Issuu on Google+

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

JUMAT, 12 MARET 2010

INDEKS Alokasi Perizinan Minim HAL. Metropolis

Tidak Dipedulikan Pemkab, Warga Geram HAL. Brebes dan Buiayu

Keluarga Persiapkan Liang Lahat HAL. PEMALANG

Suka Musik? Ngeband Yuk... HAL. XPRESI

APA MANING...

TRI WAHYUDI/INDOPOS

Pengembala Kambing Tewas Dihajar KA WARUREJA - Tragis! Itulah kondisi terakhir Wasiah (55) warga Desa Tambak Rejo Pemalang. Betapa tidak, Kamis (11/3) kemarin, pengembala kambing ini tewas dengan luka mengenaskan, setelah tubuhnya dihajar Kereta Api (KA). Demikian pula dengan empat hewan gembalanya yang ikut mati usai dihajar oleh kendaraan baja tersebut. Diperoleh informasi, peristiwa naas yang dialami pengembala kambing itu terjadi di Warureja Kabupaten Tegal sekitar pukul 13.00 WIB kemarin. Siang itu, Wasiah warga asal Pemalang itu tengah menggiring kambing. ke hal 19 kol 5

SEMOK

Tere Ciptakan Lagu Anak MENJADI anggota DPR RI tidak lantas membuat Tere meninggalkan panggung hiburan. Pemilik nama lengkap Theresia Ebenna Ezeria Pardede tetap berkiprah di jalur musik yang membesarkan namanya. Bersama sejumlah musisi kenamaan lainnya seperti Mira Lesmana dan Melly Goeslaw dia menggarap lagu anak anak yang keberadaannya tergerus lagu lagu dewasa. “Ini adalah salah satu tanggungjawab saya sebagai anggota dewan, t a n g ke hal 19 kol 5

DIKIRIM KE PEMALANG - Jenazah teroris, Dulmatin alias Yahya ibrahim alias Joko Pitono dibawa dari RS Kepolisian pusat RS Soekanto Kramat jati Jaktim ke Pemalang oleh keluarganya kemarin (11/3).

Buru Jaringan Dulmatin asal Moro Jenazah Dulmatin Dimakamkan Pagi Ini di Pemalang JAKARTA - Mabes Polri sedang menggelar operasi besar untuk menggulung jaringan Dulmatin. Saat ini, sejumlah pemburu terbaik dari Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri masih berada di Aceh Besar untuk melumpuhkan kelompok teroris tersebut. Sebagian yang masih lolos adalah alumni kamp Hudaybiyah, Filipina Selatan.

Kabareskrim Mabes Polri Komjen Ito Sumardi menjelaskan, sejumlah orang yang melakukan kegiatan militer di Aceh memang alumni camp yang didirikan Al Jamaah Al Islamiyah (JI) itu. “Mereka adalah mantan-mantan sukarelawan dari Filipina. Mereka pernah dilatih militer seperti di Akademi Militer di Afganistan. Lalu ada yang di Filipina,” ujar Ito Sumardi seusai mengikuti pembukaan latihan gabungan antiteror di Monumen Nasional, Jakarta, kemarin. Setelah pulang ke Indonesia, para alumni itu memang tidak me-

lakukan aktivitas terorisme. Baru setelah direorganisasi dan dipanggil ulang oleh Dulmatin dan beberapa pimpinan JI yang saat ini masih dikejar, mereka bersedia bergabung. “Setelah itu (berlatih di Filipina) mereka tidak berbuat apa-apa sampai ada tujuan tertentu, baru mereka beraksi,” katanya. Orang-orang itu mempunyai kemampuan yang khas dan unik. Mereka saling berbagi keahlian dan mengajarkannya kepada rekrutan baru yang berhasil dibujuk untuk ikut. “Mereka melatih bersama-sama berdasar ke hal 19 kol 1

Ditangkap, Iming-Imingi Petugas Rp 200 Miliar

Tolak Layani Publik, Pejabat Kena Sanksi

44 Kg Sabu Selundupan Digagalkan

Imbauan Reformasi Birokrasi Men PAN

TANGERANG - Untuk kali kesekian, Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta kembali menggagalkan upaya penyelundupan narkotika. Kali ini, petugas Bea Cukai menggagalkan penyelundupan 44 kilogram sabu-sabu yang dikirim dari Malaysia menggunakan perusahan jasa titipan kargo bandara. Selain menyita barang bukti senilai Rp 96,8 miliar, aparat Bea Cukai bersama petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) juga berhasil menangkap penerima barang tersebut bernama Lee Chee Hen, 44; dan istrinya Lim Fong Yee, 29; di bilangan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, kemarin siang (11/3).

MUHAMMAD IQBAL/SATELIT NEWS

DIGAGALKAN - Petugas Bea Cukai memperlihatkan barang bukti narkotika jenis shabu dan kokain sitaan, di Kantor Pelayanan Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (11/3).

Warga negara Malaysia tersebut sempat mengiming-imingi suap petugas gabungan yang berjumlah 20 orang sebesar Rp 200 miliar asalkan tidak ditangkap. Namun, tawaran dengan nilai fan-

tastis tersebut ditolak petugas. Hal inilah yang membuat Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Dirjen Bea Cukai Thomas Sugijata memberikan apresiasi. ke hal 19 kol 5

JAKARTA - Rencana penerapan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP) yang akan dimulai bulan depan disambut Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dengan program reformasi birokrasi. Kali ini, Men PAN, EE Mangindaan mengultimatum pejabat negara agar memprioritaskan pelayanan kepada publik. Dalam grand design reformasi birokrasi menyatakan pemberian sanksi bagi aparatur pemerintah yang tidak mau melayani publik. “Saya ditugaskan untuk menyusun bagaimana grand design, bagaimana road mapnya dan bagaimana aturan-aturan yang mengikat sehingga, maaf saja, siapa berani tidak melayani publik, bisa kena,” ancam Mangindaan.

Menurut dia, ketidakdisiplinan aparatur negara merupakan salah satu bentuk tindakan korupsi waktu. Menurut dia, korupsi tidak hanya berupa tindakan untuk memperkaya diri sendiri dan merugikan keuangan negara. Tetapi juga korupsi dalam bentuk lain seperti disebut itu. “Korupsi bukan hanya uang saja, ya. Korupsi waktu, tidak disiplin, tidak masuk kantor, dan sebagainya,” jelasnya. Terkait hasil Political and Economic Risk Consultancy (PERC) yang menempatkan Indonesia sebagai negara terkorup di Asia Pasifik, Mangindaan mengakui memang harus ada yang dibenahi. Sampai saat ini, kondisi atau peluang untuk melakukan korupsi di Indonesia masih terbuka lebar. “Kalau reformasi berhasil dengan baik, penyimpangan, kurang dan sebagainya, atau kemungkinan ke hal 19 kol 1

Nok Slentik Buru Jaringan Dulmatin asal Moro * Anjog Pemalang? Menkeu Janji Harga BBM Tak Naik * Janji adalah utang! Kuat nyaur?

CMYK


WACANA

2

JUMAT 12 MARET 2010

RADAR TEGAL

Tegakkan Disiplin Tanpa Kekerasan Oleh: Muh. Abduh ANA sing keblinger dalam menegakkan disiplin. Istilah ketegasan dalam membina sikap disiplin pada siswa di sekolah, tergantikan dengan kata kekerasan. Hal ini kemudian ditunjang dengan penggunaan kekerasan dalam membina sikap disiplin di dunia militer, khususnya pendidikan kemiliteran. Ketika kemudian cara-cara pendidikan kemiliteran diadopsi oleh dunia pendidikan sipil, maka cara kekerasan juga ikut diambil alih. Dan video kekerasan yang terjadi di sekolah tentu membuat kita prihatin. “Maksude tah menegakkan disiplin. Tapi dipraktikan dengan cara kekerasan, bentakan, tendangan dan pukulan. Ganing kaya kue?” kata Panjul. Memang ada paradigma yang keliru dalam menegakkan kekerasan. Kekerasan yang terjadi di sekolah seolah menjadi budaya yang efektif untuk mendisiplinkan anak, sehingga hal ini tidak perlu dipersoalkan. Kekerasan dianggap dapat dibenarkan sepanjang atas nama menegakkan kedisiplinan. Kebiasaan-kebiasaan seperti ini yang membuat kasus-kasus tindak kekerasan jarang terungkap ke permukaan, selain itu ketidakberdayaan anak yang selalu dimanfaatkan guru untuk melampiaskan kemarahannya. “Ora nganggo kekerasan, apa bisa disiplin wa?” “Bisa!” jawab Dalipan singkat dan cepat. Sebenarnya, kata Dalipan, ada cara lain yang lebih efektif untuk menegakkan disiplin pada anak selain cara kekerasan. “Pertama contohkan sikap disiplin.” Cara yang paling tepat menegakkan disiplin adalah memberikan contoh. Jangan mendisiplinkan anak, sebelum Anda mendisiplinkan diri sendiri.Selanjut konsisten. Jika anda membuat peraturan atau memberikan hukuman konsistenlah untuk melakukannya. Ketika omongan Anda tidak konsisten, anak akan kurang menghargai Anda. Hal itu bisa membuat omongan Anda tidak akan didengarkan lagi olehnya. Untuk itu, cobalah bersikap konsisten. “Bisa ora sampeyan konsisten?” tanya Dalipan. “Lalu?” “Konsekuensi. Jika anak tidak disiplin atau melakukan kesalahan untuk pertama kalinya, segera ungkapkan kalau ia bersalah. Hal itu untuk menghindari ia melakukan kesalahan untuk kedua kalinya. Katakan juga padanya setiap kesalahan memiliki konsekuensi, salah satunya adalah hukuman. Hukuman bisa berupa tidak mengizinkannya menonton televisi beberapa hari atau memotong uang jajannya sementara waktu. Jangan berikan hukuman fisik seperti memukul. Hal itu hanya akan menimbulkan trauma dan bisa meregangkan hubungan Anda dengannya. Memberikan hukuman atau konsekuensi atas kesalahan anak juga melatih perkembangan psikologisnya. Mereka jadi lebih peka dan berpikir panjang sebelum melakukan sesuatu kesalahan. Paling tidak ada tiga tujuan yang berkaitan dengan kedisiplinan ini. Pertama, kedisiplinan mesti diterapkan tanpa menunjukkan kelemahan, tanpa menunjukkan amarah dan kebencian. Bahkan kalau perlu dengan kelembutan agar para pelanggar kedisiplinan menyadari bahwa disiplin itu diterapkan demi kebaikan dan kemajuan dirinya. Kedua, kedisiplinan mesti diterapkan secara tegas, adil dan konsisten. Aturan disiplin diterapkan tanpa pandang bulu dan berlaku bagi masyarakat sekolah. Ketidakadilan dan inkonsistensi dalam menegakkan disiplin hanya akan membuat ketidakjelasan dan kebingungan bagi siswa serta hilangnya kewibawaan dan kepercayaan semua pihak terhadap sekolah. Ketiga, ketika kedisiplinan mulai menampakkan pertumbuhannya, sama seperti biji tanaman yang baru tumbuh, benih itu mesti dijaga dan dirawat dengan penuh kesabaran. Sebaiknya hindari menggunakan ancaman-ancaman dan kekerasan karena hal itu hanya akan menjadi panasnya terik matahari yang akan menghanguskan benih yang sedang tumbuh itu. Perlu dipakai cara-cara yang selaras dengan perkembangan dan kebutuhan siswa sehingga mereka semakin jatuh cinta pada kegiatan belajar. (*)

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Suyuti Abdul Ghofir. Redaktur: Hesti Prastyani, Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi. Sekretaris Redaksi/Persh: Kharisma Dewi. Kota Tegal: Hermas Purwadi, M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan. Brebes: Abidin Abror. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Agus Wibowo, Khikmah Wati, Arief Nur Rahardian Sidiq, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Ali Basara, Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan (Koordinator), Dian Prayudi Aji, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Moch. Arifin (Manajer Tegal), Yully Trieyani, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Yuyuk Darwati, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: Anang Bastomi. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 33.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

Kriminalisasi Gerakan Mahasiswa Oleh: Agus Setiyanto DALAM minggu-minggu ini berbagai media, baik elektronik maupun cetak memberitakan terjadinya perseteruan antara polisi dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). HMI adalah organisasi mahasiswa yang didirikan Lafran Pane di Jogjakarta pada 5 Februari 1947, selisih dua tahun dengan Proklamasi Republik Indonesia (1945-1947). Selama 63 tahun berdiri, sampai saat ini HMI memilik sekitar 200 cabang di Indonesia. Perseteruan antara polisi dan HMI berawal dari penyerangan, perusakan, dan pemukulan sejumlah polisi terhadap sekretariat HMI Cabang Makasar dan pengurusnya. Akibat insiden ini kemudian kader HMI Cabang Makasar melakukan pembalasan dan aksi perlawanan terhadap polisi. Dengan banyaknya kader HMI di seluruh cabang di Indonesia, insiden di Makasar menimbulkan gelombang aksi simpati yang besar dan berita nasional. Aksi simpati dari kader-kader HMI di berbagai daerah selain Makasar menimbulkan beberapa kejadian yang di beberapa media diberitakan anarkis dan merugikan. Pemberitan di berbagai media akhirnya menimbulkan pro-kontra pendapat seluruh lapisan masyarakat. Tentu saja dengan akibat lebih berat (buruk) terhadap HMI, akibat posisinya yang lemah sebagai mahasiswa. Sementara polisi dengan sumber dana

banyak, persenjataan, media, dan legitimasi dari penguasa (alat penguasa) lebih diuntungkan. KRIMINALISASI HMI Perlakuan represif yang menimpa HMI dan elemen gerakan mahasiswa lainnya dari polisi akhir-akhir ini memang sering terjadi. Hal ini sebagai akibat masifnya perlawanan yang dilakukan gerakan mahasiswa terhadap kebijakan penguasa hari ini yang dianggap salah. Salah satunya skandal Bank Century. Sudah kita ketahui semua Paripurna DPR kasus skandal Bank Century memutuskan bahwa pemberian dana talangan kepada Bank Century adalah kebijakan yang salah. Kita harus akui keputusan Paripurna DPR tentang skandal Bank Century dapat terjadi dikarenakan banyaknya tekanan dari elemen gerakan mahasiswa, terutama HMI. Berdasarkan latar belakang ini, kita bisa melihat HMI adalah sebuah kekuatan yang sangat potensial dalam agenda kontrol sosial terhadap penguasa. Dengan banyaknya cabang HMI yang melakukan tuntutan dan aksi demonstrasi dengan berbagai bentuk, menjadikan organisasi ini sebagai kekuatan yang tidak bisa dianggap remeh. Banyaknya aksi demonstrasi mahasiswa akhir-akhir ini, menjadikan penguasa hari ini semakin waspada dan terkadang berlebihan. Kita bisa melihat bagaimana SBY menjadi sangat reaktif de-

ngan dipakainya kerbau dalam sebuah aksi 100 hari pemerintahan SBY-Boediono kemarin. Penyerangan sekretariat HMI Cabang Makasar dan adu domba yang sengaja dihembuskan melalui media adalah bentuk represif gaya lama yang sudah sering terjadi. Pada tahun 1997-1998 sekretariat HMI Cabang Jambi juga mengalami hal yang sama, namun karena hari-hari ini bangsa sedang ramai dengan skandal Bank Century insiden ini menjadi sangat ramai di media. Pemberitaan yang menyudutkan bahwa HMI dalam aksinya anarkis dan bentrok dengan warga menjadi lebih dominan daripada pengusutan oknum polisi yang melakukan penyerangan. Kita melihat hari ini pemberitaan di media lebih menunjukan terjadinya bentuk kriminalisasi dalam aksi mahasiswa, terutama HMI di Makasar. Dengan cara ini masyarakat akan menjadi tidak simpatik lagi terhadap perjuangan gerakan mahasiswa di Indonesia. Penguasa melalui polisi dan media menjadikan gerakan mahasiswa menjadi tidak populer di mata masyarakat, sebagai akibat pemberitaan dan penilaian anarkis dalam setiap aksinya. PENGALIHAN ISU Pemberitaan terhadap HMI yang tidak berimbang dengan stereotip anarkis, telah membuat isu strategis dan agenda penting bangsa saat ini menjadi

kabur. Berita tindak lanjut hasil paripurna DPR skandal Bank Century menjadi hilang, digantikan dengan pemberitaan HMI yang “dibuat” anarkis. Pemberitaan media akhir-akhir ini menjadikan isu HMI menjadi populer, sehingga menjadikan masyarakat tidak memperhatikan kelanjutan hasil paripurna DPR. Tampaknya pengalihan isu ini berhasil, ini ditandai dengan semakin gencarnya tekanan dan penilaian negatif terhadap gerakan mahasiswa, terutama HMI. Sementara kasus skandal Bank Century menjadi kabur. Kita bisa lihat juga isu hari ini dengan mudah diganti dengan isu keberhasilan pemerintah menumpas terorisme di Aceh. Sudah jelas jadinya, bahwa penguasa hari ini menjadikan HMI dan kriminalisasi gerakan mahasiswa untuk mengalihkan isu dan menjadikan masyarakat tidak simpatik terhadap mahasiswa. Apa yang Harus Dilakukan? Dengan kejadian ini membuktikan sebenarnya gerakan mahasiswa terutama HMI di Indonesia masih dianggap kekuatan yang potensial dan ditakuti penguasa. Sebaiknya gerakan mahasiswa dapat membuktikan kepada masyarakat bahwa perjuangan mereka adalah untuk masyarakat. Ini bisa dilakukan dengan metode aksi demonstrasi yang santun dan menghindari bentrok dengan polisi. Gerakan mahasiswa,

PGRI Ayem Bae

terutama HMI harus memahami bahwa hari ini agenda penting mereka adalah bagaimana kasus Bank Century tidak dijadikan politik dagang sapi oleh penguasa. Gerakan mahasiswa juga harus menyadari musuh mereka bukanlah polisi, karena bagaimana pun juga polisi hanyalah sebagai alat dari penguasa semata. Gerakan mahasiswa sebaiknya lebih menuntut Polri untuk lebih serius menindaklanjuti hasil Paripurna DPR tentang skandal Bank Century. Memberikan penyadaran kepada masyarakat juga jangan ditinggalkan, ini dapat terlaksana dengan jalan konsolidasi gerakan mahasiswa dan turun ke bawah melakukan riset dan pendampingan tanpa meninggalkan aksi turun jalan. Kepada kader HMI dan seluruh mahasiswa Indonesia teruslah berjuang demi terwujudnya sebuah masyarakat adil makmur. Kita sebagai mahasiswa adalah bagian kaum intelektual yang mempunyai kewajiban memberikan penjelasan tentang dunia ideal kepada masyarakat. Sementara realitas hari ini, penguasa negeri belum mampu memberikan sebuah kondisi ideal bagi masyarakatnya. Untuk itulah gerakan mahasiswa menjadi niscaya dan pasti menang. (*) Penulis adalah Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Purwokerto

Sukaha Diputer Film Dono

PARA guru pada seneng jalaran diperjuangena saengga pada bisa melu sertifikasi, uga guru sing ora duwe ijazah sarjana. Hebat. Tapi lucune PGRI ayem bae. Padahal akeh Kepala SD wis kena ME ora dikongkon mudun dadi guru maning. Primen kiye? Aja saenake dewek. Wis ora duwe legitimasi, ora gelem mudun. +6285742058XXX

AQ pAn nAiN sARaN n9g0 k0ta tEGaL . TuLuN9 LeN kAE LaYaR sp0ns0r uDuD siN9 niNg aLuN-aLuN sUkahA di pUTer piLeM D0N0 mb0raN yA keNa 0wh . Dr pd mAniNg2 iKLaN udUd siNg di pUteR bAE. Aq wiZ b0sEn mEN aRi mRin9 aLuN2 nyAWaN9 LaYaR kWE . Ari di pUTer piLEm taH paZti aLuN2 tEGAL tAmbAH RAME . +6281904308XXX

Pake Karcis Kelamaan

Ditambal Nggo Lemah

ASS… saya mau tanya kepada Dinas Pariwisata Kota Tegal, kenapa ya setiap saya ke PAI gak pernah dapat karcis masuk, cuma diminta bayar 5 ribu, kalo saya tanya karcisnya mana Pak..?? Jawabnya gak usah pake karcis kelamaan,, trus lo gak ada karcis uangnya kemana...;?? Trimaksih & ma’af. +628996566XXX

MAAF sadurunge Wa, inyong tembe weruh ana dalan aspal ditambal nggo lemah, Banjaranyar Margasari, eri kaya penginyongan tah ndean maklum, lah DPU Wa?! Aspale ntek apa nang ndi sih donge? Eri udan nheng .... 085727703XXX

Pimen Kabare PERSAB ASS,. Pak Pengçab PSSI Brebes.. Pimen Kabare PERSAB wez mati suri? Laka kabarè babar blas.. Dana sing pemerintah laka? Go majugna Kab Brebes..?? Mb0k ya tiru kota-kota liane.. Sing bisa majugna kota lewat tim bal.. Contoh Kab Batang, Banyuwangi, Pekalongan.. 081808371XXX

Keluwargane Dewek Digawa Kabeh PAK Bupati/Pak Camat Dukhturi. Tolong pamong desa yang brsikap nepotisme. Donk ana bantuan keluwargane dewek digawa kabeh. Padahal wez sugih. Wez akeh warga protes. 02839204XXX

Penyemprotan Nyamuk DBD TOLONG DKK Brebes diadakan penyemprotan nyamuk Deman Berdarah di Desa Kedunguter selatan. Karena sudah banyak yang kena DBD. +6287830360XXX

Pancen Pas Nemen KRISIS akhlak nang Dewan pancen pas nemen, pawai rolasan malem Jumat kliwon, RT.03-RW.06 Kel. Kejambon tema-ne ‘KRISIS AKHLAK’ sing ditulis nang nduwur mobil-mobilan DPRD Kota Tegal.... Eeh temenan owh ya.. ora suwe ana Anggota Dewan lan Mantan Dewan sing kecekel gara-gara lagi NYABU..... trenyuh ati q... melu bela sungkawa q..... +6285842225XXX

Rekanan Adol Bendera REKANAN sing grid-de wis duwur, sedelat maning pan ana lelang sing pagu-ne 6,5 M... kanggo mbangun poliklinik 2 lante standar nasional. Ayoo sesuai statemen Ketua Formasi sing jarene siap bekerja profesional... aja ana PENGKONDISIAN lan penyakit lawase aja kambuh.. ya kuwe ‘ADOL BENDERA’... 085842225XXX

Himbauan KANGGO seluruh SKPD sampe SELURUH lembaga pendidikan sing

biasane kanggo sasaran oknum yg mengaku dari YABPEKNAS... Tulung takokna ID CARD lan SPRIN-nya... catet arane sapa... yen sekirane waswas trus mereka mpresur secepete hub; 085842225887 matur suwun.. 085842225XXX

Plin-Plan TOLONG, kie guru-guru pada rudu diadu daning Disdik gara-gara sertifikasi, mestine nggo aturan sing wis ana, tungkula diubah, piben aturane Disdik plin-plan. +6285640041XXX

Dalahi Detikan BUAT Ka Dishubkominfo Kota Tegal, tulung ben abang ijo kabeh neng Kota Tegal dalahi detikan ndah katon rapi kaya nang Slawi, Pemalang, Kab Brebes, Pekalongan. Go ngurangi kecelakaan lalu lintas.. matur suwun.. +6285640061XXX

Aja Didelengana Bae PAK Bupati tolong dalan ning Desa Cawitali Kec Bumijawa sajeg sampean menjabat Bupati, sampe seprene laka perbaikan dalan, sedangkan dalane wis parah nemen. Tolong aja didelengana bae, masyarakat pada bae bayar pajak 081391981XXX

Lagake Mahasiswa TULUNG lah ditertibna... yen neng angkutan, bis akeh copet, lagake kaya mahasiswa karo pegawe.. eh jebule gagah-gagah nyopet. 081228913XXX

Video Kekerasan Jadi Merinding SAYA baca koran Radar mengenai Video kekerasan pelajar, jadi merinding sendiri ko sampai segitunya pelajar kota di Tegal ini, harus dilaporkan ke yang berwajib tuh dan Videonya buat bukti biar ketangkep dan jera, kasihan yg mau sekolah di situ jadi mikir-mikir, bisa jadi masih banyak lagi kekerasan di sekolah lain yang belum ketahuan.. tolong buat guru-guru terkait agar bisa memantau murid-muridnya, karena itu dilakukan masih di lingkungan sekolah, Astaghfirulloh.. jadi penerus bangsa macam apa nanti kalo seperti itu. 085725536XXX

Laka ing Luwih Peteng? PAK Bupati Yth, alun alun peteng, laka sing luwih peteng maning.... +6285642712XXX

Luruhe Sing Ayu LOWONGAN kerja neng Tegal emang kebanyakan go wong wadon, apa maning sing ayu, sabenere luruh karyawati apa luruh apa. 087830245XXX

Jangan Terbuai Sogokan BETE ngresula masalah jalan bae, rusaklah, bolonglah, makanya untuk masyarakat nanti pemilihan bupati, walkot, apapun itu jangan terbuai sogokan apalagi janji manis. Trims. 081910271XXX

Aja Jujur Kacang Ijo MESTINE kita kabeh krasa suker, angger ndeleng kejujuran guru lan sekolah nglasanakna Ujian Nasional. Pemerintah tujuane apik, eben bocah sinaune temenanan ora ngremehna pelajaran, ehhhh jebule.... sekolahe pada curang, angel mbuktiknane sih memang, tapi kabeh ya wis pada mudeng, tapi pan diungkap isin, engko menciderai pelaksanaan UN, jarene. Neng Radar dina Kamis, 11/3/2010, jare soal UN dikunci telung lapis, ora sisan dicor beton bae, percuma wong mengko dong wis dijukut neng rayon, esuk-esuk didodos, gurune kon ngerjakna, separo soal bae wis jaminan, terus disebarna nganggu hp sedurunge tes, yen ora ya jawabane didalah neng wese, ora rahasia, wis akeh sing ngerti. lah priben angger kayakiye. RUSAK KO DUNIA PENDIDIKAN, MULANE BARANG WIS LULUS DADI PEJABAT PADA KORUPSI. Tapi sing kaya kiye, terjadine neng republik mimpi, neng Tsih ora. <jono_@ymail.com

PENGIRIM NGRESULA YANG BERUNTUNG : 1. 085740455858 2. 08562770045 3. 085725536969 Anda mendapatkan Hadiah masingmasing 1 dus Susu Bubuk Kedelai AFIS, hadiah dapat diambil di Harian Pagi Radar Tegal dengan melampirkan fotokopi KTP dan menunjukan no HP anda.

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS 08159440722, Khusus Kota Tegal SMS ke (0283) 9136789, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Bagi tiga pengirim Ngresula yang beruntung masing-masing mendapatkan satu dus (200 gr) susu bubuk kedelai produk AFIS Tiap Harinya. Produk tersebut dapat diambil di Kantor Radar Tegal dengan menyerahkan fotocopy KTP dan menunjukan no HP anda.


CMYK

JUMAT, 12 MARET 2010

METROPOLIS

3

RADAR TEGAL

METRO

WATCH DBD Mulai Ancam Warga MUSIM penghujan telah datang. Banjir dimanamana. Beragam persoalan kesehatan pun bermunculan. Mulai penyakit kulit, diare, muntaber hingga penyakit lain yang agak gawat: Demam Berdarah Dengue! Sejak Januari hingga bulan ini saja, dilaporkan penyakit yang disebabkan nyamuk Aides Aegypti tersebut telah menelan 46 penderita, bahkan ada satu orang yang meninggal dunia. Dari jumlah tersebut sebagian besar penderita penyakit mematikan itu berasal dari anak-anak. Yang rata-rata usianya dibawah 12 tahun. Mereka juga kekurangan cairan dan trombosit, sehingga mengalami penurunan yang sangat drastis hingga di bawah 100. Mengatasi persoalan tersebut, apa yang seharusnya dilakukan pemerintah kota?

Pekan Panutan Pajak KPP Pratama Tegal

GUGAH KESADARAN Bayar Pajak ADA pemandangan berbeda di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tegal, Rabu (10/ 3). Sejumlah pejabat teras di lingkungan Pemkot Tegal, Pemkab Tegal dan Pemkab Brebes, TNI/Polri, sejumlah instansi serta perusahaan turut menghadiri Pekan Panutan Pajak. Tidak ketinggalan, Pemimpin Redaksi Radar Tegal Muh. Abduh turut memberikan sambutan mewakili wajib pajak. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya menggugah kesadaran wajib pajak untuk mengambil, mengisi dan menyerahkan

Sampaikan komentar Anda ke No:

08159440722

SOSIAL

ke hal 9 kol 1

MASUKKAN SPT – Wakil Bupati Brebes Agung W. memasukkan secara simbolis SPT Tahun 2009 dalam Pekan Panutan Pajak. ROCHMAN GUNAWAN / RATEG ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

JELASKAN – Manajer PLN UPJ Tegal Kota Nurkholik memberikan penjelasan tentang perlunya penghematan listrik, Kamis (11/3) di SDN Mintaragen 3.

Tanamkan Kesadaran Hemat Listrik Sejak Dini PT PLN (Persero) Area Pelayanan dan Jaringan (APJ) Tegal melalui Unit Pelayanan dan Jaringan (UPJ) Tegal Kota, Kamis (11/3) menggelar PLN Masuk Sekolah. Sosialisasi sekaligus kali kedua ini dilakukan di SDN Mintaragen 3 Kota Tegal. ke hal 9 kol 1

Polisi Selidiki Video Kekerasan Periksa Belasan Siswa PASKA teridentifikasinya aksi video kekerasan yang dilakukan sejumlah siswa kelas XII SMK

Maa’rif kepada adik kelasnya, jajaran Polresta terhitung sejak Rabu (10/3) petang hingga Kamis (11/3) siang kemarin mulai melakukan rangkaian penyelidikan,

Arah Kiblat 160 Masjid Meragukan Bakal Diukur Ulang KANTOR Departemen Agama (Kandepag) yang sekarang berubah namanya menjadi Kantor Kementrian Agama Kota Tegal, akan kembali mengukur ulang arah kiblat semua masjid yang ada. Ini lantaran ada dugaan perubahan arah yang disebabkan bergesernya lempengan-lempengan bumi yang terjadi beberapa waktu lalu. Staff Urusan Agama Islam (Urais) Kemenag Kantor Kota Tegal Ali Murtadho mengatakan, adanya arah kiblat yang berubah ini sudah terjadi di Aceh. Karena itu Kemenag wilayah Jateng menginstruksikan untuk melakukan ke hal 9 kol 1

ADI MULYADI/RATEG

TIDAK DIUKUR - Masjid Agung salah satu dari ratusan masjid yang tidak diukur ulang arah kiblatnya.

Ada Peluang, Meski Tak Masuk Tata Ruang Nasional Pembangunan Pelabuhan Niaga Kota Tegal LANGKAH Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal untuk mewujudkan pembangunan pelabuhan niaga, ternyata banyak kendala. Dari hasil konsultasi Komisi III DPRD Kota Tegal dengan SKPD terkait di lingku-

ngan Pemkot Tegal dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kota Tegal tak masuk menjadi wilayah pelabuhan. Kendati demikian, dengan semangat Otda, pembangunan pelabuhan tersebut masih ada peluang. Kedatangan rombongan Komisi III DPRD Kota Tegal bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapped) dan Dinas Perhubungan, Ko-

munikasi dan Informatika (Dishubkominformatika) ditemui staf Bappenas Dedi Heryansah. “Karena tidak masuk dalam tata ruang nasional maupun tata ruang Jawa-Bali, kami disarankan untuk aktif melakukan konsultasi ke propinsi Jateng. Agar rencana pembangunan pelabuhan niaga masuk dalam tata ruang wilayah propinsi, sebelum tata ruang wilayah tersebut ke hal 9 kol 1

BK Temui Keluarga Satori Lakukan Penyelidikan dan Klarifikasi BADAN Kehormatan (BK) DPRD Kota Tegal dalam minggu ini mengagendakan untuk menemui keluarga Ketua Fraksi Partai Demokrat A Satori SE. Keperluannya untuk penyelidikan dan klarifikasi, terkait kasus sabu-sabu yang melibatkan salah satu anggota dewan. Selain itu, BK juga bakal menemui DPC Partai Demkorat Kota Tegal dengan tujuan sama. Ketua BK DPRD Kota Tegal Drs H Darni Imadudin, didampingi H Wardjo Rahardjo dan Hj Kunharjanti SE, saat ke hal 9 kol 5

CMYK

M SAEKHUN/RATEG

PIMPIN RAKOR - Ketua BK DPRD Kota Tegal Drs H Darni Imadudin (tengah), memimpin rakor internal membahas soal langkah BK terkait dengan masalah yang menimpa A Satori SE.

baik terhadap kepala sekolah, guru, serta para siswa yang wajahnya teridentifikasi dalam rekaman video kekerasan berdurasi 16 menit 08 detik tersebut.

Pemanggilan pertama dilakukan petugas pada Kasek SMK Maa’rif Fahmad Hidayat dan Waka Kesiswaan Adi Supeno. Dari catatan tim penyidik jumlah siswa yang

menjalani penyelidikan terkait aksi kekerasan tercatat ada sekitar 14 siswa dan 12 siswa lainnya menjadi korban. ke hal 9 kol 5


PEMALANG

4

JUMAT 12 MARET 2010

RADAR TEGAL

PEMERINTAHAN Bekali CPNS Melalui Diklat TATA pemerintahan, organisasi, administrasi, manajemen, kepegawaian pelayanan prima, dan percepatan pemberantasan korupsi, merupakan materi-materi yang diberikan kepada peserta pendidikan dan pelatihan (Diklat) Prajabatan CPNS. Diklat yang digelar di Gedung Sekolah Luar Biasa (SLB) diikuti 40 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemalang Senin (8/3) lalu. Selain itu, dalam Diklat Prajabatan yang dibuka Sekda H Sumadi Sugondo, peserta DOK RADAR PEMALANG juga diberikan materi tentang pemerintahan Rahmadi yang baik atau good governance, mind setting atau perubahan perilaku. “Tujuannya untuk memberikan bekal dan pemahaman bagi CPNS sebelum SK PNS diserahkan,” terang Kepala Bidang Pendidikan dan Pelatihan Badan Kepegawaian Daerah (Diklad BKD) Kabupaten Pemalang Rahmadi kepada Radar. Dikatakan dia, Diklat Prajabatan merupakan tahapan yang wajib diikuti CPNS sebagai syarat untuk menjadi PNS. Karena mereka nantinya akan mengemban tugas dan tanggung jawab yang lebih besar dibandingkan saat menyandang status CPNS. Bidang Diklat lanjutnya, pada tahun 2010 ini merencanakan pelaksanaan Diklat bagi 984 CPNS dari formasi umum dan formasi honorer. Dimana dalam pelaksanaannya untuk Diklat formasi umum dilaksanakan selama 10 hari. Sedangkan Diklat formasi honorer dilaksanakan selama 17 hari. “Diklat dilaksanakan mulai 8 Maret (hari ini; red) sampai dengan akhir November mendatang,” katanya menambahkan. (cw2)

KESENIAN

SUMITRO/RADAR PEMALANG

BIMBING PESERTA – Guru tari Agus Suryo sedang membimbing gerakan Tari Kukilo di Aula SMAN 1 Pemalang Rabu (10/3) kemarin.

Guru SD Ikuti Penularan Tari PEMALANG – Bidang Pemuda dan Olahraga Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Pemalang Rabu (10/3) lalu menggelar Penularan Materi Tari Kukilo dan Tari Eko Prawiro. Kegiatan yang diikuti guru-guru kesenian dan olahraga SD/MI se-Kabupaten Pemalang itu berlangsung di Aula SMAN 1 Pemalang. Penularan materi yang bertujuan untuk menumbuhkan cinta tanah air melalui nasionalisme budaya tersebut digelar selama dua hari, yakni Rabu-Kamis (10-11/3). Peserta yang merupakan guru perwakilan dari 14 Unit Pengelola Pendidikan Kecamatan (UPPK), dilatih melakukan gerak Kukilo dan Eko Prawiro oleh guru tari profesional asal Pemalang Agus Suryo dan Pipin. Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga Drs Joko Sutrisno MSi didampingi Staf Pelaksana Dwito M Mubarok kepada Radar mengatakan, sebagai wujud nasionalisme budaya, penularan materi tari digelar juga untuk mempersiapkan peserta dalam mengikuti Lomba Pekan Seni tingkat kabupaten. Dimana ajang tersebut rencananya akan diselenggarakan pada 27-28 April mendatang. “Untuk menumbuhkan cinta tanah air, sekaligus untuk mempersiapkan lomba,” terang dia. Dijelaskan dia, selama ini pihaknya dalam mengadakan berbagai kegiatan yang berhubungan dengan kesenian, selalu terbentur dengan permasalahan pendanaan. Karenanya, pihaknya mengharapkan peran serta UPPK di masing-masing kecamatan dalam mewakilkan 3 gurunya mengikuti penularan materi tari tersebut. “Anggaran kami memang sangat terbatas, akan tetapi tidak lantas membuat kita menyerah begitu saja,” ungkapnya. Menurut rencana selain Tari Kukilo dan Tari Eko Prawiro, pihaknya pada tanggal 17-18 Maret mendatang juga akan mengadakan pembinaan serupa. Hanya pada kegiatan lanjutan tersebut materi yang diajarkan bukan gerak tari lain jenis. Yakni jenis tari Prawiro Watang dan Tari Srikandi. (cw2)

Gelar Peringatan Maulid Nabi JAM’IYYAH Muhibbussolihin dan warga Kelurahan Beji Kecamatan Taman, Rabu (11/3) malam menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama para Habib se-Kabupaten Pemalang. Acara yang baru kali pertama diselenggarakan ini penuh sambutan antusias warga, dimotori Bambang AP beserta kedua penasehat Jam’iyyah Kyai Duhri dan Ustadz Ma’afi. Dalam rangkaian acara peringatan Maulid Nabi ini, sebelumnya pada pra acara, diisi dengan sajian hiburan Simtudurror yang dibawakan para remaja dan santri Jam’iyyah. Dan memasuki acara inti, diawali pembukaan dengan dibacakannya ayat-ayat suci Al Qur’an yang dibawakan Imam Soleh, kemudian acara dilanjutkan dengan pembacaan tahlil oleh Ustadz Warji. Setelah itu sejumlah Habib Pemalang yang saat itu sebagai tamu undangan, di antaranya Habib Anis bin Ali Al Habsyi, Habib Mustofa bin Ali Al Habsyi, Habib Nizar bin Ali Al Habsyi, Habib Muhdor Assegaf, Habib Ridho Al Habsyi, Habib Ali Al Hadad dan Habib Muhammad Al Atas. Mereka diperkenankan duduk di depan podium untuk bersama-sama membacakan Maulid Diba’i, tawasul dan doa Maulid yang lakukan secara bergantian. Untuk sambutan-sambutan, pertama oleh salah satu tokoh masyarakat setempat Ustadz Solihin. Dalam sambutannya dia mengatakan peringatan Maulid Nabi yang duselenggarakan Jam’iyyah bersama warga Kelurahan Beji, khususunya warga lingkungan 6 sebagai bukti warga masih mencintai Nabi Agung Muhammad Rosulullah SAW. Dan

berkat kerjasama dan perjuang para warga acara ini dapat terselenggara dengan baik. “Dengan peringatan Maulid Nabi ini mudah-mudahan akan bisa mengawali timbulnya para santri muda dan akan dijadikan sebagai pendorong semangat warga. Dan dengan adanya Jam’iyyah Muhibbussolihin ini juga dapat bermanfaat bagi semua warga khususnya yang ada di lingkungan 6 Kelurahan Beji,” katanya. Bambang AP, selaka motor penggerak menambahkan acara peringatan Maulid Nabi bersama para Habib Pemalang yang digelar Jam’iyyah Muhibbussolihin bersama warga ini baru kali pertama dilakukan. Dan atas dukungan serta bantuan seluruh warga acara itu dapat terlaksana dengan baik. “Kami cukup senang melihat acara ini dapat berjalan lancar. Apalagi dengan antusias pengujung saat mengikuti jalannya acara ini juga menambah rasa gembiranya rekan-rekan panitia yang telah bersusah payah agar acar ini dapat terwujud,” imbuhnya. Sementara dalam uraian mauidloh hasanah yang disampaikan Habib Ridho Al Habsyi mengajak warga muslim untuk bergembira menyanbut hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Sebab dengan rasa gembira dan diperingatinya hari kelahiran nabi, bukti warga masih cintanya kepada nabi Muhammad. “Melalui peringatan Maulid Nabi ini, kita hanya berharap akan dapat syafaatnya, makanya kita sebagai umat islam harus bergembira atas kelahirannya Nabi Agung Muhammad SAW,” katanya. Sedangkan Habib Muhdhor Assegaf dalam isi mauidloh hasanahnya menceritakan orang-orang soleh. (mg1)

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

MAUIDLOH HASANAH – Habib Muhdor Assegaf sedang memberikan mauidloh hasanahnya kepada para pengunjung dalam peringatan Maulid Nabi yang digelar Jam’iyyah dan warga Kelurahan Beji.

