Page 1

CMYK

RADAR TEGAL Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal

SELASA, 11 FEBRUARI 2014

Rp. 2.500,-

Dana Haji Dipakai Beli Mobil-Rumah Pegawai Kemenag Terima Gratifikasi JAKARTA – Kabar penyelewengan dana haji ternyata bukan isapan jempol. Inspektur Jenderal Kementerian Agama (Irjen Kemenag) Mochammad Jasin mengakui, beberapa pegawai di

Kemenag menerima gratifikasi dari pengelolaan dana haji. Uang kotor kegiatan menunaikan rukun Islam yang kelima itu dipakai untuk membeli mobil dan rumah mewah. Jasin menceritakan bahwa informasi itu dia dapat langsung dari Ketua Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) M.

Yusuf di kantornya kemarin. ”Saya meluncur ke kantor PPATK menggunakan motor untuk menghindari kemacetan,” papar Jasin lantas tersenyum. Mantan pimpinan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) itu menuturkan, laporan dari PPATK itu sama dengan yang disampaikan

Di antara mereka itu berinisial HWN, AR, dan FR, serta beberapa nama lainnya. Tapi saya cukup sebut itu saja.” Mochammad Jasin Irjen Kemenag

PENGUMUMAN

ke KPK. Dari laporan tersebut, ditengarai ada sejumlah pegawai di lingkungan Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) yang menerima uang gratifikasi pengelolaan dana haji. ke hal 7 kol 1

Eksplorasi Busana Tiga Era

Kelulusan CPNS K2 Diumumkan JAKARTA - Akhirnya Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PANRB) menetapi janjinya untuk mengumumkan pengangkatan tenaga honorer kategori 2 (K2) menjadi CPNS kemarin. Memang masih ada sejumlah instansi pusat dan daerah yang tertunda pengumumannya. Untuk instansi pusat, Kemen PAN-RB sudah mengumumkan pengangkatan K2 menjadi CPNS di 16 unit instansi. Jumlah pengangkatan terbanyak ada di Sekretariat Negara dengan jumlah pegawai 20 orang. Kemudian disusul Badan Tenaga Nuklir Nasional dan Batan Pegawai Obat dan Makanan ke hal 7 kol 5 masing-masing 18 pegawai.

APA MANING...

ADITYO DWI/RADAR SEMARANG

ELEGAN - Tiga model memperagakan rancangan terbaru desainer Anggela Chung dengan koleksi All Dressed in Love di Merapi Ballroom PRPP Semarang.

SEMARANG – Kekhasan gaya berbusana dalam setiap era memiliki daya tarik tersendiri. Eksplorasi setiap era dalam balutan kekinian, hadirkan deretan rancangan modern nan elegan. Tiga desainer ternama dari Semarang, Devy Ros, Bramantya Wijaya dan Angela Chung menghadirkannya pada puluhan koleksi mereka dalam minishow All Dressed in Love di Merapi Ballroom PRPP, akhir pekan lalu. Siluet yang sempat mewarnai dunia fashion pada 1920-an menginspirasi Devi Ros dalam rancangan Mademoiselle Diary-nya. Permainan siluet dalam palet warna pastel menyajikan busana dengan nuansa yang lebih feminin. Desainer yang pertengahan September lalu berpatisipasi dalam ajang Miss World 2013 ini tidak meninggalkan ciri khasnya. Ya, permainan aksen bulu serta mutiara tetap hadir di antara slipdress, rok berpotongan bias, maupun see through dress. ke hal 7 kol 5

AWE/JAWA POS

SIDANG - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva (tengah) memimpin sidang putusan.

Sidang Uji Materi UU MK Penuh Keganjilan JAKARTA – Sidang uji materi (judicial review) yang super cepat terhadap UU Mahkamah Konstitusi (MK) oleh hakim konstitusi menuai kecaman. Koalisi Masyarakat Sipil Selamatkan MK menganggap ada sejumlah keganjilan terhadap uji materi seputar panel ahli hakim konstitusi dan Majelis Kehormatan Hakim Konstitusi (MKHK) tersebut. ke hal 7 kol 1

PELANTIKAN Siapkan 2.600 Undangan TEGAL – Jelang pelantikan wali kota dan wakil wali kota Tegal periode 2014– 2019, Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal kini tengah mempersiapkan segala sarana dan pra sarana. Sesuai rencana, jumlah undangan yang akan dibagikan sebanyak 2.600 lembar. Kepala Bagian HuDOK.RATEG mas dan Protokol Bunda Sitha Setda Kota Tegal Markus Wahyu P. mengatakan, rencana pelantikan wali kota dan wakil wali kota Tegal terpilih dilaksanakan pada 23 Maret 2014.

GRAFIS: DNP/RATEG

Siswi SD Kedungjati Gagal Diculik SLAWI – Seorang siswi kelas 4 SD Kedungjati 2, Kecamatan Warureja, Azizah diduga hendak dibawa kabur oleh tiga orang tak dikenal Senin (10/2). Beruntung Azizah melawan dan melempar batu ke tiga

orang tersebut dan akhirnya berhasil kabur. Sesuai informasi yang dihimpun, persitiwa itu terjadi pada pukul 07.10. Saat itu, Azizah hendak berangkat ke sekolah dengan mengendarai sepeda

onthel. Namun, belum sampai sekolah, tibatiba Azizah dihadang oleh tiga orang pria yang berusia sekitar 30-45 ke hal 7 kol 1 tahun.

ke hal 7 kol 5

Dana Haji Dipakai Beli Mobil-Rumah *Cukup digorohi tok kue wong pan kaji Siswi SD Kedungjati Gagal Diculik *Saiki dadi wong tua kudu waspada

CMYK


JURNAL GURU

2

SELASA 11 FEBRUARI 2014

RADAR TEGAL

Kudu Diubah Oleh: Iman Teguh S. KANG Damad dina kiye kayong mrebes mili terus. Embuh lagi ana apa sing dipikir sampe-sampe deweke nangis terus. Ditakoni bab duit, Kang Damad mung gedeggedeg. Bab pekerjaan, deweke ya tetep gedeg. Kiye sing gawe Lik Paing dadi bingung dewek ndeleng prilakune kanca akrabe. Mungkin karena wis angel pan ngomong apa maning, akhire Lik Paing nyoba ngalihna omongan ning bab organisasi sing di eloni Kang Damad. Dijak ngobrol kuwe, maning-maning Kang Damad mung gedeggedeg endase tok. Kalah mumet, Lik Paing akhire nggawe kopi rong gelas karo jajan garingan. Enyong kiye lagi sedih ndeleng kahanan ning desane dewek. Kayonge bab jorog-jorogan, tikung-tikungan delenge hal sing biasa. Padahal angger dipikir secara akal sehat, kuwe kayong ngrugikena wong liya. Wis coba yen rika dadi pegawai ning ndesa, sing donge dadi ketua RT, tiba-tiba dilorod diganti uwong liya, pimen perasaane rika. Sewot ora? Angger enyong dikaya kuwe ya jelas enyong sewot yah, kuwe arane nyolong hake wong liya. Lah yen sing masa ngabdine ning RT di dongkrak terus diterima dadi pegawai ning desa, apa kuwe ora ngrampas hak-e uwong liya sing kudune dadi hak-e. Apa wong-wong sing kaya kuwe ora wedi mbesuki adong mati. Coba sih, sepisan-pisan pak kades ngumpulena pegawai sing ana ning RT terus ditakoni, data samono akehe sing asli jumlahe pira. Angger wis katon, gagian pak kades mbenerena. (*)

BAGI para guru yang ingin karya tulisnya diterbitkan di halaman ini, segera kirim ke email rateg2000@yahoo.com atau telepon ke 081902565746. Sertakan juga dengan foto pose santai.

Menata Pendidikan Indonesia di Masa Depan Oleh: Afdhal Purnama MENATAP langit Indonesia, sama seperti menatap langit-langit lain di seluruh belahan dunia, hanya saja perbedaan sinar mentari yang masuk ke sebuah negara menjadikan tampilannya berbeda dengan negara lain. Namun kita harus bersyukur, karena garis khatulistiwa masih membentang di atas kebun dan ladang nusantara, menemani semangat pagi anak Negeri menjemput cita-cita yang masih terselip di antara lembaran-lembaran kertas putih, yang tersusun rapi di dalam tas samping berwarna hitam. 68 tahun Indonesia telah merdeka, kemerdekaan ini tidak terlepas dari peran penting orang-orang terdidik zaman pergerakan, mengajak anak bangsa untuk menumbuhkan rasa senasib dan sepenanggung jawab, yang akhirnya membentuk organisasi-organisasi kuat yang memiliki ambisi lebih besar untuk meraih kemerdekaan dengan cara yang lebih terorganisir dan lebih cerdas. Indonesia juga memproduksi

pemimpin-pemimpin negara dari kalangan orang-orang terdidik, mulai dari pendidikan militer sampai pendidikan teknologi dirgantara dengan potensi luar biasa, yang pastinya pengaruh pendidikan mereka tak sebatas wilayah NKRI namun diakui oleh mancanegara. Dengan begitu sebenarnya Indonesia memiliki peluang yang lebih besar untuk menciptakan pertumbuhan pendidikan setara dengan negara-negara maju di luar sana. Sudah sangat banyak tokohtokoh pendidikan Indonesia yang telah menyumbangkan berbagai pembaharuan sistem pendidikan pada abad 20 ini, bahkan ada tokoh-tokoh pendidikan yang berani membentuk sistem kurikulum pendidikan baru di luar sistem yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia, dan buktinya tidak jarang sekolah-sekolah rintisan swasta bisa muncul ke permukaan dan memberikan kontribusi-kontribusi luar biasa bagi pendidikan Indonesia, baik di bidang akademis mau-

pun non-akademis. Namun sekolah-sekolah negeri yang dibangun oleh pemerintah juga tidak mau ketinggalan, berbagai sekolah negeri di nusantara mulai merintis pendidikan bertaraf internasional, dengan tumbuhnya semangatsemangat ini maka Indonesia mulai menemukan titik terang kemana arah pendidikan Indonesia di masa depan. Namun, hal itu harus ada kekompakan dari semua pihak dan tidak perlu berputus asa dengan jatuh bangunnya pendidikan Indonesia, karena hasil pendidikan tidak akan terlihat satu hari setelah pendidikan berlangsung, namun membutuhkan waktu 20 tahun kemudian untuk membuktikannya. Dalam memperjuangkan pendidikan sebuah bangsa memang tidak mudah, karena pendidikan merupakan kegiatan jangka panjang dan berlangsung terus-menerus yang membutuhkan banyak perhatian dan tidak jarang kepentingan pribadi ikut menyelinap dalam perjuangan ini. Men-

teri Pendidikan, M. Nuh sendiri pernah mengatakan kalau masalah pendidikan tidak akan ada habisnya (Kompas.com, 19 Desember 2011). Ungkapan seorang Menteri Pendidikan dan Kebuadayaan yang telah menjabat selama dua periode pemerintahan SBY ini, menjadi bukti bahwa dalam perjuangan meningkatkan Pendidikan Indonesia banyak sekali halangan dan rintangan. Ada empat problema yang sedang menggerogoti program pendidikan Indonesia, yaitu ujian nasional dan dugaan contek massal, penyaluran dana bantuan operasional sekolah (BOS), masalah fasilitas pendidikan khususnya sekolah rusak, dan penuntasan wajib belajar 9 tahun. Semua program ini sudah benar adanya, namun masih membutuhkan manajemen yang lebih ketat, dan menutup kemungkinan tokoh-tokoh tertentu untuk meraup keuntungan pribadi dari program Kementrian Pendidikan ini. Meski persoalan pendidikan tak akan pernah selesai, namun

perjuangan untuk mendidik anak bangsa tidak boleh usai, dengan komitmen dan konsisten atas program yang sedang dijalankan, maka suatu saat apa yang dicita-citakan pasti akan terwujud, karena hasil pendidikan itu tidak akan pernah terlihat secara langsung. Bahkan pemerintah telah memberikan beasiswa Bidik Misi yang diperuntukkan bagi mahasiswa miskin. Hingga saat ini, setidaknya program ini telah sangat membantu puluhan ribu siswa-siswi kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, dan pemerataan pendidikan mulai semakan nampak. Dan suatu saat pasti buah hasil bidik misi ini akan dirasakan oleh keluargakeluarga kurang mampu tersebut, dan kesenjangan sosial akan semakin berkurang untuk menuju Negara Indonesia yang lebih maju dan terdidik. (*) Penulis adalah Mahasiswa Komunikasi & Penyiaran Islam UIN Ar-Raniry

Jalan Dibiarkan Kumuh ASSALAMU’ALAIKUM,. Bang radar,q pan tak0n, karo pihak terkait,jamane walik0tane Bpk.Adi winarso,ana sing mbersihi utawa njabuti suket ng dalan paping,dari jl.mayjend soetoyo. Jl gjahmada,lan skitare,tp sampe saiki sukete dawa2 laka sing ngurusi.sluruh jln ktone kumuh, coba pihak terkait dicek.suwun masukan dari saya.bye forsija. 085742921353

Warning to Bunda Sitha HATI2 dgn para pembisik dan sepak terjang orang2 di dekat anda. Reaksi antipati masy. sdh mulai muncul sbg reaksi dr manufer orang2 bunda. Jgn kecewakan kami masy kota tegal. 085710727799

UMR Kota Tegal Nambahnya 100 Ribu ASSALAMUALAIKUM, BAPAK pemimpin perusahaan di kota tegal dan sekitar nya, gmn si PAK, ko UMR kota tegal ko nambah nya cuman 100 rb, ga sekalian 200 rb, biar gnp jadi 1jt... biar ga bnyk utang gitu loh,. 085642643023

Rambu Larangan Malah Dilanggar MZ RADAR ngresula,... rambu2 larangan neng jalan Ahmad dahlan dilanggar kok jakwir polisine meneng bae ?? Piben kuwe... ? 087730777007

Apa Bener Buka Nomor Resmi OM RATEG kye tlg smpkna ning brwng,jmbtn lngn saelore wrngn go bka nmr tpi sing dwe jrene wis resmi mksde sing resmikna spa/jngn2 pjbt2e.tlnglah dtrtbna bla prlu bngkr pksa bae lgyn kan kwe tnah irigasi. 08578690444

Jalan Harjosari Kapan Diperbaiki KAPAN yh jalan harjasari suradadi ke kdgjati warurejo diperbaiki, aku lwt trs mrasa miris klu hujan sprti kubangan kerbau, tlg PU kab tegal dijwb. 085786166790

Buang Sampah Sembarangan KEPADA petugas kebersihan pasar jatibarang, mohon klo membuang sampah pasar jangan di jalan, sampah pasar di jalan pamengger jatibarang sangat mengganggu 085741119778

Oknum Polisi Main Judi OM RATEG, ni sy hanya mu ngacungin jempol buat kepolisian yg dg tegas nggak pandang itu anggota , klo salah y d hukum bila prlu d pcat dr ke anggotaan , spt yg

telh d lakukan trhadap polisi yg ketangkap sedang judi , moga2 polisi2 yg suka judi bisa d proses hukum . polisi kok ngajari judii . hidup polisi yg benar2 n moga celaka ygjd oknum polisi . TQ 082314964340

Jalan Projosumarto Diperbaiki KEPADA pak bupati tegal ki enthus tlong jalan projosumarto 1 di perbaiki , kemarin ada becak ban nya pecah akibat terperosok lubang jalan di depan bakso amar kaligayam .tolong ranteg dimuat,e ngresula,ne aku 082326357331

Laporkan Saja Pada Polisi KEPADA nomor 085921933552 mengenai pemalsuan

data honorer daerah K2 laporkan saja ke polisi atau kejaksaan karena sudah tindakan pidana jadi meskipun sudah jadi pns tetap bisa diproses secara hukum. 081902500931

PNS Dolanane Cuma FB UM RATEG tulung sampaikna mrg BKD kab. tegal. masa ana PNS gaweane mung dolanan FB karo internetan tok,yen ditegur malah mutung.wis kaya kuwe pgn pindah tugas kaya dekene simbahe dewek.aja ngadirnna ana sedulure nang dinas DIKPORA.yen PNS kaya kuwe tah mung ngrugikna negara tok owh,q be gelem kaya kuwe. wis dipindah mrg ndi bae ??ªª ora tau gelem nyambut gawe,mangkate sakepenake wedel. makasih um rateg 083861356900

Banyak Pamong Kurang Disiplin MET PAGI. tlg pak bupati cek kantor kelurahan karanganyar kecamatan kedung banteng.soalnya banyak pamong yg kurang disiplin waktu.trs banyak oknum yang memeras rakyat(menaikan administrasi) kecil dalam pembuatan ktp dan kartu keluarga.padahal tugas mereka kan melayani masyarakat bukan memeras masyarakat. 085711547737

Lampu Jalan Mati GIMANA nih untuk dinas trkait ,,masa Lmpu” jLn mati dibiarin aj di spanjang jmbtan x ktiw0n ,glp bgt xlo mLm .. 0858136873768

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan Anda ke rubrik Ngresula ini via SMS ke 085225272499, email rateg2000@yahoo.com atau melalui surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan atau bisa juga menggunakan Bahasa Tegal. Dapatkan Kaos Ngresula, yang berisi SMS Ngresula pilihan (hanya Rp 60.000/pcs).

Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Dirut: Yanto S. Utomo, Direktur: Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur: Zuhlifar Arrisandy, Moch. Arifin, M. Fathurrohman, Khikmah Wati, Arief Nur Rahardian Sidiq. Sekretaris Redaksi/Persh: Yully Trieyani. Kota Tegal: M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan, Abidin Abror, Agus Wibowo, Adi Mulyadi. Brebes: Arief Nur Rahardian Sidiq (Penanggung Jawab), Hervianto, Ismail Fuad. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Supriyono (Kepala Perwakilan), Hermas Purwadi, Yeri Novelli. Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Agus Pratikno, Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S, Novian Setyo W. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Taufiq Ismail (Manager), Kharisma Dewi, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi, Joko Mulyono, Wahyu Suroto (Event/Off Print). Pemasaran: Sunarjo (Manager), Wahyu Subagyo, Umaman Sahareka, Muslih, Zaenal Muttaqin, Rokhim. Keuangan: Yela Ramadiah (Manager), Dwi Titi Lestari (Perpajakan), Lita Rahmiati, Astri Prayudita, Syafriani Maulidah, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. HRD: Hesti Prasetyani. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), fax (0283) 340004. Semarang: M. Yusuf Abadi. Jakarta: Ferdinansyah, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal. Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/ Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 30.000/mm kolom, Sosial/Keluarga: Rp 17.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 20.000/baris, Iklan Colour: Rp 40.000/mm kolom. surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima Iklan halaman 1 (depan): Rp 80.000/ mmk. Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50%. NPWP: No: 01.994.052.7-511.000. imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal


SELASA, 11 FEBRUARI 2014

KAMPUS I : Jl. Mataram No. 09 (Belakang Terminal) Kota Tegal,

KAMPUS II : Jl. Dewi Sartika No. 71 Kota Tegal

3

Dosen Harus Meneliti dan Mengabdi 55 Peserta Ikuti Seminar Nasional

FOTO-FOTO: NUR LAELA/RATEG

SEMINAR - Ketua LP2M Politeknik Harapan Bersama Tegal Ginanjar Wiro Sasmito MKom memberikan penghargaan kepada salah seorang narasumber. Foto bawah, suasana saat pendaftaran dan acara seminar serta foto bersama seminar nasional.

Adakan Pelatihan Internet Learning SEBAGAI bagian dari Tri Dharma perguruan tinggi, Tim Dosen D4 Teknik Informatika Politeknik Harapan Bersama (Poltek HB) Tegal mengadakan kegiatan pelatihan Internet Learning bagi guru di SMK Muhammadiyah Bulakamba, Kabupaten Brebes. Kegiatan yang diadakan selama dua hari, yakni Jum’at (24/1) dan Sabtu (25/1) tersebut diikuti 34 Guru SMK Muhammadiyah Bulakamba dengan berbagai latar belakang pendidikan yang berbeda. Kepala SMK Muhammadiyah Bulakamba merasa sangat senang dengan kedatangan tim instruktur dari D4 Teknik Informatika Poltek HB Tegal. Dosen Poltek bisa memberikan sedikit pengetahuan kepada para guru di sekolahnya mengenai internet learning tersebut. ”Jujur bahwa kami di sini memang masih sangat memerlukan dukungan dan bantuan bimbingan dari semua pihak, terlebih mengenai penerapan teknologi seperti ini,’’ ungkapnya. Dengan pelatihan tersebut, lanjut dia, nantinya bisa diterapkan untuk proses belajar-mengajar pada siswa. ”Seperti diketahui, sekolah kami mempunyai infrastrukur ICT yang sudah sangat mendukung,” ungkapnya. Kepala Prodi D4 Teknik In-

NUR LAELA/RATEG

SERIUS – Sejumlah guru mengikuti pelatihan internet learning di kampus Poltek HB Tegal.

formatika Poltek HB Ginanjar Wiro Sasmito MKom dalam sambutannya menyampaikan bahwa sebagai pendidik harus bisa menyesuaikan dengan keadaaan. Penggunaan teknologi sebagai media pembelajaran menjadi sebuah keharusan. ”Memang kita sedikit terlambat, tapi kita harus mulai dari sekarang dan kapan lagi,” katanya. Media pembelajaran berbasis ICT merupakan sebuah terobosan dalam dunia pendidikan dengan melihat perkembangan teknologi. Semen-

tara, konsep pembelajaran yang ada sekarang masih banyak yang belum menggunakan teknologi. Sebagai pendidik, menurut dia, sangat diwajibkan menguasainya. ”Harapannya kedepan, setelah mengikuti pelatihan ini, para guru di SMK Muhammadiyah Bulakamba bisa menerapkannya sebagai salah satu teknik metode pembelajaran dalam mengajar mata pelajaran apapun,” ungkapnya. Sementara itu, pada pelatihan internet learning itu, materi yang disampaikan di antaranya,

pertama Penerapan ICT sebagai Media Pembelajaran oleh Ginanjar Wiro Sasmito MKom. Kedua, Implementasi Media Pembelajaran dengan Menggunakan Edmodo oleh Oman Somantri SKom. Ketiga, Proses Pembuatan E-Book disampaikan oleh Wildani Eko Nugroho SKom. ”Saya sangat senang sekali bisa belajar seperti ini, terlebih selama ini guru masih mempunyai keterbatasan dalam hal penerapan teknologi untuk media pembelajaran,” ujar salah seorang guru peserta pelatihan.(ela)

