Issuu on Google+

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

RABU, 12 OKTOBER 2011

RUU Intelijen Disahkan INDEKS Indomaret Terancam Ditutup Paksa

Pertama Tanpa Kunker ke Luar Negeri

RUU INTELIJEN - Kepala BIN Sutanto (kiri) dan Wakil Ketua Komisi I DPR dari Fraksi Partai Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita (kanan), berbincang seusai sidang Paripurna pembicaraan tingkat II Pengambilan Keputusan RUU Intelijen Negara, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (11/10).

Tedy Koen/Rakyat Merdek

JAKARTA - Praktek intelijen di tanah air, mulai kemarin, resmi mendapatkan payung hukum. Setelah sempat memicu debat panjang, DPR dan Pemerintah, akhirnya mengesahkan RUU Intelijen Negara menjadi UU. Di luar soal substansi materinya, RUU ini diklaim menjadi produk legislasi pertama DPR pe-

HAL. METROPOLIS

riode sekarang yang tuntas tanpa kunker ke luar negeri. “Silahkan dicek. Ini menjadi RUU pertama yang tidak melakukan studi banding ke luar negeri,” kata Ketua Komisi I Mahfudz Siddiq usai sidang Paripurna pengesahan RUU Intelijen Negara di gedung DPR, kemarin (11/ 10). Mewakili pihak pemerintah hadir Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Pol (purn) ke hal 19 kol 1 Sutanto.

Kans Tipis, PSSI Evaluasi Tim dan Pelatih

Dua Siswa SMP Akhirnya Dibebaskan HAL. RADAR BREBES

Komisi B Dukung DKP HAL. PEMALANG

Gaya Bicara Syahrini Jadi Fenomenal HAL. XPRESI

2 Indonesia v Qatar 3

APA MANING...

ABIDIN ABROR/RATEG

TEDY KROEN/RAKYAT MERDEKA

TANPA GAMBAR - Garuda tertempel di dinding depan atas Ruang Sidang Paripurna, Gedung DPR, Jakarta, Rabu (11/10), tanpa diapit Foto Presiden dan Wakil Presiden saat sidang Paripurna pembicaraan tingkat II Pengambilan Keputusan RUU Intelijen Negara.

MENYEDIHKAN - Aktifis lingkungan Aris Hada (kanan) segera membawa pasien tumor ganas menuju RS Kardiadi Semarang.

Foto Presiden dan Wapres DicopotDariRuangParipurna

NASIB malang dialami Wardani (27), warga Desa Tiwulandu , Kecamatan Banjarhardjo Kabupaten Brebes. Selama 27 tahun mulut pria ini tertutup tumor ganas, dan keadaannya makin membesar. Aktivitas makan dan minum, dengan memanfaatkan lubang kecil yang masih terbuka. Sejauh ini belum dilakukan penanganan apapun terhadap penyakit yang diderita. Korban menderita tumor ini sejak masa anak-anak. Bahkan saat menamatkan Sekolah Dasar (SD). Saat itu tumor masih kecil. Belakangan

JAKARTA - Peristiwa menarik terjadi di tengah sidang paripurna DPR, kemarin. Saat proses pengambilan keputusan tingkat II terhadap RUU Intelijen, anggota Fraksi PDIP Honing Sanny mengangkat tangan untuk mengajukan interupsi. Tapi, interupsinya itu ternyata tidak berkaitan dengan RUU Intelijen yang akan disahkan. Melainkan soal tidak hadirnya foto Presiden SBY dan Wapres Boediono yang biasanya mengapit patung besar Burung Garuda di dinding dekat podium ruang sidang paripurna. “Pimpinan, saya dapat sms (pesan pendek). Isinya, tolong ditanyakan, mengapa paripurna ini tidak ada lagi foto presiden dan wapres,” kata Honing, lantas tersenyum, kemarin (11/10). Mendengar interupsi itu, sejumlah anggota dewan spontan tertawa. Tak terkecuali, Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso selaku pimpinan sidang. ke hal 19 kol 1

SEMOK

Ayu Dewi Batal Operasi Plastik YANG kenal Ayu Dewi pasti menilainya nyaris tampil percaya diri di setiap kesempatan. Namun siapa sangka, bekas tunangan Zumi Zola ini mengaku memendam hasrat melakukan operasi plastik. Lalu, bagian tubuh mana yang ia ingin perbaiki? “Saya pernah kepikiran untuk operasi plastik. Saya mau memperbesar hati, sama memperbesar kesempatan untuk cari jodoh,” ujar bintang Mereka Bilang Saya Monyet! ini. Masih dengan nada becanda, Ayu mengaku sudah mencoba menghubungi penyanyi yang juga praktek sebagai dokter ahli bedah, Tompi. Sayangnya, model kelahiran Jakarta, 7 September 1984 ini tak berhasil menemui pria asal Aceh itu. “Jadi ya waktu itu telepon Tompi mau janjian operasi, eh dia nggak ada. Jadinya nggak jadi deh,” tuturnya enteng. Ayu mengaku sudah sangat mensyukuri karunia Tuhan yang ada pada dirinya. (INS)

Selama 27 Tahun, Mulut Tertutup Tumor keadaannya makin membesar, hingga menutupi mulutnya. Pria malang ini bekerja sebagai buruh di Jakarta dengan dikaruniai satu orang anak. Karena alasan biaya, orang tuanya tetap membiarkan tumor berkembang di mulut. Penderita tumor ganas ini ditemukan kali pertama oleh seorang aktifis lingkungan, dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Mas Jaka Kabupaten Brebes, Aris Hada. Korban ditemukan saat berada di Rumah Makan (RM) Dian Sari, daerah Eretan Indramayu Jabar. Dari temuan tersebut, pihaknya

langsung menghubungi berbagai pihak. Termasuk dengan Hj Maryatun Indra Kusuma, istri mantan Bupati Brebes Indra Kusuma. Selain dengan anggota dewan dari wilayah Kecamatan Banjarharjo. Terakhir menghubungi anggota Komisi VII DPR dari Dapil IX Dewi Aryani. Selanjutnya korban diminta segera dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Kariadi Semarang. Pilihan lainnya ke RSCM Jakarta. Sesuai rencana pasien tumor ganas ini segera dirujuk ke sana. Sehingga penyakitanya dapat dita-

malam (11/10). Kekalahan yang menyesakkan dada tersebut menjadi martil yang memperberat langkah tim asuhan pelatih Wilhelmus “Wim” Gerardus Rijsbergen itu untuk lolos ke putaran keempat. Dengan tiga kekalahan beruntun tersebut, Bambang Pamungkas dkk menjadi juru kunci grup E dengan gol memasukkan dan kemasukan 2-8. Memang, masih ada tiga laga sisa di grup E. Namun, Bambang dkk

JAKARTA - Apa boleh dikata, para penggawa timnas Indonesia sudah berjuang maksimal di lapangan. Sayang, dua gol yang susah payah dilesakkan Christian Gonzales terasa sia-sia. Pasukan Garuda - julukan timnas Indonesia - tetap harus mengakui keunggulan Qatar dengan skor 23 (2-2) dalam laga ketiga kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia grup E di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, tadi

ke hal 19 kol 1

RAYAKAN GOL - Gonzales (9) merayakan gol. Sayangnya gol Gonzales belum membawa kemenangan saat laga Indonesia melawan Qatar kamrin.

ke hal 19 kol 1 RAKA DENNY/JAWAPOS

30 Tahun Perjalanan Bisnis Dedy Jaya Group (3-Habis)

Tak Hanya Fokus Bisnis, Juga Bangun Universitas Keberadaan Dedy Jaya Gorup yang sudah berjalan 30 tahun ini tak henti-hentinya mengembangkan bisnisnya. Jumlah unit usaha dan karyawannya pun terus bertambah banyak. Namun tak sampai berhenti di situ, bidang sosial dan pendidikan pun digarapnya. Bagaimana langkahnya? LAPORAN: M RIZA PAHLEVI SELAMA 30 tahun berjalan, Dedy Jaya Group tidak hanya mengembangkan bisnis saja da-

M RIZA PAHLEVI/RADAR BREBES

BANGUN UNIVERSITAS - Dedy Jaya Grop yang sukses mengembangkan berbagai bidang usaha, kini juga membidik bidang sosial dan pendidikan, yakni dengan mendirikan Universitas Muhadi Setiabudi Brebes (UMS Brebes).

lam jaringan usahanya. Sejak beberapa tahun terakhir, sang owner Dr (HC) H Muhadi Setiabudi mulai membangun jaringan sosial dan pendidikan. Salah satunya adalah membangun Rumah Sakit Dedy Jaya dan dilanjutkan dengan membentuk Yayasan Muhadi Setiabudi, dengan Universitas Muhadi Setiabudi Brebes (UMS Brebes). Pembangunan Universitas Muhadi Setiabudi (UMS Brebes), yang saat ini masih dalam proses pembangunan dilatarbelakangi keinginan untuk membantu pendidikan di Kabupaten Brebes. Apalagi tingkat Indeks Pembangunan Manusia (IPM)-nya masih terendah di Jawa Tengah. Sementara hingga saat ini, Kabupaten Brebes belum memiliki universitas

yang memadai dengan fasilitas yang lengkap. Dalam bidang pendidikan ini, Muhadi menyerahkan kepada sejumlah pihak yang memiliki kompetensi dalam bidang pendidikan. Hingga akhirnya diputuskan mendirikan Universitas Muhadi Setibudi, yang saat ini proses perizinannya masih berlangsung. Sementara bangunan dan fasilitas perkuliahan sudah hampir rampung 100 persen. Sehingga begitu menerima mahasiswa baru nanti, semua fasilitas yang dibutuhkan mahasiswa sudah ada semua. Seperti gedung rektorat, gedung fakultas, laboratoirum, auditorium, perpustakaan, ruang kuliah, fasilitas olahraga dan lainnya. ke hal 19 kol 5

Kans Tipis, PSSI Evaluasi Tim dan Pelatih * Tetep, garuda di dadaku! Calhaj Mulai Padati Makkah * Labaik ..!

CMYK


OPINI

2

RABU 12 OKTOBER 2011

RADAR TEGAL

Budaya Meneliti untuk Guru Politik dan Koalisi

Oleh: Kristian Adi Putra

Oleh: M Riza Pahlevi Bicara politik bukan hal yang tabu, bukan pula monopoli orang-orang partai saja. Karena memang politik itu bagian dari kehidupan manusia, karena manusia adalah zoon politicon, makhluk politik. Banyak orang yang membenci politik, karena dianggap kotor dan tak beradab. Padahal sikap dan pandangannya terhadap politik itu sendiri termasuk perilaku politik. Jadi memang manusia itu tidak bisa dilepaskan dari politik. Politik saat ini cenderung diartikan dengan kekuasaan semata. Padahal banyak pengertian politik di dalamnya, sedikitnya ada lima hal pengertian politik. Yang pertama, politik adalah usaha-usaha yang ditempuh warga negara untuk membicarakan dan mewujudkan kebaikan bersama. Kedua, politik adalah segala hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan negara dan pemerintahan. Ketiga, politik sebagai segala kegiatan yang diarahkan untuk mencari dan mempertahankan kekuasaan dalam masyarakat. Keempat, politik sebagai kegiatan yang berkaitan dengan perumusan dan pelaksanaan kebijakan umum. Dan kelima, politik sebagai konflik dalam rangka mencari dan atau mempertahankan sumber-sumber yang dianggap penting. Dari pengertian itu, memang benar jika ada yang mengganggap bahwa politik erat kaitannya dengan kekuasaan, termasuk di sini adalah tentang pemerintahan dan penyelenggaraan negara. Lantas apa kaitannya dengan koalisi? Bahwa di masyarakat yang berpolitik, untuk mencapai tujuan tertentu diperlukan kerja sama. Mungkin bagi sebuah partai politik yang meraih kekusaan dengan suara mayoritas, seperti zaman Orde Baru, tidak memerlukan koalisi atau kerja sama dengan partai lain. Namun sejak era reformasi, di mana banyak partai politik yang muncul, menyebabkan tidak ada partai yang menjadi mayoritas. Partai pemenang Pemilu pun tidak mencapai mayoritas, karenanya harus melakukan koalisi dengan partai lain. Sehingga bisa menghasilkan kekuatan yang mencapai mayoritas, baik di eksekutif maupun legislatif. Seperti Pemilu 2009 lalu yang dimenangkan Partai Demokrat, dia memerlukan koalisi dengan partai lain untuk mengusung calon presiden, yang sekarang sedang menjabat yakni SBY. Meski koalisi yang dimaksud masih setengah hati, karena semua uncsur koalisi tidak selalu sepaham dalam setiap kebijakan yang diambil SBY. Itu di tingkat pusat. Begitu pula di tingkat daerah, juga muncul sejumlah koalisi dalam upaya mencapai pucuk pimpinan di daerah, seperti provinsi maupun di kabupaten/ kota. Sejumlah partai politik di tingkat daerah itu menjalin koalisi untuk mencapai target yang diinginkan, seperti pemilihan gubernur, bupati maupun walikota. Koalisi itu sangat penting, selain sebagai upaya untuk menggaet massa pemilih dari masing-masing peserta koalisi, juga sebagai upaya untuk menuju apa yang dicita-citakan bersama. Mulai dari kebijakan pemerintah hingga kebijakan lain di luar pemerintah. Bagi sebagian orang, koalisi politik itu dianggap sebagai kekuatan yang luar biasa. Namun bagi sebagian lain justru kurang dianggap keberadaanya. Karena koalisi tidak menjadi jaminan kemenangan seseorang dalam meraih puncak kekuasaan itu. Seperti pada Pemilu 1999, pemilu awal reformasi yang dimenangkan PDIP. PDIP sebagai pemenang pemilu ternyata gagal mengantarkan kadernya, Megawati Soekarno Putri menduduki jabatan presiden. Justru PKB yang merupakan partai menengah, berhasil meraih jabatan presiden, yakni dengan terpilihnya Gus Dur sebagai presiden. Meski Gus Dur sendiri juga akhirnya guling akibat koalisi yang dulu mengusungnya. Dalam beberapa peristiswa politik, mereka yang tidak mengusung koalisi, ada juga yang memenangkan persaingan dalam memperebutkan puncak kekuasaan. Bahkan ada juga yang berasal dari jalur independen, yang tidak didukung partai politik justru yang memenangi pemilihan bupati. Namun tanpa koalisi, keberadaan yang bersangkutan tetap terancam dalam menentukan kebijakan yang akan diambilnya. Meski program itu baik, tapi kalau ditolak koalisi, pasti akan gagal. Itulah politik, yang kadang sulit untuk dicerna oleh akal. Dengan berkoalisi, memang kemungkinan untuk menang besar. Tapi, tanpa koalisi pun bisa juga menang. Tergantung dari strategi dan upaya politik yang dilakukan. Itulah politik, yang tidak bisa diterka-terka. Setiap saat bisa berubah. (*)

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur: Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati, Moch. Arifin, Arief Nur Rahardian Sidiq. Sekretaris Redaksi/Persh: Yully Trieyani. Kota Tegal: M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan, Abidin Abror. Brebes: Agus Wibowo. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Hermas Purwadi, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Hesti Prastyani (Manajer Tegal), Kharisma Dewi, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Astri Prayudita, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: M. Yusuf Abadii. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 35.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

BANYAK guru yang kini mengikuti program S-1 dalam jabatan di FKIP yang kewalahan ketika diminta membuat skripsi sebagai salah satu prasyarat kelulusan. Tidak sedikit yang kemudian meminta bantuan mahasiswa tingkat akhir di kelas reguler, yang kebetulan juga sedang mengerjakan skripsi atau menunggu wisuda. Tentunya, setelah mereka meminta bantuan tersebut, juga akan memberikan sejumlah uang sebagai ucapan terima kasih. Meski, tidak sedikit juga yang berusaha mengerjakan sendiri dan tidak terima beres dari awal pengerjaan sampai selesai. Kebijakan pemerintah yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007 Tanggal 14 Mei 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru yang menuntut guru SD, SMP, dan SMA lulus S-1 tentunya harus disambut dengan baik. Dengan meningkatnya kompetensi guru melalui ditingkatkan standar minimal pendidikan terakhir guru, tentunya kualitas pendidikan juga akan menjadi lebih baik. Dalam hal ini pemerintah kemudian bekerja sama dengan universitas lokal yang ditunjuk menyelenggarakan program S1 guru dalam jabatan. Para guru diberikan beasiswa penuh untuk menyelesaikan studi S-1-nya dengan mempertimbangkan jumlah SKS yang pernah ditempuh sebelumnya saat studi D-II atau D-III dan lama kerja. Artinya, pemerintah sudah benar-benar serius mengupayakan peningkatan kualitas pendidikan dengan cara meningkatkan kompetensi lulusan guru. Penulisan skripsi sebagai salah satu mata kuliah yang dibebankan kepada para guru tersebut kemudian menjadi salah satu perbincangan yang menarik. Para guru yang mengikuti program S-1 dalam jabatan diharuskan melakukan penelitian tindakan kelas (PTK) dan menuliskan laporan penelitian itu dalam bentuk skripsi. Tujuannya tentu baik, pelaksanaan PTK oleh guru akan memaksa mengembangkan kompetensi berpikir dan menulis ilmiah. Di samping itu, juga hasilnya diharapkan bisa memberikan kontribusi untuk pengetahuan dan perbaikan proses pembelajaran yang dilakukan oleh

guru tersebut (Wardhani dan Wihardit 2008: 19 dalam Penelitian Tindakan Kelas). Paradigma yang terjadi selama ini, PTK hanya dibutuhkan oleh guru saat kenaikan pangkat dari golongan IV/A ke IV/B. Isu yang berembus pun tidak kalah mengejutkan. Ada oknum tertentu yang coba memanfaatkan kesempatan ini. Oknum tersebut menawarkan jasa mengerjakan PTK yang dibutuhkan untuk kenaikan pangkat dengan imbalan sejumlah uang. Segala urusan tentang kenaikan pangkat pun kemudian menjadi mudah dan cepat selesai. Hal ini tentunya tidak baik dan berdampak buruk pada pengembangan kompetensi berpikir dan menulis ilmiah guru. Maka tidak mengherankan apabila kemudian terjadi guruguru yang sedang studi S-1 dalam jabatan meminta bantuan ke mahasiswa reguler. Sebenarnya, hal ini juga terlihat setali tiga uang dengan mahasiswa reguler secara umum di FKIP yang kadang beranggapan bahwa skripsi hanya sebagai syarat wisuda. Dengan anggapan seperti itu, banyak yang kemudian mengambil ide skripsi yang sudah pernah ditulis dan tidak mencoba mencari sesuatu yang baru. Bahkan, tidak sedikit yang mempertanyakan relevansi antara kegunaan penulisan skripsi dengan dunia kerja yang akan mereka dapatkan nantinya. Bahkan, ada juga mahasiswa yang mempertanyakan apakah mungkin wisuda sarjana tanpa mengerjakan skripsi. Tentunya, ini kemudian menjadi rujukan juga mengapa permasalahan di atas bisa terjadi. Di Amerika Serikat, guru-guru mulai pre-school sampai high school berlomba-lomba untuk menulis dalam jurnal ilmiah dan buku. Mereka melakukan penelitian, membuat catatan dari pengalaman mengajar, menuliskan, dan memublikasikan. Misalnya di negara bagian Illinois, para guru menuliskan hasil penelitian dan berbagi pengalaman dalam jurnal ilmiah untuk guru pre-school dan primary school Illinois Reading Council Journal yang dikoordinasi oleh para pengajar di College of Education, The University of Illinois at Chicago. Sudah barang tentu hal ini menarik perhatian. Sebab, selain bermanfaat bagi guru yang menulis, juga menjadi hal bermanfaat

bagi guru lain yang membaca tulisan tersebut. Melakukan penelitian dengan tujuan perbaikan pembelajaran bagi kebanyakan guru di Amerika Serikat adalah salah satu bentuk kepedulian mereka terhadap kualitas pembelajaran yang dikelolanya. Tentunya, kita semua juga sepakat dengan cara pandang ini. Penelitian sudah seharusnya dipandang sebagai sebuah kebutuhan baik untuk peningkatan kompetensi diri sebagai seorang guru dan juga peningkatan kualitas kegiatan belajar mengajar di dalam kelas. Penelitian idealnya juga digunakan untuk mencari jawaban dan solusi dari permasalahan yang muncul, misalkan mengapa kecakapan berbicara dalam Bahasa Inggris siswa kurang. Guru memanfaatkan penelitian untuk mencari tahu strategi apa yang tepat sehingga siswa mampu berbicara dalam Bahasa Inggris dengan lancar. Hasil penelitian kemudian bisa diterapkan di dalam kelas dan dipublikasikan dalam jurnal ilmiah kependidikan sehingga menjadi rujukan bagi guru yang lain. Peran aktif Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), Dinas Pendidikan, dan universitas dalam hal ini tentunya sangat dibutuhkan. MGMP sebagai ajang berkumpulnya guru-guru mata pelajaran sudah saatnya juga diarahkan untuk tidak hanya sebagai tempat diskusi tentang materi ujian semester atau copy paste perangkat pembelajaran, tetapi juga sebagai forum ilmiah. Forum MGMP bekerja sama dengan Disdik idealnya mampu dituntut memfasilitasi guru untuk mengembangkan potensinya. Misalkan dengan mengadakan pelatihan peningkatan proses pembelajaran dan PTK, seminar hasil PTK guru-guru yang disampaikan kepada guru-guru yang lain dan membuat jurnal ilmiah kependidikan yang ditulis oleh guru dan untuk guru. Dengan adanya forum ilmiah seperti ini, maka guru pun akan terpacu untuk mengadakan penelitian dan menulis. Pemerintah juga sudah selayaknya mengantisipasi praktik percaloan PTK untuk naik pangkat dari IV/A ke IV/B tidak terjadi lagi sehingga guru juga akan berusaha untuk bisa melakukan penelitian sendiri. Selain itu, peran universitas dalam hal ini universitas juga tidak kalah penting. Budaya ilmiah harus lebih ditekankan

pada mahasiswa di universitas. Dibandingkan Universitas Indonesia, sudah ketinggalan jauh dalam masalah akses untuk jurnal penelitian. UI sudah bekerja sama dengan banyak portal jurnal online dan memungkinkan mahasiswanya mengakses jurnal-jurnal tersebut dengan mudah. Konsekuensinya, mahasiswa selalu mengejar hasil-hasil penelitian terbaru dan melakukan penelitian dengan banyak referensi dari penelitian-penelitian tersebut. Yang terjadi selama ini di FKIP khususnya, banyak mahasiswa yang hanya menggunakan referensi penelitian-penelitian sebelumnya. Sehingga yang terjadi adalah reduplikasi hasil penelitian sebelumnya, yang sebenarnya jadi terkesan jalan di tempat. Pembelajaran di universitas idealnya juga mengarahkan mahasiswa agar mampu menulis kajian pada bidangnya secara ilmiah dan menerbitkannya dalam jurnal ilmiah. Di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, hal ini sudah diterapkan oleh banyak pengajar. Sejak awal di bangku kuliah, mahasiswa jadi terbiasa menulis ilmiah dan ketika melakukan penelitian tugas akhir perkuliahan tidak muncul lagi pertanyaan mendasar tentang metode penelitian. Beberapa jurnal ilmiah baik di tingkat jurusan atau fakultas sebenarnya juga bisa digunakan untuk memfasilitasi tulisan mahasiswa dan guru secara umum. Selama ini jurnal lebih banyak di isi dengan tulisan dosendosen dan waktu penerbitannya pun banyak yang tidak tahu. Mahasiswa bahkan tahu kalau jurusannya memiliki jurnal ketika akan seminar proposal skripsi, karena memiliki jurnal adalah prasyarat untuk bisa seminar di jurusan tertentu. Apabila paradigma ini diubah, mahasiswa dan guru dibimbing untuk mengirimkan tulisannya, maka sebenarnya dosen, guru, dan mahasiswa sama-sama akan terpacu untuk rajin meneliti, menulis dan mempublikasikannya. Kemudian hal terakhir yang tidak kalah penting dari peran universitas adalah memfasilitasi forum diskusi ilmiah yang dilakukan oleh dosen, guru besar, guru, dan mahasiswa. Di Pulau Jawa, banyak seminar yang

Pengamen dan Waria Makin Banyak

Penulis adalah Praktisi Pendidikan, Alumnus Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Unila dan The University of Arizona, Amerika Serikat

hanya sebesar 61 lt/dt. Perlu kami sampaikan, kondisi air belum sepenuhnya baik, pada tanggal 9 dan 10 Oktober 2011 pipa PDAB sudah putus lagi di desa Babakan dan depan Polres Slawi. Mudah-mudahan kedepan tidak ada kerusakan pipa lagi, sehingga kondisi air ke pelanggan akan segera mengalir dengan baik Plt. DIREKTUR PDAM KOTA TEGAL NGATIRI

PENGAMEN di Jl. Ayani sdh semakin banyak, ditambah lagi sekumpulan waria yg meresahkan tamu lesehan yg bersantai. Di situ banyak anak kecil dan keluarga, bila tidak diberi justru memaki dan bicara kotor. Saya rasa bila dibiarkan akan timbul pemikiran “oo.. Jadi waria itu lazim, sdh biasa.. Malah lucu”, ini himbauan saya untuk Pemkot Tegal, agar kepekaan thd masalah ini tidak dibiarkan berlanjut. 081911477774

Honor Dibagi Serentak? ASS, aq pN mlu NgResula, aq kRj ng SMK swasta, bg. keUangn, pn melu tKon ng bpa/ibu yg tRkait mzlah hnor, sbNre hnor TU pmbgianY sreNtak/ sesuai dana yg ad trz mipiL d’bgi’n c? Tp yn mzal mipil dbgi, ana gUru yg tw, mlah gwe iri blih?! Pme pa/bu?! 083842420297

Tanggapan : BERSAMA ini kami sampaikan bahwa Kota Tegal mempunyai daya tarik bagi para pendatang dalam mencari peluang usaha. Hal ini akan banyak menimbulkan permasalahan baru di masyarakat yaitu banyaknya Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Kota Tegal dari mulai Pengemis, Pengamen, Orang Terlantar, Orang Gila (Psikotik), PSK/WTS, hingga Waria. Kaitan dengan permasalahan tersebut Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Tegal mempunyai kegiatan pembinaan bagi PMKS, ada pun kegiatan rutin yaitu Razia yang dilakukan 1 bulan sekali, hasil dari kegiatan razia tersebut dilakukan upaya pembinaan melalui Balai Rehabilitasi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang ada di Jawa Tengah. Permasalahan yang dimuat di Rubrik Ngresula tentang pengamen dan waria, kami akan prioritaskan kegiatan selanjutnya dengan sasaran yang telah di informasikan. Selanjutnya kami menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga ketertiban lingkungannya serta jadi kontrol sosial bagi masyarakat setempat. Demikian tanggapan dari kami atas perhatian dan kerja sama yang baik kami ucapkan terima kasih. KEPALA DINAS SOSIAL, TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI KOTA TEGAL SUMITO, SIP

mengundang guru, tidak hanya dosen, untuk mempresentasikan hasil temuannya. Di Lampung, seminar seperti ini masih sangat terbatas dan bahkan tidak ada. Dengan adanya acara serupa di tingkat lokal yang diadakan tahunan misalnya, banyak guru dan mahasiswa yang kemudian sebenarnya akan bersiap-siap mempersiapkan makalahnya untuk dipresentasikan dalam seminar tersebut. Tentunya, ini juga akan memberikan pengaruh yang baik untuk pengembangan keilmuan kependidikan secara umum. Dalam bukunya Pedagogy of freedom: Ethics, Democracy and Civic Courage Freire mengatakan ’’…there is no such thing as teaching without research and research without teaching. One inhabits the body of the other. As I teach, I continue to search and re-search. I teach because I search, because I question, and because I submit myself to questioning. I research because I notice things, take cognizance of them. And in so doing, I intervene. And intervening, I educate and educate myself. I do research so as to know what I do not yet know and to communicate and proclaim what I discover. (1998: 35)’’. Jelaslah menarik sebenarnya di sini, penelitian yang dilakukan oleh guru mempunyai manfaat yang sangat besar bagi guru, siswa, institusi pendidikan dan kualitas pendidikan secara umum. Ketika mengajar, guru dituntut untuk terus memperbaiki pembelajaran, berkembang secara profesional dan berperan aktif mengembangkan pengetahuan dan keterampilan sendiri. Dengan perbaikan yang dilakukan oleh guru melalui penelitian yang dilakukannya, kualitas pengajaran juga akan membaik. Harapannya, tentu saja pendidikan di Indonesia akan bisa menghasilkan sumber daya manusia yang semakin berkualitas dan memiliki daya saing global. Semoga paradigma tentang penelitian bagi guru-guru kita akan berubah dan harapan mulia tersebut bisa segera tercapai. (*)

Sumur Pada Sat Kabeh LEH aku pan melu ngresula..?? Kye sumur pada sat kabeh...?? Coba Pak Wali apa Wakile Kota Tegal ngadakna sholat istisqo ng Masjid Agung ya kena ogh..?? Sisan tabligh dzikir. Sekian suwun. 085742428500

PENGUMUMAN

Seminggu PDAM Tak Netes KEPADA PDAM Kota Tegal. Sebagai pelanggan PDAM, saya mau ngresulah kepada PDAM Kota Tegal. Sudah 1 minggu airnya tidak netes pun sama sekali. Bayar pun rutin tiap bulan. Tolonglah diperhatikan. 081902074408

Tanggapan: AKIBAT perbaikan pipa tanggal 30 September 2011 yang dilanjutkan s/ d 3 Oktober 2011, kondisi air memang sangat kecil sehingga penyuplaian air yang ke Kota Tegal belum bisa dimaksimalkan. Dari hasil pengecekan bersama tanggal 6 Oktober debit air yang masuk ke Kota Tegal

Sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik dan pembaca, setiap pengirim Ngresula mulai 1 Oktober 2011, nomor HP-nya akan ditulis lengkap. Hal ini juga untuk menghindari penyalahgunaan dan fitnah. Demikian harap maklum. Redaksi

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS ke 085293278922, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Dapatkan kaos Ngresula, yang berisi SMS ngresula pilihan. Hanya Rp60.000/pcs.


