Issuu on Google+

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

KAMIS, 11 AGUSTUS 2011

INDEKS SISWI berparas manis ini, sejak kecil sudah mendambakan ingin menjadi desainer terkenal. Karenanya tak jarang siswi kelas XI jurusaan Tata Busana SMK Negeri I Warureja ini kerap mengkoleksi sejumlah buku dari desainer terkenal di dunia. Baca di suplemen Kreasi!

Saksi Sudutkan Mantan Kepala DPU HAL. RADAR BREBES

Siswa SMAN 2 Pemalang Protes HAL. PEMALANG

Salurkan Zakat Mal H. ATHOILLAH

KERINDUAN kita kepada bulan Ramadhan, seperti syair Bimbo, adalah kerinduan yang tak bertepi. Kita ketingat kepada para sahabat yang saking cintanya dengan bulan ramadhan, menginginkan agar semua bulan itu adalah bulan ramadhan. Begitu besar kenikmatan, pahala, ampunan dan kasih sayang yang dijanjikan oleh Allah SWT. Allah SWT berfirman dalam hadits qudsi yang artinya, semua amal anak cucu Adam adalah keuntungan buat dirinya sendiri kecuali amal puasa. Karena puasa itu untuk -Ku, dan aku akan memberi ganjarannya. Puasa itu adalah perisai, sewaktu melakukan puasa janganlam mengucapkan kata-kata yang tidak sopan dan menghina. Walaupun kamu dimaki orang atau diajak berkelahi, katakanlah bahwa kamu sedang berpuasa. “Demi Tuhan, yang menggenggam nyawa Muhammad, hawa mulut busuk dari yang berpuasa lebih harum dari pada kesturi dalam penilaian Allah. Orang yang berpuasa beroleh dua kegembiraan, yaitu gembira kala berbuka puasa dan gembira menerima pahalanya dari Tuhan”(HR Al Baihaqi dan An-Nasai).

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

SIDANG – Mantan Sekda Kabupaten Tegal Sriyanto HP sedang dimintai keterangan dalam rangka menjadi saksi kasus Jalingkos di Pengadilan Tipikor Semarang.

Saksi Takut dengan Edy Jayeng Sidang Kasus Tipikor Agus Riyanto SEMARANG – Dua dari empat saksi yang dihadirkan pada sidang lanjutan kasus dugaan korupsi Jalan Lingkar Kota Slawi (Jalingkos), Agus Riyanto Ssos MM mengaku takut dengan Edy Prayitno SH Mhum. Sehingga dirinya

mau menandatangani berita acara sosialisasi pengadaan tanah di Desa Dukuhsalam. Hal ini dikatakan mantan ketua Bappeda, Drs AH Halim MM dan mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Ir Agus Sunarto, Rabu (10/ 8) kemarin. Kata AK Halim di hadapan majelis hakim yang dipimpin Noor Ediyono didampingi dua hakim

anggota yakni Sinintha Sibarani dan Lazuardi Tobing mengatakan, dua kali staf dari Edy Prayitno mendatangi dirinya di kantor. Namun saat menyodorkan surat untuk ditandatangani, dirinya langsung menolaknya. “Waktu itu yang datang Yudi Kadarwati ke ruangan saya meminta tandatangan, tapi saya tolak. Setelah itu baru Edy Prayit-

no yang meminta tandatangan, karena saya takut akhirnya mau tandatangan,” katanya. Saat majelis hakim bertanya kenapa harus takut dengan Edy Prayitno? AK Halim mengaku karena Edy selain dekatnya dengan Agus Riyanto juga punya masalah pribadi dengan Edy Prayitno yang terkait dengan hukum. Makanya ketika dia da-

tang dan meminta tandatangan langsung ditandatangani. “Yang terpenting saya tidak tahu kinerja kepanitiaan pengadaan tanah di Desa Dukuhsalam. Dan memang pengadaan tanah di desa tersebut tidak ada sosialisasi sama sekali yang dilakukan oleh tim. Dan saya sendiri tidak pernah ikut. Tapi memang saya menerima honor itu,” akunya jujur. ke hal 7 kol 1

Bercadar, Yulianis Ungkap Kenakalan Nazaruddin Mantan Wakil Direktur Permai Grup Bersaksi di Persidangan

ke hal 7 kol 4

APA MANING...

ARUNDONO/JPNN

BERCADAR - Mantan bawahan Nazaruddin di PT. Anak Negeri Yulianis tengah memberi kesakisan dalam sidang perkara kasus korupsi yang melibatkan Nazaruddin dengan menghadirkan terdakwa El Idris di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (10/8).

ORANG-orang terdekat Muhammad Nazaruddin mulai buka mulut dan mengungkapkan kebobrokan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat itu. Kemarin (10/8), saat bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), mantan Wakil Direktur Keuangan Permai Grup, Yulianis dengan gamblang menceritakan bagaimana permainan Nazaruddin menggunakan perusahaan-perusahaan miliknya untuk mengeruk keuntungan dari beberapa proyek di kementerian dan daerah. Ya, di Pengadilan Tipikor, Yulianis bersaksi untuk dua terdakwa kasus suap proyek wisma atlet, yakni Mohammad El Idris dan Mindo Rosalina Manulang dengan waktu bergantian. Saat memberikan kesaksian, Yulianis tidak sendiri, Oktarina Furi yang merupakan anak buah Yulianis juga dimintai keterangan.

DOK.RATEG

M. Nazaruddin

Syarat Lengkap, Nazaruddin Boleh Pulang JAKARTA - Proses deportasi M. Nazaruddin dari Bogota, Kolombia sepertinya tinggal menunggu waktu. Syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk membawa pulang

ke hal 7 kol 1

ke hal 7 kol 1

Prof Hembing Layani Ratusan Pasien Sehari sebelum Meninggal Mendadak

Sibuk Jadi Konsultan, Siapkan RS Khusus Pengobatan Herbal YERI NOVEL/RADAR SLAWI

TKP - Truk nomor tiga sedang ditarik oleh truk nomer dua. Sementara truk yang pertama, tidak mengalami kerusakan.

Tabrakan Beruntun di Pantura KRAMAT - Tabrakan beruntun kembali terjadi di kawasan jalur Pantura Kabupaten Tegal, Selasa (9/8) malam. Tepatnya di sebelah timur SPBU Desa Kramat Kecamatan Kramat. Kecelakaan beruntun yang mengakibatkan dua truk mengalami kerusakan dibagian depannya ini, lantaran menghindari penyebrang yang mengendarai sepeda motor. Saksi mata, Tarsono (55) warga setempat menuturkan, kecelakaan ini bermula ketika ada truk dari arah barat menuju ke timur tiba-tiba mengerem mendadak. Berhentinya truk pertama itu, disusul oleh truk kedua dan ketiga. Kedua truk yang dibelakangnya itu, tak kuasa untuk mengerem. Sehingga, kedua truk tersebut saling ke hal 7 kol 4 seruduk.

Saksi Takut dengan Edy Jayeng * Ngger benar, ora usah wedi! Syarat Lengkap, Nazaruddin Boleh Pulang * Gagiyan, wis dienteni!

CMYK

Meski jarang sekali tampil di layar kaca seperti dulu, pakar pengobatan tradisional Prof Hembing Wijayakusuma tetap saja menjadi jujukan pasien dengan berbagai penyakit. Dalam sehari dia bahkan bisa melayani 400 pasien. Senin dini hari lalu (8/8) sang pakar itu pergi untuk selamanya pada usia 71 tahun. LAPORAN: M. HILMI S HILMI SETIAWAN/JAWA POS

SALAH satu monumen peninggalan Hembing adalah The Hembing Center yang berlokasi di

ANAK DAN BAPAK - Ipong Hembing Wijayakusuma berpose di depan lukisan Hembing saat ditemui di The Hembing Center kemarin (9/8/ 11).

Jalan Raya K.S. Tubun, Jakarta Pusat. Di tempat itulah Hembing melayani para pasien dengan menggunakan terapi akupunktur dan pengobatan tradisional. Ketika masuk ke tempat itu kemarin, Jawa Pos disambut dengan aneka tanaman hijau. Gemercik air mancur di sebuah kolam ikan koi membuat suasana semakin asri. Di tempat tersebut masih terdapat papan ucapan turut berduka cita atas meninggalnya Hembing. Hari itu The Hembing Center (THC) tetap buka seperti biasa. Jawa Pos melihat beberapa pasien pelanggan Hembing mulai antre. “Kami memang masih dalam kondisi berduka, tapi pelayanan kesehatan tetap jalan,” kata

Ipong Wijayakusuma, anak kedua Hembing, yang menyambut Jawa Pos. Sambil mengajak Jawa Pos melihat-lihat beragam piagam penghargaan yang pernah diraih Hembing, Ipong menceritakan kematian ayahnya. Pria 48 tahun itu mengatakan, bapaknya meninggal secara mendadak. Dia menuturkan, orang tuanya dibawa ke RS Medistra pada Minggu malam (7/8). “Pada Senin (8/8) sekitar pukul 01.30 Bapak dinyatakan meninggal,” jelas Ipong. Sebelum mengembuskan napas terakhir, menurut Ipong, bapaknya tidak pernah mengeluh sakit. Bahkan, beberapa saat ke hal 7 kol 4


OPINI

2

KAMIS 11 AGUSTUS 2011

RADAR TEGAL

PNPM di Persimpangan Jalan Mencari Otak Koruptor

Oleh: Najmudin SSos

Oleh: M Riza Pahlevi SETIAP tubuh yang bergerak pasti memiliki pusat kendali atau otak. Dari otak inilah semua langkah dan gerak dijalankan. Mau kemana tubuh bergerak dan melakukan tindakan apa pun, pasti atas perintah dari otak. Begitu pula dalam perilaku korupsi, yang dilakukan seseorang atau pun sekelompok orang, pasti dilakukan atas perintah seseorang yang disebut otak koruptor. Atau bisa saja perilaku korupsi itu merupakan kesepakatan bersama antara orangperorang tersebut. Namun tetap saja ada otak yang harus paling bertanggung jawab dari perilaku korupsi tersebut. Dalam kacamata awam, untuk melihat otak pelaku korupsi itu memang sulit. Meski secara kasat mata, perilaku korup itu terlihat. Yakni dengan tidak maksimalnya suatu proyek pembangunan, khususnya yang dibiayai dari negara. Masyarakat yang peduli dengan pembangunan, akan dengan mudah suatu proyek itu dikorupsi atau tidak. Meski secara hukum, kita mesti menggunakan asas praduga tak bersalah, namun ketika melihat indikasi korupsi, bisa segera melaporkan kasus itu ke aparat penegak hukum. Di tangan aparat penegak hukum inilah, nantinya akan diketahui apakah ada indikasi koruspi atau tidak. Juga akan diketahui, siapa pelaku korupsinya serta seberapa besar nilai yang dikorupsi tersebut. Dalam beberapa kasus korupsi, yang dijadikan tersangka atau pun terdakwa, seringkali hanya orang-orang yang dijadikan korban saja. Sementara otaknya masih bebas berkeliaran. Di sini sebenarnya, aparat penegak hukum diuji keprofesionalsimenya dalam mengungkap semua aksus korupsi yang ada. Bukan hanya sekedar mengungkap kasus korupsi saja, tapi tidak mampu mengungkap siapa otak dibalik kasus korupsi tersebut. Biasanya, otak dari pelaku korupsi itulah yang paling banyak memakan uang korupsi tersebut. Sementara mereka yang dijadikan korban, kadang malah tidak makan atau pun terlibat dalam korupsi tersebut. Dia jadi tersangka hanya karena posisinya sebagai penanggung jawab pekerjaan tersebut. Dalam beberapa kasus, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil membongkar otak utama dalam sebuah kasus korupsi. Keberhasilan KPK ini, tidak lepas dari komitmen KPK untuk mengungkap kasus korupsi hingga ke akar-akarnya. Meski saat ini kredibilitas KPK sedang diuji, namun keberhasilannya dalam mengungkap kasus korupsi hingga ke otaknya itu harus diakui. Begitu pula dengan aparat penegak hukum yang lain, seperti kepolisian dan kejaksaan, juga harus mampu mengungkap ota pelaku korupsi itu. Bukan malah menjadikan otak koruptor itu dijadikan ATM saja. Sementara anak buahnya di lapangan yang dikorbankan masuk penjara. Ketika sang anak buah ini tidak terima, maka mereka pun akan berteriak. Siapa yang memerintahkan aksi korupsi tersebut dan uangnya mengalir kepada siapa saja. Dari situ, biasanya mereka-mereka yang diduga terligat, akan menunjuk pada satu otak pelaku korupsi. Paling tidak, sebagai pengambil keputusan atas perilaku korupsi itu sendiri, sehingga menguntungkan orang lain. Teriakan-teriakan para tersangka yang dijadikan korban, meskipun mereka juga terlibat dalam korupsi berjamaah tersebut, biasanya terjadi dalam sidang-sidang pengadilan. Selain itu, juga saki-saksi lain yang berhubungan dengan kasus korupsi yang disangkakan kepada tersangka. Dari data dan bukti yang ada, majelis hakim biasanya akan mencecar pertanyaan kepada para saksi yang diajukan dalam sidang, yang sekarang ditangani pengadilan khusus tindak pidana korupsi. Di sini, hakim yang ditunjuk mempunyai keahlian dalam mengungkap siapa yang bersalah dan yang tidak bersalah. Kita berharap demikian, karena hakimlah yang nantinya berhak memutuskan seseorang itu bersalah atau tidak. Mencari otak koruptor, memang tidak mudah. Apalagi jika yang disangka itu adalah pejabat penting di pemerintahan atau pun seorang pimpinan partai politik. Seperti beberapa aksus di daerah, yang sekarang sedang dalam proses persidangan. Sejumlah saksi yang diajukan sebenarnya menunjukkan, siapa otak dari perilaku korupsi itu. Namun semaunya itu itu harus dibuktikan dengan data dan bukti-bukti pendukung lainnya. Begitu pula yang sekarang sedang ramai kembali, setelah Nazarudin tertangkap. Tentunya otak dibalik semua itu juga diharapkan akan terungkap. (*)

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur: Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati, Moch. Arifin, Arief Nur Rahardian Sidiq. Sekretaris Redaksi/Persh: Yully Trieyani. Kota Tegal: M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan, Abidin Abror. Brebes: Agus Wibowo. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Hermas Purwadi, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Hesti Prastyani (Manajer Tegal), Kharisma Dewi, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Astri Prayudita, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: M. Yusuf Abadii. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 35.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

SALAH satu bukti keseriusan pemerintahan SBY dalam menanggulangi kemiskinan adalah dengan meluncurkan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perkotaan (PNPM-MP). Program ini telah diimplementasikan sejak tahun 2007 dengan nama awal PNPMP2KP (Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan). Pendekatan yang dipilih pemberdayaan dengan harapan terjadi perubahan dalam masyarakat, dari miskin tak berdaya menjadi berdaya, lalu menjadi mandiri dan akhirnya menjadi masyarakat madani. Dana yang dikucurkan untuk program ini lumayan fantastis. Dari mulai untuk alokasi Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) di tiap desa/kelurahan yang besarnya antara 200-500 juta/desa, biaya operasional Badan Keswadayaaan Masyarakat (BKM/LKM), buku-buku dan media sosialisasi, serta biaya pelatihan relawan. Belum lagi honor untuk para konsultan/tim fasilitator dari mulai tingkat desa/kelurahan sampai dengan tingkat kabupaten (korkab), provinsi atau Konsultan Manajemen Wilayah (KMW) serta tingkat pusat (KMP). Sumber dananya sebagian besar berasal dari hutang luar negeri (Word Bank) dan sebagiannya lagi dari sharing dengan dana APBD. Hasil nyata program memang cukup terasa. Sarana prasarana di desa semakin bertambah secara massif, mulai dari bertambahnya jalan beraspal/berbeton/ berpaving, rehab rumah warga miskin, saluran air, MCK umum ataupun pribadi, saluran air bersih sampai dengan adanya pasar desa. Bak cendawan di musim penghujan, di setiap desa/ kelurahan penerima program

masyarakat juga muncul lembaga kswadayaan masyarakat (LKM/ BKM), Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KSM/panitia) serta lembaga keuangan mikro dalam wujud Unit Pengelola Keuangan (UPK). Sayangnya, output nyata dari program PNPM dinilai belum berdampak nyata pada tujuan dasar program, yakni menanggulangi kemiskinan. Jumlah warga miskin cenderung masih tetap, bahkan di sejumlah tempat malah bertambah dan kondisi mereka masih tetap terbelengu dengan serangkum persoalan kemiskinannya. Dalam rapat-rapat evaluasi internal ataupun koordinasi, para pelaku PNPM kerap kali gamang menjawab ketika ditanya berapa jumlah warga miskin yang berhasil dientaskan dari kemiskinannya berkat adanya PNPM? Pertanyaan dasar yang kemudian muncul adalah, “mengapa program PNPM-MP belum mampu memberi dampak nyata pada pengentasan kemiskinan? bukankah adanya program PNPM–MP untuk menanggulangi kemiskinan? Tulisan ini bukan bermaksud men-judge baik-buruknya program PNPM MP. Namun sekedar untuk mendeskripsikan implementasi di lapangan guna membangkitkan diskusi sekaligus menggali masukan agar program kedepan bisa menjadi lebih baik. SIMPUL PERMASALAHAN Bila dicermati, ada tiga wilayah permasalahan yang menyebabkan PNPM MP belum mampu berkontribusi secara signifikan terhadap penanggulangan kemiskinan. Ketiga permasalahan tersebut mencakup wilayah perencanaan, implementasi dan evaluasi kegiatan.

Pada wilayah perencanaan, simpul persoalan terletak pada tidak tepat dan tidak nyambungnya kegiatan yang dipilih masyarakat dengan tujuan program PNPM. Program kegiatan yang dipilih dan ditetapkan masyarakat didominasi oleh kegiatan pembangunan sarana infrastruktur seperti jalan dan saluran air. Padahal dampak dan pemanfaatan sarana tersebut kebanyakan justru bukan dinikmati warga miskin. Tak heran bila seberapa pun besar dana yang dikucurkan untuk kegiatan ini sulit diharapkan akan mengurangi jumlah warga miskin. Ketidakberesan dalam perencanaan kegiatan ini sedikitnya disebabkan oleh tiga faktor. Pertama, tidak dipahami dan dikawalnya substansi dasar bahwa dana PNPM MP adalah untuk menanggulangi warga miskin. Kedua, kurang terlibat atau dilibatkannya warga miskin dalam rapat penentuan kebutuhan dan kegiatan. Ketiga, dalam rapat penentuan pilihan kegiatan lebih didominasi segelintir elit yang punya pengaruh kuat atau pandai beretorika, sehingga rapat perencanaan hanya menjadi legitimasi kepentingan elit atas nama warga miskin. Adapun pada wilayah permasalahan implementasi simpul permasalahan terletak pada dua hal. Pertama, kurangnya kepatuhan para pelaksana/pelaku program terhadap ketentuan yang ada (juklak/juknis/SOP). Misalnya, dana pinjaman modal usaha yang seharusnya untuk warga miskin justru dinikmati warga mampu, yang bukan sasaran program. Kedua, efek dan akibat dari tidak tepat perencanaan kegiatan yang membuat sebaik apapun pelaksanaa kegiatan tak kan mampu mengurangi jumlah

warga miskin. Pada wilayah yang ketiga, yakni evaluasi, simpul permasalahan terlelak pada tidak dijalankannya prinsip prinsip dasar evaluasi terhadap program dengan benar. Evaluasi terhadap proses maupun hasil program seringkali terjebak pada apa yang tertulis hitam di atas kertas (administrasi). Ironisnya, sering kali apa yang tertulis hitam di atas kertas tidak sesuai dengan kenyataaan dan sengaja disiapkan dan dilengkapi menjelang adanya uji petik, kunjungan ataupun monitoring. Permasalahan-permasalahan yang muncul tersebut di atas memang tak bisa dilepaskan dari efek PNPM sebagai proyek berskala nasional yang memiliki target dan deadline waktu yang serba rigit serta terbatas. Tak heran bila di lapangan, proses pemberdayaan yang mencoba dibangun melalui tahapan tahapan atau siklus PNPM menjadi kacau karena diseret oleh target-target proyek. Tahapan kegiatan yang dalam kacamata pemberdayaan sebenarnya belum siap atau selesai, terkadang harus dianggap siap atau selesai karena alasan taget proyek. Para pelaku PNPM pun kerap kali bingung ketika harus memilih antara target proyek dengan target pemberdayaan. INISIASI Keberhasilan PNPM MP sejatinya sangat ditentukan oleh komitmen dan keseriusan semua pihak, baik pemerintah dari pusat sampai desa, konsultan, relawan, masyarakat serta warga miskin selaku sasaran utama program. Hal mendesak yang perlu dilakukan para pelaku program adalah mengembalikan ruh PNPM MP, yakni program penangulangan kemiskinanan dengan pendekatan pember-

Kayong Ana Benere

Kecewa Berat PLN SAYA adalah pelanggan PLN PRABAYAR dengan ini ingin menyatakan bahwa; “saya kecewa berat” atas pelayanan PLN, karena beberapa kali saya ingin membeli TOKEN disuguhi; “komputer sedang error”. Kalau seperti ini, siapa yg salah? Siapa yg bertanggung jawab? Sementara konsumen seperti telur di ujung tanduk karena dihantui lampu (akan) padam. Seharusnya pembelian token bisa dilakukan 24 jam nonstop, online tanpa henti. Tidak ada kata offline atau error. 085719088xxx

Tanggapan

Dewan Pendidikan Mati Suri? PPDB di Kota Tegal Th ini, muncul bnyk keluhan dari msyrkat. Khususnya PPDB di tingkat SMP. Masalah umumnya brsmber pd trnsparansi quota pndftr dari luar kota. Ketentuan 30 % dari jmlh siswa yg ditrima, trnyta diabaikan. Ketua DPRD Kota Tegal, menilai kasus ini, sbg tndakan yg tdk konsisten. Bgmna respon DPK.. daning adem ayem. Mana idealismemu? Apa DPK lg mati suri? Dinas Pndidikan institusi trdpn dlm PPDB yg ikt brtnggung jwb, juga tdk bergeming. Bagaimana ini? Untk Rateg makasih. 085747771xxx