TUGAS dosen bukan hanya sekadar mengajar mahasiswa di kelas saja. Profesionalisme dosen juga ditunjukkan dengan pelaksanaan tri dharma, yaitu penelitian dan pengabdian masyarakat. Hal itu diungkapkan Prof Totok Agung Dwi Haryanto, reviewer Penelitian DIKTI pada seminar nasional Sabtu (8/2) lalu. ”Penelitian yang konsisten dan sesuai kompetensi menunjukkan profesionalisme seorang dosen,’’ ungkapnya. Acara yang diadakan dikampus Politeknik Harapan Bersama Tegal (Poltek HB) itu dilaksanakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Poltek HB Tegal. Peserta yang mengikuti sebanyak 55 orang. Mereka terdiri dari Tegal, Slawi, Pemalang, Pekalongan, dan Cirebon. Menurut Totok, misi perguruan tingi adalah melaksanakan tri dharma. Dari pelaksanaan itu akan menghasilkan ilmu, tena-

ga, dan peneliti. Dari semua itu dapat diketahui kebutuhan masyarakat tentang pendidikan. Selain itu, yang lebih penting adalah bisa diaplikasikan dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Selain Totok, dalam seminar nasional yang mengusung tema ”Peningkatan Semangat Penilitian dan Pengabdian Masyarakat serta Trik Penulisanya” itu menghadirkan Dra S. Setyowati Rahayu MSi, reviewer Pengabdian Masyarakat Polines. Dalam paparannya, Rahayu menyampaikan tentang pengabdian masyarakat yang dapat dilakukan seorang dosen. Di antaranya dalam bentuk jasa dan produk. Dia menjelaskan, untuk produk, bisa dikembangkan menjadi sesuatu yang lebih bernilai tinggi, baik kualitas maupun nilainya. Dengan demikian, mampu diekspor, dengan harapan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Terpisah, Ketua LP2M Poltek HB Tegal Ginanjar Wiro Sasmito MKom menjelaskan, seminar nasional tersebut bertujuan me-

ningkatkan semangat dosen dalam melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, meningkatkan pemahaman dosen tentang pentingnya melakukan kegiatan dan menulis hasil kegiatan penelitian serta pengabdian masyarakat. Selain itu, pastinya untuk meningkatkan pemahaman dosen tentang pentingnya publikasi hasil penelitian dan pengabdian masyarakat di jurnal ilmiah. ”Pada dasarnya penelitian dan pengabdian kepada masyarakat hukumnya wajib bagi dosen, apalagi dosen yang ber NIDN,” tegasnya. Sebab, lanjut dia, sekarang dosen memiliki banyak ide dan inovasi yang dapat dituangkan dalam penelitian ataupun sebagai bentuk pengabdian masyarakat. Akan tetapi tidak sedikit pula ide dan inovasi terkalahkan oleh semangat yang kurang dari dosen. Entah karena pekerjaan ataupun hal lainnya. ”Dengan seminar nasional ini, diharapkan bisa mengubah kondisi yang ada sekarang, sehingga lebih meningkat lagi,” ungkapnya. (ela)

Mahasiswa Kirim Bantuan Watukumpul Pemalang BENCANA longsor yang terjadi di Desa Watukumpul, Kabupaten Pemalang beberapa waktu lalu langsung mengundang reaksi mahasiswa Politeknik Harapan Bersama Tegal. Badan Eksekutif Mahasiswa dan Politeknik Pecinta Alam (Popala) menggalang dana dan bantuan bagi warga di sana. ”Tahap pertama kami mengirimkan bantuan logistik kesana Kamis (6/2) lalu,’’ ungkap Yogi Wibowo, ketua BEM Poltek HB Tegal. Bantuan logistik tersebut didapatkan dari peggalangan dana mahasiswa dan civitas akademika Politeknik HB Tegal. Kemudian, bantuan itu dibelanjakan sesuai kebutuhan korban bencana. Antara lain, makanan, minuman, perlengkapan bayi, dan perlengkapan wanita. Mahasiswa juga mengumpulkan pakaian bekas untuk diberikan kepada warga di Watukumpul. Pengiriman bantuan itu dilanjutkan pada Minggu (9/2) lalu. Sepuluh mahasiswa yang diberangkatkan tak hanya memberikan bantuan berupa pakaian layak pakai, mereka juga memberikan motivasi dan menghibur warga serta anak-anak di sana. ”Dari informasi teman di sana, khususnya ibu-ibu banyak yang masih bersedih dan terus melamun. Begitu juga anak-anak

yang kehilangan tempat tinggalnya,” tambahnya. Kehadiran mahasiswa di lokasi kejadian ituy, lanjut dia, juga ingin memberikan semangat kepada kaum hawa khususnya. Sedangkan untuk anak-anak, mahasiswa mengajak mereka bermain dan memberikan hadiah kecil untuk menghibur mereka. Yogi mengatakan, kegiatan

tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa kepada saudara yang terkena musibah, sekaligus sebagai perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat. ”Ini juga sesuai visimisi saya ketika pemilihan kemarin, yakni ingin meningkatkan jiwa sosial mahasiswa agar lebih peduli dengan orang di sekitarnya,” jelasnya. (ela)


23

SELASA, 11 FEBRUARI 2014

Penyakit Psikiatri

HARUS DITANGANI TAK dipungkiri masih banyak masyarakat yang tabu bahkan malu ketika anggota keluarganya mengalami gangguan jiwa. Bahkan, beberapa diantara ada yang dipasung dan dikunci di dalam ruangan. Padahal, seharunya mereka lebih diperhatikan dan diberikan pertolongan melalui petugas kesehatan. Sehingga membaik dan bisa bersosialisasi dengan masyarakat seperti kebanyakan orang. ‘’KASUS psikiatri atau kejiwaan bisa ditangani, dan ketika sudah membaik bisa kembali ke lingkungan masyarakat seperti biasanya,’’ ungkap Wahyuning Noviati Hidayah, Kepala Paviliun Flamboyan, ruang khusus psikiatri atau kejiwaan, manula dan ketergantungan obat di RS Mitra Siaga. Salah satu jenis psikiatri yang sebagian besar dide-

rita pasien di RS Mitra Siaga adalah Skizofren. Penyakit jiwa ini akibat faktor genetik ini, bisa timbul saat anak, remaja atau dewasa. Gejala yang tampak seperti bengong, tidak mau berkomunikasi, cenderung diam, tidak suka mandi, makan dan lain sebagainya. Ada juga yang datang dengan gundah dan gelisah. ‘’Biasanya muncul lagi karena putus obat,’’ tambahnya. Untuk penanganannya, pasien diberikan terapi aktifitas yang sudah dijadwalkan. Mulai dari senam pagi, terapi aktifitas meditasi, relaksasi, permainan, kegiatan olahraga, dan lainnya. ‘’Mereka juga sudah dijadwal jam makan siang, istirahat, mandi dan semua kegiatan keseharian,’’ terang ibu

satu anak ini. Kegaitan yang padat dan disiplin waktu ini sekaligus Nama : Wahyuning Noviati Hidayah untuk membangkitkan Lahir : 28 November 1981 kepercayaan diri mereka Suami : Zenu Susilo lagi. Anak : Arini Qistina Hidayah Setelah 10 sampai 15 Alamat : Jalan Cimanuk Gg 1 Nomor 1 Tegal hari, biasanya kondisi pasien membaik. Selanjutnya, mereka dipertePendidikan: mukan dengan keluarga. - SDN Mintaragen 02 ‘’Sebelum 10 hari, kami - SMP Ihsaniyah Tegal memang tidak memper- SMA Ihsaniyah Tegal bolehkan keluarga men- Akper Pemda Kota Tegal jenguk. Dikhawatirkan - Training di RSJ Dharma Graha Tangerang proses penyembuhan belum selesai, pasien minta pulang nanti justru kambuh lagi,’’ sendiri, dan tidak boleh putus obat. ‘’Kalau putus obat dikhawatirkan terangnya panjang lebar. Dari pertemuan tersebut dievaluasi, bagaimana muncul kembali, karena biasanya karespon pasien. Jika dalam jangka waktu sus Skizofren bergantung pada obat tiga hari baik-baik saja, baru dibolehkan seumur hidupnya,’’ katanya. Pasien juga harus melanjutkan rawat jalan, pulang. ‘’Sebelum pulang, ada arahan dan pada minggu pertama dan selankonsultasi dari dokter, baik dengan jutnya sesuai konsultasi dokter. Yang pasien maupun keluarganya,’’ tambah- terpenting, dukungan keluarga adanya. Obat tidak boleh dipegang pasien lah utama. (ela)

BIODATA

Siap Mendapat Wujudkan Harapan Bogem Mentah Keluarga Pasien PENANGANAN penyakit mental jauh berbeda dari penyakit fisik. Metode yang digunakan juga beragam macam. Resiko yang dihadapi juga tidak seperti pasien rumah sakit biasa. ‘’Di sini tidak ada yang menganggap pasien tidak sehat, tetapi cara mengomunikasikan adalah mereka butuh istirahat, dan rumah sakit adalah asrama,’’ ungkap Wahyuning Noviati H, Kepala Ruang Paviliun Flamboyan RS Mitra Siaga. Kegiatan yang dilakukan juga lebih seperti taman kanak-kanak. Bermain bersama, aktifitas olahraga dan seni juga bersama. Diakuinya, banyak suka dan duka menghadapi pasien psikiatri. Akan tetapi semua dinikmati sehingga tugas yang ada terasa lebih ringan. ‘’Perawat disini biasa diludahi, bahkan dipukul hingga hidungnya berdarah. Saya juga sudah merasakannya,’’ katanya. Bogem mentah pasien sudah dianggap sebagai hal wajar dan resiko yang mau tidak mau didapatkan. Namun, itu tidak menjadikan emosi, justru timbul rasa kasihan dan empati kepada mereka. ‘’Timbulnya rasa melas mbak, bagaimanapun mereka saudara kita dan butuh bantuan,’’ tambahnya. Ketika mereka sudah sadar, lanjutnya, biasanya akan malu sendiri dan minta maaf. Kondisi pasien juga membuatnya semakin bersyukur dengan keadaannya saat ini. Hal ini juga disadari benar oleh keluarganya, sehingga memahami resiko apa yang dihadapinya. Tak hanya perilaku kasar dari pasien, personal hygiene yang kurang dari pasien juga harus dihadapi dirinya dan perawat di ruang ini. Misalnya, pasien yang suka pipis dan buang air besar sembarangan. Ini menjadi pemandangan yang biasa dan harus diselesaikan. ‘’Apapun tugas dan resikonya, kami nikmati saja,’’ tambahnya. Wanita yang akrab disapa Uning ini sudah bertugsa di RS Mitra Siaga sejak 11 tahun lalu. Tugasnya di Paviliun Flamboyan merupakan amanat dari RS Mitra Siaga. Sebelumnya, Uning mengikuti pelatihan di RSJ Dharma Graha Tangerang. Hebatnya lagi, pelatihan yang seharusnya diikuti 3 bulan, hanya dilewati 2 bulan saja karena sudah memenuhi standar penilaian yang ada. ‘’Baru 2 bulan saya sudah ‘sembuh’ jadi boleh pulang,’’ kelakarnya. Untuk memudahkan pengawasan dari keluarga yang tidak bisa menjenguk sampai hari ke-12 di rumah sakit, Uning memberikan nomer teleponnya kepada keluarga pasien. Sehingga ketika ingin tahu perkembangan, atau kegiatan apa yang dilakukan pasien bisa ditanyakan langsung kepadanya. ‘’Kebetulan saya dinas pagi, jadi tahu benar kondisi pasien yang ada,’’ tambahnya. Jika malam hari, bisa telepon langsung ke rumah sakit. (ela)

KENDATI baru dua bulan beroperasi, Paviliun Flamboyan RS Mitra Siaga sudah mendapatkan respon masyarakat yang positif. Terlihat dari data pasien baru yang ada setiap minggunya. Sedikitnya 6 hingga 9 pasien baru mendapatkan penanganan dokter jiwa yang ada disana. ‘’Fasilitas ini didirikan karena banyak permintaan keluarga pasien yang berobat di sini,’’ ungkap Wahyuning Novianti H, Kepala ruang Paviliun Flamboyan didampingi Cahyo selaku kepala humas RS Mitra Siaga. Menurutnya, banyak keluarga pasien psikiatri yang mengeluhkan jauhnya rumah sakit ketika penderita harus dirawat inap. Biasanya mereka membawa pasien ke Semarang, Solo atau Magelang. Banyaknya kasus di masyarakat juga menjadi perhatian tersendiri, agar mereka lebih terbuka dan mau membawa saudaranya berobat. ‘’Mereka butuh bantuan, dan seharusnya keluarga tidak usah menutup-nutupi atau malu lagi,’’ tambahnya. Pasien psikiatri diberikan jadwal padat dan kedisiplinan tinggi. Dengan kegiatan bersama yang dilakukan, sekaligus membantu mereka mendapatkan kepercayaan diri lagi. Fasilitas yang disediakan juga berbeda dari pasien fisik umumnya. Pasalnya, pasien psikiatri ada yang cenderung ingin melukai dirinya sendiri hingga bunuh diri. Banyak juga yang

ingin melukai orang lain dengan mengajak berkelahi. ‘’Peralatan yang ada sebisa mungkin tidak bisa melukai mereka, dan tidak bisa digunakan untuk bunuh diri atau sebagainya,’’’ katanya. Termasuk dalam penataan kamar mandi, di desain seaman mungkin bagi pasien. Juga pada alat permainan dan fasilitas olahraga serta seni yang tersedia. Tak hanya untuk psikiatri saja, Paviliun Flamboyan juga berlaku bagi pasien manula dan ketergantungan obat. Misalnya bagi pasien geriatric dengan perilaku tambahan seperti dimensia akut. (ela)

4 Hal Inilah yang Harus Dilakukan Saat Sedang Down Tidur Adalah Obat Alami Meredakan Marah MARAH adalah tindakan yang dapat membuat wajah jadi jelek, membuat Anda lebih mudah mengucapkan kata kasar dan agresif, dan tidak akan menyelesaikan masalah apapun. Daripada marah, tidur saja. Setiap orang punya emosi hingga meluap-luap dan jadilah marah. Jika Anda baru bertengkar dengan sahabat, orang tua atau pacar, sebaiknya jangan langsung mengeluarkan kata kasar atau serangan agresif. Walaupun hal itu membuat lega, namun akan semakin memperkeruh masalah. Para ahli menyarankan untuk ti-

dur ketimbang marah. Brad J. Bushman, Ph.D. dari Ohio State University menyarankan, “Mengumbar marah sama seperti menyiram bensin ke kobaran api. Perasaan kesal akan meningkatkan penggunaan kata verbal yang kasar dan membuat tindakan agresif,”. Penelitian telah membuktikan, semakin marah seseorang semakin besar tindakan melakukan serangan agresif. Sedangkan mengelola marah dengan tenang justru memudahkan menyelesaikan masalah. (hkc)

PERNAHKAH Anda berada pada titik di mana segala sesuatu seakan tak berjalan sesuai keinginan dan cenderung membuat Anda merasa terpojok? Hal ini merupakan sesuatu yang pernah dialami oleh wanita bahkan semua orang di penjuru dunia. Ini merupakan titik di mana kita merasa tak berguna, bosan, dan tak tahu apa yang harus dilakukan dalam hidup ini. Memang, hidup ini bagai roda yang berputar, kehidupan yang kita jalani menuntut kita pada suatu tempat di mana kita akan dielu-elukan bagai seorang putri yang dicintai. Namun di sisi lain ada kalanya kita akan menjadi seseorang yang bahkan tak ada seorang pun yang akan melirik. Di titik inilah di mana seseorang akan merasa bahwa hidupnya tak lebih baik dari orang sekitarnya. Sehingga, muncul suatu perasaan di mana seseorang tidak dapat menghargai dirinya sendiri. Padahal, menghargai diri sendiri merupakan satu aspek penting yang menjadi pondasi seseorang dalam menjalani hidup. Jika kita tak tahu cara menghargai diri sendiri, bagaimana orang lain bisa menghargai kita? Oleh sebab itu, Anda harus mengetahui kitakita berikut ini yang akan membuat hidup lebih bermakna. 1. BERBANGGALAH PADA APA YANG ANDA MILIKI Di kala Anda merasa bahwa hidup Anda berantakan dan berjalan tak

sesuai dengan keinginan, jauh di luar sana seseorang justru berharap menjadi Anda. Hal yang perlu dilakukan seseorang dalam menjalani kehidupan adalah dengan bersyukur pada apa yang telah mereka miliki. Bersyukur adalah tahap di mana seseorang merasa diberkahi dan berterima kasih atasnya. Nobody’s perfect! kata mutiara ini patut Anda renungkan dengan sungguh-sungguh. Tak jarang bagi kita untuk mencari-cari apa yang tidak ada pada diri kita dari orang lain, entah dalam segi materi maupun fisik. Kejadian ini hanya akan membuat diri Anda buruk di hadapan Anda. Bersyukurlah dengan apa yang Anda miliki. Anda tidak harus menjadi sesosok yang sempurna agar terlihat lebih baik. Tapi lakukanlah hal-hal baik dalam kehidupan Anda untuk mencapai kepuasan yang sempurna terhadap diri Anda.

2. THINK BIG, IF YOU WANT TO BE BIG Anda pasti sudah kerap kali menemukan kalimat di atas dalam berbagai kesempatan. Kalimat tersebut mungkin merupakan kalimat yang biasa dan umum. Tapi ketika Anda berusaha untuk mengartikan dan menggali makna di balik kalimat tersebut, maka Anda akan mengerti. Bahwa untuk mendapatkan sesuatu yang besar, Anda harus percaya diri dan berpikir bahwa Anda bisa. Tak jarang orang yang tenggelam dalam kesedihan yang berlarut-larut dan merasa bahwa dirinya tak mampu untuk menghasilkan sesuatu dalam hidupnya. Pada akhirnya? mereka pun menjadi sosok yang pesimis dan mudah menyerah. Padahal Ladies, seperti yang kita ketahui bahwa Tuhan tak pernah menutup mata bagi umatnya yang mau berusaha dan berjuang. Be

Optimist! 3. DO SOMETHING! Jangan hanya menunggu dan terpaku, dalam kehidupan, dibutuhkan hal-hal baru dan bermanfaat. Beberapa orang yang sudah merasa dirinya tidak lebih baik dari orang lain, cenderung melakukan hal ini. Menunggu akan datangnya keajaiban, dan terpaku menyerah dengan keadaan yang dialaminya tanpa melakukan apa pun. Salah besar! Baik bagi Anda untuk bangkit dalam penderitaan yang Anda ciptakan pada pikiran dan diri sendiri. Tentukan impian Anda mulai dari sekarang, dan pikirkan bagaimana Anda akan mencapainya dengan hasil yang akan membuat orang-orang di sekitar tidak lagi merendahkan kemampuan Anda. Buktikan pada dunia Anda adalah makhluk yang patut dipertimbangkan. 4. INSTROPEKSI DIRI Sebagai manusia pasti yang namanya ego dan kesombongan tak pernah jauh dari kehidupan kita. Padahal kita tahu benar bahwa manusia diciptakan dengan kondisi dan sifat yang tak sempurna. Tanpa kita sadari beberapa hal yang kita anggap benar justru malah dapat menyakitkan bagi orang lain. Dan di tahap inilah seseorang patut untuk melakukan introspeksi dalam hidup mereka. Beberapa orang sukses di dunia mengatakan bahwa mereka menghabiskan setiap malam mereka untuk melakukan introspeksi diri. (hkc)


INSIDEN

6

SELASA 11 FEBRUARI 2014

RADAR TEGAL

PATROLI Mobil Operasional Ditahan, LBH Adukan Satlantas LEMBAGA Bantuan Hukum (LBH) Solidaritas mengadukan petugas Satuan Polisi Lalu Lintas Polres Salatiga ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jateng. LBH ini berkantor di Bawen, Kabupaten Semarang. Pengaduan terkait penahanan mobil operasional LBH Solidaritas yang dilakukan seorang oknum petugas Satlantas Polres Salatiga di Jalan Lingkar Salatiga (JLS). Tim LBH Solidaritas menilai, tindakan polisi tersebut masuk ranah perkara pidana, yakni perampasan mobil. Komisaris LBH Solidaritas, Endar Susilo SH MH, mengatakan, peristiwa berawal ketika Selasa (5/2) siang, staf LBH Solidaritas bernama Harno mengendarai Grandmax H 8412 QC hendak bertugas ke Boyolali. Sampai di JLS, dihentikan oleh anggota Satlantas Polres Salatiga untuk dilakukan pemeriksaan kelengkapan surat-surat kendaraan. ”Sopir bisa menunjukkan surat-surat kendaraan, hanya saja pajak kendaraan telat dan SIM sopir belum diperpanjang,” ujar Endar didampingi tim LBH Solidaritas lainnya, Mirzam Adi SH dan Kusmandityo, SH saat menemui sejumlah wartawan, kemarin. Endar menjelaskan, ada oknum petugas yang mengajak bernegosiasi, dengan menunjukkan brosur berisi nominal uang untuk pengurusan masalah tersebut. Dalam brosur, tertulis nominal uang untuk ’berdamai’: Rp 1,5 juta, Rp 750 ribu, dan Rp 250 ribu. Karena tidak punya uang, lanjut Endar, sopir meminta agar polisi menilang. Sejumlah polisi lantas memaksa membawa surat-surat dan mobil. ”Saya diminta tanda tangan surat tilang, tapi saya tolak karena penindakan itu tidak sesuai prosedur. Polisi itu tetap bersikeras membawa mobil dan surat-surat kendaraan. Tindakan itu tanpa dasar yang jelas, bahkan bisa jadi tidak sesuai ketentuan. Akibat tindakan itu, aktivitas advokasi lembaga kami jadi terganggu,” kata Endar. Endar dan rekan-rekannya mengaku kecewa dan menyayangkan peristiwa tersebut. Karena itu, LBH Solidaritas resmi mengadukan peristiwa tersebut ke Kapolda Jateng melalui Bidang Propam Polda Jawa Tengah pada Kamis 6 Februari 2014. Pengaduan telah diterima oleh Kompol U. Tripriyantoko. “Pengaduan kami tentang dugaan tindak pidana perampasan mobil operasional LBH. Sebab tindakannya itu tidak berdasar dan tidak sesuai ketentuan. Secara moril maupun materiil, kami dirugikan. Sehingga kami mengadukan masalah ini. Rencananya, kami mengajukan gugatan praperadilan Satlantas Polres Salatiga.” Kabid Propam Polda Jawa Tengah, Kombes Hendra Supriatna saat dikonfirmasi via telepon mengatakan, pihaknya belum tahu perihal pengaduan dari LBH Solidaritas Kabupaten Semarang. ”Bisa jadi pengaduan tersebut memang ada, karena siapa pun berhak melaporkannya. Tetapi masuknya lewat mana, kita belum tahu. Kalau masuk ke Bid Propam, mestinya ditembuskan ke saya. Semua pengaduan yang masuk dari masyarakat tetap akan ditindaklanjuti.” (tyo)

