Page 1

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

SELASA, 10 AGUSTUS 2010

KESAKSIAN Mantan Kepala Kantor Pengelolaan Pasar HM Supriyono saat memberi kesaksian di hadapan majelis hakim Pengadilan Tipikor di Jakarta kemarin.

ABIDIN ABROR/RADAR TEGAL

INDEKS Pemkot Siapkan Kuasa Hukum HAL. METROPOLIS

PJTKI Tidak Bertanggungjawab, Tarwid Meradang HAL. BREBES DAN BUMIAYU

Puluhan Ribu Tabung Gas Rusak HAL. PEMALANG

Buru Akseroris dan Baju di Pasar Malam HAL. XPRESI

APA MANING...

Asisten I Terima Rp 20 Juta dari Sihok Terkait Pengadaan Tanah Pasar JAKARTA - Sidang kasus korupsi pengadaan tanah di Kabupaten Brebes tahun 2003, Senin (9/8), kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Jakarta. Sidang dengan agenda utama memeriksa para saksi yang terlibat langsung dalam pengadaan tanah pasar. Sidang kali ini menghadirkan tiga saksi, mantan Kepala Kantor Pengelolaan Pasar HM Supriyono, manager Kantor Wilayah (Kanwil) Perum Pegadaian Semarang Th Sigid Istiadi, dan saksi M Safrudin asal Majasem Kabupaten Tegal.

Pada Majelis Hakim HM Supriyono, yang kini menjabat Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Brebes secara terbuka mengakui sebagai pejabat negara yang sekaligus sebagai PNS telah menerima uang dari pengusaha terkenal Kota Tegal, Hartono Santoso alias Sihok. Uang yang diterima dari Sihok, sesuai fakta persidangan mencapai Rp 20 juta. Besarnya uang yang diterima tersebut sesuai dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada KPK, yang dibacakan 12 Juli 2010. Pemberian uang seperti diakuinya atas pembelian tanah milik Sihok. Tanah seluas 900 m2 di Jalan Jendral Sudirman Brebes, yang selanjutnya dibeli Pemda Brebes

AGUNG/JAWA POS

HakimTolakKeberatanArafat JAKARTA - Pupus sudah harapan Kompol M. Arafat Enanie, terdakwa kasus mafia pajak Gayus Halomoan Tambunan, agar perkaranya tidak dilanjutkan. Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak eksepsi (keberatan) penyidik kasus Gayus itu, sehingga persidangan harus dilanjutkan. “Sidang dilanjutkan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi-saksi,” kata Ketua Majelis Hakim Haswandi dalam pembacaan putusan sela, kemarin (9/8). ke hal 19 kol 1

SEMOK

Nikita Willy Puasa Menangis SELAMA ini jika di sinetron Nikita Willy selalu penuh dengan air mata. Wajahnya cantiknya selalu terlihat merana. Tapi di bulan Ramadhan ini Niki ingin memberikan imej yang berbeda. Sifat aslinya dikeluarkan yakni suka bercanda. Yup. Di bulan Ramadhan, gadis 16 tahun ini justru mengisi acara komedi. “Kerjaan aku main sinetron komedi. Jadi nggak nangis-nangis lagi, malah enak. Syutingnya ketawa terus, jadi aku kelihatan beda,” kata Niki di jumpa pers Program Ramadhan RCTI di Kebun Jeruk. (AAL)

ke hal 19 kol 1

ABIDIN ABROR/RADAR TEGAL

BERPELUKAN - Mantan Kepala Kantor Pengelolaan Pasar HM Supriyono berpelukan dengan Indra Kusuma kemarin.

Baasyir Lebaran Di Penjara

Ibu Ditangkap, Anak Ba’asyir Menangis DITOLAK - Terdakwa Kompol Muhammad Arafat Enanie saat menjalani sidang dengan agenda mendengarkan Majelis Hakim membacakan putusan sela di Pengadilan Negeri(PN) Jakarta Selatan, Senin (9/8).

dengan harga permeter Rp 5 juta. Total uang yang dibelanjakan untuk pengadaan tanah milik Sihok mencapai Rp 4,5 milliar. Pembelian tanah dengan didahului serangkaian pertemuan. Pertemuan pertama terjadi Januari 2003. Di tempatnya bekerja datang Kepala Bagian Hukum dan Ketertiban, Herman ADW. Pejabat satu ini datang tidak sendirian, tapi bersama pengusaha Sihok. Sedang maksud kedatangannya untuk menawarkan tanah miliknya, yang dibeli dari Perum Pegadaian sebesar Rp 830 juta. Tawaran ini tidak langsung diterima, yang dilanjutkan pertemuan berikut. Pertemuan diadakan baik di rumah maupun di

JAKARTA — Dua hari jelang bulan suci Ramadan, Polri menangkap Abu Bakar Baasyir. Pendiri Ponpes Ngruki, Solo itu ditahan di rutan Bareskrim Mabes Polri. Kali ini, polisi yakin Baasyir benar-benar terlibat jaringan terorisme di Indonesia. Itu berarti, ulama yang pernah hijrah ke Malaysia itu akan menjalani ibadah puasa hingga Idul Fitri di dalam penjara. “Kita sudah punya cukup bukti dan tidak serta merta menangkap. Ini proses dan rangkaiannya panjang,” ujar Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Komjen Ito

Dicegat Satu Jam Perjalanan Pulang SUKOHARJO - Penangkapan pengasuh Ponpes Al Mukmin, Ngruki, Cemani, Sukoharjo, Abu Bakar Ba’asyir benar-benar memukul keluarganya. Salah satu putra Ba’asyir, Ustad Abdurrochim tak kuasa menahan tangis kala menyampaikan tanggapan atas penangkapan ayah dan Aisyah Baraja, ibunya. Terutama kala menyebut polisi ke hal 19 kol 4

Sumardi kemarin (09/08). Ito mengklaim Densus 88 sudah punya alat bukti yang bisa digunakan sebagai dasar meringkus Baasyir. “Fakta-faktanya ada. Apa saja itu, silahkan ikuti prosesnya sampai persidangan,” kata mantan Kapolwiltabes Surabaya itu. Nama Baasyir sudah dikait-kaitkan dengan isu terorisme sejak tahun 2002, setelah peledakan Bom Bali 1. Namun, pada 2 September 2003 Baasyir divonis 4 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat karena meke hal 19 kol 1

Kondisi Ponpes Al Mukmin Ngruki Sukoharjo usai Penangkapan Abu Bakar Ba’asyir

Belajar Tak Terganggu, Sudah Terbiasa Diawasi Polisi Kabar penangkapan Abu Bakar Ba’asyir oleh Densus 88 Antiteror Mabes Polri, di Banjar Patroman, Ciamis, Jabar, langsung mengguncang Solo. Secara geografis memang berdekatan dengan Ponpes Al Mukmin Ngruki di Cemani, Grogol, Sukoharjo. Lantas seperti apa kondisi ponpes pascapenangkapan Ba’asyir? LAPORAN: M. SHIDIQ TENANG dan seolah tak terjadi apa-apa. Inilah kesan yang bisa

menggambarkan suasana Pondok Pesantren Al Mukmin, Ngruki, Cemani Grogol, Sukoharjo. Di gerbang ponpes tampak beberapa santri berjaga. Sebuah meja dan bangku terletak di samping pintu masuk. Di atas meja terdapat buku tamu. Dengan ditunggui seorang karyawan ponpes, setiap tamu yang masuk ditanya keperluan dan diminta mengisi buku tamu. Ya, aktivitas ini bukan semata pascapenangkapan ustadz mereka, tapi kesehariannya memang seperti itu. Ribuan santri yang menimba ilmu di ponpes ini tampaknya tak terganggu dengan kabar penangkapan ustad karismatis mereka. Namun bukan berarti tidak peduli. Kalau soal peduli, seke hal 19 kol 4

ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO

TAK TERGANGGU - Suasana Pondok Al Mukmin Ngruki tak berubah pasca penangkapan Baasyir.

Nok Slentik Asisten I Terima Rp 20 Juta dari Sihok * Melune duit apa kuwe? Baasyir Lebaran Di Penjara * Arane bener-bener hijrah?

CMYK


WACANA

2

SELASA 10 AGUSTUS 2010

RADAR TEGAL

Masa Depan Islam Politik Miliader Berubah Jadi Jutawan Oleh: Muh. Abduh BAKALE tidak banyak yang korupsi sampai miliaran rupiah seperti saat ini, tapi paling akeh ndean jutanan? Dalipan tibatiba melemparkan wacana di tengah orang tua murid yang akan menjemput anaknya. “Bisane wa? Apa sebabe? apa akeh sing pada tobat dadine korupsine mung cilikan. Jutanan tok?” kata Panjul penasaran. Dalipan mesem lalu mengatakan, bukannya mereka kapok korupsi dengan uang yang begitu banyak, tetapi memang duite mengalami redenominasi rupiah. “Duite sing asale miliaran, dadi jutanan. Dadi langka wong korupsi miliaran, tapi jutanan. Tapi ngger korupsine tetep miliaran ya..berarti memang nggragas! Seperti diberitakan banyak media massa, Bank Indonesia (BI) tengah melontarkan ide ‘’gila’’ nan cerdasnya untuk meredenominasi rupiah. Wacana ini terus bergulir dengan alasan nilai mata uang Indonesia termasuk yang paling tinggi di dunia, setelah dong Vietnam yang memiliki pecahan 500.000. Pecahan sebesar ini dinilai tidak efektif dan merepotkan. Redenominasi adalah praktik pemotongan nilai mata uang suatu negara menjadi lebih kecil, tanpa mengubah nilai tukarnya. Hasil kajian BI memperlihatkan bahwa mata uang Indonesia idealnya diredenominasi dengan menghilangkan tiga angka nol. “Sing asale Rp 1.000 akan dipotong dadi Rp 1. Sementara uang Rp 10.000 menjadi Rp 10. Atusan ewu dadi sewu. Ngger motor regane Rp10 juta, nanti regane dadi sepuluh ewu,” jelas Dalipan. Karena nilainya tidak berubah alias tetap, nilai uang ini harus dipastikan dapat dipergunakan untuk membeli barang yang sejenis. Praktik ini jelas berbeda dengan sanering, yakni pemotongan nilai tukar. Dalam sanering, nilai tukar dikurangi sehingga nilai uang masyarakat berkurang. Kalau sanering membuat orang bertambah miskin, redenominasi tidak sama sekali. Pengertian semacam inilah yang harus disosialisasikan dan ditanamkan sejak dini, sehingga masyarakat bisa menerimanya dengan lapang dada. “Sing dikawatirna tah prateke! Iya teorine ngomong ora bakal ana pemotongan nilai tukar. Begitu pelaksanaan malah terjadi! Soale wonge dewek kiye apal teori, prakteke ora karu-karuan.” Bangsa ini memiliki kelemahan mendasar dalam masalah kedisiplinan dan implementasi di lapangan. Sebut saja berbagai program pemerintah yang sudah direncanakan dengan baik, bisa dipastikan muncul banyak kendala di lapangan karena faktor ketidakdisiplinan dan budaya “marukisme” untuk mengeruk keuntungan sesaat, tanpa berpikir merugikan pihak lain. “Contoh sing paling gres ya gas elpiji. Saiki dadi masalah, gara-gara akeh mangan korban. Terus saling tuding menyalahkan dan lempar tanggung jawab.” “Mulane ngger sida dipraktiknya ya ngeri! Pemerintah kudu bener siap segalane. Ora kalah penting, sosialiasine sehingga masyarakat tidak panik. Kendadapan ora karuan.” Ora mung kaya kuwe tok. Masalah juga pada mental orangorang kaya yang selama ini telanjur mendapat predikat sebagai konglomerat miliuner/miliader, ataupun para jutawan yang sontak menjadi “miskin” karena nominal rupiahnya turun drastis. “Sing miliader dadi jutawan. Sing jutawan dadi ribuwan. Gengsine turun! Ora bisa nggo gagah-gagahan.” Jelas ini perkara yang tidak mudah untuk diselesaikan bersama. Siapkah masyarakat golongan atas yang harus tergerus hartanya akibat proses redenominasi ini. Tanpa itu semua, redenominasi akan menjadi sekadar wacana, tanpa pernah ada realisasinya. Inilah pekerjaan rumah yang tidak ringan, namun harus diselesaikan di kemudian hari oleh BI bersama-sama dengan pemerintah Indonesia kelak di kemudian hari. “Korane engko regane pira wa?” tanya Panjul. (*)

Oleh: Salahuddin Wahid KIKUE Hamayotsu PhD dari Department of Political Science Northern Illinois University mewawancarai saya mengenai fenomena menurunnya Islam politik. Menurut dia, fokus perhatian pengamat politik luar negeri terhadap dunia politik di Indonesia adalah masalah itu. Indikatornya adalah merosotnya perolehan suara partai Islam selama beberapa pemilu terakhir. Keputusan PKS untuk menjadi partai terbuka, yang memberikan peluang lebih luas bagi politisi nonmuslim untuk berkiprah di PKS, memperkuat kesan tersebut. NASIONALIS V ISLAMIS Pada 1945, partai politik di Indonesia terbelah dua, yaitu partai nasionalis dan partai Islam. Perbedaan partai Islam dan partai nasionalis sangat tegas. Yang satu memperjuangkan negara berdasar Islam dan yang lain berjuang untuk negara berdasar Pancasila. Nasionalisme merupakan dasar bagi sistem negara-bangsa (nation- state) dan Islamisme adalah dasar bagi negara Islam. Sampai beberapa puluh tahun setelah itu, Pancasila bagi partai Islam merupakan sesuatu yang bersifat sekuler, dalam pengertian antiagama. Perjuangan parpol-parpol Islam (Masyumi, NU, PSII, dan Perti) untuk mendirikan negara Islam gagal dan lalu diteruskan pada Majelis Konstituante (1956-1959) yang juga gagal. Dekrit Presiden 5 Juli 1959 yang

menjadikan Piagam Jakarta sebagai dasar pertimbangannya sedikit meredakan keinginan partai-partai Islam untuk memperjuangkan negara Islam. Namun, masuknya ketentuan syariat Islam dalam UU Perkawinan (1974) yang diperjuangkan PPP di bawah Rais Am PB NU KH Bisri Syansuri menyadarkan bahwa tanpa Piagam Jakarta atau tanpa menjadi negara Islam, ternyata syariat Islam bisa masuk ke dalam hukum positif RI. Kemudian, diikuti dengan disahkannya UU Peradilan Agama (1989). Sesuatu yang mendasar dan berpengaruh terhadap perubahan sikap umat dan tokoh Islam di dalam masalah hubungan agama dan negara adalah diterimanya Pancasila sebagai asas organisasi NU pada Muktamar 1984. Langkah itu kemudian diikuti oleh hampir semua ormas dan orpol Islam di Indonesia. Langkah politik Pak Harto yang mendekati umat Islam melalui ICMI dan pendirian Bank Muamalat Indonesia ikut membantu menghilangkan barrier antara negara dengan kelompok Islam. Hal itu diikuti dengan diangkatnya pejabat sipil dan militer yang dianggap Pak Harto sebagai representasi umat Islam. PENYEDERHANAAN PARTAI Pada 1998, Presiden Habibie memberikan kesempatan kepada semua pihak untuk mendirikan partai politik. Wajar kalau

para politikus mendirikan parpol berdasar paradigma dan kekuatan yang dihasilkan Pemilu 1955. Sebab, hanya pemilu tersebut yang betulbetul bersih. Di antara 48 parpol peserta Pemilu 1999, terdapat belasan parpol Islam dan parpol berbasis massa Islam. Jumlah perolehan suara mereka ternyata lebih kecil daripada jumlah suara Masyumi, NU, PSII, dan Perti (1955). Mungkin saat itu politisi yang berasal dari parpol dan ormas Islam menganggap bahwa masa depan partai Islam serta partai berbasis massa Islam tetap cerah. Namun, Pemilu 2009 telah menyadarkan para tokoh partai Islam dan parpol berbasis massa Islam bahwa ternyata masa depan mereka tidak menentu. Kalau ambang batas partai yang berhak dihitung suaranya dinaikkan dari 2,5 persen menjadi 5 persen pada 2014, PKB dan PPP akan berada pada situasi kritis. PAN yang kini diancam gugatan dari ‘’PAN legal’’ tentang keabsahan DPP PAN pimpinan Hatta Rajasa juga akan mengalami saat-saat kritis. Bila pada 2019 ambang batas itu dinaikkan lagi menjadi 7,5 persen, hal yang wajar dalam upaya penyederhanaan partai di Indonesia, mungkin partai Islam yang akan tetap bertahan hanya PKS. Kalau kenyataan itu betul-betul terjadi, kita akan melihat fenomena menarik. Dua

ormas Islam besar, yaitu NU dan Muhammadiyah, tidak mempunyai wakil langsung dalam dunia politik Indonesia. Tentu, akan muncul banyak sanggahan terhadap perkiraan itu, terutama dari PKB, PAN, dan PPP. PERUBAHAN PENGERTIAN Kalau kita tidak melihat pada proses pembentukan partai dan kaitan tokohnya dengan ormas Islam dari mana mereka berasal, tapi pada gagasan yang diusung partai-partai yang punya fraksi di DPR, kita melihat bahwa terjadi perubahan pengertian dari ‘’Islam politik’’. Kita bisa melihatnya pada sejumlah isu kritis dan amat penting. Misalnya, RUU Pornografi dan RUU Sisdiknas. Hal yang sama akan terjadi seandainya terjadi pembahasan RUU Catatan Sipil. Yang menentang pengesahan RUU Pornografi hanya PDIP dan PDS. Semua partai lain menyetujui, dengan catatan di dalam PKB ada penolakan oleh Gus Dur dan sejumlah anggota DPP. Dalam membahas RUU Sisdiknas di DPR, hanya PDIP yang menyatakan menolak. Artinya, aspirasi yang dulu diperjuangkan hanya oleh partai Islam kini juga diperjuangkan oleh partai-partai yang dulu dianggap sekuler. Aspirasi ‘’Islam politik’’ yang dulu hanya diperjuangkan parpol Islam akan diperjuangkan banyak partai. Aspirasi itu umumnya menyangkut hukum keluarga dan muamalah. Semua

partai sepakat bahwa negara Islam dan hukum pidana Islam tidak akan diterapkan di Indonesia. Tapi, perlu dicatat, sampai saat ini belum ada parpol yang memperjuangkan aspirasi ekonomi Islam, bukan perbankan Islam/syariah. Padahal, masalah tersebut merupakan masalah utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Parpol (dan ormas) Islam perlu memberikan perhatian terhadap konsep ekonomi Islam, yang berlandasan keadilan sosial ekonomi dan kemaslahatan umat, yang amat sejalan dengan amanat Pembukaan UUD. Mereka juga perlu mengkritisi apakah kebijakan pemerintah saat ini (sebetulnya sejak era Orde Baru) masih sesuai dengan amanat Pembukaan UUD dan konsep ekonomi Islam. Kalau ada partai Islam yang betul-betul memperjuangkan ekonomi Islam (baca ekonomi kerakyatan), mungkin akan terjadi pengelompokan baru dalam dunia politik Indonesia. Pihak yang satu memihak korporasi dan yang lain memihak masyarakat luas/rakyat kecil. Tapi, amat sulit untuk mendorong, apalagi memperkirakan, kapan parpol Islam mulai memperhatikan ekonomi yang memihak rakyat. (*) *) KH Salahuddin Wahid, pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang.

Minimal Kursus Gratis BAPAK Habib Ali yang Terhormat. Saya pengin kaya mereka yang melanjutkan k SLTA. Karena orang tua tidak mampu. Jadi, saya tidak bisa kaya mereka. Tolong kasih solusi . Minimal kursus gratis. 081902727xxx Tanggapan: Bersama ini kami sampaikan tanggapan atas surat pembaca (ngresula) tersebut: 1. Semua anak usia sekolah di Kota Tegal harus sekolah, tidak ada alasan anak usia sekolah tidak bisa bersekolah karena factor pembiayaan. Pemkot telah menganggarkan bantuan pembiayaan sekolah bagi siswa SLTA dari keluarga tidak mampu sebesar Rp 165.000,- per bulan yang diserahkan kepada pihak sekolah. Kategori keluarga tidak mampu dibuktikan dengan cara Home Visit dan bantuan ini hanya dikhususkan untuk warga Kota Tegal. 2. Solusi bagi pengirim sms (081902727xxx) adalah : - Tetap mendaftar ke SLTA Negeri atau Swasta dengan melampirkan SKTM - Mengikuti kejar paket C, karena kejar paket C juga dibiayai oleh pemerintah. Tertanda, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Tegal Herlien Tedho Oetami, SH

Isin Kesuwen Liren Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur: Hesti Prastyani, Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati. Asisten Redaktur: Arief Nur Rahardian Sidiq, Sekretaris Redaksi/Persh: Kharisma Dewi. Kota Tegal: Hermas Purwadi, M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan. Brebes: Abidin Abror. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Agus Wibowo Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Ali Basara, Moh. Hasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, Dian Prayudi Aji, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Moch. Arifin (Manajer Tegal), Yully Trieyani, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Yuyuk Darwati, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: Anang Bastomi. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 33.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

ESIH esuk durung jam 10 ka pada nongkrong nang warung pinggir dalan Proklamasi para PNS2, donge priben? Eling mas2/mbak2, aku tukang bcak bae isin angger ksuwen liren. By: Ali. 085742850xxx

Maring WC Bayar AKU pn ngresula. Pacifik Mall donge kpimen. Masa maring toilet be bayar. Kue arane ora memuaskan pengunjung gawe kcwa malah. Wong neng mall liane be gratis ora bayar. Thx. 085742464xxx

Makan Uang Rakyat KEPADA yth Kepala Dinas Binamarga Provinsi cq Kepala BPT Bina Marga Wil. Tegal. Jalan pantura depan pabrik Sampurna sebelah kiri atau sebelah selatan sdh bergelombang lagi tolong tingkatkan mutu kualitas jgn tingkatkan korupsi makan uang rakyat. Ok Bozzz?! 085742772xxx

Rawan Kecelakaan ASS. Bapak Walikota Yth. Mohon lampu trafic light di perempatan Pasifik Mall agar nyala lampunya satu arah. Msl arah selatan nyala hijau maka arah utara, timur, barat, semua lampunya merah. Lokasi tsb rawan kecelakaan karena jalan pantura dan padat lalu lintas. Trima kasih. 081901045xxx

GRAFIS: DWI NANDA P/RATEG

Ora Dimein Karcis

Gimana Mau Maju

Dalan Rusak Terus

PRIBE kyeh Bapak Ka. Pariwisata Kota Tegal, diatur anak buahe, masa aku mlebu PAI tepate dina Kemis sore dikon bayare Rp 4000 tapi ora dimei kacis, ning ora dijaluk ora dimei pas dimei karcise mung Rp 3000 tok! Sing 1000 maring ndi? Mugane penjaga pintu gerbange PAI umahe tambah apik2 sich. Suka ngai wong miskin daripada ngai wong sugih! 081542200xxx

PAK, gimana Indonesia bisa maju GRAFIS : DWI NANDA P kalau para PNS2 kelurahan masih mmmintai administrasi kepada rakyt kecil yang kurang mampu. Buwat apa uang2 itu? Terima kasih. By: Aro Ok. 085642717xxx

MELARI sung wong Kertayasa karo wong Kramat. Dalane rusak belih karuan men. Dalane wis ora katon aspal tapi katone lemah ladon. Wis 5 tahun ora diaspal2. Wis lurahe ora ngurusi apa maning pemkabe. Gudune lapor kro sapa? Tulung len Radar Tegal sampekna kro pihak sing terkait. Trims. 081902292xxx

Manipulasi Golongan KEPADA pejabat Diknas Kota Tegal. Bagaimana sanksi bagi yg memanipulasi data PAK Gol. IV? 085741820xxx

Polisi Tidur Keduwuren JALAN Jeruk Gg.4 gwe polisi tdur nank gang ra kira2 dwure. Kepriwe kuwe pak RT? 081225214xxx

Laka Buktine HALLO Pak Bupati Agus Riyanto, nang endi janjine gemiyen ari kampanye nang Dukuh Cipero-Kedungjati jare dong gadi pan ngaspal dalan sing mlebu Dukuh Cipero. Pimen janjine ya karo wakli bupatine sisan. Janjine saprene laka buktine. Matur suwun 081548039xxx

Kaya Ngantri Raskin DUH, aneh tapi nyata. Mang BRI Bumijawa ngirit kasir sampe gal dina pelanggan ngantri. Kaya ngantri raskin dawa men. Pimen kyeh? Ora sanggup nggaji karyawan ya? Pak karyawane langka sing bisa komputer? 085642724xxx

Nggal Dina Razia PAK Kapolres Brebes. Mohon anak buah bpk dibimbing dgn bener. Pak ini sikap polisi Brebes. Org kcil bkn makanan empuk yg bsa stiap hri diminta uang dpggir jln. Di jlan menuju Kalipucang-Bogor 2 jalan desa. Bkn kota tapi tiap hri digelar razia. Pa 2 umum. 081911518xxx

Dibongkar Mawon PAK Wali Pak DPR, aku ora setuju jalan umum sing nang ngarep stasiun ditutup dadi sing numpak kendaraan pada muter 2 supaya dibongkar mawon. 081911501xxx

Diobati Nganti Budeg AKU pan ngresula karo PT Taspen, bojoku kena maag priksa nganggo HI nganti 10 wulan ora mari. Nginung obat nganti budeg. Barang priksa ng dr praktek ping telu mari. Apa obat HI kuwe sg murahan? Donge aja kaya kuwe oh melasi. Trim. 085747783xxx

PENGIRIM NGRESULA YANG BERUNTUNG : 1. 2. 3.

085741820890 085227149979 087830097324

Anda mendapatkan Hadiah masingmasing 1 dus Susu Bubuk Kedelai AFIS, hadiah dapat diambil di Harian Pagi Radar Tegal dengan melampirkan fotokopi KTP dan menunjukan no HP anda.

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS 08159440722, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Bagi tiga pengirim Ngresula yang beruntung masing-masing mendapatkan dua dus (200 gr) susu bubuk kedelai produk AFIS Tiap Harinya. Produk tersebut dapat diambil di Kantor Radar Tegal dengan menyerahkan fotocopy KTP dan menunjukan no HP anda.


CMYK

SELASA, 10 AGUSTUS 2010

METROPOLIS

3

RADAR TEGAL

RAZIA Pelaksanaan Turnamen Merdeka Cup 2010

ADU GENGSI

HERMAS PURWADI/RATEG

DISITA - Puluhan miras yang berhasil disita dari berbagai wilayah.

JelangPuasa,MirasDirazia SEAKAN tidak mau tertinggal dengan aksi yang dilakukan tiga Polsekta sebelumnya, kali ini jajaran Polsekta Tegal Selatan juga melakukan upaya deteksi terhadap peredaran miras ilegal diwilayah hukumnya. Dari razia yang digelar tengah malam hingga dini hari kemarin, petugas berhasil mengamankan 2 jerigen besar brankal, serta puluhan miras dari berbagai merk dan ukuran. Razia kali ini difokuskan di Kelurahan Bandung dan Randugunting. Kapolresta AKBP Drs Kalingga Rendra Raharja SE melalui Kapolsekta Tegal Selatan AKP Evi Wijayatni SH menyatakan razia semalam juga merambah Kelurahan Tunon untuk menditeksi keberadaan miras yang diperjual belikan tanpa izin resmi. “Razia kali ini kami gelar sebagai bentuk menciptakan iklim kondusif di wilayah selatan

M SAEKHUN/RATEG

SERAHKAN HADIAH - Sekretaris Pengcab PSSI Kota Tegal Supardi SH menyerahkan hadiah kepada Perses Sumpang selaku juara 1 Turnamen Merdeka Cup 3.

ke hal 9 kol 5

MELALUI turnamen merdeka cup 3, yang dilaksanakan Pengurus Cabang (Pencab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kota Tegal 16 tim terbaik Kota Tegal dan daerah sekitarnya adu gengsi. Dengan menurunkan pemain-pemain terbaiknya, masing-masing tim terus berjuang untuk menjadi pemenang. Namun melalui perjuangan panjang dan melelahkan, melalui partai final yang digelar, Minggu (8/8) petang. Persatuan Sepakbola Sumurpang-

gang berhasil menaklukan Persikap Kabokan 1-0. Sedangkan juara 3 bersama, direbut tim PLN APJ Tegal dan tim sepakbola dari Tuwel. Sedangkan Pesetro Trowongan Tegalsari yang biasa jadi tim pemenang di setiap pelaksanaan turnamen, akhirnya tersingkir dan tidak mendapat juara dalam pelaksanaan turnamen kali ini. Panitia Turnamen Merdeka Cup 3 Pengcab PSSI Kota Tegal Sutari SH mengatakan dalam turnamen yang dilaksanakan sekitar 14 hari, diikuti 16 tim. ke hal 9 kol 1

RAMADANAN

Redenominasi Tak Berpengaruh DOK./RATEG

TIBAN – Pedagang kelapa muda kini mulai gampang dijumpai di berbagai titik.

Pedagang Kelapa Musiman Menjamur HAMPIR di setiap sudut jalan saat ini dengan mudah dijumpai pedagang kelapa muda musiman. Mereka mencoba mengais rejeki dari masyarakat yang banyak memburu kelapa muda saat berbuka puasa. Imbasnya, harga kelapa muda turut terkatrol meskipun stok ada ada cukup melimpah. Selain itu, pedagang kaki lima yang smeual hanya menyediakan beberapa kelapa muda dalam kondisi utuh kini mulai menambah stok hingga beberapa kali lipat. Murni, salah seorang pedagang membenarkan jika saat ini dia sengaja menambah stok hingga tiga kali lipat dibandingkan hari biasa. Jika dalam kondisi normal dia menjual kelapa muda utuh sekitar Rp 4.000 hingga Rp 5.000, kini dijual Rp 6.000 hinga Rp 7.5000 per buah. Permintaan dari masyarkaat uga terus mengalami peningkatan terutama untuk kelapa muda atau kelapa hijau yang dijual lebih mahal. Kini dalam sehari dia bisa menjual 15 hingga 20 buah kelapa dari hari biasa yang hanya mampu menjual 9-10 buah. Karena tidak ingin repot, dia hanya menjual kelapa muda utuh sehingga bisa bertahan hingga beberapa hari. “Kalau dibuat es kelapa muda, harus habis hari itu juga karena tidak bisa disimpan buat besok,” katanya. Simin, pedagang lainnya membenarkan jika permintaan kelapa hingga hari ini terus meningkat. ke hal 9 kol 5

BI Minta Masyarakat Tidak Perlu Resah BELAKANGAN ini banyak media memunculkan wacana Bank Indonesia (BI) tentang redenominasi mata uang rupiah. Yaitu penyederhanaan penyebutan satuan harga maupun nilai mata uang. Akibatnya, banyak masyarakat yang resah akan wacana BI tersebut. Karena dikuatirkan hal tersebut akan berpengaruh terhadap angka inflasi. Menurut Pimpinan BI Tegal Yoni Depari, redenominasi adalah penyederhanaan penyebutan satuan harga maupun nilai mata uang. Artinya, pecahan mata uang disederhanakan tanpa mengurangi nilai dari uang tersebut. ke hal 9 kol 1

KOTA Tegal termasuk salah satu daerah penyumbang inflasi tertinggi di Jawa Tengah (Jateng). Karenanya dalam waktu dekat Bank Indonesia (BI) Tegal dan Pemkot akan membuat satuan tim pengendali inflasi daerah. Ini terungkap dalam acara serah terima jabatan (sertijab) Pimpinan BI Tegal, Senin (9/8) di Hotel Plaza. Usai menyerahkan jabatannya,

M SAEKHUN/RATEG

Anggota Parpol Bisa Jadi KPU

CMYK

SETELAH sempat tertunda selama tiga hari, aksi turun jalan yang dilakukan puluhan massa simpatisan nasabah BII Tjio Djoko Mulianto (44), warga Jl Belimbing Kecamatan Tegal Barat, Senin (9/8) sekitar pukul 11.00 WIB kemarin, akhirnya benar-benar direalisasikan. Di bawah penjagaan ketat personil Samapta Polresta, orasi menuntut pertanggungjawaban BII yang mengalihkan agunan nasabah tanpa sepengetahuan yang bersangkutan berlangsung tertib. Berbagai poster dibentangkan massa simpatisan yang berisikan protes terhadap BII. Poster tersebut bertuliskan BII Rugikan Nasabah, Surat KPT sebagai bukti hukum BII menjualbelikan aset Djoko Mulianto, hingga Tutup Bank

BII. Usai menyampaikan orasinya, Tjio Djoko Mulianto menerobos masuk ke lantai II tempat penasehat hukum BII melakukan klarifikasi terhadap demo tersebut di hadapan wartawan. Kejadian bermula ketika nasabah bank Tjio Djoko Mulianto melakukan akad kredit di BII untuk membeli rumah di Citra Bahari. Di perjalanan waktu pada Maret 2000 sertifikat agunan tersebut dipindahtangankan oleh pihak BII atau diperjualbelikan tanpa sepengetahuannya. Pihak BII melalui pengacaranya Djarot Wijayanto SH MH menyatakan pihaknya saat itu melakukan eksekusi atas perintah kepala Pengadilan Negeri Kota Tegal. “Kami hanya melaksanakan perintah PN untuk melakukan eksekusi sesuai ke hal 9 kol 1

ADI MULYADI/RATEG

UCAPKAN SELAMAT - Pimpinan BI Tegal yang baru mendapatkan ucapan selamat dari para tamu undangan.

Tegal Penyumbang Inflasi Tertinggi

PAPARKAN MATERI - Wakil Ketua Komisi II DPR RI Ir Teguh Juwarno MSi menyampaikan materi dalam seminar KPU Kota Tegal kemarin.

UNTUK menjaga independensi, sekaligus agar bisa bersikap obyektif dalam menyelenggarakan Pemilu, Fraksi PAN dan Fraksi Partai Demokrat DPR RI menolak diperbolehkannya anggota Partai Politik menjadi anggota KPU. Hanya saja soal

Puluhan Massa Geruduk BII

pro kontra draf revisi Undangundang (UU) Nomor 22 tahun 2007 saat ini masih dibahas di Panitia Kerja (Panja) DPR RI. Wakil Ketua Panja yang juga Wakil Ketua Komisi II DPR RI Ir Teguh Juwarno Msi, Senin (9/ ke hal 9 kol 1

Mantan Pimpinan BI Tegal Tri Selo mengatakan seperti yang dikatakan Gubernur Jateng, KotaTegal masuk dalam penyumbang inflasi tertinggi. Untuk angkanya mencapai 6,3 persen. “Inflasi merupakan cermin dari pertumbuhan ekonomi. Namun kita ingin menyelaraskan dengan daerah lain. Sehingga memberi kontribusi yang baik. Seperti apa yang

dikatakan sekretaris daerah (sekda) Kota Tegal tadi, dalam waktu dekat akan membuat satuan tim pengendali inflasi daerah,” katanya usai acara. Menurutnya, tingginya inflasi disebabkan oleh banyak faktor. Untuk daerah biasanya jumlah pasokan kurang tetapi permintaan banyak. Kemudian juga dipengaruhi ke hal 9 kol 5

HERMAS PURWADI/RATEG

ORASI - Korban nasabah Bank BII Tjio Djoko melakukan orasi di depan kantor cabang BII didukung massa simpatisannya.


PEMALANG

4

SELASA 10 AGUSTUS 2010

RADAR TEGAL

Puluhan Ribu Tabung Gas Rusak

NGENDONG Rajin Turba

dok.radar pemalang

Sultanto

JALANNYA pemerintahan desa/kelurahan, karena adanya dukungan dari warga setempat. Artinya, tidak hanya bertumpu pada kinerja kades/kalur beserta perangkatnya saja. Namun, perangkat menduduki peringkat pertama dalam sukses tidaknya pembangunan dalam suatu desa. “Jadikan amanah perangkat desa sebagai amanat warga masyarakat,” kata Camat Taman Drs Sultanto, saat memberikan sambutannya dalam pelaksanaan pemilihan perangkat desa lainnya di Desa Sukowangi Kec Taman, Minggu (8/8)

kemarin. Menurut dia, berbagai permasalahan pada pemerintahan desa/ kelurahan sebetulnya bisa diselesaikan secara baik-baik. Dengan catatan, suatu permasalahan yang muncul itu latar belakangnya ada kejelasan dan keterbukaan. Terkait hal ini pula, Camat Sultanto belakangan kerap menyambangi pemerintahan desa/kelurahan yang ada di Kecamatan Taman. Bukan apa-apa, selain harapannya agar kades dan perangkat desa termotivasi dalam meningkatkan kinerja demi suksesnya pembangunan desa. (cw2)

LINTAS

SUMITRO / RADAR PEMALANG

KELUARKAN BOTOL – Salah satu pekerja pada pengepul barang-barang bekas di RW 1 Kel. Wanarejan Selatan Kec. Pemalang tengah mengeluarkan botol dari dalam karung.

