Issuu on Google+

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

SABTU, 12 FEBRUARI 2011

INDEKS Lagi, Rekanan KPT Ditahan Kejati HAL. RADAR BREBES

Setuju Setoran Naik HAL. KABUPATEN TEGAL

Muncul 10 Calon Pimpinan HAL. PEMALANG

Gara-gara Salah Denger, Jadi Salah Paham HAL. XPRESI

APA MANING...

YERI NOVEL / RADAR SLAWI

AL QURAN - Wagad (81) membantah jika Ahmadiyah menggunakan kitab Tazqiroh. Selama ini jemaatnya selalu menggunakan Al Quran. Wagad tengah menunjukan Al Quran yang kerap dibacanya. Dan, sejumlah jemaat Ahmadiyah saat melakukan wudlu di depan Musholah Ahmadiyah.

Ahmadiyah Tegal Tetap Bertahan ARUNDONO / JPNN

HASIL INVESTIGASI - Ketua MK Mahfud MD (kiri), dan Ketua MKH MK Harjono (kanan), menyampaikan penjelasan tentang hasil investigasi kode etik hakim MKH MK, di Kantor MK, Jakarta, Jumat (11/2).

AkilBebas,ArsyadMundur JAKARTA - Setelah melakukan investigasi selama sebulan, majelis kehormatan hakim (MKH) akhirnya mengungkapkan hasil temuan terkait dugaan pelanggaran kode etik dua hakim konstitusi Akil Mochtar dan Arsyad Sanusi kemarin (11/2). Berdasar putusan MKH, Arsyad dinyatakan telah melakukan pelanggaran kode etik, sementara Akil dibebaskan dari segala tuduhan. Berdasar pertemuan antara putri Arsyad, Neshawati, adik ipar Arsyad, Zaimar dan calon Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud, menyusul pertemuan dengan Panitera Pengganti MK Makhfud, Arsyad dinilai telah melakukan pelanggaran kode etik. Sebab, rangkaian pertemuan tersebut membicarakan kemungkinan pemenangan perkara yang akan diajukan Dirwan, termasuk adanya pemberian sejumlah imbalan kepada Makhfud. Meski MKH menyatakan, tidak ditemukan bukti bahwa Arsyad terlibat dalam beberapa pertemuan tersebut, namun sejumlah pihak tersebut diatas memiliki keterkaitan dengan Arsyad. “Tetapi karena kejadiannya berangkai sedangkan Neshawati adalah putrinya, Zaimar adalah adik iparnya dan Makhfud adalah bawahannya secara langsung, maka Hakim Arsyad Sanusi direkomendasikan oleh MKH untuk diberi teguran sesuai dengan ketentuan kode etik bagi setiap hakim Konstitusi,” urai Ketua MKH Harjono yang juga anggota Hakim Konstitusi, di ruang Serba Guna Lantai 8, Gedung MK, kemarin. Sebaliknya, Hakim Konstitusi Akil Mochtar justru dibebaskan dari segala tuduhan, termasuk ke hal 19 kol 1

Tunggu Instruksi Pusat KRAMAT - Dalam waktu dekat ini, Pemerintah pusat melalui Menteri Agama (Menag) bakal

membubarkan ajaran Ahmadiyah di Indonesia. Alasannya, karena ajaran tersebut disinyalir sudah menyimpang dari agama Islam yang sesungguhnya. Meski demikian, para Jemaat Ahmadiyah asal Tegal (JAT) akan tetap bersiku-

kuh mempertahankannya. Wagad (81), salah seorang jemaat Ahmadiyah yang bermukim di Desa Kertayasa Kecamatan Kramat menegaskan, pihaknya tidak bakal menerima begitu saja keputusan yang di-

sampaikan Menag. Sebab, menurutnya, ajaran Ahmadiyah merupakan ajaran Islam yang tidak melenceng dengan Islam lainnya. Ahmadiyah juga mengaku adanya Nabi Muhammad SAW. Kitab yang dianut jemaat

Ahmadiyah juga Al Quran. Menunaikan ibadah Haji, juga di Mekkah. Karena itu, dia sangat menyayangkan jika ajaran Ahmadiyah sampai dibubarkan oleh pemerintah pusat. ke hal 19 kol 1

Kapolda, Direktur Intel, Kapolres Dicopot Agus Batal

Diperiksa Ulang

Kapolda Banten Dijabat Mantan Ajudan SBY JAKARTA - Kapolri Jenderal Timur Pradopo mencopot sejumlah pejabat di lingkungan Polda Banten. Hal itu dilakukan setelah ada evaluasi penanganan konflik massa di Cikeusik, Pandeglang. Kapolda Banten Brigjen pol Agus Kusnadi dimutasi karena dianggap tidak menjalankan sistem di kepolisian saat terjadi kasus bentrok warga dengan korban tewas itu. “Ya betul, ada mutasi. Kita semua tahu apa yang terjadi saat itu,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Anton Bachrul Alam kemarin. Namun, jabatan baru Agus juga cukup strategis. “Beliau jadi staf ahli Kapolri,” katanya. Agus akan menjadi Staf Ahli Analisis Kebijake hal 19 kol 5

FERY PRADOLO/INDOPOS

PEREKAM - Perekam video aksi kekerasan Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang, Banten bernama Arif (bertopi) datang ke Komisi Nasional HAM untuk diminta keterangan kemarin (11/2).

SEMARANG – Bupati Tegal Agus Riyanto batal diperiksa penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah, Jum’at (11/2). Kemarin adalah jadwal pemeriksaan Agus kedua kalinya. Rabu (9/2) lalu Agus sudah memberikan keterangan kepada penyidik selama enam jam. Namun Agus tidak ditahan pasca pemeriksaan. “Yang bersangkutan tidak datang, tadi hanya pengacaranya yang datang,” terang Asisten Pidana Khusus Kejati Jawa Tengah Setia Untung Arimuladi. Menurutnya, pihak Agus meminta waktu untuk mengumpulkan berkas-berkas dan barang bukti yang diminta penyidik. “Minggu depan diperiksa lagi. Dijadwalkan Senin,” lanjut Untung. Tidak ada keterangan dari pihak Agus. Tidak ada tanggapan saat

koran ini menghubungi telepon genggam salah satu pengacaranya, Winarno SH. Sekretaris Komite Penyelidikan dan Pemberantasan Korupsi Kolusi (KP2KKN) Jawa Tengah Eko Haryanto menyesalkan langkah Kejati yang masih membiarkan tersangka korupsi melenggang bebas. “Ini membuktikan, kalau koruptor tidak segera ditahan akan mencari-cari alasan jika dipanggil,” kata Eko. Menurutnya, bisa saja tersangka itu beralasan sakit, dinas luar kota atau alasan kedinasan lainnya. Hanya untuk menghindari pemeriksaan penyidik. “Dampaknya, kasus akan terulur waktunya. Dan bukan tidak mungkin kasus ditutup,” lanjut Eko. Kejati beralasan mengikuti UU ke hal 19 kol 5

Bhineka Tunggal Ika Ternyata Masih Ada di Sekolah SMA Selamat Pagi Indonesia

Urus Izin Kena Tuduh Kristenisasi, Buka Dapat Fitnah Islam Garis Keras Tanpa banyak pencitraan, semboyan bangsa “berbeda-beda, tapi tetap satu jua” dipraktikkan bertahuntahun di sebuah sekolah di lereng Pegunungan Panderman, Batu, Jawa Timur. Puluhan murid remaja dari berbagai daerah, suku, dan agama bersama-sama menyambut masa depan dengan gembira dan hebatnya; tanpa biaya. LAPORAN: ANDANISWAREABDUL ROKHIM MENURUT Julianto Eka Putra

alias Ko Jul, pengagas berdirinya SMA Selamat Pagi Indonesia, walaupun 90 murid yang belajar berasal dari beragam daerah, agama, dan suku, nilai-nilai sopan santun ketimuran dan toleransi kepada siapa saja memang menjadi dasar semua kegiatan dan pelajaran. “Prinsip kami memberikan life skill. Murid bisa pintar, tapi kalau tidak punya sopan santun dan saling menghargai sesama, tidak ada gunanya,” ujar pengusaha muda yang sukses di bisnis multilevel marketing High Desert (HD) tersebut. Prinsip yang ditekankan Ko Jul itu memang terlihat nyata saat menengok aktivitas belajar mengajar di kelas-kelas. Di salah satu ke hal 19 kol 1

ABDUL ROKHIM/JAWA POS

TELADAN - Julianto Eka Putra (tengah) bersama para murid SMA Selamat Pagi Indonesia dari berbagai suku dan agama di kompleks sekolah Bumiaji, Batu, Jawa Timur.

Nok Slentik Ahmadiyah Tegal Tetap Bertahan * Aja nekad! Agus Batal Diperiksa Ulang * Kanjenge maring endi?

CMYK


OPINI

2

SABTU 12 FEBRUARI 2011

RADAR TEGAL

Pergeseran Sensibilitas Pers Kita Berharap Bukan Tebang Pilih Oleh: M Riza Pahlevi PENEGAKAN hukum di Indonesia hingga kini terus dilakukan, khususnya dalam peungkapan kasuskasus korupsi. Baik di tingkat pusat, yang dipelopori Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) maupun di daerah, yang dipelopori Kejaksaan maupun Polri. Dari sekian kasus yang dilaporkan masyarakat maupun temuan petugas sendiri berhasil diungkap, dan pelakunya pun berhasil dimasukkan ke dalam sel. Namun harus diakui, masih banyak pula kasus-kasus lain yang masih ngambang dan tak jelas nasibnya. Upaya mengungkap kasus-kasus korupsi tersebut memang tidak gampang. Selain pelakunya yang menjalankan aksinya dengan sangat rapi, juga semangat dari sebagian penegak hukum yang kadang loyo. Sehingga peran serta elemen masyarakat untuk mengungkap kasus-kasus korupsi sangat diperlukan. Paling tidak memberikan semangat kepada para penegak hukum, untuk serius dan tanggap dalam setiap upaya pengungkapan kasus korupsi. Para penegak hukum tidak perlu dihujat, tapi diberi motivasi agar pengungkapan kasus-kasus korupsi itu menjadi prioritas dan tidak pandang bulu. Siapa pun yang terlibat kasus korupsi, harus dibabat habis, tidak tebang pilih, apalagi pilih-pilih. Selama ini, beberapa kasus korupsi di daerah, kebanyakan hanya sebatas kepala desa saja, yang melakukan korupsi APBD, yang kerugiannya hanya puluhan juta hingga seratusan juta saja. Namun kasus-kasus korupsi yang merugikan negara hingga miliaran rupiah, masih banyak yang ngendong dan tak tersentuh. Boro-boro untuk menangkap pelakunya, untuk menanyakan kasusnya saja kadang tak diperoleh informasi yang jelas. Bukan menyepelekan kasus kecil seperti yang dialami para kades, tetapi upaya penegakkan hukum itu memang tidak boleh tebang pilih. Siapa pun dia, entah presiden, menteri, gubernur, dan bupati, kalau dia bersalah melakukan korupsi, ya harus disikat. Sejarah mencatan, seorang presiden saja, yang baru diduga terlibat dalam suatu kasus hukum, bisa dijatuhkan. Meskipun hingga kini kasus yang dituduhkan itu belum pernah terbukti. Sementara kasus lain, yang hampir sama, yang disertai dengan bukti-bukti, bahkan ada yang sudah dijatuhkan pidana, namun tidak sampai menyentuh kepada aktor intelektualnya. Hal itu terjadi karena ada faktor kekuatan politik yang bermain di belakangnya. Kondisi ini tentu saja bagi masyarakat awam, bahwa upaya penegakan hukum masih bersifat tebang pilih. Dipilih yang paling menguntungkan dan tidak mengandung resiko, serta sebagai salah satu bukti bahwa hukum di Indonesia masih berjalan. Meski hanya berjalan di tempat, kalau tidak mau mengatakannya jalan mundur. Para penegak hukum, jika tidak ingin dikatakan sebagai lembaga yang hanya menjadi sarang mafia hukum, hendaknya mampu menunjukkan dengan langkah-langkah dan tindakan yang tegas. Siapa pun yang diduga melakukan tindakan melawan hukum, yakni korupsi, harus diadili. Keadilan untuk masyarakat adalah pengadilan bagi para koruptor, dengan hukuman yang setimpal. Bahkan kalau perlu, hukuman yang diberikan kepada para koruptor adalah hukuman mati, seperti yang sudah dilakukan di China. Jangan sampai masyarakat hilang kepercayaannya kepada lembaga penegak hukum. Apalagi sekarang ini sedang menajdi sorotan, khususnya terkait dengan kasus-kasus besar yang banyak melibatkan pejabat tinggi yang korup. Seperti kasus Gayus Tambunan, serta sejumlah skandal hukum lainnya yang belum terungkap tuntas. Hal ini yang seharusnya menjadi kaca, khususnya bagi aparat penegak hukum di daerah. Indikasi bahwa masyarakat mulai kehilangan kepercayaan, segala sesuatu yang berkaitan dengan korupsi, berujung pada laporan ke KPK. Padahal hal itu bisa atau cukup di kepolisian maupun kejaksaan di daerah. Keberadaan lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan organisasi mahasiswa, serta elemen masyarakat lainnya yang menyuarakan anti korupsi, harus dilihat sebagai upaya memotivasi aparat hukum dalam mengungkap kasus-kasus korupsi. Bukan sebagai pencipta ketidaktertiban di masyarakat, apalagi dituduh sebagai perusuh dan biang kerok keamanan. Aktivis-aktivis itu, mungkin bagi para pelaku korupsi adalah musuh yang sangat membahayakan. bahkan dalam beberapa kasus, aktivis anti korupsi sering menjadi korban kekerasan, bahkan pembunuhan. Namun itu hendaknya tidak mengendurkan semangat untuk terus memberantas korupsi. (*)

Oleh: Ahmad Sihabudin “SETIAP diktator punya kuli intelektualnya sendiri”. (Soedjatmoko). Ada kehawatiran penulis atas pendapat tersebut berlaku untuk pers kita menjadi kuli tiran yang berkuasa. Ketika sudah tidak ada lagi tabu dan pamali pemberitaan yang perlahan sirna diterpa gelombang kebebasan dan sejuknya angin kebebasan, ada gemerincing suara dari sudut bilik kebisuan publik. Suara yang memancarkan kilau harapan dan keberanian. Bangkitnya harapan seperti ini tercermin dari banyaknya rangkaian tulisan menyambut Hari Pers Nasional (HPN) yang setiap tahun menghiasi dan berserakan di berbagai media. Kita diajak merenungkan secara mendalam tentang hakikat kebebasan yang sudah diperoleh ini, kita diajak merenungkan lebih dalam konteks keterikatan pers dengan pemilik modal, ketertikatan pers dengan pemerintah, keterikatan pers dengan para elite politik, dan konteks ketertikatan pers dengan arus besar tuntutan masyarakat luas. Muncul pertanyaan, apakah kebebasan yang berkembang dalam ruang media benar-benar bertumpu pada kekuatan dirinya sendiri? Kalau pers adalah mata air kebebasan, akankah dia mengalirkan air jernih demokrasi yang sehat dan membangun? Pers dalam perkembangan teori kekuasaan trias politicanya Montessqiu oleh banyak orang dianggap sebagai lembaga kekuatan keempat setelah eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Kendati secara ideal pers menuntut adanya independensi, kenyataannya senatiasa terkait dengan masyarakat tempat pers menjalankan fungsi jurnalistiknya. Ini bisa dipahami karena pers dalam keseluruhan sistem sosial dan budaya, pers hanyalah subsistem sosialnya. Dan dalam sistem budaya, pers hanyalah subbudaya masyarakat tersebut. Dalam suatu kondisi entitas budaya seperti itulah pers bekerja dan beroperasi mempengaruhi dan dipengaruhi oleh pelbagai kekuatan yang menentukan kriteria kebebasan. Kalau ada pertanyaan apakah pers otonom dan independen dapat dipastikan jawa-

bannya abu-abu. Karena banyak faktor yang menentukan pertama owner dan (pemegang saham), kedua sistem politik (pemerintahan), ketiga elit masyarakat (politisi, ulama, dan jawara untuk Banten), keempat klien (pemasang iklan), kelima kualitas dan integritas sumber daya manusia (insan pers) sendiri, visi misi dan ideologi media itu sendiri, dan tentunya sistem sosial dan budaya tempat pers bekerja. Jadi banyak faktor yang menentukan isi arah media itu, kesemua faktor itu saling terkait dan saling mempengaruhi. HAKIKAT KEBEBASAN BEREKSPRESI Dag Hammarskjold, mendiang Sekjend PBB, menulis tentang kebebasan berekspresi, “Respect for the word - to employ it with scrupluous care and incorruptible heartfelt love of truth – is essential if there is to be any growth in society or in the human race. To misuse the word is to show contemp for man; It undermine the bridges and poison the wells; It causes man to regress down the long path his evolution.” (Rakhmat, 1997:297) Pernyataan Hammarskjold menarik bagi kita karena beberapa hal. Pertama dalam kedudukannya sebagai Sekjend PBB ia memikul misi PBB; memperjuangkan terwujudnya pernyataan hak asasi manusia sejagat. Salah satunya adalah hak mengemukakan pendapat, hak berekpsresi. Namun Hammarskjold tahu hak itu sering digunakan tanpa penghormatan pada ‘kata’. Kedua, pernyataan ini mengingatkan umat manusia untuk tidak menyalahgunakan sang kata, sehingga merendahkan martabat manusia dalam perjalanan evolusinya yang panjang. Ketiga, tidak tahu reaksi Hammarskjold, seandainya ia menyaksikan pembelaan Barat yang luar biasa atas kebebasan berekspresi yang dilakukan oleh Salman Rusdhie beberapa tahun silam. Suatu kebebasan untuk menyalahgunakan kata, mengecam manusia, melemahkan jembatan, dan meracuni mata air. Pers kita mungkin mulai bergeser ideologinya dalam bermain katakata sudah menjadi seperti Barat

saat membela suatu kasus atau mengangkat kasus tertentu seperti dilakukan oleh beberapa media televisi kita. Para pejuang kebebasan berekspresi sering lupa. Bersama kebebasan ada tanggung jawab. Kalimat bebas dan bertanggung jawab adalah redudansi (di Indonesia, kata itu seringkali menjadi euphimisme untuk situasi yang tidak bebas dan tidak bertanggung jawab). Thomas Szasz dengan indah melukiskan kaitan antara kebebasan dan tanggung jawab: “…Since freedom and responsibility are two aspect of the same phenomenon, they invite comparison with the proverbial knife that cuts both ways. Ones of the edges implies options: we call freedom….” (Rakhmat, 1997:298). Siapakah manusia yang memperoleh kebebasan murni dan menafikan tanggung jawab? Seorang tiran. Bila Anda tiran, Anda dapat melakukan apa pun yang Anda kehendaki, kecuali bertanggung jawab. Anda dapat menyanjung sekaligus memaki tanpa digugat siapapun. Anda dapat memenuhi hak apa pun kecuali hak orang lain. Tetapi tiran bukanlah manusia hakiki, ia manusia majazi (dan binatang hakiki). Ia adalah a humanized human. Richard Means kritikus sosial, menyatakan, “the essence of man par excellence may be homo ethicus, man the marker of ethical judgement”? sebagai makhluk etika, ia tidak bisa tidak terlibat dalam masalah-masalah etis (ethical issues). RUANG DIALOG PUBLIK Pers dari sekian fungsi utamanya adalah penyadaran terhadap publiknya, hal ini sangatlah ditentukan oleh kesanggupannya mengelindingkan isu-isu yang seyogyanya menjadi perhatian masyarakat; memberikan stressing terhadap intensitas dan luasnya pemeberitaan; dengan demikian menentukan agenda perjuangan para pemuka pendapat yang akhirnya mampu mempengaruhi pengambil keputusan. Maka isu-isu mana yang akan menjadi sorotan pers sangat dipengaruhi oleh persepsi pers tersebut tentang manusia dan public, tempat fakta dan data yang mewarnai kehidupan itu digali dan didialogkan.

Disinilah pentingnya ruang dialog antara pers dan khalayaknya. Suatu ruang dialog yang saling menguntungkan dalam rangka menentukan agenda bersama. Tanpa hal ini aspirasi publik menjadi tersumbat, sementara isu-isu yang diliput pers bisa melenceng dari persoalan subtansial yang menjadi kepedulian publiknya. Apalagi saat ini informasi sudah menjadi komoditas, ada godaan kuat untuk senantiasa memburu berita yang layak jual, kendati bobot substansinya murahan. Jangan lupa kebebasan juga mempunyai jebakannya sendiri – sensasional. Jika sensasional yang menjadi tujuan dan ukuran, secara perlahan media akan terseret oleh godaan yang mencampuradukan antara agenda politik yang substansif dan agenda “gosip” politik. Gosip politik ini, sebagaimana gosipgosip lainnya terbukti banyak diminati khalayak. Dapat kita saksikan media memberikan banyak ruang untuk gosipgosip politik yang bisa kita saksikan di beberapa layar kaca televisi kita. Media atau publik sesungguhnya yang senang bergosip, tergantung dari sudut pandang mana kita melihatnya yang pasti tidak sedikit media yang meroket tirasnya dengan sajian semacam ini. Maka sekali lagi media akan hanyut dalam mainstream komersialisasi, dan melupakan idealismenya semula. VISI KEBEBASAN PERS Ada banyak faktor memang yang menentukan isi dan arah media sebagaimana dikemukakan di atas, termasuk ketidakmampuan pers memilah isu politik substansif dan gosip politik ini bisa mengaburkan aspirasi masyarakat, dan pada saat yang sama justru bisa menguntungkan status quo. Pertama pers seperti itu cenderung lebih tertarik pada “who is the singer” daripada “what is the song”; lebih tertarik pada “tokoh-tokoh kontroversial” ketimbang “orang-orang yang tepat”. Kedua, pers akan mengandalkan pemberitaannya kepada second hand reality, yang gampang diburu dan laku dijual. Pers demikian tidak menggali langsung ke lapangan secara multiple fact finding,

Setuju Rubrik Khusus APBD

Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur: Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati, Moch. Arifin. Asisten Redaktur : Arief Nur Rahardian Sidiq. Sekretaris Redaksi/Persh: Kharisma Dewi. Kota Tegal: M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan, Abidin Abror. Brebes: Agus Wibowo. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Hermas Purwadi, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Hesti Prastyani (Manajer Tegal), Yully Trieyani, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Astri Prayudita, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: M. Yusuf Abadii. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 33.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

Ahmad Sihabudin, Doktor Ilmu Komunikasi dan Dekan FISIP Untirta

sing njaga pos Polisi perempatan Kardinah cuma motore Polisi karo BanPol alias “Pembantu Polisi” ben wis tuwa. Payah Polisine, motore tok sing jaga, wonge ora jaga. Dibayar negara kerjane nglayab tok. Ampun2. 081902661xxx

AKU setuju karo usule 085870118xxx ttg rubrik khusus dana APBD. Soale sampe saprene ngabdi aq durung olih APBD/APBN. Pdhl wis 5th ngabdi jd guru nang sekolah negri. Nang ndi alokasi danane? Nggo apa bae? Pengin ngarti aku. Makasih Radar Tegal, mudah2an bisa mewujudKan. 085842716xxx

PAI Semakin Banyak Pungutan

NYONG pan ngresula keh... Akta 4 jare dihapus, tapi bisane pas aku pan ndaftar kerja ng BANK/PT isine bocah2 FKIP (Fak Pendidikan)??? Njaluke pan pada pimen sih bocah2 FKIP??? Dong kaya kiye ora adil kyeh..!! Bisane lg kae bocah2 FKIP demo njaluk nutup akta 4? Sedangkan saiki malah bocah FKIP ngrebut lahan kerja jurusan umum... 085747511xxx

KEPADA Dinas Pariwisata Kota Tegal. Bagaimana dg OW PAI? Semakin banyak pungutan.. Kalo memang sepadan dg wahana yg da c g pa2, masa mau k pante ja bayar berkali2. D pintu masuk depan sudah byr 5rb 2org, D krcis trtera byr cm 1.500 parkir 1 rb_ brti 5rb msh ss 1rb kn? Trus mau msuk k pntai ko jln dtu2p, kt pnjaga jln tu dti2pkan 2rb motor bawa masuk 2rb, gimana tuch? Bayar maning tapi motor d parkir dewek Belok k sebelah timur d palang lagi... Semakin ga nyaman, mana dermaganya pd rusak lg””” 081911562xxx

Jawabannya Muter-Muter

Mumpung Durung Tugel

PAK Bupati Kab Tegal.tolonglah Kami. Sertifikasi guru2 Swasta th 2010. cair cuma 4 bulan. Sedangkan Kabupaten yg lain penuh 1 thn. Tolong Mapenda Kemenag ya dibenahi. Kalau ditanya jawabanya muter 2 gak kruan. 085292230xxx

BUNG Radar tulung omongna kro Bapak Tuane Nyong sing lg ongkang2 ng duwur, dalan jrsn Bojong-Bumijawa didandani aja ngenteni tugel. 081391728xxx

Bocah FKIP Ndaftar Neng Bank Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal

tetapi justru dari sumber kedua yang hanya mengamati secara sekilas, sehingga akan cenderung bias. Ketiga, konsekuensi dari bias tersebut pers akan menggeser perhatian publik dan isu sentral ke isuisu pinggiran, yang secara tidak langsung memperkuat proses depolitisasi yang disuntikkan oleh para elite politik dan narasumber. Jika hal ini benar-benar terjadi dan sudah menjadi agenda pers kita, semoga ini tidak terjadi. Simaklah peringatan Thomas Jefferson yang sering luput dikutip oleh orang-orang yang meneriakkan kebebasan pers, bahwa “Mereka yang tidak pernah membaca suratkabar lebih tercerahkan (better informed) daripada mereka yang membacanya; seperti mereka yang ‘tidak tahu apa-apa’ lebih dekat dengan kebenaran daripada mereka yang pikirannya bergelimang dengan kesesatan dan kepalsuan.” Bukankah mengisi dan menata kebebasan lebih sulit, daripada merebutnya? Terlebih saat ini zone-zone kebebasan itu terkait dengan beragam kepentingan, luberan informasi, dan pertarungan nilai yang berskala mondial; membuat kita mesti berhati-hati dalam menentukan pilihan pemberitaan. Sekali langkah, risikonya bukan sekadar turunnya oplah, tetapi justru gugatan massal dan piramida kurban manusia. Persoalannya, visi kebebasan menjadi tafsir pemberitaan pers berarti keberaniannya “menghujat” dan mengekspose isuisu “kelas tinggi” Bisakah pers memberikan kontribusinya dalam rangka menata kembali dunia (kehidupan) ke dalam orbit semestinya yang sehat dan “bulat”? Bukankah teori agenda setting percaya bahwa pers mempunyai kekuatan yang menentukan dalam membentuk agenda masyarakat tentang hal-hal yang penting, lebih ideal, lebih maju, dan lebih manusiawi. Akhirnya semoga semua menjadi lebih baik, dan Selamat Hari Jadi Pers”. (*)

Gak Punya Tim SAR Bonafit PAN melu ngresula ah,, saya merasa iri kenapa Pemda Tegal gak punya tim SAR yg bonafit, sedangkan wilayah Kab Tegal tergolong rawan musibah, apa saya harus minta bantuan tim sar daerah tetangga (Pemalang, Brebes)… terima kasih. 085641239xxx

42 Kali Kena Tilang RADAR aku pan melu ngersula, hampir 42 kali ketilang gara2 ora due sim. Tp q pn gawe sim wis bolak balik pn 2 bulan bisane dipersulit perosese suwe, jare gon gawe barang pan gawa susae stngh mati... 085742042xxx

Suka Nggo Tuku Beras

GTT Diangkat Jadi PNS

SEDRUNGE njluk ma’ape sit ah. Aq pan mlu ngresula keh, bsane siki Polsek Dkuhturi go tmpat oprasi polisi pimen? Toli sg gawe enek yen ra duwe SIM, bsa polisine arh njaluk langsung 80 ewu. Kwe sebenere pemerasan apa emang yen melanggar kena sanki semono. Toli polisi sebenere pada duwe SIM apa ra len? Sadar ea kena owh polisine, dwit smono kwe ya akeh bg rakyat sg ra dwe kya aq. Daripada diwekena polisine, ska go tku beras+lawuh, toli anak2e aq wtenge wreg. 085786300xxx

YTH. Bpk Walikota.. tlg semua tenaga honorer (GTT/PTT), baik yang lama ataupun baru agar bisa diangkat PNS, karena mereka sangat membantu mencerdaskn bangsa, trmksh. 085742777xxx

Gayus.. Horas GAYUS.. Gayus.. Horas, bisa bikin orang tidak waras… uang jelas dilepas… dari Lapas. SBY tidak tegas, aparat nggragas, DPR birngas… rakyat waswas… susah beli beras. Ha ha ha horas.. 087830079xxx

MangkatAwan Balik Gasik YTH Pemda, BKD Brebes sekali-kali sidak PNS. Masa mangkat awan jm 8 esuk, balik jam 11 awan gasik temen. Melasi owh honorer mangkat esuk balike keri jm 3 sore. Yo mbok diperhatikan diangkat pns, wong pd bae ngbdine. Aja mung mangan gaji tok titelah haji. Tapi ya mbok amanah. RADAR OK. 081911697xxx

Cuma Motore Karo Banpol PAN nertibna lalu lintas neng perempatan Kardinah pimen yah? Lah wong

Lampu Penerangane Pada Mati OM Radar, aku pan ngresula… dinge jalur Pantura mulai dari Dampyak sapai Peleman ngetan lampu penerangane ka pada mati kabeh. Wis kaya kuwe dalane pada rusak, ampun ah… Mohon instansi yang merasa terkait dan bertanggung jawab, mohon diberesi… Matur suwun. 081808103xxx

Pak Palsu Diusut Nggo Pa Agung Bupati Brebes. Pak tlung diusut guru2 gol IVB sing Pak palsu diundangi ditndak, kya neng Kota Tegal sing tegas akeh Pak, coba gen diusut. 02836110xxx

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS ke 08159440722, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Dapatkan kaos Ngresula, yang berisi SMS ngresula pilihan. Hanya Rp55.000/pcs.