Keluarga Persiapkan Liang Lahat Dulmatin

Ambles, Jembatan Tidak Kunjung Diperbaiki

Dikubur di Tanah Keluarga

PEMALANG – Jembatan Beji Kecamatan Taman yang terletak di sebelah barat perlintasan kereta api Beji ambles. Namun sebulan amblesnya jembatan tersebut, hingga kini belum juga diperbaiki Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui dinas terkait. Padahal Jembatan Beji itu merupakan jalur utama jalan Pantura, khususnya bagi pemakai jalan dari arah timur ke barat. Amblesnya jembatan memakan badan jalan hingga separuhnya, yakni sekitar 6 meter dari panjang jembatan yang mencapai 12 meter. Sehingga pengendara ketika melewati jembatan tersebut perlu berhatihati. Apalagi jalur tersebut merupakan jalur padat pengendara. “Rusak sudah hampir sebulan kok tidak diperbaikiperbaiki, apa nunggu korban jiwa dulu baru diperbaiki,” keluh Hardi (27), salah seorang pengendara asal Tegal kepada Radar Kamis (11/3) kemarin. Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri di Semarang ini menuturkan, kali terakhir melewati jembatan ambles itu seminggu

PEMALANG - Persiapan untuk memakamkan Dulmatin, teroris yang tewas ditembak di Pamulang Jawa Barat sudah nampak pada Kamis (11/3) kemarin. Keluarga memastikan jenazahnya akan dimakamkan di tanah milik keluarga, di samping Tempat Pemakaman Umum (TPU) Makam Dowo Desa Loning Kecamatan Petarukan. Makam tersebut kemarin dikunjungi banyak warga yang penasaran. Rencana untuk mengubur ke makam tersebut berarti jenazah dan para pengiringnya akan menempuh jarak labih kurang 5 kilometer kalau diawali dari rumah Ibunda Dulmatin di Jalan Pasar Utara 24 Keboijo Kelurahan Petarukan. Rute ini berupa jalan beraspal dan menyusuri persawahan. Sebagian badan jalan dalam keadaan rusak dan sempit. Kepala Desa Loning Nurmanto SE saat dikonfirmasi mengemukakan pihak keluarga Dulmatin melalui Herry Wibowo sudah mangajukan izin untuk pemakaman di desanya. “Keluarga Dulmatin sudah

lalu. Yakni saat dirinya berangkat dari rumahnya di Tegal hendak ke Semarang. Namun seminggu berselang, ternyata amblesnya jembatan belum juga diperbaiki. Menurut Hardi, pengendara yang melaju dari arah timur, yakni selepas menyeberang di perlintaan kereta api beji, mungkin tidak terlalu khawatir karena laju kendaraannya tidak terlalu cepat. Akan tetapi pengendara yang melaju dari arah barat ke timur, umumnya melaju dengan cepat. Sehingga ditakutkan pengendara dari barat ini tidak mampu mengontrol laju kendaraannya, ketika tiba-tiba ada truk atau mobil pribadi yang mengambil lajur kanan miliknya. “Pengendara dari arah barat perlu lebih berhati-hati,” kata dia. Salah satu warga yang namanya tidak mau dikorankan kepada Radar mengungkapkan, jembatan tersebut memang sering mengalami kerusakan (ambles). Perbaikan juga sudah pernah dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU), akan tetapi selang beberapa bulan ambles lagi. (cw2)

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

MAKAM DOWO - Di samping TPU Makam Dowo ini, jasad Dulmatin akan dimakamkan di tanah milik H Usman, orang tuanya.

minta izin untuk dimakamkan di tanah milik keluarga yang berada disamping TPU Makam Dowo di desa kami,” tegas Kades. Namun demikian kades mengutarakan kalau masyarakat desanya siap menerima jenazah teoris itu untuk dimakamkan di desa ini. Apalagi orang tua Dulmatin H Usman Sofi adalah warga Desa Loning dan dimakamkan di TPU Makam Dowo, demikian pula dengan buyutnya H Abdul Syukur dan Hj Khotijah. Demikian pula dengan paman-paman yang lain juga dimakamkan

di kompleks tersebut. Sedangkan rumah keluarga besarnya juga masih terdapat di Desa Loning. Salah satu pekerja makam TPU Makam Dowo Damiri mengemukakan ada rencana dari keluarga Dulmatin untuk dimakamkan di samping TPU Makam Dowo. “Rencana mau dikubur di sini tapi di tanah milik bapaknya, H Usman Sofi yang berada di samping TPU, tapi waktunya kapan saya tidak tahu,” kata dia. Persiapan mulai nampak dengan pembersihan semak belukar. (ali)


METROPOLIS

JUMAT 12 MARET 2010

5

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING Hotel Bahari Inn Tegal Hotel Karlita

(0283) 343399 (0283) 358050

Alokasi Perizinan Minim Terkait Penggunaan Alat Tangkap Ikan Kapal Cantrang ALOKASI perizinan penggunaan alat tangkap ikan untuk kapal jenis cantrang di Kota Tegal sangat minim. Se Jawa Tengah (Jateng), totalnya izin penggunaan alat tangkap tersebut mencapai 200. Namun, Kota Tegal hanya mendapatkan 35 izin saja. Karena itu banyak nelayan yang mengiinginkan adanya penambahan perizinan tersebut. Salah seorang nelayan di Plabuhan Tegal mengatakan, jumlah alokasi yang

PENDIDIKAN

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

21 Tahun LP3I Berkiprah di Dunia Pendidikan TANGGAL 29 Maret 2010 LP3I genap berusia 21 tahun dengan berbagai kiprah di dunia pendidikan serta sederet prestasi yang berhasil diraih. Bermula dari Lembaga Kursus tiga bulanan, LP3I berubah menjadi lembaga pendidikan dengan jaminan penempatan kerja bagi peserta didiknya. Head of Penempatan Kerja LP3I Endah Puji Astuti S.S mengatakan, 19 November 2009 silam, LP3I mendapat penghargaan dari MURI sebagai Lembaga Pertama di Indonesia dengan Jumlah Kampus terbanyak dan ada jaminan penempatan kerja serta memiliki konsep Link&Match. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Jaya Suprana selaku Pimpinan MURI. LP3I Kampus Tegal adalah Kampus yang ke 48 dari 60 Kampus yang ada di Indonesia, memiliki prestasi yang tidak kalah membanggakan yaitu penempatan kerja 95 persen peserta didik di angkatan pertama dan 98 persen penempatan kerja untuk alumni angkatan kedua. “Peserta didik di LP3I Tegal sudah bekerja sebelum menyelesaikan proses pendidikan empat semester di kampus, karena peserta didik memiliki soft skill dan hard skill yang dibutuhkan oleh dunia kerja,” katanya. Ketua Panitia Dahlya Indra Nurwanti menuturkan, dalam rangka memperingati HUT LP3I Ke-21, LP3I kampus Tegal akan menggelar serangkaian kegiatan. Di antaranya lomba futsal dan english contest untuk SMU Se-Tegal dan Brebes. Nantinya pemenang lomba akan mewakili Tegal di tingkat nasional untuk memperebutkan piala Menpora dan Sit In Ke Malaysia. (gun)

TEGAL - Sampai saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal maupun Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) belum menentukan sikap siapa yang akan mengelola Taman Budaya Tegal, meski Dewan Kesenian Kota Tegal (DKT) berminat. Sebab, untuk menentukan pengelola TBT, Pemkot akan melakukan kajian terlebih dahulu. “Pada tahun ini (2010, red) pembangunan TBT dilanjutkan, sehingga belum bisa difungsikan. Agar keberadaannya bisa berfungsi maksimal, pengelolanya akan kami kaji,” kata Ikmal. Kepala Disporabudpar Ir HM Wahyudi mengungkapkan, sampai saat ini belum ditentukan pengelolaanya karena sesuai target paling cepat pada Oktober 2010, TBT baru bisa difungsikan. Pada proyek lanjutan TBT tahun 2010, akan menghabiskan anggaran sekitar Rp 1,5 miliar. Tahun sebelumnya (2009), Pemkot Tegal telah menggelontorkan anggaran untuk proyek pembangunan TBT sebesar Rp 3.851.408.000. “Anggaran sekitar Rp 1,5 miliar akan kami gunakan untuk penyambungan listrik, sound sistem, pemasangan keramik, flafon, instalasi air bersih, kamar mandi dan WC, serta beberapa pekerjaan pelengkap lainnya,” ungkap Wahyudi. Sebelumnya, DKT Rabu (10/ 3) lalu menemui Komisi I DPRD Kota Tegal. Dalam pertemuan tersebut, DKT menyarankan

Pemkot Tegal agar pengelolaan TBT diserahkan pada DKT. Hal ini dikarenakan DKT merupakan organisasi resmi yang dibentuk berdasarkan intruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomer 5A/1993 tanggal 17 Februari 1993, dan SK Walikota Tegal nomer 430/00074/ 1999 tanggal 29 April 1999. Ketua DKT Nurngudiono mengatakan, sesuai dengan fungsi DKT sebagai mitra Pemkot, dalam mengembangkan dan memelihara pembinaan dan koseptor kebijakan kesenian di Kota Tegal, pihaknya berharap agar pengelolaan TBT dalam pengelolaan diserahkan pada DKT. Namun tetap dibantu staf kesekretariatan yang berasal dari PNS. Dijelaskan Nurngudiono, DKT akan menangani program acara, pengelolaan pertunjukkan, pagelaran atau pameran seni dan menjalin kemitraan dengan DKTseluruh Indonesia. Bahkan DKT berjanji tugastugas bersifat tekhnis di lapangan, ditangani personel DKT yang ahli di bidangnya. Sedangkan tugas kesekretariatan akan menangani hal-hal yang bersifat administratif, pengendalian keuangan dan pembuatan laporan kegiatan atau penggunaan dana diserahkan pada staf PNS yang ditugaskan. “Dana hibah Pemkot pada kami, yang jumlahnya Rp 100 juta setiap tahunnya tidak mencukupi untuk pengelolaan kegiatan DKT. Dana yang minim ini digunakan oleh 9 komite kesenian, dalam pembinaan DKT dan juga persatuan pendalangan Indonesia,” kata Nurngudiono. (hun)

Trio Srikandi Tembak Berjaya TRIO petembak metropolis akhirnya berhasil membawa pulang medali di kancah Kejurnas Menembak Tamzil Cup Air Guns Festival V - 2010 yang digelar di Semarang 4 hingga 9 Maret 2010. Trio petembak metropolis yang turun di nomor Air Rifle Hunting Putri berhasil mengemas point 1433 dan memastikan diri membawa pulang medali perunggu untuk kontingennya, di atas Bali dan DIY yang berhasil membawa emas dan medali perak. Ketua Pengkot Perbakin Oerip Amijodjo menyatakan, trio petembak putri yang berhasil merebut medali tersebut digawangi petembak Sheli Praditya siswa SMAN 4 dengan raihan point 330, Hanna Khaerunisa siswi SMAN 4 dengan raihan point 324, dan Erika Hardiningsih asal SMAN 1 dengan raihan point 279. PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Koperasi SImpan Pinjam JASA dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Tegal akan melaksanakan penjualan di muka umum/lelang eksekusi berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan Nomor 4 Tahun 1996 terhadap tanah atau tanah dan bangunan, berikut segala sesuatu yang berdiri di atasnya, tersebut di bawah ini : Debitur : DIAN RINAWATI SHM No. 666 luas 135 m2, an. 1. DIAN RINAWATI 2. BASUKI TANUJAYA dan SHM No. 681 luas 210 m2, an 1. DIAN RINAWATI 2. BASUKI TANUJAYA terletak di Desa Pangkah, Kec. Pangkah Kab. Tegal; dijual dalam 1 paket. Harga Limit Rp70.000.000,- Uang Jaminan Rp15.000.000,Lelang dilaksanakan pada : Hari Jumat, tanggal 26 Maret 2010, pukul 09.00 WIB, bertempat di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Tegal Jl. K.S. Tubun No.12 Tegal. Syarat-syarat Lelang : 1. Peserta lelang wajib menyetor uang jaminan sebesar pada nomor urut Pengumuman diatas, melalui rekening KPKNLTegal No.0101-01-000603-30-1 pada PT. BRI (Persero) Cabang Tegal paling lambat / harus sudah efektif 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang atau disetor tunai ke Bendahara Penerimaan KPKNL Tegal atau Pejabat Lelang sebelum pelaksanaan lelang dimulai. 2. Lelang dapat dilaksanakan apabila diikuti oleh minimal 2 (dua) orang peserta. 3. Pemenang lelang wajib melunasi harga pembelian paling lambat 3 hari kerja setelah pelaksanaan lelang. 4. Penjelasan lebih lanjut dapat menghubungi Panitia Lelang telp. (0283) 671201 atau KPKNL Tegal (0283) 324986, 325011. Pekalongan, 12 Maret 2010 KOSPIN JASA Pusat Ttd. Panitia Lelang

“Hasil yang diperoleh ketiganya sama dengan hasil yang dicapai saat latihan di GOR Wisanggeni. Skuad putra, kami belum bisa menyumbang medali karena faktor gangguan senapan,” ujarnya, kemarin. Namun di Air Rifle Hunting putra petembak Andrianto dari SMA Al Irsyad mampu meraih point maksimal 523. “Memang raihan ini jauh di bawah hasil latihan di GOR Wisanggeni yang dia capai diangka 540 sampai 560. Dia sebenarnya kami prediksi bisa meraih perak di nomor perorangan.” (her)

jumlahnya seimbang dengan jumlah kapal yang menggunakan alat tersebut,” pintanya. Kepala Dinas Kelautan dan Pertanian (Dislatan) Mohammad Agus Santoso membenarkan alokasi penggunaan alat tangkap ikan kapal jenis cantrang sangat minim. Karena jumlah kapal yang menggunakan alat itu, di sini mencapai 237 unit. Sedangkan alokasi perizinannya hanya 35 saja. “Dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng memang hanya memberikan izin 35 saja. Padahal totalnya di Jateng mencapai 200 perizinan. Tentu jumlah tersebut tidak sebanding dengan unit kapal yang menggunakannya,” papar dia.

Agus tak menampik banyak nelayan yang meminta jatah alokasi perizinannya ditambah. Bahkan tidak hanya itu, kapal jenis purshesien juga menggunakan alat tangkap ikan cantrang juga. Namun dia menegaskan, adanya pembatasan alokasi penggunaan alat tangkap ikan cantrang itu, erat hubungannya dengan lingkungan laut. Alat tangkap ikan itu tidak hanya ikan besar saja yang ditangkap. Tetapi ikan kecil juga ikut terbawa. “Oleh karena itu perlu keseimbangan alam. Selain itu, pembatasan alokasi alat tangkap ikan cantrang, juga bertujuan menertibkan penggunaan alat tangkap ikan,” pungkasnya. (adi)

Pengelola TBT akan Dikaji Walkot Belum Tentukan Sikap

HUT - LP3I bakal menggelar beragam kegiatan dalam memepringati HUT ke-21.

didapat Kota Tegal berbanding terbalik dengan kenyataan. “Kita bisa lihat sendiri. Jumlah kapal yang berukuran 30 gt disini mencapai ratusan unit. Masa dapat jatah perizinannya hanya 35. Itu sangat berbanding terbalik,” katanya, sembari meminta agar namanya tidak dicantumkan. Nelayan lainnya, Nadirin (41) menambahkan, dengan izin penggunaan alat yang minim tersebut sangat mempengaruhi hasil produksi. Karena, secara tidak langsung penggunaan alat tangkap dibatasi, maka hasil tangkapan pun akan mengikutinya. “Kami harap pemerinntah bisa menambah perizinan penggunaan alat tangkap ikan cantrang. Paling tidak

M SAEKHUN/RATEG

CEK PEMBANGUNAN TBT - Rombongan Komisi I DPRD Kota Tegal mengecek hasil pembangunan TBT tahap 1 yang menghabiskan APBD 2009 sebesar Rp 3.851.408.000.

KAHMI Dukung Program Tegal Sehat

HERMAS PURWADI/RATEG

MEDALI - Trio petembak putri metropolis di kancah Kejurnas Menembak Tamzil Cup, kemarin.

TEGAL - Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kota Tegal akan menggelar Pelantikan dan Temu Alumni serta Silaturrahmi dengan berbagai eleman masyarakat, Jum’at (12/3) ini, pukul 19.30 WIB di Gedung Adipura Kota Tegal. Ketua Harian KHAMI Kota Tegal Abdal Hakim dalam press releasenya menuturkan, acara yang bertajuk Galang Sinergi Partisipasi Pembangunan Daerah tersebut bertujuan untuk meningkatkan peran KAHMI

serta seluruh elemen masyarakat bagi kemajuan Kota Tegal. Jika pada tahun 2010 ini, Pemkot Tegal memprioritaskan bidang kesehatan. Sejalan dengan itu, KAHMI pun akan turut ambil bagian bagi percepatan keberhasilan program tersebut. Inilah titik temu pemikiran pada saat KAHMI beraudiensi dengan Walikota Tegal H. Ikhmal Jaya. Upaya tersebut bagi KAHMI bukan merupakan utopisme karena KAHMI memang memiliki banyak Sumber Daya

Manusia yang professional hampir di seluruh dimensi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara serta beragama, termasuk para alumni yang ahli dan profesional di bidang kesehatan. Untuk efisiensi dan efektifitas organisasi, acara tersebut akan disatukan pula dengan pengukuhan Majelis Daerah KAHMI Kabupaten Tegal yang diketuai Kahar Mudzakir dan Majelis Daerah KAHMI Kabupaten Brebes yang diketuai Asep Aonillah. (adi)


BREBES & BUMIAYU

6

JUMAT 12 MARET 2010

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes RSU Bhakti Asih

(0283) 671431 (0283) 671279 / 673481

1. Pak Bupati yang terhormat, jalan Kompol Brig.Suprapto bebas dari pedagang ? ini demi ketertiban kenapa kantor pasarnya ada di Pujasera ? terus bekas kantor pasar untuk apa ? makasih atas perhatiannya …….(085742275XXX ) Jawab : a. Jalan Kompol Suprapto yang semula digunakan untuk Loos Pasar darurat sekarang sudah bebas b. Kantor Pasar berada di Pujasera karena kemimpinan Pasar Pujasera dan Pasar belakang Kodim adalah 1 ( satu ) pimpinan, sedangkan Knator lama yang berada di belakang Kodim tetap digunakan untuk kegiatan Pasar di belakang Kodim. Demikian laporan ini untuk menjadikan periksa. 2. Pak Bupati yang terhormat, kami dari elemen klas bawah mengharapkan agar pembuatan SKCK itu tidak sulit & tidak mahal, kalo bisa gratis. Soalnya dari Kelurahan sampe Polres kita bayar. Sekarang cari kerja susah pak mohon kebijakan bapak bupati brebes……(085640160XXX) Jawab : a. Bahwa Prosedur tata cara pembuatan SKCK adlah melalui bebrapa tahapan yaitu : 1) SKCK untuk keperluan persyaratan di dalam negeri a. Pemohon datang ke Desa / Kelurahan untuk meminta pengantar pembuatan SKCK b. Setelah memperoleh pengantar dari desa / Keluarahan kemudian pemohon meminta rekomendasi SKCK ke Polsek setempat namun kebanyakan pemohon datang juga ke Koramil dan Kecamatan untuk meminta legalisasi. c. SKCK keperluan melamar kerja dalam lingkup Kabupaten Brebes dapat di terbitkan oleh Polsek setempat, sedangkan untuk keperluan bekerja, CPNS, Pendaftaran TNI/ Polri dan keperluan lainnya di terbitkan oleh Polres. d. untuk dapat di terbitkan SKCK setelah ada rekomendasi dari Polsek dan pengantar dari de3sa / Kelurahan pemohon juga harus ada rumus sidik jari yang di keluarkan oleh Sat Reskrim. 2) SKCK untuk keprluan persyaratan keluar Negeri a. Pemohon datang ke desa / kelurahan untuk nmeminta pengantar pembuatan SKCK b. Setelah memperoleh pengantar dari desa / kelurahan kemudian pemohon meminta rekomendasi SKCK di Polsek setempat namun kebanyakan pemohon juga datang ke Koramil dan Kecamatan untuk meminta legalisasi. c. Setelah ada rekomendasi dari Polsek dan surat pengantar dari desa / kelurahan selanjutnya pemohon membuat rumus sidik jari dari RCK ( Rekomendasi Catatan Kriminal ) yang di keluarkan oleh Sat Reskrim, selanjutnya akan dibuatkan Rekomendasi / pengantar untuk di terbitkan SKCK di Polda Jateng. 3) Setiap pemohon SLCK maupun pengantar SKCK di Polda Jateng Sat Intelkam Polres Brebes tidak membebani biaya pada pemohon namun bersifat sukarela dan sebagian ada yang tidak dipungut biaya (gratis) adapun apabila ada yang memberi administrasi di terima namun tidak di tentukan besar kecilnya. 4) Biaya pembuatan SKCK di nilai mahal oleh elemen masyarakat dimungkinkan karena memperhitungkannya sejak awal mulai dari desa Muspika, Sidik jari, nRCK ( Rekomendasi Catatan Kriminal ) hingga di terbitkannya SKCK oleh tingkat Polres maupun Polda jateng serta biaya transportasi. 3. Pak Bupati yang terhormat, Kapolres tolong tutup Prostitusi di Ciregol Kec. Tonjong. Dampak negatifnya ke Desa sekitarnya ……..(085642838XXX) Jawab : Untuk praktek Prostitusi di warung Ds. Siregol Kec. Tonjong Kab. Brebes dapat di sampaikan sebagai berikut : 1. Bahwa warung tersebut bukan merupakan tempat prostitusi, melainkan warung makan dan menyediakan minuman keras selain itu juga sebagai tempat mangkal para PSK serta tidak menyediakan kamar - kamar untuk berbuat mesum, melainkan hanya sebagi tempat transaksi antara laki - laki hidung belang dengan para PSK yang mangkal di tempat tersebut. 2. Di warung tersebut tidak terdapat mucikari sehingga tidak dapat di pidanakan melainkan hanya dapat di tindak dengan Tipiring ( Tindak Pidana Ringan ) 3. Polres Brebes telah melaksanakan penindatan sebanyak 6 (enam) kali berupa 2 (dua ) teguran / pembinaan dan 4 (empat) kali penindakan berupa Tipiring terhadap PSK yang mangkal maupun penjual miras / pemilik warung namun yang bersangkutan tidak pernah hadir saat sidang Tipiring dan tidak ada sangsi dari Pengadilan Negeri Brebes.Demikian untuk menjadi maklum.

Tidak Dipedulikan Pemkab, Warga Geram BREBES - Akibat merasa tuntutannya tidak digubris oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes, ratusan warga Dukuh Banjangsari, Desa Randungsanga Kulon, Brebes, geram. Bahkan, mereka mengancam akan menggelar aksi demo besar-besaran. ’’Warga saya sudah merasa geram, karena merasa tuntutan mereka tidak dipedulikan secara serius oleh Pemkab Brebes,” tutur Kepala Desa (Kades) Randusanga Kulon Ahmad Zaeni kepada Radar (10/ 3). Bahkan, menurut Zaeni, beberapa perwakilan warga sempat memberitahu dirinya akan menggerudug kantor bupati dan DPRD Brebes, guna meminta penjelasan dan kepastian pelaksanaan perbaikan sarana infrastruktur di Banjangsari. ’’Mereka sangat kecewa dengan janji pemkab, dan mengancam akan menggelar demo. Tapi saya bisa meredamnya,” tandas dia. Meski demikian, dia berharap agar pemkab dan pihak terkait tidak mempermainkan warga dengan janji-janji. Menurutnya, beberapa pihak sudah berkalikali datang untuk survei dan monitoring tanggul Pemali,

Banjangsari, dan melihat langsung kondisi jalan sebagai akses transportasi warga yang tidak layak. ’’Kedatangan mereka seperti hanya ngeneng-ngeneng warga saja, tapi tidak ada bukti. Mohon jangan permainkan kami,” tegasnya. Dukuh Banjangsari kondisinya sangat memprihatinkan. Pasalnya, jalan yang dilalui menuju desa lain kondisinya rusak parah layaknya lahan persawahan yang becek, terlebih saat musim penghujan karena belum belum merasakan sentuhan aspal. Akibatnya, aktivitas masyarakat terhambat. Di samping itu, di Dusun Banjangsari 650 KK sudah puluhan tahun belum menikmati jaringan listrik dari PLN. Warga hanya mengandalkan penerangan listrik dari aliran diesel dan lampu minyak. Ancaman luapan Sungai Pemali juga senantiasa menghantui warga. Sebab, tanggul yang dibangun dengan swadaya dan bantuan pemkab belum sepenuhnya menjamin keamanan warga. Warga pedukuhan yang berjarak 6 kilometer dari pusat kota ini juga belum mendapatkan pasokan air bersih. (cw1)

Pelayanan Publik Bakal Dibedah BREBES – Pelayanan publik di negeri ini masih sering dikeluhkan oleh publik. Ini tentu menjadi bermasalah ketika reformasi birokrasi terus didengungkan pemerintah, yang di dalamnya menekadkan perang melawan praktik KKN. Pelayanan publik berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan dasar sesuai dengan hak-hak sipil, politik, ekonomi, dan sosial budaya. Namun, ini masih dinilai buruk bagi sebagian kalangan, khususnya di daerah-daerah. ’’Materi tentang pelayanan publik yang akan di bedah pada diskusi bulanan kerjasama antara Radar Tegal dan Pusat Studi Pertanian dan Pedesaan Indonesia (PSPPI) Sabtu (13/3) besok di Kantor Redaksi

Radar Tegal,” jelas Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSPPI Tarmono H.P. di Brebes Kamis (11/3). Dalam kesempatan tersebut, akan didaulat sebagai pemateri adalah Hadi Mulyo dari Pusat Peran Serta Masyarakat dengan materi terkait dengan evaluasi regulasi terbaru dari DPR RI bersama pemerintah berupa Undang-Undang No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. ’’Pada intinya, sudah menjadi kewajiban negara untuk bisa melayani setiap warga negara dan penduduk untuk memenuhi kebutuhan dasarnya, dalam kerangka peningkatan kesejahteraan melalui pelayanan publik, sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945,” jelas Tarmono. (cw1)

ISMAIL FUAD/RATEG

TAK LAYAK – Kondisi jalan sebagai akses utama warga dalam beraktivitas yang dinilai tak jauh beda dengan lahan persawahan membuat warga Dukuh Banjangsari, Desa Randungsanga Kulon, Brebes, menuntut janji Pemkab Brebes.

DPRD Tunggu Perubahan Status Terkait Penahanan Indra Kusuma BREBES – DPRD Kabupaten Brebes hingga saat ini belum bersikap terkait penahanan Bupati Brebes indra Kusuma terkait kasus dugaan korupsi pembangunan pasar. Hal ini disampaikan Pimpinan DPRD HM. Agus Sutrino. Diakui Agus, pihaknya belum mengambil sikap apa pun terkait penahanan orang nomor satu di Kabupaten Brebes tersebut. ’’Sepanjang pelayanan mas-

yarakat bisa berjalan baik, menurut saya, itu tidak jadi masalah. Kita hormati proses hokum yang ada,” katanya Kamis (11/3). Sebaliknya, lanjut Agus, DPRD baru akan bersikap ketika sudah ada perubahan status Indra, dari tersangka menjadi terdakwa. Dari perbuhan status itu, DPRD akan segera mengambil sejumlah langkah penting, dengan menggelar rapat khusus. ’’Dalam rapat nantinya dewan akan membuat usulan pada gubernur Jateng untuk ditunjuk Pelaksana Tugas Ha-

rian (Plh) Bupati,” tandasnya. Menurut Asisten I Sekda Kabupaten Brebes HM. Supriyono, selama belum ada perubahan status, maka Indramasih menjabat sebagai bupati Brebes. Sedangkan terkait produk hokum atau sebuah kebijakan, menurutnya, lebih dulu dikonsultasikan kepada gubernur. Sementara menyangkut surat-surat yang masuk maupun surat ke luar, dijelaskan Supriyono, itu ditangani langsung wakil bupati dengan dibantu setda, para asisten, dan dibantu pejabat di bawahnya. Mekanisme itu akan tetap berjalan. (din)

PP Baru, Tatib DPRD Direvisi BREBES - Sehubungan terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) No. 16 Tahun 2010 yang khusus mengatur tentang Tata Tertib (Tatib) DPRD. Karenanya, DPRD Kabupaten Brebes Senin (8/3) menggelar rapat yang khusus membahas turunnya PP baru tersebut. Pembahasan penyesuian Tatib DPRD ini dipimpin langsung oleh Ketua Pansus Tatib yang lama Sukirso. Adapun bagian yang dire-

visi yakni mengenai keanggotaan dari Badan Kehormatan (BK). Anggota BK yang dulu berjumlah sembilan orang, maka sesuai aturan baru keanggotaan BK hanya diisi oleh lima orang. ’’Kita perlu menyesuaikan,” kata Sukirso. Bagian lain yang direvisi dari Tatib lama itu selain jumlah keanggotaan BK, juga menyangkut jabatan ketua Badan Anggaran. Sesuai Tatib DPRD lama, seseorang untuk

menduduki jabatan ketua Badan Anggaran harus dengan melalui proses pemilihan terlebih dahulu. Sesuai aturan baru, maka mekanisme tersebut tak berlaku. Dalam hal ini ketua DPRD menjabat sebagai ketua Badan Anggaran. ’’Jadi sudah otomatis dengan sendirinya. Ketua DPRD ya sekaligus ketua Badan Anggaran,” kata Sukirso. (din)


BREBES & BUMIAYU

JUMAT 12 MARET 2010

7

RADAR TEGAL

BENCANA

Pertandingan Bola Voli Popda Berakhir Ricuh Ruang Sekolah Jadi Sasaran Pelemparan

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

MENGANCAM - Aliran Sungai Keruh yang melintas Desa Kalilangkap, Kecamatan Bumiayu, mengancam keberadaan perumahan warga.

Tebing Sungai Keruh Mengancam Pemukiman BUMIAYU - Kerusakan tebing sungai hingga mengancam keberadaan pemukiman warga, menjadi pemikiran utama Pemerintah Desa Kalilangkap guna menghadapi kemungkinan terjadinya bencana. Kondisi yang lebih mengkhawatirkan terjadi selama musim hujan ini adalah gerusan air sungai yang semakin mengancam kondisi tebing, yang membahayakan pemukiman warga yang tinggal di sekitarnya. Hal tersebut diungkapkan Kepala Desa (Kades) Kalilangkap, Kecamatan Bumiayu, Heni Lindawati. ’’Kerusakan tebing Sungai Keruh pernah merobohkan salah satu rumah warga. Kini, kerusakan tebing yang terjadi sejak lima tahun terakhir mengancam sedikitnya lima rumah warga, yakni milik Wakum, Mufid, Shobar, Sarno, dan Tarwi. Panjang kerusakan tebing mencapai lebih dari 100 meter,” jelas dia. Dengan kondisi yang ada saat ini, menurut Heni, pihaknya mengusulkan pembangunan bronjong penahan aliran sungai. Dijelaskan dia, usulan penanganan terhadap kondisi tebing yang membahayakan pemukiman warga tersebut telah disampaikan sejak 2007. Namun, hingga saat ini belum terlihat adanya tanda-tanda upaya penanganan. ’’Usulan pembangunan bronjong untuk mengamankan pemukiman sudah kami sampaikan sejak tahun 2007 ke DPU UPTD Wilayah Bumiayu. Namun, hingga saat ini belum ada penanganan. Selain itu, dalam setiap Musrenbang kami juga usulkan,” ungkapnya. Saat kondisi alur sungai sudah berubah dan cenderung menggerus ke sisi selatan sungai, dikatakan Heni, warga berupaya melakukan penanganan dengan membuat tumpukan batu untuk menahan terjangan arus sungai. ’’Itu dilakukan untuk mengamankan salah satu tiang jaringan listrik yang terancam arus sungai. Sebab, jika tidak begitu maka tiang listrik itu akan roboh dan berdampak pada terhambatnya distribusi listrik ke warga,” terang Heni. Usulan pembangunan bronjong penahan kembali disampaikan dalam kegiatan Musrenbang tingkat Kecamatan Bumiayu, yang dilaksanakan beberapa waktu lalu. Dalam usulannya tersebut, Pemerintahan Desa Kalilangkap mengajukan pemmbangunan bronjong penahan sungai dengan nilai anggaran sebesar Rp 250 juta. (pri)

PEMERINTAHAN Bappeda Gelar Forum SKPD BREBES - Pemkab Brebes melalui Kantor Bappeda menggelar ’Temu Forum Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Brebes Tahun 2010’ di Aula Bappeda Selasa (9/3) lalu. Dalam pertemuan dirumuskan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Brebes tahun 2011, yang merupakan penjabaran RPJMD 2008-2012. ’’Pertemuan ini merupakan proses sinergis dan terpadu untuk SKPD sebagai tahapn dalam perencanaan pembangunan sebagai upaya koordinasi perencanaan dalam, mengintegrasikan program agar hasilnya maksimal, efektif, dan effisien,” tandas Kepala Bappeda Brebes Joko Gunawan. Hasil forum SKPD Kabupaten Brebes, menurut dia, Rencana Strategis (Renstra) SKPD yang memuat kerangka regulasi dan kerangka anggaran secara rinci berdasarkan kecamatan dan pendanaan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Brebes, provinsi, dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai anggaran tahunan. Sedangkan prioritas pembangunan 2011 sesuai dengan misi Kabupaten Brebes terkait dengan strategi dan prioritas rencana pembangunan yaitu, meningkatkan IPM, pengalokasian anggaran pendidikan 20 persen, peningkatan infrastruktur wilayah dan kawasan integral yang berbasis lingkungan pembangunan pertanian, serta pemanfaatan alokasi dan APBD. ’’Daftar prioritas pembangunan tahun 2011 juga disusun berdasarkan hasil Musrenbangdes dan Musrenbang kecamatan yang disinkronkan dengan rencana kerja SKPD, yang mengacu pada RPJMD Kabupaten Brebes 2008-2012 tahap tahun keempat,” tandasnya. (cw1)

BANTARKAWUNG - Pertandingan bola voli antarpelajar yang digelar dalam kegiatan Pekan Olah Raga Pelajar Daerah (Popda) tingkat SMA se-Kecamatan Bantarkawung yang digelar Kamis (11/3), berakhir ricuh disertai aksi pengrusakan terhadap salah satu sekolah peserta pertandingan. Informasi yang berhasil dihimpun Radar, aksi tersebut bermula saat dilangsungkannya pertandingan bola voli antara tim SMK Al Furqon melawan SMK Ma’arif di Lapangan Bola Voli Kantor Kecamatan Bantarkawung. Memasuki babak kedua, official dari SMK Al Furqon melakukan protes menyusul aksi supporter SMK Ma’arif yang dinilai terlalu dekat garis lapangan, sehingga mengganggu pemain. ’’Suporter SMK Ma’arif terlalu dekat dengan garis lapangan, sehingga pemain dari SMK Al Furqon kesulitan saat akan melakukan service,” kata M, Shodiq T.P. Sag, kepala SMK Al Furqon. Namun, protes yang disampaikan tersebut tidak ditanggapi, sehingga official tim SMK Al Furqon turun untuk menertibkan para supporter agar menjauh dari garis lapangan. Upaya itu berbuntut cekcok antara official tim SMK Al Furqon dengan dengan

supporter SMK Al Ma’arif. Sehingga pertandingan babak kedua dihentikan dalam skor 916 untuk kemenangan SMK Al Ma’arif. Selang beberapa menit setelah pertandingan dihentikan atau sekitar pukul 13.30 WIB, konsentrasi di lapangan bola voli buyar menyusul terjadinya aksi pelemparan di SMK Al Furqon yang hanya berjarak sekitar 300 meter dari lapangan. Diduga, aksi pelemparan tersebut dilakukan oleh puluhan siswa yang diduga berasal ari SMK Al Ma’arif. Akibat aksi tersebut, selain memecahkan kaca jendela ruangBimbingan Konseling (BK), hancurnya sejumlah genting. Kepala SMK Ma’arif Ir Bambang Sutriyono mengatakan, dirinya tidak mengetahui secara pasti kejadian tersebut. Namun, pihaknya telah menghubungi kepala SMK Al Furqon untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. ’’Kami akan mengganti semua kerusakan yang terjadi. Selain itu, kita juga akan lakukan pembinaan kepada para siswa jika memang mereka terlibat pengerusakan.’’ Terpisah, Kapolres Brebes AKBP Benno Louhenapessy SIK MH melalu Kapolsek Bantarkawung AKP Hersujitno mengatakan, akan segera memanggil dua sekolah ini untuk klarifikasi. ’’Kita akan lakukan pertemuan untuk menyelesaikannya,’’ tandasnya. (pri)

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

PECAH - Seorang tenaga pengajar di SMK Al Ma’arif, Kecamatan Bantarkawung, mengamati jendela ruangan BK yang pecah akibat aksi pengrusakan.

Aparat Diminta Lebih Serius Tangani Narkoba BUMIAYU - Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Brebes dan jajaran Kepolisian diminta lebih serius dalam menangani dan menyikapi peredaran narkoba yang semakin marak dan meresahkan warga. Hal tersebut disampaikan sejumlah perwakilan warga maupun tokoh masyarakat dalam kegiatan pengukuhan Kelompok Aksi Masyarakat Antinarkoba (Kama Narkoba), sekaligus sosialisasi mengenai Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, Dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Aula Kantor Kecamatan Bumiayu (11/3). Kegiatan ini ikuti oleh perwakilan Kama Narkoba dari empat Kecamatan, yakni Kecamatan Bumiayu, Tonjong, Sirampog,

dan Paguyangan. Kegiatan dihadiri oleh Sekretaris BNK Brebes Urip Rosidik SIP, Aiptu Widodo SE selaku kasubag Bimas Polres Brebes, serta Camat Bumiayu H Amrin Alfiumar SIP MSi. Dalam sesi tanya jawab, sejumlah peserta mengajukan pertanyaan seputar upaya penanganan dan pengawasan peredaran narkoba. Seperti yang disampaikan Maksudi, kepala Desa Tonjong, Kecamatan Tonjong. Dikatakannya, peredaran narkoba yang terjadi saat ini sudah menjalar hingga ke wilayah desa-desa. Karenanya, dia berharap, aparat penegak hukum agar dapat meningkatkan bentuk pengawasan dan penanganan terhadap

kondisi yang terjadi saat ini. Pihaknya meminta aparat penegak hokum untuk membatasi maupun menutup produsen, khususnya jenis miras, yang selama ini masih beredar. ’’Kami minta baik kepada petugas Kepolisin maupun BNK jika melakukan razia narkoba jangan sekali saja, namun berkelanjutan. Sebab, selama ini yang terjadi antara penjual miras, contohnya, dengan petugas yang merazia seperti kucing-kucingan. Karenanya, kami meminta setelah razia dilanjtkan dengan pengawasan. Kalau perlu, ’tongkrongin’ arungnya,” ungkap Maksudi. Hal yang sama juga disampaikan oleh peserta lainnya dari Desa Kaliwadas, Kecamatan Bumiayu. Dia berharap,

agar dalam menindak pelaku narkoba, petugas memberikan sanksi yang tegas. ’’Saya pernah mengalaminya. Melaporkan pelaku narkoba hinngga akhirnya diproses hukum. Namun, ternyata dia kembali bebas hingga kembali berulah. Kami berharap, dengan dibentuknya Kama Narkoba ini mendapat dukungan dari aparat penegak hukum.’’ Menanggapi pertanyaan tersebut, Aiptu Widodo menjelaskan, makna dari istilah penyalahgunaan narkoba. Barang yang dikonsumsi tersebut memiliki nilai manfaat, namun dalam penggunaannya kerap disalahgunakan. Sehingga, dampak yang timbulkan tidak sesuai dengan ketentuan dari produsen itu sendiri.