Harga Barang Rongsokan Merangkak Naik PEMALANG - Sejumlah pengepul barang-barang bekas menuai berkah dengan datangnya bulan puasa. Hal ini sejalan dengan naiknya permintaan berbagai jenis barang bekas dari beberapa perusahaan. Di mana rata-rata kenaikannya mencapai 5 hingga 10 persen. Dariyah (54), salah satu pengepul di RW 1 Kelurahan Wanarejan Kec. Pemalang kepada Radar kemarin menuturkan, kenaikan beberapa jenis barang bekas terjadi sejak sepekan terakhir. Yakni karena beberapa perusahaan memperbanyak produksi daur ulang menjelang puasa dan lebaran. Barang-barang bekas tersebut meliputi, kertas, kardus, plastik, aluminium, besi, dan kuningan “Harga rongsok itu seperti sembako, suka naik suka turun tapi tidak ada pemberitahuan sebelumnya dari perusahaan,” ungkap dia. Kisaran kenaikan dan turunnya harga, lanjut Dariyah, tidak terlalu besar hanya dalam kisaran 5 persen saja. Berbagai jenis barang bekas, mempunyai pemasok tersendiri, seperti botol dikirim ke Comal, besi dan kuningan dikirim ke Tegal, dan kertas serta kardus dikirimkan ke Jepara dan Kudus. Beberapa di antaranya, lanjutnya lagi, ada juga yang dikirim ke Cirebon, Semarang, Jakarta, dan Surabaya. Dalam satu pekannya, usaha yang sudah dijalani 20 tahun tersebut bisa mengirimkan barang hingga 6 ton untuk tiap jenis. Yakni menyesuaikan dengan permintaan perusahaan bersangkutan. “Anak buahnya ada 100-an, itu kalau mereka aktif semua. Kalau tidak ya sekitar 50-an saja,” ucap Dariyah. Dijelaskan, puluhan anak buahnya dalam mencari barang bekas dari Kecamatan Pemalang, Taman, Petarukan, hingga Kecamatan Ampelgading dan Bodeh. Dengan rata-rata hasil mencapai 100 kilogram dari berbagai jenis barang. RUGI HINGGA RP 75 JUTA Mengenai fluktuatifnya harga barang bekas sendiri sebagaimana dikemukakan dia, tidak selamanya membawa untung. Karena Dariyah pernah juga merasakan buntung dengan rugi hingga Rp75 juta. Yakni pada saat perusahaan yang mengolah biji besi menurunkan harga tanpa pemberitahuan sebelumnya. “Penurunannya sangat besar sekali, padahal saya sudah membeli dari anak buah saya ratusan ton,” kenangnya kepada Radar. (cw2)

PEMALANG - Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) bersama dengan polisi dan Pertamina melakukan kunjungan ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakatr Energi (SPBE), Senin (9/8). Dalam kunjungan diketahui adanya tabung gas yang dalam keadaan rusak dan beberapa di antaranya tidak berlabel SNI. Rombongan juga melihat dekat proses pengisian tabung gas 3 kilogram dan melakukan pengawasan. Kepala Diskoperindag Ir M Syahroni mengemukakan, kunjungan selain dilakukan ke SPBE juga ke agen-agen distribusi Elpiji. Pihaknya memiliki data adanya tabung gas yang rusak sehingga dalam kesempatan kunjungan ini untuk mengetahui penyelesaian terhadap tabung rusak tersebut serta menunjukkan kepada Pertamina kondisi kebutuhan

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

MENGECEK - Diskoperindag, Pertamina dan Polisi melakukan kunjungan ke SPBE.

gas Kabupaten Pemalang. Menurut Syahroni, pada tanggal 27 Juli 2010, pihaknya melakukan pengecekan ke SPBE dan diketahui tabung

yang rusak mencapai 24.237 unit berada di SPBE WWS 22.764 unit, SPBE S4S 516 unit dan SPBE KAI 957 unit. Dalam kunjungan ke SPBE diketahui

tabung-tabung yang rusak tersebut sudah diambil oleh produsennya dan diganti dengan yang baru. Manajemen SPBE S4S Aji mengemukakan, tabung gas yang rusak sudah diambil oleh produsennya. “Saat ini kami malah mencatat ada 43.000 tabung gas yang rusak,” kata dia saat dikonfirmasi wartawan di sela-sela kunjungan rombongan tersebut. Terkait tabung gas yang tidak memiliki label SNI dijelaskan oleh Romy dari Pertamina Gas Dom Regional III tabung tersebut masih layak dan sesuai Permen Perindustrian nomer 85 tahun 2008 bisa digunakan sampai tahun 2018. Dalam kunjungan itu, Romy juga sempat meminta pekerja pengisian gas unjtuk menambah tekanan pada waktu isi gas karena menurutnya kurang. Dari kunjungan tersebut diketahui pengisian bahan bakar energi ini menerapkan

standar pengamanan yang ketat. Rombongan yang masuk area pengisian diminta tidak mengaktifkan HP dan menggunakan helm pengaman. Bahkan penggunaan kamera pun dibatasi dengan tidak menggunakan lampu kilat serta jaraknya harus jauh. Standar ini diterapkan agar tidak mengganggu proses digital pengisian tabung gas. Meski menggunakan peralatan modern namun cara tradisonal pun masih ditempuh SPBER di antaranya untuk mengetahui kualitas tabung agar terhindar dari kebocoran dengan mencelupkannya ke air pada saat tabung akan diisi dan setelah diisi. Dengan cara ini tabung gas yang keluar dari SPBE dinilai aman. Sementara tabung yang diketahui bocor dikategorikan rusak dan ditumpuk sesuai dengan produsennya untuk diambil dan diganti dengan yang baik. (ali)

Ramadan, Tambah Kuota Elpiji PEMALANG - Kekhawatiran akan langkanya elpiji 3 kilogram pasa masa Ramadan ini berangsur berkurang. Ini seiring dengan upaya Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) untuk menambah kuotanya. Upaya ini berhasil meskipun penambahan dilakukan secara bertahap. Kepala Diskoperindag Ir M Syahroni mengemukakan, upaya untuk menambah jumlah kuota gas elpiji mulai direalisasikan pada Bulan Juli 2010. “Sudah mulai ada penambahan sebesar 30 persen dari kuota dan ini dilakukan setiap bulan,” kata dia Senin (9/8). Saat ini Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan acuan kuota minyak saat terjadi konversi memberikan kuota gas elpiji 3 kg untuk Kabupaten Pemalang sebesar 413.720 buah. Padahal dari paket konversi yang didistribusikan dan diambil sampel penggunanya adalah 80 persen berarti ada 303.891 dengan kebutuhan seminggu satu tabung maka

dok.radar pemalang

Syahroni

diprediksi membutuhkan 1.215.564 tabung gas. Dari prediksi kebutuhan sebesar itu dan dibandingkan dengan kuota untuk Kabupaten Pemalang terjadi defisit kebutuhan sebanyak 801.845 tabung gas. Namun penambahan 30 persen dari 413.720 buah tabung atau sekitar 124.119 unit pada Juli ini terjadi pengurangan defisit menjadi 677726. Jumlah ini akan terus berkurang karena tambahan kuota sebesar 30 persen setiap bulanya itu. (ali)

Kwarran Pulosari Meriahkan PPLB dengan Lomba Tingkat-2 PEMALANG - Kwarran (Kwartir Ranting) Gerakan Pramuka Pulosari dalam upaya memeriahkan Perkemahan Pramuka Luar Biasa ke - 2 Tahun 2010, yang diselenggarakan oleh Kwartir Daerah Jawa Tengan di Bumi Perkemahan Sikucing, menyelenggarakan Lomba Tingkat (LT) 2 Penggalang yang ada di wilayah Kecamatan Pulosari, Kamis-Sabtu (5 - 7/8). “Untuk menjadikan generasi bangsa yang tangguh, jajaran pengurus Kwarran Pulosari bersepakat memeriahkan penyelenggaraan PPLB ke-2, dengan menyelenggarakan Lomba Tingkat 2 Penggalang yang dikenal LT 2,” terang Ketua Panitia LT 2 Penggalang se Kwarran Pulosari, Suranto SPd kepada Radar kemarin. Dalam Lomba Tingkat - 2 Tahun 2010, lanjut dia, yang menjadi juara, untuk Penggalang tingkat Ramu (SD/MI) Putra adalah juara I Gugus Depan SD 04 Gambuhan, Juara II Gudep SDN 02 Gunungsari, Juara III Gudep SDN 01 Siremeng. Untuk Putri, Juara I

Gudep SDN 03 Siremeng, Juara II Gudep SDN 01 Siremeng, Juara III Gudep SDN 01 Gunungsari. Untuk Tingkat Penggalang Rakit dan Terap (SMP/ MTs) untuk Putra Juara I dan Juara II diraih Gudep SMP Negeri 2 Pulosari, Juara III Gudep SMP Negeri 01 Pulosari. Untuk Putri Juara I Gudep SMP Negeri 01Pulosari, Juara II dan III disabet oleh Gudep SMP Negeri 02 Pulosari. Hal senada dituturkan Ketua Kwarran Pulosari, Maryoto SPd MMPd. Kwarran Pulosari menyelenggarakan LT 2 Penggalang dengan jumlah peserta 920 anak didik dari Penggalang Ramu, Rakit dan Terap. “Kami juga mengirim 40 Penggalang untuk ikut serta dalam PPLB ke2,” ujar dia. Sasaran yang hendak dicapai adalah mempersiapkan kader bangsa yang memiliki kepribadian dan kepemimpinan yang berjiwa Pancasila, disiplin, sehat mental moral dan fisik, berjiwa patriot, berkemampuan untuk berkarya dengan semangat kemandirian. (mg1)

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

MELODRAMA - Pramuka Luar Biasa saat membawakan melodrama Babat Dieng, meski musik dihentikan mereka tetap bisa bergerak kompak.

Kwarcab Pemalang Raih Juara Pertendaan Penutupan PPLB Sikucing- Moga KA Mabicab Pramuka Kabupaten Pemalang HM Machroes SH melalui Waka Mabicab H Junaedi SH MM menutup Perkemahan Pramuka Luar Biasa (PPLB) Minggu (8/7) di Bumi Perkemahan (Buper) Sikucing Kecamatan Moga. Dalam perkemahan tersebut, kontingan Pramuka Luar Biasa Kwarcab Pemalang berhasil menjadi juara pertama Pertendaan Putra. Kamabicab dalam menutup PPLB tersebut mengemukakan, pemerintah dan masyarakat berharap di masa mendatang kegiatan-kegiatan ini menjadi lebih berkualitas dan mendapat dukungan semua pihak. “Kita sama-sama memiliki komitmen yang kuat agar gera-

kan Pramuka dapat menjadi solusi yang handal dan pilihan utama bagi penyelesaian permasalahan kaum muda,” kata Junaedi saat membacakan sambutan Kamabicab. Dia menilai, penyelenggaraan ini berjalan lancar dan sukses, adik-adik Pramuka Luar Biasa memiliki potensi dan kemampuan untuk dapat bersaing sebagaimana Pramuka pada umumnya. Dalam kesempatan penutupan kegiatan ini ditampilkan kemampuan Pramuka Luar Biasa dalam bidang seni seperti melodrama Babat Dieng. dimana penarinya bisa kompak dan bergerak berirama meskipun musiknya dihentikan. Pembawa acara mengatakan, kelebihan penari-penari yang menderita tuna rungu ini adalah bisa menari dengan kompak tanpa terganggu meskipun

musiknya dihentikan. Tentu saja aksi ini mendapat aplaus dari mereka yang menyaksikan. Dalam kegiatan ini, selain tampil melodrama juga kesenian thek - thek yang dibawakan Pramuka Luar Biasa dari Cilacap. Sementara untuk upacara petugasnya adalah dari Pramuka Luar Biasa Kwarcab Pemalang. Dalam PPLB ini tampil sebagai juara pertama pentas seni adalah kontingen dari Wonosobo, juara kedua diraih Kabupaten Pemalang dan juara ketiga diraih Tegal. Sementara untuk pertendaan putra juara pertama diraih Kabupaten Pemalang, juara kedua Wonosobo dan juara ketiga diraih Kabupaten Pemalang juga. Sementara untuk pertendaan putri juara pertama diraih Kabupaten Banjarnegara juara kedua Purbalingga dan juara ketiga Brebes. (ali)


METROPOLIS

SELASA 10 AGUSTUS 2010

5

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING Hotel Bahari Inn Tegal Hotel Karlita Orange Karaoke

(0283) 343399 (0283) 358050 (0283) 322022

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Jum’at dan Sabtu Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

Pemkot Siapkan Kuasa Hukum PEMKOT Tegal akan menyiapkan kuasa hukum untuk menghadapi gugatan Sartono Tjahja Pranoto yang mengaku sebagai ahli waris hak eigendom Nomor 2354 atau lahan Pasar Beras. Namun sebelum menunjuk kuasa hukum, Pemkot akan membahas masalah ini dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait. Wali Kota Tegal Ikmal Jaya menegaskan secara resmi Pemkot telah memiliki hak pakai Nomor 33 seluas 2.144 meter persegi dan sertifikat Nomor 34 seluas 1.752 meter persegi yang resmi

dikeluarkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Tegal. Sedangkan alasan Pemkot mengajukan sertifikat hak pakai atas lahan Pasar Beras, karena adanya surat dari BPN yang menyatakan kalau hak eigendom Nomor 2354 tidak diperpanjang. Dan dalam surat BPN tersebut juga menyatakan, lahan tersebut menjadi tanah negara. “Kami membuat serifikat hak pakai bukan tanpa dasar, karena kami menindak lanjuti surat BPN,” katanya. Karena langkah kami lakukan benar dan sesuai prosedur,

atamabah Ikmal, Pemkot siap menghapai gugatan ahli waris, yang saat ini sudah ada di Pengadilan Negeri (PN) Tegal,. Saat ditanya, apakah Pemkot akan menunjuk kuasa hukum atas gugatan ini, Ikmal menjelaskan, langkah awal pihaknya akan berkoordinasi dengan SKPD terkait. Inaia dilakukan untuk mencari kejealasan secara pasti proses pembuatan sertifikat hak pakai. Namun untuk mengahadapi proses persidangan di PN Tegal, piahknya akan menunjuk kuasa hukum.

“Kami siap hadapi gugatan ini, karena kami benar. Dan sebenarnya kurang tepat kalau Pemkot digugat dalam kasus ini, karena pembauatan sertifikat hak pakai lahan besar atas dasar surat edaran dari BPN,” jelasnya. Sebelumnya, Ketua Fraksi PAN Peduli Rakyat DPRD Kota Tegal, H Harun Abdi Manap SH, mengungkapkan, secara resmi tanah Pasar Beras yang tercatat dalam Sertifikat Hak Pakai Nomor 33 seluas 2144 meter persegi dan sertifikat Hak Pakai Nomor 34 seluas 1752 meter persegi atas nama Pemkot.

Dan itu sudah berlangsung cukup lama, tapi kenapa tibatiba ada gugatan dari sesorang yang mengaku ahli waris. Atas kejadian ini, pihaknya minta agar Pemkotkembali melakukan pendataan ulang. Setelah itu, tanah-tanah Pemkot dibuatkan Sertifikat Hak Milik(SHM). “Kami menilai penataan aset di Pemkot sangat semrawut. Buktinya adanya guguatan lahan pasar sore, dan serupa akan terjdi lagi. Apabila Pemkot tidak tanggap dan cepat, melakukan pendataan dan mengingatkanya dengan bukti otentik, berupa SHM,” kata Harun. (hun)

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

TERUS NAIK – Harga sejumlah kebutuhan pokok hingga, Senin (9/8), terus merambat naik dan diprediksi akan terus meningkat.

Mendekati Puasa, Sembako Naik Lagi HARGA kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional terus merambat naik. Meskipun dalam beberapa pekan terakhir harga terus naik, tetapi belum ada tanda-tanda akan terjadi penurunan. Sejumlah pedagang dan pembeli juga mengaku pasrah karena kondisi tersebut selalu terjadi memasuki bulan Ramadan hingga menjelang lebaran dimana harga akan mencapai puncaknya. Munandar (55), pedagang di Pasar Pagi Kota Tegal mengatakan, keniakan terjaid pada sejumlah kebutuhan pokok. Beras C4 misalnya, dari Rp 4.600 per kilogram naik menjadi Rp 4.800 per kilogram, sementara kualitas di atasnya dari Rp 4.700 per kilogram naik menjadi Rp 4.850 per kilogram. Untuk kualitas super dari Rp 6.100 per kilogram naik menjadi Rp 6.300 per kilogram. Gula pasir yang minggu kemarin dijual Rp 7.250 per kilogram naik menajdi Rp 7.500 per kilogram. Telur ayam dari Rp 14.000 per kilogram naik menjadi Rp 15.000 per kilogram. Tetapi, kenaikan tersebut tidak merata di semua pedagang. Pasalnya, ada pedagang

yang menjual stok lama dengan harga lama, ada pula yang menjual setok lama dengan harga terbaru dan seterusnya. “Kenaikan ini kami perkirakan akan terjadi hingga dua pekan ke depan,” katanya. Pedagang lainnya, Khamah (41), membenarkan jika kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok akan terus terjadi hingga beberapa hari ke depan seperti tahun sebelumnya. Harga sayuran juga mengalami peningkatan. Apalagi sejumlah sentra pertanian telah memasuki musim tanam sehingga stok sayuran segar mulai berkurang. Saat ini, jelas dia, harga cabe merah yang semula Rp 39.000 per kilogram naik menjadi Rp 40.000 per kilogram. Bawang merah Rp 14.500 per kilogram dan bawang putih Rp 29.000 per kilogram. Kenaikan tersebut, jelasnya, tidak hanya dirasakan masyarakat. Pedagang juga kesulitan mendapatkan barang karena harus mengeluarkan modal lebih besar. “Ya seperti inilah kondisi harga yang akan terus merambat naik hingga puncaknya saat lebaran tiba,” terangnya. (gun)

Nelayan Lebih Pilih Lego Jangkar BULAN puasa yang tinggal dua hari lagi ternyata berdampak luas terhadap ativitas masyarakat yang ingin menyambut datangnya bulan suci tahun ini. Tidak terkecuali sejumlah nelayan di Kota Tegal yang memilih untuk lego jangkar di awal puasa. Sebagian memilih beristirahat sejenak untuk bisa menjalankan ibadah puasa bersama keluarga. Hambali (49), nelayan asal Tegalsari mengatakan, seperti tahun sebelumnya. Di minggu pertama bulan puasa, dia dan beberapa nelayan memilih untuk bersitirahat sejenak. Langkah tersebut dilakukannya agar bisa berkumpul bersama keluarga sebelum kembali beraktivitas di laut. Beruntung, harga ikan saat ini cukup tinggi sehingga dia

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

TAK MELAUT – Sejumlah nelayan di Kota Tegal memilih melego jangkarnya beberapa hari untuk menjalankan ibadah puasa bersama keluarga.

bisa mendapatkan penghasilan lebih yang akan digunakan sebagai cadangan saat berada

di darat. Meskipun beristirahat, untuk mengisi waktu luang dia menghabiskan waktu dengan

memancing. Selanjutnya, hasil yang didapat sebagain dikonsumsi sendiri dan sisanya dijual untuk menambah jajan kedua putrinya. Selepas beristirahat, dia akan kembali melaut dan baru bisa mendarat sekitar 12 hari untuk melelang ikan. Begitu seterusnya hingga mendekati lebaran. Bahkan, jika tangkapan sedang banyak, tidak jarang nelayan yang tetap beraktivitas di laut karena mendekati lebaran hingga lebaran usai, harga ikan cenderung naik. “Selagi di darat, kami bekerja seadanya untuk tambah-tambah uang belanja,” katanya. Nelayan lainnya Udin (53) menuturkan, meski tidak semua nelayan melego jangkar di awal bulan puasa. (gun)

TREN BUDIDAYA UDANG DAN PENCAPAIAN 353 % Ninik Umi Hartanti,S.Si. M.Si. (Ka.Progdi Budidaya Perairan Fakultas Perikanan UPS Tegal.) Indonesia dalam mewujudkan menjadi negara penghasil produk kelautan dan perikanan terbesar di dunia tahun 2015,Kementrian kelautan dan perikanan akan menggenjot peningkatan produksi perikanan budidaya hingga 353 % yaitu dari 5,37 juta ton pada ahun 2010 menjadi 16,9 juta ton pada tahun 2014. Target tersebut dapat terwujud apabila pemerintah Daerah dan masyarakat memiliki komitmen yang sama dalam meningkatkan produksi perikanan budidaya. Komoditas potensial adalah rumput laut,lele,patin, bandeng dan kerapu namun komoditas strategis adalah nila,mutiara,ikan hias dan udang seperti di sampaikan dalam siaran langsung TVRI menteri Perikanan dan kelautan Fadel Muhamad saat acara minggu malam tanggal 8-8-2010. Dalam hal ini Fakultas perikanan khususnya Program study Budidaya Perairan menunjukan peranannya kepada masyarakat dengan selalu mengadakan pengabdian masyara-

kat dan penelitian, salah satunya kerjasama dengan peneliti dari UNSOED Purwokerto yaitu Prof. Edy Yuwono P.hD beliau adalah Rektor UNSOED dan Ir. Purnama Sukardi P.hD. beliau deka fakultas Sain dan Teknik UNSOED dengan mengangkat spesies indigenous Cacing lur yang di harapkan memberikan informasi yang penting untuk upaya budidaya masal cacing lur dalam memenuhi kebutuhan pakan udang , menurut Prof. Edy yang sejak tahun 1983 meneliti tentang cacing lur di Desa Randusangakulon Brebes cacing lur penting dalam usaha budidaya udang dikarenakan kandungan protein,lemak dan asam amino, asam lemak terdapat dalam jumlah yang cukup untuk pertumbuhan dan kelulusan hidup udang bahkan udang dengan asupan cacing lur ini akan lebih cepat bertelur. Fakultas Perikanan Program Studi Budidaya Perairan memberikan bekal yang cukup memadai untuk mahasiswa dan para lulusannya dan mempunyai kompetensi

yang tidak di ragukan lagi hal ini dapat dibuktikan Fakultas Perikanan di Gandeng oleh Perusahaan PT. Central Protein Prima tbk di Lampung yang berkantor pusat di jakarta untuk membantu merekruitmen para lulusan Dari Fakultas Perikanan untuk menduduki posisi

Supervisor Aquacultur di butuhkan sebanyak 200 orang diTambak Udang Lampung. Bagi para Alumni Fakultas Perikanan yang akan mendaftar ? bergabung segera menghubungi Sekret Fakultas Perikanan. Jl.Halmahera km.1 Tegal.Telp. 0283 - 342951.Adv.

HERMAS PURWADI/RATEG

BERI KETERANGAN - Penjual es yang ditimpuk potongan batu bata saat melaporkan kejadian yang dialaminya.

Disawat Batu, Penjual Es Kliyengan APES! Itulah nasib yang dialami Surya (33), warga Desa Debong Wetan RT 02 RW 01 Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal. Dia harus bersimbah darah, lantaran kepalanya ditimpuk potongan batu bata seorang tukang becak ketika dirinya melintas di Jl Flamboyan Kecamatan Tegal Timur, Senin (9/8) sekitar pukul 09.30 WIB. Akibat kejadian itu korban harus menerima jahitan di batok kepala bagian belakangnya dan melaporkan insiden tersebut ke jajaran Polsekta Tegal Timur. Kejadian bermula ketika korban pagi itu seperti biasa berjualan es dengan mengendarai sepeda ontelnya. Setiba di Jl Flamboyan dia tak mengira bakal dilempar potongan batu bata oleh seorang tukang becak yang belakangan diketahui bernama Udin. Saksi mata dalam insiden tersebut Ny Tuti (48) mengatakan kejadian berlangsung sangat cepat. “Saya melihat korban mengerang kesakitan dan bajunya bersimbah darah yang

mengucur dari bagian kepala belakangnya,” terangnya. Dibantu warga, korban sempat dibawa ke rumah sakit terdekat sebelum akhirnya melaporkan insiden yang dialaminya ke jajaran Polsekta Tegal Timur. Kapolresta AKBP Kalingga Rendra Raharja SE melalui Kapolsekta Tegal Timur AKP Suparji Spd membenarkan adanya insiden penganiyaan tersebut. “Saat ini korban sedang di-

mintai keterangan, terkait awal terjadinya insiden tersebut. Upaya mencari pelaku telah kami lakukan dengan menerjunkan personil resintel,” terangnya. Dari pengkauan awal korban di hadapan tim penyidik, dia sebelumnya tidak pernah mempunyai masalah dengan tukang becak yang. Potongan batu bata yang sempat melukai kepala korban kini juga turut diamankan sebagai barang bukti. (her)

PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN PD. BPR Bank Pasar Kota Tegal, dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Tegal akan melaksanakan penjualan di muka umum/lelang eksekusi berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan Nomor 4 Tahun 1996 terhadap tanah dan atau bangunan sebagaimana tersebut di bawah ini : Debitur : NURACHMAN berupa sebidang tanah dan bangunan sesuai SHM No. 349 luas ± 270 M2 an. Nurahman suami Djumaroh terletak di Desa Kaligayam, Kec. Talang, Kab. Tegal. Harga Limit Rp 65.000.000,Uang Jaminan Rp 13.000.000,Waktu Tempat Lelang

: Hari SELASA, tanggal 24 Agustus 2010, pukul 10.00 WIB. : KPKNL Tegal Jl. K.S. Tubun No.12 Tegal.

Syarat-syarat Lelang : 1. Peminat/calon peserta lelang wajib menyetor uang jaminan secara tunai/cash kepada Pejabat Lelang selambat-lambatnya sebelum pelaksanaan lelang. 2. Lelang dilaksanakan dengan penawaran langsung secara lisan semakin meningkat. 3. Pemenang lelang wajib melunasi harga pembelian dan bea lelang paling lambat 3 (tiga) hari kerja setelah pelaksanaan lelang. 4. Informasi lelang lebih lanjut akan disampaikan pada saat lelang atau menghubungi PD. BPR Bank Pasar Kota Tegal, Jl. Lele No. 4, Tegal, telp. (0283) 353879. Tegal, 10 Agustus 2010 PD. BPR Bank Pasar Kota Tegal Ttd. Muhammad Arifin, SE Direktur Utama


BREBES & BUMIAYU

6

SELASA 10 AGUSTUS 2010

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes (0283) 671431 RSU Bhakti Asih (0283) 671279 / 673481 RSIA Mutiara Bunda Tanjung - Brebes (0283) 877222 Hotel Dedy Jaya Brebes

(0283) 673133 / 673158

LINTAS

ISMAIL FUAD/RATEG

DITANGKAP - Kedua pelaku komplotan bajing loncat yang beroperasi di wilayah Kabupaten Brebes berhadil diringkus jajaran Polres Brebes baru-baru ini.

Polres Ringkus Komplotan Bajing Loncat BREBES - Jajaran Polres Brebes berhasil meringkus dua tersangka komploton bajing loncat, baru-baru ini. Selain itu, Polres juga mengamankan sejumlah barang bukti. Kedua pelaku Darman bin Harjono (48), warga Mojokerto, Jawa Timur; dan M. Yusuf bin Samsudin (31), warga Kelurahan Sewurejo, Kecamatan Mojogedang, Karanganyar, itu ditangkap setelah melakukan pencurian truk Fuso bernomor Polisi L 8308 UB saat parkir di jalur pantura BulakambaBrebes yang dikemudikan Nurhadi (35). Kapolres Brebes AKBP BJ Louhanapessy SIK MH melalui Kasat Reskrim AKP Sugeng SH menjelaskan, dalam melakukan aksinya kedua komplotan bajing loncat tersebut dikenal tidak segan-segan melukai korbannya. ’’Setelah mendapat laporan kami langsung bergerak dan berhasil menemukan truk fuso tersebut saat diparkir di pinggir jalan wilayah Sumpyuh, Banyumas. Mereka kami tangkap di rumah masing-masing tanpa perlawanan,” ujar Sugeng. Sejumlah barang bukti, berupa dua unit genset merek Mitsubishi ukuran 300 KVA dan 200 KVA yang ada di dalam truk tersebut, sebilah pisau dan badik, serta tiga lakban dan tiga borgol berhasil diamankan. Nurhadi (35), sopir truk yang menjadi korban menuturkan, kejadian bermula ketika truk tronton yang mengangkut genset berangkat dari Pasuruan, Jawa Timur menuju Jakarta. Namun, ketika melewati jalur pantura Brebes, ia sempat mampir di sebuah warung sate di Desa Bulakamba. ’’Saya sempat tidur di warung sate di Bulakamba, tapi tiba-tiba saya dibangunkan oleh tiga orang tak dikenal. Saya dan dua pengawal saya dibekap mulutnya, kemudian mata ditutup dengan lakban hitam. Bahkan, kedua tangannya juga diborgol. Setelah itu, saya dibawa lalu dibuang ke daerah Subang, Jawa Barat,” tutur Nurhadi, warga Desa Jatirasa, Kecamatan Karangpawitan, Karawang, Jawa Barat. Nurhadi mengatakan, ketika beraksi komplotan bajing loncat mengancam dengan senjata tajam dan akan dibunuh jika dirinya berusaha melawan. Seingatnya, bajing loncat berjumlah enam orang dan menggunakan mobil. ’’Para pelaku juga meminta paksa uang Rp 3 juta,” ujarnya yang setelah kejadian ini langsung melapor ke Polisi. (cw1)

PJTKI Tidak Bertanggungjawab, Orangtua Ela Meradang BULAKAMBA - Pasangan suami istri Tarwid (40) dan Wastimah (38), warga RT 4 RW 4 Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, terpaksa harus merogoh kocek hingga jutaan rupiah akibat putri pertamanya, Tati Nurlaela alias Ela (27) menjadi korban rayuan para penyalur kerja. Perusahaan jasa penyalur jasa Tenaga Kerja Wanita (TKW) ke luar negeri, nampaknya harus lebih diawasi oleh pemerintah. Pasalnya, banyak yang terindikasi bekerja tidak professional. Jika dibiarkan, hal ini akan terus memakan korban. Menurut Tarwid, meski dirinya tidak pernah menyetujui keberangkatan Ela ke Malaysia. Namun penyalur tenaga kerja tetap memberangkatkannya. ’’Dari awal saya tidak setuju, tapi tetap saja Ela diberangkatkan alasannya paspor dan proses medical sudah ditanggung perusahaan. Jika batal, maka saya ditakut-takuti dan diancam harus ganti rugi hingga jutaan rupiah,” bebernya kepada Radar Senin (8/8). Tarwid mengatakan, dirinya melarang Ela berangkat karena mengetahui anaknya mengidap penyakit, sehingga khawatir jika terjadi apa-apa di luar negeri. ’’Saya juga heran, sudah tahu ada penyakitnya kok medicalnya tidak peduli dan dibiarkan saja. Akibatnya, saya yang harus menanggung biaya kepulangan dia walaupun harus hutang ke sana ke mari,” ungkap Tarwid yang bekerja sebagai kuli serabutan ini. Ela sendiri berhasil pulang pada 3 Juni lalu setelah mengalami pendarahan hebat akibat terkena kanker rahim, selama bekerja menjadi PRT dua bulan

menikmati rekreasi bersama keluarga di saat Lebaran. Demikian halnya dengan sejumlah tempat hiburan di Kabupaten Brebes, yang kini sudah mempersiapkan diri. Termasuk persiapan pengamanan pengunjung. Terutama bagi wisata laut. Sementara Objek Wisata (OW) Parin yang tahun lalu pengelolaan dipegang pihak desa didukung lembaga yang ada, tahun ini dari informasi yang berhasil dihimpun pengelolaan Parin. Lebaran men-

mun dengan syarat petani harus menjual hasil panennya ke pemodal (tengkulak, Red). Dikatakan dia, selama ini petani tidak bisa lepas dari sistem tersebut lantaran kondisi petani yang sangat lemah. Tidak hanya itu, tambahnya, saat ini pemerintah juga belum bisa memberikan terobosan agar para petani bisa lepas dari jeratan para tengkulak. ’’Seharusnya pemerintah bisa memberikan kesempatan kepada petani untuk bisa mendapatkan modal, sehingga para petani bisa menjual hasil pertanian dengan harga yang wajar,” jelasnya. Sementara, Ketua KTNA

harani Jakarta,” ujarnya. Parahnya lagi, hingga kini ijazah Ela masih ditahan oleh sponsor sebagai jaminan agar ditebus. ’’Hutang saya sudah banyak, untuk mengambil ijazah Ela sudah tidak ada. Padahal, ijazah

itu didapatkan dengan biaya sekolah yang mahal sampai 9 tahun,” katanya. SUDAH SELESAI Ali Murtadho, warga Pagerbarang, Kabupaten Tegal, selaku sponsor ketika dihubungi Radar mengaku, pihaknya

sudah menyelesaikan persoalan tersebut dengan keluarga korban. ’’Semuanya sudah saya selesaikan, urusan yang lain tanggungjawab Dikin (warga Kluwut yang menjadi rekrutmen, Red),” katanya. (cw1)

Agung: Waspadai AIDS

JATIBARANG - Untuk memberikan kemudahan bagi calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI), PT Sanjaya Thanry Bahtera Cabang Brebes yang beralamat di Jalan Raya Klampis, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes, saat ini menyediakan tempat penampungan daerah. Manager PT Sanjaya Thanry Bahtera Cabang Brebes Niufti Ayu Dewi Mahila saat ditemui dalam acara tasyakuran pembukaan kantor cabang Minggu (8/ 8) lalu mengatakan, untuk memberi kemudahan dalam pelayanan, saat ini perusahaan yang dipimpinnya berusaha mendekatkan diri dengan keluarga TKI maupun calon TKI. Salah satu, dijelaskan Niufti,

BREBES - Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Kabupaten Brebes meminta masyarakat untuk mewaspadai dan mencegah penyebaran AIDS kiriman. Ketua KPAD Kabupaten Brebes H Agung Widiyantoro SH MSi mengatakan, dari temuan sejumlah kasus penderita AIDS di Kabupaten Brebes mayoritas berasal dari penderita yang sebelumnya berada di luar daerah maupun luar negeri. Sehingga, katanya, semua pihak diharapkan bias mengantisipasi penyebarannya di daerah. ’’Biasanya, penderita AIDS di Kabupaten Brebes adalah berasal dari interaksi penderita

datang pun kembali dipegang panitia desa. Sedang hasil yang diperoleh dari penjualan tiket, sebagian untuk perbaikan kantor balaidesa. Sebagiannya lagi diberikan bagi para jompo serta warga tak mampu. Kepala Desa (Kades) Randusanga Kulon Ahmad Zaeni yang wilayahnya menjadi adandalan wisata berharap tahun ini menuturkan, pengunjung yang datang membludak. ’’Harapan begitu. Tahun lalu hasilnya untuk rehab,” katanya. (din)

Petani Ketanggungan Masih Terbelit Sistem Ijon KETANGGUNGAN - Keberadaan tengkulak yang membeli hasil pertanian dengan harga murah menjadi persoalan tersendiri bagi para petani. Para petani terpaksa harus menjual hasil pertanian ke para tengkulak lantaran terbentur modal. Agus Setiyawan (45), petani asal Ketanggungan yang juga ketua KTNA Kecamatan Ketanggungan, saat ini sebagian besar petani di wilayah Kecamatan Ketanggungan masih harus mengikuti sistem ijon yang dibuat oleh para tengkulak. Diakui dia, selama ini untuk bisa mendapatkan modal, para petani banyak yang meminjam ke tengkulak, na-

di Johor Baru, Malaysia. Ironisnya, tidak diketahui PJTKI yang memberangkatkannya. ’’Keterangan dari sponsor PT nya berbeda-beda. Saya juga bingung, katanya PT Putra Hasan Alwini, berubah lagi PT Sumara Lampung dan PT Ma-

Sediakan Tempat Penampungan Daerah

Wisata Perahu Banyak Diminati BREBES - Kesempatan mengeruk keuntungan dari sejumlah obyek wisata di Kabupaten Brebes, pada Lebaran mendatang sangat memungkinkan. Pendapatan yang diterima salah satunya dari penyewaan perahu, seperti Lebaran lalu. Penyewaan perahu yang sudah berjalan. Contohnya, di Pantai Randusanga Indah (Parin), Waduh Malahayu, Waduk Penjalian, dan lainnya. Setiap tahunnya, di obyek wisata tersebut bakal dijejali oleh ribuan pengunjung untuk

ISMAIL FUAD/RATEG

TUNJUKAN DOKUMEN - Tarwid tengah menunjukan dokumen keberangkatan Ela yang tidak pernah disetujuinya.

Kabupaten Brebes Atmo Suwito Rasban saat dikonformasi mengatakan, keberadaan tengkulak memang saat ini masih mempengaruhi harga jual komodits pertania di wilayah Brebes. Untuk memotong mata rantai tengkulak tersebut, menurut dia, salah satunya KTNA nantinya akan meminta kepada pemerintah dan DPRD Kabupaten Brebes untuk membuat Peraturan Daerah (Perda) tentang Harga Jual Komoditas Pertanian. ’’Dengan adanya aturan tersebut, maka harga jual hasil pertania akan stabil. Di samping itu, petani juga ikut diuntungkan,” terangnya. (cw3)

dengan membuka tempat penampungan daerah. ’’Ini merupakan satu-satunya perusahaan yang berani untuk membuka tempat penampungan di daerah,” ujarnya. Menurut dia, tujuan dibukanya penampungan di daerah tersebut agar para calon TKI bisa dengan mudah untuk bertemu dengan anggota keluarga sebelum diberangkatkan. ’’Artinya, dengan adanya kedekatan dengan keluarga TKI, mereka nantinya akan lebih mudah untuk mendapatkan informasi tentang keberadaan TKI yang sudah diberangkatkan,” sambungnya. Sementara, Direktur Utama

PT Sanjaya Thanry Bahtera menuturkan, saat ini PT yang dipimpinnya sudah memiliki delapan cabang yang tersebar di beberapa daerah. Salah satunya, menurut dia, di Kabupaten Brebes yang memang baru dibuka. Dijelaskan dia, saat ini pihaknya berusaha untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk bisa bekerja di luar negeri baik untuk tenaga formal maupun informal dengan negara tujuan Hongkong, Singapura, dan Malaysia. Agar calon TKI tidak merasa terbebani, pihaknya hanya menarik biaya untuk medical dan selebihnya ditanggung oleh perusahaan. (cw3)

ketika berada di luar daerah, seperti kasus penderita yang bersuami orang Tangerang atau TKW yang baru pulang dari luar negeri. Ini perlu diperhatikan.’’ Dalam kurun waktu setahun terakhir, menurut Agung, pihaknya mencatat 23 kasus penderita AIDS di Kabupaten Brebes. Jumlah tersebut, lanjutnya, tersebar di 6 kecamatan antara lain, Bulakamba, Songgom, Losari, Brebes, Wanasari, dan Jatibarang. ’’Kepada seluruh camat, saya instruksikan untuk siaga dan mendata seluruh warga yang rentan menderita AIDS. Termasuk warga yang memiliki perilaku seksual tidak lazim.’’ (cw1)

SMA Negeri 3 Bangun Lokal Baru BREBES - Untuk meningkatkan dan menunjang proses pendidikan siswa, SMA Negeri 3 Brebes menambah satu ruang lokal baru. Ruang tersebut rencananya digunakan untuk laboratorium serbaguna. ’’Semoga ruangan ini nantinya akan lebih bermanfaat dalam menunjang kegiatan siswa,” ujar Kepala SMAN 3 Brebes Drs Sri Wahono MPd kepada Radar di sela-sela peletakkan batu pertama Senin (9/9). Menurutnya, ruang tersebut berukuran 11X13 meter, berada dilantai dua. ’’Ruangnya tidak memakan

lahan baru, tapi berada di atas bangunan kantin. Jadi sekalian rehab kantinya juga,” tambahnya didampingi Waka Kesiswaan Sadimin MEng. Adapun waktu pembangunan, dijelaskan dia, ditarget paling lama tiga bulan. Sedangkan untuk biaya pembangunannya, lanjut Sri Wahono, berasal dari dana sumbangan kelas X (sepuluh). ’’Ini adalah agenda bersama antara sekolah dan komite,” katanya. Hadir dalam prosesi peletakkan batu pertama tersebut pengurus sekolah dan komite sekolah. (cw1)

ISMAIL FUAD/RATEG

MULAI DIBANGUN - SMA Negeri 3 Brebes membangun satu ruang baru yang rencananya digunakan untuk laboratorium serbaguna.


BREBES & BUMIAYU

SELASA 10 AGUSTUS 2010

7

RADAR TEGAL

Jam Beroperasi Tempat Hiburan Malam Dibatasi

ORGANISASI

HARVIYANTO/RATEG

MENGUKUHKAN - Wakil Bupati Brebes Agung Widyantoro (kiri) saat mengukuhkan para pengurus dan anggota FKDB.