CMYK

SABTU, 12 FEBRUARI 2011

METROPOLIS

3

RADAR TEGAL

Tiket Duduk KA Ludes SUJUD SYUKUR - Segenap umat Kelenteng Tek Hay Kiong Tegal, kesempatan sembahyang Keng Tie Kong, penuh khidmat menyampaikan sujud syukur pada Tuhan Yang Maha Esa.

ABIDIN ABROR/RATEG

Sembahyang Keng Tie Kong di Kelenteng Tek Hay Kiong

BERHARAP

Hingga Tiga Hari ke Depan BAGI masyarakat pengguna kereta api (KA) dari Stasiun Besar Tegal yang akan menuju Jakarta perlu berpikir dua kali. Karena dari Jumat (11/2) kemarin hingga Selasa (15/2) mendatang, tiket duduk habis terjual. Menurut Kepala Stasiun Besar Tegal, Achmad Zahid, saat ini hingga 15 Januari loket hanya melayani tiket berdiri. Sebab tiket duduk habis terjual, baik melalui pelayanan online maupun melalui loket. Tiket yang habis ini khususnya untuk KA Cirebon Ekspres (Cireks) kelas eksekutif pemberangkatan dari Tegal menuju Jakarta. “Habis di sini bukan berarti tidak ada tiket. Karena dalam penjualan tiket sistemnya tidak langsung dijual semua. Maksudnya, misalkan kapasitas tempat duduknya 250, maka tiket yang dijual ke hal 9 kol 5

DIBERIKAN KESELAMATAN DAN KEBERKAHAN MASIH dalam rangkaian peringatan Tahun Baru Imlek 2562, kemarin segenap umat Kelenteng Tek Hay Kiong Tegal, menggelar sembahyang pada Tuhan Yang Maha Esa, atau dikenal dengan sembahyang Keng Tie Kong. Acara ritual ini dilaksanakan tengah malam pukul 24.00

PENGHIJAUAN

ADI MULYADI/RATEG

SIMBOLIS - Istri Wali Kota Tegal, Rosalina Ikmal Jaya secara simbolis menanam pohon sepanjang Jalan Veteran.

WIB. Sembahyang ini berlangsung dalam keheningan tanpa kebisingan, serta bersamaan digelarnya ritual malam itu, langit nampak cerah, dengan hembusan angin begitu sejuk. Kelenteng yang pada hari-hari biasa penuh ramai, namun saat dilangsungkannya

AIR PASANG Rob Kembali Dikeluhkan Warga PERSOALAN rob di Kota Tegal kembali dikeluhkan warga beberapa kelurahan yang selama ini menjadi langganan pasangnya air laut. Di antaranya Kelurahan Panggung, Tegalsari, Muarareja, dan Mintaragen. Himawan (50), warga Jalan Halmahera Kota Tegal mengatakan, lebih dari tiga tahun dia dan warga di tempat tinggalnya harus bergelut dengan rob, yang kerap mengganggu aktivitas. Jika dahulu rob hanya terjadi sore hari, kini pagi dan siang hari banyak jalan yang tergenang rob. Kondisi ini menghambat kegiatan belajarmengajar, karena sekitar sekolahnya banyak digenangi air. Meski telah dilakukan langkah antisipasi, seperti pemasangan tanggul dari karung yang diisi pasir serta pembersihan sekolah. Rob tidak dapat dicegah dan menjadi bagian dari rutinitas masyarakat sekitar. Untuk itu, pihaknya berharap kepada instansi terkait, agar mengkaji ulang persoalan tersebut. Dengan harapan mendapatkan ke hal 9 kol 5

CMYK

ke hal 9 kol 1

ADI MULYADI/RATEG

HABIS - Loket stasiun hanya menjual tiket berdiri, lantaran tiket duduk habis terjual hingga 15 Januari mendatang, khususnya untuk KA Cireks Eksekutif.

Waspadai Praktek Money Politics Pemkot Gelontorkan Dalam Musda PAN Anggaran Rp 800 Juta Kota Tegal MENJELANG pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Tegal, yang bakal dilaksanakan 26 April 2011 mendatang. Saat ini sejumlah nama kandidat calon ketua mulai bermunculan, dan telah menyatakan siap. Namun satu hal yang perlu diwaspadai, yakni adanya praktek money politics (politik uang). Hal ini dikatakan Wakil Ketua DPD PAN, Riyadi, Jumat (11/2) kemarin. Menurutnya, agar bisa menekan praktek money politics,

DOK.RATEG

pihaknya meminta para peserta Musda, terutama yang memiliki hak pilih supaya menggunakannya sesuai hati nurani demi kemenangan PAN. Bukan karena bergaining posisi, apalagi karena uang. “Kami juga minta agar DPD mengeluarkan kebijakan larangan money politics. Bahkan kalau sama terjadi dan terbukti, maka harus dicoret dari pencalonan. Kami rasa hal ini penting, supaya tidak ada kandidat calon ketua berani bermain money politics. Sebab perlu diingat, jabatan ketua merupakan amanah yang harus dijaga. Bukan diperebutkan, apalagi dengan cara-cara yang salah.”

H Harun Abdi Manap SH

ke hal 9 kol 1

Komisi I Panggil Kepala Sekolah

Program Penghijaun Sepanjang Jalan Veteran KONDISI Jalan Veteran Kota Tegal mulai selatan hingga utara bakal menjadi teduh dibanding keadaan sekarang. Karena Kantor Lingkungan Hidup (KLH) setempat, Jumat (11/2) kemarin, menanam 43 pohon jenis glodogan dan tanjung di lokasi tersebut. Kepala KLH Kota Tegal, Sugeng Suwaryo melalui Kasi Pengendalian Pencemaran Lingkungan, Daryati mengatakan, dalam upaya menyejukkan kota, pihaknya terus melaksanakan penghijauan. KLH juga menyelenggarakan Program Sak Uwong Sak Uwit (SUSU). “Jumlah pohon yang ditanam di berbagai wilayah Kota Tegal hingga saat ini mencapai ribuan. Bibit ada yang didanai APBD dan CSR dari instansi swasta atau negeri di Kota Tegal. Tujuannya hanya satu, yakni menyejukan kota serta mengurangi angka polusi udara, disamping mengurangi global warming.” ke hal 9 kol 1

sembahyang, dimana keadaan sekitar mendadak sunyi. Hampir tidak ada sepatah kata keluar dari mereka yang hadir. Di tengah kesunyian tengah malam, yang selanjutnya segenap umat kelenteng secara bersama memanjatkan doa sambil

Terkait Perubahan Kriteria Penentuan Nilai Kelulusan

ADI MULYADI/RATEG

DIUKUR - Setelah berhasil diturunkan dari kayu blandar rumah warga, ular Sanca jumbo langsung dibawa sang pawang untuk dijual.

Phyton Jumbo Gegerkan Warga Panjang 4 M dengan Diameter 15 Cm KAMIS (10/2) malam lalu atau bertepatan malam Jumat Kliwon, warga RT 07 RW 02 Mintaragen Tegal Timur digegerkan dengan penangkapan seekor ular Phyton atau Sanca jumbo. Hewan melata sepanjang 4 meter dengan diameter 15 centimeter itu, ditemukan di dalam rumah warga dengan posisi sedang melilit di kayu blandar. Cusanto Aji, warga Jalan Waringin Gang 5 Nomor 12 RT 07 RW 02 Mintaragen Tegal Timur mengatakan, ular tersebut ditemukan di blandar rumah. Sedangkan yang kali pertama melihat orang tuanya, Kapsin Samsidi, sekitar pukul 22.00 WIB. “Waktu ke hal 9 kol 1

UNTUK mengetahui kriteria penentuan nilai kelulusan, terkait adanya perubahan teknis. Maka Komisi I DPRD Kota Tegal, dalam waktu dekat bakal memanggil seluruh kepala sekolah (kasek) untuk dimintai keterangan. Hal ini agar ada satu persepsi, serta menekan terjadinya prasangka negatif. Ketua Komisi I DPRD setempat, Sutari SH mengatakan bahwa sebenarnya pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Disdik, terkait tek-

nis penentuan nilai untuk kelulusan siswa. Namun, agar ada persamaan persepsi terkait teknis penyusunan nilai, menyusul adanya perubahan dalam kriteria penentuan nilai kelulusan, yang tidak hanya berdasarkan pada nilai hasil ujian nasional. Tapi mengakomodir nilai rapor serta nilai ujian lokal, pihaknya dalam waktu dekat bakal memanggil kasek. “Soal pemanggilan kasek, sudah kami jadualkan. Pada bulan Februari 2011. Tentang kepastiannya, dalam waktu dekat kami berkoordinasi serta melayangkan surat pada mereka,” tukasnya usai rapat koordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik), Jumat (11/2) kemarin. ke hal 9 kol 5

Untuk Pelebaran Jalan Jembatan Langon UPAYA serius dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal, melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) untuk menangani kesemrawutan arus lalu lintas di jembatan Langon, yang menghubungkan dua wilayah. Yakni Kota dan Kabupaten Tegal. Sebab setiap hari arus lalu lintas di situ selalu padat merayap. Untuk itu, melalui APBD 2011 Pemkot telah mengalokasikan anggaran Rp. 800 juta. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tegal, Ir Gito Mursriyono mengatakan, proses pelebaran jalan sangat menunjang pembangunan Jembatan Langon, menghubungkan Kota dengan Kabupaten Tegal. Untuk itu pihaknya menyiapkan anggaran Rp. 800 juta. Kalau sesuai target, maka pembangunan jembatan ke hal 9 kol 5

M SAEKHUN/RATEG

TAK MEMADAI - Jembatan Langon saat ini sudah tak layak, selain kondisinya rapuh. Selain itu lebar jembatan juga tak memadai lagi.


PEMALANG

4

SABTU 12 FEBRUARI 2011

RADAR TEGAL

PENTOL RAH

Muncul 10 Calon Pimpinan Musda Muhammadiyah Digelar Hari Ini

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

PAWAI TAARUF – Sebanyak 76 anak peserta khitanan bersama di Masjid Agung sebelum dikhitan mengikuti pawai taaruf.

Masjid Agung Gelar Khitan Bersama PEMALANG – Sebanyak 76 anak dari berbagai lapisan masyarakat, Jumat (11/2) kemarin mengikuti kegiatan khitanan bersama di Masjid Agung Pemalang. Kegiatan sosial khitanan yang sekaligus peringatan Maulud Nabi Besar Muhammad SAW ini diselenggarakan oleh Yayasan Husnul Khotimah Masjid Agung yang ke-17. Ketua Panitia Khitan Bersama Masjid Agung Pemalang Drs H Susena Mardiatmadja M.Kes mengatakan, kegiatan khitanan bersama sekaligus peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW. Adapun sasaran kegiatan ini ditujukan kepada masyarakat umum dan kaum musliman pada khususnya yang sangat memerlukan uluran tangan, serta sentuhan hati para dermawan dan aghnia yang peduli dengan masyarakat di lingkungan Kabupaten Pemalang dari semua tingkatan. “Melalui kegiatan ini kami sangat berharap dapat menjadi aset budaya daerah untuk ikut serta meramaikan khasanah pariwisata religius di Kabupaten Pemalang,“ katanya. Dia menjelaskan, kegiatan khitanan ini pada awalnya untuk anakanak dari keluarga kaum dhuafa. Besarnya animo masyarakat untuk mengkhitankan anaknya dengan tidak membatasi tingkat ekonomi masyarakat, sehingga peserta yang mendaftar jumlahnya terus meningkat mencapai lebih dari 100-an anak. “Namun demikian dengan keterbatasan yang ada maka untuk tahun 2011, jumlah anak yang dikhitan dibatasi hanya 76 anak, disesuaikan dengan kesiapan,“ terangnya. Lebih lanjut dia menjelaskan, untuk dapat terlaksananya kegiatan ini, beberapa sumber dana oleh panitia diperoleh dari infaq masyarakat dari semua tingkatan, baik dari Bupati Pemalang atau Pemkab, intansi pemerintah, perbankan, para pengusaha dan aghnia dan para dermawan yang peduli. Khitanan bersama di Masjid Agung yang dilaksanakan bertepatan dengan acara pengajian umum Jumat kliwon, diselenggarakan oleh Yayasan Husnul Khotimah sejak tahun 1987. Yayasan itu semula sebagai paguyuban rukun kematian yang beranggotakan warga muslim Kabupaten Pemalang dan hingga sekarang keanggotaannya berjumlah lebih dari 3.000-an orang yang tersebar di seluruh kabupaten Pemalang. Untuk juru khitan dalam kegiatan ini berkerja sama dengan dinas kesehatan setempat. Besarnya manfaat untuk kepentingan masyarakat umum, khususnya bagi keluarga kurang mampu, diharapkan ke depan Pemerintah Kabupaten Pemalang menganggarkan kegiatan ini melalui APBD, sehingga akan memperlancar penyeleggaraan kegiatan tersebut. Ketua Yayasan Masjid Agung Syaugi S Arghubi menambahkan, dukungan masyarakat dalam kegiatan ini yang sedikit menurun dimungkinkan akibat situasi yang kurang mendukung, seperti halnya perubahan cuaca yang berpengaruh besar terhadap perubahan pendapatan masyarakat karena mayoritas adalah masyarakat Agraris. “Namun pelaksanaan kegiatan ini tetap berjalan lancar dan sukses sesuai harapan semua kita bersama,“ imbuhnya. Sementara itu, sebelum acara khitan dimulai, seluruh peserta bersama orang tuanya mengikuti pawai ta’aruf yang diawali dari pendopo kabupaten berjalan menuju ke Masjid Agung. Usai di lokasi pusat kegiatan semua peserta dibaiat atau iqror di hadapan ulama, tokoh dan umaro yang dilakukan Kepala Kejaksaan Neegeri Pemalang H Sungarpin SH MH. Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Pemalang Mukti Agung Wabowo ST, Kepala Kantor Kemenag Drs H Muslim Umar MAg serta anggota Muspida dan masyarakat. (apt)

PEMALANG – Musyawarah Daerah (Musda) Muhammadiyah Kabupaten Pemalang, Sabtu (12/2) ini digelar. Sejumlah agenda acara Musda pun sudah banyak dipersiapkan panitia. Sejumlah nama calon yang bakal menduduki Anggota Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) mulai mencuat. Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Jubaedi Amd menyatakan kepada Radar, kemarin, calon anggota PDM tidak boleh merangkap sebagai kepala atau direktur Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). Sebab, nanti bisa mengganggu kebijakan-kebijakan PDM. “Anggota PDM itu tidak boleh merangkap,” tandas dia. Dia menjelaskan, jabatan rangkap yang dimaksud, misal calon sebagai kepala SMP Muhammadiyah atau sekolah

Muhammadiyah lainnya yang SK-nya diangkat dan diusulkan PDM. Termasuk juga sebagai Direktur AUM. Oleh karena itu, AMM meminta bahkan menyerukan kepada semua peserta Musda untuk tidak memilih orang-orang yang duduk sebagai pimpinan AUM dan itu telah sesuai Qoidah Majelis Muhammadiyah yang ada. Di sisi lain, banyaknya calon yang bakal maju ke bursa pemilihan anggota PDM, Jubaedi juga meminta kepada peserta Musda untuk tidak memilih calon calon yang telah nyatanyata gagal dalam memimpin cabang. Maka, dengan berbagai pertimbangan, AMM telah mengiventarisir sejumlah namanama calon yang dinilainya layak untuk bisa menjadi pilihan. Di antara nama-nama itu dipandang cukup mampu memajukan organisasi Muhammadiyah Kabupaten Pemalang ke depan. “Sepuluh nama calon adalah dr H Abdul Rahman, H Achmad

Dari data Pos Vulkanologi dan Metigasi Gunung Slamet yang berada di Desa Gambuhan Kecamatan Pulosari, status waspada Gunung Slamet ini sudah terjadi sejak akhir Maret 2009 lalu. Status ini terlihat dengan meningkatnya asap dari puncak gunung. Meski status Gunung Slamet waspada, sejumlah warga di lereng gunung masih beraktivitas seperti biasa. Kepala Pos Vulkanologi dan

latan akbar digelarnya Musda Aisyiyah Kabupaten Pemalang. Dari hasil penelusuran berbagai sumber pengurus Aisyiyah juga telah banyak menyebutkan sidikitnya ada sepuluh nama yang layak dipilih di antaranya Dra Zubaidah dari kecamatan Ulujami, Dra Amiroh MAg Ketua STIT Pemalang, Hj Sopiyatun dari Kecamatan Petarukan dan Dra Faizah mantan Ketua PD Nasyiatul Aisyiyah (PDNA). Ketua Pantia Pengarah Musda Muhammadiyah Drs H Ahmad Mundirin melalui Sekretarisnya Drs Nur Efendi menjelaskan, pelaksanaan Musda Muhammadiyah yang akan digelar selama dua hari mulai tanggal 12 sampai 13 Februari 2011, akan dilaksanakan di Komplek Pondok Al Manar Muhamma diyah Pemalang. Dalam acara Musda tersebut, panitia sebelumnya telah banyak melakukan upaya persiapan-persiapan. Salah satu di

antaranya persiapan penyusunan sejumlah agenda penting dalam Musda yaitu agenda penyampaian laporan pertanggungjawaban, pembahasan program kerja, rekomendasi dan terakhir agenda yang cukup penting adalah pemilihan anggota PDM. “Untuk peserta Musda ini meliputi unsure Anggota PDM, PCM dan PRM, se-kabupaten Pemalang serta unsur organisasi otonom tingkat daerah yang jumlah total pesertanya mencapai 304 utusan,” paparnya. (apt)

Antusias Tanam P21 Dahsyat Temu Lapang PT DuPont Indonesia di Kejene SEKITAR 150 petani di Desa Kejene, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang mengikuti kegiatan Temu Lapang yang diselenggarakan PT DuPont Indonesia di lahan milik Rasmo. Dalam kegiatan tersebut, petani diajak melihat langsung tanaman jagung hibrida Pioneer P21 Dahsyat yang mempunyai pertumbuhan yang bagus dan sehat ketika ditanam di musim hujan ini. Petani juga melihat langsung dan membandingkan sendiri dengan produk jagung hibrida lain yang umum ditanam di daerah tersebut. Kristian Artanto, District Agronomist PT DuPont Indonesia kepada Radar di lokasi temu lapang Jumat Sore (11/2) membeberkan khusus untuk produk jagung hibrida P21 Dahsyat ini merupakan produk unggulan Pioneer berupa benih jagung hibrida Pioneer P21 Dahsyat yang memiliki potensi hasil panen sangat tinggi hingga mencapai 13,3 ton pipil kering/ha. Selain itu, P21 Dahsyat memiliki bentuk tongkol yang menarik yang ditunjukkan dengan klobot menutup sempurna sehingga akan menjamin hasil panen yang lebih baik. Tipe bijinya mutiara, tongkolnya terisi penuh (muput) dan janggelnya kecil sehingga rendemen tinggi. P21 Dahsyat tidak memerlukan banyak air, tahan terhadap kekeringan, memiliki perakaran yang kokoh

dan ketahanan yang baik terhadap beberapa penyakit tanaman jagung, tandasnya. Rasmo petani asal Desa Kejene ketika ditemu Radar mengatakan, dirinya sangat merasa senang pada hasil panen Jagung sekarang, karena hasilnya memuaskan. Sebelumnya, kata dia, hasil panenan jagung jauh lebih rendah dibandingkan dengan menggunakan bibit P21, hasil panennya mencapai 13 ,3 ton/hektar. Kepada Radar, Kadus Krajan Desa Kejene Marsono menyatakan sangat antusias dan yakin untuk menanam jagung hibrida Pioneer P21 Dahsyat. “Untuk musim mendatang setelah menyaksikan langsung di lokasi temu lapang, saya mau menanam jagung dengan bibit P21 Dahsyat. Selama saya bertani belum pernah melihat langsung hasil panen jenis itu,” ungkapnya Ia menyatakan keunggulan Jagung Pioneer P21 Dahsyat tongkolnya besar dan mengisi penuh, memiliki rendemen tinggi. Selisih hasilnya dengan jagung hibrida lain yang biasa ia tanam cukup banyak. “Relatif tahan dalam menghadapi curah hujan yang tinggi seperti sekarang ini.” Kepala Desa Kejene Jaenuin membenarkan adanya panen Jagung P 21 di wilayah desa yang dipimpinnya. Dengan hasil panen yang memuaskan maka dapat meningkatkan pendapatan petani. Sejumlah petani yang diajak temu lapang dengan nada yang sama menuturkan, mereka akan beralih dari bibit jagung hibrida lain ke Jagung hibrida P21. (gtr)

Dua Tahun Gunung Slamet Berstatus Waspada, Tak Berbahaya GUNUNG Slamet yang berketinggian 3.432 meter dpl merupakan gunung berapi yang terdapat di Pulau Jawa. Gunung tersebut berada di perbatasan Kabupaten Brebes, Banyumas, Purbalingga, Kabupaten Tegal dan Kabupaten Pemalang, dan merupakan gunung yang tertinggi di Jawa Tengah serta kedua tertinggi di Pulau Jawa. Disamping itu juga terdapat empat kawah di puncaknya yang masih aktif.

HM, Drs H Ahmad Mundirin, Firdaus S.Pd.I, H Ikhsan S Abdullah, dr H Mahrus Achid, Marzuki Abdurrahman, H Muhammadi S.Pd, Drs Nur Efendi dan Sodikin,” ujarnya. Demi suksesnya Musda, Jubaedi berharap kepada peserta agar memilih nama-nama calon yang sudah teruji untuk bisa membawa Muhammadiyah Pemalang agar semakin maju dan tentunya harus bisa memilih orang-orang yang bersih, isitiqomah, teruji dan visionaris agar organisasi Muhammadiyah ini semakin besar dan berjaya. Sementara itu, berdasarkan hasil penelusuran Radar, dari berbagai sumber di sejumlah cabang dan ranting, dari 39 nama calon, sekarang ini telah mengerucut ke sepuluh nama dan hasil itu tidak jauh dari pandangan Angkatan Muda Muhammadiyah. Suasana Musda yang semakin hangat, bukan hanya adanya pemilihan Anggota PDM, tetapi juga adanya perhe-

Metigasi Gunung Slamet SIP menilai, kondisi Gunung Slamet tidak berbahaya. Hal itu dikarenakan karakter letusannya bertipe stromboli. Ini artinya kawah Gunung Slamet dengan luas sekitar 12 hektare selalu menampung hasil letusan. Hal ini sudah dibuktikan sejak Gunung Slamet meletus pada tahun 1700-an hingga terakhir kali meletus tahun 2009. “Karakter letusan Gunung Slamet ini bertipe stromboli. Artinya setiap material yang

dikeluarkan oleh letusan Gunung Slamet, akan kembali jatuh di sekitar kawah atau badan gunung. Sehingga, badan gunung tersebut bertambah besar,” jelas Sukedi, Rabu (9/2) Sore. Sukedi menambahkan, sebenarnya pada saat Gunung Slamet berstatus siaga pada tahun 2009 lalu, itu sudah terjadi letusan. Letusan tersebut bahkan sudah mengeluarkan material, namun langsung ditampung di dalam kawah. (gtr)

GUNTUR WAHYUDI/RADAR PEMALANG

KAGUM - Para petani yang melihat hasil tanaman jagung Pioneer 21 Dahsyat merasa kagum.


TEGAL METROPOLIS

SABTU 12 FEBRUARI 2011

5

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Jum’at dan Sabtu Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

RIEZ PALACE HOTEL - Senin sampai Minggu Breakfast Promo Spesial Price (All You Can Eat) selama OktoberNovember 2010 dari pukul 07.00-10.00 WIB. Spesial Sop Buntut di abunawas Top Roof Resto. Mulai jam 19.00 selama bulan november 2010, Buka 24 Jam

Pemadaman untuk Perbaikan Jaringan PEMADAMAN listrik di beberapa wilayah dilakukan PT PLN (Persero) Area Pelayanan dan Jaringan (APJ) Tegal. Pemberitahuan melalui media massa tentang hari dan jam pemadaman dilakukan jauh-jauh hari, sehingga pekerjaan perbaikan jaringan listrik berjalan baik. Menurut Manajer PT PLN (Persero) APJ Tegal, Subuh Isnandi, perbaikan atau perawatan jaringan listrik di beberapa titik harus dilakukan, demi menjaga pasokan listrik ke pelanggan tidak terganggu. Pemadaman juga dilakukan supaya proses perbaikan atau perawatan berjalan maksimal. Dengan demikian petugas di lapangan mampu bekerja tepat waktu. “Mengenai jadual dan jam pemadaman, jauh-jauh hari telah diberitahukan pada pelanggan melalui media massa, seperti koran atau radio. Dari 10 Unit Pelayanan dan Jaringan (UPJ, red) yang ada di wilayah kerja APJ Tegal. Masing-masing memiliki lokasi yang perlu mendapatkan perbaikan hingga perawatan berkala. Kami juga meminta pada seluruh pelanggan, supaya memaklumi kondisi ini. Sebab semuanya dilakukan demi menjaga jaringan listrik PLN.” Harapannya, tandas Subuh, pasokan listrik hingga ke rumah pelanggan terjaga. Apabila jaringan yang ada bisa bekerja maksimal, melalui perawatan berkala maupun pergantian beberapa komponen sesuai kondisi di lapangan. “Jika nantinya pada saat perbaikan ada pohon milik pelanggan yang terpaksa dipangkas, lantaran berdekatan dengan jaringan listrik PLN. Kami berharap kepada masyarakat bisa memahami, karena semua dilakukan untuk kepentingan bersama. Bahkan, kami siap melakukan perambasan pohon, jika masyarakat mengehendaki dan melaporkan melalui pos pelayanan atau UPJ terdekat, dan petugas akan segera datang.” (gun)

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

PERBAIKAN – Petugas bersiap melakukan perbaikan jaringan listrik untuk menjaga agar pasokan bisa maksimal.

Penanganan Permanen Butuh Penelitian Khusus Tidak Bisa Terealisasi Tahun Ini

KRIMINAL TigaPengedarUpalDivonis1Tahun TEGAL - Tiga orang pengedar uang palsu (upal), dua di antaranya ibu rumah tangga selanjutnya oleh Pengadilan Negeri Tegal divonis hukuman 1 tahun 2 bulan. Mereka antara lain Putro Wiryanto (30) warga Tegal Wangi Kecamatan Talang, Kasih (42) warga Desa Pekauman Kulon Kecamatan Dukuhturi, dan terakhir Nur Khasanah (38) warga Mejasem Timur Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal. Dalam sidang terungkap bahwa uang palsu pecahan Rp. 20 ribu, yang sempat dibelanjakan terdakwa Kasih dan Nur Khasanah, merupakan hasil membeli pada terdakwa Putro Wiryanto. Sebaliknya menurut Putro, uang itu dia beli dari seseorang. Sebagian besar uang palsu ini dibelanjakan pada pedagang sayuran yang biasa jualan di pasar tradisional, seperti Pasar Pagi Kota Tegal, Kemantran, Langon, dan sebagian dibelanjakan di Pasar Banjaran. Atas perbuatan mengedarkan uang palsu secara bersama-sama, ketiganya dijerat Pasal 245 KUHP. Perbuatan terdakwa ini sangat meresahkan. Sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim H Achmad Virza SH MH, dibantu Hakim Anggota Slamet Widodo SH, dan Grace SH MH. Sedangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara ini, Nurul Hidayah SH MH. (din)

KESEHATAN Pelatihan Hidup Sehat Bagi Lansia MESKI baru terbentuk, Posyandu Lansia Seruni, RW 6 Kelurahan Kejambon Kota Tegal memiliki banyak kegiatan. Kader posyandu memberikan berbagai informasi serta pelayanan kesehatan bagi lansia di lingkungan sekitar. Rokhmah, kader Posyandu Lansia Seruni mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda perdana. Karena posyandu lansia baru saja terbentuk. Di lingkungan RW 6, sedikitnya terdapat 90 lansia yang diharapkan berpartisipasi dalam kegiatan kali ini. Tapi hanya 68 yang datang, sisanya berhalangan. “Kegiatan yang dilakukan selain memberikan pelayanan kesehatan, juga mengajak sekaligus menghimbau supaya para lansia menjaga kesehatannya. Selain itu, kepada keluarga lansia, kami juga meminta supaya merawat dan menjaga dengan baik, serta segera melaporkan atau membawa ke puskesmas terdekat, jika ada keluhan kesehatan.” Edukasi tersebut, jelasnya, sangat penting karena tidak hanya menyangkut para lansia. Namun juga keluarga, tetangga serta orang-orang yang berada sekitar tempat tinggal lansia. Apalagi, kegiatan kali ini merupakan kali pertama dilakukan, setelah posyandu lansia terbentuk. Sehingga ke depannya peran serta lansia dan keluarganya diharapkan akan terus meningkat. “Untuk kegiatan selanjutnya, kami akan melakukan pendekatan, sehingga seluruh lansia yang ada di wilayah ini bisa terpantau dengan baik,” papar Rokhmah lagi. (gun)

ADI MULYADI/RATEG

PARAH - Roidah (tengah) dengan didampingi ibunya Kartumi (kanan) menceritakan kronologi penyakit yang dideritanya saat dikunjungi Wakil Wali Kota Tegal, Habib Ali (kiri), Kamis (10/2) lalu.