’’Jadi bukannya, kita membiarkan produsen untuk terus menciptakan barang terlarang, hanya saja disalahgunakan pemakaiannya. Kita sendiri telah melakukan penanganan maupun pengawasan sesuai dengan prosedur. Baik di lokasi yang dicurigai maupun sekolahsekolah untuk mencegah peredarannya,” terang Widodo. Terkait lemahnya sanksi hukum terhadap pelaku, dia mengatakan, kejahatan Narkoba sudah menjadi tindak pidana yang harus di tuntaskan, sesuai dengan komitmen Polri. ’’Jika terjadi kasus yang melibatkan aparat, silakan laporkan langsung pada petinggi, sebab, sudah menjadi prioritas kami untuk ditun taskan,” jelasnya. (pri)


SLAWI METROPOLIS

8

JUMAT 12 MARET 2010

RADAR TEGAL

Warga Grogol Protes Tuntut Salah Satu Perangkat Desa Mundur

Hai Pak Dewan yg trhormat khususnya yg di wrrjo...pnh lht jln dr BABADAN nympe WARUREJO RUSAKKK krja donk pa jangan lupa janjinya. 085867113XXX Ass, pak/bu WR yg trhrmat. nywn sw ni hanya ct? sy, yg sngt memdmbakan tgal bersih,sjuk,indah s sht. ttuk mendsplinkan wrg tuk buang smph tdk sembrangn. bth proses panjg n tdk mdh apa lg klau kluar beaya. jlas g ddukung olh krn itu pemkot memb mengkt phl tuk membrikn 2 kantng kpd wrg tuk tmpt smpah kluarga kmdian diambil smbil membrikn 2 kantg lg tuk hr esoknya. 08179592XXX

SLAWI Golkar Gelar Rapat Pengurus Lengkap Perdana UNTUK kali pertama sejak pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) VIII yang digelar pada pertengahan ulan Januari 2010 lalu, DPD II Golkar Kabupaten Tegal menggelar rapat pengurus pleno dan harian, Rabu (10/3). Rapat pengurus yang digelar di Gedung DPD II Golkar Kabupaten Tegal itu memuat agenda sosialisasi perubahan SK susunan dan kompoisi pengurus DPD II Golkar Kabupaten Tegal. SK bernomor 34/Golkar I/III/2010 tentang pengesahan komposisi dan personalia pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Tegal masa bhakti 2010 2015, tertanggal 3 Maret 2010 yang ditandatangani oleh Ketua DPD Partai DOK.RADAR SLAWI Golkar Jawa Tengah, Wisnu SuH Agus Triyono hardono dan Sekretaris, M Iqbal Wibisono, itu mengalami perubahan. Sebelumnya diberitakan, SK tersebut sempat menuai kekecewaan sejumlah pengurus karena dinilai bahwa susunan dan komposisi kepengurusan tidak sesuai dengan hasil Musda VIII Partai Golkar Kabupaten Tegal. Hal tersebut dijelaskan Ketua DPD II Golkar Kabupaten Tegal, Sutrisno melalui Wakil Ketua Bidang Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK), H Agus Triyono. ‘’Rapat dihadiri sekitar 40 orang pengurus. Dalam kesempatan itu disosialisasikan adanya perubahan SK, yakni dengan mengembalikan jabatan 3 orang pengurus. Yakni Udin Zaenudin yang kembali menjabat sebagai Wakil ketua Bidang Kowirtanal (Koperasi, wirausaha, tani, dan nelayan – red), Teguh Sudiro kembali menjabat dalam sub bidang Kowirtanal, dan Muaris yang kembali menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang rohani dan Keagamaan,’’ terang H Agus Triyono. Menurut H Agus Triyono, untuk perubahan SK kepengurusan secara kongkrit tengah diupayakan oleh Sekretaris DPD II Partai Golkar Kabupaten Tegal, Wiharsih. ‘’Hari ini (Rabu (11/3), red), Sekretaris DPD II, Wiharsih, sedang mengambil SK kepengurusan yang kongkrit di DPD I Partai Golkar Jawa Tengah,’’ terangnya. Terkait dengan kekecewaan yang sempat dirasakan oleh sejumlah pengurus atas terbitnya SK nomor 34/Golkar I/III/2010, hal itu diakui oleh H Agus Triyono Namun demikian, lanjutnya, dengan adanya perubahan SK kepengurusan yang baru, diharapkan kekecewaan sejumlah pengurus itu telah terobati. ‘’Setelah perubahan SK, tidak ada lagi gejolak dan masing-masing pengurus telah menerima. Mudah-mudahan setiap pengurus dapat kembali menjalankan tugas dan fungsinya sesuai jabatan masing-masing,’’ terangnya. Terkait dengan jajaran pengurus yang semula membela kubu Sartono dan telah diakomodir ke dalam jajaran kepengurusan DPD II Partai Golkar, H Agus Triyono menegaskan bahwa kelima pengurus tersebut juga mendapatkan perlakuan yang sama dengan pengurus lainnya. (aan)

CMYK

DUKUHTURI - Warga Desa Grogol Kecamatan Dukuhturi, Rabu dini hari kemarin berkumpul di sekitar lingkungan balai desa. Mereka berkumpul untuk membahas rencana aksi unjuk rasa untuk menurunkan salah satu perangkat desa yang dianggap telah melanggar etika, dan dianggap tidak profesional dalam menjalankan tugas sebagai perangkat. Dari informasi warga RT 10 RW 4 Desa Grogol yang enggan menyebut nama mengaku, salah satu perangkat desa yang bernama Ani Sumarni sudah tidak layak lagi untuk bekerja sebagai perangkat. Pasalnya yang bersangkutan sudah berulang kali tidak menjalankan tugasnya dengan baik. Bahkan pada jam kerja ia kerap meninggalkan Kantor Desa. Hal ini menyebabkan pelayanan di

HARVIYANTO/RADAR SLAWI

TERPAMPANG - Papan bertuliskan permintaan penonaktifan perangkat desa sengaja dipasang di depan kantor Desa Grogol oleh Warga

desa sedikit terganggu. “Yang jelas saat ini warga sudah tidak setuju dengan keberadaan Ani Sumarni untuk bekerja sebagai perangkat desa. Yang bersangkutan kerap mangkir kerja hanya untuk urusan pribadi. Ini jelas mengganggu pelayanan desa terhadap ma-

syarakat,” tuturnya. Disamping itu, tambahnya, yang bersangkutan juga telah melanggar etika di masyarakat. Dari kesaksian para warga, yang bersangkutan juga kerap keluar bersama laki-laki lain yang bukan suaminya. “Warga memang menduga kalau perangkat

desa tersebut telah melakukan perselingkuhan. Untuk itu warga saat ini meminta kepada kepala desa agar segera memberhentikan yang bersangkutan sebagai perangkat desa,” ujarnya. Bahkan, tambahnya saat ini warga telah memasang pelang penolakan Ani Sumarni sebagai perangkat desa di depan kantor desa. Selain itu, pemasangan juga dilakukan di perempatan Desa Grogol. Sementara itu Kepala Desa Grogol Kecamatan Dukuhturi, Kustoro saat ditemui di kediamannya Kamis (11/3) kemarin mengaku, pihaknya memang sudah mengetahui adanya rencana warga untuk melakukan aksi unjuk rasa. Meski demikian, pihaknya tidak melarang kegiatan tersebut untuk dilakukan, asalkan aksi tersebut dilakukan dengan tertib. Diakui Kustoro, dugaan perselingkuhan yang dilakukan oleh salah satu perangkat desanya memang telah memancing amarah warga. Bahkan

sebelumnya warga sempat menandatangani kesepakatan bersama guna meninta yang bersangkutan untuk mundur sebagai perangkat. Kesepakatan tersebut sempat mendapatkan klarifikasi dari BPD Desa Grogol. “Disamping itu, atas desakan warga, kami selaku Kepala Desa juga sudah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) peringatan yang akan jatuh tempo pada tanggal 14 Maret nanti, tapi yang bersangkutan ternyata menolak, ini lantaran tuduhan yang disampaikan warga dianggap sesuai aturan,”terangnya. Kustoro mengatakan, saat ini pihaknya memang sudah memberikan tembusan persoalan tersebut ke kecamatan. Namun untuk penonaktifan tetap harus menunggu rekomendasi dari bupati. “Secara aturan memang penonaktifan perangkat desa harus mendapatkan rekomendasi dari Bupati, meski kebijakan nantinya tetap berada di tangan kepala desa,” tandasnya. (cw3)

Mendominasi Cabor Renang KONTINGEN Kecamatan Slawi berhasil mempertahankan gelar Juara umum Pekan Olah Raga Pelajar daerah (Popda) tingkat Kabupaten Tegal. Tahun 2009 lalu, kontingen Kecamatan Slawi juga berhasil meraih Juara Umum, sama halnya seperti pelaksanaan Popda tahun 2010 ini yang berhasil meraih Juara Umum dan berhak memboyong trophy bergilir Bupati Tegal. Penyerahan trophy bergilir Bupati Tegal dilaksanakan usai upacara penutupan Popda, Kamis (12/3) di lapangan SMAN 3 Slawi. Penutupan sekaligus penyerahan piala kepada pemenang dilakukan oleh Plt Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Tegal, Syamsuri Al Raniri. Pada kesempatan itu, kontingen Popda Kecamatan Slawi berhasil meraih medali 4 emas, 5 perak, dan 2 perunggu. Sedang di posisi kedua, ditempati oleh kontingen Popda Kecamatan Balapulang dengan raihan 3 emas, 1 perak, dan 2 perunggu. Duduk di posisi ketiga, kontingen Popda Kecamatan Pangkah, dengan raihan 2 emas, 2 perak, dan 1 perunggu. Secara terpisah, Ketua kontingen Popda Kecamatan Slawi, Sudarto, mengaku bangga atas kemenangan kontingennya. Menurutnya, kontingen Popda Kecamatan Slawi telah mendominasi cabang olah raga renang, dengan meraih 2 emas, 2 perak, dan 1 perunggu. Raihan medali itu jauh mengungguli kontingen-kontingen Popda dari kecamatan lainnya.

ARIEF NUR RS/RADAR SLAWI

JUARA UMUM – Kontingen Popda Kecamatan Slawi yang tampil sebagai juara umum dan berhak memboyong trophy bergilir Bupati Tegal.

‘’Terus terang kami menyambut baik perjuangan yang telah dilakukan oleh para anak didik. Memang prestasi yang paling menonjol untuk kontingen Kecamatan Slawi pada cabang olah raga renang,’’ ungkapnya. Sementara itu, Plt Kepala Dinas Dikpora, Syamsuri Al Raniri, dalam sambutannya saat penutupan mengungkapkan, penyelenggaraan Popda tersebut merupakan bagian

dari upaya pembinaan atlet olah raga yang berkesinambungan. Usai penyelenggaraan Popda di tingkat Kabupaten Tegal, rencananya setiap juara akan dikirimkan mewakili kontingen Popda Kabupaten Tegal pada ajang sejenis di tingkat eks Karesidenan Pekalongan dan tingkat Provinsi Jawa Tengah. Seperti diberitakan sebelumnya, sedikitnya 1.588 siswa SD/MI,SMP/

MTs, dan SMA/MA/SMK se-Kabupaten Tegal tampil dalam ajang Popda tingkat Kabupaten Tegal, yang digelar selama 3 hari sejak Selasa (9/3) hingga Kamis (11/3). Dalam ajang Popda kali ini, dipertandingkan sejumlah cabang olah raga, terdiri dari atletik, renang, senam, bulutangkis, bola volley mini, sepak bola, sepak takraw, tenis lapangan, tenis meja, pencak silat, dan catur. (aan)


ENTERTAINMENT

JUMAT 12 MARET 2010

9

RADAR TEGAL

Aura Kasih

MANOHARA

Dituntut Rp 2 Miliar

Kalah Lagi di Pengadilan, Tak Ambil Pusing MAHKAMAH Tinggi Perdata Kuala Lumpur mengeluarkan putusan yang menyebutkan kalau Manohara harus membayar denda sebesar 6 juta Ringgit Malaysia atau sekitar Rp 16,5 milyar. Mendengar tuntutan itu, Manohara tak ambil pusing. “Kita tak akan pikirkan itu. Itu kan hukumannya cuma berlaku di sana (Malaysia-red), di Indonesia mana bisa,” ujar Farhat Abbas, pengacara Manohara, ketika lewat sambungan telepon, Kamis (11/3). Farhat heran dengan pengadilan di Malaysia yang membela seorang suami yang yang pernah menganiaya istrinya. Farhat malah menyatakan kalau Tengku Fakhry lah yang harusnya membayar ganti rugi terhadap Manohara. Seharusnya ia yang membayar, bukan kita,” imbuhnya. Soal Manohara yang tidak datang atau mengutus kuasa hukumnya untuk datang ke pengadilan, Farhat menuturkan kalau hal itu adalah sesuatu yang percuma. Sistem hukum di Malaysia dinilai Farhat tidak obyektif.

“Pasti tetap kalah kalau kita juga ke sana, buktinya aja Tengku Fakhry dimenangkan,” jelasnya. Pada 5 November 2009, Mahkamah Tinggi Kuala Lumpur memvonis Manohara harus membayar tuntutan ganti rugi sebesar 105 juta Ringgit Malaysia atau sekitar Rp 291 miliar lebih. Manohara dinilai terbukti melakukan fitnah dan pencemaran nama baik. Lalu pada 14 Desember 2009 Mahkamah Syariah menyatakan kalau Manohara harus kembali ke suaminya dan juga membayar uang yang pernah diperolehnya dari Fakhry sebesar 1,2 juta Ringgit Malaysia atau sekitar Rp 3,3 miliar. Untuk putusan Mahkamah Tinggi Perdata Kuala Lumpur, Manohara dan ibunya, Daisy Fajarina dinyatakan terbukti menyebar fitnah soal kekerasan rumah tangga, seperti yang dilansir kantor berita Bernama, Kamis (11/3). (fjr/fjr)

Ada Peluang, Meski Tak Masuk Tata Ruang Nasional dari halaman 3 disyahkan,” kata Anggota Komisi III DPRD H Hadi Sutjipto SH, Kamis (11/3) kemarin. Menurut Sutjipto, tata ruang nasional baru ditetapkan pada tahun 2009, sehingga kalaupun harus direvisi minimal 5 tahun. Dengan begitu revisi tata ruang nasional, khususnya terkait dengan rencana pembangunan pelabuhan niaga di Kota Tegal baru bisa dilaksanakan pada tahun 2014 mendatang.

“Kami rasa kebijakan Bappenas menetapkan tata ruang wilayah, termasuk soal tidak masuknya Kota Tegal dalam wilayah pelabuhan sudah melalui berbagai pertimbangan dan kajian. Karena itu, kami rasa tidak harus dipaksakan harus secepatnya membangun pelabuhan niaga untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Kami rasa ada cara lain, selain pembangunan pelabuhan untuk meningkatkan perekonomian Kota Tegal,” tuturnya.

Secara terpisah, Ketua Komisi III DPRD Kota Tegal Drs HM Nursholeh MMPd membenarkan kalau Kota Tegal tidak masuk dalam wilayah pelabuhan. Untuk Jateng, yang masuk kawasan pelabuhan hanya dua daerah, yakni Kota Semarang dan Cilacap. Namun dengan semangat Otonomi Daerah (Otda), maka Bappenas mempersilahkan Kota Tegal melakukan pembangunan pelabuhan niaga. Namun harus mengajukan tata ruang wilayah ke

Propinsi Jateng agar masuk. Selain itu, pelabuhan juga harus dimasukkan dalam tata ruang daerah. Dengan begitu peluang pembangunan pelabuhan niaga tetap ada, dengan syarat Pemkot harus bekerja keras. “Bappenas akan mendukung pembangunan pelabuhan niaga di Kota Tegal, walupun tidak masuk dalam wilayah pelabuhan. Namun segala persyaratan, termasuk kajian dan ijin dari Dijen Perhubungan Laut harus disiapkan,” ungkap Nursholeh. (hun)

Arah Kiblat 160 Masjid Meragukan dari halaman 3 pengukuran ulang. Sebab, dikuatirkan terjadi banyak perubahan seperti di Aceh. “Terkai masalah ini, kita sudah mensosialisasikannya kepada masyarakat pada 28 Januari lalu. Dan rencananya pelaksanaan pengukuran ulang dilakukan pada Mei dan Juni mendatang,” katanya Kamis (11/3). Dijelaskan, total masjid seKota Tegal mencapai 160. Dengan rincian di wilayah Margadana ada 24, Tegal Selatan 44, Tegal Barat 46, dan Tegal Timur 52 masjid. Dari jumlah tersebut, Masjid Agung sudah masuk di

dalamnya. Namun, masjid kebanggaan Metropolis itu tidak akan diadakan pengukuran ulang. Sebab, arah kiblat masjid paling besar itu sudah pernah diukur hingga dua kali, dan hasilnya tidak ada perubahan alias masih benar. Bahkan tempat ibadah umat Islam itu sudah mendapatkan sertifikat dari Kantor Kemenag Jateng. Menurut Ali Murtadho, berdasarkan pengamatan, arah kiblat masjid yang ada di Kota Tegal satu sama lain masih ada perbedaan. Pengalaman di lapangan menunjukan bahwa ditemui beberapa masalah yang menyebabkan perbedaan tersebut.

Di antaranya adanya kecenderungan dari masyarakat menyerahkan masalah penentuan arah kiblat sepenuhnya diserahkan kepada tokoh-tokoh dari kalangan mereka sendiri. Kemudian kompas yang dimiliki masyarakat, tingkat akurasinya kurang tepat. Belum adanya sosialisasi tentang perhitungan dan pelaksanaan pengukuran arah kiblat. Sehingga masyarakat belum tahu siapa yang berwenang menangani masalah tersebut. Dia menambahkan, dalam melaksanakan kegitan ini, akan diterjunkan lima tim dari Kantor Kemenag Kota Tegal. Sistem pengukurannya pun dengan

acak dan dalam satu hari kemungkinan akan diambil tiga masjid. “Memang pergeseran lempengan-lempengan bumi yang terjadi beberapa waktu lalu tidak ada pengaruhnya di Kota Tegal. Namun akan lebih baik jika tetap diadakan pengukuran ulang. Bahkan tidak hanya masjid saja yang akan diukur ulang arah kiblatnya. Mushala, Langgar, hotel, dan makam umat Islam pun akan kembali diukur kiblatnya. Anggaran yang dialokasikan untuk kegiatan ini dari Kantor Kemenag Kota Tegal. Kagiatan ini juga dilaksanakan di seluruh Kabupaten/ Kota se Jateng,” urai dia. (adi)

Tanamkan Kesadaran Hemat Listrik Sejak Dini dari halaman 3 Puluhan siswa-siswi kelas 35 SDN Mintaragen 3 dengan antusias menyimak materi serta penjelasan yang diberikan tim dari UPJ Tegal Kota. Berbagai pemahaman tentang kelistrikan hingga cara bijak menggunakan listrik dijelaskan scara gambar dengan dukungan audio visual. Tidak ketinggalan, dua buah badut turut dilibatkan untuk menarik perhatian anak-anak agar bisa menerima materi dengan santai. Humas PLN APJ Tegal Yusuf mengatakan, kegiatan ini merupakan kali kedua dilakukan PLN APJ Tegal untuk memberikan edukasi kepada siswa-siswi SD. Langkah tersebut dilakukan

karena di usia tersebut, anakanak masih belum memahami apa itu listrik serta bagaimana cara berhemat. Sebagai contoh, jelasnya, sepulang sekolah anakanak biasanya menyalakan televisi sembari tiduran bahkan hingga tertidur. Ada pula yang bermain games tanpa mengenal waktu dan banyak lagi pemborosan listrk yang dilakukan anak-anak tanpa mereka sadari. Di sini, pihaknya memberikan pengertian tentang penggunaan energi listrik yang baik dan benar sehingga bisa terbawa hingga dewasa. Antusiasme anak-anak sangat terlihat, mereka berlomba mengajukan pertanyaan menarik sehingga interaksi dua arah bisa berjalan dengan baik. Dari sinilah pihaknya

mencoba menggugah serta menanamkan kesadaran sejak dini kepada anak-anak akan perlunya penghematan listrik sekaligus mengenalkan mereka kepada genematrik atau generasi hemat listrik. “Kegiatan semacam ini akan terus dilakukan sehingga anakanak bisa menghemat listrik sejak dini,” katanya. Kepala SDN Mintaragen 3 Chasanah menyambut baik kegiatan PLN masuk sekolah. Menurutnya, pemaparan serta tanya jawab dengan memberikan bingkisan kepada anakanak akan memudahkan mereka memahami materi yang disampaikan. Pengenalan bberapa peralatan listrik hingga asalusul listrik mulai dari pem-

bangkit hingga sampai ke rumah-rumah juga menjadi maukan tersendiri bagi anak-anak. Dengan demikian, mereka akan mengerti betapa pentingnya listrik dalam kehidupan sehingga upaya penghematan listrik yang digalakkan saat ini akan tertanam sejak dini. “Kami menyambut baik kegiatan semacam ini karena memberikan edukasi langsung kepada para siswa,” terangnya. Agus, salah seorang siswa mengaku senang karena mendapat tambahan pengetahuan tentang kelistrikan dan cara menggunakan listrik yang baik. “Kami sekarang akan mulai menghemat listrik karena dengan hemat listrik berarti hemat biaya,” tandasnya. (gun)

Gugah Kesadaran Bayar Pajak dari halaman 3 kembali SPT Tahunan 2009 yang sebentar lagi akan memasuki batas akhir. Kepala KPP Pratama Tegal Drs Suwarno MBA mengatakan, Pekan Panutan Pajak merupakan salah satu agenda rutin untuk menggugah dan mengingatkan wajib pajak untuk menjalankan kewajibannya. Batas akhir pelaporan SPT Tahun 2009 untuk orang pribadi 31 Maret 2010 dan badan 30 April 2010. Untuk itu, dalam kesempatan kali ini, pihaknya berharap agar wajib pajak bisa melaksanakan kewajibannya tepat waktu. “Jika wajib pajak tidak menyerahkan SPT hingga batas akhir yang telah ditentukan, maka wajib pajak orang pribadi akan dikenakan denda sebesar Rp 100 ribu, sedangkan badan sebesar Rp 1 juta,” tutur dia. Wajib pajak yang belum menjalankan kewajibannya di sektor pajak akan menerima Surat Tagihan Pajak (STP) sesuai dengan pasal 7 Ketentuan

Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP). “Pekan Panutan Pajak menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan kesadaran sekaligus pencapaian pajak sesuai dengan ketentuan yang ada,” katanya. Di tempat sama, Kabid Kerjasama Ekstensifikasi dan Penilaian Kantor Wilayah Semarang Soemarsongko menuturkan, penerimaan pajak Kanwil DJP Jateng I tahun 2009 sebesar Rp 7.188.740.669.370 dari rencana semula Rp 6.745.903.199.000 atau 106,56 persen. Untuk 2010, Kanwil DJP Jateng I menargetkan penerimaan sebesar Rp 8.818.138.944.506 yang terdiri dari Pajak Pph Rp 4.168.080. 978.362. PPN dan PPn BM Rp 3.370.596.734.596, PBB dan BPHTB Rp 1.087.536.644.287 dan pajak lainnya Rp 191.924. 587.261. Sedangkan rencana penerimaan untuk KPP Pratama Tegal sebesar Rp 457.223.832. 816 yang terdiri dari Pajak Pph Rp 183.309.947.466, PPN dan PPn BM Rp 142.407.201.198, PBB dan BPHTB 130.607.057.

261 dan pajak lainnya Rp 899. 632.891. Sementara jumlah wajib pajak yang terdaftar di Kanwil DJP Jateng I per 5 Februari 2010 sebanyak 522.485 wajib pajak. Sedangkan wajib pajak efektif sebesar 507.473. Untuk KPP Pratama Tegal, jumlah wajib pajak terdaftar 61.165 dan wajib pajak efektif 60.154. “Pajak adalah sumber penerimaan APBN terbesar. Jadi kesadaran wajib pajak akan memperlancar proses pembangunan yang semuanya akan kembali lagi kepada masya-

rakat,” terangnya. Walikota Tegal H Ikmal Jaya SE Akt dalam sambutannya yang dibacakan Asisten II M Fanani menyambut baik Pekan Panutan Pajak. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menggugah dan meningkatkan kesadaran wajib pajak dalam menjalankan kewajibannya. Dalam sambutannya, pihaknya akan mendorong PNS di lingkungan Pemkot Tegal untuk meningkatkan kesadaran sehingga bisa menjadi panutan masyarakat. (rochman gunawan)

KARENA perundingan yang berlangsung antara pihak Aura Kasih dan Debindo berakhir dengan jalan buntu, akhirnya pihak Debindo memutuskan untuk kembali melaporkan sang penyanyi seksi tersebut. Tak tanggung-tanggung, mereka menuntut Rp1,126 M untuk mengganti biaya kerugian yang sudah mereka keluarkan karena Aura tidak memenuhi kontrak untuk muncul di acara ultah Bank Sumsel beberapa waktu lalu. “Sebesar Rp2,126 miliar terdiri dari Rp260 juta sekian itu biaya penggantian yang telah kita keluarkan, Rp2 miliar adalah kerugian imateriil namun pihak Aura Kasih tidak bisa menyanggupi apa yang kita inginkan. Kami meminta Aura Kasih free show 2-3 kali di Makassar, cuma materi yang diajukan ke Aura Kasih sangat jauh dengan apa yang kita harapkan dan kita anggap kita tidak dihargai, padahal kita sudah menjelaskan urgensinya acara ini,” ujar Husein Muslimin, perwakilan Debindo, saat menggelar preskon di Doekoen Cafe, Graha Permata, Pancoran, Jaksel, Kamis (11/3) sore tadi. “Menurut informasi yang kita terima, Aura Kasih harus menanggung sendiri kerugian tuntutan tersebut. Aura Kasih juga menyerahkan bukti surat dokter namun dengan kronologis sedikit tidak nyambung,” lanjutnya. Dengan tuntutan sebesar itu, kuasa hukum Debindo Yasser S Wahab, menekankan jika hal itu bukan sesuatu yang cukup wajar. “Kami bukannya tidak manusiawi, kami tidak mengharapkan semuanya menyetor dengan uang, bisa saja free show. Untuk masalah tiket, akomodasi, kami semua yang menanggung. Apa susahnya sih show hanya setengah jam saja dan kita tidak mencari uang. Apa yang mereka tawarkan sangat jauh,” pungkasnya tegas. (kpl/adt/npy)

BK Temui Keluarga Satori dari halaman 3 dikonfirmasi usai melakukan rakor internal Kamis (11/3) kemarin mengatakan, menindaklanjuti surat pimpinan DPRD Kota Tegal, BK bakal melakukan penyelelidikan, verfikasi dan klarifikasi pada pihakpihak terkait. Namun dalam menjalankan tugas, pihaknya akan tetap berpegangan dengan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 16 tahun 2010, tentang Tata Tertib (Tatib) DPRD. “Sesuai hasil rakor internal, pada minggu ini, ada dua agenda yang akan dilakukan BK,” kata dia. Pertama, ungkap dia, menemui keluarga Pak Satori untuk keperluan klarifikasi, verfikasi dan penyelidikan. Sedangkan materi yang akan ditanyakan pada keluarga, antara lain soal prilaku pribadi sehari-hari Satori dan soal penggunaan sabu-

sabu tersebut. Kedua, menemui DPC Partai Demokrat Kota Tegal selaku partai pengusung Satori. Materi yang akan ditanyakan, juga hampir sama dengan materi yang ditanyakan pada keluarga. “Untuk mendapatkan data yang valid, dalam melakukan penyelidikan, klarifikasi dan verfikasi kasus yang me nimpa Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Tegal A Satori SE akan melibatkan orang banyak yang memiliki kompeten. Hal ini kami lakukan agar hasilnya bisa maksimal,” kata Darni. Menurut Darni, dalam melakukan penyelidikan, klarifikasi dan verifikasi, pihaknya akan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Apalagi sampai saat ini Satori baru berstatus tersangka dan belum memiliki putusan pengadilan. Karena itu, dalam menjalankan

tugas sebagai BK, pihaknya tidak akan mempengaruhi proses penyidikan yang dilakukan tim penyidik Sat Narkoba Polresta Tegal. “Untuk proses penyelidikan, klarifikasi dan verfikasi kami tidak membatasi waktu. Namun langkah akan kami lakukan bertahap, dengan menggunakan sistem mingguan. Setelah data kami anggap sempurna, akan kami sampaikan pada pimpinan DPRD untuk diparipurnakan,” tuturnya. BELUM SIAPKAN PAW Secara terpisah, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Tegal Eko Kusnomo menyatakan, pihaknya belum siapkan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap A Satori, karena pihaknya masih melakukan rakor internal partai. “Masalah ini masih dibahas di tingkat internal partai,” ujarnya. (hun)

Polisi Selidiki Video Kekerasan dari halaman 3 Kapolresta AKBP Drs Ahmad Husni didampingi KBO Reskrim Iptu Heriyanto SH menyatakan, pemeriksaan yang telah dilakukan sementara ini mencakup empat korban, dua pengajar, serta delapan siswa yang diduga melakukan kekerasan, berikut satu saksi yang turut mengabadikan aksi tersebut dengan menggunakan ponselnya. “Kami masih melakukan tahapan pemeriksaan. Usai tahap pemeriksaan rampung, baru ditindaklanjuti dengan upaya penyidikan. Jadi kami belum menentukan siapa saja yang turut melakukan aksi kekerasan tersebut, juga berapa jumlah riil yang menjadi korbannya,” ujar dia, Kamis (11/3) kemarin. Dari hasil pemeriksaan se-

mentara aksi kekerasan siswa kelas XII kepada adik kelasnya itu dilakukan pada tanggal 2 November 2009 pada pukul 11.30 WIB. Para siswa kelas XII sempat berdalih, aksi itu dilakukan tidak secara sungguhsungguh hanya sandiwara belaka sebagai kenang-kenangan kelulusan. Namun alasan ini dinilai kurang masuk akal, mengingat ada beberapa korban yang sempat mengalami trauma akibat insiden tersebut. Dari 12 siswa yang menjadi korban aksi kekerasan, petugas baru berhasil memintai keterangan pada 5 korban. “Sisanya masih menjalankan PKL di Bawen. Kami harus menuntaskan terlebih dahulu penyelidikan ini, sebelum melangkah pada upaya penyidikan terhadap siswa yang sudah ditetapkan

sebagai pelaku,” terangnya. Sementara itu dari pengakuan perekam gambar, terkuak aksi kekerasan tersebut sempat diabadikan dalam ponselnya dan ponsel tersebut hilang di wilayah Brebes. “Menurut keterangan sementara, aksi ini dilakukan kakak kelas terhadap adik kelas sebagai bentuk upaya pembinaan. Namun hal ini akan kita dalami. Tidak dibenarkan melakukan pembinaan dengan cara kekerasan di dunia pendidikan,” ujarnya. Pemeriksaan 14 siswa kelas XII yang dilakukan secara maraton kemarin dipilah di berbagai unit kerja Reskrim untuk memudahkan tahapan penyidikan setelah diketahui siapa yang layak ditetapkan sebagai pelaku. (her)

Pertanyaan; Assalamu’ alaikum wr. Wb. U s t a d z Imanuddin. Kebetulan waktu yang lalu saya menda-patkan rezeki dari sebuah kuis yang saya ikuti. Kebetulan ha-diahnya cukup besar. Saya ingin menanyakan apakah bonus atau hadiah ini perlu dizakati? Dan berapa besar kewajiban zakat yang harus saya keluarkan? Serta bisakah saya diberitahu hadits atau dalilnya? Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih. Wassalaamu’alaikum wr. Wb. Hamba Allah di Tegal

Jawaban; Waalaikumsalam wr. Wb. Hamba Allah dan pembaca yang dirahmati Allah, sebenarnya tidak ada nash yang secara sharih menerangkan tentang zakat bonus atau hadiah. Karena itu, banyak para ulama berbeda pendapat mengenai keberadaan zakat hadiah ini. Ada yang mengatakan bahwa zakat hadiah atau bonus tidak ada, tetapi sebagian yang lain mengatakan ada. Yang mengatakan ada meng-qiyaskan pada jenis zakat lain. Artinya jika bonus atau hadiah tersebut terkait dengan pekerjaannya, maka besarannya disamakan dengan zakat profesi yaitu 2,5%. Jika

berbentuk hibah maka disetarakan dengan rikaz (barang temuan) zakatnya 20%. Jika hadiah tersebut ada usaha jerih payah untuk menghasilkannya baik berupa tenaga ataupun pikiran seperti kuis who want’s to be a millioner, maka zakatnya 2,5%, jika tidak ada usaha sama sekali mirip dengan rikaz maka zakatnya antara 5-10%. Demikian pendapat sebagian ulama yang didasarkan pada qiyas. Sementara kalau ada yang menanyakan haditsnya, maka tidak ada hadits yang menyatakan hal tersebut. Semoga jawaban ini dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman berzakat bagi anda. Wallahua’lam bishawab.


CMYK

10

JUMAT, 12 MARET 2010

RADAR TEGAL

Antara Rokok,

DAFTAR IMAM DAN KHOTIB SHOLAT JUMAT Jumat Wage tanggal 12 Maret 2010 Kecamatan Tegal Timur

AGAMA DAN FATWA HARAM

Masjid Agung, Jalan P Diponegoro Nomor 50 Imam : H Fachrudin BA Khotib : Mahbub Junaidi Masjid Baitur Rohman, Jalan Arjuna Gg 19 Slerok Imam : Fatkhi Rojak SE Khotib : Fatkhi Rojak SE Masjid Al Istiqomah, Jalan AR Hakim Mangkukusuman Imam : Ahmad Nawar Khotib : Ahmad Nawar Masjid Syuhada Ikhsaniyah, Jalan Sumbodro Imam : Sugiono SH Khotib : Sugiono SH Masjid Panggung, Jalan KH Mukhlas Tegal Imam : M Sholikhin S SPd Khotib : M Solikhin S SPd Masjid Baiturrohman, Jalan Sultan Agung Kejambon Imam : Drs H Imam Abdan Khotib : Drs H Imam Abdan Kecamatan Tegal Barat Masjid Ma’mur Ni’mah, Jalan Kapt Sudibyo Pekauman Imam : HM Komarudin Lc Khotib : HM Komarudin Lc Masjid Sunan Kalijaga, Jalan Ketemberan Tegalsari Imam : M Djunaedi Khotib : M Djunaedi Masjid Baitul Hidayah, Jalan Blanak Tegalsari Imam : Ust Sarwo Edi Khotib : Ust Sarwo Edi Masjid Al Irsyad, Jalan Gajah Mada Tegal Imam : Abu Tholib SHI Khotib : Abu Tholib SHI Masjid Rahmatullah, Debong Lor Imam : Zen M Nurdin Khotib : Zen M Nurdin

PROFIL

SETELAH sempat surut, pro dan kontra tentang fatwa haram merokok kembali mencuat. Hal ini usai dikeluarkannya fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah nomor 6/SM/MTT/III/2010 tentang hukum merokok. Hasil tinjauan kembali fatwa majelis tersebut yang diterbitkan tahun 2005 dan 2007 ini semakin mempertegas hukum terkait kebiasaan yang banyak dilakukan orang ini. ‘’Yang pasti fatwa ini sudah melalui pembahasan dan penelitian yang cukup panjang dan sungguhsungguh,’’ ungkap Ghusni Darodjatun SPd. Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Tegal ini menjelaskan, pihaknya hanya mensosialisasikan di tingkat daerah. Sehingga masyarakat bisa tahu dengan jelas alasan, dasar serta pertimbangan apa saja hingga menghasilkan fatwa ini. Keputusan ini sebagai salah satu aplikasi kewajiban mengupayakan pemeliharaan dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat setinggi-tingginya. Serta menciptakan lingkungan kondusif bagi terwujudkan kondisi hidup sehat sebagai hak setiap orang dan bagian dari tujuan syariah. Disisi lain, merokok termasuk kategori perbuatan melakukan khabaa is atau sesuatu yang buruk dengan dirinya, sesuai Al Quran Surat Al A’rof ayat 157. Perbuatan merokok mengandung unsur menjatuhkan diri ke dalam kebinasaan bahkan merupakan perbuatan bunuh diri secara perlahan sehingga bertentangan dengan larangan dalam Al Quran Surat Al Baqoroh 195 dan Surat An Nisa ayat 29. Merokok membahayakan diri dan orang lain yang terkena paparan asap rokok sebab rokok adalah zat adiktif dan berbahaya sebagaimana telah disepakati para ahli medis dan akademisi. Merokok bertentangan dengan prinsip syariah dalam hadits Nabi SAW bahwa tidak ada perbuatan membahayakan diri sendiri dan membahayakan orang lain. ‘’Semua orang juga sudah tahu rokok diakui sebagai zat adiktif dan mengandung unsur racun yang membahayakan walaupun tidak seketika,’’ tambah Ghusni. Oleh karenanya, lanjut dia,

perbuatan merokok termasuk kategori melakukan suatu yang melemahkan sehingga bertentangan dengan hadits-hadits Nabi SAW yang melarang setiap perkara yang memabukkan dan melemahkan. Merokok jelas membahayakan kesehatan bagi perokok dan orang sekitar yang terkena paparan asap rokok. Apalagi pembelanjaan uang untuk rokok berarti melakukan perbuatan mubazir atau pemborosan yang dilarang dalam Surat Bani Isroil ayat 26 dan 27. Kebiasaan ini bertentangan dengan unsur-unsur tujuan syariah yaitu perlindungan agama, perlindungan jiwa dan raga, perlindungan akal, perlindungan keluarga, serta perlindungan harta. Padahal, Islam mempunyai tujuan mewujudkan kemaslahatan hidup manusia. Hal ini dicapai melalui perlindungan unsur tujuan syariah tersebut. Perlindungan terhadap agama dilakukan melalui peningkatan ketakwaan yaitu hubungan vertikal kepada Allah SWT dan hubungan horizontal kepada sesama serta

alam lingkungan. Mematuhi berbagai norma dan petunjuk syariah tentang bagaimana berbuat baik terhadap Allah, manusia dan alam lingkungan. Sementara perlindungan terhadap jiwa dan raga diwujudkan melalui mempertahankan suatu standar hidup yang sehat secara jasmani dan rohani serta menghindarkan semua faktor yang dapat membahayakan dan merusak manusia secara fisik dan psikis. Termasuk menghindari perbuatan yang berakibat bunuh diri walaupun secara perlahan dan perbuatan menjatuhkan diri kepada kebinasaan yang dilarang di dalam Al-Quran. Perlindungan terhadap akal dilakukan dengan upaya antara lain membangun manusia yang cerdas termasuk mengupayakan pendidikan yang terbaik dan menghindari segala hal yang yang bertentangan dengan upaya pencerdasan manusia. Perlindungan terhadap keluarga diwujudkan antara lain melalui upaya penciptaan suasana hidup keluarga yang sakinah dan penciptaan kehidupan

yang sehat termasuk dan terutama bagi anak-anak yang merupakan tunas bangsa dan umat. Perlindungan terhadap harta diwujudkan antara lain melalui pemeliharaan dan pengembangan harta kekayaan materiil yang penting dalam rangka menunjang kehidupan ekonomi yang sejahtera. Sehingga dilarang berbuat mubazir dan menghamburkan harta untuk hal-hal yang tidak berguna bahkan merusak diri manusia sendiri. Dalam fatwa tersebut, juga diterangkan bagi mereka yang belum atau tidak merokok wajib menghindarkan diri dan keluarganya dari percobaan merokok sesuai dengan Surat At Tahrim 6 yang menyatakan, “Wahai orang-orang beriman hindarkanlah dirimu dan keluargamu dari api neraka”. Sebaliknya, bagi yang sudah terlanjur menjadi perokok wajib melakukan upaya dan berusaha sesuai dengan kemampuannya untuk berhenti dari kebiasaan merokok mengingat Surat Al Ankabut ayat 69, “Dan orangorang yang bersungguhsungguh di jalan Kami, benar-benar

akan Kami tunjukkan kepada mereka jalanjalan Kami, dan sesungguhnya Allah benarbenar beserta orang-orang yang berbuat baik”. Serta Surat al Baqoroh ayat 286, artinya “Allah tidak akan membebani seseorang kecuali sesuai dengan kemampuannya; ia akan mendapat hasil apa yang ia usahakan dan memikul akibat perbuatan yang dia lakukan”. Dan untuk itu, pusat-pusat kesehatan di lingkungan Muhammadiyah harus mengupayakan adanya fasilitas untuk memberikan terapi guna membantu orang yang berupaya berhenti merokok. Fatwa ini diterapkan dengan mengingat prinsip at-tadr³j atau berangsur, at-tais³r atau kemudahan, serta ‘adam al-yaraj atau tidak mempersulit. ‘’Dengan dikeluarkannya fatwa ini, maka fatwa-fatwa tentang merokok yang sebelumnya telah dikeluarkan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah dinyatakan tidak berlaku,’’ tegas Ghusni. (laela nurchayati)

Rokok Mengandung 4000 Zat Kimia dok/rateg

GHUSNI DARODJATUN SPD

Pernah Usul Larangan Merokok PEMBAHASAN hukum merokok bukan hal baru bagi Ghusni Darodjatun. Sebab, pria kelahiran 8 September 1974 ini merupakan wakil Majelis Tarjih dan Tajdid PDM Kota Tegal yang mengusulkan ke Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah tentang larangan merokok ini. Bahkan usulan tersebut sudah diserahkan sebelum adanya fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang haramnya merokok. ‘’Kebetulan saya yang diutus kesana, namun dari wilayah tidak bisa langsung memutuskan dan diserahkan ke pusat terlebih dahulu,’’ ungkapnya. Menurutnya, keputusan Majelis Tarjih dan Tajdid sebagai bagian dari ormas Muhammadiyah yang mengurusi masalah hukum dan ibadah ini tidak dilakukan dalam waktu singkat. Namun ada proses panjang mulai dari usulan di tingkat daerah hingga pembahasan dan penelitian serta ijtima’ untuk selanjutnya dibuat keputusan. Semua aspek dipikirkan dalam memutuskan sesuatu, apalagi yang berurusan dengan masyarakat kebanyakan. Al Quran menjadi pedoman utama, selanjutnya dicari hadits yang

CMYK

shoheh, serta fakta pendukung lainnya. Lulusan IKIP Jakarta ini menjalani tugasnya di Majelis Tarjih dan Tajdid selama 5 tahun. ‘’Sejak tahun 2005 hingga 2010 ini, nantinya akan ada pemilihan pengurus lagi saat Musda nanti,’’ tambahnya. Guru Matematika MTs Negeri Margadana ini tengah menyelesaikan pendidikan S2 di Universitas Negeri Semarang (Unnes) dengan mengambil jurusan Matematika sesuai mata pelajaran yang diampunya. Selain aktif di Muhammadiyah, ayah Rayhan Faris Al Ghofari ini juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Ribatul Ukhwah dengan SDIT Usamah sebagai amal usahanya. ‘’Alhamdulillah, saat ini juga tetap konsen di dunia pendidikan,’’ pungkas suami Farida Susanti ini. Secara pribadi, Ghusni mengaku lega dengan adanya fatwa haram merokok tersebut. Sebab, sejak lama sudah diusulkan dan akhirnya bisa secara tegas dikeluarkan. Ghusni berharap organisasi masyarakat (ormas) lainnya bisa memikirkan tentang fatwa ini lagi dan secara lugas serta tegas mengharamkannya. (ela)

SELAIN berdasarkan pada ayat Al Quran serta hadits Rosulullah SAW, keputusan pengharaman merokok ini juga ditegaskan dengan fakta syar’i. Rokok ditengarai sebagai produk berbahaya dan adiktif serta mengandung 4000 zat kimia, 69 di antaranya adalah karsinogenik atau pencetus kanker. Beberapa zat berbahaya di dalam rokok tersebut di antaranya tar, sianida, arsen, formalin, karbonmonoksida, dan nitrosamin. Kalangan medis dan para akademisi telah menyepakati bahwa konsumsi tembakau adalah salah satu penyebab kematian yang harus segera ditanggulangi. ‘’Bahkan Direktur Jendral WHO Dr. Margaret Chan, melaporkan bahwa epidemi tembakau telah membunuh 5,4 juta orang pertahun lantaran kanker paru dan penyakit jantung serta lain-lain yang diakibatkan oleh merokok,’’ ungkap Alif SPd selaku Pimpinan Majelis Tarjih dan Tajdid PDM Kota Tegal. Itu berarti bahwa satu kematian di dunia akibat rokok untuk setiap 5,8 detik. Apabila tindakan pengendalian yang tepat tidak dilakukan, diperkirakan 8 juta orang akan mengalami kematian setiap tahun akibat rokok menjelang tahun 2030. Data penelitian juga menyebutkan selama abad ke-20, 100 juta orang meninggal karena rokok, dan selama abad ke-21 diestimasikan bahwa sekitar 1 milyar nyawa akan melayang akibat rokok. Kematian balita di lingkungan orang tua merokok lebih tinggi dibandingkan dengan orang tua tidak merokok baik di perkotaan maupun di pedesaan. Kematian balita dengan ayah perokok di perko-

taan mencapai 8,1 persen dan di pedesaan mencapai 10,9 persen. Sementara kematian balita dengan ayah tidak merokok di perkotaan 6,6 persen dan di pedesaan 7,6 persen. Resiko kematian populasi balita dari keluarga perokok berkisar antara 14 persen di perkotaan dan 24 persen di pedesaan. Dengan kata lain, 1 dari 5 kematian balita terkait dengan perilaku merokok orang tua. Dari angka kematian balita 162 ribu per tahun, menurut data Unicef tahun 2006, maka 32.400 kematian dikontribusi oleh perilaku merokok orang tua. Fakta mengejutkannya, keluarga termiskin justru mempunyai prevalensi merokok lebih tinggi daripada kelompok pendapatan terkaya. Angkaangka SUSENAS 2006 mencatat bahwa pengeluaran keluarga termiskin untuk membeli rokok mencapai 11,9 persen. Sementara keluarga terkaya pengeluaran rokoknya hanya 6,8 persen. Pengeluaran keluarga termiskin untuk rokok sebesar 11,9 persen itu menempati urutan kedua setelah pengeluaran untuk beras. Fakta ini memperlihatkan bahwa rokok pada keluarga miskin perokok menggeser kebutuhan makanan bergizi esensial bagi pertumbuhan balita. Ini artinya balita harus memikul risiko kurang gizi demi menyisihkan biaya untuk pembelian rokok yang beracun dan penyebab banyak penyakit mematikan itu. Ini jelas bertentangan dengan perlindungan keluarga dan perlindungan akal (kecerdasan) yang menghendaki pemeliharaan dan peningkatan kesehatan serta pengembangan kecerdasan melalui makanan bergizi.