CMYK

RABU, 12 OKTOBER 2011

METROPOLIS RADAR TEGAL

3

Indomaret HARGA TERJANGKAU, Terancam AMAN DIKONSUMSI Ditutup Paksa Menengok Perdagangan Jamu di Pasar Pagi Kota Tegal

MANFAAT jamu tidak lagi dipandang sebelah mata. Berbagai jenis jamu terbukti memberi andil besar, dalam peningkatan kesehatan masyarakat. Termasuk yang dikenal sebagai jamu godokan (rebus), atau jamu dari bahan rempah-rempah. Jamu tradisional menjadi pilihan utama, ketika obat-obatan pabrik makin tak terjangkau kantong. Jamu dipilih sebagai salah satu alternatif. Lantaran harganya murah dan mudah terjangkau. Apalagi ketika dihadapkan pada kesulitan ekonomi, masyarakat membutuhkan obatobatan murah namun aman. Melihat bermacam jenis bahan jamu, uncul kekaguman akan kekayaan Indonesia. Sebuah surga yang bikin orang jadi cemburu. Karena itu tak heran banyak bangsa asing beramai-ramai datang mengincar Tanah Air. Baik melalui sistem perdagangan maupun penjajahan. Bahkan proses tersebut sampai kini tetap berlangsung. Meski dengan cara atau pola berbeda, intinya mengincar berlimpahnya kekayaan alam. Di antara kekayaan alam termasuk produk jamu, yang dijual di Kios Jamu Jawa Cap Semar, atau toko lain

KEBERADAAN Indomaret Margadana, yang berlokasi di Jalan Dr Wahidin RT 01 RW 01 Sumurpanggang Margadana terancam ditutup paksa, oleh tim penegakan Perda dan Perwal Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal. Alasannya, swalayan tersebut belum mengantongi ijin tapi sudah beroperasi. Kasi Penegakan Perda dan Perwal Satpol PP Kota Tegal, Bambang Sumitro mengatakan,

ABIDIN ABROR/RATEG

sebelah utara Pasar Pagi Kota Tegal. Toko tersebut menyediakan jamu puluhan tahun. Setiap hari toko tersebut tidak pernah sepi, selalu

ramai. Bahkan pembelinya sampai rela antri. Sebagian besar para pembeli jamu, bahannya dari tanah sekitar. Disamping tak sedikit warga

perkotaan. Jamu godokan bermanfaat mengobati bermacam penyakit. Tidak ke hal 9 kol 1

ADI MULYADI/RATEG

TAK BERIJIN - Tim penegakan Perda dan Perwal Satpol PP memberikan surat teguran pada Indomaret Margadana, sebab beroperasi tanpa memiliki ijin resmi.

Satu Dasawarsa 780 Kali Teror Bom Diminta Sikapi Meledak 213 Kali, Masalah Pertamina Korban Meninggal KEBERADAAN Depo Minyak Pertamina yang berada di Jalan Abimanyu sangat berbahaya bagi warga sekitar. Sebab berada di kawasan pemukiman padat penduduk. Hal ini seharusnya jadi per-

331 Orang

ABIDIN ABROR/RATEG

DIPERIKSA – Oknum mahasiswa pelaku pencurian, tengah menjalani pemeriksaan di Mapolsek Tegal Timur.

Curi Pakaian dan Sepatu, Mahasiswa Diamankan SEORANG oknum mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pancasakti (UPS) Tegal, program studi bahasa Inggris berinsial DW, diketahui melakukan aksi pencurian pakaian, sepatu, kaos, dan 1 perangkat CPU. Sedangkan korbannya antara lain Fazin yang mengaku kehilangan 3 buah sepatu serta 2 stel celana jeans. Kemudian Bachtiar Aji juga kehilangan 4 celana jeans, 2 stel kemeja, sepasang sepatu, dan 1 kaos. Keduanya merupakan ke hal 9 kol 1

AKSI terorisme atau ancaman bom saat ini sedang marak di bumi pertiwi. Berdasar data dari Kepolisian, pada satu dasawarsa terakhir atau sejak tahun 1999 hingga 2009, Indonesia telah diteror bom sebanyak 750 kali . Hal ini dibeberkan Kasat Binmas Polres Tegal Kota, AKP Wayan Sudiasa, dalam dialog politik di Pendopo Kecamatan Tegal Timur Senin (10/10) malam kemarin. Yang digelar Kantor Kesbangpolinmas Pemkot dalam rangka kewaspadaan teroris dan radikalisme. Wayan mengatakan, masyarakat harus wadpada terhadap aksi terorisme. Sebab belakangan ini aksi pengeboman masih marak terjadi. Seperti yang terjadi di Solo belum lama ini. Menurutnya, dari data yang ada di kepolisian, di Indonesia sejak tahun 1999 hingga 2009 saja sudah terjadi ancaman pengeboman hingga 780 kali. Dari total tersebut 213 kali terjadi ledakan bom. Kemudian 183 kali bom tidak meledak di Tem-

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

IKUT NAIK – Air ledeng keliling ikut naik, seiring meningkatnya kebutuhan air bersih warga.

Air Keliling Ikut Naik

CMYK

ke hal 9 kol 5

LAYANI PEMBELI - Seorang penjual jamu di Pasar Pagi Tegal tengah melayani pembeli setianya.

KRIMINAL

KEBUTUHaN air bersih di musim kemarau terus meningkat. Hal ini membuat harga air ledeng keliling ikut terkerek naik. Kenaikan terjadi antara Rp500 hingga Rp1.000 per jerigen. Asep, pedagang air keliling

dalam operasi yustisi yang rutin dilaksanakan, ditemui adanya swalayan beroperasi tanpa memiliki ijin. Atas temuan tersebut tanggal 4 Oktober lalu, tim razia telah memberikan surat teguran pertama. Namun teguran tersebut tidak dihiraukan. Terbukti dalam giat yustisi, Selasa (11/10) kemarin, Indomaret Margadana belum bisa menunjukkan ijin. Karena

mengakui, terjadinya kenaikan harga air bersih yang dia jual. Saat ini, satu jerigen air ledeng dijual Rp2.250 sampai Rp2.500 per jerigen, dari harga sebelumnya antara Rp1.500 hingga Rp1.750/jerigen. ke hal 9 kol 5

hatian serius Pemkot, kalau Depo Minyak Pertamina kebakaran, maka kawasan pemukiman ikut terbakar, sebagaimana terjadi di Plumpang Cilacap. ke hal 9 kol 1

ADI MULYADI/RATEG

MENERANGKAN - Kasat Binmas Polres Tegal Kota, AKP Wayan Sudiasa sedang menerangkan tentang pengeboman di Indonesia satu dasawarsa terakhir.

pat Kejadian Perkara (TKP). Ancaman bom melalui telepon mencapai 384 kali. “Dari total kasus bom yang terjadi tersebut, total korban meninggalnya sebanyak 331 jiwa. Sedangkan dari 1999 sampai 2009, tahun yang paling banyak terjadi kasus bom

pada 2001. Yakni bom meledak 81 kali, tidak meledak di TKP 55 kali, dan ancaman telepon 114 kali. Namun demikian korban meninggal terbanyak pada kasus pengeboman terjadi pada tahun 2002, dengan jumlah mencapai 202 jiwa,” ujarnya. ke hal 9 kol 1

M SAEKHUN/RATEG

ANTRIAN PANJANG - Setiap ada langsiran KA BBM di Jalan Abimanyu, selalu dijumpai pemandangan antrian panjang kendaran, baik yang berasal dari timur atau barat rel KA.


PEMALANG

4

RABU 12 OKTOBER 2011

RADAR TEGAL

PENTOL RAH

Komisi B Dukung DKP Siap Kawal Proyek Senilai Rp 9 Miliar

DEDI MUHSONI/RADAR PEMALANG

NASI BUNGKUS - Ketua LSM Pemalang Peduli Uripto GD memberikan nasi bungkus dan air mineral kepada orang gila di Jalan Jendral Sudirman-Pemalang, Selasa (11/10).

100 Nasi Bungkus Dibagikan ke Orang Gila PEMALANG - Lebih dari 100 nasi bungkus dan air mineral diberikan kepada orang gila dan gelandangan oleh LSM Pemalang Peduli, Selasa (11/10). Hal tersebut merupakan tradisi rutin setiap tahun yang bertepatan ulang tahun ke-11 dan dilakukan sudah 8 kali. Meskipun lembaga tersebut memiliki banyak personil, tetapi dalam melakukan kegiatan tersebut langsung dilakukan seorang diri oleh ketua lembaga itu. Dia Uripto GD yang menyempatkan waktunya untuk menyusuri setiap sudut jalan untuk mencari orang gila dan orang telantar untuk diberi nasi bungkus. Apa yang dilakukanya sebagai bentuk kepedulian sesama makhluk ciptaan Tuhan. “Dalam prinsipnya, LSM Pemalang Peduli melakukan kegiatan memberikan nasi bungkus kepada gelandangan dan orang gila merupakan wujud kepedulian terhadap sesame. Sebab, mereka masih memilki rasa seperti kita terutama rasa lapar,” kata Uripto GD usai memberikan nasi bungkus kepada orang gila di depan Bank BPD Pemalang, kemarin. Menurutnya, tradisi tersebut merupakan yang kedelapan kali semenjak lembaga tersebut berdiri pada 1 Oktober 2000 lalu. Untuk sekarang ini, kata dia, 100 nasi bungkus dinilai sangat kurang dari harapan. Sebab, rute yang dia lalui dalam memberikan nasi bungkusnya di beberapa sudut jalan mulai perempatan traffic light Sirandu, Paduraksa, Sungapan, Banjardawa, Beji, Pasar Pagi, Alunalun dan persimpangan Lawang Rejo. Anggaran yang diperoleh, menurutnya berasal dari kantong pribadi yang sebelumnya sudah disisihkan untuk kegiatan tersebut. Meskipun demikian, lembaga yang pernah memberikan sumbangsihnya kepada pemerintah daerah dalam memonitor pemilihan kepala desa seKabupaten Pemalang tahun 2004 lalu kini tidak diragukan lagi dalam kepedulian mewujudkan Kabupaten Pemalang lebih maju.

RASKIN

GUNTUR WAHYUDI / RADAR PEMALANG

RASKIN - Pengiriman Raskin ke sasaran Rumah Tangga Miskin.

Dropping Raskin Desa Mengori Lancar PEMALANG - Dalam rangka pemenuhan hak dan kebutuhan pangan bagi Rumah Tangga Miskin (RTM), pemerintah melanjutkan Program Raskin sebagai salah satu program perlindungan sosial, yang bertujuan untuk memenuhi sebagian kebutuhan pangan (beras) sehingga diharapkan dapat mengurangi beban pengeluaran RTM. “Raskin merupakan program perlindungan sosial, sebagai pendukung program lainnya seperti perbaikan gizi, peningkatan kesehatan, pendidikan dan peningkatan produktivitas RTM,” kata Kades Mengori Kecamatan Pemalang Suwatno kepada Radar, Selasa (11/ 10). Watno, panggilan Kades Mengori menambahkan, program perlindungan sosial memiliki tujuan mengurangi beban pengeluaran bagi rumah tangga miskin dengan melalui pemberian bantuan sebagian kebutuhan pangan dalam bentuk beras. “Kami sangat mendukung adanya program perlindungan sosial ini, lantaran dapat mengurangi beban pengeluaran bagi mereka yang dikategorikan rumah tangga miskin melalui pemberian bantuan sebagai kebutuhan pangan langsung dalam bentuk beras,” tambahnya. Pihaknya mengaku, bila beras untuk RTM itu sampai di Desa Mengpri langsung diberikan kepada mereka yang berhak. “Tadi pagi kami menerima 5.400 Kg tidak terlalu lama diberikan kepada masyarakat yang berhak,” akunya seraya menambahkan jangka satu minggu keuangan oleh Bendahara Desa Mengori disetorkan agar tidak repot di kemudian hari. (gtr)

KEDINASAN Kakan Kemenag Minta Berjalan Sesuai Tupoksi PEMALANG - Sedikitnya 30 Pengawas yang tergabung dalam Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) di jajaran Kemenag Kabupaten Pemalang melaksanakan rapat rutin sekaligus bersilahturahmi serta mendoakan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pemalang Drs H Muslim Umar, MAg dalam menjalankan ibadah haji. “Dalam agenda rapat rutin Pokjawas, dilaksanakan sekaligus bersilahturahmi dan mendoakan Drs H Muslim Umar, MAg dalam menjalankan ibadah haji, agar lancar, dikaruniai kesehatan serta selamat sampai tujuan,” ujar Ketua Pokjawas Kemenag Kabupaten Pemalang Drs H Abdullah Thohir, MSi MMPd kepada Radar seusai rapat rutin bulanan pengawas di jajarannya, Senin (10/10). Pada Radar, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pemalang Drs H Muslim Umar, MAg membenarkan adanya rapat rutin Pokjawas dibarengi dengan silahturahmi serta mendoakannya dalam menjalankan ibadah haji nanti. “Para Pengawas secara rutin bulanan mengadakan pertemuan untuk membahas kegiatan bulan yang akan datang dan evaluasi bulan lalu. Mereka juga mendoakan saya agar kelak dalam menjalankan tugasnya sebagai petugas kloter berjalan dengan lancar, diberi karunia kesehatan dan keselamatan,” tuturnya. Dikatakan, dalam pertemuan dan silahturahmi itu dirinya memberikan arahan agar sepeninggalnya berangkat ibadah haji, menjaga Pemalang tetap kondusif. Sukseskan visi Bupati dan Wakil Bupati Pemalang Kabupaten Pemalang yang Sehat, Cerdas, Berdaya Saing dan Berakhlak Mulia. (gtr)

PEMALANG – Dukungan terhadap pelaksanaan proyek senilai 9 miliar di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) rupanya terus mengalir. Kali ini Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pemalang menyatakan siap memberikan dukungan terhadap pelaksanaan proyek tersebut. Pernyataan dukungan itu disampaikan oleh Ketua Komisi B Mahbub Junaidi SE, usai rapat klarifikasi dengan dinas terkait di gedung dewan, Selasa

(11/10) kemarin. “Secara prinsip komisi B menyambut baik adanya proyek itu, karena masyarakat Pemalang akan diuntungkan. Bahkan kami siap untuk mengawal dan mengawasi pelaksanan proyek tersebut,” katanya kepada Radar. Mahbub Junaidi mengatakan, rapat klarifikasi yang baru saja dilakukan bersama Dinas Kelauatan dan Kamar Dagang Industri (Kadin) berkaitan dengan adanya dana pagu anggaran nomor :01 37/ 2.5.1/IX/2011 tentang dana adhock dan percepatan pembangunan infrastruktur daerah

di Kabupaten Pemalang. Selain itu menyikapi adanya isu yang perkembangan soal proyek itu, isu penarikan fee hingga besarnya mencapai 30 persen. Sehingga menjadi sorotan publik. “Setelah kami klarifikasi ternyata tidak ada masalah dan dinas tetap akan melanjutkan pekerjaan karena dana itu sudah turun sebesar kurang lebih Rp 6 Miliar,” ujarnya. Pemberian dukungan dan kata kesepakatan agar proyek itu segera dilaksanakan, lanjut Mahbub, apabila dalam pelaksanaannya itu tidak ada masalah dan tidak adanya intervensi terhadap dinas. Sebab,

DOK.RATEG

Mahbub Junaidi

rencana pembangunan proyek infrastruktur itu kurang lebih

ada sebanyak 100 paket pekerjaan dan waktunya sudah sangat mendesak. Untuk itu pihaknya meminta dinas terkait agar segera memprogram dan melaksanakannya. “Begitu dana turun agar segera diprogram dan langsung dilaksanakan,” tegasnya. Dia menjelaskann, rapat klarifikasi yang dilakukan komisi B dengan mengundang Dinas Kelautan dan Kadin, karena dewan sendiri dalam hal itu semua anggota komisi B sangat berharap agar pelaksanaan proyek itu dapat berjalan dengan baik, lancar dan sesuai prosedur yang ada. (apt)

Warga BTN Cemplik Rindukan Pembangunan Jalan

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

KESENIAN SINTREN – Pementasan kesenian tradisional Sintren di Desa Bojongnangka yang hadir sebagai pengobat rasa rindu warga desa

Obat Rasa Rindu Warga KESENIAN tradisional Sintren yang lama menghilang di Desa Bojongnangka, Kecamatan Pemalang sejak tahun ’80-an , kini mulai hadir dan dikembangkan kembali oleh masyarakat desa setempat. Mereka itu membentuk Paguyuban Kesenian Tradisional Sintren Sekar Wangi yang dipandegani oleh Warjoko selaku ketua paguyuban. Dalam pementasan kesenian itu akan berlangsung selama 40 hari berturut-turut. Ketua Paguyuban Kesenian Tradisional Sintren Sekar Wangi Desa Bojongnangka Warjoko yang didampingi oleh wakilnya Cayadi menuturkan, pementasan kesenian Sintren di desanya untuk menghidupkan kembali kesenian warga yang sudah lama menghilang sejak tahun ’80-an. Sehingga dengan hadirnya pementasan Sintren ini, selain me-

ngobati rasa rindu warganya, juga untuk melestarikan agar jangan sampai punah di tengah kehidupan masyarakat di zaman modern sekarang ini. “Disamping itu pula untuk memberikan hiburan rakyat agar masyarakat terutama para generasi muda sekarang tahu akan kesenian Sintren,” katanya kepada Radar, kemarin. Warjoko lebih lanjut mengatakan, kesenian Sintren dulu pernah ada di desanya dan saat itu dikembangkan oleh Raiyah, dan Kasmirah cs sebagai klandangnya dan untuk masa sekarang ini diteruskan oleh Kaestu Tarinidan Casiyem. Sedangkan sebagai pemain sintrennya adalah seorang gadis warga desanya yaitu Eva. Dalam pementasannya. agar lebih meriah ikut disajikannya dengan kesenian Jaran Eblek yang

dimainkan oleh Dedi, Kasturi, Intan dan Triwijiyati. Sementara itu dalam acara pementasan kesenian Sintren ini dilakukan setiap malam mulai pukul 19.30 sampai 22.00 WIB. Sajian kesenian rakyat itu cukup menghibur hati masyarakat karena cukup menarik. Para pengunjung yang hadir untuk menyaksikan tidak hanya warga desa setempat tapi dari berbagai warga desa tetangga. Pengunjung yang hadir juga tidak jarang yang ingin memberikan partisipasi untuk penyelenggaraan pementasannya dengan ikut memberikan sumbangan dananya, berupa temohan dengan cara melempar baju atau sarung. Kemudian oleh paqari Sintren didekatinya untuk diajak berjoget bareng. Sehingga membuat jalannya acara itu bertambah menarik untuk dinikmati. (apt)

PEMALANG - Kondisi lingkungan di komplek perumahan BTN Cemplik di Kelurahan Pelutan Kecamatan Pemalang sangat memprihatinkan. Sebab. perkampungan warga yang hidup di atas tanah milik Pabrik Gula Sumberharjo itu minim fasilitas yang diberikan oleh pemerintah. Salah satunya jalan yang ada hingga sekarang belum dibangun. Sehingga sering kali menjadi keluhan warga saat musim hujan. Jalan sulit dilalui karena becek. Ketua RT 06 Cahyo menuturkan, warganya sering mengeluhkan kondisi jalan di lingkungannya yang sampai sekarang ini belum juga dibangun. Meskipun sering mengusulkan kepada pemerintah namun belum juga ada perhatian. Padahal jalan satusatunya yang ada di lingkungannya itu jalur transportasi yang cukup membantu warganya untuk melakukan aktifitas sehari–hari. Menurutnya, kondisi lingkungan yang sangat memprihatinkan itu terjadi ketika musim hujan tiba. Kondisi jalan becek sehingga sulit dilalui. Akibatnya aktifitas warga menjadi terganggu. “Kami sudah sering mengusulkan pembangunan jalan, tapi sampai sekarang belum berhasil,” katanya kepada Radar, kemarin.

Menurut Cahyo, usulan pembangunan jalan yang belum ada perhatian, baik itu melalui program-program pemerintah maupun yang lainnya, seperti PNPM karena terkendala soal status tanahnya yang milik PG Sumberharjo. Sehingga menjadi alasan mengapa pembangunan jalan itu tidak bisa dilaksanakan. Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Pemalang Ujianto MR melihat kondisi di lingkungan perumahan BTN Cemplik yang masih minim perhatian, pihaknya ikut merasa prihatin. Menurutnya, untuk menjaga kelangsungan hidup, warga tentunya pemerintah daerah harus memberikan perhatian utamanya pembangunan sarana-prasarana yang dibutuhkan warganya. Oleh karena itu Uut, panggilan akrab anggota dewan yang juga Ketua Komisi C ini berharap kepada pemerintah agar meningkatan perhatiannya kepada warga salah satunya yang ada di Perumahan BTN Cemplik yang sangat membutuhkan pembangunan jalan. “Pe r h a t i a n p e m e r i n t a h yang harus dilakukan, yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak sehingga akan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kataya. (apt)

Handpone Second di Kaki Lima PEMALANG - Untuk membeli handpone bekas (second) yang super murah sekarang ini jangan dibikin susah lagi. Sebab, di trotoar Pasar Pagi Pemalang banyak dijajakan handpone bekas dengan kualitas bagus dan berbagai merek oleh pedagang kaki lima. Entah siapa yang memulai pedagang handpone kaki lima digelar di lokasi itu? Dalam satu tahun terakhir, pedagang handpone kaki lima di lokasi tersebut bertambah banyak. Lokasi yang strategis bertepatan dengan pasar loak itu mudah dilihat orang yang melewatinya. Jenis

handpone berbagai merek dan tipe itu dijual murah. Dedot (35) warga Dusun Cokrah Kelurahan Mulyoharjo Kecamatan Pemalang salah satu pedagang di lokasi itu menuturkan, dirinya baru melakukan jual beli handpone hampir satu tahun dilakoninya setelah bekerja menjadi finishing meubel di Jepara gulung tikar. Hasil yang didapatinya cukup lumayan tergantung ramainya para pembeli. Selain jual beli handpone, juga menyediakan perlengkapan handphone dan asesoris maupun pulsa. Jenis handpone

yang laku dijual biasanya tipe jadul yang harganya dibawah Rp.200 ribu. Bahkan untuk merk China sekarang ini banyak diburu konsumen. Sebab, harga yang murah juga model yang nyentrik. Membeli handphone di kaki lima di lokasi itu jangan kuatir, kata Dedot, meskipun di kaki lima para penjual lebih mengedepankan kualitas barang. Jika sudah dibeli biasanya diberikan garansi 3 hari. Namun melewati dari 3 hari jika handphone yang dibelinya mengalami kerusakan akan dibantu perbaikan tanpa dipungut biaya. (ddm)

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

KUNJUNGI – Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Pemalang Ujianto MR mengunjungi Perumahan BTN Cemplik yang kondisinya sangat memprihatinkan.


TEGAL METROPOLIS

RABU 12 OKTOBER 2011

5

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING 1. Pemadam Kebakaran

(0283) 325429

2. Pelayanan Gangguan PLN

(0283) 356371

3. Polresta Tegal

(0283) 356115

4. Rumah Sakit Umum Kardinah

(0283) 356067 / 341938

5. Pelayanan Gangguan PDAM

(0283) 356175 / 358316

6. Stasiun Besar Tegal

(0283) 353018

7. Terminal Bis Tegal

(0283) 354696 / 354695

Hotel dan Hiburan Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284 Ajam Goreng Spesial Lombok Idjo - Gerbang Mas Bahari Water Park Jl. DR. Wahidin - Pesurungan Lor

(0283) 341740

- Jl. Karanganyar No. 21A Kejambon (0283) 342331

(0283) 342330

- d’POSO resto

Pendapatan Retribusi Disinyalir Bocor Pansus Gandeng Konsultan SAMPAI saat ini Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tegal dari sektor retribusi, dinilai masih minim dan maksimal. Salah satunya disebabkan masih terjadinya kebocoran. Untuk mengkaji masalah ini, Panitia Khusus (Pansus) VI DPRD menggandeng konsultan. Selain menekan kebocoran, Pansus bakal melakukan kajian agar pendapatan retribusi lebih maksimal. Menurut Ketua Pansus VI

DPRD, Drs H Darni Imadudin mengatakan bahwa PAD Kota Tegal sesuai APBD 2011 murni Rp94,465 milir, dan dalam perubahan APBD 2011 naik jadi Rp113,763 miliar. Angka ini dinilai belum maksimal. Karena masih terjadi kebocoran pendapatan retribusi, penggalian objek retribusi tak maksimal, dan adanya objek retribusi baru belum ditarik. Sehingga melalui kajian bersama konsultan, diharapkan pendapatan dari sektor retribusi meningkat tajam. “Dari data yang ada, beberapa objek baru belum masuk

retribusinya. Antara lain, retribusi sarang burung walet, bumi perkemahan, ijin tower (di daerah lain menggunakan sistem bulanan, bukan sekali ijin, red), Taman Budaya Tegal, dan sejumlah objek baru lainnya yang belum ditarik retribusi.” Sedangkan objek retribusi lama, tandasnya, yang belum ditarik maksimal. Bahkan diduga ada kebocoran, dalam pendapatan retribusi. Antara lain retribusi reklame, retribusi parkir tepi jalan umum, retribusi parkir RSU Kardinah, retribusi parkir

didalam OW PAI Tegal yang tidak jelas. “Kalau tidak bocor, kami yakim retribusi reklame lebih dari itu. Karena pendapatan yang ada, tak sebanding dengan potensi. Begitu pula dengan retribusi parkir tepi jalan umum, parkir RSU Kardinah. Bahkan parkir di dalam kawasan OW PAI, pendapatannya tidak jelas. Hal itu akan jadi ‘PR’ kami, demi peningkatan pendapatan retribusi,” ucap Darni. Lebih lanjut dia mengungkapkan, hasil kerja Pansus maka pihaknya berharap, tahun 2012 pendapatan sektor retribusi naik

minimal 25 persen. Karena PAD selama ini data dibuat eksekutif. Sehingga DPRD perlu membuat data sendiri sebagai pembanding. Pendapatan retribusi yang riil, tidak ada kebocoran dan pendapatan maksimal. “Kami menilai kajian, soal retribusi perlu dilakukan, dan sifatnya mendesak. Mengingat pendapatan retribusi saat ini belum maksimal, dan ada kebocoran. Sehingga berharap, ke depan pendapatan retribusi lebih maksimal. Bukan stagnan, seperti yang ada selama ini,” tuturnya. (hun)

(0283) 6144277

Ilegal, Papan LSM MIM Dicopot

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Setiap Hari Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

RIEZ PALACE HOTEL - Senin sampai Sabtu Pick up service Gratis. Layanan antar jemput gratis setiap hari kerja. Dari atau ke Stasiun KA & Terminal Bus Tegal Spesial menu at abunawas resto ”Kambing Bakar Maroko”. mulai 1 juni 2011.

M SAEKHUN/RATEG

JADI SANDARAN - Pelabuhan niaga Kota Tegal yang sempat berjaya, saat ini hanya jadi tempat sandaraan kapal nelayan saja.

Keseriusan Pemkot Disangsikan

KAMPUS KSR UPS Tegal Dilantik DI saat para petinggi di negara ini bingung menerapkan budaya berkarakter kebangsaan, Korps Sukarela (KSR) Palang Merah Indonesia (PMI) Unit Universitas Pancasakti Tegal, menerapkan kehidupan berkarakter kebangsaan yang luas. Hal ini disampaikan Rektor UPS, Prof DR H Trijaka Kartana MSi, ketika memberikan sambutan pelantikan Pengurus KSR UPS periode 2011/2012, Senin (10/10) kemarin, di Gedung Rektorat Kampus UPS Jl Halmahera KM 1 Tegal. Trijaka juga menambahkan, saat ini guna menemukan jiwa suka relaan sangat sulit. Namun KSR mampu membuktikan dengan berbagai aktifitas, di antaranya pemberian pertolongan pada yang membutuhkan. Tidak hanya dilakukan ketika diminta. Namun ketika ada yang memerlukan, KSR siap dengan SDM-nya. ‘’Saat ini untuk mencari orang dengan jiwa suka rela tinggi sangat sulit. Namun anggota KSR menunjukkan sikap suka rela tersebut dengan sangat baik. Pemberian bantuan tidak hanya dilaksanakaan ketika diminta. Namun KSR dengan sigap menyediakannya dengan membuka posko kesehatan,’’ paparnya. Ke depan rektor berharap, supaya KSR–PMI Unit UPS Tegal dapat bekerja sama dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) lain dalam hal pelatihan. Sehingga satu dengan lainnya terjalin hubungan harmonis. Sementara drg Agus Dwi Sulistiyantono, wakil ketua I PMI Kota Tegal menandaskan, KSR memiliki jiwa yang berbeda dengan lainnya. Yakni mereka memiliki semangat suka rela yang tinggi. Ia berharap semangat tersebut dapat melekat dalam jiwa mereka, dan terbawa hingga dewasa kelak. Selanjutnya, Agus berpesan pada seluruh anggota KSR senantiasa berpegang teguh pada 7 prinsip dasar perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah. (ela)

KESERIUSAN Pemkot Tegal terkait pengembangan pelabuhan niaga disangsikan. Sebab sampai saat ini belum ada perkembangan berarti, yang dilakukan tim Pokja. Padahal rencana pengembangan pelabuhan niaga sudah diwacanakan satu tahun lebih, pasca paparan Dirjen Perhubungan Laut di Kota Tegal. Menurut Ketua Himpunan Masyarakat Maritim Tegal (Hikmat), H Wardjo Rahardjo, penggelontoran anggaran Rp6 miliar tahun 2010 dari pemerintah pusat ke Administratur Pelabuhan (Adpel), dan penggelontoran Rp6,3 miliar tahun ini tidak ada kaitannya dengan rencana pengembangan pelabuhan niaga. Namun penggelontoran anggaran dari pemerintah pusat, merupakan bentuk penyelamatan pelabuhan Tegal, yang merupakan kawasan strategis nasional. “Karena pelabuhan Tegal, sesuai Rencana Tata Ruang Wilayah nasional termasuk kawasan strategis. Sehingga saat Pelindo selaku penanggung jawab pengelola pelabuh-

an tak bisa berbuat banyak. Pelabuhan terkesan mati tidak hidupun segan. Maka sebagai langkah antisipatif, sekaligus penyelamatan kawasan strategis nasional, pemerintah pusat menggelontorkan anggaran melalui Adpel setempat.” Dijelaskan Wardjo, kalau Pemkot serius mengembangkan pelabuhan, Pemkot harus memanggil 3 investor yang sempat dimunculkan, dan disebutsebut oleh wali kota. Baik berasal dari luar negeri maupun luar negeri. Ketiga calon investor diminta melakukan survei serta menghitung biaya, yang akan digunakan pengembangan pelabuhan niaga yang direncanakan Pemkot. “Selanjutnya, ketiga investor yang diundang dan melakukan survey, dipilih satu calon investor yang memiliki kesamaan visi maupun misi dengan Pemkot. Lebih utama siap secara finansial dalam pengembangan pelabuhan niaga,” imbuhnya. Dia mengungkapkan, sesuai RTRW yang diajukan Pemkot Tegal, dan saat ini sedang dibahas Pansus V DPRD. Pe-

ngembangan pelabuhan niaga berada sebelah barat pelabuhan Pelindo. “Seharusnya Pelindo bersinergi dengan tim Pokja, yang dibentuk Pemkot Tegal, bersama Adpel memfasilitasi rencana pelabuhan itu sendiri. Apalagi sesuai dengan RTRW strategis Jateng, kawasan sebelah barat yang digunakan pelabuhan Pelindo III, untuk dipakai pengembangan pelabuhan.” Hikmat berharap seharusnya RTRW nasional ataupun RTRW Jateng, disambut baik oleh Pemkot, dalam rangka rencana pengembangan pelabuhan. Mereka juga minta terwujudnya pelabuhan represenatif, dengan kedalaman kolam lebih dari 6 meter. “Kami berharap, baik Pelindo, Adpel maupun Tim Pokja Pemkot duduk bersama mencari solusi, guna membicarakan pengembangan pelabuhan Tegal. Bahkan bila perlu, kami minta Pokja Pemkot gelar publik hearing dengan masyarakat nelayan atau maritim. Sehingga ada informasi atau masukan, soal formulasi pengembangan pelabuhan,” tutur Wardjo. (hun)

