Page 1

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 16 HALAMAN - Rp. 2.500,-

KAMIS, 15 DESEMBER 2011

INDEKS MENJADI seorang dokter, bagi remaja yang memilik wajah oriental ini merupakan tantangan yang berat. Namun menurut siswa kelas XI IPA 2 ini, citacita itu harus bisa tercapai. Baca suplemen Kreasi!

LSM Kembali Desak Kejari HAL. METROPOLIS

Nasabah Bank Jateng Dirampok Kerugian Rp 29 Juta SLAWI - Pencurian dan pemberatan (Curat) terhadap nasabah Bank Jateng Slawi terjadi Kamis (14/12), hingga korban dirugikan sebesar Rp 29 juta. Modus pelaku diprediksi sudah mengikuti korban sejak keluar dari Bank Jateng usai mengambil uang.

Aksi pelaku Curat sendiri terjadi di sebelah selatan lampu merah perempatan Kecamatan Adiwerna, sekitar jam 13.30 WIB. Saat ini kasusnya ditangani bahkan sudah dilakukan oleh TKP oleh Polres Tegal. “Ban mobil korban disobek, tepat tidak jauh dari TKP, kebetulan ada tambal ban. Warga

baru mengetahui ada pencurian setelah ada teriakan korban,” kata warga setempat yang enggan disebut jati dirinya. Dikatakan, akibat peristiwa itu, petugas dari Polsek Adiwerna dan Satreskrim Polres Tegal, segera mendatangi TKP dan melakukan olah TKP. Peristiwa itu juga sempat menjadi perhatian warga dan

pengendara serta masyarakat yang melewati jalan Raya Adiwerna Utara itu. Di sisi lain Kapolres Tegal AKBP Nelson Perdamaian Purba SIK, melalui Kapolsek Adiwerna AKP Murbani bersama Kasatreskrim AKP Rudi Wihartana, pihaknya sudah melakukan olah TKP. Menurutnya, data awal yang

Proyek Tanpa SPK Mangkrak

sudah dikantongi untuk sementara belum bisa diinformasikan. Hal itu guna penyelidikan lebih lanjut oleh kesatuannya. Keduanya membenarkan, jika telah terjadi Curat nasabah Bank Jateng Slawi yang kerugiannya sebesar Rp 29 juta. Korban diprediksi sudah dipantau dan didikuti ke hal 7 kol 4

Diknas Dukung Perjuangan Guru Non PNS

HAL. PEMALANG

APA MANING...

SK Pengangkatan Harga Mati BREBES - Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes mendukung atas perjuangan Guru Non PNS Sekolah Negeri yang saat ini sedang memperjuangkan diditerbitkannya Surat Keputusan (SK) Pengangkatan. Hal itu perlu dilakukan agar keberadaan guru Non PNS Sekolah Negeri bisa mendapatkan kesejahteraan yang layak. Kepala Bidang PPTK Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes Iskandar Mirza ditemui saat menengok pengunjuk rasa di halaman Kantor Bupati Brebes Rabu ke hal 7 kol 4

MUSTAFA RAMLI/JAWA POS

TERIMA ADUAN - Anggota Komisi III DPR RI, Bambang Soesatyo menerima sejumlah Masyarakat Lampung, Rabu (14/12) di Jakarta. Mereka mengadukan soal perluasan lahan sawit di Mesuji, Lampung yang menelan korban jiwa.

Oknum Perusahaan Sawit Bantai30WargaAdatLampung JAKARTA - Kejadian pembantaian warga terjadi di sebuah kampung adat di provinsi Lampung. Sekelompok warga dari lembaga adat Megoupak mengadukan terjadinya pembantaian sebanyak 30 warga yang diduga dilakukan oleh oknum PT Silva Inhutani selama dua tahun terakhir. “Sebanyak 30 korban telah tewas sepanjang tahun 2009 hingga 2011,” ujar Bob Hasan, ketua tim advokasi lembaga adat Megoupak, dalam rapat bersama sejumlah anggota Komisi III DPR di gedung parlemen, Jakarta, kemarin (14/12). Rombongan lembaga adat Megoupak kemarin dipimpin oleh mantan anggota DPR yang juga Mayjen (Purn) TNI Saurip Kadi. Menurut Bob, kejadian memilukan itu terjadi saat PT Silva Inhutani, perusahaan yang bergerak di bidang sawit ingin melakukan ke hal 7 kol 1

SEMOK

Lula Kamal Pulang Tiap Hari demi Anak KEHIDUPAN rumah tangga Lula Kamal dengan suami keduanya, Andi Mulyadi, semakin lengkap dengan kelahiran dua anak kembarnya. Kini ada empat anak yang meramaikan rumah mereka. Dengan kembali berkarir, Lula mulai mencari cara agar selalu bisa mengasuh anak dan berkarir di luar rumah. “Harus pintarpintar bagi waktu di rumah dan di luar,” ujarnya setelah menjadi pembicara seminar HIV/AIDS di Hotel Bumi, Surabaya, pekan lalu. Demi anak pula, setiap hari dia menjadwalkan pulang ke rumah. Meski demikian, dia tidak membatasi diri hanya tampil di Jakarta. Keluar kota pun dia jalani asal sore bisa pulang. Misalnya, saat dia hadir di Surabaya. “Saya berangkat tadi pagi dan selepas acara ini saya langsung pulang,” terangnya. Hal itu juga dia lakukan setiap ada acara di luar kota. “Meski ada babysitter, saya nggak bisa ninggalin mereka lama-lama,” sambung Lula. Menurut dia, hal itu merupakan risiko menjadi seorang ibu. Demi perkembangan anak-anak, dia harus terus menemani mereka. Kalau benarbenar terpaksa tak bisa pulang, dia janjian dengan suami. “Harus ada salah satu yang di rumah, saya atau suami saya,” ucapnya. Dengan begitu, anak-anak masih terpantau orang tua. “Sesibuk apa pun harus ada yang menemani,” tegasnya. (adh/c4/nw)

Nasabah Bank Jateng Dirampok * Ora nyewa pengawal seh! Diknas Dukung Perjuangan Guru Non PNS * Ora mung ndukung!

CMYK

HARVIYANTO/RADAR BREBES

MENJENGUK - Kabid PPTK Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes Iskandar Mirza saat menjenguk guru non PNS sekolah negeri yang melakukan aksi menduduki Kantor Bupati

Jaksa Sebut Percikan Api, Kapal Kargo Terbakar Nazaruddin PuraPura Tidak Tahu ABIDIN ABROR/RATEG

HANGUS - Besarnya kobaran api yang terjadi sehingga menghanguskan sebagian peralatan kapal.

TEGAL - Insiden kebakaran menimpa sebuah kapal kargo KM Pulau Komodo, Rabu (14/12) . Kapal yang tengah dalam perbaikan di galangan Pelabuhan Niaga Tegal, dan tibatiba saja terbakar. Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai ratusan juta. Dari informasi lapangan, kebakaran ini terjadi akibat percikan yang berasal dari dek atas. Karena kebetulan sejumlah pekerja tengah

melakukan proses pengelasan. Dalam proses pengelasan ini, percikan api menurut saksi banyak yang masuk ke lantai bawah. Sementara kondisi lantai bawah ini banyak ditemukan kotoran oli. Selain barang-barang lain yang mudah terbakar, dan api langsung langsung saja menyambar. Kobaran api ini membuat panik seluruh pekerja. Atas kejadian ini, dari Tim SAR

KPLP Administratur Pelabuhan (Adpel) Tegal, serta dengan dibantu regu pemadam kebakaran, termasuk petugas dari Polres Tegal Kota, secepatnya melokalisir kobaran api. Dan setelah sekitar 1 jam kobaran api di atas kapal itu berhasil dipadamkan. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Menurut Minto (34), sebelumnya dia dan dua pekerja melakukan peke hal 7 kol 1

Minta PPATK Periksa Rekening Pimpinan KPK JAKARTA - Sikap bungkam terdakwa kasus suap wisma atlet M. Nazaruddin saat diperiksa penyidik KPK beberapa waktu lalu benar-benar berakibat buruk baginya. Bagaimana tidak, kemarin, eksepsi atau nota keberatan atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) di ke hal 7 kol 1

Berhenti Jadi Wakil Bupati Garut, Dicky Chandra Kembali ke Panggung Hiburan

Mulai Nol Lagi, Main OVJ Dibayar Rp 2 Juta Menjadi wakil bupati tak membuat Dicky Chandra bahagia. Kini setelah resmi mengundurkan diri, dia kembali ke panggung hiburan, dunia yang telah membesarkan namanya. Seperti apa? LAPORAN: SIDIK PERMANA Tubuh Dicky Chandra masih tampak lelah pagi itu. Maklum, semalaman dia harus menyelesaikan syuting di Jakarta. Meski demikian, dia tetap ramah menemui tamu, para seniman Garut yang datang ke rumahnya di Perumahan Duta Mekar Asri,

DWI SUSANTO/RADAR BOGOR

BERBINCANG - Dicky Candra dengan sejumlah anak didiknya (d’garuters) saat berbincang bersama di rumahnya di Perumahan Duta Mekarsari, Cileungsi, Selasa (13/12).

Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jabar. Mengenakan kaus oblong putih dibalut jaket militer hijau dan celana jins hitam, pria 37 tahun itu langsung menebar senyum ramah kepada para seniman muda yang datang untuk berguru tersebut. Di antara seniman itu, ada grup band asal Garut, D Garuters. Obrolan hangat dengan logat khas Sunda langsung pecah. Di situ, Dicky juga memaparkan keputusannya menanggalkan jabatan wakil bupati Garut. Termasuk, hubungan yang tidak harmonis antara Dicky yang ketika itu masih menjabat Wabup dan Bupati Garut Aceng H M. Fikri menjadi obrolan hangat. Namun, Dicky tidak mau berpanjang lebar menjelaskan hubu-

ngannya dengan bupati Garut yang tidak harmonis tersebut. Dia kemudian mengambil gitar milik D Garuters dan menyanyikan sebuah lagu yang diciptakan grup band tersebut. Ketika Dicky mulai memainkan jarinya di senar gitar, dua personel D Garuters mengikuti melodi yang dibawakan Dicky. Sementara itu, dua personel band lainnya menyanyikan lagu yang belum diberi judul tersebut. Alunan gitar dari tiga orang ditambah vokal khas anak Garut pun mulai meramaikan suasana rumah dua lantai bercat krem tersebut. “Saya sangat menikmati suasana seperti ini. Suasana ini tidak bisa saya temui selama saya menjabat wakil bupati,” ujar ke hal 7 kol 4 Dicky.


OPINI

2

KAMIS 15 DESEMBER 2011

RADAR TEGAL

Kebermaknaan Hidup Oleh: Lukman Nur Hakim

Masih Saja Ada Kekerasan Oleh: M Riza Pahlevi BERITA adanya pembantaian oleh oknum tak bertanggung jawab kembali menghebohkan di media massa. Bahkan berita itu dilengkapi dengan adanya video yang menunjukkan adanya pembantaian tersebut. Komisi III DPR yang menjadi tempat pengaduan itu pun tak sanggup untuk melihat video pembantaian tersebut. Sungguh biadab pelaku pembantaian tersebut, sementara pemerintah sendiri terus berupaya untuk menghilangkan aksi-aksi kekerasan yang dilakukan masyarakat. Namun dalam peristiswa Mejusi di Provinsi Lampung dan Sumatera Selatan ini, justru diduga ada oknum aparat keamanan yang diduga melakukan pembantaian tersebut. Peristiwa ini tentu bukan tanpa maksud untuk diungkap. Namun yang jelas, siapa pun yang terlibat dalam peristiwa kemanusian ini harus bertanggung jawab secara hukum. Keluarga korban, apalagi yang mengalami langsung peristiwa tersebut tentu trauma dan berharap agar kasus itu segera diungkap dan pelakunya diseret ke pengadilan. Kurun waktu selama tiga tahun, bukan waktu yang singkat. Dan tidak mungkin aparat keamanan di daerah setempat tidak tahu adanya pembantaian tersebut. Tentu jika melibatkan oknum aparat keamanan setempat, justru sangat dipertanyakan. Di mana mereka, yang seharusnya melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat? Berdasarkan penuturan keluarga korban, yang didampingi Mayjen (Purn) Saurip Kadi, perisitiwa pembantaian itu terjadi sejak tahun 2009 hingga 2011. Sebanyak 30 orang dilaporkan tewas akibat pembantaian tersebut. Sementara yang luka-luka dan mengalami trauma mencapai ratusan orang. Komnas HAM pun menyebut aksi pembantaian itu sebagai pelanggaran HAM berat. Sungguh merupakan peristiswa tak berperi kemanusiaan, hanya karena ambisi mengembangkan usaha, harus mengorban warga yang tak berdosa. Mereka diusir dan dipaksa pindah. Mereka yang menolak, berhadapan dengan aparat keamanan, pam swakarsa yang dibekingi oknum petugas keamanan. yang lebih memilukan, ada korban yang ditembak dan kemudian digantung, serta ada korban yang ditembak dari duburnya hingga tembus ke kepala. Sungguh sadis. Sementara pemilik perkebunan kelapa sawit, yang diketahui dari Malaysia, membantah adanya aksi tersebut. Menurutnya, tidak mungkin adanya pembantaian yang terjadi selama tiga tahun itu tidak terekspose. Apalagi Indonesia adalah negara hukum. di mana setiap aksi-kasi pelanggaran hukum pasti akan ditindak. Namun bantahan tersebut, sepertinya tidak berguna dengan adanya kesaksian dan adanya video rekaman pembantaian tersebut. Sungguh miris melihat peristiwa itu, di mana rakyat dibantai hanya karena berebut lahan untuk perkebunan kelapa sawit. Peristiwa ini sungguh mencoreng citra Indonesia, di mana sejumlah pelanggaran HAM sejak masa Orde Baru saja masih banyak yang belum terbongkar. Peristiwa ini tentu saja semakin menyudutkan citra aparat keamanan, yang diduga di belakang peristiwa sadis tersebut. Pihak kepolisian sendiri, yang dikonfirmasi menyatakan masih akan menyelidiki peristiswa tersebut. Apakah ada keterlibatan oknum-oknumnya dalam peristiswa tersebut atau tidak. Selain itu, tentu saja siapa pun yang terlibat dalam kasus itu akan berhadapan dengan hukum. Semoga saja, aparat keamanan yang mempunyai kewajiban untuk melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat untuk membongkar dan menyerat pelakunya ke pengadilan. Dan yang menjadi catatan di sini, apa pun kepentingan dan keinginan itu tidak bisa dipaksakan, apalagi dengan cara kekerasan yang tidak berperi kemanusiaan. Dan sebagai aparat, tentu bukan karena uang lantas mau bertindak apa saja demi kemauan sang pemilik modal. Kekerasan apa pun alasannya, tidak dibenarkan. Ketika kekerasan yang diutamakan, maka yang terjadi adalah pelanggaran hukum. Siapa pun yang terlibat harus dihukum sesuai dengan peraturan yang berlaku. (*)

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur: Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati, Moch. Arifin, Arief Nur Rahardian Sidiq. Sekretaris Redaksi/Persh: Yully Trieyani. Kota Tegal: M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan, Abidin Abror. Brebes: Agus Wibowo. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Hermas Purwadi, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Hesti Prastyani (Manajer Tegal), Kharisma Dewi, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Astri Prayudita, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: M. Yusuf Abadii. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 35.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

DI kantin kampus yang terjejer rapi di sebelah barat Masjid UPS terlihat ramai dipenuhi para mahasiswa ketika jam makan siang. Ketika saya melewati jalan di sebelah kantin setelah menjalankan sholat dhuhur, ada mahasiswa yang menyapa dan mengajak makan siang. Saya ikuti ajakan mahasiswa tersebut, dan duduk bersama mereka. Setelah bercerita agak lama, saya baru mengetahui apa aktivitas yang dilakukan mahasiswa di kantin. Tidak semuanya yang duduk di sana untuk makan siang. Mereka ada yang hanya minumminum saja, ada pula yang duduk menemani temannya yang sedang makan. Namun ada cerita yang cukup menarik dari obrolan satu jam di kantin bersama mahasiswa, bahasan tentang kebermaknaan hidup. Saya pun tidak tahu, dimulai dari mana pembicaraan di warung somay milik Pak Warto bermula, hingga obrolan tersebut berbicara tentang hidup manusia yang bermakna. Diskusi kebermaknaan hidup yang bersama mahasiswa tersebut hanya berjalan sekilas saja. Sehingga membangun ide untuk saya kembangkan menjadi tulisan dan dikaji lebih mendalam dalam sebuah catatan kecil. Berawal dari sebuah pertanyaan yang terlontar dari seorang mahasiswa, mungkin tidak intelek dalam bahasa mahasiswa, tetapi memiliki arti yang amat dalam, ”benarkah hidup ini bermakna?”. Kalimat tersebut terus mengganjal dalam pikiran saya hingga terbersit dalam benak saya untuk coba menuangkan dalam tulisan. Berangkat dari pertanyaan tadi, minimal ada dua hal yang bisa saya ungkapkan di sini. Pertama tentang kehidupan dan

yang kedua kebermaknaan. Makna menurut Nasr (2002), berasal dari kata Persia yakni ma’nawiyah, yang mengandung konotasi kebatinan atau sesuatu “yang hakiki” lawan dari “kasat mata”. Kebermaknaan dalam manusia adalah kehidupan yang memiliki nilai positif. Sedangkan arti hidup adalah terus ada, bergerak, memiliki tempat tinggal dan mendapatkan rezeki. Dalam pandangan Islam makna hidup adalah ibadah, sebuah pengabdian atau penghambaan kepada Tuhannya. Lebih jauh lagi dalam makna hidup terkandung pula tujuan hidup, yaitu hal-hal yang ingin dicapai dan dipenuhi dalam hidupnya. Makna hidup tidak dapat diberikan oleh siapa pun, melainkan harus dicari dan ditemukan sendiri. Jadi makna hidup merupakan sesuatu yang bersifat subjektif antara individu yang satu dengan individu yang lainnya tergantung seberapa tinggi individu menilai hidupnya berarti dalam dunia ini. Ada beberapa pakar psikologi berbicara tentang kebermaknaan hidup, salah satunya adalah Jamaluddin Ancok. Beliau menyatakan kebermaknaan hidup adalah sebuah motivasi yang kuat dan mendorong orang untuk melakukan sesuatu kegiatan yang berguna. Hidup yang berguna adalah hidup yang terus memberi makna pada diri sendiri dan orang lain. Makna hidup bersifat personal, spesifik, absolute, dan universal. Bagi kalangan yang kurang menghargai nilai-nilai keagamaan, alam, semesta, pandangan filsafat dan ideologi tertentu, dianggap memiliki nilai universal dan dijadikan sumber makna hidupnya. Bagi kalangan yang menjunjung tinggi nilai-nilai ketu-

hanan dan agama merupakan sumber makna hidupnya. Pakar pencetus lahirnya Logoterapi, Victor Emil Frankl (Austria, 26-3-1905) mengartikan makna hidup adalah sesuatu yang oleh seseorang dirasakan penting, berharga dan diyakini sebagai sesuatu yang benar serta dapat menjadi tujuan hidupnya. Penemuan makna hidup, merupakan hal-hal penting yang menentukan keberhasilan konseling dengan menggunakan tenik tersebut. Sehingga kebermaknaan hidup akan dimiliki seseorang jika dia dapat mengetahui apa makna dan tujuan hidupnya. Dan sesungguhnya makna hidup muncul ketika individu mengalami pematangan melalui nilai-nilai spiritual. Berbeda dengan pandangan kaum hedonis, yang memberikan harga dan makna hidup sebatas pada pencapaian makna fisik saja. Cerminan makna hidup ini jelas tergambar sekarang ini dengan fenomena semakin berlomba-lombanya orang mencari uang dengan menghalalkan segala cara seperti korupsi untuk memenuhi dan mendapatkan segala apa yang diinginkannya. Yang jelas hal tersebut tidak sejalan dengan ajaran agama. Kita merasakan sendiri, durasi kenimatan fisik itu hanya berlangsung sangat singkat. Contoh yang paling mudah adalah kenikmatan makan dan seks. Berapa lama kehidupan ini bisa menawarkan kedua kenikmatan itu? Ketika usia seseorang semakin tua, satu persatu dari kenikmatan fisik terus menjauhi. Dalam benak saya, makna dan harga sebuah kehidupan adalah berjenjang. Dilihat dari faktor usia, tingkat pendidikan, dan status ekonomi serta nasib yang akan mempengaruhi dalam memahami dan menghayati makna hidup. Hidup terasa indah dan mengasyikkan ketika

dihayati sebagai sebuah perjalanan untuk kembali. Hidup adalah rekreasi yang sifatnya sementara dan sekedarnya. Kita akan bertemu dengan jiwajiwa yang datang dari rumah yang sama, dan akan kembali ke rumah yang sama. Ketika kita bertemu dengan jiwa-jiwa yang sadar bahwa kita adalah teman seperjalanan, sepermainan dan sekeluarga, maka perjalanan akan menjadi indah dan mengasyikkan. Namun kebalikannya, apabila dalam perjalanan kita bersama dengan teman yang tamak dan serakah, maka akan terasa menyesakkan. Dari sini, maka kata yang paling tepat dan mewakili pikiran saya adalah kembali ke jalan-Nya. Kapan Hidup Bermakna Hidup akan dikatakan bermakna bila terjadi proses pembelajaran. Belajar agar tetap eksis dalam hidupnya. Belajar untuk meraih sukses dan mempertahankan kesuksesannya tanpa menyakiti orang lain. Belajar dari pengalaman diri sendiri, baik yang negatif maupun positif. Belajar bagaimana melakukan hal yang benar, sesuai dengan tuntunan agama dan norma budaya. Belajar dari pengalaman orang lain, baik dalam hal berbicara dan mendengar. Belajar dari banyak sumber, terutama kepada guru, teman dan lingkungan tempat tinggal. Belajar menjadi seorang pemimpin, staff, dan bawahan untuk menyadari posisinya masing-masing. Teruslah belajar untuk menjadi yang terbaik dari segi keilmuan dan amal sholeh di masyarakat. Hidup akan bermakna jika ada usaha untuk mencoba. Tidak hanya dengan melihat semata, tetapi ada usaha mencoba untuk mengetahui apakah bisa dilakukan oleh setiap orang. Mencoba melakukan sesuatu yang berbeda,

Ana Sing Digarap Ana Sing Ora

Pamong Kerjane 24 Jam MENANGGAPI ngresula mslh ora tau mlebu krja, krja diukur dudu daning khadiran neng ble desa tp wong pamong tah 24 jam neng desa kpn wktne sawayah2 nyambut gawe, wong bengi2 be narik pajek koh, aku mlh curiga karo sg sms wgi mslhe aku ngrti wonge, deweke mlh sg mangan gaji buta.. alias dipecingi glm tp ora kerja.. bener kan.. 085786085526

I Luv Ikmal Jaya

Dilarang Ngangkat Tenaga Honor APARATUR Negara& Reformasi Birokrasi nomor 05 tahun 2010, bahwa instansi pemerintah dilarang mengangkat tenaga honorer atau wiyata bakti. 085713472753

Musholla Ora Terawat AREP”ngresula” Kantor Kecamatan Pangkah, bisane musholane ora terawat,, kosih matane sepet delengna” apa ora dwe modal kanggo ndandaniduwite mlayu neng warung apa yah? Kanggo ora nmen sung wong Kecamatan Pangkah. by: Zayyan. 087730215568

Njaluk Perhatian Pak Ikmal POKOKE aku njaluk perhatian kanggo pak IQMAL karo PNs khususe Bag tata ruang kota; 1) Pasar rakyat di paving gawe lumrahe koyo pasar liyane. Strategi nothone ra’ apik (kumuh)! 2) Got nampung banyu selokan ne ngarepe MASJID AGUNG TEGAL dibenerake! Jorok cruwexs! Wes 2 bae!