Dikaitkan dengan aspek sosial-ekonomi tembakau, lanjut Alif, data menunjukkan bahwa peningkatan produksi rokok selama periode 1961-2001 sebanyak 7 kali lipat tidak sebanding dengan perluasan lahan tanaman tembakau yang konstan bahkan cenderung menurun 0,8 persen tahun 2005. Ini artinya pemenuhan kebutuhan daun tembakau dilakukan melalui impor. Selisih nilai ekspor daun tembakau dengan impornya selalu negatif sejak tahun 1993 hingga tahun 2005. Selama periode tahun 20012005, devisa terbuang untuk impor daun tembakau rata-rata US$ 35 juta. Bagi petani tembakau yang menurut Deptan tahun 2005 berjumlah 684.000 orang, pekerjaan ini tidak begitu menjanjikan karena beberapa faktor. Mereka umumnya memilih pertanian tembakau karena faktor turun temurun. Tidak ada petani tembakau yang murni, mereka mempunyai usaha lain atau menanam tanaman lain di luar musim tembakau. Mereka tidak memiliki posisi tawar yang kuat menyangkut harga tembakau. Kenaikan harga tembakau tiga tahun terakhir tidak membawa dampak berarti kepada petani tembakau karena kenaikan itu diiringi dengan kenaikan biaya produksi. Pendidikan para buruh tani rendah, 69 persen hanya tamat SD atau tidak bersekolah sama sekali, dan 58 persen tinggal di rumah berlantai tanah. Sedang petani pengelola, 64 persen berpendidikan SD atau tidak bersekolah sama sekali dan 42 persen masih tinggal di rumah berlantai tanah. Upah buruh tani tembakau di bawah Upah Minimum Kab-

upaten (UMK): Kendal 68 persen UMK, Bojonegoro 78 persen UMK, dan Lombok Timur 50 persen UMK. Upah buruh tani tembakau termasuk yang terrendah, perbulan Rp. 94.562, separuh upah petani tebu dan 30 persen dari rata-rata upah nasional sebesar Rp. 287.716,per bulan pada tahun tersebut. Karenanya, 2 dari 3 buruh tani tembakau menginginkan mencari pekerjaan lain, dan 64 persen petani pengelola menginginkan hal yang sama. Ini memerlukan upaya membantu petani pengelola dan buruh tani tembakau untuk melakukan alih usaha dari sektor tembakau ke usaha lain. Pemaparan dalam Halaqah Tarjih tentang Fikih Pengendalian Tembakau hari ahad 21 Rabiul Awal 1431 H / 07 Maret

2010 M, mengungkapkan bahwa Indonesia belum menandatangani dan meratifikasi Framework Convention on Tobacco Control (FCTC) sehingga belum ada dasar yang kuat untuk melakukan upaya pengendalian dampak buruk tembakau bagi kesehatan masyarakat. Selain itu, terungkap pula bahwa cukai tembakau di Indonesia masih rendah dibandingkan beberapa negara lain sehingga harga rokok di Indonesia sangat murah yang akibatnya mudah dijangkau keluarga miskin dan bahkan bagi anak sehingga prevalensi merokok tetap tinggi. ‘’Iklan rokok juga ikut merangsang hasrat mengkonsumsi zat berbahaya ini,’’ pungkasnya. (ela)


CMYK

JUMAT, 12 MARET 2010

OLAHRAGA RADAR TEGAL

LUAR BIASA

MANCHESTER - Manchester United mengakhiri momok bernama AC Milan. Selalu dipecundangi dalam empat duel fase knockout Liga Champions sebelumnya, United mampu juga menyingkirkan Milan. Setan Merah (sebutan United) bahkan dua kali mengalahkan Milan di babak 16 besar musim ini. Setelah unggul 3-2 di San Siro, Italia, tiga pekan lalu (16/2), United menang dengan skor lebih meyakinkan 4-0 di Old Trafford kemarin dini hari WIB (11/3). Alhasil, United lolos ke perempat final dengan agregat 7-2. Wayne Rooney kembali menjadi bintang kemenangan United setelah memborong dua gol. Masing-masing lewat heading pada menit ke-13 memanfaatkan umpan Gary Neville dan sontekan di menit ke-46, kali ini assist dari Nani. Berarti, Rooney mengulang hasil di San Siro saat mencetak dua gol yang sama-sama dari sundulan. Dua gol Setan Merah lainnya lahir dari kaki Park Ji-sung pada menit ke-59 dan sundulan Darren Fletcher (88’). “Kami mengalahkan Milan 40 dan tidak banyak tim yang melakukannya. Saya tidak tahu jika pernah ada yang melakukannya,” kata pelatih United Sir Alex Ferguson sebagaimana dikutip AFP. Ferguson menyebut gol Rooney di awal babak kedua merupakan faktor penentu lolosnya

United. “Kami sudah tidak mungkin terkejar lagi setelah gol Rooney di awal babak kedua. Setelah gol itu, kami lebih rileks. Kami bisa memainkan sepak bola bagus dengan tetap berkonsentrasi penuh,” terang Ferguson. Terkait siapa lawan yang diincar di perempat final, kubu United enggan memilih. Itu karena undian dilakukan dengan acak dan tidak lagi mempertimbangkan aturan tidak boleh mempertemukan tim senegara. “Siapapun lawan kami di babak berikutnya, kami bakal siap,” tandas Ferguson kepada BBC. Gol Rooney di awal babak kedua lahir setelah pelatih Milan Leonardo melakukan gambling. Leonardo menarik ke belakang gelandang bertahan Massimo Ambrosini, karena defender Daniele Bonera digantikan Clarence Seedorf, demi menambah daya serang. “Saya mengambil risiko memainkan Ambrosini sebagai defender, karena Bonera tidak tampil bagus dan kami butuh lebih menyerang,” tutur Leonardo di situs resmi UEFA. Pelatih Brazil itu menepis strateginya merupakan blunder. Sebab, Milan memang tidak memiliki banyak stok pemain belakang, setelah Alessandro Nesta mendadak dicoret hanya beberapa mnit menjelang kick off. (dns/zul/jpnn)

Beckham Jagokan United TRIBUN Old Trafford mendadak bergemuruh oleh tepuk tangan 74.595 penonton pada menit ke-64. Tidak terjadi gol kala itu. Aplaus penonton lebih ditujukan kepada seorang pemain yang tengah bersiap-siap memasuki lapangan. Setelah ditunggu-tunggu, pelatih Milan Leonardo memasukkan David Beckham menggantikan Ignazio Abate. Itulah penampilan pertama Beckham di Old Trafford setelah tujuh tahun. Kali terakhir gelandang 34 tahun itu beraksi di Theatre of Dreams (julukan Old Trafford) adalah saat United menghadapi Real Madrid pada 3 Mei 2003. Kendati datang sebagai pemain lawan, publik Old Trafford mengenang Beckham sebagai salah satu legenda United. Dia asli didikan United dan mengecap satu dekade menggenakan kostum klub jawara Liga Inggris 18 kali itu. Spanduk bertuliskan Welcome Home Beckham di salah satu sudut stadion merupakan bukti Beckham masih ada di hati fans United. ‘“Saya kecewa karena klub yang saya bela kalah. Tapi, tentu saja, kembali ke sini (Old Trafford) sungguh sesuatu yang spesial. Saya merasakan suasana emosional,” ungkap Becks (sapaan akrab Beckham) kepada Sky Sports. “Saya mengucapkan terima kasih kepada fans United atas sambutan luar biasanya. Senang rasanya bisa bernostalgia,” sambung pemain yang dipinjam Milan dari klub Amerika Los Angeles Galaxy itu. Kendati menuai sambutan hangat, Beckham frustrasi karena tidak mendapatkan kesempatan main lebih banyak. Padahal, setelah dia masuk, banyak umpan-umpan yang dialirkan Milan ke kotak penalti United. “Saya ingin tampil 90 menit. Saat saya masuk, laga sebe-

CMYK

narnya sudah berakhir. Kami serasa sudah bertekuk lutut setelah kebobolan gol pertama,” ucapnya seperti disitir Sky Italia. Selama 26 menit di lapangan, Beckham juga memiliki satu peluang ketika mendapatkan bola liar sedikit di luar kotak 16 United. Sayang, tendangannya masih bisa dihalau kiper Edwin van der Sar. “Saya pikir saya telah melakukan tendangan bagus, tapi penyelamatan kiper bagus pula. Kami menghadapi tim bagus dan saya menjagokan United bakal meraih gelar LIga Champions musim ini,” dukung Beckham. Di sisi lain, Beckham me-

ngundang pertanyaan publik ketika dia mengenakan syal warna hijau dan emas setekah pertandingan atau sebelum memasuki lorong ruang ganti. Media lantas menyimpulkan bahwa eks pemain Real Madrid itu mendukung gerakan antiGlazer yang dikampanyekan fans United. Glazer tak lain adalah keluarga Glazer sebagai pemilik United saat ini. Sedangkan warna hijau dan emas merupakan warna kebesaran Newton Heath, klub nama lama United pada 1878. (dns/zul/jpnn)

11

KARTU TRUF Park Ji-Sung mampu menunaikan tugas sebagai second striker dan pengumpan sama baiknya.

GETTY IMAGES

NALURI PEMBUNUH – Meski belum fit, Wayne Rooney (kiri) menyumbangkan dua gol kemenangan Manchester United.

Tembus 30, Kejar 42 Gol WAYNE Rooney makin subur saja. Dua gol ke gawang AC Milan kemarin menggenapi koleksi gol striker Manchester United itu musim ini menjadi 30 gol. Dalam pandangan pelatih United Sir Alex Ferguson, torehan itu belum cukup. Rooney ditantang Fergie (sapaan akrab Ferguson) mengalahkan rekor gol Cristiano Ronaldo. Rekor gol Ronaldo adalah 42 gol. Ronaldo yang hengkang ke Real Madrid di awal musim itu mencatatnya dua musim lalu atau musim 20072008. “Saya bahagia dengan Rooney karena mampu menembus 30 gol. Tantangan Rooney berikutnya memecahkan 42 gol,” terang Fergie sebagaimana dilansir Times Online. Fergie menilai Rooney masih punya kans minimal menyamai rekor gol Ronaldo. Itu karena United masih memiliki setidaknya 14 laga sisa musim ini. Kalkulasinya adalah sembilan laga di Premier League dan sisanya apabila Setan Merah (sebutan United) menembus final Liga Champions. “Sulit menemukan striker yang penampilan terbaiknya berlanjut selama dua sampai tiga bulan beruntun. Sungguh sensasional, sulit dipercaya. Saya sangat puas dengannya,” puji Fergie. “Dia terus berkembang, khususnya pergerakan di kotak penalti. Dia juga menambah porsi latihan sepanjang musim ini, lebih banyak dari musimmusim sebelumnya,” sambung pelatih 68 tahun Skotlandia itu. Rooney sebelumnya diragukan bisa dimainkan lawan Milan di Old Trafford. Penyebabnya tak lain karena cedera lutut seusai membela Inggris lawan Mesir pekan lalu (3/3). Namun, striker 24 tahun itu dinyatakan pulih beberapa jam sebelum laga. “Dia berjuang pulih dari cedera dan telah menyuguhkan penampilan sensasional lagi. Dia masih merasakan sakit di lutut, tidak serius, tapi saya menariknya di pertengahan pertandingan untuk persiapan lawan Fulham Minggu nanti (di Premier League, 14/3, Red),” papar Fergie. David Beckham, gelandang Milan yang mantan bintang United, ikut memuji performa Rooney musim ini. “Wayne (Rooney) seorang pemain bertalenta tinggi. Saya kira saat ini dia merupakan pemain terbaik dunia bersama (Lionel) Messi dan Ronaldo,” tuturnya kepada Reuters. (dns/zul/jpnn)


ALL SPORTS

12

JUMAT 12 MARET 2010

RADAR TEGAL

MEMALUKAN MADRID!

SEPAK POJOK

GETTY IMAGES

BLUNDER - Kaka (kiri) hanya bisa minta maaf kepada fans Los Merengues.

Kaka Diganti, Fans Murka PENDUKUNG Real Madrid punya alasan untuk marah besar kepada pelatih Manuel Pellegrini. Bukan saja karena dia tidak mampu membawa klub kesayangan mereka menembus perempat final Liga Champions, tapi lebih karena kesalahan konyol yang dibuat Pellegrini di babak kedua. Yakni, menggantikan Kaka dengan Raul Gonzalez. Ya, pada menit ke-77, alias dua menit setelah Lyon menyamakan kedudukan, Pellegrini menarik Kaka keluar. Keputusan itu dinilai bakal mereduksi daya gedor Real. Padahal, dalam kedudukan agregat tertinggal 1-2, Real sangat butuh menambah gol. Menurut fans, Kaka bermain cukup apik selama babak pertama. Bahkan, gol Cristiano Ronaldo di menit keenam merupakan hasil kolaborasi dengan gelandang serang timnas Brazil tersebut. Sebaliknya, Raul, meskipun berstatus pencetak gol terbanyak Real di Liga Champions, belakangan mengalami penurunan performa. Fans pun tanpa sungkan menunjukkan kekecewaan dengan mengejek keputusan Pellegrini. Cemoohan masih berlanjut beberapa saat, setelah Raul menggantikan posisinya. Kaka sendiri tampaknya terkejut ketika ditarik keluar. Sembari menuju bench, dia menggelengkan kepala lantaran tidak paham keputusan Pellegrini. “Saya tidak senang dengan situasi pertandingan. Saya tidak marah karena diganti, tapi karena kami tidak mampu menambah skor,” papar Kaka kepada Marca. “Saya sebenarnya mengerti kenapa pelatih mengganti saya dengan Raul. Dia punya banyak pengalaman di Liga Champions dan dia jago mencetak gol saat keadaan sulit, jadi saya tidak bisa komplain,” lanjut pria 27 tahun itu. Secara pribadi, Kaka juga sangat kecewa. Setelah direkrut dari Milan dengan harga Rp 850 miliar, tentunya dia ingin membawa tim barunya merengkuh trofi. “Yang bisa saya lakukan adalah meminta maaf kepada fans. Kami ingin bermain di final yang digelar di Bernabeu, tapi kami tidak bisa mencapainya,” tutur Kaka. “Saya sudah sering mengalami momen buruk dalam hidup. Dan kali ini, kita akan mengatasinya bersama,” lanjutnya. (na/zul/jpnn)

MADRID - Real Madrid dipastikan hanya menjadi penonton dalam partai puncak Liga Champions di Santiago Bernabeu, 22 Mei mendatang. Jangankan menembus final, klub terkaya di dunia itu gagal lolos ke delapan besar. Itu setelah Cristiano Ronaldo dkk hanya bisa memetik hasil imbang 1-1 saat menjamu Olympique Lyon dalam second leg 16 besar dini hari kemarin. Hasil itu tidak cukup mengantar Real ke babak selanjutnya. Pasalnya, Lyon sudah mengantongi keunggulan 1-0 dari leg pertama lalu. Ini seolah menegaskan kutukan bahwa Real tidak pernah bisa menaklukkan Lyon di Liga Champions. Ini juga memperpanjang kegagalan Real lolos dari 16 besar menjadi enam kali beruntun. “Benar-benar memalukan. Sekali lagi kami menunjukkan, bahwa di game sepenting ini kami gagal mengeluarkan naluri membunuh,” ungkap kapten Real Guti Hernandez, dalam wawancara dengan Telemadrid. “Seharusnya kami lebih bermain sebagai tim daripada secara individual. Di babak kedua, kami juga tidak cukup keras menekan seperti di babak pertama,” ulas Guti. “Sementara itu, Lyon mulai menyerang ketika menyadari bahwa kami mengendurkan tekanan. Saat itulah mestinya kami lebih menyolidkan pertahanan. Kini kami hanya bisa memikirkan Liga Primera, hanya itulah yang tersisa,” keluh gelandang 33 tahun tersebut. Sejatinya, Real mengawali laga dengan percaya diri. Dengan ambisi mencetak banyak gol demi membalikkan skor, mereka langsung menekan. Awalnya, publik mengira ambisi itu akan berjalan mulus, terutama setelah Ronaldo mencetak gol indah saat laga baru

jalan enam menit. Namun, ribuan fans Real yang memadati Bernabeu makin cemas ketika sampai pertengahan babak kedua kedudukan 1-0 (atau agregat 1-1) belum berubah. Lalu, datanglah petaka itu. Kesalahan defender tuan rumah membuat para penggawa Lyon mendapat ruang di depan gawang Iker Casillas. Kesempatan itu tidak disiasiakan gelandang belia Lyon Miralem Pjanic. Menerima umpan dari Lisandro Lopez, dia melepaskan tendangan dari jarak dekat yang langsung menjebol gawang Casillas. Mimpi Real untuk merebut trofi Liga Champions ke-10 di kandang sendiri pun buyar. “Harusnya, kami memanfaatkan babak pertama untuk mencetak gol se-

banyak mungkin. Itu akan membuat kami bermain lebih tenang di babak kedua,” papar pelatih Real Manuel Pellegrini. “Kami mendapat banyak peluang gol, tapi semua itu diciptakan oleh individu, bukan usaha kolektif. Anak-anak bermain sendiri-sendiril,” lanjut pelatih asal Cile itu. Sebaliknya, kubu Lyon sangat gembira. Klub berjuluk Les Gones itu membukukan rekor tiga kali mempecundangi Real Madrid di Liga Champions dua musim terakhir. (na/zul/jpnn)

Lyon Menang Berkat Dua Pekan di Tunisia

GETTY IMAGES

BERBUAH MANIS – Gelandang Lyon, Miralem Pjanic (kedua dari kanan) memupus harapan Real Madrid.

OLYMPIQUE Lyon sejatinya mengawali musim ini tanpa konfidensi tinggi. Bagaimana tidak? Mereka baru saja kehilangan dua pilarnya. Yakni bomber utama Karim Benzema yang dibajak Real Madrid, dan gelandang Juninho yang memilih tidak memperpanjang kontrak. Ternyata, awal musim mampu mereka lalui dengan baik. Lyon mampu memberi tekanan berarti buat juara bertahan Bordeaux yang langsung berkuasa di puncak klasemen. Namun, masuk bulan November, Hugo Lloris dkk mulai kehabisan bensin. Tiga hasil imbang dan satu

kekalahan membuat peringkat mereka drop. Pada akhir putaran pertama Ligue 1, Les Gones? sebutan Lyon?melorot ke posisi keenam, dan tertinggal 13 poin dari Bordeaux. Dengan rekor domestik itu, mereka tidak diperhitungkan bisa berbuat banyak di Liga Champions. Apalagi, dalam tiga laga terakhir penyisihan grup mereka hanya mampu menang sekali. Selebihnya, Lyon kalah dari Fiorentina, dan ditahan imbang Liverpool. Beruntung, kala itu, penampilan Liverpool lebih hancur, sehingga memberi jalan Lyon melenggang ke 16 besar. (na/zul/jpnn)

GAGAL Gol Cristiano Ronaldo (kiri) tak mampu menolong Real Madrid untuk lolos ke babak 8 besar Liga Champions musim ini.


ALL SPORTS

JUMAT 12 MARET 2010

13

RADAR TEGAL

SEPAK POJOK Persija v Persiwa Belum Berijin JAKARTA - Persija Jakarta kembali dibelit masalah ijin keamanan. Akibatnya, jadwal laga menjamu Persiwa Wamena di Stadion Utama Gelora Bung Karno besok menjadi kabur. Polda Metro Jaya tidak mengeluarkan izin pertandingan. Alasannya, mereka sedang konsentrasi ke agenda lain. Yakni, latihan gabungan bersama TNI untuk persiapan keamanan menyambut kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Obama. “Awalnya kami tetap mendapat izin tanpa penonton. Tapi, hari ini (kemarin, red) keputusan berubah. Pihak Polda Metro Jaya tidak memberi izin keramaian hingga 13 Maret,” ungkap Reza Khan, ketua bidang marketing dan promosi Persija. Sebelumnya, agenda derby Jakarta antara Persitara Jakarta Utara kontra Persija. Laga yang sedianya dihelat 7 Maret terpaksa mundur, karena tidak ada ijin keamanan. Terkait derby Jakarta, PT Liga Indonesia masih memberi kelonggaran dengan menjadwal ulang. Namun, hal itu tidak berlaku pada laga Persija melawan Persiwa. PT Liga Indonesia menegaskan bahwa pertandingan tersebut tetap harus digelar. “Kami tidak akan menjadwal ulang. Kalau Persija gagal menggelar pertandingan, kami akan memasukkan itu ke meja Komdis (Komisi Disiplin). Biar Komdis yang memutuskan adanya WO atau tidak,” tegas Joko Driyono, CEO PT Liga Indonesia. Menurut Joko, pihaknya hanya memberi ruang bagi Persija untuk memindah tempat pertandingan. “Kalau mereka bisa mengusahakan tempat lain, kami persilakan. Kalau tidak, tentu kami akan mengajukan ke Komdis,” katanya. Menanggapi kondisi tersebut, kubu Persija berancang-ancang menggelar pertandingan di tempat lain. Alternatif yang dipilih adalah Stadion Krakatau Steel, Cilegon, Banten. Namun, pilihan itu langsung ditolak PT Liga Indonesia. “Stadion Krakatau Steel tidak layak,” tegas Joko. (fim/ca/jpnn)

PACMAN OPTIMIS

DALLAS - Kecepatan tetap akan menjadi senjata andalan bagi Manny Pacquiao. Menghadapi Joshua Clottey, seperti beberapa pertarungan terakhirnya, Pacquiao kembali menghadapi petinju yang secara postur lebih besar darinya. Enggan menganggap remeh, petinju Filipina itu terus mengasah senjata andalannya itu. Pacquiao akan mempertahankan gelar juaranya di kelas welter WBO melawan Clottey, Minggu (14/3) WIB di Cowboys Stadium, Dallas, Amerika Serikat (AS). Clottey menjadi pilihan Pacquiao setelah gagal mencapai kesepakatan dengan Floyd Mayweather Jr. “Anda tak bisa meremehkan Joshue Clottey. Dia petinju bagus dan dia lebih besar daripada saya. Saya harus sangat fokus dalam pertarungan,” ungkap petinju dengan julukan Pacman itu seperti dilansir Reuters. Clottey, yang memiliki rekor bertanding 35-3 (20 KO), tercatat memiliki jangkauan tangan 178 cm dan tinggi badan 173 cm. Adapun Pacquiao tingginya 169 cm dan mempunyai jangkauan tangan 170 cm. “Kecepatan saya akan menjadi kunci,” tukas Pacman, yang rekor bertandingnya adalah 50-3-2 (38 KO) dan telah meraih gelar juara di tujuh kelas berbeda itu. Menurut pelatih Pacman, Freddie Roach, Clottey tak sekadar mengandalkan postur tapi juga memiliki skill yang bagus. Petinju kelahiran Ghana itu juga punya kebiasaan-kebiasaan tertentu yang harus diwaspadai dan diantisipasi. “Dia akan menunggu Anda melancarkan pukulan kombinasi. Begitu Anda berhenti, dia akan menyerang balik. Kalau Anda tetap di depan dia, itu sebuah kebodohan. Kami tak akan melakukan itu. Dia tak akan bisa menjangkau kami,” terang Roach.

GETTY IMAGES

ASAH PUKULAN - Manny Pacquiao (kiri) terus mengasah kecepatan pukulannya bersama pelatihnya, Freddie Roach sebelum menghadapi Joshua Clottey.

Roach juga menggambarkan Clottey sebagai petinju yang akan memakai berbagai cara untuk memenangkan pertarungan. Tak terkecuali menggunakan kepalanya. “Kadang-kadang dia menggunakan kepalanya,” sambung Clottey, merujuk pada dua kekalahan pertama Clottey yang didiskualifikasi karena melakukan headbutt atau benturan kepala. “Kalau

Anda mendekat, pukulan terbaiknya adalah upper-cut dan yang kedua adalah headbutt-nya. Kami akan bertarung dalam jarak renggang,” jelas Roach. Pertarungan itu akan digelar di Cowboys Stadium, dengan 45 ribu penonton diperkirakan bakal memenuhi stadion tersebut. Stadion megah itu adalah markas klub American Football Dallas Cowboys yang bulan lalu dipakai untuk

menggelar pertandingan NBA All-Star. “Saya sangat bersemangat tampil di Cowboys Stadium, terutama karena ini adalah kali pertama pertandingan tinju diadakan di sini. Sebuah kehormatan untuk bertarung di Dallas. Saya tak sabar menunggu Sabtu (Minggu WIB). Ini untuk fans. Ini kesempatan buat saya menunjukkan kemampuan,” beber Pacman. (ady/zul/jpnn)

Lorenzo Fit, Siap Lakoni Uji Coba Terakhir

GETTY IMAGES

TERJERAT KASUS – Gelandang Mesir, Hossam Ghaly (kiri), kemungkinan bakal disanksi dua tahun jika terbukti doping.

Hossam Ghaly Positif Doping RIYADH - Saksi berat telah menanti bintang timnas Mesir Hossam Ghaly. Gelandang berusia 28 tahun itu terbukti positif doping. Terdapat kandungan zat peningkat performa tubuh dalam darah pemain yang membela klub Arab Saudi Al-Nassr itu. Ghaly tersandung kasus doping, setelah dia gagal melewati tes doping dan obat-obatan saat membela Al-Nassr pada Piala Arab Saudi menghadapi Al Hilal, bulan lalu. Akibat kasus itu, Ghaly sekarang terancam sanksi tidak boleh bermain dua tahun. Berdasarkan kabar yang dilansir Al Riyadh Daily, saat ini kasus Ghaly menjadi perhatian khusus SAFF (asosiasi sepak bola Arab Saudi). Sekarang kasus itu masih dalam penyelidikan dan sementara Ghaly masih diskors agar tidak bermain. Setelah kasus tersebut terrungkap ke permukaan, Ghaly tidak lagi ikut dalam sesi latihan Al-Nassr. Al-Riyadhi melansir, Ghaly sudah tidak berlatih lagi bersama rekan-rekannya sejak Rabu (10/3). Tapi, statusnya di Al-Nassr belum berubah. Namun, kubu Ghaly belum menyerah dalam upaya membebaskan dia dari segalay tuduhan. “Sampel darah Ghaly yang lain akan diperiksa pada pekan depan. Kita lihat saja bagaimana hasilnya,” kata Nader Shwaki, agen Ghaly, seperti dikutip Goal. “Jelas ada yang keliru karena Hossam merupakan pemain profesional yang sangat peduli akan kedisiplinan dan menentang penggunaan obat-obat terlarang. Karena itu, kami masih menunggu hasil investigasi selanjutnya,” papar Shwaki. Kalau terbukti menggunakan doping, bukan hanya sanksi dari SAFF saja yang bakal menjerat Ghaly. Dia terancam kehilangan tempat di timnas Mesir. Apalagi, pelatih Hassan Shehata adalah sosok yang tegas dan hanya memilih pemain alim. Dengan begitu, ini bisa menjadi masa kelam bagi Ghaly yang pernah merasakan atmosfer sepak bola Eropa. Pemain yang mengawali karirnya di Al Ahly tersebut pernah membela Derby County, Tottenham Hotspur, serta Feyenoord. Selama ini, dia menjadi bagian penting dari skuad Mesir yang dilatih Shehata. Dia juga menjadi bagian ketika The Pharaohs (julukan Mesir) juara di Piala Afrika 2010 lalu. Bahkan, pada uji coba melawan Inggris (3/3), dia juga dipanggil. (ham/zul/jpnn)

CMYK

KABAR positif mengiringi proses pemulihan pembalap Fiat Yamaha, Jorge Lorenzo. Pembalap Spanyol itu bisa sembuh lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya. Sehingga, dia bisa mendapatkan persiapan tambahan menjelan berlangsungnya MotoGP musim 2010. Lorenzo sudah abssen di uji coba pramusim yang berlangsung di Sepang, 17-19 Februari lalu. Namun, kabar positif yang menyebutkan masa pemulihannya bisa diperpendek, memungkinkan Lorenzo bisa berpartisipasi di uji coba berikutnya, di Losail, 18-19 Maret. Masih ada keraguan mengenai hal itu. Manajemennya mengungkapkan Lorenzo belum akan sepenuhnya fit untuk ke Losail. Tapi, Pembalap yang dua pekan lalu berkunjung ke Indonesia itu memutuskan dirinya perlu kembali ke lintasan secepat mungkin.

GETTY IMAGES

PENANTANG SERIUS - Jorge Lorenzo siap tampil di seri pembuka motoGP di Losail, Qatar.

“Ya, saya akan mengikuti tes di Qatar. Saya mengambil keputusan ini untuk beberapa alasan, termasuk kebutuhan untuk memahami bagaimana tangan saya bereaksi. Tapi, tentunya bukan untuk mendapatkan catatan waktu terbaik,” kata Lo-

renzo pada Motosprint. Lorenzo mendapatkan cedera tangan kanan setelah terjatuh saat mengendarai motokros di sebuah sesi latihan, Februari lalu. Setelah menjalani operasi di Barcelona, proses pemulihannya diperkirakan mencapai

enam pekan. Itu berarti dia harus melupakan dua uji coba pramusim terakhir yang berlangsung di Sepang, Malaysia dan Losail, Qatar. Lorenzo mengakui sempat berpikir bakal melewatkan uji coba berikutnya dan langsung bersiap untuk balapan pertama. Tapi dia bersikeras untuk menjalani tes lebih dulu. “Saya ingin memulihkan beberapa perasaan, kepercayaan diri. pada dasarnya saya ingin kembali menyatu dengan motor saya. Meski hanya untuk beberapa lap, saya ingin merasakan bagaimana rasanya berada di atas motor,” tegas Lorenzo. Tak bisa ditepis oleh Lorenzo, cedera tangan kanan tersebut berpotensi mengganggu performanya hingga April mendatang. Di bulan April, ada dua balapan, selain balapan pembuka di Qatar, juga seri kedua yang berlangsung di Jepang. Namun, dia menepis

peluangnya ikut menyempit dalam perburuan gelar juara dunia. “Saya kira saya memang taka akan memiliki persiapan yang baik untuk balapan pertama, begitu pula motor saya. Tapi saya tak mau berkecil hati. Saya harus tetap berpikir positif karena musim masih panjang, dengan 18 Grand Prix. Kami harus berpikir jangka panjang,” ujar pembalap 22 tahun itu. Saat ini, Lorenzo masih merasa kesulitan menggerakkan jari-jari tangan kanannya. Kekuatan otot di bagain itu juga banyak berkurang. Setidaknya, meski sering mengalami cedera, Lorenzo belum pernah merasakan mengalami persiapan menjelang musim berlangsung dengan cedera. “Ini pertama kalinya saya mencederai diri saya sendiri saat persiapan. Saat uji coba, sanga tdekat dengan balapan pertama,” lanjutnya. (ady/jpnn)


PEKALONGAN

JUMAT 12 MARET 2010

15

RADAR TEGAL

Beralasan Sakit, Sidang BLT Tuntutan Ditunda PEKALONGAN - Untuk kali ketiga sidang tuntutan kasus penyelewengan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa Amboekembang, Kecamatan Kedungwuni, ditunda. Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Pekalongan Kamis (11/3) terdakwa utama Kades Amboekembang, Budi Satoto tidak bisa hadir di persidangan dengan alasan sakit. Hal itu dilihat berdasarkan surat keterangan dari balai pengobatan umum yang masuk ke majelis hakim melalui penasehat hukum terdakwa. ’’Karena terdakwa tidak hadir dengan alasan sakit, maka sidang tidak bisa kami lanjutkan. Sidang akan dilanjutkan hari kamis, tanggal 17 Maret mendatang,” kata Majelis Hakim Ridwan Ramli SH MH. Dalam surat itu disebutkan jika terdakwa Budi Satoto diharuskan istirahat selama satu hari. Usai sidang digelar, Penasehat Hukum Terdakwa Suyoto SH mengungkapkan, pihaknya tetap akan mengajukan pledoi kepada majelis.

’’Apapun tuntutannya, kami akan ajukan pledoi,” ucapnya singkat. Namun, dia baru bisa menyampaikan pledoi itu ketika tuntutan sudah dibacakan oleh JPU. Sejumlah warga Amboekembang kembali merasa kecewa dengan ditundanya kembali sidang itu. Bahkan, mereka menuding surat sakit yang dibawa ke persidangan adalah surat palsu. ’’Kami yakin, surat izin dari dokter itu palsu. Karena saya sendiri sempat berjumpa dengan terdakwa kemarin saat makan siang di warung. Kemudian dia didatangi oleh mobil rental dan pergi sendiri. Artinya, saya yakin dia tidak sakit,” tegas M. Sobari, warga Amboekembang. Dia dan warga lainnya menyayangkan, jika dengan hanya beralasan sakit sidang tidak bisa dilanjutkan sebagai mana mestinya. ’’Kami atas nama warga menyayangkan, jika dengan berlaasan sakit sidang tidak bisa diteruskan,” tambahnya. (san)

HASAN ZAELANI/RADAR PEKALONGAN

DISIDANG - Keempat terdakwa kasus penyelewengan dana BLT saat menjalani persidangan di PN Pekalongan kemarin (11/3).

Tukang Becak Siap Lawan Incumbent PEKALONGAN - Sorang tukang becak bernama Abdul Latif (35) mendatangi Kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Pekalongan untuk mengambil formulir syarat dukungan calon wakil walikota (cawalkot) dalam jalur independen Rabu (12/3) pagi. Tentu saja kedatangannya ke sana membuat semua orang terkaget-kaget. Apalagi dengan tegas dia mengatakan siap bertarung melawan incumbent dalam perebutan kursi walikota pada 16 Juni mendatang. Warga asal Kelurahan Sapuro, Pekalongan Barat, ini mengaku, dia prihatin dengan kondisi yang terjadi di Kota ’Batik’. Terutama, dengan adanya pengunduran pelaksanaan Pemilukada. ’’Saya prihatin, sampai hari ini (kemarin, Red) baru ada satu calon saja. Makanya, saya mau ikut daftar juga,” katanya. Lelaki berpenampilan sederhana itu berencana menjadi G1 dalam Pemilukada mendatang. Sementara, untuk G2nya, dia akan didampingi Casmudi yang juga berprofesi sebagai tukang becak. Padahal, awalnya beberapa orang mengira jika dia adalah suruhan orang lain yang ingin daftar.