AntisipasiBencana,PemkabBentukFKDB BREBES - Guna mengantisipasi terjadinya bencana, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes Senin (9/8) mengukuhkan pengurus Forum Kewaspadaan dan Masyarakat (FKDB). Secara simbolis, Pengukuhan dilakukan dengan mengenakan jaket kepada para pengurus FKDB oleh Wakil Bupati Brebes Agung Widyantoro. Kepala Kantor Kesbangpolinmas Kabupaten Brebes Drs Rais Khana saat ditemui Radar mengatakan, dibentuknya FKDB dimaksudkan untuk memberikan tingkat keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat. ’’Mereka nantinya bertugas untuk mendeteksi terhadap datangnya bencana. Baik bencana alam maupun bencana sosial, seperti tawuran,” ujarnya. Dikatakan dia, selama ini wilayah Kabupaten Brebes memang menjadi daerah rawan bencana. Bahkan, untuk wilayah pantura kerap dilanda banjir. Sedangkan untuk Brebes bagian selatan, juga kerap terjadi bencana tanah longsor. Dengan adanya forum tersebut, menurut dia, ke depan antisipsi dan penanganan bencana akan lebih cepat. (cw3)

EVENT 28 Peserta Berkompetisi BREBES - Sebanyak 28 grup rebana dari Kabupaten Brebes dan Tegal Senin (9/8) mengikuti ’Fesitival Rebana’. Acara yang diselenggarakan di Pendopo Kabupaten Brebes tersebut sekaligus untuk memperingati HUT RI ke-65 dan untuk menyambut Bulan Ramadan. Ketua Panitia Kegiatan M. Subhan mengatakan, Festival Rebana tersebut memang dimaksudkan untuk memeriahkan HUT RI dan menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan. Ia menuturkan, kegiatan Festival Rebana memang sudah sering dilaksanakan, bahkan untuk kali ini merupakan kali keenam Jamiah Kubro Sholawat Rebana mengadakan ajang tersebut. ’’Kegiatan ini juga terselenggara atas dukungan dari BNK dan Pemerintah Kabupaten Brebes. Seluruh peserta akan memperebutkan hadiah senilai Rp 5 juta dan piala tetap dari BNK, serta piala bergilir bupati Brebes,” jelasnya. Subhan menambahkan, kegiatan festival tersebut dimaksudkan agar seni rebana khususnya di wilayah Kabupaten Brebes semakin berkembang. Sehingga ke depan Brebes bisa menjadi daerah yang lebih religius. (cw3)

BUMIAYU - Jelang Bulan Suci Ramadan, Pemerintah Kecamatan Bumiayu mengeluarkan himbauan kepada pemilik maupun pengusaha tempat hiburan malam berupa karaoke, kafe, bilyard, dan lainya. Untuk dapat membatasi jam operasi selama Bulan Ramadan hal tersebut, menurut Camat Bumiayu Eko Purwanto SIP melalui Kepala Seksi (Kasi) Trantib Farikhin Senin (9/8), diberlakukan jam batas beroperasi bagi tempat hiburan malam. Dikatakan Farikhin, himbauan tersebut dimaksudkan agar dalam pelaksanaan ibadah pua-

sa bagi umat Islam di Bulan Ramadan dapat berjalan dengan lancar dan kondusif. ’’Secara resmi himbauan tersebut akan kami sebarluaskan melalui surat, dengan tujuan aktivitas di tempat hiburan harus dibatasi agar tidak mengganggu umat muslim yang sedang beribadah selama Bulan Ramadan,” tandasnya. Karenanya, lanjut dia, pihaknya meminta kepada pengelola tempat hiburan dan pemiliki rumah makan untuk memperhatikan aturan sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Brebes No. 9 Tahun

1998 tentang Larangan Penjualan dan Penggunaan Minuman Keras (Miras). ’’Pengusaha maupun pemilik tempat hiburan dihimbau agar membuka tempat usahanya dimulai dari pukul 20.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB,’’ jelas dia. ’’Mereka harus menghormati Bulan Suci Ramadan. Untuk itu, tempat hiburan diminta membatasi jam operasionalnya, menjaga etika, dan para pemandu karaoke berdandan lebih sopan,” lanjutnya. Di Kecamatan Bumiayu, menurut dia, terdapat sejumlah lokasi hiburan malam seperti yang

berada di jalan lingkar Bumiayu, Pasar Induk, dan Jalan KH Ahmad Dahlan yang biasanya beroperasi hingga larut malam. Pembatasan jam operasional terhadap tempat hiburan selama bulan puasa, menurut Farikhin, tidak bermaksud menghentikan penghasilan bagi para pekerja maupun pengelola dan pemilik usaha. ’’Tidak bermaksud menjadi otoriter dalam membuat kebijakan, melainkan kita menginginkan suasana di Bulan Ramadan lebih aman dan tertib,” ujarnya. Farikhin juga menambahkan, penyelenggara hiburan malam

selama Ramadan juga diharapkan lebih banyak menonjolkan nuansa keagamaan. Selain itu, tempat hiburan juga diminta tidak menyediakan minuman beralkohol dan memutar musik keras atau house music. Terkait dengan akan disebarnya surat edaran tersebut, dijelaskan dia, pihaknya melakukan pantauan terhadap tempat-tempat hiburan. ’’Sesuai edaran, bila terjadi pelanggaran akan dikenakan sanksi bagi tempat hiburan yang kedapatan beroperasi di luar ketentuan yang diatur,” tegasnya. (pri)

Lubang dan Ceceran BBM Membahayakan Di Jalan Lingkar Bumiayu BUMIAYU - Dua hari menjelang masuknya Bulan Ramadan, terjadi peningkatan volume kendaraan yang melintasi ruas jalan lingkar Bumiayu. Meski tidak sampai menimbulkan kepadatan, namun sejumlah kendaraan -baik sepeda motor, maupun mobil- terlihat bernomor Polisi luar daerah. Namun demikian, para pengedara yang diingatkan untuk senantiasa menjaga kewaspadaannya selama berada di ruas jalan tersebut. Pasalnya, saat ini di ruas jalan sepanjang lebih kurang 7 kilometer tersebut terdapat beberapa lubang jalan yang cukup membahayakan. Dua titik lubang jalan yang cukup membahayakan di antaranya, ruas jalan wilayah Bayur dan depan SPBU Sakalibel yang masuk wilayah Desa Dukuturi, Kecamatan Bumiayu. ’’Sebenarnya, lokasi tersebut belum lama telah diperbaiki, namun saat ini lapisan hotmix dilokasi tersebut telah mengelupas kembali,” kata Wardoyo (40), warga Dukuturi. Selain itu, tumpahan solar maupun oli di permukaan jalan sangat membahayakan pengendara sepeda motor. Seperti yang dialami Subekti

(40), warga Tonjong, pada Minggu (8/7) lalu. Dia yang saat itu berboncengan dengan ponakannya terjatuh dari sepeda motor, setelah tergelincir akibat melindas tumpahan solar di ruas jalan lingkar masuk wilayah blere Desa Adisana. ’’Saya tidak menyangka jika di tengah jalan ada tumpahan solar karena lokasinya berada dalam tikungan. Beruntung kami masih diberi keselamatan,” kata Subekti. Menyikapi kondisi tersebut, kapolres Brebes melalui Kaposlantas Bumiayu Ipda Sisri menghimbau kepada pengendara yang melintasi ruas jalan lingkar untuk selalu berhati-hati. ’’Ruas jalan lingkar, terdapat sejumlah tikungan dengan kondisi jalan yang menanjak dan menurun. Selain itu, juga memiliki karakter berkecepatan tinggi. Karenanya, para pengendara wajib berhati-hati.’’ Sementara, kepala UPTD PU dan Tata Kota Wilayah Bumiayu dikonfirmasi melalui Kasubsi Binamarga Imam Riyadi mengatakan, kerusakan jalan lingkar saat ini telah disampaikan ke tingkat kabupaten. ’’Kita akan pastikan apakah kerusakan masih dalam masa pemeliharaan oleh rekanan atau sudah berakhir. Untuk itu, kami telah menyampaikan ke tingkat kabupaten,” kata Imam. (pri)

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

MEMBAHAYAKAN - Ceceran solar di ruas jalan lingkar wilayah Blere, Desa Adisana, membahayakan pengguna jalan.

Menilik Kondisi Daerah Langganan Krisis Air Bersih HARVIYANTO/RATEG

BERKOMPETISI - Salah satu peserta festival rebana saat unjuk kebolehan di hadapan dewan juri.

PERTANIAN Cuaca Buruk, Petani Merugi BANJARHARJO - Cuaca buruk yang terjadi beberapa pekan lalu membut sebagian tnaman padi petani rusak. Beberapa di antaranya terpaksa harus panen lebih awal untuk menghindari kerugian yang lebih parah. Tarmudi (50), salah satu petani asal Desa Tegal Rejo, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, mengaku, untuk masa panen kali ini dirinya harus menanggung rugi akibat tanaman padi yang dimilikinya menglami kerusakan. Diakui dia, kerusakan tersebut diakibatkan lantaran cuaca yang kurang baik. Tarmudi menuturkan, sudah dua pekan ini cuaca di wilayah Banjarharjo kurang baik untuk pertanian. Bahkan, akibat banyaknya angin dan curah hujan yang tinggi membuat sebagian tanaman roboh. Akibat kerusakan tersebut, pihaknya terpaksa harus menanggung kerugian mencapai jutaan rupiah. Sementara, Kepala Desa (Kades) Tegal Rejo Wadro saat dikonformasi membenarkan kalau dalam masa panen ini para petani harus menanggung rugi akibat rusaknya tanaman padi. Dikatakan dia, ada sekitar 40 hektar pertanian padi yang mengalami kerusakan akibat cuaca buruk. (cw3)

Warga Bertekad Tetap Jalankan Ibadah Puasa Meski Kesulitan Air Bulan puasa tahun ini akan segera dimulai, bagi 400 Kepala Keluarga (KK) di Desa Cinanas, Kecamatan Bantarkawung, benarbenar bulan pertaruhan. Mengapa? LAPORAN:TEGUHSUPRIYANTO KESULITAN air bersih dalam menghadapi musim kemarau senantiasa mereka hadapi. Namun, mereka harus tetap menjalani ibadah puasa. Suatu perjuangan yang sarat nilai. Keempat pedukuhan tersebut yakni Dukuh Karangpucung, Tambakan, Karangpoh, dan Nyangkokot. Secara geografis, pedukuhan tersebut berada di lokasi tanah yang berbukit, sehingga mereka kesulitan untuk mendapatkan sumber air.

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

KRISIS AIR - Warga terpaksa harus berjalan jauh untuk mendapatkan air bersih.

Meski listrik dari PLN sudah menyala di dusun ini, namun masalah air masih menjadi barang langka saat kemarau datang setiap tahunnya. ’’Puasa tahun ini benar-benar

sama seperti tahun lalu. Sekarang saja sudah mulai terasa, meski hujan baru beberapa hari tidak turun. Air sulit. Sampeyan kan bisa melihat sendiri keadaannya seperti ini,” kata

Ratam (40), warga setempat yang ditemui Radar tengah memikul air Senin (9/8) siang. Desa Cinanas sendiri pada dasarnya memiliki beberapa sumber mata air di antaranya, berada di Dukuh Tambakan dan Dukuh Karangpoh serta dua titik lainnya yang berada di Dukuh Nyakokot. Namun, hingga saat ini semua sumber air tersebut belum dapat dimanfaatkan secara maksimal. ’’Warga harus antre dan memikulnya sekitar 2 kilometer sampai di rumah, karena belum ada jaringannya,” lanjut Ratam. Dalam sehari, Ratam mengaku, sedikitnya harus empat kali jalan kaki bolak-balik di jalan setapak berbatu sambil menggendong jerigen berisi air. ’’Lokasi tiga sumur itu di dasar lembah, sehingga cukup membuat capek ketika mengambil air. Setiap tahun sudah seperti ini kami jalani. Jadi mau tidak mau,

ya harus begini,” ungkap Warniti (27), warga lainnya. Meski demikian, di tengah kesulitan mendapatkan air bersih, warga bertekad etap menjalankan ibadah puasa sebagai kewajiban umat muslim. ’’Berat juga sih, apalagi nanti sambil berpuasa. Tapi mau bagaimana lagi, karena memang begini keadaannya,” tutur Warniti. Kepala Desa (Kades) Cinanas Drs Toat Riyono ketika dikonfirmasi Radar membenarkan kondisi kesulitan warga dalam memperoleh air bersih di desa ini. Menurut dia, pihaknya sudah mengupayakan pembangunan sarana air bersih untuk dimanfaatkan warga. Toat pernah mengajukannya dalam kegiatan Musrenbang, namun hingga saat ini belum terealisasi. ’’Usulan pengadaan sarana air bersih sebetulnya telah diajukan ke pemkab, tapi hingga kini belum terealisir.’’ (*)


SLAWI METROPOLIS

8

SELASA 10 AGUSTUS 2010

RADAR TEGAL

Pengalihan Arus Ganggu Warga RSI PKU Muhammadiyah Kab.Tegal

0283-3448131

KRAMAT – Pengalihan arus lalu-lintas dari Jalan Raya Dampyak Kramat menuju ke arah Mejasem Kramat, lantaran adanya perbaikan jalan di Pantura membuat masyarakat sekitar resah. Pasalnya selain mobil pribadi, sejumlah kendaraan besar seperti truk maupun bus ikut masuk ke jalan yang bukan peruntukan kelasnya. Dan parahnya, saat melintas di jalan kecil kendaraan besar tersebut juga melanju dengan kecepatan tinggi.

Sukarno (54), warga Pala 21 Mejasem Kramat mengatakan, pengalihan arus lalu-lintas akibat perbaikan jalur Pantura jelas berpengaruh kepada aktivitas warga pada pagi hari, siang maupun malam hari. “Dalam kondisi normal, jalan raya Mejasem tidak dilewati truk atau bus lalu lalang jalan tidak begitu semrawut dan membahayakan. Kini paska pengalihan arus tersebut suasana menjadi bising dan asap kenalpot dari truk dan bus yang melintas

membuat udara di sekitar menjadi kurang bersih,” katanya. Tak hanya itu, lanjut Sukarno, saat mereka melintas pun dengan kecepatan tinggi. Padahal di jalan raya Mejasem ukuran jalannya kecil. Namun para sopir bus maupun truk tidak mempedulikan kendaraan kecil. “Jelas kami menjadi terganggu dengan pengalihan arus akibat perbaikan jalur Pantura,” ungkapnya. Warga lainnya Adi (51) menuturkan, pengalihan arus

bukan peruntukan untuk kendaraan besar,” ulasnya. Sementara Sekretaris Komisi III Yuswan Maulana ST yang juga warga Pala 27 Mejasem Kramat menambahkan, agar pihak yang berwenang segera melakukan langkah penertiban kepada kendaraan besar yang memasuki jalan kecil. “Selain mengganggu aktifitas lingkungan lantaran kecepatan kendaraan tersebut, juga bisa mengakibatkan jalan cepat rusak,” tukasnya. (gus)

Sambut Ramadan dengan Seminar Bumil

KEAGAMAAN

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

AGUS W/RADAR SLAWI

DIRUWAT - Sejumlah keluarga jajaran Polres Tegal tengah diruwat untuk menolak bala menjelang bulan Ramadan.

Polisi Gelar Ruwatan SLAWI – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, jajaran di Polres Tegal kemarin malam mengadakan ruwatan yang digelar di lapangan Asrama Polisi Kalibliruk Kecamatan Slawi. Tradisi menolak bala yang diikuti 24 orang ini dilakukan oleh dua orang tokoh agama, yakni KH Mahfud Kholik dan KH Miftakhudin. Mereka yang mengenakan busana Muslim didominasi warna putih itu terdiri atas anggota Polres Tegal beserta keluarganya. Tradisi ruwatan yang digelar di tempat terbuka ini ternyata menarik perhatian masyarakat Kabupaten Tegal. Mereka yang diperkirakan berjumlah ribuan orang ini memadati lapangan Aspol Kalibliruk, Slawi untuk menyaksikan tradisi ruwatan itu. Sebelum acara ruwatan digelar, ditampilkan musik Islami dari grup Rebana Sholawat Nusantara. Tepat pukul 21.00 WIB, ruwatan yang dilakukan kiai dan dipandu Ki Enthus Susmono ini dimulai. Prosesi ruwatan dalam tradisi menolak bala ini di antaranya adalah pemotongan rambut peserta dan memanjatkan doa kehadirat Allah SWT. Beberapa peserta ruwatan ini adalah dua orang anak dari Wakapolres Tegal Kompol Daniel Widya Mucharam SIK, yakni Fachry Adem El Yaqien Mucharam dan Adinda Putri Rachmadanty. Selain itu Aiptu E Sumaryono beserta isteri dan anaknya. Terdapat sejumlah perlengkapan ruwatan yang disediakan di panggung seperti pisang, ayam, beras, kendil dan telor. Kasatlantas Polres Tegal, AKP Yuliantoro mengatakan, tradisi ruwatan ini merupakan sebuah acara adat. Adapun fungsinya untuk membersihkan jiwa dan raga supaya hidupnya tentram dan luput dari bahaya. Usai ruwatan berlangsung, acara dilanjutkan dengan pementasan wayang kulit oleh dalang asli Tegal, Ki Enthus Susmono. (gus)

CMYK

untuk memperlancar proses perbaikan jalur Pantura bolehboleh saja. Tetapi jumlah kendaran yang melintas terutama pada pagi hari menjadi meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan kondisi normal. “Kalau sekedar mobil pribadi tidak masalah. Namun sekarang ini banyak truk maupun bus yang melintas. Dan kondisi ini jelas mengganggu pengguna jalan lainnya. Termasuk kondisi jalan yang dipastikan akan cepat rusak lantaran jalan di Mejasem

BERI KENANGAN - Ketua STAIBN Tegal memberikan cindera mata kepada Camat Tarub dan perwakilan Bupati sebagai kenang-kenangan setelah menempati daerahnya untuk PIALA/KKN.

Hasilkan Banyak Program Praktek Ilmu Amaliyah Lapangan (PIALA) STAIBN SEJUMLAH 205 mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Bakti Negara (STAIBN) Tegal yang telah melaksanakan Praktek Ilmu Amaliyah Lapangan (PIALA) dari tanggal 29 Juni 2010 telah ditarik Senin (9/8) kemarin di Pendopo Kecamatan Tarub. Ketua Lembaga Penelitian Masyarakat (LPM) Drs H Muslih MSI mengatkan PIALA atau KKN yang dilakukan mahasiswa STAIBN dilaksankan selama 40 hari yang disebar di 18 desa se Kecamatan Tarub. Pada Senin (9/8) kemarin telah selesai melaksanakan tugasnya sebagai mahasiswa. “Mahasiswa yang mengikuti PIALA ini adalah program S1 PAI dan AS tahun akademik 2009-2010 de-

ngan lokasi di 18 desa di Kecamatan Tarub dan satu korcam,” katanya. Muslih menambahkan, dari hasil selama 40 hari, banyak program yang telah dilaksanakan mahasiswanya. Mulai dari program sektoral yang terdiri dari keagaman dan pendidikan serta fisik non fisik. Sedangkan lintas sektoral terdiri dari sosial, budaya, olahraga, pertanian atau penanaman pohon dan lain sebagainya. “Banyak kegiatan yang telah dilakukan mahasiswa dalam rangka memberikan dorongan kepada kepala desa, pamong dan masyarakat dalam kegiatan kemasyarakatan, serta selalu berpartisispasi dalam kegiatan perbaikan tempat-tempat ibadah dan sebagainya,” imbuhnya. Selain aktif dalam bidang sosial juga aktif dalam bidang keolahragaan dan keagamaan, baik aktif dipengajian rutinan, mengisi ceramah keagamaan

sampai mengadakan kiblatisasi. “Yang tidak kalah lagi, walaupun sekolahnya lebih cenderung konsentrasi pada bidang keagamaan, akan tetapi para mahasiswa telah berhasil juga dalam bidang fisik, seperti penananaman pohon, perbaikan dan pengerasan jalan, perbaikan selokan, pembuatan papan nama jalan, dan lain sebagainya yang itu semua adalah keinginan dari warga dibantu mahasiswa,” ungkapnya. Dalam kesempatan itu hadir pula Pengurus Yayasan Ki Gede Sebayu, Ketua STAIBN Tegal, Perwakilan Bupati Tegal, Muspika Kecamatan Tarub, Kepala Desa se-Kecamatan Tarub dan seluruh mahasiswa dan beberapa warga. Ketua STAIBN Drs H Jamil Muslim MSI mengaharap kepada semua mahasiswa agar menjaga komunikasi dengan masyarakat setempat yang telah ditempatinya. (mg2)

SLAWI - Sejumlah rangkaian kegiatan digelar RSI PKU Muhammadiyah dalam menyambut Ramadan. Sebagai pembuka, dilangsungkan seminar dengan tajuk ‘hamil tetap sehat dan bugar selama puasa’. Kegiatan ini menghadirkan dr Arief Kusno SpOG dari medis serta Musyahiroh dari sisi agama. Acara yang berlangsung di gedung Multazam RSI PKU Muhammadiyah ini diikuti puluhan ibu hamil dan tamu undangan lainnya. Dalam paparannya, dr Arief Kusno SpOG mengungkapkan ibu hamil boleh saja menjalankan ibadah puasa. Hal ini disesuaikan dengan kondisi ibu hamil serta harus memenuhi aturan yang ada. Salah satunya terkait asupan gizi yang harus lengkap, mulai dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral dan lainnya. “Untuk jumlahnya sama seperti saat kita tidak puasa, hanya saja waktunya yang dirubah,” terangnya. Nutrisi tersebut bisa didapatkan dari sumber karbohidrat, hewani, nabati serta pelengkapnya. Sementara Musyahiroh me-

maparkan ibu hamil boleh saja tidak ikut menjalankan ibadah puasa. Apabila hal tersebut bisa menganggu kondisi ibu maupun janin yang dikandungnya. Namun jika berdasarkan pemeriksaan dokter atau tenaga medis tidak bermasalah, dianjurkan sebaiknya untuk tetap menjalankan puasa. Yang pastinya dengan aturan dan ketentuan oleh pihak medis. Sehingga kesehatan dan kebugaran ibu hamil tetap terjaga selama satu bulan penuh. Terpisah, dr Nurhidayat selaku Ketua Panitia mengatakan kegiatan ini guna menyambut tibanya bulan suci Ramadan, seminar tersebut dipilih karena saat ini masih banyak masyarakat yang bingung khususnya ibu hamil saat menghadapi ibadah puasa. Pihaknya mengundang warga sekitar serta pasien yang memeriksakan diri di RSI PKU Muhammadiyah Kabupaten Tegal. Adapun rangkaian kegiatan lainnya yang akan dilaksanakan adalah santunan anak yatim, peringatan Nuzulul Quran, dan kegiatan lainnya yang telah dipersiapkan selama satu bulan penuh. (ela)

LAELA NURCHAYATI/RATEG

PAPARAN – dr Arief Kusno SpOG (kanan) tengah memaparkan tentang ibu hamil dan puasa serta hal yang harus diperhatikan di dalamnya.


SAMBUNGAN

SELASA 10 AGUSTUS 2010

9

RADAR TEGAL

REVALDO

Belum Dapat Ijin Keluar Penjara AKTOR Revaldo minta ijin keluar dari penjara karena menderita sakit tumor pankreas. Namun sampai saat ini polisi belum juga mengeluarkan ijin untuk Revaldo memeriksakan diri ke rumah sakit. Tim pengacara Revaldo telah mengajukan permohonan ijin itu pada pekan lalu ke pihak Polres Jakarta Barat. “Tapi belum ada jawaban tertulis dari polisi,” jelas kuasa hukum bintang film ’30 Hari Mencari Cinta’ itu, Bobby H Sinulingga, saat dihubungi wartawan melalui telepon, Senin (9/8). Apapun keputusan polisi, pihak Revaldo tetap menghormatinya. Mereka akan tetap menunggu sampai ijin tersebut keluar. Hanya saja menurut Bobby, meski Revaldo sudah berstatus tersangka kasus narkoba, ia tetap memiliki hak untuk mendapatkan perawatan. Makanya Bobby berharap ijin itu segera keluar. “Apa itu mendapatkan perawatan di rumah sakit ataupun di Polres,” tandasnya. (eny/eny)

Anggota Parpol Bisa Jadi KPU dari halaman 3 8) mengatakan, dari 9 fraksi yang ada 7 fraksi menyetujui diperbolehkannya anggota parpol menjadi anggota KPU. Sedangkan fraksi yang menolak hanya ada yakni Fraksi PAN dan Fraksi Partai Demokrat. Alasannya, untuk menjaga independensi KPU kedua fraksi tersebut tetap mempertahankan draf UU Nomor 22 tahun 2007

yang menyatakan calon anggota KPU bukan anggota Parpol minimal 5 tahun. “Sesuai konsep revisi UU nomor 22 tahun 2007, penyelenggara Pemilu meliputi, antara lain KPU/KPU Provinsi, KPU Kota/Kabupaten, Bawaslu, Panwaslu, Dewan Kehormatan, Tim seleksi KPU dan Bawaslu. Namun yang paling ramai, dan terjadi pro kontra adalah soal syarat calon anggota KPU,”

tutur Teguh. Ketua KPU Provinsi Jateng Ida Budiarti mengungakpakn untuk mewujudkan independensi KPU, pe3ncalonan dan keanggotaan KPU tidak berasal dari Parpol. Perlu menjadi perhatian, bahwa salah satu tugas, wewenang, dan kewajiban KPU adalah menyusun regulasi tata cara penyelenggaraan Pemilu. Jika keanggotaan KPU ter-

dapat unsur politik, maka regulasi yang disusun mustahil dapat memenuhi asal adil dan fairness. “Kami rasa seleksi calon anggota KPU dilakukan tidak hanya sekedar menguji kemampuan dan keahlian bidang managemen Pemilu, namun perlu dilakukan penelusuran terhadap rekam jejak aktivitasi para kandidat,” ungkapnya. (hun)

Adu Gengsi dari halaman 3 Yakni, 8 tim terbaik asal Kota Tegal. Antara lain, Perses Sumurpanggang, Gama Margadana, Banteng Muda, PSPK Pesurungan Kidul, Pesetro Tegalsri, Persis LFC, PLN APJ Tegal, Pop Polresta. Sedangkan 8 tim terbaik lainnya, berasal dari daerah sekitar Kota Tegal.

“Sebenranya pelaksanaan turnamen kali ini bukan sekedar untuk mencari bibit atau pemain berpotensi, tapi pelaksanaan turnamen untuk dijadikan adu gengsi. Sehingga masing-masing tim kami persilahkan mengambil pemain dari luar, agar bisa menjadi juara,” kata Sutari. Sekretaris Pengcab PSSI Supardi SH mengungkapkan

sebenarnya banyak langkah Pengcab PSSI Kota Tegal, untuk mencari bibit-bibit pemain terbaik. Baik melalui pelaksanaan turnamen, maupun perlombaan yang dilaksanakan Pengcab maupun tim atau klub sepak bola yang ada di Kota Tegal. Bahkan untuk melihat potensi atlet-atlet muda, melalui Porkot juga PSSI menggelar

lomba sepak bola yang diikuti siswa atau sekolah. “Kami cukup bangga dengan semangat atlet sepakbola Kota Tegal, yang terus berlatih dan berjuang agar berprestasi. Soal prestasi yang diraih selama ini, Pengcab akan terus berupaya agar klub sepak bola Kota Tegal bisa ikut lomba dalam eveneven nasional,” ungkap Supardi. (m saekhun)

Puluhan Massa Geruduk BII dari halaman 3 surat Nomor 12 /Pdt/G/2004/ PN Tegal. Kalau kami tidak melakukan hal itu jelas kami akan mendapatkan hukuman, karena menghalang-halangi proses eksekusi,” terangnya. Keterangan penasehat hukum BII tersebut langsung ditanggapi korban Tjio Djoko Mulyanto yang mengaku dirinya tidak diberi tahu terlebih dahulu atas penyitaan aset berserta isinya tersebut. Dia menyesalkan pihak BII yang be-

rani memindahtangankan sertifikat agunan tanpa sepengetahuan nasabahnya. Dan menurut surat ketua Pengadilan Tinggi Nomor W 12U/18/PDT0410/V/2010 tertanggal 24 Mei 2010, pihak yag bertanggung jawab dalam kasus ini adalah BII yang telah memindahkan sertifikat agunan. Di persidangan yang digelar PN Tegal sendiri korban sempat memenangkan gugatan bivorat. Di mana putusan bisa dilakukan eksekusi terhadap rumah Citra Bahari meskipun

ada upaya banding dari pihak Willy yang menerima pemindahtanganan sertifikat agunan miliknya. “Ketua PN Tegal sudah mempersilahkan eksekuasi tersebut. Namun, anehnya pihak Pengadilan Tinggi Semarang justru belum memberi izin karena ada upaya banding. Ini jelas PT melanggar UU karena mempersulit izin eksekusi,” tegasnya. Diakuinya, saat itu pihak BII melakukan pengalihan aset agunan miliknya merujuk pada

penetapan PN yang tidak disertai putusan. “Pihak PT Semarang justru belum memberi izin eksekusi, karena ada upaya banding. Dan karena rumah itu dipindahtangankan oleh BII karena perintah Ketua PN dan sudah dieksekusi,” urainya lagi. Padahal, tambah dia, kasasi sudah dibatalkan oleh PK Nomor 74/Pid/2002. Korban berjanji akan mengerahkan massa lebih besar lagi bila dalam kurun waktu seminggu ini tidak ada respon positif dari pihak bank. (her)

Redenominasi Tak Berpengaruh dari halaman 3 “Misalnya, Rp 10.000 menjadi Rp 10 atau Rp 1.000 menjadi Rp 1, dan seterusnya. Tapi, nilai uang sebelum dan sesudah redenominasi itu sama tidak ada pengurangan sedikit pun,” katanya usai dilantik, Senin (9/ 8), di Hotel Plaza. Dia menyampaikan, bahwa Indonesia sangat membutuhkan itu. Sebab, kondisi saat ini menyulitkan dalam hal akuntansi. Apalagi jika nilainya sudah mencapai miliaran, alat hitung yang ada sudah tidak lagi bisa menampung besaran nolnya. Dengan adanya redenominasi itu, tidak akan terjadi. Karena dalam penulisan atau apapun sudah lebih sederhana. Selain itu, juga dalam fisikal-

nya juga tidak merepotkan. Karena akan lebih ringkas dan mudah dibawa. Terkait apa yang ditakutkan masyarakat, redenominasi akan mempengaruhi inflasi itu tidak benar. Sebab, redenominasi tidak ada hubungannya samasekali dengan inflasi. “Jadi masyarakat tidak perlu kuatir tentang itu. Redenominasi itu bukan pemotongan nilai mata uang. Tetapi hanya penyederhanaan saja,” tegas Yoni. Dijelaskan pemberlakuan redenominasi belum bia disebutkan kapan waktunya. Yang jelas, BI akan melakukan sosialisasi tentang itu secara menyeluruh. Dari situ akan terlihat bagaimana respon masyarakat terkait wacana tersebut. Deputi Pimpinan BI Tegal Ilhanuddin Wahab menambahkan mengenai sosialisasinya

akan dilaksanakan dalam dua tahun kedepan. Dan pada 2014 nanti ada uang paralel. Maksudnya dua jenis uang beredar yaitu yang baru dengan nilia redenominasi dan uang lama. Namun nilai dan kegunaannya masih sama. Bagi para penjual barang juga nantinya akan memasang dua harga. Satu dengan harga yang sudah disederhanakan dan satunya lagi dengan harga uang lama. “Tahap paralel tersebut merupakan masa transisi. Nah, secara bertahap setelah masa transisi uang lama akan ditarik digantikan dengan uang baru. masyarakat tidak perlu resah dengan ini. Karena pada dasarnya sama saja tidak ada pemotongan nilai serupiah pun. Jika ini sudah berjalan, maka nilai uang sen akan kembali aktif,”

ujarnya. Terkait dengan wacana ini, BI sudah melaksanakan studi banding ke negara-negara yang juga menerapkan redenominasi. Dan manfaatnya disana sangat terlihat, karena efektifitasnya jelas, baik dari segi fisikal atau akuntansi. (adi)

POPPY BUNGA

Stop Pakai Hot Pants di Bulan Ramadan BINTANG sinetron Poppy Bunga siap mengubah penampilannya pada bulan Ramadan. Dara berusia 19 tahun itu tidak akan mengenakan celana super pendek atau yang sering disebut hot pants. Belakangan ini, Poppy mengaku dirinya sudah tidak terlalu tampil seksi karena sering diingatkan oleh sang ibunda. Namun, sampai saat ini ia belum bisa menghilangkan kebiasaan memakai hot pants. “Jujur kalau hot pants gitu aku masih pakai sampai sekarang, tapi bulan puasa aku nggak pakai,” ucapnya saat ditemui di Gedung Aneka Bakti, Jakarta Pusat, Senin (9/8). Pada bulan puasa mendatang, Poppy tidak mau lagi terlibat syuting sinetron kejar tayang. Bintang ‘Pemburu Hantu The Movie’ itu ingin menghabiskan bulan Ramadan bersama keluarganya. “Aku juga pingin fokus nyanyi. Setelah lebaran aku launching single,” ujar dara kelahiran Jakarta pada 26 Oktober 1990 itu. (hkm/iy)

Jelang Puasa, Miras Dirazia dari halaman 3 menyambut datangnya Ramadan. Selain miras kami juga arahkan personil untuk mendeteksi merebaknya judi yang ada di lorong-lorong kampung,” tegasnya, Senin ( 9/8) kemarin. Puluhan miras dari berbagai jenis dan jerigen brankal itupun langsung dibawa ke sektor

untuk selanjutnya diserahkan ke mapolresta untuk dimusnahkan. “Upaya menditeksi merebaknya kembali jual beli miras ilegal dan penyakit masyarakat lainnya tetap kami antisipasi dengan mengaktifkan personil menggelar patroli pemukiman. Dan kami juga meminta peran aktif masyarakat untuk segera

melaporkan bila melihat indikasi yang mengarah pada tindak penyakit masyarakat disaat ramadan nanti,” pintanya. Upaya pembinaan terhadap penjual miras ilegal dilakukan petugas dan bila pembinaan itu tidak diindahkan, upaya tegas akan ditempuh dengan menggelandang para penjual ke meja hijau. (her)

Pedagang Kelapa Musiman Menjamur dari halaman 3 Bahkan memasuki awal puasa tahun sebelumnya. Dalam sehari dia bisa menjual hingga 50 buah kelapa dengan harga bervariatif tergantung ukurannya. Agar stok yang ada tetap terjaga, jauh-jauh hari dia sudah

memborong kelapa di sejumlah desa dan dibiarkan tetap berada di pohon. Dua atau tiga hari sebelum dijual, dia baru memanen kelapa tersebut sehingga bisa dijual dalam kondisi segar sehingga harganya bisa lebih mahal. Hanya saja, jumlah pedagang

musiman seperti dirinya hingga penjual es pingir jalan sekarang dengan mudah dijumpai sehingga persaingan menjadi lebih ketat. “Tetapi kami optimis bisa menjual kelapa muda lebih banyak dari tahun kemarin,” tukasnya. (gun)

Tegal Penyumbang Inflasi Tertinggi dari halaman 3 panen yang kurang dan transportasi yang terganggu. Dijelaskan, BI bukan merupakan intitusi yang bertanggungjawab pada level itu. Jadi BI lebih mengarah sebagai katalisator. Namun karena salah satu tugas BI itu mengendalikan inflasi, kita akan mencoba berkerjasama dengan intitusi lain. “Ini akan dilanjutkan oleh pemimpin BI yang baru yakni saling mengkoordinasikan dan menginformasikan, menyatukan berbagai dinas, instansi termasuk Kadin swasta dan pemerintah. Bahwa problematika kita bersama adalah ini. Karenanya

kita mengajak bersama-sama untuk bisa berperan di sektor masing-masing. Guna menyumbangkan inflasi menurun tanpa mengurangi pertumbuhan ekonomi,” ujarnya. Sementara Sekda Kota Tegal Edy Pranowo menuturkan pada saat ini pembangunan ekonomi di Kota Tegal sebagai tempat BI berkedudukan terus berkembang dan pertumbuhan ekonominya terus meningkat. Secara struktural, ekonomi Tegal ditunjang sektor perdagangan, industri, dan transportasi. “Sektor perdagangan paling dominan memberikan kontribusi sebesar 22,53 persen dari total angka PDRB. Kemudian

sektor industri memberikan kontribusi sebesar 21,28 persen. Sedangkan sektor transportasi dan komunikasi mempunyai andil 11,74 persen,” katanya saat membacakan sambutan Wali Kota. Untuk pertumbuhan ekonominya terus bergerak positif dari tahun ke tahun. Tercatat pada tahun 2009 pertumbuhannya mencapai angka 5,59 persen. Ini lebih tinggi dari tahun sebelumnya yang hanya 5,33 persen saja. “Ini bisa dicapai berkat peran serta dunia usaha sebagai sektor riil lokomotif perekonomian. Juga dukungan duni perbankan yang ada,” tambah dia. (adi)

Tak Lagi Gampang Meriang Usianya baru 35 tahun saat diwawancarai, di pengujung tahun 2009 yang lalu. Selain itu, tampilan fisiknya pun masih oke: terlihat gagah dan prima. Oleh sebab itu, tidaklah mengherankan bila kesehatan raga lelaki yang bernama Joni Sujana ini masih belum terganggu secara signifikan. Namun, menurut anak pertama dari tujuh orang bersaudara ini, ada sedikit gangguan yang sering juga membuatnya gusar. Apa itu? “Kadangkadang saya tidak tiap hari BAB,” jawab pria yang masih senang melajang ini. Selain itu, pegawai sebuah perusahaan swasta di Bandung ini mengaku badannya sering juga

meriang bila ia sudah bekerja terlalu berat. Untuk itu, sejak setahun belakangan ini ia rajin mengonsumsi New Mandala 525 setiap hari. Ternyata dengan bantuan kedelai bubuk instan tersebut kesehatan penduduk Kelurahan Kopo, Kecamatan Bojong Lowa Kaler, Kota Bandung, ini semakin prima. “Buang air besar (BAB) saya sudah lancar dan badan saya tidak mudah meriang lagi,” ucapnya. Untuk selalu fit, asupan gizi mesti selalu terjaga. Bila tidak, ia bisa memberikan dampak negatif bagi seseorang sehingga ia mudah terserang penyakit akibat metabolisme yang tak lagi normal. Salah satu fungsi

isoflavon yang terkandung dalam kedelai adalah untuk melancarkan kembali metabolisme sehingga penyerapan zat-zat gizi diseimbangkannya kembali dengan sistem pengeluaran. Dan bila terjadi toksifikasi atau peracunan dalam tubuh, kandungan karoten susu kedelai akan menetralisiasinya secara bertahap. Selain itu, penyebab badan tidak fit dan penyakit mampir adalah sistem imun yang rendah. Dalam hal ini, isoflavon sangat berperan dalam meningkatkan sistem imun. Karena itu setiap orang, berapa pun umurnya, harus rajin memelihara kesehatannya, termasuk menjaga pola ber-

pikir. Susu kedelai merupakan sumber vitamin B1, B6, dan E, mineral magnesium dan seng, serta asam amino triptofan. Di dalam buku Susu Kedelai,

Susu Nabati yang Menyehatkan dikatakan bahwa senyawasenyawa dan zat-zat tersebut mampu menambah vitalitas, tenaga, dan kualitas tidur seseorang. Dr. Ir. Hery Winarsi, pengarang buku Isoflavon, menulis, isoflavon yang terdapat pada kedelai memegang peranan penting dalam meningkatkan metabolisme dan menjaga kebugaran. Ia merupakan penyusun fitoestrogen, hormon yang sangat berpengaruh pada vitalitas dan daya pikir. Pada kasus di atas, berkurangnya keluhan tentu tak lepas dari peran recovery dan peningkatan sistem imun setelah rutin mengonsumsi isoflavon. Menurut badan

kesehatan PBB, bangsa Jepang dan Cina relatif lebih sehat ketimbang bangsa-bangsa lain akibat kebiasaan mereka mengonsumsi susu kedelai sejak kecil. Meski demikian, menjaga pola hidup sehat tetap dianjurkan untuk dijadikan prioritas utama. Di antaranya adalah selalu berpikir positif, menghindari penyebab penyakit, rajin-rajin berdoa, menghindari stres, tidak merokok, menjauhi alkohol, berolahraga dengan teratur, dan banyakbanyak bertawakal.New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya yang nyata dan produknya yang diolah secara higienis. Ini amat di-

tunjang oleh mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat masa kini untuk beralih ke bahan-bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. Dan bila ingin mendapatkannya, hubungi apotek/toko obat terkemuka di kota Anda, atau lewat telepon berikut ini. Distributor Jateng: 02470231987 / 081382600344. Tegal: 0283-3302323 / 08156556362. Brebes: 0283-3302323 / 08122255523. Pemalang: 0284-5800685 / 08157708854. Pekalongan: 02857983080 / 085226849284 DINKES: PIRT No. 815320503590