Penulias adalah Dosen UPS Tegal dan Pengurus Majlis Ta’lim Al Khusaini Kab Brebes

nggo perhatian bersama khususe para pasien karo sing nunggu nang RS Kardinah aja pd turu kabeh men takan kaya ponakane Q tase nang lemari digrayangi maling, pak sekyuritine pimen? Akeh tangan pd grayangan waspadalah, waspadalah 081575345104

ASS, q pan melu ngresula ya, tlong d muat. Ddonge olih nggarap dalan nang Kreman-Warureja ana sing d garap ana sing ora donge keprimen? Apa danane kurang? Angger kurang ya... sanyandake ora usah di let2. tlng PT PUTRA NUSANTARA dijelasaken endah ora tanda tanya!! Bati ya bati tapi aja akeh2 endah logro. Mksh Rateg. 087730173478

AKU remen karo program rusunawa, tertibe terminal Tegal lan rencana air laut jadi air minum tawar meniru tehnik di ARABIA. Aku remen kalih Pak Ikmal Jaya S.E. Ak ugho biebs ALI Z.A S. Etapi pasar rakyat terus diperjuangkan & diperhatikan agar dapat dana cukup untuk menata nya! Aku sedikit emosi tapi lucu melihat tong sampah! BaGaIMANA pak Ikaml Jaya, kabar proyek listrik sampah & karbon kerja sama dengan Belanda? DEALS RA’? Aku seneng maring tampuk kekuasaane Paman Ikmal Jaya Jaya seng mesti di interprestasi aku bakal maju lan resik saking korupsi/gratifikasi! I LUV IKMAL JAYA Sip.; JAKA ARYA LEGAWA. 085741955642

mencoba membuat beberapa kemajuan. Tidak berarti harus mencoba semuanya, tapi ada banyak hal yang bisa dilakukan, jika mau mencobanya. Mencoba menjadi yang terbaik. Kerahkan seluruh upaya untuk mencoba berfikir positif pada setiap yang dilihat dan dikerjakan. Hidup akan bermakna jika kita peduli. Peduli untuk memberikan hasil terbaik. Peduli terhadap kemiskinan, kesehatan dan dunia pendidikan. Peduli melakukan perubahan yang ada di lingkungan sekitarnya. Peduli untuk menjadi yang terbaik. Hidup akan menjadi bermakna sangat erat hubungannya dengan pandangan hidup yang dianut. Jika seseorang memiliki pandangan hidup (way of life) yang benar, maka peluang untuk membuat makna dalam hidupnya sangat terbuka. Sebaliknya pandangan hidup yang keliru akan membuat keliru juga dalam mengambil keputusan yang akan berakhir bukan saja hidupnya menjadi kurang atau bahkan tidak bermakna, tetapi ada kemungkinan justeru merusak, merusak dirinya dan merusak orang lain. Bintang di langit memberikan gairah dan cahaya pada orang yang mau belajar untuk merenungkan kebesaran dan keindahan alam raya, sedangkan hati nurani memberikan cahaya untuk menjalani hidup yang bermoral. Sebuah hadits pendek, “Khairun naasi anfa’uhum linnaas.” (Sebaik-baik manusia adalah siapa yang paling banyak bermanfaat bagi orang lain), membangunkan kita untuk hidup bermakna bagi diri sendiri dan orang lain. (*)

ra sudi gawe noto taman pembatas Jln P.Diponegoro! wes lumrah sederhana amung di teteli lan di cet abang putih! 085741955642

Terima Kasih Indosat SETELAH sms saya mengenai kekecewaan trhdp Indosat pd tgl 22 Nov 11. Dgn ini saya sampaikan TERIMA KASIH atas tindakan dr Indosat yg lgsg merespon keluhan saya. 085642540960

Aja Percaya Blantik AQ paN melu ngresula, tlg muat ya pntng go warga Tegal ja pd prcya kro blantik mtr bekas ning komplek Banjaran sing arane S, kue tukang tipu akeh korbane. Tlg pak polisi tangkep bae, aq be dadi korbane. 081548041421

Setuju Iklan Hari Sabtu YTH Om Rateg, q setuju dg usulan dr no hp 087730044540. Klo iklan lowongn krja d’muat tiap hr Sabtu saja. Trus halamannya jg d’tambh. Makash om Rateg. 081902211131

Bengkoke Sing Mangan Sapa? TLG Bpk Camat, neng Ds Grobog Wtn, sampe saiki kok laka kaur kesra lan kaur liya2ne. Ana 3 kaur wis pensiunan kira2 4 thn. Pimen urusan bengkoke sing mangan sapa? 085742272193

Donge Pamonge Pimen? PAN melu ngresula wa... donge pamong Slarang pimen yah... duwit setoran beras sembako (15 juta) malah

dienggo go mabok-mabokan, saiki wonge kabur. 081225903713

Harusnya Melerai ENYONG pan komentar maring sing dwe no.hp.08179585907 kok ikut trlibat di dlmnya... harusnya melerai dong, katanya pecinta kedamaian. Kalo eneg, d muntahin aja biar plong. Pgn damai ko malah ngajak ribut... heran iz... Di muat ya kang Rateg, thx... 085742417334

Yuk Merenung.. TULISAN dg jdl ‘Gugurnya Pahlawan TanpaTanda Jasa’ (Rateg 30/11) Scr substnsial stju sj. Tapi yg mjdi mnarik seklgus mnggelitik krn pnlsnya. Di jjran Dikpora Kab Tegal, Khsnya guru2 SD yg prnh mjdi tmn sjwtnya, siapa yg tdk knl sosok Daryono? kcrdsn dn keuletannya dlm mlkukn ‘bargaining posision’ dg pjbt di lngkngn Dikpora shg mnpti posisi spti skrg ini?Sbtn Phlwan Tnpa Tanda Jasa kpd gr2, mncul sbg bntk pnghrgn yg diukir mllui syair l agu dr seorang komponis.. jd rsanya tdk fair klo profesi guru dianalogikan hrs sprti syair lagu itu. Jg mslh tjngn srtfksi guru, wjr gr mntut hak krn prsyrtan mndptkn srtfkt tlh trpnhi sbgmna yg diamnatkn dlm UU. Adpun mslh prfsionalisme krja tggal fngsi pmbnan dn pngwsan dijlnkn scr konstan dn terstrktur. Sesngguhnya gr2 brprtsi itu bnyk tp utk mraih karier tdk ckp hnya brprtsi saja. Nah mari kt mrnung, ntk mjdi KS, Pngwas SD brp dana yg hrs diklarkan? 085747771330

Hati-Hati Penipu UM rateg .tlg dimuat.mohon hati2 sm no 0817114584 yg mengaku dr xl. tampang ky eksekutif, pake mobil xenia, plat F. ternyata penipu. 087730154315

Sampah menganggu Lalu Lintas NANG dalan perek dampar pasar bawang Adiwerna ana sampah sing jelas jelas ngganggu lalu lintas, apa maning kadang sampah diobong kwe priben ora didandani giline jebule ana lobange gede terus diurug runtah di dandani ya kena oh ben lancar lalu lintase 085742797770

Njelek-njelekna Pemkot UM aku pan ngresula. Ana mantan pegawe njelek2 na pemkot. Sampean pan ngomong kaya kuwe lagi dadi pegawe. Saiki ngomong kaya kuwe laka artine. 088215126511

PENGUMUMAN

Akeh Tangan Grayangan

Sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik dan pembaca, setiap pengirim Ngresula mulai 1 Oktober 2011, nomor HP-nya akan ditulis lengkap. Hal ini juga untuk menghindari penyalahgunaan dan fitnah. Demikian harap maklum.

OM Rateg Q pan melu ngresula, ben

Redaksi

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS ke 085293278922, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Dapatkan kaos Ngresula, yang berisi SMS ngresula pilihan. Hanya Rp60.000/pcs.


ENTERTAINMENT

KAMIS 15 DESEMBER 2011

3

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING 1. Pemadam Kebakaran

(0283) 325429

2. Pelayanan Gangguan PLN

(0283) 356371

3. Polresta Tegal

(0283) 356115

4. Rumah Sakit Umum Kardinah

(0283) 356067 / 341938

5. Pelayanan Gangguan PDAM

(0283) 356175 / 358316

6. Stasiun Besar Tegal

(0283) 353018

7. Terminal Bis Tegal

(0283) 354696 / 354695

Ingin Bikin Film Pendek

Hotel dan Hiburan Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284 Ajam Goreng Spesial Lombok Idjo - Gerbang Mas Bahari Water Park Jl. DR. Wahidin - Pesurungan Lor

(0283) 341740

- Jl. Karanganyar No. 21A Kejambon (0283) 342331

(0283) 342330

- d’POSO resto

(0283) 6144277

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.00-03.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Setiap Hari Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

RIEZ PALACE HOTEL - Senin sampai Sabtu Pick up service Gratis. Layanan antar jemput gratis setiap hari kerja. Dari atau ke Stasiun KA & Terminal Bus Tegal Spesial menu at abunawas resto “Afternoon Tea & Pick Up Service BUS PARIWISATA DEDY JAYA Teman Setia Dalam Perjalanan Lutfi Ghozali,SH : 085741888835 Ratno Robani,SH : 081391444447 / 0819 023 4444 7 Office: Jalan Raya Cimohong Bulakamba Brebes Phone : 0283 877668 : Fax: 0283 877 866

Agnes Monica

PRESTASI Agnes Monica baik di dunia musik maupun akting memang sudah tidak usah diragukan lagi. Kegemilangan tersebut tidak serta merta membuat artis seksi ini melupakan dukungannya untuk kegiatan yang dilakukan oleh sahabat-sahabatnya. Ditemui di Blitz Megaplex, Grand Indonesia usai jumpa pers peluncuran film pendek karya Piyu Selasa (13/12), Agnes Monica tampak cukup antusias ketika diberondong pertanyaan oleh awak media. “Emang lagi pengen support teman aku juga, sama mas Piyu kan juga cukup dekat,” ujar Agnes ketika ditanya tujuannya datang ke acara tersebut. Tak lupa, Agnes juga turut mengucapkan selamat atas peluncuran film pendek berjudul ‘Sakit Hati’ tersebut. “Aku ucapin congrat buat mas Piyu, mas Piyu itu down to earth banget orangnya, pernah main di studionya dia, ya sempat gila-gilaan aja. Orangnya nggak neko-neko yang penting hasil karyanya keren-keren,” ungkap Agnes mengomentari sosok Piyu yang juga gitaris grup musik Padi tersebut. Dalam kesempatan itu, Agnes sempat mengungkapkan keinginannya untuk mengikuti jejak Piyu dalam membuat film pendek. Sayang untuk saat ini Agnes lebih memilih untuk fokus di pengerjaan album baru yang juga diproduserinya sendiri itu. “Ya, sebenernya tidak menutup kemungkinan tapi untuk sekarang masih fokus project sendiri. Di album ini, aku juga kayak produser sendiri juga, udah mulai belajarlah,” sebut mantan artis cilik itu. (kpl)

Diuntungkan Saksi Ahli KASUS penganiayaan yang terjadi pada dua selebritis seksi, Julia Perez dan Dewi Perssik memang sudah lama berlalu. Namun persidangan untuk kasus tersebut masih saja terus berlanjut. Dan pada persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (14/12), Depe hadir bersama pengacaranya seperti Yanuar Bagus Sasmito dan Firmansyah Zaidan. Agenda untuk hari itu sendiri adalah mendatangkan keterangan dari saksi ahli Eka Sitorus, akademisi perfilman IKJ. “Saksi ahli dari JPU adalah ahli independen, benar-benar obyektif. Dia mengatakan yang sebenarnya,” ujar Yanuar. Senada dengan Yanuar, Firman mengaku bahwa keterangan saksi ahli menguntungkan posisi terdakwa yang juga Depe. Bahwa dalam kasus yang disebut merupakan adegan film itu tidak ada pelanggaran yang dilakukan oleh Depe. “Apabila waktu latihan itu tidak ada

Dewi Perssik

Hanya Berteman dengan Bara Tampubolon

“Aku Mungkin Saja Hamil!” DENGAN kesibukannya sebagai seorang artis, Angelina Jolie tentunya sudah cukup disibukkan dengan kehadiran enam orang anaknya. Namun pasangan Brad Pitt ini mengaku bahwa tidak menutup kemungkinan dia akan menambah momongan dari darah dagingnya sendiri. Saat wawancara dengan majalah Marie Claire US, Angelina mengungkapkan bahwa saat ini dia memang belum merencanakan apa-apa dengan pasangannya. Namun kemungkinan bahwa dia akan memberikan adik pada enam anaknya, Mad-

Anji

Kembali Jadi Jomblo? KETIKA ditemui usai press screening film ‘Sakit Hati’ di Blitz Megaplex, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (14/12), mantan vokalis Drive, Anji bersedia berbagi mengenai hubungannya saat ini dengan sang kekasih, Wina, yang sempat bermasalah. “Kami baik-baik aja sekarang, sudah selesai masalahnya, tidak di dunia maya, di dunia nyata lah. Kita udah ngobrol, keluarga gue juga udah ketemu sama Wina. Alhamdulillah bisa selesai dengan baik. Kita berdua saling memaafkan, doakan aja semua tetap baik-baik saja,”

ungkap Anji. Disinggung mengenai apakah Wina menerima Anji kembali sebagai kekasihnya, Anji enggan menjawabnya dengan tegas. “Yang penting semuanya sudah selesai di dunia nyata, kita beneran udah baik kok. Nanti juga mau pergi bareng lagi. Kita berdua baikan kan belum tentu balikan. Yang jelas kita berteman baik,” lanjut Anji. Bahkan Anji bercerita bahwa ibunya tetap mendoakan yang terbaik untuk hubungannya dengan janda bos Trans Corp, Wishnutama itu. (kpl)

MESKI mungkin popularitas Facebook tak lagi seperti dulu namun paling tidak situs jejaring sosial ini masih jadi salah satu sarana paling efektif buat para selebriti untuk lebih dekat dengan para fans. Menjelang akhir tahun ini Facebook kembali melepas daftar nama selebriti yang paling banyak mendapat ‘like’ di situs ini. Di antara nama-nama beken itu, nama Rihanna berada di

Rihanna

PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Brebes dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Tegal akan melaksanakan penjualan di muka umum / lelang eksekusi berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan Nomor 4 Tahun 1996 terhadap tanah atau tanah dan bangunan tersebut di bawah ini :

Samsu Djaja

Murtadho

Alamat Agunan dan Obyek Lelang

Jenis

a. SHM No. 1734. LT. 205 m2 a.n. Tjoen Moy Alias Tje-Pet, terletak di Desa Tegalsari Rt.03/Rw.08 Kecamatan Tegal Barat Kodya Tegal b. Spare Part / Onderdil Mobil Sesuai Fidusia W9.07628. AH.05.01.TH.2008, terletak di Jl. Sultan Agung No. 21, Brebes a. SHM No. 01416 LT. 87 m2 a.n Murtadho dan Nurdiati, terletak di Ds. Jatibarang Lor, Kec. Jatibarang, Brebes b. SHM No. 675 LT. 40 m2 a.n Murtadho dan Nurdiati, terletak di Ds. Janegara, Kec. Jatibarang, Brebes

T/B Fidusia T/B T

Harga Limit (Rp,-)

Jaminan (Rp,-)

300.000.000

60.000.000

50.000.000

10.000.000

286.500.000

60.000.000

20.000.000

4.000.000

Yang akan diselenggarakan pada : Hari Kamis, Tanggal 29 Desember 2011, Pukul : 10.00 WIB Tempat : PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero),Tbk Kantor Cabang Brebes JL. Dr. Wahidin No.1 Brebes SYARAT-SYARAT LELANG : 1. Peminat /calon peserta Lelang wajib menyetor uang jaminan sebagaimana tercantum pada masing-masing nomor melalui rekening KPKNL Tegal No.0101-01-000603-30-1 pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Cabang Tegal paling lambat / harus sudah efektif 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang; 2. Pemenang Lelang diwajibkan membayar pelunasan harga lelang paling lambat dalam waktu 3 (tiga) hari kerja setelah ditunjuk sebagai pemenang lelang; 3. Apabila pemenang lelang tidak melunasi kewajibannya, maka dinyatakan Wanprestasi dan uang jaminan lelang disetorkan ke Kas Negara sebagai pendapatan jasa lainnya serta peserta lelang akan dimasukkan ke dalam DAFTAR HITAM LELANG; 4. Peserta Lelang yang tidak memenangkan Lelang dapat mengambil kembali uang jaminannya tanpa potongan dengan menunjukkan asli bukti setoran, dan identitas diri; 5. Lelang dapat dilaksanakan apabila diikuti oleh minimal 1 (satu) peserta lelang; 6. Apabila lelang dibatalkan, Peserta lelang tidak berhak menuntut ganti rugi; 7. Lelang dilakukan dengan cara penawaran langsung secara lisan semakin meningkat; 8. Para calon peserta lelang diberi kesempatan untuk melihat barang yang akan dilelang sejak diumumkanya lelang sampai satu hari sebelum lelang. Penjelasan lelang dan informasi lainnya dapat menghubungi PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero),Tbk Kantor Cabang Brebes ,JL. Dr. Wahidin No.1 Brebes (INFO : 081327784555 | 08122591267 | 0283-671760) Brebes, 15 Desember 2011 PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk ttd Dwi Kusmaryoto Pemimpin Cabang

anak-anak mereka. “Kami membangun keluarga. Dia tidak hanya cinta dalam hidupku, namun dia juga keluargaku. Aku sangat memegang teguh keyakinan itu,” ungkapnya. “Kukira satu hal yang kupelajari dari Brad adalah bagaimana membentuk keluarga harmonis yang kebahagiaan dan kemakmurannya datang dari dalam diri sendiri. Saya sangat, sangat senang memiliki keluarga yang penuh kasih, dan hal itu tak mungkin terwujud tanpa dia,” lanjutnya. (kpl)

Paling Banyak Dapat Like

PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN

Nama Debitur

dox (10), Pax (8), Zahara (6), Shiloh (5) serta si kembar Knox dan Vivienne (3) sama sekali tidak tertutup. “Saat ini memang belum ada rencana, tapi kami juga belum tahu. Bisa saja nanti aku hamil,” ungkap Angelina, seperti dilansir dari Splashnews. Wanita 36 tahun tersebut juga mengutarakan betapa penting kehadiran Brad dalam hidupnya saat ini. Tanpa pasangannya tersebut, dia merasa tidak tahu harus berbuat apa. Selama ini, keduanya memang bahu-membahu mengasuh

urutan pertama. Facebook menyebutnya The Most-Liked Star of 2011. Popularitas Rihanna bahkan sanggup menggeser legenda musik yang lain seperti Bob Marley atau Lady GaGa. Kali ini Bob Marley berada di urutan kedua diikuti Avril Lavigne yang berada di urutan ketiga selebriti yang paling banyak mendapat ‘jempol’ di

Facebook. ContactMusic.com juga menyebutkan kalau masih ada banyak nama lain yang masuk daftar ini termasuk David Guetta, Enrique Iglesias, Usher, Lady Gaga, Metallica, Green Day, dan Black Eyed Peas. Yang lebih menarik lagi, Rihanna ternyata tak hanya jadi seleb yang mendapat jempol paling banyak. ‘We Found Love’, kolaborasi Rihanna dengan DJ Calvin Harris ternyata juga menjadi tembang yang paling banyak didengarkan di situs ini. Ini bukan satu-satunya prestasi yang diukir Rihanna belakangan ini. Sebelumnya, penyanyi asal Barbados ini juga mencatatkan rekor baru di UK Album Chart dan UK Single Chart. Rihanna berhasil menempatkan dua album dan dua single dari album yang berbeda di urutan terhormat dalam tahun yang sama. (kpl)

adegan perkelahian, terus pada akhirnya muncul adegan itu, bisa saja sebuah pe langgaran. Dalam latihan yang menjatuhkan itu Depe, tapi saat take syuting malah Depe yang dijatuhkan. Jadi keterangan saksi menguntungkan kami. Dengan fakta ini kami berharap bisa membebaskan klien kami dari tuntutan JPU,” t u t u p Firman. (kpl)

