pancasila sebagai tempat rekreasi keluarga, seluruh PKL yang saat ini masih memanfaatkan taman itu untuk menggelar barang dagangannya maupun PKL di lingkar taman itu, segera

direlokasikan secara total ke lapangan PJKA. “Pemanfaatan lapangan PJKA untuk PKL sudah mendapatkan ijin resmi PT KAI, Bandung. Untuk menggunakan lahan tersebut, Pemkot Tegal memperolehnya dengan cara menyewa sebesar Rp35 juta per tahun.” Lebih lanjut dia mengungkapkan, dengan diperolehnya

perijinan pemanfaatan lahan PJKA oleh Pemkot Tegal, dalam tahun anggaran 2012 akan dianggarkan kebijakan pavingisasi, lampunisasi serta penataan total kawasan PKL oleh Pemkot. Diharapkan, setelah dibebaskannya pemanfaatan lahan tersebut, tidak ada lagi persoalan yang justru menghambat laju pertumbuhan perekonomian masyarakat kecil. (hun)

SMA Al-Irsyad Gelar Al Fanny War ... dari halaman 3 tampil maksimal, sekaligus menunjukkan kemampuan terbaiknya. “Kegiatan yang menjadi agen-

da rutin tersebut, ke depan bakal terus dipertahankan, dengan melibatkan seluruh komponen yang ada. Sehingga seluruh agenda yang ada berlangsung meriah. Ajang kali ini bisa menjadi sarana

menjaring bakat baru bidang nonakademis, melalui beragam olah raga yang dipertandingkan. Dengan demikian, bakat dan minat para siswa terus terasah serta teruji,” imbuh Waryadi. (gun)

Tumbuhkan Kreatifitas dan Cinta Budaya dari halaman 3 memang begitu kuat. “Segalanya serba sudah jadi, tinggal menikmati. Tanpa menjalani sebuah proses. Karena itu dalam festival ini bukan hasil yang diutamakan. Meskipun penting. Namun paling penting bagaimana proses berkesenian itu berlangsung. Mengingat peserta festival sebagian besar

tidak memiliki dasar tari. Proses lebih utama. Sekaligus menumbuhkan apresiasi dan kecintaan pada kesenian,” ucapnya ketika mendampingi para peserta, kemarin. Dia menambahkan, pilihan Tari Sajojo sebagai materi festival dengan alasan pola geraknya mudah dipelajari, mengutamakan gerakan kaki. Dalam festival tersebut masing-masing

peserta diberikan jatah waktu 5 menit. Sementara kesibukan menjelang digelarnya festival benar-benar terasa. Sebagian tetap sibuk berlatih, ada yang membawa kostum, alat musik, selain mengatur jadual latihan. Situsai sekolah benar-benar dinamis. Sebagai puncak acara akan diperagakan Tari Sajojo massal. Seluruh peserta ikut terlibat. (abidin abror)

Jamin Para Lulusan Bekerja ... dari halaman 3 “Kami mengucapkan terima kasih pada perusahaan relasi yang selama ini bekerja sama, dan tidak lupa mengucapkan

selamat pada wisudawan atau keluarga di momen berbahagia ini. Bagi wisudawan yang lulus, kami memberikan kesempatan melanjutkan ke jenjang S1 tanpa mengulang. Dengan

begitu bisa bekerja dan meraih gelar sarjana. Kami memberikan bukti bukan janji. Sehingga lulusan kami mampu bekerja sebelum diwisuda,” pungkasnya. (*)


CMYK

METRO PEMALANG

10

JUMAT, 16 DESEMBER 2011

RADAR TEGAL

Sekolah Kecele Cairkan Dana BOS PEMALANG – Dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) yang sangat dinanti-natikan hampir semua penyelenggaraan SD di seluruh Kabupaten Pemalang akan segera cair. Ternyata sampai sekarang ini belum juga ada realisasinya. Padahal telah diinformasikan bahwa dana tersebut sudah dicairkan dan ditransfer ke rekening semua SD. Namun kenyataanya tidak, akibatnya banyak dikeluhkan oleh guru dan kepala sekolah, sebab jika tidak segera cair akan mengganggu pelaksanaan program sekolah. “BOS sampai saat ini belum cair. Buktinya saat dana itu mau dicairkan lewat rekening seko-

lah tidak bisa cair,” kata seorang guru SD kepada Radar, kemarin yang mengaku kecele akan mencairkan dana BOS milik sekolahnya di Bank tapi ternyata tidak bisa dicairkan. Menurutnya, keterlambatan pencairan dana BOS itu, cukup mengganggu pelaksanaan kegiatan sekolah, namun agar kegiatan sekolah itu tetap berjalan terpaksa harus pinjam kesana-kemari. Sementara Kepala Bidang Pendidikan SLTP dan SLTA Dindikpora Kabupaten Pemalang Drs Syaban selaku Koordinator BOS Kabupatren Pemalang ketika dikonfimasi, terkait dana BOS yang tidak kunjung cair, pihaknya menjelaskan

bahwa soal keterlambatan pencairan dana BOS itu bukan karena ada unsur kesenggajaan namun karena ada proses yang harus dilalui. Sesuai ketentuan, lanjut dia, proses pencairan dana BOS itu adalah dari pusat ke daerah dan ke dinas pendidikan setelah itu oleh bendahara menstranfer di bank ke rekening masing-masing sekolah setelah ada pengajuan pencairan dari sekolah. “Jika sampai sekarang dana BOS itu belum juga cair, ya kemungkinan karena masih dalam proses saja,” jelasnya seraya menambahkan dana itu tetap akan cair. Karena ada proses maka diharapkan semua bisa bersabar. (apt)

EMBONG SRIYADI/RADAR PEMALANG

PENGEBORAN – Para pekerja melakukan pengeboran jalan yang ambles.

Rekanan Tambal Jalan Ambles BANTARBOLANG - Jalan Raya Pemalang-Randudongkal yang mengalami ambles baik di badan dan ruas jalan oleh pihak rekanan sedang dilakukan perawatan intensif dengan melakukan pengeboran untuk diganti dengan aspal baru. Rata-rata jalan yang ables akibat air hujan yang terkumpul di badan jalan yang ambles. Seperti terlhat di jalan raya antara Desa Semingkir-Sumur Kidang, penambalan jalan yang ambles terus dilakukan. Bahkan

DEDI MUHSONI/RADAR PEMALANG

MENYIMAK - Kepala sekolah di wilayah UPPK Kecamatan Taman sedang menyimak sosialisasi yang diberikan oleh Inspektorat Kabupaten Pemalang.

Ngendon di Bank, Senin Sudah ke Rekening Sekolah PEMALANG - Kamis pagi (15/12), seluruh kepala sekolah se-Kecamatan Taman mengikuti sosialisasi yang diberikan oleh Dindikpora dan Inspektorat Kabupaten Pemalang. Ini dilakukan akibat peralihan sistem yang membuat keterlambatan pencairan Biaya Operasional Sekolah (BOS) triwulan IV di rekening masing-masing sekolah. Petugas sosialisasi penggunaan BOS dari Inspektorat Kabupaten Pemalang, Eko, didepan puluhan kepala sekolah menjelaskan, keterlambatan pencairan diakibatkan karena faktor dari pihak bank, sebab transfer keuangan ke masingmasing sekolah menunggu kelengkapan data entri dari pusat. Sampai saat ini, dana BOS

CMYK

masih berada di Bank yang rencanaya akan di transfer ke rekening sekolah mulai Senin (26/12) mendatang. Selain menunggu data entri masingmasing sekolah, keterlamban tersebut karena perubahan sistem jumlah nominal anggaran BOS yang akan dinaikan menjadi Rp 550.000 dan 750.000. Menurutnya, memasuki program sekolah gratis pada tahun 2012 mendatang, segala pelaporan Surat Pertanggungjawaban pada penerima BOS akan mengalami perubahan dengan form yang sudah ditentukan. Segala bentuk penggunaan BOS sesuai pada aturan yang berlaku tanpa memaksakan penggunaan BOS yang semestinya tidak dalam aturan tersebut. “Keterlambatan pencairan

dana BOS karena keterlambatan pada pihak bank, dan kami optimis jika senin depan, anggaran tersebut akan segera cair. Namun kepada penerima bantuan BOS terutama pada sekolah dasar agar lebih memahami aturan dan buti-butir pada juknis BOS,” katanya di haapan Kepala SD/MI di wilayah UPPK Taman, Kamis (15/12) di Aula SD Negeri 05 Taman dipimpin langsung Kepala UPP Drs H Sulismadiyanto. Pada program sekolah gratis 2012 mendatang, penerima anggaran BOS bagi SD maupun SMP tidak boleh memungut jenis iuran apapun termasuk Biaya Operasional Sekolah (BOP), aturan tersebut tidak berlaku pada sekolah yang sudah Standar Berbasis Internasional (SBI). (ddm)

pihak rekanan juga mulai melakukan pemeriksaan di ruas jalan lainnya yang mengalami ambles dan rusak. Meski proyek perbaikan jalan baru lebih satu tahun. Namun akibat pergantian musim seperti musim penghujan menjadikan banyak ditemukan kerusakan yang membutuhkan penanganan ekstra. Sebab jalan raya ini juga merupakan akses jalan dari Pemalang menuju Purwokerto dan Tegal. “Kami sangat terbantu atas

perawatan yang dilakukan rekanan penggarap proyek ini sehingga lalu lintas perjalanan kami tidak terhambat,” tegas Wagyo sopir Elf jurusan Pemalang-Moga kepada Radar di lokasi. Meski mengakibatkan kemacetan di lokasi namun hal ini tidak menimbulkan antrian panjang karena lalu lintas jalan juga diatur oleh pekerja proyek dengan membuka salah satu jalur saja. “Sehingga para pengendara juga hati-hati sambil

menunggu gilran untuk bisa melanjutkan perjalanan sampai tujuan mereka.” Di lokasi ini, tanahnya dikenal labil sehingga sering sekali rekanan harus melakukan perbaikan ulang. Ini diakibatkan lantaran jalan di atas tanah tersebut lebih rendah dari pada saluran irigasi yang ada. Bahkan ada juga jalan yang kanan kirinya tanpa irigasi sehingga ketika terjadi hujan air muntah ke jalan akibatnya menggerogoti aspal. (sri)


CMYK

JUMAT, 16 DESEMBER 2011

OLAHRAGA

11

RADAR TEGAL

FINAL MAHAL Al Sadd (0) v Barcelona (4)

YOKOHAMA - Skenario final ideal terwujud. Santos sudah lebih dulu lolos ke final dengan mengalahkan Kashiwa Reysol 3-1 (14/12) dan Barcelona menyusul setelah menang 4-0 (2-0) atas wakil Asia Al Sadd (Qatar) di semifinal Piala Dunia Antarklub 2011, tadi malam. Dengan begitu, setelah musim lalu, tradisi final antara wakil Eropa versus wakil Amerika Selatan terhenti, musim ini tradisi tersebut kembali berlaku. Juara Copa Libertadores Santos berhadapan dengan juara Liga Champions Barcelona.

