Issuu on Google+

CMYK

RADAR TEGAL Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal

JUMAT, 14 SEPTEMBER 2012

20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

Gedung Dikpora Ambruk Ratusan Siswa SDN Kemantran Selamat

APA MANING...

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

TUMBANG - Pohon sengon tumbang menimpa SD Pruwatan 01 Kecamata Bumiayu hingga mengakibatkan ruang kelas mengalami kerusakan.

Pohon Tumbang Timpa SD Pruwatan 01

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

HANCUR - Sejumlah petugas Polsek Kramat dan kantor UPTD Dikpora Kramat saat melihat kondisi robohnya bangunan yang baru dikerjakan awal puasa kemarin.

KRAMAT - Sebuah gedung baru yang rencananya akan digunakan untuk kantor UPTD Dikpora Kramat, ambruk, Kamis (13/9) pukul 08.48 WIB. Padahal gedung sebanyak dua ruangan itu saat ini sedang dalam pelaksanaan rehab berat yang dikerjakan oleh CV Slamet Mulia Jaya. Diduga, perbaikan gedung yang saat ini sedang ditempati oleh siswa SDN Kemantran 01 untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) itu, tidak sesuai dengan bestek dan RAB. Tanda-tanda gedung tersebut akan ambruk sebelumnya sudah diketahui oleh warga sekitar. “Tadi malam sudah bunyi seperti suara bangunan mau roboh. Tapi suaranya tidak begitu jelas. Kemudian pagi harinya, saya melihat atap bangunan gedung itu sudah miring,” tutur Sugito (45), warga yang berdomisili di sebelah bangunan gedung tersebut, Desa Babakan Kecamatan Kramat, Kamis pagi. Melihat demikian, Sugito bergegas melaporkan ke instansi terkait yang dilanjutkan ke Muspika setempat. ke hal 19 kol 5

BUMIAYU - Atap bangunan SD Pruwatan 01 Kecamatan Bumiayu mengalami kerusakan berat menyusul tumbangnya pohon sengon besar yang ada di bagian belakang sekolah, Kamis (13/9) sekitar pukul 06.30 WIB. ke hal 19 kol 5

MARKETING SERIES 3C Plus Change! Oleh Hermawan Kartajaya SAYA dan Kehnichi Ohmae adalah dua orang Asia yang masuk daftar Fifty Gurus who Have Shaped the Future of Marketing yang di-ranking Chartered Institute Of Marketing-United Kingdom 2003. Kehnichi yang disebut Mr Strategist terkenal dengan bukunya Mind of Strategist. Dalam bukunya yang simple but powerful itu, dia bilang, kalau mau bikin strategi, harus selalu ingat fundamental 3C. Yaitu, customer, competitor, dan company. Apa yang dibutuhkan company? Apa yang dilakukan competitor? Apa kekuatan dan kelemahan company? ke hal 19 kol 1

ADI MULYADI/RATEG

KONFIRMASI - Hadi Santoso, wali murid SMK PGRI sedang mengonfirmasi Kepala Disdik Dra Titik Andarwati berkaitan dengan indikasi tindak percobaan penipuan dengan modus baru yang mencatut institusi pendidikan dan personel Disdik.

Puluhan Wali Murid Nyaris Tertipu Penipu Mengatasnamakan Staf Disdik TEGAL – Puluhan wali murid beberapa sekolah di Kota Tegal nyaris menjadi korban tindak penipuan. Mereka masuk dalam perangkap modus penipuan baru, yang membidik para siswa berprestasi dengan iming-iming beasiswa. Hal itu mencuat saat seorang wali murid SMK PGRI, Hadi Santoso (50) warga Jalan Sangir Mintaragen Tegal Timur, mendatangi Kantor

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tegal, Kamis (13/9). Menurut dia, kedatangannya ke Disdik untuk mencari tahu dan melaporkan indikasi adanya unsur penipuan yang baru saja dialaminya. Hadi menceritakan, anaknya yang bernama Daito Miyakara S P (16) siswa kelas XI SMK PGRI pada kenaikan kelas lalu mendapat ranking I. Hari ini (kemarin) sekitar pukul 09.00 dia mendapat telepon dari nomor 085232606444 yang mengatasnamakan Agus pegawai Disdik Kota Tegal.

“Orang tersebut mengatakan bahwa anak saya mendapat beasiswa dari Disdik Propinsi melalui Disdik Kota Tegal senilai Rp 7,5 juta. Kemudian saya diminta menghubungi Wakil Kepala SMK PGRI yang katanya bernama Sodik, karena dari Disdik sudah mentransfernya ke rekening sekolah,” ceritanya di hadapan Kepala Disdik Dra Titik Andarwati. Selang beberapa menit kemudian, lanjut Hadi, orang yang mengaku Wakil Kepala SMK PGRI bernama ke hal 19 kol 1

ANDRI GINTING/SUMUT POS

MENYERAH - Terduga teroris M.Yusuf Rizaldi alias Rizaldi saat hendak diberangkatkan ke Jakarta dari Mapolda Sumut, Kamis,(13/9).

Trio Bom Depok Sudah Komplit Satu Tewas, Dua Menyerahkan Diri JAKARTA - Mabes Polri tak menemui kesulitan berarti untuk

mengungkap ledakan di Beji, Depok, Jawa Barat. Misteri tiga pria di rumah kontrakan tersebut sudah tuntas. Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karoke hal 19 kol 1

Gedung Dikpora Ambruk * Mbangune ngawag? Puluhan Wali Murid Nyaris Tertipu * Mulane aja gimiran!

CMYK


OPINI

2

JUMAT 14 SEPTEMBER 2012

RADAR TEGAL

Studi Banding atau Plesiran? Ambruknya Kantor UPTD

Oleh: Ismatillah A Nu’ad

Oleh: Muh. Abduh SUARA bangunan ambruk itu, jarene, terdengar begitu keras. Dibom oleh teroriskah? Jangan berprasangka buruk dulu dengan teroris. Sekolah atau bangunan pendidikan tidak masuk dalam daftar target. Seperti yang diungkap aparat yang berwajib, ada empat target sasaran bom kelompok teroris yakni Markas Brimob Polda Metro Jaya, kantor Densus 88 di Mabes Polri, pos polisi di Tambora, dan sebuah kantor komunitas agama Buddha di Jakarta. “Ya kan? bangunan pendidikan ora dadi target teroris! Apamaning bangunan kantor UPTD Dikpora Kramat. Teroris ndean tah ora kere ngebom bangunan kuwe oh.” “Sih bisane sampe ambruk, wa? Ancur ngungkuli dibom!” Itulah yang membuat kita prihatin. Untung saja tidak ada korban jiwa. Satu jam sebelum ambruk, siswa SDN Kemantran 01 belajar di tempat tersebut. Ada dua kelas yakni kelas 1 dan 2. Mereka menempati gedung itu sejak dua minggu yang lalu karena sekolahnya sendiri sedang direhab. Kalau saja tidak ada yang cermat dengan kualitas bangunan baru itu, nasib malang apa yang akan menimpa mereka. Bocah-bocah itupun tak kuasa menahan histeris mendengar dentuman bangunan tempat belajar mereka sementara ini. Mungkin terbayang bagaimana jadinya bila masih duduk di bangku kelas bangunan itu. “Untung bae..Setitik maning mereka yang tak berdosa jadi korban aksi radikalisme.” “Loh ganing aksi radikalisme? Moni dudu ambruk dibom teroris koh! Kuwe bangunan ambruk dewek! Laka angin barat, laka udah gede wong kemarau, tapi bangunan anyar ambruk!” Lalu apa yang menyebabkan bangunan yang belum diserahterimakan itu ambruk? Apalagi kalau tidak karena mutu bangunan? Jelas terlalu mengada-ada kalau peristiwa itu akibat bencana alam. Cukup PT Lapindo saja yang mengklaim bencana alam atas apa yang terjadi dari pelaksanaan proyek. Orang awam pun bisa menyimpulkan bahwa ambruknya bangunan kantor UPTD Dikpora karena mutu bangunan. “Laka gempa, laka tsunami, laka angin puting-beliung kok ambruk! Jelaslah karena mutu bangunane payah!” “Sampeyan kayong nggregetan Wa?” Bagaimana tidak geregetan? Selama ini persoalan proyek, kalau tidak mangkrak, molor, mutu tak sesuai bestek. Sementara fungsi pengawas proyek seperti tak punya gigi. Belum lagi soal pencairan anggaran proyek. Memang banyak hal yang menjadi faktor sebuah proyek bisa berdiri dengan semestinya, tepat waktu dan mutu sesuai bestek. “Ngger krungu crita proyek kayong ruwet. Urung masalah pencairan danane. Sing urusi danane, ijo kabeh maring duit! Kwueh tah jare kanca sing jawane melu nggarap proyek cilikan nang pemerintah.” Tanpa diminta pun, rekanan bangunan itu harus bertanggung jawab dengan garapannya. Sekalipun anggaran proyek tersebut belum dicairkan. Tidak bisa juga, karena dana belum dicairkan, lalu menggarap proyek dengan tidak memperhatikan mutu bangunan. Karena, bangunan yang tidak memperhatikan mutu, sama saja tidak peduli dengan keselamatan pengguna bangunan tersebut. “Nggolet bati ya nggolet bati..tapi ya aja merem. Kudu memperhatikan keamanan, dan keselamatan wong sing nganggo. Karena itu, bangunan kudu sesuai bestek!” Peristiwa tersebut harus bisa menjadi pelajaran bagi para rekanan yang membangun proyek sarana publik. Masyarakat sekitar, apalagi anak-anaknya menjadi pemanfaat proyek itu, juga punya hak untuk ikut berpartisipasi mengkritisi bagaimana bangunan itu digarap. Faktanya, karena warga yang tanggap dengan kondisi proyek, bocah-bocah SD itu selamat dari tragedi ambruknya bangunan UPTD!” (*)

ROMBONGAN anggota Badan Legislasi (Baleg) yang notabene tengah melakukan kunjungan kerja di Denmark dalam rangka mengkaji logo Palang Merah tertangkap kamera oleh seorang WNI di Denmark. Dalam foto itu angota dewan tengah menikmati canal tour atau berekreasi di atas kapal di Nyhavn, Kopenhagen, Denmark, sebuah pemandangan yang melukai nurani rakyat. Mereka menggunakan uang rakyat, beralasan studi banding namun seakan cenderung hanya untuk kepentingan serta rekreasi pribadi. Kisahnya bermula, seperti ramai diberitakan media, ada seorang WNI yang tengah berada di Denmark mendapati rombongan politisi Indonesia tengah menikmati canal tour. Ternyata belakangan diketahui Rombongan Badan Legislatif (Baleg) yang berada di Denmark dengan alasan kepentingan pembahasan Rancangan Undang-Undang Palang Merah. Ada pula rombongan lain yang bertolak ke Turki. Selama ini, pimpinan DPR selalu berkilah sudah melakukan pengetatan kunjungan kerja (kunker) ke luar negeri. Kunker beramai-ramai itu selalu dikritik oleh masyarakat, namun mengapa para anggota dewan selalu mengulangi kesalahan yang sama? Memang, sudah seringkali DPR melakukan kunker atau studi banding yang justru banyak mendapat sorotan publik, atau bahkan publik mengkritiknya dengan keras karena dianggap tak memiliki relevansi

dan maftaat, melainkan hanya menghambur-hamburkan uang negara. Studi banding DPR oleh banyak kalangan hanya akalakalan yang tujuannya hanya untuk jalan-jalan. Ada informasi bahwa mereka juga bisa membawa keluarga. Jika memang anggota dewan ingin melakukan studi banding, mengapa mereka tak mendatangkan saja ahli-ahli yang memang sudah banyak memiliki pengalaman dan jam kerja baik nasional maupun internasional. Lagi pula ada cara lain sebenarnya yang dapat dilakukan, misalnya, dengan mengirimkan salah seorang staf ahli untuk berkunjung ke negara-negara dimaksud, jadi tak usah rombongan karena hanya akan menghabiskan uang negara. DPR juga bisa saja mengundang lembaga-lembaga terkait untuk mempresentasikan di depan Anggota Dewan. Atau dengan bertanya pada kantor kedutaan negara-negara tersebut. Jika ini yang dilakukan, maka akan banyak uang rakyat yang terselamatkan. Belajar dari pengalaman, studi-studi banding anggota dewan yang terhormat banyak menyita uang yang semestinya untuk kesejahteraan rakyat. Misalnya, saat studi banding ke Yunani untuk belajar etika itu, nyata-nyata telah menghabiskan uang rakyat sebesar 162 M, bahkan ada yang menyebut hingga 170 M, sebuah total nominal yang tidak sedikit. Bayangkan jika uang itu dipergunakan untuk membeli beras, pendidikan, bea siswa, atau subsidi bagi rakyat miskin, jelas

akan jauh lebih bermanfaat untuk rakyat banyak. Tapi meski banyak yang menegur, mengkritik, bahkan ada pihak yang berupaya mensweeping, tapi masih saja para anggota dewan itu melenggang-kangkung pergi studi banding, seakan tak ada masalah apaapa. Studi banding anggota dewan jelas-jelas merugikan rakyat, menyengsarakan serta membuat rakyat geram. Rakyat merasa dibohongi, karena kita tak tahu, apa yang benar-benar mereka lakukan, apakah melakukan studi banding, atau hanya sekedar mencari-cari alasan supaya plesiran mereka seakan-akan mendapat legitimasi dari negara. Jika mereka hanya plerisan belaka, maka jelas mereka telah mengkhianati rakyatnya sendiri. Mereka sebenarnya memakan uang api yang panas. Ini hendaknya menjadi pelajaran, supaya para anggota dewan dikemudian hari benarbenar bersungguh-sungguh memikirkan nasib rakyat, sebelum mereka membuat kebijakan. Jangan sampai kebijakan yang mereka buat, menyinggung perasaan atau bahkan mengkhianati rakyat. Rakyat selama ini sudah skeptik pada praktik politik anggota dewan umumnya. Menurut Geoff Mulgan (1994) dalam Politic in an Antipolitical Age, semestinya politik dan para politisi dibangun berdasarkan nilai-nilai moral. Tapi pada pelaksanaannya anggota dewan lebih dominan banyak kepentingannya, kemu-

dian merusak tujuan dan arti politik itu sendiri. Tujuan politik seperti dinyatakan Bertrand Russel, filosof Inggris, (1995) ialah to role, bagaimana semestinya para politikus membuat suatu kebijakan-kebijakan strategis dalam rangka mensejahterakan kehidupan rakyat. Bukannya politik pada tataran pelaksanaannya terus tercemari dengan praktik-praktik banalitas, yang hanya memperbesar kepentingan demi individu dan kelompok. Ditengah keprihatinan bangsa yang tengah diterpa berbagai cobaan seperti ini; krisis masih membelit, kemiskinan terus bertambah, soal bermunculannya bencana alam dan social, penyakit-penyakit biologis yang menyerang masyarakat, angka pengangguran yang berderet tiap tahun, krisis pangan dan energi. Ketika itu juga tidak sedikit para anggota dewan yang bukannya memikirkan dan membantu semua persoalan kebangsaan itu, tapi justru masih terus melakukan plesiran yang kurang bermanfaat. Bangsa ini sekarang tengah berada dalam era politik yang sesungguhnya Antipolitik. Politik tidak dibangun berdasarkan moral dan etika, yang misalnya persoalan etika dan moral itu diwujudkan dengan membuat aturan-aturan strategis yang diimplementasikan bagi kesejahteraan rakyat. Politik saat ini, energinya dihabiskan hanya untuk kepentingan pribadi dan kelompok, dan di sisi lain persoalan yang sesungguhnya harus dise-

lesaikan seperti persoalan kemiskinan, angka pengangguran yang kian meninggi, dan persoalan krisis pangan, misalnya, tidak disentuh sama sekali. Para politikus dan birokrat sibuk hanya bicara soal suksesi kepartaian dan kepemimpinan. Politik hanya menjadi ajang dan arena untuk memperkaya diri, saling menjatuhkan, dan sebagainya, pendeknya yang bertentangan dengan etika dan moral. Jika keadaan itu terus berlangsung, sesungguhnya akan membahayakan kelangsungan bangsa ini. Karena politik di situ tak lebih hanya merupakan instrumen destruktif yang justru akan memporak-porandakan kondisi bangsa ini dari dalam. Politik tak menjadi instrumen untuk merekonstruksi persoalan-persoalan bangsa, dan kemudian membangunnya sehingga sedemikian rupa persoalan kian surut. Politik hanyalah sebatas utopia, harapan-harapan namun tak pernah dapat terejawantah dalam kehidupan riel. Justru yang terjadi, dan ini yang sesungguhnya berbahaya, politik hanya menjadi instrumen menuju kekuasaan, memperkaya pribadi dan kelompok. Para pelakunya hidup dalam kemegahan dan kemewahan, sementara rakyat yang semestinya diurusnya, hidup serba dalam kekurangan, kesulitan dan kesengsaraan. (*) Penulis adalah Peneliti Pusat Studi Islam dan Kenegaraan, Universitas Paramadina, Jakarta

Islam Agama Damai ISLAM agama perdmaian, tp bukan berarti diam dgn kmungkaran and kdholiman. Islam mengutuk keras bom bunuh diri ,& mewajibkan bom syahid (IRTISYHAD). Bom syahid ada syarat2 n rukun2nya. Jihad ada adab (etika). Jihad ada tata caranya. Sasarannya jelas kpd kafir kharBi, and haram kpd kafir dzimmi, apalg umt Islam yg tdk berdosa. Aplg Tmpt2 IbAdah, RS, anak2 kcil yg tdk brdoSA. Semua wajib dgn ilmu agama.* tdk pkai nafsu and /pun bls dendam. Wsslm. +628996525008

Alasane Menganggu ASSALAMUALAIKUM.... Aq pan curhat mas, nank desane aku desa talank rt 10 rw 02, ana suatu penguruz masjid, arane masjid al kar0mah, ngelarank para anak muda, maca rotiban bar mahrib ngangg0 speker utama, alasane menggangu, kaya sink biasa di waca nank masjd agunk. Buktine 0ra papa? Pibe kuwe? +6285742262463

Dalane Dialusi Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur: Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati, Moch. Arifin, Arief Nur Rahardian Sidiq. Sekretaris Redaksi/Persh: Yully Trieyani. Kota Tegal: M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan, Abidin Abror. Brebes: Agus Wibowo. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Hermas Purwadi, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Hesti Prastyani (Manajer Tegal), Kharisma Dewi, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Astri Prayudita, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: M. Yusuf Abadii. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 25.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 17.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 17.000/baris, Iklan Colour: Rp 37.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Rp 75.000/ mmk. Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

BOLAK balik ngresula dalan nang Dukuh Cipero sing durung alus. Tulung dialusi, ora perlu di hotmik lah sing penting ora pating jeglug kaya kuwe, nggo numpak mongtor ya ora enak ora keding, kaya numpak jaran. Kye mumpung lagi reses anggota dewan sing mewakili kecamatan Warurejo ndeleng gen, dialusi dalane kabeh mau nggo masyarakat ora nggo aku dewek. Tulung dirungokna suara rakyat cilik jerene mbelani wong cilik. +6285869959992

Lesehan Ditertibna ORA PISAN pindo nganti drijine kapalen sms lesehan ditertibna ya ampleng, langka gerakane. Kuwe sedawane Adiwerna anjog Slawi malah tambah rame wadonane, sing mloes mloes ora idep isin karo nawakna sarboah. Digrebeg sing temenan ya kena owh, aja bengi digrebeg let rong dina dagang maning. Jane dicekeli terus di jaluki duit tok apa priben sih, koh cepet nemen bebas maning. Ora usah digrebeg kon mbayar bae tuli aman, ABS ASAL BAPAK SENANG. +6285869959992

Nasib Seni Kuntulan KUNTULAN tersebut bentuk permainan beregu pemain membentuk formasi berbaris saling berhadapan. Pemain menggunakan seragam putih2 berkacamata. Musik yang mengiringinya tambur dan peluit. Ada juga yg membawa cambuk sambil mengatur gerakan peserta. Gerakan2 dalam permainan ini mirip gerakan bela diri pencak silat. Permainan ini sudah ada sejak penjajahan Belanda. Para pemuda melakukannya sebagai hiburan se-

GRAFIS: DWI NANDA P/RATEG

mata. Irama tambur dan rebana serta peluit mengadopsi dari unsur Islam. Hal ini ditandai dengan nyanyian yg mengirinya berupa salawat nabi serta lagu lainnya yg bernuansa Islam. Pemakaian seragam putih2 itulah yg menjadikan permainan ini dinamakan kuntulan. Sebab kuntul adalah hewan berwarna putih. Filosofi kuntul adalah kesabarannya ketika berburu ikan makanan pokoknya. Ketika terbang di udara. Mereka juga sangat kompak. Beriringan seperti kuntul baris. Holobis kuntul baris. Kok sekarang gak ada kabarnya? +6285741862812

EKTP Wis Dadi? TOLONG um Rateg sacepete.. kiye go camat Dukuhturi. Enyong warga Desa Pepedan melu takon. Sabenere E.KTP dadi durung? Soale ktp ne enyong wis ora berlaku. Soale ktp ne enyong pan go perpanjangan SIM. Tolong d pak camat, sacepete... +6285842228230

Yang Dievaluasi Siapa? SAYA bingung, PLN Area Tegal itu tau atau pura2 tdk tau, klo PT. CITACONTRAC tdk punya pelaksana tus-

bung. Bukanya apa2, kasihankn karyawanya selalu devaluasi, dmutasi bhkan sdh ada yg dipecat klo tdk nutup target. Pdhal jelas2 perusahaan juga tdk menjalankan struktur organisasi sbgmana mestinya. Jadi siapa dong yg harus devaluasi, dimutasi dan d pecat? Karyawan atau PT.CITACONTRACnya??? +6285870417381

Sengketa Warisan MELU Ngresula. Yth. Bpk Kapolsek Jatinegara Polres Tegal, tulung anggota/ oknum polisi ditindak. Masa polisi wira wiri nang balai Desa Sidoharjo, Suradadi melu2 ngurus sengketa warisan klrg. Sing lucu maning tgl 11 Sept’ 12 oknum (S) melu teka maring Pengadilan Agama Slawi nganggo seragam training polisi. Aku ora wedi kr ente. Trm ksh. +62816677039

Sudah Dikonfirmasi Kasek SAYA pribadi telah dikonfirmasi olei ibu kepala sekolah SMP 3 Pangkah yang bijaksana beliau baik sekali dan masalah tersebut sudah kelir matur nuwun bu kepala sekolah, mohon maaf bila ada kata kata yang kurang berkenan se-

muanya untuk kebaikan. +6287730201919

Banyak Pungli Tolong layanan SAMSAT SLAWI d perbaiki, bnyak pungli. Terutama di bgian pendaftran sblah utara yg orang tua, klw mau pajak ga da KTP d mintain 100 rb. Tlng d tindak! +6283862117559

Alate Ora Diurus PAN ngresula kyeh.. Kue japene apa donge setiap pom bensin pertamina pasti ana alat go ngisi bensin karo isi air regulator mesin.. Tapi kenang apa alate ora diurus.. jare arep bungahna konsumen.. Tolongya disampekna, soale lg jaman mudik. Trima ksh. +6287730360209

Gak Ada Tanggapan MOHON dg sngt kpd operator M3. Sy dh lama pke M3. dh ckup puas. tp sy dh sms d rublik ngresula dn dh dimuat d Radar Tegal kms 9 agsts 2012. Sy jg dh unreg 9899. Tp sy ttp z dpt sms2 ds 9899 yg gx brmutu. Ap sy hrz pndh k operator lain? Kok gx da tnggpn? +6285742893999

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS 0838 613 02125, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Dapatkan pula kaos Ngresula yang unik dan khas, berisi SMS ngresula pilihan, di Kantor Harian Pagi Radar Tegal. Harga hanya Rp 60 ribu/pcs.


CMYK

METROPOLIS

3

JUMAT, 14 SEPTEMBER 2012

RADAR TEGAL

TINJAUAN Rombongan Komisi II DPRD bersama jajaran direksi RSU Kardinah, meninjau proses pelaksanaan proyek di tempat tersebut.

M SAEKHUN/RATEG

Tiga Rekanan Diperingatkan M SAEKHUN/RATEG

SAMBUTAN - Ketua LPML Kelurahan Debong Tengah masa bakti 2012-2015, Muhammad Masruri, memberikan sambutan usai ditetapkan jadi ketua terpilih.

Warga Diajak Belajar Demokrasi

PEMILIHAN PENGURUS LPMK GUNA meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pembangunan Kota Tegal, mereka dilibatkan langsung dalam pengambilan kebijakan. Sehingga akan bertanggung jawab atas hasil pembangunan di daerahnya masing-masing. Momentum pemilihan pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK), dimanfaatkan pemerintah

kota (pemkot) melalui Kantor Kelurahan Debong Tengah, untuk mengajak warganya belajar demokrasi. Sehingga tahapan pemilihan pengurus LPMK telah dimulai beberapa bulan lalu, melalui kegiatan sosialisasi di RT maupun RW. Hasilnya, setiap RW mengusulkan nama untuk dicalonkan jadi pengurus ke hal 9 kol 1

KANCA BATIR Eny Yuningsih SH

Harus Berani Tegas SEBAGAI sekretaris Komisi III DPRD Kota Tegal, menuntut Eny Yuningsih SH harus berani bersikap tegas. Terutama terhadap pelaksanaan proyek yang asalasalan. Karena anggaran yang digunakan uang rakyat, yang hasilnya harus dinikmati dengan maksimal. Jangan sampai anggaran sia-sia, lantaran proyek yang dilaksanakan tak tepat sasaran. Menurut Eny, walaupun dia berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) 4 Kecamatan Margadana, namun sebagai wakil rakyat dirinya menjadi wakil masyarakat. Sehingga akan melakukan pengawasan di semua wilayah. Harapannya, penggunaan APBD bermanfaat secara umum. Bukan ke hal 9 kol 5

UNTUK melihat langsung realisasi proyek di RSU Kardinah, Komisi II DPRD, kemarin melakukan tinjauan lapangan. Namun demikian, agar tak ada masalah di kemudian hari, ketiga rekanan diminta memperhatikan waktu pelaksanaan. Namun kualitas bangunan harus diperhatikan. Sehingga tidak ada temuan aparat penegak hukum. Menurut Penanggung Jawab Pelaksana Lapangan PT Maju Berkarya, Misbhul Huda, di sela-sela tinjauan, pembangunan gedung ruang rawat inap

VVIP dengan dana Rp6,866 miliar, dikerjakan sejak 1 Mei 2012. Sesuai kontrak berakhir 8 Desember 2012. Tapi sampai minggu ini, realisasi pekerjaan melampaui jadual. “Kami optimis selesai tepat waktu, terkait kualitas bangunan akan diperhatikan.” Di tempat sama, Pelaksana CV Ina Tegal, Mukhidin Iswanto mengungkapkan, realisasi pekerjaan melebihi jadual sekitar 3 persen. Seharusnya baru 12 persen, realisasinya 15 persen. Proyek pembangunan

rawat inap kelas III, dengan anggaran Rp1,381 miliar, sesuai kontrak dimulai 10 Agustus hingga 7 Desember 2012. “Pada rawat inap kelas III, ada 40 tempat tidur. Jumlah ruangannya 5 buah. Kami tetap memperhatikan kualitas, disamping waktu,” paparnya. Sementara Penanggung Jawab PT Karisma Cipta Tunggal Semarang, Bambang Wuragil menuturkan, walaupun secara prestasi dinilai terlambat, tapi segi material sebenarnya sudah ke hal 9 kol 1

Polisi Buru Pembobol Honda CRV MENINDAKLANJUTI pembobolan mobil Honda CRV warna hitam Nopol E-123-RC milik Ahmad Zaini (35), warga Desa Pacul RT 04 RW 01, Kecamatan Talang Kabupaten Tegal, yang sedang parkir depan Kafe Selter, Jalan Kartini Kota Tegal. Polisi meminta keterangan korban dan sejumlah saksi, guna mengungkap pelakunya. Kapolres Tegal Kota AKBP haryadi Muktas SIK MSi, melalui Kapolsek Tegal Timur Kompil Teguh Riyanto SE, didampingi Kanit Reskrim AKP Tejo Pramono mengatakan, petugas meminta keterangan korban, dan sejumlah saksi yang mengetahui pembobolan mobil, dan berhasil membawa kabur uang tunai Rp15 juta milik Zaini, yang ditaruh di jok tengah. Untuk mengungkap kasus itu, pihaknya terus menyelidiki serta menggali informasi para pelaku. “Sepintas kami bisa mendeteksi ciri-ciri pelaku. Namun untuk pastinya masih dilakukan pe-

M SAEKHUN/RATEG

IDENTIFIKASI - Petugas Polres Tegal Kota melakukan identifikasi mobil Honda CRV Nopol E-123-RC milik korban, yang kaca pintu depan sebelah kiri dipecah.

nyelidikan. Prinsipnya kami akan memburunya.” Dia menambahkan, dengan peritiswa tersebut, pihaknya minta warga lebih hati-hati dan waspada. Sehingga tidak parkir

mobil sembarangan. Apalagi meninggalkan uang atau barang berharga dalam kendaraan. Sebab para pelaku kejahatan selalu mengintai. ke hal 9 kol 1

Lelang Buku Kembali Gagal ADI MULYADI/RATEG

DIIMUNISASI - Ketua TP PKK Kota Tegal, Rosalina Ikmal Jaya, menenangkan anak yang sedang disuntik imunisasi Campak.