Jessica Iskandar

KABAR beredar bahwa Jessica Iskandar tengah dekat dengan artis Bara Tampubolon. Olga Syahputra yang merupakan partner sekaligus teman dekat Jessica ketika dimintai konfirmasi seputar isu ini mengatakan jika Jessica dan Bara hanya teman biasa. “Raffi Ahmad kan temanan sama Bara. Aku juga temanan sama Bara. Jessica kan kadang-kadang suka curhat, suka cerita, karena mungkin dia sama aku ngerasa nyaman. Emang, bukan Dahsyat, kalo gak bongkar-bongkar rahasia, celetuk-celetukan kita,” paparnya. Saat tengah asyik berbicara dengan Olga tiba-tiba Raffi muncul dari dalam studio menuju mobil sport kuningnya. Olga lantas memanggil Raffi untuk menjawab pertanyaan wartawan mengenai

hubungan Jessica dan Bara. “Biasa dekat-dekat biasa. Temanan. Kita kan suka ngerjain aja. Kita suka ngarang-ngarang aja. Kita juga BB-an biasa aja. Gambar peluk, gambar cium,” ujar Raffi. Saat Raffi usai memberikan penjelasan, tiba-tiba Jessica muncul untuk bersiap pulang. Olga lantas juga memanggil Jessica untuk ikutan bergabung. Saat ditanyai mengenai kebenaran kabar ini Jessica sempat mau kabur namun berhasil ditahan Olga. Jessica sendiri mengaku bahwa dia dan Bara hanya teman dan tak ada hubungan apa-apa. “Emang temenan. Tapi ngapain dibahas, orang biasa aja, kecuali ada apa-apa. Becandaan aja. Gak ada hubungan apa-apa,” paparnya. “Kita bercanda-bercanda aja. Makanya jangan suka kemakan. Kita cuma bercanda doang,” tukasnya saat dijumpai di RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (13/12). (kpl)


OLAHRAGA

4

KAMIS 15 DESEMBER 2011

RADAR TEGAL

BEDA LEVEL PERKIRAAN PEMAIN

Al Sadd (4-3-3) : 18-Mohamed Saqr (g); 13-Majid, 21-Koni?, 4-Lee JS, 3Belhadj; 6-Kasola, 5-Rizik, 15-Al-Bloushi; 12-Keita, 9-Niang, 14-Khalfan Pelatih : Jorge Fossati Barcelona (4-3-3): 1-Valdes (g/c); 2-Alves, 3-Pique, 14-Mascherano, 19-Maxwell; 11-Thiago, 15-Keita, 8-Iniesta; 27-Cuenca, 7-Villa, 17-Pedro Pelatih : Josep Guardiola Stadion : International Yokohoma, Yokohama Wasit : Joel Aguilar (El Salvador)

Aldo de Nigris

Finis Kelima, Monterrey Terburuk TOYOTA - Format Piala Dunia Antarklub memang aneh sehingga FIFA sebagai penyelenggara tidak pernah absen dari kritik. Bagaimana tidak, selain menggelar pertandingan perebutan tempat ketiga, finis kelima pun masih diperebutkan. Beruntung, laga yang melibatkan wakil CONCACAF Monterrey versus duta Afrika Esperance di Stadion Toyota kemarin tidak membosankan. Lima gol tercipta dengan tiga milik Monterrey dan dua milik Esperance. Kendati memenangkan pertandingan, Monterrey tercatat sebagai wakil terburuk CONCACAF di Piala Dunia Antarklub. Empat wakil CONCACAF sebelumnya, yang semuanya berasal dari Meksiko, selalu sukses menembus semifinal. Di antaranya America (2006), Pachuca (2008), dan Atlante (2009). Sedangkan Nexaca pada edisi 2000 malah sukses finis ketiga. “Hasil ini memang tidak sesuai harapan kami yang menargetkan minimal lolos ke semifinal,” kata Aldo de Nigris, striker Monterrey, di situs resmi FIFA. “Tapi, setidaknya kami tidak pulang dengan kekecewaan yang terlalu mendalam,” tambah pemain Nexaca di edisi 2000 itu. De Nigris menyumbang satu dari tiga gol kemenangan Monterrey pada menit ke-44. Dua lainnya dicetak Hiram Mier pada menit ke-39 dan Jesus Zavala di menit ke-47. Sedangkan gol balasan Yannick Ndjeng (31) dan eksekusi penalti Khaled Mouelhi (76). “Kami bermain lepas setelah kebobolan dan hasilnya adalah tiga gol dalam rentang delapan menit. Kami seharusnya bermain dengan cara seperti itu di laga pertama,” ujar pelatih Monterrey Victor Vucetich. (dns)

YOKOHAMA - Barcelona hanya perlu melakoni dua laga untuk menjuarai Piala Dunia Antarklub 2011. Santos sudah menunggu di final (18/ 12). Namun, tiket menghadapi Santos baru diraih Barca - sebutan Barcelona - apabila menyisihkan lebih dulu Al Sadd di Stadion Yokohoma petang nanti (siaran langsung MNCTV pukul 17.30 WIB). Barca memang difavoritkan tidak akan menemui ganjalan dari juara Liga Champions Asia itu. Dari berbagai aspek, Barca unggul segalanya. Statistik turnamen misalnya. Dalam sejarah Piala Dunia Antarklub, wakil Eropa selalu lebih perkasa dibandingkan wakil Asia. Dari empat pertemuan, semuanya dimenangi klub Benua Biru. Dengan background seperti itu, pelatih Sadd Jorge Fossati pun melontarkan guyonan. “Saya punya rencana. Jika Barcelona setuju, kami minta diizinkan memainkan 15 atau 16 pemain di lapangan. Dengan begitu, saya pikir kami memiliki peluang,” kata Fossati sembari mengedipkan salah satu matanya kepada AFP. Kapten Sadd Abdulla Koni juga mengungkapkan pernyataan yang membandingkan klubnya dengan Barca tak ubahnya bumi dan langit. “Kami belum tentu diakui orang sebagai klub terbaik di Asia, tapi orang mungkin tidak akan berdebat untuk menyebut Barcelona sebagai tim terbaik di dunia,” ungkapnya kepada Reuters. “Jika Real Madrid saja tidak bisa mengalahkan mereka, bagaimana dengan kami - Ketika menghadapi kami, Barca mungkin memperlambat permainan mereka,” imbuh defender internasional Qatar tapi keturunan Senegal itu. Sekalipun Sadd terkesan pasrah, kubu Barca ogah terlena. Gelandang serang Andres Iniesta mengatakan apabila pengalaman lima tahun lalu

patut dicermati klubnya. Yakni ketika Barca takluk 0-1 dari Internacional di final gara-gara kelewat percaya diri. “Saya menonton rekaman pertandingan mereka (Sadd) saat mengalahkan klub Afrika (Esperance) di babak sebelumnya. Mereka memiliki fisik yang bagus dan saya sangat menaruh respek dengan status mereka sebagai juara Asia,” ucap Iniesta kepada Associated Press. “Saya sangat berharap kami bisa memenangi turnamen ini karena sangat berarti bagi saya,” sambungnya. Dari dua partisipasi Barca sebelumnya, Iniesta memang sial. Pada 2006, dia gagal mengantarkan Barca juara. Sedangkan pada 2009, pahlawan Spanyol di Piala Dunia 2010 itu absen di final karena cedera di semifinal. Alasan itu mungkin membuat Iniesta ingin bermain full tahun ini. Iniesta disebut termasuk beberapa langganan starting eleven Barca yang tetap turun lawan Sadd. Sebab, entrenador Barca Josep Guardiola berencana melakukan banyak rotasi alias menyimpan bebera-

pa pilar demi proyeksi di final. Jadi, jangan heran apabila Lionel Messi, Xavi Hernandez, Cesc Fabregas, maupun Alexis Sanchez hanya turun cameo. “Semua pemain dalam skuad kami (27 pemain) tentu ingin terlibat dalam turnamen seperti ini dan Anda tahu bagaimana sulitnya saya memutuskan komposisinya,” kata Guardiola di situs resmi klub. (dns)

Hibur Korban Nuklir Fukushima AKSI sosial dilakukan Barcelona di sela partisipasinya dalam Piala Dunia Antarklub di Jepang. Yakni dengan mengunjungi anakanak korban reaktor nuklir Fukushima di Tokyo kemarin. Bintangbintang Barca (sebutan Barca) seperti Lionel Messi, Xavi Hernandez, dan Cesc Fabregas berusaha menghibur 11 anak berusia antara 9-18 tahun. Anak-anak itu ditampung di sebuah tempat pengungsian sejak reaktor nuklir di Fukushima (berjarak sekitar 250 km arah utara Tokyo) bocor April lalu. Dalam kunjungannya, Messi cs memberikan jersey Barca yang sudah tertera nama anak-anak itu di punggungnya. Salah satu anak yang bernama Hikari Niizuma, 17, sangat antusias setelah bertatap muka sekaligus menjabat tangan Messi yang menjadi idolanya. “Saya tidak akan mencuci tangan saya ini,” ucapnya sebagaimana dilansir Associated Press. Anak-anak itu tidak hanya beruntung bertemu langsung para bintang Barca. Mereka juga mendapat kesempatan melihat langsung sesi latihan

Gerard Pique

Barca di markas klub J-League, Yokohama Marinos. “Saya senang bisa membantu anakanak ini. Kami juga mendapat hiburan tersendiri,” ujar bek tengah Barca Gerard Pique. Sejak mendarat di Jepang Minggu malam lalu waktu setempat (11/12), Barca memang lebih banyak melakukan aktivitas di luar lapangan dibandingkan latihan. Sehari sebe-

lumnya misalnya, pemain Barca diberi kebebasan menikmati Kota Tokyo. Gelandang Andres Iniesta, di akun Twitter, memampang foto dirinya yang berdiri dan berdesak-desakan dengan penumpang kereta api Metro Tokyo Ginza. Messi sibuk mengelilingi beberapa toko elektronik besar dan Dani Alves memilih bersantai di lokasi terkenal Tokyo,

distrik Omotesando. Tapi, Pique menolak asumsi apabila timnya mempersiapkan diri ala kadarnya. “Kami justru berlatih lebih keras dan lebih keras lagi sampai hari H pertandingan. Itu karena kami belum sepenuhnya beradaptasi dengan perubahan waktu maupun mengembalikan kondisi fisik setelah menempuh perjalanan jauh,” paparnya. (dns)

Karim Benzema Terbaik di Prancis KARIM Benzema menuai apresiasi atas performanya tahun ini. Yakni, predikat sebagai pemain terbaik Prancis 2011 versi majalah France Football. Sepanjang tahun ini, Benzema mengemas 16 gol dari 12 laga baik bersama Real Madrid maupun timnas Prancis. Yang terbaru, Benzema mencetak gol tercepat dalam sejarah el clasico alias pada detik ke-22 akhir pekan lalu (10/12). Benzema terpilih setelah meraup 155 poin dalam voting. Striker 23 tahun itu mengungguli bek Barcelona Eric Abidal (110) dan kiper Olympique Lyon Hugo Lloris (69). Tahun lalu, pemain terbaik menjadi milik Samir Nasri. “Sebuah kegembiraan meraih trofi individu. Ketika saya melihat peraih penghargaan sebelumnya seperti Zinedine Zidane, Thierry Henry, dan

pemain besar lainnya, saya bangga bersanding bersama mereka,” ujar Benzema sebagaimana dilansir AFP. Benzema pun menyebut pelatih Real Jose Mourinho sebagai sosok yang berperan atas kemajuan karirnya. Di bawah kendali Mourinho yang menangani Real sejak musim lalu,

Benzema melesakkan 39 gol dari 69 laga. Bandingkan pada tahun pertamanya bersama Real yang hanya mengemas sembilan gol dari 33 laga. “Saya beruntung memiliki seorang pelatih yang sangat bagus, Jose Mourinho. Dia menempatkan saya di tempat yang benar,” tutur pemain muslim tersebut.

Mourinho memilih merendah atas pujian dari Banzema. Pelatih berjuluk The Special One tersebut menilai meningkatnya performa Benzema bersama Real karena usaha keras pemain bersangkutan. Di sisi lain, sekalipun meraih pemain terbaik, bintang dalam award France Football adalah Lille. Jawara Ligue 1 musim lalu itu meraih lima penghargaan mulai dari klub terbaik, pelatih terbaik untuk Rudi Garcia, pemain asing terbaik untuk Eden Hazard, hingga ofisial terbaik untuk Presiden Michel Seydoux. Kapten Lille Rio Mavuba juga memperoleh Orange Prize, yakni sebuah penghargaan untuk pemain yang friendly terhadap media. Sedangkan playmaker Olympique Lyon Yoann Gourcuff menerima Lemon Prize atau pemain dengan performa terburuk. (dns/bas)

Messi


NASIONAL

KAMIS 15 DESEMBER 2011

5

RADAR TEGAL

Pasrah Digusur, Terima Uang Paku SALATIGA - Puluhan pedagang kaki lima (PKL) Jalan Kartini mengaku pasrah dengan sikap ngotot Pemkot yang akan menggusur mereka. Sejumlah PKL menyatakan kekecewaannya karena tidak ada kepastian mengenai relokasi yang dijanjikan oleh wali kota. Termasuk juga uang tambahan kepada para PKL. Hal itu diungkapkan para pedagang usai mengikuti rapat di Dinas Pasar setempat. Dalam rapat yang dipimpin oleh Kepala Dinas Suseno Gunawi, para pedagang didata ulang dan dijanjikan akan diberikan uang

DOK/RADAR SEMARANG

KECEWA - Salah satu kios pedagang di Jalan Kartini Salatiga sudah tutup dengan dipasang tulisan pemberitahuan pindah. Bahkan ada yang ditulis besar-besar ‘Di sini akan digusur.’

SEMARANG Anggaran Puskesmas Tambaklorok Dicoret SEMARANG - DPRD Kota Semarang menolak anggaran pembangunan Puskesmas Tambaklorok. Sebab, status tanah yang akan dibangun Puskesmas, masih milik Pelindo. Terkait hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Niken Widya Hastuti mengusulkan agar anggaran tersebut bisa dialihkan untuk perbaikan sarana prasarana Puskesmas lainnya. Nilai anggaran yang diusulkan Rp160.923.350. ‘’Kalau di Tambaklorok tidak jadi dibangun Puskesmas, pelayanan kesehatan akan dilakukan di Posyandu,’’ terang Niken dalam rapat anggaran bersama Komisi D DPRD Kota Semarang, Selasa (13/12). Sebelumnya, Dinas Kesehatan mendapat sorotan tajam terkait beberapa usulan kegiatan di 2011. Di antaranya, pengurusan sertifikasi ISO Puskesmas Srondol dan penyuluhan demam berdarah. Setelah dikaji ulang, lanjut Niken, terjadi efisiensi anggaran untuk pengurusan ISO, sebesar Rp127 juta. Efisiensi diperoleh dari pengurangan usulan anggaran belanja pegawai, dari semua Rp223 juta menjadi Rp125 juta. Juga belanja barang dan jasa. Sebelumnya, Rp227,3 juta dipangkas menjadi Rp197,7 juta. Dikatakan, efisiensi anggaran sebesar Rp127 juta digunakan untuk menambah anggaran perbaikan sarana-prasarana Puskesmas. “Yang tadinya Rp1 miliar, bertambah menjadi Rp1,2 miliar.” Menurut Niken, tahun ini perbaikan sarana-prasarana dilakukan di sejumlah Puskesmas dan rumah pemulihan gizi. Antara lain, Puskesmas Ngesrep, Karanggoro, Krobokan, Gedangan, Halmahera, Gunungpati, Kedungmundu, Bangetayu, Srondol, dan Purwoyoso. Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang, Suciati meminta Dinas Kesehatan untuk menambah jumlah cakupan kelurahan yang akan dijadikan percontohan Perda DBD. Sebab, anggaran yang dialokasikan mencapai Rp536 juta. Sebelumnya, Dinas Kesehatan akan mengalokasikan anggaran itu untuk dua kelurahan. Yakni, Kelurahan Petompon dan Sampangan. Hal senada diungkapkan Anggota Komisi D DPRD lainnya, Johan Rifai. (zal/isk/ce1)

Tukang Pijat Tewas Tenggelam UNGARAN - Nasib apes dialami tukang pijat tunanetra bernama Jajuli (60), warga Desa Keji, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang. Senin (12/12) pukul 18.00 kemarin dia ditemukan tewas di bak air belakang rumahnya. Diperkirakan Jajuli terpeleset lalu jatuh masuk bak air setinggi 1,5 meter dan akhirnya tewas tenggelam. Peristiwa itu diketahui pertama kali oleh tetangga korban bernama, Hartini (40), yang ketika itu melintas di dekat bak air. Dia curiga karena ada tubuh manusia yang berada di dalam bak tak bergerak. Saksi lantas meminta tolong warga dengan harapan bisa menolong Jajuli. Warga lantas berdatangan ke lokasi kejadian, ternyata Jajuli sudah tewas tenggelam. Peristiwa tersebut juga dilaporkan ke Polres Semarang. Polisi yang datang ke lokasi kejadian langsung melakukan pemeriksaan. Diperkirakan kejadian itu berlangsung pukul 18.00, ketika itu Jajuli yang mengalami buta sejak lahir hendak mengambil air wudhu di sumur belakang rumahnya. Saat dia berjalan menuju ke sumur, diduga kakinya terpeleset bibir bak air dan jatuh terjerembab masuk ke dalam bak berkedalaman 1,5 meter dan luasnya 2 meter persegi yang berisi air. Ketika itu keadaan sedang sepi sehingga teriakan minta tolong tukang pijat itupun tidak didengar warga hingga akhirnya korban tewas. Tubuh Jajuli yang sudah kaku dan basah kuyup itu dibawa ke RSUD Ungaran untuk divisum. Dikatakan Kasubag Humas Polres Semarang, Iptu Rita Setyorini, hasil visum menerangkan bahwa korban murni tewas tenggelam, karena di dalam perutnya penuh air. “Karena tidak ada indikasi dan murni kematiannya karena kecelakaan atau musibah. Keluarga korban menerimanya dengan iklas,” kata Iptu Rita. (mg20/lis)

jangan ikut melanggar.” Kalaupun harus ada pos polisi, lanjut Djoko, seharusnya dibangun dengan desain yang tidak mengganggu area trotoar. Semisal, pos polisi dibuat lebih tinggi dengan tiang penyangga. “Sehingga pejalan kaki bisa tetap nyaman memanfaatkan trotoar,” sentil Djoko. Sejumlah masyarakat menyayangkan berdirinya bangu-

ngaku pasrah dan berharap tambahan uang dari wali kota bisa semakin meringankan beban mereka. “Siapa tahu dari wali kota nantinya dua juta per kios, kan bisa meringankan beban para pedagang,” tutur Yanti, pemilik rumah makan padang. Harno, pedagang lainnya juga tidak tahu lagi harus pindah ke mana. Dirinya membuka usaha foto kopi di lokasi tersebut karena dekat dengan sekolahan. Setelah ada perintah untuk pindah, ia kebingungan karena tidak tahu harus ke mana. “Belum tahu,

sementara tidak bekerja dulu,” tuturnya. Hal senada diungkapkan Gilar (28), yang ditemui di warungnya. Ia menyatakan belum menemukan tempat untuk kembali membuka usahanya. Gilar mengungkapkan dirinya untuk sementara akan menganggur terlebih dahulu sampai mendapatkan tempat. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Pemkot menggusur PKL tersebut karena lokasi akan disulap menjadi kawasan hijau dengan anggaran hingga Rp 10 miliar. (sas/lis)

Tiga Pengecer Ciu Dibui SEMARANG - Tiga pengecer ciu di Mijen kemarin dibekuk petugas Reskrim Polsek Mijen. Ketiganya, Taufik (33), warga Bandungsari, RT 1 RW IV, Kelurahan Tambangan, Kecamatan Mijen; Kokok (49), warga Karang Malang, RT 02 RW 02, Kelurahan Karang Malang, Mijen; serta Bambang (38), warga Wonorejo RT 01 RW 01, Kelurahan Pesantren, Kecamatan Mijen. Dari tangan tersangka, polisi mengamankan 70 botol air mineral berisi ciu. Juga dua jeriken berisi puluhan liter ciu. Informasi yang diperoleh, ketiga tersangka ditangkap di rumah masing-masing saat sedang bertransaksi dengan pelanggannya. Semuanya digerebek dan ditangkap di rumah. ”Saya berjualan ciu baru tiga bulan, karena sedang tidak memiliki pekerjaan,” kata Taufik di Mapolsek Mijen, kemarin. Taufik biasanya bekerja se-

bagai kuli bangunan. Ia nekat menjual ciu, karena dorongan beberapa warga sekitar. Sebab, tersangka dikenal sebagai orang yang doyan minum ciu. Ciu yang dijual, diperoleh dari Boja, Kendal. Per liter dijual seharga Rp20 ribu. Sedangkan harga belinya Rp15 ribu. ”Biasanya juga dipakai sendiri, tapi warga sekitar banyak yang minta. Kalau mereka pesta miras ya di rumah saya,” kata bapak dua anak itu. Bambang mengaku baru beberapa bulan berjualan miras. Hasil jualan miras untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Ia mengaku sudah lama menganggur. ”Sebagian hasilnya untuk makan dan beli rokok,” katanya. Kapolsek Mijen AKP Hamka Mappaita mengatakan, tersangka ditangkap di rumahnya masing-masing. Tersangka ditangkap karena ulahnya yang kerap membuat resah warga. (fth/isk/ce1)

Dibekuk, 4 Pemakai Sabu SEMARANG - Empat pemakai narkoba jenis sabu-sabu dibekuk jajaran Satuan Narkoba Polrestabes Semarang, saat sedang membawa barang haram tersebut. Keempatnya Ali Murgori (38), warga Gemuh, Kabupaten Kendal; Agus Gholib (30), warga Pegandon, Kabupaten Kendal; Marioa Andre warga Grisikdrono, Kecamatan Semarang Barat, serta Afli Errohman warga Kalurahan Kalipancar, Kecamatan Semarang Barat. Tersangka ditangkap di sejumlah tempat berbeda. Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti. Antara lain, 3 kantong plastik berisi sabu bentuk serbuk kristal, 1 Blackberry, serta urine bukti transfer. Informasi yang dihimpun koran ini, keempat pelaku bukan merupakan satu jaringan. Saat ditangkap, para tersangka tidak bisa mengelak. “Saya sudah satu tahun menggunakan barang itu (sabu, red). Awalnya coba-coba, tapi justru ketagihan dan jadinya sering memakai,” beber Ali Murgori di Mapolrestabes Semarang, kemarin. Pria yang membuka usaha

Pemkot Diminta Konsisten Menata Perwajahan Kota SEMARANG - Pengamat transportasi dari Unika Soegijapranata Djoko Setijowarno berharap Pemkot tegas dan konsisten menata wajah kota. Termasuk, pembenahan trotoar untuk pedestrian. Sebab, kini masih ada bangunan maupun tiang reklame yang berdiri di atas trotoar, sehingga mengganggu pengguna jalan. “Bangunan atau reklame yang menutup trotoar harus dibongkar, karena melanggar UU 22 Tahun 2009 tentang LLAJ. Dalam hal ini, Pemkot harus berani menindak,” tegas Djoko, kemarin. Seperti diketahui, masih terdapat tiang reklame dan pos polisi yang berdiri di atas trotoar. Ironisnya lagi, pos polisi lalu lintas yang dulunya semi permanen, kini justru dibangun permanen. Hal itu tampak di Jalan Gajah Mada (perempatan Kampung Kali), depan RSUP dr Kariadi, serta di kawasan Tugu Muda, tepatnya di depan Gereja Katedral. Kawasan tersebut merupakan white area atau kawasan bebas reklame. Djoko menyayangkan pihak Polantas yang seharusnya menjadi bagian dari pelaksana UU No 23 Tahun 2009, tapi justru ikut melanggar. “Trotoar itu untuk pejalan kaki, bukan pos polisi lalu lintas. Apalagi Polantas bagian dari pelaksana UU 23 Tahun 2009. Seharusnya menaati aturan,

pindah yang diistilahkan ‘uang paku’ hari ini (Kamis, 15/12). Besaran uang ada dua macam yakni Rp1,5 juta untuk pemegang surat dan Rp 750 untuk PKL yang menyewa atau menempati kios. “Kita sebenarnya tidak mempermasalahkan mengenai uang, tapi ke mana kita akan direlokasi karena hingga saat ini belum jelas. Dengan sikap seperti ini, jelas jika Pemkot tidak ada niatan untuk merelokasi, karena kita butuh kepastian untuk berusaha,” tegas Istoyo (45), saat ditemui kemarin. Beberapa PKL lainnya me-

nan di atas trotoar. Mereka yang biasa berjalan kaki, harus repot turun ke badan jalan untuk menghindari bangunan di depannya. “Kenyamanan jelas terganggu. Seharusnya pihak kepolisian sendiri bisa mengerti dan membangun pos tidak mengganggu pejalan kaki. Ya menurut saya itu tidak adil,” kata Ery, warga Parangkusumo. (zal/isk/ce1)

sate di Kendal ini mengaku mendapatkan sabu-sabu dari seseorang di Semarang. Ali bertransaksi di perbatasan Semarang–Kendal. (fth/isk/ce1)

MIFTAHUL A’LA/RADAR SEMARANG

NEKAD - Tersangka penjual miras jenis ciu dimintai keterangan di Mapolsek Mijen, kemarin.


