Issuu on Google+

CMYK

RADAR TEGAL Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal

RABU, 12 SEPTEMBER 2012

20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

Tertimpa Longsor, Dua Tewas

INDEKS Mesum di SPBU, Yk Ditahan HAL. METROPOLIS ADI MULYADI/RATEG

Dua Tim Tolak Jadwal Kampanye HAL. RADAR BREBES

BNN Sita Mobdin Ketua DPRD HAL. PEMALANG

Aksesoris Matik Diburu Konsumen HAL. KOMBIS

APA MANING...

KIAN BESAR - Paha kaki kanan Melisiana kian membesar lantaran hanya diobati dengan cara tradisional lantaran terbentur biaya.

Kanker Tulang Serang Balita 3 Tahun Dirujuk ke RSCM, Orang Tua Takut Biaya TEGAL – Nasib malang dialami Melisana Agustin (3) putri ke-4 pasangan Desi Arisanti (27) dan Farhandi (38) warga Jalan Puter RT 01 RW 03 Randugunting Tegal Selatan. Serangan penyakit kan-

ker tulang membuat paha kanan balita tersebut kini seukuran paha orang dewasa. Menurut ibunya, Desi, penyakit kanker yang bersarang di paha anaknya itu semakin parah usai mendapat penanganan di RSUP Karyadi Semarang. Pembengkakannya kian membesar. “Anak saya menderita penyakit ini saat berusia 2 tahun, tepatnya Januari lalu. Melisiana saat itu

mengeluhkan pahanya sakit. Setelah diperiksakan ke RSUD Kardinah positif dinyatakan kanker tulang. Dan dokter spesialis yang menanganinya merujuk ke RSCM Jakarta,” ujarnya saat dikunjungi Ketya PKK Kota Tegal, Rosalina Ikmal Jaya dan Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Sumito, Selasa (11/9).

Satu Penggali Batu Selamat MARGASARI - Dua warga RT 3 dan 4 RW 4 Dukuh Randu Desa Danaraja Kecamatan Margasari, tewas tertimpa longsoran batu dari tebing Kali Gintung, di Dukuh Jatilawang Desa Jembayat Margasari, Selasa (11/9) jam 08.30.

Korban yang kesehariannya mengais rejeki dengan mengambil batu dan pasir sungai itu untuk dijual, hari itu bernasib naas. Nyawanya melayang akibat tertimpa lonsoran batu tebing bagian atas sungai. Kejadian tewasnya dua warga diatas merupakan peristiwa yang pertama kali sejak puluhan tahun itu. Kejadian yang sering ke hal 19 kol 5

ke hal 19 kol 5

Revo v Supra X, Dua Siswa SMP Tewas

AGUS WIBOWO/RADAR BREBES

AKAN DITINGGIKAN - Di Jalan A Yani Brebes, kini sudah ditempati sejumlah material dan dipasangi papan rambu-rambu oleh Bina Marga Jateng terkait rencana peningkatan di jalan nasional tersebut.

Jalur Pantura Dipastikan Macet Lagi BREBES - Dipastikan jalur pantura Brebes, khususnya dari arah barat menuju timur mulai dari Jalan Diponegoro hingga ke jalur di Wanasari akan mengalami kemacetan arus lalu lintas sekitar dua bulan. Hal ini menyusul pihak Bina Marga Provinsi Jateng, sesuai dengan rencana pekan ini di Jalan A Yani Brebes yang ke hal 19 kol 1

MARKETING SERIES Boss, Friend, Bro! Oleh Hermawan Kartajaya SAAT Coca-Cola menjadi sponsor utama show DJ Tiesto beberapa waktu silam di Ancol, Jakarta, saya datang untuk ikut menikmati sekaligus melihat pengenalan produk baru Coca-Cola Zero. Lebih dari dua puluh ribu orang yang hadir benar-benar bukan hanya enjoy dengan musik-musik remix Tiesto, tapi juga being connected dengan Tiesto. Walau Tiesto terlihat sangat di tengah lapangan, di antara orang berdiri dan bergoyang, koneksi itu kelihatan nyata. Diharapkan orang muda-muda atau siapa pun yang berjiwa akan connected ke brand Coca-Cola Zero. Sebuah brand memang bisa di-connect-kan dengan customer lewat media apa pun. Design, art, sport, celebrity, event, dan sebagainya.Ada tiga tingkat connectivity, yaitu intellectual, experiential, dan social. Hubungan intellectual

PEMALANG - Kecelakaan maut Revo vs Supra X terjadi di Jalan Laksamana Yos Sudarso Pemalang, jalan menuju ke OW Widuri. Senin (10/9) malam kemarin. Dua tewas dalam insiden tersebut. Menurut Informasi yang dihimpun Radar, kecelakaan ini terjadi lantaran kedua kendaraan bertabrakan dari dua arah berlawanan, pada pukul 22.00 WIB. Kejadian persis di depan kantor berkas BRI Pagaran. Pengendara revo, Wanto (20) Warga Desa Tambak Rejo RT 05 RW 03 Pemalang berboncengan dengan Slamet (20) Warga Banjaragung, Tegal. Revo bergerak dari arah selatan saat kejadian. Sedang kendaraan kedua yang ke hal 19 kol 1

M GHONI/RADAR SLAWI

LOKASI LONGSOR - Seorang warga tunjukan lokasi longsoran tebing Kali Gintung yang menewaskan dua warga RT 3 dan 4 RW 4 Dukuh Randu Desa Danareja, Selasa (11/9).

Tangan Perakit Bom Depok Terpaksa Diamputasi HIMAWAN AR/ RADAR PEMALANG

HISTERIS - Ibu Edi histeris hingga pingsan dan ditolong keluarganya.

Kawanan Currat Beraksi di Pantura Gasak Uang Tunai Jutaan Rupiah SLAWI - Aksi kawanan pencurian dengan pemberatan (currat) kembali berulah di sepanjang jalur pantura wilayah hukum Polres Tegal. Kali ini kawanan berhasil menyantroni PT Inti Niaga Sejahtera yang berlokasi di Jalan Raya Padaharja, tepatnya masuk Desa Padaharja. Aksi yang dilakukan jelang dini hari itu baru berhasil diketahui petugas keamanan kantor pada

pukul 05.15 WIB kemarin. Tim identifikasi Polres Tegal segera merapatkan barisan meluncur ke lokasi untuk menghimpun semua data keterangan dari para saksi berikut melakukan olah TKP. Kawanan pelaku diduga kuat memasuki areal kantor melalui gudang, sebelum akhirnya berhasil mencongkel pintu kantor bagian adminsitrasi dan bagian supervisor. Dan pelaku diduga kuat keluar lewat jalan semula ketika dia berhasil memasuki areal dalam kantor. Kapolres AKBP Nelson Pardamean Purba SIK melalui Paur

Subbag Humas Ipda Wahyono didampingi Kasat Reskrim AKP Sugeng SH MH menyatakan bahwa pada saat ketiga Satpam perusahaan tersebut sedang melaksanakan piket jaga, mereka bermaksud melakukan kontrol ruangan. “Ketiganya sempat kaget ketika melihat kondisi ruangan kantor berantakan. Petugas keamanan juga mendapati pintu bagian gudang tercongkel dan pelaku merusak pintu kantor bagian administrasi,” ujarnya, Selasa ( 11/9). ke hal 19 kol 1

JAKARTA - Malang benar nasib Anwar, pria yang diduga sebagai perakit bom di Beji, Depok, Jawa Barat. Kemarin, tangan Anwar terpaksa diamputasi. “Tangannya membusuk dan membahayakan keselamatan jiwanya,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Boy Rafli Amar di Jakarta kemarin (11/09). Anwar mengalami luka bakar yang serius. Tangan kanannya juga luka parah gara-gara terkena bom. “Dia masih belum bisa berkomunikasi dengan baik, namun secara umum kondisinya membaik,” kata mantan Kapolres Pasuruan, Jawa Timur ini. Anwar diduga sama dengan

Yusuf Rizaldi, pria yang mengontrak rumah di jalan Nusantara 63 Depok itu. Yusuf sejak kejadian itu menghilang. “Anak istri Y sudah kami periksa DNA, sehingga nanti tunggu pencocokkannya,” ujar Boy. Yusuf adalah praktisi pengobatan tradisional bekam. Dia juga menyamar sebagai tukang bubur sebagai kedok. “Diduga kuat Anwar sama dengan Yusuf,” kata mantan Kanit negosiasi Densus 88 Mabes Polri ini. Berapa kekuatan kelompok Yusuf atau kelompok Thorik ini? “Jaringan ini sedang diukur kekuatannya, berapa pastinya belum bisa kami sampaikan,” kata Boy. ke hal 19 kol 1

ke hal 19 kol 1

Revo v Supra X, Dua Siswa SMP Tewas * Urung cukup umur numpak motor! Tertimpa Longsor, Dua Tewas * Rekasane nggolet pangan!

CMYK


OPINI

2

RABU 12 SEPTEMBER 2012

RADAR TEGAL

Bumiayu, STKIP dan IPM Brebes Deradikalisasi?

Oleh: Ahmad Rifai MPdI

Oleh: Muh. Abduh UNTUNG saja bom yang dipersiapkan kelompok teroris Muhammad Thorik meledak duluan. Kalau tidak, entah duka apa yang bakal melanda hari Senin, 10 September 2012 lalu. Hari itu direncanakan sebagai aksi serentak untuk meledakkan empat tempat. Yakni Markas Brimob Polda Metro Jaya, kantor Densus 88 di Mabes Polri, pos polisi di Tambora, dan sebuah kantor komunitas agama Buddha di Jakarta. “Bisane milih tanggal 10 September 2012 ya wa?” “Sing jelas tah ora ana kaitan karo ramalan kematian aktor Macaulay Culkin. Aktor sing tenar lewat film “Home Alone” itu diramal pan mati tanggal kuwe gara-gara kecanduan Narkoba. Anaana bae yah?” September dan Oktober ditengarai sebagai peak season, bulan terawan untuk aksi teror di dunia. Karena, momentum serangan terhadap gedung WTC New York pada 9 September 2001. Dan, untuk Indonesia, Oktober juga rawan karena momentum Bom Bali 1. Beberapa aksi bom bunuh diri juga pada bulan September, yakni Ahmad Yosepa Hayat menjadi pelaku bom bunuh diri di depan Gereja Bethel Injil Sepenuh Kepunton Solo, Minggu, 25 September 2011. Demikian pula Mohammad Syarif di Masjid Adz Dzikro Kompleks Mapolresta Cirebon 27 September 2011. “Ibarate, musim bom kuwe nang bulan September wa?” Yang jadi pertanyaan, kenapa ide radikalisme masih bisa disebar ke kalangan masyarakat Indonesia? Apakah semata-mata didasarkan pada kepercayaan agama atau sampeyan berpendapat sebenarnya kesenjangan sosial yang menjadi landasan utama bagi suburnya radikalisme? Atau mungkin karena lemahnya penegakan hukum sehingga tidak terjadi efek jera yang memungkinkan berkembangnya kelompok teror baru. “Sampeyan ngerti ora radikalisme?” “Belih ngerti wa!” Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Ansyaad Mbai menyatakan banyak faktor penyebab timbulnya terorisme. Salah satu faktor yang mengerucut adalah radikalisme yang mengatasnamakan agama. Oleh karena itu, Ansyaad mengimbau masalah itu perlu ditangani di tengah masyarakat. Semua pihak termasuk elemen masyarakat punya tugas yang sama untuk meluruskan pemahaman radikal berkembang. “Kuwe tugase sampeyan oh Wa!” Upaya deradikalisasi dengan peningkatan pemahaman agama dan kemanusiaan memang harus terus dilakukan. Pemerintah pun siap melakukan deradikalisasi makin diintensifkan. Bahkan, saat ini tengah disiapkan sebuah program nasional kontra radikal terorisme. Wakil Presiden RI Boediono menegaskan, program yang utuh untuk mengatasi radikalisasi tersebut memang sangat diperlukan. Apa yang dilakukan masing-masing instansi sejauh ini dinilai tidak cukup karena belum ada rencana aksi bersama yang terkoordinasi dengan sasaran bersama yang jelas. “Maksude deradikalisasi sing kepriben Wa?” Sejak terorisme marak di negeri ini, upaya deradikalisasi pun telah dilaksanakan pemerintah. Namun program tersebut juga menuai kritik tajam. Salah satunya, Mejelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Surakarta telah mengeluarkan sebuah buku berjudul “Kritik Evaluasi & Dekonstruksi Gerakan Deradikalisasi Aqidah Muslimin di Indonesia” yang isinya mengkritisi proyek deradikalisasi buatan Badan Nasional Penanggulang Teroris. Banyak tema, konsep dan istilah dari BNPT dengan proyek deradikalisasinya yang dikritisi dalam buku ini. Misalnya tentang makna radikalisme yang disimpulkan masih sangat ambigu dan perlu ditinjau kembali. (*)

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur: Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati, Moch. Arifin, Arief Nur Rahardian Sidiq. Sekretaris Redaksi/Persh: Yully Trieyani. Kota Tegal: M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan, Abidin Abror. Brebes: Agus Wibowo. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Hermas Purwadi, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Hesti Prastyani (Manajer Tegal), Kharisma Dewi, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Astri Prayudita, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: M. Yusuf Abadii. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 25.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 17.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 17.000/baris, Iklan Colour: Rp 37.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Rp 75.000/ mmk. Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

MENDENGAR nama Bumiayu, bagi masyarakat Jawa Tengah tentu tidak asing lagi. Kota kecamatan yang menjadi penyangga Tegal dan Purwokerto itu kini telah bermetamorfosa menjadi kota dengan kehidupan nonstop 24 jam, sebagaimana Simpang Lima di Semarang atau Malioboro di Yogyakarta. Sebagaimana kotakota lain di Indonesia, perkembangan kota dipicu oleh dua hal, bisnis dan pendidikan. Khusus untuk pendidikan, Bumiayu memang telah tumbuh beberapa dekade silam, namun geliat pendidikan tinggi baru dimulai saat ini. Rupanya berdirinya perguruan tinggi di Bumiayu direspon positif oleh pemerintah pusat hingga Mendikbud Muhammad Nuh berkenan mengagendakan jadwal kerjanya ke STKIP dan STIE Islam Bumiayu. Dalam kunjungannya untuk meresmikan gedung kampus STKIP dan STIE Islam Bumiayu (10/3) Mendikbud RI Prof Dr Ir Muhammad Nuh DEA menyatakan bahwa di balik nama Bumiayu tersimpan makna filosofis yang sangat mendalam dalam konteks pendidikan karakter. Kata “ayu” dalam nama Kota Bumiayu, menurut Pak Nuh, merupakan simbol kekuatan sifat kelembutan (soft power) yang justru sering kali dapat “menghanyutkan” banyak hal. Dalam konteks feminisme, kaum feminis sering menunjukkan bahwa harus ada keseimbangan antara maskulinitas (sifat kelelakian) yang sering kali ditunjukkan dengan keberanian, kekuatan, dan superioritas dengan feminitas (sifat kewanitaan) yang lemah lembut, kasih sayang, reseptif atau nrimo, telaten dan tekun. Menurut referensi filsafat Timur, dua kekuatan ini disebut dengan istilah yin dan yang yang dilambangkan dengan gambar berbentuk bulat yang berisi dua warna hitam dan putih yang dipisahkan oleh sebuah garis yang melekuk di tengah lingkaran tersebut. Yin merupakan simbol sifat maskulin, sedangkan yang merupakan simbol sifat feminin. Melalui dinamika dua kekuatan inilah proses di alam ini berjalan. Di tengah situasi dan kondisi bangsa yang sering tidak stabil seperti akhir-akhir ini dikarenakan sifat maskulin yang terlalu dominan, kekuatan kelembutan (soft power) seperti yang dikemukakan Mendikbud terasa menjadi sangat penting. Ketika semua orang ingin hakhaknya terpenuhi, fasilitasnya tersedia, amuk masa dan kekerasan di mana-mana, maka sifat

kasih sayang, kelembutan, ketekunan dan ketelatenan menjadi sangat signifikan dalam kehidupan sekarang ini. Sifat-sifat feminin tampak lebih termanifestasi dalam aktivitas pendidikan. Pendidikan yang dilakukan dengan kesabaran, kasih sayang, ketekunan dan ketelatenan (feminitas) tentu saja akan lebih berhasil dari pada pendidikan yang dilakukan dengan cara kekerasan, paksaan, maupun karakter maskulin lainnya. Setali tiga uang dengan namanya, Bumiayu sejak dahulu telah dikenal dengan dunia pendidikannya. Meski termasuk dalam kategori kota kecil dan hanya setingkat kawedanan, kota ini tercatat memiliki lebih dari 150 lembaga pendidikan baik formal maupun non formal. Ini belum termasuk lembaga pendidikan yang berada di wilayah kecamatan sekitarnya, seperti Kecamatan Paguyangan, Sirampog, Bantarkawung, dan Salem yang biasa disebut dengan wilayah kawedanan Bumiayu. Selain itu, penduduk di wilayahwilayah ini lebih suka menyebut mereka berasal dari Bumiayu jika mereka berada di perantauan atau daerah luar Bumiayu dan ditanya asal daerah mereka. Jika di wilayah-wilayah ini dihitung semua lembaga pendidikannya, akan tercatat lebih dari 500an lembaga pendidikan di daerah Bumiayu. Sebagai gambaran, di kelurahan Pruwatan saja, salah satu kelurahan yang ada di wilayah kecamatan Bumiayu, terdapat 2 Madrasah Aliyah dan 1 SMK (tingkat SLTA). Di tingkat SLTP kelurahan Pruwatan memiliki tiga Madrasah Tsanawiyah dan 4 SMP, sedangkan di tingkat sekolah dasar, kelurahan ini memiliki 6 SD dan 2 Madrasah Ibtidaiyyah (MI). di tingkat TK dan Paud Pruwatan memiliki 5 lembaga pendidikan. Dengan demikian di lingkungan kelurahan Pruwatan saja telah tercatat setidaknya 23 lembaga pendidikan formal. Sedangkan untuk pendidikan non formal kelurahan pruwatan memiliki 4 pondok pesantren yang cukup besar dan beberapa lembaga pendidikan keterampilan dan pendidikan paket B dan paket C. Berada di tengah-tengah antara jalur lalu lintas selatan dan pantura pulau Jawa, Kota Bumiayu dikelilingi deretan bukit-bukit dan gunung yang sangat menawan. Bumiayu dikenal sebagai daerah pegunungan dan tidak memiliki pantai. Meski ukuran kotanya relatif kecil, namun banyak orang di luar daerah Bumiayu mengira kalau Bumiayu adalah

sebuah kabupaten. Dengan banyaknya jumlah lembaga pendidikan di wilayah Bumiayu, pantaslah kalau kota ini disebut sebagai kota pelajar. Tidak jarang juga Bumiayu disebut sebagai kota santri, karena di sini banyak terdapat kyai dan santri serta pondok pesantren besar tingkat nasional (seperti pondok pesantren Al Hikmah) dan pondok pesantren besar setingkat provinsi (seperti pondok pesantren Darunnajat). Pondok pesantren ini tidak bisa dipungkiri, membentuk karakter masyarakat sekitarnya dalam bidang keagamaan (religiusitas), etika sosial dan kebudayaan yang elegan. Maka pantaslah kalau Mendikbud Muhammad Nuh menyebut Bumiayu sebagai basis pembentukan soft power. Faktor-faktor inilah yang kemudian mendorong mantan Mendiknas RI Prof Dr Yahya A. Muhaimin untuk mendirikan sebuah lembaga perguruan tinggi di wilayah Bumiayu. Meski rencana pembentukan lembaga itu sudah mencuat sejak beliau masih menjadi Mendiknas (tahun 1999-2001), namun rencana tersebut baru terealisasi sepuluh tahun kemudian, yaitu pada tahun 2009 dengan didirikannya Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Islam Bumiayu di bawah naungan yayasan yang langsung dipimpin mantan Mendiknas Prof Yahya A Muhaimin. Dalam rangka pengembangan kelembagaan agar dapat menjadi universitas dan juga tuntutan si masyarakat, Yayasan Perguruan Islam Ta’allumul Huda kemudian mendiirikan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) di tahun 2012. Melalui SK mendiknas RI No. 98/D/O/ 2009 dan SK mendiknas RI No. 28/E/O/2012 kini STKIP dan STIE Islam Bumiayu telah resmi beroperasi dan menjadi kebanggaan bersama masyarakat Bumiayu dan sekitarnya. Gedung STKIP dan STIE tiga lantai yang berdiri kokoh di tepi jalan utama jalur Tegal-Purwokerto menjadi gedung termegah dan boleh dikatakan termewah di wilayah Bumiayu. Sejak didirikan tiga tahun yang lalu, STKIP kini telah memiliki 650 mahasiswa yang tersebar di tiga program studi (prodi) yakni Prodi Pendidikan Guru SD (PGSD), Prodi Pendidikan Matematika dan Prodi Pendidikan bahasa Inggris. Jumlah tersebut termasuk signifikan karena dari tahun ke tahun minat calon mahasiswa untuk meneruskan studi di STKIP dan STIE semakin ber-

tambah. Para calon mahasiswa dan mahasiswa STKIP datang bukan hanya dari wilayah Bumiayu saja, melainkan dari berbagai wilayah di sekitarnya seperti Kabupaten Tegal, Brebes, Pemalang, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara dan Cilacap. Pesatnya perkembangan STKIP dan STIE Bumiayu tentu mendatangkan keuntungan tersendiri bagi masyarakat Bumiayu pada khususnya. Para penduduk setempat dengan cepat menangkap peluang usaha di sekitar kampus STKIP dan STIE Bumiayu seperti membuka usaha foto copy, toko alat-alat tulis dan alat perkantoran, toko fashion, kantin, dan tentu saja kontrakan atau tempat indekost bagi mahasiswa. Selain itu, sejak berdiri kampus STKIP dan STIE di wilayah tersebut, harga tanah juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Hal ini tentu sangat menguntungkan bagi para pemilik tanah di sekitar wilayah tersebut. Berbekal pengalaman selama lebih dari 90 tahun bergelut dan berkecimpung di dunia pendidikan, Yayasan Perguruan Ta’allumul Huda diharapkan dapat memajukan dua lembaga pendidikan kebanggaan masyarakat Kabupaten Brebes khususnya. Sebelum STKIP dan STIE, Yayasan Perguruan Islam Ta’allumul Huda yang berdiri sejak tahun 1918 ini menaungi lembaga pendidikan dari tingkat Taman Kanak-Kanak hingga tingkat SLTA. Semua lembaga tersebut karena kiprah dan prestasinya yang menggembirakan telah sejak lama menjadi lembaga favorit yang dibanggakan masyarakat. SEMANGAT BELAJAR Berdirinya STKIP dan STIE Islam Bumiayu seolah menjadi pengobat kerinduan masyarakat Bumiayu yang telah sekian tahun mendambakan berdirinya sebuah lembaga perguruan tinggi. Kini kampus tersebut telah menjadi citra dan muara intelektual masyarakat Bumiayu. Manajemen yang profesional dan pengalaman menangani lembaga pendidikan puluhan tahun menjadikan STKIP dan STIE Bumiayu menjadi tujuan bagi kaum intelektual Bumiayu untuk mengekspresikan dan mengaktualisasikan kemampuan intelektual mereka di perguruan tinggi ini. Para guru di lembagalembaga pendidikan di Bumiayu dari tingkat SD hingga SLTA berlomba-lomba untuk mendaftar dan ikut andil dalam mengembangkan serta memajukan perguruan tinggi pertama di Bumiayu yang didirikan oleh salah satu putra terbaiknya.

Pelayanan Kurang Sopan

Mengingat perkembangannya yang cukup pesat, terlebih target di tahun 2014 nanti akan menjadi universitas, STKIP dan STIE Bumiayu ke depan tentu akan membutuhkan banyak tenaga dosen untuk mengampu berbagai bidang keilmuan di perguruan tinggi ini. Aturan pemerintah yang juga diterapkan di perguruan tinggi bahwa untuk menjadi tenaga pengajar di perguruan tinggi (dosen) harus memiliki ijazah magister secara spontan memicu para generasi muda Bumiayu untuk melanjutkan studi mereka ke jenjang S2. Hal ini sekaligus menjadi perkembangan positif bagi wilayah kabupaten Brebes karena ke depan akan semakin banyak memiliki SDM yang memadai. Selama ini indek pembangunan manusia (IPM) di kabupaten Brebes tergolong masih rendah jika dibandingkan dengan kabupaten–kabupaten/kota lainnya di Indonesia. Jika di masa depan putra-putri Brebes telah menyelesaikan studinya baik di tingkat S1 maupun S2, akan semakin banyak tenaga profesional di Kabupaten Brebes yang kemudian membantu pemerintah daerah dalam mensukseskan program-program yang berkesinambungan. Para orang tua yang biasanya khawatir dengan kehidupan kaum muda di kota besar tentu akan terobati dengan adanya perguruan tinggi di kota sendiri. Mereka kini tetap bisa lebih mudah mengawasi pergaulan anaknya yang sedang menempuh studi di STKIP dan STIE karena mahasiswa bisa tetap tinggal bersama orang tua mereka di rumah sendiri. Pun bagi para orang tua mahasiswa yang datang dari luar kota Bumiayu tidak perlu merasa risau ataupun galau dengan keberadaan anaknya di bumiayu, mengingat iklim pergaulan di kota kecil ini tidak terlalu “mengkhawatirkan”. Para mahasiswa yang tadinya agak “sekuler” dalam perilaku maupun busana malah kelihatan menjadi lebih Islami setelah beberapa semester menjadi mahasiswa di STKIP dan STIE Islam Bumiayu. Hal ini sekali lagi tentu tidak terlepas dengan iklim, lingkungan dan budaya Bumiayu yang berkarakter baik sebagai kota pelajar dan kota santri. Para wali mahasiswa yang berminat malah bisa menempatkan putra-putrinya di banyak pesantren yang ada di sekitar wilayah Bumiayu agar mereka memiliki nilai tambah dari pada sekedar kuliah di perguruan tinggi. (*) Penulis adalah dosen STKIP Islam Bumiayu

pindo bengi karo esuk, awane ora mangan padahal penutupan jad 12 awan sing arane bocah ngomong owh ya “awan ora mangan ngelih” lha kok gurune gole ngendika alus nemen, “ kowen diatur angel ora usah melu PERSAMI, ora usah sekolah nang SMP 3”. Kegiatan luru bati wajar lah, tapi ngendikane sing bener, lah nyong wong tuane dicritani kaya kuwe rasane ora sreg apa wis di doktrin kaya kuwe guru guru. Tulunglah ibu kepala sekolah yang terbaik, guru sing ngendika kaya kuwe dibina maning bu, ngisin-ngisina, lah wong siki guru wis ora pahlawan tanpa tanda jasa, tapi wis serba cukup apa maning SMP3 PANGKAH wis mulai di percaya karo warga sekitare, mulai dibanggakan, ora memper bangetlah nek kaya kuwe katon nemen memaksakan kehendak tur ora patut tut tut nemen. +6287730201919

ASS, mas Rateg saya pan ngresula PÖM BENSIN Grinting, Bulakamba pelayanan pejaga toilet n penjual minuman waktu siang kurang sopan, suruh buru2 msuk toiletnya padahal kitakan bayar, saran buat yg punya n pmgawasnya tlong d benahi praturannya demi kenyamanan pelanggan. +6285741832438

Diberantas Ya Kena TULUNG len Pak Kapolsek Talang, togel neng Tegalwangi diberantas ya kena owh, magrib-magrib donge sholat tp malah transaksi togel, nggawe sumpek tok. +6285742287415

Njaluk Donga ASSSALAMUA’laikum. Sdlur Q njlux donga’ne njnengan xbeh, smg mbah Q diparingi sehat, umur sg dawa, amiiin. Wassalamua’laikum +6285741141805

Duwe Prestasi Nasional MAS Rateg, kye ana warga Tegal tanggane inyong sing duwe prestasi nasional (anggota paskriba ), loken ora tau dimuat, apa durung krungu? +6281542123455

Semakin Terbukti DG terungkapnya Ketua DPRD Pemalang sbg pemakai sabu2, semakin terbukti bhwa elite das,daerh, bisnis, parpol, Ormas, LSM... .memang memuja hedonis (miras, madat, narkoba, dugem....) Ironis!.... orang yg perlu rehab medis + sosial/’ sakit psikis’ kok jdi Ketua Wkl Rakyat? Bangsa sakit? +6285842211374

bareng jam 5 sore mlaku”ring kota ya ampun, go liwat mlaku angel men trotoare go dodolan kabeh! Dongene pungsi trotoar go apa len pak pejabate sing berwenang? Trs tibume pmn apa ws ompong? Tlng dimuat. +6287764612869

Trotoar Nggo Dodolan

Merasa Kajogan

KAGET aku blk Pemalang! Kotane resik tur ktn padang, tapi sayang

MAAF kpda jajarn pngurus masyarakt Kota Tegal, kmi slaku pnduduk Kota

Katanya Habis

Tegal mrasa kajogan gadi wong Tegal. Knapa? Krn kmi mrasa pihak ptugas playanan kurang tanggap dlm mngatasi brbagai kkurangn. Kkurangn apa? Pikir dwek ben dadi instropeksi njenengan... +6285729413731

STASIUN Sepur Brebes Ora Nggadeg, beli tiket Tegal Arum mau ke Cirebon katanya habis, ternyata beli di Tegal kok dapat. +6281327771010

Gurune Dibina Maning

Pasar Apa Donge?

TESIH ana ya guru sing arogan kwe nang SMP 3 PANGKAH, kemah PERSAMI urunan 15 ewu mangane ping

PASAR Bawang Banjaran, pasar kue donge? +6285640161677

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS ke 083861302125, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Dapatkan kaos Ngresula, yang berisi SMS ngresula pilihan. Hanya Rp60.000/pcs.