Sayang, Barca harus membayar mahal lolosnya mereka ke partai puncak yang dihelat di Stadion Internasional Yokohama (18/12). Mereka kehilangan striker andalannya David Villa yang mengalami cedera tulang tibia di kaki kirinya. Cedera yang serius. Dampaknya, Villa terancam absen selama sisa musim ini bersama Barca. Kehilangan besar buat Barca. Sebab, selama ini Villa merupakan pemain vital di lini depan bersama Lionel Messi. Untung, Pedro Rodriguez sudah pulih dari cederanya. Meski di atas kertas, Barca sudah unggul jauh atas Al Sadd, pelatih Barca Josep Guardiola tetap saja berupaya memainkan skuad terbaiknya. Villa, Messi, dan Pedro dipasang sebagai starter untuk membombardir pertahanan Al Sadd. Hasilnya, mereka menang

telak. Bek asal Brazil Adriano mencetak dua gol pada menit ke-24 dan 42. Kemudian, disusul gol Seydou Keita di menit ke-68. Maxwell yang masuk sebagai pengganti Eric Abidal menjadi pencetak gol pemungkas di menit ke-58. Al Sadd memang bukan lawan yang sepadan buat Barca. Faktanya, Barca begitu mendominasi permainan. Mereka menguasai bola sebanyak 71 persen. “Kami sama sekali tidak memberikan kesempatan kepada Al Sadd kali ini,” kata Josep Guardiola, pelatih Barca, seperti dikutip Reuters. Bagi Barca, lolosnya mereka ke final, membuka peluang merengkuh juara Piala Dunia Antarklub kali kedua. Yang pertama mereka menjuarainya pada 2009 lalu. Mereka juga menembus final pada 2006, tapi kalah dari tim asal Brazil Internacional di final.

STATISTIK PERTANDINGAN Al Sadd 1 8 1 2 2 29%

v

Barcelona

Tembakan ke gawang Tembakan melenceng Sepak pojok Pelanggaran Offside Penyelamatan gawang Kartu kuning Kartu merah Penguasaan bola

6 1 6 7 6 71%

Sebelum Piala Dunia Antarklub, Barca pernah memang ketika masih berformat Piala Interkontinental, yakni pada 1992. “Saya katakan kepada para pemain agar jangan membuang kesempatan menjuarai turnamen ini,” bilang Guardiola. Penyebabnya, meski gaungnya kalah dibandingkan Cham-

pions, tapi Piala Dunia Antarklub hanya bisa diikuti kalau juara di Champions. (ham)

Bikin Gusar La Furia Roja BUKAN hanya Barcelona yang merasa kehilangan akibat cedera yang menimpa striker David Villa, timnas Spanyol juga sedih. Akibat patahnya tulang fibia di kaki kirinya, Villa terancam absen sekitar enam bulan alias hingga musim ini berakhir. Itu artinya, Villa juga terancam tidak bisa membela La Furia Roja, julukan Spanyol, pada Euro 2012. Padahal, turnamen sepak bola antarnegara Eropa itu akan berlangsung pada Juni mendatang. Benar-benar membuat pening kepala pelatih Spanyol Vicente Del Bosque. Apalagi, selama ini, Del Bosque selalu menjadi Villa sebagai striker utamanya. Kerap memakai skema 42-3-1 atau 4-4-3, Del Bosque lebih sering memakai satu targetman dan ditopang oleh para winger dan

Adriano

gelandang serang. Targetman yang paling sering dipakai Del Bosque adalah Villa. Apalagi, di saat striker Chelsea Fernando Torres performanya terus melorot dan striker Valencia Roberto Soldado dianggap belum memiki pengalaman memadai di pentas internasional. Villa sekarang berstatus sebagai pemain dengan catatan gol paling banyak bersama timnas Spanyol (51 gol). Dia melampai rekor yang sebelumnya dipegang Raul Gonzalez dengan 44 gol. Sejak dipanggil kali pertama ke Spanyol pada 2005, dia selalu berpartisipasi dalam major tournament yang diikuti Spanyol. Prestasi paling bergengsi adalah menjuarai Euro 2008 dan Piala Dunia 2010 lalu. Pada Euro 2008, dia menjadi pen-

cetak gol terbanyak dengan empat gol dan pada Piala Dunia 2010 dia mencetak lima gol dan berhak mendapatkan Silver Shoe, sedangkan Thomas Mueller dengan jumlah gol sama mendapatkan Golden Shoe karena memiliki assist lebih banyak. Konsistensinya mencetak gol, membuatnya menjadi pemain Spanyol pertama yang mampu mencapai 50 gol di pertandingan internasional. Rasio golnya tidak bisa disamai pemain lain. (ham)

David Villa


ALL SPORTS

12

JUMAT 16 DESEMBER 2011

RADAR TEGAL

KLUB KAYA BARU TERLEMPAR KEVIN GAMEIRO PSG (4)

NEYMAR

Santos Menolak Bermain Bertahan YOKOHAMA - Biasanya ketika menghadapi Barcelona, banyak tim memilih memainkan sepak bola bertahan dan mengandalkan serangan balik cepat. Akankah wakil Amerika Selatan Santos (Brazil) akan melakukan pendekatan berbeda di final Piala Dunia Antarklub 2011. “Di Brazil, kami terbiasa fokus pada penyerangan, bukan pertahanan,” kata Muricy Ramalho, pelatih Santos, seperti dikutip Goal. Tampaknya, Santos mengirim sinyal akan meladeni permainan Barca. Mereka tidak akan bertahan dan mengandalkan serangan balik, tapi tetap tampil dengan gaya Samba dan akan diadu dengan sepak bola tikitaka ala Barca. “Penguasaan bola tidak sama dengan hasil, tapi memang kami butuh tampil lebih baik untuk menghadapi mereka. Barcelona merupakan tim yang fantastis dengan penguasaan bolanya,” jelas Ramalho. Namun, dia mengakui, Santos harus melakukan beberapa perbaikan ketika menghadapi Barca. Dengan kemampuan pemain di atas rata-rata, seperti Lionel Messi, Andres Iniesta, dan Xavi Hernandez, Santos harus lebih memperhatikan cara mematikan mereka. Kalau pemain seperti Messi dibiarkan bebas, maka hanya menunggu waktu gol tercipta. “Kami akan melakukannya lebih baik dari-

pada pertandingan sebelumnya,” terang tactician berusia 56 tahun itu. Ketika menang atas Kashiwa Reysol di semifinal, Santos bermain dengan garis pertahanan yang jauh ke depan. Mereka sangat ofensif. Mengandalkan Neymar, Borges, Ganso, dan Elano, Santos terus meneror pertahanan lawan. Bahkan, Danilo yang berposisi sebagai bek kanan saja lebih sering berada di depan membantu penyerangan ketimbang di benteng pertahanan. Tapi, kalau mereka memperagakan permainan seperti itu, sangat riskan bagi pertahanan Santos. Apalagi, Santos kehilangan bek veteran mereka Leo yang diragukan tampil karena kurang fit. Padahal, mereka membutuhkan bek yang disiplin dan berpengalaman di benteng pertahanan. “Kami memiliki para pemain dengan skill hebat dan visi bermain bagus. Saya pikir tidak perlu takut. Barcelona memang tim hebat, tapi saya yakin mereka bukanlah tim yang tidak pernah kalah,” ungkap mantan pelatih Fluminense dan Internacional itu. Striker Santos Neymar sependapat dengan sang pelatih. “Barcelona memang tim terhebat dan memiliki pemain terbaik Lionel Messi. Tapi, kami siap menghadapi mereka,” bilang Neymar, seperti dikutip Goal. (ham)

ATHLETICBILBAO (2)

PARIS - Uang tidak bisa membeli segalanya. Itulah yang terjadi pada klub kaya Prancis Paris Saint Germain. Kekayaan itu memang bisa membuat mereka membeli pemain dengan harga tinggi, tapi tidak bisa dipakai untuk membeli gelar. Mereka gagal melangkah ke babak 32 besar Europa League. Sungguh ironis, karena pada matchday pemungkas, PSG menang atas tamunya klub asal Spanyol Athletic Bilbao 4-2 (2-1) di Parc des Princes, kemarin dini hari (15/12). Hanya, kemenangan itu menjadi tersia-sia karena pada waktu yang bersamaan pesaingnya dalam memburu satu tiket sisa dari grup F Red Bull Salzburg (Austria) menang atas tuan rumah Slovan Bratislava 3-2. Mereka pun berhak lolos ke babak 32 besar. Sejatinya, Red Bull dan PSG punya koleksi angka yang sama banyak. Mereka mengemas sepuluh poin. Namun, Red Bull yang berhak lolos karena memiliki head to head lebih baik yang ditentukan oleh gol away. Red Bull kalah 1-3 di tandang dan menang 2-0 di kandang. “Ini sangat mengesalkan. Kami sejujurnya bisa lolos dari grup ini. Tapi, ketika kelolosan tinggal ditentukan satu pertandingan dan nasib tidak berada di tanganmu, segalanya menjadi lebih sulit,” kata Antoine Komboure, pelatih PSG, seperti dikutip Associated Press. Kendati menyadari nasibnya bergantung juga pada laga lain, tapi PSG memulai dengan ambisi menang. Lebih dulu tertinggal pada menit ketiga melalui gol Jon Aurtenetxe tidak membuat PSG patah harapan. Mereka menyamakan skor melalui Javier Pastore pada menit ke-21. Kemudian, Mathieu Bodmer membawa PSG unggul di menit ke-41. Bilbao yang sudah memastikan diri lolos tidak mau kalah. Mereka menyamakan skor di menit ke-55 lewat David Lopez. Tapi, jelang laga berakhir, PSG menyarangkan dua gol melalui gol bunuh diri Inigo Perez (85) dan penalti Guillaume Hoarau (90). “Kami mendapatkan kemenangan ketiga kami secara beruntun dan itu memberikan kepercayaan diri. Sayang, kami tidak melaju jauh. Tapi, tidak perlu terlalu kecewa. Sekarang mending fokus pada Ligue 1 dan Piala Prancis,” kata Kevin Gameiro, striker PSG. Kekecawaan juga menghinggapi para pemain Fulham. Karena hanya meraih imbang 2-2 dengan Odense (Denmark) membuat mereka harus merelakan tiket lolos. Sebab, pesaing mereka Wisla Krakow (Polandia) menang 2-1 atas FC Twente. “Sangat menjengkelkan karena harus tersingkir dengan cara seperti ini. Tapi, sisi positifnya kami tidak lagi perlu bermain pada Kamis. Dengan begitu, kami bisa fokus untuk menjalani musim ini di kompetisi domestik,” kata Martin Jol, manajer Fulham, seperti dikutip Irishtime. Pada matchday pemungkas kemarin dini hari, terdapat lima tim yang memastikan tiket lolos. Mereka adalah Lazio (Italia), Besiktas (Turki), Wisla, dan Steaua Bucharest (Rep. Ceko), dan Red Bull Salzburg (Austria). (ham)