OLAHRAGA

6

KAMIS 15 DESEMBER 2011

RADAR TEGAL

AWAL LAGA YANG BAGUS

MALANG - Arema mendapatkan poin berharga dalam laga perdananya di kompetisi Indonesian Premier League (IPL). M. Noh Alam Shah dkk ini mampu menaklukkan PSMS Medan 2-1 (1-1) dalam pertandingan di Stadion Gajayana Malang, kemarin sore (14/12). Tim besutan Milomir Seslija ini sebenarnya ketinggalan gol terlebih dulu sejak menit ke-23 oleh Julio Alcorse. Namun mereka membalik keadaan melalui dua gol strikernya, M. Noh Alam Shah pada menit ke-45, dan TA Musafri pada menit ke55. Pada lima menit pertama, Arema yang menggunakan formasi 4-4-2 masih terlihat bermain hati-hati. Lini tengah Arema yang digawangi oleh duet Hendro Siswanto-Esteban Guillen masih terlihat sering salah passing dan koordinasi. Meski begitu, secara perlahan, skuad berjuluk Singo Edan itu mampu mengurung pertahanan PSMS yang digawangi oleh Vagner Luis. Arema membuka peluang pada menit ke-8 lewat tendangan spekulasi TA Musafri dari luar kotak penalti. Sayang, tendangan mantan pemain Persija Jakarta itu masih melambung jauh di atas mistar gawang PSMS. Kejadian menarik terjadi pada menit ke-13. Stopper Arema Gunawan Dwi Cahyo ternyata menggunakan kaus bernomer punggung 24 dengan nama Legimin. Wasit Saripudin lalu meminta Gunawan untuk keluar lapangan untuk mengganti atau membenahi kostum. Dengan keluarnya Gunawan untuk sementara, posisi stopper diisi oleh Esteban Guilen. Sementara Roman Chmelo yang sebelumnya bermain sebagai striker harus turun menggantikan posisi Esteban. Meski harus bermain dengan sepuluh orang untuk sementara waktu, namun Arema tetap mengungguli penguasaan bola atas PSMS. Bisa dibilang Arema menguasai 80 persen ball possesion. Kiper Arema, Kurnia Meiga pun bisa dibilang ?menganggur? sepanjang laga, tanpa ada serangan berarti dari PSMS. Setelah delapan menit membenahi kostum, Gunawan kembali masuk ke lapangan pada menit ke-21. Keasyikan menyerang rupanya menjadi bumerang bagi Arema. Lewat sebuah skema, striker anyar PSMS Julio Cesar Alcorse mencetak gol lewat heading pada menit ke-23, memanfaatkan umpan crossing Marwin Hanafi. Gol mantan striker tim papan atas Liga Argentina, Boca Junior itu membuat PSMS leading 1-0 atas Arema. Tertinggal 0-1 membuat Arema semakin mengintensifkan

PSSI Anggap Keputusan Mundur Kurang Tepat

BAGUS DHARMAWAN/RADAR MALANG

HADANG - TA Mushafry (Arema) dihadang Fadli Hariri (PSMS) saat bertanding di stadion Gajayana Malang di ajang Indonesian Premier League.

serangan. Lewat dua pemain sayapnya, M Ridhuan di kanan dan Musafri di kiri, Arema menciptakan banyak peluang. Sayang, tendangan Ridhuan pada menit ke-28, maupun long shoot Hendro pada menit ke40 masih belum menemui sasaran. Arema patut berterima kasih pada striker berkebangsaan Singapura, Noh Alam Shah. Pasalnya, gol pemain bernomor punggung 12 itu membuat Arema mampu menyamakan skor atas PSMS menjadi 1-1. Gol yang dicetak Along, sapaan akrab Noh menunjukkan kelasnya sebagai target man berbahaya. Memanfaatkan crossing Roman, mantan penyerang Tampines Rovers itu mampu mencetak gol pada masa injury time babak pertama. Skor 1-1 pun bertahan hingga turun minum. Di babak kedua, Arema tetap mampu mempertahankan ritme

permainan dan mengurung pertahanan PSMS yang menumpuk banyak pemain di lini belakang. Namun, sigapnya permainan Vagner Luis, membuat Arema kesulitan untuk menciptakan peluang di depan gawang PSMS, hingga akhirnya pada menit ke-55 Arema mampu mencetak gol lewat TA Musafri. Gol Musafri tercipta melalui skema menarik, dimana sayap kiri Arema itu mencetak gol lewat kaki kanan, setelah memanfaatkan umpan heading Along. Unggul 2-1 rupanya belum membuat anak-anak Singo Edan puas. Tanpa ampun, Hendro Siswanto dkk hanya memberi kesempatan bagi PSMS untuk bermain setengah lapangan saja. Bahkan, pelatih Arema Milomir Seslija berani bereksperimen di babak ini dengan memasukkan Dendi Santoso menggantikan Legimin. Masuknya Dendi yang

diminta beroperasi di sayap kanan, membuat Ridhuan ‘mengalah’ dan bermain sebagai bek kanan. Keputusan Milo untuk memasukkan Dendi bisa dibilang tepat, karena pemain jebolan Akademi Arema itu mampu membuat serangan Arema lebih hidup. Berkali-kali, dengan akselerasinya, pemain bernomor punggung 41 itu mampu membuat barisan pertahanan PSMS kocar-kacir. Bahkan, Dendi nyaris membuat Arema unggul 3-1 pada menit ke-79. Sayang, dua kali sepakannya mampu diblok oleh kiper PSMS yang sore itu bermain cukup gemilang. Hingga pertandingan berakhir, skor pun tidak berubah 2-1 untuk keunggulan Arema. Usai pertandingan, terlihat jelas ekspresi bahagia dari Milomir Seslija. Ia bahkan mendekati tribun penonton bagian timur untuk menyapa Aremania. Aremania pun kompak mem-

berikan aplaus untuk pelatih berkebangsaan Bosnia Herzegovina itu. “Kita senang dengan hasil ini. Tapi terus terang, tidak mudah meraih kemenangan atas PSMS. Mereka bermain defensif. Saya beri kredit tersendiri untuk Lopez (pelatih PSMS). Ingat, mereka hanya punya tiga hari persiapan,” ujar Milo, pada sesi jumpa pers. Milo juga mengatakan, hasil ini merupakan bukti bahwa timnya tidak terpengaruh dengan problem yang ada belakangan. “Tiga minggu banyak problem di klub. Tapi anak-anak main bagus,” ujar dia. Sementara itu, pelatih PSMS Fabio Lopez, dirinya cukup berbesar hati menyikapi kekalahan. “Lawan kita bermain sangat bagus. Hasil ini cukup bagus untuk kita, dengan persiapan mepet kita mampu mencetak satu gol. Satu gol dari satu peluang,” ujar pelatih berkebangsaan Italia itu. (muf/jpnn/ko)

Langkah Simon Makin Berat

DOK/RATEG

FOTO BERSAMA - Para pemain timnas sedang berfoto bersama sebelum berlaga.

Ramai-ramai Galang Massa JAKARTA - Entah apa jadinya dengan masa depan sepakbola Indonesia. Kubu-kubu yang berkepentingan sepertinya tidak punya niat baik untuk menyelesaikan persoalan yang ada dengan duduk bersama untuk mencari jalan terbaik. Dari kubu PSSI, dikabarkaan mereka mengundang jajaran Pengprov PSSI di seluruh Indonesia untuk menghadiri pertemuan pengprov di Hotel Grand Candi, Semarang. Dalam undangan via SMS yang tersebar ke media itu, undangan check in tanggal 16 Desember jam 13.00 dan check out pada 18 Desember jam 12.00. Tertulis yang menyebarkan undangan adalah Hadiyandra, deputy Sekjen PSSI bidang organisasi. Tak mau kalah dengan PSSI, kubu yang berseberangan yang membentuk Forum Pengprov PSSI (FPP) akan menggelar Rapat Akbar Sepak Bola

Nasional. Agenda itu akan digelar di Jakarta pada 18 Desember (Minggu) malam. Rencananya rapat akbar ini akan mengundang seluruh anggota PSSI dari mulai 33 Pengprov, klub ISL hingga klub dari Divisi III yang jumlahnya sekitar 600 anggota. Dalam rapat akbar itu FPP juga akan mengundang seluruh pengurus PSSI. “Gerakan ini didasari atas keprihatinan kami anggota PSSI atas apa yang terjadi dengan persepakbolaan kita hari ini,” kata Dwi Irianto, ketua FPP dalam press conference kemarin. “Kita ingin membawa PSSI ke jalan yanga benar,” sambungnya. Meski PSSI juga berusaha memobilisasi anggotanya FPP yakin rapat akbar lusa akan dihadiri lebih dari 2/3 anggota PSSI. Agar agenda ini tidak dituding sebagai gerakan tidak jelas FPP mensyaratkan, seperti

halnya kongres, tiap anggota (klub/pengprov) yang hadir wajib membawa surat mandat yang ditandatangani Ketum dan Sekum. FPP memaparkan jika PSSI banyak melakukan pelanggaran terhadap statutanya sendiri. Antara lain Ketum dan komite kompetisi yang dengan seenaknya sendiri menetapkan jumlah peserta kompetisi dan memberikan tiket cuma-cuma kepada beberapa klub dengan alasan yang mengada-ada. Itu tak hanya terjadi di kompetisi professional. Tapi juga di liga amatir. Sudah bisa ditebak, dalam rapat akbar nanti muaranya adalah penyelenggaraan Kongres Luar Biasa (KLB) yang selama ini didengungkan banyak pihak. FPP juga menyatakan bisa jadi dalam rapat akbar nanti terbentuk presidium yang akan menggantikan pengurus yang sekarang. (ali)

LIU ZHOU - Peluang pebulu tangkis tunggal putra Simon Santoso untuk melaju ke semifinal Super series final 2011 bakal sulit. DIa gagal memanfaatkan kesempatan meraih kemenangan pada pertandingan pembuka grup A setelah takluk atas Peter Gade asal Denmark dengan skor 13-21, 9-21 di Liu Zhou, Tiongkok, kemarin (14/12). Hasil itu bertolak belakang dengan apa yang ditorehkan oleh Simon atas Gade pada pertemuan sebelumnya di Tiongkok, November lalu. Permainan Simon dalam ajang berhadiah total USD500 ribu itu memang jauh dari performa terbaiknya. Kondisi itu terlihat dari statistik pertandingan selama dua game. Simon sempat memberikan perlawanan pada awal-awal game pertama. Sempat memimpin 4-3, pebulu tangksi Pelatnas PBSI Cipayung itu akhirnya tak mampu membendung kedigdayaan Gade setelah skor berubah 4-5. Simon terus tertinggal hingga game pertama di tutup dengan 13-21. Memasuki game kedua, Simon ternyata tak kunjung bangkit. Alih-alih memberikan perlawanan, Simon malah sempat tertinggal dari Gade dengan skor yang cukup telak, 0-10. Ketertinggalan poin yang cukup jauh ini pun membuat pebulu tangkis 26 tahun itu kesulitan untuk mengejar. Akhirnya, Dia menyerah dengan skor 9-21. Sekjen PB PBSI Yacob Rusdianto yang mendampingi tim ke Tiongkok mengaku jika permainan yang ditunjukkan oleh Simon tak seperti yang diharapkan oleh tim. Dia menyebut jika permainan anak asuhnya tersebut sulit berkembang.

“Bola-bola yang diberikan Gade cukup sulit bagi Simon. Dia juga kelihatannya masih capek karena semalam (selasa (13/12), Red) baru sampai,” ujarnya melalui pesan singkat kepada Jawa Pos, tadi malam. Hasil ini pun membuat Simon harus berjuang ekstra keras agar lolos ke semifinal dan membuktikan bahwa dirinya layak diharapkan sebagai pengganti Taufik Hidayat. Hari ini, dia harus menghadapi pebulu tangkis nomor satu dunia, Lee Chong Wei asal Malaysia, dan besok (16/12) langsung bersua dengan Sho Sasaki yang secara permainan masih dibawah Simon. Pada pertandingan lainnya, pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir mampu membuka asa menuju partai puncak. (aam)

JAKARTA - Mundurnya Rahmad Darmawan dari kursi kepelatihan timnas menjadi pekerjaan rumah besar bagi PSSI. Sebab tidak mudah bagi PSSI untuk mendapatkan pelatih yang sekelas dengan Rahmad. Tapi PSSI tak mau berlarutlarut memikirkan masalah itu. Ototitas tertinggi sepakbola tanah air itu optimistis bisa mendapatkan pengganti Rahmad. PSSI malah lebih mempertanyakan alasan mundurnya Rahmad Darmawan. Kepada wartawan di kantor PSSI kemarin sore, penanggungjawab timnas Benhard Limbong membantah anggapan bahwa Rahmad Darmawan mengundurkan diri karena kebebasannya dikebiri karena pemain yang tampil di kompetisi yang tak direstui PSSI tidak boleh bergabung dengan timnas. “Saya sendiri belum tahu apa sebenarnya alasan coach Rahmad Darmawan mengundurkan diri. Saya rasa kurang tepat jika itu dihubung-hubungkan dengan larangan pemain membela timnas,” cetus Limbong. “PSSI sendiri tak pernah melarang kok pemain untuk membela timnas. PSSI merupakan pemersatu bangsa, karena itu PSSI milik kita semua,” sambung Limbong. Meski dalam surat pengunduran dirinya Rahmad menyatakan “jika dirinya mundur sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban gagal mempersembahkan medali emas di SEA Games XXVI lalu, tapi semua bisa tahu jika mundurnya mantan pelatih Persi-

pura, Sriwijaya FC, dan Persija Jakarta itu disebabkan oleh terbelahnya kompetisi yang menyebabkan pelatih timnas tidak boleh memilih pemain yang tampil di kompetisi yang tak diakui PSSI. Koordinator timnas, Bob Hippy, menyatakan tidak khawatir dengan mundurnya Rahmad Darmawan. Menurut Bob, Indonesia memiliki banyak stok pelatih yang bisa dipercaya menangani timnas Merah Putih. “Di Indonesia banyak pelatih yang bisa dipercaya menjadi pengganti Rahmad. Kami sama sekali tak soal itu,” kata Bob Hippy. Mundurnya Rahmad juga memantik komentar dari” Menpora Andi Mallarangeng. Dalam sebuah acara di Jogjakarta, Menpora mundurnya Rahmad Darmawan dari kursi kepelatihan timnas. “Saya sangat menyanyanggkan mundurnya coach Rahmad Darmawan dari Timnas,” kata Andi Mallarangen. Menurut menteri dari Partai Demokrat itu Rahmad sudah berhasil membawa timnas U-23 tampil bagus di SEA Games bulan lalu meski akhirnya kalah dalam adu penalty dari Malaysia di babak final. “Jadi saya sangat menyanyangkan jika beliau akhirnya mundur,” sambungnya. Rahmad Darmawan menurut Andi Mallarangeng bisa meramu sebuah timnas yang solid dengan menggabungkan berbagai potensi anak bangsa. “Saya belum tahu apa keputusannya sudah final atau masih bisa dibicarakan lagi,” papar Andi. (ali/jpnn)

Chritopher Rungkat Siap ke Dunia JAKARTA - Chritopher Rungkat dan Ayu Fani Damayanti sama-sama mengukir hasil bagus pada Garuda Indonesia Tennis Master 2011. Keduanya sama-sama mampu menyabet galer juara kejuaraan yang digeber di Lapangan Tenis Hotel Sultan, Senayan, Jakarta tersebut. Meski begitu, keduanya memiliki langkah yang berbeda terkait masa depannya. Christo, sapaan karib Christopher menyatakan akan terus berjuang untuk menembus rangking 250 dunia. Caranya ialah dengan mengikuti banyak kejuaraan internasional. Petenis yang mampu menyabet tiga emas di SEA Games 2011 tersebut saat ini menghuni posisi ke-418 dengan raihan 89 poin. “Hanya dengan ikut kejuaraan dan memenanginya maka target saya bisa tercapai,” terang Christo. Namun, Christo mengakui jika target tersebut memang tidak mudah tercapai. Apalagi, jika melihat kondisinya saat ini. Saat tampil di Garuda Indonesia Tenis Master lalu, dirinya tidak berada dalam kondisi terbaik. Itu merupakan efek dari bertanding yang tanpa putus

menjelang SEA Games 2011. “Peak performance saya ada di SEA Games lalu. Karena itu, saya mengalami beberapa kesulitan ketika bertanding setelah SEA Games,” tambah Christo. Di sisi lain, Ayu Fani mengatakan bakal beristirahat sejenak dari beberapa kejuaraan. Dia ingin menyiapkan performanya sebaik mungkin sebelum tampil di turnamen-turnamen yang akan datang. Sama seperti Christo, kondisi Ayu Fani saat ini juga tak berada dalam performa terbaik. Itu merupakan efek dari penampilan hebatnya saat bertanding di SEA Games 2011 lalu. “Saya akan istirahat dulu. Setelah saya rasa kondisi saya sudah bagus, maka saya akan kembali ikut kejuaraan,” tegas Ayu Fani. (ru)


KOMBIS

KAMIS, 15 DESEMBER 2011

8

RADAR TEGAL

One Touch Google Access S Nexian Magic

DOK.ISTIMEWA

TERIMA PENGHARGAAN - Direktur Utama Telkomsel Sarwoto Atmosutarno (kiri) menerima penghargaan Best Innovative Operator of the Year dari Editor in Chief Techlife Magazine Yusuf Mars dalam acara Techlife Innovative Award (TIA) 2011 yang digelar di Jakarta, (8/12).