CMYK

METROPOLIS

3

RABU, 12 SEPTEMBER 2012

RADAR TEGAL

Mesum di SPBU, Yk Ditahan KARENA hanya memikirkan napsu syahwatnya, Yk (21), warga Kelurahan Debong Tengah Kecamatan Tegal Selatan, harus mendekam di sel tahanan Mapolres. Sebab di tertangkap basah tengah berhubungan layaknya suami istri (mesum) dengan pacarnya, Bunga (16), yang masih tetangganya sendiri, di kamar kecil atau toilet SPBU, Jalan KS Tubun, Kota Tegal. Berdasarkan informasi, aksi bejadnya terungkap, gara-gara banyak pengunjung SPBU antri ingin ke kamar kecil. Namun sudah setengah jam lebih menunggu tak

juga keluar. Otomatis sejumlah pengunjung yang antri pun protes. Lantaran takut terjadi apa-apa, akhirnya petugas keamanan SPBU membuka paksa pintu kamar kecil. Ternyata YK sedang mesum sambil berdiri dengan seorang perempuan, yang ternyata pacarnya. Mengetahui hal itu, petugas mengamankan keduanya di pos keamanan setempat. Selanjutnya dilaporkan ke kantor polisi terdekat. Mendapat laporan itu, petugas Sat Reskrim Polres Tegal Kota langsung mendatangi TKP. Yk dibawa ke Polres. Sebab, pacar

pelaku usianya di bawah umur, sebagaimana diatur dalam Undang-undang (UU) Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Guna mempermudah proses penyidikan, saat ini Yk mendekam di sel tahanan. Di hadapan petugas, Yk mengaku perbuatannya dilakukan suka sama suka. Dia tak pernah memaksa apalagi mengancam pacarnya, untuk berhubungan layaknya ke hal 9 kol 5

DIGIRING - Tersangka Yk digiring petugas menuju sel tahanan. M SAEKHUN/RATEG

KANCA BATIR Hartono Santoso

Lebih Variatif USAI sudah Kejuaraan Motorcross Seri IV, di Lapangan Martoloyo Kota Tegal. Ratusan pembalap nasional maupun sembilan negara, selama dua hari menunjukkan kemampuannya. Hal ini merupakan kejuaraan yang digelar kesekian kalinya di lokasi itu. Menurut Ketua Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tegal, Hartono Santoso, Sirkuit Martoloyo termasuk salah arena terberat dari sekian banyak tempat yang ada. Itu diakui sendiri oleh para pembalap. “Sirkuit Martoloyo banyak variasinya, dan termasuk lumayan berat,” ucapnya, kemarin. Dalam kejuaraan tersebut, tambah Hartono, sejumlah insiden tabrakan antarpembalap pada awal start kerap terjadi, bahkan berlangsung sengit. Sesuai yang diprogramkan, dalam upaya meningkatkan prestasi para atlet. Maka setiap bulan harus ada even atau lomba. “Tujuannya memacu prestasi atlet. Baik tingkat lokal, regional, nasional maupun internasional.” (din)

LALU LINTAS

KERING - Kolam dermaga Pelabuhan Niaga Tegal, pada hari biasa airnya meluap. Tapi, akibat kemarau maka air ikut menyusut.

ABIDIN ABROR/RATEG

Menilik Perkembangan Musim di Tegal dan Sekitarnya

SEPTEMBER, PUNCAK KEMARAU

ABIDIN ABROR/RATEG

Kendaraan Terpaksa Harus Antri

ke hal 9 kol 5

ke hal 9 kol 1

Nyaris Dimassa, Pengutil Diciduk

ANTRI - Ratusan kendaraan terpaksa rela, sehubungan adanya perbaikan saluran sebelah barat Rita SuperMall.

PERBAIKAN pipa air di Jalan Kolonel Sugiono, tepatnya depan Pusat Perdagangan Informasi dan Bisnis (PPIB) yang dilakukan kemarin siang, menimbulkan kemacetan luar biasa. Semua kendaraan menuju barat terjebak antrian panjang hingga 2 km. Hal ini tidak lain dampak penggalian pipa air minum. Menurut seorang petugas parkir, Amad, kemacetan terjadi sekitar pukul 10.00, dan mendadak ratusan kendaraan tujuan Jakarta

BULAN September tahun ini yang sedang dilalui, menurut catatan Badan Meteorologi Klimataologi dan Geofisika (BMKG), sebagai puncak atau klimaks musim kemarau. Posisi matahari tepat berada di garis ekuator, sehingga jarak matahari dengan Indonesia pada titik terdekat. Dampaknya bisa dirasakan bersama, saat ini suhu lebih tinggi, dengan kata

misi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tegal lebih teliti, mengecek persyaratan yang diajukan partai politik (parpol), yang mendaftarkan diri jadi peserta peserta pemilu.

AKSI nekad Suripah (35), warga Kelurahan Kejambon Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal berakhir. Sebab, kebiasaan sebagai pengutil, atau mengambil barang dagangan milik pedagang di Pasar Martoloyo, kemarin pun berhasil terbongkar. Guna menghindari aksi massa, pelaku dibawa ke Pos Polisi Martoloyo, yang jaraknya tak jauh dari pasar. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Suripah dibawa ke Mapolres. Sesuai informasi, sebenarnya kebiasaan perempuan itu mengambil barang milik pedagang berulang kali dilakukan. Namun selalu lolos, sebab tak pernah tertangkap basah. Ketika Suripah datang ke pasar tersebut, Selasa (11/9), sekitar pukul 07.15, para pedagang langsung mengikuti gerak-geriknya. Bahkan waktu mengambil beberapa dagangan, tetap dibiarkan. Namun, ketika sudah banyak yang diambil, langsung ditangkap dan digeladah. Dari tas miliknya ditemukan sejumlah dagangan tanpa proses pembelian. Para pedagang yang tahu aksi Suripah, bermaksud menghakiminya. Tapi oleh beberapa tukang becak dihalangi, lalu pelaku dibawa ke pos polisi. Setelah sempat diinterogasi,

ke hal 9 kol 1

ke hal 9 kol 1

M SAEKHUN/RATEG

MENDAFTARKAN DIRI - Pengurus DPC Partai Demokrat Kota Tegal mendaftarkan diri ke KPU, untuk menjadi parpol peserta pemilu 2014.

KPU Diminta Lebih Teliti Dalam Verifikasi Faktual Parpol PAC Partai Demokrat Kecamatan Tegal Selatan meminta Ko-

M SAEKHUN/RATEG

DIAMANKAN - Pengutil di Pasar Martoloyo, Suripah diamankan di Ruang Sat Reskrim Polres Tegal Kota untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Dari Halal Bi Halal Keluarga Besar Kantor Kemenag Kota Tegal

Tetap Jaga Kondusifitas dan Hindari Perpecahan Di penghujung bulan Syawal 1433 H, kegiatan halal bi halal masih dilakukan sejumlah masyarakat, organisasi, dan instansi. Seperti nampak Selasa (11/9) kemarin, keluarga besar Kantor Kementerian Agama (Kemenag) menggelar acara serupa di Balai Kota Tegal. Seperti apa? ABIDIN ABROR/RATEG

MENUMPUK - Seorang pedagang memilih berjualan siang hari. Sementara barang dagangan masih menumpuk.

CMYK

LAPORAN: ADI MULYADI HALAMAN parkir balai kota, pagi itu sekitar pukul 08.00 dipadati banyak kendaraan. Baik roda

ADI MULYADI/RATEG

IMBAU MASYARAKAT - Wali kota mengajak masyarakat menjaga kondusifitas kota, khususnya pada waktu pesta demokrasi. Hal ini disampaikan ketika memberikan sambutan, dalam acara halal bi halal keluarga besar kantor Kemenag.

empat maupun dua. Ruang Adipura pun terlihat ramai dikunjungi orang. Mereka merupakan tamu undangan halal bi halal, yang digelar kantor Kemenag. Sambil menunggu semua tamu hadir, nampak grup hadroh melantunkan nadanada religi. Panitia mondar-mandir mempersiapkan segala sesuatunya. Acara dihelat memang terkesan sederhana. Namun demikian, hampir seluruh tamu undangan hadir waktu itu. Sehingga Ruang Adipura seakan tidak menampung mereka. Tanpa menunggu lama lagi, kegiatan dimulai. Pembawa acara menyuarakan susunan acara halal bi halal. Dilanjutkan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-

Quran. Suasana hening sangat terasa, saat Qiro melantunkan ayat-ayat suci. Setelah itu, Kepala Kantor Kemenag Kota Tegal, H Nuril Anwar SH MH memberikan sambutan. Dia mengatakan, halal bi halal keluarga besar tersebut merupakan acara rutin tahunan, yang diselenggarakan usai Lebaran. Kegiatan ditujukan mempererat tali silaturahmi dan komunikasi antarpersonil. Jumlah peserta yang mengikuti acara hari ini (kemarin) mencapai 340 orang. Termasuk para guru, organisasi masyarakat yang berada di bawah ruang lingkup Kemenag. Kemudian pegawai, karyawan, serta tokoh ulama. ke hal 9 kol 1


PEMALANG

4

RABU 12 SEPTEMBER 2012

RADAR TEGAL

NGENDONG Tinjau Ulang Pembangunan Shelter PROYEK pembangunan shelter di Alun-alun sebagai upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Pemalang untuk menata dan mewujudkan keindahan kota, mendapat sorotan dari Ketua Komisi C DPRD Pemalang Ujianto MR. Pasalnya, pembangunan shelter di Alunalun harus ditinjau kembali regulasinya agar nanti di kemudian hari tidak terjadi persoalan. “Pada prinsipnya kami tidak keberatan. Justru kami sangat mendukung adanya pembangunan shelter itu, tapi tolong untuk dikaji lebih dulu, apakah peraturan daerah yang mengatur tentang Alun-alun itu sudah direvisi atau belum,” katanya kepada Radar di gedung dewan, kemarin. DOK.RADAR PML Keinginan agar Pemkab mengkaji Ujianto MR ulang soal aturan tentang Alun-alun muncul dari Anggota Komisi C itu, karena pada saat pembahasan perubahan Anggaran APBD telah dilaporkan pada rapat oleh Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) itu. Ada dana luncuran dari Pemerintah Propinsi yang mendahului anggaran perubahan yang nilainya besar Rp 600 juta untuk membangun shelter. Sehingga oleh Ujianto MR hal itu perlu dicari kejelasannya tentang peraturan soal Alun-alun. “Apakah Alun-alun itu diperbolehkan atau tidak untuk dibangun shelter berupa bangunan semi permanen untuk PKL, itu regulasinya harus jelas,” ujarnya. Ujianto menegaskan, segala upaya yang dilakukan Pemda pada prinsipnya sangat baik dalam semua kegiatan-kegiatan yang menyentuh kehidupan dan hajat orang banyak, utamanya bagi orang-orang kecil seperti PKL itu, sangat luar biasa, tapi regualasinya jangan sampai kemudian terabaikan. “Jangan sampai Alun-alun sudah dibangun ternyata setelah dikaji terkendala dengan peraturan daerah itu sendiri,” tegasnya. Bahkan yang membuat Ujianto sedikit ada kekhawatiran belum ada upaya pengkajian, sekarang sudah pada tahap peletakan pembangunan pondasi. “Kami pesan kalau nanti jika dilakasanakan dan sudah berujud banguan shelter itu harus ada sebuah peraturan baru, minimal peraturan bupati yang mengatur tentang itu,” tandasnya seraya menjelaskan, artinya apakah alun-alun di malam hari untuk berjualan atau di siang harinya. “Kalau di malam hari untuk berjualan siang hari harus bersih. Dan jika siang hari tentu saja harus mencerminkan bahwa pedagang itu sehat, bersih dan tidak mengurangi nilai estetika atau nilai seni keindahan kota.” (apt)

BNN Sita Mobdin Ketua DPRD Untuk Barang Bukti PEMALANG - Perkembangan kasus Waluyo AT terus menggelinding. Status ketua DPRD Pemalang yang awalnya saksi kini sudah ditetapkan menjadi tersangka oleh BNN (Badan Narkotika Nasional). Dalam penangkapan lalu barang bukti (BB) bersama dengan tersangka dibawa oleh personil BNN. Informasi yang berkembang kini, barang bukti yang dibawa ke Semarang ternyata tidak hanya barang milik Waluyo AT saja. Salah satu mobil dinas (mobdin) Kabupaten Pemalang yang notabene aset negara ikut dibawa ke Semarang sebagai barang bukti. Hal ini dibenarkan oleh Sek-

retaris DPRD Pemalang, Drs H Muslim. Muslim mengakui jika salah satu mobil dinas ketua dewan sekarang berada di Semarang. Mobil tersebut menjadi barang bukti. ”Benar masih di sana, di Semarang,” ujarnya. Menurut informasi yang masuk ke Radar, Mobil dinas tersebut berjenis Avanza dengan plat nomor G 9505 VD. Mobil tersebut merupakan satu dari 5 mobil dinas yang digunakan oleh ketua dewan tersebut. Lima mobil tersebut antaralain Avanza, Pajero, Sedan Altis dan kijang Inova. Tidak diketahui secara pasti mengapa bisa ada 5 mobil dinas digunakan oleh ketua DPRD ini. Mobil Avanza yang dijadikan bukti tersebut diduga digunakan untuk mengambil barang haram yang dilakukan oleh su-

HIMAWAN AR/ RADAR PEMALANG

TERPARKIR – Salah satu mobil dinas untuk pimpinan dewan yang masih terparkir di parkiran DPRD Pemalang.

pir pribadi Waluyo AT berinisial R. Sekwan mengungkapkan, untuk sementara mobil-mobil dinas tersebut diamankan oleh-

Polres Tangkap Pengguna Narkoba

PARPOL

AGUS P/RADAR PEMALANG

PENEN RAYA - Kasubdir OLDL Ditjen PSP Kementerian Pertanian RI Dra Kartining Saddewi Budi MSi di saat melakukan panen raya padi Metode SRI tahun 2012 di Desa Sirangkang Petarukan, Selasa kemarin.

Produksi Padi Capai 3,7 Ton per Hektar AGUS P/RADAR PEMALANG

JUMPA PERS – Ketua Fraksi PDIP HM Agus Sukoco SE MM saat jumpa pers terkat kasus dugaan penggunaan narkoba yang dilakukan Ketua partainya Waluyo AT, kemarin.

Waluyo AT Undang Prihatin Pengurus DPD PDIP PEMALANG – Terjadinya kasus duagan penyalahgunaan narkoba yang telah dilakukan Waluyo AT Ketua DPC PDIP sekaligus sebagai Ketua DPRD Pemalang, rupanya menjadi pukulan telak oleh jajaran pengurus partai berlambang banteng moncong putih. Bahkan munculnya kasus tersebut menjadi keprihatinan yang mendalam semua jajaran pengurus partai tersebut. Seperti yang diungkapkan HM Agus Sukoco SE MM selaku orang yang dipercaya untuk menjalankan tugas-tugas dipartainya. Pihaknya bersama teman-teman pengurus partainya ikut merasa prihatin dengan musibah yang sedang menimpa Ketua DPC PDIP Waluyo AT, karena sebagai panglima dan etalase partai di PDIP. “Musibah ini tentunya harus kita hadapi, karena persoalan ini sudah menjadi kenyataan bahwa Ketua DPC PDIP Waluyo AT sebagai pengguna dan pemakai,” katanya. Terkat munculnya pemberitaan yang disebutkan bahwa Waluyo AT saat dilakukan penjemputan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) ada barang bukti berupa sabu-sabu, pihaknya sedikit membantah karena yang telah ditemukan di rumahnya itu sama sekali tidak ada. Hanya saja, karena adanya pengembangan di kasus Purwokerto dari Jakarta dengan pembelian 2,8 gram dan sebagian itu merupakan pesanan dari Waluyo AT. Sementara dari hasil pemeriksaan BNN saat dibawa ke Semarang ternyata berdasarkan hasil tes urine , darah dan rambutnya hasilnya positif. Selain itu bukti lainnya adanya SMS dan pengiriman atau transfer uang yang dilakukan oleh Waluyo AT. (apt)

nya. Dia berujar, dua mobil diamankan di rumah dinas jenis Pajero dan Altis, satu unit di parkiran DPRD.

“Satu dipakai keluarganya (ketua DPRD, red) untuk wirawiri keluarga,” ujarnya kepada Radar. Dirinya saat ini tengah menunggu perkembangan informasi, dan sudah mengirimkan staf sekwan untuk melacak mobil tersebut. ”Saya sudah tugaskan staf untuk melacak mobil itu,” ujarnya. Staf tersebut, menurut dia, juga ditugaskan untuk mengetahui bagaimana prosesnya agar mobil tersebut dapat kembali ke Pemalang. Saat ditanya apakah mobil tersebut daripada mengangur dialihkan penggunaannya? Dia berujar mobil-mobil tersebut sementara akan diamankan di beberapa lokasi sekarang. ”Belum-belum, sementara diamankan dulu. Toh kegiatan pun tidak ada masalah,” tegasnya. (him)

PELAKSANAAN program tanam padi Metode SRI tahun 2012 hasil bantuan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian di Kabupaten Pemalang dinilai cukup berhasil. Program tersebut hasil produksinya mengalami peningkatan hingga mencapai 3,8 ton perhektar melebih target, peningkatan satu sampai dua ton perhektar. “Pelaksanaan program penanaman padi melalui metode SRI ini, Alhamdulillah cukup berhasil sebab ada peningkatan hasil produksinya yang semula ditargetkan ada kenaikan satu sampai dua ton perhektar di Kabupaten Pemalang ini mampu mencapai 3,7 ton bahkan lebih perhektar,”kata Kasubdir Optimasi Lahan Direktorat Lahan (OLDL) Ditjen PSP Kementerian Pertanian RI Dra Kartining Saddewi Budi MSi di melakukan panen raya Padi Metode SRI Tahun 2012 di Desa Sirangkang Petarukan, Sela-

sa (11/9) kemarin. Menurutnya, terkait program metode SRI ini mulai berjalan sejak bulan Januari 2012. Adapun pelaksanaan program ini dilakukan di lahan irigasi meskipun program SRI ini tidak terpengaruah dengan kondisi kekeringan karena program ini sangat spesifikasi. Berdasarkan data yang ada, Saddewi menjelaskan, pelaksanaan program SRI tahun 2012 di seluruh Indonesia termasuk di Kabupaten Pemalang ini ada seluas 60 ribu hektar. Sehingga dengan keberhasilan program ini untuk tahun depan akan terus ditingkatkan menjadi 200 ribu hektar. Sementara Kepala Dispertanhut Kabupaten Pemalang Ir Supriantopo menambahkan, dalam upaya mengoptimalisasi hasil produksi di Kabupaten Pemalang telah banyak yang dilakukan. Salah satunya untuk mengatasi kekeringan yang terjadi

saat ini, selain faktor alam dan dampak pembangunan bendung Sokawati pihaknya bersama kelompok tani telah melakukan audensi dengan pelaksana proyek pembangunan bendungan. Sehingga diharapkan nantinya masalah air akan segera teratasi. Dan masyarakat petani tidak lagi mengalami kesulitan air. Terkait kondisi sekarang untuk jumlah lahan pertanian yang tidak produksi akibat kekeringan ada kurang lebih seluas 6.500 hektar. Namun dengan upaya dan optimalisasi yang telah dilakukan ada 5.300 hektar lahan yang mampu untuk berproduksi. Hanya saja yang sulit untuk ditangani ada seluas 1.083 hektar. “Kami akan tetap upayakan hasil produski padi agar tetap meningkat, sesuai target yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Propinsi Jawa Tengah surplus mencapai 120 ton beras,” tandasnya. (apt)

PEMALANG – Hasil pengembangan pemeriksaan dari tersangka narkoba yang tertangkap sebelumnya, Satuan Reserse Narkoba Polres Pemalang, Senin (3/9) lalu, kembali berhasil menangkap pelaku tindak pidana narkoba. Tersangka yang ditangkap, Abdul Ghoney Nofal (18) warga Dukuh Balutan RT 06 RW 05 Kelurahan Purwoharjo, Kecamatan Comal. Dia kedapatan memiliki dan menggunakan narkoba golongan 1 yaitu jenis ganja kering. Penangkapan terhadap Abdul Ghoney ini dilakukan di Jalan Gatot Subroto, Comal, saat dilakukan penggeledahan ditemukan dua bungkus daun ganja kering seberat 4,30 gram yang didudukinya untuk mengelabui petugas. Hasil dari penangkapan ini tersangka berikut barang bukti langsung digelandang ke Polres Pemalang guna proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut. Kapolres Pemalang AKBP Wawan Muliawan SH SIK MH melalui Plt Kasubbag Humas Kompol Suradji didampingi Kasat Res Narkoba AKP Faizal Lisa SH menjelaskan, atas perbua t a n y a t e r sa n g k a t e r se but dijerat pasal 111 ayat (1) jo. Pasal 127 ayat (1) huruf a UURI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun. Serta denda paling sedikit Rp 800 juta rupiah dan paling banyak Rp 8 milyar rupiah. Kapolres menambahkan, penangkapan tersebut berawal dari tertangkapnya dua orang tersangka yaitu Tri Wicaksono (31) Warga Dukuh Caur Desa

Tambakrejo RT 03 RW 02 Pemalang selaku kurir narkoba dan Cisworo (32) Warga Dukuh Caur Desa Tambakrejo RT 03 RW 02 Pemalang selaku Bandar. Dari kedua tersangka Polri berhasil menyita sisa ganja kering yang telah terjual sebanyak 10,8 gram, 2 set kertas paper narayana, dompet merk linson dan baskom plastik warna perak untuk menyimpan. “Sat Res Narkoba Polres Pemalang masih mengembangkan sumber barang haram yang dimaksud itu,” ungkapnya kepada Radar. Akhir bulan Agustus 2012 lalu, Sat Res Narkoba Polres Pemalang juga berhasil menangkap 4 orang pelaku tindak pidana Narkoba golongan 1 jenis ganja di sekitar Bendungan Penggarit, Desa Penggarit. Mereka adalah Nurul Jamin (19) Warga Desa Sungapan sebagai Pemakai, Kuradi (33) Warga Desa Sungapan selaku Bandar Ganja, AP bin Ahyandi (17) Warga Desa Sungapan sebagai Pemakai, dan D (17) warga Desa Sungapan sebagai Pemakai. Saat ini seluruh tersangka ditahan di rutan Polres Pemalang, guna proses hukum lebih lanjut. Dengan kasus ini, Kapolres menghimbau kepada para orang tua untuk selalu mengawasi perilaku anak-anaknya yang sudah mulai merokok. Lebih lanjut menurut dia merokok merupakan pintu gerbang ke arah narkoba. “Para orangtua juga harus jeli dengan siapa saja anaknya bergaul, selain itu pihak sekolah juga harus selalu memberi himbauan tentang bahaya narkoba kepada peserta didiknya,” tegasnya. (him)

Ocus Group Discussion dalam Kegiatan Caracter Building Forum Anak

Anak harus Berani Smpaikan Gagasan dalam Forum Musrenbang Kabupaten Pemalang yang dicanangkan sebagai Kota Layak Anak (KLA) harus mengimplementasikan pengarusutamaan hak anak dalam pembangunan. Kenapa bisa? LAPORAN: HIMAWAN AR “DENGAN dicanangkanya KLA di Pemalang maka kabupaten ini harus melaksanakan program atau kegiatan yang responsif terhadap peningkatan pemenuhan hak anak dan memberi kesempatan anak untuk berpartisipasi dalam upaya pemenuhan hak anak,” hal ini disampaikan Kepala Bapermas KB Pemalang, Aunurofiq SH dalam kesempatan membuka kegiatan Capacity Building Forum Anak di Aula Dekopinda Pemalang, Sabtu-Minggu (8-9/ 9). Menurut dia, kegiatan ini

dilakukan untuk menampung aspirasi anak melalui wadah guna mendengarkan dan menyuarakan pendapat dan harapan anak sebagai partisipasi anak dalam proses pembangunan. “Wadah tersebut kemudian disebut dengan forum anak,” ungkapnya. Forum anak sendiri di Kabupaten Pemalang sudah dibentuk pada tahun 2011, selain ditingkat Kabupaten ada juga Forum anak tingkat kecamatan di tiga Kecamatan yaitu Pemalang, Taman dan Petarukan. Dengan adanya forum anak tersebut permasalahan anak diberbagai bidang pembangunan dapat diatasi secara lebih baik dan sesuai harapan anak. Selama dua hari, pelaksanaan Caracter building ini, harap dia, para fasilitator dapat memberikan pemahaman, kesadaran dan fasilitasi kepada peserta terkait kebijakan kabupaten Layak anak sebagai wujud mimpi anak Pemalang serta pengembangan forum anak.

HIMAWAN AR/ RADAR PEMALANG

FGD Anak-anak saat beradu argumentasi dan gagasan dalam focus group discussion dalam kegiatan Caracter Building Forum Anak.

Dalam kesempatan yang sama Kabid PKP dan Sosbud, Suhirman Ssos Msi mengungkapkan, setelah pelaksanaan kegiatan ini akan ada peningkatan pemahaman anak terhadap hak-hak anak dan kebijakan pemenuhan hak anak

melalui strategi KLA, selain itu juga meningkatkan kapasitas individu anak. Lebih lanjut dia berujar, anakanak akan dapat menyusun rumusan permasalahan anak menurut versi anak diberbagai bidang, serta tersusunnya sta-

tuta organisasi dan progran kerja forum anak sebagai landasan operasional forum anak. Sudah sejak tiga tahun ini anakanak sudah dilibatkan dalam forum musyawarah rencana pembangunan (musrenbang). Hal ini karena anak menjadi satu unsur yang harus dilibatkan dalam pembahasan rencana pembangunan agar sesuai dengan kebutuhan anak. ”Dengan kegiatan ini anak diharapkan akan dapat menyampaikan gagasan atau usulan dalam forum musren dengan gagasan-gagasan untuk pemb a n g u n a n b a g i a n a k , ” ungkapnya. Dalam kegiatan yang digelar selama dua hari ini, 17 anak dari forum anak Kabupaten dilibatkan, selain itu juga turut serta perwakilan dari tiga Forum Anak Kecamatan masing-masing 11 orang, sehingga total seluruhnya 50 peserta. Fasilitator dalam kegiatan ini dilakukan oleh penyaji dari Unicef ditingkat Provinsi dan Kabupaten Pemalang. (*)

HIMAWAN AR/ RADAR PEMALANG

PEMERIKSAAN - Kasat Res Narkoba AKP Faizal Lisa SH di dampingi KBO Iptu Rendi W SE sedang memeriksa tersangka Abdul Ghoney dan barang bukti ganja kering.


TEGAL METROPOLIS

RABU 12 SEPTEMBER 2012

5

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING 1. Pemadam Kebakaran

(0283) 325429

2. Pelayanan Gangguan PLN

(0283) 342245

3. Polresta Tegal

(0283) 356115

4. Rumah Sakit Umum Kardinah

(0283) 356067 / 341938

5. Pelayanan Gangguan PDAM

(0283) 356175 / 358316

6. Stasiun Besar Tegal

(0283) 353018

7. Terminal Bis Tegal

(0283) 354696 / 354695

Hotel dan Hiburan Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284 Ajam Goreng Spesial Lombok Idjo - Jl. Karanganyar No. 21A Kejambon (0283) 342331

(0283) 342330

- d’POSO resto

(0283) 6144277

Anggraeni Hotel

(0283) 881011

Jl. Ahmad Yani No. 159 Ketanggungan - Brebes

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Setiap Hari Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB

Kejar Target, Rekam E-KTP Dimobilisasi TARGET rekam data e-KTP harus terselesaikan pada akhir bulan ini. Untuk mengejarnya perekaman dilakukan dengan mobilisasi, atau mendatangi masyarakat yang angka perekamannya masih minim. Kasi Pemerintahan Kelurahan Kraton Tegal Barat, Supriyadi mengatakan, ada penawaran dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) untuk pelayanan rekam e-KTP mobile di kantor-kantor kelurahan. Karenanya Kelurahan Kraton mengirim surat permohonan kepada Disdukcapil untuk mengadakan perekaman e-KTP Kelurahan. Disebutkan, jumlah warga yang belum terjaring perekaman e-KTP di Kraton sebanyak 400an wajib KTP. Sebagian besar di dominasi oleh warga yang pindah data, dari luar kelurahan menjadi warga Kraton. “Warga yang akan di undang untuk melakukan perekaman data eKTP di klurahan antara lain warga yang tidak bisa mela-

kukan perekaman di kecamatan lantaran masalah kesehatan atau fisik. Kemudian orang yang sudah tua atau jompo, pendatang, dan warga yang belum mendapat undangan serta wajib KTP pemula,” katanya. Kepala Disdukcapil, Herlien Tedjo Oetami SH menguraikan, persyaratan warga yang mengikuti perekaman di kelurahan sama seperti di kecamatan. Yakni membawa KK dan KTP yang masih berlaku. Khusus untuk pemula dan warga pendatang bisa datang tanpa ada undangan selama datanya ada di server Automatic Fingerprint Identification System (AFIS). “Sebelum mengadakan perekaman dengan memobilisasi di kantor-kantor kelurahan, Disdukcapil telah mengadakan perekaman dengan berkunjung ke SMA/SMK. Itu mulai 10 Agustus sampai 4 September lalu.” Menurutnya, dari 27 kelurahan yang ada semua mengajukan permohonan untuk mobilisasi pelaksanaan e-KTP.

Kecuali Kelurahan Kejambon Tegal Timur. Karena lokasinya masih berdekatan dengan Kantor Kecamatan Tegal Timur. Pelaksanaan perekaman mobilisasi e-KTP diawali di Kelurahan Margadana, Senin (10/9). Dalam satu hari pelaksanaan bisa menjaring 117 warga. Namun demikian kelurahan Margadana meminta agar diadakan pelaksanaan tambahan, dan di laksanakan Sabtu (15/9) mendatang. “Alat mobile ini sendiri diterima Disdukcapil pada Jul lalu, sebanyak 1 unit untuk masingmasing kabupaten/kota. Untuk alat semua hampir sama dengan peralatan perekaman yang digunakan di Kantor Kecamatan. Hanya saja jika di Kantor Kecamatan menggunakan Personal Computer (PC), mobile ini menggunakan laptop.” Hingga pekan ke-22 atau 9 September kemarin, rekam data e-KTP sudah mencapai 71,59 persen. Masih kurangnya capaian tersebut disebebkan oleh banyak faktor. Di antaranya ada

- Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

- Senin sampai Sabtu Pick up service Gratis. Layanan antar jemput gratis setiap hari kerja. Dari atau ke Stasiun KA & Terminal Bus Tegal Spesial menu “Afternoon Tea” tiap pukul 17.00-19.00 WIB di Abunawas Resto lt.4 BUS PARIWISATA DEDY JAYA Teman Setia Dalam Perjalanan Lutfi Ghozali,SH : 085741888835 Ratno Robani,SH : 081391444447 / 0819 023 4444 7 Office: Jalan Raya Cimohong Bulakamba Brebes Phone : 0283 877668 : Fax: 0283 877 866

ADI MULYADI/RATEG

SIAP DIBERANGKATKAN - Calhaj Kota Tegal yang siap diberangkatkan sedang mengikuti acara pelepasan di Pendopo Bali Kota Tegal, tahun lalu.

Kloter Haji Tegal Terpecah Pemberangkatan 17 Oktober Mendatang PEMBERANGKATAN calon jemaah haji (calhaj) tahun ini sedikit berbeda dengan sebelumnya. Tahun 2011 lalu dan tahun tahun sebelumnya seluruh calhaj berangkat dalam satu kloter, namun untuk tahun ini terpecah menjadi dua kloter. Hal ini diungkapkan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tegal, H Nuril Anwar SH MH saat ditemui usai halal bi halal keluarga besar Kemenang di ruang Adipura Balaikota, Selasa (11/9). Menurutnya, kegiatan persiapan pemberangkatan haji seperti manasik dan lainnya sudah selesai seluruhnya. Sesuai rencana, para calhaj akan diberangkatkan menuju Tanah Suci pada 17 Oktober mendatang. Jumlah total calhaj yang diberangkatkan tahun ini

ABIDIN ABROR/RATEG

MENUMPUK - Tumpukan sampah buangan rumah tangga, menumpuk di sungai Jalan Flores sebelah utara Kelurahan Panggung.

