Page 1

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

SELASA, 14 SEPTEMBER 2010

INDEKS KECAM KEKERASAN

Rekanan Diminta Kejar Ketinggalan HAL. METROPOLIS

Sejumlah perwakilan umat beragama dan anggota DPR menyampaikan pernyataan sikap terkait aksi kekerasan terhadap jemaah Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Bekasi Timur, Minggu (12/9) kemarin.

Supir Ngantuk, Inova Hantam Median Jalan HAL. BREBES DAN BUMIAYU

Nelayan Kembali Melaut HAL. PEMALANG

Lebaran, Saatnya Kembali Suci HAL. XPRESI

APA MANING...

RAKA DENNY/JAWAPOS

Kemenag Bentuk Tim RUDIANTO/RADAR BROMO

TERLUKA - Tangan anggota DPRD Kota Probolinggo Eko Laksono kemarin terluka setelah kena ledakan mercon.

Bermain Mercon, Dua Jari Dewan Hancur PROBOLINGGO - Nahas menimpa Eko Laksono, anggota DPRD Kota Probolinggo. Dua jari tangannya putus gara-gara “dimakan” petasan alias mercon Minggu lalu (12/9), tepatnya pukul 18.30. Saat ditemui di rumahnya kemarin (13/9), Eko menceritakan, sebelum kejadian itu dirinya bertemu dengan tetangganya, Hasan. Eko yang juga menjabat ketua RW 4 di Kelurahan Pakistaji, Kecamatan Wonoasih, tersebut mendapati Hasan menyimpan mercon di balik sarung. Saat ditanya, Hasan menjawab hendak menyulut mercon. Tapi, dia mencari tempat yang aman dan kertas sebagai tambahan sumbu mercon. “Katanya, tak disulut di rumahnya karena keponakannya (Hasan, Red) sakit,” tutur Eko. ke hal 19 kol 1

SEMOK

Olivia Zalianty Ogah Main Sinetron JIKA banyak artis rela mengantre untuk bisa mendapatkan tawaran bermain sinetron, Olivia Zalianty justru sebaliknya. Artis yang biasa disapa Oliv ini mengaku tak tertarik dengan tawaran sinetron. “Sekarang banyak kegiatan saya yang lebih penting dibanding ambil tawaran main sinetron,” ucap Oliv saat dijumpai di Karya Tunas Nusantara, Jakarta, barubaru ini. Bagi Olive, main sinetron butuh waktu banyak. Apalagi harus menjalani program kejar tayang alias stripping.

Usut Penusuk Pendeta JAKARTA - Pemerintah terus berusaha meredam reaksi publik atas penusukan Asia Lumban

Toruan Sihombing, pendeta Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Pondok Timur, Ciketing, Kota Bekasi, sekitar pukul 08.00 Minggu (12/9). Kali ini, kementerian agama (Kemenag) membentuk tim untuk

mengusut penusukan pengurus majelis gereja tersebut. Untuk saat ini, otoritas keagamaan tertinggi di Indonesia itu mengimbau pemuka agama di daerah untuk menjaga kerukunan dan tidak terpancing dengan insiden di

Bekasi tersebut. “Kami mengutuk keras tindakan kekerasan oleh oknum maupun pihak yang tidak bertanggungjawab. Kami doakan para korban cepat sembuh dari luka fisik maupun psikis,” kata Sekjen Kemenag

Bahrul Hayat dalam jumpa pers di Gedung Kementerian Agama, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Senin (13/ 9) kemarin. Sejumlah tokoh agama hadir dalam acara itu antara lain mantan ke hal 19 kol 4

Kerugian Kecelakaan Capai Rp 4,1 M Nama Imam Makin

Kuat Dijagokan

Pegawai Dominasi Arus Balik H+3 JAKARTA- Data Posko Terpadu Lebaran Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyebutkan, hingga H+3 pascalebaran 2010 telah terjadi 1.098 kecelakaan lalu lintas di seluruh wilayah Indonesia. Update informasi yang dirilis pada Senin (13/9) kemarin menyebutkan prediksi kerugian materiil dalam rentetan kecelakaan lalulintas tersebut mencapai Rp 4,17 miliar. Jumlah kecelakaan dan prediksi kerugian mudik lebaran tahun ini meningkat jika dibandingkan periode yang sama tahun 2009 lalu yang hanya terjadi 1.007 kecelakaan dengan total kerugian Rp 2.5 miliar. Meski demikian, jumlah korban meninggal dunia jauh menurun yakni mencapai 243 keke hal 19 kol 1

AFP PHOTO / ROMEO GACAD

MUDIK - Dengan bersepedamotor, satu keluarga mudik ke kampung halaman.

JAKARTA - Presiden SBY segera mengajukan nama calon kapolri ke DPR. Nama Kepala Lembaga Pendidikan Polri Irjen Imam Sudjarwo semakin kuat dijagokan. Imam adalah alumnus Akpol 1980. “Saya memang mendengar nama pak Imam dan pak Nanan yang akan maju,” ujar penasihat ahli Kapolri Dr Kastorius Sinaga kemarin (13/09). Imam memang masih bintang dua, namun jika Perpres 52 tentang struktur Polri mulai berlaku 15 September nanti, maka jabatan Kepala Lembaga Pendidikan Polri akan dinaikkan menjadi bintang tiga. Jika benar Imam yang diajukan, maka tentu SBY akan menunggu hingga tanggal 15 September sebelum mengumumkannya secara resmi.

Menurut Kastorius, kedua nama tersebut layak dan berpeluang besar menjadi Kapolri karena telah lulus seleksi internal yang sangat ketat.Sebab,berdasarkan Pasal 7 UU No 2/2002 tentang Kepolisian, salah satu syarat calon Kapolri adalah Perwira Tinggi (Pati) Polri. “Pati Polri itu bisa bintang satu,dua dan tiga. Sejak restrukturisasi Polri, bintang tiga di Polri di antaranya, Kababinkam, Kabareskrim, Irwasum, Wakapolri, Kalemdikpol,” ujarnya. Kemudian mereka yang memiliki track record baik terkait dengan keberhasilan maupun kegagalan selama menjabat. Selain itu, memiliki integritas yang tinggi, kemampuan kepemimpinan yang baik, memiliki pengalaman yang cukup, kejiwaan dan mental yang ke hal 19 kol 4

Marsha Chikita, Putri Ikang Fawzi yang Jadi Animator Film Upin-Ipin

Bawa Tokoh Unyil dan Beri Sentuhan Indonesia Sejak 31 Agustus lalu, Unyil dan Upin bersalaman di dunia maya sebagai ikon kampanye “Damai Yuk” untuk Indonesia-Malaysia. Salah seorang penggagas ikon itu ternyata Marsha Chikita Fawzi yang tak lain adalah putri pasangan selebriti Ikang Fawzi dan Marissa Haque. LAPORAN: SUGENG S SAMBIL duduk bersila di sofa, Kiki - sapaan akrab Marsha berusaha mengenang lagi pemicu munculnya ide gerakan “Damai

Yuk” yang kini didukung banyak orang, baik di Indonesia maupun Malaysia, terutama melalui situs pertemanan Facebook dan Twitter. Menurut cerita Kiki, ide itu muncul dari hasil ngobrol antara dirinya dan enam mahasiswa Indonesia di Malaysia. Di sebuah warung kopi, mereka mendiskusikan situasi yang kurang baik akhir-akhir ini antara dua negara tetangga tersebut. “Dari situlah lalu muncul pemikiran untuk membuat sesuatu yang berguna bagi dua negara, meski tak seberapa,” ujar Kiki saat ditemui di rumah orang tuanya, kawasan Bintaro, Senin (6/9). Pertemuan tengah malam itu pun akhirnya menyepakti untuk melakukan kampanye “Damai

Yuk” dengan ikon tokoh kanakkanak asal Indonesia, si Unyil, dan tokoh kartun asal Malaysia yang sedang happening, si Upin. “Mengapa Unyil dan Upin? Sebab, keduanya adalah ikon yang polos, disenangi, dan secara kultural dekat dengan budaya masing-masing,” ucap perempuan kelahiran Jakarta, 28 Januari 1989, itu. Kampanye damai dinilai merupakan yang terbaik untuk meredakan tensi tinggi yang sedang mendera dua negara. Apalagi, damai lebih berdampak kebaikan dibanding perang. “Masak sih hari gini masih berpikir perang,” tutur mahasiswi semester akhir jurusan film animation di Multimedia University (MMU), Putrajaya, Malayke hal 19 kol 1

SUGENG SULAKSONO/JAWA POS

DAMAI YUK - Marsha Chikita Fawzi, animator Upin Ipin asal Indonesia yang juga putri bungsu pasangan Ikang Fawzi dan Marissa Haque di rumahnya, Bintaro, Tangerang Selatan, Senin (6/9).

ke hal 19 kol 4

Nok Slentik Kerugian Kecelakaan Capai Rp 4,1 M * Njaluk ganti rugine maring sapa? Kemenag Bentuk Tim * Tim aja mangan kakean anggaran!

CMYK


WACANA

2

SELASA 14 SEPTEMBER 2010

RADAR TEGAL

‘Tragedi’’Open House Istana Memperpanjang Berkah Lebaran Oleh: Muh. Abduh TAK hanya penuh berkah pahala, Ramadan dan Idul Fitri juga memunculkan fenomena ekonomi yang menarik untuk ditelaah. Lebaran merupakan salah satu momentum hari raya yang berdampak musiman cukup besar bagi perekonomian. “Sing jelas, bocahku olih akeh duit pecingan. Kae sedulur sing pada sukses, esih kemutan karo aku. Wingi teka, toli pada awah pecingan maring anak-anake nyong. Senenge ora lumrah,” ujar Panjul. “Toli duwite nggo apa?” “Ya mbuh Wa! Nyong sih ngomong dikumpulna kena nggo tuku buku sekolah. Tapi arane bocah, duite nggo maen PS sasuwen-suwen! Daripada nggo PS, akhire dijelak manene nggo blanja!” Pada masa tiga minggu hingga satu bulan menjelang Lebaran, konsumsi rumah tangga meningkat pesat. Dampaknya, ekonomi riil terpacu dalam bentuk peningkatan laba. Pedagang diuntungkan dengan harga yang meningkat, sehingga perputaran uang menjelang Lebaran menjadi sangat besar. “Bada memang pada ngarad kabeh! Langka dagangan sing sepi! Sing dagang klambi, dagang panganan laris kabeh. Sing dodol sampe ora katon bokonge!” seloroh Panjul. Selain itu, persebaran uang menjadi semakin luas. Hal ini disebabkan kebiasaan masyarakat Indonesia untuk mudik dengan membawa sejumlah uang untuk dibagikan. Sebagai gambaran, pada Lebaran tahun lalu peredaran uang di daerah bisa menggelembung hingga 62 persen, sedangkan di Jakarta hanya 38 persen. Selain persebaran uang, permintaan uang kartal pada Bank Indonesia (BI) juga tinggi, terutama dari sektor korporat yang digunakan untuk pembayaran THR karyawan. Berdasar data BI, jumlah uang yang beredar pada Agustus lalu diperkirakan Rp 126 triliun. Untuk mengantisipasi permintaan saat Lebaran, BI menyiagakan dana hingga Rp 49 triliun. Dana tersebut naik 10 persen dari tahun lalu. “Sing beredar nang kampung kene tentu ora setitik. Bayangna, saben bocah be pada nyekel duit. Ora mung satu rongatus. Puluhan ewu. Wong mecing saiki, paling ora limang ewu!” Bursa saham pun ikut kecipratan. Mengutip penelitian yang dilakukan Universitas New Hampshire dalam kurun waktu 2000 sampai 2009, negara dengan mayoritas muslim selain Indonesia, seperti Oman, Turki, Kuwait, Uni Emirat Arab, Qatar, Pakistan, Jordania, Mesir, Maroko, Tunisia, Malaysia, Bahrain, dan Saudi Arabia menghasilkan return investasi rata-rata 38 persen selama Ramadan. Keuntungan investasi per bulan yang sangat menggiurkan jika dibandingkan dengan penghasilan dari transaksi konvensional, seperti investasi reksadana, deposito, bahkan emas. Rezeki nomplok ini dipicu kebiasaan investor dunia untuk menempatkan dananya selama Ramadan di negaranegara muslim untuk mendapatkan keuntungan dengan cepat. Akibatnya, indeks di negara muslim kebanjiran hot money para investor, sehingga memicu rally selama Ramadan. Sayangnya, berkah luar biasa dari Lebaran ini dari tahun ke tahun lewat begitu saja karena tiadanya manajemen yang serius dari pemerintah. Dari sisi produsen, melesatnya permintaan aneka kebutuhan hanya direspons dengan sekadar peningkatan stok (persediaan), dan bukan produksi dalam arti sebenarnya. Alhasil, peningkatan output yang terjadi sebagai dampak Lebaran hanya bersifat sementara. “Wah ngger kiye wis dudu urusane sampeyan, Njul! Sampeyan ora nyandak!” ujar Dalipan. Dari sisi konsumen, peningkatan belanja lebih banyak ditopang oleh pengunaan tabungan, bahkan lebih miris lagi, juga ditopang oleh utang, bukan peningkatan pendapatan (income). Data Perum Pegadaian adalah buktinya. Selama bulan puasa, satu kantor pegadaian bisa menggelontorkan dana hingga lebih dari Rp 50 triliun, hampir dua kali lipat dari rata-rata kredit pada bulan lain. Akibat berkah yang tak terurus ini, peningkatan output pada puasa dan Lebaran hanya temporer dan akan menurun kembali setelah Lebaran berlalu. Dampak ekonomi Lebaran tidak jauh berbeda dari Lebaran itu sendiri, yang merupakan suatu perayaan sesaat. Ini karena di mata pemerintah Lebaran masih dianggap “masalah”, bukan “berkah”. (*)

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur: Hesti Prastyani, Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati. Asisten Redaktur: Arief Nur Rahardian Sidiq, Sekretaris Redaksi/Persh: Kharisma Dewi. Kota Tegal: Hermas Purwadi, M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan. Brebes: Abidin Abror. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Agus Wibowo Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Ali Basara, Moh. Hasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, Dian Prayudi Aji, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Moch. Arifin (Manajer Tegal), Yully Trieyani, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Yuyuk Darwati, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: Anang Bastomi. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 33.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

Oleh: Ardi Winangun* KEINGINAN Joni Malela untuk berjabat tangan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak akan pernah kesampaian. Sebab, ketika dirinya antre untuk bisa bersilaturahmi dengan SBY dalam open house Idul Fitri 1431 H di Istana, ajal menjemput dirinya sebelum keinginan itu tercapai. Open house kali ini sebenarnya oleh Joni Malela dan ribuan orang lain merupakan kesempatan yang ditunggu-tunggu. Sebab, mereka akan bisa bertemu langsung dengan presiden. Entah apa alasannya Joni Malela dan peserta open house lainnya rela berduyun-duyun datang ke istana untuk ikut antre, apakah hanya ingin berjabat tangan langsung dengan presiden, sekadar ingin masuk Istana, ingin curhat, atau entah motif-motif lain, yang penting mereka senang bila diberi ruang untuk bertemu dengan presiden. Bertemu presiden oleh sebagian masyarakat merupakan sebuah harapan dan keinginan yang diidam-idamkan. Meski penyandang tunanetra, itu bukan halangan bagi Joni Malela untuk tetap berkeinginan bertemu SBY. Lain dengan menteri, pejabat lembaga negara, dan orang-orang di sekitar presiden, bertemu dengan presiden secara langsung adalah sesuatu yang sulit tercapai oleh masyarakat kalangan bawah. Panjangnya antrean dan

tewasnya Joni Malela saat open house menjadi sebuah pelajaran dan petunjuk bagi kita semua bahwa selama ini ada saluransaluran yang mampet atau buntu untuk menyampaikan aspirasi rakyat kepada pemerintah. Selain itu, terkesan sebuah citra bahwa selama ini terbentang jarak yang lebar antara istana dan rakyat jelata. Sehingga, ketika ada sebuah kesempatan bertemu presiden di Istana, rakyat berduyun-duyun pergi ke sana rela antre. Jauhnya presiden dan Istana dengan rakyat ini bisa terjadi karena. Pertama, Presiden SBY selama ini justru lebih banyak mencurahkan masalah yang dihadapi kepada rakyat. Kita lihat SBY sedikit-sedikit mengeluh. Keluhan SBY yang diekspos media selama ini seolaholah mengatakan, “Wahai rakyat, aku sedang dizalimi, oleh karena itu aku mengeluh kepadamu.” Seringnya SBY curhat kepada rakyat inilah yang membuat SBY lupa akan tugas yang seharusnya menerima aspirasi dari rakyat. Curhat SBY kepada rakyat itu, kalau dihitung, sangat banyak. Misalnya, ketika ada aksi terorisme pada Juli 2009, SBY saat konferensi pers membawa foto dirinya yang sedang ditembak di wajah dan foto itu diperlihatkan kepada rakyat walau sebenarnya foto itu tidak ada hubungannya dengan masalah terorisme yang

terjadi. Kemudian, saat SBY disindir demonstran dengan fable seekor kerbau, dia pun curhat kepada rakyat. Demikian pula saat seorang politikus senior selalu mengkritik SBY dalam setiap acara, dia pun mengeluhkan kritik itu kepada rakyat. Bila rakyat mendengar apa yang dikeluhkan SBY, mendengarkah SBY ketika ribuan suara rakyat mengeluh saat tabung gas elpiji meledak, NKRI dirongrong Malaysia, rumah-rumah digusur, tarif listrik naik, dan saat TKI dan TKW divonis mati? Sepertinya SBY tidak mendengar keluhan itu. Karena SBY tidak mendengar itulah, rakyat akan “berteriak” secara langsung saat bertemu di Istana. Kedua, mampetnya saluran kepada presiden bisa jadi disebabkan institusi-institusi yang seharusnya membantu dirinya tidak berfungsi secara maksimal. Institusi yang membantu presiden, kementerian, sepertinya lebih cenderung mengurus diri sendiri daripada mengurus rakyat. Para menteri dari beragam partai politik selama ini lebih disibukkan dengan urusan dengan partai politiknya. Mereka mengurusi rakyat, tapi rakyat yang berada di sekitar kekuasaan dan rakyat yang bernaung di bawah bendera partai politiknya. Bahkan, yang lebih menyakitkan. Ada pembantu presiden,

yakni menteri, yang kasus perselingkuhannya terbongkar di publik. Ini suatu aib yang memalukan. Seharusnya mereka sibuk mengurus rakyat tapi lebih sibuk berselingkuh. Nah, karena menteri-menteri itu selingkuh, urusan rakyat tidak dikerjakan. Waktu-waktu yang seharusnya digunakan menteri itu untuk bekerja dipakai untuk selingkuh. Ketiga, jarak fisik yang begitu jauh antara presiden dan rakyat bisa terjadi karena pola pengamanan yang diterapkan Paspampres selama ini terlalu ketat, kaku, tidak ramah, dan arogan. Dalam kondisi demikian, seolah-olah rakyat diposisikan sebagai ancaman bagi keselamatan presiden. Presiden harus diamankan dari kerumunan massa dan rakyat harus disingkirkan dari jarak dekat dengan presiden. Jangankan dari kerumunan orang dewasa, dari kerumunan anak kecil pun Paspampres bertindak arogan. Lihat saja saat Hari Anak Nasional (HAN), 23 Juli 2010. Satu bocah peserta HAN, Clara, awalnya merasakan gembira karena bisa berjabat tangan dengan SBY saat acara itu. Namun, kegembiraan Clara hanya sebentar karena ada Paspampres yang menoyor gadis kecil itu. Alasannya, Paspampres ingin membuka jalan bagi SBY. Akibat peristiwa itu, disebut Clara shock, trauma, dan menangis. Tidak hanya kasus

Clara dari kakunya acara protokoler SBY. Disebut dalam acara itu anak-anak batal membacakan delapan butir hasil Kongres Anak Indonesia 19-24 Juli. Pembatalan itu disebabkan keterbatasan waktu presiden. Keempat, rakyat rela antre panjang saat open house dengan presiden menunjukkan bahwa rakyat lebih percaya kepada pemerintah daripada kepada lembaga legislatif, DPR. Adakah antrean panjang di Senayan? Sepertinya tidak ada. Rakyat semakin jengkel dengan anggota DPR sehingga tidak mau lagi mencurahkan segala permasalahannya kepada wakil rakyat itu. Meski Presiden Soekarno dan Soeharto dikatakan otoriter, kedua presiden itu cukup familier dengan rakyat. Kefamilieran Soekarno itu terlihat dalam foto-foto dirinya yang begitu dekat dengan rakyat. Dalam salah satu foto terlihat Soekarno dikerumuni rakyat tanpa Paspampres. Foto yang lain menggambarkan juga Soekarno bersama anak-anak yang semuanya tertawa ceria. Meski fotofoto Soeharto tidak sefamilier Soekarno, Soeharto sering mengadakan sambung rasa. Dari acara itulah semua keluhan rakyat didengar dan diserap oleh Soeharto. (*) *) Ardi Winangun, pengurus Presidium Nasional Masika ICMI

Lampu Pada Mati ASLAMUALIKUM, numpang ngersula um.. Dalan pan maring jatinegara sing lewate bogares tUlung lampu sing pada mati didandani len kono dalan peteng men rawan kecelakaan. Thx 081911500xxx

Kerja Lebih Teliti KANGGO dinas terkait sg nangani pendataan CPNS, smga bs bkrja dg teliti krna akeh data sg plsu, cntne ng sekolahane sg nggo ngrya aq, krna anake kepsek nembe ngrya telung taun, di gw ws ngrya 5 taun, tp aq sg ws 5 taun lwh ora di urusi, ngrsine anake dwk tok, pmen donge....??! 085225235xxx

Ra Ana Kejelasane KPD YTH: DINAS KEPENDIDIKAN yang terkait,pimen nasibe penjaga SD wiyata bhakti,ngabdi taunan ra ana kejelasane.aku ya manusia kebutuhane akeh.ora mukur dinein honor 100 ewu sawulan.anak +bojone pan pakani apa?tlng diperhatikan. 081902686xxx

Subsidi Pendidikan Durung Cair TENIMBANG ngganjel ning ati, mumpung ana sing nggo NGRESULA Ngapunten pa Sing ngurusi Subsidi pendidikan tulung sing wingi subsidine durung cair karna NUPTKne durung,saiki wis duwe TULUNG OH D urusna ben danane bisa cpt cair,ngg mbayar smtr maning,aja d belekna ning pusat maning ya.., 081911512xxx

Dimintai Iuran NWNSW pk wali,kami pnrma sertfks th ll dimintai iuran @150rb apakah sdh seijin walkot? dn utk sp sj,jmlhny bnyk lo pak 150 x 900 org!! mtrnwun 085842342xxx

Gawe Lowongan Kerja ASLM. Pa sby gwe lw0gn krjne sing akeh dadaine laka peng6urn,terz w0ng sing k0rupsi d hkum ßæ ben lxa k0rpsi mang! Yen msle an w0nx pn nglmar aj d angel2 ngrt!i 087830179xxx

Mung Didelengna Tok

GRAFIS: DWI NANDA P/RATEG

AS KUM,, ngrsula cuil lh,pmen gili clrit bumijawa,wis rusak mung ddlengna tok,jre jln kbpten,tp ko lrahe lka inisiatife 081902288xxx

tor kecamatan tegal selatan di bagian komputerisasi kurang profesional..,, salah satunya kurang komunikasi/miss komunikasi..Pie kui..?? 081902706xxx

Akeh Copet

Bisane Ra Digarap-Garap

MELU ngrusula len, nang stsiun tegal akeh copet, .Aku pada bae wong tegal, bh d copet. Blh ngrti ana nepotisme mbuapa. He. . . .Kye tuture aring sapa ndlen? 087832703xxx

NYNG pan melu ngresula,pa lurah sokatengah,bsne dalan sing ning senggang ra di garap2,kur dsne dwek tok sing di apik2,dwte go pa,pdhl dnane wis metu,trims 081911586xxx

Kurang Profesional

Minta Memaksa

PELAYANAN pembuatan KTP dkan-

TOLONG KAPOLSEK Kramat di jl

projosumarto 1 tepatnya desa jatilawang ada anak2 muda minta sumbangan tp di slh gunakan uangnya utk beli minuman trus minta2 memaksa.soal bikin resah lingkungan udh dksh peringatan ama RT malah melawan&bikin ribut.ketua RT sudah tidak bertanggungjawab. TOLONG DIBUBARKAN SAJA. 081575885xxx

Ucapkan Terimakasih ASS.wr.wb.lewat media ini saya mengucapkn terimakasih kpd mas/ bpk yg tlah mboncengkn anak laki2 sy di tngah malam sampe karanganyar dan bpk tk.becak yg mbawany

dari jati barang,dk.waru ke trayeman tanggal 3 agustus yg lalu, bgitu menurut crita anak saya yg tsesat dalam pjalanan pulang jalan kaki dari lebaksiu bada Isya hingga jam 03 mlm smp rumah. smoga kebaikan sdr.mendapat pahala dari Allah swt.amiin.wassalam. 081542313xxx

Tidak Didata GIMANA pemda kab. Tegal masa guru MI sudah puluhan tahun tdk di data padahal hak nya .sebab depag tdk manusiawi.mohon nasib kami diperhatìkan dong ? 085747779xxx

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS 08159440722, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Bagi tiga pengirim Ngresula yang beruntung masing-masing mendapatkan dua dus (200 gr) susu bubuk kedelai produk AFIS Tiap Harinya. Produk tersebut dapat diambil di Kantor Radar Tegal dengan menyerahkan fotocopy KTP dan menunjukan no HP anda.


CMYK

METROPOLIS

3

SELASA, 14 SEPTEMBER 2010

RADAR TEGAL

Ziarah Saat Lebaran Tiba

Tradisi yang Terus

DIPERTAHANKAN

Arus Balik Meningkat Permenit 60 Kendaraan Melintas KEPADATAN arus balik lebaran di jalur Pantura Kota Tegal per Senin (13/9) atau H+3 meningkat dua kali lipat dibanding hari sebelumnya atau H+2. Sekitar pukul 09.00 WIB, dalam satu menit, jumlah kendaraan yang melintas kurang lebihnya mencapai 60 unit. Kasatlantas AKP Wahyu Purwidiarso SH SIK mengatakan, kepadatan arus lalu lintas ini terus meningkat hingga malam hari nanti (Senin malam kemarin). Sebab, dia memprediksi puncak arus balik terjadi pada saat itu. “Perusahaan atau instansi kebanyakan sudah mulai aktif kembali pada Selasa (14/9) ini. Kare-

SETIAP Idul Fitri tiba, suasana Tempat Pemakaman Umum (TPU) terlihat berbeda dari biasanya. Ribuan masyarakat dengan baju baru nampak berdesakan memenuhi TPU untuk ziarah ke makam orang tua, keluarga atau kerabat yang telah meninggal. Tidak hanya itu, deretan pengemis mulai anak-anak hingga orang tua di pintu masuk dan keluar makam menjadi pemandangan kontras di antara kerumunan warga yang memadati makam. Pemandangan lain yang menarik perhatian adalah saat rombongan peziarah terlihat bingung makam keluarga yang sudah setahun tidak dikunjungi. Maklum, mereka datang hanya setahun sekali saat lebaran. Sementara jumlah makam di TPU terus bertambah sehingga terjadi perubahan. Mukhrodi (49), salah seorang peziarah di TPU Panggung mengaku sedikit kebingungan mencari makam orang tuanya. Pasalnya, sebagian besar keluarga

nanya para pemudik rata-rata kembali pada Senin kemarin,” kata dia saat mengatur lalu lintas di Perempatan Pasar Sore. Yang agak tersendat akibat salah satu truk mengalami kempes ban dan berhenti di tengah-tengan jalan. Menurut dia, kepadatan arus lalu lintas di dua jalur, baik dari arah Barat ke Timur atau sebaliknya hampir sama. Hanya saja untuk arah Barat ke Timur dipadati oleh warga atau kendaraan lokal yang akan ke tempat-tempat wisata. Sedangkan arah Timur ke Barat dipenuhi para pengendara dari luar kota. Karena itu konsentrasi para petugas di lapangan terbagi menjadi dua. Namun demikian jalur pantura tetap diutamakan. ke hal 9 kol 5

BERDOA – Peziarah khusuk berdoa di depan makam sebagai salah satu tradisi yang dilakukan setiap lebaran tiba.

ke hal 9 kol 1

ADI MULYADI/RATEG ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

LALU LINTAS

ADI MULYADI/RATEG

BALIK ARAH - Warga yang melintas membalikan arah kerndaraannya, lantaran jalur ditutup petugas.

Jalan Ditutup, Puluhan Warga Kecele PULUHAN warga yang melintas di Jl DI Panjaitan menuju Jl Letjen Soeprapto Kota Tegal dan sebaliknya, Senin (13/9) kecele. Mereka harus memutar balik arah, lantaran jalan ditutup petugas secara mendadak dan tanpa pemberitahuan. Salah seorang pengguna jalan Satari (49) warga Jl Hang Tuah No. 15 Tegalsari Tegal Barat mengatakan, tidak tahu jalan ditutup. Karena tidak ada rambu-rambu yang dipasang petugas. Penutupan juga hanya menggunakan bambu cone yang dijejer dan diberi tali plastik. ke hal 9 kol 1

LEBARAN

ATUR LALIN - Petugas sedang mengatur arus lalu lintas di perempatan Pasar Sore yang sempat tersendat lantaran terjadi insiden kecil.

Mandiri Berbagi Kebahagiaan dengan 10.500 Anak Yatim

Jalur Alternatif TegalPurwokerto Lengang

BANK Mandiri memberikan bantuan senilai total Rp 5,875 miliar, terdiri dari Rp 2,625 miliar untuk santunan 10.500 anak yatim dan dhuafa serta Rp 3,250 miliar untuk bantuan sarana prasarana 65 Yayasan Panti Asuhan (PA) di Indonesia. Bantuan berkaitan dengan kehadiran bulan Ramadan sebagai bulan yang merupakan saat yang tepat untuk mewujudkan kepedulian terhadap sesama. Atas filosofi itu, Bank Mandiri sebagai bagian dari masyarakat Indonesia juga ingin berbagi kebahagiaan bersama 10,500 anak yatim dan dhuafa yang berada di sekitar wilayah usaha Bank Mandiri di seluruh Indonesia. Direktur Utama Bank Mandiri Pusat Zulkifli Zaini mengatakan, bulan Ramadan adalah momentum yang tepat untuk mendapatkan pencerahan setelah sebelas bulan disibukkan dengan persoalan-persoalan duniawi. “Kegiatan yang kami lakukan ini merupakan salah satu program strategi Coorporate Sosial Responsibility (CSR) Bank Mandiri sebagai wujud kepedulian kepada lingkungan. Besar harapan kami, bantuan yang tidak seberapa ini

JALUR alternatif Tegal-Purwokerto yang melintas di Kelurahan Sumur Panggang hingga Lawatan terlihat lengang. Padahal, saat arus mudik, banyak kendaraan yang melintas di jalur ini untuk mencegah kemacetan di jalur pantura. Hanya beberapa kendaraan roda empat dan sepeda motor yang terlihat melintas, tetapi dalam jumlah kecil dan jarak yang berjauhan. Kondisi jalan yang cukup lengang membuat pengendara bisa melaju dengan kecepatan cukup tinggi. Suwiry (46), warga sekitar membenarkan jika volume arus balik yang melintas di jalur alternatif tersebut tidak seramai saat arus mudik. Bahkan, sebagian besar kendaraan yang melintas didominasi warga sekitar yang akan bersilaturahmi ke keluarga dan sebagian kecil mobil pribadi serta sepeda motor dengan plat nomor luar kota. Kondisi tersebut bisa saja terjadi karena arus balik yang tidak serentak dilakukan warga terutama dari arah selatan yang akan menuju Jakarta melewati Kota Tegal. Bahkan, sebagian pemudik justru memilih jalur utama yang dianggap lebih nyaman dibandingkan

DOK.ISTIMEWA

BERBAGI - Bank Mandiri berbagi kebahagiaan dengan ribuan anak yatim dan kaum dhuafa di seluruh Indonesia dengan memberikan santunan kepada mereka.

dapat meringankan beban, memberikan kebahagiaan kepada mereka, masyarakat yang kurang mampu,” ungkap Zulkifli Zaini. Untuk santunan 10,500 anak yatim dan dhuafa, Bank Mandiri memberikan paket berupa perlengkapan sekolah atau shalat

senilai Rp 100 ribu per paket serta uang saku Rp 150 ribu per anak. Bantuan tersebut diberikan kepada 1.500 anak yatim dan dhuafa di wilayah Jakarta serta 9.000 anak yatim dan dhuafa di luar Jakarta. Sedangkan ke hal 9 kol 1

jalur alternatif. Pada malam hari, lanjutnya, volume kendaraan semakin menurun sehingga jalanan terasa lebih lengang seperti hari biasanya. Padahal, kondisi jalur alternatif tersebut cukup lebar dan dalam kondisi baik sehingga sangat layak untuk dilewati kendaraan roda empat atau roda dua. “Mungkin pemudik yang akan kembali ke Jakarta memilih melintas di jalur utama dibandingkan jalur alternatif karena lalu-lintas di jalur utama juga lancar,” terangnya. Hal senada diungkapkan Caryan (33). Menurutnya, hingga H+3 lebaran, pemudik yang memanfaatkan jalur alternatif untuk kembali ke Jakarta tidak seramai tahun kemarin. Hal ini bisa saja dikarenakan jumlah pemudik yang meuju ke arah selatan seperti Purwokerto, Banyumas, Kebumen dan sekitarnya tidak seramai pemudik yang menuju Semarang, Klaten dan kota-kota di Jawa Tengah bagian timur. Jika ada pemudik yang melintas, jumlahnya tidak terlalu banyak sehingga kondisi jalan sama dengan hari biasa. Padahal, tahun kemarin jalur alternatif ini banyak dilewati pemudik. (gun)

Gerbang Sorga Santuni 300 Orang

Beri Bekal Lebaran Yatim dan Warga Tak Mampu

M SAEKHUN/RATEG

SIAP DISTRIBUSIKAN - Ketua PP Kota Tegal Eddy Soesyanto menyiapkan beras yang akan distribusikan kepada petugas penyapu jalan, petugas palang pintu KA, petugas posko lebaran, dan masyarakat lainnya yang berhak.

PPBagiRibuanPaketBeras SEBAGAI bentuk kepedulian sosial, Pemuda Pancasila (PP) Kota Tegal membagikan sekitar seribu lebih paket beras kepada penyapu jalan, petugas palang pintu Kereta Api (KA), petugas posko lebaran, warga miskin yang membutuhkan. Pembagian paket beras yang berasal dari pengurus, dan simpatisan dibagikan pada malam lebaran. ke hal 9 kol 5

CMYK

Seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap menjelang lebaran Idul Fitri, Gerakan Membangun Sosial Rakyat Bahagia (Gerbang Sorga) Kota Tegal memberi santunan kepada anak yatim dan warga tak mampu seKota Tegal. Kegiatan dilaksanakan di Kantor Sekretariat Jl KH Mukhlas Panggung Tegal Timur. Seperti apa pelaksanaannya? LAPORAN: ADI MULYADI RATUSAN warga sudah berkumpul di halaman Kantor Sekretariat Gerbang Sorga sekitar pukul 09.00 WIB. Padahal sesuai rencana pembagian santunan baru akan

dilakukan pukul 10.00 sampi dengan 12.00 WIB. Namun warga tidak menghiraukannya, sebelum acara dimulai semua sudah menantinya dengan sabar. Melihat banyaknya warga yang sudah berkumpul, panitia segera melaksanakan kegiatan sesuai jadualnya. Warga yang sudah berkumpul langsung masuk ke aula. Setelahnya mereka diberi sedikit pencerahan dari Al Ustadz Moh Yunus. Warga pun nampak antusias mengikuti tausiyah yang diberikan. Bahkan tak satupun dari mereka yang bersuara ketika sang ustadz sedang berceramah. Semua seakan menyimak petuahpetuah yang diucapkan oleh Moh Yunus. Kurang lebihnya sekitar 30 menit tausyiyah usai. Tanpa menunggu waktu lama lagi pembagian santunan segera dilaksanakan. Ketua Gerbang Sorga Jhon

ADI MULYADI/RATEG

TERTIB - Ratusan warga secara tertib mengambil jatahnya masingmasing di meja panitia.

Tarjono MS melalui Sekretarisnya Drs Sugipriyadi mengatakan, ini merupakan kegiatan rutin tahunan organisasinya. Namun pada pe-

laksanaan tahun ini ada sedikit perbedaan dengan tahun sebelumnya. “Tahun ini pembagian santunan

dilaksanakan dua kali. Pertama pada September lalu dan kedua pada 9 September. Jumlah anak yatim dan warga tak mampu yang diberi santunan totalnya 300 orang. Rinciannya 100 orang anak yatim dan sisanya warga tak mampu se-Kota Tegal,” kata dia. Menurutnya, pembagian dilaksanakan dua kali lantaran ada data tambahan yang disampaikan Karang Taruna Perintis Bahari Panggung. Semula data orang yang akan diberi santunan milik Gerbang Sorga hanya 250 orang saja. Kemudian dari Karang Taruna mengajukan 50 orang lainnya. Santunan yang diberikan berupa uang tunai sebesar Rp 50 ribu. Sedang maksud dan tujuan dari kegiatan adalah perhatian kepada anak yatim dan orang tidak mampu. Membahagiakan hati mereka agar bersemangat hidup, meningkatkan nilai keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. ke hal 9 kol 5


PEMALANG

4

SELASA 14 SEPTEMBER 2010

RADAR TEGAL

Nelayan Kembali Melaut Setelah Libur Lima Hari

LINTAS

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

ANTRE – Pengujung yang menggunakan sepedamotor antre memasuki area wisata Pantai Widuri.

Puluhan Ribu Wisatawan Padati Pantai Widuri AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

BERPENDAPAT – Peserta reuni sedang memperkenalkan diri dan memberikan pendapatnya untuk pembentukan badan usaha milik Smunsa Pemalang.

Smunsa ‘98 Bentuk Badan Usaha PEMALANG – Tradisi lebaran mudik kampung yang biasa dilakukan warga termasuk warga di Kabupaten Pemalang, nampaknya sering kali dimanfaatkan untuk saling berkumpul, baik bersama keluarga maupun sanak saudara bahkan teman lama di masa sekolah. Seperti yang baru saja dilakukan oleh para alumni SMA Negeri 1 Pemalang Angkatan Tahun 1998. Mereka menggelar acara reuni dan temu kangen di The Winner Resto Pemalang, Minggu (12/9). Dengan penuh antusias, mereka duduk bareng saling berbagai pengalaman. Bahkan mereka tidak sekedar ingin bertemu teman sekolah saja namun punya keinginan untuk bisa membangun perkumpulannya dengan nama Smunsa ‘98 Pemalang dengan membentuk sebuah badan usaha untuk kelangsungnya. Acara reuni ini baru kali pertama diselanggarakan selama 12 tahun lamanya. Berkat semangat mereka, acara tersebut dapat terselenggara dengan baik meskipun dalam sebuah acara sangat sederhana yang dipandegani Sandi Maruto, Navrizal Rifa, Muso Agung dan Ii Lion. Pantia Penyelenggara Reuni Smunsa Pemalang Rico Safera mengatakan, acara Reuni dan Temun Kangen Alumnus SMA Negeri 1 Pemalang Angkatan ‘98 ini bertujuan, selain untuk bersilaturahmi juga untuk saling mengisi dan berbagi informasi serta pengalaman dalam mengarungi kehidupan setelah lulus sekolah. Disamping itu sebagai ajang untuk bertukar pendapat untuk membagun kebersamaan dalam sebuah perkumpulan yang telah dirintis yaitu membentuk sebuah badan usaha dari hasil pemikiran bersama. “Badan usaha yang kita bentuk harapannya bisa untuk mempersatukan teman-teman seangkatan yang pas kebutulan saat ini bisa bersama,” kata Rico yang berprofesi sebagai DC Radia Al Fina FM. Lebih lanjut dia menjelaskan, badan usaha yang telah dibentuk tersebut dengan menggalang dana sukarela melalui zakat dan bisaroh yang dikumpulkan dari teman-teman seangkatan ke depannya untuk membantu teman-teman yang ingin mempunyai usaha, yaitu akan diberi pinjaman tanpa bunga. Disamping itu pula dana yang telah terkumpul juga untuk bantuan sosial dan dana tali asih bagi yang membutuhkan. Hanya saja harus melalui proses usulan yang telah mendapat persetujuan dari anggota komite yang terdiri dari 10 orang atau koordinator wilayah yang terdari dari coordinator wilayah Jakarta, Semarang, Surabaya dan Pemalang. “Setelah ada usulan kita bahas bersama, setelah disetujui mendapatkan bantuan pinjaman, dalam usahanya juga akan dipantau dan diawasi. Harapannya agar usaha benar-benar berjalan,” ujarnya. Adapun program lainnya dalam badan usaha tersebut dalam jangka panjang juga akan memberikan bea siswa kepada keluarga yang kurang mampu dan mengagendakan acara reuni akan dilaksanakan dalam 2 tahun sekali. “Alhamdulillah semua program telah disepakati bersama mudah-mudah ke depan gagasan ini akan dapat berjalan dengan baik dan punya manfaat dan nilai positif dalam menyelenggarakan acara ini,” tandasnya. Sementara dalam acara reuni berlangsung cukup seru dan haru. Bahkan meraka saat berkumpulan dalam acara tersebut saling peluk dan berjabat tangan bisa bertemu kembali selama 12 tahun. Dari mereka yang datang saling beda latar belakang kehidupannya. Namun semua bisa membaur dan menyatu dalam mencurahkan rsa kangenya selama bertahun-tahun tidak ketemu suai lulus sekolah. Bahkan mereka cukup antusias dalam mengikuti acara tersebut. Lebih-lebih saat mereka itu diberi kesempatan memperkenalkan diri dan berbagi pengalamannya mereka menyambutnya dengan baik. Termasuk dalam memberikan usulan-usulan dan gagasan untuk membangun perkumpulannya agar lebih maju dan berkembang. (mg1)

PULUHAN Ribu wisatawan memadati obyek wisata pantai Widuri Pemalang. Selain melestarikan tradisi merayakan lebaran, mereka juga berwisata untuk mengobati penasaran mereka terhadap obyek wisata tersebut sehubungan dengan dibangunnya fasilitas water park. Hingga H+3 lebaran 2010 pengunjungnya sudah mencapai 40.000 orang. Pemerintah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) sudah menyiapkan diri untuk menyambut ledakan pengunjung ini. Dimulai dengan penataan pedagang baik yang berada di dalam obyek wisata maupun lingkungannya hingga ke sirkuit roadrace. Bahkan perda kawasan wisata NO 7 tahun 2008 pun ditegakkan dengan penarikan retribusi pada pintu gerbangnya.