Tanggapan: NANGGAPI ngresula, judul, dewan pendidikan mati suri? Kami sampaikan sbb: Anda tidak cermat mengikuti aktifitas DPK. Soal PPDB, DPK sudah ngomong sangat keras di forum pertemuan dg walikota, wawalkot dan jajaran disdik. DPK sdh menyarankan

Penulis adalah mantan senior fasilitator PNPM MP Kabupaten Tegal, sekarang bekerja di Kantor Kemenag Kabupaten Tegal

njaluke diangkat... sejen ora ky kanca2ne aku, ngarya yyampe 11 thn mbeke diangkat... kue be ora nuntut honor karo pengangkatan... Ditiru o donge.. iya Jon!! 081902239xxx

KLO membaca rubrik ngersula yg lalu mengatakan kpl uptd Pangkah kaya barongsai, klo mnrt aku sih malah kaya buto ijo, sing matane mendelike mung duit terus, bagaimana tidak dibilang bgt , stiap ada pencairan dana apa pun psti minta, yg trkhir kmrin tgl 21 juni 1 hr stlh ada brita di rubrik ngrsula, ada pncairan dana tnjgn perbaikan pnghsln pnjaga yg besarnya paling kurang lbh 400 ribu msh tetap diminta/digorok 20 rb. Bahkn ada yg lbh, yg ktnya kabuptn jg minta, stiap potongn psti alsnya kbptn jg meminta jatah, untk itu lwt sms ini mhn klarifikasi kpd bpk2 terkait di kntor kbptn agar tdk dijdkn alat untk mencari kekayaan pribadi kpl uptd ku yg sok paling hebat itu. 085642642xxx

PERLU kami informasikan bahwa UPTD Dikpora Pangkah dalam memproses usulan dana-dana rapel disepakati adanya kemitraan/kerjasama dengan PGRI dari mulai pendataan, hingga pencairan dana tersebut. maka UPTD Dikpora dan PGRI Cabang Pangkah membagi tugas dengan kesepakatan. UPTD bertanggung jawab memproses dana tersebut hingga cair. Kemudian untuk pendistribusian/ pembagian dananya berkoordinasi dengan pengurus PGRI. Demikian mohon maklum dan terima kasih. Ketua PGRI Cabang Pangkah H Hisyam SAg

dayaan. Semua kegiatan, tenaga, daya dan dana yang dicurahkan harus hanya berfokus pada bagaimana agar warga miskin semakin berdaya, terbebas dari belenggu kemiskinan. Jika ruh dasar ini tak dipegang, maka dapat dipastikan bahwa PNPM beserta seluruh kegiatannya hanya menjadi sebatas ritualitas proyek belaka yang hasilnya susah dpertanggungjawabkan. Pemerintah sangat perlu mempertegas dan memperjelas tolak ukur/parameter kenaikan kelas dari masyarakat miskin tak berdaya, menjadi berdaya, mandiri dan madani, kemudian secara kontinyu mengevaluasinya dengan serius dan sistematis. Jangan sampai kenaikan kelas masarakat dalam PNPM itu hanya menjadi slogan atau sebatas asumsi belaka. Punish and reward-nya juga harus dipertegas sebagai pembelajaran menuju perubahan masyarakat. Karena program ini bertumpu pada kekuatan para relawan sebagai ujung tombak plus ujung tombok, maka pemerintah juga harus terus menjaga semangat dan kompetensi mereka melalui pembinaan dan pelatihan yang relevan. Warga miskin seharusnya juga lebih pro aktif untuk memanfaatkan program ini sebagai wahana untuk meberdayakan diri sehingga lebih memiliki kecakapan dalam berpikir, bersikap serta bertindak/berketrampilan dalam kehidupan. Sebab, sejatinya yang bisa merubah nasib dan keadaan adalah mereka sendiri. (*)

Motor Trek-Trekan agar kasek pelanggar PPDB ditindak tegas. Silakan baca Rateg dan SM 30 juni 11 headline metropolis. DPK tetap eksis, memberi saran, kritik, advokasi masyarakat di bidang pendd. Terima kasih atas atensi anda. Ketua DPK Tegal H Sisdiono Ahmad

ndelengnatok takira pan arep mbenerna.. Toli piben pan petengan bae ora pan dibenerna.. soale anggo liwat wong iringane elon mbokan pd kejebur ... mtr nwn Radar 081548943xxx

Formasi S1 Jurnalistik

PIMEN kieh Reskrim Tegal Barat? Nangani kasus cilik bae ora beres2, tp njaluk duite sing gede. Jarene penegak hukum, pengayom rakyat? Tp kyk tkg palak ya. Makasih RADAR, tlg dimuat ya. 08121428xxx

KEPADA yth pak Wali Kota Tegal tolong disediakan formasi S1 Jurnalistik, yg saya tau sejak thn 2008 sampai sekarang belum pernah ada. Matursuwun Rateg. 081902133xxx

Nomor-Nomor Penting BPK ketua Redaksi Radar Tegal yg terhormat, tulung ya pak ning Radar dimuat nomer2 penting layanan umum kaya no. pemadam kebakaran + polisi. Sokale mbokan ana apa2 enak ngubungine. Aja no.hotel sing dimuat. Kuwe nuturi wong pada mesum. 083861483xxx

Langka Tindakane PAK Wali kota pimen gie, Desa pesurungan desane dewek dalane banjir ws pan ana setahun ka langka tindakane, cepet diurus len. 089636701xxx

Lampu Pada Mati PLN Donge Keprimensih.. kae nang lingkungan Kec. Dkwaru lampu penerangane pd mati Durung Dibenerna.. Wis tau ana Mobil PLN mandeg kur

Ora Beres-Beres

Awal Juni Cair YTH Bp/Ibu Gr 085641788 menjwb mslh pencairn BOS, mhn unt difhmkn bersm bhw pencairan BOS Tri wln II, III, IV tlh diatur dlm Perbub 1. Hrs membuat SPJ BOS sblmny dilap ke dns Dikpora kab, 2. mnyrhkn kuota anak pnrm BOS dlm kuitansi di ttd kasek dgn dt akurat benar, 3. Pencairan dilaks serentak mnkl setiap satuan pend (SD/ SMP N/S) tlh membuat scr keseluruhan, satu SD tdk membuat sarat 1 atau 2 akan MENGHAMBAT PENCAIRAN KESELURUHANYA, trim smg bs dipahami, insya’ALLAH awal Juni cair. 081803917xxx

Kayong Resmi Dadi PNS AKUTA heran karo cocah saiki, nembe pd Ngarya be wis pd petatapetete, klambi dinesbe ya anggo gagahan. Kayong wis resmi dadi PNS... Ndeken cara prakteke ya kayong ora genah.. wis ky kue nembe pirang thn

KEBRIBEN pak polisi, aja pintere ngarazia mtr bae. Di dpn balai desa Luwungragi dri jam 18.00-23.00 akeh wong trek-trekan mtr nggu ktnggn & kymn msrkt Luwungragi, pa lg bnyk anak kcl yg jdi korban kbrtln mtr wis jlne rusak. Tlng pak polisi di razia mtr liar msyrkt bth ktnggn. Tlng ditndk lnjtn. 081391916xxx

Usul Buat Saluran Air BUAT Bpk Lurah Bulakpacing, w mau usul, g mana klo di blok Klapaendep lor d kasi saluran air agar klo ujan kga bck jalanan’a & supaya jln’a diperhaluz lg jg isine watu tok.. Makasih... 085714924xxx

Razia Pelajar Sing Keluyuran ASSKUM.. hallow mas Rateg, q pn mlu ngrsula, kangg kepsek SMP/MTs/ SMA/SMK baik Kec/Kab, tlng nganakn krj sm (MOU) kro pihk aparat (satpol pp/kpolisian) agr mrazia ank pljr yg brgrmbol/brkliarn pd udud msh wkt jm pljrn, soale boch2 sklh sing ky kwe sing ndadekn kributn, tawurn, dll. Tlng Pak, mksh. 085741124xxx

Salah Ketik Njaluk Bayar AK pan melu ngresula dmn ada pembuatan KK dan KTP gratis, terutm Kec Kramat serba byr kabeh, salah ketik phk kec njaluk bnrna gon byr mning, alsn ganti blanko pemernth wis mlarat ora kuat nyediakna blanko apa pegawene kurang insentif. 081902107xxx

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS ke 085293278922, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Dapatkan kaos Ngresula, yang berisi SMS ngresula pilihan. Hanya Rp60.000/pcs.


ENTERTAINMENT

KAMIS 11 AGUSTUS 2011

3

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Jum’at dan Sabtu Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

RIEZ PALACE HOTEL - Senin sampai Minggu Breakfast Promo Spesial Price (All You Can Eat) selama OktoberNovember 2010 dari pukul 07.00-10.00 WIB. Spesial Sop Buntut di abunawas Top Roof Resto. Mulai jam 19.00 selama bulan november 2010, Buka 24 Jam

Arnold Schwarzenegger

Anaknya Ingin Ganti Nama KATHERINE Schwarzenegger berniat untuk mengganti namanya setelah kedua orangtuanya, Arnold Schwarzenegger dan Maria Shriver bercerai. Katherine tak ingin menggunakan lagi nama keluarga sang ayah. Layaknya anak-anak dari tokoh-tokoh besar dunia, ia merasa terjebak di bawah nama ayahnya. “Saya berpikir untuk ganti nama karena semua terasa mustahil, terutama dalam asmara. Saya harus berurusan tiap hari dengan nama belakang saya, dan saya sadar sekali akan hal itu,” ungkapnya pada Harper’s Bazaar, seperti dilansir US Magazine, Rabu (10/8). Menurut Katherine, kebanyakan pria yang mendekatinya akan langsung tertarik untuk membicarakan tentang ayahnya, terlebih jika pria

tersebut tertarik dalam membentuk tubuh. “Ini seperti, apa kamu ingin berkencan dengan ayah saya atau dengan saya? Sepertinya saya bisa mengatur hal itu,” ujarnya. Meski begitu, ia merasa bahagia bahwa ayah dan ibunya memproteksi kehidupan ia dan saudara-saudara dari sorotan media. Ia bisa menjalani hampir seluruh hidupnya dengan normal, seperti orang kebanyakan. “Ketika perpisahan itu akan terjadi, semuanya seperti berubah dalam satu malam. Saya akan keluar untuk makan siang, dan ada 20 orang yang mengelilingi saya dan berteriak pada saya. Ini semua sangat tidak sopan, mereka ingin memprovokasi saya untuk menyerang dan mengatakan suatu hal yang gila,” tuturnya. (dtk)

Sulit Kembali ke Catwalk MODEL Miranda Kerr mengaku tak mudah untuk kembali berlenggak-lenggok di atas catwalk. Hal itu dikarenakan bentuk tubuhnya yang belum kembali seperti sedia kala setelah melahirkan anak pertamanya. “Sulit untuk menyembunyikan tubuh saat di atas panggung. Karena saat kita berjalan di atas panggung, semua mata tertuju pada kita,” katanya seperti dilansir Showbiz Spy, Rabu (10/8). Meski begitu, ia bertekad akan mengembalikan bentuk tubuhnya seperti sedia kala. Wanita berusia 28 tahun itu yakin, dirinya bisa menurunkan berat badan mulai dari sekarang. “Wanita lainnya bisa mengapa aku tidak bisa? Aku pasti bisa dan aku bertekad untuk melakukannya,” ucapnya.

Miranda Kerr Memang sejak kelahiran anak pertamanya, Flynn kegiatan Miranda Kerr sontak berhenti sejenak. Ia mengaku ingin lebih konsentrasi untuk mengurus anaknya. (dtk)

Excited Jadi Cleopatra BERAGAM perasaan berkecamuk dalam diri penyanyi Vicky Shu saat RCTI memilihnya memainkan tokoh Cleopatra di acara Mahakarya RCTI 22 pada Rabu, 17 Agustus mendatang. Betapa tidak, pelantun ‘Mari Bercinta 2’ ini berhasil menyisihkan beberapa biduan pada tahap seleksi. “Karena ikut pertama kali jadi bener-bener excited banget terlibat di sini,” ujarnya usai konferensi pers Mahakarya RCTI 22 di Hard Rock Cafe, Selasa (9/8). Dia mengaku bakal memainkan peran Cleopatra semaksimal mungkin. Sebab pada dasarnya Vicky menyukai sosok ratu asal Mesir tersebut. “Aku juga mengagumi sosok Cleopatra. Aku jadi bener-bener seneng banget dan aku akan mendalami banget perannya. Aku mengidolakan jadi terbawa dari situ kali ya,” jelasnya lalu tersenyum. Sementara di tempat yang sama, produser program Dahsyat, Opa berpendapat bahwa terpilihnya Vicky Shu sebagai Cleopatra lantaran pihaknya menganggap cocok peran tersebut diberikan padanya. “Sosok itu kami nilai pas diberikan pada dia. Ya karena cantiknya, asli Indonesia. Itu pun setelah melalui beberapa proses seleksi dan akhirnya dia yang dipilih,” terang Opa. (kpl)

Kevin

Karakter Baru, Tantangan Buatnya

Serius Balik ke Entertainment jadi album nantinya, direncanakan akan dirilis setelah lebaran nanti. “Video klipnya sudah dibuat sebulan sebelum puasa, promonya setelah lebaran, konsepnya tuh lucu, dibilang solo nggak, dibilang grup juga nggak,’ ungkapnya mengundang penasaran. Dunia menyanyi sebenarnya diawali saat Jill menjadi penyanyi gereja. Namun belakang ingin menjajal dunia nyanyi profesional. Ini merupakan kesempatan pertamanya, dan dianggap cocok dengan suara yang dimilikinya. “Sebenarnya sudah banyak tawaran untuk nyanyi, tapi ka-

rakternya pop saja belum pas buat aku. Setelah ngobrol dengan manajemen pas lagunya buat aku, visinya sama,” kisahnya. Rencana Jill untuk terjun di entertainment cukup serius. Bagaimana tidak, dia merelakan kerja kantoran yang sebelumnya dirasakan cukup nyaman. Dunia entertainment ingin kembali digeluti secara serius. “Kerja kantoran aku sudah resign sekarang aku mau balik ke dunia entertainment lagi, kebetulan anakku sekarang sudah bisa ditinggal. Sekarang memang waktunya aku balik lagi ke dunia entertainment. Tahun ini semoga banyak berkahnya,” pungkasnya. (kpl)

Terjebak Kerusuhan di London HINGGA Selasa (9/8), kerusuhan di London masih saja terjadi, bahkan terus meluas di sejumlah kota. Aktris Hollywood Angelina Jolie beserta keenam anaknya pun terjebak di kota tersebut. Seperti dilansir US Magazine, Rabu (10/8), Jolie beserta Maddox, Pax, Zahara, Shiloh, Vivienne dan Knox berada di London untuk menemani Brad Pitt yang tengah syuting film terbarunya ‘World War Z’ di sana. Sampai saat ini, ia belum bisa meninggalkan kota tersebut. Selama di Inggris, Jolie menyewa rumah di Richmond, London. Saat terjadi kerusuhan pertama kali, bintang ‘Salt’ itu pun cemas dengan keselamatan anak-anaknya. “Angie sedikit panik, tapi dia tetap aman. Saat ini, beberapa pengawal untuk mereka

Pusat, Selasa, (9/8) malam. Namun putra komposer Addie MS tak menjadikan alasan untuk tak berpuasa karena padatnya jadwal manggung Vierra. Kevin mengaku masih belum terbiasa dengan pekerjaan yang begitu padat di bulan Ramadan ini. “Mungkin belum terbiasa kerja padat dan lagi puasa juga, tapi nanti pasti diganti puasanya (yang batal). Puasanya terus semangat aja sih. Insya Allah bisa tetap berjalan mulus,” harapnya. Kendati begitu, Kevin bersyukur masih diberi rezeki berlimpah di bulan puasa ini. Untuk mengembalikan kondisinya Kevin juga menghindari makanan sembarangan dan lebih banyak mengkonsumsi buah dan ‘Vierra’ sayur. (dtk)

PENDIRI band Vierra, Kevin Aprilio terkena asma lantaran jadwal Vierra yang padat saat Ramadan ini. Pekerjaan dan ibadahnya pun sempat terganggu karena penyakitnya itu. “Aku ini asma, memang ada asma, gampang capek dan nggak boleh kena debu, udah satu kali batal juga sih (puasanya) garagara kecapekan ini,” kata Kevin saat ditemui di Har Rock Cafe, Thamrin, Jakarta

Vicky Shu LEBIH dari setahun artis Jill Gladys vakum dari dunia entertainment. Dia mengaku sibuk mengurus sang anak yang mulai masuk TK, di samping juga sempat kerja kantoran, namun kini pekerjaan itu juga sudah ditinggalkan. Jill kini kembali ke dunia entertainment. “Baru selesai syuting film, sudah selesai satu film, terus sekarang syuting di 3 FTV, alhamdulillah job semua sudah selesai,” ungkap Jill Gladys saat ditemui di hotel Le Granduer, Mangga Dua, Jakarta Utara, Selasa (9/8). Jill Gladys kini juga menjajal dunia tarik suara. Sebuah single yang dipersiapkan untuk men-

Kena Asma Karena Kecapekan

BINTANG film cantik Atiqah Hasiholan digaet Nia Dinata untuk turut berperan dalam film ‘Arisan 2’. Dirinya mengaku tertantang ketika diberi tawaran tersebut. Pasalnya, karakter yang ia perankan nantinya adalah karakter baru dalam sekuel film ‘Arisan’. “Tantangannya, aku harus menjadi bagian dari ‘Arisan 2’, yang di ‘Arisan 1’ aku nggak ikut,” ungkapnya saat ditemui di lokasi syuting Bistro Boulevard, Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa (9/8) kemarin. Tentu saja ini sedikit menjadi pikiran bagi Atiqah. Namun dirinya tahu apa yang harus dia lakukan. “Kesuksesannya aku juga bertanggung jawab. Aku harus bermain maksimal karena aku karakter baru,” imbuhnya kemudian. “Terbebani sih enggak, karena film ya seperti itu. Faktor orang mau main film kan siapa sutradaranya, pemainnya. Makanya harus bertanggung jawab dengan bekerja semaksimal mungkin,” paparnya. Lantas bagaimana Ati-

qah mengatasi tantangan tersebut? “Aku nonton ‘Arisan’ dua kali, jadi cukup ingat bagaimana karakter masing-masing. Beberapa pemain aku sudah kenal dan sempat kerja sama bareng juga. Jadi seperti keluarga,” ujarnya. (kpl)

Atiqah Hasiholan

Ingin Umroh Tiap Bulan

Angelina Jolie telah ditambah,” ujar seorang sumber. Namun, setelah beberapa hari, Jolie sudah berani untuk keluar rumah. Ia tertangkap

kamera tengah mengajak anakanaknya ke sebuah pertokoan di Richmond yang berjarak sekitar 9 km dari pusat kerusuhan. (dtk)

PENYANYI Melly Goeslaw memang bukan orang yang terlalu religius. Namun saat pertama kali menginjakkan kaki di Tanah Suci, Melly pun mengaku ingin setiap bulan pergi umroh. “Namanya bukan orang yang religinya tinggi banget, jadi mikirnya nanti-nanti saja deh pergi umrohnya,” ungkap Melly saat ditemui di Dahsyat RCTI, Jakarta Barat, Rabu (10/8). Kebetulan Melly mendapat ajakan dari Rossa untuk berangkat umroh. Ia pun mengaku merasa ketagihan untuk kembali ke Tanah Suci.