Saat ditanya kesiapannya bersaing dengan calon incumbent, Abdul Latif mengaku siap dan sanggup melawannya. ’’Saya siap dan sanggup berjuang. Untuk saat ini yang penting dapat dukungan dulu,” terangnya. Dijelaskannya, saat ini dirinya sudah mendapat sedikitnya 300 dukungan dari sesama tukang becak. Jumlah tersebut dipastikan bertambah dengan adanya solidaritas dari sesama pedagang di Pasar Banjarsari. ’’Nanti sore (kemarin, Red) akan ada rapat. Mungkin jumlah dukungan akan bertambah lagi dari para pedagang. Karena sehari-hari saya mangkal di depan Pasar Banjarsari,” ujarnya. Motivasi lainnya yang menjadikan dia ingin mencalonkan diri sebagai walikota adalah keprihatinannya kepada para tukang becak dan pedagang di Pasar Banjarsari. ’’Sudah bertahun-tahun nasib kami tidak pernah berubah. Mungkin kalau yang memimpinnya orang kecil seperti saya, bisa merubah keadaan menjadi lebih baik.’’ Kedatangannya disambut hangat oleh sejumlah anggota KPUD Kota Pekalongan. (san)


CMYK

18

JUMAT, 12 MARET 2010

RADAR TEGAL

BAND GALANG

Berusaha Terus Eksis

HARUS diakui, musik kini sudah menjadi bagian hidup kita. Hampir setiap saat, telinga kita mendengar alunan musik, baik dari radio, televisi, ponsel, ipod atau lainnya. Dan ngomongin soal musik, 72 persen ResponX kita mengaku sangat menyukai musik.

MESKI belum didukung fasilitas band yang memadai, Band Galang SMP Negeri 3 Talang Kabupaten Tegal yang berdiri sejak tahun 2004 tetap semangat merintis bandnya untuk tetap eksis. Band ini digawangi Tri Utomo pada vokal, Gigih Yogi di bass, M Tri Wahyo pada drum, Uli di gitar melodi dan Tery pada rhytm. Mereka saat ini duduk di kelas VIII dan IX. “Selain bakat dan minat, ini juga untuk mengisi waktu luang,” kata Tri Utomo, salah satu personil band ini. Untuk mengarahkan dan mengkondisikan saat latihan, mereka dibimbing Drs Budi Utomo dan Lies P SPd. Jadwal latihannya insidental dan lebih intensif menjelang perpisahan. “Hambatan yang paling terasa tentu saja karena belum memiliki peralatan band dan tenaga ahli sebagai pelatih. Harapan kami, ke depannya sekolah memiliki peralatan musik atau band sendiri sehingga band kami bisa terus eksis,” tambahnya. (anam)

Hal ini seperti diungkapkan Megha, siswi kelas XI SMK Bhakti Karya Kota Tegal. Bagi dia, musik adalah ungkapan hati. Sementara 20 persen lainnya mengaku hanya lumayan suka saja. Sisanya memilih jawaban antara suka dan tidak suka saat ditanya. Nggak cuma asyik didengerin, penikmat musik juga banyak yang tertarik

memainkan alat musik sendiri. Beberapa diantaranya bahkan sengaja bikin band. Tapi karena alat musiknya beragam, tak semuanya mahir dimainkan ResponX. Dari 60 persen ResponX yang ngeband, 24 persennya mengaku bisa memetik gitar, 8 persen ahli menggebuk drum dan bermain keyboard, 12 persen menguasai bass, dan 4 persennya mengaku bisa memainkan keempatnya. ”Aku bisa memainkan keem-

patnya, tapi khusus untuk keyboard, aku baru dikit-dikit bisa,” aku Muhammad Aguzt Syuqran, siswa Kelas XII Logam SMK Negeri 2 Adiwerna Kabupaten Tegal. Hal yang sama juga diungkapkan Dhimaz Irham Izzarrudin, siswa Kelas VIII SMP Negeri 14 Kota Tegal. ”Buatku, semuanya gampang,” ucapnya pede. Sementara sisanya, yakni sebanyak 40 persen mengaku tidak bisa memainkan satupun alat musik.

PENGUMUMAN KAMU mahasiswa aktif dan energik yang suka menulis? Pintar bagi waktu? Bisa bekerja dalam tim? Menyukai tantangan? Dapatkan kesempatan untuk bergabung sebagai anggota Tim Xpresi Radar Tegal. Segera kirim data diri kamu beserta lamaran ke Kantor Harian Pagi Radar Tegal dengan alamat Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal atau email ke xpresiradar@yahoo.com. Paling lambat seminggu setelah pengumuman ini ditayangkan. Ditunggu ya... Salam, Tim Xpresi

Kegiatan ngeband tentu nggak jauh-jauh dari band idola yang digemari. Ini diakui 72 persen ResponX yang mengaku sangat menggemari grup band tertentu. ”Ya, aku pengen banget ketemu sama grup band idolaku,” ucap Teguh, siswa kelas IX SMP Negeri 4 Kota Tegal. Tapi nggak semuanya berpendapat sama seperti dia. Nur Qurotul Aeni, siswi kelas VII SMP Negeri 15 Kota Tegal buktinya. Dia mengganggap biasa saja pada band Indonesia yang banyak digemari sekarang. Nur mewakili 24 persen ResponX yang berpendapat demikian. Bagi 36 persen ResponX, ngeband merupakan bagian dari pengembangan potensi. Hal ini seperti diakui Oki Meylanda. Bagi siswa SMA kelas XI IPS SMA Muhammadiyah Kota Tegal, langkahnya serius di musik didorong keinginannya menjadi musisi. Dan tentu saja, meski suka musik tak semuanya punya grup band sendiri. Dari ResponX yang ada, 24 persen mengaku baru memiliki grup band sendiri. Sisanya 28 persen tidak punya dan 16 persen punya tapi nggak aktif. Pengembangan potensi pada bidang musik tentu saja perlu mendapat respon yang positif dari semua pihak. Keluarga, terutama orang tua memiliki peranan cukup penting di sini. Dan 40 persen ResponX yang aktif ngeband mengaku mendapatkan dukungan orang tua. Namun, ada juga tidak didukung orang tua. Hal ini seperti pengakuan 8 persen ResponX yang ditemui Tim Xpresi. (tim)

PROSENTASE

TIM XPRESI

Apa kamu ngefans sama grup band? Ngefans banget Biasa ajah

KOORDINATOR : Khikmah Wati ANGGOTA : Balkis Arifiani, Nur Irma Rahmawati, M Khaerul Anam

Apa kamu punya grup band? Punya 24% Nggak punya 28% Punya tapi nggak aktif 16% Pengen punya 36%

PROFIL USIA :

JUMLAH :

13 - 17 tahun

20 ResponX di Kota/ Kabupaten Tegal

JENIS KELAMIN : PENDIDIKAN : Cewek 50 persen Cowok 50 persen

SMP 50 Persen SMA 50 Persen Metode : Random sampling

Jangan Memilih Aku Anang Hermansyah Ft Syahrini E A 3x B

ILUSTRASI: DNP

P TI

X S

B A B Jangan memilih aku G#m C#m Bila kau tak bisa setia A Kau tak mengerti aku G#m F#m B E Diriku yang pernah terluka Cinta D G D G Terenggut hatiku terpanah asmara G A F#m Bm Sedih suka sirna sudah A Bila kau jadi milikku Bm A G Memang lukaku belum sembuh semua Bm A GAB Juga dukaku belum sirna semua

CMYK

Nggak Boleh Cepat Puas

BUAT remaja, kegiatan ngeband sudah bukan hal yang aneh lagi. Makanya jangan heran jika ada banyak grup band di satu sekolah. Seperti di SMA Negeri 1 Kota Tegal yang memiliki banyak band sekolah. Salah satu anak band dari sekolah itu, Rossyana Fatimah, mengaku dapat banyak pengalaman dari kegiatan ngebandnya. Siswi kelas X SMA Negeri 1 Kota Tegal yang tercatat sebagai vokalis Awan Putih Band mengaku pengalaman rekaman sebagai hal

E A E A Terenggut hatiku terpanah asmara A B G#m C#m Sedih suka sirna sudah B Bila kau jadi milikku C#m B A B Memang lukaku belum sembuh semua C#m B A Juga dukaku belum sirna semua G A/G Jangan memilih aku F# Bm Bila kau tak sanggup setia G Kau tak mengerti aku F#m Em A Diriku yang pernah terluka

76% 24%

paling berarti yang pernah dialaminya. “Jadi ngerasa kayak artis ibukota,” kenang dia. Gadis kelahiran 6 Desember 1993 ini mengaku fun saat menjalani hobinya selama tidak mengganggu aktivitas belajarnya. Saat ditemui Tim Xpresi, cewek yang tinggal di Jalan Arimbi 2 No 13 Kota Tegal ini sempat memberikan beberapa tips buat kamu yang aktif di band. Diantaranya; 1. Carilah teman yang punya bakat di bidang musik terutama

buat pegang alat musik atau band 2. Berusaha selalu mengasah kemampuan biar lebih kompak 3. Selalu aktif mengikuti berbagai even atau festival band 4. Mencoba menciptakan lagu sendiri 5. Jangan cepat puas dengan apa yang sudah didapat 6. Selalu bersikap rendah hati dan tidak sombong 7. Jangan cepat putus asa atau patah semangat karena kegagalan adalah awal dari keberhasilan. (anam)

Rossyana Fatimah

Miliki 13 Klub Futsal DALAM beberapa waktu terakhir, olahraga futsal makin banyak digemari di Kota Tegal. Sejumlah sekolah mulai mengembangkannya dalam ekstra kurikuler (ekskul) sekolahnya. Seperti SMA Al Irsyad Kota Tegal yang saat ini telah memiliki 13 klub futsal. Wakil Kepala SMA Al Irsyad Kota Tegal Waryadi mengungkapkan, peminat futsal di sekolahnya saat ini cukup banyak. “Olahraga ini banyak diminati siswa kami,” ungkap dia. Menurutnya, pihak sekolah sudah mewajibkan setiap kelas

memiliki klub futsal. Langkah ini sengaja diterapkan untuk menjadikan olahraga ini sebagai bagian dari ikon sekolah. Saat ini, sekolahnya telah memiliki kurang lebih 13 klub. Lebih lanjut dijelaskan, Februari lalu, OSIS Al-Irsyad telah mengadakan pertandingan futsal antar kelas, yang diikuti berbagai klub kelas masingmasing. Diakui, dalam pertandingan tersebut, bakat minat peserta didiknya mulai terdeteksi. Ajang kompetisi itu dimenangkan kelas XI IPS dengan tim terdiri dari M Syeful Anam (XI IPS3),

BALKIS ARIFIANI/TIM XPRESI

POSE BARENG - Salah satu Tim Futsal SMA Al Irsyad Kota Tegal berpose bareng usai pertandingan.

Abdurahman (XI IPS 2), Danial (XI IPS 2), Maulana Latif (XI IPS 2), A Faisol (XI IPS 1), dan M Arif (XI IPS 1). Untuk latihan, pihaknya menjadwalkan setiap Kamis sore di kampus 2 yang berada di Jalan Glatik Kota Tegal. “Selain bisa menjadi ikon sekolah, kami berharap tim futsal SMA Al Irsyad bisa menyabet juara umum terusmenerus, bahkan bisa dikirim ke luar daerah,” tambahnya. “Ya, kami memang ingin menjadikan futsal sebagai ikon sekolah kami,” imbuh Tri Setiadi, selaku guru sekolah tersebut. (balkis)


SAMBUNGAN

JUMAT 12 MARET 2010

19

RADAR TEGAL

Menkeu Janji Harga BBM Tak Naik JAKARTA - Pemerintah tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) pada tahun ini. Syaratnya, seluruh asumsi makro yang ditetapkan

dalam APBN Perubahan 2010 tidak berubah tajam. Hal itu ditegaskan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat diskusi dengan sejumlah editor

dan analis di kantor Kementerian Keuangan kemarin (11/3). “Sepanjang semua asumsi itu berjalan, harga BBM tidak akan naik. Jadi, masyarakat ha-

rap tetap tenang dan saya akan mengelola APBN secara prudent (hati-hati),” kata Sri Mulyani. Dalam RAPBN Perubahan

Buru Jaringan Dulmatin asal Moro dari halaman 1 pengalaman,” kata jenderal bintang tiga itu. Camp Hudaybiyah dirintis oleh beberapa alumni Afghanistan dengan perintah dan restu Zulkarnaen sebagai wakil dari Markaziyah JI pada Desember 1994. Pada tahun 1995 hingga 1997, camp itu aktif menampung mantan siswa akademi militer mujahidin Afghanistan yang pulang karena perang di Afghan berakhir. Camp itu pernah dipimpin oleh Basyir, Hanif, Umar, Mulih Ahmad, Ali Ghufron alias Muklas, Abu Tolut, dan Abu Irsyad. Pada 1998 hingga 2000, JI aktif mengirim orang-orang untuk berlatih. Mereka menggunakan dua model pelatihan yakni kuliah harbiyah dauroh (KHD) hingga tiga angkatan. Lalu ada pula kursus singkat yang disebut Daurah Asasiyah Askariyah ( DAA) yang dilakukan hanya selama beberapa bulan. Pada tahun 2001 camp ditutup karena operasi All Out War oleh pemerintah Joseph Estrada di Filipina. Mereka membangun camp baru bernama kamp Jabal Quba. Sebagian yang lain bergabung dengan Abu Sayyaf di Jolo, Filipina Selatan. Polisi menduga para mudarib (instruktur) yang belum tertangkap di Aceh ini adalah orang-orang eks Abu Sayyaf yang punya kemampuan gerilya dan survival (bertahan hidup) di hutanhutan.

Menurut Ito, serangkaian operasi yang dilakukan oleh Polri bertujuan agar jaringan seluruhnya dilumpuhkan. “Kita masih kejar terus beberapa orang,” kata mantan Kapolwiltabes Surabaya itu menolak menyebut nama. Dari informasi yang dihimpun Jawa Pos , namanama yang diburu di Aceh itu bukan nama sembarangan. Mereka mempunyai kemampuan menembak jitu. Bahkan, salah satunya berhasil menewaskan Boas Woisiri, anggota Crisis Respon Team Densus 88 Mabes Polri yang punya kemampuan di atas rata-rata. Almarhum Boas dilumpuhkan dengan satu kali tembakan dari jarak jauh menggunakan teknik penembak runduk (sniper). Teroris penembak jitu ini sedang dikejar hingga perbukitan di Pidie dan dipimpin langsung oleh Kepala Detasemen Khusus Mabes Polri Brigjen Tito Karnavian. Kabareskrim belum memastikan kapan operasi pengejaran akan berakhir. “Tentu kita berproses. Semua kita kembangkan dari data yang ada,” kata mantan Kapolda Sumatera Selatan itu. Ito membenarkan jika Densus 88 Mabes Polri sudah menangkap satu orang lagi di Solo, Jawa Tengah Rabu (10/03) malam. “Benar, sudah ditangkap dan sekarang masih diperiksa,” katanya. Sebelumnya, tiga jam setelah Dulmatin tertembak, sumber Jawa Pos membisikkan infor-

masi bahwa Densus 88 sedang mengejar seseorang berinisial Abu Zakaria di Solo, Jawa Tengah (JP 10/03). Secara terpisah, Kadivhumas Mabes Polri Irjen Edward Aritonang menjelaskan polisi sudah mengantongi sejumlah nama baru dalam jaringan Dulmatin. “Mereka ini rekrutan baru dan sekarang masih dikejar,” kata jenderal dua bintang itu. Dulmatin, kata Edward beberapa kali keluar masuk Indonesia dengan paspor bernama Yahya Ibrahim. “Paspor itu asli, resmi dikeluarkan oleh Imigrasi, bukan paspor palsu, hanya identitasnya yang palsu,” katanya. Dari jejak Dulmatin itu, polisi menemukan rangkaian penting tentang siapa saja yang membantu pergerakannya di Indonesia. “Pada waktunya akan kami sampaikan,” katanya. Edward meminta masyarakat proaktif memberikan informasi jika ada orang atau sekelompok orang yang melakukan kegiatan tertentu yang mencurigakan. “Itu demi keselamatan bersama dan keamanan bersama,” ujra mantan juru bicara investigasi kasus Bom Bali 1 itu. Secara terpisah, pengamat terorisme Al Chaidar menilai orang-orang yang lolos di Aceh masih berpeluang untuk berkonsolidasi dan membuat kelompok baru. “Kecuali mereka terbunuh di Aceh atau tertangkap,” ujar dosen Unsyiah Aceh itu. Al Chaidar yang pernah

bergabung dengan Darul Islam dan faksi NII itu menyebut sejumlah nama yang menurutnya punya kemampuan militer sangat berbahaya. “Beberapa dari mereka saya pernah tahu karena pernah diBanten,” katanya. Sumber Jawa Pos di lapangan menjelaskan, ada beberapa nama yang sekarang sedang diincar oleh Densus 88 di Aceh. “Dalam satu dua hari ini, Insya Allah tertangkap semua,” kata sumber yang tadi malam berada di Pidie itu. Mereka di antaranya Mustapha, Hamzah, Sulaiman dan Zubair. “Mereka alumni KHD I di Camp Hudaybiyah yang punya keahlian gerilya dan bongkar pasang senjata api,” kata sumber itu. Lalu ada juga alumni Kuliah Harbiyah Daurah II tahun 2000 yang menguasai perakitan firing devices (pemicu bom), dan menembak jitu (sniper) . “Di antaranya Abu Aiman, Kaisan” dan Ibnu Jahsin,” katanya. Beberapa yang lain adalah alumni kursus singkat Daurah Asasiyah Askariyah (DAA) Camp Hudaybiyah yakni Hanifah, Jaafar Sodiq, Hanzolah, dan Utbah. Di bagian lain, jasad Dulmatin meninggalkan RS Polri tadi malam pukul 21. Jenazah dijemput oleh rekannya di Afghanistan Abu Wildan dan kakaknya Azzam Baafud. Rencananya jenazah akan dimakamkan pagi ini di Pemalang, Jawa Tengah. (rdl/jpnn/iro)

Tolak Layani Publik, Pejabat Kena Sanksi dari halaman 1 penyimpangan tidak ada celah lagi. Saya kira akan baik indeks korupsi di Indonesia,” tegasnya. Mangindaan mengatakan, reformasi birokrasi merupakan langkah pencegahan dalam memberantas korupsi. Reformasi birokrasi yang baik akan membuat seseorang sulit untuk melakukan korupsi. “Sekarang suasana atau kondisi yang ada peluangnya korupsi masih ada. Berarti ini harus kita benahi dulu reformasi birokrasi juga salah satu arahnya ke situ,” kata dia. Jika reformasi birokrasi sudah berhasil, kata dia, berbagai bentuk penyimpangan bisa ditekan. Mangindaan menyampaikan hal itu juga untuk menanggapi hasil sebuah survey yang

menyatakan Indonesia sebaga negara terkorup di Asia Pasifik. Lalu apakah reformasi birokrasi berakibat pada perampingan lembaga? Dia mengemukakan struktur organisasi itu harus jelas dan tidak di uniform. Karena masing-masing kementerian punya organisasi seperti Pemda Kota, dan Kabupaten lain. “Dengan demikian, istilah kita tepat fungsi, jadi organisasi harus tepat fungsi dan tepat ukuran,” ujar Mangindaan. Dia mengingatkan agar semua lembaga lebih serius dalam arti semua instansi, baik pusat maupun daerah, untuk segera menyiapkan diri dengan reformasi birokrasi. Saat ini, sudah terbentuk Komite Reformasi Birokrasi Nasional yang akan memuluskan kebi-

jakan baru itu. Implementasi UU Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP) tinggal menunggu 30 hari kerja lagi yakni pada akhir April mendatang. Komisi Informasi Publik (KIP) yang ditunjuk untuk menjalankan UU dan menyelesaikan sengketa yang mungkin muncul dalam perjalanannya juga telah menyiapkan draf peraturan pertamanya. Ketua KIP Ahmad Alamsyah Saragih mengatakan pihaknya telah merampungkan Peraturan Komisi tentang Petunjuk Teknis Standar Layanan Informasi. “Ini akan menjadi pedoman melaksanakan pengelolaan informasi di badan publik, tata cara publik untuk mengakses informasi,” tuturnya.

Alamsyah mengatakan, petunjuk teknis ini akan memberikan kemudahan bagi publik untuk mengakses informasi pada tahap awal ataupun ketika ada penolakan. Menurut dia, penolakan mungkin saja ada karena ketidakpahaman pengelola informasi, atau informasi yang diminta dikategorikan sebagai informasi yang dikecualikan. Jika ditolak, Alamsyah mengatakan, publik bisa mulai dengan mengajukan keberatan terhadap pimpinan badan pemilik informasi itu. “Misalnya ketika meminta data BOS ke kepala sekolah namun pihak pimpinan masih keberatan, maka publik bisa segera meneruskan laporannya ke Komisi Informasi Publik,” pungkas dia. (zul/aga/iro)

2010, pemerintah menargetkan harga rata-rata minyak mentah Indonesia (Indonesia Crude Price/ICP) di level USD 77 per barel atau naik dari APBN 2010 yang dipatok USD 65 per barel. Pemerintah juga mengubah asumsi nilai tukar dari Rp 10 ribu per dolar menjadi Rp 9.500 per dolar. Alokasi konsumsi BBM tahun ini sebesar 36 juta kiloliter. Sri Mulyani mengakui, asumsi dalam APBN yang paling sensitif terhadap harga BBM adalah ICP dan nilai tukar. Bila ICP meningkat USD 1 per barel, maka defisit di APBN meningkat Rp 100 miliar (Rp 0,1 triliun). Dengan demikian, bila harga minyak bertahan di level USD 85 per barel, defisit APBN 2010 akan meningkat RP 1,5 triliun. Sementara, bila nilai tukar rupiah terdepresiasi Rp 100 per dolar, maka defisit akan meningkat Rp 0,38 triliun hingga Rp 0,42 triliun. Dengan penguatan nilai tukar dari Rp 10.000 menjadi Rp 9.500 per

DOK.RATEG

Sri Mulyani

dolar, defisit diperkirakan akan berkurang Rp 1,9 triliun hingga Rp 2,1 triliun. Peningkatan konsumsi BBM domestik sebesar 0,5 juta kiloliter berpotensi menambah

defisit APBN 2010 antara Rp 1,33 triliun dan Rp 1,46 triliun. Terkait tarif dasar listrik, pemerintah mempersilakan DPR memilih opsi meningkatkan defisit APBN atau mengurangi belanja pemerintah bila DPR menolak rencana kenaikan TDL. “Alokasi subsidi di APBN naik Rp 6,8 triliun atau kumulatif defisit naik dari 1,6 menjadi 2,2 persen PDB itu dua-duanya tidak masalah. Tinggal policy choice saja pilih yang mana,” katanya. Bila opsi meningkatkan subsidi yang dipilih, maka DPR harus menentukan alokasi belanja yang dipangkas. Sementara bila defisit anggaran yang dipilih, konsekuensinya pemerintah kemungkinan akan menerbitkan surat utang pemerintah. “Kalau belanja yang dipotong, mungkinkah DPR berani memotong tunjangan prajurit di perbatasan dan anggaran rehabilitasi padang. Biasanya DPR tidak suka expenditure cutting,” katanya. (noe/iro)

Ciptakan Lagu Anak dari halaman 1 gungjawab pada pendidikan anak,” tukas di FX Mall, Senayan, Jakarta pusat, kemarin. Tere mengaku, dirinya tidak mengalami kesulitan ketika menciptakan lagu anak-anak.

“Pertama kali justru aku sering menciptakan lagu anak-anak. Waktu itu, terinspirasi kondisi anak-anak yang kehilangan masa kecilnya,”ungkap pencipta lagu anak berjudul Tiga Kata Ajaib itu. Wakil rakyat dari Fraksi Partai

Demokrat ini mengharapkan anak-anak Indonesia bisa memiliki lagu anak-anak seperti dulu dan para orang tua bisa memberikan satu lagu untuk dunia anak-anak. “Meski tidak mudah, jika kita mau bekerja keras pasti bisa,” pungkasnya. (ash)

Ditangkap, Iming-Imingi Petugas ... dari halaman 1 “Saya sangat bangga atas prestasi ini karena petugas Bea Cukai serta BNN tidak tergoda dengan iming-iming Rp 200 miliar,” ujar Sri Mulyani kepada wartawan. Dia mengatakan selalu mendapat laporan dari Dirjen Bea Cukai soal keberhasilan menggagalkan penyelundupan narkoba. “Melihat frekuensi penyelundupan narkoba ke Indonesia yang cukup tinggi dan luar biasa, saya meminta Ditjen

Bea Cukai untuk meningkatkan kewaspadaan,” imbuh Sri Mulyani. Kepala Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta Bahduri Wijayanta menambahkan saat ditangkap petugas gabungan, kedua tersangka mencoba menyuap mulai Rp 15 juta hingga Rp 10 milar untuk satu orang. Dengan begitu, totalnya Rp 200 miliar. Selain sabu-sabu, Bea Cukai juga menggagalkan upaya penyelundupan 130 gram kokain yang dikirim dari Beverly Hills,

Amerika Serikat (AS), Sabtu lalu (6/3). Obat terlarang senilai Rp 650 juta itu ditujukan kepada seseorang berisial PM yang berlamat Jeruk Purut, Jakarta Pusat. Setelah alamat tersebut diperiksa, tenyata fiktif. Menurut Bahduri, seluruh barang bukti yang disita termasuk dua tersangka akan diserahkan ke BNN untuk diproses hukum lebih lanjut. Para tersangka bakal dihukum sesuai UU No 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara mati. (gin)

Pengembala Kambing Tewas Dihajar KA dari halaman 1 Namun, delapan kambing tersebut berlarian di atas rel KA. Sontak hal ini membuat Wasiah akhirnya mengembala kambingnya di atas rel KA. Namun naas, rupanya dari arah belakang atau arah timur menuju barat nampak KA melaju dengan kencang. Apesnya, Wasiah tidak mendengar suara KA yang hendak melintas. Tak pelak, lantaran jarak terlalu dekat, tubuh Wasiah akhirnya tertabrak KA yang melaju dengan kencang.

Atas kejadian ini, pengembala kambing tersebut langsung tewas di lokasi kejadian. Demikian pula dengan empat kambing gembalanya yang ikut mati terlindas KA. Kejadian tersebut sontak membuat sejumlah warga yang penasaran ikut mengerubung korban yang tewas dengan mengenaskan. ‘’Lukanya memang sangat mengenaskan. Kepalanya hancur. Demikian pula tubuhnya yang sangat tragis setelah dihajar KA,’’ kata Ajir (39) salah satu warga Warureja.

Dia menjelaskan, saat kejadian memang tidak ada yang tahu persis. Namun memang, korban tewas dengan kambing gembalanya. Kapolres Tegal AKBP Wahyu Handoyo membenarkan telah terjadi orang meninggal dunia akibat tertabrak KA. ‘’Korbannya saat itu tengah mengembala kambing. Termasuk, empat kambing-kambing gembalaannya itu juga ikut mati dihajar KA. Kejadian ini akibat kurang hati-hatinya korban saat mengembala kambing.” (gus)

Selamat tinggal Asam Urat dan Darah Rendah ADA dua trend dimilenium ketiga ini. Pertama, orang mudah sakit karena kualitas udara, air dan tanah yang makin buruk akibat pencemaran dan polusi. Kedua, cenderung menggunakan herbal (tumbuhan) sebagai obat meningkat karena lebih alami dan aman. Meski relatif muda, beberapa gangguan kesehatan juga menyerang Supinah, warga Desa Totokaton, Kecamatan Punggur, Lampung Tengah-Lampung. Gejala Asam Urat berupa rasa nyeri dipersendian tangan sangat mengganggu. Kedua, sakit kepala (pusing) yang merupakan gejala darah rendah juga acap datang .” ....pusing terutama dirasakan saat hendak berdiri dari posisi duduk “ ujar Supinah. Supinah sudah berusaha mengatasi dengan ke puskesmas maupun membeli obat-obatan kimia, namun hasilnya tak sesuai harapan. Bersyukur tatkala anaknya memberi Gentong Mas yang rasanya lezat, segar dan hangat. Belum seminggu mengkonsumsi secara rutin, manfaat Gentong Mas telah dirasakannya nyeri persendian tangan mereda dan sekarang tak muncul lagi. “ ..Alhamdulillah, pusing jauh berkurang sehingga kerja rumah-tangga maksimal lagi “ papar Supinah

penuh syukur. Sekarang dirinya rutin mengkonsumsi Gentong Mas setiap pagi dan sore. “..Gentong Mas adalah cara lezat untuk tetap sehat “ ucapSupinah menutup obrolan. Gentong Mas adalah asupan kesehatan yang penuh vitamin dan nutrisi bermutu. Gula Aren dan

Nigella Sativa (Habbatussauda) yang menjadi bahan utama Gentong Mas terbukti memiliki banyak khasiat. Menurut Jeff Nugent dalam buku “Permaculture Plants (2004)” Niacin dan Ascorbic Acid , yang dikandung Gentong Mas, memperlancar metabolisme, menurunkan kadar LDL dan memperkuat sendi dan tulang. Sedangkan menurut MS Al Ghamdi, farmakolog dari King Faisal University, Nigella Sativa , yang menjadi bahan Gentong Mas, mengandung unsur sodium dan natrium yang meningkatkan tekanan darah penyebab kepa-

la pusing. Banyak vitamin, zat aktif dan nutrisi pada Gentong Mas seperti Leucine, Myristic Acid, Serine yang semuanya bermanfaat bagi kesehatan. Meski demikian, pola hidup sehat yaitu olahraga teratur, kurangi rokok dan banyak minum air putih juga diperlukan. Gentong Mas dibuat dari bahan murni pilihan dan diproses alami tanpa campuran bahan kimia dan pengawet. Menurut Ridwan Alawi, Eksekutif Marketing PD Gentong Mas, semakin banyaknya masyarakat yang merasa-kan manfaat Gentong Mas membuat tingkat permintaan melonjak secara signifikan. Untuk informasi lebih lanjut hubungi : 081313322669 / / 08156406404/ Tegal 081990879809, Apt. Medika Farma Ks. Tubun Tegal, Kabu-paten Tegal : Apt.Ayu Farma 1 Jl. Raya Singkil Adi-werna, Apt. Ayu Farma Jl. Dr Sutomo Slawi, Apt Duta Sehat Jl. Raya Pagongan, Apt. kaliratu Jl. Raya Timur Banjaran. Apt. Adiwerna, Jl. Raya Adiwerna. Pemalang: Apotik Sari Waras, Jl. Jend. Sudirman No. 143. Telp. (0284) 321197, Apotik Hikmah, Jl. Jend. Sudirman No. 275, Telp. (0284) 321116 P-IRT No. 812320501114 www.gentongmas.com


KOMBIS

JUMAT, 12 MARET 2010

20

RADAR TEGAL

Luxio Is BERI CASH BACK The Best Hingga Rp 10 Jutaan Dari Pameran Mobil Keluaran Terbaru Horison Intan Jaya Tegal di Pacific Mall

UNTUK mengenalkan mobil keluaran terbaru, Dealer Mobil Horison Intan Jaya Tegal melakukan pameran selama 18 hari di Lantai Dasar Sri Ratu Pacific Mall. Pameran yang dibuka sejak, Jumat (5/3) hingga Selasa (23/3) nanti, ada beberapa kemudahan yang ditawarkan. Antara lai pemberian cash back sampai Rp 10 jutaan. Selain itu, juga diberikan diskon dan souvenir bagi konsumen yang melakukan pembelian saat pameran berlangsung. Ada dua tipe mobil terbaru keluaran Mazda dan Captiva yang dipajang untuk menarik animo pengunjung. Kepala Cabang Horison Intan Jaya Tegal, Sukandar, mengatakan, harga yang ditawarkan sudah termasuk diskon. Jadi, bila konsumen membeli di luar pameran, harganya otomatis berbeda dan bis jadi lebih tinggi. “Untuk produk Mazda, ditawarkan Rp 183 juta. Sedangkan Captiva harganya Rp 398 juta. Mazda adalah produk Jepang dan Captiva dari Eropa,” katanya. Dua produk terbaru yang ditawarkan tadi, mempunyai keunggulan masingmasing. Mazda misalnya, mempunyai keunggulan dalam fitur yang lebih sporty. Sementara, Captiva, semua teknologinya sudah canggih dan terkini dengan menggunakan sistem sensor. “Empat penggerak roda pada Captiva sudah otomatis. Jadi, jika menggunakan Captiva gerakan rodanya bisa menyesuaikan medannya secara otomatis. Se-

dang Mazda, keunggulan lainnya dari segi harga lebih ekonomis,” tambahnya. Terkait jenis yang ditawarkan juga ada dua. Untuk Mazda ada yang bertipe matic dan manual dangan warna yang variatif. Sementara Captiva menawarkan tipe berbahan bakar bensin dan diesel. “Captiva besin juga memiliki dua tipe yakni matic dan manual. Sedangkan diesel semuanya matic. Ini berg u n a

Raih Penghargaan ICOTY 2009

untuk menambah pertimbangan konsumen agar bisa menyesuaikan keinginannya untuk membeli mobil-mobil cangih tersebut,” pungkasnya. (adi mulyadi)

JAKARTA - Daihatsu Luxio 1.5 A/T berhasil meraih The Best Small Van di ajang 8th Indonesian Car Of The Year (ICOTY) 2009 kemarin. Daihatsu Luxio berhasil mengungguli pesaing terdekat yaitu Suzuki APV Arena. Kemenangan Daihatsu Luxio, lantaran banyak fitur-fiturnya yang tidak ditemukan pada pesaingnya. Dengan desain menarik serta performa yang baik, Luxio mampu bertahan dalam tingkat stabilitas yang baik. “Luxio memang luar biasa. Dengan bobot yang cukup besar dan ruang yang lapang, kendaraan ini mampu berlari dengan tenang dan stabil, saat saya pacu dalam kecepatan tinggi. Performa mesinnya hebat” ujar salah seorang juri, Jimmy Lukita, yang juga pembalap nasional itu. Acara yang dikemas dalam format Smart Causal di Grand Ballroom Hotel Ritz CarrltonPAcific Place, Jakarta itu berlangsung semarak. Antara lain, karena dihadiri hampir seluruh agen tunggal pemegang merk (ATPM) kendaraan di indonesia, lembaga dan institusi pemerintah terkait, serta wartawan.

ICOTY merupakan ajang pemilihan kendaraan terbaik di masing-masing segmen yang didasarkan pada penilaian objektif 7 juri yang merupakan pakar di masing-masing bidangnya. Division Head Executive Product Development PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Pradipto Sugondo, mengatakan, penghargaan ini adalah salah satu hasil dari kerja keras dan kerjasama yang solid. “Terima kasih kepada seluruh karyawan dan manajemen PT Astra Daihatsu Motor dan seluruh pihak atas dukungannya,” ungkap Pradipto Sugondo, usai menerima penghargaan. Ajang bergengsi yang selalu ditungu-tunggu ini diikuiti para agen tunggal di Indonesia. Semuanya menurunkan kendaraan sesuai dengan segmen yang diperlombakan seperti Mini MPV, Small Van, Small MPV, Premium MPV, Compact Sedan, Medium Sedan, dan lainnya. Direktur Marketing PT ADM, Amelia Tjandra, menandaskan, penghargaan ini bukan hanya sebuah penghargaan. Tapi, juga sebagai pemacu untuk terus meningkatkan mutu produk dan kualitas pelayanan Daihatsu bagi seluruh konsumen di Indonesia. (*/zul)

Grow with Character (48/100) Series by Hermawan Kartajaya

Aplikasi Ilmu Tiga dari Harvard: “Why-What-How!” PELAJARAN terbesar yang saya dapat dari Harvard Business School sebenarnya bukan di materi dan kasus-kasusnya. Juga bukan dari cara mereka membahas kasus, walaupun hal itu sangat hebat. Tapi, yang terbesar adalah cara berpikir Why-What-How! Sebelumnya, saya hanya tahu 5W, 1 H. Why, What, Who, When, and Why plus How! Tetapi, sebenarnya tiga W terakhir bisa masuk how. Who adalah pelaksana dari what. When adalah kapan pelaksanaan what itu dan where adalah di mana what itu mau dilaksanakan! Dua W pertama, yaitu why dan what, memang harus berdiri sendiri. Sebenarnya, Anda bisa me-refer pada tiga hal lain juga, yaitu cognitive, affective, dan psychomotor. Gampangnya, olah pikir, olah rasa, dan olahraga! Ketika saya mulai mendirikan MarkPlus Professional Service pada 1 Mei 1990 di Surabaya, why saya adalah karena tiga hal. Pertama, saya melihat tanda-tanda bahwa walaupun Pak Harto masih sangat kuat, kayaknya tidak bisa menghindari globalisasi. Globalisasi akan menghadirkan persaingan yang memerlukan marketing. Kedua, saya melihat berbagai perusahaan MNC (multinational company) ketika itu sudah “demonstrasi” praktik marketing. Dan berkat hal tersebut, mereka bisa mendapatkan margin lebih besar

dan lebih sustainable. Ketiga, konsumen sebenarnya menghendaki brand dan service yang bagus. Bukan hanya harga! Walaupun terlihat price sensitive, mereka juga mau beli sesuatu lebih mahal, asal lebih covenient. Itu semua lebih bersifat olah pikir. Apalagi, saya beruntung karena dua perusahaan tempat saya bekerja sebelum MarkPlus memang sangat percaya marketing. JVC dan Sampoerna, satu MNC dan satu lokal. Dua produk yang saya handle ketika itu tidak jual “harga”. Radio Kaset JVC ketika itu nomor satu di Indonesia, disukai karena warna suara yang ditimbulkan “pas” dengan selera konsumen secara umum. Sedangkan, Dji Sam Soe memberikan kepuasan merokok yang “paling tinggi”. Dengan demikian, paradigma atau “pola pikir” saya sudah on the right track. Tiga hal tersebut membentuk, “What will be the MarkPlus all about” Ini menyangkut strategi besar yang harus ditetapkan dulu sebelum pelaksanaan. Kalau tidak, taktik yang dijalankan bisa “sporadis” dan “tidak terarah”. Ketika itu, saya tetapkan MarkPlus sebagai perusahaan yang akan memberikan professional services kepada perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Indonesia supaya punya daya saing dengan menggunakan marketing sebagai main strategy. Maka, dina-

makan MarkPlus yang berarti Marketing Plus Others. Jadi, kalau ada permintaan klien di luar marketing, bisa dilayani tapi sebagai “penunjang” saja dan asal kita punya kompetensi yang cukup. Ini adalah grand strategy yang saya pegang sampai sekarang. Saya tidak mau ke mana-mana, fokus pada marketing karena marketing itu sendiri berkembang terus! Daripada merambah masuk semua bidang tapi separo-separo, lebih baik konsentrasi pada satu aspek tapi jadi expert. Terus terang, saya juga banyak terpengaruh oleh Al Ries yang buku Focusnya sangat laris! Nah, di sini walaupun ada olah pikir ketika mengolah data, informasi, dan pengetahuan yang lain, akhirnya wisdom yang menentukan. Olah rasa lebih besar! Jangan memutuskan apa pun ketika Anda lagi “ill-feel” karena sesuatu. Juga jangan ambil satu keputusan kalau Anda masih “belum sreg”, walaupun sudah banyak data yang menunjang keputusan itu. Bisnis bukan “matematika”, tapi lebih mirip “biologi”. Matematika itu mati, pasti, dan kaku. Biologi itu hidup, tidak pasti, dan fleksibel. Semua bergantung pada asumsi yang bisa berubah setiap saat. Karena itu, “kemantapan perasaan” sangatlah penting dalam what, bukan hanya kemantapan data! Nah, bagaimana dengan step ketiga, yaitu how” Ini masalah

taktik yang harus sesuai dengan what atau strategi. Jangan “off track”, sporadis atau “out of control”. Saya membayangkan strategi seperti sebuah “racetrack” F1, yang harus dilalui para pembalap. Tiap racer punya taktik sendiri. Berapa kali akan ganti ban, nyalipnya akan di tikungan mana, begitu juga kapan harus bertahan pada posisi, dan kapan pula harus “mengambil” lawan. Tapi, semuanya tetap harus “on track”. Sekali terpental keluar track, habis! Di kasus saya sendiri, saya harus mulai dari “talk” to “writing” to “training” to “club” to “consulting” dan “research”. Kenapa begitu” Ya, itulah yang paling cocok dengan kompetensi saya. Karena itu, saya mulai bicara dulu di mana-mana. Menrbitkan buku dari kumpulan tulisan sampai buku utuh. Terus ke pembentukan club yang dimulai dari para fans. Dilanjutkan dengan “membantu bikin strategi atau

Restoran Taman Pringsewu Tegal Peringati Hari Wanita

Sebagai wujud apresiasi di hari wanita tanggal 9 Maret 2010, Restoran Taman Pringsewu Tegal yang beralamat di Jln Raya Tegal-Pemalang Km.7 KramatTegal mengirimkan tumpeng

CMYK

special di hari wanita yang ditujukan kepada Ibu Walikota Tegal yang diwakilkan kepada Ibu Wakil Walikota Tegal Ibu Habib Ali sebagai simbol wanita di kota tegal.