Kepala Disbudpar Drs H Joko Sijanto MSi melalui kepala Unit Pengelola Teknis(UPT) Nurdadi mengemukakan pengunjung yang masuk ke obyek wisata Widuri mendapat fasilitas berupa asuransi. “Sedangkan untuk masuk Water Park selain mendapat asuransi juga mendapatkan soft drink,” kata dia saat dihubungi wartawan melalui telepon. Tiket masuk ke OW Widuri dengan adanya fasilitas tersebut mencapai Rp 4.500,sedangkan untuk bisa menikmati istana air harus membayar Rp 20.000,- setelah sebelumnya membayar tiket di gerbang utama. Namun demikian untuk bisa menikmati wisata di obyek tersebut tak hanya membayar retribusi di gerbang saja, namun di pintu masuk kawasan wisata pun,

pelancong sudah dihadang pemuda-pemuda gagah berseragam yang menarik uang dengan alasan biaya parkir. Sejumlah pengunjung memaklumi kondisi tersebut, hanya saja mereka berharap agar dilakukan pembinaan secara intensif kepada kelompok pemuda tersebut agar bisa memberikan pelayanan yang simpatik kepada pelancong. “Dimana-mana orang seperti itu pasti ada, namun kalau dilakukan pembinaan secara baik mereka bisa bekerja secara prima, dan kami akan merasa simpatik serta nyaman, toh kami juga kan sumber mata pencaharian mereka. Kalau mereka tidak simpatik, tentu saja wisatawan kapok kesini lagi,” kata Khaerudin wisatawan yang mengaku asal Bantarbolang saat ditemui Radar. (ali)

PEMALANG - Sejumlah nelayan Tanjungsari mulai melaut kembali pada Senin (13/9) kemarin. Sebelumnya mereka menjalani libur hingga lima hari sejak H-1 lebaran 2010. Tindakan melaut kembali ini dilakukan karena TPI-nya akan beroperasi kembali pada Selasa (14/9) hari ini. Dengan liburnya nelayan ini banyak warga yang kesulitan untuk mendapatkan ikan segar. Di TPI Tanjungsari kemarin sangat lengang, tidak ada aktifitas apapaun kecuali aktifitas nelayan yang menyiapkan perahu di dermaga depan TPI tersebut. Sementara ada tiga pedagang lesehan di dekat TPI yang menjual ikan segar dalam jumlah sedikit. Pedagang pedagang inipun mengaku baru berjualan sejak Minggu kemarin untuk menjual ikan hasil tangkapan nelayan yang di pinggiran pantai. “Sudah beberapa hari tidak jualan, jadi ketika ada nelayan pinggiran yang mendapatkan ikan, kami dengan senang hati

menjualnya karena suasana lebaran seperti ini banyak orang perantauan yang membutuhkan ikan segar,” kata Darmi salah satu pedagang. Ikan yang dijual bersama teman-temannya hanya jenis cumi yang kecil-kecil dan beberapa gelintir ikan layur. “Ini saja nanti jam sebelas siang juga habis karena ikannya sedikit,” tambahnya. Dia dan teman-temannya merasa senang ketika melihat beberapa perahu nelayan mulai melaju keluar muara kali Srengseng untuk melaut. Harapannya esuk hari perahu-perahu itu merapat ke TPI dan membawa tangkapan dalam jumlah besar sehingga dia dapat berjualan ikan dalam jumlah banyak dan mereguk keuntungan besar. Sementara salah satu petugas keamanan perairan dari Satpolair Polres Pemalang, Purnomo mengatakan dalam suasana lebaran ini situasi TPI dan laut dalam keadaan aman. Nelayan kata dia menjalani libur tidak melaut sejak Kamis kemarin dan mulai berlayar lagi pada Senin karena TPI rencananya akan beroperasi kembali pada Selasa. (ali)

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

BERLAYAR - Perahu nelayan Tanjungsari mulai berlayar setelah menjalani libur lebaran 2010.

Dari Khaul dan Reuni Akbar Alumni Ponpes Salafiyah

Alumni Tak Hanya Jadi Kiai, Tapi Juga Profesi Lain Untuk pertama kalinya, Pondok Pesantren Salafiyah Kauman Pemalang mengadakan khaul para sesepuh dan pendiri pondok serta reuni akbar yang melibatkan seluruh angkatan. Ponpes yang berada di belakang Masjid Agung Pemalang itu, yang berdiri sejak 1933 itu telah meluluskan ribuan alumni di berbagai daerah. Seperti apa Khaul dan Reuni Akbar itu? LAPORAN: M RIZA P WAJAH-wajah yang telah berubah dan sulit untuk saling mengenali, selintas terjadi saat ratusan alumni santri Salafiyah saling bertemu. Namun sesaat kemudian terjadi saling gelak tawa dan berpelukan, karena sebagian dari alumni santri itu tidak pernah bertemu hampir

M RIZA PAHLEVI/RADAR TEGAL

BERI TAUSIYAH - Ketua Umum PBNU Kh Said Aqil Sirajd memberikan tausiyah saat Khaul dan Reuni Akbar Ponpes Salafiyah Pemalang, Senin (13/9) kemarin.

puluhan tahun. Ada yang sudah jadi kiai, ustadz, guru, pengusaha, pegawai negeri hingga yang bertani, mewarnai ratusan hingga ribuan alumni santri yang berkumpul di halaman Ponpes Salafiyah, Senin (13/9) kemarin. Namun satu hal yang menyatukan mereka adalah sama-

sama alumni Ponpes Salafiyah, dengan pengasuh dan ustadz yang telah dan terus berganti. Mulai dari KH Asyari, KH Zuhdi, KH Shidiq, KH Syaban Zuhdi, KH Hasan Shidiq, KH Abdullah Shidiq, KH Romadlon SZ, Ustadz Hamdan SZ, Ustadz Miftakhudin serta ustadz-ustadz lainnya.

Pengasuh dan Pengurus Ponpes Salafiyah, KH Romadlon SZ mengatakan, saat ini ribuan santri telah mengabdi di masyarakat lingkungannya masing-masing. Mereka tidak hanya menjadi kiai atau ustadz saja, namun beragam profesi yang ada di masyarakat. “Memang itu yang diharapkan dari pesantren, tidak hanya sekadar menjadi kiai dan ustadz saja, tapi juga bisa menjadi pegawai, pengusaha dan lainnya,” tandasnya. Dia juga berharap dukungan dari seluruh alumni untuk memajukan ponpes yang berada di pusat Kota Pemalang itu. Di mana tantangannya yang semakin berat di tengah arus modernisasi dan globalisasi. Namun Ponpes Salafiyah tetap eksis dan mampu menjadi pencetak generasi yang memegang teguh prinsip-prinsip pesantren dan ilmu agamanya. “Kepada siapa lagi kalau bukan kepada alumni, untuk bisa memajukan Ponpes ini. Karenanya kami pengurus pondok meminta kepada seluruh alumni untuk membantu men-

sosialisasikan dan mengajak keluarganya untuk mendidik anak-anaknya di Ponpes Salafiyah,” tandasnya. Sementara Ketua Umum Himpunan Komunikasi Alunmi Santri Pondok Pesantren Salafiyah (Hikmah) Moh Asrori mengatakan bahwa dengan terbentuk wadah alumni, diharapkan mampu memberi sumbangsih yang positif bagi pondok. Karena potensi yang dimiliki para alumni, yang tersebar di berbagai profesi itu, jelas sangat besar untuk turut membantu pengembangan Ponpes Salafiyah. Di akhir acara, tausiyah diberikan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj yang menceritakan keteladanan Nabi Muhammad SAW. Dan jamiyah NU yang menjadi pengikut Nabi, dengan memegang prinsip Ahlus Sunnah wal Jamaah tetap hidup dengan keberadaan pesantren-pesantren di Indonesia. Menurut Kiai asal Cirebon Jawa Barat itu, yang dimaksud Sunnah Nabi itu ada tiga, yakni perkataan nabi, perilaku nabi dan pembenaran yang diberikan Nabi. (*)


METROPOLIS

SELASA 14 SEPTEMBER 2010

5

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING Hotel Bahari Inn Tegal Hotel Karlita Orange Karaoke

(0283) 343399 (0283) 358050 (0283) 322022

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Jum’at dan Sabtu Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

Sampai H+4, Tercatat 26 Ribu Pengunjung Water Park Tak Pengaruhi PAI WALAUPUN akhir-akhir ini masyarakat Kota Tegal disuguhkan dengan pembukaan obyek wisata baru, yakni waterpark yang diramaikan dengan berbagai macam fasilitas di dalamnya, namun pengunjung Obyek Wisata (OW) Pantai Alam Indah (PAI) dalam lebaran tahun ini (2010) tetap membludak. Sampai H+4 lebaran, sedikitnya tercatat sekitar 26 ribu pengunjung dan sekitar 6 ribu pengunjung yang menikmati fasilitas waterboom. Sedangkan target pendapatkan pada lebaran tahun ini Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) naik 25 persen atau Rp 111 juta karena pada tahun sebelumnya pendapatan selama sepekan lebaran Rp 80 juta. Kepala Disporabudpar Kota Tegal Ir HM Wahyudi, melalui Kasie Pengembangan Produk dan Usaha Pariwisata, Sudibyo SE, Senin (13/9) kemarin mengatakan, awalnya pihaknya cukup ketar-ketir dengan jumlah pengunjung karena akhir-akhir ini banyak tempat wisata yang baru dibuka. Salah satunya, water park yang lokasinya sama di Kota Tegal. Namun kekhawatiran tersebut tak terbukti karena OW PAI memiliki pangsa pasar tersendiri. Hal ini dibuktikan dengan jumlah pengunjung yang cukup banyak, bahkan sama dengan tahun sebelum-

M SAEKHUN/RATEG

TARIK RETRIBUSI - Sejumlah petugas dari Disporabudpar, menarik retribusi di depan pintu masuk pada para pengjung yang akan masuk ke OW PAI Tegal.

nya. Bahkan pada H+2 lebaran atau hari Sabtu (11/9), jumlah pengunjung OW PAI naik 9 kali lipat atau sebanyak 9.608 pengunjung. “Kami cukup khawatir, karena pada hari lebaran jumlah pengunjung OW PAI cukup sepi hanya 2.770 saja. Namun pada H+2, jumlah pengunjung meningkat drastis sampai 9.608 pengunjung. Sedangkan pada H+3 atau hari Minggu (12/9) jumlah pengunjung 8.001, dan pada H+4 kami perkirakan sekitar 6 ribu sampai 7 ribu pengunjung. Sementara pengunjung yang menikmati fasi-

litas water boom sampai hari ini, sekitar 6 ribu dan paling banyak pada hari Minggu (12/ 9). Yakni mencapai 2.496 pengunjung ,” kata Sudibyo lebih lanjut. Menurut Sudibyo, sedangkan selama sepekan lebaran, pihaknya menargetkan kenaikan pendapatan OW PAI sekitar 25 persen dari tahun sebelumnya. Pada lebaran rahun lalu, pendapatan OW PAI selama sepekan Rp 80 juta. Tapi pada lebaran tahun ini (2010, red), ditargetkan pendapatan OW PAI selama sepekan Rp 111 juta. Ini sebenarnya kebi-

Rekanan Diminta Kejar Ketinggalan Imbas Libur Panjang Lebaran

SALAT IED

KOMISI III DPRD Kota Tegal meminta para rekanan, yang mengerjakan proyek fisik tahun 2010 untuk mengejar ketinggalan realisasi pekerjaan, imbas dari libur panjang lebaran. Pasalnya, dipastikan semua pekerjaan proyek tahun 2010 akan berhenti sekitar satu minggu. Sehingga kalau tak ada langkah antisipasi, dipastikan molor. Ketua Komisi III DPRD Kota Tegal Drs HM Nursholeh MMPd mengatakan, pihaknya minta rekanan untuk memperhitungkan liburan lebaran, jangan gara-gara liburan ini realisasi pekerjaan tak jelas. Karenanya harus ada perhitungan matang, bagi rekanan yang mengerjakan proyek tahun 2010. Kalau memang terlambat, apalagi saat menjelang leburan sudah terlambat. Maka pasca liburan lebaran rekanan harus mengejar, baik dengan cara menambah tenaga kerja atau jam kerja atau lembur. Sebab soal teknis, pihaknya serahkan sepenuhnya pada rekanan.

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

SALAT IED - Setiap tahun, Halaman Kantor Radar Tegal dimanfaatkan untuk salat ied, baik salat idul fitri maupun salat idul adha. Pada hari raya idul fitri kemarin, ratusan warga Kota Tegal meramaikan lingkungan Radar Tegal untuk melaksanakan solat ied dengan khatib Fikri Faqih, anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi PKS.

“Agar pelaksanaan proyek fisik tahun 2010 bisa tepat waktu dan mutu, maka kami minta pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) penanggungjawab harus memperketat pengawasan. Apalagi pada bulan Oktober, sudah banyak proyek yang harus selesai sesuai kontrak,” kata Nursholeh. Menurut Nursholeh, agar rekanan tidak main-main, maka harus ada sikap tegas dari SKPD. Kalau ada rekanan yang terlambat mengerjakan, maka harus dikenai sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Jangan sampai ada toleransi. Karena, itu justru akan membuat rekanan kurang serius mengerjakan pekerjaan. “Kalau memang sesuai masa kontrak belum selesai, maka kami minta rekanan harus dikenai sanksi denda sesuai aturan yang ada. Namun kalau tetap mbalelo, bahkan sampai tahun anggaran berakhir belum selesai, kami minta harus jadi catatan besar, dan kami minta pada SKPD di lingkungan Pemkot tahun 2011 rekanan ter-

sebut jangan sampai diberi pekerjaan lagi,” tuturnya. Sebelumnya, Kepala DPU Kota Tegal Ir Gito Mursriyono, terkait dengan liburan panjang lebaran, rekanan diminta memperhitungkan waktu libur. Sehingga jangan sampai gara-gara liburan lebaran, pelaksanaan proyek terlambat. “Kami akan memberikan sanksi tegas pada rekanan yang tidak bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Walaupun saat ini tak yang terlambat, kami minta lebran lebaran jangan jadi alasan. Karena jauh-jauh hari kami telah mengeluarkan himbauan, serta meminta agar rekanan memperhitungkan liburan,” tuturnya. Secara terpisah, petugas keamanan PT Prima Adiyasa, rekanan pembangunan gedung DPRD Kota Tegal, Rahmat menuturkan, pekerjaan telah berhenti sejak H-2 karena hampir semua pekerjanya mudik. Dan sesuai jadwal, pekerjaan akan dimulai pada H+6 atau hari Rabu (15/9) besok. “Tugas kami hanya menjaga keamanan, soal realisasi pekerjaan kami tak tahu,” ujarnya. (hun)

jakan yang terlalu berani, karena lebaran tahun ini banyak pesaing. Namun pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin, agar target tersebut bisa terpenuhi. Sedangkan target pengunjung selama sepekan, pihaknya tak akan mulukmuluk hanya 35 ribu pengunjung saja. “Selain water boom, pengunjung OW PAI juga bisa menikmati fasilitas lainnya. Fasilitas yang ada selain kami kelola sendiri, juga ada yang dikelola pribadi, seperti wahana permainan anak, perahu wisata. Namun untuk fasilitas

yang dikelola pribadi, jauhjauh hari sudah kami keluarkan himbauan. Khusus untuk perahu wisata, kami minta pemilik peragu harus menyiapkan pelampung atau alat keselamatan penumpang dan penumpang kami larang untuk over,” tuturnya. Dijelaskan Sudibyo, jumlah sampai pada liburan lebaran meningkat sampai 500 persen, namun pihaknya telah melakukan tindakan antisipasi. Salah satunya, menyiapkan 12 petugas kebersihan di bibir pantai dan 20 petugas kebersihan diluar pantai. (hun)

Titik Tolak Memasuki Hidup Otentik KKKS Gelar Halal Bil Halal MEMANFATKAN momentum hari raya Idul Fitri 1431 hijriah, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) UPPD Kecamatan Tegal Timur bakal menggelar halal bil halal. Bahkan melalui surat edaran nomor 003.2/001, Kepala UPPD Kecamatan Tegal Timur Drs Mursalin menghimbau kepada semua Kasek, guru se-Kecamatan Tegal Timur untuk menjadikan Idul Fitri 1431 H sebagai titik tolak memasuki hidup otentik. Yaitu, kembali menjadi manusia suci in optima forma. Menurut Mursalin, setelah melaksanakan ibdah puasa, serta rangkaian ibdah di dalamnya, maka kita akan kembali suci (fitrah). Makanya momentum perayaan hari raya Idul Fitri tahun ini (2010, red), dijadikan titik tolak memasuki hidup otentik. Kesucian yang telah diraih harus dipertahankan, sampai akhir hayat nanti. Kedepan, kita harus selalu berbuat baik dan berprasangka baik agar kesucian ini bisaa tetap dipertahankan. “Dengan ruh atau pesan terdalam puasa dan ibadah-ibadah lainnya hendaknya dapat menjauhi semua tindakan yang tak sejalan dengan kepribadian seorang guru dan profesi guru.

DOK.RATEG

Drs Mursalin

Terutama tindakan yang merugikan sesama, menyia-yiakan amanat dan tanggungjawab melakukan kemungkaran dan tindakan penyimpangan lainnya. Kami ajak untuk melakukan tindakan yang otentik atau fitri,” kata Mursalin. Sedangkan memanfaatkam momentum hari raya, menurut Mursalin KKKS UPPD Kecamatan Tegal Timur bakal menggelar halal bil halal. Sesuai undangan yang telah disebar, halal bil halal akan dilaksanakan pada pada hari Senin (20/9) mendatang, tempat SDN Slerok 6 Jalan Sumbodrono 83 Tegal. “Setelah kita memohom ampun kepada sang khalik, melalui ibadah puasa dan rangkaian ibadah di dalamnya. Maka kami memiliki kewajiban untuk memohon ampun atau keikhlasan dengan sesama, yakni dengan cara halal bil halal,” tuturnya. (hun)


BREBES & BUMIAYU

6

SELASA 14 SEPTEMBER 2010

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes (0283) 671431 RSU Bhakti Asih (0283) 671279 / 673481 RSIA Mutiara Bunda Tanjung - Brebes (0283) 877222 Hotel Dedy Jaya Brebes

(0283) 673133 / 673158

TPU TPU Randusanga Kulon Kritis BREBES - Kondisi Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Randusanga Kulon, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, sangat kritis. Puluhan makam milik ahli waris warga setempat diketahui hilang. Hilangnya makam, sehingga membuat sedih puluhan keluarga. Saat Lebaran, sejumlah keluarga yang berniat ziarah dari berbagai daerah terpaksa harus menerima kenyataan pahit. Karena makam leluhurnya diketahui tidak ada bekasnya. Keadaan ini mengancam ratusan makam lain. Atas keadaan ini hingga warga cemas dan minta penanganan serius. Pasalnya, hilangnya puluhan makam ini, menurut warga RT 01 RW 02 Sumarno (47), karena luapan air laut atau rob. Setiap datang rob, seluruh tanah makam yang luasnya sekitar 250 meter langsung terendam. Keadaan ini sudah berlangsung lama, sehingga akibatnya banyak makam yang hilang. Terutama makam-makam yang kebetulan letaknya berada di pinggir tambak. ’’Kalau rob tanah makam ini seperti laut,” kata Sumarno, yang letak rumahnya berada depan tanah kuburan Senin (13/9). Kondisi TPU Randusanga Kulon tersebut dibenarkan Kepala Desa (Kades) setempat Ahmad Zaeni. Dari desa, menurut dia, sebelumnya telah melakukan sejumlah langkah perbaikan yang tujuannya agar keadaan tanah makam, tidak semakin parah. Salah satunya, dengan pengurugan sehingga tanah semakin tinggi. Sejauh ini, pengurugan baru pada area yang lokasinya berdekatan dengan pemukiman penduduk. Sedang makam-makam di pinggiran tambak, diakuinya, belum dilakukan karena kendala dana. Anggaran perbaikan infrastruktur diperoleh dari tiga sumber, seperti dari sumber Alokasi Dana Desa (ADD), Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) II, dan dari swadaya masyarakat. Untuk perbaikan sarana TPU, menurut dia, tetap dilanjutkan. ’’Perbaikan lokasi pemakaman tetap akan kita lanjutkan,” kata Ahmad Zaeni. Dana perbaikan TPU salah satunya, lanjut dia, diperoleh dari pengelolaan pantai selama Lebaran. Tahun lalu hasil pengelolaan Pantai Randusanga Indah (Parin) diwujudkan untuk pembangunan kantor desa. Tahun ini, hasil penjualan tiket rencananya untuk meninggikan tanah makam. Agar tidak mengalami banjir, sekitar tanah makam akan dibuat tembok keliling. (din)

ARUS BALIK

FOTO-FOTO: HARVIYANTO & ISMAIL FUAD/RATEG

RINGSEK - Korban kecelakaan saat mendapatkan perawatan sementara sebelum dia dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan selanjutnya. Sementara, mobil Inova dalam kondisi ringsek akibat kecelakaan tersebut.

Supir Mengantuk, Inova Hantam Median Jalan BREBES - Gara-gara supir mengantuk, Kijang Inova menghantam median jalan di ruas Tol Pejagan, Kabupaten Brebes, Senin (13/9). Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun mobil jenis Kijang bernomor Polisi (nopol) B 1357 TVC itu ringsek pada bagian depan akibat menabrak batu pembatas jalan tol. Diperoleh informasi, kejadian terjadi sekitar pukul 10.30 WIB

saat kendaraan yang digunakan pemudik asal Jakarta tersebut meluncur dari arah barat ke timur, hendak mudik ke kampung halaman di Purworejo, Jawa Tengah (Jateng). Saat di tengah perjalanan, tepatnya di KM 266 yang terdapat jembatan penyempitan tol menuju ke arah Brebes, kendaraan naas tersebut menabrak pembatas jalan. Seluruh penumpang Inova tersebut yakni Eti (47), Irtiko-

mah (50), Eka Maulina (16), dan Yovita (11) segera dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Bhakti Asih, Brebes, untuk mendapatkan perawatan medis. Mereka seluruhnya warga Cipinang Besar Utara RT 12 RW 04, Jakarta Pusat. Soleh (60), pengemudi mobil Inova mengaku dirinya mengalami kelelahan dan mengantuk sehingga lengah dan menabrak pembatas jalan yang ada di seberang jembatan. Sebelum

masuk tol, dia semula berencana hendak melepas penat. ’’Saat detik-detik kecelakaan saya memang sempat hilang kesadaran karena mengantuk. Tadinya saya mau istirahat di daerah Cirebon, tapi entah kenapa saya langsung saja masuk jalan tol. Namun kendaran saya bawa perlahan tidak begitu kencang,” tutur Soleh kepada wartawan. Ia bersyukur tidak ada yang mengalami luka serius dan

korban jiwa, walaupun kendaraan miliknya terlihat rusak berat. Kepala Pos Keamanan Exit Tol Pejagan IPTU Djoko Witanto mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi diduga akibat sopir lelah dan mengantuk dan tidak ada korban jiwa. ’’Kecelakaan tersebut terjadi akibat sopir lelah dan mengantuk, dan tidak ada korban jiwa. Hanya luka ringan saja,” tandas Djoko. (cw1/cw3)

Tebing Sungai Sigeleng Ambrol BREBES - Sungai Sigeleng yang mengalir dari Kelurahan Gandasuli, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, hingga menuju muara Desa Randusanga sebagian besar tebingnya mengalami ambrol. Hancurnya tebing pembatas ini, sehingga keadaan sungai semakin lebar. Sungai yang sebelumnya lebarnya hanya sekitar lima meter, dan kini le-

barnya bertambah 7-10 meter. Selain mengancam ratusan hektar tambak, pelebaran sungai juga mengancam jalan di sekitarnya. Terutama jalan utama, yang menuju obyek wisata pantai. Kerusakan tebing menurut tokoh masyarakat setempat, Ruslani, sebagai akibat tidak adanya bronjong tebing. Bronjong tersebut, diakui Ruslani,

penting adanya karena bisa menahan longsoran tanah. ’’Sebaliknya di Sungai Sigeleng, tidak ada yang untuk menahan tebing. Keadaannya masih tanah, sehingga setiap terjadi banjir tebingnya mudah hancur,” kata Ruslani Senin (13/ 9). Jika keadaan ini tetap dibiarkan dengan tanpa ada penanganan serius, lanjut dia, tebing

sungai akan makin lebar. Akibatnya, maka setiap terjadi rob luapan airnya akan menggenangi area tambak. Selain diakibatkan karena gempuran ombak, dalam hal ini abrasi juga diakibatkan karena kerusakan tebing. Padahal selain menghasilkan ikan bandeng, dari area tambak juga menghasilkan rumput laut. Karenanya warga berharap

pemerintah, tanggap dengan apa yang terjadi di wilayah pinggiran pantai. Harapan sama disampaikan Ketua LSM Masyarakat Jaga Kali Brebes (Mas Jaka) Mahfudin. Pihaknya mengusulkan, agar masalah tebing Sungai Sigeleng yang kini kondisinya makin lebar dapat dimasukan dalam program pembahasan. (din)

Menilik Pesona OW Pantai Randusanga Indah Brebes

Dikelola Pihak Desa, Puluhan Ribu Pengunjung Padati Parin ISMAIl FUAD/RATEG

BERJEJAL - Kendaraan arus balik pada H+3 Lebaran berjejal di atas jembatan Sungai Pemali, kawasan pantura Kabupaten Brebes.

Kendaraan Berjejal di Jembatan Pemali BREBES - Jembatan Sungai Pemali di jalur pantura Brebes penuh jejal kendaraan yang akan melakukan arus balik pada H+3 Lebaran atau Senin (13/9). Itu akibat meningkatnya volume kendaraan serta banyaknya pengendara yang singgah di pusat jajanan dan oleh-oleh khas Brebes di Pebatan-Pesantunan, Kabupaten Brebes. Dari pantauan Radar di lapangan, lalulintas di pusat kota Brebes ramai lancar. Namun, ribuan kendaraan yang hendak melewati kawasan kota Brebes terpaksa harus mengantre dan berjalan merayap, akibat banyak pengendara yang berhenti di ruas PebatanPesantunan untuk membeli oleh-oleh di sentra jajanan tersebut. Kendaraan yang didominasi sepeda motor tersebut, berjejal di atas Jembatan Sungai Pemali, yang terletak di sebelum sentra jajanan atau sebelah timur Pebatan-Pesantunan. Kepadatan kendaraan terus meningkat menjelang sore hari, sehingga petugas Satlantas Polres Brebes memberlakukan pola 3-1 lajur untuk kendaraan dari arah Timur. Bahkan, Kasatlantas Polres Brebes AKP Matrius SIK langsung turun memasang bamboo cone untuk mengurai kemacetan di ruas tersebut. Sementara, jumlah kendaraan di pantura Brebes yang hendak arus balik melalui Tol Pejagan-Kanci mulai meningkat. Kondisi lalulintas dari persimpangan Pejagan, kendati banyak kendaraan melintas namun lalulintas berjalan lancar. (cw1)

Pusat-pusat rekreasi menjadi lokasi yang terindah bagi keluarga dalam mengisi liburan panjang Lebaran. Demikian halnya Objek Wisata (OW) Pantai Randusanga Indah, Kabupaten Brebes. Seperti apa keramaian yang dapat dirasakan di objek wisata ini? LAPORAN: ISMAIL FUAD SEJAK perayaan Lebaran, Jumat (10/9) hingga Selasa (13/9) puluhan ribuan warga yang berasal dari dalam maupun luar kota Brebes mengunjungi OW Pantai Randusanga Indah (Parin), Kabupaten Brebes, untuk mengisi masa liburan Idul Fitri 1431 H. Banyaknya pengunjung membuat jalan menuju Parin padat kendaraan bermotor hingga pintu masuk loket wisata. Parin masih menjadi pilihan tepat untuk mengisi

ISMAIL FUAD/RATEG

REKREASI - Ribuan pengunjung padati OW Parin Brebes untuk mengisi liburan Lebaran.

liburan bersama keluarga. Selain menawarkan pesona pantainya, OW Parin juga menyediakan paket wisata bahari. Pengunjung bisa menyewa

perahu untuk berkeliling di laut. Selain itu, ada pula penyewaan ban renang hingga penawaran sajian kuliner khas laut yang cukup banyak tersedia di

tempat ini. Pengunjung juga dimanjakan dengan berbagai hiburan di antaranya, Dangdut Cirebon, Parade Band, Hello Band dari

Jakarta, Magic Show, dan Kesenian Umbul Randusanga. ’’Saya sengaja mengajak keluarga berwisata di Pantai Randusanga Indah Brebes. Selain dekat dan murah, sebagai warga Brebes saya ikut mendukung obyek-obyek wisata di Brebes,” tutur Yuni Ismawati, warga Desa Larangan Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes. Kepala Desa (Kades) Randusanga Kulon Ahmad Zaeni mengatakan, setiap tahunnya, objek wisata tersebut dijejali oleh ribuan pengunjung. Setidaknya sudah 23 ribu pengunjung yang datang kemarin. Dijelaskannya, selama Lebaran Parin dikelola oleh pihak desa yang bekerja sama dengan Pemkab Brebes. ’’Untuk Harga Tanda Masuk (HTM) sebesar Rp 4.000 bagi pegunjung. Parin disewa pihak desa sejak 9 September hingga 19 September yang akan datang. Hasilnya akan dipergunakan untuk pembangunan dan pengembangan desa,” terangnya. (*)


BREBES & BUMIAYU

SELASA 14 SEPTEMBER 2010

7

RADAR TEGAL

TerbakarCemburu,Tikam Tetangga

TEMU KANGEN

Korban Tewas, Istri Kritis

ISTIMEWA

REUNI – Sejumlah alumni SMAN 1 Ketanggungan angkatan 2007 berpose bersama usai mengikuti acara temu kangen.

Temu Kangen SMAN 1 Ketanggungan KETANGGUNGAN - Puluhan alumni SMAN 1 Ketanggungan angkatan 2007 antusias mengikuti acara reuni atau temu kangen yang diselenggarakan di aula sekolah ini kemarin. Acara ini terselenggara atas kerja sama para alumni dan kesiswaan sekolah. Kegiatan yang mengusung tema ’’Mengenang Kembali Kebersamaan” ini berjalan lancar dan penuh canda tawa dengan hiburan yang disuguhkan oleh para alumni. Ketua Panitia Reuni Samsudin menjelaskan, reuni ini terselenggara atas dasar kesamaan rasa rindu pada sesama dan rasa cinta pada almamater. ’’Ini merupakan kali pertama diadakan reuni angkatan. Untuk follow up dari kegiatan ini yaitu akan di bentuknya sebuah Ikatan Alumni, dan mewujudkan reuni akbar tahun depan untuk menjaga silaturahmi antaralumni,’’ jelasnya. Turut hadir pula para guru serta Pembina Kesiswaan SMAN 1 Ketanggungan Samdum dan para walikelas XII tahun 2007. ’’Sekolah sangat mendukung dan menyambut baik diadakanya kegiatan oleh alumni ini, sebagai langkah awal menuju terciptanya kebersamaan antaralumni,’’ tandas dia. (cw3)

ARUS BALIK

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

LANCAR - Meski terlihat padat oleh kendaraan arus balik Lebaran namun kondis jalan lingkar Bumiayu terlihat lancar.

Pasar dan Perlintasan KA Terus Dipantau BUMIAYU - Hingga menjelang berakhirnya cuti bersama Idul Fitri pada Senin (13/9) belum terlihat adanya lonjakan penumpang di Terminal Bumiayu. Kondisi ini dikeluhkan oleh sejumlah awak armada bus angkutan Lebaran, yang sedianya mempredeksikan akan terjadi ledakan penumpang pada awal minggu ini. Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Brebes melalui Kepala Terminal Bumiayu Ari Mardiyonno SIP saat dikonfirmasi Radar membenarkan belum terjadinya lonjakan penumpang pada H+3 Lebaran (kemarin, Red). Hal itu menyebabkan pihak pengelola armada membatalkan keberangkatan sebagian bus, karena minimnya penumpang. ’’Sedianya kita telah menyiapkan sebanyak 60 armada bus reguler untuk melayani penumpang pada musim arus balik Lebaran ini. Selain itu, juga di siapkan bus cadangan. Namun, meski sudah mulai terlihat penumpang peningkatan penumpang, namun jumlahnya relatif masih stabil,” jelas Ari. Kondisi tersebut berbeda dengan suasana jalur mudik TegalPurwokerto. Sebagai pintu masuk Kabupaten Brebes dari arah selatan, kondisi jalan mulai dipadati oleh kendaraan pribadi baik mobil maupun sepeda motor. Dari pantauan di Pos Pengamanan (Pospam) Induk Terminal Bumiayu, arus balik kendaraan yang melalui jalan lingkar Bumiayu mulai nampak sejak pukul 07.00 WIB dalam kondisi padat lancar. Namun demikian, suasana berbeda terlihat di ruas jalan provinsi Bumiayu-Paguyangan. Di lokasi ini kendaraan padat merayap. Dikatakan Ari, kondisi tersebut disebabkan tingginya aktivitas perjalanan kereta api (KA) yang melintasi ruas jalan di wilayah Kretek, Kecamatan Paguyangan. Perlintasan KA juga berdampingan dengan pasar tradisional. ’’Selain di wilayah Kretek, kita juga mengantisipasi kondisi yang sama di depan Pasar Linggapura, Kecamatan Tonjong. Karena lokasi pasar bersentuhan langsung dengan jalur utama Tegal-Purwokerto,” kata Ari. (pri)

BANTARKAWUNG - Kasnad (47), warga RT 02 RW 09 Dukuh Karang Sengon, Desa Cinanas, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Senin (13/9) tewas akibat luka tikam pada bagian ulu hati. Luka tersebut diderita Kasnad saat dirinya berupaya melerai pertikaian antara anaknya yakni Jatmiko (20) dengan Arwan Nasution (44), tetangga dekatnya. Berdasarkan informasi dari Kepala Desa (Kades) Cinanas Drs Toat Riyono, ihwal penyebab terjadinya pertikaan tersebut bermula dari kecurigaan Anwar terhadap istrinya, Wasyem (40), yang dituding berselingkuh dengan WT yang merupakan kakak dari Jatmiko. Dikatakan Toat, berdasarkan keterangan Jatmiko, sebelumnya Minggu (12/ 9) Jatmiko mendatangi rumah Arwan bermaksud untuk mengklarifikasi mengenai tudingan yang diarahkan kepada kakaknya. ’’Saat itu Jatmiko berniat membicarakan permasalahan yang timbul dengan jalan kekeluargaan. Hanya saja, ketika bertemu dengan Arwan justru Jatmiko mendapat ancaman untuk tidak ikut campur. Dan jika ikut campur akan dihabisi,” ungkap Toat. Jatmiko yang tidak terima dengan perlakuan tersebut akhirnya terlibat pertengkaran mulut dengan Arwan, dan berujung pada perkelahian. Dalam perkelahian tersebut, Arwan menggunakan sebilah pisau dapur hingga menyebabkan Jatmiko mendapat luka sayat pada bagian sikut lengan kiri dan bagian punggung. ’’Mendengar ada keributan, Kasnad yang rumahnya bersebelahan dengan Arwan segera datang untuk melerai. Tapi justeru dia terkena tusukan pisau Arwan pada bagian ulu hatinya,’’ jelas Toat. ’’Tidak hanya itu, istri Arwan yakni Wasyem yang sedang ada di rumah juga tak luput menjadi sasaran pisau suaminya,” sambungnya. Keributan di rumah Arwan terdengar oleh warga lain yang segera mendekati rumah tersebut. Namun, sebelum warga sampai, Arwan telah lebih dahulu melarikan diri. Di rumah Arwan warga mendapati tiga korban tergeletak bersimbah darah. Warga segera melarikan ketiganya ke Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Asiyah, Bumiayu. JATUH KE JURANG Sementara, warga lain terus melakukan

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

TERLUKA - Arwan Nasution, tersangka pelaku penusukan terluka akibat jatuh ke jurang saat melarikan diri dari kejaran massa.

pengejaran terhadap tersangka Arwan samblil melaporkan peristiwa tersebut ke kades untuk dilanjutkan ke pihak Polsek Bantarkawung. Diduga, karena panik dikejar massa yang marah atas kelakuannya, tersangka tidak menyadari kalau dirinya berlari ke arah jurang. Akhirnya dia pun terjatuh dari ketinggian sekitar 15 meter. ’’Arwan masuk (jatuh, Red) ke jurang dan mengalami luka pada bagian kepala dan wajah. Bersama petugas Kepolisian dan warga, akhirnya dia kami bawa ke RSI Siti Asiyah Bumiayu karena lukanya cukup parah,” papar Toat. Kasnad dan Wasyem terpaksa dirujuk ke RS Margono, Purwokerto, akibat luka parah yang diderita. Namun, akhirnya nyawa Kasnad tidak dapat tertolong dan meninggal setelah mendapat pera-

watan sekitar 12 jam di RS Margono. Sedangkan Jatmiko sudah diperbolehkan pulang ke rumahnya oleh pihak rumah sakit. Adapun kondisi Wasyem hingga kemarin masih dalam kondisi kritis. Kapolres Brebes melalui Kapolsek Bantarkawung AKP Krisnohadi didampingi Kanit Reskrim Aiptu S. Pranolo saat dikonfirmasi Radar membenarkan terjadinya insiden tersebut hingga jatuh korban jiwa. Dijelaskan Krisnohadi, pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan untuk mengetahui motif yang melaar belakangi kasus tersebut. ’’Keterangan sementara yang diperoleh dari sejumlah saksi, peristiwa tersebut dilatarbelakangi rasa cemburu tersangka terhadap WT yang me-

Volume Kendaraan Meningkat Drastis Paska Lebaran,

Harga Tepung Tinggi

Padat Merayap Namun Terkendali KETANGGUNGAN - Gelombang arus balik kendaraan pemudik menuju Jakarta melalui jalur pantura Kabupaten Brebes Senin (13/9) pagi meningkat drastis. Dari arah Purwokerto di pertigaan Dermoleng, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, arus kendaraan padat merayap dan sempat menyebabkan kemacetan sepanjang 2 km. Berdasarkan pantauan Radar, salah satu titik yang menjadi sumber kemacetan adalah pertigaan Klonengan, Kabupaten Tegal, yang menjadi jalur alternatif pemudik dari arah selatan. Pertigaan ini menjadi pertemuan dari berbagai daerah seperti Kebumen, Cilacap, Kutoarjo, Purworejo, Wonosobo, dan Jogjakarta. Kemacetan di sepanjang jalur menjelang pertigaan Klonengan mencapai

HARVIYANTO/RATEG

PADAT - Sejumlah petugas Kepolisian mengatur arus lalulintas yang padat di pertigaan Dermoleng, Ketanggungan, Kabupaten Brebes.

puluhan kilometer. ’’Arus kendaraan di pertigaan Dermoleng, Ketanggungan, situasinya padat merayap namun masih dapat terkendali,” tandas kapolres Brebes melalui Kapolsek Ketanggungan IPTU Wagito di sela-sela mengatur arus balik. Meski padat, namun hal tersebut tidak mempengaruhi situasi lalulintas di pintu keluar (exit) Tol Pejagan.

Begitu juga di titik pertigaan Pejagan, arus lalulintas dari arah Brebes ke exit Tol Pejagan padat merayap. Hal tersebut karena ada pemecahan arus lalulintas, yaitu untuk kendaraan bermotor yang menuju Purwokerto maupun Jogjakarta diwajibkan melewati jalur pantura. Untuk sepeda motor yang arah Cirebon langsung diarahkan belok kiri dari pertigaan Terminal Ketanggungan. (cw3)

Saat Harus Merayakan Idul Fitri di Bangsal Rumah Sakit

Karena Kecelakaan, Sairi Terpaksa Lebaran di Rumah Sakit Pernahkah Anda bayangkan jika harus merayakan Lebaran di atas pembaringan bangsal perawatan di sebuah rumah sakit? Inilah yang terpaksa harus dialami Suiri (40). Seperti apa kisahnya?

dengan sepeda, dirinya menabrak sepeda motor pemudik. ’’Ya saat itu kondisinya memang padat, dan saya saat itu tidak melihat kalau di depan saya ada sepeda motor,” tuturnya. Dituturkannya, kecelakaan itu memang tidak disengaja. Bahkan, akibat kecelakaan tersebut, dua kendaraan yang ada di depannya terjungkal akibat kondisi jalan yang menurun.

LAPORAN: HARVIYANTO SUIRI tentunya tak pernah berharap dia melewatkan hari kemenangan di atas pembaringan perawatan rumah sakit. Namun, kondisi inilah yang ternyata harus dirasakannya. Bahkan, Idul Fitri kali ini menjadi lebaran yang memilukan bagi keluarga Suiri, warga Desa Luwungbata RT 2 RW 1, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes. Ia terpaksa harus menjalani rawat inap di Rumah Sakit (RS) Bhakti Asih, Brebes, akibat kecelakaan.

HARVIYANTO/RATEG

DIRAWAT - Suiri terpaksa harus menjalani rawat inap di RS Bhakti Asih akibat kecelakaan yang menimpanya.

