Page 1

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

SELASA, 14 JUNI 2011

INDEKS Pencoretan Nama Guru Ditolak

Ratusan Warga Geruduk Pos Polisi

HAL. METROPOLIS

Direktur RSUD Resmi Mundur HAL. PEMALANG

SDIT Diteror Bom HAL. RADAR BREBES

Catat Momen Berharga di Buku Harian HAL. XPRESI

APA MANING...

WARUREJA - Ratusan warga Desa Kedungkelor Kecamatan Warureja geruduk pos Polisi Babadan yang berada di desa setempat, Senin (13/6) sore. Hal ini terjadi, lantara warga kesal dengan tingkah polisi yang selalu menggelar razia kendaraan bermotor di lokasi tersebut. Warga menilai, polisi tidak memberikan toleransi kepada warga setempat yang tengah melintas. “Mestinya ada skala prioritas untuk warga sini (Desa Kedungkelor, red). Sejauh ini, sama

sekali tidak ada toleransinya,” ungkap Rastono, warga setempat. Menurut dia, beberapa warga desanya sering terjaring razia lantaran tidak membawa kelengkapan surat bermotor. Dirinya tak menampik, memang itu menyalahi aturan. Tapi setidaknya, polisi memberikan kebijaksanaan karena sang pengendara merupakan warga setempat. Dan itupun, jumlah warga yang terjaring tidak sedikit. “Setiap kali ditilang, kami selalu melakukan damai di tem-

pat,” ujarnya. Kepala Desa Kedungkelor Rita juga mengaku kesal dengan tidak adanya kebijaksanaan polisi saat merazia. Dia pernah mengalami, motor dinasnya terjaring razia ketika dipinjam saudaranya. Kala itu, saudaranya hendak pergi ke sawah tanpa mengenakan helm. Sawah berada di sebelah selatan jalur Pantura. Dimana jalur tersebut, tengah digelar razia kendaraan bermotor. “Karena saudara saya tidak ke hal 19 kol 4

Mangkir Lagi, Mangkir Lagi

TEDY KROEN/RAKYAT MERDEKA

PASRAH DAN TERISAK - Terdakwa penerima cek pelawat Daniel Tandjung (berpeci) dan rekannya Sofyan Usman (kanan) saat sidang lanjutan pembacaan nota pembelaan (Pledoi) di persidangan, pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (13/6).

4 Terpidana Kasus Cek Perjalanan Bebas Bersyarat JAKARTA - Keempat terpidana kasus suap cek perjalanan (traveler cheque) yang telah menjalani masa tahanan, akhirnya menghirup udara bebas. Para pembagi cek perjalanan tersebut dinyatakan bebas bersyarat pada bulan April dan Mei lalu. Mereka adalah Endin Soefihara, Udju Djuhaeri, Dudhie Makmun Murod dan Hamka Yandhu. ke hal 19 kol 1

SEMOK

Asmirandah Siap Tinggalkan Dude JAKARTA - Asmirandah menyatakan siap meninggalkan Dude Herlino, pria yang dipacarinya belakangan ini. Tentu saja, itu bukan disebabkan mereka putus. Tapi, cewek 21 tahun tersebut ingin meningkatkan kemampuan berbahasa Belanda. Hanya, belum ditentukan kapan dia berangkat ke Negeri Kincir Angin itu. “Siap atau enggak itu tergantung aku. Belum ada rencana berangkat ke sana (sekarang). Kalau aku punya kesempatan untuk pendidikan di sana, ya boleh, cuma course dua - tiga bulan, kasihan yang di sini kalau kelamaan,” katanya ketika ditemui kemarin (13/6). Saat ini Asmirandah memang tengah belajar bahasa negara kelahiran ayahnya itu. Ketika ditanya tentang reaksi Dude, Asmiranke hal 19 kol 1

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

GERUDUK -Sejumlah warga menggeruduk Pos Polisi Babadan, Senin (13/6) sore.

KPK Belum akan Jemput Paksa

BOY SLAMET/JAWA POS

GARONG KONTAINER - Polres Tanjung Perak Surabaya berhasil menggulung sindikat garong kontainer. Sembilan garong tersebut mengunakan modus operasi sebagai sopir pengantar kontainer dan dibelokkan ke sebuah gudang di Sukodono, Sidoarjo.

JAKARTA - Drama pelarian M. Nazaruddin dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tampaknya belum mau berakhir. Sebab, KPK belum berhasil menyeret mantan Bendahara Partai Demokrat (PD) itu untuk diperiksa. Pemeriksaan yang seharusnya dilakukan kemarin (13/6) gagal total karena yang bersangkutan

kembali mangkir. Itu dipastikan lantaran hingga pukul 17.30 legisltor yang berangkat dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV Jatim itu tidak juga datang ke KPK. Tidak hanya itu, Nazaruddin juga mangkir tanpa ada alasan yang pasti. “Pemeriksaan belum bisa dilakukan karena tidak hadir,” ujarnya. Rencananya, Nazaruddin bakal diperiksa terkait kasus dugaan korupsi dalam kasus Kementerian ke hal 19 kol 1

Polisi Bongkar Sindikat Penggelapan Trailer Antar Kota Optimis Gaji ke-13 Tetap Awal Juli Total Kerugian Hampir Rp 8 Miliar SURABAYA - Jajaran kepolisian kembali mengurai kejahatan lintas kota. Kali ini yang dibongkar adalah para sindikat pencurian dan penggelapan kendaraan jenis trailer beserta isinya. Kemarin (13/ 6) Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak mengamankan sembilan pelaku yang tergabung dalam sindikat tersebut. Mereka adalah para sopir, perekrut sopir, penjaga gudang, dan seorang penadah. Total kerugian akibat aksi mereka sebesar Rp 7,730 miliar.

“Sampai saat ini masih kami lakukan pengembangan. Karena masih ada yang belum tertangkap,” jelas Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Jayadi. Sembilan orang yang diringkus itu adalah dua sopir bernama, Alex Kurniawan, dan Busro. Kepala gudang di Sepanjang bernama Sumiran alias Wak Guk, serta dua operasional gudang bernama Mansur, dan Khairul. Selain itu, polisi juga meringkus otak operasional di lapangan bernama Suli, 36. Selama ini lelaki inilah yang bertugas mengendalikan kinerja anak buahnya di lapangan. Tiga penadah juga ikut

diamankan yaitu Sony alias Ncik alias Tosong, Candra, dan Adam. Hingga kini, polisi masih memburu beberapa pelaku yang belum tertangkap. Salah satunya adalah kepala sindikat bernama Abah Soleh alias Prima. Jayadi yang didampingi Kasubag Humas AKP Lily Djafar, Kasatreskrim AKP Setyo K Heriyatno, membeberkan bahwa sindikat itu tersebut ternyata merupakan jaringan antar kota, khususnya di Jawa Timur. Selain beraksi di Surabaya, mereka juga melancarkan aksinya di Malang dan beberapa kota lainnya. ke hal 19 kol 1

Perpres Tunggu Presiden Balik JAKARTA - Kementerian Keuangan hingga Senin (13/6) petang belum berani memastikan kapan Peraturan Presiden (Perpres) yang akan menjadi dasar pembayaran gaji ke-13 Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI/Polri, dan pensiunan, akan diterbitkan. Dirjen Anggaran Kementrian Keuangan (Kemenkeu) Herry Purnomo hanya memastikan bahwa Perpres dimaksud belum bisa

terbit pekan ini. “Masih tunggu, tapi (draf Perpres) sudah di presiden,” tutur Herry Purnomo sebelum Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR di Senayan, Senin (13/6). Alasan mengapa Perpres belum bisa terbit pekan ini, kata Herry, lantaran presiden sedang melakukan kunjungan kerja ke Swiss dan Jepang. Presiden beserta rombongan berangkat kemarin dan dijadwalkan balik 18 Juni nanti. Meski demikian, Purnomo memastikan, aturan dimaksud bakal ke hal 19 kol 4

Modif Club, Klub Biker Para Difabel yang Gemar Touring

Kejar Kenyamanan, Rancang Motor seperti ATV Mobilitas para penderita cacat fisik kini tidak lagi terbatas. Mereka juga bisa melancong ke berbagai daerah dengan menggunakan sepeda motor yang dimodifikasi. Motor Difabel Club (Modif Club) menyediakan sarana modifikasi plus ramairamai touring ke luar kota. LAPORAN: AGUNG PUTU ISKANDAR MINGGU pagi (12/6) para anggota Modif Club nongkrong di sekretariat mereka di Jalan AH Nasution Km 1, Nomor 1, Ban-

AGUNG PUTU ISKANDAR/JAWA POS

BIKER - Para biker difabel mejeng dengan tongkrongan masing-masing. Foto:

dung. Mereka memajang motor tunggangan di pelataran sekretariat yang juga sekaligus bengkel modifikasi itu. Semua motor khusus difabel itu menggunakan tiga roda atau yang kondang disebut trike. Dua roda di buritan dan satu roda di depan. Ada motor yang bergaya Harley-Davidson dengan sespan di samping. Ada juga yang bermodel off road dengan kaki-kaki panjang. Motor bergaya HarleyDavidson terlihat lebih gahar tanpa slebor belakang. Bahkan, roda belakang terlihat hampir menyentuh jok. “Bukan hanya soal gaya. Soalnya, kalau mundur, biar enak. Tinggal didorong rodanya. Jadinya kami nggak perlu turun atau meminta bantuan orang lain buat ke hal 19 kol 4

Mangkir Lagi, Mangkir Lagi * Sing mriksa gagal maning gagal maning! Optimis Gaji ke-13 Tetap Awal Juli * Wis dienteni kyeh!

CMYK


OPINI

2

SELASA 14 JUNI 2011

RADAR TEGAL

Ospek Oleh: Muh. Abduh BULAN-BULAN ini, orang tua disibukkan dengan memasukan anak ke sekolah. Yang punya anak SD, sibuk mengantar anak mendaftar ke SLTP. Sementara yang lulus SLTP, berduyun-duyun mendaftar ke SLTA. “Anake sampeyan sidane mlebu nang SMP apa Wa? RSBI? Sampeyan tah pasti anake bisa mlebuh sekolah sing favorit. Kocapa anake nyong sing nilaine pas-pasan,” tanya Panjul. Setelah penerimaan siswa baru (PSB), kegiatan yang selalu dilaksanakan adalah masa orientasi siswa (MOS) atau ospek (orientasi pengenalan akademik). “Sing lawas-lawas, kegiatan MOS identik karo perploncoan!” “Iya kuwe, kayong plonco ora bakal ilang! Toli macem-macem nemen carane menggembleng siswa sing anyar. Malah ana sing kayong kebeneran, nggo melampiaskan dendam. Wong ndisit be kena plonco, dadine saiki giliran mlonco!” Selama ini, seperti sudah mentradisi, dalam kegiatan perploncoan itu siswa baru menjadi bulanbulanan kakak angkatan mereka. Akibatnya, sangat rentan timbul tindak kekerasan, baik fisik maupun mental. Tak jarang pula, kekerasan fisik dalam pelaksanaan MOS seperti pemukulan sempat merenggut korban jiwa. Sudah pernah terdengar berita mengenai korban kekerasan dalam perploncoan. Bahkan sampe menimbulkan korban tewas. “Toli kadang bocah kon reka-reka. Jarene ngger ora kaya kuwe, monine ora rame. Langka gregete, langka kenangane!” Prihatin dengan kondisi itulah, Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) akan mengeluarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) tentang PSB. Di antaranya yang bakal diatur adalah pelaksanaan MOS atau ospek. Penekanannya, Kemendiknas melarang adanya praktik kekerasan. Ospek hendaknya dilakukan dengan tata cara yang tidak menimbulkan kekerasan. “Ospek ngger kaya penataran ya mboseni oh! Kiye wis dirancang Ospek sing menarik. Wis dijamin langka kekerasan!” ujar anak Dalipan yang sudah ditugasi menjadi ketua panitia ospek. Sekjen Kemendiknas Dodi Nandika memperkirakan, Permendiknas itu bisa diterbitkan sekitar pekan depan. Aturan tentang pelaksanaan MOS yang anti kekerasan tersebut bakal dijalankan mulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga perguruan tinggi. “Atribut ospek ya pan diatur? Apa pan sakarepe panitia ospek? Bocah anyar kon nggawa sing oraora.” Larangan tindakan kekerasan dalam MOS merupakan salah satu sosialisasi Kemendiknas untuk memupuk program pendidikan karakter. Jika masih terjadi aksi kekerasan dalam MOS, siswa yang menjadi korban bisa melapor ke kepala sekolah atau Dinas Pendidikan setempat. “Ngger melapor, terus sanksi nggo sing melakukan juga diatur. Apa sanksine pada karo aksi kekerasan liyane?” MOS atau Ospek memang tidak perlu dihapus. Yang harus dibuang adalah budaya kekerasannya. Dengan ospek, sekolah bisa memberikan pandangan visi dan misi sekolah ke siswa. Selain itu, dengan MOS bisa digunakan untuk media pembelajaran Pancasila dan kenegaraan. Permendiknas hendaknya tak sebatas aturan yang tidak dijalankan. Karena itu, sangat perlu adanya dukungan kontrol dari bupati atau wali kota melalui kepala Dinas Pendidikan. “Gagiyan siapna pengawas ospek!” (*)

Perjalan Sunyi Dharmadi dalam Diksi Puisi Oleh: M Enthieh Mudakir PUISI perjalanan sunyi Terapi baginya……… Saya ketengahkan puisi di atas itu ketika membaca kumpulan (antologi) puisinya, yang diberi tajuk Aura. Bagi saya, Aura sebagai pemantik diri saya sekaligus menggugah pikiran saya. Lebih lagi, tak pelak pula mentautkan “roso” saya, hingga masuk ke wilayah kesunyian ke alam jiwanya. Sebenarnya saya penyair yang tidak tahu banyak puisi orang. Apalagi soal yang bagus dan tidak. Hemat saya, kurang bijak terhadap sebuah karya dengan penilaian baik-buruk. Di dalam pendekatan saya kepada puisi Dharmadi, sebagai sesama penyair. Saya memiliki metode tersendiri. Metode saya sangat sederhana, yakni ketika mencoba memasuki ruh saya dengan ruh puisi Dharmadi. Terjadilah perkawinan imajinasi saya dengan tubuh-tubuh yang lain. Persemaian pun kemudian meng-sinkretis-kan luar-dalam diri saya, di dalam persetubuhan. Sekali pun saya sempat terperanjat, saat Dharmadi menyodorkan kumpulan puisinya kepada saya. Oleh latar belakang semangat itulah; karena saya “wong” Tegal, pantang menolak untuk berkata “tidak”. Katanya, Mas Enthiehlah yang pas dengan puisi-puisi saya, ujarnya di suatu acara pembacaan puisi penyair empat kota di DKT beberapa waktu lalu. Penyair Dharmadi secara emosianal saya mengenalnya. Segala ketulusannya saya ama-

ti, sebagaimana ia menjaga perasaan orang lain lebih dari dirinya sendiri. Orang semacam ini sukar kita temukan di jaman Dajal seperti sekarang ini. Tapi itulah sosok penyair Dharmadi ketika menjuntaikan pikiranpikirannya ke dalam karya puisi begitu jujur, telanjang dan apa adanya. Keberanian inilah, saya mencoba mengawinkan dengan apa yang saya sebut “persetubuhan”. Dan rasa sublim dalam persenggamaan beraduk-aduk, berhias-hias. Adalah sangat benar hingga merekahkan alam fakir saya, panca indra saya dan sebagainya. Padahal dunia hedonisme saya, masih bercecer berupa capital sampai terjurangkan. Tetapi karena semangat dan tanggung jawab itulah, segalanya harus dikerjakan. Sebab diri saya tidak akan pernah produktif seandainya hanya menunggu mood semata. Apa pun kecilnya bila selalu menciptakan sesuatu, pasti akan membuahkan hasil. Kata filosofi “wong Tegal”, “Ala bisa karena terbiasa. Melawan kemalasan bukan hal gampang dan “memblejedi” kemanjaan bukan pula soal remeh-temeh. Romantisme semu yang selalu diolah merupakan pembelajaran tanpa sekolah. Dengan ijin Allah pula, mengalirlah manikmanik kebiasaan positif. Lebih lagi disemangati oleh filosofi “wong” Tegal, yang dikenal pula pantang menyerah. Dialektika alam pikir (di) dalam dengan alam pikir di luar sana pun telah berevolusi sebagaimana pertanggungja-

Yang Sabar dan Ikhlas ASS. RADAR TEGAL sya mau nanggapi nmer hp 088215096xxx yg jdulnya HONOR WB Pira Donge? Untuk yg pnya nmr diatas, sy dlu jga pernah mnjdi wyta bkti sprti anda 10 thn lamanya, tdk hnya, tlis-mnlis mengjar aja, dr mmbtulkan kompr mnyak, cci pring, buat wdang, k psar, lembur dan msih bnyak lgi, sy jlani dgan IKHLAS dan tdk pernah menutut hnor. Toh dlu waktu mau msuk jd WB tdk menuntut honor/jdi PNS. Klo pengin gajian/hnor bsar jngan jdi WB. Tpi jdilah WiRAUSAHAWAN atau PEDAGANG SUKSES. Sy percya anda pasti ingin jdi PNS, yg sabar & ikhlas tuk mentup kbuthan ya... cri sampingan di luar. Tlong dmuat Radar. Tks wass. 081902794xxx

Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron

PAK Wali tulung anjungan PAI diberesi, trus warung tenda sing seketan go ngrembik aja olih, aku izin sing dadi wonk Tegal. 087730542xxx

NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

Kembalikan Sisa DP ASSLMUALLAIKUM RADAR. Saya ingn ikut ngresula dngn salah 1 Bc. Sophie di Tegal. Tolong ibu kembalikan sisa DP promo kami.. pdhal sudah 1 bulan lebih .. Kasihan itu sungguh sngt mengecewakan .. Smpai2 ada yg ingn menggadai motor. Pdhal uang itu kan hak. Kami.. Maturnuwun Radar. 085642499xxx

Aku ingin mati dalam puisi Siapa mau ikut Kereta kata-kata akan menjemputmu Bagiku; Mati itu biasa, hidup harus berwarna. (*) Penulis adalah penyair

Pungutan Ambil Ijazah

jl. Dr.sutomo belakang ngadi terace mati ora didandani2, 081315495xxx

Tengah Kota Tapi Pelosok ENYONG njaluk tolong len RATEG ... dimuat, bpk Bupati sak wakile, bisane enyong desane nang tengah2 kota Slawi khususe dukuh Langon RW 3 Kel Kudaile Slawi dalan Jawa isih kaya nang plosok, wagu nemen sung, ngisin2a Kota Slawi, asline duwite nggo apa bae bisane ana pedukuan nang tengah kota tapi dalane kaya kali asat, tolong DPR niliki ya kena, endah ana gawean ya. 081902703xxx

Setiap sya mgurus kperluan d kntor kelurhan tdk ckup 1 hri krn lurahny susah dtemui ktnya rapat trus, bhkan kalo dtg kntor siang jm 9nan . 2. Sya sbg warganya blm tau wjah dri pak lurah krn tdk pernah anjangsana takziah atau mghadiri hajatan wrga. 3. Kalo mematok SKW terlalu mahal smpe 400rbuan. Apkah trif SKW sbesar itu? Dmikian ngresula saya uTk mendapatkan perhatian phak2 terkait. 087711907xxx

Oknum Tak Bertanggung Jawab

KEPADA nmr flexi 02839200xxx.. Trms ats brita saudra di rbrik ngresula yg mngatakn Ktua RT 05 RW 11 Kel. Brebes tdk pduli wrga nya. Kmi slaku pngurus RT sdh mnyampaikan kpda kluarga yg brsangkutan. Tp ada slah satu kluarganya yg blum mau memberi ijin. Jd jngn slh sngka dulu. Trms. 08574242xxx

MET pagi Rateg, kenapa di halaman Radar Pemalang tilpun penting Rumah Sakit yg tertulis hanya RS SANTA MARIA dan RSI Taman. Justru RSUD Dr. M. Ashari tdk muncul? Apakah tilpun penting RS itu merupakan iklan? Mhn tanggapan. 08164244xxx

SEBUAH pemandangan yg memprihatinkan dan sgt mengenaskan melihat prestasi sepakbola Pemalang yg dirusak oleh slh satu oknum pengurus Pengcab PSSI Kab. Pemalang. Oknum yg jg sbg guru olahraga dan pembina SSB “A” di Stdion Sirandu ini sdh melewati bts dan merusak pembinaan sepakbola di Pemalang. Selalu gagal di bnyk event yunior dan yg terbr klh 9-0 dlm ajang turnamen di Kab. Purbalingga. Tdk hny itu dana utk persiapan dlm PORWIL DULONGMAS Cabor Futsal pun dipotong kompas tanpa sepengetahuan KONI Kab. Pemalang dan Pengcab PSSI Kab. Pemalang. Mohon Dg Hormat Bpk Bupati Pemalang Selaku Ketum Pengcab PSSI Pemalang menindak tegas Oknum yg tsb. 085743809xxx

Lampu Ora Didandani

Dilecehkan

Njaluk Nyekel Pipi

RATEG mbarah nyong pan melu ngresula, Dinas Taman Brebes, lampu

BUAT Lurah Mintaragen: sya sbg wrga negara yg taat dilecehkan: 1.

NASIB seorang penyanyi dangdut, Ih...yakin kayong melasi nemen sung,

Sudah Disampaikan Keluarganya

nya setiap hari bahkan setiap detik. Puncak dari karya sastra adalah puisi, karena puisi bisa disebut sebagai saripati karya satra itu sendiri. Hemat saya, karya puisi (sastra), hakekatnya, lahir dari riak-riak kehidupan (personality) yang dialami, dijalani, dititi, sebagaimana yang tersirat dan tersurat. (singkat, simpel, pendek, dan terang). Waktu pula, tidak terasa terus berjalan, Dharmadi dengan bahasa “plastis” terus menulis hingga sekarang. Pertanyaan saya, apa konsepnya bisa berpuluh tahun bertahan di dalam tradisi menulis, padahal dunia kepenyairan “di zaman sungsang” seperti sekarang, sebagai jalan sunyi dan sepi. Membaca karya puisi-puisi Dharmadi mengingatkan kepada karya puisi almarhum Piek Ardjanto Soeprijadi, dia adalah penyair angkatan 66, sekaligus soko guru (bapak) kepenyairannya. Penyair Dharmadi telah mengajak ke pengembaraan empiriknya. Berlarian ke mana-mana tetapi dalam kesadaran. Melepas segenap atmosfir. Melalui metamorfosis diri secara apa adanya, telanjang. Sebagai penutup pengantar, kutulis untuknya “Ijtihat Puisi (atau) Puisi Ijtihad”;

rebo bengi tgl 18 Mei ning Kaligangsa ana orjen tunggal ning mburi SDN 1 Kaligangsa, Ana Lurah jare tugase ning Ds Terlangu mendem rese nemen, sampe penyanyine pada wedi kabeh, njaluke nyekel pipi, ya ora lumrah okh.... jare lurah tp ora mein cntoh sing apik ning wargane, mendem ya mendem tp sampeyan rese nemen, sampe polisi pan misah be dilawan, ajib... Lurah cap apa sampeyan, Sampeyan kudune ngaca, sikape sampeyan bli bener, penyanyi lg luruh pngan diperlakukan ky kuwe, ya jengkel okh’... Bli bener sampeyan! Aja maning2 kaya kuwe Pak Lurah! Suwun Radar Tegal... 087730324xxx

PAI tmpt wisata apa tmpt maksiat, nang wr tenda ngsr wit cmara tendane pada diskat-skat kaya bilik go ngrembik, pdhl wakil walkotane Habieb, pan dadi apa Tegal. 085740477xxx

Tulung, PAI Diberesi

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 35.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50%

pannya/ke bumi// Kekhalikan pribadi Dharmadi di dalam aspek berkehidupan dibilang cukup lengkap di dalam menggauli alam sekitar. Puncaknya pada karya me-“musat”, mengarus tanpa beban, bagaikan menyusuri sungai keharibaanNya. Sikap merelakan diri kepada kehendak-Nya tampak betul pada dirinya. Sampai ia nukilkan puisi sederhana di dalam Candi Cetho. Sebagaimana penggalan puisi di bawah ini. Ketika unsur mengenali segala ingin bukan hal mudah. Sebab semua yang dijalani manusia selalu memiliki konsekuensinya: //ada yang memandangku//diam-diam//. Tulis Dharmadi di hal 14, berjudul Sehabis Hujan, di baitbait terakhir puisi tersebut. Puisi-puisi Dharmadi seperti pupus-pupus tumbuhan, ladang-ladang bagi alam luas yang menyertakan udara. Seraya terjadi “saur-manuk”, tak terduga karyanya pun mampu menggerakan orang lain. Puisi itu seperti “Aura” tidak berkelamin. Dharmadi termasuk penyair yang suntuk akan dirinya. Menyingkap dan membongkar kata yang diketemukan di pinggir sungai, jalanan, kereta api, leher perempuan, buah dada, fatamorgana, sampai menikam diri apa adanya. Fantastis. Sebagai sesama penyair saya percaya, Dharmadi dengan kesadarannya hendak menciptakan ruang-ruang hingga saling melengkapi. Dia ciptakan sungai-sungai, tabir-tabir, misterimisteri, yang terus mencecap-

Tendane Disekat-Sekat

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal

Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur: Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati, Moch. Arifin, Arief Nur Rahardian Sidiq. Sekretaris Redaksi/Persh: Yully Trieyani. Kota Tegal: M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan, Abidin Abror. Brebes: Agus Wibowo. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Hermas Purwadi, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Hesti Prastyani (Manajer Tegal), Kharisma Dewi, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Astri Prayudita, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: M. Yusuf Abadii. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

waban karya itu sendiri seraya bagaikan menggentawangkan inspirasi manik-manik denotatif. Gema mozaik pun saling timbun-menimbun diksi yang membungkus bahasa ibu hingga “menciriwancikan” penyairnya. Secara empirik dan (oleh) olah rasa (kesetiaan) itu, Dharmadi mampu menjawab dan menjabarkan “suwiran” pikiranpikiran orang maupun menumbuk “khusuk” temuan pikiranpikiran sediri. Saya tanpa ragu akan mengatakan; siapa pun bisa. Tinggal mau tidak diri kalian melakoni secara kontinyu. Tak pelak pula bahwa bahasa “ibu” si penyair pun akan terkuakkan secara bawah sadar seiring perjalanan waktu. Secara eksternal maupun internal karya Dharmadi, menurut hemat saya, tampak biasa-biasa saja. Sejurus itu, Dharmadi – kalau boleh saya katakana kurang produktif terlihat dari kumpulannya yang sedang saya bahas ini. Jurang yang membedakan dirinya dengan diri kita adalah peleburan khusuk perburuan pada penjabaran roso (kejiwaan). Oleh kesetiaan itulah, Dharmadi menemukan kelembutan di dalam memilih kata. Terlihat irama puisinya sangat “langsam”, dan jarang bersinggungan dengan tema-tema sosial. Ia sangat pandai menjaga emosi, sampai puisi-puisinya menerangkan demikian “plastis”, seperti puisi Candi Cetho di bawah ini; //dalam kediaman batu/menyanggah langit/ setia mengabarkan/kehidu-

Jangan Cuma Diukur KPD. Pemkot/Dinas Terkait, kok lama banget benerin pembatasan JL. P. DIPONEGORO. Percuma diukur, tapi pRoses’y lama. Dana jangan untuk alasan. 085226584xxx

Nomor Telepon Penting

ASSALAMU’ALAIKUM kpd pejabat di Dinas Pendidikan Kabupaten Pemalang yang terhormat, saya ingin bertanya perihal pungutan dana untuk mengambil ijazah apakah ada peraturan tertulisnya?? Di hampir semua sekolah di Pemalang termasuk sekolah negeri untuk mengambil ijazah harus membayar sejumlah uang. Terima kasih. 085747810xxx

Spanduke Bener Ora? ASLM, q bolak balik maca spanduk nang ngarepe kntr PLN Slw: psang listrik 450 kwh biaya sktr 375ewu, bener ora? So’ale q wingi pasang kena biaya Rp 2.200.000,00 jare biaya sing nang iklan kue cma pendaftarane tok, tulung ditanggapi kanggo PLN Blplg. Mks, wslm. 085742222xxx

Biayae Pira? ASS Bpk2 dinas Pariwisata Kota Tegal, melu ngresula kyeh.. biaya mlebu PAI kok go 2 org 1 mtr kok 5000 ya! Pdhl entuk tikete cm 2 org, 1 mtr.. durung parkir mtre 2000.. maksude pbn? Duite go ap bae.. suwun ya! 085742074xxx

Tambah Formasi Pemerintahan SELAMAT kepada bpk H. AGUNG WIDYANTORO, SH MSi atas pengukuhanya sbg bupati Brebes.. smoga kedepannya slalu sukses dan slaku sukwan pemkab Bbs, sy brhrap unt seleksi CPNS thn ini mohn formasi jurusan ilmu pemrinthn jmlnya agak diprbanyak. Saya rasa Pemkab Brebes msh kurang pesonil, khususnya di instansi kecamata n trims.. (om Radar, dimuat yaa.. trims) 085727771xxx

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS ke 085293278922, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Dapatkan kaos Ngresula, yang berisi SMS ngresula pilihan. Hanya Rp55.000/pcs.