HARAPAN Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal mendapatkan penanganan tanggul sungai Ketiwon yang longsor secara permanen, dalam waktu dekat tidak mungkin terealisasi. Sebab, membutuhkan dana yang besar dan penelitian khusus agar mendapatkan konstruksi yang cocok. Kasi Pengendalian dan Pendayagunaan BPSDA Pemali Comal, Supriyanto mengatakan, penanganan tanggul yang longsor secara permanen bukan kewenangan BPSDA. Itu tanggungjawab Balai Besar Pemali Juana (BBPJ) Semarang. Sementara BPSDA berkewenangan menanganinya secara darurat. “Pada Jumat lalu kita meninjau tanggul Ketiwon yang longsor. Untuk penanganan permanen kita usulkan ke BBPJ. Bahkan petugas dari BPPJ pun melakukan tinjauan lapangan. Selain itu juga membuat laporan dalam format A, dan telah kami kirim melalui faksimili ke Dinas BPSDA, agar mendapatkan penanganan secara permanen,” ujarnya saat ditemui di meja kerjanya, Jumat

ADI MULYADI/RATEG

BIAYA BESAR - Untuk menangani secara permanen tanggul Ketiwon yang longsor, butuh biaya besar dan penelitian khusus terlebih dulu, agar konstruksinya benar-benar pas.

(11/2) kemarin. Namun demikian, lanjutnya, guna menangani secara permanen tidak mungkin bisa terlaksana tahun ini. Sebab butuh biaya besar dan perlu penelitian terlebih dahulu. Sehingga konstruksi yang dibangun nantinya bisa cocok dan kuat. “Peristiwa longsornya tanggul pada kali ketiga, karena tanah urugan kualitasnya jelek. Selain itu, trucuk-trucuk yang ada juga tidak diberi anyaman bambu yang berguna untuk menahan

tanah urugan. Sehingga ketika terkena hujan longsor. Sebenarnya untuk bronjong yang berada di bawah konstruksinya stabil. Jadi yang longsor bukan bantarannya, tapi tanggulnya. Akibat dari tanah urugan yang jelek dan tidak adanya anyaman bambu penahan.” Sementera ini, BPSDA mengupayakan untuk penanganan darurat saja. Itu pun masih menunggu dana yang belum turun. Jadi apabila nanti Pemkot yang melakukan penanganan

Istri Pembunuhan Jongor, Akui Selingkuh dengan Terdakwa TEGAL - Pengadilan Negeri Tegal, Kamis (10/2) lalu, menggelar kasus pembunuhan sadis yang terjadi di kampung Jongor Kota Tegal. Sidang kali ini menghadirkan istri almarhum Bahrudin, Rochani (39), dan saksi pekerja fillet Romlah (40). Dalam persidangan, istri almarhum mengakui berselingkuh dengan pembunuh suaminya, Rozikin (55). Aksi tersebut dilakukan sangat rapi tanpa diketahui suaminya. Karena almarhum Bahrudin tengah mencari nafkah di Jakarta. Bahkan dari hubungan gelapnya tersebut sampai mempunyai seorang anak. Dari empat anaknya, satu di antaranya anak hasil hubungan gelap. Gilanya lagi, hubungan gelap dengan terdakwa, seperti diakui Rochani dilakukan di rumahnya sendiri, saat anak-anaknya sudah tidur. “Saya melakukan hubungan badan di rumah, “ kata Rochani, pada majelis hakim. Pertemuan dengan pembunuh suaminya diakui Rochani, saat berjualan nasi di TPI Jongor. Berawal karena sering makan di warungnya, sehingga muncul hasrat cinta pada Rochani. Hubungan keduanya akhirnya tercium, dan almarhum Bahrudin akhirnya memutuskan membawa istri dan anak ke Jakarta. Mengetahui hubungan istrinya dengan pria lain, sehingga goncanglah batin sang Bahrudin, hingga sampai stres berat. Sampai akhirnya pilih kembali pulang kampung, sementara untuk mencukupi kebutuhan ekonomi. Sepulang dari ibukota, sang istri memutuskan bekerja sebagai buruh fillet. Selama suaminya menganggur diakui

ABIDIN ABROR/RATEG

HUBUNGAN GELAP - Saksi istri almarhum Bahrudin, Rochani, mengakui selingkuh dengan pembunuh suaminya, Rozikin.

Rochani, ia sering menerima uang dari terdakwa. Uang tersebut untuk kebutuhan anaknya, dari hasil hubungan gelapnya dengan Rozikin. Sementara almarhum terus mengalami stres berat, dan selama setahun almarhum memilih tidur di depan gudang fillet, milik tetangganya. Rochani mengakui sebelumnya pernah meminta cerai, sehingga jalinanan cintanya sama Rozikin bisa terwujud. Tapi permintaan itu selalu ditolak. Terungkap sebelum suaminya dibunuh, ia pernah mengirim SMS pada terdakwa yang isinya minta berhubungan badan sama terdakwa. Karena lama tak melakukan, dan terdakwa siap menyanggupi keinginan Rochani. Dalam SMS terdakwa menjawab, katanya sekarang saja. Saat mau melakukan hubu-

ngan intim, dan dilihatnya almarhum Bahrudin tengah tidur lelap di depan gudang fillet. Entah bagaimana terdakwa langsung pulang ambil batangan linggis, dan dihantamkan ke kepala korban yang tengah tidur hingga tewas. Kepala korban rentak, termasuk bagian tubuh lain. Sidang pembunuhan sadis ini dilanjutkan minggu depan, dan karena hukuman yang akan dijatuhkan sangat berat. Sehingga terdakwa wajib didampingi seorang penasahat hukum. Dan sebagai penasehat hukum, Joko Santoso SH. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nurul Hidayah SH MH, menjerat terdakwa warga Demak Jateng dengan pasal pembunuhan berencana, dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup. (din)

darurat, maka BPSDA tidak perlu menanganinya. Namun BPSDA mengupayakan agar mendapat penanganan permanen. “Pemkot dan kita sudah koordinasi. Hasa saja masih per telepon. Pemkot pun mengetahui belum turunya dana yang akan digunakan penanganan darurat. Jadi sementara ini BPSDA masih menunggu itu,” tukas Supriyanto lagi. Sementara itu, Kepala DPU Kota Tegal, Ir Gito Musriyono, sebelumnya mengatakan bahwa sebenarnya soal longsornya tanggul sungai Ketiwon telah dilaporkan pada BPSDA, agar dilakukan perbaikan maupun penanganan permanen. Sehing-

ga saat ini pihaknya akan meminta tindak lanjut, atas surat yang telah dilayangkan pada BPSDA. Sehingga warga tak was-was, saat musim hujan. Namun untuk penanganan darurat, melalui anggaran dari pembiayaan perbaikan rutin akan dilakukan penanganan bersifat sementara. “Kami minta BPSDA bisa melakukan perbaikan tanggul sungai Ketiwon permanen, bukan sementara. Kalau hanya sementara kami juga bisa, melalui biaya perbaikan rutin. Namun kami minta agar longsor tanggul Ketiwon tak terulang kembali, sehingga tak membuat resah warga.” (adi)


SLAWI METROPOLIS

6

SABTU 12 FEBRUARI 2011

RADAR TEGAL

INFRASTRUKTUR Prihatin Kondisi Serambi Kabupaten MENDENGAR Kecamatan Adiwerna yang menjadi ‘echo’ Kabupaten Tegal, kini sedang menjadi pemikirian serius Camat HM Agus Sunarja BA untuk terus menata wilayahnya. Dia tak menampik, wilayahnya yang mendapat julukan ‘serambinya’ Kabupaten Tegal itu dari tahun ketahun masih dihadapkan dengan masalah banjir yang tak kunjung tertangani. “Jujur saja saya malu bila musim hujan tiba, karena di samping jalan utama depan kecamatan menjadi kubangan. Ini bila tak segera teratasi dengan keikutsertaan dinas terkait, kesan serambi yang kotor akan DOK.RADAR SLAWI berdampak pada kondisi rumah dalam HM Agus Sunarja BA hal ini Kabupaten Tegal,” ujarnya disela-sela membuka Musrenbangcam kemarin. Dia juga merasa miris dengan belum terpecahkannya masalah limbah timah di Desa Pesarean yang merupakan sentra industri logam. Disana kini kondisi pencemarannya sudah cukup luar biasa. “Pencemaran udara yang dihasilkan bisa menyebabkan orang idiot. Ini baru pencemaran udaranya saja, belum pencemaran lingkungan dalam hal ini air bersih. Saya sebagai nakhoda di wilayah ini sempat bersusah payah mengajukan anggaran untuk memecahkan masalah tersebut dan langsung meminta ke Kementrian Lingkungan Hidup. Saat itu, kementrian sempat menjanjikan penggelontoran dana sebesar Rp 5 milliar. Namun berubahnya STOK membuat hal itu mandeg ditengah jalan,” ujarnya. Hal yang tak kalah peliknya adalah terkait pencemaran Kali Jembangan yang ada di wilayah tersebut. “Tak dipungkiri, disaat hujan selalu terjadi banjir di daerah tersebut. Ini lantaran sebagian dari kali tersebut sudah diurug warga dan ditanami palawija. Sudah saatnya keberadaan kali tersebut perlu dinormalisasi dan dikembalikan pada ukuran semula yakni 12 meter. Berbagai penyakit seperti gatal dan wabah disentri selalu terjadi seiring dengan datangnya musim penghujan,” cetusnya. Dia berharap, lewat Musrenbangcam ini dengan adanya gelontoran dana dari APBD, hal-hal yang sifatnya superprioritas untuk segera ditangani bisa terpecahkan lewat dukungan dana yang ada. Dan dia juga meminta UPTD dan instansi terkait bisa bersinergi mengoptimalkan ketersediaan dana untuk perbaikan infra struktur yang kondisinya minta segera diperbaiki. (her)

KEPENDUDUKANB Dongkrak AkseptorBaru ADIWERNA - Prestasi masuk dalam lima besar perolehan akseptor KB baru se-Kabupaten Tegal, tidak membuat Kecamatan Adiwerna berpuas diri. Pasalnya, ditahun 2011 ini target yang akan dicapai dan dibebankan pemkab jauh lebih berat. Disinilah peran kades dipacu untuk intensif memberikan perhatian khusus terhadap petugas pembantu KB dimasing- maisng desa. Hal itu dicuatkan Camat Adiwerna HM Agus Sunarja BA dihadapan kades dan petugas pembantu KB di aula kecamatan setempat dalam Rakor Keluarga Berencana, kemarin. “Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada petugas pembantu KB di masing-masing desa dalam menjalankan perannya menekan tingkat pertumbuhan penduduk kabupaten. Sudah saatnya para kades bisa memberi perhatian khusus untuk mendukung kinerja petugas dilapangan,” ujarnya. Sementara itu Kepala UPTD BPPKB (Badan Pemberdayaan Perempuan Keluarga Berencana) Kecamatan Adiwerna, Drs M Kharis, secara terang-terangan mengkritisi peran kades yang kurang tanggap pada petugas pembantu KB. “Kini saatnya para kades atau lurah bisa mengalokasikan dana yang cukup untuk mendukung kinerja petugas pembantu KB. Setidaknya ada penambahan uang saku untuk mereka yang selama ini menjalankan tugasnya dilapangan,” tegasnya. Dari data yang masuk selama 2010, perolehan data akseptor KB baru terbanyak dicapai Desa Kedung Sukun yang disusul Desa Pagedangan. Sementara perolehan akseptor KB baru mengalami kendala di Desa Tembok Kidul yang disebabkan petugas penyuluh KB di desa tersebut baru saja sembuh dari sakit. “Saat ini akseptor KB aktif tercatat sebanyak 79 persen dengan menggunakan media alat kontrasepsi. Sementara sisanya sebanyak 21 persen, belum tersentuh untuk ikut program Keluarga Berencana. Secara keseluruhan untuk tingkat kabupaten perolehan akseptor KB baru mencapai 91 persen dari target awal sebanyak 97 persen,” tegasnya. Camat sendiri berharap, petugas KB tingkat kecamatan dan desa bisa segera bersinergi untuk mendongkrak prestasi Adiwerna dalam program KB, demi terciptanya pengendalian pertumbuhan penduduk di Kabupaten Tegal. (her)

HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

LECUTAN - Camat Adiwerna HM Agus Sunarja BA dihadapan kades dan petugas pembantu KB dalam rakor KB di aula kantor kecamatan setempat, kemarin.

Lagi, Pantura Ditanami Pohon Protes Jalan Berlubang KRAMAT - Ruas jalan pantai utara (pantura) Kabupaten Tegal, kembali ditanami pohon pepaya. Tepatnya, di sebelah barat SPBU Muri Kelurahan Damyak, Kecamatan Kramat. Warga sekitar geram, lantaran perbaikan jalan tak kunjung datang. Lubang jalan semakin parah, sementara korban berjatuhan semakin bertambah. Pantauan Radar, ruas jalan sepanjang 27 kilometer yang berada di Pantura banyak dipenuhi lubang berskala besar. Dari mulai berukuran diameter 10 centimeter hingga 1 meter. Kubangan besar itu nampak berjejer menghiasi ruas jalan. Tidak sedikit pengendara yang terjatuh akibat menghindari jalan berlubang. Begitu pula kendaraan berat yang mengalami kerusakan pada as tengahnya. Iryanto (36), warga Kelurahan Dampyak Kecamatan

Kramat, mengaku sengaja menanam pohon pepaya di jalur Pantura. Menurutnya, aksi tersebut merupakan bentuk protesnya kepada dinas terkait, agar secepatnya jalan yang berlubang diperbaiki. “Kami sengaja menanam pohon pepaya di jalur Pantura ini. Semua ini merupakan bentuk protes kami. Selain itu, pohon pepaya tersebut juga untuk mengantisipasi timbulnya laka lantas. Karena selama ini, banyak korban yang terjatuh akibat terperosok ke dalam lubang tersebut,” tutur pria yang kerap disapa Yanto ini, Jumat (11/2) kemarin. Karyawan swasta ini menuturkan, jalan yang merupakan jalur lintas Jakarta - Surabaya itu, belum lama ini diperbaiki. Namun entah kenapa, jalan tersebut sudah rusak kembali. “Lubang yang ada jumlahnya lumayan banyak. Mungkin puluhan hingga ratusan,” kata warga RT 02 RW 01 Kelurahan Dampyak ini. (yer)

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

DITANAMI - Pohon pepaya yang ditanam dengan menggunakan drum besar di sebelah barat SPBU Muri. Penanaman sebagai protes atas kerusakan jalan yang terjadi serta untuk mengantisipasi laka lantas.

Perpanjangan Bukan Kewenangan BKD SLAWI – Untuk mengajukan perpanjangan jabatan pejabat eselon II, mendasari beberapa hal diantaranya integritas, kebutuhan organisasi, kinerja yang baik, kaderisasi, dan kesehatan. Itupun bukan kewenangan BKD yang memberikan penilaian terhadap sejumlah faktor tersebut. BKD, dalam hal ini hanya mengusulkan kepada Bupati Tegal nama-nama pejabat bersangkutan yang menjelang memasuki masa pensiun. “Sesuai pasal 3 PP nomor 32 tahun 1979 tentang pemberhentian PNS, masa usia pensiun PNS yaitu 56 tahun,” kata Kepala BKD Pemkab Tegal, Retno Suprobowati SH MM belum lama ini. Dikatakan Retno, dalam Pasal 4 PP yang sama, juga disebutkan jika pengajuan perpanjangan pejabat eselon dimaksud juga dipekenankan dan dapat dilakukan dua tahap, ma-

sing-masing tahap maksimal dua tahun. Tahap pertama maksimal pada usia 56 tahun sampai 58 tahun dan tahap kedua usia 58 tahun sampai 60 tahun. Menurut dia, dari konteks tersebut, BKD hanya bisa mengusulkan nama-nama pejabat bersangkutan kepada Bupati Tegal. Sementara untuk final terkait diperkenankan atau tidak perpanjangan itu, ada pada Bupati selaku pembina PNS di daerahnya. “Setelah kami menginventarisasi, baru kami usulkan yang dialamatkan kepada Bupati Tegal,” tuturnya pula. Menyikapi seputar santernya informasi adanya permohonan perpanjangan masa jabatan Sekda untuk tahapan kedua, pihaknya tidak bersedia berkomentar. Karena menurutnya itu bukan kewenangannya memberikan penjelasan. (gon)

M GHONI/RADAR SLAWI

SARANA PENDUKUNG - Sejumlah konsumen tengah berenang di Kolam Renang Bangun Tirta Slawi, milik Pmkab Tegal. Jika tidak ingin ditinggalkan konsumennya, kolam renang itu butuh sarana pendukung lain yang harus dilengkapi.

Tak Ingin Ditinggal konsumen KRBT Slawi Berbenah Diri SLAWI – Sebuah bidang usaha maupun kegiatan yang berorientasi pada provit, sangat khawatir jika ditinggalkan oleh konsumennya. Begitupun dengan Kolam Renang Bangun Tirta (KRBT) Slawi, milik Pemkab Tegal yang terletak di komplek GOR Tri Sanja Slawi. Saat ini dengan banyaknya Water Boom dan pemandian lain dengan sarana lengkap, kolam renang itu butuh sentuhan untuk berbenah diri agar tidak dinggal konsumennya. PDAM Kabupaten Tegal selaku penanggungjawab KR BT itu, merasa sudah berupaya maksimal dalam memajukan pemandian. Bahkan, sosialisasi sengan sejumlah sekolah di Kota dan Kabupaten Tegal, dilaksanakan secara optimal dan membuahkan hasil dengan kenaikan pengunjung anak sekolah yang siginifikan. Namun disisi lain, Pemkab Tegal kurang memahami keinginan pengelola dengan tidak dilengkapinya sarana infrastruktur. Padahal kelengkapan itu sebagai daya dukung agar pengunjung lebih kerasan menjadi pelanggan. “Sosialisasi kami dengan bukti nyata, puluhan sekolah dari berbagai strata pendidikan di Kota dan Kabupaten Tegal sudah menjadi pelanggan kami saat ini,” ucap pengelola KRBT, M Puguh Hangadiyo SH, kepada Radar, Jumat (11/2). Upaya itu, dikatakan Puguh, harus dipertahankan agar eksistensi KRBT dengan kondisi persaingan usaha yang semakin

ketat, bisa bertahan. Salah satu syarat yaitu daya dukung dengan fasilitas yang memadai sehingga tidak ditinggal lari konsumennya yang beralih ke pemandian lain. Apalagi dengan KRBT dan kolam berstandar nasional yang sudah dimiliki, idealnya sarana pendukung lain harus segera diadakan. Pihaknya yakin, jika dibiarkan dengan kondisi saat ini, maksimal KRBT hanya mampu mempertahankan pelanggannya selama dua tahun. Hal itu, jika melihat realita persaingan dan kepemilikan sarana infrastruktur usaha sama milik swasta, yang saat ini semakin baik dan berkelas, hingga membuat pengunjung betah. “Hampir semua pemandian saat ini dilengkapi Water Boom, iitu yang KRBT tidak memiliki,” ucapnya pula. PERENCANAAN Menurut M Puguh Hangadiyo SH, pihaknya sudah merencanakan sejak awal dengan sederhana. Setidaknya, KRBT dilengkapi dengan fasilitas pendukung. Jika ingin berbeda, minimal harus dilengkapi dengan mainan anak-anak. Seperti sepeda air dan tempat bermain lainnya. Kalaupun untuk orang dewasa, KRBT bisa dilengkapi dengan penerjunan perenang dengan tambang atau alat lainnya (flying fox). “Kita masih memiliki sarana lahan di sebelah Utara dan Timur KRBT, tinggal bagaimana memanfaatkan. Gambaran sepintas, setidaknya butuh penggelontoran anggaran segar sekitar Rp 3 M sampai Rp 4 M,” terang Puguh. Masih kata dia, untuk fasilitas lain seperti antar jemput

konsumen sekolah, KRBT sudah memiliki angkutan antar jemput yang memadai. Bahkan, konsumen dipungut biaya yang sangat rendah, yaitu sekitar Rp 2.000 untuk biaya antar jemput dari Kota Tegal sampai KRBT. Sementara harga tiket hanya Rp 5.750, juga relatif murah dibanding pemandian lainnya. Bagaimana meningkatkan daya tarik pengunjung, sehingga konsumen menjadi betah atau kerasan saat menikmati KRBT. Ini yang menjadi pemikiran bersama, baik pengelola mupun Pemkab Tegal selaku pemilik KRBT. Sementara, pengelola siap merencanakan program kedepan. Program itu bakal diawali dengan study banding dan dilanjutkan dengan pembuatan Detil Engenering Design (DED) yang matang untuk membangun sarana pendukung. “Kami yakin, dengan perhatian dan penggelontoran sejumlah anggaran untuk kelengkapan sarana KRBT, konsumen tidak bakal lari bahkan kami yakin bertambah,” jelasnya. Dari kontek itulah, dirinya berharap Pemkab Tegal memperhatikan dan memikirkan bagaimana KRBT kedepan. Agar bisa memberikan kontribusi lebih melalui PDAM setempat yang bakal disetor ke Pemkab dengan penambahan sarana. “Otomatis dengan bertambahnya sarana dan penggelontoran anggaran itu, konsekuensinya kami harus meningkatkan penghasilan dan keuntungan,” pungkas M Puguh Hangudiyo SH. (gon)


KABUPATEN TEGAL

7

SABTU 12 FEBRUARI 2011

RADAR TEGAL

Alokasi Rp 812 Juta, Masih Kurang

DAFTAR PENYUMBANG 1. Ibu Ratna 2. Hamba Allah 3. Bp. Cinta Rosul - Tegal 4. Bp. Agus - Tegal 5. Tirta 6. Elang Dani 7. Hamba Allah 8. Hendriyana 9. Hamba Allah 10. Hamba Allah 11. Hamba Allah 12. Hamba Allah 13. Agus Tegal 14. Keysha Total

Rp. 100.000,Rp. 500.000,Rp. 30.000,Rp. 500.000,Rp. 150.000,Rp. 100.000,Rp. 1.000.000,Rp. 100.000,Rp. 150.000,Rp. 230.000,Rp. 1.000.000,Rp. 50.000,Rp. 500.000,Rp. 150.000,Rp. 4.560.000,-

LINTAS

HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

DAFTAR BARU - Petugas UPTD Parkir Dishubkominfo sibuk melakukan pelayanan kepada juru parkir yang hendak mengurus kartu identitas baru, kemarin.

Setuju Setoran Naik Demo Juru Parkir Hanya Isu

FATKHUROHMAN/RDAR SLAWI

SERTIJAB - Kepala sekolah yang didampingi pasangannya saat melakukan penandatanganan dalam rangka serah terima jabatan di aula SMA N 3 Slawi, kemarin.

Sertijab 155 Kepala Sekolah SLAWI - Sebanyak 155 kepala sekolah di Kabupaten Tegal, melakukan serah terima jabatan (sertijab). Para kepala sekolah itu terdiri dari 142 kepala sekolah SD negeri, 1 SD Luar Biasa, dan 12 kepala sekolah SMP. Acara digelar di aula SMAN 3 Slawi, Jumat (11/ 2) kemarin. Menurut Kasi Tendik Dikdas SD/SMP Dinas Dikpora Kabupaten Tegal, Purdiono, acara sertijab ini merupakan tindak lanjut dari keluarnya SK Bupati Tegal terkit kepal sekolah beberapa waktu lalu. Yang mana pada acara seremonial sertijab ini hanya diikuti oleh perwakilan kecamatan sebanyak satu pasang dan 12 pasang kepala sekolah SMP. “Yang menjadi kepala sekolah ini merupakan usulan dari Dinas Dikpora kepada BKD pada tahun kemarin. Pada bulan Februari ini masih ada 25 SD yang kepala sekolahnya pensiun. Nanti akan kami usulkan kembali,” katanya. Sertijab juga dihadairi oleh jajaran Dinas Dikpora dan UPTD Dikpora kecamatan se-Kabupaten Tegal. Penandatanganan berita acara sertijab dilakukan oleh kepala sekolah dengan disaksikan Plt Sekretaris Dinas Dikpora Danang, Kabid Sarpras Dikpora Waudin, dan Plt Kepala Dinas Dikpora Edi Pramono. Dalam sambutannya, PLt Kepala Dinas Dikpora Edi Pramono, mengharapkan kepada semua kepala sekolah yang baru akan menempati jabatanya agar dapat melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya secara ikhlas. Tanggung jawab sebagai kepala sekolah merupakan amanat yang diberikan Bupati melalui SK yang telah diterima masing-masing kepala sekolah. “Hidup cuma satu kali maka manfaatkanlah dengan baik, apa yang menjadi amanat pemerintah,” katanya. Ia menyampaikan banyak terima kasih kepada para kepala sekolah yang sudah mutasi. Karena mereka telah membantu pemerintah dengan mengabdikan dirinya sebagai kepala sekolah untuk meningkatkan pendidikan di Kabupaten Tegal. Sementara kepada yang baru menjadi kepala sekolah, dirinya mengucapkan selamat dan berharap dapat menyesuaikan diri di sekolah masing-masing. “Kami berharap, yang baru saja menjadi kepala sekolah bisa menyesuikan dirinya. Karena akan berbeda dengan disaat menjadi guru,” pungkasnya. (fat)

SLAWI - Melonjaknya target pendapatan dari sektor parkir yang dibebankan Pemkab Tegal, membuat Dishubkominfo Kabupaten Tegal mengeluarkan kebijakan. Yakni mematok kenaikan jumlah setoran pada juru parkir ditahun ini. Bila selama tahun 2010 target yang dibebankan dari sektor parkir senilai Rp 67 juta, maka ditahun 2011 ini target pendapatan yang dibebabkan naik menjadi Rp 167 juta atau sekitar 140 persen. Kepala Dishubkominfo Ir Suhartono MM melalui plt Kepala UPTD Parkir Zaenal Arifin SH MM didampingi stafnya Tarnoto menyatakan, terkait rencana menaikkan persentase setoran juru parkir tersebut, pihaknya selama dua hari terakhir sempat mengumpulkan semua awak juru parkir yang ada di Kabupaten Tegal. “Terkait wacana menaikkan jumlah setoran sebanyak 140 persen tersebut, dari hasil pertemuan dengan awak juru parkir disetujui dengan persentase kenaikan setoran sebesar 100 persen saja. Kesepakatan ini tidak mengalami

kendala dan bisa diterima dengan baik oleh mereka,” terangnya Jumat (11/2) kemarin. Dari pertemuan selama dua gelombang tersebut, pihaknya juga melakukan pendataan ulang berikut memberikan ID Card bagi semua juru parkir yang menjalankan tugasnya di Kabupaten Tegal. Tujuannya, agar bisa tertata dengan baik. Disana semua juru parkir diberi informasi terkait kebijakan kenaikan setoran untuk parkir jalan. “Bila pemkab menaikkan target pendapatan dari sektor parkir, otomatis pemasukan setoran dari juru parkir juga mengalami kenaikan. Namun realita dilapanan, kami hanya memberlakukan kenaikan persentase setoran itu sebanyak 100 persen saja. Jadi umpama yang tadinya perhari setor Rp 2.000 saat ini menjadi Rp 4.000. Dan ini bisa diterima oleh mereka,” cetusnya. Dia mengakui, sesuai aturan Perda nomor 7 tahun 2007 tentang restribusi parkir, telah diatur batasan biaya dimana untuk roda empat sebesar Rp 1.000 dan sepeda motor sebesar Rp 500. Dan petugas parkir dilapangan tidak diperbolehkan melanggar aturan perda tersebut selama menjalankan tu-

gasnya. “Sosialisasi yang kita gelar dilakukan dalam dua gelombang. Pada gelombang I, kami mengumpulkan juru parkir yang menjalankan tugasnya di Kecamatan Adiwerna, Kramat, Dukuhturi, Surodadi, Bojong, Bumijawa, Balapulang, dan Margasari. Dan digelombang II, kami fokuskan untuk menggelar dialog dengan petugas parkir di Kecamatan Slawi dan sekitarnya,” ujarnya. Ketika dikonfirmasi terkait adanya rencana demo awak juru parkir karena keberatan atas pemberlakukan kenaikan setoran sebesar 100 persen, Kepala Dishubkominfo mengaku isu tersebut sampai saat ini belum ada kepastian. Dia mengaku, ijin dari Polres Tegal pun belum ada. Setidaknya isu tersebut dihembuskan oleh pihak yang kurang bertanggung jawab dan berupaya menciderai kesepakatan yang telah d ilakukan bersama seluruh awak juru parkir. “Hingga saat ini, proses pendataan juru parkir untuk mendapatkan ID card terus berlangsung di kantor. Ini menunjukkan adanya itikad baik mereka menjawab kesepakatan yan telah disetujui bersama,” tegasnya. (her)

DUKUHWARU - Alokasi dana dari pemerintah untuk Kecamatan Dukuhwaru pada tahun 2012 senilai Rp 812 Juta, dirasa masih sangat kurang (minim). Pasalnya, masih banyak pembangunan yang harus dilakukan untuk membangun Kecamatan Dukuhwaru. Menurut Camat Dukuhwaru Afifudin, meski alokasi dana yang disiapkan pemkab untuk Kecamatan Dukuhwaru senilai Rp 812 juta, dinilai masih sangat kurang. Namun demikian, kegiatan pembangunan yang belum tercover dalam Musrenbang kecamatan (Mus renbangcam) nantinya akan dicover oleh SKPD untuk pembangunn ditingkat kecamatan. “Kalau hanya segitu, pasti masih sangat kurang. Tapi nanti akan ada bantuan melalui SKPD terkait dalam rangka pembangunan yang lain,” katanya. Ia menjelaskan, berdasarkan matrik kebutuhan, anggaran yang dialokasikan untuk tahun 2012 hanya akan memenuhi pembanguan sebesar 20 persen. Akan tetapi pihaknya sangat berharap, dalam Musrenbangcam kali ini, desa bisa memberikan usulan yang sangat priorotas dan bermanfaat bagi masyarakat. Tim dari Pemkab Tegal dan anggota DPRD dari dapil I, nampak mendampingi pelaksanaan Musrenbang kecamatan Dukuhwaru. Salah satu anggota DPRD Kabupaten Tegal, Dakir dalam kesempatan itu mengatakan, Musrenbang yang dilakukan tahun ini terlihat sudah berkesinambungan dan dilakukan tahapan-tahapan. Akan tetapi, yang harus diperhatikan adalah usulan yang disampiakan desa melalui Musrenbang kecamatan harus berbasis prioritas. Walaupun banyak yang disulkan. “Kami berharap, hasil Musrenbang yang tidak masuk dalam skala prioritas bisa menjadi daftar tunggu untuk tahun berikutnya. Sehingga tahun berikutnya bisa tercover,” ungkapnya. (fat)

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

MUSRENBANGCAM - Sejumlah perwakilan desa saat mengikuti jalannya Musrenbangcam Dukuhwaru. Acara tersebut juga dihadiri anggota DPRD dan camat setempat.