Lima Ribuan Anak Diimunisasi Campak Dilaksanakan Serentak Selama Sebulan SEBANYAK 5.125 anak kelas I tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kota Tegal

diimunisasi campak dalam kurun waktu sebulan. Pemberian kekebalan terhadap penyakit campak ini dilaksanakan Dinas Kesehatan (Dinkes) melalui Puskesmas di tiap kecamatan, ke hal 9 kol 1

UNTUK kempat kalinya, lelang pengadaan buku SD dan SMP yang menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan tahun 2010, dan DAK 2011 gagal. Sebab, sejumlah rekanan yang mengikuti lelang tak ada satu pun memenuhi syarat. Dalam waktu dekat, Dinas Pendidikan (Disdik) bakal mengulang lelang kelima kalinya. Hal ini terungkap dalam rapat koordinasi Disdik dengan Komisi I DPRD, kemarin. Kepala Disdik, Dra Titik Andarwati mengatakan, pihaknya 4 kali mengadakan lelang pengadaan buku SD dan SMP, yang memakai DAK bidang pendidikan 2010

DOK.RATEG

Drs H Darni Imadudin

dan DAK tahun 2011. Namun lelang selalu gagal. Tidak ada satu pun rekanan lolos atau memenuhi persyaratan. Seba-

gaimana diatur dalam dokumen atau petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan DAK. “Pengadaan buku yang belum terlaksana, DAK tahun 2010 untuk SD anggarannya Rp3,04 miliar. Khusus untuk SMP Rp1,7 miliar. Sementara DAK tahun 2011, untuk SD dananya Rp3,2 miliar, dan SMP Rp1,2 miliar. Belum terlaksananya pengadaan buku tersebut, karena berulang kali gagal lelang.” Dia berharap lelang kelima pengadaan buku SD dan SMP, yang dibiayai DAK bidang pendidikan tahun 2010 dan 2011 berlangsung lancar. Titik berharap rekanan lebih teliti ke hal 9 kol 5

Dua Mahasiswa Universitas Pancasakti Tegal Wakili Indonesia

Saling Berbagi Ilmu dari Amerika dan Perancis Bagaimana rasanya menimba ilmu dan berinteraksi dengan mahasiswa seluruh dunia, selama beberapa bulan di luar negeri. Pengalaman ini dirasakan 2 mahasiswa Universitas Pancasakti (UPS) Tegal. Bagaimana ceritanya? LAPORAN: R GUNAWAN

M SAEKHUN/RATEG

POTONG RAMBUT – Polres Tegal Kota mendatangkan ahli potong rambut, guna merapikan semua penghuni sel di Mapolres.

CMYK

MAMUM setionoto (22) dan Dian Pertiwi (22), mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UPS Tegal, menjadi mahasiswa mewakili Indonesia di Amerika dan Perancis selama beberapa bulan. Keduanya, Kamis (13/9) didampingi Dekan FKIP Dr Hj Sitti Hartinah DS MM

berkesempatan berdialog dengan Rektor UPS Prof Dr Wahyono SH MS. Menurut Mamum, dia dan mahasiswa dari berbagai negara sejak Oktober 2011 hingga Agustus 2012, mengikuti work camp difasilitasi Indonesia International Work Camp (IIWC). Di sana, dia mendapatkan pengalaman bersama asosiasi, dalam menangani masyarakat yang mempunyai problem sosial. “Menariknya, sebelum berangkat saya tidak bisa berbahasa Perancis sama sekali. Tapi setelah mengikuti training singkat, akhirnya mampu berbahasa Perancis untuk berkomunikasi sehari-hari selama 11 bulan.” Dia menambahkan, pengalaman itu bakal dibagi. Sehingga mahasiswa di sini termotivasi supaya dapat menimba pengalaman di luar negeri. Sedangkan Dian Pertiwi berkesempatan menimba ilmu di Kansas, ke hal 9 kol 5

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

FOTO BERSAMA - Mamum Setionoto (paling kiri), dan Dian Pertiwi (dua dari kanan) bersama Dekan FKIP Dr Hj Sitti Hartinah DS MM (kanan), serta Rektor UPS Tegal Prof Dr Wahyono SH MS (dua dari kiri).


PEMALANG

4

JUMAT 14 SEPTEMBER 2012

RADAR TEGAL

PENDIDIKAN

Dua Tukang Kesetrum, Melepuh Penyelamatan Selama Satu Jam

NURCHOLIS /RADAR PEMALANG

JALAN SANTAI - Guru dan siswa SMPN 3 Belik melaksanakan gerak jalan santai.

SMPN 3 Belik Gelar Jalan Santai BELIK - Memperingati hari olah raga nasional, SMPN 3 Belik melaksanakan gerak jalan santai dengan jarak kurang lebih 3 km dari sekolah. Gerak jalan santai yang mengelilingi Desa Badak wilayah barat tersebut diikuti oleh siswa dan guru SMPN 3 Belik. Kepala Sekolah SMPN 3 Belik Pudiono SPd MPd melalui bagian humas Muslihin SPd mengatakan, kegiatan olah yang diikuti semua siswa, dari kelas 7 sampai kelas 9, menjadi salah satu bentuk kepedulian sekolah dalam mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olah raga. “Jalan santai juga sebagai upaya merayakan HUT RI ke- 67. Oleh karena itu kami selaku kepala sekolah mengajak kepada segenap jajaran dewan guru SMPN 3 untuk tidak segan-segan mengajak kepada semua siswanya agar berperan serta mengembangkan olah raga dengan cara bersama-sama.” (nur)

TAMAN – Dua tukang bangunan tersengat aliran listrik tegangan tinggi PLN di sebuah rumah yang sedang diperbaiki. Persis di depan Balai Desa Kaligelang, Kamis (13/9) kemarin. Satu orang terlempar. Sedang satunya menempel di atap rumah tersebut. Upaya penyelamatan berlangsung dramatis hingga satu jam lamanya. Sekujur tubuhnya melepuh. Kepala tukang Toat (45) warga Comal mengungkapkan, saat kejadian dirinya sedang mengerjakan bangunan di atas. Namun secara tiba-tiba dirinya terpental karena sengatan listrik. Beruntung masih bisa ditahan oleh bambu penahan. Dia pun turun menggunakan

bambu tersebut. Naas saat bersamaan teman tukangnya yang bernama Danang (35) warga Gembyang, Muncang, Bodeh malah tertarik sengatan listrik tegangan tinggi tersebut. “Kejadian pukul 14.05 WIB tadi. Dia sedang memasang batu bata di tembok atas,” ungkapnya. Untuk menolong korban Danang yang sudah dalam kondisi lemas akibat tersengat tersebut, arus listrik tegangan tinggi tersebut dipadamkan PLN. Dengan dibantu personil PLN, Kepolisian, TNI dan warga, korban Danang diturunkan menggunakan rapling. “PLN datang 15 menit setelah kejadian. Ini sudah sejam baru bisa turun,” ujarnya terlihat masih shock. Upaya penyelamatan yang berlangsung hingga sejam ini sangat dramatis sehingga sem-

pat menjadi tontonan warga yang melintas di jalan lingkar selatan tersebut. Sekujur tubuh Danang sudah melepuh. Dari pantauan Radar, seluruh baju yang dikenakannya berupa celana tiga perempat dan kaos yang dikenakan hangus semua. Korban kemudian dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Santa Maria. Dokter IGD Santamaria, dr Iin setelah melakukan pemeriksaan pada korban Danang tersebut mengungkapkan, melihat kondisi pasien, luka bakar tersebut akibat sengatan arus listrik tegangan tinggi. Sengatan listrik akan mengpengaruhi aliran darah dan organ jantung, sehingga akan diperiksa organ dalam pasien ini. “Biasanya korban akan pingsan, akibat dehidrasi tinggi, tapi ini cukup kuat masih bisa ba-

NURCHOLIS/RADAR PEMALANG

MENYANYI – Bupati Pemalang didampingi istri dan sejumlah kepala desa bernyayi dalam acara halal bi halal.

PEMALANG - Bupati dan Kepala Desa se-Kabupaten Pemalang mengadakan halal bi halal di RM Lesehan Asri Kecamatan Moga, Selasa (12/9) lalu. Acara ini dihadiri pula oleh Ketua TP PKK Hj Irna Setiowati SE, Wakil Bupati Mukti Agung Wibowo ST dan istrinya. Kegiatan tersebut bertujuan menjalin silaturahmi antara kepala desa dengan bupati guna mewujudkan satu persatuan dalam pemerintahan Kabupaten Pemalang, Bupati H Junaedi SH MM mengajak kepada seluruh Kepala Desa untuk membuka pintu maaf pada segenap jajaran pemerintah Kabupaten Pemalang. “Khususnya kami pribadi dan keluarga semoga seluruh kepala desa bisa membuka pintu maaf, terutama di jajaran pemerintah,” ujarnya. Bupati menambahkan, halal bi halal bertujuan silaturahim serta menyambung tali kekeluargaan antara pihaknya dengan kepala desa. Dimana kepala desa merupakan sambungan tangan dari pemerintah daerah dalam melakukan pelayanan masyarakat. “Kami merasa ada ikatan kerja antara pemerintah Kabupaten dan pemerintah Desa. Maka dalam kesempatan yang sangat baik ini mari kita bersama – sama sejalan dan searah untuk membangun Pemalang ke depan yang lebih baik. Karena tidak akan mungkin Pemalang maju tanpa di bantu kepala desa serta masyarakat yang ada dan juga perlu adanya upaya dan do’a serta ikhtiar untuk mencari perubahan,” tandasnya seraya menambahkan, tanpa adanya kesungguhan tak akan tercapai perubahan. Kepala Desa Wonokromo Nuryani selaku Ketua Paguyuban Simongklang se-Kabupaten Pemalang merasa berterima kasih atas kehadiran segenap jajaran kepala desa dalam rangka halal bi halal ini. “Kami jadikan wadah silaturahim serta ikatan persaudaraan antar kepala desa se-Kabupaten Pemalang. Semoga dengan dengan agenda halal bi halal tersebut bisa menjadikan pembuka pintu maaf.” Dalam halal bi halal dimeriahkan orgen tunggal. Bupati dan wakil Bupati turut serta menyumbangkan lagu. (nur )

ngun,” ungkapnya. Luka bakar yang dialaminya mencapai hampir 100 persen dan luka bakar level 4, sehingga menurut dia tindakan yang harus dilakukan adalah

melakukan isolasi kepada pasien agar tidak terkena bakteri dari luar. “Ini harus dirawat di ruang isolasi untuk menghindari bakteri dari luar,” ungkapnya. (him)

Tiga Motor vs Truk, Personil Kepolisian Dirawat

PENTOL RAH

Bupati Halal Bi Halal dengan Kades

HIMAWAN AR/ RADAR PEMALANG

PENYELAMATAN - Warga berusaha menurunkan korban dengan bantuan tali.

NURCHOLIS/RADAR PEMALANG

JATAH AIR – Petugas Polres menyerahkan bantuan air bersih kepada Desa di Wilayah Kecamaan Belik dan Pulosari.

Kirim 15 Tangki ke Dua Kecamatan Polres Ikut Bantu Atasi Kelangkaan Air Bersih DALAM rangka Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-60 dan Hari Lantas Bhayangkara ke-54, Kamis (13/ 9) kemarin Kapolres Pemalang AKBP Wawan Muliawam SH SIK MH turun ke Desa Siremeng Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang, untuk menyerahkan bantuan berupa air bersih kepada masyarakat setempat. Penyerahan bantuan air bersih dalam upaya memenuhi kebutuhan masyarakat untuk keperluan rumah tangga. Sebab, selama musim kemarau, wilayah tersebut mengalami kelangkaan air bersih. Dalam agenda bakti sosial itu,

Polres Pemalang berharap warga setempat bisa mendapatkan air bersih untuk memasak dan minum. “Semua ini bertujuan untuk mengurangi beban mereka yang sedang kekurangan air. Dengan bakti sosial yang diadakan jajaran polres Pemalang ini semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat desa yang mengalami kelangkaan air bersih,” ujar Kapolres Pemalang AKBP Wawan Muliawan melalui Kasat Lantas AKP Sumantri kepada Radar di lokasi pemberian bantuan air bersih, Desa Siremeng Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang. “Ini merupakan sumbangsih jajaran Polres Pemalang. Apalagi warga di sini memang sedang mengalami kekurangan air bersih yang setiap harinya harus memiliki 50 liter air bersih,” tambahnya.

Ia mengungkapkan, bantuan yang diterima warga hanya 2 jerigen yang isinya kurang lebih 20 liter. Namun support dari pemerintah yang mengirimkan bantuan setiap hari belum bisa mencukupi kebutuhan masyarakat Desa Siremeng dengan jumlah kurang lebih 5500 KK. “Yang setiap harinya harus masak dan minum, dengan kebutuhan dan kapasitas kurang lebih 50 liter,” katanya. Pengiriman bantuan tersebut atas kerjasama Polres dengan Kantor UP3AD (Unit Pelayanan Pendapatan dan Pemberdayaan Aset Daerah) yang dipimpin Koes Wardono BC SH MM. “Bantuan yang kami berikan ini untuk dua kecamatan. Kecamatan Pulosari dan Kecamatan Belik dengan jumlah 15 tangki. 5 tangki itu untuk Kecamatan Belik,” lanjut dia. (nur)

PEMALANG – Kecelakaan melibatkan truk dan tiga motor terjadi di Jalan Ahmad Yani Utara, Kamis (13/9) kemarin. Salah satu korbannya merupakan personil kepolisian Satlantas Pemalang. Menurut Informasi yang dihimpun Radar, kecelakaan ini terjadi pada pukul 07.15 WIB. Pada saat itu lokasi tengah ramai pegawai berangkat kantor. Kendaraan vision G 6182 AN yang dikendaraai Aiptu Tohirin (32) bergerak dari utara menuju ke selatan. Tepat di depan photocopy Wulandarai, motornya berusaha menyalip untuk menghindari sepeda onthel, namun motornya tersebut oleng hingga terjatuh. Pada saat bersamaan sebuah truk tanpa muatan dengan plat nomor H 1564 VY melintas dari arah selatan. Vision beserta Tohirin masuk ke kolong truk tersebut. Beruntung Tohirin tidak terlindas truk tersebut. Namun karena rem mendadak, dari arah belakang dua motor Vario dan Vega G3606 AD akhirnya menabrak buritan truk tersebut hingga kedua pengguna motor tersebut terjatuh. Saksi Mata, Agus yang saat itu tengah membuka tokonya mengaku men-

dengar suara keras kecelakaan tersebut. Mendengar dentuman keras tersebut dirinya mencoba menolong. “Motor depan masuk kolong, diakali lima kali truk maju mundur, baru bisa keluar,” ungkapnya sembari menjelaskan, saat itu agak rame pegawai ke kantor, sedang anak-anak sekolah sudah tidak ada. Personil Satlantas langsung mengamankan dua motor dan supir truk langsung disuruh memutar ke kantor satlantas Pemalang. Anggota Satlantas Pemalang yang terlibat kecelakaan kemudian dibawa ke IGD RS Santamaria. Menurut salah seorang petugas Jaga IGD, Anggota kepolisian yang tinggal di jalan Gatot Subroto RT5 RW 3 Kelurahan Bojongbata tidak mengalami luka serius. Tetapi menurutnya ada luka lecet dan memar bagian kepalanya. “Kita rawat di RS dulu, akan dipantau 1x 24 jam untuk mengetahui apa tidak ada masalah lain,” ungkapnya. Kasatlantas Pemalang AKP Sumantri SH saat dikonfirmasi Radar terkait kecelakaan personilnya mengungkapkan belum tahu karena belum ada laporan. “Saya baru tau ini,” ujarnya santai. (him)

Diskusi Panel Lakpesdam NU 7 Kabupatan/Kota se-Karesidenan Pekalongan

Neoliberalisme dan Kapitalisme Menggurita, Mengebiri Hak-Hak Rakyat Lembaga Kajian Pemberdayaan Sumberdaya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) Kabupaten Pemalang, di Aula Sekretariat PC NU, Rabu (12/9) sore, menggelar acara diskusi akbar. Membahas apa? LAPORAN: AGUS PRATIKNO DISKUSI Panel kali ini guna menyongsong Munas dan Konbes PB NU dengan tema Meneguhkan Komitmen Kerakyatan, Kebangsaan dan Keumatan ini, diikuti oleh Lakpesdam dari tujuh Kabupaten/ Kota yang ada di eks Karisidenan Pekalongan. Sebagai pembicara di antaranya adalah Ulfan Arif Bendahara Lakpesdam Kabupaten Batang, Musofa Ketua Lakpesdam Kota Pekalongan, Imron Khodori GP Ansor Kabupaten Pemalang dan Nurul Huda SA Ketua Yayasan Fahmina Cirebon. Ketua Lakpesdam NU Kabupaten Pemalang Sukamso melalui Abdul Hakim yang juga

salah satu pengurus Lakpesdam mengatakan, diskusi panel ini sebuah bentuk aspirasi kaum muda yang ada di kawasan pantura barat. “Setelah kita mencoba berkordinasi dengan teman-teman yang menginginkan adanya sebuah diskusi, maka diskusi panel ini dapat kami selenggarakan,” katanya. Menurutnya, dalam diskusi tersebut, mengangkat berbagai macam persoalan yang terjadi saat ini. Artinya melakukan pemetaan persoalan yang ada di bawah untuk disampaikan kepada Munas di Cirebon yang sesuai agenda akan dilaksanakan tanggal 15-16 September 2012. “Hasil diskusi ini paling tidak sebagai input atau masukan guna mewarnai Munas,” ujarnya. Abdul Hakim menjelaskan tema besar dalam diskusi ini, tujuannya untuk menyikapi kondisi yang terjadi saat ini. Dimana neoliberalisme dan kapitalisme menggurita sedemikian luar biasanya. Sehingga mengebiri hak-hak rakyat. Persoalan itulah yang sebenarnya harus disikapi. Jika dilihat secara kongrit di lapangan, sekarang banyak persoalan, seperti pasar-pasar

tradisional dikepung oleh minimarket-minimarket dan ini fenomena yang jelas sedang dihadapi oleh masyarakat yang pada akhirnya masyarakat yang dirugikan. Hal itu tentunya, lanjut Abdul Hakim, pola pembangunan bangsa ini tidak didesain sedemikian rupa agar berpihak kepentingan rakyat dan kondisi inilah yang masih menjadi persoalan. Padahal amanat Undang-Undang Dasar sudah jelas. Dalam cara diskusi panel ini, sebagai pesertanya Lakpesdam dari tujuh kabupaten dan kota, masing-masing dari Kabupaten Batang, Pekalongan, Kota Pekalongan, Kabupaten Pemalang, Kota Tegal dan Kabupaten Tegal serta Brebes. Berbagai alasan dan latar belakang diskusi panel ini diselengarakan. Karena, di NU sendiri ada isu-isu menarik yang harus bisa diangkat, yang dasar utamanya gagasan tentang khitoh 1945. Karena selama ini, belum ada konsep yang tegas hubungan antara NU dengan Negara dan NU memandang negara ini sudah final. Namun dalam kontek sekarang ini, sedang dalam tariktarikan idiologi besar. Jika dilihat dari sisi idiologi sekulernya antara neoliberalisme dan so-

HIMAWAN AR/ RADAR PEMALANG

ANGKUT- Seorang anggota Lantas tengah mengangkut dua motor yang terlibat kecelakaan di jalan Ahmad Yani.

AGUS P/RADAR PEMALANG

DISKUSI – Jalannya acara diskusi panel Lakpesdam untuk menyonsong Munas dan Konbes PB NU di Aula Sekretariat PC NU Pemalang, kemarin.

sialis, dan untuk kondisi sekarang trend besarnya adalah neoliberalisme. Sehingga banyak kebijakan-kebijakan pemerintah lebih pro pasar, jika dibanding yang pro rakyat, dan sesuai kenyataan sudah pada level undang-undangnya. Sebab, ukuran undang-undang itu dibuat, ditinjau dari seberapa besar keramahannya dengan pasar. Kondisi yang tercipta

sekarang tentus saja ada yang bermain di level internasional. Dan implikasi dari semua itu adalah masyarakat banyak yang sudah lagi mempunyai akses. Seperti contoh undang-undang tentang sumber daya alam. Dengan adanya undang-undang ini pro bisnis atau perusahaan. Karena perusahaan boleh mengambil alih untuk kepentingan bisnis mereka. (*)


TEGAL METROPOLIS

JUMAT 14 SEPTEMBER 2012

5

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING 1. Pemadam Kebakaran

(0283) 325429

2. Pelayanan Gangguan PLN

(0283) 342245

3. Polresta Tegal

(0283) 356115

4. Rumah Sakit Umum Kardinah

(0283) 356067 / 341938

5. Pelayanan Gangguan PDAM

(0283) 356175 / 358316

6. Stasiun Besar Tegal

(0283) 353018

7. Terminal Bis Tegal

(0283) 354696 / 354695

Hotel dan Hiburan Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284 Ajam Goreng Spesial Lombok Idjo - Jl. Karanganyar No. 21A Kejambon (0283) 342331

(0283) 342330

- d’POSO resto

(0283) 6144277

Anggraeni Hotel

(0283) 881011

ADI MULYADI/RATEG

TINJAUAN - Wali kota meninjau aktivitas yang ada di Perpustakaan Daerah Mr Besar Martokoesoemo kemarin.

Jl. Ahmad Yani No. 159 Ketanggungan - Brebes

Perpusda Raih Juara Propinsi

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Setiap Hari Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

RIEZ PALACE HOTEL - Senin sampai Sabtu Pick up service Gratis. Layanan antar jemput gratis setiap hari kerja. Dari atau ke Stasiun KA & Terminal Bus Tegal Spesial menu “Afternoon Tea” tiap pukul 17.00-19.00 WIB di Abunawas Resto lt.4 BUS PARIWISATA DEDY JAYA Teman Setia Dalam Perjalanan Lutfi Ghozali,SH : 085741888835 Ratno Robani,SH : 081391444447 / 0819 023 4444 7 Office: Jalan Raya Cimohong Bulakamba Brebes Phone : 0283 877668 : Fax: 0283 877 866

Koleksi Buku Terus Ditambah PERPUSTAKAAN Daerah (Perpusda) Mr Besar Martokoesoemo Kota Tegal berhasil mengukir prestasi untuk kali pertama. Perpustakaan yang terletak di Jalan KH Ahmad Dahlan itu dinobatkan sebagai juara harapan II dalam ajang lomba perpustakaan umum tingkat propinsi. Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Kota Tegal, Sri Musri Harini SH mengatakan, mengikuti ajang lomba perpustakaan umum tingkat propinsi ini merupakan pengalaman pertama. Ternyata hasilnya cukup membanggakan bisa masuk 6 besar. “Setelah dinilai kembali, juri menobatkan Perpusda Mr Besar Martokoesoemo menjadi juara harapan II. Ini modal awal untuk semakin meningkatkan Perpusda Kota Tegal,” katanya, Kamis (13/9). Harini menyatakan bahwa tahun depan Perpuda akan kembali mengikuti lomba pada ajang yang sama. Dia mentargetkan

ada peningkatan jura yang diraih. Disebutkan, Perpusda Mr Besar Martokoesoemo tidak hanya melayani masyarakat Kota Tegal saja. Tetapi juga warga dari daerah tetangga lainnya. Koleksi buku yang dimiliki hingga Agustus lalu sudah mencapai 12.000. Sedangkan jumlah anggotanya sebanyak 8.000. Jumlah pengunjung setiap bulannya rata-rata 4.000 sampai dengan 5.000 orang. Menurut dia, dukungan pemerintah untuk kemajuan Perpusda sangat bagus. Dalam setiap tahunnya dialokasikan anggaran untuk menambah buku sebanyak 2.000 eksemplar. Demikian pula dukungan dari pihak ketiga, yakni keluarga besar Mr Besar Martokoesoemo yang memberi bantuan buka serta beberapa sarpras lainnya. “Dengan jumlah buku yang sekarang masih belum ideal untuk ukuran perpustakaan besar. Karena seharusnya jumlah buku yang ada sebanyak 80.000. Tapi saya yakin itu bisa tercapai berkat dukungan Pemkot dan pihak ketiga. Serta bantuan dari pusat dan propinsi.”

Harini juga menyebutkan hal-hal apasaja yang perlu dilengkapi. Yakni up date bukubuku terbaru serta perpustakaan digital. Ini akan dianggarkan tahun 2013, dan diharapkan Perpusda akan lebih baik lagi. Wali Kota Tegal, Ikmal Jaya memberi apresiasi kepada Perpusda yang telah berhasil menorehkan prestasi pertamanya. Namun demikian dia berpesan bahwa ada yang lebih penting dari raihan juara. Yakni pemberian pelayanan Perpusda terhadap masyarakat. “Ini yang harus tetap diutamakan. Baru kemudian melangkah ke lainnya,” ujarnya. Berkaitan menjadikan Perpusda menjadi perpustakaan ideal, Pemkot akan menganggarkannya di tahun 2013 untuk melengkapi sarana dan pra sarananya. Sedang untuk koleksi buku diupayakan secepatnya ditambah agar memenuhi ideal. “Rencana perpustakaan digital ini, guna memudahkan masyarakat dalam mengaksesnya. Dan itu juga merupakan jawaban tantangan teknologi yang terus mengalami perkembangan,” pungkasnya. (adi)

PKB ’Gus Dur’ Rangkul Nahdliyin SERBA-SERBI

ABIDIN ABROR/RATEG

MENARIK - Bermacam aneka sangkar burung dijual di Pasar Burung sebelah barat Stasiun Kereta Api (KA) Tegal.

Sangkar Burung Buatan Tegal Tak Kalah Bagus TEGAL terkenal sebagai ‘Jepangnya’ Indonesia. Banyak benda dapat diproduksi dari daerah ini, baik spare part otomotif, mesin pabrik, perkapalan dan sebagainya. Namun demikian, di kota ini tak sedikit warga yang mampu membuat kerajinan sangkar burung, khususnya untuk burung ocehan. Hal itu dapat dilihat di Pasar Burung sebelah barat Stasiun Kereta Api Tegal, bersebelahan dengan Pasar Alun-alun. Bahkan di tempat yang biasa menjual aneka satwa burung, banyak dijual sangkar burung dengan berbagai jenis jenis dan ukuran. Baik yang sudah dicat maupun masih polos. Termasuk yang menggunakan bahan bambu dan batangan kayu, semuanya lengkap tersedia. Menurut seorang penjual, Bagus Handoko (26), sangkar burung yang dijual di kiosnya kiriman dari Jepara, Malang, Solo, dan Semarang. Sangkar burung produksi Tegal bila dilihat secara kualitas, tak kalah bagus dengan buatan daerah lain. “Sangkar burung dari masingmasing daerah mempunyai ciri khas sendiri. Kalau buatan Tegal kebanyakan segi empat. Sedang produksi Solo, sebagian segi delapan.” Dia menegaskan, berkaitan dengan harga maka bergantung ukuran dan jenisnya. Ada sangkar ukuran besar, sedang maupun kecil, semuanya memiliki harga sendiri-sendiri. Di lain sisi, untuk penjualan pun ada musimnya. Kalau musim penghujan, penjualan sangkar cenderung sepi. Sebaliknya, musim kemarau seperti saat ini lumayan bagus. “Dalam sehari, satu atau dua sangkar burung ada saja yang laku, kadang-kadang malah lebih. Terutama Minggu, ketika pecinta burung dari berbagai daerah, sengaja datang ke lapangan PJKA,” imbuh Bagus. Di tempat terpisah, Heri Setyawan, pecinta burung asal Tegal mengaku sering membeli sangkar. Dia punya tips memilih sangkar burung yang baik. “Pertama kita harus membeli sangkar disesuaikan dengan burung yang dimiliki. Kalau burungnya kecil seperti parkit, jelas tidak mungkin beli sangkar yang besar. Sebaliknya, kalau burung berkicau jenis cucakrowo, harus pakai sangkar yang bagus dan besar.” (abidin abror)

MENGHADAPI pelaksanaan verifikasi factual yang akan dilakukan KPU. Pengurus Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB), atau PKB ‘Gus Dur’ di eks Karesidenan Pekalongan, kemarin melakukan rapat koordinasi (rakor) di Kota Tegal. Dalam kegiatan yang dipimpin sekretaris DPD PKBIB Jateng, program kerja parpol tersebut merangkul warga Nahdliyin dan pencinta Gus Dur. Menurut Sekretaris DPD PKBIB Jateng, Dra Hj Siti Alfiaturohmaniah MSi, dari 35 kota/ kabupaten di Jateng, saat ini terbentuk 27 kepengurusan DPC. Dalam waktu dekat, ada 4 DPC lagi terbentuk. Tinggal 4 daerah yang jadi ‘pekerjaan rumah’ DPD PKBIB Jateng. “Target awal kami lolos verifikasi factual. Sehingga dapat ikut pemilu. Kami yakin, walaupun tidak punya dana. Karena Gus Dur tidak mewariskan kekayaan pada PKBIB, yang dideklarasikan Yenny Wahid. Kami optimis mendapat kursi di semua daerah. Baik propinsi maupun kota/kabupaten. Sebab uang bukan satu-satunya yang menjadi kendala dalam pemenangan pemilu.” Dia menambahkan, pihaknya tidak hanya merangkul warga Nahdliyin. Tapi pecinta Gus Dur di semua golongan, dan etnis masyarakat Indonesia. Sebab Gus Dur sangat dicintai semua elemen, termasuk etnis Tionghoa. “Kami merangkul elemen

M SAEKHUN/RATEG

WAKIL Wali Kota Tegal, Habib Ali Zaenal Abidin SE MH mengkritik pErilaku perbankan yang menyalurkan kredit pada masyarakat. Menurutnya, banyak bank menawarkan kredit dengan manis di awal pada masyarakat, namun dalam perjalanannya justru mencekik nasabah. Wakil wali kota menyampikan ini ketika memberikan sambutan dalam acara Halal Bi Halal Keluarga Besar Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Jawa Tengah wilayah se-eks Karesidenan Pekalongan di gedung pertemuan di Jalan Yos Sudarso, Rabu (12/9) malam. Habib Ali mengaku mendapat banyak laporan masyarakat, yang mengeluhkan prilaku bank-bank nakal. “Banyak bank nakal Merka saat menawarkan permodalan kepada masyarakat, dilakukan dengan manis. Tetapi kenyataannya setelah mendapatkan kredit dan angsuran justru membebani bahkan mencekik masyarakat.” Karena itu dia mengharapkan lembaga keuangan yang mempunyai fungsi menyediakan jasa intermediasi dan jasa keuangan lainnya kepada nasabah. Dapat menjadi partner Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal. “Semoga peran ini mampu dilaksanakan dengan baik dan berimbang. Yakni mampu memberikan dukungan riil dalam memobilisasi dana masyarakat. Melalui aktivitas penghimpunan dana masyarakat dalam bentuk giro, deposito dan tabungan. Serta mampu memberikan dukungan riil, dalam pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Melalui aktivitas pemberian pinjaman atau kredit. Baik untuk pembiayaan produktif maupun konsumtif.”. Disamping itu, lanjutnya, kredit dari perbankan diharapkan dilakukan dengan pola penyaluran kredit yang dilaksanakan dengan mengutamakan kepada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Karena peran UMKM di Indonesia mampu menumbangkan PDB sebesar 60 persen. Pemimpin Kantor Perwakilan