Telkomsel Raih Best Innovative Operator of The Year 2011

CAPAI

3 GELAR LAINNYA TELKOMSEL berhasil meraih gelar Best Innovative Operator of the Year di antara perusahaan operator selular lainnya di ajang penghargaan Techlife Innovation Award (TIA) 2011. Predikat terbaik juga diperoleh Telkomsel dengan pencapaian tiga gelar lainnya, yaitu Best Innovative Mobile Payment untuk layanan T-Cash, Best Innovative VAS untuk layanan LangitMusik, serta Best Innovative BlackBerry Services untuk layanan BlackBerry Internet Service (BIS) Telkomsel. Penghargaan TIA 2011 diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi kepada sejumlah perusahaan yang memiliki inovasi di bidang teknologi serta berhasilnya produk dan layanan mereka di pasar. Sistem penilaian TIA 2011 kali ini melibatkan kalangan pembaca Majalah Techlife dan juga masyarakat umum. Direktur Utama Telkomsel Sarwoto Atmosutarno mengatakan, penghargaan ini merupakan bukti nyata bahwa produk dan layanan Telkomsel diterima dengan baik oleh masyarakat. “Sebagai perusahaan yang memiliki

visi menjadi penyedia layanan dan solusi mobile lifestyle terdepan, Telkomsel terus berupaya mengembangkan diri dengan menghadirkan ragam layanan inovatif,” terangnya. Kesuksesan meraih sejumlah predikat terbaik dalam ajang TIA 2011 ini melengkapi keberhasilan Telkomsel dalam berbagai pencapaian sebelumnya, seperti Most Innovative Application of the Year untuk layanan T-Cash di ajang Frost & Sullivan Indonesia Excellence Awards 2011, Wireless Service Provider of the Year pada Asia Pasific ICT Award, Top Brand Award untuk produk simPATI dan kartuHALO, The Greatest Brand of the Decade untuk produk simPATI, Best Customer Growth dan Best GSM Operator pada Indonesia Cellular Award, serta Best Operator of the Year dan Best GSM Operator pada Selular Award 2011. MAN OF THE YEAR Pagelaran TIA 2011 kali ini juga menganugerahi Direktur Utama Telkomsel Sarwoto Atmosutarno sebagai Man of the Year in ICT Industry. Sarwoto dinilai sebagai sosok yang memiliki prestasi membangga-

kan bukan hanya dalam mambangun perusahaan, namun juga dalam berkontribusi pada kemajuan industri telekomunikasi secara umum. Sarwoto juga dianggap memiliki karakteristik pemimpin yang cakap, kreatif, dan inovatif dalam mengembangkan industri berbasis teknologi komunikasi dan informasi. Belum lama ini, Sarwoto juga berhasil meraih predikat ‘CEO Idaman 2011’ berdasarkan hasil survei tahunan Warta Ekonomi terhadap 1.200 responden. Tidak hanya itu, dua Direksi Telkomsel lainnya yakni Direktur Keuangan Telkomsel Triwahyusari dan Direktur Perencanaan dan Pengembangan Telkomsel Herfini Haryono telah menerima penghargaan Satya Lencana Pembangunan pada September 2011 atas jasanya dalam memajukan industri pos dan telekomunikasi dengan ide-ide kreatif yang berdampak pada kemajuan bangsa serta berpartisipasi aktif dalam penerapan Good Corporate Governance (GCG). Bahkan Herfini juga masuk dalam daftar Most Powerful Women 2011 berdasarkan penilaian Majalah Globe Asia. (*/ima)

Sepakat Kurangi Kuota Impor Raw Sugar KEMENTERIAN Perindustrian menyiapkan rekomendasi pengurangan kuota impor raw sugar untuk produsen gula rafinasi yang dinilai melakukan pelanggaran. Keputusan itu menindaklanjuti temuan rembesan gula rafinasi ke pasar eceran yang mengakibatkan keresahan di kalangan Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI). “Kemenperin akan merekomendasikan pengurangan kuota impor untuk PT Makasar Tene. Tahun depan akan dikurangi 80 persen dari total 330 ribu ton atau sesuai jumlah gula yang merembes,” kata Wakil Sekjen APTRI M. Nur Khabsin usai demonstrasi di kantor Kemenperin kemarin (14/12).

CMYK

Selama ini, perhitungan kuota impor raw sugar didasarkan pada kontrak kerja sama antara produsen gula rafinasi dengan industri konsumsi, khususnya makanan minuman. Sedangkan kapasitas produksi hanya sebagai plafon. “Kami menduga kontrak tersebut dimanipulasi. Ke depan kami akan memastikan kontrak yang dimiliki PT Makasar Tene,” tandas dia. Sebelumnya, APTRI telah melakukan investigasi dan menemukan rembesan gula rafinasi milik PT Makasar Tene di Sulawesi Selatan. Hasil temuan lain, gula rafinasi itu dijual mulai kemasan sak isi 50 kg dan eceran per kg. Harga yang dipatok bervariasi. Untuk

kemasan sak sekitar Rp 440.000 sampai Rp 480.000 per kg, sedangkan eceran Rp 10.000 sampai Rp 11.000 per kg. Dia menjelaskan, secara nasional, delapan produsen gula rafinasi mendapat kuota sebesar 2,3 juta ton. Padahal, konsumsi gula rafinasi hanya 1,7 juta ton, sehingga ada surplus sebesar 600 ribu ton. Menurut Nur Khabsin, kondisi itu membuktikan gula rafinasi dijual bebas. “Akibatnya gula petani sulit masuk ke sana. Kawasan timur memang kekurangan gula. Tapi ketika gula petani akan masuk sudah dihadang gula rafinasi,” paparnya. Dampak lain, harga gula petani relatif lebih rendah dibanding tahun lalu yang men-

capai Rp 9.500 per kg. Sekarang, rata-rata harga hanya Rp 8.300 sampai Rp 8.500 per kg. Jika dikalkulasi, terjadi kerugian sebesar Rp 1,4 triliun bagi gula petani yang jumlahnya mencapai 1,2 juta ton. Kalau ditambah produksi pabrik gula total mencapai 2,3 juta ton, kerugian bisa mencapai Rp 2,4 triliun. “Saat ini gula petani yang sudah terserap sekitar 60 persen. Sisanya 40 persen akan didistribusikan ke luar Jawa. Akhirakhir ini lelang gula petani hanya dihargai Rp 8.100 per kg,” ujarnya Apalagi gula rafinasi milik Makasar Tene belum ditarik dari pasaran. Karena harus ada sanksi secara hukum terlebih dulu. (jpnn)

S NEXIAN tak henti-hentinya berinovasi. Tidak hanya melalui peningkatan spesifikasi dan kualitas teknis produk namun juga terus meningkatkan fitur melalui aplikasi-aplikasi yang syarat dengan manfaat bagi konsumen. Operating system yang sekarang diusung yaitu Platform Android Froyo 2.2, sehingga membuat handphone ini akan semakin diminati oleh pecinta gadget tanah air. Keunggulan smartphone dengan OS Android tentunya sudah tidak diragukan lagi, mengingat operating system ini merupakan besutan dari Google Inc. Inovasi juga dilakukan melalui promosi digital dan radio. Ini untuk meningkatkan user experience pada handphone terbaru ini, dengan program ’Bagibagi 50 Handphone S Nexian Magic’. Adapun caranya, dengan mem-follow account resmi @s_nexian di twitter serta ikuti kuis radio yang tersebar di beberapa kota besar di Indonesia. Dengan diperkenalkannya ke pasar S Nexian Magic NX A893 membuat konsumen semakin dimanjakan dengan teknologi mumpuni, yang pasti dengan harga terjangkau. Karena S Nexian akan selalu berpijak pada mottonya ’Teknologi Tidak perlu Mahal’. Hal ini juga di terapkan S Nexian untuk produkproduk smartphone yang sudah dan akan diluncurkan. S Nexian Magic hadir sebagai pelengkap yang glamour dengan desain yang keren dan tampil dengan 2 warna pilihan, yakni black and white. Bahkan, setiap paket pembelian S Nexian Magic sudah dilengkapi dengan gratis 5 chasing keren dengan warna-warna stylist. ’’Kita dapat menikmati

sentuhan demi sentuhan begitu berarti melalui ’One Touch Google Access’ hasil kerjasama Google Inc dengan S Nexian yang sudah kembangkan melalui OS Adroid Froyo 2.2. Sehingga kita dapat secara langsung menemui Google Bar di layar utama S Nexian Magic,’’ jelas Martono Jaya Kusuma selaku CEO Selular Group. Sentuhan demi sentuhan tersebut didukung dengan layar sentuh 3.5” HVGA with Capacitive Multitouch. Koneksi terbaik melalui 3.5G di jaringan WCDMA 2100 MHz - GSM 900/1800 MHz membuat perjalanan kita menjelajahi dunia maya ini semakin mengasyikkan. Untuk yang suka browsing di dunia maya menggunakan Wi-Fi, tentunya juga sudah dilengkapi di handphone ini. Untuk kamera pun S Nexian Magic ini sudah dilengkapi dengan dual camera (2.0 MP & VGA). Di samping keunggulan secara teknis, Magic juga sudah dilengkapi dengan sarana penyimpanan yang sangat besar, memory sudah built in di handphone sebesar 8 GB. Fitur

pelengkap lainnya juga terdapat A-GPS dan ECompass. Untuk aplikasi yang ditanamkan di Magic, S Nexian selalu memberikan sentuhan-sentuhan konten lokal berupa Nexian Messenger yang merupakan sarana chatting karya anak bangsa, serta news portal berupa detik.com, kompas.com, Bisnis I n donesia, Tempo Interaktif. Aplikasi menarik for Android lainnya juga sudah dilengkapi di antaranya Facebook, Foursquare, Opera Mini, Yahoo!Mail, Yahoo!Messenger, dan yang tak kalah penting fasilitasYou Tube. S Nexian Magic NX A893 yang keren dan stylish ini hanya dibanderol dengan harga Rp 1.599.000 (recommed retail price). Jadi, tunggu apalagi lengkapi koleksi smartphone dengan S Nexian Magic. Berdasarkan data, hingga Agustus 2011, ponsel S Nexian telah digunakan lebih dari 10.000.000 masyarakat Indonesia. Saat ini, S Nexian didistribusikan ke seluruh wilayah Indonesia melalui jaringan Selular Shop, Nexian Shop, serta modern channel sepertiCarefour, Giant, Hypermart, dan lainnya. (hesti prastyani/iklan)

6 Sektor Potensi Serap Tenaga Kerja ANGKA pengangguran nasional terus mengalami peningkatan. Diperkirakan, saat ini jumlah pengangguran mencapai 9 juta orang. Karena itu enam sektor industri diproyeksi bisa mendongkrak penyerapan tenaga kerja. Ketua Kadin Suryo Bambang Sulisto mengatakan saat ini jumlah pengangguran hampir mencapai angka 9 juta orang. Disebutkan, pertumbuhan angkatan kerja setiap tahun mencapai sekitar 2,91 juta orang. Sementara pertumbuhan lapangan kerja hanya mampu menampung 1,6 juta orang. Dengan demikian, setiap tahun ada penambahan pengangguran sebesar 1,3 juta orang. Selain itu, faktor pendidikan turut berkontribusi terhadap maraknya pengangguran terbuka. Karena saat ini tuntutan kualitas tenaga kerja oleh industri maupun jasa perdagangan cukup tinggi. Berdasarkan tingkat pendidikan dari 8,14 juta pengangguran terbuka, terbagi untuk 20 persen berpendidikan sampai dengan tamat SD; 22,6 persen tamat SLTP; 40,07 persen tamat SLTA; 4 persen tamat diploma serta 5,7 persen tamat sarjana. “Paling memprihatinkan pengangguran lulusan SLTA, karena semakin meningkat. Dalam rentang 2005 sampai 2009 ada kenaikan sekitar enam kali lipat,” ucapnya. Hal itu berdampak terhadap tingkat produktivitas dunia usaha yang tercatat di peringkat 59. Padahal Thailand menempati posisi 27 dan Malaysia berada di peringkat 18. Selain itu, data lain tentang pengangguran terselubung

juga tidak kalah besar. Tercatat, pengangguran terselubung mencapai hampir 15,73 juta tenaga kerja. Ditambah 18,46 juta orang tidak bekerja penuh. Golongan ini termasuk kelompok rentan pendapatan dengan tingkat produktivitas yang rendah. Di sisi lain, kesempatan kerja kian terbuka sejalan dengan program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi (MP3EI). Diproyeksikan pada 2025 nanti, GDP bisa menembus USD 4,5 triliun. Sedangkan penduduk Indonesia bisa meningkat sekitar 300 juta orang dengan proyeksi pendapatan per kapita sebesar USD 15.000. “Nah dengan kenaikan tersebut dan perkiraan jumlah penduduk bakal mencapai 300 juta merupakan tantangan yang tidak ringan bagi kita. Pertumbuhan ekonomi memang membuka peluang kerja, namun untuk mencapai pertumbuhan tersebut diperlukan tingkat produktivitas tenaga kerja yang cukup tinggi,” tutur dia. Oleh karena itu sejumlah 9 juta pengangguran yang ada

sekarang perlu ditangani segera agar mendukung tujuan MP3EI. Menurut dia, kalau mereka tidak mendapat kesempatan kerja maka upaya memakmurkan rakyat sulit tercapai. Apalagi, pengaruh teknologi dan tuntutan efisiensi kerja menyebabkan penyerapan tenaga kerja terus menurun. Tiap tahun bisa mencapai 200 ribu tenaga kerja per 1 persen pertumbuhan ekonomi. Diyakini, kalau pertumbuhan ekonomi mencapai 7 sampai 8 persen maka angkatan kerja yang terus bertambah bisa diserap sektor formal. Akan tetapi untuk mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar itu tidak mudah. Karena pelambatan ekonomi dunia, iklim investasi dan infrastruktur serta persoalan tenaga kerja bakal mempengaruhi pertumbuhan ekonomi. Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan enam sektor industri yang potensi menyerap tenaga kerja antara lain industri makanan minuman dan tembakau, industri tekstil dan produk tekstil, industri alas kaki, industri furnitur, industri petrokimia dan industri kecil dan menengah. (jpnn)


CMYK

METROPOLIS

9

KAMIS, 15 DESEMBER 2011

RADAR TEGAL

LSM Kembali Desak Kejari Terkait Pengusutan Bagi-bagi Fee Proyek SEJUMLAH Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) mempertanyakan kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Tegal, soal pengusutan bagi-bagi fee proyek tahun 2009. Sebagai bentuk desakan, LSM Makna, Rabu

(14/12) kemarin kembali mendatangi kejari dan menyerahkan kembali VCD bagi-bagi fee proyek tahun 2009, kepada sejumlah pejabat serta beberapa anggota dewan. Namun kedatangan sejumlah LSM tidak bisa ditemui Kepala Kejaksaan (Kajari) Tegal Abdoel Haffy SH maupun Kasi ke hal 15 kol 5

ADI MULYADI/RATEG

TUANGKAN SUARA - Seluruh warga SMPN 1 secara bergantian menuangkan suaranya, dalam acara pemilihan ketua OSIS periode 2012-2013.

Pemilihan Ketua OSIS (Pilkaos) SMPN 1

AJARKAN DEMOKRASI SESUNGGUHNYA LIMBAH

HAMPIR semua sekolah di Kota Tegal dari mulai tingkat SMP/MTs hingga SMA/MA/SMK setiap tahun melaksanakan pemilihan ketua OSIS (Pikaos). Meski begitu, antar-satu sekolah dengan lainnya tidak sama dalam proses penyelenggaraannya. Ada yang pemilihan dengan cara pengambilan suara dari perwakilan kelas saja. Namun ada juga yang dikemas sama persis dengan pelaksanaan pesta demokrasi negara, yakni Pemilihan Umum (Pemilu). ke hal 15 kol 1

M SAEKHUN/RATEG

VCD - Ketua LSM Makna Ade Rama, Rabu (14/15), menyerahkan copy VCD rekaman bagi-bagi fee proyek tahun 2009 pada petugas piket Kejari Tegal, Bagus Dwi A SH.

Rekanan Proyek Gedung Dewan Didenda Penghargaan Seniman Disoal

ABIDIN ABROR/RATEG

MENUMPUK - Limbah sisa potongan ikan atau fillet, dibiarkan menumpuk di pinggir jalan.

LSMCemaskanLimbahFillet PEMBUANGAN limbah fillet dari rumah usaha di komplek Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Jongor, Kelurahan Tegasari Kecamatan Tegal Barat, keadaannya sangat mencemaskan. Dari pantauan lapangan, limbah hasil potongan ikan tidak langsung dikirim ke tempatnya. Tapi dibiarkan menumpuk di pinggiran jalan. Selain menimbulkan bau tak sedap, juga membuat lingkungan pelabuhan kian tercemar. ke hal 15 kol 5

INFRASTRUKTUR

AKIBAT terlambat menyelesaikan pekerjaan sampai batas waktu ditentukan, PT Delbiper Cahaya Cemerlang selaku rekanan proyek pembangunan gedung Sekretariat Dewan Kota Tegal tahap kedua, yang menghabiskan anggaran Rp6.380.191.000 kena denda. Sanksi yang dikenakan sesuai Keppres Nomor 80 Tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa. Menurut Sekretaris DPRD Drs Imam Badarudin, kontrak proyek pembangunan gedung sekretariat tahap kedua paling lambat tanggal 13 Desember 2011. Sebab sampai tanggal ditetapkan belum selesai. Maka rekanan terhitung sejak hari ini (Rabu, 14/12) sampai pekerjaan selesai dan dinyatakan tim 100 persen terkena sanksi denda. “Penghitungan denda akan kami lakukan setelah pekerjaan kelar. Kalau sesuai Keppres Nomor 80 Tahun 2003, dengan nilai kontrak proyek Rp6.380.191.000 . Maka denda yang ditanggung PT Delbiper Cahaya Cemerlang akibat pekerjaan tak selesai tepat waktu setiap harinya sekitar Rp6 juta lebih. Namun rekanan harus menyelesaikan pekerjaan, sampai akhir bulan Desember 2011.” Di tempat sama Ketua Komisi I DPRD, Sutari SH mengungkapkan, karena tak ada perpanjangan waktu, sejak hari ini (Rabu, 14/12) rekanan dikenai denda. Bukan hanya itu. Rekanan harus bertanggung jawab

Hasil Verifikasi Perlu Ditinjau Ulang

M SAEKHUN/RATEG

TERLAMBAT - Sampai batas waktu yang ditentukan, PT Delbiper Cahaya Cemerlang selaku rekanan proyek pembangunan gedung Sekretariat DPRD tahap kedua yang menghabiskan anggaran Rp6.380.191.000 tak bisa menyelesaikan pekerjaan.

atas kualitas pekerjaan. “Sebenarnya dari awal kami telah memperingatkan rekanan, agar mengerjakan pekerjaan tepat waktu dan tepat mutu. Namun tetap terlambat. Sehingga mereka harus dikenai sanksi denda sesuai peraturan perundang-undangan berlaku,” ungkapnya. Sementara Sekretaris Komisi I DPRD, W Edi Susilo SH menyatakan, sebelum diterima maka

pihaknya minta semua kualitas bangunan, baik pintu dan sebagainya harus dicek. Kalau memang tak sesuai spesifikasi, pengguna anggaran harus berani menolak. “Karena gedung DPRD merupakan sarana publik, kualitas harus diperhatikan. Apabila pengguna anggaran atau pengawas fokus pada waktu pekerjaan saja, tapi kualitas pekerjaan juga perlu diperhatikan.” (hun)

SEJUMLAH seniman Kota Tegal merasa tidak puas dengan hasil seleksi penerima ‘Penghargaan Bagi Seniman Berprestasi,’ yang diberi pemerintah setempat. Sebab, proses penentuan siapa yang berhak menerima penghargaan dinilai tidak transparan. Seorang seniman, Lanang Setiawan mengatakan, munculnya penghargaan bagi seniman ini merupakan janji wali kota pada saat kampanye dulu. Walkot akan memberikan penghargaan pada seniman berprestasi. “Janji itu kami tagih, dan tahun ini bisa terealisasi. Namun demikian dalam penentuan siapa yang mendapat penghargaan agak kurang transparan,” tandasnya, Rabu (14/12). Seniman lain, Dwi Eri S menambahkan, hasil verifikasi penghargaan yang telah dipublikasikan perlu ditinjau ulang. “Kami mempertanyakan sistem penjurian yang kurang transparan dan tidak jelas. Apakah menggunakan indeks nilai atau asal tunjuk saja,” ujarnya. Kemudian apakah penilaian dilihat dari prestasinya atau kar-

DOK.RATEG

Lanang Setiawan

DOK.RATEG

Dwi Eri S

ya yang pernah mendapatkan kejuaran atau kompetisi. Selain itu, juga mempertanyakan kejelasan proses nominasi. ke hal 15 kol 1

Cabuli Anak Lesehan, Divonis Empat Tahun Penjara ABIDIN ABROR/RATEG

DITURUNKAN - Kendaraan angkutan dump truk dari Palu (Sulawesi Utara), satu per satu diturunkan dari kapal ferry melalui Pelabuhan Niaga Tegal.

ProyekJalingkutDatangkan AlatBeratdariPalu DALAM pengerjaan proyek Jalan Lingkar Utara (Jalingkut) di Kota Tegal, Selasa (13/12) lalu pihak kontraktor sekaligus penggarap proyek Bumi Redjo (BRD), mendatangkan 30 dump truk termasuk alat-alat berat lain. Semuanya sengaja didatangkan dari Palu (Sulawesi Utara) menuju Pelabuhan Tegal menggunakan kapal ferry. Kemarin, seluruh alat tersebut langsung dikirim ke lokasi. Tepatnya Kelurahan Muarareja Kecamatan Tegal Barat. Di tempat ini tengah dilaksanakan proses pengerasan jalan untuk Jalingkut, yang menghubungkan Kota Tegal dan tembus ke Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes. ke hal 15 kol 5

CMYK

PENGADILAN Negeri (PN) Tegal, Rabu (14/12) kemarin, menjatuhkan vonis hukuman 4 tahun dan denda Rp60 juta subsider 1 bulan, kepada dua terdakwa aksi pencabulan, masing-masing Achmad Royan dan Mustofa. Vonis lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Tumpal Sagala SH, yang menuntut 7 tahun. Atas putusan tersebut, baik JPU maupun Penasehat Hukum terdakwa, Fajar Ari Sadewa SH MH menyatakan pikir-pikir. Kedua terdakwa dinyatakan terbukti sah dan meyakinkan melakukan aksi pencabulan terhadap anak di bawah umur. Sedang korbannya seorang wanita, yang biasa di lesehan Kota Tegal. Saat peristiwa terjadi, korban diketahui berusia 16 tahun 8 bulan. Sebelum digilir, korban diajak minum-minuman keras. Setelah itu kedua pelaku membawa korban ke hotel kelas melati. Karena mabuk berat, korban sempat dipapah. Usai masuk kamar ho-

tel, terjadilah aksi layaknya suami istri. Hubungan badan dilakukan bergantian. Waktu itu korban sempat berteriak. Namun terdakwa Acmad Royan langsung memukul mulutnya, agar korban tidak berteriak lagi. Fakta lain, antara Achmad Royan dan korban sebut saja Kamboja, sebelumnya sudah saling kenal. Bahkan pernah minum miras bersama, bahkan acap kali makan di lesehan. Melalui SMS, malam itu terdakwa mengajak korban minum miras lagi. Setelah itu kedua pria ini langsung membawanya ke hotel. Apa yang dilakukan terdakwa terhadap korban, tandas Ketua Majelis Hakim Heru Prakosa SH M, dibantu Hakim Anggota Chairil Anwar SH dan Grace Meilanie SH, sebagai aksi tipu muslihat. Sedang tujuan utamanya memperdaya korban. Perbuatan kedua terdakwa dijerat Pasal (81) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. (din)

ABIDIN ABROR/RATEG

PASRAH - Terdakwa pelaku pencabulan, Achmad Royan (kanan) dan Mustofa, saat mendengarkan putusan hakim.