CMYK

METROPOLIS

SELASA, 14 JUNI 2011

3

RADAR TEGAL

Pencoretan Nama Guru Ditolak Disdik Diminta Transparan LANGKAH Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tegal, mencoret sejumlah nama guru dari

daftar penerima tunjangan fungsional tahun 2011, ditolak oleh sejumlah guru, khususnya dari SMK Muhammadiyah 2. Sebab, pencoretan nama tidak berdasarkan ranking. Namun ada beberapa hal dinilai jang-

gal, sehingga Disdik diminta transparan berkaitan kebijakan tersebut. Seorang perwakilan guru, Jaelani ST MT mengatakan bahwa pihaknya menolak pencoretan ini. Sebab jika melihat

ranking, ada beberapa nama guru yang seharusnya sesuai ranking, terutama dari SMK Muhammdiyah, baik dari masa kerja, beban mengajar, NUPTK, nomor rekening, dan bersertifikat pendidikan lebih tinggi

dibanding nama guru yang ditetapkan sebagai penerima tunjangan fungsional. “Apalagi sesuai hasil konfirmasi dari staf Diknas, ada pengakuan salah. Sebab keliru memasukkan data. Sehingga mengaki-

batkan beberapa nama guru jadi korban. Atas dasar itu, pihaknya minta transparasi Disdik. Tidak masuknya sejumlah nama, yang sesuai ranking sangat memenuhi syarat, karena kesalahan staf Disdik, atau ada

unsur kesengajaan.” Dia menambahkan, kalau soal pengurangan kuota, pihaknya tidak mempermasalahkan. Sebab hal ini kebijakan pemerintah pusat. “Tapi kami hanya menuntut ke hal 9 kol 5

Tak Perlu Mahal Asal Bermanfaat

BERBURU

KEPERLUAN SEKOLAH ADI MULYADI/RATEG

DITINGGIKAN - Akses jalan di pintu timur PAI sedang ditinggikan, agar tidak tergenang saat rob datang.

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

LARIS MANIS - Aneka perlengkapan sekolah, seperti tas, sepatu, dan buku tulis mulai diburu masyarakat menyambut tahun ajaran baru.

PELATIHAN

ABIDIN ABROR/RATEG

SEMANGAT - Kasat Sabhara, AKP Aziz Sugianto, di hadapan Hansip menyampaikan materi seputar pentingnya keamanan lingkungan.

Hansip Kelurahan Ikuti Pelatihan POLRES Tegal Kota bekerja sama dengan Kantor Kesbanglinmas, Senin (14/7) kemarin, menggelar pelatihan dengan diikuti para Hansip atau Linmas, di Aula Bhayangkari. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan selama tiga hari. Para tenaga Linmas ini bakal diberi penyuluhan hukum, masalah narkoba, keamanan lingkungan, keamanan lalu lintas, pentingnya kedisiplinan, dan bidang lainnya. Adapun sebagai pemateri para perwira polisi. ke hal 9 kol 5

PENDIDIKAN MAN Tegal Ciptakan Siswa Profesional MADRASAH Aliyah Negeri (MAN) Kota Tegal memasuki tahun ajaran baru 2011/2012 terus berbenah. Hal ini dilakukan guna mempertahankan prestasi, dengan meluluskan 100 persen siswa-siswinya selama 5 kali berturut-turut sejak tahun 2007. Kepala MAN Kota Tegal, Drs Kamaludin MM melalui Kepala Tata Usaha (TU), Widodo menuturkan, berbagai program dan agenda telah dijalankan sejak lama. Sehingga mampu memberikan nilai positif terhadap prestasi siswa. Apalagi, dengan dibangunnya laboratorium dan perpustakaan, diharapkan mampu meningkatkan semangat serta kemampuan siswa. “Hal ini tentu akan meningkatkan mutu kegiatan belajar-mengajar. Tidak hanya teori yang diberikan, tapi juga praktek kepada seluruh siswa-siswi yang ada. Dukungan para guru, siswake hal 9 kol 1

CMYK

TAHUN ajaran baru sebentar lagi tiba. Berbagai kebutuhan sekolah mulai seragam, sepatu, tas, stationary dan sejenisnya diburu. Mulai anak TK hingga SMA berlomba mendapatkan kebutuhan tersebut di pasar, toko maupun pusat perbelanjaan. Di sisi lain, kondisi ini langsung ditangkap sejumlah pengusaha, dengan menyediakan berbagai keperluan sekolah dengan beragam model yang ditawarkan. Yani (16), ketika memilih beberapa tas sekolah mengaku sengaja mencari tas, karena yang digunakan sekarang sudah rusak. Tahun ajaran baru indentik dengan sesuatu yang baru, antara lain tas, sepatu, seragam, dan buku tulis. Tapi dia tidak terlalu fanatik dengan satu merek tertentu. “Untuk tas, saya sengaja mencari yang berukuran besar, agar bisa memuat buku-buku pelajaran serta peralatan sekolah lain. Berkaitan model sangat

Atasi Rob, Jalan Ditinggikan UPAYA Pemkot Tegal mengatasi rob tidak main-main. Melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU), beberapa ruas jalan yang kerap tergenang di Jalan Halmahera hingga wilayah UPS diitinggikan. Kabid Binamarga DPU, Sugiyanto ST MT mengatakan, tahun ini melalui APBD II, Pemkot mengeluarkan anggaran untuk kegiatan peningkatan jalan, guna menanggulangi rob. Paket jalan yang ditinggikan di antaranya Jalan Karimunjawa, Halmahera, UPS, serta akses menuju ke Bumi Perkemahan (Buper) atau pintu sebelah timur OW PAI. “Teknisnya, jalan ditinggikan sekitar 30 40 cm dari sebelumnya. Dengan tujuan ketika air laut pasang, maka

akses jalan tidak tertutup atau tergenang rob. Sehingga masyarakat tetap bisa beraktivitas seperti biasa,” ucapnya waktu dihubungi melalui telepon genggamnya, Senin (13/6). Kegiatan hanya sebatas peninggian. Sementara lebarnya masih mengikuti eksisting yang ada. Proyek sudah dikerjakan mulai awal Juni lalu. Sesuai rencana peninggian jalan bakal selesai 3 bulan ke depan. “Selain mengatasi rob, khusus akses jalan ke arah Buper juga untuk mendukung rencana Pemkot terkait penataan OW PAI. Sebab, rencananya akses keluar PAI akan melalui Jalan Halmahera,” tuturnya. ke hal 9 kol 1

ke hal 9 kol 1

Dipertanyakan, Realisasi Pembangunan Pelabuhan Niaga SAMPAI saat ini, kelanjutan pembangunan Pelabuhan Niaga yang sudah direncanakan Pemkot satu tahun lebih tak jelas. Walaupun secara resmi Pemkot telah membentuk tim kerja, guna melakukan tahapan pembangunan pelabuhan tersebut. Kondisi ini menimbulkan berbagai pertanyaan sejumlah kalangan, baik di lingkungan DPRD maupun masyarakat. Menurut anggota Komisi III DPRD, Rofi’i Ali, terkait masalah itu dalam waktu dekat ini pihaknya akan mengundang Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo). Upaya tersebut dilakukan guna meminta penjelasan tentang kelanjutan pembangunan. “Kami tidak ini rencana pembangunan ke hal 9 kol 1

ADI MULYADI/RATEG

BERKOMPETISI - Para peserta lomba Siswa Berprestasi 2011 siap berkompetisi untuk menjadi yang terbaik dan menjadi duta Kota Tegal di tingkat propinsi.

Kemampuan 366 Pelajar Diuji Disdik Gelar Lomba Siswa Berprestasi

M SAEKHUN/RATEG

TAK ADA AKTIVITAS - Imbas tak jelasnya pembangunan pelabuhan niaga, aktivitas di Pelabuhan Kota Tegal lesu dan nyaris tak ada kegiatan bongkar muat.

DALAM upaya menumbuhkembangkan berbagai kecerdasan siswa, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tegal menggelar lomba siswa berprestasi. Dalam ajang tersebut, kemampuan 366 pelajar dari tingkat SD/MI hingga SMA/SMK diuji, baik dari segi akademis atau

kreativitasnya. Kabid Pendidikan Dasar yang juga selaku panitia lomba, M Ismail Fahmi mengatakan, lomba siswa berprestasi ini akan diselenggarakan selama dua hari. Jumlah peserta yang mengikuti, 24 siswa dari SDMI, 174 dari SMP/ MTs, 54 siswa SMA, dan 114 siswa SMK. “Lomba untuk SD dan SMP dilaksanakan tanggal ke hal 9 kol 1

Saat ini Kota Tegal Memiliki 22 Sarang Walet

Rencananya akan Jadi Obyek Pajak Baru HASIL pendataan tim Pemkot, saat ini ada 22 sarang burung walet. Keberadaannya diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak, sesuai tujuan penyusunan Raperda pajak daerah. Sebab selama ini keberadannya tanpa ditarik pajak sama sekali. Menurut Plt Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD), Maslurin, dasar penyusunan draf Raperda tentang pajak daerah yakni Undang-undang Nomor 28 Tahun 2009 akan berakhir pada 31 Desember 2011. Sehingga awal tahun 2012, harus menggunakan Perda pajak daerah baru, sesuai ketentuan peraturan perundangundangan berlaku, kecuali Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) akan berakhir 31 Desember 2013. “Sesuai draf Raperda tentang pajak daerah yang kami ajukan,

ada beberapa obyek wajib pajak yang diharapkan bisa meningkatkan PAD. Antara lain pajak sarang burung walet, pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak penerangan jalan umum, pajak parkir, pajak air tanah, pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan serta bea perolehan hak atas tanah dan bangunan,” ujarnya. Lebih lanjut Maslurin mengungkapkan, salah satu obyek wajib pajak baru yang selama ini belum tersentuh sama sekali, yakni pajak sarang burung walet. Padahal jumlahnya cukup banyak, hasil pendataan tim di Kota Tegal ada 22 sarang burung walet, dan selama ini tidak ada kontribusi pajak atau pendapatan ke kas daerah. Sehingga dengan diterapkannya Perda pajak daerah nanti, diharapkan menambah PAD Kota Tegal dari sektor pajak. Soal tarif

dan ketentuan teknis lainnya, saat ini draf Raperda bakal dibahas alat kelengkapan DPRD setempat. “Pengambilan sarang burung walet yang dikenakan, yakni Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP, red). Sedangkan kegiatan pengambilan dan atau pengusahaan sarang burung walet lainnya yang ditetapkan dengan Perda.” Ditandaskan Maslurin, dengan adanya beberapa obyek wajib pajak baru, diharapkan PAD Kota Tegal dapat naik. Soal persentasenya dibahas lebih teknis ketika pembahasan Raperda. Sedangkan PAD Kota Tegal tahun 2010 sebesar Rp12 miliar, dan tahun ini ditargetkan Rp16 miliar. “Kami targetkan PAD 2011 mencapai Rp16 miliar dapat tercapai. Bahkan dengan adanya obyek wajib pajak baru, kami harapkan bisa lebih dari Rp16 miliar,” tukasnya. ke hal 9 kol 5

M SAEKHUN/RATEG

OBYEK BARU - Deretan sarang burung walet yang ada di Jalan Gurami bakal jadi obyek wajib pajak baru, dalam draf Raperda tentang pajak daerah.


PEMALANG

4

SELASA 14 JUNI 2011

RADAR TEGAL

NGENDONG Kembali ke Pancasila KONDISI masyarakat sekarang yang sudah jauh dari nilai-nilai Pancasila rupanya menjadi keprihatinan Wakil Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo ST. Banyaknya halhal yang tidak diinginkan masyarakat, bukan saja terjadi di Kabupaten Pemalang namun juga terjadi di luar daerah. Kondisi tersebut agaknya menjadi niatan baiknya mengajak masyarakat untuk kembali ke Pancasila. Apalagi sekarang ini telah banyak terjadi dok.rateg penyimpangan dari cita-cita bangsa, Mukti Agung Wibowo yang tentu saja dapat dirasakan dalam kehidupan sosial dan bermasyarakat. Seperti halnya sekarang ini telah terjadi adanya krisis kepercayaan, krisis idiologi dan juga krisis moral. Melihat kondisi tersebut Wabup berharap kepada seluruh masyarakat, khusus di Kabupaten Pemalang untuk mau kembali ke nilai–nilai Pancasila sebagai falsafah kehidupan bangsa dan dasar negara Indonesia. “Banyak hal-hal yang tidak kita inginkan, telah menyimpang dari cita-cita kita bersama dalam kehidupan sosial dan bermasyarakat. Seperti adanya krisis kepercayaan, krisis idiologi dan krisis-krisis lainnya termasuk krisis moral. Untuk itu kepada seluruh masyarakat marilah kita kembali pada falsafah kehidupan bangsa kita yaitu Pancasila,” katanya dalam acara pelantikan pengurus DPD dan DPC PAN, baru baru ini. Wabup mengatakan perlu diketahui hari lahirnya Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni dan sekarang ini masih dalam Juni semua masyarakat hendaknya memulai kembali mensosialisasikan dan mengangkat kembali nilai-nilai Pancasila untuk diterapkan serta diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya di Kabupaten Pemalang agar dapat tercipta suasana yang kondusif, nyaman dan aman. Untuk membuka kembali akan pentingnya Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, Wabup mencontohkannya melalui perumpamaan gigi dengan lidah, lebih tua mana. Dengan pertanyaan itu tentu saja jawabannya lidah itu lebih tua daripada gigi. Namun demikian jika orang itu sudah tua, gigi lebih dulu yang hilang, meskipun gigi itu ada setelah lidah itu ada. Salah satu contoh perumpaman yang diberikan oleh Wabub ternyata mengandung falsafah yang sungguh besar artinya. Karena lidah itu menunjukan kelembutan sedangkan gigi itu keras sehingga sering muncul istilah unjuk gigi. Maka dengan kelembutan lidah juga sering kali digunakan dalam peribahasan pandai-pandailah bersilat. Artinya jika ada pemasalahan dan masukan akan lebih baik dipecahkan atau dibahas melalui jalan dialog untuk dibicarakan secara baik dengan bermusyawarah, tetapi bukan dengan jalan demo yang menunjukan kekuatan. “Untuk itu mari kita tempatkan Pancasila dalam kehidupan untuk terus kita amalkan,” tandasnya. (apt)

PENTOL RAH Tumpangsari Bandeng-Rumput Laut Menguntungkan MBAH Dadi (50) petani tambak di Desa Lawang Rejo Kecamatan/ Kabupaten Pemalang beralih ke budi daya rumput laut, akibat produksi bandeng dinilai sudah tidak menguntungkan. Petani itu menanam rumput laut pada tambak, menggunakan sistem tumpang sari dengan bandeng. Meski demikian, bandeng yang dipelihara hanya separuh dari kapasitas normal, karena hanya berfungsi sebagai pemakan parasit rumput laut. Kepada Radar, Minggu (12/6), Mbah Dadi mengatakan, saat ini budi daya bandeng sudah tidak menguntungkan. Dengan waktu pemeliharaan bandeng mencapai enam bulan, produktivitas sekitar dua kwintal per hektar. “Harga jual bandeng Rp 12.500 per kilogram, saya hanya mendapatkan sekitar Rp 2,5juta sekali panen. Padahal, saya harus mengeluarkan biaya pembelian benur (benih bandeng) sekitar Rp 350.000 per hektar, belum soal pemeliharaan selama enam bulan,” keluh Mbah Dadi. Oleh karena itu, lanjut Mbah Dadi, dirinya dalam usaha tambak mencoba beralih ke budi daya rumput laut. Untuk budi daya rumput laut, ia hanya membutuhkan satu kali tanam benih, dengan biaya sekitar Rp 1 juta per hektar. “Panen pertama bisa dilakukan setelah empat bulan penebaran benih. Sedangkan panen-panen selanjutnya bisa dilakukan setiap dua bulan sekali. Dari satu hektar tambak, bisa dihasilkan sekitar 1,5 ton rumput laut, sekali panen. Saat ini, harga rumput laut sekitar Rp 6.500 per kilogram, sehingga petani bisa mendapatkan hasil sekitar Rp 9juta sekali panen,” tutur dia. Ia menambahkan, tahun sebelumnya produksi bandeng terus menurun akibat air tambak tak teraliri air. Namun sekarang sudah ada saluran air yang dibuat pemerintah kendati dirinya harus mengorbankan sebagian tanahnya untuk irigasi. “Yang penting masyarakat petani tambak dapat mengenyam air agar sirkulasi tambak lebih bagus. Kendati demikian saya melakukan tumpangsari bandeng rumput laut karena lebih menguntungkan, penghasilan rumput laut tiga kali penghasilan bandeng,” akunya. Meskipun demikian, ia masih tetap menanam bandeng pada tambak yang digunakan untuk budidaya rumput laut, karena bandeng berfungsi sebagai pemakan parasit. Namun untuk satu hektar tambak, hanya ditebar sekitar 2.000 benur. Padahal sesuai kapasitasnya, pada tambak seluas itu bisa ditebar sekitar 5.000 ekor benur. “Bandeng itu besarnya sampai satu kilogram, nanti akan dipanen pada bulan puasa mendatang,” imbuh dia. Ia juga meminta perhatian dari pemerintah setempat. “Saya berharap dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Pemalang agar melakukan pembinaan kepada kami, agar dalam berusaha tumpangsari dapat berkembang,” pinta Dadi. Disamping itu, dalam mengembangkan usaha tambak bandeng rumput laut dia masih memerlukan uluran permodalan. (gtr)

Direktur RSUD Resmi Mundur dr Agus Yulianto Prabowo Plt Direktur RSUD PEMALANG – Direktur RSUD dr M Ashari Pemalang dr H Humartono, Senin (13/6) kemarin resmi mundur dan diganti oleh direktur yang baru. Mudurnya orang nomor satu di rumah sakit milik pemerintah itu ditandai dengan munculnya surat pengajuan sebagai tenaga fungsional kepada bupati yang sekarang ini telah dikabulkan, dan mengangkat pejabat pelaksana teknis (plt) direktur RSUD dr Agus Yulianto Prabowo. Perggantian pimpinan rumah sakit dari dr H Humartono kepada pejabat sementara dr Agus Yulianto Prabowo sebelumnya ditandai dengan acara serah terima jabatan yang dilakukan pada tanggal 8 Juni 2011 yang lalu di ruang Wakil Bupati Pemalang. Sedangkan penyerahan tugas secara resmi baru

dilakukan secara internal di rumah sakit, yang disaksikan oleh sejumlah pegawai rumah sakit. Mantan Direktur RSUD M Ashari Pemalang dr H Humartono mengatakan, pihaknya baru saja mengikuti acara penyerahan tugas-tugasnya sebagai direktur RSUD. Sebelumnya, dia menjelaskan acara serahterima jabatan direktur dilakukan tanggal 8 Juni 2011 di ruang waki bupati. Sementara pejabat yang baru Plt Direktur RSUD dr M Ashari Pemalang dr Agus Yulianto Prabowo ketika ditemui di ruang kerjanya membenarkan bahwa dirinya baru saja mengikuti acara serah terima tugas sebagai direktur sementara di RSUD. “Acara tadi acara serah terima tugas direktur secara internal,” katanya. Meskipun sekarang dr Agus Yulianto Prabowo telah resmi menjabat sebagai Plt Direktur RSUD, namun pihaknya mengakui belum bisa berbicara

banyak dalam soal penataan dan pembenahan rumas sakit. “Saya kan baru pejabat sementara jadi ya saya belum berani bicara banyak soal rumah sakit,” jelasnya. Meskipun demikian, pihaknya akan mulai menata rumah sakit secara bertahap untuk kemajuan rumah sakit tersvut. “Mudah-mudahan dengan dukungan semua pihak yang ada di rumah sakit maupun masyarakat kedepan akan ada perubahan,” tandasnya. Sekadar diketahui, sebelumnya, di rumah sakit telah terjadi krisis kepercayan kepada H dr Humartono sebagai direktur RSUD, lantaran hampir sebagian besar pegawai yang setuju jika dr Humartono untuk diganti, dengan mencari dukungan tanda tangan. Bahkan hingga mengancam akan melakukan demo jika bupati tidak segera menggantinya. Dan keinginan semua pegawai RSUD agar di rumah sakitnya itu ada direktur yang baru ternyata kini telah berhasil,

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

MENGANTARKAN – Plt Direktur RSUD dr M Ashari Pemalang dr Agus Yulianto Prabowo mengantarkan mantan direktur dr H Humartono sebelum meninggalkan rumah sakit usai acara serah terima tugas.

setelah dr H Humartono mengajukan surat permintaan

sebagai tenaga funsional kepada bupati. (apt)

Garuda Perkasa Tim Terbaik Hadiah dan Doorprize LP II Dibagikan PENYERAHAN hadiah pemenang dalam pertandingan sepak bola Liga Pemalang (LP) II digedung pertemuan The Winner, Minggu (12/6) malam. Malam yang bertajuk malam Anugrah Insan Sepak Bola Kabupaten Pemalang 2011 tersebut dihadiri pengurus harian Persatuan Serikat Sepakbola Indonesia (PSSI) Kabupaten Pemalang. Sebelumnya, Sabtu sore (11/ 6) LP II ditutup dengan pertandingan final. Akhirnya, Garuda Perkasa Comal berhasil mengukuhkan diri sebagai tim terbaik di pentas Liga Pemalang (LP) II, setelah mengalahkan Puslat Cyber Kebondalem 5-4 lewat adu pinalti. Dalam acara itu, selain untuk mempertemukan insan sepak bola yang ada di Kabupaten Pemalang, juga memberikan doorprize untuk para gategori pemain terbaik pada devisi I dan II, selain kategori umum.

Dalam kesempatan ituKetua Panitia penyelenggara Sobirin SPd mengatakan, dalam pertandingan sepakbola Liga Pemalang (LP) II di lapangan Sirandu sampai selesai final berjalan lancer. Untuk para pemain yang menang dalam liga tersebut baik devisi I dan II mendapatkan penghargaan seperti pemain terbaik, kipper terbaik, top score, dan tim paling fair play. Selain itu, panitia juga memberikan penghargaan kepada pemain muda terbaik, official terbaik, pelatih terbaik, dan wasit terbaik. “Setelah pertandingan selesai, malam ini para pemain berkumpul untuk menyatukan konsep kedepan, guyup tanpa ada persoalan yang mengganjal,” kata Sobirin kemarin. Kata Birin, pada bulan JuliAgustus 2011 mendatang PSSI akan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) untuk memilih ketua PSSI baru, serta memberikan program kerja untuk kelanjutan. Dalam liga selanjutnya diharapkan akan ada bibit pemain baik hingga ke jenjang devisi utama. (ddm)

Dakwah Lewat Wayang PEMALANG - Dalang muda dari sanggar Pawiyatan Desa Kuta Kecamatan Bantar Bolang Ki Kusnardi SPd(34) tampil memukau dalam pagelaran wayang kulit pakeliran semalam suntuk dengan lakon “Wahyu Tunggul Naga” di rumah salah satu warga setempat, Minggu (12/6) malam kemarin. Dalang yang juga seorang ustad dan guru SMP Negeri 02 Pemalang itu menyajikan pakeliran dalam nuansa dakwah Islam. Dimana Ki dalang menggunakan sorban ala para wali dan pesinden mengenakan jilbab. Dalam pementasan tersebut gending dan tembang yang dilantunkan juga bernuansa dakwah yang mengandung muatan pembelajaran. Ki Kusnardi membawakan pakeliran selama tiga jam pada awal pertunjukan sampai goro-goro. Pagelaran dilanjutkan oleh Ki Siswono pada penampilan babat atau perdana Ki Kusnardi disaksikan oleh dalang senior Ki Muharso dari Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Cabang Pemalang.

Menurutnya, lakon yang ditampilkan mengisahkan pusaka pengayoman berupa payingtang bernama Tunggul Naga yang memberikan pengayoman. Berkaitan dengan pementasan pagelaran wayang tersebut pimpina sanggar Paw i y a t a n M Ya s i n A m a n Aman (55) mengungkapkan harapan agar ada perhatian dari pemerintah mengingat para seniman turut berupaya nguri-nguri seni budaya. “Kami berharap ada perhatian dari pemerintah terhadap kegiatan kesenian,” kata Yasin sebelum pementasan dimulai. Sebelum pagelaran wayang dimulai Ki Kusnardi juga mengatakan, Wahyu Tunggula Naga yang dibawakannya akan berkaitan dengan wahyu kepemimpinan. Tak jauh bedanya wahyu Makutarama yang harus dimiliki para pemimpin. Konsep wayang pakeliran padat tiga jam bernuansa keislaman ditampilkan. Disamping seni yang menghibur juga sebagai dunia dakwah. Ki Kusnardi mengaku, belajar mendalang senior Ki Subur Widadi dari Purwokerto. (ddm)

DEDI MUHSONI/RADAR PEMALANG

SERAHKAN HADIAH - Pemenang pertandingan sepakbola Liga Pemalang II berpose setelah menerima piala dan uang pembinaan dari panitia di gedung pertemuan The Winner, Minggu (12/ 6) malam.

275 Siswa SMP N 1 Petarukan Diwisuda PETARUKAN – Sebanyak 275 siswa kelas IX SMP Negeri 1 Petarukan, Pemalang, Senin (13/6) kemarin di halaman sekolah setempat mengikuti acara wisuda. Acara tersebut, selain dihadiri siswa kelas IX dan para wali murid, juga kepala sekolah beserta dewan guru dan staf. Disamping itu hadir juga Pengurus Komite Sekolah, Muspika, lurah, Kepala Dinas Pendidikan setempat dan pengawas sekolah. Acara ini agaknya berbeda dengan tahun sebelumnya. Karena, acara pelepasan siswa kelas IX ini dikemas dalam sebuah acara wisuda, seperti layaknya seorang mahasiswa di perguruan tinggi. Sebelum memasuki acara prosesi wisuda, diawali dengan sajian panduan suara oleh siswa dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Himne Guru dan Mars SMP Negeri 1 Petarukan. Setelah itu memasuki prosesi wisuda dengan diawali penyerahan penghargaan kepada siswa yang masuk sepuluh besar dalam ujian akhir ter-

tinggi. Beberapa nama siswa yang mendapatkan nilai tertinggi di antaranya adalah Regina Ikma dari kelas dengan nilai 37,4, Nitasari 36,8, Miftakhul Jannah 36,1, Audra Yoga 36,0 dan Indri Dwi 35,8 serta sejumlah siswa peraih nilai tertinggi lainya. Saat memasuki acara wisuda satu persatu siswa yang akan diwisuda diundang untuk maju ke mimbar guna menerima ijazah. Sebanyak 275 siswa yang ada, dari mulai kelas A sampai kelas H semuanya hadir dan mengikuti acara tersebut dengan hidmat dan lancar.

