Issuu on Google+

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

RABU, 2 JUNI 2010

INDEKS

Pertemuan LPSK-Polri Buntu

Anggaran Jamkesda Menipis HAL METROPOLIS

Palu Hilang, Rapat Gagal HAL RADAR SLAWI

Pengusutan Marjab Berlanjut HAL BREBES & BUMIAYU

Oknum PNS Didakwa Korupsi HAL RADAR PEMALANG

APA MANING...

JS Akhirnya Di-DPO

DOK.ISTIMEWA AGUS WIBOWO/RATEG

TINJAU LAPANGAN – Gubernur Akmil Mayjen TNI Gatot Nurmantyo (kanan) bersama Camat Adiwerna HM Agus Sunarjo meninjau langsung hasil kerja taruna Akmil dan warga.

Buka Akses Tiga Desa ADIWERNA - Acara selamat datang kepada 31 taruna Akmil yang sedang melaksanakan Latihan Praja Bhakti Taruna Akmil di Kecamatan Adiwerna, Selasa (1/6) malam, di Aula Klenteng Adiwerna berlangsung meriah. Acara yang dikemas sederhana itu mampu menghipnotis ratusan undangan yang hadir. Selain suguhan liong dari Yonif 407 yang barubaru ini merebut predikat juara 2 nasional, juga unjuk kebolehan dari taruna serta tamu undangan yang hadir. Di Kecamatan Adiwerna, 31 taruna Akmil yang di-back up 50 personil Yonif 407, dan warga berhasil membuka akses tiga desa di dua kecamatan. Mereka berhasil membangun jalan sepanjang 400 meter yang menghubungkan Desa Tembok Kidul dan harjosari Kidul di Kecamatan Adiwerna ke Desa Kudaile Kecamatan Slawi. Camat Adiwerna, H Muhammad Agus Sunarjo, menegaskan, keberhasilan itu merupakan penerusan tonggak bangunan kemanunggalan TNI bersama rakyatnya. Buktinya selama bekerja taruna Akmil bisa membaur dan bahumembahu bersama warga, membuat jalan tembus. ke hal 19 kol 1

SEMOK

Dinda Kanyadewi

Kuliah Tersendat-Sendat JAKARTA - Karir Dinda Kanyadewi di dunia hiburan tidak perlu ditanyakan lagi. Dara kelahiran 5 Februari 1987 itu berhasil memikat masyarakat dengan peran Miska, sosok jahat yang selalu mengganggu hubungan cinta Farel dan Fitri di sinetron Cinta Fitri. Tapi, karirnya di sisi pendidikan ternyata tersendat. Meski sudah enam tahun kuliah, dia belum lulus. Dinda mengatakan, masalah pendidikan menjadi beban. Ditemui di Studio Penta, Kebon Jeruk, Selasa (1/6), Dinda menegaskan, menyelesaikan kuliah menjadi komit-

LEBIH ENERJIK - Denver Nuggets Dancers berjanji akan tampil lebih memukau dari para pendahulunya.

Sebelas Dipenjara, Seorang Dirawat Pemerintah Diminta Tegaskan Sikapnya JAKARTA - Nasib 12 Warga Negara Indonesia (WNI) masih belum terlalu jelas. Namun setidaknya, hampir bisa dipastikan hingga kemarin semuanya masih selamat dari serbuan tentara Israel yang dilakukan di Kapal Mavi Marmara di perairan Mediterania. Staf Khusus Presiden Bidang Hubungan Internasional, Dino Patti Djalal, menyebutkan, saat ini seorang WNI yang belum dipastikan identitasnya tengah dirawat di RS London Hospital di Haifa, sebuah kota di utara Israel. Sedangkan 11 WNI lainnya, berada

di penjara sipil yang dijaga ketat militer di Kota Besherfa, Israel. “Ke-11 WNI itu sekarang bersama relawan lainnya berada di Kota Besherfa. Mereka ditempatkan di penjara umum sipil dan yang kini dijaga militer,” ujar Dino dalam jumpa pers di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (1/6). Dino mengatakan, keterangan itu diperoleh oleh sumber duta besar Indonesia untuk Yordania, Zainul Bahar, yang kini berada di Israel. Dino mengatakan, kabar mengenai nasib WNI juga akan terus diferivikasi. Indonesia juga akan membentuk gugus tugas yang akan dikirim ke Ramallah, Yordania. Indonesia juga memantau hasil sidang darurat

Dewan Keamanan (DK) Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) yang membahas penyerangan Israel terhadap kapal misi kemanusiaan tersebut. DK PBB telah meminta untuk dilakukan penyelidikan langsung yang jujur, kredibel, dan transparan. “Presiden cukup puas seruan beliau dapat teralisasi dari keputusan DK PBB,” katanya. Dino mengatakan, Indonesia juga berhasil mendorong dilakukannya debat darurat oleh Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) PBB di Jenewa, Swiss, yang membahas khusus serangan Israel terhadap kapal Mavi Marmara. Dino menambahkan, masalah Israel dan Palestina akan turut dibake hal 19 kol 1

JAKARTA - Upaya Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk memindahkan Komjen Pol Susno Duadji ke tempat yang lebih aman dan nyaman benar-benar buntu. Meski, Selasa (1/6), bertandang ke Mabes Polri untuk berkoordinasi, korps baju cokelat tetap ngotot tidak akan memindahkan mantan Kabareskrimnya itu. Menurut sumber di Mabes Polri, Ketua LPSK, Abdul Haris Semendawai, didampingi Komisioner LPSK Bidang Bantuan, Kompensasi, dan Restitusi, Lili Pintauli Siregar, dan beberapa stafnya datang ke Mabes Polri sekitar pukul 17.00 WIB. “Sekitar lima orang lah,” ucapnya. Kedatangan tim tersebut disambut beberapa pimpinan

polri. Bahkan mereka langsung diterima Wakapolri Komjen Pol Jusuf Manggabarani. “Bapak (Wakapolri, Red) yang memimpin,” kata perwira menengah yang yang juga ikut dalam pertemuan itu. Dirinya menuturkan pertemuan itu berlangsung tertutup sekitar sejam. Banyak hal yang dibicarakan dalam pertemuan itu. Yang menjadi pokok bahasan adalah tentang upaya-upaya perlindungan LPSK kepada Susno yang hingga sekarang masih belum dilakukan secara maksimal, lantaran terbentur dengan aturan bagaimana pemberian perlindungan kepada seorang saksi sekaligus tersangka. Seperti yang diketahui, LP SK berusaha untuk meminke hal 19 kol 1

Hakim Tolak Eksepsi Anggodo JAKARTA - Langkah Raja Bonaran Situmeang membela Anggodo Widjojo, yang tersangkut dua perkara dugaan suap dan upaya menghalanghalangi penyidikan KPK, harus terhenti. Majelis hakim menolak salah satu poin dalam nota keberatan Anggodo, yang menyatakan Bonaran tidak bisa dijadikan saksi, terkait keberadaannya sebagai kuasa hukum terdakwa.

Putusan majelis hakim tersebut disampaikan dalam putusan sela di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Selasa (1/6) kemarin. “Majelis berpendapat bahwa keberatan akan dakwaan kedua tentang kedudukan dan peran Raja Bonaran sebagai penasihat hukum, tidak dapat diterima,” ujar Anggota Majelis Hakim, Duduh Duswara. ke hal 19 kol 4

Mengenal Bintang-Bintang NBA Madness presented by Jawa Pos (1)

Katie Lulus Cum Laude, Devyn Kejar Gelar MBA NBA Madness presented by Jawa Pos, even basket interaktif kelas dunia, dimulai pada 10 Juni nanti. Denver Nuggets Dancers bakal tampil membuka. Ayo kenalan dengan Kali, Katie, Nicole, Nikki, Devyn, dan Chelsea! Pada NBA Madness presented by Jawa Pos yang pertama tahun lalu, maskot tim tampil sebagai pembuka. Grizz, maskot Memphis Grizzlies, mampu memukau para penggemar dengan gaya yang kocak dan aksi slam dunk yang mengagumkan. Untuk NBA Madness tahun ini, penyelenggara dari NBA dan DBL Indonesia bakal mengubah

sedikit urutan penampilannya. Maskot baru akan tampil pada weekend ketiga. Untuk atraksi pembuka, yang datang adalah dance team. Pada weekend perdana, 10-13

DOK.ISTIMEWA

LEBIH ENERJIK - Denver Nuggets Dancers berjanji akan tampil lebih memukau dari para pendahulunya.

Juni nanti, Denver Nuggets Dancers akan mencoba untuk memukau para penggemar. Mereka tampil empat hari berturut-turut di atrium Plaza Tunjungan 3 Surabaya. Semua bisa datang dan menyaksikan secara gratis! Tahun lalu, Miami Heat Dancers mampu memukau para penggemar. Tahun ini, Denver Nuggets Dancers akan mencoba untuk lebih memukau lagi. Paling tidak, itulah yang diharapkan oleh enam dancer yang akan hadir itu. Yaitu Kali, Katie, Nicole, Nikki, Devyn, dan Chelsea. Dalam hal kredibilitas, Denver ke hal 19 kol 1

ke hal 19 kol 4

Nok Slentik Pertemuan LPSK-Polri Buntu *Aja-aja akhire di-86 kyeh Sebelas Dipenjara, Seorang Dirawat *Alhamdulillah, sing penting selamet

CMYK


WACANA

2

RABU 2 JUNI 2010

RADAR TEGAL

Melahirkan Nilai Pancasila Oleh: Listiyono Santoso

Kayong Suwe Nemen Oleh: M Riza Pahlevi SING arane ngenteni atawa nunggoni, kuwe jare pekerjaan sing membosankan. Janji jam semene, ditunggoni suwe ora teka-teka. Jarene minggu kiye rampung, jebule ora jelas kapan rampunge. Kang Karso, Man Kaji karo Mas Jepry ya ngrasakna kaya kuwe. Wong telu kuwe pancen kaya tiga bersaudara, padahal usiane bedane adoh-adoh. Mas Jepry nembe 19 tahun, Kang Karso nembe 38 tahun, lha Man Kaji kiye sing paling senior, wis anjog seket tahun. Biasane ndopoke nang pojoke desa, siang ana poskamlinge. Pas dina kuwe, ndilalah ya pada kumpul maning nang poskamling. Ana bae topik sing dibahas, kiye dudu topik arane wong, tapi tema obrolan sing biasane asal kena tok, tapi cukup berisi. Dine kiye topik sing bahas masalah sing esih anget nang Brebes, kasus hukum Bupati Brebes. Jarene Kang Karso dudu persoalan apa-apa sih, cuma kayong ngentenane sing suwe nemen. Wis pirang-pirang wulan, sampe kiye wis wulan Juni, uga durung ana kepastian. “Nganti saiki tak enteni kah ora anjog-anjog, enyong tah ora duwe maksud apa-apa, tapi kayong dienteni kah suwe nemen,” ujar Kang Karso, ngawiti ndopok. “Sing dienteni kiye apa donge, suwe nemen-suwe nemen priben, kiye Mas Jepry ya wis ana, enyong ya semau nang kene. Sing dienteni apa donge, demenan apa sapa,” ledek Man Kaji. Kang Karso sing lagi serius langsung bae nimpali. “Kiye masalah serius, masalah hukum khususe nang kene kyeh. Nasib tersangka kiye priben, terus ana sing pan mbatiri belih? Terus sidange kapan?” tandas Kang Karso. “Walah, tak kira ngenteni sapa. Jebule masalah kuwe yah… Nyong ya pada bae, ngrasakna bisa suwe nemen. Apa memang kudu suwe kaya kuwe yah nang KPK?” ujar Man Kaji. Kayane antara Man Kaji lan Kang Karso nduwe pikiran sing pada. Bisane kasus hukum sing nimpa nupatine kayong suwe nemen penanganane. Jarena bukti-bukti wis lengkap, saksisaksi ya bolak-balik diperiksa, bupatine wis dicekel. Terus nunggu apa maning dongen? Mas Jepry sing awit mau mung ngrungokna, akhir melu urun rembug juga. Soale Mas Jepry juga kayane pada bae, ngrasakna suwene kasus kuwe nang KPK. Pertama awit mbiyen waktu nembe dilaporna, terus barang wis diperiksa, ya suwe neman, sapa bae sing terlibat. Barang ana tersangka, ya suwe kapan dicekele. Terus saiki, barang wis dicekel, eh, ngentenani juga suwe, kapan disidange. “Tapi kita sebagai rakyat harus sabar bapak-bapak. Bahwa proses hukum itu membutuhkan waktu,” ujar Mas Jepry, laiknya seorang pejabat yang memberi jawaban saat jumpa pers. “Halah… Jep-Jep, kaya pejabat bae ngomonge. Koen ya sing gemien sukan demo, saiki malah meneng bae. Priben donge,” tukas Kang Karso. “Jadi begini….,” lanjut Jepry, yang masih bergaya pejabat. “KPK masih memeriksa kasus itu secara detail, sejumlah bukti baru sudah diserahkan. Kemudian ada informasi, kabarnya ada tersangka baru lagi. Jadi, proses hukum tetap berjalan.” “Memang kudu ana waktu nggo proses, tapi bisane kayong suwe nemen, rayat kiye sing nang ngisor wis pada takon, priben nasib bupatine. Terus jarene bupatine mung dadi korban tok, kuwe sing bener endi? Rayat ya bingung, ngenteni kayong kesuwen,” tandas Man Kaji. “Betul Man Kaji, kalo dibilang keseuwen memang iya. Loken mau disidang saja nunggunya suwe sekali,” kata Kang Karso, mencoba menirukan gaya Mas Jepry. “Bener tah bener Kang Karso, apa sing diomongna Mas Jepry. Enyong pada kiye kudu sabar, proses hukum harus dihormati. Mengkone nang bakale anjog, tuli ora usah ngurusi kuwe bae lah...,” ucap Man Kaji. (*)

TANGGAL 1 Juni sering diklaim dan diperingati sebagai Hari Kelahiran Pancasila. Namun, pertanyaan mendasarnya adalah apakah Pancasila itu sudah lahir? (Damardjati Supadjar) Tanggal 1 Juni sesungguhnya menjadi momentum yang tepat untuk kembali mendiskusikan Pancasila dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara. Di tengah karutmarutnya kehidupan berbangsa yang mengedepankan fenomena konfliktual di berbagai daerah, isu primordialisme serta sektarianisme, spirit menghidupkan (kembali) nilai-nilai Pancasila menjadi menemukan relevansinya. 65 tahun silam, dalam sidang BPUPKI pertama foundhing fathers bangsa sedang berdebat serius untuk merumuskan dasar filosofis pembentukan sebuah negara yang merdeka dan berdaulat. Muncullah -kemudian- istilah Pancasila yang mengidealisasikan lima nilai (value) sebagai landasan pijaknya; ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan (sosial). Pergulatan kreatif tersebut sesungguhnya harus dimaknai sebagai keinginan tulus dan serius para pendiri bangsa untuk mendirikan sebuah negara atas dasar value yang berkembang dalam masyarakat kita. Persoalannya adalah apakah sejak kelahirannya, pemaknaan atas hari lahirnya Pancasila tetap sebatas proses pemunculan belaka, sebagaimana perdebatan yang bela-

kangan muncul? Pernyataan sekaligus pertanyaan Damardjati Supadjar di atas tampaknya relevan untuk direnungkan, apakah Pancasila sudah lahir? Apabila wujud paling konkret dari kelahiran Pancasila adalah manakala tercipta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia sebagai indikatornya, apakah kita sebagai warga bangsa yang mengaku berpancasila pernah melahirkan Pancasila dalam wujud “model-model” yang berupa strategi-strategi, sistem-sistem, struktur-struktur, pemimpin dan rakyat, sikap dan perilaku, sarana-sarana dan suasana pendukung lainnya sehingga tercipta keadilan sosial atau justru sebaliknya. Sebagai sebuah sistem nilai, Pancasila memberikan koridor bagaimana kehidupan berbangsa dan bernegara ini dijalankan. Pancasila pernah menjadi common value dan common denominator bagi kebangsaan yang begitu majemuk. Tidak bisa dibayangkan bagaimana pluralitas kebangsaan bisa dijaga dan dirawat ketika common value ini dibangun hanya berdasar unsur-unsur primordial maupun agama tertentu yang dominan. Begitu juga pelabelan Pancasila demi kepentingan kekuasaan pada masa lalu tidak seharusnya muncul lagi. Sistem demokrasi Pancasila pada masa lalu, ternyata hanya menjadikan Pancasila sebagai alat melegitimasi nalar kuasa yang ada. Karena itu, menjadi wajar ketika

era reformasi melahirkan citra negatif terhadap Pancasila pada hampir semua level masyarakat. KORIDOR KEBANGSAAN Pada tingkatan ini, ada sebuah pertanyaan besar, benarkah bangsa Indonesia masih menggunakan Pancasila sebagai koridor kehidupan berbangsa dan bernegara? Lihat saja, mengerasnya isu primordialisme dan sektarianisme di berbagai bidang kehidupan. Aksi-aksi yang mengatasnamakan agama untuk “mematikan” semangat pluralitas kebangsaan juga marak bermunculan. Bahkan, tengara dominasi “nalar agama” tertentu dalam pembentukan perundang-undangan dan perda bukanlah fenomena, melainkan fakta. Kasus pro-kontra UU Sisdiknas N0 20 Tahun 2003 atau UU Pornografi adalah bukti betapa nalar agama tertentu begitu dominan memasuki ruang publik kita. Setiap yang berbeda dengan rancangan tersebut akan dipahami sebagai musuh agama yang harus dimusnahkan dan pendukungnya adalah malaikat. Pancasila pada level ini tidak lagi menjadi koridor. Berketuhanan kita tidak lagi berkeadilan, berketuhanan kita tidak lagi berkemanusiaan dan berpersatuan Indonesia. Semuanya demi kepentingan golongan dan kelompok. Begitu juga berdemokrasi kita tidak lagi berkeadilan sosial, dan seterusnya. Itulah sebabnya, saran Moes-

lim Abdurahman (2006) tampaknya perlu ada referendum bagi seluruh rakyat Indonesia, apakah masih menggunakan Pancasila sebagai dasar filosofis kebangsaan kita? Referendum juga apakah memang semua anak bangsa di seluruh Indonesia masih mau menjadi bagian integral dari berbangsa satu bangsa Indonesia, ketika fenomena adu kekuatan politik menjadi realitasnya. RUMAH IDEOLOGI Pancasila adalah sebuah nilai yang menjadi prinsip dasar berkehidupan berkebangsaan Indonesia. Dalam pikiran saya, sebagai sebuah value, Pancasila seharusnya menjadi ruang yang nyaman bagi tumbuh kembangnya ideologi (apa pun) asal sesuai dengan nilai dasar yang menyusunnya. Dalam sebuah kelakar, jika memang kapitalisme tidak bisa dilawan, mengapa tidak menjadikan kapitalisme ala Indonesia yang berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, atau jika sosialisme adalah common sense kebersamaan kita, mengapa tidak dijadikan sebagai sosialisme yang berketuhanan Yang Mahaesa. Seb a g a i c o n t o h , k o n s e p pembangunan bidang ekonomi tetap dibangun berlandaskan semangat kompetitif, tetapi tetap berlandaskan pada ekonomi yang berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Tidak seperti saat ini, menolak logika kapitalisme, ternyata kehidupan sosial ekonomi kita berwatak kapitalis. Pasar modern dibangun di mana-mana,

Bantal Laka Sarunge

087830229xxx

AKU pan melu ngresula kyeh, karepe ben dimuat toli dadi perhatiane sing berwenang. Loken iya rumah sakit sing katone madan mewah ruang kelas loro Anggrek bantal bae ora dalai sarung? Apa kudune dong wong sing ora mampu ya kudu milih kelas siji, ben ari bantalan ana sarunge? 085640166xxx

Mau Jadi Apa PAK Bupati Brebez Tegal tlong kasih bursa low kerja yg bnyak soalnya sya lulusan D3 kyanya tdk berguna udh daftar2 dmn2 gk dpt2 krja mna blm nikah. Gk punya uang trus mau jd apa cb. 081902082xxx

Katon Kota

Nang PAI Gawe Mumet

TLUNG smpekna pak wali geh, nyong pan usul, jre tegal kuwe kota? Daning marka jalane khususe rambu abang ijone kalah apik karo kabupaten, mbok yaha diapiki kaya abang ijone kabupaten. Kan bener2 katon kota. Makasih. 087832800xxx

AQ pan ngrsula keh. Aq ben minggu mrg OW PAI d gawe mumet. Ng krcise wez kena pArkir mbyare larang pisAn, nyatane nang njero y ana parkir malah larang parkire, donge sg njaga dwite pd manjing sak apa tlung lan tlung pak walkot. Matur suwun. 087832800xxx

Aspal Umure Cindek NGRESUL maning keh. Aku sbg wrga tgal pan ngmong ksro bpk dinas stmpat, keh tlunglah aspal2 sg ng ndlan bsne umure kur 6bln tox sh r sa awet, krepiben kwe... Tolonglah pd d ceki mninglah tiap wulan. 087830270xxx

NGANGGO Bpk Wlikta. Enyong pan ngresula. Siki bisane PAI dadi tempt mesum pimen wes kya kwe laute kotor. Dalane becek. Payah. Mana ujan ga ada ojek , becek ketiban cecek. 087830254xxx

PAI Mau Dibawa Kemana

Hansip Gopet

TOL0NG pak walkot & habib Ali, di adakan Razia, BYk teMpat pRostitUsi, khusus’y Di PAI, saya khawtir lo lagi pRostitsi azaB Allah tUrun. Naudhubillahi min dzaalik. 081911478xxx

NASIB jd hansip gopet. Dinggo dong kepepet. Dong pas upacara 17-an karo ulang taun Tegal, trs plng rejeh dong pemilu. Jg mlm cm buat beli wedang jae sm rokok. 15ewu. 08812438xxx

Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Suyuti Abdul Ghofir. Redaktur: Hesti Prastyani, Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati. Asisten Redaktur: Arief Nur Rahardian Sidiq, Sekretaris Redaksi/Persh: Kharisma Dewi. Kota Tegal: Hermas Purwadi, M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan. Brebes: Abidin Abror. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Agus Wibowo Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Ali Basara, Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, Dian Prayudi Aji, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Moch. Arifin (Manajer Tegal), Yully Trieyani, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Yuyuk Darwati, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: Anang Bastomi. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 33.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

Mumet Digawe Dewek PEMERINTAH lagi kemumeten nangani jmlh kendaraan ng Jakarta. Padhl wis ana 3 in 1, tp esih tetep mbludhak. Gampang koh solusine: aja diumbar produksi kendaraane. Gampang kan? 081327405xxx

Dalan Bolong Maning

. CERITANE aku balik sing Bandung padahal matane aku esih merem wong sing neng bis wis pada ngomong mesti kiye dalan brebes diliwati pating jagluk, Brebes terkenal 3 macem: 1. Terkenal bawang merahe. 2. Endok asine. 3. Dalanane sing pada bolong. Liwat jalur ngresula kiye aku nyampekna unekunek enyong, nyuwun perhatiane pemerintah. 081902573xxx

Digawe Kios Bae ASALAMUALAIKUM. Keh kanggo Pemda Tegal, kae nang Pocinan taman apa pasar? Tulung len ditertibna pedagange, trus dingain tempat sing layak. Contohe warung remang sing nang PJKA dibrantas bae, daripada nggo maksiat tok mending digawe kios nggo dodolan. 085693003xxx

*) Listiyono Santoso, dosen ilmu filsafat dan etika FIB Universitas Airlangga dan penulis buku Membaca Ulang Pancasila (2003).

bsane

Mana Gak Ada Ojek

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal

bahkan di kampung-kampung kecil, meskipun kemudian mematikan pasar tradisional. Parahnya, masyarakat kita membiarkan situasi ini terjadi. Bukankah pasar tradisional itu representasi simbol perekonomian rakyat kecil yang seharusnya dilindungi, sementara pasar modern lebih mengedepankan watak kapitalismenya. Dengan demikian, mengedepankan kepentingan pemilik modal dalam logika ekonomi sama halnya dengan mengingkari nilai Pancasila yang mengarusutamakan ekonomi kerakyatan. Yakni, ekonomi yang berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Begitu juga ketika logika hukum yang ditegakkan di negeri ini lebih berpihak pada penguasa daripada rakyat kecil, bukankah itu juga mengabaikan nilai keadilan dan kemanusiaan. Sebagai rumah ideologi, Pancasila harus menjadi arahan positif bagi kehidupan kebangsaan Indonesia yang lebih baik. Karena itu, yang menjadi penting harus dilakukan sekarang adalah bagaimana nilai Pancasila itu dilahirkan dan menjadi kenyataan hidup sehari-hari kebangsaan Indonesia kita. Bukan pada kapan lahirnya Pancasila, melainkan bagaimana nilai-nilai Pancasila itu dilahirkan di negeri ini. (*)

Akeh Sing Tugel Sikile GRAFIS : DWI NANDA P

Dimutasi Neng Bantarkawung WONG pan ndaftar tetamba karo pan jaluk rujukan neng Puskesmas Brebes antriane sesek nemen. Dadine petugase ya hawane jengkel. Sing mriyang ya tambah stres. Apa ora bisa ditambahi petugas maning? Mohon Kepala Dinkes Brebes tambahi petugase sing wteke sabar aja judes. Yen bisa sing judes dimutasi bae pindah neng Bantarkawung. 087830426xxx

Tegal Tambah Maju TEGAL tambah maju sung. PAI tambah apik, trus ya lagi dibangung wisata sing anyar mning, trz ya plabuhan pan dibangun maning. Tapi sayange jalur panturane rusak parah ora didandani. 081902598xxx

Pimen Donge PLN AKU pn ngresula lah. Aaku ta heran ro PLN. Ning tmpte aku pagebarang

dina kiye masa listrik mati awit esuk nganti saiki. Pdhl pan nnt final thomas cup sng lg seru-serune. Payah men sung. Donge ana ap ro PLN? Pdhl byr tp listrik trz tp ttp sring mati. Matur nemen lah. 085726933xxx

Guci Buat Out Bond AKU meh aweh usulan bwt Kab. Tegal. Ben kab. Tegal tambah maju, nganeni lan mbetahi berikan tempat pariwisata yang bagus... Sbg cntoh OW. Guci prasarananya dibuwt lebih bnyk lg, sprti watr boom, kbun binatang... Kalo bisa dibuwat sarana out bond... Buwt dinas trkait mhon disosialisasikan. Trimakasih. 085842022xxx

Luruh Pegawean Angel Nemen LURUH pegawean ning Tegal angel nemen cih pa wali, apa wis laka lapangan kerja maning pa, maning 2 D3,maning 2 S1, singgo sma apa ,pen ning tko tok

Len tulungi gili neng babakan anjog sampe jati bogor rusake ra mufakat. Wis akeh sg mati lan tugel sikile. 081905298xxx

Dana Pajake Mampir Ngendi? PAK Bupati Tegal, bisane para warga digedag-gedag kon bayar pajak. Kandegen dalan nang Desa Dampyak jaglug2 ora ana tatane. Inyong awake lara kabeh kyeh yen lewat mono. Donge bayar pajak saben taun duite maring endi bae? Tulung owh pak bupati diperhatikna. Matur tengkyu. 08170647xxx

PENGIRIM NGRESULA YANG BERUNTUNG : 1. 2. 3.

087830063632 085641864625 081911478683

Anda mendapatkan Hadiah masingmasing 1 dus Susu Bubuk Kedelai AFIS, hadiah dapat diambil di Harian Pagi Radar Tegal dengan melampirkan fotokopi KTP dan menunjukan no HP anda.

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS 08159440722, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Bagi tiga pengirim Ngresula yang beruntung masing-masing mendapatkan satu dus (200 gr) susu bubuk kedelai produk AFIS Tiap Harinya. Produk tersebut dapat diambil di Kantor Radar Tegal dengan menyerahkan fotocopy KTP dan menunjukan no HP anda.


CMYK

METROPOLIS

RABU, 2 JUNI 2010

RADAR TEGAL

3

Anggaran Jamkesda Menipis

Eksistensi Pasar Loak di Tengah Kemajuan Kota

BURUAN PEHOBIS PASAR barang bekas atau lebih dikenal dengan pasar loak di Kota Tegal terus bertahan di tengah kemajuan kota. Hingga saat ini, sedikitnya ada empat pasar loak yang ada yaitu di Jl Tentara Pelajar, Jl Jati, Pekauman, dan Pasar Senggol. Tetapi, keempatnya memiliki karakter berbeda sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang datang, baik dari dalam maupun luar kota. Ismail (42), salah seorang pedagang di komplek pasar malam Jl Tentara Pelajar, mengatakan, meski kondang dengan sebutan pasar loak, tetapi tidak semua barang yang diperdagangkan adalah bekas. Aksesoris motor dari yang terkecil seperti baut, busi, hand grid hingga aneka knalpot racing tersedia baru maupun bekas. Bahkan, di kiosnya, dia mengaku menyediakan lebih dari 200 item baik bekas maupun baru dengan harga bervariatif. Pengunjung yang datang juga beragam, baik dari dalam maupun luar kota. Kini, dia dan puluhan pedagang lainnya tetap bertahan di tengah kemajuan kota tanpa takut akan kehilangan pelanggan setianya. Meski bermunculan toko aksesoris yang menawarkan beragam produk baru, pihaknya optimis bisa tetap mendapatkan pelanggan. Selain menjual, dia juga membeli berbagai aksesoris atau komponen sepeda motor bekas dari pengunjung.

Per Bulan Rp 700 Juta Habis ANGGARAN jaminan kesehatan daerah (jamkesda) Kota Tegal tahun 2010, sebesar Rp 5 miliar diperkirakan pertengahan tahun ini habis. Pasalnya, setiap bulannya klaim penggunaan untuk pasien warga miskin yang menggunakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) mencapai Rp 700 juta. Ini terungkap dalam tinjauan lapangan Komisi II DPRD, Selasa (1/6). Direktur RSU Kar-

dinah, dr Abdal Hakim Tohari Sp RM, mengatakan, akibat belum adanya data Jamkesda, dan saat ini masih menggunakan SKTM penggunaan anggaran Jamkesda membengkak. Setiap bulannya sekitar Rp 700 juta digunakan, untuk membayar klaim warga miskin yang berobat di RSU Kardinah. Kalau kondisi semacam ini terus berlangsung, maka anggaran Rp 5 miliar akan habis dalam jangka waktu sekitar 7 bulan. Sehingga Agustus mendatang diperkirakan anggaran ke hal 9 kol 1

ke hal 9 kol 1

SUPER LENGKAP – Lapak-lapak otomotif di Pasar Loak Jl Tentara Pelajar menyediakan berbagai kebutuhan otomotif lengkap baru dan bekas. M SAEKHUN/RATEG DOK./RATEG

PENDIDIKAN Kasus Pengeroyokan Didamaikan AKSI pengeroyokan yang sempat terjadi di ruang kelas XI IPS SMA Ihsaniayah berakhir damai. Korban bersama kedua orang tuanya, akhirnya legowo mencabut aduan kekerasan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta disaksikan sejumlah guru dan ketiga sisDOK.RATEG wa pelaku. H Mashuri SPd MM Sementara pihak sekolah sendiri akan melakukan sanksi tegas pada ketiga siswinya, usai menjalani ujian kenaikan kelas yang kini sedang berlangsung. Kepala SMA Ihsaniyah, H Mashuri SPd MM, menegaskannya, menyikapi gejolak yang sempat terjadi pada diri siswanya yang berujung pada pengaduan korban ke Polresta. “Ini masalah pelajar. Insiden bermula, ketika anak-anak sedang mengerjakan majalah dinding untuk dilombakan tingkat pelajar SMA seKota Tegal. Awalnya insiden ini bakal diselesaikan secara kekeluargaan, di mana ketiga siswa yang melakukan kekhilafan itu hendak diantar guru kelas meminta maaf pada orang tua korban. Hanya selisih beberapa menit saja, orang tua korban keburu melaporkan insiden tersebut ke pihak berwajib,” ujarnya, Selasa (1/ 6) kemarin. Ditegaskan pula, paska dicabutnya aduan oleh pihak keluarga korban, kini Dewi Mustika (18), siswa kelas XI IPS, sudah mulai melakukan aktivitas belajar di sekolah. ke hal 9 kol 1

Rawan, Sistem Lelang Diubah PEMERINTAH Kota (Pemkot) Tegal dalam waktu dekat akan mengubah sistem lelang proyek pengadaan barang jasa pemerintah manual menjadi secara elektronik. Alasannya, lelang secara manual atau penyedia jasa bertemu langsung dengan panitia, rawan terjadi penyelewengan. Kabag Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Setda Kota Tegal, Ir Cucuk Daryanto, mengatakan, perubahan sistem ini merupakan program dari pusat. Tujuannya antara lain untuk efesiensi, mengurangi pertemuan antara penyedia jasa dan panitia lelang, yang dapat menimbulkan kolusi dan lainnya. Serta lantaran regulasi atau aturan. Kemudian guna memudahkan pengelolaan pengadaan. Juga lantaran pasar pengadaan membutuhkan transparasi, terbuka, menyatu, dan bersaing secara sehat sesuai aturan. ke hal 9 kol 5

ADI MULYADI/RATEG

SIMAK MATERI - Sosialisasi dan desimenasi perundang-undangan konstruksi dan peraturan lainnya kemarin.