Van Persie Ingin Bertahan

KAKA

Madrid Bertekad Geser Barca MADRID - Kekalahan di El Clasico membuat Real Madrid digeser Barcelona dari pucuk klasemen. Ingin segera balik ke posisi teratas, Madrid pun siap melawat ke markas Sevilla dan bertekad pulang membawa angka. Akhir pekan lalu El Real harus mengakui keungggulan El Barca saat menjamu seteru beratnya itu. Di Santiago Bernabeu, Madrid kalah 1-3. Hasil tersebut membawa Barca, yang kini tengah berlaga di Piala Dunia Antarklub, merebut posisi teratas klasemen dari tangah Madrid. Sama-sama memiliki 37 poin, Barca lebih unggul produktivitas atas Madrid. Namun begitu, untungnya buat ‘Si Putih’ adalah jumlah pertandingannya masih satu laga lebih sedikit dari Barca— Madrid main 15 kali, Barca main 16 kali. Maka akhir pekan ini Madrid pun bisa merebut kembali puncak klasemen, bahkan juga unggul tiga angka dari Barca. Syaratnya tentu saja adalah meraih poin penuh saat melawat ke markas Sevilla. “Kemenangan atas Sevilla akan penting buat kami setelah kalah di Clasico. Kami antusias bermain di Sevilla dan kami ingin segera kembali ke puncak klasemen lagi,” seru pemain Madrid, Kaka, di situs resmi klubnya. TERMOTIVASI TREBLE Ambisi besar diusung oleh para pemain Real Madrid pada

musim ini. Cristiano Ronaldo dkk. ingin menjuarai tiga kompetisi yang saat ini mereka ikuti. Sejauh ini, Madrid memang punya kans untuk meraih treble. Los Blancos tengah menempel Barcelona di puncak klasemen Liga Spanyol, sudah lolos ke babak 16 besar Liga Champions, dan masih bertahan di Copa del Rey. Di kompetisi yang disebut terakhir, Madrid baru saja meraih kemenangan di leg I babak 32 besar. Mereka mengalahkan klub Segunda B, Ponferradina, dengan skor 2-0. “Kami mendapatkan hasil bagus dan kami senang dengan penampilan kami. Penting bisa meraih kemenangan dan membangun kepercayaan diri kami,” ungkap kiper Madrid, Antonio Adan, di situs resmi klub. “Atmosfer di sini sungguh luar biasa dan kami mensyukurinya. Kami senang dengan dukungan orang-orang,” ujar deputi Iker Casillas ini. Adan menambahkan, timnya berharap bisa meraih prestasi yang lebih baik pada musim ini. Selain mempertahankan trofi Copa del Rey, Madrid juga ingin juara di dua kompetisi lainnya. “Sangat indah bisa memenangi Copa del Rey musim lalu, tapi ini adalah musim baru dan kami para pemain termotivasi untuk memenangi tiga kejuaraan. Tapi, kami harus menjalani perlahan-lahan,” tutup pemain berusia 24 tahun ini. (krs)

LONDON - Meski belum mendapatkan komitmen dari Robin Van Persie, Arsenal tidak khawatir. Van Persie diklaim masih bahagia sehingga dia diyakini tidak akan hengkang di akhir musim. Musim ini, penampilan Van Persie mencapai puncaknya. Penyerang internasional Belanda itu terus tampil ciamik dan mendulang banyak gol untuk The Gunners. Sementara itu kontrak Van Persie akan berakhir pada akhir musim selanjutnya. Sampai saat ini si pemain belum mau membicarakan mengenai perpanjangan kontrak kendati klub telah mengajukan penawaran. Dengan kenyataan ini tak pelak spekulasi mengenai masa depan Van Persie akan terus bergulir. Situasinya bisa saja terulang pada musim panas nanti ketika ditinggalkan Samir Nasri yang hijrah ke Manchester City saat memasuki 12 bulan terakhir di kontraknya. Wa l a u demikian, mengenai Van Persie, Arsenal tidak panik. Bos “Gudang Peluru”, Peter HillWood yakin kalau pemainnya itu akan tetap tinggal. “Saya pikir Robin ingin bertahan. Dia terlihat sangat bahagia,” ucap dia. Tidak ada yang didiskusikan, meski ini jelas kami ingin dia bertahan disini. (rin)


ALL SPORTS

JUMAT 16 DESEMBER 2011

13

RADAR TEGAL

KALAH LAGI, SIMON TERSINGKIR Penentuan Tontowi/Liliyana

LIU ZHOU - Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir mulai mendapat rintangan dalam Super Series Final 2011 di Liu Zhou, Tiongkok. Pasangan ganda campuran andalan Indonesia tersebut mengalamai kekalahan 21-17, 7- 21, 20-22 saat melakoni partai kedua melawan Xu Chen /Ma Jin asal Tiongkok kemarin (15/ 12). Kekalahan pasangan ini sangat disayangkan oleh Sekjen PB PBSI Yacob Rusdianto yang ikut mendampingi ke even yang menyediakan hadiah total USD 500 ribu tersebut. Sebab, pada game pertama, Tontowi/Liliyana sempat memberikan harapan dengan kemenangan 21-17. Yacob pun menilai secara permainan keduanya cukup bagus. Namun, pada game kedua, di luar dugaan, performa Tontowi/Liliyana menurun. Bahkan, mereka harus rela ketinggalan poin 0-9 terlebih dahulu sebelum bisa mencetak poin pertama. Yacob menilai pada game ini pasangan Indonesia sering membuat kesalahan sendiri. “Mereka mainnya bagus. Cuma di game kedua ternyata sering salah karena lawan terus menekan dan mereka tidak bisa keluar,” ujar Yacob melalui pesan singkat kepada Jawa Pos. Di game ketiga, Tontowi/Liliyana mencoba bangkit sehingga kejar mengejar poin terjadi. Permainan pasangan Indonesia juga sempat memberi harapan karena dalam posisi tertinggal 15-19 justru berhasil menyamakan kedudukan dan memaksakan untuk deuce 20-20. Sayang, dalam penentuan ini Tontowi/Liliyana menyerah 20-22. Kekalahan tersebut praktis membuat jalan ganda berperingkat keempat dunia itu semakin terjal. Sebab, mereka dituntut untuk bisa meraih kemenangan melawan pasangan nomor satu dunia Zhang Nan/Zhao Yunlei dalam pertandingan hari ini. Modal kemenangan hari pertama bisa jadi pupus jika mereka tak mampu meraih kemenangan dari pasangan Tiongkok tersebut. “Mereka sudah berusaha tadi (kemarin, Red). Tapi, peluang tetap ada kalau mereka bisa mengalahkan Zhang Nan/Yunlei besok (hari ini, Red),” tambah Yacob. Sementara itu, dalam pertandingan lainnya di tunggal putra, Simon Santoso kembali menelan kekalahan. Andalan Pelatnas PB PBSI Cipayung itu tak berkutik saat berhadapan dengan wakil Malaysia Lee Chong Wei dan kalah dua game langsung 10-21, 15-21. Kekalahan tersebut membuat Simon dipastikan tak bisa lolos ke semi final. Itu setelah Peter Gade dan Lee Chong Wei memastikan mewakili grup A dengan hasil dua kali kemenangan. Hasil buruk Simon juga diikuti oleh Taufik Hidayat yang kalah dari wakil Tiongkok Lin Dan. Taufik kalah dalam pertandingan dua game langsung 12-21, 19-21. Dengan kekalahan ini, Taufik masih berpeluang lolos. Syaratnya, dia mampu menang melawan Chen Long pada hari ini dengan tak kehilangan satu game pun dan menang dengan selisih skor yang jauh. Itu karena dia kemungkinan akan saling hitung poin karena di grup B, tiga pebulu tangkis masih sama-sama mengoleksi satu kali kemenangan. (aam/diq)

ditemui di kantornya, Rabu (14/ 12) lalu. Uang yang jumlahnya cukup besar itu adalah tanggungan dari Inasoc (panitia SEA Games XXVI/2011) untuk pembayaran delapan item. Yakni, perusahaan (vendor) yang menangani medali, seragam panitia, lampu untuk Stadion Lebak Bulus, IT, akreditasi (dua vendor), technical handbook, dan doping. Meski masih memiliki tanggungan alias belum rampung seluruhnya, Djoko tak terlalu khawatir. Alasannya, keuangan yang menjadi tanggungan tersebut sudah ada di rekening

Simon

Santoso

Inasoc. Hanya, untuk proses pembayaran memang harus melalui proses yang tidak mudah. “Kalau uang sudah ada, dan yang harus dibayarkan sekitar Rp 60 miliar. Tapi proses administrasi untuk pengeluaran anggaran itu yang sangat sulit,” jelas lelaki berkacamata tersebut. Mengenai jumlah yang harus dibayarkan, terbesar adalah pengeluaran untuk IT yang mencapai sekitar Rp40 miliar. Sedang untuk sisanya, Djoko tidak menyebutkan secara rinci. Jika melihat wilayah kerja,

sebenarnya permasalahan IT itu bukanlah menjadi tanggung jawab deputi I. Sebab, itu masuk pada wilayah urusan deputi II. Hal itu juga dibenarkan oleh Djoko. Hanya, karena pada waktu persiapan SEA Games lalu cukup mepet dan permasalahan IT tak kunjung selesai, Djoko akhirnya mengambil alih tugas Deputi II tersebut. Melihat jumlah yang cukup besar itu, pihaknya tidak bsia langsung menyelesaiakan proses pembayaran secara bersamaan. Dia melakukan penyelesian secara bertahap terhadap delapan vendor. (aam)

Duo Asisten Tak Ikutan Mundur JAKARTA - Mundurnya Rahmad Darmawan dari kursi kepelatihana timnas disikapi hati-hati oleh duo asistennya di timnas U-23, Widodo C. Putro dan Aji Santoso. Widodo dan Aji sepertinya tidak mau terseret dalam arus perbedaan persepsi seputar pengunduran diri Rahmad Darmawan. Kepada Koran ini Widodo menyatakan dirinya sangat menghargai keputusan Rahmad Darma w a n . “ S a y a s a n g a t menghargai keputusan coach Rahmad. Itu mutlak keputusan dia,” kata Widodo. Ketika ditanya apakah dirinya menyanyangkan mundurnya Rahmad Darmawan seperti yang dinyatakan banyak pihak Widodo mengaku tidak mau berkomentar banyak. “Dalam akonteks apa menyayangkan. Itulah keputusan Pak Rahmad Darmawan. Saya tidak bisa bicara apa-apa. Dalam hidup diri kita sendiri yang menentukan keputusan. Apapun keputusannya kita hargai,” ungkap mantan striker timnas Merah Putih ini. Apakah Widodo akan menempuh hal yang sama dengan Rahmad Darmawan menyikapi

DOK/RATEG

SANTAI - Widodo dan Aji Santoso terlibat dialog dengan pelatih kepala Timnas U-23, Rahmad Darmawan disela-sela latihan.

kondisi yang terjadi dalam sepakbola tanah air saat ini. Mendapat pertanyaan ini dengan tegas Widodo menyatakan tidak akan ikutan mundur dari timnas dan akan melanjutkan hingga kontraknya habis. Sama halnya dengan Rahmad Darmawan, dua asisten pelatih timnas U-23 Widodo C. Putro dan Aji Santoso juga dikontrak dengan durasi dua tahun. dalam kontrak dengan PSSI tidak disebutkan mereka dikontrak untuk timnas U-23. tapi bersama timnas. Jadi sewaktu-