Geliat Home Industri Logam Alumunium Dukuh Pesalakan Desa Adiwerna

Tempa Kemahiran dan Kemandirian Anak Kampung Di sebuah Dukuh Pesalakan Desa Adiwerna, proses pembuatan onderdil spare part kendaraan dilakukan. Lantas seperti apa proses kreatifitas itu? LAPORAN : HERMAS P SLOGAN sebagai Jepangnya Indonesia, seakan memacu anak muda Kabupaten Tegal untuk terus berinovasi membuat ragam onderdil kendaraan dari peleburan logam alumunium. Tidak salah bisa perusahaan otomotif ibukota, sampai saat ini mempercayakan pasokan ‘spare part’ variasi sepeda motor pada keahlian anak Slawi yang mampu menciptakan onderdil sesuai dengan kemauan sang pemesan. Berangkat dari kemauan keras dua bersaudara Toto Sugiarto (39) dan kakaknya Sucipto (41) untuk memberdayakan anak muda kampung setempat, membuat keduanya berangan merekrut mereka se-

HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

PACKING - Salah seorang pekerja nampak tengah mengemasi (packing) hasil produksi spare part yang siap dikirim ke pemesannya, kemarin.

bagai pengrajin spare part kendaraan bermotor. Kakak beradik yang tinggal di RT 28/ RW 04 tersebut, merintis usaha ini diawali dengan keprihatinannya menimba ilmu sebagai kuli di tempat pengecoran logam. Dari sana upaya untuk mandiri dan merangkul saudara sekampung yang kurang beruntung itupun kini menjadi kenyataan. Dengan membentuk

manajemen keluarga, upaya mendirikan home industri untuk menampung anak muda kampung dan yatim piatu itupun kini dijalankan. “Kami berdua sudah melakukan pengajuan permohonan ijin di BP2T terkait perijinan non gangguan (HO), dan perangkat perijinan lainnya seperti IMB dan SIUP. Dan kami berdua akan membuka tangan lebar-

lebar bila nantinya pihak BLH akan melihat dari dekat terkait adanya isu miring terhadap usaha yang kini sedang kami rintis. Sebab, pengecoran logam alumunium seperti yang anda lihat tidak menimbulkan kepulan asap dan asap itu cepat menghilang. Asap itu hanya muncul ketika proses penghancuran obat saja.” Hal itupun diamini petugas BP2T yang mengaku ajuan permohonan itu sempat dilayangkan ke instansinya. Dua tahun merintis usaha spare part setidaknya bisa dirasakan anak muda putus sekolah dan yatim dengan terserapnya mereka didunia kerja. “Semua hasil karya anak kampung ini sudah ditampung oleh PT AHRS yang berbase camp di Depok. Perusahaan itu mempercayakan pembuatan onderdil motornya kepada kita sejak tahun 2003 lalu. Keberadaan anak muda kampung ini sengaja kami tempa, agar mereka punya skill dan kelak bisa mandiri mengembangkan usahanya sendiri. Kalau mereka sudah pintar, kami tidak akan nggondeli bila mereka ingin

mengembangkan diri secara mandiri,” tukasnya. Kini dengan mengakomodir 16 anak muda di kampugnya, home industri ini setiap minggunya secara rutin memasok pesanan onderdil ke PT AHRS Depok. Kedua kakak beradik yang mengawali usahanya dengan bersusah payah ini setidaknya bisa merasa tenang, lantaran mampu menjembatani kegelisahan anak muda kampung ditengah sulitnya mencari lapangan pekerjaan. “Saya merasa miris melihat anak muda kampung yang hanya menghabiskan hidupnya dengan bergadang tak menentu arah, yang buntutnya menjurus keperbuatan melanggar norma dan akidah agama,” cetusnya. Diapun juga berpegang teguh dengan tidak membiasakan diri mencari pinjaman modal lewat bank. Mereka lebih memilih mengumpulkan laba yag ada untuk berburu kelengkapan mesin dan membuat sendiri mesin tersebut, daripada berhutang yang riskan berbuntut penyitaan dikala ada kendala dalam pengembaliannya. (*)


BREBES & BUMIAYU

8

SABTU 12 FEBRUARI 2011

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes RSU Bhakti Asih RSIA Mutiara Bunda Tanjung Brebes RS Dera As Syifa Banjarharjo Brebes Hotel Dedy Jaya Brebes RS Dedy Jaya

(0283) 671431 (0283) 671279 / 673481 (0283) 877222 (0283) 889588/ 889548 (0283) 673133 / 673158 (0283) 672145/ 672525

Abrasi Pantai Randusanga Kian Mengkhawatirkan 20 Hektar Tambak Sudah Hilang

LINTAS Seleksi Perangkat Desa Isi Kekosongan Jabatan BULAKAMBA - Guna mengisi kekosongan jabatan perangkat desa, Pemerintah Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba menggelar pemilihan perangkat desa di balaidesa setempat, Kamis (10/2) lalu. Dua formasi jabatan, yakni Kepala Dusun (Kadus) I dan Kaur Pemerintahan ini diikuti oleh lima peserta. Mereka mengikuti seleksi dengan tahapan tes tertulis dan wawancara. “Setelah dilakukan sosialisasi secara maksimal, akhirnya ada pendaftar peserta jabatan Kadus I orang dan Pemerintahan ada 4 orang,” tutur ketua panitia seleksi perangkat desa Sujatman. Setelah melalui tahapan seleksi yang disaksikan puluhan warga, akhirnya terpilih Trima bin Warna sebagai Kaur Pemerintahan menyingkirkan Wasjanto, Ratono dan Sugihasih SE. Sementara untuk posisi Kadus I secara otomatis diraih oleh Muh Ali Rojiki yang merupakan calon tunggal. “Ali Rojiki ditetapkan menggantikan pejabat sebelumnya yang telah masuk masa pensiun, yakni M Sholeh. Sedang Trima menggantikan Tanusi,” kata Sujatman. Kepala Desa Grinting Roni mengatakan, setelah terpilihnya perangkat desa yang baru dan masih energik, diharapkan akan berdampak pada kualitas pelayanan kepada masyarakat yang prima. Mereka juga diharapkan memiliki loyalitas kepada Pemerintah Desa. “Dari hasil pemilihan yang demokratis ini, semoga menghasilkan kinerja yang lebih baik,” ujar Roni. (ism)

BREBES - Abrasi yang terjadi di sepanjang pantai Randusanga Kulon saat ini kondisinya sudah mulai mengkhawatirkan. Bahkan sejak November 2010 lalu, sudah ada 20 hektar tambak yang ada di sepanjang pantai tersebut hilang lantaran terkikis abrasi. Kepala Desa Randusanga Kulon Ahmad Zaeni Kamis (10/2) kemarin mengatakan, sejak empat bulan belakangan, sudah ada sekitar 20 hektar tambak yang hilang akibat tergerus ombak. Bahkan masih ada ratusan hektar tambak lainnya yang terancam apabila hal itu tidak segera ditangani. Ia mengaku, selain hilangnya tambak warga, abrasi tersebut juga sangat mengancam keberadaan budidaya rumput laut yang ada di wilayah Desa Randusanga Kulon. Dikatakan, saat ini budidaya rumput laut sudah menjadi usaha yang menjanjikan bagi para petani tambak. Bahkan tidak hanya di blok pesisir saya, melainkan sudah mulai sampai ke Pedukuhan

Banjangsari. Namun demikian, ujarnya, untuk menuju Pedukuhan tersebut masih banyak kendala, terutama akses jalan yang terkena abrasi. Kondisi tersebut, jelasnya, membuat para pembeli rumput laut enggan untuk membuka tempat di pedukuhan tersebut. “Abrasi ini jelas sangat berdampak pada sektor budidaya rumput laut. Hal ini lantaran para pembeli atau pengepul rumput laut tidak berani membuka usaha di Dukuh Banjangsari lantaran akses jalan produksi yang terkena abrasi,” terangnya. Dikatakan, saat ini abrasi sudah memenggelamkan pesisir pantai sepanjang 750 meter dari blok pesisir sampai dengan Sungai Truntun. Proyek dumping stun yang dibuat oleh pemerintah di wilayah pesisir Desa Randusanga hanya sepanjang 1 kilometer dari muara Sungai Sigeleng sampai dengan blok pesisir. Untuk itu pihaknya berharap agar pemerintah bisa melanjutkan proyek pembuatan dumping stun tersebut sampai ke muara sungai truntun sepanjang 750 meter. (har)

Penderita Tuna Netra Keliling RI Ingin Ciptakan Rekor MURI

AGUS WIBOWO/RADAR BREBES

MULAI MELAUT - Sejumlah kapal siap melakukan aktifitas setelah selama ini menganggur akibat cuaca buruk yang menghantui para nelayan pantura.

HARVIYANTO/RADAR BREBES

MENCIPTA LAGU KORUPSI - Sonhaji (45) warga Desa Kradenan, Kecamatan Kersana saat menciptakan lagu tentang korupsi dengan ditemani angsa.

Pengamen Minta Koruptor Dihukum Mati BREBES - Sonhaji (45) asal Desa Kradenan Kecamatan kersana ini memang hidup sebatang kara di rumahnya. Namun demikian, ia memiliki jiwa sosial yang cukup besar kepada masyarakat. Bahkan ia kerap geregetan saat mendengar adanya in formasi adanya tindak korupsi yang dilakukan pejabat di beberapa media. “Saya kerap geregetan kalau mendengar ada tindak pidana korupsi, itu lantaran mereka tidak memiliki rasa kemanuasiaan kepada masyarakat miskin,” ujarnya. Sebagai bentuk keprihatinan terhadap tindak korupsi yang dilakukan para pejabat negara, ia kerap menciptakan lagu yang bertemakan tentang korupsi. “Kalau sudah pulang atau sedang tidak mengamen saya selalu berusaha mencipta lagu yang menarik, bahkan saat saya sedang menciptakan lagu selalu ditemani seokor angsa milik tetangga sebelah,” ujarnya. Ia mengaku, dirinya menciptakan lagu-lagu dengan tema korupsi lantaran sudah muak atas banyaknya pejabat yang korupi di negeri ini, salah satunya Gayus Tambunan. Dengan menciptakan lagu-lagu tersebut, diharapkan bisa menggungah para pejabat. (har)

HARVIYANTO/RADAR BREBES

ABRASI - Kades Randusanga Kulon Ahmad Zaeni saat menunjukan wilayah pesisir yang hilang akibat tergerus abrasi.

Mulai Membaik, Nelayan Kembali Melaut BREBES - Nelayan di sejumlah tempat pelelangan ikan (TPI) di Kabupaten Brebes, sejak lima hari terakhir kembali melaut setelah beberapa pekan mereka menganggur akibat cuaca buruk yang melanda perairan pantai utara. “Kami bersyukur sehari melaut tangkapan ikan banyak seperti ikan layur, tembang, dan cumicumi,” kata Maman (50) seorang nelayan TPI Kluwut Bulakamba, Kamis (10/2) kemarin. Menurutnya, saat ini nelayan mulai turun melaut karena cuaca di pesisir pantai utara sudah kembali normal, bahkan ketinggian ombak dan tiupan angin tidak begitu besar. Sebagian besar nelayan Kluwut kini beramai-ramai melaut dengan menggunakan perahu maupun kapal masing-masing yang di-

milikinya. Termasuk, nelayan kecil yang sudah siap memburu tangkapannya. Tak terkecuali dengan para nelayan yang pergi melaut ada yang sore juga malam dan pulang kembali besok pagi. “Pagi tadi kami pulang ke rumah bawa uang Rp 200 ribu bersih setelah dipotong retribusi dan bahan bakar minyak,” katanya. Sementara nelayan lainya Jono (55) mengaku dirinya saat ini berani turun melaut karena cuaca normal dibandingkan pekan lalu. “Selama dua hari terakhir ini, cuaca perairan pantai utara membaik sehingga nelayan kembali melaut. Bahkan saat ini tangkapan ikan cukup banyak dan nelayan lebih bersemangat lagi untuk melakukan aktivitas penangkapan ikan di pantai utara,” bebernya. (gus)

BREBES - Tekat dan keinginan yang kuat yang dimiliki DR Hj Murtini SH MM patut diacungi jempol. Ia yang merupakaan penyandang tuna netra tersebut sejak 15 September 2007 lalu, telah memulai perjalanan mengelilingi Indonesia. Ia mengawali perjalanannya dari Sabang, Provinsi Nangro Aceh Darussalam (NAD) dan untuk saat ini mulai singgah di Kabupaten Brebes. Murtini, yang ditemui di Kantor Humas dan Protokol Setda Kabupaten Brebes, Jumat (11/ 2) kemarin mengaku, selama tiga tahun berjalan keliling dunia, dirinya sudah berhasil singgah di 32 provinsi. Dan tinggal Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur yang belum dikelilingi. Ia mengaku, dirinya melakukan perjalanan keliling Indonesia atas kehendak sendiri dan ingin mencetak rekor MURI. Sebagai bukti perjalanannya tersebut, saat ini ibu lima anak itu telah mengantongi ratusan tanda

tangan dan stempel dari kantor pemerintahan Kabupaten/Kota yang telah disinggahi. Dikatakan, langkah tersebut dilakukan sekaligus sebagai dasar penelitian dirinya atas penerimaan Pemerintah Daerah terhadap para penyandang cacat. “Meski saya sudah tidak bisa melihat, namun saya berkeinginan kuat untuk bisa memecahkan rekor MURI dengan mencari tanda tangan dan stempel dari seluruh Kantor Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota di seluruh Indonesia,” tuturnya. Selain itu, misi perjalanan keliling Indonesia ia lakukan juga untuk membuat buku karangan ketiganya. Diakui, untuk mendapatkan tanda tangan dan stampel dari kantor pemerintahan, dirinya memang kerap disangka untuk meminta uang bantuan. Namun setelah dirinya menjelaskan, pihak kantor terkait bisa memahaminya. Namun demikian, dirinya juga kerap mendapat perlakukan kurang baik. Seperti saat meminta tanda tangan Wakil Bupati Brebes, H Agung Widyantoro SH di ru-

mahnya, dirinya malah disuruh pergi. “Saya sempat ditarik oleh petugas rumah dinas dan disuruh pergi,” sesalnya. Murtini mengaku, dirinya mengawali kariernya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada tahun 1980 sebagai Dosen Fakultas Pendidikan Universitas Riau (UNRI). Bahkan gelas Doktor (S3) yang sandangnya berhasil ia raih di Negeri Belanda pada tahun 1994 sampai 1997. Ia menuturkan, dari pernikahannya dengan suaminya, Letjen Hadi Dedi Apriyanto, dirinya dikaruniai lima orang anak. “Anak pertama saya saat ini menjadi Perwira TNI AD dan yang kedua merupakan Perwira Polri sedangkan anak ketiganya sekarang menjadi Perwira di TNI AL, sementara yang lainnya masih duduk di bangku kuliah,” aku Murtini yang menderita tuna netra sejak 2007 akibat kecelakaan yang menimpanya. Ia berharap kepada seluruh pemerintah daerah, khususnya di Kabupaten Brebes agar bisa memberikan pelayaan yang baik, terutama bagi para penyandang cacat. (har)


SAMBUNGAN

SABTU 12 FEBRUARI 2011

9

RADAR TEGAL

ANGELINA SONDAKH

DONITA

Belum Bisa Aktif di DPR

Tak Merasa Dirinya Cantik MEMILIKI wajah rupawan merupakan modal penting untuk menjadi artis. Namun pesinetron Donita tidak merasa dirinya cantik. “Aku nggak merasa cantik. Bukannya sama sekali nggak berterimakasih sama Tuhan, cuma aku nggak mau GR-an orangnya,” ujar Donita saat

ditemui usai acara donor darah di Kantor MD Entertainment, Tanah Abang, Jakpus (11/2). Pesinetron kelahiran Bandung, 14 Februari 1989 itu pun tidak memiliki trik tertentu untuk merawat kecantikan. Donita mengaku hanya makan teratur dan istirahat yang cukup. “Aku nggak ada yang khu-

sus, jaga makan aja sama tidur yang cukup. Disarankan tidur sampai 8 jam. Jadi hal-hal seperti itu yang aku perhatiin,” tuturnya. Menurut Donita, yang terpenting bagi dirinya adalah sehat secara jasmani dan rohani. (dtk)

SAMPAI saat ini, Angelina Sondakh belum bisa kembali beraktivitas lagi sebagai anggota DPR karena kondisi kesehatan Angie menurun. Hal itu diungkapkan oleh saudara tiri Adjie Massaid, Linda Djalil saat ditemui di kediaman Angie, Taman Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (10/ 2) malam. Linda mengung-

Waspadai Praktek Money Politics dari halaman 3 Secara terpisah, Ketua DPD PAN setempat, H Harun Abdi Manap SH mengungkapkan bahwa untuk menyiapkan pelaksanaan Musda, dalam waktu dekat pihaknya membentuk kepanitiaan, baik OC maupun SC. Sedangkan sesuai SK DPP PAN Nomor 011 Tahun 2010 tentang Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis) Muswil, Musda maupun Muscab, disebutkan syarat pendidikan calon ketua SLTA, dan pernah duduk dalam pengurus harian DPD atau pernah jadi ketua DPC sekurang-kurangnya satu periode. “Semua berkas pendaftaran akan kami kirimkan pada DPW, untuk diverifikasi secara administrasi. Selanjutnya, kandidat calon ketua akan diverifikasi ulang oleh DPP PAN. Sehingga belum tentu lolos seleksi admi-

nistrasi, dapat maju menjadi calon ketua. Sebab DPP memiliki kewenangan menetapkan calon yang layak, dengan pertimbangan-pertimbangan tertentu,” ungkapnya. Sedangkan soal target perolehan, dijelaskan Harun, secara nasional perolehan suara pada Pemilu 2014 naik 2 digit. Hal ini juga berlaku untuk daerah, sehingga kalau pada Pemilu 2009 PAN Kota Tegal dapat 12 persen suara. Maka pada Pemilu 2014, harus memperoleh 24 persen suara. “Kami rasa itu sebuah komitmen dan kontrak politik, yang harus dilaksanakan oleh ketua PAN terpilih nanti.” Sebelumnya, Sekretaris DPD PAN setempat, Asmawi Aziz mengatakan, sesuai rencana Musda PAN bakal dilaksanakan 26 April 2010. Sehingga dalam waktu dekat, DPD bakal membentuk panitia, baik OC

maupun SC demi mempersiapkan pelaksanaan kegiatan tersebut. Namun sampai sekarang, sudah ada 5 orang yang menyatakan siap menjadi calon ketua DPD PAN. “Kami meminta pada semua kader PAN Kota Tegal untuk ikut meramaikan Musda, tentunya dengan ikut berkompetisi dalam bursa calon ketua DPD. Sehingga akan banyak pilihan, untuk kemajuan PAN ke depan.” Menurut dia, pelaksanaan Musda juga merupakan instruksi DPP. Mengingat akan dilakukan verifikasi parpol peserta Pemilu 2014. Karena sesuai Undang-undang (UU) Nomor 2 Tahun 2008, yang diperbaharui dengan UU Nomor 2 Tahun 2010 tentang Parpol, pemerintah membuka verifikasi tanggal 17 Januari 2011 sampai 22 Agustus 2011. “Semua parpol peserta Pemilu 2014 akan diverifikasi ulang. Baik lama atau parpol

baru. Bagi yang memenuhi syarat, akan ditetapkan sebagai parpol peserta Pemilu. Salah satunya, kelengkapan kepengurusan. Sehingga kami dideadline untuk menggelar Musda.” Dijelaskan Asmawi, untuk Musda ada 40 suara, yang berasal dari utusan DPW PAN Jateng, ketua MPP DPD PAN Kota Tegal, ketua, sekretaris, dan bendahara DPD PAN, ketua dan sekretaris DPC PAN, ketua ranting, serta organisasi otonom DPD PAN. Sehingga calon ketua harus mampu mendapat suara terbanyak, tentunya dengan memaparkan visi dan misinya. “Semua calon ketua DPD harus menandatangani kontrak politik, yang diminta DPP PAN. Yakni, pada Pemilu 2014 harus menaikkan perolehan kursi. Kalau pada Pemilu 2009 dapat 4 kursi, pada tahun 2014 harus dapat 8 kursi,” tandasnya. (hun)

Program Penghijaun Sepanjang Jalan Veteran dari halaman 3 Untuk penanaman kali ini dilaksanakan sepanjang Jala Veteran. Bibit pohon merupakan bantuan dari Majelis Agama Konghucu Indonesia (MAKIN) Kota Tegal. Pohon ada yang ditanam dalam pot dan di tanah langsung. “Yang ditanam dalam pot sebanyak 30 pohon, dan diatas tanah langsung 13 pohon. Jenisnya ada dua, yakni glodogan dan tanjung. Dari to-

tal sumbangan baru ditanam sejumlah tadi, sisanya akan ditanam di lokasi lain,” paparnya LAGI. Dalam kesempatan sama Ketua MAKIN Kota Tegal, Gyong Gyong menuturkan, jumlah pohon yang disumbangkan 50 buah. Bantuan diberikan dalam rangka perayaan tahun baru cina atau imlek 2011. “Dalam penanaman pohon ini, warga sekitar lokasi juga dilibatkan. Karena diharapkan setelah

ditanam akan dirawat mereka dan pemerintah adalam hal ini KLH,” urai dia. Hal senada dilontarkan Rosalina Ikmal Jaya. “Mudahmudahan semua pohon yang ditanam di Jalan Veteran dapat bermanfaat bagi lingkungan di sekitarnya. Saya berharap instansi swasta lain dapat mengikuti apa yang dilakukan MAKIN. Sehingga Kota Tegal makin teduh, sehat, dan bersih.”

Sementara Asisten II Setda Kota Tegal, Suryaningsing Budiastuti menambahkan, penanaman pohon ini juga dalam rangka persiapan penilaian Adipura tahap kedua pada Maret-April mendatang. Diharapkan seluruh lapisan masyarakat dapat berpartisipasi mensukseskan penilaian tersebut. Sebab Adipura dapat diraih lantaran kerja sama yang baik seluruh komponen masyarakat dan pemerintah. (adi)

dari halaman 3 itu Bapak saya mau ke kamar mandi. Tanpa sengaja dia memperhatikan ada yang aneh di blandar rumah. Setelah diperhatikan ternyata seekor ulat Sanca ukuran besar sedang melilit kayu tersebut. Sontak dia kaget, dan memanggil saya serta meminta tolong warga untuk mengambilnya.” Selanjutnya, tanpa menunggu lama masyarakat membantu menangkap ular itu. Namun sampai satu jam lamanya, ular tetap tidak

Jumat Kliwon. Sehingga dikuatirkan ular itu jadi-jadian, bukan ular sebenarnya. Tapi karena dinilai membahayakan, akhirnya sepakat ditangkap, dan ternyata berhasil. Setelah tertangkap ular langsung dijual pawang.” Lebih lanjut Aji menandaskan, kejadian ini hampir sama persis dengan 15 tahun lalu. Dimana rumahnya dimasuki seekor ular jenisnya sama. Hanya saja yang ditemukan malam kemarin lebih besar dan panjang dari sebelumnya. Sementara Kapsin Sasmidi

menambahkan, kemungkinan ular ini habis nglungsumi (ganti kulit). Karena beberapa hari sebelumnya, ketika dia sedang memangkas pohon mangga, di atas genting tetangganya menemukan kulit ular sangat besar. “Penemuan kulit ular ini tidak saya ceritakan pada siapapun, hingga akhirnya benar-benar melihat ular aslinya di blandar rumah. Untung ketahuan, kalau tidak sangat berbahaya bagi penghuninya. Sebab ukurannya sangat besar,” pungkasnya. (adi)

Berharap Diberikan Keselamatan dan Keberkahan dari halaman 3 bersimpuh depan altar kelenteng. Sembari berdoa ke dua tangan mereka memegang hio atau dupa, dan di tengah kepulan asap dupa tidak henti-hentinya mereka memanjatkan doa. Sedang di depannya tersedia bermacam sesajian, dengan aneka buah-buahan dari buah apel, jeruk bali, pisang raja, aneka kue lezat, serta masih banyak lagi. Semua sesajian ini diletakkan di atas meja besar, yang tingginya hingga sekitar dua meter. Adapun di belakang meja didirikan dua batang tebu wulung, lengkap dengan daunnya yang masih hijau. Sebagai peserta sembahyang, bagian depannya khusus untuk pengurus kelenteng. Umat di belakangnya yang secara bersama memohon pada Tuhan Yang Maha Esa, agar selama perjalanan di tahun baru diberikan keselamatan, keberkahan, dan dijauhkan dari segala bencana. Selain itu mereka berharap di tahun yang baru tercipta suatu perdamaian, serta memelihara segenap umat pada umumnya. “Kami segenap umat bersujud menyampaikan rasa syukur, dan terima kasih atas segala rahmat karunia Tuhan Yang Maha Esa, yang selama ini berkenan menjaga serta memelihara seluruh umat manusia,” demikian surat doa yang dibacakan kesempatan sembahyang Keng Tie Kong, yang digelar bertepatan hari kesembilan bulan pertama paska Imlek. Kegiatan tersebut diikuti ratusan umat Kelenteng Tek Hay Kiong dari berbagai daerah, dengan dipandu oleh Toshu Tan Ming Shan. Kegiatan ritual ini diawali bunyi mercon. Disusul tambur dan lonceng yang dilanjutkan penyalaan hio, dan lilin. Tidak sedikit dari mereka yang meng-

ikuti kegiatan sembahyang ini, yang usianya sudah lanjut atau uzur. Sekalipun usianya sudah uzur, namun semangatnya tidak pernah padam. Apalagi mengingat ritual ini berlangsung setahun sekali. Seraya menundukan wajah ke tanah, mereka para lanjut usia tak lupa memanjatkan doa. Doa baik baik untuk keselamatan dirinya, maupun sanak keluarga tercin-

ta. Termasuk masyarakat di sekitarnya, agar ditahun baru ini dilimpahkan keselamatan, serta keberkahan. Sembahyang Keng Tie Kong ini tak hanya diadakan di kelenteng, ditempat lain pun menggelar kegiatan yang sama. Malam itu dari Makin Tegal juga menggelar kegiatan serupa, diikuti segenap umat dipimpin Ketua Makin, Lie Ing

Liong. Ketua Yayasan Tri Dharma Tegal (YTDT), Kwee Hong Koen, atau akrab dipanggil Gunawan Ade Budi, berharap dari sembahyang ini keadaan menjadi lebih baik. “Kebaikan itu harus selalu dijaga, dan dipertahankan,” kata Gunawan Ade Budi, dengan didampingi panitia sembahyang, Enrico Wijaya. (abidin abror)

DIABETES DIMATA SANG PEMBURU Kesehatan merupakan harta yang tidak ternilai harganya. Apalagi bagi Winarno, Pria 53 tahun ini sangat menggemari olah raga tennis, arung jeram dan berburu. Kala penyakit datang tentu saja kegemarannya itu sulit dilakukan. Ya, sudah satu tahun belakangan ini Bapak 2 cucu dan dua anak ini menderita diabetes. “Sejak saya menderita diabetes kegiatan saya jadi tidak lancar.. badan saya lemas, letih dan lesu.. berat badan turun drastis sampai 47 kg.” Ujarnya. Diabetes adalah meningkatnya kadar gula dalam darah akibat pankreas tak mampu memproduksi insulin sesuai kebutuhan. Diabetes dapat berbahaya karena menjadi pintu masuk penyakit berat lainnya seperti jantung, hipertensi dan lemah syahwat. “Kadang kala, penyakit saya ini tidak hanya mempengaruhi fisik saya saja, tapi juga mental yang sering kali membuat saya jadi stress.” Terang Winarno. Untuk mengatasi penyakitnya tersebut, sejak tiga bulan yang lalu ia rajin minum Gentong Mas. Gentong Mas adalah suplemen kesehatan dengan Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) sebagai bahan utamanya terbukti secara turun temurun sangat bermanfaat bagi penderita dari berbagai penyakit, diantaranya penderita darah tinggi dan diabetes.