Maka imbas dari rayonisasi dapat mengarah pada gejolak, karena kelangkaan pasokan. Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihaknya dalam waktu dekat bakal memanggil PT Pertamina, Hiswana Migas dan Disperindagkop UKM Kota Tegal, untuk diminta penjelasam dan dasar dan ketentuan pengurangan kuota gasl elpiji 3 kg di Kota Tegal yang mencapai 60 persen. Padahal kebijakan pusat, pengurangan hanya sekitar 7 persen saja. ke hal 9 kol 1

Pesta Jambore Lansia PWRI Ranting Tegal Barat

Tetap Semangat Meski Usia Semakin Renta Memperingati Hari Lansia Nasional, Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) ranting Tegal Barat mengadakan pesta jambore lansia, Sabtu lalu. Kegiatan dilaksanakan di Balai Pendopo Kelurahan Kraton dengan diikuti 170 peserta. Seperti apa pelaksanaannya? LAPORAN: ADI MULYADI PAGI itu suasana pendopo Kelurahan Kraton lain dari biasanya. Dima banyak ber-

CMYK

Pengusaha dan Konsumen Bingung Imbas Pengurangan Kuota Elpiji

DPRD Bakal Hadirkan Pertamina UNTUK meminta penjelasan lebih lanjut, menghindari terjadinya kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (kg) di pasaran pasca diberlakukannya rayonisasi. Dalam waktu dekat, Komisi II DPRD Kota Tegal bakal memanggil instansi terkait. Antara lain, PT Pertamina, Hiswana Migas dan Disperindagkop UKM Kota Tegal. Wakil Ketua Komisi II DPRD, Rachmat Rahardjo, Selasa (1/6), mengatakan, kalau mendengar keterangan dari pihak SPPBE, pengusaha, agen, pangkalan dan konsumen.

PENJELASAN - Rombongan Komisi II DPRD sedang mendapat penjelasan dari Direktur RSU Kardinah, dr Abdal Hakim Tohari Sp RM.

ADI MULYADI/RATEG

BAGI BINGKISAN – Aneka door prize disediakan panitia, untuk menyemarakan kegiatan.

kumpul orang-orang yang usianya sudah tidak muda lagi. Mereka menggunakan seragam olah raga dengan berbagai corak baik pria maupun wanita. Lebih ramainya lagi kegiatan itu juga diselingi dengan penampilan orgent tunggal. Tujuannya agar lebih menyemarakan acara dan menambah semangat para peserta. Pada kesempatan itu, Ketua PWRI Ranting Tegal Barat, Drs Budiwarno, menyampaikan, kegiatan dilaksanakan dalam rangka memperingati hari lansia nasional yang jatuh pada 29 Mei. Karena warga pensiunan juga termasuk lansia maka semua mengikutinya. ke hal 9 kol 5

IMBAS rayonisasi yang dilakukan PT Pertamina, Selasa (1/6), mulai dirasakan para pengusaha dan konsumen di Kota Tegal. Mereka mengaku bingung dan meminta peninjauan ulang kebijakan tersebut. Bahkan rayonisasi ini juga berdampak pada jumlah produksi pengisian di stasiun pusat pengisian bahan bakar elpiji (SPBE) milik PT Arwana Jaya Sentosa Kota Tegal. Dalam sehari biasanya SPPBE mengisi sekitar 20.000 tabung, saat ini hanya sekitar 7.000 tabung. Sehingga SPPBE mengambil kebijakan satu shif, yang semula

sampai 3 shift. Manajer SPPBE PT Arwana Jaya Sentosa, Meydi Wotulo, Selasa (1/6), mengatakan, akibat kondisi semacam ini, pihak manajemen SPPBE berupaya mencari solusi, agar tidak sampai terjadi PHK. Namun ini belum final, karena sudah ada kebijakan PT Pertamina yang mengurangi kuota elpiji 3 kg untuk Kota Tegal. “Apabila kondisi seperti ini terus, maka kami dengan sangat terpaksa harus memberhentikan sementara waktu para karyawan. Yakni, dari 60 orang menjadi 25 orang saja,” ujar Meydi. Menurut Meydi, jumlah kuota dikurangi proses produksi hanya dilakukan sekitar tiga jam. ke hal 9 kol 1


PEMALANG

4

RABU 2 JUNI 2010

RADAR TEGAL

Oknum PNS Didakwa Korupsi Tidak Distribusikan Pupuk Bantuan

LINTAS Rahmat Bersyukur Tak Menjadi Leni Mariana AMPELGADING - Tidak ada yang aneh dengan penampilan Rahmat (22). Remaja 22 tahun ini sebagaimana remaja umumnya juga tumbuh dan berkembang secara wajar. Namun, tak banyak yang mengetahui jika sebelum dioperasi pada November 2008 silam, remaja jebolan SMP Negeri 1 Comal ini mengidap kelainan jenis kelamin atau berkelamin ganda. Leni Mariana, demikian namanya sebelum dioperasi, sudah kadung melekat pada dirinya. Tidak heran bila surat kelahiran, ijazah SD-SMP dan data kependudukan lainnya menggunakan nama tersebut. Namun, kecenderungan kromosom ke laki-laki, menjadikan Leni Mariana menjadi Rahmat. ’’Sejak kecil sampai sekolah di SMP Negeri 1 Comal. Waktu belum operasi, anak saya kalau sekolah selalu memakai rok,” tutur Duriah (45), ibu Rahmat ketika disambangi Radar di rumahnya, RT 10 RW 03 Desa Banglarangan, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang, didampingi Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Ampelgading Eti Sulistyowati Selasa (1/6). Dikatakan Duriah, Rahmat merupakan anak keempat dari delapan bersaudara. Bedanya, bila tujuh saudaranya dilahirkan di Desa Banglarangan, Rahmat dilahirkan di Musi Rawas Sumatera Selatan. Yakni, pada saat kedua orang tuanya merantau 22 tahun silam. Pada saat melahirkan, lanjut dia, tidak ada tanda-tanda atau firasat akan melahirkan anak berkelainan ganda atau ambigus genitalia. Semuanya berjalan dengan sebagaimana mestinya, dari mengandung hingga melahirkan. ’’Bidan yang ikut membantu mengatakan bahwa anak saya perempuan, jadi ya saya ikut saja,” terangnya. Dalam perkembangannya, Rahmat juga tidak menunjukkan hal yang aneh-aneh. Termasuk pada saat menempuh pendidikan di SMP N 1 Comal. Akan tetapi, karena mengenakan busana perempuan, Rahmat lebih sering bergaul dan bercengkerama dengan teman-teman perempuan. Tidak heran bila selama menempuh jenjang pendidikan di SD dan SMP, Rahmat lebih banyak teman perempuan dibanding lakilaki. Namun, semua kecenderungan tersebut lambat-laun berubah, karena Rahmat tiba-tiba bisa mempunyai ’rasa’ terhadap perempuan. Hal lainnya, cambang kumis juga mulai tumbuh, sedangkan payudaranya tidak kunjung membesar sebagaimana remaja perempuan seusianya. Hal inilah yang kemudian membuatnya berkeyakinan bahwa dirinya adalah laki-laki bukan perempuan. ’’Saya mulai suka pada perempuan pada usia 18-19 tahun,” ucap Rahmat. Menurutnya, sejak kecil hingga lulus SMP, dirinya lebih banyak diam dan tertutup kepada semua orang yang menanyakan jenis kelaminnya. (cw2)

PEMALANG - Pemberantasan korupsi di Kabupaten Pemalang terus digalakkan. Kali ini kembali menyeret seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Suworo SP. Oleh Jaksa pada sidang pekan ini, dia didakwa korupsi atas penyelewengan pupuk bantuan pemerintah pada tahun 2008 2009. Pengacara menilai dakwaan ini kabur, namun tidak akan mengajukan eksepsi. Kepala Seksi (Kasi) Pidana

Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pemalang Darmukit SH didampingi Jaksa Penuntut Fachrurozi SH mengemukakan, terdakwa tidak berhak untuk menyalurkan pupuk bantuan tersebut. ’’Pupuk dari pemerintah itu harusnya dari Sang Hyang Sri selaku penyalur langsung ke kelompok tani, namun faktanya ke terdakwa terlebih dahulu dan ada beberapa yang tidak disalurkan, sedangkan ada lagi yang dijual,” jelas Fachrur. Untuk mengungkap kasus ini Jaksa memeriksa 16 saksi sebelum menetapkan oknum ter-

sebut sebagai tersangka. Perbuatan terdakwa tidak menyalurkan pupuk dan menjual ke pihak lain itu telah merugikan negara sebesar Rp 79 juta lebih. Setelah proses ini sampai di kejaksaan, dikembalikan ke negara sebanyak Rp 78 jutaan karena yang satu juta adalah untuk operasional. ’’Meski uang negara ini dikembalikan tapi tidak menghentikan proses hukumnya,” tegas dia. Jaksa selain menahan terdakwa juga menyita barang bukti berupa pupuk organik, NPK, dan sejumlah uang. Ka-

sus terjadi di Kecamatan Ulujmai di sejumlah desa. Awalnya, sebelum pupuk didistribusikan disosialisasikan ke kelompok dengan jalan diundang ke suatu tempat bertemu dengan penyalur. Karena penyalur tidak mengetahui jelas kelompok tani mana saja yang berhak, dipercayalah Susworo untukmenangani hal tersebut. Kelompok tani pun menyepakati agar persyaratan adminsitrasi dikoordinir satu orang yakni Susworo. Namun, di belakang hari terjadi penyelewengan dan ada yang melapor kasus tersebut ke aparat.

Terpisah, Pengacara terdakwa Aji Sudarmaji SH mengemukakan dakwaan jaksa yang ditujukan ke kliennya kabur. ’’Dakwaan itu jelas kabur, kerugian negara yang ditimbulkan tidak disertai dengan audit lembaga berwenang, tapi kami tidak akan mengajukan eksepsi,” jelas dia saat dihubungi melalui telepon. Meski tidak mengajukan eksepsi Pengacara berkeyakinan klinnya bisa bebas karena memilki saksi yang meringankan. Saksi tersebut saat ini masih dipersiapkan untuk menghadapi siding-sidang selanjutnya. (ali)

PKL Dilarang DirikanTenda-Tenda Permanen PEMALANG - Semakin ramainya kegiatan wisata pantai di Sirkuit Widuri berdampak pada perkembangan ekonomi di lokasi tersebut. Banyak warga Kelurahan Widuri dan Desa Danasari yang memanfaatkan keramaian itu dengan berjualan makanan. Awalnya, mereka berdagang dengan cara asongan, karena semakin ramai kini berdiri warung-warung semi permanen. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dishubpar) Kabupaten Pemalang melarang berdirinya warung-warung semi permanen tersebut. Meraka khawatir keberadaan warung tersebut akan berubah fungsi menjadi setengah hunian. Sementara, selama ini dinas tidak memungut retribusi apapun dari aktivitas perdagangan tersebut. Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Sarana dan Usaha

Pariwisata Tunggak Setyono mengatakan, instansinya sudah turun ke lapangan melakukan sosialisasi. ’’Kami membolehkan masyarakat berjualan di lokasi tersebut, namun tidak boleh dengan membangun warung semipermanen,” tandasnya. Dijelaskannya, setiap kali petugas melakukan sosialisasi, pedagang menyanggupi untuk membongkar warungnya dan diganti tenda bongkar pasang. Namun, kesanggupan tersebut tidak disertai dengan realisasinya. Sehingga sampai sekarang warung-warung semipermanen itu masih berdiri dan cenderung bertambah. Saat ini jumlahnya 52 pedagang. Salah satu pedagang yang ditemui Radar mengatakan, untuk berjualan di lokasi sirkuit tidaklah sulit. Cukup memberi tip (uang, Red) kepada petugas yang menjaga. (ali basarah)

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

SEMI PERMANEN - Warung semi permanen ini tidak diperbolehkan didirikan di lokasi sirkuit Widuri.


METROPOLIS

RABU 2 JUNI 2010

5

RADAR TEGAL

Ispektorat ’Kebanjiran’ Kasus

TELEPON PENTING Hotel Bahari Inn Tegal Hotel Karlita Orange Karaoke

(0283) 343399 (0283) 358050 (0283) 322022

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu, 26 Mei 2010 Zodiak Heineke Thirts Dance DJ Orie I N FDJ Aeesha Nocturno Dancer di Zodiak Discotheque & VIP Karaoke. Sabtu, 29 Mei 2010 Dancer Performance oleh Maxi Modeling dancers, dengan Female DJ Amel dari Bandung.

Sebulan Tangani Empat Permasalahan

HOTEL BAHARI INN Tegal - Jum’at dan Sabtu Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

HERMAS PURWADI/RATEG

PEMBINAAN – ‘Manusia malam’ di seputar stasiun sedang dibina jajaran Polsekta Tegal Timur.

Cegah PSK, Gencarkan Patroli

OSN 32 Siswa Dikirim ke Surakarta DUTA pelajar dari tingkat SMP dan SMA, Senin (31/5) kemarin, diberangkatkan ke Surakarta. Mereka dipercaya Pemerintah Kota (Pemko) Tegal agar mengharumkan nama kotanya dalam ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat provinsi. Kabid Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan (Disdik), Sipon Junedi, mengatakan, para siswa tersebut, merupakan peserta yang lolos ujian seleksi OSN tingkat Kota. Detainya dari tingkat SMP sebanyak 8 orang dan SMA-nya 23 pelajar. Dijelaskan, ada empat mata pelajaran (mapel) yang diujikan pada Olimpiade tingkat SMP. Di antaranya Matematika, Biologi, Fisika dan IPS terpadu. “Kota Tegal mewakilkan dua siswa untuk masing-masing mata pelajaran tadi,” katanya. Sedangkan mata pelajaran yang diujikan untuk tingkat SMA, lanjut Sipon, yaitu Fisika, Kimia, Biologi, dan Matematika. Masing-masing mapel diwakili tiga pelajar. Dalam OSN tingkat provinsi, tingkat SMP diambil juara satu dan dua. Sedangkan tingkat SMA diambil tiga pemenang pada setiap mapelnya. “Untuk seleksi pelajar tingkat SMA akan dilakukan di dua tempat. Yaitu di Hotel Asia dan Hotel Riyadi Solo, dengan waktu pelaksanaan dua hari. Sementara lokasi seleksi tingkat SMP, dilaksanakan di Asrama Haji Donohudan,” terangnya. Sipon berpesan, kepada seluruh tim untuk bisa menjaga nama baik Kota Tegal selama mengikuti OSN. Serta ada komunikasi yang baik dengan peserta dari kota lain. Dan bersungguh-sunguh seoptimal mungkin memanfaatkan seleksi ini, guna meraih hasil yang terbaik. Apalagi tahun sebelumnya Kota Tegal belum mampu menghasilkan prestasi terbaik dalam ajang yang sama. “Rombongan peserta seleksi OSN diberangkatkan pada Senin kemarin. Mereka akan berjuang membawa nama baik Kota Tegal. Semoga bisa pulang dengan hasil yang maksimal,” pungkasnya. (adi)

POLITIK KaderPDIPerjuanganDigembleng MEMANFAATKAN momentum peringatan hari lahirnya Pancasila ke 65 tahun 2010, yang jatuh pada tanggal 1 Juni. DPC PDI Perjuangan Kota Tegal melakukan pengkaderan kepada 60 jajaran struktural pengurus, terkait ideoligi Pancasila. Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Tegal, H Edy Suripno SH, mengatakan, pengkaderan dimulai dengan acara Sarasehan, Senin (31/5) malam, dan diteruskan, Selasa (1/6), dengan upacara peringatan hari lahir Pancasila di depan Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Tegal Jl Setiabudi Tegal. Selanjutnya, jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan, PAC, Ranting, Satgas dan Departemen Wanita (Depwan) mengikuti pengkaderan dipandu langsung oleh Marsinggih dan Bambang Siregar. “Tujuan pelaksanaan pengkaderan ini, agar jajaran struktural pengurus PDI Perjuangan di Kota Tegal memahami dan mengetahui idiologi Pancasila 1 Juni 1945 merupakan idiologi PDI Perjuangan,” kata Edy. Di tempat sama, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tegal, H Ikmal Jaya SE Ak, mengungkapkan, pihaknya berharap setelah mengikuti pangkaderan ini, baik struktural pengurus DPC, PAC, ranting maupun satgas dan Depwan bisa menginformasikan hasilnya kepada masyarakat. Utamanya kader dan simpatuisan PDI Perjuangan Kota Tegal. Sehingga pemahaman idiologi Pancasila 1 Juni 1945 sebagai idiologi PDI Perjuiangan akan satu persepsi, sehingga akan lebih solid lagi. “Ini merupakan pengkaderan angkatan pertama yang kami lakukan, dan secara rutin akan kami laksanakan. Dengan harapan, melalui pengkaderan ini ada persamaan persepsi soal pemahaman idiologi Pancasila 1 Juni 1945,” ungkap Ikmal. (hun)

PATROLI malam pemukiman hitam yang ada di wilayah hukum Polsekta Tegal Timur terus digencarkan untuk meminimalisasi menjamurnya penyakit masyarakat di jantung kota. Lewat giat patroli dengan ruang bidik menekan merebaknya penyakit masyarakat tersebut petugas juga melakukan rasia terhadap keberadaan pekerja seks komersial yang sering menjalankan operasi ditempat warung lesehan, gudang barang, dan wilayah hitam lainnya di wilayah hukumnya. Kapolresta AKBP Drs Kalingga Rendra Raharja SE melalui Kapolsekta Tegal Timur

AKP Suparji SPd menyatakan giat patroli pemukiman di jamjam rawan gangguan kamtibmas tetap kami gencarkan. “Termasuk membidik penyakit masyarakat baik itu PSK, maupun keberadaan penjual miras ilegal. Semua kendali kami pantau lewat pelaporan kanit patroli,” terangnya, Selasa (1/6). Penyisiran diawali dari kawasan stasiun besar. Dari sana petugas mencoba melakukan kontrol untuk menditeksi keberadaan kupu-kupu malam dan peredaran miras ilegal. Penyisiran dilanjutkan di areal gudang barang menuju tempa.

Di sana petugas mencoba memutari kawasan Jl Bali. Penyisiran berlanjut ke kawasan warung lesehan di Jl DI Panjaitan. Dari hasil pengamatan tenda ke tenda, petugas mencoba mendeteksi keberadaan wanita malam yang berupaya membidik mangsa di tenda tersebut. “Berhubung para penjual miras ilegal sudah tidak menampakkan kembali aktivitasnya, kami kembangkan operasi dengan merazia keberadaan penjaja seks pinggir jalan yang sering meresahkan warga kota. Bila melanggar tentunya akan kita proses,” tegasnya. (her)

TIM penyidik Ispektorat Kota Tegal pada Mei lalu harus bekerja ekstra keras. Sebab, dalam kurun waktu 31 hari tersebut, intitusi itu menangani empat kasus yang berbeda-beda. Ispektur Budiyanto SH, mengatakan, dalam waktu satu bulan kemarin, dia menangani empat pelanggaran yang diduga dilakukan Pegawai Negri Sipil (PND) dilingkungan Pemerintah Kota Tegal. Di antaranya, masalah Penetapan Angka Kredit (PAK) 23 guru dan kepala sekolah (kasek) yang diduga aspal. Kemudian, kasus dugaan penipuan puluhan kasek, yang dilakukan oknum dari Kesbangpolinmas. Belum lagi, permasalahan di Dinas Permukiman dan Tata Ruang (Diskimtaru) mengenai dugaan penipuan terhada 12 warga. Yang dijanjikan akan dijadikan tenaga swakelola, setelah mendapatkan sertifikat pelatihan. Serta yang baru-baru ini gempar, yakni kasus perselingkuhan yang dilakukan salah seorang Lurah di Margadana. “Dari empat kasus yang masuk,

yang sudah ditangani dan hampir selesai adalah PAK aspal,” katanya kemarin. Kasus ini, lanjut Budiyanto, membutuhkan waktu lama dalam proses penyidikannya. Karena jumlah yang diduga mencapai puluhan orang. Serta harus ke luar kota guna penyidikan terhadap tiga oknum yang diduga sebagai makelarnya. “Untuk pemeriksaan kasus lainnya harus menunggu antrian terlebih dahulu. Sebab, dalam melaksanakan penyidikan tim tidak bisa sembrono, tetapi harus berhati-hati dan cermat. Sehingga hasilnya memang valid dan bisa dipertanggungjawabkan,” imbuh Budiyanto lagi. Namun demikian, pemeriksaan-pemeriksaan terhadap kasus-kasus itu tetap berlanjut sampai dengan selesai. Meskipun tim harus bekerja ekstra keras, lantaran menumpuknya tugas yang harus dilaksanakan. “Menumpuknya tugas disini bukan berarti di Kota Tegal itu banyak PNS yang terkena kasus. Tetapi jangkanya memang dari satu kasus dengan kasus lainnya sangat dekat. Bahkan bisa dikatakan dalam satu bulan kasus-kasus itu masuk ke Inspektorat,” ungkap dia. (adi)

12 Negara Ambil Bagian TURNAMEN tenis internasional Sportama Tegal International Men’s Future III/ 2010 yang bakal digulirkan 13 hingga 20 Juni mendatang. bakal menyedot animo petenis mancanegara untuk merapat ke Tegal. Hingga saat ini sudah tercatat 12 negara dari belahan dunia yang memastikan menapakkan kakinya menjajal lapangan tenis Wisanggeni dan indoor komplek Balai Kota. Itu dilontarkan ketua panitia turnamen merangkap kepala Disporabudpar, HM Wahyudi di sela-sela me ngontrol finishing lapangan Wisanggeni, Selasa (1/6). “Ke-12 negara yang dipastikan ambil bagian di Sportama Tegal International Tennis Tournament Men’s Future III adalah Jepang, Korea. Thailand, Taiwan, New Zealand, Australia, India, Swiss, USA, Kanada, Rusia, dan Afria Selatan. Ada sekitar 70 atlet mancanegara yang akan turun gelanggang disini. Mereka saat ini sedang terjun diturnamen seri II di Bandung,” tegasnya. Petenis yang akan turun dinomor tunggal dan ganda putra tersebut akan mencoba kekuatan menghadapi rivalnya dihadapan publik metropolis untuk memperebutkan piagam dan hadiah menarik dari Sportama Jakarta senilai total 10.000 US dolar. Terpisah Direktur Turnamen, Purnomo SH, menyatakan, kejuaraan ini juga ditopang pembiayaan dari APBD Kota Tegal tahun anggaran 2010 sebesar Rp 100.777.500 untuk biaya

DOK./RATEG

KERAP DIUJI – Kebesaran pancasila sebagai dasar negara kerap diuji rongrongan baik dari dalam maupun luar negara.

Kembalikan ke Bentuk Aslinya

HERMAS PURWADI/RATEG

DIKEBUT - Proses pembenahan lapangan Wisangeni jelang Sportama, kemarin.

penyelenggaraan. “Untuk penyempurnaan lapangan sendiri saat ini mendekati finishing. Target H-10 untuk merampungkan penyempurnaan termasuk pemindahan lampu dan pemangkasan tribun penonton dijadwalkan bisa ram-

pung,” tegasnya. Fokus pembenahan lapangan A yang sempat amblespun dari pantauannya sudah kelar dan mudah-mudahan pembenahan ini bakal sesuai dengan kriteria yang ditetapkan ITF melalui PP Pelti. (her)

PANCASILA adalah dasar filsafat negara Republik Indonesia yang secara resmi disahkan PPKI 18 Agustus dan KNIP 29 Agustus 1945 lalu. Dan sejak ditetapkannya Ketetapan MPR XVIII/MPR/1998 tentang Pencabutan Tap MPR II/MPR/1978 tentang Eka Prasetya Pancakarsa (P4), yang disertai pula dengan pencabutan Pancasila sebagai satu-satunya asas bagi organisasi sosial politik dan organisasi kemasyarakatan. Termasuk pencabutan mandat MPR yang diberikan kepada presiden atas kewenangannya untuk membudayakan Pancasila melalui P4, sekarang banyak elit politik dan sebagian masyarakat menganggap bahwa Pancasila adalah label politik Orde Baru. Pernyataan diatas diungkapkan Wakil Ketua Koordinator Wilayah Keluarga Besar Mar-

haenis Pekalongan, Drs Sukardjo Doelamdis, di hadapan puluhan peserta diskusi memperingati hari lahirnya Pancasila, Selasa (1/6), di kediaman Soekardjo Jl Kapten Ismail Kota Tegal. Tampak hadir dalam diskusi tersebut sejumlah tokoh keluarga besar Marhaenis dari wilayah Kota/Kabupaten Tegal, Brebes, Pemalang, dan Pekalongan. Tak hanya itu, acara juga dihadiri Ketua PWI Jateng VII Riyadi KS dan Koordinator Bidang Pendidikan Kewartawanan PWI Jateng VII, Wawan Setiawan. “Saya tegaskan, Pancasila bukan produk orde baru, tapi produk para pendiri republik ini. Pandangan yang sinis serta upaya melemahkan peranan ideologi pancasila di era reformasi akan berakibat fatal bagi bangsa,” ungkap dia. (adi)


BREBES & BUMIAYU

6

RABU 2 JUNI 2010

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes RSU Bhakti Asih

(0283) 671431 (0283) 671279 / 673481

Pengusutan Marjab Berlanjut BREBES - Proses pengusutan dugaan kesalahan prosedur dalam pengangkatan dan penempatan jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes -atau dikenal dengan sebutan makelar jabatan (marjab)-, terus dilakukan. Hal ini ditegaskan Ketua Komisi I DPRD Brebes Warsudi. Dikatakannya, pengusutan kasus marjab tetap berjalan. Pernyataan ini sekaligus menepis rumor yang beredar kalau

kasus ini bakal dihentikan. ’’Tidak. Untuk masalah marjab tetap jalan,” kata Warsudi dari Fraksi PKS (FPKS) kepada Radar Selasa (1/6). Setelah memanggil kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk klarifikasi pengangkatan dan penempatan jabatan, pemanggilan yang sama juga akan dilayangkan pada Badan Pertimbangan dan Pengangkatan Jabatan (Baperjakat). ’’Setelah memanggil kepala

BKD, berikutnya Komisi I akan memanggil Baperjakat. Termasuk pihak terkait lainnya. Saya tegaskan kembali, untuk pengungkapan marjab tetap berlangsung,” tandas dia. Hal senada juga disampaikan salah satu pengusul hak angket Zaki Safrudin dari Fraksi PAN (FPAN). Dia menyatakan, pengungkapan kasus marjab harus tetap berlangsung. ’’Tidak dihentikan, dan kami mempercayakan sepenuhnya

pada semua tahapan yang ada itu,” tegas Zaki. Pimpinan DPRD HM. Agus Sutrisno (FPG) menyatakan, sekalipun ketua DPRD belum memberi mandat kerja ke Komisi I, proses pengusutan akan terus berlanjut. Untuk pengusutan kasus marjab yang kini banyak dibicarakan di masyarakat, menurut Agus Sutrisno, Komisi I diminta tetap menjalankan tugasnya untuk pengusutan kasus ini.

’’Kalau ketua DPRD tidak memberi surat mandat kerja pada Komisi I, itu tidak masalah. Semua ada aturannya sendiri, dan sesuai aturan boleh. Silakan bekerja, dan apa yang dilakukan Komisi I landasan aturannya sudah jelas. Terus kerja, sekalipun itu tanpa mandat dari Ketua DPRD,” papar Agus Sutrisno usai mengikuti Rapat Gabungan (Ratgab) untuk menjadwal agenda kegiatan dewam Bulan Juni. (din)

Tim U-12 Brebes Siap Berlaga Ikuti Piala Danone

LINTAS

ISTIMEWA

SIMAK MATERI – Peserta Sregep serius menyimak materi.

PCB Gelar Sregep BREBES – Sabtu (29/5) lalu, bertempat di joglo Kwartir Cabang (Kwarcab) Brebes berlangsung kegiatan workshop penulisan dengan nama kegiatan Sarasehan dan Genaunan Penulisan (Sregep) bertemakan ’’Brebes Sebagai Sumber Inspirasi Menulis”. Kegiatan ini diselenggarakan oleh komunitas Pemuda Cinta Brebes (PCB) didukung oleh Kwarcab Brebes, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), dan Forum Komunikasi Wartawan Brebes (FKWB). Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari berbagai unsur mulai dari kalangan pelajar, anggota Pramuka, dan masyarakat umum tanpa dipungut biaya. Selain dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional dan Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada Mei. Tujuan yang ingin dicapai adalah menumbuhkan minat gemar menulis bagi warga Brebes, mengembangkan semangat menulis tentang daerah Brebes, dan sebagai titik tolak kemunculan penulis-penulis ternama yang berasal dari Brebes. Dengan tujuan tersebut, maka dalam kegiatan ini didatangkan pembicara yang berpengalaman dalam dunia penulisan. Seperti pada sesi pertama diisi oleh Wahidin Soedja yang mengisi tentang Reportase dan Membuat Berita. Dia adalah ketua asosiasi wartawan Brebes dan merupakan wartawan senior Harian Suara Merdeka. Disusul oleh Din Nuun Wahyudin yang memberikan materi tentang Proses Kreatif Penulisan Cerpen dan Naskah Drama pada sesi kedua. Orang yang akrab dipanggil Mas Din ini adalah seorang penulis cerpen dan naskah drama, pendamping Sanggar Nuun Jogja, dan pengurus ROA visi media Jogja. Pada sesi yang ketiga materi diisi oleh salah seorang Redaktur Harian Pagi Radar Tegal Riza Pahlevi, yang membawakan materi tentang Penulisan Opini dan Wacana. PCB mencoba mendesain acara workshop ini senyaman mungkin mulai dari dekorasi panggung yang memakai lincak dan suasana pedesaan yang dikemas dengan dipajangnya sepeda ontel, padi, bawang merah, peralatan tani, dan kulit padi sebagai alasnya. Pesertanya pun duduk lesehan. Hal ini dilakukan agar peserta bisa menerima materi dengan baik dan juga tidak terlepas dari visi PCB yang ingin menyebarkan semangat kecintaan dan kepedulian kepada daerah penghasil bawang merah, Brebes. Workshop penulisan yang diketuai oleh Trio Susilo dan dimoderatori oleh Arif Lukman Hakim berjalan dengan sukses. Obrolan ringan yang dilakukan PCB di situs jejaring sosial facebook ternyata membuahkan hasil yang luar biasa. Semoga acara-acara seperti ini akan selalu ada di Brebes siapapun penyelenggaranya, demi Brebes yang tercinta. (din)

BREBES - Lembaga Pendidikan Sepak Bola (LPSB) Tunas Berhias ditunjuk Pengurus Cabang (Pengcab) PSSI Kabupaten Brebes untuk mengikuti ’Festival Piala Danone U-12 Provinsi Jawa Tengah (Jateng)’. Kejuaraan tersebut merupakan seleksi kejuaraan sepak bola anak se-dunia Danone Nations Cup. Ketua LPSB Tunas Berhias Iryando D.S. mengungkapkan, pihaknya telah mempersiapkan anak asuhnya untuk mengikuti kejuaraan tersebut. Meski begitu, dia mengatakan, belum menentukan target. ’’Ini kali pertama Kabupaten Brebes ikut piala Danone, jadi sebatas partisipasi. Jika nanti berprestasi tentunya itu kebanggaan bersama,” katanya

Selasa (1/6). Dengan mengikuti kejuaraan ini, lanjut Iryando, diharapkan pembibitan pemain sepak bola di Kabupaten Brebes dapat berjalan maksimal. Di samping itu, menurut dia, partisipasi ini sebagai upaya memotivasi perkembangan pembinaan sepak bola usia dini. ’’Diharapkan juga ajang ini bisa menambah jam terbang anak-anak,” ujarnya. Gelaran tersebut akan dilaksanakan pada 5-6 Juni 2010 di Semarang dan diikuti oleh 99 tim dari seluruh 35 kabupaten/ kota se-Provinsi Jateng. ’’Kami akan memboyong 14 pemain U-12 tahun dengan manajer Wihanto SE untuk memulai debut awal. Tahun depan, tentunya akan kami persiapkan lagi agar bisa memasang target,” tandas Iryando. (cw1)

ISMAIL FUAD/RATEG

BERSEMANGAT - Tim U-12 SSB Tunas Berhias yang akan mengikuti ’Festival Piala Danone’ terus berlatih intensif.