CMYK

10

SELASA, 10 AGUSTUS 2010

RADAR TEGAL

PROFIL

NURUL AZIZAH

Tantangan Tersendiri PROSES melahirkan masih dianggap ngeri bagi sebagian orang. Sebab, saat itu seorang ibu berjuang keras anatar hidup dan mati demi melahirkan sang jabang bayi. Namun, hal ini justru menjadi keseharian seorang bidan. ‘’Jutsru hal tersebut menjadi tantangan bagi kami, untuk menjaga keselamatan dua nyawa sekaligus yaitu ibu dan bayinya,” ungkap Nurul Azizah AMKep, bidan RSI PKU Muhammadiyah Tegal. Profesi tersebut telah digelutinya selama 22 tahun. Sehingga, bukan hal asing lagi dengan proses kelahiran baik normal hingga yang bermasalah sekalipun. Wanita asal Jepara kelahiran 5 Maret tahun 1966 ini mengakui tugas bidan hanya membantu saja. Sebab, pada dasarnya proses melahirkan berlangsung secara sendirinya. Hanya saja, lebih diperhatikan khususnya terkait kondisi ibu dan janin selama

mengandung hingga melahirkan. Hal ini tentu saja berpengaruh pada jumlah angka kematian ibu melahirkan, yang semakin sedikit. ‘’Dulu kan memang masih jarang ada bidan, jadi hanya bergantung pada dukun saja. Dan bisa dilihat dari banyaknya angka kematian bayi pada tiap keluarga pada jaman dulu,” tambahnya. Ibu empat anak ini mengawali karirnya sejak tahun 1988. Lulusan Sekolah Pendidikan Keperawatan (SPK) Aisyiyah Yogyakarta ini melanjutkan studinya di D1 program studi kebidanan juga di kota gudeg ini. Perkembangan pendidikan mengharuskan kepala ruang Arafah RSI PKU Muhammadiyah ini untuk melanjutkannya ke jenjang D3 di Kendal. Sejak tahun 1988, Nurul bertugas di Rumah Bersalin Maemunah yang kini telah menjadi RSI PKU Muhammadiyah Kabupaten Tegal hingga saat ini. (ela)

PUASA BAGI IBU HAMIL BULAN Ramadan merupakan bulan suci dan penuh berkah serta rahmah. Tak heran bulan yang dinantikan umat Islam ini tidak ingin dilewatkan begitu saja untuk menjalankan ibadah selama satu bulan penuh. Tak terkecuali bagi ibu yang tengah mengandung anaknya. Kendati dilaksanakan setiap tahun, namun pertanyaan seputar puasa dan kehamilan terus muncul sepanjang masa. Bolehkan ibu hamil puasa? ‘’Puasa pada hakekatnya bukanlah perubahan kondisi yang ekstrim,’’ ungkap dr Arief Kusno SpOG. Melainkan pengaturan sementara pola makan yang ada menuruti ketetapan Allah SWT sebagai Sang Maha Pencipta. Jika merasa mampu berpuasa, ibu hamil dipersilakan untuk menjalankan ibadah tersebut. Hanya saja, ada beberapa hal harus diperhatikan ketika berpuasa, terutama masalah sanitasi dan nutrisi mereka. “Asupan nutrisi yang masuk kan tidak hanya untuk mereka saja, tetapi juga untuk janin. Jadi mereka harus memperhatikan itu,” terang Arief. Karena nutrisi yang mereka konsumsi akan dimanfaatkan juga oleh janin dalam kandungan. Menurutnya, asupan gizi dan kalori bagi ibu hamil baik saat puasa maupun saat tidak puasa pada umumnya sama. Hanya saja waktunya di pindah, karena saat puasa tidak mengkonsumsi makanan dan minuman. Gizi dasar yang seimbang tersebut adalah dengan komposisi 50 persen karbohidrat, 30 persen protein dan 1020 persen lemak. Kandungan gizi lainnya yang harus dipenuhi adalah vitamin, seperti vitamin A untuk pertumbuhan janin. Vitamin ini bersumber dari sayur dan buahbuahan seperti mangga, tomat wortel dan aprikot. Sedangkan vitamin B1 dan B2 serta niasin untuk proses metabolisme tubuh. Selain itu vitamin B6 dan B12 untuk mengatur penggunaan protein. Vitamin C untuk membantu penyerapan zat besi selama hamil atau mencegah anemia. Vitamin D pada susu dan olahannya serta kacangkacangan, untukk menopang pembentukan tulang, gigi, serta persendian janin. Selain vitamin, kandungan

mineral juga sangat dibutuhkan. Antara lain asam folat dan seng dalam sayuran dan buahbuahan seperti jeruk, pisang, brokoli, serta wortel sebagai pembentukan susunan saraf pusat dan otak janin. ‘’Untuk kebutuhan asam folat 400 mcg per hari terutama pada trimester awal,’’ tambahnya. Sebab, asam folat ini sangat penting khususnya untuk pembentukan darah. Bahkan sebaiknya sudah dikonsumsi sebelum kehamilan terjadi. Ibu hamil juga disarankan minum air yang cukup sekitar 1.000-1.500 ml sehari untuk menjaga volume darah dan mengatur suhu tubuh, juga untuk mengurangi sembelit. Pasalnya 33 persen pertambahan berat badan pada kehamilan adalah cairan. Makanan berserat seperti buah dan sayur dapat membantu mengatasi konstipasi. Asupan gizi ini bisa dipenuhi saat sahur, berbuka puasa dan waktu antara berbuka san sahur. Sebaiknya, makan dengan porsi kecil namun sering. Sehingga ibu hamil tidak terlalu nek dan mual karena kebanyakan makan. Namun jika muncul gejala seperti lemas, pusing, mimisan, keringat berlebih, mata berkunang-kunang, kram dan kesemutan, dehidrasi, dan sebagainya, maka disarankan membatalkan puasa. Sebab, gejala ini mengindikasikan jumlah nutrisi yang diasup tidak tercukupi dengan baik. Demikian pula untuk ibu hamil yang mengalami mual dan muntah, terutama pada kehamilan awal, disarankan untuk tidak tidak berpuasa. Karena jika diteruskan, tidak saja jumlah asupan nutrisi yang masuk menjadi berkurang tetapi juga akan berpengaruh terhadap perkembangan janin dalam kandungan. Bagi ibu hamil yang menderita penyakit seperti diabetes mellitus, hipertensi, perdarahan juga sebaiknya menyesuaikan dengan kondisi tubuhnya. Sebab, penyakit tersebut secara langsung telah berpengaruh pada ibu dan juga kepada janin. ‘’Toh, ibu hamil juga mendapatkan keringanan kalau mereka memang tidak mampu untuk menjalankan puasa,” pungkasnya. (laela nurchayati)

Pengganti Saum untuk Bumil

Konsumsi Nutrisi Cukup Ibu Hamil ISLAM begitu sempurna dalam mengatur urusan umatNya. Tak terkecuali menaruh perhatian pada gizi dan kesehatan makhluknya. Sebagaimana hadis Nabi Muhammad SAW yang cukup mewakili kesempurnaan Islam sehingga mengatur pemeluknya di bidang nutrisi. ‘’Tidak ada sesuatu yang dipenuhkan lebih buruk dari perut, kalaupun terpaksa dipenuhkan, maka biarlah sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman dan sepertiga untuk pernapasan,” ungkap Musyahiroh saat seminar ibu hamil tetap bugar dan sehat saat puasa Ramadhan Senin (9/8) kemarin. Pesan ini mengisyaratkan kita untuk makan sesuai dengan kebutuhan tubuh dalam arti tidak kurang dan tidak lebih. Ini juga dijelaskan langsung oleh Allah dalam firmannya pada Surat Al Maidah ayat 87-88. Di mana dari ayat ini kita diingatkan untuk tetap proporsional dalam mengonsumsi sesuai kebutuhan yang diisyaratkan. Bila kita merenungkan surat tersebut, alangkah sempurna

dan indahnya Islam. Pasalnya, tak jarang ada ibu hamil yang melahap melebihi kebutuhan nutrisi, karena beranggapan makan yang banyak berdampak pada janin. Padahal ilmu gizi telah memberi takaran agar kita tidak melampauai batas, sehingga membuat tubuh kita kian melar. Makanan sarat gizi yang sebaiknya kita konsumsi pun telah dituliskan Allah dalam firmannya. Tak terkecuali untuk ibu hamil, sehingga bisa mencukupi kebutuhan ibu maupun janinnya. Di mana berbagai riset mengungkapkan konsumsi ikan terutama ikan laut pada masa hamil sangat dianjurkan. Ini karena ikan laut mengandung asal lemak omega 3 yang berperan pada pertumbuhan dan perkembangan sel otak serta proses penglihatan pada janin. Selain itu, ikan laut juga mengandung asam amino esensial yang sangat baik bagi pertumbuhan janin, disamping kandungan vitamin dan mineralnya yang cukup tinggi. ‘’Anjuran ini ternyata sudah dituliskan dalam Al Quran SUrat

Dok./RATEG

BERNUTRISI – Agar stamina ibu hamil selalu terjaga selama menjalani puasa, disarankan mengkonsumsi bahan makanan bernutrisi tinggi.

An Nahl ayat 14,” tegas Musyahiroh. Yang artinya, dan Dialah yang menundukkan laut (untukmu) agar kamu dapat memakan dari padanya daging segar (ikan), dan kamu mengeluarkan dari lautan itu perhiasan yang dapat kami pakai, dan kami melihat bahtera berlayar di atasnya, dan supaya kami mencari dari karunia-Nya dan agar kamu bersyukur.

‘’Intinya semua ajaran Allah adalah untuk kebaikan hambanya, bahkan terkait puasa pun juga untuk kebaikan kita semua,” tambahnya. Namun, Allah tidak akan memberikan beban kepada umatnya melebihi kemampuan mereka. Salah satunya bagi ibu hamil dan menyusui, diperbolehkan mereka untuk tidak berpuasa selama bulan Ramadan. (ela)

Sehat dan Bugar Selama Berpuasa SEGALA amalan kita di bulan puasa akan dilipatgandakan pahalanya. Tak heran jika waktu satu bulan ini digunakan seoptimal mungkin oleh umat Islam. Demikian halnya dengan ibu hamil, sehingga harus menjaga kesehatan dan tetap bugar selama puasa. Berikut tips sehat dan bugar selama Ramadhan bagi ibu hamil menurut dr Arief Kusno SpOG. 1.Cukup makan dan minum sesuai dengan kebutuhan gizi ibu hamil. 2.Kurangi makanan yang banyak mengandung lemak, sebab bisa menyebabkan keluhan mual. 3.Cukup istirahat. Bila memungkinkan sediakan lebih dari porsi istirahat sebelumnya. 4.Kurangi porsi aktivitas yang membutuhkan energi ekstra. Misalnya aktivitas lapangan atau pikiran yang berat-berat. Sedapt mungkin hindari stress dan buang jauh kebiasaan atau dorongan untuk marah-marah. (ela)

CMYK

Dok./RATEG

JAGA KONDISI – Meski tidak membahayakan, puasa bagi ibu hamil (bumil) harus dilakukan dengan seselektif mungkin agar kondisinya tetap terjaga.

WANITA yang sedang hamil diperbolehkan tidak menjalankan saum ayau ibadah puasa jika dikhawatirkan akan mengakibatkan terganggunya kesehatan. Baik itu berpengaruh pada anak yang dikandung, maupun pada ibu yang sedang mengandung. Ini tentu tidak lepas dengan hasil konsultasi dari pakar medis yang menangani kehamilan tersebut. ‘’Jika memang menurut medis berpuasa tidak berbahaya, maka sebagaiknya tetap berpuasa,” ungkap Musyahiroh, saat seminar Hamil tetap sehat dan bugar selama puasa di RSI PKU Muhammadiyah, Senin (9/8) kemarin. Akan tetepai jika puasa dikhawatirkan membawa dampak yang membahayakan kehamilan maupun ibu yang mengandung, maka diperbolehkan tidak berpuasa. Sebagai penggantinya, lanjutnya, beberapa ulama berpendapat tentang fidyah dan qodlo puasa bagi wanita hamil. 1.Jika ia khawatir puasa dapat membahayakan kesehatannya atau kesehatan janinnya, maka tidak boleh berpuasa dan wajib meng-qodlo atau mengganti di hari lain tanpa membayar fidyah. 2.Jika ia khawatir puasa dapat membahayakan kesehatann anaknya saja, dan tidak membahayakan dengan kesehatan dirinya, maka boleh tidak berpuasa dan wajib meng-qodo. Selain itu, sebaiknya juga membayar fidyah. Ini adalah pendapat Imam Syafii. Sedangkan Imam Hanafi berpendapat harus qodlo dan tidak boleh membayar fidyah saja. 3.Dalil yang memperbolehkan tidak puasa bagi wanita hamil atau menyusui diqiyaskan dengan orang yang sedang sakit atau musafir, yaitu dalam perjalanan. Juga berdasarkan sabda Rosulullah SAW yang menyatakan bahwasanya Allah memperbolehkan musafir untuk tidak berpuasa, qashar, dan

Dok./RATEG

SELEKTIF – Pilihlah makanan yang bergizi dan mengandung energi yang banyak, jika tetap memilih berpuasa saat hamil.

jamak sholat. Begitu juga bagi orang yang sedang hamil dan menyusui, di[perbolehkan tidak berpuasa sebagaimana hadis riwayat Ahmad dan Ashab al Sunan dari Anas bin Malik. Justru sebaliknya, wanita hamil atau menyusui tidak berpuasa

apabila puasa tersebut mengakibatkan terganggunya kesehatan ibu yang sedang hamil dan janin yang dikandungnya. 4.Ibnu Abbas, Ibnu Umar dan Said bin Jubair menyatakan dibolehkannya membayar fidyah tanpa meng-qodlo. (ela)


SELASA, 10 AGUSTUS 2010

OLAHRAGA

11

RADAR TEGAL

Italia v Pantai Gading

PERKIRAAN PEMAIN :

ERA BARU

ITALIA (4-4-2) Pemain : Sirigu (g); Cassani, Bonucci, Chiellini, Molinaro; Pepe, Montolivo, De Rossi, Marchisio; Cassano, Amauri Pelatih: Cesare Prandelli

Pelatih

LONDON - Tersingkir memalukan dari Piala Dunia 2010 lalu merupakan akhir sebuah era di sepak bola Italia. Era Marcello Lippi dan pasukan juara Piala Dunia 2006. Sekarang, telah dimulai era baru dengan Cesare Prandelli sebagai pelatihnya. Lihat saja, dalam daftar 23 pemain yang dipanggil Prandelli, hanya tersisa satu pemain dari skuad juara Piala Dunia 2006 yang tersisa, yakni Daniele De Rossi. Bahkan, dari skuad Piala Dunia 2010, hanya delapan pemain yang dipanggil lagi. Bila dulu, Italia pernah bertumpu pada sosok seperti Fabio Cannavaro, Gennaro Gattuso, dan Francesco Totti, sekarang era milik Giorgio Chiellini, Mario Balotelli, dan Antonio Cassano. Prandelli berjanji memberi tempat pada para pemain muda. Italia dengan gaya kepemimpinan baru di t a -

Pantai Gading (4-3-3) Pemain : Barry (g); Eboue, Demel, Kolo Toure, Tiene; Zokora, Yaya Toure, Romaric; Kalou, Dindane, Gervinho : Francois Zahoui

LIMA LAGA TERAKHIR Italia 24/06/10 20/06/10 15/06/10 06/06/10 04/06/10

v v v v v

S lovakia 2-3 Selandia Baru 1-1 Paraguay 1-1 Swiss 1-1 Meksiko 1-2

Pantai Gading 25/06/10 21/06/10 15/06/10 04/06/10 30/05/10

v v v v v

Korea Utara Brazil Portugal Jep ang Paraguay

3-0 1-3 0-0 2-0 2-2

DI ATAS KERTAS Tersingkir dengan memalukan dari Piala Dunia 2010 lalu membuat publik Italia kecewa berat. Pelatih anyar Cesare Prandelli punya tugas berat untuk membenahi tim dan membangun kembali kepercayaan publik Italia.

IMPIAN striker Juventus kelahiran Brazil Amauri Carvalho membela timnas Italia telah tercapai. Pelatih anyar Italia Cesare Prandelli memanggil Amauri masuk dalam daftar 23 pemain yang disiapkan menjajal timnas Pantai Gading. Jika tidak ada aral melintang, dia akan mendapatkan kesempatan debutnya di Upton Park, London, dini hari nanti WIB. Prandelli mengirim sinyal bakal memainkannya sebagai starter menemani striker bengal Antonio Cassano di lini depan. Itu artinya, dia akan ikut dalam prosesi menyanyikan lagu kebangsaan Italia. Apakah dia akan ikut bernyanyi” “Saya tahu lagu kebangsaan Italia, tapi untuk saat ini saya tidak akan menyanyikannya,” bilang Amauri. Keputusan yang diyakini bakal menghadirkan sorotan. Sebab, begitu Prandelli memutuskan memanggil Amauri, suara miring sudah disuarakan para politisi sayap kanan Italia. Mereka mengecam pemilihan pemain yang bukan asli Italia. Amauri memang berstatus Oriundi alias pemain naturalisasi dari Amerika latin. Bukan hanya Amauri yang menjadi sorotan, striker Inter Milan Mario Balotelli juga disorot. Itu tidak lepas dari asal usulnya. Dia berdarah Ghana. Amauri menyakini, performanya dan Balotelli di lapangan bisa membungkam semua kritik yang menghujam. “Itu memang tergantung kepada saya dan Balotelli untuk mengubah pandangan sebagian orang,” urai Amauri. “Sekarang target saya adalah ber-

GIORGIO CHIELLINI

Oranje Minus Skuad PD ROTTERDAM - Belanda tidak akan tampil dengan kekuatan terbaiknya dalam uji coba lawan Ukraina Rabu besok (11/8). Itu setelah pelatih Belanda Dirk van Marwijk memutuskan membuang skuad yang meloloskan Oranje sebutan Belanda- ke final Piala Dunia (PD) 2010. Dari 23 nama dalam skuad PD, Marwijk hanya memanggil satu nama. Yakni kiper cadangan Michel Vorm asal FC Utrecht. Keputusan Marwijk karena sebagian besar pemain utama Belanda tengah KAWAL - Gelandang bertahan Valencia asal Belanda Hedwiges Maduro (kanan) saat mengawal pergerakan penyerang Real Madrid Gonzalo Higuain (kiri) pada putaran La Liga Spanyol di Stadion Santiago Bernabeu di Madrid. AFP PHOTO

CM Y K

mantan pelatih Fiorentina itu akan mempercayakan kepada Daniele De Rossi dan Angelo Palombo. Italia akan bermain dengan gaya berbeda. “Sembilan dari 11 posisi starter telah saya tetapkan. Saya hanya ragu di posisi kiper dan winger kiri. Meski saya percaya Mario bisa mengisi posisi winger kiri. Kehadiran Mario akan meningkatkan daya serang,” jelas Prandelli. Untuk posisi kiper, seiring dengan cederanya Gianluigi Buffon, maka kiper Cagliari Federico Marchetti yang menjadi kiper kedua di Piala Dunia 2010 lalu menjadi opsi pertama. Namun, dia juga absen karena cedera. Sehingga, pilihan ada pada kiper Palermo Salvatore Sirigu atau kiper Bologna Emiliano Viviano. Sedangkan, kiper Parma Antonio Mirante bakal disiapkan sebagai cadangan. Pantai Gading yang juga memulai era baru dengan pelatih anyar Franois Zahoui, tidak menghadirkan banyak perubahan di komposisi skuadnya. Paling-paling hanya sedikit perubahan kecil, seperti absennya Didier Drogba. Sebagai gantinya, The Elephants -julukan Pantai Gadingmemanggil striker debutan Yannick Sagbo (AS Monaco). Namun, dia hanya akan turun sebagai pengganti. Dalam skema 4-3-3, di lini depan bakal dihuni Aruna Dindane, Salomon Kalou, dan Gervinho. (ham)

Tolak Nyanyikan Lagu Kebangsaan

Gabung Italia, Ghana Menyerah SUDAH berulangkali GFA (asosiasi sepak bola Ghana) mendekati striker Inter Milan Mario Balotelli agar bergabung ke timnas Ghana. Sepertinya, GFA harus segera menyerah. Sebab, Balotelli diambang debut bersama timnas Italia. Bila diturunkan oleh tactician Italia Cesare Prandelli saat melawan Pantai Gading, dini hari nanti, maka tamatlah sudah harapan Ghana. “Yang paling utama adalah sang pemain harus berkomitmen untuk main. Kalau dia punya keinginan bermain untuk kami, maka kami akan mengambil langkah,” ujar Randy Abbey, juru bicara GFA. Sebelum Piala Dunia 2010 lalu, tactician Ghana Milovan Rajevac pernah melayangkan tawaran kepada Balotelli. Gelandang Inter Milan asal Ghana Sulley Ali Muntari juga merayu Balotelli, tapi masih gagal. Padahal, ketika itu, pemain yang dijuluki Super Mario itu disia-siakan Marcello Lippi, pelatih Italia saat itu. Balotelli yang memiliki darah Ghana dari kedua orang tuanya memang punya peluang membela Ghana, sekaligus Italia, karena punya paspor Italia. Balotelli sepertinya lebih terikat kepada Italia, negara tempatnya lahir dan besar. Kalau Balotelli mencatat debutnya di Upton Park, London, dini hari nanti, maka dia menjadi pemain keturunan Afrika pertama yang membela Gli Azzurri -julukan Italia-. Sebab, Italia tidak asing dengan menggunakan tenaga pemain naturalisasi. Hanya saja, selama ini biasanya pemain naturalisasi dari Argentina, Brazil, atau Uruguay. Selain Amauri, pemain keturunan Brazil yang saat ini dipanggil Prandelli, Italia pernah diperkuat Mauro Camoranesi yang berdarah Argentina, Jose Altafini (Brazil), dan Omar Sivori (Argentina). Sementara itu, transfer Balotelli ke Manchester City makin tidak jelas. Sudah lama dia dikabarkan akan digaet City, tapi hingga saat ini, belum ada realisasi. (ham)

ngan Prandelli itu akan dijajal timnas Pantai Gading di Upton Park, London, dini hari nanti WIB. Tidak beda dengan Italia, Pantai Gading juga akan menjajal pelatih anyarnya Francois Zahoui. “Kami sedang memulai sebuah era. Memang benar kami akan hadapi ribuan kesulitan dan rintangan di jalan kami, tapi kami sedang lapar. Semua punya tanggung jawab untuk memenuhi target,” bilang Prandelli. Sementara ini targetnya hanyalah mengembalikan kepercayaan publik Italia kepada Daniele De Rossi dkk. Kesemua itu paska hasil memalukan dengan tersingkir di fase grup tanpa sekalipun menang di Piala Dunia 2010 lalu. Berbeda dengan era lama yang kerap mengandalkan pemain uzur, kini Prandelli berkomitmen memberikan kesempatan kepada pemain muda. Dua pemain bengal yang diblacklist Lippi, yakni Cassano dan Balotelli justru dipanggilnya. Ketika menghadapi Pantai Gading dini hari nanti, Prandelli menyiapkan skema 4-2-3-1 dengan Amauri sebagai ujung tombak tunggal. Sedangkan, Cassano akan menjadi penopang di belakangnya. Simone Pepe dan Balotelli akan menempati posisi sayap kanan dan kiri. Sedangkan, di dua pemain di lini tengah,

SKUAD BELANDA Kiper

: Piet Velthuizen (Vitesse Arnhem), Michel Vorm (FC Utrecht)

Belakang : Glenn Loovens (Glasgow Celtic), Jeffrey Bruma (Chelsea), Dirk Marcellis (AZ Alkmaar), Erik Pieters (PSV Eindhoven), Ron Vlaar (Feyenoord Rotterdam), Vurnon Anita (Ajax Amsterdam) Tengah

: Wout Brama (FC Twente), Hedwiges Maduro (Valencia), Leroy Fer (Feyenoord Rotterdam), Theo Janssen (FC Twente), Siem de Jong (Ajax Amsterdam), Urby Emanuelson (Ajax Amsterdam)

Depan

: Roy Beerens (SC Heerenveen), Jeremain Lens (PSV Eindhoven), Ricky van Wolfswinkel (FC Utrecht)

bersiap memulai musim kompetisi baru di klub masing-masing. “Pemain di Eredivisie bahkan rentan kelelahan karena mereka baru main akhir pekan lalu,” kata Marwijk. Itulah sebabnya, Marwijk hanya akan membawa skuad terbatas ke Ukraina, yakni terdiri dari 17

pemain. Enam diantaranya merupakan pemain yang belum sekalipun membela Oranje. Hedwiges Maduro, gelandang bertahan asal Valencia, tercatat sebagai pemain dengan caps terbanyak di skuad yang dipanggil Marwijk (12 caps). (dns)

AFP PHOTO

LONCAT - Pemain depan Juventus, Amauri Carvalho de Oliveira (kanan) berhadapan dengan bek Inter Milan Maicon (kiri) saat kedua tim berlaga pada putaran Seri A Liga Italia di Stadion San Siro.

tahan selama mungkin dengan kostum Italia, bahkan bila memungkinkan hingga Piala Dunia 2014 Brazil,” lanjut Amauri. Sejatinya Amauri pernah mendapat panggilan dari timnas Brazil saat masih dilatih Carlos Dunga, tahun lalu. Namun, ketika itu, Amauri menolak secara halus dengan menggunakan alasan Juventus membutuhkan tenaganya di level klub. Di sisi lain, Prandelli mengaku tidak terlalu risau dengan

kritik yang diterimanya seiring dengan pemanggilan Amauri dan Balotelli. “Apapun keputusan yang akan saya buat pasti ada pro-kontra. Inilah pilihan saya,” tegas Prandelli. Mantan pelatih Fiorentina itu menceritakan keputusan dia saat masih di Fiorentina. Ketika menggaet Alberto Gilardino dari AC Milan, dia banyak ditentang, ternyata Gilardino bersinar di Fiorentina. Sekarang, dia justru tak memanggil Gilardino ke timnas. (ham)


ALL SPORTS

12

SELASA 10 AGUSTUS 2010

RADAR TEGAL

AS V BRAZIL

ADU STRATEGI

EAST RUTHERFORD - Era baru timnas Brazil dibawah asuhan Mano Menezes segera dimulai. Menezes yang menggantikan Carlos Dunga dua pekan seusai Piala Dunia 2010 itu bakal memulai debutnya melawan Amerika Serikat (AS) di Stadion New Meadowlands, East Ruherford, Rabu pagi WIB (11/8). Untuk laga debutnya, Menezes memilih memercayakan kepada skuad muda. Dari 24 pemain yang dipanggilnya untuk melawan AS, Menezes menyertakan sebelas nama yang belum pernah membela Samba. Dari skuad Brazil yang berlaga di Piala Dunia 2010, Menezes hanya menyertakan empat pemain. Yakni striker Robinho, bek kanan Dani Alves, defender Thiago Silva, dan gelandang Ramires. “Saya ingin mengombinasikan jam terbang mereka dengan para pemain debutan yang saya proyeksikan untuk Olimpiade 2012 dan Piala Dunia 2014,” kata Menezes, di situs resmi CBF (Federasi Sepak Bola Brazil). “Brazil butuh regenerasi dan sejak dari sekarang mereka harus dipersiapkan dan ditempa,” tambah pelatih 48 tahun itu. Berbeda dengan Menezes, pelatih AS Bob Bradley masih memercayakan skuadnya kepada para pemain di Piala Dunia lalu. Dari 18 pemain yang dipanggilnya, 14 di antaranya nama-nama yang ada di Afrika Selatan. Sebut saja Landon Donovan, Tim Howard, Carlos Bocanegra, dan Jozy Altidore. “Saya ingin memberi apresiasi kepada para pemain yang telah memberikan kontribusinya di Piala Dunia lalu. Karena itu, mereka layak mendapat kesempatan dalam uji coba melawan Brazil,” kata Bradley. “Pertandingan akan berjalan menarik karena Brazil tetap Brazil yang pernah lima kali meraih juara dunia, terlepas mereka kini mengalami sejumlah perubahan,” tambahnya. Bagi Bradley, laga melawan Brazil bisa jadi merupakan perpisahannnya bersama The Yanks sebutan timnas AS-. Itu karena kontrak Bradley bakal berakhir Desember nanti dan tidak ada rumor yang menyebutkan bakal ada perpanjangan. Bradley menangani The Yanks sejak 2006 atau sebagai pengganti Bruce Arena. “Saya belum bisa bicara tentang masa depan saya saat ini,” tutur Bradley masih berteka-teki. Sebagai tambahan, laga Brazil melawan AS merupakan ulangan final Piala Konfederasi 2009 di Afrika Selatan. Kala itu, AS harus mengakui keunggulan Brazil 2-3 sekalipun telah leading 2-0 di babak pertama. (dns)

Brown Pensiun dari Three Lions LONDON - Kebanggaan bermain di timnas Inggris, sepertinya, mulai luntur. Itu seiring mundurnya satu per satu pemain yang mendapat panggilan Three Lions sebutan timnas Inggrisdalam uji coba melawan Hungaria Rabu besok (11/8). Setelah kiper Paul Robinson, giliran defender Wes Brown yang melakukannya. Tidak ada angin, tidak ada hujan, Brown memutuskan mengakhiri kiprahnya di kancah sepak bola internasional. Keputusan itu tentu mengejutkan mengingat panggilan timnas merupakan kesempatan yang tidak selalu menghampiri pemain 30 tahun itu. Brown yang memulai debut timnas pada 1999 itu sempat masuk skuad Inggris di Piala Dunia 2002. Namun, di edisi 2006 dan 2010, pemilik 23 caps dan satu gol itu tidak terpilih. Lalu, apakah alasan pengunduran diri Brown ? “Di usia 30 tahun, saya merasa sudah saatnya berada di luar timnas dan membiarkan pemain yang lebih muda masuk. Itu akan memudahkan saya fokus dan konsentrasi kepada klub,” kata Brown, yang tujuh kali tampil di timnas Inggris kala ditangani Fabio Capello. Brown menolak bahwa keputusannya mundur karena kecewa gagal masuk skuad Piala Dunia 2010. “Tidak tebersit sekalipun di pikiran saya mengesampingkan panggilan timnas karena saya telah membela timnas sejak dari level junior. Saya selalu bangga bisa bermain bagi timnas. Saya mendoakan yang terbaik bagi timnas ke depannya,” jelasnya. Dari

rilis FA atau Asosiasi Sepak Bola Inggris, sebelum mengumumkan kepada publik tentang pengunduran dirinya, Brown lebih dulu memberitahukannya kepada Capello. “Wes Brown datang ke hotel timnas dan bertemu dengan Fabio Capello tentang maksud hatinya,” demikian rilis FA. Seiring mundurnya Brown dan Robinson, skuad Inggris proyeksi lawan Hungaria kini hanya berkekuatan 21 pemain. Itu pun lima pemain mengalami cedera dalam sesi latihan kemarin pagi waktu setempat (9/8). Kelima pemain itu adalah John Terry, Ashley Cole, Darren Bent, Glen Johnson, dan Gareth Barry. “Terry dan Cole terkendala kebugaran sehingga keduanya menjalani latihan terpisah. Bent cedera punggung, sedangkan Johnson dan Barry bermasalah dengan engkel. Cederanya tidak serius, kok,” kaat Stuart Pearce, asisten pelatih Inggris. “Dengan perawatan dari tim medis kami, mereka bakal fit dan akan berlatih kembali Selasa besok (hari ini WIB, 10/8, Red),” tandas Pearce. (dns)

Perkiraan Pemain AS (4-4-2) : Howard (g); Cherundolo, Bocanegra, Goodson, Bornstein; Donovan, Bradley, Feilhaber, Edu; Altidore, Findley Pelatih : Bob Bradley

DANI ALVES

Brazil (4-4-2) : Victor (g); Rafael, David Luiz, Thiago Silva, Marcelo; Ederson, Ramires, Lucas, Hernanes; Tardelli, Robinho Pelatih : Mano Menezes

WES BROWN

Skandal Crouch Coreng Inggris

Wenger Bikin Was-Was The Gunners

MUKA Inggris tercoreng lagi. Setelah John Terry dkk bermain buruk di Piala Dunia 2010 lalu, salah satu penggawa timnas negeri Ratu Elizabeth II itu kembali bikin ulah. Kali ini striker jangkung Peter Crouch yang membuat publik Inggris geleng-geleng kepala. Penyerang Totenham Hotspurs itu dikabarkan berselingkuh dengan seorang pelacur di bawah umur. Kabar tersebut beredar setelah seorang wanita bernama Monica Mint “bernyanyi” kemarin (9/ 8). Monica mengungkapkan, dirinya dan teman Aljazairnya telah dibayar Crouch sebesar 880 poundsterling (Rp 12,3 Juta). Kejadian tersebut terjadi pertengahan tahun 2010 lalu, tepatnya tanggal 16 Juli. Ketika itu, mantan penyerang Liverpool tengah berkunjung ke Madrid, Spanyol untuk menghadiri pernikahan teman sekolahnya, Ed Aitkin. Dalam waktu luangnya, Crouch iseng berkunjung ke salah satu bar di Madrid. Di klab malam bernama Buddha del Mar itulah keduanya bertemu. Crouch bersama temannya terlihat mabuk setelah menenggak dua liter vodka. Dalam keadaan mabuk, mereka memanggil Monica dan seorang temannya yang berusia 19 tahun untuk bergabung di mejanya. Lantas, Crouch menanyakan berapa besar biaya untuk memboyong Monica dan temannya ke hotel. “Saya meminta 850 poundsterling (Rp 11, 9 Juta). Mereka (Crouch dan temannya, red.) pun setuju. Kami pun pergi naik taksi. Bahkan di dalam mobil saya dimintanya untuk melakukan apa yang diinginkannya. Saking tingginya Crouch, kakinya sampai terjepit ke atas supir

LONDON - Arsene Wenger dianggap menjadi pahlawan Arsenal setelah sukses menghalangi Cesc Fabregas hengkang ke Barcelona musim ini. Namun, ketika klub dan fans mulai bisa bernafas lega, giliran dia yang bikin waswas dengan mengisyaratkan keinginan untuk menginggalkan Emirates markas Arsenal- depan. Pernyataan itu muncul terkait kontrak Wenger yang habis musim panas tahun depan. Pihak Arsenal memang belum menawarkan perpanjangan kontrak, meskipun kemungkinan besar manajemen akan mengajukannya pertengahan musim ini. Tapi, seandainya tidak diperpanjang pun, Wenger mengaku tidak keberatan. “Mungkin baik saya maupun manajemen Arsenal berpikir unruk memperpanjang kontrak saya,” ungkap Wenger. “Tapi saya sudah dalam tahap di mana jika memperpanjang masa tinggal saya di sini (Arsenal, Red), maka karir saya akan habis di level klub,” papar monsieur 60 tahun tersebut. Setiap kontraknya tersisa setahun, Wenger selalu kebanjiran tawaran. Namun, semua tawaran dia tolak jika ternyata manajemen The Gunners -sebutan Arsenal- memperpanjang kerja sama. Saat ini tidak jauh beda. Banyak proposal yang masuk ke laci Wenger, dan ada yang membuatnya sangat tertarik. “Kalau saya menginginkan tantangan baru, sebenarnya ini saat yang tepat untuk mengambilnya. Di sisi lain, saya bisa melupakan semuanya, dan terus mengabdi di Emirates sampai pensiun. Hal semacam itulah yang mesti saya pertimbangkan sebelum musim ini habis,” papar pria yang sudah menangani The Gunners sejak

PETER CROUCH saat saya melakukan oral,” kata Monica. Belum puas dengan adegan “taksi bergoyang” tersebut, penyerang berusia 29 tahun itu lantas membawa Monica dan temannya ke sebuah hotel berbintang tiga bernama Hotel Rafael. Ketika check in, hotel dipesan atas nama wanita tersebut. Sedang untuk pembayarannya, digunakanlah kartu kredit Crouch. Di sisi lain, Monica memuji perangai Crouch. Dia menyebut pemain bertinggi 2,01 meter itu orang yang ramah dan baik hati. “Dia tak seperti pesepak bola Spanyol yang sering memperlakukan rendah para pelacur. Meskipun tak tampan, dia cukup menyenangkan,” terang Monica.

Adanya berita tersebut kontan saja membuat tunangan Crouch, Abbey Clancy histeris. “Saya tak percaya ini. Dia tega mengkhianatiku. Apa aku kurang baik untuknya,” teriak Abbey. Salah seorang rekan Abbey menyatakan bahwa kabar tersebut membuat wanita berusia 24 tahun itu benar-benar hancur. Adanya kabar tersebut membuat Abbey pergi dari rumah mereka di Surrey, Inggris kemarin (9/8). Saat ini Abbey tengah di Manchester untuk melakukan syuting film serinya yang berjudul “Great British Hairdresser”. Abbey memutuskan untuk tidak membicarakan masa depan hubungan mereka, sampai dirinya bertatap muka langsung dengan Crouch. (dra)

1996 tersebut. Sinyal dari Wenger ini jelas membuat fans panik. Sebab, gaya kepelatihannya sudah cocok dengan klub berlambang meriam tersebut. Selain itu, jika dia pergi, klub bisa dipastikan kehilangan hartanya lain lain, Fabregas. Bukan rahasia lagi,

Wenger adalah alasan utama buruan Barcelona itu untuk tetap tinggal di Emirates. Meski demikian, manajemen The Gunners sendiri masih terkesan santai. Chairman Arsenal Peter Hill-Wood menyatakan mereka tidak akan buru-buru mengajukan per-

janjian kerja sama baru dengan Wenger. Dia percaya, pada akhirnya pria yang mempersembahkan tiga trofi Premier League itu bakal memprioritaskan tawaran Arsenal. “Perpanjangan kontrak itu sedang dibicarakan, tapi kami tidak buru-buru,” ujarnya. (na)


ALL SPORTS

SELASA 10 AGUSTUS 2010

13

RADAR TEGAL

KOMITMEN DIPERTANYAKAN

SEPAKBOLA

LOPULUA/INDOPOS

SERIUS - Para pemain timnas saat berlatih, Selasa (3/8) di Lapangan Timnas Kompleks Gelora Bung Karno Jakarta.