Langkah ini sebagai wujud apresiasi besar di hari wanita, karena seperti pepatah bilang di belakang lelaki yang sukses pasti ada wanita yang hebat. Bukan hanya itu, dalam rangka memperingati hari wanita Restoran Taman Pringsewu Tegal juga akan mengadakan event senam sehat bersama khusus bagi ibu-ibu dan remaja putri di kota tegal dan sekitarnya pada tanggal 14 Maret 2010 besok mulai pukul 07.00 pagi sampai selesai. Acara tersebut akan diisi dengan berbagai event seperti senam sehat bersama, minum susu gratis bersama Anlene, konsultasi kulit wajah gratis by Larissa Aesthetic Center, dan ditutup dengan pembagian aneka doorprize yang menarik bagi yg beruntung. Semua acara tersebut tidak dipungut biaya

alias gratis, jadi bagi anda ibuibu atau remaja putri di kota tegal dan sekitarnya silahkan datang untuk bersenam sehat bersama Restoran Taman Pringsewu Tegal di hari minggu pagi besok. Semua kegiatan-kegiatan tadi merupakan langkah simpatik dari Restoran Taman Pringsewu Tegal yang membuktikan bahwa Pringsewu Tegal tidak hanya mencari profit semata tetapi juga perduli akan social kemasya-rakatan di kota Tegal dan sekitarnya. Restoran yang memiliki menu andalan berupa gurameh bakar dan lesehan tambaknya yang menjadi tempat favorit keluarga ini, berkomitmen untuk menjadikan event ini sebagai event rutin seperti kegiatan-kegiatan CSR yg diselenggarakan pada tiap bulannya. (adv)

nasihat” untuk perusahaan yang membutuhkan. Dan akhirnya, masuk ke riset yang memerlukan metodologi dan manajemen orang di lapangan. Orang lain “termasuk para alumni MarkPlus” bisa mengambil “rute” lain. Saya juga mulai dari Surabaya, kota saya sendiri supaya di “hometown” dulu. Terus ke Jakarta supaya diakui “nasional”. Lanjut ke Bandung dan Semarang supaya “menguasai Jawa”. Lanjut lagi ke Medan untuk melengkapi “hadir di lima kota utama Indonesia”. Baru ke Singapura dan Malaysia supaya jadi “regional ASEAN”. Sekarang MarkPlus juga punya Rep Office di Makasar, Bali, dan sebentar lagi Palembang. Demi memperluas “coverage” di Indonesia tercinta untuk memperkukuh posisi menjelang perayaan HUT Ke20 pada MarkPlus Festival 1 Mei 2010 nanti. Kan, Indonesia negara ekonomi terbesar ASEAN. Jadi, paling tidak bisa menunjukkan “eksistensi Indonesia di ASEAN”, tapi juga harus tetap nomor satu di Indonesia! How saya sebut olahraga ya karena walaupun olah pikir dan olah rasa penting, kenyataan eksekusi di lapangan memerlukan keterlibatan fisik yang “substantive”. Nah, di tengah jalan, pada waktu eksekusi strategi, banyak cobaan. Bisa gagal, bisa terlalu sukses! Ada godaan untuk cepat menyerah karena “gagal di awal”. Atau jadi masuk ke mana-mana karena sukses!

Ingat ingat, kesuksesan di satu bidang tidak menjamim kesuksesan di bidang lain. Kenapa” Bisa kehilangan fokus! Situasi persaingannya lain, kompetensi yang diperlukan lain juga. Belum tentu ada sinergi dengan yang dulu! Pelajarannya” Walaupun Anda tertarik untuk melakukan sesuatu dengan cepat (how), tapi jangan pernah lakukan sesuatu hal kalau tidak in line dengan strategi yang ada (what). Dan yang lebih penting lagi, harus ada reasoning yang kuat (why). Jangan hanya ikut

seminar atau baca buku yang hanya berisi tips, walaupun “enak didengar” dan “terlihat praktis”. Itu levelnya hanya how. Apalagi kalau hanya ikut seminar dan baca buku motivational. Anda harus bisa memotivasi diri sendiri, jangan bergantung pada motivasi orang lain! Putuskan strategi Anda sendiri (what) berdasar reasoning yang jelas (why). Maka, apa yang Anda lakukan (how) akan lebih mantap! Itulah ilmu tiga dari Harvard Business School yang saya bagi untuk Anda. (*)

iklan julia pake film di percetakan 3 x 100


CMYK

RADAR PEMALANG

BERLANGGANAN (0284) 323575 / SMS ke 0815.4801.5578

JUMAT, 12 MARET 2010

Jam’iyyah Muhibbussolihin dan Warga Beji

Gelar Peringatan

MAULID NABI ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

MAKAM DOWO - Di samping TPU Makam Dowo ini, jasad Dulmatin akan dimakamkan di tanah milik H Usman, orang tuanya.

Keluarga Persiapkan Makam Dulmatin Dikubur di Tanah Keluarga PEMALANG - Persiapan untuk memakamkan Dulmatin, teroris yang tewas ditembak di Pamulang Jawa Barat sudah nampak pada Kamis (11/3) kemarin. Keluarga memastikan jenazahnya akan dimakamkan di tanah milik keluarga, di samping Tempat Pemakaman Umum (TPU) Makam Dowo Desa Loning Kecamatan Petarukan. Makam tersebut kemarin dikunjungi banyak warga yang penasaran. Rencana untuk mengubur ke makam tersebut berarti jenazah dan para pengiringnya akan menempuh jarak labih kurang 5 kilometer kalau diawali dari rumah Ibunda Dulmatin di Jalan Pasar Utara 24 Keboijo Kelurahan Petarukan. Rute ini berupa jalan beraspal dan menyusuri persawahan. Sebagian

JAM’IYYAH Muhibbussolihin dan warga Kelurahan Beji Kecamatan Taman, Rabu (11/3) malam menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama para Habib se-Kabupaten Pemalang. Acara yang baru kali pertama diselenggarakan ini penuh sambutan antusias warga, dimotori Bambang AP beserta kedua penasehat Jam’iyyah Kyai Duhri dan Ustadz Ma’afi. Dalam rangkaian acara peringatan Maulid Nabi ini, sebelumnya pada pra acara, diisi dengan sajian hiburan Simtudurror yang dibawakan para remaja dan santri Jam’iyyah. Dan memasuki acara inti, diawali pembukaan dengan dibacakannya ayatayat suci Al Qur’an yang dibawakan Imam Soleh, kemudian acara dilanjutkan dengan pembacaan tahlil oleh Ustadz Warji. Setelah itu sejumlah Habib Pemalang yang saat itu sebagai tamu undangan, di antaranya Habib Anis bin Ali Al Habsyi, Habib Mustofa bin Ali Al Habsyi, Habib Nizar bin Ali ke hal 9 kol 4

ke hal 9 kol 1

TELP PENTING RSUD Dr. M. Ashari (0284) 32161 RSU Santa Maria Pemalang (0284) 321251 / 5862051 (IGD)

NGENDONG Bekali CPNS Melalui Diklat TATA pemerintahan, organisasi, administrasi, manajemen, kepegawaian pelayanan prima, dan percepatan pemberantasan korupsi, merupakan materi-materi yang diberikan kepada peserta pendidikan dan pelatihan (Diklat) Prajabatan CPNS. Diklat yang digelar di Gedung DOK RADAR PEMALANG Sekolah Luar Biasa (SLB) Rahmadi diikuti 40 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemalang Senin (8/3) lalu. Selain itu, dalam Diklat Prajabatan yang dibuka Sekda H Sumadi Sugondo, peserta juga diberikan materi tentang pemerintahan yang baik atau good governance, mind setting atau perubahan perilaku. “Tujuannya untuk memberikan bekal dan pemahaman bagi CPNS sebelum SK PNS diserahkan,” terang Kepala Bidang Pendidikan dan Pelatihan Badan Kepegawaian Daerah (Diklad BKD) Kabupaten Pemalang Rahmadi kepada Radar. ke hal 9 kol 1

SUMITRO/RADAR PEMALANG

HINDARI AMBLES – Beberapa pengendara tengah melaju dengan menghindari jembatan yang ambles hingga separuh jalan Kamis (11/3) kemarin.

Ambles, Jembatan Tidak Kunjung Diperbaiki PEMALANG – Jembatan Beji Kecamatan Taman yang terletak di sebelah barat perlintasan kereta api Beji ambles. Namun sebulan amblesnya jembatan tersebut, hingga kini belum juga diperbaiki Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui dinas terkait. Padahal Jembatan Beji itu merupakan jalur utama jalan Pantura, khususnya bagi pemakai jalan dari arah timur ke barat. ke hal 9 kol 4

Guru SD Ikuti Penularan Tari PEMALANG – Bidang Pemuda dan Olahraga Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Pemalang Rabu (10/3) lalu menggelar Penularan Materi Tari Kukilo dan Tari Eko Prawiro. Kegiatan yang diikuti guru-guru kesenian dan olahraga SD/MI se-Kabupaten Pemalang itu berlangsung di Aula SMAN 1 Pemalang. Penularan materi yang bertujuan untuk menumbuhkan cinta tanah air melalui nasionalisme budaya tersebut digelar selama dua hari, yakni Rabu-Kamis (10-11/3). Peserta yang merupakan guru perwakilan dari 14 Unit Pengelola Pendidikan Kecamatan (UPPK), dilatih melakukan gerak Kukilo dan Eko Prawiro oleh guru tari profesional asal Pemalang Agus Suryo dan Pipin. Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga Drs Joko Sutrisno MSi didampingi Staf Pelaksana Dwito M Mubarok kepada Radar mengatakan, sebagai wujud nasionalisme budaya, penularan materi tari digelar juga

CMYK

SUMITRO/RADAR PEMALANG

BIMBING PESERTA – Guru tari Agus Suryo sedang membimbing gerakan Tari Kukilo di Aula SMAN 1 Pemalang Rabu (10/3) kemarin.

untuk mempersiapkan peserta dalam mengikuti Lomba Pekan Seni tingkat kabupaten. Dimana ajang tersebut rencananya akan diselenggarakan pada 27-28 April mendatang. “Untuk menumbuhkan cinta tanah air, sekaligus untuk mempersiapkan lomba,” terang dia.

Dijelaskan dia, selama ini pihaknya dalam mengadakan berbagai kegiatan yang berhubungan dengan kesenian, selalu terbentur dengan permasalahan pendanaan. Karenanya, pihaknya mengharapkan peran serta UPPK di masingmasing kecamatan dalam meke hal 9 kol 1

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

MAUIDLOH HASANAH – Habib Muhdor Assegaf sedang memberikan mauidloh hasanahnya kepada para pengunjung dalam peringatan Maulid Nabi yang digelar Jam’iyyah dan warga Kelurahan Beji.


METRO TEGAL

4

JUMAT 12 MARET 2010

RADAR TEGAL

LISTRIK

Polisi Selidiki Video Kekerasan Periksa Belasan Siswa

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

JELASKAN – Manajer PLN UPJ Tegal Kota Nurkholik memberikan penjelasan tentang perlunya penghematan listrik, Kamis (11/3) di SDN Mintaragen 3.

Tanamkan Kesadaran Hemat Listrik Sejak Dini PT PLN (Persero) Area Pelayanan dan Jaringan (APJ) Tegal melalui Unit Pelayanan dan Jaringan (UPJ) Tegal Kota, Kamis (11/3) menggelar PLN Masuk Sekolah. Sosialisasi sekaligus kali kedua ini dilakukan di SDN Mintaragen 3 Kota Tegal. Puluhan siswa-siswi kelas 3-5 SDN Mintaragen 3 dengan antusias menyimak materi serta penjelasan yang diberikan tim dari UPJ Tegal Kota. Berbagai pemahaman tentang kelistrikan hingga cara bijak menggunakan listrik dijelaskan scara gambar dengan dukungan audio visual. Tidak ketinggalan, dua buah badut turut dilibatkan untuk menarik perhatian anak-anak agar bisa menerima materi dengan santai. Humas PLN APJ Tegal Yusuf mengatakan, kegiatan ini merupakan kali kedua dilakukan PLN APJ Tegal untuk memberikan edukasi kepada siswa-siswi SD. Langkah tersebut dilakukan karena di usia tersebut, anak-anak masih belum memahami apa itu listrik serta bagaimana cara berhemat. Sebagai contoh, jelasnya, sepulang sekolah anakanak biasanya menyalakan televisi sembari tiduran bahkan hingga tertidur. Ada pula yang bermain games tanpa mengenal waktu dan banyak lagi pemborosan listrk yang dilakukan anak-anak tanpa mereka sadari. Di sini, pihaknya memberikan pengertian tentang penggunaan energi listrik yang baik dan benar sehingga bisa terbawa hingga dewasa. Antusiasme anak-anak sangat terlihat, mereka berlomba mengajukan pertanyaan menarik sehingga interaksi dua arah bisa berjalan dengan baik. Dari sinilah pihaknya mencoba menggugah serta menanamkan kesadaran sejak dini kepada anak-anak akan perlunya penghematan listrik sekaligus mengenalkan mereka kepada genematrik atau generasi hemat listrik. “Kegiatan semacam ini akan terus dilakukan sehingga anak-anak bisa menghemat listrik sejak dini,” katanya. Kepala SDN Mintaragen 3 Chasanah menyambut baik kegiatan PLN masuk sekolah. Menurutnya, pemaparan serta tanya jawab dengan memberikan bingkisan kepada anak-anak akan memudahkan mereka memahami materi yang disampaikan. Pengenalan bberapa peralatan listrik hingga asal-usul listrik mulai dari pembangkit hingga sampai ke rumah-rumah juga menjadi maukan tersendiri bagi anak-anak. Dengan demikian, mereka akan mengerti betapa pentingnya listrik dalam kehidupan sehingga upaya penghematan listrik yang digalakkan saat ini akan tertanam sejak dini. (gun)

LEGISLATIF BK Temui Keluarga Satori BADAN Kehormatan (BK) DPRD Kota Tegal dalam minggu ini mengagendakan untuk menemui keluarga Ketua Fraksi Partai Demokrat A Satori SE. Keperluannya untuk penyelidikan dan klarifikasi, terkait kasus sabu-sabu yang melibatkan salah satu anggota dewan. Selain itu, BK juga bakal menemui DPC Partai Demkorat Kota Tegal dengan tujuan sama. Ketua BK DPRD Kota Tegal Drs H Darni Imadudin, didampingi H Wardjo Rahardjo dan Hj Kunharjanti SE, saat dikonfirmasi usai melakukan rakor internal Kamis (11/3) kemarin mengatakan, menindaklanjuti surat pimpinan DPRD Kota Tegal, BK bakal melakukan penyelelidikan, verfikasi dan klarifikasi pada pihak-pihak terkait. Namun dalam menjalankan tugas, pihaknya akan tetap berpegangan dengan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 16 tahun 2010, tentang Tata Tertib (Tatib) DPRD. “Sesuai hasil rakor internal, pada minggu ini, ada dua agenda yang akan dilakukan BK,” kata dia. Pertama, ungkap dia, menemui keluarga Pak Satori untuk keperluan klarifikasi, verfikasi dan penyelidikan. Sedangkan materi yang akan ditanyakan pada keluarga, antara lain soal prilaku pribadi sehari-hari Satori dan soal penggunaan sabu-sabu tersebut. Kedua, menemui DPC Partai Demokrat Kota Tegal selaku partai pengusung Satori. Materi yang akan ditanyakan, juga hampir sama dengan materi yang ditanyakan pada keluarga. “Untuk mendapatkan data yang valid, dalam melakukan penyelidikan, klarifikasi dan verfikasi kasus yang menimpa Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Tegal A Satori SE akan melibatkan orang banyak yang memiliki kompeten. Hal ini kami lakukan agar hasilnya bisa maksimal,” kata Darni. (hun)

HERMAS PURWADI/RATEG

KOREK KETERANGAN - Salah satu siswa kelas XII SMK Maa’rif di hadapan tim penyidik Reskrim Polresta, kemarin.

Arah Kiblat 160 Masjid Meragukan Bakal Diukur Ulang KANTOR Departemen Agama (Kandepag) yang sekarang berubah namanya menjadi Kantor Kementrian Agama Kota Tegal, akan kembali mengukur ulang arah kiblat semua masjid yang ada. Ini lantaran ada dugaan perubahan arah yang disebabkan bergesernya lempengan-lempengan bumi yang terjadi beberapa waktu lalu. Staff Urusan Agama Islam (Urais) Kemenag Kantor Kota Tegal Ali Murtadho mengatakan, adanya arah kiblat yang berubah ini sudah terjadi di Aceh. Karena itu Kemenag wilayah Jateng menginstruksikan untuk melakukan pengukuran ulang. Sebab, dikuatirkan terjadi banyak perubahan seperti di Aceh. “Terkai masalah ini, kita sudah mensosialisasikannya kepada masyarakat pada 28 Januari lalu. Dan rencananya pelaksanaan pengukuran ulang dilakukan pada Mei dan Juni mendatang,” katanya Kamis (11/3). Dijelaskan, total masjid seKota Tegal mencapai 160. Dengan rincian di wilayah Margadana ada 24, Tegal Selatan 44, Tegal Barat 46, dan Tegal Timur 52 masjid. Dari jumlah tersebut, Masjid Agung sudah masuk di dalamnya. Namun, masjid kebanggaan Metropolis itu tidak akan diadakan pengukuran ulang. Sebab, arah kiblat masjid paling besar itu sudah pernah diukur hingga dua kali, dan hasilnya tidak ada perubahan alias masih benar. Bahkan tempat ibadah umat Islam itu sudah mendapatkan sertifikat dari

PASKA teridentifikasinya aksi video kekerasan yang dilakukan sejumlah siswa kelas XII SMK Maa’rif kepada adik kelasnya, jajaran Polresta terhitung sejak Rabu (10/3) petang hingga Kamis (11/3) siang kemarin mulai melakukan rangkaian penyelidikan, baik terhadap kepala sekolah, guru, serta para siswa yang wajahnya teridentifikasi dalam rekaman video kekerasan berdurasi 16 menit 08 detik tersebut. Pemanggilan pertama dilakukan petugas pada Kasek SMK Maa’rif Fahmad Hidayat dan Waka Kesiswaan Adi Supeno. Dari catatan tim penyidik jumlah siswa yang menjalani penyelidikan terkait aksi kekerasan tercatat ada sekitar 14 siswa dan 12 siswa lainnya menjadi korban. Kapolresta AKBP Drs Ahmad Husni didampingi KBO Reskrim Iptu Heriyanto SH menyatakan, pemeriksaan yang telah dilakukan sementara ini mencakup empat korban, dua pengajar, serta delapan siswa yang diduga melakukan kekerasan, berikut satu saksi yang turut mengabadikan aksi tersebut dengan menggunakan ponselnya. “Kami masih melakukan tahapan pemeriksaan. Usai tahap pemeriksaan rampung, baru ditindaklanjuti dengan upaya penyidikan. Jadi kami belum menentukan siapa saja yang turut melakukan aksi kekerasan tersebut, juga berapa jumlah riil yang menjadi korbannya,” ujar dia, Kamis (11/3) kemarin. Dari hasil pemeriksaan se-

mentara aksi kekerasan siswa kelas XII kepada adik kelasnya itu dilakukan pada tanggal 2 November 2009 pada pukul 11.30 WIB. Para siswa kelas XII sempat berdalih, aksi itu dilakukan tidak secara sungguhsungguh hanya sandiwara belaka sebagai kenang-kenangan kelulusan. Namun alasan ini dinilai kurang masuk akal, mengingat ada beberapa korban yang sempat mengalami trauma akibat insiden tersebut. Dari 12 siswa yang menjadi korban aksi kekerasan, petugas baru berhasil memintai keterangan pada 5 korban. “Sisanya masih menjalankan PKL di Bawen. Kami harus menuntaskan terlebih dahulu penyelidikan ini, sebelum melangkah pada upaya penyidikan terhadap siswa yang sudah ditetapkan sebagai pelaku,” terangnya. Sementara itu dari pengakuan perekam gambar, terkuak aksi kekerasan tersebut sempat diabadikan dalam ponselnya dan ponsel tersebut hilang di wilayah Brebes. “Menurut keterangan sementara, aksi ini dilakukan kakak kelas terhadap adik kelas sebagai bentuk upaya pembinaan. Namun hal ini akan kita dalami. Tidak dibenarkan melakukan pembinaan dengan cara kekerasan di dunia pendidikan,” ujarnya. Pemeriksaan 14 siswa kelas XII yang dilakukan secara maraton kemarin dipilah di berbagai unit kerja Reskrim untuk memudahkan tahapan penyidikan setelah diketahui siapa yang layak ditetapkan sebagai pelaku. (her)

Ada Peluang, Meski Tak Masuk Tata Ruang Nasional Pembangunan Pelabuhan Niaga Kota Tegal ADI MULYADI/RATEG

TIDAK DIUKUR - Masjid Agung salah satu dari ratusan masjid yang tidak diukur ulang arah kiblatnya.

Kantor Kemenag Jateng. Menurut Ali Murtadho, berdasarkan pengamatan, arah kiblat masjid yang ada di Kota Tegal satu sama lain masih ada perbedaan. Pengalaman di lapangan menunjukan bahwa ditemui beberapa masalah yang menyebabkan perbedaan tersebut. Di antaranya adanya kecenderungan dari masyarakat menyerahkan masalah penentuan arah kiblat sepenuhnya diserahkan kepada tokoh-tokoh dari kalangan mereka sendiri. Kemudian kompas yang dimiliki masyarakat, tingkat akurasinya kurang tepat. Belum adanya sosialisasi tentang perhitungan dan pelaksanaan pengukuran arah kiblat. Sehingga masyarakat belum tahu siapa yang berwenang menangani masalah tersebut.

Dia menambahkan, dalam melaksanakan kegitan ini, akan diterjunkan lima tim dari Kantor Kemenag Kota Tegal. Sistem pengukurannya pun dengan acak dan dalam satu hari kemungkinan akan diambil tiga masjid. “Memang pergeseran lempengan-lempengan bumi yang terjadi beberapa waktu lalu tidak ada pengaruhnya di Kota Tegal. Namun akan lebih baik jika tetap diadakan pengukuran ulang. Bahkan tidak hanya masjid saja yang akan diukur ulang arah kiblatnya. Mushala, Langgar, hotel, dan makam umat Islam pun akan kembali diukur kiblatnya. Anggaran yang dialokasikan untuk kegiatan ini dari Kantor Kemenag Kota Tegal. Kagiatan ini juga dilaksanakan di seluruh Kabupaten/ Kota se Jateng,” urai dia. (adi)

LANGKAH Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal untuk mewujudkan pembangunan pelabuhan niaga, ternyata banyak kendala. Dari hasil konsultasi Komisi III DPRD Kota Tegal dengan SKPD terkait di lingkungan Pemkot Tegal dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kota Tegal tak masuk menjadi wilayah pelabuhan. Kendati demikian, dengan semangat Otda, pembangunan pelabuhan tersebut masih ada peluang. Kedatangan rombongan Komisi III DPRD Kota Tegal bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapped) dan Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominformatika) ditemui staf Bappenas Dedi Heryansah. “Karena tidak masuk dalam tata ruang nasional maupun tata ruang Jawa-Bali, kami disarankan untuk aktif melakukan konsultasi ke propinsi Jateng. Agar rencana pembangunan pelabuhan niaga masuk dalam tata

ruang wilayah propinsi, sebelum tata ruang wilayah tersebut disyahkan,” kata Anggota Komisi III DPRD H Hadi Sutjipto SH, Kamis (11/3) kemarin. Menurut Sutjipto, tata ruang nasional baru ditetapkan pada tahun 2009, sehingga kalaupun harus direvisi minimal 5 tahun. Dengan begitu revisi tata ruang nasional, khususnya terkait dengan rencana pembangunan pelabuhan niaga di Kota Tegal baru bisa dilaksanakan pada tahun 2014 mendatang. “Kami rasa kebijakan Bappenas menetapkan tata ruang wilayah, termasuk soal tidak masuknya Kota Tegal dalam wilayah pelabuhan sudah melalui berbagai pertimbangan dan kajian. Karena itu, kami rasa tidak harus dipaksakan harus secepatnya membangun pelabuhan niaga untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Kami rasa ada cara lain, selain pembangunan pelabuhan untuk meningkatkan perekonomian Kota Tegal,” tuturnya. Secara terpisah, Ketua Komisi III DPRD Kota Tegal Drs HM Nursholeh MMPd membenarkan kalau Kota Tegal tidak masuk dalam wilayah pelabuhan. (hun)


KABUPATEN TEGAL

8

JUMAT 12 MARET 2010

RADAR TEGAL

BK Sayangkan Pernyataan Firdaus Buntut Pergantian Nopol Mobnas

Hai Pak Dewan yg trhormat khususnya yg di wrrjo...pnh lht jln dr BABADAN nympe WARUREJO RUSAKKK krja donk pa jangan lupa janjinya. 085867113XXX Ass, pak/bu WR yg trhrmat. nywn sw ni hanya ct? sy, yg sngt memdmbakan tgal bersih,sjuk,indah s sht. ttuk mendsplinkan wrg tuk buang smph tdk sembrangn. bth proses panjg n tdk mdh apa lg klau kluar beaya. jlas g ddukung olh krn itu pemkot memb mengkt phl tuk membrikn 2 kantng kpd wrg tuk tmpt smpah kluarga kmdian diambil smbil membrikn 2 kantg lg tuk hr esoknya. 08179592XXX

SURADADI

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

LENGANG – Salah satu anjungan di OW Purin, Suradadi, Kabupaten Tegal, sepi dari pengunjung.

Pengunjung Purin Semakin Merosot SURADADI - Curah hujan yang masih tinggi,ditambah dengan kencangnya angin di wilayah Tegal dan sekitarnya akhir-akhir ini, berdampak pada jumlah pengunjung Obyek Wisata (OW) Purwahamba Indah (Purin), Suradadi. Purin menjadi sepi pengunjung. Termasuk pada hari libur akhir pecan dan libur nasional,. Berdasarkan pantauan Radar, lingkungan Purin yang biasanya ramai dengan sejumlah wisatawan, saat ini nampak sepi. ’’Musim hujan dan angin yang cukup kencang saat ini membuat usaha dagangan kami juga secara otomatis ikut-ikutan sepi. Seperti pada siang hari ini, sudah jam 11.00 WIB saja kami belum melayani satupun pembeli,’’ kata Wainah (42), pedagang es kelapa muda. Ibu empat anak yang juga berjualan mie ayam ini juga mengaku, kalau sepinya pembeli ini juga hampir semua dirasakan oleh pedagang lainnya. Hal serupa juga dikatakan oleh pedagang lainnya Wasti (37). Dia mengaku, pasangan muda-mudi yang datang hanya minum es di tengah semak-semak -yang berada di dekat bibir pantai- juga kini sangat jarang. Padahal, lanjut Wasti, biasanya setiap bisa dia bisa melayani pembeli 10-20 orang. ’’Akhir-akhir ini memang Purin sangat sepi. Bahkan, ada sebagian pedagang es dan mie ayam yang terpaksa tidak berjualan lagi. Mereka paling hanya berjualan pada hari-hari libur saja,’’ bebernya. Sementara, salah satu Penjaga Tiket Bambang mengatakan, pengunjung Purin akhir-akhirnya ini turun drastis. Ini, menurutnya, karena faktor cuaca yang memang tidak mendukung. ’’Paling pada hari-hari biasa, pada pagi hari atau sore diramaikan sejumlah anak-anak sekolah yang hendak melakukan ekstrakulikuler kegiatan renang saja,’’ katanya. (gus)

SLAWI – Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Tegal menyayangkan pernyataan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal Firdaus yang melemparkan kesalahan pada sekretariat dewan (setwan), terkait pergantian plat nomor Polisi (nopol) mobil dinas (mobnas). Menurut BK, sekwan tidak menangani soal pergantian nopol mobnas karena itu dilakukan secara pribadi oleh pemegang (pengguna) mobnas. Hal ini ditegaskan Anggota BK DPRD Kabupaten Tegal Prayitno SH dan Amirudin Kamis (11/3). Menurut Prayitno, sebelum kasus pergantian plat nopol mobnas wakil ketua DPRD ditangani aparat penegak hokum, jauh-jauh hari pihaknya sudah pernah menegur Firdaus untuk mencopot nopol itu. Tapi, lanjutnya, teguran itu tidak ditanggapi. ’’Sebelum kasus ini mencuat kepermukaan, kami pernah menegur wakil ketua agar tidak mengganti plat mobil dinas tersebut,” tandasnya. Kalau sesuai aturan, menurut Prayitno, yang berhak mengganti plat nopol mobnas untuk keperluan dinas adalah bupati, wakil bupati, ketua DPRD, dan Muspida plus. Sehingga, selain mereka yang disebutkan Prayitno itu, berarti telah melanggar aturan dan patut dikenai sanksi. ’’Kalau sesuai aturan, pergantian plat mobnas itu sudah salahi aturan. Mestinya, dia mengakui kesalahan dan jangan melempar kesalahannya pada pihak lain, dalam hal ini bagian sekretariat dewan (sekwan) dengan alasan STNK sudah mati atau pun lainnya,” jelasnya. Hal serupa juga dikatakan Amirudin. Menurut Amirudin, dilihat dari sudut pandang manapun, STNK belum maupun sudah diperpanjang itu memang urusan setwan. Tetapi, lanjut Amirudin, setidaknya hal itu bukan dijadikan acuan untuk menutupi kesalahan. ’’Kontek di sini adalah pergantian plat nomor mobil dinas. Untuk itu, aparat penegak hukum hanya fokus ke arah sana. Soal STNK yang telat, itu hanya pelanggaran Perda,” paparnya. Ketua DPRD Kabupaten Tegal Rojikin A.H. SH menyatakan, permasalahan pergantian plat nomor mobil dinas wakil ketua akan dirapatkan secara internal. (k1)

YANVERA/RADAR SLAWI

SERIUS - Dua anggota Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Tegal Prayitno dan Amirudin serius membaca pemberitaan terkait pergantian plat mobnas wakil ketua DPRD.

Relokasi Prostitusi Dianggap Menyimpang SLAWI – Rencana untuk menjadikan Obyek Wisata ( O W ) Wa d u k C a c a b a n sebagai tempat relokasi prostitusi oleh Badan Legislatif (Baleg) DPRD masih menuai pro dan kontra. Beberapa pihak bahkan menganggap ide tersebut sudah bertentangan dengan semangat undang-undang (UU). Hal ini ditegaskan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hanura Kabupaten Tegal Wasis Surono Rabu (10/3). Wasis mengatakan, pihaknya menyesalkan adanya wacana tentang merelokasi prostitusi ke OW Cacaban. Diakuinya, keberadaan praktik prostitusi di wilayah Kabupaten Tegal memang perlu mendapat penanganan yang

serius. Namun, penanganan tersebut bukan berarti dengan melakukan relokasi ke tempat lain. ’’Apalagi rencana relokasi dilakukan di Cacaban, yang notabene merupakan daerah wisata dan banyak dikunjungi masyarakat luas yang juga datang dari daerah lain,” tandasnya. Seharusnya, tambah Wasis, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal bersama DPRD bisa merumuskan upaya untuk bisa menghilangkan praktik-praktik prostitusi yang ada. Di antaranya, dengan mengadakan pembinaan-pembinaan kepada para PSK. Hal tersebut, menurutnya, dilakukan agar kelak mereka bisa beralih meninggalkan ’pe-

kerjaan’ tersebut. Di samping itu, pemkab juga harus bisa memfasilitasi mereka untuk bisa mendapatkan bantuan modal, bagi yang sudah memiliki ketrampilan usaha. ’’ S e h a r u s n y a DPRD bersama pemerintah bisa mengupayakan pembinaan kewirausaah bagi para PSK. Sehingga mereka kelak bisa menjalankan usaha sesuai dengan ketrampilan yang didapat. Te n t u n y a d e n g a n m e m berikan bantuan modal bagi mereka,” tambahnya. Dikatakannya, relokasi prostitui ke OW Cacaban sama halnya dengan memberikan tempat bagi para pelaku praktik prostitusi. Bahkan, dengan adanya relokasi tersebut, di-

mungkinkan praktik prostitusi di Kabupaten Tegal semakin marak. OW Cacaban, terang Wasis, sebagai salah satu obyek wisata unggulan di Kabupaten selain Guci dan Purwahamba Indah (Purin). Di samping untuk wisata air, lokasi tersebut juga bisa dijadikan wisata agrobisnis. Potensi yang ada tersebut seharusnya bisa dimanfaatkan oleh Pemkab Tegal untuk bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namum, apabila OW Cacaban dijadikan tempat praktik prostitusi, menurutnya, di samping tidak mendapatkan PAD tambahan juga akan mencoreng wajah Kabupaten Tegal sendiri.

Selain itu, saat ini Pemerintah Pusat melalui Departemen Agama juga sedang membuat Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Nikah Siri. Artinya, saat ini hal-hal yang bertentangan dengan ketentuan hukum nasional, termasuk nikah siri sedang menjadi topik pembahasan sendiri oleh Pemerintah Pusat. ’’Ini kan jelas bertentangan. Di satu sisi Pemerintah Pusat melalui Departemen Agama sedang mengkaji RUU tentang Nikah Siri yang dianggap bertentangan dengan hukum nasional, sementara di sini (Kabupaten Tegal, Red) malah akan merelokasi tempat prostitusi. Ini kan sama saja melegalkan praktik prostitusi,” tandasnya. (cw3)


SAMBUNGAN

JUMAT 12 MARET 2010

9

RADAR TEGAL

Lelaki Bertato Ternyata Herman PEMALANG - Warga Desa Wanarata Kecamatan Bantarbolang digegerkan dengan adanya penemuan mayat di Kali Lumeneng yang melintas di desa tersebut. Mayat berjenis kelamin laki-laki dan bertato ini dievakuasi oleh polisi dengan dibantu warga untuk dikirim ke RSU Ashari Pemalang agar divisum. Semula mayat itu diketahui tak beridentitas, namun setelah menginap di rumah sakit keluarganya mengambil pada Rabu (10/3) sore kemarin.

Mayat tersebut diketahui beridentitas Herman (35) warga Desa Belik Kecamatan Belik. Kapolres Pemalang AKBP Burhanudin SIK melalui Kasatreskrim AKP Suwarto SH MH menjelaskan keluarga korban sebelumnya dipamiti oleh Herman bersama dua temannya karena pergi memancing. “Hari Selasa pagi, Herman pamit ke keluarganya untuk mancing, dan Selasa sore ada penemuan mayat di Kali Lumeneng dan ternyata Herman,” kata dia Kamis (11/3).

Polisi masih mengembangkan kasus penemuan mayat ini dengan meminta keterangan kedua teman memancingnya. “Ada luka di kepala akibat benturan benda keras, bisa karena terbentur bebatuan di sungai atau sebab lain, kami masih mengembangkannya,” tambahnya. Korban semasa hidupnya pernah bekerja sebagai sopir di Jakarta. Kamis kemarin menurut Kasat jenazahnya sudah dimakamkan di kampung halamannya. (ali)

Kehilangan Motor, Warga Cek ke Polres PEMALANG - Sejumlah warga mendatangi Polres Pemalang semenjak mengetahui berita ditangkapnya enam pemuda karena mencuri motor. Warga tersebut adalah korban pencurian sepeda motor. Sebagian dari mereka berhasil menemukan motornya tersebut. Kapolres Pemalang AKBP Burhanudin SIK melalui Kasatreskrim AKP Suwarto SH MH mengemukakan adanya warga yang kehilangan sepeda motor dan datang ke markas-

nya. “Ada beberapa yang datang bahkan membawa bukti-bukti kepemilikan, dan ada juga yang menemukan motornya,” kata Kasat. Warga akhirnya disilahkan mengambil motornya yang cocok dengan bukti-bukti kepemilikan setelah proses sidik selesai. Polisi meminta masyarakat lainnya yang pernah kehilangan sepeda motor medio Januari hingga Maret 2010 untuk melakukan cek ke Polres

barangkali motornya ditemukan. Sebagaimana diberitakan kemarin polisi menangkap lima maling motor dan seorang penadah. Sebelas sepeda motor hasil aksi mereka dengan berbagai merek berhasil diamankan berikut dua kunci T. Sementara polisi dari Polres Kajen kemarin juga mendatangi Polres Pemalang untuk memeriksa beberapa tersangka karena tiga aksi mereka dilakukan di Kajen. (ali)

Guru SD Ikuti Penularan Tari dari halaman 9 wakilkan 3 gurunya mengikuti penularan materi tari tersebut. “Anggaran kami memang sangat terbatas, akan tetapi tidak lantas membuat kita menyerah begitu saja,” ungkapnya. Menurut rencana selain Tari Kukilo dan Tari Eko Prawiro, pihaknya pada tanggal 17-18 Maret mendatang juga akan mengadakan pembinaan serupa. Hanya pada kegiatan lanjutan tersebut materi yang diajarkan bukan gerak tari lain jenis. Yakni jenis tari Prawiro Watang dan

Tari Srikandi. “Insya-Allah Tari Prawiro dan tari Srikandi akan diadakan di SMP 2 Pemalang,” tandas Joko kepada Radar. Sementara itu pembimbing tari Agus Suryo dijeda latihan gerak tari kepada Radar menuturkan, gerak Tari Kukilo merupakan gerakan-gerakan yang menggambarkan seekor burung. Baik pada saat akan hinggap, terbang, dan melayang-layang di atas awan. Nuansa keindahan seekor burung lanjut dia, selain bisa dilihat dari bulu dan bentuknya secara utuh, juga bisa dilihat

dari setiap gerakannya yang lembut dan penuh kasih sayang. Yakni nuansa kegembiraan, berhias diri, dan mempercantik/mempersolek diri. “Tidak ada makna khusus, tapi Tari Kukilo adalah gambaran kebahagiaan dan keindahan seekor burung,” ujar dia. Sedangkan Tari Eko Prawiro menggambarkan gerak seorang prajurit yang mengabdi dan mendedikasikan dirinya pada negara. Makna terkandung dari tarian ini adalah kedisiplinan prajurit dalam menjalankan tugas dan kewajibannya sebagai abdi negara. (cw2)

Bekali CPNS Melalui Diklat dari halaman 9 Dikatakan dia, Diklat Prajabatan merupakan tahapan yang wajib diikuti CPNS sebagai syarat untuk menjadi PNS. Karena mereka nantinya akan mengemban tugas dan tanggung jawab yang lebih

besar dibandingkan saat menyandang status CPNS. Bidang Diklat lanjutnya , pada tahun 2010 ini merencanakan pelaksanaan Diklat bagi 984 CPNS dari formasi umum dan formasi honorer. Dimana dalam pelaksanaannya untuk Diklat formasi umum

dilaksanakan selama 10 hari. Sedangkan Diklat formasi honorer dilaksanakan selama 17 hari. “Diklat dilaksanakan mulai 8 Maret (hari ini; red) sampai dengan akhir November mendatang,” katanya menambahkan. (cw2)

Keluarga Persiapkan Makam dari halaman 9 badan jalan dalam keadaan rusak dan sempit. Kepala Desa Loning Nurmanto SE saat dikonfirmasi mengemukakan pihak keluarga Dulmatin melalui Herry Wibowo sudah mangajukan izin untuk pemakaman di desanya. “Keluarga Dulmatin sudah minta izin untuk dimakamkan di tanah milik keluarga yang berada disamping TPU Makam Dowo di desa kami,” tegas Kades. Namun demikian kades mengutarakan kalau masyarakat desanya siap menerima jenazah teoris itu untuk dimakamkan di desa ini. Apalagi orang tua Dulmatin H Usman Sofi adalah warga Desa Loning dan dimakamkan di TPU Makam Dowo, demikian pula dengan buyutnya H Abdul Syukur dan Hj Khotijah. Demikian pula dengan paman-paman yang lain juga dimakamkan di kompleks tersebut. Sedangkan rumah keluarga besarnya juga masih terdapat di Desa Loning. IAN COMP: Mbthkn karywn /krywti usia min 20 Thn,Dom Pemalang & sktrnya,Lmrn dikrm ke Jl. Raya Ds. Losari No. 106 Ampelgading Pemalang. Jam 9-11 Wib 15.3

Salah satu pekerja makam TPU Makam Dowo Damiri mengemukakan ada rencana dari keluarga Dulmatin untuk dimakamkan di samping TPU Makam Dowo. “Rencana mau dikubur di sini tapi di tanah milik bapaknya, H Usman Sofi yang berada di samping TPU, tapi waktunya kapan saya tidak tahu,” kata dia. Persiapan sudah mulai nampak dengan dibersihkannya semak belukar di tanah sawah tersebut. Sementara polisi kemarin juga mengecek lokasi calon KOMPUTER IAN COMP-Termurah!!! Hp. 081803977939.Jual-BeliService-Upgrade Komputer /LapTop/Monitor/Printer Dll. Antar-Jemput.Garansi

liang lahat teroris tersebut. Kapolres Pemalang AKBP Burhanudin SIK melalui Kapolsek Petarukan AKP Suryanto SH menjelaskan sudah adanya rencana pemakaman di samping TPU Makam Dowo tersebut. “Kita cek lokasi untuk menyiapkan langkah-langkah pengamanan,” ujarnya. (ali)

SOKA 31 CELL Bagi yang berminat bisnis PPOB u/ tranaksi tagihan listrik, telepon, speedy,FIF, Adira, isi pulsa dll. jual perdana, voucher & HP flexi/Tsel htt//WWW.kartu pulsa.com kode aktivasi 2234561589. Hub : (0284) 5803000 / 081326873333

Jangan Sampai Ada Laporan Fiktif PEMALANG – Pertolongan persalinan peserta masyarakat miskin atau Jaminan Kesehatan Masyarakat Miskin (Jamkesmas) di Puskesmas Mulyoharjo Pemalang, jumlahnya relatif kecil. Hal ini berdasarkan data verifikasi Februari lalu, di mana jumlahnya 13 peserta saja. Jumlah ini berbeda dengan Puskesmas-puskesmas lain yang secara geografis letaknya di pedesaan. “Puskesmas Mulyoharjo relatif perkotaan, banyak warganya yang mampu,” terang Kepala Puskesmas Mulyoharjo dr H Suharja kepada Radar di sela-sela verifikasi laporan Jamkesmas Kamis (11/3) kemarin. Setiap bulannya lanjut dia, warga yang menggunakan Jamkesmas di wilayah Puskesmas Mulyoharjo jumlahnya dalam kisaran belasan. Namun alasan kenapa masyarakat tidak menggunakan kartu Jamkesmas dalam persalinan, pihaknya tidak bisa menjelaskan lebih jauh. Hanya saja, sifat dan perilaku masyarakat di perkotaan memang sedikit lebih maju. Dalam arti secara ekonomi lebih menopang atau berkecukupan, sehingga ketika mengandung dan bersalin mereka lebih memilih pelayanan yang

SUMITRO/RADAR PEMALANG

CECK LAPORAN – Kepala Puskesmas Mulyoharjo dr H Suharja sedang melakukan verifikasi di ruang kerjanya Kamis (11/3) kemarin.

terbaik bagi anak yang akan dilahirkannya. Dengan memilih rumah sakit atau rumah bersalin. Verifikasi sendiri dilakukan pihaknya sebagai upaya untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti adanya

laporan pertolongan persalinan fiktif, proses dan prosedur pertolongan warga, pelayanan bidan di masing-masing desa. Dalam verifikasi tersebut, pihaknya mengecek kelengkapan administrasi seperti Surat

Bukti Pelayanan, Kartu Jamkesmas, KTP, Kartu Keluarga, Surat Keterangan Lahir, dan Partografe atau gambaran kronologi persalinan. “Jangan sampai ada klaim pertolongan persalinan fiktif,” tegasnya. (cw2)

Ambles, Jembatan Tidak Kunjung Diperbaiki dari halaman 9 Amblesnya jembatan memakan badan jalan hingga separuhnya, yakni sekitar 6 meter dari panjang jembatan yang mencapai 12 meter. Sehingga pengendara ketika melewati jembatan tersebut perlu berhatihati. Apalagi jalur tersebut merupakan jalur padat pengendara. “Rusak sudah hampir sebulan kok tidak diperbaikiperbaiki, apa nunggu korban jiwa dulu baru diperbaiki,” keluh Hardi (27), salah seorang pengendara asal Tegal kepada Radar Kamis (11/3) kemarin.

Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri di Semarang ini menuturkan, kali terakhir melewati jembatan ambles itu seminggu lalu. Yakni saat dirinya berangkat dari rumahnya di Tegal hendak ke Semarang. Namun seminggu berselang, ternyata amblesnya jembatan belum juga diperbaiki. Menurut Hardi, pengendara yang melaju dari arah timur, yakni selepas menyeberang di perlintaan kereta api beji, mungkin tidak terlalu khawatir karena laju kendaraannya tidak terlalu cepat. Akan tetapi pengendara yang melaju dari arah barat ke timur, umumnya melaju dengan

cepat. Sehingga ditakutkan pengendara dari barat ini tidak mampu mengontrol laju kendaraannya, ketika tiba-tiba ada truk atau mobil pribadi yang mengambil lajur kanan miliknya. “Pengendara dari arah barat perlu lebih berhati-hati,” kata dia. Salah satu warga yang namanya tidak mau dikorankan kepada Radar mengungkapkan, jembatan tersebut memang sering mengalami kerusakan (ambles). Perbaikan juga sudah pernah dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU), akan tetapi selang beberapa bulan ambles lagi. Ia sendiri tidak mau

berspekulasi lebih jauh mengapa jembatan itu sering ambles. “Tidak tahu, apa perbaikannya yang asal-asalan atau memang ada faktor lain,” tuturnya saat menjaga warung miliknya tidak jauh dari lokasi. Sepekan lalu lanjut dia, ada beberapa petugas yang datang ke lokasi. Dimana pada saat itu, petugas tersebut melakukan pengamatan kerusakan jembatan. Petugas juga mengukur dan melihat-lihat konstruksi jembatan dari dua sisi. Namun setelah pengukuran, perbaikan tidak juga segera dilakukan. (cw2)

Gelar Peringatan Maulid Nabi dari halaman 9 Al Habsyi, Habib Muhdor Assegaf, Habib Ridho Al Habsyi, Habib Ali Al Hadad dan Habib Muhammad Al Atas. Mereka diperkenankan duduk di depan podium untuk bersama-sama membacakan Maulid Diba’i, tawasul dan doa Maulid yang lakukan secara bergantian. Untuk sambutan-sambutan, pertama oleh salah satu tokoh masyarakat setempat Ustadz Solihin. Dalam sambutannya dia mengatakan peringatan Maulid Nabi yang duselenggarakan Jam’iyyah bersama warga Kelurahan Beji, khususunya warga lingkungan 6 sebagai bukti warga masih mencintai Nabi Agung Muhammad Rosulullah SAW. Dan berkat kerjasama dan perjuang para warga acara ini dapat terselenggara dengan baik. “Dengan peringatan Maulid Nabi ini mudah-mudahan akan bisa mengawali timbulnya para santri muda dan akan dijadikan sebagai pendorong semangat

warga. Dan dengan adanya Jam’iyyah Muhibbussolihin ini juga dapat bermanfaat bagi semua warga khususnya yang ada di lingkungan 6 Kelurahan Beji,” katanya. Bambang AP, selaka motor penggerak menambahkan acara peringatan Maulid Nabi bersama para Habib Pemalang yang digelar Jam’iyyah Muhibbussolihin bersama warga ini baru kali pertama dilakukan. Dan atas dukungan serta bantuan seluruh warga acara itu dapat terlaksana dengan baik. “Kami cukup senang melihat acara ini dapat berjalan lancar. Apalagi dengan antusias pengujung saat mengikuti jalannya acara ini juga menambah rasa gembiranya rekan-rekan panitia yang telah bersusah payah agar acar ini dapat terwujud,” imbuhnya. Sementara dalam uraian mauidloh hasanah yang disampaikan Habib Ridho Al Habsyi mengajak warga muslim untuk bergembira menyanbut hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Sebab dengan rasa gembira dan

diperingatinya hari kelahiran nabi, bukti warga masih cintanya kepada nabi Muhammad. “Melalui peringatan Maulid Nabi ini, kita hanya berharap akan dapat syafaatnya, makanya kita sebagai umat islam harus bergembira atas kelahirannya Nabi Agung Muhammad SAW,” katanya. Sedangkan Habib Muhdhor Assegaf dalam isi mauidloh hasanahnya menceritakan orang-orang soleh yang ada dalam perjalanan sejarah islam. Yaitu sejarah dan riwayat hidup Al Imam Asiqti, yaitu orang yang betul-betul pandai beribadah. Dan dalam kehidupannya tidak lepas dari rasa keimanan dan ketaqwaannya kepada Allah, sehingga hakikinya seperti sedang hidup di surga. Kemudian riwayat Syayidana Hasan Al Bahar yang setiap harinya selalu menyelenggarakan pengajian. Ketika itu salah satu peserta pengajianya yaitu Syeh Abdullah sudah 1 minggu tidak hadir

dalam majelisnya. Dan ketika dicari informasi ternyata lagi disibukan oleh orang yang kaya raya yang pekerjaannya sebagai rentenir suka makan bunga uang atau riba. Dan orang ingin rumahnya didatangi oleh Syeh Abdullah dengan berulang kali mengutus ajudannya. Syeh Abdullah rasanay enggan datang. Akhirnya dipaksa dan dibawa ke rumah orang tersebut. Dan ternyata, orang kaya rentenir itu sedang duduk di sajadah dan berdoa sambil menangis, ia sedang bertobat. Karena perbuatan dosa besar yang telah dilakukannya. Singkat cerita setelah dia bertobat, satu minggu kemudian ketika Syeh Abdullah sedang mengajarinya memberikan ilmuilmu agama. Tiba-tiba Allah memanggilnya dan dalam posisi terbaring dipangkuannya, dia meninggal dunia. Itulah tanda-tanda kebesaran Allah dan cerita itu salah satu cerita orang yang soleh yang meninggal dengan husnul khotimah. (mg1)


CMYK

JUMAT, 12 MARET 2010

MENUJU G1-G2 RADAR TEGAL

10

Wacana Gender Muncul di Pilkada PEMALANG – Persaingan balon bupati dan wakil bupati di Pilkada Kabupaten Pemalang diperkirakan akan berlangsung seru. Jika nanti muncul pasangan balon bupati yang beda dengan yang lainnya. Yaitu munculnya balon bupati atau wakil bupati perempuan. Meskipun saat ini masih jadi wacana, dikabarkan akan dimunculkannya balon perempuan tersebut hanya untuk menandingi pasangan balon bupati yang kini sedang ramai-ramai dibicarakan masyarakat. Dalam perkembang beberapa partai telah melakukan penjaringan balon bupati dan wakil bupati dan nama balon perempuan sudah banyak bermunculan. Di antaranya Hj Iis Dewi Sri Fatonah SAg, Drs Amiroh MAg dan Lis Ernawati SH. Mereka telah mengikuti penjaringan di Partai Golkar, bahkan ada juga di PAN. Namun karena proses dan tahapan penjaringan yang dilakukan partai itu dalam meka-

nisme penentuan pasangan terlalu lama, akhirnya membuat mereka menjadi tenang-tenang saja. Sebab untuk melakukan sosialisasi dirasa oleh mereka belum efektif karena kepastian ikut terjaring juga belum jelas. Di sisi lain banyaknya balon dari kalangan perempuan, popularitasnya juga masih sangat minim. Yang pada akhirnya banyak pemikiran untuk meramaikan suasana Pilkada nanti ada wacana untuk bisa menghadirkan balon perempuan, dan yang lagi santer adalah munculnya artis ibu kota yakni, Kristina penyanyi dangdut kodang asli Pemalang. Dan kabar itu mulai tersebar luas meskipun belum jelas kepastianya akan maju. “Kristina sudah ada yang menghubungi tetapi, masih pikir-pikir dulu dan akan berembug dengan keluarga,” kata sumber yang enggan disebutkan namanya. Sementara sengaja atau tidak,

balon bupati H Sumadi Sugondo SE MM MSi dalam pemaparan visi-misinya juga sempat menyinggung soal gender. Meskipun hanya sekedar wacana yang sengaja digulirkan. Mungkin karena pas kebetulan di Partai Golkar saat itu banyak balon wakil bupati dari kaum hawa, maka untuk menggugah semangatnya sempat terlontar saat penyampaian visi dan misinya. Namun apa yang disampaikan H Sumadi Sugondo tidak terus disambut oleh peserta pemaparan visi-misi karena dianggap sebagai wacana belaka yang tidak perlu diatanggapi secara serius. Padahal banyak peluang jika kesetaraan gender itu betulbetul akan dimunculkan. Mengingat pengalaman keberhasilan dalam pemilihan Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo berpasangan dengan Rustriningsing yang merupakan satu-satunya yang beda dengan lainnya. (mg1)

Biasa Latihan Nembak di Sawah SUMITRO/RADAR PEMALANG

SAMBUTAN – Wabup Junaedi SH MM memberikan sambutan dalam pengajian di Masjid At Taqwa Bumirejo Sabtu (6/3).

Tiga Menit yang Menentukan ULUJAMI – Masjid selain sebagai tempat beribadah umat Islam, merupakan sarana untuk mengawal dan mengkontrol moralitas generasi muda dari perubahan-perubahan modernisasi. Modernisasi yang seharusnya digunakan dengan baik, oleh sebagian generasi muda justru digunakan untuk hal-hal yang negatif. “Jangan hanya jasmaniah saja, akan tetapi sisi rohaniah generasi muda juga sangat penting,” terang Camat Comal Herry Waluyo SE saat menyampaikan sambutannya dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid At Taqwa Bumirejo Sabtu (6/3) malam. Dikatakan dia, keseimbangan antara sisi jasmani dan ruhani, kini sudah tidak lagi berjalan

secara seimbang. Karena sebagian kita, utamanya generasi muda lebih banyak dicekoki dan menyalahartikan modernisasi. Akibatnya kini banyak kejadian dan peristiwa yang jauh dari norma-norma agama. Berangkat dari sini pula, pihaknya mengajak kepada umat Islam meneladani apa yang telah diajarkan Nabi Muhammad SAW dalam menjaga dan mempertahankan moralitas generasi muda di Kecamatan Ulujami. Sementara itu Wakil Bupati Junaedi SH MM yang juga Calon Bupati Pemalang dalam Pilkada 2010 mengatakan, keteladan Nabi Muhammad SAW tidak pernah usang dimakan waktu. Karena apa yang telah diajarkan beliau bersifat universal dan untuk rahmat seru

sekalian alam. Sebagaimana disinggung Camat Herry, Wabup Junaedi juga mengatakan bahwa fungsi masjid adalah untuk menjaga persatuan dan kesatuan umat. Hal tersebut dapat dilaksanakan kalau semua komponen yang ada dimasjid dan masyarakat sekitarnya, mampu menjembatani permasalahan umat dengan baik. Yakni dengan cara-cara yang elegan dan Islami, bukan dengan cara-cara jahiliyah. “Bagaimana Nabi membentuk masyarakat madani, bukan medeni, dalam mengatur jalannya pemerintahan merupakan contoh yang patut diteladani,” ungkapnya. Terkait Pilkada, pihaknya mengharapkan agar waktu tiga menit pada saat pencoblosan 31

Oktober 2010 nanti, digunakan sesuai dengan pilihannya. Termasuk salah satu calon yang pada saat bersamaan sedang berdiri di podium. “Insya-Allah kalau yang diatas menghendaki, masyarakat di Bumirejo ini juga tidak salah pilih, yakni dengan mencoblos Junaedi-Agung,” tandas dia disambut tepuk tangan raturan jamaah yang memenuhi masjid. Tiga menit lanjut Junaedi, adalah waktu yang sangat menentukan bagi keberlangsungan pembangunan Kabupaten Pemalang. Karenanya sebelum menentukan pilihan, warga masyarakat hendaknya mengetahui seluk-beluk dan track record cal on bupati y a n g ada. (cw2)

PEMALANG - Tewasnya Dulmatin di ujung peluru Densus 88 di Pamulang Selasa (9/3) kemarin membuat masyarakat Kabupaten Pemalang ramai membincangkannya. Kawankawan sekolah maupun bermain Dulmatin sewaktu kecil mulai mengungkap kisah-kisahnya. Padahal sebelumnya jarang yang berani membicarakan Dulmatin yang bernama kecil Joko Pitono. Salah satunya adalah Teguh (28) warga Kelurahan Petarukan yang mengaku pernah bertani bersama Dulmatin. “Saya mengenalnya Amar, kami pernah bertetangga menggarap sawah di Blok Karangserut Desa Serang Kecamatan Petarukan pada tahun 2001,” ujarnya Kamis (11/3). Amar menurutnya

sosok petani yang rajin dan ulet. Saat bertani itu Teguh juga mengenali Amar sebagai sosok petani yang berpegang teguh pada ajaran agamanya. “Kalau ke sawah selalu bawa Al Quran kecil dan di sela-sela istirahatnya selalu membacanya di bawah pohon mangga,” jelasnya. Selain itu kalau pas waktu shalat luhur tiba Amar meneriaki buruh taninya untuk istirahat menjalankan shalat luhur. Dia, lanjutnya tak terlalu lama berbincang di sawah, biasanya malah memilih berlatih menembak dengan senapan burung. Selesai menembak berpindah, nanti datang lagi sehingga jarang sekali ngobrol dengan sesama petani.

Amar mulai tak datang ke sawah setelah tahun 2002, kirakira setelah kasus Bom Bali. Dan sejak diumumkannya nama Dulmatin sebagai teroris paling dicari, apalagi nama tersebut sebagai alias dari Amar Usman, dia pun kaget setengah tidak percaya. Amar yang lahir di Petarukan ini nama kecilnya Joko, saat sekolah bertambah menjadi Joko Pitono. Kakaknya Azzam Baabud mengemukakan pindahnya nama Joko ke Amar melalui proses resmi baik secara agama maupun administrasi kependudukan. Azzam kaget stelah mengatahui banyak nama pada adiknya itu. “Sepengetahuan keluarga dia berganti nama satu kali,” ujarnya. (ali)

Pengembala Kambing Tewas Disambar KA PEMALANG – Wastiah (55) wanita pengembala kambing, warga RT 03 RW 03 Desa Tambakrejo Kecamatan Pemalang, Kamis (11/3) kemarin tewas tersambar kereta api. Peristiwa kecelakaan itu terjadi ketika korban sedang mengembalakan herwan piaraannya di seputar perlintasan rel ganda yang ada di sebelah utara desanya. Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun Radar, peristiwa kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 11.45 WIB. Peristiwa berawal ketika korban bersama

suaminya Saurih (60) sedang mengembalakan kambing. Kambing yang berjumlah 40 ekor semula dikembalakan di seputar pelintasan rel ganda. Pada saat itu mereka berdua mencoba mengalihkan kambingnya ke sebelah utara rel. Namun saat mereka itu mengiringnya, tidak semuanya mengikuti arah meraka dan hanya 36 ekor saja. Sehingga masih tersisa 4 ekor yang masih berada di seebelah selatan rel. Dan ketika mereka mencoba untuk mengiring, sisa kambing

tersebut korban nampaknya tidak berhati-hati dan waspada saat melintasi rel ganda tersebut. Akhirnya bernasib sialnya ketika sedang melintasi rel, tibatiba ada kereta api dari arah barat lalu menyabarnnya. Dan terjadilah kecelakaan maut tidak dapat dihindari. Akibatnya korban tewas seketika karena tubuhnya hancur berserakan. Kades Tambakrejo Tarmidi melalui Sekretaris Desanya Sarwo Leksono didampingi polisi desanya Sarwo Santoso

ketika dikonfirmasi membenarkan andanya kejadian kecelakaan yang telah menewaskan warganya. Jenazah korban setelah mendapat penanganan dari pihak berwajib di wilayah TKP Kecamatan Warurejo Tegal, akhirnya diserahkan kepada pihak keluarganya untuk segera dimakamkan. “Setelah jenazah korban diserahkan kepada keluarganya, saat itu juga langsung dimakamkan sekitar pokul 14.00 WIB,” paparnya. (mg1)

Suami Mau Kawin Lagi, Istri Gantung Diri PEMALANG - Seorang wanita nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di rumahnya, di Desa Bulu Kecamatan Petarukan Kamis (11/3) kemarin. Wanita tersebut mengalami depresi karena rumah tangganya, sang suami mengajukan cerai karena mau kawin lagi. Jazadnya yang menggantung ditemukan pertama kali oleh anaknya. Kapolres Pemalang AKBP Burhanudin SIK melalui Kapolsek Petarukan AKP Suryanto SH membenarkan adanya kejadian bunuh diri tersebut. “Korban bernama Sri Istanti, warga RT 2/RW 2 Desa Bulu mengakhiri hidupnya dengan gantung diri menggunakan seutas tali plastik,” kata dia didampingi Kanitreskrim IPTU Agus Sulistiono. Motif gantung diri menurut Kanit, karena suami korban yang sehari-harinya adalah sopir bus mau kawin lagi dan saat ini sedang dalam proses cerai. Kanit tidak menjelaskan secara detil identitas suami korban. Sedangkan orang yang pertama kali menemukan korban tewas menggantung ada-

CMYK

lah anak korban Davit Istianto (15) dan Prasetyo Yulianto (15). “Korban menggantung di pintu ruang tengah rumahnya, ditemukan oleh anaknya sekitar

pukul 06.00 WIB,” tandasnya. Diperkirakan aksi nekat dilakukan dua jam sebelum ditemukan. Dari hasil visum menurut Kanit, korban menge-

luarkan air mani pada alat vitalnya dan tidak ditemukan tandatanda penganiayaan lainnya. Kejadian ini kontan menggegerkan warga desa. (ali)

SUMITRO/RADAR PEMALANG

BELAJAR – Meski gelap karena listrik mati dan hanya menggunakan lampu teplok, dua bocah ini tetap tekun belajar.


CMYK

JUMAT, 12 MARET 2010

RADAR SLAWI

BERLANGGANAN (0283) 340 900 / SMS ke 0815.5643.6843

Warga Grogol Protes Tuntut Salah Satu Perangkat Desa Mundur

ARIEF NUR RS/RADAR SLAWI

JUARA UMUM – Kontingen Popda Kecamatan Slawi yang tampil sebagai juara umum dan berhak memboyong trophy bergilir Bupati Tegal.

Kontingen Slawi Pertahankan Gelar Juara Umum Popda

Mendominasi

CABOR RENANG KONTINGEN Kecamatan Slawi berhasil mempertahankan gelar Juara umum Pekan Olah Raga Pelajar daerah (Popda) tingkat Kabupaten Tegal. Tahun 2009 lalu, kontingen Kecamatan Slawi juga berhasil meraih Juara Umum, sama halnya seperti pelaksanaan Popda tahun 2010 ini yang berhasil meraih Juara Umum dan berhak memboyong trophy bergilir Bupati Tegal.

Penyerahan trophy bergilir Bupati Tegal dilaksanakan usai upacara penutupan Popda, Kamis (12/3) di lapangan SMAN 3 Slawi. Penutupan sekaligus penyerahan piala kepada pemenang dilakukan oleh Plt Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Tegal, Syamsuri Al Raniri. Pada kesempatan itu, kontingen Popda ke hal 9 kol 5

Golkar Gelar Rapat Pengurus Lengkap Perdana SK Komposisi Kepengurusan Berubah UNTUK kali pertama sejak pelak s a n a a n M u s y a w a r a h Dae rah (Musda) VIII yang digelar pada pertengahan ulan Januari 2010 lalu, DPD II Golkar Kabupaten Tegal menggelar rapat pengurus pleno dan harian, Rabu (10/3). Rapat pengurus yang digelar di Gedung DPD II Golkar Kabupaten Tegal itu memuat agenda sosialisasi perubahan SK susunan dan kompoisi pengurus DPD II Golkar Kabupaten Te-

DOK.RADAR SLAWI

H Agus Triyono

gal. SK bernomor 34/Golkar I/III/ 2010 tentang pengesahan kom-

posisi dan personalia pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Tegal masa bhakti 2010 - 2015, tertanggal 3 Maret 2010 yang ditandatangani oleh Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah, Wisnu Suhardono dan Sekretaris, M Iqbal Wibisono, itu mengalami perubahan. Sebelumnya diberitakan, SK tersebut sempat menuai kekecewaan sejumlah pengurus karena dinilai bahwa susunan dan komposisi kepengurusan tidak sesuai dengan hasil Musda VIII Partai Golkar Kabupaten Tegal. Hal tersebut dijelaskan Ketua DPD II Golkar Kabupaten ke hal 9 kol 5

Gempur Geruduk Kejati Tanyakan Kasus Jalingkos Jilid II SLAWI - Sedikitnya 18 Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Penyelamat Uang Rakyat), Kamis (11/ 3) kemarin, mendatangi Kejaksaan Tinggi (kejati) Semarang. Mereka yang datang menggunakan bus bermaksud menanyakan kasus tindak pidana korupsi (tipikor) Jalan Lingkar Kota Slawi (jalingkos) jilid II.

Kepada Radar, Ketua LSM Bintang Nusantara Harjo Yiyatno, yang juga masuk dalam Gempur melalui ponselnya mengatakan, pihaknya bersama rombongan LSM lainnya diterima Kajati dan langsung melakukan audensi tepat pukul 14.00 WIB, kemarin. ‘’Dari keterangan Kajati Semarang, dalam proses Jalingkos jilid II ini, sudah ada 17 saksi yang telah dimintai keterangan di Kejati. Termasuk, pada pekan depan 9 orang saksi juga nanti akan dilakukan pemeriksaan

seperti saksi-saksi lainnya,’’ terang Harjo. Melalui ponselnya, Ketua LSM Bintang Nusantara itu juga menuturkan, Kajati siap menuntaskan kasus Jalingkos jilid II dengan segera. Termasuk menjerat para tersangka lainnya. ‘’Saat mendengar penjelasan dari Kajati, Gempur jelas memberikan apresiasi. Kajati berjanji mengungkap kasus Jalingkos ini dengan secepatnya. Termasuk, mengungkap sejumlah pelaku lainnya,’’ jelas dia. ke hal 9 kol 1

FPD Bantu Darsono MARGASARI - Fraksi Partai Demokrat (FPD) Kabupaten Tegal, Kamis (11/3) kemarin, mendatangi kediaman Darsono (28) penderita tumor ganas tahunan, di Dukuh Kedawung Desa Karangdawa Kecamatan Margasari. Kedatangan rombongan fraksi yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal Ayu Palaretin tersebut bertujuan untuk memberikan semangat dan bantuan dari para kader partai kepada Darsono, sebagai bentuk keperihatinan dan keperdulian terhadap sesama. “Kami datang ke sini untuk menyampaikan amanah dari para kader partai, yang ingin berbagi kepedulian dan kebersamaan,” tandas Ayu, kepada Radar Kamis (11/3) kemarin. Selain itu, menurut Ayu, melihat kondisi Darsono secara

CMYK

YANVERA/RADAR SLAWI

TERIMA BANTUAN - Darsono (28) penderita tumor ganas tahunan menerima bantuan dari sejumlah anggota dewan dari Fraksi Partai Demokrat (FPD) Kabupaten Tegal, Kamis (11/3) kemarin.

langsung juga menjadi salah satu tujuan utamanya. Sehingga semua anggota fraksi ikut

semua dalam rombongan ini. “Kami ingin melihat secara ke hal 9 kol 5

DUKUHTURI - Warga Desa Grogol Kecamatan Dukuhturi, Rabu dini hari kemarin berkumpul di sekitar lingkungan balai desa. Mereka berkumpul untuk membahas rencana aksi unjuk rasa untuk menurunkan salah satu perangkat desa yang dianggap telah melanggar etika, dan dianggap tidak profesional dalam menjalankan tugas sebagai perangkat. Dari informasi warga RT 10 RW 4 Desa Grogol yang enggan menyebut nama mengaku, salah satu perangkat desa yang bernama Ani Sumarni sudah tidak layak lagi untuk bekerja sebagai perangkat. Pasalnya yang bersangkutan sudah berulang kali tidak menjalankan tugasnya dengan baik. Bahkan pada jam kerja ia kerap meninggalkan Kantor Desa. Hal ini

HARVIYANTO/RADAR SLAWI

TERPAMPANG - Papan bertuliskan permintaan penonaktifan perangkat desa sengaja dipasang di depan kantor Desa Grogol oleh Warga

menyebabkan pelayanan di desa sedikit terganggu. “Yang jelas saat ini warga sudah tidak setuju dengan

keberadaan Ani Sumarni untuk bekerja sebagai perangkat desa. Yang bersangkutan kerap mangke hal 9 kol 1

Tri Novianti Menangkan Kasasi Lawan Banjaran Permai Dari Kasus Pemecatan Sepihak Dan Tanpa Pesangon KASUS pemecatan secara sepihak yang dialami Tri Novianti, salah seorang karyawati

pasar swalayan Banjaran Permai (BP) Kecamatan Adiwerna pada akhir Januari 2008, berbuntut panjang. Setelah ditempuh berbagai cara, akhirnya kedua belah pihak sepakat menyelesaikan kasus tersebut melalui jalur hukum, bahkan hingga ke tingkat Mahkamah Agung (MA).

Tri Novianti kemudian menggugat Linda Aryani sebagai pemilik Pasar Swalayan BP, karena merasa di-PHK dengan alasan yang tidak jelas. Alasan yang dikemukakan itu karena Tri Novianti dituding sering melakukan kesalahan. Yakni diantaranya masalah tagihan ke hal 9 kol 1


PEMALANG

4

JUMAT 12 MARET 2010

RADAR TEGAL

PEMERINTAHAN Bekali CPNS Melalui Diklat TATA pemerintahan, organisasi, administrasi, manajemen, kepegawaian pelayanan prima, dan percepatan pemberantasan korupsi, merupakan materi-materi yang diberikan kepada peserta pendidikan dan pelatihan (Diklat) Prajabatan CPNS. Diklat yang digelar di Gedung Sekolah Luar Biasa (SLB) diikuti 40 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemalang Senin (8/3) lalu. Selain itu, dalam Diklat Prajabatan yang dibuka Sekda H Sumadi Sugondo, peserta DOK RADAR PEMALANG juga diberikan materi tentang pemerintahan Rahmadi yang baik atau good governance, mind setting atau perubahan perilaku. “Tujuannya untuk memberikan bekal dan pemahaman bagi CPNS sebelum SK PNS diserahkan,” terang Kepala Bidang Pendidikan dan Pelatihan Badan Kepegawaian Daerah (Diklad BKD) Kabupaten Pemalang Rahmadi kepada Radar. Dikatakan dia, Diklat Prajabatan merupakan tahapan yang wajib diikuti CPNS sebagai syarat untuk menjadi PNS. Karena mereka nantinya akan mengemban tugas dan tanggung jawab yang lebih besar dibandingkan saat menyandang status CPNS. Bidang Diklat lanjutnya, pada tahun 2010 ini merencanakan pelaksanaan Diklat bagi 984 CPNS dari formasi umum dan formasi honorer. Dimana dalam pelaksanaannya untuk Diklat formasi umum dilaksanakan selama 10 hari. Sedangkan Diklat formasi honorer dilaksanakan selama 17 hari. “Diklat dilaksanakan mulai 8 Maret (hari ini; red) sampai dengan akhir November mendatang,” katanya menambahkan. (cw2)

KESENIAN

SUMITRO/RADAR PEMALANG

BIMBING PESERTA – Guru tari Agus Suryo sedang membimbing gerakan Tari Kukilo di Aula SMAN 1 Pemalang Rabu (10/3) kemarin.

Guru SD Ikuti Penularan Tari PEMALANG – Bidang Pemuda dan Olahraga Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Pemalang Rabu (10/3) lalu menggelar Penularan Materi Tari Kukilo dan Tari Eko Prawiro. Kegiatan yang diikuti guru-guru kesenian dan olahraga SD/MI se-Kabupaten Pemalang itu berlangsung di Aula SMAN 1 Pemalang. Penularan materi yang bertujuan untuk menumbuhkan cinta tanah air melalui nasionalisme budaya tersebut digelar selama dua hari, yakni Rabu-Kamis (10-11/3). Peserta yang merupakan guru perwakilan dari 14 Unit Pengelola Pendidikan Kecamatan (UPPK), dilatih melakukan gerak Kukilo dan Eko Prawiro oleh guru tari profesional asal Pemalang Agus Suryo dan Pipin. Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga Drs Joko Sutrisno MSi didampingi Staf Pelaksana Dwito M Mubarok kepada Radar mengatakan, sebagai wujud nasionalisme budaya, penularan materi tari digelar juga untuk mempersiapkan peserta dalam mengikuti Lomba Pekan Seni tingkat kabupaten. Dimana ajang tersebut rencananya akan diselenggarakan pada 27-28 April mendatang. “Untuk menumbuhkan cinta tanah air, sekaligus untuk mempersiapkan lomba,” terang dia. Dijelaskan dia, selama ini pihaknya dalam mengadakan berbagai kegiatan yang berhubungan dengan kesenian, selalu terbentur dengan permasalahan pendanaan. Karenanya, pihaknya mengharapkan peran serta UPPK di masing-masing kecamatan dalam mewakilkan 3 gurunya mengikuti penularan materi tari tersebut. “Anggaran kami memang sangat terbatas, akan tetapi tidak lantas membuat kita menyerah begitu saja,” ungkapnya. Menurut rencana selain Tari Kukilo dan Tari Eko Prawiro, pihaknya pada tanggal 17-18 Maret mendatang juga akan mengadakan pembinaan serupa. Hanya pada kegiatan lanjutan tersebut materi yang diajarkan bukan gerak tari lain jenis. Yakni jenis tari Prawiro Watang dan Tari Srikandi. (cw2)

Gelar Peringatan Maulid Nabi JAM’IYYAH Muhibbussolihin dan warga Kelurahan Beji Kecamatan Taman, Rabu (11/3) malam menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama para Habib se-Kabupaten Pemalang. Acara yang baru kali pertama diselenggarakan ini penuh sambutan antusias warga, dimotori Bambang AP beserta kedua penasehat Jam’iyyah Kyai Duhri dan Ustadz Ma’afi. Dalam rangkaian acara peringatan Maulid Nabi ini, sebelumnya pada pra acara, diisi dengan sajian hiburan Simtudurror yang dibawakan para remaja dan santri Jam’iyyah. Dan memasuki acara inti, diawali pembukaan dengan dibacakannya ayat-ayat suci Al Qur’an yang dibawakan Imam Soleh, kemudian acara dilanjutkan dengan pembacaan tahlil oleh Ustadz Warji. Setelah itu sejumlah Habib Pemalang yang saat itu sebagai tamu undangan, di antaranya Habib Anis bin Ali Al Habsyi, Habib Mustofa bin Ali Al Habsyi, Habib Nizar bin Ali Al Habsyi, Habib Muhdor Assegaf, Habib Ridho Al Habsyi, Habib Ali Al Hadad dan Habib Muhammad Al Atas. Mereka diperkenankan duduk di depan podium untuk bersama-sama membacakan Maulid Diba’i, tawasul dan doa Maulid yang lakukan secara bergantian. Untuk sambutan-sambutan, pertama oleh salah satu tokoh masyarakat setempat Ustadz Solihin. Dalam sambutannya dia mengatakan peringatan Maulid Nabi yang duselenggarakan Jam’iyyah bersama warga Kelurahan Beji, khususunya warga lingkungan 6 sebagai bukti warga masih mencintai Nabi Agung Muhammad Rosulullah SAW. Dan

berkat kerjasama dan perjuang para warga acara ini dapat terselenggara dengan baik. “Dengan peringatan Maulid Nabi ini mudah-mudahan akan bisa mengawali timbulnya para santri muda dan akan dijadikan sebagai pendorong semangat warga. Dan dengan adanya Jam’iyyah Muhibbussolihin ini juga dapat bermanfaat bagi semua warga khususnya yang ada di lingkungan 6 Kelurahan Beji,” katanya. Bambang AP, selaka motor penggerak menambahkan acara peringatan Maulid Nabi bersama para Habib Pemalang yang digelar Jam’iyyah Muhibbussolihin bersama warga ini baru kali pertama dilakukan. Dan atas dukungan serta bantuan seluruh warga acara itu dapat terlaksana dengan baik. “Kami cukup senang melihat acara ini dapat berjalan lancar. Apalagi dengan antusias pengujung saat mengikuti jalannya acara ini juga menambah rasa gembiranya rekan-rekan panitia yang telah bersusah payah agar acar ini dapat terwujud,” imbuhnya. Sementara dalam uraian mauidloh hasanah yang disampaikan Habib Ridho Al Habsyi mengajak warga muslim untuk bergembira menyanbut hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Sebab dengan rasa gembira dan diperingatinya hari kelahiran nabi, bukti warga masih cintanya kepada nabi Muhammad. “Melalui peringatan Maulid Nabi ini, kita hanya berharap akan dapat syafaatnya, makanya kita sebagai umat islam harus bergembira atas kelahirannya Nabi Agung Muhammad SAW,” katanya. Sedangkan Habib Muhdhor Assegaf dalam isi mauidloh hasanahnya menceritakan orang-orang soleh. (mg1)

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

MAUIDLOH HASANAH – Habib Muhdor Assegaf sedang memberikan mauidloh hasanahnya kepada para pengunjung dalam peringatan Maulid Nabi yang digelar Jam’iyyah dan warga Kelurahan Beji.

Keluarga Persiapkan Liang Lahat Dulmatin

Ambles, Jembatan Tidak Kunjung Diperbaiki

Dikubur di Tanah Keluarga

PEMALANG – Jembatan Beji Kecamatan Taman yang terletak di sebelah barat perlintasan kereta api Beji ambles. Namun sebulan amblesnya jembatan tersebut, hingga kini belum juga diperbaiki Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui dinas terkait. Padahal Jembatan Beji itu merupakan jalur utama jalan Pantura, khususnya bagi pemakai jalan dari arah timur ke barat. Amblesnya jembatan memakan badan jalan hingga separuhnya, yakni sekitar 6 meter dari panjang jembatan yang mencapai 12 meter. Sehingga pengendara ketika melewati jembatan tersebut perlu berhatihati. Apalagi jalur tersebut merupakan jalur padat pengendara. “Rusak sudah hampir sebulan kok tidak diperbaikiperbaiki, apa nunggu korban jiwa dulu baru diperbaiki,” keluh Hardi (27), salah seorang pengendara asal Tegal kepada Radar Kamis (11/3) kemarin. Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri di Semarang ini menuturkan, kali terakhir melewati jembatan ambles itu seminggu

PEMALANG - Persiapan untuk memakamkan Dulmatin, teroris yang tewas ditembak di Pamulang Jawa Barat sudah nampak pada Kamis (11/3) kemarin. Keluarga memastikan jenazahnya akan dimakamkan di tanah milik keluarga, di samping Tempat Pemakaman Umum (TPU) Makam Dowo Desa Loning Kecamatan Petarukan. Makam tersebut kemarin dikunjungi banyak warga yang penasaran. Rencana untuk mengubur ke makam tersebut berarti jenazah dan para pengiringnya akan menempuh jarak labih kurang 5 kilometer kalau diawali dari rumah Ibunda Dulmatin di Jalan Pasar Utara 24 Keboijo Kelurahan Petarukan. Rute ini berupa jalan beraspal dan menyusuri persawahan. Sebagian badan jalan dalam keadaan rusak dan sempit. Kepala Desa Loning Nurmanto SE saat dikonfirmasi mengemukakan pihak keluarga Dulmatin melalui Herry Wibowo sudah mangajukan izin untuk pemakaman di desanya. “Keluarga Dulmatin sudah

lalu. Yakni saat dirinya berangkat dari rumahnya di Tegal hendak ke Semarang. Namun seminggu berselang, ternyata amblesnya jembatan belum juga diperbaiki. Menurut Hardi, pengendara yang melaju dari arah timur, yakni selepas menyeberang di perlintaan kereta api beji, mungkin tidak terlalu khawatir karena laju kendaraannya tidak terlalu cepat. Akan tetapi pengendara yang melaju dari arah barat ke timur, umumnya melaju dengan cepat. Sehingga ditakutkan pengendara dari barat ini tidak mampu mengontrol laju kendaraannya, ketika tiba-tiba ada truk atau mobil pribadi yang mengambil lajur kanan miliknya. “Pengendara dari arah barat perlu lebih berhati-hati,” kata dia. Salah satu warga yang namanya tidak mau dikorankan kepada Radar mengungkapkan, jembatan tersebut memang sering mengalami kerusakan (ambles). Perbaikan juga sudah pernah dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU), akan tetapi selang beberapa bulan ambles lagi. (cw2)

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

MAKAM DOWO - Di samping TPU Makam Dowo ini, jasad Dulmatin akan dimakamkan di tanah milik H Usman, orang tuanya.

minta izin untuk dimakamkan di tanah milik keluarga yang berada disamping TPU Makam Dowo di desa kami,” tegas Kades. Namun demikian kades mengutarakan kalau masyarakat desanya siap menerima jenazah teoris itu untuk dimakamkan di desa ini. Apalagi orang tua Dulmatin H Usman Sofi adalah warga Desa Loning dan dimakamkan di TPU Makam Dowo, demikian pula dengan buyutnya H Abdul Syukur dan Hj Khotijah. Demikian pula dengan paman-paman yang lain juga dimakamkan

di kompleks tersebut. Sedangkan rumah keluarga besarnya juga masih terdapat di Desa Loning. Salah satu pekerja makam TPU Makam Dowo Damiri mengemukakan ada rencana dari keluarga Dulmatin untuk dimakamkan di samping TPU Makam Dowo. “Rencana mau dikubur di sini tapi di tanah milik bapaknya, H Usman Sofi yang berada di samping TPU, tapi waktunya kapan saya tidak tahu,” kata dia. Persiapan mulai nampak dengan pembersihan semak belukar. (ali)


KABUPATEN TEGAL

8

JUMAT 12 MARET 2010

RADAR TEGAL

BK Sayangkan Pernyataan Firdaus Buntut Pergantian Nopol Mobnas

Hai Pak Dewan yg trhormat khususnya yg di wrrjo...pnh lht jln dr BABADAN nympe WARUREJO RUSAKKK krja donk pa jangan lupa janjinya. 085867113XXX Ass, pak/bu WR yg trhrmat. nywn sw ni hanya ct? sy, yg sngt memdmbakan tgal bersih,sjuk,indah s sht. ttuk mendsplinkan wrg tuk buang smph tdk sembrangn. bth proses panjg n tdk mdh apa lg klau kluar beaya. jlas g ddukung olh krn itu pemkot memb mengkt phl tuk membrikn 2 kantng kpd wrg tuk tmpt smpah kluarga kmdian diambil smbil membrikn 2 kantg lg tuk hr esoknya. 08179592XXX

SURADADI

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

LENGANG – Salah satu anjungan di OW Purin, Suradadi, Kabupaten Tegal, sepi dari pengunjung.