Aparat Penegak Burung POLISI adalah aparat penegak hukum, tapi oknumnya yang bernama Ipda Kajiman (40) justru getol sebagai “penegak burung”. Paling ironis, dia sampai digerebek istri dan anaknya menjelang subuh di rumah seorang bidan. Tapi dasar pinter berkelit, di depan massa penggerebeknya dia bilang: “Aku jemput pan tuku mie koh...” Bukannya ngajari lho ya, umumnya orang berani selingkuh karena dia pandai berbohong. Tapi bohongnya harus bisa diterima akal dan logika. Jika tidak, hanya akan ditertawakan setan dan bala tentaranya. Misalnya, apa mungkin jam 03.00 dinihari datang ke rumah gendakan hanya sekedar ngajak beli mie? Lagi pula, masak untuk beli mie harus menunggu lengah suami sang gendakan? Tak masuk akal bukan? Sudah begitu, alasan ini dibela matimatian oleh Ipda Kajiman, oknum polisi dari Polsek Bantul DI Yogyakarta. Dia meyakinkan bahkan hakul yakin bahwa malam itu hendak pergi dengan bidan Watinah (33) dalam rangka membeli mie. Lalu katanya pula, ”Nembe pan menyat, lha warga wis nyegat,” katanya. Benarkah? Yang terjadi justru sebaliknya. Setelah pasangan mesum itu digerebek warga, tak lama kemudian hadir di rumah Bu Bidan istri dan anak lelaki Ipda Kajiman. Setelah keduanya masuk, segera terdengar suara: krompyaaang! Rupanya, ada yang membanting piring. Bisa juga istri polisi ini marah karena suaminya menjelang subuh kok nyelintis ke rumah istri orang. Ipda Kajiman selama ini bertugas di Polsek Bantul, Kabupaten Bantul. Dari kesibukannya dalam tugas, dia kemudian kenal dengan Watinah, seorang bidan warga Kepek Kelurahan Timbulharjo, Kecamatan Sewon. Ternyata, perkenalan itu berkembang, bukan sekedar pertemanan biasa tapi sudah menjadi pertemanan yang dilanjutkan ke jenjang perkelaminan. Salah satu indikasinya, oknum polisi ini hanya berani ke rumah Watinah di kala suaminya pas tak di rumah. Sekali dua kali warga masih membiarkan. Tapi setelah berkalikali, warga jadi tambah curiga jika keduanya memang sudah berbuat hil-hil yang mustahal. Mengingat yang dihadapi polisi, mereka tak berani bertindak blak-blakan. Cuma asal Kajiman lewat, warga dehem-dehem atau batukbatuk kecil. Tapi rupanya, meski orang Jawa tulen Kajiman ini tidak ”ing sasmita amrih lantip” (tidak cerdas membaca isyarat). Lama-lama warga kesal juga, sehingga beberapa malam lalu saat menjelang subuh keduanya hendak keluar rumah, warga langsung ”menangkap”-nya dan disidangkan di rumah Watinah. Tapi tak lama kemudian, istri Kajiman datang dengan mobil Honda City ditemani anak lelakinya. Beberapa saat setelah keduanya masuk, tiba-tiba terdengar suara krompyang. Jangan-jangan kepala Kajiman dilempar piring seng oleh istrinya? Gara-gara kasus tersebut, Ipda Kajiman kini ditarik ke Polres Bantul. Dia setiap hari wajib lapor. Jika kesalahan sang oknum polisi terbukti—yakni penegak hukum malah melenceng jadi ”penegak burung”—dia bisa dipecat dari kepolisian. Karenanya, polisi kini terus mengumpulkan bukti-bukti. Salah siji buktine, ya muni krompyang kuwe mau... (wan/ jpnn)

Geger, Mayat Tanpa Identitas Tergeletak di Selokan TEGAL- Warga Perumahan Pala Raya, Mejasem, Kramat, Senin (10/2) pagi, geger menyusul ditemukannya sesosok mayat laki-laki yang tergeletak di selokan, persis di belakang cucian motor di depan Pala 27. Belum jelas penyebab tewasnya lelaki tanpa identitas yang diperkirakan berusia 35 tahun tersebut. Petugas masih menyelidiki kasusnya, termasuk meminta keterangan sejumlah saksi mata di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP). ‘’Saat nyapu dan mau buka bengkel pukul 07.30, saya melihat ada mayat tergeletak di dalam selokan,’’ ungkap saksi mata, Jaelani, teknisi bengkel QieYenk. Dia mengaku kaget dan ketakutan karena kondisi mayat tampak mengenaskan. Akhirnya, dia melaporkan temuan itu ke bos-nya, Budi. Budi kemudian melapor ke RT dan RW. Geger penemuan mayat dalam waktu singkat menyedot perhatian warga sekitar. Warga berbondong-bondong ingin melihat dari dekat kondisi mayat. Kapolsek Kramat, AKP I Ngaken Putra, melalui Kanit Reskrim Ipda Slamet Nur menyatakan, hasil pemeriksaan sementara

AGUS WIBOWO/RADAR TEGAL

DIEVAKUASI - Tim Identifikasi Polres Tegal mengevakuasi mayat tanda identitas yang ditemukan warga di selokan perumahan.

tidak ditemukan adanya tandatanda kekerasan di tubuh korban. “Keterangan para saksi, ada

yang melihat jika korban sebelumnya meminta-minta di lingkungan sekitar. Logatnya pakai

bahasa Sunda,’’ ungkapnya. Untuk pemeriksaan, selanjutnya mayat tersebut dibawa ke RS

Mitra Siaga sambil menunggu jika ada anggota keluarga korban yang datang mencarinya. (gus)

Tulang Rusuk Kiri Siswa SUPM Retak Tolak Masuk Geng, Dianiaya 5 Temannya

ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

TEREKAM - Korban menyaksikan tayangan aksi pencurian sepeda motornya yang terekam kamera CCTV, kemarin.

Maling Motor Terekam CCTV BREBES - Kasus pencurian kembali terjadi di lingkungan Kantor Bupati Brebes, Senin (10/ 2). Sepeda motor milik salah satu tamu yang tengah parkir digondol pencuri. Aksi curanmor tersebut terekam kamera tersembunyi (CCTV). Kasus pencurian sepeda motor yang membuat geger karyawan Setda itu terjadi saat pemiliknya, Imron Adamiadji, tengah mengikuti kegiatan di ruang Setda. Korban baru sadar motornya raib saat usai acara sekitar pukul 12.00. “Saya kaget, kok bisa hilang padahal sudah dikunci ganda,” kata Imron. Dari hasil tayangan CCTV di kantor staf bupati, aksi pencurian terjadi pukul 11.41 di parkiran sebelah barat ruang Setda. Pelaku curanmor diduga berjumlah dua orang. Satu orang eksekutor dan satu lagi sebagai mitra untuk memantau kondisi sekitar. Eksekutor diketahui memiliki postur badan agak tambun mengenakan pakaian atas dan bawah warna krem gelap. Saat kondisi lengang, kedua pelaku beraksi. Pelaku sempat gagal membuka kunci sepeda motor lain, sang eksekutor akhirnya beralih ke sepeda motor Honda Vario mo-

del terbaru warna oranye Nopol G 4706 QJ yang tak lain milik Imron Adamiadji. “Sekitar 20 detik, pelaku mencoba menjalankan mesinnya. Relatif cepat,” kata salah seorang pejabat usai menyaksikan rekaman CCTV. Sementara korban yang juga mantan anggota DPRD Brebes sudah melaporkan kasus curanmor tersebut ke Polsek Brebes dengan membawa bukti hasil rekaman CCTV. Kabag Umum Setda Brebes, Dra Sinar Pribadi Utami, mengaku prihatin dengan kasus pencurian yang kembali terjadi di kantor Bupati. Ke depan pihaknya berencana akan memperbaiki sistem perparkiran agar lebih ketat. “Nanti akan diperketat sistemnya, kami akan buatkan kupon parkir untuk kendaraan yang masuk ke kantor sini. Kami akan koordinasi dengan Satpol PP dulu,” ujarnya. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Brebes, Drs Budi Darmawan MSi, saat dikonfirmasi membenarkan informasi curanmor di instansi pelayanan birokrasi tersebut. “Ya, saya dengar kabar itu. Nanti akan ditindaklanjuti, saya sedang di luar kota,” katanya. (ism)

Kapolda Apresiasi Satuan Tugas MTA KEPOLISIAN mengapresiasi upaya Majlis Tafsir Alquran (MTA) yang menerjunkan satgasnya dalam pengamanan pemilu 2014 mendatang. Diakui Kapolda Jateng Irjen Pol Dwi Priyatno, jumlah personel Polri yang terbatas, tidak akan cukup untuk mengamankan jalannya pemilu. Langkah MTA yang turut serta mengawal pengamanan pemilu, sangat membantu aparat kepolisian. Hal itu disampaikan oleh Kapolda Jawa Tengah mewakili Kapolri Jenderal Sutarman dalam sambutan apel Satgas MTA di Alun-alun utara Solo, kemarin. Kapolda mengatakan, berdasarkan pengalaman pemilu 2009 silam, sejumlah potensi kerawanan harus diantisipasi. Yaitu, pengerahan massa kampanye, demonstrasi, provokasi, sabotase, money politics, penggelembungan suara, dan penolakan hasil pemilu. Dwi mengimbau kepada apa-

rat pengamanan agar kerawanan itu menjadi perhatian. Keterlibatan satgas MTA dalam membantu pengamanan pemilu sangat dirasakan kepolisian. ”Untuk menyukseskan pemilu perlu juga partisipasi masyarakat. Sehingga dengan partisipasi masyarakat yang aktif bisa memberikan pemahaman kepada anggotanya, sehingga masyarakat ikut terlibat dalam pengamanan,” jelas Irjen Pol Dwi Priyatno kemarin. Ketua Umum MTA Pusat, Ustad Ahmad Sukina menyatakan, 8.000 personel satgas dengan baret warna berbeda, siap mengamankan pemilu yang jujur. Pihaknya menegaskan, dalam pemilu nantinya tidak akan golput. Karena golput adalah wujud rasa tidak mau bersyukur dengan keleluasaan dalam memilih. Jamaahnya melalui satu suara dipersilakan memilih figur yang amanah. (adi)

TEGAL - Akibat dianiaya 5 temannya, siswa kelas X Sekolah Umum Pelayaran Menengah (SUPM) Negeri Tegal, Rakhmat Hermawan (16), mengalami retak tulang rusuk sebelah kiri. Warga Desa Kaligeleng, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang itu menyebutkan, tindak penganiayaan terjadi Kamis (7/ 2) malam saat dia berada di kamar Asrama SUPM nomor 6A. Maslani ayah korban menyatakan, terkuaknya aksi penganiyaan anaknya bermula ketika korban pulang ke rumah Sabtu (8/2) sore. Setibanya di rumah, korban langsung masuk kamar sambil menahan rasa sakit. Saat ditanya, anaknya menyatakan tidak ada apa-apa. Namun setelah didesak dan dibuka bajunya, ternyata dada kirinya terdapat luka memar. Melihat itu, Maslani mendesak korban menceritakan kejadian yang dialaminya. Anaknya cerita jika dia habis dianiaya 5 temannya di kamar asrama. Mendengar penuturan anaknya, Maslani bersama istrinya Asiatun membawa korban ke RSU Dr. M. Ashari Pemalang. Hasil pemeriksaan, tulang rusuknya yang kiri retak. “Sampai sekarang (kemarin-red) anak sa-

ya tidak bisa masuk sekolah karena kesulitan mengenakan baju dan selalu mengeluh sakit saat bergerak,” ungkap Maslani. Menindaklanjuti hasil pemeriksaan medis, lanjutnya, Senin (10/2) dia melaporkan kasus tersebut ke pihak sekolah. Awalnya dia hendak melaporkan kasus itu ke Mapolsek Tegal Timur, tapi polisi menyarankan lapor saja ke Mapolresta Tegal Kota mengingat pelakunya masih di bawah umur. “Pihak sekolah (SUPM) berjanji akan menyelesaikan kasus ini dengan menggundang para pelaku berikut orangtuanya. Akhirnya saya urung mendatangi Mapolres Tegal Kota dan memberi waktu 3 hari kepada sekolah untuk menyelesaikan masalahnya serta memberikan sanksi tegas kepada para pelaku. Jika sampai 3 hari tidak ada sanksi tegas, baru saya laporkan kasusnya ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Reskrim Polres Tegal Kota,” katanya. Maslani atas nama keluarga sekaligus ayah korban merasa tidak terima dengan kasus tersebut. Apalagi saat ditanya, anaknya bilang dia dianiaya karena tidak mau jadi anggota geng. Diceritakan, Kamis (7/2) malam sekitar jam 22.00, anaknya dipanggil di kamar 6A. Di kamar itu lah anak saya dipukul

dan ditendang. Setelah puas menganiaya, para pelaku mengancam agar korban untuk tidak lapor pada siapa pun. “Kalau nekad lapor, akan dipatahkan kaki atau tangannya,” jelas Maslani. JANGAN LAPOR Sementara, di hadapan keluarga korban, Bidang Kedisiplinan SUPM, Zuvalasami Hanifiyah, meminta agar keluarga korban tidak melaporkan kasus penganiayaan tersebut ke polisi. Sebab pihak sekolah siap menindak tegas para pelaku, termasuk mengundang orang tuanya. Soal sanksi apa yang akan diberikan, sekolah akan membahasnya dengan para dewan guru dan kepala sekolah. Kalau lapor polisi, lanjut Zuvalasami, baik korban maupun para pelaku akan repot karena harus bolak-balik ke kantor polisi. “Tapi itu hanya permintaan, jika orangtua korban tetap mau melaporkan kasusnya ke pihak berwajib, ya sekolah tidak bisa melarang,” ujarnya. Terpisah, Kapolsek Tegal Timur, Komisaris Polisi M. Sahri membenarkan jika pihaknya menyarankan agar kasus dugaan penganiayaan di SUPM dilaporkan ke Polres Tegal Kota agar bisa ditangani Unit PPA. “Ya, kami sarankan lapor ke sana saja (Unit PPA-red),” katanya singkat. (hun)

Polisi Amankan Obyek Vital TEGAL - Menindaklanjuti aksi pencurian dan kekerasan (curas) atau perampokan yang akhirakhir ini sering terjadi—terakhir di terjadi di Toko Emas Sri Ratu di komplek Pasar Suradadi—aparat Polres Tegal Kota memperketat pengamanan sejumlah obyek vital, baik perbankan, stasiun, Pertamina dan toko emas. Kapolres Tegal Kota, AKBP Darmawan Sunarko SIK, melalui Kasubag Humas AKP Evi Wijayanti SH, Senin (10/2) mengatakan, meski tidak terjadi di wilayah hukum Kota Tegal, tapi akhir-akhir ini aksi curas kerap terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia. Terakhir aksi curas di Toko Emas Sri Ratu di komplek Pasar Suradadi. Untuk mempersempit ruang gerak mereka (pelaku kejahatan-red), pengamanan sejumlah obyek vital diperketat. “Kami sudah menempatkan anggota di sejumlah bank, stasiun, Pertamina dan obyek wisata. Untuk pengamanan di komplek pertokoan, termasuk toko emas, kami rutin melakukan patroli, baik yang dilakukan Sat Shabara, Polsek, Intel atau satuan lainnya. Kami juga melakukan patroli Polwan saat salat Jumat berlangsung,” kata Evi. Pihaknya juga memberikan pemahaman dan imbauan serta pembekalan bela diri pada satuan petugas keamanan (Satpam) yang berjaga di toko emas atau pertokoan lainnya. Dia

M SAEKHUN/RATEG

PANTAU OBYEK VITAL - Aparat Polres Tegal Kota memantau sejumlah obyek vital untuk memantau ruang gerak penjahat.

minta Satpam segera bertindak jika ada gerak-gerik seseorang yang dianggap mencurigakan. Jika diperlukan, bisa secepatnya lapor ke kantor atau pos polisi terdekat. Dijelaskan Evi, Polres Tegal Kota sudah mengundang para

pemilik toko emas untuk memasang teralis pada etalase, serta memasang kamera CCTV. Sehingga bisa mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan, serta dapat merekam semua kejadian, baik karyawan, konsumen, atau pelaku kejahataan. (hun)


SELASA, 11 FEBRUARI 2014

BISNIS

CMYK

8

RADAR TEGAL

Jasa Ekspedisi Kembali Lancar TEGAL – Jasa ekspedisi berupa pengiriman dokumen maupun barang dari Tegal menuju sejumlah kota besar sempat terganggu beberapa waktu lalu. Tetapi, saat ini kondisi tersebut berangsur membaik dan pelaku usaha di bidang ini bisa kembali melayani pelanggan. Hal ini diungkapkan oleh Slamet, pengelola salah satu jasa ekspedisi di Tegal. Banjir yang terjadi di Jakarta dan sejumlah kota besar lain sempat membuat proses pengiriman menjadi terganggu. Hal ini disebabkan pro-

ses pengiriman menggunakan sarana transportasi darat baik kereta api maupun mobil ekspedisi. Kondisi tersebut diperparah dengan rusaknya sebagian ruas jalan di pantura yang berimbas pada molornya jadwal pengiriman paket dan sebagainya. Untuk paket kilat yang biasanya bisa sampai ke tujuan dalam 1 hingga 2 hari, sempat mengalami keterlambatan sampai 5 hari bahkan bisa lebih. Dalam kondisi tersebut, selain mengakibatkan biaya menjadi membengkak, pelanggan juga banyak

yang komplain karena paket belum diterima di alamat yang dituju. Tetapi, semua kini mulai berjalan normal dan kondisi seperti ini tentu saja akan terus terjaga. “Kami sangat mengandalkan transportasi darat, jadi saat ada gangguan maka bisa mengakibatkan keterlambatan,” terangnya. Kondisi serupa dialami oleh Firman. Keterlambatan pengiriman diakuinya sangat berpengaruh pada kepercayaan pelanggan. Beruntung kondisi tersebut terjadi akibat faktor alam. (gun)

Pringjajar Genap 20 Th DOK.RATEG

SIAP DIGELAR – Setelah sukses menggelar Buka Masa, Yamaha Agung Motor kembali menyiapkan even serupa.

Yamaha Agung Motor

Siapkan Buka Masa 2014 Series TEGAL – Yamaha Agung Motor bakal menghadirkan event bertajuk ‘Buka Masa 2014 Series’ atau Bursa Kreasi Anak Muda Bangsa. Acara yang menjadi salah satu ajang menampung beragam bakat atau talenta tersebut bakal dikemas dalam konsep berbeda yang akan menghadirkan suguhan menarik bagi masyarakat.

P

romosi Yamaha Agung Motor Ade Himawan mengungkapkan, ajang tersebut diadakan untuk

mencari bakat-bakat seperti sulap, menyanyi, dance, stand up comedy, model dan sebagainya. Ini merupakan roadshow yang akan diselenggarakan di beberapa kota seperti Tegal, Slawi, Brebes, Pemalang, Pekalongan dan Batang. Nantinya, di setiap kota akan dicari 1 pemenang yang nantinya dikompetisikan hingga final dengan cakupan wilayah se-eks Karesidenan Pekalongan. Dari masing-masing kota akan dicari 2 kategori hingga ke babak final, yaitu kategori pelajar dan umum. Kepada siapa saja yang

memiliki bakat, bisa segera mendaftarkan diri ke Yamaha Agung Motor Tegal agar bisa berkompetisi dan mengukir prestasi. Program ini dikemas spesial karena bersamaan dengan hadirnya produk terbaru Yamaha yaitu New GT 125. Sepeda motor yang satu ini cocok sekali untuk kawula muda karena lebih gagah, nyaman dan bertenaga. Sebelumnya, ajang serupa juga pernah digelar di Slawi dan mendapat apresiasi positif baik dari peserta maupun penonton. Untuk itulah kegiatan ini kembali digelar dengan konsep dan ca-

kupan yang lebih luas agar bisa memberikan kesempatan lebih banyak bagi masyarakat yang ada di wilayah eks-Karesidenan Pekalongan. Melalui event ini, diharapkan masyarakat yang memiliki bakat unik bisa mendapatkan tempat sekaligus menjadi sarana bagi Yamaha Agung Motor untuk mendekatkan diri dengan seluruh lapisan masyarakat. “Tunggu apa lagi, segera daftarkan diri Anda dengan bakatbakat unik yang dimiliki dan raih hadiah hingga jutaan rupiah,” ajaknya. (gun)

Hari Ulang Tahun merupakan moment yang special,di Ulang Tahun nya yang genap ke 20 th ini Restoran Pringjajar mengadakan rangkaian acara ulang tahun yang jatuh pada tanggal 9 februari 2014 kemarin, bertempat di area Restoran Pringjajar acara diawali dengan pengajian akbar untuk karyawan dan pengunjung mushola al ikhlas serta malam hari nya dilanjutkan acara tasyakuran ulang tahun Pringjajar yang ke-20,dengan acara pemotongan tumpeng ,Yel-Yel dpeartement ,pemutaran

flash back Pringjajar, serta testimony karyawan dan dilanjutkan hiburan. “Selain kegiatan untuk karyawan kami juga mengadakan program khusus pengunjung Resto Pringjajar yang datang tepat tanggal 9 februari 2014 Gratis ES Rona Pesona Special Hari Jadi Pringjajar.”Tandas manager Pringjajar Nuryanti “Hal ini ditunjukan sebagai bentuk apresiasi kebahagiaan kepada customer setia pringjajar “. Lanjutnya Perayaan Ulang tahun ini

menjadi salah satu moment value privilege ( nilai istimewa ) restoran ini kepada mitra kerja restoran Pringjajar yang merujuk pada fasilitas perusahaan berupa IQS (Internal quality service) yaitu penghargaan yang diberikan perusahaan kepada mitra kerja. Dijelaskan oleh fardiyanto Perayaan HUT sebagai salah satu wujud syukur kepada Tuhan. Semoga terus Berjaya dan mampu memberikan yan terbaik kepada customer. ujarnya (Adv)

Pesta Keluarga Ertiga Berlangsung Meriah TEGAL – Ratusan pengguna Suzuki Ertiga di Tegal dan sekitarnya Minggu (9/2) berkumpul di Shangrila Sand Convention Hall Kota Tegal untuk ambil bagian dalam ‘Pesta Keluarga Ertiga’. Suasana penuh kebersamaan sangat terasa dimana para pengguna Ertiga yang hadir bersama keluarga masing-masing bisa berbaur dalam acara yang dirangkai dengan sederet hiburan serta hadiah. Turut hadir dalam acara tersebut Sales Support PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Ristono. Direktur PT Arindo Gedong Jembar, Agus Susilo mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang hadir dalam acara tersebut. Di sini, peserta yang hadir bisa turut ambil bagian dalam fun touring, fuel efficient games, test drive, photo dan testimony contest, aneka permainan dan sebaginya. Tidak hanya itu, panitia juga menyediakan puluhan hadiah berupa perangkat elektronik dan 3 handphone Android serta grand prize 2 unit Suzuki Nex. Melalui kegiatan ini, dia berharap agar konsumen Suzuki Ertiga khususnya bisa mendapatkan sesuatu yang berbeda dan bisa berbagi cerita kepada keluarga, teman maupun rekan kerja tentang pengalaman mereka selama menggunakan Suzuki Ertiga. Dari anak-anak hingga orang tua semuanya bisa ambil bagian dalam kemeriahan acara yang dikemas berbeda dari sebelumnya. Ini juga merupakan salah satu bentuk apresiasi atas kepercayaan

masyarakat Tegal dan sekitarnya kepada Suzuki Ertiga yang menjadi pilihan dalam mendukung beregam kegiatan di luar rumah. Melalui acara seperti ini, diharapkan pengguna Suzuki Ertiga bisa saling berbagi informasi agar dapat menambah wawasan sekaligus saling mengenal satu sama lain. Sekali lagi pihaknya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh peserta yang hadir dalam acara tersebut. Untuk penjualan Suzuki Ertiga hingga akhir Desember 2013 di wilayah eks Karesidenan Pekalongan yang merupakan coverage area PT Arindo Gedong Jembar mencapai 1.503 unit. “Tanpa konsumen setia, tentu acara ini tidak bisa berjalan meriah seperti sekarang,” jelasnya. Aries (48) salah seorang peserta yang hadir mengaku senang bisa bertemu dengan pemilik Suzuki Ertiga dari Tegal dan sekitarnya. Selama menggunakan Ertiga, dia tidak menemukan kendala dan semua aktivitas keluarga bisa berjalan dengan lancar. Teknologi terbaru serta desain dan kehandalan hingga keiritan bahan bakar Suzuki Ertiga menjadi pilihan dia dan keluarga sebelum memilih, dan itu semua terbukti saat dia mengunakan dalam aktivitas sehari-hari. Hadiah yang disediakan dalam acara ini juga sangat menarik dan bisa menjadi penyemangat bagi peserta yang hadir. “Terima kasih kepada Suzuki Ertiga yang telah menjadi mobil andalan bagi kami sekeluarga,” tandasnya. (gun)

TEST DRIVE – 3 unit Suzuki Ertiga disiapkan untuk test drive.