Ternyata harapan winarno Benar-benar terjadi, ia sangat Bersyukur, dalam waktu 3 bulan, kadar gula darahnya stabil kembali di level normal. “Setelah minum Gentong Mas, sekarang saya merasa sehat. Saya bisa berburu lagi,” ujar Winarno sambil tersenyum. Setelah ia merasakan sendiri

manfaat Gentong Mas, iapun senang berbagi pengalamannya ini dengan yang lain “Coba aja Gentong Mas, manfaatnya bagi kesehatan sangat luar biasa.. Saya sudah merasakannya membuat saya jadi percaya diri” tutur Winarno menutup obrolan. Gentong Mas adalah suplemen kesehatan yang sangat bermanfaat dan aman tanpa efek samping

Rob Kembali Dikeluhkan Warga dari halaman 3 solusi tepat, sehingga warga tidak lagi terkena dampak rob. “Air rob juga menimbulkan bau tidak sedap, akibatnya pemukiman warga terlihat kumuh.” Sementara warga lain, Mitro (31) membenarkan jika persoalan rob sudah lama menjadi

keluhan masyarakat, yang sampai saat ini belum mampu dituntaskan. Bahkan, di beberapa lokasi rob makin dekat dengan pemukiman warga. Dimana air laut yang pasang luber dari saluran yang tidak mampu menampung debit air. Untuk jalan yang rendah, dipastikan selalu tergenang air. Sehingga banyak warga atau pengguna jalan lain

yang terpaksa memutar arah mencari akses lainnya. Jika dibiarkan, persoalan rob akan selalu menghantui warga. Genangan tersebut juga menjadi sarang nyamuk, sehingga penanganan terpadu yang selama ini dinantikan diharapkan segera mendapatkan hasil maksimal demi kepentingan masyarakat luas. (gun)

Tiket Duduk KA Ludes dari halaman 3 baik melalui online atau loket hanya 200. Sementara 50 sisanya akan dijual pada saat jam pemberangkatan.” Dia menambahkan, sisa tiket yang tidak dijual tadi sebagai persiapan atau cadangan. Apabila kereta tidak ada trouble (masalah), maka tiket bakal dijual. Jika kondisinya mengalami kendala, tiket cadangan tidak dijual. “Namun yang perlu diketahui masyarakat, sekarang dalam satu rangkaian akan diberi aling-aling dua gerbong (kereta, red). Ini guna mengantisipasi dan menjamin keselamatan penumpang. Aling-aling

ditempatkan tepat di belakang lokomotif dan kereta paling belakang,” papar Zahid lagi. Lebih lanjut dia menjelaskan, aling-aling tersebut berupa gerbong kosong. Jadi masyarakat jangan menilai ada gerbong kosong dalam rangkaian tidak sampai digunakan. “Karena memang dibuat demikian demi keselamatan penumpang sendiri. Aling-aling bisa menggunakan kereta barang (parcel, red) atau kereta penumpang. Berlaku pada semua kereta baik kelas ekonomi, bisnis atau eksekutif.” Kebijakan memberi alingaling ini langsung dari pusat, dan berlaku di semua daerah tidak hanya di Tegal. Itu meru-

pakan upaya PT KAI meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, agar merasa aman dan nyaman ketika menggunakan jasa kereta. Di tempat sama, seorang calon penumpang, Hardi (28), warga Talang Kabupaten Tegal mengaku terpaksa membeli tiket berdiri. Karena tiket duduk sudah habis terjual. Tapi karena kepentingan mendesak, dia rela berdiri sepanjang perjalanan menuju Jakarta. “Saya tidak tahu kalau tiket duduk habis. Kalau tahu begini saya akan pesan jauh hari sebelumnya. Karena tiket bisa dibeli 30 hari sebelunya, baik melalui on line atau loket,” pungkasnya. (adi)

Komisi I Panggil Kepala Sekolah

Phyton Jumbo Gegerkan Warga bisa diturunkan lantaran lilitannya sangat kuat. Akhirnya, warga mencoba menghadirkan seorang pawang ular di daerah sekitar Bambang Tardani. Dengan dibantu masyarakat, sang pawang mencoba menurunkan ular dari atas rumah. Kurang lebihnya sekitar pukul 00.00 WIB, hewan melata besar dengan corak batik tersebut berhasil diturunkan, dan dibawa pergi sang pawang untuk dijual. “Awalnya warga dan pawang ragu-ragu menangkapnya. Sebab waktu itu tepat malam

kapkan Angie masih berusaha memulihkan kesehatannya. “Belum bisa beraktivitas, dia masih memulihkan tenaganya karena kemarin nggak makan.” Sementara, pada Senin (11/2) pagi, Angie kembali berkicau di Twitter. Lewat situs tersebut, Angei mengungkapkan kalau dirinya masih berat dengan kepergian sang suami. (dtk)

karena terbuat dari herbal alami seperti Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda). Gentong Mas mengandung fiber yang dapat menormalisir gula darah, dan chromium yang mengatur metabolisme gula darah dan menambah kepekaan sel terhadap insulin. Selain itu glisemik indeks gula aren pada Gentong Mas yang rendah, yaitu hanya 35, membuat Gentong Mas baik dikonsumsi oleh penderita diabetes. Menurut Hidelbert Wagner, imunolog dari Jerman, mengatakan bahwa Nigella Sativa, yang menjadi bahan Gentong Mas, mengandung Omega memperkuat imunitas dan mampu memperbaiki sel pankreas yang rusak. Untuk hasil cepat dan maksimal, dianjurkan untuk rutin berolah raga, mengurangi rokok dan banyak minum air putih. Manfaat yang hebat bagi kesehatan dan rasa yang lezat membuat semakin banyak masyarakat yang mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentong mas.com. Bagi anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/toko obat terdekat atau hubungi: Tegal:081990879809, Brebes: 081225099282, Pekalongan: 028 58175543

dari halaman 3 Secara terpisah, anggota Komisi I DPRD, H Harun Abdi Manaf SH mengungkapkan, pihaknya harus mengetahui secara teknis mengenai kriteria penentuan nilai kelulusan terbaru. Sehingga dalam melakukan pengawasan bisa lebih maksimal, bukan hanya sepintas. “Setidaknya para kasek me-

ngetahui cara menentukan nilai pada ijasah kelulusan. Apalagi dengan adanya metode penentuan nilai kelulusan yang baru.” Sementara itu, anggota Komisi I lainnya, Anshori Azizi menyatakan sangat setuju dengan agenda pemanggilan kasek, guna dimintai keterangan terkait penentuan nilai kelulusan siswa. Sebab berdasarkan aturan baru dari Kementrian Pendidik-

an Nasional, penentuan nilai kelulusan bukan hanya berdasarkan nilai ujian nasional, namun mengakomodir nilai-nilai rapor maupun ujian lokal. “Pada intinya, kami perlu mengetahui mekanisme penentuan nilai tersebut. Maksudnya mengakomodir nilai rapor itu seperti apa? Apakah nilai rapor siswa yang bersangkutan sejak kelas 1 atau waktu kelas 3?” (hun)

Pemkot Gelontorkan Anggaran ... dari halaman 3 Langon dan pelebaran jalan selesai tahun 2011. “Karena tahun ini, melalui bantuan dari Pemerintah Propinsi Jawa Tengah telah dilakukan pembangunan pondasi jembatan Langon. Sesuai rencana lebar jembatan yang akan dibangun mencapai tujuh meter, dengan bentang 45 meter. Untuk pembiayaan berasal dari Pemkab Tegal dan Pemprop Jateng. Kami bertugas mempersiapkan akses jalan, mulai dari pondasi jembatan sebelah barat.”

Dia menambahkan, jembatan Langon dibangun baru. Sebab kondisinya saat ini tidak mampu melayani arus lalu lintas. Volume jalan tak sebanding dengan jumlah kendaraan yang melintas. Sehingga kalau terus dibiarkan, maka kemacetan akan makin parah. “Untuk pengadaan lahan untuk pelebaran akses jalan, kami targetkan tahun ini selesai. Sedangkan pelaksanaan pembangunan jalan, kami menunggu pembangunan fisik jembatan yang merupakan tanggung jawab Pemkab Tegal,” tutur Gito lagi.

Sebelumnya, Ketua Komisi III DPRD Kota Tegal, Drs HM Nursholeh MMPd, mengungkapkan, pihaknya akan tetap mendorong, agar pembangunan jembatan langon bisa terealisir. Melihat kondisi arus lalu lintas sekitarnya. Apalagi saat jam-jam berangkat dan pulang kerja atau sekolah, hampir dipastikan arus lalu lintas merayap. Sehingga kalau dibiarkan, maka pelayanan terhadap masyarakat akan terhambat. Apalagi ada sejumlah pejabat Kota Tegal, yang memiliki rumah tinggal di sebelah timur jembatan. (hun)


CMYK

RADAR BREBES

SABTU, 12 FEBRUARI 2011

ASPIRASI Dambakan Perbaikan Infrastuktur SIRAMPOG - Pembangunan infrastruktur di pedesaan, khususnya jalan dan sarana pengairan menjadi permasalahan yang menonjol dihadapi masyarakat. Hal tersebut juga menjadi pemikiran utama pemerintah desa. Pernyataan itu diungkapkan Masruri SAg, Kepala Desa Manggis, Kecamatan Sirampog. Dia mengatakan itu terkait masih belum terlaksananya perbaikan DOK/RADAR BREBES dua infrastruktur terMasruri SAg sebut yang dalam kondisi rusak. Dikatakan, salah satu sarana infrastuktur yang mengalami kerusakan yakni ruas jalan poros yang menghubungkan Desa Manggis dengan dengan dua desa lainnya, yakni Desa Melayang dan Desa Mendala. “Titik kerusakan ada di Dukuh Banjarsari masuk wilayah Desa Manggis, di mana lokasi tersebut longsor sekitar bulan Juni 2008 lalu. Saat ini kondisi badan jalan hanya menyisakan tidak lebih dari 2 meter, warga melakukan penanganan darurat dengan mengurug longsoran agar jalur tersebut tetap dapat dilalui,” kata Masruri. Pihaknya juga tengah mengupayakan perbaikan terhadap sejumlah sarana pengairan seperti bendung Conggal Tirta di Dukuh Banjarsari, bendung Bluak di Dukuh Karang Gedang, yang semuanya memanfaatkan aliran Sungai Glagah dan jika dalam kondisi baik mampu mengairi lahan pertanian sekitar 100 hektar di desanya dan sebagian Kaliloka. (pri)

Lagi, Rekanan KPT Ditahan Kejati Kemungkinan Masih Ada Tersangka Lagi BREBES - Setelah menahan Direktur Utama PT Adi Bima Pratama Rasimun Setiyadie, rekanan yang berasal dari Cilacap, Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah kembali menahan tersangka dugaan korupsi di pembangunan Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Kabupaten Brebes. Kejati menahan Kepala Konsultan Pengawas CV Karya Pratama Brebes Andi Cibandono Hamidy, pada Kamis (10/2) kemarin. “Setelah penyidik memeriksa Andi Cibandono selama enam jam, sejak pukul 11.00 WIB, dia akhirnya langsung kami tahan setelah status saksi naik menjadi tersangka. Dan selanjutnya, ter-

sangka kedua ini kami giring ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kedungpane Semarang,” kata Asisten Pidana Khusus (As Pidsus) Kejati Jateng Setia Untung Arimuladi saat menghubungi Radar Jumat (11/2) kemarin. Menurutnya, Andi Cibandono naik statusnya dari saksi menjadi tersangka karena berdasarkan penyidikan yang dilakukan pihaknya menemukan ada indikasi pembiaran saat pelaksana proyek berbuat curang. “ndikasi itu terbukti saat PT Adi Bima Pratama selaku pelaksana proyek pembangunan gedung Kantor Terpadu melakukan pengecoran beton sebanyak 118 meter kubik pada 27 November 2008, namun tidak tercatat dalam buku direksi,” jelasnya. Untung menambahkan bahwa

tersangka yang ditunjuk sebagai konsultan pengawas dengan Surat Perjanjian Kontrak Nomor 050/936/SPP-TU/IX/2008 tertanggal 4 September 2008 dinilai tidak melakukan pengawasan ketika mengetahui pengerjaan proyek tidak sesuai ketentuan dan syarat teknis sehingga mengurangi kualitas bangunan. “Ya, dalam kasus pembangunan KPT Brebes, berarti sudah ada dua tersangka. Di antaranya Direktur Utama PT Adi Bima Pratama Rasimun Setiyadie dan kini Kepala Konsultan Pengawas CV Karya Pratama Brebes Andi Cibandono Hamidy,” ulasnya. Sementara, masih kata As Pidsus, tersangka akan dijerat dengan pasal 2 dan 7 Undangundang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU No.

BREBES - Sebagai daerah agraris, Kabupaten Brebes membutuhkan debit air untuk irigasi pertanian masyarakat. Namun kebutuhan air saat ini hanya mampu memenuhi 23 persen dari kebutuhan penduduk. “Konsekuensi logis dari daerah agraris adalah kebutuhan irigasi yang banyak. Sayangnya, dari data tahun 2000 hanya memenuhi 23 persen dari kebutuhan penduduk,” tutur Wakil Bupati Brebes H Agung Widyantoro SH MSi saat pisah sambut Kepala Dinas Pengairan dan Energi Sumber Daya Alam, baru-baru ini. Di samping itu, lanjutnya, abrasi di wilayah pesisir juga telah membuat sawah petani sering terendam air laut. “Untuk itu, Pemkab Brebes kedepannya berencana untuk membuat bendungan karet. Dan ini merupakan pekerjaan rumah tersendiri bagi Dinas Pengairan dan ESDM,” tandasnya. Dalam kesempatan itu, Wabup juga berharap agar adanya rotasi dalam SKPD ini bisa menghasilkan peningkatan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. “Rotasi pegawai merupakan hal yang lumrah untuk penyegaran, kami berharap urusan dan program kerja yang telah direncanakan dapat tetap berjalan dengan lancar, meskipun saat ini belum ada kepala dinas definitif,” ujar Wabup. (ism)

PENDIDIKAN UN 2011 Tanpa Tim Pemantau Independen BREBES - Pelaksanaan UN tahun 2011 di Kabupaten Brebes akan dilaksanakan tanpa melibatkan Tim Pemantau Independen (TPI). Hal itu ditegaskan oleh Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes Dr Tahroni MPd kepada wartawan, Kamis (10/2). “Untuk tahun ini tidak ada UN ulangan dan TPI. Hal itu berdasarkan perubahan sistem kelulusan UN 2011 tersebut sebagaimana tertuang dalam Permendikas (Peraturan Menteri Pendidikan Nasional) Nomor 46 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Ujian Nasional,” katanya. Kriteria kelulusan UN 2011 juga mengalami perbedaan dari tahun kemarin. Berdasarkan evaluasi pelaksanaan UN tahun lalu, kriteria kelulusan dari satuan pendidikan harus memperhitungkan hasil ujian sekolah, penilaian guru dan hasil UN yakni nilai ujian sekolah (US) dan raport. “Penentuan kelulusan UN 2011 akan menggunakan sistem penilaian terpadu dan tidak hanya bertumpu pada nilai UN semata tetapi juga nilai ujian akhir sekolah (UAS),” tuturnya. Dia mengatakan, perubahan sistem kelulusan UN 2011 sudah koordinasikan kepada semua kepala sekolah (kepsek) yang ada di Kabupaten Brebes. Bahkan saat ini tengah mempersiapkan menghadapi UN, di antaranya melalui try out dan penambahan jam pelajaran. “Sesuai rencana, pelaksanaan UN secara nasional akan digelar pada tanggal 18 hingga 21 April 2011 untuk tingkat SMA dan sederajat, SMP pada tanggal 25 hingga 29 April, sedangkan ujian untuk SD pada tanggal 9 hingga 11 Mei 2011,” pungkasnya. (ism)

CMYK

di wilayah pemerintahan Kabupaten Brebes khususnya DPU, masih terus estafet dilakukan pemeriksaan. “Tidak menutup kemungkinan, bila nanti dari hasil pemeriksaan para saksi ditemukan adanya temuan baru, maka kami juga bisa menambah jumlah tersangka lagi. Karena kasus tipikor ini masih terus mengembang,” tegasnya. Sementara Andi Cibandono saat dihubungi via ponselnya mengaku kalau dirinya kini sudah ditahan oleh Kejati yang ditempatkan di LP Kedungpane Semarang. “Untuk sementara, kami paling hanya tengah mempersiapkan pembelaan saja. Termasuk kami mohon doa dan dukungan dari teman-teman di Brebes,” tukasnya. (gus)

Seleksi Cawabup Loloskan 10 Nama

ISMAIL/RADAR BREBES

Pemkab Rencanakan Buat Bendungan Karet

31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. “Sedangkan mengenai penahanan Direktur Utama PT Adi Bima Pratama Rasimun Setiyadie, karena rekanan tersebut diduga melakukan kecurangan dalam proyek pembangunan dengan nilai sekitar Rp 7,84 miliar tersebut. Selain menggunakan campuran beton kedaluwarsa, tersangka juga selaku pelaksana proyek diduga melakukan kecurangan berupa pengurangan volume beton dari 547,22 meter kubik menjadi 475 meter kubik,” beber As Pidsus melalui ponselnya. Sementara dalam kasus tersebut, penyidik Kejati juga hingga kini masih terus melakukan pemeriksaan sejumlah saksi yang kini sudah mencapai 30 orang. Di antaranya, saat ini sejumlah PNS

Dua Orang Tereliminasi dari Cawabup PDIP

PEMBANGUNAN

CINDERA MATA – Satibi menerima cindera mata dari rekannya dalam acara pisah sambut di Dinas Pengairan dan ESDM.

10

ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

BEREBUT AIR – Ratusan orang berebut air di kolam Masjid As Syuhada untuk mencari keberkahan.

Ratusan Orang Berebut Air Keramat Tradisi Kliwonan BULAKAMBA - Ratusan orang dari Desa Siwuluh, Kecamatan Bulakamba dan sekitarnya, berebut air yang dianggap keramat di kolam Masjid As Syuhada desa setempat, Jumat (11/2) kemarin. Mereka meyakini, dengan mandi atau minum air dari kolam tersebut akan membawa keberkahan hidup. Tradisi masyarakat ini, terjadi setiap Jumat Kliwon dan menjelang bulan Ramadhan. Warga mulai berebut air sejak malam Jumat Kliwon hingga menjelang dipukulnya bedug shalat Jumat. Warga yang didominasi anak-anak dan kaum perempuan itu, rela berdesakdesakan untuk mendapatkan air keramat ini. Tak hanya datang dari wilayah sekitar, sejumlah warga dari luar Kecamatan Bulakamba juga memanfaatkan air

ini untuk pengobatan. “Saya sudah dua kali ke sini, awalnya mendengar dari orangorang tentang khasiat air di Siwuluh. Ini rencananya untuk obat anak saya,” tutur Aminah (30), warga Limbangan Wetan Brebes bersama suaminya. Fatihin (67) sang juru kunci mengatakan, tradisi bersuci dari air kolam Masjid As Syuhada yang sudah dipercaya sebagai air suci itu, sudah ada sejak ratusan tahun silam. “Sumur ini dulu dibuat oleh seorang ulama besar bernama Kyai Abdus Salam, yang s e n g a j a d i b u a t u n t u k kepentingan umat yang terkena musibah,” ungkapnya dengan bahasa krama inggil. Menurutnya, selain berkhasiat untuk pengobatan, warga juga meyakini air tersebut mampu mendatangkan kebaikan dunia, seperti penglaris, penambah kharisma dan hajat lainnya. “Ada

perawan tua yang mandi di sini, tidak berapa lama kemudian dapat pasangannya. Kalau mas mau korannya laku ya silahkan dicoba,” tuturnya menawarkan. Tak hanya saat Jumat Kliwon, katanya, tradisi ini juga ramai menjelang datangnya bulan Ramadhan. Kolam yang di dalamnya mengeluarkan sumber mata air tersebut, sengaja dibentuk menyerupai pemandian dengan ukuran 15 x 10 meter. Saking banyaknya warga yang berdesakan, pada tahun 1995 dibangun kolam tambahan di samping jalan untuk memudahkan warga memanfaatkan air. Bagi warga yang telah bersuci di tempat ini, tidak ada biaya khusus yang dipatok. Panitia hanya menyediakan ember dan kotak amal bagi warga yang ingin menyumbang sodaqoh seikhlasnya untuk pemeliharaan dan pembangunan masjid setempat. (ism)

BREBES - Dua dua nama akhirnya tereliminasi dari perebutan tahta Pergantian Antar Waktu (PAW) Calon Wakil Bupati Brebes. H Dedy Yon Supriyono dan Sarei Abdul Rasyid dinyatakan gugur oleh Panitia Penjaringan Calon Wakil Bupati (Cawabup), yang dilaksanakan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kabupaten Brebes karena tidak memenuhi syarat sesuai tahapan yang telah ditentukan. Hal itu diketahui dari hasil verifikasi berkas adminstrasi para calon oleh Tim Penjaringan Cawabup Pergantian Antarwaktu (PAW) DPC PDIP Brebes, Kamis (10/2). “Sesuai hasil verifikasi kami, H Dedy dan H Sarei Abdul Rasyid tidak lolos karena tidak ikut tahapan wawancara,” ujar Ketua Tim Penjaringan Cawabup PAW DPC PIDP Brebes Bayu Saputro. Dia mengatakan, dari tidak lolosnya dua nama tersebut menyisakan sepuluh Cawabup

yang lolos seleksi. Meraka antara lain, Idza Priyanti, Sri Sakti Handayani, Zubad Fahilatah, Ki Ageng Rangasasana, Syamsul Bayan, Tatang Suwandi, Saefudin dan H Iskak. Selain itu, dua calon dari internal partai yaitu Agus Khaerul Anwar dan Karsono juga lolos verifikasi. “Dari hasil tersebut berkas admistrasi selanjutnya akan dikirim ke DPD PDIP Jateng untuk dilaksanakan proses penjaringan tahap berikutnya,” ujar Bayu. Sementara itu, hingga kini belum diketahui pasti alasan tidak ikutnya dua calon yang tereliminasi dalam tahapan wawancara. Namun demikian, diketahui H Dedy Yon Supriono SE yang juga Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Brebes memang sengaja untuk mengundurkan diri. “Beliau memang sengaja mengundurkan diri dari seleksi karena akan konsentrasi di Pimwan (Pimpinan Sewan- red),” ujar Wakil Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Brebes Kustoro WHY. (ism)

Surya Dharma Ali Bakal Lantik MSKP3I BREBES - Menteri Agama RI Drs Surya Darma Ali MSi direncanakan akan menghadiri pelantikan pengurus Majelis Silaturrahim Kyai dan Pengasuh Pondok Pesantren se-Indonesia (MSKP3I) wilayah Jawa Tengah masa khidmat 20102015 yang akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Al Hikmah 1 Benda Kecamatan Sirampog. Acara pelantikan tersebut akan dilaksanakan pada Minggu, (13/ 12) besok. Ketua Panitia Kegiatan H Nachib Shodiq SPdi mengatakan, selain mengadakan pelantikan pengurus MSKP3I Wilayah Jawa Tengah, kegiatan tersebut juga sekaligus untuk memperingati dan mengenang

berdirinya Pondok Pesantren Al Hikmah. Kegiatan tersebut juga untuk memberdayakan SDM santri, khusunya yang belajar di lingkungan Pondok Pesantren Al Hikmah 1. Dalam acara tersebut juga akan diadakan sarasehan dengan tema Pesantren dan Krisis Global dengan narasumber Sesdirjen Pendais Kementrian Agama RI, Dr Affandi Mukhtar dan Kepala BBSDM Deptan RI, Dr Atho Suprapto. Acara itu juga akan dihadiri ulama besar, seperti KH Maemun Zubair dari Rembang, KH Idris Marzuki dari Lirboyo Kediri, KH Zaenudin Jazuli Ploso Kediri, KH Anwar Iskandar Jamsaren Kediri dan DR KH Hasyim Muzadi. (har)

Menilik Perkembangan Perajin Batik di Desa Bentar, Kecamatan Salem

Masih Perlu Dukungan Pemerintah dan Modal Desa Bentar memang menjadi pusat kegiatan batik. Dalam perjalanannya, aktivitas membatik tersebut juga menyebar ke desa tetangga, seperti Desa Bentarsari dan Desa Ciputih. Seperti apa kegiatan mereka? LAPORAN: TEGUH SUPRIYANTO PEMANDANGAN orang membatik, menjemur kain dapat dengan mudah ditemui di jalan ataupun gang yang berada di desa tersebut. Sementara di bagian lain perumahan, terlihat jari jemari para

wanita terampil menorehkan tinta malam ke lembaran kain. Sesekali wanita itu meniup canting (alat batik) untuk kembali ditorehkan pada lembaran kain hingga terbentuk motif khas batik Salem. Meski diakui cukup pesat perkembangannya, masih banyak hal yang harus dibenahi dari industri batik tulis yang digeluti warga Desa Bentar dan Bentarsari. Kepala Desa Bentar Sucarko mengatakan peranan pemerintah untuk mendorong pengembangan batik tulis tetap diperlukan. Apalagi batik Salem telah menjadi komoditas unggulan Kabupaten Brebes. “Perkembangannya memang cukup pesat. Itu bisa dilihat dari

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

MEMBATIK - Kaum wanita di Desa Bentar, Kecamatan Salem menjadikan kegiatan membatik sebagai kegiatan sehariharinya.

jumlah perajin yang kini mencapai lebih dari 300 orang,” kata Sucarko. Beberapa hal yang harus diperhatikan adalah keberadaan perajin kecil. Dikatakan Sucarko, perajin terbagi menjadi dua, yakni perajin kecil dan perajin besar (pengusaha). Dalam pengamatannya, perkembangan batik belum berimbas positif pada peningkatan ekonomi perajin secara maksimal. “Penghasilan mereka sebagai pembatik masih pas-pasan,” katanya. Karenanya, diharapkan bantuanbantuan juga bisa menyentuh perajin kecil, khususnya mengenai permodalan. “Mereka sebenarnya bisa mandiri asalkan ada permodalan. Sehingga tidak tergantung kepada pengusaha,” katanya. (*)


CMYK

SABTU, 12 FEBRUARI 2011

OLAHRAGA

11

RADAR TEGAL

AMBISI TINGGI MANCHESTER - Rekor tak terkalahkan Manchester United terhenti pada laga ke-25 pekan lalu (5/2). United secara mengejutkan takluk 1-2 dari tim zona degradasi Wolverhampton Wanderers. Kini, di saat ingin bangkit, United mendapat lawan tidak tepat. Setan Merah “sebutan United” harus menjamu Manchester City di Old Trafford malam nanti (siaran langsung Global TV

Man United v Man City

PERKIRAAN PEMAIN Man United (4-4-2) : 1-Van der Sar (g); 21-Rafael, 12-Smalling, 15-Vidic?, 3-Evra; 17-Nani, 18-Scholes, 16-Carrick, 13-Park; 9Berbatov, 10-Rooney Pelatih : Sir Alex Ferguson Kostum Tim : Merah-Putih Kostum Kiper : Kuning-Kuning

kickoff 19.45 WIB). Jika tidak waspada, kekalahan bakal kembali menghampiri United. Apalagi City datang dengan ambisi tinggi. City dituntut memenangi derby Manchester apabila ingin menghidupkan peluang juara musim ini. City yang menduduki peringkat ketiga itu tidak hanya tertinggal lima poin (49-54) dari United. The Citizens “sebutan City” tidak diuntungkan karena memainkan satu laga lebih banyak. “Kami akan recovery (setelah kekalahan dari Wolverhampton, Red) Saya percaya dengan kemampuan pemain saya. Mereka memiliki pengalaman keluar dari situasi sulit,” ucap Sir Alex Ferguson, pelatih United, kepada MUTV. Seperti sikap sinisnya kepada City belakangan ini, Fergie “sapaan akrab Ferguson” menganggap derby Manchester bukan laga spesial. “Kami masih akan pergi ke Liverpool, Chelsea, dan Arsenal di sisa musim. Kami masih memiliki tugas berat ke depan,” jelasnya. Saat menghadapi City, United tidak akan diperkuat Rio Ferdinand yang masih dalam pemulihan cedera betis. Dengan Jonny Evans juga cedera hamstring saat berlatih dengan timnas Irlandia Utara midweek

VIEIRA

Waspadai Kebangkitan Man United MANCHESTER United baru saja mengalami kekalahan perdananya musim ini. Patrick Vieira menilai saat ini MU tengah berusaha untuk langsung bangkit. Manchester City pun diminta untuk waspada. Rekor tak terkalahkan MU yang sudah berlangsung selama 29 pertandingan Liga Inggris (24 laga musim ini dan lima laga di akhir musim lalu) akhirnya putus akhir pekan lalu. Kekalahan 1-2 di kandang Wolverhampton Wanderers membuat The Red Devils gagal menyamai rekor tak terkalahkan selama semusim yang dicatat Arsenal di musim 2003/2004. Sabtu (12/2) ini, MU akan melakoni laga pertama pasca kalah dari Wolves. ‘Setan Merah’ menanti kedatangan Manchester City dalam laga derby Manchester. Pasukan Sir Alex Ferguson tentu akan berusaha untuk langsung bangkit. Hal inilah yang diwaspadai oleh Vieira. “Klub besar seperti United selalu berbicara tentang pentingnya tak pernah kalah dua kali berturut-turut,” ujar Vieira, seperti dikutip SkySports. “Mereka ingin bangkit untuk segera kembali ke jalur kemenangan,” sambungnya. “Kami harus mengharapkan reaksi dan pertempuran,” imbuh gelandang 34 tahun ini. City saat ini menghuni peringkat ketiga klasemen sementara Liga Inggris dengan raihan 49 poin. Mereka terpaut lima poin dari MU yang duduk di peringkat teratas. (rin)