JAKARTA - Entah apa jadinya dengan masa depan sepakbola Indonesia. Kubukubu yang berkepentingan sepertinya tidak punya niat baik untuk menyelesaikan persoalan yang ada dengan duduk bersama untuk mencari jalan terbaik. Dari kubu PSSI, dikabarkan mereka mengundang jajaran Pengprov PSSI di seluruh Indonesia untuk menghadiri pertemuan pengprov di Hotel Grand Candi, Semarang. Dalam undangan via SMS yang tersebar ke media itu, undangan check in tanggal 16 Desember (hari ini ) jam 13.00 WIB dan check out pada 18 Desember jam 12.00. Tertulis yang menyebarkan undangan adalah Hadiyandra, deputy Sekjen PSSI bidang organisasi. Tak mau kalah dengan PSSI, kubu yang berseberangan yang membentuk Forum Pengprov PSSI (FPP) akan menggelar Rapat Akbar Sepak Bola Nasional. Agenda itu akan digelar di Jakarta pada 18 Desember (Minggu) malam lusa. Rencananya rapat akbar ini akan mengundang seluruh anggota PSSI dari mulai 33 Pengprov, klub ISL hingga klub dari Divisi III yang

Eddy Elison

jumlahnya sekitar 600 anggota. Dalam rapat akbar itu FPP juga akan mengundang seluruh pengurus PSSI. “Gerakan ini didasari atas keprihatinan kami anggota PSSI atas apa yang terjadi dengan persepakbolaan kita hari ini,” kata Dwi Irianto, ketua FPP. Sementara itu, pengurus PSSI yang sebelumnya tenang-tenang saja langsung kebakaran jenggot dengan adanya gerakan ini. Mereka langsung mengeluarkan surat edaran bernomor 2497/ UDN/1329/XII-2011 yang menegaskan bahwa pertemuan yang digagas FPP itu bukan digelar oleh PSSI. Juru bicara PSSI Eddy Elison juga menyebutkan bahwa pihaknya tidak segansegan untuk memberikan

sanksi jika dalam pertemuan tersebut ada upaya melanggar Statuta PSSI. “Kalau ada upaya pelanggaran terhadap statuta, PSSI tidak segansegan untuk mengeluarkan sanksi bagi mereka yang berupaya melanggar,” tegasnya dalam pertemuan dengan beberapa wartawan. Sementara itu, bagian Legal PSSI Finanta Rudi juga menyinggung tentang gerakan perlawanan dari beberapa pengrov. Menurut dia, konflik yang sekarang muncul harusnya diselesaikan melalui lembaga arbitrase. “Statuta berkata demikian. Jika khawatir lembaga bentukan arbitrase PSSI memihak, maka bisa melalui lembaga milik pemerintah,” ucapnya. (aam/ali)

Batal Tanding Lawan Sriwijaya FC

Masih Ada Tanggungan Rp 60 Miliar JAKARTA - SEA Games XXVI/2011 memang telah usai dilaksanakan dengan kesuksesan Indonesia menjadi juara umum pada November lalu. Namun, klaim kesuksesan pelaksanaan yang digembargemborkan tidak sepenuhnya benar karena ternyata masih ada proses pembayaran sebesar Rp 60-an Miliar yang belum beres. “Kami masih menyelesaikan proses pembayaran untuk delapan vendor dalam wilayah Deputi I. Soalnya kami masih memberikan uang muka,” kata Deputi I Inasoc Djoko Pramono saat

Pecah PSSI Semakin Panas

waktu mereka bisa digeser ke level timnas yang lain jika dibutuhkan. “Saya hargai keputusan coach Rahmad. Tapi saya mau menyelesaikan kontrak saya dengan PSSI. saya professional saja. Saya tidak ikutan mengundurkan diri,” beber Widodo yang mengaku sudah diajak komunikasi oleh Rahmad Darmawan seputar pengunduran dirinya. Mengenai adanya peluang untuk menggantikan posisi Rahmad Darmawan di timnas U-23 Widodo menya-

takan tidak mau membicarakannya. Sama halnya dengan Widodo, Aji Santoso mengaku sangat menghormati keputusan Rahmad Darmawan. “Itu sudah menjadi piilihan coach Rahmad. Sebagai sahabat, kita menghormati. Itu pasti sudah dipikirkan secara matang,” kata Aji. Sama seperti Widodo Aji juga mengatakan tidak akan mengikuti jejak Rahmad dan tetap akan menyelesaikan kontrak dengan PSSI hingga 2013. “Saya terikat kontrak hingga 2013. Sebisa mungkin akan saya jalani,” sambung Aji. Tapi dengan jujur Aji mengaku k e h i l a n g a n d e n g a n mundurnya RD, sapaan akrab Rahmad Darmawan. “Dia pelatih bagus,” ungkapnya. Mantan bek timnas ini mengaku sebelum Rahmad mundur dirinya dan tim pelatih timnas pernah terlibat diskusi membahas tentang sepakbola tanah air. Aji juga menegaskan tidak mau berandai-andai dengan adanya rumor jika dirinya berpeluang menggantikan posisi RD sebagai pelatih kepala timnas U-23. (ali)

SURABAYA - PSSI kembali menunjukkan ketidaksiapannya untuk menggulirkan roda kompetisi. Terbaru, Persebaya Surabaya dipastikan batal bertanding dengan Sriwijaya FC. Padahal dijadwalkan Green Force melakoni laga keempatnya besok (17/12) di Stadion Gelora 10 November. Hingga kemarin (15/12) Laskar Wong Kito, julukan Sriwijaya FC, belum juga menginjakkan kaki di Surabaya. Dari informasi yang dikumpulkan Jawa Pos, Sriwijaya FC yang bermain di Indonesia Premier League (IPL) belum mengumpulkan daftar pemain kepada regulator liga, PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS). Nah, media relation Persebaya Ram Surahman mengatakan tanda-tanda pertandingan lawan Sriwijaya FC batal sudah tercium sejak Rabu (14/12) lalu. “Pihak Sriwijaya FC tak ada yang menghubungi kami selaku pihak panpel di Surabaya ini,” kata Ram kemarin. Padahal biasanya H-2 tim tamu yang akan bertanding di Kota Pahlawan sudah hadir. Sebelumnya sempat beredar kabar kalau Sriwijaya FC akan membangun dua tim untuk berlaga di dua kompetisi berbeda. Yakni IPL dan ISL. Yang

KRIS SAMIAJI/SUMATERA EKSPRES/JPNN

SELEBRASI - Hilton Morera selebrasi dengan pemain sfc usai menjebol gawang PSPS pada laga lanjutan ISl 2011 di gelora Sriwijaya palembang.

berkompetisi di ISL adalah tim senior. Sementara di IPL adalah tim junior. Namun rupanya langkah tersebut tak mendapat restu dari PSSI. Menghadapi kondisi batal tampil melawan Sriwijaya FC, pelatih Persebaya Divaldo Alves mengaku santai saja. Justru dengan hal tersebut kini Erol Iba dkk fokus menghadapi laga uji coba internasional melawan Kelantan FA. “Ini sisi positif buat kita karena batal main,” ucap Divaldo kemarin. Kondisi Persebaya seandainya jadi bertanding versus Sriwijaya FC juga masih pincang. Duo pemain asing Per-

sebaya terancam turun. Pertama ITC (International Transfer Certificate) Otavio Dutra belum juga beres. Ditambah lagi, Mario Karlovic secara mendadak kemarin (15/12) pulang ke Australia karena istrinya melahirkan. Di sisi lain, pelatih berkebangsaan Potugal tersebut kini fokus menata mental anak asuhnya. Usai kalah melawan Semen Padang Minggu (11/12) lalu, motivasi bertanding arek arek Suroboyo tersebut sempat menurun. Maklum, digadanggadang menang di kandang sendiri, justru hasil buruk yang didapat Persebaya. (dra)


NASIONAL

JUMAT 16 DESEMBER 2011

17

RADAR TEGAL

SEMARANG

Obor Semangat APG VI Menyala

Banyak Istri Tertular HIV/AIDS dari Suami SEMARANG – Sejumlah catatan kasus membuktikan, masih terjadi diskriminasi terhadap calon peserta maupun peserta didik Orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Pengajar Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Undip Semarang, Kusyogo Cahyo mencontohkan kasus yang terjadi di Jakarta, beberapa waktu lalu. Ketika itu ada siswa batal diterima sekolah, karena ayahnya ODHA, meski pihak sekolah akhirnya memutuskan menerima kembali anak tersebut. “Seharusnya tidak boleh ada diskriminasi bagi ODHA, apalagi dalam akses pendidikan yang menjadi hak setiap warga negara. Namun, kenyataannya masih ada tindakan diskriminatif yang diterima ODHA,” kata Kusyogo di sela-sela sosialisasi pencegahan HIV/AIDS di kalangan pelajar di SMA Negeri 1 Semarang, Rabu (14/12). Menurutnya, persepsi bahwa citra sekolah yang menerima ODHA akan menurun, tidaklah benar. Sebaliknya, citra sekolah akan terangkat. “Sebab berarti pihak sekolah menyingkirkan diskriminasi tadi,” kata Kusyogo di sela-sela even yang dihelat mahasiswa FISIP Undip jurusan D3 Public Relations angkatan 2009. Penyebaran HIV/AIDS, menurut dosen FKM Undip ini, kecenderungan dari penggunaan jarum suntik oleh pemakai narkoba, sudah bergeser. Saat ini penyebaran lebih banyak akibat aktivitas seksual. Kini, tak lagi didominasi para sopir yang mobilitasnya tinggi. Sebab, banyak juga pekerja formal yang tertular. Ironisnya, mereka tanpa sadar menularkan ke istri, yang hanya ibu rumah tangga. (dna/isk/ce1)

Gereja GBI Nyaris Terbakar SEMARANG - Genset gereja GBI Gajahmada di Jalan Gajahmada 78-86 Semarang, Rabu (14/12) pukul 14.00 terbakar. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, sempat membuat geger warga, karena ada sejumlah jemaat yang siang kemarin tengah beribadat di dalam GBI. Dua mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk memadamkan api. Setengah jam kemudian, api dari genset bisa dipadamkan, sehingga tak terjadi ledakan. Genset terbakar saat kondisi gereja sepi. Di dalam gereja, hanya ada beberapa jemaat. Petugas dan pengurus gereja, berada di dalam ruang kantor kerja masing-masing, tidak jauh dari ruang genset di lantai dasar. ”Sebelumnya ada percikan api. Setelah itu, genset langsung terbakar dan asapnya mengepul banyak,” kata petugas keamanan GBI, Eko Budi Setio (21), kemarin. Warga Jalan Borobudur, Manyaran, Semarang, itu menuturkan, genset sengaja dihidupkan karena listrik padam sejak pukul 10.00. ”Biasanya genset hanya dinyalakan ketika listrik mati.” Tak lama berselang, suara mesin genset mengerang. Petugas lantas mendatangi lokasi genset untuk mengecek. Saat dicek, percikan api dan gumpalan asap sudah mengepul dari ruang genset. ”Api sudah berusaha dipadamkan dengan alat seadanya. Tapi apinya justru membesar dan sempat membuat panik warga sekitar.” (fth/isk/ce1)