“Setelah umroh ketagihan banget. Kalau saya kaya raya sih pengennya setiap bulan,” tuturnya. Banyak orang yang balik dari Tanah Suci membawa pengalaman spiritual dan cerita yang aneh-aneh, tidak demikian dengan pelantun ‘Bunda’ itu. Selama berada di sana, ia mengaku tak mengalami sesuatu yang menyeramkan. “Aku lihatnya sama seperti di Indonesia. Kalau di sana pas salat harus di-pause, semuanya harus berhenti. Lainnya sama saja, nggak ada cerita menyeramkan,” kisahnya. (dtk)


4

OLAHRAGA

KAMIS 11 AGUSTUS 2011

RADAR TEGAL

Jepang (3) v Korsel (0)

TREN POSITIF

SAPPORO - Jepang masih sulit ditandingi di era kepelatihan Alberto Zaccheroni. Sejak dibesut pelatih asal Italia itu, Jepang tidak terkalahkan dalam 13 laga. Itu sudah termasuk kemenangan tiga gol tanpa balas atas rival terdekatnya, Korea Selatan (Korsel), dalam uji coba di Sapporo Dome tadi malam. Zac -sapaan akrab Zaccheroni- menangani Jepang seusai Piala Dunia 2010. Dalam laga debutnya (4/9/2010), pelatih AC Milan kala meraih scudetto Serie A 1998-1999 itu mengalahkan Paraguay 1-0. Sebulan kemudian, Argentina juga ditekuk dengan skor sama. Puncaknya, Zac mempersembahkan gelar Piala Asia Januari lalu. Bintang Borussia Dortmund Shinji Kagawa tampil gemilang dengan

mencetak dua gol, masingmasing pada menit ke-35 dan ke-53. Gelandang CSKA Moskow Keisuke Honda menambahkan satu gol di menit ke-52. “Kami tidak bisa mengalahkan mereka dalam dua laga sebelumnya. Saya senang kami akhirnya bisa mengalahkan mereka dalam 90 menit,” ungkap Kagawa seusai laga sebagaimana dilansir AFP. Dua laga sebelumnya yang dimaksud Kagawa adalah dalam uji coba di Seoul Oktober tahun lalu. Kala itu, kedua tim bermain kacamata (0-0). Kedua tim kembali bentrok di semifinal Piala Asia 2011. Skor waktu normal 1-1. Jepang akhirnya menang adu penalti 3-0. “Kali ini, kami bermain sangat baik sejak menit awal. Itu yang membuat perbedaan. Saya puas dengan skor akhir maupun cara bermain kami,” sahut Zac. Terkait rekor, Zac tidak terlalu mementingkannya. Yang menjadi perhatiannya adalah bagaimana Kagawa cs memiliki persiapan bagus menyong-

song kualifikasi putaran ketiga Piala Dunia 2014 zona Asia. Jepang akan bersaing dengan Korea Utara (Korut), Syria, dan Uzbekistan di grup C. Laga pertama menjamu Korut di Saitama 2 September nanti. “Jika kami mampu mempertahankan cara bermain kami dan tetap memiliki para pemain yang ada sekarang, saya rasa kami bisa meraih hasil positif,” ujar pelatih 58 tahun itu. Dari starting eleven yang diturunkan Jepang tadi malam, Zac menurunkan delapan pemainnya asal klub Eropa. Sedangkan pilar Eropa yang absen praktis hanya Yuto Nagatomo. Bek kiri Inter Milan itu mengalami cedera dislokasi bahu, tapi diharapkan sudah pulih saat melawan Korut. Di kubu lawan, Korsel sejatinya juga bertandang dengan skuad mayoritas pemain asal Eropa. Hanya, Ksatria Taeguk -julukan Korsel- memang tidak bisa menurunkan kekuatan terbaiknya dengan cedera-

nya tiga pilar. Yakni, winger Bolton Wanderers Lee Chungyong, striker Sunderland Ji Dong-won, dan striker Hamburg SV Son Heung-Min. “Sayang sekali kami tidak bisa menurunkan kekuatan penuh. Padahal, ini laga pemanasan terakhir sebelum kualifikasi Piala Dunia (Korsel tergabung di grup B bersama Lebanon, Kuwait, dan Uni Emirat Arab, Red,” kata pelatih Korsel Cho Kwang-rae. Cho sekaligus memuji permainan Jepang saat ini. “Kami menghadapi tim yang standar permainannya sudah sama dengan tim kelas dunia,” jelasnya. Dalam laga kemarin, para pemain kedua tim sama-sama mengenakan pita hitam. Itu sebagai penghormatan atas meninggalnya mantan defender timnas Jepang Naoki Matsuda pekan lalu (4/8). (dns)

Laga Emosional Lee

SHINJI KAGAWA

TADANARI Lee memenuhi impiannya kemarin. Untuk kali pertama sejak dinaturalisasi sebagai warga negara Jepang empat tahun lalu, Lee berkesempatan menghadapi Korsel yang tidak lain negeri leluhurnya. Lee lahir di Tokyo 25 tahun lalu, tapi keluarganya adalah Zainichi (etnis Korea yang berdomisili di Jepang). Lee mencuat namanya setelah menjadi pahlawan Jepang saat memenangi Piala Asia 2011 di Qatar Januari lalu. Gol striker asal klub Sanfrecee Hiroshima itu di babak perpanjangan waktu me mastikan kemenangan 1-0 Samurai Biru sebutan Je pangatas Australia di partai final. “Saya tidak bermain ketika kami berhadapan dengan Korsel di Piala Asia lalu dan sejak saat itu saya selalu berharap bisa melawan mereka lagi di lain kesempatan,” ungkap Lee kepada AFP. “Hari ini (kemarin, Red) adalah laga emosional bagi saya dan saya berterima kasih kepada pelatih yang memberi kepercayaan bermain,” sambungnya. Dalam laga kemarin, Lee turun penuh. Kendati tidak mencetak gol, Lee girang membantu kemenangan Jepang. “Saya tidak suka kalah. Saya seorang striker dan tugas saya adalah mencetak gol. Namun, kemenangan tim lebih penting. Saya tidak akan melupakan memori spesial ini,” jelasnya. Lee sebenarnya termasuk muka baru di timnas. Dia secara mengejutkan masuk Tadanari Lee dalam skuad Jepang ke Piala Asia 2011 sebagai debutan. Lee pun menyisihkan nama seperti Takayuki Morimoto yang kini bermain di klub promosi Serie A Italia Novara. Laga pertama Lee bersama Samurai Biru dicatat saat menghadapi Jordania (9/1). Banyak yang menyebut Lee sebagai anak emas pelatih Jepang Alberto Zaccheroni. Namun, Lee menepisnya. “Pelatih tidak pernah membeda-bedakan perlakuan kepada setiap pemain. Saya hanya berusaha memberikan yang terbaik bagi timnas,” jelasnya. (dns)

Erik Lamela

Lamela Borong Dua Argentina ke Perempat Final MEDELLIN - Erik Lamela unjuk gigi di Piala Dunia U20. Pemain baru AS Roma itu meloloskan Argentina ke perempat final setelah mengalahkan Mesir 2-1 di Estadio Atanasio Girardot kemarin WIB. Lamela memborong dua gol Tango Junior -sebutan Argentina U-20- melalui penalti. Gol pertama Lamela tercipta pada menit ke-42, sedangkan gol kedua di menit ke-64. Kedua penalti lahir dari pelanggaran terhadap orang yang sama, yakni gelandang Carlos Luque. Gol balasan Mesir juga lahir dari titik putih melalui Mohamed Salah (70'). Dengan donasi dua gol, Lamela telah mengemas tiga gol sepanjang turnamen. Sebelumnya, eks playmaker River Plate itu mencetak gol tunggal kemenangan Argentina atas Meksiko di fase grup (29/7). “Dia (Lamela) tampil dengan motivasi tinggi meski bermasalah dengan engkel kiri,” ujar pelatih Argentina Walter Perazzo kepada Associated Press. Kendati hanya mencetak gol dari penalti, Perazzo menilai timnya layak mendapatkannya. Untuk diketahui, penalti pertama Tango Junior menuai protes keras

dari Mesir karena mereka menganggap Luque sengaja diving. “Pertandingan berlangsung dalam tensi tinggi sehingga wajar terjadi banyak pelanggaran,” jelas Perazzo. Di perempat final Minggu WIB (14/8), Argentina yang memburu gelar ketujuhnya itu menghadapi Portugal yang menang 1-0 atas Guatelama kemarin. Gol semata wayang dalam laga di Estadio Pacual Guerrero, Cali, itu dicetak Nelson Oliveira via penalti pada menit ketujuh. Sementara dalam laga 16 besar lainnya kemarin, tuan rumah Kolombia memastikan lolos lewat gol dramatis di menit-menit akhir injury time. Gol yang dicetak James Rodriguez itu membuat Kolombia menang 3-2 atas Kosta Rika dalam laga di Estadio El Campin di Bogota. Lawan Kolombia di perempat final adalah Meksiko (14/8). Meksiko lolos setelah menang adu penalti 3-0 atas Kamerun. Adu penalti dilakukan setelah kedua tim masih bermain sama kuat 11 sampai babak perpanjangan waktu. Sayang, lolosnya Kolombia bersamaan dengan kabar sedih. Itu seiring pengunduran diri pelatih timnas Hernan Dario Gomez. Gomez mundur setelah kasus pemukulan terhadap seorang wanita di sebuah bar di Bogota. (dns)


JATENG

KAMIS 11 AGUSTUS 2011

5

RADAR TEGAL

Kerugian Capai Rp1,16 M Akibat Polusi PLTU

BATANG Hindari Penyeberang Jalan, Dump Truk Terguling BATANG - Akibat menghindari seorang penyeberang jalan, sebuah Dump Truk bermuatan tanah merah Rabu (10/8) menabrak lampu penerangan jalan di jalan Jendral Sudirman Batang. Tidak hanya itu, truk dengan nopol G-1870-BA yang dikemudikan Sawal warga Desa Adinuso, kecamatan Subah tersebut juga terguling hingga memacetkan arus lalu lintas arah timur dan barat hingga beberapa kilometer. Menurut penuturan Sawal, pada awalnya dump truk yang dikemudikannya melaju dari arah Timur menuju Barat dengan membawa muatan tanah merah untuk dikirim ke daerah Panjang, Kota Pekalongan. Saat tiba di lokasi kejadian skitar pukul 13.00, tiba-tiba ada dua orang yang menyeberang jalan tanpa tengak-tengok terlebih dahulu. “Waktu itu jarak truk dengan penyeberang jalan sekitar 5 meter dan saya sempat membanting stir ke kanan, namun justru berakibat fatal. Karena truk tidak bisa dikendalikan lagi hingga menabrak lampu penerangan jalan dan akhirnya terguling,” ungkapnya. Akibat kejadian tersebut, seluruh muatan berupa tanah merah tumpah di badan jalan hingga menghalangi kendaraan lain yang akan melintas. Sehingga seluruh kendaraan yang melaju dari arah Timur harus berhenti, hingga menyebabkan penumpukan sepanjang beberapa kilometer. Petugas Satlantas yang mendapat laporan adanya kecelakaan tersebut langsung meluncur ke lokasi kejadian. petugas kemudian melakukan evakuasi terhadap badan truk yang terguling di badan jalan, termasuk juga membersihkan tanah yang tercecer. Sehingga kendaraan dari arah Timurpun bisa kembali melalui jalan tersebut, meskipun harus pelan-pelan dan satu persatu. (ap86)

NURUL FATAH

TUMPAH - Muatan truk tumpah setelah gandengan lepas dan dievakuasi oleh sopir, kernet truk dan warga setempat

Gandengan Lepas Tabrak Traffic Light GRINGSING - Musibah kecelakaan kembali terjadi di jalur Pantura Batang, dan kecelakaan kali ini menimpa sebuah truk gandeng yang sarat dengan muatan tepung yang sedang melaju di jalur pantura alas Roban Desa Mentosari Kecamatan Gringsing Rabu (10/8). Dari informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan bahwa kecelakaan tersebut berawal dari adanya sebuah truk gandeng dengan Nopol E-9847-C yang dikemudikan Edi (50) warga Banjarnegara yang melaju dari arah timur. Sesampainya di lokasi kejadian, tepatnya di Traffic Light depan Mapolsek Gringsing tibatiba sambungan pada gandengan truk terlepas. Akibat sambungan pada truk terlepas, gandengan tersebut terperosok dan terjungkal ke dalam saluran air. Namun sebelum masuk ke saluran air, gandengan truk tersebut terlebih dahulu menabrak tiang traffic light. Menurut keterangan kernet truk, Anan, saat itu kondisi truk pada waktu itu berjalan dengan perlahan dari arah Salatiga menuju Kebalaraja. Dia bersama dengan sang sopir juga sudah mengecek truk, dari pengecekan diketahui bahwa kondisi truk tidak mengalami kendala apapun. “Kami dari arah timur, laju kendaraan juga tidak terlalu kencang, tapi tidak tahu mengapa sampai di sini tiba-tiba gandengan lepas,” ujarnya. Dia menambahkan, setelah dicek ternyata sambungan gandengan truk tersebut mengalami patah. Akibatnya gandengan truk yang sarat dengan muatan tepung lepas dan menabrak traffic light dan juga tiang kabel telepon hingga hancur. Beruntung kejadian tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun kemacetan, karena gandengan truk yang lepas terperosok ke pinggir jalan dan masuk saluran air. Namun muatan yang berupa tepung tumpah ke pinggir jalan setelah gandengan terbalik. Meskipun tidak sampai menimbulkan korban jiwa, kecelakaan tersebut mengakibatkan rusaknya traffic light dan juga tiang kabel telepon mengalami kerusakan yang parah setelah diterjang gandengan truk. Saat ini kasus kecelakaan tersebut masih dalam penyelidikan pihak Satlantas Polres Batang untuk mengetahui penyebab kecelakaan. (ap12)

JEPARA - Tim identifikasi lahan kerusakan di Desa Bondo, Kecamatan Bangsri, akibat air garam PLTU Tanjung Jati B (TJB), bertemu di Dinas Pertanian dan Peternakan Jepara, kemarin. Dalam pertemuan tersebut, tim mendiskusikan besaran kerugian yang dialami petani. Disepakati antara keduanya jika total kerugian yang dialami petani akibat lahannya tercemar air garam dari PLTU Unit II adalah sebesar Rp1,164 miliar. Angka tersebut lebih kecil dari tuntutan para petani sebesar Rp1,625 miliar. Tokoh petani Desa Bondo Hadi Purwanto, yang tergabung dalam tim identifikasi, saat ditemui usai diskusi menjelaskan, perhitungan kerugian antara petani dan tim identifikasi kerusakan yang meliputi Disatanak, camat Bangsri, dan petinggi Desa Bondo, akhirnya menyepakati total kerugian yang harus dibayar PT PLN TJB sebesar Rp1,164 miliar. ”Kalau dalam perjalanannya PLTU meminta kurang dari itu, kami akan menempuh jalur hukum. Karena permintaan petani sudah turun sekitar Rp461 juta,” jelasnya. Sementara ketua tim identifikasi yang juga Kabid Holtikultura Sutikno dalam penjelasannya mengungkapkan, selaku tim identifikasi telah disepakati antara PT PLN TJB

EKO SUKADIS

TERGULING - Tim identifikasi lahan kerusakan di Desa Bondo bertemu di Dinas Pertanian dan Peternakan Jepara.

dengan petani soal tingkat kerusakan dan luas lahannya. ”Namun masalah ganti rugi, tim tidak sampai ke kesepakatan kompensasi. Itu sudah urusan antara petani dan PT PLN TJB,” jelasnya. Di sisi lain, Camat Bangsri

Deni Hendarko berharap, selain harga ganti rugi Rp1,164 miliar, ada dari tim identifikasi, apakah dari PT PLN atau dinas, untuk bisa meneliti unsur tanah yang tanamannya tercemar. ”PT PLN TJB bisa membantu bibit dan pupuk untuk musim tanam

berikutnya. Karena uang ganti rugi tersebut hanya untuk kegagalan musim panen saat ini, dan biaya hidup sampai panen berikutnya,” jelasnya. Sampai kapan ganti rugi akan disekapati PT PLN TJB, Deni belum mengetahuinya. Hanya

saja, dia berharap bisa secepatnya dilakukan. ”Harapan kami dua atau tiga pekan lagi. Atau sebelum Lebaran, PT PLN TJB bisa memutuskan. Karena situasi dan kondisi menjelang Lebaran di mana kebutuhan rumah tangga tinggi,” jelasnya. (zen/mer)

Pimpinan Dewan Subkontraktor Blokir Tol Ungaran Dukung Boikot RSUD BALAI KOTA - Pimpinan DPRD Kota Semarang mendukung sikap komisi D yang enggan membahas anggaran RSUD Kota Semarang. Seperti diketahui, aksi boikot dilakukan sebagai protes legislatif atas tak diturunkannya tarif RSUD. Komisi D mengklaim telah melayangkan surat pemboikotan pembahasan anggaran RSUD kepada pimpinan dewan. Ketua Komisi D, Supriyadi mengklaim, pimwan merespons positif surat dari komisinya. “Kita tetap konsisten. Selama tarif itu tidak turun 15 persen sesuai kesepakatan, kita tidak akan lakukan pembahasan anggaran. Tadi (kemarin, red) Badan Anggaran yang menyangkut beberapa fraksi sudah mendukung kebijakan komisi D. Pun dengan para pimpinan dewan,” kata politisi PDIP itu. Tak adanya penurunan tarif RSUD, Supriyadi menganggap Pemkot tidak prorakyat kecil. Sebab, keputusan penurunan tarif sudah mendapat masukan dari beberapa pihak, tapi tidak dilaksanakan. “Manajemen internal sendiri, kalau pemimpin tidak konsisten ini tidak diganti, maka keberlangsungan RSUD tidak akan kondusif,” katanya. Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Ahmadi mengaku setuju dengan kebijakan komisi D. “Secara informal pimpinan setuju tidak ada pembahasan (anggaran RSUD, Red), biar ada

perubahan.” Politisi PKS itu menganggap legislatif dan eksekutif sudah memunculkan kesepakatan kenaikan tarif hanya 15 persen. Namun hingga kini, Perwal Nomor 7 Tahun 2011 tentang Tarif Pelayanan RSUD tidak direvisi. “Kalau kesepakatan itu tidak dijalankan maka merupakan pelecehan kelembagaan.” Ahmadi menambahkan, jika anggaran RSUD tidak ada pembahasan, maka berdampak tidak adanya perubahan belanja RSUD dalam APBD. Artinya, RSUD tidak bisa melakukan penambahan pembelanjaan. Ia menganggap kenaikan tarif tak perlu dilakukan. Sebab, lanjut Ahmadi, dalam proyeksi pendapatan RSUD Kota Semarang pada APBD murni Rp39,937 miliar, tidak mengalami peningkatan. “Padahal ada kenaikan tarif. Logikanya (proyeksi pendapatan, red) mengalami kenaikan. Ada tidaknya kenaikan tarif, proyeksinya tidak berubah. Jadi bisa disimpulkan memang tidak harus menaikkan tarif. Sebelumnya saja tidak ada pembahasan kenaikan tarif RSUD, kenapa harus dinaikkan?” Seperti diketahui, pertengahan Mei, direksi RSUD, komisi D, dan sejumlah LSM menggelar rapat kenaikan tarif RSUD yang ideal. Dalam rapat tersebut memunculkan kesepakatan tarif pelayanan kelas tiga naik 15 persen. (zal/isk/ce1)

UNGARAN - Kisruh pembayaran proyek tol SemarangUngaran makin ruwet. Kemarin, 55 subkontraktor proyek memenuhi janjinya memblokir jalan bebas hambatan itu. Sikap tersebut sebagai protes atas tak kunjung dibayarnya pengerjaan tol yang telah rampung senilai Rp20 miliar oleh PT Trans Marga Jateng. Padahal, H-10 Lebaran, tol tersebut dipastikan akan dioperasionalisasikan. Ke-55 subkontraktor tersebut di bawah PT Istaka Karya, selaku kontraktor utama pengerjaan ruas tol Kalirejo-Beji. Jumlah subkontraktor ternyata lebih banyak dari perkiraan semula. Semula 46 subkontraktor, kini bertambah menjadi 55 subkontraktor. Pemblokiran dilakukan dengan cara memarkir mobil berjajar dan memasang pagar setengah badan dari dua arah. Alhasil, tak satu pun kendaraan bisa melintas. Pengendara sebuah mobil yang berusaha menerobos, langsung dibentak dan disuruh balik

MIFTAHUL A’LA/RADAR SEMARANG

BLOKIR - Pintu tol Ungaran yang diblokir subkontraktor dengan cara memarkirkan mobil di pintu pagar tol, Selasa (9/8) lalu.

arah. Tol yang ditutup sepanjang 3 kilometer, mulai dari pintu masuk tol Ungaran hingga jembatan Penggaron. Puluhan subkontraktor tampak menduduki pintu masuk tol Ungaran. Situasi sempat memanas dan hampir terjadi bentrok saat sejumlah staf TMJ berada di lokasi tol. Beruntung, insiden tersebut tak berlang-

sung lama dan bisa kembali mencair. Koordinator Mitra Kerja PT Istaka, Hari Respati menuturkan, pemblokiran akan terus dilakukan selama uang pembayaran belum dikembalikan. Pihaknya mengancam, TMJ tidak akan pernah bisa menggunakan tol sebelum pembayaran diberikan. (fth/isk/ce1)


SAMBUNGAN

KAMIS 11 AGUSTUS 2011

7

RADAR TEGAL

Bercadar, Yulianis Ungkap .... dari halaman 1 Kedatangan keduanya sedikit mengejutkan para pengunjung sidang. Sebab, dua orang yang dianggap sebagai saksi kunci kebobrokan Nazaruddin itu datang dengan mengenakan cadar, sehingga wajahnya tertutup rapat. Awalnya, di depan majelis hakim yang dipimpin Suwidya, Yulianis menerangkan tentang apa itu Permai Grup.”Menurutnya, Permai Grup adalah holding dari puluhan perusahaan milik Nazaruddin. “Perusahaan bapak (Nazaruddin) banyak. Mulai dari konstruksi sampai alat kesehatan,” imbuhnya. Beberapa perusahaan milik Nazaruddin yang berada di bawah Permai Grup adalah PT Anak Negeri, PT Anugrah Nusantara, PT Makhota Negara, PT Mega Niaga, PT PT Teknologi Utama, PT Bekah Berlimpah dan masih banyak lagi. Lebih lanjut, Yulianis menerangkan bahwa kebanyakan proyek-proyek yang dikerjakan perusahaan Nazaruddin adalah proyek milik pemerintahan. Baik dari kementerian hingga pemerintah daerah. Menurutnya, ada berbagai macam cara untuk memenangkan proyek yang dilakukan Nazaruddin. Salah satunya adalah dengan “berbelanja” terlebih dulu ke pihak-pihak yang berpotensi bisa memenangkan perusahaan Nazaruddin. Maksudnya, perusahaan Nazaruddin membagi-bagikan dana terlebih dulu kepada pihak-pihak itu agar perusahaannya atau rekanan Permai Group bisa menjadi pemenang. Misalnya kepada DPR sebagai pihak yang berwenang menyetujui anggaran atau pemerintah sebagai pemilik proyek. Dalam kasus suap wisma atlet Sea Games di Palembang, kata Yulianis, DPR dan kemen-

pora melalui Wafid Muharam adalah pihak yang digelontori uang agar PT Duta Graha Indah (DGI) yang sudah menjalin kerjasama dengan PT Anak Negeri bisa menjadi pemenang proyek. Nazaruddin dan Rosalina adalah dua orang yang berwenang memerintahkan penggelontoran uang tersebut. Khusus untuk proyek wisma atlet, dana untuk “belanja” di DPR dan Kemenpora dilakukan dalam beberapa tahap. Yakni sejak bulan April 2010 hingga September 2010. “Berarti belanja itu jauh sebelum ada tender?” tanya hakim Suwidya. “Iya benar,” jawabnya. Dia menerangkan, selain dalam bentuk rupiah, belanja itu juga menggunakan mata uang asing, yakni USD. “Kalau rupiah atas perintah Rosalina. Tapi kalau dollar, atas perintah bapak (Nazaruddin),” ujar Yulianis. Semua pengeluaran uang perusahaan melalui Yulianis. Totalnya, PT Anak Negeri sudah menggelontorkan uang Rp 16 miliar untuk biaya belanja proyek wisma atlet. Nama-nama penerima uang tersebut dicatat rapi dalam pembukuan Yulianis. Diantaranya adalah Wafid Muharam dan untuk anggota DPR. “Tapi saya tidak tahu namanama untuk DPR,” katanya. Namun saat ditanya majelis hakim apakah Wafid memberikan tanda terima transaksi tersebut, Yulianis mengaku tidak ada. Sebab, itu semua yang mengurus adalah Rosalina. Begitu pula dengan DPR. Tidak ada tanda terima atas pemberian uang tersebut. Ternyata jurus pemberian uang kepada pihak yang bisa menentukan pemenang proyek itu memang efektif. Buktinya, PT DGI pun dinyatakan sebagai pemenang pembangunan wisma atlet. Nah, karena sudah dibantu hingga bisa menjadi pemenang, maka sudah men-

jadi kewajiban PT DGI memberikan uang kepada PT Anak Negeri. Ya, begitulah cara perusahaan Nazaruddin mengeruk keuntungan. Berdasarkan kesepakatan, PT DGI harus memberikan fee 18 persen dari nilai kontrak pembangunan wisma atlet kepada PT Anak Negeri. Rinciannya 4 persen untuk daerah dan 14 persen untuk perusahaan Nazaruddin itu. Yulianis pun membeberkan, pada Februari 2011, PT DGI melalui El Idris melunasi utangnya itu. Rinciannya pada 11 Februari dan 14 Februari dengan total 4,34 miliar. “Tapi saya bilang ke pak Idris ini masih kurang satu persen,” katanya. Dalam perjanjian kedua belah pihak 14 persen itu akan dibayar dalam setiap termin. Kata Yulianis ada empat termin pembayaran. Namun, lataran kasus tersebut diungkap KPK, maka hingga kini PT DGI belum lagi membayar utang-utangnya itu. Menurutnya modus-modus seperti sering digunakan perusahaan Nazaruddin untuk mengeruk keuntungan dalam pembangunan proyek-proyek pemerintahan. “Banyak sekali. Caranya juga hampir sama.” Jadi, kata Yulianis, Nazaruddin yang mengamankan perusahaan rekanannya yang lain di DPR dan pemerintahan, nanti perusahaan rekanan itu harus membayar fee kepada Nazaruddin. Besaran fee, kata Yulianis macam-macam. “Ada yang 7 persen, 14 persen, dan 21 persen,” katanya. Seperti yang diketahui, dalam persidangan sebelumnya ada beberapa pembangunan proyek di daerah yang juga disebut-sebut atas campur tangan Nazaruddin. Diantaranya, proyek RSUD Prof Haryono Ponorogo, RSUD Adam Malik Sumut dan RS Tropik Infeksi Unair Surabaya. (kuh/dim)