BI Tegal, Yoni Depari mengingatkan perbankan. Dalam rangka melakukan ekspansi kredit, hendaknya perbankan senantiasa memegang prinsip kehati-hatian dan lebih mendorong peningkatan kredit kepada UMKM. Menurut dia, aset milik bankbank di eks Karesidenan Pekalongan sebesar Rp17,7 triliun dari 55 bank tahun 2012. Padahal tahun 2011 hanya berjumlah Rp14,9 triliun. “Ini membuktikan jumlah kekayaan yang cukup besar. Kami cukup bangga bahwa dalam situasi yang cukup sulit dewasa ini, perbankan di wilayah Kantor Perwakilan BI tegal yakni 7 kabupaten/kota pada posisi Juli 2012 dapat menunjukkan prestasinya,” urai Yoni. Ditambahkan, performance perbankan menunjukkan perkembangan yang positif. Fungsi intermediasi perbankan membaik dengan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun perbankan mencapai Rp13,46 triliun atau tumbuh sebesar 22,34 persen year on year (yoy) bandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar Rp11,00 triliun. Disamping kredit perbankan secara tahunan tumbuh sebesar 19,43 persen (yoy) dari Rp12,36 triliun menjadi Rp14,74 triliun. Yoni menguraikan selama dua tahun dia memimpin BI Tegal, terjadi peningkatan aset modal kerja naik sebesar 24,9 persen, konsumsi naik 8 persen dan investasi naik 60 persen. Laju pertembuhan penyaluran DPK tinggi dibandingkan pertumbuhan kredit posisi Juli 2012. Ini mendorong peningkatan pada rasio Loan to Deposit (LDR) perbankan se-esk Karesidenan Pekalongan sedikit mengalami perlambatan dibandingkan posisi yang sama tahun sebelumnya. Pada Juli 2012 LDR perbankan sebesar 109,41 persen. “Walaupun sedikit mengalami perlambatan, LDR perbankan di wilayah eks Karesidenan Pekalongan masih menunjukkan perkembangan yang positif,” pungkasnya. (adi)

RAKOR - Sekretaris DPD PKBIB Jateng, Dra Hj Siti Alfiaturohmaniah MSi memimpin rakor DPC PKBIB se-eks Karesidenan Pekalongan, yang dilaksanakan di Kota Tegal, kemarin.

masyarakat. Bahkan Parpol Sri akan bergabung PKBIB atau PKB ‘Gus Dur.’ Dengan semangat kebersamaan dan cinta Gus Dur, kami yakin PKBIB bisa memenangkan pemilu 2014,” tuturnya. Lebih lanjut Alfiaturohmaniah menuturkan, karena PKB didirikan Gus Dur, dia berharap mereka sadar, sehingga bergabung dalam memenangkan pemilu. “Partai kami terbuka. Kami bakal menerima siapapun. Asal dengan catatan, siap berjuang demi kebesaran dan kemenangan PKBIB,” jelas mantan wakil ketua DPW PKB Jateng, sekaligus wakil ketua DPP

PPKB. Di tempat sama, Ketua DPC PKBIB Kota Tegal, Suprianto SPd menegaskan, pihaknya optimis PKB ‘Gus Dur’ yang dibidani Yenny Wahid, dapat diterima masyarakat Kota Tegal, umumnya di Indonesia. “Kecintaan terhadap Gus Dur sangat tinggi. Keberadaan PKBIB diharapkan jadi pelepas rindu warga Nahdliyin dan pecinta Gus Dur. Kami akan merangkul semua elemen, terutama warga Nahdliyin yang memiliki visi misi sama. Kami optimis, di bawah kepemimpinan Yenny Wahid, PKBIB maju dan jadi parpol besar.” (hun)

Semua Bangjo Dilengkapi Counter Down LAMPU pengatur lalu lintas atau bangjo, yang dipasang di sejumlah perempatan jalan Kota Tegal, sebagian besar dilengkapi fasilitas counter down (penghitung waktu mundur). Proses pemasangan hingga kini terus dilakukan, seiring kemajuan kota, sekaligus dalam upaya penertiban lalu lintas. Kemarin, para petugas memasang counter down baru di dua perempatan. Masing-masing di Jalan Serayu Kelurahan Mintaragen Kecamatan Tegal Timur, dan depan pintu masuk Jalan Dr Setiabudi, dipasang pada lampu bangjo gantung depan pintu masuk Jalan Veteran. Menurut seorang petugas, Fitriyanto, pemasangan penghitung waktu mundur dilakukan secara bergantian. “Hari ini (kemarin, red) pemasangan dila-

”Jangan Manis Di awal, Mencekik di Akhir”

ABIDIN ABROR/RATEG

DIPASANG - Petugas tengah memasang counter down di perempatan Jalan Serayu Tegal.

kukan di dua tempat,” ujarnya ketika ditemui di lapangan. Sementara seorang pengguna jalan, Kori berpendapat bahwa dengan penghitung waktu mundur di berbagai lam-

pu bangjo, memudahkan pengguna jalan. Kapan kendaraan jalan atau berhenti. “Kalau dulu tidak ada yang namanya penghitung waktu mundur. Sekarang ini makin canggih.” (din)

ADI MULYADI/RATEG

HALA BI HALAL - Untuk mempererat tali silaturahmi dan komunikasi, BMPD Jateng dengan dimotori BI Tegal menggelar acara halal bi halal.


KABUPATEN TEGAL

7

JUMAT 14 SEPTEMBER 2012

RADAR TEGAL

Rekanan Diminta Tanggung Jawab Terkait Ambruknya Bangunan Baru

PERTANIAN

M GHONI/RADAR SLAWI

GAGAL PANEN - Puluhan Hektar Tanaman Padi di sejumlah wilayah di Kabupaten Tegal terancam gagal panen, akibatnya sejumlah petani merugi puluhan juta rupiah.

SLAWI - Ambruknya salah satu bangunan UPTD Dikpora Kecamatan Kramat, Komisi IV minta agar rekanan penggarap untuk bertanggungjawab. Pasalnya, bangunan yang belum diserahterimakan kepada dinas terkait, sepenuhnya masih tanggungjawab rekanan penggarap. Apalagi, pihak dinas pernah mengingatkan, jika pengerjaannya diminta diperbaiki, karena kurang sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) kegiatan. “Kami minta, agar rekanan penggarap bertanggungjawab sepenuhnya untuk membangun kembali, bangunan yang ambruk tersebut,” kata ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal, MG Marhenismanto, melalui salah satu anggotanya Dakir SH, keduanya dari FPDI P, kemarin. Dikatakan Dakir SH, apalagi kegiatan tersebut belum diserahterimakan, sehingga masih kewajiban rekanan penggarap. Pihaknya juga mendengar dari Dinas Dikpora Pemkab Tegal, jika dalam pelaksanaan pembangunan, pihak dinas pernah

mengingatkan jika pengerjaan harus diperbaiki, karena ada yang menyimpang dari RAB. Dirinya minta, agar rekanan penggarap untuk membangun kembali sesuai ketentuan yang berlaku. Disisi lain, Kepala Dinas Dikpora Pemkab Tegal, Drs Edi Purnomo melalui Kabid Sarpras SD, Harjono menegaskan, jika pengerjaan bangunan sudah selesai. Namun bangunan senilai Rp 80 juta dari APBD Kabupaten Tegal belum diterima oleh dinas tersebut. Pasalnya, dalam pengerjaan kurang sesuai RAB kegiatan. “Kami belum menerima kegiatan itu selesai dan minta dilakukan perbaikan,” ujar Harjono. Sementara, sebelum rekanan penggarap, melakukan perbaikan pengerjaan, bangunan baru gedung UPTD Dikpora Kecamatan Kramat keburu ambruk. Untuk itu, pihaknya sepaham dengan Komisi IV DPRD, jika rekanan penggarap bertanggungjawab sepenuhnya untuk membangun kembali gedung yang ambruk itu. “Wajar kami minta rekanan bertanggungjawab. Karena belum diserahterimakan ke kami,” pungkasnya. (gon) M GHONI/RADAR SLAWI

Petani Padi Terkena Bencana Sosial SLAWI - Puluhan petani padi disejumlah wilayah di Kabupaten Tegal terancam gagal panen dan bakal merugi puluhan juta rupihah. Hal itu akibat tanamannya kekurangan air dan buahnya tidak berisi, sehingga bakal gagal panen. Kondisi tersebut, akibat puluhan petani tidak memiliki sumur pompa guna menarik air dan tidak adanya air dari saluran irigasi yang mengalami kekeringan pada kemarau saat ini. “Yang kami ketahui, di wilayah Dukuhturi dan Talang saja, tanaman padi yang terancam gagal panen akibat kekeringan, jumlahnya cukup banyak,” kata petani padi asal wilayah Dukuhturi, Dismo (57), kemarin. Dikatakan Dismo, pihaknya juga mendengar informasi dari sejumlah petani di wilayah Slawi dan Lebaksiu, juga bernasib sama. Kegagalan tanaman padi mereka akibat kurangnya air dari irigasi akibat kemarau dan akibat petani tidak memiliki sumur bor, guna menarik air tanah di lahan mereka. “Para petani saat ini hanya bisa pasrah menerima kerugian atas tanaman padinya gagal panen,” ujarnya. Disisi lain, Dinas Tanbunhut Pemkab Tegal, melalui Kabid Tanaman Pangan, Suharyoko, menjelaskan, jika musim kemarau saat ini merupakan musim pelanggaran. Dalam artian, petani tanaman pangan yaitu padi harus beralih pola tanam dengan tanaman palawija atau sejenisnya. Karena tanaman tersebut lebih tahan air. Disamping guna membuat lahan menjadi subur kembali dari kejenuhannya akibat perubahan pola tanam itu. Sementara, pihak dinas sendiri, sering mengingatkan petani padi, untuk merubah pola tanam, khususnya bagi yang tidak mampu memenuhi kebutuhan air untuk tanaman padinya. Namun, ada juga sejumlah petani padi yang bersikeras menanam padi, meski kemampuan peralatan yang dimilik tidak mendukung. “Seperti kondisi saat ini, akibatnya banyak petani padi yang merugi, akibat terancam gagal panen,” pungkas Suharyoko. (gon)

Penambang Pasir Tewas Tertimbun SLAWI - Setelah terjadi dua penambang pasir yang tertimbun di Sungai Gintung, Desa Jembayat, Selasa (11/9). Kali ini penambang tradisional di sungai gung Desa Pener, Kecamatan Pangkah dikabarkan tewas karena tertimbun material yang sedang digalinya, Rabu (12/9). Korban tewas yaitu Dulwahid (42), warga RT 07 RW 02, Desa Pener, Kecamatan Pangkah. Dari informasi yang dihimpun, korban tewas tertimbun saat menambang material pasir dan batu di aliran Sungai Gung desa setempat, sekitar pukul 09.00. Waktu itu, korban sedang menggali material dengan menggunakan cangkul di dekat tebing yang cukup curam. Namun tiba-tiba, tebing longsor dan menimbun tubuhnya. Penambang lain yang melihat korban

tertimbun tanah tebing berusaha menolong. Namun nyawa korban tak terselamatkan. Jenazah kemudian langsung dibawa ke rumah duka. Salah satu warga Pener, Tarmidi menjelaskan, penambangan tradisional di aliran Kali Gung desa setempat kerap memakan korban jiwa. Penambangan juga diduga tidak punya izin. Tewasnya penambang bukan kali pertama terjadi. Karena itu, dia meminta kepada pemerintah untuk mencari solusi agar kejadian serupa tidak terulang lagi. Kapolres Tegal, AKBP Nelson Pardamean Purba melalui Kapolsek Pangkah, AKP Suratman mengatakan, penyebab tewasnya korban diduga karena faktor alam. “Korban tewas karena faktor alam, yaitu adanya tanah yang longsor. (fat)

MDA Islamiyah Kabunan Dukuhwaru DUKUHWARU - Madarasah Diniyah Awaliyah (MDA) Islamiyah Desa Kabunan, Kecamatan Dukuhwaru, bangun dua ruang kelas baru. Pembangunan diantaranya mendapat bantuan sodakoh dari ketua DPP Partai Golkar, Aburizal Bakrie (Ical), sebesar 50 juta. Pembangunan sendiri, karena madrasah tersebut tidak mampu menampung jumlah siswanya yang cukup gemuk. “Kami mendapat bantuan dari Ical, untuk pembangunan dua ruang kelas baru. Karena MDA kami tidak mampu menampung siswanya,” kata ketua MDA Islamiyah, Chamdan SPdI, kemarin,

sebelum acara peletakkan batu pertama itu. Dikatakan Chamdan, MDA Islamiyah yang digabungkan dengan MI Islamiyah, saat ini memiliki jumlah siswa sebanyak 366 siswa. Terbagi jumlah siswa 207 siswa dan MI sebanyak 159 siswa. Saat ini memiliki empat ruang kelas yang dipaksakan menjadi enam ruang kelas, karena tidak mampu menampung jumlah siswanya. Apalagi madrasah tersebut menerapkan jam pelajaran formal pada pagi hari dan non formal pada sore hari. “Kami sangat bersyukur mendapatkan

bangunan dua ruang belajar baru ini. Sehingga proses belajar mengajar madrasah, menjadi lebih bergairah dan siswa merasa lebih nyaman dalam belajar,” terang Chamdan. Disisi lain, ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tegal, Sutrisno, mengatakan jika bantuan tersebut merupakan sodakoh dari ketua umum DPP Partai Golkar, Ical, secara pribadi, bukan atas nama partai. Sedang permintaan MDA agar dirinya meletakkan batu pertama pembangunan, sebatas kedekatan emosional antara dirinya dan kepala MDA Islamiyah.

Sementara, bantuan pembangunan dua ruang kelas belajar baru MDA Islamiyah itu, sebuah bentuk jika Ical merupakan sosok yang senang dengan syiar Islam. Bahkan, disamping memberikan sodakoh guna pembanguan ruang kelas, juga bantuan sodakoh kepada Masjid Al Islamiyah Desa Kabunan, Dukuhwaru, juga sebesar Rp 50 juta. “Kami hanya menyampaikan pesan dari ketua umum DPP Partai Golkar, agar uang bantuan bisa dimanfaatkan sebaik mungkin tanpa ada potongan,” pungkas Sutrisno. (gon)

PEMBAHASAN- Nampak ketua, wakil ketua dan sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal saat pembahasan APBDP 2012, kemarin. Terkait ambruknya bangunan UPTD Dikpora Kramat, Komisi minta rekanan penggarap bertanggung jawab.

Enam Desa Sudah Lunas PBB SLAWI - Rapat koordinasi (rakoor) Pajak Bumi Bangunan (PBB) tahun 2012 dan persiapan pengalihan PBB- PP tahun 2013, digelar Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Pemkab Tegal, bersama camat daerah itu. Dalam rakoor itu, juga disebutkan, jika sampai 31 Agustus 2012, sedikitnya ada enam desa yang sudah lunas PBB. “Untuk prosentase kenaikan dibanding tahun sebelumnya sekitar 0,12 prosen. Sedang enam desa lunas PBB ada di empat Kecamatan, yaitu Kecamatan Pangkah, 3 desa, Bumijawa 1 desa, Jatinegara 1 desa dan Bojong 1 desa,” terang Kepala DPPKAD Pemkab Tegal, Budhi Harto SH MM, dalam rakoor itu, kemarin. Dikatakan Budhi Harto, dari target potensi PBB Tahun 2012 Kabupaten Tegal, sebesar Rp 22.773.346.325. Sampai dengan 31 Agustus, realisasi capaian target sebesar Rp 6.995.674.206, atau sekitar 30,72 prosen. Lebih baik dibanding tahun sebelumnya pada waktu yang sama, realisasi capaian target PBB sebesar 30,60 prosen. Untuk kecamatan dengan raelisasi capaian PBB tertinggi yaitu Kecamatan Jatinegara 38,57 prosen dan terendah Kecamatan Tarub, dengan realisasi capaian target 19,56 prosen. Menurut dia, sesuai dengan SPPT PBB-SP, untuk jangka waktu jatuh tempo pembayaran PBB-SP, pada tanggal (28/9) mendatang. Bagi wajib pajak

M GHONI/RADAR SLAWI

RAKOOR- DPPKAD Pemkab Tegal, adakan rakoor PPB tahun 2012 bersama 18 camat se Kabuaten Tegal, kemarin. Dalam rakoor disebutkan, capaian prosentase target capaian lunas PBB sampai 31 Agustus 2012, lebih baik dibanding tahun sebelumnya.

yang belum melunasi pada tanggal tersebut, dikenakan denda sebesar Rp 2 prosen. Sedang terkait rendahnya realisasi pemasukan PBB tahun 2012, diantaranya tingkat kesadaran wajib pajak yang masih rendah. Disamping itu, peran kades dalam melakukan penarikan belum maksimal. “Terjadi pada sejumlah desa di sejumlah Kecamatan. Masih ada Kopak sebagai penarik PBB, ada yang menyalahgunakan uang PBB ini. Disini fungsi camat sangat penting dalam menciptakan penderasan dan melakukan rakoor tingkat kecamatan,” jelas

Budhi Harto. Sementara terkait dengan persiapan pengalihan PBB-PP tahun 2012, sudah mendapat persetujuan dari Menkeu Nomor: S-668/PK/2012, pada (16/ 8) lalu. Kontek regulasinya, daerah harus mempersiapkan segera perangkat, dalam melakukan penarikan PBB-SP. Bahkan daerah diminta guna mempersiapkan SDM yang mumpuni. “Kami sudah mengirimkan enam orang untuk mengikuti Diklat di Semarang dan Yogyakarta , serta dua orang Diklat di STAN Jakarta,” pungkasnya. (gon)

Dari Dialog Interaktif Pemberdayaan Masyarakat

Penanggulangan Kemiskinan Masih Perlu Pembenahan Yang Mendalam Persoalan kemiskinan emang masih menarik untuk dibicarakan. Forum Komunikasi Fasilitator Kabupaten Tegal (FKFKT) PNPM Mandiri Perkotaan bersamaan dengan acara halal bihalal mengadakan dialog bersama para pemangku kebijakan, BKM dan fasilitator PNPM Mandiri Perkotaan, terkait dengan penanggulangan kemiskinan menuju kemandirian. Seperti apa? LAPORAN : M FATKHUROHMAN SETIAP tahun FKFKT PNPM Mandiri perkotaan selalu mengadakan halal bihalal, dan diacara tersebut selalu diadakan dialog interaktif yang mendiskusikan tentang penanggulangan kemiskinan yang ada di Kabupaten Tegal. Untuk tahun ini, acara yang digelar, Rabu (12/9) di taman gentong Kajen Lebaksiu, tersebut, mengambil tema “Mengoptimalkan Sinergitas Dalam Penanggulangan Kemiskinan Menuju kemandirian” yang dihadiri semua fasiliator PNPM MP. Selain itu juga hadir wakil

Bupati Tegal, Hery Soelistiayawan SH Mhum, yang juga sebagai ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD), Ketua DPRD Kabupaten Tegal, H Rojikin AH SH, perwakilan tim koordinasi pelaksana program, Hari Nugroho, koordinator PNPM, Edi Setiawan, ketua BKM Kabupaten Tegal, Nasrudin, PJOK dan beberapa perwakilan BKM dari masing-masing kecamatan. Sementara dalam dialog yang di moderatori oleh salahsatu faskel, Nuridin Mag menuturkan, kegiatan penanggulangan kemiskinan ini tidak boleh menjadi hal yang ditunda-tunda. Namun sampai sekarang, adanya program dari pusat, tapi angka pengangguran semakin naik. Mengawali dialog, Hari Nugroho, yang mewakili tim koordinasi pelaksana program menuturkan, penanggulangan kemiskinan saat ini lebih banyak dilaksanakan oleh para pemberdaya. Namun Ia melihat secara spesifik belum ada skenario meskipun di pemkab sendiri sudah memiliki strategi penangulangan kemiskinan daerah (SPKD). “SPKD ini seharusnya harus menjadi panduan untuk melaksanakan PKD,” ungkapnya. Ketua BKM, Nasrudin, mengatakan, bahwa di masingmasing desa proses yang terjadi cukup memprihatinkan. Karena ketika ada bantuan dari

agar pelaksanaan PNPM MP tidak hanya mementingkan pembangunan yang bersifat fisik saja (infrastruktur), tetapi juga menekankan pelaksanaan yang bersifat mental. “Kalaupun dilaksanakan pembangunan infrastruktur cobalah yag dapat dirasakan langsung, seperti pembangunan irigasi, pembangunan rumah kumuh dan lainnya. Yang terpenting betul-betul dira-

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

DIALOG – Suasana Dialog interaktif pemberdayaan masyarakat yang ditempatkan di tamaN gentong Kajen Lebaksiu, kemarin.

pemerintah, saat ini masyarakat beranggapan tidak baik, terbukti sampai dengan sekarang masih banyak masyakat malas untuk melakukan swadaya. “Proses dari basis sampai ke desa masih acak-acakan. Ini sebagaimana caranya BKM di masing-masing desa dapat meminimalisir itu semua yang dibantu oleh fasilitator,” ungkapnya. Sementara, ketua DPRD Kabupaten Tegal, H Rojikin AH SH mengatakan, bahwa proyek PNPM lebih pada proyek politis, karena yang terlihat proyek ini

akan berhenti sampai tahun 2014. Padahal harusnya penanggulangan kemiskinan melalui PNPM ini dilakukan sampai orang miskin di Indonesia tidak ada. Namun demikian, proyek PNPM ini adalah berkah bagi masyarakat desa. Ia mengusulkan, kalaupun proyek ini berhenti, akan lebih baik pemkab tetap melakukan dengan diadakan pilot project yang dilakukan dengan pola seperti PNPM. Sebelum diadakan dialog, Hery Soelistiayawan, dalam sambutannya menyampaikan

sakan langsung untuk masalah pengentasan kemiskinan,” katanya. Pembangunan yang bersifat mental ini, menurut Hery sangat penting. Karena jika mental sudah terbentuk, maka orang akan berfikir maju dan ekonominya bisa bertambah. Kami berharap, kalau dulu yang pentingkan infrastruktur dulu, baru ekonomi dan sosial, sekarang bagaimana ekonomi dulu

sosial baru infrastruktur, ungkapnya. Ketua FKFKT PNPM MP, Aji menuturkan, dialog ini merupakan bagian dari kepedulian para faskel masalah penanggulangan kemiskinan. Karenanya dari semua faskel yang tersebar di 7 kecamatan dan 116 desa paling tidak ada semacam wacna baru untuk menanggulangi kemiskinan di Kabupaten Tegal. (*)


RADAR BREBES

8

JUMAT 14 SEPTEMBER 2012

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes RSU Bhakti Asih RSIA Mutiara Bunda Tanjung Brebes RS Dera As Syifa Banjarharjo Brebes Hotel Dedy Jaya Brebes RS Dedy Jaya

(0283) 671431 (0283) 671279 / 673481 (0283) 877222 (0283) 889588/ 889548 (0283) 673133 / 673158 (0283) 672145/ 672525

Rumdin Miliaran Rupiah Dibiarkan Suwung Ketua Dewan Tak Mau Menempati

WONGE DEWEK Gelar Beragam Lomba

BREBES - Rumah Dinas (Rumdin) Ketua DPRD Kabupaten Brebes yang terletak di Jalan Jendral Soedirman Kota Brebes dibiarkan suwung alias kosong. Padahal rumah itu sudah dibangun dengan anggaran sekitar Rp 1 miliar, yang berasal dari APBD Kabupaten Brebes. Rumah jabatan, yang dulu merupakan warisan bersejarah tersebut, telah direhab sejak 2009 lalu. Berdasarkan pantauan Radar pada Kamis (13/

9), rumah dengan halaman yang cukup luas tersebut saat ini hanya dijaga satu petugas keamanan. Ketua DPRD Kabupaten Brebes Dr H Illia Amin saat dihubungi mengatakan, meski telah dilakukan rehab atau perbaikan atas rumah dinas tersebut, namun pihaknya enggan untuk menempatinya. Menurutnya, hasil perbaikan rumah dinas yang seharusnya ditempati dirinya itu tidak sesuai dengan anggaran yang telah dikeluarkan. Illia Amin mengaku, dari pengamatan dan pantauan yang dilakukannya, banyak kejanggalan dalam

proses perbaikan rumah dinas itu. “Kami juga telah melakukan konsultasi dengan beberapa pihak, termasuk Kejaksaan. Dari hasil konsultasi itu akhirnya kami memutuskan untuk tidak menempati rumah dinas tersebut,”ujarnya. Dikatakan, perbaikan yang dilakukan secara asal-asalan itu memang menyerap anggaran APBD yang cukup besar. Illia Amin menceritakan, anggaran perbaikan atau rehab rumah dinas tersebut mulai diajukan sejak tahun 2009. Pada saat itu, lanjutnya, Badan Anggaran mengalokasikan anggaran se-

KUNJUNGAN - Komisi IV DPRD V Brebes didampingi Direktur RSUD Bumiayu saat meninjau bangsal perawatan dalam kunjungan kerja.

AJIB AH...

Segera Layani Peserta Jamkesmas

AKUR - Dua tim dari dua pasangan calon bupati dan wakil bupati Brebes tetap akur mesti harus bersaing mencari simpati pemilih.

Pilihan Beda, Tetap Akur BREBES - Atmosfer politik yang kian memanas itu rupanya hanya terjadi di tingkat akar rumput, nyatanya tingkat petinggi tetap akur. Tim pemenangan dari pasangan Taat tetap berbaur dengan tim pasangan Idjo di sela-sela kesibukannya mengkampanyekan jagoan masingmasing. Mereka tetap asyik ndopok di Cafe Anisa di kawasan Saditan, Brebes, Rabu (12/9). Sembari moci bareng mereka tetap guyub dan rukun. Sesekali mereka melontarkan kalimat guyonan yang memancing gelak tawa. Tidak ada raut benci, apalagi permusuhan di antara dua tim rival itu. “Tidak ada masalah dengan perbedaan pandangan politik, Pilkada hanyalah proses jangan sampai membuahkan permusuhan,” kata dr Farid dan Johan mewakili tim Taat. Sementara Heri Fitriansyah yang juga politisi Partai Demokrat pendukung Idjo, menyepakati bahwa pilihan yang berbeda merupakan hak politik setiap warga negara. Persaingan meraih simpati pemilih, tidak harus dilakukan dengan memutus tali persaudaraan. Begitulah, pilihan boleh beda, tapi paseduluruan lebih utama. Contoh dari dua elit dari masing-masing tim calon bupati dan wakil bupati Brebes yang bersaing di Pilkada Brebes 2012 itu mestinya menyadarkan semua pihak. Rakyat Brebes jangan mau diadu domba hanya karena Pilkada. Kedewasaan dan kerukunan yang telah terjalin harus dicontoh oleh pendukung di tingkat akar rumput. (ism)

INSIDEN Pick Up Terbakar di Jalan TONJONG - Warga di sekitar Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Karangsawah yang berada di jalur utama Tegal-Purwokerto, masuk wilayah Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong panik. Kondisi tersebut menyusul terbakarnya sebuah kendaraan pick up L300 bernomor polisi D 8888 QD yang dikendarai Dody (35) warga Kecamatan Paguyangan, Rabu (12/9) sekita pukul 19.30 WIB. Menurut Dody, saat itu dirinya beniat untuk istirahat, setelah mengantar barang ke wilayah Slawi. Namun belum sempat dirinya memarkirkan kendaraan, dia merasakan ada sesuatu yang tidak beres menimpa kendaraannya. “Saya merasakan mata tiba-tiba perih, setelah menepi saya buka bagian jok dan ternyata api sudah menyala di sana,” ungkapnya. Api dengan cepat menjalar dan memenuhi bagian kabin kemudi, Dody mengalami luka bakar pada bagian tangannya. Sementara warga yang tengah berada di sekitar lokasi kejadian, berupaya membantu memadamkan api yang berkobar dengan peralatan seadanya. “Kami berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, karena khawatir lokasi kejadian berdekatan dengan SPBU,” ungkap Heru (37), seorang warga. Setelah berkobar selama lebih kurang 30 menit, api dapat dipadamkan. Kondisi kendaran mengalami kerusakan cukup parah dengan kaca depan pecah dan hampir seluruh cat kendaraan bagian depan mengelupas. (pri)

Komitmen (PPK) menghentikan pelaksanaan proyek tersebut. Illia Amin menganggap, jika dirinya menempati rumah dinas itu, secara tidak langsung Ketua DPRD dianggap telah menyetujui hasil pelaksanaan rehab itu. Sementara untuk hasilnya sendiri sudah tidak sesuai plafon anggaran yang dikeluarkan. “Sikap ini kami lakukan untuk menghindari persoalan hukum di kemudian hari, mengingat proses pelaksanaan rehab tersebut kami nilai tidak rasional dengan alokasi dana yang dikeluarkan,” tegasnya. (har)

Listrik Program PNPM Ditarik Biaya

SETELAH sukses menggelar berpartisipasi dengan mengadakan sejumlah lomba rakyat, Silaturahmi Anak-anak Pinggir Kali (Sarkali) Desa Klampok, Kecamatan Wanasari kembali akan menggelar berbagai perlombaan dalam rangkaian Gebyar Merah Putih. Antara lain, lomba gerak jalan massal, sepakbola anak-anak hingga lomba mewarnai bagi siswa TK/PAUD. “Untuk acara lanjutan dari rangkaian HUT RI ke-67, dengan berbagai lomba itu dilaksanakan selama 3 hari, pembukaan tanggal 15 September dibuka Camat Wanasari, kemudian pada keesokan harinya gerak jalan yang dihadiri Bupati Brebes Agung WidDOK.RADAR BREBES yantoro serta ditutup tanggal 17 September,” terang Ketua Panitia Lomba Slamet Dhofir HUT RI ke-67, Slamet Dhofir. Dia melanjutkan, untuk berbagai kegiatan lomba itu akan melibatkan ribuwan warga. Khususnya untuk lomba gerak jalan dengan hadiah sepeda motor. “Sambutan masyarakat cukup antusias, ini terbukti saat lomba pucang, tarik tambang dan lomba khas Agustusan kemarin,” katanya. Menurutnya, meski kegiatan gebyar merah putih terkesan terlambat, namun pihaknya berharap agar semangat kemerdekaan tetap terpatri di hati seluruh rakyat. “Ini juga sebagai ajang untuk menguatkan tali silaturrahmi sesama warga, agar tidak pecah belah menjelang Pilkada. Di samping itu juga dalam rangka Hari Anak Nasional dan Hari Olahraga Nasional tahun 2012,” lanjut Slamet. (ism)

ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

nilai Rp 500 juta. Namun demikian, pihak konsultan menganggap anggaran tersebut masih kurang untuk menjalankan proyek rehab rumdin. Sehingga, terangnya lagi, pada tahun anggaran berikutnya diajukan kembali senilai Rp 500-an juta lebih. Sehingga total anggaran untuk rehab tersebut sebesar Rp 1 miliar lebih. Namun setelah dilakukan lelang dan digarap rekanan, hasil rehab tersebut tidak rasional dengan nilai anggaran. Bahkan pelaksanaan proyek sempat molor dari jadwal yang telah ditentukan. Akibatnya, Pejabat Pembuat

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

DALAM rangka menindaklanjuti pengesahan Peraturan Daerah (Perda) bagi RSUD Bumiayu, Komisi IV DPRD Kabupaten Brebes Kamis (13/9) melakukan kunjungan kerja di rumah sakit tersebut. Rombongan Komisi IV itu dipimpin Ketua Komisi Zubad Fahilatah, selain mengecek kesiapan administrasi, juga meninjau ruang bangsal perawatan. Angota Komisi IV H Suprapto mengatakan, Perda RSUD Bumiayu dalam waktu dekat ini akan segera disahkan. Pengesahan dilakukan melalui sidang Paripurna DPRD yang rencananya akan digelar pada 19-20 September ini. “Dalam Perda nanti akan mengatur sejumlah kebijakan, di antaranya terkait struktur organisasi maupun tarif,” kata Suprapto.