CMYK

PENUH KEMERIAHAN – Peserta nampak bergembira mengikuti Pesta Keluarga Ertiga.

JUMPA PERS - Direktur PT Arindo Gedong Jembar, Agus Susilo (pegang mic) memberikan penjelasan dalam jumpa pers Pesta Keluarga Ertiga.

TUNJUKAN MESIN – Direktur PT Arindo Gedong Jembar, Agus Susilo (kanan) memberikan penjelasan tentang ketangguhan mesin Ertiga.

FOTO KONTES – Peserta mengikuti foto kontes dengan model yang disediakan panitia.

FUN TOURING – 200 Suzuki Ertiga bersiap mengikuti fun touring, Minggu (9/2).


CMYK

SELASA, 11 FEBRUARI 2014

METROPOLIS

9

RADAR TEGAL

Nelayan Ngluruk DPR RI Tanyakan Kejelasan Harga Solar UPAYA menuntut harga solar untuk kapal di atas 30 GT, terus dilakukan nelayan Kota Tegal. Merasa tak puas dan kesal, dengan jawaban Pertamina Depo Tegal, perwakilan nelayan, kemarin (10/2), ngluruk ke DPR RI. Ketua Paguyuban Nelayan Tegal (PNKT) Eko Susanto menandaskan, ketika demo di Jakarta, Rabu (5/2), menghasilkan kesepakatan

antara pemerintah dan nelayan. SE BPH Migas No: 29/07/Ka.BPH/ 2014 tanggal 15 Januari 2014, dicabut dan harga solar untuk kapal di atas 30 GT, tetap Rp 5.500 per liter. “Kenyataannya sampai sekarang, nelayan belum bisa membeli solar, dengan harga Rp5.500 per liter. Ketika ditanyakan ke Pertamina Depo Tegal, alasannya belum ada surat resmi, pencabutan SE BPH Migas dari Pertamina pusat. Itu yang membuat kami berang, dan kembali ke Jakarta, hari ini (kemarin, red),” ujarnya ketika

ADI MULYADI/RATEG

dihubungi melalui telepon, kemarin (10/2). Di ibukota, sambung Eko, tidak lagi mendatangi BPH Migas atau Pertamina. Namun langsung ke Gedung DPR RI, menemui Komisi IV membidangi nelayan. “Yang ke Jakarta hanya 7 orang perwakilan. Dari pengurus PNKT 5 orang, perwakilan nelayan, dan tokoh nelayan, Tambari Gustam.” Di Komisi IV DPR RI, nelayan ditemui Wakil Ketua Komisi IV, Firman Subayo.

FOTO BARENG - Perwakilan nelayan Foto bersama Puan Maharani.

ke hal 15 kol 5

TANDU - Ketua seksi kirab Kwee Ling Piauw, menyiapkan puluhan tandu yang akan dikirab keliling.

ABIDIN ABROR/RATEG

Menyambut Perayaan Tahunan Cap Go Meh

BERAMAI-RAMAI KANCA BATIR Gyong-Gyong

Sambut Cap Go Meh BERSAMAAN perayaan Cap Go Meh selama dua hari, tanggal 13 - 14 Februari 2014, para sahabat dari Jakarta siap datang menyaksikan acara tersebut di Kota Tegal. Hal ini ditegaskan Lie Ing Liong, akrab dipanggil GyongGyong. Di antara mereka yang bakal hadir, yaitu pengurus MATAKIN Budi S Tanuwibowo. Bahkan lelaki asli Tegal ini, rutin datang dalam perayaan Cap Go Meh, di Kelenteng Tek Hay Kiong. Sebelumnya, MAKIN Tegal menggelar perayaan Tahun Baru Imlek 2565/2014, dihadiri ribuan tamu undangan, dari Kota Tegal dan sekitarnya. Disamping ribuan umat Khonghucu, juga wali kota-wakil wali kota terpilih. Tak ketinggalan Wakil Wali Kota Habib Ali Zaenal Abidin, lanal, kapolsek Tegal Barat, tokoh agama dan masyarakat. Selain sejumlah pimpinan partai politik. (din)

CMYK

GOYANG TANDU

MENYAMBUT Hari Raya Yuan Xiao, lebih dikenal dengan perayaan Cap Go Meh, jatuh hari kelima belas setelah Tahun Baru Imlek (Cia Gwee Cap Go), Kelenteng Tek Hay Kiong Tegal, tidak lama lagi menggelar kirab Gotong Toa Pe Kong. Acara itu bakal diadakan dua hari, tanggal 13 - 14 Februari 2014. Sebelum dimulainya kirab, para pengurus kelenteng tersebut lebih dulu menggelar upacara sembahyang. ke hal 15 kol 1


PEMALANG

10

SELASA 11 FEBRUARI 2014

RADAR TEGAL

NGENDONG

Edarkan Ganja, Baso Diciduk

Programkan Jambemas PROGRAM jam belajar masyarakat (jambemas) adalah program yang diterapkan Tarsono SPd SD yang juga kepala SD Negeri 3 Gunungsari. Di mana program tersebut berlaku untuk siswa dan orang tua sebagai pendukung agar program tersebut dapat berjalan dengan baik. Jambemas sampai sekarang sangat efektif diterapkan di sekolah-sekolah, karena penerapan program tersebut dilakukan bukan hanya melalui siswa, tetapi dengan mengumpulkan orang tua siswa untuk mengedok.rateg nalkan bagaimana program Tarsono SPd SD tersebut dapat diefektifkan. “Selama pelaksanaan program sekolah tersebut hasilnya sangat efektif, karena melibatkan juga orang tua sebagai pendamping ketika belajar,” katanya, Senin (10/2). Selain jambemas ada juga beberapa program yang nantinya juga akan diterapkan untuk semua siswa. Apalagi untuk Desa Gunungsari merupakan masyarakat yang memiliki sisi religius yang kuat, hingga ke anak-anaknya. Program tersebut antara lain makan dilong yang artinya ada waktu untuk berpuasa, tidur longan berarti ada waktu untuk salat hajat serta nonton televisi dilong artinya ada waktu untuk mengaji. Semuanya bertujuan agar masyarakat belajar untuk mendidik anak dan memasyarakatkan belajar pada anak berkaitan dengan ilmu pengetahuan, baik itu dari segi agama maupun keduniawian serta ilmu lainnya demi masa depan mereka agar di kemudian hari mengerti bagaimana bersikap dan bertingkah laku di masyarakat. Selain itu, diharapkan anak memiliki bekal maupun pengalaman untuk dapat membedakan bagaimana baik buruknya. “Walaupun ini mengorbankan tenaga dan pikiran sendiri, tetapi dengan hasil yang didapatkan benar-benar bangga dan ada kepuasan tersendiri melihat siswa yang menjalankanya dengan baik,” pungkasnya.(maf) EMBONG SRIYADI/RADAR PEMALANG

SOSIAL

HADIRI IMLEK - Bupati dan Wakil Bupati Pemalang di tengah-tengah pengurus PSMTI Pemalang.

Utamakan Kegiatan Sosial MOGA - Dalam rangka untuk membina tali silaturahmi, keakraban dan tali persaudaraan ikatan Alumni SMP Negeri 1 Moga membentuk sebuah paguyuban yakni Paguyuban Alumni 86 SMP Negeri Moga. Paguyuban itu sekarang beranggotakan 140 orang dan melakukan berbagai kegiatan sosial untuk membantu sesama para anggotanya maupun kegiatan sosial lainya. Ketua Paguyuban Hirsomudin mengatakan, adanya paguyuban tersebut sangat membantu selain dari mempererat persaudaraan antar alumni, karena merasa senasib sepenanggungan. Seperti memberikan bantuan kepada sesama anggota yang terkena musibah, melahirkan, orang sakit, dan kegiatan kemanusiaan lainnya. “Kita tanamkan rasa kekeluargaan agar hubunganya lebih erat sehingga bermanfaat untuk semua anggota utamanya untuk kegiatan sosial,” ujarnya, Senin (10/2). Pada waktu tertentu, papar dia, diadakan kegiatan pertemuan yang bertempat di Pondok Pesantren Al Munawwar Moga yang merupakan sekertariat paguyuban. Di mana dalam pertemuan terdapat sharing berkaitan dengan berbagai hal ataupun membahas tentang permasalahan yang terjadi sehingga dapat disimpulkan bagaimana jalan keluarnya. “Pertemuan ini untuk memperkuat adanya paguyuban, karena walaupun kecil akan tetapi jika lingkungan kecil kuat maka yang besarpun akan kuat,” tambahnya. Persaudaraan yang tetap terjaga, tambah Hirsomudin, memang membawa dampak positif karena sebagai manusia harus melestarikan dan menjaga silaturahmi. Sehingga dapat membawa manfaat yang berarti dalam kehidupan. “Mudah-mudahan paguyuban ini tetap jaya, langgeng, dan yang terpenting adalah dapat memberikan bantuan kemanusiaan,” pungkasnya. (maf)

LINTAS

M RIDWAN/RADAR PEMALANG

DINILAI TIM – SMP Negeri 1 Comal tengah dinilai tim asesor akreditasi sekolah.

SMP 1 Comal DiAkreditasi COMAL – SMP Negeri 1 Comal dinilai oleh tim asesor akreditasi sekolah dari provinsi Jawa Tengah, Rabu–Kamis (5–6/2) kemarin. Penilaian tersebut dilakukan di SMP Negeri 1 Comal stiap 5 tahun sekali. Kepala SMP 1 Comal Drs Kirno melalui Ka TU Muana SE menyampaikan, ada 8 standar penilaian yang dinilai oleh Tim Akreditasi Provinsi Jawa Tengah. Kedelapan standar tersebut dalah meliputi standar isi, proses, sarana prasarana, tenaga pendidik dan kependidikan, pembiayaan, penilaian, kelulusan, dan pengelolaan. “Tim dari provinsi 2 orang,” kata Muana, Senin (10/2), di ruang kerjanya. Dikatakan Muana, SMP Negeri 1 Comal untuk setiap 5 tahun sekali dialkukan penilaian untuk mengetahui kinerja, prestasi dan kemajuan dari sekolah tersebut. 5 tahun yang lalu SMP 1 Comal telah meraih peniaian sebagai Sekolah Standar Nasional (SSN). Tahun ini, karena sudah menggunakan kurikulum yang baru yang tidak mungkin ada RSBI ataupun standar-standar lainnya, dia berharap sekolah bisa lebih maju dan anak-anaknya bisa berprestasi. “Tim penilai memberikan tanggapan yang baik terhadap penilaian yang dilakukannya di SMPN 1 Comal.” Disampaikan pula, SMP Negeri 1 Comal yang pada tahun pelajaran 2013/2014 memiliki siswa total 954 yang terdiri dari kelas 7 sebanyak 320 siswa, kelas 8 319 siswa dan kelas 9 sebanyak 315 siswa tersebut terbagai masing-masing 9 rombongan belajar (rombel) untuk kelas 8 dan 9, keculai kelas 7 hanya 8 rombel. Untuk kelas 7 yang hanya 8 rombel tersebut menurutnya bukan karena kekurangan murid, tetapi karena aturan baru yang mengharuskan hanya 8 rombel saja. Hal itu juga bekaitan dengan jumlah siswa dalam setiap rombelnya. Jika pada kelas 8 dan 9 yang memiliki jumlah rombel 9 untuk setiap rombel/kelas hanya diisi oleh 36 siswa, tetapi untuk kelas 7 yang hanya 9 Rombel diisi untuk masing-masing kelas sebanyak 40 siswa. “Hasil penilaian dari tim akreditasi belum bisa diketahui kapan akan diberikan atau diumumkan. Namun kepala sekolah berharap bisa meraih penilaian yang baik dari sebelumnya,” harapnya.(rid)

Lebih Berperan HUT PSMTI Kabupaten Pemalang Ke- 14 DI usianya yang ke-14 Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) lebih berperan dalam pembangunan Kabupaten Pemalang. Dengan demikian maka terciptalah Pemalang yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Susasan yang baik ini juga dapat meningkatkan solidaritas diantaranya memberikan bantuan kepada saudara kita yang terkena musibah longsor. Kemudian dengan datangnya pemilu legislatif dan pemilihan presiden, PSMTI diharapkan dapat menggunakan hak pilihnya dengan baik. Hal ini diucapkan oleh Bupati H Junaedi SH

MM saat menghadiri perayaan Imlek dan Hari Ulang Tahun (HUT) PSMTI ke-14, Sabtu (8/2) malam, di Regina Convention Center. Hari Raya Imlek yang jatuh pada tanggal 1 bulan 1 tahun imlek (Cia Gwee Che It) dirayakan masyarakat Tionghoa tanpa membedakan agama dan kepercayaan. Karena mempunyai makna mengucap syukur atas berkat dan kelimpahan pada tahun yang lalu, serta permohonan berkat dan pertolongan Tuhan pada tahun yang akan datang. Tradisi perayaan Imlek di Tiongkok adalah perayaan menyambut datangnya musim semi. Berbeda dengan Indonesia yang hanya ada musim kemarau dan penghujan dan perayaan ini selalu jatuh pada musim hujan.

Air hujan dalam jumlah cukup akan sangat bermanfaat sebaliknya air hujan dalam jumlah besar akan mengakibatkan musibah. Ketua PSMTI Pemalang Farianto mengatakan, sebagaimana diketahui untuk bulan yang akan datang Indonesia akan melaksanakan pesta demokrasi. Dengan semangat imlek ini kita harus tahu sebagai kewajiban warga Negara. Dalam melaksanakan roda organisasi PSMTI telah melaksanakan beberapa program kerja seperti penyelenggaraaan kejuaraan bulu tangkis PSMTI Cup, donor darah dan memberikan bantuan korban banjir. “Kegiatan tersebut dapat terselenggara dari hasil pengelolaan dana arisan,” terangnya. (sri)

Pembangunan Kios Pasar Burung Disoal PEMALANG – Pembangunan kios pasar burung komplek Pasar Pagi Pemalang memicu persoalan bagi lingkungan sekitarnya. Utamanya bagi pengurus Masjid Pasar Pagi yang keberatan adanya pengembangan kios tersebut. Sebab, selain akan menutup halaman dan wajah masjid juga akan menghilangkan fungsi masjid sebagai sarana tempat peribadatan. Akibatnya, oleh pengurus masjid mengadukan ke DPRD agar pengembangan kios pasar burung itu dihentikan. Adanya pengaduan hal itu, Ketua Komisi C DPRD Pemalang Ujianto MR langsung segera menyikapinya dan turun ke lapangan untuk melihat pelaksanaan pembangunan kios-kios tersebut. Setelah tahu persolan yang terjadi di lapangan, pihaknya juga merasa keberatan adanya pengembangan kios di pasar burung. Karena, menurutnya, dalam pengembangan itu, jika tidak memperhatikan kebersihan dan kesehatan lingkungan seperti tidak adanya saluran air atau drainase justru akan menambah kumuh. Sebab, Pasar Pagi Pemalang akan dikembangkan menjadi pilot project atau pasar percontohan. ”Sehingga jika pembangunannya tidak tertata dengan baik maka akan menjadi masalah baru bagi lingkungan pasar,” katanya, Senin (10/2). Termasuk, lanjut Ujianto, tidak adanya ruang untuk parkir dan lain sebagainya, sehingga akan menambah pesoalan-persoalan baru. Karenanya, dia meminta kepada pihak yang berwenang untuk mengkaji ulang pengembangan kios di pasar burung tersebut. “Siapapun pengembangnya, tapi yang kami harapkan ada kepedulian. Sebab jika ruangruang sempit semua dibangun kios, bukan dalam menata yang baik tapi justru mengacu pada kapitalisme,” ujarnya.

PEMALANG – Slamet Giarto alias Baso bin Durjan (28), seorang tukang gigi, akhirnya dibekuk Satuan Res Narkoba Pemalang setelah diketahui mengedarkan ganja. Slamet Giarto yang beralamat di Desa Pamutih RT 3 RW 8 Kecamatan Ulujami ditangkapdi rumahnya, setelah sebelumnya petugas menangkap Rifki Siswanto bin Casmadi (21). Rifki, warga Desa Sidorejo RT 2 RW 3 Comal ditangkap saat berada di Warung Makan Bu Ida di Dukuh Pejagan Desa Purwosari Comal, Selasa (4/2), sekitar pukul 14.15 WIB. Dari tangan Rifki disita satu bungkus paket daun ganja kering, satu linting rokok ganja seberat 0,64 gram, dan satu puntung rokok ganja. Setelah dilakukan interogasi yang bersangkutan mengaku telah mengkonsumsi ganja yang dibeli dari Mulyono alias Ramul (32), tukang jahit asal Desa Gedeg RT 8 RW 3 Comal. Saat itu juga sekitar jam 14.45 WIB, petugas mendatangi rumah Mulyono dan memergokinya tengah menghisap ganja bersama temannya yakni Wanto alias Dobleh bin Wasrun (35) di ruang tamu. Langsung saja petugas menyita puntung rokok ganja dari saku celana Mulyono alias Ramul. Selain itu, dari laci mesin jahitnya ditemukan pula tujuh bungkus paket daun ganja seberat 28,56 Gram. Sewaktu dilakukan pemeriksaan, Mulyono mengaku membenarkan bahwa paket daun ganja sebanyak tujuh bungkus adalah miliknya. Selain itu, lintingan yang telah dihisapnya bersama adalah milik Wanto alias Dobleh yang dibeli darinya dengan harga Rp 20.000, termasuk ganja yang disita dari tangan Rifki Siswanto. Atas informasi itu pada hari itu juga sekitar jam 16.00 WIB, petugas langsung melakukan penangkapan terhadap Slamet Giarto alias Baso bin Durjan di rumahnya. Saat digeledah ditemukan barang bukti berupa tujuh bungkus paket ganja seberat 30 gram dan uang tunai sebanyak Rp 50.000 hasil penjualan ganja. Semua paket daun ganja tersebut diakui bersumber dari Slamet Giarto alias Baso yang dibeli

dari TGH di Pekalongan yang sekarang menjadi DPO petugas. Disampaikan pula, setiap minggunya dia membeli daun ganja satu kotak seharga Rp 300.000, kemudian dijual kembali dalam paket– paket kecil dan laku Rp 450.000. “Lumayan bisa untuk membeli bensin saat keliling sebagai seorang tukang gigi,” kata Slamet. Slamet yang beroperasi dari wilayah Pekalongan sampai Brebes akan sangat kekurangan ongkos kalau harus mengandalkan uang hasil dari pekerjaannya sebagai tukang gigi. Itulah sebabnya, dia melakukan pekerjaan sambilan sebagai pengedar ganja. Kapolres Pemalang AKBP Dedi Wiratmo SIK atas nama pribadi dan pimpinan Polres Pemalang menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada warga masyarakat yang telah membantu tugas–tugas Polri dengan memberikan informasi tentang adanya peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika golongan I jenis ganja. Diharapkan warga lainya juga meniru dan mencontoh tindakan tersebut, sehingga kemitraan yang baik ini Polri dapat lebih optimal dalam melaksanakan tugas dan kewajibanya dibidang penegakan hukum. Disampaikan pula, atas perbuatanya para tersangka untuk pemakai dijerat dengan Pasal 111 ayat (1) jo. Pasal 127 ayat (1) huruf a UURI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 4 tahun, paling lama 12 tahun dan denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 miliar. Sedangkan untuk pengedar dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) jo. Pasal 111 ayat (1) UURI Nomor: 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan sanksi pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp10 miliar. Selanjutnya guna kelancaran proses penyidikan dan pengembangan kasusnya, seluruh tersangka ditahan di Rutan Polres Pemalang.(rid)

AGUS P/RADAR PEMALANG

TINJAU PEMBANGUNAN – Pembangunan kios pasar burung di komplek Pasar Pagi Pemalang diminta untuk dikaji ulang.

Ujianto khawatir, jika pembangunan kios itu, tidak segera dikaji ulang maka lahan-lahan sempit yang ada akan semua dimanfaatkan. Apalagi berdekatan dengan masjid pasar tentunya fungsi masjid sebagai tempat peribadatan harus diperhatikan, karena jika tidak fungi masjid akan hilang. Kepala Pasar Pagi Pemalang Lukman Hakim menjelaskan, pembangunan kios di pasar burung itu inisiatif antara paguyuban pedangan dengan pengembang. Sedangkan, pihaknya hanya memfasilitasi yaitu untuk mengadakan pertemuanpertemuan hingga berhasil ada kesepakatan pada pada pertemuan terakhir. “Adapun hasilnya harus melalui undian, karena jumlah peminatnya cukup banyak sedangkan jumlah kiosnya terbatas,” jelasnya. Rencananya ada 12 kios yang akan dibangun, namun karena lahannya terbatas akhirnya hanya ada 8 kios. Karena itu untuk

menghindari kecemburuan, akhirnya harus melalui jalan diundi. Hanya saja kesepakatan dari para pedangan untuk dua kios tidak melalui undian khusus untuk pedagang yang sudah lama berjualan. Sedangkan yang harus diundi ada 6 kios. Dijelaskannya, pengembangan pasar dengan adanya pembangunan kios itu, terkiat dari Dinas Kesehatan Propinsi untuk pasar burung agar dibentuk UKK yaitu Usaha Kesehatan Kerja. Harapanya, agar penataan kios menjadi sehat, selain itu untuk mengantisipasi adanya pedagang-pedagang burung yang datang dari luar daerah dengan menempati lahan- lahan kosong. Menanggapi, keberatan dari pengurus masjid, pihaknya sebelumnya sudah meminta kepada pengembang segera diselesaikan bersama. Namun hingga sekarang ini oleh pengembang belum bisa menemui dan menyelesaikan dengan pengurus masjid. (apt)

M RIDWAN/RADAR PEMALANG

TERUS DIKEMBANKAN - Pengedar dan pemakai ganja usai menjalani gelar perkara di Aula Bhayangkara Mapolres Pemalang.


KABUPATEN TEGAL

SELASA 11 FEBRUARI 2014

13

RADAR TEGAL

MUHAMMAD FATKHUDIN/RADAR SLAWI

JALAN RUSAK - Kondisi jalan yang menjadi penghubung Desa Dukuhbenda Kecamatan Bumijawa-Sirampog Brebes, kini rusak parah. Pemerintah propinsi seharusnya segara turun tangan untuk mengatasinya.

Jalan Alternatif Dua Kabupaten Rusak BUMIJAWA - Jalur penghubung antara Kabupaten Tegal dan Brebes, tepatnya di Desa Dukuhbenda Kecamatan Bumijawa menuju Sirampog Brebes mengalami rusak parah dan belum teraspal. Namun kerusakan tersebut tidak ditanggapi positif oleh dua pemerintah daerah bahkan terkesan dibiarkan mangkrak.

Akibatnya warga yang beraktivitas melalui jalur perbatasan ini harus ekstra hati-hati untuk menghindari kecelakaan. Kerusakan ini sudah berlangsung cukup lama. Warga sekitar pun sudah berupaya mengurug dan memperbaiki dengan swadaya sendiri. “Jalan penghubung ini seba-

gian sudah masuk wilayah Sirampog Brebes, tetapi warga kami yang swadaya mengurug walaupun masuk wilayah Brebes,” kata Kades Dukuhbenda Sudiryo. Karena lokasi rusaknya jalan berada di ujung Kabupaten Tegal dan sebagian milik Kabupaten Brebes, menjadikan kon-

disi jalan tidak diperhatikan oleh pemerintah. Padahal katanya jalan ini merupakan jalan vital penghubung Bumijawa-Sirampog. “Ini jalan yang sangat vital, jika jalan ini rusak parah sudah bisa dipastikan aktivitas warga bisa terhambat,” terangnya.