Pasar Ikan Hias di Kota Tegal Jadi Primadona

Ajang Berkumpulnya Para Pehobis Ikan Melihat lenggaklenggok ikan dengan warna tubuhnya yang bersinar diyakini bisa menghilangkan stres. Untuk mendapatkan berbagai jenis ikan hias, masyarakat Tegal dan sekitarnya selalu datang ke pasar ikan hias. Apa saja yang dijual di sana. Sehingga menjadi primadona bagi pehobis ikan hias? LAPORAN : R.GUNAWAN PAMOR pasar ikan hias di Jalan Tentara Pelajar seakan tidak pernah pudar. Setiap hari, ratusan pengunjung datang dari dalam maupun luar kota, untuk melihat atau membeli berbagai jenis ikan hias yang dijual. Adi, seorang pedagang ikan hias membenarkan. jika keberadaan pasar ikan hias di Tegal menjadi pusat jual beli sekaligus berkumpulnya pehobis ikan hias, khususnya ikan hias air tawar. Berbagai jenis ikan seperti ikan mas, koki, koi, lou han, arwana, dan oskar dijual

dengan harga bervariatif. “Selain ikan, di sini juga tersedia akuarium siap pakai, asesoris akuarium atau pakan ikan. Untuk ikan koi, dijual mulai Rp5.000 hingga di atas Rp25.000, bergantung ukuran dan jenisnya. Sementara ikan kecil ada yang dijual di bawah Rp500 sampai di atas Rp1.000 per ekor. Sementara ikan favorit misalnya Arwana Brazil ukuran kecil dijual Rp125.000 hingga Rp150.000. Arwana Kalimantan atau Papua dijual di atas Rp200.000.” Untuk pengunjung, jelasnya, tidak hanya datang dari Kota Tegal. Pasalnya, banyak pengunjung dari Slawi, Brebes, Pemalang, bahkan Pekalongan. Untuk pasokan, dia dan sejumlah pedagang mendapatkan kiriman dari sejumlah sentra ikan hias, baik di Jawa Tengah, Jawa Barat, Bogor hingga Jogjakarta setiap seminggu sekali. “Di sini satu-satunya pasar ikan hias air tawar yang menyediakan berbagai jenis ikan dan perlengkapan akuarium dengan harga terjangkau. Sehingga menjadi primadona bagi pehobis ikan hias.” Sementara Manaf, seorang pengunjung mengaku sengaja datang membeli beberapa ikan

didapatkan di satu tempat. Tidak perlu jauh-jauh ke luar kota. “Mau apa saja di sini tersedia sehingga bisa disesuaikan dengan selera dan kemampuan,” pungkasnya. (*)

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

JADI PRIMADONA – Pengunjung mengamati lenggak-lenggok ikan di balik akuarium.

hias, untuk mengisi akuarium di rumahnya yang kosong. Lokasi pasar ikan hias yang strategis. Karena berada di tepi jalan membuat pengunjung dapat menjangkau dari berbagai arah. Harga ikan hias yang ditawarkan beragam. Sehingga bisa dipilih sesuai selera dan kemampuan. “Rasanya tidak ada pasar ikan hias air tawar lagi di Tegal dan sekitarnya selain di

sini,” ujarnya. Pengunjung lain, Ali mengungkapkan jika keberadaan pasar ikan hias tersebut menjadi pusat berkumpulnya penjual dan pembeli, sekaligus pehobis ikan hias. Bahkan, dia beberapa kali sempat menjual ikan arwana miliknya kepada salah seorang pedagang. Dengan demikian, di sini semua aktivitas dan kebutuhan pehobis ikan hias

PAPAN nama LSM Masyarakat Indonesia Membangun (MIM) di Jalan Ki Hajar Dewantara Gang I RT 5 RW 3 Kalinyamat Kulon dicopot Kantor Kesbangpolinmas dan Satreskrim Polres Tegal Kota Selasa (11/10). Hal tersebut terpaksa dilakukan, lantaran organisasi tersebut tidak menngantongi ijin. Pada waktu didatangi rombongan didampingi lurah Kalinyamat Kulon dan camat Margadana, penghuni rumah dimana LSM itu berada hanya tinggal Sekretarisnya, Safei. Rumah tersebut dikontrak salah seorang pimpinan LSM MIM atas nama Faturohman, lima bulan lalu. Ketika ditanya Kepala Kesbangpolinmas Drs Suripto, Sekretaris LSM MIM mengaku belum memiliki ijin. Namun demikian dia (Safei) berdalih tidak tahu jika papan nama tidak boleh dipasang sebelum mendapat ijin dari kantor Kesbangpolinmas. Selain itu, Safei juga mengatakan, jika LSM-nya bergerak di bidang peternakan dan berpusat di Indramayu Jawa Barat. “Saya

ditugaskan dari MIM Jawa Tengah untuk membuka perwakilan di Kota Tegal,” ujarnya. Menurut dia hampir di seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah LSM MIM sudah berdiri. Sementara Suripto memerintahkan Safei untuk mencopot sendiri papan nama LSM MIM dan Safei langsung mencopot sendiri papan nama tersebut. Suripto mengatakan, tindakan ini dilakukan demi menjaga ketertiban umum. “Daripada meresahkan masyarakat, dan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terpakasa tindakan tegas dilakukan. Safei sendiri juga belum memilik Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kota Tegal. Identitas yang dimiliki tertulis berdomisili di Kabupaten Tegal,” jelasnya. Menurutnya, ijin dari LSM ini memang sudah diajukan. Namun belum di keluarkan Kantor Kesbangpolinmas, karena ada beberapa persyaratan yang belum dipenuhi. Di antaranya data pengurus yang belum lengkap dan program kerja belum ada. (adi)

Tunggakan PBB hingga Rp3 Miliar KETAATAN warga Kota Tegal dalam membayar pajak khususnya PBB masih terbilang kurang. Terbukti, hingga jatuh tempo pada 30 September lalu, tunggakan pajak ini cukup besar, sekitar Rp3 miliar. Plt Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (DPPKAD) Kota Tegal, Maslurin mengatakan, pada tahun ini target perolehan atau pokok tetap (poktap) PBB di Kota Tegal sebanyak Rp11.496.760.381. Namun sampai akhir September realisasinya hanya Rp8.451.586.102 atau 73,51 persen dari target yang ditentukan. Dengan demikian, artinya dari total Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) yang dikeluarkan sebanyak 69.215, yang belum terlunasi atau nunggak 26,49 persen atau Rp3.045.174.279. Menurutnya jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya perolehan PBB tahun ini mengalami peningkatan. “Pada 2010 lalu, periode yang sama dari SPPT 68.395 dan poktap Rp10.412.759.932 terrealisasi 70,32 persen atau Rp7.321.784.147,” katanya saat ditemui Selasa (11/10) kemarin. Dijelaskan Maslurin, biasanya hingga akhir tahun target PBB baru terpenuhi. Tentunya

bagi WP yang melunasi setelah jatuh tempo dikenai denda administrasi sebesar 20 persen dari ketetapan yang terakhir. Dia mencontohkan, misalkan PBB-nya Rp 100 ribu berarti denda administrasi yang dikenakan Rp2 ribu per bulannya. Untuk detail perolehan Kecamatan Tegal Timur poktap Rp3.422.978.547 dengan SPPT 18.768 terealisasi 74,04 persen. Tegal Selatan poktap Rp2.148. 102.285, SPPT 15.928 terealisasi 75,65 persen. Tegal Barat poktap 4.310.975.040, SPPT 16.955 terrealisasi 78,21 persen. Dan Margadana poktap 1.614.704.536, SPPT 17.564 terealisasi 57,01 persen. Lebih lanjut dikatakan, kendala yang dihadapi dalam perolehan PBB diantaranya WP selalu menunda pembayaran. WP harus selalu diingatkan padahal itu sudah merupakan kewajiban. Menunggu WP pulang kampung dan menunggu hasil panen. Ketidaktercapaian PBB juga dipengaruhi oleh beberapa permasalahan. Antara lain WP tidak diketahui alamatnya, objek pajak tidak diketahui lokasinya, nama dan luas salah. SPPT induk (SPPT lama) sudah displit, tetapi masih keluar SPPT lama dan SPPT ganda. (adi)


SLAWI METROPOLIS

6

RABU 12 OKTOBER 2011

RADAR TEGAL

PEMBEKALAN

Butuh Penanganan Rill Pusat Antisipasi Dampak Limbah Sentra Pengrajin Logam

HERMAS PURWADI /RADAR SLAWI

BEKAL SURVE - Petugas survey kendaraan mendapatkan pembekalan sebelum diterjunkan dilapangan, kemarin.

SurveKendaraanSerentakDilakukan SLAWI - Surve kendaraan serantak yang dilakukan 445 kota dan kabupaten se Indonesia, juga bakal menyapa Kabupaten Tegal mulai 13 hingga 16 Oktober 2011 mendatang. Khusus di Kabupaten Tegal pihak Dishubkominfo dalam hal ini bidang LLAJ akan membidik dua surve masing-masing surve Road Side Interview (RSI) dan surve di stasiun Kereta Api Prupuk. Kepala Dishubkominfo Ir Suhartono MM melalui Kabid LLAJ Zaenal Arifin SH MH melalui Kasi Lalu Lintas Supriyadi mengatakan, surve RSI akan dilakukan melalui metode wawancara penumpang yang ada dipinggir jalan. “Bidikan kami adalah wilayah Jatinegara dan Simpar. Untuk surve di stasiun KA akan dilakukan wawancara dengan penumpang KA,” ujarnya, Selasa (11/10) kemarin. Terpisah instruktur surve daerah Dishubkominfo Sulistiono mengatakan, tujuan digelarnya surve kendaraan secara serentak ini untuk memudahkan perencanaan perkembangan transportasi khususnya pergerakan antar kabupaten, provinsi, dan secara keseluruhan skala nasional. “Kita ingin mengetahui pola dan karakteristik pergerakan kendaraan penumpang dan barang di kabupaten, kota, antar provinsi diseluruh Indonesia. Hal itu mencakup asal dan tujuan, maksud perjalanan penumpang, serta jenis dan berat kendaraan yang diangkut,” cetusnya. Diakuinya untuk mendukung pelaksanaan surve mendatang pihaknya akan menerjunkan 30 personil dengan dibantu jajaran Satlantas Polres Tegal dan pihak LLAJ. Dia menambahkan, dari surve ini kedepan bisa memberikan gambaran nyata pada instansinya terkait potret pergerakan penumpang dan barang pada waktu tertentu secara serempak diseluruh daerah. “Dari sini nantinya akan dijadikan masukan kebijakan pemerintah tentang transportasi. Khusus di Kabupaten Tegal memang terfokus pada dua kajian surve. Ini mengingat kita tidak mempunyai jenis transportasi udara dan laut. Jadi kajian surve ditentukan oleh jenis transportasi yang ada di masing-masing daerah kota dan kabupaten,” ujarnya. Sebelum surve dilakukan sejumlah petugas surve mendapatkan pembekalan untuk memudahkan kinerja dilapangan terkait materi pertanyaan yang akan disebar melalui isian kuesioner pada kalayak pengguna jasa transportasi. (her)

PAJAK PBB Karangjati Molor 1 Tahun TARUB - Pelunasan Pajak Bumi Bangunan (PBB) tahun 2010 Desa Karangjati, Kecamatan Tarub molor hingga satu tahun. Disinyalir, uang PBB tersebut berhenti disalah satu koordinator pajak (Kopak) desa setempat. Mantri PBB Kecamatan Tarub, Herlambang mengatakan, untuk PBB 2010, Desa Karangjati mengalami penunggakan sebanyak Rp 31.482.167 dari jumlah target Rp 86.440.710. Menurutnya, jumlah itu belum dengan suku bunga sebesar 2 persen setiap bulannya. Apabila dijumlah dengan suku bunga dari mulai September 2010 hingga Oktober 2011, maka totalnya sekira Rp 38 juta lebih. Dia menduga, uang sebanyak itu berhenti di beberapa koordinator pajak (Kopak) desa setempat. Namun demikian, pihaknya tidak berani menjelaskan secara pasti siapa saja yang menggunakan uang tersebut. “Sepertinya begitu (Digunakan oleh Kopak, red). Tetapi saya tidak berani menuduh karena tidak ada buktinya,” kata Herlambang kepada sejumlah wartawan, Selasa (11/10). Dia menjelaskan, apabila mengacu pada aturan, jatuh tempo pelunasan PBB 2010 maksimal pada bulan September 2010. Namun sampai dengan Oktober 2011 ini masih ada beberapa desa yang enggan melunasinya. Kata Herlambang, selain Desa Karangjati, masih ada 7 desa lainnya yang menunggak untuk pelunasan PBB 2010 lalu. Yaitu, Desa Kemanggungan sebanyak Rp 2 juta, Karangmangu Rp 1,3 juta, Brekat Rp 9 juta, Mindaka Rp 13 juta, Kedungbungkus Rp 3 juta, Bumiharja Rp 16 juta dan Desa Margapadang Rp 1 juta. “Mereka (8 desa tersebut, red) sampai minggu kemarin belum melunasinya,” bebernya. Dia melanjutkan, untuk PBB 2011 ini, Desa Karangjati juga mengalami keterlambatan pelunasannya. Dari target yang sudah ditentukan yakni Rp 92.697.902, desa tersebut baru melunasi Rp 23.486.311. Maka dari itu, masih ada kekurangan sekira Rp 69 juta lebih. Dia mengaku, upaya selama ini sudah memberikan surat pernyataan terhadap para kopak sekaligus kepala desa setempat. Namun demikian, langkah yang dilakukannya belum membuahkan hasil yang maksimal. “Di Desa Karangjati ada 5 orang kopak. Mereka memiliki wilayah masing-masing untuk penarikan kepada wajib pajak (WP),” kata dia menambahkan. Terpisah, Kepala Desa Karangjati, Hasanudin mengakui adanya keterlambatan di desanya untuk pelunasan PBB 2010 lalu. Hal itu menurutnya dikarenakan masih banyak WP yang belum melunasinya. “Kami sudah berusaha menagihnya, tetapi mereka enggan membayar. Mungkin langsung dibayarkan melalui BRI,” terangnya. Dirinya membantah, uang PBB 2010 disalah gunakan oleh kopaknya. Meskipun ada, tetapi jumlahnya tidak sebesar itu. Sebenarnya, dia mampu melunasi kekurangannya tersebut. Tetapi berhubung pimpinan Kecamatan Tarub tidak bersahabat, maka dirinya menunda pembayarannya. Dia menilai, pimpinan kecamatan kali ini, berbeda dengan pimpinan sebelumnya. “Setiap tahun saya sering melunasi PBB dengan uang pribadi saya. Tapi sekarang saya tidak mau karena saya tidak cocok dengan pemimpin kecamatan yang sekarang ini,” cetusnya. (yer)

HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

BUTUH AKSI - Presentasi yang dilakukan kepala BLH Ir Khofiffah MM dihadapan rombongan Kementrian LH, kemarin.

Dugaan Pungli DanaAPE Mencuat

Inspeksi Pemeliharaan Jaringan Pilih Waktu

Dinas Mengaku Belum Menemukan Bukti SLAWI - Mencuatnya keluhan dugaan pemangkasan dana bantuan pembelian Alat Peraga Edukatif (APE) pada lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Tegal mendapat perhatian serius Dindikpora dan bidang Pendidikan Non Formal Informal (PNFI) Kabupaten Tegal. Plt Kadindikpora Dra Edy Pramono mengaku sejauh ini pihaknya belum menemukan adanya indikasi oknum dijajarannya yang melakukan pungutan 2 prosen bagi penerima bantuan provinsi untuk lembaga PAUD dan TK tersebut. “Kami sendiri belum mengetahui apakah dana bantuan yang dikirim di masingmasing rekening pengelola PAUD sudah diterima atau belum. Yang jelas bila ada pengelola yang merasa dirugikan dengan adanya ulah staf kami yang melakukan pungli segera adukan saja langsung ke dinas,” tegasnya, Selasa (11/ 10). Terpisah Kabid PNFI Drs Dadang Setio mengatakan, dengan lantang pihaknya akan mengganti dua kali lipat pungutan pungli bila hal tersebut bisa dibuktikan secara nyata. Diakuinya, untuk penggelontoran dana APE sendiri diklasifikasikan pada rintisan Kelompok Bermain (PAUD) dan rintisan TK. Dimana pihaknya terfokus pada ajuan yang diusulkan rintisan Kelompok Bermain (PAUD) dan untuk usulan rintisan TK menjadi tanggung jawab Dindikpora. Dia menjamin personilnya tidak akan melakukan tindakan ceroboh seperti yang santer dicuatkan. “Memang dalam pengajuan anggaran APE ada yang melalui PNFI namun ada juga yang dilakukan mitra kami. Mitra kami banyak sekali seperti GOW, Muslimat, PKK, Aisyah,

HERMAS PURWADI /RADAR SLAWI

BANTUAN PAUD - Gelontoran dana dari provinsi dan pusat dimaksimalkan untuk pengadaan alat peraga edukatif di lembaga PAUD.

Persit, dan masih banyak lagi. Kami juga tak menampik para mitra kami itu ada yang langsung membawa proposal ke provinsi dan pusat. Nah proses pembawaan proposal oleh mitra atau org anisasi secara langsung itu bukan menjadi tanggungjawab kami. Bila yang kami koordinir pencairan langsung ke rekening penggelola tanpa ada potongan. Kalau yang dibawa sendiri ke provinsi kami tidak tahu menahu. Kami sendiri juga tidak tahu apakah nominal bantuan itu saat ini sudah ditransfer ke rekening pengelola atau belum,” cetusnya. Diakuinya, dana bantuan itu dialokasikan untuk membeli alat pendukung edukasi indoor sebesar 55 persen dan sisanya untuk pengadaan alat pendukung edukasi outdoor. “Itu takaran maskimal. Bila pihak sekolah mengalokasikan dananya dibawah anggaran yang diterima tidak apa-apa,” tegasnya. Di tahun 2011 ini pengadaan APE untuk lembaga PAUD diwilayahnya bersumber dari dua dana masing- masing pusat dan provinsi. Dimana kucuran dana dari pusat sebesar

Rp 8 juta untuk dikonsentrasikan pada masing-masing lima lembaga PAUD. Sementara dana dari APBD I Provinsi senilai Rp 10 juta juga dikonsentrasikan untuk lima lembaga PAUD. Terpisah staf teknis PNFI Sodik mengatakan, untuk bisa mendapatkan dana bantuan pembelian APE itu masingmasing lembaga PAUD berkompetisi dengan terlebih dahulu menyerahkan profil lembaga kepihaknya. “Ada kriteria yang ditetapkan untuk bisa mendapatkan bantuan APE. Diantaranya jumlah siswa minimal 30 orang, dan lembaga tersebut berjalan dengan baik. Penilaian kompetisi ajuan dana itu juga kami libatkan IGTKI dan Himapudi yang merupakan organisasi kemitraan kami di bidang PAUD,” cetusnya. Dia juga mengatakan, tahapan menerima bantuan APE dilalui dengan pengajuan proposal dan setelah dilakukan kompetisi baru dikirim ke provinsi. Provinsi yang akan menentukan lembaga mana yang akan ditunjuk untuk mendapatkan bantuan. (her)

Muara Sungai di Pelabuhan Alami Pendangkalan KRAMAT - Ratusan nelayan Kecamatan Kramat mengalami kesulitan untuk beraktifitas di laut lantaran muara sungai di Pelabuhan Larangan Desa Munjung Agung mengalami pendangkalan. Kondisi demikian sudah berlangsung sekitar 1 bulan terakhir. Kepala Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Larangan, Kuswoyo mengatakan, jumlah armada nelayan di pelabuhan tersebut sebanyak 121 perahu. 24 diantaranya perahu purshein dan lainnya perahu gemplo. Menurut dia, semenjak awal bulan lalu, muara sungai yang digunakan sebagai lintasan perahu, mengalami pendangkalan. Perahu tidak bisa melintas apabila kondisi laut sedang surut. Meski bisa, perahu nelayan harus menunggu sam-

pai air laut tersebut pasang. Itupun beberapa nelayan harus rela mendorong perahunya dengan menggunakan alat seadanya seperti bambu atau lainnya. “Kondisi seperti ini dapat mengakibatkan hasil tangkap nelayan menurun. Dan lagi, omset untuk kas daerah juga ikut menurun pula,” katanya, Selasa (11/10). Dia menjelaskan, hasil produksi ikan pada tahun 2010 di TPI Larangan sebanyak 282.141 kilogram dengan nilai Rp Rp 2.387.012.000. Sementara uang yang masuk ke kas daerah sebanyak 1 persen dari jumlah pencapaian tersebut. Kemudian, sampai dengan bulan Sepetember tahun ini hasil produksi ikan sudah mencapai 526.468 kilogram dengan nilai Rp 3.841.044.000. Dengan demi-

kian, target tahun ini sudah melebihi target 2010. Mengigat target yang dicapainya itu, dia berharap kepada Pemda agar segera mengambil tindakan untuk adanya normalisasi di pelabuhan tersebut. “Dinas terkait dan DPRD sepertinya kurang memperhatikan kami. Padahal kontribusi kami cukup lumayan besar terhadap daerah,” ujarnya. Apabila pendangkalan cukup dibiarkan saja, lanjut Kuswoyo, tentu pencapaian target TPI bakal menurun. Menurut dia, selama terjadi pendangkalan ini, perahu tidak bisa membongkar ikannya di pelabuhan. Ikan hanya diturunkan di tepi pantai kemudian di angkut menggunakan becak. Akibatnya, perolehan nelayan bakal berkurang dengan harus

UPAYA nyata untuk menekan dampak limbah Bahan Berbahaya Beracun (B3) di areal sentra pengrajin logam Desa Pesarean, Kecamatan Adiwerna telah dilakukan secara kontinue, baik oleh BLH Kabupaten Tegal dan Provinsi. Keterbatasan anggaran yang dimiliki daerah dan provinsi seyogyanya mendapat respon dari Kementrian Lingkungan Hidup, untuk penanganan rill dampak limbah tersebut pada pemukiman warga disekitarnya. Kedatangan rombongan Kementrian Lingkungan Hidup di kantor BLH, Selasa ( 11/10) diharapkan akan menjadi titik terang terkait kendala pendanaan untuk menekan dampak limbah Bahan Berbahaya Beracun tersebut. Kepala BLH Ir Khofifah MM mengakui saat ini kondisi pencemaran limbah B3 terparah ada di Dukuh Klambon yang berada di Desa Pesarean, Kecamatan Adiwerna. Diareal dekat dengan makam Sunan Amangkurat I tersebut memang dijadikan tempat pembuangan limbah logam dari pengrajin yang berjumlah 300 orang dan tenaga kerja mencapai 1200 orang. “Disini memang rentan menjadi penyebab penyakit akibat limbah logam yang ada. Dan saat ini jumlah limbah yng menggunung disana sudah mencapai kisaran kurang lebih 10.000 ton,” terangnya saat presentasi dihadapan rombongan Kementrian Lingkung-

an Hidup, kemarin. Tak heran animo masyarakat sekitar untuk melakukan cek darah yang sempat dilakukan Dinas Kesehatan Provinsi dan BLH Provinsi di tahun belakangan ini mengalami peningkatan. “Bila di tahun-tahun awal pemeriksaan darah enggan dilakukan pekerja dan warga sekita, di tahun ini animonya mengalami lonjakan. Kami terkendala dengan pendanaan yang dibutuhkan sehingga pengambilan darah kami lakukan secara acak sebagai sampel saja,” ujar Khofiffah. Diakuinya, meski penyuluhan telah berulang kali dilakukan pada pekerja, kebanyakan dari mereka masih enggan menggunakan masker dan atribut K3 lainnya. Tentunya pencemaran limbah juga berdampak pada kualitas udara, dan air disekitar lokasi. Dari data penelitian pencemaran udara akibat limbah logam itu kini mencapai 5.429.969 ug/m3 yang sudah mencapai diatas ambang batas. Sumur diareal 200 meter hingga 500 meter dari tempat pembuangan limbah logam pun juga tidak layak dikonsumsi oleh warga pemukiman. “Tindakan nyata untuk mengatasi dampak yang lebih besar terkait pencemaran limbah logam itu telah kami koordiansikan dalam forum Gubernur, dan rembug warga di perkampungan industri kecil (PIK) . Dimana upaya relokasi yang sempat kami lakukan sejak tahun 2007 itiu kini masih menyisakan permasalahan lantaran ada tiga pengrajin yang memilih bertahan di Dukuh Klambon,” cetusnya. (her)

mengeluarkan biaya untuk transportasi tersebut. Normalisasi atau pengerukan muara ini harus segera dilakukan. Biaya dapat menggunakan perubahan APBD II 2011 atau lainnya. “Setiap tahun pasti terjadi seperti ini (pendangkalan, red). Terutama setiap bulan Agustus, September dan Oktober,” ujarnya. Dia menambahkan, dasar pengelolaan TPI mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) nomer 1 tahun 2010 tentang tempat pelelangan ikan. Nota kesepakatan nelayan mengacu pada nomer 01/XII/NK/2010 tentang rincian pembagian. Menurutnya, rincian pembagian pelelangan ikan ini, 5 persen disetorkan ke pelabuhan. Dari jumlah itu, 1 persen untuk kas daerah dan 4 persen untuk KUD

Terinasi selaku pelaksana lelang. “Semua pola yang ditentukan oleh dinas sudah kami terapkan. Seperti bakul atau tengkulak ikan yang berkeliling ke kampung-kampung, semuanya sudah ada. Hanya saja, kami ingin diperhatikan oleh Pemda dan DPRD terkait pendangkalan tersebut,” pungkasnya. Terpisah, salah satu nelayan Pelabuhan Larangan, Ahmad (39) mengatakan, saat ini kedalaman sungai rata-rata antara 0,5 meter hingga 1 meter. Kondisi tersebut membuat banyak perahu yang kandas walaupun untuk perahu kecil. Material yang ada di sungai tersebut adalah pasir, sehingga apabila terkena mesin kapal, tidak bisa berjalan. (yer)

SLAWI - Langkah inspeksi pemeliharaan jaringan khususnya feeder penyulang untuk menjaga bersihnya jaringan yang dilakukan Unit Pelayanan dan Jaringan (UPJ) PLN Slawi akan dilakukan selektif. Hal ini dikhususkan diareal home industri seperti kawasan Talang dan sekitarnya, dimana proses pemadaman untuk mendukung inspeksi pemeliharaan jaringan dilakukan pada hari libur yakni hari Minggu. Manager UPJ PLN Slawi Pontjo Waluyo didampingi supervisor pelayanan gangguan dan distribusi pemeliharaan Suto mengaku dipilihnya hari libur khusus perbaikan diwilayah Talang telah dilakukan dengan pertimbangan pelaku usaha disana tidak mengalami kerugian secara besar. “Selain pemeliharaan jaringan dikawasan home industri Talang, kami juga melakukan pemasangan peralatan baru untuk mengganti yang sudah usang. Dan jauh-jauh hari kami sudah me-

lakukan pemberitahuan ditingkat desa agar warga disana melakukan persiapan disaat pemadaman dilakukan. Ini demi terciptanya pelayanan yang lebih bagus diesok hari,” tegasnya, Selasa (11/10). Tak ditampiknya proses pemeliharaan ini akan dilakukan secara terus menerus dengan mengecualikan daerah home industri proses pemadaman akan dilakukan dihari libur. Langkah perbaikan secara maraton ini dilakukan untuk menekan terjadinya gangguan yang berakibat padamnya aliran listrik yang mengaliri pelanggannya. Hal ini dibarengi dengan penambahan penyulang untuk persediaan penyaluran tenaga listrik seperti yang dilakukan digardu Kebasen (KSN) 13. “Kami mengakui memang untuk mendukung pola pelayanan yang lebih baik terhadap konsumen, perlu diadakan pembenahan disektor jaringan,” terangnya. (her)

HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

BERSIH JARINGAN - Kiat UPJ PLN Tegal dalam peningkatan pelayanan pelanggan, dibutuhkan dukungan pengertian dari pengguna jasa listrik.


KABUPATEN TEGAL

7

RABU 12 OKTOBER 2011

RADAR TEGAL

LEGISLATIF

PEMBAHASAN

Terus Perjuangkan Petisi 22 Kades SLAWI – Meski dirasa sulit perjuangan anggota Komisi I yang masuk dalam keanggotaan Badan Anggaran (Banggar), namun mereka bakal memperjuangkan secara maskimal. Upaya iu diharapkan oleh mereka karena Komisinya sudah memberikan rekomendasi. Namun menurut Ketuanya, untuk bisa menggolkan butuh kelengkapan data dukung dan perjuangan maksimal. “Bagi kami yang penting semaksimal mungkin agar ganti rugi atas dimenangkannya gugatan perdata petisi 22 kades di PN Slawi belum lama, bisa diberikan oleh pemkab,” terang Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tegal, Dakir SH dari FPDI Perjuangan, kepada Radar, Selasa (11/10). Dikatakan Dakir SH, pihaknya yang bukan termasuk anggota Banggar, sudah berpesan dan menyarankan kepada anggota Komisi I yang masuk dalam Banggar untuk terus berjuang secara maksimal terkait itu. Namun pihaknya sedikit terkendala, karena daya dukung data yang direkomendasi oleh Bupati Tegal, belum didapat oleh Petisi 22 kades yang diterima oleh DPRD setempat. Menurut dia, perjuangan itu yang nanti bakal dilakukan dalam pembahasan Banggar yang berlangsung sehari, pada Selasa (11/ 10). Hal itu karena dirinya melihat perjuangan panjang Petisi 22 kades cukup melelahkan dan setelah gugatannya dimenangkan sangat tepat jika proses ganti ruginya juga pihaknya perjuangkan. “Kalau tidak keliru, nilainya sekitar Rp 830 juta,” ujar Dakir. Sementara, dirinya belum bisa memastikan apakah bisa dana tersebut bisa cair pada anggaran APBD Perubahan Kabupaten Tegal atau tidak. Bagi komisinya, sudah sangat maksimal berjuang bahkan sudah merekomendasikan pada laporan hasil pembahasan komisinya. “Kami masih menungu karena tidak masuk dalam keanggotaan Banggar,” pungkasnya. (gon)

PRAMUKA

Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Tegal, tengah melakukan pembahasan di ruangnya. Nampak Unsur Pimpinan lengkap menghadiri pembahsan tersebut.

M GHONI/RADAR SLAWI

Pembahasan Banggar Selesai SLAWI – Pembahasan Badan Anggaran (Banggar) terkait RAPBD Perubahan Kabupaten Tegal tahun 2011, diharapkan bisa selesai dalam sehari, Selasa (11/10). Selanjutnya bakal di Paripurnakan dengan harapan akan segera ditetapkan menjadi APBD perubahan, karena mepetnya waktu yang tersedia. Dalam kegiatannya Bangga ba-

lik membahas laporan Komisikomisi dan melakukan persetujuan atau melakukan drop atas laporan komisi, kondisi tersebut dihubungkan dengan kemampuan anggaran keuangan daerah. Hal itu diungkapkan Ketua Banggar DPRD Kabupaten Tegal yang juga Ketua DPRD setempat, Rojikin AH SH, kepada Radar, Selasa (11/10).

Dikatakan Rojikin, semua hasil laporan pembahasan Komisi yang ada di DPRD, dibahas oleh Banggar untuk disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah. Jika memang yang diusulkan oleh Komisi dianggap mampu oleh kondisi keuangan yang ada, maka bakal diakomodir. Namun jika kondisi keuangan tidak mencukupi ter-

paksa dipending atau didrop. Menurut dia, sudah barang tentu Banggar bakal melihat dan lebih mengutamakan apa yang ada dalam KUA PPAS dan Musrenbang serta rekomendasi dari bupati. Jika memang tidak ada pada salah satu kebijakan tersebut, sangat sulit untuk bisa lolos. “Karena tiga dasar acuan inilah yang menjadi pedoman

utama Banggar,” tandasnya. Sementara, terkait pembahasan Banggar agar tidak terjadi devisit anggaran yang tidak menutup kemungkinan menjadi devisit riil, menurut Rojikin, itu menjadi patokan Banggar dalam melakukan pembahasan. “Namun dari perjalanan pembahasan awal, kami yakin hasil pembahasan Banggar.” (gon)

Eselon II Kosong Harus Segera Diisi Pedagang Koran yang Suka Menulis FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

RAPAT - Suasana rapat kwarcab dengan Kwarran dan Gudep membahas pengiriman PWD.