Hari Ini Dana Bantuan Timnas Cair JAKARTA - Kabar baik untuk Badan Timnas Nasional (BTN). Jika tidak ada perubahan hari ini dana bantuan senilai Rp 10 miliar dari pemerintah akan cair. Dana itu adalah bagian dari bantuan Rp 20 miliar untuk keperluan timnas hingga pagelaran SEA Games tahun depan. Dana itu sangat dibutuhkan oleh BTN untuk menggelar pemusatan latihan (TC) timnas proyeksi Piala AFF 2010. TC sendiri sudah berjalan mulai awal Agustus. Kepala Keuangan & Administrasi BTN, Ben Hasan, mengungkapkan selama ini program berjalan karena adanya pinjaman dari pihak ketiga. Karena tidak adanya dana inilah rencana pemanggilan 15 pemain yang rencana semula dilakukan kemarin (9/8), saat ini kondisinya jadi tidak menentu. Sejak Sabtu sore lalu TC diliburkan dengan alasan menyambut datangnya bulan Ramadhan. “Uang bantuan pemerintah itu sangat kami butuhkan. Jika tidak segara cair, maka program yang sudah kami susun tidak akan terlaksana dengan maksimal,” ujar Ben Hasan. Bakal cairnya dana bantuan pemerintah termin pertama itu diungkapkan Sekjen PSSI, Nugraha Besoes. “Dana bantuan pemerintah bakal segera turun. Jika tidak Selasa ya Rabu,” kata Nugraha. Nugraha mengatakan, jika dana sudah cair, maka penggunaannya akan dilakukan dengan sangat hati-hati. Karena ini uang rakyat, penggunaan dana akan diaudit dengan sangat detil. “Kita tidak mau tersandung masalah dikemudian hari. Makanya, penggunannya harus dengan sangat hati-hati,” sambungnya. Pria asal Bandung itu mengungkapkan, kepastian bakal cairnya dana itu didapat setelah dirinya bertemu dengan pihak pemerintah juga dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora Andi Mallarangeng). Karena besarnya kebutuhan, Nugraha berharap dana Rp 20 miliar itu sudah bisa cair semuanya hingga Desember mendatang. “Tapi, untuk pencairan Rp 10 miliar termin kedua, kami terlebih dahulu harus menyerahkan laporan terperinci penggunaan bantuan yang cair di termin pertama,” paparnya. Meski sudah pasti mendapat kucuran dana Rp 20 miliar, PSSI menilai jumlah itu jauh dari kebutuhan sebenarnya. Hingga pelaksanaan SEA Games tahun depan PSSI mengklaim butuh dana setidaknya Rp 70 miliar. Agar kebutuhan dana itu tercukupi PSSI dan BTN tengah berusaha keras menggandeng sponsor. (ali)

BULUTANGKIS

Simon Santoso YakinDapatGelardiKejuaraanDunia JAKARTA - Optimisme PB PBSI menyala jelang digelarnya Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2010 di Paris, 23-29 Agustus mendatang. Otoritas bulu tangkis nasional itu yakin para pebulu tangkis Indonesia mampu berbicara banyak di kejuaraan tahunan tersebut. Konfidensi itu muncul, melihat hasil gemilang pada tiga kejuaraan terakhir. Yaitu Malaysia Open Grand Prix Gold 2010 (6-11 Juli), Macau Open Grand Prix Gold 2010 (27 Juli-1 Agustus), dan Taiwan Open Grand Prix Gold 2010 (3-8 Agustus). Dari tiga turnamen tersebut, para pemain Indonesia mampu mempersembahkan lima gelar. Masing-masing, dua di Malaysia (ganda campuran dan ganda pria), satu di Makau (ganda campuran), dan satu dua Taiwan (tunggal pria dan ganda campuran). “Dalam kejuaraan dunia, setiap negara mengirim para pemain terbaik. Begitu juga Indonesia. Jadi, Indonesia juga masih punya peluang untuk dapat gelar,” ungkap I Gusti Made Oka, wakil ketua umum II PB PBSI, kemarin (8/8). Dia menambahkan, meskipun gelar yang diraih hanya dari sederet turnamen berlevel Grand Prix Gold, tapi itu sudah merupakan pencapaian bagus. Mengingat, para pemain papan atas dunia juga turun di turnamen berlevel di bawah Super Series itu. Secara khusus, dia juga mengapresiasi keberhasilan Simon Santoso meraih gelar juara pada Taiwan Open Grand Prix Gold 2010. “Kemenangan yang diraih Simon tidak mudah. Sebelum menjadi juara, dia juga mengalahkan para pemain papan atas dunia,” pujinya. Lima gelar yang direbut para pemain Indonesia berasal dari eveneven yang tidak diikuti para pemain Tiongkok. Padahal, negeri di kawasan Asia Timur itu adalah kekuatan utama bulu tangkis dunia. Sebagai catatan, mereka sudah absen dari turnamen-turnamen internasional sejak turun di Thomas-Uber Cup 2010, Mei silam. Pada kejuaraan dunia nanti, mereka kembali turun dengan kekuatan terbaik. Tentu saja, akan menjadi tantangan hebat bagi para pemain Indonesia untuk menumbangkan para pemain Tiongkok. “Saya yakin, anak-anak tetap mampu menang melawan Tiongkok. Tidak turun di banyak kejuaraan justru bisa menjadi blunder bagi mereka. Itulah yang bisa dimanfaatkan oleh pemain Indonesia,” urainya. Oka mengatakan, pihaknya tidak akan mengambil kebijakan memvakumkan para pemain dari kejuraan internasional, seperti yang ditempuh Tiongkok. Karena, hanya dengan kompetisi, kemampuan pemain bisa terus meningkat. (nar)

CMYK

SURABAYA - Kepastian kalah walkout (WO) dari Persik menjadi akhir perjalanan Persebaya di Indonesia Super League (ISL) musim ini. Dengan demikian, kewajiban pemain seperti berlatih dan membela Persebaya di setiap pertandingan sudah selesai. Tapi kewajiban manajemen pada pemain belum kelar. Karena itu, hingga tadi malam (9/8), sejumlah pemain masih menunggu kabar dari manajemen terkait rencana pembubaran tim. Wakil Ketua Pengcab PSSI Surabaya Cholid Ghoromah mengaku telah mengetahui rencana pembubaran tim hari ini. Hanya, Cholid juga belum bisa memastikan waktu pastinya. Dia juga tak bisa berkomentar ketika disinggung soal kewajiban manajemen pada pemain. Sementara pelatih Rudy William Keltjes juga mengaku tidak mengetahui waktu pasti pertemuan tersebut. “Yang saya tahu, besok memang ada pertemuan,” ungkapnya. Rudy tak kaget jika pertemuan itu sangat dinantikan pemain. Sebab, menurutnya, pemain memang membutuhkan kepastian akan hak mereka. Pertemuan anggota tim tersebut memang akan menjadi media bagi pemain untuk mendapatkan penjelasan terkait haknya yang belum terbayar oleh manajemen. “Saya dengar memang besok (hari ini). Tapi pukul berapa saya belum tahu. Karena belum ada kepastian dari pengurus,” terang salah satu pemain yang enggan disebutkan namanya. Sejauh ini, sejumlah pemain mengaku belum menerima sebagian hak mereka sebagai penggawa Persebaya. “Sampai saat ini manajemen masih punya tanggungan 25 persen sisa kontrak, dan gaji dua bulan,” terang pemain tersebut. Dia mengakui bahwa keterlambatan gaji dan 25 persen kontrak akan menjadi pelajaran bagi pemain ketika memilih tim untuk dibela. Yang pasti, lanjut dia, sebagai pemain profesional dirinya ingin manajemen klub

TAUFIQ memegang komitmen yang telah disampaikan di awal. “Kalau saya diminta bertahan, itu tidak masalah. Asalkan komitmen manajemen harus benar-benar dijaga,” ungkapnya. Dia mengaku ada beberapa klub yang sudah menghubu-

nginya. Namun, keseriusan sejumlah klub tersebut tak bisa dijawabnya sebelum urusan dengan Persebaya kelar. Hal yang sama juga diungkapkan oleh Taufiq, gelandang Persebaya. Yakni sudah dihubungi beberapa klub tapi belum

memberi keputusan pada klub tersebut. Bedanya, Taufiq masih memprioritaskan Persebaya sebagai wujud kecintaannya pada klub asal Kota Pahlawan itu. “Kemungkinan saya akan tetap di Persebaya,” ungkapnya.

Hal tak jauh beda juga ditunjukkan Andi Oddang. “Persebaya memang masih menjadi prioritas,” ujarnya. Di sisi lain, dia juga mengamini keberadaan rumor yang menyebut dirinya diincar oleh Persib Bandung dan PSM Makassar. (uan)

Persiapan Ala Kadarnya Masih Berjuang Lewat Aturan JAKARTA - Sore nanti satu tiket tampil di Indonesia Super League (ISL) musim 2010/2011 diperebutkan oleh Pelita Jaya Purwakarta dan Persiram Raja Ampat. Kedua tim akan berlaga di babak playoff yang digelar di Stadion Jakabaring Palembang. Menghadapi pertandingan penentuan nasib ini, Pelita Jaya yang mendapat tiket gratisan setelah Persebaya menolak melakoni pertandingan ulang melawan Persik Kediri di Palembang, kondisinya carut marut. Mereka terkesan tidak siap untuk melakoni partai playoff. Skuad Pelita Jaya sendiri baru mendarat di Bandara Sultan Mahmud Badarudin II Palembang kemarin sore pukul 17.30 WIB. Artinya, mereka tidak punya kesempatan lagi untuk berlatih atau mencoba lapangan. Tak hanya itu, skuad Pelita Jaya yang disiapkan untuk meladeni Persiram Raja Ampat juga pincang. Ini setelah bebe-

rapa pemain senior, termasuk kapten M. Ridwan menolak untuk kembali dipanggil memperkuat tim. “Kami datang ke Palembang dengan 20 pemain. Mayoritas pemain muda. Untuk melengkapi skuad kami bahkan harus membawa pemain-pemain dari U-21 karena beberapa pemain tidak bisa bergabung,” kata Jajang Nurjaman, pelatih Pelita Jaya, ketika dihubungi kemarin sore. “Meski tidak bisa turun dengan skuad terbaik, kami yakin bisa memenangkan pertandingan playoff. Para pemain yang kami bawa terlihat antusias menyongsong pertandingan ini,” lanjutnya. Tim Pelita Jaya sendiri tiba di Palembang tidak dalam waktu bersamaan. Tim pelatih dan ofisial tiba siang hari. Sedangkan rombongan pemain dipimpin manajer Lalu Mara baru mendarat di Bandara Sultan Mahmud Badarudin II menjelang petang. (ali)

DOK RADAR KARAWANG

LATIHAN - Sejumlah penggawa Pelita Jaya saat menjalani sesi latihan beberapa waktu lalu.

KEKALAHAN walkout (WO) sudah sukses mengantarkan Persebaya ke jurang degradasi. Tapi klub berjuluk Green Force tersebut masih berjuang. Hari ini, kuasa hukum Persebaya M Sholeh berencana mendatangi Komisi Disiplin PSSI. Harapannya, lembaga yang dipimpin oleh Hinca Pandjaitan itu bisa menganulir keputusan PT Liga Indonesia (LI) yang yang memenangkan Persik secara WO 3-0. Sholeh mengaku perlu melakukan upaya tersebut meski dia juga mengakui adanya asumsi bahwa Persebaya sudah diskenariokan degradasi. “Kasus ini memang akan menjadi ujian Komdis. Seandainya mereka meloloskan kemenangan WO Persik di Palembang, berarti mereka memutuskan hal yang bertolak belakang untuk masalah yang sama,” terang Sholeh kemarin (9/8). Sholeh mengingatkan bahwa atas kegagalan pertandingan antara kedua tim di Jogjakarta (29/4) lalu, Komdis sudah memutuskan kemenangan WO untuk Persebaya. Jika kali ini lantas justru meloloskan keputusan PT LI yang memenangkan Persik, dia mempertanyakan konsistensi Komdis. “Lagipula, pada Juni lalu, Komdis juga menghukum pihak Persik atas upaya banding tersebut,” tegasnya. Dia juga mempertanyakan konsistensi CEO PT LI Joko Driyono yang sempat mengisyaratkan keputusan WO jika pertandingan di Kediri (5/8) gagal. “Tapi PT LI justru menyatakan pemindahan pertandingan di Palembang ketika

DOK RADAR TEGAL

LATIHAN - Para penggawa Persebaya saat menjalani sesi latihan beberapa waktu lalu.

pertandingan di Kediri itu benar-benar gagal,” tuturnya. Di sisi lain, dia mengaku tidak akan mencabut gugatan Persebaya pada Persik, Komisi Banding (Komding) dan PT LI di pengadilan negeri. “Kami akan terus melanjutkan gugatan tersebut sebelum ada perubahan kebijakan,” ujarnya. Sebelumnya, gugatan Persebaya pada tiga pihak itu sudah disidangkan (5/8) lalu. Tapi ketiga pihak tergugat tersebut tidak hadir di persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Karenanya, mereka kembali diharapkan hadir pada sidang

kedua (2/9) mendatang. “Jika kembali tidak hadir, akan semakin mempercepat pemeriksaan oleh Polisi,” tegas Sholeh. (uan)


JATENG

SELASA 10 AGUSTUS 2010

17

RADAR TEGAL

DORO Istri Perangkat Desa Ngamuk DORO - Dikarenakan memergoki suami berselingkuh dengan seorang janda, seorang istri perangkat desa mengamuk dan memukuli sang janda. Informasi yang berhasil dihimpun Radar hingga Senin (9/7), pamong tani Desa Larikan Kecamatan Doro yang diketahui bernama Musa menjalin asmara dengan seorang janda, bernama Kasmirin. Kejadian tersebut diduga telah berlangsung lama, karena warga di tempat tinggal Kasmirin selalu bergunjing tentang hubungan mereka berdua. Ternyata, istri Musa sebut saja Sri mengetahui hubungan suaminya dengan janda tersebut. Sri mendengarnya dari beberapa warga yang mengetahuinya, yang langsung berbicara kepadanya. Mendengar cerita tersebut, Sri awalnya tidak mempercayainya. Namun setelah melihat dengan kepala sendiri, bagaimana suaminya itu berselingkuh. Sri benar-benar naik pitam. Beberapa hari selanjutnya, yaitu pada Sabtu (7/8), Sri sendirian bertandang ke rumah janda Kasmirin. Sesampainya di rumah itu, Sri mengamuk dengan mengacak-acak di dalam rumah. Bahkan, tembol rumah Kasmirin dicorat-coret dengan cat penyemprot. Sehingga katakata kotor menghiasi tembok rumah tersebut. Kulkas di dalam rumah juga tak luput dari coretan Sri. Beberapa baju Kasmirin ikut disobeksobek sebagai bentuk kemarahan Sri. Amukan Kasmirin tidak berhenti di situ. Pasalnya, Sri menangkap Kasmirin yang saat itu ada di rumahnya. Selanjutnya, Sri memukuli tubuh Kasmirin bertubi-tubi hingga menyebabkan janda itu mengalami luka-luka. Tak berselang lama, beberapa warga datang untuk mencegah perbuatan Sri lebih brutal lagi. Akhirnya, perilaku brutal Sri dapat dihentikan, dan atas rayuan warga, dirinya mau pulang ke rumah. Namun kondisi Kasmirin dan rumahnya, cukup mengenaskan. Beberapa warga yang bersimpatik kepadanya, menganjurkan janda ini untuk melaporkan perbuatan Sri. Tapi setelah dipikirkan lebih lanjut, Kasmirin tidak jadi melaprkannya. Pasalnya, dirinya yang hanya seorang janda dan warga kecil, takut jika sewaktu-waktu Sri kembali mengamuk di rumahnya. “Dia sebenarnya bisa melaporkannya, tapi takut kena intimidasi dan kembali mengamuk di rumahnya lagi,” tutur seorang tokoh masyarakat yang tak mau namanya dikorankan ini. Kapolres Pekalongan AKBP Edy Murbowo melalui Kapolsek Doro AKP Legito menganjurkan agar masyarakat dapat berpikir panjang dalam menyelesaikan suatu masalah. Dan jika terbukti benar terjadi penganiayaan, pihaknya akan bertindak tegas. “Dipikirkan lebih panjang kalau menghadapi masalah itu, jangan langsung main hantam saja,” ucapnya. (fin)

BATANG AnakCacatMasihDianggapBeban BATANG - Secara umum keberadaan anak cacat di keluarga atau masyarakat terkadang masih dianggap beban atau aib, yang keberadaannya disembunyikan atau diisolasi dari kehidupan. Padahal, kecacatan pada anak merupakan kondisi yang tidak diinginkan oleh siapapun. Menurut Kepala Dinas Sosial Kabupaten Batang, Alimudin, kondisi tersebut dari sudut perkembangan anak dipandang kurang menguntungkan. “Terutama pada pemenuhan hak-hak anak secara umum. Dimana hal itu akan berdampak pada keberadaan dan masa depan anak itu sendiri,” ungkapnya, saat membacakan sambutan Bupati, pada Sosialiasi Forum Komunikasi Keluarga dengan Anak Cacat (FK-KDAC), di Pendopo Setda, Senin (9/8). UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak telah menjelaskan, bahwa anak penyandang cacat merupakan kelompok yang membutuhkan perhatian dan perlindungan khusus. Oleh karenanya, penanganannya membutuhkan perhatian khusus, baik oleh keluarga, masyarakat maupun pemerintah. Keluarga merupakan tatanan utama yang paling berhak dan wajib melindungi anak, serta memenuhi kebutuhan dasar dan hak anak. Keluarga juga wadah bagi anak dalam konteks proses belajarnya untuk mengembangkan dan membentuk diri dalam fungsi sosialnya. Juga tempat belajar dalam segala sikap untuk berbakti kepada Tuhan sebagai perwujudan nilai hidup yang tertinggi. “Namun yang jadi persoalan, tidak semua keluarga mampu, baik secara ekonomi maupun psikologi, menjamin pemenuhan kebutuhan dan hak itu. Sehingga terjadi keterlantaran. Bila tidak mampu, maka berikutnya menjadi kewajiban masyarakat di sekitarnya, termasuk pemerintah,” terang Alimudin. Oleh karenanya, melalui FK-KDAC diharapkan dapat menjadi wadah komunikasi antar keluarga yang memiliki anak cacat. Juga muncul pelayanan berbasis masyarakat, yang dapat memberikan pelayanan bagi anak-anak penyandang cacat. Ketua FK-KDAC Batang, A Taufik mengatakan, sosialisasi tersebut diadakan untuk memberikan informasi keberadaan FK-KDAC, baik yang ada di tingkat provinsi maupun kabupaten. “Serta memberikan informasi tentang hak-hak anak. Disamping itu menyampaikan rencana aksi nasional pemberdayaan penyandang cacat,” terangnya. (ton)

Ada Tiga Sapi Misterius di KPU KENDAL - Peserta kegiatan evaluasi dan pembubaran PPS dan PPK se Kabupaten Kendal yang diadakan di halaman KPUD Kendal, Sabtu (7/8), dikejutkan keberadaan tiga ekor sapi yang berada di Kompleks KPUD Kendal. Sapi-sapi tersebut sedang diberi makan oleh salah seorang petugas sekretariat KPU. Sumber Radar, kemarin, menanyakan, kepemilikan, peruntukan serta sumber dana pengadaan tiga ekor sapi tersebut. Sebab, dalam anggaran yang diajukan ke pemerintah daerah sama sekali tidak ada mata

anggaran untuk pengadaan sapi. Bahkan, KPU disebutsebut sebagai salah satu lembaga yang layak dibanggakan, karena akan mengembalikan sisa kelebihan anggaran sebesar Rp 1 miliar. Ketika dikonfirmasi wartawan, Ketua KPU Drs H Abdulahl Sachur, menyatakan sama sekali tidak mengetahui keberadaan sapi di kantornya. Padahal, tiga ekor sapi ukuran sedang tersebut dipelihara dalam kandang yang berada di belakang Kantor KPU. Salah satu penjaga malam KPU yang kebetulan sedang

disampaikan pada acara silaturahmi dan pengajian umum dalam rangka menyambut datangnya bulan Ramadhan, di halaman Sekretariat Omah Rakyat Jalan Gajah Mada. “Malam ini, kami, Omah Rakyat menyatakan mendukung Bapak Kajari Batang, dalam upaya pemberantasan korupsi di Batang. Kami dari Omah Rakyat berharap agar Bapak Kajari dapat menuntaskan kasus-kasus korupsi yang ada.

Walikota Pekalongan Terpilih Dilantik PEKALONGAN - Gubernur Jateng Bibit Waluyo, menegaskan kepada walikota Pekalongan terpilih yakni HM Basyir Ahmad dan Alf Arslan Djunaid, agar menepati janji-janjinya saat kampanye. Demikian terungkap dalam sambutan gubernur saat pengucapan sumpah jabatan pelantikan walikota dan wakil walikota Pekalongan masa jabatan 2010 - 2015. “Pak Basyir dan pak wakil harus konsisten dan konsekuen dengan janji saat kampanye. Jangan sampai setelah janji malah lupa. Nanti bisa merasakan, betapa beratnya menjadi seorang pemimpin,” katanya. Dia juga menjelaskan, seorang pemimpin harus memiliki lima peran sekaligus, yakni sebagai komandan, bapak, guru, sahabat, serta pelatih bagi masyarakat. “Pak wali dan pak wakil, harus memiliki kontrol terhadap masyarakat. Jangan hanya di belakang meja saja. Lihat langsung ke lapangan, kondisi masyarakat Kota Pekalongan bagaimana. Apalagi di sini hanya ada empat kecamatan saja,” terangnya. Tak hanya itu, Gubernur juga mempertanyakan keseriusan Basyir Ahmad yang merupakan walikota incumbent ini. “Memimpin itu sangat berat. Sampeyan wis ngerasaki 5 taun, tapi kok mau balik lagi memimpin. Jawabannya hanya mas Basyir sendiri yang tahu,” cetus Gubernur. Di sisi lain, gubernur juga menyampaikan sosok Basyir Ahmad merupakan sosok walikota yang rajin. Karena setiap kali diundang rapat oleh propinsi, dia selalu hadir. Tak lupa Gubernur juga menghimbau agar hubungan baik antara walikota dan wakil walikota selalu terjaga. “Tidak ada alasan bagi Kota Pekalongan untuk tidak sejahtera, karena

dananya sangat besar. Untuk itu, walikota dan wakilnya harus selalu kompak, rukun, supaya rakyatnya sejahtera,” harapnya. Dia juga menjelaskan jika sebelum menjadi gubernur seperti sekarang ini, mantan panglima tersebut, sudah makan asam garam menjadi wakil. “Saya sudah melakoni menjadi wakil beberapa kali. Tapi tetap saya jalani dengan ihlas. Pada intinya jika wakil walikota bisa menjabat dengan baik, sopo ngerti ke depan jadi walikotane,” tandasnya. Sementara itu, acara pengambilan sumpah dan kata pelantikan walikota dan wakil walikota berlangsung khidmat. Sebelum disumpah, pasangan terpilih ditanya terlebih dahulu apakah siap disumpah atau tidak. Karena sumpah mengandung tanggung jawab dalam memperjuangkan Pancasila dan UUD 1945 juga bertanggungjawab atas kesejahteraan rakyat. “Dan yang terpenting, sumpah ini disaksikan oleh Tuhan Yang Maha Esa,” ucapnya. Serentak, kedua pasangan tersebut menjawab dengan kata ‘siap’. Kemudian langsung dibacakan sumpah oleh gubernur diikuti oleh walikota dan wakil walikota terpilih. Selanjutnya dilakukan penandatanganan berita acara dan penyematan tanda jabatan. Usai itu, tepuk tangan meriah membahama dari seluruh ruangan sidang. Pelaksanaan rapat dari awal hingga usai berjalan dengan lancara dan tertib. Pembukaan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan membacakan Keputusan Menteri Dalam negeri (Mendagri) tertanggal 5 Agustus 2010 yang menetapkan Walikota dan Wakil Walikota Pekalongan 2010 2015 yakni Basyir Ahmad dan Alf Arslan Djunaid. Disamping itu, pimpinan rapat paripurna istimewa, Ketua DPRD Kota Pekalongan, HM Boso Leksono, juga membacakan hasil perolehan suara dari pasangan terpilih. (san)

Dan kami Omah Rakyat siap di belakang Bapak Kajari,” ujar Ketua Panitia, Dwi Prasetyo, saat bacakan pernyataan sikap. Pernyataan sikap tersebut didukung oleh kelompok-kelompok masyarakat yang selama ini bergabung dalam Omah Rakyat. Seperti Serikat Buruh Wiratex Bersatu (SBWB), Persatuan Pekerja Cleaning Service (PPCS) RSUD, Omah Perempuan, Serikat Pekerja Putra Roban Bersatu (SP2RB) Gring-

sing, Serikat Pekerja Roban Mandiri (SPRM) Gringsing, Persatuan Pengurus Kapal Pendatang (PPKP), Persatuan Pengurus Basket-Juru Mudi Karangsari Batang (PPBJKB), Serikat Buruh CV Banyumas (SerBu-BM), Korban Penipuan KSP (KPK), Persatuan Bakul Minyak Wangi (BMW), Kelompok Tani Melati Sigandu, Persatuan Pedagang Kaki Lima Dracik (PUJASERA) dan Omah Buruh Tegalsari. (ton)

Pelaku Penggelapan Motor Dibekuk WONOTUNGGAL - Jajaran Polres Batang berhasil membekuk seorang pelaku penipuan dan penggelapan sepeda motor. Sang pelaku, Mugi Sugeng, warga Desa Watesalit Rt 2 Rw 5 Kecamatan Kabupaten Batang, berhasil dibekuk berkat kerjasama antara Polsek Wonotunggal dan Polsek Subah. Kapolres Batang AKBP M

Nasichin menuturkan, penangkapan terhadap pria berumur 32 tahun itu, bermula dari laporan salah seorang korban. Wahidi Kuat (32) warga Desa Brokoh Kecamatan Wonotunggal, melapor ke Polsek setempat, setelah sepeda motor Yamah Mio nopol G-5671-VC miliknya, dijual oleh pelaku tanpa sepengetahuannya. “Peristiwa itu terjadi pada 10

disembelih, kemudian ikan lele dan juga pohon jambu yang ditanam di sekitar kantor, kami tidak tahu untuk apa semua itu. Katanya sih untuk kesejahteraan karyawan KPU, tapi sampai sekarang kami belum pernah ikut menikmati,” lanjutnya. Terlepas dari keberadaan sapi misterius, KPU Kendal memperoleh atensi dari beberapa kalangan, termasuk anggota Komisi II DPRRI saat berkujung ke KPU Kendal beberapa waktu lalu, sebab bisa menghemat anggaran hingga Rp 1 miliar. Rencananya, sisa anggaran akan dikembalikan ke kas daerah

apabila semua laporan pengunaan dana sudah selesai dibuat. “Dana Pemilukada Kendal yang kami terima Rp 11,8 miliar yang didapat dari APBD 2009, sejumlah Rp 500 juta dan APBD 2010, sejumlah Rp 11,3 milyar. Jika semua laporan sudah selesai, akan kami kembalikan ke kas daerah sebesar Rp 1 miliar,” ujar Abdullah Sachur Ketua KPU. Pasca pemilukada hingga akhir periode 2013 mendatang, KPU akan menyelenggarakan pemutahiran data pemilih, pendokumentasian, pengarsipan, pelayanan publik dan pendidikan pemilih. (dar)

Gubernur Minta Tepati Janji Kampanye

Kasus Korupsi Harus Diungkap BATANG - Langkah yang telah diambil Kepala Kejaksaan Negeri Batang dalam upaya memberantas praktek korupsi, tidak henti-hentinya mendapatkan dukungan. Setelah beberapa elemen masyarakat, kini giliran Omah Rakyat menyatakan mendukung upaya tersebut. Dukungan terhadap langkah Johny Manurung SH, Kajari Batang, mereka wujudkan melalui pernyataan sikap, yang

memberi makan sapi, mengatakan, ketiga sapi milik salah satu Kasubag di Kantor Sekretariat KPU, dan dirinya ditugasi untuk merawatnya. “Saya merawat sapi-sapi ini sudah tiga bulan,” ujarnya kepada beberapa wartawan. Saat dikonfirmasi ke Sekretariat, ternyata tidak ada yang mengakui sapi itu milik siapa. Anehnya lagi, salah seorang pegawai menyebutkan, ketiga sapi tersebut milik KPU. Hanya saja, mengenai untuk apa dan kenapa KPU membeli sapi, tidak diketahuinya. “Bukan hanya sapi, dulu pernah pula ada kambing, tapi sudah

Juli lalu. Modusnya pelaku menemui korban berpura-pura membeli sepeda motor korban. Lalu pelaku membawa sepeda motor korban untuk dites. Namun tanpa sepengetahuan korban, sepeda motor itu justru dijual dan pelaku sendiri langsung menghilang,” ujar Kapolres melalui Kapolsek Wonotunggal AKP Haryo Deko Dewo.

Atas laporan itu, Polsek Wonotunggal yang telah mengantongi identitas pelaku, melakukan penyelidikan. Hingga akhirnya pada Minggu (8/8) lalu, diperoleh informasi bahwa pelaku berada di daerah Subah. “Kami berkoordinasi dengan Polsek Subah. Pelaku ditangkap saat hendak naik bus ke Pekalongan,” terangnya. (ton)

ANWAR FATONI/RADAR PEKALONGAN

DITUTUP - Petugas Satpol PP memasang pamflet himbauan agar selama Puasa lokalisasi tidak beroperasi secara penuh.

Puasa, Lokalisasi Wajib Tutup Wahyu: Jika Melanggar Ditindak BATANG - Nampaknya, menjelang lebaran nanti para Pekerja Seks Komersial (PSK) yang beroperasi di beberapa lokalisasi di Kabupaten Batang, tidak akan mendapat penghasilan. Seiring dengan keluarnya aturan bahwa lokalisasi tidak diperbolehkan beroperasi selama bulan Ramadhan. Aturan tersebut, Senin (9/8) kemarin disosialisasikan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dengan mendatangi beberapa lokalisasi yang ada di Batang. Seperti Bong Cino Kelurahan Karangasem Utara Batang, Boyongsari Karangasem Selatan, Penundan dan Taman Desa Banyuputih. Sosialisasi disampaikan langsung oleh Penyidik PNS Himawan, Kasi Penegakan Perda Agus Rubiarto, serta anggota Satpol PP lainnya, kepada para PSK yang dikumpulkan di aula pertemuan maupun salah satu rumah di masing-masing lokalisasi. Disamping itu juga dilakukan dengan penempelan pamflet di rumah-rumah yang dihuni para PSK. Sementara itu, ditemui di ruang kerjanya, Kepala Satpol PP Wahyu Budi Santoso mengingatkan, agar para PSK maupun induk semangnya untuk mentaati aturan tersebut. Pihaknya mengancam akan menutup lokalisasi itu bila

diketahui melanggar. “Jika masih ada yang tetap melanggar aturan itu. Kami akan mengambil tindakan tegas dengan menutup lokalisasi itu selamanya,” tegasnya. Dikatakan, tindakan tegas tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Islam, khususnya umat Islam di Batang. Sehingga umat Islam dapat menjalankan ibadah puasa dengan khidmat, tanpa merasa terganggu dengan adanya praktek-praktek prostitusi selama Ramadhan. Bila lokalisasi diharuskan tutup, namun untuk panti pijat, kafe, tempat karaoke maupun permainan biliar, mendapat dispensasi. Tempat-tempat tersebut memang tidak diperbolehkan buka pada siang hari, namun pada malam hari masih bisa beroperasi. Meski jadwal operasi dibatasi hanya 4,5 jam saja. “Berdasarkan Surat Bupati Batang, usaha kafe dan panti pijat serta permainan biliar, diwajibkan tidak beroperasi pada siang hari selama bulan Puasa. Tempat-tempat hiburan itu dapat beroperasi pada malam hari, dengan ketentuan dari jam 19.30 WIB sampai 24.00 WIB,” terang Wahyu, didampingi Kasubag TU Himawan. Pihaknya meminta kepada semua pihak, khususnya para pengusaha hiburan untuk menghormati bulan Puasa, dengan mematuhi aturan tersebut. Bahkan pihaknya juga akan menindak tegas bagi pengusaha hi-

buran kedapatan melanggar aturan itu. “Sebagai aparat penegak perda, maka sudah menjadi kewajiban kami untuk melaksanakan aturan yang sudah digariskan,” tuturnya. Meski sudah menyampaikan aturan dan himbauan melalui sosialisasi serta penempelan pamflet, namun pihak Satpol PP tetap tidak akan tinggal diam. Selama bulan Ramadhan dipastikan akan tetap mengadakan pengawasan dan razia lokalisasi serta tempat hiburan. “Sekali lagi, kami minta dengan tegas, agar para penghuni lokalisasi dan pengusaha hiburan untuk mematuhi aturan itu. Jangan sekali-kali melanggar aturan, karena sanksinya sangat tegas. Kami juga berharap agar para PSK dapat mencari usaha lainnya, yang tentunya lebih baik dan halal,” tandas Wahyu Budi S. (ton)


CMYK

18

SELASA, 10 AGUSTUS 2010

RADAR TEGAL

DAY DREAM BAND

Ingin Wujudkan Mimpi MEWUJUDKAN mimpi untuk menghibur orang lain lewat musik, menjadi awal pembentukan Day Dream Band yang mempunyai 6 personil. Mereka yang tergabung di kelompok ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Slawi Kabupaten Tegal yang selalu berkeinginan mewujudkan segala impiannya. Dengan penampilan bermusik yang semarak, band ini ingin membanggakan nama besar sekolahnya. “Band ini memang tercipta dari mimpi-mimpi untuk menghibur orang dan kita mengemasnya dengan aliran blues dengan perpaduan gaya kita,” tutur Ardiansyah, sang keyboardis. Dengan latihan tiap Jum’at dan Sabtu, pada pukul 15.30 sampai 16.30 WIB di rental studio Villa Music Mejasem, band yang personilnya terdiri dari Faizal (melodys), Ade (rhytm), Ian (bassis), Bagus (drummer), Ardiansyah (keyboardis), dan Intan (vokalis), bersama pelatihnya, Irin Jordi ini selalu optimis mewujudkan mimpi menjadi band yang berprestasi dan terus menghibur penggemarnya. Even pertama kali pentas untuk band ini saat mengisi perpisahan kelas XII yang mendapat sambutan meriah. “Yaps, kita hibur waktu itu dengan lagu milik band Changcuter yang berjudul ‘Main Serong’ yang asyik buat penonton dan rame buat goyang,” kenangnya. (ikhsan)

Untuk Siapa

Shanty ft. Donne Author : Chord Frenzy [intro] A D E A F#m C#m E Ada hati yang patah dan itu hatiku A F#m C#m E Rasanya nyawa ini tak ada karnamu A D C#m D Keinginan hatiku di repak mataku A D E Sayangnya kau belum juga merasa [chorus] D E F#m Kau pikir aku ada di sini untuk apa D E F#m Kau kira sejauh ini ku datang untuk siapa D E Sangat ingin ku katakan ini untukmu

NGGAK di desa, nggak di kota, pasar rakyat yang digelar malam hari pasti selalu ramai dengan pengunjung. Pasar malam, demikian banyak orang menyebutnya rupanya kerap juga dikunjungi pelajar. Selain murah meriah dan serba ada, tempat itu juga tidak membosankan karena dilengkapi permainan-permainan yang bikin penasaran. Dari hasil survei Tim Xpresi ke sejumlah pelajar yang ada di Kabupaten dan Kota Tegal, semuanya tahu tentang pasar malam. Salah satunya Qaulan Akariman, siswa kelas XII SMA Negeri 1 Slawi Kabupaten Tegal. “Harganya murah meriah dan tempatnya tidak membosankan,” katanya mantap. Sebagai bagian dari tradisi rakyat, tak heran jika banyak ResponX yang pernah datang ke sana. Jumlahnya mencapai 85,67 persen. “Tempatnya rame, seru dan bisa have fun bareng keluarga,” tutur Sri Ani Yunita, siswi kelas XII IPS 1 SMA Al Irsyad Kota Tegal. Meski begitu, ada juga yang nggak pernah ke pasar malam sama sekali. Alasannya lebih karena tempatnya jauh dari tempat tinggalnya. Selain menjadi sarana hiburan rakyat, pasar malam juga banyak didatangi ResponX sebagai tempat perburuan. Apalagi kalo bukan beragam akseroris unik yang banyak dijajakan serta bajubaju baru. Ini seperti pengakuan 42,9 persen ResponX yang mengaku suka mencari aksesoris di pasar malam. Sebagian lagi memilih pakaian dan permainan. Salah satunya seperti yang dilakukan Kholifah Ika Putri, siswi kelas VII SMP Negeri 1 Warureja Kabupaten Tegal. “Ke sana buat nambah-nambah koleksi aksesoris di rumah,” ungkap dia polos. Lalu dengan siapa biasanya ResponX pergi ke pasar malam? Sekitar 57,1 persen memilih datang bersama teman. “Lebih asyik dan bebas bareng teman donk!,” ucap Dewi Setyaningsih, pelajar kelas XII IPS 1 SMA Al Irsyad Kota Tegal mantap. Tapi nggak semuanya bareng temen, ada juga yang pergi ke pasar malam bareng keluarga dan saudara. Namun meski menyenangkan,

ada saja hal negatif apa yang kerap dijumpai di pasar malam. Sebanyak 64,3 persen ResponX pernah menjumpai pencopetan di tengah-tengah meriahnya pasar malam. Seperti yang pernah di-

alami Nur Malikha, siswi kelas XI IPA SMA Muhammadiyah Suradadi Kabupaten Tegal. “Karena berdesak-desakan jadi kesempatan tersebut dimanfaatkan orang untuk berbuat hal yang

negatif seperti mencopet,”ujarnya. So, kalian pastinya perlu berhati-hati ketika berkunjung ke pasar malam karena tidak menutup kemungkinan terjadi hal

yang nggak diinginkan. Tapi selama tidak membuat celah atau kesempatan kepada orang lain untuk berbuat kejahatan, maka bahaya itu pun akan jauh dari kita. Betul kan?! (tim 2)

[intro] D E D/F# E A F#m C#m E Kau pengaruh terpenting di dalam hidupku A F#m C#m E Entah apa ku juga terpenting bagimu A D C#m D Oh keinginan hatiku, oh di depan mataku A D E Sayangnya kau belum juga merasa [chorus] D E F#m Kau pikir aku ada di sini untuk apa D E F#m Kau kira sejauh ini ku datang untuk siapa D E Sangat ingin ku katakan ini untukmu [interlude] D E F# E D E F#m E [chorus] D E F#m Kau pikir aku ada di sini untuk apa D E F#m Kau kira sejauh ini ku datang untuk siapa D E D Sangat ingin ku katakan ini untukmu E F#m E Untukmu.. Untukmu.. D E Ini untukmu..