Ia menuturkan, warga berharap pemerintah segera memperbaiki jalan ini. Sebab kalau dibiarkan kerusakan bisa terus bertambah. Hal senada juga diutarakan Sekretaris Desa Dukuhbenda Rojikin. Menurutnya, untuk perbaikan jalan ini seharusnya ada kerjasama antara pemerintah Kabu-

DONOR

paten Tegal dengan Brebes. “Tidak hanya pemerintah Tegal saja yang tanggap, harusnya pemerintah Brebes juga memperhatikan jalan penghubung ini,” katanya. Ia menambahkan, jika kondisi jalan sedang ramai, pengguna jalan sangat rawan terpeleset. Untuk itu pihaknya berharap pemerintah segera memperbaiki

jalan ini. “Kalau sepengetahuan saya yang bertanggung jawab memperbaiki jalan raya adalah pemerintah provinsi. Tapi sampai sekarang belum ada petugas yang melihat kondisi jalan di sini. Kalau bisa segera diperbaiki karena sangat membahayakan,” harapnya. (muh)

Penderita Difabel Butuh TPS Representatif

Sekda Kukuhkan Direktur UDD PMI SLAWI - Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Drs Haron Bagas Prakosa MHum yang juga Ketua Dewan Kehormatan PMI mengukuhkan Direktur Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Tegal yang baru dr Titin Widyaningsih. Pengukuhan bersamaan dengan Musyawarah Kerja Kabupaten (Mukerkab) PMI yang digelar di gedung baru PMI. Turut menyaksikan pengukuhan Bupati Tegal Ki Enthus Susmono, anggota forkompimda, pengurus PMI Kabupaten dan pengurus PMI kecamatan se Kabupaten Tegal. Dr Titin Widyaningsih yang juga Kepala Puskesmas Slawi menggantikan Direktur UDD PMI sebelumnya dr Sumaryati Bimo yang habis masa jabatannya. Selanjutnya dr Titin akan memangku jabatan Direktur UDD PMI Kabupaten Tegal untuk masa bakti 2014-2019 mendatang. Selain mengukuhkan Direktur UDD PMI, Sekda juga sekaligus mengukuhkan Koordinator Forum Relawan PMI Mashuri dan Ketua Korps Sukarela (KSR) PMI Husni Mubarok. Keduanya akan memangku jabatan untuk periode 2014-2016. Usai pengukuhan dilanjutkan serah terima jabatan Direktur UDD PMI dari pejabat lama dr Hj Sumaryati Bimo kepada pejabat baru dr Titin Widyaningsih yang disaksikan Ketua PMI Kabupaten Tegal H Iman Sisworo SH. (muh)

MGMP

HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

DIRINGKUS - Kapolsek Talang AKP Dwija Utama SH menunjukkan barang bukti sepeda motor.

SLAWI - Penderita difabel di Kabupaten Tegal yang tergabung dalam organisasi Difabel Slawi Mandiri (DSM) berharap agar tempat pemungutan suara untuk pemilu legislatif dan presiden bisa memperhatikan sisi akses penderita difabel. Hal tersebut disampaikan mereka saat menerima relawan demokrasi di sekretariat DSM, Senin (10/2) kemarin. Anggota DSM Dede mengatakan kerap kali ditemukan TPS yang memiliki lokasi tinggi. Sehingga akan menyulitkan penderita difabel yang memakai kursi roda. Begitu pula meja pada bilik untuk mencoblos juga berukuran tinggi sehingga kesulitan saat menggunakan hak pilihnya. “Kami harus dibantu oleh petugas menuju TPS. Kami jadi merasa tidak nyaman,” kata dede. Fasilitator DSM Margi hanur Cipto mengatakan di Kabupaten Tegal ada 130 penderita difabel yang dalam kondisi parah. Mereka susah untuk pergi dari tempat tidur. Ini perlu dipikirkan, masih berkesempatan menggunakan hak pilihnya atau tidak.

“Setidaknya bisa ada petugas yang mendatangi mereka,” kata dia. Sedangkan penderita difabel yang dalam kondisi tidak parah jumlahnya ribuan. Sehingga perlu ada TPS yang representatif bagi penderita difabel ini. “Misalnya letak bilik dan kotak suara tidak terlalu tinggi. Selain itu TPS juga berada di halaman yang datar,” ungkapnya. Anggota relawan demokrasi Ali Fikri mengatakan penderita difabel tetap memiliki hak pilih yang sama seperti hal orang normal biasa. Untuk itu maka pada pemilu ada sosialisasi bagi penderita difabel. “Fokus sosialisasi pemilu pada lima segmen masyarakat. Tokoh agama, pemilh pemula, organisasi perempuan, masyarakat marginal dan penderita difabel,” jelasnya. Untuk itu, lanjut dia, dalam beberapa hari kedepan akan ada sosialisasi pemilu kepada penderita difabel di Tegal. Harapannya mereka bisa menggunakan hak pilihnya. “Masukan dari penderita difabel juga akan menjadi pertimbangan bagi KPU,” katanya. (muh)

Dua Pelajar SMK Embat Sepeda Motor YERRY NOVEL/RADAR SLAWI

SAMBUTAN - Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Tegal Drs Edy Pramono memberikan sambutan acara bedah SKL UN IPA.

MGMP Bedah SKL UN IPA SLAWI - Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPA SMP Kabupaten Tegal menggelar bedah Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Ujian Nasional (UN) IPA tahun ajaran 2013/2014. Kegiatan ini dipusatkan di SMPN 1 Pagerbarang, Sabtu (8/2). Ketua MGMP IPA SMP Kabupaten Tegal Faizin mengatakan bedah SKL ini bertujuan untuk membekali para pendidik dalam rangka meningkatkan kesiapan menghadapi Ujian Nasional Tahun 2014. Kegiatan itu rutin dilaksanakan setiap tahun menjelang pelaksanaan UN. Dan untuk tahun ini, MPGMP menghadirkan narasumber yang berkompeten dengan bidang IPA. “Harapannya, mereka bisa berbagi ilmu kepada para guru agar lebih mantap mempersiapkan siswanya dalam memecahkan soal-soal UN,” katanya. Dalam bedah SKL ini, lanjut Faizin, peserta diberikan pengetahuan bagaimana “trik” menjawab soal dengan konsep mudah, cepat, dan paling utama adalah ketepatan. Karena mengerjakan UN tidak hanya berorientasi pada ketepatan semata, melainkan alokasi waktu yang telah ditentukan dalam pengerjaan. “Kami menghadirkan narasumber dari pusat yakni Munsif MPd (IPA Biologi) dan Bambang AP MPd (IPA Fisika),” terangnya. Faizin yang juga Guru SMP 3 Pangkah ini menambahkan, kegiatan diikuti oleh seluruh guru IPA SMP se Kabupaten Tegal yakni sebanyak 138 guru. Tiap sekolah mengirimkan tiga guru. Dan rata-rata adalah guru yang mengajar di kelas IX. “Animo guru dalam mengikuti kegiatan ini sangat bagus. Itu membuktikan, bahwa masing-masing sekolah ingin menghasilkan nilai terbaik bagi anak didiknya dalam UN nanti,” ucapnya. Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Tegal Drs Edy Pramono yang hadir dalam kesempatan itu mengharapkan, pada pelaksanaan UN nanti tidak terjadi pengkondisian siswa. Guru harus bekerja lebih keras dan meningkatkan dalam segala hal. Sementara itu, para narasumber yakni Munsif MPd dan Bambang AP MPd memaparkan satu persatu kisi-kisi soal yang bakal keluar dalam UN nanti. (yer)

TALANG - Memprihatinkan! Keinginan mencuri sudah tumbuh dibenak pelajar SMK swasta ternama di Kota Tegal. Dua pelajar kakak beradik AS (16) dan FT (15) warga Jalan Sakti Kelurahan Debong Kidul Kecamatan Tegal Selatan ini diringkus Satuan Resintel Polsek Talang usai berhasil mencuri sepeda motor jenis Satria FU di Desa Pesayangan RT 06/RW 01 Kecamatan Talang , Sabtu (8/2) dini hari kemarin. Mereka diringkus saat melintas di depan Polsek Talang bersama motor hasil curiannya. Kapolres Tegal AKBP Tommy Wibisono SIK melalui Kapolsek Talang AKP Dwija SH menyatakan kakak beradik ini berhasil memasuki rumah korban Taufik Aliyi (25) disaat rumah tersebut dalam keadaan kosong. “Pelaku berhasil memasuki rumah korban dengan cara mengambil kunci serep rumah menggunakan sebuah kayu yang sudah disiapkan. Dia mengambil kunci yang tercantol disebelah jendela. Setelah berhasil memasuki rumah, keduanya langsung menuju garasi dan mengambil motor Suzuki FU bernopol G 2679 FZ,” ujarnya Senin (10/2) kemarin. Tidak hanya mengambil motor, keduanya juga mengambil satu buah ponsel Blackbery milik korban yang tergeletak diatas meja ruang tamu. Aksi ini diketehui korban setelah dirinya pulang dan memasuki rumah pada pukul 02.30 WIB. Melihat rumahnya diacak-

acak pencuri dan mendapati motor kesayangannya raib, diapun meluncur ke Mapolsek untuk melaporkan musibah yang baru dialaminya. “Paska menerima aduan dari warga Pesayangan, kami memerintahkan unit Resintel dan personil yang ada untuk melakukan pencarian dan pengejaran di rute yang dimungkinkan dilintasi pelaku. Dan pelaku sempat melintas di depan polsek. Lewat aksi pengejaran keduanya berhasil dilumpuhkan di wilayah Desa Tegalwangi,”

tegasnya. Dalam aksinya keduanya sempat berboncengan menggunakan sepeda motor jenis RX King. Dan setelah berhasil menggondol motor dia sempat berpencar. Dari pengakuan sementara kakak beradik ini nekat mencuri motor lantaran ingin memiliki motor gaul yang selama ini diidam-idamkannya. “Dia terdeteksi baru pertama kali ini melakukan aksi curanmor. Dalam kasus ini keduanya bakal dijerat dengan pasal 363 KUHP.” (her)

MUHAMMAD FATKHUDIN/RADAR SLAWI

SOSIALISASI - Anggota relawan demokrasi sedang bersosialisasi ke penderita Difabel, Senin (10/2) kemarin.


RADAR BREBES

14

SELASA 11 FEBRUARI 2014

RADAR TEGAL

WONGE DEWEK Musrenbang Jangan Jadi Seremoni PAGUYANGAN - Musrenbang merupakan momen penting dalam menampung aspirasi warga untuk menyampaikan kebutuhannya di bidang pembangunan. Untuk itu, dalam pelaksanaannya direncanakan secara matang dan dipersiapkan sebaik mungkin, dengan menghadirkan semua pimpinan instansi terkait yang terlibat dalam jalannya proses pembangunan. Hal itu sebagaimana disampaikan Anggota Komisi I DPRD DOK. RADAR BREBES Kabupaten Brebes Hj Tri Murdining SPsi, disela kegiatan MusHj Tri Murdining SPsi renbang Kecamatan Paguyangan, Senin (10/2). Dikatakan, Musrenbang dimaksudkan sebagai forum musyawarah perencanaan pembangunan yang mengakomodasi peran-peran segenap komponen masyarakat, sebagai media koordinasi, komunikasi dan konsultasi program pembangunan dengan fokus pada realisasi kebutuhan masyarakat secara nyata. "Karena itu, pelaksanaan musrenbang hendaknya tidak sekedar menjadi kegiatan seremoni dan formalitas semata. Tapi harus dapat menampung dan merealisasikan kebutuhan masyarakat atas pembangunan di daerahnya," ungkap Tri. Terhadap hal itu lanjut dia, partisipasi masyarakat juga mutlak sangat dibutuhkan. Sehingga rencana pembangunan menjadi optimal dan tepat sasaran. "Sebab perencanaan pembangunan yang ditujukan untuk kepentingan masyarakat, tidak akan berhasil tanpa peran serta masyarakat didalam pembuatan perencanaan tersebut," jelasnya. Menyadari akan pentingnya peran serta masyarakarakat, pemerintah mengharuskan didalam pembuatan perencanaan pembangunan baik pusat maupun daerah dilakukan musyawarah secara berjenjang dari tingkat bawah. "Proses tersebut diawali dengan Musrenbang desa, Kecamatan, Kabupaten hingga Provinsi. Dengan tujuan untuk mengoptimalkan partisipasi masyarakat, sesuai dengan amanat undang-undang," kata Tri. Sedangkan yang menjadi tujuannya adalah membahas, menilai dan menyepakati prioritas kegiatan pembangunan sesuai dengan Rencana Kerja dari Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) yang telah dikolaborasikan dengan hasil musrenbang tingkat sebelumnya. "Yang pada akhirnya menghasilkan konsesus, komitmen, kesepakatan dan kemitraan antara pemerintah dengan pelaku pembangunan, mewujudkan kualitas perencanaan perencanaan pembangunan dengan lebih meningkatkan kemampuan mengakomodir aspirasi masyarakat, memberdayakan masyarakat dan memberdayakan sumber daya lokal," pungkasnya. (pri)

Longsor Lagi Tanggul Sungai Cisanggarung LOSARI - Tanggul sungai Cisanggarung di Desa Bojongsari, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes kembali longsor, Minggu (9/2) lalu. Longsor susulan itu terjadi menyusul tingginya volume air yang membuat arus sungai deras dan menghantam tanggul. “Longsor yang sekarang itu sekitar lebar 30 meter dengan kedalaman 6 meter. Kami masih tanggap darurat,” kata Wakil Bupati Brebes, Narjo bersama dengan Anggota DPRD Brebes, Suherman, Senin (10/2). Menurut Wabup pihaknya sudah meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Brebes untuk memantau aktivitas tanggap darurat, termasuk dengan pemberian logistik untuk kegiatan perba-

ikan oleh masyarakat. “Kemarin sudah dikirim 1500 karung pasir untuk meredam ambrolnya tanggul,” uajrnya. Dirinya juga mengapresiasi kesiapsiagaan masyarakat untuk menangani bencana alam itu. Bahkan dengan gotong royong bisa melakukan perbaikan dan langkah antisipasi lainnya. “Yang penting jaga gotong royong, kalau tidak gotong royong bisa bahaya longsornya makin parah dan air bisa meluap ke sawah maupun rumah-rumah warga. Makanya harus tetap kompak,” pesan dia. Sebelumnya diberitakan, akibat hujan terus menerus membuat volume air kian tak terbendung sejak malam hari. Kondisi itu diperparah dengan kiriman air dari wilayah hulu hingga pukul 07.00 WIB, tanggul tak kuasa menahan desakan hingga mengalami longsor panjang 40 meter, lebar 5 meter

dan kedalaman 7 meter. Sementara anggota DPRD Brebes, Suherman mengatakan, kendati sudah ditalud dengan dengan bronjong karung pasir, namun kondisi tersebut belum sepenuhnya aman. Sehingga, masyarakat pun masih merasa waswas dan cemas akan datangnya air kiriman yang lebih besar. “Semoga tidak sampai meluap ke pemukiman,” kata Herman. Puluhan karung berisi pasir ditempatkan di bibir alur sungai untuk menahan tebing dari derasnya arus sungai yang menjadi pembatas Jawa Tengah dan Jawa Barat tersebut. Warga sendiri berharap perhatian dari Pemkab Brebes untuk mengantisipasi terjadinya longsor di masa mendatang. Warga desa, lanjutnya, berharap Pemkab segera membangun bronjong secara permanen agar kondisi tersebut tidak semakin parah. (ism)

TNI Perbaiki Jalan yang Berlubang

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

AJIB AH...

PINTU MASUK - Musrenbang Kecamatan Paguyangan yang membahas prioritas pembangunan.

Kerusakan Makin Parah SIRAMPOG - Masih tingginya intensitas hujan di wilayah Kecamatan Sirampog, menyebabkan kerusakan jalan Provinsi BumiayuSirampog blok Pengasinan Desa Sridadi Kecamatan Sirampog akibat terjadinya pergerakan tanah semakin parah. Badan jalan yang berada di KM 01 tersebut, semakin sulit dilalui olah kendaraan bermotor. Warga harus berjalan kaki menaiki patahan jalan yang hanya menyisakan tanah dan batu. Sementara mobil yang terpaksa harus tetap melanjutkan perjalanan, ditarik oleh warga lainnya dengan kondisi tanpa muatan. “Jalannya licin, sementara dari arah Bumiayu kondisi jalan menanjak terjal dan sekarang kondisinya patah,” kata Edi (38) warga Pengasinan, Senin (10/2). Dikatakan, jalur tersebut sangat diperlukan oleh warga masyarakat. Sehingga bersama beberapa warga lain, dia berinisiatif membantu pengendara yang hendak melintas dilokasi tersebut secara sukarela. “Jika ada mobil yang kesulitan, kita tarik bersama-sama menggunakan tali. Sementara sepeda motor, terutama pelajar putri kami yang kendarai hingga lokasi jalan yang aman,” ujarnya. Terkait kondisi tersebut, Anggota DPRD asal Kecamatan Sirampog, Nasikun HMS menyampaikan, lokasi yang dilalui jalan Provinsi diwilayah tersebut sudah tidak layak lagi untuk dilintasi. Hal itu terbukti dengan kejadian bencana serupa yang terjadi hampir setiap tahun dilokasi yang sama. “Sejak tahun 2000 lokasi ini selalui mengalami kerusakan, banyak upaya yang telah dilakukan Binamarga untuk mempertahankan badan jalan di titik tersebut. Namun saat ini kondisinya kembali terulang dan sangat memprihatinkan,” ungkapnya. Menyikapi kondisi ini lanjut Nasikun, sebelumnya telah diusulkan untuk merelokasi (pemindahan) badan jalan ke lokasi yang lebih aman. Konsep pemindahan jalur juga telah disiapkan, jika relokasi dapat dilakukan. “Relokasi dilakukan ke bagian utara titik jalan yang telah ada saat ini, sebab bagian selatan berbatasan dengan tebing sungai Keruh. Embrio untuk badan jalan sudah ada hanya tinggal perlu peningkatan, total panjang jalan 500 meter melalui perbatasan Desa Kaligiri,” terangnya. Menurut Nasikun, dengan kondisi yang saat ini terjadi, maka relokasi jalan akan kembali disampaikan sebagai upaya penanganan maksimal. “Sebab saat ketika sebelumnya usulan relokasi disampaikan, pihak Binamarga memilih untuk mempertahankan dengan pemasangan paku bumi. Namun ternyata langkah tersebut kurang maksimal dengan, itu terlihat dengan kembali terjadinya kondisi serupa,” kata Nasikun. (pri)

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

DITARIK - Sebuah mobil terpaksa ditarik secara manual oleh sejumlah warga di jalan Provinsi Bumiayu-Sirampog.

ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

LONGSOR - Wakil Bupati Brebes, Narjo saat meninjau longsor susulan tanggul sungai Cisanggarung, Losari.

Paguyangan Perlu Perhatian Gerbang Masuk Kabupaten Brebes di Selatan SEBAGAI pintu masuk wilayah Kabupaten Brebes dari arah Selatan, Kecamatan Paguyangan memiliki peranan strategis utamanya didalam memperkenalkan potensi yang dimiliki maupun potret identitas Kabupaten Brebes. Terlebih, keberadaanya juga dilintasi jalur Nasional Tegal-Purwokerto yang cukup sibuk dilalui kendaraan dari berbagai daerah. Sebagai gerbang masuk Kabupaten Brebes, maka Kecamatan Paguyangan selayaknya mendapatkan perhatian lebih. Utamanya dalam penataan. Hal itu disampaikan koordinator Paguyuban Kepala Desa Paguyangan, Sukamdo, dalam pelaksanaan Musrenbang tingkat Kecamatan, Senin (10/2). “Ibaratnya tuan rumah, Paguyangan ini adalah pelayan yang membukakan pintu. Sehingga perlu kiranya berhias untuk memberikan kesan terbaik kepada para tamu,” ungkap Sukamdo. Untuk itu, dalam kegiatan

Musrenbang di tingkat Kecamatan tersebut, pihaknya berharap keberadaan Kecamatan Paguyangan mendapat perhatian lebih dalam pembangunannya. “Sebab Paguyangan sendiri kerap menjadi persinggahan dengan adanya destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi. Mulai dari Waduk Penjalin, Air Panas Kedungoleng, Agrowisata Kaligua, hingga Desa Wisata Pandansari,” kata Sukamdo yang juga Kades Pandansari ini. Untuk Memajukan sektor wisata, menurut dia, satu hal yang menjadi prioritas perhatian yakni ketersediaan sarana infrastuktur yang memadai. “Dengan kondisi infrastuktur yang baik sebagai akses menuju lokasi wisata, kita yakin potensi yang dimiliki akan semakin dikenal dan lebih maju lagi,” tandasnya. Sementara Kabid Pemsosbud Bappeda Kabupaten Brebes, Drs Khaerul Abidin MM, menyampaikan, pelaksanaaan Musrenbang saat ini juga merupakan langkah sinkronisasi usulan pembangunan dengan memenuhi program enam pilar pembangunan Kabupaten Brebes.