Rooney

Peluang Perpanjang Dominasi Kemenangan GIJON - Suasana di ruang ganti Barcelona semakin nyaman. Itu seiring dengan kesepakatan entrenador Josep Guardiola untuk memperpanjang kontrak selama setahun. Modal positif bagi Barca melanjutkan dominasi di Liga Primera Spanyol. Saat ini Barca berkuasa dengan 61 poin. Mereka unggul tujuh angka di atas rival abadinya Real Madrid yang berada di posisi kedua. Barca juga baru saja mencatat rekor 16 kemenangan beruntun di Liga Primera, memecahkan rekor Real yang bertahan 50 tahun. Pada pekan ke-23, Barca punya peluang besar memperpanjang rekor fenomenal itu, plus menjadikan mereka mencatat 12 kemenangan di partai tandang selama musim ini. Kebetulan, lawan mereka hanyalah Sporting Gijon, dini hari nanti (tayangan langsung TV One pukul 02.00 WIB). Meski bermain di kandang Gijon, El Molinon, tapi tuan rumah bakal kesulitan membendung Barca. Terutama bila menilik pada performa kedua tim musim ini serta rekor bentrok kedua tim. Selama 14 tahun terakhir Barca selalu menang atas Gijon. CMYK

Apalagi, sekalipun sudah unggul tujuh poin, selisih angka terbanyak yang pernah terjadi di antara Barca dan Real dalam tiga musim terakhir, Barca masih tetap ngotot. Mereka ogah kehilangan poin melawan tim manapun dan di manapun. “Kompetisi baru berakhir apabila secara matematis kami tidak lagi terkejar oleh tim yang berada di peringkat kedua. Kami masih berada di Februari dan tidak ada yang juara di Februari. Kami tetap bekerja keras,” kata David Villa, striker Barca, seperti dikutip AFP. Villa menambahkan, dengan suasana yang harmonis di ruang ganti plus tidak ada pemain inti yang terkendala cedera, kecuali kapten Carles Puyol, Barca kan sulit untuk dihentikan. Hanya, yang harus menjadi perhatian Guardiola adalah pada tengah pekan nanti mereka akan bertarung di first leg babak 16 besar Liga Champions melawan Arsenal. Bila terlalu memforsir tenaga para pemain utama, tentu akan menjadi masalah. Sebab, pemain seperti Lionel Messi, Xavi Hernandez, Andres Iniesta, dan David Villa, baru saja bermain membela negaranya. (ham)

Man City (4-2-3-1) : 25-Hart (g); 17-Boateng, 28-Kolo Toure, 4Kompany, 13-Kolarov; 34-De Jong, 18-Barry; 32-Tevez?, 42-Yaya Toure, 7-Milner; 10-Dzeko Pelatih : Roberto Mancini Kostum Tim : Hitam-Hitam Kostum Kiper : Hijau-Hijau Stadion : Old Trafford, Manchester Wasit : Andre Marriner

lalu (9/2), Fergie memilih Chris Smalling sebagai partner Nemanja Vidic di jantung pertahanan. “Chris akan bermain. Dia memang minim bermain di laga besar, tapi saya yakin dia akan melakukan tugasnya dengan baik,” jelas Fergie. Selain pertahanan, komposisi lini tengah bakal berubah seiring primanya kondisi fisik Park Ji-sung setelah mengakhiri karirnya di timnas Korsel saat Piala Asia 2011 bulan lalu. Park bisa menjaga endurance United setelah gelandang pekerja keras Darren Fletcher cedera engkel dalam sesi latihan di Carrington kemarin. Tapi, United beruntung. Tukang jagal City Nigel De Jong juga diragukan tampil karena cedera yang sama dengan Fletcher. Dengan Yaya Toure, James Milner, Gareth Barry, dan David Silva membela timnas masingmasing di uji coba internasional pada midweek plus cedera panjang Adam Johnson masih,

lini tengah City terancam masalah kebugaran. Sebagai catatan, fisik prima adalah kunci sukses City mampu menahan imbang United tanpa gol dalam derby Manchester pertama musim ini di City of Manchester (10/11/ 2010). “Itu (uji coba internasional, Red) memang merugikan kami dan mungkin banyak klub lainnya. Tapi, saya yakin dalam derby, pemain kami memiliki semangat ekstra,” ujar Brian Kidd. Kidd punya peran penting bagi City dalam laga di Old Trafford. Itu karena dia pernah sembilan tahun menjadi tangan kanan Ferguson (1991-1998). Hanya, sejak menjadi asisten pelatih City dua tahun terakhir, hubungannya dengan Ferguson memburuk. “Saya tidak pernah berbicara lagi dengan Gaffer (sebutan untuk Ferguson, Red). Tapi, itu memang karena tidak ada sesuatu yang penting dibicarakan. (dns)


ALL SPORTS

12

SABTU 12 FEBRUARI 2011

RADAR TEGAL

SEPAK POJOK

AWAS, KUDA HITAM Perkiraan Pemain AS ROMA (4-3-1-2) Pemain : 27-Julio Sergio (g); 77Cassetti, 4-Juan, 15-Loria, 17-Riise; 11Taddei, 16-De Rossi, 30-Simplicio; 20Perrotta; 10-Totti, 22-Borriello Pelatih : Claudio Ranieri

Dipecat Liverpool, Digaet West Brom WEST BROMWICH - Roy Hodgson telah divonis gagal di Liverpool musim ini. Hodgson hanya bertahan enam bulan setelah dipecat pada 8 Januari lalu. Namun, sebulan menganggur, pelatih 63 tahun itu kembali melatih klub Premier League. Itu seiring keputusan West Bromwich Albion menunjuk Hodgson sebagai pelatih baru kemarin. Hodgson dikontrak sampai Juni 2012 itu untuk menggantikan tempat Roberto Di Matteo yang dilengserkan Minggu lalu (6/2). “Kami merekrutnya (Hodgson) karena terinspirasi suksesnya bersama Fulham,” kata Chairman West Brom Jeremy Peace di situs resmi klub. Sebelum membesut Liverpoot, Hodgson sukses membesut Fulham selama tiga musim. Pelatih yang pernah membesut Inter Milan dan Udinese itu mendongkrak reputasi Fulham dari sekadar tim yang berjuang di zona degradasi menjadi kompetitor di zona Eropa. Musim lalu, Hodgson meloloskan Fulham ke final Europa League. Kini, Hodgson diharapkan membantu West Brom survive di Premier League. Hingga laga ke-25, The Baggies “sebutan West Brom” berkutat di papan bawah dengan 26 poin atau hanya dua poin di atas zona degradasi. Sebagai catatan, West Brom dikenal sebagai tim yoyo karena terdegradasi dua musim lalu atau musim 2008-2009. Berhubung baru ditunjuk kemarin, Hodgson belum mendampingi West Brom ketika menjamu juru kunci West Ham United di The Hawthorns malam nanti (12/2). Asisten pelatih Michael Appleton yang ditunjuk sebagai karteker setelah dipecatnya Di Matteo akan mendampingi Chris Brunt dkk. “Dalam satu dekade terakhir, West Brom hanya memiliki empat pelatih termasuk Roy. Saya harap Roy memang pilihan tepat bagi West Brom,” ujar Dean Kiely, kiper merangkap pelatih kiper West Brom. (dns)

NAPOLI Pemain : 26-De Sanctis (g); 14Campagnaro, 28-Cannavaro, 6Aronica; 11-Maggio, 5-Pazienza, 23Gargano, 8-Dossena; 17-Hamsik, 22Lavezzi; 7-Cavani Pelatih : Walter Mazzarri

ROMA - Berada di luar zona Eropa bukanlah tempat yang diinginkan AS Roma. Mereka mengawali musim ini dengan ambisi memburu scudetto di Serie A Liga Italia. Sayang, kiprah buruk di awal musim memaksa mereka harus berjuang keras. Sekarang Giallorossi, julukan Roma, berada di posisi ketujuh dengan 39 poin. Mereka tertinggal sepuluh angka dari penguasa klasemen sementara AC Milan. Itu artinya, bila ingin kembali ke

Rossoneri Wajib Menang MILAN - AC Milan tak lagi bisa tenang di puncak klasemen sementara Serie A Liga Italia. Selisih angka dengan para pesaing semakin menipis seiring dengan kegagalan merebut tiga angka dalam dua pekan terakhir di Serie A. Nah, pada pekan ke-25, tim berjuluk Rossoneri itu tidak boleh lagi tergelincir. Mereka sekarang masih berstatus capolista alias penguasa klasemen dengan 49 poin, tapi Napoli yang berada di posisi kedua hanya ketinggalan tiga angka. Rival sekota Inter Milan yang pada awal tahun ini tertinggal 13 angka di belakang Milan, sekarang hanya terpaut lima angka. Makanya, menjamu Parma di San Siro, dini hari nanti, Milan wajib menang (tayangan langsung Indosiar pukul 00.00 WIB). ”Kami tidak takut akan Inter. Ini memang momen yang sulit. Kami mengalami seri di beberapa laga, tapi tetap bermain bagus. Berikutnya Parma akan menjadi lawan kami, itu akan menjadi laga hebat dan kami harus menang,” kata Thiago Silva, bek Milan, seperti dikutip Goal. Momen sulit yang dimaksud karena Milan kehilangan begitu banyak pemain. Bahkan, sempat kehilangan 11 pemain karena cedera. Beruntung satu persatu mulai pulih. Yang terbaru, Andrea Pirlo dan Alessandro Nesta sudah mulai bergabung latihan. Memang, belum tentu mereka fit untuk bermain sebagai starter, tapi Milan masih punya Gennaro Gattuso, Mark van Bommel, dan Mathieu Flamini, di lini tengah, serta masih ada Mario Yepes yang tampil mantap melapis Nesta di jantung pertahanan. ”Saat Nesta absen memang kami harus berjuang lebih keras, tapi Yepes melakukan pekerjaannya dengan baik. Faktanya, saat kami melawan dia musim lalu, saya kehilangan ide. Dia sangat tangguh. Dia juga mampu membuat pemain lain tenang,” jelas Silva. Tidak ingin para pemain Milan gusar dengan kejaran para pesaing, allenatore Milan Massimiliano Allegri berupaya menenangkan pasukannya. ”Musim masih panjang dan masih banyak pertandingan di Serie A,” bilang Allegri, seperti dikutip Football Italia. ”Kami menyadari Inter akan bangkit dan berjuang mengejar scudetto. Jadi, itu bukan sesuatu yang membuat kami kaget. Napoli menjalani musim yang hebat dan seperti biasanya, AS Roma tidak akan pernah menyerah,” lanjut Allegri. Untuk merebut tiga angka atas Parma, Allegri masih akan mengandalkan duet Zlatan Ibrahimovic dan Alexandre Pato di lini depan. Mereka akan ditopang Robinho sebagai trequartista. Bila kurang tajam, masih ada Antonio Cassano di bangku cadangan. Di sisi lain, kubu Parma yang selalu takluk dalam tiga bentrok terakhir kedua tim, tidak gentar. Apalagi, mereka memiliki tujuan untuk mencuri poin agar menjaga jarak aman dari jerat degradasi. Saat ini, Parma berada di posisi ke-15, hanya dua setrip di atas zona merah. Lagipula, mereka mendapat suntikan tenaga dengan bergabungnya Amauri Carvalho dari Juventus. ”Kami harus bermain dengan gaya kami dan tanpa takut. Bagi saya, kami punya kualitas untuk mendapatkan poin,” koar Sebastian Giovinco, gelandang Parma. (ham)

jalur perburuan g e l a r, m e r e k a t i d a k boleh tergelincir lagi. Ya, Roma harus mulai kembali mengoleksi angka. Kebetulan, pada pekan ke-25, mereka bermain di markasnya Olimpico, Roma. Ini adalah kesempatan meraih tiga poin. Masalahnya, yang dihadapi dini hari nanti adalah Napoli,tayangan langsung Indosiar pukul 02.45 WIB). Musim ini, Napoli tampil luar biasa. Mengandalkan

tridente Edinson Cavani, Ezequiel Lavezzi, dan Marek Hamsik, tim berjuluk Partenopei itu konsisten bersaing di papan atas. Mereka terus menguntit Milan di posisi kedua dengan 46 poin. Meski menolak dimasukkan dalam daftar pemburu scudetto, tapi tak bisa diragukan lagi bahwa Napoli adalah tim kuda hitam. Melihat konsistensi performa mereka, ada peluang Napoli merangsek ke puncak klasemen. “Kami hanya menjalani pekan demi pekan dengan baik. Saya tidak ingin memasukkan Napoli dalam perburuan gelar, karena saya ingin bekerja dengan cara yang sama, tanpa harus khawatir akan kehilangan poin atau tertinggal,” kata Walter Mazzarri, pelatih Napoli, seperti dikutip Goal. Dia menyebut, Milan, Inter, Juventus, dan Roma sebagai kandidat kuat pemburu scudetto. Pasalnya, dia melihat para tradisi selama ini di Serie A. Selain itu, Mazzarri tidak ingin membuat pasukannya terbebani dengan target yang terlampau tinggi. Melawan Roma, Mazzarri menjadikannya layaknya pertandingan final yang teramat krusial. “Ini seperti laga final bagi kami dan kami akan bermain dengan semangat pantang menyerah. Roma adalah rival utama dan berbahaya saat bermain di kandang,” lanjutnya. Dari kubu Roma, allenatore Claudio Ranieri tentu belum lupa dengan hasil buruk yang mereka terima pada bentrok pertama musim ini. Roma dihajar dua gol tanpa balas di San Paolo. Bila Roma lengah, hal itu bisa kembali terjadi. Apalagi, Roma mengalami masalah besar di lini belakang seiring dengan absennya Nicolas Burdisso dan Philippe Mexes karena skorsing. Dengan begitu, terpaksa Simone Loria akan dimainkan di jantung pertahanan mendampingi Juan. “Tidak perlu terlalu khawatir karena kompetisi masih panjang. Ta p i ,

itu juga bukan ber a r t i k a mi harus kehilangan angka. Kami harus berjuang keras hingga kompetisi berakhir. Itulah spirit tim kami,” ungkap Ranieri, seperti dikutip Football Italia. (ham)

FRANSISCO TOTTI Derby Roma Lebih Panas LAGA derby biasanya mem b a n g k i t k a n m o t i v a s i ekstra para pemainnya. Itulah yang dirasakan bek kiri Manchester City Aleksandar Kolarov. Tapi, pemain yang digaet City dari Lazio di awal musim itu menganggap derby Manchester tak lebih dari sekadar laga biasa. “Dibandingkan derby Roma (AS Roma v Lazio, Red) maupun derby Belgrade (Red StarPartizan, Red), atmosfer derby Manchester kalah panas,” ucap Kolarov kepada Daily Telegraph. “Di Roma dan Belgrade, Anda membicarakan derby dua pekan sebelumnya dan dua pekan sesudahnya. Saya kira derby Manchester lebih mirip derby Milan. Laga besar dengan tekanan hanya di lapangan dan tidak sampai di luar lapangan,” papar pemain yang menyumbang satu gol saat Lazio mengalahkan Roma 4-2 pada 11 April 2009 itu. Kolarov, sepertinya, menganggap billboard sindiran Carlos Tevez maupun perang di situs jejaring sosial antara fans United dan City dalam beberapa hari terakhir belum

ada apa-apanya. ?Di Manchester, fans kedua tim hanya menginginkan kemenangan dan tidak berpikir hal buruk. Itu bagus dan saya suka,? ujar pemain 25 tahun berkebangsaan Serbia itu. Sebagai bukti derby Manchester kalah panas, Kolarov tidak menghilangkan kebiasaan makan malam bersama dengan Nemanja Vidic. Kapten sekaligus defender Manchester United itu adalah rekan timnas Kolarov. Kedua nya memang berteman baik dalam tiga tahun te rakhir. “Kami sempat membicarakan jika salah satu di antara kami mencetak gol dalam derby. Kami tentu tidak bisa berselebrasi bersama (se perti di timnas Serbia, Red), tapi mungkin akan memberikan ucapan selamat setelah laga,” terangnya. Kolarov sebenarnya sudah tampil dalam derby Manchester jilid pertama. Namun, dia hanya turun 11 menit terakhir mengingat baru pulih dari cedera ligamen engkel sejak awal musim. Sejak itu, Kolarov selalu dipercaya sebagai starter termasuk untuk malam nanti. (dns)


ALL SPORTS

SABTU 12 FEBRUARI 2011

13

RADAR TEGAL

MERCEDES BIKIN BINGUNG

Uji Coba Resmi Kedua Formula 1

MERCEDES GP bikin geleng-geleng kepala di uji coba Jerez, Spanyol. Lambat dan bermasalah di hari pertama, tim itu tiba-tiba cepat di hari kedua kemarin (11/2). Yang mana yang layak dipercaya? Mercedes GP punya harapan tinggi di musim Formula 1 2011. Dengan barisan muda-senior hebat, Nico Rosberg dan Michael Schumacher, mereka berniat merebut kemenangan, kalau bisa bersaing berebut gelar juara dunia. Setelah sesi uji coba pertama di Valencia, Spanyol, 1-3 Februari lalu, tim ini belum mampu menggetarkan persaingan alias biasa-biasa saja. Di hari pertama uji coba Jerez, Kamis lalu (10/2), tim ini menunjukkan tanda-tanda memburuk. Nico Rosberg tak kunjung mampu mencatat waktu baik. Pada akhirnya terpuruk di urutan sembilan, tertinggal lebih dari 3,2 detik per lap dari yang tercepat (Felipe Massa, Ferrari). Saat menemui media di akhir hari pertama, body language Rosberg jelas terbalik dari happy. Waktu itu, Rosberg mengaku belum bisa bilang di mana kirakira urutan Mercedes

GP sekarang. Dia ingin menunggu sampai komponenkomponen baru dipasang, saat lomba pertama di Bahrain, 1113 Maret mendatang. “Kami punya banyak komponen baru untuk Bahrain. Karena itu saya tidak terlalu memperhatikan catatan waktu (di Jerez),” ucapnya. Dengan hasil Rosberg itu, tak banyak yang mengharapkan hasil hebat dari Michael Schumacher, ketika mengambil alih kemudi mobil W02 di Jerez

kemarin. Tapi ternyata, sang juara dunia tujuh kali justru bikin orang berdecak kagum. Sejak pagi, Schumi “julukan Michael— langsung tancap gas secara konsisten. Dia lantas mencatat waktu 1 menit dan 20,352 detik, catatan terbaik di Jerez sejak hari pertama. Mereka yang ragu lantas mengecek, apakah Schumi meraihnya dengan setelan ringan (minim bahan bakar). Ternyata tidak! Dia melakukan dalam rangkaian sepuluh lap beruntun tanpa berhenti. Bukan hanya itu, Schumi lantas terus melakukan rangkaian panjang, menguji konsistensi dan ketahanan mobil serta ban Pirelli. Dan dia melakukannya nyaris tanpa masalah. Sekali jalan 19 putaran atau sekitar itu sebelum kembali masuk pit. Mercedes GP gawat atau hebat” Ini benarbenar membingungkan. Mungkin kita harus menunggu hingga uji coba Jerez ini berakhir, sebelum mengambil kesimpulan soal kemampuan Mercedes GP. Yang jelas, penggemar Schumi tentu berharap kecepatan itu real, dan jagoannya yang telah berusia 42 tahun itu bisa kembali

menang tahun ini. KUBICA DAN HEIDFELD Kabar baik kembali muncul dari Santa Corona Hospital di Italia. Robert Kubica, pembalap Lotus Renault GP yang mengalami cedera berat gara-gara kecelakaan reli beberapa waktu lalu, terus menunjukkan perkembangan positif. Bahkan, pembalap Polandia itu sudah mengeluarkan pernyataan untuk para penggemarnya di seluruh dunia.“Saya ingin kembali balapan lebih hebat dari sebelumnya. Karena setelah kecelakaan seperti ini, kita tidak seperti sebelumnya. Kita akan lebih baik,” ucapnya, seperti dilansir Gazzetta dello Sport. Kubica mengaku bersemangat untuk pulih lebih cepat dari perkiraan semua orang. Kalau bisa, kembali balapan tahun ini juga. Sambil menunggu, Renault akan segera memutuskan, siapa pembalap pengganti Kubica di musim 2011 ini. Mulai hari ini dan besok (12-13 Februari), Renault akan gantian mengevaluasi Bruno Senna dan Nick Heidfeld. Untuk sementara ini, Heidfeld menjadi unggulan. Dan pembalap Jerman berusia 33 tahun itu terkesan sangat percaya diri. Katanya, ujian seperti ini sudahlah biasa. “Ini bukan kali pertama saya menghadapi situasi seperti ini. Waktu Formula 3 saya adu cepat dengan banyak orang. Juga ketika ikut McLaren Junior Team di Formula 3000. Lalu pernah juga adu cepat dengan Antonio Pizzonia di Williams,” tuturnya seperti dilansir Autosport. “Saya sangat yakin saya bisa menunjukkan kemampuan,” tandasnya.“Duel” Senna versus Heidfeld ini akan menjadi bumbu seru uji coba Jerez. Ikuti terus perkembangannya di harian ini. (aza)

Nico Rosberg

Target Kembali Lebih Kuat ROMA - Kecelakaan fatal belum menyurutkan ambisi besar Robert Kubica di arena Formula 1. Hampir pasti melewatkan awal musim 2011, dia masih yakin bisa kembali ke lintasan adu cepat jet darat di musim mendatang. Tak sekedar kembali, pembalap Polandia itu berjanji akan menjadi pembalap yang lebih baik dari sebelum kecelakaan. Untuk memulihkan kondisinya, Kubica sudah menjalani dua kali operasi untuk bahu dan kaki kanannya. Tapi itu belum cukup. Tadi malam waktu setempat, dia kembali naik ke meja operasi di Rumah Sakit anta Corona tempat dirinya dirawat setelah kecelakaan akhir pekan lalu. Tim dokter masih belum bisa memastikan lamanya waktu recovery bagi Kubica. Perkiraan menyebutkan bakal butuh waktu selama setahun. Meski demikian, Kubica berani mengarahkan fokusnya untuk kembali membalap lagi. “Saya ingin

Robert Kubica kembali ke lintasan, lebih kuat dari sebelumnya. Karena, setelah kecelakaan seperti itu, Anda tidak lagi seperti diri Anda sebelumnya, Anda meningkat,” kata Kubica saat wawancara dengan Gazzetta dello Sport. Kubica merujuk pada dirinya sendiri. Dia pernah kecelakaan serius saat menjalani Grand Prix Kanada musim 2007. Berikutnya, dia merasa karirnya makin cemerlang di Formula 1. “Itu

terjadi pada saya pada 2007, setelah kecelakaan di Kanada. Saya melewatkan satu balapan dan setelah kembali membalap, saya jadi lebih baik. Seorang pembalap tak hanya menginjak gas dan mengendalikan roda, lebih dari itu. Ada perbedaan antara sesorang yang membalap dengan kemampuan 80 persen dan yang 95 persen, selisih 15 persen itu adalah kemampuan dan motivasi,”

jelasnya. Bukti sudah dinikmati sendiri oleh Kubica. Di tahun berikutnya, dia justru menjadi juara di GP Kanada. Itu menjadi satusatunya kemenangan yang pernah diraihnya di F1. “Sejak 2007, saya jadi lebih kuat sebagai seorang pembalap. Sekarang, saya tak akan sama lagi, saat saya kembali dengan kondisi fisik yang bagus. Saya harus kembali (membalap) tahun ini,” tegasnya. Apa yang dikatakan dan dialami sendiri oleh Kubica bukannya tanpa pendukung lain. Contoh yang lebih hebat terjadi pada legenda Formula 1 asal Austria Niki Lauda. Karir gemilang yang didapatnya juga sempat mendapat gangguan berupa kecelakaan fatal. Dia mendapatkan kecelakaan yang mengancam jiwanya pada GP Jerman 1976. Mobilnya berguling dengan hebat hingga mobil Ferrari yang dikendarainya terbakar. Tubuh Lauda terperangkap di mobil. (ady)

Tiga Anggota Tim Verifikasi Mundur JAKARTA - Komposisi anggota tim verifikasi PSSI untuk penetapan bakal calon (balon) Ketua Umum (Ketum) PSSI, Wakil Ketua Umum ( Waketum ), dan anggota Exco kembali berubah. Ini setelah tiga anggotanya kemarin mengumumkan mengundutkan diri. Mereka adalah ketua tim verifikasi Muhammad Zein, wakil ketua Hinca Pandjaitan, dan Togar Manahan Nero. Alasan pengunduran diri ketiganya, dikarenakan masuknya nama mereka dalam jajaran 29 balon anggota Exco PSSI 2011-2015 yang sesuai ketentuan wajib diverifikasi. Sesuai ketentuan, pergantian nama ketiganya dilakukan melalui rapat Komite Eksekutive (Exco) PSSI, yang dilangsungkan Kamis malam kemarin di Sekretariat PSSI Senayan yang dipimpin oleh Ketua Umum PSSI Nurdin Halid. Dalam rapat Exco itu diputuskan pengganti

CMYK

anggota tim verifikasi yang mundur. Yaitu Syarif Bastaman ( ketua), Sophar Maru Hutagalung, dan Hamka B Kadi. Pada rapat Exco Kamis malam kemarin juga diputuskan pembentukan Komite Pemilihan yang salah satu tugasnya adalah melakukan verifikasi. “Tugas pokok dari Komite Pemilihan ini adalah saat pemilihan nanti di kongres. Antara lain mengatur kertas suara, bilik suara, mengontrol proses pemilihan, dan lainnya. Melakukan verifikasi bakal calon adalah salah satu tugasnya,” kata Ibnu Munzir, anggota Exco PSSI dalam press conference di kantor PSSI kemarin siang. Formasi Komite Pemilihan itu terdiri dari Syarif Bastaman sebagai ketua, Gusti Randa (wakil ketua), serta Trimedya Pandjaitan, Sarifuddin Sudding, Arteria Dahlan, Sophar Maru Hutagalung dan Hamka B Kadi. Dalam formasi tim

verifikasi sebelumnya terdapat nama Sekjen PSSI Nugraha Besoes, yang disebutkan sebagai sekretaris tim verifikasi. Tapi nama Nugraha Besoes asal Bandung itu tidak tercantum sebagai anggota dari Komite Pemilihan. Menurut Ibnu Munzir, sebagai Sekjen, Nugraha Besoes akan bertugas memberikan services untuk melancarkan tugastugas dari Komite Pemilihan

tersebut. “Misalnya, mempersiapkan tempat untuk rapat-rapat mereka,” kata Ibnu Munzir, yang juga dicalonkan sebagai Exco PSSI periode 2011-2015. Hinca Pandjaitan yang turut hadir dalam press conference kemarin mengatakan bahwa dirinya mundur karena persoalan etika. “Masa saya akan memverifikasi diri saya sendiri. ITu kan tidak etis. (ali)

Aji Minta Mbamba Kembali SURABAYA - Drama perburuan pemain asing Persebaya belum juga berakhir. Setelah mendepak dua pemain asal Korea Selatan Ko Ki-gu dan Yoo Hong-yul, pelatih Aji Santoso kembali menyebut nama Emile Bertrand Mbamba agar dikontrak oleh manajemen Persebaya. Tapi sepertinya, keinginan itu akan bertepuk sebelah tangan. CEO PT Pengelola Persebaya Indonesia Llano Mahardhika menjelaskan bahwa posisi striker asing Persebaya akan ditempati marquee player. “LPI dan Konsorsium sudah putuskan mendatangkan marquee player untuk posisi striker,” terang Llano kemarin (11/2). Tapi Llano enggan menyebut identitas pemain yang dimaksud. Beredar kabar bahwa marquee player untuk Persebaya berasal dari Jerman. Aji sendiri mengakui bahwa saat ini kondisi timnya terutama di lini depan kurang menguntungkan. Beberapa pemain dikatakannya tidak dalam kondisi terbaik. “Andik Vermansyah kurang fit, sedangkan Made cedera engkel, dan Miko Ardiyanto masih cedera otot paha,” tutur Aji usai memimpin latihan anak buahnya di Gelora 10 nopember kemarin (11/2).