Saat ditemui Radar Minggu (12/9) lalu, Sauri masih harus menjalani perawatan intensif. Ia pun menceritakan, kecelakan yang dialaminya tersebut ter-

nuding istrinya telah berselingkuh dengan WT. Namun, untuk pastiannya kita masih terus mengumpulkan bukti pendukung, termasuk keterangan saksi lain,” terang Krisnohadi. Dari lokasi terjatuhnya tersangka ke jurang, petugas mengamankan barang bukti berupa pisau dapur yang digunakan tersangka dalam aksinya. Sedangkan tersangka Arwan yang mengalami luka serius akibat jatuh ke jurang kemarin dirujuk ke RSUD Brebes.’’Setelah mendapatkan perawatan, kasusnya kita serahkan ke Polres,” tegas Krisno. Sementara, Jatmiko selaku korban sekaligus saksi atas kejadian tersebut, saat dikonfirmasi belum dapat memberikan keterangan atas peristiwa yang menewaskan bapaknya tersebut. (pri)

jadi saat dirinya kendak pulang dari Pasar Kersana Kamis (9/9) lalu, usai membeli berbagai kebutuhan untuk ber-Lebaran. Namun, saat sedang melintas

Saat ditemui di RS Bhakti Asih, Suiri terlihat hanya bisa menahan sakit karena mengalami luka di kepala, punggung, dan kaki. Namun ia masih bersyukur lantaran jiwanya selamat dalam insiden kecelakaan tersebut. ’’Ya saya tetap bersyukur masih diberi umur panjang, meskipun terpaksa tidak bisa menikmati Lebaran bersama keluarga di rumah,” ucapnya lirih. (*)

BREBES - Janji Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) untuk menekan harga di bawah 15 persen disinyalir gagal. Pasalnya, saat lebaran sekarang ini harga beberapa bahan pokok masih tergolong tinggi. Seperti dikeluhkan Usman bin Dulatif (35), pengusaha mie asal Desa Jatibarang Lor, Kecamatan Jatibarang. Dia menuturkan, pemerintah saat ini terlihat tidak mampu untuk mengantisipasi kenaikan harga sembako khususnya pada terigu dan tepung aci (kanji, Red). Ia menuturkan, sebelum Lebaran, harga terigu sudah naik hingga 32 persen. Sementara tepung aci naik hingga 20 persen. Dikatakan dia, untuk tetap bisa memproduksi mie, pihak-

nya terpaksa harus membeli tepung terigu dengan harga Rp 127 ribu dari harga semula Rp 90 ribu per kantong isi 25 kg. Sementara harga tepung aci per 25 kg biasa dibeli dengan harga Rp 125 ribu naik menjadi Rp 150 ribu. Kendati omzet menjelang Lebaran hingga H+2 naik dari 40-50 kg menjadi 100 kg, Usman yang sehari-hari mempekerjakan 2 orang karyawan harian mengeluhkan kondisi tersebut. ’’Omzet naik tapi harga naik, ya sama aja bohong. Untungnya apa? Harga sudah naik duluan. Pemerintah kalau bisa tekan harga bahan pokok sehingga hal itu tidak merugikan pengusaha UKM seperti kami,” keluhnya. (cw3)


SLAWI METROPOLIS

8

SELASA 14 SEPTEMBER 2010

RADAR TEGAL

RSI PKU Muhammadiyah Kab.Tegal SILATURAHMI

0283-3448131 RSIA Pala Raya

Usai salat Idul Fitri, Bupati dan Wakil Bupati Tegal serta sejumlah Muspida dan pejabat setempat, bersilaturahmi dengan jamaah salat Idul Fitri di Masjid Agung Jami Procot Slawi.

0283-356009

LALU LINTAS Terapkan Satu Jalur MENGANTISIPASI adanya kemacetan yang panjang pada arus balik ini, jajaran Kepolisian Resor Tegal akhirnya menerapkan satu jalur di jalur selatan Margasari. Penerapan satu jalur ini juga diterapkan saat arus balik. Hanya saja kini arahnya berbeda yang sekarang difungsikan. “Kalau arus mudik kemarin, jalur yang kami fungsikan yakni perjalanan dari arah Jakarta-Purwokerto. Atau dari arah Brebes menuju Kabupaten Tegal dan Purwokerto lebih kami utamakan. Sedangkan jalur lawannya, kami alihkan melintasi jalur Slawi,” kata Waka DOKRADAR SLAWI Polres Tegal Kompol Daniel Mucharam Daniel Mucharam SIK SIK. Menurutnya, hal ini dilakukan guna mengantisipasi adanya kemacaten bila tidak diberlakukan satu jalur. “Demikian pula dengan arus balik ini. Jalur Jakarta-Purwokerto, kini sudah kami alihkan ke Slawi, atau tidak lagi menggunakan system satu jalur. Karena satu jalur itu kami fungsikan kepada mereka yang hendak menuju Purwokerto- Jakarta,” katanya. Masih kata Daniel, dari jalur Margasari atau Prupuk Selatan melaju atau masuk ke jalur Songgom Brebes dan selanjutnya. Sedangkan dari arah Brebes yang hendak menuju ke jalur selatan Kabupaten Tegal harus masuk wilayah Slawi. (gus)

POLITIK OktoberGerindraAkanKonsolidasi SLAWI - Meski Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 masih cukup lama, namun Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) kembali berancangancang. Mulai Oktober nanti, partai yang dibina Prabowo Subianto ini akan melakukan Konsolidasi. Tepatnya pada tanggal 2 , 3 dan 4 Oktober mendatang. Dalam rapat tersebut, akan menghadirkan seluruh pimpinan Partai Gerindra yang berada di seluruh Indonesia. Temu kader nasional ini sebagai salah satu upaya untuk memaksimalkan kampanye dalam periode mendatang. Sebab pengalaman di Pemilu 2009 lalu, adalah salah satu landasan bagi partai ini untuk mendongkrak suara di pemilihan mendatang. Demikian diungkapkan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani kepada Radar, di sela-sela acara Open House di kediamannya, Desa Tembok Lor, Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal, Senin (13/9) kemarin. Menurutnya, selain memaksimalkan dalam kampanye periode 2014, juga akan lebih memfokuskan anggota DPRD yang berada di daerah. Karenanya, mereka adalah salah satu aset dan corong sebagai penyambung lidah rakyat. Diakuinya, periode tahun lalu hanya mendapat suara 4,7 persen saja. Kendati demikian, tak mematahkan arang bagi kader Gerindra untuk bisa lebih meningkatkan lagi dalam mencapai prosentase suara. Dalam targetnya mendatang, Partai Gerindra minimal harus 8 persen atau dua kali lipat dari tahun sebelumnya. “Kami konsolidasi ke semua lini untuk menguatkan misi partai. Langkah konsolidasi, tentunya dilakukan sekaligus dengan melaksanakan dan merancang persiapan program jangka pendek, menengah, dan jangka panjang Partai Gerindra ini,” tegas mantan Pimred Media Portalberpolitik.com ini. (k2)

YERI NOVELI/RADAR SLAWI

KONSOLIDASI - Dalam waktu dekat, Partai Gerindra akan mengadakan konsolidasi partai, seperti disampaikan Sekjen Gerindra Ahmad Muzani didampingi anggota DPRD Kabupaten Tegal dan Brebes.

CMYK

M GHONI/RADAR SLAWI

Hari Esok Harus Lebih Baik dari Sekarang Dari Salat Idul Fitri Bersama Muspida GOTONG royong, sebuah filosofi bangsa yang semakin terkesampingkan. Bupati Tegal H Agus Riyanto SSos MM berharap masyarakat Kabupaten Tegal bisa menyikapi positif filosofi itu, dengan harapan hari esok lebih baik dari sekarang. Di sisi lain Bupati Tegal meminta maaf dengan belum selesainya renovasi pembangunan Masjid Jami Sla-

wi, sehingga jamaah salat cuma menempati satu lantai saja. “Kami berharap masyarakat bisa memahami belum selesainya renovasi pembangunan Masjid Jami Slawi, karena sebuah proses pembangunan yang membutuhkan waktu dan anggaran,” jelas Agus Riyanto, saat memberikan sambutannya di hadapan jamaah salat Idul Fitri 1431 H di Masjid Jami Slawi, Jumat (10/9) lalu. Dikatakan Agus, Pemkab Tegal saat ini tengah merenovasi masjid tersebut menjadi sebuah masjid sesuai yang diharapkan dan dibanggakan

masyarakat. Dengan belum selesainya proses renovasi, masyarakat diharapkan untuk bersabar karena sebuah proses membutuhkan waktu dan pembiayaan yang tidak sedikit. Masih menurut dia, dengan melihat proses renovasi itu, diharapkan masyarakat Kabupaten Tegal mengingat dan menerapkan kembali sebuah filosofi gotong royong sesuai dengan visi misi daerah. Menurutnya, gotong royong sebuah filosofi yang semakin terkesampingkan perlu untuk diterapkan kembali di masyarakat Kabupaten Tegal guna membentuk masya-

rakat dan daerah menjadi hari esok lebih baik dari sekarang. “Dengan kebersamaan secara gotong royong, segalanya bisa lebih mudah dilaksanakan dan diselesaikan,” ucap Agus Riyanto dihadapan jamaah salat Idul Fitri. Sementara, menyikapi sebuah rumor seputar pohon kamboja yang ditanam pada sejumlah titik di Kabupaten Tegal, menurutnya sebuah upaya positif. Karena hakekatnya Kamboja itu memiliki banyak manfaat selain mudah hidup ditanam di sejumlah lahan. “Kami yakin hal itu memiliki multi penafsiran. Kami menyadari namun kami berharap masyarakat

Dua Rumah Terbakar Kerugiaan Capai Puluhan Juta ADIWERNA - Malang benar nasib dua keluarga kakak beradik, Sukur dan Kholil saat Lebaran kemarin. Warga Desa Ujungrusi RT 19/RW 2 Kecamatan Adiwerna itu, yang seharusnya menikmati kebahagian Lebaran, hanya bisa pasarah melihat rumahnya terbakar. Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (11/9) lalu itu, belum diketahui penyebabnya. Namun yang pasti, kedua kakak beradik itu mengalami kerugian puluhan juta rupiah. Menurut penuturan salah seorang warga, Diin (40) yang saat itu sedang membantu memedamkan api, peristiwa itu terjadi pada pukul 12.50 WIB. Dan api baru bisa dipadamkan pada pukul 14.00 WIB. Itu pun karena bantuan dari ratusan masyarakat sekitar, yang langsung berupaya memadamkan api agar tidak membesar dan merembet ke rumah warga yang lain. Karena memang posisi rumah kedua kakak beradik itu berhimpitan. “Kita tidak tahu penyebabnya apa, karena penghuni rumah tersebut juga kebetulan lagi tidak ada yang di rumah. Melihat ada rumah yang terbakar, kami langsung minta tolong ke warga lainya untuk memadamkan api, dan ada pula yang menghubungi dari yang punya rumah. Untung banyak warga yang menolong, akhirnya semuanya tidak terbakar, hanya bagian depan dan tengah saja,” katanya. Salah pemilik rumah yang terbakar, Kholil (37) mengatakan saat itu dirinya dan keluarga lainya sedang pergi ke pasar. Dia menga-

FATKHUROHAMAN/RADAR SLAWI

KEBAKARAN - Dua rumah milik kakak beradik terbakar, dan berhasil dipadamkan oleh masyarakat.

ku tidak mengetahui kenapa rumahnya bisa terbakar. “Kami boroboro tahu mas, kalau rumah kami itu terbakar, itu saja karena kami dikabari tetangga, yah kami hanya bisa pasrah saja,” katanya. Ia menambahkan, belum tahu kerugianya berapa. Yang jelas beberapa alat rumah tangganya habis, dan itu diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Dan yang paling membuat dirinya lemas adalah uang tunai Rp 2 juta, yang rencananya untuk dagang minyak, ikut terbakar. “Kalau peralatan rumah tangga yang lain, mungkin itu bisa kita

cari lagi ya mas, akan tetapi yang membuat kami lemas, uang tunai Rp 2 juta itu yang rencananya buat modal usaha dagang minyak, untuk memenuhi usaha pedagang kerupuk, jadi ya kerugian kami mungkin mencapai puluhan. Sementara untuk kakak kami yang bernama Sukur, tidak tahu berapa kerugianya,” kata Kholil sambil meneteskan air matanya. Sementara, aparat dan damkar yang telah dihubungi warga datang terlambat. Mereka datang setelah kebakaran bisa dipadamkan oleh warga sekitar. (mg2)

hendaknya memberikan penilaian secara obyektif dari berbagai aspek,” terangnya pula. Salat Idul Fitri 1431 H sendiri diikuti ribuan jamaah, hingga meluas sampai halaman masjid. Namun tidak mengurangi khusuknya pelaksanaan salat mereka. Usai solat Ied dengan Khotib Dodi Subkhan, Bupati Tegal Agus Riyanto bersama Wakil Bupati Tegal, HM Hery Soelistiyawan dan sejumlah Muspida, serta sejumlah pejabat setempat, mengadakan silaturahmi dengan jamaah dengan saling bersalaman dan saling bermaaf-maafan. (m ghoni)

Arus Balik di Pantura Mulai Padat SURADADI - Arus balik dari berbagai kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur menuju Kota Jakarta mengalami peningkatan, Senin (13/9) kemarin. Meski demikian tidak tampak antrian kendaraan bermotor yang sampai mengular. Karena puncak arus balik akan terjadi setelah dua hari kedepan (Rabu 15/9). Pantauan Radar menyebutkan, arus balik kali ini didominasi kendaraan roda dua. Cenderung kendaraan tersebut ber-plat B atau Jakarta. Sepertinya, jauh lebih baik pada arus balik, dibanding saat arus mudik yang diguyur air hujan sepanjang Pantura. Tentunya, tingkat kecelakaan pada arus balik lebih minim. Menurut dua petugas polisi yang tengah berjaga di Posko Pasar Suradadi kepada Radar mengatakan, arus balik pada H+3 memang sudah mulai nampak. Kendati demikian belum begitu padat, hanya sedikit meningkat dibanding hari sebelumnya. Mereka memprediksi, puncak kepadatan arus balik akan terjadi setelah H+5. Pasalnya sejumlah karyawan swasta maupun negeri akan mulai beraktivitas kembali. “Terhitung sejak pagi, arus balik sudah mulai meningkat. Mereka kebanyakan berkendaraan roda dua. Meski begitu tidak ada antrian yang memanjang. Hanya sekali waktu saja ketika ada warga maupun kendaraan yang menyeberang. Biasanya kerap terjadi angkutan lokal atau elf yang sering menurunkan atau menaikan penumpang. Tetapi itu tidak berlangsung lama,” urai salah satu anggota Pos Pam, Briptu Sugiono Senin (13/ 9) kemarin. Menurutnya, tingkat kecelakaan di jalur Pantura Suradadi cenderung menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya. Meskipun terjadi kecelakaan, namun tidak menimbulkan korban jiwa. Yang seringkali terjadi, menurutnya hanya serempetan antara sepeda motor roda dua. Korban kecelakaan langsung ditangani. Karena masing-masing Posko sepanjang Pantura, sudah ada petugas dari Dinas Kesehatan yang selalu stand by. “Yang jaga di Posko, selain dari kepolisian dan Dinas Kesehatan, dibantu pula dari anggota Koramil serta pramuka,” imbuhnya. (k2)


SAMBUNGAN

SELASA 14 SEPTEMBER 2010

9

RADAR TEGAL

ARUMI BACHSIN

MARSHANDA-BEN

Mulai Tak Pernah Pegangan Tangan AKTRIS Marshanda yakin dengan niatnya berjilbab. Batas-batasan pacaran pun makin dijaganya. Marshanda kini tak pernah pegangan tangan dengan kekasihnya, Ben Kasyafani. “Dari dulu sih sudah menjaga. Pegangan sih udah nggak pernah sekarang,” ujar perempuan yang akrab disapa Chacha itu ditemui di Hotel Sofyan, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (13/9). Meski begitu, hubungannya dengan Ben diakui Chacha malah makin hangat. Ben yang telah melamar Chacha juga makin yakin untuk menikahi dara yang baru berusia 21 tahun itu. Tanggal pernikahan belum dipilih keduanya. Baik Chacha dan Ben ingin menjalaninya perlahan tanpa harus terburu-buru. Mantan kekasih Baim Wong itu sangat yakin akan pilihannya terhadap Ben. “Aku tahu dia. Dia bisa ngebimbing aku dan bisa bimbing aku buat ngadepin masalah ini itu. Aku yakin Ben itu orang baik buat aku. Dan aku yakin dia bisa jadi imam buat aku,” jelas Chacha. (yla/yla)

JAKARTA selalu identik dengan kemacetan. Namun di saat tertentu, macet tidak terlihat di ibukota Indonesia tersebut. Arumi Bachsin pun menikmati momen tersebut usai Lebaran. Arumi memang tidak pernah merasakan mudik karena keluarganya hampir semua berada di Jakarta. Bintang film ’18+’ itu pun mengaku menunggu momen sepinya Jakarta. “Enak usai Lebaran, Jakarta jadi sepi. Berasa punya sendiri Jakartanya,” ujarnya saat

ruh Indonesia berupa renovasi dapur, kamar mandi , aula dan lain lain. Direksi Bank Mandiri menyerahkan santunan tersebut seiring acara buka puasa ber-

Senang Tidak Lagi Berstatus Lajang

sama anak-anak yatim di seluruh Kantor Cabang Mandiri di Indonesia, seperti di Bank Mandiri AR. Hakim Tegal pada Sabtu (4/9) lalu mengundang Yayasan As-Salafiyah Tegal

yang diketuai Munir Syafi’i dan Yayasan Al Ijtijabah Tegal diketuai Syamsul Hadi. Santunan diserahkan langsung oleh Amin Swastika, Area Manager Bank Mandiri Tegal. (*)

Jalan Ditutup, Puluhan Warga Kecele dari halaman 3 “Dari kejauhan tidak terlihat jalan ditutup, makanya saya terus nyelonong. Ternyata setelah dekat ada talinya dan petugas menyuruh agar berputar mencari jalan lainnya. Apa boleh buat saya memutar balik kendaraan cari jalan lain,” ujarnya saat dikonfirmasi. Menurutnya, memang tidak masalah jalur di tutup. Namun untuk mencapai tujuan waktu jadu tambah lama. Dari keterangan penarik becak yang sedang mangkal di

depan Apotek Sumber Waras di Jl Letjen Soeprapto, Nursidik (35) menuturkan, sejak pagi jalur normal-normal saja. Namun sekitar pukul 09.00 WIB kerap terjadi kemacetan walaupun hanya sebentar. “Akhirnya petugas menutup perempatan Pasar Sore. Petugas mengutamakan jalur pantura yang semakin siang jumlah kendaraannya semakin padat. Mungkin ini demi keamanan para pengguna jalan dari arah Jl DI Panjaitan ke Jl Letjen Soeprapto dan sebaliknya,” terangnya. Kasatlantas AKP Wahyu

Purwidiarso SH SIK membenarkan penutupan jalur di perempatan Pasar Sore. Itu dilakukan agar arus lalu lintas di jalur pantura tidak tersendat. Karena arus balik pada H+3 kemarin sudah mulai meningkat bahkan sampai 2 kali lipat dibanding hari sebelumnya. “Memang dari pagi jalur tidak ditutup dan arus lalu lintas pun tetap lancar. Namun sekitar pukul 09.00 WIB ada sebuah truk yang berhenti di tengah jalan lantaran bannya kempes. Kemudian para awak truk langsung membetulkannya di tem-

pat itu juga,” katanya. Jadi, lanjut dia lagi, penutupan jalur itu karena insidentil saja dan sifatnya sementara. Apabila perbaikan sudah selesai, maka jalur akan dibuka kembali seperti semula. Tidak adanya rambu-rambu atau pemberitahuan juga lantaran kejadian yang insidentil tadi. “Karena arus balik di jalu pantura semakin padat, maka kita memprioritaskan para pemudik yang akan kembali. Penutupan juga untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan,” terangnya. (adi)

hidup merantau di Jakarta dan hanya bisa datang ke makam setiap lebaran tiba. Bertambahnya jumlah makam, pohon dan sebagainya membuat dia dan keluarga harus berputar-putar dan membaca setiap nisan yang berada di lokasi sekitar. Beruntung, meskipun mulai buram, nama orang tuanya yang terpahat dalam nisan kayu masih bisa terbaca dan dia bisa berdoa sembari memberi bunga. Dari pengalaman tersebut, dia dan keluarga sepakat untuk melakukan perubahan dengan mengganti batu nisan serta membuat cungkup sederhana agar makan orang tuanya bisa lebih mudah dikenali. Ziarah ke makam orang tua dan keluarga, jelasnya, dilakukan saat dia masih kecil hingga sekarang. Dahulu, saat orang tuanya masih hidup, dia juga berziarah ke makam nenek dan keluarga lain. Begitu seterusnya hingga dia juga menurunkan tradisi tersebut kepada

anak-anaknya. Selepas sholat Idul Fitri dan saling bermaafan, dia dan keluarga melanjutkan kegiatan dengan ziarah ke makam orang tuanya. Setelah itu baru dilanjutkan dengan bertandang ke rumah keluarga yang lebih tua untuk bersilaturahmi. “Setiap lebaran tiba, kami selalu mengunjungi makam dan akan terus kami lakukan setiap tahun,” katanya. Peziarah lainnya M Iqbal (40) mengatakan, ziarah ke makam saat lebaran tiba merupakan salah satu tradisi yang terus dipertahankan di keluarga besarnya. Di hari yang fitrah ini, sudah sepatutnya mengingat dan berdoa di pusara keluarga atau orang tua yang sudah meninggalkan dunia fana ini. Dengan demikian, kita semua bisa mengingat bahwa apapun yang dilakukan di dunia pasti akan kembali kepada Sang Khalik. Selain itu, dia juga datang untuk memastikan makam orang tuanya tetap terawat dengan baik. Bahkan, setiap bulan dia mem-

bayar warga sekitar untuk merawat makam seperti mencabuti rumput liat dan menjaga agar selalu bersih. Dengan demikian, saat lebaran tiba, kondisi makam bisa selalu bersih dan mudah dikenali karena memiliki ciri tersendiri. Selain dia dan keluarganya, masih banyak ribuan warga yang sengaja datang untuk berziarah ke makam saat lebaran tiba. Tidak heran jika kondisi TPU seperti pasar karena dipenuhi peziarah yang datang dari dalam maupun luar kota. Tradisi tersebut, jelasnya, sudah menjadi kegiatan rutin dan akan terus dipertahankan agar tidak melupakan jasa-jasa orang tua yang telah membesarkan anak-anaknya hingga bisa menjadi seperti sekarang. Di sini, dia juga bisa berbagi kebahagiaan dengan warga sekitar yang kurang mampu dengan memberikan sedekah sehingga di hari kemenangan ini bisa diisi dengan kegiatan positif dan memberikan manfaat bagi banyak pihak. “Selain orang tua, kami juga

PERTENGAHAN Juni lalu, aktris Megan Fox memantapkan hatinya untuk menjadi istri dari aktor Brian Austin Green. Megan pun mengaku senang tidak lagi lajang. “Menikah adalah hal terbaik yang pernah saya lakukan,” ujar Megan kepada majalah People dilansir Showbiz Spy, Senin

(13/9). Asmara bintang ‘Transformers’ itu dengan Brian sudah berlangsung sejak tahun 2004. Mereka sempat putus pada Februari 2009 setelah bertunangan selama dua tahun. Namun tidak lama kemudian keduanya pacaran lagi. Megan mengaku tidak bisa

mencari pria lain dan akhirnya ia kembali dilamar Brian pada 1 Juni 2010. Pernikahan keduanya berlangsung di Hotel Four Seasons, Big Island, Hawaii. “Saya menikahi teman baik saya. Saya merasa sangat beruntung memiliki dia setiap hari dan dia pelindung saya. Saya merasa sangat aman.” (yla/yla)

PP Bagi Ribuan Paket Beras dari halaman 3 Ketua PP Kota Tegal Eddy Soesyanto mengatakan, pada tahun sebelumnya terkumpul 3,2 ton beras. Pada tahun ini, jumlahnya lebih, atau sekitar 3,5 ton. Semua beras berasal dari pengurus, dan masyarakat yang simpatik atas kegiatan yang dilaksanakan PP. Selanjutnya, beras yang terkumpul dibagikan pada masyarakat yang berhak. Sasarannya, antara lain petugas penyapu jalan, petugas palang pintu KA, petugas posko lebaran, dan masyarakat lainnya yang berhak. “Agar tidak mengganggu tugas mereka, pembagian kami lakukan keliling. Kami sengaja menghampiri mereka yang se-

dang bertugas, dan menyerahkan paket beras yang telah kami siapkan,” kata Eddy. Menurut Eddy, ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan PP, setiap malam lebaran. Bahkan sesuai catatan yang ada, kegiatan pembagian paket beras pada petugas penyapu jalan, petugas palang pintu KA, petugas posko lebaran, dan masyarakat lainnya yang berhak sudah dilaksanakan PP Kota Tegal selama 11 tahun. Dan akan tetap dipertahankan karena kegiatan berdampak positif, dan mendapat respon dari masyarakat cukup baik. “Semua beras yang berhasil kami kumpulkan dibagi habis pada masyarakat, tanpa kami sisakan. Karena ini amanat,

maka kami wajib mendistribusikan sesuai dengan target dan rencana awal,” tuturnya. Selain pembagian paket beras, kegiatan sosial yang rutin dilaksanakan PP selama menjelang lebaran, yakni donor darah. Pada tahun ini, selama bulan puasa PP telah melaksanakan donor darah secara besarbesaran bekerjasama dengan UTD PMI Kota Tegal. Selanjutnya, darah disalurkan ke PMI untuk menolong masyarakat yang sedang membutuhkan. “Pertama kami melaksanakan donor darah pada pada pertengahan bulan puasa, dan kedua menjelang hari raya Idul Fitri, tepatnya Minggu (5/9) malam di sekretariat PP Kota Tegal,” pungkasnya. (hun)

Arus Balik Meningkat

Tradisi yang Terus Dipertahankan dari halaman 3

ditemui di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, barubaru ini. Walaupun tidak merasakan serunya pulang kampung, Arumi mengaku senang ketika Lebaran tiba karena bisa berkumpul dengan seluruh keluarganya. Biasanya, gadis 16 tahun itu juga pergi berlibur bersama keluarga usai Lebaran. “Kumpul dan liburan sama keluarga besar, karena selama ini semuanya pasti sibuk,” lanjutnya. (nu2/yla)

MEGAN FOX

Mandiri Berbagi Kebahagiaan dengan 10.500 ... dari halaman 3 bantuan sarana prasarana Yayasan PA, diberikan kepada 65 Yayasan PA di sekitar wilayah Bank Mandiri di selu-

Suka Sepinya Jakarta Usai Lebaran

berziarah ke makam keluarga yang dimakamkan di sini,” terangnya. Sementara Feri Hadi (39) mengungkapkan, mengunjungi makam saat lebaran tiba menjadi kegiatan yang selalu dilakukan setiap lebaran tiba. Baginya, tidak mengunjungi makam orang tua saat lebaran rasanya kurang sreg. Bahkan, keluarganya yang berada di luar kota juga datang untuk berziarah sehingga bisa bersama-sama berdoa di pusara orang tua. Meski harus berdesak-desakan dengan pengunjung lain, dia merasa lega karena bisa berdoa di depan makam dan membersihkan makam sehingga bisa terawat dengan baik. Kegiatan ini juga bisa mengingatkan jika semua yang ada di dunia ini nantinya akan kembali kepada Sang Pencipta dan hanya amal serta perbuatan baik yang akan selalu menyertai. “Ini adalah tardisi keluarga kami dan selalu dilakukan setiap lebaran tiba,” tandasnya. (rochman gunawan)

dari halaman 3 Meski begitu, lanjut Wahyu, jalur pantura tetap lancar terkendali. Tidak terjadi kemacetan atau yang lainnya. Kendaraan mengular hanya terjadi lantaran traffic light saja. “Itu pun tidak berlangsung lama, hanya beberapa detik saja,” imbuhnya. Sementara Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Chaerul Huda MSi melaporkan, dari data yang ada, tercatat

jumlah kendaraan yang masuk ke Tegal pada H+1 mencapai 32.936. Sedangkan kendaraan keluar hingga 44.257 unit. Untuk kereta yang berangkat 26 dengan jumlah penumpang 3.913 dan yang datang dengan jumlah kereta yang sama menurunkan 830 orang. Di terminal, jumlah penumpang berangkat 10.762, dengan jumlah bus 337 unit dan bus datang hanya 303 unit dengan penumpang 5.875 orang. “Pada H+2, ada peningkatan

jumlah kendaraan masuk dari hari sebelumnya. Pada H+2 ada 40.484 kendaraan masuk, sedang keluar 30.098 unit kendaraan. Di Stasiun 25 kereta diberangkatkan dengan jumlah penumpang 2.537 orang, dan kereta yang datang hanya 23 dengan membawa penumpang 3.997 orang. Untuk terminal, berangkat 259 bus jumlah penumpang 6.896 dan bus yang datang 221 unit dengan penumpang 3.596 orang,” katanya. (adi)

Beri Bekal Lebaran Yatim dan Warga ... dari halaman 3 Kemudian menggugah hati para hartawan akan kewajiban dan menyalurkannya dengan tepat sasaran. Dan tak kalah pentingnya membantu menambah kebutuhan lebaran mereka. Sementara Ketua Karang Taruna Perintis Bahari Fauzi SAR menambahkan, penambahan data penerima san-

tunan yang diberikan merupakan bentuk kerjasama Gerbang Sorga dan karang tarunanya. Yakni, sama-sama membantu orang yang membutuhkan dalam aksi sosial seperti ini. Meski jumlahnya ratusan, dalam pelaksanaan pembagian santunan berjalan lancar tanpa ada halangan rintangan yang berarti. Panitia juga mengu-

capkan terimakasih terhadap para donatur dan Pemkot Tegal. Diharapkan ke depan bantuan akan lebih meningkat lagi. (*)

LOWONGAN KERJA DIBUTUHKAN karyawan U/Canvaser kartu “AXIS” Wilayah Tegal dan sekitarnya. Syarat, pria, minimal SLTA. Kirimkan ke CV Global Tulip. Jl. KH. Mansyur Nor 8 Tegal.

Dulu, Stres Selalu Membuat Penyakitnya Kambuh Menurut lelaki berusia 40 tahun ini, tujuh tahun yang lalu ia mulai menderita sakit maag. Kemudian, empat tahun yang silam ia pun terkena serangan tekanan darah tinggi, alias hipertensi. “Bila saya sudah merasa lelah dan stres, kedua penyakit itu biasanya langsung kambuh. Kalau sudah kambuh, badan saya selalu lemas. Dan kalau sudah begitu, saya terpaksa berobat ke dokter,” ujar pedagang leveransir bahan bangunan ini. Tapi, tak lama setelah ia terserang hipertensi itu, pria yang bernama Haji Hartono ini mengenal MDL525 – kedelai bubuk instan yang kini berganti nama dengan New

Mandala 525. Maka, ia pun mengonsumsi produk buatan Garut, Jawa Barat, tersebut secara rutin dua kali setiap hari, sampai sekarang. Ternyata secara berangsur-angsur kedua penyakitnya itu mulai jarang kambuh. Dan, “Sekarang hipertensi itu tidak pernah kambuh lagi, namun maag kadang-kadang masih,” ungkap penduduk Desa Brangkal, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, ini saat ditemui akhir 2009 yang lalu. “Stres dan lelah pun tidak selalu membuatnya kambuh lagi saat ini,” imbuhnya. Karena pembahasan mengenai maag sudah sering tersaji, maka kali

ini yang akan dibahas hanyalah masalah hipertensi. Tensi darah yang tinggi bisa disebabkan oleh banyak gangguan. Selain akibat kadar kolesterol yang tinggi atau penyumbatan pembuluh darah, asam urat tinggi pun bisa menyebabkan terjadinya tekanan darah tinggi. Walaupun demikian, hipertensi sangat sering berkaitan dengan kadar kolesterol darah seseorang. Dalam tubuh, kedelai dapat menghalau LDL. Yang berperan adalah lesitin dan isoflavonnya. Dalam buku Susu Kedelai Susu Nabati yang Menyehatkan karangan Fauzi R. Kusuma dikatakan, seorang peneliti yang bernama Dr. Ed-

ward membuktikan sendiri khasiat susu kedelai. Pada usia 80 kesehatannya pulih lagi setelah mengonsumsi kedelai

secara rutin. Sebuah penelitian yang dilakukan American Heart Association, lembaga kesehatan jantung Amerika Serikat, menyatakan bahwa mengonsumsi produk kedelai seperti susu kedelai dan tempe selama tiga bulan secara teratur bisa meningkatkan HDL rata-rata 4,7%. Meningkatnya kadar HDL tentu akan menekan LDL sehingga kadar kolesterol jahat dalam tubuh seseorang akan menurun dan tensi darah orang itu juga menurun. Untuk diketahui, dalam tubuh manusia terdapat dua jenis kolesterol, yakni low density lipoprotein (LDL) alias kolesterol jahat dan high density lipoprotein (HDL)

alias kolesterol baik. Yang biasa menjadi penyebab hipertensi pada manusia adalah LDL yang tinggi. Inilah yang digempur oleh isoflavon dan lesitin. Meskipun demikian, menjaga pola hidup sehat tetap dianjurkan untuk dijadikan prioritas utama, seperti berolahraga dengan teratur, beristirahat dengan cukup, menjaga pola makan dengan baik, berpikir positif, dan meminum air putih dengan cukup.New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya yang nyata dan produknya yang diolah secara higienis. Ini amat ditunjang oleh mulai tumbuhnya kesadaran

masyarakat masa kini untuk beralih ke bahan-bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. Dan bila ingin mendapatkannya, hubungi apotek/ toko obat terkemuka di kota Anda, atau lewat telepon berikut ini. Distributor Jateng: 02470231987 / 081382600344. Tegal: 0283-3302323 / 08156556362. Brebes: 0283-3302323 / 08122255523. Pemalang: 0284-5800685 / 08157708854. Pekalongan: 02857983080 / 085226849284 DINKES: PIRT No. 815320503590


CMYK

10

SELASA, 14 SEPTEMBER 2010

RADAR TEGAL

PROFIL

H Drajat Adi Prayitno SKom MM

Kerap Ditunjuk Menyanyi KETRAMPILAN yang dimiliki tanpa disadari menjadikan kita lebih dari yang lainnya. Dalam bidang apapun, keahlian atau bakat tersebut terkadang menjadi identitas. Bahkan, hanya sekedar urusan olah vokal alias suaranya enak di dengar. Demikian halnya H Drajat Adi Prayitno, ketua REI Cabang Kota Tegal. Pria yang memiliki hobi menyanyi ini kerap didaulat untuk naik pentas dalam tiap pertemuan khususnya pebisnis properti. Bermacam aliran musik disukainya, yang terpenting bisa dinikmati. Seperti terlihat saat reuni akbar dan halal bi halal alumni SMAN 3 Tegal kemarin. Setelah menyanyikan tembang kenangan, lagu dangdut pun tak sungkan dibawakan ayah tiga anak ini. Kesibukannya di bidang properti ini sudah dilakoni kurang dari sepuluh tahun. Prestasinya cukup mem-

banggakan, terbukti dengan berkembangnya usaha miliknya. Bukan hanya itu saja, suami Dewi Yulia Ulfa ini juga aktif dalam berbagai organisasi. Yang terbaru adalah dipilih sebagai ketua Ikatan Alumni SMAN 3 Tegal. ‘’Tadi baru pembentukan pengurus, dan saya ditunjuk teman-teman untuk mengemban amanah ini,’’ ungkapnya. Ayah Fatih Gustavan Adi, Aulia Gistiana Adi dan Rafi Gestavin Adi ini mempunyai banyak harapan akan organisasi yang baru di pimpinnya tersebut. Bukan hanya sekedar kumpulan alumni saja, namun juga menampakkan eksistensinya melalui program kerja yang bisa dirasakan manfaatnya oleh orang lain. ‘’Sudah banyak sekali program yang akan dilaksanakan, mudah-mudahan lancar dan terlaksana dengan baik,’’ pungkasnya. (ela)

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

SALAT IED – Sejumlah warga melaksanakan salat ied di hari raya idul fitri.

Tiga Keuntungan dalam Berhari Raya HARI raya Idul Fitri yang kita nantikan telah tiba. Hari kemenangan ini merupakan hadiah terbesar setelah satu bulan lamanya kita berpuasa. ‘’Ada tiga keuntungan yang sebenarnya kita dapatkan saat berhari raya,’’ ungkap Nur Soib SHI Mhum dalam halal bi halal IKBAD Sabtu (11/9) kemarin. Sehingga kita menantikan kedatangannya dengan suka cita. Dimana keuntungan yang pertama adalah kita mendapatkan kesempurnaan di bulan Ramadhan. Yaitu rahmat, ampunan dan dijauhkan dari api neraka. Sebagaimana disabdakan Rosulullah SAW, yang intinya bulan Ramadhan Allah

memberikan atau menurunkan rahmat yaitu kasih sayang pada 10 hari pertama, maghfiroh atau ampunan pada 10 hari kedua serta itqumminan naar atau dijauhkan dari api neraka pada 10 hari ketiga. ‘’Ini semua kita dapatkan setelah menjalankan puasa selama satu bulan di bulan Ramadhan,’’ ungkapnya. Keuntungan kedua yang kita dapatkan dari hari raya Idul Fitri ini adalah bisa bersilaturahmi dan saling memaafkan. Keuntungan ketiga dalam berhari raya adalah bisa berbagi rezeki dengan yang membutuhkan. Baik melalui zakat fitrah, serta zakat maal dan infak sodakoh. (ela)

LAELA NURCHAYATI/RATEG

BERSAMALAN – Dalam tradisi halal bi halal, bersalaman merupakan simbol saling meminta maaf dan memaafkan satu sama lain.

HALAL BI HALAL Tak Sekadar Tradisi MOMENTUM hari raya Idul Fitri memiliki kebiasaan dan makna tersendiri. Tidak hanya pakaian baru saja yang menjadi ciri menyambut kedatangan hari kemenangan setelah satu bulan berpuasa. Tetapi ada hal yang lebih dari itu, yaitu ajang silaturahmi yang biasa dikenal dengan halal bi halal. Tradisi yang hanya ada di Indonesia dan sejumlah negara melayu ini, sudah melekat dan seakan wajib dilaksanakan setiap tahun saat lebaran tiba. Ajang silaturahmi ini ditandai dengan saling bermaaf-maafan satu sama lain. Kegiatan ini tidak hanya dilakukan antar anggota keluarga saja. Namun juga lembaga dan instansi hampir dipastikan mengadakan halal bi halal. Tidak akan ada yang menyangkal, tradisi silaturahmi dan saling bermaafan antarsesama adalah hal yang sangat indah. Sebuah proses pembelajaran untuk mengakui kesalahan yang telah dilakukan. Memaafkan kesalahan orang tidak lah gampang. Itu sebabnya, para sufi menyuruh kepada kita, agar melatih memaafkan kesalahan orang lain secara terus-menerus. Dimana sifat pemaaf harus tumbuh karena kedewasaan rohaniah. Hal ini merupakan hasil perjuangan berat ketika kita mengendalikan kekuatan marah diantara dua kekuatan yaitu pengecut dan pemberang. Sifat pemaaf menghias akhlak para nabi dan orang-orang saleh. Dimana rohani mereka para Nabi dan orangorang saleh itu telah dipenuhi sifat Tuhan Yang Maha Peng-

ampun. ‘’Intinya lebih kepada silaturahmi, halal bi halal lebih hanya sebagai kemasan saja,’’ ungkap H Drajat Adi Prayitno Skom MM, ketua REI Cabang Tegal. Pria yang baru saja di daulat sebagai ketua Ikatan Alumni SMAN 3 Tegal ini juga sangat menikmati akan tradisi tersebut. Sebab, menyambung tali silaturahmi adalah wajib, karena manusia tidak bisa hidup sendiri. Bahkan, sudah dituliskan juga dalam Al Quran serta hadis. Dimana manusia dilarang memutuskan tali silaturahmi, dan hubungan ini justru membawa banyak manfaat bagi kita. Diantaranya dipanjangkan umurnya, dimurahkan rejekinya dan sebagainya. Kegiatan halal bi halal tidak hanya untuk lingkup keluarga semata. Namun juga untuk keluarga instansi dan lembaga. Seperti yang dilaksanakannya saat halal bi halal sekaligus reuni akbar alumni SMAN 3 Tegal Senin (13/9) kemarin. Hal senada diungkapkan Agus Hadianto, salah satu alumni SMAN 3 Tegal. Halal bi halal lebih pada menyambung ikatan kekeluargaan sekaligus saling bermaafan satu sama lain. Sebab, kesempatan ini jarang terjadi kecuali saat lebaran saja. ‘’Maklum saja, masing-masing sudah sibuk dengan aktifitas di kota yang berbeda,’’ ungkapnya. Dengan halal bi halal ini, menjadi ajang langka yang sudah pasti dinantikan banyak orang untuk berkumpul bersama. ‘’Mumpung kumpul semua,

digunakan semaksimal mungkin,’’ tambahnya. Tidak sekedar untuk nostalgia dan bersenda gurau semata, namun juga memunculkan ide segar untuk langkah selanjutnya. Di sisi lain, halal bi halal menjadi keseimbangan antara hubungan manusia dengan Allah sebagai Tuhannya serta hubungan antar sesama manusia. ‘’Sebagaimana difirmankan Allah, bahwa kita akan kembali suci seperti bayi lahir saat hari kemenangan tiba,’’ ungkap Khaerul Huda, salah satu pengurus PCNU Kota Tegal. Hal ini tentunya ditandai dengan saling memaafkan antar sesama manusia sehingga tidak ada lagi hutang kesalahan. Pasalnya, fitrah manusia adalah tempat salah dan lupa. Sehingga tidak mungkin jika tidak memiliki kesalahan terhadap siapapun. Dan momen lebaran ini menjadi

Reuni Bukan Sebatas Ajang Nostalgia Ikatan Alumni SMAN 3 Slawi Dibentuk KEGIATAN reuni akbar dan halal bi halal yang digelar alumni SMAN 3 Tegal angkatan tahun 1989 hingga 2010 bukan sekedar ajang nostalgia dan kumpul saja. Acara yang berlangsung di sekolah Senin (13/ 9) kemarin juga telah menelorkan hasil. Yaitu dibentuknya Ikatan Alumni SMAN 3 Tegal. Organisasi ini akan segera diurus sebagai yayasan, sehingga memiliki status hukum jelas untuk kegiatan yang dilaksanakan nantinya. ‘’Nantinya, kami ingin memberikan peran kepada sekolah yang tidak lepas dari kesuksesan kami saat ini,’’ ungkap H Drajat Adi

CMYK

FOTO BERSAMA Alumni SMAN 3 Tegal angkatan 1990 tampak kompak dengan seragam abu-abu putih, terlihat saat foto bersama usai reuni akbar dan halal bi halal berlangsung.

LAELA NURCHAYATI/RATEG

Prayitno, ketua Ikatan Alumni SMAN 3 Tegal. Yayasan tersebut nantinya menjadi wadah bagi alumni yang ingin sumbang andil dalam kema-

juan sekolah. Baik kepada anak didik yang berprestasi maupun semua hal yang berhubungan dengan almamater mereka. ‘’Keluarga sendiri pastinya

lebih diutamakan,’’ kata Drajat. Misalnya dengan pemberian beasiswa bagi siswa berprestasi. Atau dalam bentuk semacam pembinaan bagi alumni

baru yang hendak melanjutkan pendidikannya di luar kota. Sebab, alumni SMAN 3 Tegal sejak angkatan pertama hingga saat ini tersebar di berbagai kota. Dengan adanya ikatan alumni ini, menjadi link atau jaringan di berbagai wilayah. Ide awal dibentuknya ikatan alumni SMAN 3 Tegal sudah ada sejak tahun kemarin. Sebelumnya, reuni dan halal bi halal tersebut hanya dilaksanakan tiap angkatan saja. Sementara, jalinan hubungan dengan kakak atau adik angkatan kurang terbina. ‘’Nah, tahun ini menjadi titik tolak kami, yaitu melalui reuni akbar tersebut,’’ tambahnya. Setelah pembentukan pengurus harian, akan dilanjutkan dengan penyusunan prorgram kerja serta pengurusan dalam pembentukan yayasan. (ela)

saat yang pas untuk saling bermaafan melalui halal bi halal ini. Dimana dalam prinsipnya, meminta maaf bukan menghinakan diri dan memberi maaf tidak menjadi kebanggaan diri. Justru dengan ikhlas akan menaikkan derajat manusia tersebut. ‘’Pertemuan atau kumpulkumpul hanya sebagai sarana, sehingga kita lebih mudah,’’ tambahnya. Saling memaafkan dalam suasana lebaran diakui Khaerul juga menjadi penyemangat tersendiri untuk beraktifitas kembali. Sebab, momen tersebut sebagai waktu meminta doa restu kepada orang tua baik kandung maupun orang yang dituakan dalam keluarganya. ‘’Ibarat handphone, kalau batrei full lebih optimal digunakan dan tidak eror terus,’’ kata Khaerul.