Kepala SMP Negeri 1 Petarukan Drs Sigit Joko Purwanto MPd dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada siswa yang telah lulus dan mengucapkan terimakasih kepada para orag tua wali murid yang telah menyekolahkan anak-anaknya di SMP Negeri 1 Petarukan dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut mendukung sehingga dapat tercapainya lulus seratus persen. “Berkat dukungan dari semua pihak maka sebanyak 275 siswa yang ada di sekolah ini dapat berhasil dengan baik lulus seratus persen.” (apt)


TEGAL METROPOLIS

SELASA 14 JUNI 2011

5

RADAR TEGAL

Masalah Sampah Segera Tuntas

TELEPON PENTING Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Jum’at dan Sabtu Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

RIEZ PALACE HOTEL - Senin sampai Minggu Special afternoon tea at abunawas resto. Tea, Coffee, dan jajanan pasar tersedia pukul 17.00 - 19.00 WIB Special menu at abunawas presto start from 1 juni 2011. ”Kambing Bakar Maroko” sajian special dari daging kambing ala maroko.

ADI MULYADI/RATEG

BERSALAMAN - Wali Kota Tegal H Ikmal Jaya SE Ak memberikan selamat, kepada para wisudawan dan wisudawati SUPM Negeri Tegal.

SUPM Negeri Wisuda 129 Siswa PARIPURNA Anggaran Belanja Rutin Pegawai Rp258 M SESUAI penjelasan wali kota, anggaran belanja rutin pegawai pada APBD tahun 2010 mengalami kenaikan cukup besar. Tahun 2009 belanja pegawai rutin hanya Rp210 miliar, tapi tahun 2010 mencapai Rp258 miliar. Hal ini terungkap dalam rapat Paripurna DPRD Kota Tegal, Senin (13/6) kemarin. Anggota DPRD dari Fraksi PAN Peduli Rakyat, Abdullah Sungkar ST SE mengatakan, tahun 2009 angka belanja DOK.RATEG pegawai hanya Rp210 miliar. Abdullah Sungkar ST Namun tahun 2010 ada peningkatan yakni sekitar Rp48 miliar. Sehingga kos anggaran belanja tersebut menjadi p 258 miliar. “Karena ini adalah laporan pertanggungjawaban penggunaan keuangan, kami meminta penjelasan detail dari wali kota, terkait peningkatan atau kenaikan anggaran belanja pegawai itu. Jangan sampai laporan ini ditelan mentah-mentah, tanpa ada penjelasan secara detail.” Menurut Sungkar, kenaikan juga terjadi pada anggaran belanja barang birokrasi yang mencapai p 117 miliar. Sebelumnya tahun 2009 hanya Rp104 miliar, dan saat ini ada kenaikan Rp13 miliar. Sedangkan belanja modal yang meliputi tanah, bangunan, dan gedung turun 53 persen. Tahun 2009 mencapai Rp122 miliar, dan tahun 2011 hanya Rp66 miliar. “Tahun 2011 ini terjadi penambahan beban kegiatan di sektor pendidikan. Karena ada sejumlah kegiatan yang seharusnya dilakukan tahun 2010, namun dialihkan ke tahun 2011. Pengalihan itu karena belum terbitnya petunjuk pelaksanaan maupun petunjuk teknis, yang menjadi acuan pelaksanaan kegiatan tersebut. Nilai kegiatan yang dialihkan itu mencapai Rp12 miliar,” paparnya. Sungkar mengaku cukup prihatin dengan tertundanya kegiatan tahun 2010, dan ironisnya sampai pertengahan 2011, kegiatan itu belum juga dilaksanakan oleh SKPD terkait. Yakni Dinas Pendidikan (Disdik). “Hal ini berakibat terhadap lemahnya sistem pengawasan atau pengawasan, apakah ini disengaja dibuat supaya lemah?” Secara terpisah, Heri Kuntoro mempertanyakan soal jumlah kewajiban Pemkot per tanggal 31 Desember 2010 sebesar Rp2.732.282.710, turun menjadi Rp5.590.252.573. Kewajiban tersebut terdiri dari pertama kewajiban jangka pendek sebesar Rp594.746.838, yaitu bagian lancar utang jangka panjang atau Loand ADB/1996, kedua kewajiban jangka panjang sebesar Rp2.137.535.872, yaitu hutang pokok jangka panjang Loand ADB/ 1996. “Karena bukan anggaran yang sedikit, maka kami minta wali kota untuk menjelaskannya,” ujarnya mantap. (hun)

SEBANYAK 129 siswa yang masuk pada angkatan ke-46 SUPM Negeri Tegal, Sabtu lalu diwisuda. Dari jumlah itu, 64,34 persennya disedot berbagai perusahaan perikanan, baik dalam maupun luar negeri. Menurut Kepala SUPMN Negeri Tegal, Ir Suharyanto MSi, lulusan angkatan 46 telah terserap dunia kerja di sektor kelautan dan perikanan, seperti di PT Marindo Jaya Abadi sebanyak 12 orang ke Korea, dan PT Karlwei Multi Global 3 orang ke Spanyol, PT Puji Utami sebanyak 39 orang ke Jepang, PT Golintas 10 orang ke Panama, dan PT Budi Agung sebanyak 20 putra ke Jepang. Sementara yang melanjutkan ke pendidikan tinggi 15 orang. Detailnya ke STP Jakarta 12 orang, dan APS tiga orang. Sisanya 30 orang masih dalam proses mencari kerja. “Jika diglobal, SUPM Negeri Tegal yang didirikan tahun 1962 dengan dasar SK Menteri Pertanian dan Agraria No. 31/PA/ 1962, telah mewisuda 4.325 orang. Sebenarnya angkatan 46 ini totalnya 139 siswa. Namun yang bertahan hingga kelas III

hanya 129 anak,” ujarnya. Dari jumlah ini, berdasarkan rapat yudisium Panitia Ujian Akhir Nasional di Pusat Pendidikan KP Jakarta 12 Mei 2011 lalu. Peserta ujian sebanyak 129 siswa dinyatakan lulus 100 persen. Ditinjau dari nilai ratarata SUPM Negeri Tegal menduduki peringkat ketiga dari delapan SUPMN Negeri lingkup KKP. “Dari 129 siswa yang mengikuti prosesi wisuda ini hanya sebanyak 117 orang. Karena 12 orang lainnya, saat ini sedang mengikuti job trainning untuk bekerja di Jepang.” Disebutkan Suharyanto, tahun pelajaran 2011/2012 SUPM Negeri Tegal meningkatkan jumlah siswa baru yang akan diterima pada kelas I dari tahun sebelumnya 150 orang dari 200 orang. Dari seluruh jumlah siswa baru yang bakal diterima, dialokasikan 80 orang berasal dari pelaku utama yaitu nelayan, pembudidaya ikan, dan pengolah hasil perikanan. Rinciannya 25 orang berasal dari anak yatim piatu korban bencana gunung Merapi serta 10 orang dari Jawa Timur. Sementara itu, Kepala Badan

Pengembangan Pemberdayaan Manusia Kelautan Perikanan Kementerian kelautan dan Perikanan, Prof Ir Syarif Wijaya MM FIRNA menyatakan, potensi kelautan dan perikanan Indonesia cukup besar. Namun belum dieksploitasi secara maksimal padahal sektor ini mendorong dan mendukung ekonomi Bangsa Indonesia supaya maju dan sejahtera. Karena itu peran lulusan SUPM sangat penting. Sebab diharapkan tidak ada lagi nelayan tradisional, tetapi nelayan terdidik lulusan SUPM atau perguruan tinggi yang disebut nelayan berdasi. Dikatakan Syarif, pihaknya akan membuka lagi pendaftaran 4000 orang lagi yang akan mendapatkan program beasiswa untuk bersekolah di SMK dibawah Menteri Kelautan dan Perikanan di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut berasal dari kalangan nelayan dan masyarakat yang berkecimpung dibidang perikanan. “Supaya sektor ini tumbuh dan berkembang dan mendorong mereka mejadi pengusaha di bidang ini,” tutur Syarif. (adi)

Rob Kembali Dikeluhkan Warga PERSOALAN rob di Kota Tegal kembali dikeluhkan warga di beberapa kelurahan, yang selama ini menjadi langganan pasangnya air laut. Di antaranya Kelurahan Panggung, Tegalsari, Muarareja, dan Mintaragen. Sejumlah warga yang tempat tinggalnya menjadi langganan rob, mengaku pasrah karena tidak dapat berbuat apaapa mengatasi fenomena alam yang lama terjadi tersebut. Anto (39), warga Jalan Kesatrian Kota Tegal mengatakan, lebih dari tiga tahun dia dan warga di tempat tinggalnya harus bergelut dengan rob, yang kerap mengganggu aktivitas. Jika dahulu rob hanya terjadi sore hari, kini pagi dan siang hari banyak jalan tergenang rob. Kondisi ini menghambat ke-

giatan belajar-mengajar. Karena sekitar sekolahnya banyak digenangi air. Meski telah dilakukan langkah antisipasi, seperti pemasangan tanggul dari karung yang diisi pasir, serta pembersihan sekolah. Rob tidak dapat dicegah dan menjadi bagian dari rutinitas masyarakat sekitar. Untuk itu, pihaknya berharap kepada instansi terkait, agar mengkaji ulang persoalan tersebut. Dengan harapan mendapatkan solusi tepat, sehingga warga tidak lagi terkena dampak rob. “Air rob juga menimbulkan bau tidak sedap, akibatnya pemukiman warga terlihat kumuh,” ucapnya. Sementara warga lain, Ilyas (50) membenarkan jika persoalan rob sudah lama menjadi

keluhan masyarakat, yang sampai saat ini belum mampu dituntaskan. Bahkan, di beberapa lokasi rob makin dekat dengan pemukiman warga. Dimana air laut yang pasang luber dari saluran yang tidak mampu menampung debit air. Untuk jalan yang rendah, dipastikan selalu tergenang air. Sehingga banyak warga atau pengguna jalan lain yang terpaksa memutar arah mencari akses lainnya. Jika dibiarkan, persoalan rob akan selalu menghantui warga. Genangan tersebut juga menjadi sarang nyamuk, sehingga penanganan terpadu yang selama ini dinantikan diharapkan segera mendapatkan hasil maksimal demi kepentingan masyarakat luas. (gun)

PEMASALAHAN sampah selalu menjadi momok bagi masyarakat dan Pemkot Tegal. Bahkan hal itu juga menjadi salah satu pemicu sulitnya daerah ini meraih penghargaan Adipura. Namun, masyarakat tidak perlu kuatir. Sebab tidak lama lagi persoalan sampah bakal tuntas. Karena, sampah-sampah yang ada bakal diolah jadi energi listrik, yang nantinya dapat dimanfaatkan atau dijual ke PT PLN. Menurut Plt Dinas Permukiman dan Tata Ruang (Diskimtaru), Nur Effendi, tahun 2012 mendatang Pemkot akan membangun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), berkerja sama dengan PT ABM ENTEX Jakarta, atau MM Sustainabel and Multimedia Ltd Belanda. Dalam bentuk public privat partnership. “Kerja sama ini dalam rangka carbon trading (mengurangi carbon, red). Dimana negara maju membeli carbon dari negara-negara berkembang. Sebab negara maju yang memiliki banyak industri tidak dapat mengurangi carbon di wilayahnya. Karena itu, untuk keseimbangan alam dunia ini, mereka membeli carbon di negara berkembang,” ujarnya ketika ditemui di meja kerjanya, Senin (13/ 6). Nur Effendi menjelaskan, perusahaan tersebut akan membangun sebuah pabrik pengolahan sampah. Di situ gas metan dari sampah organik diolah guna menggerakan turbin yang akan menghasilkan energi listrik. Sedangkan sampah nonorganik juga diolah jadi bahan bermanfaat, seperti biji plastik dan sebagainya. Selain itu, pabrik juga akan menghasilkan kompos. Energi listrik yang dihasilkan dijual ke PLN. Karena sudah ada PP yang mengatur bahwa PLN harus membelinya. “Kalau ini bisa sampai terealisasi, maka permasalahan sampah di Kota Tegal akan usai. Bahkan dari luar daerah pun bisa diolah di sini. Ini merupakan satu-satunya di Jateng.” Sejauh ini prosesnya sedang dalam pembahasan draf MoU. Pada akhir bulan ini, tim dari

Belanda akan turun langsung ke lokasi guna melakukan survei. Jika lancar maka 2012 mendatang sudah mulai dibangun pabrik pengolahan sampah tersebut. Lebih lanjut Nur Effendi menyampaikan, pabrik akan dibangun di Bokong Semar yang rencananya dibuat sebagai TPA. Untuk menggantikan TPA Muarareja yang kontraknya selesai akhir Oktober mendatang. Karena itu TPA Bokong Semar harus sudah terealisasi 2012. Sebab apabila tidak, pembangunan pabrik pengolah sampah pun batal. Perusahaan yang akan membangunkannya bakal mencari daerah lain yang sudah siap. “Sementara ini memang untuk realisasi TPA Bokong Semar pada tahap pembebasan tanah. Namun hal itu agak sedikit terhambat lantaran masih menunggu SK dari panitia pembebasan tanah. Belum keluarnya SK, lantaran adanya salah satu anggota panitia yang mengundurkan diri. Sehingga perlu dicari penggantinya terlebih dulu,” jelas Nur Effendi. Sebelumnya, pembangunan TPA Bokong Semar, yang ditargetkan untuk menggantikan TPA Muarareja yang akan berakhir sewa lahannya akhir tahun 2012 terancam gagal. Sebab, sampai bulan Juni 2011, belum ada realisasi pembentukan Panitia Pengadaan Tanah (P2T). Padahal sesuai jadual, seharusnya pada awal bulan Juni, sudah memasuki permohonan Kimtaru atau P2T. Guna mempertanyakan keseriusan Pemkot terkait pembangunan TPA, maka Komisi III DPRD dalam waktu dekat bakal memanggil wali kota dan sekretaris daerah (sekda). Ketua Komisi III, Drs HM Nursholeh MMPd, hasil rapat koordinasi dengan Dinas Pemukiman dan Tata Ruang (Diskimtaru), ternyata proses pembangunan TPA di wilayah Bokong Semar, Kelurahan Kaligangsa, Kecamatan Margadana belum ada tahapan yang berarti. Padahal sesuai jadual, tahapan pembangunan TPA mulai sejak bulan April 2011. (adi)


SLAWI METROPOLIS

6

SELASA 14 JUNI 2011

RADAR TEGAL

KEMASYARAKATAN Tower Menjamur BASE Transceiver Station (BTS) atau biasa dikenal dengan sebutan tower selluler, kini tampaknya sudah menjamur di Kabupaten Tegal. Alangkah baiknya, bilamana pemilik atau pengusaha tower tersebut, dikenai retribusi tahunan guna mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) setempat. Demikian disampaikan Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tegal, Bahrun SH, saat dihubungi melalui sambungan elektronik, Senin (13/6) siang. Diuraikannya, jika setiap kecamatan minimal ada 3 tower, maka jumlah tower se-Kabupaten Tegal ada sedikitnya 54 tower. Dan jika setiap titik dikenai retribusi DOK.RADAR SLAWI Rp 10 juta pertahun, maka jumlah PAD Bahrun SH setempat bakal meningkat. “Pemerintah perlu memikirkan itu,” ucapnya. Selama ini, lanjut politisi Partai Keadilan Sejahtera ini, pemilik tower selluler tersebut hanya dikenai retribusi HO saja. Sedangkan retribusi lainnya tidak ada kecuali pendirian tower di lahan warga. “Wajib retribusi tahunan, harus didukung oleh Perda. Karena itu, Pemda harus membuat perda tersebut,” jelasnya. Tidak menutup kemungkinan, 5 sampai 10 tahun kedepan, Kabupaten Tegal bisa menjadi hutan tower. Jika sejak dini tidak diberlakukan demikian, maka jumlah tower semakin meningkat. “Secepatnya pemerintah harus tanggap. Terutama dinas terkait,” pungkasnya. (yer)

ORGANISASI

ARIEF NUR RS/RADAR SLAWI

JOTA - Salah seorang pemateri yang juga Andalan Cabang Kwarcab 11.28 Tegal, Nurkhasan (kiri) didampingi anggota DKC saat memandu pelatihan JOTA, kemarin.

93 Pramuka Ikuti Pelatihan JOTA SEBANYAK 93 Pramuka Penegak dan Pandega perutusan Gugus Depan (Gudep) SMA/SMK/MA, Perguruan Tinggi (PT), Satuan Karya (SAKA), dan Dewan Kerja Ranting (DKR) se-Kwarcab 11.28 Tegal, mengikuti Pelatihan Jamboree On The Air (JOTA). Pelatihan digelar oleh Dewan Kerja Cabang (DKC) Kwarcab 11.28 Tegal di Sanggar Bhakti Pramuka, Slawi, Minggu (12/6) kemarin. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Kwartir Cabang 11.28 Tegal yang diwakili Sekretaris Kwarcab Prawoto SY. Dalam sambutannya, Prawoto mengatakan, pengetahuan tentang komunikasi radio tetap penting dan diperlukan oleh anggota Pramuka. Meskipun di era sekarang sudah ada Handphone (HP), yang dimiliki hampir setiap orang. “Meskipun sekarang sudah ada HP, namun pengetahuan tentang komunikasi lewat radio tetap penting untuk Pramuka,” katanya. Karena, kata Prawoto, komunikasi radio dapat dimanfaatkan dalam membantu kegiatan sosial dan pertolongan bencana seperti gunung meletus, tsunami, banjir bandang, dan sebagainya. “Pada kegiatan pertolongan bencana, komunikasi radio memiliki peran yang penting,” tandasnya. Panitia Pelaksana, M Oki Mualimin menjelaskan, pelatihan JOTA bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan dan ketrampilan bagi kaum muda yaitu Pramuka Penegak dan Pandega dalam perangkat elektronik, khususnya komunikasi menggunakan perangkat radio amatir. “Peserta dikenalkan bermacam-macam alat komunikasi (Alkom), dan juga Standar Operating Prosedur (SOP) dalam berkomunikasi radio amatir,” jelasnya. (aan)

Prioritas Areal KTL Pemasangan Rambu Baru RENCANA pemasangan rambu lalu lintas baru oleh Bidang Lalu Lintas Jalan Dishubkominfo, bakal lebih diprioritaskan di areal Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL). Selebihnya, rambu juga akan dipasang di areal Yomani hingga Guci dan sebagian Pagerbarang. Kepala Dishubkominfo Ir Suhartono MM melalui Kabid LLJ Zaenal Arifin SH MH menyatakan, pengadaan rambu baru kali ini berjumlah lebih dari seratus buah. “Pemasangan terbanyak memang kami lakukan di areal KTL. Ini sesuai hasil koordinasi dengan pihak Polres Tegal dalam hal ini Satlantas,” terangnya Senin (13/6). Langkah pemeliharaan sebelumnya juga telah dilakukan dengan mengecat ulang sejumlah trafic light (lampu merah) yang ada di wilayah kerjanya. Terkait upaya pengecatan marka jalan menyongsong datangnya arus mudik dan balik lebaran, pihaknya mengaku akan segera melakukan koordinasi dengan DPU. “Ini menyangkut jalan mana saja yang akan mengalami perbaikan. Percuma kami melakukan pengecatan marka jalan, bila nantinya jalan tersebut diperbaiki dan cat marka hilang lagi,” cetusnya. Diakuinya, untuk pengecatan marka jalan sendiri telah disediakan dana dari DAK pusat senilai Rp 95 juta. Dan pengecatan marka jalan nantinya akan lebih dioptimalkan pada jalan kabupaten saja. Dia berharap, selelum musim mudik tiba sudah ada kepastian dari DPU

tentang jalan-jalan yang kondisinya siap diberi marka jalan. Terkait masih adanya kendala di beberapa titik kondisi trafic light yang belum optimal dengan lugas dia berharap, pada triwulan ketiga nantinya upaya perbaikan terhadap sejumlah trafic light baik yang lampunya mati mapupun yang tidak berfungsi dengan baik akan bisa segera dirampungkan. “Dari jumlah 14 titik yang ada, selain ada satu titik yang mati total, dua titik lainnya yang merupakan permasangan baru seperti di Brigif dan Trayeman memang ada rencana menggantikan lampu dengan yang lebih terang,” tegasnya. Pihaknya juga tengah mengajukan permohonan pada Pemkab terkait penambahan tiga trafic light baru di tiga titik masing-masing perempatan Procot, Kudaile, dan Pagedangan. Dari tiga usulan tersebut, Dishubkominfo berharap skala prioritas di perempatan Procot bisa diakomodir dalam kegiatan perubahan anggaran 2011 tahun ini. “Untuk dua usulan berikutnya, baru kami masukkan dalam ajuan APBD 2012. Untuk di perempatan Procot memang sangat mendesak sekali untuk segera diadakan trafic light. Ini semata membantu menekan angka kecelakaan lalu lintas khususnya dimalam hari, dengan tidak adanya lampu pengatur di persimpangan padat kendaraan. Meskipun disana sudah ada pos polisi, bukan berarti kepadatan arus dan kesemrawutan yang menjadi kendala disana bisa teratasi. Terlebih saat musim mudik bila tak ada dukungan lampu pengatur jalan,” ungkapnya. (her)

HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

RAMBU BARU - Pemasangan rambu baru dilakukan bidang lalu lintas Dishubkominfo, kemarin.

Fungsi RPH Disinyalir Disalahgunakan Peternak Minta Ditertibkan SEJUMLAH Peternak sapi dan kerbau yang tergabung dalam Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI) Kabupaten Tegal, mendesak agar pemerintah menertibkan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di Kabupaten Tegal. Hal ini karena selama ini RPH yang ada, tidak dijalankan sesuai fungsinya. Ketua PPSKI Kabupaten Tegal, Kahar Mudakir, didampingi beberapa pengurus lainnya, mengatakan, sejumlah RPH di Kabupaten Tegal sekarang ini banyak yang tidak berjalan sesuai peruntukannya. Ada yang jalan, akan tetapi telah beralih fungsi menjadi

kandang hewan milik peribadi. Padahal seharusnya hewan yang ada di RPH itu, hanya hewan yang akan dipotong. “Lihat saja, RPH masa menjadi kandang sapi, bebek, kambing, dan lainnya. Kalau hewan itu akan dipotong, tidak jadi masalah. Ternyata bukan dipotong, tapi diternakkan. Padahal misalkan sapi yang ada di situ, maksimal harus enam ekor. Selama ini ada 20-30 ekor,” katanya, kepada Radar. Menurutnya, RPH ini disinyalir dimanfaatkan sebagai rumah tinggal bahkan menjadi kandang sentra peternakan. Padahal RPH itu merupakan sarana milik Pemkab yang harusnya bisa dimanfaatkan oleh semua peternak. Untuk itu, dia mendesak agar Pemkab melalui dinas terkait segera menertib-

kan dan mengembalikan RPH sesuai fungsinya. Kalau ini tidak dilakukan, maka PPSKI dengan seluruh peternak seKabupaten Tegal mengancam akan melakukan operasi pembersihan dan pembongkaran kandang di RPH yang selama ini disalahgunakan. “PPSKI akan membentuk relawan guna melakukan pemantauan di semua RPH di Kabupaten Tegal. Kami juga akan melakukan pengawasan lalu lintas hewan di tiga titik perbatasan masuk wilayah Kabupaten Tegal. Hal ini dilakukan untuk menghindari berkembangnya penyakit antrax di Jawa Tengah yang bisa menular kepada manusia dan sangat mematikan,” ungkapnya. Dia berharap agar Pemkab, pedagang daging, bakso, dan

rumah makan, serta masyarakat untuk melakukan pengawasan terhadap lalu lintas hewan dan bahan asal hewan, demi menghindari pembelian hewan yang berasal dari daerah endemis antrax. Seperti, Kabupten Boyolali, Salatiga, Karanganyar, Surakarta, Klaten, Semarang, dan Pati. Sementara, Kabid Peternakan Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan (DKPP) Pemkab Tegal Endang Indiyanti mengungkapkan, DKPP telah mengambil kebijakan terkait pernyataan PPSKI dengan mengeluarkan surat perintah untuk penertiban RPH. Dalam surat itu, RPH harus dikembalikan sesuai dengan fungsinya. “Untuk lebih jelasnya silahkan konfirmasi langsung ke UPTD RPH,” terangnya. (fat)

M GHONI/RADAR SLAWI

DILANJUTKAN - Pembangunan gedung sekretariat Yaumi Kabupaten Tegal, terus dilanjutkan dengan biaya sekitar Rp 6 miliar, pembangunan dilaksanakan oleh PT Kalibogor Purwokerto.

Rp 6 Milyar Dana Pembangunan Gedung Sekretariat Yaumi Diprediksi Selesai Tahun 2011 PEMBANGUNAN gedung sekretariat Yayasan Amal Umat Islam (Yaumi) Kabupaten Tegal, terus dilanjutkan. Jika sebelumnya telah dikerjakan oleh dua rekanan dari luar daerah, kali inipun dilakukan oleh PT Kalibogor dari Purwokerto. Saat ini fokus pembangunan pada sarana yang kurang, yaitu aula Sekretariat, asrama, dan pekerjaan luar aula maupun asrama (eksternal work). Untuk nilai penyelesaian ketiga kegiatan tersebut, sesuai RAB mencapai sekitar Rp 6 miliar. Hingga saat ini, penyelesaian fisik bangunan telah mencapai sekitar 50 persen dan diperkirakan akan selesai secara keseluruhan sekitar tahun 2011 ini. Untuk pembayaran sendiri, nantinya Yaumi bakal mengangsur setelah tiga bulan pembangunan selesai dan diserahkan dari PT pelaksana kepada Yaumi. “Untuk angsuran pembayaran terhadap PT, sesuai perjanjian diangsur selama tiga tahun lunas,” kata Ketua Yaumi Kabupaten Tegal, HM Hery Soelistiyawan SH MHum. Dikatakan Hery, setelah melihat proses pembangunan Sekretariat Yaumi yang tengah dilaksanakan oleh PT Kalibogor, dirinya saat ini merasa puas. Apalagi secara teknis pengerjaannya, meski pihak Yaumi belum serupiahpun

membayar atau mengangsur, namun mereka serius dan sesuai RAB teknis dalam pengerjaannya. Menurut dia, selain puas dirinya juga yakin jika pengerjaan fisik sekretariat Yaumi bisa selesai sesuai waktu. Bahkan pengerjaan bentuk fisik yang sesuai perencanaan, saat ini terlihat cukup bagus dan sesuai harapan. “Sangat kental nuansa Islami pada gedung sekretariat Yaumi, terutama dari cermin bernuansa Islamnya,” ucap Hery. Masih kata HM Hery Soelistiyawan SH MHum yang juga Wakil Bupati Tegal itu, Yaumi sendiri saat ini sudah berupaya maksimal untuk bisa menyelesaikan dengan PT Kalibogor selaku penggarap kegiatan. Bahkan upaya untuk melakukan angsuran pembayaran saat serah terima nanti, sudah direncanakan secara matang oleh seluruh pengurus Yaumi Kabupaten Tegal. “Intinya setelah tiga bulan serah terima, kami sudah siap untuk mulai mengangsur pembayaran sesuai perjanjian,” ucapnya. INVESTASI AMAL Disisi lain, pelaksanan teknis PT Kalibogor yang selalu mengawasi pelaksanaan pengerjaan kantor sekretariat Yaumi, Wartono ST, mengatakan, pihaknya mengetahui banyak terkait pelaksaan pembangunan itu. Intinya, dikatakan dia, itu merupakan kegiatan prestise dan sebuah investasi amal dari PT untuk Yaumi Kabupaten Tegal.

Sesuai hasil pengawasan teknis lapangan yang dilakukannya, saat ini pengerjaan sekreatariat Yaumi khusunya bagian aula dan asrama, sudah selesai sekitar 50 persen. Bahkan pihaknya tengah melangkah mengerjakan eksternal work yang didalamnya antara lain terdiri dari saluran dan tembok keliling. “Untuk keseluruhan, selesai pembangunan sesuai hasil pertemuan dengan pengurus Yaumi dan prediksi kami, minimal selesai tiga bulan kedepan atau maksimal sekitar 6 bulan,” jelas Wartono. Namun demikian, dikatakan Wartono, jika tidak ada aral melintang, pihaknya erharap, PT Kalibogor bisa menyelesaikan pembangunan Yaumi lebih cepat. Apalagi dirinya mengetahui jika proyek prestise itu, sudah sangat dinanti masyarakat Kabupaten Tegal khususnya umat Islam. Karena menurutnya, didalam sekretariat Yaumi, nantinya ada sejumlah sarana gedung yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan dan bisa menghasilkan provit untuk mengangsur pembayaran. “Jika kemarin berhenti sementara pembangunannya, karena butuh penyesuaian gambar bestek untuk dikerjakan yang saat itu tengah di rampungkan dan disepakati. Semoga kedepan sudah tidak ada lagi kendala dan pembangunan bisa lancar sehingga cepat selesai,” pungkas Wartono. (mohammad ghoni)


KABUPATEN TEGAL

7

SELASA 14 JUNI 2011

RADAR TEGAL

Jembatan Kertayasa Amblas Warga Protes Pasang Poster

BOJONG

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

PROTES - Salah seorang warga saat menunjukan aksinya dengan memasang poster dan menanam pohon pisang di area jembatan yang amblas. Dengan harapan, agar mendapat perhatian dari pemerintah desa setempat.