“Diantaranya ketersediaan sarana infrastuktur yang tercantum dalam program enam pilar ini, kita tampung aspirasiaspirasi yang masuk dari setiap wilayah untuk diikutkan dalam usulan program pembangunan,” jelasnya. Camat Paguyangan Ahmad Hermanto SIP berharap, Kecamatan Paguyangan akan menjadi lebih baik yang dimulai dengan pelaksanaan Musrenbang, karena Musrenbang adalah rencana kerja yang akan dilaksanakan untuk pembangunan kedepannya. “Maka diharapkan seluruh peserta benar-benar mengusulkan kegiatan yang menjadi prioritas utama untuk dihadirkan, sehingga anggaran pemerintah benar-benar bisa dialokasikan sesuai kebutuhan dari kegiatan tersebut,” ujarnya. Paguyangan menjadi kecamatan pertama di wilayah Kabupaten Brebes bagian Selatan yang melaksanakan Musrenbang. Hadir dalam kegiatan tersebut anggota DPRD Kabupaten Brebes dari Dapil II, para Kepala Desa, tokoh masyarakat, serta jajaran SKPD di tingkat kecamatan. (teguh supriyanto)

Kerusakan Jalan Sudah Dilaporkan ke Gubernur BREBES - Hujan yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Brebes telah berdampak terhadap rusaknya infrastruktur jalan. Tidak hanya merusak jalan nasional, hujan juga telah merusak sejumlah ruas jalan provinsi dan kabupaten. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU-TR) Kabupaten Brebes, Ir Satibi Senin (10/2) mengaku, dari hasil pemetaan, saat ini terdapat 11.000 meter persegi jalan yang berlubang akibat diguyur hujan. Untuk menangani kerusakan jalan itu, Pemerintah Kabupaten Brebes telah melaporkan secara tertulis kerusakan itu ke Gubernur Jawa Tengah dengan disertai visual gambar. “Laporan tersebut juga berkaitan dengan kerusakan jalur pantura Brebes-Losari sepanjang 31 kilometer,” ujarnya. Selain melaporkan ke Gubernur, tambah dia, upaya lain juga dilakukan dengan melakukan komunikasi dengan Satuan Kerja (Satker) Bina Marga Provinsi Jawa Tengah. Bahkan baru-baru ini Pemkab Brebes juga telah dilakukan pengecekan terhadap kerusakan

jalan bersama Pangdam IV Diponegoro, Bina Marga Provinsi Jawa Tengah, dan Polri. “Ini merupakan upaya percepatan penanganan jalan berlubang di wilayah pantura brebes,” katanya. Penanganan darurat tersebut dilakukan agar jalur pantura brebes bisa dengan mudah dilalui oleh kendaraan. Penanganan ini dilakukan sampai dengan redanya musim hujan. Setelah musim hujan selesai, lanjut dia, diharapkan nantinya pemerintah melalui Bina Marga Provinsi Jawa Tengah bisa kembali melakukan perbaikan secara permanen di ruas pantura maupun di jalan-

jalan provinsi. “Untuk penangannya merupakan kewenangan Satker Bina Marga Provinsi Jawa Tengah, namun Pemkab Brebes menghendaki agar perbaikan permanen bisa dilakukan di sepanjang jalan pantura dengan cara rijit (beton) di titik-titik tertentu,” pinta dia. Sementara, Mantan Bupati Brebes, H Agung Widyantoro MSi mengapresiasi tindakan TNI dan Polri yang telah berupaya melakukan upaya perbaikan kerusakan jalan di wilayah pantura Brebes. Upaya itu tentunya dapat mengurangi terjadinya kecelakaan lalu lintas. (har)

BREBES - Upaya perbaikan secara permanen terhadap ruas jalan pantura Brebes hingga Losari belum bisa dilakukan oleh Bina Marga Provinsi Jawa Tengah. Penanganan itu baru dilakukan setelah musim penghujan berakhir. Meski demikian, upaya perbaikan sementara kini tengah dilakukan oleh sejumlah personil TNI AD dengan menggunakan sejumlah alat berat. Pengawas Bina Marga Wilayah 5 Jawa Tengah, Untung Riyanto kepada Radar Senin (10/2) mengaku, saat ini Bina Marga sudah melakukan inventarisir terhadap kerusakan jalan yang ada di wilayah pantura Brebes. Selain di pantura Jalan Gajahmada, Brebes kerusakan jalan terparah juga ada di wilayah Bulakamba dan Losari. Untuk sementara ini, lanjut dia, penangan terhadap kerusakan jalan dilakukan secara darurat dengan dibantu oleh pihak TNI. “Untuk sementara penangan dilakukan secara darurat dengan melakukan penambalan terhadap ruas jalan yang berlubang,” katanya. Setelah kondisi cuaca membaik, lanjut dia, perbaikan secara permanen baru akan dilakukan terhadap ruas pantura. Hal ini diharapkan agar para pengguna

jalan bisa lancar saat melintas di wilayah pantura Brebes. “Untuk perbaikan secara permanen, sudah diusulkan ke pusat dengan menggunakan kontruksi rijit (beton),” terang dia. Sementara, Danramil 01 Brebes, Kapt (Inf) Solikhudin saat ditemui di lokasi perbaikan jalan mengaku, kalau pihaknya diperintahkan untuk menangani kerusakan jalan yang ada di depan SMPN 3 Brebes hingga wilayah perbatasan Kaligangsa sepanjang 3 kilometer. Perbaikan sendiri ditangani langsung oleh anggota Yon Zipur 09 Bandung sebanyak 11 orang dibantu 12 anggota Koramil 01 Brebes, serta 20 personil Polri. Untuk teknik penanganannya sendiri, lanjut dia, pihaknya telah berkordinasi dengan pihak Bina Marga Provinsi Jawa Tengah Wilayah Tegal. “Untuk hari ini perbaikan difokuskan di depan SMPN 3 Brebes sepanjang 50 meter yang mengalami kerusakan cukup parah,” katanya. Dan untuk hari berikutnya, perbaikan akan dilanjutkan kearah timur hingga perbatasan Brebes-Tegal. Tanggap darurat perbaikan jalan ini dilakukan sesuai dengan perintah Panglima TNI melalui Komandan Satgas dan diteruskan ke tingkat Koramil. (har)

HARVIYANTO/RADAR BREBES

DIKERUK - Personil TNI tengah melakukan pengerukan dengan alat berat di jalan Gajahmada Brebes yang rusak berat.


SAMBUNGAN

SELASA 11 FEBRUARI 2014

15

RADAR TEGAL

Dewan Terus Desak Satpol

AGUS WIBOWO/RADAR TEGAL

KUDA BESI - Hadiah ‘kuda emas’ diberikan kepada Wakil Wali Kota Habib Ali, dan wali kota serta wakil wali kota terpilih.

WAKIL Ketua Komisi III DPRD, Roi’i Ali menyayangkan sikap Satpol PP, dinilai lamban menyikapi keberadaan gubuk di Obyek Wisata PAI (Pantai Alam Indah) sebelah timur, yang belum dibongkar. Tindakan penegak perda itu bisa dilakukan sendiri, tanpa melibatkan unsur SKPD terkait, dalam hal ini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. ‘’Kami menyayangkan sikap Satpol, sampai saat ini keberadaan gubuk mesum di PAI masih berdiri tegap.’’ Menurutnya, alasan Satpol PP belum membongkar, menunggu kebijakan atau keputusan instansi terkait. Padahal seharusnya tidak perlu seperti itu. Sebab keberadaan gubuk sangat meresahkan masyarakat. ‘’Termasuk merusak moral, dan menambah banyak tempat mesum atau prostitusi terselubung di Kota Tegal. Bahkan membuat kumuh PAI,’’ tegasnya. Karena itu, pemkot tidak boleh membiarkan gubuk mesum berdiri. Harus segera membongkar, dan tidak membiarkan moral masyarakat rusak. Menanggapi pernyataan wakil rakyat, yang terus menyoroti masalah gubuk di PAI, kelompok kewirausahaan mengatasnamakan Tunas Harapan Masyarakat (THM), diketuai oleh Sudarso, justru menyayangkan sikap DPRD. ‘’Pak Dewan yang terhormat. Jangan hanya desakan-desakan. Lihat saja di lapangan secara nyata. Termasuk, kondisi malam di wajah Kota Tegal sendiri. Apakah gubuk PAI lebih parah, di-

AGUS WIBOWO/RADAR TEGAL

PENEDUH - Gubuk di PAI sebelah timur, dijadikan tempat berteduh.

banding lokasi lain yang notabene berada dekat kantor DPRD sendiri?’’ Jadi menurutnya, dewan perlu memiliki kebijakan santun, yang dapat melontarkan sesuatu, namun memberikan solusi. Sebab, persoalan yang dialami komunitas masyarakat kecil. Termasuk, keberadaan gubuk diyakini tidak separah, atau negatif seperti dipikirkan para wakil rakyat. Hal senada dilontarkan Persatuan Pemuda Penjalan (Perapen), R Yono, menyayangkan sikap DPRD yang dinilai memojokkan rakyat kecil. ‘’Sebenarnya itu bukan gubuk. Yang namanya gubuk identik, dengan sebuah rumah kecil yang terdapat pintu masuk. Fakta di lapangan, hanya kursi duduk ditambahi peneduh. Termasuk keberadaannya tidak lain sebagai berteduh siang hari,’’

ujarnya. Lebih lanjut dia mengungkapkan, sangat kecil kemungkinannya, lokasi itu dijadikan tempat mesum. Lantaran berada di area terbuka. Berbeda dengan obyek hiburan, dan berada di tengah kota. Termasuk dekat gedung dewan. ‘’Lebih parahkah tempat berteduh, dengan hiburan yang ada. Itu yang kami pertanyakan pada Pak Dewan terhormat. Jangan memanfaatkan momentum pencarian pencitraan. Namun menjatuhkan rakyat kecil. Kasihan mereka, yang terus-menerus jadi perbincangan di media. Mereka juga mempunyai keluarga yang harus dinafkahi.’’ Yono menegaskan, bila memang tempat itu dinilai salah, DPRD tidak bicara dan menyuruh dibongkar. Tapi memberikan solusi nyata. (gus)

Walkot-Wawalkot Terpilih Terima Hadiah USAI memberikan hadiah dan kenang-kenangan, kepada masa pemerintahan H Ikmal Jaya SE Akt MH, Majelis Agama Khonghucu Indonesia (Makin) Tegal, juga memberikan hadiah serupa berupa ‘kuda emas,’ kepada wali kota-wakil wali kota terpilih, periode 2014 2019, pada acara puncak malam Perayaan Tahun Baru Imlek

2565 Kongli, malam Minggu kemarin, di gedung Nusa Bahari. Ketua Makin Tegal, GyongGyong menjelaskan, hadiah yang diberikan bentuk terima kasih kepada pemkot, ikut memberikan dukungan pada Makin, yang telah menjadi bagian masyarakat. “Termasuk kepada wali kota

dan wakilnya yang baru. Hadiah itu diberikan, wujud selamat datang di Tahun Kuda, diharapkan bisa jadi pemimpin sejati, dan berpegang pada kebenaran. Bukan hanya keuntungan.” Wali Kota terpilih, Hj Bunda Sintha bukan orang Kota Tegal asli. Namun diharapkan mampu menjadi pemimpin yang

benar, dan membangun daerahnya lebih baik. Kota Tegal bukan milik warganya saja, melainkan semua orang yang mau menjadikannya lebih besar lagi. “Terlebih Kota Tegal bagian dari Indonesia. Mari bangun kebersamaan dan persatuan, untuk mewujudkan kepemimpinan yang baik,” pungkasnya. (gus)

Habib Ali: Tidak Ada Pungutan Apapun Bagi Semua Calon Penghuni Rusunawa RUMAH Susun Sewa (Rusunawa) di Kota Tegal, yang sebentar lagi dihuni Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), sampai saat ini belum mengumumkan siapa saja yang berhak menghuni. Masyarakat kota Tegal berpenghasilan rendah, berbondong-bondong mendaftarkan

diri dengan melampirkan persyaratan yang harus dipenuhi. Salah satunya Kartu Tanda Penduduk (KTP) menyebutkan sebagai warga setempat. Namun, dari jumlah pendaftar masuk, hanya beberapa pendaftar yang berhak menempati melalui seleksi. Mereka yang menjadi calon penghuni Rusunawa, juga mendapat panggilan undangan instansi terkait, Diskimtaru. Bagi yang memperoleh undangan,

dijelaskan mengenai kewajiban menempati Rusunawa. Yakni membayar tarif sewa 3 bulan ke depan, terhitung sejak dibukanya rusunawa. Wakil Wali Kota Habib Ali Zaenal Abidin menegaskan, tidak ada pungutan apapun, bagi calon penghuni Rusunawa. Biaya yang dikenakan bagi calon penghuni, merupakan biaya sewa 3 bulan ke depan, terhitung sejak dibukanya Rusunawa. Sehingga penghuni tidak perlu

membayar sewa 3 bulan. Namun setelah itu berlalu, wajib membayar sewa setiap bulan. “Jadi, yang perlu dipahami masyarakat, khususnya MBR yang mendaftarkan diri jadi calon penghuni Rusunawa. Tidak ada pungutan dalam seleksi. Pembayaran tarif sewa 3 bulan lebih didahulukan, sebagai jaminan penghuni tersebut benar-benar membutuhkan Rusunawa sebagai tempat tinggalnya.” (adi)

Beramai-ramai Goyang Tandu dari halaman 9 Selain Klenteng Tek Hay Kiong Tegal, perayaan Cap Go Meh berlangsung di seluruh penjuru negeri, seperti Kalimantan Barat, Bangka-Belitung, Palembang, Pecinan Semarang, Surabaya, Jakarta, Bandung, Manado, Medan serta kota besar lain. Perayaan ini benar-benar sebuah kegiatan budaya menakjubkan. Pastinya layak disaksikan langsung. Menurut Tosu Chen Lie Wei, perayaan Cap Go Meh 2565/ 2014 di Kelenteng Tek Hay Kiong, akan mengeluarkan 10 tandu. Delapan milik tuan rumah Kelenteng Tek Hay Kiong, 2 tandu lagi dari Kelenteng Dharma Mulya Kecamatan Losari (Kabupaten Brebes), dan 1 tandu dari Kelenteng Kun An Tong Kuningan (Jabar). “Untuk tandu dari luar kota, contohnya Losari dan Kuningan, mulai datang 12 Februari,” ujarnya, kemarin. Persiapan jelang perayaan Cap Go Meh, seperti tahun sebelumnya, tandu milik tuan rumah Kelenteng Tek Hay Kiong Tegal, yang akan diarak keliling, seluruhnya dikeluarkan dan dihias. Disamping itu, semua tandu yang rencanaya diarak keliling, dalam prosesi Cap Go Meh selama dua hari, dipasang alat pemikul dan dihias bermacam bendera. Ketua Yayasan Tri Dharma

Tegal (YTDT), Kwee Hong Koen atau Gunawan Ade Budi menandaskan, Hari Raya Yuan Xia disebut juga Hari Raya Shang Yuan. Dimana Tian Guan Da Di, turun ke dunia untuk membagi berkah, kepada umat manusia yang diikuti Xian Nu Shan Hua (Bidadari Penabur Bunga). “Menurut kepercayaan, barang siapa kejatuhan bunga-bunganya, semua cita-cita akan tercapai. Hari Raya Yuan Xiao, sebagai malam purnama raya pertama di musim Chun atau semi, yang juga hari penutup dalam rangkaian Tahun Baru Imlek, dirayakan secara meriah. Pada umumnya, pada hari raya ini, diadakan upacara Gotong Toa Pe Kong menggunakan joli, atau tandu selanjutnya dikirab sekitar kelenteng,” papar Kwee Hong Koen. Dia menambahkan, perayaan Cap Go Meh, diawali upacara Sembahyang Pantai. Maknanya bersifat historis, atau peringatan bahwa Kongco Kwee Lak Kwa yang pernah datang, hidup serta memperoleh gelar ritual Taoisme ‘Tek Hay Cin Jin’ di Laut Tegal. “Inilah yang menjadikan Kelenteng Tek Hay Kiong Tegal, sebagai pusat kelenteng ‘Tek Hay Cin Jin,’ di daerah pesisir lain sepanjang pesisir Pulau Jawa,” imbuhnya. Di Pulau Jawa, tandas Kwee Hong Koen, ada dua pelabuhan melahirkan manusia sejati. Ma-

sing-masing Pelabuhan Tegal, dan pelabuhan di Banyuwangi. Sedang ujung Timur Banyuwangi (Jawa Timur), manusia sejati diberi nama Tan Hu Cin Jin. “Artinya, menurut versi Taoisme, Kota Tegal sebagai kota makmur, atau kota penuh kemakmuran.” Jadi, Sembahyang Pantai yang bakal digelar, paparnya, ada makna historisnya. Sekaligus mengingatkan kejayaan Pelabuhan Tegal. Selain diharapkan terjadinya peningkatan sektor ekonomi di lokasi itu. Sedang Kongco yang dikirab, di antaranya Kongco Ceng Gwan Cin Koen (Dewa Pembasmi Siluman), dan Kongco Tek Hay Cin Jin (Dewa Keberkahan atau Kemuliaan), dan Kongco Hok Tek Ceng Sin (Dewa Bumi atau Kebajikan Pembawa Berkah), Kongco Hian Thian Siang Tee (Dewa Pelindung Anak), Kongco Kwan Seng Tee Koen (Dewa Keadilan). Disusul Kongco Sin Long Thay Tee ( Dewa Pertanian), Kongco Kwan Im Po Sat, selanjutnya Kongco Thian Ho Seng Bo (Dewi Laut atau Dewi Kemakmuran). Sebelum dan sesudah upacara Sembahyang Pantai, ribuan masyarakat berbagai daerah, memadati Jalan Gurame, Jalan Veteran, dan Jalan A Yani. Bersamaan perayaan Cap Go Meh, ribuan tamu dari luar kota, misalnya Jakarta, Bandung, Semarang, dan Cirebon beramai-ramai

datang. Disamping memeriahkan acara tersebut, tak lupa ikut menggoyang-goyang tandu. Lebih lanjut dijelaskan, pada jaman dulu, even itu dimeriahkan juga bunyi petasan, dan arak-arakan lain. Contohnya barisan pembawa lentera, anakanak yang dirias mirip dandanan dewa-dewa, dan musik Ba Yin. Tak ketinggalan Lang Liong (Tari Naga), serta Bu Say atau Barongsay. Upacara Gotong Toa Pe Kong, tutur Kwee Hong Koen, mengandung arti bahwa semua malaikat atau Toa Pe Kong, keluar kelenteng menyambut kedatangan Tian Guan Da Di, dan Xian NU Shan Hua, turun kedua. Sedangkan Lang Liong dan Bu Say, merupakan perwujudan hewan-hewan surgawi, serta bunyi petasan berguna mengusir pengaruh jahat, yang akan menggangu. Selain upacara-upacara di atas, biasanya tiap rumah menyalakan lampu terang-benderang, memasang lampu atau Teng di serambi rumah, dengan maksud agar Tian Guan Da Di, dapat melihat rumah tersebut, dan melimpahkan rahmat sebanyak-banyaknya. Tidak kalah menarik, anakanak berjalan-jalan dengan lentera di tangan. Hal itu juga bermaksudkan, supaya kepala mereka ditaburi bunga-bunga keberuntungan dari Xian Nu Shan Hua. (abidin abror)

AGUS WIBOWO/RADAR TEGAL

POLITIK - Divisi Sosialisasi KPU Saefur Rochim, memberikan pendidikan politik pada kaum hawa.

KPU Ajak Perempuan Melek Politik DALAM upaya meningkatkan partisipasi pemilih di Kota Tegal, pada pemilu legislatif (pileg), tanggal 9 April 2014. Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus memberikan sosialisasi pendidikan pemilih perempuan. Bidikan dan targetnya, lantaran suara kaum hawa, dalam jumlah pemilih di Kota Maritim cukup banyak. Tak terkecuali peran wanita, yang dinilai mampu meningkatkan dan mempengaruhi anggota keluarganya, dalam partisipasi pemilu. Demikian ditegaskan Divisi Sosialisasi KPU, Saefur Rochim, kemarin, ketika menghadiri pendidikan politik perempuan tahun 2014, diselenggarakan oleh PDI Perjuangan, di rumah caleg perempuan, Wiwik Mastuti. ‘’Siapapun, baik partai politik, lembaga kemasyarakatan atapu keagamaan, dapat menyelenggarakan kegiatan seperti ini. KPU sangat mendukungnya.’’ Menurutnya, KPU sendiri tengah membidik dan fokus memberikan pendidikan pada perempuan. Karena jumlah pemilih wanita terbanyak. Tak terkecual, sosoknya bisa mengarahkan ser-

ta mengajak anggota keluarganya dalam berpartisipasi. ‘’Pengaruh perempuan sendiri di antaranya lebih banyak manutnya. Dengan diadakan jiwa kemanutan, menjadi pemilih cerdas bertanggung jawab dan rasional. Sehingga tidak dapat dipengaruhi siapapun, harus memilih siapa. Meskipun itu suaminya. Sebab pada dasarnya perempuan punya kemandirian,’’ ungkapnya. Dijelaskan bahwa sosialisasi dengan sasaran perempuan, baru kali pertama diselenggarakan oleh PDI Perjuangan. Sedangkan KPU sendiri, ada lembaga lain, untuk melakukan hal serupa, dan di tempat berbeda. ‘’Kemarin, kami baru saja memasuki kelompok keagamaan, secara mendadak memberikan sosialisasi. Tak terkecuali sasaran ibu-ibu PKK dan pengajian, merupakan salah satu bidikan kami, guna menjadikan mereka sadar pemilu,’’ jelasnya. Hal senada dilontarkan narasumber dari Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Semarang, Rina, yang ikut hadir dalam pendidikan po-

litik perempuan. ‘’Wanita harus berpikir cerdas, dan tidak takut berpolitik. Baik politik melalui partai, maupun politik praktis sebagai seorang yang mempunyai hak pilih. Kaum perempuan harus melek politik, dan tidak kalah dengan laki-laki, yang selama ini tetap mendominasi.’’ Dia mengungkapkan, jumlah perempuan diakui mendomnasi secara umum. Namun tetap yang terjun di dunia politik, harus mempunyai kemampuan handal. Artinya, diandalkan untuk memperjuangkan martabat perempuan di manapun. ‘’Bukan bermaksud mengalahkan laki-laki. Sudah saatnya perempuan berkiprah di dunia politik. Jangan takut, bukti yang sudah berkiprah banyak.” Ditambahkan pula, jika memilih perempuan sebagai calon wakil rakyat, para pemilih diminta memilih wanita yang mempunyai sejarah perjuangan politik matang, mampu membawa nama baik perempuan. ‘’Melek politik juga bisa diwujudkan, dengan memahami penggunaan hak pilih, tidak golput dan lainnya.” (gus)

Nelayan Ngluruk DPR RI dari halaman 9 Pada kesempatan itu, Firman menyampaikan, demo nelayan menuntut pembatalan solar industri, sudah dipenuhi. Nelayan dapat membeli solar seharga Rp5.500, bukan solar industri seharga Rp13.470 per liter. Eko pun mendesak Komisi IV, supaya mengundang Andy Sommeng, yang menandatangani SE BPH Migas. Kemudian secepatnya membuat surat pencabutan SE-nya. “Kami sepakat tidak akan pulang, sebelum memperoleh surat pembatalan dari kepala BPH Migas,” tandas Eko di hadapan Firman.

Hal itu ditanggapi langsung oleh Firman, yang menyatakan tidak perlu mengundang kepala BPH Migas. “Ngapain ngundang Andy Sommeng. Kan tuntutan nelayan dikabulkan. Solar tetap harganya Rp5.500, bukan Rp13.470 per liter. Jadi sebaiknya teman-teman nelayan bersabar. Surat pencabutan butuh proses,” ungkap Eko, menirukan pernyataan wakil ketua Komisi IV. Ditambahkan tokoh nelayan Tegal, Tambari Gustam, selain ke Komisi IV, perwakilan nelayan mendatangi Komisi VII yang membidangi Migas. Nelayan ditemui anggota Komisi VI dari PDI Perjuangan, Dewi Aryani.