Aji Santoso

Dengan demikian, Persebaya hanya memiliki Nico Susanto sebagai striker yang benar-benar siap diturunkan. “Apa yang kami khawatirkan selama ini benar-benar terjadi. Saya selalu menyatakanbahwa kami tidak bisa terus menggantungkan pada striker itu-itu saja. Sekarang kondisi sebagian pemain tidak fit, ini akan menjadi kendala bagi tim,” terangnya. Oleh sebab itulah, Aji mengaku butuh Mbamba untuk mengisi lini depan timnya. Pertimbangan kembali memunculkan Mbamba, menurut Aji, karena mantan penyerang Arema itu sudah diketahui kualitas dan skillnya. “Mengingat sudah sangat terlambat, kami butuh yang sudah jelas-jelas saja,”

terangnya. Jika kembali mendatangkan pemain yang belum tahu detil kemampuannya, Aji khawatir itu akan membuang waktu lagi. Mantan pelatih Persik Kediri itu menilai bahwa pemain-pemain yang selama ini didatangkan oleh manajemen Persebaya bukanlah pemain yang siap pakai. Di sisi lain, Aji juga menyebut Mbamba merupakan pilihan yang lebih baik ketimbang pemain-pemain asal Eropa yang belum diketahui kualitasnya secara pasti. Pemain asal Eropa, kata dia, tidak bisa langsung bermain maksimal. “Karena dia pasti butuh masa adaptasi, seperti Michael (Cvetkoski) beberapa waktu lalu yang juga butuh masa adaptasi. Padahal, kebutuhan kami semakin mepet,” terangnya. Aji menyatakan bahwa Mbamba sudah mau menurunkan harganya menjadi Rp 1 miliar. Nilai tersebut sudah turun jauh dibandingkan harga yang dipatok striker kelahiran 1982 itu di awal negosiasi. Awalnya, Mbamba ingin dihargai Rp 2,5 miliar per tahun. “Saya tidak punya wewenang berbicara soal kontrak atau negosiasi pemain. Tapi saya berharap agar manajemen mengikat Mbamba,” pungkas Aji. (uan)

Riedl Siapkan Skema Menyerang JAKARTA - Hasil bagus saat mengalahkan Hongkong U-23 dengan skor 4-1 dalam uji coba Rabu malam lalu (9/2) belum membuat timnas Indonesia proyeksi pra kualifikasi Olimpaide 2012 berpuas diri. Tim pelatih menyatakan kondisi tim masih jauh dari yang diharapkan. Dihubungi tadi malam, asisten pelatih Widodo Cahyono Putro yang berada di Gresik berlibur bersama keluarganya mengatakan bahwa masih banyak hal yang harus segera dibenahi. “Evaluasi setelah melawan Hongkong adalah para pemain masih sering melakukan kesalahan mendasar,” kata Widodo. Mantan pemain depan timnas Merah Putih itu menguraikan, di antara kesalahan yang yang kerap diperagakan adalah pemain masih sering mudah kehilangan bola dan memaksakan untuk menshooting bola ke gawang lawan. “Kerjasama tim juga masih perlu dibenahi. Lini pertahanan juga harus terus didrill untuk menghadapi tekanan lawan,” lanjutnya. Meski banyak hal yang harus segera dibenahi Widodo

Alfred Riedl

menyatakan secara umum timnas juga menunjukkan perkembangan signfikan. Diantaranya dalam hal penyerangan yang sudah mulai ganas. “Attacking pemain sudah mulai bagus. Anak-anak bisa memaksimalkan peluang dengan baik. Itu salah satu alasan kami bisa menang telak 4-1 atas tuan rumah Hongkong,” beber Widodo. Menghadapi Turkmenistan di pra kualifikasi Olimpiade 23 Februari (home) dan 9 Maret (away) mendatang, mantan

pelatih Petrokimia Putra Gresik dan Persela Lamongan ini mengungkapkan bahwa pelatih Alfred Riedl sudah menyiapkan skema permainan menyerang dan pola pendek merapat. Itu untuk mengantisipi kondisi Yongky Aribowo dkk yang secara postur kalah dari lawan. “Tipikal coach Alfred ( Riedl) adalah menyerang. Saat melawan Thailand di Piala AFF lalu timnas pernah main bertahan dan terbukti kita keteteran. Itu tidak akan terulang lagi. Formasi menyerang itu sudah bisa dibaca dalam skema latihan timnas sehari-hari,” jelas Widodo. Setelah berujicoba melawan Hongkong, Badan Tim Nasional ( BTN) saat ini tengah melobi Federasi Sepak Bola Malaysia dan Singapura untuk diajak beruji coba pada 17 Februari mendatang. Jika tidak ada jawaban, timnas Garuda Muda akan berujicoba melawan Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno ( SUGBK) pada tanggal yang sama. Sepulangnya dari Hongkong kemarin malam, Yongky Aribowo dkk diliburkan dua hari dan akan mulai menjalani latihan rutin Senin pagi lusa. (ali/ko)


JATENG

SABTU 12 FEBRUARI 2011

17

RADAR TEGAL

BATANG Kesadaran Donor Meningkat, Stok Darah Tak Pernah Kosong BATANG – Kegiatan donor darah sudah saat ini mulai diminati masyarakat, dan hal itu menunjukan bahwa kesadaran masyarakat sudah mengalami peningkatan. Kondisi tersebut membuat stok darah yang ada di Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Batang tidak pernah kosong. “Saat ini kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darahnya sudah cukup tinggi, bahkan untuk pendonor sukarela selalu datang ketika sudah waktunya mendonorkan darahnya tanpa diminta. Dan sampai saat ini stok darah yang ada masih mencukupi kebutuhan yang ada, walaupun demikian dari pihak PMI tidak akan berhenti untuk melayani kegiatan donor darah,” tutur Pencari Pelestari Donor Darah Sukarela (P2D2S) Budi Setia Pranoto Jumat (11/2). Dijelaskan, setiap kegiatan peringatan hari jadi atau apapun baik dari tingkat SKPD yang ada di Pemda, sekolahan, isntansi dan TNI serta Polri biasanya disertai dengan kegiatan donor darah. Hal itu menunjukan kesadaran untuk akan pentingnya donor darah dan berbagi pada sesama sudah sangat tinggi di kalangan masyarakat Batang. “Sampai saat ini stok darah yang ada sekitar 75 kantong, terdiri dari empat golongan darah. Hanya saja untuk golongan darah A saat ini kosong, namun biasanya kekosongan stok itu tidak bertahan lama dan cepat terisi. Kekosongan golongan darah memang silih berganti terjadi, terkadang A yang kosong dan besok ada, kemungkinan golongan yang lainnya kosong. Jadi tidak bisa dipastikan,” jelas Budi Setia Pranoto. Menurutnya apabila ada permintaan darah dari pasien dan stok di PMI kosong, maka yang pertama kali dilakukan adalah meminta dari keluarga pasien yang mempunyai golongan darah yang sama. Langkah kedua menghubungi pendonor sukarela yang On Call sewaktu-waktu dan terkadang juga meminta bantuan dari Kodim maupun Polres. (ap8)

ANWAR FATONI

SERTIJAB - Kapolres Batang beserta istri menyalami Kasatlantas AKP Arie PS dan mantan Kasatlantas AKP Yuliantoro.

KPP Pratama Batang Dibobol Sikat Rp. 50 Juta di Brankas BATANG - Aksi pencurian kembali terjadi di wilayah hukum Polres Batang. Korbannya kali ini adalah Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama di Jalan Slamet Riyadi Batang, yang dibobol maling pada Jumat (11/2) malam. Pelaku yang diduga lebih dari satu orang tersebut berhasil membawa kabur uang sebesar Rp. 50 juta, yang disimpan di dalam brankas di ruang bendahara. Padahal uang milik beberapa karyawan tersebut, rencananya digunakan membayar angsuran kredit di sebuah bank. Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, aksi pembobolan itu baru diketahui Jumat pagi sekitar pukul 06.30 WIB. Saat Iskak Maulana, seorang cleaning service di kantor tersebut, akan membersihkan ruang bendahara yang berada di lantai 2 sebelah timur gedung. “Waktu sekitar jam setengah 7, Pak Iskak, cleaning servis di sini mau membersihkan ruangan di lantai 2. Saat masuk ke ruangan bendahara, dia kaget karena melihat meja di ruang itu acak-acakan. Juga melihat dua buah jendela sudah terbuka,” ungkap Hasan Sarmidi, seorang satpam KPP Pratama. Tidak hanya itu, Iskak juga mendapati brankas tempat penyimpanan uang di ruang bendahara sudah berada di atas meja, dengan kondisi terbuka. Karena merasa curiga, dia pun menyampaikan hal itu ke Satpam, yang selanjutnya melaporkan ke pimpinan. Kejadian itu juga dilaporkan ke Polsek Batang Kota. Hasan sendiri tidak menyangka bila kantor

tempatnya bekerja itu berhasi dibobol maling. Padahal, malam itu setidaknya terdapat beberapa orang yang berada di depan kantor, termasuk tiga orang satpam. “Biasanya 2 jam sekali juga dikontrol,” terangnya. Hal itu juga diakui oleh M Ichwan Setiawan, karyawan lain yang kesehariannya bertugas di lantai 2. “Padahal, malam itu banyak karyawan yang lembur. Saya sendiri baru pulang mendekati jam 9-an, sementara yang lain ada yang pulang di atas jam 9,” tuturnya. Selain membobol brankas di ruang bendahara, pelaku diduga sebelumnya sudah mengecek beberapa meja milik karyawan di lantai 2, yang disekat untuk beberapa unit seperti Waskon 1 dan 2, SIG, serta Subbag Umum. “Laci meja saya yang terkunci juga dicongkel. Di situ adanya dasidasi dan buku tabungan, jadi tidak diambil,” terang Ichwan. Berita pembobolan KPP Pratama di pagi itu, tak pelak membuat seluruh karyawan yang baru saja berangkat kaget. Beberapa karyawan yang bertugas di lantai dua pun langsung mengecek satu per satu meja mereka. Sementara itu, usai menerima laporan, Kapolsek Batang Kota AKP Kukuh Wiyono bersama anggota langsung bergerak menuju KPP Pratama beserta anggota. Tidak lama kemudian disusul tim identifikasi dari Polres Batang, yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Kompol Sungkono Susanto. Polisi langsung memasang police line di lantai 2 dan tidak memperbolehkan karyawan untuk mendekat. Kecuali beberapa karyawan yang diminta untuk menunjukkan lokasi-lokasi

Pos Lantas Kurang Maksimal BATANG - Di sepanjang Jalur Pantura Kabupaten Batang, mulai dari barat hingga timur, Satuan Lalu Lintas Polres Batang memiliki empat pos penjagaan dan pemantauan arus lalu lintas. Namun keberadaan pos-pos tersebut dirasa kurang maksimal, terutama dalam hal penerangan. Demikian disampaikan AKP Arie Prasetya Syafa’at, pejabat baru Kepala Satlantas Polres Batang, Jumat (11/2) kemarin. “Saat semalam melintas dari Semarang, sepintas pos-pos tersebut kurang maksimal. Banyak lampu tidak menyala. Padahal kalau menyala bisa terlihat dari jauh dan tahu di situ ada pos (Polisi),” ungkapnya. Terkait kondisi Jalur Pantura Batang, yang menjadi jalur terpanjang di Jalur Pantura Jawa Tengah, Arie mengatakan bahwa dirinya akan mempelajari terlebih dulu. “Mungkin dalam 2 minggu ini, kami akan menganalisa terlebih dulu sebelum nanti menentukan langkah,” ujar lulusan Akpol tahun 2001 itu. AKP Arie Prasetya Syafa’at sendiri sebelumnya berkedudukan sebagai Pama Polda Jateng. Pria kelahiran Banjarmasin itu menggantikan posisi Kasatlantas yang sebelumnya dipegang AKP Yuliantoro, yang selanjutnya akan menjalankan tugas sebagai Kapolsek Margasari Polres Slawi. Sementara itu, Kapolres Batang AKBP M Nasihin dalam sambutannya mengatakan, bahwa sertijab merupakan alih tugas dalam rangka pembinaan terhadap personel. “Untuk pengalaman jabatan maupun kepemimpinan, agar yang bersangkutan semakin mantap dan matang dalam penguasaan tugas, yang dapat menjadi bekal pengembangan karir selanjutnya,” terangnya. (ton)

AHMAD FATONI

PEMERIKSAAN - Aparat kepolisian tengah melakukan pemeriksan dan olah TKP di KPP Pratama Batang, tempat terjadinya pencurian uang senilai Rp. 50 juta dalam brankas.

yang sudah dijamah pelaku. Di sisi lain, Kasat Reskrim meminta keterangan Kepala KPP Pratama Batang Sumiarsono. Dari penuturan Sumiarsono, diketahui bahwa uang yang diambil pelaku sebanyak Rp. 50 juta, yang disimpan di dalam brankas di ruang bendahara. “Uang tersebut baru saja dikumpulkan para karyawan untuk membayar angsuran kredit di bank hari ini, yang dikoordinir bendahara namanya Alfa. Jadi itu uang milik karyawan dari potongan uang tunjangan, bukan uang pajak,” jelasnya. Di bagian lain, berdasarkan hasil penyelidikan sementara,

pelaku masuk ke ruang bendahara melalui jendela, karena saat itu pintu ruangan terkunci. Lewat jendela pula pelaku keluar dari ruang bersekat di lantai 2 untuk bisa masuk ke ruang bendahara, mengingat letak jendela tersebut berada di pojokan berbentuk huruf L. Polisi sendiri sempat menduga bahwa pelaku masuk melalui pintu utama di depan, dengan memanfaatkan kelengahan orang-orang yang ada di depan. Karena setiap malam pintu utama tidak pernah dikunci. Namun dugaan tersebut akhirnya dimentahkan dengan ditemukannya jejak kaki dan

tangga di areal persawahan, yang terletak di balik tembok sebelah utara gedung. Pelaku sendiri masuk melalui jendela dapur yang berbatasan dengan kantin, yang kacanya sudah dilepas dan pintu dapur tak terkunci. Seorang karyawan bagian dapur mengatakan, kacar tersebut sudah sekitar satu tahun lalu dilepas, karena pecah jadi dua. “Kalau pecahnya kaca ini sudah lama, sekitar setahunan. Kacanya saya letakkan di situ (atap kantin). Kalau pintunya memang tidak dikunci, untuk mempermudah satpam yang mau masak,” jelasnya. (ton)

Sebelas Lelaki Hidung Belang Ditangkap Satpol PP

MUHAMMAD FAHMI B

INTEROGRASI - Kasie trantib H Susilo ketika menginterograsi beberapa pria hidung belang, PSK dan Waria.

PEKALONGAN - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pekalongan gencar melakukan operasi penertiban. Kali ini operasi dilakukan di lokalisasi Bendingsari, Clebung, Monumen Pahlawan dan Gudang milik PT KAI, Jumat (11/2). Dari operasi ini dapat diamankan beberapa barang bukti. Disampaikan Kepala Seksi (Kasi) Trantib Satpol PP, H Susilo di ruang kerjanya. Menurutnya, operasi dilakukan personil Satpol PP sejak pukul 00.30 WIB. Diawali di lokalisasi yang kini dihapuskan yakni di Bendingsari. Kemudian di lanjutkan ke Krakalan. “Dari operasi yang

dilakukan semalam (Jumat dini hari, red) di Bendingsari setelah dilakukan pantauan tidak berhasil menemukan Pekerja Seks Komersial (PSK), namun berhasil ditangkap 1 pria hidung belang. Operasi dilanjutkan di Ceblung dan berhasil menemukan 10 pria hidung belang,” Ungkap Susilo. Setelah dilakukan pendataan oleh personil, bagi yang tida mempunyai Kartu Tanda Pengenal (KTP) selanjutnya diamanan dan bagi yang memiliki KTP untuk mengisi surat pernyataan dan kemudian dilepas. Tak luput juga operasi menjaring satu orang waria. “Lelaki

hidung belang yang memiliki KTP maka diharuskan mengisi surat pernyataan untuk selanjutnya di lepas, namun bagi yang tidak mempunyai maka akan diamankan untuk selanjutnya akan dikembangkan. Lha, untuk satu orang waria berhasil diamankan di monumen perjuangan dan kini juga ikut diamankan,” paparnya. Operasi selanjutnya mengarah ke sebuah gudang milik PT KAI. Di dalamnya terdapat sebuah tempat penitipan sepeda motor ilegal. Dari tempat penitipan tersebut berhasil diamankan 6 unit sepeda motor dan 3 unit sepeda ontel. (ap10)


CMYK

18

SABTU, 12 FEBRUARI 2011

RADAR TEGAL ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Apa kamu tahu istilah miss understanding itu apa? Tahu 65 % Nggak tahu 15 % Sedikit tahu 20% ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

TARI SMA NEGERI 1 PANGKAH

Berprestasi Bawakan Jogetan Galawi SEPERTI di beberapa sekolah yang lain, kesenian tari tradisional juga dikembangkan di SMA Negeri 1 Pangkah Kabupaten Tegal. Bahkan, kelompok tari dari sekolah tersebut pernah beberapa kali meraih prestasi saat membawakan tari Jogetan Galawi. Diantaranya menjadi Juara I tingkat Kabupaten Tegal dan Juara II tingkat eks Karesidenan Pekalongan. Tarian tersebut dibawakan beberapa siswa diantaranya Puji Aridin dari kelas XI IS 2, Yani kelas XI IA 2, Nunung Nur Asih dari kelas XII IS 1, Yuni Putri kelas XII IA 2 dan Tiza Yuliana U dari kelas XII IA 3. Sebelum perlombaan, mereka berlatih selama dua bulan di sanggar sekolah. Tari Jogetan Galawi sendiri menceritakan tentang putra-putri yang baru saling mengenal terhadap lawan jenisnya. Saat membawakan tarian tersebut, para personilnya mengaku senang tanpa beban apapun. Menurut salah satu personil Tiza, tiga hal yang paling utama saat menari adalah gerak, hafal, dan ekspresi. “Kebetulan dari dulu, kita semua senang menari,” katanya. Dan meski telah berhasil meraih juara, bukan berarti mereka tak harus berlatih. “Justru prestasi tersebut menjadi motivasi mereka untuk terus berlatih agar tetap berprestasi,” tandas Yani. Selain berlatih, mereka juga selalu mengutamakan kekompakan. Dan nggak hanya dalam ekstra kurikuler (ekskul) saja, kesenian ini juga dikembangkan di pelajaran sekolah. (anggi)

SALAH paham merupakan hal biasa yang kerap terjadi pada setiap orang. Terkadang, hanya karena itu, beberapa diantaranya jadi berantem atau malah putus hubungan pertemanan. Sebanyak 65 persen ResponX juga paham banget dengan istilah miss understanding tersebut. “Kadang kesalahpahaman juga bisa menimbulkan kekacauan,’’ kata Yani, siswa kelas XI IA 2 SMA Negeri 1 Pangkah Kabupaten Tegal. Menurut 55 persen ResponX, mereka kerap mengalaminya karena masalah sepele yakni hanya gara-gara salah denger. “Kalo lagi suasana ribut, aku ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Apa sih yang membuat kamu salah paham? Salah dengar 55 % Beda pendapat 20 % Salah persepsi 25 % ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

nggak dengar terus aku langsung ngomong sama temen, biasanya dia langsung salah paham,’’ kata Haris Syuheda, siswa kelas XI NS 3 SMA Negeri 1 Slawi. Sementara, 25 persen lainnya mengaku kerap salah paham karena salah persepsi. Beberapa perbedaan yang ada memang kerap menyebabkan hal itu. Ini juga diakui 20 persen ResponX lainnya. “Maksudnya dia tuh ngomong ini, eh aku pahamnya ngomong itu, akhirnya jadi salah paham deh,” cerita Irma, Res○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Bagaimana kalo salah paham itu terjadi antara kamu dengan teman? Jangan sampai deh 75 % Selesaikan baik-baik 25 % ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Hanya Untuk Hari Ini Zigaz

A G#m rasa sesal datang lagi C#m F#m melihat dia yang dulu pernah pergi G#m C#m kini singgah di hati A G#m tak bisa pungkiri hati C#m F#m tak bisa bohongi diri G#m C#m aku cinta dua hati [chorus] A B maaf ku jatuh cinta lagi izinkan hanya hari ini F#m B biarkan aku miliki G#m C#m nanti ku kan kembali A G#m tak bisa pungkiri hati C#m F#m tak bisa bohongi diri G#m C#m aku cinta dua hati [chorus] A B maaf ku jatuh cinta lagi G#m C#m izinkan hanya hari ini F#m B biarkan aku miliki G#m C#m nanti ku kan kembali A B pasti kau tetap dalam hati G#m C#m pasti kau tak akan terganti F#m B ampuniku malam ini G#m C#m walau hanya sekali

ponX dari SMA Negeri 1 Kota Tegal. “Jangan sampe deh. Aku nggak pengin berantem sama temen,’’ ujar Fandi Afif Setiawan, siswa kelas 7 E SMP Negeri 1 Lebaksiu Kabupaten Tegal. Jawabannya mewakili 75 persen ResponX yang ngaku nggak pengin bermasalah dengan temannya hanya karena salah paham. Bagi 25 persen lainnya, lebih memilih bicara baik-baik untuk meluruskan kesalahpahaman yang terjadi. “Jadi nggak sampe berantem sama temen kan,” ucap

ILUSTRASI: DWI NANDA P/RATEG

, r e g n e D h a l a S Gara-gara

m a h a P h a l a Jadi S

Rina, siswi SMP Negeri 1 Kota Tegal. Diakui beberapa ResponX, salah paham memang bisa memicu terjadinya konflik dalam suatu hubungan. “Awalnya cuma masalah sepele sama pacar, malah jadinya salah paham,’’ cerita Faishol, siswa SMP Negeri 4 Adiwerna tentang penga-

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Apakah kamu pernah berantem gara-gara kesalahpahaman? Pernah 65 % Cuma sekali 35 %

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

lamannya. Dan agar nggak berlarutlarut, 75 persen ResponX sepakat untuk meluruskan masalahnya. “Biar masalahnya terselesaikan dengan baik,’’ terang Kolifah Ika Putri, siswi SMP Negeri 1 Warureja. (tim 2)

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Apa yang kamu lakukan jika teman kamu berantem karena salah paham? Meluruskan masalah 75 % Cari tahu masalahnya 25 %

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Konsentrasi Saat Dengerin Orang Ngomong HARUS diakui, banyak masalah yang kerap timbul hanya karena salah paham. Seperti kata Heri Ade Nur Aprianto, siswa SMA Negeri 1 Slawi kelas XI SS 2. Dia sendiri mengaku pernah salah paham dengan teman dan pacar. “Terkadang kurang komunikasi dan kurang terbuka jadi bikin masalah,’’ ucap cowok yang bercita-cita jadi perwira ini. Akibat salah paham, terkadang hubungan pertemanan ataupun pacaran jadi renggang. “Kadang juga ada yang berantem gara-

Heri Ade Nur A Ketua OSIS SMA Negeri 1 Slawi

gara cuma salah paham. Aku juga pernah, waktu lagi emosi berat,’’ cerita cowok kelahiran Tegal,17 April 1994 ini. Heri yang beralamat di Desa Kajen RT 03/02 Kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal yang menjabat sebagai ketua OSIS SMA Negeri 1 Slawi ini juga punya tips biar nggak gampang salah paham. Yuk disimak!

1. Cobalah untuk selalu konsentrasi saat dengerin orang yang ngomong sama kamu 2. Sabar dengan segala situasi dan jangan terpancing emosi pada info yang belum jelas 3. Mendengarkan semua penjelasan hingga selesai dan tuntas baru memberi pendapat 4. Jangan pernah memotong pembicaraan saat orang lain sedang bicara 5. Biasakan selalu tanggap dalam segala sesuatu supaya tak menimbulkan salah paham. (anggi)

[solo] A B C#m A B C#m [chorus]

LINA APRIANA DWI ANGRAENI

TIM XPRESI KOORDINATOR : Khikmah Wati ANGGOTA TIM1: I Layung Sari, Shinta Wulandari, Teguh Arif Bowo TIM 2: Intan Aji P, Anggi Mutiara M, Khifni Setiawan

PROFIL USIA :

JUMLAH :

13 - 17 tahun

30 ResponX di Kota dan Kabupaten Tegal, Brebes

JENIS KELAMIN : PENDIDIKAN : Cewek 50 persen Cowok 50 persen

SMP dan sederajat SMA/SMK dan sederajat

Piawai di Tenis Lapangan dan Karate LINNA Apriana Dwi Anggraeni, siswi SMA Negeri 3 Slawi memiliki prestasi olahraga yang patut diacungi jempol. Nggak cuma piawai di tenis lapangan, diapun mahir dalam cabang olahraga karate. Cewek yang tercatat duduk di kelas X.4 ini bahkan sempat meraih beberapa juara. Diantaranya Juara III Tenis Lapangan dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tahun 2008 dan 2009, Juara II Tenis Lapangan beregu tingkat Provinsi Jawa Tengah dan Juara I Karate Beregu. Linna, begitu dia biasa disapa mengaku bersemangat dalam meraih prestasi. Dia tak pernah putus asa dan selalu giat

berlatih dalam setiap kesempatan. Dorongan dari kedua orang tuanya, terutama dari sang ayah sangat membantu usahnya. Orang tuanya memang turut mendukung perkembangan potensi anaknya di bidang olahraga. “Kedisiplinan yang diajarkan ayah membuat aku mampu berprestasi,” ujar cewek kelahiran Tegal, 17 April 1995 ini. Dalam bermain tenis lapangan, yang terpenting menurutnya adalah fisik yang kuat serta kemampuan lari cepat. Sebelum serius di cabang olahraga tersebut, cewek ini memang sempat menggeluti karate. “Ke depan, aku

berharap bisa menjadi seorang atlet,” kata dia. Menurutnya, dia sudah menyukai olahraga sejak masih duduk di bangku kelas 5 SD. “Aku memang sudah lama menyukai olahraga,” aku cewek yang beralamat di Jalan Masjid Ataqwa RT 21/10 Desa Kedungbanteng Kabupaten Tegal ini. Sekarang, Linna sedang sibuk menyiapkan diri untuk mengikuti Popda dalam waktu dekat ini. Dia mengasah kemampuannya lima kali dalam seminggu di Widyatama Tennis Club bersama sang pelatih Warmin. (anggi)


SAMBUNGAN

SABTU 12 FEBRUARI 2011

19

RADAR TEGAL

Agus Batal Diperiksa Ulang

Ahmadiyah Tegal Tetap Bertahan dari halaman 1 “Kami tidak pernah membuat ribut. Justru kami yang sering diributin. Kami selalu berusaha baik dengan jemaat agama Islam lainnya. Tapi, kenapa kami selalu dimusuhi,” paparnya kepada Radar, saat disambangi di kediamannya, Jumat (11/2) kemarin. Wagad mengisahkan, sebelum dirinya mengikuti ajaran Ahmadiyah, lebih dulu menganut ajaran Masumi. Setelah dirasakannya tidak cocok dengan hatinya, Wagad berpindah menganut ajaran Nahdlatul Ulama (NU). Kemudian selama beberapa tahun di NU, Wagad berpindah lagi menganut ajaran Muhammadiyah. “Setelah menganut Muhammadiyah, saya pindah ke Ahmadiyah. Kala itu, sekitar tahun 1985. Dan itu bukan pertama kali Ahmadiyah masuk ke Tegal,” terangnya. Awal masuknya Wagad ke Ahmadiyah, lantaran kala itu dirinya diberi buku tentang ajaran Ahmadiyah. Buku tersebut didapatnya oleh seorang teman. Karena Wagad tidak bisa membaca, lantas buku

tersebut diberikannya kepada anak pertama yang bernama Kasturi. Waktu itu, Kasturi masih duduk dibangku SMP kelas 1. Setelah Kasturi mempelajari tentang ajaran Ahmadiyah, lalu anak sulungnya itu penasaran ingin memperdalamnya lagi. “Tiba-tiba anak saya ingin memperdalam ilmunya dengan mengikuti ajaran Ahmadiyah. Dan saya tidak menolaknya, karena sebelumnya Kasturi juga memberi pemaparan tentang ajaran tersebut kepada saya,” ucapnya. Setelah anak sulungnya terjun mengikuti ajaran Ahmadiyah, timbul penasaran dibenak Wagad. Yang akhirnya, Wagad pun menganut ajaran tersebut. Wagad merupakan orang ketiga di Tegal yang menganut kepercayaan Ahmadiyah. Orang pertamanya adalah Dr Samunhudin. Sedangkan yang kedua adalah anak sulungnya, Kasturi. “Dr Samunhudin merupakan mualim (Ustad) Ahmadiyah asal Tegal. Dia mengajarkan Ahmadiyah di Tegal, sekitar tahun 1975. Dulu tinggalnya di Jalan Jalak Kota Tegal. Dan sekarang

orang tersebut tinggal di Jawa Barat. Namun sebelumnya, Dr Samunhudin mensiarkan ajarannya ke Aceh,” ujarnya. MERASA DIFITNAH Menurut Wagad, terjadinya insiden pembunuhan jemaat Ahmadiyah di Cikeusik merupakan imbas dari fitnah. Mestinya, agama lain tidak perlu melakukan hal tersebut. “Kami hanya terkena fitnah saja. Padahal ajaran kami, tidak beda jauh dengan ajaran Islam lainnya. Mungkin kejadian ini merupakan ujian bagi jemaat kami,” ucapnya prihatin. Jemaat Ahmadiyah lainnya, Muhamad Ali (40) menambahkan, bahwa jemaat Ahmadiyah tidak memiliki partai politik. Karena tujuan jemaat Ahmadiyah bukan untuk berpolitik. Ahmadiyah benar-benar ingin mensiarkan agama Islam secara baik dan benar. “Terkait pembubaran ajaran Ahmadiyah yang akan diputuskan Menag beberapa hari lagi, kami tidak tahu harus melakukan apa. Kami hanya akan menunggu instruksi dari Ahmadiyah pusat saja,” imbuhnya. KONDUSIF Terpisah, salah seorang ula-

ma Desa Kertayasa, H Fatoni mengatakan, selama ini, jemaat Ahmadiyah yang berada di wilayahnya tidak pernah melakukan hal yang anarkis. Ia menilai, jemaat tersebut pandai bergaul dengan warga sekitar. “Selama mereka baik kepada warga, kami pun akan menerimanya dengan baik pula. Kami tidak akan mengusik ajaran mereka. Yang penting, mereka jangan sampai menghasut anak-anak kecil warga sekitar, yang belum tahu betul tentang agama Islam. Sebab itu akan fatal akibatnya,” terang dia. Sementara itu, Kepala Desa Kertayasa Sutejo mengatakan, meski di sekitar pemukiman jemaat Ahmadiyah di wilayahnya aman, namun pihaknya tetap memberikan pengawasan yang maksimal. Termasuk bekerja sama dengan Babinsa, dan Babinkamtibmas setempat. Selain itu, dari Kodim maupun dari Polres juga kerap meninjau ke lokasi. “Sejauh ini, jemaat Ahmadiyah yang berada di wilayah kami, tidak pernah membuat masalah. Bahkan mereka kerap beriteraksi dengan warga sekitar,” pungkasnya. (yer)