Dikatakan, jika sementara ini RSUD Bumiayu belum dapat melayani warga masyarakat pemegang Jamkesmas, ini dikarenakan belum adanya hubungan kerja dengan pihak penyelenggara Jamkesmas. “Ini nanti diatur dalam Perda. Diharapkan dalam tahun ini, RSUD Bumiayu sudah bisa melayani peserta Jamkesmas yang selama ini dilayani melalui Surat keterangan Tidak Mampu (SKTM),” jelasnya. Pihaknya juga meminta semua pihak untuk turut serta mendukung keberhasilan pelayanan di RSUD Bumiayu, baik pembangunan fisik maupun pemenuhan SDM seperti halnya tenaga medis. “Terutama dokter spesialis, kita berharap pihak-pihak terkait dapat membantu kelancaran penempatannya di

RSUD Bumiayu ini,” ujar Suprapto. Menurut dia, untuk kelengkapan sarana yang belum terpenuhi seperti halnya ruang IGD dan ruang Operasi, akan dialokasikan pada tahun anggaran 2013 mendatang. “Untuk sementara ini, penyelenggara memanfaatkan ruang yang sudah ada untuk digunakan sesuai dengan kebutuhan,” jelasnya. Direktur RSUD Bumiayu drg Rozikin, menyambut baik langkah yang dilakukan jajaran DPRD yang akan melakukan pembahasan Perda RSUD Bumiayu. “Dengan adanya Perda sebagai payung hukum, maka RSUD akan dapat memaksimalkan pelayanannya kepada masyarakat. Termasuk didalamnya warga pemegang Jamkesmas,” kata Rozikin. (pri)

BREBES - Puluhan warga di Kelurahan Limbangan Kulon, Kecamatan Brebes yang belum lama ini dipasangi sambungan listrik baru, meminta kejelasan panitia Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) maupun dinas terkait yang meluncurkan program tersebut. Pasalnya, puluhan warga tersebut ditariki uang sebesar Rp 1 juta, termasuk harus mengeluarkan biaya uang rokok serta makan minum pemasangnya. Sementara sejumlah warga lain yang tidak memberikan uang juga ada. “Kami juga bingung kenapa ada warga lain, yang tidak dimintai uang lantaran orang itu menolak untuk memberikan uang,’’ kata Waetun, kepada Radar Kamis (13/9). Didampingi sejumlah ibu-ibu lain yang ikut pula ditariki uang sejumlah Rp 1 juta, istri tukang becak ini juga mengaku kalau pemasangan listrik baru dengan kekuatan 450 watt, melalui program PNPM sama juga bohong. Karena pemasangan listrik baru dengan kekuatan watt sama bila melalui PLN ataupun BTL juga biayanya tidak lebih dari nominal tersebut. “Selain memberikan uang Rp 1 juta, kami juga diharuskan mengeluarkan biaya lain. Di antaranya untuk beli rokok, makan dan minum petugas pemasang listrik. Jadi, biaya yang kami keluarkan lebih dari Rp 1 juta,” bebernya. Hal sama juga dikatakan

warga miskin lainnya di Limbangan Kulon, Turidah. Dia mengaku, sebelumnya memang sejumlah warga yang belum memiliki jaringan listrik diajak musyawarah di keluarahan. Dari rapat tersebut, informasinya warga yang belum memiliki jaringan listrik akan mendapatkan bantuan pemasangan, atau bila dikalkulasikan bantuannya sekitar Rp 1,5 juta. “Tapi kenapa sebelum pemasangan, warga dimintai uang Rp 1 juta. Bahkan, setelah penyerahan uang Rp 1 juta, pemasangan listrik baru dilaksanakan sekitar sebulan kemudian,” ungkapnya. Sementara Ketua PNPM di Kelurahan Limbangan Kulon, Matmuri saat dihubungi Radar via telepon beberapa kali tidak mau menerima panggilan. Tak terkecuali, saat Radar mencoba menghubungi via pesan singkat, hingga kini belum ada balasan ataupun tanggapan. Terpisah Manager PLN UPJ Brebes H Nurcholik, saat dijadikan sebagai referensi soal biaya pemasangan listrik baru, menj e l a sk a n b a h wa u n t u k pem asangan listrik dengan kekuatan daya 450 watt, hanya dikenakan pembayaran Rp 337.500. Tapi untuk instalasinya dibayar sendiri. “Soal pemasangan instalasi bukan dari PLN, melainkan melalui BTL, dengan biaya sesuai informasi pertitik sekitar Rp 150 ribu,” ulasnya. (gus)

KPU Mulai Sosialisasikan Pasangan Calon Gambar Paslon Menyusul BREBES - Setelah ditetapkan KPU Kabupaten Brebes, saat ini lembaga pelaksana pemilu tersebut mulai mensosialisasikan dua pasangan calon peserta Pilkada ke masyarakat. Saat ini sosialisasi tersebut sudah dilakukan di sejumlah kantor kecamatan dan pemilih pemula. Ketua KPU Kabupaten Brebes Masykuri SPd Kamis (13/ 9) mengatakan, sosialisasi telah dilakukan Kecamatan Bumiayu dengan dihadiri jajaran Forkompimda. Sosialisasi serupa juga telah dilaksanakan di Kecamatan Bantarkawung. Dan saat ini akan terus dilanjutkan ke kecamatan lainnya secara menyeluruh. Untuk sosialisasi berupa gambar, ujarnya, saat ini desain sudah dibuat dan akan segera dicetak. Nantinya, setelah hasil gambar sosialisasi pasangan calon itu selesai, KPU akan langsung memasangnya di sejumlah titik yang dianggap stategis. “Kami juga akan memasang gambar serupa di depan kantor KPU Brebes,” tegasnya. Untuk sosialisasi melalui media, beberapa waktu lalu juga sudah dilakukan pemasangan sosialisasi dalam bentuk iklan

di media cetak termasuk di media online. Sedangkan untuk sosialisasi melalui radio, juga sudah mulai direncanakan. “Kami memang tengah gencar melakukan sosialisasi terhap hasil penetapan calon peserta pilkada. Dengan sosialisasi itu diharapkan masyarakat pemilih sudah mengenal pasangan calon berikut nomor urut,” ujarnya. Untuk pemilih yang mengalami kelainan atau cacat khusus, tambahnya, KPU juga sudah mempersiapkannya. Untuk saat ini, KPU sedang mengupayakan untuk bisa berkomunikasi dengan mereka agar bisa dipertemukan menjadi satu untuk kemudian dilakukan sosialisasi bagi mereka. Termasuk juga untuk penghuni Lapas Brebes, agar mereka bisa mengenal pasangan calon yang maju dalam Pilkada tahun 2012 ini. “Khusus untuk penghuni lapas, saat ini memang belum ada jadwal, namun demikian KPU tengah melakukan komunikasi dengan Kalapas Brebes terhadap rencana sosialisasi tersebut,” katanya lagi. Dengan demikian, saat memasuki masa kampanye pasangan calon pada tanggal 20 September 2012, sosialisasi yang dilakukan oleh KPU bisa diselesaikan. Sekedar meluruskan, tambah Masykuri, terhadap jadwal

kampanye, masing-masing tim pemenangan pasangan calon tidak ada yang menolak. Masing-masing dari tim pemenangan telah menerima dan legowo terhadap jadwal kampanye yang ditetapkan oleh KPU pada 4 September 2012 lalu. Bahkan KPU telah memiliki berita acara penerimaan jadwal kampanye oleh dua tim pemenangan masing-masing pasangan calon. “Jadi sekali lagi tidak ada penolakan terhadap jadwal kampanye, mereka telah menerima jadwal yang telah ditetapkan KPU,” tegasnya. Sedangkan Ketua Forum Komunikasi Warga Brebes, Subhan mengaku, sampai dengan saat ini pihaknya tidak melihat gambar sosialisasi penetapan pasangan calon peserta Pilkada oleh KPU. Padahal sesuai dengan mekanisme pemilukada, paska ditetapkannya pasangan calon, pelaksana pemilu dalam hal ini KPU harus mensosialisasikan ke masyarakat, termasuk dengan menggunakan gambar pasangan calon. Pihaknya menyayangkan lambannya KPU untuk mensosialisasikan gambar pasangan calon ke publik. “Apalagi penetapan terhadap pasangan calon sudah berlangsung sejak tanggal 28 Agustus 2012 kemarin,” terang dia. (har)

AGUS WIBOWO/RADAR BREBES

TUNJUKKAN BUKTI - Sejumlah warga Limbangan Kulon, Kecamatan menunjukan bukti kuitansi pembayaran pemasangan listrik yang diselenggarakan PNPM.


SAMBUNGAN

JUMAT 14 SEPTEMBER 2012

9

RADAR TEGAL

DEMIAN ADITYA

DONNAAGNESIA

Bantah Selingkuh

Tak Percaya Kecantikan Instan

JAKARTA - Sidang cerai Demian Aditya dan Yulia Rachman kembali digelar di Pengadilan Agama (PA) Jakarta Selatan, Kamis (13/9). Sidang kali ini dimanfaatkan Demian untuk membantah kabar perselingkuhan yang mengakibatkan biduk rumah tangganya retak. Seperti diberitakan beberapa waktu lalu, kalau Yulia mengaku pernah melakukan percobaan bunuh diri lantaran stres mengetahui Demian selingkuh dengan perempuan lain. Namun, Demian membantah semua pernyataan Yulia Rachman yang menyudutkan dirinya. “Kekerasan (dalam rumah tangga) itu tidak ada. Orang ketiga juga tidak ada,” kata Sofie Mandagi, salah seorang kuasa hukum Demian di temui usai menjalani persidangan, di PA Jakarta Selatan, Kamis (13/9). Sofie juga mengatakan, selama ini Demian hanya diam ketika

PRESENTER Donna Agnesia membagi trik untuk menjaga penampilan agar tetap terlihat cantik. Istri Darius Sinathrya tersebut meminta agar wanita Indonesia berjuang untuk bisa tampil cantik. “Buat saya yang namanya cantik perlu perjuangan. Aku enggak suka instan, aku percaya dengan perawatan yang continue,” kata Donna saat ditemui di Kawasan Wijaya, Jakarta Selatan, Kamis (13/9). Donna mengungkapkan bahwa dirinya sebenarnya cuek. Penampilannya bahkan terkesan lebih tomboy. “Dulu saya sebenernya agak cuek, karena dulunya saya tomboy,” jelas ibu tiga anak ini. Ia juga mengingatkan perempuan Indonesia untuk berhati-hati dalam memilih produk kecantikan. Sebab, tidak semua produk kecantikan bisa cocok dengan kulit. “Dulu mungkin korban iklan, sedikit nyobain beberapa, jadi akhirnya sempet nyobain yang bareng juga,” kata Donna. Tips dari Donna itu terbukti membuahkan hasil. Meski sudah berumur 32 tahun, Donna terpilih menjadi brand ambbassador sejumlah produk. “Justru setelah nikah dan punya anak tiga malah banyak tawaran bintang iklan, dan brand ambassador,” jelasnya. (jpnn)

dalam rangka kegiatan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tegal, dr H Moehammad Hafidz MKes mengatakan, program imunisasi anak sekolah seluruh Indonesia ini diberikan kepada anak sekolah yang baru masuk tingkat SD. Dinasnya memberikan imunisasi campak selama satu bulan ini. Terhitung mulai 6 September hingga awal Oktober mendatang. “Selain memberikan imunisasi campak, kami juga melaksanakan penjaringan anak sekolah. Yakni anak-anak yang diimuniasi diperiksa dulu kesehatannya oleh dokter. Jika ditemukan ada penyakit atau ada sesuatu yang perlu ditindak-

lanjuti nanti akan dirujuk ke unit layanan lainnya yaitu Puskesmas atau rumas sakit,” katanya saat memberikan imuniasi Campak di SDN Debong Tengah 1, SDN Debong Tengah 2 dan SDN Debong Tengah 3, Kamis (13/9). Lebih lanjut disampaikan, dalam pemeriksaan hari ini (kemarin), tidak ada yang perlu di rujuk ke unit layanan lainnya. Semua anak yang dicek dalam kondisi sehat dan kesehatannya normal. “Imunisasi campak diberikan untuk mencegah penyakit campak. Karena campak sifatnya sangat menular. Anakanak yang dulu pada umur 9 bulan sudah mendapatkan, di kelas satu ini diberikan lagi untk booster (penguat) supaya tidak terkena penyakit campak pada saat usia sekolah.” Ditambahkan Kepala Puskesmas Tegal Selatan, dr Bambang

K menuturkan, pelaksanaan BIAS diwilayahnya, terdapat tiga tim yang diterjunkan untuk memberikan imuniasi campak di SD se-Kecamatan Tegal Selatan. Tim yang dia ppimpin langsung mengimuniasi di tiga sekolahan. Yakni di Kelurahan Randugunting, Debong Kulon dan Debong Tengah. Sebanyak 666 anak berhasil di imunisasi campak di tiga kelurahan tersebut. Sementara jumlah keseluruhan se-Kota Tegal yang diimunisasi sebanyak 5.125 anak. “Selain melaksanakan imunisasi tim melaksanakan kegiatan yang terintegrasi dengan kegiatan lainnya. Yakni penjaringan pemeriksaan kesehatan anak kelas I, stratifikasi Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), stratifikasi PHBS Institusi Pendidikan dan Usaha Kesehatan Gigi Sekolah. Sementara bulan

depan Dinkes akan melaksanakan pemberian imunisasi DT dan TD untuk kelas satu sampai kelas tiga,” ujarnya. Sementara itu, dalam pelaksanaan hari ini (kemarin) langsung dihadiri dan diikuti oleh Ketua TP PKK Kota Tegal, Rosalina Ikmal Jaya. Kemudian Ketua PKK Pokja IV yang turut menyemangati anak-anak kelas satu supaya mau diberi imunisasi campak. Saat pemberian imunisasi nampak banyak anak yang menangis. Kemudian Rosalina pun berupaya menenangkan mereka dengan dipeluk dan diajak ngobrol satu persatu. Usai kegiatan, Rosalina Ikmal Jaya mengharapkan dengan adanya BIAS Campak, seluruh anak-anak Kota Tegal terbebas dari penyakit campak. “Hal ini juga sebagai salah satu bentuk nyata program Tegal Sehat dan Tegal Cerdas,” paparnya. (adi)

Polisi Buru Pembobol Honda CRV dari halaman 3 “Jangan sampai kejadian serupa terulang kembali di wilayah hukum Polres Tegal Kota. Kami tetap melakukan giat patroli. Dengan harapan ruang gerak pelaku kejahatan makin sempit, dalam melancarkan aksinya,” imbuh Te-

guh. Lebih lanjut dia mengungkapkan, aksi pembobolan atau perampokan biasanya terkadi pada seseorang, yang habis mengambil uang di bank, seperti dialami mantan Kepala Desa Pacul, Ahmad Zaeni (35). Dia habis ambil uang di BRI, dan berhenti. Demi keamanan,

Teguh berharap masyarakat yang akan mengambil uang tunai dengan jumlah cukup besar, meminta pengawalan petugas. Sehingga keamanan uang dan nyawanya terlindungi. Sekadar informasi, aksi perampok membobol mobil yang ditinggal parkir pemiliknya

kembali terjadi. Rabu (13/9), sekitar pukul 10.25, mobil milik mantan Lurah Desa Pacul, yang diparkir depan Kafe Selter di Jalan Kartini jadi sasaran. Dengan cara memecah kaca mobil, kawanan perampok membawa kabur uang tunai Rp15 juta, yang baru diambil dari BRI Cabang Tegal. (hun)

Tiga Rekanan Diperingatkan dari halaman 3 melebihi. Material yang ada, lantaran belum terpasang dan tidak dinilai. Sehingga dari jadual 47 persen, sampai minggu ini baru terealisasi 36 persen. “Kami bakal memanfatkan waktu guna mengejar keterlambatan. Kami optimis menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Semua barang pabrikan disiapkan, tinggal pa-

sang. Kalau terpasang, kenaikan realisasi pekerjaan melejit. Berkaitan kualitas bangunan, selalu jadi perhatian kami.” BESTEK Ketua Komisi II DPRD Kota Tegal, Kusnendro ST meminta rekanan memperhatikan waktu dan bestek. Dengan harapan tidak ada masalah di kemudian hari. Meski hasil tinjauan lapangan tidak ada temuan. Tapi

tidak membuat rekanan lengah, dan mengabaikan waktu serta bestek yang disepakati melalui kontrak. “Untuk keterlambatan pekerjaan, kami minta PT Karisma Cipta Tunggal Semarang menambah tenaga kerja maupun jam kerja. Khusus CV Ina Tegal, kami minta lebih memperhatikan kualitas. Terutama soal kolom. Kami harap diperhatikan besteknya.”

Direktur RSU Kardinah Kota Tegal dr Abdal Hakim Tohari SpRM MMR menambahkan, pembanguanan ruang rawat inap baik kelas 1, 2, 3, dan VIP bagian dari peningkatan pelayanan pada masyarakat. Selain itu, pembanguan ruang rawat inap baru untuk mensukseskan Program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) Semesta, yang dilaksanakan tahun 2013. (hun)

Pemilihan Pengurus LPMK dari halaman 3 LPMK. Puncaknya, Rabu (12/ 9) malam, bertempat di pendopo kantor kelurahan, dilakukan pemilihan ketua dan pengurus LPMK masa bakti 2012-2015. Prosesnya cukup demokratis. Semua calon pengurus LPMK berjumlah 35 orang berhak dipilih dan memilih. Sedangkan 35 ketua RT, dan 6 ketua RW hanya memiliki hak pilih. Dalam acara pemilihan ketua dan pengurus LPMK masa bakti 2012-2015, Kepala Kelurahan Debong Tengah Anis Winarko SH mendemisionerkan kepengurusan LPMK masa bakti 2009-2012, di bawah kepemimpinan Muhammad Masruri, dengan Sekretaris Hj Lilis Suryani SPd, Bendahara Zuhrotunnisa, serta anggota Fauzan Jamal SAg, Joko Haryono, Samlawi, Siti Kholisah, dan Heri Dwi Ranto. Malam itu pula, kembali menetapkan Muhammad Masruri sebagai ketua LPMP Kelurahan Debong Tengah masa bakti 2012-2015. Karena hasil pemilihan, dia mendapatkan dukungan terbanyak dari 76 suara. Usai penetapan ketua LPMK Kelurahan Debong Tengah,

dilanjutkan penetapan pengurus. Antara lain Sekretaris Siti Nur Fadhilah, Bendahara Atang Sagiri, Seksi Pembangunan Riyanto, Seksi Kemasyarakatan Iqbal Suhendro, Kasie Perekonomian Siti Sohiroh, Seksi Trantibmas Sugimin, Seksi Pemberdayaan Perempuan Hj Lilis Suryanu SPd, serta Seksi Kewirausahaan Drs M Ibrohim MPd. Menurut Kepala Kelurahan Debong Tengah, Anis Winarko SH, kepengurusan LPMK masa bakti 2009-2012 sebebarnya berakhir sejak Juni 2012. Karena terbentur Ramadan, pemilihannya diundur sampai September 2012. Tapi bukan berarti pelaksanaan pemilihan pengurusan LPMK kali ini tanpa dasar. Ada surat edaran Bapermas KB, terkait pelaksanaan pemilihan LPMK masa bakti 2012-2015. Sedangkan tata caranya diserahkan pada masing-masing kelurahan. “Sebagai ajang berlatih demokrasi, proses pemilihan pengurus LPMK Kelurahan Debong Tengah dilakukan dengan transparan. Bahkan sejak beberapa waktu lalu, kami sosialisasi ke RT maupun RW. Hasilnya, ada 35 orang dari utusan 6 RW

selama ini jadi pembicaraan penggugat, kami punya buktinya,” tutup Sofie. Sekedar informasi, sidang akan kembali digelar, Kamis (27/ 9) dengan agenda pembuktian dari pihak penggugat. (jpnn)

Lelang Buku Kembali Gagal

Lima Ribuan Anak Diimunisasi Campak dari halaman 3

dirinya dijelek-jelekkan dan tidak ingin ikut-ikutan memojokkan perempuan yang telah memberinya seorang putra ini. “Ini urusan keluarga dan tidak mungkin membeberkan kejelekan masing-masing. Apa yang

di Kelurahan Debong Tengah. Namun dari 35 calon, akan dipilih 9 orang. Melalui pemilihan kepengurusan LPMK, kita belajar demokrasi, dan belajar legawa ketika tidak terpilih,” imbuhnya. Lebih lanjut Anis menegaskan, dasar pembentukan LPMK adalah Perda Nomor 4 Tahun 2010 tentang Kelembagaan Masyarakat. Dalam perda itu ditetapkan syarat, pendidikan minimal SMA, dan pengurus LPMK tidak boleh rangkap jabatan pada kelembagaan masyarakat. Baik RT, RW, PKK, dan Karang Taruna. “Kami sengaja memperketat persyaratan pengurus LPMK, sesuai perda. Hal ini dilakukan supaya tidak dipermasalahkan kemudian hari.” Dia mengungkapkan, LPMK jadi mitra pemerintah, guna memberdayakan partisipasi masyarakat. Sehingga lebih maju dan ikut peduli serta bertanggung jawab, atas hasil pembangunan di Kelurahan Debong Tengah. “Bagi calon yang tidak jadi, kami harap legawa. Inilah demokrasi. Harus siap kalah dan menang. Tak menjadi pengurus LPMK bukan jadi penghalang untuk mengabdi.

Namun bisa berkiprah melalui lembaga atau langsung dengan masyarakat,” tuturnya. Sedangkan Ketua LPMK Kelurahan Debong Tengah masa bakti 2012-2015, Muhammad Masruri menyatakan, pihaknya bersama pengurus LPMK akan berjuang demi pembangunan fisik maupun nonfisik. Pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Debong Tengah lebih maju, dan dia berharap dapat jadi rujukan di Kota Tegal. “Pada kepengurusan LPMK masa bakti 2009-2012, saya bersama pengurus ikut berkiprah dalam pelaksanaan kegiatan proyek fisik. Antara lain aspalisasi di komplek asrama polisi, Jalan Temanggung, Jalan Jati, saluran di Gang Anyelir, serta kegiatan fisik lain yang jumlahnya kalau sesuai rekap di LPMK sekitar 35 kegiatan.” Dia menjelaskan, karena dipercaya kembali memimpin LPMK, Masruri bakal melanjutkan program kepengurusan LPMK sebelumnya. Dia juga mengajak pada kepengurusan LPMK masa bakti 2012-2015 untuk kompak, demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. (m saekhun)

dari halaman 3 dan cermat membaca dokumen persyaratan. Kalau tidak, lelang kelima akan gagal lagi. “Untuk DAK tahun 2012 belum dilelang. Sebab tahun 2012 ada perubahan sistem. Jika sebelumnya pelaksanaan melalui lelang, tahun ini menggunakan sistem swakelola,” imbuhnya. SISWA DIRUGIKAN Menyikapi kegagalan lelang pengadaan buku, Sekretaris Komisi I DPRD, Drs H Darni Imadudin minta Disdik menyelesaikan DAK 2010, DAK 2011, dan DAK tahun 2012. Akibat kegagalan lelang peng-

adaan buku, siswa yang dirugikan. Seharusnya buku dapat dimanfaatkan sejak 2010. Namun sampai saat ini belum. “Hal inilah menyebabkan siswa harus membeli buku. Lantaran buku yang seharusnya disiapkan pemerintah, lelangnya selalu gagal. Tahun 2012, kami minta pengadaan buku harus selesai dan bisa dipakai siswa,” paparnya. Lebih lanjut Darni menegaskan, sesuai keterangan Disdik, pelaksanaan proyek Ruang Kelas Baru (RKB) tahun 2011 tak selesai 100 persen. Karena pengurangan anggaran pendampingan. Sebab, dana pendam-

pingan maksimal 10 persen. Sehingga menjadi salah satu temuan BPK. Akibatnya pembangunan RKB tak selesai 100 persen. “Pembangunan atau pelaksanaan DAK untuk sekolah swasta harus libatkan komite sekolah, supaya bangunan selesai 100 persen. Kalau tidak begitu, DAK tahun 2011 di SMP Muhammadiyah 2, SMP Al Khaeriyah, dan SDIT Usamah tidak selesai 100 persen. Kalau negeri, kami harap harus dianggarkan tahun 2013, biar tuntas. Jangan sampai sekolah kreatif, menarik uang pada siswa dengan alasan penyelesaian pembangunan,” tuturnya. (hun)

Harus Berani Tegas dari halaman 3 cuma kelompok atau golonga tertentu. “Saya akan bersikap tegas, kalau dalam tinjauan lapangan ada pelaksanaan proyek asal-asalan. Tujuan pembangunan agar dinikmati masyarakat. Kalau asal-asalan

pasti tak tahan lama.” Dijelaskannya, selama menjabat wakil rakyat sekitar 3 tahun, Eny sering menemukan pekerjaan asal-asalan. Hasil temuan ini harus jadi acuan SKPD terkait, untuk melakukan perbaikan dan memperketat pengawasan. Sehingga pelak-

sana proyek tak bisa main-main, atas proyek yang digarap. “Saya tak main-main, bila ada temuan di lapangan, saya atas nama pribadi maupun sekretaris Komisi III bakal bersikap tegas. Hal ini sematamata demi kemajuan Kota Tegal,” imbuhnya. (hun)

Saling Berbagi Ilmu di Amerika ... dari halaman 3 Amerika Serikat selama 2 bulan. “Banyak pengalaman kami peroleh dengan bergabung bersama mahasiswa seluruh dunia,” jelasnya. BANGGA Dekan FKIP Dr Hj Sitti Hartinah DS MM mengaku bangga. Sebab anak didiknya membawa nama harum universitas dan

Tanah Air, bergabung dengan mahasiswa dari berbagai penjuru dunia. Menurutnya, pengalaman tersebut bisa meningkatkan wawasan dan diharapkan dapat ditularkan pada mahasiswa lain, agar lebih termotivasi. “Ini kali kesekian FKIP mengirimkan mahasiswanya ke luar negeri. Sehingga menjadi kebanggaan tersendiri,” terangnya. Sementara Rektor UPS Tegal

Prof Dr Wahyoso SH MS mengungkapkan, keberhasilan itu patut mendapat apresiasi. Untuk itu, pada mahasiswa lain diharapkan terpacu menjadi generasi penerus. Sehingga mampu membawa nama harum civitas akademika di kancah internasional. “Ini prestasi membanggakan dan patut diikuti mahasiswa lain,” pungkasnya. (*)

Maag-nya Sudah Tak Kambuh dan Vertigonya Sudah Menjauh Warga Desa Mejasem Barat, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, ini sering mengalami serangan tiba-tiba oleh penyakit maag-nya sejak empat tahun lalu. Gara-gara itu, “Perut perih sakali,” keluhnya 11 April 2012, saat diwawancara. Selain itu, nenek tiga cucu yang masih aktif mengajar di SMK ADB, Tegal, ini juga kerap terkena puyeng oleh vertigo. Kakinya pun suka pegalpegal. “Selain ke dokter, saya juga berobat ke alternatif,” jelas wanita 59 tahun bernama Dra. Hj. Baroti Multazam ini. Namun, kesembuhan yang diharapkan ibu empat anak ini hanya bersifat sementara. Lalu, suaminya menyarankan agar ia mengonsumsi kedelai bubuk instan MDL-525 (kini New Mandala 525) dua kali sehari. Dan, setelah sejak 2008 hingga sekarang mengonsumsinya, apa yang diperolehnya? “Badan terasa nyaman dan lebih fit. Maag sudah tidak kambuh lagi. Begitu juga vertigo dan pegal-pegal,” tuturnya. Berkaitan dengan maag, Dokter Fatimah Eliana

Taufik, spesialis penyakit dalam RS Mitra Kemayoran, Jakarta, menyatakan, penyakit maag berkaitan dengan gaya hidup seseorang. Kebiasaan mengonsumsi makanan tak sehat, telat makan, serta stres merupakan pemicu penyakit yang merupakan bagian sindrom saluran pencernaan ini. Ia dapat menyerang saluran cerna atas sampai ulu hati. Mengonsumsi kedelai merupakan salah satu solusinya karena penelitian menunjukkan, isoflavon kedelai mampu mengendalikan kadar asam lambung penyebab sakit maag itu. Peneliti Dr. Hery Winarsi, mengatakan, isoflavon mampu melindungi

sel dari kerusakan dan membuat sel berfungsi dengan baik serta sistem imun meningkat. Sistem imun yang meningkat membuat tubuh bisa bertahan dari serangan penyakit. Untuk penderita maag, asupan isoflavon yang banyak terdapat pada kedelai itu akan memperbaiki kulit lambung. Saat ini banyak kedelai bubuk beredar. Namun, New Mandala 525 sangat laku karena manfaatnya nyata dan produknya higienis. Ini ditunjang oleh mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk beralih ke bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. Untuk konsultasi kesehatan, hubungi dokter kami pada jam kerja di telepon bebas pulsa 08001401430 atau di e-mail purwatis@centrin.net.id. Produk ini bisa didapatkan di apotek dan toko obat terkemuka di kota Anda. Dan untuk informasi penjualan, hubungi distributor kami untuk Provinsi Jawa Tengah di 08129474173.