PASAR malam merupakan tempat berbelanja dan rekreasi paling ekonomis dan sederhana terutama bagi sejumlah pelajar. Banyak yang memanfaatkan tempat tersebut sebagai pengisi waktu luang di saat liburan sekolah atau sekedar mencari pernak-pernik murah meriah. Seperti yang dilakukan Uswatun Khasanah, siswi kelas XII Multimedia 2 yang sekarang menjadi pengurus OSIS SMK Negeri 2 Adiwerna Kabupaten Tegal. “Aku sering pergi ke pasar malam. Pernah ada suatu kejadian, aku bareng keluarga pergi ke pasar malam untuk beli baju. Tentunya banyak variasi harganya kan? Ada yang murah dan adapula yang mahal. Ketika aku sudah milih baju yang

murah dan aku bayar. Sesampainya di rumah ternyata yang dimasukkan baju yang mahal, entah pedagangnya lupa atau memang lagi baik, tapi mungkin udah rejekiku kali,” cerita pelajar yang tinggal

Uswatun Khasanah PENGURUS OSIS SMK NEGERI 2 ADIWERNA KAB.

di Desa Soka Tengah Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal. Cewek kelahiran Bumijawa, 10 Desember 1994 yang punya kebiasaan jailin

teman ini juga punya beberapa tips jitu dan aman ketika berkunjung ke pasar malem. Lihat yuk! 1. Hindari berdesak- desakan karena biasanya si tangan panjang memainkan aksinya di tempat yang penuh dengan pengunjung. 2. Usahakan jangan bawa barang berharga yang menurut kamu nggak penting banget untuk dibawa. Maksimal bawa Hp sama dompet aja dech. 3. Jaga diri kamu baik-baik. Jangan sampai dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. 4. Jaga pula barang bawaan kamu. Kalau bisa jangan diletakkan pada tempat yang dapat memancing si tangan panjang. 5. Untuk mengantispasi hal yang tidak diinginkan, kamu bisa bawa tas kecil yang khusus buat naruh barang berharga.

6. Jaga baik-baik tas kamu biar nggak kejambret sama si tangan panjang. 7. Setelah semua yang di atas kita penuhi Enjoy Your Night Market! Okey!!! (anam)

TIM XPRESI KOORDINATOR : Khikmah Wati ANGGOTA TIM1: Nur Irma Rahmawati, Hendra Apriyadi , Mufrodi TIM 2: M Khaerul Anam, Intan Aji Purnamawati, Ikhsan B

PROFIL USIA :

JUMLAH :

13 - 17 tahun

28 ResponX di Kota dan Kabupaten Tegal/Brebes

JENIS KELAMIN : PENDIDIKAN : Cewek 50 persen Cowok 50 persen

SMP dan sederajat SMA/SMK dan sederajat Metode : Random sampling

CMYK

MENJADI juara merupakan harapan dari setiap siswa. Hal ini pula yang menjadi tujuan utama Shella Previary. Pelajar asal SMP Negeri 2 Kota Tegal ini berhasil menjadi Juara Harapan I di cabang olahraga catur se-Kota Tegal saat Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) lalu. Meski nggak menjadi juara utama, Shella tetap bangga dengan prestasinya atas kemampuan bermain catur yang dia dapatkan dari orang tuanya. Siswi yang kini duduk di bangku kelas 8 B inipun termotivasi dukungan dari kedua orangtuanya. Siswi berusia 13 tahun yang memiliki cita – cita menjadi seorang pendeta ini menuturkan, awalnya dia hanya menjadikan catur sebagai salah satu hobinya disamping

menyanyi. Kemudian kehebatannya dalam cabang olahraga itu dia tunjukkan dalam Popda. Selain berbakat dalam catur, siswi kelahiran 18 juli 1997 ini juga aktif sebagai pengurus OSIS di bidang Keterampilan dan Kewiraswastaan. Cewek yang tinggal di Jalan Perintis Kemerdekaan Gang 27 Kota Tegal ini menuturkan, dirinya ingin terus mengembangkan bakatnya dan berusaha untuk lebih baik lagi. “Harapanku kedepannya bisa membahagiakan mamah, papah dan orang-orang yang berada di sekitarku,” ujarnya bersemangat. (intan)


SAMBUNGAN

SELASA 10 AGUSTUS 2010

19

RADAR TEGAL

Baasyir Lebaran Di Penjara dari halaman 1 langgar imigrasi bukan karena terorisme. Pada 3 Maret 2004 vonis menjadi 1 tahun 6 bulan penjara oleh Pengadilan Tingkat Kasasi MA. Sejak bebas 14 Juni 2006, Baasyir aktif berdakwah dan mendirikan organisasi Jamaah Ansharut Tauhid pada 2008. Melalui pesan singkat yang dikirimkan lewat ponsel orang dekatnya Hasyim Abdullah yang sedang menjenguk di rutan, Baasyir menanggapi penangkapannya. “Saya menolak diperiksa dan ditangkap oleh Densus 88 karena densus produk kafir,” ujarnya pada Jawa Pos. ”Densus kafir harbi memusuhi ulama dan kaum muslimin tidak boleh dibantu, haram hukumnya,” tambahnya. Saat dijenguk, kondisi Abu Bakar Baasyir sehat. “Beliau segar dan sama sekali tidak tertekan,” kata Hasyim pada Jawa Pos. Pesan singkat yang dikirimkan pada koran ini menegaskan pernyataan Baasyir sesaat sebelum dibawa masuk rutan Bareskrim siang pukul 12.45. “Saya anggap ini rahmat Allah buat saya, mengurangi dosa, dan jelas pesanan Amerika,”

kata Baasyir sembari tersenyum. Dia dibawa masuk dengan dikawal anggota Densus 88 berseragam lengkap dengan topeng. Salah seorang petugas menggunakan kacamata hitam dan mengenakan topi bersimbol bendera Amerika Serikat membuka pintu mobil Nissan L 2732 EO dan mengawal Abu dengan mengapit lengan kirinya. Baasyir disergap Densus di Banjar, Jawa Barat saat pulang dari mengisi taklim di Solo. Ikut dalam mobil istri Baasyir dan istri ustad Wahyudin. Sejumlah santri Basyir yang melakukan perlawanan juga ditangkap. Mereka tadi malam ditahan di Polda Metro Jaya. Mahendra menjelaskan sejak ditangkap paksa, Abu Bakar Baasyir menolak menandatangani dokumen apapun. “Beliau menganggap penangkapan ini illegal,” katanya. Sebaliknya, pihak Mabes Polri melalui Kadivhumas Irjen Edward Aritonang optimistis Baasyir terlibat. “Bahkan, sebelumnya kami sudah membuat rekonstruksi,” katanya. Rekonstruksi yang dimaksud Edward adalah reka ulang di markas JamaahAnsharut Tau-

hid tanggal 8 Mei 2010. Saat itu, Abu Bakar Baasyir diperankan figuran dan terlihat bertemu dengan Ubeid (sudah tertangkap) dan Haris Amir falah ( tertangkap). Ubeid dan Haris adalah dua tersangka yang dituduh mendanai latihan teroris di Aceh. Setidaknya ada tujuh sangkaan Polri terhadap Baasyir. Yakni berperan aktif dalam menyiapkan rencana awal pelatihan militer bagi kelompok teror di Aceh terutama dalam pembentukan Aqidah Amimah sebagai basis perjuangan militer. “Beliau juga menunjuk ustad Mustaqim (sudah tertangkap) sebagai pimpinan di Aceh,” katanya. Lalu, menunjuk Mustofa alias Abu Tolib sebagai pengelola latihan militer di Aceh. Juga, disangka menunjuk Dul Matin sebagai penanggung jawab lapangan latihan militer di Aceh Baasyir juga dituding merestui dan mendanai latihan militer di Aceh. “Beliau juga terus mendapat laporan dari pengelola lapangan secara rutin,” kata mantan juru bicara investigasi kasus Bom Bali 1 itu. (rdl)

Asisten I Terima Rp 20 Juta ... dari halaman 1 kantor dengan dihadiri Herman ADW dan Sihok. Bersamaan itu diserahkan nota dinas pada Mantan Kepala Pengelola Pasar, yang selanjutnya nota dinas tersebut untuk diserahkan pada Bupati. Sedang nota dinas bersisi tentang tawaran penjualan tanah pada Pemda Brebes dan Bupati menjawabnya dengan disposisi kalimat laksanakan. Diketahui, dari hasil pembahasan antara Asisten I, Kabag Pemerintahan, Bappeda, dan Kantor dan dinas terkait lainnya menghasilkan keputusan tawaran tanah tidak disetujui. Sebagai alasan harganya terlalu tinggi. Dalam rapat paripurna penetapan RAPBD 2003, anggaran pengadaan tanah tidak dimasukkan. Kenyataan setelah ditolak, tanpa disangka anggaran pengadaan tanah muncul dalam RAPBD. Atau dengan kata anggaran pengadaan tanah dimasukkan dalam APBD, dengan tanpa pembahasan. Apalagi sebelumnya sudah ditolak.

Dalam perkembangan pencairan anggaran pengadaan tanah sebesar Rp 4,5 milliar, untuk pencairannya ditanda tangani langsung oleh HM Supriyono. Apa yang terjadi, dari mulai proses pembahasan hingga pencairan anggaran, seperti diakui Supriyono sebagai proses yang tidak benar. Menurut Hakim apa yang dilakukan Supriyono telah melampaui kewenangan. Karena harusnya yang menandatangani pencairan adalah Kabag Pemerintahan. “Tapi ini uang millliaran yang menandatangani saudara. Padahal saudara Kepala Pengelolaan Pasar. Proses ini menurut saudara benar tidak? masyarakat saja kalau jual beli tanah prosesnya lama. Tapi ini dengan mudahnya uang milliaran dicairkan. Dan penjualannya tanpa prosedur yang benar,” kata Hakim. Diakui Supriyono, pencairan anggaran pembelian tanah tanpa pemberitahuan lebih dulu pada Indra Kusuma, selaku Bupati Brebes. Sementara saksi

M Safrudin menuturkan, tanah pegadaian awalnya dibeli Hendro, yang tidak lain adalah orang tua Sihok. Selanjutnya tanah yang dibeli itu diatas namakan pada M Safrudin. Tidak atas nama Hendro sebagai yang punya uang. Tanah tersebut kemudian dijual pada anaknya sendiri Hartono Santoso alias Sihok. Selanjutnya Sihok menjual tanah tersebut pada Pemda, yang didahuli dengan pemaksaan tanda tangan melalui pengacaranya Joko S SH. “Tiba-tiba saya diajak oleh pengacaranya Sihok, Joko SH, yang kemudian saya dibawa ke Pemda Brebes. Dan disana sudah ada 10 pejabat yang hadir, dan saya disuruh tanda tangan. Sedang apa isinya saya tidak tahu, dan saya diminta hanya tanda tangan. Setelah itu saya baru diberi uang oleh Sihok,” kata M Safrudin. Sidang berikutnya tanggal 16 Agustus 2010. Sedang saksi berikut yang dipanggil Hendro dan Hartono Santoso alais Sihok. (din)

Hakim Tolak Keberatan Arafat dari halaman 1 Majelis berpendapat, surat dakwaan yang disusun jaksa penuntut sudah sah. Dalam eksepsinya, Arafat

melalui kuasa hukumnya menyebut dakwaan jaksa yang disusun secara alternative, salah. Namun hakim berpandangan, penyusunan dakwaan itu su-

dah tepat. Sebab, penerimaan suap oleh terdakwa Arafat dilakukan secara terpisah. “Eksepsi harus dinyatakan ditolak untuk seluruhnya,” ujar Haswandi. (fal/ari)

Ibu Ditangkap, Anak Ba’asyir Menangis dari halaman 1 juga ikut mengamankan ibunya yang sudah tua dan dinilai tak nada sangkut-pautnya dengan tudingan Densus terhadap ayahnya. “Beliau (ibu, Red) sudah tua. Sudah tidak kuat menempuh perjalanan jauh. Kami minta segera dibebaskan. Sebab, tidak bersalah. Tidak ada kesalahan apa pun yang dilakukan ibu kami. Kenapa harus ikut diambil. Sungguh kelakuan yang sangat kami kecam, tidak berakhlak dan premanisme,” tuturnya dengan isak tangis. Iim menuturkan, ayah maupun ibunya dalam kondisi sakit saat ditangkap. Itulah yang membuat dia sangat mengkhawatirkan kondisi ibunya. Begitu juga ayahnya yang gampang kecapaian jika melakukan perjalanan jauh. “Beliau sudah tua dan sedang sakit, sudah tidak kuat berjalan jauh. Selama ini usai menempuh perjalanan jauh, sampai di rumah harus beristirahat lama,” ujarnya. Saat ditanya mengenai keberadaan kedua orang tuanya, Iim mengatakan sampai saat ini pihak keluarga belum menerima keterangan resmi. Bahkan, keberadaan sang ayah yang dikabarkan berada di Mabes Polri juga diketahuinya dari televisi. Apalagi, keberadaan ibunya, maupun anggota rombongan lainnya. “Hanya berita dari media. Sampai saat ini belum tahu ibu dimana. Belum ada pemberitahuan resmi. Karena itu, besok kami akan ke Jakarta untuk menemui ayah ibu, membawa mereka pulang dan meminta pembebasan dan dipulangkan ke rumah,” imbuhnya. Pria yang akrab disapa Ustad Iim ini sangat menyayangkan cara penangkapan yang dilakukan oleh densus. Yakni dengan menyergap di tengah jalan. Dia

menilai, apa yang dilakukan densus tersebut mencerminkan perbuatan orang yang keji dan tidak berpendidikan. Apalagi, ayahnya tak masuk dalam DPO (daftar pencarian orang) dan tidak sepantasnya di tangkap di jalan seperti itu. “Pihak keluarga menyesalkan apa yang dilakukan oleh pihak Polri. Karena ayah saya bukan DPO. Yang kami sesalkan, mengapa harus ditangkap di jalan, mengapa tidak menunggu sampai di rumah dan diproses dengan cara-cara yang lebih beradab dan lebih berahklak. Padahal, seharusnya Polri diisi orang-orang yang berpendidikan,” ujarnya, saat menggelar jumpa pers di markas JAT, Desa Cemani, Kecamatan Grogol, kemarin siang (9/8). Atas penangkapan tersebut, anak ketiga Ustad Ba’asyir tersebut mengimbau agar kepolisian membebaskan kedua orang tuanya, Khususnya ibunya yang diyakini sama sekali tidak bersalah. Terkait penangkapan itu sendiri, Ustad Iim menegaskan, pihak keluarga menyerahkan urusan tersebut sepenuhnya kepada Tim Pembela Muslim (TPM) untuk menempuh jalur hukum sampai selesai. Begitu juga untuk urusan kesehatan ayahnya. Iim mengatakan hal tersebut diserahkan kepada pihak MER-C , di bawah pimpinan dokter Yose Rizal.Iim juga menyesalkan belum adanya pemberitahuan resmi dari polisi terkait penangkapan ayahnya. Sebab, jika Polri menggunakan prosedur yang semestinya, seharusnya pihak keluarga menjadi orang yang diberi tahu kali pertama kali soal penangkapan maupun posisi rombongan saat ini. “Belum terima apa-apa. Jelas kami sesalkan ini. Kalau memang professional dan tugas yang resmi, maka harusnya melakukan prosedur yang ha-

rus ditempuh. Yakni memberitahukan surat yang jelas, kenapa harus ditangkap, dalam urusan apa. Sehingga tidak terjadi kesimpangsiuran di masyarakat,” tandasnya. DICEGAT Ustad Abu Bakar Ba’asyir ditengarai ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror hanya satu jam dalam perjalanan pulang ke Solo dari Ciamis, Jawa Barat. Ini diungkapkan Ustad Wahyudin, direktur Pondok Pesantren Al Mukmin, Ngruki, Cemani, Grogol, Sukoharjo dalam jumpa pers kemarin (9/8). Wahyudin menyatakan, kepergian Ba’asyir ke Ciamis adalah untuk mengisi pengajian rutin. Ikut dalam rombongan itu, istri Ba’asyir, Aisyah Baraja; istri Wahyudin, Muslihah; seorang sopir, dan satu orang asisten. Ada sekitar empat sampai lima orang dalam mobil Toyota Kijang warna Silver yang ditumpangi Ba’asyir dan rombongan. Semalam sebelum penangkapan, Wahyudin mengaku ditelepon istrinya, Muslihah, jika rombongan akan menginap di rumah dia di Desa Kujang, Kecamatan Cikune, Ciamis, Jawa Barat. “Saya berkomunikasi dengan istri saya sekitar jam 10 malam. Dia mengatakan kalau Ustad Ba’asyir akan menginap di rumah saya. Memang setiap Sabtu dan Ahad (Minggu) pekan kedua Ustad Ba’asyir mengisi dakwah di Priangan Timur, Tasikmalaya, Garut, Jawa Barat,” beber Wahyudin. Jika ditangkap pukul 08.00, lanjut Wahyudin, berarti baru sekitar satu jam perjalanan rombongan bertolak dari rumahnya di Ciamis. Penangkapan itu berada di perbatasan antara Jawa barat dengan Cilacap. Wahyudin sendiri baru tahu penangkapan ini dari Yahya Zakaria, keponakannya.

“Keponakan saya yang menelepon dan memberitahukan penangkapan itu. Dia menyuruh saya untuk mengecek ke kepolisian. Setelah mendapat kabar itu, saya berusaha menghubungi istri saya lewat telepon. Tidak dapat tersambung,” aku Wahyudin, Untuk meyakinkan dirinya, Wahyudin mengecek berita penangkapan ini dari internet. Dirinya menyesalkan, penangkapan itu tanpa disertai surat resmi dari kepolisan. Sebab, Wahyudin mengaku kalau sampai sekarang keluarga belum menerima surat pemberitahuan resmi penangkapan dari kepolisian. Wahyudin meminta agar para perempuan yang bersama rombongan Ba’asyir segera dilepaskan. Sebab, mereka dinilai tak ada hubungannya sama sekali dengan tudingan polisi. Wahyudin menyayangkan alasan penangkapan yang dilontarkan polisi. Yakni adanya keterkaitan Ba’asyir dengan jaringan terorisme. Dirinya menilai kalau tindakan dari tim Densus itu merupakan suatu rekayasa dan metode pengalihan isu. “Dari pondok, kami menyayangkan penangkapan terhadap Ustad Ba?asyir. Selama ini ustad hanya berdakwah. Memang dakwahnya sedikit tegas dalam menyampaikan syariat Islam,” terang Wahyudin. Ustad yang murah senyum ini menyatakan kalau isu itu berasal dari Amerika. Dirinya menilai kalau isu keterkaitan dengan terorisme merupakan suatu komoditas dan akan muncul terus-menerus. “Isu itu memang sengaja dilontarkan menjelang momentum Ramadan. Dan sudah menjadi tren setiap penerimaan santri baru muncul isu yang dikait-kaitkan dengan terorisme. Gambaran saya ini lebih pada pengalihan isu,” ujar dia. (vj/nan)

Belajar Tak Terganggu, Sudah Terbiasa Diawasi Polisi dari halaman 1 mangat mereka tampaknya tak terbendung. Hanya saja, mereka cukup terkondisikan dengan suasana seperti itu. Ketika memasuki halaman ponpes, terlihat lalu lalang santri dengan menenteng buku dan Al Qur’an. Sekilas, memang tak ada gelagat reaktif dari para santri pascapenangkapan ustaz Ba’asyir. Semuanya tampak tenang. Namun jalinan emosional antara santri dan ustadz tetap tak bisa dihapus. Kedalaman ikatan batin itu melekat pada diri masing-masing santri. Di salah satu papan pengumuman di ponpes setempat, tertempel kopian berita dari internet. Tentu bukan yang lain, kopian yang ditempel itu mem-

beritakan penangkapan Ba’asyir di Banjar Patroman, Ciamis, Jawa Barat. Praktis, tempelan kertas itu pun menjadi sasaran baca para santri. Dengan raut serius, santri menyimak berita penangkapan ustadz yang sangat mereka cintai. “Saya mengenal ustad (Ba’asyir) sebagai figur yang lembut, wibawa, dan kalau menyampaikan tauziah sangat enak didengar. Bahkan tak jarang diselingi guyonan,” ucap seorang santri. Lantunan lafal Alquan juga tetap mengalun dari dalam Masjid Baitussalam, di kompleks ponpes setempat. Santri yang selesai mengikuti pelajaran kelas berebut menuju masjid. Sambil menunggu waktu salat, ratusan santri tampak

khusyuk membaca Alquran. Bacaan surat dalam Al Qur’an yang masing-masing santri tak sama justru membuat suasana regeng. Serasa lantunan syahdu tersebut memenuhi seluruh ruang di ponpes setempat. “Kami di sini tetap menjalankan aktivitas belajar mengajar. Para santri tetap mengikuti pelajaran di kelas. Begitu juga para ustadz memberikan pelajaran seperti biasa. Tidak ada yang berubah, semua berjalan seperti biasa,” ungkap Kepala MTs Al Mukmin Ngruki Ustad S.M. Irsyad Fikri kepada Radar Solo yang menemui di kediamannya kompleks perumahan ponpes kemarin siang (9/8). “Ketika ada peristiwa seperti ini (penangkapan Ba’asyir), ponpes sudah terkondisikan

dengan baik. Ustad yang masuk struktur pengajaran ya tetap menjalankan tugasnya. Kegiatan belajar mengajar seperti biasanya. Kemudian untuk urusan penyampaian informasi ke pihak luar ditangani humas ponpes dan direktur,” lanjut Irsyad Fikri. Dari pantauan koran ini, memang para santri tak begitu asing dengan kedatangan wartawan maupun aparat kepolisian. Seperti kunjungan Ketua MPR RI Taufik Kiemas beserta para wakil ketua beberapa bulan lalu, para santri juga tak menyemut untuk sekadar melihat tokoh-tokoh penting itu. “Karena sering menghadapi kondisi-kondisi seperti itu, maka pihak ponpes terutama santri maupun ustad juga tak terlalu kaget.” (*/nan)


CMYK

KOMBIS

SELASA, 10 AGUSTUS 2010

20

RADAR TEGAL

Telesindo Shop Gelar Temu Outlet Sharing Informasi dan Produk Terbaru Telkomsel

ADI MULYADI/RATEG

JABAT TANGAN - Segenap tamu undangan berjabat tangan dengan Pimpinan BI Tegal baru dan lama, dalam acara sertijab dan pelantikan.

BI Tegal Ganti Pimpinan Baru

Diharap Bisa Pahami

PEREKONOMIAN TEGAL SETELAH menjabat kurang lebih 1,5 tahun atau tepatnya 529 hari, Pimpinan Bank Indonesia (BI) Tegal Tri Selo diganti. Serah terima jabatan (sertijab) dan pelantikan dilaksanakan Senin (9/8) kemarin, di Hotel Plaza Tegal. Deputi Pimpinan BI Tegal Ilhanuddin Wahab mengatakan, terhitung 9 Agustus 2010, Pimpinan BI Tegal sekarang dipegang Yoni Depari. Sementara, pimpinan sebelumnya berpindah ke BI Semarang dengan jabatan setingkat Kepala Bagian. “Jabatan pak Tri Selo sekarang Kepala Bagian. Ini sembari dia menunggu masa pensiun,” katanya. Menurutnya, selama 1,5 tahun BI Tegal dipegang Tri Selo, tidak terjadi masalah apapun pada perbankan

yang ada di bawah naungan BI Tegal. Bahkan dalam kurun waktu tersebut, ada penambahan 3 bank. Selain itu dari 31 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang dinaunginya juga keadaannya sehat. Terkait fungsi BI sendiri masih seperti sebelumnya. Yakni sebagai pengawasan bank, sistem pembayaran, pengedar dan menyediakan uang untuk perbankan dan rencananya akan ada penambahan fungsi, yaitu riset. Sementara Wali Kota melalui Sekda Kota Tegal Edy Pranowo mengucapkan selamat kepada Yoni Depari, yang dipercaya sebagai Pimpinan BI Tegal baru. “Saya percaya, dengan berbekal pengalaman dan pengetahuannya selama ini, akan mampu melaksanakan

tugas baru dengan penuh prestasi,” ujarnya. Sedang untuk Pimpinan BI Tegal lama Tri Selo, dia mengucapkan terimakasih atas jasa dan pengabdian yang selama ini diberikan. Edy juga menyampaikan, komitmen BI dalam mendorong tumbuh dan berkembangnya UKM yang ada di Kota Tegal, diharapkan akan dapat ditingkatkan lagi. Karena banyak permasalahan yang saat ini dijumpai, menyangkut pertumbuhan UKM serta beban pembiayaan pembangunan yang semakin meningkat. Di sini Pemda dituntut untuk terus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) atau peningkatan kemampuan daerah. Penggalian potensi ekonomi daerah sangat menentukan dalam usaha

meningkatkan kemampuan keuangannya bagi penyelenggaraan rumah tangga. “Karenanya, saya harap Pimpinan BI Tegal yang baru dapat memahami kondisi perekonomian di Kota Tegal dan daerah-daerah lain yang menjadi cakupan kerjanya. Sekaligus ikut mendorong dalam pemberdayaan kinerja lembaga keuangan atau bank yang ada di eks-Karesidenan Pekalongan. Peningkatan kinerja ini sangat penting, sebab akan berpengaruh pada kehidupan lembaga keuangan yang sehat dalam persaingan yang kompetitif. Dengan begitu BI Tegal dapat memberikan kontribusi terhadap pembangunan kota. Dan tidak kalah pentingnya kerjasama BI dengan mitra kerja yang ada di Kota Tegal,” pesannya. (adi)

TEGAL – Telesindo Shop, Senin (9/8) menggelar temu outlet di Kampung Djawa, Adiwerna, Kabupaten Tegal. Sejumlah outlet di wilayah Kabupaten Tegal dengan antusias mendengarkan pemaparan serta program Telesindo Shop sebagai dealer Telkomsel di wilayah Kabupaten Tegal. Hadir dalam temu outlet tersebut, General Manager Telesindo Mona Kristani, Branch Manager Telesindo Shop Tegal Chondro Sutopo serta Sales Outlet & Operation Telkomsel Sub Branch Tegal Aditya Bramantia. Sub Branch Telesindo Shop Tegal Chondro Sutopo mengatakan, temu outlet kali ini dilakukan untuk mempererat kerjasama Telesindo Shop dengan outlet-outlet yang ada di wilayah Kabupaten Tegal. Menurutnya, outlet merupakan ujung tombak yang akan bersentuhan langsung dengan end user sehingga kesamaan visi dan misi serta informasi seputar produk, isi ulang dan sebagainya harus sampai ke outlet secara merata. Dengan demikian, pelanggan Telkomsel di Kabupaten Tegal akan mendapatkan informasi serta pelayanan yang sama. Sebagai dealer Telkomsel di Kabupaten Tegal, pihaknya bersama outlet yang ada saat ini akan terus merapatkan barisan sehingga bisa memberikan yang terbaik kepada pelanggan dengan berbagai kemudahan, benefit serta informasi tentang

produk terbaru yang ada saat ini. Apalagi, menjelang bulan Ramadan, frekuensi SMS, telpon, data dan sebagainya akan meningkat hingga lebaran. Untuk itu, temu outlet seperti ini diharapkan menjadi solusi bagi semua pihak agar bisa bekerja secara maksimal dan bermuara pada terciptanya kepuasan seluruh pelanggan. “Untuk outlet yang datang, kami juga memberikan door prize sehingga diharapkan kerja sama yang telah terjalin bisa terus ditingkatkan,” katanya. Sales Outlet & Operation Telkomsel Sub Branch Tegal Aditya Bramantia menuturkan, temu outlet seperti ini merupakan ajang sharing berbagai hal sehingga setiap outlet diharapkan bisa mengetahui informasi atau produk terbaru Telkomsel dan bisa menjelaskan kepada pelanggan yang datang ke outlet tersebut. Seperti program Super Talk Mania Pantura, kartu perdana Simpati Freedom dan sebagainya yang diharapkan bisa diterima oleh pelanggan melalui outlet sebagai ujung tombak penjualan. Pihaknya juga mendukung kegiatan seperti ini karena bisa menjadi tempat untuk saling berbagi dan mengisi satu sama lain sehingga mampu menghasilkan kerjasama yang baik sehingga pelanggan bisa lebih mudah mendapatkan berbagai produk Telkomsel yang ada saat ini. “Di sini outlet bisa bertanya semua hal yang berkaitan dengan produk, layanan dan sebagainya sehingga diharapkan bisa sampai ke pelanggan,” tukasnya. (gun)

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

TEMU OUTLET – Telesindo Shop Tegal, Senin (9/8) menggelar temu outlet di wilayah Kabupaten Tegal.

Pelanggan Indosat Tegal Kembali Beruntung LP3I Tegal Berikan Beasiswa Mahasiswa Baru Satu Motor dari Poin Plus Plus TEGAL - PT Indosat Tbk telah memberikan kembali hadiah Program Poin Plus Plus kepada salah satu pelanggan Indosat cabang Tegal Senin (9/ 8) kemarin. Ini merupakan program apresiasi di tahun 2010 bagi pelanggan Indosat, baik yang menggunakan kartu Pascabayar (Matrix, StarOne) maupun kartu Prabayar (Mentari, IM3, StarOne), melalui mekanisme pengumpulan poin yang didasarkan atas pemakaian atau isi ulang pulsa dan lamanya berlangganan. Tursilah Binti Dakum, seorang warga Randusari Kecamatan Pagerbarang Kabupaten Brebes merupakan salah satu yang beruntung dari jutaan pengguna Indosat. Pengundian hadiah Poin Plus Plus 2010 periode III (Mei – Juni 2010) dilaksanakan pada Rabu (21/7) di Kantor Pusat PT Indosat dengan rincian hadiah; motor Honda Revo untuk 15 pemenang, uang cash @Rp 5 juta untuk 30 pemenang, BlackBerry untuk 15 pemenang dan pulsa @500 k untuk 15 pemenang. Penyerahan hadiah di cabang Tegal dilakukan di Galeri Indosat Tegal Jalan Mayjend Soetoyo No.42, Senin (9/8). ”Program Indosat Poin Plus Plus adalah program retensi dengan pengumpulan poin dari nilai konversi pembayaran (prabayar) atau isi ulang (prabayar) pelanggan. Selanjutnya dikonversikan kembali menjadi nilai pulsa (Indosat services),” jelas Nurkholis, head of Tegal

CMYK

CMYK CMYK

DOK.ISTIMEWA

BERUNTUNG - Kacab Indosat Tegal Nurkholis (kanan) menyerahkan langsung hadiah Poin Plus Plus kepada pelanggan yang beruntung (kiri).

branch. Poin Plus Plus tahun 2010 ini memberikan berbagai manfaat lebih baik dari sisi hadiah langsung maupun hadiah undian. Manfaat lebih dari hadiah langsung diberikan dalam bentuk free call, tambahan masa aktif dan penambahan poin yaitu 1000 poin untuk pelanggan baru. Khusus untuk hadiah undian, mekanisme untuk mengikuti program pengundian di setiap periodenya adalah berdasarkan sisa poin yang dimiliki oleh pelanggan yang akan dikonversikan menjadi nomor undian (bukan berdasarkan no telepon/MSISDN) dan pelanggan yang mempunyai nomor undian akan otomatis diikutkan dalam proses pengundian dengan grand

prize satu unit mobil Jaguar. Dengan transfer poin, pelanggan akan mendapatkan kemudahan untuk memanfaatkan poin yang dimiliki untuk pribadi, keluarga, maupun kolega. Dengan demikian pelanggan yang belum cukup poin bisa mendapatkan tambahan poin agar mudah bertransaksi “Indosat berkomitmen untuk selalu memberikan kepuasan bagi pelanggan, dengan cara menyelenggarakan layanan yang inovatif, program menarik, dan bermanfaat bagi pelanggan salah satunya adalah program Poin Plus Plus 2010 ini. Masih ada kesempatan yang sangat besar untuk menjadi pemenang di Poin Plus Plus 2010 selanjutnya, maka dari itu kumpulkanlah poin sebanyak-banyaknya”. (*)

TEGAL - LP3I Tegal mulai tanggal 1 hingga 25 Agustus 2010 masih membuka kesempatan kepada lulusan SMA/ SMK/MA untuk bergabung menjadi mahasiswa dengan jaminan penempatan kerja. Tidak hanya itu, bagi mahasiswa baru juga berkesempatan mendapatkan beasiswa pendidikan hingga 2 tahun dalam rangka menyambut datangnya bulan Ramadan dan peringatan HUT RI ke-65. Branch Manager LP3I Tegal M Nasir mengatakan, mahasiswa baru tahun 2010 berkesempatan mendapatkan beasiswa pendidikan serta 100 persen gratis uang kuliah. Untuk mendapatkan kesempatan emas tersebut, calon mahasiswa baru LP3I cukup datang dan mendaftar serta mengikuti tes masuk dan wawancara di kampus LP3I Jalan AR Hakim 71 Kota Tegal. Kesempatan tersebut terbuka bagi semua lulusan tahun 2010 atau tahun sebelumnya yang masih bingung memilih tempat kuliah. Selain itu, mahasiswa baru yang mendaftar sebelum tanggal 25 Agustus 2010, berkesempatan mendapatkan hadiah seperti laptop, handphone, televisi berwarna 21’, setrika listrik, kipas angin dan hadiah utama berupa 1 unit Yamaha Mio yang akan diundi tanggal 28 Agustus di Bahari Inn Kota Tegal. Saat ini, lanjut dia, lulusan LP3I Tegal 98 persen sudah bekerja sebelum diwisuda dan bisa meneruskan ke jenjang Strata 1 (SI) hanya dengan menempuh kuliah selama 2 tahun tanpa konversi. (gun)

MAHASISWA BARU LP3I memberikan kesempatan pada lulusan SMA/SMK/ MA serta karyawan untuk bergabung di tahun ajaran 2010/ 2011.

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG


METRO TEGAL

4

SELASA 10 AGUSTUS 2010

RADAR TEGAL

Redenominasi Tak Berpengaruh Masyarakat Tak Perlu Resah

RAZIA

HERMAS PURWADI/RATEG

DISITA - Puluhan miras yang berhasil disita dari berbagai wilayah.

Jelang Puasa, Miras Dirazia SEAKAN tidak mau tertinggal dengan aksi yang dilakukan tiga Polsekta sebelumnya, kali ini jajaran Polsekta Tegal Selatan juga melakukan upaya deteksi terhadap peredaran miras ilegal diwilayah hukumnya. Dari razia yang digelar tengah malam hingga dini hari kemarin, petugas berhasil mengamankan 2 jerigen besar brankal, serta puluhan miras dari berbagai merk dan ukuran. Razia kali ini difokuskan di Kelurahan Bandung dan Randugunting. Kapolresta AKBP Drs Kalingga Rendra Raharja SE melalui Kapolsekta Tegal Selatan AKP Evi Wijayatni SH menyatakan razia semalam juga merambah Kelurahan Tunon untuk menditeksi keberadaan miras yang diperjual belikan tanpa izin resmi. “Razia kali ini kami gelar sebagai bentuk menciptakan iklim kondusif di wilayah selatan menyambut datangnya Ramadan. Selain miras kami juga arahkan personil untuk mendeteksi merebaknya judi yang ada di lorong-lorong kampung,” tegasnya, Senin ( 9/8) kemarin. Puluhan miras dari berbagai jenis dan jerigen brankal itupun langsung dibawa ke sektor untuk selanjutnya diserahkan ke mapolresta untuk dimusnahkan. “Upaya menditeksi merebaknya kembali jual beli miras ilegal dan penyakit masyarakat lainnya tetap kami antisipasi dengan mengaktifkan personil menggelar patroli pemukiman. Dan kami juga meminta peran aktif masyarakat untuk segera melaporkan bila melihat indikasi yang mengarah pada tindak penyakit masyarakat disaat ramadan nanti,” pintanya. Upaya pembinaan terhadap penjual miras ilegal dilakukan petugas dan bila pembinaan itu tidak diindahkan, upaya tegas akan ditempuh dengan menggelandang para penjual ke meja hijau. (her)

RAMADANAN PedagangKelapaMusimanMenjamur HAMPIR di setiap sudut jalan saat ini dengan mudah dijumpai pedagang kelapa muda musiman. Mereka mencoba mengais rejeki dari masyarakat yang banyak memburu kelapa muda saat berbuka puasa. Imbasnya, harga kelapa muda turut terkatrol meskipun stok ada ada cukup melimpah. Selain itu, pedagang kaki lima yang smeual hanya menyediakan beberapa kelapa muda dalam kondisi utuh kini mulai menambah stok hingga beberapa kali lipat. Murni, salah seorang pedagang membenarkan jika saat ini dia sengaja menambah stok hingga tiga kali lipat dibandingkan hari biasa. Jika dalam kondisi normal dia menjual kelapa muda utuh sekitar Rp 4.000 hingga Rp 5.000, kini dijual Rp 6.000 hinga Rp 7.5000 per buah. Permintaan dari masyarkaat uga terus mengalami peningkatan terutama untuk kelapa muda atau kelapa hijau yang dijual lebih mahal. Kini dalam sehari dia bisa menjual 15 hingga 20 buah kelapa dari hari biasa yang hanya mampu menjual 9-10 buah. Karena tidak ingin repot, dia hanya menjual kelapa muda utuh sehingga bisa bertahan hingga beberapa hari. “Kalau dibuat es kelapa muda, harus habis hari itu juga karena tidak bisa disimpan buat besok,” katanya. Simin, pedagang lainnya membenarkan jika permintaan kelapa hingga hari ini terus meningkat. Bahkan memasuki awal puasa tahun sebelumnya. Dalam sehari dia bisa menjual hingga 50 buah kelapa dengan harga bervariatif tergantung ukurannya. Agar stok yang ada tetap terjaga, jauh-jauh hari dia sudah memborong kelapa di sejumlah desa dan dibiarkan tetap berada di pohon. Dua atau tiga hari sebelum dijual, dia baru memanen kelapa tersebut sehingga bisa dijual dalam kondisi segar sehingga harganya bisa lebih mahal. (gun)

BELAKANGAN ini banyak media memunculkan wacana Bank Indonesia (BI) tentang redenominasi mata uang rupiah. Yaitu penyederhanaan penyebutan satuan harga maupun nilai mata uang. Akibatnya, banyak masyarakat yang resah akan wacana BI tersebut. Karena dikuatirkan hal tersebut akan berpengaruh terhadap angka inflasi. Menurut Pimpinan BI Tegal Yoni Depari, redenominasi adalah penyederhanaan penyebutan satuan harga maupun nilai mata uang. Artinya, pecahan mata uang disederhanakan tanpa mengurangi nilai dari uang tersebut. “Misalnya, Rp 10.000 menjadi Rp 10 atau Rp 1.000 menjadi Rp 1, dan seterusnya. Tapi, nilai uang sebelum dan sesudah redenominasi itu sama tidak ada pengurangan sedikit pun,” katanya usai dilantik, Senin (9/ 8), di Hotel Plaza. Dia menyampaikan, bahwa Indonesia sangat membutuhkan itu. Sebab, kondisi saat ini menyulitkan dalam hal akuntansi. Apalagi jika nilainya sudah mencapai miliaran, alat hitung yang ada sudah tidak lagi bisa menampung besaran nolnya. Dengan adanya redenominasi itu, tidak akan terjadi. Karena dalam penulisan atau apapun sudah lebih sederhana. Selain itu, juga dalam fisikalnya juga tidak merepotkan. Karena akan lebih ringkas dan mudah dibawa. Terkait apa yang ditakutkan masyarakat, redenominasi akan mempengaruhi inflasi itu tidak benar. Sebab, redenominasi tidak ada hubungannya samasekali dengan inflasi. “Jadi masyarakat tidak perlu kuatir tentang itu. Redenominasi itu bukan pemotongan nilai mata uang. Tetapi hanya penye-

ADI MULYADI/RATEG

UCAPKAN SELAMAT - Pimpinan BI Tegal yang baru mendapatkan ucapan selamat dari para tamu undangan.