Raker Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah se-Kabupaten Brebes

Pengawasan Bantuan Pendidikan Bakal Diperketat Dana bantuan pendidikan seperti Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Kabupaten Brebes rawan diselewengkan. Upaya apa yang bakal diberlakukan untuk mencegah kasus penyalahgunaan bantuan pendidikan tersebut? LAPORAN: ISMAIL FUAD PELUANG untuk penyelewengan tersebut hampir terbuka dari hulu hingga hilir. Dari proses lelang pengadaan barang (buku), hingga realisasi banyak ditemukan pengkondisian maupun penggunaan yang tidak sesuai dengan pe-

an se-Kabupaten Brebes di Gedung Korpri Brebes Selasa (1/6). Sekretaris Dewan Pendidikan Kabupaten Brebes Wijanarto SPd mengatakan, pihaknya banyak menerima pengaduan seputar masalah BOS dari komite sekolah maupun masyarakat. Di antara pengaduan tersebut, menurutnya, beberapa telah diselesaikan. ’’Selain masalah penggunaan anggaran yang tidak sesuai dengan peruntukannya, dana BOS juga dikeluhkan sejumlah guru, khususnya yang menjadi tim teknis BOS buku,” ungkap ISMAIL FUAD/RATEG dia. PENGAWASAN - Dewan Pendidikan bersama Komite Sekolah Menurutnya, pengadaan kecamatan se-Kabupaten Brebes sepakat bahwa pengawasan BOS buku telah disatuatapkan bantuan BOS dan DAK pendidikan diperketat, untuk menghindari sehingga hasil survei dan penyelewengan. rekomendasi yang disodorkan wasan pihak terkait. Hal itu tim teknis tidak berfungsi. runtukannya. Karenanya, untuk mengu- terungkap dalam Rapat Kerja Akibatnya, penyeragaman rangi tindakan tersebut perlu (Raker) Dewan Pendidikan ber- buku BOS tidak melihat kondisi dilakukan penguatan penga- sama Komite Sekolah Kecamat- dan kebutuan riil di sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes Dr Munthoha Nashuha MPd mengatakan, upaya penyeragaman tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam operasionalnya. ’’Penyamarataan (penyeragaman, Red) ini sebagai langkah upaya mengefisiensi harga buku dan mempermudah pelaporannya,” tandas Munthoha. Sementara itu, untuk tahun 2010, SD penerima DAK mencapai 120 sekolah dengan nilai mata anggaran Rp 162 juta - 324 juta per sekolah. Sebagai agenda bersama, Dewan Pendidikan akan memaksimalkan fungsi kontrol realisasi di lapangan. Selain dihadiri sejumlah pejabat Dinas Pendidikan, raker ini juga dihadiri oleh tokoh pendidikan, komite kecamatan, serta pengurus PGRI. (*)


SLAWI METROPOLIS

8

RABU 2 JUNI 2010

RADAR TEGAL

Palu Hilang, Rapat Gagal

RSI PKU Muhammadiyah Kab.Tegal

0283-3448131

Ketua Baleg Kecewa

USAHA Pembuatan Stempel Masih Menjanjikan SLAWI - Untuk membuat surat resmi, sebuah lembaga tidak cukup hanya membubuhkan tanda tangan. Melainkan harus dibubuhi suatu cap, simbol atau stempel yang melambangkan lembaga atau institusi yang bersangkutan. Semakin meningkatnya kepentingan antar institusi satu dengan yang lainnya, semakin meningkatkan urusan surat-menyurat. Sehingga kebutuhan stempel semakin meningkat. Hal ini menciptakan peluang untuk menyediakan stempel sesuai dengan institusi yang bersangkutan. Kondisi tersebut ternyata tidak disia-siakan Abdul Aziz (38), waga Desa Pakembaran Kecamatan Slawi untuk menghasilkan rupiah. Sejak lima tahun yang lalu, Aziz, membuka usaha pembuatan stempel di sekitar Ruko Slawi. Lokasi yang tepat di pinggir jalan, membuat Aziz kerap kebanjiran pesanan. Saat ditemui di lokasi usahanya, Selasa (1/6) kemarin, Aziz mengaku usaha pembuatan stempel sudah dilakukan sejak lima tahun yang lalu. Meski awalnya masih ikut orang tuanya, namun setelah menguasai ilmu untuk membuat stempel sediri, akhirinya ia membuka kios sendiri yang tidak jauh dari kios milik orang tuanya. Diakui, setiap harinya bisa menerima pesanan pembuatan stempel tiga sampai lima buah. Untuk harga sendiri, Aziz mematok harga Rp 25 ribu untuk stempel biasa, sedangkan untuk stempel cetak, ia menjual dengan harga Rp 50 ribu. Aziz mengaku setiap harinya bisa mengantongi uang sebesar Rp 70 ribu sampai Rp 100 ribu. “Kalau melihat hasil, saya kira cukup untuk kebutuhan hidup, ya kira-kira berkisar Rp 70 ribu sampai Rp 100 ribu,” terangnya. Untuk bahan dasar pemuatan stempel memang tidak terlalu mahal. Pihaknya hanya membeli klise, gagang stempel, fiber dan lainnya dengan harga yang cukup terjangkau. (cw3)

HARVIYANTO/RADAR SLAWI

MENERIMA PESANAN - Abdul Aziz (28), pengrajin stempel saat sedang melayani pesanaan, setiap harinya ia bisa menerima tiga sampai lima pesanan.

CMYK

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

DAMPINGI ANAK – Nampak seorang ibu tengah menemani anaknya untuk berkeliling menaiki kuda atau dokar keliling kampung dengan ongkos Rp 2 ribu rupiah saja.

Kini Jadi Sarana Wisata Keliling Melihat Keberadaan Dokar di Kabupaten Tegal ERA teknologi yang terus berkembang, termasuk di bidang transportasi darat memaksa sejumlah alat angkut tradisional menyingkir. Bahkan di beberapa lokasi, keberadaan alat angkut tradisional seperti dokar, sudah hilang alais tidak ada lagi keberadaanya. Karena mereka kalah dengan alat transportasi modern, seperti mobil dan sepeda motor. Namun para pengusaha atau pun pemilik dokar, tidak habis ide untuk tetap menjadikan dokar sebagai sumber panghasilannya. Mereka beralih profesi, dari sebagai alat angkutan umum yang menunggu penumpang, kini disulap menjadi alat tradisional yang menarik untuk dinaiki. Dalam waktu-waktu tertentu, pemilik dokar berkeliling desa, dengan harapan mendapatkan penumpang. Namun penumpang itu bukan penumpang umum yang hendak bepergian, tapi masyarakat yang ingin menikmati asyiknya naik dokar keliling kampung. Boleh dikata, ini adalah wisata lokal keliling kampong. Memang, naik dokar ada keasyikan tersendiri. Angin semilir, tatapan lepas kanan-kiri jalan, dentingan lonceng, nyala lentera dan bunyi hentakan kaki kuda beradu dengan aspal jalan, merupakan sensasi langka tiada

tara. Demikian juga suara sabetan pecut dan tarikan kendali, teriakan aba-aba sais mengendalikan laju kuda, boleh dibilang, tidak mudah ditemui ketika penumpang naik angkutan umum lain. Ya, dokar yang merupakan salah satu alat transportasi tradisional di Kabupaten Tegal, yang sekarang keberadaanya jarang ditemui. Keberadaan dokar atau andong sudah ada sejak lama menjadi alat tranportasi seiring dengan kelahiran kota yang Mbetahi lan Ngangeni tersebut. Angkutan kota maupun pedesaan tertua dengan peranti penarik dari kuda tersebut, menjadi sarana warga setempat menuju pasar, rumah sakit, terminal kota maupun untuk berbelanja dan berangkat sekolah . Namun seiring dengan zaman yang terus maju, keberadaan dokar kini terus terpuruk. Karenanya kini banyak dokar yang dijadikan sebagai alat sarana wisata keliling di perkampungan, bak jasa pelayanan odong-odong yang kini tengah ramai di masyarakat. Seperti terlihat di Desa Tegalwangi Talang. Di lingkungan tersebut, kini mulai ramai lalu lalang kusir membawa sejumlah anak-anak untuk bisa berkeliling dengan kuda. Satu keliling lingkungan kampung, penumpang yang biasanya didampingi oleh ibunya hanya mengeluarkan biaya Rp 2 ribu saja. Kondisi ini dilakukan para kusir lantaran penumpang yang menggunakan jasa dokar terus

terpuruk. “Sudah lima bulan ini saya memang tidak mencari penumpang di pasar maupun mangkal di tempat keramaian. Selain pendapatan yang sangat minim, kini keberadaan dokar sebagai alat transportasi juga terus tersingkirkan,” kata Basit (23) warga asal Pagongan Dukuhturi Kabupaten Tegal. Menurutnya, kini meskipun dirinya tetap menggunakan tenaga kuda, namun usahanya ini tidak lagi mencari sasaran ibu-ibu yang hendak ke pasar, maupun anak-anak yang hendak berangkat sekolah. Usahanya ini tak lain yakni justru mencari anak-anak di kampung yang ingin berkeliling dengan menggunakan kuda. “Alhamdulillah hasilnya lumayan. Bahkan, setiap harinya saat sedang ramai kami bisa mengantongi uang Rp 50 ribu80 ribu. Sedangkan pas lagi sepi, saya juga masih bisa mengantongi uang Rp 30 ribuan,” jelasnya. Ditambahkan, usahanya ini lantaran dirinya melihat seperti jasa mainan odong-odong juga ramai. Belum lagi kereta-keretanan yang kini mulai ramai. Sedangkan dirinya yang hanya memiliki kuda, akhirnya memanfaatkan kudanya untuk mengajak masyarakat berwisata dengan kuda. “Ongkosnya juga sama dengan odongodong. Yakni keliling kampung per 15 menit hanya Rp 2-3 ribu saja, tergantung si anak maupun ibunya mau keliling ke mana,” imbuhnya. (agus w)

SLAWI- Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Tegal kalang kabut. Pasalnya saat sedang rapat, salah satu alat kelengkapannya tidak ada. Padahal alat itu sangat penting, yakni palu yang berfungsi sebagai penanda dimulainya rapat atau diakhirnya rapat. Hal itu terjadi saat Badan Legislasi (Baleg) DPRD Kabupaten Tegal menggelar rapat untuk membahas Raperda tentang Penyelenggaran Kesehatan dan Retribusi Pelayanan Kesehatan. Akibat hilang palu tersebut, rapat tersebut terpaksa ditunda, hingga pembahasan raperda itu jadi molor. Ketua Baleg DPRD Abdul Baar mengaku kecewa dengan kasus tersebut. Pasalnya alat kelengkapan rapat itu mestinya diperhatikan secretariat. Di mana sebelum rapat dimulai, semua perlangkapan yang dibutuhkan anggota DPRD harus sudah tersedia. “Kami sengaja menskors rapat selama satu jam. Lantaran palu sidang hilang dari tempatnya. kejadian ini jelas membuat kami sangat kecewa dan malu,” katanyakepada Radar Selasa (1/ 6) kemarin. Dia pun mengecam keteledoran Sekretariat DPRD ata kasus itu. Di mana kasus itu menunjukkan kekurangdisipilinan staf maupun pejabat di lingkungan Sekretariat DPRD. “Akibatnya rapat yang mestinya rampung sesuai jadwal, jadi molor,” tegasnya kecewa. Dampak dari insiden itu, menurut Dulbaar sapaan akrabnya, peserta rapat tidak bisa

konsentrasi. Sehingga belum bisa menghasilkan kata sepakat dalam rapat selanjutnya. “Bagaimana mau serius, lah sebelum mulai rapat saja palu untuk mengetuk tanda dibukanya rapat saja tidak ada,” ujarnya. Peristiswa yang tidak menyenangkan ini, lanjut Dulbaar, merupakan kesalahan mutlak di bagian Setwan, yang kurang disiplin atau ceroboh dalam melaksanakan tanggung jawabnya. “Saya harap hal ini tidak terulang kembali. Untuk itu, saya minta ketegasan Sekwan akibat dari inseden ini,” tandasnya. Hal senada diungkapkan anggota Baleg dari FPAN Zaenul Suhada, bahwa kejadian ini adalah murni kesalahan dari bagian Setwan. Sehingga sebisa mungkin mereka harus ditindak secara tegas. “Kami jelas sangat kesal. Maka itu kami dalam waktu dekat berencana meneggur Sekwan supaya insiden memalukan semacam ini dijadikan contoh untuk kedapan,” timpalnya. Dampak buruk dari semua ini, jelas Zaenul, pihaknya merasa dipojokan. Lantaran anggota Baleg dibuat mati kutu, melalui pencitraan ketidakprofesionalan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya. “Kami dibuat seolah-olah tidak profesional, padahal kami sendiri tidak tahu menahu akan hal itu, karena kami tidak mengurusi masalahan persiapan, peralatan maupun tempat untuk sidang,” jelasnya. Ia berharap semua ini bisa diperbaiki secara cepat, agar ke depan tidak terulang kembali. Dan untuk para staf maupun pejabat di bagian Setwan, dirinya meminta meningkatkan profesionalismenya. (k1)

YANVERA/RADAR SLAWI

HILANG - Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPRD Kabupaten Tegal Abdul Baar bersama anggotanya Zaenul Suhada sangat kecewa atas insiden hilangnya palu sidang, kemarin.


SAMBUNGAN

RABU 2 JUNI 2010

9

RADAR TEGAL

Slank

SHANTY

Doakan Israel Kualat SLANK mengutuk tindakan Israel yang menyerang konvoi kapal kemanusiaan Freedom Flotilla. Grup band rock ini pun mendoakan agar Israel ini kualat. Israel dinilai ingin melawan dunia. “Saya sih doain biar (Israel) kualat,” kata Bimbim saat launching mini album Slank ‘Jurustandur no.18’, di Pantai Carnaval, Ancol, Jakarta Utara, Selasa (1/6). Bagi Slank, serangan tersebut bukan lagi menjadi urusan antara Yahudi dengan Islam. Masalah tersebut seharusnya sudah menjadi masalah glo-

bal tentang kemanusiaan. “Di dunia global seperti ini masih ada negara yang terisolasi begitu ada dunia mau masuk malah diserang. Itu namanya melawan dunia,” lanjut drummer Slank itu. Slank mendukung Mer-C yang sering melakukan misi kemanusiaan membantu korban konflik. Menurut Bimbim, Israel harus diberi sanksi ekonomi. Hanya itulah sanksi yang bisa membuat Israel patuh. “Kalau Amerika sama PBB mau sih ya gampang melumpuhkan negara kayak gitu,” ujar Bimbim. (iy/hkm)

Kecewa Pemberitaan di TV, Curhat di Twitter KEBAHAGIAAN Shanty yang baru saja dilamar oleh kekasihnya, Sebastian Pardede, terpaksa harus terusik. Shanty mengaku merasa kecewa dengan pemberitaan tentang prosesi lamarannya yang ditayangkan di sebuah acara infotainment di televisi. Dan kekecewaan itu diungkapkannya di dalam akun Twitter miliknya, @shanty78.

“Kecewa sekali dengan narasi @inserttranstv ! Di hari bahagia gue, gue welcome wartawan, masuk dan melayani wawancara, malah dirusak dengan narasi yg TIDAK .... BERMUTU hanya untuk menjual sensasi!! Please have some respect dan hargai saya yang sudah terbuka melayani wawancara! Kenapa narasinya jadi gitu??” tulis Shanty di Twitter-

nya sekitar pukul 6 sore, Selasa (1/6) kemarin. Shanty sendiri berharap pihak Insert bisa mempertanggungjawabkan narasi yang membuatnya kecewa itu. Dia menulis kembali, “Saya tunggu produser dan wartawan dari @inserttranstv untuk menghubungi saya melalui management/label saya segera”. (kpl/npy)

Pengusaha dan Konsumen Bingung Kasus Pengeroyokan Didamaikan dari halaman 3 “Ketiga siswa yang sempat melakukan kekhilafan tersebut juga sudah mengikuti kegiatan belajar disekolah. Pembinaan berupa saksi akan kami berikan pada ketiga siswi

dengan langsung ditangani oleh tenaga Bimbingan Konseling (BK). Dan seluruh biaya pengobatan yang dikehendaki orang tua korban menjadi tanggungan pihak sekolah,” tegasnya. Dia berharap dengan pola

pembinaan akhakhul karimah, ketiga siswi yang sempat melakukan kehilafan itu segera menyadari kesalahannya dan lebih bisa membawa diri dalam menjaga nama baik sekolah, serta menjaga kerukunan antar teman diling-

kup sekolah. “Intinya masalah ini mencuat hanya karena keterlambatan pihak sekolah dalam menjembatani permintaan maaf antara siswi yang bermasalah dengan keluarga korban,” terangnya. (her)

DPRD Bakal Hadirkan Pertamina dari halaman 3 Dengan duduk bersama, pihaknya berharap ada solusi atau jalan keluar terbaik. Apalagi saat ini menjelang puasa dan lebaran, pasti kelengkapan pasokan gas elpiji 3 kg akan berdampak di masyarakat. Menurut Rachmat, dampak yang saat ini muncul mulai dirasakan adalah dari para pemilik pangkalan dan pengecer. Mereka sudah kesulitan untuk memenuhi kebutuhan gas elpiji ukurang 3 kilogram kepada konsumen. Selain itu, dampak tersebut juga mulai dirasakan para pekerja yang selama ini menggantung hidup dari proses

produksi maupun penjualan dari gas elpiji. “Kalau tidak secepatnya ada solusi, kami khawatir akan berdampak kepada masyarakat selaku konsumen sehingga berpotensi timbulnya gejolak,” tuturnya. Wali Kota, H Ikmal Jaya, mengungkapkan, pihaknya akan terus memantau kondisi di lapangan, terkait penerapan sistim rayonisasi. Sedangkan terkait kelanggkaan, pihaknya optimis tak akan terjadi. Sebab, kebutuhan gas elpiji ukuran 3 kilogram sekitar 7.000 perhari. Sehingga kalau kuota Pertamina sekitar 7.000, berarti sudah sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kota Tegal.

Ditambahkan Ikmal, imbas yang harus diperhatikan justru, terkait pengurangan pekerja, dan yang dialami pemilik pangkala serta pengecer. Karenanya, pihaknya akan meminta kebijakan dan pemerintah pusat maupun PT Pertamina untuk mencarikan solusi yang terbaik. “Kalau memang dampaknya terjadi kelangkapaan pasokan, maka kami akan minta pemerintah pusat atau Pertamina meninjau ulang kebijakan tersebut, Namun untuk sementara, kami masih mengkaji dan memantau kondisi,” ungkap Ikmal. Pemilik PT Baruna Abdi, Iwan Gunawan, menyatakan, saat ini telah muncul surat edaran dari Hiswana Migas tentang penen-

tuan harga di seluruh agen sekitar Rp 12.000/tabung. Kondisi demikian, akan menyebabkan harga gas elpiji ukuran 3 kilogram mengalami kenaikan yang signifikan. Sebab, hingga ditingkat pengecer akan dijual bisa mencapai Rp 15.000 per tabung. Seharusnya, sesuai dengan keputusan gubernur untuk harga di tingkat konsumen sesuai HET yaitu sekitar Rp 12.750 per tabung. “Kami rasa kebijakan Hiswana Migas, justru akan membuat harga gas elpiji 3 kilogram tak terkendali. kalau dari agen saja sudah Rp 12 ribu, sampai konsumen bisa lebih dari Rp 15 ribu,” ujar Iwan. (hun)

Anggaran Jamkesda Menipis dari halaman 3 jamkesda habis dan harus ada penambahan melalui ubahan APBD 2010. Namun kepastiannya, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada DPRD. “Selama masih menggunakan SKTM, maka kami tak bisa menggenadlikan penggunaan anggaran Jamkesda. Sebab tidak mungkin kami menolak pasien, karena terbatasnya anggaran Jamkesda. Karena itu akan disorot, dan rumah sakit akan disalahkan,” kata Hakim. Menurut Hakim, sedangkan untuk Jamkesmas, sampai saat ini baru sampai bulan Jamuari 2010. Sehingga dari bulan Pebruari sampai bulan Mei 2010,

dengan jumlah klaim rata-rata sekitar Rp 1,2 miliar sampai Rp 1,5 miliar setiap bulannya belum dibayar. Sehingga tunggakan klaim jamkesmas yang ditanggung rumah sakit sampai saat ini sekitar Rp 5 miliar. “Untuk membiayai pengobatan masyarakat yang masuk data Jamkesmas, kami gunajan dana pendapatan rumah sakit. Karena anggaran pendapatan rumah sakit terbatas, kami minta pemerintah pusat melalui asuransi yang ditunjuk bisa secepatnya mencairkan tunggakan klaim Jamkesmas,” tuturnya. Ketua Komisi II, Hendria Priatmana, mengungkapkan, soal penambahan anggaran Jamkes-

da dalam ubahan APBD 2010, pihaknya belum bisa menjawab. Sebab hal itu bakal dibicarakan ditingkat DPRD, utamanya melalui Badan Anggaran (Banang). Namun yang pasti, pihaknya minta RSU Kardunah jangan membedakan pelayanan pasien jamkesda dan jamkesmas, dengan pasien umum. “Agar tidak ada sampai ada pasien yang terlantar, maka kami minta rumah sakit harus melakukan antisipasi. Sehingga proses pembangunan rumah sakit, tidak sampai menggangu proses pelayanan,” ungkap Hendria. PARKIR SEMRAWUT Sementara Anggota Komisi

II, Hj Stella Emilina, menyatakan, kondisi parkir di RSU Kardinah sangat semrawut, hal ini disebabkan karena tak adanya fasilitas, baik atap ataupun fasilitas yang lainnya. Apalagi area parkir terletak di depan IGD, hal ini sangat mengganggu pelayananan yang bersifat emergensi. Agar hal ini tak berlarut-larut, pihaknya berharap rumah sakit menyiapkan area khusus untuk parkir. “Agar tak sampai terjadi, pasien tak tertolong karena susah masuk. Maka kami sarankan, agar rumah sakit menyiapkan pintu masuk khusus menuju IGD. Sehingga tidak melalui pintu umum, karena harus antri dulu,” papar Stella. (hun)

“Justru pasar loak bisa menjadi daya tarik tersendiri sehingga mampu mendatangkan pendapatan bagi daerah,” terangnya. Mulyono (31), salah seorang pengunjung, mengaku, sengaja datang untuk mencari beberapa aksesoris baru dan bekas. Dengan aksesoris bekas yang masih layak pakai, dia bisa berhemat dan sisanya bisa untuk membeli aksesris baru. Saat menawar, jelasnya, usahakan serendah-rendahnya sehingga bisa mendapatkan barang yang dibutuhkan dengan harga murah. Meski di setiap item terdapat label harga, tetapi semuanya masih bisa dinego sehingga pengunjung harus jeli dalam memilih dan menawar. Keberadaan pasar loak, jelasnya, sangat membantu masyarakat menengah ke bawah karena barang yang ditawarkan lebih terjangkau. Tidak hanya itu, meski terlihat sepele tetapi

perputaran uang yang terjadi jika diamati secara cermat tidak sedikit. Bahkan jumlahnya bisa melebihi toko onderdil atau aksesoris ternama karena di sini terdapat puluhan pedagang dengan ribuan item berbeda yang setiap hari keluar masuk. “Mau mencari apa saja di sini tersedia, baik baru maupun bekas dengan harga miring,” tukasnya. (rochman gunawan)

Buruan Pehobis dari halaman 3 Nantinya, barang-barang tersebut akan disulap kembali seperti baru dan dipajang di depan kiosnya. Tetapi, sebelum membeli barang dari pengunjung, dia akan mnegecek terlebih dahulu sehingga tidak membeli barang curian. Pasalnya, beberapa kali sempat terjadi persoalan karena barang yang dibeli dari pengunjung ternyata barang curian. “Di sini adalah surga bagi modifikator motor karena bisa mendapatkan apa saja dengan harga murah baik baru maupun bekas,” katanya. Pedagang lainnya, Budi (39), menuturkan, yang membedakan pasar loak dengan tempat lain adalah transaksi dilakukan secara tradisional. Pedagang seperti dirinya kan membuka harga dan konsumen bisa menawar semurah mungkin hingga akhirnya tercapai kesepa-

katan. Pengunjung yang datang bukan hanya dari Kota Tegal melainkan dari beberapa kota lain seperti Slawi, Brebes, Pemalang, Pekalongan bahkan ada beberapa pelanggannya yang sengaja datang dari Semarang. Meski dia tidak menampik jika sebagian dagangannya merupakan buatan lokal, tetapi dengan sedikit polesan dan pemasangan yang dilakukan di tempat, berbagai aksesoris yang ada akan menambah manis penampilan sepeda motor. Saat masuk ke pasar loak, motor yang semula standar bisa keluar dengan full modifikasi dalam waktu singkat sesuai tren yang ada. Meski persaingan sesama pedagang cukup ketat, tetapi semuanya berlangsung secara fair sehingga pasar loak bisa memiliki pelanggan sendiri meski perubahan jaman terus terjadi.

dari halaman 3 Padahal, sebelumnya para karyawan bekerja hingga tiga shift untuk mencukupi kebutuhan gas elpiji di masyarakat. “Prediksi kami dampak dari rayonisasi akan terasa di masyarakat sekitar tiga hingga satu minggu kedepan, setelah diterapkan ssistem rayonisasi,” tuturnya. Sedang Pemilik PT Baruna Abdi, Iwan Gunawan, mengungkapkan, untuk mengantisipasi terjadinya penyelewengan termasuk kenaikan harga yang tidak menentu pihaknya terpaksa membatasi pembelian. Stok sebanyak 20.000 tabung kini mulai dikeluarkan untuk mengatasi kemungkinan terjadinya kelangkaan. Dijelaskan Iwan, sejak mulai

diterapkan sistem rayonisasi pihaknya telah didatangi para pemilik pangkalan dan pengecer. Mereka mengeluh dan mengaku bingung dan resah dengan kelanjutan usaha yang selama ini telah dijadikan sebagai sumber utama mata pencaharian. Hal itu disampaikan karena sebagian besar mereka harus menanggung cicilan kredit kendaraan. “Kami juga ikut bingung, karena dengan kondisinya semacam ini solusi mereka bisa mengangsur cicilan dari mana,” ungkap Iwan. Salah seorang pengusaha elpiji yang biasa memasarkan di Kecamatan Margadana, Pujiono, menjelaskan, terkait masalah tersebut pihaknya telah berulangkali didatangi para konsumen. Mereka mem-

pertanyakan kenapa stok gas elpiji sedikit, sehingga sebagian dari mereka sulit mendapatkan barang tersebut. “Biasanya saya mendapatkan jatah 200 tabung setiap harinya, tapi mulai hari ini hanya dapat 40 tabung. Mungkin besok akan terus beerkurang, terus bagaimana kami menjelaskan kepada pelanggan,” jelas Pujiono. Hal senada disampaikan pengusaha gas elpiji lainnya, Arief Gunawan. Menurutnya, akibat keterbatasan kuota ia kesulitan memenuhi kebutuhan pelanggan. Biasanya, dalam satu hari mendapat 600 tabung kini hanya 175 tabung. “Kami sudah banyak ditanya dari para konsumen, tapi kami tidak bisa berbuat banyak,” ujarnya. (hun)

Rawan, Sistem Lelang Diubah dari halaman 3 “Dengan menggunakan sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) ada efesiensi 20 persen. Data dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP) meyebutkan dari dana Rp 450 trilyun ada efesiensi 20 persen atau sama dengan Rp 90 trilyun,” katanya usai mengisi dalam sosialisasi dan desimenasi perundang-undangan konstruksi dan peraturan lainnya yang terkait, Selasa (1/6). Dijelaskan, pilot projek sistem

ini akan dilaksanakan pemkot pada minggu ke 3 dan 4 Juli mendatang. Dengan itu akan ada evaluasi yang nantinya diharapkan pada 2011 nanti lelang di sini sebagian sudah menggunakan sistem LPSE. Dan pada 2013 mendatang sistem ini wajib digunakan diseluruh Indonesia. Kabid Cipta Karya DPU, Resti Drijo Prihanto, menyampaikan, sosialisasi terkait perubahan sistem lelang itu dilaksanakan dua hari. Pesertanya seluruh SKPD dan penyedia jasa konstruksi yang ada di Kota Tegal.

“Materi yang diberikan ada empat macam, diantaranya kebijakan E-Procurement, pengenalan LPSE. PP No. 4 tahun 2010, tentang peran dan usaha masyarakat jasa konstruksi. Serta pelaksanaan program Jamsostek sektor jasa konstruksi,” ujarnya. Menurutnya, perubahan sistem lelang ini merupakan instruksi dari LKPP pusat. Nantinya, imbuh Resti, akan diadakan pula Perpresnya sebagai pengganti Kepres No. 8 tahun 2003. Tentang pengadaan barang dan jasa dilingkungan pemerintah. (adi)

Tetap Semangat Meski Usia ... dari halaman 3 “Acara dalam kegiatan ini adalah pesta jambore lansia yang diteruskan dengan gerak jalan sehat. Peserta yang mengikuti sebanyak 170 orang, terdiri dari para anggota PWRI ranting Tegal Barat. Pengurus PWRI ranting se-Kota Tegal, Pengurus PWRI Cabang. Kemudian Kelompok paguyuban lansi wilayah Tegal Barat, kelompok IPPK, dan tamu undangan,” katanya. Tujuan kegiatan sendiri, lanjut Budiwarno, sebagi wadah silaturohmi, kekeluargaan, dan kebersamaan anta lansi atau pensiunan. Mewujudkan kekompakan kerjasama antar kelompok peserta, terjalinnya kesatuan dan persatuan bagi para pensiunan. Dan menciptakan rasa kepedulian, tanggungjawab, serta disiplin. Peserta dibagi menjadi bebe-

rapa kelompok dengan masingmasing anggotanya 10 orang. Dan harus memiliki lagu atau yel-yel jambore lansia. Dalam jalan sehat setiap kelompok harus melewati rute yang ditentukan dan melalui berbagai rintangan permainan atau simulasi masing-masing pos. “Untuk rute, star Balai Kelurahan menuju Jl Cinde, Sawo Timur, Kapten Ismail, Hang Tuah, Bawal, Lumba-Lumba, dan Finis kembali ke Balai Kelurahan. Sementara pos penilaiannya, pertama dua permainan, yakni penyampaian kata berantai dan memindahkan karet dengan menggunakan lidi,” terangnya. Pos kedua rintangan permainannya pengetahuan umum

serta permainan bola keranjang. Dan Pos ketiga pengetahuan taman obat keluarga dengan mencium bau-bauan tanaman rempah. “Meski usia sudah lanjut semangat para peserta tetap membara. Hingga garis finis semua berhasil melewati rintangan yang disediakan panitia,” paparnya. Kegiatan ini juga di ramaikan dengan pembagian door prise bagi 48 peserta yang beruntung. Pemenang langsung diumumkan pada akhir acara atau penutup. Selama kegiatan berlangsung tidak terjadi kendala atau aral yang melintang. Sehingga jambore lansia berjalan dengan meriah dan menggembirakan. (*)

Bronkitis dan Maag-nya itu Sudah Jarang Mengganggu Menurut keterangannya, sejak masih bayi dulu Wahyuni Ika telah menderita bronkitis. Akibatnya, ia sangat sering terbatuk-batuk. Dan apabila batuknya itu kambuh, gadis berusia 27 tahun ini langsung mengalami sesak napas. Selain itu, sejak sepuluh tahun terakhir sarjana bahasa Inggris lulusan STIBA Surabaya ini juga menderita sakit maag. Untuk kedua penyakitnya itu, tiap minggu Wahyuni Ika berobat ke dokter, dan tiap hari ia menelan obat kimia. Bosan dengan itu, sejak enam bulan sebelum ditemui ia tak mau lagi tergantung pada obat. Sekitar Agustus 2007 lalu

ia mulai merutinkan diri meminum kedelai bubuk tiap hari. Dan pilihannya jatuh pada New Mandala 525. “Di bulan-bulan awal tiga kali sehari saya minum, tapi setelah itu dua kali saja,” ujar warga Perumnas Mojoranu, Kecamatan Danden, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, ini. Hasilnya? “Sekarang bila trlambat makan gejala maag saya itu tidak langsung kambuh lagi. Bahkan, bronkitis saya pun sudah mula jarang mengganggu,” ucapnya saat ditemui di Studio J-TV, Surabaya, beberapa waktu yang lalu. Penyakit bronkitis ini termasuk jenis asma. Ini merupakan penyakit

yang disebabkan oleh gangguan pernapasan. Bronkitis yang sudah kronis membuat penderitanya sangat sengsara. Betapa tidak. Bila sudah kambuh, penderita tak lagi bisa melakukan aktivitas apa-apa karena sudah disibukkan dengan keluhan itu. Seperti halnya alergi, asma juga sulit disembuhkan sampai tuntas. Yang bisa dilakukan hanyalah menekan gejalanya sehingga penderita bisa hidup dengan normal. Serangannya berkaitan dengan daya tahan tubuh. Oleh karena itu, bagi penderita asma ataupun bronkitis, selalu meningkatkan sistem imun meru-

pakan hal yang amat penting untuk dilakukan. Menurut para ahli, selain berperan sebagai antioksidan, isoflavon kedelai

mampu menambah daya tahan, meningkatkan proses metabolisme, serta memperbaiki selsel yang rusak dalam tubuh. Sedangkan untuk penyakit maag, memang banyak tanaman berkhasiat untuk menanggulanginya, seperti kunyit, temulawak, kencur, dan lainlain tapi kandungan isoflavon kedelai memiliki keistimewaan tersendiri. Seorang peneliti, Hery Winarsi, mengatakan, isoflavon mampu melindungi sel dari kerusakan. Isoflavon juga membuat sel berfungsi dengan baik dan sistem imun meningkat. Imunitas yang meningkat mengawali tubuh

untuk mampu bertahan dari serangan penyakit. Meski demikian, menjaga pola hidup sehat tetap dianjurkan untuk dijadikan prioritas utama, seperti berolahraga dengan teratur, beristirahat dengan cukup, menjaga pola makan dengan baik, berpikir positif, dan meminum air putih dengan cukup. New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya yang nyata dan produknya yang diolah secara higienis. Ini amat ditunjang oleh mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat masa kini untuk beralih ke bahan-

bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. New Mandala 525 sekarang sudah tersedia di Apotik/T.O terkemuka di kota anda atau ingin tahu lebih jauh, segera hubungi telepon berikut. Distributor Jateng: 02470231987 / 081382600344. Tegal: 0283-3302323 / 08156556362. Brebes: 0283-3302323 / 08122255523. Pemalang: 0284-5800685 / 08157708854. Pekalongan: 02857983080 / 085226849284 DINKES: PIRT No. 815320503590


CMYK

10

RABU, 2 JUNI 2010

RADAR TEGAL

Kenali HIV/AIDS

PROFIL Joko Purwanto Ns

Simpan Segudang Rahasia

MENJADI konselor di klinik VCT harus pandai-pandai menyimpan rahasia. Sebab, kasus yang dihadapi kliennya bukanlah masalah kecil dan main-main. Namun menyangkut nama baik pribadi dan keluarga besar. Pasalnya, stigma masyarakat akan penderita HIV/ AIDS masih buruk. Padahal mereka justru membutuhkan dukungan dari keluarga dan masyarakat selama proses pengobatannya. ‘’Yang cukup berat apabila klien kami sudah berkeluarga, ini menyangkut pasangannya dan keluarga besar,’’ ungkap Joko Purwanto Ns

selaku konselor kilinik VCT RSUD Kardinah. Klien atau penderita HIV positif cepat atau lambat harus membuka statusnya di hadapan pasangan dan keluarganya. Sementara jika mereka belum siap, biasanya disimpan terlebih dahulu dengan tetap melakukan pencegahan penularan terhadap pasangan. Namun, apabila tidak sanggup untuk membuka statusnya sendiri di hadapan pasangan atau keluarga, bisa dengan bantuan manajer kasus dari petugas yang sudah ditunjuk.