CMYK

JUMAT, 14 SEPTEMBER 2012

KOTA

BAWANG

10

BNK Bidik Oknum PNS dan DPRD

PENDIDIKAN

Penyalahgunaan Narkoba

AGUS WIBOWO/RADAR BREBES

MACET - Adanya peningkatan jalan di Jalan A Yani Brebes membuat kemacetan di pusat Kota Bawang tersebut.

Jalur Angkutan Umum Dialihkan ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

PILIH KETUA - Siswa siswi SMAN 3 Brebes memilih pemimpinnya dalam Pilketos pada Rabu (12/9) lalu.

SMA 3 Gelar Pemilu BREBES - Pemilihan bupati dan wakil bupati Brebes akan dilaksanakan 7 Oktober 2012 mendatang, namun siswa-siswi SMA Negeri 3 Brebes telah memilih pemimpinnya. Tapi bukan Pemilukada Brebes, melainkan Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos) yang digelar Rabu (12/9) kemarin. Seperti halnya Pemilu sungguhan, prosesi demokrasi Pilketos juga seperti miniatur dalam pemilihan umum Kepala Daerah (Pemilukada) di Brebes. Siswa di lingkungan sekolah diajak dan dikenalkan untuk menciptakan demokrasi di lingkungan pendidikan sebagai bentuk penuangan kehidupan berdemokrasi. Pilketos bagai simulasi cara mencoblos. Secara bergilir tiap siswa memilih calon terbaiknya dengan cara mencoblos di bilik suara yang sudah disediakan langsung. Dimulai dari peyerahan kerta surat suara sampai kepada memasukan surat tersebut ke dalam kota suara. Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos) yang disetting seperti Pilkada atau Pemilu sebenarnya, berjalan mulus. Sebanyak tiga calon ketua OSIS dengan memakai jas seperti bupati duduk dengan gagahnya sembari memandangi para pemilih. Mereka adalah Iman Nur Galih dari kelas XI IPA 1, Yusuf Pambudi dari XI IPS 1 dan Dimas Andriyansah dari kelas XI IPA 1. “Pilketos ini sangat bagus sekali dilakukan, karena pelajar di sekolah menengah atas sendiri akan melakukan pemilihan yang sesungguhnya, pada 7 Oktober mendatang. Paling tidak dengan adanya Pilketos mereka ini sudah mengerti kenapa kita harus memilih pemimpin, dan tidak gamang lagi melakukanya nanti,” kata Kepala SMA N 3 Brebes Drs H Bambang Gunawan. (ism)

Dari Alun-alun Tembus Limbangan BREBES - Selain rekayasa lalu lintas dengan membagi jalur guna mengantisipasi adanya kemacetan di Jalan A Yani Brebes, jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Brebes juga mengalihkan arus angkutan umum (elf) yang melaju dari arah barat menuju timur. “Untuk kendaraan elf yang baru saja melintas di Jembatan Pemali dari arah barat, langsung kami arahkan untuk belok kiri atau alun-alun Brebes ke arah utara. Selanjutnya, angkutan umum tersebut nantinya akan tembus melalui jalan Limbangan,” kata Kasat Lantas Polres Brebes AKP Hari Ardianto SIK SH, kepada Radar Kamis (13/9). Menurutnya, pengalihan arus ini

dilakukan lantaran di Jalan A Yani Brebes sudah mulai akan dikerjakan peningkatan jalan. Sehingga, agar tidak menambah kemacetan, pihaknya memberikan jalan khusus kepada angkutan umum untuk memutar arah. “Upaya lain yang kita tempuh yakni dengan pemasangan ramburambu jalan maupun petunjuk. Demikian dengan pemasangan bambu cone atau trafick cone untuk beberapa jalan keluar termasuk jalan kita tutup demi kepentingan bersama,” bebernya. Hary menambahkan, bahwa tidak semua kendaraan dialihkan. Sebab, rencana peningkatan jalan di A Yani Brebes dilakukan secara bertahap, atau pengerjaannya dilakukan sebelah kiri atau selatan dulu, demikian sebaliknya. “Himbauan kami, kepada pengendara bermotor lebih bersabar dan lebih hati-hati. Sebab sela-

Ulama Nyatakan Sikap Politik BREBES - Ratusan warga muslim bersama puluhan ulama khos di Kabupaten Brebes menyatakan sikap politik dalam Pilkada Brebes 2012 mendatang. Hal ini perlu dilakukan karena ulama menjadi panutan umat. Pernyataan itu disampaikan saat pertemuan 99 ulama di Ponpes Darussalam Jatibarang Kidul. “Sikap ulama dalam Pilkada diarahkan untuk menyelamatkan akidah umat. Sebab aqidah itu ibarat tiket menuju pintu rahmat Allah SWT, berupa surga. Kalau tiketnya keliru maka akan batal masuk kedalamnya,” ujar pengasuh Ponpes Darussalam, KH Syeh

Sholeh Basalamah. Menurutnya, pemimpin suatu daerah sangat berperan dalam menentukan kebijakan keagamaan, meskipun negara kita bukan negara agama. “Itu niatan awal kami, mengapa para ulama Brebes bersatu, satu komando dalam menyikapi Pemilukada Brebes,” tandasnya. Sementara pengasuh ponpes Assalafiyah Luwungragi Bulakamba, KH Subhan Makmun menyatakan perlunya ulama bersikap dalam Pilkada tahun ini karena menjadi pemilu yang istimewa bagi masyarakat Brebes, di mana dunia politik mulai menjauhi nilai

Panwas Warning Paslon Curi Start

DOK/RADAR BREBES

HARUS IJIN - Pemasangan baliho pasangan calon bupati ini gratis, namun harus ijin KPPT Brebes.

Calon Minta Ijin Pemasangan Baliho BREBES - Pemasangan gambar pasangan calon bupati dan wakil bupati Brebes dalam Pilkada 2012, baik berupa baliho, spanduk, banner dan lainnya dinyatakan gratis. Namun demikian, pemasangan itu harus seijin Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu (KPPT) Kabupaten Brebes. Sebelumnya, belum semua calon meminta ijin pemasangan gambar pasangan calon kepada KPPT. Namun sekarang, kedua pasangan calon yang sudah ditetapkan KPU, sudah meminta ijin semua kepada KPPT. Kepala KPPT Brebes H Sugiyanto kepada Radar Kamis (13/ 9) bahwa kedua paslon bupati Brebes sudah memberitahukan jumlah baliho maupun spanduk yang dipasang. Meski saat ini masalah keberadaan baliho maupun spanduk paslon, tidak

CMYK

ma dua bulan ini akan terjadi kepadatan arus lantaran ada peningkatan jalan di A Yani Brebes. Diharapkan, pengendara ranmor juga mau untuk mengantri dan mematuhi aturan yang ada. Sebab, di keramaian jalan seperti ini juga rawan dengan lakalantas,” bebernya. Sementara PPK Jalan PejaganLosari Henugroho menambahkan bahwa saat ini pihaknya telah menaruh beberapa material sambil melakukan upaya lain. Langkah kinerja termasuk rencana kerja yang akan diterapkan dengan sitem bertahap. “Mulai dari pekan pertama kerja, kami akan menargetkan pekerjaan di sebelah kiri atau selatan dulu. Kemudian selepas ini rampung, baru kami melakukan di jalan sebelahnya. Dan target kami dua bulan peningkatan jalan A YAni Brebes bisa rampung,” tukasnya. (gus)

perlu membayar perijinan. “Kendati demikian, harus mengajukan proses ijin pemasangan. Permohonan pemberitahuan yang ditujukan ke KPPT cukup penting mengenai di mana lokasi serta ukuran yang akan dipasang. Dan nantinya, mereka juga akan mendapatkan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP),” bebernya. Dijelaskan bahwa banyak manfaat dan tujuan dari pemberitahuan ke KPPT. Karena meski gratis, semuanya ada tata aturannya. Termasuk menghindari pemasangan baliho/spanduk yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. “Untuk pemberitahuan dari semua paslon melalui tim suksesnya, alhamdulillah sudah datang dan memberitahukan jumlah baliho, banner ataupun stiker yang dipasang. (gus)

BREBES - Ketua Panwaslu Kabupaten Drs Taufiqurrahman melalui Divisi Umum Tri Utami Barliantini SIP menyatakan hingga saat ini Panwaslu belum menerima adanya laporan warga terkait ada kandidat yang mencuri start kampanye atau kampanye di luar jadwal maupun pelanggaran Pilkada. “Akan tetapi kalau beberapa temuan pelanggaran terkait Pemilukada itu ada. Salah satu contohnya adalah temuan alat peraga berupa spanduk,” ujar Tri Utami saat dikonfirmasi di ruang kerjanya. Kata-kata di spanduk yang dipasang di samping utara Masjid Jami Baabussalam Desa Sitanggal, Kecamatan Larangan

itu, menurutnya, sudah sangat tidak etis dan menodai masyarakat Sitanggal. Apalagi masyarakat Desa Sitanggal sendiri juga mengecam adanya pemasangan spanduk tersebut. Sebab, keberadaannya berpotensi menimbulkan konflik di masyarakat. “Namun persoalan tersebut sudah diselasaikan secara musyawarah dengan baik antara Ketua Panwascam Larangan beserta anggotanya, perwakilan tim sukses TAAT dan IJO, Polsek Larangan serta masyarakat Desa Sitanggal. Bahkan keberadaan spanduk yang dinilai juga memojokan salah satu cabup tersebut juga sudah dicopot,” katanya. (har)

moralitas. “Ada dua kekuatan besar di Pilkada, yakni kekuatan moral dan dolar. Ulama harus berpihak pada kekuatan moral, jangan sampai moral tergadaikan. Kalau moral sudah dianggap tidak berarti lagi, maka yang menjadi korban adalah anak cucu kita, bukan kita yang hidup saat ini,” ucapnya. Selain keduanya, pertemuan tersebut juga dihadiri ulama kharismatik NU lainnya, antara lain KH Labib Sodiq, pengasuh Ponpes Al Hikmah 1 Benda Sirampog, Rois Syuriah PCNU Brebes KH Aminudin Masyhudi dan sebagainya. (ism)

BREBES - Adanya kasus penyalahgunaan narkoba oleh Ketua DPRD Pemalang menjadi perhatian tersendiri bagi Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Brebes. Bahkan lembaga tersebut akan melakukan tes urine dan sidak terhadap anggota legislatif dan PNS di lingkungan pemerintahan Kabupaten Brebes. Namun demikian, upaya tersebut baru akan dilaksanakan setelah proses pelaksanaan Pilkada Kabupaten Brebes selesai. Ketua Pelaksana Harian BNK Brebes, Urip Rosidik SIP ditemui di kantornya Kamis (13/9) mengatakan, adanya penyalahgunaan narkoba oleh pejabat legislatif di Pemalang memang menjadi keprihatinan tersendiri. Guna menghindari hal serupa, BNK Brebes nantinya akan melaksanakan sidak dan tes urine terhadap para anggota DPRD Kabupaten Brebes. Tidak hanya mereka, tes urine dan sidak juga akan dilakukan terhadap seluruh karyawan PNS di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Brebes. Namun, lanjut Urip, demi kelancaran pelaksanaan Pilkada, BNK baru akan melaksanakan kegiatan tersebut usai Pilkada berlangsung. Urip mengaku, meski belum ada kasus penyalahgunaan narkoba yang dilakukan oleh pegawai dan pejabat di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Brebes, tapi bukan berarti mereka selama ini tidak menggunakan narkoba. Bahkan sebaliknya, saat ini dirinya telah mendapatkan informasi adanya penyalahgunakan narkoba yang dilakukan salah satu pegawai lingkungan dinas pemerintahan. Walau begitu, saat ini BNK Brebes masih terus berusaha melakukan pendalaman dan mengumpulkan informasi dan bukti-bukti yang kuat untuk kemudian dilakukan penangkapan terhadap mereka. “Kami memang tidak bisa menyebutkan nama, namun informasi itu ada, dan saat ini kami masih terus mengumpulkan bukti-bukti pendukung lainnya,” ujar dia. Tidak hanya mereka, terangnya lagi, BNK juga tengah mencari bukti-bukti pendukung terhadap sejumlah oknum di lingkungan DPRD yang diinformasikan dan diduga menggunakan narkoba. Untuk kasus penyalahgunaan narkoba sejak awal tahun 2012 ini ada 12 kasus dengan 17 tersangka. Mereke semuanya tengah menjalankan proses hukum dan sudah ada yang divonis. “Dari jumlah itu memang tidak ada tersangka yang berstatus pelajar maupun pegawai dan penjabat pemerintah,” terang dia. Menurutnya, untuk penanganan dan pencegahan narkoba di Kabupaten Brebes terkendala anggaran yang semakin menurun. Akibatnya, kegiatan-kegiatan pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan narkoba semakin terbatas. Untuk tahun anggaran 2012, jelasnya, BNK hanya mendapatkan alokasi dana dari APBD Kabupaten senilai Rp 520 juta. Jumlah tersebut lebih rendah dari tahun anggaran 2011 senilai Rp 720 juta, tahun 2010 senilai Rp 820 juta dan tahun anggaran 2009 senilai Rp 900 juta. (har)


JUMAT, 14 SEPTEMBER 2012

OLAH RAGA

11

RADAR TEGAL

MANCHESTER - Kapten Manchester City, Vincent Kompany mengakui jika grup mereka di Liga Champions musim ini lebih mematikan ketimbang musim lalu. Hasil drawing Liga Champions menempatkan jawara Inggris tersebut kembali dalam grup neraka. Di dalamnya berisi kampiun dari liga-liga besar Eropa - Real Madrid (Spanyol), Borussia Dortmund (Jerman) dan Ajax (Belanda). Jika dibandingkan musim lalu di mana mereka satu grup dengan Bayern Munich, Napoli dan Villarreal, Kompany merasa tahun ini lebih berat. Namun ia merasa hal tersebut justru bagus untuk pasukan Roberto Mancini. “Pertandingan macam inilah sebabnya mengapa Anda ada di Liga Champions. Saya merasa ini tak bisa lebih sulit lagi dari tahun lalu tapi inilah adanya. Ini tantangan besar. Saya pikir kami adalah tim yang makin membaik seiring meningkatnya tekanan. Ini sempurna untuk kami,” ucapnya. Bek asal Belgia itu juga menjamin tak akan ada lagi momen yang ba-

VINCENT KOMPANY

MANCHESTER CITY MANCHESTER City Football Club merupakan club sepakbola Inggris yang berbasis di Manchester. Grup ini dibentuk tahun 1880 dengan nama West Gorton. Pada tahun 1887 mereka beralih nama jadi Ardwick A.F.C. , dan akhirnya berganti lagi jadi Manchester City F.C. di tahun 1894. Club ini telah memenangkan dua kali League Championship, empat kali FA Cup, dua kali League Cup dam sekali memenangi European Cup Winners Cup. Manchester City memiliki sejumlah besar penggemar, lebih dari 40.000 pendukung dari kandang mereka City of Manchester Stadium.

DATA Nama Nama julukan Berdiri Stadion

: : : :

Pemilik Presiden Pelatih Kostum

: : : :

Manchester City Football Club The Citizens 1880 City of Manchester Stadium, Eastlands, Manchester Kapasitas 48.000 kursi Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan Khaldoon Al Mubarak Mark Hughes Biru - Putih (Kandang), Merah - Hitam (Tandang)

kal membuat mereka terkejut seperti debut Eropa musim lalu. “Motivasi kami akan melangit, saya tak bisa memikirkan cara lebih baik lagi untuk bermain di Liga Champions,” imbuhnya. “Memang semuanya tentang seberapa jauh Anda melaju, tapi akan lebih manis lagi jika Anda melakukannya menghadapi tim-tim terbaik,” pungkas Kompany. Sementara, Sergio Aguero merasa jika saat ini Manchester City sudah cukup kuat untuk bisa mengalahkan Real Madrid. Kedua tim jawara Eropa ini berada dalam satu grup di Liga Champions musim ini dan akan saling berhadapan tengah pekan mendatang di Santiago Bernabeu. Musim kedua di Liga Champions, City bertekad tampil lebih baik setelah musim lalu tersingkir di babak

penyisihan grup. Aguero yang sebelumnya terbiasa membela Atletico melawan Los Blancos merasa jika City kini sudah punya modal kuat menantang Madrid. “Saya tidak pernah menang melawan mereka (Real Madrid), jadi mari berharap dengan City kami bisa mengalahkan mereka,” ucap Aguero kepada Daily Express. Tentu akan menjadi laga yang sulit. Saat ini Real dan Barca berada di jajaran klub terbaik dunia, tetapi kami juga memiliki tim yang tak kalah hebatnya. Aguero bakal berharap bisa pulih tepat waktu untuk bisa menantang Madrid. Striker Argentina ini sudah absen sejak pertengahan Agustus karena mendapat cedera lutut yang menyebabkan dirinya absen membela Tim Tango di dua laga kualifikasi Piala Dunia 2014 lalu. (sun/row)

Lebih Waspadai Dortmund Ketimbang City Comeback Lawan Real Madrid

Jose Mourinho

PELATIH Real Madrid, Jose Mourinho yakin Borussia Dortmund punya ancaman lebih besar di grup Liga Champions ketimbang Manchester City. Los Blancos masuk ke dalam grup yang disebut banyak pihak sebagai ‘Grup Neraka’ karena berisi para jawara liga Eropa, yakni Dortmund, City dan juga Ajax Amsterdam. Meski Real dan City disebut sebagai dua yang terkuat, Mourinho punya pendapat berbeda. “Saya tak yakin (apakah City lawan terberat kami). Borussia Dortmund sudah menjadi jawara Jerman dua kali berturut-turut. Mereka sangat terorganisir dan berpengalaman, dengan pemain kaliber internasional. Stadion dan fans mereka pun sangat impresif,” papar Mourinho pada AS. Meski mengucurkan dana berlimpah, Mourinho tak yakin City bakal meraih sukses di Eropa. Menurutnya tradisi klub besar macam Madrid, Barcelona dan Bayern Munich tak bisa dibeli dengan uang dan para pemain terbaik dunia akan selalu memilih hal itu. Real Madrid, jawara sembilan kali Liga Cham-

pions akan berusaha menggenapkan sukses mereka musim ini dan mengakhiri paceklik gelar di Eropa sejak 2002. Manchester City memang telah membangun tim yang mampu berbicara banyak di Liga Champions. Namun Jose Mourinho masih meragukan bahwa City akan bisa meraih sukses jangka panjang dengan model tim yang mereka buat. Mourinho mengakui bahwa investasi besar-besaran Sheikh Mansour dalam beberapa tahun terakhir telah menjadikan City sebagai kekuatan yang disegani di Eropa. Kendati demikian, Mourinho menganggap Madrid akan mampu menyajikan kesulitan bagi City. “City sangat kuat karena pemain-pemain berkualitas mereka. Tim itu dibentuk untuk bisa memenangkan Liga Champions. Tujuan investasi tahunan mereka tak lain adalah untuk memenangkan Liga Champions,” ujar Mou. Madrid dan City tergabung bersama dalam grup maut bersama Ajax Amsterdam dan Borussia Dortmund. Empat tim ini adalah juara di masing-masing liga. (espn/hsw)

Three Lions Menanti Rooney BUKAN hanya manajer Manchester Unuted Sir Alex Ferguson yang merindukan pulihnya Wayne Rooney. Pelatih timnas Inggris Roy Hodgson juga berharap striker berusia 26 tahun itu segera kembali ke lapangan. Rooney harus absen selama satu bulan akibat cedera luka sayat pada lutut kanannya ketika United menang 3-2 atas Fulham (25/8). Selain absen membela United, cedera ini memaksa Rooney absen absen ketika Inggris bertarung pada dua laga kualifikasi Piala Dunia 2014. Yakni saat Inggris melawan Moldova (8/9) dan Ukraina (11/9). Tanpa Rooney, juga Andy Carroll yang cedera, Hodgson terpaksa mengandalkan Danny Welbeck, Jermain Defoe, Daniel Sturridge, dan memanggil debutan Raheem Sterling yang bersinar pada awal musim ini bersama Liverpool. Memang Three Lions, julukan Inggris, menang besar atas Moldova lima gol tanpa balas. Namun, mereka hanya bermain imbang 1-1 melawan Ukraina. Padahal, saat bertemu di Euro 2012, Inggris bisa menang 1-0 berkat gol Rooney. Karena itu, tak salah jika Hodgson menyebut penampilan Inggris akan lebih baik jika Rooney tampil. “Kian

CMYK

cepat dia kembali akan semakin baik,” kata Hodgson, seperti dikutip Telegraph. Hodgson berharap, ketika Inggris bertanding melawan San Marino pada 12 Oktober dan Polandia pada 16 Oktober nanti, Rooney sudah pulih dan siap bermain. Rooney dijadikan sebagai an dalan utama mengisi lubang di posisi second striker. Kehadiran Rooney juga akan membuat Welbeck, striker Inggris yang sama-sama membela United, bisa bermain lebih efektif. Kolaborasi Rooney-Welbeck menjadi an dalan Hodgson pada Euro 2012 lalu. Hodgson tidak peduli dengan kritik media Inggris yang keras terhadap performa Rooney pada awal musim ini. Di klubnya, Rooney kalah bersaing dengan striker anyar Robin van Persie. “Dia tetap pemain hebat, kualitas itu permanen,” terang Hodgson. “Kami berharap bisa segera mengembalikan kemampuan terbaiknya. Dia juga sangat ingin bermain membela Inggris.

Saya sudah berbicara dengannya. Dia mengalami cedera yang buruk dan kami berharap segera membaik,” lanjut mantan pelatih Fulham itu. Menurut Hodgson, Inggris saat ini memiliki lini tengah yang hebat dengan bergabungnya pemain seperti Tom Cleverley dan Alex Oxlade Chamberlain. “Michael Carrick juga bisa menjadi opsi yang menarik buat kami. Kami menyukainya, hanya ada dua pemain lainnya yang sedang memiliki performa hebat, yakni Frank Lampard dan Steven Gerrard,” bilang Hodgson. (ham/bas)

Wayne Rooney

NAMA Sergio Aguero memang masuk dalam daftar pemain Argentina di kualifikasi Piala Dunia 2014 melawan Paraguay (4/9) dan Peru (11/9). Namun, karena dia dipanggil dalam kondisi masih menjalani perawatan cedera lutut, bomber Manchester City itu tak pernah masuk dalam line up di dua laga kualifikasi tersebut. Bahkan, setelah mengetahui kondisi Aguero yang memang masih cedera, dia pun terpaksa dipulangkan ke City. Nah, kini kondisi Aguero mulai membaik. Bahkan, dia sudah kembali berlatih di Carrington, markas latihan Manchester City, kemarin. Dia diperkirakan bisa kembali ke lapangan pekan ini. Dalam beberapa foto yang dirilis situs resmi klub, menantu legenda sepak bola Argentina Diego Maradona itu tampak menjalani latihan yang didampingi fisioterapis City. Dia melakukan pemanasan dan lari, serta sedikit memainkan bola. Dari hasil pemeriksaan terakhir, City meyakini Aguero sudah bisa kembali ke lapangan secara penuh pada pertengahan September ini. “Apakah (melawan) Stoke terlalu cepat untuk Aguero untuk kembali atau tidak ? Itu masih harus dilihat,” begitu keterangan di situs resmi klub, seperti dikutip Guardian. Jika melawan Stoke masih teka-teki, surat kabar Inggris The Sun optimistis Aguero sudah bisa kembali ke lapangan ketika City melakoni laga Liga Cham-

Sergio Aguero

pions melawan Real Madrid (18/9). Aguero sendiri mengalami cedera lutut setelah pertandingan perdana Premier League musim ini melawan Southampton (19/8). Karena cederanya, dia absen dalam dua pertandingan Premier League. (ham/bas)


ALL SPORTS

12

JUMAT 14 SEPTEMBER 2012

RADAR TEGAL

EMPAT PILAR TERKAPAR Manchester United adalah klub yang paling dirugikan sepanjang agenda internasional lalu. Tercatat empat pilar mereka harus terkapar akibat cedera setelam tampil membela tim nasionalnya.

CEDERA BIKIN MERANA LONDON - Kepentingan klub dan timnas seringkali bersinggungan. Terutama terkait dengan cedera pemain. Klub yang menggaji pemain, seringkali dirugikan karena pemain pulang dari membela negaranya dalam kondisi cedera. Kali ini, Manchester United kena batunya. Raksasa Premier League itu terpaksa kehilangan empat penggawa utamanya karena cedera yang dialami saat membela negaranya masingmasing. Mereka antara lain Robin van Persie, Shinji Kagawa, Patrice Evra, dan Phil Jones. Akibatnya, keempat pemain itu berpotensi tidak bisa dimainkan saat United menjamu Wigan Athletic pada pekan keempat Premier League di Old Trafford, besok (15/9). Padahal, sebelumnya United sudah kehilangan W a y n e

ROBIN VAN PERSIE Posisi : Striker Cedera : Otot paha Durasi : 1 pekan Keterangan : Cedera saat membela Belanda lawan Hungaria (11/9)

SHINJI KAGAWA Posisi : Gelandang serang Cedera : Punggung Durasi : 1 pekan Keterangan : Cedera saat membela Jepang lawan Irak (11/ 9)

PATRICE EVRA Posisi : Bek kiri Cedera : Tidak fit Durasi : Beberapa hari Keterangan : Kurang fit setelah membela Prancis kontra Belarusia (11/9)

PHIL JONES Posisi : Bek tengah Cedera : Lutut Durasi : 2 bulan Keterangan : Cedera pada sesi latihan timnas Inggris (9/9)

dikutip R e u t e r s . Ta n p a Kagawa, Fergie akan kembali memberikan kepercayaan kepada Paul Scholes untuk mengisi lini tengah bersama Anderson, Luis Nani, Antonio Valencia, dan Tom Cleverley. Kagawa diperkirakan sudah bermain saat United melawan Galatasaray. Masalah yang tidak kalah pelik terjadi di benteng pertahanan. Fergie hanya punya sedikit opsi. Mereka sudah kehilangan Jones dan Chris Smalling serta Jonny Evans yang tidak fit dan Evra yang diragukan bisa bermain. Situasi itu membuat bek anyar Alexander Buttner yang ditransfer dari Vitesse berpotensi menjadi starter. Apalagi, dalam beberapa pertandingan terakhir, performa Evra memang melorot. Termasuk saat membela Prancis melawam Belarusia. Bila diturunkan, maka ini menjadi debut Buttner dalam pertandingan kompetitif Setan Merah. “Saya selalu siap kalau pelatih memberikan kepercayaan. Tugas saya berlatih dengan baik dan menunggu kesempatan yang bagus,” kata Buttner. (ham)

JOAO MOUTINHO

Moutinho Kecewa Portugal Buang Peluang JOAO Moutinho yang merupakan gelandang timnas Portugal, menyesali hasil laga semalam kala melawan Azerbaijan. Setelah beberapa peluang membentur mistar gawang, akhirnya mereka harus puas dengan skor akhir 3-0 saat bertanding di depan publiknya sendiri. Butuh waktu cukup lama dan kerja keras dari Portugal untuk bisa mencetak gol ke gawang Azebaijan. Akhirnya anak-anak asuhan Paulo Bento baru bisa memecah kebuntuan dibabak kedua melalui Silvestre Varela pada menit ke-63. Akhirnya dua gol kembali menyusul lewat tendangan Helder Postiga dan sundulan Bruno Alves sebelum peluit babak kedua dibunyikan. Walaupun dapat menang

dengan skor akhir yang terbilang cukuyp telak ini, namun Moutinho yang merupakan gelandang Porto, bersikeras bahwa Portugal seharusnya dapat mencetak lebih banyak gol lagi pada pertandingan semalam (12/9). “Beberapa tembakan kami hanya membentur tiang. Hasilnya bisa saja jauh lebih besar dari 3 gol,” jelas Moutinho kepada wartawan setelah pertandingan. Meskipun nasib buruk mereka untuk sebagian besar permainan semalam, pelatih Portugal, Paulo Bento, menyatakan puas bahwa pihaknya dapat mempertahankan fokusnya untuk melihat pertandingan ke depan yang akan bertemu dengan Rusia pada 12 Oktober mendatang. (aam)

Dua Laga Penting Bagi Luka Modric LUKA Modric merasa senang bisa kembali bermain penuh bersama tim nasional Kroasia yang sangat berguna bagi kebugarannya. Modric cukup lama tidak memainkan pertandingan secara penuh setelah melewati proses panjang transfer untuk meninggalkan Tottenham Hotspur dan menjadi pemain Real Madrid. Modric mengaku hampir mendapatkan kembali kebugarannya secara utuh usai memperkuat Kroasia di dua laga kualifikasi Piala Dunia 2014. Dalam rentan waktu empat hari gelandang impresif ini selalu tampil 90 menit saat Kroasia menang 1-0 atas Makedonia dan imbang 1-1 kontra Belgia, Rabu (12/9) dini hari WIB. Gelandang berusia 26 tahun itu senang dapat bermain penuh sebelum membela klub barunya, Madrid. Dalam dua

pertandingan ke depan Los Blancos akan dihadapkan dengan lawan-lawan berat karena harus menyambangi markas Sevilla di La Liga dan menjamu Manchester City di laga pertama babak penyisihan Grup D Liga Champion. Sekarang Modric berharap bisa memberikan yang terbaik di dua pertandingan tersebut. “Saya merasa lebih baik dan baik lagi. Cukup sulit bagi saya untuk bermain di dua laga dalam empat hari selama 90 menit setelah lama tidak bermain,” kata Modric seperti dikutip Sky Sport. “Akan tetapi, saya pikir saya berhasil menjalani pertandingan dengan baik dan mendapatkan empat poin dari dua pertandingan. Hasil tersebut sesuai dengan harapan kami,” lanjutnya. (aam)

Rooney, Darren Fletcher, dan Jonny Evans. Tidak mau menimbulkan konflik di antara klub dengan timnas, pelatih Belanda Louis van Gaal buru-buru menjelaskan kondisi cedera Van Persie. mantan striker Arsenal itu mengalami cedera ketika membela Belanda kontra Hungaria di kualifikasi Piala Dunia 2014 (11/9). Van Persie ditarik keluar pada babak kedua dan digantikan Klaas Jan Huntelaar saat Belanda menang 4-1 di Budapest. “Kami langsung melakukan penanganan khusus. Saya tidak berpikir itu terlalu serius,” kata Van Gaal, kepada SBS6. Manajer United Sir Alex Ferguson juga berharap agar cedera Van Persie tidak begitu parah. Setidaknya tidak cedera lebih dari sepekan. Sebab, setelah melawan Wigan di Premier League, United akan bertanding di Liga Champions melawan Galatasaray (19/9). Van Persie memang baru bergabung ke United pada awal musim ini, tetapi dia langsung menunjukkan perannya. Sekarang dia merupakan top scorer United dengan empat gol. Kehadirannya bahkan memaksa Ferguson mencadangkan Rooney. Keputusan itu tidak keliru karena dalam tiga pertandingan, empat gol tercipta dari Van Persie, termasuk hat-trick saat United menang atas Southampton (2/9). Tanpa Van Persie dan Ronney yang cedera, Danny Welbeck dan Javier “Chicharito” Hernandez jadi tumpuan. Sudah kehilangan Van Persie, United juga tidak biasa memakai tenaga Kagawa yang tampil impresif pada awal musim ini. Datang dari Borussia Dortmund pada bursa transfer awal musim, dia langsung beradaptasi dengan baik dengan atmosfer Premier League. Faktanya, dia langsung nyetel dan dipercaya sebagai starter dalam tiga laga awal United oleh Fergie, sapaan Ferguson. Kagawa mengalami cedera punggung saat sesi latihan jelang membela Jepang Jepang melawan Irak pada kualifikasi Piala Dunia 2014 (11/ 9). “Saya merasa nyeri di punggung dan tidak berani mengambil risiko. Itu bukanlah cedera serius dan saya pikir tidak akan lama. Saya bisa berjalan tanpa masalah, tetapi masih terasa sedikit sakit ketika membungkuk,” kata Kagawa seperti

AFP PHOTO / FRANCK FIFE

SELEBRASI - Pemain timnas Prancis, Franck Ribery (kanan) melakukan selebrasi dengan pemain tengahnya, Patrice Evra usai mencetak gol.