Syarat Lengkap, Nazaruddin Boleh ... dari halaman 1 mantan Bendahara Umum Partai Demokrat dari negara kelahiran penyanyi Shakira itu sudah dipenuhi oleh Kementerian Luar Negeri Indonesia. Menteri Luar Negeri (Menlu) Marty Natalegawa menuturkan, pihaknya telah menyampaikan berkas-berkas yang menjadi syarat pemulangan sejak Selasa (9/8) hingga Rabu (10/8) dini hari. ”Kami mendengar dari perwakilan kita di sana bahwa pemerintah Kolombia sudah dapat menerima (berkas) yang kita sampaikan itu,” kata Marty usai mengikuti upacara penerimaan enam duta besar negara-negara sabahat di Istana Merdeka, kemarin (10/8). Dia mengungkapkan, beberapa syarat itu adalah adanya komunikasi resmi dari Kemenlu Indonesia pada Kemenlu Kolombia. Dalam komunikasi itu dilampirkan alasan-alasan deportasi beserta pertimbangan hukumnya. Setelah disetujui, selanjutnya Nazaruddin akan diserahkan dari kejaksaan Kolombia ke imigrasi Kolombia. Proses penyerahan tersebut dilakukan Rabu (10/8) pukul

17.00 waktu setempat. “Kemudian dari imigrasi akan diserahkan ke pihak pemerintah Indonesia. Istilahnya bukan ekstradisi, tapi deportasi,” urai mantan dubes RI untuk Inggris itu. Namun Marty belum mengetahui pasti kapan Nazaruddin akan diserahkan ke pemerintah Indonesia. Termasuk juga waktu yang dibutuhkan untuk melakukan deportasi itu. “Saya belum bisa memberitahukan,” ucapnya. Terpisah, Kapolri Jenderal Timur Pradopo memastikan, tim gabungan dari Indonesia sudah berada di Bogota untuk memproses pemulangan Nazaruddin. Namun dia belum memastikan mekanisme untuk membawa mantan anggota Komisi VII DPR itu. “Apakah di-handle polisi ke polisi atau ekstradisi (deportasi, Red). Itu sedang dibicarakan di sana,” kata Timur usai menghadiri peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional di Puspitek, Serpong, Banten, kemarin. Mantan Kapolda Metro Jaya itu hanya menyebutkan, tim gabungan akan memilih opsi yang bisa membawa pulang lebih cepat Nazaruddin. “Tapi sekali lagi, kita memang harus

menyesuaikan dengan kondisi di sana. Saya kira secepatnya ya,” terang Timur. Sementara itu, direktur umum Kepolisian Nasional Kolombia Jenderal Oscar Naranjo menegaskan jika pihaknya bakal bersikap kooperatif. Dalam siaran persnya, dia menyebut dalam minggu ini seharusnya Nazaruddin sudah bisa diterbangkan menuju Jakarta. “Kalau semua dokumennya lengkap, bisa langsung terbang,” katanya. Lebih lanjut dia menjelaskan, kepulangan Nazaruddin akan dilakukan melalui pesawat komersial. Dia membenarkan jika pilihan deportasi adalah yang paling memungkinkan. Sebab, Indonesia dan Kolombia tidak memiliki hubungan ekstradisi. Sementara itu, Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar tutup mulut mengenai rencana kepulangan itu. Sebab, semuanya masih belum pasti. Sebelumnya, dia mengatakan jika Nazaruddin kemungkinan besar memang akan dipulangkan secara ekstradisi. “Saya pilih diam dahulu. Saya takut, begitu ngomong saya jadi sasaran,” tuturnya. (fal/dim)

Saksi Takut dengan Edy Jayeng dari halaman 1 Hal sama dikatakan mantan kepala PU, Ir Agus Sunarto. Dia mengaku tidak pernah menerima SK pengangkatan panitia pengadaan tanah oleh siapapun. Namun tidak dipungkiri, dirinya menerima honor panitia yang disodorkan staf Bagian Agraria sekalian meminta tandatangan berita acara kegiatan pengadaan tanah. Karena takut dengan Edy Prayitno maka surat yang disodorkan staf Bagian Agraria ditandatangani. “Saya takut sama Edy Prayitno karena orang dekat Agus Riyanto. Dan setiap ada rapat panitia pengadaan tanah, saya selalu diwakilkan oleh staf PU. Makanya saya sama sekali tidak tahu. Terkait dengan perubahan rute jalingkos, itu yang buat pihak ketiga dari konsultan Semarang,” sambungnya. Adapun kesaksian Yudi Kadarwati lebih banyak menjawab tidak tahu. Sehingga membuat majelis hakim dan Penasehat Hukum terdakwa yang diketuai Wienarno Djati, dan anggota Wilson Tambunan, Iyus Somantri, Sahrul, Imam Nurhadi, serta Agus Nurdin geram. Bahkan saat kesaksian AK Halim yang mengaku didatangi Yudi Kadarwati untuk minta tandatangan, dengan tegas dijawab tidak pernah dirinya mendatangi AK Halim meminta tandatangan. “Saya tidak pernah menda-

tangi AK Halim untuk minta tandatangan. Namun saya mengakui tandatangan di berita acara tapi tidak pernah ada sosialisasi pembebasan tanah di Desa Dukuhsalam. Soal SK pengangkatan sebagai panitia, saya tidak pernah diberi. Dan kalau honor saya juga tidak tahu, karena hanya ditumpuk di meja kerja saya,” akunya. Sementara kesaksian Drs Sriyanto HP MM menolak kalau

dirinya pernah menandatangani berita acara sosialisasi pengadaan tanah di Desa Dukuhsalam. Karena sepengetahuannya, Edy Prayitno minta tandatangan untuk pengadaan tanah di Kelurahan Kagok. “Betul, saya tandatangan berita acara tersebut tapi untuk pengadaan tanah di Kelurahan Kagok, bukan di Dukuhsalam seperti yang tertuang dalam BAP”. (fat)

Sibuk Jadi Konsultan, Siapkan RS Khusus ... dari halaman 1 setelah dinyatakan meninggal dunia, dokter yang menangani Hembing mengaku kaget. Sang dokter saat itu mengatakan, fisik Hembing masih segar. Wajahnya juga masih terlihat cerah. Ipong tidak memungkiri bahwa kondisi fisik Hembing cukup terjaga. “Bapak itu care (perhatian, Red) banget dengan kondisi kesehatannya,” ujarnya. Cara yang dilakukan Hembing untuk menjaga kesehatan, antara lain, dengan banyak mengonsumsi sayur dan ikan. Selain itu, dia rutin berolahraga. Adik Valencia Wijayakusuma dan kakak Mochtar Wijayakusuma itu menduga Hembing mengalami serangan jantung karena kecapekan. Ipong menceritakan, sebulan sebelum meninggal, aktivitas Hembing sangat padat. Di antaranya, dia mengikuti kegiatan kesehatan di beberapa kota di Tiongkok dan Jepang. Sementara di tempat praktik, rata-rata setiap hari ada 400 pasien yang harus dilayani. Ketiga anak Hembing sejatinya sudah mengingatkan ayahnya untuk lebih banyak beristirahat. Tapi, saran tiga anaknya itu tidak digubris. Hembing tetap banyak beraktivitas dan sedikit beristirahat. Sehari-hari, menurut Ipong, ayahnya hanya tidur 2 sampai 3 jam. Sebagian besar waktunya digunakan untuk melayani pelanggan. Apalagi, selama ini

banyak pasien yang rewel jika tidak ditangani langsung oleh Hembing. Di luar aktivitas di The Hembing Center, Hembing juga menjadi guru besar di Universitas Bung Karno. Hembing juga menjadi penasihat pada Chinese Medical Institute Chinese Pharmacology Acupuncture Hongkong. Masih belum cukup, penerima Bintang Jasa Utama itu juga menjadi wakil presiden World Academy Society of Acupuncture, Korea Selatan. Hembing yang lahir di Medan, 10 Maret 1940 itu juga ditunjuk menjadi konsultan Journal of Kyoto Pain Control Institute, Jepang. Jika di rumah, Hembing menghabiskan waktu untuk membaca dan menulis buku. Ipong mengungkapkan, ada satu buku lagi yang belum kelar penulisannya. “Buku itu dalam tahap penyusunan materi,” ucap pria yang bekerja di Dinas Kesehatan Mabes Polri itu. Buku yang belum rampung itu berisi ilmu kesehatan tradisional. Ipong menceritakan, sebelum meninggal, Hembing tidak pernah lelah memberikan petuah kepada tiga anaknya. Pesan yang paling melekat di hati Ipong adalah selalu melakukan yang terbaik untuk siapa pun. “Baik itu sopir angkot, tukang ojek, atau pejabat.” Selain berpesan harus melakukan yang terbaik untuk orang lain, Hembing mewariskan kepada anak-anaknya untuk menjaga kualitas pelayanan medis. Di antaranya, Hembing

tidak menerima bahan-bahan obat herbal dari orang lain. Sebab, menurut Ipong, jika obat herbal dari orang lain itu palsu, proses pengobatan bisa terpengaruh. “Ilmu yang baik juga ditunjang bahan-bahan obat yang kualitasnya terjaga,” jelas Ipong. Untuk menjaga kualitas obatobatan tersebut, Hembing memiliki lahan khusus untuk menanam aneka obat herbal. Misalnya, kumis kucing, sambiloto, dan aneka empon-empon. Kebun obat herbal itu terletak di kawasan Sukabumi. Selain itu, Hembing memiliki pabrik pengolahan bahan obat herbal di kawasan Tangerang. Sepeninggal Hembing, keluarga besar belum menentukan siapa yang meneruskan pengelolaan The Hembing Center. Ipong menjelaskan, keputusan pengelolaan itu akan dilakukan setelah ada rembuk keluarga. Saat ini seluruh keluarga masih dalam suasana berkabung. Sebagai catatan, dari tiga anak Hembing, hanya dua yang fokus di bidang akupunktur dan pengobatan tradisional. Yakni, Ipong dan Mochtar. Saat ini, selain berdinas di lingkungan Mabes Polri, Ipong membuka praktik di Jl Gedong Panjang Raya, Jakarta Utara. Mochtar sendiri berpraktik di Jalan Karang Tengah Raya, Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Untuk sementara, Ipong mengaku lebih banyak mengontrol The Hembing Center Ipong juga menceritakan, Hembing memiliki sebuah im-

pian yang belum terwujud. Sebelum meninggal, ayahnya sempat curhat akan mendirikan rumah sakit spesialis pengobatan herbal. Rumah sakit itu memadukan pengobatan tradisional berbasis ramuan herbal dengan pengobatan modern. Hembing berkiblat ke Singapura. Ide mendirikan rumah sakit herbal itu bukan sebuah anganangan belaka. Hembing bahkan sudah membuat desain sederhana bentuk fisik rumah sakit tersebut. Sayangnya, dokumen itu masih disimpan Hembing dan belum ditemukan anak-anaknya. Ipong hanya menjelaskan, di depan rumah sakit herbal itu akan didirikan patung Hembing. Selain sudah mendesain bentuk rumah sakit itu, Hembing menugasi Ipong mencari tanahnya. “Pesan Bapak, lokasi harus mudah dijangkau dan strategis,” katanya. Namun, kepergian Hembing lebih cepat ketimbang progres pembangunan rumah sakit herbal itu. Ipong berharap mimpi orang tuanya itu terwujud. “Entah berapa tahun lagi. Tetapi, keluarga harus kompak mewujudkannya,” ujarnya. Sebelum kembali ngantor di Mabes Polri, Ipong menuturkan tidak khawatir akan adanya penurunan pasien yang berobat ke The Hembing Center. Menurut dia, pasien masih tetap setia karena merasa ada manfaat yang bagus setelah menjalani pengobatan di The Hembing Center. (c2/kum)

Tabrakan Beruntun di Pantura dari halaman 1 Kedua truk mengalami kerusakan di bagian depannya termasuk kacanya pecah. Sedangkan truk yang di depan, tidak mengalami kerusakan apapun karena yang ditabrak bagian belakangnya. “Mengerem karena menghindari penyebrang secara tibatiba dengan mengendarai sepe-

da motor. Kemudian kedua truk dibelakangnya menyeruduk,” terangnya. Sopir truk yang nomer dua dengan nopol H 1899 FY, Puji (37) mengaku tidak sempat mengerem karena posisi antara kendaraannya dengan truk yang didepannya terlalu dekat. “Padahal saya sudah berusaha mengerem, tetapi tidak berhasil karena jaraknya sekitar 15 mete-

ran,” kata Puji. Warga Semarang ini mengaku, ketiga truk itu merupakan satu perusahaan. Sehingga, satu sama lainnya saling mengenal. Dalam kecelakaan ini, tidak ada korban jiwa. Supir dan kenet Kedua truk yang dibelakang, hanya mengalami luka memar dikakinya. Supir truk yang nomer tiga dengan nopol B 9223 WX,

saat ditanya wartawan, dirinya enggan komentar banyak karena menahan rasa sakit dikakinya. Pantauan radar menyebutkan, kecelakaan tersebut menyita perhatian warga dan pengguna jalur Pantura. Ka renanya, jalur tersebut sempat padat meski sudah ada Polantas yang mengaturnya. (yer)

jalankan ibadah puasa selama ramadhan ini. Dan akan meningkatkan pahala iman selama menjalankannya. (har)

H. Athoillah Adalah Pengurus BAZ yang juga Kepala BKD Kabupaten Brebes

Salurkan Zakat Mal dari halaman 1 Kita berharap, puasa yang kita laksanakan tahun ini akan lebih berkualitas dibandingkan tahuntahun sebelumnya. Ibadah yang berkualitas akan memberikan manfaat maksimal dalam kehidupan kita, baik secara individual maupun komunal. Ibadah puasa adalah latihan simultan yang tiada tandingannya dalam memupuk kejujuran. Selain puasa, dalam bulan ramadhan ini umat muslim juga diperkenankan agar bisa saling membantu antar sesama mus-

lim. Langkah tersebut bisa ditujukan dengan menyalurkan zakat mal di dalam bulan ini. Dikatakan Athoillah, didalam bulan puasa ini, Badan Amil Zakat Kabupaten Brebes akan menyalurkan zakat bagi fakir miskin dengan total nilai Rp 594 juta. Jumlah tersebut akan dibagi di beberapa kecamatan, seperti halnya Kecamatan Bumiayu 300 orang penerima, Salem, 420 penerima. Diharapkan dengan disalurkannya zakat tersebut dibulan puasa, hal itu akan bisa membatu fakir miskin dalam men-


KAMIS, 11 AGUSTUS 2011

KOMBIS

8

RADAR TEGAL

JSM Luncurkan Promo Konsumen Sehati SALAM -marhaban Ya Ramadhan- Mari Kita Tempa Dosa Kita Dengan Berpuasa Dibulan Ramadhan Yang Penuh Rahmat Dah Barokah, Ayo Kawan Jangan Hanya Menahan Lapar Dan Dahaga, Tapi Nafsu2 Syetan Harus Kita Lawan Dengan Doa,Dzikir Dan Amalan2 Kebaikan, Selamat Berpuasa Buat Andes Dibrebes. 085742364xxx SALAM 'minum su2 bikin sehat,tambah gula rasanya manis=ada kartu paling hemat,cuma ada yang punya axis', selamat menjalankan ibadah puasa buat kelg.sugeng dislawi, marhaban ya ramadhan. 085742364xxx SALAM "7 hari" ALLAH menciptakan "BUMI" yg di daLamnya terdapat "7 BENUA","7 SAMUDERA" & di atasnya ada"7 LAPIS LANGIT" dgn hiasan "7 WARNA PELANGI" sebagai tanda "7 BIDADARI". Maka, surat pertama dLm Al-Qur'an(Alfatihah) terdapat "7 ayat". dan Alhamdulillah tdk teRasa kita dah "7 haRi" beRpuasa, m0ga Allah mmbeRikan sehat & umuR pnjang shngga kita dpt menunaikan puasa 1 bLn penuh, Amin...SALAM UNTUK SEMUA SATPOL PP KOTA TEGAL, by MAMET'S. 085869267xxx SALAM buat keluarga AXIS yg di pmlang, slamat menunekan ibadah puasa moga2 di trima ALLAH SWT. ( IKMAH TEMB0K KEMBANG ). 08562785xxx SALAM Salam sejahteranya bwt ALUMNUS SMU ALIrsyad Kota Tegal TH'02 Khususnya III IPS 7 didikan Bpk Kadino. 085747360xxx SALAM ahlan wa sahlan MARHABAN YA RAMADHAN bln penuh ampunan selamat menjalankan ibadah puasa untuk karyawan RSI HARAPAN ANDA Semoga puasanya di terima ALLAH. 085765042xxx SALAM 'marhaban ya ramadhan', perbanyaklah ibadah sunah untuk menyempurnakan kekurangan pada fardunya, selamat menunaikan ibadah puasa 1432 h buat semua muslim 02836035xxx SALAM 'buah pisang rasa manis,buah tomat dibuat manisan=jangan bimbang pakai kartu axis,tetap hemat slalu dapat gratisan', selamat menunaikan ibadah puasa dibulan suci ramadhan ini, yang penuh rahmat dan barokah, untuk semua anggota security arindo gj tegal. 085742364xxx SALAM Menahan HAWA NAFSU di bulan ROMADLON itu SUDAH BIASA, tetapi menahan HAWA NAFSU di luar bulan ROMADLON itu baru LUAR BIASA. 085642524xxx SALAM Rasulullah saw bersabda:barang siapa berpuasa 1 hari dr bulan Ramadhan diampuni dosanya yg telah lalu n dosa yg akan datang. Jika ia sempurna puasa Ramadhan, tidak ditulis 1 dosapun atasnya sampai akhir tahun. Jika ia meninggal sebelum akhir Ramadhan maka pd hari kiamat ia datang n tak 1 dosapun atasnya. 085865227xxx SALAM "doa adalah visi. doa adalah harapan. doa adalah cita-cita. doa adalah proposal. doa adalah pertemuan dengan Allah. maka berdoalah dengan segala kelembutan hati." 082135181xxx SALAM -marhaban ya ramadhan, selamat menunaikan ibadah puasa buat mba yos, semoga dalam menjalaninya penuh iklas dan mengharap pahala dan ridhonya allah SWT# 622836035xxx SALAM BilA ktA mErAn9kAi dUstA..BilA tInGkAh mEn0rEh lUkA..BiLa hAtI pEnUh PrAsAnGkA..m0h0n pIntu mAAf dI bUkA..sElAmAt mEnjAlAnKaN iBadAh..pUaSa. 083876755xxx

Brebes Yosep Benyamin mengatakan, program konsumen Sehati (Setia Honda AT Indonesia) ini merupakan salah satu program yang digagas untuk memberikan apresiasi dan penghargaan kepada pelanggan setia JSM Brebes. Selain akan mendapatkan berbagai kemudahan layanan pembelian sepeda motor Honda pada program yang dibuka mulai tanggal 5 sampai 31 Agustus ini, pelanggan

BREBES - Dealer sepeda motor Honda, Jaya Sentosa Motor (JSM) Brebes telah membuktikan diri sebagai dealer yang dekat dengan masyarakat melalui berbagai program yang terus ditawarkan. Kini, bersamaan bulan Ramadan serta menyambut Lebaran 2011, dealer yang terletak di Jalan P Diponegoro 160 Pesantunan Brebes meluncurkan promo terbaru yakni Konsumen Sehati (Setia Honda AT Indonesia). Program ini juga dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-66. Manajer Jaya Sentosa Motor ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

XL Raih Penghargaan IOB 2011 PT XL Axiata Tbk (XL) sebagai penyedia jasa telekomunikasi kembali memperoleh penghargaan. Penghargaan kali ini diperoleh di ajang Indonesia Original Brands (IOB) 2011 dari Majalah SWA, kategori service provider. Penghargaan diterima langsung oleh Vice President Brand Building & Development XL Turina Farouk di Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis (4/8) lalu. “Penghargaan yang kami terima merupakan bentuk pengakuan serta wujud kepercayaan masyarakat telekomunikasi atas kerja keras kami dalam memberikan layanan selalu lebih baik,” tandas Turina Farouk. Indonesia Orginal Brands (IOB) 2011 merupakan ajang penghargaan yang diselenggarakan oleh Majalah SWA, yang diberikan kepada perusahaan dengan brand asli Indonesia dan dinilai berhasil menjadi tuan di negeri sendiri. Penilaian penghargaan ini didasarkan pada survei dengan menggunakan tiga kategori pengukuran, yaitu kepuasan (satisfaction), loyalitas (loyalty), dan advokasi (advocacy). Survei dilaksanakan pada April sampai Mei 2011 di enam wilayah atau kota yakni Medan, Bandung, Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, Red), Semarang, Surabaya, dan Makassar. Selain itu, juga melibatkan sekitar 5.256 orang sebagai responden. Penghargaan ini sekaligus melengkapi penghargaan XL yang pernah diberikan oleh Majalah SWA, berupa 1st Ranking of Indonesia Best Public Companies 2011 Based on Wealth Added Index (WAI)) Method untuk kategori Telecommunication Services, ASEAN Best Public Companies 2011 based on WAI Method, dan Indonesia Best Public Companies 2011 Based on WAI Method. BENAHI MUSALA Bulan Ramadan yang penuh berkah dan ampunan membuat umat muslim beramai-ramai untuk melakukan aktivitas syiar ibadah hingga bakti sosial. Mengingat masih banyak tempat ibadah yang tidak layak dan kurang nyaman untuk beribadah, maka XL kembali menggelar kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dengan menggandeng Lembaga Kemanusiaan Nasional PKPU, melalui program Benah Musala yang merupakan rangkaian Safari Ramadhan 2011 XLalu Lebih Baik. XL akan melakukan pembenahan terhadap lima musala di Jawa Barat (Jabar) yaitu Musala Pasar Caringin, Musala At-Taufik di Jalan Martadinata, Musala Al-Amin Kampung Lebak Biru Ciparang, Musala Khusnul Khotimah Kampung Cisatu Majalaya, dan Musala Al Ikhlas Kampung Lengkong Majalaya. (hes)

LAELA NURCHAYATI/RATEG

TALI ASIH - Masrokhi, perwakilan dari FIF Syariah (kiri) memberikan santunan dan bantuan buku serta sembako kepada Hj Nurusobach (kanan) selaku kepala panti asuhan putri Aisyiyah.