‘’Manajer kasus ini juga akan melakukan pendampingan terhadap ODHA hingga dia bisa mandiri sekaligus memberikan penyuluhan kepada keluarganya,’’ kata suami Sumiyati ini. Diakui ayah Agung Setiabudy, Berliana Kartika Candra dan Cantika Fortunela, banyak hal menarik saat menjadi konselor. Bukan karena tahu rahasia orang lain, namun memiliki kepuasan tersendiri ketika bisa menolong atau membantu memecahkan masalah yang sulit untuk mereka. Selain pintar menyimpan rahasia, khususnya identitas klien atau penderita HIV/ AIDS, pihaknya juga harus pintar-pintar menggandeng pasien atau jaringan yang berisiko besar terjangkit penyakit mematikan ini. Sebab, tak jarang mereka yang tidak kooperatif kendati sudah tahu risiko dan bahkan mereka sudah terinfeksi HIV sekalipun. ‘’Banyak alasan yang menjadikan mereka tetap seperti itu, dan ini yang membuat kami sedih,’’ tambahnya. Pasalnya, apabila tidak dicegah sedini mungkin bisa menular kepada yang lainnya dan akan lebih luas lagi penyebarannya. Pria kelahiran Cilacap 11 November 1971 ini sudah mengabdi di RSUD Kardinah sejak tahun 1994. Setelah lulus dari Akper Karya Husada Semarang, langsung bekerja di RSUD Kardinah hingga saat ini. Dan telah menimba ilmu keperawatan strata 1 di Stikes Ngudiwaluyo. (ela)

Cegah Penularan HIV dari Ibu ke Anak BANYAK kalangan berpendapat bahwa semua bayi yang dilahirkan oleh ibu dengan HIV positif (ODHA) secara langsung akan tertular. Padahal tidak demikian apabila diupayakan pencegahan yang baik sSehingga penularan dapat ditekan melalaui PMTCT. ‘’Risiko penularan HIV dari ibu ke anak terjadi pada saat mengandung, persalinan, maupun pada saat menyusui,’’ ungkap Joko Purwanto Ns, konselor Klinik VCT RSUD Kardinah Tegal. Menurutnya placenta bayi menjadi benteng yang sangat kuat dari serangan virus manapun termasuk HIV. Sehingga saat ibu hamil yang mengidap HIV positif dijaga sebaik mungkin agar placentanya tetap terjaga baik. ‘’Ibu hamil dijaga biar tidak sakit, khususnya penyakit yang bisa menghancurkan placenta seperti malaria,’’ tambahnya. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi penularan HIV dari ibu ke bayi. Dari faktor ibu, mereka yang baru saja terinfeksi mudah menularkan ke bayinya karena jumlah virus dalam tubuh sangat banyak. Selain itu, ibu dengan penyakit seperti batuk, diare terus menerus akan kehilangan berat badan. Infeksi saat kehamilan, terutama infeksi menular seksual dan infeksi pada plasenta atau ari-ari. Ibu juga kerap kurang gizi saat hamil, dan mastitis atau infeksi pada puting susu maupun puting susu yang retak. Sementara untuk faktor bayi biasanya lahir prematur, menyusui pada ibu HIV, dan terdapat lesi atau luka pada mulut bayi. Penularan ini juga bisa terjadi saat proses melahirkan. Penderita HIV positif ini harus melahirkan secara caesar, agar tidak menularkan penyakitnya kepada bayi yang dilahirkannya. Demikian juga saat menyusui, kendati masih terjadi

SALAH satu penyakit mematikan di dunia yang makin berkembang adalah AIDS atau Acquired Immune Deficiency Syndrome. Penyakit ini disebabkan masuknya Human Immunmodeficiency Virus (HIV) ke dalam tubuh dan merusak sistem pertahanan tubuh atau imun. Sehingga menyebabkan orang yang telah terinveksi HIV menjadi sangat rentan terhadap berbagai penyakit yang dapat mengancam hidupnya termasuk kanker. ‘’AIDS adalah kumpulan beberapa gejala akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh,’’ ungkap dr Sri Primawati Indraswari SpKK. Dokter VCT RSUD Kardinah Tegal ini menjelaskan seseorang yang positif mengidap HIV, belum tentu mengidap AIDS. Banyak kasus di mana seseorang positif mengidap HIV, tetapi tidak menjadi sakit dalam jangka waktu yang lama. Namun, HIV yang ada pada tubuh seseorang akan terus merusak sistem imun. Akibatnya, virus, jamur dan bakteri yang biasanya tidak berbahaya menjadi sangat berbahaya karena rusaknya sistem imun tubuh. Seseorang yang sudah terinveksi HIV pun tidak bisa dikatakan dengan pasti. Bahkan mereka terlihat sehat dan merasa sehat karena tidak ada keluhan apapun yang dirasakan. Sehingga mereka tidak tahu bahwa dirinya sudah terinfeksi. Untuk memastikannya yaitu dengan melakukan tes HIV. HIV/AIDS dapat menular melalui berbagai cara. Antara lain jika menggunakan jarum suntik secara bergantian atau menggunakan jarum bebas. Bisa juga karena hubungan seks berganti-ganti pasangan tanpa kondom, penularan dari ibu ke anak melalui kelahiran, serta melalui air susu ibu yang mengidap HIV/AIDS.

LAELA NURCHAYATI/RATEG

WASPADA - Waspadalah terhadap penyakit HIV/AIDS dengan menjauhi hal-hal yang bisa mengakibatkan virus mematikan ini terinfeksi dalam tubuh kita.

HIV/AIDS tidak akan menular apabila kita bekerja bersama orang yang terinveksi HIV. Tidak menular juga jika berpegangan tangan atau berpelukan, berbagi makanan atau menggunakan alat makan bersama, menggunakan toilet bersama dan terpapar batuk atau bersin. Berhubungan seks dengan menggunakan kondom juga mencegah penularan HIV. ‘’Hal-hal inilah yang kurang dipahami masyarakat, hingga stigma buruk akan penderita HIV/AIDS ini masih terjadi di tengah-tengah kita,’’ paparnya. Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) masih kerap dikucilkan dan dipandang sebelah mata oleh masyarakat di sekitarnya bahkan oleh keluarganya sendiri. Padahal dukungan keluarga dan orang terdekat

menjadi pemacu kondisi kesehatan ODHA dalam menjalankan aktifitas sehari-hari. Sehingga mereka bisa hidup layaknya orang normal biasa, tanpa meninggalkan pengobatan dan pola hidup sehat. ‘’Apabila dukungan tidak ada, biasanya kondisi fisik dan psikisnya langsung drop. Ini sangat berpengaruh pada kesehatannya,’’ kata Joko Purwanto Ns selaku konselor. Banyaknya kematian akibat HIV/AIDS lebih pada penyakit ikutan atau infeksi opportunistik yang menyertainya. Paling banyak adalah candidiasis oral atau jamur pada mulut, TB paru, herpes, dan diare. Gejala ini biasanya terjadi pada stadium klinis 2, di mana ditandai dengan penurunan berat badan kurang dari 10

persen BB semula, terjadi kelainan kulit, timbul luka di sekitar bibir (kelitis angularis), herpes zozter dalam 5 tahun terakhir, ISPA berulang misalnya sinusitis dan sariawan berulang. Sedangkan untuk stadium klinis 1, biasanya tidak menampakkan gejala apapun atau asimptomatis atau hanya terjadi pembengkakan di bagian leher atau limfadenopati. Untuk stadium klinis 3, biasanya ditandai penurunan BB lebih dari 10 persen. Kemudian timbul bercak putih di mulut (oral hairy leukoplakia), diare kronis yang tidak diketahui penyebabnya lebih dari 1 bulan, kandidiasis vaginal, demam tanpa sebab jelas lebih dari 1 bulan dan TB paru 1 tahun terakhir. (laela nurchayati)

Berisiko HIV, Datang ke Klinik VCT

DOK./RATEG

TINDAKAN NYATA – Untuk menekan penularan HIV/AIDS dari ibu ke anaknya, dibutuhkan kesadaran dari semua pihak.

silang pendapat namun disarankan tidak memberikan air susu ibu (ASI) pada bayinya. Strategi pencegahan penularan HIV dari ibu ke bayi yaitu dengan pencegahan primer atau mencegah seluruh wanita jangan sampai terinveksi HIV. Bila sudah terinveksi, cegah jangan sampai ada kehamilan yang tidak diinginkan. Bila sudah hamil, cegah penularan dari ibu ke bayi yang dilahirkan. Sedangkan bila ibu dan anak sudah terinfeksi, beri dukungan dan perawatan bagi Or a n g d e n g a n H I V A I D S (ODHA) dan keluarganya. Pencegahan primer juga dilakukan dengan mengubah perilaku seksual. Yaitu setia pada pasangan, hindari hubungan seks dengan berganti pasangan serta jangan lupa menggunakan kondom. Selain itu cegah dan obati penyakit menular seksual (PMS). Jangan menjadi pengguna narkotika suntikan dan lakukan konsultasi dan tes HIV

di klinik VCT. Pencegahan kehamilan pada ODHA yaitu dengan konseling agar mereka mampu mempertimbangkan suatu kehamilan. Karena HIV mempunyai efek yang buruk terhadap kehamilan, dan dapat ditularkan kepada janin yang dikandungnya. Tunda kehamilan minimal dua tahun, dan menjadi akseptor KB. Namun perlu diingiat sebaiknya tidak menggunakan IUD atau spiral karena resiko infeksi dan pendarahan. Sebaiknya menggunakan kombinasi kondom dan hormonal. Pencegahan penularan HIV dari ibu ke bayi juga dilakukan dengan minum obat antivirus HIV, biasanya diberikan di klinik selama kehamilan, persalinan dan sesudah persalinan. Penanganan kehamilan dan persalinan harus oleh dokter. Dan tidak menyusui ayai menyusui dengan prosedur khusus, sebelumnya konsultasi ke klinik VCT. (ela)

PENYAKIT HIV/AIDS cenderung tidak menampakkan gejalanya secara langsung kendati sudah terinfeksi dalam tubuh kita. Untuk itulah, diharapkan kesadaran bagi yang merasa beresiko tinggi terpapar penyakit mematikan ini untuk segera memeriksakan diri. Yaitu dengan mengunjungi klinik VCT yang ada di rumah sakit tiap daerah. Tak terkecuali di RSUD Kardinah Kota Tegal, bahkan menjadi rujukan karena disini telah menyediakan ARV bagi yang telah mengidap HIV positif. ‘’Klinik VCT ada di tiap rumah sakit, tapi untuk yang menyediakan ARV hanya ada di beberapa daerah saja,’’ ungkap dr Sri Primawati I SpKK. Wanita yang akrab disapa dr Prima ini menyebutkan, klinik VCT RSUD Kardinah Tegal telah berdiri sejak tahun 2008. Klinik ini khusus untuk me-

LAELA NURCHAYATI/RATEG

KONSULTASI - Bagi yang berisiko terkena penyakit HIV/AIDS, diharapkan secara sadar diri mendatangi klinik VCT.

nangani konseling tentang HIV/ AIDS. Dengan adanya klinik ini diharapkan bisa mendeteksi dini penderita yang terinveksi HIV/ AIDS sekaligus memutus mata rantai penularannya. Disini juga

dilakukan perawatan serta pengobatan melalui program care support and treatment. ‘’Hal ini tak lepas dari kesadaran ODHA sendiri, dengan harapan tidak menularkan ke yang lainnya,’’ tambahnya. Sejak tahun 2008, sedikitnya sudah menjaring ribuan klien dari Kota Tegal, Brebes, Slawi dan Pemalang. Sementara yang sudah mendapatkan ARV hingga saat ini sebanyak 30 orang.

‘’3 orang diantaranya sudah meninggal, karena saat datang kesini sudah masuk stadium 4 dan sangat parah,’’ tutur dr Prima. Adapun pengobatan ARV atau Anti Retro Viral ini bukan untuk menyembuhkan atau mematikan virus. Namun untuk mengunci perkembangan dan penyebaran HIV sehingga dapat meningkatkan kekebalan tubuh penderita. Sehingga diharapkan bisa meningkatkan kualitas hidup dan umur penderita HIV/AIDS. Dengan program ini, setidaknya penderita HIV/AIDS bisa hidup normal seperti yang lainnya. Dengan catatan rutin konsumsi obat dan mau menjalankan pola hidup sehat. Sebab, obat ARV harus dikonsumsi seumur hidup untuk menunjang kekebalan tubuhnya yang sudah terinfeksi HIV. ‘’Harapan kami yang merasa beresiko tinggi terkena HIV/ AIDS secepatnya memeriksakan diri kesini, sehingga bisa dilakukan penanganan lebih cepat,’’ harapnya. (ela)


CMYK

OLAHRAGA

RABU, 2 JUNI 2010

11

RADAR TEGAL

ZIMBABWE V BRAZIL

SKEMA IDEAL JOHANNESBURG - Brazil tidak membuang-buang waktu menyongsong Piala Dunia 2010. Jika sejumlah tim sibuk menyeleksi 23 pemain untuk didaftarkan ke Piala Dunia, yang batas terakhirnya kemarin (1/6), Brazil telah menemukan starting eleven mereka. Pelatih Brazil Carlos Dunga menyatakan bahwa dirinya bakal mengusung skema 4-3-12 di Piala Dunia nanti. Skema itu sebenarnya kerap dipakai Dunga selama menukangi Samba -sebutan Brazil- empat tahun terakhir. Dalam dua hari sesi latihan terakhir, skema itu terus diasah. “Skema itu merupakan skema ideal kami dan saya mantap memakainya di Piala Dunia,” kata Dunga. Dari sebelas posisi di lapangan, Dunga mengaku telah memastikan sepuluh tempat terisi. Gelandang Galatasaray

Blumer Elano merupakan pemain terakhir yang meraihnya. Elano mengungguli kapten VfL Wolfsburg Josue, gelandang AS Roma Julio Baptista, hingga Ramires asal Benfica. “Elano akan mendampingi Kaka di tengah. Elano menunjukkan aksi terbaiknya sepekan terakhir dan dia punya kans terpilih sebagai eksekutor bola mati di tim kami,” urai pelatih yang tidak bersedia memperpanjang kontraknya seusai Piala Dunia itu. Satu posisi yang masih ketat diperebutkan adalah bek kiri. Selama ini, posisi itu banyak dipercayakan kepada pemain Cruzeiro, Gilberto. Namun, seiring penampilan menanjak bek kiri Olympique Lyon Michel Bastos, posisi Gilberto terancam. Bastos yang baru memiliki tiga caps itu bahkan sukses menggusur bek kiri Real Madrid, Marcelo.

Dalam pengumuman nomor punggung, Bastos bahkan mendapat nomor punggung 6 atau posisi starting eleven dibandingkan Gilberto (16). Starting eleven Brazil diisi pemain sesuai dengan urutan angka. Demi mematangkan skema idealnya, Dunga berencana menampilkannya dalam uji coba melawan Zimbabwe di Harare petang nanti. Zimbabwe merupakan satu dari dua uji coba yang akan dilakoni Brazil sebelum menghadapi Korea Utara di laga perdana Piala Dunia 15 Juni nanti. Satu uji coba lainnya melawan Tanzania di Dar es Salaam (6/6). “Para pemain tidak sabar menanti laga pertama. Itu wajar karena mereka tampil di ajang sekelas Piala Dunia. Yang penting, mereka tidak merasa terbebani,” kata Dunga. Piala Dunia memang terasa tidak lengkap tanpa menyebut

Brazil. Tim Samba bukan hanya kolektor juara terbanyak (lima kali), melainkan satu-satunya negara yang tidak pernah absen di even empat tahunan itu. Brazil pun saat ini menempati ranking pertama dunia versi FIFA. Masalahnya, predikat mentereng itu membuat Brazil rentan terbebani dengan target juara. “Dari hari ke hari, kecemasan kami semakin meningkat. Itu tidak bisa dihindari,” kata Felipe Melo, gelandang Brazil. “Setiap hari yang ada di angan kami adalah

meraih juara Piala Dunia kali keenam,” sambung pemain asal Juventus tersebut. (dns)

Rossoneri Dekati Fabio Cannavaro TURIN - Benteng pertahanan AC Milan musim depan makin disesaki oleh para pemain gaek bila mereka merekrut bek gaek Fabio Cannavaro. Kapten timnas Italia itu sekarang sedang berstatus free agent setelah kontraknya di Juventus berakhir. Situasi itu membuat Rossoneri -julukan Milan- berminat. Milan pun masuk dalam bursa klub yang bersedia menampung Cannavaro. Selain itu masih ada Parma dan Napoli yang juga menyatakan minat terhadap bek berusia 36 tahun itu. Sudah terjalin kontak antara petinggi Milan dengan Gaetano Fedele, agen Cannavaro. Bagi Milan, dengan menggaet Cannavaro maka tim yang bermarkas di San Siro tersebut bisa menghemat banyak anggaran di bursa transfer. Milan berada di daftar teratas klub yang ngebet mendapatkan Cannavaro. Bila kesepakatan terjalin, maka Cannavaro akan jadi bek gaek kedua yang direkrut Milan dengan status bebas transfer pada musim depan. Sebelumnya, Milan telah merekrut defender Chievo Verona Mario Yepes. Pemain asal

34, Kakha Kaladze, 32, Giuseppe Favalli, 38, Massimo Oddo, 33, Gianluca Zambrotta, 33, dan Marek Jankulovski, 33. Problemnya, dari sederet bek gaek itu belum ada yang melontarkan rencana gantung sepatu. Bahkan, Favalli yang dua tahun lagi sudah berusia 40 tahun. Bila ditambah dengan Cannavaro, maka daftar defender gaek di Milan kian berlimpah. Cannavaro sendiri tidak begitu khawatir meski sekarang dia sedang berstatus tanpa klub alias pengangguran. Mantan bek Real Madrid itu masih berkonsentrasi untuk membela timnas Italia pada Piala Dunia 2010.

Kolombia itu telah berusia 34 tahun. Itu artinya, akan bertambah banyak pemain berkepala tiga yang mengisi benteng pertahanan Milan.

Musim lalu, hanya Thiago Silva, Luca Antonini, dan Ignazio Abate, bek Milan yang berusia di bawah 30 tahun. Selain itu, Alessandro Nesta,

FELIPE MELO

“Saya adalah kapten timnas tanpa kontrak di klub,” ujar Cannavaro. (ham)

Higuain Bertahan, Diego Silva Merapat

GONZALO HIGUAIN

CMYK

BERAKHIR sudah teka-teki terkait masa depan Gonzalo Higuain di Real Madrid. Striker timnas Argentina itu bakal meneken kontrak baru yang membuat dia bertahan hingga 2016 di Santiago Bernabeu, markas Real. Sebelumnya, Higuain yang musim lalu bermain luar biasa dengan 27 gol di Liga Primera Spanyol, dikabarkan tidak betah. Sebab, striker berusia 22 tahun tersebut tidak dihargai sesuai dengan kontribusinya membela Real sejak 2007. Selain itu, Higuain juga men-

jadi incaran beberapa klub dari Premier League Inggris. Mereka antara lain Manchester City, Manchester United, dan Chelsea. Seiring dengan tercapainya kesepakatan kontrak baru, maka pupus sudah harapan peminat Higuain. Higuain menjadi bagian dari rencana masa depan entrenador Jose Mourinho di Real. Karena itu, Los Blancos -julukan Realakhirnya memutuskan menegosiasikan perpanjang kontrak berdurasi tiga tahun. Setelah melalui pembicaraan yang cukup alot antara per-

wakilan dari Higuain dan Jorge Valdano, manajer umum Real akhirnya kesepakatan pun terjalin. Secara resmi kontrak anyar itu baru akan diteken oleh Higuain pada pekan depan. Selain memastikan Higuain bertahan, Real juga masih sibuk berburu pemain. Yang jadi bidikan adalah winger timnas Spanyol dan Valencia David Silva. Pendekatan Real telah dibeberkan Presiden Valencia Manul Llorente. Kebetulan, Valencia memang membutuhkan suntikan dana segar bisa tetap survive. Se-

telah menjual David Villa ke Barcelona, Silva akan menjadi jualan berikutnya. Hanya saja, belum ada tawaran resmi buat winger binaan Valencia itu. Silva berada pada urutan kedua dalam daftar winger incaran. Yang pertama adalah pemain Benfica asal Argentina Angel Di Maria. Hanya saja, Mourinho enggan mengeluarkan banyak uang untuk Di Maria. “Sekarang bukan saat yang tepat membicarakan masa depan, mending fokus Piala Dunia,” beber Silva. (ham)

DAVID SILVA


ALL SPORTS

RABU 2 JUNI 2010

13

RADAR TEGAL

RAEMA LISA RUMBEWAS

Lisa Mulai Masuki Pelatnas

Fokus Kejurnas 2010 JAKARTA- Gedung latihan angkat besi di Pintu Kuning Senayan, Gelora Bung karno (GBK) Jakarta tak lagi sepi. Lisa Rumbewas menjadi atlet pertama yang memulai latihan di tempat tersebut sejak Senin (24/5) lalu. Lisa tidak akan sendirian latihan di tempat tersebut. Menurut rencana, Sinta Darmariani juga bakal berlatih di Senayan. Lifter wanita spesialis 69/75 kg tersebut menurut rencana bakal mulai latihan pertengahan Juni mendatang. Berlatih di Jakarta langsung mendongkark psikologis Lisa. Dia yakin mampu meningkat-

kan total angkatannya selama berlatih di Jakarta. Saat ini, Lisa angkatan terbaik Lisa adalah 85 kg untuk snatch serta 105 kg untuk angkatan clean and jerk. Torehan tersebut masih jauh di bawah hasil yang dibukukan Lisa di SEA Games 2009 lalu. Dalam even yang digeber di Laos tersebut, lifter asal Papua tersebut mampu melakukan angkatan sebanyak 95 kg untuk snatch serta 115 kg untuk clean and jerk. “Kalau latihan di daerah kan berbeda dengan latihan di Pelatnas. Bukan hanya untuk program tetapi juga asupan makanan. Kalau di daerah kan kadang seadanya. Tapi di Pelatnas gizinya bagus,” terang Ida Aldamina Korwa, ibunda Lisa yang untuk sementara menjabat sebagai pelatih. Lisa bakal berlatih di Jakarta hingga menjelang Asian Games 2010 mendatang. Nah, perkembangan Lisa selama latihan di Jakarta bakal dilihat dalam Kejurnas 2010 di Ragunan 12-17 Juni mendatang. Namun, Lisa enggan menjadikan even tersebut sebagai sebuah patokan. Apalagi jika melihat masa persiapannya yang memang tidak terlau bagus. Karena itu, dia hanya berjanji bakal mengerahkan kemampuan terbaiknya dalam Kejurnas tersebut. “Belum ada target di Kejurnas nanti. Yang terpenting adalah bagaimana menunjukkan perkembangan yang berarti di Kejurnas tersebut,” sebut penyumbang emas di SEA Games 2009 tersebut. Rencananya, akan ada empat lifter wanita yang bakal masuk pelatnas. Mereka adalah Citra Dwi Lestari (kelas 53 kg), Raema Lisa Rumbewas (63 kg), Okta Dwi Pramita (58 kg), Sinta Darmariani (69/ 75 kg). Saat ini, selain Lisa, lifter lainnya masih terus berlatih di daerah masingmasing. (ru)

POTENSI ALAM BAWAH SADAR BAGI KEHIDUPAN

TEGAL. Menurut H. Rizki Joko Sukmono, SH Pendiri ADEM ATI PROGRAM dan seorang Penulis Buku Natural Stress Reduction, menerangkan bahwa kini banyak usaha-usaha dalam memberdayakan Sumber Daya Manusia, mulai dari tingkat Kelompok Organisasi, Lembaga atau Instansi-instansi negeri maupun swasta dalam rangka menciptakan Sumber Daya Manusia yang berkualitas, dan umumnya lembaga-lembaga tersebut hanya memberikan penalaran atau pemahaman-pemahaman logis saja, disisi lain permasalahan hidup dan kondisi lingkungan masih mendominasi alam sadar kita yang rentan mendasari cara berfikir, dan beban atau tekanan permasalahan tersebut, yang kadang masih belum mudah diantisipasi dengan “positif thinking”, sehingga masih banyak Sumber Daya yang diharapkan berkualitas, terkontaminasi dengan kegelisahan atau emosi yang tidak

CMYK

ter-manage, Sehingga umum kita masih merasakan keluhan ketegangan atau stress yang menjadi langganan penyakit orang sekarang. California University, para ahlinya pada tahun 1995 menyelenggarakan penelitian tentang otak, dimana dijelaskan bahwa Ketegangan seseorang yang telihat pada gelombang otaknya, sangat berpengaruh pada tingkah lakunya dan keseimbangan sistem tubuh. Begitu pula kondisi zaman sekarang, dinegara-negara maju dijuluki dengan “Era Kecemasan”, dimana ditengah zaman yang sangat diperlukan kerja keras ini, stres selalu menghantui mereka yang penuh waktunya dengan kesibukan. Stress berkepanjangan dalam sudut pandang China Medicine dapat meningkatkan asam dalam tubuh, yang mengakibatkan terganggunya Metabolisme dalam Tubuh, seperti : Gastritis/Maag, Badan gampang lemas, gampang ngantuk, sering kesemutan, sering keram, mudah sakit kepala dan lainlain. Seringnya kita melakukan suatu kegiatan an-erobik, dan konsentrasi mampu mengubah konsentrasi kita masuk dalam keadaan alfa (Titik Rileks), yang merupakan pintu gerbang bawah sadar Manusia (Pusat Kontrol Kesadaran). Keadaan alfa adalah suatu keadaan dimana manusia masuk dalam titik rileksnya. Demikian pula dalam Training Seni Pemberdayaan ADEM ATI PROGRAM, setiap peserta akan melewati masa sebagai tahap awal dalam Training ini adalah masuk dalam tahapan Alfa, yang dikenal dengan “Cleansing Mind”, dimana

setiap pertanya akan dinolkan fikirannya terutama dari bebanbeban kehidupannya. Setelah itu setiap peserta merasa seperti ringan pada dirinya dan pandangan seperti lensa yang habis dibersihkan (terang), setelah itu mereka akan diuji satu persatu-satu konsentrasinya untuk Total Action melakukan atraksi konsentrasinya yang baru seperti: seperti: Pagar Diri, Hipnosis, Meditasi Bisnis, Telepati, menditeksi/penyembuhan penyakit, Simulasi Inner Power 100 macam atraksi mind power seperti: meremas logam jadi debu, menerbangkan lampu, melemaskan besi, mematahkan dragon/benda keras, menginjak benda tajam, mengangkat orang dengan kertas, dan ratusan lainnya. Bonus Materi: akan diajarkan membuat minyak yang dapat memijat sendiri, mengeluarkan duri menutup luka, dan keperkasaan, serta “Program Kemakmuran” Merubah keadaan Ekonomi dalam Waktu 3 bulan (Seperti mampu membeli apa yang kita inginkan Rumah, Mobil dan Berpenghasilan harian Mingguan, Bulanan, Pensiun dengan Emas Batangan & Menjadi Jutawan dari Modal 5 Juta Rupiah / 8 Bln). Training Spektakuler ini akan diselengarakan pada hari Minggu, 6 juni 2010 Pkl. 10.00 Pagi - 16.00 WIB, di Resto SUSANA BARU (Sebalah Timur Pasific Mall) Jl. Mayjen Sutoyo 27 Tegal Cepat Booking, Tempat Terbatas !” Info Ticket Hub. Sdr. Taufik Hp. 081324030666. (Peserta Terbatas Hanya 30 Orang). www. masrizkiku.com/.

18 PEMAIN MASUK TIM BINTANG

JAKARTA - PT Liga Indonesia (LI) umumkan nama pemain dalam Perang Bintang. Sebanyak 18 pemain tim Indonesia Super League (ISL) akan menghadapi juara ISL musim 2009-2010 Arema Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada Minggu (6/6). Ke-18 pemain tersebut adalah pilihan pecinta sepakbola tanah air lewat poling SMS (layanan pesan singkat). Sebelumnya PT Liga menetapkan 56 nomintor. Di posisi kiper M Haris Maulana mendapatkan suara terbanyak, 38,77 persen. Edi Sibung (PSPS) menjadi favorit untuk posisi pemain belakang dengan 18,77 persen disusul Nova Arianto (Persib) yang mendapat 15,91 persen. Di posisi tengah, gelandang PSM Diva Tarkas membuat kejutan dengan menempati posisi teratas (20,82 persen). Dia mengalahkan Erick Weeks Lewis dari Persiwa yang meraih dukungan 3,16 persen. Ini membuat pemain asal Liberia itu gagal menembus skuad Tim Bintang. Untuk posisi striker, penyerang Persib Christian Gonzalez menjadi favorit responden dengan mendapat 36,73 persen. Total dari 18 pemain pilihan publik, hanya ada empat pemain asing. Untuk posisi pelatih, publik memilih arsitek tim Persipura Jacksen F Tiago yang mendapat 15,46 persen. Pelatih asal Brazil itu mengungguli pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan yang menempati urutan kedua dengan 9,45 persen. “Dalam pemilihan ini sama sekali tidak ada rekayasa. Semua murni berdasar pilihan publik,” kata Joko Driyono, CEO PT Liga Indonesia. Menurutnya, total ada sekitar 8.000 SMS yang mengikuti poling pemilihan pemain bintang. Untuk posisi manajer, PT LI menunjuk Dodi Alex Noerdin dari Sriwijaya FC. Selain mengumumkan Tim Bintang, PT LI juga merilis nominator pemain terbaik yang akan berhak mendapat trofi sepatu emas dan uang tunai Rp 100 juta. Mereka adalah Kurnia Meiga (Arema), Eric Weeks (Persiwa), Ricardo Salampessy (Persipura), Aldo Barreto (Bontang FC), dan Christian Gonzalez (Persib). Partai Perang Bintang akan dilangsungkan malam hari setelah sore harinya digelar perang bintang “junior” antara juara ISL U-21 Persib menghadapi tim pilihan PT LI yang dilatih oleh Ronny Wabia dan asisten Alexander Saununu.