Tumpukan Sampah Hambat Aliran Sungai MUSIM kemarau yang terjadi saat ini, menyebabkan sejumlah sungai di Kota Tegal khususnya sungai kecil yang mengalir dalam kota, seperti sungai Gung, baik mengalir di Jalan Yos Sudarso maupun Jalan Flores Kelurahan Panggung Kecamatan Tegal Timur, keadaannya sangat memprihatinkan. Contohnya di Jalan Flores menuju arah Perumahan Pondok Martoloyo. Kondisi sungai cukup mengenaskan. Akibat tidak mengalirnya air lantaran musim kemarau, sehingga sampah pun menumpuk di tempat itu. Sebagian besar sampah limbah rumah tangga berupa plastik dan tanaman. Hal ini jelas sangat memprihatinkan. Karena bisa menimbulkan berkembangnya berbagai macam penyakit. Sejauh ini Dinas Pekerjaan Umum (DPU) setempat belum menguruknya. Sehingga sungai menjadi bersih. Namun yang lebih penting, menurut pemerhati lingkungan, Nur Asif, perilaku masyarakat tidak membuang sampah ke sungai. Disamping mengotori, juga bisa berdampak buruk pada kesehatan warga. “Marilah kita jaga kebersihan lingkungan. Sayangilah sungai yang ada. Apalagi ini musim kemarau.” Selain sampah rumah tangga, sampah yang banyak ditemukan di sungai seperti terjadi beberapa waktu lalu, berupa sampah tanaman eceng gondok. Namun dari dinas terkait langsung melakukan pengerukan. Sehingga sungai jadi bersih kembali. Pembersihan enceng gondok melibatkan sejumlah pekerja dan dilakukan beberapa hari. (din)

warga yang lebih memilih untuk membayar di tahun 2013, dari pada harus antri sekarang. “Padahal saat sekarang perekaman di kecamatan sudah mulai lengang tidak seperti pada beberapa waktu lalu,” urai dia. Herlien berharap warga bisa memanfaatkan pelaksanaan

perekaman di kantor kelurahankelurahan semaksimal mungkin. Disdukcapil sudah mendekatkan pelayanan kepada masyarakat untuk menyelesaikan target. “Mumpung pada saat ini masih gratis. Tahun depan pembuatan e-KTP akan di kenai biaya retribusi Rp35.000.” (adi)

Perbaikan Jalan Yos Sudarso Dilanjutkan

RIEZ PALACE HOTEL

PENCEMARAN

ADI MULYADI/RATEG

REKAM E-KTP - Seorang warga sedang merekam data e-KTP di Kantor Kecamatan Tegal Selatan.

lebih banyak dari sebelumnya. Jika pada 2011 lalu 307 calhaj, tahun ini mencapai 337 orang. “Dari pendaftaran sampai dengan saat ini jumlah tersebut masih utuh. Tidak satupun calhaj yang mundur karena meninggal atau hal lainnya,” ujarnya. Disebutkan, calhat Kota Tegal tahun ini masuk pada kloter 86 dan 87. Sebanyak 22 calhaj masuk kloter 87 dan sisanya 315 orang tergabung dalam kloter 86. Terpecahnya calhaj Kota Tegal menjadi dua kloter, lanjut Nuril, lantaran dalam pembagian kuota sistemnya undian. Selain itu dalam satu pesawan jumlah penumpangnya maksial 375 orang. Kendati terpecah dua kloter, Nuril memastikan untuk pemberangkatan dari Kota Tegal menuju Solo-nya tetap bersama-sama. Sebab pemberangkatan dari Solo menuju Saudi Arabia-nya hanya berselang atau terpaut kurang lebih 4 jam. Untuk kloter 86 masuk asrama pukul 10, Rabu (17/10) se-

dangkan kloter 87 masuk asrama pukul 13.00 pada hari yang sama. Menurutnya, informasi yang belum diketahu sampai dengan detik ini adalah penginapan atau maktab di Tanah Sucinya nanti. “Karena untuk lokasi penginapan di Tanah Suci belum diundi. Kami akan berupaya agar calhaj Kota Tegal penginapannya tidak terlalu jauh.” Tahun ini, imbuh Nuril, juga diadakan kloter sapu jagat atau kloter 92. Ini diberikan atau dikhususkan bagi calhaj yang usianya lanjut. Untuk Kota Tegal sendiri ada 1 calhaj yang ikut kloter sapu jagat. Dia merupakan calhaj dengan usia tertua, yakni 91 tahun. “Tahapan pemberangkatan calhaj yang belum dilaksanakan tinggal satu kegiatan, yaitu seremoni pelepasan. Sesuai rencana kegiatan tersebut akan diselenggarakan awal Oktober mendatang. Berkaitan dengan kondisi, seluruh calhaj dalam keadaan sehat,” pungkasnya. (adi)

SETELAH sempat berhenti satu bulan lamanya, karena arus mudik dan balik Lebaran. Perbaikan Jalan Yos Sudarso mulai minggu ini dilanjutkan. Guna mempercepatnya, semua kendaraan dari arah Semarang, sementara waktu dialihkan melalui Jalan Pemuda dan Jalan Proklamasi. Kabid Bina Marga DPU, M Suharto ST MT mengatakan, secara persis kapan perbaikan Jalan Yos Sudarso selesai, pihaknya kurang tahu. Sebab pelaksana perbaikan dan pelebaran jalan tersebut bukan tanggung jawab DPU Kota Tegal. Melainkan Bina Marga Propinsi Jateng. “Kami terkena imbas perbaikan jalan, yakni pengalihan arus lalu lintas. Perbaikan Jalan Yos Sudarso dilanjutkan kembali mulai Senin (10/ 9). Arus lalu lintas dari arah Semarang, dialihkan melalui jalan kota. Tepatnya Jalan Pemuda dan Jalan Proklamsi. Namun sesuai kesepakatan, kerusakan kedua jalan itu jadi tanggung jawab Bina Marga propinsi supaya memperbaikinya lagi.” Dia menambahkan perbaikan Jalan Yos Sudarso berlangsung 5 bulan lalu. Tapi sejak H-10 Lebaran, aktivitas pekerjaan

dihentikan, agar arus mudik dan balik tak sampai merayap, apalagi macet. Sebab saat ini tidak ada lagi arus balik, perbaikan pun dimulai. Namun soal kapan selesainya, Suharto mengaku tak tahu pasti. Di tempat terpisah, Asisten Pelaksana PT Buton Tirto Baskoro, rekanan perbaikan Jalan Yos Sudarso, Anto mengungkapkan bahwa aktivitas perbaikan Jalan Yos Sudraso dilanjutkan, supaya selesai 100 persen secepatnya. “Kami akan bekerja maksimal, agar perbaikan jalan cepat kelar.” Sedangkan Kasie PJU DPU (Dinas Pekerjaan Umum), Jatmiko menandaskan, dampak perbaikan Jalan Yos Sudarso, 26 titik tiang PJU dibongkar. Lantaran terkena pelebaran jalan. Selanjutnya, PJU bakal dipasang di pembatas tengah jalan. Karena bukan proyek Pemkot, pembongkaran dan pemasangan tiang PJU jadi tanggung jawab Pemerintah Propinsi Jawa Tengah. “Lantaran proyek perbaikan Jalan Yos Sudarso dimulai lagi, targetnya pertengahan September 2012, ada 26 tiang PJU dibongkar serta dipindah. Sebelum proyek dilanjutkan, tiang PJU dipindahkan.” (hun)

M SAEKHUN/RATEG

DILANJUTKAN - Proyek perbaikan Jalan Yos Sudarso Kota Tegal mulai dilanjutkan, sementara arus lalu lintas dari arah Semarang dialihkan ke jalan kota.


SLAWI METROPOLIS

6

RABU 12 SEPTEMBER 2012

RADAR TEGAL

Hery Ditunjuk Sebagai Plt Bupati AR Resmi Diberhentikan

DOK. RADAR SLAWI

Rojikin AH

SLAWI – Wakil Bupati Tegal, HM Hery Soelitiyawan SH MHum atau yang akrab di sapa Hery ditunjuk menjadi pelaksana tugas dan wewenang bupati. Hal ini sesuai dengan keputusan menteri dalam negeri RI nomor 131-33-529 tahun 2012 tentang pemberhentian Bupati Tegal. Dalam surat keputusan tersebut, memutuskan H Agus Riyanto Ssos MM yang akrab dipanggil AR, diberhentikan dari jabatan sebagai

Bupati Tegal masa jabatan tahun 2008-2013, karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi sesuai putusan mahkamah agung RI nomor 758K/Pid.sus/2012 tanggal 10 mei 2012. Keputusan tersebut ditetapkan 7 Agustus 2012 yang ditanda tangani oleh Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi. Namun demikian, surat tersebut yang ditujukan kepada HM Hery Soelistiyawan SH Mhum Wakil Bupati Tegal, H Agus Riyanto Ssos MM, Ketua DPRD Kabupaten Tegal dan kepala perbendaharaan negara, baru sampai ke tangan ketua DPRD

Kabupaten Tegal, Selasa (11/9). “Kami baru saja menerima surat dari Mendagri tentang pemberhentian Bupati Tegal hari ini, Selasa (11/9). Karenanya, kaitan dengan ini kami akan melakukan tindak lanjut sesuai dengan aturan dan kami nanti akan melakukan konsultasi ke propinsi dahulu, setelah itu diadakan rapat bamus dan mungkin baru paripurna,” kata ketua DPRD Kabupaten Tegal, H Rojikin AH SH. Dalam surat keputusan tersebut menimbang dari surat gubernur Jawa Tengah nomor 131/11997 tanggal 13 Juli 2012 perihal usul pemberhentian suadara H Agus

Riyanto sebagai Bupati Tegal masa jabatan 2008-2013. Di dalam surat keputusan pemberhentian tersebut juga dipertimbangkan karena berdasarkan putusan kasasi Mahkamah Agung nomor 758K/Pid.sus/ 2012 tanggal 10 mei 2012, H Agus Riyanto di nyatakan telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana turut serta melakukan tindak pidana korupsi yang dilakukan secara berlanjut dengan pidana penjara selama lima tahun enam bulan. Ditempat terpisah, Sekda Kabupaten Tegal, Haron Bagas Prakosa juga mengatakan, bahwa surat

Jalin Kerjasama Dunia Usaha

KIYEH LIKUH SMPN 1 Suradadi Gelar Persami SURADADI - SMP Negeri 1 Suradadi menggelar kegiatan Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) di lingkungan sekolah sekitar, Sabtu (8/9) kemarin. Kegiatan yang hanya diikuti oleh siswa kelas VII sebanyak 324 anak ini, sekaligus sebagai penerimaan dari penggalang ramu menuju ke penggalang rakit. Kepala SMPN 1 Suradadi, Suparso SPd melalui Pembina Pramuka, Ali Mursidi SPd, mengatakan, kegiatan Persami dimulai sejak hari Sabtu pukul 14.00 WIB dan berakhir hari Minggu sekitar pukul 15.00 WIB. Sebagai formalitas, acara persami ini hanya mendirikan tenda sebanyak dua buah. “Siswa dan siswi pramuka menginap (tidur) di ruangan sekolah yang berbeda. Kami hanya mendirikan dua tenda saja sekedar untuk formalitas,” ujarnya, kemarin. Selain mendirikan tenda, persami juga diramaikan dengan acara api unggun yang dihelat pada Sabtu malam. Api unggun diisi dengan berbagai hiburan seperti pembacaan puisi, janji pramuka, bercerita, pentas seni dan sejumlah hiburan lainnya. Untuk acara berikutnya, siswa melakukan renungan malam yang dibimbing oleh pembina pramuka dan pengurus OSIS setempat. Hingga acara itu selesai, calon penggalang rakit ini, diperbolehkan untuk istirahat di ruangan yang telah disediakan panitia. “Esok harinya, peserta pramuka mengikuti wade game dengan jarak tempuh sekitar 15 kilometer. Mereka harus mendatangi pos-pos yang sudah dibentuk oleh panitia,” ujarnya. Jumlah pos tersebut, lanjut Ali, ada 8 titik yang disebar di Desa Sidaharjo dan Desa Jatibogor. Pos terdiri dari Semapur, pengetahuan keislaman, sandi, pengetahuan kepramukaan, pengenalan obatobatan keluarga (toga), yel-yel, KIM, dan PBB. Sementara untuk Pos kedelapan dipusatkan di lapangan Desa Jatibogor. Menurut Ali, setelah siswa berkumpul di lapangan tersebut, kemudian siswa di tarik kembali ke sekolah dengan iringan kelompok marching band. “Kami bersamasama berjalan kaki dari lapangan Jatibogor menuju ke sekolah dengan membawa tunas kelapa yang jumlahnya 18 biji. Perjalanan itu, kami dikawal kelompok marching band,” ujarnya. (yer)

FATKHUROHMAN/RADAR SALWI

PERPUSTAKAAN – Kepala Perpustakan Daerah Kabupaten Tegal, Drs Waudin Msi menunjukan buku yang ada di perpustakaan yang diberi nama perpustakaan Sukarno-Hatta.

Pengunjung Diminta Beri Saran Perpustakaan Daerah SoekarnoHatta JUMLAH koleksi buku di Perpustakaan Daerah (Perpusda) “Soekarno-Hatta” Pemkab Tegal masih terbatas. Karena itu, jika masih ada buku yang dicari pengunjung, pihak pengelola meminta kepada pengunjung untuk memberikan saran dan masukan guna pemenuhan koleksi tersebut. Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah, Drs Waudin MSi menjelaskan, perpustakaan ini sedang di upayakan untuk menjadi perpustakaan yang disenangi masyarakat. jika pengunjung tidak bisa menemukan judul buku yang dicari, maka bisa menuliskan permintaan di kertas saran yang sudah disediakan. “Silakan usulkan judul buku yang tidak ada di perpustakaan, nanti kami akan upayakan agar bisa dipenuhi,” jelasnya, kemarin. Dikatakannya, kritik pengunjung terkait pelayanan petugas perpustakaan juga sangat dinanti. Asalkan bukan fitnah, kritik tersebut diharapkan bisa meningkatkan kualitas pelayanan dan kenyamanan para pengunjung perpustakaan. Waudin menjelaskan, saat ini,

perpustakaan yang terletak di Bundaran GBN Procot Slawi tersebut sedang dalam pembenahan. Utamanya pada penataan ruang baca untuk dewasa dan anak-anak. Untuk ruang baca anak, nantinya akan dirancang agar bisa membuat anakanak betah berada di sana. Selain itu, di perpustakaan tersebut juga sudah disediakan fasilitas hotspot agar pengunjung bisa mengakses internet. Karenanya, jika ada pengunjung yang tidak membawa laptop, Pepustakaan juga menyediakan komputer, walaupun baru ada tiga buah. “Kami rencananya akan menyediakan 10 komputer untuk para pengunjung yang ingin mengakses internet,” ungkapnya. Pembenahan yang lain juga dilakukan dengan membuat ruang audio visual. Gunanya agar para pengunjung perpustakaan bisa belajar sejarah khususnya melalui film-film dokumentasi. Ditambahkan, jumlah koleksi di perpustakaan tersebut saat ini sekitar 30 ribu buku yang dikelola oleh tiga pustakawan. Padahal menurut Waudin, idealnya, satu pustakawan mengelola sekitar 5 ribu buku. Karena itu, jumlah tenaga pustakawan di perpusda dinilai belum sebanding dengan jumlah buku yang ada. “Kami

bekerja sama dengan Universitas Terbuka untuk menyelenggarakan program D-2 Perpustakaan dan D-4 Kearsipan. Harapannya, selain agar bisa memenuhi tenaga pustawakan di perpustakaan daerah, juga bisa menyediakan sumber daya berkualitas untuk pengelolaan perpustakaan dan kearsipan di sekolah-sekolah,” imbuhnya. Sementara itu, salahsatu pengunjung di perpustakaan, Ahmad Ropii (34) mengaku bangga dengan koleksi buku yang sudah ada, meski bukubukunya belum lengkap tapi tempatnya sudah cukup nyaman. Untuk itu, ke depan pemkab hanya tinggal melengkapi kekurangan yang ada, jangan sampai bangunan yang sudash bagus tidak disertai dengan kelengkapan sarana dan prasarana yang memadai. Karena bagaimana pun juga, perpustakaan daerah yang diberi nama perpustakaan soekarno-hatta cukup mengandung sejarah. “Paling tidak pengelola melakukan pembenahan dari dalam dulu, apakah tenaga ahli di bidang perpustakaan sudah cukup apa belum. Kedua, sarana dan prasarana yang dimiliki sudah lengkap belum. Dan terakhir baru melangkah pada pelayanan petugas pada masyarakat pengguna buku-buku perpustakaan,” ucapnya. (fatur)

Mengintip Pola Pelayanan Puskesmas Kupu

Peningkatan Pelayanan Prima Gunakan Standart Operasional Prosedur DI tengah maraknya cibiran dan sindiran miring terkait pola pelayanan puskesmas diberbagai pelosok desa, seakan mampu dijawab melalui peningkatan pelayanan prima oleh puskesmas Kupu yang ada diareal Kecamatan Dukuhturi. Meski saat ini berstatus bukan sebagai Puskesmas Inti alias hanya sebagai puskesmas II, tidak membuat semangat pengabdian personil kendur. Seperti apa kiatnya? LAPORAN: HERMAS P HERMAS PURWADI / RADAR SLAWI

TIDAK heran bila pemkab menunjuk puskesmas yang satu ini menjadi duta dari 5 puskesmas lainnya diwilayah Kabupaten Tegal untuk maju dalam proses akreditasi tingkat Provinsi Jawa Tengah. Memang bukan pekerjaan yang mudah untuk mengubah pola kerja personil menuju profesional guna mendukung pola pelayanan terbaik bagi masyarakat. Kepala Puskesmas Kupu, M Amin Maskur SKM didampingi

PROFESIONAL - Pola pelayanan Puskesmas Kupu menuju Standart Operasional Prosedur.

ketua akreditasi Misroyo mengakui, untuk mengubah pola kerja personil menuju Standart Operasional Prosedur (SOP) telah dirintisnya sejak tahun 2009 silam. “Kami pun sempat mendapat bimbingan dari Balai Pelatihan Kesehatan dan diberi semacam instrumen yang harus diisi sebagai pendukung Standart Operasional Prosedur. Jadi pada saat itu kami dituntut

DOK. RADAR SLAWI

Haron Bagas P

Proyek Jembatan Kaligung Hampir Kelar

BALANE ENYONG MENYONGSONG deklarasi Kabupaten Vokasi langkah menjalin kerjasama dengan dunia usaha kini tengah dirintis Kasi SMK Dindikpora, H Suratmo Spd Mpd. Setidaknya melalui jalinan dengan Bursa Kerja Khusus (BKK) langkah mengiventarisasi data tamatan SMK sekaligus menyalurkan mereka yang belum terserap ke dunia kerja serta melakukan monitoring tamatan menjadi lebih mudah dilakukan. “Dengan deklarasi nanti kami ingin menjadikan Kabupaten Tegal menjadi pusat pengembangan pendidikan kejuruan yang bermutu dan terjangkau oleh masyarakat untuk menghasilkan tenaga profesional, dan terserap di dunia usaha,” tuturnya. DOK. RADAR SLAWI Dia mengakui hal ini ditempuh untuk mengurangi angka pengangH Suratmo guran dan kemiskinan sekaligus mendukung peningkatan pertumbuhan ekonomi setempat. “ Sesuai dengan misinya kami ingin menjadikan Kabupaten Tegal sebagai penghasil SDM yang profesional untuk memenuhi kebutuhan lokal, nasional, dan internasional. Selebihnya kami tergerak untuk mendorong tumbuhnya masyarakat produktif,” terangnya. Diakuinya, selama ini pemkab telah memberikan dukungan nyata untuk mewujudkan Kabupaten Vokasi dengan dipermudahkannya pemberian ijin pendirian SMK baru. Dia juga menyatakan upaya untuk meningkatkan angka partisipasi kasar (APK) pendidikan menengah dan pengembangan SMK bakal diarahkan pada program peningkatan kompetensi dan daya saing pemberdayaan potensi wilayah. Hal tersebut untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan sekaligus peningkatan produktifitas masyarakat yang pada akhirnya mampu mengurangi angka pengganguran dan kemiskinan. (her)

pemberhentian H Agus Riyanto sudah diterima Pemkab. Menurutnya, pengiriman surat tersebut merupakan prosedur tetap yang telah dilakukan oleh Kemendagri. ‘’Pemkab dalam hal ini bersifat hanya pelaksana saja,’’ paparnya. Ketika ditanya mengenai proses selanjutnya tentang jabatan bupati, dia mengatakan, masih ada kajian lagi apakah posisi wakil bupati akan menempati jadi bupati. ‘’Itu masih dalam pertimbangan. Yang jelas, sekarang tugas-tugas bupati tetap dijalankan oleh wakil bupati,’’ tandasnya. (fat)

belajar sekaligus berbuat,” terangnya. Lewat beberapa kali pertemuan melalui pembinaan itulah akhirnya terbentuk tujuh kelompok kerja atau pokja. Ketujuh kelompok kerja itu meliputi pokja pelayanan masyarakat, pokja administrasi, pokja kesehatan ibu dan anak, pokja pemberantasan dan pencegahan penyakit, pokja kese-

hatan lingkungan, pokja promosi kesehatan, dan pokja gizi. “Induk dari semua pokja itu ada di bagian administrasi. Dan disetiap kegiatan masing-masing pokja diharuskan ada SOPnya,” terang keduanya. Berangkat dari kemauan keras semua person yang ada, membuat Puskesmas Kupu menjadi satu-satunya puskesmas ke II yang dipercaya pemkab untuk mewakili Kabupaten Tegal diajang akerditasi tingkat Jawa Tengah. Hal ini bisa dilihat dari 5 puskesmas, 4 diantaranya merupakan puskesmas Inti. Puskesmas yang dimaksud adalah Puskesmas Talang, Adiwerna, Slawi, dan Tarub. “Secara bertahap kami mulai memberlakukan penerapan penilaian kinerja di masing-masing pokja dengan melakukan kriteria secara periodik disertai monitoring untuk mengetahui pencapaian target. Kepuasan pelanggan menjadi cambuk kami untuk lebih meningkatkan pola pelayanan selanjutnya,” tegasnya. Dan diakuinya, dari penilaian yang sempat dilakukan pihak Provinsi Jawa Tengah

dipertengahan Juni 2012 lalu berembus angin segar bahwa standarisasi Puskesmas Kupu dinyatakan lulus. Terpisah plt Kabag Tata Usaha Puskesmas Kupu, Suranto tak menampik ditengah upaya membudayakan pelayanan prima pada masyarakat, masih ditemui kendala terkait keterbatasan sarana dan prasarana yang ada sekarang. “Kondisi yang ada sekarang kami masih kekurangan lokal untuk mendukung pola pelayanan di laboratorium. Minimal harus ada tambahan satu lokal agar pola pelayanan antara administrasi dan pemeriksaan pasien tidak bercampur disatu ruangan,” tuturnya. Dengan pola pelayanan yang bersahabat, tak heran setiap harinya puskesmas ini selalu dibanjiri warga yang tersebar di 7 desa masing-masing Kupu, Ketanggungan, Pengarasan, Lawatan, Sidakaton, Sidapurna, dan Dukuhturi untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang diinginkannya. Selain cepat, pola pelayanannya pun terkesan ramah membuat pasien merasa seperti dirumah sendiri. (*)

TALANG - Dalam waktu dekat ini, pembangunan Jembatan Kaligung, Desa Kaligayam, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, hampir kelar. Proyek jembatan yang menelan dana sebesar Rp 2, 85 miliar itu, mulai difondasi sejak Juli lalu. Sebagai pelaksananya, pembangunan tersebut dilakukan oleh PT Somatra Poraleka Sarana dari Tegal. Lama pekerjaan direncanakan sekitar empat bulan dan selesainya sebelum akhir tahun ini. “Lama pekerjaan sekitar 133 hari kalender dan direncanakan selesai pada 30 November mendatang,” kata Adi, salah satu pekerja pembangunan jembatan Kaligung, kemarin. Jembatan tersebut merupakan jembatan baru yang dibangun di sebelah selatan jembatan Kaligayam yang lama. Jembatan lama, dinilai sudah tidak layak dilalui karena struktrurnya yang sudah mulai rapuh dan ukuran jembatan yang relatif sempit. Jembatan yang kokoh itu, merupakan akses penghubung dari Kecamatan Dukuhturi dan Kecamatan Kramat, menuju ke Kecamatan Talang. Berdasarkan informasi dari DPU Kabupaten Tegal, pembangunan jembatan baru yang dianggarkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Pusat tersebut, juga dimaksudkan untuk meluruskan kondisi arah jalan yang terlalu me-

nikung. Menurut sejumlah pengguna jalan, jembatan tersebut sangat membantu bagi masyarakat sekitar. Terutama bagi masyarakat yang berada di sebelah timur jembatan. Pasalnya, untuk menuju ke tempat keramaian yang berada di sebelah barat jembatan, warga hanya menggunakan akses jembatan tersebut. “Jembatan yang lama sudah sering berlubang atau rusak. Perbaikan sebelumnya, sepertinya kurang maksimal sehingga setiap kali ditambal, jembatan rusak kembali,” tutur Anton (32) warga Desa Pacul Kecamatan Talang. Setiap melintas di jembatan tersebut, warga harus ekstra hati-hati. Selain sempit, jembatan juga berlubang. Untuk itu, dirinya berharap agar pembangunan jembatan itu segera di selesaikan dalam waktu dekat ini dengan kekuatan yang maksimal. “Semoga cepat selesai dan bangunannya bisa bertahan lama,” pintanya. Pantauan koran ini, lalu lintas di sekitar lokasi jembatan tersebut cukup ramai pada pagi dan sore hari. Jembatan tersebut juga merupakan jalur utama menuju Pasar Pagongan serta merupakan salah satu akses alternatif dari Tegal bagian timur menuju ke Purwokerto. Selain itu, juga sebagai akses angkutan umum warna kuning jurusan Pagongan-Kramat. (yer)

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

BANGUN FONDASI - Pekerja sedang membangun fondasi Jembatan Kaligayam, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, kemarin.


KABUPATEN TEGAL

7

RABU 12 SEPTEMBER 2012

RADAR TEGAL

Kemarau, Harga Sayuran Meroket PERAIRAN

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

KHAWATIR – Salahsatu nelayan sedang melakukan penangkapan ikan di waduk cacaban yang khawatir merusak populasi ikan, dan menurunkan hasil tangkapan.

Air Menyusut, Nelayan dan Petani Khawatir KEDUNGBANTENG - Menyusutnya debit air waduk Cacaban dikhawatirkan oleh kalangan petani dan para nelayan. Pasalnya, oleh para nelayan, kritisnya air waduk dikhawatirkan merusak populasi ikan sehingga menurunkan hasil tangkapan nelayan. Padahal pada pertengahan Juli lalu, sebanyak 145 ribu benih ikan ditebar di waduk tersebut oleh Dinas Perikanan, Peternakan dan Kelautan (DPPK). Upaya tersebut merupakan langkah pengembalian persediaan ikan yang berada di wilayah perairan umum. “Beberapa minggu terakhir, jumlah tangkapan menurun. Menyusutnya air dikhawatirkan akan berakibat hasil tangkapan semakin berkurang,” kata Taruno, salah satu nelayan. Kekhawatiran juga dirasakan oleh para petani, karenanya para petani diminta untuk menghemat penggunaan air. Seperti yang dikatakan Koordinator Pelaksana Alokasi Air Balai Pelaksana Sumber Daya Air (BPSDA) Pemali Comal, Adi Setijono mengatakan, imbauan penghematan penggunaan air irigasi pada musim kemarau ini, juga seperti yang disebut Gubernur Bibit Waluyo dalam surat edarannya. “Penghematan air menjadi solusi agar kekeringan tidak semakin parah,” terangnya. Lebih lanjut dia mengatakan, bahwa warga juga diminta untuk ikut menjaga kelestarian alam di daerah resapan air agar kekeringan tak bertambah parah. Selain itu, dia meminta kepada para petugas agar bisa mengatur pasokan air irigasi secara adil. Sebelumnya diberitakan, lahan pertanian seluas 7.439 hektare di Kabupaten Tegal yang mengandalkan pasokan air dari Waduk Cacaban, Kecamatan Kedungbanteng terancam kekeringan. Pasalnya, air di waduk yang merupakan salah satu objek wisata kebanggaan masyarakat tersebut terus menyusut. Krisis air di waduk tersebut terjadi karena kemarau yang cukup panjang. Dari pantauan petugas, air waduk mulai menyusut sejak awal Juli 2012. Jika dalam waktu dekat hujan tidak juga turun, maka debit air waduk tersebut semakin kritis. Artinya, ancaman kekeringan lahan hingga kegagalan panen akan terjadi pada lahan warga yang mengandalkan air dari Waduk Cacaban. “Volume air waduk hanya 8,02 juta meter kubik. Padahal sesuai rancangan, volume air seharusnya mencapai 12,44 juta meter kubik. Jumlah itu di bawah pola normal,” katanya. (fat)

SAMPAH

SURADADI - Seiring dengan musim kemarau di tahun ini, membuat harga sejumlah jenis sayuran produk lokal, Kabupaten Tegal, melambung tinggi. Hal itu memaksa pedagang sayuran di Pasar Suradadi, yang juga menaikan harga sesuai dengan harga dari petani. Fatimah (34) salah satu pedagang sayuran di Pasar Suradadi, menuturkan, sebagian besar jenis sayuran mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Jenis sayuran yang naik diantaranya, wortel dari harga sebelumnya hanya Rp 5.000 per kilogram kini menjadi Rp 8.000 per kilogram. Bawang bombai sebelumnya dijual Rp 12.000 per kilogram saat ini naik menjadi Rp 20.000 per kilogram, dan kembang kol atau kubis sekarang dijual Rp 12.000 per kilogram, dari harga sebelumnya Rp 8.000 per kilogram. “Banyak masyarakat yang mengeluh dengan kenaikan harga sayuran ini,” ujarnya. Selain harga naik, pasokan sayuran yang masuk ke pasar tersebut sangat terbatas. Hal itu seiring dengan permintaan pasar yang cukup tinggi sehingga harus dibagi-bagi dengan pasar lainnya. Celakanya lagi, kualitas sayuran tersebut,

juga kurang bagus. Seperti wortel misalnya. Menurutnya, kualitas wortel yang beredar di pasaran saat ini, sangat jelek, dan ukurannya sangat kecil serta memanjang. Wortel itu berasal dari lokal dan Bandung, dimana dua daerah itu sebagai pemasok utama wortel di Kabupaten Tegal dan sekitarnya. Turunnya kualitas wortel dirasakan oleh para pedagang sejak terjadi musim kemaru. “Biasanya dua daerah tersebut memasok wortel dengan kualitas bagus, dan ukurannya sesuai dengan permintaan pasar. Ukuran wortel biasanya besar, apabila dimasak tidak mudah hancur sehingga terlihat menarik apabila disajikan pada saat makan,” ujarnya. Ditempat terpisah, pedagang lainnya, Aminah (40), mengatakan, kenaikan harga sayuran mulai terjadi setelah Lebaran silam. Hal itu disebabkan aktifitas masyarakat khususnya pedagang sayur dan warung makan telah kembali normal sehingga permintaan naik. “Harga sayuran yang cenderung stabil hanya tomat, dan kualitasnya cukup bagus saat ini, hal itu disebabkan tanaman tumbuh maksimal apabila sedang musim kemarau,” katanya. (yer)

Wabup Keluarkan SE Penggunaan Mobdin SLAWI - Seiring pergantian nya escause,” terang Budibahan bakal mobil dinas (Mob- harto. din), dari premium ke pertamax, Untuk alokasi kebutuhan Wakil Bupati Tebahan bakar gal, HM Hery mobdin pejaSoelistiyawan bat, besarannya SH MHum, kelutidak sama searkan Surat suai dengan Edaran (SE). Hal tingkatan eseitu agar dilakulon dari pejabat kan penghemabersangkutan. tan pejabat PemDicontohkan, kab Tegal, yang untuk pejabat mengenakan Eselon II b, mobdin tersejatah bahan babut. Meski demikar mobdinnya kian, nominal jasekitar 200 liter. tah bahan bakar Untuk Wakil setiap liter mobBupati, sebesar din, bagi pejabat 600 liter. Sekatidak berubah rang untuk beDOK.RATEG dan diatur oleh saran alokasi Budhi Harto SH MHum masing-masing anggaran guna dinas. peruntukkan itu, kenaikkan Kepala Dinas Pendapatan sekitar 100 prosen, besaran Pengelolaan Keuangan dan nilainya seperti perbandingan Aset Daerah (DPPKAD) Pem- harga BBM premium dan BBM kab Tegal, Budhi Harto SH Pertamax. MHum mengatakan, nominal Sementara, menurut salah jatah bahan bakar mobdin untuk seorang Kasubid dari Bappeda, pejabat tidak berubah. Untuk Suryo, sesuai SE Wakil Bupati besaran bahan bakar, sesuai Tegal, seluruh pejabat yang SK, yang dikeluarkan oleh ma- mendapatkan jatah Mobdin sing-masing dinas, mendasari diminta untuk berupaya melaSE Wakil Bupati Tegal, yang kukan penghematan. Dalam arti, menyarankan untuk dilakukan setiap kegiatan yang dianggap penghematan. “Hal itu berlaku tidak terlalu penting dengan sejak 1 Agustus lalu, dimana se- menggunakan mobdin, diupayatiap pejabat struktural yang kan tidak menggunakan mobmenggunakan mobdin, print din. out pembelian dari SPBU, digu“Ini yang kami tangkap akan nakan sebagai SPJ, untuk ditu- SE Wakil Bupati, terkait perukarkan dengan uang. Penerap- bahan pengguanaan BBM unan bahan bakar tersebut sifat- tuk mobdin,” pungkasnya. (gon)

Gerbang Pemkab Rusak, Arus Lalin Terganggu HERMAS PURWADI / RADAR SLAWI

SIAP PAKAI - Pengadaan gerobak sampah baru yang diakomodir DPU bidang Tata Ruang, Pertamaman, dan Kebersihan untuk mendukung pencapaian point penilaian Adipura, kemarin.