PEMALANG

10

KAMIS 15 DESEMBER 2011

RADAR TEGAL

TELEPON TELEPON PENTING PENTING PLN UPJ Randudongkal

(0284)

584556

PLN UPJ Comal

(0285)

4475115

PLN UPJ Pemalang

(0284)

322742

Polres

(0284)

321090

Poltas

(0284)

321110

PMI

(0284)

321431

Pemadam Kebakaran

(0284)

322502

Terminal Bus

(0284)

323636

Stasiun Kereta

(0284)

322202

RSUD Dr. M. Ashari

(0284)

321614

RSI Ikhlas

(0284)

322502

RSU Santa Maria

(0284)

321251

PKU Muhammadiyah Comal

(0285)

577104

Kec. Pemalang

321432

Kec. Taman

321021

Kec. Petarukan

321608

NGENDONG

Proyek Tanpa SPK Mangkrak Rekanan Bingung Minta Ganti Rugi PEMALANG – Proyek sabuk pantai atau lebih dikenal dengan penahan ombak yang di bangun di pesisir Desa Tasikrejo, Kecamatan Ulujami kondisinya mangkrak dan amburadul. Sabuk pantai tersebut dibangun oleh rekanan dengan nilai kurang lebih Rp 75 juta dari Kantor Lingkungan Hidup (KLH) . Meski diakui oleh KLH namun pihaknya belum mengeluarkan SPK (Surat Perintah Kerja) terhadap pekerjaan tersebut. Sehingga terkait kerusakan menjadi tanggungjawab pihak rekanan. Dari informasi yang diperoleh Radar, proyek tersebut merupakan anggaran talangan senilai Rp 2 miliar dari pemerintah pusat tahun 2011 untuk Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kabupaten Pemalang. Dan dipecah-pecah menjadi

beberapa bagian pekerjaan termasuk pembangunan sabuk pantai yang berada di pesisir Desa Tasikrejo Kecamatan Ulujami. Ir Mugiyatno, Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Pemalang selaku pejabat pengguna anggaran, Rabu (14/12) mengatakan, pembangunan sabuk pantai di Desa Tasikrejo, Kecamatan Ulujami yang sedang dikerjakan oleh rekanan memang benar adanya. Bahkan sampai sekarang belum terselesaikan karena pekerjaan tersebut kondisinya rusak akibat diterjang ombak. Kendati demikian, KLH sampai sekarang belum mengeluarkan Surat Perintah Kerja (SPK) senilai Rp 75 juta kepada rekanan tersebut. Sebab, pada saat itu KLH sudah merencanakan pembangunan sabuk pantai karena melihat faktor yang mengharuskan di wilayah itu perlu dibangun penahan ombak. “Jika ada rekanan pro-

yek yang sudah mengerjakan pekerjaan sabuk pantai di wilayah itu dan merasa dirugikan karena pekerjaannya rusak karena faktor alam, itu bukan tanggung jawab LH, sebab kami tidak menganggap jika proyek tersebut atas perintah dari kami,” katanya. Lebih lanjut Mugiyatno menjelaskan, jika rekanan tersebut merasa dirugikan karena pekerjaannya, itu haknya dia, dan LH tidak akan bertanggungjawab. Jika sudah begini adanya, proyek tersebut diberhentikan karena kondisi cuaca yang tidak mendukung proyek tersebut tetapi itu harus seijin Bupati Pemalang. Bowo rekanan yang mengerjakan mengatakan, dalam mendapatkan pekerjaan tidak didapatkan dengan gratis dan itu merupakan dana ‘senggetan’ yang awalnya memerlukan biaya. Namun pada saat pekerjaan berlangsung, lokasi tersebut terkendala akses jalan ke lokasi

DEDI MUHSONI/RADAR PEMALANG

SABUK PANTAI - Kondisi sabuk pantai yang mangkrak tidak diteruskan lantaran rusak.

proyek dan ombak besar. “Saya rugi banyak, padahal biaya sudah saya keluarkan puluhan juta. Bahkan sampai

sekarang, termin dari anggaran itu belum kunjung cair. Saya harus minta ganti siapa,” katanya, kemarin. (ddm)

Klasik dan Menyehatkan

Momen Kementerian Agama RI MEMPERINGATI Hari Amal Bhakti Kementerian Agama ke-66 tahun 2012, Departemen Agama Kabupaten Pemalang menggelar rangkaian kegiatan untuk masyarakat yang dimulai, Selasa 13 Desember 2011–3 Januari 2012 mendatang. Hal itu dimaksudkan agar masyarakat luas mengetahui momen penting hari lahirnya Kementerian Agama Republik Indonesia. Kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten Pemalang, Drs H Muslim Umar SAg melalui Kasubag tata dok.rateg Usaha Drs H Abdul Kadir, Rabu (14/ H Abdul Kadir 12) mengatakan, peringatan tersebut merupakan peringatan dimana lahirnya Departemen Agama yang sudah berumur 66 tahun. Untuk dapat merasakan kepada masyarakat luas, Kementerian Agama Kabupaten Pemalang menggelar rangkaian kegiatan dari mulai lomba anak-anak, sosial, dan seni budaya. Menurutnya, rangkaian kegiatan juga akan dilangsungkan pernikahan massal yang rencananya akan dilakukan pada tanggal 3 Januari 2012 mendatang. Dalam pernikahan massal diharapkan, masing-masing kecamatan melalui Kantor Urusan Agama (KUA) agar mengirimkan 1-2 calon pasangan pengantin yang akan dinikahkan secara gratis di Masjid Agung Pemalang. Tidak hanya itu, rangkaian lomba berupa kasidah yang akan menampilkan peserta-peserta baru akan berlangsung pada tanggal 29 Desember 2011 mendatang di halaman kantor Kementerian Agama Pemalang. Diantara dua kegiatan tersebut merupakan penambahan kegiatan yang terpampang pada jadwal di depan kantor. “Dengan adanya kegiatan itu, diharapkan menjadi rujukan pelaksanaan kegiatan bagi keluarga besar Depag. Sebab hal itu dilaksanakan dengan prinsip kesederhanaan tanpa menghilangkan kekhidmatan dan kemeriahan sebagai gambaran kebersamaan dan kekeluargaan yang terbangun melalui kegiatan yang melibatkan seluruh pegawai, anak didik dan masyarakat luas,” katanya Menurut Kandepag, rangkaian lomba yang sudah dilaksanakan berupa lomba volly ball yang diikuti oleh siswa MTs yang diselenggarakan di lapangan olahraga MTsN Pemalang, dan dilanjutkan lomba mewarnai yang hanya diikuti dari siswi RA se-Kabupaten Pemalang, lomba pidato bahasa inggris dan bahasa arab. Dengan demikaian, pelayan publik yang baik untuk penilaian masyarakat dapat memotivasi peningkatan kinerja dan kompetensi pegawai dimasa mendatang,”Kami mengucapkan Dirgahayu Kementerian Agama RI ke-66,” ucapnya. (ddm)

Tampil dengan Bersepeda Ontel

PERUMAHAN

AGUS P/RADAR PEMALANG

TONGKRONGAN – Sekelompok anak muda asal Kelurahan Pelutan pecintai sepeda ontel sedang tongkrongan di alun-alun meluangkan waktu santainya.

SEPEDA onthel kian digandrungi banyak orang, bahkan tak sedikit mereka harus mengeluarkan kocek cukup banyak demi memenuhi hasrat agar bisa tampil klasik. Namun sebagian orang mengatakan, kepemilikan sepeda onthel juga salah satu gaya hidup untuk mengembalikan nuansa lama agar lebih modern. Maka wajar di daerah banyak bermunculan komunitas sepeda onthel dengan beragam jenis, merek dan varian tempo doeleo. Di Pemalang salah satunya, sekelompok anak muda menjadikan sepeda onthel sebagai plesiran ringan untuk jalanjalan malam mengitari kota dan alun-alun Pemalang. Tentu ini pemandangan yang sangat kontras karena menjadikan berpasang-pasang mata tertuju pada istimewanya sepeda onthel yang masih terawat dengan baik. Kendati harus susah payah merawatnya, dari barang yang semula kusam dan tidak berharga lagi. Dan ketika hanya disimpan di gudang, akhirnya dipoles dengan cat dan dipasangi assesories yang menyerupai bentuk aslinya, membuat sepeda-sepeda kuno peninggalan orang tua dan kakeknya menjadi barang antik yang tentu saja bernilai. Mungkin saja nilai sejarah atau kenangan di masa dulu sewaktu orang tua atau kakek bekerja menggunakan sepeda ontel. Dengan melhat sepeda tua itu mereka berkeinginan untuk melestarikannya. Berbagai merek sepeda yang menjadi kesayagannya, antara lain sepeda

Reli X Frame tahun 1935 dan Simplex Cros Frame tahun 1943. Itulah yang dimilik Yogi Budiarso bersama teman-temannya. Yogi Budiarso dan keempat teman lainnya Inu, Heri, Sandi dan Yuli mengaku suka sepeda ontel ini semula melihat barangbarang warisan orang tua dan kakeknya yang lama tak terawat, padahal barang tersebut jarang dimiliki orang di jaman sekarang ini. Sehingga agar barang itu punya manfaat dan bernilai karena keunikannya akhirnya dirawatnya dengan baik, dengan pengecetan ulang dan memasang asesoris yang menyerupai bentuk asli jika ada ordedil asesories lainnya yang hilang. “Mengapa saya tertarik sepeda ontel karena ingin melestarikan barang warisan orang tua,” kataYogi yang mengaku orang tuanya seorang purnawirawan polisi saat bekerja mengunakan sepeda ontel yang sekarang ini jadi kesayangannya. Menurutnya, dengan mencintai barang antik sepeda ontel ini, membuatnya merasa bangga dan senang, makanya tidak heran jika setiap kali berkumpul dengan anak-anak muda sebayanya lebih nyaman ketika naik sepeda, selain santai juga bisa untuk olah raga. Oleh karena dengan kecintaannya bersepeda onthel dia ingin merintis sebuah komunitas anak-anak muda yang suka dan cinta sepeda ontel kuna. Tujuannya untuk melestarikan dan mengguggah semangat kawula muda untuk lebih mencintai sepeda, karena selain bersepeda bisa menyehatkan badan dan juga kendaraan membuat lingkungan sehat karena tanpa volusi udara. (apt)

Parade Wujudkan Masyarakat Berbudaya

DEDI MUHSONI/RADAR PEMALANG

DIPASANG -Tiang pancang Rusunawa mulai di pasang di lahan milik Pemda di Kelurahan Pelutan, Kecamatan Pemalang.

Ratusan Tiang Pancang Rusunawa Ditancapkan PEMALANG - Sebanyak 198 tiang pancang akan ditancapkan dalam pembangunan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) di lahan Pemkab Kabupaten Pemalang di Kelurahan Pelutan dengan kapsaitas 5 tingkat. Hal tersebut dikandung maksud sebagai dasar kekuatan pembangunan gedung bertingkat. Cipto (45) pelaksanan proyek PT Tata Bumi Raya dari Jakarta, Rabu (14/12) mengatakan,pemasangan 198 baru dimulai dipasang dua hari lalu dengan bertahap. Sebelumnya lahan seluas 4.158,0 M2 tersebut diurug menggunakan pasir batu dengan ketinggian 30 centimeter di atas permukaan bibir irigasi. Bangunan gedung Rusunawa 5 tingkat tersebut nantinya akan dibuat kamar dengan ukuran 24 M2, jumlah kamar per lantai mencapai 24 kamar dengan ukuran yang sama. Jadi kamar yang dibangun sebanyak 4 lantai itu sebanyak 96 kamar. Sebab, lantai dasar bukan tempat hunian melainkan nantinya akan dibangun ruang pertokoan. “Secara teknis, pekerjaan tersebut akan rampung pada bulan Juni 2012 mendatang. Namun untuk sekarang ini baru tahap pemasangan tiang pancang sebanyak 198 yang didatangkan dari pabrik pembuat tiang pancang di Kabupaten Tegal,” ucapnya kemarin. Daryono CEs Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pemalang belum lama ini mengatakan, Rusunawa merupakan bangunan hunian yang diperuntukan warga miskin terutama warga setempat. Sebab pada sekarang ini, hunian di wilayah kota sudah diambang batas kepadatan rumah penduduk. “Nantinya, warga miskin yang berpenghasilan dua juta ke bawah boleh mendapatkan Rusunawa tersebut. Namun untuk sementara dikhususkan untuk warga setempat. Saat ini sosialisai program tersebut akan dilakukan di kelurahan maupun desa oleh Pemerintah Kabupaten untuk mengatur system dan syarat yang harus dibuat penerima Rusunawa,” ujarnya, kemarin. (ddm)

PEMALANG – Parade Seni Budaya se-Kabupaten Pemalang di Obyek Wisata Pantai Widuri Pemalang, Rabu (14/12) kemarin berlangsung cukup semarak. Tiap kecamatan mengirimkan duta seni yang dianggap potensial dan membumi di masyarakat setempat sebagai budaya lokal. Acara tersebut diikuti oleh 14 kontingen menampilkan hasil kreatifitasnya dalam durasi waktu 4 menit aksi mereka dinilai oleh tim juri. Agenda ini menyedot banyak pengunjung di lokasi wisata itu. Mengawali acara, panitia menyuguhkan pentas kolaburasi tiga dalang cilik, R Yuniarto (13), R Dwiki Febriyanto (11), R Arief Tri Raharjo (8) unjuk kebolehan mementasankan wayang kulit dengan membawaka lakon Bimo Maneges. Dalam acara parade seni dan budaya, sejumlah kontingen dari masing-masing kecamatan mulai menampilkan hasil kreasinya di depan tim juri dan disaksikan oleh Bupati Pemalang H Junaedi SH MM. Pertama kontingen Kecamatan Randudongkal dari Desa Karangmoncol menampilkan tarian tahu pletok, Kecamatan Taman tarian tarian kreasi baru dengan tema kain lurik hasil tenun ATBM, Kecamatan Ampelgading asal Desa Losari mementaskan cerita legenda asal usul Desa Losari yang awalnya dari kata Loboyo. Warungpring dengan cerita lengenda wayang karang dawa, Kecamatan Belik dengan legenda bukit mandala, Kecamatan watukumpul dengan Banowati Cinta Lingkungan

(BCL) tema penghijauan, Kecamatan Petarukan dengan pementasan Seni Sruntulan, Kecamatan Bodeh dengan tarian wajik klethik yang menggambarkan kegotong royongan warga, Kecamatan Bantarbolang jaran ebek gunung wangi, Kecamatan Ulujami panen raya ikan dan melati, Kecamatan Moga tarian petik teh, Pulosari seni kreasi kolaborasi masyarakat dengan para pelajar dan Kecamatan Pemalang dengan mementaskan tarian sintren kembar yang berasal dari Desa Bojongnangka. Bupati Pemalang H Junaedi

H MM mengatakan, kegiatan pentas wayang kulit kolaborasi tiga dalang cilik dan parade seni budaya ini sebagai salah satu upaya pemerintah untuk mewujudkan masyarakat Pemalang yang berbudaya. Karena menurutnya, orang atau masyarakat yang berbudaya tentunya akan mempunyai akhlak yang baik. Sehingga untuk dapat mewujudkannya perlu menggali budaya-budaya lokal yang ada di Kabupaten Pemalang. “Harapan saya dengan acara semacam ini, akan dapat mendorong dan mendongkrak bagaimana Pemalang untuk semakin maju dan memilki daya saing dengan

daerah lain,” katanya. Oleh karena itu, bupati yang hadir untuk membuka acara dan menyaksikan jalannya acara seni dan budaya tersebut sa-

ngat apresiasi. Bahkan merasa bangga melihat asset seni dan budaya yang ada di daerahnya yang cukup banyak dan beragam. (apt)


TEGAL METROPOLIS

KAMIS 15 DESEMBER 2011

11

RADAR TEGAL

LSM Kembali Desak Kejari Terkait Pengusutan Bagi-bagi Fee Proyek

LIMBAH

M SAEKHUN/RATEG

COPY VCD - Ketua LSM Makna Ade Rama, Rabu (14/15), menyerahkan copy VCD rekaman bagibagi fee proyek tahun 2009 pada petugas piket Kejari Tegal, Bagus Dwi A SH.

ABIDIN ABROR/RATEG

MENUMPUK - Limbah sisa potongan ikan atau fillet, dibiarkan menumpuk di pinggir jalan.

LSM Cemaskan Limbah Fillet PEMBUANGAN limbah fillet dari rumah usaha di komplek Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Jongor, Kelurahan Tegasari Kecamatan Tegal Barat, keadaannya sangat mencemaskan. Dari pantauan lapangan, limbah hasil potongan ikan tidak langsung dikirim ke tempatnya. Tapi dibiarkan menumpuk di pinggiran jalan. Selain menimbulkan bau tak sedap, juga membuat lingkungan pelabuhan kian tercemar. Menurut Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Amuk Tegal, Komarudin, perilaku semacam ini menunjukkan sikap tidak peduli terhadap kebersihan. Padahal PPP Jongor sebagai pelabuhan perikanan pantai terbesar di Pulau Jawa. “Ini tidak bisa dibiarkan,” ujarnya didampingi Sunarto, kemarin. Dia menambahkan, tidak adanya sikap tegas dari pejabat pengelola pelabuhan, menyebabkan orang dengan mudah meletakkan limbah fillet di pinggir jalan. Kalau pimpinan PPP Jongor tegas melarang perbuatan semacam itu, maka pengusaha akan jera. Namun yang terjadi justru sebaliknya. Padahal sudah berlangsung lama. “Inilah yang sangat disayangkan. Kenapa dibiarkan saja?” Karena itu dia berharap, sebelum keadaannya bertambah parah, perlu ada ketegasan pihak pengelola. (din)

INFRASTRUKTUR

ABIDIN ABROR/RATEG

DITURUNKAN - Kendaraan angkutan dump truk dari Palu (Sulawesi Utara), satu per satu diturunkan dari kapal ferry melalui Pelabuhan Niaga Tegal.

ProyekJalingkutDatangkan AlatBeratdariPalu DALAM pengerjaan proyek Jalan Lingkar Utara (Jalingkut) di Kota Tegal, Selasa (13/12) lalu pihak kontraktor sekaligus penggarap proyek Bumi Redjo (BRD), mendatangkan 30 dump truk termasuk alat-alat berat lain. Semuanya sengaja didatangkan dari Palu (Sulawesi Utara) menuju Pelabuhan Tegal menggunakan kapal ferry. Kemarin, seluruh alat tersebut langsung dikirim ke lokasi. Tepatnya Kelurahan Muarareja Kecamatan Tegal Barat. Di tempat ini tengah dilaksanakan proses pengerasan jalan untuk Jalingkut, yang menghubungkan Kota Tegal dan tembus ke Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes. Menurut petugas lapangan, Glompong, alat berat itu sebelumnya digunakan proyek jalan di Palu. Setelah selesai selanjutnya dipakai dalam pengerjaan proyek Jalingkut. Alat barat tersebut dikirim menggunakan tiga kapal. “Karena gelombang sedang tinggi, pengiriman memakan waktu sampai 10 hari. Biasanya cukup 3 hari,” ucapnya saat ditemui di Pelabuhan Niaga Tegal. Selain dump truk, ikut diturunkan sejumlah begho. Diharapkan pengerjaan proyek Jalingkut selesai tepat waktu tahun 2012. Dengan demikian dapat mengurangi beban volume kendaraan di Pantura. (din)

KRIMINAL CabuliAnakLesehan,Divonis4Tahun PENGADILAN Negeri (PN) Tegal, Rabu (14/12) kemarin, menjatuhkan vonis hukuman 4 tahun dan denda Rp60 juta subsider 1 bulan, kepada dua terdakwa aksi pencabulan, masing-masing Achmad Royan dan Mustofa. Vonis lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Tumpal Sagala SH, yang menuntut 7 tahun. Atas putusan tersebut, baik JPU maupun Penasehat Hukum terdakwa, Fajar Ari Sadewa SH MH menyatakan pikir-pikir. Kedua terdakwa dinyatakan terbukti sah dan meyakinkan melakukan aksi pencabulan terhadap anak di bawah umur. Sedang korbannya seorang wanita, yang biasa di lesehan Kota Tegal. Saat peristiwa terjadi, korban diketahui berusia 16 tahun 8 bulan. Sebelum digilir, korban diajak minum-minuman keras. Setelah itu kedua pelaku membawa korban ke hotel kelas melati. Karena mabuk berat, korban sempat dipapah. Usai masuk kamar hotel, terjadilah aksi layaknya suami istri. Hubungan badan dilakukan bergantian. Waktu itu korban sempat berteriak. Namun terdakwa Acmad Royan langsung memukul mulutnya, agar korban tidak berteriak lagi. (din)

Penghargaan Seniman Disoal Hasil Verifikasi Perlu Ditinjau Ulang SEJUMLAH seniman Kota Tegal merasa tidak puas dengan hasil seleksi penerima ‘Penghargaan Bagi Seniman Berprestasi,’ yang diberi pemerintah setempat. Sebab, proses penentuan siapa yang berhak menerima penghargaan dinilai tidak transparan. Seorang seniman, Lanang Setiawan mengatakan, munculnya penghargaan bagi seniman ini merupakan janji wali kota pada saat kampanye dulu. Walkot akan memberikan penghargaan pada seniman berprestasi. “Janji itu kami tagih, dan tahun ini bisa terealisasi. Namun demikian dalam penentuan siapa yang mendapat penghargaan agak kurang transparan,” tandasnya, Rabu (14/12). Seniman lain, Dwi Eri S menambahkan, hasil verifikasi penghargaan yang telah dipublikasikan perlu ditinjau ulang. “Kami mempertanyakan sistem penjurian yang kurang transparan dan tidak jelas. Apakah menggunakan indeks nilai atau asal tunjuk saja,” ujarnya. Kemudian apakah penilaian dilihat dari prestasinya atau karya yang pernah mendapatkan kejuaran atau kompetisi. Selain itu, juga mempertanyakan kejelasan proses nominasi. “Maksudnya nominasinya siapa saja. Ibaratnya pesertanya siapa saja. Kenapa tiba-tiba muncul juara.” Awalnya, lanjut Dwi Eri, DKT mengusulkan 9 nama, yakni Lanang Setiawan, Ki Barep, Nurngudiono, Entieh Mudakir, Tambari Gustam, Dwi Eri S, Rudi Iteng, Eko Tunas, dan Nur Hidayat Poso. Kemudian Dewan Kesenian Tegal (DKT) mengusulkan lagi 3 nama tambahan, diantaranya Andi Prasetya, Slamet Ambari, dan M Gunadi. “Sembilan nama tadi merupakan jumlah yang diajukan ke DPRD untuk diberikan anggran dan hasilnya disetujui. Jadi tim verifikasi yang menolak sembilan nama itu berarti tidak menghargai seniman.” Namun dalam prosesnya 9 nama dan 3 nama tambahan pada proses penilaian dihilangkan. Kemudian tiba-tiba muncul 6 nama