Terkait tradisi halal bi halal dalam Idul Fitri ini, diharapkan tidak sebatas ritual yang lebih bersifat simbolik belaka. Dan tidak ada salahnya jika tetap dilestarikan, karena banyak manfaat di dalamnya. Dimana diharapkan makna artifisial dalam tradisi saling memaafkan dalam Idul Fitri ini tidak akan hilang. Dan pastinya bukan sekedar tren atau tradisi semata. Namun, lebih pada makna yang terkandung didalamnya. Sebab, budaya ini merupakan salah satu wadah bagi kita belajar mengakui kesalahan yang dilakukan. Selain itu, secara tidak langsung mengajarkan kita memaafkan kesalahan orang lain. Tentunya diharapkan tidak hanya saat lebaran Idul Fitri saja. Namun juga diimplementasikan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari untuk kedepannya. (laela nurchayati)


SELASA, 14 SEPTEMBER 2010

OLAHRAGA RADAR TEGAL

Buruan United Digoda Barca SOTIRIS Ninis sudah disebut-sebut sebagai buruan United. Sejak bulan lalu, United melobi Panathinaikos untuk melepas pemain berusia 20 tahun itu. Namun, ditengah negosiasi itu, gangguan muncul. Barcelona dikabarkan siap menyerobot Ninis. Barca -sebutan Barcelonaditengarai bakal menggoda Ninis saat klub asal Catalan itu menjamu Panathinaikos di Nou Camp dini hari nanti WIB (15/9). Barca pun siap membayar banderol Ninis lebih mahal dari yang dipatok Panathinaikos sebesar 8 juta pounds (Rp 111 miliar). “Impian saya adalah bermain di klub dan liga besar,” kata Ninis di situs resmi Panathinaikos. “Saya suka Liga Inggris, tapi tidak menutup kemungkinan bermain di liga besar Eropa lainnya,” tambah pemain yang bisa beroperasi baik sebagai gelandang se-

rang maupun winger itu. Andoni Zubizarreta, direktur sepak bola Barcelona yang baru, menilai Ninis adalah salah satu talenta berbakat yang dimiliki Yunani dan Eropa saat ini. Kendati telah mendapatkan Javier Mascherano, Barca masih mendambakan pemain lagi sebagai penawar kegagalan mendatangkan Cesc Fabregas dari Arsenal. “Kami selalu terbuka kepada pemain dengan potensi tinggi dan memungkinkan untuk ditransfer,” terang Zubizarreta yang mantan kiper utama Barca dan timnas Spanyol dekade 1990-an itu. Ninis sejatinya sudah mulai mencuri perhatian para pemandu bakat klub top Eropa kala berkiprah bersama Yunani U-21 di kejuaraan Eropa dua tahun lalu. Arsenal, AC Milan, hingga Real Madrid pernah mendekati Ninis sebelum United dan Barca. (dns)

Rooney Juga Tersandung Pajak MASALAH yang menimpa Wayne Rooney seperti tidak ada habisnya. Belum reda pemberitaan skandal perselingkuhannya dengan pekerja seks komersial (PSK), bintang penyerang Manchester United itu dipusingkan dengan urusan pajak. Rooney disinyalir mengemplang pajak dari image rights atau hak citra diri. Dalam aturan baru yang diberlakukan tahun ini, HRMC atau dinas pajak dan bea di Inggris menyatakan bahwa pemasukan pesepak bola profesional di Inggris dari hak citra diri di klub masing-masing disetarakan dengan pajak penghasilan. “Dalam aturan sebelumnya, pemain dikenakan pajak hak citra diri sebesar 21 persen. Apabila pajak hak citra diri disamakan dengan pajak penghasilan, berarti beban pajaknya bakal mencapai 50 persen,” kata sumber di HRMC. Sejak meneken kontrak atas hak citra diri bersama United pada 2006, Rooney telah menghasilkan pemasukan hingga 6,08 juta pounds (Rp 85 miliar). Apabila masih dikenakan aturan lama, Rooney harus membayar sedikitnya Rp 1,27 juta pounds (Rp 17 miliar). Jika sesuai aturan baru, Rooney harus membayar 2,4 juta pounds (Rp 33 miliar). Sehingga penyerang yang akrab disapa Wazza itu masih “utang” pajak Rp 16 miliar. HRMC juga menghitung pajak hak citra diri pemain United musim lalu mencapai 17 juta pounds (Rp 237 miliar) dan 5,3 juta pounds (Rp 79 miliar) harus disisihkan untuk membayar pajak. “Pemain memang bertanggung jawab atas pajak penghasilan mereka. Tapi, tidak benar jika klub juga harus bertanggung jawab atas pajak penghasilan pemain dari hak citra diri,” kelit juru bicara United. Gordon Taylor, kepala asosiasi pesepak bola profesional Inggris (PFA), s e pendapat dengan United. Wayne Rooney (dns)

CM Y K

11

MEMORY LAMA Man United v Glasgow Rangers MANCHESTER - Manchester United dianggap mendapat undian ringan di fase grup Liga Champions musim ini. United hanya bersaing dengan Valencia, Glasgow Rangers, dan Bursaspor di grup C. Tapi, apakah United bakal melenggang mulus ke babak berikutnya ? Jawabannya masih menunggu sampai berakhirnya fase grup awal Desember nanti. Namun, United minimal harus memberikan start meyakinkan kala menghadapi Rangers di Old Trafford dini hari nanti (siaran langsung RCTI pukul 01.30 WIB). Sorotan utama laga bertajuk “Battle of Britain” itu tertuju pada pelatih kedua tim. Pelatih Rangers Walter Smith tak lain mantan asisten pelatih United Sir Alex Ferguson. Keduanya pernah berkolaborasi di timnas Skotlandia pada Piala Dunia 1986 dan bereuni di United pada akhir musim 2003-2004. “Saya dan Walter (Smith) sangat antusias begitu drawing mempertemukan kami tiga pekan lalu. Dia sangat merindukan “tiket pulang” ke Old Trafford. Ini seperti membangkitkan memori lama,” kata Ferguson. Sekalipun pernah dekat dengan Smith, Ferguson mengelak bahwa dirinya sangat mengenal gaya melatih koleganya itu. “Saya justru sangat berhati-hati dengan Walter, begitu pula dia. Saya pikir Walter sudah membangun reputasinya sendiri dengan hebat dan dia melakukannya tanpa banyak uang di Rangers,” tutur pelatih 68 tahun itu. Gelandang United Darren Fletcher ikut memberi apresiasi tersendiri kepada Smith. Fletcher yang kapten timnas Skotlandia itu juga menyebut Smith dan Ferguson, plus mantan pelatih legendaris Skotlandia Jock Stein, berada dalam level tersendiri. “Rangers akan menjadi lawan berat, khususnya karena ini adalah Liga Champions. Keberadaan Walter Smith serta kami yang belum mendapatkan penampilan konsisten musim ini bisa memengaruhi jalannya pertandingan,” warning Fletcher. United diberitakan bisa turun penuh dengan Wayne Rooney di lini depan dan Rio Ferdinand di jantung pertahanan. Tapi, modal kurang menggembirakan saat bermain imbang 3-3 lawan Everton di Premier League akhir pekan lalu (11/9) tetap menuntut perhatian tersendiri. Hasil itu membuat Setan Merah telah dua kali bermain im-

bang dari empat laga awal mereka di liga domestik. Bandingkan dengan Rangers yang menyapu bersih kemenangan di empat laga awal di LIga Primer Skotlandia. “Skuad kami memiliki kemampuan mengalahkan United. Tapi, itu bergantung situasi pada 15-20 menit awal. Apabila kami bisa meningkatkan level permainan kami, kami mungkin bisa mendapatkan hasil yang diinginkan,” tutur striker Rangers Kenny Miller. Miller yang kemungkinan besar dipasang sebagai lone striker itu punya memori indah kala menghadapi United enam tahun lalu. Yakni saat dirinya masih membela klub Premier League Wolverhampton “Wolves” Wanderers. Miller mencetak gol tunggal kemenangan Wolves atas United di Molineux (kandang Wolves). “Mungkinkah saya mengulanginya ? Tentu saja,” tandas penyerang yang musim ini sudah mengemas enam gol itu. (dns)

PERKIRAAN PEMAIN : Man United (4-4-2) : 1-Van der Sar (g); 22-O’Shea, 5-Ferdinand, 15-Vidic, 3-Evra; 26-Valencia, 24-Fletcher, 18-Scholes, 13Park; 9-Berbatov, 10-Rooney Pelatih : Sir Alex Ferguson Kostum Tim : Merah - Putih Kostum Kiper : Kuning-Kuning Glasgow Rangers (4-5-1): 1McGregor (g); 16-Whittaker, 3-Weir, 24-Bougherra, 5-Papac; 11-Lafferty, 7Edu, 6-McCulloch, 8-Davis, 14-Naismith; 9-Miller Pelatih : Mark Hughes Kostum Tim : Biru - Biru Kostum Kiper : Abu abu - Abu abu Stadion : Old Trafford, Manchester Wasit : Olegario Benquerenca (Portugal)

DI ATAS KERTAS MANCHESTER United memenangi dua laga lawan Glagsw Rangers di fase grup Liga Champions 2003-2004. Yakni 3-0 di Old Trafford pada 4 November 2003 dan 1-0 di Ibrox pada 22 Oktober 2003. United juga tidak pernah kalah dalam empat home melawan klub asal Skotlandia (tiga menang, sekali seri).

Dimitar Berbatov


ALL SPORTS

12

SELASA 14 SEPTEMBER 2010

RADAR TEGAL

Barcelona v Panathinaikos

POTENSI LEDAKAN AMARAH

che Javier Masche cherano

Gabung Barca demi Keluarga JAVIER Mascherano lega bisa meninggalkan Liverpool. Namun begitu, dia belum merasa nyaman di klub barunya, Barcelona. Itu lantaran dia tampil buruk saat Barcelona dikalahkan Hercules 0-2 Minggu lalu (12/9). Laga itu sekaligus menandai debutnya di Liga Primera. Fakta lain yang membuat Mascherano merasa masih punya ganjalan adalah, komentar Roy Hodgson yang terus mengungkit kepindahannya ke Nou Camp (markas Barcelona). Manajer Liverpool itu menyebut, kalau Mascherano lah yang mendesak agar dijual ke Barcelona. Pernyataan itu membuat Lionel Messi gerah. Sebab, dia tahu persis proses kepindahan koleganya itu. “Lebih tepat kalau dibilang, deal harga antara kedua klub cocok dan Javier (Mascherano) kemudian dilepas. Suatu saat bila waktunya tepat, Javier akan memaparkan pembicaraan sebenarnya,” kata Messi. Messi merasa perlu untuk meluruskan pernyataan Hodgson. Pasalnya, Mascherano tidak ingin dirinya dibenci fans Liverpool. Melorotnya prestasi Liverpool bukan alasan baginya untuk angkat kaki, tapi ada alasan lain. “Saya sudah bicara dengan dia. Katanya, dia ingin fans Liverpool tahu bahwa mereka memang hebat. Ba-

ginya, Liverpool tetap berada di hati, meski saat ini telah bergabung dengan klub baru dengan suasana baru,” jelas striker berusia 23 tahun itu. Messi menjelaskan, alasan utama kapten timnas Argentina tersebut hengkang adalah faktor keluarga. Masalahnya, istri dan dua putrinya tak betah tinggal di Inggris. Hodgson tahu benar tentang kondisi itu, namun dia menutup mata dan ingin Mascherano bertahan. “Javier jelas punya hati nurani, tapi saya meragukan kalau pelatih dari Liverpool memilikinya. Kami terus saling kontak sejak dia melalui saat-saat yang mengerikan bersama Liverpool musim lalu,” lanjutnya. “Keluarganya tidak bahagia di Inggris. Mereka sulit menyesuaikan diri dengan kultur di sana. Tidak memiliki teman dan dia bilang, setiap pulang ke rumah, selalu menemukan istrinya menangis,” tutur Messi. “Mascherano adalah sosok yang menempatkan keluarga berada di urutan pertama. Istri dan dua putrinya lebih diutamakan ketimbang sepak bola,” kata Messi. Sekarang, menurut Messi, Mascherano sudah cukup bahagia dengan lingkungan barunya. Sebab, cukup banyak pemain asal Amerika Selatan yang bermain di Barcelona. (ham/bas)

Bianconeri Masih Butuh Waktu

Miilos Krasic TURIN - Selama bursa transfer di awal musim ini Juventus menghabiskan EUR 56,4 juta atau setara Rp 650,1 miliar. Mereka mendatangkan 13 muka baru ke dalam klub. Sayang, hasil kerja mereka di bursa transfer belum juga menuai hasil di lapangan. Terbukti, dari dua pertandingan awal di Serie A Liga Italia, Juve kalah sekali dan seri sekali. Bukan hasil yang bagus. Situasi yang membuat pelatih Juve Luigi Del Neri mulai meragukan kemampuan pasukannya bersaing merebut scudetto. Memang, Bianconeri -julukan Juve- mendatangkan banyak pemain potensial, tapi mereka gagal mendatangkan pemain bintang ke Juve. Paling banter adalah Milos Krasic dan Alberto Aquilani. Selain itu, adalah para pemain muda yang sarat talenta. Direktur umum Juve Giuseppe Marotta juga mengakui dia tidak mendapatkan pemain bintang, tapi dia meyakini Juve memiliki sejumlah pemain hebat

dalam tim. Menurut Marotta, sekarang pemain baru Juve masih beradaptasi. “Lebih dari enam pemain yang turun di lapangan adalah pemain baru. Jadi, jangan heran, karena tim ini sedang menjalani fase transisi. Kami akan terus berkembang. Faktanya, kami mampu mencetak banyak gol, itu pertanda,” kata Marotta. “Itu memang butuh waktu dan kepercayaan daru fans karena Anda tak bisa membentuk sebuah tim hanya dalam dalam waktu dua bulan, tapi mentalitas mereka sudah bagus. Komitmen dan pendekatan mereka sudah bagus,” lanjut Marotta. Mantan direktur olahraga Sampdoria itu menuturkan bahwa masih terlalu cepat untuk memprediksi peluang Juve dalam perebutan scudetto. “Namun, kami harus memuaskan fans. Tujuan utama kami akan lolos ke zona Liga Champions,” terangnya. “Kami memang tidak mendatangkan pemain bermental juara, tapi kami memiliki pemain bagus. Ada juga kok tim yang menghabiskan dana lebih besar daripada kami dan tidak memulai musim dengan lebih baik,” kilah Marotta. Dia meminta kepada para pengritik Juve agar bersabar hingga lima atau enam pekan ke depan baru membuat sebuah prediksi. “Ini hanyalah sebuah awal dan biasanya memang selalu sulit, saya pernah mengalaminya sebelumnya di Sampdoria,” lanjutnya. Sementara itu, Krasic yang menjalani debut kandangnya kesal karena dia gagal mencetak gol ketika Juve ditahan seri Sampdoria dengan sekor 3-3. “Saya puas, tapi masih bisa lebih baik lagi. Itu baru 70 persen dari kemampuan saya,” papar Krasic. (ham)

Dani Alves

BARCELONA - Kekalahan Barcelona dari tim promosi Hercules di Nou Camp pada Liga Primera Spanyol bakal memicu semangat Carles Puyol dkk pada laga perdana di Liga Champions. Mereka akan menunjukkan kualitas sebenarnya. Kebetulan tidak ada halangan bagi Barca untuk menurunkan pasukan terbaiknya. Tim besutan Josep Guardiola itu akan memforsir kemenangan di kala menjamu klub Yunani Panathinaikos, dini hari nanti (siaran tunda RCTI pukul 03.30 WIB). Entrenador Barca Josep Guardiola sengaja menyimpan tenaga Xavi, Sergio Busquets, dan Carles Puyol untuk mempersiapkan diri jelang partai kontra Panathinaikos. Karena itu, Barca berpotensi meledakkan amarahnya dini hari nanti. “Kemenangan adalah satusatunya yang klub ini inginkan dan tatkala kami gagal menang, kami pasti akan sangat marah. Apapun timnya yang dihadapi, kami selalu termotivasi untuk menang,” bilang Dani Alves, bek Barca. Bila merunut pada catatan pertemuan kedua tim di Liga Champions, maka tidak akan sulit bagi Barca merebut kemenangan. Mereka memiliki rekor yang lebih baik atas Panathinaikos dalam empat pertemuan sejak 2002 lalu. Dalam empat bentrok itu, dua kali dimenangkan Barcelona, sekali seri, dan sekali kalah. Total Barca memberondong Panathinaikos dengan delapan gol, sedangkan klub berjuluk Blaugrana tersebut hanya kebobolan dua gol. Lagipula, Barca punya catatan hebat bila bermain di kandang pada ajang Liga Champions. Mereka selalu menang dalam empat laga terakhir dengan menceploskan 11 gol dan kebobolan satu gol. Mereka juga memiliki rekor positif atas tim asal Yunani. Barca selalu menang atas tim asal Yunani dalam lima laga terakhir di kandang dan mencatat 21 gol serta hanya kebobolan dua gol. Bandingkan dengan

Schalke Inginkan Awal Baru LYON - Baik Olympique Lyon maupun Schalke 04 menjalani awal musim yang samasama buruk di kompetisi domestik. Lyon hanya sekali menang dari lima laga di Ligue 1 Prancis dan Schalke selalu kalah dalam tiga laga di Bundesliga Jerman. Karena alasan itulah mereka justru menjadikan laga perdana di fase grup Liga Champions sebagai pelampiasan. Kebetulan, Lyon menjamu Schalke di Stade de Gerland, dini hari nanti (siaran langsung Vision 1 pukul 01.30 WIB). “Setelah tiga kekalahan di kompetisi domestik, pertandingan melawan Lyon akan menjadi awal yang baru bagi kami. Ini adalah laga pertama pada kompetisi. Belum ada yang menang dan kalah,” ujar KlaasJan Huntelaar, striker Schalke. “Lagipula Liga Champions selalu menghadirkan sesuatu yang sangat istimewa. Kami memiliki tim dengan kualitas hebat dan kami ingin memberi bukti. Kami juga harus segera melupakan apa yang terjadi di Bundesliga,” ujar striker asal Belanda itu. Tidak salah bila Huntelaar menyebut timnya sebagai tim yang punya kualitas hebat. Selama bursa transfer awal musim ini saja mereka berhasil menggaet Raul Gonzalez, Christoph Metzelder, Huntelaar, Hans Sarpei, dan Erik Jendrizek. Sebelumnya, mereka sudah memiliki Manuel Neuer, Ivan Rakiti, Jermaine Jones, dan Alexander Baumjohann. “Kami sangat ingin bermain di Liga Champions. Kami akan tunjukkan di Lyon, bahwa kami pantas tampil di Liga Champions,” ujar Jones, gelandang Schalke. Kehadiran Raul di Schalke akan mengangkat mental tanding mereka. Sebab, Raul adalah pemain yang memiliki catatan hebat di Liga Champions. Dialah striker paling subur dengan

Klaas-Jan Huntelaar koleksi 66 gol dari 127 laga bersama Real Madrid. Lyon dan Schalke sendiri belum pernah bersua di even kompetitif. Bila dilihat dari rekor dalam beberapa musim terakhir, Lyon terbilang lebih baik. Mereka selalu lolos ke fase knock out dalam tujuh musim terakhir di Liga Champions. Dari kubu Lyon, mereka juga memiliki motivasi yang serupa. Mereka ingin menjadikan pertandingan dini hari nanti sebagai ajang pelampiasan dari performa buruk di pentas domestik. “Kami ingin memulai dari nol lagi,” ujar Claude Puel,

pelatih Lyon. “Segalanya menjadi kesalahan selama Agustus. Kami ingin bangun kembali spirit tim. Bagi kami Liga Champions adalah tujuan. Kami memiliki ambisi memenangkannya. Kami punya skuad yang memungkinkan untuk itu,” kata Puel. Sayang, ketika menjamu Schalke, tim berjuluk Les Gones tersebut tak bisa memainkan bek kiri Aly Cissokho yang mengalami cedera dan bek tengah Cris yang terkena sanksi. Itu bakal melemahkan benteng pertahanan Lyon dini hari nanti. (ham)

Panathinaikos yang tidak pernah menang ketika bertamu ke Spanyol. Kalah 11 kali dari 12 laga. Namun, Barca tidak boleh sepenuhnya meremehkan Panathinaikos. Mereka memiliki beberapa pemain yang cukup berpengalaman dan pernah main di kompetisi elite Eropa seperti Djibril Cisse, Luis Garcia, Gilberto Silva, dan Jean-Alain Boumsong. Sayang, ada beberapa pemain andalan yang tak bisa dimainkan karena cedera. Mereka antara lain Giorgos Seitaridis, Nikos Spiropoulos, Lazaros Christodoulopoulos, dan Antonis Petropoulos. Luis Garcia, jebolan Barca junior, juga absen. Situasi yang kurang menyenangkan bagi Panathinaikos di kala harus bertamu ke Barca di fase grup D Liga Champions. “Barca adalah tim besar dan sulit untuk dikalahkan. Namun, setiap peluang harus kami manfaatkan,” papar Cisse, striker Panathinaikos. (ham)

Perkiraan Pemain : Barcelona (4-3-3) Pemain : 1-Valdes; 2-Alves, 3-Pique, 5-Puyol, 22-Abidal; 16-Busquets, 6Xavi, 8-Iniesta; 10-Messi, 7-Villa, 17Pedro Pelatih : Josep Guardiola Panathinaikos (4-2-3-1) Pemain : 30-Tzorvas (g); 22-Marinos, 4-Boumsong, 3-Sarriegi, 24-Vintra; 29Katsouranis, 15-Silva; 26-Karagounis, 7-Ninis, 11-Leto; 9-Cisse Pelatih : Nikos Nioplias

Head to Head 03/11/05 Barcelona v Panathinaikos 5-0 19/10/05 Panathinaikos v Barcelona 0-0

Di Atas Kertas Kekalahan dari klub promosi Hercules di pekan kedua Liga Primera justru menyuntikkan motivasi besar buat Barcelona. Berbeda dengan di laga sebelumnya, kini Barcelona bisa menurunkan pasukan terbaiknya.

Benitez Minta Tambah Pemain BELUM mantapnya performa Inter Milan membuat allenatore Rafael Benitez mulai gusar. Pelatih asal Spanyol tersebut mulai ribut membicarakan rencana menggaet pemain anyar pada bursa transfer tengah musim nanti di Januari tahun depan. Sejumlah nama masuk dalam daftar bidikan Benitez. Striker Atletico Madrid Diego Forlan, gelandang Udinese Gokhan Inler, dan fullback Parma Luca Antonelli. Benitez tidak ingin operasi Inter kembali gagal selama bursa transfer. Pada awal musim ini, Inter memang lebih sibuk mempertahankan pemain daripada berburu pemain. Mereka berusaha agar Maicon, Wesley Sneijder, Mario Balotelli, dan sejumlah nama lain mau bertahan dari rayuan klub lain. Ternyata, hanya Balotelli yang lepas. Sayang, kesibukan itu membuat energi Inter di bursa transfer banyak terkuras. Akibatnya, mereka menemui kegagalan dalam menggaet sejumlah pemain bidikan seperti Dirk Kuyt dan Javier Mascherano. Namun, direktur Inter Ernesto Paolillo menolak anggapan bahwa Inter gagal di bursa transfer. Menurut dia memang tidak ada pembelian pemain bintang yang perlu dilakukan Inter. Mereka sudah menjadi tim kompetitif dan siap mengulang sukses. “Kami tim yang bagus. Kami kehilangan talenta seperti Balotelli, tapi kami dapatkan pemain lainnya seperti (Philippe) Coutinho. Tim kami tetap sama, dengan para pemain

Diego Forlan terbaik. Semua sudah terbentuk dan siap untuk berkompetisi,” ujar Paolillo. Sekarang setelah bursa transfer ditutup, upaya Inter agar para pemain andalannya tetap bertahan terus dilakukan. Kini, mereka sedang mengajukan penawaran kepada Wesley Sneijder agar bersedia memperpanjang kontrak di Inter. Berdasarkan kabar yang dilansir Gazzetta dello Sport, Nerazzurri -julukan Inter- telah mengajukan tawaran kontrak baru yang akan mengikat Sneijder hingga 2015 di Giuseppe Meazza, markas Inter. Mempertahankan Sneijder adalah salah satu agenda penting mereka. Soren Lerby, agen Sneijder, telah melakukan pembicaraan dengan Inter dalam sepekan terakhir. (ham)


ALL SPORTS

SELASA 14 SEPTEMBER 2010

13

RADAR TEGAL

TAUFIK MUNDUR

AFR

Berharap Gelar dari Nova/Liliyana

Alexandra Asmasoebrata

Persiapan Lebih Matang JAKARTA- Hasil jeblok ditorehkan Alexandra Asmasoebrata pada Asian Formula Renault (AFR) seri 8 pada 14 Agustus lalu. Ketika itu, pembalap yang akrab disapa Andra tersebut hanya mampu bertengger di posisi ketujuh dalam even yang digeber di Shanghai FI Circuit, Tiongkok. Saat itu, Andra menyatakan bahwa persiapannya memang tidak maksimal. Pasalnya, selama 2010 dia belum pernah terjun di dunia formula. Selama ini, Andra hanya berkutat di karting. Tak ingin mengulangi kesalahan yang sama, Andra langsung mempersiapkan diri dengan maksimal jelang kejuaraan seri 9 dan 10 di Sirkuit Zhuhai, Tiongkok 18-19 September mendatang. Salah satunya ialah dengan berangkat lebih dini ke Negeri Tirai Bambu, nama lain Tiongkok. Andra sudah menjejakkan kakinya di Tiongkok sejak 7 September kemarin. Masa persiapan yang cukup lama diharapkan bisa membawa hasil yang lebih signifikan bagi Andra. “Saya punya banyak waktu untuk beradaptasi dengan segala hal di sana. Terutama ialah dengan mobil saya,” terang Andra. Waktu yang ada tentu bakal digunakan Andra untuk mengetahui seluk beluk mobil serta lintasan. Meskipun, Andra juga punya kenangan manis kala mampu naik podium di AFR 2009 silam. “Saya tetap targetkan untuk naik podium. Mudah-mudahan persiapan yang lebih panjang juga bakal menunjang keberhasilan saya nantinya,” tambah mahasiswa Universitas Paramadina Jakarta tersebut. (ru)

BRIDGE Pelatnas Mulai Oktober JAKARTA- Langkah antisipasi dilakukan PB Gabsi menyongsong SEA Games 2011. Meski belum ada kepastian dari Program Indonesia Emas (Prima), mereka bakal menggelar Pelatnas secara mandiri untuk menyongsong multieven olahraga dua tahunan tersebut. Menurut rencana, Pelatnas tersebut bakal dijalankan mulai Oktober mendatang. Apalagi, induk organisasi pimpinan Dahlan Iskan tersebut sudah mendapatkan komposisi atlet yang akan diterjunkan di SEA Games mendatang. “Kami tinggal memanggil para pemain untuk menjalani Pelatnas,” terang Widi Pancono, ketua harian PB Gabsi. Waktu yang masih cukup lama, lebih dari setahun, dianggap akan mampu memaksimalkan persiapan para atlet. Itu sejalan dengan target berat yang dibebankan kepada PB Gabsi. Mereka diharapkan dapat merebut lima emas dari SEA Games 2011 nanti. Meski bukan hal yang mustahil, namun target tersebut dianggap tidaklah ringan. Pasalnya, negara-negara Asean lainnya juga memiliki kemampuan yang bagus. Diantaranya ialah Thailand serta Singapura. Dua negara itulah yang nantinya dianggap sebagai pesaing terberat bagi Timnas. Karena itu, satu-satunya jalan ialah dengan mempersiapkan diri sebaik mungkin. “Selama ini, dua negara itu yang memang menjadi saingan Indonesia,” tambah pria berkaca mata tersebut. Di sisi lain, PB Gabsi bakal mengirimkan para atletnya untuk berlaga di kejuaraan dunia di Amerika Serikat (AS) 1-16 Oktober mendatang. Ajang itu juga akan menjadi salah satu penilaian bagi PB Gabsi untuk menentukan promosi-degrdasi (Promdeg) bagi penggawa Timnas. “Kami memang harus mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya jika ingin menuai hasil terbaik di SEA Games mendatang,” tandas Widi. (ru)

FORMULA 1 Rio Haryanto

Jajal F1, Rio Ukir Sejarah PRESTASI besar kembali didapatkan Rio Haryanto. Pembalap Indonesia yang berkiprah di balapan GP3 itu berhasil memenangi hadiah paling prestisius dalam Formula Motorsport Junior. Dia mendapatkan kehormatan untuk melakukan test drive di Formula 1 bersama tim Virgin-Cosworth dengan mengendarai VR-01. Kebanggaan tersebut sekaligus berarti sejarah bagi Indonesia. Rio akan menjadi pembalap Indonesia pertama yang melaju dengan mobil Formula 1. “Kebanggaan dan kehormatan bukan saja bagi Rio, tapi juga bagi Indonesia. Kita harus manfaatkan peluang itu sebaik-baiknya,” ungkap Sinyo Haryanto, ayah Rio, saat dihubungi via sambungan internasional. Virgin, yang merupakan tim debutan F1 musim ini, memberi kesempatan tersebut kepada Rio atas performanya yang cemerlang di kompetisi yang diikutinya saat ini, GP3, bersama tim Manor. Dalam siaran pers Virgin Racing Media kemarin (12/9) disebutkan, hadiah itu sudah menjadi bagian dari janji Virgin. Di awal musim, Virgin menawarkan hadiah tersebut kepada para pembalap Manor yang memperoleh poin tertinggi di GP3. Virgin adalah tim bentukan Manor, yang sejak 1990 bermain di kelas single-seater terutama F3. Beberapa pembalap top yang pernah dididik Manor di kelas tersebut adalah Kimi Raikkonen, Antonio Pizzonia, dan Lewis Hamilton. Rio masuk ke GP3 Series setelah mendominasi kejuaraan Formula BMW Pacific 2009. Dia mengantongi sebelas kemenangan serta melanjutkan kemenangan pada tahun 2010 ini di Turki dan naik ke podium beberapa kali. Musim ini, dia mengoleksi 27 poin dan berada di posisi kelima klasemen akhir. (ady)

CMYK

JAKARTA - Kekuatan Indonesia dipastikan bakal timpang dalam China Masters Super Series 2010. Hal tersebut terjadi karena, sejumlah pemain bintang Merah-Putih tidak akan mengikuti kejuaraan yang dihelat hari ini sampai 19 September mendatang di Olympic Sports Center Xincheng Gymnasium, Jiangsu itu. Pada tunggal pria, pasangan nomor satu Indonesia, Markis Kido/Hendra setiawan tidak akan berpartisipasi, karena registrasi mereka terlambat. Berikutnya, Taufik Hidayat, jagoan tunggal pria Indonesia, menarik diri dari keikutsertaannya di turnamen ini. Mundurnya Taufik dari kejuaraan itu, sebenarnya patut disayangkan. Sebab, dengan tidak adanya Sony Dwi Kuncoro dan Simon Santoso yang masih dalam pemulihan cedera. Dialah satu-satunya harapan Indonesia untuk merebut gelar. Apalagi, pemain urutan keempat dunia itu juga sedang dalam fase top form. Pada kejuaraan dunia, 23-29 Agustus lalu di Paris, dia mampu meraih posisi runner-up, setelah di final kalah 13-21, 15-21 dari Chen Jin (Tiongkok). “Saya memang tidak ikut China Masters, karena persiapannya kurang setelah pulang dari kejuaraan dunia,” terang pebulu tangkis 29 tahun itu, kemarin (13/9). “Saya juga ingin menikmati lebaran bersama keluarga,” lanjutnya. Juara Olimpiade Athena 2004 itu menyatakan, absennya di China Masters, juga untuk mempersiapkan diri tampil di Japan Open Super Series 2010 (21-26 September). Absennya Taufik, Sony, dan Simon, membuat Indonesia hanya mengandalkan Donysius Hayom Rumbaka di sektor tunggal pria. Sebab, dia adalah satu-satunya pemain Indonesia yang turun. Otomatis, kans Indonesia juga cukup berat meriah gelar di tunggak pria. M. Ahsan/ Bona Septanto mengalami na-

Taufik Hidayat sib sama dengan Hayom. Mereka menjadi satu-satunya duet yang diturunkan di tunggal pria. “Hayom dan Ahsan/Bona tetap kami berangkatkan ke Tiongkok dengan tujuan mematangkan permainan mereka. Tidak ada target yang dibe-

bankan bagi mereka,” urai Sekjen PB PBSI Yacob Rusdianto. Serupa dengan mereka, kans di tunggal wanita juga tak besar. Adriyanti Firdasari dan Maria Febe Kusumastuti yang tampil di sektor itu harus mampu me-

robohkan dominasi para pemain tuan rumah kalau ingin menjadi juara. Peluang tersbesar meraih gelar, ada di ganda campuran. Pasangan Nova Widianto/Liliyana Natsir menjadi andalan utama menangguk gelar. Se-

dangkan pelapis mereka, Fran Kurniawan/Pia Zebadiah Bernadet, diharapkan mampu melangkah sejauh mungkin. “Nova/Liliyana sudah menghasilkan banyak gelar. Persaingan dengan pemain Tiongkok pasti ketat,” terangnya. (nar)

Kontra Kompatriot di Jalur Juara

AFP PHOTO

CIUM - Andy Ardiansyah (kiri) dan Koko Prasetyo Darkuncoro (kanan), mencium trofi juara.

Masih Tiga Try Out Timnas Voli Pantai Indonesia JAKARTA- Persiapan Timnas voli pantai Indonesia proyeksi Asian Games 2010 memasuki babak akhir. Andy Ardiansyah dkk hanya akan bertarung di tiga try out sebelum bertolak ke Guangzhou, Tiongkok November mendatang. Tiga try out tersebut ialah kejuaraan Asia Pasifik. Yakni di Bangka Belitung 6-10 Oktober mendatang, Bangka (12-16 Oktober) serta di Tiongkok (1924 Oktober). Target tinggi pun langsung dikumandangkan PP PBVSI bagi Timnas Indonesia. “Mereka harus jadi juara di tiga kejuaraan tersebut,” tegas Slamet Mulyanto, pelatih Timnas voli pantai Indonesia. Target tersebut tentu bakal dibebankan pada pasangan Indonesia I yang diisi Andy Ardiansyah/ Koko Prasetyo Darkuncoro. Pasalnya mereka sudah menunjukkan kemampuannya kala menjadi juara di seri Batam April silam. Namun, PP PBVSI juga berharap pasangan Indonesia II yang digawangi Dian Putra Sentosa/ Suratno menunjukkan hasil bagus. Mereka diharapkan dapat mencapai babak final. Dengan begitu, di partai pemungkas bakal mempertemukan all indonesia final. “Kalau hasilnya bagus, kami harapkan dapat meningkatkan psikologis anak-anak sebelum bertanding di Asian Games mendatang,” ucap Slamet. Pria asal Sidoarjo, Jatim tersebut mengakui jika peserta yang tampil di seri asia pasific seper-

tinya bakal berbeda dengan Asian Games. Misalnya tim-tim dari Tiongkok ataupun Jepang yang lebih memilih untuk bertanding di seri kejuaraan dunia. Namun, Slamet menyatakan bahwa atmosfer pertandingan di seri Asia Pasific tersebut juga bakala sengit. “Pemain negara lain juga memiliki kemampuan yang bagus. Anak-anak bisa juara di Batam juga lewat perjuangan yang tidak gampang,” sebut Slamet. Di sisi lain, rencana PP PBVSI mendatangkan Steve Anderson untuk menangani Timnas voli pantai di Asian Games mendatang menemui batu ganjalan. Hingga kini kedatangan pelatih asal Amerika Serikat (AS) tersebut belum juga menemui titik terang. Awalnya, Steve bakal menjejakkan kaki di Indonesia 16 September mendatang. Namun, hingga kini PP PBVSI belum bisa memastikan apakah jadwal tersebut bakal berjlan mulus atau tidak. Bahkan, bisa jadi nantinya Andy Ardiansyah dkk tak akan dilatih Steve di Asian Games mendatang. Sebab, Steve meminta syarat yang cukup berat kepada PP PBVSI sebelum memoles Timnas. Yakni, mendampingi tim Tiongkok dan Thailand di Kejuaraan Dunia di Tiongkok 2 Oktober - 3 November mendatang. “Kami inginnya dia full selama dua bulan melatih anakanak. Karena itu, kami masih mempertimbangkannya. Tadi malam (kemarin) kami sudah mengirimkan surat keberatan, namun belum ada balasan dari dia,” terang Slamet. (ru)

Lin Dan gagal meraih gelar juara pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2010. Pada even yang digelar di Pierre de Coubertin Stadium, Paris, 23-29 Agustus lalu itu, jagoan Tiongkok itu hanya mampu bertahan sampai perempat final. Di babak itu, pemain urutan kelima dunia itu menyerah dari Park Sung-hwan asal Korea Selatan (Korsel). Dia pun membuang peluang kembali meraih gelar yang direbutnya tahun lalu, pada kejuaraan dunia di Hyderabad, India. Pada China Masters Super Series 2010 yang digelar hari ini sampai 19 September itu, Lin Dan punya peluang besar meraih gelar juara. Itu karena, mundurnya sejumlah pebulu tangkis papan atas dunia yang mungkin bisa menghalangi jalannya di jalur juara. Selain Taufik Hidayat yang memutuskan membatalkan keikutsertaannya karena merasa persiapannya mepet, pemain tangguh lainnya, pemeain urutan kedua dunia, Peter Hoeg Gade (Denmark) dan Lee Chong Wei (Malaysia) juga tidak tampil di kejuaraan yang dilangsungkan di Olympic Sports Center Xincheng Gymanisum, Jiangsu itu. Chong Wei yang merupakan peringkat satu dunia itu, tidak turun di China Masters karena mengalami cedera punggung. Chong Wei mengeluh sakit pada punggungnya saat menghadapi Rajiv Ouseph asal Inggris di babak ketiga kejuaraan dunia lalu. “Lebih baik Chong Wei istirahat dulu, karena banyak turnamen penting menantinya,” papar Misbun Sidek, pelatih Chong Wei, seperti dilansir The Star. Turnamen yang dimaksud Misbun adalah Commonwealth Games (Oktober) dan Asian Games (November). “Chong Wei akan mendapatkan penanganan dari orang-orang yang ahli. Kami baru percaya kondisinya sudah membaik, kalau sudah melihatnya kembali berlatih penuh,” ucapnya. Absennya para pemain top di luar Tiongkok itu, membuat Lin Dan praktis bakal hanya bersaing dengan kompatriotnya untuk meraih gelar juara, sekaligus mengulangi pencapainnya tahun lalu pada even

Lin Dan yang sama. Tak hanya tiga pemain papan atas itu, Park Sunghwan yang menjegalnya di kejuaraan dunia juga tidak terdaftar sebagai peserta dalam even itu.