FIF Tebar Buku Tuai Ilmu SLAWI - Dalam rangka bulan suci Ramadan 2011, PT Federal International Finance (FIF) Syariah bersinergi dengan Asuransi Astra Buana (AAB) Syariah mengadakan kegiatan sosial. Ajang kali ini bertajuk Tebar Buku Tuai Ilmu digelar di 150 panti asuhan di sekitar kantorkantor cabang FIF dan AAB yang tersebar di seluruh Indonesia. Tak terkecuali di Kota Tegal, melaksanakan kegiatan ini di Panti Asuhan Putri Aisyiyah Kabupaten Tegal, Selasa (9/8) kemarin. ‘’Ini sebagai bentuk kepedulian kami, sekaligus ingin berbagi,’’ ungkap Masrokhi, perwakilan dari FIF didampingi Abdul Ghofar Ismail dari AAB. Kegiatan sosial yang dilakukan FIF tidak terlepas dari salah satu filosofi Catur Dharma Astra yaitu menjadi aset yang bermanfaat bagi bangsa dan negara dengan menyeimbangkan antara kinerja perseroan dengan tanggung jawab sosial. Dalam kegiatan ini, tak hanya buku saja yang diberikan, juga alat tulis dan sejumlah bahan pokok. Serta sumbangan berupa uang tunai untuk keperluan anak-anak panti asuhan. ‘’Jangan dilihat nilainya, mudah-mudahan ini bermanfaat,’’ tambahnya. Adapun sumber dana dari kegiatan Tebar Buku Tuai Ilmu ini berasal dari bonus premi asuransi syariah konsumen FIF dan AAB pada periode tahun 2010. Kegiatan sosial yang berfokus pada pendidikan ini rutin dilakukan setiap tahunnya oleh FIF dan AAB. (ela)

CMYK

RAMAH - Salah satu konsumen Jaya Sentosa Motor (JSM) Honda Brebes tengah mendapat pelayanan ramah di dealer tersebut.

juga bisa mendapatkan funky jaket dan voucher untuk pembelian type BeAT Series, Spacy Series, Scoopy dan Vario Series. Ia mengatakan, selama ini Jaya Sentosa Motor berusaha memberikan kemudahan pada masyarakat yang ingin mendapatkan kendaraan Honda yang berteknologi canggih nan mutakhir. Mulai kemudahan mendapatkan berbagai fasilitas angsuran kredit yang lebih ringan serta uang muka yang lebih kecil. “Program Sehati ini juga sebagai ungkapan rasa terimakasih atas kepercayaan masyarakat,” ucapnya. (ism)

DOK.ISTIMEWA

PENGHARGAAN - Vice President Brand Building & Development XL Turina Farouk menerima Indonesia Original Brands (IOB) 2011 kategori service provider di Jakarta, akhir pekan lalu.

DOK. ISTIMEWA

BENAHI MUSALA - (Kiri ke kanan) GM Sales XL Central Region Swandi Tjia, Kepala PKPU Jawa Barat (Jabar) Ihsan Maulana, dan Manager HR And GA XL Central Region Adi Yuharman ikut dalam pengecatan dinding musala pada program Benah Musala XL.

BUKA BERSAMA – Suzuki Puasa Berbagi Rasa akan menghadirkan berbagai kegiatan, Sabtu (13/8) di Masjid Agung Slawi. ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

Suzuki Puasa Berbagi Rasa

BUKA BERSAMA

USTADZ WIJAYANTO MA TEGAL – Untuk menyemarakkan bulan suci Ramadan, Suzuki menghadirkan Suzuki Puasa Berbagi Rasa. Kegiatan yang akan digelar, Sabtu (13/8) dihelat di Masjid Agung Slawi mulai pukul 15.00 WIB hingga selesai. Berbagai kegiatan bisa diikuti seluruh masyarakat sembari menunggu waktu berbuka puasa tiba. Manager Main Dealer Suzuki Indo Sarana Motor Tegal Agus Prawitono membenarkan adanya kegiatan tersebut. Menurutnya, Suzuki Puasa Berbagi rasa akan diisi dengan berbagai kegiatan seperti lomba mewarnai TK dan SD, games interaktif, parade bedug, cuci motor gratis, ba-

zaar diskon spare part, aksesoris, modifikasi, pembagian 1.000 takjil gratis hingga buka puasa bersama. Pihaknya juga menghadirkan Ustadz Wijayanto MA untuk memberikan tausiyah kepada seluruh pengunjung yang datang. Kegiatan tersebut dilakukan di 21 lokasi berbeda di Jawa Tengah. Diantaranya Purwodadi, Pati, Jepara, Semarang, Pekalongan, Tegal, Purwokerto, Cilacap, Kebumen, Magelang, Sukoharjo, Karanganyar, Sleman dan Bantul. “Untuk program penjualan, pelanggan akan mendapatkan hadiah tambahan berupa souvenir cantik dan tetap diikutkan dalam program yang

ada,” jelasnya. Selain itu, lanjut dia, pengunjung juga bisa melakukan test ride berhadiah yang akan diundi secara nasional dalam undian Comot. Untuk itu, pihaknya berharap agar masyarakat Slawi dan sekitarnya bisa datang dan bergabung bersama dalam kegiatan yang dilakukan secara gratis di bulan Ramadan kali ini. Siapa saja bisa datang sehingga kemeriahan acara dari awal sampai akhir akan menjadi momen yang tidak terlupakan. “Untuk tamu undangan juga disediakan doorprize seperti HP qwerty dan souvenir menarik lainnya,” paparnya. (gun)


CMYK

KAMIS, 11 AGUSTUS 2011

METROPOLIS

9

RADAR TEGAL

Menjelang Hari Raya Idul Fitri

WASPADAI BEREDARNYA PARCEL

KADALUARSA

MEMASUKI pertengahan bulan Ramadan, masyarakat diminta waspada terhadap beredarnya parcel berupa makanan maupun minuman, yang diperjualbelikan di sejumlah toko, mini market maupun mall. Sebab kerap kali oknum nakal memanfaatkan situasi Hari Raya Idul Fitri, untuk memasukkan barang yang kadaluarsa dalam sebuah parcel. Selain imbauan pada masyarakat supaya berhatihati dan waspada, ketika membeli parcel maupun makanan. Komisi II DPRD Kota Tegal meminta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait di lingkungan Pemkot, secara rutin turun lapangan memantau langsung, sekaligus mengantisipasi beredarnya makanan atau minuman kadaluarsa, yang dimasukkan dalam parcel. Anggota Komisi II DPRD Hj Stella Emilina SH mengatakan, walaupun belum memasuki pertengahan bulan puasa, hampir di pasar, toko, mini market atau mall banyak menyiapkan parcel Lebaran. Tentunya dengan harga bervariasi bergantung isinya. Hal ini sangat berbahaya, kalau tidak ada pantauan ataupun kurang hati-hatinya masyarakat memilih serta membeli parcel. “Kami minta masyarakat harus cerdas. Jika menemukan barang kadaluarsa harus dikembalikan. Jangan mau diterima begitu saja. Apalagi tetap diedarkan atau diberikan pada klien serta sanak saudara,” ucap Stella.

ADI MULYADI/RATEG

PEMBINAAN - Tim gabungan operasi yustisi Pemkot, membawa sejumlah orang yang diduga PL (Pemandu Lagu) ke Kantor Satpol PP untuk diberi pembinaan.

Operasi Yustisi Diprotes Giat Penegakan Surat Edaran Walkot KEGIATAN razia yustisi pelaksanaan surat edaran wali kota, terkait penertiban usaha tempat hiburan selama bulan Ramadan, ternyata diprotes sejumlah kalangan. Aksi tersebut terjadi di Kantor Satpol PP Kota Tegal, Selasa (9/8) malam, usai tim gabungan menggelar operasi yustisi. Alasan pihak yang mengaku keberatan dengan kegiatan tersebut, razia yang dilakukan dinilai

ke hal 15 kol 1

tidak pas, dan membuat pengunjung tempat hiburan terganggu. Dalam operasi itu, tim gabungan salah menangkap sejumlah orang. Sebab para tamu tempat karaoke dibawa petugas untuk diberi pembinaan. Menurut mereka, alangkah lebih baik apabila pembinaan dilakukan di lokasi masing-masing. Selain itu, apa yang dilakukan Satpol PP dan tim operasi yustisi, sudah masuk dalam kategori penangkapan. Padahal untuk melakukan hal itu harus dilengkapi surat perintah resmi. ke hal 15 kol 1

TURUN LAPANGAN - Tim Disperindag Propinsi Jateng, didampingi Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan serta Komisi II DPRD Kota Tegal, turun lapangan untuk mengecek makanan atau minuman kadaluarsa menjelang Lebaran. M SAEKHUN/RATEG

SERBA-SERBI

Komisi II Diminta Panggil PDAM Sikapi Ancaman Warga Putus Pipa WARGA Bumijawa Kabupaten Tegal mengancam bakal memutus pipa milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tegal. Sebab sampai saat ini perusahaan itu belum memberikan dana kompensasi sebesar Rp268 juta kepada masyarakat. Untuk itu, pimpinan dewan minta Komisi II secepatnya memanggil direksi PDAM, guna dilakukan klarifikasi. Wakil Ketua DPRD Kota Tegal H Yakin Basuki, usai menerima laporan Pansus 2 tentang PDAM, Rabu (10/8) kemarin mengatakan, PDAM harus menunjukkan bukti pembayaran pada Pemkab Tegal. Kalau memang sudah dibayar. Selanjutnya, kewajiban kompensasi pada warga merupakan kewajiban Pemkab. Sebab PDAM Kota Tegal telah memenuhi kewajibannya. Bukan mengancam memutus pipa PDAM. Tapi warga menuntut pada Pemkab, soal dana kompensasi tersebut. Tapi guna

ABIDIN ABROR/RATEG

BERJUBEL - Pengunjung Pasar Pagi Kota Tegal, terlihat saling berdesakan memenuhi gerai pakaian.

Pedagang Pakaian Kewalahan SELAMA beberapa hari, pedagang pakaian di Pasar Pagi Kota Tegal termasuk sejumlah toko mulai diserbu pembeli. Bahkan konsumen yang datang makin bertambah. Seperti terlihat kemarin, para pengunjung yang datang mengalami cukup tajam. Mereka nampak saling berdesakan. Keadaan ini tak hanya terjadi di lantai satu, namun juga lantai di atasnya. Hal ini tidak lain karena makin dekatnya perayaan Hari Raya Idul Fitri, yang dimanfaatkan para pedagang untuk mengeruk keuntungan. Sementara pakaian yang banyak dibeli apalagi kalau bukan pakaian anak. Hal ini diakui salah seorang pedagang, M Yasin. Menurutnya, permintaan pakaian jenis ini mengalami peningkatan. ke hal 15 kol 5

KOMODITAS Kurma Tunisia dan Amerika Bersaing DAMPAK masuknya kurma yang berasal dari luar Timur Tengah, seperti kurma California Amerika Serikat, membuat harga di pasaran makin kompetitif. Bahkan persaingannya sangat ketat. Menurut Gyong-Gyong dari Toko Mira, kualitas kurma masing-masing negara sangat berbeda. Kurma dari Tunisa warnanya lebih muda, dan bentuknya cukup panjang. Rasa manis kurma dari negara itu sedang-sedang saja. Adapun kurma Amerika, baik warna atau manisnya lebih kuat. “Harga tentu saja berbeda.” Diakui, selama bulan puasa permintaan kurma di tokonya Jalan HOS Cokoroaminoto Tegal lumayan meningkat. Termasuk barang kebutuhan rumah tangga lain. Disamping tersedia aneka parcel yang siap dikirimkan pada kerabat istimewa pada Hari Raya Idul Fitri. (din)

CMYK

ke hal 15 kol 5

JADI TUMPUAN - Menara air PDAM di Jalan Pancasila Tegal, jadi tumpuan PDAM untuk mendistribusikan air ke semua pelanggan. M SAEKHUN/RATEG

M SAEKHUN/RATEG

SUSUN REKOMENDASI - Pansus 1 DPRD Kota Tegal menggelar rapat internal, guna menyusun rekomendasi atas kasus lahan eks terminal bus, yang saat ini dimanfaatkan bangunan Pacific Mall.

Mediasi Kasus Lahan Pacific Gagal Pansus Rumuskan Rekomendasi UPAYA mediasi penyelesaian kasus lahan eks terminal bus Kota Tegal, yang dimanfaatkan pembangunan Pacific Mall menemui kegagalan. Sebab dari hasil mediasi, masing-masing pihak tetap bersikukuh pada pendapatnya. Untuk itu, Panitia Khusus (Pansus) 1 DPRD Kota Tegal segera menyusun rekomendasi, untuk diserahkan pada Pemkot melalui

pimpinan dewan. Menurut Wakil Ketua Pansus 1 DPRD H Hadi Sutjipto SH, usai mengikuti rapat internal, Rabu (10/ 8) kemarin, pihaknya berusaha maksimal agar masalah lahan eks terminal bisa diselesaikan melalui jalur mediasi. Melalui kerja keras, Pansus berusaha mempertemukan antara PT Sritanaya Megatama atau Pacific Mall, dengan PT Bamas Satria Semarang. Namun tidak ada titik temu, sebab keduanya tetap bersikukuh pada pendiriannya. ke hal 15 kol 1

PKPU Pantau Kesehatan Santri Al Munawaroh

Tim Kesehatan Langsung Disambut Gembira Sedikitnya 47 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Munawaroh, yang berada di Jalan Prof Buya Hamka Kelurahan Margadana Kecamatan Margadana Kota Tegal, dipantau kesehatan dan gizinya oleh tim PKPU. Kedatangan tim disambut luapan kegembiraan puluhan santri, di depan halaman masjid komplek Ponpes Al Munawaroh. LAPORAN : M SAEKHUN SUASANA makin haru, ketika satu per satu mereka menyalami dan mencium tangan rombongan tim PKPU. Sejurus kemudian para

santri Ponpes Al Munawaroh, yang rata-rata yatim piatu serta anak-anak dhuafa, dengan sigap beramai-ramai memikul beberapa dus vitamin, beras serta dus lauk pauk. Tampak jelas di raut wajah mereka, terpancar kegembiraan tiada batas. Pondok pesantren yang terletak di pinggiran Kota Tegal, tepatnya Jalan Prof Buya Hamka Kelurahan Margadana, Kecamatan Margadana Kota Tegal, dihuni 47 santri berasal dari keluarga tidak mampu. Mereka termasuk anak-anak yatim dan golongan marjinal, yang berasal dari daerah sekitar Ponpes, dan beberapa lagi dari daerah tetangga. Disamping mendapatkan tempat tinggal gratis, anak-anak tersebut memperoleh sekolah maupun uang saku, makanan, minuman, dan pendidikan khas pondok pesantren seusai bersekolah di SD maupun MI di dekat Ponpes.

M SAEKHUN/RATEG

PERIKSA SANTRI - Ketua Tim Kesehatan PKPU dr Wildhan Zein, memeriksa kesehatan santri Ponpes Al Munawaroh, yang berada di Jalan Prof Buya Hamka Kelurahan Margadana Kecamatan Margadana Kota Tegal.

Pada kesempatan itu, bertempat di aula Ponpes, tim kesehatan PKPU memeriksa dan memberi obat serta vitamin pada seluruh santri, guru-guru serta pengasuh Ponpes. Dalam kunjungan pemeriksaan rutin tersebut, dijumpai beberapa kasus kesehatan yang berhubungan dengan pola jajan anak-anak yang tidak sehat. Mereka masih perlu pengawasan akan jajanan, yang berasal dari warung-warung sekitar Ponpes. Beberapa di antaranya mie instan, makanan ringan serta es yang tercampur bahan-bahan kimia. Di hadapan Pengasuh Ponpes KH Mukhtar Khudlori SPdI, dan seluruh santri seusai pemeriksaan, Ketua Tim Kesehatan PKPU Dr Wildhan Zein menyampaikan, agar bisa terhindar dari penyakit, harus melakukan cara hidup bersih dan sehat. Selain itu, perlu makan dan minum sesuai kaidah ke hal 15 kol 1


PEMALANG

10

KAMIS 11 AGUSTUS 2011

RADAR TEGAL

TELEPON TELEPON PENTING PENTING PLN UPJ Randudongkal

(0284)

584556

PLN UPJ Comal

(0285)

4475115

PLN UPJ Pemalang

(0284)

322742

Polres

(0284)

321090

Poltas

(0284)

321110

PMI

(0284)

321431

Pemadam Kebakaran

(0284)

322502

Terminal Bus

(0284)

323636

Stasiun Kereta

(0284)

322202

RSUD Dr. M. Ashari

(0284)

321614

RSI Ikhlas

(0284)

322502

RSU Santa Maria

(0284)

321251

PKU Muhammadiyah Comal

(0285)

577104

Kec. Pemalang

321432

Kec. Taman

321021

Kec. Petarukan

321608

UKM

Siswa SMAN 2 Pemalang Protes Antar Ramai– Ramai Kepala Sekolah Pindah PEMALANG – Mutasi jabatan Kepala SMA Negeri 2 Pemalang Drs Nur Edi Sukanto MPd ke SMA Negeri 1 Bantarbolang, ternyata berbuntut panjang dengan munculnya sejumlah aksi yang dilakukan para siswa untuk memberikan dukungan kepada mantan kepala sekolahnya. Selain menggalang dukungan juga melakukan aksi protes tidak belajar sehari untuk mengantarkan kepindahannya ke tempat tugasnya yang baru. Aksi protes yang dilakukannya itu, seluruh siswa SMA Negeri 2 Pemalang beserta guru-gurunya ramai-ramai mengantar kepindahan mantan kepala sekolahnya. Dengan menggunakan 19 truk dan puluhan kendaraan roda dua dan roda empat, mereka mengiringinya hingga ke tempat tujuan.

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

MENGANTARKAN – Iring-iringan kendaraan truk pembawa siswa SMA Negeri 2 Pemalang usai mengantarkan kepindahan mantan kepala sekolahnya.

“Ini bentuk protes kami, tidak bejalar sehari untuk mengantarkan kepindahan kepala sekolah,” kata Ketua OSIS SMA Negeri 2 Pemalang Ridika Junanda Suseno kepada wartawan, Rabu (10/8) kemarin.