SEJUMLAH Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) mempertanyakan kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Tegal, soal pengusutan bagi-bagi fee proyek tahun 2009. Sebagai bentuk desakan, LSM Makna, Rabu (14/12) kemarin kembali mendatangi kejari dan menyerahkan kembali VCD bagi-bagi fee proyek tahun 2009, kepada sejumlah pejabat serta beberapa anggota dewan. Namun kedatangan sejumlah LSM tidak bisa ditemui Kepala Kejaksaan (Kajari) Tegal Abdoel Haffy SH maupun Kasi Intel Sukanda SH. LSM yang membawa copy VCD bagi-bagi fee proyek, hanya ditemui petugas piket kejari. Menurut Ketua LSM Makna, Ade Rama, praktek bagi-bagi fee proyek tahun 2009 dilaksanakan awal 2010 oleh FORMASI, yang dilakukan di Kantor BPC Gapensi Kota Tegal, Jalan Wisanggeni. Sejumlah nama pejabat disebut sebagai pimpinan rapat, mendapatkan fee tersebut. Data VCD sudah diserahkan beberapa waktu lalu. Namun hingga saat ini belum ada tindak lanjutnya. “Kami minta Kejari memanggil dan memerika sejumlah nama, yang disebut-sebut dalam rekaman VCD memperoleh fee proyek tahun 2009. Sebab namanya jelas, mulai sejumlah

pejabat di Kota Tegal, oknum DPU, dan para anggota DPRD waktu itu. Kami rasa Kejari tidak kesulitan menafsirkan. Sebab namanya langsung disebutkan dalam rekaman.” Rama menjelaskan, pihaknya minta dalam waktu dekat kejari melakukan tindak lanjut, atas aduan berupa penyerahan VCD bagi-bagi fee proyek. Sebagai langkah atau tahapan harus dilakukan transparan serta terbuka, lalu diekspos media. Sehingga tidak ada permainan dalam proses pengusutan bagibagi fee proyek tahun 2009. “Kami sengaja mengirim ulang VCD yang kali kedua dengan durasi lebih lama sekitar 16 menit. Karena isinya lebih lengkap. Sehingga gamblang untuk disimak dan ditindaklanjuti. Sedangkan nominal fee sebagaimana disebutkan dalam copy VCD besarannya bervariasi, mulai Rp500 ribu sampai Rp50 juta,” tuturnya. Sementara petugas piket Kejari Tegal, Bagus Dwi A SH menyatakan, sesuai aturan masyarakat tak dapat ditemui langsung Kajari. Tapi harus melaui Kasie Intel, dan kebetulan saat ini yang bersangkutan sedang ada sidang di Pengadilan Negeri (PN). Sehingga tidak bisa menemui LSM atau masyarakat, yang datang ke kejari. “Pak Kajari tak berkenan bertemu. Sehingga copy VCD kami terima dan dilaporkan pada pimpinan guna ditindaklanjuti,” ungkapnya. (hun)

Rekanan Proyek Gedung Dewan Tegal Didenda DOK.RATEG

DOK.RATEG

Dwi Eri S

Lanang Setiawan

yang berhak menerima penghargaan itu. Pada saat sama, Tambari Gustam menuturkan, ketua DKT harus bertanggungjawab karena telah gagal mengawal 9 nama yang dibuat dasar mengusulkan anggaran ke DPRD. “Saya juga menayakan SK untuk verifikasi ditu dari mana. Apakah DKT atau Pemkot,” katanya. Menanggapi itu, Ketua DKT, Nurngudiono mengatakan, sejarah pemberian penghargaan ini adalah penagihan janji wali kota dulu. Pada 16 April lalu dia bersama Lanang, Widodo, dan Barep audiensi ke wali kota. Hasilnya wali kota memerintahkan DKT ajukan calon-calon. Karenanya dia mengajukan calon versi DKT sebanyak 9 orang, yang disebutkan diatas. Oleh Kepala Disporabudpar itu diajukan ke DPRD pada anggaran ubahan dan disetujui, tetapi tidak menyebut nama. Penghargaannya per orang mendapat Rp2 juta. “Dari DKT meralat dan mengajukan 3 nama lagi. Sehingga calonnya menjadi 12 orang. Sementara saya sendiri mundur, jadi tinggal 11 orang.” Karena ini merupakan penghargaan, maka diusulkan dibentuk tim verifikasi, agar penghargaan yang diterima benarbenar membanggakan. Yakni hasil penilaian dari tim verifikasi. “Apabila waktu itu langsung dibagi pun sebenarnya tidak masalah. Tetapi agar lebih bagus dan etis dibuatlah tim verifikasi. DKT mengusulkan nama ke pemkot untuk dijadikan tim verifikasi. Nama-nama itu adalah, Sisdiono Ahmad perwakilan tokoh seni, perwakilan seniman Joshua Igho BG,

perwakilan pemerintah Budi Saptiaji, perwakilan media Wawan Hudiyanto dan M Saekhun. Setalah mendapat SK dari pemkot mereka langsung berkerja,” katanya. Pada rapat pertama, tim mengatakan semua seniman berhak atau layak dinilai, bukan dari usulan DKT atau pemkot. Sehingga 9 nama itu hilang tetapi masuk pada daftar yang dinilai. “Saya rasa tim verivikasi sudah melaksanakan tugasnya dengan bagus. Buktinya mereka tidak bisa diintervensi samasekali. 9 Nama yang disusulkan DKT pun tidak bisa.” Adapun enam nama yang muncul, menurut dia sudah sangat layak sekali. Dia mencontohkan Sumarning. Memang nama ini asing bagi temanteman. Tapi yang bersangkutan merupakan perintis tari di Kota Tegal. Dari dia (Sumarning) melahirkan guru-guru tari disini. Sementara itu seorang anggota tim verifikasi Joshua Igho BG menandaskan, dalam menentukan siapa yang mendapat penghargaan. Tim sepakat yang terpenting adalah karya dan kiprahnya berdampak pada masyarakat. “Semua kita ukur dampaknya,” ujarnya. Menurutnya, para seniman tidak perlu resah dengan penghargaan, karena itu versi. Selain itu, apa yang ada saat ini merupakan pembelajaran kami untuk menerima perbedaan dan kedewasaan. Demikian pula dengan anggota tim verifikasi lainnya M Saekhun. Dia menyatakan apa yang diampaikan rekannya benar. Yang terpenting dalam penilaian ini adalah karya dan kiprahnya berdampak pada masyarakat. (adi)

AKIBAT terlambat menyelesaikan pekerjaan sampai batas waktu ditentukan, PT Delbiper Cahaya Cemerlang selaku rekanan proyek pembangunan gedung Sekretariat Dewan Kota Tegal tahap kedua, yang menghabiskan anggaran Rp6.380. 191.000 kena denda. Sanksi yang dikenakan sesuai Keppres Nomor 80 Tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa. Menurut Sekretaris DPRD Drs Imam Badarudin, kontrak proyek pembangunan gedung sekretariat tahap kedua paling lambat tanggal 13 Desember 2011. Sebab sampai tanggal ditetapkan belum selesai. Maka rekanan terhitung sejak hari ini (Rabu, 14/12) sampai pekerjaan selesai dan dinyatakan tim 100 persen terkena sanksi berupa denda. “Penghitungan denda akan kami lakukan setelah pekerjaan kelar. Kalau sesuai Keppres Nomor 80 Tahun 2003, dengan nilai kontrak proyek Rp6.380.191. 000. Maka denda yang ditanggung PT Delbiper Cahaya

Cemerlang akibat pekerjaan tak selesai tepat waktu setiap harinya sekitar Rp6 juta lebih. Namun rekanan harus menyelesaikan pekerjaan, sampai akhir bulan Desember 2011.” Di tempat sama Ketua Komisi I DPRD, Sutari SH mengungkapkan, karena tak ada perpanjangan waktu, sejak hari ini (Rabu, 14/12) rekanan dikenai denda. Bukan hanya itu. Rekanan harus bertanggung jawab atas kualitas pekerjaan. “Sebenarnya dari awal kami telah memperingatkan rekanan, agar mengerjakan pekerjaan tepat waktu dan tepat mutu. Namun tetap terlambat. Sehingga mereka harus dikenai sanksi denda sesuai peraturan perundang-undangan berlaku,” ungkapnya. Sementara Sekretaris Komisi I DPRD, W Edi Susilo SH menyatakan, sebelum diterima maka pihaknya minta semua kualitas bangunan, baik pintu dan sebagainya harus dicek. Kalau memang tak sesuai spesifikasi, pengguna anggaran harus berani menolak. (hun)

M SAEKHUN/RATEG

TERLAMBAT - Sampai batas waktu yang ditentukan, PT Delbiper Cahaya Cemerlang selaku rekanan proyek pembangunan gedung Sekretariat DPRD tahap kedua yang menghabiskan anggaran Rp6.380.191.000 tak bisa menyelesaikan pekerjaan.


TEGAL METROPOLIS

KAMIS 15 DESEMBER 2011

15

RADAR TEGAL

Menyimpan Peninggalan Sang Pendiri dan Sangat Bersejarah

MOCH ARIFIN/RATEG

MESIN CETAK - Dengan menggunakan mesin ini dulunya pihak manajemen HM Sampoerna mencetak kertas pembungkus rokok kretek, terutama membuat logo atau brand produknya masing-masing.

Pemkot Siapkan Tim Pemantau Harga Sembako MENGANTISIPASI kelangkaan sembilan bahan pokok (sembako) menjelang Natal dan Tahun Baru 2012. Maka Pemkot membentuk tim pemantau, terdiri dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan instansi terkait. Disamping memonitor ketersediaan sembako, tim juga memantau kenaikan harga. Wali Kota Tegal H Ikmal Jaya SE Ak mengatakan, guna me-

ngantisipasi keadaan itu, pihaknya menyiapkan tim pemantau harga, bertugas memonitor kegiatan para pengusaha dan pedagang. Mereka juga mengecek kemungkinan terjadinya penimbunan, atau segala jenis pelanggaran yang terjadi. “Hingga kini kenaikan harga sembako masih wajar. Apabila nanti sampai terjadi kelangkaan, rencananya digelar operasi pasar demi

membantu masyarakat.” Dia menambahkan, pihaknya mengimbau masyarakat selaku konsumen, tidak terpancing aksi spekulan dengan melakukan pembelian tidak terkendali atau berlebihan. Sebab hal itu justru mendorong kenaikan harga. “Kami berharap masyarakat tidak kuatir. Karena takut ketersediaan barang berkurang di pasaran,” tuturnya.

Secara terpisah, Ketua Fraksi Golkar DPRD setempat, Drs HM Nursholeh MMPd mengungkapkan, apabila tidak diwaspadai akan terjadi kelangkaan barang di pasaran. Kemudian disusul lonjakan harga. “Para spekulan di sejumlah daerah biasanya menahan pendistribusian barang, dan mendapatkan keuntungan dari lonjakan harga,” ujarnya. (hun)

Ajarkan Demokrasi Sesungguhnya dari halaman 9 Seperti dilaksanakan SMPN 1 Kota Tegal. Sekolah yang terletak di Jalan Tentara Pelajar Panggung Tegal Timur ini, Rabu (14/12) menggelar pesta demokrasi Pilkaos. Dalam penyelenggaraannya dibuat sama persis dengan prosesi pemilu. Bahkan alat-alat yang digunakan pun menggunakan barang asli pemilu yang dipinjam dari KPU setempat. Hanya saja cara menuangkan sura saja yang berbeda dengan pemilu sekarang yakni mencontreng. Di SMPN 1 para warga sekolah menuangkan suaranya dengan cara mencoblos. Seperti pelaksanaan pemilu beberapa tahun yang lalu. Bidang Kesiswaan SMPN 1 Kota Tegal, Zamroni Spd didampingi Bidang Kesiswaan periode sebelumnya, Abdullatif Spd mengatakan, pemeilihan ketua OSIS ini, yang terpilih akan menjabat mulai 2012 hingga 2013 mendatang. Sehingga awal Januari mendatang sudah harus melaksanakan program kerja yang direncanakan. “Pilkaos telah terprogram di

Kesiswaan SMPN 1, dimana pelaksanaannya pasti pada akhir tahun atau bulan Desember. Hal itu disesuaikan dengan kalender pendidikan, pada saat siswa longgar. Maksudnya tidak dalam ketat-ketatnya kegiatan belajar mengajar (KBM),” katanya di sela-sela kegiatan kemarin. Menurutnya, pelaksanaan pilkaos yang dikemas sama persis dengan proses pemilu baru kali pertama dilaksanakan di sekolahnya. Tahun-tahun sebelumnya, memang pemilihan juga secara langsung. Namun sistemnya petugas OSIS mengambil suara dengan memasuki kelas per kelas. Perubahan proses ini, menurut Zamroni, sebagai wujud demokrasi di sekolah. Tujuannya agar para siswa tahu seperti apa demokrasi sesungguhnya. Selain itu juga melatih siswa agar menjadi calon pemilih yang baik saat mereka mengikuti pemilu kelak. Dijelaskan, sebelum kegiatan pencoblosan, terlebih dulu dilakukan penyaringan calon dari Musyawarah Perwakilan Kelasa (MPK). Itu dilaksanakan

sekitar dua bulan lalu. Hasilnya terdapat enam calon yang akan bersaing berebut kursi ketua OSIS periode 2012-2013. Mereka adalah Hunun Nadia, Ramadhani, Mumtaz Amarul Haq, Renaldo Narendra, Hikmatiar Abdul Shayyaf, Syauqi Frischa. Kemudian akhir November, dilakukan kampanye tertutup maupun terbuka. Bahkan masing-masing calon memiliki tim sukses yang bertugas membantu mencari massa. Dan gong-nya kegiatan ini adalah pencoblosan yang dilaksanakan hari ini (kemarin) di lapangan basket sekolah. “Sebelum dilakukan pencoblosan, para calon diarak atau kirab lebih dulu dengan diiringi tetabuhan rebana. Rutenya, star dari halaman sekolah, Jalan Tentara Pelajar, Menteri Supeno, Semeru dan kembali ke sekolah.” Peralatan yang disediakan dalam pilkaos sebagian pinjam dari KPU. Yakni bilik suara dan tong suara. Sehingga kesannya hampir sama dengan pemilu sebenarnya. Kerta suara pun dibuat seperti pemilu dengan

diberi foto masing-masing calon. Dalam pilkaos ini, yang menuangkan suaranya seluruh warga sekolah. Yakni siswa kelas VII sampai dengan IX sebanyak 428 orang ditambah guru dan karyawan sejumlah 65 orang. Menurutnya, pelaksanaan pilkaos itu dilaksanakan murni dari para siswa. Bahkan saksi dalam pemilihan pun dari siswa, yang merupakan tim sukses masing-masing calon. Sementara jajaran guru hanya mengarahkan saja. Dia berharap dengan pelaksanaan pilkao seperti ini, anakanak bisa paham proses demokrasi. Kemudian diterapkan dilingkungan sekolah baik di OSIS dan kesiswaan lainnya. Tidak hanya itu, pengalaman yang didapat juga diharapkan diterapkan dalam kehidupan di masyarakat. “Pikaos dengan sitem pemilu seperti ini, juga merupakan implementasi dari mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn),” ujar Kesiswaan SMPN 1 tahun sebelumnya Abdullatif. (adi mulyadi)

Penghargaan Seniman Disoal dari halaman 9 “Maksudnya nominasinya siapa saja. Ibaratnya pesertanya siapa saja. Kenapa tiba-tiba muncul juara.” Awalnya, lanjut Dwi Eri, DKT mengusulkan 9 nama, yakni Lanang Setiawan, Ki Barep, Nurngudiono, Entieh Mudakir, Tambari Gustam, Dwi Eri S, Rudi Iteng, Eko Tunas, dan Nur Hidayat Poso. Kemudian Dewan Kesenian Tegal (DKT) mengusulkan lagi 3 nama tambahan, diantaranya Andi Prasetya, Slamet Ambari, dan M Gunadi. “Sembilan nama tadi merupakan jumlah yang diajukan ke DPRD untuk diberikan anggran dan hasilnya disetujui. Jadi tim verifikasi yang menolak sembilan nama itu berarti tidak menghargai seniman.” Namun dalam prosesnya 9 nama dan 3 nama tambahan pada proses penilaian dihilangkan. Kemudian tiba-tiba muncul 6 nama yang berhak menerima penghargaan itu. Pada saat sama, Tambari Gustam menuturkan, ketua DKT

harus bertanggungjawab karena telah gagal mengawal 9 nama yang dibuat dasar mengusulkan anggaran ke DPRD. “Saya juga menayakan SK untuk verifikasi ditu dari mana. Apakah DKT atau Pemkot,” katanya. Menanggapi itu, Ketua DKT, Nurngudiono mengatakan, sejarah pemberian penghargaan ini adalah penagihan janji wali kota dulu. Pada 16 April lalu dia bersama Lanang, Widodo, dan Barep audiensi ke wali kota. Hasilnya wali kota memerintahkan DKT ajukan calon-calon. Karenanya dia mengajukan calon versi DKT sebanyak 9 orang, yang disebutkan diatas. Oleh Kepala Disporabudpar itu diajukan ke DPRD pada anggaran ubahan dan disetujui, tetapi tidak menyebut nama. Penghargaannya per orang mendapat Rp2 juta. “Dari DKT meralat dan mengajukan 3 nama lagi. Sehingga calonnya menjadi 12 orang. Sementara saya sendiri mundur, jadi tinggal 11 orang.” Karena ini merupakan penghargaan, maka diusulkan dibentuk tim verifikasi, agar

penghargaan yang diterima benar-benar membanggakan. Yakni hasil penilaian dari tim verifikasi. “Apabila waktu itu langsung dibagi pun sebenarnya tidak masalah. Tetapi agar lebih bagus dan etis dibuatlah tim verifikasi. DKT mengusulkan nama ke pemkot untuk dijadikan tim verifikasi. Nama-nama itu adalah, Sisdiono Ahmad perwakilan tokoh seni, perwakilan seniman Joshua Igho BG, perwakilan pemerintah Budi Saptiaji, perwakilan media Wawan Hudiyanto dan M Saekhun. Setalah mendapat SK dari pemkot mereka langsung berkerja,” katanya. Pada rapat pertama, tim mengatakan semua seniman berhak atau layak dinilai, bukan dari usulan DKT atau pemkot. Sehingga 9 nama itu hilang tetapi masuk pada daftar yang dinilai. “Saya rasa tim verivikasi sudah melaksanakan tugasnya dengan bagus. Buktinya mereka tidak bisa diintervensi samasekali. 9 Nama yang disusulkan DKT pun tidak bisa.”