China Masters 2010, akan jadi pembuktian siapa pemain Tiongkok terbaik antara Lin Dan, Bao Chunlai, dan Chen Jin yang berhasil menjadi juara dunia 2010. (nar)


JATENG

SELASA 14 SEPTEMBER 2010

17

RADAR TEGAL

JEPARA Tenggak Miras, Jantung Tak Kuat, Tewas JEPARA-Berbagai cara dilakukan orang untuk merayakan hari raya Idul Fitri. Namun, cara yang ditempuh sekelompok pemuda ini tidak patut ditiru. Mereka merayakan Lebaran dengan menenggak minuman keras (miras), hingga salah satu di antara mereka tewas akibat jantungnya tidak kuat. Pemuda yang tewas tersebut adalah Syaifurohman, 27, warga Desa Banjaragung, Kecamatan Bangsri, yang pada Sabtu (11/9) lalu, tewas setelah pesta minuman keras oplosan. Penyebab tewasnya korban diduga akibat serangan jantung. Korban tewas hanya dalam kurun waktu sekitar 30 menit setelah menenggak miras oplosan bersama dua rekan lainnya. Dia tewas dalam perjalanan ke rumah sakit, setelah mengalami sesak nafas. Kapolres Jepara AKBP Kamdani didampingi Kasatreskrim Iptu Rosyid Hartanto mengatakan, korban sebelumnya diketahui memiliki riwayat penyakit jantung. ”Saat itu korban bersama kedua rekannya pesta miras oplosan berupa ginseng dioplos dengan dua sachet minuman suplemen energi,” ujarnya. Pesta miras itu digelar berjarak sekitar 50 meter dari kediaman korban. Tepatnya di bengkel sepeda motor. Jika korban akhirnya meninggal, kedua rekan lainnya selamat dan tidak mengalami kejadian apa-apa. Rosyid menambahkan, sebelum tewas korban pun sudah sering terkena serangan jantung. Tapi tidak pernah dihiraukan. Dan penyakitnya kambuh setelah menenggak minuman keras oplosan itu. ”Jantungnya tidak kuat saat korban mengkonsumsi miras. Ditambah lagi dengan minuman suplemen, sehingga kinerja jantung semakin terpacu. Kami sendiri telah melakukan pemeriksaan terhadap dua rekan korban lainnya. Dan kami tegaskan di sini bahwa penyebab tewasnya korban bukan karena minuan keras oplosan, tetapi karena serangan penyakit jantung,” imbuhnya. (han/mer)

SEMARANG Lerai Tetangga, Malah Dibakar SEMARANG—Bermaksud melerai dua tetangganya yang tengah bertengkar, Priyono, 40, warga RT 02/RW 01, Kelurahan Mangkang Kulon, Kota Semarang, justru dibakar hidup-hidup. Ironisnya, yang membakar justru salah satu tetangganya yang sedang bertengkar hebat, Slamet Gondes, 44. Akibatnya, Priyono menderita luka bakar serius di sekujur tubuhnya. Kondisi korban yang kritis, kini terbaring lemah di ICU RSUD Tugu. Keluarga korban melaporkan kasus tersebut ke Polrestabes Semarang. Keterangan yang dihimpun koran ini menyebutkan, Slamet Gondes terlibat adu mulut dengan Ragil, 23, tetangganya, Senin (13/9) pukul 02.00 dinihari. Diduga pemicunya terjadi di perempatan lokalisasi Gambilangu. Hingga kini belum diketahui pemicu yang sebenarnya. Risih mendengar pertengkaran dua warga yang bertetangga itu, Priyono memberanikan diri melerai. Dia berusaha menenangkan dua pihak untuk menahan diri. Selain pertengkaran mengganggu tetangga karena dilakukan pada dinihari, juga tidak baik karena masih dalam suasana Lebaran. Di tengah pertengkaran, Slamet Gondes yang sudah tersulut emosinya, tiba – tiba mengambil jeriken minyak tanah. Dia bermaksud membakar rumah Ragil. Korban yang khawatir rumahnya ikut terbakar karena jarak rumah saling berdekatan, berinisiatif mengambil paksa jeriken minyak dari tangan pelaku. Nahas bagi korban. Ketika merebut jeriken dari tangan pelaku, pada saat bersamaan, korban justru disiram minyak tanah oleh pelaku. Slamet lantas membakar korban hidup-hidup. Saksi mata, Bagong, 23, menuturkan, spontan korban berteriak histeris karena kesakitan dan meminta tolong. Sebaliknya, pelaku yang kebingungan justru kabur. Api yang menjalar di sekujur tubuh korban berhasil padam setelah korban berguling-guling di tanah. Warga juga berusaha memadamkan dengan mengibas-ibaskan kain basah ke tubuh korban. Kemarin siang, istri korban, Sulistiyowati, 35, melaporkan perbuatan pelaku ke Polrestabes Semarang. Sulis menilai, ulah pelaku yang membakar tubuh suaminya di luar batas kewajaran. “Saya minta polisi secepatnya menangkap dia (pelaku).” Pelaku, usai kejadian, hingga kini kasih dicari warga. Sembari menangis, Sulis mengaku bingung memikirkan dana untuk membiayai perawatan suaminya. “Suami saya menderita luka bakar hamper 80 persen di sekujur tubuhnya,” tutur wanita berjilbab itu sembari menunjukkan foto suaminya yang berbalut perban. (mg8/isk)

Lebaran, Tarif Bus Naik 50 Persen SEMARANG—Selama arus mudik dan balik Lebaran, sejumlah bus AKDP (antar kota dalam provinsi) jurusan Semarang nekat menaikkan tarif hingga 50 persen. Padahal sebelumnya pemerintah menyatakan tidak ada kenaikan tarif angkutan selama masa Lebaran. Pantauan Radar Semarang di Terminal Terboyo, kenaikan tarif itu ada yang diumumkan secara resmi lewat selebaran yang ditempel di bus, namun banyak yang bergantung dari kondektur dalam menentukan besarnya tarif. Seperti bus Patas PO Muncul jurusan Semarang-Solo, yang menaikkan tarif dari Rp 20 ribu menjadi Rp 30 ribu. Di kaca depan bus ini dipasang pengumuman resmi kenaikan tarif Lebaran mulai 7-19 September. Kenaikan tarif juga dilakukan bus ekonomi jurusan Semarang- Magelang yang biasanya Rp 10 ribu menjadi Rp 15 ribu. Sedangkan untuk bus kota, kenaikannya mulai Rp 1.000 hingga Rp 2 ribu. Misalnya, dari Tugu Muda ke Terboyo yang semula Rp 3 ribu menjadi Rp 4 ribu. Tentu saja, kenaikan tarif ini banyak dikeluhkan penumpang. Karena kenaikannya dirasa sangat tinggi. “Berat juga, karena naiknya sangat tinggi. kalau naik Rp 1.000 - Rp 2 ribu, kita bisa maklumi, tetapi kalau Rp 10 ribu, saya pikir itu berlebihan,” jelas dia usai turun dari bus patas jurusan SoloSemarang di Terminal Terboyo kemarin. Karena itu, dia meminta dinas terkait melakukan penertiban tarif ini, karena

NAGA SINAGA/RADAR SEMARANG

NAIKKAN TARIF—Sejumlah bus terjebak macet di pintu keluar Terminal Terboyo kemarin.

dirasa sangat memberatkan warga. Terpisah, Wakil Organda Kota Semarang Sumitro mengklaim tidak ada kenaikan tarif saat arus mudik dan balik Lebaran. Namun yang ada adalah penyesuaian tarif selama Lebaran saja. Penyesuaian tarif ini pun tak dipatok tinggi. Rata-rata kenaikan Rp 1.000 untuk batas atas, dan Rp 500 untuk batas

bawah. “Sehingga kalau angkutan Rp 2 ribu menjadi Rp 3 ribu itu batas atas,” jelas dia. Hal itu dilakukan, karena sudah menjadi tradisi tahunan. Para sopir dan kernet menyesuaikan tarif karena Lebaran tak mendapatkan THR seperti halnya para pekerja perusahaan. Sehingga cara untuk menggantinya dengan melebihkan sedikit tarif.

Bayi Dibuang di Sungai JEPARA-Seorang petani warga Desa Tengguli, Kecamatan Bangsri, Jumari, 60, Senin (13/9) menemukan mayat bayi laki-laki yang baru saja lahir. Mayat itu tergeletak di pinggir sungai dan saat ditemukan bayi tersebut sudah tewas. Hingga kemarin, belum diketahui siapa orang yang membuang bayi tersebut. Namun diperkirakan usia jabang bayi itu baru 12 jam setelah dilahirkan ibunya, yang juga belum diketahui identitasnya. Saksi Jumari menemukan bayi beserta ari-arinya itu tergeletak di atas batu, di Sungai Lak Ombo, Desa Tengguli. Saat dite;mukan, bayi malang tersebut dalam kondisi telanjang tanpa ditutupi selembar kainpun. Oleh warga, bayi itu kemu-

dian dibawa ke rumah salah satu warga terdekat. Namun setelah tim identifikasi dari Polres Jepara datang ke lokasi, bayi itu diminta untuk dikembalikan ke posisi semula, guna dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Setelah tim identifikasi selesai melakukan olah TKP, bayi kemudian dibawa ke RSUD Kartini untuk dilakukan visum. Saat ini, bayi tersebut masih disimpan di ruang jenazah RSUD Kartini. Kapolres Jepara AKBP Kamdani didampingi Kasatreskrim Iptu Rosyid Hartanto mengatakan jika bayi tersebut diduga sengaja dibuang oleh ibunya. ”Kemungkinan besar bayi ini sengaja dibuang. Mungkin juga karena hasil hubungan gelap dan malu punya anak, makanya dibu-

ang,” katanya kemarin (13/9). Bayi yang berjenis kelamin laki-laki itu panjang sekitar 50 sentimeter (cm) dan berat 3 kilogram (kg). Kondisinya sudah sempurna, termasuk kepalanya sudah banyak ditumbuhi rambut. Saat ini polisi tengah melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa ibu dari bayi itu. Rosyid berharap, bagi warga yang mengetahui ada perempuan yang akhir-akhir ini hamil namun anaknya tidak ada, untuk segera melaporkan ke polisi terdekat. ”Kami harap masyarakat segera menghubungi kami jika mencurigai di sekitarnya ada perempuan hamil, namun anaknya tiba-tiba tidak ada. Karena kami menduga bayi ini sengaja dibuang oleh ibunya,” imbuhnya. (han/mer)

Tiga Blok Rusunawa Kaligawe Mangkrak Dinding Mulai Retak, Listrik Kerap Padam BERBAGAI persoalan terus membelit Rusunawa Kaligawe. Kali ini, bangunan di tiga blok, yakni blok A, B dan C yang belum dihuni mulai retak-retak. Selain itu, penghuni rusunawa ini juga mengancam akan pindah lantaran aliran listrik yang kerap padam. Bangunan yang mengalami retak cukup panjang tampak di tiang dinding blok A, B dan C. Cat bangunan juga mulai memudar, dan sampah berserakan di mana-mana. Di sekitar bangunan itu rumput liar tumbuh hingga menutupi jalan masuk. Kondisinya pun menjadi kumuh. Sejak dibangun, ketiga blok itu sampai sekarang masih mangkrak. Tak terlihat satu pun penghuni yang menempati. Bangunan rusunawa yang dihuni hanya di blok D, E, F dan G. Dinas terkait, yakni Dinas Tata Kota dan Permukiman (DTKP) sejauh ini belum mengambil tindakan. Warga sendiri mempertanyakan mengapa hingga kini ketiga bangunan tersebut masih kosong. Penghuni blok D Rosidi, 45, mengatakan, dari dulu ketiga blok itu masih kosong. Ia sendiri tak tahu alasan kenapa tak ditempati warga. Padahal jika terlalu lama mangkrak, kondisinya semakin memperihatinkan. “Lihat sendiri Mas, rumput makin tinggi seperti di hutan, bangunannya juga mulai retakretak, tetapi tak ada petugas yang merawat sama sekali, seperti didiamkan saja,” ujar Rosidi kepada Radar Semarang. Penghuni rusunawa lainnya juga mengeluhkan soal aliran

NAGA SINAGA/RADAR SEMARANG

MANGKRAK—Bangunan Rusunawa Kaligawe di blok A, B, dan C yang mengalami retak.

listrik. Mereka menilai Pemkot lepas tangan soal listrik di permukiman itu. Sebab, sejak listrik diputus oleh PLN lantaran ada tunggakan pembayaran rekening, tak ada tindakan konkrit dari Pemkot. Karena itu, penghuni rusunawa menuntut Kepala DTKP Eko Cahyono agar mendesak PLN kembali menyambungkan aliran listrik ke rusunawa tersebut sesuai

kebutuhan, dan tidak setengahsetengah. “Lebaran kemarin warga rusunawa merayakannya dengan gelap gulita. Kami sudah tidak punya uang lagi untuk membayar tunggakan listrik,” ujar Slamet Kadar Supriyanto, juru bicara penghuni rusunawa. Wahyono, penghuni lain mengatakan, listrik menjadi kendala utama di rusunawa ini.

Selain aliran yang kerap padam, sistem pembayaran tiap penghuni rusunawa juga dirasa kurang adil. ”Kita sementara bayarnya sama, dan tidak sesuai kebutuhan masing-masing. Jadi bagi yang menggunakan sedikit tetap bayar banyak. Kadang juga kerap mati seperti Lebaran kemarin,” keluhnya. Penghuni rusunawa Slamet menjelaskan, tagihan listrik yang dibebankan kepada penghuni rusunawa cukup memberatkan. Ia mencontohkan tagihan rekening listrik untuk pemakaian Juli lalu sebesar Rp 13,5 juta. Sedangkan pemakaian Agustus lebih kurang Rp 16 juta. Tentu saja jumlah tersebut sangat memberatkan, dan sulit dibayar oleh semua penghuni rusunawa. ”Kami sudah berusaha mengumpulkan dana kepada semua penghuni rusunawa hingga Rp 10 juta. Namun jumlah itu masih kurang, sehingga ada tunggakan tagihan listrik,” katanya. Udin, penghuni lain merasa telah ditipu oleh Pemkot saat menyewa rusunawa. Sebab, dari awal soal biaya listrik tidak masuk dalam perjanjian sewa. Sehingga warga kaget saat PLN menginformasikan TDL (tarif dasar listrik) naik karena daya-

nya masuk kategori yang mengalami kenaikan. ”Tapi, kenapa Pemkot diam saja?” protesnya. Saat ini, jelas Udin, sistem pengaliran listrik di Rusunawa Kaligawe secara terpusat. PLN menghitung daya pemakaian listrik di lokasi tersebut berdasarkan meteran induk. Daya pemakaian listrik di tempat itu 600 VA yang artinya masuk kenaikan TDL. Sebelum ada kebijakan kenaikan TDL, penghuni rusunawa yang berjumlah 96 KK masing-masing membayar Rp 45 ribu per bulan. Sehingga setiap bulan terkumpul Rp 4,3 juta. Kepala Dinas Tata Kota dan Permukiman (DTKP) Kota Semarang Eko Cahyono mengatakan, untuk jangka pendek, ia menawarkan bantuan uang supaya bisa ditanggung bersama warga untuk membayar tunggakan listrik. Namun oleh warga, cara itu tidak bisa menjawab untuk jangka panjang. Sementara untuk blok yang mangkrak, lanjut Eko, dalam waktu dekat akan mengoptimalkan kembali dan membenahi sejumlah infrastruktur yang rusak. “Nanti kita akan cek kesana untuk melihat kondisinya, dan dalam waktu dekat akan difungsikan,” janjinya.(nag/aro)

Kepala Dishubkominfo Kota Semarang Gurun Risyad Moko mengatakan, pihaknya meminta agar kenaikan tarif itu dihapus. Sebab, tidak ada pengumuman resmi kenaikan tarif angkutan selama Lebaran.“Jadi kami mohon Organda dan para awak dapat mencabut tarif itu, dan menstabilkan kembali.” Gurun mengatakan, dari awal pihaknya sudah menyampaikan

tidak ada kenaikan selama Lebaran. Untuk mengantisipasi pemberlakuan tarif tidak resmi itu, Dishub akan menerjunkan tim untuk memantau sejumlah angkutan dan bus yang menaikkan tarif selama Lebaran. ”Kita taruh petugas di setiap terminal. Selain mengatur lalu lintas, mereka juga mengawasi tentang kenaikan tarif,” ujar dia. (nag/mg10/aro)

Polisi Tetapkan Pelaku Pembunuhan Bocah SMP PURWOKERTO - Kepolisian Resor Banyumas akhirnya menetapkan Warsito (35), warga Grumbul Larangan, Kembaran Banyumas sebagai pelaku pembunuhan tunggal terhadap Siti (15), bocah SMP Kristen Purwokerto asal Adipala yang ditemukan tewas tergeletak, Jumat (3/9) lalu di Linggasari, Kembaran. Warsito ditetapkan sebagai tersangka setelah polisi menemukan kecocokan antara alat bukti, dan pengakuan yang disampaikan Warsito sendiri. “Pelakunya sudah kita tangkap. Namanya Warsito, warga Larangan Kembaran. Sekarang dia tersangka tunggal pelaku pembunuhan terhadap Siti, bocah SMP asal Adipala, yang ditemukan meninggal di Linggasari, Kembaran pekan lalu,” ujar Kapolres Banyumas AKBP RZ Panca Putra melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Banyumas AKP Zaenal Arifin di kantornya kemarin. Zaenal menambahkan, setelah melakukan rangkaian penyelidikan, Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Banyumas akhirnya meyakini satu orang yang dicurigai sejak awal adalah sebagai pelaku pembunuhan. Namun, pihak kepolisian tak mau gegabah. Polisi lalu mengumpulkan alat bukti dan mengumpulkan keterangan para saksi. Setelah pemeriksaan saksi, dan alat bukti, satu orang yang dicurigai yaitu warsito, akhirnya tak bisa mengelak dan sekarang mengakui telah membunuh Siti (15), bocah penghuni Panti asuhan Siloam. “Ada beberapa keterangan saksi yang mengarah padanya. Disamping itu, alat bukti yang ditemukan juga mendukung kalau pelakunya adalah Warsito. Setelah pemeriksaan, Warsito kita tetapkan sebagai

tersangka. Sekarang masih dalam penyidikan,” katanya. Seperti diketahui, mulanya polisi menemukan mayat seorang ABG berumur 15 tahun yang diduga korban pembunuhan pada Jumat (3/9) pagi sekitar pukul 06,00 WIB. Saat ditemukan di Desa Linggasari, Kembaran, Banyumas, di tubuh korban tak ditemukan identitas apapun. Polisi hanya menemukan alat bukti seperti helm, dan sandangan yang menempel di tubuhnya. Setelah melakukan lidik seharian, identitas korban akhirnya terkuat di malam harinya. Nama korban adalah Siti (15), warga Adipala, Cilacap. Korban bertempat tinggal di Panti Asuhan Siloam, belakang Pasar Pon, Purwokerto Barat. Pihak yang kehilangan korban adalah Panti Asuhan Siloam. Setelah menerima aduan orang hilang, pihak Panti diajak melihat ciri korban. Hasilnya, ciri-ciri korban sama dengan ciri yang ditemukan polisi di lokasi kejadian. Setelah mendapat titik terang identitas korban, polisi bergerak mencari pelakunya. Keterangan saksi dan alat bukti dipertajam. Beberapa orang panti asuhan Siloam langsung memeberikan keterangan untuk mengungkap kasus ini. Hasilnya, keesokan harinya, polisi langsung menangkap seorang bernama Warsito yang sekarang telah ditetapkan sebagai tersangka. “Sekarang dalam tahanan kami di Mapolres Banyumas,” kata Kasat Reskrim . Zaenal menambahkan, motif pembunuhan Warsito dikarenakan rasa sakit hati atas ucapan korban saat sedang jalan bersama di GOR Satria Purwokerto pada Kamis (2/9). “Selanjutnya korban dihabisi di Linggasari dan dibuang di kebun pisang,” ujarnya. (ttg)


CMYK

18

SELASA, 14 SEPTEMBER 2010

RADAR TEGAL

ban yang berbeda. Bagi mereka, berkunjung ke tempat wisata akan makin menyenangkan dilakukan saat momen Lebaran. ”Enaknya datang tempat wisata saat Lebaran bisa lebih asyik dan rame,” ucap Anton, salah satu ResponX. Dan 10,7 persen lainnya mengaku lebih senang selama Idul Fitri karena mereka bisa menambah uang saku dari pecingan ortu atau saudara. Kamu sendiri bagaimana? (tim 1)

IRMA NUR RAHMAWATI S/TIM XPRESI

PENTAS – Sejumlah siswi dari SMA Negeri 1 Slawi Kabupaten Tegal yang Tergabung dalam grup Suara Hati putri pentas saat bulan Ramadan kemarin.

SUARA HATI SMA NEGERI 1 SLAWI

Tunjukkan Eksistensi Bermusik

NUANSA Hari Raya Idul Fitri yang beberapa hari lalu diperingati seluruh umat Islam sedunia sebagai hari kemenangan setelah satu bulan berpuasa di bulan Ramadan tampaknya masih kental mewarnai hari-hari kita saat ini. Nggak cuma ada baju baru dan kue-kue lebaran, momen kembali sucinya diri kita tentunya pas banget dengan ritual saling maaf memaafkan yang menjadi hal wajib saat Lebaran. Ngobrolin tentang Hari Raya Idul Fitri, 64,1 persen dari 28 siswa yang disurvei mengaku tau de-

perintah-perintahNya dan menjauhi larangan- laranganNya, maka setelah itu kita akan menemui kemenangan di hari Idul Fitri,”ungkap Indah panjang lebar. Sedangkan 14,2 persen lainnya menanggap hari itu sebagai momen saling maaf memaafkan dan 21,4 yang lain lebih memaknainya sebagai hari besar umat Islam yang wajib diperingati dan dirayakan sebagi wujud rasa syukur setelah menjalankan

sanakannya pastilah timbul rasa bahagia dan suka cita bahwa kita telah melaksanakan puasa Ramadan dan kita merayakan kemenangan itu dengan melaksanakan Sholat Ied,”jelasnya. Sementara 3,57 persen memanfaatkan momen tersebut untuk bersilaturahim ke rumah ba-

”Kegiatan itu berguna untuk mengajarkan siswa saling berbagi kepada sesama dan sebagai wujud melaksanakan rukun Islam ke-3,” tuturnya. Dan pastinya, seluruh ResponX kompak menganggap Lebaran sebagai momen menyenangkan. Menurut Wida Yanti, siswi kelas XII IPA Man Pagerbarang Kabupaten Tegal, sebagai hari

ibadah puasa selama 30 hari. Makna itu tentunya nggak jauh beda dengan apa yang kamu yakini selama ini kan?! Terus bagaimana ResponX memperingatinya ya? Sholat Idul Fitri menjadi jawaban pasti bagi 89,2 persen ResponX. Salah satunya Wasis Tri W, siswa kelas XII SMA Muhammadiyah Margasari Kabupaten Tegal. ”Kalo memperingati Idul Fitri tanpa melakukan sholat rasanya kurang puas sebab dengan melak-

pak atau ibu guru masing-masing. Tapi bukan itu saja, menjelang lebaran, para ResponX sudah disibukkan dengan banyak kegiatan religi lainnya. Salah satunya seperti membentuk panitia penerimaan zakat fitrah, mengumpulkannya dan membagikan ke orang yang berhak. Ini seperti jawaban 75 persen dari mereka. Dwi Apriliyani, siswi kelas IX F SMP Negeri 02 Jatibarang Kabupaten Brebes mengungkapkan hal ini.

kemenangan tentunya momen Idul Fitri tak bisa dilewatkan begitu saja. Bagi 53,5 persen ResponX, kumpul bareng dengan keluarga menjadi salah satu hal yang membuat mereka menyukai Lebaran. Seperti kata Ismiyati, siswi kelas XI SMA Negeri 4 Kota Tegal. ”Karena tak setiap hari semua keluarga besar kumpul bareng,” ungkap Ismi. Tapi 35,7 persen memiliki jawa-

SEOLAH tak ingin kalah dengan grup rebana putra, grup rebana putri menunjukkan eksistensinya dalam bermusik. Dua tahun dari masa vakum, Suara Hati Putri kembali mengaktifkan diri. Tim yang digawangi kelas XII IPA SMA Negeri 1 Slawi ini sudah sering tampil di berbagai even. Selain pernah manggung dalam acara Halal Bi Halal, pameran, Maulid Nabi Muhammad SAW dan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) lainnya, tim yang dimotori Lulu Asfiyatun (vokalis utama), Neli Fitriyani (backing vokal), Meidita Ayu (backing vokal), Chilyati Eki Futikhat (backing vokal), Dwi Farkhatun Aflaha (bassis), Nur Afifah (bassis), Ana Kurniati (bassis), Siti Tuti Alawiyah (sopran), Liza (sopran) dan Dewi Hikmah Hidayah (sopran) ini juga pernah perform di acara Tenda Ta’jil Pop FM dan Best FM pada bulan Ramadan 1431 H di Plaza Dedy Jaya Kota Tegal. “Yang sering dinyanyikan lagu ‘Neo Sholawat’. Tapi juga tergantung kondisi, kadang-kadang kami memilih lagu acak, seperti ‘Ghonili’, ‘Wahdana’ dan ‘Thola’al Badru’,” kata Lulu Asfiyatun. Tim ini juga pernah mengikuti perlombaan, yakni lomba yang diadakan Yaumi Kabupaten Tegal. Namun, mereka belum sempat meraih juara. Adapun untuk jadwal latihannya, mereka memakai hari Jumat sore dengan dibina Mukhotimatun S Ag. “Kami juga biasanya latihan sendiri dan pernah juga mengundang pelatih dari luar, namanya Bu Al,” lanjut Lulu. Kini Suara Hati Putri sedang fokus pada pergantian pengurus dan regenerasi karena personilnya yang sekarang harus mempersiapkan Ujian Nasional (UN) mendatang. (irma)

Lelaki Sempurna

Gita Gutawa

[intro] Cm A# G# G 2x Cm A# Lelaki sempurna yang kuimpikan G# G Adalah seseorang yang menenangkan jiwa Cm A# Lelaki sempurna seperti dia G# G Punya segala sifat indah tanpa cela [int] Cm A# G# G Cm A# Lelaki sempurna berkiblat surga G# G Menyejukkan hati dengan akhlak mulia Cm A# Lelaki sempurna seperti dia G# G Menjadi penuntun dunia dan akhirat G# G D# Fm A#m C Lelaki impianku Fm C Al Amin jujur amanah dipercaya D# A# Fathonah cerdas serta tepati janji A#m Fm Tawadhu rendah hati Amiru berbuat baik G C Shiddiq benar zuhud bukan duniawi Fm C amal dermawan tawakal sabar hati D# A# Istiqomah berada di jalan lurus A#m Fm Itulah sifat rasul Sifat sifat sempurna G C Sifat lelaki dambaan kita semua [int] Cm A# G# G 2x Cm A# Lelaki sempurna berkiblat surga G# G Menyejukkan hati dengan akhlak mulia Cm A# Lelaki sempurna seperti dia: KOORDINATOR G# G Khikmah Wati Menjadi penuntun dunia dan akhirat G# G D# Fm A#m C ANGGOTA Lelaki impianku TIM1: Nur Irma Rahmawati, Hendra Apriyadi , Mufrodi TIM 2: M Khaerul Anam, Intan Aji Purnamawati, Ikhsan B

TIM XPRESI

PROFIL USIA :

JUMLAH :

13 - 17 tahun

28 ResponX di Kota dan Kabupaten Tegal/Brebes

JENIS KELAMIN :

PENDIDIKAN :

Cewek 50 persen Cowok 50 persen

SMP dan sederajat SMA/SMK dan sederajat Metode : Random sampling

CMYK

ngan pasti makna di balik hari besar tersebut. Menurut Indah P, siswi kelas XI Natural Science (NS) 3 SMA Negeri 1 Slawi Kabupaten Tegal, makna hari tersebut tentunya kembali ke fitri. “Saat Idul Fitri, kita sebagai manusia akan kembali fitri, suci setelah sebulan menjalankan ibadah puasa dengan selalu taat, berbuat kebaikan untuk menambah pahala serta menjalankan

Apa makna Hari Raya Idul Fitri ? Saling maaf memaafkan 14,2% Kembali ke fitri 64,1 % Hari besar umat Islam 21,4%

Bagaimana cara kamu memperingati Hari Raya Idul Fitri ? Sholat Idul Fitri 89,2 % Silaturahim ke rumah bapak/ibu guru 3,57 % Silaturahim ke kerabat dan saudara? 7,14 %

Perbanyak Takbir di Hari yang Fitri TANGGAL 1 Syawal 1431 H yang bertepatan Jumat (10/9) kemarin, merupakan salah satu hari besar umat Islam yang diperingati sebagai Hari Raya Idul Fitri. Peringatan hari itu tentunya tak lepas dari kewajiban kita berpuasa selama bulan Ramadan. Hal ini seperti dikatakan Indah Pratiwi, pelajar SMA Negeri 1 Slawi yang duduk di kelas XI Natural Science (NS)3. Aktivis teater yang lahir 30 Oktober 1994 lalu ini mengatakan, hari itu merupakan hari yang memiliki makna sangat mendalam

INDAH PRATIWI Aktivis Teater SMA Negeri 1 Slawi bagi umat Islam. “Ini juga berarti hari kemenangan bagi kita,” ujar cewek yang beralamat di jalan KH Abdul jalil Rt 02 / 02 No.77 Jembayat, Margasari Kabupaten Tegal ini. Meski udah lewat beberapa hari, siswi yang bercita-cita menjadi penulis buku ini ingin

berbagi beberapa tips memperingati Lebaran. Yuk kita simak! 1. Memperbanyak membaca takbir baik di masjid ataupun dimana tempat karena itu merupakan kegiatan yang baik untuk mendekatkan diri pada Allah SWT 2. Pastinya tunaikan kewajiban zakat fitrah bagi yang mampu

3. Persiapkan segala sesuatu yang akan dibawa sebelum berangkat sholat Idul Fitri dan usahakan berangkat lebih awal agar tidak ketinggalan rakaat sholat yang cuma dua rokaat itu 4. Minta maaf kepada ortu barang kali punya banyak kesalahan yang dulu pernah dilakukan. 5. Minta maaf ke siapa saja yang kita kenal untuk semua kesalahan baik yang disengaja maupun tidak 6. Bersilaturahim ke kerabat dan saudara terdekat. (hendra)

SIGIT AP SPORTIF TERIMA KEK ALAHAN SIGIT,, TET TETAP KEKALAHAN MESKI sempat terluka parah di bagian mulut oleh lawannya saat pertandingan, Sigit Nurhidayat, siswa kelas XII IPS SMA 45 Al Falah Jatirokeh Songgom, Brebes tetap sportif mengikuti Pekan Olah Raga Daerah (Porda) di GOR Wisanggeni Kota Tegal beberapa bulan lalu. Dia mengaku bisa menerima kekalahannya dan tidak

dendam dengan lawannya. Sigit mengangggap pertandingan tersebut hanyalah permainan yang harus diikuti dengan akal jernih dan sehat. “Semua kan ada resikonya, jadi harus siap aja menerima resiko tersebut. Termasuk luka ini, aku diajari sama guruku, agar dalam pertandingan harus niat yang positif dengan lawan. Enggak

boleh berfikiran negatif. Jadi, baik-baik aja” ujarnya. Dalam pertandingan tersebut, dia hanya berhasil meraih Juara III. Meskipun begitu, dia tidak patah arang untuk terus berkarya meraih prestasi. Prestasi Sigit sendiri bisa diacungi jempol. Bukan hanya pernah meraih Juara III saat Porda, dia juga pernah

merebut Juara I pada Porkab beberapa bulan sebelumnya. Dia mengaku mengikuti latihan ekskul ini 3 kali dalam seminggu yaitu tiap Minggu, Rabu dan Jumat. “Aku latihannya 3 kali seminggu, khususnya hari Jumat pada pagi hari mulai pukul 07.00 sampai 09.00, sedangkan hari lainnya sore,” ungkapnya. (mufrodi)


SAMBUNGAN

SELASA 14 SEPTEMBER 2010

19

RADAR TEGAL

Bawa Tokoh Unyil dan Beri ... Les’Copaque Production Sdn dari halaman 1 Bhd, rumah produksi pembuat sia, tersebut. film animasi Upin-Ipin. “Awas, Pada subuh 31 Agustus, ini strategi mereka (Malaysia),” gambar ikon “Damai Yuk” dirilis tulis seorang komentator. melalui jejaring sosial FaceKiki menyatakan sedih mebook dan Twitter. “Subuh di- lihat hal itu. Tapi, kemudian dia posting, siang sudah menyebar, berupaya menyadari bahwa sorenya saya sudah dapat segala perjuangan pasti mekabar bahwa Glenn Fredly (pen- nemui rintangan. “Aku hanya yanyi, Red) sudah menjadi- ingin tegaskan bahwa kami ini kannya sebagai profile picture bukan organisasi atau sejenisdi Twitter-nya,” ungkap Kiki nya. Kami hanya sekelompok bangga. mahasiswa Indonesia di MaMeski begitu, tidak sedikit laysia yang senang damai. komentar pedas yang muncul. Terus terang, kami nggak suka Bahkan dengan kata-kata yang politik,” tegas perempuan bertidak pantas dikemukakan. tinggi 165 cm itu. Banyak yang mengira bahwa Menurut Kiki, kampanye kampanye tersebut sengaja “Damai Yuk” tersebut benardirilis orang Malaysia sehingga benar tidak dibiayai lembaga mendapat sentimen negatif dari mana pun. Semua ditanggung peselancar di dunia maya asal para penggagasnya dari kanIndonesia. tong masing-masing. Mereka Kiki memperlihatkan bebe- baru berencana mengumpulkan rapa posting negatif tersebut. dana untuk membuat kaus, pin, Terutama yang ditulis di alamat dan aksesori lain tentang ajakan Facebook dan Twitter milik damai antara dua negara ter-

sebut. “Ini gerakan nonprofit. Yang kami lakukan hanyalah ekspresi seni.” Kiki menceritakan, suasana di Malaysia tidak setegang di Indonesia dalam menyikapi konflik antara dua negara tersebut. Bahkan, seperti tidak pernah terjadi apa-apa. “Kondisi di Malaysia, terutama di Putrajaya, biasa saja. Nggak ada ketegangan sama sekali. Malahan, di kantor, teman-teman yang kebanyakan orang Malaysia tetap baik-baik saja sama saya,” terangnya. Kiki memang kuliah sambil bekerja. Sejak awal 2010, dia diterima di Las?Copaque Production, rumah produksi yang membuat film animasi UpinIpin. Bahkan, dia merupakan satu-satunya orang Indonesia yang bekerja di perusahaan tersebut. Dia terjun langsung ikut membuat animasi film anakanak yang banyak digemari di Indonesia itu. (*/c5/ari)

Kerugian Kecelakaan Capai Rp 4,1 M dari halaman 1 matian dibandingkan tahun lalu yang mencapai 417 orang. “Sementara itu, untuk korban luka berat tahun 318 orang, menurun dibandingkan tahun 2009 sebanyak 512 orang. Demikian pula dengan korban luka ringan yang hanya 619 orang. Padahal pada 2009 lalu mencapai 1.053,” tulis laporan yang disampaikan tertulis kepada wartawan di Jakarta tadi malam. Data di delapan Polda priotas yakni Polda Lampung, Polda Bali, Polda Jatim, Polda Jateng, Polda DI Yogyakarta, Polda Jabar, Polda Metro Jaya dan Polda Banten menyebutkan terjadi penurunan jumlah kecelakaan. Pada 2009 tercatat 630 kecelakaan, sedangkan Lebaran tahun ini hanya 492. Dari

data tersebut, korban luka berat mencapai 144 orang, lebih kecil dibanding 2009 yang tercatat 235 orang. Demikian pula korban luka ringan yang hanya 206 orang, tahun lalu 498 korban. Namun, korban meninggal dunia di beberapa Polda Prioritas tahun ini mencapai 157 jiwa, lebih besar dibanding 2009 yang hanya sekitar 100 jiwa. Demikian pula dengan meningkatnya total kerugian materiil tahun 2010 yang mencapai Rp 2.2 miliar dibanding tahun lalu yang hanya Rp 174 juta. Kapus Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan Bambang Ervan memprediksi sejak kemarin hingga hari ini akan terjadi lonjakan arus mudik yang signifikan. Mengingat sebagian besar pegawai negeri sipil (PNS) dan pegawai swasta

sudah kembali beraktivitas pada hari ini. “Semua angkutan moda, mulai kereta api, bus, kendaraan pribadi, pesawat udara dan laut akan dipenuhi para pegawai negeri sipil maupun pegawai swasta,” kata Bambang. Namun, Bambang memprediksi puncak arus balik baru akan terjadi pada Sabtu (18/9). Arus balik akan didominasi pekerja pabrik dan pendatang baru yang ingin mencari pekerjaan di Jakarta. Volume penumpang angkutan Lebaran menggunakan transportasi kereta api, hingga H+2 sebanyak 1.229.330 penumpang. Menurut Bambang, angka tersebut lebih kecil 8,02 persen dibandingkan jumlah pada hari yang sama tahun 2009 sebesar 1.336.538 penumpang. (zul/iro)

Bermain Mercon, Dua Jari Dewan ... dari halaman 1 Eko lalu meminta menyulut mercon dengan memegangnya serta akan melemparkannya ke udara. Hasan semula melarang dia karena mercon tersebut bersumbu sangat keras. Tapi, Eko meyakinkan bahwa mercon itu tidak akan meledak di genggaman. “Padahal, sumbunya sangat panjang. Sekitar 15 sentimeter. Katanya (Hasan, Red), beli Rp 20 ribu,” ujarnya. Anggota dewan dari Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) tersebut lantas meminta temannya, Anshori, menyulut mercon di tangan tersebut. Sementara itu, Eko bersiap melemparkan mercon ke udara. Nah, begitu mercon disulut, Eko kalah cepat oleh api yang menyala di sumbu tersebut.

Mercon berdiameter sekitar 10 sentimeter itu meletus di tangan kanannya. Blarr! “Saya tidak sempat melihat seperti apa apinya, tahu-tahu sudah meledak,” terang dia. Begitu mercon meledak, Eko menyatakan tidak merasakan sakit di tangan. Dia malah memikirkan Anshori, yang saat itu bingung. Tapi, akhirnya dia sadar bahwa tangannya hancur dan penuh luka. “Untung hanya saya. Kalau dia (Anshori, Red) kena, panjang urusannya,” ujar anggota dewan yang tergabung di komisi B itu. Eko dibawa ke Puskesmas Wonoasih. Tapi, karena luka yang cukup parah, Eko dirujuk ke RSUD dr Moh. Saleh, Kota Probolinggo. Tim medis RSUD butuh waktu dua jam untuk menjahit lukaluka di tangan Eko. Malam itu

pula, diketahui luka tersebut cukup parah. Bahkan, Eko ditawari dirujuk ke Malang untuk menyempurnakan jari-jari yang terluka. Sebab, ujung telunjuk dan jari tengahnya hancur serta harus dipotong. Nah, bila ingin potongan itu bagus, Eko diminta berobat di Malang. Tapi, dia menolaknya. Dia memasrahkan perawatannya kepada tim medis RSUD dr Moh. Saleh. “Ada sekitar 15 jahitan. Kalau ujung telunjuk dan jari tengah dipotong, tidak bisa disambung karena hancur,” tegas dia. Eko mengakui senang bermain petasan. Bahkan, pada malam Lebaran, dia sampai menghabiskan duit Rp 500 ribu untuk membeli kembang api. Tapi, dia menyatakan sangat takut jika harus menyulut mercon sendiri.(rud/yud/jpnn)

Nama Imam Makin Kuat Dijagokan dari halaman 1 baik serta,spiritual intelektual. “Kalau sudah lolos seleksi Wanjakti tentu berdasarkan hasil seleksi yang ketat,” katanya. Imam dan Nanan hingga kemarin menolak berkomentar. Mereka juga enggan menemui wartawan secara terbuka saat hala bi halal Idul Fitri di Mabes

Polri 10 September 2010 lalu. Di bagian lain, nama Nanan dan Imam direspon positif oleh Fraksi PDI-Perjuangan. Anggota Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat dari PDIP Gayus Lumbuun mengatakan keduanya sama baik dan sama pantasnya menggantikan Jenderal Bambang Hendarso Danuri.? “Dua-duanya punya kelebihan. Nanan bagus karena

orangnya dinamis. Kalau Imam unggul karena dia orang pasukan,” kata Gayus. Maksud orang pasukan adalah Imam pernah memimpin Korps Brimob selama tiga tahun sebelum menjabat sebagai Kepala Lembaga Pendidikan Polri. Namun, kata Gayus, pihaknya mencatat Imam sedikit lebih bersih dari kasus dibandingkan dengan Nanan. “Nanan saat

masih di Sumatera Utara (saat menjabat Kapolda) kan pernah tersangkut kasus (aksi demonstrasi pemekaran Provinsi Tapanuli). Kalau Imam setahu saya tidak pernah punya masalah,” katanya. Meski Imam tercatat sedikit lebih unggul dibanding Nanan, PDIP menurut Gayus tidak sertamerta menjatuhkan dukungan pada Imam. (rdl)

ngalir sendiri kok,” tegas adik kandung Marcella Zalianty ini. Soal akting, Oliv lebih memilih untuk mengambil peran dalam serial televisi (FTV) yang ketimbang sinetron. Selain memiliki efisiensi waktu, bermain dalam serial FTV juga tak harus menguras tenaganya dengan

melokoni syuting stripping tiap hari. “Kalau syuting FTV kan per lima hari, jadinya lebih mudah buat saya untuk ngatur waktunya dan nggak terbebani dengan kegiatan yang lain. Kalau di sinetron kan belum tentu bisa seperti itu,” tutup dia. (GIE)

Kristen Batak Protestan di Bekasi terus menuai kecaman. Front Pembela Islam (FPI) menyebut tindakan itu sebagai tindakan pengecut dan tidak bertanggungjawab. FPI siap membantu polisi menangkap pelakunya. “Kami prihatin dan mengecam penganiayaan itu,” ujar Ketua Umum FPI Habib Rizieq Shihab dalam jumpa pers mendadak di markasnya Petamburan, Jakarta Pusat kemarin (13/09). Habib Rizieq menyebut tindakan itu justru memperkeruh dan menambah permasalahan seputar izin pendirian gereja di lingkungan Ciketing, Bekasi. “Pemerintah seharusnya peka dengan masalah izin ini. Warga menolak bukan karena membatasi kegiatan beribadah tapi karena memang tidak ada izin di sana,” kata Rizieq. Karena berlarut-larut, FPI menduga ada pihak ketiga yang memanfaatkan situasi itu untuk melakukan fitnah. Habib Rizieq menghimbau agar pelaku segera menyerahkan diri kepada pihak berwajib. “Karena ini tindakan melanggar hukum, maka harus ditindak dengan tegas berdasar hukum,” katanya. Siapapun, menurut Rizieq, jika memang bersalah harus diproses hukum. “Jangan sam-

pai pilih kasih. Organisasi apapun tidak boleh melindungi pelaku sebab ini tindakan kekerasan dan kriminal,” katanya. FPI kata Rizieq mengaku sama sekali tidak tahu menahu kejadian ini. Mereka juga menolak dikait-kaitkan oleh sejumlah pihak. “Jangan menuding kami tanpa bukti. Itu akan kami tuntut. Sebaliknya, kami justru siap bantu polisi meringkus pelakunya.” Informasi yang dikumpulkan koran ini, petugas dari Baintelkam Mabes Polri memang telah menghadap Habib Rizieq untuk meminta bantuan jika ada informasi di lapangan. Hal itu dilakukan sebab FPI dikenal sebagai organisasi yang solid dan mempunyai jaringan informasi yang kuat hingga di level warga. Di bagian lain, pihak Kepolisian Metro Bekasi sudah memeriksa sembilan orang saksi, dan lima orangnya sudah di buatkan berita acara pemeriksaan (BAP). Rencananya, pihak kepolisian segera membuat sketsa wajah pelaku penusukan untuk disebar ke masyarakat. Selain itu, dua orang pemuda yang sebelumnya sudah diamankan kepolisian sejak Minggu 12/09 malam kemarin sudah dibebaskan, karena tak terbukti atas kecurigaan polisi. (jpnn)

Ogah Main Sinetron dari halaman 1 “Bingung aja bagi waktunya, sekarang ini kan saya emang lagi sibuk di beberapa kegiatan sosial, terus ditambah kegiatan olahraga saya yang banyak banget. Jadi nggak sempetlah buat ambil job, apalagi sinetron,” tambahnya.