Pengunjung Purin Semakin Merosot SURADADI - Curah hujan yang masih tinggi,ditambah dengan kencangnya angin di wilayah Tegal dan sekitarnya akhir-akhir ini, berdampak pada jumlah pengunjung Obyek Wisata (OW) Purwahamba Indah (Purin), Suradadi. Purin menjadi sepi pengunjung. Termasuk pada hari libur akhir pecan dan libur nasional,. Berdasarkan pantauan Radar, lingkungan Purin yang biasanya ramai dengan sejumlah wisatawan, saat ini nampak sepi. ’’Musim hujan dan angin yang cukup kencang saat ini membuat usaha dagangan kami juga secara otomatis ikut-ikutan sepi. Seperti pada siang hari ini, sudah jam 11.00 WIB saja kami belum melayani satupun pembeli,’’ kata Wainah (42), pedagang es kelapa muda. Ibu empat anak yang juga berjualan mie ayam ini juga mengaku, kalau sepinya pembeli ini juga hampir semua dirasakan oleh pedagang lainnya. Hal serupa juga dikatakan oleh pedagang lainnya Wasti (37). Dia mengaku, pasangan muda-mudi yang datang hanya minum es di tengah semak-semak -yang berada di dekat bibir pantai- juga kini sangat jarang. Padahal, lanjut Wasti, biasanya setiap bisa dia bisa melayani pembeli 10-20 orang. ’’Akhir-akhir ini memang Purin sangat sepi. Bahkan, ada sebagian pedagang es dan mie ayam yang terpaksa tidak berjualan lagi. Mereka paling hanya berjualan pada hari-hari libur saja,’’ bebernya. Sementara, salah satu Penjaga Tiket Bambang mengatakan, pengunjung Purin akhir-akhirnya ini turun drastis. Ini, menurutnya, karena faktor cuaca yang memang tidak mendukung. ’’Paling pada hari-hari biasa, pada pagi hari atau sore diramaikan sejumlah anak-anak sekolah yang hendak melakukan ekstrakulikuler kegiatan renang saja,’’ katanya. (gus)

SLAWI – Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Tegal menyayangkan pernyataan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal Firdaus yang melemparkan kesalahan pada sekretariat dewan (setwan), terkait pergantian plat nomor Polisi (nopol) mobil dinas (mobnas). Menurut BK, sekwan tidak menangani soal pergantian nopol mobnas karena itu dilakukan secara pribadi oleh pemegang (pengguna) mobnas. Hal ini ditegaskan Anggota BK DPRD Kabupaten Tegal Prayitno SH dan Amirudin Kamis (11/3). Menurut Prayitno, sebelum kasus pergantian plat nopol mobnas wakil ketua DPRD ditangani aparat penegak hokum, jauh-jauh hari pihaknya sudah pernah menegur Firdaus untuk mencopot nopol itu. Tapi, lanjutnya, teguran itu tidak ditanggapi. ’’Sebelum kasus ini mencuat kepermukaan, kami pernah menegur wakil ketua agar tidak mengganti plat mobil dinas tersebut,” tandasnya. Kalau sesuai aturan, menurut Prayitno, yang berhak mengganti plat nopol mobnas untuk keperluan dinas adalah bupati, wakil bupati, ketua DPRD, dan Muspida plus. Sehingga, selain mereka yang disebutkan Prayitno itu, berarti telah melanggar aturan dan patut dikenai sanksi. ’’Kalau sesuai aturan, pergantian plat mobnas itu sudah salahi aturan. Mestinya, dia mengakui kesalahan dan jangan melempar kesalahannya pada pihak lain, dalam hal ini bagian sekretariat dewan (sekwan) dengan alasan STNK sudah mati atau pun lainnya,” jelasnya. Hal serupa juga dikatakan Amirudin. Menurut Amirudin, dilihat dari sudut pandang manapun, STNK belum maupun sudah diperpanjang itu memang urusan setwan. Tetapi, lanjut Amirudin, setidaknya hal itu bukan dijadikan acuan untuk menutupi kesalahan. ’’Kontek di sini adalah pergantian plat nomor mobil dinas. Untuk itu, aparat penegak hukum hanya fokus ke arah sana. Soal STNK yang telat, itu hanya pelanggaran Perda,” paparnya. Ketua DPRD Kabupaten Tegal Rojikin A.H. SH menyatakan, permasalahan pergantian plat nomor mobil dinas wakil ketua akan dirapatkan secara internal. (k1)

YANVERA/RADAR SLAWI

SERIUS - Dua anggota Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Tegal Prayitno dan Amirudin serius membaca pemberitaan terkait pergantian plat mobnas wakil ketua DPRD.

Relokasi Prostitusi Dianggap Menyimpang SLAWI – Rencana untuk menjadikan Obyek Wisata ( O W ) Wa d u k C a c a b a n sebagai tempat relokasi prostitusi oleh Badan Legislatif (Baleg) DPRD masih menuai pro dan kontra. Beberapa pihak bahkan menganggap ide tersebut sudah bertentangan dengan semangat undang-undang (UU). Hal ini ditegaskan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hanura Kabupaten Tegal Wasis Surono Rabu (10/3). Wasis mengatakan, pihaknya menyesalkan adanya wacana tentang merelokasi prostitusi ke OW Cacaban. Diakuinya, keberadaan praktik prostitusi di wilayah Kabupaten Tegal memang perlu mendapat penanganan yang

serius. Namun, penanganan tersebut bukan berarti dengan melakukan relokasi ke tempat lain. ’’Apalagi rencana relokasi dilakukan di Cacaban, yang notabene merupakan daerah wisata dan banyak dikunjungi masyarakat luas yang juga datang dari daerah lain,” tandasnya. Seharusnya, tambah Wasis, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal bersama DPRD bisa merumuskan upaya untuk bisa menghilangkan praktik-praktik prostitusi yang ada. Di antaranya, dengan mengadakan pembinaan-pembinaan kepada para PSK. Hal tersebut, menurutnya, dilakukan agar kelak mereka bisa beralih meninggalkan ’pe-

kerjaan’ tersebut. Di samping itu, pemkab juga harus bisa memfasilitasi mereka untuk bisa mendapatkan bantuan modal, bagi yang sudah memiliki ketrampilan usaha. ’’ S e h a r u s n y a DPRD bersama pemerintah bisa mengupayakan pembinaan kewirausaah bagi para PSK. Sehingga mereka kelak bisa menjalankan usaha sesuai dengan ketrampilan yang didapat. Te n t u n y a d e n g a n m e m berikan bantuan modal bagi mereka,” tambahnya. Dikatakannya, relokasi prostitui ke OW Cacaban sama halnya dengan memberikan tempat bagi para pelaku praktik prostitusi. Bahkan, dengan adanya relokasi tersebut, di-

mungkinkan praktik prostitusi di Kabupaten Tegal semakin marak. OW Cacaban, terang Wasis, sebagai salah satu obyek wisata unggulan di Kabupaten selain Guci dan Purwahamba Indah (Purin). Di samping untuk wisata air, lokasi tersebut juga bisa dijadikan wisata agrobisnis. Potensi yang ada tersebut seharusnya bisa dimanfaatkan oleh Pemkab Tegal untuk bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namum, apabila OW Cacaban dijadikan tempat praktik prostitusi, menurutnya, di samping tidak mendapatkan PAD tambahan juga akan mencoreng wajah Kabupaten Tegal sendiri.

Selain itu, saat ini Pemerintah Pusat melalui Departemen Agama juga sedang membuat Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Nikah Siri. Artinya, saat ini hal-hal yang bertentangan dengan ketentuan hukum nasional, termasuk nikah siri sedang menjadi topik pembahasan sendiri oleh Pemerintah Pusat. ’’Ini kan jelas bertentangan. Di satu sisi Pemerintah Pusat melalui Departemen Agama sedang mengkaji RUU tentang Nikah Siri yang dianggap bertentangan dengan hukum nasional, sementara di sini (Kabupaten Tegal, Red) malah akan merelokasi tempat prostitusi. Ini kan sama saja melegalkan praktik prostitusi,” tandasnya. (cw3)


ENTERTAINMENT

JUMAT 12 MARET 2010

9

RADAR TEGAL

Dituntut Rp 2 Miliar

RACHEL AMANDA

“ Jalan Ngengkang Bukan Berarti Nggak Perawan” BINTANG sinetron Rachel Amanda bicara soal keperawanan. Ia beranggapan bahwa perempuan yang berjalan ngengkang bukan berarti sudah tidak perawan. Hal tersebut disampaikan gadis berusia 14 tahun itu saat berbagi pengetahuan soal seks dan masalah kewanitaan di Sekolah Menengah Pertama (SMP) 115 Jakarta. Bintang sinetron ‘Candy’ itu menyayangkan banyaknya remaja putri yang kurang mendapat pengetahuan mengenai hal tersebut. “Contohnya apa aja yang ada di tubuh. Seperti kata-

KARENA perundingan yang berlangsung antara pihak Aura Kasih dan Debindo berakhir dengan jalan buntu, akhirnya pihak Debindo memutuskan untuk kembali melaporkan sang penyanyi seksi tersebut. Tak tanggung-tanggung, mereka menuntut Rp1,126 M untuk mengganti biaya kerugian yang sudah mereka keluarkan karena Aura tidak memenuhi kontrak untuk muncul di acara ultah Bank Sumsel beberapa waktu lalu. “Sebesar Rp2,126 miliar terdiri dari Rp260 juta sekian itu biaya penggantian yang telah kita keluarkan, Rp2 miliar adalah kerugian imateriil namun pihak Aura Kasih tidak bisa menyanggupi apa yang kita inginkan. Kami meminta Aura Kasih free show 2-3 kali di Makassar, cuma materi yang diajukan ke Aura Kasih sangat jauh dengan apa yang kita harapkan dan kita anggap kita tidak dihargai, padahal kita sudah menjelaskan urgensinya acara ini,” ujar Husein Muslimin, perwakilan Debindo, saat menggelar preskon di Doekoen Cafe, Graha Permata, Pancoran, Jaksel, Kamis (11/3) sore tadi. “Menurut informasi yang kita terima, Aura Kasih harus menanggung sendiri kerugian tuntutan tersebut. Aura Kasih juga menyerahkan bukti surat dokter namun dengan kronologis sedikit tidak nyambung,” lanjutnya. Dengan tuntutan sebesar itu, kuasa hukum Debindo Yasser S Wahab, menekankan jika hal itu bukan sesuatu yang cukup wajar. (kpl/adt/npy)

MANOHARA

Kalah Lagi di Pengadilan, Tak Ambil Pusing

Ditemukan Meninggal di Apartemen Ibunya OBAT-obatan selalu jadi perenggut nyawa paling berbahaya di Hollywood. Corey Haim salah satu korban terbaru dari bahayanya obat. Bintang yang dikenal lewat filmnya ‘The Lost Boy’ ini ditemukan tewas pada Rabu (10/3) pagi di apartemen ibunya. Diduga, aktor berusia 38 ini tewas akibat obat. Kepolisian LA, yang diwakili Letnan Cheryl MacWillie, seperti dikutip People.com mengatakan kalau Haim dinyatakan meninggal dunia. “Mr. Haim dinyatakan meninggal pukul 2.15 dini hari di Providence Saint Joseph Medical Center. Dia dibawa ke rumah sakit di mana dia dinyatakan telah meninggal.” Pegawai bagian forensik di LA mengatakan penyebab kematian aktor ini belum bisa diungkapkan, masih menunggu proses autopsi dan tes toxicology. Haim sendiri selama ini memang dikenal dengan sejarah panjang sebagai pengguna narkoba. Autopsi kematiannya akan dilakukan hari Kamis (11/ 3). (peo/erl)

Aura Kasih

Gempur Geruduk Kejati dari halaman 3 Ditambahkan, jika kejati tidak melakukan penahanan terhadap tersangka lain, Gempur juga akan melakukan aksi besarbesaran. Sebab, pada saat proses sidang di Pengadilan Negeri (PN) Slawi beberapa

waktu lalu, banyak saksi yang menyebutkan dan telah mengakui akan ikut menggunakan dan merasakan dana Jalingkos tersebut. ‘’Namun faktanya, mereka tidak ditahan. Bahkan, keberadaan para saksi yang seharusnya ikut ditahan kini masih

kutan sebagai perangkat desa,” ujarnya. Bahkan, tambahnya saat ini warga telah memasang pelang penolakan Ani Sumarni sebagai perangkat desa di depan kantor desa. Selain itu, pemasangan juga dilakukan di perempatan Desa Grogol. Sementara itu Kepala Desa Grogol Kecamatan Dukuhturi, Kustoro saat ditemui di kediamannya Kamis (11/3) kemarin mengaku, pihaknya memang sudah mengetahui adanya rencana warga untuk melakukan aksi unjuk rasa. Meski demikian, pihaknya tidak melarang kegiatan tersebut untuk dila-

berasyik ria,’’ jelasnya. Sementara Kepala Kejaksaan Negeri Slawi Samsuddin SH MH, menambahkan bahwa kasus Jalingkos jilid II ini memang merupakan wewenang dari Kejati. Sehingga, pihaknya tidak memiliki kewenangan. ‘’Yang jelas, setahu kami proses

kasus Jalingkos hingga saat ini masih terus berjalan. Bahkan, sejumlah saksi juga kini sudah mulai diperiksa oleh tim Pidsus Kejati Semarang. Termasuk kantor kami kini juga terkadang dijadikan sebagai tempat untuk memeriksa para saksi tersebut,’’ pungkasnya. (gus)

tidak pantas, maka Tri Novianti pun melaporkan permasalahan tersebut ke Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsos Nakertrans) Kabupaten Tegal. Dan oleh Dinsosnakertrans telah dilakukan mediasi yang cukup alot. Namun demikian, pihak BP bersikukuh menyatakan tidak mengeluarkan karyawatinya dan akan dipekerjakan kembali di tempat yang belum ditentukan. ‘’Tapi karena merasa akan semakin mendapatkan tekanan, maka Tri Novianti bersikeras bahwa dirinya telah di-PHK. Karenanya pihak BP hanya mau memberikan ‘’tali asih’’ sebesar Rp 1 Juta, padahal pihak Tri Novianti sudah menurunkan ‘’tuntutan’’ uang pesangon dari semula sebesar Rp 35 Juta menjadi hanya sebesar Rp 15 juta,’’ terang Siti Ghoyatin Nufus. Tri Novianti pun sempat mengadukan permasalahannya itu ke Komisi D DPRD Kabupaten Tegal, kala itu. Namun setelah beberapa kali dilakukan pertemuan, tidak berhasil merumuskan titik temu dan mengalami kegagalan. Karena merasa tidak ada itikad yang baik dari pihak BP dengan memberikan pesangon yang wajar dan pantas sesuai dengan ketentuan UU nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenaga-

dari halaman 3 langsung kondisi Darsono. Selama ini kami hanya melihat di berbagai media saja,” ujar Ayu, yang juga Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Tegal.

Hal senada diungkapkan Ketua FPD Rudi Fakhruriyanto. Keingintahuan para anggota fraksi untuk melihat secara langsung kondisi Darsono adalah dasar dari kedatangannya, dengan maksud berinteraksi dan beratap muka, sambil berceng-

krama tentang ikhwal dari penyakit tumor tersebut. “Intinya kami ingin ngobrol secara langsung dengan Darsono. Dengan harapan kami bisa mengetahui sampai sejauhmana kondisinya selama ini,” katanya. (k1)

Mendominasi Cabor Renang kukan, asalkan aksi tersebut dilakukan dengan tertib. Diakui Kustoro, dugaan perselingkuhan yang dilakukan oleh salah satu perangkat desanya memang telah memancing amarah warga. Bahkan sebelumnya warga sempat menandatangani kesepakatan bersama guna meninta yang bersangkutan untuk mundur sebagai perangkat. Kesepakatan tersebut sempat mendapatkan klarifikasi dari BPD Desa Grogol. “Disamping itu, atas desakan warga, kami selaku Kepala Desa juga sudah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) peringatan

yang akan jatuh tempo pada tanggal 14 Maret nanti, tapi yang bersangkutan ternyata menolak, ini lantaran tuduhan yang disampaikan warga dianggap sesuai aturan,”terangnya. Kustoro mengatakan, saat ini pihaknya memang sudah memberikan tembusan persoalan tersebut ke kecamatan. Namun untuk penonaktifan tetap harus menunggu rekomendasi dari bupati. “Secara aturan memang penonaktifan perangkat desa harus mendapatkan rekomendasi dari Bupati, meski kebijakan nantinya tetap berada di tangan kepala desa,” tandasnya. (cw3)

Tri Novianti Menangkan Kasasi Lawan Banjaran... dari halaman 3 telefon seluler milik anak Linda Aryani ke BP yang jauh lebih besar daripada penggunaan sebenarnya. Sehingga, Tri Novianti dituduh dituduh telah melakukan mark up terhadap tagihan tersebut. Padahal, mark up tersebut diduga dilakukan oleh karyawan salah satu operator seluler. Namun demikian, Tri Novianti tetap dituding bersalah dan tetap dikenai denda sebesar Rp 1 Juta, yang kemudian diangsur sebanyak 10 kali. Alasan lainnya, yakni ditemukannya double transfer pembayaran tagihan ke salah satu perusahan minuman ringan. Namun masalah tersebut sudah diselesaikan dengan pihak perusahaan minuman ringan, yang dikompensasikan dengan pembayaran bulan berikutnya. Sehingga disimpulkan bahwa kedua masalah tersebut dapat diselesaikan dengan baik, tanpa adanya kerugian yang diderita oleh perusahaan. Hal tersebut diungkapkan kuasa hukum Tri Novianti, Siti Ghoyatin Nufus SH dan Retnowati SH, melalui siaran persnya yang diterbitkan Senin (8/3). Siti Ghoyatin Nufus menjelaskan, karena merasa telah mendapatkan perlakuan yang

MAHKAMAH Tinggi Perdata Kuala Lumpur mengeluarkan putusan yang menyebutkan kalau Manohara harus membayar denda sebesar 6 juta Ringgit Malaysia atau sekitar Rp 16,5 milyar. Mendengar tuntutan itu, Manohara tak ambil pusing. “Kita tak akan pikirkan itu. Itu kan hukumannya cuma berlaku di sana (Malaysia-red), di Indonesia mana bisa,” ujar Farhat Abbas, pengacara Manohara, ketika lewat sambungan telepon, Kamis (11/3). Farhat heran dengan pengadilan di Malaysia yang membela seorang suami yang yang pernah menganiaya istrinya. Farhat malah menyatakan kalau Tengku Fakhry lah yang harusnya membayar ganti rugi terhadap Manohara. “Seharusnya ia yang membayar, bukan kita,” imbuhnya. Soal Manohara yang tidak datang atau mengutus kuasa hukumnya untuk datang ke pengadilan, Farhat menuturkan kalau hal itu adalah sesuatu yang percuma. Sistem hukum di Malaysia dinilai Farhat tidak obyektif. “Pasti tetap kalah kalau kita juga ke sana, buktinya aja Tengku Fakhry dimenangkan,” jelasnya. Pada 5 November 2009, Mahkamah Tinggi Kuala Lumpur memvonis Manohara harus membayar tuntutan ganti rugi sebesar 105 juta Ringgit Malaysia atau sekitar Rp 291 miliar lebih. (fjr/fjr)

FPD Bantu Darsono

Warga Grogol Protes dari halaman 3 kir kerja hanya untuk urusan pribadi. Ini jelas mengganggu pelayanan desa terhadap masyarakat,” tuturnya. Disamping itu, tambahnya, yang bersangkutan juga telah melanggar etika di masyarakat. Dari kesaksian para warga, yang bersangkutan juga kerap keluar bersama laki-laki lain yang bukan suaminya. “Warga memang menduga kalau perangkat desa tersebut telah melakukan perselingkuhan. Untuk itu warga saat ini meminta kepada kepala desa agar segera memberhentikan yang bersang-

nya kalo udah ngengkang (berjalan dengan kaki terbuka lebar-red) itu udah nggak perawan. Padahal kan

nggak kayak gitu,” kata Rachel saat ditemui di acara ‘I Know Kotek’ di SMP 115, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (11/3). Sebagai remaja, rasa ingin tahu Rachel soal seks dan kewanitaan sangatlah tinggi. Rachel kerap bertanya kepada sang bunda untuk masalah pribadi tersebut. “Awalnya takut, karena ini pertama kali (haid-red). Tapi udah d i k a s i h t a h u s a m a orangtua ini bukan suatu hal yang aneh. Setelah itu ya udah nggak masalah,” papar dara kelahiran 1 Januari 1996 itu. (ebi/yla)

kerjaan, maka Tri Novianti pun akhirnya melayangkan gugatan PHK tersebut ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) di Semarang, dengan nomor perkara 95/G/2008/PHISMG tertanggal 3 Desember 2008. ‘’Gugatan Tri Novianti akhirnya dikabulkan, tergugat yakni Linda Aryani (BP) diwajibkan membayar uang pesangon sebesar Rp 14.950.000 serta diwajibkan mengembalikan denda yang dibebankan kepada Tri Novianti sebesar Rp 1 Juta. Sehingga jumlah keseluruhan yang harus dibayarkan oleh Linda Aryani atau BP kepada Tri Novianti adalah sebesar Rp 15.950.000,’’ terang Siti Ghoyatin Nufus Kemudian, lanjut Siti Ghoyatin Nufus, tergugat Linda Aryani (BP) melayangkan kasasi ke MA. Setelah lebih kurang 1 tahun, akhirnya putusan kasasi pun turun pada tanggal 8 April 2009 lalu Amar putusan kasasi nomor 209 K/Pdt.Sus/2009 yang berisi menolak permohonan kasasi dari pemohon Linda Aryani (BP) itu, diberitahukan pada Selasa (17/2) lalu. Secara terpisah, Kasie Binawas Dinsosnakertrans Kabupaten Tegal, Widijantoro, membenarkan adanya kasus antara Tri Novianti dengan pihak pasar swalayan BP. Dia

menyatakan, paska turunnya keputusan hukum tetap dari MA, dia mengundang pihak BP, Rabu (10/3) kemarin. Dalam pertemuan itu, Widijantoro meminta pihak BP untuk menghormati hasil putusan MA. ‘’Pertemuan hanya dihadiri 2 orang perwakilan pengurus pasar swalayan BP, yakni Sugiyarti dan Heri. Sementara Linda Aryani sebagai pemilik, tidak datang. Kami sudah menekankan agar jika putusan itu tidak dijalankan maka Dinsosnakertrans akan berupaya meminta pengadilan untuk melakukan eksekusi, baik dalam bentuk uang maupun dalam bentuk barang yang senilai dengan hasil putusan MA,’’ terang Widijantoro. Sementara itu, pihak BP yang diwakili Heri, kepada Dinsosnakertrans Kabupaten Tegal, menyatakan bahwa dalam hal ini dia tidak memiliki kewenangan untuk mengambil keputusan. ‘’Kami sudah menyerahkan permasalahan ini kepada kuasa hukum di Semarang,’’ ujarnya singkat. Kasus perselisihan antara karyawati dan perusahan sudah seringkali terjadi. Diharapkan dengan adanya kasus ini, semua pihak dapat lebih berhati-hati dalam menentukan kebijakan. (aan)

dari halaman 3 Kecamatan Slawi berhasil meraih medali 4 emas, 5 perak, dan 2 perunggu. Sedang di posisi kedua, ditempati oleh kontingen Popda Kecamatan Balapulang dengan raihan 3 emas, 1 perak, dan 2 perunggu. Duduk di posisi ketiga, kontingen Popda Kecamatan Pangkah, dengan raihan 2 emas, 2 perak, dan 1 perunggu. Secara terpisah, Ketua kontingen Popda Kecamatan Slawi, Sudarto, mengaku bangga atas kemenangan kontingennya. Menurutnya, kontingen Popda Kecamatan Slawi telah mendominasi cabang olah raga renang, dengan meraih 2 emas, 2 perak, dan 1 perunggu. Raihan

medali itu jauh mengungguli kontingen-kontingen Popda dari kecamatan lainnya. ‘’Terus terang kami menyambut baik perjuangan yang telah dilakukan oleh para anak didik. Memang prestasi yang paling menonjol untuk kontingen Kecamatan Slawi pada cabang olah raga renang,’’ ungkapnya. Sementara itu, Plt Kepala Dinas Dikpora, Syamsuri Al Raniri, dalam sambutannya saat penutupan mengungkapka n , p e n y e l e n g g a r a a n P o p d a tersebut merupakan bagian dari upaya pembinaan atlet olah raga yang berkesinambungan. Usai penyelenggaraan Popda di tingkat Kabupaten Tegal, rencananya

setiap juara akan dikirimkan mewakili kontingen Popda Kabupaten Tegal pada ajang sejenis di tingkat eks Karesidenan Pekalongan dan tingkat Provinsi Jawa Tengah. Seperti diberitakan sebelumnya, sedikitnya 1.588 siswa SD/MI,SMP/MTs, dan SMA/ MA/SMK se-Kabupaten Tegal tampil dalam ajang Popda tingkat Kabupaten Tegal, yang digelar selama 3 hari sejak Selasa (9/3) hingga Kamis (11/ 3). Dalam ajang Popda kali ini, dipertandingkan sejumlah cabang olah raga, terdiri dari atletik, renang, senam, bulutangkis, bola volley mini, sepak bola, sepak takraw, tenis lapangan, tenis meja, pencak silat, dan catur. (aan)

Golkar Gelar Rapat Pengurus... dari halaman 3 Tegal, Sutrisno melalui Wakil Ketua Bidang Organisasi Kaderisa s i d a n K e a n g g o t a a n (OKK), H Agus Triyono. ‘’Rapat dihadiri sekitar 40 orang pengurus. Dalam kesempatan itu disosialisasikan adanya perubahan SK, yakni dengan mengembalikan jabatan 3 orang pengurus. Yakni Udin Zaenudin yang kembali menjabat sebagai Wakil ketua Bidang Kowirtanal (Koperasi, wirausaha, tani, dan nelayan – red), Teguh Sudiro kembali menjabat dalam sub bidang Kowirtanal, dan Muaris yang kembali menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang rohani dan Keagamaan,’’ terang H Agus Triyono. Menurut H Agus Triyono, untuk perubahan SK kepengurusan secara kongkrit tengah diupayakan oleh Sekretaris DPD II Partai Golkar Kabupaten Tegal, Wiharsih. ‘’Hari ini (Rabu (11/3) kemarin – red), Sekretaris DPD II, Wiharsih, sedang mengambil SK kepengurusan yang kongkrit di DPD I Partai Golkar Jawa Tengah,’’ terang H Agus Triyono.

Terkait dengan kekecewaan yang sempat dirasakan oleh sejumlah pengurus atas terbitnya SK nomor 34/Golkar I/ III/2010, hal itu diakui oleh H Agus Triyono Namun demikian, lanjutnya, dengan adanya perubahan SK kepengurusan yang baru, diharapkan kekecewaan sejumlah pengurus itu telah terobati. ‘’Setelah perubahan SK, tidak ada lagi gejolak dan masing-masing pengurus telah menerima. Mudah-mudahan setiap pengurus dapat kembali menjalankan tugas dan fungsinya sesuai dnegan jabatan masing-masing, demi kemajuan Partai Golkar,’’ terang H Agus Triyono. Terkait dengan jajaran pengurus yang semula membela kubu Sartono dan telah diakomodir ke dalam jajaran kepengurusan DPD II Partai Golkar, H Agus Triyono menegaskan bahwa kelima pengurus tersebut juga mendapatkan perlakuan yang sama dengan pengurus lainnya. ‘’Pada rapat kemarin, kami juga mengundang mereka, tapi sayang mereka tidak ada yang datang. Namun demikian, sekarang ini kami berharap sudah

tidak ada lagi kubu Sartono atau kubu Sutrisno, kami juga berharap agar semua pengurus dapat bersatu kembali,’’ tandas H Agus Triyono. Sebelumnya juga pernah diberitakan, pengesahan SK susunan dan komposisi kepengurusan DPD II Partai Golkar Kabupaten Tegal, sempat tertunda. Hal tersebut menyusul terjadinya perseteruan di dalam tubuh partai berlambang pohon beringin itu paska pelaksanaan Musda VIII Partai Golkar Kabupaten Tegal yang dilaksanakan pada pertengahan Januari 2010 lalu, atau tepatnya Minggu (17/1). Perseteruan berbuntut pada munculnya 2 faksi yang saling berhadapoan, yakni kubu Sartono dan Sutrisno. Keduanya merupakan kader Partai Golkar yang maju sebagai kandidat bakal calon Ketua DPD II Partai Golkar. Keduanya bersaing, dan hasilnya setelah dilakukan voting (pemungutan suara) ternyata Sutrisno berhasil unggul dan terpilih kembali sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Tegal, masa bhakti 2010 – 2015. (aan)


CMYK

JUMAT, 12 MARET 2010

METRO SLAWI

10

RADAR TEGAL

Tindaklanjuti Dugaan Pengondisian Lelang SLAWI - Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Tegal Sahyudin menegaskan, pihaknya siap menindaklanjuti dugaan pengondisian lelang pengadaaan Akomodasi dan Konsumsi Pelatihan Petugas Sensus Penduduk (AKPPSP) Tahun anggaran 2010, di lingkungan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tegal. Pasalnya, dugaan pengondisian pada saat proses lelang tersebut bisa berimbas buruk pada penerapan reformasi birokrasi globl di wilayah ini. “Saya secara pribadi tetap akan menindaklanjuti pengaduan dari sejumlah rekanan peserta lelang, terkait dugaan pengondisian calon pemenang dalam proses lelang AKPPSP tersebut,” tegas Sahyudin kepada Radar Kamis (11/3) kemarin, usai mendiskusikan pengaduan dari rekanan pe-

serta lelang bersama anggota dewan lainnya. Menurut Sahyudin, dugaan pengondisian lelang, bagaimana pun juga wajib ditangani serius oleh semua pihak. Karena kalau terus dibiarkan berlarutlarut bisa menimbulkan polemik. Yang nantinya menjadi kebiasaan buruk para rekanan maupun pihak lainnya untuk mengeruk keuangan negara secara bersama-sama. “Ini merupakan sistem buruk, yang mestinya segera ditangani semua pihak,” tandasnya. Pihaknya ngotot menindaklanjuti pengaduan dari para peserta lelang itu demi penegakan transparansi. “Dari data pendukung di lapangan, pengaduan para peserta lelang memang mendesak ditangani. Maka dari itu, dalam waktu dekat saya akan mencoba menanyakan masalah ini ke pihak

BPS dan panitia lelang,” terangnya. Lebih lanjut ia menjelaskan, kalau dilihat dari jumlah peserta pendaftar sekitar 15 rekanan dan yang memasukkan dokumen penawaran hanya 3 rekanan, hal tersebut terasa ada kejanggalan. “Memang lelang kemarin diulang kembali, tapi unsur dugaan pengondisian tidak akan hilang begitu saja,” ujar dia. Dia juga melihat, dugaan pengondisian yang serupa juga sudah menyelimuti proses rencana lelang ulang yang akan dilaksanakan pada hari senin tanggal 15 Maret 2010 mendatang. “Sampai kapan pun proses dugaan pengondisian sangatlah melanggar aturan dan hukum. Untuk itu, tidak ada kata ampun bagi para pelakunya,” tandasnya. (k1)

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

Banyak Warga Tidak Memiliki Jamban

PLAT MERAH - Seorang anggota dewan dengan mobil dinasnya.

Masalah Plat Palsu Terus Disorot SLAWI - Persoalan plat palsu mobil dinas (mobnas) Honda Stream G 7117 ZF, yang dibawa Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal Firdaus, terus menjadi sorotan. Ketua LSM Barisan Anti Korupsi (Bakin) Bambang Asmoyo menilai, pernyataan Firdaus, terkait tilang terhadap Mobnas Wakil DPRD berplat

palsu, melebar keluar subtansi. “Kalau memang sudah tahu mobil yang digunakan tidak memiliki nomor identitas atau tidak terdaftar di Samsat sesuai spesifikasinya, kenapa wakil rakyat tersebut tetap mau menggunakan fasilitas tersebut?’’ ujarnya. “Ketika mobil dinas yang

digunakan tidak memiliki seri kendaraan, seharusnya langsung dikembalikan. Bukan malah diganti dengan nomor plat palsu,” imbuhnya. Dia menilai, dalam kasus tersebut, bukan kesalahan Sekwan. Sebelumnya diberitakan, Wakil Ketua DPRD Kabupaten

Tegal Firdaus berdalih, mobil dinas jenis Honda Stream dengan Nomor Polisi G 4 CF sudah bisa dikatakan ilegal saat terhitung per 12 Desember 2009 lalu. “Apakah menggunakan plat merah, atau plat hitam, mobnas yang kami gunakan sejak akhir tahun 2009 memang sudah bodong,’’ ujarnya. (gus)

ADIWERNA - Jamban ternyata masih belum banyak dimiliki warga. Bahkan akibat tidak memiliki jamban, beberapa warga terpaksa memanfaatkan sungai dan lahan persawahan untuk buang air besar. Kepala Desa Pedes Lohor Kecamatan Adiwerna Rofi’i melalui Kasi Perekonomian, Bambang Prayitno kemarin mengaku, hampir ratusan Kepala Keluarga (KK) didesanya belum memiliki saran untuk

buang hajat tersebut. “Ini memang menjadi persoalan tersendiri bagi desa kami,” ucapnya. Dikatakan Bambang, saat ini beberapa warga yang tidak memiliki jamban terpaksa harus memanfaatkan sungai dan lahan persawahan untuk keperluan buang hajat. “Untuk membuat jamban, warga masih harus berfikir banyak. Mereka lebih memilih untuk memenuhi kebutuhan

hidup daripada harus mengeluarkan biaya untuk pembuatan jamban,” terangnya. Meski demikian, tambah Bambang, untuk memenuhi kebutuhan jamban bagi warga desa, pihak Kantor Desa kerap meminta bantuan dana untuk program jambanisasi. Bahkan dalam pengajuan Musrenbang tahun 2010 ini, Desa Pedes Lohor mengajukan pembuatan jamban keluarga senilai Rp 50 juta. (cw3)

Budaya Seniman Tegal Slawi Bersekutu, Deklarasikan ‘’Angkatan Kosong-Kosong’’ SEJUMLAH penyair dari Kota Tegal dan Slawi, akan bersekutu untuk menggugat periodisasi angkatan-angkatan Sastra 45, 66 dan 70-an. Mereka memandang, periodisasi tersebut terjadi karena politisasi sastra yang diciptakan oleh ‘’Paus sastra’’ HB Jassin dan Korrie Layun Rampan. Oleh karenanya, hal itu perlu dibongkar, dibicarakan kembali dan bila perlu dijungkirbalikan untuk dicarikan format lebih baik, tanpa rekayasa politisasi. Sejalan dengan hal tersebut, Dewan Kesenian Kota Tegal (DKT) berencana menggelar acara ‘’Gerakan Kesusastraan Indonesia’’, dengan agenda utama diskusi sastra sekaligus ‘’Deklarasi Angkatan Kosongkosong’’. Acara yang cukup menarik ini rencananya akan digelar Minggu (21/3) mendatang di dua tempat, berlangsung dari pagi sampai larut malam. Demikian Ketua DKT Nungudiono mengatakan hal itu di sela-sela persiapan pelaksanaan acara tersebut. Menurut Nurngudiono, untuk hajat tersebut pihak DKT

telah mengundang sejumlah penyair Indonesia. Hal itu berkaitan erat dengan agenda diskusi yang akan menyoroti ‘’Perjalanan Angkatan-angkatan Kesusastraan Indonesia’’ yang sampai saat ini dinilai cukup krusial. Oleh karenanya perlu dibongkar. Sejumlah pembicara ahli pun didatangkan. Mereka di antaranya Saut Situmorang penyair dari Yogyakarta, yang getol membombandir angkatan-angkatan itu, Sides Sudiyanto DS dari Jakarta, dan Kusprihanto Namma penyair dari Ngawi, yang selama ini dikenal sebagai penggerak ‘’Revitalisasi Sastra Pedalaman’’. Mereka akan disandingkan dengan Nurhidayat Poso dari Tegal, yang kondang dengan pemikiran-pemikiran ‘’norak’’. Diskusi yang diprediksi bakal memancing perdebatan sengit itu rencananya akan dilangsungkan di Gedung Kesenian pada pukul 09.00 – 12.00 Wib dengan moderator Firman Hadi Abu. ‘’Gesekan-gesekan pemikiran selama diskusi tentu akan terjadi, karena tema yang kita

bahas adalah masalah ‘’krusial’’. Tapi itulah gerakan kebudayaan kami untuk mengkaji ulang dan mendobrak periodisasi angkatan-angkatan. Dalam pandangan kami, angkatan-angkatan itu dibangun hanya karena politisasi sastra, sehingga perlu dijungkirbalikan,’’ tutur Nurngudiono. Nurngudiono menjelaskan, acara tersebut akan digelar di halaman rumah Istiningsih, Jalan Cerme Marpangat Kalibuntu, komplek Alun-alun Tegal. ‘’Untuk gerakan akbar ini, kami akan menyebar tiga ratus undangan ke berbagai kota di Jawa dan di luar Pulau Jawa,’’ ujar Abah, panggilan akrab Nurngudiono. Para penyair yang dipastikan hadir pada perhelatan tersebut sekitar duaratus dari Kota Jakarta, Tangerang, Bandung, Banten, Indramayu, Cirebon, Brebes, Purwokerto, Banyumas, Cilacap, Pemalang, Batang, Pekalongan, Kendal, Semarang, Ngawi, Sidoharjo, Yogyakarta, Magelang, Nganjuk, Bali, Sumatra, dan lain sebagainya. Kepastian kehadiran mereka ditandai dengan ma-

suknya karya puisi mereka yang dikirim ke pihak panitia melaui E-mail. Tiap penyair diwajibkan mengirimkan karyanya minimal 10 buah puisi. ‘’Dari surat mereka yang kami terima melalui e-mail, delapan puluh persen menyatakan siap hadir,’’ tandas Nurngudiono. Menurut Nurngudiono, ratusan puisi yang masuk ke panitia, nantinya akan dibukukan dalam antologi puisi bertajuk ‘’Penyair Angkatan Kosongkosong’’ dengan penerbit Dewan Kesenian Tegal. ‘’Tentu saja setelah puisi mereka disortir oleh sang editor,’’ imbuhnya. Untuk saat ini, pihak panitia masih membuka kesempatan bagi para penyair lain untuk bergabung dan panitia masih menerima pengiriman karyakarya puisi. Bagi mereka yang bakal mengirimkan karyanya, bisa melalui e-mail : angkatankosongkosong@yahoo.com atau dapat pula dialamatkan ke Sekretariat DKT di Jalan Setiabudi 163 A Kota Tegal. Paling lambat, pengiriman kesediaan tersebut diterima panitia hingga tiga hari sebelum

ARIEF NUR RS/RADAR SLAWI

AKSI - Nurngudiono saat beraksi dalam sebuah pagelaran budaya.


Radar Tegal 12 Maret 2010