Lepas Ronaldo Seharga Rp 2,47 Triliun Barca Juga MADRID - Gonjang-ganjing seputar nasib Cristiano Ronaldo terus memanas. Bukan rahasia lagi kalau Ronaldo sudah tidak betah membela Real Madirid dan ingin hengkang akhir musim ini. Pemain termahal dunia tersebut berkali-kali membantah bahwa persoalannya bukan terkait dengan uang. Ronaldo selama ini hanya mengatakan bahwa dia tidak kerasan di Santiago Bernabeu karena persoalan profesional. “Saya hanya merasa sedih. Pihak klub tahu soal itu,” ucap Ronaldo kepada Marca. “Saya ingin menegaskan lagi. Meski masih ada yang mengganjal dalam kontrak, namun saya akan fokus untuk memenangi setiap pertandingan dan sebanyak mungkin trofi,” tulis Ronaldo diakun Facebook miliknya. Pernyataan Ronaldo itu membuat sejumlah Media Spanyol terus berspekulasi bahwa ikhwal kegusaran pemain 27 tahun itu erat kaitannya dengan soal gaji. Saat ini, Ronaldo hanya menempati peringkat sepuluh pemain dengan gaji termahal dunia. Mantan pemain Manchester United tersebut hanya menerima gaji EUR 10 juta (Rp 119,87 miliar) pertahun. Jumlah itu hanya separuh dari yang diterima Samuel Eto’o dari Anzhi Makhachkala yakni EUR 20 juta (Rp 239, 75 miliar).

Kehilangan Iniesta

RONALDO

Rekrutan baru klub Prancis Paris Saint Germain (PSG) Zlatan Ibrahimovic juga mendapatkan upah yang jauh di atas Ronaldo dengan EUR 14,5 juta (Rp 173,81 miliar). Sejatinya, problem utamanya bukanlah gaji, namun kebijakan pajak Pemerintah Spanyol yang sangat mencekik. Tahun ini, Spa0nyol menaikkan prosentase pajak dari 24 persen menjadi 52 persen. Artinya, jika Ronaldo meminta digaji EUR 15 juta, sebenarnya Real Madrid harus membayar EUR 23 juta pertahun termasuk pajak. Kondisi inilah yang kemudian menjadi polemik. Paska membela Portugal melawan Luxembourg dan Azerbaijan di Kualifikasi Piala Dunia 2014,

Ronaldo langsung mengadakan pertemuan dengan Pelatih Real Jose Mourinho. Mereka berbicara empat mata selama dua jam untuk mencari solusi terkait masalah ini sebelum memulai latihan. Selain itu, Ronaldo juga akan bertemu dengan Presiden Real Florentino Perez. Kalaupun harus menjual Ronaldo, Perez tidak akan melepas dengan harga murah. Pria berusia 65 tahun itu membandrol pemainnya dengan harga EUR 200 juta (Rp 2,474 triliun). Jumlah itu dua kali lipat dibandingkan saat Real mentransfer Ronaldo dari Manchester United dengan harga EUR 100 juta pada tahun 2009 silam. (nur)

BADAI cedera tak hanya mendera Manchester United dan klub Premier League lainnya. Barcelona pun terkena imbas dari bergulirnya laga internasional. Mereka harus kehilangan playmaker Andres Iniesta. Pemain yang baru saja dianugerahi penghargaan dari UEFA sebagai pemain terbaik Eropa tersebut, mengalami cedera otot pada kaki kanan ketika Spanyol mengalahkan Georgia 1-0 di laga kualifikasi Piala Dunia 2014 Rabu lalu (12/ 9). Iniesta harus absen selama sepuluh hari, sehingga dia tak bisa tampil ketika Barca-julukan Barcelona melawat ke Getafe Minggu ini (16/9) dan ketika menjamu Granada sepekan kemudian. Tak hanya di Primera Division. Iniesta juga harus absen ketika menghadapi Spartak Moscow di laga perdana fase grup Liga Champions Rabu mendatang (19/9). “Iniesta mengalami cedera pada otot kaki kanannya. Dia mungkin bakal absen selama 10 hingga 15 hari,” demikian keterangan juru bicara Barcelona seperti dikutip situs resmi klub. Selain Iniesta, Barcelona juga terancam kehilangan bek sayap Jordi Alba pada laga melawan Getafe nanti. Pemain yang direkrut dari Valencia itu terancam absen karena kena flu

dok.rateg

Iniesta

berat. Flu tersebut kemungkinan sudah dirasakan Alba ketika dia tampil di laga uji coba melawan Arab Saudi Jumat lalu (7/9) serta pertandingan kualifikasi Piala pada Selasa (11/9) di Georgia. “Soal Alba, kami akan kembali mengevaluasi kondisi kesehatannya,” lanjut juru bicara klub. Di sisi lain, Carles Puyol kemungkinan besar bisa tampil. Sebab, di akun twitternya Puyol sudah memamerkan foto dirinya dengan mengenakan topeng pelindung. Puyol mengalami cedera tulang pipi saat menghadapi Osasuna (27/8). (bas)


ALL SPORTS

JUMAT 14 SEPTEMBER 2012

13

RADAR TEGAL

ROSSI SUDAH TAK CARI GELAR

ROMA - Pernah tujuh tahun bersama Yamaha disertai empat gelar juara dunia di MotoGP tak memberikan jaminan apa pun bagi Valentino Rossi musim depan. Suasana yang benar-benar baru akan dihadapinya saat bergabung lagi dengan Yamaha. Perlakuan yang jelas berbeda jika dibandingkan dengan saat masih bersama pada periode 2004 hingga 2010. Di periode sebelumnya, Rossi menikmati status sebagai pembalap utama Yamaha. Selama tujuh musim, keinginannya jadi perintah bagi tim. Tapi, musim depan dia hanya menjadi pendamping bagi Jorge Lorenzo yang sudah memberikan bukti layak menjadi pembalap utama Yamaha dalam tiga musim terakhir. Rossi mengakui, dirinya ragu apakah bisa menandingi Lorenzo ketika kembali bergabung dengan Yamaha. Karena itu, juara dunia tujuh kali MotoGP tersebut tak memasang target muluk. Hanya dengan bersaing di barisan depan saja sudah menjadi hal yang menggembirakan. Melihat penampilan Lorenzo yang sangat memberikan harapan, Rossi tak mau bermimpi untuk kembali menjadi juara dunia. The Doctor mengungkapkan tujuan utamanya pada musim depan adalah lebih pada menikmati lomba dan mengevaluasi kembali kemampuannya yang sudah luntur dalam dua musim terakhir bersama Ducati. “Setelah menjalani dua tahun yang sulit dan keras, saya tidak yakin bisa cepat seperti Lorenzo bersama Yamaha,” kata Rossi, seperti dikutip Autosport. “Yang terpenting adalah menikmatinya, dan terutama memiliki kesempatan untuk bertarung memperebutkan posisi bagus untuk meraih hasil-hasil penting dan memperbaiki motor dari level ini, dan menjalani sejumlah balapan yang bagus dari awal hingga akhir,” lanjutnya. Potensi disharmonisasi di kebersamaan kedua dengan Lorenzo kembali ditepis oleh Rossi. Itu tak lepas dari hubungan buruk mereka pada masa lalu, ketika masih satu tim di Yamaha dari 2008 hingga 2010. Menurutnya, potensi timbul masalah bisa diminimalkan lantaran Lorenzo sangat terbuka menerimanya kembali di Yamaha. Di tiga musim itu, Rossi menunjukkan arogansi sebagai pembalap utama. Saat penampilan Lorenzo makin pas dengan Yamaha dan menunjukkan tanda-tanda bakal menggeser Rossi sebagai pembalap utama, Rossi tak mau berbagai data latihan atau uji coba dengan Lorenzo. Perselisihan pun memuncak saat keduanya berbeda pendapat mengenai pemilihan ban untuk sepeda motornya. Akibat sering terjadi perbedaan pendapat, Rossi meminta dibuatkan dinding pemisah di garasi Yamaha. Hingga akhirnya pada 2011, pembalap asal Italia ini memutuskan pindah ke pabrikan yang berasal dari negaranya, Ducati. Sebelum kepastian Rossi kembali ke Yamaha, Lorenzo mendinginkan suasana dengan memberikan jaminan tak akan ada dinding pemisah di garasi, seperti hubungan mereka terdahulu. “Jika Rossi kembali ke Yamaha, saya jamin tidak akan ada lagi dinding pemisah di antara paddock kami. Saya selalu berpikir dinding itu tidak perlu ada, dan saya masih percaya itu,” kata Lorenzo seperti dilansir Crash. Selain masalah harmonisasi dengan Lorenzo, masih banyak problem yang menghadang Rossi untuk kembali mengulangi masa jayanya bersama Yamaha. Keraguan akan kebangkitan Rossi langsung muncul. Sejak Rossi meninggalkan Yamaha, sudah banyak yang terjadi secara umum di MotoGP. Paling mencolok adalah perbedaan kapasitas mesin. Saat Rossi meninggalkan Yamaha, kapasitas mesin masih 800 cc, sejak tahun ini lomba MotoGP sudah menerapkan kapasitas mesin 1.000cc. (ady)

Elbert Sie

Hanya Mainkan Christo dan Elbert JAKARTA - Mulai pagi ini hingga Minggu lusa (16/ 9) Tim Davis Indonesia bakal menjalani partai menentukan di final Piala Davis Cup Grup II Zona Asia Ocenia. Lawan yang akan dihadapi adalah Filipina. Menghadapi partai menentukan ini Tim Davis Merah Putih menyiapkan empat petenis terbaik tanah air. Yaitu Christoper Benjamin Rungkat, Elbert Sie, Aditya Hari Sasongko, dan Sunu Wahyu Trijati. Tapi dalam drawing yang dilakukan di Menara Peninsula Jakarta kemain pagi Tim Davis Indonesia memutuskan hanya menurunkan dua pemain. Yaitu Christoper Benjamin Rungkat dan Elbert Sie. Kepada wartawan usai drawing kemarin pagi, pelatih tim Davis Indonesia Bonit Wiryawan mengatakan, alasan hanya menurunkan Christoper dan Elbert adalah karena keduanya dianggap lebih siap dari petenis lainnya. “Kami memutuskan menurunkan Christo dan Elbert karena mereka yang

sangat fit untuk Turnamen kali ini. Menurut saya mereka berdua dalam kondisi bagus,” kata Bonit. “Tapi itu bukan berarti yang lainnya kurang bagus. Petenis lainnya juga cukup baik. Namun saya hanya menurunkan yang terbaik dari yang lebih baik,” sambung Arek Suroboyo ini. Pada hari pertama hari ini Christopher Benjamin Rungkat akan bertemu dengan Francis Casey Alcantara. Sedangkan Elbert Sie akan menghadapi Treat Conrad Huey. “Masih ada kemungkinan pada hari kedua dan ketiga Christopher Benjamin Rungkat dan Elbert Sie akan diganti jika diantara mereka ada yang kurang fit untuk menghadapi pertandingan,” beber Bonit.Tim Davis Indonesia lolos ke final Piala Davis Cup Grup II Zona Asia Ocenia setelah di babak semifinal menang dramatis atas Thailand dengan skor 3-2. Sedangkan Filipina lolos ke babak puncak setelah menang telak 5-0 atas Palestina. (ali)

Tanpa Nadal, Spanyol Optimis Pukul AS GIJON - Juara bertahan Spanyol tidak akan diperkuat petenis nomor satunya Rafael Nadal pada semifinal Piala Davis 2012 melawan Amerika Serikat (AS) hari ini hingga 16 September mendatang. Walau demikian, tuan rumah yakin bakal membekap AS dalam laga yang berlangsung di lapangan tanah liat Parque Hermanos Castro, Gijon itu. Memang, rekor pertemuan head to head di Piala Davis, antara Spanyol dan AS berakhir imbang 5-5. Namun, Spanyol berada di atas angin karena menang dua kali beruntun, termasuk perempat final Grup Dunia 2011. Apalagi, dalam 40 tahun terakhir, Spanyol hanya kalah sekali melawan AS kalau bermain di kandang sendiri. Tanpa Nadal, Spanyol akan mengandalkan petenis ranking lima dunia David Ferrer sebagai tunggal pertama. Nicolas Almagro (ranking 12 dunia) bakal dipasang sebagai tunggal kedua. Marcel Granollers (peringkat 24 dunia) dan Marc Lopez (ganda nomor delapan dunia) akan bermain di nomor

ganda. Dengan komposisi ini, Spanyol sangat yakin bakal mengeliminasi AS, melanjutkan kemenangan atas Kazakhstan (5-0) di ronde pertama dan Austria (4-1) pada perempat final. Dalam 12 tahun terakhir, tidak sekalipun juara lima kali Piala Davis itu tersentuh kekalahan saat bertanding di tanah liat. “Saat di Austin (semifinal 2008 dan perempat final 2011), AS menjadi favorit. Namun kami berhasil memang. Kali ini, kami berharap kembali menang,” ucap Ferrer kepada Reuters. Alex Corretja, kapten Spanyol memuji kesiapan timnya. Mantan petenis nomor dua dunia itu mengapresiasi komitmen Ferrer sepeninggal Nadal yang masih terbelit cedera lutut. Corretja optimis, Spanyol akan kembali maju ke final. “Ferrer adalah contoh yang patut menjadi panutan. Dia mengatakan butuh istirahat karena jadwal yang padat tahun lalu. Namun ketika kami membutuhkan, dia langsung menjawab ya,” paparnya. Sementara itu, AS masih mengandalkan petenis nomor sepuluh dunia John Isner. Sam Querrey (peringkat 26 dunia) akan mendampingi Isner. Si kembar Mike dan Bob Bryan menjadi andalan AS untuk mencuri angka dari sektor ganda. Walau berada di posisi underdog, AS tidak kehilangan kepercayaan diri. Kemenangan atas Swiss dan Pranc i s ( k e dua nya di tanah liat) membuat AS sangat yakin bisa menyulitk a n Spanyol. “Kami sudah

melaju sejauh ini. Kalau kami percaya bisa memukul Spanyol, kami akan mengalahkan mereka,” tandas Isner kepada Washington Post. (nur)

Rafael Nadal

Valentino Rossi

Timnas Vietnam Keluhkan Makanan Andik Tak Gentar SURABAYA - Timnas Vietnam merasa kurang nyaman menjelang laga lawan timnas Indonesia. Terutama soal kinerja panpel lokal. Kemarin (13/9) ofisial Vietnam mengeluhkan soal minimnya jatah makanan yang disediakan serta masalah transportasi yang tak memadai. “Kami sangat kecewa dengan panpel di kota ini. Kami merasa makan yang disuguhkan kepada kami sangat minim. Dari segi karbohidrat dan protein sangat kurang. Kami akan melaporkan kepada PSSI untuk membenahi masalah ini,” kata asisten pelatih Vietnam Hoang Anh Tuan. Hoang menyatakan kebijakan panpel tak mengijinkan para pemain Vietnam mengambil makanan dari hotel cukup menyusahkan. Karena itulah, para pemain terpaksa berjalan keluar hotel dan mencari minuman sendiri. Mengenai transportasi dari hotel ke lapangan latihan, Gelora 10 Nopember kemarin juga disebut Hoang tak layak. Timnas Vietnam hanya diberikan bus berisi 27 kursi dan sebuah mobil van. Dikonfirmasi secara terpisah, ketua panpel Surahman sudah mendengar keluhan timnas Viet-

Lawan Besar

FARID FANDI/JAWAPOS

SAMPAI - Pemain Timnas Sepakbola Vietnam tiba di bandara Internasional Juanda, 12/09/12. Timnas Vietnam akan melakoni laga ujicoba melawan Timnas Indonesia di Gelora Bung Tomo pada sabtu (16/09) mendatang.

nam tersebut. Ram, sapaan Surahman, menyebutkan pernyataan ketidakpuasan tersebut sangat memojokkan panpel. “Apa yang disampaikan Vietnam rasanya berlebihan. Misal untuk makanan, timnas Indonesia dan Vietnam kita beri menu dan porsi makan yang sama. Nyatanya timnas Indonesia puas dan tak ada komplain. Hanya Vietnam yang mengeluh,” tutur Ram. Ram menyebutkan pihak panpel sudah berusaha maksimal

dalam memberikan pelayanan. Misalnya soal standar penginapan timnas yang seharusnya di hotel bintang empat, diberikan bintang lima. Disinggung mengenai unsur kesengajaan membuat timnas Vietnam tak nyaman jelang lawan Tim Merah Putih, bapak dua anak itu menyangkal. “Kedua tim yang ada adalah tamu di Surabaya ini. Kami tak memilih salah satu untuk diberi pelayanan eksklusif,” ucap Ram. (dra/ko)

Rapat kedua Joint Committee JAKARTA - Kepastian rapat Joint Committee akhirnya jelas dan mendapatkan kata sepakat anggotanya. Rapat untuk kali kedua itu akan digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 20 September mendatang. Pelaksana tugas (Plt) Sekjen PSSI Hadiyandra menjelaskan jika pengajuan yang telah dilakukan oleh pihaknya terkait kesepakatan anggota Joint Committee telah disetujua konfederasi sepak bola Asia, AFC. “Dari dua tanggal yang kami ajukan disepakati oleh AFC pada 20 september. Itu sudah oke,” katanya saat dihubungi, kemarin (13/9). Selain mendapatkan kepastian dari AFC, Hadiyandra juga menyebut jika akan ada per-

wakilan dari federasi sepak bola dunia, FIFA, yang akan hadir. Dia yakin dalam rapat kedua yang sempat tertunda beberapa kali itu nantinya ada perkembangan positif terkait rekonsiliasi persepak bolaan di Indonesia. Hadiyandra juga memastikan bakal ikut mendampingi Joint Committee karena dia memang harus menjalankan fungsi kesekejenan pasca Sekjen PSSI Tri Goestoro mundur. Nah,dari lima agenda yang akan dibahas oleh Joint committee, Hadiyandra kembali menegaskan bahwa tidak akan pembahasan tentang masalah timnas dalam rapat kedua. Dia beralasan bahwa agenda itu tidak terdapat dalam MoU yang

sebelumnya ditandantangani oleh PSSI, PT Liga Indonesia, dan Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia. “Surat dari AFC itu isinya teguran, bukan untuk menegaskan pembahasan di rapat Joint committee,” tandasnya. Ya, sebelumnya memang sempat ada surat dari AFC yang intinya mempertanyakan tentang adanya pemain yang tidak bisa membela timnas karena dilarang oleh klubnya. Dan, salahsatu isi dari surat tersebut ternyata juga meminta agar masalah ini dicantumkan dalam rapat Joint Committee selanjutnya. Namun, masing-masing kubu yang berselisih ternyata memiliki pendapat berbeda. (aam)

JAKARTA - Andik Vermansyah akhirnya angkat bicara pasca penampilan impresifnya dalam trial di klub MLS, DC United. Pemain Persebaya Surabaya itu mengaku cukup tertantang dan siap bekerja keras untuk terus tampil baik. Dalam wawancara yang dilansir oleh klub, Andik mengakui jika kondisi fisiknya memang kalah jauh dibanding pemain lain. Namun, dia merasa itu adalah tantangan dan siap untuk bersaing dengan pemainpemain berfisik besar. “Selama ini saya juga kerap bermain dengan orang yang bertubuh besar. Saya selalu merasa percaya diri. Saya memliki kelebihan di kecepatan, saya pikir itu bisa membantu saya untuk bersaing dengan pemain-pemain yang besar itu,” tuturnya seperti dilansri situs klub, dcunited.com. Saat disinggung dengan julukannya sebagai Lionel Messi-nya Indonesia, Andik menepisnya. Dia merasa dirinya adalah dirinya, bukanlah Messi. Namun, dia memberikan apresiasi terhadap orang-orang yang telah membandingkannya dengan M e ssi. “Messi adalah Messi. Saya adalah saya, pemain yang berbeda,” ujarnya. Dalam trialnya ini, Andik juga menjelaskan bahwa dirinya ingin belajar banyak hal dari klub DC United yang tentu saja lebih profesional dibanding klub-klub di Indonesia. Dia bahkan ingin menularkan apa yang telah didapatkannya kepada pe-

main-pemain lainnya di Indonesia. “Saya ingin belajar banyak hal. Mulai dari pemanasan sampai strategi permainan. Begitu juga dengan makanan, apa yang diamkan disini sangat diperhatikan. Saya tahu apa yeng mereka terapkan bisa membuat saya menjadi pemain yang lebih baik,” tandasnya. Di sisi lain, dalam wawancara tersebut Andik juga sempat memberikan komentarnya terkait kondisi di Indonesia dan Amerika. Dia menyebut kondisi di negeri Paman Sam cukup rapi dan bersih. Tidak seribet Jakarta yang menurutnya sangat macet dan kotor. (aam)

Andik Vermansyah


JUMAT 14 SEPTEMBER 2012

NASIONAL

17

RADAR TEGAL

SEMARANG Diimbau Tak Undang Artis SEMARANG – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang mengimbau sekolah-sekolah di wilayahnya, agar tidak mengundang artis-artis nasional dalam pergelaran pentas seni (pensi). Sekolah diimbau menampilkan bakat-bakat siswa. “Pentas seni sebetulnya hanya wahana atau wadah para pelajar untuk mengekspresikan bakat mereka. Bisa menari, bermain musik, menyanyi atau bakat-bakat lain, yang biasanya diasah juga melalui kegiatan ekstrakurikuler,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bunyamin, kemarin. Seperti diketahui, saat ini banyak sekolah—baik negeri maupun swasta— yang ‘berlomba-lomba’ menghadirkan artis dalam gelaran pentas seni. Menurut Bunyamin, tren ini perlu diluruskan. “Sekarang banyak sekolah yang tiap mengadakan pensi menghadirkan artis-artis lokal maupun nasional. Nah, tugas kami sebagai pembina untuk meluruskan kembali hal ini,” ujarnya. Ia menilai, jauh lebih efektif jika pensi diisi oleh para siswa dari sekolah yang bersangkutan. Tujuannya, menggali serta mengembangkan bakat-bakat maupun potensi yang ada di tiap-tiap sekolah. “Berikan anak tempat untuk berekspresi sesuai kemampuan.” Imbauan Dinas Pendidikan disambut baik sejumlah sekolah. Kepala SMA 3 Semarang, Hari Waluyo setuju bila pensi dikaji ulang dan dikembalikan pada tujuan awal diadakan kegiatan tersebut. “Saya setuju bila pensi dikaji ulang, agar kembali ke jati dirinya. Dengan mengundang artis, juga sebetulnya banyak hal yang perlu dipersiapkan dan diantisipasi. Sejauh ini, kami juga sudah tampilkan bakat-bakat para siswa dalam tiap pensi.” (dna/isk/ce1)

Pedagang Eks Simpanglima Protes SEMARANG – Sikap pemkot yang kurang tegas dalam menertibkan usaha persewaan sepatu roda di pedestrian lingkar dalam Lapangan Simpanglima memancing kecemburuan pedagang lain. Eks pedagang kaki lima (PKL) Simpanglima yang telah menempati lahan di kawasan Stadion Diponegoro, Jalan Ki Mangunsarkoro mengajukan protes. Mereka mengancam balik ke Simpanglima jika pemerintah tetap membiarkan usaha persewaan sepatu roda berjalan. “Dulu kami dipindah karena dianggap menempati kawasan terlarang untuk PKL. Setelah kami pindah ternyata sekarang Lapangan Simpanglima dipenuhi pedagang, baik itu PKL makanan dan minuman maupun usaha persewaan sepatu roda,” ujar Rino, Ketua paguyuban pedagang eks Simpanglima, Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Mandiri. Menurut penjual bantal guling ini, semestinya pemerintah menjaga komitmen atas aturan yang telah dibuatnya. Pembiaran pelaku usaha sepatu roda dan PKL lain di Simpanglima telah membuat keresahan tersendiri di kalangan PKL yang dulu menempati kawasan tersebut. Paguyuban PKL eks Simpanglima telah menggelar rapat internal dan memutuskan untuk mendesak pemerintah menertibkan PKL yang ada di pedestrian lingkar dalam. “Kami telah mengirim surat ke Plt Wali Kota, Dinas Pasar dan Satpol PP, untuk beraudiensi. Jika permintaan kami tidak direspons, baik itu audiensi maupun penertiban, saya sudah tidak bisa menahan temanteman untuk balik ke tempat awal. Kami tunggu hingga bulan ini,” tegasnya. Terlebih, lanjut Rino, setelah menempati ruas Jalan Ki Mangunsarkoro, usaha mereka lebih sepi. Sejak menempati lahan depan Stadion setiap Sabtu dan Minggu, pedagang seperti tidak diurus pemerintah. Tidak ada sosialisasi kepindahan pada masyarakat luas, sosialisasi ke warga sekitar khususnya kampung Tengguli Kelurahan Karangkidul dan pedagang setempat, hingga dukungan fasilitas seperti toilet umum dan penerangan tidak dipenuhi pemerintah. “Kami tidak mempermasalahkan aktivitas masyarakat di bundaran Simpanglima. Tapi adanya pedagang kecil dan usaha sewa sepatu roda memicu kecemburuan teman-teman,” imbuhnya. Sementara itu Kabid PKL Dinas Pasar Anton Siswantoro membantah Pemkot tidak memperhatikan PKL eks Simpanglima di Jalan Ki Mangunsarkoro. Segala permintaan pedagang telah diupayakan dipenuhi. Seperti peninggian jalan dengan pengaspalan, lampu penerangan dan sosialisasi. “Sudah kami lakukan kok, tidak benar itu. Beberapa penambahan fasilitas harus kami koordinasikan dengan instansi lain,” katanya. Mengenai usaha sewa sepatu roda dan PKL lain yang melakukan aktivitas di kawasan Simpanglima, menurut Anton, pihaknya sudah melakukan sosialisasi agar mereka tidak beraktivitas di pedestrian lingkar dalam Simpanglima. “Untuk penertibannya tentu menjadi kewenangan Satpol PP,” ujar dia. Kepala Satpol PP Gurun Risyadmoko menyatakan upaya persuasif dan represif telah dilakukan agar pelaku usaha sewa sepatu roda bersedia pindah. Namun upaya tersebut diakui belum dipatuhi oleh pelaku usaha, bahkan penertiban yang dilakukan pihaknya beberapa waktu lalu sempat mendapat perlawanan pedagang. “Dalam waktu dekat kami akan melakukan penertiban lagi,” tambah Kabid Operasional Satpol PP Daniel Sandanafu. (sgt/jpnn/ton/ce1)