SMP Perdana Terancam Sanksi SEMARANG – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang akhirnya turun tangan menyikapi kasus Fara Anzila, siswi SMP Perdana. Disdik memerintahkan Kasi SMP, Sutarto, untuk menginvestigasi kasus di SMP Perdana. Seperti diberitakan kemarin, Fara terancam dikeluarkan dari SMP Perdana hanya karena membawa ponsel saat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler renang. Ironisnya, saat orang tua Fara ingin mendudukkan masalah yang sebenarnya, pihak sekolah tidak merespons. Yang terjadi, ponsel Fara tetap “ditahan” pihak sekolah. “Kasusnya tengah kami pelajari. Nanti akan dicek dengan aturan yang ada di sekolah itu. Kalau memang ada pelanggaran dari sekolah tentu bisa kena sanksi,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bunyamin Menurut Bunyamin, dinas sudah memfasilitasi agar Fara Anzila bisa melanjutkan sekolah. “Yang bersangkutan, kini sudah pindah ke SMP PGRI 1.” Menurut Bunyamin, sanksi yang dijatuhkan SMP Perdana sangat berlebihan. Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang, Supriyadi menuturkan, tak seharusnya sekolah serta-merta mengeluarkan siswanya. Apalagi karena faktor ketidaksengajaan. Menurut Supriyadi, jika membawa ponsel merupakan bentuk pelanggaran, maka sanksinya harus bertahap. “Mulai dari peringatan ringan, teguran keras, skorsing, pemanggilan orang tua, hingga sanksi terberat mengeluarkan.” Namun, kata dia, sebelum sanksi dijatuhkan, sekolah harus menginventarisasi permasalahan. Sehingga sanksi yang dijatuhkan sesuai kadar kesalahan. Hal senada diungkapkan anggota komisi D lainnya, Yanuar Muncar. Ia mengatakan, sekolah swasta punya aturan tersendiri. “Namun bukan berarti sekolah swasta bisa seenaknya memberikan sanksi kepada siswa didiknya.” Sementara itu, sikap tidak bersahabat kemarin masih ditunjukkan pihak SMP Perdana. Ketika orang tua Fara Anzila mendatangi sekolah dengan maksud mengurus rapor dan administrasi lainnya, pihak sekolah lagi-lagi menunjukkan sikap tak bersahabat. “Semua guru sudah pulang. Kalau besok mau datang lagi juga tidak bisa, karena besok kami tidak ada aktivitas. Jadi tidak ada guru yang datang.” (dna/isk/ce1)

SOLO - Kedatangan obor ASEAN Para Games (APG) VI yang diambil dari Mrapen, Grobogan, di Solo kemarin (14/12) langsung dikirab. Ribuan peserta dari atlet dan seniman yang dipimpin langsung Wali Kota Joko Widodo (Jokowi) dan Menpora Andi Malarangeng turut mengiring api simbol semangat itu dari Gapura Makuto batas kota hingga balai kota. Obor api abadi diserahterimakan di Gapuro Makuto dari Bolo Triono, atlet peraih dua medali emas pada APG V di Kuala Lumpur Malaysia, ke Ketua KONI Solo, Sumartono Hadinoto. Sebelum dibawa ke Kota Barat, obor tersebut diserahkan Sumartono kepada Rahmat Sutomo dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) yang diestafetkan kepada atletatlet Solo di setiap etape. Perjalanan obor api abadi terhenti sesaat di Kota Barat. Di lapangan ini, sedikitnya 1.300 peserta kirab dari delegasi peserta APG dan seniman Solo menunggu dan siap mengiringi obor api abadi ke balai kota. Setelah diterima dari atlet panjat tebing Sabar Gorky, obor yang merupakan warisan ASEAN Games 26 di Palembang itu dibawa mantan atlet Para Games Solo, Jono, dari Kota Barat ke balai kota dengan kereta kencana. Arak-arakan kirab dipimpin langsung Wali Kota Joko Widodo dan Menpora Andi Malarangeng dengan menaiki kuda. Rombongan paskibra pembawa bendera 11 negara peserta APG berada di belakang mereka, dilanjutkan rombongan tamu kehormatan yang naik empat kereta kencana.

Sambutan meriah dan teriakan pemberi semangat terdengar riuh, saat rombongan kontingen difabel melintas panggung tamu undangan di depan Sriwedari. Mereka pun merespon sambutan ini dengan lambaian tangan dan miniatur bendera yang mereka bawa. Perjalanan wali kota dan menpora selesai di panggung kehormatan ini dan menikmati iringiringan rombongan kirab bersama tamu lainnya. Ribuan penonton yang menyemut di sepanjang Jalan Slamet Riyadi sempat menyendat jalannya kirab. Pasalnya, banyak dari mereka yang merangsek ke tengah jalan, bahkan nekat menghentikan peserta kirab untuk berfoto. Khususnya rombongan kesenian seperti kethek ogleng dari Wonogiri, rombongan tari Suryosumirat yang didominasi remaja putri berpakaian bunga, juga prajurit dari Keraton, Pokdarwis dan sebagainya. “Kapan lagi bisa foto dengan model seperti mereka. Setelah ini akan saya pamerkan lewat facebook,” kata Aniek Susanti, warga Laweyan. Sesampai di balai kota, obor api diserahkan Jono kepada Sekretaris Daerah Budi Suharto. Dengan api obor, Budi menyalakan kaldron mini di depan Pendapi Gede. “Ini menjadi lambang semangat atlet. Meski kaldronnya mini, semangat atlet harus tetap besar,” ungkapnya. Tadi malam, bertempat di Pendapi Gede, welcome dinner digelar Pemkot Solo sebagai tuan rumah APG. Sementara APG hari ini akan dibuka langsung Wakil Presiden Boediono. (rk/fer/mas)

Dua Mantan Taruna Menangi Gugatan SEMARANG - Dua dari tiga mantan taruna Akpol yang menggugat Gubernur Akpol memenangi gugatan. Yakni, Dimas Prabowo Sulistyo dan Ahmad Januar Ganari. Hal itu tertuang dalam putusan Pengadilan Tinggi Usaha Negeri (PTUN) Semarang, dalam sidang dengan tergugat Gubernur Akpol, kemarin. “Dalam pokok perkara, PTUN menolak gugatan penggugat 3 (Julio Jagratara Tampo, Red), mengabulkan gugatan penggugat I dan penggugat II (Dimas Prabowo Sulistyo, Ahmad Januar Ganari, Red),” kata hakim Mochamad Arief Pratomo membacakan amar putusannya. Hakim membeber, tindakan

Gubernur Akpol yang menerbitkan SK Gubernur Akpol Nomor Kep/41/VI/2011 atas nama Dimas Prabowo dan Ahmad Januar, bertentangan dengan asas-asas umum pemerintahan yang baik. “Khususnya asas kecermatan formal dan asas pertimbangan,” jelasnya. PTUN mewajibkan tergugat untuk mencabut SK pemberhentian. “Dan mewajibkan tergugat untuk menerbitkan SK baru yang berisi mengaktifkan kembali penggugat 1 dan 2 sebagai taruna Akpol,” tegasnya. Pertimbangan hakim menolak gugatan Julio, karena penggugat tidak memenuhi nilai tes akademik. Sebab potensi akademiknya rendah. “Selain itu, tergugat

Akpol juga diwajibkan membayar biaya perkara sebesar Rp117.500.” Julio melalui pengacaranya, Yan Juanda mengatakan tidak terima dengan putusan tersebut. Kepala Humas Akpol, Bambang Imam Supeno mengaku tidak kaget atas putusan PTUN. “PTUN kan sudah ada hakimnya, jadi gugatan itu mau dikabulkan ya silakan, atau gugatan mau ditolak ya silakan, itu wewenang PTUN.” Namun pihaknya belum bisa memastikan apakah kedua penggugat yang dikabulkan dapat menyandang status taruna kembali. “Saya belum tahu, nanti saya tanya lemdik (bagian lembaga pendidikan) dulu.” (bud/isk/ce1)

DOK

SAMBUTAN MERIAH - Ribuan warga tumblek blek di sepanjang rute yang dilalui barisan kirab APG VI di Jl Slamet Riyadi, Rabu (14/12). Tampak Danrem Warastratama Kolonel Inf Ahmad Supriyadi mengecek kesiapan pasukan pengamanan.

Selingkuh, Mantan Dewan Digerebek SRAGEN - Mantan anggota DPRD Sragen Sulardi (50), digerebek di rumah seorang janda Hm (48), di Kebonasri, Tamanmurni, Sragen Tengah, Sragen. Mantan wakil rakyat dari partai berlambang pohon beringin ini tertangkap basah berduaan di rumah tersebut. Atas peristiwa tersebut, Nr, 46, istri Sulardi yang tidak terima dengan ulah suaminya nekat melaporkan kasus perzinaan itu ke Polres Sragen, kemarin. Berdasar informasi, mantan anggota dewan yang sempat mencalonkan diri sebagai Bupati Sragen ini diketahui menjalin hubungan asmara dengan seorang janda berinisial Hm. Kendati keduanya masih sebatas menjalin hubungan gelap, tak jarang Sulardi nekat datang dan menginap di rumah Hm. Mengetahui hubungan affair di antara keduanya, warga beberapa kali melakukan teguran dan mengingatkan kepada keduanya agar melakukan hubungan secara wajar mengingat keduanya belum ada ikatan pernikahan. Kendati berulangkali diperingatkan, hubungan asmara mantan legislator dengan janda itu justru kian membuat warga sekitar resah. Puncaknya, warga yang terlanjur jengkel akhirnya sepakat menangkap basah keduanya. Saat mantan dewan itu tengah

menginap di rumah Hm, warga langsung datang dan mengepung rumah Hm dan menangkap keduanya. Ketua RT setempat Sunarto (52), saat member keterangan di kepolisian mengungkapkan, sebelumnya warga setempat sudah berusaha mengingatkan. Namun peringatan tersebut tidak pernah dihiraukan hingga akhirnya masyarakat jengkel dan melakukan penggerebekan. “Saat didatangi warga, keduanya kepergok tengah berduaan di dalam rumah hingga larut malam. Tindakan itu terpaksa dilakukan lantaran masyarakat sekitar resah dengan sikap keduanya yang ditengarai kerab kumpul meski tidak ada ikatan resmi,” ujarnya di hadapan petugas . Rajiman (58), salah satu warga lainya menambahkan, warga setempat sudah lama warga mengingatkan keduanya. Peringatan itu disampaikan lantaran Sulardi diketahui kerap menginap di rumah Hm. “Sebenarnya kami juga tidak berniat membuat suasana kian gaduh. Namun yang bersangkutan selalu nekat kendati warga sudah berusaha mengingatkan,” tuturnya. Sementara kabar perselingkuhan yang dilakukan Sulardi akhirnya sampai ke telinga sang istri Nr. Tidak terima dimadu, ia pun langsung melaporkan kasus pezinahan tersebut ke Ma-

polres Sragen. Kapolres Sragen AKBP Susetio Cahyadi melalui Kasubag Humas AKP Mulyani membenarkan adanya laporan tersebut. Untuk menindaklanjuti hal itu pihak kepolisian bakal memanggil yang bersangkutan. “Pengusutan masih kita lakukan, dalam waktu dekat yang bersangkutan bakal kita panggil untuk diklarifikasi,” papar AKP MUlyani. Sementara Sulardi belum bisa memberikan penjelasan soal kasus yang membelitnya itu. Lantaran saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan singkat melalui telepon pribadinya tidak dijawab. Di sisi lain, empat rumah pijat di Dukuh Ngepos, Desa Jetak, Kecamatan Sidoharjo, Sragen juga digerebek warga setempat. Lantaran diindikasi berubah fungsi menjadi arena mesum. Selain menjadi tempat penampungan wanita penghibur dan lelaki hidung belang, juga untuk pesta minuman keras. Empat rumah tersebut masing-masing panti pijat Madu Ratna di kawasan Ngepos RT 5, lalu panti pijat Karmila di RT 4, panti pijat Sari Ayu di RT 6 dan satu rumah di RT 1. Di rumah terakhir milik Ugi (65), itulah dua hari lalu digerebek warga karena dipergoki terdapat pasangan tak resmi yang akan bertindak asusila. (in/mas)

PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN

PENGUMUMAN LELANG ULANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN

PT. Bank Danamon Indonesia Tbk. Regional Collection Cirebon, dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Tegal akan melaksanakan penjualan di muka umum/lelang eksekusi berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan Nomor 4 Tahun 1996 terhadap tanah dan atau bangunan tersebut di bawah ini :

Menunjuk pengumuman sebelumnya melalaui Surat Kabar Harian Radar Tegal tanggal 16 Nopember, 22 Nopember 2011, 23 Nopember 2011 dan 25 Nopember 2011, PT. Bank Danamon Indonesia Tbk. Regional Collection Cirebon, dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Tegal, akan melaksanakan penjualan di muka umum / lelang ulang eksekusi berdasarkan Pasal 6 UndangUndang Hak Tanggungan Nomor 4 Tahun 1996 terhadap tanah dan atau bangunan tersebut di bawah ini :

1. Debitur : EKO PURWANTO 1.1. Sebidang tanah sesuai SHM No. 349 luas ± 175 m2 an. 1. EKO PURWANTO 2. SITI JULAIKHA , berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Ds. Harjasari Lor, Kec. Adiwerna, Kab. Tegal. Harga Limit Rp. 35.000.000,- Uang Jaminan Rp.35.000.000,1.2. Sebidang tanah sesuai SHM No. 276 luas ± 200 m2 an. EKO PURWANTO, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Ds. Harjasari Lor, Kec. Adiwerna, Kab. Tegal. Harga Limit Rp. 126.800.000,- Uang Jaminan Rp.126.800.000,1.3. Sebidang tanah sesuai SHM No. 279 luas ± 160 m2 an. 1. EKO PURWANTO 2. SITI JULAIKHA, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Ds. Harjasari Lor, Kec. Adiwerna, Kab. Tegal. Harga Limit Rp. 132.000.000,- Uang Jaminan Rp.132.000.000,2. Debitur : ABU ROKHIM 2.1. Sebidang tanah sesuai SHM No. 112 luas ± 155 m2 an. ABU ROKHIM, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Ds. Kupu, Kec. Wanasari, Kab. Brebes. Harga Limit Rp. 80.000.000,- Uang Jaminan Rp.80.000.000,2.2. Sebidang tanah sesuai SHM No. 872 luas ± 134 m2 an. 1. ABDUL KHOLIK 2. KASIH, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Ds. Petunjungan, Kec. Bulakamba, Kab. Brebes. Harga Limit Rp. 100.000.000,- Uang Jaminan Rp.100.000.000,3. Debitur : NASRULLOH 3.1. Sebidang tanah sesuai SHM No. 181 luas ± 348 m2 an. NASRULLOH suami NUROKHMAH, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Ds.Slawi Kulon, Kec. Slawi, Kab.Tegal. Harga Limit Rp.150.000.000,- Uang Jaminan Rp.150.000.000,3.2. Sebidang tanah sesuai SHM No. 512 luas ± 246 m2 an. NUROKHMAN BINTI AGUS SALIM, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Ds.Glonggong, Kec. Wanasari, Kab.Brebes. Harga Limit Rp.50.000.000,- Uang Jaminan Rp.50.000.000,4. Debitur : MA’SUM Sebidang tanah sesuai SHM No. 00278 luas ± 379 m2 an. JUNAH DEWI ANGGRAENI, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Ds. Pengabean, Kec. Losari, Kab.Brebes. Harga Limit Rp.96.800.000,- Uang Jaminan Rp.96.800.000,5. Debitur : C.MAIL Sebidang tanah sesuai SHM No. 37 luas ± 765 m2 an. WIDYANINGSIH BINTI DARMIN EMING DARYONO,

6.

7.

8.

9.

10.

11.

berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Ds. Parereja, Kec. Banjarharjo, Kab.Brebes. Harga Limit Rp. 82.800.000,- Uang Jaminan Rp.82.800.000,Debitur : SYARIF PRASETYO 6.1. Sebidang tanah sesuai SHM No. 131 luas ± 202 m2 an. SYARIF PRASETYO SUAMI MUSRIPAH, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Ds. Wangandawa, Kec. Talang, Kab. Tegal. Harga Limit Rp. 25.000.000,- Uang Jaminan Rp. 25.000.000,6.2. Sebidang tanah sesuai SHM No. 1304 luas ± 33 m2 an. SYARIF PRASETYO SUAMI MUSRIPAH, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Kel. Pesurungan Lor, Kec. Margadana, Kota. Tegal. Harga Limit Rp. 53.000.000,- Uang Jaminan Rp. 53.000.000,Debitur : SISUBIJANTO Sebidang tanah sesuai SHM No. 317 luas ± 153 m2 an. MUNIROH, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Ds. Kalimati, Kec. Adiwerna, Kab. Tegal. Harga Limit Rp.78.000.000,- Uang Jaminan Rp.78.000.000,Debitur : ENDANG SUHAENI Sebidang tanah sesuai SHM No. 383 luas ± 106 m2 an. 1. KUSNADI 2. ENDANG SUHAENI, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Ds. Karanganyar, Kec. Kedungbanteng, Kab. Tegal. Harga Limit Rp. 40.000.000,- Uang Jaminan Rp.40.000.000,Debitur : TAIYO Sebidang tanah sesuai SHM No. 1235 luas ± 161 m2 an. TAIYO, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Kel. Keturen, Kec. Tegal Selatan, Kota Tegal. Harga Limit Rp.235.000.000,- Uang Jaminan Rp.235.000.000,Debitur : DARYONO 10.1.Sebidang tanah sesuai SHM No.792 luas ± 238 m2 an. DARYONO SUAMI WARTINAH, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Ds. Kalisapu, Kec. Slawi, Kab. Tegal. Harga Limit Rp. 100.000.000,-Uang Jaminan Rp.100.000.000,10.2.Sebidang tanah sesuai SHM No.2545 luas ± 190 m2 an. WARTINAH, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Ds. Kalisapu, Kec. Slawi, Kab. Tegal. Harga Limit Rp. 20.000.000,- Uang Jaminan Rp.20.000.000,Debitur : TASNIYAH Sebidang tanah sesuai SHM No. 121 luas ± 488 m2 an. TASNIAH, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Ds. Pende, Kec. Banjarharjo, Kab. Brebes. Harga Limit Rp. 55.000.000,-Uang Jaminan Rp.55.000.000,-

Waktu/Tempat Lelang : Hari Jum’at, tanggal 30 Desember 2011, pukul 08.00 WIB bertempat di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Tegal / Jl. K.S. Tubun No.12 Tegal.

1. Debitur : SRI MARYATI SULAMIN Sebidang tanah sesuai SHM No. 1200 luas ± 265 m2 an. 1. SASMADI 2. SRI MARYATI SULAMIN, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Ds. Jatibarang Lor, Kec. Jatibarang, Kab. Brebes. Harga Limit Rp. 50.000.000,- Uang Jaminan Rp.10.000.000,2. Debitur : SIGIT TRI BAWONO Sebidang tanah sesuai SHM No. 255 luas ± 297 m2 an.SITI MASITOH, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Ds. Kepunduhan, Kec. Kramat, Kab.Tegal. Harga Limit Rp. 75.000.000,- Uang Jaminan Rp.15.000.000,3. Debitur : MURNINGSIH BT MAKTUB 4 (empat) bidang tanah di jual dalam 1(satu) paket yaitu : sebidang tanah sesuai SHM No. 530 luas ± 107 m2 an. MURNINGSIH, sebidang tanah sesuai SHM No.533 luas ± 179 m2 an. MURNINGSIH, sebidang tanah sesuai SHM No.57 luas ±196 m2 an. IMAM MULYANTO dan MURNINGSIH, dan sebidang tanah sesuai SHM No. 89 luas ± 227 m2 an. 1. IMAM MULYANTO BIN SOETARDJO 2. MURNINGSIH BINTI MAKTUB, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya, keempat bidang tersebut terletak di Ds. Yamansari, Kec. Lebaksiu, Kab. Tegal Harga Limit Rp.550.000.000,- Uang Jaminan Rp.110.000.000,4. Debitur : TITIN SAUMI Sebidang tanah sesuai SHM No. 1231 luas ± 105 m2 an. TITIN SAOMI, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Kel. Tegalsari, Kec.Tegal Barat, Kota Tegal. Harga LimitRp. 150.000.000,- Uang Jaminan Rp. 30.000.000,5. Debitur : RIZAL ADITOMO Sebidang tanah sesuai SHM No. 1296 luas ± 580 m2 an. RIZAL ADITOMO, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Ds. Kepandean, Kec. Dukuhturi, Kab. Tegal. Harga Limit Rp. 68.000.000,- Uang Jaminan Rp. 14.000.000, 6. Debitur : ZAENURROHIM Sebidang tanah sesuai SHM No. 123 luas ± 275 m2 an. NURICHA binti HAJI ROIS, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Ds. Petunjungan, Kec. Bulakamba, Kab. Brebes. Harga Limit Rp. 75.000.000,- Uang Jaminan Rp. 15.000.000,-