Bintang sinetron Ada Apa Dengan Cinta (AADC) bukan menolak rizki. Hanya saja, Olive merasa nggak mau ngoyo mengejar materi. “Jujur aja, selama berkarier di akting aku nggak mentingin itu (bayaran-red).Yang penting kecintaan kita terhadap pekerjaan, uang bakal me-

Kemenag Bentuk Tim dari halaman 1 Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi, Ketua Umum PGI Andreas Yewaggoe, dan anggota Konferensi Wali Gereja Indonesia Romo Benny Susetyo. Asia Sihombing menjadi sasaran penusukan sejumlah orang tidak dikenal di Jalan Puyuh Raya No 14, Mustika Jaya, Kota Bekasi. Dua kolega Asia, yakni Pendeta Luspida Simanjuntak dan Rishomus Nainggolan, juga menjadi korban.Luspida terkena pukulan di bagian pelipis hingga bocor. Sedangkan Rishomus terluka ringan setelah ditabrak oleh seorang pengendara sepeda motor yang diduga anggota gerombolan tersebut. Menguat dugaan bahwa aksi ini bermotif provokasi agar tercipta kerusuhan agama. Terkait dengan solusi tempat ibadah bagi jemaat HKBP, Bahrul menyatakan bahwa Pemda Bekasi sebenarnya telah menyediakan tempat untuk mereka. Yakni, di bekas kantor Organisasi Pemuda Pancasila. “Tetapi, rupanya jemaat masih menolak tempat itu. Kami sedang mencari solusi terbaik yang bisa diterima kedua belah pihak dalam hal ini masyarakat setempat dengan jemaat HK BP,” kata Bahrul . Solusi yang pernah dibahas yaitu, dengan membangun gereja bersama seperti di Perumahan Harapan Baru dan Perumahan Pratama. “Itu solusi yang kita tawarkan tetapi sampai sekarang belum ada titik temu,” imbuhnya. Ketua Gerakan Peduli Pluralisme (GPP) Damien Dematra mengatakan, ada pihak-pihak yang menginginkan Indonesia rusuh pasca-kegagalan Hari Pembakaran Alquran Sedunia. Mereka diduga ingin menciptakan benturan antarumat

beragama. “Di tengah masyarakat, beredar SMS yang seolah-olah menuduh aksi penusukan ini dilakukan ormas tertentu,” ungkap Damien. Damien kemudian menginformasi fakta yang beredar dalam SMS itu dan hasilnya tidak terbukti benar. Beberapa petinggi organisasi itu memastikan bahwa tidak ada anggotanya yang bertindak sedemikian rupa. “Bahkan, mereka tidak tahu dan baru tahu ketika kami hubungi,” imbuhnya. Mewakili organisasinya, Damien meminta masyarakat tidak terpancing. Menurut Damien, saat ini pihak ormas yang dituduh terlibat sedang melakukan investigasi internal dan siap melakukan tindakan jika ada oknum yang mengatasnamakan ormas untuk perilaku kriminal itu. “Sebagai gerakan yang netral, GPP nantinya akan melakukan investigasi kepada semua pihak,” ungkapnya. Kritik juga sempat dilayangkan kepada Kemenag karena dinilai minim dalam kinerja program pencegahan konflik antaragama. Kekuatan anggaran juga lebih fokus pada upaya penyelesaian konflik dibanding dengan pencegahan. Dari Rp 30,5 miliar program kerukunan hidup beragama pada fungsi agama di APBN 2009-2010, sebanyak 37 persen atau sekitar Rp 11,5 miliar digunakan untuk kegiatan pasca konflik. Karena itu, ke depan Menteri Agama Suryadharma Ali segera mengubah komposisi anggarannya pada 2011. Salah satunya adalah dengan mengubah alokasi anggaran, dengan memperbanyak program yang bersifat pencegahan konflik beragama. FPI SIAP BANTU Penusukan pengurus Huria


CMYK

KOMBIS

SELASA, 14 SEPTEMBER 2010

RADAR TEGAL

20

Telkomsel Bantu 50 Kaki Palsu Bagi Penyandang Tuna Daksa

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

SERVICE – Posko mudik Suzuki memberikan layanan service serta suku cadang bagi pemudik yang membutuhkan sekaligus menyediakan tempat bersitirahat yang nyaman.

Posko Mudik Suzuki Buka 24 Jam TEGAL – Untuk mendukung kelancaran arus mudik lebaran tahun ini. Suzuki menggelar posko mudik di sejumlah titik di seluruh Indonesia untuk membantu pemudik khususnya pengguna sepeda motor jika terjadi kerusakan atau sekedar tempat bersitirahat. Untuk wilayah Tegal dan sekitarnya, mulai Selasa (7/9) posko mudik didirikan di kompleks Lingkungan Industri Kecil (LIK) Takaru, Kramat, Kabupaten Tegal selama 24 jam. Manager Main Dealer Suzuki Indo Sarana Motor Tegal Agus Prawitono mengatakan, posko mudik Suzuki merupakan event rutin yang dilakukan Suzuki sebagai bentuk kepedulian terhadap pemudik khususnya yang menggunakan roda dua. Di posko mudik, disediakan layanan service, spare part, tempat istirahat dan sebagainya selama 24 jam. Saat sepeda motor

CMYK

CMYK CMYK

pemudik mengalami kendala, mekanik-mekanik handal siap memberikan bantuan sekaligus menyediakan suku cadang. Selama proses pengerjaan, pemudik bisa beristirahat sejenak dengan menikmati berbagai fasilitas yang ada. Posko mudik tersebut akan berdiri hingga 14 September 2010 saat arus balik terjadi. Untuk itu, kepada pemudik yang kebetulan melintas di jalur pantura Tegal dan membutuhkan tempat istirahat atau sekedar mendinginkan mesin kendaraan bisa memanfaatkan posko mudik Suzuki sehingga perjalalanan bisa aman dan nyaman hingga tujuan. Selain di Tegal, posko mudik juga didirikan di sejumlah titik yang banyak dilalui pemudik di seluruh Indonesia. Suzuki diharapkan bisa turut berpartisipasi dalam memberikan pelayanan khususnya bagi pemudik roda dua. (gun)

MENJELANG Hari Raya Idul Fitri lalu dan sebagai puncak dari rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1431 Hijriyah, Telkomsel menggelar buka puasa bersama dan penyerahan bantuan untuk 5 yayasan di Jakarta yang di antaranya pemberian bantuan berupa 50 pasang kaki palsu untuk Yayasan Peduli Tuna Daksa. Kepedulian Telkomsel ini ditujukan kepada 55 yayasan di 11 lokasi di Indonesia, yakni Banjarmasin, Palembang, Ternate, Medan, Jembrana, Bandung, Pekanbaru, Semarang, Karawang, Sidoarjo, dan Jakarta. Kegiatan Telkomsel pada bulan Ramadan 2010 ini mengambil tema “Telkomsel Mensyukuri Ramadan”. Di setiap lokasi, Telkomsel mengadakan buka puasa bersama dan pemberian bantuan untuk 44 Panti Sosial, yakni yayasan panti sosial, panti jompo, panti asuhan, lembaga pemasyarakatan (lapas), serta 11 masjid bersejarah di seluruh Indonesia. Rangkaian kegiatan Ramadan ini diakhiri dengan acara Safari Ramadan di Jakarta melalui penyerahan bantuan bagi Yayasan Peduli Tuna Daksa, Panti Jompo Yayasan Kesejahteraan Sosial Al-Madiniyah Pusaka 41, Panti Asuhan Yayasan Luar Batang, Lapas Wanita Tangerang, dan Masjid Keramat Luar Batang. Menurut Direktur Keuangan Telkomsel Triwahyusari, pihaknya senang bisa berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan bersama saudara-saudara para penyandang tuna daksa, lansia, anak yatim piatu, dan penghuni lapas. “Bantuan yang kami berikan merupakan wujud syukur kami atas pencapaian perusahaan dan semoga apa yang kita berikan menjadi manfaat bagi mereka dan yayasan yang menaunginya,” terangnya. Selain memberikan bantuan dan santunan kepada 5 yayasan, Telkomsel juga menghadirkan ustadz ternama yang memberikan siraman rohani dan pencerahan tentang hakikat Ramadan serta pengetahuan keIslaman. Kepada Yayasan Peduli Tuna Daksa, Telkomsel memberikan bantuan berupa 50 buah

DOK.ISTIMEWA

KAKI PALSU - Seorang petugas sedang memasang kaki palsu pada Jasi, seorang penyandang tuna daksa, disaksikan (kanan-kiri) Direktur Niaga Telkomsel Leong Shin Loong, Direktur Keuangan Triwahyusari, dan Perwakilan Yayasan Peduli Tuna Daksa Duri Kishin di Jakarta (7/9).

kaki palsu bagi para penyandang tuna daksa yang membutuhkan. ”Pemberian kaki palsu ini dimaksudkan agar para tuna daksa memiliki kembali kemudahan untuk menjalankan aktivitasnya sehari-hari. Mudahmudahan upaya yang kami lakukan ini memberikan manfaat dalam membangkitkan semangat mereka sekaligus membantu mereka mencapai harapan yang lebih baik,” tambah Ricardo Indra, GM Corporate Communications Telkomsel di sela-sela pemberian bantuan kepada Yayasan Peduli Tuna Daksa. Kegiatan Safari Ramadan merupakan

bagian dari komitmen Telkomsel dalam mewujudkan Good Corporate Citizenship (GCC) sebagai perusahaan yang merupakan bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia. Seiring dengan kepedulian melayani pasar dan industri telekomunikasi sebagai core business, Telkomsel secara konsisten memberi nilai tambah pada lingkungan dan masyarakat yang selalu mendukung kemajuan Telkomsel. Pada kegiatan Safari Ramadan 2010 ini, Telkomsel memberikan bantuan senilai total lebih dari Rp 1,7 miliar. Selain Safari Ramadan, selama bulan Ramadan lalu Telkomsel juga mela-

kukan sejumlah aktivitas sosial kemanusiaan, diantaranya renovasi 60 masjid di lokasi desa terpencil serta pelatihan 100 anak jalanan dan penderita cacat fisik untuk menjadi teknisi ponsel. Bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Telkomsel juga menyediakan fasilitas Layanan Donasi PMI dan Infaq Baznas melalui menu browser *811#. Kini pelanggan Telkomsel dapat menyalurkan sebagian hartanya untuk bantuan program kemanusiaan maupun berinfaq hanya dengan menekan *811# langsung dari ponsel. (*)


CMYK

RADAR PEMALANG

BERLANGGANAN (0284) 323 575 / SMS ke 0852.2651.7726

SELASA, 14 SEPTEMBER 2010

Nelayan Kembali Melaut

TELP PENTING RSUD Dr. M. Ashari (0284) 321614 RSU Santa Maria Pemalang (0284) 321251 / 5862051 (IGD)

CATATAN Antara: Zakat, Ketimpangan Sosial Dan Pertumbuhan Ekonomi Oleh: Inayah Adi Sari, SE KONDISI saat ini semua negara selalu disibukkan dengan dua masalah polemik yang selalu menghantuinya, Bak seperti mata uang, satu sisi setiap negara disibukkan dengan menggenjot pertumbuhan ekonomi agar tinggi, namun, di sisi lain pula pemiskinan dan kemiskinan penduduk dunia tak terelakkan. Karena pada dasarnya. Hidup sejahtera adalah hal yang didambakan oleh semua orang. Oleh sebab itu ajaran islam memandang penting terhadap kesejahteraan umatnya. Masyarakat Islam harus hidup seimbang yakni di dalamnya tidak dibolehkan terjadi kesenjangan sosial antara golongan kaya dan golongan miskin dengan jarak perbedaan yang jauh. Tetapi, Islam menganjurkan supaya golongan yang kaya membantu golongan yang miskin. Sehingga, kehidupan golongan miskin terbantu kebutuhannya. Maka untuk mengatasi problema kemiskinan di dalam masyarakat Islam telah memberikan jalan keluarnya, yakni diwajibkannya mengeluarkan zakat. Bahkan, zakat tercantum dalam pondasi ajaran Islam yaitu salah satu rukun Islam. Dengan diwajibkannya zakat menunjukkan keistimewaan ajaran Islam. Karena, Islam juga tidak menyampingkan aspek sosial Zakat yang merupakan salah satu dari pilar Islam. Bahkan lebih daripada itu, tingkat kepentingannya selalu bersandingkan dengan shalat yaitu ibadah yang pertama kali diperhitungkan ke hal 9 kol 1

HALAL BI HALAL

Setelah Libur Lima Hari PEMALANG - Sejumlah nelayan Tanjungsari mulai melaut kembali pada Senin (13/9) kemarin. Sebelumnya mereka menjalani libur hingga lima hari sejak H-1 lebaran 2010. Tindakan melaut kembali ini dilakukan karena TPI-nya akan beroperasi kembali pada Selasa (14/9) hari ini. Dengan liburnya nelayan ini banyak warga yang kesulitan untuk mendapatkan ikan segar. Di TPI Tanjungsari kemarin sangat lengang, tidak ada aktifitas apapaun kecuali aktifitas

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

ANTRE – Pengujung yang menggunakan sepedamotor antre memasuki area wisata Pantai Widuri.

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

Warga Wanarata Gelar Halal Bi Halal PEMALANG – Ratusan warga Dewa Wanarata Kecamatan Bantarbolang Pemalang, yang tergabung dalam Panguyuban Anak-anak Desa Wanarata (Pandawa), di balai desa setempat, Minggu (12/9) menggelar acara Halal Bi Halal. Acara yang digelar cukup sederhana itu dihadiri oleh Kepala Desa, Ketua BPD, Tokoh Masyarakat,, Ketua RT dan RW serta Sujarwo selaku penanggungjawab paguyuban. Ketua Panitia Halal Bi Halal Abdurohman mengatakan, acara halal bi halal dan silaturahmi itu bertujuan untuk mempererat jalinan silaturahmi dan membangkitkan rasa kebersaan di antara warga perantuan Desa Wanarata yang ada di daerah Jakarta dan sekitarnya. Selain itu

DIASURANSIKAN PULUHAN Ribu wisatawan memadati obyek wisata pantai Widuri Pemalang. Selain melestarikan tradisi merayakan lebaran, mereka juga berwisata untuk mengobati penasaran mereka terhadap obyek wisata tersebut sehubungan dengan dibangunnya fasilitas water park. Hingga H+3 lebaran 2010 pengunjungnya sudah mencapai 40.000 orang. Pemerintah melalui Dinas

PEMALANG - Arus balik pada Senin (13/9) kemarin mulai memadati jalur pantura. Sebagian besar menggunakan sepeda motor. Kepadatan ini menyebabkan masyarakat yang akan menyeberang jalan harus menunggu waktu cukup lama. Arus balik ini terpantau lancar. Informasi yang dihimpun di sekitar jalur pantura menyebutkan kepadatan lalu lintas untuk lajur sebelah selatan mulai nampak sekitar pukul 10.00 WIB. Sejak masuk dari Kecamatan Ulujami arus balik ini tak terganggu sehingga sedikit sekali pemudik yang memanfaatkan jalur alternatif. Praktis, jalur alternatif yang sudah disiapkan hanya dilalui oleh masyarakat untuk kesempatan berwisata dan bersilaturahmi. Sesekali arus baik terhenti karena ada penyeberangan seperti di Ambowetan, Blandong Comal, Klenteng dan Petarukan. Di simpang tiga

ke hal 9 kol 5

KEBERSIHAN

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

MEMBERSIHKAN – Tumpukan sampah Alunalun sedang dibersihkan oleh petugas K3 meskipun lebaran mereka tetap menjalankan aktifitasnya membersihkan sampah kota.

Sampah Lebaran Jadi Makanan Petugas K3 PEMALANG – Pengorbananan para petugas Kebersihan Kota atau biasa disebut petugas K3 dalam masa lebaran harus diacungi jempol. Bagiamana tidak, di saat warga masyarakat sedang bersuka cita mengahabiskan liburan lebaran bersama sanak saudara, para petugas sampah tak kenal lelah dan penuh keikhlasan tetap bergelut dengan tumpukan sampah. Seperti yang dilakukan Suharjo (45), warga Kelurahan Kebondalem bersama 13 teman lainnya harus menjalani tugas mulai membersihkan sampah kota yang numpuk di keramaian alun-alun di saat lebaran. Mereka dengan tulus dan iklhlas menjalani ke hal 9 kol 1

CMYK

ke hal 9 kol 5

Puluhan Ribu Wisatawan Padati Pantai Widuri

Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) sudah menyiapkan

diri untuk menyambut ledakan pengunjung ini. Dimulai dengan penataan pedagang baik yang berada di dalam obyek wisata maupun lingkungannya hingga ke sirkuit roadrace. Bahkan perda kawasan wisata NO 7 tahun 2008 pun ditegakkan dengan penarikan retribusi pada pintu gerbangnya. Kepala Disbudpar Drs H Joko Sijanto MSi melalui kepala

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

BERLAYAR - Perahu nelayan Tanjungsari mulai berlayar setelah menjalani libur lebaran 2010.

Smunsa ‘98 Bentuk Badan Usaha

ke hal 9 kol 5

Arus Balik Padati Pantura HALAL BI HALAL – Ratusan warga Desa Wanarata yang tergabung dalam paguyuban Pandawa sedang mengikuti acara Halal Bi Halal di balai desa setempat.

nelayan yang menyiapkan perahu di dermaga depan TPI tersebut. Sementara ada tiga pedagang lesehan di dekat TPI yang menjual ikan segar dalam jumlah sedikit. Pedagang pedagang inipun mengaku baru berjualan sejak Minggu kemarin untuk menjual ikan hasil tangkapan nelayan yang di pinggiran pantai. “Sudah beberapa hari tidak jualan, jadi ketika ada nelayan pinggiran yang mendapatkan ikan, kami dengan senang hati menjualnya karena suasana lebaran seperti ini banyak orang perantauan yang membutuhkan ikan segar,” kata

PEMALANG – Tradisi lebaran mudik kampung yang biasa dilakukan warga termasuk warga di Kabupaten Pemalang, nampaknya sering kali dimanfaatkan untuk saling berkumpul, baik bersama keluarga

maupun sanak saudara bahkan teman lama di masa sekolah. Seperti yang baru saja dilakukan oleh para alumni SMA Negeri 1 Pemalang Angkatan Tahun 1998. Mereka menggelar ke hal 9 kol 5

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

DOMINASI - Kendaraan roda dua mendominasi kepadatan lalu lintas jalur pantura H + 3. AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

Gandulan, pemudik ini dibebaskan untuk memilih jalur baik jalur lingkar selatan maupun jalur lingkar utara.

Namun sebagian besar memilih jalur lingkar utara. ke hal 9 kol 1

BERPENDAPAT – Peserta reuni sedang memperkenalkan diri dan memberikan pendapatnya untuk pembentukan badan usaha milik Smunsa Pemalang.

Dari Khaul dan Reuni Akbar Alumni Ponpes Salafiyah

Alumni Tak Hanya Jadi Kiai, Tapi Juga Profesi Lain Untuk pertama kalinya, Pondok Pesantren Salafiyah Kauman Pemalang mengadakan khaul para sesepuh dan pendiri pondok serta reuni akbar yang melibatkan seluruh angkatan. Ponpes yang berada di belakang Masjid Agung Pemalang itu, yang berdiri sejak 1933 itu telah meluluskan ribuan alumni di berbagai daerah. Seperti apa Khaul dan Reuni Akbar itu? LAPORAN: M RIZA P

M RIZA PAHLEVI/RADAR TEGAL

BERI TAUSIYAH - Ketua Umum PBNU Kh Said Aqil Sirajd memberikan tausiyah saat Khaul dan Reuni Akbar Ponpes Salafiyah Pemalang, Senin (13/9) kemarin.

WAJAH-wajah yang telah berubah dan sulit untuk saling mengenali, selintas terjadi saat ratusan alumni santri Salafiyah saling bertemu. Namun sesaat kemudian terjadi saling gelak tawa dan berpelukan, karena sebagian dari alumni santri itu tidak pernah bertemu hampir puluhan tahun. Ada yang sudah jadi kiai, ustadz, guru, pengusaha, pegawai negeri hingga yang bertani, mewarnai ratusan hingga ribuan alumni santri yang berkumpul di halaman Ponpes Salafiyah, Senin (13/9) kemarin. Namun satu hal yang menyatukan mereka adalah sama-sama alumni Ponpes Salafiyah, dengan pengasuh dan ustadz yang telah dan terus berganti. Mulai dari KH Asyari, KH Zuhdi, KH Shi-

diq, KH Syaban Zuhdi, KH Hasan Shidiq, KH Abdullah Shidiq, KH Romadlon SZ, Ustadz Hamdan SZ, Ustadz Miftakhudin serta ustadz-ustadz lainnya. Pengasuh dan Pengurus Ponpes Salafiyah, KH Romadlon SZ mengatakan, saat ini ribuan santri telah mengabdi di masyarakat lingkungannya masingmasing. Mereka tidak hanya menjadi kiai atau ustadz saja, namun beragam profesi yang ada di masyarakat. “Memang itu yang diharapkan dari pesantren, tidak hanya sekadar menjadi kiai dan ustadz saja, tapi juga bisa menjadi pegawai, pengusaha dan lainnya,” tandas kiai muda tersebut. Dia juga berharap dukungan dari seluruh alumni untuk ke hal 9 kol 1


METRO TEGAL

4

SELASA 14 SEPTEMBER 2010

RADAR TEGAL

Arus Balik Meningkat Permenit 60 Kendaraan Melintas

LALU LINTAS ADI MULYADI/RATEG

ATUR LALIN - Kasatlantas AKP Wahyu Purwidiarso SH SIK sedang mengatur arus lalu lintas di perempatan Pasar Sore yang sempat tersendat lantaran terjadi insiden kecil.

Mandiri Berbagi Kebahagiaan dengan 10.500 Anak Yatim ADI MULYADI/RATEG

BALIK ARAH - Warga yang melintas membalikan arah kerndaraannya, lantaran jalur ditutup petugas.

Ditutup, Puluhan Warga Kecele PULUHAN warga yang melintas di Jl DI Panjaitan menuju Jl Letjen Soeprapto Kota Tegal dan sebaliknya, Senin (13/9) kecele. Mereka harus memutar balik arah, lantaran jalan ditutup petugas secara mendadak dan tanpa pemberitahuan. Salah seorang pengguna jalan Satari (49) warga Jl Hang Tuah No. 15 Tegalsari Tegal Barat mengatakan, tidak tahu jalan ditutup. Karena tidak ada rambu-rambu yang dipasang petugas. Penutupan juga hanya menggunakan bambu cone yang dijejer dan diberi tali plastik. “Dari kejauhan tidak terlihat jalan ditutup, makanya saya terus nyelonong. Ternyata setelah dekat ada talinya dan petugas menyuruh agar berputar mencari jalan lainnya. Apa boleh buat saya memutar balik kendaraan cari jalan lain,” ujarnya saat dikonfirmasi. Menurutnya, memang tidak masalah jalur di tutup. Namun untuk mencapai tujuan waktu jadu tambah lama. Dari keterangan penarik becak yang sedang mangkal di depan Apotek Sumber Waras di Jl Letjen Soeprapto, Nursidik (35) menuturkan, sejak pagi jalur normal-normal saja. Namun sekitar pukul 09.00 WIB kerap terjadi kemacetan walaupun hanya sebentar. “Akhirnya petugas menutup perempatan Pasar Sore. Petugas mengutamakan jalur pantura yang semakin siang jumlah kendaraannya semakin padat. Mungkin ini demi keamanan para pengguna jalan dari arah Jl DI Panjaitan ke Jl Letjen Soeprapto dan sebaliknya,” terangnya. Kasatlantas AKP Wahyu Purwidiarso SH SIK membenarkan penutupan jalur di perempatan Pasar Sore. Itu dilakukan agar arus lalu lintas di jalur pantura tidak tersendat. Karena arus balik pada H+3 kemarin sudah mulai meningkat bahkan sampai 2 kali lipat dibanding hari sebelumnya. “Memang dari pagi jalur tidak ditutup dan arus lalu lintas pun tetap lancar. Namun sekitar pukul 09.00 WIB ada sebuah truk yang berhenti di tengah jalan lantaran bannya kempes. Kemudian para awak truk langsung membetulkannya di tempat itu juga,” katanya. Jadi, lanjut dia lagi, penutupan jalur itu karena insidentil saja dan sifatnya sementara. Apabila perbaikan sudah selesai, maka jalur akan dibuka kembali seperti semula. Tidak adanya rambu-rambu atau pemberitahuan juga lantaran kejadian yang insidentil tadi. “Karena arus balik di jalu pantura semakin padat, maka kita memprioritaskan para pemudik yang akan kembali. Penutupan juga untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan,” terangnya. (adi)

LEBARAN PP Bagi Ribuan Paket Beras SEBAGAI bentuk kepedulian sosial, Pemuda Pancasila (PP) Kota Tegal membagikan sekitar seribu lebih paket beras kepada penyapu jalan, petugas palang pintu Kereta Api (KA), petugas posko lebaran, warga miskin yang membutuhkan. Pembagian paket beras yang berasal dari pengurus, dan simpatisan dibagikan pada malam lebaran. Ketua PP Kota Tegal Eddy Soesyanto mengatakan, pada tahun sebelumnya terkumpul 3,2 ton beras. Pada tahun ini, jumlahnya lebih, atau sekitar 3,5 ton. Semua beras berasal dari pengurus, dan masyarakat yang simpatik atas kegiatan yang dilaksanakan PP. Selanjutnya, beras yang terkumpul dibagikan pada masyarakat yang berhak. Sasarannya, antara lain petugas penyapu jalan, petugas palang pintu KA, petugas posko lebaran, dan masyarakat lainnya yang berhak. “Agar tidak mengganggu tugas mereka, pembagian kami lakukan keliling. Kami sengaja menghampiri mereka yang sedang bertugas, dan menyerahkan paket beras yang telah kami siapkan,” kata Eddy. Menurut Eddy, ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan PP, setiap malam lebaran. Bahkan sesuai catatan yang ada, kegiatan pembagian paket beras pada petugas penyapu jalan, petugas palang pintu KA, petugas posko lebaran, dan masyarakat lainnya yang berhak sudah dilaksanakan PP Kota Tegal selama 11 tahun. Dan akan tetap dipertahankan karena kegiatan berdampak positif, dan mendapat respon dari masyarakat cukup baik. “Semua beras yang berhasil kami kumpulkan dibagi habis pada masyarakat, tanpa kami sisakan. Karena ini amanat, maka kami wajib mendistribusikan sesuai dengan target dan rencana awal,” tuturnya. Selain pembagian paket beras, kegiatan sosial yang rutin dilaksanakan PP selama menjelang lebaran, yakni donor darah. Pada tahun ini, selama bulan puasa PP telah melaksanakan donor darah secara besar-besaran bekerjasama dengan UTD PMI Kota Tegal. Selanjutnya, darah disalurkan ke PMI untuk menolong masyarakat yang sedang membutuhkan. (hun)

BANK Mandiri memberikan bantuan senilai total Rp 5,875 miliar, terdiri dari Rp 2,625 miliar untuk santunan 10.500 anak yatim dan dhuafa serta Rp 3,250 miliar untuk bantuan sarana prasarana 65 Yayasan Panti Asuhan (PA) di Indonesia. Bantuan berkaitan dengan kehadiran bulan Ramadan sebagai bulan yang merupakan saat yang tepat untuk mewujudkan kepedulian terhadap sesama. Atas filosofi itu, Bank Mandiri sebagai bagian dari masyarakat Indonesia juga ingin berbagi kebahagiaan bersama 10,500 anak yatim dan dhuafa yang berada di sekitar wilayah usaha Bank Mandiri di seluruh Indonesia. Direktur Utama Bank Mandiri Pusat Zulkifli Zaini mengatakan, bulan Ramadan adalah momentum yang tepat untuk mendapatkan pencerahan setelah sebelas bulan disibukkan dengan persoalan-persoalan duniawi. “Kegiatan yang kami lakukan ini merupakan salah satu program strategi Coorporate Sosial Responsibility (CSR) Bank Mandiri sebagai wujud kepedulian kepada lingkungan. Besar harapan kami, bantuan yang tidak seberapa ini dapat meringankan beban, memberikan kebahagiaan kepada mereka, masyarakat yang kurang mampu,” ungkap Zulkifli Zaini.

KEPADATAN arus balik lebaran di jalur Pantura Kota Tegal per Senin (13/9) atau H+3 meningkat dua kali lipat dibanding hari sebelumnya atau H+2. Sekitar pukul 09.00 WIB, dalam satu menit, jumlah kendaraan yang melintas kurang lebihnya mencapai 60 unit. Kasatlantas AKP Wahyu Purwidiarso SH SIK mengatakan, kepadatan arus lalu lintas ini terus meningkat hingga malam hari nanti (Senin malam kemarin). Sebab, dia memprediksi puncak arus balik terjadi pada saat itu. “Perusahaan atau instansi kebanyakan sudah mulai aktif kembali pada Selasa (14/9) ini. Karenanya para pemudik ratarata kembali pada Senin kemarin,” kata dia saat mengatur lalu lintas di Perempatan Pasar Sore. Yang agak tersendat akibat salah satu truk mengalami kempes ban dan berhenti di tengahtengan jalan. Menurut dia, kepadatan arus lalu lintas di dua jalur, baik dari arah Barat ke Timur atau sebaliknya hampir sama. Hanya saja untuk arah Barat ke Timur dipadati oleh warga atau kendaraan lokal yang akan ke tempat-tempat wisata. Sedangkan arah Timur ke Barat dipenuhi para pengendara dari luar kota. Karena itu konsentrasi para petugas di lapangan terbagi menjadi dua. Namun demi-

kian jalur pantura tetap diutamakan. Meski begitu, lanjut Wahyu, jalur pantura tetap lancar terkendali. Tidak terjadi kemacetan atau yang lainnya. Kendaraan mengular hanya terjadi lantaran traffic light saja. “Itu pun tidak berlangsung lama, hanya beberapa detik saja,” imbuhnya. Sementara Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Chaerul Huda MSi melaporkan, dari data yang ada, tercatat jumlah kendaraan yang masuk ke Tegal pada H+1 mencapai 32.936. Sedangkan kendaraan keluar hingga 44.257 unit. Untuk kereta yang berangkat 26 dengan jumlah penumpang 3.913 dan yang datang dengan jumlah kereta yang sama menurunkan 830 orang. Di terminal, jumlah penumpang berangkat 10.762, dengan jumlah bus 337 unit dan bus datang hanya 303 unit dengan penumpang 5.875 orang. “Pada H+2, ada peningkatan jumlah kendaraan masuk dari hari sebelumnya. Pada H+2 ada 40.484 kendaraan masuk, sedang keluar 30.098 unit kendaraan. Di Stasiun 25 kereta diberangkatkan dengan jumlah penumpang 2.537 orang, dan kereta yang datang hanya 23 dengan membawa penumpang 3.997 orang. Untuk terminal, berangkat 259 bus jumlah penumpang 6.896 dan bus yang datang 221 unit dengan penumpang 3.596 orang,” katanya. (adi)

Jalur Alternatif TegalPurwokerto Lengang

DOK.ISTIMEWA

BERBAGI - Bank Mandiri berbagi kebahagiaan dengan ribuan anak yatim dan kaum dhuafa di seluruh Indonesia dengan memberikan santunan kepada mereka.

Untuk santunan 10,500 anak yatim dan dhuafa, Bank Mandiri memberikan paket berupa perlengkapan sekolah atau shalat senilai Rp 100 ribu per paket serta uang saku Rp 150 ribu per anak. Bantuan tersebut diberikan kepada 1.500 anak yatim dan dhuafa di wilayah Jakarta serta 9.000 anak yatim dan dhuafa di luar Jakarta . Sedangkan bantuan sarana prasarana Yayasan PA, diberikan kepada 65 Yayasan PA di sekitar wilayah Bank Mandiri di seluruh Indonesia berupa renovasi dapur, kamar mandi , aula

dan lain lain. Direksi Bank Mandiri menyerahkan santunan tersebut seiring acara buka puasa bersama anak-anak yatim di seluruh Kantor Cabang Mandiri di Indonesia, seperti di Bank Mandiri AR. Hakim Tegal pada Sabtu (4/9) lalu mengundang Yayasan AsSalafiyah Tegal yang diketuai Munir Syafi’i dan Yayasan Al Ijtijabah Tegal diketuai Syamsul Hadi. Santunan diserahkan langsung oleh Amin Swastika, Area Manager Bank Mandiri Tegal. (*)

JALUR alternatif TegalPurwokerto yang melintas di Kelurahan Sumur Panggang hingga Lawatan terlihat lengang. Padahal, saat arus mudik, banyak kendaraan yang melintas di jalur ini untuk mencegah kemacetan di jalur pantura. Hanya beberapa kendaraan roda empat dan sepeda motor yang terlihat melintas, tetapi dalam jumlah kecil dan jarak yang berjauhan. Kondisi jalan yang cukup lengang membuat pengendara bisa melaju dengan cepat. Suwiry (46), warga sekitar membenarkan jika volume arus balik yang melintas di jalur alternatif tersebut tidak seramai saat arus mudik. Bahkan, sebagian besar kendaraan yang melintas didominasi warga sekitar yang akan bersilaturahmi ke keluarga dan sebagian kecil mobil pribadi serta sepeda motor dengan plat nomor luar kota. Kondisi tersebut bisa saja terjadi karena arus balik yang

tidak serentak dilakukan warga terutama dari arah selatan yang akan menuju Jakarta melewati Kota Tegal. Bahkan, sebagian pemudik justru memilih jalur utama yang dianggap lebih nyaman dibandingkan jalur alternatif. Pada malam hari, lanjutnya, volume kendaraan semakin menurun sehingga jalanan terasa lebih lengang seperti hari biasanya. Padahal, kondisi jalur alternatif tersebut cukup lebar dan dalam kondisi baik sehingga sangat layak untuk dilewati kendaraan roda empat atau roda dua.“Mungkin pemudik yang akan kembali ke Jakarta memilih melintas di jalur utama dibandingkan jalur alternatif karena lalu-lintas di jalur utama juga lancar,” terangnya. Hal senada diungkapkan Caryan (33). Menurutnya, hingga H+3 lebaran, pemudik yang memanfaatkan jalur alternatif untuk kembali ke Jakarta tidak seramai tahun kemarin. (gun)

Gerbang Sorga Santuni 300 Orang

Beri Bekal Lebaran Yatim dan Warga Tak Mampu Seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap menjelang lebaran Idul Fitri, Gerakan Membangun Sosial Rakyat Bahagia (Gerbang Sorga) Kota Tegal memberi santunan kepada anak yatim dan warga tak mampu se-Kota Tegal. Kegiatan dilaksanakan di Kantor Sekretariat Jl KH Mukhlas Panggung Tegal Timur. Seperti apa pelaksanaannya? LAPORAN: ADI MULYADI

KETUA Gerbang Sorga Jhon Tarjono MS melalui Sekretarisnya Drs Sugipriyadi mengatakan, ini merupakan kegiatan rutin tahunan organisasinya. Namun pada pelaksanaan tahun ini ada sedikit perbedaan dengan tahun sebelumnya. “Tahun ini pembagian santunan dilaksanakan dua kali. Pertama, September lalu dan kedua pada 9 September. Jumlah anak yatim dan warga tak mampu yang diberi santunan totalnya 300 orang. Rinciannya 100 orang anak yatim dan sisanya warga tak mampu se-Kota Tegal,” kata dia. Menurutnya, pembagian dilaksanakan dua kali lantaran ada

ADI MULYADI/RATEG

TERTIB - Ratusan warga secara tertib mengambil jatahnya masing-masing di meja panitia.

data tambahan yang disampaikan Karang Taruna Perintis Bahari Panggung. Semula data orang yang akan diberi santunan milik Gerbang Sorga hanya 250 orang saja. Kemudian dari Karang Taruna mengajukan 50 orang lainnya. Santunan yang diberikan berupa uang tunai sebesar Rp 50 ribu. Sedang maksud dan tujuan dari kegiatan adalah perhatian kepada anak yatim dan orang tidak mampu. Membahagiakan hati mereka agar bersemangat hidup, meningkatkan nilai keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Kemudian menggugah hati para hartawan. (*)


KABUPATEN TEGAL

8

SELASA 14 SEPTEMBER 2010

RADAR TEGAL

Volume Sampah Naik 40 Persen Petugas Terpaksa Lembur SLAWI - Usai Lebaran, volume sampah Kabupaten Tegal mengalami kenaikan sekitar 30 sampai 40 persen. Kondisi itu membuat kinerja kebersihan sampah mulai dari tenaga armada truk angkut sampah dengan petugas sampah lainnya bekerja secara lembur. Dipre-

SLAWI

diksi kondisi sampah baru bisa normal kembali setelah 10 sampai 15 hari mendatang. “Awak truk angkut sampah sampai petugas kebersihan sampah lainnya bekerja secara lembur, sehingga permasalahan terkait kenaikan volume sampah bisa teratasai,” Kata Kabid Pertamanan dan Tata Kota DPU Pemkab Tegal Ir Heri Suhartono kepada Radar, Senin (13/9). Dikatakan Heri, naiknya vol-

ume sampah dikarenakan banyaknya warga Kabupaten Tegal yang mudik. Selain itu, untuk sampah di sekitar pasar juga terjadi akibat meningkatnya jumlah pedagang hampir di semua pasar di Kabupaten Tegal. “Kenaikan volume sampah mulai terlihat H-2 Lebaran Idul Fitri,” ucapnya. Masih menurut dia, dengan sigap seluruh pekerja dan sarana yang dimiliki oleh bidang itu,

ditambah dengan tembahan jam kerja secara lembur, membuat permasalahan sampah di Kabupaten Tegal teratasi. Selain itu, dengan kemampuan upaya yang dimiliki, sejumlah kendaraan yang mengalami kerusakan ringan bisa diperbaiki sendiri oleh karyawan bidang Pertamanan dan Tata Kota, sehingga bisa berfungsi meski kurang optimal. Sementara, menyikapi kondisi sampah menjadi nomal dengan

volume sekitar 550 M3 sehari, diprediksi oleh Heri Suhartono, bakal terjadi 10 sampai 15 hari medatang. Sudah barang tentu, prediksi itu dibarengi dengan kinerja yang maksimal dengan tambahan waktu. “Kami pekerjakan semua karyawan kebersihan sampah berangkat lebih pagi pulang lebih malam. Itu hampir setiap hari selama mendekati lebaran dan usai lebaran,” pungkas Heri Suhartono. (k1)

Terminal Slawi Mulai Padat Pemudik

AGUS W/RADAR SLAWI

DIPERIKSA - Seorang wartawan tengah diperiksa petugas terkait dengan laporan wartawan.

Laporan Wartawan Berlanjut KASUS dugaan menghalang-halangi tugas dari wartawan oleh seorang kontraktor yang tengah menggarap proyek In door di lingkungan Gor Trisanja beberapa waktu lalu, terus berlanjut. Pasalnya, sebelum lebaran kemarin sejumlah saksi estafet dimintai keterangan oleh penyidik unit VI Satreskrim Polres Tegal. Sebelumnya, kasus tersebut dilaporkan oleh Jaylani Iqbal (39), warga Jalan Slamet Desa Dukuhsalam RT 02 RW 01 Kecamatan Slawi Kabupaten Tegal, pada Selasa (31/8) sore terkait ulah kontraktor yang dinilai menghalang-halangi tugas wartawan. Bermula dari keterangannya, wartawan tabloid Kontras tersebut hendak melakukan cross check dan konfirmasi terkait proyek In door di sekitar Gor Trisanja Slawi, yang diketahui saat itu belum memasang papan proyek. Kendati demikian, belum sampai masuk ke lingkungan proyek yang diduga belum mendirikan papan proyek sudah dihalang-halangi oleh orang yang mendapatkan job pekerjaan tersebut. Walhasil, merasa dihalang-halangi wartawan tersebut akhirnya melaporkan kejadiannya ke Polres Tegal. Dan kini kasusnya masih terus berlanjut di meja penyidik Polres Tegal. “Kami masih belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. Namun, kami juga tetap melakukan penyidikan sesuai dengan kejadian dan laporan yang ada,” kata Kasat Reskrim Polres Tegal AKP Rudi Wihartana kepada Radar. Sementara Pantauan Radar di lapangan bahwa para saksi yang dimintai keterangan oleh unit IV diantaranya dari rekan wartawan lain, termasuk pimpinan dari tabloid Kontras. Sedangkan pemeriksaan sejumlah wartawan ini juga membuat para jurnalis lainnya ikut mendampinginya. Sementara pelapor dalam kasus ini, Jaylani meminta kepada polisi agar selain pasal perbuatan tidak menyenangkan sesuai dalam Undang-undang KUHP, penyidik juga harus menerapkan pasal dengan menggunakan Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999. Karena saat kejadian pihaknya juga dalam rangka melaksanakan tugas sebagai jurnalis. “Kenapa kami meminta kepada penyidik agar disertakan UU UU Pers Nomor 40 Tahun 199, karena saat kejadian saya tengah melakukan investigasi, termasuk hendak melakukan wawancara karena di sekitar lingkungahn proyek In door yang menggunakan dana sampai milyaran itu, tidak dipasangi dengan papan proyek,” katanya. (gus)

SLAWI - Setelah menghabiskan waktu Lebaran bersama sanak saudara di kampung halaman, kini para pemudik sudah memadati Terminal Slawi dan beberpa terminal bayangan di Kabupaten Tegal untuk kembali ke Ibu Kota. Arus balik sudah terlihat di Terminal Slawi Sabtu (11/9). Bus ekonomi maupun eksektuif Slawi-Jakarta penuh dipadati pemudik yang akan kembali ke Jakarta. Staf UPTD Terminal Slawi Sugeng Wibowo kepada Radar Senin (12/9) kemarin mengatakan, dari H+2 para pemudik yang akan kejakarta sudah terlihat sekitar 800 penumpang sedangkan di H+3 di perkirakan akan melonjak dua kali lebih banyak di bandingkan H+2. “Untuk H+3 lebaran pemudik di perkirakan akan melonjak dua kali lipat dari H+2, yaitu sekirat 40 bus, baik yang ekonomi maupun yang eksekutif. Hal ini diper-

kirakan karena banyak pegawai yang besok (hari ini) sudah mulai pada masuk kerja,” katanya. Sugeng menambahkan, pemudik tahun ini yang menggunakan angkutan bus, terlihat berkurang, Hal ini di karenakan banyak pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi. “Jelas sangat berbeda dengan tahuntahun sebelumnya, karena banyak pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua dan memakai kendaraan mobil sendiri atau travel,” ujarnya. Sementara, salah satu pemudik Yusuf (26) mengatakan, baliknya ke Jakarta ini karena pada hari selasa (sekarang) sudah masuk kerja dan dikatakanta tidak begitu sulit untuk mencari bus pemberangkatan. “Alhamdulillah, masih banyak bus yang bisa diduduki, karena pemudik yang akan balik ke Jakarta tidak terlalu banyak,” ungkapnya. (mg2)

YERI NOVELI/RADAR SLAWI

PERLU ALTERNATIF - Kendaraan yang hendak keluar dan masuk ke OW Guci macet total, Minggu (12/9) hingga perlu jalur alternatif.