Pendangkalan Muara Suradadi Makin Parah M GHONI/RADAR SLAWI

CINDERAMATA - Walikota Tegal H Ikmal Jaya SE Akt, menerima kenang-kenangan dari Anak Alam Nusantara (AAN) Pedepokan Trijaya Argasonya di Padepokan Wulan Tumanggal Desa Dukuh Tengah Bojong, kemarin.

Camat dan Lurah Pemkot Tegal Gelar Outbond BOJONG - Demi kebersamaan dan soliditas aparat guna pencapaian kerja secara maksimal sesuai visi dan misi daerah, maka perlu dilakukan penyegaran perangkat kerja. Untuk itu, camat dan lurah se-Pemkot Tegal melakukan outbond di Padepokan Trijaya Argasonya di Padepokan Wulan Tumanggal Desa Dukuh Tengah Bojong, belum lama ini. Kegiatan itu langsung dibuka oleh Walikota Tegal dan dihadiri oleh Sekda, sejumlah kepala SKPD Pemkot Tegal, Camat Bojong Pemkab Tegal dan Romo Guru Padepokan Trijaya Argasonya Pusat Tegal. Camat Tegal Barat Drs Suripta, selaku perwakilan peserta outbond mengatakan, kegiatan dimaksud untuk penyegaran dan kebersamaan kerja, demi maksimalnya kinerja dalam pencapaian visi misi Kota Tegal. Selain itu, pihaknya merasa berterima kasih kepada Padepokan Trijaya Argasonya di Padepokan Wulan Tumanggal Bojong, yang bersedia menyediakan tempat untuk kegiatan outbond. “Semoga kegiatan ini seuai harapan dan semakin tercipta kebersamaan kerja bagi semua peserta outbond ini,” tutur Drs Suripto, dalam sambutannya pada pembukaan gelar outbond, Sabtu (11/6) kemarin. Disisi lain, Walikota Tegal H Ikmal Jaya SE Akt yang hadir membuka kegiatan itu dalam sambutannya mengatakan, kerjasama dan kekompakan kerja sebagai modal utama guna pencapaian kinerja untuk mewujudkan visi misi daerah. Untuk itu, pihaknya berharap agar outbond selain sebagai wahana refreshing dan pencerahan, juga didalamnya terdapat berbagai pembelajaran dan pendidikan, agar diikuti secara baik. Ditambahkan Ikmal Jaya, kepada seluruh camat, lurah, dan semua kepala SKPD Pemkot Tegal, diminta untuk tidak meninggalkan permasalahan yang ada. Malah justru dihadapi dan dicari solusi jalan keluar yang terbaik. Untuk menghindari itu, diharapkan antar personel maupun pemimpin tidak perlu memberikan informasi keluar yang dianggap menjadi bumerang bagi diri dan Pemkot Tegal. “Ini yang perlu disikapi. Semoga dengan kebersamaam dan outbond ini, kedepan lebih tercipta sesuatu yang diharapkan,” kata Ikmal Jaya. Sementara Pembina Padepokan Trijaya Argasonya, Romo Guru Bapak Tegal KP Esno Kusnodho Suryaningrat, saat diminta memberikan sambutan mengatakan, merupakan sebuah kehormatan bagi pihaknya karena Pemkot Tegal bersedia mengunjungi padepokannya. Karena selama ini, dirinya merasa jika lahir dan besar di Tegal dan sepuh di Padepokan Wulan Tumanggal Desa Dukuh Tengah Bojong. Selain itu, pihaknya juga menceritakan sedikit perjalanan perguruannya dengan berbagai kegiatan dan sarana yang ada di dalam Padepokan Wulan Tumanggal. Dia berpesan, sebuah pencapaian harus mengutamakan kebersamaan dan tidak boleh sampai terjadi perpecahan didalamnya. Untuk pencapaian itu, sesuai ajaran leluhur yang sampai kini diajarkan di padepokannya yaitu seseorang harus mampu membaca keadaan dan mampu mengamankan, memelihara, menambah, melestarikan, serta memanfaatkan sesuatu dengan baik. “Jika itu bisa terakomodir dalam jiwa dan terimplementasikan secara baik, kami kira semua tidak ada yang sulit,” tegasnya. Acara juga dihibur sejumlah kesenian khas padepokan dan juga penampilan Anak Alam Nusantara (AAN) sebagai generasi masa depan Pancasila. (gon)

SURADADI - Sungguh kejam. Tidak memikirkan rakyat kecil. Akan sampai kapan nelayan Suradadi disiksa seperti ini ? Pernyataan ini merupakan jeritan para nelayan Suradadi, yang belakangan kerap mengeluhkan muara sungai Suradadi yang semakin dangkal. Nelayan menilai, pemerintah daerah (Pemda) setempat tidak tanggap dengan kondisi yang tengah dialaminya. Dimana muara tersebut merupakan jalur perlintasan utama yang selalu digunakan perahu nelayan setiap hendak melaut. “Kami harus mengadu kemana? Setiap kali mengadu, hanya janji-janji saja yang kami terima,” teriak salah seorang nelayan rajungan, Sudarnoto (51), kemarin. Berbagai upaya, menurutnya, sudah sering ditempuhnya. Baik melaporkan ke UPTD setempat, maupun ke Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Tegal. Akan tetapi, realisasinya hingga kini tidak terwujud. “Tolong dengar jeritan kami ini. Kami tidak tahu lagi harus berbuat apa. Kami hanya mengandalkan para pejabat pemerintah,” ucapnya prihatin. Dia mengisahkan, setiap hendak melaut, dirinya harus rela menunggu air laut pasang. Terkadang pula, dia harus rela mencebur ke muara tersebut

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

PENDANGKALAN - Muara sungai Suradadi kian hari semakin menyempit. Hal ini akibat terjadinya pendangkalan sungai, sehingga perahu nelayan kerap kesulitan setiap hendak melaut.

seraya mendorong perahu hingga ke tengah pantai. Jika tidak demikian, dirinya pun tidak bisa berangkat melaut. “Semua itu kami lakukan setiap hari. Kecuali jika air pasang,” akunya. Menyikapi masalah tersebut, Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tegal, Rustoyo, juga angkat bicara. Dia mengharapkan agar dinas terkait lebih

tegas dalam menghadapi suatu permasalahan yang berkaitan dengan khalayak umum. Menurut dia, dinas terkait harus secepatnya melakukan tindakan guna adanya pengerukan di muara tersebut. “Kami memang sudah memikirkan itu. Dan saat ini, kami sedang mengajukan adanya pengerukan muara,” tandasnya singkat. (yer)

32 Tim Ikuti Turnamen U-13 TALANG - Sebanyak 32 tim mengikuti turnamen sepakbola U-13 tingkat Jawa Tengah, yang diadakan di lapangan sepak bola Pekiringan Talang. Turnamen memperebutkan piala bergilir Ketua DPRD Kabupaten Tegal. Menurut Ketua panitia, Suherdi SPd, turnamen ini sudah dilakukan rutin setiap tahun. Tahun ini pesertanya lebih banyak dari tahun kemarin. Sementara untuk peserta yang paling jauh yaitu dari Kabupaten Demak. “Turnamen Sepkbola U-13 tahun ini baru berjalan selama empat kali. Tahun kemarin, turnamen dimenangkan oleh tim dari Semarang, sedangkan

juara keduanya dari Bojong. Pertandingan dimulai dari tanggal 12 Juni sampai 13 Juli,” ungkapnya, kemarin. Dari pantuan Radar, pada pertandingan pembuka antara Persepas Pasangan Talang melawan Tunas Bangsa Tonjong Brebes, hasil akhirnya dimenangkan oleh Tunas Bangsa dengan skor telak 5-0. Dalam pemukaan, hadir Ketua DPRD Kabupaten Tegal, Rojikin AH SH, yang sedianya akan membuka, namun karena terlambat maka turnamen dibuka oleh Camat Talang, Nur Hayati. Dalam sambutanya, Nur Hayati menyampaikan terima kasih kepada Ketua DPRD yang telah

memberikan dukungan dan fasilitasnya. Dia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselangaranya turnamen ini. “Kami sangat senang, karena turnamen ini bisa dilaksanakan setiap tahun. Mudah-mudahan tidak berhenti dan terus ada. Karena ini merupakan pencarian bibit atlet sepak bola untuk Kabupaten Tegal,” ungkapnya. Sementara Ketua DPRD Rojikin AH SH, mengatakan, olahraga apapun memang harus selalu dikenalkan ke masyarakat. Seperti yang biasa didengar, mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga. (fat)

KRAMAT - Jembatan Klaban di Desa Kertayasa Kecamatan Kramat, sudah dua bulan terakhir kondisinya sangat memprihatinkan. Jembatan dengan lebar 3 meter dan panjang 4 meter itu, kini amblas dan sudah tidak bisa dilalui kendaraan roda empat atau lebih. Dengan kondisi demikian, tidak sedikit warga yang mengeluh. Bahkan untuk meluapkan emosinya, warga membentangkan poster dengan sederet tulisan yang sangat miris dibaca. Emosi warga tidak hanya berhenti disitu saja. Bahkan jembatan yang menghubungkan antar pendukuhan itu, juga ditanami sebatang pohon pisang. Dengan harapan, agar pemerintah desa atau pun yang berwenang, mengetahuinya. Warga mengancam jika dalam waktu dekat tidak secepatnya diperbaiki, maka bakal melakukan unjuk rasa alias demo. “Kami tidak peduli. Kami akan demo,” tegas salah seorang warga RT 04 RW 05 desa setempat, Wanto (42), Senin (13/6) pagi. Wanto menjelaskan, se benarnya desa memiliki anggaran yang berasal dari kas desa. Sedangkan kas desa tersebut, dikuasakan kepada panitia pembangunan desa. Jumlah nominal kas desa sekira Rp 110 juta. Rencana awal ketika enam bulan silam, kas desa akan digunakan untuk pengaspalan jalan lingkar desa setempat. Panjang jalan tersebut sekira 2 kilometer. Meski sudah berulangkali dilakukan rapat mengenai pembangunan jalan lingkar desa, namun hingga kini belum ada realisasinya. Disinyalir, uang kas desa ludes entah kemana. “Penanggung jawab perbaikan jalan lingkar adalah panitia pembangunan. Karena uang kas desa masih dipegang oleh mereka,” katanya. Dia menduga, oknum panitia pembangunan lebih memikirkan kepentingan pribadi ketimbang memikirkan masyarakat. Terbukti, uang kas desa yang dikuasakan selama sekira 6 bulan, hingga kini belum ada laporan pastinya. Digunakan untuk apa saja, masyarakat tidak diberi tahu. “Dalam janjinya (panitia pembangunan, red) musim panas akan dikerjakan pengaspalan. Tapi boro-boro dikerjakan, uangnya masih ada saja sudah untung,” kelakarnya. Hal senada juga disampaikan

salah seorang warga setempat, Maksus (45). Menurutnya, uang kas desa wajib digunakan semestinya. Jangan dirahasiakan dan tanpa diketahui oleh warga setempat. Terutama kegunaan kas desa tersebut. “Selama ini warga sudah percaya terhadap panitia pembangunan, karena itu, tolong jangan disia-siakan kepercayaan ini,” tegasnya dengan nada tinggi. Te r p i s a h , K e t u a P a n i t i a Pembangunan Desa Kertayasa, H Fatoni, menegaskan, bahwa uang kas desa yang di simpan oleh bendaharanya hingga kini masih ada. Jumlahnya sedikit berkurang karena digunakan untuk pembuatan drainase di sebelah Timur balai desa. Selain itu juga untuk pe ngurugan jalan di sebelah Utara balai desa. Oleh karena itu, kas desa sisa Rp 103,5 juta. Yang sebelumnya, Rp 110 juta. “Dalam bulan ini, kami akan melaksanakan pengaspalan jalan lingkar desa sekaligus membetulkan jembatan yang sudah rusak,” katanya. Rencananya, lanjut tokoh masyarakat desa setempat ini, Senin (13/6) malam bakal diadakan musyawarah antar panitia pembangunan dengan pemerintah desa. Tujuannya, guna membahas pelaksanaan pengaspalan jalan sekaligus laporan kas desa. “Kami tidak menutup mata, kami tetap memikirkan hal itu,” ucapnya. Dia menjelaskan, pengaspalan jalan akan dikerjakan oleh kontraktor. Dimana kontraktor tersebut, merupakan warga setempat yang sudah memiliki bendera (CV). Adapun anggaran untuk pengaspalan jalan itu sebesar Rp 40 ribu per meterpersegi. Sementara harga ideal Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Rp 58 ribu per meterpersegi. Dengan begitu, tentunya pengaspalan dapat lebih panjang dari perencanaan semula. “Awalnya hanya 600 meter persegi dari panjang keseluruhan 2 kilometer. Tapi setelah adanya negosiasi dengan kontraktor tersebut, maka dipredikisi bisa lebih panjang lagi. Mungkin bisa 1 kilometer, karena harganya lebih murah,” paparnya. Sementara Kepala Desa Kertayasa, Sutejo ketika hendak dikonfirmasi, pihaknya tidak ada di tempat. Menurut perangkat desanya, dia sedang ada kepentingan di DPU Kabupaten Tegal. “Baru saja pergi ke PU,” kata perangkat desa, singkat. (yer)


RADAR BREBES

8

SELASA 14 JUNI 2011

RADAR TEGAL

SDIT Diteror Bom

TELEPON PENTING RSUD Brebes RSU Bhakti Asih RSIA Mutiara Bunda Tanjung Brebes RS Dera As Syifa Banjarharjo Brebes Hotel Dedy Jaya Brebes RS Dedy Jaya

(0283) 671431 (0283) 671279 / 673481 (0283) 877222 (0283) 889588/ 889548 (0283) 673133 / 673158 (0283) 672145/ 672525

DOK/DISNAK BREBES

SAPI JABRES - Seorang peternak tengah memberi makan sapi jabres, yang merupakan sapi lokal asli Brebes.

Peluang Emas untuk Swasembada

AJIB AH...

HARVIYANTO/RADAR BREBES

BERIKAN SEMBAKO - Anggota DPRD Kabupaten Brebes Pamor Wicaksono SH memberikan paket sembako dalam acara bakti sosial bersama Forum Mahasiswa Bersatu Kabupaten Brebes.

Bagi-Bagi Paket Sembako JATIBARANG - Sebanyak 200 Rumah Tangga Sasaran (RTS) Desa Rengasbandung, Kecamatan Jatibarang Minggu (12/6) menerima paket sembako. Paket tersebut dibagikan di aula kantor desa setempat dalam bakti sosial yang diadakan Forum Mahasiswa Bersatu Kabupaten Brebes bersama dengan anggota Komisi I DPRD Kabupaten Brebes Pamor Wicaksono SH. Ketua Panitia Bakti Sosial Ahmad Fauzi kepada Radar mengatakan, saat ini keluarga miskin di wilayah Brebes masih cukup banyak. Mereka sebagian hanya berprofesi sebagai buruh tani dengan penghasilan yang sangat rendah. Untuk membantu mereka yang masih kekurangan itu, Forum Mahasiswa Bersatu Kabupaten Brebes bersama dengan salah satu anggota DPRD Brebes berusaha untuk bisa membantu dengan menyalurkan paket sembako kepada warga kurang mampu di Desa Rengasbandung. Fauzi berharap, kegiatan bakti sosial serupa ini bisa turus dilaksanakan. Sehingga hal tersebut akan bisa mengurangi beban ekonomi warga kurang mampu. “Apa yang kami berikan merupakan bentuk kepedulian kami terhadap mereka yang kurang mampu. Namun demikian, hal itu perlu diikuti pihak lain, baik pejabat di tingkat eksekutif maupun legislatif dalam meringankan beban penderitaan mereka,” ujar Fauzi. Sementara itu, Pamor Wicaksono mengatakan kegiatan bakti sosial bersama dengan elemen mahasiswa tersebut adalah kegiatan yang secara langsung bersentuhan dengan masyarakat. Sehingga mereka tidak hanya menikmati fasilitas infrastruktur semata, melainkan mereka juga bisa mendapatkan bantuan secara langsung berupa kebutuhan pokok yang selama ini mereka harapkan. Sebagai anggota DPRD Brebes yang merupakan wakil dari masyarakat, dirinya akan terus berkomitmen untuk mengadakan kegiatan-kegiatan serupa. Tentunya hal itu akan dilaksanakan secar bergilir di beberapa desa lainya. Sedangkan Kepala Dusun I Desa Rengasbandung, Taryono mengaku jumlah rumah tangga miskin di desanya memang tergolong cukup banyak. Bahkan sesuai dengan daftar RTS Raskin, saat ini ada kurang lebih ada 700 keluarga. Untuk itu dengan diadakannya bakti sosial oleh Forum Mahasiswa Bersatu Kabupaten Brebes bersama dengan anggota DPRD Brebes Pamor Wicaksono itu bisa sedikit membantu beban warga kurang mampu di desanya. (har)

KEBIJAKAN pemerintah Australia untuk menghentikan ekspor ternak sapi hidup ke Indonesia menjadi peluang bagi pemerintah untuk membuktikan tekadnya merealisasikan swasembada dalam negeri. Selain itu, hal ini juga menjadi peluang sekaligus tantangan bagi setiap pemerintah daerah untuk meningkatkan populas sapi dan peningkatan taraf hidup para peternak di daerah-daerah. Hal itu ditandaskan Wakil Ketua DPRD Brebes yang juga pemerhati dunia kehewanan, drh Agus Sutrisno. “Dengan dihentikannya larangan impor sapi itu menjadi peluang bagi pemerintah pusat. Bagaimana mewujudkan citacita swasembada daging dan meningkatkan kesejahteraan peternak,” kata Agus kepada

Radar, Senin (13/6). Dia mengatakan, masyarakat dan pemerintah tidak perlu risau dengan berhentinya impor sapi yang masuk ke Indonesia. Dirinya meyakini, hal itu tidak akan terlalu berpengaruh negatif, tapi justru bisa menjadi peluang yang baik jika dikelola dan dipersiapkan secara matang. “Pemerintah pusat juga harus sudah mulai mensosialisasikan kepada pemerintah daerah tentang hal ini, agar menjaga dan meningkatkan populasi sapi di daerah masingmasing,” ujarnya. Menurutnya, Kabupaten Brebes yang memiliki jenis sapi lokal, yakni sapi Jawa Brebes (Jabres) bisa memanfaatkan peluang itu untuk lebih mengembangkannya. Sehingga

secara ekonomi pun akan mampu membantu tingkat perekonomian masyarakat. “Dari potensi yang ada itu, pemerintah diharapkan mampu memfasilitasi peternak yang ada. Sehingga populasinya bisa meningkat dan keuntungan yang diperoleh peternak pun meningkat,” tandasnya. Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Brebes Ir Nono Setiawan kepada sejumlah wartawan menegaskan, wilayahnya tidak terpengaruh larangan ekspor sapi dari Australia. Pihaknya bahkan mengklaim, Kabupaten Brebes masih memiliki banyak stok. Kendati secara jumlah, populasi sapi di Brebes hanya 21 ribu ekor lebih sedikit dibanding Kabupaten Boyolali, Grobogan dan lainnya. (ism)

BREBES - Sejumlah guru dan siswa di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Nurul Hidayah Brebes mendadak panik. Ini menyusul, sekolah mendapatkan teror bom yang informasinya akan segera meledak pada Senin (13/6) pagi. Aksi teror bom yang dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab terhadap sekolah dasar yang berada di Jalan A Yani Brebes ini bermula sekitar pukul 10.00 WIB. Salah satu guru SDIT, Setiana mendapatkan telepon dari pria tak dikenal. Dari obrolan tersebut, orang tak dikenal yang berlogat bukan orang Jawa tersebut mengaku berasal dari Polsek Brebes. Dan hubungan komunikasi ini dilakukan hanya sekedar memberitahukan kalau di SDIT sudah ada bom yang terpasang. Makanya, para guru maupun anak didiknya diminta untuk segera keluar dari gedung sekolah. Karena dalam waktu dekat bom itu akan segera meledak. Sementara setelah mendapatkan informasi tersebut pihak sekolah segera menghubungi pihak kepolisian. Hingga akhirnya di sekolah tersebut dilakukan penyisiran, namun hasilnya nihil.

“Si penelpon tersebut mengaku berasal dari Polsek Brebes. Sedangkan dalam komunikasinya dengan saya, penelpon tersebut bilang agar sekolah segera dikosongkan,” kata Niko Setiana. Menurutnya, dari logat bicaranya si penelpon tersebut bukan orang Brebes. Bahkan dirinya juga sempat menirukan logatnya, namun penelpon sempat marah. “Awalnya saya menganggap telepon tersebut hanya lelucon saja. Sementara Kepala SDIT Nurul Hidayah Muslikhin menambahkan dari informasi tersebut pihaknya juga tidak mau siswa-siswinya ikut panik. Makanya dengan secara diam-diam, pihaknya segera melaporkan teror ini ke polisi. Hingga akhirnya sejumlah petugas kepolisian dari Polsek dan Polres Brebes langsung melakukan pemeriksaan. Kasat Intel Polres Brebes AKP Bambang didampingi Kasat Reskrim AKP Sugeng SH menambahkan dari hasil penyisiran di sejumlah ruangan maupun lingkungan SDIT, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penemuan bahan peledak. “Pemeriksaan nihil mas. Ini mungkin hanya teror saja,” katanya. (gus)

Urai Kemacetan Lalu Lintas di Kota Bumiayu

Perlu Kerjasama dan Komitmen Semua Pihak Kota Bumiayu merupakan kota terbesar di wilayah Brebes bagian selatan. Bahkan menjadi salah satu alternatif untuk pengembangan Kabupaten Brebes, baik secara administratif maupun ekonomi. Namun salah satu kendalanya adalah masalah lalu lintas. Mengapa? LAPORAN:TEGUHSUPRIYANTO KEMACETAN lalu lintas saat ini seolah telah menjadi pemandangan sehari-hari di Kota Bumiayu. Selain dikeluhkan masyarakat setempat, kemacetan tersebut juga dikeluhkan pengguna jalan yang melalui kota yang dikenal religius itu. Karenanya, unuk mengatasi masalah itu, diperlukan perhatian dan kesadaran dari semua lapisan masyarakat dalam pembenahannya. Mantan anggota MPR RI H Tasroni Budi Prayitno pun menyikapi perkembangan tata kota di Kota Bumiayu, Senin (13/6), yang dianggapnya tidak

ada perubahan. Padahal saat ini untuk mengatasi kemacetan itu, pemerintah sudah membuat jalan lingkar Bumiayu. Tidak bisa dibayangkan jika jalan lingkar belum ada, dipastikan Kota Bumiayu akan dikenal sebagai kota macet. Menurut dia, kedisiplinan dari berbagai pihak, menjadi salah satu faktor dalam terjadinya kemacetan. “Mulai dari banyaknya pedagang yang menggunakan badan trotoar, maupun kendaraan umum yang berhenti sembarangan. Sehingga menghambat aktivitas lalu lintas yang semestinya bisa berjalan lancar,” jelasnya di sela-sela kegiatan silturrahmi Bhakti Praja Kabupaten Brebes, di aula Kantor Kecamatan Bumiayu. Selain itu, Tasroni juga menyikapi belum tersedinnya kantong-kantong parkir, sehingga menyebabkan kendaraan terparkir di pinggir jalan sepajang jalur utama dalam Kota Bumiayu. “Padahal semestinya setiap mini market atau pertokoan, harus menyediakan lahan parkir. Kalau tidak, jangan berikan izin para mereka,” kata Tasroni. Hal yang sama juga disampaikan Ketua Paguyuban Peda-

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

PERLU DITATA - Kondisi lalu lintas di Kecamatan Bumiayu yang kerap kali mengalami kemacetan perlu ditata.

gang Pasar Induk Bumiayu (P3IB) Kafid Subekhi. Dikatakan, kemacetan tidak hanya dipicu oleh para pedagang saja. Namun juga kedisiplinan para pemilik kendaraan, khususnya kendaraan umum, juga ketersediaan lahan parkir yang belum ada. “Ini menjadi tugas pemerintah dalam melakukan tata ruang kota, sehingga kemacetan dapat terkurangi. Salah satunya melalui ketersediaan lahan parkir,” ungkapnya. (*)


SAMBUNGAN

SELASA 14 JUNI 2011

9

RADAR TEGAL

SELENA GOMEZ

Keracunan Makanan, Masuk Rumah Sakit

OLLA RAMLAN

INTAN NURAINI

Kesepian, Ingin Ada Pasangan

Siap Lepas Status Lajang

MENJADI orangtua tunggal terkadang membuat artis cantik Olla Ramlan merasa kesepian. Ia pun mengaku kesepiannya itu membuatnya ingin kembali bisa menemukan seorang kekasih. Hal itu disampaikan ibu satu anak itu usai mengisi acara DahSyat RCTI di Studio 1 RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (13/6). “Jadi masih kalang kabut nih otaknya sama hati, kadang masih nggak sinkron. Saya kadang kesepian, pengen ada pasangan,” ujarnya. Namun untuk saat ini, mantan istri Alex Tian itu lebih memprioritaskan tugasnya sebagai ibu daripada harus mencari pasangan baru. Baginya, anak lebih penting dibanding kehidupan asmaranya. Meski telah bercerai sejak Oktober 2010, perempuan kelahiran 15 Februari 1980 itu mengaku masih berhubungan baik dengan Alex. Tapi ia membantah hubungan yang terjalin dengan baik itu sebagai tanda dirinya akan rujuk dengan sang mantan suami. (dtk)

AKTRIS Selena Gomez dirawat di rumah sakit di Los Angeles, Kamis (9/6) lalu setelah mengeuh mual dan sakit kepala. Bintang ‘Monte Carlo’ itu dikabarkan keracunan makanan. Hal tersebut disampaikan sumber dekat Selena kepada majalah US Weekly. Aktris kelahiran 22 Juli 1992 itu ambruk dikarenakan keracunan makanan dan kelelahan akibat jadwalnya yang padat. Selena dibawa ke rumah sakit setelah tampil di acara ‘The Tonight Show with Jay Leno’. “Tadi malam setelah penampilan di ‘The Tonight Show’, dia tidak enak badan dan langsung dibawa ke rumah sakit. Dia sedang menjalani tes rutin,” ucap juru bicaranya. (dtk)

Atasi Rob, Jalan Ditinggikan dari halaman 3 Sementara Kepala Dinas Pemuda Olah Raga Seni Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar), Ir M Wahyudi membenarkan bahwa OW PAI (Pantai Alam Indah) bakal ditata kembali. Tahun ini tahapan yang akan dilakukan menata PAI sebelah timur. Sesuai rencana, warung-warung sebelah

timur yang ada akan dibongkar. Kemudian Pemkot membangunkan 35 unit warung yang lokasinya dimundurkan sekitar 10 meter ke selatan, dari warung yang ada sekarang. Per unit luasnya 4 x 7 M2, bentuknya kopel lima. “Pemkot sudah menyediakan anggaran kurang lebih Rp800 juta. Dana tersebut akan digunakan menata kon-

disi OW PAI khususnya sebelah timur. Diharapkan awal Juli mendatang, pembangunan telah dilaksanakan. Bulan September bisa ditempati atau difungsikan.” Selain membangun 35 unit warung, upaya lain yang dilakukan Disporabudpar mengubah akses jalan yang ada. Rencananya dibuat satu jalur. Jadi, pintu masuk tetap dari

pintu utama yang ada sekarang. Kemudian keluarnya diubah dari pintu sebelah timur dekat Buper, terus hingga ke Jalan Halmahera. Dengan begitu semua warung yang ada dilewati oleh pengunjung yang datang. Jadi tidak ada yang merasa sepi atau lebih ramai. Semua dilewati akses jalan pengunjung. (adi)

Kemampuan 366 Pelajar Diuji dari halaman 3 13 Juni, dan hari ini untuk jenjang SMA dan SMK. Kegiatan dimuali dari pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai,” katanya saat pembukaan Lomba Siswa Berprestasi 2011 di Gedung Al Irsyad, Senin (13/6). Dijelaskan Fahmi, kegiatan ini bertujuan untuk menumbuh kembangkan berbagai kecerdasan siswa. Di antaranya kognitif, emosional, sosial dan spiritual. Termasuk juga usaha meningkatkan ilmu pengetahuan, teknologi dan ketrampilan.