7. Debitur : ZEN NUROKHMAN Sebidang tanah sesuai SHM No. 102 luas ± 400 m2 an. NURICHA binti HAJI ROIS, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Ds. Petunjungan, Kec. Bulakamba, Kab. Brebes. Harga Limit Rp. 80.000.000,- Uang Jaminan Rp.16.000.000,8. Debitur : ADI SATRIO SAIMAN Sebidang tanah sesuai SHM No. 305 luas ± 284 m2 an. NURJANAH, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Ds. Penggarutan, Kec. Bumiayu, Kab. Brebes. Harga Limit Rp. 45.000.000,- Uang Jaminan Rp.9.000.000,9. Debitur : M. FAJRIN 9.1. Sebidang tanah sesuai SHM No. 665 luas ± 138 m2 an. MOHAMMAD FAJRIN, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Ds. Karangdawa, Kec. Margasari, Kab. Tegal. Harga Limit Rp. 45.000.000,- Uang Jaminan Rp.9.000.000,9.2. Sebidang tanah sesuai SHM No. 1163 luas ± 3.483 m2 an. MOHAMMAD FAJRIN, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Ds. Karangdawa, Kec. Margasari, Kab. Tegal. Harga Limit Rp. 25.000.000,- Uang Jaminan Rp.5.000.000, 10. Debitur : SUDARNO Sebidang tanah sesuai SHM No. 1162 luas ± 248 m2 an. 1. SUDARNO 2. KURNIARIBUDIASIH, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Ds. Pagedangan, Kec. Adiwerna, Kab. Tegal. Harga Limit Rp.150.000.000,- Uang Jaminan Rp.30.000.000,11. Debitur : NURJANAH Sebidang tanah sesuai SHM No. 773 luas ± 293 m2 an. NUR JANAH, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Ds. Tembokbanjaran, Kec. Adiwerna, Kab. Tegal. Harga Limit Rp. 35.000.000,- Uang Jaminan Rp.7.000.000,12. Debitur : NASORI Sebidang tanah sesuai SHM No. 182 luas ± 465 m2 an.Salamah bin Aenunjariyah berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Ds. Purwahamba, Kec. Suradadi, Kab. Tegal. Harga Limit Rp. 350.000.000,-Uang Jaminan Rp.70.000.000,-

Waktu/Tempat Lelang : Hari Jum’at, tanggal 23 Desember 2011, pukul 09.00 WIB bertempat di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Tegal / Jl. K.S. Tubun No.12 Tegal.

Syarat-syarat Lelang : 1. Peminat/calon peserta lelang wajib menyetor uang jaminan sebagaimana tercantum pada masing-masing nomor melalui rekening KPKNLTegal No.0101-01-000603-30-1 pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Cabang Tegal paling lambat / harus sudah efektif 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang dan untuk uang jaminan sampai dengan Rp 20.000.000,- dapat disetorkan langsung ke Bendahara Penerimaan KPKNL Tegal atau Pejabat Lelang paling lambat sesaat sebelum pelaksanaan lelang. 2. Pemenang lelang diwajibkan membayar pelunasan harga lelang paling lambat dalam waktu 3 (tiga) hari kerja setelah ditunjuk sebagai pemenang lelang. 3. Apabila pemenang lelang tidak melunasi kewajibannya, maka dinyatakan Wanprestasi dan uang jaminan lelang disetorkan ke Kas Negara sebagai pendapatan jasa lainnya serta peserta lelang akan dimasukkan ke dalam DAFTAR HITAM LELANG. 4. Peserta lelang yang tidak memenangkan lelang dapat mengambil kembali uang jaminannya tanpa potongan dengan menunjukkan asli bukti setoran, dan identias diri. 5. Penawaran lelang dilakukan secara lisan dengan harga semakin meningkat. 6. Penyetor uang jaminan tidak dapat menuntut ganti rugi apabila lelang dibatalkan; 7. Peminat/calon peserta lelang dapat melihat kondisi barang sejak pengumuman diterbitkan sampai dengan sebelum pelaksanaan lelang; Penjelasan lelang dan informasi lainnya dapat menghubungi Sdr. Budi Hariadi (ALU PT. Bank Danamon Indonesia Tbk Regional Collection Cirebon) HP No. 081802840696 atau KPKNL Tegal, Jl. KS Tubun No. 12, Tegal telp. (0283) 325011.

Syarat-syarat Lelang : 1. Peminat/calon peserta lelang wajib menyetor uang jaminan sebagaimana tercantum pada masing-masing nomor melalui rekening KPKNLTegal No.0101-01-000603-30-1 pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Cabang Tegal paling lambat / harus sudah efektif 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang dan untuk uang jaminan sampai dengan Rp 20.000.000,- dapat disetorkan langsung ke Bendahara Penerimaan KPKNL Tegal atau Pejabat Lelang paling lambat sesaat sebelum pelaksanaan lelang. 2. Pemenang lelang diwajibkan membayar pelunasan harga lelang paling lambat dalam waktu 3 (tiga) hari kerja setelah ditunjuk sebagai pemenang lelang. 3. Apabila pemenang lelang tidak melunasi kewajibannya, maka dinyatakan Wanprestasi dan uang jaminan lelang disetorkan ke Kas Negara sebagai pendapatan jasa lainnya serta peserta lelang akan dimasukkan ke dalam DAFTAR HITAM LELANG. 4. Peserta lelang yang tidak memenangkan lelang dapat mengambil kembali uang jaminannya tanpa potongan dengan menunjukkan asli bukti setoran, dan identias diri. 5. Penawaran lelang dilakukan secara lisan dengan harga semakin meningkat. 6. Penyetor uang jaminan tidak dapat menuntut ganti rugi apabila lelang dibatalkan; 7. Peminat/calon peserta lelang dapat melihat kondisi barang sejak pengumuman diterbitkan sampai dengan sebelum pelaksanaan lelang; Penjelasan lelang dan informasi lainnya dapat menghubungi Sdr. Budi Hariadi (ALU PT. Bank Danamon Indonesia Tbk Regional Collection Cirebon) HP No. 081802840696 atau KPKNL Tegal, Jl. KS Tubun No. 12, Tegal telp. (0283) 325011.

Tegal, 16 Desember 2011 Ttd. PT. Bank Danamon Indonesia, Tbk. Regional Collection Cirebon

Tegal, 16 Desember 2011 Ttd. PT. Bank Danamon Indonesia, Tbk.Regional Collection Cirebon


CMYK

18

JUMAT, 16 DESEMBER 2011

RADAR TEGAL

Nggak Usah Respon Nomer yang Iseng

EKSKUL TARI SMP NEGERI 3 KOTA TEGAL

PelajariKesenianTradisional SEIRING dengan perkembangan jaman, kesenian tradisional termasuk berbagai tarian daerah mulai terpinggirkan. Makin sedikit siswa yang berminat mempelajarinya. Dan sebagai cara melestarikannya, SMP Negeri 3 Kota Tegal melalui ekstra kurikuler (ekskul) tarinya memberi kesempatan kepada peserta didiknya untuk mempelajari kesenian tradisional bangsa. Mereka dibebaskan untuk mempelajari kesenian daerahnya. Para siswa yang aktif di ekskul inipun telah hafal dengan seni tari Tegalan. Beberapa tarian daerah lain juga dipelajari. Tujuannya agar kesenian daerah tidak lekang oleh jaman. Penerusnya pun diharapkan bisa selalu ada dan tak pernah hilang. Kegiatan ini mendapat pelatihan dari Bapak Darmawan. Sang pelatih dikenal sabar melatih peserta didiknya yang tertarik mempelajari tarian tradisional. Dalam setiap perpisahan, hasil latihan di ekskul tari ditampilkan di sekolah. Tak jarang mereka juga diundang untuk menampilkannya di berbagai acara. “Tak mudah mengenalkan tari tradisional ini kepada masyarakat umum pasalnya anak muda jaman sekarang telah dihipnotis oleh berbagai acara di televisi seperti sinetron ataupun yang lainnya,” cerita Farida, salah satu siswa yang aktif di ekskul tari. Farida bersama ketiga temannya yakni Ade Kartika, Rizki Nur, dan Tri Amelian berjuang memperkenalkan tari ini pada kawankawannya. (teguh)

Nomer hape kamu ada yang ngisengin dan terpaksa ganti sama yang baru? Ternyata lumayan banyak juga yang pernah ganti nomer karena penyebab itu. Pastinya penggantian nomer ini diharapkan agar ada kenyamanan bagi si pemakainya. Uswatun Khasanah, cewek yang saat ini terdaftar sebagai siswi SMK Farmasi Saka Medika Tegal juga pernah mengganti nomer lamanya dengan nomer baru. Katanya nomer yang dulu banyak diisengin nomer yang tidak dikenal. Karenanya, Uus, begitu dia biasa disapa terpaksa mengganti nomer hapenya. Dia

Uswatun Khasanah Aktivis Voli SMK Farmasi Saka Medika Tegal

sendiri sebenarnya lebih suka sama nomernya yang dulu. Alasannya, lebih hemat. “Jujur sih aku lebih suka nomer yang dulu. Pasalnya nomer yang dulu bisa dibilang lebih hemat. Tapi kalo nomer yang sekarang lebih boros,” jelasnya panjang lebar. Cewek yang punya cita-cita jadi apoteker ini mengatakan kalo nomer barunya yang sekarang lebih cantik karena nomer belakangnya kembar. “Nomer baruku belakangnya

○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○

Terpaksa Ganti Nomer Gara-gara Ada yang Iseng KALIAN pasti pernah dong ganti nomer hape. Sudah berapa kali ganti? Sekali, dua kali atau hampir setiap bulan? Meski bukan hal yang baru namun ganti nomer

hape pasti dilakukan bukan tanpa alasan. Sebanyak 68 persen ResponX mengaku terpaksa mengganti nomer hapenya karena saking banyaknya nomer asing yang

sering iseng. Ini seperti yang dialami Ade Fani, siswi SMK Negeri 2 Kota Tegal. Selain Ade Fani, Ritma, siswi SMA Negeri 1 Dukuhwaru pun pernah mengalami hal serupa. “Yang bikin aku terpaksa ganti nomer karena

Dusta Nidji

AEDA A E aku tak ingin kau tahu D A kesalahanku di belakangmu A E aku hanya ingin terlihat D A sempurna di depanmu F#m sering F#m sering

C#m D A E aku khilaf karena aku manusia C#m D E aku lupa cintamu untukku

[chorus] Bm E A D dusta ini dusta karena cinta Bm E A aku tak mau kamu pergi A E aku tak ingin kau sedih D A hati hancur karena aku A E agar kamu selalu tersenyum D A juga tetap mencintaiku F#m C#m D A E sering aku khilaf karena aku manusia F#m C#m D E sering aku lupa cintamu untukku [chorus] Bm E A D dusta ini dusta karena cinta Bm E A aku tak mau kamu pergi [solo] D C#m D C#m DE Bm E A D dusta ini dusta karena cinta Bm E A aku takut kehilanganmu Bm E A D dusta ini ada karena cinta Bm E A aku tak mau kamu pergi

TIM XPRESI KOORDINATOR : Khikmah Wati ANGGOTA TIM1: I Layung Sari, Teguh Arif Bowo TIM 2: Intan Aji P, Anggi Mutiara M, Khifni Setiawan

PROFIL USIA :

JUMLAH :