Menurutnya, kerelaan dan semangat siwa untuk memberikan dukungan kepada kepala sekolah kesayangannya itu karena menilai sosok kepala sekolah yang kinerjanya sangat baik dan benar-benar cukup

membanggakan bagi siswanya. Apalagi dalam waktu yang sangat singkat tekah berhasil menjadikannya SMA Negeri 2 Pemalang ini cukup maju. “Pak Edi ini sosok pemimpin dan sebagai sahabat, teman juga sebagai ayah bukan hanya kita sebagai siswa saja,” ujarnya. Dengan mutasi kepala sekolahnya, siswa benar-benar merasakan adanya ketidakadilan. Bahkan untuk membuktikan bahwa Pak Edi pemimpin yang baik, juga telah dilakukannya survai, baik kepada semua juga kepada semua guru yang ada di SMA Negeri 2 Pemalang dan hasilnya sama bahwa Pak Edi pemimpin yang dekat dengan siswa dan para guru-gurunya. Sehingga kepindahannya betul-betul semua merasa kehilangan. Sementara itu dalam acara mengantar kepergihan dan kepindahan mantan kepala sekolahnya, diawali pemberangkatannya di halaman sekolah. Iring-iringan mobil yang membawa sedikitnya seribu

siswa dan guru itu mulai berjalan menuju ke tempat tugasnya yang baru. Deratan mobil pembawa siswa yang dikawal ketat oleh mobil Patwal Polres Pemalang layaknya seperti massa yang sedang melakukan kampanye. Sehingga cukup menarik perhatian warga yang melihatnya. Sesampainya di SMA Negeri 1 Bantarbolang, Mantan Kepala SMA Negeri 2 Pemalang Drs Nur Edi Sukanto MPd dan ribuan siswa, guru serta anggota komite sekolah yang ikut mengantarakan disambut baik oleh guru dan komite sekolah yang ada di SMA Negeri 1 Bantarbolang. Di saat itu juga sekaligus diselenggaraknnya acara pisah sambut untuk dua mantan kepala sekolah yang digelar di halaman sekolah SMA Negeri 1 Bantarbolang. Hadir dalam acara itu Drs Dukhri MPd yang sedianya akan menggantikan Drs Nur Edi Sukanto menjadi Kepala SMA Negeri 2 Pemalang yang baru. (apt)

Stok Mebel Diperbanyak

DEDI MUHSONI/RADAR PEMALANG

DIARAK - Tim Fact Finding Provinsi Jateng diarak dengan dua buah dokar dari balai desa Pegongsoran ke tobong tempat kegiatan seni berlangsung.

DEDI MUHSONI/RADAR PEMALANG

SEPI PELANGGAN - Pedagang bendera dan asesoris agustusan sedang menunggu pembeli di Jalan A. Yani.

Diarak dengan Dokar

Agustusan Sepi, Pedagang Bendera Merugi

Tim Provinsi Nilai Kiprah Pemuda Pelopor

PEMALANG - Pedagang bendera dan asesoris Agustusan harus merasakan sepinya berjualan. Padahal mereka jauh-jauh merantau ke luar kota untuk meraup untung menjual bendera. “Perayaan HT RI kemerdekaan ke-66 bertepatan dengan bulan puasa, jadinya sepi. Di bulan puasa banyak yang tidak melakukan kegiatan Agustusan seperti perlombaan. Hingga jarang yang membeli bendera,” kata salah satu pedagang di Jalan A. Yani, Sunarya (41) warga Kota Bandung Jawa Barat, Rabu (10/8). Dia mengaku datang ke kota Pemalang sejak 16 Juli lalu bersama 5 rekannya dengan membawa daganga berupa perlengkapan agustusan seperti bendera merah putih berbagai ukuran dan model vertical dan horizontal. Ada juga umbul-umbul dengan berbagai warna. Berdagang bendera menjelang perayaan HUT RI sudah dilakoninya 5 tahun lalu, dan sudah 3 kali ke kota Pemalang. Namun tahun ini, daganga yang laku sedikit hingga membuatnya merugi. “Dipastikan, hasil keuntungan tahun ini tidak bisa untuk lebaran bersama anak-anak di rumah. Kami pasrah saja dengan yang kuasa. Jika rejeki banyak jalan keluarnya. Kami akan berusaha menggelar dagangannya sampai hari perayaan agustusan mendatang,” ungkapnya. Dalam pantauan Radar, hampir di sejumlah perkampungan di wialayah Kabupaten Pemalang untuk perayaan agustusan tahun ini tidak dilakukan kegiatan lomba. Asesoris dan bendera merah putih yang dipajang di jalan dan disudut kotapun tidak semeriah tahun lalu. (ddm)

PENILAIAN pemuda pelopor oleh tim Fact Finding dari Provinsi Jateng untuk bidang kepeloporan seni budaya di Desa Pegongsoran Kecamatan/ Kabupaten Pemalang, Selasa siang (9/08) kemarin mengukir kesan tersendiri. Pasalnya, rombongan terdiri 5 juri itu disambut meriah dengan berbagai sajian kesenian tradisional warga setempat. Untuk menuju lokasi tobong yang menjadi sentra kreasi seni, dari balai desa mereka naik dokar diiringi ratusan penari dan pelajar layaknya pawai agustusan. Tim penilai tidak hanya singgah di balai desa, tetapi juga meninjau tempat latihan tari, dan setiba di tobong disuguhi pementasan pendek ketoprak

Jelang Lebaran, Pemalang-Moga Diperbaiki PEMALANG - Menyambut datangnya Idul Fitri, Pemerintah Kabupaten Pemalang sedang melakukan persiapan agar mudik lebaran jalannya lancar. Suwarjo Pengamat Jalan dan Jembatan Kabupaten Pemalang BPT Bina Marga Wilayah Pekalongan kepada Radar Rabu (10/ 8) mengatakan, pihaknya memprioritaskan perbaikan ruas jalan yang rusak sepanjang Pemalang - Moga. “Ruas jalan yang rusak sepanjang Pemalang - Moga, terutama jalan provinsi. Kerusakan jalan itu, kita benahi mulai dari yang ekstrem, supaya hari raya tidak terganggu, dan lancar,” ungkapnya. Perbaikan jalan menjelang lebaran, dijelaskan Suwarjo, sedang dalam perbaiki. Perbaikan jalan tidak saja untuk jalan provinsi, jalan nasional juga dilakukan perbaikan. “Kalau jalan kabupaten kita serahkan ke kabupaten/kota untuk perbaikannya,” tegas dia. Persiapan menyambut Ramadan dan lebaran sudah menjadi rutinitas bagi instansinya untuk mempersiapan agar arus lalu lintas lancar sehingga salah satu alternatifnya ruas jalan yang rusak diperbaiki. Ia berharap kepada pengguna jalan Pemalang - Moga untuk menyadari akan per-

GUNTUR WAHYUDI/RADAR PEMALANG

PERBAIKAN - Ruas jalan yang rusak sepanjang Pemalang - Moga sedang dalam perbaikan.

baikan ruas jalan yang sedang berlangsung. “Saya mohon kepada pengguna jalan Pemalang – Moga untuk bersabar sedikit karena sedang ada perbaikan jalan

untuk memperlancar arus mudik lebaran,” pintanya seraya menambahkan dirinya meminta maaf kepada pengguna jalan dengan perbaikan itu sedikit mengganggu perjalanan. (gtr)

remaja dengan cerita PurboyoSelingsingan. Pada acara di tobong yang dimulai sekitar pukul 13.00 WIB, hadir Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Pemalang Drs Sapardi MSi beserta Kabid Binmudora Suwito MPd, perangkat desa dan tokoh warga serta para seniman seperti Dwi Anggono, Ras Dani, Atiek Meidiarto dan sejumlah seniman sanggar Kaloka. Dalam sambutannya, Kadindikpora Drs Sapardi mengungkapkan, untuk pemuda pelopor bidang seni budaya Bayu Kusuma memenangi pemilihan tingkat kabupaten yang diikuti 14 peserta yang mewakili 14 wilayah kecamatan. “Untuk tingkat Kabupaten Pemalang, Saudara Bayu Kusuma meraih juara sehingga mengikuti pemilihan pemuda pelopor tingkat provinsi,” jelas Sapardi. Untuk tahun ini, imbuhnya, Pemalang mengirimkan tiga peserta pemuda pelopor ke

tingkat provinsi, yakni untuk bidang kebaharian, teknologi tepat guna dan bidang seni budaya. Seperti diberitakan kemarin, pemuda pelopor bidang seni budaya tingkat Kabupaten Pemalang, Bayu Kusuma sejak beberapa waktu lalu secara intens menggiatkan seni tradisi di Pegongsoran. Bekas tobong ketoprak yang sudah lebih 20 tahun tidak digunakan lagi dimanfaatkan untuk menggiatkan kreasi seni tradisi seperti karawitan, seni tari dan pementasan ketoprak. Pemilihan pemuda pelopor untuk tingkat Jateng menurut tim Fact Finding Hartono S Kar MPd tahun ini dimenangi tiga kabupaten, yakni Kabupaten Semarang, Kabupaten Wonogiri dan Kabupaten Pemalang. Peserta untuk masing-masing bidang kepeloporan yang ikut penilaian tingkat provinsi adalah pemenang di tingkat kabupaten. (ddm)

PEMALANG - Lonjakan permintaan perlengkapan rumah tangga di sejumlah pusat took mebeler di Jalan Sindoro Kelurahan Mulyoharjo Kecamatan Pemalang menjelang lebaran sudah mulai nampak. Agar tidak mengecewakan para pembeli, mereka menyediakan stok lebih dengan berbagai model dan beraneka warna. Di jalan tersebut merupakan sentra penjualan mebeler yang lakukan oleh keturunan arab. Tetapi bahan baku yang diperoleh didatangkan langsung dari kota jepara,kudus dan sekitarnya.banyak perlengkapan rumah tangga dan kantor seperti meje kursi,perlengkapan dapur dan asesoris ukir dan ornament. Lonjakan para pembeli dirasakan oleh pengusaha mebel setempat, Mustofa (31), sejak dua hari yang lalu sudah mulai nampak lonjakan para pembeli. Mereka sengaja datang dari berbagai pelosok wilayah Pemalang, baik hanya sekedar melihat, menawar dan sampai membeli. Agar tidak mengecewakan, sengaja diberikan stok lebih agar menambah minat para pembeli. Para pembeli umumnya membeli meja kursi tamu dengan model yang baru. Sebab, model yang baru lebih

minimalis dan menonjol pada struktur kayu. Menurut dia, untuk memudahkan akses beli para konsumen, dia bekerjasama dengan perusahaan pembiayaan. Tetapi mereka lebih memilih meja kursi tamu yang harganya Rp.2 juta ke bawah dengan uang cash, namun tak jarang menggunakan jasa leasing. “Lonjakan pembeli dirasakannya sejak dua hari yang lalu. Lebih banyak lagi nanti jika H7 sebelum lebaran. Bahkan kami kuwalahan dengan system pengiriman. Sebab kami memberikan fasilitas berupa pengiriman gratis,” katanya Rabu (10/ 8). Seperti yang dikatakan Amin (35) warga Wanarejan Utara Kecamatan Taman mengatakan, dia baru saja membeli peralatan satu perangkat kursi makan di toko mebel di Jalan Sindoro. Selain pilihannya lengkap, di wilayah tersebut lebih murah dibandingkan tempat lain. Sebab, sepanjang jalan itu merupakan sentra mebel jadi soal harga pasti bersaing. “Dulu juga membeli meja kursi tamu di wilayah itu. Soalnya jika ditempat itu bisa memilih yang disukai. Lihat saja sepanjang jalan sindoro hamper semua berjualan mebel.” ucapnya. (ddm)

DEDI MUHSONI/RADAR PEMALANG

MEBEL - Persediaan mebel meja kursi untuk persiapan menjelang idul fitri berjejer dengan beraneka model dan warna.


SLAWI METROPOLIS

KAMIS 11 AGUSTUS 2011

11

RADAR TEGAL

Dibangun Tahun 1828 M

KEMASYARAKATAN

M GHONI/RADAR SLAWI

DUA PENINGGALAN - Dua buah benda peninggalan yakni tongkat khotbah dan bedug, yang masih dirawat baik oleh takmir Masjid Kewalian Al Karomah Baitul Muttaqien Desa Balamoa Kecamatan Pangkah.

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

BERI SANTUNAN - Ketua DPRD Kabupaten Tegal, Rojikin AH, saat memberikan santunan kepada 50 anak yatim piatu warga Desa Babakan Kecamatan Kramat, dalam acara Tarkhim Muspida.

Pulau Jawa Bukan Zona Perang KRAMAT - Pulau Jawa merupakan wilayah yang strategis serta aman dari peperangan. Karena itu, masyarakat di pulau Jawa, tidak perlu takut ketika hendak melakukan aktfitas sendiri. Berbeda dengan negara perang, dimana setiap hendak keluar rumah, warga harus dikawal oleh pasukan tentara setempat. Hal ini ditegaskan Komandan Kodim (Dandim) 0712/Tegal, Letkol (ARH) Elman Nawendro, melalui Kasdim Mayor (Inf) Raji, dalam acara tarawih dan silahturokhim Muspida Kabupaten Tegal, di Masjid Desa Babakan Kecamatan Kramat, Selasa (9/8) malam. Dikatakannya, selain pulau Jawa aman dan kondusif, masyarakatnya pun sopan dan santun. Terutama, menurutnya, masyarakat di Kabupaten Tegal. Untuk itu, dia meminta supaya kondisi dan situasi aman seperti ini, hendaknya selalu dijaga. Manakala ada gerakan yang mencurigakan di lingkungan, lebih baik melaporkan ke pihak yang berwajib. Warga jangan sekali-kali main hakim sendiri, karena dapat berakibat fatal. “Mohon bantuan warga sekitar, supaya ciptakan situasi yang aman. Tanpa bantuan warga, kami tidak bisa bergerak maksimal,” katanya. Kegiatan Tarkhim Muspida ini, merupakan kali keenam setelah sebelumnya di Kecamatan Bumijawa. Selain Muspida, hadir pula Muspika Kramat beserta jajarannya, juga tokoh masyarakat sekitar. Agenda rutin setiap tahun ini, sekaligus memberikan bantuan kepada masyarakat sekitar. Diantaranya pemberian santunan kepada 50 anak yatim piatu, bantuan untuk masjid setempat sebesar Rp 10 juta, dan menggelar pasar murah dengan membagikan 420 paket sembako. Harga satu paket, Rp 40 ribu dan warga diberi subsidi Rp 25 ribu. Sehingga warga hanya membeli paket berisi beras, gula, dan minyak itu, dengan harga Rp 15 ribu per paket. Ketua DPRD Kabupaten Tegal, Rojikin AH pada kesempatan itu mengatakan, kegiatan ini bukan sekedar Tarkhim atau pemberian santunan semata. Akan tetapi, Muspida plus juga ingin bertatap muka dengan warga sekitar sekaligus mendekatkan diri antara pemerintah dengan masyarakat. (yer)

LEGISLATIF

Gepeng Mulai Marak Razia Dilematis DI bulan Ramadhan ini, gelandangan dan pengemis (Gepeng) mulai marak. Hal ini menjadi perhatian tersendiri bagi pemerintah. Namun, kehadiran mereka dinilai kerap menimbulkan dilema. Di satu sisi, kehadiran mereka kerap meresahkan masyarakat. Sedangkan di sisi lain, keberadaan mereka juga menjadi sasaran masyarakat yang ingin bersedekah. Plt Kepala Dinsosnakertrans Kabupaten Tegal, Drs Nurkholis BM, mengatakan, para gepeng tersebut biasanya datang dari luar kota. Mereka sengaja memanfaatkan momentum bulan Ramadhan untuk mencari para dermawan yang

M GHONI/RADAR SLAWI

Komisi III Evaluasi SKPD JAJARAN Komisi III DPRD Kabupaten Tegal menggelar evaluasi kinerja SKPD dibawah koordinasi komisi tersebut, Selawsa (9/8) kemarin. Adapun SKPD yang dinilai, yakni Dishubkominfo dan BLH Kabupaten Tegal. Ketua Komisi III DPRD MG Marhaenismanto, yang didampingi sejumlah Anggota komisi lainnya, menyatakan, untuk evaluasi terhadap SKPD Dishubkominfo, Komisi III berharap agar dilakukan peningkatan kinerja. Apalagi dalam menyambut Lebaran Idul Fitri 1432 H, Komisi berharap agar Dishubkominfo melakukan langkah penataan khususnya kesiapan menghadapi arus mudik dan balik. “Ini dimaksudkan agar tidak terjadi kemacetan dan hal lain yang tidak diinginkan,” terang MG Marhenismanto. Sementara, SKPD lain yaitu Badan Lingkungan Hidup (BLH), sesuai evaluasi baru melakukan capaian kinerja fisik sekitar 21 persen lebih, diminta untuk meningkatkan kinerjanya dimasa mendatang. Dengan harapan, keinginan capaian kinerja bisa sesuai dengan serapan anggaran yang terlaksana. Usai digelar rapat evaluasi SKPD, Komisi III juga menerima audiensi sejumlah LSM. Namun demikian, audiensi LSM dengan Komisi III DPRD itu terkesan bias. (gon)

berbagai lokasi. Diantaranya yaitu perkampungan penduduk, perempatan jalan, masjid, dan pusat-pusat keramaian lainnya. Jumlah mereka diprediksi akan terus meningkat menjelang Lebaran nanti. PANTAU PEMBERIAN THR Sementara itu, guna persiapan pengamanan Lebaran, Nurkholis juga akan memantau pelaksanaan surat edaran yang diberikan kepada perusahaanperusahaan di wilayahnya berkaitan dengan pemberian Tunjangan Hari Raya (THR). Tunjangan tersebut harus diberikan kepada karyawan selambat-lambatnya pada H-7 Lebaran. Seperti pernah diberitakan, surat tersebut sudah dilayangkan kepada sekitar 500 perusahaan yang ada. (fat)

tahankan keberadaannya. “Bedug yang terbuat dari satu batang kayu besar dan dilubangi, serta tongkat khotbah (Kencis) dan sebagian kayu jrumpul, merupakan benda asli saat awal masjid dibangun,” terang H Rofii. SEJUMLAH KEUNIKAN Bagi warga Desa Balamoa, sangat mengetahui dan meyakini jika tidak boleh gegabah dan sembarangan memasuki dan berada di masjid kewalian itu. Jika tidak semata-mata beribadah seperti beri’tikaf atau ibadah lain, jangan pernah mencoba-coba atau ingin menguji karomah masjid kewalian itu. Ada sejumlah kejadian yang unik dari masjid tersebut khususnya terkait bedug masjid. Sekilas memang nampak seperti bedug biasa yang terbuat dari kayu dan lubang ditutup dengan kulit. Namun konon pada kurun tertentu bedug itu berbunyi sendiri, bahkan tidak melihat waktu siang atau malam sepi maupun ramai. “Kami pernah mendengar sendiri, waktu itu saat pembahasan renovasi. Karena ada selisih paham, tiba-tiba bedug masjid berbunyi sendiri. Semacam mengingatkan agar tidak ribut saat di masjid,” jelas H Rofii. Keunikan tidak sebatas itu saja, masih banyak lagi keunikan lain. Seperti kisah seseorang jika berada di masjid atau tidur dalam kondisi yang kurang suci dan niatan yang tidak baik. Orang tersebut akan dipindahkan ke ruang lain, seperti dekat sumur atau kamar mandi. Itu tidak hanya sekedar cerita, tetapi benar diyakini masyarakat dan tidak ada yang berani mencoba. Sementara, dari sejumlah uraian keterangan dari H Rofii Abdul Rozak, menjelaskan jika keberadaan masjid kewalian yang berkaitan erat dengan salah satu makam di wilayah itu, semuanya berkaitan dengan ke-Islaman. “Seakan menunjukkan jika saat berada di masjid, haruslah berniat baik dan beribadah dengan baik. Jangan sampai di dalam mesjid dengan niat yang jelek,” pungkasnya. (mohammad ghoni)

Dari Sidang Dugaan Kasus Korupsi Proyek Jalingkos

Hakim, Penasehat Hukum, dan Pengunjung Geram pada Saksi Rabu (10/8) tepat pukul 07.30 WIB kantor Pengadilan Tipikor di Jalan Siliwangi Semarang mulai dipadati pengunjung. Hari itu, untuk kesekian kalinya digelar sidang dugaan kasus korupsi proyek Jalingkos. Lalu ? LAPORAN : FATKHUROHMAN

AUDIENSI - Audiensi LSM terkait dengan anggapan kinerja Komisi III yang kurang maksimal, yang digelar usai evaluasi kinerja SKPD.

hendak membagikan sebagian rezekinya. Nurkholis menilai, pada bulan Puasa ini, kehadiran mereka yang selalu berombongan, juga bisa mengganggu ketertiban umum dan arus lalu lintas terutama menjelang persiapan menghadapi arus mudik Lebaran nanti. “Meski demikian, Dinsosnakertrans terus terang menghadapi dilema jika harus terusmenerus menggelar razia. Di satu sisi mereka cukup mengganggu ketertiban dan arus lalu lintas. Namun di sisi lain, saat ini merupakan bulan Ramadhan dimana kita harus banyak bersedekah,” urainya. Berdasarkan pantauan pihaknya, gelandangan dan pengemis mulai marak sejak awal Ramadhan. Mereka tersebar di

PANGKAH - Banyak peninggalan Sejarah di Kabupaten Tegal, salah satunya Masjid Al Karomah Baitul Muttaqien di Desa Balamoa Kecamatan Pangkah. Masjid yang dikenal sebagai Masjid Kewalian, peninggalan Syeh Umar Al Badawi itu, dibangun sekitar tahun 1828 M. Syeh Umar Al Badawi sendiri dikenal oleh masyarakat setempat sebagai seorang bangsawan atau ningrat. Beliau merupakan keturunan kerajaan Mataram dari trah Mas Karebet atau Jaka Tingkir dengan nama R Benowo. Menurut cerita, kali pertama R Benowo datang di tlatah Kabupaten Tegal, disuruh oleh gurunya yang bernama Kyai Tengkuk Penjalin. Konon setelah berguru, R Benowo dianggap sudah cukup ilmu dan diperintahkan gurunya untuk menuju ke arah Barat guna menemui kakak seperguruan Kyai Tengkuk Penjalin di tlatah Tegal yang bergelar Mbah Jinten. “Memang saat ini tidak jauh dari masjid juga ada makam yang dikeramatkan. Salah satunya bernama makam Mbah Jinten dan makam lainnya,” kata Wakil Ketua Takmir Masjid Al Karomah Baitul Mttaqien, H Rofii Abdul Rozak, saat mengisahkan kepada Radar, Rabu (10/8). Dilanjutkan oleh Rofii, sesampainya di tlatah Tegal, R Benowo menemui Mbah Jinten untuk memperdalam ilmu sesuai pesan gurunya. Sambil memperdalam ilmu, R Benowo juga membangun sebuah masjid untuk ibadah masyarakat sekitar yang bangunannya secara keseluruhan terbuat dari kayu. Kecilnya bangunan masjid saat ini, karena kondisi masyarakat dan daerah yang masih sepi, sehingga bangunan masjidpun tidak terlalu besar. Seiring perkembangan zaman, masjid peninggalan R Benowo yang semula kecil, kini sudah mengalami rehab sebanyak tiga kali oleh masyarakat. Selama rehab, masih ada sejumlah peninggalan masjid yang sampai kini dihormati masyarakat dan tetap diper-