Adapun enam nama yang muncul, menurut dia sudah sangat layak sekali. Dia mencontohkan Sumarning. Memang nama ini asing bagi temanteman. Tapi yang bersangkutan merupakan perintis tari di Kota Tegal. Dari dia (Sumarning) melahirkan guru-guru tari disini. Sementara itu seorang anggota tim verifikasi Joshua Igho BG menandaskan, dalam menentukan siapa yang mendapat penghargaan. Tim sepakat yang terpenting adalah karya dan kiprahnya berdampak pada masyarakat. “Semua kita ukur dampaknya,” ujarnya. Menurutnya, para seniman tidak perlu resah dengan penghargaan, karena itu versi. Selain itu, apa yang ada saat ini merupakan pembelajaran kami untuk menerima perbedaan dan kedewasaan. Demikian pula dengan anggota tim verifikasi lainnya M Saekhun. Dia menyatakan apa yang diampaikan rekannya benar. Yang terpenting dalam penilaian ini adalah karya dan kiprahnya berdampak pada masyarakat. (adi)

BEBERAPA waktu lalu penulis mendapat kesempatan berkunjung ke House of Sampoerna, tepatnya saat kegiatan Media Gathering Indosat. Bangunan ini terletak di “Surabaya Lama,” kompleks gedung megah bergaya kolonial Belanda yang dibangun tahun 1862 dan saat ini merupakan situs bersejarah yang dilestarikan. Awalnya digunakan sebagai pantia asuhan putra yang dikelola oleh pemerintah Belanda, kompleks tersebut dibeli tahun 1932 oleh Liem Seeng Tee, pendiri Sampoerna, untuk dijadikan pabrik rokok Sampoerna yang pertama. Komplek ini terdiri dari sebuah auditorium sentral yang luas, dua bangunan lebih kecil di sayap timur dan barat, serta beberapa bangsal luas berlantai satu di belakang auditorium sentral. Bangunan di kedua sayap auditorium kemudian diubah menjadi tempat kediaman keluarga, sementara bangsal-bansal besar yang menyerupai gudang dimanfaatkan untuk pengolahan tembakau dan cengkeh, peracikan, pelintingan dan pengepakan, percetakan serta pemrosesan barang jadi. Sampai saat ini kompleks itu masih berfungsi sebagai pabrik untuk memproduksi rokok kretek paling bergengsi di Indonesia, Dji Sam Soe. Menurut informasi yang diperoleh penulis, Sampoerna didirikan dengan bertumpu pada usaha tembakau dan cengkeh. Perusahaan ini termasuk salah satu produsen rokok kretek (tembakau dan cengkeh) tertua dan yang berkembang paling pesat di Indonesia, pasar rokok terbesar ke-5 di dunia. Didirikan tahun 1913, Sampoerna merupakan perusahaan rokok kretek pertama yang masuk ke Bursa Efek Jakarta. Sampoerna telah berhasil mengembangkan usaha rokoknya ke berbagai wilayah di luar Indonesia, dan juga melakukan diversifikasi di dalam negeri, di bidang distribusi dan transportasi, percetakan serta pengemasan maupun perdagangan eceran dan grosir. Museum di House of Sampoerna (HoS) menawarkan pengalaman unik bagi pengunjung. Mulai dari cerita tentang keluarga pendiri sampai melihat dari dekat fasilitas produksi rokok linting tangan, dan berakhir dengan pengalaman tak terlupakan melinting sendiri sebatang rokok Dji Sam Soe. Anda dapat bergabung dengan 2.900 wanita di pabrik tersebut, melinting rokok dengan alat tradisional. Mereka melakukannya dengan kecepatan lebih dari 325 batang rokok/jam. Bukan itu saja. Penulis sempat melihat dua buah sepeda yang konon ditemukan di rumah peristirahatan pendiri Sampoerna, Liem Seeng Tee di Prigen, satu jam dari Surabaya. Diyakini bahwa keduanya termasuk harta miliknya yang berharga, sangat mungkin telah digunakan oleh dia sendiri pada awal masa hidupnya. Pendiri Sampoerna ini menjadi independent pada usia 11 tahun. Meninggalkan keluarga angkatnya di Bojonegoro, si-anak yatim piatu bekerja di kereta api. Hidup menggelandang, ia menjajakan makanan yang dibawa dengan sarungnya kepada penumpang kelas bawah, dalam perjalanan antara Jakarta dan Kota Surabaya. Seeng Tee muda melewatkan waktu 18 bulan melompat masuk ke dalam gerbong-gerbong kereta yang sedang berjalan di malam buta, dengan seluruh miliknya terikat pada punggungnya. Dalam lapik kanvas untuk tidur. Ketika tabungannya cukup untuk membeli sepeda bekas, ia memulai usaha baru menjajakan arang di jalanan Kota Surabaya. Kemudian tepat di sebelah dua buah sepeda pendiri Sampoerna, penulis sempat mengamati sarung bambu yang merupakan replica dari warung sesungguhnya yang pernah dipakai pendiri Sampoerna Liem Seeng Tee dan istrinya

Siem Tjiang Nio. Setelah perkawinan mereka di tahun 1912, mereka berdua memiliki tabungan yang cukup untuk menyewa suatu warung kecil di Jalan Tjantian, di daerah kota tua Surabaya. Pasangan ini menjual bahan makanan pokok dan produk tembakau untuk menyambung hidup mereka. Disamping penjualan warung, Seeng Tee juga menjual produk tembakau yang dibawanya naik sepeda, menyusuri jalan-jalan di Kota Surabaya. Dari awal yang sederhana inilah sejarah Kelompok Perusahaan Sampoerna dituliskan. Pendiri Sampoerna Liem Seeng Tee masih berumur lima tahun, saat ayahnya membawa ia dan kakak perempuannya menumpang kapal barang menuju Asia Tenggara. Ketiganya meinggalkan desa mereka. Anxi, di Propinsi Fujian, Cina, untuk mencari iklim yang lebih bersahabat, setelah musim dingin sebelumnya menjadi saksi meninggalnya sang ibu. Setelah berminggu-minggu perjalanan yang melelahkan, hanya Liem Seeng Tee dan ayahnya tiba di Surabaya. Dalam perjalanan mereka ke selatan, keluarga ini berhenti di Koloni Inggris Malaya, dimana sang ayah, karena keadaan ekonominya, harus merelakan anak perempuannya diadopsi oleh sebuah keluarga Cina di Singapura. Hidup tidaklah lalu menjadi mudah untuk Seeng Tee di Indonesia. Dalam waktu cuma enam bulan setelah kedatangannya di Surabaya, ayahnya sakit keras. Sebelum meninggal, sang ayah masih sempat menitipkan Seeng Tee kecil ke dalam tangan sebuah keluarga di Bojonegoro, kota kecil dekat Surabaya. Keluarga tersebut membesarkan Seeng Tee sebaik yang mereka bisa, di tengah kondisi masa penjajahan yang serba sulit. Sekalipun tidak tersedia pendidikan formal, ayah angkat Seeng Tee dapat memberikan pengalaman berdagang ala Cina yang bermanfaat baginya di masa akan dating. Si-kecil tinggal bersama keluarga ini sampai ia berumur 11 tahun, saat ia siap untuk mulai bekerja. OVEN PENGERINGAN TEMBAKAU Selain replika warung dan sepeda milik pendiri Sampoerna, ada juga oven pengeringan tembakau. Dimana para petani tembakau di Lombok, sentra produksi tembakau yang penting di sebelah timur Pulau Bali, memakai oven seperti itu untuk pengeringan tembakau. Sedangkan tembakau yang telah diikat digantung di tiang bamboo di dalam oven. Namun tak kalah penting, di House of Sampoerna (HoS) dipamerkan juga tembakau dan cengkeh yang termasuk bahan utama penyusun rokok kretek. Bila dilihat dari asalnya sangat lah berbeda, namun keduanya terkait erat seccara historis. Tembakau diperkenalkan ke kepulauan Indonesia dari belahan dunia lain. Tanaman tembakau memainkan peran penting di perekonomian Indonesia, baik pada masa Hindia Belanda maupun setelah kemerdekaan Indonesia. Area budidaya tembakau terbanyak di Pulau Sumatera, Jawa, Bali, dan Lombok dengan luas perkebunan lebih dari 250 ribu hektar. Adapun di sisi lain ada juga koleksi kebaya dan sarung asli istri pendiri Siem Tjiang Nio, yang pernah diberikan kepada anak perempuannya yang bernama Soenarni Sampoerno (Liem Kwang Nio), percaya bahwa pemberian seupa akan membuat si-anak perempuan dapat melalui proses persalinannya dengan lancar. Banyak barang peninggalan dari pendiri Sampoerna yang tidak bisa diceritakan sau persatu. Namun apabila Anda berkunjung ke House of Sampoerna (HoS) jangan lupa masuk ke kios yang ada di dalam bangunan tersebut, yang siap mensuplai dengan berbagai pilihan barang termasuk angkir, kaos, jaket, asbak, topi, tas dan sebagainya. Barang-barang itu cocok untuk dipakai sendiri maupun dimanfaatkan sebagai cinderamata atau oleh-oleh. (arifin)

Proyek Jalingkut Datangkan Alat ... dari halaman 9 Menurut petugas lapangan, Glompong, alat berat itu sebelumnya digunakan proyek jalan di Palu. Setelah selesai selanjutnya dipakai dalam penger-

jaan proyek Jalingkut. Alat barat tersebut dikirim menggunakan tiga kapal. “Karena gelombang sedang tinggi, pengiriman memakan waktu sampai 10 hari. Biasanya cukup 3 hari,” ucapnya saat ditemui di Pelabuhan

Niaga Tegal. Selain dump truk, ikut diturunkan sejumlah begho. Diharapkan pengerjaan proyek Jalingkut selesai tepat waktu tahun 2012. Dengan demikian dapat mengurangi beban volume kendaraan di Pantura. (din)

LSM Cemaskan Limbah Fillet dari halaman 9 Menurut Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Amuk Tegal, Komarudin, perilaku semacam ini menunjukkan sikap tidak peduli terhadap kebersihan. Padahal PPP Jongor sebagai pelabuhan perikanan pantai terbesar di Pulau Jawa.

“Ini tidak bisa dibiarkan,” ujarnya didampingi Sunarto, kemarin. Dia menambahkan, tidak adanya sikap tegas dari pejabat pengelola pelabuhan, menyebabkan orang dengan mudah meletakkan limbah fillet di pinggir jalan. Kalau pimpinan PPP Jongor tegas melarang perbuat-

an semacam itu, maka pengusaha akan jera. Namun yang terjadi justru sebaliknya. Padahal sudah berlangsung lama. “Inilah yang sangat disayangkan. Kenapa dibiarkan saja?” Karena itu dia berharap, sebelum keadaannya bertambah parah, perlu ada ketegasan pihak pengelola. (din)

LSM Kembali Desak Kejari dari halaman 9 Intel Sukanda SH. LSM yang membawa copy VCD bagi-bagi fee proyek, hanya ditemui petugas piket kejari. Menurut Ketua LSM Makna, Ade Rama, praktek bagi-bagi fee proyek tahun 2009 dilaksanakan awal 2010 oleh FORMASI, yang dilakukan di Kantor BPC Gapensi Kota Tegal, Jalan Wisanggeni. Sejumlah nama pejabat disebut sebagai pimpinan rapat, mendapatkan fee tersebut. Data VCD sudah diserahkan beberapa waktu lalu. Namun hingga saat ini belum ada tindak lanjutnya. “Kami minta Kejari memanggil dan memerika sejumlah nama, yang disebut-sebut dalam rekaman VCD memperoleh fee

proyek tahun 2009. Sebab namanya jelas, mulai sejumlah pejabat di Kota Tegal, oknum DPU, dan para anggaota DPRD waktu itu. Kami rasa Kejari tidak kesulitan menafsirkan. Sebab namanya langsung disebutlkan dalam rekaman.” Rama menjelaskan, pihaknya minta dalam waktu dekat kejari melakukan tindak lanjut, atas aduan berupa penyerahan VCD bagi-bagi fee proyek. Sebagai langkah atau tahapan harus dilakukan transparan serta terbuka, lalu diekspos media. Sehingga tidak ada permainan dalam proses pengusutan bagibagi fee proyek tahun 2009. “Kami sengaja mengirim ulang VCD yang kali kedua dengan durasi lebih lama sekitar 16 menit. Karena isinya lebih

lengkap. Sehingga gamblang untuk disimak dan ditindaklanjuti. Sedangkan nominal fee sebagaimana disebutkan dalam copy VCD besarannya bervariasi, mulai Rp500 ribu sampai Rp50 juta,” tuturnya. Sementara petugas piket Kejari Tegal, Bagus Dwi A SH menyatakan, sesuai aturan masyarakat tak dapat ditemui langsung Kajari. Tapi harus melaui Kasie Intel, dan kebetulan saat ini yang bersangkutan sedang ada sidang di Pengadilan Negeri (PN). Sehingga tidak bisa menemui LSM atau masyarakat, yang datang ke kejari. “Pak Kajari tak berkenan bertemu. Sehingga copy VCD kami terima dan dilaporkan pada pimpinan guna ditindaklanjuti,” ungkapnya. (hun)


CMYK

RADAR BREBES

KAMIS, 15 DESEMBER 2011

16

Jasindo Bantah Persulit DPRD Terkait Klaim Asuransi

TAHUN BARU Produksi Trompet Meningkat BREBES - Tahun Baru 2012 yang tinggal beberapa hari lagi menjadi keuntungan tersendiri bagi sebagian orang. Seperti halnya Watno (49), yang tinggal di RT 04 RW 02 Kelurahan Gandasuli, Kecamatan Brebes ini mulai memproduksi berbagai jenis terompet untuk memenuhi permintaan masyarakat dalam memperingati tahun baru. Saat ditemui di rumahnya, Watno mengaku produksi terompet telah ditekuninya sejak enam tahun yang lalu. Setiap tahunnya dirinya mampu memproduksi sekitar 10 ribu terompet. Dari jumlah tersebut, semuanya hampir laku terjual. Meski permintaan terompet semakin meningkat dari tahun ke tahun, namun untuk tahun ini terpaksa mengurangi jumlah produksi. “Untuk tahun ini mungkin saya hanya bisa memproduksi sekitar 5 ribu terompet saja,” tuturnya. (har)

BREBES - PT Jasindo membantah telah menyulitkan anggota DPRD Kabupaten untuk menklaim asuransi kesehatan bagi mereka. Hal itu menanggapi berita keluhan anggota DPRD Brebes terhadap proses pengajuan klaim yang dianggap berbelit-belit. “Tidak betul kami berbelit-belit atau menyusahkan klien dalam mengajukan hak mereka men-

dapatkan klaim asuransi. Termasuk kepada anggota DPRD Brebes. Tapi memang kami memiliki standar baku tersendiri yang masih diabadikan oleh sebagian anggota dewan itu sendiri,” ujar Marketing PT Jasindo Cabang Tegal, Rusdiyanto SSos, Rabu (14/12). Menurutnya, PT Jasindo merupakan perusahaan BUMN yang sangat ketat terhadap proses manajemen keuangan. Bahkan diaudit tiga lapis, yakni oleh BPK, KPK dan audit internal. Sehingga

dalam proses pencairan keuangan membutuhakan tranparasni dan prosedur yang jelas. “Kami tidak bisa mencairkan klaim jika tidak sesuai syarat dan ketentuan, seperti harus ada bukti diagnosis dari dokter atau resep obat harus jelas. Bukannya menyulitkan, tapi ini sudah sesuai standar perusahaan. Biasanya klien kami juga bisa memahami dan tidak ada kendala apa-apa, jika klaim anggota DPRD tidak cair berarti ada kekurangan dokumen,” jelasnya.

Dia mengatakan, persyaratan dan ketentuan prosedur yang berlaku di Jasindo sudah disosialisasikan di hadapan anggota DPRD Brebes. Beberapa di antaranya paham dan tidak terkendala dalam pengajuan klaim. “Namun kebanyakan anggota dewan seperti meremehkan sosialisasi, itu yang kami sesalkan sehingga mereka terkendala. Tapi banyak juga yang sudah terserap untuk DPRD Brebes, sekitar Rp 200 jutaan,” papar Rusdi. Pengadaan asuransi kesehatan

anggota DPRD Brebes tahun 2011 senilai Rp 260 juta oleh PT Jasindo. Alokasinya untuk 50 anggota dewan beserta istri dan dua anaknya. Sebelumnya diberitakan, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Brebes mengeluhkan terhadap pencairan klaim asuransi yang disediakan Pemkab Brebes. Mereka menilai pengajuan klaim asuransi kesehatan sangat berbelit. Akibatnya, beberapa anggota tidak bisa menikmati layanan tersebut secara maksimal. (ism)

Warga Keluhkan Genangan Air Di Bawah Rel KA

KERJA NYATA

AGUS WIBOWO/RADAR BREBES

TANAM POHON - Kapolres Brebes AKBP Kif Aminanto SIk bersama istrinya didampingi Wakapolres Kompol Daniel Widya Mucharam berkesempatan menanam pohon mangga kali pertama di Mapolsek Tanjung.

TANJUNG - Meski tidak ada hujan lebat, namun kondisi Jalan Cemara, Tanjung atau arah polsek setempat kerap kali tergenang air. Pasanya, di jalan di bawah jalur rel Kereta Api tersebut, posisinya lebih rendah dibanding dalan lainnya. Kondisi ini jelas dikeluhkan pengguna jalan. “Kalau pun hujan sebentar, pasti di jalan yang persis di bawah rel KA itu langsung banjir,” kata Yono, warga setempat. Menurutnya, kondisi seperti ini sudah tahunan terjadi. Namun upaya dari pemerintah untuk mengatasi belum terbukti. Padahal, di jalan Cemara ini merupakan jalur utama warga saat hendak beraktivitas menuju ke jalur pantura maupun ke pasar.

“Jalan ini merupakan arah menuju ke sejumlah sekolah, mapolsek, maupun beberapa instansi lainnya. Sedangkan jika menggunakan sepeda motor maka harus bergantian,” bebernya. Hal sama juga dikatakan oleh warga lainnya, Siti Sukaesih. Dia mengaku, meski ada jalur khusus bagi pejalan kaki namun jika kondisi banjir membuat dirinya harus waspada saat melintas. Sebab pakaian yang dikenakan terpaksa harus ganti lantaran saat melintas di jalur itu mendadak ada mobil yang melintas dan air yang seperti kubangan itu mengenai bajunya. “Kami berharap, pemerintah bisa memberikan solusinya. Karena kondisi ini sudah bertahun-tahun, namun masih tetap saja banjir,” ungkapnya. (gus)

Ratusan Pohon Mangga Ditanam TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

SERAHKAN TUMPENG - Danramil 08 Bumiayu Kap Inf. Muhtadi menyerahkan tumpeng kepada Korcam KKN PBA Mahasiswa Unnes.

KKN PBA Mahasiswa Unnes Selesai BUMIAYU - Program Penuntasan Buta Aksara (PBA) di Kecamata Bumiayu yang didukung melalui kegiatan KKN Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) berhsil meraih target pencapaian sebesar 90 persen. Hal itu terungkap dalam kegiatan perpisahan KKN Tematik PBA Unnes 2011 di Aula Kecamatan Bumiayu, Rabu (14/12). Dalam laporannya Harsono, Koordinator Mahasiswa Kecamatan (Kormacam) Bumiayu menyampaikan, KKN mahasiswa dilaksanakan sejak 31 Oktober dengan target PBA di Kecamatan Bumiayu. Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) sebanyak 519 orang sasaran program, terjadi peningkatan setelah melalui verifikasi menjadi 688 sasaran. “Data hasil verifikasi tersebut selajutnya menjadi target penuntasan kami. Namun demikian dalam pelaksanaannya dijumpai sejumlah kendala, di antaraya faktor usia, hingga kita baru dpat memenuhi 90 persen dari target keseluruhan,” kata Harsono. Sementara Camat Bumiayu Wahono SH dalamkesempatan tersebut menyampaikan, pelaksanaan KKN PBA Unnes di sebanyak 12 desa yang tersebar di Kecamatan Bumiayu berjalan cukup sukses. “Kami yakin, pasca kegiatan ini akan memberikan dampak bagi positif bagi IPM khusunya di Kecamatan Bumiayu,” kata Wahono. (pri)

CMYK

BREBES - Sebanyak 300 pohon mangga ditanam jajaran Polres Brebes di komplek lingkungan Mapolsek Tanjung, Rabu (14/12). Acara yang melibatkan sekitar seratus personel ditambah dengan anggota Bhayangkari ini dimaksudkan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. “Yang terpenting di sini yakni bukan masalah banyaknya penanaman pohon mangga. Sebab yang terpenting adalah bagaimana kita harus bisa merawat tanaman ini bisa sampai tumbuh besar hingga berbuah. Dan ini tujuannya sebagai bentuk penanaman yang benar,” kata Kapolres Brebes AKBP Kif Aminanto SIk, sebelum melakukan penanaman di Mapolsek Tan-

jung. Sedangkan penanaman pohon ini dimaksudkan dalam bentuk penyelamatan dunia dalam mengatasi global warning. Makanya, di lokasi Mapolsek Tanjung ini pihaknya menjadikan uji coba proses penanaman apakah berhasil atau tidak. “Penanaman pohon mangga sebanyak 300 bibit di lingkungan Mapolsek Tanjung akan kami jadikan contoh lebih dulu. Dan jika dalam perjalanannya berhasil sampai memetik buah, atau minimal melihat 3 bulan ke depan berkembang bagus, maka kami juga akan menanam setiap lingkungan polsek yang ada di jajaran Polres Brebes, untuk menanam pohon sebanyak 300

batang,” katanya. Sementara usai memberikan pesan dan kesan terhadap anggotanya termasuk para anggota Bhayangkari, Kapolres Brebes AKBP Kif Aminanto yang didampingi Wakapolres Brebes Kompol Daniel Widya Mucaharam SIk, juga langsung mendapatkan simbolis untuk menanam kali pertama dalam percontohan penghijauan. Tak terkecuali dengan sejumlah anggota maupun para kapolsek yang hadir termasuk anggota bhayangkari. “Yang jelas, jika ini berhasil maka kita tinggal menghitung satu polsek 300 tanaman. Dan tinggal menghitung ada sekitar 17 polsek,” pungkasnya. (gus)

AGUS WIBOWO/RADAR BREBES

SELALU TERGENANG - Warga yang akan melintas di jalan bawah rel terpaksa harus bergantian lantaran Jalan Cemara Tanjung itu sering banjir meski tidak ada hujan lebat.

Orang Tua Hadapi Tantangan Berat dalam Pendidikan BREBES - Perkembangan zaman yang begitu cepat telah memunculkan kondisi yang makin menyulitkan posisi orang tua, utamanya dalam memberikan pendidikan yang terbaik kepada anak-anaknya. Orang tua, makin menghadapi tantangan berat yang membutuhkan kecakapan-kecakapan tertentu untuk mengimbanginya. Hal itu mengemuka saat Workshop Pendidikan Kecakapan Keorangtuaan bagi yang digelar TP PKK Brebes di kopel Pendopo

Brebes, Selasa (13/12). “Saat ini generasi kita sangat rendah terhadap pendidikan karakter, sudah sepatutnya setiap orang tua memahami hal itu agar bisa dicari jalan terbaik menyelesaikannya. Dengan kegiatan ini, kami berharap orang tua bisa menambah wawasan yang berkaitan dengan berbagai hal tentang anak dan nilai-nilai yang musti terus dijaga,” ujar Ketua TP PKK Brebes Hj Amy Agung Widyantoro.

Dia mengatakan, pendidikan kecakapan keorangtuaan merupakan upaya meningkatkan kapasitas pemangku kepentingan pendidikan masyarakat yang berkaitan dengan kecakapan keorangtuaan dalam membentuk karakter dalam keluarga. Selain itu juga merupakan sebuah usaha dalam mencegah resiko kematian ibu dan bayi,mencegah penelantaran dan kekerasan terhadap anak marjinal,terlantar dan bermasalah hukum.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut DrsTaufik MPd, Kepala SMPN 2 Brebes dengan materi pendidikan karakter, Rela Diding SSos dari Dinas Kesehatan membahas konsep keluarga sejahtera bahagia, dr Sigit Laksmana MSi Med SpOg dengan materi kesehatan ibu dan anak serta AKP Puji Haryati SH Kanit UPPA Polres Brebes membawakan materi pencegahan kekerasan terhadap anak. (ism)

Radar Tegal 15 Desember 2011  
Radar Tegal 15 Desember 2011  

Radar Tegal 15 Desember 2011

Advertisement