13 - 17 tahun

26 ResponX di Kota dan Kabupaten Tegal, Brebes

JENIS KELAMIN : PENDIDIKAN : Cewek 50 persen Cowok 50 persen

CMYK

SMP dan sederajat SMA/SMK dan sederajat

kembar atau yang sering kita sebut nomer cantik,” terangnya. Belajar dari pengalamannya, Uus punya tips menjaga nomer baru kamu dari orang-orang iseng. Yuk simak! 1. Kasih nomer baru kamu ke orang-orang yang udah kamu kenal 2. Jangan kasihkan nomer kamu sama orang yang baru kamu kenal kalo memang nggak ada urusan sama kamu 3. Cari nomer yang menurut kamu mudah dihafal. Karena itu akan memudahkan kamu untuk mengingatnya 4. Nggak usah merespon nomer-nomer baru yang cuma iseng ngubungin nomer handphone kamu. (layung)

GLVL SMA NEGERI 1 KOTA TEGAL

Nggak Cuma Cari Pengalaman Baru GLVL yang merupakan nama tim voli SMA Negeri 1 Kota Tegal merupakan salah satu bagian dari kegiatan ekstra kurikuler (ekskul) sekolah tersebut. Kegiatan ini cukup diminati siswanya. Nggak hanya cowok, namun cewek juga ikut berpartisipasi di dalamnya. Mereka mengaku aktif di GLVL nggak cuma buat memperoleh pengalaman baru. Namun mengharumkan nama sekolah menjadi hal utama yang menjadi tujuan mereka. Tentunya melalui prestasi yang ingin mereka raih. Berbagai lomba menjadi salah satu kesempatan yang rutin mereka ikuti

untuk memperoleh prestasi yang dapat mengharumkan nama sekolah. Tim voli cewek sendiri sudah mempunyai berbagai prestasi yang cukup membanggakan nama sekolahnya. Antara lain Juara III Popda tahun 2010 dan Juara II Popda tahun 2011. “Sebenarnya masih ada lagi prestasi lainnya,” tambah Novi, salah satu anggotanya. Tim ini dilatih langsung oleh Mulyana. Sesi latihan menjadi sesi terbaik untuk mengasah kemampuan dan memperbaiki kesalahan yang harus diperbaiki. (teguh)

nomerku yang dulu banyak yang iseng,” tutur Ritma dan 64 ResponX lainnya. Alasan lain datang dari Lilis Setiyowati, siswi SMK Diponegoro Lebaksiu. Dia terpaksa ganti nomer karena nomernya yang lama keblokir gara-gara jarang diisi pulsa hingga masa tenggang habis. Hal yang sama juga dialami 8 persen ResponX lainnya. Menurut 40 persen ResponX, nomer yang sekarang lebih cantik dari nomer yang sebelumnya. Ini kayak nomer barunya Fajar, siswa SMK Negeri 1 Adiwerna. Nomernya terbilang cantik karena 6 digit nomer belakangnya sama. Jadi ya wajar kalo dia lebih suka nomer yang sekarang seperti 40 persen ResponX lain. Tapi kalo Dian Faradiba, siswi SMP Negeri 2

Pernah ganti nomer hape nggak? Nggak Terpaksa Sering

12% 68% 20%

Apa sih yang bikin kamu punya nomer baru? Soalnya pacarku baru 12% Nomer yang lama keblokir 8% Kepengen aja 12% Nomer yang dulu banyak yang iseng 64%

Apa sih bedanya nomer yang baru dengn nomer yang lama? Nomer yang sekarang labih cantik dari nomer sebelumnya 40% Nomer yang sekarang lebih mudah dihafal 36% Nomer yang sekarang lebih banyak gratisannya 36%

Pagerbarang, menyukai nomer barunya karena nomernya yang sekarang banyak gratisannya. “Kalo banyak gratisannya kan pulsanya jadi hemat,” katanya. Titin Sumarni, siswi SMA Negeri 1 Jatibarang Kabupaten Brebes dan 48 persen ResponX menuturkan, dia mendapatkan nomer barunya dengan beli sendiri. Sementara Anis, siswi SMA Ihsaniyah Kota Tegal mengaku mendapatkan nomer baru dari pacarnya. “Ya memang sih nomerku ini dibeliin sama cowok ku,” curhatnya. (tim 1)


CMYK

JUMAT,16 DESEMBER 2011

KOMBIS

20

RADAR TEGAL

Trio Kalong Siap Gemparkan Bahari Inn Old & New Party 2012 BAHARI Inn Tegal terus berupaya mempersembahkan beragam program istimewa. Di antaranya, hiburan spesial di saat pergantian tahun 2011 menuju 2012. ’’Tak terasa tahun sebentar lagi berganti. Banyak peristiwa dan pengalaman menarik yang kita lalui. Berbagai kegiatan diadakan dan sukses diselenggarakan. Moment tercipta dari semua kegiatan yang ada. Hari bersejarah telah tercipta, waktu menjadi kenangan yang sulit untuk dilupakan,’’ jelas General Manager (GM) Bahari Inn Hotel I Ketut Sumpena melalui Chief Sales Executive Dedy S. kepada Radar kemarin (15/12). Sudah menjadi tradisi di berbagai belahan dunia bahwa malam tahun baru merupakan malam yang penuh dengan keceriaan dan suka cita. Karena pada malam itu, sebagian besar masyarakat merayakannya dengan berbagai cara sesuai keinginan mereka. Ada yang menarik dan berbeda di setiap acara yang digelar di dunia hiburan saat ini. Begitu juga Bahari Inn yang selalu berusaha untuk menghadirkan beragam acara yang berbeda dan menarik. ’’Special entertainment kami persembahkan bagi pelanggan setia kami di penghujung tahun 2011,’’ tandas Dedy. ’’Pada kesempatan kali ini, dalam rangka memeriahkan acara old and new 2011–2012’ Bahari Inn Tegal akan membuat gebrakan bagi para pencinta dangdut di Kota Tegal dan sekitarnya,’’ lanjutnya. Di malam pergantian tahun, Bahari Inn akan mempersembahkan event yang tidak kalah menarik dari tahun-tahun sebelumnya. Kali ini, dengan mengusung tema ’Old & New Party 2012’. ’’Acara ini menampilkan Show DJ Performance and Dangdut Live Music oleh

CMYK

Trio Kalong serta performance dari Putri Ular yang spesial kami datangkan dari Kota ’Udang’, Cirebon,’’ terang Dedy. Acara ini akan digelar pada Sabtu, 31 Desember 2011, mulai pukul 22.00 WIB di Musro Discotheque & Karaoke. ’’Dapatkan tiketnya sekarang juga di Hotel Bahari Inn Tegal di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo No. 1 Kota Tegal. Untuk VIP Karaoke dibuka mulai dari pukul 20.00 WIB,’’ jelasnya. ’’Mengingat tempat yang terbatas, silahkan datang lebih awal. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi ke Marketing Department (Dedy – 081548117802 ) Bahari Inn Tegal atau di nomor telepon (0283) 343399,’’ lanjutnya. (hesti prastyani/iklan)

Ragam Produk Putra Daerah Dipamerkan UMKM Expo 2011 HARI ini (16/12) secara resmi ’UMKM Expo 2011’ yang dilaksanakan di Alun-alun Kota Tegal, dibuka. Pembukaan pameran yang mengusung beragam produk-produk industri di Kota Tegal dan sekitarnya ini rencananya dilakukan oleh Walikota Tegal Ikmal Jaya. Hadir dalam acara ini Head of Stakeholders & Regional Relations PT HM Sampoerna Tbk Henny Susanto. Sebagai bentuk komitmen Sampoerna untuk menjadi warga kota Tegal yang baik, PT HM Sampoerna Tbk (Sampoerna) di bawah payung ’Sampoerna Untuk Indonesia’ menyelenggarakan ’UMKM Expo 2011’ 16 sampai 18 Desember 2011 di Alun-alun Kota Tegal. Menurut Senior External Communications Executive PT HM Sampoerna Tbk Deli Maya Utami melalui release-nya kepada Radar kemarin (15/12) mengatakan, acara hasil kerjasama yang baik antara Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal dengan Sampoerna ini memfasilitasi sekitar 100 UMKM dari Kota Tegal dan sekitarnya. ’’Ini dengan tujuan agar dapat menampilkan pameran multiproduk dan kuliner serta sebagai media interaksi antara pelaku usaha, pemasar, pemodal, dan masyarakat umum. Khususnya di bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penciptaan wirausaha – wirausaha lokal yang mandiri dan tangguh,’’ jelasnya. PRODUK LOKAL Sementara, Walikota Tegal Ikmal Jaya mengatakan, ajang pameran beragam produk lokal (Kota Tegal, Red) ini sebagai ’pintu gerbang’ pelaksanaan program Tegal Bisnis 2012. ’’Pameran ini setidaknya akan menjadi pengantar untuk pelaksanaan program Tegal Bisnis 2012,’’ tandas Ikmal saat dikonfirmasi Radar melalui telepon genggamnya kemarin (15/12).

ADI MULYADI/RATEG

PERSIAPAN - Lokasi Tegal Expo yang dihelat Pemkot Tegal berkerjasama dengan PT HM Sampoerna sedang dipersiapkan. Tegal Expo secara resmi akan dibuka oleh WaliKota Tegal Ikmal Jaya, hari ini.

’’UMKM Expo 2011 ini bertujuan untuk menunjukkan kepada seluruh masyarakat Kota Tegal bahwa Kota Tegal sudah mampu mengolah beragam industri. Yakni industri-industri yang dikategorikan UMKM, yang merupakan produk-produk putra daerah,’’ lanjutnya. Lebih lanjut Ikmal menegaskan, dengan pelaksanaan pameran ini diharapkan produk-produk yang telah ada dapat semakin ditingkatkan kualitasnya. ’’UMKM Expo 2011 ini diikuti oleh 100 UKM di Kota Tegal, dan 4 di antaranya dari dunia perbankan yang ada di Kota Tegal,’’ ujar Ikmal. Ikmal mengatakan, kehadiran dunia perbankan dalam kegiatan

pameran ini juga diharapkan mampu menjadi ’angin segar’ bagi seluruh pelaku UMKM di Kota Tegal. ’’Sudah ada beberapa bank yang siap bekerjasama dengan kami dan para pelaku usaha kecil menengah ini untuk program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan tanpa jaminan,’’ terang Ikmal. ’’Karena selama ini yang dikeluhkan para pelaku usaha kecil menengah ini adalah sulitnya mereka mendapatkan kredit usaha untuk mendapatkan modal lebih cepat dan proses yang tidak berbelit-belit. Dan kami berupaya menjembatani dan menyelesaikan permasalahan tersebut dengan menggandeng

beberapa bank yang siap mengucurkan kredit usaha tanpa jaminan,’’ lanjutnya menjelaskan. Sementara, pada kesempatan berbeda, Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokoler Setda Kota Tegal Markus Wahyupriyono ketika dikonfirmasi Radar kemarin (15/12) mengatakan, ajang pameran ini diharapkan semakin memberikan semangat bagi seluruh pelaku usaha kecil menengah untuk terus berkarya. ’’Diharapkan industri kecil supaya bisa lebih berperan, lebih maju. Sehingga mampu bersaing, tumbuh dan berkembang dengan baik, dan iklim usaha di Kota Tegal pun semakin bagus,’’ ujarnya. (hesti prastyani/iklan)


Radar Tegal 16 Desember 2011