Puluhan Gerobak Sampah Digelontorkan SLAWI - Upaya kongkrit pemkab untuk mempertahankan Adipura yang telah diraihnya dilakukan melalui langkah penggelontoran gerobak sampah, yang akan difokuskan penggunaannya diwilayah titik pantau Adipura. Melalui DPU Bidang Tata Ruang , Pertamanan, dan Kebersihan sebanyak 20 gerobak sampah bakal segera didistribusikan setelah sebelumnya juga telah dilakukan penambahan dua unit countener sampah. Kepala DPU Ir Sudaryanto MT melalui Kabid Tata Ruang, Pertamanan, dan Kebersihan Ir Heri Suhartono MM didampingi Kasi Kebersihan Krishandarto menyatakan bahwa selain difokuskan untuk mendukung pencapaian point adipura, pendistribusian gerobak sampah itu juga akan diberikan kepada kecamatan samping yang berdekatan dengan jantung Kota Slawi. “Beberapa kecamatan yang mendapat bantuan gerobak sampah tercatat Adiwerna, Dukuhturi, termasuk dua wilayah Pantura masing- masing Surodadi dan Kramat. Sisanya kita alokasikan penuh untuk mendukung kebersihan jantung Kota Slawi. Untuk bantuan dua unit countener sampah sudah kita operasionalisasikan sejak lebaran kemarin,” terangnya Selasa (11/9). Keduanya mengakui untuk pengadaan gerobak sampah dan countener tersebut didukung dana APBD II senilai Rp 95 juta. Dana yang sama juga akan diupayakan dalam usulan ubahan APBD 2012 untuk mendukung keberadaan countener di komplek GOR Trisanja dan komplek kantor sekretariat. “Sementara untuk pembuatan TPS baru tahun ini sudah berhasil terakomodir dan dalam proses finishing. Kedua TPS tersebut masing-masing di areal Surodadi dan areal Dukuhsalam. Dimana untuk TPS Dukuhsalam sudah tidak mampu menampung volume sampah warga sehingga kita buat baru disebelahnya agar mampu menampung semua sampah warga diareal tersebut,” tuturnya. (her)

SLAWI – Gerbang Pemkab Tegal, khususnya pintu untuk keluar dari lingkungan pemkab rusak. Hal ini mengakibatkan arus lalu lintas dilingkungan tersebut menjadi terganggu, karena pintu keluar ditutup dan para pegawai maupun masyarakat yang masuk ke pemkab harus melalui pintu belakang. “Sebenarnya pintu gerbang untuk keluar itu kenapa sih, ko sudah dua pekan tidak dibuka. Kalau rusak kenapa tidak di perbaiki,” kata salah satu pegawai yang tidak mau disebutkan namanya, kemarin. Walaupun sudah dua pekan, namun masih banyak saja para pegawai yang lupa jika harus pulang kerja melewati pintu belakang. Selain itu terganggunya arus lalu lintas juga terlihat

dijalan bagian dalam, karena jalan yang biasanya dilewati satu jalur, namun pengendara banyak yang tidak sesuai dengan jalan pada saat pintu gerbang keluar tidak rusak. Akibat arus lalu lintas dilingkungan pemkab tidak jelas, petugas satpol PP selama gerbang masih rusak harus bekerja lebih maksimal. Karena selain harus menunggu pos di depan, beberapa satol PP lainnya juga ada yang menungu dipos belakang. Ditempat terpisah, Kabag Humas Setda Kabupaten Tegal, Adi Mardiatno mengungkapkan, pintu gerbang keluar yang ada depan memang sedang rusak. Namun saat ini sedang dalam proses perbaikan disanasininya. (fat)

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

GERBANG –Tampak gerbang pintu keluar tertutup rapat akibat rodanya rusak dan susah untuk dibuka.

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

TRANSAKSI - Sejumlah pedagang sayuran di Pasar Suradadi, tengah menjual dagangannya kepada konsumen.

20 Orang Ikuti Seleksi Teknopreneur KRAMAT – Bertempat diruang showroom Lingkungan Industri Kecil (LIK) Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag) Kabupaten Tegal, Dampyak, Kecamatan Kramat, sedikitnya 20 anak muda mengikuti seleksi Teknoprenur Muda Pemula. Seleksi yang diselenggarakan Deputi Pemberdayaan Pemuda, Kementerian Pemuda dan Olah Raga RI (Kemenpora), Jakarta, bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Tegal, Brebes, dan Kota Tegal (Wilayah Bregas) dilakukan selama tiga hari, dari Selasa-Kamis (11-13/9). Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas Pemuda, Kemenpora RI, Imam Gunawan, dalam sambutan pembukaan seleksi mengatakan, melalui fasilitasi penerapan Iptek diharapkan dapat mendorong perkembangan teknopreneur untuk menggerakkan partisipasi pemuda dalam pembangunan daerah. “Deputi Pemberdayaan Pemuda, Kemenpora berkomitmen untuk memfasilitasi daerah yang mempunyai semangat mengembangkan peran pemuda,” katanya. Sementara Kepala Diperindag Kabupaten Tegal, Ir Toto Subandriyo MM, mengatakan,

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

FOTO BERSAMA - Imam Gunawan, Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas Pemuda, Kemenpora (duduk paling tengah) dan Ir. Toto Subandriyo, MM, Kepala Dinas Perindag Kabupaten Tegal (duduk paling kanan), saat berfoto bersama peserta seleksi Teknopreneur Muda Pemula Wilayah Bregas.

bahawa Pemerintah Kabupaten Tegal menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dipilihnya Kabupaten Tegal sebagai tuan rumah seleksi Teknopreneur Muda Pemula tahun ini. Menurutnya kegiatan tersebut sangat bermanfaat untuk menyebarkan virus-virus kewirausahaan di kalangan pemuda. Karenanya, Ia berharap akan terpilih teknopreneur-teknopreneur yang handal di Kabupaten Tegal khususnya, dan di Wilayah

Bregas pada umumnya. Pemerintah Kabupaten Tegal pasti akan mendukung upaya-upaya seperti ini. Seleksi Teknopreneur Muda Pemula diikuti 56 orang peserta dan sudah dilakukan seleksi awal di Kota Tegal beberapa waktu lalu tinggal menyisakan 20 peserta yang akan dipilih 5 peserta terbaik yang akan mendapatkan fasilitas dari Kemenpora untuk pengembangan usahanya. (fat)

14 Kafilah STQ Berangkat ke Kabupaten Karanganyar SLAWI – Sedikitnya 14 kafilah Seleksi Tilawah Qur’an (STQ) asal Kabupaten Tegal diberangkatkan ke Kabupaten Karanganyar. Pemberangkatan kafilah tersebut untuk mengikuti STQ XXII Tingkat Propinsi Jateng yang ditempatkan di pendopo Kabupaten Karanganyar, dari mulai, Selasa-Jumat (11-14/9). Kabag Kesra Setda Kabupaten Tegal, Drs M Berlian Adji MM menuturkan, 14 peserta STQ tersebut terdiri dari 7 putra dan 7 putri. Mereka akan mengikuti 7 majlis atau cabang, yakni cabang tilawah anak, cabang tilawah dewasa, cabang 1 juz dan tilawah, cabang 5 juz dan tilawah, cabang 10 juz tilawah, cabang 20 juz dan tilawah, dan cabang 30 juz dan tilawah. “Selain peserta, mereka yang berangkat ke Karanganyar ini juga didampingi oleh para pembina dan perwakilan dari pemkab. Dari semua peserta asal dari Kabupaten Tegal ini merupakan hasil seleksi yang telah pernah dilakukan di kabupaten. Karenanya

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

PESERTA STQ – Peserta STQ tingkat Propinsi Jateng berfoto bersama dengan Asisten II, Kabag Kesra dan para pendamping sebelum berangkat ke Karanganyar.

pada STQ tingkat propinsi ini mereka yang menang lah yang mewakili daerahnya,” ungkapnya. Asisten II Setda Kabupaten Tegal, Agus Subagyo, yang mewakili Wakil Bupati Tegal, HM Hery Soelitiyawan, mengharap para peserta untuk selalu siap dan bersikap optimis. Hal ini dilakukan agar dalam seleksi nanti mampu menjuarai. Sebelum pemberangkatan, para peserta bersama pendam-

ping serta para pegawai kesra melakukan doa bersama, agar dalam pemberangatan dan pelaksanaan STQ selamat sampai tujuan dan pulang dengan membawa nama baik Kabupaten Tegal. Sementara, salah satu peserta, Siti Muslikha mengatakan, bahwa dirinya sudah siap lahir dan bathin untuk melakukan STQ ini sesuai dengan kemampuan yang sudah dimilikinya. (fat)


RADAR BREBES

8

RABU 12 SEPTEMBER 2012

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes RSU Bhakti Asih RSIA Mutiara Bunda Tanjung Brebes RS Dera As Syifa Banjarharjo Brebes Hotel Dedy Jaya Brebes RS Dedy Jaya

(0283) 671431 (0283) 671279 / 673481 (0283) 877222 (0283) 889588/ 889548 (0283) 673133 / 673158 (0283) 672145/ 672525

WONGE DEWEK Tantang Cabup Kontrak Politik

Dua Tim Tolak Jadwal Kampanye Incumbent Tidak Boleh Cuti Bersamaan BREBES - Jadwal kampanye beserta zonaisasi yang telah ditetapkan oleh KPU Kabupaten Brebes ternyata belum ditandatangani oleh dua tim kampanye peserta Pilkada 2012. Walau begitu, keputusan yang diambil oleh KPU itu bersifat mengikat. Divisi Humas KPU Kabupaten Brebes Mahfudin SS membenarkan bahwa kedua tim kampanye dari pasangan calon yang berlaga di Pilkada Brebes belum mendandatangani keputusan jadwal kampanye karena tidak tercapai kesepakatan. “Tapi walau bagaimanapun, jadwal sudah ditetapkan dengan zonaiasai utara dan selatan. Masa

DOK. RADAR BREBES

Mahfudin SS

kampanye sendiri berlangsung 14 hari, sejak tanggal 20 September hingga 3 Oktober, sehingga dua pasang itu bergilir di utara dan selatan. Jadwalnya sudah ada,” katanya. Dia jelaskan, hal ihwal dari keputusan yang diambil alih

DOK. RADAR BREBES

Agus Sutrisno

oleh KPU itu karena kedua tim kampanye masing-masing sebelumnya tidak bersepakat soal teknis kampanye. Pihaknya sudah mengundang kedua tim menggelar rapat kedua kali hingga melahirkan empat butir kesepakatan. Namun, saat rapat

BERGULIRNYA tahapan pelaksanaan Pemilukada di Kabupaten Brebes yang hampir memasuki masa kampanye, disikapi aktivis mahasiswa sebagai saat para cabup memberikan janji-janji yang ditawarkan kepada masyarakat sebagai program pembangunan. Menyikapi hal tersebut, Koordinator Front Mahasiswa Brebes Selatan (FMBS) Jefry Arsya Robby, meminta siapa pun calon bupati yang sekarang ini melakukan sosialisasi, agar jangan hanya sekedar mengumbar janji, melainkan harus memiliki komitmen kuat untuk merealisasikannya. “Termasuk berkomitmen untuk bersedia DOK. RADAR BREBES mundur bila tidak berhasil merealisasikan Jefry Arsya Robby program atau janji politik yang disampaikan saat kampanye bila terpilih kelak,” ungkapnya, Selasa (11/9). Untuk itu lanjutnya, diperlukan kontrak politik oleh cabup terkait sejumlah permasalahan yang hingga saat ini masih mengemuka khususnya di wilayah selatan Kabupaten Brebes. “Permasalah ini berkaitan dengan adanya rentang kendali penyelenggaraan pemerintahan yang pada gilirannya bermuara pada pemerataan pembangunan. Di mana saat ini di wilayah selatan, beberapa sektor pembangunan masih tertinggal dari utara,” paparnya. Sejumlah sektor yang masih perlu mendapat perhatian khususnya di wilayah selatan di antaranya adalah pendidikan, ekonomi, pariwisata dan kesehatan. Dia mengatakan, kontrak politik itu bertujuan sebagai penguat bagi masyarakat apabila pada saat menduduki jabatan, namun tidak melaksanakan program tersebut. “Karenanya kita mengajak kepada para Cabup untuk melakukan kontrak politik, terhadap program-program strategis yang mendesak untuk di realisasikan di wilayah selatan,” tandasnya. (pri)

Dijadikan Sarana Proyek

UCAPKAN JANJI - Mahasiswa baru STKIP-STIE Islam Bumiayu mengucapkan janji mahasiswa dalam pembukaan Orientasi Studi Mahasiwa Akademik (OSMA).

Orientasi Studi Tanpa Perploncoan

ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

ISTIRAHAT - Sejumlah permain Persab beristirahat usai berlatih dan seleksi untuk Divisi III mendatang.

Persab Kantongi 66 Calon Pemain BREBES - Laskar Jaka Poleng telah mengantongi 66 nama calon pemain yang akan mengisi formasi tim Persab Brebes di kancah Divisi III Nasional, awal tahun 2013 mendatang. Pemain-pemain tersebut merupakan nama yang berhasil lolos seleksi tahap awal yang digelar di tiga zona Kabupaten Brebes. “Kita sudah miliki 66 pemain seleksi awal dari ratusan peserta. Selanjutnya akan digembleng lagi untuk mencari rancangan formasi tim akhir,” terang Sekretaris Persab, Moh Samsul Haris, Selasa (11/9). Dia mengatakan, seleksi pemain untuk memperkuat skuadnya telah dilaksana selama tiga hari, mulai Jumat (7/9) hingga Minggu (9/9). Prosesnya terbagi menjadi tiga zone, yakni zone barat, tengah dan selatan. Dari 212 pemain yang mendaftar di tiga zone itu, berhasil terpilih di setiap zone sebanyak 22 pemain, sehingga totalnya ada 66 pemain. “Sambutan masyarakat cukup antusias, pesertanya mencapai 212 pemain dari 56 klub atau SSB. Kalau materi seleksi tahap awal meliputi uji kemampuan, uji ketahanan fisik, uji kecepatan dan permainan,” tambah dia. (ism)

SEBANYAK 203 mahasiswa baru Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Islam Bumiayu, Selasa (11/9) memulai Orientasi Studi Mahasiwa Akademik (OSMA) tahun akademik 20122013 yang digelar selama tiga hari kedepan. Kegiatan dibuka Bupati Brebes H Agung Widyantoro SH MSi, didampingi Dr Haizi Nasucha selaku Dewan Penyantun serta Pengurus Yayasan Wakaf Ta’allumul Huda Bumiayu. Dalam sambutannya, Ketua STKIP Drs Panji Agus Triharso MPd menegaskan, orientasi mahasiswa baru ini memang tidak mengenal istilah ploncoan sama sekali. Tetapi diganti berbagai kegiatan yang bersifat pembekalan, pelatihan dan pengembangan soft skill maupun pengenalan berbagai potensi kegiatan kemahasiswaan. “Tidak ada plonco, yang ada pengembangan soft skill yang disampaikan oleh para dosen dan pembimbing yang sebelumnya juga telah mendapatkan pelatihan tersendiri,” ungkapnya. Sementara Dr Chaizi Nasucha dalam kesempatan tersebut menyampaikan, OSMA sangatlah penting untuk dilaksanakan

di awal-awal masa orientasi mahasiswa baru. Mereka yang mengikuti kegiatan OSMA, diharapkan mampu menjadi mahasiswa yang mempunyai orientasi yang jelas dan tidak menyimpang, khususnya dalam bidang akademik. “Pesan saya hati-hati apa yang kau ucapkan, sebab bisa menjadi apa yang kau lakukan. Apa yang kau lakukan bisa menjadi kebiasaan. Dan kebiasaan itu bisa menjadi nilai-nilai yang tertanam pada dirimu. Dan nilai-nilai yang ada dalam dirimu adalah yang akan merubah takdirmu ke depan,” terangnya. Sebelum membuka kegiatan OSMA, Bupati Brebes menyatakan bahwa pemerintah daerah senantiasa mendukung upayaupaya yang dilakukan untuk kemajuan pendidikan. Hanya saja menurut Agung, khusus untuk perguruan tinggi bantuan yang diberikan masih berskala kecil. Kondisi ini disebabkan Dinas Pendidikan belum ada program yang menangani pendidikan tinggi. “Oleh sebab itu kita melakukan terobosan dengan menerbitkan Perbup yang dasarnya adalah MoU atau nota kesepakatan antara Pemkab dengan pengelola perguruan

tinggi, untuk bersama-sama berkomitmen memajukan perguruan tinggi di Kabupaten Brebes,” jelasnya. Dikatakan, dasar dari MoU selanjutnya dikembangkan menjadi dasar Peraturan Bupati (Perbup) kemudian dibahas di DPRD untuk ditingkatkan menjadi Peraturan daerah (Perda). “Jika sudah ada payung hukum melalui MoU, maka insya Allah kita bisa memberikan bantuan secara maksimal,” imbuhnya. Selain perguruan tinggi, Pemkab Brebes saat ini terus berupaya meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan di tingkat dasar. Di antaranya melalui pembangunan fisik gedung sekolah, pembangunan SDM para guru dan pengajar hingga peningkatan wajar Dikdas di Kabupaten Brebes. “Saat ini kita sedang menyusun program. Jika tahun 2012 ini kita terapkan wajib belajar 9 tahun, maka 2013 insyaallah kita terapkan wajib belajar 12 tahun. Jadi anak-anak di Kabupaten Brebes minimal harus lulus SMA dan semoga orang tua kita tidak terbebani biaya untuk belajar,” pungkasnya. (teguh supriyanto)

Kecamatan Bulakamba Siap Kembangkan Posyantek

Masyarakat Diminta Buat Inovasi Teknologi Di era globalisasi ini, masyarakat dituntut memiliki kemampuan untuk memanfaatkan Teknologi Tepat Guna (TTG) secara optimal guna peningkatan daya saing usaha hasil produknya guna peningkatan kesejahteraannya. Mengapa? LAPORAN: ISMAIL FUAD TEKNOLOGI Tepat Guna (TTG) sangat membantu masyarakat dalam mengembangkan potensi dan kesejahteraannya. Karenanya, pemerintah terus berupaya untuk mengem-

bangkan teknologi tersebut di tengah masyarakat. Hal ini disampaikan Kabid Pemberdayaan Ekonomi BPMDK Pemkab Brebes Drs Rohadi MM saat sosialiasi dan pembinaan Posyantek di aula Kecamatan Bulakamba, Selasa (11/ 9). “Banyak sesuatu di sekitar kita yang sebetulnya bisa kita gunakan sebagai alat teknologi yang dapat membantu kegiatan kita. Semangat untuk menggali penemuan itu harus selalu digiatkan, masyarakat harus selalu berinovasi,” katanya. Dikatakan, sebagai bagian dari instrument untuk mendukung pengembangan dan inovasi dari tekonologi tepat guna, pemerintah telah mencanangkan program Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna

bergilir, tidak boleh cuti bersama-sama. “Kalau masa kampanye 14 hari, tapi bagi calon incumbent tidak boleh secara bersamaan cuti. Saat Agung hadir di kampanye Taat, maka kampanye Idjo, Idza jangan cuti, tapi di kantor. Begitu juga sebaliknya, pelayanan publik jangan diabaikan,” ungkapnya. Sementara ketua tim Taat, H Agus Sutrisno mengaku sepakat untuk tidak berpsepakat dengan jadwal kampanye tersebut. “Dari awal kami meminta jangan ada kekosongan kepala daerah harus selang-seling dan itu sudah menjadi butir kesepakatan awal. Tapi saat penandatanganan ketua tim mereka menolak. Tapi sudahlah, kami taati saja aturan KPU. Kampanye itu tidak terlalu siginfikan mendongkrak suara, pelayanan publik harus diperhatikan,” tandas dia. (ism)

Sejumlah Warga Tuntut Ganti Rugi

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

AJIB AH...

ketiga yang harus ditandatangani Ketua Tim, Illia Amin selaku Ketua Tim Kampanye Idjo menolak kesepakatan yang telah dibuat. Antara lain keberatan dengan jadwal dengan sistem on-off (bergilir), sebab dinilai akan mengurangi jatah 14 hari sebagai rekomendasi dari regulasi tahapan kampanye. Sementara tim Taat yang diketuai Agus Sutrisno menyesalkan proses pengambilan keputusan kesepakatan harus berakhir buntu. “Atas dasar itulah maka diambil oleh KPU bersama Pokja dan Desk Pilkada. Karena deadlock,” papar Mahfudin. Walau telah dibagi perzona, masa kampanye 14 hari bagi kedua pasang calon tersebut agar tetap memperhatikan aspek pelayanan publik. Sehingga, majunya dua calon incumbent harus melakukan cuti secara

ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

POSYANTEK - Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan (BPMDK) Kabupaten Brebes saat sosialisasi dan pembinaan Posyantek di Kecamatan Bulakamba, kemarin.

(Posyantek) di seluruh kecamatan secara nasional. Pembina Posyantek Kabupaten Brebes, M Tauzan Aziz MH menambahkan, keberadaan Teknologi Tepat Guna (TTG) dapat mengoptimalkan oleh masyarakat akan mampu mewujudkan usaha produksi masyarakat lebih efisien, berkualitas dan nilai tambah produk, sehingga dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat dan memberantas kemiskinan. Pemanfaatan TTG secara optimal akan dapat terwujud bila ada alih teknologi dari pencipta atau pemilik TTG kepada masyarakat pengguna. “Membuat TTG itu tidak harus mahal atau susah payah. Tapi yang penting adalah bagaimana TTG itu nantinya bisa membantu kehidupan kita,” ujarnya. (*)

BREBES - Sejumlah warga di Kelurahan Limbangan Kulon, Kecamatan Brebes menggeruduk kelurahan setempat, Selasa (11/9). Mereka menuntut ganti rugi, lantaran ratusan meter tanah mereka dijadikan sebagai sarana proyek yang sampai saat ini tidak ada kejelasan maupun permintaan izin dari pemilik tanah yang memiliki sertifikat. Kekesalan warga yang mengaku dirugikan itu juga sempat membuat suasana di Kelurahan Limbangan Kulon menjadi ramai. Terlebih, Kepala Kelurahan setempat dan sekretarisnya tidak berada di tempat. Hal ini membuat perangkat kelurahan yang meladeni sejumlah warga merasa kewalahan. Terlebih, warga mengaku tanah mereka yang saat ini telah dijadikan sebagai sarana proyek pembuangan air atau saluran got, sejak akan dilaksanakan pekerjaan hingga saat ini tidak ada tembusan ataupun kabar dari kelurahan maupun rekanan yang akan melaksanakan pekerjaan tersebut. Warga mengancam akan membongkar paksa saluran pembuangan air jika tuntutan ataupun hak mereka dikabulkan. Seperti ditegaskan Hj Khunaeni, warga RT 7 RW 01 Limbangan Kulon. Dia mengaku sangat menyayangkan proyek pembuatan saluran air pembuangan (got) yang jelas tidak me-

nguntungkan warga. Sebab, selain tidak meminta izin kepada pemilik lahan, juga keberadaan saluran pembuangan air tersebut nantinya menjadikan banjir di lingkungan sawahnya. “Kalau sebelumnya ada uluk salam atau pun penjelasan dari kelurahan ataupun yang lain akan adanya pembuatan saluran air, kami mungkin saat itu ada kebijakan lain. Namun persoalannya, sejak pelaksanaan pekerjaan hingga sekarang tidak ada kabar maupun permintaan izin dari kami,” bebernya. Khunaeni mengaku areal sawah yang dijadikan obyek proyek saluran air, sekitar 350 meter persegi. Demikian dengan warga lainnya, yang mengaku dirugikan atas proyek pemerintah ini. “Kami juga bayar pajak. Terlebih, tanah yang dijadikan proyek saluran pembuangan air juga memiliki sertifikat. Jadi, kami menuntut hak kami untuk mendapatkan ganti rugi,” ungkapnya. Hal sama juga dikatakan Suwiryo, warga RT 05 RW 02 Kelurahan Limbangan Kulon. Dia menambahkan, adanya saluran pembuangan air itu tidak menguntungkan warga yang memiliki areal persawahan disepanjang got tersebut. Sebab, keberadaan saluran got itu malah justru menjadi penyebab kebanjiran di lingkungan sawah. “Makanya, warga yang tanahnya ikut terbawa dalam proyek tersebut jelas meminta hak. (gus)

AGUS WIBOWO/RADAR BREBES

DATANGI KELURAHAN - Sejumlah warga meminta pertanggungjawaban kepada kelurahan Limbangan Kulon lantaran tanah mereka dijadikan obyek sarana proyek.