Daftar Pemain Tim Bintang Kiper: Haris Maulana (Persib), Ferry Rotunsulu (Sriwijaya FC) Belakang: Edi Sibung (PSPS), Nova Arianto (Persib), M. Robby (Persisam), Ricardo Salampessy (Persipura), Maman Abdurrahman (Persib) Tenga: Diva Tarkas (PSM), M Ilham (Persija), Atep (Persib), Eka Ramdani (Persib), Zah Rahan (Sriwijaya FC), Firman Utina (Persija). Aldo Barreto (Bontang FC) Depan: Christian Gonzalez (Persib), Boaz Solossa (Persipura), Bambang Pamungkas (Persija), Park Junghwan (PSM) Pelatih : Jacksen F Tiago (Persipura)

Seremonial penutupan ISL musim 20092010 tidak hanya perang bintang. Sederet agenda sudah disusun PT LI mulai Jumat (4/6). Antara lain jamuan malam untuk pemain bintang di Kedubes

BAMBANG PAMUNGKAS Belanda, baksos, olimpiade fans, dan lain-lain.“Kami betul-betul ingin memberikan kesan positif tentang persepakbolaan kepada publik tanah air,” tegas Joko. (ali/diq)


CMYK

18

RABU, 2 JUNI 2010

RADAR TEGAL

TINTA BAND

Manfaatkan Persahabatan untuk Bermusik MEMANFAATKAN persahabatan sejati dari anak-anak yang punya bakat kemampuan dalam bermusik, menjadi awal pembentukan Tinta band, group band cewek asal SMK Negeri 01 Adiwerna Kabupaten Tegal ini. Karena berawal dari persahabatan, Personil band ini selalu pengin kumpul bareng baik susah maupun senang. “Awalnya sih sering kumpul bareng, terus kita memanfaatkan persahabatan buat ngembangin musik dengan membentuk band, walo kadang kumpulnya makan nggak makan juga, nggak jadi masalah yang penting bisa kumpul bersama dan bermusik dengan baik aja,” tutur Ifa selaku bassis band ini. Band cewek ini berdiri pada bulan Maret lalu dan mereka sengaja mengambil nama Tinta sebagai simbol pelajar yang ingin berkreasi lewat musik. “Tinta sering dipakai dalam belajar dan udah jadi pegangan meraih prestasi makanya kita sepakat pake nama itu buat band kita,” ujar Anita yang berada di posisi melodi. Selain keduanya, band ini juga diikuti sahabat mereka yang masih duduk di kelas X seperti Neneng (drummer), Dian (rhytm), dan Lulu (vokal). Selalu semangat untuk mengembangkan bandnya agar bisa menjadi yang terbaik, mereka upayakan dengan melakukan latihan secara otodidak 2 kali seminggu yakni setiap Senin dan Rabu pukul 15.00 sampai 17.00 WiB dengan memakai prasarana sekolah. “Kadang juga rental Studio K-19 yang berada di Tegal Sari,” ujarnya. Mereka suka banget dengan lagu milik Kotak yang berjudul “Pelan-pelan Saja” dan milik The Virgin yang berjudul “Cinta Terlarang”. (ikhsan)

Ga Pusing Ga Mikirin

MEROKOK termasuk salah satu aktivitas yang merugikan kesehatan tubuh. Di kalangan pelajar, aktivitas tersebut bukan hal yang baru meski hampir semua sekolah sudah menerapkan aturan mengenai itu. Bagi mereka, rokok sudah dianggap sebagai bagian dari gaya hidup bahkan kebutuhan. Diperlukan kesadaran dari diri sendiri untuk bisa berhenti dari kebiasaan yang bisa mengganggu kesehatan tersebut. Hal itu seperti pendapat cowok kelas XI Otomotif SMK PGRI Slawi kabupaten Tegal Imam Saska Waspodo. “Ya, soalnya pernah sih nyobain merokok di lingkungan sekolah tapi ngumpet karena takut ketahuan guru dan sanksi sekolah

juga, terus setelah dipikir-pikir ternyata merokok nggak memberikan manfaat apa-apa, kecuali hanya bikin penyakit aja, pantas sekolah melarang,” cerita cowok yang sangat hobi main bola ini. Bagi siswa kelahiran Tegal, 23 Juni 1993

Imam Saska Waspodo PELAJAR SMK PGRI SLAWI

ini, mengkonsumsi merokok juga sangat berpengaruh pada aktifitas hobinya. Saat lari mengejar bola, kebiasaan itu membuat dadanya makin sesak untuk bernafas/ Imam yang beralamat di Desa Lebaksiu RT 02 Rw 01 Kecamatan Lebaksiu Kabupaten

Tegal ini ingin membagi tips nya bagi kalian yang mau menghilangkan kebiasaan merokok, simak ya... 1. Sadarkan diri bahwa merokok nggak memberikan manfaat apa-apa, melainkan penyakit yang didapat. Pikir ulang kebiasaan itu 2. Biasakanlah dirimu dengan aktifitas yang berguna dan mengasyikkan, agar rasa pengin merokok itu hilang dan nggak terpikirkan lagi 3. Hindari pergaulan dengan teman perokok, agar tidak ikut-ikutan merokok yang melanggar aturan sekolah 4. Jika belum ketahuan merokok ama gurumu, insyaf aja deh sebelum dapet sanksi dari sekolah. (ikhsan)

KALIAN tentu nggak asing dengan benda berbentuk batang bernama bernama rokok. Meski terdapat peringatan pemerintah dalam kemasannnya, benda ini mudah didapat di berbagai tempat. Paska peringatan Hari Anti Tembakau Sedunia akhir Mei lalu, pembahasan tentang merokok dengan para ResponX agaknya masih menarik. Dari 28 ResponX di wilayah Kota dan Kabupaten Tegal, sebanyak 60,7 persen berpendapat merokok itu nggak penting, salah satunya Ade Maelina, siswi kelas X Multimedia SMK PGRI Kota Tegal. “Merokok itu mengganggu banget, terutama dengan asapnya, bikin alergi apalagi dapat menyebabkan penyakit, jadi nggak ada untungnya,” ujar Ade memberikan alasan. Tapi jangan salah, 28,5 persen ResponX masih berpendapat jika merokok itu bagian dari gaya hidup. Ini seperti diakui Naeful siswa kelas VII SMP Penawaja Kabupaten Tegal. “Merokok kadang bikin penampilan lebih enak aja buat gaul,” tutur dia. Rasa penasaran dan pengin mencoba menjadi awal kebiasaan mereka merokok. Sebagian dari ResponX mengaku nyobain Bagaimana pendapatmu tentang merokok? Biasa aja 14,2% Nggak penting 50% kebutuhan 7,1% gaya hidup 28,5%

TQLA

[intro] Em Em F-Em 2x Em F-Em Bicaramu sepertinya kau yang paling kuat Em F-Em tingkahmu seolah-olah kau yang terhebat Em F-Em Em F-Em cara berjalanmu oh bagai ratu sejagad D C#m C G Em tapi sayang di hatiku kau tak ada tempat Em F-Em G D Em haaa.. ga mau pusing G D Em haaa.. haa.. ga mikirin Em F-Em aku tak mau tau tentang kisah hidupmu Em F-Em aku tak peduli tentang kisah cintamu Em F-Em Em F-Em karna itu memang jalan yang sudah kau pilih D C#m C G Em karena ini jalan yang sudah harus ku pilih Em F-Em G D Em haaa.. ga mau pusing G D Em haaa.. haa.. ga mikirin Em biar kujalani hidupku tanpa kau harus tau biar kunikmati cintaku tanpa kau mau tau [solo] Em F-Em 4x G D Em haaa.. ga mau pusing G D Em haaa.. haa.. ga mikirin

Terus kamu pernah nyobain merokok nggak? Pernah 60,7% Nggak penting 14,2% Belum Pernah 25% Biasanya berapa batang kamu habiskan rokok dalam sehari? 1 Batang saja 3 Batang saja 6 Batang saja 1 bungkus nggak tentu

meng39,2% 10,7% 10,7% 14,2% 25%

Apa alasanmu nyobain merokok ? Biar dikatakan anak yang gaul 25% Ikut-ikutan temen sich 67,8% Biar nggak dikatakan anak yang cemen 7,1% Terus hukuman apa yang diberikan oleh gurumu bila merokok di area sekolah? Suruh panggil Orang Tua 28,5% Dikasih peringatan saja 28,5% Disuruh merokok lagi nyampe jera 35,7% Dijemur 7,1% Setelah mendapat hukuman dari gurumu, kamu merasa kapok nggak ama kebiasaan merokok? Iya dong 28,5% Kadang 14,2% Nggak juga 50% Nggak tau 7,1%

merokok saat kumpul bersama temantemannya. Seperti diakui 60,7 persen ResponX yang pernah mencoba melakukannya. ”Dalam pergaulan sekarang, tementemen banyak yang ngerokok sih, jadi pengin juga kan,” ujar Fahmi Firmansyah, siswa kelas X SMA NU 01 Penawaja Kabupaten Tegal. Sedangkan 25 persen lainnya mengaku belum pernah nyobain merokok, “Belum suka rokok, masih pelajar takut kena marah aja,” ujar Wisnu, siswa kelas XI Akutansi SMK Negeri 2 Kota Tegal. Mereka tentu punya alasan sendiri saat nyobain rokok atau nggak. Terkadang perilaku orang di sekitarnya menjadi salah satu faktor pendorong mereka mencobanya. Ini seperti pengakuan 67,8 persen ResponX. Mereka mengaku nyobain rokok hanya karena ikut-ikutan teman. ”Temen-temenku udah suka merokok, makanya nggak asyik kalo ngga merokok,” ujar Fajar, siswa kelas XI Otomotif SMK

Berjaya di HUT Kabupaten TTegal egal

KOORDINATOR : Khikmah Wati ANGGOTA TIM1: Nur Irma Rahmawati, Hendra Apriyadi , Mufrodi TIM 2: M Khaerul Anam, Intan Aji Purnamawati, Ikhsan B

PROFIL JUMLAH :

13 - 17 tahun

28 ResponX di Kota dan Kabupaten Tegal, Brebes

JENIS KELAMIN : PENDIDIKAN : M KHAERUL ANAM/TIM XPRESI

Cewek 50 persen Cowok 50 persen

SMP dan sederajat SMA/SMK dan sederajat Metode : Random sampling

CMYK

sampe jera. Salah satunya Komarudin, siswa kelas XII Otomotif SMK Islamiyah Adiwerna Kabupaten Tegal. ”Kalo ketahuan merokok di sekolah pasti dihukum guru biar tidak mengulangi perbuatan itu,” tutur dia. Lainnya, sebanyak 28,5 persen mengaku pernah dipanggil orang tua karena melanggar aturan nggak boleh merokok di sekolah. Sisanya 7,1 persen pernah juga dihukum dengan dijemur gara-gara larangan itu. Tapi walo ada sanksi namun tak semua ResponX merasa kapok. Ini seperti pengakuan 50 persen ResponX yang didata. ”Udah ketagihan kalo nggak merokok jadi kepengin,” tutur Rizal, siswa kelas XII IPS SMA Bhakti Praja Adiwerna. Sedangkan 28,5 persen sisanya mengaku kapok dengan kebiasaan merokok. ”Takut ketahuan lagi nanti bisa dikeluarin dari sekolah dan disuruh pindah,” tutur Abdul Kharis, siswa kelas X SMK YPT Kota Tegal. (tim 2)

Tim Basket Spendaru Putri

TIM XPRESI

USIA :

PGRI Slawi Kabupaten Tegal. Sementara, 25 persen sisanya menganggap jika mereka yang merokok bisa dikatakan anak gaul dan 7,1 persen lainnya menghisap rokok biar nggak dikatakan anak yang cemen (penakut) saja. Ngomongin konsumsi rokok di kalangan ResponX rupanya nggak jauh beda dengan masyarakat pada umumnya. Sebanyak 39,2 persen mengaku aktif mengkonsumsi sebatang rokok tiap hari. ”Puas aja dengan rokok sebatang dan itu cukup buat aku,” tutur Heru, siswa SMP Negeri 04 Adiwerna Kabupaten Tegal. Dan 25 persen lainnya mengaku nggak tentu, 14,2 persen mengaku sebungkus rokok dan 10,7 persen sisanya sering menghabiskan 3 dan 6 batang perhari. Sanksi sekolah pada siswa yang ketahuan merokok di lingkungan sekolah tentu nggak sama. Dari pengakuan ResponX, 35,7 persen diantaranya mengaku pernah dihukum dengan merokok lagi

JELANG TANDING - Tim Basket Spendaru Putri berpose bersama menjelang pertandingan.

SPENDARU merupakan kepanjangan dari SMP Negeri 2 Dukuhwaru yang berada di wilayah Kabupaten Tegal. Nama tersebut menginspirasi para siswanya untuk disematkan dalam tim basket sekolah itu. Tim basket yang berdiri pada tahun 2008 ini sempat berjaya di HUT Kabupaten Tegal Tahun 2009 lalu. Sebelum terbentuk tim ini, sekolah sempat mengadakan lomba basket antar pelajar SMP sekaligus peres-

mian lapangan basket yang baru didirikan sekolah. Pada waktu itu, sekitar 5 sekolah di Kabupaten Tegal ikut hadir dalam even tersebut. Tim Basket Spendaru Putri terdiri dari 2 tim yaitu Tim A dan Tim B yang terdiri dari Lusy dari kelas IXE (center), Merlin kelas VIIIA (forward), Median kelas VIIIA (guard), Devi kelas VIIIE (forward), Lestari kelas VIIIB (guard), Dika

kelas IXB (forward), Putri kelas IXA (center), Olive kelas IXC (forward), Devani kelas IXD (guard), dan Evi kelas VIIIE (gorward). Ekstra kurikuler (ekskul) olahraga ini dilatih Drs Heryuwono, selaku guru olahraga setempat. Jadwal latihan setiap Senin dan Kamis, mulai pukul 14.30 sampai 17.00 WIB di lapangan sekolah. Beberapa prestasinya yaitu pernah meraih Juara II Lomba Basket antar Pelajar dalam rangka HUT Kabupaten Tegal tahun 2009, Juara II dalam Lomba Basket HUT SMP Negeri 2 Dukuhwaru Tahun 2008, dan Juara III pada even serupa di HUT SMP Negeri 2 Dukuhwaru Tahun 2010. “Salah satu kendala dalam latihan diantaranya terbatasnya bola yang kami miliki,” terang sang pelatih. (anam)


SAMBUNGAN

RABU 2 JUNI 2010

19

RADAR TEGAL

Pertemuan LPSK-Polri Buntu dari halaman 1 dahkan Susno ke rumah aman tidak direstui polisi. Sebab, polisi bersikeras bahwa Susno adalah tersangkanya, sedangkan yang dilindungi LPSK adalah saksi dan korban. Jadi sampai kapanpun, polisi tidak akan memindahkannya. Bahkan LPSK juga menawarkan jalan tengah agar Susno dipindahkan ke rumah tahanan lain yang dirasa lebih aman dan nyaman. Namun dalam pertemuan itu, LPSK dan polisi seperti tidak menemukan titik terang. “Kami (polisi-LPSK) masih landasan yang menjadi pertimbangan masing-masing pihak,” terangnya. Dia lalu menerangkan, penangkapan dan penahanan Susno sudah sesuai dengan KUHAP dan sepenuhnya menjadi kewenangan polisi. Sedangkan LPSK, lanjutnya, bersikukuh menggunakan UU No. 13 tahun 2006 tentang perlindungan saksi dan korban. Jadi, keduanya tidak pernah mencapai kesepakatan. Bahkan dalam pertemuan itu, polisi dengan tegas menyatakan tidak akan memindahkan Susno kemanapun. Dalam pertemuan itu, polisi mengatakan bahwa Mako Brimob Kelapa Dua Depok adalah tempat paling aman untuk Susno. Sebab disana mantan Kapolda Jawa Barat itu tidak dicampur dengan tahanan-

tahanan lain yang berpotensi membahayakannya. Bagaimana jika dipindah dengan rutan yang lebih nyaman” “Mana ada orang ditahan yang merasanya nyaman” jawabnya dengan nada ketus. Menurutnya, semua orang akan mendapatkan perlakuan yang sama di tahanan. Wakadivhumas Mabes Polri Brigjen Pol Zainuri Lubis enggan berkomentar banyak tentang pertemuan itu. “Memang benar ada, tapi besok (hari ini, red.) akan disampaikan lengkap di kantor LPSK,” paparnya saat dihubungi semalam. Hal senada juga disampikan oleh Ketua LPSK, Abdul Haris Semendawai. Saat dikonfirmasi, dirinya mengatakan bahwa hari ini semua hasil pertemuan akan dibeber di kantornya. Yang jelas, kata Haris, pihaknya sudah memenuhi janji berkoordinasi dengan polisi. Di bagian lain Anggota Komisi III, Gayus Lumbun, mengatakan, memang ada kelemahan perundangan untuk menyelesaikan kasus yang menimpa Susno. Sebab di UU No. 13 tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban tidak terlalu spesifik mengatur perlindungan seorang saksi yang sekaligus ditetapkan sebagai tersangka. “Ya kami sarankan untuk mengajukan uji materi saja,” katanya dalam sebuah diskusi di Jakarta kemarin. Sementara itu, penyidik Ma-

bes Polri masih harus bekerja lagi untuk melengkapi berkas perkara Susno Duadji dalam kasus PT Salmah Arowana Lestari. Kejaksaan Agung menyatakan berkas perkara Susno masih belum lengkap. “Berkas dinyatakan belum lengkap. Nanti akan ada petunjuk (P-19) yang diberikan ke penyidik,” ungkap Kapuspenkum Kejagung, Didiek Darmanto. Namun tidak semua berkas dikembalikan. Untuk tersangka Lambertus Palangama dan AKP Sri Sumartini, jaksa menyatakan, berkas telah lengkap. Selanjutnya jaksa akan menerbitkan P-21 yang diikuti dengan pelimpahan tahap dua (tersangka dan barang bukti) dari penyidik ke jaksa. Lambertus dan Sri Sumartini menyusul Kompol M Arafat Enanie dan Alif Kuncoro yang sudah lebih dilakukan pelimpahan ke jaksa melalui Kejaksaan Negeri Jaksel (26/5). “Hari ini (kemarin, red.) kami juga menerima berkas Gayus Tambunan dan Andi Kosasih, jaksa akan menentukan sikap dalam tujuh hari,” kata Didiek. JOHNNY SITUWANDA DPO Di bagian lain, advokat Johnny Situwanda (JS) yang menjadi tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi kini diburu penyidik Mabes Polri sebagai dpo dalam kasus dugaan gratifikasi. Sejumlah penyidik sudah disiapkan Mabes Polri untuk membawa JS. (kuh/fal/rdl)

Seperti halnya Miami Heat Dancers dan dance team NBA yang lain, pekerjaan ini bukanlah pekerjaan full time. Ratarata punya pekerjaan tetap lain, lalu menjalani tugas ganda saat pertandingan-pertandingan resmi NBA. Untuk latihan pun tidak setiap hari. Di Denver, latihannya Selasa dan Kamis, plus Minggu siang. Seminggu, para dancer harus mendedikasikan waktunya untuk tim sebanyak 20 sampai 25 jam. Baik untuk latihan maupun tampil menemani tim saat bertanding. Tapi, seleksi untuk bergabung tidaklah mudah. Meskipun sifatnya pekerjaan part time, para dancer harus punya bakat alami dan kemampuan untuk belajar cepat. Asal tahu saja, beberapa penari ini sangatlah pintar. Katie misalnya, lulus cum laude dari Colorado State University! Nicole juga pintar, lulus jurusan business management dari University of Colorado, dan kini bekerja di Webolutions, sebuah perusahaan web design dan marketing. Devyn, penari yang lain, mengaku kutu buku. “Saya ini benar-benar kutu buku. Kalau tidak sedang dancing, Anda akan menemui saya di perpustakaan!” aku gadis yang

dari halaman 1 has dalam pertemuan Presiden AS Barrack Obama dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Obama dijadwalkan berkunjung ke Indonesia pertengahan Juni. GALANG INFORMASI SENDIRI Sementara salah seorang istri relawan mengaku pasrah, meski belum ada informasi yang jelas mengenai keberadaan para relawan yang berangkat ke Palestina. Salah satunya adalah, Kuntum Khairatifa istri Arief Rachman. Dia mengaku pasrah, menyerahkan nasib suaminya kepada Tuhan. “Saya tidak bisa bilang apaapa. Karena saya juga tidak tahu yang sebenarnya,” ung-

kap wanita 30 tahun itu saat ditemui di rumahnya, Kawasan Lenteng Agung, Jakarta. Kuntum mengaku, awal mengetahui informasi serangan tentara Israel terhadap kapal Kapal Mavi Marmara yang berisi 12 relawan itu didapatkannya melalui media. “Lalu saya cari-cari ke internet,” paparnya. Tak puas dengan informasi tersebut, kemarin, Kuntum bersama kedua orangtua Arief berkunjung ke kantor Medical Emergency Rescue Committee (Mer-C) Indonesia. “Daripada informasi yang kami dapatkan setengah-setengah, kami pergi saja ke Mer-C,” tegas Kuntum. Dia terakhir menguhubungi Arief, sebelum berlayar ke laut tengah. “Dia pamit lewat SMS.

Cuma bilang kalau selama kurang lebih 20 jam tidak bisa dihubungi karena sedang berlayar,” ceritanya. Sejak itu, kata Kuntum, suaminya itu tak bisa lagi dihubungi. Sementara itu, Chief Presidium Mer-C, Sarbini Abdul Murad menjelaskan, informasi terakhir yang digalang melalui Lembaga Bantuan Kemanusiaan Turki (IHH) menyebutkan IHH menemukan salah satu kapal relawan yang bersandar di pelabuhan Ashdod, Israel. “Menurut IHH, barang bantuan yang kami bawa dijarah,” ungkapnya. Sarbini juga menyebut, adanya satu WNI yang terluka. Sementara sebelas relawan lainnya sedang diinterogasi tentara

Israel. “Kemungkinan ditanya tujuan dan kegiatan mereka,” tambahnya. Dia meminta, agar pemerintah lebih serius menangani hal tersebut. Pasalnya, janji dan dukungan yang diberikan sejauh ini tidak dalam bentuk nyata. “Kami ini perlu tindakan real. Apa yang bisa mereka lakukan, segera dilakukan. Tidak menunggu,” pinta Sarbini. Dia menyarankan agar pemerintah menggandeng pihak ketiga untuk bisa menggalang diplomasi politik dengan pemerintah Israel. Sebab, Indonesia tidak memiliki hubungan itu. “Saya mengusulkan untuk mengajak Yordania sebagai pihak ketiga kita,” jelasnya. (nuq/sof/jpnn)

nel Inf Nurendi yang juga menjabat Kadep Taktik Akmil, meninjau langsung daerah latihan di Kecamatan Adiwerna. Jendral bintang dua itu terkesan dengan guyub warga dengan tarunanya. “Nah, kegiatan seperti ini yang tepat sasaran. Selain sangat berguna, juga bisa meningkatkan mobilitas warga untuk berbagai kepentingan,”

kata Gatot. Taruna Akmil disebar merata ke sekitar 878.875 km luas Kabupaten Tegal yang terbagi menjadi 18 kecamatan dengan 281 desa serta 6 Kelurahan. Diharapkan, taruna bisa berbaur dengan 1.661.431 jiwa penduduk kabupaten Tegal hingga latihan praja bhakti taruna Akmil berakhir 5 Juni nanti. (gus)

pernah keluar dari kampusnya. “Di kampus yang pertama, aku belajar 1,5 tahun. Tapi, kampus ini sangat mengikat. Aku jadi susah bekerja dan feelnya nggak dapet. Daripada buang-buang uang, aku mencari tempat lain,” paparnya. Dinda menolak menjawab ketika ditanya kampusnya saat itu.

Saat ini, dia tercatat sebagai mahasiswi jurusan psikologi Universitas Paramadina. Jurusan tersebut sama dengan yang dia ambil di kampus sebelumnya. “Saya cuma pindah kampus. Di tempatku sekarang, aku bisa menjalani dua-duanya. Kampusku ngerti banget dengan pekerjaanku,” pungkas Dinda. (jan/c8/ayi)

Buka Akses Tiga Desa dari halaman 1 “Ini merupakan modal bagus untuk meningkatkan persatuan antara TNI dan rakyatnya. Jika ini bisa terus dilestarikan, rongrongan sekuat apapun tak akan mampu melemahkan dan meruntuhkan bangsa ini,” ungkapnya disela-sela acara silaturahmi. Menurut Agus, sekarang

profesionalisme TNI sudah mulai dirasakan masyarakat. TNI saat ini, tambah camat, sudah mampu untuk berbaur dengan masyarakatnya dalam membangun lingkungan masyarakat yang baik. Sebelumnya, Kamis (27/5) lalu, Gubernur Akmil Mayjen TNI Gatot Nurmantyo didampingi Pjs Dirbindik Akmil Kolo-

Kuliah Tersendat-Sendat

dari halaman 1 men utamanya saat ini. “Aku nggak malu mengutarakannya karena kuliahku memang tersendat-sendat,” ucapnya. juga sedang mengejar gelar Kekasih Derby Romero itu MBA tersebut. menuturkan, salah satu penyeTantangan tambahan: Men- babnya adalah pekerjaannya di jadi anggota dance team NBA dunia hiburan. “Pengennya sih adalah pekerjaan yang sangat kompetitif. Sepulang dari Surabaya, keenam dancer ini harus kembali membuktikan diri kepada bos-bosnya. Menurut perdari halaman 1 syaratan, setiap tahun para dancer harus ikut audisi ulang. Atas penolakan poin terBersaing lagi dengan calon- sebut, majelis hakim mencabut calon penari baru. surat kuasa Bonaran sebagai Menurut situs Nuggets, ada kuasa hukum terdakwa Angenam persyaratan yang harus godo. Bonaran juga diwajibkan mereka penuhi dan buktikan lagi duduk sebagai saksi dalam persetiap tahunnya. Yaitu kemam- sidangan. puan nge-dance, antusiasme, Selain menolak keberatan bentuk tubuh proporsional, niat atas posisi Bonaran sebagai untuk memenuhi jadwal tampil, kuasa hukum terdakwa, majelis kepribadian menarik, dan ke- hakim juga tidak memenuhi poin mauan untuk selalu tampil lebih pengajuan eksepsi yang lain. baik. Majelis menilai poin-poin dalam Tahun ini, audisi dijadwalkan nota keberatan, yang menyangberlangsung awal Agustus kut isi dakwaan, berada di luar nanti. Sebanyak 20-30 dancer lingkup eksepsi. akan diundang ikut Nuggets Di antaranya keberatan atas Dancers Training Camp. Dari PT Masaro Radiokom yang sana, sebanyak 14-20 dancer dihubungkan dengan perkara akan diajak bergabung dengan korupsi yang menjerat Yusuf tim, bekerja untuk musim NBA Erwin Faisal, keberatan terkait 2010-2011. penetapan Anggodo sebagai Bukan pekerjaan mudah bu- terdakwa serta status mediator kan? Makanya, untuk melihat pemberi suap Ari Muladi yang kemampuan dahsyat keenam belum jelas. Denver Nuggets Dancers, daKetua Majelis Hakim, Tjotanglah ke atrium Plaza Tunju- korda Rai Suhamba, menuturngan 3 Surabaya pada 10-13 Juni kan, poin-poin keberatan tersenanti. Gratis! (*) but baru bisa dibuktikan dalam

Katie Lulus Cum Laude, Devyn ... dari halaman 1 Nuggets Dancers tak perlu diragukan lagi. Tim yang mereka bela bukanlah tim biasabiasa saja. Selama bertahuntahun, Nuggets berada di barisan papan atas NBA. Mengandalkan superstar seperti Carmelo Anthony, Chauncey Billups, dan J.R. Smith. Denver Nuggets Dancers juga punya pengalaman internasional mumpuni. Tahun lalu, mereka ikut terbang ke Beijing, Tiongkok, untuk menemani timnya menjalani pertandingan ekshibisi melawan Indiana Pacers (NBA China Games 2009). Kalau melihat data keenam dancer yang akan datang itu, kemampuan mereka jelas tidak lagi meragukan. Rata-rata mengaku sudah menari sejak masih balita. Ketika usia dua atau tiga tahun. Kali bahkan mengaku sudah menari sejak masih di dalam kandungan! “Tapi saya mulai menjalani latihan formal pada usia tujuh tahun,” akunya. Bekerja sebagai dancer di sebuah tim NBA merupakan cita-cita keenam perempuan cantik tersebut. “Bisa bergabung di sebuah dance team NBA adalah kesempatan sekali seumur hidup!” tukas Katie.

Sebelas Dipenjara, Seorang Dirawat

dua-duanya jalan. Tapi, ternyata itu tak mudah,” katanya lagi. Meski begitu, bagi Dinda, pendidikan sangat penting. Karena itu, dia bertekad menyelesaikan kuliah. Awalnya, kesulitan yang dialaminya adalah jadwal kuliah. Di satu sisi, dia harus kuliah. Di sisi lain, dia harus bekerja. Karena itu, Dinda

Hakim Tolak Eksepsi Anggodo proses persidangan. “Bahwa keberatan-keberatan yang diajukan (Anggodo) sudah masuk dalam lingkup perkara yang akan dibuktikan di persidangan ini. Sehingga majelis hakim memutuskan menolak eksepsi yang diajukan terdakwa dan akan melanjutkan perkara,”urai Tjokorda. Merespon keputusan majelis, Bonaran langsung mengajukan keberatan, dalam persidangan. Bonaran dengan tegas mengajukan banding atas putusan tersebut. Dia juga memohon pada majelis hakim untuk tetap menjadi kuasa hukum Anggodo, selama proses hukum berlangsung. “Saya mohon yang mulia, diizinkan menjadi kuasa hukum selama proses hukum,” pintanya. Namun, permohonan tersebut ditolak. “Kalau Saudara ingin tetap di ruangan ini, silahkan. Tapi, anda tidak boleh mengajukan pertanyaan selama persidangan,” tegas Tjokorda. Menanggapi putusan sela

majelis hakim, Bonaran mengaku kecewa. “Saya sangat menyesal dengan putusan hakim,” ujarnya ketika ditemui usai persidangan. Tidak sekedar kecewa, Bonaran berniat melaporkan putusan hakim tersebut kepada Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA). Menurut Bonaran, putusan tersebut melanggar kode etik pengacara dan tidak memiliki dasar Undang Undang. “Ini pertama kalinya pengacara dilarang untuk bersidang. Sekarang mana dasar hukum-

nya. Pengacara itu dilindungi UU dan UU melarang saya bersaksi,” tegas Bonaran. Selain berniat melaporkan putusan, Bonaran yang mengaku sangat kecewa, akan mendaftarkan diri sebagai calon pimpinan KPK. “Kalau begini caranya, saya akan daftar KPK. Saya akan perbarui KPK, sehingga tidak ada lagi hal seperti ini,” imbuhnya. Sebagaimana diketahui, nama Raja Bonaran Situmeang disebut dalam dakwaan kliennya, Anggodo. (ken/jpnn)

MARI ATASI DIABETES DENGAN CARA YANG ALAMI ! Memasuki usia kepala lima ada dua kendala kesehatan yang mendera HM Lutfi AR (53 th), warga Jalan Garuda, MakassarSulsel. Kendala pertama adalah diabetes atau kencing manis yang cukup akut, pernah mencapai 450 mg/dl. Kendala kedua adalah buang air seni yang tidak lancar. “..........Diabetes amat mengganggu kenyamanan hidup .... diabetes membuat badan terasa lemas tak bertenaga sehingga aktivitas sangat terganggu......tak cukup hanya itu, diabetes juga membuat vitalitas lelaki merosot drastis ....dan saya juga khawatir diabetes akan mengundang penyakit berat lainnya...” ujar pegawai negeri sipil di Makassar ini di awal perbincangan. “.... derita bertambah karena buang air seni kurang lancar ...keluar sedikit sedikit dan terasa agak perih....” tambah Lutfi memaparkan keluhannya. Memang, diabetes sering disebut sebagai “ibu semua penyakit” yang dapat mengundang penyakit berbahaya lainnya seperti jantung. Jenis Diabetes yang terbanyak adalah diabetes yang disebabkan rusaknya pankreas akibat diforsir terus menerus untuk memproduksi insulin dalam jumlah banyak. Ketika pankreas rusak, poduk insulin berkurang sehingga menyebabkan kadar gula meningkat dengan cepat. Sementara, kurang lancarnya buang air seni dapat menjadi indikasi gejala ginjal. Kebetulan suatu hari dirinya membaca testimoni Gentong Mas di harian terbitan Makassar. Keinginan sembuh yang besar membuat Lutfi sesegera mungkin mem-

beli dan mengkonsumsi secara rutin. Sebulan setelah rutin minum Gentong Mas, Lutfi mulai merasakan manfaatnya. “....alhamdulillah, setelah minum Gentong Mas.....kadar gula berangsur turun...bahkan sekarang ke level normal kembali, sehingga fisik kembali bugar dan vitalitas pulih...” ucap Lutfi penuh syukur. “..........yang juga menggembirakan., buang air sekarang lancar dan banyak...” imbuh Lutfi dengan wajah gembira. “......kini saya selalu minum Gentong Mas yang lezat rasanya dan hebat manfaatnya agar stamina tetap fit.... ” ujar Lutfi mengakhiri perbincangan.. Gentong Mas adalah suplemen kesehatan herbal alami dengan bahan utama Gula Aren dan Nigella Sativa (Hab-

batussauda) yang terbukti manfaatnya bagi penderita dari berbagai penyakit, termasuk penderita diabetes. Gentong Mas mengandung Chromium yang efektif memperlancar metabolisme gula darah dan mengatur kepekaan sel terhadap insulin sehingga meringankan kerja pankreas. Selain itu Gentong Mas memiliki indeks glisemik yang sangat aman bagi kesehatan yaitu hanya 35 ( aman jika

indeks glisemik dibawah 50), sehingga mampu menjaga dan merawat pankreas agar tetap berfungsi dengan baik. Bandingkan dengan gula putih (cane sugar) yang memiliki indeks glisemik 93 alias sangat potensial mengundang penyakit Diabetes. Gentong Mas juga berisi unsur Omega yang bermanfaat untuk memperbaiki sel pankreas yang rusak. Gentong Mas juga mengandung Arginine, zat diuretic yang efektif melancarkan buang air seni. Meski demikian mengurangi konsumsi nasi dan cane sugar dapat mepercepat hasil. Gentong Mas dibuat dari Gula Aren dan Nigela Sativa pilihan yang diproses tanpa menggunakan bahan kimia dan pengawet, sehingga aman dikonsumsi. Manfaat bagi kesehatan dan kelezatan rasanya membuat semakin banyak masyarakat yang mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www. gentongmas.com dan bagi anda yang membutuhkan silahkan hubungi: 081313322669/ 08156406404. Bagi anda yang ingin mendapatkannya sudah tersedia di Apotek / Toko Obat Terkemuka Di Kota Anda. Tegal:081990879809, Apt Medika Farma,AptAyu Farma, Apt Duta Sehat, Apt Kaliratu,Apt Adiwerna.Pemalang : Apt Sari Waras, Apt Hikmah. Kab.Brebes no. 081225099282: Apt. Amalia, Jl.Diponegoro No.94 Brebes. Apt. Putri Romas, Jl.A.Yani No.44 Brebes. Apt. Etika Farma,Jl.Diponegoro No.32 Ketanggungan. Apt.Perintis Putra Balapulang.Apt. Wasiat Putra Margasari Depkes: P-IRT : 812.3205.01.114


CMYK

KOMBIS

RABU, 2 JUNI 2010

20

RADAR TEGAL

Pringsewu Hadirkan Gila Bola DEMAM bola sudah menggema sejak beberapa bulan terakhir. Kurang dari dua minggu lagi pertandingan akbar tingkat dunia ini akan mengisi jadwal kegiatan penggila bola khususnya. Berbagai persiapan dan program sudah dipersiapkan. Tak terkecuali di Restoran Taman Pringsewu Tegal. Mulai 1 Juni menghadirkan program gila bola untuk menemani penggila bola yang tidak akan melewatkan pertandingan empat tahun sekali ini hingga perhelatan berakhir. ‘’Kami akan mendampingi Anda sekalian dengan menu camilan yang disiapkan,’’ ungkap Indah selaku Marketing Restoran Taman Pringsewu Tegal. Menu paket hemat nonton bola bareng bersama Restoran Taman Pringsewu Tegal ini akan menemani Anda dalam mendukung tim favorit yang dijagokan. Diantaranya paket Striker seharga Rp 15 ribu dengan menu es sarang gol 2 dan nasi bola. Ada juga paket Libero dengan harga Rp 12.500 menyuguhkan menu es sarang gol 1 dan ubi bola. Tersedia juga paket Wingers 1 dan paket Wingers

Hadirkan New BMW 320i dan Beragam Hadiah Tabungan Siaga Bukopin Berhadiah

2. Untuk paket Wingers 1 seharga Rp 15 ribu menyuguhkan menu pisang goreng keju dan jahe susu cangkir. Untuk paket Wingers 2 seharga Rp 12.500 menyuguhkan menu bola-bola tim nas dan teh poci. ‘’Ajak teman sebanyakbanyaknya untuk nonton bola bersama Restoran Taman Pringsewu Tegal dan tentukan Paketnya sekarang juga,’’ tambahnya. Bagi Anda yang tertarik bisa hubungi langsung ke nomor 0283-3344255 atau ke nomor 08122678466. (ela/adv)