Kwarcab Tegal Siap Kirim Kontingen PWD SLAWI – Kwartir Cabang 11.28 Tegal siap mengirimkan kontingennya pada kegiatan Perkemahan Wirakarya Daerah (PWD) ke – 8 tahun 2011 yang akan digelar di Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, (23-29/10) mendatang. Hal tersebut terungkap saat rapat koordinasi antara Kwarcab dengan Kwarran dan Gugus Depan (Gudep) calon peserta PWD di Sanggar Pramuka Slawi, Selasa (11/10). ”Prinsipnya Kwarcab mendukung, antusiasme dari Gudep dan Kwarran untuk mengirimkan Kontingen PW Daerah,” terang Sekretaris Kwarcab, Prawoto SY. Menurut Prawoto, Kwarcab sengaja mengundang Pengurus Kwarran dan Pembina Gudep yang dinyatakan lulus seleksi guna membahas terkait kesiapan Kwartir Cabang, Kwarran maupun Gudep dalam keikutsertaannya pada kegiatan PW Daerah tersebut. ”Dari pangkalan yang hadir, menyatakan kesiapannya,” katanya. Sementara Ketua DKC Tegal, Anis mengatakan, sebelumnya Kwartir Cabang melalui Dewan Kerja Cabang (DKC) Tegal telah melakukan seleksi calon peserta PW Daerah pada tanggal 18 September lalu. ”Dari 33 peserta, 24 Penegak dan Pandega dinyatakan lolos seleksi,” jelasnya. Oleh karena itu, Kwarcab Tegal akan mengirimkan kontingennya yang terdiri dari 1 sangga putra dan 1 sangga putri. Masing – masing sangga maksimal terdiri dari 12 orang Penegak/Pandega. ”Insya Allah, pembekalan kontingen akan dimulai Jum’at (14/10),” urainya. Anis berharap, dengan persiapan dan pembekalan nanti, anggota kontingen akan lebih siap secara fisik maupun mental dan terjalin kekompakannya. ”Persiapan ini untuk membina kekompakan kontingen,” tandasnya. PW Daerah sendiri akan diisi dengan berbagai kegiatan antara lain sanitasi lingkungan, fogging, penghijauan, pembuatan bibit tanaman keras, sosialisasi UU KDRT, UU Lalu Lintas dan UU PPBN/Hankam, seminar konservasi lingkungan, jurnalistik, kewirausahaan dan sebagainya. (fat)

SLAWI – Kekosongan pejabat Eselon II, perlu segera diisi oleh pejabat baru. Pasalnya, kekosongan jabatan yang hanya diisi oleh seorang Plt, dianggap kurang efektif dan membuat pincangnya kebijakan pada SKPD bersangkutan. Bahkan saat diminta mencetuskan sebuah kebijakan dinilai oleh legislatif mereka terkesan ragu. Kondisi tersebut membuat timpangnya kinerja pemerintah daerah bersangkutan. Hal itu dikatakan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal, dari FP Golkar, Muaris SH, kepada Radar, Selasa (11/10) di kantornya. Dikatakan Muaris, kejadian tersebut terbuktikan saat pembahasan anggaran baik dalam APBD reguler maupun RAPBD Perubahan Kabupaten Tegal belum lama. Jika kondisi seperti

DOK.RATEG

Muaris SH

itu, terus terjadi, dikhawatirkan ketimpangan bakal menghambat kinerja dan kemajuan daerah tersebut kedepan. Ini harus disikapi secara tegas dan segera mengisi kekosongan jabatan pada SKPD bersangkutan. Menurut dia, selain canggung dan keraguan dalam memutuskan kebijakan, persoalan

Pembuatan E-KTP Sampai Malam Hari JATINEGARA – Pembuatan E-KTP yang dilakukan di Kecamatan Jatinegara dari Sabtu (24/9) yang lalu sampai dengan Selasa (11/10), ternyata antusias masyarakat sangat tinggi. Hal ini terbukti dengan banyaknya masyarakat yang membuat dari pagi hari sampai dengan malam hari. Pantauan Radar, mulai dari Sabtu (8/10) kemarin, masyarakat Desa Cerih khususnya, berbondong-bondong mem-

buat E-KTP mulai dari pagi. Namun sampai dengan waktu yang ditentukan, yakni pukul 17.00 wib, ternyata masyarakat yang datang ke kecamatan tidak dapat diselesaikan. Akibatnya waktunya pun harus ditambah sampai diselesaikannya orang yang datang pada waktu itu. Menurut Camat Jatinegara, Pimpin Surono SH, masyarakat Jatinegara yang berhak membuat KTP sejumlah 47.345 orang, dan di targetkan selesai

Berkah Bagi Nelayan Suradadi di Musim Kemarau

Tangkapan Teri Nasi Melimpah Hingga 100 persen Mayoritas petani setiap musim kemarau, mereka akan kesulitan untuk mencari air dan tentunya tidak bercocok tanam. Namun kemarau bagi nelayan Suradadi merupakan keberkahan baginya. Mengapa? LAPORAN: YERI NOVEL MENGINGAT kondisi cuaca yang tidak pernah turun hujan, membuat hasil tangkapan para nelayan di sekitar pelabuhan Suradadi Kecamatan Suradadi, melimpah. Terutama ikan jenis terinasi yang munculnya setiap musim kemarau. Salah seorang pemilik kapal Raja Ikan, Karyoto (51) menuturkan, hasil tangkapan ikan teri nasi dalam dua hari ini, melimpah cukup lumayan tinggi. Rata-rata hasil tangkapannya, antara 25 kilogram per hari hingga 50 kilogram per hari. Bahkan, beberapa hari lalu ada salah satu nelayan bisa mendapatkan ikan

hingga satu kwintal per hari. Pada hari biasa mereka ratarata hanya bisa menjaring teri nasi antara tujuh kilogram per hari hingga 12 kilogram per hari. Banyaknya hasil tangkapan tersebut menjadikan harga jualnya menjadi turun hingga sekitar 50 persen. Harga jual ikan terinasi saat ini, sekitar Rp 25.000 per kilogram. Padahal sebelumnya, mencapai Rp 25.000 per kilogram. “Tetapi kami masih tetap untung. Karena hasil tangkapan kami melimpah hingga 100 persen dari hari-hari sebelumnya,” ucapnya. Dia mengatakan, banyaknya teri nasi tersebut disebabkan, kondisi ombak sekarang ini sedang tenang, dan hembusan angin juga cukup baik. Keadaan itu membuat teri nasi berkumpul sehingga memudahkan untuk dijaring oleh nelayan. “Kami berangkatnya pagi dan siang pulang. Hasil tangkapan langsung kami jual di TPI setempat,” ujarnya. Nelayan lainnya, Sodikin (49) mengatakan, perahu di TPI Suradadi sebagian besar adalah pencari teri, baik nasi maupun teri jawa. Kapal-kapal yang

lain yang mendera SKPD kosong pejabat, adalah serapan anggaran yang terbatas. Bahkan dirasa sangat minim, sehingga berdampak pada maksimalisasi kegiatan yang dilaksanakan pada SKPD itu. “Ini sangat dilematis dan terbukti saat dilakukan prognosis evaluasi serapan kegiatan pada SKPD ini,” tandasnya. Sementara, guna menyikapi kondisi tersebut, menurutnya tidak ada solusi tepat selain segera mengisi jabatan khususnya Eselon II yang masih kosong pejabat. Jika dibiarkan, keberlarutan yang terjadi berimbas pada maksimalisasi kinerja dan Kabupaten Tegal, tidak menjadi lebih baik malah semakin mundur. “Kami minta Pemkab Tegal segera mengisi jabatan kosong khususnya eselon II, apalagi yang sudah lama kosong,” pungkasnya. (gon)

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

JEMUR - Salah seorang tengkulak ikan saat menjemur terinasi di halaman pelabuhan.

beroperasi rata-rata ukuran kecil dengan lama waktu berlayar hanya satu hari. Saat ini jumlah kapal penangkap teri ada sekitar 25 dengan ukuran di bawah 30 Gross ton (Gt). Apabila sedang musim panen teri nasi seperti sekarang ini, keberadaan teri jawa justru sulit dicari. Kondisi tersebut selalu berbalik, apabila sedang musim teri jawa, teri nasi dapat

dipastikan sedikit jumlahnya. Saat ini hasil tangkapan teri jawa rata-rata antara satu kwintal hingga tiga kwintal, namun sebelumnya bisa mencapai dua ton per hari. Hal itu berpengaruh juga terhadap harga jualnya, saat ini teri jawa dijual Rp 6.500 per kilogram, sedangkan saat melimpah hanya dijual dengan harga Rp 6.000 per kilogram. (*)

sampai bulan Desember. Kahadiran masyarakat yang membuat E-KTP ini harus diberikan pelayanan semaksimal mungkin. Karenanya setiap hari pihak kecamatan melayani masyarakat sekitar 250 orang. Dikatakannya, pihaknya sangat menyambut baik semangat dari para operator yang memberikan pelayanan kepada masyarakat tersebut. “Ini merupakan program pemerintah yang harus dikerjakan, makanya saya pribadi bangga dengan operator yang semangat dalam melaksanakan itu. Mudah-mudahan saja pelaksanaan ini akan selesai sesuai dengan target,” ungkapnya. Sementara, anggota Komisi I DPRD Kabupaten Tegal, Bambang R Irawanto, yang kebetulan warga Jatinegara, melihat kinerja pelayanan EKTP di Kecamatan Jatiengara dan kecamatan lain yang bekerja sampai malam. (fat)

SLAWI – Sutono, nama yang cukup singkat dan mudah diingat. Dirinya yang setiap hari sebagai pedagang koran di Kota Slawi sejak pukul 07.30 hingga pukul 15.00. Sambil menunggu pembeli, ide-idenya sering kali mengalir. Pria yang lahir di Adiwerna, Kabupaten Tegal ini, maka dirinya dalam menulis menambahkan “Adiwerna” sebagai nama pena yang selalu ditulis di setiap karyanya. Sutono Adiwerna, demikian namanya itu dikenal. Karya-karya pegiat Rumah Baca Asma Nadia itu lahir dalam kesederhanaan hidup yang dia

jalani sejak kecil. Nama Sutono Adiwerna pertama kali muncul di majalah remaja Islam nasional pada 2007. Tulisannya waktu itu berisi curahan hati untuk mengambil hikmah dibalik keterbatasan yang dimiliki seseorang. Setelah itu, namanya kerap menghiasi berbagai media lokal maupun nasional. Pria yang akrab disapa Tono ini tercatat sebagai salah seorang pengurus Forum Lingkar Pena (FLP) Tegal. Sebagian besar karyanya mengangkat kehidupan kaum yang terpinggirkan, misalnya tukang becak, perempuan malam, dan Tenaga Kerja Wanita (TKW). (fat)

PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN PT. Bank Perkreditan Rakyat Mega Artha Mustika, dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Tegal akan melaksanakan penjualan di muka umum/lelang eksekusi berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan Nomor 4 Tahun 1996 terhadap tanah dan atau bangunan tersebut di bawah ini : 1. Debitur : LAILY MARWAH Sebidang tanah sesuai SHM No.27 luas ± 113 m2 an. HAJJAH LAELY MARWAH berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Ds. Lemahduwur, Kec. Adiwerna, Kab. Tegal. Harga Limit Rp. 140.000.000,- Uang Jaminan Rp. 30.000.000,2. Debitur : TOPIK ISLAMI PASHA Sebidang tanah sesuai SHM No. 45 luas ± 380 m2 an. TOPIK ISLAMI PASHA berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Ds. Kalijambu, Kec. Bojong, Kab. Tegal. Harga Limit Rp. 100.000.000,- Uang Jaminan Rp. 20.000.000,Waktu/Tempat Lelang : Hari / Tanggal : Rabu, 26 Oktober 2011 pukul 10.00 WIB Bertempat di : PT BPR MEGA ARTHA MUSTIKA / Jl. Raya Barat No. 39 Ds. Balamoa, Kec. Pangkah, Kab. Tegal; Syarat-syarat Lelang : 1. Peminat/calon peserta lelang wajib menyetor uang jaminan sebagaimana tercantum pada masing-masing nomor melalui rekening KPKNLTegal No.0101-01-00060330-1 pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Cabang Tegal paling lambat / harus sudah efektif 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang dan untuk uang jaminan sampai dengan Rp 20.000.000,- dapat disetorkan langsung ke Bendahara Penerimaan KPKNL Tegal atau Pejabat Lelang paling lambat sesaat sebelum pelaksanaan lelang. 2. Pemenang lelang diwajibkan membayar pelunasan harga lelang paling lambat dalam waktu 3 (tiga) hari kerja setelah ditunjuk sebagai pemenang lelang. 3. Apabila pemenang lelang tidak melunasi kewajibannya, maka dinyatakan Wanprestasi dan uang jaminan lelang disetorkan ke Kas Negara sebagai pendapatan jasa lainnya serta peserta lelang akan dimasukkan ke dalam DAFTAR HITAM LELANG. 4. Peserta lelang yang tidak memenangkan lelang dapat mengambil kembali uang jaminannya tanpa potongan dengan menunjukkan asli bukti setoran, dan identias diri. 5. Penawaran lelang dilakukan secara lisan dengan harga semakin meningkat. 6. Penyetor uang jaminan tidak dapat menuntut ganti rugi apabila lelang dibatalkan; 7. Peminat/calon peserta lelang dapat melihat kondisi barang sejak pengumuman diterbitkan sampai dengan sebelum pelaksanaan lelang; Penjelasan lelang dan informasi lainnya dapat menghubungi PT BPR MEGA ARTHA MUSTIKA Telp. (0283) 3447824 atau KPKNL Tegal, Jl. KS Tubun No. 12, Tegal Telp. (0283) 325011. Tegal, 12 Oktober 2011 Ttd. PT BPR MEGA ARTHA MUSTIKA


RADAR BREBES

8

RABU 12 OKTOBER 2011

RADAR TEGAL

Ajak Warga Kembali Ke Fitrah

TELEPON PENTING RSUD Brebes RSU Bhakti Asih RSIA Mutiara Bunda Tanjung Brebes RS Dera As Syifa Banjarharjo Brebes Hotel Dedy Jaya Brebes RS Dedy Jaya

(0283) 671431 (0283) 671279 / 673481 (0283) 877222 (0283) 889588/ 889548 (0283) 673133 / 673158 (0283) 672145/ 672525

WONGE DEWEK Batik Salem Terus Hidup SEMENJAK batik ditetapkan sebagai warisan budaya dunia karya bangsa Indonesia oleh Unesco, mempengaruhi penjualan batik tulis di sentra perajin batik Desa Bentar, Kecamatan Salem. Warwin Sunardi salah seorang perajin sekaligus pegiat batik Salem mengatakan, setelah penetapan itu permintaan terhadap kain batik tulis asal daerahnya semakin meningkat. “Terlebih semenjak batik mendapat penghargaan dari Unesco, maka pemerintah daerah juga memberikan ruang bagi perajin dalam mempopulerkan dengan jalan menjadikan batik sebagai salah satu seragam di DOK. RATEG lingkungan pemerintahan,” kata Warwin Sunardi Marwin. Dikatakan pria yang saat ini menaungi 300 perain di Desa Bentar, perhatian Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dekranasda baik di lingkup pemerintah Kabupaten Brebes maupun Provinsi Jawa Tengah semakin terasa dan lebih intens. “Kami diberi kesempatan untuk turut serta dalam serangkaian pameran, selain itu juga diberikan pelatihan dengan melibatkan balai batik Yogya beberapa waktu lalu,” imbuhnya. Menurut dia, semangat perajin semenjak itu juga semakin bertambah. Hal tersebut ditunjukkan dengan mengembangkan aneka motif baru khas Brebesan. “Totalnya sekarang ini terdapat 60 motif lama, dan 3 motif baru yang sedang dikembangkan,” ujar Warwin. Selain itu, Warwin juga merasa sangat terbantu dengan disalurkannya bantuan kompor listrik dari Pemkab Brebes. Di mana dengan menggunakan kompor tersebut para perajin tidak lagi terkendala dengan tingginya pengeluaran untuk bahan bakar. “Kita sangat terbantu, selain lebih ekonomis dengan kompor listrik para perajin juga terlepas dari beban biaya bahan bakar, seperti yng sudah bertahun-tahun sebelumnya dirasakan,” kata Warwin. (pri)

AJIB AH...

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

AMBIL BAGIAN - Penampilan grup pencak silat Pagar Nusa SMP Maarif NU Cilibur menjadi bagian kesenian yang ditampilkan dalam kegiatan Harlah NU ke 85 di Kecamatan Paguyangan.

Dua Siswa SMP Akhirnya Dibebaskan Setelah 16 Hari Menjalani Masa Tahanan BREBES - Setelah menjalani masa tahanan kurang lebih selama 16 hari di ruang tahanan Mapolsek Ketanggungan dan Mapolres Brebes, akhirnya AM (16) dan AF (15) siswa SMPN 1 Ketanggungan dibebaskan dari tahanan. Kedua siswa tersebut bebas setelah adanya penangguhan penahanan dari beberapa pihak yang selama ini mengawal kasus tersebut. AM dan AF keluar dari tahanan Mapolres Brebes sekitar pukul 10.00 Wib dan langsung dijemput oleh kedua orang tuanya Selasa (11/10). Selain dijemput oleh kedua orang tuanya, AM dan AF juga disambut jajaran Dewan Pendidikan Kabupaten Brebes yang dipimpin Wakil Sekretaris DPK Wijanarto SPd. Ketua Lembaga Pusat Pelayanan Terpadu Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Tiara Dra Hj Aqilatul Munawaroh MPd dan Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak BKBPP Kabupaten Brebes Farida serta Ketua LSM Agustus Kustoro WHY. Sebelum meninggalkan Mapolres Brebes, AM dan AF mendapat berbagai pertanyaan dari beberapa pihak yang ikut menjemput kedua siswa

tersebut di ruang Unit PPA Polres Brebes. AM dan AF pun hanya bisa menjawab sesuai dengan apa yang dialaminya selama di dalam masa tahanan. Seperti diceritakan AF, selama di tahanan dirinya bersama dengan AM hanya bisa menangis. Beberapa kali dirinya kerap bersinggungan dengan tahanan lain. “Saya bahkan sempat dipukul di bagian bahu oleh tahanan lain,” ujar AF sambil memegangi punggungnya. Pengalaman lain juga disampaikan AM, meski dirinya mendapat jatah makan tiga kali dalam sehari. Namun porsi yang diberikan terlalu sedikit. Bahkan, dia harus makan satu baskom dengan tahanan lain. Meski demikian, pengalaman tersebut akan dijadikannya sebagai berharga untuk tidak lagi melakukan tindak kenakalan terhadap terhadap teman-teman sekolah. “Saya kapok dan tidak akan melakukan kenakalan lagi baik di sekolah maupun di rumah,” ujar AF saat menjawab pertanyaan dari Wakil Sekretaris DKP Brebes Wijanarto. Wijanarto juga meminta agar keduanya bisa langsung mengikuti proses belajar mengajar di sekolah guna menghadapi ujian tengah smester yang akan dilaksanakan pada pekan depan. “Sepulang dari tahanan ini, kalian harus berangkat lagi untuk

mengikuti pelajaran di sekolah,” tuturnya kepada AM dan AF. Sedangkan Aqilatul Munawaroh meminta kepada kedua orang tua AF dan AM untuk bisa lebih ketat lagi menjaga anaknya selama di rumah. Pengalaman selama di tahanan jangan sampai menjadi traumatik yang membuat kedua anaknya tidak kembali ke sekolah. Untuk itu, tambah dia, kepada AM dan AF untuk bisa menahan emosi apabila ada beberapa teman sekolahnya yang mengejek atas kejadian ini. Sementara itu Kapolres Brebes AKBP Kif Aminanto SIK melalui Kasat Reskim Polres Brebes AKP Sugeng SH mengatakan, pembebasan terhadap AF dan AM merupakan upaya penangguhan penahanan atas perkara tindak pengroyokan yang dilakukan keduanya terhadap salah satu siswa SMP Muhammadiyah Ketanggungan. Upaya penangguhan penahanan ini diberikan untuk memberikan kesempatan kepada kedua siswa tersebut untuk bisa kembali belajar di sekolah. Namun demikian, mengingat kasus tersebut masih berjalan, kepada AF dan AM untuk memenuhi ketentuan yang tertuang dalam surat penangguhan, diantaranya, tidak melarikan diri, tidak menghilangkan barang bukti dan siap datang saat akan dimintai keterangan. (har)

Stok Elpiji 3 Kg Masih Normal Bantah Adanya Kelangkaan

AGUS WIBOWO/RADAR BREBES

BELI PUPUK - Ayi, seorang petani tengah membeli pupuk dan obat untuk keperluan tanamannya.

Penjualan Pupuk Anjlog BREBES - Kemarau panjang yang masih melanda wilayah Brebes berimbas pada pengusaha pupuk. Pasalnya sejumlah petani hingga kini masih belum melakukan aktivitasnya. “Penurunan penjualan pupuk saat ini sekitar 20 persen. Hingga kini masih banyak petani yang enggan untuk bertanam. Makanya, semua jenis pupuk maupun obat pertanian mengalami kendala dalam pemasarannya,” kata Distributor Pupuk Brebes Tani Hj Susi, kepada Radar Selasa (11/10). Di temui di tempat usahanya di Jalan Raya Kluwut, Kecamatan Bulakamba, wanita berkerudung ini menambahkan bila dalam kondisi cuaca normal, lima sopir yang biasa mengantar ke sejumlah pengecer kini hanya satu saja yang beraktivitas. Sedangkan empat orang lainnya terpaksa menganggur dulu. “Satu truk dengan muatan pupuk yang keluar, dalam kondisi seperti ini sudah alhamdulillah,’’ ungkapnya. Susi menambahkan, bahwa saat ini stok pupuk Kujang yang ada masih sekitar 4 ribu ton. Padahal pada akhir bulan Desember nanti akan ada peralihan penggunaan pupuk dari Kujang menjadi Pusri. “Kami tidak mencemaskan ini. Sebab informasi yang ada, termasuk aturan yang ada nantinya distributor masih bisa menjual pupuk Kujang khususnya mereka yang masih memiliki stok. Tidak mungkin dengan 4 ribu ton akan habis di bulan Desember, mengingat cuaca saat ini kemarau panjang,” bebernya. Sedangkan mengenai rencana peralihan pupuk Kujang menjadi Pusri, imbuh Susi, dalam kemasan maupun warna juga tidak berbeda dengan pupuk yang digandrungi oleh petani di Brebes. Makanya, dimungkinkan peralihan pupuk Kujang ke Pusri juga akan berjalan lancar. Karena memang dari pihak Pusri sendiri siap untuk memberikan yang terbaik pada petani di Brebes dan sekitarnya. (gus)

BREBES - Informasi adanya kelangkaan elpiji 3 kg di wilayah Kabupaten Brebes mendapat reaksi dari beberapa agen. Mereka mengaku selama ini pasokan gas elpiji 3 kg dari SPBE masih berjalan normal. Beberapa agen juga masih tetap menyalurkan gas bersubsidi tersebut ke pangkalanpangkalan seperti biasanya. Seperti halnya agen elpiji Sintya Jaya Kusuma yang berada di Jalan Banjaratma KM 1,4. Agen ini mengaku saat ini pasokan LPG dari SPBE Banjaratma masih berlangsung normal. Bahkan agen tersebut masih terus memasok elpiji ke pangkalan-pangkalan yang ada. Bagian Pemasaran PT Sintya Jaya Kusuma, Ponco Susilo kepada Radar mengatakan, pasokan elpiji 3 kg dari SPBE masih berlangsung normal. Bahkan sampai dengan saat ini tidak sempat terjadi antrian pengambilan elpiji dari pangkalan-pangkalan yang mengambil di agennya. Untuk itu, informasi adanya kelangkaan LPG di pasaran masih di ragukan. “Distribusi di agen kami masih berlangsung normal. Bahkan kami

HARVIYANTO/RADAR BREBES

MENYALURKAN - Beberapa karyawan PT Sintya Jaya Kusuma terlihat sedang merapikan tabung gas LPG 3 KG untuk disalurkan ke pangkalan yang ada.

tetap mendapatkan pasokan dari SPBE Banjaratma sesuai dengan jumlah alokasinya,” terangnya. Ia menjelaskan, saat Lebaran kemarin, seluruh agen di wilayah Kabupaten Brebes memang mendapatkan alolasi tambahan dari pertamina. Jumlah tambahan tersebut sekitar 10

persen dari jatah pasokan normal. Namun demikian, tambahan pasokan tersebut hanya berlangsung selama bulan September kemarin. Dan untuk bulan Oktober ini, pasokan dikembalikan secara normal. “Jadi tidak ada pengurangan pasokan, tapi mengembalikan pasokan semula.” (har)

PUNCAK peringatan Harlah NU ke-85 yang dihelat Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Paguyangan diisi dengan Pawai Ta’aruf dan pengajian akbar oleh KH Mustofa Bisri (Gus Mus) di lapangan Kantor Desa Kretek, Kecamaan Paguyangan, Selasa (11/10). Pawai ta’aruf yang diikuti 3.385 peserta dari 20 sekolah yang bernaung di bawah Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Paguyanan, menjadi pembuka seluruh rangkaian kegiatan. Pawai dimulai dari Lapangan Elang Putih depan Mapolsek Paguyangan, bergerak kearah utara menuju lokasi kegiatan dengan jarak sekitar 3 kilometer. Beragam kreasi seni ditampilkan dalam dalam pawai, mulai dari marching band, kesenian calung dan lainnya. Ketua Panitia Penyelenggara Muhammad Duha Masykuri mengatakan, peringatan harlah NU kali ini baru pertama kali digelar semenjak kegiatan terakhir pada 2003. “Sudah tujuh tahun kita tidak menggelar harlah NU, dan alhamdulillah kali ini kita bisa kembali melaksanakannya,” kata Duha. Dikatakan, melalui kegiatan ini diharapkan bisa memberikan motivasi bagi generasi muda khususnya kalangan remaja, agar bisa memaknai setiap hari lahirnya NU. “Harapannya melalui kegiatan pawai ta’aruf dalam harlah ini, akan merekatkan kecintaan generasi muda kepada NU dan para pendirinya serta memahami ajaran-ajaranya,” terang Duha. Ketua Komisi IV DPRD kabupaten Brebes Ahmad Zamroni SAg yang juga sebagai pengurus MWC, menyambut baik kembali dilaksanakannya harlah setelah sekian lama terhenti. Menurutnya, peringatan harlah NU sebagai momentum untuk dapat memberikan nilai lebih dalam membangun masyarakat lebih religius. “Diharapkan dalam momentum Harlah NU ke85 warga Nahdliyyin makin dewasa dalam bersikap sebagaimana cita-cita pendiri NU yakni menjadikan NU sebagai organisasi keagamaan yang rahmatan lil alamin dan mampu mengayomi semua pihak berdasarkan prinsip tawazun (berimbang), tasamuh (toleransi) dan al-adalah (keadilan),” ungkapnya. Puncak harlah diisi pengajian akbar disampaikan oleh KH Mustofa Bisri yang dalam tablighnya mengajak kepada seluruh warga untuk menjadikan momentum Harlah NU sebagai titik awal kembali kepada fitrah NU. (teguh supriyanto)

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

MASIH RAWAN - Kodisi tanjakan Ciregol masih rawan terjadi bencana alam akibat kondisi tanah di sekitar yang masil labil.