Serta kepribadian, rasa percaya diri, kreatif dan sikap kepemimpinan yang demokratis dikalangan siswa. Ruang lingkup penilaian untuk tingkat SD meliputi mata pelajaran (mapel) tertulis bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPU (PKN,IPS dan pengetahuan umum. Red). Serta keterampilan wajibnya berpidato menggunakan Bahasa Indonesia dan komputer. Sedangkan keterampilan pilihannya antara lain elektronika hastakarya teknologi. Tingkat SMP diantaranya mapel tertulis Bahasa Indone-

sia, Bahasa Inggris, Matematika, IPA, IPU. Kemudian keterampilan wajibnya berpidato menggunakan bahasa Indonesia dan komputer. Untuk keterampilan pilihan elektronika hastakarya teknologi. “Jenjang SMA/SMK mapel tertulisnya dan keterampilan wajibnya hampir sama dengan SMP. Hanya saja bahasa yang digunakan dalam pidato menggunakan Inggris. Tidak ada keterampilan pilihan,” ujar Fahmi. Menurutnya, bagi juara I, II dan III akan mendapatkan piala, piagam serta hadiah dan uang

pembinaan. Khusus bagi juara pertama akan menjadi duta Kota Tegal, pada ajang sama ditingkat Propinsi Jawa Tengah. Sementara itu saat membuka kegiatan, Wali Kota Tegal H Ikmal Jaya SE Ak menyampaikan, dengan diadakannya lomba Siswa Berprestasi ini, mampu mendorong peningkatan kualitas peserta didik. Dia juga berharap di dalam mensukseskan Tegal Cerdas, peserta didik pintar tidak hanya dalam bidang akademik saja. Tetapi juga diimbangi dengan ahlak dan moral yang baik pula. (adi)

Berburu Keperluan Sekolah dari halaman 3 bervariatif. Sehingga dapat disesuaikan kebutuhan maupun selera. Hanya saja, tidak semua model yang tersedia cocok dipakai ke sekolah. Sehingga yang saya cari sesuai kebutuhan serta nyaman waktu digunakan.” Selain itu, Yani tidak terlalu memikirkan dimana mendapatkan atau membeli barangbarang tersebut. Baik di pasar hingga kaki lima, yang penting bisa dimanfaatkan guna mendukung kelancaran kegiatan belajar-mengajar setiap hari. “Tetapi jika tas, sepatu, dan seragam yang ada masih layak dipakai. Biasanya saya tidak memaksakan diri membeli yang baru. Sehingga tidak memberatkan or-

ang tua. Yang penting nyaman dan pas digunakan serta harganya terjangkau,” ucapnya lagi. Di tempat sama Satori (44) menuturkan, dia sengaja datang mencari sepatu dan tas buat kedua anaknya, yang masih duduk di bangku SD dan SMA. Menurut dia, tidak ada salahnya memberikan berbagai keperluan sekolah saat tahun ajaran baru tiba. Pasalnya, dengan peralatan baru, diharapkan semangat anakanak untuk sekolah mencari termotivasi. Sehingga mampu berprestasi serta mengikuti pelajaran dengan baik. “Saat menggunakan keperluan yang lama, dan temantemannya memakai yang baru. Bisa saja anak jadi minder. Kurang semangat datang ke sekolah. Inilah yang selalu saya

jaga dan usahakan dengan cara apapun, agar kedua anak saya yang masih sekolah, memperoleh berbagai keperluan yang layak dan sesuai,” imbuhnya. Dia menjelaskan, guna menghemat pengeluaran, Satori sengaja berkeliling ke beberapa toko, hingga masuk pasar. Sehingga mendapatkan keperluan tersebut dengan anggaran terbatas. Yang penting anakanak suka, dan sesuai kebutuhan. Sehingga jauh-jauh hari dia mencari beragam keperluan sekolah untuk anaknya. “Kalau tidak begini, bisa-bisa anak jadi ngambek. Karena tidak dibelikan tas atau sepatu baru di tahun ajaran baru.” Sementara Hasan, pemilik toko tas dan sepatu membenarkan jika saat ini permintaan

mengalami kenaikan. Tahun ajaran baru, ucapnya, identik dengan berbagai kebutuhan baru pula. Tidak heran apabila jauh-jauh hari banyak orang datang membeli berbagai keperluan sekolah. Berkaitan harga sangat beragam, bergantung merek dan ukuran. “Ada yang dijual di bawah Rp50 ribu, namun ada juga yang dijual di atas harga itu. Agar menarik minat konsumen datang, saya sengaja menyediakan beragam model dan merek serta pilihan warna bervariatif. Dengan demikian apa yang menjadi kebutuhan para pelajar menyambut tahun ajaran baru dapat terpenuhi. Ini adalah tren musiman. Sehingga kami telah mengantisipasi jauh-jauh hari,” pungkasnya. (rochman gunawan)

MAN Tegal Ciptakan Siswa Profesional dari halaman 3 siswi, komite sekolah serta orang tua, sangat dibutuhkan dalam meningkatkan berbagai prestasi, baik bidang akademik maupun nonakademik. Sehingga prestasi yang diraih selama ini, dapat dipertahankan dan ditingkatkan di tingkat kota, regional bahkan berkarya nyata

di tingkat nasional.” Dia menjelaskan, penambahan berbagai sarana dan prasarana, tentu meningkatkan berbagai kegiatan. Sehingga kemampuan siswa-siswi selalu terasah dan meningkat, serta mudah menangkap apa yang diberikan para guru. Harapannya, siswa-siswi mampu menangkap peluang yang ada

dengan terus berprestasi. Sehingga dapat memberikan karya nyata yang mampu membawa harum nama sekolah. “Dengan kurikulum yang ada, diharapkan apa yang diajarkan setiap hari mampu membentuk karakter atau pribadi siswa-siswi mandiri, profesional, dan memiliki akhlak mulia. Jika itu terwujud, maka muncul

-generasi muda berprestasi yang sarat prestasi, serta mempunyai budi pekerti luhur. Sehingga estafet kepemimpinan terus berjalan dengan baik. Inilah yang kami harapkan. Berbagai upaya selalu kami lakukan, agar anak didik mendapatkan yang terbaik untuk terus berkarya,” paparnya. (gun)

Hansip Kelurahan Ikuti Pelatihan dari halaman 3 siswi, komite sekolah serta orang tua, sangat dibutuhkan dalam meningkatkan berbagai prestasi, baik bidang akademik maupun nonakademik. Sehingga prestasi yang diraih selama ini, dapat dipertahankan dan ditingkatkan di tingkat kota, regional bahkan berkarya nyata

di tingkat nasional.” Dia menjelaskan, penambahan berbagai sarana dan prasarana, tentu meningkatkan berbagai kegiatan. Sehingga kemampuan siswa-siswi selalu terasah dan meningkat, serta mudah menangkap apa yang diberikan para guru. Harapannya, siswa-siswi mampu menangkap peluang yang ada

dengan terus berprestasi. Sehingga dapat memberikan karya nyata yang mampu membawa harum nama sekolah. “Dengan kurikulum yang ada, diharapkan apa yang diajarkan setiap hari mampu membentuk karakter atau pribadi siswa-siswi mandiri, profesional, dan memiliki akhlak mulia. Jika itu terwujud, maka muncul

-generasi muda berprestasi yang sarat prestasi, serta mempunyai budi pekerti luhur. Sehingga estafet kepemimpinan terus berjalan dengan baik. Inilah yang kami harapkan. Berbagai upaya selalu kami lakukan, agar anak didik mendapatkan yang terbaik untuk terus berkarya,” paparnya. (gun)

Dipertanyakan, Realisasi Pembangunan ... dari halaman 3 pelabuhan hanya sebatas wacana, seperti gagasan lain yang ternyata tidak ada kejelasan. Dia menjelaskan, pihaknya sangat mendukung apabila rencana pembangunan pelabuhan bisa direalisasikan. Dengan demikian, diharapkan mampu menompang dan meningkatkan perekonomian masyarakat. “Kami meminta dalam proses

pembangunan pelabuhan melibatkan DPRD, karena menyangkut masalah investor,” ujarnya seraya menambahkan, selama ini ketika dalam proses pembangunan fisik bekerja sama dengan pihak ketiga, sering timbul masalah. Antara lain pemanfaatan lahan bekas tanah terminal yang kini dibangun Pacific Mal, rehab Kolam Renang Samudera, pembangunan SPBU Tegalsari, dan pembangunan Pasar Pagi. “Kami tidak

ingin persoalan tersebut terulang kembali, yang berdampak pada masyarakat.” Secara terpisah Ketua Himpunan Masyarakat Maritim Tegal (Hikmat), H Wardjo Raharjo, menilai Pemkot kurang serius dalam upaya merealisasikan pembangunan pelabuhan niaga. Padahal, pihaknya berharap pembangunan pelabuhan niaga segera terwujud. Sebab, dengan adanya pelabuhan tersebut, bakal memberikan dam-

pak yang baik khususnya kemajuan perekonomian masyarakat Kota Tegal dan sekitarnya. “Kami siap mendukung. Bahkan, apabila dari tim Pemkot membutuhkan tentang data maupun masalah konsep teknis pembangunan pelabuhan niaga, pihaknya siap membantu. Hal itu dimaksudkan agar proses pembangunan bisa kembali dilanjutkan,” ungkapnya. (hun)

KABAR bahagia datang dari artis Intan Nuraini. Rencananya, pelantun tembang ‘Gubrak!!’ itu akan melepas status lajangnya pada Oktober 2011 mendatang. Siapakah calon suami Intan? “Ini yang nantinya akan menjadi calon suami aku namanya Donny,” ujar Intan sambil mengenalkan calon suaminya saat ditemui di Hotel Grand Sahid, Karet, Jakarta Selatan, Minggu (12/6) malam. Intan mengungkapkan kalau calon suaminya itu bukan dari kalangan selebriti. Menurutnya, Donny Azwan Putra yang kini berusia 30 tahun itu adalah sosok pria yang ia idamkan selama ini. “Aku setelah kenal, jalani, aku melihat orangnya serius dan dewasa dari aku. Aku butuh sosok yang dewasa, dan Donny bisa seperti itu,” jelasnya. “Insya Allah Oktober. Persiapan sejauh ini sudah 60 persen. Doakan saja, semoga lancar,” lanjutnya. (dtk)

Rencananya akan Jadi Obyek Pajak Baru dari halaman 3 Di tempat terpisah, Ketua Komisi II DPRD, Hendria Priatmana SE meminta dengan adanya Perda tentang pajak dae-

rah, ada target riil kenaikan PAD. Sehingga bukan masih abstrak, tapi ada target riil kenaikan secara persentase. Sebab kalau tidak ada kenaikan, maka Perda pajak daerah sia-sia.

“Dalam draf Raperda pajak daerah, kami melihat ada beberapa obyek wajib pajak. Sehingga kami minta keberadaannya mendongkrak PAD, bukan abstrak kenaikannya.” (hun)

Pencoretan Nama Guru Ditolak dari halaman 3 keadilan. Jangan sampai lantaran adanya kepentingan, guru dikorbankan,” papar Jaelani lagi. Lebih lanjut dia mengungkapkan, lebih tragis menimpa SMK Ma’arif, tahun 2011 Disdik tidak melayangkan surat ke sekolah ini, berhubungan dengan pengusulan nama guru penerima tunjangan fungsional. Padahal tahun 2010, ada 3 guru dari SMK itu yang menerima tunjangan tersebut. Hal ini dinilai sejumlah guru sebagai bentuk diskriminatif. “Berarti secara tidak langsung Disdik tidak mengakui keberadaan SMK Ma’arif. Sebab semua sekolah di Kota Tegal dapat surat. Kami rasa kalau SMK Ma’arif tersingung, itu wajar. Karena ulah diskriminatif Disdik,” tuturnya. Ditandaskan Jaelani, imbas kebijakan Komisi I DPRD, yang seolah-olah tak melakukan upaya pembelaan sama sekali kepada guru, terkait kebijakan Disdik tentang tunjangan fungsio-

nal, dinilai sebagai bentuk ego anggota dewan. Padahal semua data telah diberikan pada komisi, namun sebagai wakil rakyat, justru lebih pro eksekutif. “Kalau tidak sesuai, seharusnya Komisi I berani protes. Bahkan bila perlu menolak, kebijakan penetapan nama penerima tunjangan fungsional. Bukan seolah-olah hanya mengamini atas kebijakan Disdik.” Sebelumnya, Kabid PPTK Disdik Johardi SH mengatakan, penghentian 88 guru penerima tunjangan fungsional bukan kebijakan Disdik Kota Tegal, namun keputusan Kemendiknas. Kuota tunjangan fungsional untuk Kota Tegal tahun 2010 sebanyak 345 guru. Sedangkan usulan sejumlah sekolah untuk penerima tunjangan fungsional tahun 2011 mencapai 454. “Tapi hasil keputusan akhir Kemendiknas, ternyata kuota Kota Tegal untuk penerima tunjangan fungsional tahun 2011 ada pengurangan 88 orang. Se-

hingga tidak semua usulan sekolah diterima. Namun diseleksi sesuai persyaratan yang ada.” Dijelaskan Johardi, guna menentukan 257 guru penerima tunjangan fungsional, pihaknya melakukan ranking, bukan hanya ajuan sekolah. Sedangkan dasar membuat ranking antara lain minimal telah mengajar 5 tahun untuk sekolah swasta, dan 6 tahun bagi guru swasta bertugas di sekolah negeri. Kemudian beban mengajar full 24 jam per minggu, punya NUPTK, nomor rekening, dan bersertifikat pendidikan. “Syarat ini yang meranking, untuk penentuan guru penerima tunjangan fungsional. Pemberlakukan kuota 257, telah dilaksanakan mulai 1 Januari 2011 sesuai SK Kemendiknas. Walaupun begitu, baru kami terima akhir bulan Mei. Sehingga belum sempat melakukan sosialisasi ke sekolah. Tapi bulan ini kami mengagendakan sosialisasi tersebut,” imbuhnya. (hun)

Hansip Kelurahan Ikuti Pelatihan dari halaman 3 Menurut Kasat Narkoba AKP Sunarto, dan Kasat Sabhara AKP Aziz Sugianto, siang itu memberikan pelatihan sesuai bidang tugasnya. Selain menyampaikan pemahaman pentingnya iman dan takwa kepada Allah SWT. Dalam pengantarnya, AKP Aziz menyampaikan pentingnya salat. Karena merupakan ti-

angnya agama. Sedang AKP Sunarto mengungkapkan soal bahaya narkoba bagi generasi muda. Salah satu peserta pelatihan dari Kelurahan Mintaragen Kecamatan Tegal Timur, Ruslani (50) menjelaskan bahwa dengan mengikuti pelatihan tersebut akan bertambah pengetahuannya. “Ini penting sekali,” tuturnya. Sekadar diketahui, para pe-

serta pelatihan berasal dari seluruh kelurahan di Kota Tegal. Masing-masing mengirimkan lima orang Hansip. Satu kelurahan yang tidak mengikuti kegiatan pelatihan dari Kelurahan Kalinyamat Kecamatan Tegal Selatan. Kemungkinan karena jarak yang terlalu jauh. Kegiatan pelatihan dilanjutkan hari ini, dan dari informasi Wali Kota H Ikmal Jaya SE Ak bakal hadir. (din)

HATI-HATI SERING KECING DI MALAM HARI!!! Apakah Anda sering kencing di malam hari? Berhati-hatilah… bisa jadi itu gejala awal diabetes. Mengapa demikian? Hal itu terjadi ketika kadar gula melebihi ambang ginjal yang mengakibatkan glukosa dalam urin menarik air sehingga urin menjadi banyak. Pengalaman R. Bambang Luhur Pambudi, seorang konsultan perbankan yang telah menderita diabetes atau yang dikenal sebagai “ibu segala penyakit” karena potensinya mengundang penyakit berbahaya lainnya seperti ginjal, hipertensi, jantung, impotensi, kebutaan, dll patut Anda simak. Diabetes adalah peningkatan kadar glukosa darah akibat kekurangan insulin baik yang sifatnya absolut maupun relatif atau resistensi reseptor insulin. Diabetes melitus sangat erat kaitannya dengan mekanisme pengaturan gula normal. “Kalau kadar gula darah sudah tinggi, saya jadi sering kencing, terutama ketika malam, bahkan bisa mencapai 10 kali, jadinya benar-benar mengganggu… ” Cerita pria yang akrab disapa-Buditersebut. Ia menduga, faktor keturunan sebagai penyebab dirinya menderita diabetes. Untunglah sekitar 6 bulan yang lalu ia mulai tertarik mencoba Gentong Mas. Setelah minum dengan teratur, Budi pun merasakan manfaatnya, “Gentong Mas memang solusi yang tepat untuk

mengatasi diabetes. Kadar gula darah saya yang tadinya mencapai 504mg/dL sekarang sudah normal, tubuh jadi tidak mudah lelah, bangun tidur terasa lebih segar, dan sudah jarang ke belakang.” Jelas pria berusia 48 tahun itu dengan gembira.

Karena telah merasakan manfaatnya, ia berujar, “Mudahmudahan pengalaman saya yang mendapatkan kesehatan dengan cara yang alami ini dapat bermanfaat bagi orang lain.” Pungkas warga Demak, Jawa Tengah tersebut. Gentong Mas adalah minuman kesehatan herbal alami dengan bahan utama Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) yang terbukti manfaatnya bagi penderita dari berbagai penyakit, termasuk diabetes. Habbatussauda dalam Gentong

Mas dipercaya dapat meningkatkan fungsi insulin dan mengurangi resistensi reseptor insulin, sedangkan Gula Aren berperan dalam optimalisasi kerja reseptor insulin. Gentong Mas juga mengandung Chromium yang efektif memperlancar metabolisme gula darah dan mengatur kepekaan sel terhadap insulin sehingga meringankan kerja pankreas. Selain itu, indeks glisemik dalam Gentong Mas yang sangat aman bagi kesehatan yaitu hanya 35 (aman jika indeks glisemik dibawah 50), mampu menjaga dan merawat pankreas agar tetap berfungsi dengan baik. Meski demikian, untuk mendapatkan hasil maksimal, disarankan untuk mengatur pola makan, olahraga, pengaturan berat badan seideal mungkin, diet rendah lemak, kontrol stress, dan menghindari rokok serta alkohol. Dengan aturan penggunaan yang tepat, manfaat bagi kesehatan dan kelezatan rasanya membuat semakin banyak masyarakat yang mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentong mas.com. Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: Tegal:081990879809, Brebes:081225099282, Pekalongan: 028 -58175543. Depkes:P-IRT:812.3205.01.114.


CMYK

SELASA, 14 JUNI 2011

KOTA

BAWANG

10

TKW Diduga Korban NII Keluarga Korban Lapor Polisi

PEMERINTAHAN Dinas Koperasi Belum Perlu Dimerger BREBES - Wacana penggabungan Dinas Koperasi dan UKM dengan Disperindag Kabupaten Brebes dianggap belum perlu dilakukan. Sebab saat ini puluhan koperasi masih membutuhkan bimbingan pemerintah secara terkonsentrasi. Dengan dimerdok.rateg gernya Dinas KopeH Toto Sugiarto rasi bersama Disperindag dikhawatirkan bakal menghambat pertumbuhan koperasi. Hal itu diutarakan Bendahara KUD Budi Karya Kecamatan Banjarharjo, H Toto Sugiarto SPKP kepada Radar, Senin (13/ 6). “Kalau digabung nanti malah kurang bagus untuk perkembangan koperasi. Saya kira harus tetap ada hanya saja perlu ada penguatan kinerja pada dinas,” kata Toto, yang juga anggota Komisi II DPRD Brebes itu. Dia menilai, minimnya kontribusi koperasi terhadap daerah maupun kepada masyarakat, hendaknya jangan dinisbatkan semata-mata kepada lembaga dinasnya. “Jangan disalahkan dinasnya, tapi barangkali ada personelpersonelnya yang memang tidak kapabel. Dulu saja, Dinas koperasi bagus dan berdampak kepada KUD-KUD,” tandasnya lagi. Sebelumnya diberitakan. Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Brebes dinilai belum banyak menghasilkan PAD yang memadai. Selain itu, dinas tersebut dinilai belum memberikan kontribusi yang nyata terhadap masyarakat. “Dinas Koperasi sejauh ini memang minim kontribusi. Saya kira akan lebih efektif dan produktif bila Koperasi digabung saja dengan Disperindag (Dinas Perindustrian dan Perdagangan,” tutur anggota Pansus XI DPRD Brebes Sururul Fuad Lc. Menurut dia, selain alasan Dinas Koperasi maupun Disperindag saling berhubungan. Pihaknya juga berkeyakinan penggabungan kedua SKPD itu akan lebih mengefisiensi anggaran dan justru akan menjadikan keduanya makin produktif. (ism)

BREBES - Juri (55), warga Desa Siwungkuk RT 09 RW 3 Kecamatan Wanasari Senin (13/6) melaporkan hilangnya anak gadisnya ke Mapolres Brebes. Pasalnya anak ketiga yang baru saja pulang dari Hongkong sebagai TKW itu mendadak berubah saat berkenalan dengan seorang pria yang mengaku dari pondok pesantren. Keluarga menduga, kasus yang kini tengah dialaminya merupakan korban perekrutan Negara Islam Indonesia (NII). “Kami ke sini (Polres Brebes) karena hendak melaporkan hilangnya anak kami, Sumiyati (23) yang baru beberapa hari ini hilang entah kemana,” kata orang tua korban,

Juri. Hal sama juga dikatakan oleh Wawan, kerabatnya. Menurutnya kejadian ini bermula pada Jumat pekan lalu Sumiyati menelpon karena hendak pulang dari Hongkong. Namun kepulangannya tidak usah dijemput oleh keluarga. Karena Japar, kenalan barunya hendak menjemputnya. “Saat itu keluarga juga sempat menghubungi Japar, kenalan barunya Sum (sapaan akrab korban). Namun dia berjanji hendak mengantarkan pulang ke Desa Siwungkuk,” katanya. Ditambahkan bahwa sejak Sum berkenalan dengan pria yang mengaku berasal dari pondok pesantren tersebut, adik iparnya itu mendadak berubah. Termasuk, dia langsung membawa sejumlah buku-buku agama yang cukup

tebal. “Tak hanya itu, sifat Sum juga berubah total. Baik itu kepada orang tuanya maupun pria yang sudah melamarnya. Bahkan Sum juga mengaku sudah tidak mau dengan pria yang sudah melamarnya. Dan dia memilih Japar pria kenalan barunya,” ungkapnya. Selain masalah sifat, sejak kepulangan dari Hongkong itu, Sum juga hanya memberikan uang kepada orang tuanya sebesar Rp 1 juta saja. Padahal gaji Sum per bulannya Rp 4,5 juta. Sedangkan bila ditotal dalam kurun waktu sampai 2 tahun, berarti sampai 100 juta lebih. “Sejak berada di rumah, Sum juga tidak mau pernah makan,” imbuhnya. Sedangkan mengenai pria kenalan barunya yang bernama Japar,

lanjutnya, pada saat itu juga sempat datang ke rumahnya. Bahkan dia membawa dua orang temannya yang semuanya menggunakan sarung dan peci. Dan saat itu, keluarga akhirnya mengundang Sekdes untuk bisa mewakili keluarga. Karena, keluarga curiga ada ketidakberesan dengan tamu yang merupakan kenalan baru anaknya yang baru saja pulang dari Hongkong. “Sementara sehari Japar ke rumah, saat itu Sum mendadak ingin makan. Namun saat orang tua hendak mengambil makan, Sum kabur. Dan hingga kini tidak kunjung pulang,” ungkapnya. Wawan menambahkan, dari informasi rekan Sum yang masih di Hongkong dan sempat berkontak kepada Sumiyati, kalau dia sekarang berada di Pondok Pe-

santren di Jawa Barat. “Makanya kami ke sini melaporkan kejadian hilangnya Sumiyati. Apakah Sum ini menjadi korban perekrutan NII atau korban penipuan kami tidak tahu persis,” imbuhnya. Sementara laporan keluarga Sum juga kemarin langsung ditangani oleh tim dari Intel. Namun, saat Radar mencoba mengklarifikasi beberapa personil enggan untuk memberikan komentar. Namun, Kasat Intel Polres Brebes AKP Bambang yang sempat ditemui saat dikonfirmasi membenarkan telah menerima laporan tersebut. Sedangkan mengenai apakah itu merupakan korban perekrutan NII ataupun modus penipuan, mantan KBO Intel Polres Tegal itu belum bisa memaparkannya. (gus)

Jumlah PNS Belum Ideal Layani Masyarakat BREBES - Pelayanan publik di Kabupaten Brebes masih terkendala dengan masih minimnya jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dengan kepadatan penduduk tertinggi, Kabupaten Brebes belum memiliki tenaga PNS yang cukup. “Saat ini jumlah penduduk mencapai 1,7 juta jiwa, sedang jumlah PNS di Kabupaten Brebes baru 13.740 orang. Artinya, saat ini 1 orang PNS melayani 126 orang,” kata Bupati Brebes H Agung Widyantoro SH MSi dihadapan ratusan PNS yang menerima petikan SK kenaikan pangkat di Pendopo Kabupaten Brebes, Senin (13/6). Dia mengatakan, sesuai hitungan rasio yang ideal, jumlah PNS di suatu daerah minimal 2 persen dari jumlah penduduknya. Untuk Kabupaten Brebes sendiri, lanjutnya, kebutuhan ideal PNS adalah 34.645 orang agar bisa maksimal melayani jumlah penduduk Kabupaten Brebes yang merupakan

terbesar kedua di Jawa Tengah. Namun demikian, pihaknya tidak akan menjadikan jumlah PNS untuk tidak memberikan pelayanan publik secara maksimal. Yakni dengan cara meningkatkan kualitas PNS secara terus menerus melalui kerja lebih keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas. “PNS jangan hanya bekerja dengan orientasi mencari keuntungan pribadi, karena akan mempertaruhkan reputasi diri. Goleta jeneng, insya Allah jenang marani,” tutur Bupati Agung. Di samping itu, pihaknya mengaku tetap akan berusaha untuk mendekati jumlah ideal dalam pelayanan kepada masyarakat. Pemkab Brebes terus berupaya meningkatkan rasio PNS melalui penerimaan CPNS. Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 504 orang yang menerima petikan surat keputusan Bupati Brebes tentang kenaikan pangkat PNS periode April 2011. (ism)

ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

KETERTIBAN

PERLU DILEMBUR - Perbaikan jembatan Sungai Pemali perlu dilembur, sehingga bisa cepat diselesaikan.

DPRD Soroti Jembatan Pemali DOK/HUMAS BREBES

SERAHKAN SK - Bupati Brebes H Agung Widyantoro SH MSi saat menyerahkan SK kenaikan pangkat PNS.

Mantan Dewan Gelar Silaturahmi AGUS WIBOWO/RADAR BREBES

RESAH - Sejumlah pedagang yang mangkal di depan RSUD Brebes mengaku resah pasca muncul SE dari Sekda terkait untuk berhenti dari aktivitas berjualan di atas trotoar.