TEGAL – Mulai I Juni hingga 30 November 2010, PT Bank Bukopin Tbk meluncurkan Program Tabungan SiAga Bukopin Berhadiah Tahap VI. Dengan tagline ‘BMW-nya Enggak Abiiesz…Abiiesz..’nasabah berkesempatan mendapatkan hadiah utama yang diundi setiap bulan berupa New BMW 320i, point reward dan hadiah langsung. Pemimpin Cabang PT Bank Bukopin Tbk Tegal M Noer Huda, Selasa (1/6) mengatakan, program tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada nasabah. Kali ini, terdapat 3 macam hadiah yang bisa didapat. Untuk hadiah undian New BMW 320i akan diundi setiap bulan. Nasabah yang berkesempatan ikut dalam undian ini adalah Tabungan SiAga Bukopin, Tabungan SiAga Bukopin Bisnis Perorangan, Tabungan SiAga Bukopin Premium, Tabungan SiAga Bukopin Ker-

jasama dan Tabungan Rencana Bukopin. Setiap saldo rata-rata harian dalam sebulan Rp 5 juta, akan mendapatkan 1 poin dan berlaku kelipatan. Untuk program undian ini, nasabah harus mempunyai minimal 10 poin. Selain itu, Bukopin juga menyediakan hadiah dengan menghitung point reward yang diperoleh nasabah berdasarkan saldo rata-rata per bulan. Nasabah bisa menukarkan dengan hadiah seperti LCD TV, Blackberry, voucher belanja (MAP dan Sodexho) serta beragam hadiah lainnya. Nasabah yang berkesempatan ikut dalam undian ini adalah Tabungan SiAga Bukopin, Tabungan SiAga Bukopin Bisnis Perorangan dan Badan Usaha serta Tabungan SiAga Bukopin Kerjasama. Untuk saldo rata-rata per bulan sebesar Rp 500 ribu, akan mendapatkan 1 poin yang berlaku kelipatan. Khusus untuk nasabah Tabungan SiAga Bukopin Bisnis, saldo rata-rata harian sebesar Rp 1 juta akan mendapatkan 3 poin. “Poin dapat dikumpulkan selama periode program, arti-

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

BARU - Pemimpin Cabang PT Bank Bukopin Tbk Tegal M Noer Huda (kanan) saat jumpa pers, Selasa (1/6) tentang Program Tabungan SiAga Bukopin Berhadiah.

nya poin yang didapatkan nasabah per bulannya akan terus ditambahkan ke dalam total jumlah poinnya atau bersifat kumulatif,” katanya. Hadiah lainnya, lanjut dia, berupa hadiah langsung dimana nasabah bisa membawa

pulang LCD TV, kamera Bloggie, home theater, handy cam dan sebagainya. Nasabah yang berkesempatan ikut dalam undian ini adalah Tabungan SiAga Bukopin, Tabungan SiAga Bukopin Bisnis Perorangan dan Badan Usaha serta Ta-

bungan SiAga Bukopin Kerjasama. Untuk nasabah baru yang membuka rekening Tabungan SiAga Bukopin akan mendapatkan souvenir menarik berupa Bukopin discount pass, peralatan tulis dan souvenir menarik lainnya. Sesuai dengan visi menjadi bank terpercaya dalam pelayanan jasa keuangan, Bank Bukopin didukung oleh 387 kantor per Mei 2010 yang tersebar di 22 propinsi. Pelayanan didukung pula oleh 342 ATM yang tergabung dengan lebih dari 20.000 ATM jaringan nasional, plus visa internasional di seluruh dunia. Nasabah juga bisa melakukan tarik tunai di ATM bank-bank yang telah bekerjasama dan seluruh kantor Bank Bukopin sejak lama telah terhubung dalam satu jaringan real time online. “Semua nasabah berkesempatan sama untuk mendapatkan ketiga hadiah undian dalam program Tabungan SiAga Bukopin Berhadiah tahap VI periode 1 Juni hingga 30 November 2010,” tandasnya. (gun)

Sandiyo, Pengusaha Kerajinan Tangan Berbahan Baku Lurik dan Tenun

Rela Mundur dari Direktur demi Hidupkan Lurik ATBM

SOSOK lelaki sejati kali ini adalah Sandiyo pengusaha berbagai produk kerajinan tangan (handy craft) berbahan baku lurik dan tenun, layak menjadi inspirasi bagi anak muda. Kecintaannya dalam menekuni usaha tersebut membuat Sandiyo harus rela berhenti dari pekerjaan sebagai Direktur Cabang sebuah perusahaan furniture kelas nasional. Pria yang tinggal di Dukuh Kepoh, Desa Bowan , Kecamatan Delanggu Klaten sudah sejak 2003 tertarik untuk menekuni usaha tenun dan lurik ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin). Dia memilih menekuni kerajinan lurik karena melihat kenyataan bahwa banyak perajin di Klaten yang terpuruk. Padahal usaha lurik yang sempat jaya pada era 1960 an. Pada 2003 dia sedang bekerja sebagai di perusahaan furniture berkelas Nasional di Kabupaten Pekalongan. Selama sepuluh tahun menjadi karyawan dia mulai mengalami masa jenuh. Karena harus berpindah tempat dari daerah satu ke daerah lain. ”Saya jadi tidak bisa fokus untuk mengembangkan usaha. Maklum saat itu saya masih menjadi buruh. Jadi harus siap untuk ditempatkan mana saja,”ujar Sandiyo saat didatanngi Radar Solo (Jawa Pos Gorup). Padahal pada 2004 jabatan terakhir yang dirasakan di perusahaan furniture tersebut sebagai direktur cabang. Tentu dengan posisi itu gaji yang diterima setiap bulan tidak sedikit. Saat itu dia sudah mampu merasakan

CMYK

fasilitas gaji Rp 10 juta. Namun dia merasa tidak nyaman karena dalam hitungan bulan atau tahun harus berpindah tempat kerja. Sehingga sejak saat itu dia sudah melirik usaha lain yang masih berkaitan dengan furniture. Pengalaman selama sekitar 15 tahun di perusahaan furniture itulah membuat dia ingin memaksimalkan perajin lurik di Klaten. Apalagi sekitar 2003 bapak dua anak ini melihat banyak perajin lurik dan tenun ATBM gulung tikar . Kondisi ini diperparah dengan bencana gempa bumi yang terjadi pada Mei 2006. Saat itu dia aktif menghubungi pejabat Pemkab Klaten untuk diajak dialog dalam membicarakan solusi dari keterpurukan perajin lurik. Butuh waktu berbulan-bulan dia meyakinkan pemerintah untuk bisa membantu program yang dia rancang. Langkah pertama yang diambil adalah mengajak 50 perajin lurik dan tenun untuk belajar di Perusahaan Furnitur di Pekalongan. Karena lokasi tersebut ternyata banyak sekali dibutuhkan bahan

baku tenun dan lurik untuk dijadikan aksesoris furniture. Mayoritas bahan baku justru didatangkan dari Klaten terutama Kecamatan Cawas dan Pedan yang merupakan pusat kerajinan tenun dan lurik. Peluang inilah yang membuat Sandiyo optimistis gagasan yang dilontarkan akan membuahkan hasil yang manis. Memang tidak ringan meyakinkan perajin dan pemerintah. Harus beberapakali mendatangi perusahaan furniture dan pusat perbelanjaan di Bringharjo, Jogja. Bahkan sepulang dari kunjungan banyak perajin yang belum yakin dengan apa yang menjadi impiannya. ”Mereka masih ada yang belum melanjutkan usaha. Karena bingung memulai darimana. Maklum saat itu memang kondisi masih banyak yang trauma dengan kejadian gempa yang menewaskan seribu lebih warga Klaten,”ungkap suami dari Eni Vidyaningsih. Kemudian muncul ide cemerlang untuk membuat inovasi dari kerajinan tenun dan lurik ATBM. Berbagai produk inovatif diciptakan agar hasil kerajinan dapat diminati pasar. Dia memadukan bahan baku lurik dengan kertas koran, lidi, enceng gondok dan berbagai bahan baku dari tumbuhan. Untuk kerajinan tenun tradisional

dapat diproduksi mulai dari Gorden, taplak meja, sarung bantal, sarung magic jar, sarung kasur dan souvenir batik. Tentu untuk menarik pelannggan dia membuat tidak hanya satu motif melainkan dipadukan dengan keinginan konsumen. ”Jadi saat ini kerajinan lurik tidak monoton menghasilkan baju, kebaya. Berbagai aksekoris rumah tangga sudah harus dibuat. Ini menjadi daya tarik sendiri bagi pelanggan saya yang sudah tersebar di seluruh Indonesia,” tambahnya. Sejak memulai usaha handi craft hingga saat ini sudah ada tujuh sho room yang menjadi lokasi pemasaran. Untuk melayani permintaan pelanggan kini dia harus merekrut sebanyak 65 karyawan. Yang mayoritas merupakan warga sekitar rumahnya. Karena salah satu tujuan mendirikan usaha handi craft adalah memberi peluang kerja bagi pemuda yang menganggur. Kini omset yang diperoleh sebulan dengan usaha tersebut mencapai Rp 200 juta. Tidak heran berbagai penghargaan disabet Sandiyo penghargaan Citra Ek-

Penghargaan - Sandiyo menunjukan beberapa penghargaan yang berhasil diperoleh karena kegigihannya selama berkarya.

sekutif dan Profesi dari Media Eksekutif. Setahun kemudian penghargaan sebagai Profesional Asean Award dia peroleh. Ditahun yang sama dia juga mendapat penghargaan kategori Citra Generasi Pembangunan Nasional yang penilaiannya dari lima kementrian yaitu kesejahteraan rakyat, Kebudayaan, Industri, Koperasi dan pekerjaan umum. (oh)

TESTIMONI Arfiani (karyawan) Sosok Pak Sandiyo orangnya tegas kepada karyawan. Namun selalu memberi motivasi bagi kami untuk bisa lebih maju. Apa yang disampaikan selalu mudah dicerna dan dipelajari.

B I O D ATA Nama Sandiyo Alamat Dukuh Kepoh, Ds Bowen Kec. Delanggu, Klaten Jabatan Owner YOGA Art Design

RADAR TEGAL * Sertakan fotocopy KTP anda


CMYK

RADAR PEMALANG

BERLANGGANAN (0284) 323575 / SMS ke 0815.4801.5578

RABU, 2 JUNI 2010

Oknum PNS Didakwa Korupsi Tidak Distribusikan Pupuk Bantuan PEMALANG - Pemberantasan korupsi di Kabupaten Pemalang terus digalakkan. Kali ini kembali menyeret seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Suworo SP. Oleh Jaksa pada sidang pekan ini, dia didakwa korupsi atas penyelewengan pupuk bantuan pemerintah pada tahun 2008 2009. Pengacara menilai dakwaan ini kabur, namun tidak akan mengajukan eksepsi. Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pemalang Darmukit SH didampingi Jaksa Penuntut Fachrurozi SH mengemukakan, terdakwa tidak berhak untuk menyalurkan pupuk bantuan tersebut. ’’Pupuk dari pemerintah itu harusnya dari Sang Hyang Sri selaku penyalur langsung ke kelompok tani, namun faktanya ke terdakwa terlebih dahulu dan ada beberapa yang tidak disalurkan, sedangkan ada lagi yang dijual,” jelas Fachrur. Untuk mengungkap kasus ini Jaksa memeriksa 16 saksi sebelum menetapkan oknum tersebut sebagai tersangka. Perbuatan terdakwa tidak menyalurkan pupuk dan menjual ke pihak lain itu telah merugikan negara sebesar Rp 79 juta lebih. Setelah proses ini sampai di kejaksaan, dikembalikan ke negara sebanyak Rp 78 jutaan karena yang satu juta adalah

untuk operasional. ’’Meski uang negara ini dikembalikan tapi tidak menghentikan proses hukumnya,” tegas dia. Jaksa selain menahan terdakwa juga menyita barang bukti berupa pupuk organik, NPK, dan sejumlah uang. Kasus terjadi di Kecamatan Ulujmai di sejumlah desa. Awalnya, sebelum pupuk didistribusikan disosialisasikan ke kelompok dengan jalan diundang ke suatu tempat bertemu dengan penyalur. Karena penyalur tidak mengetahui jelas kelompok tani mana saja yang berhak, dipercayalah Susworo untukmenangani hal tersebut. Kelompok tani pun menyepakati agar persyaratan adminsitrasi dikoordinir satu orang yakni Susworo. Namun, di belakang hari terjadi penyelewengan dan ada yang melapor kasus tersebut ke aparat. Terpisah, Pengacara terdakwa Aji Sudarmaji SH mengemukakan dakwaan jaksa yang ditujukan ke kliennya kabur. ’’Dakwaan itu jelas kabur, kerugian negara yang ditimbulkan tidak disertai dengan audit lembaga berwenang, tapi kami tidak akan mengajukan eksepsi,” jelas dia saat dihubungi melalui telepon. Meski tidak mengajukan eksepsi Pengacara berkeyakinan klinnya bisa bebas karena memilki saksi yang meringankan. Saksi tersebut saat ini masih dipersiapkan untuk menghadapi siding-sidang selanjutnya. (ali)

TELP PENTING RSUD Dr. M. Ashari (0284) 32161 RSU Santa Maria Pemalang (0284) 321251 / 5862051 (IGD)

NGENDONG HikmahdariSetiapBencana

DOK. RADAR PEMALANG

Mariyoto

BENCANA merupakan ujian dari Allah SWT. Akan tetapi, jangan semata-mata dilihat bahwa setiap ujian berbentuk bencana. Karena setiap nikmat yang diberikanNya, bila kita sadar, hal itu adalah ujian sebenarnya. Karenanya, sebagai umat-Nya, manusia harus senantiasa arif dan bijaksana dalam mengambil hikmah dari

suatu peristiwa. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Pemalang Drs Mariyoto MPd, saat menyampaikan sambutannya bagi korban bencana puting beliung di Desa Kabunan, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, beberapa waktu lalu. Dikatakannya, kejadian yang memporakporandakan puluhan rumah milik warga dan sejumlah bangunan sekolah tersebut merupakan momentum untuk saling guyup dan rukun dengan tetangga. Jangan hanya mengingatke hal 9 kol 1

Berkualitas dan Berwibawa H KUN SRI WIBOWO-Agus Khozim pantas memimpin Pemalang, SDM berkwalitas dan berwibawa. 085842242xxx

Pasangan yang Tepat JUNAEDI – Agung Top Deh. (46 SMS) 081225195xxx JUNAEDI-Agung pasangan yang tepat antara birokrat pengalaman dengan usahawan handal untuk memajukan dan sejahterakan Pemalang. (99 SMS) 081391593xxx. JUNAEDI-Agung pasangan yang cocok dan akan membawa Pemalang ke arah yang lebih baik. (12 SMS) 085727543xxx JUNAEDI - Agung mampu mengurangi kemiskinan dan menciptakan mental wirausaha masyarakat. 083861382xxx

CMYK

Keberadaan PKL Sirkuit Widuri

DILARANG DirikanTenda Permanen

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

SEMIPERMANEN - Warung semipermanen ini tidak diperbolehkan didirikan di lokasi sirkuit Widuri.

PEMALANG - Semakin ramainya kegiatan wisata pantai di Sirkuit Widuri berdampak pada perkembangan ekonomi di lokasi tersebut. Banyak warga Kelurahan Widuri dan Desa Danasari yang memanfaatkan keramaian itu dengan berjualan makanan. Awalnya, mereka

berdagang dengan cara asongan, karena semakin ramai kini berdiri warung-warung semi permanen. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dishubpar) Kabupaten Pemalang melarang berdirinya warung-warung semi permanen tersebut. Meraka khawatir keberadaan warung tersebut akan berubah fungsi menjadi

setengah hunian. Sementara, selama ini dinas tidak memungut retribusi apapun dari aktivitas perdagangan tersebut. Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Sarana dan Usaha Pariwisata Tunggak Setyono mengatakan, instansinya sudah turun ke lake hal 9 kol 5

Rahmat Bersyukur Tak Menjadi Leni Mariana Remaja Berkelamin GandaAsalAmpelgading AMPELGADING - Tidak ada yang aneh dengan penampilan Rahmat (22). Remaja 22 tahun ini sebagaimana remaja umumnya juga tumbuh dan berkembang secara wajar. Namun, tak banyak yang mengetahui jika sebelum dioperasi pada November 2008 silam, remaja jebolan SMP Negeri 1 Comal ini mengidap kelainan jenis kelamin atau berkelamin ganda. Leni Mariana, demikian namanya sebelum dioperasi, sudah kadung melekat pada dirinya. Tidak heran bila surat kelahiran, ijazah SD-SMP dan data kependudukan lainnya menggunakan nama tersebut. Namun, kecenderungan kromosom ke laki-laki, menjadikan Leni Mariana menjadi Rahmat. ’’Sejak kecil sampai sekolah di

SMP Negeri 1 Comal. Waktu belum operasi, anak saya kalau sekolah selalu memakai rok,” tutur Duriah (45), ibu Rahmat ketika disambangi Radar di rumahnya, RT 10 RW 03 Desa Banglarangan, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang, didampingi Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Ampelgading Eti Sulistyowati Selasa (1/6). Dikatakan Duriah, Rahmat merupakan anak keempat dari delapan bersaudara. Bedanya, bila tujuh saudaranya dilahirkan di Desa Banglarangan, Rahmat dilahirkan di Musi Rawas Sumatera Selatan. Yakni, pada saat kedua orang tuanya merantau 22 tahun silam. Pada saat melahirkan, lanjut dia, tidak ada tanda-tanda atau firasat akan melahirkan anak berkelainan ganda atau ambigus genitalia. Semuanya berjalan dengan sebagaimana mestinya, dari mengandung hingga melahirkan.

’’Bidan yang ikut membantu mengatakan bahwa anak saya perempuan, jadi ya saya ikut saja,” terangnya. Dalam perkembangannya, Rahmat juga tidak menunjukkan hal yang aneh-aneh. Termasuk pada saat menempuh pendidikan di SMP N 1 Comal. Akan tetapi, karena mengenakan busana perempuan, Rahmat lebih sering bergaul dan bercengkerama dengan temanteman perempuan. Tidak heran bila selama menempuh jenjang pendidikan di SD dan SMP, Rahmat lebih banyak teman perempuan dibanding laki-laki. Namun, semua kecenderungan tersebut lambat-laun berubah, karena Rahmat tiba-tiba bisa mempunyai ’rasa’ terhadap perempuan. Hal lainnya, cambang kumis juga mulai tumbuh, sedangkan payudaranya tidak kunjung membesar sebagaimana remaja perempuan

Sejumlah Siswa Gagal Masuk Sekolah RSBI Tidak Mampu Membayar Biaya Pendidikan PEMALANG – Akibat tinginya biaya pendidikan masuk sekolah, sejumlah siswa berprestasi dari kalangan kuluarga tidak mampu asal SD Negeri di Desa Bojongnangka akhirnya gagal masuk sekolah Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI) di SMP Negeri 2 Pemalang. Pasalnya, sejumlah siswa SD tersebut setelah dinyatakan diterima orangtuanya tidak mampu membayar biaya pendidikan, yang jumlahnya hingga mencapai jutaan rupiah. Berdasarkan data yang berhasil dihimpun Radar, sedikitnya ada 9 anak siswa SD Negeri di Desa Bojongnangka yang memilih mundur dan membatalkan untuk masuk sekolah di SMP Negeri 2 Pemalang atau sekolah RSBI, kendati mereka itu telah dinyatakan diterima di sekolah favorit yang menjadi kebanggaan masyarakat Pemalang. Dari sejumlah siswa yang memilih mudur dari daftar penerimaan siswa baru, kebanyakan karena orangtuanya tidak mampu untuk membayar biaya pendidikan masuk sekolah yang jumlahnya kurang lebih mencapai Rp 1,6 juta. Menurut penuturan salah seorang guru SD Negeri di Desa Bojongnangka, di sekolahnya ada 3 siswa yang berhasil diterima di SMP Negeri 2 Pemalang (RSBI). Namun, karena

orangtuanya tidak mampu membayar biaya pendidikan untuk masuk sekolah sebesar kurang lebih Rp 1,6 juta, maka ketiga siswa itu akhirnya batal masuk di sekolah tersebut. Selain itu, sebanyak 5 orang anak siswa dari SD negeri lainnya juga mengalami hal serupa, akibat ketidakmampuan orangtuanya untuk membayar uang pendidikan masuk sekolah yang dinilainya cukup memberatkan. Sebab, saat mereka itu diterima orangtua siswa itu harus langsung membayarnya. Bahkan, disinyalir banyak siswa lainnya yang bernasib sama tidak bisa masuk di sekolah RSBI gara-gara tidak mampu membayar biaya pendidikan, karena dinilainya cukup tinggi. ’’Banyak siswa berprestasi akhirnya gagal masuk sekolah RSBI karena orangtuanya tidak mampu membayar biaya pendidikan saat mereka itu lulus seleksi penerimaan siswa baru di sekolah favorit,” kata seorang guru SD yang tidak mau disebutkan namanya. Menurutnya, meski telah berupaya agar anak didiknya bisa masuk sekolah favorit tersebut dengan mengajukan surat keterangan tidak mampu, namun tetap saja pihak sekolah tanpa ada kebijakan meminta biaya pendidikan itu segera diselesaikan. ’’Karena tidak kebijakan sekolah, akhirnya orangtuanya pasrah dan menarik anaknya untuk tidak jadi masuk sekolah,” tandas dia. ke hal 9 kol 1

ke hal 9 kol 1

SUMITRO / RADAR PEMALANG

BERDAGANG – Rahmat (22) tengah membantu ibunya berjualan keperluan rumah tangga di rumahnya Selasa (1/6).


METRO TEGAL

4

RABU 2 JUNI 2010

RADAR TEGAL

Anggaran Jamkesda Menipis Per Bulan Rp 700 Juta Habis

HUKUM Kasus Pengeroyokan Didamaikan AKSI pengeroyokan yang sempat terjadi di ruang kelas XI IPS SMA Ihsaniayah berakhir damai. Korban bersama kedua orang tuanya, akhirnya legowo mencabut aduan kekerasan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta disaksikan sejumlah guru dan ketiga siswa pelaku. Sementara pihak sekolah sendiri akan melakukan sanksi tegas pada ketiga siswinya, usai menjalani ujian kenaikan kelas yang kini sedang berDOK.RATEG langsung. H Mashuri SPd MM Kepala SMA Ihsaniyah, H Mashuri SPd MM, menegaskannya, menyikapi gejolak yang sempat terjadi pada diri siswanya yang berujung pada pengaduan korban ke Polresta. “Ini masalah pelajar. Insiden bermula, ketika anak-anak sedang mengerjakan majalah dinding untuk dilombakan tingkat pelajar SMA se-Kota Tegal. Awalnya insiden ini bakal diselesaikan secara kekeluargaan, di mana ketiga siswa yang melakukan kekhilafan itu hendak diantar guru kelas meminta maaf pada orang tua korban. Hanya selisih beberapa menit saja, orang tua korban keburu melaporkan insiden tersebut ke pihak berwajib,” ujarnya, Selasa (1/ 6) kemarin. Ditegaskan pula, paska dicabutnya aduan oleh pihak keluarga korban, kini Dewi Mustika (18), siswa kelas XI IPS, sudah mulai melakukan aktivitas belajar di sekolah. “Ketiga siswa yang sempat melakukan kekhilafan tersebut juga sudah mengikuti kegiatan belajar disekolah. Pembinaan berupa saksi akan kami berikan pada ketiga siswi dengan langsung ditangani oleh tenaga Bimbingan Konseling (BK). Dan seluruh biaya pengobatan yang dikehendaki orang tua korban menjadi tanggungan pihak sekolah,” tegasnya. Dia berharap dengan pola pembinaan akhakhul karimah, ketiga siswi yang sempat melakukan kehilafan itu segera menyadari kesalahannya dan lebih bisa membawa diri dalam menjaga nama baik sekolah, serta menjaga kerukunan antar teman dilingkup sekolah. “Intinya masalah ini mencuat hanya karena keterlambatan pihak sekolah dalam menjembatani permintaan maaf antara siswi yang bermasalah dengan keluarga korban,” terangnya. (her)

M SAEKHUN/RATEG

PENJELASAN - Rombongan Komisi II DPRD sedang mendapat penjelasan dari Direktur RSU Kardinah, dr Abdal Hakim Tohari Sp RM.

Pengusaha dan Konsumen Bingung Imbas Pengurangan Kuota Elpiji IMBAS rayonisasi yang dilakukan PT Pertamina, Selasa (1/6), mulai dirasakan para pengusaha dan konsumen di Kota Tegal. Mereka mengaku bingung dan meminta peninjauan ulang kebijakan tersebut. Bahkan rayonisasi ini juga berdampak pada jumlah produksi pengisian di stasiun pusat pengisian bahan bakar elpiji

(SPBE) milik PT Arwana Jaya Sentosa Kota Tegal. Dalam sehari biasanya SPPBE mengisi sekitar 20.000 tabung, saat ini hanya sekitar 7.000 tabung. Sehingga SPPBE mengambil kebijakan satu shif, yang semula sampai 3 shift. Manajer SPPBE PT Arwana Jaya Sentosa, Meydi Wotulo, Selasa (1/6), mengatakan, akibat kondisi semacam ini, pihak manajemen SPPBE berupaya mencari solusi, agar tidak sampai terjadi PHK. Namun ini belum fi-

nal, karena sudah ada kebijakan PT Pertamina yang mengurangi kuota elpiji 3 kg untuk Kota Tegal. “Apabila kondisi seperti ini terus, maka kami dengan sangat terpaksa harus memberhentikan sementara waktu para karyawan. Yakni, dari 60 orang menjadi 25 orang saja,” ujar Meydi. Menurut Meydi, jumlah kuota dikurangi proses produksi hanya dilakukan sekitar tiga jam. Padahal, sebelumnya para karyawan bekerja tiga shift. (hun)

ANGGARAN jaminan kesehatan daerah (jamkesda) Kota Tegal tahun 2010, sebesar Rp 5 miliar diperkirakan pertengahan tahun ini habis. Pasalnya, setiap bulannya klaim penggunaan untuk pasien warga miskin yang menggunakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) mencapai Rp 700 juta. Ini terungkap dalam tinjauan lapangan Komisi II DPRD, Selasa (1/6). Direktur RSU Kardinah, dr Abdal Hakim Tohari Sp RM, mengatakan, akibat belum adanya data Jamkesda, dan saat ini masih menggunakan SKTM penggunaan anggaran Jamkesda membengkak. Setiap bulannya sekitar Rp 700 juta digunakan, untuk membayar klaim warga miskin yang berobat di RSU Kardinah. Kalau kondisi semacam ini terus berlangsung, maka anggaran Rp 5 miliar akan habis dalam jangka waktu sekitar 7 bulan. Sehingga Agustus mendatang diperkirakan anggaran jamkesda habis dan harus ada penambahan melalui ubahan APBD 2010. Namun kepastiannya, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada DPRD. “Selama masih menggunakan SKTM, maka kami tak bisa menggenadlikan penggunaan anggaran Jamkesda. Sebab tidak mungkin kami menolak pasien, karena terbatasnya anggaran Jamkesda. Karena itu akan disorot, dan rumah sakit akan disalahkan,” kata Hakim. Menurut Hakim, sedangkan untuk Jamkesmas, sampai saat ini baru sampai bulan Jamuari

2010. Sehingga dari bulan Pebruari sampai bulan Mei 2010, dengan jumlah klaim rata-rata sekitar Rp 1,2 miliar sampai Rp 1,5 miliar setiap bulannya belum dibayar. Sehingga tunggakan klaim jamkesmas yang ditanggung rumah sakit sampai saat ini sekitar Rp 5 miliar. “Untuk membiayai pengobatan masyarakat yang masuk data Jamkesmas, kami gunajan dana pendapatan rumah sakit. Karena anggaran pendapatan rumah sakit terbatas, kami minta pemerintah pusat melalui asuransi yang ditunjuk bisa secepatnya mencairkan tunggakan klaim Jamkesmas,” tuturnya. Ketua Komisi II, Hendria Priatmana, mengungkapkan, soal penambahan anggaran Jamkesda dalam ubahan APBD 2010, pihaknya belum bisa menjawab. Sebab hal itu bakal dibicarakan ditingkat DPRD, utamanya melalui Badan Anggaran (Banang). Namun yang pasti, pihaknya minta RSU Kardunah jangan membedakan pelayanan pasien jamkesda dan jamkesmas, dengan pasien umum. “Agar tidak ada sampai ada pasien yang terlantar, maka kami minta rumah sakit harus melakukan antisipasi. Sehingga proses pembangunan rumah sakit, tidak sampai menggangu proses pelayanan,” ungkap Hendria. PARKIR SEMRAWUT Sementara Anggota Komisi II, Hj Stella Emilina, menyatakan, kondisi parkir di RSU Kardinah sangat semrawut, hal ini disebabkan karena tak adanya fasilitas, baik atap ataupun fasilitas yang lainnya. (hun)


KABUPATEN TEGAL

8

RABU 2 JUNI 2010

RADAR TEGAL

Daging Impor Diduga Marak Beredar SLAWI - Meski belum ada kepastian tentang beredarnya daging impor di Kabupaten Tegal, namun beberapa pihak menduga kalau selama ini sudah ada daging impor yang dijual di pasar. Bahkan saat ini di Pasar Trayeman, Slawi sudah ada pedagang yang menjual daging tersebut. Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal dari Fraksi PKS Musthofa kepada Radar Selasa (1/6) kemarin menga-

ADIWERNA

takan saat ini diduga telah ada penjualan daging impor di salah satu pasar tra disional. “Kami memang sebelumnya mendapatkan laporan dari masyarakat kalau saat ini sudah mulai beredar daging impor di wilayah Slawi, namun ini masih dugaan karena kami memang belum mengecek langsung di lapangan,” tukasnya. Musthofa mengaku, dari informasi yang ada daging

impor tersebut dijual pedagang Pasar Trayeman sekitar pukul 05.00 sampai 06.00 WIB. Jumlahnya yang masih relatif sedikit, membuat proses penjualan berlangsung singkat. Meski belum berdampak luas, namun keberadaannya bisa mengganggu produk daging lokal. “Yang jelas kalau hal ini tidak dilakukan antisipasi, ke depan bisa mengacam ekonomi produk daging lokal, meski se-

karang keberadaannya masih relatif sedikit,” tambahnya. Ia mengaku, seperti produkproduk lainnya, daging impor akan sangat mengganggu harga pasar produk daging lokal. Harganya yang lebih murah dibandingkan dengan daging lokal, mebuat masyarakat akan beralih untuk mengkonsumsi daging impor. Untuk itu, pihaknya meminta kepada dinas terkait untuk bisa memantau langsung ke pasar-

pasar, terutama Pasar Trayeman yang diduga sudah mulai ada pedagang yang menjual daging impor. Ini peting dilakukan untuk melihat sejauh mana, kelayakan daging tersebut. “Dinas terkait perlu melakukan pemantauan lapangan secara langsung, pasalnya keberadaan daging impor tersebut memang belum diketahui kelayakannya kalau di konsumsi,” pintanya. (cw3)

Hasil Tangkap Teri Nasi Menigkat

AGUS/RADAR SLAWI

PILIH KASET – Seorang pembeli kaset bekas tengah memilih lagu yang diinginkan.

Penjual Kaset Pita Mulai Tergeser DI era digital, sejumlah penjual kaset pita mulai tergeser. Namun di sejumlah lingkungan pasar tradisionaldi Kabupaten Tegal masih nampak beberapa pedagang kaset pita yang masih bertahan. Seperti di Banjaran Adiwerna, sejumlah pedagang barang bekas termasuk beberapa gerobak masih menyediakan sejumlah kaset pita. Kendati demikian, memang kaset yang dihadirkan bukan lagu-lagu sekarang. Sebab, penyediaan stok yang mereka jual merupakan lagulagi klasik maupun tembang kenangan yang kini masih digemari masyarakat. “Kalau kami menjual kaset pita lagu sekarang, jelas tidak laku mas. Sebab selain harga kaset pita yang baru mencapai Rp 40 ribu, kebutuhan kami untuk menyetok juga tidak ada modal. Belum lagi lakunya barang belum tentu digemari oleh konsumen,” kata Dibyo (43) pedagang kaset bekas. Sembari menunggu pembeli, bapak tiga anak itu juga mengaku kaset yang disediakan yakni lagu-lagu kenangan, keroncong, maupun tembang klasik. Sebab, sasaran dari usahanya yakni masyarakat ke bawah. “Kaset pita yang kami jual juga sangat murah. Sebagian kaset pita yang kami jual juga merupakan barang second. Makanya dengan merogoh kocek Rp 3500 sampai dengan Rp 5 ribu, hampr tiap hari alhamdulillah bisa menjual kaset pita,’’ jelasnya. Hal serupa juga dikatakan oleh pedagang lainnya Saenah. Dia menambahkan, kejayaan pedagang pita kaset kini hamper punah. Sebab, kini masyarakat hamper semuanya memiliki perangkat VCD/ DVD. “Meski keberadaanya hampir punah, namun ada kelebihan pada penggunaan pita kaset. Sebab, selain bisa awet, kaset pita juga memiliki daya tahan yang lumayan tidak seperti VCD terlebih barang itu bajakan,” jelasnya. Ditambahkan, lagu-lagu yang disediakan diantaranya lagu album milik Broeri, Pambers, maupun lagu-lagu keroncong yang hingga kini masih banyak diburu oleh masyarakat pedesaan. (gus)

AGUS/RADAR SLAWI

MULAI RAMAI – Menjelang sedekah laut di Munjung Agung, diramaikan dengan pasar malam.