Tanjakan Ciregol Masih Rawan TONJONG - Kondisi ruas jalan di tanjakan Ciregol Kecamatan Tonjong masih membutuhkan perhatian. Hal itu seiring dengan ditemukannya titik amblas pada bagian sisi jalan bagian yang berdampingan dengan saluran drainase. Hal itu diketahui saat Muspika Kecamatan Tonjong memantau tanjakan Ciregol, Selasa (11/ 10). Camat Tonjong Drs Hudiyono MSi mengatakan, kondisi permukaan tanah di sisi saluran drainase tampak amblas. “Hal ini cukup mengkhawatirkan terlebih dengan turunnya hujan di wilayah Tonjong beberapa hari lalu, kekhawatiran jika intensitas hujan cukup tinggi maka akan semakin berdampak pada kondisi permukaan jalan di tanjakan Ciregol,” katanya. Dikatakan, selain faktor cuaca, kondisi lain yang juga perlu mendapat perhatian adalah dampak getaran dari kendaraan yang melintas di tanjakan. “Getaran yang ditimbulkan utamanya oleh kendaraan dengan beban muatan berat, akan semakin meningkatkan kerawanan di bagian lapisan tanah. Untuk itu hari ini juga perlu mendapat penanganan, jelasnya. Senada disampaikan Dandim 0713 Brebes melalui Danramil 09 Tonjong, Kapten Infanteri Solehudin. Menurut dia, meski secara kasat mata kondisi permukaan jalan di tanjakan Ciregol dalam kondisi layak untuk dilalui kedaraan, namun berdasarkan pantauan di sejulah titik yang ada dalam kondisi rawan. “Jika kita lihat di sekitar tanjakan, kondisinya sangat rawan,” kata Solehudin. (pri)


SAMBUNGAN

RABU 12 OKTOBER 2011

9

RADAR TEGAL

JULIA PEREZ AYU TING TING

Divonis 3 Bulan

Jadi Host, Belajar ke Olga Syahputra

ARTIS Julia Perez dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap Dewi Persik. Ia pun divonis 3 bulan penjara dengan masa percobaan 6 bulan. Artinya, Jupe baru akan dijebloskan dalam penjara selama 3 bulan jika dalam 6 bulan ke depan kembali melakukan tindak pidana. Hal tersebut diungkapkan Ketua majelis hakim S Donatus, SH. “Menyatakan terdakwa Yuli Rachmawati terbukti secara sah bersalah melakukan tindak pidana penganiayaan, menjatuhkan

POPULARITAS yang diraihnya, membuat pedangdut cantik, Ayu Ting Ting kebanjiran job di manamana. Bahkan kini, gadis yang menyukai musik KPop itu mendapatkan tawaran untuk menjadi host salah satu program musik papan atas di TV swasta. “Adaptasi di acara Dahsyat ini mudah, mereka baik-baik. Mau nyampur sama mereka juga gak takut, aku jadi tahu seperti apa di belakang panggung, terima aja kok kalo jadi bahan candaan mereka. Dengan artis pengisi acara juga suka kenalan, nambah temen juga. Seneng aja ketemu mereka,” jelas Ayu. Ayu yang dijumpai di RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (10/10) juga mengaku meski harus bangun pagi, dirinya senang menjalani. Bahkan meski sering kesal dengan bunyi weker, dan harus dihukum lantaran telat, Ayu menikmatinya. “Gak ada latihan ngehost juga, apa adanya. Aku suka liat mereka ngehost, contoh kak Olga, dia kasih arahan. Kalo soal lagu aku yang katanya cuma satu, gak juga ya. Kalo off air aku nyanyi 7 lagu, emang kalo on air hanya 1 lagu. Aku ada 3 lagu, ‘Alamat Palsu’, ‘Girl Ajep Ajep’, dan ‘Ya Iya Deh’. Sering nyanyi juga, sekalian promo biar tahu kalo laguku gak ‘Alamat Palsu’ aja,” pungkas penggemar boyband Super Junior dan HITZ ini. (kpl)

dengan 3 bulan penjara tanpa menjalani sebelum berkekuatan tetap dengan masa percobaan selama 6 bulan,” vonisnya dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (11/10). Hukuman itu lebih ringan dari tuntutan jaksa sebelumnya. Yulia Rachmati alias Julia Peres sebelumnya diancam dengan pasal 351 tentang penganiayaan, dengan ancaman hukuman 6 bulan penjara. Atas vonis tersebut, pihak Jupe maupun Jaksa Penuntut Umum belum memberikan tanggapannya. (dtk)

JULIA ROBERTS

Demi Peran Rela Bohongi Anak JULIA Roberts kini tengah mempersiapkan film terbarunya. Dalam film yang berjudul ‘Snow White’ itu ia berperan sebagai ratu yang jahat. Ia pun menyembunyikan perannya itu dari anak-anaknya. Memang, untuk filmnya kali ini, Julia Roberts ingin anak-anaknya tak mengetahui jika dirinya berperan sebagai ratu yang jahat. Ia khawatir dengan kondisi anak-anaknya lantaran tokoh ratu jahat tersebut sangat menakutkan. Untuk itu ia terpaksa berbohong kepada anak-anaknya. Ia tak pernah mengatakan hal yang sesungguhnya kepada mereka. “Suatu hari aku pernah membacakan dogeng ‘Show White’ kepada mereka dan mereka mengalami mimpi buruk dan menangis,” jelas Julia Roberts seperti dilansir Showbiz Spy, Selasa (11/10). (dtk)

Diminta Sikapi Masalah Pertamina dari halaman 3 Menurut anggota DPRD Rofi’i Ali, keberadaan depo tersebut tidak hanya berpotensi menimbulkan bahaya. Tapi juga mengganggu aktivitas lalu lintas di jalan raya, saat terjadi langsiran kereta Bahan Bakar Minyak (KA BBM). Karena rel yang digunakan langsiran memotong jalan raya. “Sebenarnya harus ada buffer zone antara Depo Pertamina dengan pemukiman penduduk. Bila terjadi ledakan dan kebakaran

tidak sampai membahayakan warga. Kami minta Pemkot secepatnya bersikap atas kondisi ini.” Dia menambahkan, guna menyelesaikan permasalahan tersebut, wali kota perlu melayangkan surat secara resmi pada Depo Minyak Pertamina, yang isinya permohonan terkait keluhan masyarakat. Baik masalah kemacetan lalu lintas di jalan ketika jam sibuk, maupun kekhawatiran warga sekitar apabila terjadi kebakaran di Depo Pertamina, dengan di-

lengkapi data maupun foto-foto kemacetan lalu lintas, waktu langsiran KA BBM. “Kami minta wali kota melakukan negosiasi, supaya Depo Minyak Pertamina dipindahkan. Karena imbasnya maka tata ruang Kota Tegal semrawut,” tuturnya. Di tempat sama, anggota Pansus V DPRD Drs HM Nursholeh MMPd mengungkapkan, dalam pertemuan antara pihaknya dengan Pertamina, dewan sudah menyampaikan keluhan warga, soal kemacetan lalu lintas ketika ada langsir KA

BBM. Pihaknya menawarkan solusi, demi menghindari kemacetan. KA BBM tidak usah masuk tasiun, tapi KA BBM dari arah selatan langsung ke Pertamina. Sehingga tidak harus memotong jalan Abimanyu waktu langsir. “Namun solusi tersebut dijawab Pertamina, soal itu kewenangan PT KAI. Sebab jasa transportasi KA BBM dilakukan PT KAI. Kami hanya menerima kiriman BBM,” papar Nursholeh menirukan jawaban perwakilan Pertamina. (hun)

Satu Dasawarsa 780 Kali Teror Bom dari halaman 3 Sementara jumlah tahanan teroris yang ada di lapas se-Indonesia hingga November 2010 sebanyak 118 orang. Dengan rincian pidana mati 2 orang, Seumur Hidup (SH) 15 orang, dan pidana 11-20 tahun 63 orang. Selanjutnya pidana 5-10 tahun 33 orang, serta pidana 5 tahun 5 orang. Dia menyebutkan, tujuan dan sasaran aksi terorisme adalah menyebarkan rasa takut yang meluas pada masyarakat. Menjatuhkan wibawa pemerintah, melegalisasikan perjuangan mereka, mendapatkan dukungan domestik dan internasio-

nal. Memperkuat bergaining position, mengacaukan ekonomi negara sehingga timbul suasana anomie. Menghukum lawan yang bertentangan pandangan, memperoleh resource, serta memperkuat semangat perlawanan. “Karena itulah, mari bersama waspada terhadap aksi teroris dan radikalisme. Sebab itu merugikan banyak orang baik materi atau non materi,” pesannya. Sementara terkait kegiatan Dialog Politik tersebut, Kasi Kelembagaan Kesbangpolinmas Abdul Kadir SH atau Ading menyampaikan, latar belakang diadakannya kegiatan

ini mengingat aksi terorisme seakan tidak pernah berhenti mengusik kehidupan umat manusia. Masalah terorisme sangat kompleks, karena itu penanganannya pun tidak sederhana. Upaya penanganannya membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Baik pemerintah, LSM, Pengusaha, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, serta masyarakat sendiri. “Karena itulah Kantor Kesbangpolinmas mengadakan kegiatan ini. Kegiatan dilaksanakan dimasing-masing kecamatan dengan peserta dari unsur lurah dan perangkat kelurahan, LPMK, pengurus RW,

tokoh masyarakat atau agama,” ujarnya. Menurutnya, di Kecamatan Tegal Timur ini adalah yang pertama. Selanjutnya di Tegal Barat Selasa (11/10) malam, Tegal Selatan Rabu (12/10) malam, dan Margadana Jumat (14/10) malam. Tujuannya memberikan pemahaman masyarakat tentang bahaya terorisme, sehingga aksi teroro dapat dicegah sedini mungkin. Untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap timbulnya paham radikalisme dan aksi terorisme. “Narasumber yang dihadirkan, dari Polres Tegal Kota, Kejaksaan, FKUB dan FKDM,” pungkas Ading. (adi)

Harga Terjangkau, Aman Dikonsumsi dari halaman 3 kalah penting bagi wanita yang habis melahirkan. Paska persalinan, mereka memilih jamu semacam itu. Baik sebagai pembersih badan, mengencangkan tubuh usai melahirkan. Jamu godokan banyak dipakai untuk kesehatan bayi. Sari rempahnya dimanfaatkan sebagai campuran saat bayi dimandikan. Katanya biar tubuhnya wangi, dan orang tua paham betul manfaat jamu godokan. Para pembeli datang dari mana saja. Baik Kota Tegal dan sekitarnya. Sesampainya di rumah, jamu-jamu itu selanjutnya direbus. Setelah itu ada yang diminum, atau digosokkan ke sekujur badan. Selain difungsikan untuk yang lain.

Menurut pedagang jamu, Suciati (73), bahan-bahan jamu yang banyak khasiatnya antara lain kemukus, pulosari, kapulaga, adas, widara upas, kayu angin, kecombrang, ule, simpak, kamijara, jahe, dan kunir. Bahan jamu itu masing-masing bermanfaat mengobati bermacam penyakit. Misalnya kemukus bermanfaat mengobati mata wanita yang habis melahirkan. Sehingga pandangan tidak buram. Sekaligus mengendorkan bola mata. Termasuk kayu angin, yang dipercaya menyehatkan badan. “Ini untuk kayu angina tumbuhnya di pohon-pohon pinus. Semakin banyak angina, maka makin subur,” ucapnya ketika ditemui di tokonya, sebelah utara Pasar Pagi Jalan Batanghari, didamping anak-

nya, Joko Suseno (40). Aneka bahan jamu didatangkan dari berbagai daerah. Antara lain Weleri, Batang, Semarang, Purbalingga, Cilacap, dan Kebumen. Disamping dari daerah selatan Kabupaten Tegal, juga selatan Kabupaten Brebes. Pedagang jamu godokan jumlahnya kian sedikit dibanding tahun sebelumnya, yang hingga mencapai puluhan. Berderet memanjang, dari selatan sampai utara sepanjang Jalan Batanghari. Deretan took jamu kini digantikan pedagang ayam potong. Toko lainnya, bahkan kini beralih fungsi untuk jualan daging kerbau. Hanya beberapa saja yang tetap bertahan. Salah satunya Toko Jamu Semar milik Suciati. Di tempat sama, seorang

pembeli jamu godokan, Siti Rohmah dari Kelurahan Tegal Sari menuturkan, dia sengaja datang membeli jamu semacam itu untuk anaknya yang baru melahirkan. “Saya dulu ya begitu. Sekarang anak saya setelah melahirkan belinya jamu godokan. Ini sudah turun-temuran dan menyehatkan,” tutur Rohmah. Di Kota Tegal sendiri banyak perusahaan memproduksi jamu seduhan, yang diproduksi secara massal. Sebut saja Jamu Cap Ibu Tjipto, Nyonya Girang dan sebagainya. Baik godokan maupun yang sudah dikemas lebih modern, memiliki manfaat luar biasa bagi kesehatan. Disamping harganya terjangkau, jamu-jamu yang dibuat dari bahan alami aman dikonsumsi. (abidin abror)

Curi Pakaian dan Sepatu, Mahasiswa Diamankan dari halaman 3 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) semester tiga. Adapun 1 perangkat CPU diketahui milik perguruan tinggi tempat DW mencari ilmu. Berdasarkan informasi yang diperoleh Radar, barang-barang tersebut diambil di tempat kost korban di Kelurahan Pesurungan Kidul. Pakaian yang diambil oknum mahasiswa ini ternyata ada yang masih direndam di ember. Meski dalam keadaan basah dan bercampur detergent, pakaian korbannya diembat juga. Setelah dimasukkan kantong plastik, sesampainya di rumah, barang hasil curian lalu dijemur kembali. Namun anehnya, celana, baju maupun sepatu hasil curian

tersebut tidak dijual, namun dipakai untuk kuliah. Padahal antara korban dan pelaku sebelumnya sudah saling kenal. Bahkan seorang korban sempat mengajak DW ke tempat kostnya. Aksi pencurian dilakukan ketika para korban tengah pulang kampung. Biasanya terjadi Jumat malam. Barang-barang tersebut diambil tidak sekaligus. Tapi secara berlanjut. Hari pertama mengambil celana jeans dan dua pasang sepatu. Aksi sama dilakukan hari berikut. Karena pakaian sering hilang sehingga korban penasaran. “Mengambilnya pas saya dan teman pulang kampung,” ucap Faizin pada saat acara pemeriksaan saksi-saksi di Mapolsek Tegal Timur, Senin (10/10) kemarin.

Terbongkarnya kasus ini berawal ketika korban berada di kantin, tempatnya kuliah. Waktu asyik ngobrol, tiba-tiba melihat ada seorang mahasiswa mengenakan baju yang diyakini sebagai miliknya. Hari berikutnya korban melihat mahasiswa tersebut mengenakan sepatu yang juga kepunyaannya yang hilang. Karena penasaran, kedua korban langsung menanyakan pada DW. Tapi malah dibantah. Lantaran tidak mengaku, Faizin dan Bachtiar mengancam bakal melaporkannya ke polisi. “Baru setelah itu dia mau mengaku, kalau sepatu dan pakaian yang dipakai dari hasil mencuri di tempat kost saya,” ucap Bachtiar Aji emosi. Namun yang lebih menge-

jutkan, celana yang dipakai DW diakui milik korban. Celana jeans warna hitam yang baru dibeli, ternyata dipotong jadi celana pendek. “Waduh, itu celana saya,” tutur Bachtiar sambil menujuk celana miliknya yang dipakai pelaku. Sementara hasil pengembangan, ternyata DW pernah mengambil komputer di kampusnya. “CPU itu saya pakai sendiri. Kalau untuk kasus lain saya tidak tahu, Pak,” kata DW. Kapolsek Tegal Timur Kompol Teguh Riyanto SE saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Kasus ini akan dikembangkan. “Sementara masih penyelidikan. Semua barang bukti akan dikumpulkan,” paparnya. (din)

Air Keliling Ikut Naik dari halaman 3 “Kenaikan terjadi karena harga dari tempatnya mengambil juga naik. Tapi, kondisi ini bisa dimaklumi konsumen yang sebagian besar kalangan rumah tangga hingga pemilik rumah makan atau warung. Dalam sehari, saya bisa menjual 50 jerigen air bersih.” Dia menambahkan, perbedaan harga sesuai jarak rumah atau tempat pelanggan. Selain itu, banyak pedagang membeli

air pada malam hari. Sehingga harganya sedikit berbeda. Selain dia, harga air bersih keliling di beberapa pedagang juga naik, dengan kisaran sama. “Meski naik, karena menjadi kebutuhan maka pelanggan masih memakluminya.” Risky, warga Jalan Panggung Baru mengatakan, kebutuhan air bersih merupakan sesuatu yang tidak dapat diganti. Itulah sebabnya, kenaikan harga air bersih keliling mau tidak mau harus diterima. Karena belum

menjadi pelanggan PDAM, dia dan warga sekitar sangat bergantung pada pedagang air keliling, guna mencukupi keperluan sehari-hari. Mulai dari memasak, minum dan sebagainya. “Sementara kebutuhan untuk mandi, saya dan keluarga menggunakan air sumur. Dalam seminggu, setidaknya membutuhkan 8 - 10 jerigen air ledeng yang dibeli dari pedagang keliling. Saat ini harga air ledeng di tempat kami Rp2.000 per jerigen,” ujarnya. (gun)

Indomaret Terancam Ditutup Paksa dari halaman 3 itu tim kembali memberikan surat teguran kedua No. 303/053/X/ Pol. PP/2011. Dalam surat tersebut tertulis mini market ini belum mempunyai IMB, HO, dan SIUP. “Jika 7 hari setelah diterbitkannya surat teguran kedua ini, ketika dicek tetap belum mampu menunjukkan ijin, maka akan kita tindak tegas, dengan menutup secara paksa mini market tersebut,” katanya usai menyerahkan surat teguran pada kepala toko. Lebih lanjut Bambang menambahkan, apa yang dilakukan timnya sesuai dengan tahapantahapan. Terlebih dulu membe-

rikan teguran-teguran. Jika tetap membandel, maka tindakan tegas bakal dilakukan tim. Pada kesempatan sama Kepala Toko Indomaret Margadana, Firman Subhan mengakui, pihaknya belum memiliki ketiga ijin tersebut. Namun ijin dalam proses pengajuan ke dinas terkait. “Memang ijin-ijin itu belum punya. Tapi karena dari atasan meminta untuk operasional, sejak 22 September lalu Indomaret Margadana dioperasionalkan. Jika memang nanti terpaksa ditutup, kita tidak takut. Toh masih banyak Indomaret lain,” tandasnya. Terpisah, Kepala Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BP2T) Kota Tegal, Syarif

Hafawi menuturkan bahwa sejauh ini BP2T belum merasa mengeluarkan ijin apa pun untuk Indomaret Margadana. “Mungkin yang bersangkutan sudah mengajukan. Tetapi dari BP2T belum pernah mengeluarkan ijin.” Lebih lanjut ditandaskannya, Pemkot telah mengeluarkan kebijakan menghentikan sementara proses pembuatan ijin mini market. Karena itu BP2T melaksanakan kebijakan tersebut. “Itulah dasar yang kita pakai, terkait ijin mani market yang tidak diproses. Karena sesuai kebijakan, harus menunggu hasil kajian terkait keberadaan mini market lebih dulu,” jelasnya. (adi)

NYAMANNYA BERAKTIFITAS TANPA KELUHAN DIABETES Indonesia saat ini menduduki peringkat keempat dengan jumlah penderita diabetes terbesar di dunia setelah Shina, India, dan Amerika. Diperkirakan, jumlah penderitanya akan terus meningkat dari tahun ke tahun. Maka, mulai saat ini, rubahlah pola hidup kita menjadi lebih sehat agar terhindar dari penyakit berbahaya ini. Salah satu caranya adalah dengan terapi Gentong Mas. Sepintas, Djamin, S.Pd memang terlihat sehat, tapi ternyata, pria berusia 49 tahun itu menderita diabetes, “Saya baru tahu menderita diabetes 2 bulan yang lalu, ternyata kadar gula darah saya mencapai 500 mg/ dL,” ujarnya. Ia menduga, karena kurang menjaga pola makan sebagai penyebab dirinya menderita diabetes. Tak butuh waktu lama bagi Djamin untuk segera beralih pada pengobatan yang alami dan pilihannya akhirnya jatuh pada Gentong Mas, minuman kesehatan herbal alami dengan bahan utama Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) yang terbukti manfaatnya bagi penderita dari berbagai penyakit, termasuk diabetes. Setelah minum secara rutin, Djamin pun mendapatkan manfaatnya, “Dulu saya sering kesemutan, tapi sekarang sudah tidak lagi, duduk sila bisa tahan lama. Tidur jadi nyenyak, bangun tidur pun terasa segar.” Terang pria yang

berprofesi sebagai guru tersebut dengan bahagia. Diabetes adalah peningkatan kadar glukosa darah akibat kekurangan insulin baik yang sifatnya absolut maupun relatif atau resistensi reseptor insulin.

Diabetes melitus sangat erat kaitannya dengan mekanisme pengaturan gula normal. Dengan tubuh yang sehat, kini ayah 1 orang anak itu dapat menjalani aktifitasnya dengan nyaman. Ia pun tidak segan-segan membagi pengalaman sehatnya itu dengan orang lain, “Mudah-mudahan pengalaman saya ini dapat bermanfaat bagi orang lain.” Pungkas warga Kec. Taman, Pemalang, Jawa Tengah tersebut. Habbatussauda dalam Gentong Mas dipercaya dapat meningkat-

kan fungsi insulin dan mengurangi resistensi reseptor insulin, sedangkan Gula Aren berperan dalam optimalisasi kerja reseptor insulin. Gentong Mas juga mengandung Chromium yang efektif memperlancar metabolisme gula darah dan mengatur kepekaan sel terhadap insulin sehingga meringankan kerja pankreas. Selain itu, indeks glisemik dalam Gentong Mas yang sangat aman bagi kesehatan yaitu hanya 35 (aman jika indeks glisemik dibawah 50), mampu menjaga dan merawat pankreas agar tetap berfungsi dengan baik. Meski demikian, untuk mendapatkan hasil maksimal, disarankan untuk mengatur pola makan, olahraga, pengaturan berat badan seideal mungkin, diet rendah lemak, kontrol stress, dan menghindari rokok serta alkohol. Dengan aturan penggunaan yang tepat, manfaat bagi kesehatan dan kelezatan rasanya membuat semakin banyak masyarakat yang mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentong mas.com. Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: Tegal:081990879809, Brebes:081225099282, Pekalongan: 028 -58175543. Depkes:P-IRT:812.3205.01.114.


CMYK

RABU, 12 OKTOBER 2011

KOTA

BAWANG

10

Ratusan Petani Geruduk Mapolres Tuntut Tindak Pemilik Kerbau

PENDIDIKAN MGMP Bahasa Inggris Gelar Inservice Bemutu BREBES - Ratusan guru bahasa Inggris SMP se-Kabupaten Brebes mengikuti pelatihan peningkan kapasitas pendidik melalui kegiatan Inservice MGMP Bermutu SMP Kabupaten Brebes di aula gedung PCNU Brebes, Selasa (11/10). Mereka mendapat materi yang menyangkut profesionalisme pendidik, antara lain, Penilaian Kinerja Guru ( PKG), Pengembangan Keprofesionalan Berkelanjutan (PKB) dan Induksi Guru. Ketua MGMP Bahasa Inggris SMP Kabupaten Brebes Hendaryadi SPd didampingi Wakilnya Drs Arif Nuradi menjelaskan, kegiatan Inservice MGMP Bermutu ini adalah untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi guru mata pelajaran bahasa Inggris tingkat SMP. “Melalui kegiatan ini diharapkan dapat terbangun landasan berpikir dan bekerja yang tertuang dalam tujuan PKG yakni merupakan bahan evaluasi diri bagi guru untuk mengembangkan potensinya. Selain itu, sebagai acuan bagi sekolah untuk merencanakan pengembangan keprofesian berkelanjutan, dan merupakan dasar untuk memberikan nilai prestasi kerja guru dalam rangka pengembangan karir guru sesuai Permenpan 16/2009,” ujarnya. Dalam kesempatan tersebut, dua pemateri yakni Juwadi MPd dan Drs Kasno MPd bergantian memaparkan materi yang disimak penuh oleh para peserta. Menurut Kasno, PKB bagi guru memiliki dapat memfasilitasi guru untuk terus memutakhirkan kompetensi yang mereka milik berkaitan dengan profesinya. (ism)

LINGKUNGAN

AGUS WIBOWO/RADAR BREBES

BERSERAKAN - Bulu ayam yang dibuang sembarangan ini berserakan di pinggir Pantura Cimohong.

Bulu Ayam Dikeluhkan Warga BREBES - Banyaknya beberapa pelaku usaha yang membuang bulu ayam di pinggir jalan pantura masuk Desa Cimohong, Kecamatan Bulakamba dikeluhkan sejumlah warga. Pasalnya, selain menimbulkan bau tak sedap, lingkungan pun menjadi kotor. ‘’Kami juga heran kenapa pelaku usaha itu membuang bulu ayam itu di pinggir jalan. Akibatnya bulu ayam itu terus berserakan dan berhamburan ke jalan. Tak hanya itu, kondisi tersebut juga membuat bau tak sedap,” kata Yono, warga Cimohong kepada Radar Selasa (11/10). Menurutnya, seharusnya pemilik usaha peternakan ayam bisa membuat wadah atau tempat sendiri untuk pembuangan bulu ayam. Sehingga, warga lain tidak terganggu. Demikian dengan pengguna jalan di pantura yang ikut merasakan bau tak sedap akibat banyaknya bulu ayam yang berserakan di pinggir jalan. Hal sama juga dikatakan oleh warga lainnya, Adi. Dia mengaku, kalau kondisi ini dinas terkait harus bisa menindaknya. Karena, kondisi seperti ini sudah bertahun-tahun terjadi. Bahkan, pemilik usaha itu juga tidak tahu menahu. (gus)

POLITIK Isu Koalisi Ramai Dibicarakan BREBES - Imbas dari silaturahmi politik yang dilakukan sejumlah pengurus parpol di Kabupaten Brebes ke kediaman Ketua DPC PDIP Brebes H Indra Kusuma SSos kini menimbulkan beragam spekulasi yang berkembang di masyarakat. Sebagian, memaknai sebagai silaturrahmi biasa. Namun sebagian lain pertemuan tersebut merupakan penggalangan kongsi politik menuju Pemilukada Brebes 2012. Santernya isu tersebut, juga santer menjadi perbincangan di jejaring sosial facebook. Sementara itu, menanggapi rumor penggalangan koalisi dari 9 parpol rupanya belum membuat partai Golkar kelakabakan. “Kami berbaik sangka saja, kunjungan para tokoh parpol ke rumah Pak Indra hanya silaturrahmi biasa. Pak Indra kan tokoh yang dituakan, tidak usah ditanggapi berlebihan,” tandas Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Brebes drh HM Agus Sutrisno, Selasa (11/10). Dia menilai, kunjungan anggota dewan ke rumah mantan Bupati itu hendaknya tidak dinilai sebagai manuver politik menuju Pemilukada 2012. Namun sebagai upaya membangun komunikasi bagi pembangunan di Kabupaten Brebes. Lantas kenapa Fraksi Golkar tidak ikut hadir? “Kalau saya kebetulan kemarin ada pembukaan TMMD, lagi pula silaturrahmi kan tidak harus rame-rame,” kilahnya. (ism)

CMYK

BREBES - Ratusan warga dari sejumlah desa di Kecamatan Songgom, mendatangi Mapolres Brebes Selasa (11/10). Kedatangan mereka untuk meminta perlindungan kepada lembaga penegak hukum itu setelah tanaman hasil pertanian mereka dirusak kawanan kerbau liar. Warga meminta kepolisian untuk menindak pemilik kerbau tersebut. Kawanan kerbau liar itu dilaporkan telah merusak ratusan hektar lahan pertanian warga di sedikitnya empat desa dari dua kecamatan, yakni Desa Songgom Kidul, Kedungabad, Kalibanteng Kecamatan Songgom dan Desa Wlahar Kecamatan Larangan. Tasori (42), petani asal Desa Songom Kidul menuturkan, tanaman jagung miliknya dirusak oleh kerbau liar hingga tidak bisa

menikmati hasil panen sama sekali. Kondisi itu terjadi sudah sekitar 25 tahun lalu hingga sekarang. Selain merusak tanaman jagung, kerbau liar tersebut juga merusak tanaman warga lain seperti bawang merah, padi, cabe dan palawija. “Tidak hanya saya, tapi banyak yang rugi tidak bisa menikmati hasil pertanian dengan baik. Kalau mau tuntas panen, petani harus jaga malam sejak tanam hingga masa panen tiba. Itu pun harus tetap melek, lengah sedikit saja kerbau itu langsung merusak tanaman,” katanya saat ditemui di Mapolres Brebes. Dia mengungkapkan, kerbau liar yang merusak tanaman warga jumlahnya mencapai ribuan ekor dan tersebar di beberapa desa tetangga. Kerbau tersebut, hanya keluar pada saat malam hari saja sedang siang berada di hutan. Kerbau liar yang merusak tanaman warga itu memiliki keanehan seperti memiliki insting tertentu. “Aneh-

AGUS WIBOWO/RADAR BREBES

BERSIHKAN - Sejumlah pembutik tengah membersihkan bawang merah sebelum disimpan.

Petani Bawang Simpan Hasil Panen BREBES - Sejumlah petani bawang merah lebih memilih menyimpan hasil panennya. Karena harga bawang dengan modal serta perawatan penanaman dinilai masih belum menutup. “Kalau di jual saat ini, kami jelas rugi banyak. Karena panen raya beberapa pekan lalu hasilnya memuaskan namun harga jual belum sesuai keinginan petani,” kata Mareni, pengusaha bawang di Wanasari Selasa (11/10). Menurutnya, seperti jenis bawang eskip atau kering kini Rp 6.500 perkilogram, bawang sayur Rp 6.000 per kilogram. Sementara untuk harga bibit Rp 7.000 perkilogram. Dengan kondisi seperrti ini banyak petani maupun pengusaha bawang yang lebih memilih hasil panennya ketimbang dijual sekarang dengan harga yang belum menutup modal. Hal sama juga dikatakan Ketua Kontak Tani dan Nelayan Andalan Wanasari, Asep. Dia menambahkan bahwa hasil panen pada musim panen raya, setiap satu hektar lahan mampu menghasilkan 15 ton dengan kualitas bagus. Karena pada musim tanam hingga panen awal September 2011 masih ada angin kumbang serta pasokan air cukup sehingga daun tidak layu dan ukuran buah besar. “Pada pekan lalu, memang harga sempat mengalami kenaikan untuk jenis eskip dari Rp 4.500 perkilogram menjadi Rp 5.000, kemudian Rp 6.000, dan terakhir Rp 6.500 perkilogram. Namun, kenaikan itu juga masih kurang sebanding. Hanya saja memang, kenaikan tersebut masih bisa dijadikan untuk pengelolaan atau pemutaran uang bagi mereka yang ingin cepat menjualnyal. Asep juga memperkirakan, harga bawang merah pada awal akhir bulan Oktober atau memasuki awal bulan November akan mengalami kenaikan. Karena diperkirakan sudah masuk musim hujan sehingga sebagian petani bawang beralih menanam padi atau lainnya, sehingga mempengaruhi harga bawang merah di tingkat petani. (gus)

ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

DATANGI MAPOLRES - Ratusan petani dari Songgom mendatangi Mapolres Brebes terkait masalah kerbau liar.

nya, kerbaunya sudah seperti kerbau setan, bisa tahu di mana lokasi yang sepi, galak tapi sama yang angon nurut sekali,” ujar dia. Saryo (40) warga lainnya juga

mengaku resah dengan keberadaan kerbau liar tersebut. Menurutnya, warga sudah berkali-kali menangkap kerbau meski harus diancam penggembalanya. Na-

mun jumlah kerbau tidak semakin menyusut tapi semakin banyak saja. “Jelas sekali kerbau itu ada pemiliknya tapi kami tidak tahu, sedang yang angon itu preman. Dia sengaja mengumbar kerbau pada malam hari. Sedang kalau siang disembunyikan di hutan. Malam kemarin, warga berhasil menangkap penggembalanya dan diserahkan ke kepolisian,” ujar dia. Dengan tertangkapnya penggembala kerbau itu, dia berharap agar kepolisian mengusut tuntas permaalahan tersebut. “Kalau warga tuntutannya ganti rugi, tapi kalau pun tidak bisa. Kami minta pihak kepolisian untuk membantu warga agar bisa bertani dengan tenang sehingga tidak terus menerus merugi,” kata dia. Dalam kesempatan tersebut, anggota DPRD Brebes Pamor Wicaksono SH turut membantu menyampaikan aspirasi warga kepada Polres Brebes bersama perwakilan warga. (ism)


CMYK

RABU, 12 OKTOBER 2011

OLAHRAGA RADAR TEGAL

Jepang (8) vs Tajikistan(0)

Mike Havenaar

JEPANG PESTA GOL Havenaar Dobel

JEPANG benarbenar menunjukkan kelasnya di Asia dengan kemenangan 8-0 atas Tajikistan di Nagai Stadium, Jepang, Selasa (11/10) t a d i malam WIB. Pertandingan di Grup C Pra Piala Dunia 2014 ini benarbenar berlangsung sepihak bagi tuan rumah Jepang tanpa ada perlawanan yang berarti dari Tajikistan. Kemenangan tersebut mencatatkan Jepang sebagai tim dengan kemenangan terbesar di kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia putaran ketiga. Skor itu mengungguli kemenangan enam gol tanpa balas Korea Selatan (Korsel) atas Lebanon (2/9) lalu. Dari delapan gol tim Samurai Biru -julukan Jepang-, tiga pemain masing-masing memborong dua gol. Yakni, Mike Havenaar, Shinji Okazaki, dan Shinji Kagawa. Gol Yuichi Komano (35') dan Kengo Nakamura (56') melengkapi pesta Jepang. Pasukan Samurai Biru mengontrol jalannya permainan sejak awal. Di menit 11 Mike Havenaar menanduk umpan silang berkelas dari Yuichi Komano. Di menit 17 saja, Jepang mencatat 10 tembakan ke gawang. Shinji Okazaki menggandakan keunggulan