Sejumlah PKL Kembali Resah BREBES - Sejumlah pedagang kaki lima (PKL)yang berada di depan RSUD Brebes, Taman Makam Pahlawan, termasuk di sepanjang Jalan Jendral Sudirman mengaku was-was. Pasalnya kabar akan penggusuran para PKL ini kembali beredar. “Kami jelas tidak mau berpindah atau digusur kalau pemerintah sendiri tidak memberikan solusi kepada kami yang tengah usaha,” kata Gana, pedagang gorengan. Menurutnya, jika penggusuran PKL untuk mensukseskan program pemerintah untuk bisa meraih piala Adipura, pihaknya maupun pedagang lain juga siap. Namun, penggusuran PKL harus jelas dan adil. Jangan sampai, penggusuran PKL hanya dijadikan ajang politik. Sedangkan pihaknya yang orang kecil harus menjadi korbannya. “Kalau tidak jelas seperti ini, maka kami juga enggan untuk berhenti berjualan. Sebab siapa yang mau bertanggung jawab dengan kebutuhan ekonomi keluarga kami. Terlebih, saya juga sudah insaf dan mau untuk berusaha meski kini harus meninggalkan dunia kotor. Terlebih usaha kami juga tidak berada di atas trotoar,” ungkap pria bertato yang merupakan mantan preman itu. Hal sama juga dikatakan oleh pedagang lainnya, Aris. Dia mengaku siap melakukan aksi bersama dengan sejumlah pedagang lainnya, bila aturan untuk tidak berdagang di depan RSUD Brebes benar-benar dilarang. “Usaha kami di sini tidak mengganggu pejalan kaki. Karena dagangan kami bukan di atas trotoar. Bahkan usaha kami juga membantu pengunjung RSUD yang membutuhkan minuman maupun makanan. Jadi, menurut kami tidak ada yang dirugikan,” pungkasnya. (gus)

CMYK

BUMIAYU - Para mantan anggota anggota Dewan yang tergabung didalam Bhakti Praja Kabupaten Brebes, Senin (13/6) mengadakan silaturahmi yang diikuti para anggota, baik yang sebelumnya menjabat sebgai anggota DPRD kabupaten, DPRD provinsi maupun DPR RI. Suasana hangat mewarnai jalannya kegiatan yang dilaksanakan di aula Kantor Kecamatan Bumiayu ini. Ketua Bhakti Praja Sukiswo dalam kesempatan tersebut mengatakan, tidak lagi menjabat sebagai anggota DPRD bukan berarti berhenti untuk memberikan kontribusi pembangunan bagi daerah. “Meskipun kita sudah tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR, bukan berarti kehilangan semangat dan pekerjaan, tetapi tetap kreatif, produktif, mandiri dan terus

berkarya,” ungkapnya. Dalam kesempatan tersebut, Sukirwo juga mengungkapkan keprihatinnnya dan berharap kepada Pemerintah Kabupaten Brebes agar mau memberikan perhatian lebih kepada para mantan anggota dewan. “Bagaimanapun juga, kita pernah turut serta memberikan sumbangsih terhadap pembangunan di Brebes. Karenanya di saat sudah tidak lagi menjabat, alangkah baiknya jika Pemkab memiliki perhatian kepada para mantan angota dewan,” kata Sukirwo. Perhatian itu, lanjut Sukiswo terlebih bagi para mantan anggota dewan yang sudah sepuh, sebagai bentuk kepedulian dari Pemkab. “Setidaknya ada upaya untuk leih memperhatikan para mantan anggota dewan ini,” ujarnya. (pri)

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

SILATURAHMI - Mantan anggota Dewan yang tergabung dalam Bhakti Praja menggelar kegiatan silaturahmi di Kecamatan Bumiayu.

BREBES - Sejumlah legislator DPRD Brebes kembali pertanyakan kesungguhan pihak-pihak yang terlibat dalam penanganan perbaikan jalan dan tiga jembatan di ruas Pantura Kabupaten Brebes. Mereka mengaku resah dengan dampak kemacetan yang ditimbulkan. Apalagi pernyataan Bina Marga yang mengklaim melembur pengerjaan. “Saya kira masyarakat bisa menilai dan melihat langsung. Apakah ada aktivitas lembur pengerjaan malam hari?” ujar Sekretaris Komisi ll DPRD Brebes Yuniar Syamsul Huda, Senin (13/ 6). Dia menyatakan, dari hasil pengamatannya selama ini, dirinya tidak melihat aktivitas perbaikan di jembatan Pemali secara besar, apalagi jika malam hari. “Jika dilembur saya tidak melihat ada lampu atau apa. Kalau pun ada yang bekerja jumlahnya hanya beberapa orang saja,” kata dia.

Lebih lanjut Yuniar meminta agar pihak terkait tidak menjadikan batas akhir deadline pengerjaan menjadi target. “Jika lebih bisa lebih cepat, kenapa harus dilamalama. Kalau ada material pabrikan, kenapa tidak disiapkan sejak awal. Kan seharusnya saat interview pelelangan sudah ada pernyataan kesiapan itu,” tandasnya. Senada, H Toto Sugiarto SPKP anggota Fraksi Partai Demokrat menyoroti ketidaksiapan komponen material pabrikan. “Mestinya, sebelum jembatan dibongkar segala sesuatunya harus disiapkan lebih awal. Sehingga tidak ada istilah masih menunggu, apalagi sampai tertunda. Ini jelas merugikan masyarakat,” tandasnya. Pengamatan Radar, Senin (13/ 6), proses pengerjaan sisi utara jembatan Pemali Pantura Brebes telah mulai dikerjakan. Sekitar enam pekerja terlihat sibuk melakukan pengelasan pada alas

jembatan. Sebelumnya, Pemkab Brebes mengaku telah berkoordinasi dengan pihak Bina Marga terkait dengan keberlangsungan proyek perbaikan tiga jembatan dan sejumlah titik ruas pantura Brebes. Saat ini, diakui Bupati Brebes H Agung Widyantoro SH MSi memang ada keterlambatan dalam pengerjaan. “Kita selalu koordinasi, seperti pembangunan jalur lingkar utara memang ada keterlambatan 0,4. Begitu juga perbikan jembatan, tapi keterlambatan itu bukan semata-mata kelalaian pemborong atau tidak adanya anggaran, tapi lebih disebabkan karena ada beberapa komponen material pabrikan yang masih dibuat. Kita tunggu karena pabrik sudah menyatakan siap untuk bekerja cepat,” ujar Bupati sesuai peresmian Masjid Jami Al Munawaroh Desa Kluwut Kecamatan Bulakamba, Sabtu (11/6). (ism)

Satker Bakal Tingkatkan Kelas Jalur Alternatif Antisipasi Ciregol Ambles Saat Lebaran BREBES- Selain tengah bekerja keras memperbaiki jalur Ciregol Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong, pihak terkait juga tengah menyiapkan peningkatan kelas pada jalur alternatif KutamendalaLinggapura. Langkah itu ditempuh untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk saat arus mudik Lebaran tahun 2011. Ketua Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes Drs HM Supriyono menjelaskan, jalur alternatif sepanjang 5 kilometer tersebut tengah diajukan kepada pusat untuk ditingkatkan kelasnya. Hal itu, sebagai upaya antisipatif dari kemungkinan buruk saat arus Lebaran mengingat potensi kerawanan longsor dan tanah bergerak di Ciregol masih terbuka. “Tentu kita tidak berharap ada longsor lagi saat Lebaran. Tapi kalau bicara pahit-pahitan tentunya harus ada antisipasi jalur

alternatif yang sesuai kapasitas untuk arus mudik. Saat ini Satker tengah memproses itu, dan anggarannya mungkin sharring APBN-APBD karena jalur tersebut masuk kewenangan kabupaten,” ungkapnya, Senin (13/6). Selain itu, kondisi ruas jalan alternatif tersebut saat ini sudah cukup memprihatinkan dan mendesak diperbaiki. “Jalur tersebut antisipasi arus lalu lintas TegalPurwokerto jika jalur Ciregol ambles lagi. Tapi kita tetap upayakan itu tidak terjadi,” katanya. Dia mengungkapkan, Pemkab telah mengirim surat ke Menteri Pekerjaan Umum terkait upaya penanganan darurat agar Pemkab mendapatkan sharring untuk peningkatan jalur alternatif. Bila ada peningkatan jalur alternatif, sekurang-kuranganya akan memperlancar arus lalu lintas, terutama kendaraan kecil. “Kami akan terus berupaya agar jalur alternative ini bisa ditingkatkan. Apalagi, kondisi di Purbayasa sudah rusak parah tapi kami juga akan membatasi kendaraan beras untuk

melintas,” papar Asisten 1 itu. Sementara itu, Wakil ketua DPRD Brebes drh Agus Sutrisno yang juga warga Bumiayu mengingatkan agar Satker tetap memfokuskan diri dengan perbaikan jalur Ciregol sebaik-baiknya. Dia menilai rencana Satker untuk mengupayakan peningkatan kelas jalur alternatif Kutamendala-Linggapur bisa membuat konsentrasi penanganan Ciregol menjadi terbelah dan tidak fokus. “Saya khawatir malah nanti penangannnya jadi setengah-setengah. Sebaiknya harus fokus saja ke Ciregol, manajeman jalur alternatif sebaiknya terpisah agar tidak setengahsetengah,” tandasnya. Lebih lanjut dia mengingatkan agar DPU sebagai instansi yang menangani jalan ruas kabupaten agar tetap mengupayakan pengaggaran yang cukup untuk memperbaiki jalur alternatif tersebut. “DPU harus mengajukan anggaran yang cukup pada perubahan anggaran tahun ini juga, karena perbaikan di jalur Kutamendala-Linggapura sudah mendesak,” ujar Agus. (ism)


CMYK

OLAHRAGA

SELASA, 14 JUNI 2011

RADAR TEGAL

11

BUYARKAN KEMENANGAN

HERNING - Inggris terhindar dari kekalahan dalam laga perdananya di ajang Euro U-21. Young Lions “sebutan Inggris U21” beruntung mencetak gol di menit-menit akhir untuk menahan seri 1-1 Spanyol dalam laga di Stadion Herning kemarin dini hari. Danny Welbeck menyelamatkan Young Lions berkat golnya pada menit ke-88. Striker Manchester United itu lolos dari perangkap offside sehingga dengan leluasa mengecoh David de Gea, kiper Spanyol yang berpotensi menjadi rekan seklubnya musim depan. Gol Welbeck praktis membuyarkan kemenangan di depan mata Spanyol. Matador Junior “sebutan Spanyol U-21” sudah memimpin sejak menit ke-14 berkat sundulan gelandang Ander Herrera. Dari tayangan lambat televisi, sepertinya, bola mengenai lengan Herrera sebe-

Spanyol (1) v Inggris (1)

KLASEMEN SEMENTARA GRUP B 1. Rep. Ceko

1

1

0

0

2-1

3

2. Spanyol

1

0

1

0

1-1

1

3. Inggris

1

0

1

0

1-1

1

4. Ukraina

1

0

0

1

1-2

0

lum masuk ke gawang. Namun, wasit tetap mengesahkannya sebagai gol. Seusai laga, pelatih Inggris U-21 Stuart Pearce mengatakan bahwa dirinya sangat lega meraih satu poin. Bagaimana tidak, nyaris sepanjang laga, Pearce harap-harap cemas melihat anak asuhnya menjadi korban dari penguasaan bola pemain Spanyol. “Sekalipun kami tidak memiliki penguasaan bola, saya tidak yakin lawan bisa mencetak banyak gol karena pertahanan kami bagus,

Rindu Sentuhan Jose Mourinho

MANCHESTER - Real Madrid punya peluang untuk mendapatkan Luis Nani. Pasalnya, winger Manchester United itu secara terbuka menyatakan kalau dia ingin dilatih Jose Mourinho yang nota bene adalah pelatih Real. Selain itu, banyaknya pemain Portugal yang bercokol di klub berjuluk Los Blancos tersebut juga ikut menambah gairah Nani untuk hijrah. Sejumlah penggawa asal Portugal yang bercokol di Santiago Bernabeu (markas Real) antara lain Cristiano Ronaldo, Ricardo Carvalho, dan Pepe. “Apakah saya senang bekerja di bawah arahan Mou (sapaan Jose

Jose Mourinho) Ya, namun saat ini saya merasa baikbaik saja di Manchester United,” papar Nani kepada Daily Mail . “Saya betah di United.. Namun, itu merupakan kabar bagus mendengar jika klub lain tertarik denganku,” lanjutnya. Posisi Nani di Old Trafford (markas United) mulai terancam setelah manajer Sir Alex Ferguson memboyong Ashley Young dari Aston Villa. Sinyal kalau Ferguson tak lagi membutuhkan Nani terlihat di final Liga Champions lawan Barcelona akhir Mei lalu. Di mana, saat itu Nani hanya diturunkan sebagai pemain pengganti. Meski demikian, Nani mencoba untuk menetralisir rumor yang berkembang soal masa depannya. “Saya akan melupakan ucapan yang pernah terlontar dari mulutku setelah tidak menjadi pemain inti pada final Liga Champions,” jelasnya. “Saya berharap untuk bermain kembali dari awal dan terserah manajer untuk memutuskannya. Namun, musim kemarin (2010-2011) merupakan musim yang hebat untuk United dan terbaik bagiku secara individu,” timpal pemilik nama lengkap Luis Carlos Almeida da Cunha itu. Nani pada musim 2010-2011 memang menunjukkan kontribusi yang lebih baik ketimbang musim-musim sebelumnya (lihat statistik). Musim ini dia mengoleksi 10 gol, sementara musim sebelumnya hanya tujuh gol. (bas)

begitu pula kiper kami,” ujar Pearce kepada Sky Sports. “Jika kami menguasai bola seperti yang Spanyol lakukan selama 90 menit, kami mungkin menang 4-0. Kami mungkin butuh lebih arogan ketika menguasai bola. Kami bakal memetik pelajaran dari laga hari ini (kemarin, Red) untuk lebih baik di laga berikutnya,” tambahnya. Sementara dari kubu Spanyol, entrenador Luis Milla menilai kegagalan timnya meraih kemenangan di depan mata karena

kurang hati-hati. Hanya, Milla masih bisa memaklumi karena Javi Martinez cs adalah pemain muda yang minim pengalaman. “Kami seharusnya bisa mencetak gol kedua dengan banyak peluang yang kami miliki,” jelasnya kepada Marca. “Justru ketika Anda merasa bermain bagus, Anda justru harus semakin berhati-hati. Kami sepertinya melupakan bahwa Inggris adalah tim yang kompetitif, kuat dan cepat,” jelasnya lagi. Seiring hasil imbang di Herning, baik Spanyol maupun Inggris harus merelakan puncak klasemen sementara grup B menjadi milik Republik Ceko. Itu karena Ceko mengalahkan Ukraina 2-1 berkat dua gol Boreck Dockel pada menit ke-49 dan 57. Ukraina mencetak gol hiburan via Maksym Bilyi tiga menit sebelum bubaran. (dns)

Disiapkan Real untuk Aguero MADRID - Tradisi Real Madrid menggaet pemain bintang bakal berlanjut. Setelah sukses mendapatkan Nuri Sahin (Borussia Dortmund) dan Hamit Altintop (Bayern Munchen), klub raksasa Spanyol itu tengah menyiapkan operasi transfer yang lebih besar. Yakni memboyong penyerang Atletico Madrid Sergio Aguero. Kehadiran Aguero diharapkan menambah kekuatan lini depan Real. Los Merengues “julukan Real” sejatinya sudah punya barisa penyerang andal seperti Karim Benzema, Gonzalo Higuain, dan Emmanuel Adebayor. Tapi, bagi klub dengan ambisi besar seperti Real, skuad yang ada sekaran belum cukup. Berbagai jurus pun dilakukan untuk menggaet Aguero. Tidak tanggung-tanggung, Real menyiapkan 45 juta euro atau setara Rp 547 miliar untuk mendapatkan menantu legenda sepak bola Argentina Diego Maradona itu. Untuk menambah ketertarikan Aguero, Real bahkan menyiapkan kostum nomor 10 untuk sang pemain. Nomor keramat itu kini mennadi milik Lassana Diarra. Namun, Real kemungkinan bakal melego Lass. Soal kostum nomor 10 itu bukan isapan jempol belaka. Gelandang Real Mesut Oezil menyatakan bahwa Aguero adalah pemain yang paling diinginkan Real saat ini. “Madrid menyediakan nomor 10 untuk Aguero,” kata Oezil seperti dilansir Saz Aktuell. Di sisi lain, Aguero memang menunjukkan tanda-tanda bakal meninggalkan Atletico. Pencetak 27 gol musim lalu itu menginginkan suasana baru. Hanya, dia kurang berminat membela klub di luar Spanyol. Pemain asal Argentina itu telanjur betah tinggal di Negeri Matador itu. Real tidak sendirian dalam berburu Aguero. Hal yang sama dilakukan oleh Chelsea. Namun, faktor Mourinho dapat membuat Aguero hijrah ke Real. Meradona, mertua Aguero, sangat menyukai Mourinho. Maradona juga kerap memberi masukan ke Aguero. “Sangat menyenangkan saat pelatih

sehebat Mourinho berbicara tentang saya. Itu sebuah kehormatan besar. Soal masa depan, akan ditentukan setelah Copa America,” ungkap Aguero kepada TyC Sports. Sementara itu, Lass kabarnya akan bergabung ke Juventus pada bursa transfer musim panas ini. Dia enjadi bagian pertukaran dengan Felipe Melo. Harian olahraga Italia La Gazzetta dello Sport melaporkan, pelatih Juve Antonio Conte menilai Lass sebagai partner serasi bagi Andrea Pirlo di tengah timnya. Kebetulan, masa depan Lass di Real tidak menentu. Pemain Prancis itu tidak masuk dalam proyek masa depan pelatih Jose Mourinho. Real punya banyak stok pemain di lini tengah. Yang paling utama adalah Sami Khedira dan Xabi Alonso. Setelah itu ada Sahin, Altintop, dan Fernando Gago. Lass tidak banyak komentar soal kemungkinan pindahnya ke Juve. Justru Melo yang sewot. Dia merasa tidak mendapatkan perlakukan yang layak dari manajemen Juve. “Saya melihat nama saya terus ditekan untuk masuk dana negoasiasi. Saya juga tidak mendengar klub membantahnya. Mereka tidak pernah mengabari saya soal itu. Tentu saja saya merasa kesal dan tidak dihargai,” ungkap Melo seperti dikutip Football Italia. (ham/ca)

Velez Juara Clausura Argentina BUENOS AIRES - Primera Division Argentina 2010-2011 belum berakhir. Tapi, trofi Clausura atau sebutan untuk putaran kedua Primera Division sudah disematkan kepada Velez Sarsfield kemarin WIB (13/ 6). Velez mengunci gelar dengan menyisakan satu laga. Itu adalah gelar Clausura keenam El Fortin - sebutan Velez - sejak kompetisi level teratas di Argentina menggunakan format Apertura-Clausura sejak musim 1990-1991. Hanya River Plate yang pernah enam kali memenangi Clausura. Velez juga finis sebagai runner up Apertura musim 2010-2011 di bawah Estudiantes. Velez mengunci gelar Clausura bukan semata karena kemenangan dua gol tanpa balas di kandang Huracan. Velez ikut terbantu hasil buruk pesaing utamanya, Lanus. Bermain di

kandang sendiri, Lanus dipaksa menyerah 0-1 dari Argentinos Juniors. Seiring hasil di laga ke-18 Clausura itu, Velez unggul empat angka (36-32) dari Lanus. Dengan kata lain, apapun hasil laga pemungkas (laga ke-19), perolehan poin Velez tidak mungkin terkejar Lanus. “Ini adalah raihan spektakuler. Kami layak meraihnya karena kami memang tim terbaik di Argentina saat ini,” ungkap striker Velez asal Uruguay Santiago Silva kepada ESPN. Silva membuka kemenangan Velez atas Huracan lewat golnya pada menit ke-52 sebelum disempurnakan penalti David Ramirez di pengujung laga. Pada menit ke-75, kedua tim sama-sama kehilangan satu pemain setelah defender Velez Sebastian Dominguez berkelahi dengan defender Huracan

Facundo Quiroga. Meski diwarnai insiden panas, bentrok Velez versus Huracan berlangsung sepi-sepi saja alias tidak ada gemuruh penonton. Bagaimana tidak, laga di Estadio Duco itu memang digelar tanpa penonton menyusul sanksi Huracan garagara kerusuhan fans mereka tiga pekan lalu. Berhubung larangan penonton di Estadio Duco, fans Velez memilih merayakan gelar tim kesayangan mereka di kandang sendiri, Estadio Jose Amalfitani. Itu pun fans Velez tidak langsung bersorak ketika laga Velez versus Huracan berakhir. Sebab, mereka harus menunggu empat jam kemudian atau setelah laga Lanus versus Argentinos bubaran. Laga mengalami penundaan karena fans Lanus membuat keributan lagi. (dns)


ALL SPORTS

12

SELASA 14 JUNI 2011

RADAR TEGAL

EL TRI SAPU BERSIH CHICAGO - Kasus doping tidak menghalangi Meksiko meraih hasil positif di Piala Emas Concacaf 2011. Buktinya, sekalipun kehilangan lima pemain karena penggunaan obat terlarang jenis clebuterol, Meksiko meraih kemenangan ketiga beruntun kemarin. El Tri “sebutan Meksiko” mengungguli Kosta Rika 4-1 di Stadion Soldier Field untuk menahbiskan diri sebagai juara grup A. Juara bertahan Piala Emas itu juga finis dengan agregat gol mentereng, 14-1. Dalam dua laga sebelumnya, Meksiko menang 5-0 masing-masing atas El Salvador (5/6) dan Kuba (9/6). Lawan Meksiko dalam perempat final di Rutherford Minggu pagi WIB (19/6) masih harus menunggu antara tim peringkat ketiga grup B atau grup C. Sebagai catatan, kuota perempat final diisi dua besar teratas dari tiga grup plus dua terbaik dari tim peringkat ketiga grup. Kemenangan Meksiko atas Kosta Rika kemarin terbilang mudah. Parameternya, El Tri sudah mencetak gol keempat via Pablo Barrea setelah laga baru memasuki menit ke-38. Rafael Marquez membuka skor pada menit ke-17 yang disusul dua gol dari Andres Guardado (19 dan 26). Di babak kedua, Meksiko mulai mengendurkan t e k a n a n sehingga Kosta Rika mampu mencuri satu gol. Pada menit ke69, Marcos Urena menjadi pemain pertama di Piala Emas tahun ini yang mampu menjebol gawang Meksiko. “Benar apabila kami telah bermain bagus. Tapi, tetap ada ruang improve bagi kami,” ungkap Manuel de la Torre, pelatih Meksiko, kepada Associated Press. De la Torre memang berusaha mengingatkan apabila sukses Meksiko memuncaki grup dengan tiga kemenangan beruntun bukan akhir dari segalanya. Sebab, target timnya adalah juara dan masih ada tiga fase yang harus dilalui untuk memenuhinya. Ricardo La Volpe, pelatih Kosta Rika, meyakini apabila Meksiko memang hanya menunggu waktu meraih gelar kedelapan di Piala Emas. “Kami tahu Meksiko sulit dihentikan. Terlalu mudah bagi mereka mengalahkan kami. Fase grup hanya sekadar pemanasan bagi mereka,” ujar La Volpe yang berkebangsaan Argentina itu. Sebagai catatan, La Volpe adalah pelatih yang mengantarkan Meksiko lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2006 di Jerman. “Meksiko memiliki kecepatan dan skill pemain rata-rata yang paling bagus di antara kontestan. Kami tahu kami butuh keajaiban untuk juara. Kami cukup senang dengan apa yang kami capai saat ini,” tuturnya. Kendati kalah dari Meksiko, Kosta Rika tetap melenggang perempat final dengan status runner up grup A. Kosta Rika memiliki poin sama dengan El Salvador (4 poin) yang menang 6-1 atas Kuba dalam laga lainnya kemarin. Namun, Ticos “julukan Kosta Rika” unggul selisih gol. El Salvador pun masih bisa lolos ke perempat final memanfaatkan jatah dua terbaik peringkat ketiga grup. Pesaing Honduras kemungkinan besar adalah Guatelama dari Grup B dan Kanada di grup C. “Kami tinggal menunggu hasil grup lain dan berharap keberuntungan akan berpihak kepada kami,” ujar Rodolfo Zelaya, striker El Salvador yang mencetak dua gol ke gawang Kuba kemarin. (dns)

Mesa di harian El Nuevo Herald. Mesa lantas menceritakan proses pelarian dirinya dari hotel. Yakni, di awali dari menuruni tangga darurat lalu berlari ke tempat parkir. Di sana, dia dijemput mobil milik anggota keluarganya. “Pelarian saya agak sedikit sulit karena staf pelatih tengah berada di lobi hotel,” jelasnya. Sebagai antisipasi, Mesa membawa gelas sehingga bisa mengatakan ingin keluar mencari es batu seandaianya ada staf pelatih Kuba memergokinya. Di sisi lain, Mesa dinyatakan “cedera” dalam daftar line up Kuba ketika kalah telak 1-6 dari El Salvador kemarin. Kasus Mesa seakan mengulang kasus pada Piala Emas 2007 yang juga dilangsungkan di AS. Kala itu, dua pemain Kuba juga kabur dari tim dan mengajukan suaka kepada pemerintah negeri Paman Sam. Di pihak lain, tim Kuba enggan menanggapi insiden kabur-

MANCHESTER - Nemanja Vidic diisukan bakal keluar dari Manchester United dengan Juventus sebagai klub terakhir yang dikaitkan. Tetap isu itu dibantah agennya yang mengatakan kliennya tak akan kemana-mana. Sebagai salah satu bek tengah terbaik di dunia, Vidic jelas banjir peminat. Di musim sebelumnya, pemain belakang asal Serbia itu ramai dirumorkan bakal hengkang seiring dengan minat dari Real Madrid. Namun nyatanya Vidic tetap bertahan dan kini ia sukses membawa MU menciptakan sejarah dengan meraih gelar Premier League ke-19. Walau demikian, rumor soal kepindahan mantan Spartak Moscow itu belum berhenti dan kini ia dikaitkan dengan raksasa Italia, Juventus. Agen Vidic, Silvano Martina menepis isu tersebut. Dikatakannya Vidic sudah betah berada di Old Trafford dan tak

akan hengkang ke Juve, apalagi sepakbola Italia tengah bergolak. “Dia (Vidic) pemain yang setiap klub inginkan,” ucap Martino kepada Radio Sportiva yang dilansir TalkSport. “Saya berbicara dengan dia tentang hipotesis transfer dan dia menjawab ‘aku kapten Manchester United, digaji dengan

bagus, aku telah memenangi hampir semuanya .. kenapa aku harus ke Italia sekarang, ketika sepakbola Italia sedang bergolak?’ “Respon ini menghapus keraguan tentang bagaimana masa depannya - dia tinggal di tempat dia sekarang,” tandas Martino. (rin)

Ballack, Masih Adakah Kesempatan BERLIN - Hubungan antara Joachim Loew dan Michael Ballack boleh dibilang kini tengah tak harmonis. Kini Loew berniat kembali menjalin komunikasi dengan Ballack. Pertanda Ballack ke kembali timnas? Sejak cedera engkel tahun lalu, Ballack belum bisa menemukan kembali performa terbaiknya dan membuatnya tak kunjung kembali ke timnas. Sejak bergabung dengan Bayer Leverkusen, Ballack cuma tampil 20 kali di seluruh kompetisi dan menyumbang dua gol. Bahkan Ballack juga sempat mempermasalahkan ban kapten yang kini melingkar di lengan Phillip Lahm. Inilah yang kemudian menimbulkan sedikit friksi dengan Ballack yang kemudian tak dipanggil sejak Maret tahun lalu. Sudah banyak yang menganggap masa Ballack di Jerman sudah habis dan dengan bermunculannya darah-darah muda macam Sami Khedira, Mesut Oezil, Thomas Mueller, Toni Kroos dan yang lainnya, cukup sulit bagi pengoleksi 98 caps dan 42 gol itu untuk bersaing. Jika itu ditanyakan pada Loew kini, belum tentu jika Ballack tak akan dipanggil lagi. Bahkan Loew saat ini berencana berbicara dengan Ballack soal masa depannya di timnas. “Sudah sangat lama kami sudah tidak berbicara satu sama lain. Namun pembicaraan akan segera kami lakukan,” tutur Loew kepada Bild yang dilansir ESPN Star. Meski banyak memanggil pemain muda, tapi Loew pun tidak serta merta menutup peluang bagi pemain senior. Contohnya Arne Friedrich, Miroslav Klose dan Per Mertesacker pun masih jadi pilar timnas. Ini pertanda sebenarnya Ballack masih punya tempat di Die Nationmanschaaft, bahkan di Piala Eropa 2012 “Pemain seperti (Per) Mertesacker, Lahm, (Bastian) Schweinsteiger, (Lukas) Podolski dan (Miroslav) Klose telah jadi pemain kunci dalam beberapa tahun terakhir,” tukasnya. Lalu tahun lalu muncul Oezil, Khedira, Mueller dan (Mario) Gomez. “Saya percaya bagaimanapun bakal ada banyak perubahan dalam timnas tahun depan. Dan saya belum bisa beropini soal susunan starting line up untuk Piala Eropa 2012 harus diputuskan enam bulan sebelum turnamen,” simpulnya.(nar )

Lagi, Pemain Kuba Minta Suaka KUBA tampil memalukan di Piala Emas Concacaf. Kuba keok terus dalam tiga laga dengan agregat gol 1-15 sehingga finis sebagai juru kunci grup A. Tidak hanya itu, Kuba mendapat malu tambahan setelah salah satu pemainnya membelot. Striker Kuba Yosniel Mesa meninggalkan hotel timnya di Charlotte, North Carolina, tidak lama setelah kekalahan 0-5 dari Meksiko Kamis lalu (9/6). Kejadian itu baru diungkapkan Mesa ketika diwawancara sebuah jaringan televisi Amerika Serikat berbahasa Spanyol, Univision, kemarin. Kaburnya Mesa karena alasan klasik, yakni ingin mencari suaka di AS. Mesa mengatakan dirinya meningkatkan karir profesionalnya di luar Kuba. Striker 27 tahun itu menambahkan apabila dirinya sudah berniat kabur sebelum turnamen dimulai. “Saya tidak mungkin mendapatkan kesempatan mengembangkan karir saya apabila masih di Kuba,” ujar

Vidic Tidak Kemana-mana

nya Mesa. Pelatih Raul Gonzalez Triana memilih absen dalam sesi konferensi pers setelah laga lawan El Salvador.