SAMBUNGAN

RABU 12 SEPTEMBER 2012

9

RADAR TEGAL

GADING-GISEL

Tanpa Hambatan JAKARTA - Rencana Gading Martin untuk menikahi Anastasia Gisella atau Gisel tahun depan tampaknya berjalan lancar. Presenter dan aktor itu sudah mendapat restu dari kedua belah pihak. “Enggak ada yang enggak setuju kok, setuju semua,” te-

rang Gading saat ditemui di Mall Gandaria City Jakarta Selatan, Selasa (11/9). Gisel juga mengakui bahwa mereka memang berencana untuk menikah tahun depan. Ada juga yang berharap pernikahan digelar tahun ini, tapi sepertinya sulit terlaksana. “Enggak mungkin tahun ini, pengennya tahun depan, biar semua lancar. Belum bilang orang tua juga. Nanti lah,” kata Gisel. Senada dengan Gisel, Gading juga menganggap pernikahan bukanlah hal yang gampang. “Nikah kan enggak segampang itu, nabung dulu juga, ngomong sama keluarga,” jelas anak Roy Martin. Baru-baru ini Gading sempat berlibur ke Amerika meninggalkan Gisel di Jakarta. Gading mengaku sudah menyiapkan liburan tersebut sejak jauhjauh hari. “Gua kan setiap hari kerja, udah kayak tawanan kota. Kalaupun mau liburan harus dari jauhjauh hari, ini juga karena Lebaran. Jadi liburan biar enggak penat,” kata Gading. (jpnn)

Nyaris Dimassa, Pengutil Diciduk dari halaman 3 Suripah dibawa ke Mapolres untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. Penyidikan kasus ini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Tegal Kota. Di hadapan petugas, Suripah mengaku terpaksa mengambil

barang di Pasar Martoloyo. Karena terdesak masalah ekonomi. Suaminya berprofesi sebagai tukang becak. Sehingga penghasilannya tak menentu. Sedangkan kebutuhan seharihari harus dipenuhi. “Saya baru ketiga kali mengambil barang di pasar ini. Itu pun dilakukan tidak berurutan. Kalau benarbenar butuh, saya terpaksa

mengambil. Semua saya lakukan lantaran terpaksa, tidak memiliki uang sama sekali untuk berbelanja,” ujarnya. Kapolres Tegal Kota AKBP Haryadi Muktas SIK MSi, melalui petugas Pos Polisi Martoloyo Brigadir Teguh, membenarkan penangkapan pengutil yang beraksi di pasar. Aparat mengamankan pelaku menghin-

dan Jabatan Pengurus DPC Partai Demokrat Kota Tegal, dalam pasal 4 dijelaskan masa jabatan DPC Partai Demokrat 5 tahun. Sedangkan tanggal ditetapkannya SK, 9 April 2007. Sehingga saat ini, SK tersebut sudah tak berlaku lagi, dan kepengurusan DPC Partai Demokrat telah habis.” Kedua, tambahnya, kantor atau sekretrariat seluruh PAC dan ranting Partai Demokrat Kota Tegal tidak ada. Karena tidak pernah dilakukan musyawarah. Padahal sekretariat termasuk salah satu syarat, sebagaimana ditaur dalam peraturan yang berlaku. “Ketiga, KTA yang diajukan ada indikasi palsu. Sebab dalam KTA tidak ada foto. Sehingga ada indikasi

dibuat sendiri, tanpa ada konfirmasi pada bersangkutan,” imbuhnya. Lebih lanjut Kirom mengungkapkan, pihaknya minta KPU teliti menerima berkas pendaftaran. Termasuk pelaksanaan verifikasi faktual. Jangan asal meloloskan parpol untuk ikut pemilu. Hal ini bukan cuma ditujukan pada DPC Partai Demokrat. Namun semua parpol yang mendaftarkan diri ke KPU. Sementara Divisi Hukum KPU, Agus Wijanarko SH menjelaskan, pihaknya tidak menerima surat sanggahan. Tapi hanya ada data masuk, berupa SK DPC Partai Demokrat Kota Tegal, dan SK DPD Partai Demokrat Propinsi Jawa Tengah. Soal permintaan Abdul Kirom,

dari aksi massa. Untuk proses lebih lanjut, saat ini pelaku dibawa petugas Sentral Pelayanan Kepolisian (SPK) ke Mapolres Tegal Kota. “Sikap kami mengamankan, terkait tindak lanjut atau proses penyidikan lebih lanjut, kami serahkan sepenuhnya pada Sat Reskrim Polres Tegal Kota,” paparnya. (hun)

agar KPU teliti dan jeli. Pihaknya atas nama KPU sangat berterima kasih. Sebab telah peduli atas kerja KPU. “Sebagai penyelenggaran pemilu, kami akan bersikap indepen, dan memberlakukan sama semua parpol. Mendaftaran diri merupakan hak mereka, kami tak berhak melarang. Tapi lolos atau tidaknya parpol bisa menjadi peserta pemilu tahun 2014 di daerah, bergantung hasil verifikasi faktual yang bakal kami lakukan,” tuturnya. Sedangkan Ketua DPC Partai Demokrat, Eko Kusnomo maupun Sekretarisnya, H Mudjijino Djojo Harsono, ketika dihubungi melalui telepon selulernya tak menjawab. (hun)

September, Puncak Kemarau dari halaman 3 lain cuaca tambah panas. Karena itu tidak heran sering muncul keluhan, udara sangat panas . Hal ini dampak angin timur, yang berhembus dari Benua Australia. Sementara sifat angin itu memang kering dan panas. Keadaan ini tengah dirasakan masyarakat. Sebuah kondisi umum terjadi pada musim kemarau, atau orang dulu menyebutnya musim ketiga (paceklik). Dimana area pesawahan mengalami kekeringan. Suhu sekitar Kota Tegal dan sekitarnya, seperti Brebes, Kabupaten Tegal, serta sebagian Pemalang, prakirawan BMKG Tegal, Hendy

Andriyanto, berada pada suhu 34 celcius. “Angka ini masih pada batas normal, belum pada keadaan cuaca ekstrim. Cuaca dikatakan ekstrim jika sampai menembus angka 35 celcius. Bulan September merupakan puncak kemarau. Namun demikian suhu relatif normal.” Lalu, kapan hujan akan turun? Sebab di sejumlah daerah lahan pesawahan banyak mengalami kekeringan. Tamanan palawija sebagian besar mati. Tak sedikit gagal panen atau puso. Beberapa sumur mulai kering. Menurut BMKG, bulan Oktober sebagai musim transisi, atau

dikenal pancaroba. Sebuah keadaan dari kemarau menuju tibanya penghujan. Tapi pada saat pancaroba, hujan diprediksi belum turun. Baru jatuh bulan Desember 2012. “Kalau antara Oktober - November merupakan musim pancaroba, atau peralihan,” imbuh Hendy. Cuaca panas seperti sekarang, berdampak munculnya berbagai penyakit, misalnya sesak napas, batuk, dan tenggorokan. Hal ini dampak banyaknya debu beterbarangan. Bahkan lebih parah lagi, diakibatkan polusi udara. “Tingkat polusi di Pantura sangat parah. Namun yang paling merasakan dampaknya malah anak-anak

atau balita. Sebab banyak dari mereka mengalami sariawan, dan sakit tenggorokan.” Karena itu, tuturnya, para orang tua diimbau memperhatikan kondisi buah hatinya. Selain diimbau tidak membakar sampah atau tanaman sekitar pekarangan. Sebab dalam kondisi panas dan tiupan angin cukup kencang, api mudah menjalar dengan cepat. “Ini juga yang perlu diwaspadai,” papar Hendy. Sementara akibat kemarau panjang, sungai yang mengalir di perkotaan, contohnya kali Gung dan sungai Kemiri nampak mengering. Tidak seperti pada musim penghujan. (abidin abror)

Tetap Jaga Kondusifitas dan Hindari Perpecahan dari halaman 3 “Kami juga mengundang Wali Kota Tegal Ikmal Jaya untuk memberikan sambutan dalam acara ini.” Dalam kesempatan itu, Ikmal menegaskan bahwa masalah pendidikan sesuatu yang komplek. Jadi tidak hanya pintar yang dikejar, tapi perlu diimbangi akhlak dan budi pekerti. Dengan begitu, suatu

negera akan maju. Wali kota juga menyampaikan, dua tahun ke depan bakal ramai dengan pesta demokrasi. Mulai Mei 2013 pemilihan gubernur, Oktober pemilihan wali kota. Lalu April 2014 pemilihan anggota dewan, dilanjut pemilihan presiden. “Situasi seperti ini pasti sangat rawan perpecahan dan terganggunya kondusifitas. Perpecahan akan terjadi, bila ada

tindak saling memojokan dan sebagainya. Saya harap bantuan semua yang hadir, guna ikut menjaga kondusifitas pada saat ramai-ramainya pemilihan,” tegasnya. Dijelaskan Ikmal, kondusifitas suatu daerah mempunyai dampak cukup banyak. Jika terjaga, masyarakat merasa nyaman dan pembangunan bidang apapun berjalan lancar. Sebaliknya, jika kondusi-

JAKARTA - Lama vakum sebagai vokalis membuat Ariel terlihat canggung membawakan lagu. Mantan kekasih Luna Maya ini mengaku saat ini hanya mencoba untuk tidak salah. “Saya nyanyi tadi mencoba biar enggak banyak salah kan baru mulai-mulai coba,” kata Ariel atau Nazriel Irham saat konferensi Pers di Senayan City Jakarta Selatan, Selasa (11/8). Penampilan Ariel bersama NOAH merupakan aksi panggungnya yang kedua sejak bebas bersyarat bulan lalu. Sebelumnya Ariel juga tampil di acara musik Inbox SCTV pekan lalu. Ariel mengaku sangat senang dengan perkembangan personel NOAH. Jika dibandingkan dengan saat sebelum Ariel masuk penjara, musikalitas personel NOAH sudah jauh lebih berkembang. Seperti Uki misalnya, selain makin enak bermain gitar, kini juga sudah bisa memixing lagu sendiri. “Perkembangan personal lain cukup pesat. Dalam album yang baru Uki mixing sendiri lagunya. Dia mengalami

kemajuan yang sangat pesat, begitupun dengan personel yang lain,” kata Ariel. (jpnn)

Mediasi Paramitha Rusady dan Nenad Gagal JAKARTA - Perceraian Paramitha Rusady dan Nenad Bago sepertinya tinggal menunggu waktu saja. Penyebabnya, mediasi yang dilakukan di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Selasa (11/9) gagal. Proses mediasi itu sendiri tidak dihadiri termohon Paramitha Rusady dan pemohon Nenad Bago. Keduanya hanya diwakili kuasa hukum masing-masing. “Pak Nenad enggak mau mencabut perkara, kami diberi kesempatan untuk memberikan jawaban pekan depan,” kata Heru Putranto SH, kuasa hukum Paramitha di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (11/9). Nenad Bago yang di wakili oleh kuasa hukumnya, Alexander SH membenarkan kliennya enggan datang ke persidangannya. Nenad, sudah tidak mau lagi mempertahankan rumah tangganya. “Sebelumnya ada mediasi dan gagal, hari ini pembacaan dari pemohon. Penggugat (Nenad) menolak mediasi, karena dirasa sudah tidak ada lagi yang perlu dibicarakan. Sekarang pembacaan talak dari termohon (Paramitha),” papar Antony. Hal itu yang membuat Paramitha tidak mau hadir di persidangannya kali ini. Pasalnya, Paramitha sudah diberitahu oleh pihak Nenad agar dirinya tidak hadir. (jpnn)

Kendaraan Terpaksa Harus Antri

KPU Diminta Lebih Teliti dari halaman 3 Ada beberapa indikasi kurang validnya data DPC Partai Demokrat. Hal ini juga berlaku bagi semua parpol. Menurut Ketua PAC Partai Demokrat Tegal Selatan, Abdul Kirom, atas nama PAC Partai Demokrat telah melayangkan surat sanggahan pada KPU, masalah persyaratan pendaftaran parpol peserta pemilu, yang diajukan DPC Partai Demokrat. Sehingga KPU harus jeli dan teliti, ketika pelaksanaan verifikasi faktual. “Dalam surat sanggahan ada 3 item. Pertama, sesuai SK DPD Partai Demokrat Propinsi Jateng Nomor SKep 06/DPD-PD/IV/ 2007, tentang Susunan Nama

Baru Nyanyi Lagi, Ariel Canggung

fitas terganggu, mau berbuat apapun serba sulit. Walkot mencontohkan kondusifitas yang terganggu di Sampang baru-baru ini. Menurut dia, warga ingin pulang kampung halaman menjadi sulit. Karena memang kondisi di wilayah tersebut tidak kondusif. “Mari kita jaga kondusifitas Kota Tegal. Terlebih pada saat ramai-ramainya pemilihan,” imbuhnya. (*)

dari halaman 3 terpaksa berjalan pelan-pelan. “Ini ada perbaikan pipa,” ujarnya. Berdasarkan pengamatan, karena tidak ingin berlama-lama dalam kemacetan, sejumlah ken-

daraan menuju barat berusaha menyalip mobil di depannya. Termasuk sepeda motor roda yang berusaha melintas di atas trotoar. Selain itu, dampak kemacetan panjang menimbulkan polusi udara cukup parah. Disamping

debu, polusi diakibatkan hasil buangan mesin kendaraan. Antrian yang terjadi di tengah terik matahari berlangsung beberapa jam. Sementara penggalian saluran air melibatkan beberapa pekerja. (din)

Mesum di SPBU, Yk Ditahan dari halaman 3 suami istri. Namun perbuatannya murni didasari rasa cinta dan kasih sayang. “Saya berulang kali melakukan hal seperti itu. Baik di rumahnya atau kamar kecil SPBU. Kebetulan pacar saya masih tetangga. Kalau

rumah sepi juga saya lakukan di situ.” Kapolres Tegal Kota AKBP Haryadi Muktas SIK MSi, melalui Kasat Reskrim AKP Heriyanto SH, membenarkan penangkapan pelaku cabul, saat ini kasusnya didalami unit Perlindungan Perempuan dan

Anak (PPA) Sat Reskrim. Demi mempermudah proses penyidikan, tersangka diamankan di sel Mapolres. “Karena perbuatannya, tersangka Yk kami jerat dengan Pasal 81 ayat 20 UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,” paparnya. (hun)

Sakit Ketika Haid Berkurang, Aktivitasnya pun Normal Kembali Sejak 1997, wanita 31 tahun yang masih single ini merasakan sakit sekali di saat haid, sehingga menggangu aktivitas mengajarnya. “Dalam sebulan selalu cuti minimal sehari,” keluh guru Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Ulum, Tegal, ini saat diwawancarai 11 April 2012. Tentu saja hal itu amat meresahkan anak kedua dari empat bersaudara ini. “Belum lagi kedua kaki saya yang kerap pegalpegal,” imbuh warga Kelurahan Kraton, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, Jawa Tengah, ini. Lantas, bagaimana sarjana pendidikan Islam bernama Alliyah ini mengatasi keluhannya itu? Minum jamu. Tapi, kesembuhannya hanya temporer, tidak tuntas. Dan itu tak memuaskannya. Setelah “curhat” kepada temannya, temannya itu merekomendasikan New Mandala 525, yang pernah juga ia ketahui beritanya di koran. Interest? Ya. Lalu, dikonsumsinya kedelai bubuk itu selama setahun ini secara rutin satu atau dua kali sehari. Hasilnya? “Rasa sakit pada saat haid

berkurang, pegal di kaki sudah hilang, dan aktivitas jadi kembali normal,” bebernya senang. Haid alias menstruasi yang diikuti rasa sakit itu disebabkan gangguan pada sistem reporoduksi. Secara epidemiologis, panjang siklus menstruasi memiliki kaitan dengan tinggirendahnya risiko terkena kanker payudara dan rahim. Jadi, menstruasi yang tak normal itu kalau dibiarkan bisa menyebabkan wanita itu terkena kanker tersebut. Berkaitan dengan ini, kandungan zat gizi yang terdapat dalam kedelai ada yang mampu mengatasinya. Salah satunya isoflavon, yang paling banyak terdapat pada kedelai. Senyawa yang bersifat antioksidan tersebut

terbukti mampu mengatasi gangguan yang berkaitan dengan hormon estrogen wanita. Karena struktur kimianya mirip estrogen, pemberian isoflavon secara rutin kepada wanita akan membuat imunitas tubuhnya meningkat dan metabolisme yang berkaitan dengan alat reproduksinya akan kembali normal. Saat ini banyak kedelai bubuk beredar. Namun, New Mandala 525 sangat laku karena manfaatnya nyata dan produknya higienis. Ini ditunjang oleh mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk beralih ke bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. Untuk konsultasi kesehatan, hubungi dokter kami pada jam kerja di telepon bebas pulsa 08001401430 atau di email purwati-s@centrin. net.id. Produk ini bisa didapatkan di apotek dan toko obat terkemuka di kota Anda. Dan untuk informasi penjualan, hubungi distributor kami untuk Provinsi Jawa Tengah di 08129474173.


CMYK

RABU, 12 SEPTEMBER 2012

KOTA

BAWANG

10

RSUD Bumiayu Segera Diperdakan Perlu Juga Dibentuk UPTD Kesehatan

ORGANISASI FKWB Junjung Prinsip dan Non Partisan BREBES - Berkaitan dengan pemberitaan pada Harian Radar Tegal pada Selasa (11/9), pengurus Forum Komunikasi Wartawan Brebes (FKWB) perlu menjelaskan beberapa hal penjelasan sebagai hak jawab atas pemberitaan tersebut sesuai dengan prinsip jurnalistik. Hal itu terkait dengan statement yang disampaikan Koordinator Relawan Rumah DOK.RATEG Merah dr H Edi UtoBayu Setiawan mo terkait penyelenggaraan Ndopok Bareng Calon Bupati dan Wakil Bupati pada Sabtu malam lalu. Ketua FKWB Bayu Setiawan dalam pernyataannya mengatakan bahwa pihaknya memahami dan menghargai kesibukan Hj Idza Priyanti Amd, sehingga tidak bisa menyempatkan waktu dalam kegiatan Ndopok Bareng Karo Calon Bupati/ Wakil Bupati Brebes yang diselenggarakan FKWB. “Kami tidak mungkin mempermasalahkan ketidakhadiran beliau meski kami berusaha semaksimal mungkin untuk mengundangnya.” Tentang tudingan acara ini tidak netral, karena ada kepanitiaan yang bukan termasuk anggota FKWB, pihaknya menjelaskan bahwa dalam acara tersebut membutuhkan beberapa tim di luar keanggotaan yang sifatnya seperti event organizer. Tetapi teknis acara tersebut pihaknya telah menentukan standar yang mencerminkan obyektivitas dengan mendatangkan institusi yang berkaitan dengan program kemaslahatan masyarakat serta kalangan akademisi. Sesuai dengan AD/ART FKWB ditandaskan kriteria anggota mencakup wartawan cetak, televisi, dan penulis. “Dalam kaitan pemilukada 2012, kami nyatakan bahwa FKWB menjunjung prinsip non partisan/netralitas serta mengemban amanat sebagai pers yang berimbang serta menunjunjung kebebasan bertanggungjawab. Sehingga tudingan yang disampaikan tidak benar. Demikian hak jawab kami demi perimbangan pemberitaan,” papar Bayu mendataskan. (gus)

PILKADA Pilkada Bukan Akhir Sebuah Demokrasi BREBES - Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten tinggal menghitung waktu. Kegiatan yang menyerap dana puluhan miliar rupiah tersebut harus mampu menghasilkan kepala daerah yang bisa mengantarkan Kabupaten Brebes menjadi daerah yang lebih maju dari sebelumnya. Program-program pasangan calon yang digunakan untuk meraih simpati publik harus bisa direalisasikan saat mereka berhasil menduduki jabatan sebagai Bupati dan Wakil Bupati. “Jangan sampai, program tersebut hanya pemanis saja, tanpa adanya realisasi di kemudian hari,” kata Wakil Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Brebes, Achmad Zamroni. Dia mengatakan, pelaksanaan Pemilukada pada 7 Oktiber 2012 mendatang merupakan gerbang awal dalam proses pembangunan yang sesungguhnya. “Pemilukada bukan akhir dalam demokrasi, karena yang terpilih menjadi bupati dan wakil bupati harus bekerja keras lagi,” ujarnya. (har)

BREBES - Harapan masyarakat Brebes Selatan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan maksimal akan segera terwujud. Itu menyusul segera diperdakannya RSUD Bumiayu yang semula adalah Puskesmas. Kepastian tersebut diketahui dari hasil rapat Badan Legislasi (Baleg) DPRD Brebes beberapa waktu lalu. “Sudah ada upaya dan pembahasan antara Baleg dengan

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

BANTUAN SERAGAM - Bupati Brebes H Agung Widyantoro SH MSi memasangkan sabuk kopel kepada anggota Linmas dalam kegiatan penyerahan alokasi bantuan seragam Linmas.

Linmas Dapat Alokasi Bantuan Seragam PAGUYANGAN - Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik menyerahkan alokasi bantuan seragam anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) yang tersebar di seluruh desa di Kabupaten Brebes. Penyerahan secara simbolis dilakukan Bupati Brebes H Agung Widyantoro SH MSi, Selasa (11/9) di Kecamatan Paguyangan. Kepala Kantor Kesbangpol Brebes Kholidin SH mengatakan, secara keseluruhan bantuan pakaian dialokasikan kepada 9.672 anggota Linmas di Kabupaten Brebes. “Anggota Linmas tersebut, akan ditugaskan untuk membantu pengamanan jalannya Pemilukada pada 8 Oktober mendatang. Terdiri dari 3.047 pengamanan TPS, 10 anggota di masingmasing desa, 30 anggota di

ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

Harga Sea Food Naik

CMYK

tindak lanjut atas perubahan Perda SOTK Kabupaten Brebes nomor 7 Tahun 2008, Perda RSUD Bumiayu ini juga untuk memberi payung hukum yang jelas dalam standar pelayanan kesehatan masyarakat. Sebab, keberadaan RS di wilayah Brebes selatan tidak bisa ditawar lagi dan menjadi kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan. “Adanya RSUD di Bumiayu tentunya akan memiliki fasilitas yang cukup memadai dibandingkan Puskesmas, sehingga pelayanan juga secara otomatis akan meningkat walaupun dalam

tahap awal masih berstatus RSUD Type D,” tandasnya. Selain menyatakan dukungan penuh Perda RSUD Bumiayu, politisi PKS ini juga menekankan agar segera dibuat UPTD Kesehatan sebagai kepanjangan dari Dinas Kesehatan mengingat luasnya wilayah Kabupaten Brebes. “Mungkin tidak mesti setiap kecamatan ada UPTD Kesehatan, namun tahap awal cukup pilot project-nya saja, misal 5 UPTD dulu yakni eks Kawedanan yang ada membawahi bebarapa Puskesmas di wilayah kawedanan masing-masing. Jadi perlahan agar

tidak membebani anggaran,” imbuhnya. Lebih jauh Fuad meminta kepada semua pihak untuk mendukung langkah ini. Sebab, salah satu persoalan yang membuat Kabupaten Brebes tertinggal adalah masalah akses pelayanan kesehatan warga. “Saya dukung sepenuhnya dan segera dipansuskan sehingga tidak mengulur waktu dan langsung aplikasi. Perda sebelumnya sebetulnya sudah mencantumkan pembentukan UPTD Kesehatan, namun implementasinya belum ada” katanya. (ism)

Petani Bawang Keluhkan Harga Jual

LAYANI PEMBELI - Aktivitas di TPI Kluwut, penjual cumi-cumi tengah melayani konsumennya.

BULAKAMBA - Cuaca yang cenderung pandas membuat hasil tangkapan ikan oleh nelayan menurun. Akibatnya, harga sejumlah ikan hasil laut mengalami kenaikan di pasaran karena minimnya stok. Salah satu hasil laut yang harganya melonjak adalah jenis cumicumi. Transasksi di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kluwut Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, rata-rata menunjukan kenaikan harga ikan. Untuk jenis cumi-cumi sendiri yang harga semula Rp 22 ribu perkilogram, kini merangkak naik hingga kisaran Rp 32 ribu setiap kilogramnya. “Memang sudah hampir dua minggu ini harga cumi-cumi naik, ya mungkin karena stoknya lagi sedikit,” kata Dani (48), salah seorang

Kepala Dinas Kesehatan untuk mendiskusikan persiapan-persiapan perubahan status Puskesmas Bumiayu seksi Perawatan menjadi RSUD. Baleg merekomendasikan kepada Dinkes untuk mematangkan Raperda tersebut agar segera melakukan koordinasi dengan SKPD terkait khususnya DPPKD dan Bagian Hukum, karena nantinya akan banyak bersinggungan dengan hal keuangan kepegawaian dan aturan-aturan yang berlaku,”ungkap anggota Baleg DPRD Brebes, Sururul Fuad Lc, Selasa (11/9). Dia mengatakan, selain sebagai

pedagang cumi-cumi di TPI Kluwut, kemarin. Walau mengalami kenaikan harga, namun seafood masih tetap banyak diburu konsumen. Bahkan, tidak hanya warga sekitar, peminat dari cumi-cumi dan tangkapan laut lainnya datang dari berbagai daerah. Hal ini membuat harga sea food terus menanjak. “Biasanya, harga akan kembali normal kalau tangkapan nelayan sudah banyak. Mungkin menunggu musim hujan,” lanjutnya. Selain gurih dan nikmat, banyaknya masyarakat yang menyukai sea food karena diketahui memiliki sumber protein dan vitamin yang tinggi. Kandungan zat berguna ini, dipercaya dapat membantu kelancaran metabolisme dalam tubuh. (ism)

tingkat Kecamatan dan 100 anggota inti di tingkat Kabupaten,” jelas Kholidin dalam laporannya. Untuk Kecamatan Paguyangan sendiri mendapat alokasi bantuan sebanyak 470 pakaian lengkap Linmas, dengan rincian Linmas Kecamatan 30 anggota, Linmas Desa 120 anggota, Linmas TPS sebanyak 320 anggota. Bupati Brebes dalam kesempatan tersebut menyampaikan kepada para anggota Linmas, agar senantiasa dapat berinovasi, guna memberikan keamanan di wilayahnya masing-masing. Sehingga berbagai aktivitas masyarakat, dapat berjalan dengan baik dan lancar. “Terutama dalam pelaksanaan Pilkada nanti, di mana tugas Linmas adalah membantu masyarakat agar merasa nyaman saat menggunakan hak pilihnya di TPS-TPS,” jelas Agung.

Dikatakan, Linmas mengemban tugas yang berat, namun sangat mulia karena harus bisa mengamankan, menertibkan, menyukseskan dan mendukung kelancaran Pilkada. Dia juga mengingatkan, agar anggota Linmas senantiasa menjaga nama baik Kabupaten Brebes. “Anggota Linmas sebagai pelindung masyaraakat yang membawa nama baik Kabupaten. Dalam hal ini membantu TNI/Polri dalam mengamankan jalannya pelaksanaan Pemilukada,” ungkapnya. Penyerahan bantuan alokasi seragam Linmas juga di laksanakan di beberapa Kecamatan lain yakni Bumiayu, Tonjong dan Sirampog. Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten III setda Brebes, Staf ahli bidang Pemerintahan dan Politik serta Kabag Humas dan Protokoler Setda Brebes. (pri)

LARANGAN - Harga jual bawang merah yang kembali turun membuat sejumlah petani di wilayah Kecamatan Larangan mengeluh. Penurunan harga jual itu membuat mereka khawatir akan kerugian yang harus dihadapi dalam musim panen tahun ini. Sukim (36), petani asal Desa Larangan Kecamatan Larangan Selasa (11/9) mengaku, saat ini petani kembali dihadapkan dengan persoalan harga jual bawang merah di pasaran. Menurutnya, saat ini harga jual kembali turun dari harga jual sebelumnya. Dari penjualan terakhir, bawang merah miliknya hanya dibeli dengan harga Rp 5000 per kilogram. Padahal pada panen sebelumnya harga jual bawang masih berkisar Rp 7000 per kilogram. Kondisi tersebut, lanjut Sukin jelas akan berdampak buruk bagi perekonomian petani bawang merah khususnya yang ada di wilayah Larangan. Hal senada juga diutarakan Narsum (45) warga RT 02 RW 05, menurutnya, profesi sebagai petani bawang merah sudah lama digeluti. Namun dirinya merasa akhir-akhir ini harga jual dipasaran mudah sekali berubah. Kondisi itu berbanding terbalik dengan pada era-era sebelumnya yang cenderung stabil.

Menurutnya, perubahan harga jual bawang merah yang begitu cepat tidak lain dikarenakan adanya monopoli harga dari sejumlah pemodal yang selama ini banyak membeli komoditas hasil pertanian khususnya untuk bawang merah dari petani. “Sistem ini membuat petani tidak bisa berbuat banyak. Petani seperti saya hanya bisa pasrah disaat menghadapi kondisi buruk seperti ini,” keluhnya. Penurunan harga jual bawang merah juga berdampak terhadap penghasilan para buruh butik di wilayah setempat. Yuni (32), pembutik bawang merah mengaku, saat ini pemilik bawang merah di Desa Larangan mulai mengeluhkan harga jual yang terus melorot. Penurunan harga tersebut juga menjadi kekhawatiran tersendiri dirinya yang selama ini mengandalkan penghasilan dari bekerja sebagai buruh butik. Meski penghasilan yang didapat saat ini masih normal, namun hal itu bisa berubah kapan saja terutama ketika harga jual bawang berada di posisi terendah. “Biasanya untuk mengurangi pengeluaran lebih banyak, petani akan mengurangi buruh butik saat harga jual turun dan tidak sebanding dengan modal yang dikeluarkan,” terang dia. (har)

HARVIYANTO/RADAR BREBES

MEBERSIHKAN - Sejumlah buruh butik di Desa Larangan, Kecamatan Larangan saat sedang membersihkan bawang merah yang baru saja dipanen.