Australia-Jordania Masih Sempurna SYDNEY - Australia dan Jordania memelihara catatan seratus persen mereka di kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia putaran ketiga. Kedua tim sama-sama mencatat kemenangan ketiga beruntun di grup masing-masing tadi malam WIB (11/10). Skornya pun sama, 3-0. Di Stadion ANZ di Sydney, Australia mengatasi perlawanan Oman lewat gol-gol Brett Holman pada menit ketujuh, Joshua Kennedy (65'), dan Mile Jedinak (85'). Hasil itu memantapkan Socceroos -sebutan Australia- di puncak klasemen grup D dengan keunggulan lima angka (9-4) dari Thailand yang ditahan seri 0-0 oleh Arab Saudi di kandang sendiri. Australia berpotensi mengunci tiket ke putaran keempat atau putaran terakhir apabila menang di kandang Oman 11 November nanti. “Sekarang, kami telah menginjakkan satu kaki ke fase berikutnya,” kata Lucas Neill, kapten Australia, sebagaimana dilansir Associ-

ated Press. Sementara itu, di Stadion Jalan Besar, Jordania sukses mempermalukan tuan rumah Singapura. Ketiga gol tim tamu dibagi rata Abdallah Deeb (11'), Anas Bani Yaseen (54'), dan Ahmed Hayel (64'). “Kami semakin dekat dengan mimpi kami,” kata pelatih Jordania Adnan Hamad di situs resmi AFC (Konfederasi Sepak Bola Asia). Jordania belum bisa mengunci tiket di laga berikutnya atau meski menang saat menjamu Singapura bulan depan (11/11). Itu karena Iraq dan Tiongkok masih memiliki peluang menjegal langkah Jordania. Tadi malam Iraq sukses unggul 1-0 di kandang Tiongkok lewat gol kapten timnya Younis Mahmoud. (dns)

Lucas Neill

Worthington Tinggalkan Kursi Pelatih Irlandia Utara

Nigel Worthington

11

PESCARA - Akhir kualifikasi Euro 2012 menjadi akhir kebersamaan Nigel Worthington sebagai pelatih Irlandia Utara selama 4,5 tahun terakhir. Worthington akan meletakkan jabatannya seusai menghadapi Italia di Pescara dini hari tadi WIB (12/10). Laga di Pescara tidak memengaruhi situasi kedua tim. Norn Iron (sebutan Irlandia Utara) telah gagal melangkah ke putaran final Euro setelah hanya meraih sembilan poin dari sembilan laga di grup C. Di sisi lain, Italia telah memastikan lolos sebagai juara grup. “Saya merasa sekarang adalah waktu yang tepat bagi Federasi Sepak Bola Irlandia Utara (IFA) dan para pemainnya untuk berbenah,” ucap Worthington yang menangani Irlandia Utara sejak Juni 2007 itu seperti dilansir The Sun. Worthington, 49, sekaligus membantah dirinya mundur karena friksi dengan IFA. Juga bukan lantaran desakan fans setelah Jonny Evans cs kalah terus dalam tiga laga terakhir kualifikasi, termasuk menyerah

1-2 dari Estonia di kandang sendiri pekan lalu (7/10). Kegagalan di kualifikasi Euro melengkapi torehan buruk Irlandia Utara yang dua tahun terakhir hanya menang dua kali dalam 23 laga. Dalam sejarahnya, Irlandia Utara belum pernah lolos ke putaran final Euro, tapi pernah tampil tiga kali di putaran final Piala Dunia (1958, 1982, 1986). “Saya bisa memahami frustrasi dari fans. Tapi, keputusan saya murni karena sepak bola,” tandas Worthington. Sebelum menangani Irlandia Utara, Worthington dikenal sebagai pelatih klub-klub Inggris seperti Blackpool, Norwich City, dan Leicester City (karteker). Di kesempatan terpisah, Presiden IFA Jim Shaw menghargai keputusan Worthington. Hanya, Shaw belum memastikan siapa pengganti Worthington. “Kontraknya baru berakhir 31 Desember 2011 sehingga program timnas sampai akhir tahun ini sebenarnya masih tercantum atas namanya,” terangnya. (dns)

Jepang di menit 18 lewat tembakan dari dalam kotak penalti. Yuichi Komano mencetak gol pertamanya bagi Jepang di menit 35 dengan tendangan keras setelah pemain bertahan Tajikistan gagal membuang bola dengan sempurna. Shinji Kagawa membuat skor menjadi 4-0 di menit 41, disusul oleh gol kedua Mike Havenaar di saat babak kedua baru berjalan 1 menit. Lagi-lagi gol Havenaar tercipta lewat tandukan. Kengo Nakamura menambah hujan gol di menit 55 dengan sontekan di depan gawang Tajikistan. Shinji Kagawa mendapat kesempatan mencetak gol kedua dengan sebuah

tendangan voli dari luar kotak penalti. Okazaki juga tak mau ketinggalan mencetak gol keduanya malam itu dan menyundul masuk gol ke-8 bagi Jepang. Tim tamu benar-benar tak berdaya. Hal tersebut terlihat dari statistik pertandingan dimana Tajikistan tak pernah melepaskan satupun tembakan ke gawang Jepang, dan tak mampu menguasai bola lebih dari 30 detik. Hasil ini membawa Jepang ke pucuk klasemen grupnya dengan poin tujuh, setara Uzbekistan yang berada di posisi dua. Di partai sebelumnya, Uzbekistan menang 10 atas Korea Utara di Pyongyang. Sosok Havenaar tentu saja

yang paling menyita perhatian. Bukan semata karena dua gol ke gawang merupakan koleksi perdananya setelah memainkan laga ketiganya dengan kostum Samurai Biru. Sebab, dari fisik dan penampilannya, striker 24 tahun itu sudah berbeda dengan rekan setimnya. Ya, Havenaar adalah bule berdarah Belanda, tapi kelahiran Hiroshima dan telah menjadi warga negara Jepang sejak usia 7 tahun. Havenaar dilirik pelatih Jepang Alberto Zaccheroni setelah mengemas 14 gol bersama klub promosi J-League 2011 Ventforet Kofu musim ini. Dia hanya terpaut satu gol dari pemuncak top scorer, Joshua Kennedy, striker Australia yang mem-

bela Nagoya Grampus. Zaccheroni juga butuh postur jangkung (194 sentimeter) Havenaar. Buktinya, dua golnya ke gawang Tajikistan semuanya lahir dari sundulan. “Kami butuh striker dengan gaya berbeda, yang bisa berkreasi sekalipun tidak memiliki banyak ruang. Saya pikir Havenaar mampu menjalankan strategi itu,” ujar Zaccheroni kepada Daily Nippon. Terkait gol perdana Havenaar, Zaccheroni memberi apresiasi. “Kami memang mengharapkan gol seperti itu darinya. Secara keseluruhan, semua pemain tampil bagus,” jelas mantan pelatih AC Milan dan Juventus itu. (dns)

Kaisar Motor Luncurkan Produk Tangguh Triseda XP (Extra Power) BREBES - Satu lagi bukti komitmen Kaisar Triseda Motor untuk terus berinovasi mengembangkan produk-produk bermutu yang mengerti dan menjawab kebutuhan konsumen, Kaisar Triseda keluarkan produk teranyarnya. Sepeda motor roda tiga yang diberi nama Triseda XP (Ekstra Power) merupakan produk baru yang memiliki kelebihan-kelebihan dari produk sebelumnya. Menurut Direktur Cahaya Murni Kaisar, Dealer Sepeda Motor Kaisar Klampok Brebes, Hadi Santoso, Triseda XP dihadirkan dengan keunggulankeunggulan pada sepesifikasi teknik, sistem elektrik, mesin, rangka hingga kapasitas muatannya. Selain tromol rem yang lebih besar, Triseda XP juga memiliki gardan dengan extra power gear. Selain itu ditunjang oleh engine 150 cc yang mem-

buatnya hemat BBM, water cooling system hingga memiliki idependent dual shock system yang membuatnya lebih tangguh dan stabil. “Baknya juga lebih panjang, yaitu 160 centimeter bisa memuat lebih banyak. Apalagi didukung oleh mesin yang canggih, Triseda XP akan mampu melaju dengan stabil meski membawa beban hingga 8 kuintal dan menanjak sekalipun,” ujar Hadi. Dengan ketangguhannya, Tridesa XP, menurutnya, akan bisa menjawab kebutuhan transportasi, jasa maupun usaha niaga yang membutuhkan distribusi yang banyak. “Ini sangat tangguh dan cocok untuk petani, pedagang maupun profesi lainnya,” lanjutnya. Sebab, type baru Triseda XP ini memang dirancang untuk pekerjaan yang lebih berat. Dengan tenaga ekstra. “Triseda

sanggup menempuh medan berat dan beban muatan yang lebih berat dibanding dengan yang lain,” ujarnya. Produk bermutu ini ditawarkan dengan harga promo pada bulan ini, yaitu sekitar Rp 20 juta 5 ratus ribu. “Selain produknya unggul, kami juga menyediakan garansi hingga perlengkapan suku ca-

dangnya,” imbuh Hadi. Triseda XP bisa anda dapatkan: di Cahaya Murni Kaisar, Jl. Raya Klampok 208 Brebes, Telp. 0283-3337689, SMS 24 jam: 0819 3181 6618 . Tegal: Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No. 72 Pesurungan (Sebelah Timur Bebek Goreng H.Slamet) Tegal, Telp. 3322689(adv)


ALL SPORTS

12

RABU 12 OKTOBER 2011

RADAR TEGAL

GOLDEN FOOT BUAT GIGGS

MOTOGP

Valentino Rossi

Beban Berat Rossi-Hayden PHILLIP ISLAND - Ducati punya rekor hebat di Phillip Island. Sejak 2007 hingga 2010 motor pabrikan Italia itu selalu menang di sirkuit kebanggaan Australia tersebut. Casey Stoner yang membawa Ducati mendominasi. Sekarang, Stoner sudah tidak lagi menunggangi Ducati. Pembalap Australia itu hijrah ke Repsol Honda. Ducati kini mengandalkan Valentino Rossi dan Nicky Hayden. Sepertinya akan sulit bagi mereka melanjutkan dominasi Ducati. Jangankan menang, untuk naik podium saja sulit bagi Rossi dan Hayden. Mereka harus bekerja ekstra keras untuk meraih hasil bagus. Sebab, sepanjang musim ini, performa Ducati yang ditunggangi Rossi dan Hayden jeblok. Lihat saja statistik Rossi dan Hayden. Hanya sekali kedua pembalap itu naik podium. Rossi merasakannya ketika finis pada urutan ketiga di MotoGP Prancis dan Hayden mengecapnya ketika finis pada urutan ketiga di MotoGP Spanyol. Apalagi, Rossi baru saja mengalami cedera jari setelah mengalami tabrakan pada balapan di MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi (2/10). Cedera yang membuat Rossi tidak bisa turut serta dalam uji coba mesin Ducati GP12 di Jerez, akhir pekan lalu. Lagipula, Rossi juga tidak punya catatan hebat di Phillip Island dalam beberapa tahun terakhir. Kali terakhir pembalap Italia itu menang di Phillip Island adalah pada 2005. Tapi, Rossi tetap percaya diri dia mampu meraih hasil kompetitif. “Phillip Island tidak terlalu buruk untuk motor saya, jadi saya berharap bisa cepat dan meraih hasil bagus. Sebelumnya, Stoner membuat banyak perbedaan ketika tampil di Phillip Island. Wajar, itu kandangnya, layaknya Mugello bagi saya,” jelas Rossi. Fans berat Inter Milan itu menyatakan, tidak yakin mereka bisa memenangkan balapan dari Honda dan Yamaha yang begitu cepat. Tapi, dia menyakini mereka bisa kompetitif dan mendapatkan hasil yang bagus. Sementara itu, di Phillip Island, Stoner punya peluang mengunci gelar juara dunia musim ini. Sekarang Stoner mengemas 400 poin dan unggul 40 angka atas pembalap Yamaha Jorge Lorenzo yang menguntit ketat di belakangnya. Dengan tiga balapan tersisa, maka bila Stoner finis pada urutan pertama di Phillip Island dan Lorenzo gagal naik podium, maka gelar sudah pasti digenggam Stoner. (ham)

MONTE CARLO - Tua tua keladi. Begitulah ungkapan yang tepat untuk menggambarkan winger Manchester United Ryan Giggs. Meski sudah berusia 37 tahun, tapi performanya masih stabil dan tetap jadi bagian vital dari United. Atas performanya yang moncer, Giggs dinobatkan sebagai peraih Golden Foot Award 2011. Dia menyisihkan beberapa kandidat lainnya seperti kiper Juventus Gianluigi Buffon, Didier Drogba, Samuel Eto’o, Iker Casillas, Javier Zanetti, dan Carles Puyol. Bukan hanya kualitas dan prestasi saja yang menjadi acuan dalam pemilihan Golden Foot. Kepribadian sang pemain juga menjadi tolok ukur. Selain itu, hanya pemain yang berusia minimal 29 tahun yang bisa dinominasikan. Ya, penghargaan ini lebih difokuskan kepada para pemain senior yang telah memiliki banyak prestasi. Tahun sebelumnya, kapten AS Roma Francesco Totti yang menjadi pemenangnya. Giggs sendiri adalah pemain dari Inggris Raya perstama yang merebut gelar itu. Giggs menerima penghargaan itu langsung dari Pangeran Albert II di Monaco, kemarin. Atas pretasinya itu, mantan pemain timnas Wales itu berhak mencetakkan jejak kakinya di Champions Promenade di Monte Carlo. Penghargaan itu

layaknya Hollywood Hall of Fame. Penghargaan itu didedikasikan Giggs kepada manajer United Sir Alex Ferguson. “Saya sangat beruntung karena bermain di bawah asuhan manajer terbaik. Dia manajer yang keras, tapi sangat fair. Dia selalu menginginkan yang terbaik dari para pemainnya, seperti kepada dirinya sendiri,” kata Giggs, seperti dilansir Goal. “Saya juga merasa bangga karena memenangkan perhargaan ini membuat jejak kaki saya juga dicetak berdampingan dengan para pemain sepak bola hebat. Kebanggaan luar biasa bagi saya,” kata Giggs. Ya, sebelum Giggs, sejumlah pemain penting yang sudah mencetak jejak kakinya di Champions Promenade adalah Roberto Baggio, Pavel Nedved, Andriy Shevchenko, Ronaldo, Alessandro Del Piero, Roberto Carlos, Ronaldinho, dan Francesco Totti. Soal masa depan karirnya, Giggs belum memberikan kepastian kapan akan gantung sepatu. “Saat ini saya masih enjoy dengan permainan saya. Jadi, saya belum berpikir untuk mengakhirinya. Tapi, bila saya harus berhenti besok, maka saya telah melewati karir yang hebat dan tidak akan menukarnya dengan orang lain,” kata Giggs. (ham)

Zinedine Zidane

Ryan Giggs

Antara Dijagokan dan Diragukan LONDON - Sukses Sebastian Vettel mempertahankan juara dunia Formula 1 (F1) menuai reaksi. Ada yang memuji, ada pula yang sinis. Niki Lauda, mantan juara tiga kali F1, termasuk yang memuji pembalap 24 tahun Jerman itu. Lauda menilai Vettel bisa lebih sukses dari seniornya, Michael Schumacher. Schumacher masih tercatat sebagai pembalap tersukses F1 dengan gelar juara dunia terbanyak (7) dan

BUNDESLIGA Frank Arnesen

Zidane Kembali ke Sekolah

Arnesen Rangkap Jabatan di Hamburg BERLIN - Sepeninggal Michael Oenning yang dipecat dari jabatan pelatih Hamburg SV pada 19 September lalu, mereka belum kunjung mendapatkan pengganti. Sempat digantikan Rodolfo Cardoso, tapi hanya berstatus pelatih sementara. Karena Cardoso tidak memiliki lisensi kepelatihan yang sesuai dengan regulasi di Bundesliga Jerman, maka dia hanya boleh membesut Hamburg selama 15 hari. Padahal, Hamburg belum kunjung mendapatkan pengganti Oenning. Makanya, terpaksa Frank Arnesen yang selama ini menduduki jabatan direktur olahraga Hamburg merangkap jabatan. Kebetulan, dia memiliki lisensi yang dibutuhkan. Pria asal Denmark itu mendapatkannya ketika dia menjabat asisten pelatih di PSV Eindhoven dan Willem Tilburg. Status Arnesen hanya sebagai pelatih karteker. Dia akan dibantu Cardoso yang selama ini menangani Heiko Westermann dkk. Jabatan itu akan dipegangnya hingga mereka mendapatkan pelatih tetap. “Sejatinya, ini berrisiko bagi saya. Tapi, demi kebaikan Hamburg, saya akan mempersiapkan diri mengambilnya,” kata Arnesen, di situs resmi klub, seperti dikutip Reuters. Menurut dia, yang terbaik baik Hamburg adalah segera mendapatkan pelatih. Bukan hanya mencari opsi kedua atau ketiga. “Ini hanya solusi temporal,” bilang mantan direktur olahraga Chelsea itu. Sembari menangani Hamburg, Arnesen juga disibukkan mencari pengganti Oenning. Yang menjadi bidikan utamanya adalah pelatih klub Swiss FC Basel Thorsten Fink. Masalahnya, mantan pemain Bayern Munchen itu terikat kontrak hingga 2013 di Basel. “Saya sudah melakukan segalanya untuk mendapatkan alternatif. Kami ingin mendapatkan pelatih yang tepat. Hanya, sekarang tidak ada yang tersedia,” jelas Arnesen. Sekarang Hamburg berada di dasar klasemen dengan empat poin dari delapan pertandingan. Sebelumnya, Oenning dipecat hanya setelah melewati enam laga di Bundesliga. Selama ditangani Oenning, Hamburg tidak oernah menang. Dia menelan lima kekalahan dan sekali meraih imbang. Start yang buruk bagi Hamburg yang musim lalu finis di posisi kedelapan. Oenning sendiri mengambil alih jabatan pelatih dari Armin Veh yang dipecat jelang musim lalu berakhir. Karena mampu memperbaiki performa Hamburg, membuat Oenning dipertahankan pada awal musim ini, ternyata karirnya di Hamburg tidak panjang. (ham)

ZINEDINE Zidane menyimpan ambisi menjadi pelatih timnas Prancis suatu saat nanti. Sebagai bagian dari persiapannya, dia kembali bersekolah mengejar diploma di Centre of Law and Sports Finances di Limoges. Sebagai pemain, Zidane disebut sebagai legenda. Baik di timnas Prancis maupun di level klub bersama Juventus dan Real Madrid. Berbagai prestasi telah dikecapnya. Sederet penghargaan individual juga pernah digenggamnya. Begitu memutuskan mundur dari lapangan hijau, Zidane kemudian duduk di belakang meja dan menjadi penasihat bagi Presiden Real Madrid Florentino Perez. Lalu, atas permintaan entrenador Real Madrid Jose Mourinho, sekarang Zidane menjadi direktur olahraga. Namun, itu tidak membuat Zidane terlena. Dia tetap menyimpan ambisi bahwa suatu saat nanti akan melatih timnas Prancis. Saat ini, jabatan tersebut masih dipegang mantan rekannya di timnas Prancis Laurent Blanc, tapi tak ingin terburu-buru. “Menjadi pelatih Prancis? Mengapa tidak? Itu bukan hal yang buruk. Segalanya mungkin dalam kehidupan,” jelas Zidane, seperti dikutip Daily Mail. Nah, untuk mempersiapkan diri menjadi pelatih suatu saat nanti, Zidane membekali dirinya bukan hanya dengan lisensi pelatih saja, tapi juga dia mengejar diploma untuk masalah hukum dan pembiayaan dalam olahraga. Zidane mendaftarkan diri untuk ikut program diploma selama dua tahun di Centre of Law and Sports Finances di Limoges. Program itu pernah

diambil Blanc sebelum menjadi pelatih di Girondins Bordeaux dan timnas Prancis. Rekannya yang lain Emmanuel Petit juga pernah mengambil diploma yang sama. Program diploma itu untuk mempelajari tentang hukum dan juga manajemen dalam olahraga. Berbarengan dengan Zidane, ada mantan pemain lainnya, yakni mantan pemain Leeds United dan AS Roma Oliver Dacourt serta 15 olahragawan profesional lainnya. Bergabungnya Zidane dalam program diploma itu ternyata membuat dosennya minder. “Para mantan pemain sepak bola itu mampu berbicara dengan baik menggunakan tiga bahasa. Paham betul tentang kontrak kerja, dan mereka mengetahui dengan jelas bagaimana kerja agen dan para pekerja perantara serta batasannya,” kata Gerard Coudier, pimpinan program diploma, seperti dikutip The Sun. “Dengan karakteristik seperti Zidane, pemain yang begitu sukses dalam hidupnya, tapi masih punya keingintahuan yang tinggi. Saya pikir tidak perlu datang kemari,” lanjut Coudier. Makanya, kedatangan sosok seperti Zidane dan Dacourt disambut gembira oleh para staf pengajar. “Mereka menunjukkan rasa ingin tahu yang besar, keinginan untuk maju. Sungguh sebuah mimpi bisa mengajar orang-orang hebat seperti mereka,” kata Coudier. Adapun Zidane sendiri menilai bahwa keikutsertaannya dalam program itu akan memberikan wawasan baru buatnya. “Ini adalah tingkatan baru dalam hidup saya dan saya ingin belajar lebih banyak lagi,” bilang Zidane. (ham)

kemenangan terbanyak (91). Namun, Vettel sudah mematahkan rekor Schumi (sapaan akrab Schumacher) sebagai pembalap termuda yang memenangi gelar keduanya di F1. Vettel meraihnya di usia dua tahun lebih muda daripada Schumi. “Dia bisa melampaui rekor Schumi apabila duduk di waktu yang tepat di dalam mobil yang benar karena dia memang memiliki kemampuan,” kata Lauda kepada

Reuters. Pernyataan Lauda berseberangan dengan Damon Hill. Juara dunia F1 1996 itu meragukan Vettel bakal mampu menyaingi rekor Schumi karena terbentur dengan regulasi olahraga jet darat itu yang selalu berusaha mereduksi dominasi. “F1 mengubah regulasi karena Michael terlalu banyak menang dan persaingan saat ini semakin kompetitif,” kata Hill kepada BBC. (dns)


ALL SPORTS

RABU 12 OKTOBER 2011

13

RADAR TEGAL

FOKUS AJANG MULTI EVEN

RAKA DENNY/JAWA POS

POSE - Menpora Andi Mallarangeng berfoto bersama sebelum melepas atlet yang akan mengikuti kejuaraan dunia bridge, The 40 th World Team Championship di Veldhoven, Belanda, 15 s/d 29 Oktober mendatang. Para atlet didampingi Pungurus Besar Gabsi yang dipimpin ketua umumnya, Dahlan Iskan dan Ketua Harian, Widi Pancono.

Timnas Bridge Indonesia Bertanding di Belanda JAKARTA - Persiapan timnas bridge Indonesia proyeksi SEA Games 2011 memasuki fase akhir. Julius Anthonius dkk bakal menjadikan The 40 th World Team Championships di Eindhoven, Belanda pada15-29 Oktober mendatang sebagai ajang terakhir sebelum bertanding di SEA Games. Sebanyak 18 atlet bakal dikirimkan dalam kejuaraan tersebut. Mereka terbagi menjadi tiga nomro. Yakni senior, putra dan putri. Namun, hanya tim putra dan putri yang nantinya akan bertanding di SEA Games 2011. “Untuk tim senior kami menargetkan juara. Untuk tim putri masuk semifinal. Sedangkan untuk tim putra memang tak dibebani target

karena sebagai ajang persiapan SEA Games,” terang Widi Pancono, ketua harian PB GABSI saat pelepasan di Kantor Kemenpora Senayan Jakarta kemarin (11/10). Ketua Harian PB GABSI Dahlan Iskan mengharapkan agar even tersebut memberikan pelajaran berharga bagi Indonesia. Pasalnya, selain bertanding, even tersebut juga akan menjadi ajang seremoni bagi Indonesia yang sudah ditetapkan sebagai tuan rumah Kejuaraan Dunia 2013 di Bali. “Bridge Indonesia sudah bukan di level Asia Tenggara. Tapi sudah di dunia. Karena itu di SEA Games harus menjadi juara umum. Namun ada strategi dari para atlet dan pelatih untuk tak menyapu bersih. Kalau me-

dali disapu bersih, bahaya untuk kelangsungan bridge di SEA Games selanjutnya. Itu strategi dari teman-teman semua,” ucap Dahlan. Menpora Andi Alifian Mallarangeng sendiri mengaku bangga dengan predikat timnas bridge Indonesia. Menurutnya, hal itu bisa menjadi contoh untuk cabang lainnya agar lebih berprestasi. Superioritas timnas bridge pun dianggap bakal membantu misi Indonesia merebut gelar juara umum di SEA Games mendatang. “Bridge Indonesia memang harus diakui sebagai senjata andalan untuk merebut emas. Kalau untuk merebut juara umum di SEA Games nanti peluangnya sangat terbuka,” tegas Andi. (ru)

Hasil Sempurna di Katanning DBL Indonesia Selection KATANNING - Sempurna. Kata tersebut rasanya pantas untuk menggambarkan perjuangan Development Basketball League (DBL) Indonesia Selection Team 2011 Australia Tour ini. Dalam laga kemarin (11/10) di Katanning Leisure Centre, tim putra dan putri berhasil meraih kemenangan atas tim putra-putri Katanning U-17. Tim putra berhasil menang 112-46, sedang tim putri 62-61. Hasil kemarin menambah kisah sukses tim DBL Indonesia Selection di Benua Kanguru. Untuk tim putra, dari empat kali bertanding, Michael Stanley dkk mencatatkan tiga kemenangan. Yang membuat kemenangan makin istimewa, center tim putra DBL Indonesia Selection Rico Pratama mampu melakukan slam dunk. Nah, acungan jempol hasil positif patut diberikan kepada tim putri DBL Indonesia Selection. Kemenangan Stephanie Yolanda dkk kemarin adalah yang pertama setelah menjalani empat laga di tiga kota Australia Barat. Pada laga pertama dan kedua, mereka dipaksa mengakui keunggulan Southwest Slammers U-16 dengan skor 4025 dan 53-44 di Bunbury. Sedang di pertandingan ketiga melawan Albany Riders U-16, mereka kalah 41-38. Dalam laga kemarin, tim putri DBL Indonesia Selection menampilkan permainan yang apik. Melawan tim Katanning U17 yang posturnya jauh lebih besar, Stephanie Yolanda dkk tak gentar dalam perebutan rebound. Beberapa kali Mariam Ulfah dan Stephanie Yolanda mampu memenangi bola liar di bawah ring. Pada kuarter pertama DBL Indonesia Selection menang dengan skor 18-12.

Markis Kido/Hendra Setiawan Untuk itu, Kido/Hendra tetap berusaha untuk tampil konsisten di Super Series dan minimal bisa mencapai semifinal untuk mempertahankan posisi mereka di klasemen. “Kami berusaha mengumpulkan poin, agar tidak terlempar dari ranking delapan besar dunia. Itu jatah posisi minimal jika Indonesia ingin mengrim dua wakil dan kami tetap bisa berangkat,” tandasnya.

Sementara itu, pasangan ganda putra pelatnas Mohammad Ahsan/Bona Septano saat ini masih belum bisa menampilkan permainan maksimalnya untuk meraih gelar di level super series. Prestasi terakhir terbaik mereka diukir di ajang Grand Prix Gold. Di super series mereka mentok sampai di partai final dan belum bisa meruntuhkan dominasi ganda Tiongkok, Cai Yun/Fu Haifeng. Dengan kenyataan itu, pelat-

nas saat ini memang sedang menggodok Ahsan/Bona. Latihan yang keras menurut Bona memang diberikan selama beberapa bulan terakhir agar performa mereka berdua bisa terus meningkat. “Kami memang di Push oleh tim pelatih untuk bisa terus membaik dan mencapai prestasi maksimal. Targetnya memang di 2012, kalau 2011 ini kami masih dimatangkan,” ujar Bona. (aam)

Hari Ini Arema Beresi Kontrak Pemain

ANGGER BONDAN/JAWA POS

SLAM DUNK - Rico Pratama (atas), pemain DBL Selection berhasil melakukan slam dunk saat dikawal dua pemain Katanning U-17 dalam pertandingan persahabatan di Lapangan Basket Katanning Leisure Center, Katanning, Australia, kemarin (11/ 10). DBL Selection berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 112-46.

Pertandingan makin seru di kuarter kedua. Katanning U-17 sempat membuat poin sama 2626. Namun berkat keuletan perjuangan tanpa menyerah, Stephanie Yolanda dkk kembali menjauh dari kejaran Mirayla Zilm dkk. DBL Indonesia Selection unggul 36-33. Pada dua kuarter akhir, DBL Indonesia Selection berusaha tampil stabil. Akurasi tembakan tiga angka Stephanie Yolanda dkk makin menjadi. Dari 16 kali percobaan three points, 11

diantaranya masuk. Lewat kemenangan dramatis, DBL Indonesia Selection menang 62-61 atas Katanning U-17. Dan begitu buzzer berbunyi, Stephanie Yolanda dkk melongo karena tak percaya berhasil. Pelatih Katanning U-17 Rod Zilm mengakui jika timnya kalah strategi. “Indonesia punya banyak penembak jitu. Seharusnya kami sadar dan bisa menghentikan itu. Terlepas dari itu, Indonesia memang layak menang,” puji Rod. (dra)

Persik Kediri Berburu CEO KEDIRI - Salah satu yang membuat ribet dan lamanya pencairan dana dari konsorsium ke Persik adalah soal masih lowongnya salah satu posisi strategis pada manajemen baru hasil merger antara Persik dan Minangkabau FC. Tak tanggung-tanggung, posisi yang masih dibuka ‘lowongan’ tersebut adalah posisi CEO alias chieft executive officer. “Memang sampai sekarang siapa CEO-nya belum ada,” ungkap Manajer Persik Sunardi. Menurut bos perusahaan pertanian tersebut, saat ini siapa orang yang bakal ditunjuk sebagai CEO tersebut masih terus dalam proses penggodokan. Masih dalam proses tarik ulur antara Persik dan pihak kon-

JAKARTA - Dominasi bulu tangkis Indonesia di sektor putra dalam beberapa tahun terakhir terus menurun. Seiring dengan merosotnya prestasi tunggal putra, kini performa ganda putra Indonesia pun menurun terutama pasangan yang kerap diandalkan, Markis Kido/Hendra Setiawan. Ya, dalam beberapa turnamen selama 2011, Kido/Hendra terlihat kurang greget dan tidak bisa meraih satu gelar dari super series. Torehan prestasi mereka selama 2011 pun masih kalah dibanding 2010 dimana emas Asian games bisa mereka bawa pulang. Mengomentari kenyataan tersebut, Kido ternyata tidak memungkiri dan mengakui bahwa saat ini permainannya sudah tidak segarang dulu. “Fokus kami sekarang sudah beda. Usaha kami untuk menggapai gelar di kejuaraan tingkat tinggi pun sudah tidak menggebu seperti dulu,” ujarnya saat ditemui, kemarin (11/10). Karena itu, model latihan yang mereka jalani pun sudah tidak sekeras saat masih berada di Pelatnas PB PBSI Cipayung dulu maupun sepanjang 2010. Saat ini, terang Kido, latihan yang dijalaninya sudah mengalami penurunan intensitas. Jika dulu mereka berlatih minimal selama tiga jam tiap kali malakoni latihan pagi atau sore. Maka, selama 2011 ini latihan yang mereka jalani tak lebih dari dua jam di tiap sesinya. Menurut peraih emas Olimpiade Beijing 2008 tersebut, saat ini mereka memilih untuk lebih fokus ke ajang multi even. “Kami sudah tidak mengejar target pribadi lagi seperti dulu. Yang penting bagi kami saat ini untuk bisa membela negara dan bsia menang di SEA Games (XXVI/2011) nanti,” ujar pemain 27 tahun tersebut. Kido/Hendra mencanangkan untuk meraih emas di SEA Games mendatang karena ingin mempertahankan gelar yang mereka raih selama tiga edisi SEA Games terakhir, 2005, 2007, dan 2009. Kido ingin menggenapi koleksi medali emas SEA Gamesnya menjadi empat keping pada 2011 ini. Terlepas dari SEA Games, Kido menegaskan bahwa dirinya tetap berharap bisa kembali tampil di Olimpiade London 2012 dan mempertahankan emas yang telah mereka dapat.

sorsium. “Masih mencari siapa yang benar-benar pas,” katanya kepada Radar Kediri (Jawa Pos Group). Akibat belum adanya CEO di manajemen baru tersebut, maka pihak konsorsium juga tak bisa menyerahkan dananya. Sebab, CEO itulah yang bertanggung jawab untuk masalah keuangan hingga keputusan-keputusan krusial lainnya. CEO adalah posisi manajerial baru di tubuh Persik mendatang setelah terjadi merger antara Macan Putih dengan Minangkabau FC. Selama ini belum pernah ada posisi tersebut di manajerial tim juara Liga Indonesia tersebut. Posisi itu adalah tuntutan profesionalisme di tubuh Persik yang sudah berbadan hukum berupa PT.