Dilimpahkan ke PN Semarang SEMARANG - Perkara bentrok Gandekan Solo yang sudah disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Surakarta, dilimpahkan ke PN Semarang. Pelimpahan perkara ini lantaran dikhawatirkan muncul kerusuhan jika tetap disidangkan di PN Surakarta. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Surakarta Ricardo Sitinjak mengatakan, pelimpahan perkara tersebut sudah sesuai. Sebab meski waktu dan tempat kejadian di Solo, bisa dipindah ke PN lain karena alasan tertentu. Yakni, adanya kekhawatiran timbul kerusuhan oleh masyarakat Solo. Selain itu, kata dia, pelimpahan ini sudah mendapatkan izin dari Mahkamah Agung (MA) RI melalui surat keputusan bernomor 102/ KMA/VIII/2012. “Pelimpahan dari PN Surakarta ke PN Semarang ini dilakukan untuk menghindari polemik di masyarakat. Sebab, jika disidangkan di PN Surakarta, sangat rawan terjadi kerusuhan,” katanya kepada Radar Semarang di PN Semarang, kemarin. Dikatakan, sebelumnya sejumlah pimpinan di Solo, termasuk jajaran Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) setempat, menggelar rapat menyusul laporan masyarakat yang mengkhawatirkan adanya kerusuhan persidangan tersebut. “Tindak lanjutnya, kami mengirim surat resmi ke Kejati Jateng yang diteruskan ke MA,” tuturnya. Selain pelimpahan perkara, pihaknya juga menitipkan dua terdakwa kasus tersebut, yakni Koes Setiawan Danang Mawardi alias Iwan Walet dan Mardi Sugeng alias Gembor di sel tahanan Mapolda Jateng. “Sebelumnya, dua terdakwa tersebut ditahan di Rutan Kelas I A Surakarta,” katanya. Saat dibawa ke Semarang, dua terdakwa tersebut dikawal ketat petugas. Dua terdakwa dinaikkan mobil KIA Pregio warna silver bernopol AD 9073 AU dengan pengawal petugas Brigade Mobil (Brimob) Detasemen (Den) C Surakarta bersenjata lengkap. Dalam perjalanan ke Semarang, mobil itu juga diikuti beberapa pejabat setempat, mulai Ketua PN Surakarta Herman Heller Hutapea, Kajari Surakarta Ricardo Sitinjak, termasuk petugas Resmob Polresta Surakarta yang dikawal mobil Patwal Satuan Lalu Lintas Polresta Surakarta. “Berkas perkara sudah kami serahkan ke pihak PN Semarang atas nama terdakwa Iwan Walet dan Gembor,” tambahnya. Juru Bicara PN Semarang Togar membenarkan adanya pelimpahan perkara dua terdakwa kasus Gandekan Solo dari PN Surakarta. “Persidangan nanti akan dilanjutkan kembali di PN Semarang tanggal 18 September,” tuturnya. Dikatakannya, Ketua PN Semarang Sutjahjo Padmo Wasono juga sudah menunjuk majelis hakim yang akan menyidangkan kedua terdakwa tersebut, yakni Boedi Susanto sebagai ketua majelis, Supriyono dan Abdul Rauf sebagai hakim anggota. Terkait adanya kekhawatiran akan adanya kerusuhan, menurut dia, sejauh ini pihaknya belum mengetahuinya. Termasuk apakah sidang akan mendapatkan pengamanan dari petugas kepolisian. “Belum tahu, kami belum koordinasi soal itu (pengamanan, red). Jadi, kami tidak tahu nanti bagaimana,” katanya. Namun melihat potensi kerusuhan, lanjut Togar, biasanya memang selalu mendapatkan pengamanan. “Pengalaman yang sudah, kami pernah menangani perkara teror bom, sejauh ini PN Semarang aman. Dan kami didukung oleh pihak keamanan,” tandas Togar. Seperti diketahui, Iwan Walet, warga Gandekan, Jebres, Solo, dan Mardi Sugeng alias Gembor, warga Karangasem, Laweyan, Solo merupakan terdakwa kasus bentrok massa di Gandekan, Jebres, Solo pada Kamis (3/5) lalu. Keduanya dijerat pasal 170 KUHP tentang penganiayaan. Iwan dan Mardi diduga melakukan pengeroyokan terhadap Dwi Pamuji. (bud/aro/ce1)

Bibit-Hadi Prabowo Diusulkan DPC PDIP SEMARANG - Meski tak mendaftar di penjaringan, nama Gubernur Bibit Waluyo dan Sekda Jateng Hadi Prabowo masuk dalam daftar bacagub usulan dari sejumlah DPC PDIP se-Jateng. DPD PDIP Jateng segera menggelar survei elektabilitas bagi mereka yang sudah mengembalikan formulir dan nama-nama yang menjadi usulan DPC. Sekretaris DPD PDIP Jateng, Agustina Wilujeng mengatakan, DPC-DPC sudah mengusulkan 8 bacagub dan 11 bacawagub dalam rakerda II PDIP Jateng di Panti Marhaen, Rabu (12/9) lalu. “Masing-masing DPC mengusulkan lebih dari satu nama sekaligus, kemudian kami rangkum menjadi daftar,” kata Agustina Wilujeng didampingi Wakil Ketua DPD PDIP Jateng, Nuniek Sriyuningsih. Delapan nama bacagub masing-masing Tjahjo Kumolo (sekjen PDIP), Murdoko (Ketua DPD PDIP Jateng), Ganjar Pranowo (anggota DPR RI), dan Rustriningsih (Wagub Jateng). Juga Don Murdono (Bupati Sumedang), Sunarna (Bupati Klaten), Hadi Prabowo (Sekda Jateng), dan Bibit Waluyo (Gubernur Jateng). Sedangkan 11 bacawagub yang diusulkan adalah Don Murdono, FX Hadi Rudyatmo (wakil wali kota Solo), Widyakandi Susanti (Bupati Kendal), Singgih Sanyoto (Bupati Magelang), dan Seno Samodro (Bupati Boyolali). Nama-nama lainnya, Mundjirin (Bupati Semarang), Hendrar Prihadi (Plt Wali kota Semarang), Mustofa (Bupati Kudus), Sumaryoto (DPR RI), Garin Nugroho (sineas), dan Kukrit Suryo Wicaksono (pengusaha media). Agustina menjelaskan, nama Bibit Waluyo diusulkan 1 DPC, bersama 5 nama lainnya. Meski begitu, dia enggan menyebut DPC tersebut. Sementara Hadi Prabowo diusulkan 4 DPC, Rustri 12 DPC, sementara Don Murdono diusulkan 6 DPC sebagai bacagub dan 1 DPC

sebagai bacawagub. Menurut Agustina, kedelapan nama bacagub dan 11 bacawagub usulan DPC, akan disurvei bersama 20 nama lainnya yang sudah mengembalikan formulir penjaringan PDIP. Seorang pendaftar, yaitu Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kota Semarang, Kristanto mundur dari penjaringan. “Yang kita survei tidak hanya yang mengembalikan formulir. Namun juga nama-nama yang selama ini muncul di media,” ungkapnya. Namun, sebelum survei dilakukan, DPD akan membuat program yang mewajibkan bakal calon yang sudah mengembalikan formulir, untuk melakukan sosialisasi di media. “Tujuan sosialisasi ini tidak hanya survei, tapi agar calon berusaha meningkatkan elektabilitas sekaligus melihat keseriusan calon untuk maju,” paparnya. Survei, lanjutnya, akan digunakan untuk melihat elektabilitas bakal calon di Jateng, sekaligus membaca peta kekuatan partai dan calon. Agustina menambahkan, partai akan melakukan intervensi jika tingkat elektabilitas calon yang akan diusung ternyata masih rendah. “Kita akan intervensi agar mereka bisa mendongkrak popularitas. Misalnya harus sosialisasi gilagilaan agar dikenal,” ujarnya. Sementara itu, Plh Ketua DPD PDIP Jateng, M. Prakosa mengungkap, pihaknya segera melakukan verifikasi berkas penjaringan untuk memperdalam penilaian kepada masingmasing calon. “Ini dilakukan sebelum namanama bakal calon disampaikan ke DPP,” ujar M. Prakosa yang mendapatkan SK pengangkatan Plh per 3 september 2012 ini. SK ditandatangani langsung Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Menurut dia, meski rekomendasi calon yang akan diusung berada di tangan DPP, DPD berhak memberikan opini tentang bakal calon. (ric/isk/ce1)

Sehari, Dua Warga Ditemukan Tewas SEMARANG - Dalam sehari kemarin, dua mayat ditemukan di tempat berbeda. Pertama, mayat wanita tanpa identitas yang ditemukan mengapung di kawasan Tambak Tugurejo RT 6 RW 5, Kelurahan Tugurejo, Kecamatan Tugu, Rabu (12/9). Mayat tersebut ditemukan oleh seorang pencari ikan, Kholid (48). “Saat pertama melihat, saya kira kain mengambang, tapi setelah saya dekati ternyata mayat,” kata Kholid kepada polisi. Penemuan itu dilaporkan ke sejumlah warga sekitar, dan diteruskan ke polisi. Begitu menerima laporan, sejumlah petugas merapat ke lokasi. Hasil olah TKP petugas, diperkirakan korban tewas sekitar 20 jam sebelum ditemukan. ”Tidak ada identitas dan tidak ada indikasi kekerasan. Korban

diketahui merupakan warga binaan dinas rehabilitasi sosial Margo Widodo, Ngaliyan,” tambah warga lain, Suhada (39). Sedangkan mayat kedua diketahui bernama Tatang Rusianto (53), warga Jalan Sawo Jajar I No 62 RT 9 RW 2 Krobokan, Semarang Barat. Ia ditemukan tewas di kamar mandi Jalan Saptamarga II RT 5 RW 4 No 107 Kembangarum, Semarang Barat Rabu (12/9) sekitar pukul 05.15. Dugaan kuat korban tewas karena penyakit yang dideritanya kambuh. “Saat saya pulang dari mengantar pesanan gorengan, di luar kamar mandi ada sandal korban,” kata saksi, Sartilla (49). Penasaran, ia mendekati kamar mandi itu. Begitu dibuka, ternyata korban sudah dalam keadaan tewas di dalam kamar mandi. (fth/ aro/ce1)

SIGIT/JPNN

GERUDUK - Ratusan buruh Solidaritas Anti Union Busting (Saung) PT AST Indonesia saat berdemo di kantor Disnakertrans Kota Semarang kemarin.

Kecam Pemberangusan Serikat Buruh SEMARANG - Ratusan buruh yang tergabung dalam Solidaritas Anti Union Busting (Saung) PT Audio Sumitomo Techno (AST) Indonesia, Rabu (13/9) kemarin menggeruduk kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Semarang di Jalan Ki Mangunsarkoro. Dalam aksinya, para buruh mengecam adanya dugaan upaya pemberangusan serikat pekerja atau union busting, yang dianggap telah menghilangkan hak setiap pekerja untuk berorganisasi. “Persoalan union busting adalah persoalan yang serius, dapat menimpa setiap orang. Karenanya, kami minta Disnakertrans untuk segera melakukan pengawasan dan menindaklanjuti proses penyidikan terhadap kasus PHK yang menimpa 6 pengurus Pimpinan Unit Kerja (PUK) Serikat Pekerja Elektronik-Elektrik (SPEE) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) yang terjadi pada 2008 silam,“ terang Koor-

dinator Saung PT AST Indonesia, Heru Budi Utoyo kemarin. Selain itu, lanjut Heru, adanya PHK terhadap 175 anggota yang melakukan mogok kerja pada 9-10 Juli 2012 lalu, juga sebagai tindakan union busting yang telah menghilangkan hak serikat pekerja untuk melakukan fungsi dan tugasnya. “Kami menuntut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Semarang, untuk menjalankan fungsi perangkat pengawasannya, serta menindaklanjuti proses penyidikan terhadap kasus PHK 6 PUK SPEE FSPMI PT AST Indonesia tahun 2008, dan PHK sepihak 175 anggota pengurus PUK SPEE FSPMI PT AST Indonesia pada Juli 2012 lalu,” tegasnya. Ditambahkan salah satu pengurus Saung PT AST Indonesia yang juga Sekretaris DPD Serikat Pekerja Nasional (SPN) Jateng Nanang Setiono, praktik union busting selalu terjadi dalam sejarah serikat pekerja di seluruh dunia.

“Praktik ini memiliki banyak bentuk seperti menghalanghalangi pengurus serikat pekerja dalam menjalankan fungsinya, kampanye antiserikat pekerja, mutasi, PHK, menghalangi terbentuknya serikat pekerja dan lainnya,” katanya. Sedangkan kuasa hukum serikat pekerja Denny Septiviant mengatakan, union busting itu melanggar tindak pidana yang tercantum dalam UU No 21 tahun 2000 tentang serikat buruh. Sanksi pidananya dipenjara maksimal lima tahun dan denda Rp 50 juta. “Yang menghalang-halangi serikat pekerja mulai jajaran staf hingga direktur bisa kena sanksi. Kami tidak ingin union busting menjadi tren di kalangan perusahaan,” katanya. Kepala Bidang Pengawasan Tenaga Kerja Disnakertrans Nani Indrawati mengatakan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian untuk menyelesaikan kasus tersebut. (zal/aro/ce1)

Sulit Ungkap Pungli Lapas SEMARANG - Ombudsman RI Perwakilan Jateng-DIY akhirnya turun tangan mendatangi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Kedungpane, Semarang. Kedatangan Ombudsman, terkait munculnya pengaduan dugaan praktik pungutan liar (pungli) di Lapas Kedungpane. Ironisnya, Ombudsman tak bisa berbuat banyak. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jateng-DIY, Budhi Masthuri yang ditemui Kepala Lapas Kedungpane Ibnu Chuldun tak mendapatkan apa-apa. “Karena keterbatasan informasi yang kami terima, kami kesulitan untuk mengusut dan mengklarifikasi,” kata Budhi kepada koran ini, kemarin. Menurut Budhi, yang dilakukan Ombudsman hanya melakukan klarifikasi tentang kebenaran adanya praktik jual beli fasilitas di Lapas Kedungpane. Keterbatasan informasi yang dimaksud Budhi, antara lain, pelapor atau pengaduan tidak lengkap. Di antaranya, tak memuat waktu kapan terjadinya perlakuan tersebut, serta siapa oknum yang meminta; atau menerima uang pungli. Namun, siapa napi dan pelapornya, Budhi menyatakan telah memiliki data. Hanya saja, dengan pertimbangan keamanan si pelapor, ia sengaja merahasiakan

identitas pelapor. “Kami tidak bisa berbuat banyak, karena keterbatasan informasi. Sehingga tadi kami ditunjukkan program Lapas untuk mengurangi pungli.” Yang terjadi, Ombudsman hanya melihat-lihat ruang sel tahanan, mulai blok A-F. Dari pengamatannya, di blok F atau napi narkoba, lebih bersih ketimbang blok lain. Namun, tidak ditemukan adanya TV, kipas angin, atau lainnya. “Apakah kebersihan sel tahanan di blok F tersebut indikasi adanya pungli, karena para napi menerima fasilitas khusus, kami tidak bisa memastikan,” kata Budhi. Yang terjadi, Ombudsman dan Lapas justru akan menjalin kerja sama resmi untuk mengantisipasi terjadinya praktik pungli di Lapas. “Kerja samanya, setiap napi diberikan hak untuk melakukan komplain kepada Ombudsman RI setiap waktu atau setiap saat. Sehingga kami mudah untuk melakukan pengawasan di Lapas.” Budhi Masthuri membeber, seminggu lalu, pihaknya menerima aduan berupa pesan singkat dari keluarga narapidana (napi) kasus narkoba. Isi SMS menyatakan bahwa ada petugas Lapas melakukan praktik pungli, berupa jual beli fasilitas sel tahanan.

Dalam aduan, dinyatakan adanya praktik jual beli ruang sel, dengan nominal tertentu. Sel Rp 2 juta untuk kapasitas tahanan 1-2 napi. Sel berpenghuni 9-12, dibanderol Rp 1 juta. “Katanya sebagai uang buka pintu,” ucap Budhi di Lapas Kedungpane, kemarin. Pengaduan lain, napi dimintai uang sewa kasur, televisi, dan kipas angin. Nilainya, Rp 300-500 ribu. Juga uang makan sebesar Rp 50 per sekali makan. “Dengan biaya-biaya tersebut, tentu akan sangat membebani para napi.” Kepala Lapas Kedungpane Ibnu Chuldun membenarkan bahwa ke depan pihaknya berencana menjalin kerja sama dengan Ombudsman untuk mengawasi napi. Chuldun mengklaim, Lapas Kedungpane merupakan Lapas pertama di Jateng yang berbasis Teknologi Informasi. Setiap data napi atau pengunjung yang masuk, selalu terdata dengan baik. “Kami tunjukkan kepada Ombudsman berbagai program yang kami terapkan dalam pelayanan publik di Lapas.” Terkait dugaan pungli oleh oknum petugas Lapas, Chuldun membantahnya. Pihaknya telah menerapkan program halinar. Yakni, Lapas bebas dari narkoba, handphone, dan pungli. (bud/isk/ce1)


CMYK

18

JUMAT, 14 SEPTEMBER 2012

Rizki Oktavia Aktivis Pramuka SMK Bhakti Praja Talang

Kalau lagi galau rasanya nggak nyaman banget, nggak mood buat ngapangapain,gelisah, terkadang juga ada rasa takut.

Jangan Terlalu Larut Dalam Kegalauan PERASAAN galau terkadang membuat hati menjadi risau, sebel bahkan bikin gregetan. Perasaan itu bisa disebabkan masalah sama pacar, keluarga, atau teman sekolah. Seperti pengalaman Rizki Oktavia dari SMK Bhakti Praja Talang Kabupaten Tegal kelas XI Akuntasi. “Aku pernah ngalamin perasaan galau saat ada masalah sama temen,” ucap cewek yang aktif di Pramuka ini. Menurut Rizki, kegalauan yang melanda hatinya membuat dia malas beraktivitas. ”Kalau lagi galau rasanya nggak nyaman banget, nggak mood buat ngapa-ngapain,gelisah, terkadang juga ada rasa takut,” cerita cewek yang beralamat di Desa Kebandingan Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal ini. Cewek kelahiran Tegal 22 Oktober 1996 dan punya hobi renang ini punya bebrapa tips jitu mengobati perasaan galau. Yuk kita simak! 1. Berfikirlah positif 2. Ceritakan dan minta solusi atas apa yang membuat kamu galau pada sahabatmu. Jangan pendam sediri 3. Terus beraktivitas dan lakukan hal-hal yang disenangi 4. Jangan terlalu memikirkan masalahnya, tapi pikirkanlah bagaimana caranyanya kita mengatasi tanpa masalah 5. Jangan terlalu larut dalam kegalauan 6. Optimis dan percaya diri 7. Semangat dan pantang menyerah dalam jalani hidup. (khifni/timxpresi)

○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○

RADAR TEGAL

MEYDITA TRI PUSPITASARI

Vokali 3 Grup Band MEYDITA Tri Puspitasari, siswi asal SMA Negeri 2 Brebes ini vokali 3 grup band pentolan. Pelajar yang tengah duduk di bangku kelas XI IPA 1 ini memulai debutnya sejak kelas 9. Dia mengaku pertama kali menjadi vokalis grup band bersama teman - temannya saat masih di SMP Negeri 4 Brebes yang diberi nama Larucky Band. Pada penampilan perdananya saat even yang digelar oleh SMA Negeri 2

KATA galau akhir-akhir ini menjadi trend dalam pergaulan remaja. Bahkan ada sebuah kisah galau yang sengaja diangkat ke layar lebar. Status-status galau pun kerap bertebaran di media sosial. Memangnya kenapa sih para remaja galau? Sebanyak 65 persen ResponX ngaku sering ngalamin galau. ‘’Seringnya kalo lagi banyak masalah pasti jadi galau deh,’’ ujar Lugy Mia, siswi SMA Negeri 3 Slawi. Tapi tidak dengan 30 persen lainnya yang lebih tergantung sikon kalo ngalamin galau. Sisanya 5 persen yang terkadang galau saat ada masalah tertentu. Diakui 70 persen ResponX, galau lebih sering muncul saat mereka tengah sendiri dan banyak masalah. ‘’Kalo sendirian a k u

ILHAM NUR HUDA

Suka Ekskul Takraw Sejak SD Kesibukan seorang pelajar selain mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) adalah mengikuti kegiatan ekskul. Seperti Ilham Nur Huda misalnya. Dia menyukai ekskul sepak takraw sejak duduk di bangku SD dan berlanjut sampai sekarang. Kesukaannya dengan sepak takraw membawanya menjadi tim inti Spendabes Sepak Takraw (SST). Huda resmi gabung dengan SST terhitung sejak 16 Juli 2010. Dari awal bergabung dengan tim dia aktif mengikuti latihan rutin setiap hari Selasa, Kamis dan Sabtu. Cowok kelas VIII F ini nggak pernah absen mengikuti perlombaan sepak takraw di luar sekolahnya. Perlombaan yang udah pernah ia ikuti yakni kejuaraan sepak takraw di Grinting Kecamatan Bulakamba dan ke-

juaraan sepak takraw di tingkat Kabupaten Tegal. Namun dari perlombaan yang pernah diikutinya belum sekalipun timnya mendapatkan juara. Bukan berarti dia nggak punya prestasi lebih di sepak takraw. Buktinya Huda bisa menembus ke tingkat kabupaten di Popda tahun kemaren. “Aku seneng banget pas tau kalo aku lolos ke tingkat kabupaten. Itu jadi prestasi yang cukup baik bagiku,” ujarnya. Melihat antusias adik kelasnya yang kurang di ekskul sepak takraw, anak ke-2 dari 3 bersaudara ini punya harapan adik kelasnya bisa mengikuti jejaknya yakni aktif mengikuti ekskul sepak takraw. Agar ekskul favoritnya ini bisa berkembang dan bisa menjuarai berbagai perlombaan. (layung/ timxpresi)

Brebes, mereka belum menorehkan prestasi. “Kemudian dari acara yang diselenggarakan SMP Negeri 2 Brebes, kita sukses meraih Juara 1. Laah terus aku diajakin gabung dengan band SMP tersebut namanya The Little Band,” terangnya. Setelah bergabung dengan 2 kelompok band tersebut, ia juga membentuk grup band baru yang diberi nama Dumplak Ting Ting Band. Vita demikian ia disapa, tinggal di Jalan Dewi

Sartika Sigambir, Brebes. Cewek kelahiran Brebes, 4 Mei 1996 ini memang sudah memiliki hobi musik sejak kecil. Tak heran jika dirinya saat ini turut aktif dalam kegiatan ekskul (ekstra kulikuler) Seni Musik. Selain itu ia juga aktif kegiatan PMR (Palang Merah Remaja) dan Paskib (Pasukan Pengibar Bendera). (intan/timxpresi)

Banyak Masalah Bikin

Hati Galau

merasa galau, apalagi kalo lagi banyak masalah,’’ ucap Amalia, siswi SMA Negeri 2 Slawi mewakili ResponX lainnya. Bagi 15 persen lainnya, rasa galau datang di saat nggak tentu.

Dan dengan prosentase yang sama mengaku lebih tergantung sikon. ‘’Tergantung sikon aja kalo lagi galau soalnya nggak mesti juga,’’ kata Dewi Sri R, siswi SMK Muhammadiyah Slawi. Perasaan galau diakui 60 persen ResponX susah dihindari saat mereka tengah banyak pikiran. ‘’Kalo banyak pikiran aku jadi galau banget,’’ cerita Novi, siswi SMA Muhammadiyah Kota Tegal kelas

XII. Suasana hati yang tak enak menurut 30 persen ResponX menjadi alasan mereka menggalau. Dan 10 persen lainnya galau saat diputusin pacar. ‘’Kalo diputusin pacar aku pasti galau pake banget,’’ terang Rizal, siswa SMA Negeri 1 Kota Tegal. Menurut Hana Anis, siswi SMK Negeri 1 Slawi dia lebih memilih diam ketimbang bicara saat hati tengah galau. ‘’Aku lebih baik diam kalo lagi galau daripada aku ngomong ke siapa-siapa,’’ tukasnya seperti jawaban 45 persen ResponX. Tetapi 40 persen lainnya lebih memilih pergi. Dan sisanya 15 persen lagi merenung diri. Lalu gimana ya rasa galau itu didefinisikan? Menurut 50 persen R e s -

P R O S E N TAS E Apakah kamu sering mengalami galau? Sering Tergantung sikon Kadang-kadang

65% 30% 5%

Kapan kamu kalo lagi galau? Kalo sendiri Nggak tentu Tergantung sikon

70% 15% 15%

Kenapa kamu galau? Banyak masalah Diputusin Suasana hati tak enak

60% 10% 30%

Kalo kamu galau ngapain? Diam aja Merenung diri Pergi

45% 15% 40%

Perasaan kamu kalo lagi galau gimana? Marah Gundah Sedih Resah

10% 20% 50% 20%

ponX, galau sama saja dengan sedih. ‘’Perasaan galau pasti sedih benget,’’ kata Azmi, siswa SMA Negeri Kota Tegal. Sebanyak 20 persen lainnya lebih menganggap itu kata lain dari gundah. Dengan prosentase yang sama menyebutnya sebagai ungkapan keresahan dan 10 persen lainnya lebih ke marah. Kalo kamu gimana? (anggi tim xpresi)


SAMBUNGAN

JUMAT 14 SEPTEMBER 2012

19

RADAR TEGAL

Angie Nilai Dakwaan Jaksa Menyesatkan JAKARTA - Tim pembela Angelina Sondakh, terdakwa perkara dugaan suap terkait pembahasan anggaran di Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementrian Pemuda dan Olahraga, menganggap dakwaan penuntut umum tidak cermat, tidak jelas, tidak lengkap, dan menyesatkan. Pihak Angie, sapaan Angelina, meminta majelis hakim membatalkan atau setidaknya tidak menerima dakwaan jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Surat dakwaan penuntut umum tidak cermat, tidak jelas, dan tidak lengkap, sehingga menjadi kabur. Oleh karena itu berdasarkan ketentuan perundangundangan yang berlaku seharusnya surat dakwaan harus dibatalkan atau setidaknya dakwaan tidak dapat diterima,” kata kuasa hukum Angie, Teuku Nasrullah di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta kemarin. Tim pengacara Angie kemarin membacakan nota keberatan atau eksepsi atas dakwaan jaksa KPK. Salah satu materi dakwaan yang dipermasalahkan pihak Angie adalah perumusan penerapan pasal 12 huruf a UU Pemberantasan Tindak pidana Korupsi dalam

dakwaan pertama. Pasal 12 huruf a mengatur tentang pegawai negeri atau penyelenggara negara yang menerima hadiah. Sedangkan pasal 5 a ayat 2 yang merupakan alternatif dakwaan kedua, juga mengatur pihak yang sama. Bedanya terletak pada pihak siapa yang berinisiatif untuk menawarkan hadiah atau janji. Jika inisiator suap adalah penyelenggara negara, ancaman hukumannya lebih berat, yakni maksimum 20 tahun penjara, sebagaimana diatur dalam pasal 12 huruf a. Sedangkan jika inisiatornya adalah pihak penyuap, ancaman hukuman maksimum lebih ringan, yakni 5 tahun penjara, seperti yang tertuang dalam pasal 5. Namun kata Nasrullah, dalam uraian surat dakwaan disebutkan secara jelas inisiatif pemberian hadiah adalah muncul dari si pemberi. “Si pemberilah yang selalu tawar menawar-nawarkan hadiah atau janji tersebut kepada terdakwa, demikian bunyi dakwaannya,” kata Nasrullah. Nasrullah menambahkan, jika penuntut umum jeli dan cermat, seharusnya

tidak ada dakwaan pasal 12 huruf a. “Dakwaan penuntut umum sangat tidak jelas dan tidak cermat, oleh karenanya merugikan kepentingan pembelaan terdakwa dan kekaburan dalam dakwaan,” katanya. Jaksa KPK akan memberikan jawaban atas eksepsi pada persidangan Senin (17/9) mendatang. Usai persidangan, Angie kembali menegaskan dirinya pasrah dengan proses persidangan. “Kami sudah menyampaikan eksepsi. Kami menunggu jawaban jaksa penuntut umum. Selanjutnya saya serahkan kepada Allah,” kata Angie yang kemarin kembali mengenakan baju putih tersebut. Angelina Patricia Pingkan Sondakh didakwa menerima uang senilai Rp 12,58 miliar dan USD 2,35 juta dari Mindo Rosalina Manulang (Rosa), anak buah Bos Grup Permai M. Nazaruddin. Uang tersebut merupakan fee atas upaya Angelina dalam menggiring sejumlah anggaran di Kementrian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) serta Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) agar dikerjakan Grup Permai. (sof)

Demokrat Yakin Hartati Tidak Terlibat JAKARTA - Partai Demokrat (PD) menjaga jarak dengan Siti Hartati Murdaya yang telah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dengan kasus suap Bupati Buol Amran Batalipu. Meski mengaku terpukul, Wasekjen PD Ramadhan Pohan memilih menyerahkan segala menyangkut persoalan penahanan mantan anggota Dewan Pembina PD itu kepada KPK. Ramadhan menegaskan, partainya akan tetap menempatkan penahanan politikus perempuan berlatar belakang pengu-

saha itu pada koridor hukum. “Anda tahu sendiri, partai lain membentengi agar tidak bisa diperiksa. Tapi, Partai Demokrat tidak pernah membela secara membabi buta. Kalau itu kami lakukan, maka sama saja dengan melukai hati rakyat,” kata Ramadhan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin (13/9). Meski demikian, dia mengakui sikap tersebut tidak sertamerta diartikan Demokrat meninggalkan kadernya yang tersangkut persoalan hukum. Menurut dia, partai yang dibi-

dani Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu tetap menyediakan bantuan hukum jika Hartati membutuhkan. “Dukungan moral tetap kami berikan 100 persen. Jika ingin bantuan hukum, Partai Demokrat pasti terbuka lebar,” imbuhnya. Ramadhan juga menyatakan bahwa dirinya masih yakin bahwa Hartati tidak terlibat dalam tuduhan tindak pidana korupsi. Dia pun berharap agar publik juga tidak buru-buru menganggap yang bersangkutan pasti bersalah.