Perlu Alternatif Jalur ke Guci Macet Hingga 30 KM

JATINEGARA Tiga Hari Listrik Mati MULAI malam takbiran sampai dengan malam Minggu, masyarakat Kecamatan Jatinegara bukanya senang karena telah datang hari kemenangan Idul Fitri. Akan tetapi justru mengeluh dengan mati lampu yang berkepanjangan. “Kami heran dengan keadaan listrik di Desa Cerih atau se Kecamatan Jatinegara, setiap malam takbiran pasti mati lampu, ditambah matinya tidak sebentar tapi sampai tiga hari berturut-turut, inikan menyebalkan,” kata salah satu warga Desa Cerih Toeri (28) kepada Radar Senin (13/9) kemarin. Seharusnya ada informasi tentang kematian lampu yang datangnya di malam takbiran, agar masyarakat tidak gugup dalam mencari pengganti listrik. “Harusnya PLN bisa memahami kepentingan masyarakat, padahal bayaran listrik juga naik, masa keadan listriknya begini,” ungkapnya. Sementara menurut salah satu pengelola pembayaran rekening listrik Dhopir, matinya lampu listrik di Kecamatan Jatinegara itu, sematamata bukan unsur kesengajaan PLN. Akan tetapi karena adanya musibah puting beliung di Bantarbolang, yang sampai sekarang belum normal. “Sampai sekarang, walaupun listriknya sudah nyala, listrik yang diambil dari Pemalang belum begitu normal, karena masa perbaikanya belum selesai,” ujarnya. Dhopir menambahkan, dari kejadian puting beliung tersebut, merobohkan enam pal atau tiang listrik. Menyalanya lampu di sekitar Kecamatan Jatinegara ini, diambil dari Purwokerto. “Strum listrik ini adalah bantuan dari Purwokerto, makanya nyala listriknya juga kurang stabil. Kami juga berharap kepada masayarakat untuk bisa mengerti tentang kejadian seperti ini,” pungkasnya. (mg2)

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

MENUNGGU – Para pemudik sedang menunggu bus yang akan berangkat dari terminal Slawi ke Jakarta.

BALAPULANG – Dua hari setelah perayaan Idul Fitri atau H+2, lokasi wisata air Panas Guci mulai diserbu pengunjung. Akibatnya, ruas jalan menuju lokasi wisata tersebut dipenuhi ribuan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Kemacetan ruas jalan menuju Guci diperkirakan mencapai sekitar 30 Km. Kemacetan terjadi sejak pukul 12.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Rata-rata kendaraan yang tumplek di jalur guci didominasi oleh mobil berplat nomor B. Ketua DPRD Kabupaten Tegal

Rojikin AH Kepada Radar Minggu (11/9) kemarin, yang saat itu juga melewati jalur tersebut, mengatakan macetnya jalur guci ini akibat banyaknya pengunjung yang ingin erwisata ke Guci. Baik yang menggunakan roda dua maupun roda empat atau bus, sementara jalan menuju ke Guci tidak begitu lebar. “Kami sudah menghimbau kepada pemerintah dalam hal ini pengelola Guci, saat rapat kordinasi, agar pengunjung yang ke guci itu pulangnya lewat jalur Bumijawa, untuk antisipasi terjadi kemacetan, akan tetapi himbauan itu tidak diindahkan,” katanya. Rojikin menambahkan, hal seperti inikan sudah tejadi

setiap tahun. Maka perlu ada antisipasi yang konkret, dengan harapan pengunjung yang ingin berwisata ke Guci tidak mengalami kekecewaan. “Ini jelas mengecewakan para pengunjung, karena tidak bisa sampai ke Guci,” ujarnya. Sementara, salah satu pengunjung Hadi (25), memperkirakan ada sekitar 20 ribu pengunjung karena macetnya sampai 30 km. Kemungkinan mereka banyak juga tidak masuk akibat padatnya lokasi Guci. “Dari pada harus macet-macetan menungu kendaran longgar sampai dengan sore hari, mending mencari tempat pariwisata lain yang masih bisa dilalui,” ungkapnya. (mg2)

Jembatan Kali Gung Kagok Membahayakan SLAWI – Berlubangnya jembatan Kali Gung di Kagok yang mengarah Slawi-Pangkah, sangat membahayakan pengendara. Pasalnya jembatan tersebut berlubang dan pengendara sepeda motor yang tidak tahu banyak yang terperosok dan terjatuh. “Lubang atau kerusakan di jembatan Kali Gung itu sudah cukup lama, akan tetapi pas akan datangnya Lebaran hanya ditutupi pakai besi lebar, dan lebaran kurang dua hari penutup itu sudah bergeser lagi, dan sampai sekarang belum ada yang membetulkan,” kata Sopari (35), pengendara yang biasa bolak-balik Slawi-Pangkah. Sopari menambahkan, per-

nah ada kejadian motor terperosok dan terjatuh, sehingga kendaraan di belakangnya juga menabrak. Makanya kendaraan roda dua yang melewati jembatan Kali Gung harap hatihati saja, barangkali terperosok. “Kepada pengendara sepeda roda dua agar hati-hati, saat melewati jembatan Kali Gung Kagok, sukur kalau ada yang mau mnutupnya kembali,” ungkapnya. Hal yang sama juga dikatakan, Sahyudin (25) pengendara sepeda motor, yang kebetulan berhenti di rumah makan. Dia mengatakan dirinya sempat terperosok saat melintas jembatan itu, untungnya tidak jatuh. “Menurutku karena itu jalan umum, apalagi ramai di

lewati banyak kendaraan, petugas yang mengurusi jalan bisa secepatnya ambil tindakan, walaupun lubang itu kecil, tapikan sangat berbahaya karena itu jembatan,” harapnya. Seharusnya di hari libur Lebaran seperti sekarang ini lanjut Sahyudin, ada perbaikan jembatan seperti itu. Atau kalau hanya sekedar di tutupi seng atau besi, cepat-cepat di tutup kembali. “Kenapa gak mau ada yang nutupi kembali seng itu yah, sebenarnya tadi saat saya lewat jembatan mau berhenti, akan tapi banyak kendaraan yang melintas, jadi takut aja ketabrak, coba kalau petugas yang ngerjain, pastinya tidak akan ada lagi masalah terperosok,” pungkasnya. (mg2)

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

BERLUBANG – Jambatan Kali Gung Kagok Slawi berlubang dan tidak ada yang memperbaiki.


SAMBUNGAN

SELASA 14 SEPTEMBER 2010

9

RADAR TEGAL

Nelayan Kembali Melaut

Arus Balik Padati Pantura dari halaman 3 Beberapa petugas di sub pos pengamanan lebaran sem-

pat menghitung jumlah kendaraan yang melintas di jalur pantura. “Untuk kendaraan roda dua

sekitar 40 buah yang melintas setiap menitnya,” tutur salah satu petugas. Meski lalu lintas padat namun

sejauh ini tertib dan lancar. Sejumlah kecelakaan ringan terjadi akibat kurang hati- hatinya pengemudi. (ali)

Antara: Zakat, Ketimpangan Sosial Dan... dari halaman 3 di hari perhitungan bagi seorang Muslim. Dari 30 buah kata zakat yang disebutkan Al Quran sebanyak 27 buah di antaranya (90%) dirangkaikan dengan shalat yaitu “aqimus shalah wa atuz zakah”. Dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. Dari 30 buah kata zakat yang disebutkan Al Quran sebanyak 27 buah di antaranya (90%) dirangkaikan dengan shalat. Ini menunjukkan bahwa kewajiban zakat sama pentingnya dengan kewajiban shalat. Shalat berfungsi sebagai tiang agama (‘imad ad-din) yang menopang tegaknya Agama Islam. Sementara zakat berfungsi sebagai tiang masyarakat yang menyokong atau menyangga konstruksi masyarakat Muslim. Ini menunjukkan secara jelas tentang betapa pentingnya zakat. Lebih dari pada itu karena sangat tingginya derajat Zakat di dalam Islam maka Khalifah Abu Bakar RA, khalifah pertama dalam sejarah Islam, sampai memerintahkan untuk memerangi siapa saja yang menolak membayar zakat. Jika kembali menilik pada potensi dana Zakat Infaq Shadaqah (ZIS) di Indonesia ada korelasi positif dengan mengurutkan benang merah antara potensi dana ZIS dan pengentasan kemiskinan, terlebih apa yang disampaikan oleh umum Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Prof KH Didin Hafidhuddin , bahwa Potensi zakat di Indonesia sangat besar dikarenakan pendudu k n y a y a n g m a y o r i t a s Muslim dan bahkan merupakan jumlah terbesar di dunia,

yaitu bisa diprediksikan bahwa potensi zakat yang mungkin terhimmpun adalah sekitar Rp 19,3 triliun. Oleh sebab itu pemerintah perlu lebih fokus dalam memanfaatkan potensi zakat di Indonesia untuk pengentasan masalah kemiskinan di Indonesia sesuai dengan amanah dalam batang tubuh UUD 1945. Namun, sampai saat ini belum terlihat adanya gerak yang memberikan hasil signifikan dari pengelolaan dana ZIS oleh pemerintah dalam rangka pengentasan kemiskinan. Jika pemerintah belum dapat secara maksimal mengelola dana ZIS di Indonesia maka paling tidak dapat menjalankan perannya pada tataran legislasi atau pembuatan kebijakan yang dapat mendukung pemanfaatan potensi dana ZIS di Indonesia guna pengentasan kemiskinan. Saat ini ada banyak lembaga zakat dari tingkat lokal, daerah, sampai tingkat nasional. Beberapa lembaga zakat yang sudah profesional lebih mengutamakan penyaluran zakat guna peningkatan taraf hidup masyarakat miskin yang bersifat produktif bukan konsumtif. Artinya ada pembangunan kemandirian di sana sehingga diharapkan tidak menjadi ketergantungan untuk selalu “diberi”. Dalam kondisi seperti ini diperlukan terobosan baru untuk lebih mensosialisasikan zakat dengan mecontek pola ibadah yaitu shalat. Pertama, Zakat diajarkan dalam usia dini dengan melatih dan memberikan santunan dengan metode mensisihkan uang saku anak mereka dalam sekolah, seperti yang selama ini sudah diperkenalkan dan diajarkan yaitu

dalam ibadah shalat. Kedua, metode dalam mengumpulkan zakat perlu ditempuh dengan secara bersama-sama (berjamaah), dan bukan dilakukan secara sendiri-sendiri oleh yang bersangkutan dalam mengeluarkan zakatnya. Seperti dalam ibadah shalat, yang harus diutamakan dilakukan dengan berjamaah, zakat pun demikian juga. Artinya, zakat harus dikelola oleh badan atau lembaga tertentu —baik yang dikoordinir oleh pemerintah (Badan Amil Zakat/BAZ) maupun oleh masyarakat (Lembaga Amil Zakat/LAZ), yang bertanggung jawab terhadap pengumpulan, pendayagunaan, dan pendistribusian zakat di daerah tersebut. Hal ini, tentu saja, meniscayakan adanya manajemen yang profesional dan tranparan dan transaparansi dalam penyampaian lepada public. Ketiga, penetrasi frekuensi zakat sehingga tidak terkonsentrasi hanya pada bulan Ramadhan saja, karena adanya perbedaan perhitungan zakat baik itu dari golongan petani, pengusaha,karyawan. Diharapkan dengan perubahan terobosan baru tersebut menghasilkan: pertama, dengan meningkatnya kuantitas perolohan zakat sehingga dapat dipergunakan untuk proyek-proyek sosial ekonomi, kedua, menghindari kemungkinan terjadinya tumpang tindih (overlapping) di antara para penerima zakat antara yang satu dengan yang lainnya sehingga lebih menjamin terciptanya pemerataan distribusi. Ketiga, pengaruh rasa aman (safety) bagi kaum fakir dan miskin, dan keempat, zakat mampu membuat seluruh

masyarakat memiliki rasa persaudaraan yang tinggi serta kesadaran bahwa pembangunan ekonomi bangsa beserta proses kontrolnya harus dilakukan secara bersama-sama. Semua ini dapat terwujud ketika zakat telah dibayarkan oleh seluruh muzakki secara suka rela tanpa paksaan. Karene perberdaan dengan pajak yang dipaksakan terhadap manusia oleh sesama manusia, sementara perintah membayar zakat dipaksakan atas mereka oleh Tuhan mereka, sehingga perasaan beribadah turut melekat di dalamnya ketika mereka menyadari bahwa mereka sedang membangun negara dengan jalan membantu meningkatkan konsumsi saudara-saudara mereka yang kurang beruntung. Sebenarnya bukan saatnya lagi untuk mencari siapa yang paling bertanggung jawab terhadap kemiskinan di lingkungan sekitar. Namun, kesadaran dan keberanian pribadilah yang paling perlu dikedepankan untuk dapat mengangkat orang lain menuju martabat yang lebih tinggi, dan. tanpa aura positif ini serta tanpa keinginan untuk berpartisipasi dari masyarakat maka laju pertumbuhan ekonomi bangsa akan tertahan. Atau bahkan akan terpuruk. Dengan metode terobosan zakat ini, semoga permasalahan bangsa yang mendasar yaitu kemiskinan dapat terkurangi atau bahkan hilang jika umat Islam membayar zakatnya dan melengkapinya dengan infaq, shadaqah, dan waqaf. (Penulis Dosen Fakultas Ekonomi & Lembaga Penelitian (LEMLIT) Universitas Pancasakti Tegal)

Sampah Lebaran Jadi Makanan Petugas K3 dari halaman 3 aktifitasnya sebagai pegawai Dinas Pekerjaan Umum bidang pertamanan dan kebersihan kota yang setiap harinya bergelut dengan baunya sampah kota. Tidak kurang dari 10 becak tumpukan sampah yang semula menggunung di seputar alunalun mampu mereka bersihkan dengan telaten. Kendati harus

mengorbankan waktu buat anggota keluarga demi tugas dan kewajibannya sebagai petugas kebersihan kota. Menjalani tugas membersihkan alun-alun saat lebaran, dilakukannya sejak Minggu usai lebaran, meskipun masih dalam hari-hari cuti bersama namun mereka nampak semangat dalam menjalankan tugasnya. “Membersihkan sampah itu tugas kita, meskipun masih hari

lebaran,” kata Suharjo kepada Radar, Senin (13/9). Menurutnya, selama lebaran banyaknya sampah di seputar alun-alun tidak kurang dari 10 becak sampah yang dikerjakan dua orang bersama temanteman petugas K3 lain yang jumlahnya mencapai 14 orang. Dalam menjalankan tugas membersihkan sampah kota di saat lebaran meskipun masih hari libur, namun karena pekerjaan

terus menghadang maka harus sebagai pegawai kebersihkan kota harus selalu siap menjalankan tugasnya. “Namun demikian ada harapan karena selama bekerja di saat lebaran ada uang lembur, meskipun jumlahnya tidak seberapa jika dibandingkan dengan pekerjaannya begelut tumpukan sampah yang berbau tetapi tetap jadi makanannya petugas,” ujarnya. (mg1)

Alumni Tak Hanya Jadi Kiai, Tapi Juga Profesi Lain dari halaman 3 memajukan ponpes yang berada di pusat Kota Pemalang itu. Di mana tantangannya yang semakin berat di tengah arus modernisasi dan globalisasi. Namun Ponpes Salafiyah tetap eksis dan mampu menjadi pencetak generasi yang memegang teguh prinsip-prinsip pesantren dan ilmu agamanya. “Kepada siapa lagi kalau bukan kepada alumni, untuk bisa memajukan Ponpes ini. Karenanya kami pengurus pondok meminta kepada seluruh alumni untuk membantu mensosialisasikan dan me-

ngajak keluarganya untuk mendidik anak-anaknya di Ponpes Salafiyah,” tandasnya. Sementara Ketua Umum Himpunan Komunikasi Alunmi Santri Pondok Pesantren Salafiyah (Hikmah) Moh Asrori mengatakan bahwa dengan terbentuk wadah alumni, diharapkan mampu memberi sumbangsih yang positif bagi pondok. Karena potensi yang dimiliki para alumni, yang tersebar di berbagai profesi itu, jelas sangat besar untuk turut membantu pengembangan Ponpes Salafiyah. Di akhir acara, tausiyah diberikan Ketua Umum PBNU KH

Said Aqil Siradj yang menceritakan keteladanan Nabi Muhammad SAW. Dan jamiyah NU yang menjadi pengikut Nabi, dengan memegang prinsip Ahlus Sunnah wal Jamaah tetap hidup dengan keberadaan pesantren-pesantren di Indonesia. Menurut Kiai asal Cirebon Jawa Barat itu, yang dimaksud Sunnah Nabi itu ada tiga, yakni perkataan nabi, perilaku nabi dan pembenaran yang diberikan Nabi. Kiai Said juga memberikan beberapa contoh yang dimaksud sunah yang berdasarkan pembenaran nabi tersebut. Sedangkan terkait dengan Jamaah adalah keber-

bihakan kepada masyarakat yang lemah atau dilemahkan. “Seperti contoh, selama Orde Baru, warga NU dibuat bego oleh Orde Baru. NU tidak diberi kesempatan sama sekali untuk menikmati hasil-hasil pembangunan. Kini seteleh reformasi, semua berkesempatan sama,” tandasnya. Kiai Said juga mengingatkan kepada pengurus NU, yang karena jabatannya berasal dari mandataris, tidak boleh merangkap jabatan yang diperoleh dari mandataris pula. Seperti Ketua PCNU, tidak boleh menjadi Bupati, namun pengurus di bawahnya diperbolehkan. (*)

dari halaman 3 Darmi salah satu pedagang. Ikan yang dijual bersama teman-temannya hanya jenis cumi yang kecil-kecil dan beberapa gelintir ikan layur. “Ini saja nanti jam sebelas siang juga habis karena ikannya sedikit,” tambahnya. Dia dan teman-temannya

merasa senang ketika melihat beberapa perahu nelayan mulai melaju keluar muara kali Srengseng untuk melaut. Harapannya esuk hari perahu-perahu itu merapat ke TPI dan membawa tangkapan dalam jumlah besar sehingga dia dapat berjualan ikan dalam jumlah banyak dan mereguk keuntungan besar. Sementara salah satu petu-

gas keamanan perairan dari Satpolair Polres Pemalang, Purnomo mengatakan dalam suasana lebaran ini situasi TPI dan laut dalam keadaan aman. Nelayan kata dia menjalani libur tidak melaut sejak Kamis kemarin dan mulai berlayar lagi pada Senin karena TPI rencananya akan beroperasi kembali pada Selasa. (ali)

Diasuransikan dari halaman 3 Unit Pengelola Teknis(UPT) Nurdadi mengemukakan pengunjung yang masuk ke obyek wisata Widuri mendapat fasilitas berupa asuransi. “Sedangkan untuk masuk Water Park selain mendapat asuransi juga mendapatkan soft drink,” kata dia saat dihubungi wartawan melalui telepon. Tiket masuk ke OW Widuri dengan adanya fasilitas tersebut mencapai Rp 4.500,sedangkan untuk bisa menikmati istana air harus membayar

Rp 20.000,- setelah sebelumnya membayar tiket di gerbang utama. Namun demikian untuk bisa menikmati wisata di obyek tersebut tak hanya membayar retribusi di gerbang saja, namun di pintu masuk kawasan wisata pun, pelancong sudah dihadang pemuda-pemuda gagah berseragam yang menarik uang dengan alasan biaya parkir. Sejumlah pengunjung memaklumi kondisi tersebut, hanya saja mereka berharap agar dilakukan pembinaan secara

intensif kepada kelompok pemuda tersebut agar bisa memberikan pelayanan yang simpatik kepada pelancong. “Dimana-mana orang seperti itu pasti ada, namun kalau dilakukan pembinaan secara baik mereka bisa bekerja secara prima, dan kami akan merasa simpatik serta nyaman, toh kami juga kan sumber mata pencaharian mereka. Kalau mereka tidak simpatik, tentu saja wisatawan kapok kesini lagi,” kata Khaerudin wisatawan yang mengaku asal Bantarbolang saat ditemui Radar. (ali)

Warga Wanarata Gelar Halal Bi Halal dari halaman 3 acara tersebut juga sebagai wadah untuk saling mengisi dan membagi informasi sesama warga desanya. “Dengan kita saling berkumpul di acara ini, selain kita bisa menjalin silaturahmi juga untuk menumbuhkan rasa kebersamaan di antara warga Desa Wanarata terutama yang ada di daerah perantuan,” kata Abdurohman yang juga selaku Ketua Pandawa. Dia menjelaskan awal berdirinya paguyuban ‘Pandawa” bermula dari rasa keprihatinan warga Desa Wanarata yang ada di daerah perantuan yaitu saat ada warga desanya meninggal dunia di tempat pekerjaan, sebagai kuli bangunan. Pada

saat itu, warga yang meninggal hampir tidak terurus karena jauhnya dari sanak saudara. “Melihat kejadian itu akhir warga perantauan secara spontan ikut memberi bantuan sukarela guna membiaya pengurusan jenazah agar bisa dibawa pulang. Dan warga akhirnya sepakat membentuk sebuah paguyuban agar semua warga Desa Wanarata yang ada di perantuan apabila ada musibah bisa saling membantu,” paparnya seraya menambahkan, untuk alamat sekretariatan Pandawa itu terletak di Jalan Pemandangan nomor 10 Gunung Sahari Jakarta Utara. Sementara Kepala Desa Wanarata Taufiq Hidayahtullah menyampaikan rasa terima kasih dan bangga melihat warga

desanya yang secara kompak dan bersatu telah membentuk sebuah paguyuban yang mempunyai nilai positif untuk kelangsung hidupnya di tempat perantuan. Dia juga berharap agar panguyaban yang telah terbentuk dapat mengangkat citra dan nama baik desanya di daerah lain serta dapat mencarikan solusi apa bila ada warga desanya membutuhkan bantuan sesuatu permasalahan. “Kami berharap agar panuyuban ini terus berkembang dalam kegiatan yang positif dan untuk terus dibangun serta tetap selalu menjaga kebersamaan guna membangun masyarakat Desa Wanarata agar nantinya lebih sejahtera, jayalah Pandawa,” tandasnya. (mg1)

Smunsa ‘98 Bentuk Badan Usaha dari halaman 3 acara reuni dan temu kangen di The Winner Resto Pemalang, Minggu (12/9). Dengan penuh antusias, mereka duduk bareng saling berbagai pengalaman. Bahkan mereka tidak sekedar ingin bertemu teman sekolah saja namun punya keinginan untuk bisa membangun perkumpulannya dengan nama Smunsa ‘98 Pemalang dengan membentuk sebuah badan usaha untuk kelangsungnya. Acara reuni ini baru kali pertama diselanggarakan selama 12 tahun lamanya. Berkat semangat mereka, acara tersebut dapat terselenggara dengan baik meskipun dalam sebuah acara sangat sederhana yang dipandegani Sandi Maruto, Navrizal Rifa, Muso Agung dan Ii Lion. Pantia Penyelenggara Reuni Smunsa Pemalang Rico Safera mengatakan, acara Reuni dan Temun Kangen Alumnus SMA Negeri 1 Pemalang Angkatan ‘98 ini bertujuan, selain untuk bersilaturahmi juga untuk saling mengisi dan berbagi informasi serta pengalaman dalam mengarungi kehidupan setelah lulus sekolah. Disamping itu sebagai ajang untuk bertukar pendapat

untuk membagun kebersamaan dalam sebuah perkumpulan yang telah dirintis yaitu membentuk sebuah badan usaha dari hasil pemikiran bersama. “Badan usaha yang kita bentuk harapannya bisa untuk mempersatukan teman-teman seangkatan yang pas kebutulan saat ini bisa bersama,” kata Rico yang berprofesi sebagai DC Radia Al Fina FM. Lebih lanjut dia menjelaskan, badan usaha yang telah dibentuk tersebut dengan menggalang dana sukarela melalui zakat dan bisaroh yang dikumpulkan dari teman-teman seangkatan ke depannya untuk membantu teman-teman yang ingin mempunyai usaha, yaitu akan diberi pinjaman tanpa bunga. Disamping itu pula dana yang telah terkumpul juga untuk bantuan sosial dan dana tali asih bagi yang membutuhkan. Hanya saja harus melalui proses usulan yang telah mendapat persetujuan dari anggota komite yang terdiri dari 10 orang atau koordinator wilayah yang terdari dari coordinator wilayah Jakarta, Semarang, Surabaya dan Pemalang. “Setelah ada usulan kita bahas bersama, setelah disetujui mendapatkan bantuan

pinjaman, dalam usahanya juga akan dipantau dan diawasi. Harapannya agar usaha benarbenar berjalan,” ujarnya. Adapun program lainnya dalam badan usaha tersebut dalam jangka panjang juga akan memberikan bea siswa kepada keluarga yang kurang mampu dan mengagendakan acara reuni akan dilaksanakan dalam 2 tahun sekali. “Alhamdulillah semua program telah disepakati bersama mudah-mudah ke depan gagasan ini akan dapat berjalan dengan baik dan punya manfaat dan nilai positif dalam menyelenggarakan acara ini,” tandasnya. Sementara dalam acara reuni berlangsung cukup seru dan haru. Bahkan meraka saat berkumpulan dalam acara tersebut saling peluk dan berjabat tangan bisa bertemu kembali selama 12 tahun. Dari mereka yang datang saling beda latar belakang kehidupannya. Namun semua bisa membaur dan menyatu dalam mencurahkan rsa kangenya selama bertahuntahun tidak ketemu suai lulus sekolah. Bahkan mereka cukup antusias dalam mengikuti acara tersebut. Lebih-lebih saat mereka itu diberi kesempatan memperkenalkan diri. (mg1)

Dulu, Stres Selalu Membuat Penyakitnya Kambuh Menurut lelaki berusia 40 tahun ini, tujuh tahun yang lalu ia mulai menderita sakit maag. Kemudian, empat tahun yang silam ia pun terkena serangan tekanan darah tinggi, alias hipertensi. “Bila saya sudah merasa lelah dan stres, kedua penyakit itu biasanya langsung kambuh. Kalau sudah kambuh, badan saya selalu lemas. Dan kalau sudah begitu, saya terpaksa berobat ke dokter,” ujar pedagang leveransir bahan bangunan ini. Tapi, tak lama setelah ia terserang hipertensi itu, pria yang bernama Haji Hartono ini mengenal MDL525 – kedelai bubuk instan yang kini berganti nama dengan New

Mandala 525. Maka, ia pun mengonsumsi produk buatan Garut, Jawa Barat, tersebut secara rutin dua kali setiap hari, sampai sekarang. Ternyata secara berangsur-angsur kedua penyakitnya itu mulai jarang kambuh. Dan, “Sekarang hipertensi itu tidak pernah kambuh lagi, namun maag kadang-kadang masih,” ungkap penduduk Desa Brangkal, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, ini saat ditemui akhir 2009 yang lalu. “Stres dan lelah pun tidak selalu membuatnya kambuh lagi saat ini,” imbuhnya. Karena pembahasan mengenai maag sudah sering tersaji, maka kali

ini yang akan dibahas hanyalah masalah hipertensi. Tensi darah yang tinggi bisa disebabkan oleh banyak gangguan. Selain akibat kadar kolesterol yang tinggi atau penyumbatan pembuluh darah, asam urat tinggi pun bisa menyebabkan terjadinya tekanan darah tinggi. Walaupun demikian, hipertensi sangat sering berkaitan dengan kadar kolesterol darah seseorang. Dalam tubuh, kedelai dapat menghalau LDL. Yang berperan adalah lesitin dan isoflavonnya. Dalam buku Susu Kedelai Susu Nabati yang Menyehatkan karangan Fauzi R. Kusuma dikatakan, seorang peneliti yang bernama Dr. Ed-

ward membuktikan sendiri khasiat susu kedelai. Pada usia 80 kesehatannya pulih lagi setelah mengonsumsi kedelai

secara rutin. Sebuah penelitian yang dilakukan American Heart Association, lembaga kesehatan jantung Amerika Serikat, menyatakan bahwa mengonsumsi produk kedelai seperti susu kedelai dan tempe selama tiga bulan secara teratur bisa meningkatkan HDL rata-rata 4,7%. Meningkatnya kadar HDL tentu akan menekan LDL sehingga kadar kolesterol jahat dalam tubuh seseorang akan menurun dan tensi darah orang itu juga menurun. Untuk diketahui, dalam tubuh manusia terdapat dua jenis kolesterol, yakni low density lipoprotein (LDL) alias kolesterol jahat dan high density lipoprotein (HDL)

alias kolesterol baik. Yang biasa menjadi penyebab hipertensi pada manusia adalah LDL yang tinggi. Inilah yang digempur oleh isoflavon dan lesitin. Meskipun demikian, menjaga pola hidup sehat tetap dianjurkan untuk dijadikan prioritas utama, seperti berolahraga dengan teratur, beristirahat dengan cukup, menjaga pola makan dengan baik, berpikir positif, dan meminum air putih dengan cukup.New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya yang nyata dan produknya yang diolah secara higienis. Ini amat ditunjang oleh mulai tumbuhnya kesadaran

masyarakat masa kini untuk beralih ke bahan-bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. Dan bila ingin mendapatkannya, hubungi apotek/ toko obat terkemuka di kota Anda, atau lewat telepon berikut ini. Distributor Jateng: 02470231987 / 081382600344. Tegal: 0283-3302323 / 08156556362. Brebes: 0283-3302323 / 08122255523. Pemalang: 0284-5800685 / 08157708854. Pekalongan: 02857983080 / 085226849284 DINKES: PIRT No. 815320503590


CMYK

SELASA, 14 SEPTEMBER 2010

MENUJU G1-G2 RADAR TEGAL

10

Machroes Gendong Cabup Kemana-mana TAK gendong kemana-mana. Itulah sepenggal bait lagu milik Mbah Surip yang cukup popular dan merakyat di semua lapisan masyarakat. Bait itu sangat pas ketika Bupati Pemalang HM Machroes SH sebagai orang nomor satu di Kabupaten Pemalang menggendong kedua balon bupati yang saat ini masih menjadi pendamping setianya yaitu wakil bupati dan sekretaris daerahnya dalam setiap acara Taraweh dan Silturahmi (Tarhim) keliling di bulan Ramadlan beberapa hari lalu. Keinginan untuk menunjukan sikap netralnya kepada masyarakat Pemalang terutama kepada kedua calon bupati yakni H Junaedi SH MM sebagai Wakil Bupati Pemalang dan Sekretaris Daerah H Sumadi Sugondo SE MM MSi yang kini bakal maju dalam bursa pencalonannya sebagai calon bupati di Pemilukada di Pemalang tahun 2010 nanti rupanya betulbetul ingin dilakukan. Buktinya, kemanapun dia pergi saat mela-

kukan tarhim keliling di 14 kecamatan di bulan Ramadlon lalu, kedua pejabat penting tersebut selalu diajak dan diperkenalkan kepada masyarakat dalam setiap saat acara tarhim. “Saya punya dua pendamping setia, yaitu wakil bupati dan sekretaris daerah. Dua orang inilah yang selalu saya gendong kemana-mana untuk saya perkenalkan kepada masyarakat karena saat ini sebagai calon bupati yang akan maju dalam Pemilukada nanti,” kata Machroes. Mengajak dan membawa dua orang pejabat yang juga calon bupati itu lanjut Machroes, ibarat dirinya itu sedang menjadi Mbah Surip yang selalu menggendong kemanamana. Keinginam bupati untuk bisa memperkenalkan dua pejabat pendamping setianya itu juga sekaligus untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat yang betul-betul demoktaris dalam memilih calon

pemimpinnya. Sehingga dengan bersikap netral yang ingin selalu ditunjukkan, karena tidak ingin dikatakan tidak netral dan menggiring untuk salah satu calon bupati yang saja, akan tetapi betul-betul netral. Pihaknya berharap kepada masyarakat Pemalang agar memilih calon pemimpin yang betul-betul berkwalitas dan pihaknya sangat yakin masyarakat mampu memilihnya sesuai keyakinannya. “Saya yakin masyarakat sekarang sudah cerdas dalam menentukan pilihan dan masyarakat juga nanti jangan salah pilih di Pemilukada. Sebab, jika salah pilih akan rugi selama lima tahun,” ujarnya. Dengan pilihan yang tepat, harapan bupati kedepan masyarakat Pemalang akan semakin baik lagi. “Mudah-mudahan calon bupati yang akan terpilih nanti akan lebih baik dari saya sehingga masyarakat Pemalang kedepan semakin maju dan sejahtera,” tandasnya. (mg1)

Rata-Rata Berkas Pendaftaran Balon Tanpa Nomor Surat PEMALANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pemalang memberi kesempatan kepada balon bupati-wakil bupati yang telah mendaftarkan diri untuk memenuhi berkas persyaratannya. Mereka diberi waktu selama sepekan sejak pendaftaran tersebut ditutup sehingga paling lambat Selasa (14/9) hari ini, berkas pendaftaran harus sudah lengkap. Anggota KPU Safrudin saat dikonfirmasi mengatakan banyak balon yang belum lengkap berkas pendaftarannya itu. “Rata-rata mereka lupa mengisi nomor surat seperti surat keterangan dari partai politik tidak dilengkapi dengan nomor registernya,”

kata dia kemarin. Sedangkan berkas lainnya yang kurang dan sangat menonjol menurutnya tidak ada. KPU sendiri meski terbentur libur lebaran dimana terdapat cuti bersama, namun tetap melaksanakan tugasnya. Selain menunggu kembalinya berkas pendaftaran balon bupati- wakil bupati, KPU masih dibebani tugas lain yakni melakukan verifikasi terhadap dukungan balon bupati-wakil bupati independen yaitu Heri Santoso Agustina. Seperti diberitakan sebelumnya KPU Kabupaten Pemalang melakukan pekerjaan lembur berupa memeriksa berkas-berkas persyaratan bakal calon bupati-wakil bupati indepen-

den. Mereka menerima berkasberkas dukungan kepada Heri Santoso pada Selasa (7/9) pukul 21.00 WIB dan langsung melakukan pemeriksaan hingga Rabu (8/9) siang. Ketua KPU HM Arief Effendi SSos mengemukakan sebelumnya Heri Santoso melakukan pendaftaran sebagai balon bupati independen. Heri menyatakan didukung oleh 51.000 penduduk yang dibuktikan dengan foto kopi KTP dan tanda tangan. Namun saat diverifikasi oleh KPU dari semua dukungan tersebut yang benar-benar mendukung hanya 0 warga. Akibatnya Heri harus mengumpulkan kembali dukungan maksimal 81 ribuan KTP dan tanda tangan. (ali)

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

SIBUK - Petugas KPU sibuk mengecek syarat dukungan balon independen.

Tiga Keuntungan dalam Berhari Raya HARI raya Idul Fitri yang kita nantikan telah tiba. Hari kemenangan ini merupakan hadiah terbesar setelah satu bulan lamanya kita berpuasa. Tak heran bila kedatangan hari nan agung tersebut disambut dengan berbagai persiapan. Mulai persiapan fisik, seperti baju baru dan aneka hidangan istimewa. Juga persiapan psikis atau rohani kita untuk meminta maaf dan memaafkan kesalahan. ‘’Ada tiga keuntungan yang sebenarnya kita dapatkan saat berhari raya,’’ ungkap Nur Soib SHI Mhum dalam halal bi halal IKBAD Sabtu (11/9) kemarin. Sehingga kita menantikan kedatangannya dengan suka cita.

CMYK

Dimana keuntungan yang pertama adalah kita mendapatkan kesempurnaan di bulan Ramadhan. Yaitu rahmat, ampunan dan dijauhkan dari api neraka. Sebagaimana disabdakan Rosulullah SAW, yang intinya bulan Ramadhan Allah memberikan atau menurunkan rahmat yaitu kasih sayang pada 10 hari pertama, maghfiroh atau ampunan pada 10 hari kedua serta itqumminan naar atau dijauhkan dari api neraka pada 10 hari ketiga. ‘’Ini semua kita dapatkan setelah menjalankan puasa selama satu bulan di bulan Ramadhan,’’ ungkapnya. Keuntungan kedua yang kita dapatkan dari hari raya Idul Fitri

ini adalah bisa bersilaturahmi dan saling memaafkan. Biasanya dilakukan dalam halal bi halal, ataupun dengan berkunjung ke rumah saudara dan lainnya. Tak heran bila tradisi mudik ke kampung halaman selalu dilakukan setiap tahun saat lebaran. Yaitu untuk menyambung kembali silaturahmi baik dengan keluarga, sahabat maupun kerabat. Jalanan macet dan berdesak-desakan bukan menjadi halangan bagi mereka untuk berkumpul. Keuntungan ketiga dalam berhari raya adalah bisa berbagi rezeki dengan yang membutuhkan. Baik melalui zakat fitrah, serta zakat maal dan infak sodakoh. (ela)

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

SAMBUTAN – Bupati Pemalang HM Machroes SH memberikan sambutan dalam acara Tarhim di Masjid Al Islah Kelurahan Kebondalem Pemalang.


CMYK

RADAR SLAWI

BERLANGGANAN (0283) 340 900 / SMS ke 0815.5643.6843

SELASA, 14 SEPTEMBER 2010

RSI PKU Muhammadiyah Kab.Tegal 0283-3448131 SILATURAHMI

BALANE NYONG

Usai salat Idul Fitri, Bupati dan Wakil Bupati Tegal serta sejumlah Muspida dan pejabat setempat, bersilaturahmi dengan jamaah salat Idul Fitri di Masjid Agung Jami Procot Slawi.

Terapkan Satu Jalur MENGANTISIPASI adanya kemacetan yang panjang pada arus balik ini, jajaran Kepolisian Resor Tegal akhirnya menerapkan satu jalur di jalur selatan Margasari. Penerapan satu jalur ini juga diterapkan saat arus balik. Hanya saja kini arahnya berbeda yang sekarang difungsikan. DOKRADAR SLAWI “Kalau arus mudik Daniel Mucharam SIK kemarin, jalur yang kami fungsikan yakni perjalanan dari arah Jakarta-Purwokerto. Atau dari arah Brebes menuju Kabupaten Tegal dan Purwokerto lebih kami utamakan. Sedangkan jalur lawannya, kami alihkan melintasi jalur Slawi,” kata Waka Polres Tegal Kompol Daniel Mucharam SIK. Menurutnya, hal ini dilakukan guna mengantisipasi adanya kemacaten bila tidak diberlakukan satu jalur. “Demikian pula dengan arus balik ini. Jalur Jakarta-Purwokerto, kini sudah kami alihkan ke Slawi, atau tidak lagi menggunakan system satu jalur. Karena satu jalur itu kami fungsikan kepada mereka yang hendak menuju Purwokerto- Jakarta,” katanya. ke hal 9 kol 1

KIYEH LIKUH...

M GHONI/RADAR SLAWI

Dari Salat Idul Fitri Bersama Muspida

HARI ESOK

LEBIH BAIK DARI SEKARANG GOTONG royong, sebuah filosofi bangsa yang semakin terkesampingkan. Bupati Tegal H Agus Riyanto SSos MM berharap masyarakat Kabupaten Tegal bisa menyikapi positif filosofi itu, dengan harapan hari esok lebih baik

dari sekarang. Di sisi lain Bupati Tegal meminta maaf dengan belum selesainya renovasi pembangunan Masjid Jami Slawi, sehingga jamaah salat cuma menempati satu lantai saja. “Kami berharap masyarakat

bisa memahami belum selesainya renovasi pembangunan Masjid Jami Slawi, karena sebuah proses pembangunan yang membutuhkan waktu dan anggaran,” jelas Agus Riyanto, saat memberikan sambutannya di hadapan jamaah salat Idul

Fitri 1431 H di Masjid Jami Slawi, Jumat (10/9) lalu. Dikatakan Agus, Pemkab Tegal saat ini tengah merenovasi masjid tersebut menjadi sebuah masjid sesuai yang diharapkan dan dibanggakan ke hal 9 kol 4

Dua Rumah Terbakar YERI NOVELI/RADAR SLAWI

KONSOLIDASI - Dalam waktu dekat, Partai Gerindra akan mengadakan konsolidasi partai, seperti disampaikan Sekjen Gerindra Ahmad Muzani didampingi anggota DPRD Kabupaten Tegal dan Brebes.

Oktober Gerindra Akan Konsolidasi SLAWI - Meski Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 masih cukup lama, namun Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) kembali berancangancang. Mulai Oktober nanti, partai yang dibina Prabowo Subianto ini akan melakukan Konsolidasi. Tepatnya pada tanggal 2 , 3 dan 4 Oktober mendatang. Dalam rapat tersebut, akan menghadirkan seluruh pimpinan Partai Gerindra yang berada di seluruh Indonesia. Temu kader nasional ini sebagai salah satu upaya untuk memaksimalkan kampanye dalam periode mendatang. Sebab pengalaman di Pemilu 2009 lalu, adalah salah satu landasan bagi partai ini untuk mendongkrak suara di pemilihan mendatang. Demikian diungkapkan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani kepada Radar, di sela-sela acara Open House di kediamannya, Desa Tembok Lor, Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal, Senin (13/9) kemarin. ke hal 9 kol 1

WISATA

Kerugian Capai Puluhan Juta ADIWERNA - Malang benar nasib dua keluarga kakak beradik, Sukur dan Kholil saat Lebaran kemarin. Warga Desa Ujungrusi RT 19/RW 2 Kecamatan Adiwerna itu, yang seharusnya menikmati kebahagian Lebaran, hanya bisa pasarah melihat rumahnya terbakar. Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (11/9) lalu itu, belum diketahui penyebabnya. Namun yang pasti, kedua kakak beradik itu mengalami kerugian puluhan juta rupiah. Menurut penuturan salah seorang warga, Diin (40) yang saat

FATKHUROHAMAN/RADAR SLAWI

KEBAKARAN - Dua rumah milik kakak beradik terbakar, dan berhasil dipadamkan oleh masyarakat.

Polisi Amankan Ribuan Petasan DUKUHTURI - Menjelang Lebaran kemarin, petugas Kepolisian Sektor Dukuhturi Kabupetan Tegal berhasil mengamankan ribuan petasan yang membahayakan. Petasan yang semuanya berjenis dan merek Leo itu diamankan di Pasar Cilulung Desa Kupu Dukuhturi, yang pagi itu hendak dipasarkan. Namun hadirnya polisi yang tengah melakukan patroli membuat pedagang petasan memilih kabur. Informasi yang didapat Radar menyebutkan bahwa giat operasi petasan yang dilakukan oleh jajaran petugas Polsek Dukuhturi ini lantaran banyaknya laporan

dari masyarakat yang mengeluhkan akan suara petasan yang hampir terdengar sejak bulan Ramadan tiba. Karenanya, dengan melakukan patroli petugas Polsek Dukuhturi terus berusaha menangkap penjualnya. Hasilnya, pada H-1 Lebaran, polisi mendapat informasi kalau di Pasar Cilulung Desa Kupu terdapat sejumlah pedagang yang tengah menjajakan petasan. Dengan melakukan pengintaian, informasi tersebut ternyata benar. Namun saat petugas hendak menggrebeg para pedagang, pedagang tersebut sudah langsung kabur untuk menyelamatkan diri.

