Issuu on Google+

Rakyat Media Galeri Foto PERINGATAN HUT KOTA OTONOM TANJUNGPINANG KE-11 TAHUN 2012

P

EMERINTAH Kota Tanjung pinang, Rabu (17/10), kembali memperingati hari bersejarah, yaitu hari lahirnya Kota Tanjungpinang sebagai Kota Otonom di Provinsi Kepulauan Riau. Perayaan HUT Kota otonom dilaksanakan di halaman Kantor Walikota Tanjungpinang. Sebelumnya, dilaksanakan Rapat Paripurna di hari yang sama yang dihadiri oleh Wakil Walikota Tanjungpinang Drs. Edward Mushalli beserta unsur FKPD. Dalam pidatonya, Edward menyampaikan beberapa indikator penting mengenai kemajuan-kemajuan pembangunan dibidang sosial budaya, pendidikan, kesehatan, dan pengentasan kemiskinan yang telah dicapai dalam kurun waktu 11 tahun berdirinya Kota Otonom Tanjungpinang. Di bidang sosial budaya, pencapaian pembangunan dapat dilihat berdasarkan angka IPM (Indeks Pembangunan Manusia). Pada tahun 2010 IPM Kota Tanjungpinang sebesar 74,59 se-

mentara pencapaian IPM Provinsi Kepri sebesar 75,07 dan IPM nasional sebesar 72,2. Hal ini menunjukkan IPM Kota Tanjungpinang masih diatas IPM Nasional. Dalam bidang pendidikan, beberapa indikator keberhasilan dapat dilihat antara lain : Angka Partisipasi Kasar (APK) Kota Tanjungpinang tahun 2011 sebesar 157,8%, sedangkan APK Provinsi Kepri sebesar 63,10% dan APK Nasional sebesar 70,53%. Untuk Angka Partisipasi Murni (APM) tingkat SD Kota Tanjungpinang tahun 2011 sebesar 92,14% sedangkan APM Provinsi Kepri sebesar 96,82% dan APM Nasional sebesar 95,41%. Untuk tingkat SMP, APM Kota Tanjungpinang tahun 2011 sebesar 93,92%, APM Provinsi Kepri sebesar 88% dan APM Nasional sebesar 75,64%. Sementara itu untuk tingkat SMA APM Kota Tanjungpinang tahun 2011 sebesar 94,47%, sedangkan APM Provinsi Kepri sebesar 55% dan APM nasional sebesar 53,91%. Secara

umum dari data tersebut menunjukkan bahwa kualitas pendidikan di Kota Tanjungpinang tergolong sangat baik dibandingkan dengan kab/kota yang ada di Provinsi Kepri dan Nasional. Untuk Angka Putus Sekolah (APS), tingkat SD di Kota Tanjungpinang sebesar 0,07%, utnuk tingkat SMP sebesar 0,38%, dan untuk tingkat SMA sebesar 0,09. Hal ini menunjukkan bahwa angka putus sekolah di Kota Tanjungpinang tergolong rendah. Selanjutnya, pencapaian di bidang kesehatan salah satunya dinilai dari Usia Harapan Hidup (UHH) yang menunjukkan derajat kesehatan suatu daerah. UHH di Kota Tanjungpinang dari tahun 2008-2011 mengalami peningkatan, pada tahun 2008 UHH Kota Tanjungpinang sebesar 69,51 tahun meningkat menjadi 69,62 tahun. Pada tahun 2010 dan 2011 UHH Kota Tanjungpinang telah mencapai 69,67 tahun. Sementara itu, dalam bidang ekonomi, pencapaian pembangunan

Sambutan Gubernur Kepri yang diperwakilkan Asisten Pemerintahan Said Agil.

Tamu Undangan.

Sambutan Ketua Pelaksana.

Tarian Persembahan.

Doa Bersama para undangan.

Para Tamu Undangan.

dapat dilihat dari pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi Kota Tanjungpinang tahun 2008 sebesar 7,07% dan meningkat menjadi 7,08% ditahun 2010, dan pada tahun 2011 sedikit mengalami perlambatan menjadi 7,06%. Bila dilihat dari data pertumbuhan ekonomi Kota Tanjungpinang masih diatas ratarata pertumbuhan ekonomi nasional yaitu 6,5%. Hal ini menunjukkan bahwa perekonomian di Kota Tanjungpinang sangat baik. PDRB Kota Tanjungpinang pada tahun 2011 atas dasar harga berlaku sebesar Rp. 5.759.988,02 meningkat 1,1% dari tahun 2010 sebesar Rp. 5.177.158,35. Kontribusi terbesar disumbangkan sektor perdagangan, hotel dan restoran sebesar 29,06%, kemudian diikuti oleh sektor bangunan 20,10%. Dalam usaha penanggulangan kemiskinan, sejak tahun 2007 Pemerintah kota Tanjungpinang telah menganggarkan biaya untuk program-program penanggulangan kemiskinan. Namun sejak 2011 guna percepatan penanggulangan

kemiskinan Pemerintah Provinsi Kepri ikut membantu penganggarannya dengan perbandingan 1:2, dimana tahun 2011 Pemerintah Kota Tanjungpinang telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 5.585.243.300 dan Pemerintah Provinsi sebesar Rp. 11.170.486.600, dan pada tahun 2012 Pemerintah Kota Tanjungpinang telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 13.241.903.332. adapun kegiatan pengentasan kemiskinan tersebut terdiri dari program pemenuhan hak-hak dasar penduduk miskin seperti pemberian makanan tambahan bagi anak/balita penduduk miskin, program rumah tidak layak huni, dan program pembinaan unit usaha masyarakat miskin/desa tertinggal. Dalam bidang infrastruktur, Pemerintah Kota Tanjungpinang berdasarkan Perda No.5 Tahun 2010, telah menganggarkan dana multiyears untuk pembangunan gedung perkantoran 5 lantai, gedung aula kantor walikota, Jembatan Gugus dan Jembatan Sei Terusan, ge-

Sambutan Wakil Walokita Tanjungpinang Edward.

Tamu Undangan.

RT,RW Doa bersama.

Tomas dan para undangan.

Ibu Majelis Taklim.

dung wanita, rumah jabatan walikota/ wakil walikota dan pimpinan DPRD yang dimulai sejak tahun 2010 dan akan rampung sampai dengan akhir 2012 ini. Selanjutnya mengenai kondisi ruas jalan menurut jenis permukaan di Kota Tanjungpinang sampai tahun 2011 dalam kondisi baik, dimana pada tahun 2011 jalan dengan permukaan aspal mencapai 252,22%, permukaan jalan tanah sebesar 50,16% dan permukaan kerikil hanya 5,73%. Usai Edward menyampaikan pidatonya, peringatan HUT Kota Otonom Tanjungpinang dilanjutkan dengan acara hiburan yang menyajikan tarian dari Sanggar Seni Kledang. Setelah melalui serangkaian acara, perayaan HUT Kota Otonom Tanjungpinang ditutup dengan guyuran hujan yang cukup deras. Semoga hujan ini membawa berkah bagi kemajuan Kota Tanjungpinang seterusnya. *** Narasi dan Foto: Humas


HUT Tanjung Pinang