derhanaan saja,” tegas Yoni. Dijelaskan pemberlakuan redenominasi belum bia disebutkan kapan waktunya. Yang jelas, BI akan melakukan sosialisasi tentang itu secara menyeluruh. Dari situ akan terlihat bagaimana respon masyarakat terkait wacana tersebut. Deputi Pimpinan BI Tegal Ilhanuddin Wahab menambahkan mengenai sosialisasi-

Puluhan Massa Geruduk BII SETELAH sempat tertunda selama tiga hari, aksi turun jalan yang dilakukan puluhan massa simpatisan nasabah BII Tjio Djoko Mulianto (44), warga Jl Belimbing Kecamatan Tegal Barat, Senin (9/8) sekitar pukul 11.00 WIB kemarin, akhirnya benar-benar direalisasikan. Di bawah penjagaan ketat personil Samapta Polresta, orasi menuntut pertanggungjawaban BII yang mengalihkan agunan nasabah tanpa sepengetahuan yang bersangkutan berlangsung tertib. Berbagai poster dibentangkan massa simpatisan yang berisikan protes terhadap BII. Poster tersebut bertuliskan BII Rugikan Nasabah, Surat KPT sebagai bukti hukum BII menjualbelikan aset Djoko Mulianto, hingga Tutup Bank BII. Usai menyampaikan orasinya, Tjio Djoko Mulianto menerobos masuk ke lantai II tempat penasehat hukum BII melakukan klarifikasi terhadap demo tersebut di hadapan wartawan. Kejadian bermula ketika nasabah bank Tjio Djoko Mulianto melakukan akad kredit di BII untuk membeli rumah di Citra Bahari. Di perjalanan waktu pada Maret 2000 sertifikat agunan tersebut dipindahtangankan oleh pihak BII atau diperjualbelikan tanpa sepengetahuannya. Pihak BII melalui pengacaranya Djarot Wijayanto SH MH menyatakan pihaknya saat itu melakukan eksekusi atas pe-

rintah kepala Pengadilan Negeri Kota Tegal. “Kami hanya melaksanakan perintah PN untuk melakukan eksekusi sesuai surat Nomor 12 /Pdt/G/2004/ PN Tegal. Kalau kami tidak melakukan hal itu jelas kami akan mendapatkan hukuman, karena menghalang-halangi proses eksekusi,” terangnya. Keterangan penasehat hukum BII tersebut langsung ditanggapi korban Tjio Djoko Mulyanto yang mengaku dirinya tidak diberi tahu terlebih dahulu atas penyitaan aset berserta isinya tersebut. Dia menyesalkan pihak BII yang berani memindahtangankan sertifikat agunan tanpa sepengetahuan nasabahnya. Dan menurut surat ketua Pengadilan Tinggi Nomor W 12U/18/PDT0410/V/2010 tertanggal 24 Mei 2010, pihak yag bertanggung jawab dalam kasus ini adalah BII yang telah memindahkan sertifikat agunan. Di persidangan yang digelar PN Tegal sendiri korban sempat memenangkan gugatan bivorat. Di mana putusan bisa dilakukan eksekusi terhadap rumah Citra Bahari meskipun ada upaya banding dari Willy yang menerima pemindahtanganan agunan miliknya. “Ketua PN Tegal sudah mempersilahkan eksekuasi tersebut. Namun, anehnya pihak Pengadilan Tinggi Semarang justru belum memberi izin ka,” tegasnya. (her)

nya akan dilaksanakan dalam dua tahun kedepan. Dan pada 2014 nanti ada uang paralel. Maksudnya dua jenis uang beredar yaitu yang baru dengan nilia redenominasi dan uang lama. Namun nilai dan kegunaannya masih sama. Bagi para penjual barang juga nantinya akan memasang dua harga. Satu dengan harga yang su-

dah disederhanakan dan satunya lagi dengan harga uang lama. “Tahap paralel tersebut merupakan masa transisi. Nah, secara bertahap setelah masa transisi uang lama akan ditarik digantikan dengan uang baru. masyarakat tidak perlu resah dengan ini. Karena pada dasarnya sama saja tidak ada pemotongan nilai serupiah pun. Jika

ini sudah berjalan, maka nilai uang sen akan kembali aktif,” ujarnya. Terkait dengan wacana ini, BI sudah melaksanakan studi banding ke negara-negara yang juga menerapkan redenominasi. Dan manfaatnya disana sangat terlihat, karena efektifitasnya jelas, baik dari segi fisikal atau akuntansi. (adi)

Tegal Penyumbang Inflasi Tertinggi KOTA Tegal termasuk salah satu daerah penyumbang inflasi tertinggi di Jawa Tengah (Jateng). Karenanya dalam waktu dekat Bank Indonesia (BI) Tegal dan Pemkot akan membuat satuan tim pengendali inflasi daerah. Ini terungkap dalam acara serah terima jabatan (sertijab) Pimpinan BI Tegal, Senin (9/8) di Hotel Plaza. Usai menyerahkan jabatannya, Mantan Pimpinan BI Tegal Tri Selo mengatakan seperti yang dikatakan Gubernur Jateng, KotaTegal masuk dalam penyumbang inflasi tertinggi. Untuk angkanya mencapai 6,3 persen. “Inflasi merupakan cermin dari pertumbuhan ekonomi. Namun kita ingin menyelaraskan dengan daerah lain. Sehingga memberi kontribusi yang baik. Seperti apa yang dikatakan sekretaris daerah (sekda) Kota Tegal tadi, dalam waktu dekat akan membuat satuan tim pengendali inflasi daerah,” katanya usai acara. Menurutnya, tingginya inflasi disebabkan oleh banyak

faktor. Untuk daerah biasanya jumlah pasokan kurang tetapi permintaan banyak. Kemudian juga dipengaruhi panen yang kurang dan transportasi yang terganggu. Dijelaskan, BI bukan merupakan intitusi yang bertanggungjawab pada level itu. Jadi BI lebih mengarah sebagai katalisator. Namun karena salah satu tugas BI itu mengendalikan inflasi, kita akan mencoba berkerjasama dengan intitusi lain. “Ini akan dilanjutkan oleh pemimpin BI yang baru yakni saling mengkoordinasikan dan menginformasikan, menyatukan berbagai dinas, instansi termasuk Kadin swasta dan pemerintah. Bahwa problematika kita bersama adalah ini. Karenanya kita mengajak bersama-sama untuk bisa berperan di sektor masing-masing. Guna menyumbangkan inflasi menurun tanpa mengurangi pertumbuhan ekonomi,” ujarnya. Sementara Sekda Kota Tegal Edy Pranowo menuturkan pada

saat ini pembangunan ekonomi di Kota Tegal sebagai tempat BI berkedudukan terus berkembang dan pertumbuhan ekonominya terus meningkat. Secara struktural, ekonomi Tegal ditunjang sektor perdagangan, industri, dan transportasi. “Sektor perdagangan paling dominan memberikan kontribusi sebesar 22,53 persen dari total angka PDRB. Kemudian sektor industri memberikan kontribusi sebesar 21,28 persen. Sedangkan sektor transportasi dan komunikasi mempunyai andil 11,74 persen,” katanya saat membacakan sambutan Wali Kota. Untuk pertumbuhan ekonominya terus bergerak positif dari tahun ke tahun. Tercatat pada tahun 2009 pertumbuhannya mencapai angka 5,59 persen. Ini lebih tinggi dari tahun sebelumnya yang hanya 5,33 persen saja. “Ini bisa dicapai berkat peran serta dunia usaha sebagai sektor riil lokomotif perekonomian. Juga dukungan duni perbankan yang ada,” tambah dia. (adi)


KABUPATEN TEGAL

8

SELASA 10 AGUSTUS 2010

RADAR TEGAL

Pembangunan Gedung Yaumi Baru 25 Persen PAGERBARANG Ditinggal Panen, Motor Raib AKSI pencurian sepeda motor kembali terjadi di wilayah hukum Polres Tegal. Kali ini sebuah motor Yamah Mio Nopol G 3024 FR yang ditinggal pemiliknya di pinggir sawah masuk Desa Pagerbarang Kecamatan Pagerbarang diembat maling pada Sabtu (7/8). Atas kejadian ini, korban mengalami kerugian sekitar Rp 13 juta dan kasusnya kini sudah dilaporkan ke polisi. Diperoleh informasi, aksi pencurian yang terjadi, bermula sekitar pukul 11.00 WIB, korban Santoso pergi ke sawah dengan menggunakan motor Mio. Sedangkan saat itu hendak melihast hasil panennya. Namun demikian, baru beberapa menit ditinggal di areal persawahan, rupanya sepeda motornya ada yang membawa kabur. Dan hal ini juga membuat para petani yang melihat berteriak. Namun lantaran kecepatan pelaku sangat cepat, membuat korbannya tak bisa menangkapnya. Hingga akhirnya korban melaporkan kejadiannya ke mapolsek setempat. Sementara dari petugas kepolisian, meski langsung dilakukan penyebaran berita lewat udara termasuk pencarian di sejumlah titik jalur di Pagerbarang, Slawi, Lebaksiu maupun Dukuhwaru dan Balapulang, pencuria sepeda motor tidak berhasil ditemukan. Dan hingga kini polisi juga masih terus melakukan upaya pencarian. (gus)

SLAWI Permintaan Buah Kian Meningkat DATANGNYA bulan suci Ramadan yang sehari lagi, ternyata membawa berkah tersendiri bagi para pedagang buah yang berada di Pasar lama Slawi. Mereka kini mulai kebanjiran pembeli dan mengalami peningkatan penjualan. Wiwi (38), salah seorang pedagang buah di Pasar lama Slawi menuturkan, peningkatan permintaan buah mulai terjadi saat sepekan ini. “Bila memasuki bulan Ramadan, biasanya para pembeli banyak yang membeli buah melon. Kendati demikian, sebagian besar harga buah hingga kini masih stabil,” katanya. Biasanya, buah yang paling sering dibeli orang selama bulan Ramadan ini yakni semangka dan melon. Soalnya kedua buah ini dinilai sangat pas untuk berbuka puasa. Tak terkecuali dengan pisang yang sering dijadikan sebagai kolak. “Alhamdulillah, dalam pekan ini penjualan buah yang memang sengaja kami stok banyak laku semua. Terlebih lokasi tempat kami berjualan tepatnya di depan Telkom Slawi, dinilai sangat strategis. Ya masyarakat tidak perlu repot berdesak-desakan masuk ke pasar,” ulasnya. Ditambahkan, untuk saat ini sejumlah buah memang harganya masih stabil. Namun demikian biasanya memasuki bulan puasa terlebih saat pertengahan harganya akan naik. “Untuk buah salak saat ini per kgnya Rp 9 ribu, jeruk 12 ribu, anggur Rp 45 ribu, dan kelengkeng Rp 15 ribu,” ulas pemilik toko buah Mandiri. Sementara kalau penjualan per harinya tidak menentu. Terkadang dapat menjual sekitar 50-an kilogram. Baik, itu buah apel, jeruk, anggur maupun kelengkeng yang saat ini tengah banjir di pasar. Senada dikatakannya Iwan (55) pedagang buah lainnya, harga buah saat ini belum banyak mengalami kenaikan. Ada kemungkinan akan terjadi kenaikan saat memasuki bulan Ramadan nanti. “Kalau bicara saat ini, semua barang pasti harganya naik mas. Namun memang tidak parah pada harga buah yang masih stabil,” ulasnya. Ia menambahkan selama bulan Ramadan, permintaan buah akan semakin melonjak hingga memasuki Lebaran mendatang. “Karenanya saya terus menyiapkan stok buah agar tidak kehabisan. Tentunya juga dengan menjaga kesegaran buah agar tetap segar dan tidak busuk,” pungkasnya. (gus)

SLAWI – Pembangunan Kantor Yayasan Umat Islam (Yaumi) Kabupaten Tegal yang didirikan mulai tahun 2005 baru bisa dipakai 25 persen. Pasalnya 75 persen yang lain belum bisa dikerjakan dan butuh Rp 8,6 milyar lagi untuk menyelesaikannya. Sekretaris Yaumi H Abdul Hanan SPdI kepada Radar Senin (9/8) mengatakan, pembangunan gedung Yaumi baru akan dilakukan Mou dengan pihak rekanan dimulai kemarin. Ada pun total anggarannya Rp 8,6 miliar, yang itu semua diperuntukan untuk pembangunan aula yaumi atau gedung serba guna dan mes. Pembangunan itu dengan tujuan agar pegawai pemda atau instansi dan lainnya ketika mengadakan penataran atau pelatihan apa pun lainnya tidak harus keluar kota. “Mes akan dibuat dua lantai, yang mana dimaksudkan untuk menampung kaum duafa dan beguna juga untuk kepentingan Kabupaten Tegal,” katanya. Hanan menambahkan, gedung yang sudah bisa dipakai yaitu kantor Yaumi, pos satpam, mushola dan yan gbelum gedung serba guna dan mes. Gedung Yaumi ini ke depan juga dimaksudkan untuk transit jamaah haji. “Insya Allah setelah gedung Yaumi ini berdiri 100 persen, maka akan banyak sekali manfaatnya, karena Yaumi kedepan juga programnya tidak hanya sarasehan tiap

bulan ke desa-desa saja, akan tetapi ketika sudah ada gedung serba guna juga direncanakan kegiatan yang bernuansa dakwah kepada pelajar-pelajar,” imbuhnya. Lebih lanjut Hanan mengatakan, pembangunan gedung Yaumi ini adalah dana yang didapat dari umat Islam dalam bentuk sodakoh dan belum ada bantuan dari pemkab. Selama 22 tahun Yaumi telah mengumpulkan dananya sebesar Rp 5 miliar dan itu tidak hanya untuk pembangunan gedung saja, melainkan separohnya untuk kepentingan sarana dan prasana umat Islam. “Yaumi telah banyak membantu kegiatan pemkab dalam rangka membantu sarana prasana untuk tempat-tempat keagamaan, khususnya agama Islam, seperti masjid, musala, madrasah dan lainya dan sebagian dari amal yang terkumpul tersebut untuk pembangunan kantor Yaumi,” ungkapnya menambahkan. Sebenarnya Yaumi butuh bantuan atau kepedulian dari pemkab. Makanya untuk kedepan berharap agar pemkab bisa membantu Yaumi melalui APBD, khususnya untuk pembangunan fisik. “Selain kepada pemkab, kami juga berharap kepada masyarakat khususnya umat Islam agar lebih meningkatkan amal sodakohnya lewat Yaumi,” pungkas Hanan. (mg2)

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

BANGUNAN - Sekretaris Yaumi menunjukan sebagian bangunan Yaumi dari tahun 2005 belum selesai 100 persen.

Mahasiswa STAIBN Beri Santunan

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

BERI SANTUNAN - Sejumlah mahasiswa memberikan santunan kepada warga yang kurang mampu dalam rangka PIALA STABN Slawi.

TARUB – Dalam rangka penarikan Praktek Ilmu Amliyah Lapangan mahasiswa STAIBN mengadakan santunan anak yatim kepada perwakilan desa se Kecamatan Tarub. Ketua Koordinator Kecamatan PIALA STAIBN Khafid Nastsir mengatakan, kegiatan santunan ini adalah bentuk kegiatan terakhir peserta PIALA yang batuannya dari semua peserta dan kerjasama dengan PO Dewi Sri. Dengan santunan tersebut mudah-mudahan dapat membantu para anak yatim untuk keperluan hidupnya sehari-hari. “Ada sekitar 54 anak yatim yang diambil dari 18 desa yang kita santuni, dengan tiap desa mengirimkan tiga anak yatim,” katanya. Anak yatim lanjut dia, merupakan manusia yang patut diberi santunan, paling tidak

dengan diadakanya santunan tersebut masih banyak juga masyarakat yang mempunyai rejeki lebih untuk bisa memberikan santunannya kepada anak yatim yang lain, khusunya di Kecamtan Tarub tersebut. “Kami berharap dengan santunan tersebut bisa membantu untuk keperluan dan memberi semangat untuk persiapan datangnya bulan puasa dan juga bisa menggugah masyarakat yang mampu untuk memberikan santunan,” imbuhnya. Hadir dalam kesempatan itu direktur PO Dewi Sri dr Edi Utomo yang kebetulan istrinya mengikuti PIALA/KKN tersebut. Sementara Ketua STAIBN Drs Jamil Muslim MSI mengatakan dirinya merasa terima kasih kepada PO Dewi Sri yang telah membantu pelaksanaan PAIAL/KKN melalui santunan tersebut, yang mudah-mudah-

an kegiatan semacam ini tidak berhenti di Kecamatan Tarub saja. “Kebetulan dr Edy itu adalah sahabat sejak dulu, yang beliau juga menjadi penggung jawab di lembaga kesehatan atau panti asuhan di lembaga pesantren kami,” katanya. Salah warga yang menerima santunan tersebut, Tika (16) mengatakn, dia merasa bahagia karena ternyata mahasiswa dan PO Dewi Sri juga peduli kepada masyarakat yatim seperti dirinya. “Mudah-mudahan amal baik mahasiswa STAIBN dan yang lain yang membantu kami diberi rohmat Allah SWT,” katanya. Selain itu, dia berharap kegiatan semacam itu bisa diikuti lembaga yang lain. Sehingga anak-anak yatim seperti dirinya mendapat perhatian dari mereka yang peduli. Paling tidak dapat meringankan bebannya. (mg2)


SAMBUNGAN

SELASA 10 AGUSTUS 2010

9

RADAR TEGAL

Merindukan Sosialisasi Penyelenggaraan Negara Drs H A Muqowam Sambangi PCNU Kab Pemalang

SUMITRO / RADAR PEMALANG

SOSIALISASI – Didampingi Ketua PCNU Kab Pemalang KH Aunurrofiq SH, anggota MPR RI Drs H A Muqowam tengah menyampaikan materi sosialisasi kemarin.

PEMALANG – Anggota MPR RI Drs H A Muqowam mengadakan Sosialisasi Pancasila, UUD 45, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, dan Ketetapan MPR RI di kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pemalang, Senin (9/8) kemarin. Kegiatan sekaligus menyambangi pemilihnya di Dapil X Jateng. Sosialisasi yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB tersebut diikuti seluruh ketua MWC NU, Muslimat-Fatayat NU, GP Anshor, dan IPNUIPPNU se-Kabupaten Pemalang. Hadir pula Ketua PCNU Kab Pemalang KH Aunurrofiq SH. Dalam sambutan pengan-

tarnya, Muqowam mengemukakan, UUD 45 merupakan hukum dasar yang bukan semata-mata dokumen hukum. Akan tetapi mengandung berbagai aspek lain yang tidak kalah penting, seperti sebagai pandangan hidup, cita-cita, dan falsafah. Dimana ketiganya mempunyai nilai-nilai luhur dan menjadi landasan dalam penyelenggaran negara. “Masyarakat harus memahami hal ini agar tidak salah kaprah dalam memahami suatu permasalahan dalam suatu daerah,” terang dia. Dengan memahami secara utuh dan menyeluruh terhadap UUD 45, berbagai cara dan metode dilaksanakan MPR RI. Salah satu cara efektifnya yakni memasyarakatkan atau mensosialisasikannya. Pentingnya kegiatan sendiri sebagaimana dikemukakan Muqowam, sekaligus melaksanakan amanat Pasal 8 ayat 1

UUD 45 Nomor 22 Tahun 2003. Yakni melaksanakan dan memasyarakatkan keputusan MPR mengenai susunan dan kedudukan MPR, DPR, DPD, dan DPRD. Disebutkan, salah satu lembaga kekuasaan negara selain Presiden dan DPR, adalah MA/MK. Dimana dalam melaksanakan tugasnya, MA/MK mempunyai hak untuk memutuskan pelaksanaan Pemilu-Kada dalam suatu daerah. Muqowam mencontohkan di Provinsi Sulsel, yakni adanya pasangan calon yang di nyatakan menang oleh KPU setempat, oleh MA/MK kemudian dinyatakan tidak sah. Hal ini didasarkan atas ajuan dan laporan adanya money politics, dan selanjutnya diadakan penyelidikan ditemukan buktibukti autentik adanya hal tersebut.

Sementara itu, Ketua PCNU Kab Pemalang, KH Aunurrofiq SH mengatakan, pihaknya menyambut baik sosialisasi yang dilakukan politisi PPP tersebut. Apalagi belakangan pemahaman masyarakat mengenai nilai-nilai Pancasila, UUD 45, dan NKRI sudah luntur. “Kami merindukan sosialisasi seperti ini karena anakanak kami juga membutuhkan pemahaman lebih tentang penyelenggaraan negara,” ujarnya. Apresiasi juga disampaikan kepada Muqowam. Menurutnya, dari beberapa anggota DPR RI dari kalangan nahdliyin yang kali pertama datang ke PCNU Kab Pemalang adalah Muqowam. Seusai penyampaian materi sosialisasi, kegiatan kemudian dilanjutkan tanya jawab dengan peserta yang memenuhi aula PCNU di Jalan Pemuda Pemalang. (cw2)

Kejuaraan Tenis Lapangan Pemkab Taklukkan Perhutani Ramadan, Tambah Kuota Elpiji PEMALANG - Dalam rangka memeriahkan HUT RI ke65 Pengurus Kabupaten (Pengkab) Pelti menggelar kejuaraan tenis lapangan Widuri Cup. Even tahunan ini diikuti oleh regu-regu tenis dari beberapa daerah. Pemalang sendiri mengirim regu Pemda dan tampil sebagai juara. Kejuaraan yang dihelat sejak 1 Agustus itu berakhir pada Sabtu (7/8) kemarin. Salah satu pengurus Pelti Hendro Susilo mengemuka-

kan, Regu Pemkab Pemalang tampil dalam final berhadapan dengan regu Perhutani KPH Pemalang. Pertarungan kedua regu ini adalah pertarungan bebuyutan dalam beberapa even terakhir. “Kami bersyukur pada Widuri Cup kali ini bisa menjadi juara mengalahkan lawan bebuyutan kami Perhutani dengan skor 2-1,” kata dia Senin (9/8). Dalam kejuaraan tersebut, hasilnya adalah juara I beregu putra diraih Pemda A, juara II

Perhutani dan juara III Union. Sedangkan untuk nomor Ganda putra juara I diraih oleh Andri Agasi - Suprayitno, juara ke 2 Hendro SusiloHenry PA, dan juara ke-3 diraih oelh Bagus-Budi. Ganda Putri, Juara I Ety-Nurma Farida, juara II Devi- Inas Safira juara III Ida-Cicik. Di nomor Ganda Campuran, Juara I Nurma Farida -Henry, Juara II Ade - Wiwik, juara III: Hendro Susilo - Inas Safira. Pada nomor Ganda 45 tahun keatas,

Juara I Budi - Nuri, Juara II Fahrianto - Rahmat, dan juara III Suhartono-Suharto. Para Juara ini menerima trophy dan uang pembinaan dengan jumlah total Rp 6,6 juta. Kejuaraan Widuri Cup ini lanjut Hendro merupakan tradisi tahunan dan agenda tetap Pengkab Pelti yang sudah digelar ke-30 kalinya. Rencana tahun depan akan diperluas lagi agar pesertanya berasal dari eks- karesidenan Pekalongan, terutama nomor beregu putri. (ali)

Kwarran Pulosari Meriahkan PPLB dengan ... dari halaman 9 untuk berkarya dengan semangat kemandirian. Gerakan Pramuka dalam melaksanakan tugas pokoknya untuk mencapai tujuan menciptakan generasi muda Indonesia yang berbudi luhur sesuai Pancasila, melalui penyelenggaraan pendidikan kepramukaan dalam bentuk kegiatan yang sehat, menarik, terarah, terencana, di alam terbuka dengan prinsip kepramukaan dan metode kepramukaan. Kegiatan-kegiatan dalam kepramukaan untuk mencapai

sasaran tersebut, diharapkan Maryoto, haruslah kegiatan yang menantang sesuai kepentingan dan kebutuhan para pramuka serta situasi dan kondisi modern, bermanfaat dan dilaksanakan dengan prinsip dasar kepramukaan dan metode kepramukaan. Mabirran (Majelis Bimbingan Ranting) Gerakan Pramuka Pulosari Sumargo HS SPd MPd secara terpisah kepada Radar mengatakan, lomba Tingkat Regu Pramuka Penggalang Ranting (LT-2 Tahun 2010) tidaklah hanya merupakan upaya peningkatan kualitas

pramuka penggalang, tetapi juga untuk mengevaluasi implementasi renstra yang berkaitan dengan kualitas kegiatan peserta didik yang dilaksanakan gudep. LT-2 Tahun 2010 ini bertujuan untuk mengembangkan sumber daya yang dimiliki pramuka penggalang sebagai kader bangsa sekaligus kader pembangunan. Sasaran yang ingin dicapai adalah menguatkan rasa persatuan dan kesatuan, meningkatkan disiplin dan kepedulian terhadap sesama dan alam seisinya, meningkatkan keterampilan kepramukaan dan

manajerial serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan. “Bisa merasakan senang, kesan senang-senang, mungkin jauh dari benak peserta LT-2. “ Pasalnya, kedatangan mereka di Bumi Perkemahan Karang Poh Desa Pulosari kecamatan Pulosari adalah untuk berlomba. Bukan ajang pesta penggalang seperti dalam Jambore. “Meski itu sudah disadari peserta, tapi mereka tetap saja bisa merasakan senang, di sela tujuan menang yang memang mereka harapakan,” ujar Sumargo. (mg1)

Harga Barang Rongsokan Merangkak Naik dari halaman 9 Tegal, dan kertas serta kardus dikirimkan ke Jepara dan Kudus. Beberapa di antaranya, lanjutnya lagi, ada juga yang dikirim ke Cirebon, Semarang, Jakarta, dan Surabaya. Dalam satu pekannya, usaha yang sudah dijalani 20 tahun tersebut bisa mengirimkan barang hingga 6 ton untuk tiap jenis. Yakni menyesuaikan dengan permintaan perusahaan bersangkutan. “Anak buahnya ada 100-an, itu kalau mereka aktif semua. Kalau tidak ya sekitar 50-an saja,” ucap Dariyah.

Dijelaskan, puluhan anak buahnya dalam mencari barang bekas dari Kecamatan Pemalang, Taman, Petarukan, hingga Kecamatan Ampelgading dan Bodeh. Dengan rata-rata hasil mencapai 100 kilogram dari berbagai jenis barang. RUGI HINGGA RP 75 JUTA Mengenai fluktuatifnya harga barang bekas sendiri sebagaimana dikemukakan dia, tidak selamanya membawa untung. Karena Dariyah pernah juga merasakan buntung dengan rugi hingga Rp75 juta. Yakni pada saat perusahaan yang mengolah biji besi menurunkan harga tanpa pemberitahuan

sebelumnya. “Penurunannya sangat besar sekali, padahal saya sudah membeli dari anak buah saya ratusan ton,” kenangnya kepada Radar. Disebutkan, pada saat itu harga normal besi per kilogram dalam kisaran 15-18 ribu rupiah. Namun tiba-tiba anjlok hingga menyentuh angka Rp 2000. Sehingga membuat dirinya rugi hingga 75 jutaan. Kerugian ini menurutnya juga dirasakan puluhan pengepul lain yang ada di Kelurahan Wanarejan dan kota-kota lain. Untuk saat ini, harga besi sudah stabil yakni Rp 3000/

kg, setelah berturut-turut merangkak naik, dari Rp 2000, Rp2500, Rp2700, dan Rp2900. (cw2)

dari halaman 9 Saat ini Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan acuan kuota minyak saat terjadi konversi memberikan kuota gas elpiji 3 kg untuk Kabupaten Pemalang sebesar 413.720 buah. Padahal dari paket konversi yang didistribusikan dan

diambil sampel penggunanya adalah 80 persen berarti ada 303.891 dengan kebutuhan seminggu satu tabung maka diprediksi membutuhkan 1.215.564 tabung gas. Dari prediksi kebutuhan sebesar itu dan dibandingkan dengan kuota untuk Kabupaten Pemalang terjadi defisit

kebutuhan sebanyak 801.845 tabung gas. Namun penambahan 30 persen dari 413.720 buah tabung atau sekitar 124.119 unit pada Juli ini terjadi pengurangan defisit menjadi 677726. Jumlah ini akan terus berkurang karena tambahan kuota sebesar 30 persen setiap bulanya itu. (ali)

Kwarcab Pemalang Raih Juara ... dari halaman 9 Pramuka pada umumnya. Dalam kesempatan penutupan kegiatan ini ditampilkan kemampuan Pramuka Luar Biasa dalam bidang seni seperti melodrama Babat Dieng. dimana penarinya bisa kompak dan bergerak berirama meskipun musiknya dihentikan. Pembawa acara mengatakan, kelebihan penari-penari yang menderita tuna rungu ini adalah bisa menari

dengan kompak tanpa terganggu meskipun musiknya dihentikan. Tentu saja aksi ini mendapat aplaus dari mereka yang menyaksikan. Dalam kegiatan ini, selain tampil melodrama juga kesenian thek - thek yang dibawakan Pramuka Luar Biasa dari Cilacap. Sementara untuk upacara petugasnya adalah dari Pramuka Luar Biasa Kwarcab Pemalang. Dalam PPLB ini tampil sebagai juara pertama pentas seni

adalah kontingen dari Wonosobo, juara kedua diraih Kabupaten Pemalang dan juara ketiga diraih Tegal. Sementara untuk pertendaan putra juara pertama diraih Kabupaten Pemalang, juara kedua Wonosobo dan juara ketiga diraih Kabupaten Pemalang juga. Sementara untuk pertendaan putri juara pertama diraih Kabupaten Banjarnegara juara kedua Purbalingga dan juara ketiga Brebes. (ali)

Puluhan Ribu Tabung Gas Rusak dari halaman 9 memiliki label SNI dijelaskan oleh Romy dari Pertamina Gas Dom Regional III tabung tersebut masih layak dan sesuai Permen Perindustrian nomer 85 tahun 2008 bisa digunakan sampai tahun 2018. Dalam kunjungan itu, Romy juga sempat meminta pekerja pengisian gas unjtuk menambah tekanan pada waktu isi gas karena menurutnya kurang. Dari kunjungan tersebut

diketahui pengisian bahan bakar energi ini menerapkan standar pengamanan yang ketat. Rombongan yang masuk area pengisian diminta tidak mengaktifkan HP dan menggunakan helm pengaman. Bahkan penggunaan kamera pun dibatasi dengan tidak menggunakan lampu kilat serta jaraknya harus jauh. Standar ini diterapkan agar tidak mengganggu proses digital pengisian tabung gas. Meski menggunakan pera-

latan modern namun cara tradisonal pun masih ditempuh SPBER di antaranya untuk mengetahui kualitas tabung agar terhindar dari kebocoran dengan mencelupkannya ke air pada saat tabung akan diisi dan setelah diisi. Dengan cara ini tabung gas yang keluar dari SPBE dinilai aman. Sementara tabung yang diketahui bocor dikategorikan rusak dan ditumpuk sesuai dengan produsennya untuk diambil dan diganti dengan yang baik. (ali)

Tak Lagi Gampang Meriang Usianya baru 35 tahun saat diwawancarai, di pengujung tahun 2009 yang lalu. Selain itu, tampilan fisiknya pun masih oke: terlihat gagah dan prima. Oleh sebab itu, tidaklah mengherankan bila kesehatan raga lelaki yang bernama Joni Sujana ini masih belum terganggu secara signifikan. Namun, menurut anak pertama dari tujuh orang bersaudara ini, ada sedikit gangguan yang sering juga membuatnya gusar. Apa itu? “Kadangkadang saya tidak tiap hari BAB,” jawab pria yang masih senang melajang ini. Selain itu, pegawai sebuah perusahaan swasta di Bandung ini mengaku badannya sering juga

meriang bila ia sudah bekerja terlalu berat. Untuk itu, sejak setahun belakangan ini ia rajin mengonsumsi New Mandala 525 setiap hari. Ternyata dengan bantuan kedelai bubuk instan tersebut kesehatan penduduk Kelurahan Kopo, Kecamatan Bojong Lowa Kaler, Kota Bandung, ini semakin prima. “Buang air besar (BAB) saya sudah lancar dan badan saya tidak mudah meriang lagi,” ucapnya. Untuk selalu fit, asupan gizi mesti selalu terjaga. Bila tidak, ia bisa memberikan dampak negatif bagi seseorang sehingga ia mudah terserang penyakit akibat metabolisme yang tak lagi normal. Salah satu fungsi

isoflavon yang terkandung dalam kedelai adalah untuk melancarkan kembali metabolisme sehingga penyerapan zat-zat gizi diseimbangkannya kembali dengan sistem pengeluaran. Dan bila terjadi toksifikasi atau peracunan dalam tubuh, kandungan karoten susu kedelai akan menetralisiasinya secara bertahap. Selain itu, penyebab badan tidak fit dan penyakit mampir adalah sistem imun yang rendah. Dalam hal ini, isoflavon sangat berperan dalam meningkatkan sistem imun. Karena itu setiap orang, berapa pun umurnya, harus rajin memelihara kesehatannya, termasuk menjaga pola ber-

pikir. Susu kedelai merupakan sumber vitamin B1, B6, dan E, mineral magnesium dan seng, serta asam amino triptofan. Di dalam buku Susu Kedelai,

Susu Nabati yang Menyehatkan dikatakan bahwa senyawasenyawa dan zat-zat tersebut mampu menambah vitalitas, tenaga, dan kualitas tidur seseorang. Dr. Ir. Hery Winarsi, pengarang buku Isoflavon, menulis, isoflavon yang terdapat pada kedelai memegang peranan penting dalam meningkatkan metabolisme dan menjaga kebugaran. Ia merupakan penyusun fitoestrogen, hormon yang sangat berpengaruh pada vitalitas dan daya pikir. Pada kasus di atas, berkurangnya keluhan tentu tak lepas dari peran recovery dan peningkatan sistem imun setelah rutin mengonsumsi isoflavon. Menurut badan

kesehatan PBB, bangsa Jepang dan Cina relatif lebih sehat ketimbang bangsa-bangsa lain akibat kebiasaan mereka mengonsumsi susu kedelai sejak kecil. Meski demikian, menjaga pola hidup sehat tetap dianjurkan untuk dijadikan prioritas utama. Di antaranya adalah selalu berpikir positif, menghindari penyebab penyakit, rajin-rajin berdoa, menghindari stres, tidak merokok, menjauhi alkohol, berolahraga dengan teratur, dan banyakbanyak bertawakal.New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya yang nyata dan produknya yang diolah secara higienis. Ini amat di-

tunjang oleh mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat masa kini untuk beralih ke bahan-bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. Dan bila ingin mendapatkannya, hubungi apotek/toko obat terkemuka di kota Anda, atau lewat telepon berikut ini. Distributor Jateng: 02470231987 / 081382600344. Tegal: 0283-3302323 / 08156556362. Brebes: 0283-3302323 / 08122255523. Pemalang: 0284-5800685 / 08157708854. Pekalongan: 02857983080 / 085226849284 DINKES: PIRT No. 815320503590


CMYK

SELASA, 10 AGUSTUS 2010

MENUJU G1-G2 RADAR TEGAL

10

Golkar Tetapkan Gondo-Sukesi PEMALANG – Setelah melalui pembahasan panjang dalam Rapat Pimpinan Daerah ( Rapimda) DPD Partai Golkar, yang digelar secara tertutup di kantor DPD setempat,. Senin (9/8) kemarin, akhirnya pasangan balon bupati H Sumadi Sugondo-Siti Suksesi ditetapkan untuk maju dalam Pemilihan Umum Bupati dan Wakil Bupati Pemalang. Penetapan pasangan balon bupati tersebut setelah melihat perkembangan di lapangan satu-satunya bakal calon (balon) bupati yang mampu dan memenuhi syarat. Ketua DPD Partai Golkar HM AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

PERYATAAN SIKAP – Pasangan Balon Bupati H Sumadi Sugondo-Siti Sukesi berada di atas panggung saat dibacakannya pernyataan sikap dukungan arus bawah dan rakyat Pemalang di halaman DPD Partai Golkar

Ribuan Massa Golkar Saksikan Apel Kebulatan Tekad PEMALANG – Ribuan kader dan simpatisan Partai Golkar, Senin (9/8) kemarin hadiri acara apel kebulatan tekad. Acara apel tersebut digelar di halaman kantor DPD Partai Golkar dan hadiri dalam acara itu balon bupati H Sumadi Sugondo dan wakil bupati Siti Sukesi serta jajaran pengurus partai berlambang pohon beringin dan sejumlah tokoh dan kiai. Dalam acara itu juga dibacakannya pernyataan sikap relawan berdikari mewakili rakyat Pemalang. Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pemalang HM Rois Faisal MS SPdi MSi mengatakan, acara apel kebulatan tekad yang dihadiri ribuan massa kader dan simpatisan arus bawah ini menjadikan acara ini luar biasa. Karena telah menunjukan bahwa masyarakat yang ada di arus bawah benarbenar menghendaki balon bupati dan wakil bupati Sumadi Sogondo-Siti Sukesi untuk memimpin Kabupaten Pemalang. “Saya pribadi memyampaikan apresiasi kepada penyelenggara kegiatan ini dan masyarakat Pemalang yang telah berjubel-jubel ingin Sumadi Sugondo–Siti Sukesi untuk memimpin Kabupaten Pemalang lima tahun ke depan,” katanya. Lebih lanjut Rois mengatakan, dalam memilih calon

bupati jangan semata karena uang tetapi pilih calon bupati yang mempunyai kemampuan dan H Sumadi Sugondo dengan Siti Sukesi itu pasangan balon yang sudah berpengalaman dalam pemerintahan. “Makanya nanti jangan pilih calon bupoti hanya karena uang tetapi yang punya kemampuan,” ujarnya seraya menambahkan jika masyarakat memilih calon bupati karena uang atau fulus maka masyarakat nantinya justru akan memgalami susah. Balon Bupati H Sumadi Sugondo SE MM MSi dalam sambutan mengaku haru dengan sambutan masyarakat Pemalang yang cukup antusias menghadiri acara tersebut. Bahkan cukup bangga dan merasa bersyukur ketika masyarakat Pemalang sengkuyung dan mendukung bulat pencalonannya sebagai balon bupati di Kabupaten Pemalang tahun 2010 . “Saya terus terang merinding, apakah saya nanti mampu untuk mimpin rakyat Pemalang. Oleh karena itu saya minta dukungan dan doa restu seluruh masyarakat Pemalang agar ke depan dapat terwujudnya masyarakat yang makmur, berbudi dan lestari mari kita bangun Pemalang agar lebih maju lagi,” katanya. Sumadi Sugondo menambahkan Pembangunan Kabu-

paten Pemalang yang akan terus dipayakan jika terpilih nanti dalam pemilukada di antaranya pembangunan perekonomian masyarakat dan sarana transportasi agar semuanya mulus. “Semua jalan yang sekarang kondisinya banyak yang rusak akan segera diperbaiki, jika nanti ada yang mengakui, itu tidak benar karena pembangunan jalan pada dasarnya yang melakukan adalah pemerintah,” terangnya. Scara gelar apel kebulatan tekad untuk memberikan dukungan kepada pasangan balon bupati dan wakil bupati Sumadi Sugondo-Siti Sukesi berlangsung cukup semarak dengan dihadiri rubuan masa dengan iringan konvoi sepeda motor dan kendaraan roda empat. Selain itu acara dimeriahkan dengan hiburan orkes dangdut dan penampilan atraksi grup barong say. Dengan sajian tersebut masa merasa terhibur dan terus bersemangat dalam memberikan dukungan. Bahkan dengan adanya peryataan sikap dukungan kepada pasangan balon tersebut semangat warga yang hadir semakin menggelora untuk terus mendukung agar pasangan balon bupati Sumadi Sugondo-Siti Sukesi nanti menang dalam Pemilukada di Pemalang. (mg1)