Walhasil, polisi hanya berhasil menyita barang bukti saja, di antaranya ribuan petasan yang membahayakan. ‘’Upaya kami untuk memberantas peredaran maupun penjualan petasan sudah diketahui para pedagang Pasar Cilulung itu. Sehingga saat kami datang ke lokasi, pedagangnya langsung kabur,’’ kata Kapolsek Dukuhturi AKP Safrudin melalui Kanit Reskrim Aiptu Suroso. Menurutnya, ribuan petasan yang diamankan tersebut merupakan petasan yang membahayakan. Yakni jenis Leo, mulai dari ke hal 9 kol 4

itu sedang membantu memedamkan api, peristiwa itu terjadi pada pukul 12.50 WIB. Dan api baru bisa dipadamkan pada pukul 14.00 WIB. Itu pun karena bantuan dari ratusan masyarakat sekitar, yang langsung berupaya memadamkan api agar tidak membesar dan merembet ke rumah warga yang lain. Karena memang posisi rumah kedua kakak beradik itu berhimpitan. “Kita tidak tahu penyebabnya apa, karena penghuni rumah tersebut juga kebetulan lagi tidak ada yang di rumah. Melihat ada rumah yang terbakar, kami langsung minta tolong ke warga lainya untuk memadamkan api, dan ada pula yang menghubungi dari

yang punya rumah. Untung banyak warga yang menolong, akhirnya semuanya tidak terbakar, hanya bagian depan dan tengah saja,” katanya. Salah pemilik rumah yang terbakar, Kholil (37) mengatakan saat itu dirinya dan keluarga lainya sedang pergi ke pasar. Dia mengaku tidak mengetahui kenapa rumahnya bisa terbakar. “Kami boroboro tahu mas, kalau rumah kami itu terbakar, itu saja karena kami dikabari tetangga, yah kami hanya bisa pasrah saja,” katanya. Ia menambahkan, belum tahu kerugianya berapa. Yang jelas beberapa alat rumah tangganya habis, dan itu diperkirakan menke hal 9 kol 1

Arus Balik di Pantura Mulai Padat SURADADI - Arus balik dari berbagai kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur menuju Kota Jakarta mengalami peningkatan, Senin (13/9) kemarin. Meski demikian tidak tampak antrian kendaraan bermotor yang sampai mengular. Karena puncak arus balik akan terjadi setelah dua hari kedepan (Rabu 15/9). Pantauan Radar menyebutkan, arus balik kali ini didominasi kendaraan roda dua. Cenderung kendaraan tersebut ber-plat B atau Jakarta. Sepertinya, jauh lebih

baik pada arus balik, dibanding saat arus mudik yang diguyur air hujan sepanjang Pantura. Tentunya, tingkat kecelakaan pada arus balik lebih minim. Menurut dua petugas polisi yang tengah berjaga di Posko Pasar Suradadi kepada Radar mengatakan, arus balik pada H+3 memang sudah mulai nampak. Kendati demikian belum begitu padat, hanya sedikit meningkat dibanding hari sebelumnya. Mereka memprediksi, puncak kepadake hal 9 kol 4

OW Guci Diserbu Ribuan Pengunjung

Macet Total Selama Dua Jam Lebih YERI NOVELI/RADAR SLAWI

LENGANG - Pengunjung OW Purin tampak lengang, tidak ada antrian panjang Senin (13/9) kemarin.

Pengunjung OW Purin Turun 50 Persen SURADADI - Meski Obyek Wisata (OW) Purwahamba Indah (Purin) diserbu pengunjung hingga puluhan ribu orang, namun tercatat menurun dibanding tahun sebelumnya. Penurunan tersebut tampak drastis. Tahun 2009, pengunjung dalam tiga hari pasca lebaran, dapat mencapai 43.239 pengunjung. Namun kali ini, dengan hari yang sama hanya 28.965 pengunjung saja. Jika dipersentase, penurunan hampir mendekati 50 persen. ke hal 9 kol 4

CMYK

Setelah bersilaturahmi dengan keluarga dan kerabat serta handai tolan, biasanya masyarakat tidak tinggal diam di rumah usai Lebaran. Namun sebagian dari masyarakat menyempatkan diri untuk berekreasi ke tempat wisata. Di antaranya adalah OW Pemandian Air Panas Guci. Seperti apa keadaannya? LAPORAN: YERI NOVELI OW Guci merupakan salah satu tujuan utama masyarakat dalam menikmati libur Lebaran tahun ini.

YERI NOVELI/RADAR SLAWI

MACET TOTAL - Sejumlah kendaraan yang hendak keluar dan masuk ke OW Guci mengalami kemacetan total, Minggu (12/9).

Bahkan tahun-tahun sebelumnya, kondisi Guci yang padat hingga terjadi kemacetan, tidak membuat jera para wisatawan lokal untuk

mengunjunginya kembali. Seperti yang terlihat pada Minggu (12/9) atau H+3, di mana OW Guci diserbu ribuan pengunjung.

Pengunjung berasal dari berbagai daerah, termasuk dari Jawa Barat, mereka kebanyakan menggunakan sepeda motor roda dua.

Akibatnya, jalur menuju OW Guci yang terletak di Desa Guci Kabupaten Tegal itu mengalami kemacetan hingga 2 jam lebih. Meski sudah diatur oleh petugas dari kepolisian dan Dinas Perhubungan (Dishub), serta warga setempat, tetapi kepadatan kendaraan kerap terjadi. Pasalnya jumlah kendaraan mencapai puluhan ribu. Terlebih dengan jalan yang sempit dan licin, membuat pengunjung harus ekstra hati-hati. Tidak hanya roda dua saja yang memadati jalur sempit menuju OW Guci, namun kendaraan besar seperti bus dan truk yang ber-plat luar daerah dengan mengangkut sejumlah pengunjung juga banyak terlihat. “Berbeda dengan hari sebelumnya, yang hanya ribuan pengunjung saja. Untuk hari Ini puncaknya pengunjung hingga ke hal 9 kol 1


SAMBUNGAN

SELASA 14 SEPTEMBER 2010

9

RADAR TEGAL

MARSHANDA-BEN

Mulai Tak Pernah Pegangan Tangan AKTRIS Marshanda yakin dengan niatnya berjilbab. Batas-batasan pacaran pun makin dijaganya. Marshanda kini tak pernah pegangan tangan dengan kekasihnya, Ben Kasyafani. “Dari dulu sih sudah menjaga. Pegangan sih udah nggak pernah sekarang,” ujar perempuan yang akrab disapa Chacha itu ditemui di Hotel Sofyan, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (13/9). Meski begitu, hubungannya dengan Ben diakui Chacha malah makin hangat. Ben yang telah melamar Chacha

juga makin yakin untuk menikahi dara yang baru berusia 21 tahun itu. Tanggal pernikahan belum dipilih keduanya. Baik Chacha dan Ben ingin menjalaninya perlahan tanpa harus terburu-buru. Mantan kekasih Baim Wong itu sangat yakin akan pilihannya terhadap Ben. “Aku tahu dia. Dia bisa ngebimbing aku dan bisa bimbing aku buat ngadepin masalah ini itu. Aku yakin Ben itu orang baik buat aku. Dan aku yakin dia bisa jadi imam buat aku,” jelas Chacha. (yla/yla)

Suka Sepinya Jakarta Usai Lebaran JAKARTA selalu identik dengan kemacetan. Namun di saat tertentu, macet tidak terlihat di ibukota Indonesia tersebut. Arumi Bachsin pun menikmati momen tersebut usai Lebaran. Arumi memang tidak pernah merasakan mudik karena keluarganya hampir semua berada di Jakarta. Bintang film ’18+’ itu pun mengaku menunggu momen sepinya Jakarta. “Enak usai Lebaran, Jakarta jadi sepi. Berasa punya sendiri Jakartanya,”

ujarnya saat ditemui di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, baru-baru ini. Walaupun tidak merasakan serunya pulang kampung, Arumi mengaku senang ketika Lebaran tiba karena bisa berkumpul dengan seluruh keluarganya. Biasanya, gadis 16 tahun itu juga pergi berlibur bersama keluarga usai Lebaran. “Kumpul dan liburan sama keluarga besar, karena selama ini semuanya pasti sibuk,” lanjutnya. (nu2/yla)

Arumi Bachsin

OKIE AGUSTINA

Boyong Anak-anak Nikmati Pantai MUMPUNG liburan, Okie Agustina pun tidak menyiakan kesempatan untuk menghabiskan waktu bersama anak-anak. Janda Pasha ‘Ungu’ itu memboyong anak-anaknya liburan ke pantai.

Okie berencana untuk pergi ke Pantai Pangandaran yang terletak di kawasan Ciamis, Jawa Barat. Bintang film ‘Hantu Binal Jembatan Semanggi’ itu ingin punya waktu yang berkualitas bersama ketiga anaknya.

sama mereka setiap kali ada kesempatan kosong. Okie pun jarang membawa supir pribadi saat bepergian. “Aku kan dari dulu tomboi, jadi nggak pernah pakai supir,” lanjutnya. (nu2/yla)

“Aku pasti menyiapkan mainan dan kaset supaya anak-anak nyaman,” ujar Okie saat dihubungi via ponselnya, Senin (13/9). Pergi berlibur bersama anakanak bukan hal yang asing bagi Okie. Ia kerap bepergian ber-

Terapkan Satu Jalur dari halaman 3 Masih kata Daniel, dari jalur Margasari atau Prupuk Selatan melaju atau masuk ke jalur Songgom Brebes dan selanjutnya. Sedangkan dari

arah Brebes yang hendak menuju ke jalur selatan Kabupaten Tegal harus masuk wilayah Slawi. “Pengalihan arus maupun pemberlakuan satu jalur ini memang tiap tahun kami laku-

kan di jalur selatan. Hal ini karena di jalur selatan selain kondisi jalannya masih satu jalur juga banyaknya perlintasan Kereta Api (KA) yang nota bene puluhan KA melintasnya,” bebernya. (gus)

Macet Total Selama Dua Jam Lebih dari halaman 3 puluhan ribu,” tutur Kepala UPTD II OW Guci, Imam Sutanto kepada Radar, Minggu (12/9) kemarin. Meski tahun ini mencapai puluhan ribu, kata dia, Lebaran tahun ini tampak menurun. Karenanya yang biasanya mencapai 20 ribu pengunjung, namun kali ini hanya 15 ribu pengunjung saja. Mayoritas pengunjung OW Guci, menurut dia dari Jawa Barat. Karena dari silsilah mitos, Guci adalah salah satu tempat petilasan dari Su-

nan Gunung Djati. Dengan begitu, masyarakat Jawa Barat masih mempercayai tentang mitos tersebut. “Tujuan mereka kesini untuk mandi di air panas. Dan mereka masih mempercayai keampuhan dari air keramat yang ada di sini. Pengunjung cenderung dari Kota Jakarta, Bogor, Bandung dan Cirebon. Sedangkan pengunjung lokal Tegal, hanya setiap hari biasa saja. Karena warga pribumi biasanya lebih memilih berwisata ke pantai ataupun ke tempat wisata yang ada permainannya,” terang dia.

Dia menambahkan, kemacetan jalur menuju OW Guci akan kembali normal setelah malam tiba. Sebab antara pengunjung yang hendak masuk ke lokasi wisata dan hendak turun mengalami kepadatan. Kendati demikian, pihaknya sudah mengerahkan petugas yang mengatur lalu lintas agar bisa lancar. “Selain bekerja sama dengan kepolisian dan Dishub, kami juga bekerja sama dengan warga untuk mengatur arus pengunjung OW Guci. Terutama di pintu masuk tempat wisata,” uangkapnya. (*)

Dua Rumah Terbakar dari halaman 3 capai puluhan juta rupiah. Dan yang paling membuat dirinya lemas adalah uang tunai Rp 2 juta, yang rencananya untuk dagang minyak, ikut terbakar. “Kalau peralatan rumah tangga yang lain, mungkin itu bisa

kita cari lagi ya mas, akan tetapi yang membuat kami lemas, uang tunai Rp 2 juta itu yang rencananya buat modal usaha dagang minyak, untuk memenuhi usaha pedagang kerupuk, jadi ya kerugian kami mungkin mencapai puluhan. Sementara untuk kakak kami yang ber-

nama Sukur, tidak tahu berapa kerugianya,” kata Kholil sambil meneteskan air matanya. Sementara, aparat dan damkar yang telah dihubungi warga datang terlambat. Mereka datang setelah kebakaran bisa dipadamkan oleh warga sekitar. (mg2)

Oktober Gerindra Akan Konsolidasi dari halaman 3 Menurutnya, selain memaksimalkan dalam kampanye periode 2014, juga akan lebih memfokuskan anggota DPRD yang berada di daerah. Karenanya, mereka adalah salah satu aset dan corong sebagai penyambung lidah rakyat. Diakuinya, periode tahun lalu hanya mendapat suara 4,7 persen saja. Kendati demikian, tak mematahkan arang bagi kader Gerindra untuk bisa lebih meningkatkan lagi dalam mencapai prosentase suara. Dalam targetnya mendatang, Partai Gerindra minimal harus 8 persen atau dua kali lipat dari tahun

sebelumnya. “Kami konsolidasi ke semua lini untuk menguatkan misi partai. Langkah konsolidasi, tentunya dilakukan sekaligus dengan melaksanakan dan merancang persiapan program jangka pendek, menengah, dan jangka panjang Partai Gerindra ini,” tegas mantan Pimred Media Portalberpolitik.com ini. Dijelaskan, dengan mendapatkan suara 4,7 persen periode lalu, terbilang sudah cukup bagus. Karena kampanye yang dilakukan ketika itu hanya berlangsung sekitar enam bulan saja. Seandainya berkampanye jauh hari sebe-

lumnya, mungkin nilai suara dalam pemilu 2009 silam bisa lebih dari yang dikumpulkan. “Dengan waktu yang begitu singkatnya, Partai Gerindra mampu melejit ke posisi partai papan tengah. Kendati demikian tidak membuat partai kami berpuas diri. Hanya saja Partai Gerindra lebih banyak belajar dari pencapaian di Pemilu 2009 yang lalu,” katanya. Pada Pemilihan Presiden 2009, Partai Gerindra mengusung Prabowo menjadi wakil presiden berpasangan dengan Megawati Soekarnoputri (PDI Perjuangan). Tapi mereka tidak berhasil keluar sebagai pemenang. (k2)

Pengunjung OW Purin Turun 50 Persen dari halaman 3 Kepala UPTD II OW Purin Widodo Triono kepada Radar Senin (13/9) mengaku penurunan omzet retribusi, lantaran sekarang sudah banyak berbagai tempat wisata. Bahkan tidak sedikit tempat wisata yang sudah dilengkapi dengan water boam serta permainan yang modern. Menurutnya, perincian yang didapat sejak hari lebaran pertama, sejumlah 1.430 pengunjung. Hari kedua meningkat menjadi 8.388 pengunjung. Dan hari yang ketiga, memang ada peningkatakan yang signifikan, hingga mencapai 19.147 pengunjung.

“Lebaran tahun ini memang ada penurunan yang sungguh luar biasa. Sebab dengan jumlah itu, dibanding tahun lalu penurunannya hampir 50 persen. Kendati demikian, kami pun tetap berupaya untuk bisa mencapai hasil yang maksimal,” tegasnya. Menurutnya, persentase pengunjung OW Purin yang berlokasi di Jalur Pantura, Desa Purwahamba Kecamatan Suradadi itu, wisatawan dari luar kota 40 persen. Sedangkan wisatawan lokal atau Tegal dan sekitarnya ada 60 persen. Meski begitu, untungnya hingga tiga hari pasca lebaran, tidak ada tindakan kriminalitas maupun kecelakaan yang mengakibat-

kan korban jiwa. Sebab sebelumnya memang sudah diantisipasi sedemikian rupa. Sehingga insedint tersebut bisa diminimalisirkan. “Jauh hari sebelum lebaran, kami selalu mengadakan rakor dengan berbagai elemen setempat. Yakni dari Kepolisian, Koramil, Pomal, Dinas Pariwisata, Camat, Kades dan warga. Dengan begitu, kriminalitas ataupun hal yang tidak diinginkan, dapat diantisipasi. Dan semua ini memang sesuai rencana,” urai dia. Dia menambahkan, perolehan omzet retribusi sejak bulan Januari 2010 hingga Agustus pasca lebaran hari keempat,

hanya mendapat Rp 308. 020.200. Sedangkan target yang harus dicapai untuk tahun ini adalah Rp 471.140.364. Dengan begitu, masih ada kekurangan yang cukup lumayan banyak untuk menutup target tersebut. Jika dipersentase, target hingga bulan ini sudah masuk 65,1 persen. Dan masih ada kekurangan sekitar 34,9 persen. “Omzet kami hanya mengandalkan liburan sekolah saja. Jika tidak ada liburan sekolah, omzet kami hanya sedikit. Kendati demikian, kami tetap akan berupaya agar bisa meraih target tersebut. Kami selalu optimis supaya bisa menutupnya,” pungkasnya. (k2)

Hari Esok Lebih Baik dari Sekarang dari halaman 3 masyarakat. Dengan belum selesainya proses renovasi, masyarakat diharapkan untuk bersabar karena sebuah proses membutuhkan waktu dan pembiayaan yang tidak sedikit. Masih menurut dia, dengan melihat proses renovasi itu, diharapkan masyarakat Kabupaten Tegal mengingat dan menerapkan kembali sebuah filosofi gotong royong sesuai dengan visi misi daerah. Menu-

rutnya, gotong royong sebuah filosofi yang semakin terkesampingkan perlu untuk diterapkan kembali di masyarakat Kabupaten Tegal guna membentuk masyarakat dan daerah menjadi hari esok lebih baik dari sekarang. “Dengan kebersamaan secara gotong royong, segalanya bisa lebih mudah dilaksanakan dan diselesaikan,” ucap Agus Riyanto dihadapan jamaah salat Idul Fitri. Sementara, menyikapi se-

buah rumor seputar pohon kamboja yang ditanam pada sejumlah titik di Kabupaten Tegal, menurutnya sebuah upaya positif. Karena hakekatnya Kamboja itu memiliki banyak manfaat selain mudah hidup ditanam di sejumlah lahan. “Kami yakin hal itu memiliki multi penafsiran. Kami menyadari namun kami berharap masyarakat hendaknya memberikan penilaian secara obyektif dari berbagai aspek,” terangnya pula.

Salat Idul Fitri 1431 H sendiri diikuti ribuan jamaah, hingga meluas sampai halaman masjid. Namun tidak mengurangi khusuknya pelaksanaan salat mereka. Usai solat Ied dengan Khotib Dodi Subkhan, Bupati Tegal Agus Riyanto bersama Wakil Bupati Tegal, HM Hery Soelistiyawan dan sejumlah Muspida, serta sejumlah pejabat setempat, mengadakan silaturahmi dengan jamaah dengan saling bersalaman dan saling bermaaf-maafan. (m ghoni)

Arus Balik di Pantura Mulai Padat dari halaman 3 tan arus balik akan terjadi setelah H+5. Pasalnya sejumlah karyawan swasta maupun negeri akan mulai beraktivitas kembali. “Terhitung sejak pagi, arus balik sudah mulai meningkat. Mereka kebanyakan berkendaraan roda dua. Meski begitu

tidak ada antrian yang memanjang. Hanya sekali waktu saja ketika ada warga maupun kendaraan yang menyeberang. Biasanya kerap terjadi angkutan lokal atau elf yang sering menurunkan atau menaikan penumpang. Tetapi itu tidak berlangsung lama,” urai salah satu anggota Pos Pam, Briptu

Sugiono Senin (13/9) kemarin. Menurutnya, tingkat kecelakaan di jalur Pantura Suradadi cenderung menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya. Meskipun terjadi kecelakaan, namun tidak menimbulkan korban jiwa. Yang seringkali terjadi, menurutnya hanya serempetan antara sepeda motor roda dua. Korban

kecelakaan langsung ditangani. Karena masing-masing Posko sepanjang Pantura, sudah ada petugas dari Dinas Kesehatan yang selalu stand by. “Yang jaga di Posko, selain dari kepolisian dan Dinas Kesehatan, dibantu pula dari anggota Koramil serta pramuka,” imbuhnya. (k2)

Polisi Amankan Ribuan Petasan dari halaman 3 ukuran kecil hingga besar. Termasuk petasan yang panjangnya 10 meter pun ada. ‘’Hasil operasi tersebut, yang

mengamankan ribuan petasan yang membahayakan, langsung kami bawa ke Polsek. Selanjutnya, kami rendam dengan air. Dan barang tersebut juga langsung kami buang di sungai.

Karena petasan tersebut sangat membahayakan,’’ bebernya. Dari informasi yang ada, ribuan petasan yang diamankan tersebut merupakan dro-

p i n g d a r i K o t a Te g a l , t e patnya wilayah Pesurungan. Di wilayah tersebut informasi yang ada merupakan daerah yang memproduksi petasan. (gus)

Dulu, Stres Selalu Membuat Penyakitnya Kambuh Menurut lelaki berusia 40 tahun ini, tujuh tahun yang lalu ia mulai menderita sakit maag. Kemudian, empat tahun yang silam ia pun terkena serangan tekanan darah tinggi, alias hipertensi. “Bila saya sudah merasa lelah dan stres, kedua penyakit itu biasanya langsung kambuh. Kalau sudah kambuh, badan saya selalu lemas. Dan kalau sudah begitu, saya terpaksa berobat ke dokter,” ujar pedagang leveransir bahan bangunan ini. Tapi, tak lama setelah ia terserang hipertensi itu, pria yang bernama Haji Hartono ini mengenal MDL525 – kedelai bubuk instan yang kini berganti nama dengan New

Mandala 525. Maka, ia pun mengonsumsi produk buatan Garut, Jawa Barat, tersebut secara rutin dua kali setiap hari, sampai sekarang. Ternyata secara berangsur-angsur kedua penyakitnya itu mulai jarang kambuh. Dan, “Sekarang hipertensi itu tidak pernah kambuh lagi, namun maag kadang-kadang masih,” ungkap penduduk Desa Brangkal, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, ini saat ditemui akhir 2009 yang lalu. “Stres dan lelah pun tidak selalu membuatnya kambuh lagi saat ini,” imbuhnya. Karena pembahasan mengenai maag sudah sering tersaji, maka kali

ini yang akan dibahas hanyalah masalah hipertensi. Tensi darah yang tinggi bisa disebabkan oleh banyak gangguan. Selain akibat kadar kolesterol yang tinggi atau penyumbatan pembuluh darah, asam urat tinggi pun bisa menyebabkan terjadinya tekanan darah tinggi. Walaupun demikian, hipertensi sangat sering berkaitan dengan kadar kolesterol darah seseorang. Dalam tubuh, kedelai dapat menghalau LDL. Yang berperan adalah lesitin dan isoflavonnya. Dalam buku Susu Kedelai Susu Nabati yang Menyehatkan karangan Fauzi R. Kusuma dikatakan, seorang peneliti yang bernama Dr. Ed-

ward membuktikan sendiri khasiat susu kedelai. Pada usia 80 kesehatannya pulih lagi setelah mengonsumsi kedelai

secara rutin. Sebuah penelitian yang dilakukan American Heart Association, lembaga kesehatan jantung Amerika Serikat, menyatakan bahwa mengonsumsi produk kedelai seperti susu kedelai dan tempe selama tiga bulan secara teratur bisa meningkatkan HDL rata-rata 4,7%. Meningkatnya kadar HDL tentu akan menekan LDL sehingga kadar kolesterol jahat dalam tubuh seseorang akan menurun dan tensi darah orang itu juga menurun. Untuk diketahui, dalam tubuh manusia terdapat dua jenis kolesterol, yakni low density lipoprotein (LDL) alias kolesterol jahat dan high density lipoprotein (HDL)

alias kolesterol baik. Yang biasa menjadi penyebab hipertensi pada manusia adalah LDL yang tinggi. Inilah yang digempur oleh isoflavon dan lesitin. Meskipun demikian, menjaga pola hidup sehat tetap dianjurkan untuk dijadikan prioritas utama, seperti berolahraga dengan teratur, beristirahat dengan cukup, menjaga pola makan dengan baik, berpikir positif, dan meminum air putih dengan cukup.New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya yang nyata dan produknya yang diolah secara higienis. Ini amat ditunjang oleh mulai tumbuhnya kesadaran

masyarakat masa kini untuk beralih ke bahan-bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. Dan bila ingin mendapatkannya, hubungi apotek/ toko obat terkemuka di kota Anda, atau lewat telepon berikut ini. Distributor Jateng: 02470231987 / 081382600344. Tegal: 0283-3302323 / 08156556362. Brebes: 0283-3302323 / 08122255523. Pemalang: 0284-5800685 / 08157708854. Pekalongan: 02857983080 / 085226849284 DINKES: PIRT No. 815320503590


CMYK

SELASA, 14 SEPTEMBER 2010

METRO SLAWI

10

RADAR TEGAL

Motor Masih Mendominasi Arus Balik SLAWI - Seperti pada tahuntahun sebelumnya, arus mudik dan balik Lebaran 2010 ini masih didominasi oleh motor. Pemudik bermotor terlihat merajai baik di jalur Pantura, tengah maupun selatan Kabupaten Tegal. Meski dinilai banyak kalangan sebagai alat angkutan Lebaran yang paling membahayakan, namun pemudik sepertinya tak mempedulikannya. Demi kampung halamannya, mereka tetap nekat mudik bermotor ke tempat asalnya masing-masing. Ada yang mudik seorang diri, terdapat pula berbocengan satu orang. Pemudik motor ini ada juga yang berboncengan satu keluarga yakni bareng isteri dan anakanaknya. Bahkan, masih banyak ditemui pemudik yang berboncengang tiga orang melintas di jalur Pantura. Padahal, kondisi demikian dapat membahayakan pengendara motor maupun pemudik lainnya. Apabila tak lihai mengendalikan motor, pemudik rawan mengalami kecelakaan. Mereka juga bisa menghambat maupun mengganggu laju kendaraan lain yang melintas jika tak sigap dalam mengemudikan motor berboncengan lebih dari satu orang tersebut. Wakapolres Tegal, Kompol Daniel Widya Mucharam SIK menegaskan, sebenarnya pe-

M GHONI/RADAR SLAWI AGUS W/RADAR SLAWI

BERBONCENGAN - Salah seorang pemudik yang menggunakan motor melintas di Pantura.

mudik berboncengan lebih dari satu orang ini tidak diperbolehkan. Namun lantaran Operasi Ketupat Candi 2010 ini mengedepankan kegiatan kemanusiaan, maka upaya tilang dikesampingkan. “Apabila kami mengetahui ada pemudik motor berboncengan lebih dari satu orang, mereka bakal dihadang. Selanjutnya, kami memberikan imbauan kepada pemudik supaya lebih berhati-hati,” katanya. Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tegal Ir Suhartono MM mengatakan, pemudik

bermotor ini memang menjadi fokus perhatian dalam pengamanan arus mudik dan balik Lebaran. Motor ini tidak didesain sebagai alat angkutan Lebaran, namun kenyataannya masih mendominasi dalam arus lalu lintas. Untuk mengantisipasinya, ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng bekerja dengan pemerintah daerah mengadakan mudik bareng secara gratis dengan menyediakan 160 bus. Upaya ini tentunya untuk mengurangi kepadatan motor untuk arus mudik dan balik Lebaran. (gus)

Terminal Bayangan Padat LEBAKSIU - Puluhan bus umum menuju Jakarta, sejak Minggu (11/9) memadati Terminal Bayangan Yomani. Sejak dua hari terakhir, penumpang bus yang melakukan timer di terminal itu selalu penuh dipadati penumpang balik menuju Jakarta. Sedangkan untuk tarif penumpang ditetapkan oleh pengurus melalui penark tiket sebesar Rp 80 ribu setiap penumpang. “Mulai ramai sejak hari Minggu kemarin mas. Sesuai kesepakatan kami menggunakan tarip atas sebesar Rp 80 ribu untuk setiap penumpang semua jenis bus,” kata Darkim salah seorang pencatat tiket di terminal bayangan Yomani, kepada Radar, Senin (13/9). Dikatakan Darkim, sejak Minggu, hampir puluhan bus berderet sepanjang salah satu

ruas bahu jalan Yomani menuju arag OW Guci. Meski kondisi itu sedikit mengganggu arus lalu lintas kendaraan pengunjung arah OW Guci, namun itu sudah sejak lama dan rutin menjadi terminal bayangan. “Paling kami dan sejumlah pengurus bus ikut membantu ketertiban arus jalan agar tetap lancar,” ucapnya. Masih menurut dia, mulai pagi sampai malam hari, puluhan bus dengan ratusan penumpang arus balik, setiap harinya berangkat dari terminal bayangan Yomani. Bahkan terminal itu tidak hanya menjelang maupun setelah lebaran, melainkan setiap hari dipastikan ada pemberangkatan bus menuju arah Jakarta maupun sebaliknya. Sementara menurut salah seorang penumpang arus balik,

tarif yang diterapkan pengurus bus di Terminal Bayangan Yomani tidak masalah. Apalgi jika itu diterapkan oleh perusahaan pemiliki oto bus bersangkutan. “Bagi kami tidak masalah, yang penting kami bisa mendapatkan tempat duduk dan bisa nyaman sampai tujuan di Jakarta,” kata Waslani, penumpang asal Bojong. Ditambahkan Waslani, selain dirinya tidak harus menuju terminal untuk bisa mendapatkan bus menuju Jakarta, pihaknya juga memesan tiket terlebih dahulu untuk bisa memperoleh tempat duduk sesuai dengan keberangkatan dirinya. “Jadi menurut kami lebih praktis. Soal menggangu ketertiban lalu lintas menurutnya tinggal bagaimana mengatur arus kendaraan di sekitar lokasi ini,” pungkasnya. (k1)

Macet dan Hujan, OW Guci Tetap Padat BOJONG - Dua hari terahir yaitu Minggu atau H+2 dan Senin H+3, terjadi ledakan pengunjung OW Guci. Kondisi hujan lebat dan padatnya kendaraan yang melintas pada jalur menuju dan dari OW Guci membuat antrian kemacetan kendaraan sepanjang sekitar 6 KM. Meski sejumlah pos pam dan puluhan tenaga dari berbagai elemen dikerahkan untuk mengantisispasi, namun kemacetan tetap terjadi. Bahkan tidak sedikit wisatawan yang putar balik tidak jadi berwisata ke OW Guci. “Ini kendala klasik yang selalu ditanggung pengelola OW Guci. Pasalnya, selalu macet karena jalur menuju dan dari OW Guci hanya satu dan sempit,” kata Pengelola OW Guci Imam Sutanto, kepada Radar, Senin (13/9). Dikatakan Imam, segala upaya sudah dikerahkan namun kemcetan selalu terjadi setiap padat pengunjung wisatawan khususnya di hari lebaran. Bahkan menurutnya, sejak diberi tugas mengelola OW Guci sekitar empat tahun lalu, sudah mengusulkan upaya perbaikan sarana akses jalan meuju dan dari OW Guci, namun belum juga ada realisasi optimal. “Kami sudah berupaya maksimal tetapi kemacetan selalu terjadi. Ini mestinya menjadi catatan Pemkab Tegal,” ucapnya pula. Masih menurut dia, selain akses keluar masuk jalur menuju dan dari OW Guci hanya satu jalur, sarana parkir kendaraan baik roda dua maupun mobil masih sangat sempit sehingga

PAM SWAKARSA - Tidak hanya aparat dari kepolisian dan aparat pemerintah lainnya, Pam Swakarsa juga turut mengamankan pengunjung OW Guci.

Pam Swakarsa Bantu Pam OW Guci BOJONG - Dari sebanyak 74 personil Pam Lebaran OW Guci yang terdiri dari aparat kepolisian maupun dinas dan instasi terkait, masyarakat dengan Pam Swakarsanya ikut membantu pengamanan OW Guci selama Lebaran 1431 H saat pengunjung membludak. Sedikitnya puluhan elemen warga berpartisipasi baik di sepanjang jalur menuju dan dari arah OW Guci, sampai membantu pengaturan parkir kendaraan di lokasi OW itu. “Kami merasa bangga karena turut dilibatkan untuk

membantu mengamankan dan pengaturan parkir kendaraan yang berada di OW Guci agar tertib dan aman,” kata Banu, salah seorang anggota Pam Swakarsa kepada Radar, Senin (13/9). Dikatakan Banu, pihaknya dengan sejumlah rekan yang tergabung dalam Pam Swakarsa, tidak mengenal cuaca meski hujan mengguyur, tetapi tetap tugas membantu pengamanan dilaksanakan secara bersma dengan baik. “Jika hujan kami menggunakan jas hujan atau payung. Meski cukup kesulitan karena ku-

rang luasnya lahan parkir, namun kami berupaya maksimal untuk bisa tertib agar tidak megganggu kendaraan lain yang keluar masuk OW,” jelasnya. Sementara anggota Pam Swakarsa lain Suherman mengatakan, selain membantu penataan parkir kendaraan motor dan mobil di lokasi parkir atau area kosong lainnya dengan baik tugas Pam Swakarsa juga membantu melakukan pengaturan kendaraan yang keluar masuk OW agar tidak terjadi kemacetan. “Namun kami menyadari karena

padanya kendaraan ditambah hujan deras, kami merasa kesulitan,” ucapnya. Ditambahkan Suherman, dengan tugasnya sebagai Pam Swakarsa menurutnya harus memiliki kesabaran yang cukup tinggi dan juga hati-hati dalam membantu mengatur pengunjung yang hendak memarkirkan kendaraannya. “Jujur kadang ada juga pengunjung yang rewel dan sulit ditata, tapi kami harus bersabar sehingga citra OW Guci tetap baik kedepan,” pungkas Suherman. (k1)

Arus Balik Pada H+3 Jalur Pantura Padat Lancar KRAMAT - Arus balik berkendaraan yang melintas di jalur pantai utara (Pantura) Kabupaten Tegal Senin (13/9) sejak pagi hingga sore kemarin, padat tapi lancar. Berdasarkan pantuan mulai sepanjang jalur pantai utara perbatasan Kabupaten Pemalang dengan Kabupaten Tegal hingga di Kota Tegal, bahwa kepadatan arus lalu lintas berkendaraan pada dua hari setelah Lebaran 2010 hingga kini terus meningkat. Iring-iringan mobil pribadi dan sepeda motor dengan pelat nomor polisi luar daerah dari arah timur (Semarang) ke barat (Jakarta) terus memadati jalur tersebut. Demikian dengan kepadatan arus berkendaraan mulai tersendat saat memasuki

pertigaan lampu Larangan Kramat, karena di jalur tersebut terdapat rambu pengatur arus lalu lintas. Sehingga nampak iringanan kendaraan yang mengantri nampak terlihat. Demikian saat berada di jalur Dampyak Kramat. Di sini terdapat jalur penyeberangan jalan, yang tak sedikit dari arah Mejasem Kramat hendak melintas membuat laju kendaraan arah Semarang Jakarta harus berhenti. Namun arus pantura saat arus mudik hingga balik 2010 ini, dikatakan lancar. ‘’Meski arus balik maupun balik sangat padat seperti tahun -tahun sebelumnya, namun kepadatan arus lalulintas sepanjang di jalur pantura bisa dikatakan relatif lancar. Sebab,

perjalanan kami dari Jakarta ke Sragen, maupun sebaliknya tidak membuat kami lelah akibat arusyang padat. Karena sepanjang jalur pantura yang kami lewati semuanya lancar,’’ kata Bayu (42) salah satu pemudik yang kini hendak kembali ke Jakarta, kemarin. Di temui di Pom bensin Dampyak, pemudik yang menggunakan mobil Suzuki APV ini juga menjelaskan bahwa ketersendataan arus lalu lintas saat arus mudik maupun balik terjadi di sejumlah titik saja. Diantaranya, seperti di Brebes saat hendak memasuki jalur di dekat pasar dan perempatan jalan. Sedangkan seperti di Tegal hanya terjadi saat mendekati lampu merah saja. Dan hal itu terma-

suk hal kewajaran. Terpisah Kasat Lantas Polres Tegal AKP AA Sukreta SH, menjelaskan bahwa kepadatan arus lalu lintas berkendaraan mulai meningkat tetapi masih terbilang lancar. “Namun, kami mengimbau para pemudik berkendaraan untuk tetap hati-hati dan waspada karena cuaca mendung dan hujan sehingga kondisi jalan licin akibat diguyur hujan. Termasuk saat pemudik merasa lelah maupun ngantuk untuk segera beristirahat maupun menghentikan laju kendaraannya. Baik itu di sejumlah lokasi yang disediakan petugas, warung, pom bensin, maupun sejumlah lokasi tempat peristirahatan lainnya seperti di Masjid,’’ pungkasnya. (gus)

Untuk Menikmati Air Hangat Pancuran 13 OW Guci

Pengujung Rela Berdesak-Desakan dan Antri

M GHONI/RADAR SLAWI

MACET - Jalu dari dan menuju OW Guci, sepanjang sekitar enam kilometer macet. Bahkan tidak sedikit wisatawan yang akan menuju OW Guci, putar balik apalagi dua hari terakhir cuaca dibarengi hujan deras.

tidak mampu menampung kendaraan pengunjung OW Guci saat ramai dan terjadi ledakan. Selain infrastruktur, khusus lebaran 1431 H atau Tahun 2010, kemacetan juga diakibatkan oleh tingginya jumlah pengunjung yang menggunakan motor. “Kami dengan sejumlah elemen yang dibentuk, sudah berupaya mengatur namun tetap kesulitan karena disiplin berlalulintas mereka masih kurang. Ditambah lagi ada sejumlah simpul kemacetan yang dijadikan tempat parkir sementara sejumlah kendaraan. Ini juga membuat penataan kami semakin sulit,” paparnya. Sementara, menyikapi guna mengurangi kemacetan, pihak-

nya mengerahkan sejumlah petugas Pam Lebaran untuk memperhatikan simpul kemacetan seperti di tanjakan setelah Penginapan Sri Gintung juga sejumlah titik simpul kemacetan lain. Tetapi untuk kemacetan diluar OW seperti pada Minggu (12/8) terjadi kemacetan di jalur jalan Bukit Siwuni, pihaknya tidak bisa berbuat banyak. “Minggu (12/9) saat puncak pengunjung OW, karena macet ditambah hujan lebat di jalur Bukit Siwuni, banyak pengunjung yang putar balik. Kalau tidak salah akibat macetnya sebuah mobil bus pengunjung sampai jam 17 baru teratasi,” terang Imam. (k1)

Ribuan pengunjung rela berdesak-desakan untuk bisa mandi air hangat di Pancuran 13 OW Guci. Bahkan tidak sedikit pengunjung yang tertinggal dari rombongannya, bahkan terpaksa mereka menginap di Kantor UPTD Pengelola OW Guci. Tidak hanya wisatawan lokal yang antusias berkunjung ke OW itu, bahkan regional, nasional juga mancanegara banyak yang bewisata ke OW Guci, meski harus mengalami macet dan kehujanan saat antri menuju OW. Dibalik itu, ada apa dengan OW Guci? LAPORAN: M GHONI SELAIN menawarkan nuansa keindahan alam pegunungan yang sejuk, wisatawan nyaman berlama-lama di OW Guci, dengan fasilitas seperti penginapan dan mandi air hangat di Pancuran 13. Selain air pancuran mengandung kadar belerang untuk menyembuhkan sejumlah penyakit, konon banyak pengunjung yang ingin ngalap berkah di OW Guci, khusunya mandi di Pancuran 13

M GHONI/RADAR SLAWIm

BERDESAKAN - Ingin mandi air panas OW Guci, harus rela berdesakan. Bahkan tidak sedikit pengunjung yang tertinggal oleh rombongan.

pada malam tertentu. Itu mungkin daya tarik lain yang ada di OW Guci Bojong Kabupaten Tegal. “Kalau setahu kami, OW Guci indah panorama alamnya dan juga ada ar hangat yang bisa digunakan untuk mandi yaitu kolam yang airnya dari Pancuran 13. Juga sejumlah fasilitas lain seperti penginapan, hotel dan lainnya,” terang Kepala UPTD Pengelola OW Guci, Imam Sutanto, kepada Radar, Senin (13/9). Dikatakan Imam, seperti saat Lebaran, pengunjung OW Guci 1431 H, mulai hari H sampai H+3 ribuan pengunjung mendatangi OW Guci. Bahkan sejumlah pengunjung karena ramainya suasana, sampai tertinggal dan terpaksa bermalam di Kantor

UPTD baru pada pagi harinya pihak pengelola mengantarkan ke rumah mereka dengan menggunakan kendaraan UPTD. “Pada Minggu (12/9) atau H+2, sedikitnya enam pengunjung yang tertinggal dari rombongan, tiga remaja asal Ketanggungan Brebes, satu nenek dari Sitanggal Brebes dan nenek serta cucunya dari Kabupaten Batang,” jelasnya. Masih menurut Imam Sutanto, namun yang pihaknya ketahui, mereka berwisata ke OW Guci untuk menikmati keindahan alam, mandi air panas dan menikmati fasilitas lain yang ada di OW itu. Lebih dari itu pihaknya tidak mengetahui. “Kami tidak mengetahui secara pasti tujuan wisata mereka. Konon yang kami dengar ada

kisah mistis dibalik itu tetapi bukan saat Lebaran, melainkan pada malam tertentu seperti malam Jumat Kliwon misalnya,” terang Imam. Sementara, tokoh sepuh yang mengaku bernama Sumiran (70) menjelaskan, itu terkait dengan kepercayaan pribadi yang menyerap sejumlah cerita maupun mitos seputar OW Guci yang dihubungkan dengan sejumlah legenda. Selain itu juga sejumlah nilai keramat yang dircaya mereka terkait dengan Gunung Slamet. “Bagi kami terserah bagi mereka yang percaya ataupun yang menganggap tahayul. Realitanya, sampai kini masih banyak yang percaya dengan mitos mistis mandi di Pancuran 13, khususnya setiap malam Jumat Kliwon,” papar Sumiran. Ditambahkan oleh Sumiran, bagi dirinya, dengan ramainya OW Guci, memberi kontribusi kepada masyarakat sekitar juga Pemkab Tegal, namun pihaknya berharap agar pemikiran logis hendaknya dikedepankan. Tidak hanya itu, pihaknya juga berharap, jika terkait nasib dan peruntungan seseorang bukan karena mandi ditempat tertentu dengan sesuatu melainkan sudah tercatat oleh yang kuasa. “Tapi kami sendiri juga heran, nyatanya sampai sekarang masih banyak yang mandi di Pancuran 13 untuk mengharap berkah. Itu terserah bagi yang percaya,” pungkas Sumiran. (*)

Radar Tegal 14 September 2010  

Radar Tegal 14 September 2010