MENJELANG sidang digelar, sejumlah mobil plat G baik milik pemerintah maupun pribadi memasuki gedung yang asri itu. Sedikitnya 15 mobil pribadi dan dua minibus mulai memasuki halaman parkir gedung pengadilan Tipikor Semarang. Nampak di wajah mereka yang letih, pertanda mereka telah melakukan perjalanan jauh. Kendaraan plat G terparkir berjejer di halaman kantor pengadilan. Tanpa dikomando, mereka satu persatu masuk ke sebuah masjid yang ada di lingkungan pengadilan. Nampak hadir Kepala Dinas Tanbunhut Ir Karwadi, Kepala Dinas Dispe-

rindag Harmanto, mantan kabid pengairan Ir Harwiyanto, sejumlah camat, dan beberapa pejabat lainnya. Pukul 10.05 WIB, mobil tahanan Kejaksaan Tinggi (Kejati) yang membawa terdakwa dugaan kasus korupsi Jalingkos yang juga Bupati Tegal, H Agus Riyanto SSos MM memasuki halaman kantor pengadilan. Didampingi istri tercintanya, Marhamah, Agus Riyanto langsung disambut ratusan pendukung setianya. Salam say hello dengan gaya khasnya makin menambah rindu para pendukung setianya untuk tidak meninggalkan orang nomor satu di Kabupaten Tegal itu. Setelah bersalaman dengan semua koleganya, Agus Riyanto pun segera memasuki ruang sidang. Saksi pertama yang dihadirkan adalah mantan Sekda, Drs Sriyanto HP MM. Setelah kurang lebih tiga jam dimintai kesaksiannya, giliran saksi kedua Ir Agus Sunarto, mantan kepala DPU. Hanya sekitar satu jam Agus Sunarto memberikan kesaksian, giliran mantan Kepala Bappeda, Drs AK Halim MM dan mantan Kasubag Perencanaan di Bagian Agraria,

Yudi Kadarwati yang tampil sebagai saksi. Dari kesaksian mereka berempat, semuanya saling lempar tanggung jawab sehingga membuat marah majelis hakim, penasehat hukum, dan pengunjung. Semisal keterangan AK Halim yang mengatakan kalau surat yang akan ditandatangani yang membawa Yudi Kadarwati. Namun ketika kesaksian itu di-crosscek dengan kesaksian Yudi, justru dibantahnya. Dan ketika akan dikumpulkan, AK Halim keburu pergi meninggalkan pengadilan. Salah satu pengunjung, Pratikno Wibowo mengaku tidak habis pikir dengan kesaksian para saksi. Mereka seakan kompak dalam memberikan kesaksian, tidak pernah menerima SK Panitia Jalingkos. “Logika saja. Kalau mereka tidak tahu bahwa mereka masuk menjadi panitia, kenapa mereka mau menerima honornya. Lalu kenapa mereka saling lempar tanggung jawab. Sriyanto mengaku tidak tahu menahu soal ganti rugi tanah di Desa Dukuhsalam. Padahal dia kapasitasnya sebagai Ketua Panitia

FAKHUROHMAN/RADAR SLAWI

MELIHAT SIDANG – Beberapa pengunjung sidang yang sedang beristirahat di luar ruang sidang Tipikor Semarang.

Pengadaan Tanah,” ucapnya. Sementara terdakwa kasus Jalingkos yang juga Bupati Tegal, H Agus Riyanto SSos MM saat ditanya soal kesaksian para saksi, dia hanya tersenyum. Agus menyatakan, secara logika tidak mungkin mereka tidak tahu-menahu soal kasus Jalingkos. “Coba dengar kesak-

sian mereka semua. Sriyanto bilang tidak pernah mengakui tandatangan di berita acara sosialisasi. Juga kesaksian Agus Sunarto yang tidak mengetahui sama sekali adanya kasus Jalingkos,” ujarnya. Usai mendengarkan keterangan sejumah saksi itu, Sidang ditunda dan akan dilanjutkan pekan depan. (*)


TEGAL METROPOLIS

KAMIS 11 AGUSTUS 2011

15

RADAR TEGAL

Muspro, Los Daging Pasar Pagi KERJAKAN PROYEK Sejumlah tenaga kerja PT Delbiper Cahaya Cemerlang, mengerjakan proyek pembangunan gedung Sekretariat DPRD Kota Tegal tahap kedua dengan anggaran Rp6.380.191.000.

M SAEKHUN/RATEG

Komisi I Warning Rekanan Gedung DPRD Harus Tepat Waktu dan Mutu MEMASUKI minggu kedelapan, realisasi pekerjaan proyek pembangunan gedung Sekretariat DPRD Kota Tegal tahap kedua, yang menghabiskan anggaran Rp6.380.191.000 belum ada realisasi berarti. Sebab PT Delbiper Cahaya Cemerlang selaku rekanan, sampai saat ini disibukkan dengan pemasangan pondasi dan pemasangan besi beton. Wakil Ketua Komisi I DPRD HA Satori SE mengatakan, pihaknya minta rekanan proyek pembangunan gedung sekretariat dewan jangan main-main.

Sebab kalau sesuai kontrak pekerjaan sudah berlangsung 2 bulan, dan tinggal 4 bulan lagi. Sehingga rekanan harus memperhatikan jadual yang ada, jangan sampai terlambat. Apalagi tertinggal jauh. Untuk mengetahui persis realisasi pekerjaan di lapangan, dalam waktu dekat rombongan Komisi I bakal melakukan tinjauan. “Kami minta keterlambatan pekerjaan, seperti terjadi pada pembangunan gedung sekretariat dewan tahap pertama terulang kembali. Kami harap PT Delbiper Cahaya Cemerlang selaku rekanan, harus benarbenar memperhatikan jadual yang ada. Jika tidak ingin kena sanksi, atau di-black list.”

Ditegaskan, selain masalah waktu pengerjaan, pihaknya minta rekanan memperhatikan kualitas kontruksi atau bangunan. Jangan sampai ada pekerjaan tidak sesuai bestek. Apalagi ingin bangunan bertingkat. Soal kualitas jangan buat mainan. Pihaknya secara ketat akan melakukan pengawasan. Bahkan jika terbukti ada penyimpangan, pihaknya minta aparat penegak hukum agar bersikap. “Kami rasa ini warning bagi rekanan proyek pembangunan gedung sekretariat dewan tahap kedua, supaya tidak main-main melaksanakan pekerjaan. Kalau tidak ingin ada masalah, atau berurusan dengan aparat penegak hukum,” tegasnya.

Di tempat terpisah, staf Setwan DPRD Kota Tegal Budi P mengungkapkan, sampai saat ini realisasi pekerjaan proyek pembangunan gedung sekretariat tahap kedua, yang dilaksanakan PT Delbiper Cahaya Cemerlang belum ketinggalan. Bahkan secara rutin, Setwan selaku pengguna anggaran melalui pengawas lapangan, yang ditugaskan selalu memantau proses pembangunan gedung tersebut. “Kami akan berusaha melakukan pengawasan, agar hasil pekerjaan proyek pembangunan gedung sekretariat dewan tahap kedua tepat waktu dan tepat mutu,” ungkapnya mantap. (hun)

Tim Kesehatan Disambut Gembira dari halaman 9 gizi seimbang, dengan menggunakan potensi makanan lokal atau murah. “Tanpa ditunjang kepedulian kita akan makan dan minuman yang dikonsumsi. Kami yakin, kita tidak dapat hidup sehat.

Sehingga mulai saat ini, kami mengajak melakukan pola hidup sehat dan bersih,” ucapnya. Di tempat sama, KH Mukhtar Khudlori SPdI menyatakan rasa terima kasih, atas kepedulian PKPU terhadap para santri Ponpes Al Munawaroh. Sehingga

semuanya tahu masalah pola hidup sehat dan bersih, sebagaimana diajarkan dalam syariat agama Islam. “Pasca kedatangan tim kesehatan PKPU Tegal, kami minta santri menerapkan pola hidup sehat dan bersih pada kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Sementara itu, pada saat sama sebanyak 25 anak yatim program beasiswa terpadu PKPU, sedang melaksanakan acara buka puasa bersama. Salah seorang donatur bertempat di kediaman keluarga Mustofa di Desa Karanganyar Kabupaten Tegal. (*)

Mediasi Kasus Lahan Pacific Gagal dari halaman 9 “Pada intinya, kami berharap 3 bidang tanah di lahan bangunan Pacific Mall, segera dimiliki Pemkot sebagai bentuk hibah investor, dalam hal ini PT Sritanaya Megatama, sebagaimana dalam surat perjanjijan yang ditandatangani bersama. Sebab sampai saat ini 3 bidang tanah tersebut belum diserahkan. Bahkan SHM-nya masih atas nama Made Widiana, atau PT Bamas Satria.” Dijelaskan Sutjipto, Pansus mempertemukan semua pihak

yang bersengketa. Bahkan sempat menghadirkan mantan Wali Kota Tegal Adi Winarso SSos, mantan Kepala BPN Herudianto, serta beberapa pejabat terkait, dengan masalah lahan eks terminal. Baik masih aktif maupun pensiun, termasuk pengacara Pemkot Tegal. “Hasil mediasi yang kami lakuan gagal. Karena PT Bamas Satria meminta lahan itu ditukar guling, dengan lahan milik PT Sritanaya Megatama di Purwokerto. Dengan menghitung harga-harga masing-masing lahan, supaya tukar tambah. Namun

PT Sritanaya Megatama menolak penawaran PT Bamas Satria. Alasannya, lahan itu bukan kewenangannya. Tawaran PT Sritanaya Megatama, yakni membayar pada PT Bamas Satria dengan harga sesuai NJOP. Lantaran tidak ada titik temu, mediasi yang kami lakukan gagal,” tuturnya. Secara terpisah, Ketua Pansus 1 DPRD Drs HM Nursholeh MMPd mengungkapkan, karena gagal dalam mediasi, saat ini pihaknya menyusun rekomendasi atas masalah ini, guna disampaikan pada Pemkot. Re-

komendasi Pansus bakal disampaikan pada pimpinan dewan tanggal 18 Agustus 2011. “Secara prinsip kami minta ada langkah konkrit untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Selain itu, rekomendasi meminta PT Sritanaya Megatama melaksanakan putusan kasasi MA. Namun jika keberatan, kami minta PT Sritanaya Megatama mengajukan PK pada MA, atas putusan kasasi MA yang mengabulkan gugatan PT Bamas Satria,” tandasnya. (hun)

guna diberi pembinaan. “Kalau memang bukan PL, kita lepaskan. Namun jika memang PL, kita beri pembinaan. Sementara bagi pengelola tempat hiburannya, diminta membuat surat pernyataan tertulis, di dalamnya menyatakan siap dicabut ijinnya, apabila tidak mengindahkan edaran wali kota,” jelasnya. Mengenai protes yang dilancarkan sejumlah kalangan, Bambang mempersilakan kepada mereka mau berkata apa, yang pasti tim akan tetap melaksanakan tugas, sesuai tupoksinya sebagai langkah antisipasi. “Kegiatan yang dilancarkan tim gabungan Pemkot

sifatnya pembinaan, bukan penangkapan. Hal itu sebelumnya telah kami sampaikan pada orang yang akan dibawa, atau pengelola usaha hiburannya.” Bambang mengaku tidak melakukan penangkapan. Karena antara penangkapan dengan membawa berbeda. Jika penangkapan bakal ada tindak lanjut. Sedang membawa, setelah dilakukan pembinaan yang bersangkutan dikembalikan lagi. “Saya tekankan, meski menuai protes, kegiatan yustisi tetap kami lakukan. Memang tupoksi kami di situ, dan perintah dari atas juga demikian,” paparnya. (adi)

Operasi Yustisi Diprotes dari halaman 9 Sebelumnya, sekitar pukul 21.30 tim operasi yustisi Pemkot yang beranggotakan Polisi, Pomal, Denpom, Satpol PP, Dinas Pemuda Olah Raga Seni Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) serta Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BP2T) mulai melancarkan aksinya. Tim menyisir guna memonitor kegiatan usaha tempat hiburan di Kota Tegal, seperti karaoke family maupun nonfamily, diskotik, game station, playstation dan sebagainya. Satu per satu tempat hiburan dimasuki, lalu diperiksa kemudian diingatkan

terkait SE (Surat Edaran) Wali Kota tentang pengaturan usaha hiburan selama bulan puasa. Kasie Penegakan Perda dan Perwal Satpol PP, Bambang Sumitro mengatakan, giat ini penekanannya pada tindak lanjut edaran wali kota. Sesuai hasil monitoring yang dilakukan, mengenai aturan jam buka dan tutup sudah dilaksanakan sesuai ketentuan. Hanya saja, di beberapa tempat karaoke ditemukan adanya dugaan Pemandu Lagu (PL), kendati dari pengelola tempat hiburan tidak menyediakannya. Karena dugaan tersebut sekitar 11 orang dibawa ke Kantor Satpol PP

Waspadai Beredarnya Parcel Kadaluarsa dari halaman 9 Dijelaskan, selain sosialisasi, SKPD terkait bersama pihak terkait lainnya, harus rutin turun lapangan guna melakukan inspeksi barang-barang kadaluarsa yang beredar di masyarakat. Karena terkadang situasi semacam ini, dimanfaatkan oknum tak bertanggung jawab, demi mengeruk keuntungan dengan menjual makanan atau minuman kadaluarsa, dicampur dengan barang masih layak konsumsi, dalam parcel Hari Raya Idul Fitri. “Kami juga minta agar SKPD terkait, mewaspadai masuknya produk barang impor yang digunakan untuk parcel. Dimana setiap produk yang masuk ke dalam negeri, harus

memenuhi persyaratan yang diajukan, termasuk mencantumkan label halal atau tanggal kadaluarsa. Semua labeling harus dalam bahasa Indonesia. Sehingga persaingan dalam negeri adil. Artinya, kita bersaing dengan barang impor yang memenuhi standar. Berkaitan pengawasan, tim teknis bakal bekerja terus. Menjelang Lebaran, pengawasan harus diintensifkan.” Hal senada dilontarkan Ketua Komisi II DPRD Hendria Priatmana SE. Menurutnya, selain masalah makanan dan minuman kadaluarsa, yang harus dipantau dan jadi perhatian serius Pemkot, soal ketersediaan sembako maupun elpiji. Jangan sampai menjelang Hari Raya Idul Fitri, stok tiba-tiba menghilang. Kalaupun ada, harga-

nya sangat mahal, dan tidak terjangkau. Sehingga memasuki pertengahan bulan Ramadan, Pemkot melalui SKPD terkait, harus lebih insentif turun lapangan, memantau makanan dan minuman kadaluarsa, stok sembako dan elpiji, serta kebutuhan masyarakat lainnya. “Kalau memungkinkan, kami minta Pemkot membentuk tim khusus menangani kemungkinan kelangkaan stok sembako dan elpiji. Ini masalah serius. Kami minta ditangani sungguhsungguh. Jangan sampai masyarakat yang akhir-akhir ini susah, dibebani dengan masalah kelangkaan stok sembako atau elpiji, karena kurang sigapnya Pemkot,” papar Hendria. Sementara Koordinator Tim

Disperindag Propinsi Jateng, Nina Vironika M saat dikonfirmasi di sela-sela pelaksanaan pengecekan menjelaskan, pihaknya bersama tim ditugaskan memantau makanan dan minuman kadaluarsa, yang beredar di Kota Tegal. Sebab, memasuki bulan puasa ditengarai banyak barang semacam itu yang dikemas dalam parcel. Hal ini jelas merugikan masyarakat. Sehingga harus ada penanganan serius dari pemerintah. Pihaknya minta Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan setempat, secepatnya bergerak melakukan pengawasan dan pemantauan lapangan. Selain itu, yang perlu diwaspadai soal masuknya makanan atau minuman impor. (m saekhun)

BANGUNAN los khusus untuk para pedagang daging di Pasar Pagi Tegal, terancam muspro alias sia-sia. Sebab dari puluhan lapak yang dibangun, hanya sebagian kecil dimanfaatkan. Kondisi demikian menurut beberapa pedagang sudah berlangsung bertahuntahun. Sebab sejumlah pedagang daging sekarang pindah ke bagian depan pasar. Sementara pemerintah setempat atau pengelola pasar tidak mengambil tindakan apapun. Seorang pedagang daging sapi yang masih setia menghuni los daging Pasar Pagi, Heni (46) mengatakan, pada saat awal kios atau los daging ini sangat ramai. Semua pedagang daging berkumpul jadi satu. Namun entah mengapa, satu demi satu hengkang dan pindah dengan membuka lapak di pasar bagian depan. Sehingga pedagang daging di los daging yang awalnya berjumlah sekitar 20-an, kian lama makin berkurang. Saat ini pedagang yang bertahan di los daging tinggal 6 orang. “Saya yakin apabila hal itu dibiarkan berlarut-larut, maka bangunan los daging pasar pagi mangkrak. Karena dengan banyaknya pedagang daging di pasar bagian depan. Maka pembeli dipastikan tidak mungkin masuk hingga menuju ke los daging,” tandasnya saat ditemui kemarin. Keadaan semacam itu, tandas

ADI MULYADI/RATEG

SEPI - Megahnya los daging Pasar Pagi hanya dihuni 6 pedagang.

Heni sudah berlangsung kurang lebih lima tahun lalu hingga sekarang. Para pedagang daging pernah menyampaikan tentang hal tersebut pada pihak terkait. Namun sampai detik ini belum ada tindak lanjutnya. Hal tersebut diamini pedagang daging lain, Zuliyah (43). Dia menuturkan bahwa pedagang daging yang tetap bertahan di los sampai sekarang penghasilannya hanya mengandalkan para pelanggan. Karena untuk pembeli lain sungguh tidak mungkin. “Orang mana mau bersusah payah masuk hingga los daging, jika di bagian depan banyak barang yang dicari,” keluhnya. Tentunya, lanjut dia, para pedagang daging yang tetap setia di los daging kerap mengalami

kerugian. Sebab barang dagangannya tidak habis terjual, lantaran sepinya pembeli yang masuk ke lokasi tersebut. “Kami minta Pak Wali Kota tanggap terhadap para pedagang. Segera tertibkan kembali pedagang daging di Pasar Pagi, supaya kembali menempati ke tempat asalnya, dan memanfaatkan fasilitas yang disediakan pemerintah,” pinta Zuliyah. Sementara pedagang lain di lokasi sama menuturkan, banyaknya pedagang yang hengkang, lantaran lokasi kurang pencahayaan. Kemudian keamanannya kurang. Sebab pengalaman para pedagang, barang-barang yang ditinggalkan di lapak kerap raib. Selain itu, meski ada pintu khususnya tapi kawat ramnya rusak. (adi)

Tiap Hari, 200 Orang Tukar Uang HARI Raya Idul Fitri 1432 H masih kurang 20 hari lagi. Namun demikian, masyarakat yang menukarkan uangnya di Kantor Bank Indonesia (BI) Tegal setiap hari cukup banyak. Menurut Deputi Pemimpin BI Tegal Ilhanuddin Wahab, BI membuka atau melayani penukaran uang sejak 1 Agustus lalu. Berbeda dengan tahun sebelumnya, penukaran uang tahun ini dibuka setiap hari kecuali Jumat. Sesuai data yang ada, selama 6 hari pelayanan penukaran atau mulai 1 sampai 9 Agustus. Rata-rata penukaran per harinya mencapai kurang lebih 200 orang, dengan jumlah nominal Rp900 juta. “Ini hanya penukaran yang ada di Kantor BI. Selain BI, perbankan juga

melayani penukaran uang untuk masyarakat dan nasabah,” ucapnya, Rabu (10/8) kemarin. Dijelaskan Ilhan, dari awal dibuka hingga Selasa kemarin, jumlah nominal penukar uang yang dilakukan masyarakat mencapai Rp5,7 miliar. Sedangkan perbankan yang ditarik Rp72,2 miliar. Artinya, transaksi penukaran uang di BI Tegal hingga Selasa kemarin mencapai Rp77,9 miliar. Dari jumlah tersebut, penukaran yang paling banyak permintaan uang pecahan Rp20 ribu, Rp10 ribu, dan Rp5.000. Sedangkan penukaran uang pecahan Rp1.000 koin atau logam sendiri mencapai Rp11 juta per Selasa kemarin. “Kami memperkirakan puncak penukaran uang terjadi

sekitar pekan ketiga atau keempat. Karena jika terlalu dekat dengan Hari Raya Idul Fitri, masyarakat kebanyakan mulai mudik.” Sementara BI Tegal tahun ini menyiapkan dana untuk pelayanan penukaran uang di wilayah kerjanya sejumlah Rp700 miliar. Dalam pelayanan penukaran uang tidak diberlakukan pembatasan, baik minimal ataupun maksimal. Semua permintaan masayarakat terlayani. Seorang karyawan SPBN Karya Mina, Nurokhim usai transaksi penukaran uang menuturkan, sekarang penukaran uang tidak perlu menunggu Senin atau Kamis. Tapi setiap hari kecuali Jumat bisa dilakukan. (adi)