Penyandang Cacat Ikut Sosialisasi Pemilukada PEMALANG – Sejumlah warga penyandang cacat se-Kabupaten Pemalang, Senin (9/8) kemarin, di Aula SLB mengikuti kegiatan sosialisasi pemilihan umum bupati dan wakil bupati tahun 2010. Kegiatan sosialisasi tersebut dimaksudkan untuk memberikan akses kemudahan kepada warga, khususnya para penyandang cacat. Ketua Bina Akses Kabupaten Pemalang Darsono selaku penyelanggara mengatakan, kegiatan sosialisasi pemilihan bupati dan wakil bupati ini diikuti oleh semua warga masyarakat khusus penyandang cacat di antaranya catat tubuh, tuna netra, tuna runggu, tuna wicara dan lanjut usia serta sejumlah siswa SLBA, B, C dan Distarasta. Tujuan kegiatan ini agar warga penyandang cacat mengerti tata cara dalam melaksanakan pemilihan umum saat memberikan suaranya melalui pencoblosan yang benar. “Harapan kami agar pemilukada ini betul-betul luber, langsung umum bebas dan

CMYK

rahasia. Maka perlu memberikan akses kemudahan salah satunya yaitu memberikan alat batu berupa template,” katanya. Pengurus Bina Akses lainnya Suwarto SAg mengatakan, kegiatan sosialisasi pemilu ini untuk memberikan akses kemudahan itu. Artinya dalam kegiatan pemilu, penyelenggara harus betul-betul memberikan perhatian seperti halnya lokasi TPS tidak becek dan landai, bisa di gedung maupun lapangan dengan harapan jika ada warga penyandang cacat yang menggunakan kursi roda atau tongkat tidak mengalami kesulitan saat datang ke TPS. “Termasuk memberikan kemudahan untuk tuna runggu atau bisu juga harus bisa menerangkan dengan menggunakan bahasa isyarat,” imbuhnya. Sementara Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pemalang Wawan Marwan dalam isi materi sosialisasi menyampaikan sejumlah hal penting terkait dengan pelaksanaan kegiatan pemilukada. Di antaranya soal tahapan pemilu yang sekarang

ini sudah memasuki tahapan daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP) dan tata cara memberikan hak suaranya melalui pencoblosan pada tanda gambar atau nomor maupun nama balon-balon yang ada nanti. Disamping itu cara menggunakan alat bantu salah satunya untuk penyandang cacat tuna netra dengan menggunakan template dan juga menyampaikan informasi pelaksanaan Pemilukada yang akan dilaksanakan tanggal 31 Oktober 2010 nanti. (mg1)

Rois Faisal MS SPdi MSi menegaskan bahwa partainya telah menetapkan pasangan balon bupati dan wakil bupati H Sumadi Sugondo-Siti Sukesi dalam hasil Rapimda DPD Partai Golkar. Penetapan terhadap pasangan balon itu setelah melihat perkembangan di lapangan dengan banyaknya masukan, serta kajian dan evaluasi semua balon secara menyeluruh. “Ternyata dengan kajian dan evaluasi yang mempunyai syarat baik kualitas maupun intelektualnya adalah H Sumadi Sugondo sehingga layak sebagai balon

bupati dan Siti Sukesi sebagai wakil bupati,” katanya kepada Radar, Senin (9/8) kemarin. Banyak sisi kelebihan pasangan balon bupati yang satu ini. Untuk H Sumadi Sugondo mempunyai pengalaman di bidang pemerintahan yang berpuluh-puluh tahun. Di sisi lain Siti Sukesi yang kini masih sebagai kepala desa juga mempunyai pengalaman yang sama di pemerintahan hingga menjabat kades dua kali. Termasuk pasangan balon bupati ini juga mempunyai performance yang sangat santun. “Dalam Rapimda sendiri

menurut Rois sudah sesuai aturan mekanisme yang ada, namun untuk rekomendasi untuk pasangan ini masih menunggu dari DPP,” ujarnya. Dia menegaskan, dengan ditetapkannya pasangan balon bupati Sumadi Sugondo–Siti Sukesi maka Partai Golkar sudah jelas dan untuk saat sekarang tinggal menunggu rekomendasi dan harapan kepada semua kader untuk segera turun ke bawah mensosialisasikan kepada masyarakat agar pasangan ini menang. “Saya yakin masyarakat Pemalang tak pragmatis.” (mg1)


CMYK

SELASA, 10 AGUSTUS 2010

RADAR SLAWI

BERLANGGANAN (0283) 340 900 / SMS ke 0815.5643.6843

Pengalihan Arus Ganggu Warga

RSI PKU Muhammadiyah Kab.Tegal 0283-3448131

KRAMAT – Pengalihan arus lalu-lintas dari Jalan Raya Dampyak Kramat menuju ke arah Mejasem Kramat, lantaran adanya perbaikan jalan di Pantura membuat masyarakat sekitar resah. Pasalnya selain mobil pribadi, sejumlah kendaraan besar seperti truk maupun bus ikut masuk ke jalan yang bukan peruntukan

BALANE NYONG Pelihara Bahasa Tegalan BANYAK cara untuk memelihara kebudayaan bangsa yang dimiliki. Salah satunya adalah dengan mencintai dan memperagakan kebudayaan daerahnya masing-masing. Seperti disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Tegal Rojikin AH SH, yang juga penyanyi lagu Tegalan. Dia mengatakan DOK.RADAR SLAWI bahwa kebudayaan Rojikin AH bangsa ini harus dipelihara mulai dari bawah, karena kebudayaan ataupun kesenian bangsa ini sangat beraneka ragam. Makanya kalau daerah bisa menjaga dan memelihara kebudayaannya masing-masing, niscaya kebudayaan bangsa juga tidak akan punah. “Kita harus bangga dengan kebudayaan yang ada dan kita milki, karena biar bagaimana pun kita adalah masyarakat Indonesia ,” katanya. Kalau melihat kebudayaan di Kabupaten Tegal, dari zaman dulu sampai sekarang sangatlah banyak, baik mulai dari perminan tradisional, tari-tarian, dan yang lainya atau pun bahasa Tegalan itu sendiri. “Salah satu cara kami menghidupi atau memelihara kebudayaan bahasa Tegalan adalah dengan cara menyanyi dengan bahasa Tegalan dan paling tidak dengan

kelasnya. Dan parahnya, saat melintas di jalan kecil kendaraan besar tersebut juga melanju dengan kecepatan tinggi. Sukarno (54), warga Pala 21 Mejasem Kramat mengatakan, pengalihan arus lalu-lintas akibat perbaikan jalur Pantura jelas berpengaruh kepada aktivitas warga pada pagi hari, siang mau-

pun malam hari. “Dalam kondisi normal, jalan raya Mejasem tidak dilewati truk atau bus lalu lalang jalan tidak begitu semrawut dan membahayakan. Kini paska pengalihan arus tersebut suasana menjadi bising dan asap kenalpot dari truk dan bus yang melintas membuat udara di sekitar menjadi kurang bersih,”

katanya. Tak hanya itu, lanjut Sukarno, saat mereka melintas pun dengan kecepatan tinggi. Padahal di jalan raya Mejasem ukuran jalannya kecil. Namun para sopir bus maupun truk tidak mempedulikan kendaraan kecil. “Jelas kami menjadi terganggu dengan pengalihan arus akibat perbaikan jalur Pan-

tura,” ungkapnya. Warga lainnya Adi (51) menuturkan, pengalihan arus untuk memperlancar proses perbaikan jalur Pantura boleh-boleh saja. Tetapi jumlah kendaran yang melintas terutama pada pagi hari menjadi meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan kondisi normal. ke hal 9 kol 1

Sambut Ramadan dengan Seminar Bumil SLAWI - Sejumlah rangkaian kegiatan digelar RSI PKU Muhammadiyah dalam menyambut Ramadan. Sebagai pembuka, dilangsungkan seminar dengan tajuk ‘hamil tetap sehat dan bugar selama puasa’. Kegiatan ini menghadirkan dr Arief Kusno SpOG dari medis serta Musyahiroh dari sisi agama. Acara yang berlangsung di gedung Multazam RSI PKU Muhammadiyah ini diikuti puluhan ibu hamil dan tamu undangan lainnya. ke hal 9 kol 1

ke hal 9 kol 1

KIYEH LIKUH...

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

BERI KENANGAN - Ketua STAIBN Tegal memberikan cindera mata kepada Camat Tarub dan perwakilan Bupati sebagai kenang-kenangan setelah menempati daerahnya untuk PIALA/KKN.

Praktek Ilmu Amaliyah Lapangan (PIALA) STAIBN

HASILKAN BANYAK

PROGRAM

AGUS W/RADAR SLAWI

DIRUWAT - Sejumlah keluarga jajaran Polres Tegal tengah diruwat untuk menolak bala menjelang bulan Ramadan.

Polisi Gelar Ruwatan

SEJUMLAH 205 mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Bakti Negara (STAIBN) Tegal yang telah melaksanakan Praktek Ilmu Amaliyah Lapangan (PIALA) dari tanggal 29 Juni 2010 telah ditarik Senin (9/8) kemarin di Pendopo Kecamatan Tarub. Ketua Lembaga Penelitian Masyarakat (LPM) Drs H Muslih MSI mengatkan PIALA atau KKN yang dilakukan mahasiswa STAIBN dilaksankan selama 40 hari yang disebar di 18 desa se Kecamatan Tarub. Pada Senin (9/8) kemarin telah selesai melaksanakan tugasnya sebagai mahasiswa. “Mahasiswa yang mengikuti PIALA ini adalah program S1 PAI dan AS tahun akademik 2009-2010 dengan lokasi di 18 desa di Kecamatan

SLAWI – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, jajaran di Polres Tegal kemarin malam mengadakan ruwatan yang digelar di lapangan Asrama Polisi Kalibliruk Kecamatan Slawi. Tradisi menolak bala yang diikuti 24 orang ini dilakukan oleh dua orang tokoh agama, yakni KH Mahfud Kholik dan KH Miftakhudin. Mereka yang mengenakan busana Muslim didominasi warna putih itu terdiri atas anggota Polres Tegal beserta keluarganya. Tradisi ruwatan yang digelar di tempat terbuka ini ternyata menarik perhatian masyarakat Kabupaten Tegal. Mereka yang diperkirakan berjumlah ribuan orang ini memadati lapangan Aspol Kalibliruk, Slawi untuk menyaksikan tradisi ruwatan itu. Sebelum acara ruwatan digelar, ditampilkan musik Islami dari grup Rebana Sholawat Nusantara. Tepat pukul 21.00 WIB, ruwatan yang dilakukan kiai dan dipandu Ki Enthus Susmono ini dimulai. Prosesi ruwatan dalam tradisi menolak bala ini di antaranya adalah

FATKHUROHMAN/RDAR SLAWI

PESERTA - Salah satu peserta sedang menampilkan kemampuanya saat festival qosidah rebana dan terbang Jawa di kantor Yaumi kemarin.

Adiwerna Rebut Tiga Piala

CMYK

ke hal 9 kol 4

Tingkat Kematian Bayi Masih Mengkhawatirkan SLAWI - Tingkat kematian bayi di Kabupaten Tegal selama semester satu dari bulan Januari sampai Juni cukup mengkhawatirkan. Pasalnya dari salah satu contoh di Puskesmas Margasari, Kecamatan Margasasri pada waktu sama, sedikitnya tercatat kematian bayi sebanyak 12 bayi. Bahkan sesuai informasi yang didapat Radar, untuk seluruh Kabupaten Tegal kematian bayi tercatat sekitar 100 bayi lebih. “Kalau informasi saat kami melakukan sidak pada sejumlah Puskesmas di Kabupaten Tegal, belum lama ini di Puskesmas Margasari memang benar. Tetapi untuk keseluruhan kami belum tahu persis jumlahnya,” terang Wakil Ketua Komisi IV dr Budi Sutrisno Mkes kepada Radar Senin (9/8). Dikatakan dr Budi, kebetulan saat sidak ke sejumlah puskesmas di Kabupaten Tegal, Komisi IV didampingi langsung oleh Kepala Dinkes dr Widodo Joko MKes dan sejumlah bawahannya. “Untuk lebih jelasnya Radar, konfirmasi langsung saja kepada Dinkes Pemkab Tegal atau bidang yang menangani,” kata dr Budi. Kepala Dinkes Pemkab Tegal dr Widodo Joko MKes belum bisa dihubungi, sedangkan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Pemkab Tegal dr Hendardi S mengatakan jika yang membidangi ke hal 9 kol 4

ke hal 9 kol 1

SLAWI – Festival rebana qosidah dan terbang Jawa yang dilakukan Yaumi Kabupaten Tegal selama tiga hari beberapa waktu lalu telah direbut oleh Kecamatan Adiwerna. Tim dari Adiwerna ini berhasil mengantongi tiga juara 1 dari terbang Jawa, umum dan pelajar serta qosidah.

Tarub dan satu korcam,” katanya. Muslih menambahkan, dari hasil selama 40 hari, banyak program yang telah dilaksanakan mahasiswanya. Mulai dari program sektoral yang terdiri dari keagaman dan pendidikan serta fisik non fisik. Sedangkan lintas sektoral terdiri

dari sosial, budaya, olahraga, pertanian atau penanaman pohon dan lain sebagainya. “Banyak kegiatan yang telah dilakukan mahasiswa dalam rangka memberikan dorongan kepada kepala desa, pamong dan masyarakat dalam kegiatan kemasyarakatan, serta selalu berpartisispasi dalam kegiatan perbaikan tempat-tempat ibadah dan sebagainya,” imbuhnya. Selain aktif dalam bidang sosial juga aktif dalam bidang keolahragaan dan keagamaan, baik aktif dipengajian rutinan, mengisi ceramah keagamaan sampai mengadakan kiblatisasi. “Yang tidak kalah lagi, walaupun sekolahnya lebih cenderung konsentrasi pada bi-

LAELA NURCHAYATI/RATEG

PAPARAN – dr Arief Kusno SpOG (kanan) tengah memaparkan tentang ibu hamil dan puasa serta hal yang harus diperhatikan di dalamnya.

“Ada dua mata lomba untuk umum dan pelajar, yang terdiri dari 60 peserta yang pemenangnya yaitu juara 1 qosidah rebana umum diraih oleh group Al Maghfiroh dari Penarukan Adiwerna dan terbang Jawa untuk umum diraih oleh juara tahun lalu yaitu group Nurul ke hal 9 kol 4


SAMBUNGAN

SELASA 10 AGUSTUS 2010

9

RADAR TEGAL

Belum Dapat Ijin Keluar Penjara

POPY BUNGA

Stop Pakai Hot Pants di Bulan Ramadan

AKTOR Revaldo minta ijin keluar dari penjara karena menderita sakit tumor pankreas. Namun sampai saat ini polisi belum juga mengeluarkan ijin untuk Revaldo memeriksakan diri ke rumah sakit. Tim pengacara Revaldo telah mengajukan permohonan ijin itu pada pekan lalu ke pihak Polres Jakarta Barat. “Tapi belum ada

BINTANG sinetron Poppy Bunga bulan Ramadan. Dara berusia 19 tahun itu tidak akan mengenakan celana super pendek atau yang sering disebut hot pants. Belakangan ini, Poppy mengaku dirinya sudah tidak terlalu tampil seksi karena sering diingatkan oleh sang ibunda. Namun, sampai saat ini ia belum bisa menghilangkan kebiasaan memakai hot pants. “Jujur kalau hot pants gitu aku masih pakai sampai sekarang, tapi bulan puasa aku nggak pakai,” ucapnya saat ditemui di Gedung Aneka Bakti, Jakarta Pusat, Senin (9/8). Pada bulan puasa mendatang, Poppy tidak mau lagi terlibat syuting sinetron kejar tayang. Bintang ‘Pemburu Hantu The Movie’ itu ingin menghabiskan bulan Ramadan bersama keluarganya. “Aku juga pingin fokus nyanyi. Setelah lebaran aku launching single,” ujar dara kelahiran Jakarta pada 26 Oktober 1990 itu. (hkm/iy)

Syuting dengan Tangan Digips PASCA mengalami kecelakaan, bintang sinetron Shireen Sungkar sudah kembali syuting. Shireen menjalani syuting ‘Cinta Fitri’ dengan kondisi tangan digips. “Dari kemarin sudah mulai syuting tapi tangannya masih digips,” ujar kakak Shireen, Zaskia Sungkar, saat ditemui usai mengisi acara ‘Sensasi Artis’ SCTV, Studio Penta, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (9/8). Seharusnya pada Senin (9/8) ini, Shireen juga menemani Zaskia

hewani, nabati serta pelengkapnya. Sementara Musyahiroh memaparkan ibu hamil boleh saja tidak ikut menjalankan ibadah puasa. Apabila hal tersebut bisa menganggu kondisi ibu maupun janin yang dikandungnya. Namun jika berdasarkan pemeriksaan dokter atau tenaga medis tidak bermasalah, dianjurkan sebaiknya untuk tetap menjalankan puasa. Yang pastinya dengan aturan dan ketentuan oleh pihak medis. Sehingga kesehatan dan kebugaran ibu hamil tetap terjaga selama satu bulan penuh. Terpisah, dr Nurhidayat sela-

ku Ketua Panitia mengatakan kegiatan ini guna menyambut tibanya bulan suci Ramadan, seminar tersebut dipilih karena saat ini masih banyak masyarakat yang bingung khususnya ibu hamil saat menghadapi ibadah puasa. Pihaknya mengundang warga sekitar serta pasien yang memeriksakan diri di RSI PKU Muhammadiyah Kabupaten Tegal. Adapun rangkaian kegiatan lainnya yang akan dilaksanakan adalah santunan anak yatim, peringatan Nuzulul Quran, dan kegiatan lainnya yang telah dipersiapkan selama satu bulan penuh. (ela)

Pengalihan Arus Ganggu Warga dari halaman 3 “Kalau sekedar mobil pribadi tidak masalah. Namun sekarang ini banyak truk maupun bus yang melintas. Dan kondisi ini jelas mengganggu pengguna jalan lainnya. Termasuk kondisi jalan yang dipastikan akan

cepat rusak lantaran jalan di Mejasem bukan peruntukan untuk kendaraan besar,” ulasnya. Sementara Sekretaris Komisi III Yuswan Maulana ST yang juga warga Pala 27 Mejasem Kramat menambahkan, agar pihak yang berwenang

segera melakukan langkah penertiban kepada kendaraan besar yang memasuki jalan kecil. “Selain mengganggu aktifitas lingkungan lantaran kecepatan kendaraan tersebut, juga bisa mengakibatkan jalan cepat rusak,” tukasnya. (gus)

Polisi Gelar Ruwatan dari halaman 3 pemotongan rambut peserta dan memanjatkan doa kehadirat Allah SWT. Beberapa peserta ruwatan ini adalah dua orang anak dari Wakapolres Tegal Kompol Daniel Widya Mucharam SIK, yakni Fachry Adem El Yaqien

Mucharam dan Adinda Putri Rachmadanty. Selain itu Aiptu E Sumaryono beserta isteri dan anaknya. Terdapat sejumlah perlengkapan ruwatan yang disediakan di panggung seperti pisang, ayam, beras, kendil dan telor. Kasatlantas Polres Tegal, AKP Yuliantoro mengatakan,

tradisi ruwatan ini merupakan sebuah acara adat. Adapun fungsinya untuk membersihkan jiwa dan raga supaya hidupnya tentram dan luput dari bahaya. Usai ruwatan berlangsung, acara dilanjutkan dengan pementasan wayang kulit oleh dalang asli Tegal, Ki Enthus Susmono. (gus)

Pelihara Bahasa Tegalan dari halaman 3 bahasa Tegalan tersebut, bahasa Tegal bisa tenar atau diketahui sampai ke daerah lain ataupun keluar negeri,” imbuhnya. Dirinya berharap kepada

Hanya saja menurut Bobby, meski Revaldo sudah berstatus tersangka kasus narkoba, ia tetap memiliki hak untuk mendapatkan perawatan. Makanya Bobby berharap ijin itu segera keluar. “Apa itu mendapatkan perawatan di rumah sakit ataupun di Polres,” tandasnya. (eny/ eny)

SHIREN SUNGKAR

Sambut Ramadan dengan Seminar ... dari halaman 3 Dalam paparannya, dr Arief Kusno SpOG mengungkapkan ibu hamil boleh saja menjalankan ibadah puasa. Hal ini disesuaikan dengan kondisi ibu hamil serta harus memenuhi aturan yang ada. Salah satunya terkait asupan gizi yang harus lengkap, mulai dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral dan lainnya. “Untuk jumlahnya sama seperti saat kita tidak puasa, hanya saja waktunya yang dirubah,” terangnya. Nutrisi tersebut bisa didapatkan dari sumber karbohidrat,

jawaban tertulis dari polisi,” jelas kuasa hukum bintang film ’30 Hari Mencari Cinta’ itu, Bobby H Sinulingga, saat dihubungi wartawan melalui telepon, Senin (9/8). Apapun keputusan polisi, pihak Revaldo tetap menghormatinya. Mereka akan tetap menunggu sampai ijin tersebut keluar.

masyarakat Kabupaten Tegal, mulai dari anak-anak, pemuda sampai orang tua bisa memelihara kebudayaan apapun yang ada di daerahnya. Karena itu merupakan salah satu bentuk cinta tanah air dan bangsa. “Salah satu bentuk

cinta tanah air dan bangsa adalah memelihara kebudayaan atau tradisi yang kita punyai, dan yang jelas jangan pernah malu untuk berbahasa Tegalan, karena itu termasuk menjadi ciri khas kita,” ujarnya. (mg2)

menyanyi di ‘Sensasi Artis’. Namun karena kondisi tangannya masih digips, ia pun tidak hadir. “Kasihan ya. Lagu kita kan yang begini-begini agak ngebeat, kan kasihan juga,” tutur personel The Sister itu. Shireen mengalami kecelakaan pada Kamis (5/8) malam dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Pada Sabtu (7/8), putri Mark Sungkar-Fanny Bauty itu diizinkan pulang. Namun ia masih harus menjalani fisioterapi. (eny/eny)

Adiwerna Rebut Tiga Piala dari halaman 3 Huda dai Ujungrusi Adiwerna. Sementara untuk pelajar untuk qosidah diraih oleh group SMPN 2 Bumijawa dan terbang Jawa diraih MDA Assalafiyah Ujungrusi Adiwerna. Jadi Adiwerna mendapatkan juara um um,” kata Ketua Penyelanggara Festival H Abdul Hanan SPdI kepada Radar Senin (9/8) kemarin. Menurut Hanan, peserta yang telah menjadi juara akan diberi pembinaan dari Perhimpunan Wisata Religi (Haswari) Kabupaten Tegal, yang kemudian ketika propinsi ataupun nasional ada perlombaan akan diikutkan untuk mewakili Kabupaten Tegal. “Kami sebagai Ketua Haswari akan membina pemenang-pemanang dan akan mengambil peserta yang

juga pelatih untuk bisa melatih group-group yang ada di kabupaten,” imbuhnya. Sementar menurut Camat Adiwerna H Agus Sunaryo yang mendampingi peserta selama tiga hari berturut-turut merasa sangat bangga kepada group qosidah maupun terbang Jawa yang bersal dari Adiwerna dan menjadi juara. Karena dengan mereka menjadi juara, nama Adiwerna menjadi terangkat. “Kami sangat bangga dengan group yang berasal dari Adiwerna dan menjadi juara di festival kemarin, dengan begitu Adiwerna dalam hal qosidah maupun terbang Jawa bisa diandalkan,” katanya. Selaku Camat Adiwerna, lanjut Agus, dirinya akan berupaya untuk membina dan rencanaya akan dibentuk terbang

Jawa modern atau kolosal. Yang mana nantinya terbang tersebut akan menjadi sebagai khas Kecamatan Adiwerna. “Kami akan lakukan pembinaan dan membentuk group terbang Jawa modern, yang kebetulan generasi mudanya masih suka dan aktif dalam mengembangkan seni tradisionalnya dibandingkan kecamatan lain,” ungkapnya. Selain itu, festival nanti tahun depan juga diharapkan kepada Yaumi untuk bisa dilaksanakan di kecamatan yang telah menjadi juara umum yakni Adiwerna. “Setiap kali pertemuan Yaumi atau apapun di Adiwerna nanti akan kita tampilkan terbang Jawa modern, dan diharapkan tahun depan festival tersebut dilaksanakan di Adiwerna,” ujarnya.

Sementara selam tiga hari berturut-turut dan selssai pada malam Senin kemarin, peserta dan pengunung trlihat hadir meramaikan festival dan beberapa juara-juaranya yang lain diraih oleh group Fatwanisa dari Kagok Slawi dan group Arizal Pakembaran Slawi mengantongi juara kedua dari 2 lomba tersebut. Sedangkan untuk juara tiga baik qosidah maupun terbang jawa diraih oleh group Paguyuban Keluarga Berencana Margapadang Tarub dan An najaah Ujungrusi Adiwerna. Sementara untuk qosidah tingkat pelajar juara 2 dan 3 diraih oleh SMPN 2 balapulang dan SMAN 3 Slawi. Sedangkan unrtuk terbang Jawa dimenangkan SMAN 1 Slawi dan SMK Bakti Praja Curug Pangkah. (mg2)

nya, akan tetapi tali silaturohimnya jangan sampai putus. “Kami mengharap kepada seluruh mahasiswa yang telah mengikuti PIAL/KKN agar bisa mengambil manfaat dalam pelaksanaan ini dan jangan pernah memutuskan tali silaturohim dengan warga Tarub,” katanya. Hal yang sama juga dikatakan Camat Tarub Dely Sunarto. Dia mengatakan rasa berterima kasihnya karena ba-

nyak program pemerintah yang telah dibantu mahasiswa STAIBN. Menurutnya, mudah-mudahan dengan PIALA/ KKN ini banyak manfaatnya baik itu untuk mahasiswa maupun masyarakat. “Terima kasih dan mohon maaf, karena ada program yang belum bisa terlaksana dan kami belum bisa membantunya, akan tetapi jadikan ini sebagai pengalaman untuk mahasiswa,” ungkapnya. (mg2)

Hasilkan Banyak Program dari halaman 3 dang keagamaan, akan tetapi para mahasiswa telah berhasil juga dalam bidang fisik, seperti penananaman pohon, perbaikan dan pengerasan jalan, perbaikan selokan, pembuatan papan nama jalan, dan lain sebagainya yang itu semua adalah keinginan dari warga dibantu mahasiswa,” ungkapnya. Dalam kesempatan itu hadir

pula Pengurus Yayasan Ki Gede Sebayu, Ketua STAIBN Tegal, Perwakilan Bupati Tegal, Muspika Kecamatan Tarub, Kepala Desa se-Kecamatan Tarub dan seluruh mahasiswa dan beberapa warga. Ketua STAIBN Drs H Jamil Muslim MSI mengaharap kepada semua mahasiswa agar menjaga komunikasi dengan masyarakat setempat yang telah ditempatinya. Artinya walaupun sudah ditarik KKN-

Tingkat Kematian ... dari halaman 3 urusan ibu dan anak dr Bukhori. “Silahkan konfirmasi ke dr Bukhori biar lebih jelas,” ucapnya. Sementara dr Bukhori mengatakan jika saat ini kematian bayi di Kabupaten Tegal sekitar 103 bayi atau 9,4/1000 Kelahiran Hidup (KH). Angka itu masih dibawah batas ketentuan

yang dicanangkan Dinkes Provinsi Jateng. “Batasan Dinkes Provinsi Jateng yang kami ketahui 15/1000 KH, dari dasar ini kematian bayai di Kabupaten Tegal masih di bawah. Namun ke depan Dinkes berusaha melakukan perbaikan dengan program yang tengah digagas untuk meminimalisasi angka kematian bayi,” terang dr Bukhori. (k1)

Tak Lagi Gampang Meriang Usianya baru 35 tahun saat diwawancarai, di pengujung tahun 2009 yang lalu. Selain itu, tampilan fisiknya pun masih oke: terlihat gagah dan prima. Oleh sebab itu, tidaklah mengherankan bila kesehatan raga lelaki yang bernama Joni Sujana ini masih belum terganggu secara signifikan. Namun, menurut anak pertama dari tujuh orang bersaudara ini, ada sedikit gangguan yang sering juga membuatnya gusar. Apa itu? “Kadangkadang saya tidak tiap hari BAB,” jawab pria yang masih senang melajang ini. Selain itu, pegawai sebuah perusahaan swasta di Bandung ini mengaku badannya sering juga

meriang bila ia sudah bekerja terlalu berat. Untuk itu, sejak setahun belakangan ini ia rajin mengonsumsi New Mandala 525 setiap hari. Ternyata dengan bantuan kedelai bubuk instan tersebut kesehatan penduduk Kelurahan Kopo, Kecamatan Bojong Lowa Kaler, Kota Bandung, ini semakin prima. “Buang air besar (BAB) saya sudah lancar dan badan saya tidak mudah meriang lagi,” ucapnya. Untuk selalu fit, asupan gizi mesti selalu terjaga. Bila tidak, ia bisa memberikan dampak negatif bagi seseorang sehingga ia mudah terserang penyakit akibat metabolisme yang tak lagi normal. Salah satu fungsi

isoflavon yang terkandung dalam kedelai adalah untuk melancarkan kembali metabolisme sehingga penyerapan zat-zat gizi diseimbangkannya kembali dengan sistem pengeluaran. Dan bila terjadi toksifikasi atau peracunan dalam tubuh, kandungan karoten susu kedelai akan menetralisiasinya secara bertahap. Selain itu, penyebab badan tidak fit dan penyakit mampir adalah sistem imun yang rendah. Dalam hal ini, isoflavon sangat berperan dalam meningkatkan sistem imun. Karena itu setiap orang, berapa pun umurnya, harus rajin memelihara kesehatannya, termasuk menjaga pola ber-

pikir. Susu kedelai merupakan sumber vitamin B1, B6, dan E, mineral magnesium dan seng, serta asam amino triptofan. Di dalam buku Susu Kedelai,

Susu Nabati yang Menyehatkan dikatakan bahwa senyawasenyawa dan zat-zat tersebut mampu menambah vitalitas, tenaga, dan kualitas tidur seseorang. Dr. Ir. Hery Winarsi, pengarang buku Isoflavon, menulis, isoflavon yang terdapat pada kedelai memegang peranan penting dalam meningkatkan metabolisme dan menjaga kebugaran. Ia merupakan penyusun fitoestrogen, hormon yang sangat berpengaruh pada vitalitas dan daya pikir. Pada kasus di atas, berkurangnya keluhan tentu tak lepas dari peran recovery dan peningkatan sistem imun setelah rutin mengonsumsi isoflavon. Menurut badan

kesehatan PBB, bangsa Jepang dan Cina relatif lebih sehat ketimbang bangsa-bangsa lain akibat kebiasaan mereka mengonsumsi susu kedelai sejak kecil. Meski demikian, menjaga pola hidup sehat tetap dianjurkan untuk dijadikan prioritas utama. Di antaranya adalah selalu berpikir positif, menghindari penyebab penyakit, rajin-rajin berdoa, menghindari stres, tidak merokok, menjauhi alkohol, berolahraga dengan teratur, dan banyakbanyak bertawakal.New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya yang nyata dan produknya yang diolah secara higienis. Ini amat di-

tunjang oleh mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat masa kini untuk beralih ke bahan-bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. Dan bila ingin mendapatkannya, hubungi apotek/toko obat terkemuka di kota Anda, atau lewat telepon berikut ini. Distributor Jateng: 02470231987 / 081382600344. Tegal: 0283-3302323 / 08156556362. Brebes: 0283-3302323 / 08122255523. Pemalang: 0284-5800685 / 08157708854. Pekalongan: 02857983080 / 085226849284 DINKES: PIRT No. 815320503590


CMYK

SELASA, 10 AGUSTUS 2010

METRO SLAWI

10

RADAR TEGAL

DPU Harus Pro Aktif Minta Kompensasi

AGUS W/RADAR SLAWI

GANGGU WARGA - Keberadaan truk dan bus yang melewati jalur Mejasem Kramat cukup menganggu aktivitas warga, karena selain kerusakannya juga karena asapnya. M GHONI/RADAR SLAWI

Dampak Perbaikan Jalan Pantura SLAWI - Ketua DPRD Kabupaten Tegal Rojikin AH Senin (9/8) minta kepada DPU setempat untuk pro aktif minta bantuan kompensasi terhadap jalan Kabupaten Tegal yang rusak akibat perbaikan Jalan Pantura saat ini. Pasalnya sejumlah ruas jalan kabupaten di sejumlah desa dijadikan jalur alternatif oleh kendaraan bertonase besar yang seharusnya melintas di jalur Pantura. Permintaan kompensasi itu dilayangkan kepada Kementrian PU di Jakarta. “Jika itu tidak dilakukan, kami khawatir tidak bakal ada perhatian dari Pemerintah Pusat dan itu kesalahan Pemkab Tegal

sendiri,” kata Rojikin AH kepada Radar. Dikatakan Rojikin, pihaknya yakin Kementrian PU Pusat tidak mengetahui jika kendaraan bertonoase besar mengambil jalur alternatif sebagai solusi mempercepat waktu perjalanan. Pemerintah di daerah setempat saja yang harus memberitahukan dengan cara pro aktif menyurati Kementrian PU sebagai penangungjawab kegiatan itu. “Kan lumayan ada penghematan biaya perbaikan jika anggaran kompensasi yang diminta bisa turun,” ucapnya pula. Masih menurut dia, dirinya yakin Kementrian PU Pusat dengan langkah yang dilakukan Pemkab Tegal, terkait permintaan kompensasi perbaikan

jalan daerahnya yang dijadikan alternatif bakal mendapat respon. “Kami yakin setidaknya Kementrian PU Pusat akan memperhatikan selama ada pemberitahuan dan konfirmasi dari DPU Pemkab Tegal,” ujar Rojikin AH. Sementara Kepala Dinas PU Pemkab Tegal Ir Eling Susiardi MT merasa khawatir atas kondisi jalan Kabupaten Tegal terkait perbaikan ruas Jalan Pantura. Pasalnya kondisi itu sangat berdampak pada kondisi jalan di wilayah kerja DPU yang dipimpinnya. “Saya saja ketar-ketir jika perbaikan Jalan Pantura tidak selesai menjelang Lebaran tahun ini. Saya yakin masyarakat arus mudik maupun balik juga mengeluhkan kondisi jalan yang rusak,” jelasnya. (k1)

TAUSIYAH - Sebelum digelar pasar murah dan bhakti sosial, dilakukan tausiyah yang diisi Habib H Abdul Kholik Khan dari Jakarta.

Lagi Pasar Murah dan Baksos PKS KRAMAT – Pasar Murah dan Bakti Sosial (Baksos) yang diselenggarakan oleh anggota DPRD Kabupaten Tegal asal Daerah Pemilihan (Dapil) VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Bahrun SH bekerja sama dengan kader PKS yang berada di Jakarta diserbu masyarakat Minggu (8/8). Sedikitnya 150 paket sembako senilai Rp 68 ribu dijual dengan harga Rp 25 ribu dengan cepat. Pasar murah dan Bhaksos itu sendiri, merupakan program tahunan PKS, setiap jelang bulan Ramadan bagi masya-

rakat kecil dan dilaksanakan secara bergilir di wilayah Dapil VI, Kecamatan Kramat, Suradadi dan Warurejo. “Setelah sebelumnya kami selenggarakan Pasar Murah dan Bhaksos di wilayah Suradadi, kali ini kami selenggarakan di wilayah Kecamatan Kramat, tepatnya di Desa Tanjung Harja,” jelas Bahrun SH kepada Radar, Senin (9/8). Dikatakan Bahrun, program tahunan yang dibuka oleh dirinya ini mendapat respon yang tinggi dari masyarakat wilayah dimana dilaksanakan kegiatan

PDIP Siap Bersinergi dengan Masyarakat SLAWI – Sesuai hasil Rakornas PDI Perjuangan pada 3 - 5 Agustus di Sentul Bogor, partai berlambang banteng gemuk ini siap menciptakan harmonisasi tiga pilar partai, mulai dari tingkat daerah sampai pusat. Keharmonisan itu semata-mata untuk memberi pelayanan kepada masyarakat, khususnya masyarakat kecil (wong cilik) terkait penekanan terhadap kenaikan harga sembilan bahan pokok, mulai di daerah sampai pusat. “Intinya tiga pilar partai yaitu kader partai yang berada di jajaran eksekutif, legislatif maupun masyarakat, saling sinergi untuk terciptanya sinkronisasi dan harmonisasi pemikiran demi membela masyarakat kecil,” terang Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tegal Rojikin AH kepada Radar Senin (9/8) kemarin. Dikatakan Rojikin, program kerakyatan itu yang lebih diutamakan yaitu memberikan penekanan stabilitas harga sembilan bahan pokok yang saat ini cenderung meninggi. Di Kabupaten Tegal, selain penekanan

terhadap harga, juga akan meningkatkan pelayanan masyarakat, yang dituangkan dalam bentuk program pelayanan ekonomi kerakyatan dengan dukungan dari tiga pilar tersebut. “Partainya dengan segala upaya berupaya mewujudkan ini, dengan harapan peningkatan pelayanan terhadap masyarakat menjadi lebih baik, secara otomatis kesejahteraan masyarakat bisa terwujud,” kata Rojikin. Masih kata dia, untuk bisa mewujudkan program tersebut, kader partai PDI Perjuangan di tiga pilar itu harus siap melakukan sinkronisasi dan harmonisasi program untuk bersinergi dengan masyarakat secara luas. “Ini yang membutuhkan loyalitas semua kader partai pada tiga pilar tadi, sehingga apa yang diharapkan bersama demi masyarakat tercapai,” ujarnya menambahkan. Sementara menyikapi hasil keputusan Rakornas 3 itu, pihaknya selaku Ketua DPC segera melakukan konsolidasi. (k1)

AGUS W/RADAR SLAWI

NAIK - Permintaan buah-buahan jelang bulan Ramadan terus mengalami kenaikan.

itu. Terbukti dengan tidak lama setelah dimulainya pasar murah dan bhaksos, dalam sekejap 150 paket sembako langsung habis dibeli oleh masyarakat. “Tujuan kami menyelenggarakan ini sekedar memberi keringanan kepada masyarakat dalam mendapatkan sembako murah,” katanya. Masih menurut dia, setiap paket sembako terdiri dari 4 kg beras, 1 kg gula pasir, satu pak teh, satu liter minyak sayur, lima bungkus mie instan dan sirop satu botol dengan nilai rupiah sekitar Rp 68 ribu, dijual

dengan harga Rp 25 ribu kepada masyarakat. “Sayang paket kami terbatas hanya tersedia 150 paket. Makanya kami minta maaf kepada masyarakat yang tidak mendapatkan,” ucapnya menambahkan. Sementara sebelum pasar murah dan Bhaksos yang dimaksudkan ikut berpartisipasi kepada masyarakat miskin dalam menghadapi bulan Ramadan dimulai, diselenggarakan tausiyah yang diisi Habib H Abdul Kholik Khan dari Jakarta. (k1)

Radar Tegal 10 Agustus 2010  

Radar Tegal 10 Agustus 2010

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you