Triana sepertinya sudah tahu bakal dihujani pertanyaan seputar Mesa dari media sehingga memilih menghindar. (dns)


ALL SPORTS

SELASA 14 JUNI 2011

13

RADAR TEGAL

NBA

Jason Terry

Tak Perlu Hapus Tato Trofi MESIN poin Dallas Mavericks, Jason Terry, seperti sudah punya feeling kalau timnya bakal jadi juara sejak sebelum musim NBA 20102011 dimulai. Waktu itu, dia memasang tato bergambar Larry O’Brien Trophy di sisi dalam bicep kanannya. Terry pernah berjanji, dia akan menghapusnya kalau Mavericks gagal menjadi juara musim ini. Selain itu, Terry juga selalu memastikan ada gambar Larry O’Brien Trophy di loker setiap pemain Mavericks. Sekarang, Terry tak perlu lagi menghapusnya. Sekarang, Mavericks punya trofi beneran yang siap dipajang di ruang mana pun! Kata Terry, 33, tato trofi itu merupakan yang terakhir. “Saya tak akan mau lagi punya tato tambahan,” ucap pemain berjulukan ?JET? itu seperti dilansir Associated Press. Dalam final ini, Terry merupakan faktor superpenting bagi Mavericks. Nowitzki masih jadi mesin poin utama, tapi Terry harus produktif untuk meraih kemenangan. Dalam dua game terakhir final, Terry-lah yang menjadi kunci kemenangan. Khususnya di game penentu kemarin, saat Terry mencetak poin tebanyak, 27 poin. Kata Terry, dia sama sekali tidak punya niatan jadi senjata utama Mavericks. “Saya hanya melakukan pekerjaan saya. Tugas saya adalah untuk bermain dan memercikkan api, memasukkan tembakan. Saya telah melakukan tugas saya tersebut,” pungkasnya. (aza)

The Time Is Nowitzki SELAMAT untuk Dallas Mavericks! Tim tersebut berhasil meraih gelar perdana mereka di NBA. Minggu malam lalu (12/6, kemarin pagi WIB), Dirk Nowitzki dkk sukses meraih kemenangan di kandang Miami Heat, 105-95. Berarti, mereka menang 4-2 di babak final, yang menerapkan sistem best-of-seven. Menghadapi game keenam kemarin, pasukan Mavericks memang tampil superngotot sejak awal. Mereka benar-benar ingin memastikan kemenangan di hari itu juga. Jangan sampai final berlanjut hingga game ketujuh, yang juga dijadwalkan berlangsung di Miami. Alasan lain: Mereka ingin membalaskan kekecewaan final 2006. Waktu itu, Miami Heat yang menang 4-2, berpesta di kandang Mavericks. Tak heran bila di babak playoff ini, Mavericks memakai tema “THE TIME IS NOW” (Sekarang waktu kami). Para pendukung lantas menambahkannya menjadi “THE TIME IS NOWitzki.? “Malam ini (Minggu, Red), kami mendapatkan pembalasan,” kata Jason Terry, guard Mavericks yang mencetak 27 poin di game penentu tersebut. “Saya masih sangat sulit percaya,” ucap Dirk Nowitzki, bintang utama Mavericks yang dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP) final. Terry dan Nowitzki memang sudah lima tahun menantikan sukses ini. Dari seluruh barisan veteran Mavericks, hanya mereka berdua yang merasakan sakitnya kekalahan final 2006. Apalagi, pada 2007, mereka juga mengalami kegagalan pahit. Kandas di ronde pertama playoff meski memiliki rekor terbaik di musim reguler. “Kami sudah bekerja begitu keras dan begitu lama untuk ini. Tim ini telah mengalami perjalanan yang berat,” tandas Nowitzki, yang selama final mencetak rata-rata 26 poin (di game keenam dia mencetak 21 poin). Di akhir pertandingan, Nowitzki memang tampak emosional. Sekitar satu detik sebelum game resmi berakhir, dia sudah berjalan masuk ke ruang loker untuk menenangkan diri. Padahal, biasanya para juara langsung berpesta di tengah lapangan. Baru setelah tenang, Nowitzki kembali ke lapangan untuk seremoni juara. Barisan kunci Mavericks lain, juga merasakan kesenangan luar biasa. Jason Kidd, yang kini 38 tahun, baru kali ini jadi juara NBA. Peja Stojakovic dan Shawn Marion sebelum ini belum pernah jadi jawara, meski pernah tergabung di klub yang hebat. Para pemain kunci itu sudah berusia di atas 30-an. Nowitzki misalnya, minggu depan ulang tahun ke-33. Semangat mereka semua itulah yang berujung gelar tahun ini. “Ini tim sejati. Ini barisan yang tua. Kami tidak bisa lari cepat atau melompat tinggi. Tapi para pemain kami saling menjaga dan melindungi. Kami bermain dengan cara yang tepat. Kami saling percaya dan saling mengumpan. Ini hasil yang fenomenal untuk Kota Dallas,” kata Rick Carlisle, pelatih Mavericks. Sementara itu, barisan Miami Heat tentu mengalami kekecewaan berat. Trio superstar LeBron James, Dwyane Wade, dan Chris Bosh berkumpul di tim itu untuk satu tujuan: Jadi juara. Dan sekarang, mereka harus menunggu minimal setahun. Erik Spoelstra, mencoba berbicara setenang mungkin. “Kami tak pernah menyiapkan diri untuk situasi seperti ini. Kedua tim samasama layak jadi juara. Dan layak telah mendapatkannya dengan susah payah,” ucapnya. Dalam seremoni penyerahan Trofi Larry O?Brien kemarin, pemilik Mavericks, Mark Cuban, menolak menerimanya secara langsung dari Commissioner NBA David Stern. Dia mempersilakan pemilik pertama Mavericks, Donald Carter, sebagai penerimanya. Punya reputasi sebagai tukang ngomel, tahun ini Cuban mengejutkan banyak orang dengan terus berdiam diri selama playoff. Kemarin, dia akhirnya mau berbicara. “Saya merasa sangat lega untuk Dirk, Jason Kidd, dan Jason, dan Shawn Marion. Tim ini punya hati begitu besar, tekad begitu membara,” pujinya. (ap/aza)

DUA JAM LOMBA, DUA JAM BREAK GRAND Prix Kanada Minggu lalu (12/6, kemarin dini hari WIB) berlangsung sesuai harapan. Sangat seru dengan penuh “warna.” Banyak insiden dengan pemenang yang baru ditentukan di putaran terakhir. Grand Prix Kanada sesuai harapan” Tentu iya. Balapan ini lebih seru dari enam lomba sebelumnya. Sayangnya, panjang lomba ini juga gila-gilaan. Total berlangsung selama empat jam lebih, karena ada masa break selama dua jam dan empat menit di antara lap 25 dan 26. Waktu itu, bendera merah harus dikibarkan. Hujan turun begitu lebat, kondisi lintasan terlalu membahayakan. Buat penonton televisi di Indonesia, penantian benar-benar siksaan. Mengantuk, tapi tak mau tidur karena tak mau kelewatan nonton balapan yang superseru. Selain bendera merah, lima kali safety car harus diturunkan. Termasuk saat start pertama dan restart setelah bendera merah. Juara lomba pun diraih dengan cara yang mengagumkan. Jenson Button (McLaren-Mercedes) baru merebutnya di putaran terakhir (lap 70), hanya beberapa tikungan sebelum finis. Sebastian Vettel (Red BullRenault), yang menguasai lomba itu, akhirnya selip juga. Tam-

pil memaksa karena di-pressure Button, memakai ban kering di sirkuit yang masih belum kering total, Vettel “menginjak” bagian lintasan yang basah dan mobilnya sempat melebar. “Penting sekali untuk finis di lomba seperti ini. Tapi membuat satusatunya kesalahan di penghujung lomba tidaklah terasa manis,” kata pembalap Jerman tersebut. Bahwa Button yang menang juga cukup bikin geleng-geleng kepala. Sebab, sepanjang lomba, dia dua kali terlibat dalam insiden. Pertama bersenggolan Lewis Hamilton, membuat rekan sendiri itu out dari lomba. Kedua dengan Fernando Alonso, juga membuat bintang Ferrari itu out. Button juga sempat kena penalti drive through karena melaju terlalu cepat di belakang safety car. Untung, Button tidak kena penalti susulan. Sempat dipanggil pengawas lomba untuk insiden dengan Hamilton dan Alonso, Button akhirnya “dibebaskan.” Pengawas lomba dan FIA “federasi balap mobil dunia?menilai kedua insiden itu sebagai “racing incident yang tidak terelakkan karena kondisi yang buruk.? Button juga mengaku sudah bicara dengan Hamilton, minta maaf, dan tidak ada yang perlu

Kido-Hendra Rindu Gelar JAKARTA - Peluang Indonesia membawa pulang gelar dari Kejuaraan Bulu Tangkis Singapura Super Series 2011 yang dimulai hari (14/6) terbuka. Terutama, dari nomor ganda putra, Itu setelah pasangan tangguh Markis Kido/Hendra Setiawan memastikan bakal tampil. “Kami menjadikan ajang ini sebagai comeback setelah istirahat lama. Mudah-mudahan bisa tampil baik, Syukursyukur bisa meraih prestasi yang maksimal di sana,” kata Hendra sebelum berangkat ke Singapura kemarin (13/6). Sebelumnya, Kido/Hendra sering mendaftarkan namanya dalam sebuah kejuaraan tapi ternyata tidak bisa tampil karena masalah kondisi fisik. Sebab, Hendra sedang dalam masa penyembuhan cedera lutut kanan lumayan parah setelah tampil di All England Super Series Premier pada Maret lalu. Turnamen terakhir ganda putra terbaik Indonesia itu adalah pada kejuaraan Malaysia Grand Prix Gold pada awal Mei lalu. Saat itu, keduanya hanya bisa melaju sampai babak kedua saja setelah kalah dari pasangan non-unggulan asal Malaysia. Kekalahan itu semakin menegaskan bahwa Hendra perlu istirahat yang lebih lama untuk bisa kembali merajai ganda putra dan pulang membawa gelar.Selama 2011 ini, Markis/Hendra belum pernah merasakan manisnya juara di pentas internasional. Karena itu, mereka akahirnya memilih tidak tampil pada ajang

Piala Sudirman 2011 akhir Mei lalu di Tiongkok karena memang tak memungkinkan kondisinya. Imbasnya, Indonesia hanya bsia melaju sampai semifinal. Nah, setelah menjalani penyembuhan selama kurang lebih sebulan, ganda yang peringkatnya melorot dari tiga besar menjadi peringkat ketujuh itu memastikan siap tampil. Tapi, mereka belum berani memastikan target di ajang itu. “Kami memang siap, sudah tidak ada masalah dengan cedera lutut saya. Cuma, kalau target tidak bisa kami ungkapkan dulu, lihat pertandingan nanti,” terang Hendra. Dia hanya memastikan dari hasil latihan selama seminggu terakhir kondisi lututnya sudah sembuh seratus persen. Jika sebelumnya kesulitan untuk melakukan akselerasi-akselerasi gerakan, saat ini menurutnya sudah tidak terasa. “Tinggal mengembalikan permainan kami saja. Kalau sekarang kan sudah tidak sakit, jadinya bisa fokus main dan terus konsentrasi ke pertandingan, bukan mikir sakit di lutut ini seperti dulu,” tutur peraih medali Olimpiade Beijing 2008 tersebut. Untuk itu, lanjut Hendra, dirinya ingin menjadikan Singapura Super Series sebagai pemanasan sebelum tampil pada ajang Indonesia Super Series Premier pada 21-26 Juni mendatang di Jakarta. Sebab, dia dan Kido baru mencanangkan target tinggi. (aam/diq)

Jenson Button

dipersoalkan di dalam tim. Usai lomba, Button lantas menyebut GP Kanada ini sebagai yang terbaik dalam karirnya. Kemenangan ini juga mungkin yang terbaik dalam karirnya, bersaing dengan kemenangan perdananya bersama Honda pada 2006 lalu di Hungaria (juga balapan hujan). “Ini lomba fantastis. Andai tidak menang pun saya tetap menikmatinya. Ini kemenangan mengagumkan dan

mungkin kemenangan saya yang terbaik,” tandasnya. Dengan hasil ini, Button pun melonjak ke urutan dua klasemen pembalap dengan 101 poin. Tapi, dia masih tertinggal 60 poin (lebih dari total poin dua kemenangan) di belakang Vettel. Walau gagal menang, Vettel tetap punya rekor luar biasa di awal musim ini. Dari tujuh lomba, dia lima kali menang dan dua

kali finis runner-up! Untuk mengejar, McLaren (Button dan Hamilton) harus tampil gilagilaan. Sementara McLaren masih punya harapan, peluang Ferrari untuk meraih gelar semakin mengecil. Karena gagal finis, Alonso kini tertinggal 92 poin di belakang Vettel, atau hampir setara empat kemenangan. Alonso mengaku tidak akan menyerah. (aza)

Satu Mata Tertawa, Satu Mata Menangis MICHAEL “Schumi” Schumacher akhirnya banyak “berkoar” di lintasan. Di Grand Prix Kanada, di lintasan basah, orang yang dulu dikenal sebagai “rain master” itu tampil istimewa. Bahkan, itulah penampilan terbaiknya sejak comeback di Formula 1 bersama Mercedes GP. Ketika lomba sudah mencapai putaran ke-65 dari 70 yang dijadwalkan, Schumi masih berada di urutan kedua. Tapi, ketika lintasan mengering, mobil Mercedesnya lantas tak cukup cepat untuk membendung serangan Jenson Button dan Mark Webber, Schumi harus rela finis keempat di luar podium. Usai lomba, sang juara dunia tujuh kali tak tahu harus merasa seperti apa. “Saya meninggalkan lomba ini dengan satu mata tertawa dan satu mata menangis.

Saya tak tahu harus senang atau sedih,” katanya. “Tentu saya ingin finis di urutan kedua dan kembali ke podium. Walau akhirnya tak

berhasil, kami tetap harus senang dengan hasil ini, senang dengan kemampuan kami melakukan fight,” tandasnya. (aza)

HASIL GRAND PRIX KANADA (Sepuluh besar, 70 lap) 1. Jenson Button, McLaren-Mercedes 2. Sebastian Vettel, Red Bull-Renault 3. Mark Webber, Red Bull-Renault 4. Michael Schumacher, Mercedes GP 5. Vitaly Petrov, Lotus Renault GP 6. Felipe Massa, Ferrari 7. Kamui Kobayashi, Sauber-Ferrari 8. Jaime Alguersuari, Toro Rosso-Ferrari 9. Rubens Barrichello, Williams-Cosworth 10. Sebastien Buemi, Toro Rosso-Ferrari Fastest lap: Jenson Button, 1 menit 16,956 detik


CMYK

18

SELASA, 14 JUNI 2011

RADAR TEGAL

Catat Momen Berharga di Buku Harian Apa kamu punya catatan harian? PROSCHISA

Berpengalaman Tampil di Publik PROSCHISA atau Prosperity Choir of SMANSA milik SMA Negeri 1 Kota Tegal termasuk kelompok paduan suara yang berpengalaman tampil di publik. Ya, selain tampil saat upacara penurunan bendera 17 Agustus di Alun-alun Kota Tegal tahun 2003 lalu, kelompok ini juga pernah tampil di ultah Bank Indonesia (BI) Tegal dan di PPBI saat bedah kampus serta beberapa even lainnya. Kelompok yang latihan rutin setiap Senin sore di aula sekolah ini juga nggak pernah ketinggalan buat ngikutin perlombaan. Hasilnya cukup memuaskan. Dari even itu mereka menyabet gelar juara. Diantaranya Juara I dan Dirigen Favorit dalam Lomba Paduan Suara di UPS Tegal, Juara II Folk Song Purwokerto tahun 2009 dan Juara I Vocal Group tahun 2010. Perasaan bangga yang terpancar dari wajah Puspa, koordinaator sopran nggak bisa disembunyikan saat menceritakan hal itu. “Untuk mencapai juara, aku dan temen-temen sebenarnya nggak ada strategi khusus. Hanya saja kita berusaha buat kompak satu sama lain,” tambahnya. Anggota Proschisa sampai saat ini mencapai 52 orang. Tapi mereka yang aktif ikut latihan rutin cuma 28 orang. Mereka antara lain Puspa, Gusti, Anis, Amanda, Mia, Nabila, Wildan, Dita, Indah, Danton, Rossy, Uli dan lainnya. Mereka mengaku kalo kelompok mereka berbeda dengan kelompok paduan suara sekolah lain. “Soalnya di sini punya pembagian suara yaitu suara bass, tenor, alto, dan sopran,” imbuhnya. (layung)

Utuh

Tangga

[intro] C# D# C# D# F C CMaj7 semakin ku ingkari, semakin ku mengerti Dm hidup ini tak lengkap tanpamu Gm Am A# aku mengaku bisa Gm Am A#m tapi hati tak bisa [chorus] G# A#m D# G# sesungguhnya ku berpura-pura Fm A#m A#m D# relakan kau pilih cinta yang kau mau G# A#m F# F sesungguhnya ku tak pernah rela A#m Cm C# D# karena ku yang bisa membuat hatimu utuh [int] C# D# F C CMaj7 sakit yang ku rasa bukan karena dia Dm tapi karena kau pilih cinta yang salah Gm Am A# aku mengaku bisa Gm A#m D# tapi hati tak bisa [chorus] G# A#m D# G# sesungguhnya ku berpura-pura Fm A#m A#m D# relakan kau pilih cinta yang kau mau G# A#m F# F sesungguhnya ku tak pernah rela A#m Cm C# A# D#m karena ku yang bisa membuat hatimu utuh D#m G# C# F# ku akui sesungguhnya aku berpura-pura D#m G# G#m C#

TIM XPRESI

Punya Tidak Pernah punya Nggak perlu

28% 34% 23% 11%

Apa yang kamu tahu tentang catatan harian? Semacam buku diary Buku curhatan Peristiwa setiap harinya Catatan penting

19% 21% 20% 40%

Apa sih yang biasa kamu catat? Curhat percintaan Kejadian penting Apa aja

21% 36% 44%

Apa sih manfaat catatan harian itu buat kamu? Bisa mewakili isi hati Untuk kenangan Bisa bikin plong Buat koreksi

26% 13% 22% 39%

kamu lebih memilih menulis di buku atau di internet? buku internet nggak dua-duanya —

41% 32% 27%

SETIAP hari, kita pasti ngalamin hal yang berbeda-beda. Ada susah, senang, sedih, dan berbagai hal yang menimpa kita. Setiap momen memberikan banyak pelajaran berharga untuk kita. Mencatatnya di buku, bagi sebagian orang menjadi salah satu kebiasaan. Setidaknya 28 persen ResponX mengaku punya catatan harian dan 23 persen lainnya pernah memilikinya. Hanya 34 persen saja yang ngaku nggak punya dan 11 persen lagi merasa nggak perlu dengan hal itu. Nur Cahya, siswi SMA Negeri 1 Kota Tegal mengaku punya catatan harian untuk merangkum momen-momen penting dalam hidupnya. “Ya, momen-momen berharga saja yang aku tulis,” ungkapnya. Menurut 19 persen ResponX, catatan harian itu semacam buku diary, 21 persen lainnya lebih menganggap itu sebagai buku tempat curhat, 20 persen untuk merangkum peristiwa setiap hari, dan 40 persen lebih senang mengisinya dengan catatan penting. Assyifa, siswi SMP Negeri 2 Brebes berpendapat, catatan harian itu penting untuk mengetahui kejadian apa yang telah dialaminya pada hari yang telah lalu. “Sehingga di situ aku bisa mengambil hikmah dari setiap

kejadian,” tambah dia. Diakui 21 persen ResponX, curhat masalah percintaan menjadi bagian yang tak terlewatkan dari catatan hariannya. Sementara 36 persen menuliskan kejadian penting dalam hidupnya, dan 44 persen lainnya bisa menulis apa saja. “Apa saja kejadian yang bisa aku catat ya pasti akan aku tulis,” tutur Indah, siswi SMP Negeri 4 Adiwerna Kabupaten Tegal. Sementara, mengenai manfaatnya, rupanya sebagian ResponX punya pendapatnya yang ber-

beda. Sebanyak 26 persen menganggap buku harian itu bisa mewakili isi hati dan 13 persen lainnya untuk kenangan. Seperti pendapat Fitri, siswi SMA Negeri 1 Jatibarang Kabupaten Brebes. “Ya semua itu untuk kenangan, jadi jika aku ingin mengenang yang dulu-dulu, aku bisa lihat catatan harianku,” kata dia. Bagi 22 persen ResponX, menulis di buku harian bisa bikin hati plong. Sedangkan 39 persen lainnya menjadikannya sebagai bahan untuk koreksi.

Dan seiring dengan perkembangan jaman, catatan harian nggak selalu di buku loh. Sebanyak 32 persen ResponX mengaku kerap membuatnya di jaringan sosial yang tersedia di internet. Meski 41 persen ResponX masih bertahan dengan sistem manual menggunakan buku. Seperti Kartika, siswi SMK Negeri 2 Kota Tegal. “Aku lebih suka di buku karena itu lebih aman daripada di internet yang bisa dibaca banyak orang,” tuturnya. (tim 1)

Jangan Taruh di Sembarang Tempat SETIAP manusia pasti punya masalah sendiri-sendiri. Pemecahannya pun dilakukan dengan cara mereka masing-masing. Ada yang memendamnya dan ada juga yang mencurahkan perasaannya kepada orang lain yang dipercaya. Nggak sedikit pula yang menuangkannya dalam tulisan di buku harian. Seperti yang kerap dilakukan Yudha Bagus, cowok SMP Negeri 2 Kota Tegal. “Setiap kali ada masalah, buku harian menjadi salah satu tempat aku buat ngungkapin perasaan,” ujar Yudha. Diakuinya, menulis catatan di buku harian

YUDHA BAGUS Anggota Pramuka SMP Negeri 2 Kota Tegal

tidak berarti bisa menyelesaikan semuanya. Dan menurutnya hal terpenting yang dilakukan setelah menulisnya, buku tersebut harus dijaga dan selalu dalam pengawasan kita. “Jangan sampai orang lain tahu akan keluh kesah kita yang tertulis di situ,” tambahnya.

Cowok yang lahir di Tegal, 5 Maret 1995 ini punya beberapa tips menarik untuk menjaga buku harian tersebut. Mari disimak! 1. Simpanlah di tempat yang aman dan nggak mudah diketahui orang lain 2. Jangan taruh di sembarang tempat 3. Kalau bisa selalu dibawa apabila pergi jauh 4. Buku yang digunakan nggak perlu terlalu mencolok. Pakailah yang biasa saja 5. Bila perlu belilah buku yang ada fasilitas gemboknya. (shinta)

KOORDINATOR : Khikmah Wati ANGGOTA TIM1: I Layung Sari, Shinta Wulandari, Teguh Arif Bowo TIM 2: Intan Aji P, Anggi Mutiara M, Khifni Setiawan

PROFIL USIA :

JUMLAH :

13 - 17 tahun

25 ResponX di Kota dan Kabupaten Tegal, Brebes

JENIS KELAMIN : PENDIDIKAN : Cewek 50 persen Cowok 50 persen

SMP dan sederajat SMA/SMK dan sederajat

TIM BASKET NESBA

Bermodal Semangat Tinggi MESKI lokasinya jauh dari pusat kota Kabupaten Tegal namun Tim Basket Nesba dari SMA Negeri 1 Balapulang Kabupaten Tegal nggak mengalami kesulitan untuk update terus perkembangan even basket yang digelar di Kabupaten Tegal. Dengan bermodal semangat tinggi, tim ini berusaha tetap percaya diri saat ngikutin pertandingan

basket antar sekolah. Semangat dan kepercayaan mereka makin bertambah saat Nesba berhasil meraih Juara III Sparing di SMA Negeri 2 Slawi saat tanding melawan SMK Negeri 2 Slawi. “Kunci untuk meraih gelar juara di pertandingan itu kekompakan tim,” terang Maf, salah satu anggota Tim Nesba. Tim Basket Nesba yang ber-

anggotakan 6 orang cewek ini rutin menjajal kemampuan basketnya di lapangan basket sekolah dengan sang pelatih setiap Rabu dan Sabtu. Keenam cewek ini yakni Yus (ketua tim), Maf, Chiki, Intan, Upi dan Vivi. Saat ditanya jika ada even basket, apakah mereka siap mengikutinya? Tim asuhan Dhani ini dengan serentak

menjawab siap kalo memang memungkinkan. Sayangnya untuk saat ini keinginan mereka buat ngikutin even mesti dipending dulu. Soalnya di bulan-bulan ini nggak ada even basket. Meski begitu mereka mengatakan nggak akan vakum latihan. “Dengan latihan ini membuat tim semakin kompak dan siap mengikuti even basket kapanpun,” tambah dia. (layung)


SAMBUNGAN

SELASA 14 JUNI 2011

19

RADAR TEGAL

Kejar Kenyamanan, Rancang Motor seperti ATV

Siap Tinggalkan Dude dari halaman 1 dah mengelak. Katanya, dirinya masih belum merencanakan kepergiannya dengan matang. “Memang enggak ada yang ditinggalkan di Jakarta kok. Ini

untuk memperlancar skill bahasa Belanda, bukan untuk stay atau sekolah di sana,” ujar cewek yang bermain dalam film Ayat-Ayat Cinta itu seraya tersipu. Selain memperlancar kemam-

puan berbahasa Belanda, pemain sinetron Kemilau Cinta Kamila tersebut ingin belajar menjadi sutradara. Sebab, itu adalah cita-citanya sebelum terjun ke sinetron. “Aku pernah magang di PHsebulan.” (jpnn)

Polisi Bongkar Sindikat Penggelapan ... dari halaman 1 Dalam aksi tersebut, tiga perusahaan ekspedisi di kawasan Tanjung Perak menjadi korbannya. Yaitu PT SPIL mengalami kerugian hingga Rp 4,130 miliar, PT Kamadjaya Logistik sebesar Rp 3 miliar, serta PT Kuda Laut menderita rugi Rp 600 juta. Suli, yang bertindak sebagai kepala operasional di lapangan mengaku aksi mereka sudah mulai dijalankan sejak tiga tahun. Selama itu, itu berbagai daerah di Jatim menjadi objek sasarannya. Terungkapnya aksi mereka berawal dari laporan PT SPIL tanggal 20 Mei lalu. Saat itu manajemen perusahaan melaporkan kalau truk bernopol L9070 UN milik perusahaan itu tiba-tiba hilang. Truk muatan paketan rokok dan 30 kendaraan

roda dua itu seharusnya sudah masuk ke KM Pulau Layang pukul 23.30 untuk dikirim ke luar pulau. Atas hilangnya truk warna hijau seberat 20 feet tersebut pihak perusahaan menduga kalau hilangnya akibat ulah Alex Kurniawan, yang bertindak sebagai sopir. Dari laporan itulah polisi langsung manarget lelaki asal Bungurasih Barat itu untuk ditangkap. Setelah diringkus tangal 30 Mei lalu, Alex pun mengakui perbuatnnya. “Dari sana kami bisa membongkar modus dan komplotannya,” jelas Jayadi. Rupanya, modus aksi para pelaku pun terbilang professional. Dari pengakuan Suli, dalam setiap aksi mereka selalu melakukan koordinasi yang intensif dan rapi. Ibarat sebuah organisasi, mereka juga me-

miliki coordinator yang kini masih menjadi buron bernama Abah Soleh alias Prima. Ada pun hasil penggelapan langsung dilarikan ke sebuah gudang di Jalan Gudang Kalijaten, Sepanjang, Sidoarjo. Gudang itu kuasnya kira-kira 300 meter per segi. Dari pantauan Jawa Pos di dalamnya, terdapat tujuh kontainer yang memuat berbagai barang. Dari pengakuan mereka, semua plat yang dipasang di truk itu adalah palsu. “Kami menduga kuat truktruk ini juga hasil penggelapan dengan modus yang sama,” jelasnya. Karena setiap truk yang masuk langsung diganti plat nomornya untuk mengalabuhi petugas. Dari perkiaraan polisi, aksi para pelaku bukan hanya di tiga perusahaan. (mar)

4 Terpidana Kasus Cek Perjalanan ... dari halaman 1 Dari keempat terpidana tersebut, Endin dan Udju yang bebas lebih dulu. Berdasarkan data Ditjenpas, keduanya dinyatakan bebas bersyarat pada 25 April lalu.“Endin dan Udju juga sudah mendapatkan pembebasan bersyarat atau PB,” kata Kepala Humas Ditjenpas, Akbar Hadi Prabowo kemarin. Akbar menguraikan, Udju dibebaskan secara bersyarat dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Sukamiskin, Bandung. Pembebasan bersyarat mantan anggota Komisi IX DPR dari Fraksi TNI/Polri itu mengacu Surat Keputusan (SK) nomor PAS.2.VIII.1623.PK.01.05.06

tertanggal 11 Februari 2011. Pada hari yang sama, Endin yang menjalani hukuman penjara di LP Cibinong juga dibebaskan secara bersyarat. Politikus PPP itu dibebaskan berdasarkan SK nomor PAS.2.VIII. 1624.PK.01.05.06 tertanggal 11 Februari 2011. Dua hari setelah pembebasan dua terpidana tersebut, giliran politikus PDIP Dudhie Makmun Murod yang dibebaskan. Dudhie resmi memperoleh PB pada 27 April silam. PB tersebut mengacu pada SK Nomor PAS.2.XIII .2847. PK.01. 05.06 tertanggal 15 Maret 2011. Dudhie yang menjalani masa tahanan di LP Cipinang tersebut divonis dua tahun penjara.