Menurut Dewi, sambung Tambari, politisi berparas cantik itu, siap menjembatani antara Fahmi Matori Abdul Jalil dari BPH Migas. “Kami sampai berdebat dengan pihak BPH Migas, yang diwakili Fahmi,” tandas Tambari menirukan kata-kata Dewi Aryani. Lebih jauh Tambari menguraikan penuturan Dewi yang menyatakan, Fahmi mengaku siap membantu. “Fahmi mengatakan, nelayan tidak usah datang lagi ke Jakarta. Kami dari BPH Migas siap menemui nelayan di Tegal. Sekali lagi, masih butuh proses mencabut surat edaran itu,” pungkasnya. (adi)


CMYK

16

SELASA, 11 FEBRUARI 2014

RADAR TEGAL

Aher akan Pakai Konsep Bang Yos 087749772266 Teguh Juwarno

085742237324 Messy Widiastuti

081231249132 Mohamad Hekal

081911478683 Bachrudin Nashori, Teguh Juwarno, Damayanti WP, Mehbob

085853534517 Mohamad Hekal 081225386512 Teguh Juwarno, Fikri Faqih, Faozan Amar, Dewi Aryani 085742075001 Muntoha Nasuha 087730186080 Messy Widiastuti, Tri Laksono 02470254127 Mohamad Hekal, Fikri Faqih, Dewi Aryani, Bahrudin Nashori 085786065506 Muntoha Nasuha 085742026737 Messy Widiastuti, Damayanti Wisnu Putranti, Dewi Aryani, M Prakosa 085642623398 Muntoha Nasuha 085875985312 Nur nadlifah 087897879774 Nur Nadlifah 087826663777 Nur Nadlifah 085742153727 Muntoha Nasuha 082227502338 Nur Nadlifah 082225294804 Mohamad Hekal 085842016952 Teguh Juwarno 085726620916 Nur Nadlifah 085640300952 Nur Nadlifah 085742039678 Messy Widiastuti, Teguh Juwarno

085786163173 Nasrudin, Agung Widyantoro, Purwoko Julisasongko, Teguh Juwarno 085866168880 Muntoha Nasukha 081902409677 Teguh Juwarno, Agung Widyantoro, Nasrudin, Mohamad Hekal 085741902168 Nasrudin, Agung Widyantoro, Purwoko J, Teguh Juwarno 081902673711 Dwi Aryani, Teguh Juwarno, Mohamad Hekal, Nasrudin 081548153312 Muntoha Nasukha 087830004185 Muntoha Nasukha 085229529391 Ahmad Mustaqin 081902076371 Teguh Juwarno, Abdullah Sungkar, Mohamad Hekal, Damayanti WP 085869463655 Muntoha Nasukha 082313044181 Teguh Juwarno, Abdullah Sungkar 081391800075 Damayanti WP

JAKARTA - Ketua Umum Partai Kengaku setuju dengan konsep megaadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), politan Bang Yos. Menurutnya, maSutiyoso, alias Bang Yos, bertemu Gusalah di wilayah Jakarta sudah terlalu bernur Jawa Barat, Ahmad besar untuk ditangani Heryawan atau Aher di sendirian. Jakarta, Senin (10/2). Per“Saya setuju megapolitemuan itu membahas tan proses alamiah tapi konsep pembangunan harus dikawal. Kalau saya terintegrasi di wilayah Jajadi capres megapolitan bodetabek. ini program saya. Akan Dalam kesempatan itu, saya jadikan,” ucap politisi Sutiyoso menjelaskan PKS ini. konsep yang dimilikinya BENTUK TIMSES ketika masih menjabat seSekadar diketahui, Gubagai Gubernur DKI Jabernur Jawa Barat Ahmad karta, yakni megapolitan. Heryawan merupakan saKonsep ini dimaksudkan lah seorang bakal calon untuk mengatasi masalah presiden (capres) yang diDOK.RATEG Jakarta dengan memanpersiapkan Partai KeadilAhmad Heryawan faatkan wilayah penyangan Sejahtera (PKS) untuk ga. “Intinya membangun penataan tata pemilu 2014. Pria yang akrab disapa Aher ruang dengan masterplan sinergis,” kata ini menegaskan bahwa dirinya siap Sutiyoso dalam pertemuan yang dilangmengemban amanah dari Dewan Syuro sungkan di Cali Deli, Jalan Surabaya, PKS. “Saya serius. Sebagai kader saya Jakarta Pusat. diminta, saya harus siap,” kata Aher Terkait penanganan banjir, Sutiyoso, kepada wartawan di Cali Deli, Jalan dulu hendak membangun waduk raksaSurabaya, Jakarta, Senin (10/2). sa di wilayah Bogor. Waduk ini berfungsi Ia mengaku sudah membuat berbagai mengurangi debit air kiriman dari Bogor persiapan terkait pencapresan. Bahkan, yang menjadi penyebab utama banjir di Aher mengklaim sudah memiliki tim Ibu kota. sukses. “Tingkat RT saja ada,” ujar angKonsep integrasi, lanjutnya, juga bisa gota Majelis Syuro PKS ini. dipakai mengatasi masalah kemacetan, Meski sudah sibuk dengan pencakebersihan serta kepadatan penduduk presan, mantan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta. Sementara, wilayah penyangga Jakarta ini menjamin tugasnya sebagai juga mendapat keuntungan dari pemkepala daerah tidak akan terbengkalai. bangunan infrastruktur serta bertamIa mengaku sudah biasa melakukan dua bahnya lapangan kerja. pekerjaan secara bersamaan. “Semata-mata kita berharap bagaiAher juga tidak khawatir dengan mamana membangun ibukota yang komsalah dana kampanye. Pasalnya, ia tidak prehensif agar bisa sejajar dengan kota ingin kampanye besar-besaran. “Tidak lain di dunia,” tandas mantan Gubernur ada, masalah sumber dana karena meJakarta dua periode tersebut. mang nggak punya (dana). Apa adanya Sementara Ahmad Heryawan mesaja,” tandasnya. (dil/jpnn)

081548915159 Damayanti WP 08986192778 Muntoha Nasukha 081542239718 Teguh Juwarno

Bang Yos Tertarik Bangun Koalisi dengan PKS

PESTA DEMOKRASI Hati-hati Politik Uang Jelang Pemilu BANJARMASIN - Jelang pemilu yang akan dilangsungkan bulan April mendatang, hampir semua calon legislatif mulai memperkenalkan diri. Ditengarai, politik uang kembali terjadi. Politik uang sendiri merupakan bahaya laten demokrasi dan pemilu. Koordinator Aliansi Pemantau Pemilu Independen (APPI) Kalsel, Muhith Afif mengungkapkan, APPI Kalsel prihatin terhadap perkembangan politik terutama kondisi menjelang pemilu 2014. “Biasanya politik uang biasanya dilancarkan dalam bentuk pemberian uang tunai maupun pemberian barang. Pemberian ini dilakukan secara terus menerus, mulai masa kampanye sampai pada saat pemilihan,” ujarnya. Muhith menambahkan, saat ini APPI Kalsel memulai gerakan anti politik uang dengan memasang spanduk di tempat-tempat yang ramai dilalui dan dikunjungi oleh masyarakat. “Dengan menerima politik uang justru penerima menggadaikan masa depannya lima tahun mendatang pada orang yang tidak punya orientasi pengabdian. Politik uang juga akan semakin menyuburkan korupsi di parlemen, sebab caleg terpilih pasti akan berpikiran untuk mengembalikan modalnya pada saat kampanye.” Dia menambahkan, modus yang dilakukan biasanya dengan meminta jasa masyarakat untuk memasang bendera atau atribut caleg tertentu, lalu kemudian masyarakat tersebut diminta untuk menjaga agar atribut tersebut tetap terpasang sampai dengan masa akhir kampanye. Atas prestasinya tersebut, caleg tertentu itu akan memberikan sejumlah uang yang jumlahnya di luar batas kewajaran. Modus lain mengumpulkan masyarakat pada suatu tempat, lalu caleg tertentu akan hadir memberikan sosialisasi atau memperkenalkan diri. (mrn)

DOK.RATEG

Sutiyoso

JAKARTA - Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Sutiyoso, membantah, melakukan pembicaraan politik dengan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Ditegaskannya, pertemuan yang berlangsung di Jakarta, Senin (10/2) siang tadi, hanya membicarakan masalah perkotaan. Meski begitu, mantan Gubernur DKI ini mengakui adanya ketertarikan untuk membangun koalisi dengan PKS, partai yang menaungi Aher. Ia yakin PKPI dapat menjalin kerjasama yang baik dengan partai Islam itu. “Kami nasionalis pasti bisa kerjasama dengan PKS,” ujar Sutiyoso di Cali Deli, Jalan Surabaya, Jakarta, Senin (10/2). Menurutnya, pasca pemilu legislatif nanti partai-partai kecil serta menengah seperti PKPI dan PKS harus membentuk koalisi. Tujuannya, agar kuat bersaing dalam pemilihan presiden tanpa menjadi boneka partai besar. Meski begitu, ditegaskannya, seluruh pembicaraan mengenai koalisi baru akan dilakukan pascapemilu legislatif. “Komunikasi politik dengan PKS nanti

setelah pileg disesuaikan dengan perolehan suara,” kata pria yang biasa disapa Bang Yos ini. Aher pun menyampaikan hal senada. Menurutnya, koalisi antara PKPI dan PKS sangat mungkin terjadi. “PKS-PKPI sangat mungkin terjadi, kita (PKS) kan nasionalis juga,” ujar Aher yang juga anggota Majelis Syuro PKS ini. TIDAK PERCAYA Di lain hal, Sutiyoso mengaku lebih memercayai hasil penelitian yang dirilis Bank Dunia ketimbang Badan Pusat Statistik (BPS). Karena kondisi di lapangan, hasil survei yang dirilis Bank Dunia akhir 2013 lalu, jauh terlihat lebih nyata. Bank Dunia merilis, tingkat kemiskinan Indonesia mencapai 100 juta jiwa. Sementara hasil survei BPS menyatakan jumlah penduduk miskin hanya tinggal 30 juta jiwa. “Saya lebih memercayai Bank Dunia,” ujarnya dalam diskusi 15 tahun PKP Indonesia, di Kantor Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PKPI, Jakarta, Senin (10/2). Menurut Sutiyoso, masih tingginya angka kemiskinan karena krisis multidimensi yang dihadapi bangsa Indonesia tidak juga berhasil diatasi, bahkan semakin parah. Padahal reformasi telah berjalan hampir 17 tahun. “Pancasila dilupakan, kita jadi liberal makanya terjadi korupsi. Di bidang hukum, jual beli perkara merajalela. Belum lagi keadilan ekonomi terlihat sangat timpang. Hasil amandemen UUD 1945, justru semakin membawa kita ke sistem ekonomi liberal, kapitalistik,” katanya. (gir/jpnn)

AGUS WIBOWO/RADAR TEGAL

POLITIK - Caleg DPR Propinsi dr Mesy Widiastuti MaRS, ajak kaum perempuan pandai berpolitik.

Lewat Perda, Upaya Berikan Perlindungan Perempuan ATURAN Komisi Pemilihan Umum (KPU), dalam persyaratan minimum keterwakilan perempuan 30 persen, pengajuan calon legislatif Pemilu 2014, mendapatkan acungan jempol caleg wanita. ‘’Kami berterima kasih atas Peraturan Pemilu, tentang kuota minimal perempuan sebanyak 30 persen, pada Peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2013,’’ ujar Caleg DPRD Propinsi Jateng Dapil 9, dr Messy Wisiastuti MaRS.

Menurutnya, perempuan perlu dan harus diberdayakan dalam pemilu sekalipun. Karena itu, dalam aturan tersebut, pihaknya yakin calon dari wanita lebih banyak dipilih. ‘’Contohnya Ibu Damayanti, caleg DPR RI. Beliau rajin turun ke bawah, dan sering berkomunikasi dengan masyarakat langsung. Itulah sosok perempuan, yang sebenarnya yang selalu mau turun berkomunikasi layaknya seorang ibu,” bebernya.

Tak terkecuali dirinya. Meski jabatan DPR Propinsi Jateng ernah diraih, upaya terus berkomunikasi tetap berlangsung. “Jangan sampai sudah duduk melupakan konstituennya. Hanya mau beruncang-uncang. ‘’Ya. Pemilih perempuan lebih rajin dan tekun. Makanya, kami berharap ke depan, hasil Pemilu 2014, PDI Perjuangan pusat mendapatkan 3 sampai 4 caleg terpilih, dan propinsi juga mengalami kenaikan.’’ (gus)


OLAH RAGA

SELASA, 11 FEBRUARI 2014

RADAR TEGAL

17

Manuela Jadi Fans Barca CARLES Puyol benar-benar ingin menitiskan fanatisme klub kepada putri kandungnya, Manuela. Putri bek Barcelona yang baru lahir pada 24 Januari itu, baru saja dia daftarkan sebagai anggota resmi suporter klub Catalan tersebut. Seperti dilansir situs resmi Barca (julukan Barcelona), Puyol mendaftarkan putrinya setelah dia mengikuti sesi latihan Jumat (7/2) waktu setempat. Setelah latihan, bek yang identik dengan rambut gondrong ini langsung menuju kantor pelayanan suporter (OAB). Puyol pun diterima Wakil Presiden Bidang Sosial, Jordi Cardoner dan menyetujui permintaan pemain 35 tahun itu untuk menjadikan putrinya anggota resmi Barca nomor 163.612. (bas/jpnn)

SEVILLA - Jornada 22 mengakhiri dominasi Barcelona di puncak klasemen Primera Division dalam dua musim terakhir. Total, tim Catalan itu sudah menduduki posisi teratas selama 59 pekan secara beruntun, jika dihitung mulai awal musim 2012-2013. Hanya sepekan turun takhta, Barca kini sudah bertengger di posisi nomor satu lagi. Kemenangan 41 di

DOK./GETTY IMAGES

FANS BARCA - Manuela,sudah terdaftar menjadi fans Barcelona.

AGENDA

PREMIER LEAGUE LIGA INDONESIA Selasa, 11 Februari 2014 Persepam v PSM (K-Vision pukul 15.30 WIB) Mitra Kukar v Persipura (K-Vision pukul 19.00 WIB)

Rabu, 12 Februari 2014 Cardiff v Aston Villa (Bein Sports 2 pukul 02.45 WIB) Hull City v Southampton (Bein Sports 1 pukul 02.45 WIB) West Ham v Norwich (Nex Entertainment pukul 02.45 WIB) West Bromwich v Chelsea (Bein Sports 3 pukul 03.00 WIB)

Misi Sulit Sang Tuan Rumah MADRID - Atletico Madrid mendapatkan catatan manis dan pahit sekaligus dalam satu pekan terakhir. Satu catatan manis sayangnya harus diikuti oleh rangkaian kekalahan yang membuat langkah mereka musim ini kian berat. Dua kekalahan tersebut membuat ambisi untuk meraih gelar juara di dua ajang yang berbeda juga kian sempit. Los Rojiblancos (julukan Atletico), merasakan puncak klasemen Primera Division untuk pertama kalinya sejak 1996 setelah mengalahkan Real Sociedad di jornada 22. Namun, hasil itu diikuti kekalahan dalam derby ibukota melawan Real Madrid di leg pertama semifinal Copa del Rey dengan skor 0-3. Tiga hari kemudian, malah kalah 0-2 dari tuan rumah Almeria di primera Division yang membuat mereka merosot ke posisi ketiga. Belum pulih kekecewaan itu, Atleti sudah harus kembali menghadapi Real di leg kedua semifinal Copa del Rey. Kali ini mereka menjadi tuan rumah di Vicente Calderon. Hanya saja, defisit tiga gol ditambah penampilan Real yang kian mengesankan, peluang Atleti untuk lolos ke final diprediksi sangat kecil. Kapten Atletico Gabi menegaskan timnya belum menyerah untuk memperjuangkan status juara bertahan Copa del Rey. Meski terluka, dia menantang rekan-rekan setimnya untuk bangkit dari keterpurukan beruntun dalam sepekan terakhir. “Tim ini terluka. Tapi, kami harus menegakkan kepala, bekerja keras untuk secepat mungkin lepas dari dua hasil negatif. Sekarang kami harus lebih menyatu, karena kami masih berada di posisi terhormat dan beruntung masih di sini,” ujar Gabi. Sebelum kekalahan di leg pertama, Atletico mengalahkan Real dua kali beruntun. Di final Copa del Rey musim lalu dan laga putaran pertama Primera Division yang dua-duanya berlangsung di kandang Real, Santiago Bernabeu. Meski demikian, rekor head to head masih berpihak pada kubu Real. Saat Atletico mencoba mencari

SHAUN BOTTERILL/GETTY IMAGES

SANGAT TIPIS - Gabi optimis bisa mempertahankan gelar Copa del Rey.

bangkit dari keterpurukan, kubu tamu tak mendapatkan masalah pada skuadnya. Tim asuhan Carlo Ancelotti kembali diperkuat Cristiano Ronaldo yang absen saat melawan Villarreal di lanjutan Primera Division, Minggu (9/ 2). Hukuman skorsing atas kartu merah yang diterimanya, tak berlaku di ajang Copa del Rey.

Kembalinya Ronaldo memungkinkan Ancelotti menurunkan kekuatan terbaiknya. Ronaldo akan disatukan dengan Gareth Bale yang sudah pulih dari cedera betis yang membuatnya absen di beberapa laga. Bahkan, Bale sudah membuat satu gol dan satu assist saat Real membekuk Villarreal 42. (ady/zul/jpnn)

kandang Sevilla, Ramon Sanchez Pizjuan, kemarin (10/2) dinihari WIB, membuat Barca mengambil alih pimpinan klasemen yang hanya tak sampai 24 jam diduduki Real Madrid. Kedua tim memiliki poin yang sama, 57 poin, begitu pula Atletico Madrid yang menduduki posisi teratas pekan lalu. Barca unggul selisih gol dari dua rivalnya yang sama-sama berasal dari Madrid itu. Kemenangan besar tetap memberikan evaluasi pada pelatih Barca Tata Martino. Awal laga

kembali jadi masalah bagi Blaugrana (julukan barca). Mereka ketinggalan dulu sebelum membalikkan keadaan. “Anda harus tahu kapan memilih untuk langsung menyerang dan kapan untuk menguasai bola lebih lama. Kami bermain buruk di 20 menit awal, tapi sekali kami mencetak gol penyeimbang kami bermain lebih baik,” sahut Martino seperti dikutip situs resmi klub. Barca tertinggal lebih dulu setelah Alberto Moreno mencetak gol di menit ke-15. Tapi tim tamu kemudian menyamakan kedudukan di menit ke-34 melalui Alexis Sanchez. Gol balasan yang dilesakkan oleh pemain Cile itu menjadi pembuka bagi gol-gol Barca lainnya. Mereka kemudian menambah tiga gol lagi lewat Lionel Messi (2 gol) dan Cesc Fabregas. “Kami sadar bahwa kami sedang berada di fase krusial di musim ini,” lanjutnya. (ady/zul/jpnn)


ALL SPORTS

18

SELASA 11 FEBRUARI 2014

RADAR TEGAL

Michael Regan/Getty Images

HILANG LAGI - Striker Fulham, Darren Bent (tengah) lepas dari kawalan Patrice Evra (kiri) untuk mencetak gol penyeimbang yang menggagalkan Manchester United meraih poin penuh di kandangnya Old Trafford.

KEPAYAHAN DI KANDANG MANCHESTER - Betapa kemenangan terus menjauh dari Manchester United. Setiap pertandingan, siapapun lawannya, terasa sangat berat bagi tim asuhan David Moyes tersebut. Alihalih tim elit, tim kasta bawah pun menjelma menjadi tim yang mendadak terlihat sangat kuat. Statistik performa United dalam sepuluh laga terakhir di semua kompetisi menunjukkannya. Hanya tiga victory yang bisa mereka raih. Sisanya, enam kekalahan plus satu hasil seri. Kondisi yang mengenaskan itu sampai mendapat keprihatinan dari lawan. “Saya tidak pernah mengha-

lau umpan lambung sebanyak ini. Ini seperti mengingatkanku pada hari-hariku saat tampil di Conference (ajang tim-tim non liga di Inggris). Saya bersyukur mereka bermain seperti itu karena kami dengan mudah bisa menjaga kotak penalti,” kata bek Fulham Dan Burn seperti dikutip Get West London. Perkataan Dan Burn itu sangat beralasan. Melawan Fulham di kandang sendiri kemarin (10/2) dini hari, United tampil buruk. Mereka bermain monoton dengan hanya menyerang dari sayap. Total umpan lambung yang mereka ciptakan mencapai 81 kali. Itu adalah crossing terbanyak

PREMIER LEAGUE INGGRIS Hasil Minggu malam (9/2) Swansea City v Cardiff City 3-0 (Wayne Routledge 47', Nathan Dyer 79', Wilfried Bony 85') Tottenham Hotspur v Everton 1-0 (Emanuel Adebayor 65') Manchester United v Fulham 2-2 (Robin van Persie 78', Michael Carrick 80'/Stve Sidwell 19', Darren Bent 90')

KLASEMEN SEMENTARA 1 Chelsea

25 17 5

3

47-20

56

2 Arsenal

25 17 4

4

48-26

55

3 Manchester City

25 17 3

5

68-27

54

4 Liverpool

25 15 5

5

63-30

50

5 Tottenham Hotspur

25 14 5

6

32-32

47

6 Everton

25 12 9

4

37-26

45

7 Manchester United

25 12 5

8

41-31

41

8 Newcastle United

25 11

4

10 32-34

37

9 Southampton

25 9

9

7

36-29

36

10 Swansea City

25 7

6

12 32-35

27

11 Hull City

25 7

6

12 25-30

27

12 Aston Villa

25 7

6

12 27-36

27

13 Stoke City

25 6

8

11 26-40

26

14 Crystal Palace

25 8

2

15 18-34

26

15 West Ham United

25 6

7

12 26-33

25

16 Norwich City

25 6

7

12 19-37

25

17 Sunderland

25 6

6

13 25-38

24

18 West Brom. Albion 25 4

11 10 29-37

23

19 Cardiff City

25 5

6

14 19-44

21

20 Fulham

25 6

2

17 24-55

20

ANTARA JO DAN PATO JOAO ‘JO’ SILVA Usia: 26 Klub: Atletico Mineiro Caps/Gol: 14/5 Plus —> Deputi Fred sepanjang tahun lalu Minus —> Kurang lincah

CMYK

dalam se-jarah Premier League sejak musim 2006-2007. Tapi, banyaknya crossing tak menjamin jumlah gol. Tidak adanya variasi serangan membuat Fulham nyaman bertahan dengan menumpuk pemain sebanyak-banyaknya di kotak penalti. Dari 81 crossing, hanya 18 yang mampu disambut rekan sendiri. Situasi itu semakin buruk karena hampir tidak ada pemain yang menerobos kotak penalti Fulham.