“Hartati adalah kader partai kami, kawan kami, dia telah banyak berbuat untuk partai. Proses hukum itu kan masih sedang berlangsung, jadi ya diikuti saja dulu,” tandas wakil ketua Komisi I DPR tersebut. Terpisah, anggota Dewan Pembina Demokrat Syarif Hassan menyatakan, penetapan tersangka dan ditahannya Hartati Murdaya oleh KPK tidak berdampak secara langsung terhadap partai. Dia juga menegaskan kasus tersebut tidak memiliki kaitan dengan partai berlambang Mercy itu. (jpnn)

KPK Kembali Geledah Gudang Arsip Kemenpora JAKARTA - Untuk kali kedua, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kemarin menggeledah kantor penyimpanan arsip Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di Cibubur, Jakarta Timur. Penggeledahan dilakukan untuk melengkapi bukti-bukti dalam penyidikan kasus dugaan korupsi terkait pembangunan pusat olahraga Hambalang, Bogor, Jawa Barat. “Penggeledahan ini untuk kepentingan penyidikan,” kata Juru Bicara KPK Johan Budi S.P di kantornya kemarin. Johan mengatakan penggeledahan ulang dilakukan setelah KPK melakukan pemeriksaan saksi-saksi. “KPK menyimpulkan di sana masih ada bukti-bukti yang terkait dengan penyidikan,” ujarnya. Penggeledahan ini diperlukan

untuk pengembangan kasus pembangunan pusat olahraga senilai sekitar Rp 2,5 triliun tersebut. “Akan menarik kalau kita menemukan bukti-bukti untuk mengembangkan kasus ini,” kata Johan. Dalam kasus Hambalang, KPK baru menetapkan satu tersangka yakni Kepala Biro Keuangan dan Rumah Tangga Kemenpora Dedi Kusnidar sebagai tersangka. Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto mengatakan satu tersangka tersebut merupakan anak tangga pertama untuk pengungkapan kasus ini. KPK memastikan Dedi bukan anak tangga terakhir yang akan terjerat kasus ini. Dedi diduga berperan dalam pencairan anggaran Hambalang termin pertama sekitar Rp 200 miliar. Proyek Hambalang sendiri dianggarkan dengan mekanisme tahun jamak sejak

2010 hingga 2012. Total anggarannya sekitar Rp 2,5 triliun. Dalam kasus ini, KPK telah memeriksa sejumlah saksi. Mereka antara lain pengurus PT Dutasari Citralaras Mahfud Suroso. Mahfud juga sudah dicegah ke luar negeri. Mantan Komisaris PT Dutasari Citralaras Athiyyah Laila juga pernah diperiksa sebagai saksi. Athiyyah juga dikenal sebagai isteri Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum. PT Dutasari Citralaras dalah subkrontraktor dalam pengerjaan proyek Hambalang. PT Dutasari Citralaras mendapat bagian pekerjaan Hambalang senilai Rp 300 miliar. PT Dutasari Citralaras mendapatkan subkontrak dari PT Adhi Karya. Selain PT Adhi Karya, BUMN konstruksi lain yang mengerjakan proyek ini adlaahj PT Wijaya Karya. (sof)

Pohon Tumbang Timpa SD ... Puluhan Wali Murid Nyaris Tertipu dari halaman 1 takan bahwa pada Rabu (12/9) kemarin ada telepon ke sekolah Sodik meneleponnya menggu- mengaku Agus dari Disdik dan nakan nomor 082333999595. meminta data siswa yang berYang bersangkutan meminta prestasi. Namun saat data ternomor rekening bank beserta sebut akan diserahkan oleh PIN ATM-nya untuk mentran- Sodik ke Disdik, justru dilarang sfer beasiswa dimaksud. Ka- sang penelepon. Sodik diminta rena merasa janggal dan merasa meng-email data itu ke alamat curiga, Hadi tidak langsung agus.disdik@yahoo.co.id. Akhirnya Sodikpun mengirimnya. memberikannya. Mendengar apa yang disamKemudian Hadi langsung ke SMK PGRI dan menanyakan paikan Sodik, Hadi pun tambah kebenaran berita tersebut. curiga adanya indikasi perKebetulan disitu dia langsung cobaan penipuan. Selain itu bertemu Wakil Kepala SMK penelepon yang mengaku berPGRI yang ternyata namanya nama Sodik kembali menghubungi dan kemabali meminta Sodik. “Saat saya tanya apa benar nomor rekening dan PIN ATM. Pak Sodik menelepon saya, Kemudian dia langsung lari ke Sodik membantah dan berkata Disdik menyatakan kebenaran tidak menelepon siapapun. kabar tersebut dan pegawai Saya pun menceritakan kro- yang bernama Agus. Mendengar kronologis itu, nologis tadi dan bertanya, dari mana orang yang mengaku Kepala Disdik Dra Titik Andarpegawai Disdik mengetahui wati langsung memvonis bahnomor telepon, nama saya dan wa itu percobaan penipuan dengan modus baru. Dia meanak.” Masih menceritakan krono- negaskan, dalam pemberian logis, Sodik pun tidak menge- beasiswa terhadap siswa tahui, tapi dia (Sodik) menga- ber prestasi akademik ada

mekanismenya. Dan prosesnya tidak seperti yang diceritakan Hadi. “Di sini ada dua jenis beasiswa, yakni beasiswa miskin dan berprestasi. Kalaupun memang siswa mendapat prosesnya tidak seperti tadi. Kami pun tidak akan memberitahukan per telepon, melainkan menggunakan surat resmi. Dan yang pasti tidak minta PIN ATM. Ini jelas penipuan modus baru,” tegasnya. Titik tak menampik bila salah satu pegawainya ada yang bernama Agus, lengkapnya Agus Tirto Handoyo. Namun yang bersangkutan tidak mengurusi masalah beasiswa. Agus berada di bidang PPTK Pendidikan Menengah (Dikmen), dan Titik sangat yakin yang bersangkutan tidak akan melakukan hal tersebut. “Aksi penipuan dengan mencatut nama-nama orang terkait memang kerap terjadi. Bahkan Kepala Disdik Propinsi pun kerap dimanfaatkan oleh oknum-oknum penipu. Saya

sendiri pun pernah nyaris menjadi korban tidak penipuan semacam ini.” Atas adanya masukan dari Hadi, Kepala Disdik segera mengeluarkan imbauan kepada seluruh sekolah dan wali murid di Kota Tegal agar waspada dengan modus penipuan baru seperti apa yang dialami Hadi tersebut. Jangan mudah terpancing dengan iming-iming beasiswa yang jumlahnya jutaan rupiah. Sementara itu, Agus Tirto Handoyo sendiri merasa kaget dengan modus penipuan itu. Sejak kemarin dia mengaku didatangi dan ditanya oleh sekolah yang nyaris menjadi korban penipuan tadi. “Dari kemarin banyak komplen ke saya mengenai tindak penipuan ini, seperti dari SMKN 2 dan SMK PGRI. Saya pun menjawab tidak benar ada seperti itu. Saya sendiri tidak berada di bidang itu, hanya saja kebetulan nama yang dipakai si penipu sama dengan saya,” tandasnya. (adi)

Trio Bom Depok Sudah Komplit dari halaman 1 penmas) Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar menyatakan bahwa lelaki yang menjadi korban ledakan adalah Wahyu Ristanto alias Anwar. Anwar merupakan warga Karanganyar, Jawa Tengah. “Iya, terkonfirmasi yang bersangkutan adalah Wahyu Ristanto,” kata Boy di Jakarta kemarin (13/9). Seperti diketahui, Anwar menjadi korban ledakan di kontrakan penuh senjata yang menyaru menjadi kantor yayasan yatim piatu di tersebut. Saat ledakan, dua lelaki kabur. Mereka adalah Yusuf dan Thorik. Polisi awalnya menduga bahwa Anwar adalah Thorik,

buronan peracik bom di Tambora, Jakarta Barat. Namun, sehari setelah ledakan pada Sabtu (8/9) itu, Thorik menyerahkan diri ke pos polisi di Tambora. Dia mengaku bernama Thorik dan urung melakukan bom bunuh diri. Dugaan mengarah ke nama lain, yakni pengontrak rumah di Beji, Yusuf Rizaldi. Namun, setelah dilakukan tes DNA dengan data pembanding dari keluarga Yusuf, hasilnya negatif. Thorik menyebut bahwa lelaki yang kondisinya memprihatinkan itu adalah Anwar. Apalagi setelah keluarga Anwar dari Karanganyar dihadirkan, mereka mengakui bahwa Anwar alias Wahyu itu adalah anggota keluarga. Polisi

juga sempat menemukan KTP atas nama Wahyu di TKP. Anwar, kata Boy, berperan dalam merakit bom. Bom diduga meledak karena salah komposisi dalam mengatur serbuk peledak. Mereka diduga masih dalam taraf coba-coba. Di bagian lain, Yusuf Rizaldi, buronan lainnya telah menyerahkan diri ke Polsek Pangkalan Susu, Langkat, Sumatera Utara pada Rabu (12/9) pukul 13.30 WIB. Boy mengungkapkan, Yusuf menyerahkan diri setelah dinasihati orangtuanya. “Orangtua Yusuf juga ikut mengantarkan ke kantor Polres,” kata Boy. Kata Boy, Yusuf juga mengakui bahwa dirinya bernama alias Abu Toto saat masih tinggal di

Beji, Depok. Yusuf merupakan orang yang pertama mengontrak rumah tersebut pada pemiliknya, Lukman. Kemarin sore (13/9), Yusuf diterbangkan ke Jakarta untuk diperiksa. Dia akan dipertemukan dengan Thorik untuk memastikan bahwa yang bersangkutan adalah Yusuf. Boy mengungkapkan, Yusuf meninggalkan kampung halamannya di Sumut pada 2002. Saat itu, dia tidak rampung mengenyam pendidikan di STM (sekarang SMK). Di Jakarta, Yusuf tinggal di Petojo Utara, Gambir, Jakarta Pusat. “Selama ini dia aktif di banyak kegiatan relawan. Mulai dari relawan tsunami hingga sejumlah bencana alam lainnya,” katanya. (aga)

tegi yang dirancang untuk masa depan harus bisa melihat TO dulu, baru melihat WS kita sendiri. Steve Jobs melihat adanya sebuah ancaman kalau dirinya tetap bertahan hanya dengan desktop atau laptop. Dia juga melihat tren hebat di ponsel pintar dan ritel sebagai suatu peluang pasar. Dengan kekuatan brand Apple yang sudah berhasil mentransformasi industri musik lewat iPod dan dengan analisis TOWS yang memperhatikan change-competitor-customercom pany itulah dia lantas tancap gas dengan strategi masa depannya. Hasilnya? Sebuah transformasi industri baru di bidang

ponsel pintar dan ritel. iPhone dan Apple Store sukses berat. Bahkan, dilanjutkan TOWS-2 yang menghasilkan iPad dan iTunes. Karena itu, setiap memperkenalkan produk barunya, Steve Jobs selalu bisa membius banyak orang. Sebab, dialah Game Changer-nya. Nilai kapitalisasinya pun sekarang menjadi yang terbesar di sepanjang sejarah perusahaan publik Amerika. Pekan ini, iPhone 5 meluncur di pasaran. Akankah kesuksesan Apple berlanjut? Orang masih menunggu apakah Tim Cook, CEO Apple sekarang, mampu menjadi Game Changer menggantikan mendiang Steve Jobs. Bagaimana pendapat Anda? (*)

3C Plus Change! dari halaman 1 Strategi harus dibuat berdasar strength dan bisa mengurangi dampak weakness sebuah company. Tapi, juga harus bisa melihat opportunity and threat yang timbul dari kajian terhadap customer dan competitor. Karena itulah, strategi harus disusun berdasar analisis SWOT. Saya menambahkan C keempat, yaitu change, karena lanskap persaingan selalu berubah, bahkan dengan sangat cepat. Yang diinginkan customer berubah, begitu juga dengan perilaku competitor. Karena itu, tren drivers of change, yaitu science (technology), political (legal), economy

(business), social (culture), dan industry (market), harus terus diikuti. Dengan begitu, company bisa melihat lebih dulu atau punya foresight terhadap threat and opportunities yang akan timbul atas perubahan yang terjadi. Barulah setelah itu dilakukan forecast terhadap perubahan yang terjadi pada customer dan competitor. Akhirnya, company bisa melihat weakness dan strengthnya sesuai dengan kesiapannya dalam menghadapi perubahan yang ada. Karena itu, menggunakan analisis TOWS ketimbang SWOT adalah sebuah kemungkinan lain. Kenapa? Sebab, sebuah stra-

dari halaman 1 Menurut H Nurkholis SPd selaku Kepala Sekolah, beruntung saat kejadian berlangsung belum banyak siswa yang ada di dalam kelas. Hanya ada beberapa siswa yang tengah menyapu di ruang kelas V dan VI. “Tidak sampai menimbukan korban, siswa yang sedang piket di dalam kelas, segera berlarian keluar ruangan,” ungkapnya. Pohong Sengon setinggi 15 meter dengan lingkar batang 1,5 meter ini, tumbang setelah tidak kuat menahan terpaan angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Bumiayu semenjak beberapa hari terakhir. “Pohonnya cukup besar, dari informasi yang diperoleh pohonnya sudah berumur 10 tahun. Sehingga saat terjadi angin kencang, pohon tercabut beserta akarnya,” kata Nurkholis. Akibat kerusakan yang ter-

jadi, pihak sekolah memilih untuk mengosongkan dua ruangan kelas. Untuk sementara, siswa kelas V yang berjumlah 15 siswa belajar dengan menempati ruang perpustakaan. Sedangkan siswa kelas VI yang berjumlah 30 siswa, menempati ruang kelas II dan kelas II bergantian dengan kelas I. “Pertimbangannya adalah kondisi keamanan, sebab ruang kelas V dan VI yang tertimpa pohon posisinya berdampingan,” imbuh Nurkholis. Mohamad Jamil, staf Sarpras UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Bumiayu yang turun langsung ke SD Pruwatan 01 mengatakan, kerusakan tidak hanya terjadi pada bagian rangka atap. Namun juga mengakibatkan retaknya tembok ruangan kelas. “Kondisi ruangan mengalami kerusakan parah, beberapa rangka atap patah sementara plavon juga jebol

akibat genteng yeng jatuh. Tekanan batang pohon juga mengakibatkan terjadinya keretakan pada beberapa titik tembok ruangan, sehingga mengosongkan ruangan adalah langkah yang baik untuk menjaga keamanan,” terangnya. Dikatakan, pihaknya mencatat kondisi yang terjadi sebagai bahan laporan untuk di ajukan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes. “Kita ajukan perbaikan dalam bentuk rehab berat,” imbuhnya. Sementara Anggota DPRD Kabupaten Brebes Imam Sairi yang turut meninjau kondisi kerusakan, berharap agar kondisi yang terjadi di SD Pruwatan 01 segera mendapat penanganan dari Pemkab. “Kondisi ini diakibatkan oleh fakto bencana alam, kita berharap secepatnya mendapat penanganan untuk perbaikan. Sehingga siswa tidak terhambat aktifitas belajaranya,” kata Dewan asal Desa Pruwatan ini. (pri)

Gedung Dikpora Ambruk dari halaman 1 Pasalnya, jika tidak ditangani secara cepat, bangunan itu bakal roboh dan menimpa para siswa yang sedang mengikuti KBM. Ada dua kelas siswa SDN Kemantran 01 yang belajar di tempat tersebut, yakni siswa kelas 1 dan 2. Mereka menempati gedung itu sejak dua minggu yang lalu karena sekolahnya sendiri sedang di rehab. “Sekitar jam setengah tujuh pagi, saya melaporkan bangunan miring itu ke dinas. Kemudian dari dinas melakukan pengecekan ke lokasi,” ujarnya. Kepala UPTD Dikpora Kramat Drs H Mulyono membenarkan adanya laporan warga tersebut. Setelah pihaknya melihat kondisi yang sangat membahayakan, seluruh siswa yang sedang belajar di gedung tersebut dianjurkan untuk pindah ke ruang kelas lainnya. Letaknya tidak jauh dari gedung tersebut atau masih dalam satu lingkungan. Siswa dipindah sekitar pukul 07.30 WIB dan benar-benar steril pukul 07.45 WIB. Kemudian pada pukul 08.48 WIB, tiba-tiba gedung itu ambruk dengan mengeluarkan suara yang sangat keras sekali. Gedung yang baru dibangun pada awal puasa kemarin roboh seketika dengan hitungan detik. Suara keras terdengar hingga jarak sekitar 500 meter. Gedung yang rencananya untuk kantornya itu kini sudah rata dengan tanah. “Suaranya seperti ada gempa. Hampir seluruh masyarakat di lokasi mendengar. Untungnya, sebelum ambruk, siswa

sudah kami pindahkan,” ungkapnya. Meski dalam insiden itu tidak ada korban jiwa, namun ratusan siswa yang berhasil dipindahkan ke ruangan lain histeris. Seluruh siswa teriak keras dan menangis. Tampaknya mereka menangis karena terkejut dengan insiden tersebut. Mereka tentunya juga berpikir, apa jadinya kalau tidak sempat dipindahkan ke ruangan lain. “Saya tidak habis pikir, bagaimana jadinya kalau siswa-siswa tersebut belum dipindahkan. Tentunya, korban akan berjatuhan. Ini sungguh masalah yang harus ditindaklanjuti secara adil dan benar,” ucapnya prihatin. Ambruknya gedung itu, Mulyono menduga, ada kesalahan teknis. Namun demikian, pihaknya tidak tahu secara pasti kesalahan teknisnya itu berada dimana. Pada intinya, rehab total gedung eks SMPN 2 Kramat yang berada di belakang kantor Koramil Kramat itu, belum diserahterimakan kepadanya. Celakanya lagi bahwa kegiatan itu tidak ada papan proyeknya. Sehingga, dirinya tidak tahu secara detail besar anggaran dari kegiatan tersebut. “Kalau secara teknis, saya tidak tahu kesalahannya dimana. Tapi kalau secara nyata, anda boleh lihat sendiri,” kata Mulyono menjawab pertanyaan sejumlah wartawan terkait robohnya gedung tersebut. Salah satu siswa kelas V SDN Kemantran 01, Bayu (9), mengaku melihat secara jelas robohnya bangunan tersebut. Suaranya sangat keras dan membuatnya menangis histeris.

Bayu mengaku terkejut dan takut karena saat kejadian, dia berada di sebelah bangunan tersebut. “Saya menangis. Saya tidak bisa berbuat banyak,” ujarnya. Sementara itu, Kapolsek Kramat AKP Ngakan Putra saat ditemui di tempat kejadian perkara (TKP) mengutarakan, robohnya bangunan tersebut akan diselidiki letak kesalahannya. Saat ini, pihaknya belum bisa menunjuk salah satu tersangka dalam proyek tersebut. “Kami akan mengembangkan penyilidikan lebih dulu,” ucapnya tegas. Secara terpisah, Direktur CV Slamet Mulia Jaya H. Soleh yang mengerjakan proyek itu mengaku akan bertanggung jawab penuh dengan ambruknya gedung tersebut. Dia akan memperbaikinya kembali meski anggaran dari pemerintah belum keluar. “Anggaran proyek itu sebesar Rp 81 juta. Dan uangnya belum saya terima. Tapi saya akan tanggung jawab penuh,” ujar Soleh saat ditemui di kediamannya. Ketika ditanya soal kesalahan bestek dan RAB pada rehab bangunan tersebut, Soleh membantah keras. Menurutnya, mungkin itu karena faktor alam. Sehingga bangunan yang baru 80 persen dikerjakannya itu roboh. Meski membantah, dia pun mengakui bahwa tembok penyekat ruangan tidak dibuatnya. Mestinya memang ada penyekat sebagai penahan atap. “Memang tidak ada penyekatnya,” kata H. Soleh mengakui. (yer)


CMYK

JUMAT, 14 SEPTEMBER 2012

KOMBIS

20

RADAR TEGAL

Tingkatkan Mutu, Logam Tegal Tetap Eksis TEGAL – Kualitas produksi logam asal Tegal selama ini sudah teruji dan mampu bersaing di pasar nasional. Tidak heran meski jumlahnya berkurang, industri logam hingga kini masih tetap eksis.

T

ohari (50) perajin logam di Jalan Tanjung Kota Tegal mengaku selalu memantau secara langsung proses pemilihan bahan baku, produksi, finishing hingga pengiriman barang ke pemesan. Cara tersebut dilakukan agar setiap produk yang dibuat bisa sesuai dengan pesanan sehingga tidak mengecewakan pelanggan, khususnya dari kalangan perusahaan besar di luar kota seperti Jakarta, Tangerang, Bekasi dan sebagainya. Hal ini dilakukan karena bisnis di sektor tersebut saat ini bukan hanya diramaikan oleh pemain lokal saja karena banyak perusahaan besar dalam dan luar negeri yang memproduksi dalam jumlah besar sehingga bisa menjual dengan harga lebih murah. Meski dari segi kualitas pihaknya mengaku masih bisa bertahan sehingga mampu menerima puluhan pesanan di setiap bulannya. Saat ini, pihaknya lebih banyak menerima order pembuatan suku cadang mesin produksi di beberapa perusahaan besar sehingga semuanya ha-

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

TETAP EKSIS – Dengan meningkatkan mutu produksi yang dihasilkan, industri logam Tegal tetap bisa tetap eksis hingga saat ini.

rus sesuai dengan spesifikasi yang sudah ditentukan oleh pemesan. “Karena ini sifatnya rutin, maka kualitas adalah sesuatu yang sangat kami utamakan untuk bisa bertahan dalam persaingan yang semakin ketat,” jelasnya. Kondisi tersebut juga diamini oleh Rudi (50) yang meneruskan usaha orang tuanya sejak 15-20 tahun silam. Perkembangan teknologi membuat perusahaan besar sekarang ikut bermain di sektor kecil yang sebelumnya menjadi domain pelaku usaha rumahan. Yang saat ini menjadi perhatian ada-

lah perang harga antara produk lokal dengan impor di tingkat bawah atau eceran. Jika menjual dengan harga lebih tinggi, maka pedagang onderdil misalnya, banyak yang mengaku kesulitan menjual kembali produknya. Untuk mengatasi persoalan tersebut, dia dan perajin logam lainnya memberikan jaminan soal kualitas sehingga mampu bertahan hingga sekarang. “Jika pelanggan atau pengguna produk kami merasa puas, maka mereka akan terus menggunakannya, inilah yang coba kami terapkan selama ini,” tukasnya. (gun)

DOK. IKLAN/ RADAR TEGAL

BANJIR HADIAH – Sejumlah customer Pasaraya Sri Ratu dan Pacific Mall yang beruntung berhak mendapatkan beragam hadiah istimewa yang disediakan dalam event Banjir Hadiah dan Hujan Diskon.

Hujan Diskon dan Banjir Hadiah Pacific Mall

TOTAL PULUHAN JUTA RUPIAH SEBAGAI ungkapan rasa terima kasih kepada para pengunjung setia Pasaraya Sri Ratu dan Pacific Mall Tegal, Pacific Mall dan Sri Ratu kembali menggelar event ’Hujan Diskon’. Event yang diadakan di area hall atrium pusat perbelanjaan yang berlokasi di Jalan Mayjen Sutoyo, Kota Tegal, ini mulai dilaksanakan pada 4-16 September 2012 yang terselenggara berkat kerjasama Pacific Mall, Sri Ratu, dan tenant-tenant yang ada di Pacific Mall. Event ini mengusung konsep bazaar produk. Diskon semua produk yang ada di area bazaar Atrium Hall & Underwear Fair atau tepatnya di area pintu masuk supermarket, up to 70%.

BANJIR HADIAH Rupanya, ’Hujan Diskon’ di area hall atrium juga akan menyebabkan ’Banjir Hadiah’ senilai total puluhan juta rupiah. SPV Promotion Satriyo Adhinugroho menjelaskan, di samping diadakannya bazaar Hujan Diskon, juga akan diadakan pengundian hadiah senilai total puluhan juta rupiah. ’’Pengundian ini akan dilaksanakan setiap hari, mulai tanggal 4 September 2012 sampai dengan 16 September 2012, dan akan diundi setiap hari setiap jam 19.00 WIB,’’ tandas Sartiyo. ’’Jadi, setiap customer yang berbelanja di area bazaar dengan struck pembelian minimal Rp 100.000 (berlaku kelipatannya), dapat ditukarkan dengan kupon undian dibagian

informasi,’’ lanjutnya. Struck belanja hari itu berlaku di hari yang sama alias hanya di hari itu saja. Bisa dilakukan penggabungan struck, tapi hanya untuk struck pembelanjaan di area bazaar dan pada hari yang sama. ’’Syarat dan ketentuan lainnya antara lain, customer wajib hadir dengan menunjukkan identitas diri. Jika tidak hadir, maka dianggap gugur,’’ ujarnya. ’’Customer yang sudah menang berhak mendapatkan hadiah lagi dan untuk kupon yang belum beruntung akan diikutkan pada undian di hari terakhir pada tanggal 16 September 2012. Jadi, jika customer belum beruntung masih ada kesempatan lagi,’’ lanjutnya. (hesti prastyani/ iklan)

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

PENDAPATAN MASYARAKAT – Sektor perikanan mampu meningkatkan pendapatan ribuan masyarakat di wilayah pesisir.

Miliaran Rupiah di Sektor Perikanan TEGAL – Potensi yang besar di pesisir pantai utara Jawa ternyata berdampak terhadap sektor perikanan warga sekitar. Tidak heran jikia perputaran uang di sektor tersebut mampu menembus miliaran rupiah. Karyoto (61), pemilik tambak di Kelurahan Margadana misalnya. Saat ini, dia memiliki 10 petak tambak yang diisi ikan bandeng, lele serta mujaher. Dari 10 petak tersebut, dia sudah mengeluarkan modal awal lebih dari Rp 20 juta. Meski hasil panen tidak bisa maksimal seperti beberapa tahun silam, tetapi dia mengaku masih bisa mendapatkan keuntungan. Saat panen, dia bisa mengantongi lebih dari Rp 30 juta setelah dipotong biaya pakan

dan operasional lainnya. Untuk pemasaran, pihaknya tidak perlu repot karena banyak pengepul yang datang ke tempatnya. Untuk prospek sektor perikanan sendiri pihaknya menganggap masih sangat layak untuk dikembangkan. Jika satu petambak saja mampu memutar hingga Rp 30 juta, maka dikalikan ratusan petambak yang ada maka jumlahnya sangat besar. “Itu yang ada di perikanan darat, belum lagi yang ada di laut,” katanya. Hal senada diamini oleh Riswanto (52). Menurutnya, sektor perikanan darat tidak bisa dianggap enteng karena ikut ambil dalam meningkatkan pendapatan masyarakat lokal.

Bisa dibayangkan berapa besarnya perputaran uang yang mampu menghidupi ribuan keluarga di sektor tersebut. Itulah sebabnya dia dan ratusan petambak tetap bertahan dan terus melakukan inovasi agar hasil yang didapat bisa maksimal. Rata-rata petambak menyediakan modal awal di atas Rp 5 juta, tetapi untuk petambak besar yang memiliki puluhan petak maka bisa di atas Rp 50 juta. Tetapi, resiko petambak tidak terlalu besar asalkan sirkulasi air dan pakan selalu terjaga. “Sektor ini masih sangat layak untuk dikembangkan sebagai sumber ekonomi masyarakat sekitar,” pungkasnya. (gun)

Airasia Kembali Perluas Jangkauan di Cina AIRASIA, maskapai penerbangan berbiaya hemat terbaik dunia, kembali memperkuat jaringan rute penerbangan dan konektivitasnya di negara berpenduduk terpadat di dunia, Cina. AirAsia dengan bangga meluncurkan rute baru penerbangan langsung Kuala Lumpur – Nanning. Pemesanan tiket dengan harga istimewa dapat dilakukan mulai hari ini hingga tanggal 16 September 2012. Rute baru ini merupakan satu-satunya penerbangan langsung dari Kuala Lumpur menuju Nanning dan akan mulai beroperasi pada 11 Desember 2012 dengan frekuensi penerbangan sebanyak 3 kali seminggu, setiap hari Selasa,

Kamis dan Sabtu. Kuala Lumpur - Nanning akan menjadi rute ke-22 grup AirAsia menuju Cina. Rute ini sekaligus memperluas konektivitas jaringan grup AirAsia dari ASEAN menuju Cina, terutama setelah dibukanya penerbangan Bangkok – Wuhan yang dioperasikan oleh AirAsia Thailand. Untuk merayakan peluncuran rute baru ini, AirAsia menawarkan harga kursi penerbangan istimewa mulai dari Rp 314,000.- untuk sekali jalan dari Kuala-Lumpur menuju Nanning. Promosi ini hanya berlaku untuk pemesanan via online melalui www.airasia.com mulai dari tanggal 12 hingga 16 September 2012, dengan periode

perjalanan mulai dari tanggal 11 Desember 2012 hingga 22 Mei 2013. Kota Nanning yang merupakan ibukota dari daerah otonomi Guangxi Zhuang di Cina Selatan juga dikenal sebagai ‘kota hijau’ lantaran kaya akan tanaman dan pemandangan alam. Nanning berada sekitar 160km dari perbatasan Vietnam dan terletak tepat di sebelah provinsi Yunnan, Guizhou, Guangdong dan provinsi Hunan. Kota hijau berpenduduk sekitar 6,7 juta jiwa ini menawarkan berbagai keindahan alam, salah satunya adalah pegunungan QingXiu, yang juga dijuluki ‘paru-paru hijau.’(*/ima)

CM Y K


RADAR TEGAL 14 SEPTEMBER 2012