Sementara, pembebasan terpidana dari partai Golkar Hamka Yandhu sedikit lebih lama dibanding tiga terpidana lainnya. Dia resmi memperoleh PB pada 17 Mei lalu. PB tersebut berdasarkan SK Nomor PAS.2. XIII.2806.PK.01.05.06 tertanggal 15 Maret 2011. Hamka divonis dua tahun enam bulan oleh pengadilan Tipikor. Menurut Akbar, empat terpidana tersebut bebas bersyarat karena telah menjalani dua per tiga masa tahanannya. Hal tersebut sesuai dengan Pasal 43 dalam PP 28/2006 tentang perubahan PP 32/1999 tentang syarat dan tata cara pelaksanaan hak warga binaan pemasyarakatan. (ken)

Mangkir Lagi, Mangkir Lagi dari halaman 1 Pemuda dan Olahraga soal pembangunan Wisma Atlet SEA Games XXVI di Palembang. Kapasitas dalam pemanggilan kemarin sebenarnya masih bersifat saksi. Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai pengganti rencana pemeriksaan pada Jum’at (10/6) yang juga gagal. Saat itu, dia diperiksa untuk kasus yang lain yakni proyek revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan di Ditjen Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) Kemendiknas Rp 142 miliar pada 2007. Seperti yang diberitakan, anggota Komisi VII DPR tersebut diduga memiliki hubungan istimewa dengan perusahaan pemenang tender proyek Ditjen PMPTK. Di proyek bernilai Rp 142 miliar itu, penyelidik KPK telah memeriksa lebih dari sepuluh orang. Termasuk pegawai di Ditjen PPMTK hingga mantan anggota DPR sejak 23 Maret lalu. Kegagalan memeriksa Nazaruddin bisa menjadi tamparan keras bagi KPK. Sebab, sebelumnya mereka sempat sesumbar jika instansi tersebut bakal memanggil paksa Nazaruddin. Saat itu, KPK mengatakan pemanggilan paksa bakal dilakukan jika suami Neneng Sri Wahyuni itu mangkir untuk kedua kalinya tanpa konfirmasi. Namun, Johan berkilah bahwa pemanggilan yang dilakukan pihaknya baru satu kali melakukan pemanggilan yakni hari ini. Entah apa maksudnya, yang pasti dia mengatakan masih akan melakukan pemanggilan lagi. “Nanti akan kami panggil untuk kali kedua,” katanya. KPK sendiri tampaknya mulai melemah sebab saat disinggung bagaimana jika panggilan kedua itu tetap mangkir, Johan mengatakan bakal dipanggil kali ketiga. Nah, pada pemanggilan ketiga itulah Nazaruddin baru bisa dipanggil paksa. “Tunggu dahulu, lihat bagaimana responnya,” urainya. Lebih lanjut dia menjelaskan, penjemputan paksa ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Sebab, hingga kini dia mengaku belum tahu betul dimana Nazaruddin berada. Oleh sebab itu, dia belum bisa menjelaskan bagaimana proses penjemputan paksa. “Sampai sekarang kami tidak tahu lokasi pastinya,” tuturnya. Meski demikian, Johan memastikan jika pihaknya tidak melemah. Dia menjelaskan saat ini pihaknya sudah melakukan prosedur yang tepat. Yakni,

mengirim surat peringatan kepada Nazaruddin melalui berbagai cara. Mulai tingkat RT hingga melalui partai meski semua itu belum menunjukkan hasil. Disamping itu, dia tidak ingin KPK berada didalam ketidakpastian saat berusaha memulangkan Nazaruddin yang disebut ada di Singapura. ketidakpastian itu maksudnya seperti pernyataan PD yang mendukung dan mempersilahkan KPK menjemput paksa. “Saya tidak mau komentari itu. Karena belum pasti,” tuturnya. Tidak hanya itu, Johan juga tidak mau berspekulasi apakah

ketidakdatangan kemarin menjadi indikasi bahwa Nazaruddin melawan. Pun saat fakta menunjukkan jika PD melalui Ruhut Sitompul bisa leluasa menghubungi Nazaruddin tetapi KPK tidak bisa. “Saya tidak tahu itu bentuk perlawanan atau tidak,” tambahnya. Lantas, kapan KPK menjadwalkan pemeriksaan ulang? Johan mengaku belum tahu pasti. Saat ini, tidak hanya nama KPK yang menjadi pertaruhan dalam penangkapan Nazaruddin. Nama PD juga ikut terseret lantaran partai tersebut berjanji untuk bersikap kooperatif. (jpnn)

dari halaman 1 mundurin motor,” kata Sekretaris Modif Club Asep Hidayat, lantas memundurkan motor bergaya preman Amerika itu. “Ini gayanya aja yang kayak Harley. Aslinya mah RX King,” imbuh Asep, lantas terkekeh. Lain lagi dengan motor bergaya off road. Untuk shockbreaker depan, motor tersebut menggunakan as milik Honda Win yang cukup jenjang. Di buritan, dua roda diapit swing arm yang cukup tinggi. Arm bikinan sendiri itu menyangga dua roda dengan dua shockbreaker. “Dibikin tinggi biar segala medan bisa dilintasi. Saya kan sering ke desa-desa di Bandung. Kalau banjir, kan repot. Busi terendam air bisa mogok,” kata Yanwar Nugraha, wakil ketua Modif Club, yang bekerja di kantor Kecamatan Gedebage, Bandung Timur. Para difabel fisik memiliki kelemahan di dua kaki mereka. Ada yang disebabkan penyakit polio saat bayi. Namun, ada juga yang disebabkan sejumlah penyakit cerebral palsy. Yakni, penyakit tidak menular yang melumpuhkan kemampuan fisik penderitanya. Karena itu, sepeda motor yang mereka tunggangi harus didesain sedemi-

kian rupa agar mereka tidak perlu menjejak tanah saat berhenti. Beberapa pilihan desain adalah model sespan dan trike. Sespan, kata Asep, lebih membutuhkan banyak ongkos karena harus membuat bak dari besi. Sedangkan model trike lebih umum digunakan karena ongkosnya murah dan praktis. “Sekitar Rp 3,5 juta,” kata Asep. Mekanik Modif Club Acex Supriatna menambahkan, model trike dengan dua roda di belakang memang sangat standar. Penyandang cacat bisa dengan gampang mengoperasikan kendaraan itu. Namun, trike model tersebut masih mempunyai kelemahan. Setiap berbelok tajam atau dengan kecepatan tinggi, salah satu roda akan terangkat. Pengendara bisa jatuh jika tidak biasa. Soal kenyamanan, model dua roda di belakang juga kurang. Sebab, model itu cukup kasar. Shockbreaker yang menyangga swing arm terasa kurang lembut. Karena itu, Modif Club kini mengembangkan desain baru trike. Salah satu di antaranya, matik roda empat. Dua roda diletakkan di belakang menempel pada satu roda penggerak. Acex lantas mengeluarkan bebek matik. Seperti dalam adegan serial MTV Pimp My

Ride, sejumlah mekanik mengepung kendaraan mungil tersebut. Jok diambil, sebuah rangka besi plus slebor roda di kanan-kiri dipasang. Ujung buritan dipasang rangka tempat boks menempel. Belakang jok dipasang dudukan buat bayi plus seat belt. Motor itu, rencananya, diikutkan lomba inovasi kreatif. “Motor ini dipesan bapak yang difabel juga. Ini bongkar pasang, bisa dikembalikan lagi ke motor biasa. Soalnya kadang-kadang kan motornya juga dipakai anaknya buat main,” tutur Acex. Model roda empat tersebut masih dalam pengerjaan. Jika sudah selesai, mereka akan mengetes kenyamanannya. Acex sendiri punya obsesi membuat motor untuk difabel bukan dengan tiga roda, tetapi empat roda. Yakni, dua roda di depan dan dua roda di belakang. Desain itu mengingatkan kepada motor All Terrain Vehicle alias ATV yang banyak dipakai balapan di trek off road. “ATV menggunakan teknologi hidrolis. Jadi, ketika belok, roda-roda menyesuaikan medan. Belok seperti apa saja roda tetap menempel di tanah. Shockbreaker-nya juga lebih nyaman dan empuk,” urai Acex. Acex mengatakan, mende-

sain sepeda roda tiga tidak bisa sembarangan. Sebagai mekanik, dia harus mempertimbangkan tingkat kecacatan pengendaranya. Jika cacat yang diderita cukup memengaruhi mobilitas fisiknya, kompresi motor dibuat agak rendah. Dengan begitu, kecepatannya tidak terlalu tinggi. Seperti motor milik Mahmud, anggota Modif Club lainnya. Karena Mahmud penderita cerebral palsy, motor miliknya dibikin agak ceper dengan electric starter. “Biar tidak menyusahkan pengendaranya.” Juru Bicara Modif Club Arya Wira Yudha menuturkan, usia Modif Club sangat muda. Baru hitungan bulan. Namun, komunitas tersebut cepat berkembang karena kebutuhan para difabel Bandung untuk berkumpul dan memiliki komunitas. Saat ini mereka memiliki anggota sekitar 30 orang dan terus bertambah. Lelaki yang akrab dipanggil Yudha itu menuturkan, Modif Club juga menjadi sarana bagi para difabel yang ingin memodifikasi motor. Memang, bengkel-bengkel umum bisa menggarap sepeda motor biasa menjadi trike. Tapi, karena harus antre dengan motor-motor biasa, trike khusus difabel sering dipinggirkan. (c4/nw)

Optimis Gaji ke-13 Tetap Awal Juli dari halaman 1 terbit sebelum Juli 2011. Dijelaskan, nantinya Perpres akan dijabarkan lagi dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK). “Yang pasti nggak lewat bulan ini,” ujarnya. Lebih lanjut dia mengatakan, untuk pencairan keuangan pasca terbitnya juknis tergantung pada kesiapan masingmasing satuan kerja, melalui usulan yang dimasukan. “Kami siap mencairkan asalkan usulan satuan kerja itu di masukan secepatnya,” tegasnya. Dijanjikan, Kemenkeu tak akan memperlambat proses pencairan gaji ke-13 jika memang usulan dari masing-ma-

sing satuan kerja itu sudah lengkap. “Ini kan untuk membantu PNS yang anaknya baru masuk sekolah atau universitas. Secepat mungkin kami proses,” tandasnya. Sementara, Deputi SDM bidang Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Ramli Naibaho menjelaskan, pemerintah sudah siap membayarkan gaji ke-13 dimaksud. Dia optimis, pembayarannya bisa dilakukan pada awal Juli mendatang, seperti tahuntahun sebelumnya. “Prosedurnya masih seperti tahun-tahun sebelumnya. Tunggu peraturan presiden dulu kemudian diterbitkan Pera-

Ratusan Warga Geruduk ... dari halaman 1 membawa kelengkapan suratsurat, akhirnya motor saya diamankan oleh polisi. Dan terjadilah transaksi damai,” tuturnya. Dia berharap, agar polisi memberikan dispensasi terhadap warganya saat berlangsung razia kendaraan bermotor. Alasannya, karena jalur tersebut merupakan akses satusatunya menuju ke sawah. “Kami cuma minta itu saja,” pintanya.

Pada kesempatan yang sama, Kasatlantas Polres Tegal AKP Wahyu Purwidiarso SH SIK menegaskan bahwa razia kendaraan bermotor merupakan agenda rutin guna mempersempit ruang gerak para pelaku curanmor. Selain itu, dirinya bakal melakukan langkah persuasif dengan warga sekitar. “Kami akan mendatangi beberapa lokasi parkir atau pangkalan truk di kawasan pantura. Kami tetap akan melakukan razia karena ini sudah merupakan tugas kami,” tandasnya. (yer)

turan Menteri Keuangan (PMK),” kata Ramli Naibaho, Senin (13/6). Diprediksi, Peraturan Presiden (Perpres) tentang gaji 13 akan turun dalam waktu dekat ini, sekitar pekan kedua atau ketiga bulan ini. Setelah Perpres turun, Menkeu membuat PMK, kemudian ditindaklanjuti Dirjen Perbendaharaan dalam bentuk surat edaran ke seluruh kantor KPPN untuk melaksanakan pembayaran. “Gaji 13 yang nominalnya satu bulan gaji tanpa potongan, dibayarkan setiap awal di bulan tahun ajaran baru. Tujuannya membantu orangtua murid yang berprofesi sebagai PNS, TNI/Polri untuk memenuhi kebutuhan sekolah putra-putrinya. Gaji 13 ini juga sebagai

pengganti THR (tunjangan hari raya) yang sudah beberapa tahun ditiadakan,” bebernya. Mengingat pembayaran gaji 13 sudah merupakan kegiatan rutin tahunan, Ramli mengimbau agar seluruh bendahara pemda sudah menyiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk pencairan. Ini agar mempercepat proses pembayaran pada pegawai negeri. “Jangan nanti tunggu surat edarannya turun baru urus dokumennya, karena pasti terlambat pembayarannya. Harusnya, keterlambatan pembayaran tidak perlu terjadi jika para bendaharà melaksanakan tugasnya dengan benar. Karena sekali lagi ini bukan hal baru, tapi selalu dilakukan tiap tahun,” pungkasnya. (gel/esy/jpnn/ttg)


CMYK

KOMBIS

SELASA, 14 JUNI 2011

20

RADAR TEGAL

Celengan ATM, Unik dan Edukatif TEGAL - Gemar menabung disarankan dan diajarkan kepada buah hati kita sejak dini. Celengan dengan beragam bentuk dan bahan menjadi salah satu media efektif untuk anakanak. Kini, celengan tidak hanya sekedar menjadi tempat uang tabungan saja. Namun juga memberikan pelatihan lainnya secara langsung kepada anak kita. Namanya celengan ATM. Celengan dengan bentuk menyerupai Anjungan Tunai Mandiri (ATM) mini ini, memberikan banyak keunggulan dibandingkan celengan biasa. Celengan dengan mesin ini memiliki fitur unik dan lucu

dengan bentuk dan warna yang menarik bagi anak-anak. Celengan ATM ini bisa kita dapatkan di Toko Baruna Elektronik komplek Alun-alun Kota Tegal, sebelah selatan Masjid Agung Tegal. ‘’Sangat cocok sebagai hadiah anak-anak, ataupun untuk pemanis di kamar,’’ ungkap Lily, owner Baruna Elektronik. Sebagaimana namanya, celengan ATM ini memiliki fasilitas seperti ATM sebenarnya. Secara otomatis dapat menghitung jumlah koin atau kertas yang dimasukkan. Kita bisa mengetahui saldo atau jumlah uang yang sudah kita tabungkan tanpa harus

memecahkan celengan terlebih dahulu. Selain itu, kita juga bisa melakukan penarikan uang jika sewaktu-waktu membutuhkannya. Celengan ini dilengkapi dengan security card atau kartu keamanan, sebagai kunci ketika kita akan menggunakan ATM tersebut. Baik untuk setor tunai maupun penarikan uang. Keamanan bukan hanya dari security card saja, karena penarikan uang hanya bisa dilakukan dengan password atau nomor PIN. ‘’Jika PIN salah, ATM tidak akan mengijinkan uang kita diambil dan jika ATM dibuka secara paksa, maka alarm akan

berbunyi,’’ terangnya. Pada saat setor tunai atau penarikan, kita diminta memasukkan nominal yang akan disetor atau ditarik. Selanjutnya, bisa kita ketahui saldo yang ada. Jika penarikan kurang dari saldo yang kita miliki, maka layar di celengan ATM akan memberitahukannya. Celengan ini bisa kita miliki dengan harga Rp 130 ribu. SERBA MURAH Toko yang dikenal dengan produk serba murah ini memberikan banyak pilihan produk elektronik kepada pelanggan. Menurut Lily, yang tengah banyak dicari adalah televisi slim dan flat dengan warna

merah maroon. Bahkan, kini stok barang tersebut habis dan tengah menunggu kiriman dari pusat. Produk elektronik ini banyak dicari sebagai hadiah guna menarik minat, khususnya lembaga pendidikan. ‘’Sebagian besar untuk promosi, sebagai hadiah langsung bagi yang mendaftar,’’ ujarnya. Baik berupa televisi berwarna, kipas angin, maupun barang elektronik lainnya. Ramainya permintaan ini sudah berjalan sejak sepekan terakhir. ‘’Produk elektronik lainnya yang ramai saat liburan sekolah yaitu nintendo,’’ pungkasnya. (ela)

Program Larisa Peduli Pendidikan

BIDIK 27 MAHASISWA TEGAL – Guna memeriahkan hari jadi Larissa Aesthetic Center ke-27, beragam program menarik bakal digulirkan salah satu pusat kecantikan ternama ini. Di antaranya, Larissa juga membuktikan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan di tanah air. Yakni dengan program Larissa Peduli Pendiikan. Menurut Brach Manager Larissa Tegal Yani Ratnapuri ST, program kepedulian terhadap dunia pendidikan ini ditujukan bagi mahasiswa. ’’Untuk menyambut dan merayakan HUT Larissa ke27, Larissa memberikan beasiswa bagi 27 mahasiswi,’’ tandas Yani. ’’Karenanya, Larissa akan bekerjasama dengan perguruan tinggi yang ada di Tegal dan sekitarnya. Masingmasing akan mendapatkan beasiswa senilai Rp 5 juta,’’ lanjutnya. Lebih lanjut Yani menjelaskan, untuk program ini, Larissa akan melakukan seleksi terhadap seluruh peserta. ’’Tetapi, tentang bagaimana seleksinya dan segala aturannya tetap masih dibahas di tingkat pusat. Dan nanti Larissa di tingkat pusat yang akan menentukan segala peraturannya,’’ kata Yani. Tak hanya program kepedulian terhadap dunia pendidikan, di usianya yang genap 27 tahun Larissa juga mencanangkan program Larissa Peduli Masalah Kulit. Dalam program ini, Yani menjelaskan, akan dilakukan perawatan gratis bagi 150 customer (pelanggan) baru Larissa. ’’Jadi, kami akan cari 150 customer baru Larissa yang bermasalah dengan kulitnya,’’ ujar Yani. ’’Di masing-masing cabang Larissa ditentukan 10 orang customer baru tersebut. Dari 10 orang ini nantinya akan dipilih 3 orang yang akan ditangani masalah kulitnya hingga sembuh secara cuma-cuma atau gratis,’’ sambungnya. Dari ketiga orang inilah, Yani mengatakan, mereka akan memberikan penuturannya mengenai perawatan yang mereka jalani bersama Larissa. ’’Ketiga orang ini nantinya

TEGAL - Sesuai dengan filosofi yang diusung Rocket Chicken, yaitu cepat-melesat dan berani, bisnis kuliner ini semakin melebarkan sayapnya di wilayah Tegal dan sekitar. Setelah membuka di Jalan KH Mansyur Tegal, Rocket Chicken kembali membuka dua cabang baru. Yaitu di Jalan Kapten Sudibyo nomor 48 dan di Jalan Raya Selatan Banjaran, tepatnya di depan BRI Cabang Adiwerna. Kehadiran dua cabang baru ini semakin mendekatkan diri kepada masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Kedua cabang baru ini secara resmi beroperasi sejak

XL dan Prima Handphone Dukung Sunatan Massal SLAWI - PT XL Axiata Tbk (XL) area Tegal dan CV Prima Handphone, Minggu (12/6) turut memeriahkan sunatan masal. Kegiatan yang digelar di Pegirikan, Talang Kabupaten Tegal diselenggarakan dalam rangkaian Harlah Fatayat dan Muslimah Nahdlatul Ulama. Beragam kegiatan digelar dengan melibatkan 125 anak yang disunat massal dan dihadiri warga sekitar. Area Manager XL Tegal Ndaru Setiawan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk partisipasi Xl terhadap berbagai kegitan sosial kemasyarakatan yang ada di tengah masyarakat. Menurutnya, dengan kegiatan tersebut diharapkan kedekatan antara masya-

rakat dengan XL bisa terus terbina. Dengan demikian, masyarakat bisa mengetahui berbagai kemudahan dan kemurahan yang diberikan XL untuk mendukung berbagai kebutuhan komunikasi mulai dari telepon, SMS hingga layanan data. Kegiatan tersebut, merupakan kali kesekian XL turut bergabung di tengah masyarakat dalam beragam event sehingga mampu berbaur dan menjadi bagian dari masyarakat. “Ke depannya, kami akan terus mendukung berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat,” ujarnya. General Manager CV Prima Handphone Tegal Endono Susanto Wijaya membenarkan hal tersebut. (gun)

HESTI PRASTYANI/RATEG

TAMBAH USIA – Brach Manager Larissa Tegal Yani Ratnapuri (kanan) bersama Manager Iklan Harian Pagi Radar Tegal Hesti Prastyani (kiri) saat meniup lilin HUT ke-27 Larissa Aesthetic Center kemarin (13/6). Beragam program dan diskon istimewa diluncurkan Larissa guna merayakan bertambahnya usia.

akan memberikan testimoninya mengenai kenangan selama perawatan dengan Larissa. Mereka akan mempublikasikannya melalui berbagai media. Di antaranya melalui Facebook, Twitter, dan media publik lainnya,’’ papar Yani. BANJIR DISKON Selain program Peduli Pendidikan dan Peduli Masalah Kulitmu, Larissa juga memberikan diskon istimewa kepada seluruh customer-nya selama bulan Juni 2011. ’’Member bisa menikmati diskon 20

persen untuk semua perawatan. Sedangkan bagi customer baru atau non member, juga dapat menikmati diskon 10 persen untuk semua treatment,’’ urai Yani. ’’Bagi pemegang kartu debet maupun kartu kredit BCA, juga mendapatkan diskon 20 persen all treatment. Program diskon untuk semua perawatan ini berlaku mulai 11 Juni hingga 30 Juni 2011,’’ lanjutnya. Customer juga berkesempatan mendapatkan Yamaha Mio. Tersedia 10 unit Yamaha Mio untuk semua cabang

Larissa Aesthetic Center. Kesempatan ini bisa dimiliki dengan mendapatkan kupon dari transaksi yang dilakukan. Setiap transaksi senilai Rp 100 ribu, kita akan mendapatkan 1 kupon undian. ’’Jumlah ini berlaku kelipatannya,’’ tambah Yani. Rangkaian peringatan HUT Larissa Aesthetic Center ke-27 ini berlangsung sejak 11 Juni 2011 hingga 10 Desember 2011, dan akan diundi pada 17 Desember 2011. Jadi, masih banyak waktu dan peluang untuk mendapatkan Yamaha Mio. (hes)

Rocket Chicken Lebarkan Sayap Buka Dua Cabang Baru

LAELA NURCHAYATI/RATEG

EDUKATIF - Selain bentuknya yang unik, celengan ATM juga edukatif dengan banyak fasilitas yang dimiliknya.

Sabtu (11/6) kemarin. Sebelumnya digelar tasyakuran dengan mengundang warga sekitar. Jatmiko selaku General Manager Rocket Chicken didampingi Gayuh menuturkan bisnis kuliner ini memadukan aneka sajian daging ayam serta variasi olahan berkualitas dengan kerenyahan yang khas serta rasa dan aroma yang mengundang selera. Harga yang kompetitif dengan kombinasi citarasa barat dan timur yaitu french fries, sandwich, sausages dan nasi goreng, mie dan lainnya, disertai aneka minuman shake dan soft drink. Pihaknya juga memberikan program promosi yang menarik serta pelayanan prima yang mengutamakan kenyamanan pada konsumen.

‘’Setiap tiga bulan sekali kami membuat program dan produk unggulan,’’ ungkapnya. Sehingga konsumen mempunyai varian menu yang banyak dan tidak cepat bosan. Untuk program dan menu unggulan saat ini adalah ‘Paket Gempur’ dengan harga serba Rp 5.000. Dengan uang Rp 5.000, kita diberi tiga pilihan paket menarik. Paket I berisikan nasi chicken strips 2 pcs (pieces) serta nestea, paket II yaitu nasi crispy strips 2 pcs dan nestea, serta paket III nasi chicken crispy dan nestea. Paket menarik lainnya juga menjadi andalan, sekaligus favorit sebagian besar pelanggan. Rocket Chicken juga menyediakan paket ulang tahun. (ela)

LAELA NURCHAYATI/RATEG

CABANG BARU - Rocket Chicken kini telah membuka cabang baru di dua tempat sekaligus, yaitu di Jalan Kapten Sudibyo dan di Jalan Raya Selatan Banjaran.

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

SUNATAN MASSAL - XL dan CV Prima Handphone dukung kegiatan sunatan massal di Desa Pegirikan, Talang Kabupaten Tegal, Minggu (12/6).

Radar Tegal 14 Juni 2011  

Radar Tegal 14 Juni 2011

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you