Selain CEO, juga ada beberapa kedudukan baru. Seperti komisaris hingga direktur. Namun, hanya CEO ini yang belum terisi. “Karena posisi dan perannya sangat strategis, maka orang yang dipilih harus benarbenar punya kapabilitas,” tandasnya. Karena belum ada yang dianggap punya kemampuan yang diinginkan tersebut, maka sampai sekarang masih kosong. Akibat strategisnya posisi CEO itulah yang membuat tarik ulur antara Persik dan pihak konsorsium berjalan alot. Namun, manajemen Persik menjanjikan bahwa posisi tersebut akan segera terisi. Sebab, hal itu akan menjadi syarat pencairan dana dari pihak konsorsium. (jie/jpnn/ko)

MALANG - Klaim manajemen PT Arema Indonesia yang telah mengikat 22 pemain ternyata tak semuanya benar. Karena dari sejumlah pemain yang dibeber ke media, ternyata masih ada lima pemain yang belum tanda tangan kontrak. Itu artinya lima pemain tersebut masih belum sah menjadi milik tim berjuluk Singo Edan. Lima pemain tersebut adalah Purwaka Yudhi, Benny Wahyudi, Kurnia Meiga, Hendro Siswanto, dan Waluyo. Tak ingin para pemainnya lepas karena diklaim klub lain, manajemen Arema pun menyikapi isu yang ada dengan segera menyelesaikan masalah ini. “Kita akan selesaikan masalah ini. Mudah-mudahan paling cepat besok (hari ini) sudah ada titik terang,” tegas media officer Arema, Noor Ramadhan, kemarin (11/10). Seperti diketahui, dari 22 pemain itu, 17 di antaranya

sudah melakukan tanda tangan kontrak sekaligus menerima uang muka kontrak atau DP (down payment) dari manajemen. Mereka adalah para pemain yang kini menjalani latihan di Lapangan Agrokusuma Batu, yakni Dede Sulaeman, Aji Saka, Rigan Agachi, Johan Alfarizie, Leonard Tupamahu, Irfan Raditya, Muhammad Ridhuan, Chmelo Roman, Esteban Guillen, Eka Hera, Roni Firmansyah, Herman Romansyah, TA Musafry, Dendi Santoso, Noh Alam Shah, Sunarto, dan Putut Waringin Jati. Sedangkan lima pemain yang belum teken kontrak sebagian besar merupakan pemain yang tengah menjalani agenda bersama timnas senior maupun timnas U-23. Mereka adalah Purwaka Yudhi, Benny Wahyudi (timnas senior), Hendro Siswanto, Kurnia Meiga (timnas U-23). Selain itu, masih ada satu pemain lagi, yakni Waluyo

yang belakangan sudah ikut berlatih bersama Deltras Sidoarjo dan diklaim telah menjadi milik tim berjuluk The Lobster itu. Selain Waluyo, dua pemain Arema lain yakni Purwaka dan Benny juga diklaim Deltras. Nunun mengatakan, manajemen tidak ingin Arema mengulangi sejarah di mana dalam satu periode banyak pemain Arema eksodus ke tim-tim lain. “Apalagi, sejak awal pemain yang bersangkutan sudah berkomitmen untuk bertahan,” kata pria yang akrab disapa Nunun itu. Meski menegaskan penyelesaian masalah tersebut pada hari ini, namun Nunun masih belum bisa mengungkapkan bagaimana teknisnya, apakah menunggu kedatangan pemain timnas itu ke Malang, ataukah pihak manajemen jemput bola dengan mendatangai mereka di Jakarta. Apalagi, pada hari ini manajer Arema, Haris Fambudy

akan mengikuti manager meeting di Jakarta. “Teknisnya belum bisa kita sampaikan saat ini. Tapi proses yang akan kita lakukan adalah berbicara baik-baik dengan pemain,” kata pria yang juga berprofesi sebagai reporter televisi nasional itu. Lantas bagaimana jika para pemain itu membatalkan komitmennya kepada Arema Untuk saat ini, Nunun mengaku bahwa pihak manajemen belum menyiapkan skenario kedua jika pemain-pemain itu hengkang. Saat ini, manajemen tetap berpikir positif bahwa pemain-pemain itu tetap meneruskan komitmennya bersama Arema. “Kita berharap mereka tetap mengenakan jersey (kostum) Arema. Dengan tetap setia pada komitmen dan loyalitas karena proses kesepakatan yang kita lakukan beberapa waktu lalu,” jelas dia. (muf/abm/jpnn/ko)


JATENG

RABU 12 OKTOBER 2011

17

RADAR TEGAL

Selidiki Kasus Video Mesum BATANG - Kasus video mesum yang dilakukan oleh dua orang pelajar salah satu SMP yang ada di Bandar, hingga kini masih terus diselidiki oleh pihak kepolisian. Pasalnya, ada indikasi jika video tersebut dibuat secara sengaja oleh pelaku dan temannya. Selain itu, pembuatan video tersebut dilakukan di dalam kelas dan pelaku masih menggunakan seragam sekolah. Kapolres Batang AKBP M Nasihin melalui Kasubag Humas AKP Tengku Djafar Sodiq menjelaskan, hingga saat ini pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan terkait beredarnya video mesum yang dilakukan oleh anak SMP tersebut. Petugas juga masih mempelajari tentang rekaman tersebut. "Kasus ini masih ditangani pihak kepolisian, apakah pembuatan video tersebut disengaja atau tidak,"

PATI

ungkap Djafar. Petugas sendiri juga melakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan saksi-saksi yang terlibat dalam kasus video yang saat ini sudah beredar di kalangan masyarakat. Selain masyarakat Bandar, diketahui jika video tersebut telah diunggah ke situs facebook, sehingga orang lain bisa mengetahuinya. Djafar mengatakan, bagi pelaku pembuat maupun yang megedarkan dapat dikenai sanksi yang tegas. Petugs juga sudah mengantongi nama-nama yang terlibat dalam pembuatan video tersebut. Untuk itu Polres Batang akan terus menyelidiki kasus tersebut hingga semua orang yang terlibat di dalamnya dimintai keterangan. Kasus ini sendiri nantinya akan ditangani pihak Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), karena pelaku yang ada di dalam adegan video

mesum tersebut diketahui masih berstatus sebagai pelajar dan juga masih di bawah umur. Adegan tersebut juga seharusnya tidak dilakukan oleh pelaku yang masih di bawah umur dan tidak mempunyai ikatan suami istri. "Video tersebut dilakukan anak SMP, disamping itu mereka masih menggunakan seragam sekolah dan melakukannya di dalam ruangan kelas, padahal hal tersebut sangat dilarang oleh agama," ujarnya. Kasubag Humas berharap bagi siswa lainnya untuk tidak melakukan adegan seperti yang ada di video tersebut, dan hal ini harus menjadi pelajaran bagi para siswa lainnya, baik di sekolah tersebut maupun di sekolah lainnya. Jangan sampai peristiwa tersebut kembali terulang. Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah-

Mayat Jasmani Ditemukan Membusuk PATI – Nasib nahas menimpa Jasmani (57), salah seorang warga Desa Trangkil Kecamatan Trangkil RT 3/VII ditemukan membusuk di dalam kamar mandi rumahnya, Minggu (9/10). Diduga laki-laki yang tinggal sendirian dirumahnya dan bekas pensiunan karyawan PG Trangkil itu, menjadi korban pembunuhan setelah sejumlah barang milik korban digasak pencuri. Informasi yang dihimpun koran ini, diketahuinya korban sudah tidak bernyawa dan sudah membusuk tersebut, setelah Yanti bersama salah seorang cucu keponakan korban mendapati jasad Jasmani yang membusuk di kamar mandi, sekitar pukul 17.30, Minggu (9/10). Ketika mendapati kondisi kakeknya yang sudah tidak bernyawa tersebut, sempat jatuh pingsan. ”Memang awalnya tercium bau busuk menyengat. Namun semakin jelas saat seorang cucu keponakannya yang datang kerumah ini, biasanya dia datang kesini minta uang. Setelah membuka pintu dan masuk ke rumah kakeknya, saat melihat mayat kakeknya meninggal, dia jatuh pingsan,” kata Ribowo (60), salah seorang keluarga Jasmani kemarin. Setelah melihat kejadian tersebut, sontak membuat keluarganya berdatangan dan melaporkan kepada pihak kepolisian. Hal ini dikarenakan selain kematiannya dinilai tidak wajar, juga sejumlah harga benda milik korban hilang. Baik berupa sepeda motor honda GL Pro, dan surat-surat penting lainnya. ”Kendaraannya GL Pro hilang. Tapi ada tidaknya uang milik keponakan saya ini yang hilang, belum tahu jelas,” ujarnya. Dengan pelaporan yang dilakukan kepada kepolisan dan tim medis, akhirnya sejumlah tim medis datang langsung ke tempat kejadian perkara (TKP), untuk dilakukan pemerikasaan. Dari hasil sementara pemeriksaan tersebut, perawat pada Puskemas Trangkil Suparno memperkirakan Jasmani meninggal antara dua atau tiga hari sebelum diketemukan. Namun belum dapat menyimpulkan, dia meninggal akibat dibunuh, atau meninggal secara wajar. “Kalau sementara korban dalam keadaan telungkup. Tapi ada tidaknya luka pada tubuh korban belum kami ketahui, dan nanti yang akan melakukan otopsi adalah pihak kepolisian. Hanya saja saat ditemukan, ada selembar kain menutup bagian wajahnya,” terangnya. Untuk memastikan penyebab kematian Jasmani hingga membusuk di kamar mandi rumahnya itu, polisi sempat membawa jasatnya ke RSUD RAA Suwondo Pati, untuk diotopsi. (bam)

Ricky fitriyanto/radar semarang

WADUL GUBERNUR - Riana Anita Sari bersama dua anaknya, AW dan MH saat menunggu rapat paripurna dewan untuk mengadu ke Gubernur Bibit Waluyo.

Curi DVD Amplifier dan Buku Pelajaran

ALI

TUNJUKKAN BB - Tujuh unit kendaraan yang diduga hasil kejahatan diamankan sebagai barang bukti, digelar di Mapolsek Bulu.

Dua Penadah Ranmor Digerebek REMBANG - Atas informasi dan laporan masyarakat, aparat Kepolisian Sektor Bulu dan jajaran aparat Polres Rembang berhasil mengungkap dan menangkap dua dari tiga orang tersangka penadah motor curian (ranmor), Sabtu (8/10) sekitar pukul 15.00. Dua tersangka tersebut masing-masing Ahmad Zaini (41), Warga Desa Kanginan RT 3/RW 5 Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, Madura Jawa Timur dan Ahmad Suripto (29), warga Desa Karas RT 2/RW 6 Kecamatan Sedan. Penggerebekannya di rumah milik salah satu tersangka Ahmad Zaini Ariyanto, aparat berhasil mengamankan tujuh kendaraan bermotor roda dua dengan nomor polisi (napol) daerah Jawa Timur beserta kunci T, obeng, dan Tang serta sebilah Sangkur, yang diduga dari hasil kejahatan tersangka. ”Kami berhasil menangkap dua dari tiga pelaku yang di curigai terkait kasus ini, sedangkan satu tersangka lainnya kabur melarikan diri, saat pengrebekan,” ungkap Kapolres Rembang AKBP Adhy Fandi Ariyanto melalui Kapolsek Bulu, AKP Sri Iriyanti, Senin (10/10). Sri mengungkapkan, rerbongkarnya kasus itu berawal dari informasi masyarakat, terkait gerak-gerik mencurigakan salah satu tersangka, Ahmad Zaini yang sering berganti ganti sepeda motor. “Ia asli Pamekasan, tetapi selam 3 tahun tinggal di rumah istrinya, warga Desa Sumbermulyo Kecamatan Bulu, tanpa melapor kepada pamong desa setempat. Setelah menggelar penyelidikan, polisi langsung menggerebek rumahnya dan mendapati kedua tersangka.” Dia menambahkan, kasus bisa jadi akan berkembang cepat. Karena melibatkan banyak orang. Menurutnya, kelompok Duo Ahmad ini bergerak sendiri, belum ada hubungan dengan jaringan Curanmor sebelumnya. ”Namun kami masih akan mendalami dan akan mencari hubungan dengan tersangka curanmor lain. Sebab tidak menutup kemungkinan ada hubungannya.” Dari tangan tersangka, ungkap Sri, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 7 unit sepeda motor, dengan rincian dua Yamaha Mio Sporty hitam tanpa plat nomor, Yamaha Mio Sporty hitam nopol N6755-VZ, Mega Pro napol L-6661-RR, Mega Pro warna biru napol L2922-MM, Jupiter Z hitam napol N-4472-QJ, dan Yamaha Vixion merah napol L-5150-QZ. Tak hanya itu. Polisi menyita sejumlah peralatan untuk mencuri motor berupa kunci T, tang, obeng serta sebuah pisau sangkur. “Kami butuh waktu untuk mengecek keaslian nomor polisi, karena semua motor berasal dari sejumlah daerah di Jawa Timur,” imbuhnya. Atas perbuatannya, kedua tersangka di kenakan pasal pemudahan dalam tindak pidana sesuai pasal 481 ayat 1, KUHP. (ali)

sebut. Sekolah sendiri sudah diperintahkan untuk melakukan rapat dengan komite sekolah untuk menetukan nasib siswa tersebut, apakah masih bisa sekolah di tempat tersebut atau tidak. Karena untuk siswa yang laki-laki memang sudah tidak berskolah di tempat itu, dan saat ini hanya siswa perempuan yang masih sekolah di tempat itu. "Jika memang siswa tersebut harus dikembalikan ke orang tuanya, maka pihak sekolah tetap diminta agar bisa memberikan alternatif sekolah lain," ujarnya. Sabino berharap kepada pihak sekolah yang bersangkutan maupun sekolah yang lain agar bisa memberikan pengawasan terhadap para anak didiknya, karena pada saat kegiatan belajar mengajar, para siswa tersebut merupakan tanggung jawab sekolah. (ap12)

Istri Simpanan Pejabat Hendak Temui Gubernur

Bobol Sekolah, Tiga ABG Diciduk

REMBANG

raga (Disdikpora) Sabino Suwondo mengatakan jika pihaknya sudah mendatangi sekolah yang bersangkutan untuk meminta keterangan dari kepala sekolah terkait adanya video tersebut yang dibuat di dalam kelas dengan menggunakan seragam sekolah. "Kami sudah ke sekolah yang bersangkutan dam meminta keterangan dari pihak sekolah, kenapa sampai terjadi peritiwa tersebut, apakah karena pengawasan yang kurang," jelas Sabino. Disdikpora sendiri sudah mengingatkan pihak sekolah untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap para anak didiknya, sehingga peritiwa tersebut tidak kembali terulang, karena hal tersebut membuat citra buruk di dunia pendidikan. Selain itu, Disdikpora juga menanyakan langkah-langkah yang dilakukan pihak sekolah setelah adanya peristiwa ter-

KAJEN - Tiga Anak Baru Gede (ABG) asal Desa Proto Kecamatan Kedungwuni kini harus berurusan dengan aparat Kepolisian. Pasalnya mereka nekad membobol ruang SDN Proto dan berhasil membawa DVD Amplifier dan buku pelajaran. Adapun ketiga tersangka yaitu, RI (17), SW (15) dan SI (15) yang semuanya berasal dari Desa Proto Kecamatan Kedungwuni. Mereka diringkus petugas berdasarkan laporan dari pihak sekolah ke Mapolsek Kedungwuni. Kemudian dengan adanya laporan itu anggota melakukan penye-

lidikan, hingga akhirnya anggota menemukan titik terang pelaku pembobolan ruang SDN Proto. Tidak lama kemudian anggota meringkus tiga ABG yang melakukan pembobolan SDN Proto yang berhasil membawa kabur barang elektronik berupa DVD Amplifier dan buku mata pelajaran. Selanjutnya ketiga tersangka digelandang ke Mapolsek Kedungwuni guna pemeriksaan lebih lanjut, dan hingga saat ini ketiga tersangka dipindahkan ke Sel Tahanan Mapolres Pekalongan. Kasatreskrim Polres Pekalongan, AKP Bambang Purnomo saat di Kantornya membenarkan. Menurutnya tiga pelaku pembobolan SDN Proto berhasil diringkus bersama barang bukti berupa DVD Amplifier, buku pelajaran dan

satu unit sepeda motor Honda Supra G-5164-K yang digunakan oleh ketiga tersangka untuk melancarkan aksinya. "Dari hasil pemeriksaan pelaku masuk ke ruang sekolah dengan merusak kusen jendela dan mencuri DVD Amplifier dan buku pelajaran," terangnya. Ketiga tersangka kini dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara. "Ketiga tersangka kini di tahan di Mapolres," lanjutnya. Sementara pelaku pembobolan ruang SDN Proto, RI mengaku nekad mencuri buku tersebut rencananya akan dijual kiloan dan uangnya akan digunakan untuk jajan. "Uang hasil dari penjualan buku untuk membeli bakso dan rokok bersama teman-teman," ungkap dia. (yon)

SEMARANG – Belum lama dilantik oleh Gubernur Bibit Waluyo, Kepala Badan Penanaman Modal Daerah (BPMD) Jateng Ina Maryanto sudah menuai masalah. Seorang perempuan yang mengaku mempunyai dua anak dari Maryanto, Senin (10/10), menggegerkan kantor Gubernuran dan Gedung Berlian. Wanita yang diduga istri ‘simpanan’ tersebut bernama Riana Anita Sari (36), warga Jalan Subali Raya, Krapyak Semarang. Dengan membawa dua anaknya berinisial AW (6), dan MH (3,5), Riana berniat bertemu langsung Gubernur Bibit Waluyo. Dia hendak mengadukan Maryanto yang disebutnya tidak mau mengakui kedua anak kandungnya. Sambil menggandeng dua anaknya yang masih berseragam sekolah, Riana langsung menuju ruang kerja gubernur di lantai 2 Gubernuran. Namun begitu mengetahui gubernur menghadiri sidang paripurna, dia beralih menuju Gedung Berlian. Penampilan Riana yang cukup seksi kontan menarik perhatian saat menunggu di lantai 4 gedung dewan. Riana menceritakan, dirinya hanya ingin Maryanto bertanggung jawab atas dua anak yang telah dilahirkannya. “Saya ingin ngomong langsung dengan Pak Gubernur, mengenai perbuatan salah satu anak buahnya ini. Herannya sudah tahu begitu kok dilantik jadi kepala dinas lagi,” ujar Riana yang kemarin mengenakan rok pendek dan tank top berpadu blazer tersebut. Dia lantas blak-blakan tentang hubungannya dengan Maryanto. Riana mengaku kenal dengan mantan Kepala Dinbudpar dan staf ahli gubernur tersebut di sebuah diskotik pada 2004. “Dari hubungan dengan Maryanto ya lahir dua anak ini. Tapi dia tidak mau mengakui,” katanya. Maryanto, lanjutnya, juga menelantarkan dan tidak memberi biaya hidup kepada dua anaknya tersebut. Menurutnya, dia sudah berkali-kali menagih tanggung

jawab, namun dirinya hanya dibuatkan akta kelahiran palsu untuk anaknya. “Saya hanya ingin anak-anak saya diakui. Setelah itu mau putus hubungan sama saya terserah. Setiap saya menagih tanggung jawab, dia hanya bilang minta duit berapa per bulan,” paparnya. Bahkan, Riana pernah mendatangi kantor Maryanto saat menjadi Kepala Dinbudpar Jateng. Namun tindakan tersebut berujung pelaporan dirinya ke polisi atas dugaan perbuatan tidak menyenangkan dan pencemaran nama baik. “Saya waktu itu berkalikali diperiksa di Polda. Bayangkan, wong saya yang cari uang untuk anaknya kok malah mau dimasukkan penjara,” kata wanita yang mengaku mantan manajer sebuah bank tersebut. Terakhir, kemarin dia mendatangi Maryanto di kantor BPMD Jateng. Namun dia malah diusir dan dicekik. Tidak terima, dengan perbuatan tersebut, Riana bermaksud menemui gubernur. Sayangnya, Riana tidak bisa bertemu langsung dengan Bibit Waluyo. Sebelum Bibit keluar dari ruang sidang paripurna, sejumlah pegawai dari Sekretariat DPRD Jateng membawanya ke ruang lain. Ina Maryanto sendiri saat dikonfirmasi membantah semua tudingan tersebut. “Itu tidak benar semua. Dia melakukan rekayasa dan pemalsuan. Nanti saya tunjukkan semuanya yang palsu,” ujarnya saat dihubungi Radar Semarang. Pria yang juga penggemar offroad tersebut balik menuduh Riana memalsukan KTP, akta kelahiran, dan surat nikah seolah-olah pernah menikah dengannya. “Tujuannya untuk memeras saya. Dulu sudah pernah diambil tindakan hukum, tapi dia masih saja nuntut biar saya hancur,” tandasnya. Maryanto mengaku kenal Riana sejak 2003 saat dirinya menjadi nasabah kartu kredit di bank tempat Riana bekerja. Dia menyatakan sudah menunjuk pengacara Agus Nurudin, dan akan menuntut Riana ke jalur hukum. (ric/aro/ce1)

Duka Keluarga Satinah, TKW Asal Kalisidi Terancam Hukuman Pancung

Jadi TKW Sejak 2003, Terakhir Telepon saat Lebaran Satinah (40), tenaga kerja wanita (TKW) asal Dusun Mrunten Wetan RT 02 RW 03, Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat terancam hukuman pancung di Arab Saudi. Keluarga Satinah di Kalisidi berharap, ibu satu putri itu bisa lolos dari hukuman dan bisa pulang dengan selamat. MIFTAHUL A’LA, Ungaran GURAT kesedihan tampak jelas di wajah Sugiman. Pria 57 tahun tersebut merupakan kakak kandung Satinah, satu di antara TKW Indonesia yang saat ini menunggu eksekusi hukuman pancung dari pemerintah Arab Saudi. Saat koran ini berkunjung ke rumahnya, tak ada yang istimewa dari bangunan yang ditempatinya selama bertahuntahun. Deretan rumah keluarga Satinah tampak berjajar rapi. Di

rumah sederhana tersebut Sugiman membuka kios kelontong kecil-kecilan. Sedangkan anak semata wayang Satinah, Nur Apriani, terlihat baru saja pulang dari sekolah. Dengan bergegas, gadis 17 tahun itu pun masuk ke dalam rumah. Tak berselang lama, ia keluar sudah berganti pakaian sehari-hari. Dengan tanggap, Nur Apriani langsung bergabung dengan Sugiman dan keluarga. Keluarga Sugiman-lah yang selama ini merawat Nur sejak ditinggal ibunya menjadi TKW. Sugiman menceritakan, nasib orang memang tidak ada yang mengira sebelumnya. Begitu juga dengan nasib yang dialami adiknya, Satinah. Anak keenam dari pasangan Jumadi (alm) dan Kemi tersebut tidak bisa kembali ke tanah air. Bahkan sudah dua tahun lamanya berada di dalam penjara Arab Saudi untuk menunggu eksekusi pancung. Dia mengisahkan, adiknya tersebut pergi ke Arab Saudi kali pertama pada 2003 silam. Niatnya untuk mencari uang agar bisa membangun rumah sendiri. Ka-

rena memang selama ini, Satinah masih belum memiliki rumah, dan masih ikut di rumah orang tuanya. ”Dia kerja ke Arab Saudi sejak anak semata wayangnya masih berada di bangku SD, sampai sekarang sudah masuk SMA,” kenangnya. Menurutnya, adiknya tersebut sudah lama bercerai dengan suaminya, Ruri (42), warga Tegal. Bahkan saat ini, mantan suaminya sudah memiliki istri dan tinggal di Tegal. Tak pelak, Satinah pun menjadi bapak sekaligus ibu bagi Nur Apriani. ”Jika tidak salah mereka bercerai ketika Nur Apriani masih kecil. Bahkan Nur Apriani sempat dibawa ke Tegal, sebelum akhirnya diambil Satinah dan dibawa ke sini,” imbuhnya. Janda beranak satu tersebut, tambahnya, memang sebelumnya sudah sering bekerja menjadi pembantu rumah tangga. Namun hanya di daerah Ambarawa dan Jakarta. Sebelum divonis hukum pancung, keluarga Satinah mengaku tidak ada firasat apa-apa sebelumnya. Bahkan Satinah masih sering menghubungi

MIFTAHUL A’LA/RADAR SEMARANG

CEPAT PULANG – Nur Apriani, anak Satinah saat memperlihatkan foto ibunya selama di Arab Saudi.

anaknya yang berada di Desa Kalisidi tersebut. ”Dulu paling tidak dua bulan sekali, Satinah pasti menghubungi anaknya untuk mengetahui kabarnya. Tapi setelah divonis pancung, memang Satinah jarang menghubungi keluarga di desa,” tuturnya sambil menitikkan air mata.

Di tengah-tengah masih belum jelasnya kapan eksekusi, keluarga Satinah hanya bisa berharap agar pemerintah turun tangan untuk memulangkan Satinah. Keluargnya hanya berharap yang penting Satinah bisa kembali lagi ke Indonesia, meski tanpa membawa uang sekalipun. (*/aro/ce1)


CMYK

18

RABU, 12 OKTOBER 2011

RADAR TEGAL

Gaya Bicara Syahrini Jadi Fenomenal Kau yang telah memilih aku Kau juga yang sakiti aku Kau putar cerita Sehingga aku yang salah Kau selalu permainkan wanita Kau ciptakan lagu tentang cinta Hingga semua tahu Kau makhluk sempurna..

Teater SMAN 3 Slawi Produksi ‘Nyai Gendong Slendro’ EKSTRAKURIKULER Teater SMA Negeri 3 Slawi merupakan wadah untuk menyalurkan bakat siswa yang suka berakting. Belum lama ini, teater ini berhasil memproduksi sebuah film berjudul ‘Nyai Gendong Slendro’. Tepatnya tanggal 30 Juli, film yang ide ceritanya dari Bagus Nandang ini mulai dibuat. Anggota yang ikut bergabung dalam kelompok ini diantaranya Esya Nur S, Nisita P, Lugy Mia A, Ulfa Laeli, Hanifah, Fitri Amalia, Alif A, Andika, Zaky, Ilmi, Kukuh, Habibi, dan Bagus Nandang sendiri. Sayangnya, film tersebut belum sempat dipertontonkan saat acara Lustrum SMA Negeri 3 Slawi yang ke-4. Padatnya acara membuat film itu batal diputar. “Tapi kita masih merencanakan pemutarannya nanti,” ucap Esya. Diakuinya, berperan dalam sebuah film bukan hal yang mudah. Pemahaman dan penjiwaan peran mutlak diperlukan. ‘’Dan kita juga harus tahu isi ceritanya untuk memahami peran,’’ tambah dia. Kemampuannya dan teman-teman satu kelompok teaternya dalam berakting, diakui, semakin terasah berkat latihan intensif bersama sang pelatih Sobirin SAg dan Drs Supriyono Satrio. (anggi)

Ikuti Gayanya, Tetap Sesuaikan Kondisi HEBOH artis Syahrini di sejumlah tayangan musik maupun infotainment, rupanya nggak lepas juga dari perbincangan kalangan pelajar. Kalimat khas mantan pasangan duet Anang Hermansyah ini juga tak luput dari perhatian mereka. Seperti pengakuan Betty Capriyanti, siswi kelas XI TAV asal SMK Ma’arif NU Talang yang mengaku menyukai kalimat ‘Alhamdulillah ya’ yang kerap dilontarkan penyanyi asal Sukabumi tersebut. “Karena itu wujud ungkapan syukur,” tambahnya. BETTY CAPRIYANTI Meski begitu, secara penampilan, ia Aktivis Karate SMK tidak terlalu menyukai Syahrini. Dia Maarif NU Talang menilai, artis yang tenar dengan hits ‘Kau yang Telah Memilih Aku’ ini memiliki penampilan yang terlalu glamour. Cewek kelahiran Tegal, 2 Januari 1996 yang bercita - cita menjadi wanita karir ini punya beberapa tips menarik buat para penggemar Syahrini. Yuk kita simak! - Jika kamu pengagum Syahrini dan ingin mengikuti gayanya, coba lihat kondisi lingkungan kamu berada, jangan memaksakan diri untuk tampil terlalu glamour - Meniru gaya Syahrini tapi yang pantas aja dan sesuai dengan usia kamu - Jangan terlalu berlebihan dalam meniru artis idola. (intan)

ResponX, nggak asing lagi dong dengan lagu ‘Kau yang Memilih Aku’, lagu yang mengangkat nama artis sensasional Syahrini ini katanya menjadi bentuk ungkapan kekesalan wanita kelahiran Bogor, 1 Agustus 1982 ini dengan mantan lawan duetnya Anang Hermansyah. Perempuan berparas cantik dan anggun ini sekarang menjadi trendsetter hampir semua kalangan. Di kalangan ResponX, ada 38,5 persen yang mengaku terus terang sebagai pengagum Syahrini. Sedangkan yang merasa nggak banget hanya 15,4 persen. Keberadaan Syahrini sebagai penyanyi solo sendiri sebenarnya sudah cukup lama. Single pertamanya ‘Tatapan Cinta’ menjadi soundtrack film layar lebar ‘Coklat Strawbery’ di tahun 2007. Namanya kian berkibar setelah duet bersama mantan suami dari Krisdayanti. Dan duet itu pula yang menarik perhatian 46,1 persen ResponX. “Aku suka kalo Syahrini sama Anang. Waktu awal duet kan cocok banget,” ucap Kholifah Ika Putri, siswi asal SMP Negeri 1 Warureja Kabupaten Tegal. Hanya 15,4 persen saja yang mengaku sudah kagum sejak kemunculan pertamanya. Seiring dengan popularitasnya yang semakin naik, berbagai hal terkait Syahrini

p u n menjadi bahan perbincangan. Termasuk ucapan sederhana ‘Alhamdulillah ya...sesuatu’ yang kerap dia lontarkan saat wawan-

cara. Kalimat ini menj a d i booming dan ditirukan sejumlah orang. Sebanyak 46,1 persen ResponX juga menyukai kali-

mat khasnya. “Sesuatu banget.. Alhamdulillah yah..,” canda Romi Fernando Roring asal SMA Negeri 2 Kota Tegal menirukan gaya Princess Syahrini. Tampil sempurna dan berdandan bak seorang putri. Ya, itulah yang sering dimunculkan sebagai image Syahrini. Dan 15,4 persen ResponX ternyata suka aksesoris dan tata riasnya. “Keinget pas di infotainment, dia kan suka aksesoris tengkorak terus bulu matanya anti badai Katrina sama badai Tsunami,” terang Amalia, siswi asal SMA PGRI 1 Taman Pemalang. Namun penampilan Syahrini rupanya tak begitu menarik bagi 46,1 persen ResponX. “Kalau make up, baju, aksesoris sih nggak ngikutin, cuma ikut ikutan kalimatnya yang khas,” terang Chyntia dari SMP Negeri 2 Kota Tegal. Pernyataan ini dipertegas Betty Capriyanti, siswi asal SMK Maarif NU Talang. “Nggak sukanya karena penampilannya terlalu mewah,” ucapnya beralasan. (tim 2)


SAMBUNGAN

RABU 12 OKTOBER 2011

19

RADAR TEGAL

Foto Presiden dan Wapres Dicopot Dari Ruang Paripurna dari halaman 1 “Saya akan cek, mungkin masih dibersihkan. Nanti dicarilah foto yang paling bagus. Tepuk tangan untuk Presiden dan Wapres,” kata Priyo, lantas terkekeh. “Kita cari nanti yang paling gagah. Terimakasih atas kecermatannya. Saya sendiri baru mafhum ada di kanan - kiri ini (patung burung garuda),” imbuh Ketua DPP Partai Golkar, itu. Sewaktu dikonfirmasi, Humas Kesekjenan DPR Djaka Dwi Winarko mengklarifikasi

bahwa sejak awal DPR periode ini memang foto Presiden dan Wapres sudah tidak lagi dipasang. Terutama di ruang sidang paripurna dan “gedung kura-kura” yang biasanya menjadi tempat pelaksanaan sidang kenegaraan. Menurut dia, ini terkait dengan prinsip pembagian kekuasaan dalam trias politica. Cabang kekuasaan negara terbagi menjadi eksekutif (presiden), legislatif (DPR), dan yudikatif (MA). Semua lembaga negara hanya wajib memasang lambang negara. Sesuai UU No.24 Tahun

2009 tentang Bendera, Bahasa, Lambang Negara, dan Lagu Kebangsaan, yang dimaksud dengan lambang negara adalah burung garuda. Tidak termasuk foto presiden dan wapres. “Sekarang memang sudah nggak ada. Nggak dipasang sejak periode ini,” kata Djaka. Anggota FPDIP Eva Kusuma Sundari justru “gembira” dengan tidak dipasangnya lagi foto presiden dan wapres. “Sudah betul itu, memang seharusnya tidak ada,” kata Eva yang sudah memprotesnya sejak lama. Menurut dia, belajar dari praktek negara demokrasi

yang sudah maju, foto kepala negara dan wakilnya memang tidak dipasang di ruang-ruang resmi rapat DPR dan MA. “Ini untuk menjaga independensi dan prinsip saling menghormati adanya pembagian kekuasaan dalam trias politica,” katanya. Menurut dia, pemasangan foto presiden dan wapres itu tak ubahnya memasang foto dubes di institusi resmi Negara lain. “Ini wilayah dengan otoritas sendiri. Jauh lebih pas memajang foto-foto eks Ketua DPR, bukan presiden,” kata Eva. (pri)

Kans Tipis, PSSI Evaluasi Tim dan Pelatih dari halaman 1 butuh keajaiban untuk memenangi tiga laga itu. Apalagi, dua laga harus dilakukan away ke markas Qatar (11/11) dan Bahrain (15/11). Satu sisanya adalah menjamu tim raksasa Asia Iran (29/2/2012). Nah, hasil buruk beruntun tersebut mulai membuat PSSI berpikir tentang keberadaan pelatih Wim Rijsbergen. Dihubungi setelah kekalahan dari Qatar tadi malam, penanggung jawab timnas Bernhard Limbong menyatakan kesal terhadap serentetan hasil negatif timnas. Dia menegaskan akan mengevaluasi keberadaan Menir Wim. “Tim akan kita evaluasi. Pemainnya dan juga pelatih Wim Rijsbergen,” tegas Limbong.