RABU, 12 SEPTEMBER 2012

OLAH RAGA RADAR TEGAL

11

MOMEN TANCAPKAN DOMINASI PERU V ARGENTINA LIMA - Absennya Brasil pada kualifikasi Piala Dunia 2014 karena status tuan rumah memberi peluang buat Argentina mendominasi. Selama ini Brasil selalu menjadi ri-

val terberat di zona Conmebol. Dalam dua kualifikasi terakhir, Brasil selalu menjadi peringkat pertama. Saat ini, Argentina masih memimpin di klasemen sementara. Mereka mengemas 13 poin dan hanya unggul satu angka atas dua pesaing terdekatnya Cile dan Ekuador. Sedikit saja tergelincir, maka para pesaing siap mengambil alih takhta. Makanya, pantang bagi Lionel Messi dkk untuk pulang tanpa angka. Bahkan, mereka berambisi meraih tiga angka ketika menantang tuan rumah Peru di Estadio Nacional Lima, pagi ini, (tayangan langsung Sky Sport pukul 08.15 WIB). Tekanan akan lebih besar bagi Argentina karena sebelum mereka bertanding pagi ini, mereka sudah mengetahui

Lionel Messi

Pizarro

hasil dari tiga pertandingan lain di kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Conmebol yang dilaksanakan dini hari tadi. Di atas kertas,

Argentina punya potensi mengatasi Peru. Mereka punya rekor yang mantap atas Peru. Sejak 1978, Argentina tidak pernah kalah dari Peru. Hanya, mereka punya satu catatan ditahan imbang Peru pada kualifikasi Piala Dunia 2010 di Lima. Argentina akan kembali mengandalkan bintang utamanya Lionel Messi yang cukup nyaman sejak ditangani pelatih Alejandro Sabella. Messi yang selalu ini kesulitan tampil cemerlang bersama Argentina mulai menunjukkan sinarnya. Biasanya, dia dikritik hanya hebat di level klub, bersama Barcelona, tetapi mlempem ketika membela negaranya. Belakangan performanya mantap bersama timnas. Faktanya, sudah sepuluh gol dilesakkannya dalam enam laga. Namun, melawan Peru, Messi perlu berhati-hati. Sebab, pelatih Peru Sergio Markarian sudah menyiapkan strategi khusus untuk mematikan Messi. “Sekarang Argentina adalah Messi. Kami akan melakukan segalanya untuk menghentikannya,” kata Markarian, seperti

Peter Crouch Tolak Bus Dilempari, Pemain Dikerjai Masuk Timnas PETER Crouch menolak bergabung dengan tim nasional Inggris setelah namanya hanya masuk di daftar cadangan di Piala Eropa 2012. “Saya memilihnya untuk turun di Piala Eropa, namun ia menolak untuk bergabung,” kata manajer Inggris, Roy Hodgson. “Ia menegaskan akan bergabung bila namanya memang masuk dalam daftar pemain,” papar Hodgson. Daftar cadangan memang tak menjamin seseorang masuk ke tim utama. Ia bisa masuk bila ada anggota tim utama yang dicoret atau cedera serius. Nama Crouch dimunculkan karena Timnas Inggris kehilangan dua penyerang menyusul cederanya Wayne Rooney dan Andy Carroll. Inggris akan kembali turun di babak kualifikasi Piala Dunia 2014

dengan menghadapi Ukraina di Grup H yang digelar di Stadion Wembley, London, Selasa malam (11/09) atau Rabu dini hari WIB. Crouch sejauh ini telah tampil 42 kali untuk Inggris dan mencetak 22 gol. Di timnas, ia biasa turun sebagai pemain pengganti namun sering mencetak gol. Penampilan terakhirnya adalah dalam pertandingan Inggris melawan Prancis pada 17 November 2010. Hodgson menegaskan penyerang City berusia 31 tahun ini masih berpeluang untuk dipanggil lagi di masa mendatang. “Crouch pernah membela Inggris. Demikian juga dengan penyerang Aston Villa, Darren Bent,” kata Hodgson. Ia menambahkan ketika Rooney dan Carroll tidak tersedia ia akan memanggil penyerang mana pun. “Termasuk Peter Crouch,” tandasnya. Crouch saat ini bermain untuk klub Liga Primer, Stoke City. Ia berharap ke mitraan baru dengan

Peter Crouch

CMYK

penyerang veteran Michael Owen bisa memperbesar peluangnya terjun membela Inggris di ajang turnamen internasional. (BBC/ICH)

TIMNAS Argentina tidak bisa tenang jelang bertanding melawan tuan rumah Peru di Estadio Nacional Lima, pagi ini. Publik tuan rumah terus menebar teror, mulai dari melempari bus rombongan Argentina hingga mengejek Lionel Messi. Baru saja tiba di Lima, bus yang ditumpangi Lionel Messi dkk dilempari dengan batu ketika menuju ke penginapan. Akibatnya, kaca jendela bus pecah. Untungnya, tidak ada pemain ataupun ofisial Argentina yang terluka karena insiden itu. “Mereka melempari kami,” kata Juan Carlos Crespi, ofisial Argentina, kepada Ole. Karena insiden itu, kepolisian Lima memutuskan meningkat-

kan pengamanan kepada skuad Tango, julukan Argentina. Berdasarkan laporan surat kabar Peru El Comercio, pengamanan di dekat penginapan Argentina di distrik San Isidro diperketat. Tidak sampai di situ, teror berlanjut ketika para pemain Argentina melakoni sesi jajal lapangan. Saat Messi yang merupakan kapten sekaligus bintang utama Argentina turun dari bus, ejekan langsung dilontarkan para pendukung Peru. Ya, para pendukung Peru meneriakkan nama Cristiano Ronaldo, pemain Real Madrid dan Portugal, yang selama ini selalu dibandingkan dengannya. “Ronaldo, Ronaldo, Ronaldo,” teriak para pendukung

Ibra Pergi, De Rossi Tertinggi MILAN - Alasan utama AC Milan menjual Zlatan Ibrahimovic dan Thiago Silva ke Paris Saint-Germain adalah demi mengurangi besarnya pengeluaran gaji klub. Ibra “ sapaan akrab Ibrahimovic “ merupakan pemain dengan bayaran termahal di Serie A musim lalu, yakni EUR 12 juta atau sekitar Rp 146 miliar. Milan mengklaim berhemat EUR 60 juta (Rp 730 miliar) seiring melepas Ibra dan Silva, plus pemain senior lainnya seperti Alessandro Nesta, Clarence Seedorf, Gennaro Gattuso. Tapi, itu tidak membuat Rossoneri “ sebutan Milan “ sebagai klub Serie A yang paling royal menggaji pemainnya musim ini. Dalam laporan rutin La Gazzetta dello Sport yang dirilis kemarin, pengeluaran gaji Milan adalah EUR 120 juta (Rp 1,46 triliun). Itu masih paling besar dibandingkan 19 klub lainnya. Juventus misalnya. Sekalipun menjadi klub Serie A yang paling jor-joran di bursa transfer musim panas, anggaran gaji juara bertahan Serie A itu hanya EUR 115 juta (Rp 1,46 triliun). Gaji yang dikeluarkan Milan juga EUR 20 juta lebih besar

De Rossi dibandingkan rival sekota, Inter Milan. Nerazzurri “ sebutan Inter “ menghemat EUR 40 juta setelah melepas para pemain Latin mereka seperti Julio Cesar, Maicon, Lucio, sampai Diego Forlan. “Kami berhemat tidak semata karena krisis ekonomi di Italia, melainkan juga upaya memenuhi regulasi Financial Fair Play,” kata Moratti. Jika duo Milan memangkas anggaran, lain halnya dengan AS Roma. Pengeluaran gaji Giallorossi “ sebutan Roma “ bertambah musim ini. (dns)

Peru di depan Estadio Nacional Lima. Ronaldo dan Messi memang selalu dibandingkan. Apalagi mereka berdua membela dua klub yang memiliki rivalitas kental, Ronaldo membela Real dan Messi membela Barcelona. Mereka berdua dianggap sebagai pemain terbaik dunia saat ini. Sama halnya dengan Ronaldo, Messi juga belum mampu menunjukkan prestasi di timnas, berbeda dengan di klub. Prestasi tertinggi Ronaldo adalah mengantarkan Portugal menjadi finalis Euro 2004. Messi pun hanya sukses bersama tim-

dikutip Reuters. Menurut Markarian, dalam beberapa pertandingan terakhir, bola selalu mengarah kepada Messi ketika Argentina membangun serangan. Absennya Sergio Aguero karena cedera semakin mempertegas dominasi Messi di lini serang Argentina. Makanya, bila mampu mematikan Messi, maka bisa menghentikan permainan Argentina. “Mereka memang punya banyak pemain hebat. Tetapi, Messi menunjukkan dia punya kelas yang berbeda,” kata Claudio Pizarro, striker veteran Peru. Kubu Argentina menyadari lawan akan memberikan perhatian khusus kepada Messi. Alasan itulah yang membuat gelandang bertahan Argentina Fernando Gago meminta supaya rekanrekannya lebih kreatif dalam membangun serangan, tidak monoton. “Memiliki Messi adalah bonus, tetapi Argentina tidak bola hanya mengarahkan bola kepada Messi. Kami harus membangun gaya bermain dengan pola serangan bervariasi dari berbagai sisi,” bilang Gago kepada Clarin. Gago menilai, meski tanpa Brasil, bukan berarti persaingan di kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Conmebol menjadi lebih ringan. “Persaingan cukup merata. Lagipula masih ada Uruguay dan Cile,” jelas Gago. (ham)

Di Maria

nas Argentina U-23 di Olimpiade 2008. Makanya, selama ini Messi seringkali dianggap belum lengkap prestasinya. (ham)


ALL SPORTS

12

RABU 12 SEPTEMBER 2012

RADAR TEGAL

SEPAK POJOK

CHINA (0) VS BRASIL (8) JENS LEHMANN

CETAK HATTRIK NEYMAR BRASIL menorehkan catatan tersendiri dalam laga persahabatan kontra China, Selasa (11/9). Menjamu tim asuhan Jose Camacho di Estadio Jose do Rego Maciel, Brasil berhasil menang delapan gol tanpa balas. Banyaknya gol yang dijaringkan pasukan Mano Menezes itu merupakan keberhasilan tersendiri. Sebab sudah lama sejak Brasil berhasil menang dengan beda lebih dari delapan gol dalam sebuah laga kandang. Terakhir kali, Tim Samba melakukan hal itu sekitar 63 tahun yang lalu (Oktober 1949). Kala itu mereka menang 10-1 atas Bolovia pada laga yang dilangsungkan di Sao Paulo. Pada laga ini, pemain Chelsea, Ramires berhasil membuka pundi gol Brasil, dengan memanfaatkan umpan dari rekan seklubnya, Oscar, pada menit ke-23. Brasil cuma butuh tiga menit untuk menciptakan gol kedua lewat Neymar. Babak pertama berakhir dengan skor 2-0 bagi Brasil. Kendati begitu, pada babak kedua, Brasil tampil menggila. Lucas Moura, Hulk, dan Neymar mencetak gol dalam kurun 10 menit pertama. Neymar pun mencatatkan trigol lewat gol ketiganya pada menit ke-60. Seakan belum cukup buruk bagi China, mereka harus kebobolan kembali pada menit ke-70. Kali ini akibat pemainnya sendiri, Liu Jianye. Pada 14 menit tersisa dari waktu normal, gol dari Oscar sukses menutup kemenangan Brasil 8-0 atas China. Skor ini, bagi China, merupakan kekalahan terbesar. Sebelumnya, kekalahan terbesar dialami China pada April 1992, ketika takluk lima gol tanpa balas dari Amerika Serikat. (aam)

LehmanInginJajalParalympic2016 BERLIN - Kehebohan Paralympic London 2012 yang baru berakhir Minggu lalu (9/9) tidak lepas dari sorotan Jens Lehmann. Eks kiper internasional Jerman itu pun tergugah untuk bisa berpartisipasi dalam Paralympic edisi berikutnya di Rio de Janeiro 2016. Lehman yang pernah membela Arsenal, Borussia Dortmund, dan AC Milan itu mengincar posisi sebagai penjaga gawang utama timnas sepak bola Paralympic Jerman. “Turnamen itu (Paralympic) sangat menarik sekaligus membuktikan saya masih fit,” kata Lehmann yang pensiun tahun lalu itu kepada Bild. Yang jadi pertanyaan, bukankah Lehmann tidak memiliki kekurangan fisik apapun ? Benar. Tapi, regulasi cabor sepak bola Paralympic, khususnya 5-a-side (futsal buta lima pemain), menyatakan bahwa kiper tidak harus memiliki kekurangan fisik. Beda dengan empat pemain lapangan lainnya yang sekalipun memiliki gangguan penglihat, tetap harus ditutup matanya demi menjamin keadilan. Presiden DBS (Asosiasi Atlet Difabel Jerman) Friedhelm Julius Beucher membenarkan regulasi tersebut. “Tidak hanya Jens Lehmann. Oliver Khan atau siapapun kiper lainnya, secara teori, memang boleh dimainkan di Paralympic. Kami akan menindaklanjuti keinginan dari Jens Lehmann,” tuturnya kepada AFP. “Jika Jens Lehmann jadi bergabung dengan kami, itu akan terasa sensasional,” sahut pelatih timnas sepak bola Paralympic Jerman Ulrich Pfisterer. (dns) FRANCK RIBERY

Spanyol Belum Tentu Juara SPANYOL mampu meraih dua trofi Euro dan satu Piala Dunia secara berturut-turut. Namun, menurut kiper nomor satu La Roja, Iker Casillas, hal itu bukanlah jaminan mereka kembali berjaya di Piala Dunia Brasil 2014. Iker Casillas sangat fokus untuk kembali mengangkat trofi Piala Dunia. Dia mengatakan sesuatu yang buruk dapat saja terjadi. Menurut

peraturan baru, juara bertahan tetap akan melalui fase kualifikasi untuk sampai ke Brasil. Hal itu berarti, jika Spanyol gagal lolos dari grup I, maka malapetaka bagi tim Matador. “Tentu saja itu sangat berbahaya dan keputusan itu sangat aneh, ketika juara dunia tidak memiliki tiket langsung ke Brasil. Jika kami tidak lolos, tentu kesempatan untuk mempertahakan Piala Dunia akan musnah dan itu sungguh peraturan aneh. Walau begitu, saya tetap akan fokus terhadap persiapan tim,” kata Iker Casillas. Casillas juga menambahkan dalam fase kualifikasi zona Eropa, Spanyol menemui lawan berat, yaitu Prancis. “Kami tentu ingin mendapatkan

IKER CASILLAS

tiga poin pertama. Namun, ada satu hadangan besar dari tim Prancis.” Kiper andalan Real Madrid ini juga mengungkapkan kesiapan mereka dalam menghadapi Georgia pada laga pertama yang akan dilansungkan pada Selasa (11/9) waktu setempat. “Kiper Georgia, Loria, sangat fenomenal. Mereka juga memiliki Jano Ananidze yang bermain sangat bagus,” tambah Iker Casillas. Spanyol tergabung di grup I bersama Prancis, Belarusia, Finlandia, dan Georgia. (aam)

Drogba Raih Talent d”Or Ingin Franck Ribery Beradaptasi MANAJER baru tim nasional Prancis, Didier Deschamps, meminta Franck Ribery untuk dapat beradaptasi bersama skuad Les Bleus. Riberry merupakan salah satu pemain Prancis yang bermain cukup baik di Euro 2012. Deschamps percaya, permainan Riberry masih dapat berkembang lebih baik lagi. Pelatih berusia 43 tahun ini sangat percaya akan bakat sepak bola yang dimiliki Franck Riberry. Hal tersebut diungkapkannya dalam sebuah konferensi pers jelang pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2014 kontra Belarusia. “Saya berbicara dengan Ribery tentang posisinya. Dia bermain dalam sebuah sistem yang menempatkan banyak penekanan pada sayap, tapi Prancis tidak melakukan hal itu, sehingga Riberry harus sedikit beradaptasi,” kata Deschamps dilansir ESPNStar.com. Les Bleus berhasil memenangkan pertandingan kualifikasi pertama mereka kontra Finlandia dengan skor tipis 1-0. Sementara Belarusia harus mengakui ketangguhan Georgia. Namun, mantan pelatih Marseille ini mengingatkan agar timnya waspada akan perlawanan Belarusia. Deschamps juga memita agar anak asuhnya selalu menjaga ritme permainan mengingat Gael Clichy dan Abou Diaby yang belum seratus persen fit akibat cedera. “Kami butuh sedikit suntikan tenaga karena Clichy dan Diaby masih memiliki sedikit masalah. Walau begitu, saya tetap mengharapkan permainan taktis dan improvisasi di lapangan. Belarusia memang kalah di pertandingan pertama tetapi saat itu mereka memiliki banyak peluang. Kami harus menjebol pertahanan lawan tanpa harus mengambil risiko,” tutup Deschamps. (aam)

DIDIER DROGBA

PARIS - Ballon d”Or bukan satu-satunya penghargaan prestise untuk pesepak bola dunia yang digagas media Prancis (France Football). Sebab, ada pula penghargaan tak kalah bergengsi bernama Talent d”Or yang diprakarsai televisi Canal Plus. Bedanya, Talent d”Or khusus diberikan kepada pemain asal Afrika. Pemenang tahun ini adalah bintang Pantai Gading Didier Drogba. Pemain yang musim ini membela klub Tiongkok Shanghai Shenhua itu terpilih karena kontribusi vitalnya membawa Chelsea meraih gelar pertama mereka di Liga Champions plus Piala FA. Canal Plus juga memilih Drogba karena pemain 34

tahun tersebut tidak hanya seorang pahlawan di lapangan hijau. Top scorer sepanjang masa Pantai Gading dengan 56 gol itu juga tampil sebagai juru damai atas konflik sosial di negerinya. Seusai pemilu tahun lalu, terjadi kerusuhan besar-besaran di Pantai Gading yang menghilangkan nyawa sedikitnya tiga ribu orang. “Saya akan bergabung dalam sebuah komite nasional pemersatu bangsa,” kata Drogba sebagaimana dilansir Super Sport. Sebelum Drogba, striker internasional Senegal yang kini menjadi bintang di Newcastle United, Papiss Cisse, tampil sebagai pemenang. Sebagai catatan, Canal Plus memberi kriteria apabila peraih Talent d”Or adalah mereka yang berkiprah di lima besar liga elite Eropa. (dns)

Beckham Tertarik Akuisisi Malaga LOS ANGELES - David Beckham pernah mengungkapkan keinginannya menjadi pemilik klub sepak bola. Beckham disebut membidik klub kontestan MLS (liga sepak bola AS). Tapi, kabar yang beredar kemarin menyebutkan apabila mega bintang Inggris itu justru dikaitkan dengan klub Spanyol yang kondisi keuangannya tengah kembang kempis, Malaga. Sebagaimana dilansir Los Angeles Times, Beckham ingin mengakuisisi 75 persen saham Malaga. Gelandang Los Angeles Galaxy itu tidak sendirian. Beckham mengajak serta Alexi Lalas, mantan bintang timnas AS yang pernah menjabat presiden maupun general manager di sejumlah klub MLS termasuk Galaxy. “Kami tidak memedulikan kabar yang belum bisa dibuktikan kebenarannya,” kata Wakil Presiden Malaga Moayat Shatat kepada Marca.

Pemilik Malaga saat ini, Abdullah Al Thani, memang berencana melepas saham yang dimilikinya ke bursa saham seiring dihantam krisis finansial. Di awal akhir musim lalu, Malaga sempat menunggak pembayaran 40 persen gaji pemain dan staf pelatih. Suntikan dana dari Beckham jelas sangat penting bagi Malaga saat ini. Sebab, sekalipun Ikan Teri “ julukan Malaga “ sukses menembus babak utama (fase grup) Liga Champions, tim asuhan Manuel Pellegrini itu belum bisa menikmati hadiah uang (prize money). Itu setelah UEFA menahannya karena Malaga termasuk dalam 23 klub yang gagal memenuhi regulasi Financial Fair Play (yang mengatur klub Eropa memiliki neraca keungan sehat). Selain Malaga, juara Europa League dan Piala Super Eropa Atletico Madrid juga menerima vonis serupa. (dns) DAVID BECKHAM


ALL SPORTS

RABU 12 SEPTEMBER 2012

13

RADAR TEGAL

Jonathan Rea

Jonathan Rea Siap Debut MISANO - Mimpi Jonathan Rea untuk memulai debut di MotoGP bakal teralisasi akhir pekan ini (16/ 9) di Sirkuit Misano, San Marino. Pembalap terbaik Irlandia Utara 2007, 2008, dan 2011 tersebut akan membela tim Respol Honda, menggantikan Casey Stoner yang cedera. Kondisi Stoner memang sedang tidak pasti paska mengalami cedera engkel pada Grand Prix Indianapolis 19 Agustus silam. Saat ini, juara dunia 2011 tersebut pulang ke kampung halamannya Australia untuk menjalani operasi. Cedera membuat Stoner absen Grand Prix Republik Ceko di Sirkuit Brno 26 Agustus silam. Dipastikan, juara dunia dua kali tersebut bakal absen dua seri di San Marino dan Aragon. Stoner menargetkan akan comeback sebelum Grand Prix Australia 28 Oktober mendatang. Rea sendiri sudah melakukan uji coba di Aragon selama tiga hari awal pekan lalu sebagai persiapan di San Marino. Dia tertinggal 1,8 detik dari calon rekan setimnya Dani Pedrosa pa-

da hari terakhir tes. Pembalap ajang Superbike tersebut mengaku cukup puas dengan performa motornya. Namun Rea mengatakan harus terus menambah jam terbang dan kecepatannya untuk bisa bersaing di San Marino. “Bagi saya, ini adalah sebuah mimpi yang menjadi kenyataan untuk berlaga di MotoGP,” kata Rea seperti dilansir Autosport. “Memang, Casey (Stoner, red) tidak beruntung karena cedera saat dia menjalani musim yang sangat hebat. Saya berharap yang terbaik untuknya saat sembuh nanti,” imbuhnya. Penampilan Rea cukup menanjak di Superbike tahun ini. Pembalap 25 tahun itu mampu finis nomor lima dan dua dalam dua race di Misano. Rea bertekad untuk memberikan impresi hebat dalam di Misano dan Grand Prix Aragon. “Sekarang tugas saya adalah menggantikan dia dan mencoba memberikan yang terbaik. Sekarang saya akan sangat sibuk. Namun saya sudah siap menghadapinya,” tandasnya. (nur)

Andy Murray Akhiri Puasa Panjang Inggris Raya NEW YORK - Fred Perry yang meninggal pada 1995 sekarang bisa tenang di alam kuburnya. Bebannya sebagai petenis Inggris Raya yang menang di ajang Grand Slam dalam 76 terakhir akhirnya terangkat. Petenis pemalu asal Skotlandia berusia 25 tahun Andy Murray menuntaskan penantian panjang rakyat Inggris dengan menjadi juara Amerika Serikat Terbuka (US Open) 2012. Murray menuntaskan perlawanan sang juara bertahan asal Serbia Novak Djokovic melalui pertandingan mendebarkan lima set dalam empat jam 54 menit, 7-6, 7-5, 2-6, 3-6, dan 6-2 di Arthur Ashe Stadium, New York yang berangin. Bagi Murray sendiri, gelar itu juga mengakhiri penantian panjangnya. Sebelum meraih trofi US Open 2012, Murray kadung mendapat stigma sebagai petenis pecundang. Sebab dia gagal di empat final Grand Slam sebelumnya yakni di dan US Open (2012), Australia Terbuka (2010, 2011), dan Wimbledon (2012). “Saya sudah sering ditanya ketika sudah dekat memenangi Grand Slam. Saat di ruang ganti saya berfikir dan tidak mau gagal untuk kelima kalinya. Saya juara Grand Slam sekarang,” girang Murray seperti dilansir Reuters. “S a y a b e r h a r a p trofi ini menjadi inspirasi anakanak untuk bermain tenis. Saya juga ingin menghapus label peten i s I n g g r i s y a ng selama ini diangg a p p e n cun dang,” im-

buhnya. Apapun itu, kemenangan atas Djokovic membuat derai air mata kesedihan Murray berhenti mengalir. Publik tenis dunia ingat bagaimana petenis bertinggi 190 cm itu menangis sesenggukan setelah kalah di final Australia Open 2010 melawan pahlawan Swiss Roger Federer. Murray juga kembali menangis ketika Federer mengalahkannya di final Wimbledon 2012 Juli lalu. Kunci kembangkitan mental Murray adalah ketika dia memutuskan menyewa mantan petenis nomor satu dunia era 1980-an Ivan Lendl sebagai pelatih. Pemilik delapan gelar grand slam dari Republik Ceko tersebut mengubah gaya permainan Murray menjadi lebih agresif. Backhand dua tangan Murray juga semakin tajam di bawah polesan Lendl. Hasilnya langsung tampak. Murray mampu menembus final Wimbledon 2012. Dia menjadi petenis Inggris pertama sejak Bunny Austin melakukannya di tahun 1938. Beberapa pekan setelahnya, Murray membalas kekalahannya di Wimbledon atas Roger Federer pada final Olimpiade 2012. Medali emas itu menjadi yang pertama bagi petenis Inggris Raya sejak Josiah Ritchie meraihnya di Olimpiade London 1908 atau 104 lalu. Kemenangannya di Olimpiade membuat kepercayaan diri Murray di Flushing Meadows semakin tinggi. “Saya sungguh sangat emosional. Saya menangis sedikit di lapangan. Namun sekarang saya tidak sedih, saya sungguh sangat bahagia,” ujarnya. (nur)

Andy Murray

DOK.JPNN

KALAH - Pemain Tim Nasional Indonesia, Irfan Bachdim (kanan) dan pemain Korea Utara, Ri Chol Myong saat bertanding melawan dalam laga SCTV Cup di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 10 September 2012.

BOYONG TIMNAS KE SURABAYA

Sabtu Depan Jajal Tim Vietnam

SURABAYA - Wajah tim nasional sepak bola Indonesia sekarang memang sedang lesu. Baik dari hasil pertandingan yang sering kalah maupun pun antusiasme suporter yang kian meredup. Tak heran, PSSI pun lantas menyusun strategi kembali menggelorakan semangat untuk menonton timnas. Titik balik kegairahan itulah yang sedang dicari oleh PSSI dengan menunjuk Surabaya sebagai kota perhelatan uji coba Irfan Bachdim dkk. Dijadwalkan Sabtu (15/9) sore nanti di Stadion Utama Gelora Bung Tomo, timnas senior akan bertanding melawan Vietnam. Deputi Bidang Kompetisi PSSI Saleh Mukadar menyatakan masyarakat Jakarta sepertinya berada pada titik

jenuh untuk menonton timnas. Akhirnya berharap animo tinggi suporter seperti saat Pra Kualifikasi Piala Asia di Pekanbaru Juli lalu, PSSI pun menunjuk Surabaya sebagai kota berlangsungnya laga. “Surabaya adalah kota dengan histori sepak bola yang panjang. Mulai dari sisi prestasi ataupun suporter. Karena itulah, saya harap suporter Surabaya bisa memberikan dukungan kepada timnas menjelang keikut sertaannya di Piala AFF November mendatang,” tutur Saleh kemarin (11/9). Dengan memindah pertandingan di daerah luar Jakarta, menurut anggota legislatif tingkat I Jatim itu PSSI telah melakukan desentralisasi. Langkah tersebut sekaligus menegaskan sepak bola nasional bukan lagi Jakarta sentris. Namun sepak bola nasional juga meriah dan jadi milik suporter di luar Jakarta. Menambahi Saleh, I Gede Widiade

daerah-daerah bukanlah untuk memusuhi Jakarta sebagai ‘kandang’ utama. “Kami tak ada pikiran atau niatan menjauhi Jakarta sebagai kandang tim. Ini murni pemerataan 10/09/2012 Indonesia 0-2 Korea Utara saja. Karena faktanya, di beberapa kota animo penonton memang tinggi 04/08/2012 Indonesia 0-5 Valencia sekali,” tutur Hadiyandra. 05/06/2012 Filipina 2-2 Indonesia Hadiyandra juga berharap ber24/05/2012 Indonesia 0-3 Inter Milan gesernya pertandingan timnas se22/05/2012 Palestina 2-1 Indonesia nior ke Surabaya mampu memberikan tuah. Maklum dalam empat 17/05/2012 Mauritania 0-2 Indonesia kali pertandingan terakhir, Tim Garuda tak sekalipun mengecap kesebagai pihak yang ditunjuk menggelar menangan. Irfan Bachdim dkk hanya pertandingan di Surabaya menegaskan menang Mei lalu atas Mauritania dalam ada beberapa taktik untuk menarik laga uji coba. simpati masyarakat kepada timnas. Dan usai melakoni pertandingan “Untuk harga tiket, kita tak akan pungut lawan Vietnam Sabtu mendatang, sebesar Jakarta. Ekonomi Rp 25ribu, Hadiyandra menyebutkan agenda utama Rp 50ribu, dan VIP Rp 100ribu,” terdekat timnas akan bertandang ke dua ujar Gede. negara tetangga untuk uji coba. Yakni Plt Sekjen PSSI Hadiyandra meVietnam (22/9) dan Brunei Darussalam nyatakan langkah timnas bermain di (6/10). (dra/ko)

Hasil Enam Laga terkahir Timnas senior

Persija IPL Tepis Perpindahan Bayauw

Sekjen Baru Ditentukan Jumat

JAKARTA - Kabar kepastian kepindahan gelandang timnas, Hendra Adi Bayauw ke klub Semen Padang ditepis klub lamanya, Persija Jakarta Indonesia Premier League (IPL). Klub yang dulunya bernama Jakarta FC itu menyebut belum ada surat pindah yang dikeluarkan atas nama pemainnya itu. Ketua Persija IPL Hadi Basalamah menyebutkan bahwa sampai saat ini pihaknya belum mengeluarkan surat apapun terkait keluarnya Bayauw. Aturannya, lanjut dia, klub baru tetap harus berbicara dengan Persija karena Bayauw masih terikat kontrak. Bukan hanya Bayauw,. Hadi juga menegaskan jika Diego Michiels yang selama ini juga disebut-sebut telah berpindah klub ternyata masih menjadi pemain Persija IPL. “Sampai saat ini mereka kami pemain Persija. Kalau misalnya mereka pindah, tentunya harus ada surat rekomendasi dari klub asal, tapi surat itu belum ada,” katanya saat ditemui, kemarin (10/9). Sementara itu, CEO klub Semen Padang Erizal Anwar saat dikonfirmasi terkait pernyataan Hadi, mengaku tidak tahu menahu. Dia merasa jika Bayauw sudah putus kontrak dengan Persija. “Setahu saya sudah putus kontrak. Karena dia sudah empat bulan tidak digaji oleh klubnya,” tutur Erizal. Dia menjelaskan jika pendapatnya itu berdasarkan kepada aturan FIFA. Dimana, jika

JAKARTA - Kisruh yang terjadi di cabang sepak bola tak membuat fokus PSSI terpecah. Mereka memastikan pada Jumat (14/9) mendatang pengganti Sekjen PSSI yang mundur, Tri Goestoro, sudah terpilih. Ketua umum PSSI Djohar Arifin menegaskan bahwa pada Jumat nanti Executive committee (Exco) PSSI akan melakukan rapat. Dimana, salah satu agendanya untuk memilih dan menetapkan Sekjen baru PSSI menggantikan Tri. “Rencananya demikian, pemilihan Sekjen yang baru juag masuk dalam agenda,” tuturnya, kemarin (11/9) . Say a n g , D j o h a r e n g g a n memberikan komentar lebih jauh terkati siapa saja calon yang sudah dipertimbangkan oleh PSSI. Dia hanya menyebut ada kriteria calon Sekjen PSSI harus lebih baik lagi dibanding Tri. Bukan hanya paham melakukan komunikasi internal dan memliki integritas untuk bekerja secara full time di PSSI, Djohar berharap pendampingnya memliki jaringan yang luas terutama untuk ke luar. “Kriteria Sekjen yang baru yaitu, memiliki kapasitas, integritas, loyalitas, memiliki hubungan baik khususnya dengan mitra internasional dan nasional untuk meningkatkan kinerja PSSI sebagai organisasi sepakbola,” terangnya. Selama kekosongan kursi Sekjen karena Djohar telah menerima pengunduran Tri,

Hendra Adi Bayauw seorang pemain tak lagi digaji oleh klubnya selama empat bulan, maka secara otomatis pemain tersebut putus kontrak. Nah, untuk kasus Bayauw, Erizal mengakui jika selama ini belum ada tanda tangan kontrak secara resmi. Hanya, Semen Padang dan Pemain asal Tulehu, Maluku Tengah, itu telah menapai persetujuan dan pendatangan pra-kontrak. “Memang beluma da kontrak resmi, hanya pra kontrak,” tandasnya. Erizal mengakui jika selama ini pihaknya tak melakukan komunikasi dengan Persija karena bayauw sduiah tak terikat kontrak. Namun, jika klub lamanya merasa masih ada

kontrak, maka Semen Padang siap untuk melakukan pembicaraan untuk transfer. “Kalau memang kontraknya dua tahun, tentu kami akan bicara dengan Persija,” tegasnya. Bayaw sendiri sebelumnya menurut Erizal telah melakukan pembicaraan bahwa tak ingin berada di Persija lagi musim depan. Untuk itu, Semen Padang menyambutnya karena kebetulan juga sedang mencari pemain. Tim Kabau Sirah, julukan Semen Padang, sendiri sejauh ini belummemasuki masa persiapan. Rencananya, mereka baru akan berlatih pada November mendatang. (aam)

DOK.RATEG

Djohar Arifin

PSSI menunjuk Hadiyandra sebagai pelaksana tugas (Plt) kesekjenan. Tugas tersebut akan secara otomatis selesai setelah ada kepastian Sekjen dalam rapat Exco. Sumber di lingkungan PSSI menyatakan bahwa selama ini sudah ada penyeleksian yang dilakukan oleh PSSI untuk menggantikan Tri. Bahkan, beredar rumor jika sebelum Tri menyatakan mundur dari Sekjen PSSI telah melakukan seleksi Sekjen. Saat dikonfirmasi tentang hal itu Djohar kembali menepis dan menyatakan bahwa itu tidak benar. PSSI menurutnya baru memilih dan melilih nama-nama yang layak duduk di kursi Sekjen setelah ada surat resmi dari Tri. “Nanti nama baru kami umumkan setelah rapat Exco PSSI. Itu sesuai aturan yang ada di statuta,” tandasnya. (aam)


NASIONAL

RABU 12 SEPTEMBER 2012

17

RADAR TEGAL

Dua Belas Siswa SD Keracunan

SEMARANG

Minum Suplemen Pereda Panas

RADAR SEMARANG

BERDOA - Umat Budha melakukan ritual Assadhapuja dan Pattidana di Vihara Budhagaya.