Pedagang Pakaian Kewalahan dari halaman 9 Disamping pakaian remaja serta orang dewasa. “Paling banyak pakaian untuk anak-anak,” ucapnya. Karena model pakaian yang

dijual cukup beragam, termasuk corak warnanya. Pembeli harus jeli dalam memilih. Disamping pandai menawar. Sebab kerap kali pakaian yang dibeli dipandang dari segi kualitas dan model, tak kalah dengan yang ada

di mall. “Saya sempat kaget, pakaian anak harganya di bawah Rp50 ribu. Kualitas bahan serta warnanya sangat bagus. Saya langsung beli dua stel,” tandas Syahran. (din)

Komisi II Diminta Panggil PDAM dari halaman 9 memastikan sudah atau belum, kami minta Komisi II memanggil PDAM.” Sementara Ketua Komisi II DPRD Hendria Priatmana SE menandaskan, pihaknya sedang mengagendakan pemanggilan direksi PDAM guna keperluan klarifikasi. “Kami ingin masalah ini cepat selesai, jangan sampai pelanggan PDAM dikorbankan. Karena ulah war-

ga Bumijawa, yang memutus pipa tersebut,” ungkapnya. Di tempat sama, Ketua Pansus 2 DPRD HA Satori SE menuturkan, rekomendasi Pansus tetap, terutama soal syarat calon direktur sesuai Permendagri Nomor 2 Tahun 2007. Antara lain minimal pendidikan sarjana (S1), memiliki pengalaman kerja minimal 10 tahun dari internal PDAM, dan 15 tahun di luar PDAM, serta mempunyai referensi dari perusahaan sebelum-

nya dengan penilaian baik, lulus pelatihan manajemen air minum dibuktikan dengan sertifikasi atau ijazah, membuat dan membuat visi dan misi PDAM, bersedia kerja penuh waktu. “Target ke depan PDAM harus dikelola profesional, kemudian penyaluran air bersih bisa merata sampai Kecamatan Margadana dan Tegal Selatan. Kami akan lebih memperketat syarat direktur PDAM,” imbuhnya. (hun)

KINI IA DAPAT MENJALANI AKTIFITASNYA DENGAN NYAMAN, TANPA TERGANGGU ASMA Menderita sesak nafas atau asma memang sangat tidak menyenangkan, selain dada terasa terhimpit dan sulit sekali untuk bernafas, mau melakukan aktifitas pun jadi serba terbatas. Kondisi tersebut pernah dialami oleh Pri Martini, S.Pd, seorang guru. Telah 25 lamanya, wanita berusia 50 tahun itu menderita asma, “Sudah lama saya menderita asma. Jika sakitnya kambuh, rasanya benar-benar mengganggu, bernafas jadi sukar,” ujar Pri. Asma adalah suatu keadaan di mana saluran nafas mengalami penyempitan karena hiperaktifitas terhadap rangsangan tertentu, yang menyebabkan peradangan. penyempitan ini bersifat sementara. Pada penderita asma, penyempitan saluran pernafasan merupakan respon terhadap rangsangan yang pada paru-paru normal tidak akan mempengaruhi saluran pernafasan. Penyempitan ini dapat dipicu oleh berbagai rangsangan, seperti serbuk sari, debu, bulu binatang, asap, udara dingin dan olahraga. Suatu serangan asma dapat terjadi secara tiba-tiba ditandai dengan nafas yang berbunyi (mengi, bengek), batuk dan sesak nafas. Untunglah sekitar 1 tahun yang lalu, ibu 2 orang anak ini mencoba minum Gentong Mas, “Setelah minum Gentong Mas, keluhan karena asma sekarang sudah berkurang, tidur pun jadi nyenyak.”

Ungkap warga Kel. Sangrah, Kec. Pasar Kliwon, Surakarta tersebut dengan bahagia. Dengan tubuh yang sehat, Pri kini dapat menjalani aktifitasnya dengan nyaman. Ia pun tidak segansegan membagi pengalaman baik-

nya dengan orang lain, “Mudahmudahan pengalaman saya ini bisa bermanfaat bagi orang lain…” Harapnya. Gentong Mas adalah minuman herbal dengan bahan utama Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) yang terbukti memiliki banyak manfaat. Histamin dalam Habbatussauda adalah sebuah zat yang dilepaskan oleh jaringan tubuh yang memberikan reaksi alergi seperti pada asma bronchial. Habbatussauda dapat mengisolasi ditymoquinone, yang berdampak positif terhadap pende-

rita asma bronchial. Ascorbic Acid, Thymohydroquinone dan Linoleic Acid pada Gentong Mas berfungsi sebagai anti-histamin dan antiasma. Selain itu, Gentong Mas juga mengandung Nigellone yang berfungsi memperbaiki saluran pernafasan atau anti-brochitis. Nigela sativa yang ada pada Gentong Mas mengandung Nigellone (zat anti bronchitis) dan Linoleic acid (zat anti-histamin) yang berfungsi mencegah alergi. Sementara Gula Aren banyak mengandung nutrisi yang dibutuhkan tubuh diantaranya seperti Riboflavin, Niacin, Ascorbic Acid, Kalsium dan lain-lain. Riboflavin membantu pembentukan antibodi, membantu terbentuknya energi, memperbaiki kerusakan sel saat proses produksi energi, dan memperbaiki jaringan sistem pencernaan. Sekarang Gentong Mas mudah diperoleh di pasaran. Dan semakin banyak masyarakat yang merasakan sendiri manfaat Gentong Mas, sehingga tingkat permintaan juga selalu meningkat secara signifikan. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentong mas.com. Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: Tegal:081990879809, Brebes:081225099282, Pekalongan: 028 -58175543. Depkes:P-IRT:812.3205.01.114.


CMYK

RADAR BREBES

KAMIS, 11 AGUSTUS 2011

16

Saksi Sudutkan Mantan Kepala DPU Sidang Kasus Tipikor KPT

PEMBANGUNAN Tingkatkan Infrastuktur Desa KETANGGUNGAN - Desa Dukuh Tengah, Kecamatan Ketanggungan yang merupakan wilayah perkotaan Kecamatan Ketanggungan. Karenanya dituntut untuk lebih baik dari desa lainnya. Untuk itu, berbagai langkah dilakukan Pemerintah Desa Dukuh Tengah dalam mengupayakan peningkatakan kualitas pembangunan, khususnya sarana infrastrukDOK.RATEG tur. Sudarso Kepala Desa Dukuh Tengah Sudarso kepada Radar Rabu (10/8) mengatakan, saat ini proses pembangunan di desanya masih mengutamakan sektor infrastruktur. Sektor tersebut, khususnya pembangunan jalan desa menjadi prioritas guna mendukung dalam kelancaran pembangunan masyarakat. Sudarso menambahkan, hampir 70 persen jalan di desanya sudah beraspal. Bahkan untuk tahun ini, alokasi dana yang masuk ke desa semuanya digunakan untuk pengaspalan jalan. “Untuk tahun ini ada sekitar 5 kilometer jalan yang sudah diaspal,” terangnya. Ia mengaku, untuk sumber dana sendiri, selain dari dana PNPM senilai kurang lebih Rp 100 juta, juga ditambah dari dana aspirasi dengan total nilai Rp 100 juta. Selain itu, saat ini pihak desa juga sedang mendukung proses berlangsungnya Pasar Keliling PLN. “Melalui pogram ini maka masyarakat Desa Dukuh Tengah semuanya sudah mendapatkan jaringan listrik,” ujarnya. (har)

BREBES - Sidang lanjutan kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) terkait proyek Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Brebes di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Semarang dilanjutkan. Dalam sidang dengan terdakwa Ir Ghodiman MTP, yang saat itu sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kedua saksi memberikan keterangan yang cukup menyudutkan mantan kepala DPU Ir Slamet Riyadi. Kedua

saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum adalah Rasimun dan Andi Cibandono. Dalam fakta persidangan yang digelar di PN Tipikor Semarang itu, terungkap bahwa benar untuk pondasi konstruksi sarang labalaba (KSLL) senilai Rp 3,5 M tidak melalui proses lelang. Dengan alasan bahwa KSLL itu adalah produk yang merupakan sudah memiliki hak paten dari PT Katama dalam dokumen lelang disyaratkan pondasi KSLL dari PT Katama dan dalam baku harga KSLL sudah ditetapkan dan tidak boleh ditawar.

Seperti dikatakan oleh saksi mahkota, Rasimun. Saksi yang juga merupakan salah satu terdakwa dalam kasus KPT ini menambahkan bahwa demikian dengan penelitian uji dari Unes, Polines dan Undip yg membiyai semuanya adalah pihaknya. ‘’Pemanggilan Unes, Polines, hingga Undip kami yang memanggil dan membiayai mereka. Karena hal itu merupakan tanggung jawab kami sebagai kontraktor,’’ katanya. Sementara hal berbeda dikatakan saksi mahkota lainya, yakni

Andi Cibandono. Dalam ruang sidang dengan terdakwa Godiman, Andi menambahkan bahwa pada saat itu dirinya sempat disuruh Kepala Dinas DPU Brebes Ir Slamet Riyadi selaku pengguna anggaran untuk menseratuspersenkan pekerjaan. Sementara saat itu, pekerjaan pembangunan baru sekitar 98 persen. ‘’Yang menyuruh pekerjaan sudah mencapai 100 persen adalah pengguna anggaran. Bahkan kami pada saat hendak membuat laporan bulanan pun oleh pengguna anggaran diperintah untuk

Warga Maribaya Jalani Puasa Tanpa Penerangan

RAMADAN

DOK/HUMAS BREBES

Hari Ini Pasar Murah Digelar BREBES - Pemerintah Kabupaten Brebes Kamis (11/8) hari akan menggelar pasar murah bagi rakyat di halaman Stadion Karangbirahi Brebes. Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB itu, Pemkab menyediakan sebanyak 4.500 paket sembako murah. Kabag Perekonomian Setda Ir Erlinawati mengatakan, pasar murah ini merupakan bentuk perhatian Pemkab Brebes kepada masyarakat di bulan Ramadan. Yakni untuk memenuhi sebagian kebutuhan pokok masyarakat menjelang lebaran. Pasar murah ini menyediakan beberapa kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih rendah dibanding harga pasar. Pemkab Brebes akan memberikan subsidi sebesar Rp. 17 ribu setiap paketnya. “Paket itu bisa seharga Rp. 42.000 tapi dijual Rp. 25.000. Setiap paket berisi 2 kilogram beras, 1 kilogram gula pasir, 1 dus teh celup, 5 bungkus mi instan dan 0,5 kilogram minyak goreng,” terangnya melalui Kabag Humas Drs Atmo Tan Sidik. Dia melanjutkan, gula pasir yang dijual Rp 8.000 perkilo, beras kualitas super dengan harga Rp 6.000 perkilo, telur ayam ras dengan harga Rp 1.300 perkilo serta kebutuhan lainnya. Program Pasar Murah Ramadan juga dilaksanakan di 17 kecamatan se-Kabupaten Brebes, namun pelaksanaannya diserahkan masing-masing kecamatan. “Pasar Murah Ramadhan ini hanya berlangsung satu hari,” ujarnya. (ism)

SAMBUT MENTERI - Sinok dan Sitong Brebes saat menyambu Menteri Lingkungan Hidup Prof Dr Gusti Muhammad Hatta MS di Pantai Randusanga Indah Sabtu (6/8). Kedatangan Menteri LH itu dalam rangka pencanganan penanaman 80 ribu bibit mangrove.

Pengiriman Ayam Turun Dratis BREBES - Pengiriman ayam yang berhasil dipantau Pos Lalu Lintas Ternak Tanjung dinilai turun drastis. Berdasarkan catatan yang ada, pengiriman ayam ke luar Jawa Tengah tujuan Jakarta dan Jawa Barat, antara dua hingga tiga truk per hari atau turun dari pengirman biasanya yang mencapai tujuh truk. Masing-masing kapasitas 1000 ekor. “Cenderung turun drastis, ini terjadi saat memasuki bulan puasa ini,” ujar Kepala Pos Lalu Lintas Ternak Tanjung, Kanteno. Kondisi ini juga terjadi pada pengiriman kambing yang rata-rata tetap, yakni antara tiga hingga empat truk masing-masing kepasitas 10 hingga 40 ekor. Sedangkan pada pengiriman sapi mengalami kenaikan hingga 10 persen dari pengiriman sebelumnya 90 truk dan meningkat hingga 100 truk. “Mungkin kecenderungan konsumsi daging lebih

memilih sapi dari pada ayam,” ujar Kanteno menambahkan. Ia mengaku, selama ini belum menemukan adanya penyakit membahayakan yang terkandung dalam hewan ternak. Meski begitu petugas Pos Lalu Lintas Ternak Tanjung tetap waspada dengan cara memeriksa secara fisik hewan, kemudian dicocokan dengan surat dokumen yang diterbitkan dinas petrenakan asal ternak dikirim. “Secara khusus kami mengantisipasi flu burung dan penyakit antrax,” ujar Kanteno menjelaskan. Sementara itu Bidang Kesehatan Makanan dan Vegetarian, Dinas Peternakan Kabupaten Brebes, Jhoni Murahman, memperkirakan kenaikan pengiriman ayam ke luar daerah yang melewati Brebes akan terjadi pada satu pekan menjelang Lebaran. Ia menilai, pada saat itu konsumsi daging ayam meningkat

karena budaya pengiriman makanan di masyarakat. “Ayam lebih terjangkau bagi masyarakat umum, sedangkan daging sapi atau kambing harganya tinggi,” ujar Jhoni. Ia mengaku telah menambah dua unit pos pemantauan lalu lintas ternak di Brebes, masing-masing di Cimohong dan Ketangungan untuk menghindari lolosnya pemeriksaan angkutan ternak yang lewat jalan tol Pejagan-Kanci. “Sedangkan petuganya mencapai tujuh orang yang bekerja secara bergilir,” ujar Jhoni menambahkan. Menurut Jhoni, selain memeriksa kelengkapan dokumen kesehatan ternak, petugas yang dikerahkan juga berhak menahan pengiriman hewan yang tak memenuhi syarat kesehatan. Langkah ini dilakukan untuk menghindari manipluasi penjualan daging hewan yang tak layak konsumsi. (har)

Kegiatan di Ponpes Modern Darunajat Selama Bulan Ramadan

Baca Al Quran dan Kitab Kuning Jadi Santapan Santri Ramadan menjadi momentum yang tepat bagi pesantren untuk memperluas cakrawala dan wawasan pemikiran santri. Khususnya dengan mendalami Al Quran dan berbagai kitab kuning. Mengapa? LAPORAN: TEGUH S HAL itulah yang dikembangkan Pondok Pesantren Modern Darunnajat yang ada di Dukuh Tegal Munding, Desa Pruwatan, Kecamatan Bumiayu. Pengasuh Pondok Pesantren Darunnajat KH Aminuddin Masyhudi mengatakan, selama Ramadan ini ponpes memfokuskan kegiatan para santrinya untuk membaca Al Quran dan kitab kuning. “Sebab Ramadan sendiri adalah bulan Al Quran, bulan yang di dalamnya pertama kali diturunkan Al Quran. Sedangkan kitab kuning sendiri juga

CMYK

menseratuspersenkan laporannya,’’ ungkapnya. Sementara menanggapi keterangan dua saksi mahkota yang dihadirkan, terdakwa Ir Godiman kepada majelis hakim membenarkan bahwa semua keterangan yang diberikan dua saksi tersebut adalah benar adanya. ‘’Mengenai konstruksi sarang laba-laba (KSLL) senilai Rp 3,5 M, memang saat itu tidak melalui proses lelang. Demikian dengan perintah untuk menseratuspersenkan pekerjaan adalah perintah dari pengguna anggaran,’’ tukasnya. (gus)

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

KEGIATAN RUTIN - Pengajian dan membahas makna yang terkandung dalam Al Quran maupun kitab kuning jadi kegiatan utama santri Ponpes Modern Darunnajat.

menjadi bagian kegiatan, sebab tidak mungkin mempelajari Al Quran tanpa mempelajari kitab kuning,” jelas Aminuddin, Rabu (10/8). Dikatakannya, boleh dibilang bahwa tanpa ilmu fiqih yang ada di kitab kuning, maka manfaat Al Quran dan As Sunnah menjadi hilang. Sebab manusia

bisa dengan seenaknya membuat hukum dan agama sendiri, lalu mengklaim suatu ayat atau hadits sebagai landasannya. “Padahal terhadap Al Quran dan Al Hadits itu kita tidak boleh asal kutip seenaknya. Harus ada kaidah-kaidah tertentu yang dijadikan pedoman,” ujarnya.

Selama bulan Ramadan ini, Pondok Pesantren Modern Darunnajat bersama lebih dari 700 santrinya bagai tidak pernah sepi dari kegiatan keagamaan. Mulai dari kuliah subuh, dilanjutan dengan pembedahan tafsir pada pagi harinya diikuti membaca kitab kuning dan pengajian hingga

menjelang waktu dzuhur. Setelah beristirahat, para santri kembali mengikuti kegiatan setelah menunaikan sholat ashar berupa pengajian dengan topik bahasan seputar lailatul qadar. Setelah itu, satu jam sebelum tiba waktunya berbuka puasa, santri kembali mengikuti kegiatan membaca kitab kuning. “Selain para santri, warga sekitar utamannya oleh para wanita yakni tadarus,” kata Aminuddin yang juga selaku Rois Syuriah NU Brebes. Pentingnya mempelajari alquran menurut Aminuddin, merupakan bagian dari rukun iman. Begitu pentingnya Al Quran, sehingga Allah menjadikannya sebagai rukun iman yang ke empat setelah beriman kepada rosul. Beriman berarti tidak hanya mengetahui saja, tapi juga wajib dibaca dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. “Ayat suci Al Quran sebagai pedoman hidup juga memuat hukum-hukum yang mengatur kehidupan umat beragama,” terangnya. (*)

BUMIAYU - Sebanyak 108 Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di Dukuh Maribaya, Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu menjalani bulan Ramadan ini tanpa lampu penerangan dari PLN. Kondisi tersebut diperparah kerusakan pada salah satu komponen listrik tenaga surya (PLTS) berupa solar home system (SHS). SHS sendiri sebelumnya merupakan bantuan dari Pemkab Brebes. Martono, tokoh masyarakat saat ditemui mengatakan, keprihatinan warganya tersebut telah terjadi sejak lebih kurang empat bulan lalu, diawali dengan kerusakan komponen SHS. “Bantuan alat pembangkit tenaga surya mengalami kerusakan pada bagian accu sehingga tidak dapat lagi beroprasi, semenjak itu kami hanya menggantungkan penerangan melalui listrik yang didapat dari genset,” kata Martono. Khamidin (39) warga maribaya lainnya mengatakan, sebelumnya warga juga memanfaatkan genset hasil bantuan dari pemerintah bersamaan dengan PLTS. Namun saat pertama terjadi kenaiakn harga Bahan Bakar Minyak (BBM) maka genset tersebut tidak digunakan. “Kami sangat kesulitan, terlebih selama bulan Ramadan aktifitas waarga di malam hari

lebih banyak, baik untuk beribadah maupun bersiap untuk melaksanakan sahur. Warga di sini mengandalkan jaringan listrik swadaya dari tetangga, selebihnya penerangan menggunakan lampu teplok,” ungkapnya menambahkan. Kepala Desa Kalinusu Wasid membenarkan kondisi minimnya sara penerangan listrik di Maribaya tersebut. Dakui kondisi Dukuh Maribaya memang cukup memprihatinkan. Bukan hanya pada persoalan listrik, warga juga kesulitan transportasi karena berada di wilayah cukup terpencil. “Kami beberapa kali mengusulkan agar jaringan listrik PLN bisa masuk ke wilayah kami, namun upaya itu hingga saat ini belum bisa terlaksana,” terang Wasid. Camat Bumiayu Eko Purwanto BA SIP saat dikonfirmasi mengenai upaya pemerintah terhadap kesulitan warga Maribaya meyatakan, pembangunan jaringan listrik di wilayah tersebut menjadi skala prioritas usulan Pemerintah Kecamatan dalam kegiatan Musrenbang Kecamatan maupun Kabupaten. “Dukuh Maribaya berada sekitar 5 kilometer dari pedukuhan terakhir yang sudah mendapat jaringan listrik, kondisi juga menjadi kendala. Akan tetapi kami tetap memprioritaskan usulan dalam setiap kesempatan,” jelas Eko. (pri)

156 CPNS Tes Urine BREBES - Sebanyak 156 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) melakukan tes urin untuk memastikan bebas dari pengaruh narkoba. Tes urine ini dilakukan di RSUD Brebes oleh petugas gabungan dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Brebes, Dinas Kesehatan dan BNN Kabupaten Brebes, Rabu (10/8). Selain tes urine, kegiatan yang diikuti golongan I dan II eks honorer itu juga dilakukan serangkaian pemeriksaan kesehatan lainnya. “Pemeriksaan ini merupakan syarat mutlak pengangkatan dari CPNS menjadi PNS. Dan Alhamdulillah, hasilnya tidak ada yang bermasalah,” ujar salah seorang petugas. Usai menjalani pemeriksaan kesehatan, mereka kemudian menerima sertifikat lulus diklat Prajab, hasil pemeriksaan kondisi kesehatan maupun tes urine. “Selamat, akhirnya saudara

menerima surat tanda tamat pendidikan setelah berhasil menyelesaikan serangkaian proses panjang. Hari ini, merupakan pintu gerbang dalam hal perbaikan kualitas. Kualitas status saudara semua, dari semula honorer menjadi CPNS, dan insyaallah tidak lama lagi menjadi PNS,” ujar Bupati Brebes melalui Sekda Brebes Ir Heru Pratisto. Kepala BKD Brebes H Athoillah SE mengatakan, seluruh peserta kegiatan tes kesehatan dan tes urine lulus. Mereka berjumlah 156 CPNS eks tenaga honorer yang terdiri dari 55 CPNS golongan I dan 131 CPNS golongan II. “Semoga setelah diangkat menjadi PNS, mereka dapat benar-benar sehat dan dapat menjalankan tugas pekerjaanya dengan baik dan profesional sehingga visi dan misi Kabupaten Brebes dapat dicapai,” kata Athoillah. (ism)


Radar Tegal 11 Agustus 2011