Strategi Fulham, tim juru kunci Premier League, untuk bermain menyerang di menit-menit awal justru berbuah manis. Umpan lambung Lewis Holtby mampu disambut dengan sentuhan first time kaki kanan Steve Sidwell. Gol tersebut menunjukkan betapa keroposnya lini pertahanan United. Gelandang bertahan United, Darren Fletcher, yang melihat gerakan coming from behind Sidwell, justru

membiarkan bekas pemain Chelsea itu untuk nyemplung ke kotak penaltinya sendiri. Posisi tertinggal 0-1 itu hanya bertahan kurang dari 60 menit. Robin van Persie menyelamatkan muka United dengan menyambut umpan mendatar di depan kotak penalti Fulham pada menit ke-78. Asa meraih victory semakin membuncah ketika Michael Carrick menambah gol dua menit kemudian. Tapi, di menit ke-94, Darren Bent

membuyarkan harapan itu. Menyambut bola mental, dia menyundul leluasa bola ke gawang David de Gea. Hasil tak maksimal itu semakin memperpanjang masa-masa kelam United bersama Moyes. Sepanjang ditangani pelatih asal Skotlandia itu, mereka sudah menelan 11 kekalahan. 8 di antaranya terjadi di Premier League. Sisanya, di Carling Cup dan Piala FA yang bahkan membuat mereka langsung keluar dari turnamen. Moyes sangat menyayangkan hasil tersebut. Dia mempertanyakan mental juara yang selalu menjadi keunggulan United atas lawan-lawannya. “Selalu saja se-

perti ini sepanjang musim ini. Tapi hari ini sangat buruk sekali. Mungkin ini karena mental mereka yang sangat lembek sehingga potensi mereka tidak keluar,” ungkapnya Sementara itu, pemain anyar yang direkrut dari Chelsea, Juan Mata, membela rekan-rekannya. Menurut dia, suasana di ruang ganti masih positif. Para pemain tidak memiliki masalah apapun. “Atmosfernya masih bagus di ruang ganti. Saya harap kami bisa menunjukannya saat melawan Arsenal,” katanya. Tentu saja jika masih bermain seperti saat melawan Fulham, Arsenal bisa membabat mereka. (aga/zul/jpnn)

Selecao Cari Nomor 9 RIO DE JANEIRO - Akhir tahun lalu, pelatih timnas Brasil Luiz Felipe Scolari menggaransi satu tempat untuk Fred dalam skuad yang akan diturunkannya di Piala Dunia (PD) 2014. Scolari mengungkapkannya meski kala itu Fred tak lagi membela klubnya, Fluminense, sejak laga lawan Santos (1/9/2013) karena cedera paha kanan. Nah, kabar buruk datang kemarin. Bukan hanya Fred tak kunjung sembuh dari cederanya. Tapi, cedera yang dialami penyerang tengah Brasil di Piala Konfederasi 2013 itu makin parah alias mengalami pembengkakan. Dokter Brasil Jose Luiz Runco bahkan memberikan pernyataan yang membuat Selecao (sebutan timnas Brasil) waswas. “Kami akan terus memonitor kondisi Fred sampai sepuluh hari ke depan. Tapi, dari pemeriksaan terakhir, dia sepertinya membutuhkan istirahat dua bulan lagi,” kata Runco seperti dilansir Lancenet. Rehat dua bulan itu pun diartikan dalam kondisi normal. Artinya, recovery striker 30 tahun tersebut berjalan mulus. “Jika ada kendala di tengah jalan, maka dia (Fred) bisa berlanjut absen sampai Piala Dunia,” jelas Runco. Berbeda dengan Runco, Carlos Alberto Perreira, koordinator teknik Selecao, pesimistis Fred bakal fit saat PD nanti. Selain karena Fred terlalu lama absen dari lapangan hijau, waktu yang tersisa untuk mengembalikan penampilan mantan striker Olympique Lyon itu tidak cukup lama. Seandainya pulih dua bulan lagi sesuai perkiraan medis atau pada April nanti, Fred praktis hanya akan memiliki waktu sebulan lagi untuk mengembalikan. “Saya sudah berbicara

dengan Fred dan dia sangat khawatir dengan peluangnya tampil di Piala Dunia,” ungkap Parreira. “Dia sangat ingin bermain untuk Selecao di Piala Dunia, tapi tidak ada yang bisa memastikan apakah dia akan fit akhir Maret, April, atau Mei,” imbuh pelatih Selecao saat memenangi Piala Dunia 1994, Copa America 2004, dan Piala Konfederasi 2005 tersebut. Terpisah, Scolari juga sangat khawatir dengan cedera berkepanjangan yang dialami Fred. Tapi, pelatih yang akrab disapa Felipao itu akan menunggu kondisi terakhir Fred sampai batas terakhir pengumuman skuad Brasil ke PD 2014 pada 7 Mei mendatang. “Saya akan terus menunggunya dan berharap dia akan kembali dalam kondisi fit untuk kembali memberikan gol-gol bagi Selecao,” tandas Scolari kepada R7. Scolari pun mengungkapkan pengalamaan saat menghadapi situasi sama kala menangani Selecao pada PD 2002 di Korsel-Jepang. Kala itu, bintang penyerang Ronaldo juga mengalami cedera sebelum turnamen. Tapi, Ronaldo akhirnya pulih tepat

FRED

waktu, bahkan menjadi aktor sukses Selecao meraih gelar juara dunia. Sukses itu makin sempurna setelah striker berjuluk The Phenomenon tersebut finis sebagai top scorer dengan torehan 8 gol. Sementara itu, legenda Brasil Pele mengatakan bahwa Selecao seharusnya tidak perlu bergantung kepada Fred. “Brasil adalah sebuah tim yang dibentuk dari kumpulan para pemain terbaik. Jadi, absennya satu atau dua pemain akan bisa digantikan yang lainnya,” tutur dia lagi. (dns/zul/jpnn)

Frederico Chaves Guedes atau yang familier dengan Fred merupakan pilihan utama posisi nomor 9 di Brasil sepanjang tahun lalu. Jika Fred sampai absen di Piala Dunia 2014, siapa penggantinya? HULK ALEXANDRE PATO Usia: 24 Klub: Corinthians Caps/Gol: 27/10 Plus —> Nomor 9 di era Mano Menezes Minus —> Mentalitas naik turun

Usia: 27 Klub: Zenit St Petersburg Caps/Gol: 32/8 Plus —> Beberapa kali dimainkan di nomor 9 Minus —> Diplot sebagai penyerang sayap

LEANDRO DAMIAO Usia: 24 Klub: Santos Caps/Gol: 17/3 Plus —> Karakteristik mirip Fred Minus —> Rentan cedera

Stanley Chou/Getty Images

PERAN FANS - Kondisi Old Trafford tetap ramai, meski Manchester United belum tampil mengesankan musim ini.

Hanya Program Bernyanyi yang Sukses MESKI memetik hasil tak maksimal saat melawan Fulham, Manchester United tetap bisa lega. Sebab, program klub untuk membuat tribun yang ramai dengan nyanyian pendukung menuai kesuksesan. Para fans terus bernyanyi di tribun khusus tersebut. Tribun khusus agar suporter bernyanyi itu berada di tribun J dan K. Posisinya tepat berseberangan dengan terowongan menuju kamar ganti pemain. Laga melawan Fulham kemarin dini

hari adalah yang kedua kalinya program itu diujicoba. Karena sukses saat United menjamu Real Sociedad di Liga Champions, program itu kembali dijalankan. Berbeda dengan yang pertama, uji coba kedua massa lebih banyak. Sebab, tribun yang dipakai diperbanyak. Rencananya, tribun bernyanyi itu akan dibuat permanen dengan jumlah tribun yang lebih luas. Tujuannya, fans bisa membangkitkan atmosfer di Old Trafford. Manajer United David Moyes bahkan ikut turun mendorong fans bernyanyi. (aga)


ALL SPORTS

SELASA 11 FEBRUARI 2014

19

RADAR TEGAL

AGENDA Liga Indonesia Selasa, 11 Februari 2014 Persepam vs PSM (K-Vision pukul 15.30 WIB) Mitra Kukar vs Persipura (K-Vision pukul 19.00 WIB)

Aji: Yang Penting Pengalaman Tanding JAKARTA - Kegagalan menjalani uji coba melawan Argentina U-23 tidak terlalu disesalkan oleh Timnas U-23. Bagi tim pelatih, siapapun lawan yang akan dihadapi, tujuan utamanya adalah untuk bisa meningkatkan mental bertanding dan jam terbang yang maksimal bagi skuad Garuda Muda. Aji Santoso, pelatih kepala Timnas U-23 menjelaskan bahwa dirinya sudah mendengar kabar batal tersebut. Sejatinya, uji coba itu cukup bagus baginya karena level lawan yang tinggi. Namun, dia berharap rencana uji coba tetap bisa terlaksana pada awal Maret nanti. “Kami berharap ada uji coba, siapapun itu lawannya. Kalau lawan, Badan Tim Nasional (BTN) dan PSSI yang mengkomunikasikan,” katanya, kemarin (10/2). Mengenai kriteria lawan uji coba perdana sebagai pelatih kepala U-23, Aji tak meu berpolemik. Tim yang levelnya lebih tinggi, timnya siap, demikian juga dengan tim yang levelnya setara, seperti tim-tim Asia Tenggara. Sebab, sebelumnya ASEAN All Stars rencananya bakal bertanding dengan Timnas U-23. “Mau lebih kuat, atau dianggap selevel, yang terpenting tim kami dapat penga-

Aji Santoso

laman bertanding,” terang pelatih asal Malang tersebut. Dengan uji coba, mental pemain U-23 yang bermaterikan pemain gado-gado, yang Alumnus SEA Games 2013 dan pemain baru bisa terasah. Selain itu, tim diharapkan bisa lebih menyatu dan dilihat kekompakannya. Pasalnya, timnas U-23 sendiri baru akan melakoni pemusatan latihan perdana dibawah arahan Aji pada minggu terakhir Februari nanti sampai 6 Maret. Masa itu disesuaikan dengan jeda libur kompetisi untuk persiapan Timnas menuju laga Pra Piala Asia 2015, kontra Arab Saudi 5 Maret mendatang. Di sisi lain, untuk komposisi pemain yang akan dipanggil, Aji sebenarnya sudah mengantongi 28 nama pemain yang dipilih mengikuti TC tahap pertama. Mereka dipanggil untuk persiapan Asian Games 2014 September mendatang. Dari nama-nama itu, tak ada satupun nama pemain senior untuk menggenapi kuota tiga pemain senior yang dibolehkan oleh regulasi Asian Games. Dia masih ingin memaksimalkan potensi pemain-pemain muda yang masuk dalam radar seleksinya. Dengan masa perjalanan yang panjang, kuota tiga pemain senior baru akan dipanggil oleh pelatih 43 tahun jika timnya memang butuh pemain berpengalaman. Sementara itu, sekretaris BTN Sefdin Syaifudin belum memberikan kepastian kapan nama 28 pemain akan diumumkan. Selain belum diumumkan, BTN juga sudah mengkoordinasikan ke Satlak Prima terkait penyerahan nama pemain dan ofisial ke Asian Games yang tak bisa diserahkan dengan cepat. “Saya sudah ketemu pPak Warno (Suwarno, Ketua Satlak Prima) beberapa hari lalu. Sudah saya sampaikan kalau sepak bola spesifik tidak bisa entry name di awal. Ada proses seleksi, TC, promosi, dsb,” ujarnya melalui pesan singkat. (aam)

LEBIH SEMANGAT Zaenal Arif (Persepam)

BANGKALAN - Meski berada satu strip di bawah tim lawan, Persepam Madura United tetap mengusung target tinggi saat menjamu PSM Makassar dalam laga lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2014. Kedua tim penghuni papan bawah klasemen sementara grup wilayah timur ini akan bentrok di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, sore nanti. Target besar tersebut disampaikan langsung oleh sang pelatih kepala, Daniel Roekito kepada Jawa Pos Radar Madura, siang kemarin (10/2). Menurut Roekito, mereka akan memanfaatkan status sebagai tuan rumah untuk bisa mendulang poin penuh untuk pertamakali di musim ini. “Dengan status tuan rumah, secara tidak langsung membuat kami sedikit unggul. Karena d e ngan tampil di depan pendukung sendiri, para pemain kami akan jauh lebih siap dan memiliki motivasi tinggi untuk menunjukan permainan terbaik mereka. Jadi, tidak ada alasan lain selain harus menggegam poin penuh dari laga besok (sore nanti, Red),” ujar pelatih asal

Rembang yang telah berusia 61 tahun ini. Selain itu, mantan pelatih tim Persib Bandung itu menambahkan, salah satu modal lain yang membuat dia berani untuk sesumbar menang tersebut, adalah semua anak asuhnya dalam kondisi onfire. Terutama duet Zaenal Arif dan Silvio Escobar yang selama ini terkenal licin di barisan pertahanan lawan. Memang, Roekito berencana menggunakan formas 4-4-2 untuk membungkam PSM, tim pendatang baru di ISL itu. Sebab, ujung tombak Zaenal dan Silvio tersebut akan di topang oleh empat gelandang Michael Orah, Rossi Noprihanis, Slamet Nurcahyo, dan Jose Jara Gonzales. Menurut pelatih berkacamata itu, Jose Gonzales selain akan bertindak sebagai playmaker, dia juga memiliki insting gol yang ekstra tajam. Sehingga, tidak menutup kemungkinan juga akan bertindak sebagai second striker dalam laga tersebut. “kali ini, kami akan bermain terbuka,” tegasnya. Secara terpisah, head coach Juku Eja (Julukan PSM) Jorg Pieter Steinebrunner mengatakan bahwa mereka tidak gentar dengan ancaman tuan rumah tersebut. Itu tidak lain karena pelatih asal Jerman ini sudah memiliki strategi tersendiri untuk membungkam tuan ruamh di depan pendukung mereka. “Kalau bicara kesiapan, semua pemain kami juga sudah jauh lebih siap. Dan, meski bermain di kandang lawan, kami tetap akan berusaha sekuatnya untuk mencuri poin. Semua pertandingan bagi kami adalah final, jadi wajib untuk menang,” tegas pria asal Jerman ini. (dik/ jpnn/ril/yan)

PERKIRAAN PEMAIN PERSEPAM MU (4-4-2) : 47-Gerri Mandagi (pg); 21-Ade Suhendra, 28-Aditia Putra Dewa, 32-Abu Bakar Silah, 26-Fachrudin Wahyu; 24-Michael Orah, 11Rossi Noprihanis, 10-Slamet Nurcahyo, 19-Jose Jara Gonzales; 96-Zaenal Arif (C), 23-Silvio Escobar. Pelatih : Daniel Roekito PSM MAKASSAR (3-5-2) : 28- Markus Horison (pg), 77- Rahmat Latief, 32Agung Prasetya, 18-Supandi; 22- Ardan Aras, 11- Ponaryo Astaman, 7-Robertino Pugliara, 9-Roman Chmelo, 8- Syamsul Bachri; 27- Qifly Tamarah, 99- Michael Baird. Pelatih : Jorg Pieter Stainebrunner

BTN Umumkan Nama Pemain Hari Ini JAKARTA - Badan Tim Nasional (BTN) dijadwalkan bakal mengumumkan nama pemain yang dipaggil oleh pelatih timnas senior, Alfred Riedl, hari ini. Selain kepastian skuad, BTN juga mengumumkan bahwa pemusatan latihan (TC) Timnas digelar di lapangan Pelita Harapan, Karawaci Tangerang. “Jumlah pemain dan nama mereka yang dipanggil diumumkan besok (hari ini, red). Kami

sudah melakukan rapat dengan Alfred Riedl, hari ini (kemarin (10/ 2), red),” kata sekretris BTN Sefdin Syaifudin, kemarin. Pemain-pemain yang dipanggil oleh pelatih asal Austria nantinya akan melakoni pemusatan latihan mulai 25 Februari mendatang di Tangerang. Itu untuk persiapan lawatan Pra Piala Asia 2015 ke kandang Arab Saudi, 5 Maret mendatang. Pemilihan pemain-pemain itu

DOK. RATEG

Alfred Riedl

sendiri adalah hasil monitoring langsung yang dilakukan oleh tim pelatih Timnas senior. Riedl bahkan sempat memantau laga Inter Island Cup di zona Papua dan Jawa. Sementara, asistennya seperti Wolfgang Pikal, Widodo C Putro dan Edi Harto juag disebar baik di Zona Sumatera, Jawa, maupun Kalimantan untuk menemukan pemain terbaik. “Pemain ini merupakan pili-

han tim pelatih setelah dilihat dalam kompetisi,” tuturnya. Di sisi lain, terkait lokasi pemusatan latihan (TC), akhirnya ditempatkan di Tangerang, bukan lapangan Timnas di Senayan seperti biasanya dikarenakan sudah menjadi pilihan Riedl. Tak hanya memilih, RIedl bahkan sempat turun langsung memantau lokasi lapangan. Selain lapangan, fasilitas yang ada pun lebih lengkap. (aam)


CMYK

SELASA, 11 FEBRUARI 2014

PRESTASI

24

RADAR TEGAL

Pesta Siaga Kwarran Adiwerna

Ajang Kembangkan

POTENSI ANAK

DOK.ISTIMEWA

TINGKATKAN MOTIVASI - Trainer SLC Daryono Yusuf memberikan pelatihan untuk melatih kesiapan mental.

SMA Negeri 2 Slawi

ADIWERNA – Seribuan Pramuka Siaga dari 65 Pangkalan Gudep SD dan MI se- Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal mengikuti Pesta Siaga tingkat Kwarran Adiwerna yang dihelat, Minggu (9/2) di pelataran SMK Negeri 2 Adiwerna. Meski sempat diguyur hujan, namun kegiatan tetap berlangsung meriah. Acara dibuka secara resmi oleh Kepala UPTD Dikpora Adiwerna Taufik Hidayat SPd MM selaku wakil ketua Mabiran Adiwerna. Turut hadir Sekretaris Camat Adiwerna Mukhtarom SIP, Wakil Sekretaris Kwarcab R Sofan Effendi SPd, anggota Mabiran, para pengawas TK/SD dan kepala SD/MI selaku kepala Mabigus se-Kecamatan Adiwerna. Menurut Kepala UPTD Dikpora Adiwerna Taufik Hidayat, Pesta Siaga merupakan salah satu even yang penting untuk mengembangkan potensi anak atau peserta didik khususnya usia Siaga. “Pesta Siaga adalah ajang bagi anak – anak untuk berkembang, berkreasi untuk menunjukan potensinya,” katanya Oleh karena itu, lanjutnya, kegiatan pembinaan peserta didik lewat Pramuka perlu didukung semua stakeholder terkait dari jajaran Mabiran, Kwarran hingga di tingkat Mabigus. “Kita sangat mendukung upaya menggali potensi peserta didik dalam rangka menghasilkan generasi penerus bangsa yang berkualitas. Pesta Siaga inilah salah

Bersiap UN, Latih Kesiapan Mental SLAWI - Menjelang Ujian Nasional (UN), SMA Negeri 2 Slawi sengaja menggelar kegiatan yang melatih kesiapan mental dan meningkatkan motivasi siswanya. Langkah itu dilakukan dengan kembali menghadirkan trainer SLC (Synergi Learning Center) Daryono Yusuf dalam Pelatihan Character Building. Tercatat 600 peserta yang terdiri dari siswa dengan orang tuanya masing-masing dihadirkan dalam training sehari yang dilaksanakan pada Sabtu (8/2) lalu di aula setempat. Kepala SMA Negeri 2 Slawi MZ Muttaqien mengatakan, pelatihan ini memang didesain untuk melatih kesiapan mental dan meningkatkan motivasi serta kesiapan menghadapi UN. Ia berharap lewat acara ini anak-anak menjadi sangat siap untuk menghadapi UN. “Acara ini digagas untuk membentuk mental sukses, menanamkan optimisme yang tinggi, dan berpikir positif,” ungkapnya. Daryono Yusuf memaparkan pentingnya mengoptimalkan hati. Masing-masing manusia memiliki fitrah kehebatan dan keistimewaan. Optimalisasi itu sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT. “Jika kita bisa mengoptimalkan potensi yang kita miliki, maka kita akan mampu menembus tapal batas kehidupan,” ungkapnya. Ia menegaskan bahwa apapun yang kita inginkan sejatinya dapat kita raih, termasuk keberhasilan UN. “Banyak orang hebat karena mampu memainkan emosi yang didasari kecerdasan spiritual, tidak sekedar kecerdasan intelegensi semata,” ungkapnya di hadapan ratusan peserta training. Daryono mengungkapkan bagi sebagian besar pelajar, fenomena ujian ini menjadi momok. Kekhawatiran, ketakutan, dan semua hal yang membelenggu itu bisa disingkirkan dengan cara menghadirkan mindset posifif. “Besarnya bentuk komunikasi kita dengan Sang Pencipta juga menjadi penentu keberhasilan,” pungkasnya. (*/ima)

Smart Parenting SMP Muhammadiyah Slawi

Peduli Anak dengan Memahami Mereka SLAWI - Mendidik anak adalah tanggung jawab setiap orang tua. Akan jadi apa mereka, tergantung bagaimana ibu dan bapak membentuknya. Sementara, dunia anak-anak berbeda dengan dunia dewasa. Orang tua pun harus menyelami dan memahami tahapan perkembangan sesuai umurnya. ‘’Peduli anak dengan mengetahui sifat dan karakter serta memahami dunia mereka,’’ ungkap Drs Moh. Gunawan Wibisono Kons dalam Smart Parenting yang digelar di Gedung Rakyat Slawi, Minggu (9/2) kemarin. Dijelaskan Gunawan, sifat dan perilaku anak bermacam-macam. Diantaranya anak aktif, nekat, aman, kreatif, dan kompetitif. Sifat anak lainnya adalah cerdas, imitatif imajiner, dan labil. ‘’Yang harus diingat adalah anak belajar dari apa yang dili-

hat, didengar, dikatakan dan dilakukan oleh orang di sekelilingnya,’’ tambahnya. Prosentase terbesar adalah dari apa yang dikatakan dan dilakukan orang di sekitarnya. Orang tua juga harus menyadari, bahwa buah hati mereka adalah anak kecil, sehingga harus paham benar tentang mereka. Misalnya, bila tidak bisa bicara mereka akan menangis untuk meminta dan mengungkapkan perasaannya. Bila mereka tidak bisa berjalan, akan merengek hingga banyak orang mengasihinya. Demikian pula jika merasa diabaikan, mereka akan bertingkah aneh hingga ada yang memperhatikan. Ketika ingin tahu banyak hal, dilakukan dengan menyentuh, melihat, mendengar dan melakukan seperti apa yang terjadi di sekitarnya.

‘’Sejatinya, mereka seperti tanah liat, seperti apa jadinya mereka ditentukan oleh siapa yang membuatnya,’’ tukasnya. Kegiatan yang digelar oleh SMP Muhammadiyah Slawi ini juga menghadirkan narasumber Dra Yuyum Rumiah. Pada kesempatan ini Yuyum memaparkan kiat mencetak anak berkualitas. Diantaranya, orang tua harus terus belajar menjadi cerdas dan kreatif. Orang tua juga harus bisa menjadi teladan dan menjadikan rumah sebagai pusat pendidikan dan pelatihan anak. Untuk mencetak anak berkualitas, lingkungan juga penting diperhatikan oleh orang tua. Ibu dan bapak juga berkewajiban memberikan makanan dan pakaian dari uang halal, serta selalu mendoakan buah hatinya tiada terputus. (ela)

PAPARAN Drs Moh. Gunawan Wibisono Kons memberikan paparan kepada orang tua siswa pada Smart Parenting yang digelar SMP Muhammadiyah Slawi di Gedung Rakyat kemarin. LAELA NURCHAYATI/RATEG

satu ruang untuk itu,” ujarnya. Taufik meminta, Pesta Siaga yang diisi dengan beragam perlombaan agar diikuti dengan baik dengan tetap menjaga sportivitas, sehingga menghasilkan barung terbaik sesuai harapan bersama. “Ikuti kegiatan dengan baik, jaga sportivitas. Dan saya harap, barung yang juara benar – benar merupakan barung terbaik,” tandasnya Ketua Kwarran Adiwerna Sudirman SPd menjelaskan, tujuan

Pesta Siaga ini untuk memberikan wadah yang terarah dalam kegiatan peserta didik. Dengan harapan setelah mengikuti kegiatan Pesta Siaga dapat meningkatkan pengetahuan, pengalaman, keterampilan serta mengembangkan diri di gugus depan masing-masing. “Pesta Siaga diikuti 65 pangkalan Gudep SD/MI di Kecamatan Adiwerna atau sekitar 1040 Pramuka Siaga,” jelasnya.

Dirinya menyampaikan terimakasih kepada jajaran Mabiran, pengurus Kwarran Adiwerna, segenap panitia dan Gugusdepan (Gudep) yang telah mendukung sehingga gelaran Pesta Siaga dapat berlangsung dengan lancar. “Alhamdulillah, kita bersyukur. Meski hujan mengguyur, namun kegiatan tetap berjalan dan seluruh Gudep ikut meramai-

kan. Ini berkat kerja keras seluruh panitia,” ungkap Sudirman. Dalam kegiatan tersebut, beragam perlombaan digelar yang dibagi dalam beberapa warung kegiatan. Diantaranya warung semangat barung, seni budaya, ketangkasan, patriotisme, bumbung kemanusiaan, pengetahuan umum dan lainnya. (yer)

PUKUL GENDERANG Kepala UPTD Dikpora Adiwerna Taufik Hidayat SPd MM memukul genderang menandai pembukaan Pesta Siaga tingkat Kwarran Adiwerna, Minggu (9/2) di SMK Negeri 2 Adiwerna.

YERI NOVELI/RADAR SLAWI

Radar Tegal 11 feb 2014  

Radar Tegal 11 feb 2014

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you