Pasar Malam Ramaikan Suasana Jelang Sedekah Laut KRAMAT - Menjelang sedekah laut atau larung saji masyarakat nelayan di Kramat, kini disuguhkan dengan acara pasar malam berikut undar yang menjadi hiburan lingkungan pesisir. Pasar malam yang digelar di lingkungan Pelabuhan Munjung Agung Kramat ini berakhir saat larung saji mulai dilakukan oleh para nelayan sebagai bentuk ucap doa dan diberikan keselamatan saat mencari ikan di laut. “Pasar malam ini sudah berjalan sepekan ini. Ya, ini adalah acara rutin tiap tahun yang dilakukan para nelayan. Sedangkan pasar malam ini sebagai bentuk untuk menghibur masyarakat nelayan,” kata

tokoh nelayan Munjung Agung Kramat Warnadi. Mantan Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) kabupaten Tegal ini juga menambahkan, untuk puncak dari sedekah laut ini yakni pada 3 Juni besok. Yakni dengan dilakukannya larung sesaji atau melakukan kegiatan dengan menggeburkan kepala kerbau dan diberi doa. Selanjutnya kepada kerbau tersebut dibuang di tengah laut, termasuk di antaranya sejumlah kapal-kapal nelayan ikut dihias. “Sedekah laut ini dilakukan sebagai bentuk ucap terima kasih para nelayan kepada Sang pencipta yang selama ini telah memberikan keberkahan rejeki. Adat seperti ini dilakukan agar memohon dan meminta keselamatan

saat para nelayan tengah beraktifitas mencari ikan di laut. Sebab kini cuaca yang buruk membuat has i l t a n g k a p a n i k a n s a n g a t minim. Termasuk bahaya nelayan sendiri saat kondisi seperti ini jelas sangat menantang maut,” ucapnya. Karenanya, dengan terus memanjatkan doa dan memuji syukur diharapkan doa yang dilakukan oleh nelayan termasuk keluarga dan masyarakat lingkungan sekitar bisa menjadikan kembali rejeki yang melimpah. Sementara pantauan Radar di lapangan selain menghadirkan pasar malam, di lingkungan menuju Pelabuhan Kramat, juga nampak sejumlah undar yang sengaja dihadirkan untuk bisa menghibur lingkungan sekitar. (gus)

SLAWI - Sejak Januari sampai dengan April, jumlah tangkapan nelayan terhadap jenis teri nasi terus meningkat. Dari data yang ada di Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan Kabupaten Tegal pada Januari menunjukan sebanyak 476 Kg, sedangkan pada bulan Februari meningkat sekitar 2.695 Kg, sementara pada bulan Maret mencapai 7.682 Kg, dan untuk bulan April hasil tangkapan mencapai 11.564 Kg dengan nilai lelang sebesar Rp 237.062.000. Kepala Bidang Bina Program, Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan Dra Endang Susilowati didampingi Staf Bina Program, Haryono saat ditemui di ruang kerjanya Selasa (1/6) kemarin mengaku sejak lima bulan ini kecenderungan hasil tangkapan jenis teri nasi terus meningkat. Peningkatan tersebut, tambahnya, lebih dipengaruhi oleh cuaca yang mulai membaik. Selama ini, para nelayan di sekitar TPI Larangan dan TPI Suradadi memang lebih banyak mencari jenis ikan teri nasi. Namun dari jumlah hasil tangkapan tersebut, lebih di dominasi dari TPI Larangan. “Meski nelayan di sekitar TPI Suradadi juga ada yang mencari jenis ikan teri nasi, namun kalau dilihat persentasi, TPI Larangan lebih banyak menghasilkan jenis ikan tersebut,” terangnya. Hasil tangkap ikan jenis teri nasi, selain di pasarkan di pasar lokal, sebagian juga di ekspor ke berberapa negara melalui pengepul. Selama ini, tambahnya, permintaan teri nasi di pasar internasional memang masih terus berlangsung, namun hal ini tentunya melihat hasil tangkapan yang ada. Endang mengaku, untuk TPI Larangan, saat ini kurang lebih ada 116 kapal spesialis penangkap ikan jenis teri nasi, sementara di TPI Suradadi hanya ada 70 kapal. Melihat cuaca yang terus membaik, saat ini sebagian besar kapal yang ada di dua TPI tersebut mulai melaut. Sementara, Haryono menambahkan, kalau dilihat setiap tahunnya, hasil tangkapan jenis ikan teri nasi mengalami penurunan. Pada tahun 2009 sendiri, jumlah tangkapan berkisar 61.987 kilogram dengan nilai lelang sebesar Rp 1.251.239.000. Penurunan tersebut, tambahnya lebih disebabkan oleh faktor alam, baik cuaca, jumlah populasi. Bahkan tidak hanya itu, biaya operasional yang semakin mahal juga ikut menyumbang semakin berkurangnya hasil tangkapan ikan teri nasi tiap tahunnya. (cw3)


SAMBUNGAN

RABU 2 JUNI 2010

9

RADAR TEGAL

Bapas Temui Tersangka PEMALANG - Balai Pemasyarakatan (Bapas) Pekalongan mendatangi Mapolres Pemalang untuk menemui salah satu tersangka keluarga pembunuh dawet ayu asli Banjarnegara. Kedatangan ini karena Ren, salah satu tersangka tersebut masih tergolong anak-anak dan membutuhkan perlakuan khusus. Pengacara tersangka optimis hasil temuan Bapas ini bisa meringankan hukuman tersangka. Anggoro Adi Atmojo SH, pengacara Ren saat ditemui di kantornya Jalan Tambora, Pemalang, membenarkan adanya kegiatan Bapas menemui kliennya itu.

’’Bapas sudah dua hari ini menemui Ren untuk mengetahui kondisinya, perilaku serta sebab- sebab mengapa dia yang masih berusia anak - anak itu tega melakukan aksi tersebut,’’ kata dia Selasa(1/6). Hasil temuan Bapas ini akan diungkapkan di depan masjelis hakim saat sidang nanti, agar bisa digunakan hakim dalam menangani sidang tersebut. Selain mengetahui lebih dalam mengenai kondisi Ren baik secara psikologis maupun kesehatan, perlakuan ini sesuai peraturan perundang-undang berhak didapatkan Ren. Bahkan, mestinya dia ditempatkan di sel khusus anak-anak, namun

di Pemalang hal itu tak tersedia. Ren sendiri kemarin dalam kondisi lebih segar dibandingkan dengan saat dia mengikuti gelar perkara di Polsek Randudongkal. Kulitnya lebih bersih, wajahnya lebih segar dan lebih terlihat manis. Sama sekali tak tergurat di wajahnya kalau dia seorang gadis temperamental. Ren juga lancar menjawab pertanyaan-pertanyaan dari petugas Bapas dan nampak lebih rilek. Sesekali dia mengusap lengannya atau memainkan jemarinya. Anggoro sendiri menjelaskan kondisi Ren yang sehat itu, sedangkan mengenai kandungannya yang berusia empat

bulan sudah digugurkan. ’’Kandungan sudah digugurkan di salah satu dukun, padahal sudah berusia empat bulan. Petugas medis yang memeriksa Ren sendiri heran mengapa dia nekat aborsi, padahal pada usia kandungan setua itu resikonya tinggi untuk digugurkan bisa membunuh pengandungnya,” jelas dia. Sebelumnya, Kapolres Pemalang AKBP Burhanudin melalui Kasatreskrim AKP Suwarto menjelaskan, berdasarkan pengakuan tersangka Ren, kandungannya sudah digugurkan. Namun Polisi akan melakukan cek terhadap kesehatan tersangka. (ali)

Hikmah dari Setiap Bencana dari halaman 9 ingat terjadinya bencana, namun akan lebih baiknya bila saling instropeksi dan memperbaiki diri untuk kehidupan yang lebih baik. ’’Suasana gotong-royong antar warga secara tidak langsung akan menjalin kerjasama dan mempererat tali silaturahmi warga dengan warga lainnya, serta warga dengan aparatur

pemerintahan,” terang Mariyoto. Dalam kesempatan itu, Mariyoto juga menyampaikan sejumlah pesan dari Bupati Pemalang H.M Machroes SH terkait dengan bencana puting beliung di Kabunan Taman. Melihat bencana adalah semata-mata sebagai peringatan dari Allah SWT, yakni agar umat-Nya senantiasa mendekatkan diri. Dengan adanya peristiwa

tersebut merupakan nasehat dari Yang Maha Hidup agar manusia senantiasa hidup rukun, guyup, serta mengedepankan gotong-royong dengan tetangga sebelah dan lingkungannya. ’’Mungkin ibadah kita belum pepek (lengkap, Red), bisa lebih ditingkatkan lagi. Lantas bagaimana keseharian kita dalam bermasyarakat, apakah sudah guyup dan rukun,” imbuh dia.

Guyup dan rukun dengan tetangga karena setiap kejadian yang tandang (bergerak, Red) pertama kali adalah tetangga kita. Bukan kerabat atau rekan kerja yang rumahnya jauh. Terakhir, pesan bupati yakni dengan menjaga diri serta tetap waspada, karena bencana datangnya tidak pernah diundang, melainkan datang begitu saja tanpa permisi dan pergi tanpa berpamitan. (cw2) DOK./RADAR PEMALANG

DIGANDENG - Salah satu tersangka pembunuhan sadis berantai (kanan) digandeng petugas.

Rahmat Bersyukur Tak Menjadi Leni Mariana dari halaman 9 seusianya. Hal inilah yang kemudian membuatnya berkeyakinan bahwa dirinya adalah laki-laki bukan perempuan. ’’Saya mulai suka pada perempuan pada usia 18-19 tahun,” ucap Rahmat. Menurutnya, sejak kecil hingga lulus SMP, dirinya lebih banyak diam dan tertutup kepada semua orang yang me-

nanyakan jenis kelaminnya. Baginya, mengidap kelamin ganda adalah aib, karenanya harus ditutup-tutupi. Akan tetapi semua perilaku tersebut berubah, terutama sejak didatangi TKSK Ampelgading, dan diyaki n k a n bahwa kelamin ganda bukanlah aib serta masih bisa diobati bila yang bersangkutan berkenan. Sementara, TKSK Ampelgading Eti Sulistyowati me-

wakili Dinsosnakertrans Kabupaten Pemalang mengatakan, sejak diadakan check up di RS Kariadi Semarang, Rahmat diketahui mempunyai kecenderungan laki-laki. Hal ini didasarkan atas diagnosa ambigus genitalia yang menyimpulkan bahwa kromosom Rahmat lebih ke laki-laki dibanding ke perempuan. ’’Proses penentuan kelamin berlangsung cukup lama, terhitung sejak 2006 kami sudah

melakukan check up dan baru dioperasi pada akhir 2008,” tandasnya. Pihaknya mewakili keluarga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Pemkab Pemalang, terutama Erna Junaedi yang turut membantu secara langsung agar Rahmat dapat segera dioperasi. Rahmat sendiri pascaoperasi kelamin, kini setiap harinya membantu ibunya berjualan keperluan rumah tangga di depan rumahnya. (cw2)

Sejumlah Siswa Gagal Masuk Sekolah RSBI dari halaman 9 JANGAN DITOLAK Sementara, Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pemalang Ikmaludin Aziz SPd mengatakan, dalam menghadapi penerimaan siswa baru di sekolahsekolah, pihaknya telah meminta kepada pihak-pihak se-

kolah terutama RSBI untuk tidak ada ada lagi persoalan anak ditolak masuk sekolah karena tidak mampu membayar biaya pendidikan. Menurut dia, sekolah itu harus bisa menyediakan tempat

untuk mereka dalam besarnya persentase yang harus diterima. ’’Kami tidak mau tahu ada warga miskin ditolak masuk sekolah,” tegasnya. Namun demikian, dalam persoalan ini sekolah juga harus

bisa melakukan klarifikasi kepada orangtua calon siswanya untuk mengetahui kondisinya. Jika itu benar tidak mampu, maka sekolah tidak ada alasan menolak siswa untuk masuk sekolah. (mg1)

Dilarang DirikanTenda Permanen dari halaman 9 pangan melakukan sosialisasi. ’’Kami membolehkan masyarakat berjualan di lokasi tersebut, namun tidak boleh dengan membangun warung semipermanen,” tandas dia Selasa (1/6). Dijelaskannya, setiap kali petugas melakukan sosialisasi, pedagang menyanggupi untuk membongkar warungnya dan diganti dengan tenda bongkar pasang. Namun, kesanggupan tersebut tidak disertai dengan realisasinya. Sehingga sampai sekarang warung-warung semipermanen itu masih berdiri dan cenderung bertambah. Saat

ini jumlahnya mencapai 52 pedagang. Salah satu pedagang yang ditemui Radar mengatakan, untuk berjualan di lokasi sirkuit tidaklah sulit. Cukup memberi tip (uang, Red) kepada petugas yang menjaga lokasi dan mereka yang berminat untuk berjualan bisa leluasa berdagang. Membangun warung pun tak perlu izin berbelit. Bagi mereka, yang penting memiliki modal maka warung bisa didirikan. Warung-warung ini menjual makanan ringan dan minuman, sebagian lagi menjual pecel. Desain warung yang sederhana dan bebas pandangan membuat wisatawan betah berlama-

lama di warung-warung tersebut. Di lokasi itu juga masih steril dari aksi pengamen dan peminta-minta, sehingga menambah kenyamanan wisatawan. (ali basarah)

SOKA 31 SOLUTION Pelatihan dan Konsultasi Internet (Free). melayani: Speedy, Flexi-net dan Telkom Flash. Untuk outlet, user tersedia perdana, voucher, HP dan Modem Flexi. Hub: 0284 - 5803000, SMS: 081326873333

LOWONGAN PEKERJAAN

BAWA LAMARAN LANGSUNG KE : PAWON RESTO & HOTEL Jl. Road Race Widuri Pemalang Tlp. 087830739877

Bronkitis dan Maag-nya itu Sudah Jarang Mengganggu Menurut keterangannya, sejak masih bayi dulu Wahyuni Ika telah menderita bronkitis. Akibatnya, ia sangat sering terbatuk-batuk. Dan apabila batuknya itu kambuh, gadis berusia 27 tahun ini langsung mengalami sesak napas. Selain itu, sejak sepuluh tahun terakhir sarjana bahasa Inggris lulusan STIBA Surabaya ini juga menderita sakit maag. Untuk kedua penyakitnya itu, tiap minggu Wahyuni Ika berobat ke dokter, dan tiap hari ia menelan obat kimia. Bosan dengan itu, sejak enam bulan sebelum ditemui ia tak mau lagi tergantung pada obat. Sekitar Agustus 2007 lalu

ia mulai merutinkan diri meminum kedelai bubuk tiap hari. Dan pilihannya jatuh pada New Mandala 525. “Di bulan-bulan awal tiga kali sehari saya minum, tapi setelah itu dua kali saja,” ujar warga Perumnas Mojoranu, Kecamatan Danden, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, ini. Hasilnya? “Sekarang bila trlambat makan gejala maag saya itu tidak langsung kambuh lagi. Bahkan, bronkitis saya pun sudah mula jarang mengganggu,” ucapnya saat ditemui di Studio J-TV, Surabaya, beberapa waktu yang lalu. Penyakit bronkitis ini termasuk jenis asma. Ini merupakan penyakit

yang disebabkan oleh gangguan pernapasan. Bronkitis yang sudah kronis membuat penderitanya sangat sengsara. Betapa tidak. Bila sudah kambuh, penderita tak lagi bisa melakukan aktivitas apa-apa karena sudah disibukkan dengan keluhan itu. Seperti halnya alergi, asma juga sulit disembuhkan sampai tuntas. Yang bisa dilakukan hanyalah menekan gejalanya sehingga penderita bisa hidup dengan normal. Serangannya berkaitan dengan daya tahan tubuh. Oleh karena itu, bagi penderita asma ataupun bronkitis, selalu meningkatkan sistem imun meru-

pakan hal yang amat penting untuk dilakukan. Menurut para ahli, selain berperan sebagai antioksidan, isoflavon kedelai

mampu menambah daya tahan, meningkatkan proses metabolisme, serta memperbaiki selsel yang rusak dalam tubuh. Sedangkan untuk penyakit maag, memang banyak tanaman berkhasiat untuk menanggulanginya, seperti kunyit, temulawak, kencur, dan lainlain tapi kandungan isoflavon kedelai memiliki keistimewaan tersendiri. Seorang peneliti, Hery Winarsi, mengatakan, isoflavon mampu melindungi sel dari kerusakan. Isoflavon juga membuat sel berfungsi dengan baik dan sistem imun meningkat. Imunitas yang meningkat mengawali tubuh

untuk mampu bertahan dari serangan penyakit. Meski demikian, menjaga pola hidup sehat tetap dianjurkan untuk dijadikan prioritas utama, seperti berolahraga dengan teratur, beristirahat dengan cukup, menjaga pola makan dengan baik, berpikir positif, dan meminum air putih dengan cukup. New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya yang nyata dan produknya yang diolah secara higienis. Ini amat ditunjang oleh mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat masa kini untuk beralih ke bahan-

bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. New Mandala 525 sekarang sudah tersedia di Apotik/T.O terkemuka di kota anda atau ingin tahu lebih jauh, segera hubungi telepon berikut. Distributor Jateng: 02470231987 / 081382600344. Tegal: 0283-3302323 / 08156556362. Brebes: 0283-3302323 / 08122255523. Pemalang: 0284-5800685 / 08157708854. Pekalongan: 02857983080 / 085226849284 DINKES: PIRT No. 815320503590


CMYK

RABU, 2 JUNI 2010

MENUJU G1-G2 RADAR TEGAL

PDIP Sosialisasikan Rekomendasi Cabup Sampai ke Akar Rumput PEMALANG – Kegiatan sosialisasi rekomendasi pasangan balon bupati Junaedi- Mukti Agung Wibowo yang kini sedang gencar dilakukan oleh DPC Partai Demokarasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Pemalang betulbetul mengena ke sasaran. Sebab, sosialisasi yang dilakuakannya tidak hanya din jajaran pengurus lapisan atas saja bahkan hingga jajaran lapisan paling bawah yaitu kepada pengurus-pengurus partai yang ada di tingkat ranting. Ketua DPC PDIP Pemalang Waluyo AT mengatakan, kegiatan sosialisasi rekomendasi balon bupati Juanedi-Mukti Agung Wibowo yang masih terus dilakukan kepada seluruh jajaran pengurus pantainya dimaksudkan agar betul betul mengenai sasaran, yaitu hingga sampai pengurus partainya yang ada di lapisan paling bawah, pengurus tingkat ranting yang ada di desadesa. ’’Kegiatan sosialisasi rokomendasi balon bupati ini sudah jauh-jauh hari kami lakukan, artinya kegiatan ini diharapan agar nantinya sam-

DOK.RADAR PEMALANG

Waluyo AT

pai pada akar rumput, yaitu semua pengurus partai yang ada di lapisan paling bawah,” jelasnya kepada Radar kemarin. . Dalam kesempatan itu pula, Waluyo mengemukakan, berdasarkan pengarahan dari Ketua Umum PDIP Hj Megawati Sukarno Putri saat berada di Solo bahwa Kabupaten Pemalang ini merupakan daerah kondusif dan daerah ini wajib menang dalam Pemilukada tahun 2010. Sehingga, dengan arahan itu sebagai pengurus dan kader partai harus bisa mengamankan instruksi tersebut. Oleh karena itu, PDIP tidak ada tawar menawar lagi setelah rekomendasi itu turun balon bupati yang

Pro dan Kontra Pembahasan LPj dan APBD 2009 PEMALANG – Sorotan dewan terhadap pembahasan Laporan Pertangungjawaban (LPJ) bupati dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2009 yang acapkali muncul, kini menjadi semakin seru setelah banyaknya perbedaan pendapat yang saling bermunculan. Bahkan, dengan persoalan itu memicu munculnya pro dan kontra dalam menyikapi LPJ dan APBD tersebut. Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD H Noor Rosyadi SE MM gencar menyuarakan soal Laporan Hasil Pemerisakan (LHP) yang belum juga turun, sehingga berakibat terganggunya kinerja dewan terkait pembahasan LPJ bupati dan APBD tahun 2009 yang dihawatirkan akan terjadi molor. Setelah itu, muncul Wakil

CMYK

Ketua DPRD lainnya Muntoha SH M.Hum setelah pihaknya mencermati arah sikap dewan dalam menyikapi LPJ dan APBD semakin tidak jelas, sehingga ia ingin mencoba meluruskannya dan akhirnya ikut angkat bicara. Kini, giliran esksekutif juga tidak ketinggalan ikut bersuara guna memberikan kejelasan persoalan kenapa LHP itu belum juga turun. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pemalang Sumadi Sugondo SE MM MSi menjelaskan, munculnya sorotan dewan terhadap pembahasan LPJ dan APBD tahun 2009 akibat belum turunnya LHP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Tengah dinilainya sebuah persoalan yang belum bisa dipahami. (mg1)

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

SOSIALISASI - DPC Partai Demokarasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Pemalang saat menggelar sosialisasi rekomendasi pasangan balon bupati Junaedi- Mukti Agung Wibowo barubaru ini.

tekah didukung PDIP harus menang. ’’Kami selaku Ketua DPC

PDIP tidak akan ada tawarmenawar lagi, dan semua pengurus dan kader partai harus

bisa mengamankan rekomendasi sesuai amanat,” tandasnya. (mg1)

Warga Diberi Tenggat Tujuh Hari Belum Disensus Harus Lapor PEMALANG – Waktu pelaksanaan Sensus Penduduk 2010 telah usai Senin lalu (31/5), namun begitu Biro Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pemalang masih memberikan tenggat waktu hingga H+7. Terutama, bagi penduduk yang kelewatan dan belum didata oleh petugas sensus. Yakni dengan melaporkan diri ke BPS, paling terlambat pada 8 Juni 2010 mendatang. Hal ini disampaikan Kepala BPS Kabupaten Pemalang, Drs Dardjo Tahir, didampingi Kasie Neraca Wilayah dan Analisis Teguh Iman Santoso Msi, kepada Radar di ruang kerjanya kemarin. Dikatakan dia, penduduk yang belum kedapatan disensus dihimbau untuk segera melaporkan diri untuk sesegera mungkin, nantinya ditindak-

lanjuti oleh petugas sensus. Hingga Selasa (1/6), kata dia, belum ada penduduk yang melaporkan diri. Akan tetapi pihaknya akan terus proaktif, karena bisa jadi kerja kerasnya selama ini masih ada celahcelah yang memungkinkannya penduduk belum tersensus. ’’Pelaksanaan pencacahan memang sudah selesai dilakukan, namun bisa saja masih ada yang belum disensus,” terang Dardjo. Mengenai penduduk yang belum terdata, lanjutnya, bisa jadi disebabkan karena adanya keterbatasan petugas sensus di lapangan. Selain itu, hal lainnya adalah petugas sensus juga manusia biasa yang bisa lupa dan alpa. Karenanya memungkinkan terjadinya penduduk belum tersensus. ’’Kami sudah berupaya maksimal agar semua penduduk dapat terdata dengan baik, akan tetapi bisa saja ada petugas

yang lupa,” ucap dia kepada Radar. Untuk mengantisipasi hal itu, pihaknya melalui koordinator lapangan dan koordinator tim di tiap-tiap kecamatan, saat ini tengah melakukan pengecheckan dokumen sensus satu sama lainnya. Pengecekkan ini untuk mencocokkan hasil pencacahan dimasing-masing blok sensus. Dengan begitu dokumen C-1 atau Dokumen Pencacahan Lengkap, sebelum dikirim ke BPS Propinsi Jateng nantinya sudah benar-benar valid. ’’Pengcekkan dokumen satu sama lainnya saat ini tengah dilakukan korlap dan kortim,” tandas Dardjo. Dokumen C-1 sendiri nantinya akan dikirim ke BPS provinsi pada 10 Juni 2010 mendatang. Dari sini, nantinya akan diketahui secara detail karena di BPS tingkat propinsi tersebut menggunakan alat scanning. (cw2)

10

Kadindikpora Harus Bertanggungjawab Terkait Dugaan Penyimpangan Dana Bos PEMALANG – Dugaan penyimpangan penyalahgunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Kabupaten Pemalang yang kini terus mencuat dan menjadi sorotan publik, nampaknya memicu sejumlah elemen masyarakat peduli pendidikan untuk ikut menyikapi persoalan tersebut. Apalagi setelah munculnya pernyataan kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) setempat yang membantah tidak dapat bagian dana BOS di hadapan semua kepala Unit Pengelola Pendidi kan Kecamatan (UPPK), dinilainya sebuah sikap pimpinan yang terkesan melapar tanggungjawab. Presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Pemalang Puji Dwi Darmoko dalam pernyataannya Selasa (1/6) di kantornya menyampaikan terkait adanya dugaan penyimpangan dana BOS. Pihaknya akan meminta kepada kepala Din-

dikpora untuk ikut bertanggungjawab. Alasannya, jika itu tidak dilakukan akan ada kesan dimata masayarakat kepala dinas pendidikan telah melempar tanggungjawab atas kesalahan yang terjadi di lapangan yang telah dilakukan oleh jajarannya. ’’Persoalan menerima atau tidak menerima dana BOS Kepala Dinas Pendidikan itu tetap harus bert a n g g u n g j a w a b . A p a lagi ada sinyalemen sebagian dari dana BOS itu diambil untuk kepala Dindikpora,” tandas Puji Dwi Darmoko yang juga Ketua Harian KAHMI. Lebih lanjut Puji Dwi Darmoko menegaskan, dalam persoalan tersebut, kepala Dinas Pendidikan tidak hanya sebatas memberikan pernyataan dan membantah tidak ikut dapat bagian dana BOS begitu saja di hadapan semua kepala UPPK seKabupaten Pemalang yang sengaja dikumpulkan dalam sebuah tempat, namun semest i n y a h a r u s s e c a r a transparan dan memberikan penjelasan kepada publik. Sehingga masyarakat akan betul-betul mengerti persoalan yang terjadi di lapangan. (mg1)


CMYK

RADAR SLAWI

BERLANGGANAN (0283) 340 900 / SMS ke 0815.5643.6843

RABU, 2 JUNI 2010

Palu Kini Jadi Sarana Hilang, WISATA KELILING Rapat Gagal Melihat Keberadaan Dokar di Kabupaten Tegal

ERA teknologi yang terus berkembang, termasuk di bidang transportasi darat memaksa sejumlah alat angkut tradisional menyingkir. Bahkan di beberapa lokasi, keberadaan alat angkut tradisional seperti dokar, sudah hilang alais tidak ada

lagi keberadaanya. Karena mereka kalah dengan alat transportasi modern, seperti mobil dan sepeda motor. Namun para pengusaha atau pun pemilik dokar, tidak habis ide untuk tetap menjadikan dokar sebagai

sumber panghasilannya. Mereka beralih profesi, dari sebagai alat angkutan umum yang menunggu penumpang, kini disulap menjadi alat tradisional yang menarik untuk dinaiki. Dalam waktu-waktu tertentu, pemilik dokar berkeliling desa, dengan harapan mendapatkan penumpang. Namun penumpang itu bukan penumpang umum yang hendak bepergian, tapi masyarakat yang ingin menikmati asyiknya naik dokar keliling kampung. Boleh dikata, ini adalah wisata lokal keliling kampong. Memang, naik dokar ada keasyikan tersendiri. Angin semilir, tatapan lepas kanan-kiri jalan, dentingan lonceng, nyala lentera dan bunyi

hentakan kaki kuda beradu dengan aspal jalan, merupakan sensasi langka tiada tara. Demikian juga suara sabetan pecut dan tarikan kendali, teriakan aba-aba sais mengendalikan laju kuda, boleh dibilang, tidak mudah ditemui ketika penumpang naik angkutan umum lain. Ya, dokar yang merupakan salah ke hal 9 kol 4

Ketua Baleg Kecewa SLAWI- Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Tegal kalang kabut. Pasalnya, saat sedang rapat, salah satu alat kelengkapannya tidak ada. Padahal alat itu sangat penting, yakni palu yang berfungsi sebagai penanda dimulainya rapat atau diakhirnya rapat. Hal itu terjadi saat Badan Legislasi (Baleg) DPRD Kabupaten Tegal menggelar rapat untuk membahas Raper-

da tentang Penyelenggaran Kesehatan dan Retribusi Pelayanan Kesehatan. Akibat hilang palu tersebut, rapat tersebut terpaksa ditunda, hingga pembahasan raperda itu jadi molor. Ketua Baleg DPRD Abdul Baar mengaku kecewa dengan kasus tersebut. Pasalnya alat kelengkapan rapat itu mestinya diperhatikan secretariat. Di mana sebelum rapat dimulai, semua perlangkapan yang dibutuhkan anggota DPRD harus sudah tersedia. “Kami sengaja menskors rapat selama satu jam. Lantaran ke hal 9 kol 1

Isu Penculikan Anak Resahkan Masyarakat SLAWI – Sejumlah warga di Kabupaten Tegal dan sekitarnya, khususnya kaum ibu kini resah. Ini menyusul adanya kabar terjadinya penculikan anak-anak, yang nantinya akan diambil sejumlah organ tubuhnya. Kabar itu mulai dari SMS maupun dunia maya Facebook, yang marak di-

DAMPINGI ANAK – Nampak seorang ibu tengah menemani anaknya untuk berkeliling menaiki kuda atau dokar keliling kampung dengan ongkos Rp 2 ribu rupiah.

bicarakan. “Saat mendapatkan kabar dan pesan SMS penculikan itu, saya jelas panik dan takut. Sebab saya memiliki anak kecil yang sering main di depan rumah sendiri,” kata Ny Niken (30), warga Desa Banjaran Adiwerna. Ibu muda satu anak ini juga menambahkan, bahwa kabar ini ternyata bukan hanya dirinya ke hal 9 kol 4

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

Kantor Dinkes Disantroni Maling SLAWI - Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal, Senin (1/6) disantroni maling. Dua ruangan di dinas tersebut diacak-acak, namun tidak ada satu pun barang yang diambil. Kapolsek Slawi AKP Supriyanto melalui Kanit Reskrim

Kota AIPTU Ahmad Rodi mengatakan, pelaku beraksi sekitar pukul 03.00 lebih lewat tembok yang sudah dipasangi kawat berduri. Oleh pelaku, kawat berduri tersebut dirusak, sehingga memudahkan pelaku masuk lewat pagar sebelah barat.

Begitu masuk ke dalam komplek kantor Dinas Kesehatan, pelaku lalu mencongkel jendela belakang di ruang bidang Program Pencegahan Penyakit (P2P). “Kalau melihat dari modusnya, pelaku menggunakan drei. Karena begitu berhasil

mencongkel kaca, pelaku juga membuka tralis dan masuk ke dalam ruangan. Di sana, pelaku lalu mengacak-acak ruangan. Herannya, diruang P2P ada kamera dan komputer tapi tidak diambil sama sekali. Setelah mengacak-acak di ruangan staf,

RSI PKU Muhammadiyah Kab.Tegal 0283-3448131

BALANE NYONG Kerukunan Perlu Dijaga KERUKUNAN antar umat beragama perlu selalu dijaga oleh setiap umat beragama. Karena itu termasuk nilai-nilai yang dianut dasar negara, yaitu Pancasila. Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Tegal Drs H Damhar Abudapes MM mengatakan bahwa kerukunan itu haDOK.RATEG rus dijaga dengan baik Drs H Damhar A MM antar umat beragama maupun sesama agama sendiri. Karena kalau tidak dijaga maka akan terjadi disharmoni di antara sesama bangsa. “Pada sila ke tiga dalam Pancasila jelas berbunyi persatuan Indonesia, ini dimaksudkan bahwa kita harus tetap bersatu untuk membangun bangsa, maka kita sebagai umat beragama harus selalu menjaga kerukunan ini, agar khususnya di Kabupaten Tegal kehidupan kita selalu harmonis,” katanya. Menurutnya, semua harus mengerti dan memahami tentang nilai-nilai dan makna kandungan Pancasila dan UUD 45 sebagai landasan dan falsafah dalam melangkah. Karena Pancasila juga tidak melanggar agama apa pun. “Mari kita mencoba menggali, apalagi tanggal 1 Juni adalah hari lahirnya Pancasila,” ujarnya. (mg2)

CMYK

HARVIYANTO/RADAR SLAWI

MENERIMA PESANAN - Abdul Aziz (28), pengrajin stempel saat sedang melayani pesanaan, setiap harinya ia bisa menerima tiga sampai lima pesanan.

Pembuatan Stempel Masih Menjanjikan SLAWI - Untuk membuat surat resmi, sebuah lembaga tidak cukup hanya membubuhkan tanda tangan. Melainkan harus dibubuhi suatu cap, simbol atau stempel yang melambangkan lembaga atau institusi yang bersangkutan. Semakin meningkatnya kepentingan antar institusi satu dengan yang lainnya, semakin meningkatkan urusan surat-menyurat. Sehingga kebutuhan stempel semakin meningkat. Hal ini menciptakan peluang untuk menyediakan stempel sesuai dengan institusi yang bersangkutan. Kondisi tersebut ternyata tidak

disia-siakan Abdul Aziz (38), waga Desa Pakembaran Kecamatan Slawi untuk menghasilkan rupiah. Sejak lima tahun yang lalu, Aziz, membuka usaha pembuatan stempel di sekitar Ruko Slawi. Lokasi yang tepat di pinggir jalan, membuat Aziz kerap kebanjiran pesanan. Saat ditemui di lokasi usahanya, Selasa (1/6) kemarin, Aziz mengaku usaha pembuatan stempel sudah dilakukan sejak lima tahun yang lalu. Meski awalnya masih ikut orang tuanya, namun setelah menguasai ilmu untuk membuat stempel sediri, ke hal 9 kol 1

pelaku juga masuk keruangan Kabid P2P, dan di sana pelaku juga mengacak-acak ruangan,” kata Rodi di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Setelah tidak berhasil membawa apa pun, lanjut Rodi, ke hal 9 kol 1

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

NASIHAT – Paur Dikyasa Satlantas Polres Tegal Brigadir Suwito saat menjelaskan kepada anak-anak KB Aisyiyah Mejasem Kramat, agar jangan mau diajak oleh orang tak dikenal meskipun diberi permen maupun makanan.