DEMAK - Dua belas pelajar SD Negeri 1 Daleman, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, kemarin, mengalami keracunan. Diduga, para pelajar itu usai meminum suplemen pereda panas dalam. Saat diminum, suplemen terasa seperti sabun. Akibatnya, pelajar kelas 5 SD itu mendadak pusing dan mual-mual. Semua korban dugaan keracunan dilarikan ke Puskesmas Sayung. Selanjutnya mereka dirujuk ke RSI Sultan Agung, Semarang. Pelajar yang diduga keracunan, antara lain, Reka,

Fita, Ira Fathatul Solihah, Umi, Iqbal, Rizal, dan Wulan. Lainnya, Sugik, Lika, Ari, Fajar dan Nadia Putri Pertiwi. Dua siswa kondisinya paling serius. Yakni, Fajar dan Nadia. Keduanya, hingga siang kemarin, masih dirawat di rumah sakit. Sedangkan siswa lainnya hanya diberi obat jalan. Kepada wartawan, Nadia menuturkan, dugaan keracunan bermula ketika seorang temannya, Fita, membeli minuman penyegar kemasan kaleng. Minuman itu dibeli dari sebuah warung di Dukuh Gemulak. Fita, ketika itu, sedang batuk-batuk. Karenanya, dia mencoba mengobati batuknya dengan minuman penyegar yang khasiat-

nya bisa untuk meredakan panas dalam. Fita membawa minuman itu ke sekolah. Ketika jam istirahat pukul 09.00, teman-temannya meminta minuman yang dibawa Fita. Karenanya, minuman itu dikonsumsi bareng-bareng. Tak lama kemudian, kepala dan perut mereka sakit dalam waktu bersamaan. “Saat perut mual, kami tidak bisa muntah. Melihat keadaan itu, para guru langsung membawa kami ke Puskesmas terdekat,” kata Nadia saat ditemui di RSI Sultan Agung, kemarin. Siti Khotimah, ibu Nadia mengatakan, setelah dirawat, kondisi anaknya berangsurangsur pulih. Meski begitu,

masih perlu perawatan. “Temannya yang lain sudah dibawa pulang,” katanya. Kepala SD Negeri 1 Daleman, Sri Murdiati menuturkan, saat kejadian berlangsung, ia sedang rapat. Dia baru mengetahui setelah dikabari guru yang mengajar di SDN Daleman. “Sudah kita tangani, termasuk diberi minuman kelapa muda untuk meredakan sakit yang dialami siswa itu. Setelah itu kita periksakan ke Puskesmas dan rumah sakit,” jelasnya. Terpisah, Humas Dinas Kesehatan Pemkab Demak, Sukardjo, SKM MKes menuturkan, pihaknya hingga kini masih menunggu hasil laboratorium. “Hasilnya kita tunggu hingga

sepekan ke depan,” ungkap Sukardjo, kemarin. Dikatakan, penyegar tersebut masa kedaluwarsanya tercatat hingga 2014. Karena itu, dugaan sementara, bakteri mudah masuk ke bahan minuman penyegar akibat kemasannya yang sudah rusak. Karena kemasan minuman sudah rusak, maka minuman penyegar berubah menjadi racun. Kapolres Demak AKBP Sigit Widodo melalui Kasubag Humas AKP Sutomo mengungkap, pihaknya masih menyelidiki kasus keracunan tersebut. Pihaknya sempat kecewa karena kepala sekolah tidak segera melaporkan kejadian tersebut. (hib/isk/ce)

Umat Budha Doakan Leluhur SEMARANG - Ribuan umat Budha dari berbagai penjuru kota, kemarin, memadati Vihara Budhagaya Watugong. Mereka melakukan ritual Assadhapuja dan Pattidana. Selain melakukan Pattidana, umat juga menyaksikan pergelaran sendratari dari Sanggar Truno Budoyo Temanggung. Ritual Pattidana, mendoakan orang tua atau kerabat yang telah meninggal dunia. Sedangkan inti pergelaran sendratari bahwa manusia akan mengalami Dukkha. Yakni, kelahiran, usia tua, sakit, dan kematian. “Jadi, Dukkha itu melekat pada tubuh jasmani dan batin. Misalnya, berkumpul dengan yang tidak disukai adalah Dukkha, berpisah dengan yang dicintai adalah Dukkha,” ucap Ketua Panitia, Yanto Yatana Dhiro. Yanto mengatakan, Asadha Puja diperingati dua bulan setelah Waisak, untuk memperingati peristiwa Buddha membabarkan Dharma untuk kali pertama pada 5 orang pertapa (Panca Vagiya) di Taman Rusa Isipatana, pada 588 Sebelum Masehi. Sedangkan Pattidana merupakan salah satu bentuk pelimpahan jasa dari orang yang masih hidup kepada para leluhur yang sudah meninggal. “Tujuan Pattidana adalah agar para leluhur yang terlahir di alam yang menderita, dapat turut berbahagia atas jasa kebajikan yang telah kita lakukan,” katanya. Ketua Yayasan Budhagaya Watugong Halim Wijaya mengatakan, ritual Assadha Puja dan Pattidana bisa dilakukan di vihara. “Jadi tidak perlu jauh-jauh datang ke Borobudur.” (hid/isk/ce1)

Dirampok, Bakul Beras Merugi Rp 50 Juta

TakMungkinLagiDikelolaolehDKJT SEMARANG - Keinginan sejumlah pihak agar Pusat Kesenian Jawa Tengah (PKJT) di kompleks Puri Maerakaca Semarang yang kini mangkrak dikelola kembali oleh Dewan Kesenian Jawa Tengah (DKJT), sangat tidak realistis. Aturan main tentang pengelolaan aset daerah—yaitu Permendagri Nomor 17 Tahun 2007— juga tidak memungkinkan hal itu. Ketua Bidang Kerja Sama Dewan Kesenian Jawa Tengah (DKJT), Gunoto Saparie mengatakan, pengelolaan aset daerah—termasuk PKJT—harus lebih tertib, akuntabel, profesional, dan modern. “Pengelolaan aset daerah bukan sekadar administratif. Tapi harus efisien dan menciptakan nilai tambah. Padahal, pengelolaan aset daerah mencakup perencanaan kebutuhan dan penganggaran, pengadaan, penggunaan, pemanfaatan, pengamanan, pemeliharaan, pengawasan, dan pengendalian.” Menurutnya, DKJT bukan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang berwenang sebagai pengguna aset daerah. DKJT tak berhak mengajukan rencana kebutuhan aset daerah (PKJT). Karena yang berwenang dan bertanggung jawab adalah SKPD. “DKJT juga tak mungkin memohon penetapan status untuk penguasaan dan penggunaan PKJT yang diperoleh dari beban APBD itu. Itu ada peraturannya sendiri,” kata penyair ini. Bahkan, lanjut Gunoto, DKJT pun sebenarnya tak berwenang melakukan pencatatan dan inventarisasi aset daerah di PKJT. Semuanya wewenang SKPD yang diberi tugas mengelola, yaitu Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Jateng. “Dinbudbar berwenang dan bertanggung jawab menggunakan, mengamankan, memelihara, mengendalikan PKJT yang berada dalam penguasaannya. Tentu saja hal itu berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi Dinbudpar itu sendiri.” Pengelolaan PKJT oleh DKJT memang dimungkinkan dalam bentuk sewa. Hal itu guna mengoptimalkan daya guna dan hasil guna PKJT. Apalagi untuk sementara waktu, PKJT belum dimanfaatkan oleh instansi pemerintah yang menguasainya. “Namun apakah DKJT punya uang untuk menyewanya?” katanya. (*/isk/ce1)

SMA/SMKSwastaBebaskanSPP-SPI SEMARANG – Sejumlah SMA dan SMK swasta di Kota Semarang, membebaskan uang pengambilan ijazah beserta SPP (Sumbangan Pengembangan Pendidikan) SPI (Sumbangan Pengembangan Institusi) bagi beberapa siswa miskin yang bersekolah di lembaga pendidikan tersebut. Yakni, SMA Masehi 1 dan 2, SMK Perdana, SMK Tlogosari dan SMK dr Cipto. “Ada beberapa siswa miskin di sekolah tersebut yang dibebaskan untuk pengambilan ijazah. Juga dibebaskan tanggungan SPP dan SPI yang belum lunas,” kata Kepala Bidang Monitoring dan Pengembangan Dinas Pendidikan Kota Semarang, Nana Storada, kemarin. Meski begitu, tak lantas semua siswa miskin dibebaskan pengambilan ijazah beserta SPP dan SPI. Hanya yang benar-benar berkategori miskin saja. Selain itu, pihaknya telah menyurvei kondisi siswa. “Mereka (siswa) yang kondisi ekonominya memprihatinkan saja yang dibebaskan. Pembebasan juga sudah melalui komunikasi dengan dinas,” jelasnya. Ia berharap, langkah sejumlah SMA dan SMK swasta yang memberi keringanan bagi siswa miskin, diikuti SMA dan SMK negeri. Sehingga para siswa tak terkendala jika akan mencari pekerjaan, beasiswa, dan lainnya. “Swasta saja cukup responsif dengan masalah semacam ini, seharusnya sekolah-sekolah negeri juga bisa melakukan hal serupa.” (dna/isk/ce1)

RADAR SEMARANG

LUDES - Gudang pakan ternak di Pudakpayung Kecamatan Banyumanik, Semarang, ludes terbakar. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Gudang Pakan Senilai Rp 1,2 Miliar Terbakar SEMARANG – Sebuah gudang pakan ternak di Jalan Muteran RT 01 RW 03 Kelurahan Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik, Selasa (11/9) kemarin, pukul 04.00, ludes dilalap si jago merah. Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting. Tak ada korban jiwa dalam insiden itu. Kerugian ditaksir mencapai Rp 1,2 miliar. Informasi yang dihimpun koran ini, kebakaran terjadi ketika warga sedang terlelap tidur. Sekitar pukul 04.00, dari ruang dalam rumah pakan ternak,

mendadak muncul kobaran api. Kobaran api makin cepat membesar, karena di dalam gudang tersimpan berbagai macam barang mudah terbakar. ”Api dari ruang tengah tempat penyimpanan pakan ternak itu,” kata seorang karyawan gudang, Hersanto (39), kemarin. Melihat api makin membesar, Hersanto menghubungi pemilik rumah. Bersama sejumlah warga, ia berusaha memadamkan api. Namun, kobaran api makin membesar sehingga sulit dipadamkan. Lima unit mobil pema-

dam kebakaran diterjunkan untuk memadamkan api. Petugas bekerja keras agar amukan si jago merah tidak merambat ke tempat lain. Beberapa jam kemudian, api berhasil dipadamkan. Kapolsek Banyumanik Kompol Mulyawati Syam mengatakan, pihaknya masih menyelidiki penyebab kebakaran. Dugaan sementara, karena hubungan arus pendek di salah satu ruangan dalam rumah. “Semua barang di dalam gudang ludes terbakar,” katanya. (fth/isk/ce1)

SRAGEN – Ketenangan warga Desa Jetak, Kecamatan Sidoharjo kemarin pagi (11/9) terusik dengan aksi kejahatan. Di mana, peristiwa perampokan menimpa Eko Aprilianto, 33, warga Kecamatan Masaran. Akibat kejadian tersebut, duit sebesar Rp 50 juta yang sedianya untuk membayar beras amblas digasak kawanan rampok bersenjata. Informasi yang dihimpun Radar Solo menyebutkan, aksi perampokan terjadi sekitar pukul 09.00 ketika korban usai mengambil uang tunai Rp 50 juta dari salah satu bank di Sragen kota. Usai mengambil uang, korban bergegas pulang menuju Masaran dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario. Mendadak, saat melintas di tempat kejadian perkara (TKP) Jalan Solo-Sragen Km 5, Desa Jetak, Kecamatan Sidoharjo, korban dipepet dua pengendara sepeda motor berboncengan. Sembari mengacungkan senjata, pelaku yang mengenakan penutup wajah dan berjumlah empat orang itu langsung menghentikan laju korban. Tanpa banyak bicara, pelaku menodongkan senjata tajam jenis belati dan pistol. Dan memaksa korban menyerahkan tas berisi uang Rp 50 juta yang baru diambil dari bank. Dalam keadaan panik, korban akhirnya pasrah dan menyerahkan uang tersebut.

Mendapat uang rampasan, keempat pelaku yang ditengarai berboncengan sepeda motor Suzuki Satria itu langsung berbalik arah menuju Sragen kota. Sementara korban dalam keadaan panik langsung melapor ke pihak berwajib. “Saya tidak tahu kalau sudah diikuti dari belakang. Mereka langsung memepet motor saya dan menodongkan senjata,” ujar korban saat dimintai keterangan petugas. Mendapat laporan, polisi melalui sambungan alat komunikasi Handy Talky (HT) langsung menginformasikan hal itu kepada seluruh petugas yang tengah melakukan patroli. Tak hanya itu, petugas juga melakukan pencegatan di beberapa jalur yang dicurigai dilewati pelaku. Sayangnya, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Kasat Sabara Polres Sragen AKP Hartono saat memimpin operasi di lapangan mengatakan, untuk mempersempit gerak para pelaku yang diduga kabur ke luar kota, pihaknya sengaja melakukan pencegahan dengan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pengendara. Tidak hanya itu, guna melacak keberadaan pelaku yang teridentivikasi mengendarai sepeda motor Suzuki Satria, polisi bersama korban juga melakukan pengamatan melalui rekaman central circuit television (CCTV). (in/mas)

MA Perintahkan Pemindahan Sidang Gandekan SOLO – Sidang lanjutan perkara bentrok Gandekan, kemarin berlangsung sedikit berbeda. Biasanya, pukul 09.00 sudah dimulai. Namun kemarin sedikit molor. Sidang dimulai setelah rapat yang digelar muspida di Pengadilan Negeri (PN) selesai. Rapat tersebut membahas surat penetapan pemindahan persidangan dari Mahkamah Agung (MA) yang turun Senin lalu (10/9). Usai rapat muspida rampung, seperti biasa majelis hakim yang dipimpin Budhy Hertantyo mempersilakan kedua terdakwa Koes Danang Setiawan (41) alias Iwan Walet dan Mardi Sugeng (42) alias Gembor memasuki ruang persidangan. Juga diiringi tim penasehat hukum dan jaksa penuntut umum (JPU). Usai membacakan agenda persidangan yang sedianya meng-

hadirkan empat saksi dari JPU, majelis hakim membacakan pengumunan terkait pemindahan sidang. “Sesuai dengan keputusan ketua mahkamah agung, penunjukan Pengadilan Negeri (PN) Semarang untuk memeriksa dan memutus perkara pidana atas nama terdakwa Koes Setiawan Danang Mawardi alias Iwan Walet dan kawan-kawan,” ungkap Budhy Hertantiyo, kemarin. Dasar turunnya surat putusan Ketua Mahkamah Agung (MA) tertanggal 29 Agustus ini, lanjut Budhy, sesuai surat permohonan pemindahan persidangan yang ditandatangani sejumlah Muspida Kota Solo. Seperti Wali Kota Joko Widodo, Kapolresta Kombes Pol Asjima’in, Dandim 0735 Letkol Inf Widi Prasetijono melalui Kejaksaan Negeri (kejari) yang ditandatangani Kajari

Ricardo Sitinjak tertanggal 3 Juli lalu. Pengajuan surat permohonan pemindahan sidang berlandaskan aspek keamanan. Kedua belah pihak memiliki kantong massa di Kota Solo, dan dikhawatirkan terjadi hal-hal yang tak diinginkan. “Berdasarkan pertimbangan tersebut, untuk efektifitas serta efisiensi, pelaksanaan sidang, berdasarkan undang-undang pasal 85 KUHAP dipindahkan atau dialihkan,” terangnya. Usai persidangan, Budhy Hertantiyo yang juga pejabat Humas PN menerangkan, pemindahan sidang ke PN Semarang disertai berkas perkara, barang bukti dan tersangka. Serta menghapus registrasi perkara pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan itu di PN Solo. JPU dan penasehat hukum, masih menunggu kete-

RADAR SOLO

KAWAL KASUS - Tim pengacara terdakwa saat akan memasuki ruang sidang di PN Solo, kemarin.

tapan dari PN Semarang. Sedangkan, majelis hakim yang menyidangkan dari PN Sema-

rang. “Biasanya demi meminimalisir celah hukum, JPU dan PH tetap sama.” (tri/mas)


CMYK

18

RABU, 12 SEPTEMBER 2012

RADAR TEGAL

THE AREZO

Terinpirasi Bondan Prakoso dan Fade 2 Black

Pradisa Noviati Siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pagerbarang

Aku suka minta pendapat sama mamah kalo lagi ngadepin masalah, kan mamah lebih berpengalaman.

Seringsering Sharing Sama Mamah MASIH inget lagunya Vierra yang berjudul ‘Dengarkan Curhatku’ nggak? Tentu masih dong ya, kan lagu itu sempat booming tahun 2010. Ngomong-ngomong tentang curhat, sebagian besar orang pasti pernah curhat termasuk kamu. Tapi kalau curhatnya ke mamah pernah nggak sih? Siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pagerbarang bernama Pradisa Noviati mengaku sering curhat ke mamahnya. Hal itu dilakukannya karena dia seneng kaloo curhat ke mamahnya. Cewek kelahiran Tegal, 10 November 1996 ini suka curhat ke mamahnya untuk meminta pendapat sang mamah. “Aku suka minta pendapat sama mamah kalo lagi ngadepin masalah, kan mamah lebih berpengalaman,” jelasnya. Sementara topik yang ia curhatkan mengenai apa aja yang bisa buat curhat. Pasalnya gadis berkulit sawo matang ini lebih banyak waktu bersama ibunya, makanya apa aja yang bisa buat cerita pasti siswa yang aktif marching band ini certain ke mamahnya. Saking banyaknya waktu bersama mamahnya, Novi makin deket sama bundanya. “Kedekatan seperti itu yang bikin aku seneng dan jadi seneng curhat juga sama mamah,” curhatnya. Mendengar kedekatan Novi sama mamahnya, siswa kelas XI IPA ini mau berbagi tips cara menjaga kebersamaan dengan mamah biar tetep bisa curhat. Yuk simak! 1. Luangin waktu untuk sering kumpul keluarga terutama sama mamah kamu. 2. Sering-sering sharing sama mamah kamu dan dengerin pengalaman beliau waktu masih seumuran kamu. Ambil pengalaman yang baik untuk memotivasi kamu menjadi lebih baik lagi. 3. Terbukalah sama mamah kamu kalo kamu lagi ada masalah biar mamah bisa ngasih solusi. 4. Ceritain kegiatankegiatan kamu di luar rumah agar mamah kamu tau. (layung/ timxpresi)

○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○

BAGI band The Arezo, nama Bondan Prakoso yang berkolaborasi Fade 2 Black memiliki arti tersendiri. Pasalnya mereka merupakan inspirasi bagi banyak kaum remaja termasuk personil Arezo. ”Menurut kami masing-masing, musik yang dibawakan Bondan Prakoso dan Fade 2 Black bikin asyik, enjoy dan kata-kata yang dibawa-

kan merupakan realita masing-masing personil,” terang Afi yang mengusung ide bikin band The Arezo. Band ini terbentuk sejak para personilnya masih duduk di kelas XI 2012. Sekarang mereka sudah naik ke kelas XII. Selain Afi (gitaris+vokalis), di band ini ada Bewok (bassis), Sahrul(vokalis), Arif (vokalis), dan Icang (drummer). Nama Arezo juga mempunyai arti tersendiri karena mengambil dari nama musisi pertama kali di dunia. ”Awalnya ada salah satu temen ingin belajar

musik pada saya, akhirnya saya jadi ada ide untuk membentuk band bareng-bareng,” jelas Afi. Meski band mereka sudah sering tampil di acara perpisahan sekolah, namun tetap ada keinginan untuk bisa tampil di luar. “Latihan biasanya kami lakukan setiap malam Minggu di Studio 17 Pesalakan, Adiwerna Kabupaten Tegal,” imbuhnya. (khifni/timxpresi)

Beban Jadi Ringan Setelah

Curhat ke Mamah

CURAHAN hati atau yang kita kenal dengan singkatan curhat menjadi salah satu cara untuk mengungkapkan unek-unek yang ada di benak kita. Bisa jadi curhat menjadi cara paling ampuh meringankan beban masalah yang sedang kita hadapi. Karena biasanya ketika seseorang lagi curhat itu suasananya nyaman sehingga untuk ngomongin sesuatu jadi lebih mudah. Bener nggak? Untuk mencurahkan unek-unek tentu perlu seseorang yang mau mendengarkan dong. Nah kamu pernah nggak sih menyampaikan unek-unek atau curhat ke mamah kamu? Saat ditanyakan ke ResponX, 40 persen diantara mereka ngaku pernah dan 60 persen lainnya menjawab kadangkadang. Lilis Setiyowati, siswi SMK Diponegoro Lebaksiu mengaku pernah curhat ke mamahnya. Dia bilang bisa curhat ke mamahnya karena lebih dekat sama mamah daripada sama yang lain. Alasannya ternyata sama dengan 60 persen ResponX lainnya.

Curhatan kita ada yang mendengarkan pastinya seneng dong, apalagi yang mau mendengarkan mamah kita. Rasanya pasti seneng banget deh seperti yang dituturkan M.Dimas Efendi, siswa MAN Pagerbarang. “Aku merasa senang kalo bisa curhat sama mamah, pasalnya mamah bisa ngasih solusi yang baik buat aku,” tuturnya. Perasaan senang juga dirasakan oleh siswi SMK Darussalam Balapulang Mariyatun dan 88 persen responsX. Bagi Mariyatun, curhat ke mamah tuh bisa bikin masalahnya cepet selesai. Topik mengenai curahan hati para ResponX yang disampaikan ke mamahnya pun variatif. Mulai

SRI DEWI SANTI

Mahir di Cabang Olahraga Basket SRI DEWI SANTI, siswi SMK Karya Bhakti Brebes,mahir di bidang olahraga basket. Dengan kemahirannya, dia dapat mengantarkan timnya meraih Juara II lomba O2SN Basket tingkat Kabupaten Brebes tahun 2012. Baginya kalau ada kemauan dan usaha pasti ada jalan. “Waktu lihat pertama pertandingannya aku sempat pesimis, tapi rasa pesimis itu berangsur hilang, karena aku mau, aku yakin aku bisa,’’ tuturnya. Santi, mengaku sangat menyukai olahraga basket. Rupanya dari kegemaran itu dia dapat menjadi jawara dalam olahraga basket. ’’Rasanya nggak nyangka banget bisa jadi juara,’’ ujarnya bahagia. Tentunya bukan hanya itu saja, dia senang bisa dikenal banyak orang. “Senang banget kalo bisa menjadi juara. Udah gitu bisa dikenal banyak orang serta menjadi nilai plus kebanggaan sendiri bagi diriku,’’ ceritanya. Orangtuanya tak pernah lepas memberikan motivasi yang lebih pada anaknya. Nggak hanya itu, pihak sekolah juga mendukungnya untuk membawa nama baik sekolah. ‘’Saya senang sekali karena bisa membawa nama baik sekolah. Semoga kedepannya bisa semakin maju olahraga basket,‘’ ucapnya penuh harap. (anggi/timxpresi)

dari seputar sekolah 28 persen kemudian tentang pacar ada 24 persen. Lainnya ada 48 persen ResponX yang mengatakan topik apa aja bisa digunakan buat curhat ke mamah. Dyah Safitri, siswi SMA Negeri 1 Dukuhwaru termasuk yang memilih topik apa aja yang bisa buat curhat. Cewek ini memilih topik itu karena dengan begitu dia bisa sharing-sharing ke mamahnya tentang semua hal. Sementara manfaat yang didapatnya setelah curhat ke mamah membuatnya jadi dapet solusi dari permasalahannya. Sebanyak 80 persen ResponX sependapat dengannya. (layung/ timxpresi)

PROSENTASE Pernah curhat ke mamah nggak? Pernah Kadang-kadang

40% 60%

Apa sih yang membuat kamu jadi curhat ke mamah?

Mamahku mau dengerin curhatanku 16% Soalnya lebih deket sama mamah daripada sama yang lain 60% Pengen cerita aja sama mamah 24%

Seneng nggak bisa curhat ke mamah? Seneng Tergantung sikon

88% 12%

Curhat tentang apa sih?

Tentang sekolah 28% Tentang pacar 24% Apa aja yang bisa buat curhat 48%

Apa sih manfaatnya dengan kamu curhat ke mamah? Makin deket sama mamah

20% Jadi dapet solusi dari permasalahanku 80%


SAMBUNGAN

RABU 12 SEPTEMBER 2012

19

RADAR TEGAL

Pimpinan Banggar Kompak Bantah Wa Ode JAKARTA - Empat anggota DPR yang pernah bersamasama menjadi pimpinan Badan Anggaran (Banggar) DPR, kompak membantah terkait dengan dugaan suap terkait pembahasan anggaran Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID). Kemarin (11/9) KPK memanggil bekas Wakil Ketua Banggar dari Fraksi Partai Demokrat Mirwan Amir dan Wakil Ketua Banggar dari Fraksi PDIP Olly Dondokambey. Keduanya dimintai keterangan sekitar empat jam sebagai saksi untuk tersangka Fahd A. Rafiq. “Saya tidak kenal Fahd,” kata Mirwan. Sebelum memanggil Mirwan dan Olly, penyidik KPK juga telan memanggil bekas Ketua Banggar dari Fraksi Partai Golkar Melchias Markus Mekeng dan Wakil Ketua Bang-

gar Tamsil Linrung dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Senin (10/9). Fahd yang merupakan anak pedangdut A. Rafiq menjadi tersangka penyuap Wa Ode Nurhayati, terdakwa perkara dugaan suap terkait pembahasan anggaran DPID. Fahd adalah pengusaha yang juga Ketua Umum Gerakan Muda Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (Gema MKGR), ormas underbow Partai Golkar. Sedangkan Wa Ode dikenal sebagai anggota DPR (nonaktif) dari Fraksi Partai Amanat Nasional. Dalam Persidangan Wa Ode di Pengadilan Tipikor Jakarta, Fahd menyebut pimpinan Banggar, Mirwan dan Tamsil, turut menerima jatah fee DPID. Sedangkan Wa Ode menyebut pimpinan Banggar telah me-

nyalahgunakan wewenang dengan mengubah daerah-daerah yang semula berhak menerima DPID. Olly membantah keterangan Wa Ode. “Itu bohong,” kata Olly. Wa Ode menjadi terdakwa atas dakwaan penerimaan suap dari Fahd El Fouz untuk memuluskan usulan alokasi DPPID tahun anggaran 2011 untuk Kabupaten Aceh Besar, Pidie Jaya, dan Bener Meriah.” Ada juga pengusaha lain yang ikut menyetor uang suap untuk mengurus alokasi DPPID Kabupaten Minahasa. Sebelumnya di sidang Wa Ode, Direktur Dana Perimbangan Ditjen Perimbangan Keuangan Pramudjo mengungkapkan pimpinan Banggar telah mengabaikan simulasi pemerintah dalam menentukan daerah yang berhak menerima alo-

kasi anggaran DPID. Dengan menggunakan simulasi pemerintah, ada 398 daerah yang mendapatkan DPPD. Oleh Banggar, yang berhak menerima lantas dikepras menjadi 297 daerah. Menurut pengakuan Pramudjo, meskipun jumlah daerah penerima berkurang, total alokasi anggarannya tetap sama, yakni Rp 7,7 triliun. Berdasarkan simulasi pemerintah, daerah penerima dikategorikan berdasarkan kapasitas fiskalnya, yakni sedang, rendah, dan sangat rendah. Untuk kategori sedang akan mendapatkan alokasi maksimal Rp 25 miliar. Sedangkan untuk kapasitas fiskal rendah mendapatkan maksimal Rp 30 miliar, dan sangat rendah Rp 40 miliar. DPPID dianggarkan dalam APBN 2011 dan dibahas pe-

Revo v Supra X, Dua Siswa SMP Tewas dari halaman 1 Supra X dikendarai dua bocah belasan tahun. Pengendara, Alim (15) siswa SMP 1 Pemalang sedang yang membonceng Edo Rizki Prasetyo (14) Siswa SMP Islam Pagaran bergerak dari utara. Dua pengendara sepeda mo-

tor tersebut saat kejadian tidak menggunakan helm. Malang bagi Edo dan Alim, kedua anak SMP ini tewas di lokasi kejadian. Ibu Edo, Darti sangat terpukul akibat kejadian ini, karena Edo anak semata wayangnya harus meregang nyawa di jalan di luar pengawasannya. “Kok

omonganku dadi lagu sambil lalu,” sesalnya. Keempat korban kecelakaan ini dibawa ke RS Siaga Medika. Menurut dr Agus Gunawan, korban Wanto dan Slamet dalam kondisi cukup kritis. Wanto cedera kepala sedang dan Slamet cedera kepala berat.

“Pasi en l angsung d im a sukkan ICU untuk penanganan intensif,” ujarnya. Korban meninggal langsung rekontruksi luka, dengan jahit pada luka. “Dengan harapan pendarahan dapat berhenti, sekaligus perawatan jenazah,” ungkapnya. (him)

Kawanan Currat Beraksi di Pantura dari halaman 1 memasuki kantor bagian supervisor. Usai mencongkel pintu kantor, Dari dalam ruang administrasi lagi- lagi kawanan kembali berhasil itu kawanan berhasil menjebol laci menguras uang tunai senilai RP dan membawa uang tunai senilai 9.500.000, tiga buah ponsel, dan Rp 7.450.000. “Usai mengobrak- satu buah handy camp,” teabrik kantor bagian administrasi ranngya. Paska kejadian tesebut tim kawanan menuju lantai dua dan

penyidik berupaya menghimpun keterangan dari ketiga personil petugas pengamaman untuk memudahkan mencari jejak kawanan tersebut. Kapolres kembali menghimbau pada petugas satuan pengamaman untuk meningkat-

kan kewaspadaan ketika menjalankan tugas dengan sesering mungkin melakukan kontrol diareal kantor ataupun gudang. Dia berharap kasus ini bisa segera terungkap dengan upaya lidik yang kini sedang di tempuh jajaran reskrim. (her)

Tangan Perakit Bom Depok Terpaksa Diamputasi dari halaman 1 Di tempat terpisah, Kepala Badan Reserse Kriminal Bareskrim Komjen Sutarman menjelaskan, kelompok Thorik ini diduga berkaitan dengan kelompok Pepi Fernando, pengebom buku beberapa waktu lalu. “Ini jadi satu jaringan,” kata Sutarman kemarin. Namun, dia enggan menjelaskan bagaimana keterkaitan kelompok ini secara pasti. “Sekarang sedang dalam proses pengembangan, ada yang identik dari cirri cirinya,” kata Sutarman.