Akil Bebas, Arsyad Mundur dari halaman 1 tuduhan menerima suap dari Bupati Simalungun Jopinus Ramli Saragih. “Tidak ditemukan bukti, baik langsung maupun tidak langsung, Jopinus Ramli Saragih benar-benar menyerahkan uang itu kepada Akil Mochtar, bahkan keduanya tidak pernah bertemu kecuali di dalam sidang,” papar Harjono. Meski begitu, lanjut dia, MKH membenarkan bahwa dua kuasa hukum Jopinus, Refly Harun dan Maheswara Prabandono menyaksikan kliennya akan menyerahkan uang kepada Akil. Namun, MKH menyatakan, persoalan tersebut hanya terkait hubungan antara pengacara, tanpa berkaitan secara factual dengan hakim. “Dengan demikian, tidak ada pelanggaran etik yang dilakukan oleh Hakim akil Mochtar

dan karenanya yang bersangkutan direhabilitasi sesuai harkat dan martabatnya sebagai seorang Hakim Konstitusi,” tegasnya. Tidak lama berselang setelah pengumuman putusan investigasi MKH tersebut, Hakim Konstitusi Arsyad Sanusi langsung menyatakan pengunduran dirinya sebagai bentuk pertanggungjawaban moral. Pernyataan pengunduran diri tersebut diucapkan Arsyad di hadapan tujuh anggota MKH, diantaranya Ketua MKH Harjono, Mantan Ketua MA Bagir Manan, Wakil Ketua MK Achmad Sodiki, Guru Besar senior Ilmu Hukum Prof Dr Esmi Warassih Pujirahayu, Mantan Hakim MK Prof Abdul Mukhtie Fadjar, Bambang Harimurti dan Ketua MK Mahfud MD. Hanya Hakim MK Akil Mochtar yang tidak hadir. “Sebagai bentuk tanggung jawab moral saya atas jabatan

mulia Hakim Konstitusi, dengan penuh keikhlasan dan penuh kesadaran, Bismillahirrahmanirrahim, saya menyatakan mengundurkan diri dengan hormat,” ujar Arsyad. Dalam kesempatan tersebut, Arsyad juga mengucapkan terimakasih kepad Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, Ketua MK Mahfud MD, Ketua MA Harifin A. Tumpa, Wakil Ketua MK Ahmad Sodiki serta rekan-rekan sejawat Hakim Konstitusi dan semua pimpinan lembaga negara. Selain itu, Arsyad juga mengajukan pensiun dini. Untuk memenuhi ketentuan procedural pengunduran diri hakim, dia meminta persetujuan Presiden RI dan Ketua MK. Meski begitu, Arsyad sempat mengklarifikasi hasil putusan MKH terkait pelanggaran ketentuan kode etik dan perilaku hakim konstitusi, Prinsip Ketiga Integritas Penerapan Nomor 3

dan Nomor 4 dan Prinsip Kepantasan dan Kesopanan Penerapan Nomor 8 yang dikenakan padanya. Arsyad menegaskan, dirinya tidak tahu menahu soal pertemuan antara Neshawati, Dirwan Mahmud, Zaimar serta Makhfud. “Saya tidak tahu-menahu karena dari semua perkaraperkara yang melibatkan Dirwan di MK. Saya tidak mengenal dirinya, tidak pernah berhubungan dan saya tidak pernah mengetahui aktivitasnya. Saya juga tidak tahu hubungan Dirwan dengan anak dan adik ipar saya termasuk mendapat informasi dari saudara Makhfud,” urainya. Menanggapi pengunduran diri Arsyad, Ketua MK Mahfud menyatakan pihaknya meyakini Hakim Konstitusi tersebut tidak terlibat dalam perkara tersebut secara yuridis. Namun, berdasar peraturan kode etik, Arsyad dinilai melanggar. (ken)

Urus Izin Kena Tuduh Kristenisasi, Buka Dapat ... dari halaman 1 kelas yang didatangi, yakni kelas III IPS, misalnya, Sarah dan Charles asal Jayapura bercanda lepas dengan Martha asal Semarang dan Fitri asal Kalimantan Timur, saat menunggu pelajaran dimulai. Keceriaan juga terlihat di kelas I. Tak hanya dalam bergaul, dalam perilaku sehari-hari, kerukunan juga selalu dijaga. Yulita, siswi kelas II asal Senawar, Kalimantan Timur, mengungkapkan, mereka saling mengingatkan jika ada teman lupa beribadah. “Saya akan tegur jika ada kawan Islam yang lupa salat,” ujar dara 17 tahun penganut Katolik itu. Mewujudkan keindahan perbedaan itu diakui Ko Jul tidak mudah. Dia mengaku butuh waktu 10 tahun untuk mendirikan SPI. “Setelah menyaksikan dahsyatnya dampak kerusuhan Mei 1998, saya membuat visi membangun sekolah gratis untuk semua golongan.” Visi itu sempat disepelekan oleh kolega dan keluarga Ko Jul. Namun, tekad dan kerja keras arek Suroboyo asli yang lahir 39 tahun lalu itu perlahan-lahan membuat orang-orang terdekatnya yakin. Untuk membeli tanah dan bangunan, Ko Jul mengaku menghabiskan dana sekitar Rp 9 miliar. Ketika fisik sekolah sudah siap, kendala lain muncul. Izin dari dinas pendidikan sempat

terkatung-katung hampir satu tahun. Penyebabnya, muncul isu bahwa Ko Jul dan temanteman melakukan gerakan Kristenisasi. “Atas bantuan tokoh-tokoh pendidikan dan pemuka Muhammadiyah dari Universitas Negeri Malang dan Universitas Muhammadiyah Malang, se-

perti Ibu Ratih Juliati dan Profesor Nyoman Degeng, isu itu hilang dan izin keluar,” ujarnya lebih lanjut. Akhirnya SPI bisa memulai kegiatan pada tahun ajaran 2007/2008. Namun, beberapa bulan beroperasi, lagi-lagi rumor tak sedap kembali muncul. Karena lokasi sekolah di lereng

bukit dan tidak tampak langsung dari jalan utama Bumiaji Selecta, kembali ada rumor bahwa SPI adalah sekolah eksklusif Islam garis keras. Maklum saja, Kota Batu sempat menjadi berita seantero nusantara karena dijadikan persembunyian gembong teroris Dr Azhari. (*/c2)

dari halaman 1 32 tahun 2004 tentang pemerintahan daerah. Pasal 36 ayat 3 menyebutkan, penyidikan yang dilanjutkan dengan penahanan terhadap kepala daerah memerlukan persetujuan tertulis dari Presiden. Agus ditetapkan sebagai tersangka korupsi sejak 20 September 2010. Ia dituduh terlibat dalam penyimpangan dana pembangunan jalan lingkar

Kota Slawi (Jalingkos) Tegal. Kasus yang melibatkan Agus ini disidik Kejati sejak 25 Januari 2010 dengan surat No. Print 01/ 0.3/Fd.1/01/2010. Kejati memeriksa Agus dengan ijin Presiden RI No: R-102/PRES/12/ 2010 tanggal 2010. Kerugian negara yang diakibatkan praktik korupsi ini mencapai Rp3,955 miliar. Agus dijerat dengan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang

Perubahan atas UU No. 31/ 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Kejati telah menyita dua aset milik Bupati Tegal senilai Rp1,8 miliar. Terdiri atas rumah di Jalan Cibolerang Indah Blok F Nomor 12 Kelurahan Margahayu Utara, Kecamatan Babakan Ciparay Bandung Jawa Barat. Dan alat-alat produksi PT. Kolaka Tegal yang bergerak di bidang pengaspalan jalan tersebut. (eka/jpnn)

Kapolda, Direktur Intel, Kapolres Dicopot dari halaman 1 kan Utama Bidang Keamanan. Agus berwenang memberikan pertimbangan pada Kapolri untuk setiap kebijakan keamanan nasional. “Efektif mulai Senin,” tambah Anton. Karir Agus Kusnadi memang erat dengan wilayah konflik. Saat menjabat sebagai Direktur Intelkam Polda Papua pada medio 2007-2008, ada konflik terkait penurunan bendera bintang kejora di Wamena dan konflik horizontal di Sorong. Juga sekitar akhir 2008 saat Agus menjabat sebagai Wakapolda Maluku Utara ada rusuh terkait pilkada antara pendukung Thaib Armain dan Abdul Gani. Kapolda Banten yang baru dijabat oleh mantan ajudan SBY yakni Brigjen Pol Putut Bayuseno. Saat ini Putut masih menjabat sebagai Wakapolda Metro Jaya . Pergantian ini berdasarkan surat telegram Kapolri bernomor STR/105/II/ 2011 pada tanggal 11 Februari 2011. Wakapolda Metro akan dijabat Brigjen Heriawan. “Ini juga merupakan bentuk penyegaran roda organisasi Polri,” kata Anton. Selain Kapolda Banten, pejabat lain yang dimutasi di jajaran Polda Banten yakni Direktur Intelijen dan Keamanan (Dirintelkam) Kombes Des Aditiawarman. Des digantikan AKBP Sudaryanto yang sebelumnya menjabat Wadir Intelkam Polda Jambi. Juga, Kapolres Pandeglang AKBP Alex Fauzi Rasad digantikan oleh AKBP Ady Soeseno yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Analisis Direktorat Narkoba Polda Banten. Dihubungi kemarin, calon Kapolda Banten Brigjen Putut mengaku belum menerima salinan TR Kapolri. “Saya siap melaksanakan tugas pimpinan dimanapun ditempatkan,” katanya. Dia menolak menyebut prioritas kerja yang akan dilakukan. “Prinsipnya bertugas sebaik-

baiknya,” ujarnya singkat. Dibagian lain, kemarin penyidik Bareskrim Polri memeriksa Arif, saksi perekam kejadian Cikeusik. Arif dibawa ke Bareskrim dengan pengawalan aktivis Human Rigt Watch dan Komnas HAM. Dia masuk melalui pintu Pusat Laboratorium Forensik untuk menghindari wartawan yang sudah menunggunya sejak pagi. Ridha Saleh, komisioner Komnas HAM yang mengawal Arif menyebut ada ancaman nyata pada diri Arif. “Dia memang datang bersama rombongan Ahmadiyah,” kata Ridha. Saat merekam, Arif mengaku dalam kondisi yang sangat takut. “Dia paksakan merekam walaupun sebenarnya takut,” katanya. Arif, kata Ridha, sudah dilindungi oleh Lembaga Perlindungan Saksi Korban. “Saat ini, keselamatannya dijamin LPSK. Sejak video itu muncul, dia mengaku sangat terancam,” katanya. Video Arif memang tersebar sangat cepat melalui internet. Saat koresponden televisi yang meliput kejadian datang, file video Arif sudah tersedia di sebuah warung internet di ibukota kecamatan. “Karena datang bersama rombongan Ahmadiyah itu maka dia bisa bebas merekam,” katanya. Kabareskrim Komjen Ito Sumardi membenarkan pemeriksaan Arif sebagai saksi. “Kita akan gunakan untuk melengkapi berkas,” katanya secara terpisah. Mantan Kapolwiltabes Sura-

baya itu memang menyarankan pada Arif dan aktivis yang mengawalnya untuk melindungi identitas. “Dari pertimbangan intelijen itu berbahaya,” kata jenderal bintang tiga itu. Dari pengakuan Arif, dia memang datang bersama rombongan Ahmadiyah dari Jakarta. “Dia itu anggota (Ahmadiyah),” katanya. Saat ini, polisi sudah mengidentifikasi kelompok penyerang yang menggunakan identitas pita biru dan hijau. “Nanti, itu akan dijelaskan kalau semuanya sudah selesai prosesnya,” kata Ito. Di bagian lain, kelompok ormas Islam kemarin berkumpul di kantor Hizbut Tahrir Indonesia kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Ormas yang datang diantaranya Syarikat Islam, DDII, Hidayatullah, Al Ittihadiyah, TPM, KISPA, dan Darul Muwahid. Juru bicara Hizbut Tahrir Indonesia KH Ismail Yusanto menolak wacana pembubaran ormas gara-gara kisruh Ahmadiyah. “Mabes Polri juga tak bisa menyebut ormas mana yang terlibat. Inikan ada masalah, tetapi cari-cari masalah di tempat lain,” ujar Ismail Terkait dengan pita biru dan hijau yang dikenakan massa saat melakukan aksi di Cikeusik, Banten, Ismail menyarankan hal itu perlu diselidiki hingga tuntas. “Justru itu yang harus diselidiki, siapa yang mengorganisir,” ujarnya. “Belum tentu Ormas, bisa juga kelompok lain,” tambahnya. (rdl)


CMYK

SABTU, 12 FEBRUARI 2011

KOMBIS

20

RADAR TEGAL

Semua Serba Rp 2 XL Hadirkan Tarif Termurah Lintas Operator MASIH di awal tahun 2011, PT XL Axiata Tbk (XL) kembali menggebrak pasar dengan inovasi tarif murahnya. Mulai hari ini setiap pelanggan yang membeli kartu perdana pra bayar XL di Kota Kudus, Salatiga,Sumedang, Purwodadi, dan Solo dapat menikmati tarif murah Rp 2 per SMS dan Rp 2 per detik untuk menelpon ke nomor sesama XL maupun ke operator lain. Penerapan single tarif Rp 2 ini sengaja diterapkan untuk memudahkan pelanggan yang saat ini sering dibingungkan dengan aturan tarif berbelitbelit dari jasa layanan telekomunikasi selular. “XL selalu menjadi yang pertama dalam mendobrak market, konsisten menghadirkan layanan tarif murah, mudah dan berkualitas bagi pelanggannya,” ujar GM Sales XL Central Region Bambang Parikesit.

DOK.ISTIMEWA

PELUNCURAN - (Ki-KA) Eka Dwidasa Kornia RSOM XL DIJ, Bambang Parikesit GM Sales XL Central Region, Nurul Nurnasari Regional Marketing Manager XL Central Region, Hendi Gunawan RSOM XL Jawa Tengah, dan Djoko Irianto Network Manager XL DIY saat peluncuran Perdana RP 2 Kamis (10/2) di Omah Sinten Resto, Solo.

”Setelah cukup lama berinovasi menghadirkan tarif murah untuk nelpon ke sesama operator, hari ini kami kembali menggebrak pasar dengan tarif termurah nelpon ke operator lain,” tambahnya.

Dibandingkan dengan operator lain, tarif Rp 2 per detik lintas operator menjadi yang paling murah. Pelanggan cukup mengeluarkan biaya Rp 2 per detik di 10 menit pertama atau sama dengan Rp 1.200, detik selan-

jutnya hanya dikenakan tarif Rp 5 per detik, berlaku seharian. Operator lain memberlakukan tarif Rp 30 per detik di 30 detik pertama dan selanjutnya Rp 15 per 30 detik berlaku sampai dengan 300 detik. Tarif SMS pun luar biasa murah. Pelanggan XL dimanjakan dengan tarif Rp 2 per SMS untuk pengiriman 15 SMS atau sama dengan Rp 30 di pukul 00.00 sampai 13.59 dan 30 SMS atau sama dengan Rp 60 di pukul 14.00 sampai 00.00. Pengiriman selanjutnya hamya dikenakan Rp 150 per 2 SMS. Sedangkan operator lain menerapkan tarif flat Rp 150 per SMS flat. Bambang menambahkan, tarif Rp 2 menjadi jawaban untuk pelanggan yang menunggu terebosan dari operator selular untuk memberikan tarif murah menelpon lintas operator. Dengan harapan bisa menjawab segala kerepotan memiliki banyak nomor dan menenteng banyak handphone demi memangkas pengeluaran biaya berkomunikasi. (*)

IM2 Raih Penghargaan Top Brand Award 2011 PT Indosat Mega Media (IM2), penyedia jasa internet dan multimedia terkemuka di Indonesia, kembali mendapatkan penghargaan bergengsi Top Brand Award 2011 untuk kategori Internet Service Provider (ISP) mobile yang diselenggarakan Majalah Marketing berkerjasama dengan konsultan pemasaran Frontier. Penghargaan kali ini merupakan penghargaan kelima kalinya secara berturut-turut sejak tahun 2006. ”Penghargaan ini kami dedikasikan kepada seluruh staf dan rekanan bisnis IM2 yang memun g k i n k a n I M 2 m e n j a d i brand yang paling dikenal dan diminati oleh masyarakat. IM2 akan terus bekerja keras menghadirkan produk broadband yang inovatif dan pelayanan yang memuaskan bagi pelanggan,” ujar Indar Atmanto, Direktur Utama. Pemenang Top Brand Award didasarkan pada keunggulan Top of Mind yaitu keunggulan imej dan persepsi di masyarakat, Top of Market Share yaitu

keunggulan dalam penguasaan pasar, dan Top of Commitment Share yaitu keunggulan perusahaan dalam memberikan produk terbaik yang didukung dengan layanan puna jual yang paripurna. Penghargaan Top Brand Award merupakan buah dari keseriusan IM2 dalam menghadirkan produk-produk internet broadband yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta pelayanan IM2 kepada pelanggan yang memuaskan. Di tahun 2010, IM2 melakukan berbagai macam kegiatan pemasaran yang sukses seperti Bursa Internet IM2 yang memberikan berbagai macam keuntungan lebih kepada pelanggan. Juga produk dan fitur baru seperti Broom Kalong, Broom Paket Asik Unlimited, dan Turbo Sped yang berusaha untuk memenuhi varian kebutuhan akan internet. Yang terbaru, IM2 memudahkan pelanggan untuk melakukan aktivasi produk broadband IM2 melalui SMS. Cara baru dalam aktivasi ini semakin memperkuat IM2 se-

DOK.ISTIMEWA

PENGHARGAAN - (Ki – Ka), Handi Irawan Chairman Frontier Consulting Group, Indar Atmanto Direktur Utama PT. Indosat Mega Media dan PJ. Rahmat Susanta Pemimpin Redaksi Majalah Marketing saat penyerahaan penghargaan Top Brand kepada IM2.

bagai penyedia layanan internet broadband yang inovatif dan antisipatif terhadap perkembangan dunia internet. Produk yang bagus juga diikuti pelayanan pelanggan

yang bagus pula. Di tahun 2010, IM2 juga diganjar penghargaan The Best Call Center dari Lembaga Care-CCSL, lembaga yang fokus kepada layanan pelanggan. (*)

PENDAFTARAN LOMBA KARAOKE PRINGSEWU VALENTINE DIPERPANJANG SAMPAI TANGGAL 18 FEBRUARI 2011

Pendaftaran Lomba Karaoke Pringsewu Valentine yang kendatinya akan dilaksanakan pada hari minggu, 13 Februari 2011 diperpanjang hingga tanggal 18 Februari 2011 acara Lomba Karaoke Pringsewu Valentine dialihkan menjadi tanggal 20 Februari 2011 mulai pukul 09.00-

selesai bertempat di Hall Atas Restoran Taman Pringsewu Tegal, Jl. Tegal-Pemalang km.7 Kramat-Tegal. Pemindahan tanggal pelaksanaan dikarenakan untuk lebih memberi kesempatan para calon peserta lain yang belum mendaftar Lomba Karaoke Pringsewu Valentine.

Pendaftaran hanya dibandrol Rp. 30.000,-/ peserta sudah termasuk snack. Total Hadiah senilai Jutaan rupiah yang terdiri dari uang pembinaan, trophy, dan bingkisan berupa meal voucher akan menjadi milik anda jika Anda berhasil menyabet juara 1,2,dan 3 pada event ini. Kategori lomba tidak dibatasi untuk jenis musik tertentu para pecinta lagu pop boleh ikut begitu juga untuk para dangdut mania, lomba hanya diperuntukan untuk para pemula atau penghobi karaoke saja sehingga para singer atau penyanyi professional tidak diperkenankan mengikuti lomba karaoke ini. Peserta diwajibkan untuk membawa sendiri vcd karaoke dan lagu yang akan ditampilkan, akan disediakan screen sehingga peserta tidak perlu takut jika masih kurang hafal teks lagu andalan masing-masing. Dewan juri terdiri dari perwakilan management Pringsewu Restaurant Group, perwakilan dari Radio

Anita FM, dan juga perwakilan dari dewan kesenian kota tegal. Kriteria penilaian terdiri dari 3hal: Kemampuan vokal (kualitas suara peserta), Artikulasi kata (ketepatan abjad dalam setiap pengucapan lirik lagu), Performance (gaya dalam membawakan lagu termasuk penjiwaan terhadap lagu) tempat pendaftaran Lomba Karaoke Pringsewu Valentine dibuka di Restoran Taman Pringsewu Tegal Jl. Raya Tegal-Pemalang Km.7 Kramat,Tegal Telp. (0283) 344255, 0812278466, Radio Anita FM Telp. (0283) , Radio Paramount FM Telp. (0283) 341341, Mie Pasar Baru Jakarta Rita Super Mall Upper Floor No.1516 Telp. (0283) 340741, Pondok Makan Kabayan Rita Super Mall Upper Floor No.21-22 Telp. (0283) 340626 Dan Orange Family Karaoke Jl. Veteran No. 22 Tegal (0283) . Ingat pendaftaran ditutup tanggal 18 Februari 2011. Jumlah peserta terbatas. (Adv)

Kaisar Motor Luncurkan Produk Tangguh Triseda XP (Extra Power) BREBES - Satu lagi bukti komitmen Kaisar Triseda Motor untuk terus berinovasi mengembangkan produk-produk bermutu yang mengerti dan menjawab kebutuhan konsumen, Kaisar Triseda keluarkan produk teranyarnya. Sepeda motor roda tiga yang diberi nama Triseda XP (Ekstra Power) merupakan produk baru yang memiliki kelebihan-kelebihan dari produk sebelumnya. Menurut Direktur Cahaya Murni Kaisar, Dealer Sepeda Motor Kaisar Klampok Brebes, Hadi Santoso, Triseda XP dihadirkan dengan keunggulankeunggulan pada sepesifikasi teknik, sistem elektrik, mesin, rangka hingga kapasitas muatannya. Selain tromol rem yang lebih besar, Triseda XP juga memiliki gardan dengan extra power gear. Selain itu ditunjang oleh engine 150 cc yang membuatnya hemat BBM, water

cooling system hingga memiliki idependent dual shock system yang membuatnya lebih tangguh dan stabil. “Baknya juga lebih panjang, yaitu 160 centimeter bisa memuat lebih banyak. Apalagi didukung oleh mesin yang canggih, Triseda XP akan mampu melaju dengan stabil meski membawa beban hingga 8 kuintal dan menanjak sekalipun,” ujar Hadi. Dengan ketangguhannya, Tridesa XP, menurutnya, akan bisa menjawab kebutuhan transportasi, jasa maupun usaha niaga yang membutuhkan distribusi yang banyak. “Ini sangat tangguh dan cocok untuk petani, pedagang maupun profesi lainnya,” lanjutnya. Sebab, type baru Triseda XP ini memang dirancang untuk pekerjaan yang lebih berat. Dengan tenaga ekstra. “Triseda sanggup menempuh medan berat dan beban muatan yang

lebih berat dibanding dengan yang lain,” ujarnya. Produk bermutu ini ditawarkan dengan harga promo pada bulan Juni sd Agustus 2010, yaitu sekitar Rp 20 juta 5 ratus ribu. “Selain produknya unggul, kami juga menyediakan garansi hingga perlengkapan suku cadangnya,”

imbuh Hadi. Triseda XP bisa anda dapatkan: di Cahaya Murni Kaisar, Jl. Raya Klampok 208 Brebes, Telp. 0283-3337689, SMS 24 jam: 0819 3181 6618. Tegal: Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No. 72 Pesurungan (Sebelah Timur Bebek Goreng H.Slamet) Tegal, Telp. 3322689 (adv)

LAELA NURCHAYATI/RATEG

MEMBUAT TEROBOSAN - Bina Sarana Informatika bertekad tidak akan menambah jumlah pengangguran dengan terobosan-terobosannya.

Pilihan Tepat Untuk Masa Depan Bina Sarana Informatika HAMPIR semua orang berkeinginan, selepas menyelesaikan kuliah, dengan cepat mendapatkan pekerjaan. Namun, ternyata harapan tersebut tidak mudah tercapai. Bahkan, menurut Badan Pusat Statistik (BPS) dinyatakan bahwa dari 8,32 juta orang Indonesia sampai Agustus 2010, paling banyak didominasi para lulusan sarjana. Menurut Direktur Bina Sarana Informatika (BSI) Naba Aji Notoseputro, penyebab angka pengangguran di kalangan sarjana begitu besar adalah banyak perguruan tinggi yang tidak bertanggung jawab akan dikemanakan para lulusannya. Sehingga tidak heran, setelah lulus dari suatu perguruan tinggi, mereka akan kesulitan mendapatkan pekerjaan. Menyadari hal ini, sebagai praktisi pendidikan, ia bertekad tidak akan menambah jumlah pengangguran, tentunya dengan terobosan-terobosannya yang tidak biasa. ‘’Tidak hanya sekedar mendapatkan pekerjaan, tetapi juga menciptakan pekerjaan,’’ tegas Naba. Lulusan diploma banyak dibutuhkan oleh berbagai perusahaan. Naba menilai karena diploma adalah pendidikan vokasi. Otomatis yang diutamakan adalah prak tek dan ketrampilan, lebih cepat bekerja. ‘’Dengan belajar di jenjang diploma, maka para lulusan akan mudah mendapatkan pekerjaan. Karena di diploma sejumlah skill dan perform telah dipelajari dan disiapkan,’’ ungkapnya. Untuk itu, dalam proses belajar mengajar BSI telah mempersiapkan semua hal agar lulusannya berkualitas maksimal. Tentu salah satunya adalah kurikulum. Menurut Pembantu Direktur I bidang Akademik Bina Sarana Informatika (BSI) Moch. Wahyudi, dalam pembelajaran setiap mata kuliah, selain teori juga dibekali

dengan praktek. ‘’Untuk praktek sekitar 60 persen dan teori 40 persen,’’ terang Wahyudi. Dan, untuk mendukung sistem belajar yang demikian BSI telah menyiapkannya, salah satunya adalah sarana laboratorium. Tak heran jika kita dengan mudah menemukan berbagai laboratorium di setiap kampus sesuai dengan program studinya. Mulai dari laboratorium komputer dan linux, laboratorium multimedia, laboratorium computer typing, laboratorium desain grafis, laboratorium editing, laboratorium bahasa dan lain-lain. Dengan adanya berbagai laboratorium tersebut , m a h a s i s w a d a p a t mempraktekkan ilmu yang telah dipelajari di kelas. Meski hampir setiap saat mahasiswa belajar dengan metode praktek, namun Naba menilai masih ada bekal untuk ditambah. Apakah itu? ‘’Suasana bekerja, perform bekerja harus diperkenalkan dan diajarkan sekaligus dipraktekkan pada mahasiswa. Agar, jika suatu saat ia bekerja, tidak akan kaget,’’ ujar Naba. Mengantisipasi hal ini, pihaknya memberikan satu ruang, khususnya untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja. Ia menamainya BSI Career Center. Di tempat ini, mahasiswa dapat melakukan berbagai aktivitas. MIsalnya mendiskusikan masalah pekerjaan dan karir, sampai membentuk jaringan baik antar sesama maupun dengan alumni. ‘ Tidak hanya itu, BSI saat ini juga telah bekerjasama dengan sekitar 1000 perusahaan. Perusahaan meminta tenaga baik itu tenaga teknis maupun tenaga profesional dari BSI. ‘’Selain dari 1000 perusahaan yang telah bekerjasama, tidak jarang perusahaan lain meminta tenaga dari lulusan BSI,’’ tuturnya. Selain mengarahkan siswa agar dapat segera mendapatkan pekerjaan, BSI juga mengarahkan programnya untuk menjadi enterpreneur.

Bahkan, sejak awal memasuki masa kuliah, mahasiswa telah dibekali ilmu yang terkait dengan enterpreneur. Yaitu dengan cara memberikan mata kuliah khusus, yaitu character building dan enterpreneur. Dengan bobot 4 SKS. ‘’Di mata kuliah tersebut, mahasiswa akan mengetahui bagaimana membangun karakter menjadi pengusaha serta bagaimana mengatasi berbagai persoalan terkait dengan pilihan menjadi pengusaha,’’ tutur Naba. ‘’Disamping menciptakan semangat menjadi pengusaha,’’ tambahnya. Menurutnya, memang tidak mudah untuk menciptakan karakter menjadi pengusaha. Untuk itu, ia memiliki ruang khusus yang disediakan bagi mahasiswa yang memang memiliki minat menjadi pengusaha, yaitu BSI Enterpreneur Center (BEC). Setiap waktu, BEC ini melakukan roadshow ke kampus BSI yang berjumlah 45-an tersebut. ‘’Dalam roadshow tersebut, mahasiswa berkesempatan mengenal, mempelajari dan menemukan solusi tentang masalah yang berhubungan dengan usaha,’’ terang Naba. Kegiatan BCC dan BEC adalah mengadakan Expo 2011, setiap tahun 2 kali di Jakarta, Sukabumi, Bandung, Purwokerto, Yogyakarta, dan upaya-upaya tersebut membuat banyak alumni BSI dengan mudah untuk memperoleh pekerjaan. Meski memiliki berbagai fasilitas, biaya yang ditetapkan BSI tergolong kompetitif. Bahkan, biaya yang dikeluarkan mahasiswa perbulan tidak lebih dari Rp 200 ribu. Mengenai biaya sangat terjangkau ini, Naba memiliki kiat tersendiri. ‘’Semua hal teknis yang terkait dengan administrasi di BSI ini, dilakukan dengan teknologi yaitu IT. Maka biaya yang kami keluarkan untuk mengelola sangat efektif,’’ jelas Naba. Dan hasilnya, dengan berbagai fasilitas yang ada, mahasiswa tidak perlu mengeluarkan biaya mahal. (ela)


Radar Tegal 12 Feb 2011