SAMBUNGAN

RABU 2 JUNI 2010

9

RADAR TEGAL

Doakan Israel Kualat ANDI SORAYA

SHANTY

Kecewa Pemberitaan di TV, Curhat di Twitter

SLANK mengutuk tindakan Israel yang menyerang konvoi kapal kemanusiaan Freedom Flotilla. Grup band rock ini pun mendoakan agar Israel ini kualat. Israel dinilai ingin melawan dunia. “Saya sih doain biar (Israel) kualat,” kata Bimbim saat launching mini album Slank ‘Jurustandur no.18’, di Pantai Carnaval, Ancol, Jakarta Utara, Selasa (1/6). Bagi Slank, serangan tersebut bukan lagi menjadi urusan antara Yahudi dengan Islam. Masalah tersebut seharusnya sudah menjadi masalah global tentang kemanusiaan. “Di dunia global seperti ini masih ada negara yang terisolasi begitu ada dunia mau masuk malah diserang. Itu namanya melawan dunia,” lanjut drummer Slank itu. Slank mendukung Mer-C yang sering melakukan misi kemanusiaan membantu korban konflik. Menurut Bimbim, Israel ha-

KEBAHAGIAAN Shanty yang baru saja dilamar oleh kekasihnya, Sebastian Pardede, terpaksa harus terusik. Shanty mengaku merasa kecewa dengan pemberitaan tentang prosesi lamarannya yang ditayangkan di sebuah acara infotainment di televisi. Dan kekecewaan itu diungkapkannya di dalam akun Twitter miliknya, @shanty78. “Kecewa sekali dengan narasi @inserttranstv ! Di hari bahagia gue, gue welcome wartawan, masuk dan melayani wawancara, malah dirusak dengan narasi yg TIDAK .... BERMUTU hanya untuk menjual sensasi!! Please have some respect dan hargai saya yang sudah terbuka melayani wawancara! Kenapa narasinya jadi gitu??” tulis Shanty di Twitter-nya sekitar pukul 6 sore, Selasa (1/6) kemarin. Shanty sendiri berharap pihak Insert bisa mempertanggungjawabkan narasi yang membuatnya kecewa. (kpl/npy)

nyenangkan ini, lanjut Dulbaar, merupakan kesalahan mutlak di bagian Setwan, yang kurang disiplin atau ceroboh dalam melaksanakan tanggung jawabnya. “Saya harap hal ini tidak terulang kembali. Untuk itu, saya minta ketegasan Sekwan akibat dari inseden ini,” tandasnya. Hal senada diungkapkan anggota Baleg dari FPAN Zaenul Suhada, bahwa kejadian ini adalah murni kesalahan dari bagian Setwan. Sehingga sebisa mungkin mereka harus ditindak secara tegas. “Kami jelas sangat kesal. Maka itu kami dalam waktu dekat berencana meneggur Sekwan supaya insiden memalukan semacam ini dijadikan contoh untuk kedapan,” timpalnya. Dampak buruk dari semua ini, jelas Zaenul, pihaknya merasa dipojokan. Lantaran anggota Baleg dibuat mati kutu, melalui

mematok harga Rp 25 ribu untuk stempel biasa, sedangkan untuk stempel cetak, ia menjual dengan harga Rp 50 ribu. Aziz mengaku setiap harinya bisa mengantongi uang sebesar Rp 70 ribu sampai Rp 100 ribu. “Kalau melihat hasil, saya kira cukup untuk kebutuhan

pencitraan ketidakprofesionalan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya. “Kami dibuat seolah-olah tidak profesional, padahal kami sendiri tidak tahu menahu akan hal itu, karena kami tidak mengurusi masalahan persiapan, peralatan maupun tempat untuk sidang,” jelasnya. Ia berharap semua ini bisa diperbaiki secara cepat, agar ke depan tidak terulang kembali. Dan untuk para staf maupun pejabat di bagian Setwan, dirinya meminta mulai sekarang harus dapat meningkatkan kembali profesionalismenya. “Jangan terulang lagi itu pinta saya,” harap Zaenul. Sementara pihak Sekretariat DPRD belum berhasil dikonfirmasi atas kejadian tersebut. Apakah ada kesengajaan atau hanya keteledoran saja dari petugas yang bertanggung jawab di ruang rapat tersebut. (k1)

hidup, ya kira-kira berkisar Rp 70 ribu sampai Rp 100 ribu,” terangnya. Untuk bahan dasar pemuatan stempel memang tidak terlalu mahal. Pihaknya hanya membeli klise, gagang stempel, fiber dan lainnya dengan harga yang cukup terjangkau. (cw3)

Kantor Dinkes Disantroni Maling dari halaman 3 pelaku keluar ruangan melalui jendela yang dirusak tadi. Lalu, pelaku naik ke lantai atas melalui genteng belakang kantor Dinas Kesehatan. Kali ini, sasaran utama pelaku adalah ruang Kepala Dinas Kesehatan. Setelah berhasil mencongkel jendela atas, pelaku kembali beraksi di ruang kepala dinas. Lagi-lagi pelaku hanya mengacak-acak seluruh isi ruangan dan tidak mengambil apapun. “Kalau melihat dari modus operandinya, pelaku hanya

mengincar uang. Pelaku beranggapan, di dua ruangan tersebut tersimpan uang. Sehingga meski melihat kamera, laptop dan komputer, pelaku tidak membawanya. Setelah mengacak-acak ruang kepala dinas dan tidak menemukan apa pun, pelaku lalu keluar meninggalkan kantor Dinkes,” lanjutnya. Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Dr Widodo Joko Mulyono MKes melalui Sekretaris Djuwani EK SH MKes mengatakan, kantor Dinas Kesehatan disantroni maling sudah kali kedua. Namun bersyu-

Sekitar 700 orang dari berbagai negara ikut serta dalam misi itu. Menurut versi pemerintah Israel, setidaknya 9 orang tewas dalam operasi militer Israel tersebut. Sebagian besar korban berkebangsaan Turki. (iy/hkm)

OWEN WILSON

Artis Ade Ivay Masuk Sekolah Tertangkap Pesta Narkoba! Militer Karena Bandel

Pembuatan Stempel Masih Menjanjikan dari halaman 3 akhirinya ia membuka kios sendiri yang tidak jauh dari kios milik orang tuanya. Diakui, setiap harinya bisa menerima pesanan pembuatan stempel tiga sampai lima buah. Untuk harga sendiri, Aziz

konvoi kapal kemanusiaan yang mencoba menembus blokade Israel atas Gaza. Enam kapal termasuk Mavi Marmara yang ikut dalam konvoi itu mengangkut sekitar 10 ribu ton barang-barang bantuan untuk rakyat Gaza.

ADE IVAY

Palu Hilang, Rapat Gagal dari halaman 3 palu sidang hilang dari tempatnya. kejadian ini jelas membuat kami sangat kecewa dan malu,” katanyakepada Radar Selasa (1/ 6) kemarin. Dia pun mengecam keteledoran Sekretariat DPRD ata kasus itu. Di mana kasus itu menunjukkan kekurangdisipilinan staf maupun pejabat di lingkungan Sekretariat DPRD. “Akibatnya rapat yang mestinya rampung sesuai jadwal, jadi molor,” tegasnya kecewa. Dampak dari insiden itu, menurut Dulbaar sapaan akrabnya, peserta rapat tidak bisa konsentrasi. Sehingga belum bisa menghasilkan kata sepakat dalam rapat selanjutnya. “Bagaimana mau serius, lah sebelum mulai rapat saja palu untuk mengetuk tanda dibukanya rapat saja tidak ada,” ujarnya. Peristiswa yang tidak me-

rus diberi sanksi ekonomi. Hanya itulah sanksi yang bisa membuat Israel patuh. “Kalau Amerika sama PBB mau sih ya gampang melumpuhkan negara kayak gitu,” ujar Bimbim. Pada Senin, 31 Mei kemarin, pasukan Israel menggempur

kur, untuk kali ini tidak ada barang satu pun yang diambil. Pencuri hanya mengacak-acak ruangan saja dan tidak mengambil apapun. “Kami memiliki empat tenaga keamanan dan terbagi menjadi tiga shiff. Shiff pertama satu orang yang berjaga, shiff kedua juga satu orang dan shiff ketiga dua orang. Melihat persoalan ini, ada kemungkinan kami akan mengaktifkan kembali pegawai di lingkungan Dinkes untuk ikut dilibatkan berjaga. Karena dulu kami juga melibatkan pegawai untuk ikut berjaga,” sambungnya. (guh)

SATU lagi artis sinetron tertangkap tengah asyik menggunakan narkoba. Kali ini adalah bintang ‘Hantu Karet Bivak’, Ade Ivay. Ade dan sang kekasih kedapatan tengah memakai shabu di kamar kosnya. Ade Ivay ditangkap saat sedang berpesta narkoba di kamar kos pacarnya Neo di Pancoran, Jakarta Selatan. “Kedua tersangka ditangkap saat sedang mengkonsumsi narkoba,” kata Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Anjan Pramuka Putra pada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (1/6). Anjan menjelaskan, penangkapan tersangka berawal dari informasi bahwa tersangka

Brian sering mengedarkan narkotika untuk sejumlah artis ibukota. Polisi kemudian menindaklanjuti informasi tersebut dengan melakukan penyelidikan terhadap tersangka Brian. Pada 5 Mei, polisi menggerebek rumah kos Brian di Jalan Tanah Kusir 2 No 18 Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Di lokasi itu polisi menyita barang bukti berupa 1 gram sabu, 5 butir ekstasi serta lima butir happy five. Hingga akhirnya, pada 24 Mei 2010, polisi menggerebek rumah kos Neo di lantai 2 No. 218 Jalan Tegal Parang Utara No 17 Pancoran, Jakarta Selatan. Di lokasi itu, polisi mendapati Ade Ivay tengah mengkonsumsi shabu. (mei/hkm)

OWEN Wilson mengaku punya sisi kelam yang tak diketahui orang-orang. Selain sering merasa pesimis, Owen juga mengaku punya masa lalu yang kelam. Untungnya semua itu sudah berlalu meski untuk benarbenar menghilangkan pemikiran pesimis dari kepalanya sepertinya masih cukup sulit. “Saya termasuk orang yang pesimis. Bisa jadi sisi kelam itu berasal dari darah Irlandia yang mengalir dalam diri saya. Saya selalu khawatir tak bisa tampil bagus dalam film dan apa yang akan terjadi pada karier saya,” ungkap Owen Wilson seperti dikutip dari Splash News. Setelah berusaha keras menghilangkan sisi pesimis ini,

Owen akhirnya bisa mengatakan, “Kadang-kadang saya juga bisa jadi optimis”. Melanjutkan kisah pribadinya, Owen Wilson juga mengatakan kalau dulu ia termasuk anak yang bandel sampai orang tuanya mengirimnya ke sekolah militer. “Waktu remaja saya termasuk anak yang sering terlibat masalah. Saya tidak suka belajar dan lebih suka menghabiskan waktu berbuat bodoh. Dulu saya sering ngebut di sekitar Dallas seperti dalam film ‘The Dukes of Hazzard’. Semua itu berakhir ketika orang tua saya mengirim saya ke sekolah militer. Sekarang saya mengendarai Prius jadi agak sulit juga kalau mau ngebut,” lanjut Owen Wilson. (spl/roc)

Kini Jadi Sarana Wisata Keliling dari halaman 3 satu alat transportasi tradisional di Kabupaten Tegal, yang sekarang keberadaanya jarang ditemui. Keberadaan dokar atau andong sudah ada sejak lama menjadi alat tranportasi seiring dengan kelahiran kota yang Mbetahi lan Ngangeni tersebut. Angkutan kota maupun pedesaan tertua dengan peranti penarik dari kuda tersebut, menjadi sarana warga setempat menuju pasar, rumah sakit, terminal kota maupun untuk berbelanja dan berangkat sekolah . Namun seiring dengan zaman yang terus maju, keberadaan dokar kini terus terpuruk. Karenanya kini banyak dokar yang dijadikan sebagai alat sarana wisata keliling di perkampungan, bak jasa pelayanan odong-odong yang kini

tengah ramai di masyarakat. Seperti terlihat di Desa Tegalwangi Talang. Di lingkungan tersebut, kini mulai ramai lalu lalang kusir membawa sejumlah anak-anak untuk bisa berkeliling dengan kuda. Satu keliling lingkungan kampung, penumpang yang biasanya didampingi oleh ibunya hanya mengeluarkan biaya Rp 2 ribu saja. Kondisi ini dilakukan para kusir lantaran penumpang yang menggunakan jasa dokar terus terpuruk. “Sudah lima bulan ini saya memang tidak mencari penumpang di pasar maupun mangkal di tempat keramaian. Selain pendapatan yang sangat minim, kini keberadaan dokar sebagai alat transportasi juga terus tersingkirkan,” kata Basit (23) warga asal Pagongan Dukuhturi Kabupaten Tegal. Menurutnya, kini meskipun

dirinya tetap menggunakan tenaga kuda, namun usahanya ini tidak lagi mencari sasaran ibu-ibu yang hendak ke pasar, maupun anak-anak yang hendak berangkat sekolah. Usahanya ini tak lain yakni justru mencari anak-anak di kampung yang ingin berkeliling dengan menggunakan kuda. “Alhamdulillah hasilnya lumayan. Bahkan, setiap harinya saat sedang ramai kami bisa mengantongi uang Rp 50 ribu80 ribu. Sedangkan pas lagi sepi, saya juga masih bisa mengantongi uang Rp 30 ribuan,” jelasnya. Ditambahkan, usahanya ini lantaran dirinya melihat seperti jasa mainan odong-odong juga ramai. Belum lagi kereta-keretanan yang kini mulai ramai. Sedangkan dirinya yang hanya memiliki kuda, akhirnya me-

manfaatkan kudanya untuk mengajak masyarakat berwisata dengan kuda. “Ongkosnya juga sama dengan odongodong. Yakni keliling kampung per 15 menit hanya Rp 2-3 ribu saja, tergantung si anak maupun ibunya mau keliling ke mana,” imbuhnya. Basit yang sudah lima tahun berjalan hidup dengan kuda itu juga menambahkan usahanya ini juga terkadang pada hari libur dilakukan di sejumlah Obyek Wisata seperti di OW PAI Tegal. Sementara Ny Voni, salah satu penumpang kuda keliling mengaku kalau keberadaan wisata kuda keliling kampung bisa dijadikan sebagai pengenalan kepada anaknya yang masih balita. Termasuk anaknya juga senang saat naik kuda. Terlebih biaya yang dikeluarkan juga sangat murah. (agus w)

Isu Penculikan Anak Resahkan Masyarakat dari halaman 3 saja yang menerimanya. Namun sejumlah rekan-rekannya di lingkungan kampungnya juga geger. Terlebih selain penculikan, nanti anak itu juga akan diambil organ tubuhnya. “Dalam SMS itu berbunyi kalau kini marak penculikan, dengan pelaku menggunakan mobil. Sedangkan sasarannya adalah anak-anak SD maupun TK. Sementara SMS tersebut juga berbunyi berasal dari pihak

kepolisian wilayah Pemalang,” imbuhnya. Adanya kabar tersebut oleh jajaran Kepolisian Resor Tegal langsung direspon. Bahkan melalui Paur Pendidikan dan Rekayasa (Dikyasa) Satlantas melalui program Polisi Sahabat Anak (Polsanak) langsung diberikan arahan. “Terlepas dari benar atau tidaknya kabar maupun isu tersebut, diharapkan masyarakat khususnya orangtua juga wajib menjaga anak-anaknya. Terlebih kalau

anaknya memang masih kecil. Sehingga perlu pengawasan yang lebih,” terang Paur Dikyasa Satlantas Polres Tegal Brigadir Suwito. Di sela-sela melakukan kegiatan Polsanak di KB Aisyiyah Mejasem Kramat, Suwito juga menerangkan kepada anakanak agar jangan mau kalau diajak oleh orang tidak kenal. Setelah pulang sekolah, anakanak juga diharapkan untuk langsung pulang sebelum bermain. Ini dilakukan agar orang

tua di rumah tidak cemas. “Yang jelas pengawasan terhadap anak-anak usia dini memang sangat perlu. Anakanak jangan dibiarkan bermain seenaknya saja. Namun tetap dalam pengawasan dan pembelajaran. Sebab di usia yang dini itu justru rekaman si anak tengah bagus. Makanya dengan diberikan bekal yang baik diharapkan kelak anak menjadi orang yang berguna bagi keluarga bangsa, agama dan negara,” pungkasnya. (gus)

Bronkitis dan Maag-nya itu Sudah Jarang Mengganggu Menurut keterangannya, sejak masih bayi dulu Wahyuni Ika telah menderita bronkitis. Akibatnya, ia sangat sering terbatuk-batuk. Dan apabila batuknya itu kambuh, gadis berusia 27 tahun ini langsung mengalami sesak napas. Selain itu, sejak sepuluh tahun terakhir sarjana bahasa Inggris lulusan STIBA Surabaya ini juga menderita sakit maag. Untuk kedua penyakitnya itu, tiap minggu Wahyuni Ika berobat ke dokter, dan tiap hari ia menelan obat kimia. Bosan dengan itu, sejak enam bulan sebelum ditemui ia tak mau lagi tergantung pada obat. Sekitar Agustus 2007 lalu

ia mulai merutinkan diri meminum kedelai bubuk tiap hari. Dan pilihannya jatuh pada New Mandala 525. “Di bulan-bulan awal tiga kali sehari saya minum, tapi setelah itu dua kali saja,” ujar warga Perumnas Mojoranu, Kecamatan Danden, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, ini. Hasilnya? “Sekarang bila trlambat makan gejala maag saya itu tidak langsung kambuh lagi. Bahkan, bronkitis saya pun sudah mula jarang mengganggu,” ucapnya saat ditemui di Studio J-TV, Surabaya, beberapa waktu yang lalu. Penyakit bronkitis ini termasuk jenis asma. Ini merupakan penyakit

yang disebabkan oleh gangguan pernapasan. Bronkitis yang sudah kronis membuat penderitanya sangat sengsara. Betapa tidak. Bila sudah kambuh, penderita tak lagi bisa melakukan aktivitas apa-apa karena sudah disibukkan dengan keluhan itu. Seperti halnya alergi, asma juga sulit disembuhkan sampai tuntas. Yang bisa dilakukan hanyalah menekan gejalanya sehingga penderita bisa hidup dengan normal. Serangannya berkaitan dengan daya tahan tubuh. Oleh karena itu, bagi penderita asma ataupun bronkitis, selalu meningkatkan sistem imun meru-

pakan hal yang amat penting untuk dilakukan. Menurut para ahli, selain berperan sebagai antioksidan, isoflavon kedelai

mampu menambah daya tahan, meningkatkan proses metabolisme, serta memperbaiki selsel yang rusak dalam tubuh. Sedangkan untuk penyakit maag, memang banyak tanaman berkhasiat untuk menanggulanginya, seperti kunyit, temulawak, kencur, dan lainlain tapi kandungan isoflavon kedelai memiliki keistimewaan tersendiri. Seorang peneliti, Hery Winarsi, mengatakan, isoflavon mampu melindungi sel dari kerusakan. Isoflavon juga membuat sel berfungsi dengan baik dan sistem imun meningkat. Imunitas yang meningkat mengawali tubuh

untuk mampu bertahan dari serangan penyakit. Meski demikian, menjaga pola hidup sehat tetap dianjurkan untuk dijadikan prioritas utama, seperti berolahraga dengan teratur, beristirahat dengan cukup, menjaga pola makan dengan baik, berpikir positif, dan meminum air putih dengan cukup. New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya yang nyata dan produknya yang diolah secara higienis. Ini amat ditunjang oleh mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat masa kini untuk beralih ke bahan-

bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. New Mandala 525 sekarang sudah tersedia di Apotik/T.O terkemuka di kota anda atau ingin tahu lebih jauh, segera hubungi telepon berikut. Distributor Jateng: 02470231987 / 081382600344. Tegal: 0283-3302323 / 08156556362. Brebes: 0283-3302323 / 08122255523. Pemalang: 0284-5800685 / 08157708854. Pekalongan: 02857983080 / 085226849284 DINKES: PIRT No. 815320503590


CMYK

RABU, 2 JUNI 2010

METRO SLAWI RADAR TEGAL

10

Bantuan UKM Harus Optimal SLAWI- Program bantuan modal usaha bagi para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kabupaten Tegal, harus seoptimal mungkin dilaksanakan. Selain itu dasar-dasar pemberian bantuannya pun wajib disesuikan dengan realita di lapangan, yang dilandasi pemerataan wilayah. Hal itu ditegaskan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal Hj Ayu Palaretin kepada Radar Selasa (1/6) kemarin. Tulang pungung pengoptimalan program UKM ini, menurut Ayu, ada pada kejujuran dari para petugas dalam merealisasikan setiap pengajuan warga. Kondisi ini tentunya

membutuhkan kejelian petugas saat menakar dan menimbang kemampuan warga. “Artinya, instansi terkait sangat dominan dalam menentukan kebijakan program. Kenyataan inilah yang mendasari saya untuk mengingatkannya, karena masih banyak warga yang berharap mendapatkan bantuan tersebut,” kata Ayu. Dari realita di lapangan, lanjut Ayu, tingkat keberhasilan dari program bantuan UKM tersebut bisa dikata masih dibawah atau jauh dari target. Untuk itu dirinya meminta agar ke depannya ada regulasi baru di bidang ini. Dan bukan itu saja, instansi-instansi lain semacam

pertanian, perdagangan dan peternakan sudah seharusnya tidak diberikan mandate lagi untuk mengelola program tersebut. “Karena kondisi itu sendiri akan banyak menimbulkan keracuan pelaksanaan program di lapangan,” tandasnya. Ia menjelaskan, untuk tahun depan, pihak Pemkab harus bisa menerapkan program bantuan UKM pada satu instansi saja. Hal itu dimaksudkan untuk menghindari segala kendala dan permasalahan yang selama ini kerap menjadi penghalang. “Untuk tahun ini, program UKM harus ditangani Dinas Pasar, UKM dan Koperasi.” (k1)

DPRD Desak Perbaikan Irigasi SLAWI- DPRD Kabupaten Tegal mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal untuk segera melaksanakan perbaikan irigasi di Kecamatan Dukuhwaru dan Adiwerna. Hal itu ditegaskan Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tegal Helmi Amruloh, kepada Radar Selasa (1/6) kemarin. “Selain perbaikan infrastruktur jalan, Kami minta Pemkab juga memprioritaskan program pembangunan irigasi pertanian. Karena hal itu sudah sangat diharapkan petani,” katanya. Menurut Helmi, faktor minimnya saluran irigasi menjadi salah satu penyebab utama kemrosotan hasil pertanian. Kondisi ini jelas sangat memilukan, lantaran dengan sumber air yang melipah plus didukung

dengan lahan pertanian yang subur. Tapi para petaninya tidak dapat merasakan hasil pertanian yang memuaskan. “Dan hal ini, seharusnya menjadi cerminan Pemkab, sebelum merumuskan atau membahas program pembangunan kedepan. Sebab ini bertentangan dengan apa yang telah disampaikan Pemkab saat memberikan laporan keberhasilan pembangunan,” tandasnya. Lebih lanjut Helmi menjelaskan, fakta-fakta yang ada di lapangan ini harus segera ditanggulangi secara serius oleh Pemkab. Dikarenakan sejauh ini, petani maupun warga sudah dibuat menderita. “Kalau kondisi ini dibiarkan berlarut-larut, jelas bakal membahayakan. Maka dari itu, saya minta Pemkab

mulai sekarang memikirkan hal ini,” ujarnya. Dan dalam waktu dekat, tambah Helmi, dirinya bakal berkoordinasi dengan pihak Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapeda) Kabupaten Tegal. Supaya dalam anggaran perubahan maupun anggaran 2011 nanti, program ini bisa dilaksanakan secara optimal dan bekelanjutan. “Saya bakal mengajak Bapeda dan instansi terkait untuk membahas program ini,” tambahnya. Hal senada diungkapkan anggota Komisi I dari FPDIP Bambang Romdhon Irawanto, bahwa program pembangunan dan perbaikan irigasi pertanian, merupakan program yang sudah sesuai dengan keinginan warga. (k1)

SLAWI - Peristiwa pembobolan di kantor Dinas Kesehatan mendapat sorotan serius dari Komisi I DPRD Kabupaten Tegal. Komisi I meminta pada seluruh SKPD memperkerjakan penjaga malam atau mengefektifkan pegawainya untuk secara bergiliran menjaga kantornya masing-masing. Hal ini dikatakan ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tegal Dakir SH, Selasa (1/6) kemarin. Kata Dakir, ini dilakukan agar kejadian yang menimpa kantor Dinas Kesehatan tidak terjadi di SKPD-SKPD lain. Beruntung saat kejadian di Dinas Kesehatan tidak ada barang-barang penting yang diambil. Kalau sampai itu terjadi, jelas akan mengganggu kinerja yang telah di programkan.

“Pada Satpol PP kami mohon untuk selalu melakukan patroli di lingkungan kantor sekretariat maupun di luar lingkungan sekretariat yang terdekat. Tidak menutup kemungkinan, hal serupa bisa terjadi pada kantor yang tidak memiliki penjaga malam. Dinas Kesehatan, yang memiliki empat tenaga saja bisa kecolongan, apalagi SKPD yang tidak ada sama sekali penjaga malamnya,” katanya. Persoalan ini, lanjut Dakir, bukan persoalan yang sepele. Karena semua SKPD memiliki data-data penting yang harus diamankan. Sehingga hukumnya wajib, semua SKPD memiliki penjaga malam atau mengefektifkan pegawai di lingkungannya untuk berjaga. Kalau ini dilakukan, paling tidak

akan mampu menekan tindak pencurian yang dilakukan oleh pelaku dari luar. “Kalau yang dicuri hanya kamera, mungkin tidak begitu masalah. Tapi kalau komputer yang berisikan file surat-surat penting. Atau berkas-berkas penting yang disimpan di dalam almari hilang, pasti ini akan mengganggu kinerja. Untuk itu, kebutuhan tenaga pengamanan sangatlah penting,” tambahnya. Komisi I, lanjut Dakir, akan mensikapi persoalan ini. Karena kalau sampai terjadi ada SKPD yang kebobolan dan surat-surat penting ada yang hilang, semua kinerja di kantor tersebut akan terganggu. Makanya, nanti dalam pertemuan dengan eksekutif, Komisi I akan mengingatkan pada SKPD. (guh)

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

DIALOG –Marsinggih menjelaskan sejarah lahirnya Pancasila kepada masyarakat lewat Radio Pertiwi FM di teras rumahnya bersama Rojikin AH dan penyiar Tri Wiharjo.

Elit Politik Harus Dakir: Perlu Ada Tenaga Pengamanan Menjadi Leit Staren SLAWI – Anak-anak muda dan mungkin orang tua sekarang ini sudah tidak mendengarkan Pancasila. Padahal masalah inimenjadi tanggung jawab penyelenggara negara agar tidak lalai dalam memberikan pengertian kepada masyarakat. Bahwa Pancasila adalah landasan falsafah bangsa Indonesia. Elit politik juga harus mengerti akan makna dan nilai-nilai Pancasila agar menjadi bintang penuntun (leit staren). Hal itu diungkapkan tokoh nasionalis Marisnggih Marnadi saat acara live in parlementaria Pertiwi FM di teras padepokan Simphoni Kebangsaan bersama Ketua DPRD

Kabupaten Tegal Rojikin AH SE Selasa (1/6) kemarin. Menurut Marsinggih yang biasa disapa Pakde, ketika penyelenggara negara, para elit politik dan masyarakat sudah meninggalkan Pancasila, yang akan terjadi adalah kehancuran. Karena Pancasila merupakan landasan untuk membangun bangsa agar lebih baik. “Kalau penyelenggara Negara meninggalkan Pancasila, maka yang terjadi adalah tiji tibeh (mati siji mati kabeh),” katanya. Selain itu Marsinggih menjelaskan bahwa ada beberapa sumber kenapa tidak boleh meninggalkan Pancasila. Karena Pancasila bersumber dari gotong royong, artinya setiap

Dari Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni

PDIP Kembali Sebagai Partai Ideologis PDI Perjuangan Kabupaten Tegal menegaskan kembali posisi politiknya sebagai partai ideologis berdasarkan Pancasila dengan jiwa semangat kelahiranya pada tanggal 1 juni 1945. Dan konsepsi sebagai partai ideologis tersebut dijabarkan dalam kebijakan dan program politik, ekonomi dan budaya serta akan dikembangkan menjadi kultur partai dan sikap prilaku kadernya. Hal itu dikatakan Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tegal saat memberikan amanat dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 1945 di depan Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tegal, yang dihadiri seluruh pengurus dari tingkat DPC dan PAC se-Kabupaten Tegal. Rojikin mengungkapkan, PDI Perjuangan menilai penyelenggaraan pemerintahan negara saat ini masih jauh dari cita-cita proklamasi kemerdekaan. Karena demokrasi politik sekarang ini seharusnya dilaksanakan berdasarkan hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. Tapi kenyataanya diganti dengan praktek demokrasi liberal yang digerakan oleh kekuatan capital (liberal-capitalist democracy). “Kedaulatan rakyat hanya dimaknai sebagai bentuk pemilu secara langsung oleh rakyat dengan tolak ukur kompetisi individual yang memperlemah seemangat gotong royong dan persatuan bangsa,” katanya. Selain itu kata Rojikin, demokrasi yang seharusnya menempatkan rakyat sebagai pemegang kedaulatan dalam pengelolaan keuangan negara dan

menjadi alat penilai dari perilaku organisasi kita dan menjadi dasar untuk menyusun etika partai dan disiplin partai,” katanya dalam memberikan keterangan didepan kadernya. Dalam ungkapan terahir Rojikin mengatakan bahw PDI Per-

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

BERI ARAHAN – Ketua DPC PDI Perjuangan Rojikin AH Sedang memberikan amanat kepada kadernya saat upacara Hari Lahir Pancasila di depan kantornya.

pelaku utama dalam pembentukan produksi nasional digantikan dengan dominasi korporasi. “APBN yang seharusnya ditujukan untuk memenuhi hakhak dasar rakyat, justru menjadi cerminan ketergantungan pada sumber pembiayaan yang berasal dari pasar keuangan global dan kebudayaan Indonesia yang bercirikan gotong royong, musyawarah mufakat dan kebhinekaan menghadapi persoalan akibat politik penyeragaman,” jelasnya. Rojikin juga memberikan penjelasan di depan kadernya bahwa pilihan politik PDI Perjuangan sebagai partai ideologis berdasarkan Pancasila harus menjadi keyakinan dan harapan tentang masa depan bersama. Artinya Pancasila harus menjadi inspirasi dalam menjawab persoalan masyarakat dan Pancasila juga harus ditempatkan sebagai meja statis dan leitstar dinamis. “Pancasila harus menjadi dasar dan penunjuk arah bagi

kebijakan dan tindakan-tidakan politik partai dan dijabarkan dalam kebijakan PDI Perjuangan dalam mengelola kekuasanan baik di legislatif maupun eksekutif,” imbuhnya. Pancasila 1 Juni 1945 masih menurut Rojikin, harus berfungsi sebagai bingkai dan mampu menjadi dasar pembentukan kultur partai berdasarkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. “Pancasila harus menjadi pengatur prilaku dan sekaligus

juangan bertekad menjadi kekuatan kontrol dan penyeimbang pemerintah dalam rangka mewujudkan Indonesia yang berdaulat dibidang politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan. (fatkhurohman)

manusia yang melakukan gotong royong pasti tidak akan lepas dari kekeluargaan. Dan selanjutnya pasti ada perasaan sama rata, yang memunculkan persatuan dan kesatuan dan gotong royong itu juga anti individualisme. Kemudian yang kedua bersumber dari kodrat manusia, artinya ada perasaan cinta kasih antar sesama. “Ketika para penyelanggara dan elit politiknya berpegang teguh pada Pancasila maka akan muncul obsesi bernegara. Maksudnya bahwa obsesi bernegara adalah kehidupan berkonstitusi dan harus taat kepada konstitusi, artinya ketika Pancasila sebagai landasan ideologi maka setiap kegiatan atau menyelenggarakan apapun jangan pernah lepas dari Pancasila,” jelasnya. Sekarang ini, lanjut dia, Pancasila sedang diselingkuhi dengan diamandemanya UUD 45, banyak sila yang telah diganti dan itu jauh dari nilai-

nilai Pancasila. “Negara kita presidensial, akan tetapi berbias parlemter (parlementer diperkuat), ini kan berbahaya buat keberlangsungan negara ke depan,” imbuh Marsinggih. Hal yang sama juga dikatakan Rojikin, bahwa Pancasila nyaris tidak terdengar, apalagi mengetahui tentang sejarah lahirnya Pancasila 1 juni 1945. Dianggap Pancasila tidak memberikan solusi dan hanya sebuah teks saja dan Pancasila dipaksakan untuk kepentingan politik. Hal ini, menurut Rojikin, harus difahami semua lapisan masyarakat dan elit politik serta penyelengara Negara. Bagaimana kemudian Pancasila harus betul-betul menjadi landasan ideolog bangsa, agar semua sila yang ada pada Pancasila bisa terwujud. “Pancasila tidak akan menjadi realita kalau kita tidak memperjuangkanya dan kita sebagai elit politik harus menjadi leit staren,” katanya. (mg2)


Radar Tegal 2 Juni 2010