Pria yang juga menjabat ketua Komisi Disiplin (Komdis) PSSI itu belum menyatakan bahwa PSSI bakal memberhentikan pelatih asal Belanda tersebut. Namun, kemungkinan itu terbuka jika di laga-laga selanjutnya timnas Merah Putih kembali meraih hasil negatif. “Kita akan analisis semuanya dulu. Untuk keberadaan Wim Rijsbergen, kita akan minta garansi kepada dia. Apa yang bisa dia perbuat di pertandingan berikutnya,” sambung Limbong. Mengenai kekalahan tadi malam, jenderal bintang satu itu menilai tim tamu dinaungi keberuntungan. “Saya melihat tim sudah tampil habis-habisan dan bermain lebih bagus daripada sebelumnya. Tapi, memang kita tidak beruntung. Qatar cerdik dalam memanfaatkan celah

pertahanan kita,” bebernya. Dalam pertandingan tadi malam, Qatar yang belum pernah memetik kemenangan dalam dua laga sebelumnya langsung menekan sejak peluit kickoff dibunyikan wasit Abdul Malik bin Abdul Bashir (Singapura). Setelah berkali-kali berhasil dipatahkan pertahanan Indonesia, Qatar membuka skor pada menit ke-14. Lewat serangan balik cepat, Abdul Aziz Al Aulaiti berhasil menjebol gawang Ferry Rotinsulu setelah menerima umpan matang dari Khalfan Ibrahim yang sebelumnya menggiring bola dari tengah lapangan. Tapi, Indonesia berhasil membalas pada menit ke-26 melalui Christian Gonzales. Memanfaatkan bola yang lepas dari tangkapan kiper hasil tendangan keras Bambang dari

luar kotak penalti, Gonzales berhasil membobol gawang Baba Malik. Namun, pada menit ke-32, Qatar kembali unggul. Lagi-lagi Khalfan yang melakukan aksi individu memukau dari tengah lapangan sebelum melepaskan tendangan lambung yang tidak bisa dijangkau Ferry. Indonesia sempat menghidupkan lagi harapan setelah pada menit ke-35 Gonzales kembali menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Sayang, pada menit ke-59, gawang Indonesia kembali bobol akibat lemahnya koordinasi lini pertahanan. Gol penentu kemenangan Qatar itu dicetak Mohammed Razarak lewat serangan balik cepat. Sementara itu, Wim menuding buruknya barisan pertahanan sebagai biang kerok kekalahan Indonesia. (ali/c9/aww)

Selama 27 Tahun, Mulut Tertutup Tumor dari halaman 1 ngani secara cepat. Dan diharapkan pertumbuhan tumor itu tidak semakin membesar. “Penyakit korban selama ini tidak ada yang tahu. Ditemukan saat di rumah makan. Saat korban ini mau pulang dari Jakarta menuju kampung halaman,” kata Aris Hada, kesempatan membawa korban menuju RS Kardiadi,

dengan didampingi Ketua LSM Mas Jaka Mahfudin, Selasa (11/10). Sebelumnya pasien ini sempat dibawa ke salah salah rumah sakit di Tegal. Tapi entah bagaimana dari pihak keluarga akhirnya kembali pulang. Selain itu berbagai pengobatan telah dilakukan, dan hasilnya nihil. Meski daging sebesar bola tenis kini menempel kuat di mulut. Tapi dia mengaku tak merasakan sakit. Masih bisa

makan, minum, dan bicara meski sangat terbatas. “Tidak sakit, “ kata Wardani, dalam kesempatan menerima kunjungan Indra Kusuma, dan istrinya, Hj Maryatun, kemarin. Anggota DPRD Brebes dari FPDIP Sukirso dan Somadi, kemarin menyempatkan mengunjungi. Anggota DPR RI Dewi Aryani menjelaskan, penangangan pasien tumor ganas ini dilakukan secara gotong royong.

Dari Fraksi PDIP di DPR, merekomendasikan agar pasien tumor segara dibawa ke RS Kariadi Semarang. “Yang pasti ini sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan dari PDIP,” kata anggota Komisi VII DPR RI Dr. Dewi Aryani, melalui pesan singkat SMS yang dikirimkan kemarin. Sementara dari Ketua LSM Mahfudin berharap para pihak untuk dapat membantu menyelamatkan. (din)

setiap orang yang dengan sengaja mencuri, membuka, atau membocorkan rahasia intelijen diancam dipidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 500 juta. Pengesahan RUU Intelijen ini sebenarnya masih menyisakan kontroversi. Kemarin, puluhan aktivis LSM berdemonstrasi di gerbang belakang gedung DPR menolak pengesahannya. “Selamat datang republik intelijen,” teriak para demon-

stran. Mereka mengancam akan menggugat UU Intelijen Negara ke Mahkamah Konstitusi (MK). Sewaktu dikonfirmasi, Kepala BIN Sutanto memahami ada sebagian kalangan yang masih trauma dengan aktivitas intelijen di masa lalu. Dia mengakui UU yang baru disahkan itu memang menguatkan intelijen. Tapi, penguatan itu dalam batas rambu-rambu yang ketat dan tujuannya untuk melindungi kepentingan rakyat dan negara. (pri)

RUU Intelijen Disahkan dari halaman 1 Menurut dia, dalam pembahasan setiap RUU, sebenarnya sudah ada alokasi anggaran ke luar negeri untuk memperkaya refensi. Tentunya penggunaan dana tersebut sesuai kebutuhan. Tapi, dalam konteks RUU Intelijen Negara, Mahfudz merasa masukan dari berbagai kalangan sudah cukup banyak. Misalnya, dari pakar intelijen ataupun LSM. Selain itu, lanjut Mahfudz, terkadang saat kunker komisi I ke luar negeri terkait fungsi kontrol, mereka sekaligus menggali informasi mengenai pengaturan intelijen di negara tujuan. Semua ini dirasakan sudah cukup bermanfaat. “Jadi, dalam pembahasan RUU Intelijen ini tidak perlu secara khusus berangkat,” ujarnya. Mahfudz mengakui, awalnya, memang ada yang mengusulkan untuk berangkat ke luar negeri. Misalnya, ke Korea Selatan yang tengah berkonflik dengan Korea Utara. Kemudian ke Spanyol yang tengah menghadapi separtisme dan India yang kini menjadi salah satu target aksi terorisme. Tapi, berdasarkan kesepahaman bersama di internal Komisi I, semuanya dibatalkan. Selain menghemat waktu penyelesaian, Mahfudz menyebut, pembatalan ini juga menghemat anggaran negara. “Lumayan menghemat Rp 3,5 miliar. Tapi, tidak bisa dibawa ke “dapur”. Harus dikembalikan ke kas Negara,” canda Mahfudz, lantas tertawa. Dalam sidang paripurna, Wakil Ketua Komisi I Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan bahwa intelijen negara tidak diberikan kewenangan untuk menahan dan menangkap setiap orang. “Itu merupakan ranah wewenang penegak hukum,” katanya. Namun, intelijen negara dibolehkan melakukan “penggalian informasi” dengan melibatkan aparat penegak hukum. Intelijen negara, lanjut Agus, juga diberi kewenangan penyadapan. Hanya saja pelaksanaannya ketat. Penyadapan, terang Agus, boleh dilakukan apabila intelijen negara sudah mendapatkan bukti awal dan harus ada penetapan dari Ketua Pengadilan Negeri. Pasal yang sangat penting di dalam UU ini adalah diberikannya wewenang kepada Badan Intelijen Negara (BIN) untuk mengkoordinasikan pe-

nyelenggaraan intelijen negara, memadukan produk intelijen, dan melaporkan penyelenggaraan koordinasi intelijen negara kepada presiden. Kemudian mengatur dan mengkoordinasikan intelijen pengamanan pimpinan nasional. “Karena (penambahan wewenang) itu, ditetapkan bahwa Kepala BIN diangkat dan diberhentikan oleh Presiden setelah mendapat pertimbangan dari DPR,” tegas politisi Partai Golkar, itu. RUU Intelijen juga menyebut

Calhaj Mulai Padati Makkah Wukuf Sebagai Puncak Ibadah Haji Dijalankan Pada 5 November JAKARTA - Pemberangkatan calon jamaah haji (calhaj) sudah berjalan lebih dari sepekan. Persisnya, penerbangan perdana menuju tanah suci dijalankan pada Minggu dua pekan lalu (2/10). Mulai Selasa kemarin (11/10) sekitar 48 ribu calhaj secara berangsur sudah bertolak dari Madinah menuju Makkah. Kepala Sektor 3 Makkah Shoim Munawar kepada Humas Kemenag di Arab Saudi menuturkan, rata-rata jamaah haji gelombang pertama singgah di Madinah selama sembilan hari. “Mulai hari ini (kemarin, red) jamaah terus berdatangan menuju Makkah,” kata Shoim. Shoim menambahkan, gelombang kedatangan calhaj dari Madinah menuju Makkah ini berjalan hingga puncak ibadah haji yang diberkirakan jatuh

pada Sabtu 5 November mendatang. Puncak ibadah haji ini ditandai dengan pelaksanaan ibadah wukuf di Padang Arafah. Setelah tiba di Makaah, calhaj sudah bisa menjalankan rangkaian ibadah haji. Di antaranya adalah tawaf di Masjidilharan. Menurut Shoim, saat ini pemerintah Indonesia tidak menyediakan transportasi bagi calhaj yang mendiami penginapan di sekitar Masjidilharam dengan radius kurang dari dua kilometer. “Ini sudah ketentuan. Jika pemondokannya jaraknya lebih dari dua kilometer, baru ada layanan transportasi,” tandasnya. Catatan sementara, dari seluruh jamaah yang mulai masuk ke pemondokan, ada 198 orang yang masuk kategori calhaj dengan resiko tinggi (risti). Mereka di antaranya mengalami gangguan tekanan darah tinggi dan gula darah. Dari seluruh calhaj tersebut, 15 diantaranya mendapatkan pemantauan khusus. Di tengah gelombang hijrah

calhaj dari Madinah menuju Makkah, ada laporan jika salah satu bus yang mengangkut kloter 24 asal embarkasi Solo mengalami kecelakaan. Bus yang diisi sekitar 40-50 penumpang mengalami kecelakaan sekitar 150 kilometer menuju Madinah Senin siang waktu setempat. Diduga, supir bus mengantuk hingga bus keluar lintasan. Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah Akhmad Jauhari kepada Humas Kemenag menjelaskan, kecelakaan ini mengakibatkan lima calhaj menjadi korban. Dia menjelaskan, tiga orang korban saat ini dirawat di Rumah Sakit King Fadh, Madinah. Korban yang dirawat di RS King Fadh ini adalah Jumar bin Muhammad, Akhmad Masnuri bin Ali Mutarom, dan Suradi bin Karmo. Akhmad menambahkan, dua korban lagi luka ringan dan sementara dirawat di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) Madinah. Mereka adalah Darbili dan Nurkamid. (wan/ agm)

Tak Hanya Fokus Bisnis, Juga ... dari halaman 1 Ketua Yayasan Muhadi Setiabudi Muchson SAg MPd mengatakan semangat H Muhadi Setiabudi, bos Dedy Jaya Group itu untuk membangun pusat pendidikan ini patut diacungi jempol. Sementara orang lain masih berwacana untuk membangun universitas di Brebes, Muhadi sudah langsung beraksi, yakni dengan membangun universitas. “Beliau itu bukan hanya mengejar dan fokus pada bisnis saja, tapi juga peduli dengan dunia pendidikan. Ini langsung dibuktikan dengan membangun universitas. Kalau untuk sekolah menengah, kan sudah banyak di Brebes ini,” katanya saat dihubungi Radar. Ada pun visi dan misi dai pembangunan UMS Brebes ini, kata Muchson, yaitu sebagai pergurun tinggi yang unggul dalam menghasilkan sumber daya manusia enterpreneur yang baik dan bernilai relijius serta iptek yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. “Ini sesuai dengan semngat beliau yang berjiwa enterpreneur,” tambahnya. Menurut rencana, UMS Brebes ini awalnya akan berdiri

enam fakultas dengan 10 program studi. Di antaranya Fakultas Pertanian, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Teknik, Ilmu Komputer, Ekonomi dan FKIP. “Pendirian universitas ini kita ikuti sesuai dengan prosedur dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, semuanya sudah kita lalui dan mudahmudahan segera selesai semua,” tandasnya. Pendidikan bagi Muhadi, sangatlah penting. Meski dia sendiri tidak sampai menamatkan pendidikan di tingkat SMA, namun masalah pendidikan ditekankan kepada anak-anaknya. Minimal anak-

anaknya harus menyelesaikan sarjana. Bahkan saat ini, anak pertamanya H Dedy Yon Supriyono tengah menempuh program doktoral (S3). Apa yang dilakukan Muhadi Setiabudi ini, patut menjadi contoh bagi seluruh masyarakat. Bahwa untuk sukses harus bisa menghadapi stress dan mengelolanya menjadi duit. Namun setelah sukses, tidak melupakan lingkungan sosialnya. Yang semuanya bisa dilakukan dengan beragam cara, baik mendirikan yayasan maupun lembaga sosial untuk membantu masyarakat di sekitarnya. (*)


CMYK

RABU, 12 OKTOBER 2011

KOMBIS

20

RADAR TEGAL

BRTI Enggan Sebut Nama Sedot Pulsa, Janji Tuntas Tiga Bulan PEMBAHASAN kasus penyedotan pulsa terus bergulir. Dalam pertemuan lanjutan di kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) kemarin, ada lima kesimpulan utama yang menjadi kewajiban Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) dan operator telekomunikasi. Salahnya satunya mengenai rencana BRTI menyampaikan daftar perusahaan penyedia konten atau content provider yang diduga telah merugikan konsumen kepada pihak berwenang. Anggota BRTI Danrivanto Budhyanto mengatakan, dugaan kuat tersebut mengarah pada 60 penyedia konten. Namun, pihaknya enggan untuk memublikasikan nama penyedia konten yang dimaksud. Alasannya, yang bersangkutan berpotensi kabur jika namanya diungkap secara luas. “Ada 60 dugaan content provider yang tidak compli (patuh, Red). Ke depan, kami akan meyakinkan mengenai itu, jumlahnya bisa lebih atau kurang,” katanya saat konferensi pers di Kantor Kementerian Kominfo kemarin (11/10). Menurut dia, ada dinamika tersendiri di dalam bisnis penyedia konten. Menurutnya, di antara 60 penyedia konten yang dimaksud, ada kemungkinan mereka membubarkan diri atau membentuk perusahaan baru menjadi 120 penyedia konten. “Nah kalau itu diumumkan dan kemudian menghilang

tentu akan kesulitan. Misalnya pada saat proses penyidikan,” tuturnya. BRTI berjanji menuntaskan persoalan tersebut paling lambat tiga bulan ke depan. Dikatakan, kalau sebelum tenggat waktu tersebut sudah diperoleh bukti dan bisa diterima hukum, maka pihaknya bisa segera mengambil keputusan. Selanjutnya, BRTI akan melakukan monitor dan mengawasi pemberian ganti rugi pada konsumen. Untuk kesimpulan kedua, BRTI akan memperketat dan mendalami hubungan bisnis antara penyedia konten dan operator telekomunikasi dalam layanan jasa pesan premium. Ketiga, BRTI bersama operator telekomunikasi merancang sistem aplikasi untuk memfasilitasi konsumen yang tidak menginginkan jasa layanan pesan premium. Kemudian, kalau ada content provider yang melakukan pelanggaran maka BRTI memberi instruksi pada operator telekomunikasi untuk menghentikan layanan tersebut dan mengawasi pemberian ganti rugi sesuai ketentuan berlaku. “Terakhir, baik BRTI maupun operator telekomunikasi bersama-sama gencar melakukan iklan layanan masyarakat tentang nomor pengaduan yang dapat dihubungi konsumen sekaligus penanganan pengaduan,” urai Adi. Terkait sanksi bagi penyedia konten yang nakal, anggota BRTI Heru Sutadi menambahkan sudah ada aturan yang berlaku. Aturan yang dimaksud adalah peraturan menteri Ko-

minfo 1/2009 tentang Penyelenggaraan Jasa Pesan Premium dan Pengiriman Jasa Pesan Singkat (Short Messaging Service/SMS) Ke Banyak Tujuan (Broadcast). Pertama berupa sanksi administrasi, karena secara regulasi penyedia konten mendapat izin melalui pendaftaran. Kedua, pencabutan izin content provider bersangkutan. Untuk proses pelarangan melakukan layanan jasa pesan premium dan pencabutan izin dilakukan setelah ada peringatan tertulis tiga kali berturut-turut dalam tujuh hari kerja. “Dulu kami tidak ingin berlangsung ketat. Makanya mereka hanya mendaftar. Selain itu tidak ada sanksi pidana karena adanya keinginan untuk membina industri kreatif,” lanjut dia. Waktu itu, layanan content provider adalah murni business to business dengan jumlah penyedia konten yang terdaftar di BRTI sebanyak 205 perusahaan. Akan tetapi, regulasi yang tidak mengatur secara ketat bisa menjadi kendala ketika ada perubahan jenis layanan. Sementara GM Corporate Communications Telkomsel Ricardo Indra mengatakan telah memiliki layanan pengaduan bebas pulsa sebagai tujuan konsumen saat merasa dirugikan. Bahkan, bagi konsumen yang dapat membuktikan secara otentik berupa SMS bisa mendapatkan ganti rugi. Disebutkan, rata-rata nilai ganti rugi akibat penyedotan pulsa tersebut dalam sebulan menghabiskan Rp 300 juta. (jpnn)

BUMN Siapkan Spesialis EPC EKSPANSI PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang terus membangun pembangkit listrik, menciptakan peluang besar di bisnis jasa engineering, procurement, and cinstruction (EPC). Peluang besar inilah yang kini dibidik Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Deputi Menteri BUMN bidang Infrastruktur dan Logistik Sumaryanto Widayatin mengatakan, dalam satu tahun, belanja modal PT PLN untuk membangun pembangkit listrik bisa mencapai Rp 50 triliun. “Karena itu, kami akan buat spesialisasi

BUMN untuk fokus di bisnis EPC,” ujarnya di Jakarta kemarin (11/10). Menurut Sumaryanto, saat ini beberapa BUMN karya yang bergerak di sektor konstruksi sudah memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk bersaing dengan perusahaan swasta maupun asing dalam tender proyek EPC PLN. “Adhi Karya, Wijaya Karya, maupun BUMN karya lain punya kemampuan untuk ambil bagian di proyek EPC PLN,” katanya. Saat ini, beberapa BUMN karya sudah aktif di bisnis EPC. Misalnya, PT Pembangunan

Perumahan Tbk (PTPP) yang mengerjakan proyek power plant coal field PLTU Muara Karang senilai Rp 45,83 miliar, combined cycle power plant PLTU Tambak Lorok Rp146,85 miliar, serta hydro electric power Saguling senilai Rp 121,55 miliar. Selain itu, PT Waskita Karya juga tengah mengerjakan proyek-proyek EPC di lingkungan PLN, antara lain PLTU Tapak Tuah 2x7 megawatt (MW), PLTU Rote 2x3 MW, building and arc work Merak 2x60 MW CFPP, serta SWI package of Merak 2x60 MW. (jpnn)

DOK.RATEG

DORONG PERTUMBUHAN - Penguatan jaringan ATM diharapkan akan mendorong pertumbuhan transaksi nasabah melalui jaringan elektronik.

Mandiri - BCA Bisa Transaksi Via ATM PERANG dingin antara Bank Mandiri dan Bank Central Asia (BCA) di mesin ATM (Anjungan Tunai Mandiri) akhirnya usai. Kini, nasabah Mandiri bisa memanfaatkan fasilitas ATM BCA, demikian pula sebaliknya. Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Zulkifli Zaini mengatakan, penguatan jaringan ATM diharapkan akan mendorong pertumbuhan transaksi nasabah melalui jaringan elektronik. “Tentu, juga meningkatkan efisiensi dalam bertransaksi,” ujarnya usai penandatanganan kerjasama antara Bank Mandiri dengan PT Rintis Sejahtera, di Jakarta kemarin (11/10). PT Rintis Sejahtera adalah pengelola 22 ribu jaringan ATM PRIMA, termasuk lebih dari 7 ribu jaringan ATM BCA. Dengan demikian, nasabah Mandiri akan dapat bertransaksi tarik tunai, cek saldo dan trans-

CMYK

fer antar bank melalui jaringan ATM PRIMA maupun ATM BCA, demikian pula nasabah BCA dan bank anggota jaringan ATM PRIMA. “Hari ini MoU (memorandum of understanding) dulu, teknisnya butuh 1 sampai 2 bulan (untuk sinkronisasi sistem),” kata Zulkifli. Sampai akhir September 2011, jaringan ATM Bank Mandiri telah mencapai 8.993 unit, yang terkoneksi ke lebih dari 21.000 jaringan ATM Link, 30.000 jaringan ATM Bersama dan lebih dari 1,7 juta ATM VISA Internasional seluruh dunia. Penambahan jaringan ATM yang terus dilakukan Bank Mandiri telah mampu meningkatkan transaksi mencapai 454 juta transaksi hingga Agustus 2011 atau tumbuh 19 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Presiden Direktur PT BCA Tbk (BBCA) Jahja Setiaatmadja

mengatakan, penandatanganan Nota Kesepahaman ini menjadi awal kerjasama yang baik antara Mandiri dengan BCA. “Kerjasama ini tentu akan memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi Nasabah,” ujar Jahja setiatmadja. BCA merupakan founding member Jaringan PRIMA yang mengelola shared-ATM jaringan BCA. Direktur Utama PT Rintis Sejahtera Iwan Setiawan menambahkan, pihaknya menyampaikan apresiasi kepada Bank Mandiri karena telah bergabung ke dalam jaringan PRIMA sebagai bank peserta yang ke49. “Langkah Bank Mandiri ini dapat menciptakan sinergi daya saing perbankan nasional, backup pelaku sistem pembayaran yang berlapis, serta mendorong kemitraan yang kuat dalam menghadapi persaingan regional maupun global,” jelasnya. (jpnn)

DOK.RATEG

KONSISTEN SPORT- Karena perkembangannya signifikan, PT Bajaj Auto Indonesia konsisten hanya menjual jenis sport.

Sales Bajaj Tumbuh 100 Persen

KONSISTEN DI SPORT SHARE motor sport di tanah air terkecil dibanding jenis lain seperti bebek atau skuter otomatis (skutik). Meski demikian, perkembangan kendaraan identik untuk cowok itu terus berkembang signifikan. Ini yang membuat PT Bajaj Auto Indonesia konsisten hanya menjual jenis sport. “Pasar dunia hanya ada dua, skuter otomatis dan sport. Untuk Indonesia masih ada bebek, tapi mulai tergerus,” kata Siddarth Vaz, Marketing Manager PT Bajaj Auto Indonesia, agen tunggal pemegang merek Bajaj, di sela meninjau pameran di Jatim Fair, kemarin. Saat ini, skutik mulai menggerus share bebek. Tapi, kata Siddarth Vaz, sport yang mengandalkan kenyamanan dan penampilan kedepan bakal berada di posisi puncak. “Harga sangat mempengaruhi. Karena itu, kami konsisten membuat motor sport dengan harga terjangkau dan kualitas

mesin tidak kalah dengan kompetitor,” tambahnya. Sales Bajaj pun mulai naik signifikan pada tahun ini. Tercatat sampai 100 persen. Sampai September, penjualan tercatat mencapai 21 ribu unit dengan market share 5 persen. Sedangkan, pada periode yang sama tahun lalu hanya 10 ribu kendaraan. “Kontribusi terbesar adalah tipe Pulsar 135 yakni, 47 persen, kemudian Pulsar 180, 32 persen, dan Pulsar 220 sebesar 21 persen,” paparnya. Sampai akhir tahun, dengan ratarata penjualan 2 ribu per unit, pria asal Bombay, India itu memproyeksikan total sales mencapai 25 ribu kendaraan. Menurut Siddharth Vaz terdongkraknya penjualan juga disebabkan ATPM memperhatikan jaringan after sales service. Sampai sekarang, ada 120 diler resmi dengan kualitas 3S (sales, service, spare part). Pada akhir

tahun diproyeksikan menjadi 130 outlet. “Akhir tahun lalu, hanya 50 diler saja,” cetusnya. Melihat perkembangan yang signifikan ini, PT Bajaj Auto Indonesia mulai memikirkan membangun pabrik di Indonesia. Rencananya pada 2013 Bajaj mendirikan pabrik. Ini jika penjualan sepeda motor Bajaj mencapai rata-rata 3.000 sampai 5.000 unit per bulan. “Kami pantau terus penjualan tiap bulan, dan ternyata ada tren positif,” katanya Penjualan meningkat seiring dengan tuntutan untuk menekan biaya produksi dan pengiriman. Selama ini, Bajaj mengimpor secara utuh atau completely built up (CBU) unit yang dijual di Indonesia langsung dari India. “Karena permintaan besar, tentu kami membutuhkan kerjasama dengan para vendor lokal di dalam negeri,” pungkasnya. (jpnn)

PNS Disubsidi Uang Muka Rp 15 Juta PARA pegawai negeri sipil (PNS) mulai tahun depan akan mendapatkan bantuan uang muka (UM) untuk kredit rumah sebesar Rp 15 juta per orang dari Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan (Bapertarum). Bantuan tersebut diberikan kepada 25 ribu pegawai yang termasuk golongan masyarakat berpendapatan rendah (MBR). “Bantuan uang muka sebesar Rp 15 juta bagi PNS tentunya sangat membantu dalam meringankan pembiayaan perumahan secara KPR. Para PNS juga bisa memanfaatkan FLPP yang memiliki suku bunga rendah dan tetap selama masa tenor,” ujar Menteri Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa dalam keterangan tertulisnya kemarin. Para PNS juga bisa menikmati fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) atau subsidi bunga kredit. Menurut Suharso, banyak PNS yang dulu belum mera-

DOK.RATEG

SUBSIDI UM - Tahun depan, PNS mendapatkan bantuan uang muka (UM) untuk kredit rumah sebesar Rp 15 juta per orang dari Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan (Bapertarum).

sakan banyak manfaat dari keberadaan Bapertarum PNS. Pasalnya bantuan yang diberikan relatif kecil sehingga banyak PNS yang sudah memasuki masa pensiun malas mengurus proses administrasinya. “Ban-

tuan uang muka yang relatif besar ini nantinya juga perlu diimbangi dengan kenaikan iuran Bapertarum,” tuturnya. Suharso berharap iuran PNS nantinya sekitar 2,5 persen dari gaji pokok yang diterima. PNS

merupakan salah satu target pasar yang cukup menjanjikan di sektor properti. Pasalnya, hingga saat ini masih banyak PNS yang belum memiliki rumah sendiri bahkan mengontrak ataupun tinggal di rumah mertua. “Dengan adanya berbagai keberpihakan yang diberikan pemerintah ini diharapkan lebih banyak PNS yang memiliki rumah sendiri,” tambahnya. Berdasarkan data yang ada, PNS di seluruh Indonesia saat ini sekitar 4,7 juta orang. Jumlah tersebut naik cukup signifikan dari tahun 2005 yang hanya berjumlah sekitar 3,7 juta PNS. Dari jumlah tersebut, sekitar 1,3 juta PNS belum memiliki rumah sendiri. Angka pertambahan jumlah PNS paling besar terjadi di daerah-daerah. ”Jumlah PNS yang belum memiliki rumah sendiri cukup banyak, padahal ada penambahan sekitar 200.000 PNS pertahun,” cetusnya. (jpnn)


Radar Etgal 12 Oktober 2011