Secara terpisah, sumber Jawa Pos menjelaskan kelompok Thorik dipastikan sebagai splinter cell atau pecahan dari kelompok NII. “Sama dengan Pepi Fernando dia juga pecahan dari sel NII,” katanya. Penyidik itu menjelaskan, NII berbeda dengan faksi eks jamaah Islamiyah (JI). “Kalau Farhan itu eks Ji walaupun dia anak Abu Umar yang faksi NII,” katanya. Sejak operasi penggerebegan di berbagai lokasi, kelompok kelompok ini tercerai berai. “Mereka baru bergabung lagi dalam acara pelatihan bersama

di Aceh tahun 2010. Alhamdulillah berhasil kita bongkar juga,” katanya. Di Aceh itulah, masing-masing faksi berikrar untuk melebur dan saling bekerjasama. “Mereka sepakat untuk mengesampingkan bendera kelompok, dan sama-sama menganggap musuh bersama yakni pemerintahan Indonesia,” katanya. Awalnya, faksi NII lebih memilih sasaran kepentingan dalam negeri Indonesia. “Sedangkan JI lebih memilih far enemy atau musuh jauh, yakni kepentingan Amerika Serikat

dan barat,” ujarnya. Pengamat terorisme Musthofa Nahrawardaya menilai BNPT harus segera melakukan evaluasi total. “Mengapa kelompok kelompok ini terus ada, padahal sudah ada data data lama yang berhasil dimiliki,” katanya. Ada beberapa penjelasan BNPT yang juga tidak masuk akal. Misalnya, pernyataan Ansyad Mbai yang menyebut intelijen BNPT sempat berbekam sebelum bom meledak. “Kalau sudah tahu akan meledak, kenapa tidak ditangkap saja saat bebekam itu,” kata pengurus PP Muhammadiyah ini. (rdl)

Jalur Pantura Dipastikan Macet Lagi dari halaman 1 rencana akan ditingkatkan (ditinggikan) sudah mulai digarap. “Insya Allah, pekan ini pekerjaan peningkatan Jalan A Yani akan kita mulai garap. Sebab, saat ini kami juga sudah mulai penataan material di lokasi tersebut,” kata PPK Losari-Pejagan Bina Marga Provinsi Jateng, Henungroho kepada Radar, Selasa (11/9) kemarin. Menurutnya, pada pekan ini, pihaknya mulai dengan penataan dulu. Tiga hari kemudian

mulai kerja, setelah itu baru betonnya. Jadi, langkah kerja yang diterapkan yakni separo garap, dan separo bagian jalan lainnya tetap dijadikan sebagai laju lalu lintas. “Termasuk untuk kendaraan berat bisa lurus atau melintasi jalur di Jalan A Yani itu. Karena sesuai dengan uji coba yang kita terapkan, harus tetap lurus,” bebernya. Alasannya, jika dialihkan ke Jalan Jendral Sudirman, sangat rawan di jalur tikungan dekat rel KA. Namun demikian, jika kepadatan arus tetap terjadi,

pengalihan arus justru dilakukan kepada kendaraan pribadi maupun kendaraan kecil lainnya. “Sesuai dengan planning kami, rencana pekerjaan peningkatan jalan A Yani Brebes itu memakan waktu 2 bulan. Hitungan kami, di akhir Oktober 2012 ini, setelah rijit langsung dikerjakan,” beber Henu. Ditambahkan bahwa untuk pekerjaan peningkatan jalan juga dikerjakan di sisi selatan dulu atau kanan jalan yang akan mulai kita garap. Demikian sebaliknya, jika di sisi kanan

sudah selesai, maka sisi kanan bisa langsung open trafick . Jadi, tidak sampai lama. “Sampai sekarang kami juga masih menunggu alat. Sehingga, pada hari H pelaksanaan pekerjaan sudah siap dikerjakan lagi,” ungkapnya. Kemacetan tersebut juga dipastikan akan semakin parah, jika jembatan Pemali yang menggunakan plat beton kembali rusak. Saat ini saja, plat beton yang ada sudah beberapa kali rusak dan ambles. Sehingga menyebabkan kemacetan yang cukup panjang. (gus)

Boss, Friend, Bro! dari halaman 1 biasanya terjadi berdasar costbenefit. Di sini, customer belum jadi friend yang sesungguhnya. Sebab, dia masih sering disebut valued customer yang berarti pelanggan yang bernilai. Jadi, kalau sudah tidak bernilai, sudah tidak perlu connect lagi. Tahap kedua, experiential connect. Terjadi karena ada pengalaman pribadi customer ketika memesan, membeli, menggunakan, menyervis, bahkan menjual produk atau jasanya. Terjadi jalinan yang lebih mendalam karena telah mengalami sendiri. Emosinya terlibat. Karena itu, tingkat connect-nya

sudah lebih dalam. Suka menceritakan suatu brand kepada orang lain bukan karena dibayar, melainkan karena suka, bahkan bangga. Ketiga, social. Itu bisa terjadi apabila brand tersebut sudah bisa meng-connect-kan seorang customer dengan customer lain sehingga terjadilah multi-connect di sekitar brand. Contoh klasik paling nyata adalah Harley-Davidson. Social connect itu terjadi mulai staf manajemen sampai para teknisi Harley-Davidson dengan customer. Juga antara customer dan customer lain. Bahkan, di antara mereka sendiri, sudah terjadi saling bantu dan mem-

beri informasi tentang HarleyDavidson. Sering penyelesaian masalah salah seorang customer bisa dibantu oleh customer lain tanpa melibatkan manajemen Harley-Davidson. Tingkat connect itu sudah demikian mendalam, sampai mereka pun saling memanggil “Bro”! Dan itu bukan sekadar ucapan di mulut. Sudah biasa aja kalau di suatu touring ada seorang anggota yang mengalami kecelakaan, tur pun berhenti dan semuanya ikut menolong. Bagaimanapun off-line experience, apalagi off-line social, amat sangat efektif. Karena itu, kombinasikanlah online dan

off-line. Anda memang harus menggunakan media apa pun untuk memulai suatu connectivity guna mendapatkan database. Tapi, harus dilanjutkan ke tingkat dua dan tiga. Customer sekarang bukan hanya minta dipanggil Boss atau Friend, malah ada yang ingin dipanggil Bro! Maka, jangan heran kalau ada beberapa Bro yang sampai mau menahan sakit karena menato diri dengan logo Harley-Davidson secara sukarela, bahkan bangga. Itulah kedahsyatan sebuah jalinan social. Dan itu bisa dilakukan secara berbarengan online dan off-line. Bagaimana pendapat Anda? (*)

merintah dan parlemen pada Oktober 2010. Selain kapasitas fiskal, ada pula ketentuan harus ada pengusulan dari daerah. Berdasarkan kriteria itu, Kementrian Keuangan menganggap masih ada 29 kabupaten/kota dan 2 provinsi yang seharus-

nya menerima, namun dicoret Banggar. Menurut Pramudjo, Menkeu Agus Martowardojo lantas melayangkan surat ke pimpinan Banggar dengan tembusan Pimpinan DPR. Surat itu dikirimkan Desember 2010, atau dua bulan setelah UU APBN 2011 di-

ketuk. Surat dari Kemenkeu dibalas Anis Matta, Wakil Ketua DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera. DPR menyatakan alokasi itu sudah tidak bisa diubah lagi. Pemerintah akhirnya terpaksa menerima keputusan parlemen. (sof)

Kanker Tulang Serang Balita 3 Tahun dari halaman 1 Karena masuk dalam pasien Jamkesda, RSUD Kardinah merujuknya ke RSUP Karyadi. Setelah dibawa ke Semarang dan mendapatkan perawatan hingga operasi, belum ada tanda kesembuhan. Bahkan dari RSUD Karyadi menyatakan harus amputasi. Kemudian keluarga tidak setuju dengan keputusan tersebut dan kembali ke Kota Tegal. Setelah diperiksakan kembali ke dokter spesialis sebelumnya di RSUD Kardinah, dia justru diperingatkan dokter tersebut. Karena, apabila penanganannya bedah, maka kondisinya semakin parah. Dokter pun memberi informasi bahwa pasien Jamkesda pun bisa ke RSCM Jakarta. Asal ada rekomendasi dari kepala daerah. Sehingga pada 15 Juli lalu mengurus rekomendasi terse-

but dan tidak lama kemudian rekomendasi keluar. Namun, lanjut Desi, anaknya urung dibawa ke RSCM karena takut biaya untuk hidup selama menunggui di sana. Hingga akhirnya kanker yang bersarang di kaki kanan Melisana kian parah. Bahkan hasil rontgen terakhir, kanker tersebut tidak hanya menggerogoti tulang pahanya saja tetapi sudah menyerang sampai ke paruparu Meliasana. Sementara pengobatan yang ditempuh hanya dengan cara tradisional saja. Dia berharap ada dermawan yang bisa memberikan bantuan agar anaknya bisa sembuh. Di tempat sama, Ketua PKK Kota Tegal Rosalina Ikmal Jaya berjanji akan memberi bantuan untuk biaya hidup saat di RSCM. Agar tidak terlalu lama dan penyakitnya kian parah, Senin ( 17/9) mendatang, Melisana segera diberangkatkan ke

RSCM Jakarta. Hal sama diungkapkan Kepala Dinsosnakertrans Sumito. Biaya hidup Melisana saat dirawat di RSCM akan dibantu oleh Wali Kota Tegal. Selain itu juga ada bantuan transport dari Dinsonakertrans untuk berangkat ke Jakarta. “Staf kami akan mendampingi pasien hingga sampai ke RSCM Jakarta,” ujarnya. Mendengar pernyataan tersebut Desi sedikit lega. Dia menyatakan siap ke Jakarta untuk kesembuhan anaknya. Namun demikian dia tetap berharap ada dermawan yang bisa membantu penyembuhan anaknya hingga tuntas. “Kami keluarga tidak mampu. Bapaknya anak-anak hanya seorang buruh serabutan. Sehingga kami harap ada bantuan untuk proses penyembuhan anak saya hingga benar-benar sembuh total,” pungkasnya sembari menitikkan airmata. (adi)

Tertimpa Longsor, Dua Tewas dari halaman 1 terjadi pada Kali (Sungai) Gintung, yaitu terseretnya mobil dan warga saat kondisi sungai banjir dan arusnya deras. Namun tidak sampai menimbulkan korban jiwa, seperti saat ini. “Dua korban tewas, yaitu Pujosono (40), warga RT 3 RW 4 dan Rismadi (40) warga RT 4 RW 4, Dukuh Randu Desa Danaraeja Margasari. Kini korban disemayamkan di rumah duka masing-masing,” terang Tarjono, salah satu tetangga korban. Tarjono menuturkan, dua korban tewas itu kesehariannya bermata pencaharian mengambil batu dan pasir secara tradisional dari sungai itu. Profesi itupun merupakan profesi mayoritas warga desa tersebut dalam mengais rejeki guna menutup biaya hidup sehari-hari. “Sudah puluhan tahun, selama warga melakukan aktifitas tidak pernah terjadi korban tewas, seperti kasus yang menimpa Pujosono dan Rismadi,” ujarnya.

Menurut dia, peristiwa tersebut kali pertama sejak penggalian batu dan pasir secara tradisional digeluti warga desa tersebut. “Dua warga mengalami nasib naas, dan tewas tertimpa longsoran batu dari atas tebing,” ujar Tarjono. Di sisi lain saksi mata, Rusdi, warga RT 4 RW 4 Dukuh Randu Desa Danaraja menceritakan, saat itu dirinya bertiga dengan Pujosono dan Rismadi tengah menggali batu di Kali Gintung sekitar jam 08.30. Dua rekannya tengah menggali batu cukup besar yang tertanam di dasar lahan sungai, persis di sebelah tebing sungai bagian Selatan, sambil membelakangi tebing. Tidak berapa lama saat penggalian berlangsung tiba-tiba sejumlah batu berdiameter cukup besar longsor dari atas tebing setinggi 2 M. Dua buah batu cukup besar menimpa keduanya hingga tewas seketika di lokasi penggalian tersebut. Dirinya selamat karena berjarak 6 meter dari tempat keduanya menggali batu. “Kami langsung minta tolong warga setempat untuk mem-

bantu korban yang sudah tidak bernyawa,” tutur Rusdi. Kondisi kedua korban tewas seketika dengan luka pada kepala bagian muka. Bahkan korban tergilas oleh dua longsoran batu dari atas tebing. Kepala korban seperti dibenturkan oleh batu longsoran dengan batu yang tengah digali. Dan bercak darah dari kepala dua korban sampai kini masih tercecer di TKP. “Pujosono meninggalkan istri dan dua anak, sedang Rismadi meninggal istri dan 5 anak. Kini disemayamkan di rumah duka,” jelasnya. Sementara, atas peristiwa naas itu, tidak menyurutkan nyali Rusdi untuk terus mencari rejeki dari sungai dengan mengambil pasir dan batu. Karena itu memang mata pencaharian satu-satunya yang mayoritas digeluti warga desa itu. Meski berpenghasilan, setiap harinya sekitar Rp 50 ribu sampai Rp 60 ribu, tetap akan dilakukan. “Kalau tidak, bagaimana kami menghidupi kebutuhan keseharian, keluarga kami,” pungkas Rusdi. (gon)

“BERKAT GENTONG MAS, SEKARANG SAYA SUDAH BEBAS DARI SAKIT MAAG” Penyakit maag terkadang dianggap ringan oleh penderitanya. Padahal jika sakitnya sudah kronis, dapat meningkatkan risiko kanker lambung dan jika dibiarkan tidak terawat dapat menyebabkan peptic ulcers dan pendarahan pada lambung. Kita perlu mengetahui cara mengatur kebiasaan makan dan mengerti mengenai peranan posisi tubuh kita. Cara lainnya adalah dengan mengkonsumsi Gentong Mas, minuman herbal dengan kandungan vitamin dan nutrisi bermutu yang berbahan dasar Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda). Pengalaman Novia Widiastuti atau yang akrab disapa-Novi, penderita asam lambung patut kita simak. Telah 3 tahun lamanya, wanita yang berprofesi sebagai pegawai swasta ini menderita sakit maag. Ia mengeluhkan, perutnya sering kembung dan ulu hati terasa nyeri ketika penyakit itu datang menyerang, “Mungkin karena pola makan tidak teratur, saya menderita sakit maag, aktifitas jadi terganggu ketika sakitnya kambuh... Tapi sejak minum Gentong Mas, sekarang saya sudah bebas dari sakit maag.” Jelas Novi yang telah mengkonsumsi Gentong Mas secara rutin selama 1 tahun. Gastritis atau lebih dikenal sebagai maag berasal dari bahasa Yunani yaitu Gastro, yang berarti perut/lambung dan Itis yang berarti inflamasi/peradangan dengan

gejala-gejala seperti perih atau sakit seperti terbakar pada perut bagian atas yang dapat menjadi lebih baik atau lebih buruk ketika makan, mual, muntah, kehilangan selera, kembung, terasa penuh pada perut bagian atas setelah makan, kehilangan berat badan. Setelah merasakan manfaat mengonsumsi Gentong Mas, warga Kel. Tempelan, Kab. Blora, Jawa Tengah ini ingin sekali membagi pengalaman baiknya tersebut dengan orang lain, “Semoga pengalaman saya ini dapat bermanfaat bagi orang lain.” Harap ibu 2 anak tersebut. Habbatussauda dalam Gentong Mas bermanfaat untuk memelihara pembuluh darah, perbaikan sistem saraf, optimalisasi aktifitas

hormon, meningkatkan proses penyembuhan dinding lambung, meningkatkan daya tahan tubuh dan bersifat anti bakteri. Selain itu juga, Habbatussauda dapat mengatasi gangguan tidur dan relaksasi. Cabe Jamu yang terdapat dalam Gentong Mas bermanfaat untuk mempercepat penyembuhan mukosa lambung. Sedangkan kandungan yang terdapat dalam Kayu Manis bersifat anti kembung dan mules. Kapulaga dalam Gentong Mas bermanfaat sebagai anti muntah serta radang lambung. Dan Gula Aren bermanfaat untuk menurunkan penyerapan lemak dan perbaikan sistem saraf. Untuk hasil cepat dan maksimal dianjurkan untuk makan teratur, hindari alkohol, rokok, kendalikan stress, dan jika memungkinkan hindari obat penghilang nyeri. Manfaat yang hebat bagi kesehatan dan rasa yang lezat membuat semakin banyak masyarakat yang mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentong mas.com. Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: 082138002803,Tegal 0821 3800 2803, Pemalang 0812 2670 0610, Pekalongan 0285 817 5543, Brebes 0853 1537 8669 Depkes:P-IRT:812.3205.01.114 www.gentongmas.com


CMYK

RABU, 12 SEPTEMBER 2012

KOMBIS

20

RADAR TEGAL

Aksesoris Matik Diburu Konsumen TEGAL – Permintaan aksesoris matik hingga saat ini menurut pengakuan penjual peralatan dan onderdil sepeda motor masih tinggi. Jenis variasi dan harga yang ditawarkan juga beragam sehingga bisa dijangkau semua lapisan masyarakat.

Y

ulianus (40), pemilik toko variasi sepeda motor di Tegal membenarkan hal itu. Menurutnya, permintaan aksesoris matik dari beberapa merek sepeda motor masih mendominasi permintaan. Mulai dari spakboard, injakan kaki, handle rem, totok lampu depan dan belakang dan sebagainya. Semuanya memiliki variasi warna dan model yang berbeda dan terus bermunculan sehingga konsumen bisa memilih dengan leluasa. Rata-rata, aksesoris tersebut dibanderol mulai Rp 25 ribu ke atas. Tetapi, untuk beberapa tipe ada yang dijual hingga ratusan ribu rupiah. Saat ini, konsumen terbesar adalah kalangan remaja yang gemar mengutak-atik sepeda motor khususnya matik, baik pria maupun wanita. Sebagai tambahan pelayanan, pihaknya juga memberikan layanan plus berupa pemasangan aksesoris tersebut. Dalam sehari, pihaknya mengaku bisa menangani di atas 15 unit sepeda motor

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

JALIN KEMITRAAN – Indo Sarana Motor Tegal memberikan layanan terbaik kepada seluruh pengunjung yang datang.

Indo Sarana Motor Tegal

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

DIBURU KONSUMEN – Beragam aksesoris sepeda motor matik terus diburu konsumen.

yang datang. Sementara sisanya merupakan pembeli aksesoris yang melakukan pemasangan sendiri di rumah. Karena sedang naik daun, maka dalam sebulan dia bisa mendatangkan stok hingga beberapa kali. Hal ini dilakukan agar dapat mengikuti tren se-

hingga pelanggan setianya dapat memilih sesuai selera dan kebu t u h a n s e r t a a n g g a r a n yang ada. “Semua bisa disesuaikan dengan kebutuhan karena variasi yang ada sangat beragam, mulai dari produk lokal hingga impor,” katanya. (gun)

JALIN KEMITRAAN dengan Konsumen TEGAL – Indo Sarana Motor di Jalan AR Hakim Kota Tegal terus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat yang membutuhkan berbagai tipe sepeda motor Suzuki. Di sini, konsumen akan dilayani secara profesional sehingga kebutuhan akan sepeda motor Suzuki bisa didapatkan di satu tempat, baik pembelian secara tunai maupun kredit. General Manager Indo Sarana Motor Tegal Lolon Suharjito menuturkan, kemitraan yang selama ini terjalin dengan baik tentu akan dipertahankan. Kebutuhan masya-

rakat akan sepeda motor Suzuki baik itu tipe bebek, matik hingga sport tentu akan dilayani semaksimal mungkin. Untuk itu, kepada masyarakat Tegal dan sekitarnya, pihaknya berpesan agar jangan ragu untuk datang dan dapatkan beragam program menarik yang ada. Selain itu, dengan dukungan jaringan penjualan yang luas, aneka kebutuhan tersebut bisa didapatkan dengan mudah. Lokasi yang strategis juga akan memudahkan konsumen dalam menjangkaunya sehingga bisa datang dan memilih sepeda motor yang dibutuhkan guna

mendukung berbagai aktivitas sehari-hari. Dengan menjalin kerjasama yang baik dengan seluruh pelanggan setia Suzuki, maka keberadaan Indo Sarana Motor diharapkan bisa menjadi solusi serta akan memudahkan konsumen mendapatkan sepeda motor. Untuk itu, ke depan upaya tersebut akan dipertahankan dan berbagai program menarik serta pelayanan yang ramah bisa didapatkan oleh seluruh pengunjung yang datang. “Ini adalah bagian dari pelayanan kami untuk memberikan yang terbaik kepada pelanggan,” jelasnya. (gun)

Tahun Depan Tarif Listrik Naik 15 Persen Dekat Pemilu, Pengamat Ragu Terealisasi

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

TERUS BERKEMBANG – Bisnis laundry hingga saat ini terus berkembang, baik yang berskala besar maupun kecil.

Bisnis Laundry Masih Menjanjikan TEGAL – Bisnis laundry hingga saat ini terus berkembang, baik yang berskala besar maupun kecil. Masing-masing memiliki segmen yang berbeda sehingga dapat tumbuh dan berkembang di tengah persaingan yang ketat. Helmi (52) pemilik salah satu usaha laundry di Tegal membenarkan hal itu. Meski laundry miliknya tidak terlalu besar, tetapi pihaknya mengaku sudah memiliki pelanggan tetap seperti karyawan atau mahasiswa yang ada di sekitar tempat usahanya. Dengan mematok tarif Rp 4.000 per kilogram, pihaknya dalam sehari bisa mendapatkan belasan konsumen. Untuk menjaga agar pelanggan kembali datang, semua pekerjaan dia lakukan sendiri

dengan dibantu dua orang karyawan. Penggunaan sabun yang sesuai serta ketepatan waktu menjadi prioritas sehingga pelanggan akan merasa puas dan selalu datang kembali. Sejauh ini, tidak ada kendala berarti yang dihadapi dalam menjalanakan usahanya. Cuaca yang panas justru mendukung proses penjemuran sehingga bisa tepat waktu. “Karena masih kecil, sementara kami hanya melayani laundry untuk pakaian saja,” katanya. Lain hal dengan Yanuar (40), pemilik usaha laundry yang satu ini mengaku bisa menyelesaikan pekerjaan mulai dari pencucian baju harian, jas hingga aneka karpet. Dengan

dukungan peralatan yang memadai, semua pekerjaan tersebut dilakukan secara hati-hati agar hasil akhir bisa maksimal. Pasalnya, proses pencucian harus disesuaikan dengan jenisnya masing-masing. Jika tidak dipilah-pilah maka hasilnya bisa mengecewakan pelanggan karena bisa saja pakaian tersebut rusak. Meski belum genap 2 tahun menjalankan usahanya, tetapi pihaknya dalam sehari mengaku bisa menerima hingga di atas 25 kilogram pakaian dan jenis lainnya yang semuanya dikerjakan maksimal 2 hari. “Untuk pakaian kami lakukan sehari, yang lama adalah pencucian karpet atau sejenisnya,” ujarnya. (gun)

Pembangunan PSU Perumahan Tanggung Jawab Pengembang JAKARTA—Pembangunan prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) perumahan seperti jalan dan drainase kini menjadi tanggung jawab para pengembang. Diharapkan para pengembang dapat menyelesaikan pembangunan PSU dalam waktu singkat. “Pembangunan PSU Perumahan nantinya akan dilaksanakan oleh pengembang dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Kemenpera,” ujar Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz saat

membuka kegiatan Sosialisasi Hunian Berimbang dan Pelaksanaan PSU Tahun 2012 di Hotel Sahid, Jakarta, Selasa (11/9). Dulu, lanjutnya, pembangunan PSU perumahan dilaksanakan oleh kontraktor. Namun, di lapangan banyak terjadi kekurangan serta komplain dari para pengembang. Itu sebabnya, Kemenpera melakukan terobosan agar pengembang perumahan bisa ikut bertanggung jawab atas pembangunan PSU di lokasi yang mereka bangun. Dengan demikian,

tidak ada alasan lagi bagi para pengembang jika PSU yang di bangun tidak memadai. “Bantuan PSU yang akan dibangun oleh pengembang harus disepakatai lebih dahulu agar sesuai dengan spesifikasi teknis yang sudah dibuat Kemenpera. Ini juga terkait dengan kewajiban pengembang untuk membangun rumah baru dengan memanfaatkan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) bagi MBR,” terangnya. (jpnn)

JAKARTA - Selain memperketat penjualan BBM (bahan bakar minyak) bersubsidi, pemerintah memiliki alternatif lain untuk menghemat anggaran subsidi yang terus membengkak. Tahun depan pemerintah berencana menaikkan tarif dasar listrik (TDL) per tiga bulan hingga mencapai 15 persen. “Yang kami naikkan bukan 450 atau 900 VA. Itu tetap tidak naik. Namun, lebih banyak di industri bisnis dan pemerintah. Golongan pelanggan 450”900 itu mereka yang baru menikmati kehidupan dan kemerdekaan. Biarkan saja mereka. Ini namanya subsidi silang subsidi,” ujar Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rudi Rubiandini di kantornya, Senin (10/9). Kenaikan TDL diusulkan untuk pelanggan golongan 1.300 watt ke atas. Seperti diketahui, dalam nota keuangan yang disampaikan Presiden Susilo Bambang Yud-

hoyono pada 16 Agustus lalu, pemerintah mengajukan kenaikan TDL 15 persen yang dilakukan secara bertahap per triwulan. Alasannya, biaya pokok produksi (BPP) saat ini sudah Rp 1.163/kwh, sementara TDL hanya Rp 636/kwh. “(Kenaikan TDL) ini fokusnya pelanggan industri, bisnis, dan pemerintah,” cetusnya. Rudi mengatakan, 73 persen di antara pengeluaran BPP dikontribusi oleh pembelian bahan bakar. Efisiensi menggunakan energi alternatif sudah dilakukan PLN (Perusahaan Listrik Negara) dengan memperbanyak penggunaan batu bara yang lebih murah daripada BBM. Akan tetapi, PLN juga mempunyai tugas lain yang berat, yaitu meningkatkan elektrifikasi. “Tahun ini 75 persen, tahun depan 77 persen. Itu kabelnya, trafonya pakai duit semua,” tegas Rudi. Dia mengatakan bahwa kenaikan TDL itu diperlukan untuk mengurangi subsidi. Tanpa kenaikan TDL, subsidi diperkirakan membengkak Rp 12 triliun dari yang ditetapkan

di RAPBN 2013 sebesar Rp 80 triliun. “Apabila listrik tidak jadi naik, subsidi menjadi Rp 92 triliun. Ini harus dilaksanakan supaya pemerintah punya tabungan untuk rencana-rencana lain,” lanjutnya. Menteri ESDM Jero Wacik mengatakan, rencana kenaikan tarif dasar listrik itu saat ini masih dibahas dengan DPR. Menurut dia, kenaikan tarif dasar listrik (TDL) diperlukan untuk mengurangi subsidi listrik yang semakin membebani APBN. “Kami sudah berbicara bersama dengan PLN. Yang pertama kami minta lakukan efisien. Yang kedua ya memperbaiki tarif listrik ini,” jelasnya. Sementara itu, Wakil Direktur Reforminer Institute Komaidi Notonegoro menyatakan, rencana kenaikan tarif listrik tersebut jauh dari realisasi jika melihat rekam jejak pemerintah. Sebab, selama ini pemerintah cenderung tidak tegas dalam mengeksekusi beberapa kebijakan yang terkait energi. Apalagi, momentumnya tidak tepat, yakni menjelang Pemilu

2014. “Susah memercayai apakah pernyataan itu betul-betul akan diimplementasikan,” ungkapnya. Pengamat menilai, kebijakan menaikkan tarif dasar listrik itu tidak populer jika dikaitkan dengan Pemilu 2014. “Bahwa soal energi perlu ditata, memang iya. Tapi, kalau melihat track record yang tak pernah ada ketegasan, 99 persen rencana kenaikan listrik tak akan dilaksanakan. Hanya 0,1 persen tarif listrik jadi dinaikkan, itu pun kalau terjadi sesuatu,” katanya. Menurut dia, sudah menjadi keharusan menata kebijakan energi. Namun, pemerintah masih cenderung menyukai budaya instan. Hal itu terlihat dari keengganan untuk mengembangkan energi terbarukan dalam membangun pembangkit listrik. “Seperti tenaga panas bumi itu seharusnya sudah jalan dari dulu karena sebetulnya Indonesia kaya akan itu. Problemnya di situ. Dari tahun ke tahun tidak ada keseriusan mengembangkan energi terbarukan,” jelasnya. (jpnn)

BTN Syariah Bangun Rumah Dosen SEMARANG – Bank Tabungan Negara (BTN) Syariah Semarang bekerjasama dengan Perumnas, menyediakan rumah murah bagi dosen dan PNS di lingkungan IAIN Walisongo Semarang. Tepatnya, melalui fasilitas pembiayaan kepemilikan rumah (KPR). Branch Manager BTN Syariah Semarang Indro Setiadji mengatakan, jumlah unit yang disediakan, sebanyak 116 unit. Rumah ini bertipe 36 meter persegi (m2), dan luas tanah 120 m2. Lokasinya,di Perumnas Bumi Palir Sejahtera Ngaliyan. “Fasilitas KPR yang kami berikan, bertenor 15 tahun, dengan besaran angsuran tetap hingga jangka waktu pembiayaan selesai,” kata Indro di sela-sela penandatanganan

perjanjian kerja sama antara BTN Syariah-Perum Perumnas dan IAIN Walisongo di kantor Perumnas Regional V Semarang, kemarin. Menurut Indro, kerja sama tersebut merupakan bentuk perhatian BTN Syariah kepada para dosen IAIN. Soal pemilihan lokasi di Bumi Palir Sejahtera, lanjut Indro, selain karena faktor dekat dengan gedung IAIN Walisongo, juga nantinya di lokasi tersebut akan dilalui ring road selebar 30 meter. Ring road akan menghubungkan Mangkang dengan Bukit Semarang Baru (BSB) Mijen, sebagaimana keterangan dari Dinas Tata Kota Semarang Nomor 591/1137 tanggal 27 Juli 2012.

Ke depan, pihaknya memperkirakan kompleks perumahan Bumi Palir Sejahtera menjadi basis sentra bisnis perdagangan maupun jasa. Dirut Perum Perumnas Himawan Arief Sugoto mengatakan, proyek Bumi Palir Sejahtera merupakan salah satu proyek unggulan Perumnas yang masuk nominasi penilaian Kementerian Perumahan Rakyat. Sehingga banyak sekali bantuan prasarana dari Kemenpera maupun Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang. “Kini, sudah ada 1.056 unit rumah tipe 21, 27, 29, 36 yang sudah selesai dibangun di Palir. Dengan adanya kerja sama dengan IAIN, total unit rumah nantinya menjadi 1.172 unit, belum termasuk ruko dan kios

di area peruntukan pasar sejumlah 20 unit,” tuturnya. Rektor IAIN Walisongo, Muhibbin mengatakan, kerja sama ini sangat menguntungkan pihaknya. Sebab, para dosen dan PNS IAIN bisa dengan mudah mendapat rumah murah dengan harga khusus. Baik digunakan sendiri maupun bagi anak-anak mereka. “Kami akan terus melanjutkan kerja sama dengan BTN Syariah dan Perumnas, tak hanya untuk proyek perumahan di Palir. Melainkan juga di proyek-proyek lain, mengingat jumlah pegawai IAIN Walisongo saat ini sekitar 600 orang, dengan mahasiswa sekitar 9000 orang. Terlebih, belum semua pegawai memiliki rumah sendiri.” (*/isk)

CM Y K


RADAR TEGAL 12 SEPTEMBER 2012